Skip to content
Back to announcement

20240705_BRPT_Pengumuman Jatuh Tempo Obligasi dan Sukuk_31680256_lamp1.pdf

Other Text extracted BRPT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 439

Page 1
                                                                                                             JADWAL
             Efektif                                                  :                30 Juni 2021          Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan                                :               8 Juli 2021
             Masa Penawaran Umum                                      :               2 - 5 Juli 2021        Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik                      :               8 Juli 2021
             Tanggal Penjatahan                                       :                   6 Juli 2021        Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia                         :               9 Juli 2021

              OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI
              PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.

              PROSPEKTUS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN
              PIHAK YANG KOMPETEN.

              PT BARITO PACIFIC TBK (“PERSEROAN”) DAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI ATAU FAKTA
              MATERIAL, SERTA KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS INI.
PROSPEKTUS

                                                                               PT BARITO PACIFIC Tbk
                                                                                            Kegiatan Usaha Utama:
                                     Kehutanan, Perkebunan, Pertambangan, Industri, Properti, Perdagangan, Energi Terbarukan, Transportasi, dan Aktivitas Perusahaan Holding
                                               Kantor                                                      Pabrik                                               Kantor Administrasi Pabrik
                             Wisma Barito Pacific Tower B Lantai 8                                  Jelapat, Banjarmasin                                     Jl. Kapten Piere Tendean No. 99
                              Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 62 – 63                           Jl. Kuin Selatan RT 007 No. 44                                         Banjarmasin 70231
                                           Jakarta 11410                                          Kelurahan Kuin Cerucuk,                                            Kalimantan Selatan
                                     Telepon : (021) 5306711                                      Kecamatan Banjar Barat                                          Telepon: (0511) 3253384
                                    Faksimili : (021) 5306680                                Banjarmasin, Kalimantan Selatan                                     Faksimili: (0511) 3350243
                               Website : www.barito-pacific.com                                  Telepon : (0511) 4368757
                                   Email : corpsec@barito.co.id                                 Faksimili : (0511) 4366879

                                               PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN II BARITO PACIFIC
                               DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR RP1.500.000.000.000,- (SATU TRILIUN LIMA RATUS MILIAR RUPIAH)
                                                 DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM OBLIGASI BERKELANJUTAN II TERSEBUT,
                                                          PERSEROAN AKAN MENERBITKAN DAN MENAWARKAN
                                                     OBLIGASI BERKELANJUTAN II BARITO PACIFIC TAHAP I TAHUN 2021
                                        DENGAN POKOK OBLIGASI SEBESAR RP750.000.000.000,- (TUJUH RATUS LIMA PULUH MILIAR RUPIAH)
                                                                             (“OBLIGASI”)
             Obligasi terdiri dari 2 (dua) seri, yaitu Obligasi Seri A dan Obligasi Seri B yang masing-masing ditawarkan sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi. Obligasi ini diterbitkan
             tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (”KSEI”). Obligasi ini memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memilih Seri
             Obligasi yang dikehendaki sebagai berikut:
             Seri A : Sebesar Rp561.100.000.000,- (lima ratus enam puluh satu miliar seratus juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,80% (delapan koma delapan nol persen) per tahun,
                      berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.
             Seri B : Sebesar Rp188.900.000.000,- (seratus delapan puluh delapan miliar sembilan ratus juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,50% (sembilan koma lima nol persen) per
                      tahun, berjangka waktu 5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi.
             Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, dimana Bunga Obligasi pertama akan dibayarkan pada tanggal 8 Oktober 2021 sedangkan Bunga Obligasi terakhir
             sekaligus jatuh tempo Obligasi akan dibayarkan pada tanggal 8 Juli 2024 untuk Obligasi Seri A dan tanggal 8 Juli 2026 untuk Obligasi Seri B. Pelunasan Obligasi dilakukan secara penuh (bullet
             payment) pada saat jatuh tempo.
                                      OBLIGASI BERKELANJUTAN II BARITO PACIFIC TAHAP II DAN/ATAU TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN.

                                                                             PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
              OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN, BAIK BARANG BERGERAK MAUPUN BARANG TIDAK
              BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DIKEMUDIAN HARI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM
              PERDATA. HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARIPASSU TANPA HAK PREFEREN DIBANDINGKAN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA BAIK YANG ADA SEKARANG
              MAUPUN DIKEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN.

              PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI YANG BELUM JATUH TEMPO, BAIK SEBAGIAN ATAU SELURUHNYA, BAIK DITUJUKAN SEBAGAI PELUNASAN ATAU
              DISIMPAN UNTUK KEMUDIAN DIJUAL KEMBALI DENGAN HARGA PASAR. PEMBELIAN KEMBALI DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN. RENCANA
              PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI WAJIB DIUMUMKAN PALING SEDIKIT MELALUI 1 (SATU) SURAT KABAR HARIAN BERBAHASA INDONESIA YANG BERPEREDARAN NASIONAL PALING
              LAMBAT 2 (DUA) HARI SEBELUM TANGGAL PENAWARAN UNTUK PEMBELIAN KEMBALI DIMULAI. KETERANGAN TENTANG PEMBELIAN KEMBALI DAPAT DILIHAT PADA BAB I
              PROSPEKTUS.

              PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”) DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN
              DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.

                            DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN IINI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS OBLIGASI BERKELANJUTAN
                                                                DARI PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (“PEFINDO”):
                                                                                                         A (Single A)
                                                                                                        id

                                                    UNTUK KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG PEMERINGKATAN DAPAT DILIHAT PADA BAB I PROSPEKTUS.

              RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO SIKLUS INDUSTRI PETROKIMIA DAN EKSPLORASI, PENGEMBANGAN, SERTA PRODUKSI SUMBER ENERGI PANAS BUMI
              TUNDUK PADA RISIKO DAN KETIDAKPASTIAN GEOLOGIS YANG MASING-MASING DAPAT MEMBERIKAN DAMPAK MATERIAL DAN MERUGIKAN TERHADAP PROFITABILITAS PERSEROAN.

              RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN PADA PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN
              DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI RISIKO YANG DIHADAPI INVESTOR PEMBELI
              OBLIGASI DAPAT DILIHAT PADA BAB VI PROSPEKTUS.
                                                               Pencatatan atas Obligasi yang ditawarkan ini akan dilakukan pada Bursa Efek Indonesia
                                                                Penawaran Umum Obligasi ini dijamin secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment)
                                                                                        PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI




                                                                          PT BNI Sekuritas                                         PT BCA Sekuritas

                                                                                              WALI AMANAT OBLIGASI
                                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

                                                                              Prospektus ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 2 Juli 2021
Page 2
Perseroan telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Emisi Obligasi sehubungan dengan Penawaran Umum Berkelanjutan
Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp1.500.000.000.000,- (satu triliun lima
ratus miliar Rupiah) kepada OJK dengan No. 10/BP/BOD/IV/2021 tanggal 12 April 2021, sesuai dengan persyaratan yang
ditetapkan Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tanggal 10 November 1995 tentang Pasar Modal, Lembaran Negara Republik
Indonesia No. 64 Tahun 1995, Tambahan No. 3608 beserta peraturan-peraturan pelaksanaannya (selanjutnya disebut “UUPM
atau “Undang-Undang Pasar Modal”).

Bahwa dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan Obligasi
dengan total target dana yang akan dihimpun sebesar Rp1.500.000.000.000,- (satu triliun lima ratus miliar Rupiah), pada
Tahap I Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan sebesar Rp750.000.000.000,- (tujuh ratus lima puluh miliar Rupiah)
pada PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) berdasarkan Persetujuan Prinsip yang diterbitkan oleh BEI sebagaimana termaktub
dalam Surat No. S-03182/BEI.PP1/04-2021 tanggal 30 April 2021, perihal Persetujuan Prinsip Pencatatan Efek Bersifat Utang.

Apabila syarat-syarat pencatatan Obligasi di BEI tidak terpenuhi, maka Penawaran Umum Berkelanjutan akan dibatalkan dan
uang pemesanan pembelian Obligasi yang telah diterima akan dikembalikan kepada para pemesan Obligasi sesuai ketentuan-
ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.

Semua Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang disebut dalam Prosepektus ini bertanggung jawab sepenuhnya atas
data yang disajikan sesuai dengan fungsi dan kedudukan mereka, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
di sektor Pasar Modal, kode etik, norma, serta standar profesi masing-masing.

Sehubungan dengan Penawaran Umum ini, semua pihak, termasuk setiap Pihak Terafiliasi tidak diperkenankan memberikan
keterangan atau membuat pernyataan apapun mengenai data atau hal-hal yang tidak diungkapkan dalam Prospektus tanpa
sebelumnya memperoleh persetujuan tertulis dari Perseroan dan para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi.

Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi serta para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran
Umum Berkelanjutan ini bukan merupakan pihak Afiliasi dengan Perseroan baik secara langsung maupun tidak langsung
sesuai dengan definisi Afiliasi dalam UUPM. Selanjutnya penjelasan mengenai hubungan Afiliasi antara Perseroan dengan
para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan para Penjamin Emisi Obligasi dapat dilihat pada Bab X tentang Penjaminan Emisi
Obligasi. Sedangkan penjelasan mengenai hubungan Afiliasi antara Perseroan dengan para Lembaga dan Profesi Penunjang
Pasar Modal dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan ini dapat dilihat pada Bab XI tentang Lembaga dan Profesi
Penunjang Pasar Modal Serta Pihak Lain.

 PENAWARAN UMUM INI TIDAK DIDAFTARKAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG ATAU PERATURAN LAIN SELAIN
 YANG BERLAKU DI NEGARA REPUBLIK INDONESIA. BARANG SIAPA DI LUAR WILAYAH NEGARA REPUBLIK INDONESIA
 MENERIMA PROSPEKTUS INI, MAKA DOKUMEN TERSEBUT TIDAK DIMAKSUDKAN SEBAGAI PENAWARAN UNTUK
 MEMBELI OBLIGASI INI, KECUALI BILA PENAWARAN DAN PEMBELIAN OBLIGASI TERSEBUT TIDAK BERTENTANGAN
 ATAU BUKAN MERUPAKAN PELANGGARAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN SERTA KETENTUAN-
 KETENTUAN BURSA EFEK YANG BERLAKU DI NEGARA ATAU YURISDIKSI DI LUAR INDONESIA TERSEBUT.


 PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA SELURUH INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL TELAH DIUNGKAPKAN DAN
 INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL TERSEBUT TIDAK MENYESATKAN.
Page 3
DAFTAR ISI




DAFTAR ISI                                                                                             i

DEFINISI DAN SINGKATAN                                                                               iii

RINGKASAN PROSPEKTUS                                                                                xiv

I.      PENAWARAN UMUM                                                                                1

II.     PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENAWARAN UMUM                                    14

III.    PERNYATAAN UTANG                                                                            16

IV.     IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING                                                              32

V.      ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN                                                      35

VI.     FAKTOR RISIKO                                                                               47

VII.    KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK                                     69

VIII.   KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA          70

        A.   RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN                                                               70
        B.   STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN                             70
        C.   STRUKTUR ORGANISASI PERSEROAN                                                           72
        D.   PENGURUSAN DAN PENGAWASAN                                                               72
        E.   TATA KELOLA PERUSAHAAN                                                                  76
        F.   SUMBER DAYA MANUSIA                                                                     83
        G.   HUBUNGAN KEPEMILIKAN, PENGURUSAN DAN PENGAWASAN PERSEROAN DENGAN PERUSAHAAN ANAK        88
        H.   KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PERUSAHAAN ANAK DAN PENYERTAAN PERSEROAN                    89
        I.   DOKUMEN PERIZINAN PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK                                         94
        J.   TRANSAKSI DENGAN PIHAK TERAFILIASI                                                      95
        K.   PERJANJIAN DENGAN PIHAK KETIGA                                                         101
        L.   PERJANJIAN PINJAMAN DENGAN PIHAK KETIGA                                                129
        M.   KETERANGAN MENGENAI ASET TETAP PERSEROAN                                               141
        N.   PERKARA-PERKARA YANG SEDANG DIHADAPI PERSEROAN, PERUSAHAAN ANAK, DEWAN KOMISARIS DAN
             DIREKSI PERSEROAN                                                                      145
        O.   HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL (“HAKI”)                                                 145
        P.   ASURANSI                                                                               146
        Q.   KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK     147
        R.   TANGGUNG JAWAB SOSIAL (CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY - CSR)                          167




                                                     i
Page 4
IX.     PERPAJAKAN                                                            169

X.      PENJAMINAN EMISI OBLIGASI                                             170

XI.     LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL                             171

XII.    KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT                                        173

XIII.   TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI                                          179

XIV.    PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI   183

XV.     PENDAPAT DARI SEGI HUKUM                                              185

XVI. LAPORAN KEUANGAN                                                         211




                                                    ii
Page 5
DEFINISI DAN SINGKATAN
Afiliasi         :   berarti:
                     a. hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua, baik
                        secara horizontal maupun vertikal;
                     b. hubungan antara 1 (satu) pihak dengan pegawai, direktur atau dewan komisaris dari
                        pihak tersebut;
                     c. hubungan antara 2 (dua) perusahaan dimana terdapat 1 (satu) atau lebih anggota
                        direksi atau komisaris yang sama;
                     d. hubungan antara perusahaan dan suatu pihak, baik langsung maupun tidak langsung,
                        mengendalikan atau dikendalikan oleh perusahaan tersebut;
                     e. hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan baik langsung maupun tidak
                        langsung, oleh pihak yang sama; atau
                     f. hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama.

Agen             :   berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), yang membuat Perjanjian Agen
Pembayaran           Pembayaran dengan Perseroan dalam bentuk notariil, yang berkewajiban membantu
                     melaksanakan pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi termasuk
                     Denda (jika ada) kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening untuk dan atas
                     nama Perseroan sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Agen Pembayaran.

Akuntan Publik   :   berarti Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan (anggota dari Jaringan Deloitte Asia Pasifik
                     dan Jaringan Deloitte) yang melaksanakan audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian
                     Perseroan dan Perusahaan Anak dalam rangka Penawaran Umum Obligasi.

Bank Kustodian   :   berarti bank umum yang telah memperoleh persetujuan dari OJK untuk menjalankan
                     kegiatan usaha sebagai Kustodian, sebagaimana dimaksud dalam UUPM.

Bapepam          :   berarti Badan Pengawas Pasar Modal sebagaimana dimaksud dalam pasal 3 ayat 1 UUPM.

Bapepam dan LK   :   berarti Badan Pengawas Pasar Modal Dan Lembaga Keuangan yang merupakan
                     penggabungan dari Bapepam dan Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan (DJLK), sesuai
                     dengan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 606/KMK.01/2005 tanggal
                     30 Desember 2005 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Badan Pengawas Pasar Modal dan
                     Lembaga Keuangan dan Peraturan Menteri Keuangan No. 184/PMK.01/2010 tanggal
                     11 Oktober 2010 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Kementerian Keuangan (berikut setiap
                     peraturan yang yang memuat perubahan terhadap atau pencabutan keberlakuannya).

Bunga Obligasi   :   berarti bunga Obligasi dari masing-masing Seri Obligasi yang harus dibayar oleh Perseroan
                     kepada Pemegang Obligasi kecuali Obligasi yang dimiliki Perseroan, sebagaimana
                     ditentukan dalam Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan.

Bursa Efek       :   berarti pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan/atau sarana untuk
                     mempertemukan penawaran jual dan beli Efek pihak-pihak lain dengan tujuan
                     memperdagangkan Efek diantara mereka, yang dalam hal ini adalah PT Bursa Efek
                     Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan.

Daftar           :   berarti daftar yang dikeluarkan oleh KSEI yang memuat keterangan tentang kepemilikan
Pemegang             Obligasi oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening di KSEI yang memuat
Rekening             keterangan antara lain: nama, jumlah kepemilikan Obligasi, status pajak dan
                     kewarganegaraan Pemegang Obligasi berdasarkan data yang diberikan oleh Pemegang
                     Rekening kepada KSEI.

Dampak Negatif   :   berarti, perubahan material yang merugikan atau perkembangan atau peristiwa yang
yang Material        melibatkan peluang terjadinya perubahan material yang merugikan terhadap keadaan
                     keuangan, operasional dan hukum Perseroan dan Perusahaan Anak secara konsolidasian
                     yang dapat mempengaruhi kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajibannya
                     berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan.

Denda            :   berarti sejumlah dana yang wajib dibayar oleh Perseroan akibat adanya keterlambatan
                     kewajiban pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Pokok Obligasi yaitu sebesar 1% (satu
                     perseratus) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dari jumlah dana yang terlambat
                     dibayar, yang dihitung secara harian, sejak hari keterlambatan sampai dengan dibayar
                     lunas suatu kewajiban yang harus dibayar berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan,
                     dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1
                     (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.




                                                    iii
Page 6
Dokumen Emisi   :   berarti Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi, Perjanjian Perwaliamanatan,
                    Pengakuan Utang, Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, Perjanjian Agen Pembayaran,
                    Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI, Prospektus Awal, Prospektus Ringkas,
                    Prospektus dan dokumen-dokumen lainnya yang dibuat dalam rangka Penawaran Umum
                    Berkelanjutan ini berikut segala perubahan-perubahannya.

Efek            :   berarti surat berharga yaitu surat pengakuan hutang, surat berharga komersial, saham,
                    obligasi termasuk Obligasi, tanda bukti hutang, Unit Penyertaan Kontrak Investasi Kolektif,
                    Kontrak Berjangka atas Efek dan setiap derivatif Efek.

Emisi           :   berarti Penawaran Umum Obligasi oleh Perseroan untuk ditawarkan dan dijual kepada
                    Masyarakat melalui Penawaran Umum.

Facility        :   Berarti Perjanjian Fasilitas Berjangka dalam Mata Uang Tunggal sebesar USD200.000.000
Agreement           (dua ratus juta Dollar Amerika Serikat)/ Facility Agreement for US$200,000,000 (two
                    hundred million United States Dollar) Single Currency Term Facility tanggal 19 (sembilan
                    belas) Desember 2019 (dua ribu sembilan belas) yang dibuat antara Perseroan sebagai
                    Debitur dan Bangkok Bank Public Company Limited sebagai Kreditur.

Force Majeure   :   berarti suatu tindakan dari pemerintah, sanksi ekonomi, pemogokan kerja, atau lock-out
                    (baik ditanggung maupun tidak ditanggung oleh asuransi), kerusuhan, kebakaran, bom,
                    huru hara, tindakan atau pernyataan perang, peningkatan konflik permusuhan (baik
                    dinyatakannya perang atau tidak) atau tindakan terorisme (baik yang telah diakui
                    pertanggungjawabannya atau tidak), deklarasi kondisi negara dalam keadaan darurat atau
                    malapetaka atau krisis yang menyangkut negara Republik Indonesia, atau bencana alam
                    seperti banjir, gempa bumi, erupsi gunung berapi, pandemik, epidemis, wabah penyakit
                    infeksi yang terjadi di luar kemampuan, kekuasaan dan/atau kendali para pihak, yang
                    secara langsung dapat mengakibatkan tidak dapat dilaksanakannya kewajiban-kewajiban
                    dari para pihak sebagaimana diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

Hari Bursa      :   berarti hari-hari dimana Bursa Efek melakukan aktivitas transaksi perdagangan Efek
                    menurut peraturan perundang-undangan di Negara Republik Indonesia yang berlaku dan
                    ketentuan-ketentuan Bursa Efek tersebut.

Hari Kalender   :   berarti setiap hari dalam 1 (satu) tahun menurut Gregorius Calendar tanpa kecuali,
                    termasuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional yang sewaktu-waktu ditetapkan oleh
                    Pemerintah Republik Indonesia dan Hari Kerja biasa yang karena suatu keadaan tertentu
                    ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia bukan sebagai Hari Kerja biasa

Hari Kerja      :   berarti hari Senin sampai dengan hari Jumat, kecuali hari libur nasional yang ditetapkan
                    oleh Pemerintah Republik Indonesia atau Hari Kerja biasa yang karena suatu keadaan
                    tertentu ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai bukan Hari Kerja biasa.

Jumlah          :   berarti jumlah uang yang harus dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi
Terhutang           berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan serta perjanjian-perjanjian lainnya yang
                    berhubungan dengan Emisi ini, termasuk tetapi tidak terbatas pada Pokok Obligasi, Bunga
                    Obligasi serta Denda (jika ada) yang terhutang dari waktu ke waktu.

Kemenkumham     :   berarti singkatan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
                    (dahulu dikenal dengan nama Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
                    Indonesia, Departemen Kehakiman Republik Indonesia, Departemen Hukum dan
                    Perundang-undangan Republik Indonesia atau nama lainnya).

Kesanggupan     :   berarti bagian penjaminan dari Penjamin Emisi Obligasi dalam Penawaran Umum ini
Penuh               berdasarkan mana Penjamin Emisi Obligasi berjanji dan mengikatkan diri akan
(Full               menawarkan dan menjual Obligasi kepada Masyarakat pada pasar perdana dan wajib
Commitment)         membeli sisa Obligasi yang tidak habis terjual sesuai dengan bagian penjaminan dari
                    masing-masing Penjamin Emisi Obligasi pada tanggal penutupan masa Penawaran Umum,
                    berdasarkan ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.

KOB             :   berarti singkatan dari Kontrak Operasi Bersama atau Joint Operation Contract (JOC)

Konfirmasi      :   berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam Rekening Efek yang
Tertulis            diterbitkan oleh KSEI, atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian pembukaan
                    Rekening Efek dengan Pemegang Obligasi dan konfirmasi tersebut menjadi dasar bagi
                    Pemegang Obligasi untuk mendapatkan pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok
                    Obligasi dan hak-hak lain yang berkaitan dengan Obligasi.



                                                   iv
Page 7
Konfirmasi       :   berarti surat konfirmasi kepemilikan Obligasi yang diterbitkan oleh KSEI kepada Pemegang
Tertulis Untuk       Obligasi melalui Pemegang Rekening, khusus untuk menghadiri RUPO atau meminta
RUPO (KTUR)          diselenggarakan RUPO, dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan KSEI.

Konsultan        :   berarti Assegaf Hamzah & Partners, yang melakukan pemeriksaan dari segi hukum atas
Hukum                fakta yang ada mengenai Perseroan dan keterangan lain yang berkaitan dalam rangka
                     Penawaran Umum Obligasi.

KSEI             :   berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan, atau
                     pengganti dan penerima hak dan kewajibannya, yang menjalankan kegiatan usaha sebagai
                     Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian sebagaimana didefinisikan dalam UUPM yang
                     dalam Emisi bertugas sebagai Agen Pembayaran berdasarkan Perjanjian Agen
                     Pembayaran dan mengadministrasikan Obligasi berdasarkan Perjanjian Pendaftaran
                     Obligasi di KSEI.

Kustodian        :   berarti pihak yang memberi jasa penitipan Obligasi dan harta yang berkaitan dengan
                     Obligasi serta jasa lainnya termasuk menerima bunga dan hak-hak lain, menyelesaikan
                     transaksi efek dan mewakili Pemegang Rekening yang menjadi nasabahnya sesuai dengan
                     ketentuan UUPM, yang meliputi KSEI, Perusahaan Efek dan Bank Kustodian

Manajer          :   Berarti pihak yang bertanggung jawab atas penjatahan Obligasi yang akan melakukan
Penjatahan           penjatahan atas Obligasi melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran
                     Umum berdasrkan Peraturan No. IX.A.7, yang dalam Emisi ini adalah PT BCA Sekuritas.

Masyarakat       :   berati perorangan dan/atau badan, baik Warga Negara Indonesia/Badan Indonesia maupun
                     Warga Negara Asing/Badan Asing, baik yang bertempat tinggal/berkedudukan di Indonesia
                     maupun yang bertempat tinggal/berkedudukan di luar wilayah Indonesia.

Menkumham        :   berarti singkatan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
                     (sebelumnya dikenal dengan nama Menteri Kehakiman Republik Indonesia, Menteri Hukum
                     dan Perundang-undangan dan/atau nama lainnya).

MESDM            :   berarti Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.

Obligasi         :   berarti Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific Tahap I Tahun 2021, yaitu surat berharga
                     bersifat utang yang dikeluarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui
                     Penawaran Umum, yang merupakan penerbitan tahap pertama dari rangkaian Penawaran
                     Umum Berkelanjutan dan dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi, dan akan dicatatkan
                     di Bursa Efek dan didaftarkan di KSEI, yang akan diterbitkan dan ditawarkan dengan jumlah
                     pokok Obligasi sebesar Rp750.000.000.000,- (tujuh ratus lima puluh miliar Rupiah) dengan
                     tingkat bunga tetap, yang terbagi dalam 2 (dua) seri dengan ketentuan sebagai berikut:

                      Seri   :   Sebesar Rp561.100.000.000,- (lima ratus enam puluh satu miliar seratus juta
                      A          Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,80% (delapan koma delapan
                                 nol persen) per tahun, berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.
                      Seri   :   Sebesar Rp188.900.000.000,- (seratus delapan puluh delapan miliar sembilan
                      B          ratus juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,50% (sembilan koma
                                 lima nol persen) per tahun, berjangka waktu 5 (lima) tahun sejak Tanggal
                                 Emisi.

                     Jumlah Pokok Obligasi masing-masing seri tersebut dapat berkurang sehubungan dengan
                     pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pelaksanaan pembelian kembali sebagai pelunasan
                     Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi, dengan syarat-syarat
                     sebagaimana diuraikan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

Otoritas Jasa    :   berarti lembaga yang independen, yang mempunyai fungsi, tugas dan wewenang
Keuangan atau        pengaturan, pengawasan, pemeriksaan dan penyidikan sebagaimana dimaksud dalam
OJK                  Undang-Undang No. 21 Tahun 2011 tanggal 22 November 2011 tentang Otoritas Jasa
                     Keuangan, atau para pengganti dan penerima hak dan kewajibannya. Sejak tanggal 31
                     Desember 2012, fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan dan pengawasan kegiatan jasa
                     keuangan di sektor Pasar Modal, beralih dari Menteri Keuangan dan Badan Pengawas
                     Pasar Modal dan Lembaga Keuangan ke Otoritas Jasa Keuangan, sesuai dengan Pasal 55
                     UU OJK.




                                                    v
Page 8
Pemegang             :   berarti Masyarakat yang memiliki manfaat atas sebagian atau seluruh Obligasi yang
Obligasi                 disimpan dan diadministrasikan dalam:
                         a. Rekening Efek pada KSEI; atau
                         b. Rekening Efek pada KSEI melalui Bank Kustodian atau Perusahaan Efek.

Pemegang             :   berarti pihak yang namanya tercatat sebagai pemilik Rekening Efek di KSEI yang meliputi
Rekening                 Bank Kustodian dan/atau Perusahaan Efek dan/atau pihak lain disetujui oleh KSEI dengan
                         memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.

Pemeringkat          :   berarti PT Pemeringkat Efek Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan, atau perusahaan
                         pemeringkat lain yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan yang disetujui sebagai
                         penggantinya oleh Wali Amanat, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan
                         yang berlaku, termasuk UUPM.

Pemerintah           :   berarti Pemerintah Negara Republik Indonesia.

Penawaran            :   berarti kegiatan penawaran Obligasi, yang merupakan penawaran umum berkelanjutan
Umum                     Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific Tahap I Tahun 2021, yang dilakukan oleh Perseroan
                         melalui Penjamin Emisi Obligasi untuk menjual Obligasi kepada masyarakat berdasarkan
                         tata cara yang diatur dalam UUPM dan peraturan pelaksanaannya.

Penawaran            :   berarti kegiatan penawaran umum atas Obligasi, yang dilakukan secara bertahap, yang
Umum                     dilakukan oleh Perseroan melalui Penjamin Emisi Obligasi untuk menjual Obligasi kepada
Berkelanjutan            Masyarakat, berdasarkan tata cara yang diatur dalam POJK No. 36/2014 dan UUPM, yang
                         seluruhnya berjumlah sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.500.000.000.000,00 (satu triliun
                         lima ratus miliar Rupiah).

Pengakuan            :   berarti pengakuan hutang Perseroan sehubungan dengan Obligasi, yang dimuat dalam Akta
Utang                    Pengakuan Utang Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific Tahap I Tahun 2021 No. 3 tanggal
                         21 Juni 2021, yang dibuat di hadapan Dedy Syamri, S.H., Notaris di Jakarta Selatan.

Penitipan Kolektif   :   berarti jasa penitipan atas Efek yang dimiliki bersama oleh lebih dari satu pihak yang
                         kepentingannya diwakili oleh Kustodian, sebagaimana dimaksud dalam UUPM.

Penjamin Emisi       :   berarti pihak-pihak yang membuat perjanjian dengan Perseroan untuk melakukan
Obligasi                 Penawaran Umum ini atas nama Perseroan dan melakukan pembayaran kepada
                         Perseroan, yang ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan Perjanjian Penjaminan Emisi
                         Obligasi, yang akan memberikan jaminan kesanggupan penuh (full commitment) terhadap
                         penerbitan Obligasi sesuai dengan bagian Penjaminan, yang dalam hal ini adalah PT BCA
                         Sekuritas dan PT BNI Sekuritas, sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan
                         dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.

Penjamin             :   berarti pihak yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran Umum, yang
Pelaksana Emisi          dalam hal ini adalah PT BNI Sekuritas dan PT BCA Sekuritas, sesuai dengan syarat-syarat
Obligasi                 dan ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.

Peraturan No.        :   berarti Peraturan Nomor: IX.A.1, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK Nomor: Kep-
IX.A.1                   690/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011 tentang Ketentuan Umum Pengajuan Pernyataan
                         Pendaftaran.

Peraturan No.        :   berarti Peraturan Bapepam dan LK No.IX.A.2 Lampiran atas Keputusan Ketua Bapepam
IX.A.2                   dan LK No.Kep-122/BL/2009 tanggal 29 Mei 2009 tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam
                         Rangka Penawaran Umum.

Peraturan            :   berarti Peraturan Bapepam dan LK No.IX.A.7 Lampiran atas Keputusan Ketua Bapepam
No.IX.A.7                dan LK No.Kep-691/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011 tentang Pemesanan dan
                         Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum.

Perjanjian Agen      :   berarti Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific Tahap I Tahun
Pembayaran               2021 yang dimuat dalam Akta No. 9 tanggal 9 April 2021, yang dibuat di hadapan Dedy
                         Syamri, S.H., Notaris di Jakarta Selatan berikut perubahan-perubahannya dan/atau
                         penambahan-penambahannya dan/atau pembaharuan-pembaharuannya yang sah yang
                         dibuat oleh pihak-pihak yang bersangkutan di kemudian hari.




                                                        vi
Page 9
Perjanjian          :   berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dan KSEI perihal Pendaftaran Obligasi di
Pendaftaran Efek        KSEI No. SP-046/OBL/KSEI/0321 tanggal 9 April 2021.
Bersifat Utang di
KSEI

Perjanjian          :   berarti Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific Tahap I Tahun
Penjaminan              2021 yang dimuat dalam Akta No. 8 tanggal 9 April 2021, sebagaimana diubah terakhir kali
Emisi Obligasi          dengan Akta Addendum II dan Pernyataan Kembali Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi
                        Berkelanjutan II Barito Pacific Tahap I Tahun 2021 No. 4 tanggal 21 Juni 2021, keduanya
                        dibuat di hadapan Dedy Syamri, S.H., Notaris di Jakarta Selatan.

Perjanjian          :   berarti Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific Tahap I Tahun
Perwaliamanatan         2021 yang dimuat dalam Akta No. 7 tanggal 9 April 2021, sebagaimana diubah dengan
                        Akta Addendum I dan Pernyataan Kembali Perjanjian Perwaliamanatan No. 2 tanggal 21
                        Juni 2021, keduanya dibuat di hadapan Dedy Syamri, S.H., Notaris di Jakarta Selatan.

Pernyataan          :   berarti Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific
Penawaran               Tahun 2021 yang dimuat dalam Akta No. 6 tanggal 9 April 2021, sebagaimana diubah
Umum                    terakhir kali dengan Addendum I dan Pernyataan Kembali Akta Pernyataan Penawaran
Berkelanjutan           Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific Tahun 2021 No. 5 tanggal 21
                        Juni 2021, keduanya dibuat di hadapan Dedy Syamri, S.H., Notaris di Jakarta Selatan
                        berikut perubahan-perubahannya dan/atau penambahan-penambahannya dan/atau
                        pembaharuan-pembaharuannya yang sah yang dibuat oleh pihak-pihak yang bersangkutan
                        di kemudian hari.

Pernyataan          :   berarti pernyataan pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (19) UUPM
Pendaftaran             juncto POJK No. 7/2017, dan Peraturan No. IX.A.1, dan dengan memperhatikan POJK No.
                        36/2014, berikut dokumen-dokumen yang diajukan oleh Perseroan kepada OJK sebelum
                        melakukan Penawaran Umum kepada Masyarakat termasuk perubahan-perubahan,
                        tambahan-tambahan serta pembetulan-pembetulan untuk memenuhi persyaratan OJK.

Pernyataan          :   berarti terpenuhinya seluruh persyaratan Pernyataan Pendaftaran sesuai dengan ketentuan
Pendaftaran             angka 4 Peraturan No. IX.A.2 yaitu:
Menjadi Efektif         Pernyataan Pendaftaran dapat menjadi efektif dengan memperhatikan ketentuan sebagai
                        berikut:
                        1. atas dasar lewatnya waktu, yakni:
                             a. 45 (empat puluh lima) hari sejak tanggal Pernyataan Pendaftaran diterima OJK
                                  secara lengkap, yaitu telah mencakup seluruh kriteria yang ditetapkan dalam
                                  peraturan yang terkait dengan Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran
                                  Umum dan peraturan yang terkait dengan Penawaran Umum; atau
                             b. 45 (empat puluh lima) hari sejak tanggal perubahan terakhir yang disampaikan
                                  Perseroan atau yang diminta OJK dipenuhi; atau
                        2. atas dasar pernyataan efektif dari OJK bahwa tidak ada lagi perubahan dan/atau
                             tambahan informasi lebih lanjut yang diperlukan.

Perseroan           :   berarti pihak yang melakukan Emisi, yang dalam hal ini PT Barito Pacific Tbk,
                        berkedudukan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Perusahaan          :   berarti perusahaan yang laporan keuangannya dikonsolidasikan dengan laporan keuangan
Anak atau               Perseroan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia.
Entitas Anak

Perusahaan Efek     :   berarti pihak yang melakukan kegiatan usaha sebagai Penjamin Emisi Efek, Perantara
                        Pedagang Efek, dan/atau Manajer Investasi sebagaimana dimaksud dalam UUP

Persetujuan         :   berarti persetujuan yang diberikan oleh Bursa Efek sebagaimana termaktub dalam Surat
Prinsip                 No. S-03182/BEI.PP1/04-2021 tanggal 30 April 2021, perihal Persetujuan Prinsip
                        Pencatatan Efek Bersifat Utang berdasarkan evaluasi dan penilaian Bursa Efek atas
                        permohonan pencatatan yang diajukan oleh Perseroan sebagaimana dimaksud dalam
                        Peraturan I-B tentang Pencatatan Efek Bersifat Utang, Lampiran Keputusan Direksi Bursa
                        Efek.

PJBE                :   berarti Perjanjian Jual Beli Energi atau Energy Sales Contract (ESC).

POJK                :   berarti Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Direksi dan
No. 33/2014             Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.




                                                       vii
Page 10
POJK              :   berarti Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi
No. 34/2014           Emiten atau Perusahaan Publik.

POJK              :   berarti peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Sekretaris
No. 35/2014           Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.

POJK              :   berarti peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Penawaran
No. 36/2014           Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang Dan/Atau Sukuk.

POJK              :   berarti Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tanggal 16 Desember 2015 tentang Laporan
No. 30/2015           Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum.

POJK              :   berarti peraturan OJK No. 52/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 tentang Pedoman
No. 52/2015           Perjanjian Pemeringkatan.

POJK              :   berarti peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang
No. 55/2015           Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.

POJK.             :   berarti peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang
No. 56/2015           Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.

POJK No. 7/2017   :   berarti Peraturan OJK No. 7/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang Dokumen
                      Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas, Efek
                      Bersifat Utang, dan/atau Sukuk.

POJK No. 9/2017   :   berarti Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang Bentuk dan Isi
                      Prospektus dan Prospektus Ringkas dalam rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Utang.

POJK              :   berarti Peraturan OJK No. 23/POJK.04/2017 tanggal 21 Juni 2017 tentang Prospektus Awal
No. 23/2017           dan Info Memo.

POJK No.          :   berarti peraturan OJK No. 15/POJK.04/2020 tanggal 21 April 2020 tentang Rencana dan
15/2020               Penyelenggaraan RUPS Perusahaan Terbuka.

POJK              :   berarti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020
No. 17/2020           tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

POJK              :   berarti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 19/POJK.04/2020 tanggal 22 April 2020
No. 19/2020           tentang Bank Umum yang Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat.

POJK              :   berarti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 20/POJK.04/2020 tanggal 22 April 2020
No. 20/2020           tentang Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.

POJK              :   berarti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 427/POJK.04/2020 tanggal 2 Juli 2020
No. 42/2020           tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

POJK              :   berarti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 49/POJK.04/2020 tanggal 11 Desember
No. 49/2020           2020 tentang Pemeringkatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk

POJK              :   berarti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 3/POJK.04/2021 tanggal 22 Februari 2021
No. 3/2021            tentang Penyelenggaraan Kegiatan di Bidang Pasar Modal.




                                                   viii
Page 11
Pokok Obligasi    :   berarti jumlah pokok pinjaman Perseroan kepada Pemegang Obligasi , yang ditawarkan
                      dan diterbitkan Perseroan melalui Penawaran Umum, berdasarkan Obligasi yang terutang
                      dari waktu ke waktu bernilai nominal sebesar Rp750.000.000.000,- (tujuh ratus lima puluh
                      miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap dan akan dicatatkan di Bursa Efek serta
                      didaftarkan di KSEI, yang terbagi dalam 2 (dua) seri dengan ketentuan sebagai berikut:

                       Seri A    :   Sebesar Rp561.100.000.000,- (lima ratus enam puluh satu miliar
                                     seratus juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,80%
                                     (delapan koma delapan nol persen) per tahun, berjangka waktu 3 (tiga)
                                     tahun sejak Tanggal Emisi.
                       Seri B    :   Sebesar Rp188.900.000.000,- (seratus delapan puluh delapan miliar
                                     sembilan ratus juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,50%
                                     (sembilan koma lima nol persen) per tahun, berjangka waktu 5 (lima)
                                     tahun sejak Tanggal Emisi.

                      Jumlah Pokok Obligasi masing-masing seri tersebut dapat berkurang sehubungan dengan
                      pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pelaksanaan pembelian kembali Obligasi sebagai
                      pelunasan Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi,
                      sebagaimana diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

PPN               :   berarti Pajak Pertambahan Nilai berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor
                      29 tahun 2009 berikut seluruh perubahan dan peraturan pelaksanaannya.

Proyek Jawa 9 &   :   berarti, proyek pengembangan pembangkit listrik tenaga uap Jawa 9 dan 10 dengan
10                    kapasitas 2 x 1.000MW (dua kali seribu Mega Watt) yang dilaksanakan oleh PT Indo Raya
                      Tenaga, suatu perusahaan patungan yang sebagian sahamnya dimiliki secara tidak
                      langsung oleh Perseroan melalui Perusahaan Anaknya.

Prospektus        :   berarti setiap informasi tertulis sehubungan dengan Penawaran Umum yang disusun oleh
                      Perseroan bersama-sama dengan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dengan tujuan agar
                      Masyarakat membeli Obligasi, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 butir 26 UUPM dan
                      POJK No.9/2017, dan dengan memperhatikan Peraturan Nomor: IX.A.2 serta POJK No.
                      36/2014.

Prospektus Awal   :   berarti dokumen tertulis yang memuat seluruh informasi dalam Prospektus yang
                      disampaikan kepada OJK sebagai bagian dari Pernyataan Pendaftaran kecuali informasi
                      mengenai jumlah Penjaminan Emisi Obligasi, tingkat suku bunga Obligasi, atau hal-hal lain
                      yang berhubungan dengan persyaratan Penawaran Umum Berkelanjutan yang belum dapat
                      ditentukan, dengan memperhatikan POJK No. 23/2017.

Prospektus        :   berarti ringkasan Prospektus mengenai fakta-fakta dan pertimbangan-pertimbangan yang
Ringkas               paling penting yang disusun dan diterbitkan oleh Perseroan bersama-sama dengan
                      Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi sesuai dengan POJK No. 9/2017.

PUT II            :   berarti penawaran umum terbatas II yang dilakukan oleh Perseroan melalui pengeluaran
                      saham baru dalam jumlah sebanyak 3.831.801.310 (tiga miliar delapan ratus tiga puluh
                      satu juta delapan ratus satu ribu tiga ratus sepuluh) saham biasa atas nama dengan nilai
                      nominal Rp500 (lima ratus Rupiah) setiap saham, yang telah mendapatkan pernyataan
                      efektif dari OJK pada tanggal 22 Mei 2018.

Rekening          :   berarti rekening atas nama Perseroan yang digunakan untuk menampung cadangan
Cadangan              pembayaran Bunga Obligasi sesuai ketentuan yang diatur dalam Perjanjian
Pembayaran            Perwaliamanatan.
Hutang (Debt
Service Reserve
Account) atau
DSRA

Rekening Efek     :   berarti rekening yang memuat catatan posisi Obligasi dan/atau dana milik Pemegang
                      Obligasi yang diadministrasikan oleh KSEI, Bank Kustodian atau Perusahaan Efek
                      berdasarkan perjanjian pembukaan rekening efek yang ditandatangani dengan Pemegang
                      Obligasi.

Rp                :   berarti Rupiah, yang merupakan mata uang resmi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

RUPO              :   berarti singkatan dari Rapat Umum Pemegang Obligasi sebagaimana diatur dalam
                      Perjanjian Perwaliamanatan.



                                                     ix
Page 12
RUPS               :   berarti singkatan dari Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan yang diselenggarakan
                       sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.

Satuan             :   berarti satuan jumlah Obligasi yang dapat dipindahbukukan dari satu Rekening Efek ke
Pemindahbukuan         Rekening Efek lainnya, yaitu senilai Rp1,- (satu Rupiah) atau kelipatannya.

Seri Obligasi      :   Berarti 2 (dua) seri Obligasi, yaitu:

                       a.   Obligasi Seri A, dengan jumlah pokok sebesar Rp561.100.000.000,- (lima ratus enam
                            puluh satu miliar seratus juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,80%
                            (delapan koma delapan nol persen) per tahun, dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun
                            sejak Tanggal Emisi, dan pembayaran Obligasi Seri A tersebut akan dilakukan secara
                            penuh atau bullet payment sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Seri A
                            pada tanggal jatuh tempo.
                       b.   Obligasi Seri B, dengan jumlah pokok sebesar Rp188.900.000.000,- (seratus delapan
                            puluh delapan miliar sembilan ratus juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar
                            9,50% (sembilan koma lima nol persen) per tahun, dengan jangka waktu 5 (lima) tahun
                            sejak Tanggal Emisi, dan pembayaran Obligasi Seri B tersebut akan dilakukan secara
                            penuh atau bullet payment sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi
                            Seri B pada tanggal jatuh tempo.

                       Jumlah pokok masing-masing Seri Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan
                       pelunasan Pokok Obligasi dari masing-masing Seri Obligasi dan/atau pelaksanaan
                       pembelian kembali sebagai pelunasan Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat
                       Jumbo Obligasi, dengan memperhatikan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

Sertifikat Jumbo   :   berarti bukti penerbitan Obligasi yang disimpan dalam Penitipan Kolektif di KSEI yang
Obligasi               diterbitkan oleh Perseroan atas nama atau tercatat atas nama KSEI untuk kepentingan
                       Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening, yang terdiri dari Obligasi Seri A dan
                       Obligasi Seri B.

Tahun Buku         :   berarti periode pelaporan keuangan atau periode tahun akuntansi.

Tanggal            :   berarti tanggal penyerahan Sertifikat Jumbo Obligasi hasil Penawaran Umum Berkelanjutan
Distribusi             Barito Pacific Tahap I Tahun 2021 kepada KSEI yang merupakan tanggal distribusi Obligasi
                       yang dilakukan secara elektronik paling lambat 2 (dua) Hari Kreja terhitung setelah Tanggal
                       Penjatahan kepada Pemegang Obligasi.

Tanggal Emisi      :   berarti tanggal pembayaran hasil Emisi dari Penjamin Pelaksana Emisi Efek kepada
                       Perseroan, yang merupakan tanggal penerbitan Obligasi.

Tanggal            :   berarti tanggal dimana jumlah Pokok Obligasi menjadi jatuh tempo dan wajib dibayar
Pelunasan Pokok        kepada Pemegang Obligasi sebagaimana ditetapkan dalam Daftar Pemegang Rekening,
Obligasi               melalui Agen Pembayaran, dengan memperhatikan ketentuan dalam Perjanjian
                       Perwaliamanatan.

Tanggal            :   berarti tanggal-tanggal saat Bunga Obligasi masing-masing Seri Obligasi menjadi jatuh
Pembayaran             tempo dan wajib dibayar kepada Pemegang Obligasi yang namanya tercantum dalam
Bunga Obligasi         Daftar Pemegang Rekening melalui Agen Pembayaran dan dengan memperhatikan
                       ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

Tanggal            :   berarti tanggal dilakukan penjatahan Obligasi.
Penjatahan

US$ atau USD       :   berarti Dolar Amerika Serikat, yang merupakan mata uang resmi Negara Amerika Serikat.

UUPM atau          :   berarti singkatan dari Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, berikut
Undang-Undang          peraturan perubahannya dan peraturan-peraturan pelaksanaannya dan segala perubahan
Pasar Modal            atau pembaharuan-pembaharuan yang dibuat dikemudian hari.

UUPT               :   berarti singkatan dari Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 2007 tanggal 16
                       Agustus 2007 tentang Perseroan Terbatas, sebagaimana diubah berdasarkan Undang-
                       Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, berikut peraturan pelaksanaannya.

UU Panas Bumi      :   berarti Undang-Undang No. 21 Tahun 2014 tanggal 17 September 2014 tentang Panas
Baru                   Bumi, berikut peraturan pelaksanaannya.




                                                          x
Page 13
Utang           :   berarti jumlah agregat dari seluruh utang Perseroan dan Perusahaan Anak, tapi tidak
Konsolidasian       termasuk (a) utang antar perusahaan, (b) pinjaman unsubordinated dari pemegang saham
                    kepada Perseroan dan (c) fasilitas modal kerja.

Wali Amanat     :   berarti pihak yang mewakili kepentingan Pemegang Obligasi sebagaimana dimaksud dalam
                    Undang-Undang Pasar Modal yang dalam hal ini adalah PT Bank Tabungan Negara
                    (Persero) Tbk berkedudukan di Jakarta Pusat, atau pengganti dan penerima hak dan
                    kewajibannya, berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan.




                                                 xi
Page 14
SINGKATAN NAMA PERUSAHAAN

Di dalam Prospektus ini, kata-kata di bawah ini mempunyai arti sebagai berikut, kecuali bila kalimatnya
menyatakan lain:

Barito Pacific                PT Barito Pacific Tbk.


BMI                           PT Barito Mitra Investama


BJRK                          PT Binajaya Rodakarya


BWI                           PT Barito Wanabinar Indonesia


BWL                           PT Barito Wahana Lestari


BWT                           PT Barito Wahana Tenaga


CAP                           PT Chandra Asri Petrochemical Tbk


CAP-2                         PT Chandra Asri Perkasa


CATCO                         Chandra Asri Trading Company Pte. Ltd. (dahulu Altus Capital Pte. Ltd.)


CNA                           PT Citra Nusantara Asri


GI                            PT Griya Idola


GTA                           PT Griya Tirta Asri


HAC                           PT Hamparan Asri Cemerlang


Marigold                      Marigold Resources Pte. Ltd.


MCI                           PT Mambruk Cikoneng Indonesia


Michelin                      Compagnie Financiere Michelin SCmA (dahulu Compagnie Financiere du Groupe
                              Michelin „Senard et Cie‟)

PBI                           PT Petrokimia Butadiene Indonesia


PGE                           PT Pertamina Geothermal Energy


PKA                           PT Persada Kridha Asri


PLN                           PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)


RIM                           PT Royal Indo Mandiri


RPU                           PT Redeco Petrolin Utama




                                                    xii
Page 15
SCG                       Siam Cement Public Company Limited


SCG Chemicals             SCG Chemicals Company Limited


SEGHPL atau Star Energy   Star Energy Group Holdings Pte. Ltd.


SMI                       PT Styrindo Mono Indonesia


SRI                       PT Synthetic Rubber Indonesia


TAIWI                     PT Tunggal Agathis Indah Wood Industries


TPI                       PT Tri Polyta Indonesia Tbk.




                                              xiii
Page 16
RINGKASAN PROSPEKTUS
Ringkasan di bawah ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan harus dibaca dalam kaitannya dengan
keterangan yang lebih rinci dan laporan keuangan serta catatan-catatan yang tercantum di dalam Prospektus ini.
Ringkasan ini dibuat atas dasar fakta-fakta dan pertimbangan-pertimbangan yang paling penting bagi Perseroan.
Semua informasi keuangan Perseroan disusun dalam mata uang Rupiah dan telah sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia.

RIWAYAT SINGKAT

Perseroan didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 8 tanggal 4 April 1979, dibuat di hadapan Kartini Muljadi,
S.H., Notaris di Jakarta. Anggaran Dasar Perseroan telah mendapat pengesahan dari Menkumham dengan
Surat Keputusan No. Y.A.5/195/8 tanggal 23 Juli 1979, dan telah didaftarkan pada buku register pada
Pengadilan Negeri Jakarta tanggal 3 Agustus 1979 di bawah No. 364, serta telah diumumkan dalam Berita
Negara Republik Indonesia No. 84, Tambahan No. 624 tanggal 19 Oktober 1979. Berdasarkan Akta No. 33
tanggal 29 Agustus 2007, dibuat di hadapan Benny Kristianto, S.H., Notaris di Jakarta, Perseroan melakukan
perubahan nama menjadi PT Barito Pacific Tbk, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham No. W7-
09808HT.01.04-TH2007, tanggal 6 September 2007, dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia No 87, Tambahan No. 10722 tanggal 30 Oktober 2007.

Setelah Perseroan melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap II
Tahun 2020, Perseroan melakukan perubahan Anggaran Dasar dan perubahan Anggaran Dasar Perseroan yang
berlaku saat ini adalah sebagaimana termuat dalam:

Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 06 tanggal 6 Agustus 2020 yang dibuat di hadapan Kumala Tjahjani
Widodo, S.H., M.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Pusat, yang telah: (i) mendapatkan persetujuan dari Menkumham
berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0060830.AH.01.02.Tahun 2020 tanggal 4 September 2020, (ii)
diberitahukan ke Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Anggaran Dasar
No. AHU-AH.01.03-0382441 tanggal 4 September 2020, dan (iii) telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada
Kemenkumham dibawah No. AHU-0146637.AH.01.11.Tahun 2020 tanggal 4 September 2020 (“Akta No.
06/2020”).

Berdasarkan Akta No. 06/2020, pemegang saham Perseroan setuju untuk:
a. mengubah dan menyesuaikan Pasal 3 anggaran dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan ketentuan
    Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara
    Elektronik, Pengumuman Bersama Kementerian Hukum dan HAM RI cq. Direktorat Jenderal Administrasi
    Hukum Umum dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI cq. Lembaga OSS serta Klasifikasi
    Baku Lapangan Usaha Indonesia 2017; dan

b.   mengubah anggaran dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan POJK No. 15/2020.

Sesuai dengan Anggaran Dasar, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha utama, yaitu berusaha dalam
bidang kehutanan, perkebunan, pertambangan, industri, properti, perdagangan, energi terbarukan, transportasi
dan aktivitas perusahaan holding.

Saat ini, Perseroan melalui Perusahaan Anak menjalankan kegiatan usaha di bidang industri petrokimia, energi
terbarukan, properti, dan kehutanan. Kegiatan utama Perseroan saat ini berfokus pada investasi pada
Perusahaan Anak dalam rangka pengembangan usaha Perusahaan Anak.

Perseroan berdomisili di Banjarmasin dengan pabrik berlokasi di Jelapat, Banjarmasin. Kantor Perseroan berada
di Jakarta dengan alamat di Wisma Barito Pacific Tower B Lantai 8, Jl. Letjen S. Parman Kav. 62-63 Jakarta.

Per tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki: (i) 1 (satu) pabrik yang terletak di Jelapat,
Banjarmasin Jl. Kuin Selatan RT 007 No. 44, Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjar Barat, Banjarmasin,
Kalimantan Selatan; dan (ii) 3 pabrik milik Perusahaan Anak (CAP) yang terletak di Jl. Raya Anyer Km. 123,
Ciwandan, Cilegon, Banten 42447 dan Jl. Raya Bojonegara, Desa Mangunreja, Kecamatan Bojonegara,
Kabupaten Serang, Banten 42557 dimana CAP mengoperasikan sebuah kompleks petrokimia terintegrasi
yang berlokasi di Ciwandan, Cilegon di Provinsi Banten, Indonesia, yang terdiri dari sebuah naphtha cracker,
dua pabrik polyethylene dan tiga jalur produksi polypropylene. Di dalam kompleks petrokimia terintegrasi CAP
juga mencakup dua pabrik styrene monomer, yang merupakan pabrik styrene monomer satu-satunya di
Indonesia dan dioperasikan oleh CAP, yang terhubung secara langsung dengan kompleks petrokimia utama
di Cilegon melalui saluran pipa. Selain itu, terdapat gedung milik Perusahaan Anak yaitu GI yang bernama
Wisma Barito Pacific yang terletak di Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 62 – 63, Jakarta 11410.




                                                     xiv
Page 17
STRUKTUR PERMODALAN DAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN

Struktur permodalan berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan adalah sebagai berikut:

Modal Dasar                : Rp 27.900.000.000.000
Modal Ditempatkan          : Rp 9.338.796.376.500
Modal Disetor              : Rp 9.338.796.376.500
             `
Modal Dasar Perseroan tersebut terbagi atas 279.000.000.000 saham, sedangkan modal ditempatkan dan modal
disetor Perseroan terbagi atas 93.387.963.765 saham, dengan masing-masing saham memiliki nilai nominal
sebesar Rp 100.

Susunan pemegang saham yang berlaku saat ini adalah sebagaimana yang diungkapkan dalam Daftar
Pemegang Saham per tanggal 31 Mei 2021, yang dikeluarkan oleh PT Raya Saham Registra, selaku Biro
Administrasi Efek yang ditunjuk oleh Perseroan, adalah sebagai berikut:


                                                              Nilai Nominal Rp100 per Saham                    (%)
              Uraian dan Keterangan
                                                          Jumlah Saham       Jumlah Nominal (Rp)
 Modal Dasar                                               279.000.000.000      27.900.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
   Prajogo Pangestu                                        66.077.178.070           6.607.717.807.000           70,75
   Masyarakat (di bawah 5%)                                27.311.814.084           2.731.181.408.400           29,25
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                93.388.992.154           9.338.899.215.400          100,00
 Saham dalam Portepel                                     185.611.007.846          18.561.100.784.600
*sehubungan dengan PUT II, Perseroan telah memberikan 1 (satu) waran untuk setiap pemegang 4 (empat) saham baru hasil
pelaksanaan HMETD, dimana setiap 1 (satu) waran berhak dilaksanakan menjadi 1 (satu) saham biasa dengan periode
penukaran yang telah berlangsung sejak tanggal 1 Juli 2020 dan berakhir pada tanggal 3 Juni 2021. Sampai dengan tanggal
31 Mei 2021, sebanyak 1.028.389 waran tahap II telah dilaksanakan oleh pemegang saham Perseroan. Namun demikian,
Perseroan belum mengubah anggaran dasar mengenai modal ditempatkan dan disetor untuk disesuaikan dengan waran tahap
II yang telah dilaksanakan oleh pemegang saham Perseroan sampai dengan tanggal 3 Juni 2021 tersebut.

KETERANGAN MENGENAI PERUSAHAAN ANAK

Pada tanggal 31 Desember 2020, Perseroan memiliki, baik langsung maupun tidak langsung, lebih dari 50%
(lima puluh persen) saham Perusahaan Anak dan/atau memiliki pengendalian atas manajemen Perusahaan
Anak berikut ini:

         Perusahaan                           Persentase         Tahun        Status          Status Kepemilikan
 No.                      Jenis Usaha
            Anak                              Kepemilikan      Penyertaan   Operasional      Saham oleh Perseroan
 Kepemilikan Secara Langsung
  1   PT Chandra Asri      Petrokimia            46,63           2007        Beroperasi      Dimiliki secara langsung
      Petrochemical                                                                          41,88% dan 4,75% tidak
      Tbk                                                                                   langsung melalui Marigold
                                                                                               Resources Pte. Ltd.
  2     Marigold               Investasi         100,00          2005          Tidak         Dimiliki secara langsung
        Resources Pte.                                                       beroperasi                100%
        Ltd
  3     PT Tunggal          Kehutanan dan        100,00          1990          Tidak         Dimiliki secara langsung
        Agathis Indah        perdagangan                                     beroperasi               99,99%,
        Wood Industries
  4     PT Rimba              Kehutanan          100,00          1992          Tidak          Dimiliki secara langsung
        Equator Permai                                                       beroperasi                 100%
  5     PT Binajaya         Lem (Perekat)        100,00          1990        Beroperasi       Dimiliki secara langsung
        Rodakarya               Glue                                                             99,97%, dan tidak
                                                                                            langsung melalui PT Barito
                                                                                              Mitra Investama 0,03%
  6     PT Griya Idola       Real Estate         100,00          1993        Beroperasi       Dimiliki secara langsung
                                                                                            99,99% dan tidak langsung
                                                                                            melalui PT Binajaya Roda
                                                                                                    karya 0,01%
  7     PT Royal Indo        Perkebunan          100,00          2010          Tidak          Dimiliki secara langsung
        Mandiri                                                              beroperasi       99% dan tidak langsung
                                                                                             melalui PT Griya Idola 1%
  8     PT Barito Investa   Pengangkutan         99,95           2017          Tidak          Dimiliki secara langsung
        Prima                                                                beroperasi     99,95% dan tidak langsung
                                                                                               melalui PT Griya Idola
                                                                                                        0,05%
  9     PT Barito            Perkebunan          100,00          2008          Tidak          Dimiliki secara langsung
        Wahana Lestari                                                       beroperasi       99% dan tidak langsung
                                                                                                melalui PT Tunggal



                                                          xv
Page 18
                 Perusahaan                     Persentase          Tahun        Status        Status Kepemilikan
 No.                              Jenis Usaha
                    Anak                        Kepemilikan       Penyertaan   Operasional    Saham oleh Perseroan
                                                                                                Agathis Indah Wood
                                                                                                    Industries 1%
     10        PT Barito           Konsultasi       99,20           2018         Tidak        Dimiliki secara langsung
               Cahaya                bisnis                                    beroperasi    99,2% dan tidak langsung
               Nusantara                                                                       melalui PT Griya Idola
                                                                                                        0,8%.
     11        Star Energy        Perusahaan        66,67           2018       Beroperasi     Dimiliki secara langsung
               Group Holdings       holding                                                            66,67%
               Pte. Ltd
     12        PT Barito Mitra    Perusahaan        100%            2019         Tidak        Dimiliki secara langsung
               Investama            holding                                    beroperasi     96% dan tidak langsung
                                                                                                 melalui PT Barito
                                                                                               Wanabinar Indonesia
                                                                                                        1,92%
 Kepemilikan Secara Tidak Langsung
  13  PT Griya Tirta        Developer               100             2009       Beroperasi        Dimiliki secara tidak
      Asri                                                                                   langsung melalui PT Griya
                                                                                              Idola 99,99%, melalui PT
                                                                                               Tunggal Agathis Indah
                                                                                               Wood Industries 0,01%
     14        PT Mambruk          Pariwisata       100             2013       Beroperasi        Dimiliki secara tidak
               Cikoneng                                                                      langsung melalui PT Griya
               Indonesia                                                                        Idola 99,99% dan PT
                                                                                                GriyaTirta Asri 0,01%.
     15        PT Meranti Griya   Perdagangan       99,97           2018         Tidak           Dimiliki secara tidak
               Asri                                                            beroperasi    langsung melalui PT Griya
                                                                                              Idola 99,97%, melalui PT
                                                                                                GriyaTirta Asri 0,03%.
     16        PT Hamparan        Perkebunan        100             2013         Tidak           Dimiliki secara tidak
               Asri Cemerlang                                                  beroperasi    langsung melalui PT Royal
                                                                                                  Indo Mandiri 98%.
     17        PT Citra           Perkebunan        100             2013         Tidak           Dimiliki secara tidak
               Nusantara Asri                                                  beroperasi    langsung melalui PT Royal
                                                                                                  Indo Mandiri 98%.
     18        PT Persada         Perkebunan        100             2013         Tidak           Dimiliki secara tidak
               Kridha Asri                                                     beroperasi    langsung melalui PT Royal
                                                                                                  Indo Mandiri 98%.
     19        PT Barito           Energi dan       69,39           2019         Tidak           Dimiliki secara tidak
               Wahana Tenaga      Perdagangan                                  beroperasi    langsung melalui PT Barito
                                                                                               Wahana Lestari 69,39%

RISIKO USAHA

Dalam menjalankan usahanya, Perseroan menghadapi risiko yang dapat mempengaruhi hasil usaha Perseroan
apabila tidak diantisipasi dengan baik. Beberapa risiko usaha yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan
dapat dipisahkan sebagai berikut:

a.        Risiko Utama

Siklus industri petrokimia dan eksplorasi, pengembangan, serta produksi sumber energi panas bumi tunduk pada
risiko dan ketidakpastian geologis yang masing-masing dapat memberikan dampak material dan merugikan
terhadap profitabilitas Perseroan.

b.        Risiko Terkait Kegiatan Usaha Perseroan dan Perusahaan Anak

          I.    Risiko Terkait Kegiatan Usaha di Bidang Petrokimia

          1.    Volatilitas harga produk petrokimia di pasar internasional dapat memberikan dampak material dan
                merugikan terhadap hasil operasional CAP dan hasil operasional Perseroan.
          2.    Fluktuasi biaya bahan baku dapat berakibat meningkatnya beban operasi dan memberikan dampak
                material dan merugikan terhadap hasil operasional, arus kas dan marjin CAP dan Perseroan.
          3.    Hilangnya salah satu pelanggan besar CAP dapat berdampak merugikan terhadap hasil operasional
                CAP dan Perseroan
          4.    Hilangnya daya saing dan pangsa pasar CAP di pasar Indonesia atau meningkatnya persaingan global
                yang dapat berdampak material dan merugikan terhadap pertumbuhan, keuntungan, dan hasil operasi
                CAP di masa depan.
          5.    Kegiatan operasional CAP bergantung pada faktor-faktor yang berada di luar kendali CAP, yang dapat
                menyebabkan gangguan dan penghentian yang tidak terjadwal sehingga dapat memberi dampak
                material dan merugikan terhadap hasil operasional CAP dan Perseroan.



                                                            xvi
Page 19
     6.    Hasil kegiatan operasional CAP dapat berbeda secara signifikan dari prediksi, proyeksi, dan perkiraan
           industri yang tercantum dalam Prospektus ini.
     7.    CAP bergantung pada penyedia Pihak Ketiga untuk beragam aspek dalam kegiatan usahanya dan
           pihak penyedia tersebut dapat gagal dalam memenuhi kewajiban mereka, yang mungkin berdampak
           material terhadap kegiatan usaha, hasil operasional dan kondisi keuangan CAP dan Perseroan.
     8.    Pabrik produksi CAP terletak dalam satu daerah geografis. Segala gangguan operasional Perseroan
           yang diakibatkan oleh kecelakaan atau bencana alam dalam area ini dapat memberikan dampak
           material yang merugikan terhadap operasional CAP.

     II.   Risiko Terkait Dengan Bisnis dan Operasi Star Energy

     1.  Star Energy tunduk pada risiko-risiko yang berkaitan dengan PLN dan PGE.
     2.  Bisnis panas bumi Star Energy sepenuhnya bergantung pada dua tipe kontrak utama.
     3.  Kewajiban Pemerintah berdasarkan Surat Dukungan PJBE Wayang Windu dan Surat Dukungan KOB
         Wayang Windu hanya terbatas pada Operasi Panas Bumi Wayang Windu dan mungkin tidak mengikat
         secara hukum.
     4. Kinerja keuangan Star Energy bergantung pada kuantitas dan kualitas sumber daya panas bumi di
         wilayah kontrak Wayang Windu, Darajat dan Salak.
     5. Kinerja keuangan Star Energy bergantung pada keberhasilan operasional dari Operasi Panas Bumi Star
         Energy, yang menghadapi berbagai risiko operasional.
     6. Operasi Star Energy saat ini dan di kemudian hari bergantung pada menjaga hubungan baik dengan
         masyarakat setempat dimana Operasi Panas Bumi Star Energy berada.
     7. Pengungkapan data panas bumi terkena risiko hukum dan regulasi.
     8. Meningkatnya otonomi daerah menciptakan ketidakpastian kondisi bisnis untuk Star Energy dan dapat
         berdampak pada meningkatnya biaya usaha.
     9. Operasi Star Energy bergantung pada kemampuannya untuk memperoleh, mempertahankan dan
         memperbarui hak penggunaan atas lahan.
     10. Rencana perluasan mungkin tidak akan berhasil, fasilitas tambahan mungkin tidak mulai beroperasi
         seperti yang direncanakan dan Star Energy mungkin kesulitan memperoleh pembiayaan yang
         diperlukan atau pembiayaan dengan ketentuan yang menguntungkan bagi Star Energy untuk rencana
         perluasan fasilitas Star Energy di masa yang akan datang.
     11. Star Energy menggunakan karyawan dari pihak terafiliasi.
     12. Star Energy tunduk pada ketidakpastian mengenai penafsiran dan penerapan hukum pajak Indonesia
         tertentu.
     13. Star Energy tunduk pada ketidakpastian mengenai penafsiran dan penerapan hukum pajak Indonesia
         tertentu yang berkaitan dengan pembayaran Bonus Produksi.
     14. Star Energy tunduk pada ketidakpastian dalam menentukan mengenai penentuan biaya dapat
         dikurangkan dan biaya tidak dapat dikurangkan oleh BPKP dan DJA, yang dapat mempengaruhi arus
         kas dari Star Energy.
     15. Star Energy tunduk kepada ketidakpastian mengenai apakah Tunjangan Produksi berdasarkan KOB
         Darajat dan Salak dapat memperoleh pengurangan pajak.

c.   Risiko Umum

     1.  Risiko kondisi ekonomi domestik, regional, dan global yang dapat memberikan dampak negatif dan
         material terhadap kegiatan usaha Perseroan.
     2. Ketidakstabilan politik dan sosial di Indonesia dapat memberikan dampak merugikan terhadap
         Perseroan.
     3. Indonesia terletak pada kawasan aktif secara geologi dan memiliki risiko signifikan terhadap bencana
         alam dan geologis sehingga dapat mengantar pada ketidakstabilan sosial dan ekonomi.
     4. Serangan dan aktivitas teroris dapat menyebabkan volatilitas perekonomian dan sosial dan dapat
         memberikan dampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha Perseroan.
     5. Kebanyakan dari karyawan Perseroan adalah anggota serikat pekerja dan Perseroan bisa terkena
         dampak masalah ketenagakerjaan, kerusuhan, meningkatnya upah minimum, yang pada akhirnya
         dapat memberikan dampak negatif terhadap kegiatan usaha Perseroan.
     6. Aktivis ketenagakerjaan dapat memberikan dampak negatif terhadap Perseroan, pelanggan Perseroan,
         dan Perusahaan di Indonesia secara umum yang pada akhirnya dapat memberikan dampak negatif
         terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan dan hasil operasional Perseroan.
     7. Wabah penyakit menular, atau ketakutan akan wabah, atau masalah kesehatan lainnya yang serius
         yang terjadi di Asia (termasuk Indonesia) atau di tempat lain dapat menimbulkan dampak merugikan
         terhadap kegiatan usaha dan kondisi keuangan Perseroan.
     8. Fluktuasi nilai tukar Rupiah dapat berdampak material dan merugikan terhadap kondisi keuangan dan
         hasil operasional Perseroan.
     9. Penurunan peringkat kredit Pemerintah Indonesia atau Perusahaan di Indonesia bisa berdampak
         material dan merugikan terhadap kegiatan usaha Perseroan.
     10. Otoritas regional dapat mengenakan tambahan dan/atau pembatasan lokal yang saling bertentangan,
         pajak dan Pungutan.



                                                       xvii
Page 20
     11. Indonesia dapat mengalami kerugian akibat korupsi pemerintahan atau usaha.

d.   Risiko Investasi Yang Berkaitan Dengan Obligasi

     Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:

     1.   Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini yang antara lain
          disebabkan karena tujuan pembelian Obligasi sebagai investasi jangka panjang.
     2.   Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi
          serta Pokok Obligasi pada waktu yang telah ditetapkan, atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi
          ketentuan lain yang ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan yang merupakan dampak dari
          memburuknya kinerja dan perkembangan usaha Perseroan.

Rincian mengenai faktor risiko dapat dilihat pada Bab VI dalam Prospektus ini.

KETERANGAN MENGENAI OBLIGASI YANG TELAH DITERBITKAN PERSEROAN MELALUI PENAWARAN
   UMUM

                                                                                                    Jumlah yang
                                                                   Nilai Efek
                                                Tingkat                                                 Masih
                Nama Efek                                         Dicatatkan       Jatuh Tempo
                                                Bunga                                                 Terhutang
                                                               (jutaan Rupiah)
                                                                                                    (jutaan US$)
Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I
                                                  9,30%           479.000        19 Desember 2022       34,0
Tahun 2019 Seri A
Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I
                                                  9,50%           271.000        19 Desember 2024       19,2
Tahun 2019 Seri B
Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap II
                                                  8,60%           227.480          1 April 2023         16,1
Tahun 2020 Seri A
Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap II
                                                  9,10%           136.000          1 April 2025         9,6
Tahun 2020 Seri B
Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap III
                                                  8,25%           167.520        18 Desember 2021       11,9
Tahun 2020 Seri A
Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap III
                                                  9,25%            56.000        8 Desember 2023        4,0
Tahun 2020 Seri B
Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap III
                                                  10,25%          163.000        8 Desember 2025        11,6
Tahun 2020 Seri C
           Jumlah Obligasi yang masih terhutang                  1.500.000                             106,3

Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah Obligasi Perseroan yang masih terhutang (diluar biaya perolehan
pinjaman yang belum diamortisasi) adalah sebesar US$ 106,3 juta atau Rp1.500.000 juta.

RENCANA PENGGUNAAN DANA

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan
digunakan Perseroan untuk pembayaran sebagian utang pokok berdasarkan Facility Agreement.

Penjelasan lebih lanjut mengenai penggunaan dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini
dapat dilihat pada Bab II dalam Prospektus ini.

PROSPEK USAHA PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK

Industri petrokimia secara historis ditandai dengan pola perubahan siklus yang signifikan. Harga produk
petrokimia dipengaruhi oleh perubahan penawaran dan permintaan, baik di lingkup regional maupun di pasar
internasional, dan tingkat utilisasi adalah faktor kunci yang memengaruhi siklus dan profitabilitas sektor
petrokimia. Permintaan industri terutama dipengaruhi oleh kegiatan ekonomi, sementara penawaran dipengaruhi
oleh penambahan kapasitas baru.

Gejolak makro ekonomi dampak dari pandemi COVID-19, menjadi satu tantangan bagi para pelaku bisnis.
Namun persetujuan dan ketersediaan vaksin COVID-19 telah memicu peningkatan mobilitas dan aktivitas
ekonomi. Sejak Desember 2020, beberapa negara seperti Inggris, Amerika Serikat, dan lainnya telah menggelar
program vaksinasi. Perkembangan positif tersebut didukung dengan faktor distribusi yang kuat diharapkan dapat
mendorong ketersediaan vaksin secara luas pada semester pertama 2021.

Perseroan sangat optimis bahwa perbaikan lingkungan makroekonomi yang sedang berlangsung, didukung oleh
pelaksanaan vaksinasi, akan terus meningkatkan permintaan dan harga produk. Perseroan mengantisipasi
momentum menguatnya harga polimer dan ekspansi marjin yang akan didukung oleh meningkatnya permintaan
domestik untuk kemasan dan bahan dasar petrokimia. Faktor pendukung lainnya termasuk ketatnya pasokan




                                                       xviii
Page 21
pasar yang didorong oleh penurunan volume peti kemas, meningkatnya persediaan, dan fokus berkelanjutan
Perseroan untuk menyediakan layanan bernilai tambah dan kepastian pasokan bagi pelanggan domestic.

CAP sangat optimis terhadap daya tarik pasar petrokimia Indonesia dalam jangka panjang. Jadwal keputusan
investasi final untuk kompleks petrokimia kedua CAP, CAP 2, telah diperbarui sejalan dengan penahapan ulang
belanja modal pada tahun 2022. Visi Perseroan untuk memperluas dan mengembangkan kompleks petrokimia
kedua tidak berubah. Prosesnya akan terus berlangsung dengan mengacu pada pendekatan stage-gated yang
telah kami implementasikan secara konsisten untuk memastikan kapitalisasi modal yang bijak dan efektif.
Didukung oleh basis ekuitas yang kuat, CAP akan terus melaju bersama para strategic investor terkemuka di
industri.

CAP akan terus mendukung pertumbuhan ekonomi dalam negeri dengan mensuplai produk untuk industri hilir
khususnya UKM yang memproduksi produk kemasan makanan higienis. CAP juga terus berupaya untuk
mengurangi jejak karbon melalui penggunaan teknologi yang lebih ramah lingkungan, membangun ekosistem
yang telah kami mulai luncurkan bersama mitra terbaik berkelas dunia

Dalam jangka panjang, pakar industri memperkirakan bahwa fundamental industri petrokimia akan tetap baik dan
akan terus didorong permintaan di pasar negara berkembang. Indonesia diperkirakan akan terus mengalami
kekurangan pasokan struktural terhadap produk-produk polimer dan akan terus menjadi importir utama
polyolefins di wilayah tersebut.

CAP berada pada posisi yang baik untuk memanfaatkan pertumbuhan ekonomi domestik, basis populasi yang
besar, peningkatan tingkat pendapatan, dan substitusi bahan-bahan dasar. Dalam hal ini, industri petrokimia
terus memainkan peran penting dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia di mana produk CAP digunakan
sebagai bahan baku utama untuk membuat produk-produk akhir konsumen (consumer’s goods) maupun
kebutuhan industri turunan.

Perseroan memproyeksikan pemulihan industri akan terjadi dengan kecepatan moderat, didorong oleh
pemulihan ekonomi yang akan mendorong lebih banyak konsumsi. Harga komoditas Naphtha yang stabil
sebagai bahan baku utama akan mengurangi tekanan pada margin dan sejumlah potensi penundaan proyek
ekspansi di seluruh dunia. Selain itu, defisit struktural produk petrokimia di Indonesia juga akan menjadi
pendorong utama pemulihan industry.

Di sektor energi, Star Energy berhasil membukukan hasil Keuangan yang positif dan stabil di tengah masa
pandemi dan turut membantu kinerja Keuangan Perseroan. Dari segi operasional, Star Energy berhasil
menunjukkan performa maksimal dimana rata-rata tingkat operasi di atas 90% pada ketiga asset. Perseroan
memproyeksikan, demand energi yang seimbang dan berkelanjutan akan menjadi salah satu tulang punggung
utama dalam pencapaian target nasional yaitu penambahan kapasitas pembangkit terpasang sebesar 35GW
pada 2029.

Indonesia kerap berupaya untuk menyediakan pasokan listrik bagi setiap warganya. Tingkat akses menjadi salah
satu tantangan bagi upaya pemerintah dalam mencapai 100% elektrifikasi bagi seluruh penduduk Indonesia.
Dalam memenuhi target ini, dibutuhkan adanya keseimbangan antara energi konvensional dengan energi
berkelanjutan. Dengan adanya pertimbangan pandemi COVID 19, diprediksi akan menurunkan permintaan
pasokan listrik. Hal ini membuat para operator jaringan listrik akan mencari sumber pasokan listrik yang lebih
murah dan bersih untuk menyeimbangkan rendahnya permintaan. Akibatnya, diproyeksikan akan terjadi
peningkatan permintaan akan sumber energi terbarukan.

STRATEGI USAHA PERSEROAN

Perseroan percaya bahwa dengan pengalaman yang luas dari tim manajemen senior, Perseroan berada dalam
posisi yang baik untuk melaksanakan berbagai strategi, termasuk strategi pertumbuhan dan proyek ekspansi,
dengan sukses. Strategi-strategi ini meliputi:

1.   Menyelesaikan ekspansi Perseroan secara tepat waktu dan hemat biaya
2.   Memaksimalkan profitabilitas dan efisiensi biaya, sekaligus memastikan pengelolaan neraca yang hati-hati
3.   Mempertahankan dan selanjutnya meningkatkan standar operasional terbaik di kelas
4.   Menarik, mengembangkan, dan mempertahankan sumber daya manusia melalui misi dan visi bersama di
     seluruh grup Perseroan

KETERANGAN TENTANG OBLIGASI YANG AKAN DITERBITKAN

Nama Obligasi            :   Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific Tahap I Tahun 2021

Target Dana              :   Sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.500.000.000.000,- (satu triliun lima ratus miliar
                             Rupiah).




                                                       xix
Page 22
Jumlah Pokok            :    Sebesar Rp750.000.000.000,- (tujuh ratus lima puluh miliar Rupiah).
Obligasi
Jangka Waktu            :    Seri A :     3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi, jatuh tempo pada 8 Juli 2024
                             Seri B :     5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi, jatuh tempo pada 8 Juli 2026

Bunga                   :    Seri A :     8,80% (delapan koma delapan nol persen) per tahun
                             Seri B :     9,50% (sembilan koma lima nol persen) per tahun

Harga Penawaran         :   100% dari nilai Obligasi.

Satuan                  :   Rp1,- (satu Rupiah) atau kelipatannya
Pemindahbukuan
Satuan Pemesanan        :   Sekurang-kurangnya sebesar Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau
                            kelipatannya

Peringkat Obligasi      :   idA (Single A) dari Pefindo


Jaminan                 :   Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh
                            harta kekayaan Perseroan baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak,
                            baik yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari sesuai dengan
                            ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. Hak
                            Pemegang Obligasi adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur
                            Perseroan lainnya baik yang ada sekarang maupun dikemudian hari, kecuali hak-
                            hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan
                            baik yang telah ada maupunyang akan ada di kemudian hari.

Penyisihan Dana         :   Perseroan membuka Rekening DSRA dan mempertahankan dana yang terdapat di
(Sinking Fund)              dalam DSRA tersebut dengan jumlah yang sekurang – kurangnya sebesar 6 (enam)
                            bulan Bunga Obligasi sampai dengan pokok dan bunga obligasi dilunasi
                            seluruhnya, selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kerja setelah Tanggal Emisi
                            dengan ketentuan sebagai berikut :
                            a.   Penyimpanan, penempatan, dan penggunaan pemanfaatan dana yang
                                 disisihkan harus berada di bawah pengawasan dan atas dasar persetujuan
                                 tertulis dari Wali Amanat, untuk menghindari keragu-raguan terkait hal tersebut
                                 maka rekening akan dibuka atas nama Perseroan di PT Bank Tabungan
                                 Negara (Persero) Tbk;
                            b.   Bukti penyimpanan dan penempatan dana yang disisihkan wajib disampaikan
                                 oleh Perseroan kepada Wali Amanat;
                            c.   Perseroan wajib memisahkan dana tersebut dari aktiva lain dan jumlah yang
                                 disisihkan wajib tercantum dalam laporan keuangan.

Hak Senioritas Atas     :   Hak Pemegang Obligasi adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-hak
Utang                       kreditur Perseroan lainnya, baik yang ada sekarang maupun yang akan ada
                            dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus
                            dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di
                            kemudian hari.

Wali Amanat             :   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., berkedudukan di Jakarta Pusat, atau
                            pengganti dan penerima hak dan kewajibannya berdasarkan Perjanjian
                            Perwaliamanatan Obligasi yang mewakili kepentingannya sendiri dan Pemegang
                            Obligasi sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Pasar Modal.

IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Tabel-tabel di bawah ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting dari Perseroan dan Perusahaan Anak
berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak untuk tahun-tahun yang berakhir
pada 31 Desember 2020 dan 2019.

Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak untuk tahun-tahun yang berakhir 31
Desember 2020 dan 2019 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan (anggota dari Jaringan
Deloitte Asia Pasifik dan Jaringan Deloitte) yang ditandatangani oleh Theodorus Bambang Dwi K.A pada tanggal
21 Mei 2021 yang menyatakan opini tanpa modifikasian dengan paragraf hal lain mengenai laporan keuangan
konsolidasian dan tujuan laporan keuangan konsolidasian untuk disertakan dalam dokumen Penawaran Umum
Obligasi.




                                                          xx
Page 23
Laporan Posisi Keuangan

                                                                              (dalam jutaan US$)
                                                                31 Desember
                        Keterangan
                                                       2020                     2019
Jumlah Aset                                                   7.683,2                    7.182,4
Jumlah Liabilitas                                             4.732,2                    4.426,6
Jumlah Ekuitas                                                2.951,0                    2.755,8

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain

                                                                              (dalam jutaan US$)
                                                                31 Desember
                        Keterangan
                                                       2020                     2019
Pendapatan                                                    2.334,2                    2.402,5
Beban Pokok Pendapatan dan Beban Langsung                     1.750,8                    1.823,0
Laba Kotor                                                      583,4                      579,5
Laba Bersih Tahun Berjalan                                      141,4                      137,4
Jumlah Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan                  129,1                      125,8

Rasio-rasio Keuangan

                                                                31 Desember
                        Keterangan
                                                       2020                    2019
Rasio Pertumbuhan
Pendapatan (%)                                                 (2,84)                    (21,89)
Beban Pokok Pendapatan (%)                                     (3,96)                    (19,70)
Laba Kotor (%)                                                   0,68                    (28,06)
Laba Sebelum Pajak (%)                                        (11,64)                    (39,30)
Laba Bersih Tahun Berjalan (%)                                   2,91                    (43,25)
Jumlah Aset (%)                                                  6,97                       1,99
Jumlah Liabilitas (%)                                            6,90                       1,99
Jumlah Ekuitas (%)                                               7,08                       1,99

Rasio Usaha
Laba Kotor Terhadap Pendapatan (%)                             24,99                      24,12

Rasio Keuangan
Rasio Lancar (x)                                                1,87                        1,65
Imbal Hasil Aset (ROA) (%)                                      1,84                        1,91
Imbal Hasil Ekuitas (ROE) (%)                                   4,79                        4,99
Jumlah Liabilitas Terhadap Jumlah Ekuitas (x)                   1,60                        1,61
Jumlah Liabilitas Terhadap Jumlah Aset (x)                      0,62                        0,62




                                                 xxi
Page 24
Halaman ini sengaja dikosongkan




             xxii
Page 25
I.         PENAWARAN UMUM

     PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN II BARITO PACIFIC
DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR RP1.500.000.000.000,- (SATU TRILIUN LIMA
                              RATUS MILIAR RUPIAH)
                          (“OBLIGASI BERKELANJUTAN II")

            DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM OBLIGASI BERKELANJUTAN II TERSEBUT,
                     PERSEROAN AKAN MENERBITKAN DAN MENAWARKAN
                OBLIGASI BERKELANJUTAN II BARITO PACIFIC TAHAP I TAHUN 2021
       DENGAN POKOK OBLIGASI SEBESAR RP750.000.000.000,- (TUJUH RATUS LIMA PULUH MILIAR
                                         RUPIAH)
                                      (“OBLIGASI”)

Obligasi terdiri dari 2 (dua) seri, yaitu Obligasi Seri A dan Obligasi Seri B yang masing-masing ditawarkan
sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi. Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat
Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (”KSEI”). Obligasi ini
memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memilih Seri Obligasi yang dikehendaki sebagai berikut:

Seri       :   Sebesar Rp561.100.000.000,- (lima ratus enam puluh satu miliar seratus juta Rupiah) dengan
A              tingkat bunga tetap sebesar 8,80% (delapan koma delapan nol persen) per tahun, berjangka waktu
               3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.
Seri       :   Sebesar Rp188.900.000.000,- (seratus delapan puluh delapan miliar sembilan ratus juta Rupiah)
B              dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,50% (sembilan koma lima nol persen) per tahun, berjangka
               waktu 5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi.

Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, dimana Bunga Obligasi pertama akan
dibayarkan pada tanggal 8 Oktober 2021 sedangkan Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi
akan dibayarkan pada tanggal 8 Juli 2024 untuk Obligasi Seri A dan tanggal 8 Juli 2026 untuk Obligasi Seri B.
Pelunasan Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.



                                              PT BARITO PACIFIC TBK
                                                Kegiatan Usaha Utama:
     Kehutanan, Perkebunan, Pertambangan, Industri, Properti, Perdagangan, Energi Terbarukan, Transportasi, dan Aktivitas
                                                    Perusahaan Holding

                KANTOR                                      PABRIK                     KANTOR ADMINISTRASI PABRIK
 Wisma Barito Pacific Tower B Lantai 8               Jelapat, Banjarmasin               Jl. Kapten Piere Tendean No. 99
 Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 62 – 63          Jl. Kuin Selatan RT 007 No. 44                  Banjarmasin 70231
              Jakarta 11410                         Kelurahan Kuin Cerucuk,                    Kalimantan Selatan
        Telepon : (021) 5306711                     Kecamatan Banjar Barat                   Telepon: (0511) 3253384
        Faksimili : (021) 5306680              Banjarmasin, Kalimantan Selatan              Faksimili: (0511) 3350243
    Website : www.barito-pacific.com               Telepon : (0511) 4368757
      Email : corpsec@barito.co.id                 Faksimili : (0511) 4366879

     Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi ini, Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan atas
                       Obligasi dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (“Pefindo”):

                                                       idA (Single A)

RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO SIKLUS INDUSTRI PETROKIMIA DAN
EKSPLORASI, PENGEMBANGAN, SERTA PRODUKSI SUMBER ENERGI PANAS BUMI TUNDUK PADA
RISIKO DAN KETIDAKPASTIAN GEOLOGIS YANG MASING-MASING DAPAT MEMBERIKAN DAMPAK
MATERIAL DAN MERUGIKAN TERHADAP PROFITABILITAS PERSEROAN.
RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA
OBLIGASI YANG DITAWARKAN PADA PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN
KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG. KETERANGAN
LEBIH LANJUT MENGENAI RISIKO YANG DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI DAPAT DILIHAT
PADA BAB VI PROSPEKTUS.

               Pencatatan atas Obligasi yang ditawarkan ini akan dilakukan pada Bursa Efek Indonesia




                                                              1
Page 26
A.     PERSYARATAN PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN

Perseroan telah memenuhi kriteria untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan sebagaimana yang
diatur dalam Peraturan OJK No. 36/2014, yaitu:

1.     Telah menjadi emiten atau perusahaan publik paling sedikit 2 (dua) tahun terakhir sebelum Penyampaian
       Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan II Barito
       Pacific;
2.     Penawaran Umum Berkelanjutan dilaksanakan dalam periode 2 (dua) tahun dimana pemberitahuan
       pelaksanaan Penawaran Umum Berkelanjutan terakhir disampaikan kepada OJK paling lambat pada ulang
       tahun ke-2 (kedua) sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran;
3.     Tidak pernah mengalami kondisi gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum Penyampaian
       Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan II Barito
       Pacific sesuai dengan surat pernyataan yang dibuat oleh Perseroan pada tanggal 8 April 2021 dan surat
       pernyataan yang dibuat oleh Akuntan Publik pada tanggal 10 April 2021;
4.     Efek yang akan diterbitkan melalui Penawaran Umum Berkelanjutan adalah efek bersifat utang dan memiliki
       hasil pemeringkatan yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas yang merupakan urutan 4
       (empat) peringkat terbaik yang dikeluarkan oleh Perusahaan Pemeringkat Efek dan masuk dalam kategori
       peringkat layak investasi berdasarkan standar yang dimiliki oleh Perusahaan Pemeringkat Efek.

B.     KETERANGAN RINGKAS MENGENAI OBLIGASI

Nama Obligasi

Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific Tahap I Tahun 2021.

Jenis Obligasi

Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas
nama KSEI sebagai bukti hutang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dan
didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti
kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI atau
Pemegang Rekening.

Jumlah Pokok Obligasi, Jangka Waktu, Jatuh Tempo dan Bunga Obligasi

Jumlah Pokok Obligasi sebesar Rp750.000.000.000,- (tujuh ratus lima puluh miliar Rupiah), Obligasi ini terdiri
dari:

Seri       :    Sebesar Rp561.100.000.000,- (lima ratus enam puluh satu miliar seratus juta Rupiah) dengan
A               tingkat bunga tetap sebesar 8,80% (delapan koma delapan nol persen) per tahun, berjangka waktu
                3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.
Seri       :    Sebesar Rp188.900.000.000,- (seratus delapan puluh delapan miliar sembilan ratus juta Rupiah)
B               dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,50% (sembilan koma lima nol persen) per tahun, berjangka
                waktu 5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, dimana Bunga Obligasi pertama akan
dibayarkan pada tanggal 8 Oktober 2021 sedangkan Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi
akan dibayarkan pada tanggal 8 Juli 2024 untuk Obligasi Seri A dan tanggal 8 Juli 2026 untuk Obligasi Seri B.
Pelunasan Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.

Bunga Obligasi ini dibayarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran pada
Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) terhitung sejak
Tanggal Emisi. Tanggal-tanggal pembayaran Bunga Obligasi adalah sebagai berikut:

                                                 Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
       Bunga Ke-
                                         Seri A                                 Seri B
           1                        8 Oktober 2021                         8 Oktober 2021
           2                        8 Januari 2022                          8 Januari 2022
           3                          8 April 2022                           8 April 2022
           4                          8 Juli 2022                             8 Juli 2022
           5                        8 Oktober 2022                         8 Oktober 2022
           6                        8 Januari 2023                          8 Januari 2023
           7                          8 April 2023                           8 April 2023
           8                          8 Juli 2023                             8 Juli 2023
           9                        8 Oktober 2023                         8 Oktober 2023
           10                       8 Januari 2024                          8 Januari 2024



                                                        2
Page 27
                                              Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
    Bunga Ke-
                                      Seri A                                 Seri B
          11                       8 April 2024                           8 April 2024
          12                       8 Juli 2024                             8 Juli 2024
          13                                                            8 Oktober 2024
          14                                                             8 Januari 2025
          15                                                              8 April 2025
          16                                                               8 Juli 2025
          17                                                            8 Oktober 2025
          18                                                             8 Januari 2026
          19                                                              8 April 2026
          20                                                               8 Juli 2026

Bunga Obligasi dihitung berdasarkan jumlah hari yang lewat terhitung sejak Tanggal Emisi, dimana 1 (satu)
bulan dihitung 30 (tiga puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) tahun dihitung 360 (tiga ratus enam puluh) Hari
Kalender.

Harga Penawaran

Obligasi ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.

Satuan Pemindahbukuan dan Satuan Perdagangan

Satuan pemindahbukuan Obligasi adalah senilai Rp1,- (satu Rupiah) atau kelipatannya.

Satuan Perdagangan Obligasi

Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagaimana ditentukan
dalam peraturan Bursa Efek. Satuan perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar
Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya atau dengan nilai sebagaimana ditentukan dalam
peraturan Bursa Efek dan/atau perjanjian tersendiri yang ditandatangani oleh Perseroan dan Bursa Efek.

Cara dan Tempat Pelunasan Pokok Obligasi dan Pembayaran Bunga Obligasi

Pelunasan Pokok Obligasi dan pembayaran Bunga Obligasi akan dilakukan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran
atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening di KSEI sesuai dengan jadwal
waktu pembayaran masing-masing sebagaimana yang telah ditentukan. Bilamana tanggal pembayaran jatuh
pada hari yang bukan Hari Kerja, maka pembayaran harus dilakukan pada Hari Kerja berikutnya.

Pembayaran Hak - hak Lain atas Obligasi berupa Dana

Pembayaran hak-hak lain atas Obligasi berupa dana (jika ada) akan dilakukan melalui KSEI berdasarkan
instruksi Perseroan dengan tetap memperhatikan hasil keputusan RUPO dan ketentuan dalam Perjanjian
Perwaliamanatan.

Penarikan Obligasi

Penarikan Obligasi dari Rekening Efek hanya dapat dilakukan dengan pemindahbukuan dari satu Rekening Efek
ke Rekening Efek lainnya. Penarikan Obligasi keluar dari Rekening Efek untuk dikonversikan menjadi sertifikat
obligasi tidak dapat dilakukan, kecuali apabila terjadi pembatalan pendaftaran Obligasi di KSEI atas permintaan
Perseroan atau Wali Amanat dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Pasar
Modal dan keputusan RUPO.

Pengalihan Obligasi

Hak kepemilikan Obligasi beralih dengan pemindahbukuan Obligasi dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek
lainnya. Perseroan, Wali Amanat, dan Agen Pembayaran memberlakukan Pemegang Rekening selaku
Pemegang Obligasi yang sah dalam hubungannya untuk menerima pembayaran Bunga Obligasi dan/atau
pelunasan Pokok Obligasi dan hak-hak lain yang berhubungan dengan Obligasi .

Jaminan

Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan baik
barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari
sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. Hak Pemegang
Obligasi adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya baik yang ada



                                                      3
Page 28
sekarang maupun dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan
kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupunyang akan ada di kemudian hari.

Hak Senioritas Atas Utang

Hak Pemegang Obligasi adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya, baik
yang ada sekarang maupun yang akan ada dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin
secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.

Penyisihan dana untuk pembayaran bunga atau DSRA

Perseroan membuka Rekening DSRA dan mempertahankan dana yang terdapat di dalam DSRA tersebut
dengan jumlah yang sekurang – kurangnya sebesar 6 (enam) bulan Bunga Obligasi sampai dengan Pokok dan
Bunga Obligasi dilunasi seluruhnya, selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kerja setelah Tanggal Emisi
dengan ketentuan sebagai berikut :
a. penyimpanan, penempatan, dan penggunaan pemanfaatan dana yang disisihkan harus berada di bawah
    pengawasan dan atas dasar persetujuan tertulis dari Wali Amanat, untuk menghindari keragu-raguan terkait
    hal tersebut maka rekening akan dibuka atas nama Perseroan di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk;
b. bukti penyimpanan dan penempatan dana yang disisihkan wajib disampaikan oleh Perseroan kepada Wali
    Amanat; dan
c. Perseroan wajib memisahkan dana tersebut dari aktiva lain dan jumlah yang disisihkan wajib tercantum
    dalam laporan keuangan.

Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan

a.   Selama jangka waktu Obligasi dan jumlah Pokok Obligasi belum seluruhnya dilunasi dan/atau seluruh
     jumlah Bunga Obligasi serta kewajiban pembayaran lainnya (bila ada) belum seluruhnya dibayar menurut
     ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan, Perseroan berjanji dan mengikatkan diri bahwa Perseroan, tanpa
     persetujuan tertulis dari Wali Amanat tidak akan melakukan hal-hal sebagai berikut:
     i. Melakukan penggabungan, peleburan atau pengambilalihan yang menyebabkan bubarnya Perseroan
          atau memiliki akibat yang negatif terhadap kelangsungan kegiatan usaha Perseroan, kecuali (i)
          penggabungan, peleburan atau pengambilalihan internal yang dilakukan antar perusahaan dalam
          rangka restrukturisasi perusahaan dan (ii) semua syarat dan kondisi Obligasi dalam Perjanjian
          Perwaliamanatan dan dokumen lain yang berkaitan tetap berlaku dan mengikat sepenuhnya terhadap
          perusahaan penerus (surviving company), dan dalam hal Perseroan bukan merupakan perusahaan
          penerus, maka seluruh kewajiban Obligasi telah dialihkan secara sah kepada perusahaan penerus;
     ii. mengurangi modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan;
     iii. memberikan pinjaman atau jaminan perusahaan kepada pihak ketiga, kecuali:
          a) pinjaman atau jaminan Perseroan yang telah efektif berlaku sebelum ditandatanganinya Perjanjian
              Perwaliamanatan;
          b) pinjaman atau jaminan perusahaan kepada karyawan, koperasi karyawan atau yayasan untuk
              program kesejahteraan pegawai Perseroan serta pembinaan usaha kecil dan koperasi sesuai
              dengan ketentuan jumlah jaminan atau jaminan perusahaan tersebut tidak melebihi jumlah yang
              setara dengan US$10.000.000 (sepuluh juta Dollar Amerika Serikat);
          c) pinjaman kepada atau pemberian jaminan perusahaan atau jaminan kebendaan lain termasuk
              undertaking (pernyataan kesediaan) untuk kepentingan Perusahaan Anak dan/atau entitas selain
              Perusahaan Anak sehubungan dengan Proyek Jawa 9 & 10;
          d) pinjaman antar Perusahaan Anak;
          e) uang muka, pinjaman atau jaminan yang merupakan utang dagang biasa dan diberikan
              sehubungan dengan kegiatan usaha sehari-hari dengan ketentuan yang arm’s length; atau
          f) pinjaman atau jaminan perusahaan atau jaminan kebendaan lain termasuk undertaking
              (pernyataan kesediaan) yang diberikan kepada atau untuk kepentingan entitas selain Perusahaan
              Anak dimana Perseroan mempunyai kepemilikan saham langsung maupun tidak langsung, yang
              akan digunakan untuk atau sehubungan dengan belanja modal entitas selain Perusahaan Anak
              tersebut;

     iv. melakukan pengalihan atas aktiva Perseroan, kecuali:
         a) pengalihan yang dilakukan dalam kegiatan usaha perdagangan sehari-hari;
         b) pengalihan aktiva yang sudah tidak digunakan untuk kegiatan usaha dengan syarat penjualan
             aktiva non produktif tersebut tidak mengganggu kelancaran kegiatan produksi dan atau jalannya
             kegiatan usaha Perseroan;
         c) pengalihan aktiva yang dilakukan antar anggota grup (baik dalam satu transaksi atau lebih) yang
             tidak mengakibatkan Dampak Negatif yang Material dan dilakukan dengan syarat yang wajar (arm’s
             length);
         d) Pengalihan aktiva tetap Perseroan yang tidak mengakibatkan Dampak Negatif yang Material;




                                                     4
Page 29
     v.   mengadakan perubahan bidang usaha selain sebagaimana yang telah disebutkan dalam Anggaran
          Dasar Perseroan kecuali perubahan bidang usaha tersebut disyaratkan berdasarkan peraturan
          perundang-undangan yang berlaku;
     vi. mengajukan permohonan pailit atau permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU)
          oleh Perseroan selama Bunga Obligasi belum dibayar dan Pokok Obligasi belum dilunasi oleh
          Perseroan;
     vii. memperoleh pinjaman baru dari bank atau lembaga keuangan lain, kecuali:
          (i) pinjaman dimana dana yang berasal dari pinjaman tersebut digunakan untuk kegiatan usaha
                sehari-hari,
          (ii) pinjaman yang diperoleh untuk membayar sebagian atau seluruh pinjaman yang telah ada;
          (iii) pinjaman dimana dana yang diperoleh dari pinjaman tersebut digunakan untuk Proyek Jawa 9 &
                10, dan/atau
          (iv) perolehan pinjaman (termasuk namun tidak terbatas, apabila Perseroan akan melakukan
                penerbitan surat utang baik dalam mata uang Rupiah maupun mata uang asing dengan atau tanpa
                jaminan kebendaan) yang tidak melanggar rasio keuangan sebagaimana diatur dalam Pasal 6.3.13
                Perjanjian Perwaliamanatan.

b.   Pemberian persetujuan tertulis sebagaimana dimaksud dalam huruf a di atas akan diberikan oleh Wali
     Amanat dengan ketentuan sebagai berikut:
     i. permohonan persetujuan tersebut tidak akan ditolak tanpa alasan yang jelas dan wajar;
     ii. Wali Amanat wajib memberikan persetujuan, penolakan atau meminta tambahan data/dokumen
          pendukung lainnya dalam waktu 10 (sepuluh) Hari Kerja setelah permohonan persetujuan tersebut dan
          dokumen pendukungnya diterima oleh Wali Amanat, dan jika dalam waktu 10 (sepuluh) Hari Kerja
          tersebut Perseroan tidak menerima persetujuan, penolakan atau permintaan tambahan data/dokumen
          pendukung lainnya dari Wali Amanat, maka Wali Amanat dianggap telah memberikan persetujuannya;
          dan
     iii. jika Wali Amanat meminta tambahan data/dokumen pendukung lainnya, maka persetujuan atau
          penolakan wajib diberikan oleh Wali Amanat dalam waktu 10 (sepuluh) Hari Kerja setelah
          data/dokumen pendukung lainnya tersebut diterima secara lengkap oleh Wali Amanat, dan jika dalam
          10 (sepuluh) Hari Kerja tersebut Perseroan tidak menerima persetujuan atau penolakan dari Wali
          Amanat maka Wali Amanat dianggap telah memberikan persetujuan.
c.   Selama Pokok Obligasi dan Bunga Obligasi belum dilunasi seluruhnya, Perseroan berkewajiban untuk:
     i.     memenuhi semua syarat dan ketentuan dalam Perjanjian Perwalimanatan;
     ii.    menyetorkan sejumlah uang yang diperlukan untuk pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok
            Obligasi, yang jatuh tempo kepada Agen Pembayaran selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Bursa (in
            good funds) sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi ke
            rekening KSEI sesuai ketentuan KSEI;
     iii. apabila lewat tanggal jatuh tempo Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal Pelunasan
            Pokok Obligasi, Perseroan belum menyetorkan sejumlah uang sesuai dengan poin ii di atas, maka
            Perseroan harus membayar Denda sebesar 1% (satu persen) atas kelalaian tersebut. Jumlah Denda
            tersebut dihitung berdasarkan hari yang lewat terhitung sejak Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
            atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi hingga Jumlah Terhutang tersebut dibayar sepenuhnya;
     iv. Denda yang dibayar oleh Perseroan yang merupakan hak Pemegang Obligasi akan dibayar kepada
            Pemegang Obligasi secara proporsional sesuai dengan besarnya Obligasi yang dimilikinya;
     v.     mempertahankan dan menjaga kedudukan Perseroan sebagai perseroan terbatas dan badan hukum,
            semua hak, semua kontrak material yang berhubungan dengan kegiatan usaha utama Perseroan, dan
            semua izin material untuk menjalankan kegiatan usaha utamanya yang sekarang dimiliki oleh
            Perseroan, dan segera memohon izin-izin bilamana izin-izin tersebut berakhir atau diperlukan
            perpanjangannya untuk menjalankan kegiatan usaha utamanya;
     vi. memelihara sistem akuntansi sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum, dan memelihara
            buku-buku dan catatan-catatan lain yang cukup untuk menggambarkan dengan tepat keadaan
            keuangan Perseroan dan hasil operasinya yang diterapkan secara konsisten;
     vii. segera memberitahukan kepada Wali Amanat setiap kali terjadi kejadian atau keadaan penting pada
            Perseroan yang memiliki Dampak Negatif yang Material dalam rangka pembayaran Bunga Obligasi,
            pelunasan Pokok Obligasi dan hak-hak lainnya sehubungan dengan Obligasi, antara lain, terdapatnya
            penetapan pengadilan yang dikeluarkan terhadap Perseroan, dengan kewajiban untuk melakukan
            pemeringkatan ulang apabila terdapat kejadian penting atau Dampak Negatif yang Material;
     viii. memberitahukan secara tertulis kepada Wali Amanat adanya:
            a. perkara pidana, perdata, administrasi, dan perburuhan yang melibatkan Perseroan yang
                 menimbulkan Dampak Negatif yang Material dalam rangka pembayaran Bunga Obligasi,
                 pelunasan Pokok Obligasi dan hak-hak lainnya dan
            b. menyerahkan akta-akta keputusan RUPS Perseroan yang menyetujui perubahan Anggaran
                 Dasar, perubahan susunan anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perseroan dan
                 penggantian auditor, selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kerja setelah kejadian tersebut
                 berlangsung. Untuk menghindari keragu-raguan, kewajiban di atas berlaku dalam hal informasi
                 atas hal-hal di atas tidak tersedia di website Perseroan;




                                                      5
Page 30
ix.    menyerahkan kepada Wali Amanat, sepanjang informasi tersebut di bawah tidak tersedia di website
       Perseroan:
       a.) salinan dari laporan yang disampaikan kepada OJK, Bursa Efek, dan KSEI dalam waktu selambat-
             lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah laporan tersebut diserahkan kepada pihak-pihak yang
             disebutkan di atas. Dalam hal Wali Amanat memandang perlu, berdasarkan permohonan Wali
             Amanat secara tertulis, Perseroan wajib menyampaikan kepada Wali Amanat dokumen-dokumen
             tambahan yang berkaitan dengan laporan tersebut di atas (bila ada) selambat-lambatnya 10
             (sepuluh) Hari Kerja setelah tanggal surat permohonan tersebut diterima oleh Perseroan;
       b.) laporan keuangan tahunan, triwulanan, dan tengah tahunan Perseroan yang telah disampaikan
             ke OJK dan Bursa Efek sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
x.     memelihara harta kekayaan Perseroan agar tetap dalam keadaan baik dan memelihara asuransi-
       asuransi yang sudah berjalan dan berhubungan dengan harta kekayaan Perseroan yang material pada
       perusahaan asuransi yang mempunyai reputasi baik dengan syarat dan ketentuan yang biasa
       dilakukan oleh Perseroan dan berlaku umum pada bisnis yang sejenis;
xi. memberi izin kepada Wali Amanat untuk pada Hari Kerja dan selama jam kerja Perseroan, melakukan
       kunjungan langsung ke Perseroan dan melakukan pemeriksaan atas izin-izin dan dalam hal Wali
       Amanat berpendapat terdapat suatu kejadian yang dapat menimbulkan Dampak Negatif yang Material,
       memeriksa catatan keuangan Perseroan sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-
       undangan termasuk peraturan Pasar Modal yang berlaku, dengan pemberitahuan secaratertulis
       terlebih dahulu kepada Perseroan yang diajukan sekurangnya 6 (enam) Hari Kerja sebelum kunjungan
       dilakukan;
xii. menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan praktik keuangan dan bisnis yang baik;
xiii. memenuhi kewajiban keuangan sesuai dengan laporan keuangan konsolidasi Perseroan akhir tahun
       buku yang telah diaudit oleh auditor independen yang terdaftar di OJK sebagai berikut: memelihara
       perbandingan antara total Utang Konsolidasian yang dikenakan bunga setelah dikurangi kas dan
       setara kas terhadap total ekuitas konsolidasian tidak lebih dari 1:1 (satu banding satu). Khusus untuk
       penghitungan rasio di atas, total Utang Konsolidasian tidak termasuk utang, jaminan dan/atau
       pemberian pinjaman yang berkaitan dengan Proyek Jawa 9 & 10, dengan ketentuan jumlah pinjaman
       tersebut tidak melebihi jumlah yang setara dengan US$252.700.000 (dua ratus lima puluh dua juta
       tujuh ratus ribu Dollar Amerika Serikat);
xiv. mematuhi semua aturan yang diwajibkan oleh otoritas atau aturan atau lembaga yang ada yang
       dibentuk sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan Perseroan harus atau akan tunduk
       kepadanya;
xv. menyerahkan kepada Wali Amanat suatu surat pernyataan yang menyatakan kesiapan Perseroan
       untuk melaksanakan kewajiban pelunasan Pokok Obligasi selambat-lambatnya 5 (lima) Hari Kerja
       sebelum Tanggal Pembayaran Pokok Obligasi;
xvi. mempertahankan statusnya sebagai perusahaan terbuka yang tunduk pada peraturan pasar modal
       dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek;
xvii. melakukan pemeringkatan atas Obligasi sesuai dengan POJK No. 49/2020 dan/ atau pengaturan
       lainnya yang wajib dipatuhi oleh Perseroan sehubungan dengan pemeringkatan;
xviii. mempertahankan pengendalian oleh Perseroan dan/atau perusahaan yang dikendalikan Perseroan
       dan Tuan Prajogo Pangestu (secara bersama-sama) baik langsung maupun tidak langsung, pada
       CAP. Untuk kepentingan pasal ini, yang dimaksud dengan pengendalian adalah kondisi dimana
       Perseroan dan/atau perusahaan yang dikendalikan oleh Perseroan dan Tuan PRAJOGO PANGESTU
       (secara Bersama-sama) baik langsung maupun tidak langsung: (i) memiliki saham lebih dari 50% (lima
       puluh persen) dari seluruh saham dengan hak suara yang telah disetor penuh dalam perusahaan; atau
       (ii) memiliki kemampuan untuk menentukan, baik langsung maupun tidak langsung, dengan cara
       apapun, pengelolaan (dalam hal ini, antara lain, mengangkat atau memberhentikan seluruh atau
       mayoritas anggota direksi atau dewan komisaris), kebijakan suatu perusahaan (baik kebijakan
       operasional atau finansial) dan/atau mengatur keputusan terkait dengan manajemen dan kebijakan
       suatu perusahaan; atau (iii) ditetapkan sebagai pemegang saham pengendali dalam suatu perusahaan
       terbuka dimana statusnya sebagai pengendali tersebut telah dilaporkan kepada OJK sesuai dengan
       ketentuan Peraturan POJK No. 3/2021;
xix. Membuka Rekening DSRA dan mempertahankan dana yang terdapat di dalam DSRA tersebut dengan
       jumlah sekurang-kurangnya sebesar 6 (enam) bulan Bunga Obligasi sampai dengan pokok dan bunga
       obligasi dilunasi seluruhnya, selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kerja setelah Tanggal Emisi
       dengan ketentuan sebagai berikut:
       a. Penyimpanan, penempatan, dan penggunaan pemanfaatan dana yang disisihkan harus berada di
            bawah pengawasan dan atas dasar persetujuan tertulis dari Wali Amanat. Untuk menghindari
            keragu-raguan terkait hal tersebut maka rekening akan dibuka atas nama Perseroan di PT Bank
            Tabungan Negara (Persero) Tbk;
       b. Bukti penyimpanan dan penempatan dana yang disisihkan wajib disampaikan oleh Perseroan
            kepada Wali Amanat;
       c. Perseroan wajib memisahkan dana tersebut dari aktiva lain dan jumlah yang disisihkan wajib
            tercantum dalam laporan keuangan.




                                                   6
Page 31
Kelalaian Perseroan

1.   Kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan Perseroan dinyatakan lalai apabila terjadi salah satu atau lebih
     dari kejadian-kejadian atau hal-hal tersebut di bawah ini:
     a. Perseroan tidak melaksanakan atau tidak mentaati ketentuan dalam kewajiban pembayaran Pokok
          Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Bunga Obligasi pada Tanggal Pembayaran
          Bunga Obligasi; atau
     b. Apabila Perseroan, CAP dan/atau Star Energy dinyatakan lalai sehubungan dengan suatu perjanjian
          utang Perseroan, untuk sejumlah nilai melebihi US$10,000,000.00 (sepuluh juta Dollar Amerika Serikat)
          dari total kewajiban Perseroan berdasarkan laporan keuangan konsolidasi terakhir, oleh salah satu
          kreditornya (cross default) yang berupa pinjaman atau kredit, baik yang telah ada maupun yang akan
          ada dikemudian hari, sepanjang berakibat (i) jumlah yang terutang oleh Perseroan sesuai dengan
          perjanjian utang tersebut seluruhnya menjadi dapat segera ditagih oleh kreditor yang bersangkutan
          sebelum waktunya untuk membayar kembali (akselerasi pembayaran kembali), (ii) menimbulkan
          Dampak Negatif yang Material atas kemampuan pembayaran Perseroan, dan (iii) melanggar
          kewajiban-kewajiban keuangan Perseroan berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan ini; atau
     c. Perseroan berdasarkan perintah pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (in kracht)
          diharuskan membayar sejumlah dana kepada pihak ketiga yang apabila dibayarkan akan Dampak
          Negatif yang Material; atau
     d. Pengadilan atau instansi pemerintah yang berwenang telah menyita atau mengambilalih dengan cara
          apapun juga semua atau sebagian besar harta kekayaan Perseroan atau telah mengambil tindakan
          yang menghalangi Perseroan untuk menjalankan sebagian besar atau seluruh usahanya sehingga
          menimbulkan Dampak Negatif yang Material; atau
     e. Perseroan diberikan penundaan kewajiban pembayaran utang (moratorium) oleh badan peradilan yang
          berwenang; atau
     f. Perseroan tidak melaksanakan atau tidak menaati ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan (selain
          huruf a diatas); atau
     g. fakta mengenai jaminan, keadaan, atau status Perseroan serta pengelolaannya tidak sesuai dengan
          informasi dan keterangan yang diberikan oleh Perseroan.

2.   Ketentuan mengenai pernyataan kelalaian/default, yaitu:
     Dalam hal terjadi kondisi-kondisi kelalaian sebagaimana dimaksud dalam:
     a. angka 1 huruf a diatas dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus selama 20 (dua
         puluh) Hari Kerja, setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat, tanpa diperbaiki/dihilangkan
         keadaan tersebut atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut, yang
         dapat disetujui dan diterima oleh Wali Amanat; atau
     b. angka 1 huruf b, c, d, e dan f diatas dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus
         dalam waktu yang ditentukan oleh Wali Amanat dengan memperhatikan kewajaran yang berlaku umum,
         sebagaimana tercantum dalam teguran tertulis Wali Amanat, selama 60 (enam puluh) Hari Kalender
         setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut
         atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut, yang dapat disetujui dan
         diterima oleh Wali Amanat;
     c. angka 1 huruf g diatas dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus dalam waktu
         yang ditentukan oleh Wali Amanat dengan memperhatikan kewajaran yang berlaku umum,
         sebagaimana tercantum dalam teguran tertulis Wali Amanat, selama 45 (empat puluh lima) Hari
         Kalender setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan
         tersebut atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut, yang dapat
         disetujui dan diterima oleh Wali Amanat;

maka Wali Amanat berkewajiban untuk memberitahukan kejadian atau peristiwa itu kepada Pemegang Obligasi
dengan cara memuat pengumuman melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran
nasional dengan biaya ditanggung oleh Perseroan. Wali Amanat atas pertimbangannya sendiri berhak
memanggil RUPO menurut tata cara yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan. Dalam RUPO tersebut,
Wali Amanat akan meminta Perseroan untuk memberikan penjelasan sehubungan dengan kelalaiannya tersebut.
Apabila RUPO tidak dapat menerima penjelasan dan alasan Perseroan maka akan dilaksanakan RUPO
berikutnya untuk membahas langkah-langkah yang harus diambil terhadap Perseroan sehubungan dengan
Obligasi.Jika RUPO berikutnya memutuskan agar Wali Amanat melakukan penagihan kepada Perseroan, maka
Obligasi sesuai dengan keputusan RUPO menjadi jatuh tempo dan dapat dituntut pembayarannya dengan
segera dan sekaligus. Wali Amanat dalam waktu yang ditentukan dalam keputusan RUPO itu harus melakukan
penagihan kepada Perseroan. Perseroan berkewajiban melakukan pembayaran dalam waktu yang ditentukan
dalam tagihan yang bersangkutan.

3.   Apabila:
     Perseroan dibubarkan karena sebab apapun atau membubarkan diri melalui keputusan Rapat Umum
     Pemegang Saham atau terdapat keputusan pailit yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, maka Wali
     Amanat berhak tanpa memanggil RUPO bertindak mewakili kepentingan Pemegang Obligasi dan
     mengambil keputusan yang dianggap menguntungkan bagi Pemegang Obligasi dan untuk itu Wali Amanat



                                                       7
Page 32
     dibebaskan dari segala tindakan dan tuntutan oleh Pemegang Obligasi. Dalam hal ini Obligasi menjadi
     jatuh tempo dengan sendirinya.

Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO)

Untuk penyelenggaraan RUPO, kuorum yang disyaratkan, hak suara dan pengambilan keputusan berlaku
ketentuan-ketentuan di bawah ini, tanpa mengurangi peraturan Pasar Modal dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku di Negara Republik Indonesia serta peraturan Bursa Efek.

1.   RUPO diadakan untuk tujuan antara lain:
     a. mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau Pemegang Obligasi mengenai
        perubahan jangka waktu Obligasi, Pokok Obligasi, suku Bunga Obligasi, perubahan tata cara atau
        periode pembayaran Bunga Obligasi atau penyisihan dana pelunasan dan/atau ketentuan lain dalam
        Perjanjian Perwaliamanatan serta dengan memperhatikan POJK No. 20/2020.
     b. menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau Wali Amanat, memberikan pengarahan
        kepada Wali Amanat, dan/atau menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu kelalaian berdasarkan
        Perjanjian Perwaliamanatan serta akibat-akibatnya, atau untuk mengambil tindakan lain sehubungan
        dengan kelalaian;
     c. memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat menurut ketentuan Perjanjian
        Perwaliamanatan;
     d. mengambil tindakan yang dikuasakan oleh atau atas nama Pemegang Obligasi termasuk dalam
        penentuan potensi kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian sebagaimana dimaksud
        dalam Pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan dan dalam POJK No. 20/2020; dan
     e. Wali Amanat bermaksud mengambil tindakan lain yang tidak dikuasakan atau tidak termuat dalam
        Perjanjian Perwaliamanatan atau berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara
        Republik Indonesia.

2.   RUPO dapat diselenggarakan atas permintaan:
     a. Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari
        20% (dua puluh persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk Obligasi yang dimiliki
        oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya, kecuali Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau penyertaan
        modal pemerintah, mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk diselenggarakan RUPO
        dengan melampirkan asli KTUR. Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara yang diminta,
        dengan ketentuan sejak diterbitkannya KTUR tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi
        yang mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi
        yang tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan oleh KSEI tersebut hanya dapat
        dilakukan setelah mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat.
     b. Perseroan;
     c. Wali Amanat; atau
     d. OJK.

3.   Permintaan sebagaimana dimaksud dalam angka 2 huruf a, b, dan d diatas wajib disampaikan secara
     tertulis kepada Wali Amanat dan paling lama 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah tanggal diterimanya
     surat permintaan tersebut Wali Amanat wajib melakukan panggilan untuk RUPO.

4.   Dalam hal Wali Amanat menolak permohonan Pemegang Obligasi atau Perseroan untuk mengadakan
     RUPO, maka Wali Amanat wajib memberitahukan secara tertulis alasan penolakan tersebut kepada
     pemohon dengan tembusan kepada OJK, paling lama 14 (empat belas) Hari Kalender setelah diterimanya
     surat permohonan.

5.   Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO:
     a. Pengumuman RUPO wajib dilakukan melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
        berperedaran nasional, dalam jangka waktu paling lama 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum
        pemanggilan.
     b. Pemanggilan RUPO dilakukan paling lama 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum RUPO, melalui
        paling sedikit 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.
     c. Pemanggilan untuk RUPO kedua atau ketiga dilakukan paling lama 7 (tujuh) Hari Kalender sebelum
        RUPO kedua atau ketiga dilakukan dan disertai informasi bahwa RUPO sebelumnya telah
        diselenggarakan tetapi tidak mencapai kuorum.
     d. Panggilan harus memuat rencana RUPO dan mengungkapkan informasi antara lain:
        1) tanggal, tempat, dan waktu penyelenggaraan RUPO;
        2) agenda RUPO;
        3) pihak yang mengajukan usulan RUPO;
        4) Pemegang Obligasi yang berhak hadir dan memiliki hak suara dalam RUPO; dan
        5) kuorum yang dipersyaratkan untuk penyelenggaraan dan pengambilan keputusan RUPO.
     e. RUPO kedua atau ketiga diselenggarakan paling singkat 14 (empat belas) Hari Kalender dan paling
        lama 21 (dua puluh satu) Hari Kalender dari RUPO sebelumnya.


                                                        8
Page 33
6.   Tata cara RUPO:
     a. Pemegang Obligasi, baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri RUPO
         dan menggunakan hak suaranya sesuai dengan jumlah Obligasi yang dimilikinya.
     b. Pemegang Obligasi yang berhak hadir dalam RUPO adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat
         dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO
         yang diterbitkan oleh KSEI.
     c. Pemegang Obligasi yang menghadiri RUPO wajib menyerahkan asli KTUR kepada Wali Amanat.
     d. Seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut tidak dapat
         dialihkan/dipindahbukukan sejak 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO sampai
         dengan tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya pemberitahuan dari Wali Amanat
         atau setelah memperoleh persetujuan dari Wali Amanat. Transaksi Obligasi yang penyelesaiannya jatuh
         pada tanggal-tanggal tersebut, ditunda penyelesaiannya sampai 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal
         pelaksanaan RUPO.
     e. Setiap Obligasi sebesar Rp1,- (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan
         demikian setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah
         Obligasi yang dimilikinya.
     f. Suara dikeluarkan dengan tertulis dan ditandatangani dengan menyebutkan Nomor KTUR, kecuali Wali
         Amanat memutuskan lain.
     g. Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan [(tidak termasuk Obligasi yang dimiliki
         Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia)] tidak memiliki hak suara dan tidak diperhitungkan
         dalam kuorum kehadiran.
     h. Sebelum pelaksanaan RUPO:
         - Perseroan berkewajiban untuk menyerahkan daftar Pemegang Obligasi dari Afiliasinya kepada Wali
             Amanat.
         - Perseroan berkewajiban untuk membuat surat pernyataan yang menyatakan jumlah Obligasi yang
             dimiliki oleh Perseroan dan Afiliasinya.
         - Pemegang Obligasi atau kuasa Pemegang Obligasi yang hadir dalam RUPO berkewajiban untuk
             membuat surat pernyataan yang menyatakan mengenai apakah Pemegang Obligasi memiliki atau
             tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan.
     i. RUPO dapat diselenggarakan di tempat Perseroan atau tempat lain yang disepakati antara Perseroan
         dan Wali Amanat.
     j. RUPO dipimpin oleh Wali Amanat.
     k. Wali Amanat wajib mempersiapkan acara RUPO termasuk materi RUPO dan menunjuk Notaris untuk
         membuat berita acara RUPO.
     l. Dalam hal penggantian Wali Amanat diminta oleh Perseroan atau Pemegang Obligasi, maka RUPO
         dipimpin oleh Perseroan atau wakil Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut.
         Perseroan atau Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut diwajibkan untuk
         mempersiapkan acara RUPO dan materi RUPO serta menunjuk Notaris untuk membuat berita acara
         RUPO.

7.   Dengan memperhatikan ketentuan dalam angka 6 huruf g diatas, kuorum dan pengambilan keputusan:
     a. Dalam hal RUPO bertujuan untuk memutuskan mengenai addendum Perjanjian Perwaliamanatan
        sebagaimana dimaksud dalam angka 1 diatas diatur sebagai berikut:
        1) Apabila RUPO dimintakan oleh Perseroan maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai
           berikut:
           a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari
               jumlah Obligasi yang masih belum dilunasidan berhak mengambil keputusan yang sah dan
               mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang
               hadir dalam RUPO.
           b) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf a) tidak tercapai, maka wajib
               diadakan RUPO yang kedua.
           c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
               sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
               mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat)
               bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
           d) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf c) tidak tercapai, maka wajib
               diadakan RUPO yang ketiga.
           e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
               sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
               mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua)
               bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
        2) Apabila RUPO dimintakan oleh Pemegang Obligasi atau Wali Amanat maka wajib diselenggarakan
           dengan ketentuan sebagai berikut:
           a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah
               Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat
               apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
               RUPO.



                                                        9
Page 34
            b) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf a) tidak tercapai, maka wajib
               diadakan RUPO yang kedua.
            c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
               sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
               mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua)
               bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
            d) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf c) tidak tercapai, maka wajib
               diadakan RUPO yang ketiga.
            e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
               sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
               mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua)
               bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
        3) Apabila RUPO dimintakan oleh OJK maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
            a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah
               Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat
               apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
               RUPO.
            b) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf a) tidak tercapai, maka wajib
               diadakan RUPO yang kedua.
            c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
               sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
               mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua)
               bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
            d) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf c) tidak tercapai, maka wajib
               diadakan RUPO yang ketiga.
            e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
               sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
               mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua)
               bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
     b. RUPO yang diadakan untuk tujuan selain perubahan Perjanjian Perwaliamanatan, dapat
        diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
             1) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari
                 jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
                 mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang
                 hadir dalam RUPO;
             2) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka 1) tidak tercapai, maka
                 wajib diadakan RUPO kedua.
             3) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili
                 paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan
                 berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga
                 per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
             4) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka 3) tidak tercapai, maka
                 wajib diadakan RUPO yang ketiga.
             5) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
                 sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
                 mengambil keputusan yang sah dan mengikat berdasarkan keputusan suara terbanyak.
             6) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka 5) tidak tercapai, maka
                 dapat diadakan RUPO yang keempat.
             7) RUPO keempat dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh pemegang Obligasi atau diwakili
                 yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat dalam
                 kuorum kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh OJK atas permohonan Wali
                 Amanat.
             8) pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO keempat wajib memenuhi
                 ketentuan sebagaimana dimaksud dalam angka 5) di atas.

8.   Biaya-biaya penyelenggaraan RUPO menjadi beban Perseroan dan wajib dibayarkan kepada Wali Amanat
     paling lama 7 (tujuh) Hari Kerja setelah permintaan biaya tersebut diterima Perseroan dari Wali Amanat,
     yang ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

9.   Penyelenggaraan RUPO wajib dibuatkan berita acara secara notariil oleh notaris.

10. Keputusan RUPO mengikat bagi semua Pemegang Obligasi, Perseroan dan Wali Amanat, karenanya
    Perseroan, Wali Amanat, dan Pemegang Obligasi wajib memenuhi keputusan-keputusan yang diambil
    dalam RUPO. Keputusan RUPO mengenai perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian-
    perjanjian lain sehubungan dengan Obligasi, baru berlaku efektif sejak tanggal ditandatanganinya
    perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian-perjanjian lainnya sehubungan dengan
    Obligasi.



                                                       10
Page 35
11. Wali Amanat wajib mengumumkan hasil RUPO dalam 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia
    yang berperedaran nasional, dan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk pengumuman hasil RUPO tersebut
    wajib ditanggung oleh Perseroan.

12. Apabila RUPO yang diselenggarakan memutuskan untuk mengadakan perubahan atas Perjanjian
    Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya antara lain sehubungan dengan perubahan nilai Pokok
    Obligasi, perubahan tingkat Bunga Obligasi, perubahan tata cara pembayaran Bunga Obligasi, dan
    perubahan jangka waktu Obligasi dan Perseroan menolak untuk menandatangani perubahan Perjanjian
    Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya sehubungan dengan hal tersebut maka dalam waktu
    selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender sejak keputusan RUPO atau tanggal lain yang
    diputuskan RUPO (jika RUPO memutuskan suatu tanggal tertentu untuk penandatanganan perubahan
    Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya tersebut) maka Wali Amanat berhak langsung
    untuk melakukan penagihan Jumlah Terutang kepada Perseroan tanpa terlebih dahulu menyelenggarakan
    RUPO.

13. Peraturan-peraturan lebih lanjut mengenai penyelenggaraan serta tata cara dalam RUPO dapat dibuat dan
    bila perlu kemudian disempurnakan atau diubah oleh Perseroan dan Wali Amanat dengan mengindahkan
    Peraturan Pasar Modal dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia
    serta peraturan Bursa Efek.

14. Apabila ketentuan-ketentuan mengenai RUPO ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan di
    bidang Pasar Modal, maka peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal tersebut yang berlaku.

Hak Pemegang Obligasi

1.   Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang
     dibayarkan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau
     Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan
     pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi
     yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi pada Tanggal Pelunasan
     Pokok Obligasi.
2.   Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat
     dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga
     Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. Dengan demikian
     jika terjadi transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga
     Obligasi, pembeli Obligasi yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi
     pada periode Bunga Obligasi yang bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan
     ketentuan KSEI yang berlaku.
3.   Apabila Perseroan lalai menyerahkan dana secukupnya untuk pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan
     Pokok Obligasi setelah lewat Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal Pelunasan Obligasi, maka
     Perseroan harus membayar Denda Denda yang dibayar oleh Perseroan yang merupakan hak Pemegang
     Obligasi, yangoleh Agen Pembayaran akan diberikan kepada Pemegang Obligasi secara proporsional
     berdasarkan besarnya Obligasi yang dimilikinya.
4.   Pemegang Obligasi baik sendiri maupun bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20% (dua
     puluh persen) dari jumlah Obligasi mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk
     diselenggarakan RUPO dengan melampirkan asli KTUR. Permintaan tertulis dimaksud harus memuat
     acara yang diminta, dengan ketentuan sejak diterbitkannya KTUR tersebut, Obligasi yangdimiliki oleh
     Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI
     sejumlah Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan oleh KSEI tersebut
     hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat.
5.   Setiap Obligasi sebesar Rp1,- (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan
     demikian setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah
     Obligasi yang dimilikinya.

Pembelian Kembali Obligasi (Buy Back) Oleh Perseroan

Dalam hal Perseroan melakukan pembelian kembali Obligasi maka berlaku ketentuan sebagai berikut:
1. pembelian kembali Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian dijual kembali
    dengan harga pasar.
2. pelaksanaan pembelian kembali Obligasi dilakukan melalui Bursa Efek atau diluar Bursa Efek.
3. pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan.
4. pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan Perseroan tidak dapat
    memenuhi ketentuan-ketentuan di dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
5. pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila Perseroan melakukan kelalaian (wanprestasi)
    sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan, kecuali telah memperoleh persetujuan RUPO
6. pembelian kembali Obligasi hanya dapat dilakukan oleh Perseroan dari pihak yang tidak terAfiliasi, kecuali
    Afiliasi yang timbul karena kepemilikan atau penyertaan modal oleh pemerintah.



                                                     11
Page 36
7.  rencana pembelian kembali Obligasi wajib dilaporkan kepada OJK oleh Perseroan paling lambat 2 (dua)
    Hari Kerja sebelum pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi tersebut.
8. pembelian kembali Obligasi, baru dapat dilakukan setelah pengumuman rencana pembelian kembali
    Obligasi.
9. rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud dalam poin 7 dan pengumuman sebagaimana
    dimaksud dalam poin 8, paling sedikit memuat informasi tentang:
    a. periode penawaran pembelian kembali;
    b. jumlah dana maksimal yang digunakan untuk pembelian kembali;
    c. kisaran jumlah Obligasi yang akan dibeli kembali;
    d. harga atau kisaran harga yang ditawarkan untuk pembelian kembali Obligasi;
    e. tata cara penyelesaian transaksi;
    f. persyaratan bagi Pemegang Obligasi yang mengajukan penawaran jual;
    g. tata cara penyampaian penawaran jual oleh Pemegang Obligasi;
    h. tata cara pembelian kembali Obligasi; dan
    i. hubungan Afiliasi antara Perseroan dan Pemegang Obligasi.
10. Perseroan wajib melakukan penjatahan secara proporsional sebanding dengan partisipasi setiap Pemegang
    Obligasi yang melakukan penjualan Obligasi apabila jumlah Obligasi yang ditawarkan untuk dijual oleh
    Pemegang Obligasi, melebihi jumlah Obligasi yang dapat dibeli kembali;
11. Perseroan wajib menjaga kerahasian atas semua informasi mengenai penawaran jual yang telah
    disampaikan oleh Pemegang Obligasi;
12. Perseroan dapat melaksanakan pembelian kembali Obligasi tanpa melakukan pengumuman sebagaimana
    dimaksud dalam poin 8, dengan ketentuan:
    a. Jumlah pembelian kembali tidak lebih dari 5% (lima persen) dari jumlah Obligasi untuk masing-masing
         jenis Obligasi yang beredar (outstanding) dalam periode 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan;
    b. Obligasi yang dibeli kembali tersebut bukan Obligasi yang dimiliki oleh Afiliasi Perseroan; dan
    c. Obligasi yang dibeli kembali tersebut hanya untuk disimpan yang kemudian hari dapat dijual kembali
         dan wajib dilaporkan kepada OJK paling lambat akhir Hari Kerja ke-2 (dua) setelah terjadinya pembelian
         kembali Obligasi.
13. Perseroan wajib melaporkan informasi terkait pelaksanaan kembali Obligasi kepada OJK dan Wali Amanat,
    serta mengumumkan kepada publik dalam waktu paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah dilakukannya
    pembelian kembali Obligasi, informasi yang meliputi antara lain:
    a. jumlah Obligasi yang telah dibeli oleh Perseroan;
    b. rincian jumlah Obligasi yang telah dibeli kembali untuk pelunasan atau disimpan untuk dijual kembali;
    c. Harga pembelian kembali yang telah terjadi; dan
    d. jumlah dana yang digunakan untuk pembelian kembali Obligasi.
14. Pembelian kembali Efek bersifat hutang dilakukan dengan mendahulukan obligasi yang tidak dijamin jika
    terdapat lebih dari satu Efek bersifat hutang yang diterbitkan oleh Perseroan.
15. Pembelian kembali wajib mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas pembelian
    kembali tersebut jika terdapat lebih dari satu Obligasi yang tidak dijamin.
16. Pembelian kembali wajib mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas pembelian
    kembali tersebut jika terdapat jaminan atas seluruh Obligasi.
17. Pembelian kembali oleh Perseroan mengakibatkan:
    a. hapusnya segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, hak menghadiri RUPO, hak
         suara, dan hak memperoleh Bunga Obligasi serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli kembali jika
         dimaksudkan untuk pelunasan;atau
    b. pemberhentian sementara segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, hak menghadiri
         RUPO, hak suara, dan hak memperoleh Bunga Obligasi serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli
         kembali, jika dimaksudkan untuk disimpan untuk dijual kembali.
18. Pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud dalam poin 7 dan 8 di atas wajib
    dilakukan paling lambat 2 (dua) hari sebelum tanggal penawaran untuk pembelian kembali dimulai, paling
    sedikit melalui:
    (a) situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing, dengan ketentuan bahasa asing
           yang digunakan paling sedikit Bahasa Inggris; dan
    (b) situs web Bursa Efek atau 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran
           nasional.

Hasil Pemeringkatan Obligasi

Berdasarkan POJK No.7/2017 dan POJK No. 49/2020, Perseroan telah melakukan pemeringkatan yang
dilaksanakan oleh Pefindo. Berdasarkan hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (“Pefindo”)
atas Obligasi, sesuai dengan surat No.RC-368/PEF-DIR/IV/2021 tanggal 8 April 2021 tentang Sertifikat
Pemeringkatan Atas Obligasi, hasil pemeringkatan atas Obligasi Perseroan adalah:

                                                idA (SingleA)


Hasil pemeringkatan Obligasi diatas berlaku untuk periode 8 April 2021 sampai dengan 1 April 2022.




                                                      12
Page 37
Lembaga Pemeringkat Efek dalam hal ini Pefindo tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan, baik
langsung maupun tidak langsung sebagaimana didefinisikan dalam ketentuan Pasal 1 angka I Undang-undang
Pasar Modal.

Perseroan wajib menyampaikan peringkat tahunan atas Obligasi kepada OJK paling lambat 10 (sepuluh) Hari
Kerja setelah berakhirnya masa berlaku peringkat terakhir sampai dengan Perseroan telah menyelesaikan
seluruh kewajiban yang terkait dengan Obligasi yang diterbitkan, sebagaimana diatur dalam POJK No. 49/2020.

Wali Amanat

Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, Perseroan menunjuk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
sebagai Wali Amanat sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

Alamat dari Wali Amanat adalah:

                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
                             Financial Institution & Capital Market Division (FICD)
                                             Menara BTN Lantai 18
                                              Jl. Gajah Mada No. 1
                                        Jakarta Pusat 10130, Indonesia
                                        Tel.: (021) 633-6789; ext. 1847
                                             Website : www.btn.co.id
                                        e-mail : trustee.btn@gmail.com
                               Untuk perhatian : Financial Services Department


Keterangan lebih lanjut mengenai Wali Amanat akan dijelaskan pada Bab XII Prospektus ini.




                                                      13
Page 38
II.      PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENAWARAN
         UMUM

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan
digunakan Perseroan untuk pembayaran sebagian pokok pinjaman dengan rincian sebagai berikut:

Para Pihak                            :   a.   Perseroan sebagai Debitur;
                                          b.   Bangkok Bank Public Company Limited (“Bangkok Bank”)
                                               sebagai Kreditur.

Sifat Hubungan Afiliasi dengan        :   Tidak ada hubungan afiliasi antara Bangkok Bank dengan Perseroan
Kreditur
Tingkat Suku Bunga                        LIBOR + 4% per tahun

Jatuh Tempo                           :   48 (empat puluh delapan) bulan dari (dan sejak) tanggal penggunaan
                                          yaitu tanggal 20 Desember 2019.

Jumlah Pokok Terutang                 :   USD 150.000.000

Jumlah yang       Akan Dilunasi       :   Maksimum sebesar USD 50.000.000
menggunakan        Dana   Hasil
Obligasi

Saldo      Utang           Setelah    :   Minimum sebesar USD 100.000.000
Pembayaran*

Riwayat Utang                             Perjanjian pinjaman di atas berdasarkan Facility agreement for
                                          USD200,000,000 single currency term facility yang ditandatangani
                                          tanggal 19 Desember 2019 antara Perseroan dengan Bangkok Bank.

Penggunaan Dana Fasilitas             :   Melakukan pelunasan berdasarkan Facility Agreement related to
                                          US$175,000,000 Initial Facility and Up to US$25,000,000 Greenshoe
                                          Facility tanggal 15 November 2018 antara Perseroan dengan Barclays
                                          Bank PLC, DBS Bank Ltd., PT Bank DBS Indonesia sebagaimana
                                          diubah dengan Amendment Agreement in respect of facility agreement
                                          15 November 2018 related to US$$175,000,000 Initial Facility and up
                                          to US$25,000,000 Greenshoe Facility tanggal 26 Juli 2019. Adapun
                                          tujuan penggunaan dana dari Fasilitas DBS adalah untuk pelunasan
                                          sebagian fasilitas berdasarkan USD 250.000.000 Facility Agreement
                                          tanggal 24 Maret 2017 yang dibuat antara Perseroan dan Bangkok
                                          Bank Public Company Limited dimana fasilitas dari Bangkok Bank
                                          Public Company Limited dimaksudkan untuk membayar seluruh jumlah
                                          terhutang berdasarkan Perjanjian Kredit tanggal 20 Desember 2016
                                          yang sebelumnya ditandatangani antara Perseroan dengan Bangkok
                                          Bank dan digunakan untuk membiayai deposit kedua pengambilalihan
                                          saham dalam Star Energy Group Holdings Pte. Ltd oleh Perseroan.

Prosedur dan Persyaratan Utang        :   Pemberitahuan sekurang-kurangnya 7 (tujuh) hari kerja kepada
                                          Bangkok Bank sehubungan dengan pembayaran dipercepat.

*asumsi kurs 1 USD adalah Rp 14.533. Kurs yang akan digunakan adalah kurs yang berlaku pada tanggal pembayaran.

Dana hasil Penawaran Umum yang belum dipergunakan seluruhnya akan dipergunakan untuk pembayaran
hutang selanjutnya. Dana yang belum dipergunakan akan ditempatkan sementara oleh Perseroan dengan
memperhatikan keamanan dan likuiditas serta dapat memberikan keuntungan finansial yang wajar bagi
Perseroan.

Perseroan wajib melaporkan realisasi penggunaan dana secara berkala setiap 6 (enam) bulan dengan tanggal
laporan 30 (tiga puluh) Juni dan 31 (tiga puluh satu) Desember kepada OJK dan Wali Amanat dengan tembusan
kepada OJK, sampai dengan seluruh dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan telah direalisasikan serta
laporan tersebut disampaikan paling lambat pada tanggal 15 (lima belas) bulan berikutnya setelah tanggal
laporan, dimana untuk pertama kali laporan realisasi penggunaan dana tersebut wajib dibuat pada tanggal
laporan terdekat sebagaimana dimaksud di atas setelah Tanggal Distribusi sesuai dengan POJK No. 30/2015.




                                                         14
Page 39
Dalam hal Perseroan telah menggunakan dana hasil Penawaran Umum sebelum tanggal laporan, Perseroan
dapat menyampaikan realisasi penggunaan dana terakhir lebih awal dari batas waktu penyampaian laporan.
Perseroan wajib mempertanggungjawabkan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum dalam setiap
RUPS tahunan sampai dengan seluruh dana hasil Penawaran Umum telah direalisasikan.

Apabila Perseroan bermaksud untuk melakukan perubahan penggunaan dana hasil Penawaran Umum ini
sebagaimana dimaksud di atas, maka Perseroan wajib melaporkan terlebih dahulu rencana perubahan
penggunaan dana dimaksud kepada OJK dengan mengemukakan alasan dan pertimbangannya paling lambat
14 (empat belas) hari sebelum penyelenggaraan RUPO dan mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari
RUPO sesuai dengan POJK No. 30/2015 dan POJK No. 20/2020. Hasil RUPO wajib disampaikan oleh
Perseroan kepada OJK paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah penyelenggaraan RUPO.

Rencana penggunaan dana PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 sebagaimana disebutkan di atas
bukan merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 42/2020 karena Bangkok Bank
Public Company Limited sebagai kreditur bukan merupakan pihak terafiliasi dari Perseroan dan jumlah pokok
PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 sebagaimana disebutkan di atas tidak mencapai 20% (dua
puluh persen) dari total ekuitas Perseroan sebagaimana tercantum dalam Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2020 sehingga penggunaan dana hasil PUB Obligasi Berkelanjutan II
Tahap I Tahun 2021 ini bukan merupakan transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/2020.

Sesuai dengan POJK No. 9/2017, total biaya yang dikeluarkan oleh Perseroan, adalah kurang lebih setara
dengan 2,722% (dua koma tujuh dua dua persen) dari nilai Pokok Obligasi yang meliputi:

1.   Biaya jasa untuk penjaminan emisi efek: 0,447%, yang terdiri dari: biaya jasa penyelenggaraan
     (management fee) 0,313%; biaya jasa penjaminan (underwriting fee): 0,067%; dan biaya jasa penjualan
     (selling fee): 0,067%.

2.   Biaya Profesi Penunjang Pasar Modal: 1,770%, yang terdiri dari biaya jasa Akuntan Publik: 1,480%;
     Konsultan Hukum: 0,280%; dan Notaris: 0,010%.

3.   Biaya Lembaga Penunjang Pasar Modal: 0,051%, yang terdiri dari biaya jasa Wali Amanat: 0,017% dan
     Perusahaan Pemeringkat Efek: 0,034%.

4.   Biaya Lain-lain 0,454%, termasuk biaya Pernyataan Pendaftaran OJK, biaya pencatatan di BEI, biaya
     pencatatan di KSEI, serta biaya percetakan, iklan, audit penjatahan dan lain-lain).




                                                   15
Page 40
III.      PERNYATAAN UTANG
Tabel di bawah ini menyajikan posisi liabilitas Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal 31 Desember
2020, sesuai dengan laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak pada 31 Desember
2020 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan (anggota dari Jaringan Deloitte Asia Pasifik
dan Jaringan Deloitte) dengan laporan auditor independen yang telah ditandatangani oleh Theodorus Bambang
Dwi K.A tanggal 21 Mei 2021 yang menyatakan opini tanpa modifikasian dengan paragraf hal lain mengenai
laporan keuangan konsolidasian dan tujuan laporan keuangan konsolidasian untuk disertakan dalam dokumen
Penawaran Umum Obligasi.

Pada tanggal 31 Desember 2020, Perseroan dan Perusahaan Anak mempunyai jumlah liabilitas sebesar US$
4.732,2 juta. Rincian jumlah liabilitas Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal 31 Desember 2020
disajikan pada tabel di bawah ini:

                                                                                                 (dalam jutaan US$)
                                          KETERANGAN                                                  JUMLAH
 LIABILITAS JANGKA PENDEK
 Utang usaha                                                                                                  725,6
 Utang lain-lain
   Pihak berelasi                                                                                               0,7
   Pihak ketiga                                                                                                38,0
 Uang muka yang diterima                                                                                       41,7
 Utang pajak                                                                                                   33,9
 Biaya yang masih harus dibayar                                                                                59,8
 Utang bank jangka pendek                                                                                       0,7
 Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
   Liabilitas sewa                                                                                              2,2
   Utang lembaga keuangan non-bank                                                                              0,0
   Utang bank jangka panjang                                                                                   91,5
   Utang obligasi dan wesel bayar                                                                             105,3
 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                                                            1.099,5
 LIABILITAS JANGKA PANJANG
 Liabilitas pajak tangguhan – bersih                                                                          865,9
 Liabilitas kontrak                                                                                            17,6
 Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
   Liabilitas sewa                                                                                              7,8
   Utang lembaga keuangan non-bank                                                                              0,0
   Utang bank jangka panjang                                                                                  476,3
   Utang obligasi dan wesel bayar                                                                           2.196,1
 Liabilitas keuangan derivatif                                                                                  5,4
 Liabilitas imbalan kerja                                                                                      60,8
 Estimasi biaya pembongkaran aset tetap                                                                         2,6
 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                                                           3.632,7
 JUMLAH LIABILITAS                                                                                          4.732,2

Penjelasan untuk tiap akun liabilitas adalah sebagai berikut:

1.     LIABILITAS JANGKA PENDEK

Pada tanggal 31 Desember 2020, Perseroan dan Perusahaan Anak memiliki liabilitas jangka pendek sebesar
US$ 1.099,5 juta, dengan rincian sebagai berikut:

a.     Utang Usaha
                                                                                                   (dalam juta US$)
                                      KETERANGAN                                                 JUMLAH
 a. Berdasarkan pemasok
     Pihak berelasi
         PT SCG Barito Logistics                                                                                5,4
     Pihak ketiga
         Impor                                                                                               596,3
         Lokal                                                                                               123,9
     Jumlah 31 Desember 2020                                                                                 725,6

 b. Berdasarkan mata uang
       Dolar Amerika Serikat                                                                                 615,9
       Rupiah                                                                                                109,6
       Lainnya                                                                                                 0,1
     Jumlah 31 Desember 2020                                                                                 725,6




                                                            16
Page 41
     Jangka waktu kredit yang timbul dari pembelian bahan baku utama dan pembantu, dan jasa baik dari
     pemasok dalam maupun luar negeri berkisar 30 sampai dengan 120 hari.

     Tidak terdapat jaminan yang diberikan atas utang usaha.

b.   Utang lain-lain

     Pada 31 Desember 2020, utang lain-lain sebesar US$ 38,7 juta.
                                                                                              (dalam juta US$)
                                     KETERANGAN                                             JUMLAH
 a. Berdasarkan pemasok
     Pihak berelasi                                                                                        0,7
     Pihak ketiga                                                                                         38,0
     Jumlah 31 Desember 2020                                                                              38,7

 b. Berdasarkan mata uang
       Dolar Amerika Serikat                                                                              21,2
       Rupiah                                                                                             17,5
     Jumlah 31 Desember 2020                                                                              38,7

     Tidak terdapat jaminan yang diberikan atas utang lain-lain.

c.   Uang muka yang diterima

     Pada 31 Desember 2020, uang muka yang diterima sebesar US$ 41,7 juta.

d.   Utang pajak

     Pada tanggal 31 Desember 2020, utang pajak sebesar US$ 33,9 juta terdiri atas:

                                                                                            (dalam jutaan US$)
                                            KETERANGAN                                        JUMLAH
     Pajak penghasilan
         Pasal 4(2)                                                                                        0,8
         Pasal 15                                                                                          0,0
         Pasal 21                                                                                          1,7
         Pasal 22                                                                                          0,0
         Pasal 23                                                                                          0,2
         Pasal 25                                                                                          0,2
         Pasal 26                                                                                          0,7
         Pasal 29                                                                                         29,1
         Pajak pertambahan nilai - bersih                                                                  1,0
     Jumlah 31 Desember 2020                                                                              33,9

e.   Biaya yang masih harus dibayar

     Pada tanggal 31 Desember 2020, biaya yang masih harus dibayar sebesar US$ 59,8 juta.

f.   Utang bank jangka pendek

     Pada 31 Desember 2020, utang bank jangka pendek sebesar US$ 0,7 juta.

     Berdasarkan Perjanjian Kredit No. CRO.JKO/0075/KMK/2019 tanggal 19 September 2019, RPU
     memperoleh penawaran fasilitas kredit modal kerja sebesar Rp 10 miliar dari PT Bank Mandiri (Persero)
     Tbk dengan tingkat suku bunga 8,75% persentase tertentu dan jangka waktu 12 bulan. Perjanjian ini telah
     diperpanjang sampai dengan 18 September 2021 melalui Adendum atas perjanjian No.
     CRO.JKO/0075/KMK/2019 tanggal 16 September 2020.

     Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan tanah seluas 54.445 m2 dan 45 unit tangki yang berdiri atasnya yang
     berlokasi di Desa Mangunreja, Pulo Ampel, Serang, Banten dengan Surat Hak Guna Bangunan (SHGB)
     No. 32, SHGB No. 34, dan SHGB No.198 atas nama PT Redeco Petrolin Utama dan piutang usaha fidusia
     sebesar Rp 10 miliar (setara dengan US$ 709 ribu pada 31 Desember 2020).

     Selain utang bank jangka pendek di atas, CAP juga memiliki fasilitas kredit dengan PT Bank Mandiri
     (Persero) Tbk, PT Bank Danamon Tbk dan PT Bank CIMB Niaga Tbk yang digunakan dan dilunasi selama
     tahun 2020 dengan limit masing-masing US$ 50.000 ribu, US$ 50.000 ribu dan US$ 25.000 ribu.




                                                         17
Page 42
         CAP dan RPU telah melakukan pembayaran utang bank jangka pendek sebesar US$ 115.073 ribu untuk
         tahun yang berakhir 31 Desember 2020.


g.      Liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun

         Pada tanggal 31 Desember 2020, liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam satu tahun sebesar US$ 2,2 juta.

         Keterangan selengkapnya mengenai utang bank jangka panjang dapat dilihat pada Subbab 2. Liabilitas
         Jangka Panjang.

h.     Utang bank jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun

       Pada tanggal 31 Desember 2020, utang bank jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun sebesar
       US$ 91,5 juta, yang terdiri atas pinjaman berjangka dan utang bank kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

       Keterangan selengkapnya mengenai utang bank jangka panjang dapat dilihat pada Subbab 2. Liabilitas
       Jangka Panjang.

i.      Utang obligasi dan wesel bayar yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun

        Pada tanggal 31 Desember 2020, utang obligasi dan wesel bayar yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun
        sebesar
        US$ 105,3 juta.

        Pada tanggal 31 Desember 2020, Perseroan dan Perusahaan Anak telah memenuhi seluruh syarat-syarat
        dan kondisi yang ditetapkan dalam perjanjian-perjanjian obligasi dan wesel bayar.

       Keterangan selengkapnya mengenai utang obligasi dan wesel bayar dapat dilihat pada Subbab 2. Liabilitas
       Jangka Panjang.


2.      LIABILITAS JANGKA PANJANG

Pada tanggal 31 Desember 2020, Perseroan dan Perusahaan Anak memiliki liabilitas jangka panjang sebesar
US$ 3.632,7 juta, dengan rincian sebagai berikut:

a.      Liabilitas pajak tangguhan

        Pada tanggal 31 Desember 2020, liabilitas pajak tangguhan sebesar US$ 865,9 juta terdiri atas:

                                                                                                 (dalam jutaan US$)
                                           KETERANGAN                                             JUMLAH
     a. Perusahaan anak
         Liabilitas imbalan kerja                                                                              (7,6)
         Penyesuaian nilai wajar atas akuisisi perusahaan anak                                                388,2
         Piutang sewa pembiayaan                                                                              134,0
         Penyusutan aset tetap                                                                                339,6
         Lain-lain                                                                                             11,6
       Liabilitas pajak tangguhan                                                                             865,9

b.      Liabilitas sewa - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun

        Pada tanggal 31 Desember 2020, liabilitas sewa setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu
        tahun sebesar US$ 7,8 juta, dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                                 (dalam jutaan US$)
                                          KETERANGAN                                             JUMLAH
     a. Analisis jatuh tempo
         Tahun 1                                                                                                 3,3
         Tahun 2                                                                                                 1,9
         Tahun 3                                                                                                 1,7
         Tahun 4                                                                                                 1,5
         Tahun 5                                                                                                 1,4
         Setelah 5 tahun                                                                                         5,7
         Subjumlah                                                                                             15,5
         Penghasilan bunga ditangguhkan                                                                        (5,5)
         Jumlah liabilitas sewa                                                                                10,0



                                                                 18
Page 43
                                                                                                  (dalam jutaan US$)
                                       KETERANGAN                                                 JUMLAH
        Bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                                                          (2,2)
        Liabilitas sewa jangka panjang                                                                            7,8

    b. Rincian liabilitas sewa berdasarkan pesewa:
         PT Panca Puri Perkasa                                                                                   7,7
         Lain-lain                                                                                               2,3
    Jumlah                                                                                                      10,0

c.     Utang bank jangka panjang – setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun

       Pada tanggal 31 Desember 2020, utang bank jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo
       dalam satu tahun sebesar US$ 476,3 juta, dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                                  (dalam jutaan US$)
                                            KETERANGAN                                               JUMLAH
    Rupiah
        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                            6,3
        PT Bank OCBC NISP Tbk                                                                                    0,5
    Dolar Amerika Serikat
        Pinjaman Berjangka - setelah dikurangi biaya perolehan pinjaman yang belum diamortisasi                561,1
    Jumlah 31 Desember 2020                                                                                    567,9
        Dikurangi:
        Bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                                                          91,5
    Bagian jangka panjang                                                                                      476,3

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Berdasarkan Perjanjian Kredit No. CRO.JKO/0074/KMK/2019 tanggal 19 September 2019, RPU memperoleh
fasilitas kredit investasi sebesar Rp 90 miliar dengan tingkat suku bunga 9,50% dan jangka waktu 72 bulan dan
grace period 18 bulan.

Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan tanah seluas 54.445 m2 dan 45 unit tangki yang berdiri di atasnya yang
berlokasi di Desa Mangunreja, Pulo Ampel, Serang, Banten dengan Surat Hak Guna Bangunan (SHGB) No. 32,
SHGB No. 34, dan SHGB No.198 atas nama PT Redeco Petrolin Utama dan piutang usaha fidusia sebesar Rp
10 miliar (atau setara dengan US$ 709 ribu pada 31 Desember 2020).

RPU diwajibkan untuk melaporkan kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk paling lambat 30 (tiga puluh) hari
sejak dilaksanakan pembagian dividen. Pembagian dividen dapat dilakukan sepanjang RPU memenuhi rasio
keuangan berikut:
   Rasio dividen yang dibayarkan/laba bersih tidak boleh melebihi 100%.
   Rasio hutang dengan ekuitas maksimal 200%.
   Debt Service Charge Ratio minimal 120%.
   Ekuitas tidak diperkenankan negatif.

Pada tanggal 31 Desember 2020, RPU telah memenuhi syarat-syarat dan kondisi yang ditetapkan bank.

PT Bank OCBC NISP Tbk

Berdasarkan Akta Perjanjian Pinjaman No. 4 tanggal 2 Juli 2018, GI memperoleh fasilitas pinjaman berjangka I
dan II masing-masing sebesar Rp 170 miliar (atau setara dengan US$ 12.052 ribu pada 31 Desember 2020) dan
Rp 80 miliar (atau setara dengan US$ 5.671 ribu pada 31 Desember 2020) dengan tingkat suku bunga 9,50%
dan jangka waktu 7 tahun.

Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan tanah seluas 5.290 m2, Surat Hak Guna Bangunan (SHGB) No. 453,
Jaminan Fidusia, dan rekening PT Griya Idola. Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi GI
untuk tidak melakukan hal-hal yang tercantum dalam perjanjian dan memelihara rasio keuangan sebagai berikut:

      Debt to Equity Ratio maksimal 1,78x.
      Adjusted Debt Service Coverage Ratio minimal 4,50x.

Pada tanggal 31 Desember 2020, GI telah memenuhi syarat-syarat dan kondisi yang ditetapkan bank.




                                                              19
Page 44
Pinjaman Berjangka

Rincian dari pinjaman berjangka adalah sebagai berikut:

                                                                                                    (dalam jutaan US$)
                                       KETERANGAN                                                   JUMLAH
    Pinjaman berjangka
         US$ 252.700 ribu                                                                                        179,6
         US$ 191.000 ribu                                                                                        160,3
         US$ 200.000 ribu                                                                                        145,4
         US$ 35 juta dan Rp 585.340 juta                                                                           75,7
    Jumlah pinjaman berjangka                                                                                    561,1
    Bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                                                     (90,7)
    Pinjaman berjangka - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                              470,3

Pinjaman Berjangka US$ 252,7 Juta

Pada tanggal 5 Agustus 2020, Perseroan mendapatkan fasilitas pinjaman bank dengan jumlah maksimal US$
252.700 ribu dari Bangkok Bank Public Company Limited dengan tingkat suku bunga tahunan mengambang
masing-masing sebesar LIBOR 3 bulan + persentase tertentu dengan jangka waktu 60 bulan. Dana tersebut
merupakan bagian dari struktur pendanaan proyek di IRT. Fasilitas pinjaman ini dijaminkan dengan
menggunakan saham yang dimiliki Perseroan pada CAP, Debt Service Reserve Account dan Dividend Collection
Account.

Saldo pinjaman tersebut adalah sebagai berikut:

                                                                                                    (dalam jutaan US$)
                                         KETERANGAN                                                 JUMLAH
    Bangkok Bank Public Company Limited                                                                          183,8
    Biaya perolehan pinjaman yang belum diamortisasi                                                              (4,2)
    Bersih                                                                                                       179,7
    Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                                                -
    Bagian jangka panjang                                                                                        179,7

Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi Perseroan untuk tidak melakukan hal-hal yang
tercantum dalam perjanjian dan memelihara rasio keuangan sebagai berikut:

      Rasio jumlah liabilitas terhadap jumlah ekuitas harus setiap saat tidak melebihi 2.00 : 1.
      Pinjaman bersih pada EBITDA konsolidasi tidak melebihi 4,50 : 1.

Pada tanggal 31 Desember 2020, Perseroan telah memenuhi syarat-syarat dan kondisi yang ditetapkan bank.

Pinjaman Berjangka US$ 191 Juta

Pada tanggal 17 Desember 2018, CAP memperoleh fasilitas pinjaman berjangka dengan nilai US$ 191.000 ribu
dengan Japan Bank for International Cooperation, Nippon Export and Investment Insurance (NEXI) dan BNP
Paribas. BNP Paribas cabang Tokyo bertindak sebagai agen fasilitas. NEXI akan memberikan perlindungan
asuransi untuk tranche dari BNP Paribas. PT Styrindo Mono Indonesia dan PT Petrokimia Butadiene Indonesia
bertindak sebagai penjamin. CAP telah memberikan surat pemberitahuan kepada agen fasilitas sehubungan
dengan penggabungan usaha CAP dan PT Petrokimia Butadiene Indonesia yang efektif per 1 Januari 2020.
Dana dari fasilitas pinjaman ini digunakan untuk membiayai pembangunan Pabrik Polyethylene baru
berkapasitas 400 KTA yang telah beroperasi pada November 2019.

Saldo pinjaman tersebut adalah sebagai berikut:

                                                                                                    (dalam jutaan US$)
                                          KETERANGAN                                                JUMLAH
    Japan Bank for International Cooperation ("JBIC")                                                              98,2
    BNP Paribas (NEXI Covered Lenders)                                                                             65,5
    Jumlah                                                                                                       163,7
    Biaya perolehan pinjaman yang belum diamortisasi                                                              (3,4)
    Bersih                                                                                                       160,3
    Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                                           (27,3)
    Bagian jangka panjang                                                                                        133,0




                                                           20
Page 45
Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi CAP dan entitas anak (sebagai penjamin) untuk
tidak melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian dan memelihara rasio keuangan sebagai
berikut:
    Rasio Interest Service Coverage di atas 1,75: 1.
    Rasio jumlah pinjaman terhadap kapitalisasi tidak melebihi 50%.
    Terkait pembayaran dividen :
     a. Jika Debt Service Charge Ratio melebihi 1,25, maka pembayaran dividen tidak boleh melebihi laba
         bersih.
     b. Jika Debt Service Charge Ratio tidak melebihi 1,25, maka pembayaran dividen tidak boleh melebihi
         50% dari laba bersih.

Pada tanggal 31 Desember 2020, CAP telah memenuhi syarat-syarat dan kondisi yang ditetapkan bank.

Pelunasan pinjaman dilakukan dalam 14 kali cicilan, dengan jadwal sebagai berikut:

                                                                    Pelunasan pokok
                               Bulan setelah tanggal perjanjian
                                                                      pinjaman (%)
                                              6                            7,1
                                              12                           7,1
                                              18                           7,1
                                              24                           7,1
                                              30                           7,1
                                              36                           7,1
                                              42                           7,1
                                              48                           7,1
                                              54                           7,1
                                              60                           7,1
                                              66                           7,1
                                              72                           7,1
                                              78                           7,1
                                        Terminated date                    7,1
                                           Jumlah                         100,0

Pinjaman Berjangka US$ 200 Juta

Pada tanggal 19 Desember 2019, Perseroan mendapatkan fasilitas pinjaman bank dengan jumlah maksimal US$
200.000 ribu dari Bangkok Bank Public Company Limited dengan tingkat suku bunga tahunan mengambang
masing-masing sebesar LIBOR 3 bulan + 4% dengan jangka waktu 48 bulan. Dana tersebut digunakan untuk
membayarkan Pinjaman Berjangka US$ 200 juta. Fasilitas pinjaman ini dijaminkan dengan menggunakan saham
yang
dimiliki Perseroan pada CAP.

Saldo pinjaman tersebut adalah sebagai berikut:

                                                                                         (dalam jutaan US$)
                                      KETERANGAN                                         JUMLAH
 Bangkok Bank Public Company Limited                                                                  150,0
 Biaya perolehan pinjaman yang belum diamortisasi                                                      (4,6)
 Bersih                                                                                               145,4
 Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                                   (48,1)
 Bagian jangka panjang                                                                                  97,3

Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi Perseroan untuk tidak melakukan hal-hal yang
tercantum dalam perjanjian dan memelihara rasio keuangan sebagai berikut:
    Rasio jumlah liabilitas terhadap jumlah ekuitas harus setiap saat tidak melebihi 2.00 : 1.
    Pinjaman bersih pada EBITDA konsolidasi tidak melebihi 4,00 : 1 sampai dengan tahun 31 Desember 2021
     dan setelahnya menjadi 4,50 : 1.

Pada tanggal 31 Desember 2020, Perseroan telah memenuhi syarat-syarat dan kondisi yang ditetapkan bank.

Pelunasan pinjaman dilakukan dalam 4 kali cicilan, dengan jadwal sebagai berikut:

                                                                      Pelunasan
                                                                   pokok pinjaman
                                Bulan setelah tanggal perjanjian
                                                                    (dalam jutaan
                                                                         US$)
                                               12                        50,0
                                               24                        50,0
                                               36                        50,0




                                                          21
Page 46
                                                                         Pelunasan
                                                                      pokok pinjaman
                                   Bulan setelah tanggal perjanjian
                                                                       (dalam jutaan
                                                                            US$)
                                                  48                        50,0
                                                Jumlah                     200,0

Pinjaman Berjangka US$ 35 Juta dan Rp 585.340 Juta

Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 3 tanggal 15 Mei 2020, CAP memperoleh Fasilitas Pinjaman Berjangka
sebesar US$ 35 juta dan Rp 585.340 juta dari PT Bank Permata Tbk dengan tingkat suku bunga tahunan
mengambang masing-masing sebesar LIBOR 3 bulan + persentase tertentu dan JIBOR 3 bulan + persentase
tertentu dengan jangka waktu 60 bulan dan grace period 6 bulan.

Dana yang diperoleh dari pinjaman digunakan untuk membiayai kebutuhan CAP dan entitas anak secara umum,
mencakup biaya modal, beban operasional dan kebutuhan pendanaan kembali.

Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi CAP dan entitas anak (sebagai penjamin) untuk
tidak melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian dan memelihara rasio Consolidated Interest-
Bearing Loan to Equity tidak melebihi 100%.

Pada tanggal 31 Desember 2020, CAP telah memenuhi syarat-syarat dan kondisi yang ditetapkan bank.

Saldo pinjaman tersebut adalah sebagai berikut:

                                                                                            (dalam jutaan US$)
                                      KETERANGAN                                            JUMLAH
 Jumlah                                                                                                    76,5
 Biaya perolehan pinjaman yang belum diamortisasi                                                         (0,8)
 Bersih                                                                                                    75,7
 Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                                      (15,3)
 Bagian jangka panjang                                                                                     60,4

Pelunasan pinjaman dilakukan dalam 10 kali cicilan, dengan jadwal sebagai berikut:

                                                                        Pelunasan
                                   Bulan setelah tanggal perjanjian   pokok pinjaman
                                                                           (%)
                                                  12                       10,0
                                                  18                       10,0
                                                  24                       10,0
                                                  30                       10,0
                                                  36                       10,0
                                                  42                       10,0
                                                  48                       10,0
                                                  54                       10,0
                                                  60                       10,0
                                                  66                       10,0
                                                Jumlah                    100,0


d.   Utang obligasi dan wesel bayar – setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu
     tahun

     Pada tanggal 31 Desember 2020, utang obligasi dan wesel bayar setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo
     dalam satu tahun sebesar US$ 2.196,1 juta, dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                           (dalam jutaan US$)
                                 KETERANGAN                                            JUMLAH
 Senior Secured Notes BV                                                                               1.094,4
 6,75% Senior Secured Notes                                                                              517,1
 4,95% Senior Unsecured Notes US$ 300.000.000                                                            262,4
 Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific
   Tahap I Tahun 2019                                                                                     51,9
   Tahap II Tahun 2020                                                                                    25,2
   Tahap III Tahun 2020                                                                                   27,1
 Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical
   Tahap I Tahun 2020                                                                                     70,4
   Tahap II Tahun 2020                                                                                    42,3
 Obligasi Berkelanjutan II Chandra Asri Petrochemical




                                                           22
Page 47
                                                                                                 (dalam jutaan US$)
                                KETERANGAN                                                   JUMLAH
     Tahap I Tahun 2018                                                                                        35,0
     Tahap II Tahun 2019                                                                                       53,0
     Tahap III Tahun 2020                                                                                      52,9
 Obligasi Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical
     Tahap I Tahun 2017                                                                                          24,6
     Tahap II Tahun 2018                                                                                         35,3
 Obligasi Chandra Asri Petrochemical I Tahun 2016                                                                 9,8
 Jumlah                                                                                                       2.301,4
 Dikurangi:
 Bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                                                                 105,3
 Bagian jangka panjang                                                                                        2.196,1

Pada tanggal 31 Desember 2020, biaya perolehan diamortisasi utang obligasi dan wesel bayar adalah sebagai
berikut:

                                                                                                  (dalam jutaan US$)
                                   KETERANGAN                                                  JUMLAH
 Saldo utang obligasi dan wesel bayar                                                                         2.301,4
 Biaya bunga yang masih harus dibayar                                                                            21,9
 Jumlah 31 Desember 2020                                                                                      2.323,3

Biaya bunga pinjaman yang masih harus dibayar dicatat dalam akun biaya yang masih harus dibayar.

Pada tanggal 31 Desember 2020, Perseroan dan Perusahaan Anak telah memenuhi seluruh syarat-syarat dan
kondisi yang ditetapkan dalam perjanjian-perjanjian obligasi dan wesel bayar.

Senior Secured Notes BV

Pada tanggal 14 Oktober 2020, SEGSL dan SEGDL (“Co-Issuers”) menerbitkan jumlah pokok pinjaman sebesar
US$ 320.000 ribu, 3,25% Senior Secured Notes yang jatuh tempo pada tahun 2029 (“Notes 2029”) dan $
790.000 ribu,4,85% Senior Secured Notes jatuh tempo pada tahun 2038 ("Notes 2038"). Notes 2029 dan Notes
2038 memiliki tingkat bunga tetap masing-masing sebesar 3,25% dan 4,85% per tahun. Bunga atas Notes 2029
dan 2038 terutang pada tanggal 14 April dan 14 Oktober setiap tahun, dimulai pada tanggal 14 April 2021. Notes
2029 dan Notes 2038 masing-masing akan jatuh tempo pada tanggal 14 April 2029 dan 14 Oktober 2038.

Pada tanggal 21 Oktober 2020, SEGSL dan SEGDL telah melunasi seluruh utang bank menggunakan dana
Notes 2029 dan 2038 dengan jumlah pokok pinjaman sebesar US$ 909.350 ribu.
Notes 2029 dan 2038 akan dijamin dengan assignment of intercompany loans, assignment of contract rights,
offshore account charges, onshore account pledges, share pledges SEGSD BV, SEGSL, SEGSPL, SEGD I,
SEGD II, DGI, dan jaminan fidusia atas klaim asuransi.

Saldo pinjaman tersebut adalah sebagai berikut:

                                                                                                  (dalam jutaan US$)
                                        KETERANGAN                                                   JUMLAH
 Nilai nominal                                                                                                1.110,0
 Biaya pinjaman yang belum diamortisasi                                                                         (15,6)
 Jumlah                                                                                                       1.094,4
 Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                                              (2,0)
 Bagian jangka panjang                                                                                        1.092,4

Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi SEGSL dan SEGDL untuk tidak melakukan hal-
hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian.

SEGSL dan SEGDL diwajibkan untuk memelihara rasio Debt Service Coverage Ratio diatas 1,15:1.

6,75% Senior Secured Notes

Pada tanggal 24 April 2018, SEG-WW menerbitkan 6,75% Senior Secured Notes sebesar US$ 580.000 ribu
yang jatuh tempo pada tahun 2033. Bunga dibayarkan enam bulanan setiap tanggal 24 April dan 24 Oktober
setiap tahunnya, dimulai pada tanggal 24 Oktober 2018. 6,75% Senior Secured Notes akan jatuh tempo pada
tanggal 24 April 2033.

6,75% Senior Secured Notes akan menjadi kewajiban langsung, tanpa syarat dan dijaminkan. 6,75% Senior
Secured Notes akan dijamin oleh agunan-agunan seperti; jaminan fidusia atas aset berwujud yang terdiri dari
fasilitas pembangkit listrik yang terletak di Unit 1 dan Unit 2 ("Jaminan Aset"), jaminan fidusia atas hasil asuransi



                                                         23
Page 48
yang terkait dengan Jaminan Aset, beban atas rekening Revenue and Operating, DSA, Major Maintenance and
Construction Reserve, dan Distribution Account, dan penjaminan atas Rekening Onshore Corporate and Tax
Account dan pembebanan yang akan dilaksanakan oleh SEGPL atas seluruh sahamnya pada SEG-WW atau
entitas anaknya. Rekening Revenue and Operating, Distribution Account dan Onshore Corporate and Tax
Account SEGWW diklasifikasikan sebagai Kas dan setara kas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

Saldo pinjaman tersebut adalah sebagai berikut:

                                                                                             (dalam jutaan US$)
                                        KETERANGAN                                              JUMLAH
 Nilai nominal                                                                                            526,1
 Biaya pinjaman yang belum diamortisasi                                                                    (9,0)
 Jumlah                                                                                                   517,1
 Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                                       (39,6)
 Bagian jangka panjang                                                                                    477,5

Sesuai dengan persyaratan yang membatasi yang dimiliki oleh 6,75% Senior Secured Notes, SEGWW akan
membayar cicilan berdasarkan jadwal tertentu.

6,75% Senior Secured Notes dapat ditebus pada tanggal dan harga tertentu berdasarkan evaluasi manajemen,
manajemen berpendapat bahwa opsi pembayaran di muka dianggap terkait erat dengan 6,75% Senior Secured
Notes, karena harga pelaksanaan memberikan penggantian kepada pemegang 6,75% Senior Secured Notes
untuk jumlah sampai dengan perkiraan nilai sekarang dari bunga yang hilang sampai dengan jangka waktu
kontrak induk yang tersisa, memiliki selisih yang tidak signifikan. Oleh karena itu, manajemen menetapkan
bahwa opsi pembayaran di muka dapat dianggap jelas dan mendekati kontrak induk. Oleh karena itu, opsi
pembayaran dimuka pada 6,75% Senior Secured Notes bukan merupakan derivatif melekat dalam kontrak induk.

6,75% Senior Secured Notes berisi beberapa ketentuan termasuk pembatasan utang tambahan, pembatasan
penjualan aset, pembatasan hak gadai, pembatasan transaksi dengan afiliasi, pembatasan distribusi ekuitas,
pembatasan kegiatan bisnis yang berbeda, pembatasan amendemen Dokumen Proyek Utama dan pembatasan
penerbitan saham.

Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi SEG-WW untuk tidak melakukan hal-hal tertentu
yang tercantum dalam perjanjian.

SEG-WW diwajibkan untuk memelihara rasio Debt Service Coverage Ratio diatas 1,1:1.

4,95% Senior Unsecured Notes US$ 300.000.000

Pada tanggal 8 Nopember 2017, CAP menerbitkan Senior Unsecured Notes US$ 300.000.000 dengan jangka
waktu tujuh tahun yang akan jatuh tempo pada tahun 2024. Notes ini tercatat di Singapore Exchange Securities
Trading Limited dengan Deutsche Bank Trust Company Americas bertindak sebagai Wali Amanat dan dijamin
oleh PT Styrindo Mono Indonesia dan PT Petrokimia Butadiene Indonesia sebagai Subsidiary Guarantees
secara pari passu. CAP telah memberikan surat pemberitahuan kepada Wali Amanat sehubungan dengan
penggabungan usaha CAP dan PT Petrokimia Butadiene Indonesia yang efektif per 1 Januari 2020.

Utang Obligasi

Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah utang obligasi adalah sebagai berikut:

                                                                                             (dalam jutaan US$)
                                        KETERANGAN                                              JUMLAH
 Nilai nominal                                                                                            300,0
 Biaya pinjaman yang belum diamortisasi                                                                    (5,7)
 Bersih                                                                                                   294,3
 Obligasi yang dibeli kembali *)                                                                          (31,8)
 Jumlah                                                                                                   262,4
 *) Obligasi yang dibeli kembali oleh Perseroan dan CAP

Pada tahun 2020, CAP melakukan pembelian kembali dan pembatalan Senior Unsecured Notes sebesar US$
24.420 ribu untuk US$ 22.339 ribu. Selisih atas obligasi yang dibeli kembali dengan kas yang dibayarkan dicatat
sebagai keuntungan pembelian kembali obligasi pada keuntungan lain-lain - bersih.

Dana yang diperoleh dari pinjaman digunakan untuk pengeluaran terkait dengan peningkatan kapasitas dan
ekspansi produksi serta mendiversifikasi lebih lanjut produksi.

Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi CAP dan entitas anak untuk tidak melakukan hal-
hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian.



                                                          24
Page 49
CAP dan entitas anak diwajibkan untuk memelihara rasio Fixed Charge Coverage Ratio diatas 2,5:1.

Obligasi ini memiliki peringkat “BB – stable” oleh Fitch Rating Inc. pada tanggal 3 September 2020 dan “Ba3”
oleh Moody’s pada tanggal 28 Oktober 2020.

Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific

Pada tanggal 13 Desember 2019, Perseroan memperoleh pernyataan efektif dari OJK untuk menerbitkan
Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp 1,5 triliun. Dalam rangka
Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific, Perseroan telah menerbitkan:

    -      Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun 2019

        Pada tanggal 19 Desember 2019, Perseroan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I
        Obligasi Seri A sebesar Rp 479 miliar dan Seri B sebesar Rp 271 miliar.
                                                                                                (dalam jutaan US$)
                                               KETERANGAN                                            JUMLAH
         Seri A (3 tahun)                                                                                     34,0
         Seri B (5 tahun)                                                                                     19,2
         Jumlah                                                                                               53,2
         Biaya perolehan pinjaman yang belum diamortisasi                                                     (1,3)
         Bersih                                                                                               51,9


        Pelunasan Obligasi Seri A dan Seri B masing-masing akan dilakukan pada 19 Desember 2022 dan 19
        Desember 2024.

        Tingkat bunga per tahun untuk Obligasi Seri A dan Seri B masing-masing sebesar 9,3% dan 9,5% yang
        dibayarkan setiap triwulan.

        Obligasi ini memperoleh pemeringkatan “A” PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) berdasarkan surat
        penegasan atas pemeringkatan tanggal 7 Oktober 2020.

    -      Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap II Tahun 2020

        Pada tanggal 2 April 2020, Perseroan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap II Obligasi
        Seri A sebesar Rp 227,48 miliar dan Seri B sebesar Rp 136 miliar.

                                                                                                (dalam jutaan US$)
                                               KETERANGAN                                            JUMLAH
         Seri A (3 tahun)                                                                                     16,1
         Seri B (5 tahun)                                                                                       9,6
         Jumlah                                                                                               25,8
         Biaya perolehan pinjaman yang belum diamortisasi                                                     (0,5)
         Bersih                                                                                               25,2

        Pelunasan Obligasi Seri A dan Seri B masing-masing akan dilakukan pada 1 April 2023 dan 1 April 2025.

        Tingkat bunga per tahun untuk Obligasi Seri A dan Seri B masing-masing sebesar 8,6% dan 9,1% yang
        dibayarkan setiap triwulan.

        Obligasi ini memperoleh pemeringkatan “A” dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) berdasarkan
        surat penegasan atas pemeringkatan tanggal 7 Oktober 2020.

    -      Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap III Tahun 2020
        Pada tanggal 10 Desember 2020, Perseroan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap III
        Obligasi Seri A sebesar Rp 167,52 miliar, Seri B sebesar Rp 56 miliar dan Seri C sebesar Rp 163 miliar.
                                                                                                (dalam jutaan US$)
                                               KETERANGAN                                            JUMLAH
         Seri A (1 tahun)                                                                                      11,9
         Seri B (3 tahun)                                                                                       4,0
         Seri C (5 tahun)                                                                                      11,6
         Jumlah                                                                                                27,4
         Biaya perolehan pinjaman yang belum diamortisasi                                                     (0,3)
         Bersih                                                                                                27,1
         Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                                  (11,8)
         Bagian jangka panjang                                                                                 15,3



                                                              25
Page 50
        Pelunasan Obligasi Seri A, Seri B dan Seri C masing-masing akan dilakukan pada 18 Desember 2021, 8
        Desember 2023 dan 8 Desember 2025.

        Tingkat bunga per tahun untuk Obligasi Seri A, Seri B and Seri C masing-masing sebesar 8,25%, 9,25%
        dan 10,25% yang dibayarkan setiap triwulan.

        Obligasi ini memperoleh pemeringkatan “A” dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) berdasarkan
        surat penegasan atas pemeringkatan tanggal 7 Oktober 2020.

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
sebagai wali amanat, PT BNI Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai Penjamin Emisi dan
Pelaksana Efek.

Dana yang diperoleh dari pinjaman digunakan untuk melakukan pelunasan utang bank jangka panjang.

Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi Perseroan dan Perusahaan Anak untuk tidak
melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian.

Perseroan dan Perusahaan Anak diwajibkan untuk memelihara rasio Net Debt pada EBITDA tidak lebih dari
4,50:1.

Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical

Pada tanggal 13 Agustus 2020, CAP memperoleh pernyataan efektif dari OJK untuk menerbitkan Obligasi
Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical sebesar Rp 5 triliun. Dalam rangka Obligasi Chandra Asri
Petrochemical Berkelanjutan III, CAP telah menerbitkan:

    -      Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap I Tahun 2020

           Pada tanggal 26 Agustus 2020, CAP melakukan penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan III
           Chandra Asri Petrochemical Tahap I sebesar Rp 1 triliun.

                                                                                            (dalam jutaan US$)
                                              KETERANGAN                                         JUMLAH
        Seri A (3 tahun)                                                                                  37,5
        Seri B (5 tahun)                                                                                  25,4
        Seri C (7 tahun)                                                                                    8,0
        Jumlah                                                                                            70,9
        Biaya perolehan pinjaman yang belum diamortisasi                                                  (0,5)
        Bersih                                                                                            70,4


           Pelunasan Obligasi Seri A, Seri B dan Seri C masing-masing akan dilakukan pada 26 Agustus 2023, 26
           Agustus 2025 dan 26 Agustus 2027.

           Tingkat bunga per tahun untuk Seri A, Seri B dan Seri C masing-masing sebesar 8,20%, 8,70% dan
           9,20% yang dibayarkan setiap triwulan.

           Obligasi ini memperoleh pemeringkatan “AA-“ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
           berdasarkan surat penegasan atas pemeringkatan tanggal 5 Oktober 2020.

           PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan Negara
           (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat, PT BCA Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai Penjamin
           Emisi dan Pelaksana Efek.
           Secara bersamaan, CAP juga telah melakukan perjanjian swap suku bunga dan mata uang atas seri B
           obligasi tersebut dari Rupiah menjadi Dolar Amerika Serikat pada setiap tanggal pembayaran bunga
           dan pokok.
    -      Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap II Tahun 2020
           Pada tanggal 5 November 2020, CAP melakukan penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan III
           Chandra Asri Petrochemical Tahap II sebesar Rp 600 miliar.
                                                                                            (dalam jutaan US$)
                                                 KETERANGAN                                         JUMLAH
             Nilai nominal                                                                                42,5
             Biaya perolehan pinjaman yang belum diamortisasi                                             (0,2)
             Bersih                                                                                       42,3



                                                            26
Page 51
             Pelunasan Obligasi akan dilakukan pada 4 November 2023. Tingkat bunga per tahun sebesar 8,20%
             yang dibayarkan setiap triwulan.

             Obligasi ini memperoleh pemeringkatan “AA-“ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
             berdasarkan surat penegasan atas pemeringkatan tanggal 5 Oktober 2020.

             PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan Negara
             (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk dan PT CIMB Niaga
             Sekuritas sebagai Penjamin Emisi dan Pelaksana Efek.

             Secara bersamaan, CAP juga telah melakukan perjanjian swap suku bunga dan mata uang atas
             obligasi tersebut dari Rupiah menjadi Dolar Amerika Serikat pada setiap tanggal pembayaran bunga
             dan pokok.

   Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi CAP dan entitas anak untuk tidak melakukan
   hal-hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian.

   CAP diwajibkan untuk memelihara rasio jumlah utang konsolidasian yang dikenakan bunga dan ekuitas tidak
   lebih dari 1:1.

Obligasi Berkelanjutan II Chandra Asri Petrochemical

Pada tanggal 13 Desember 2018, CAP memperoleh pernyataan efektif dari OJK untuk menerbitkan Obligasi
Berkelanjutan II Chandra Asri Petrochemical sebanyak-banyaknya sebesar Rp 2 triliun. Dalam rangka Obligasi
Chandra Asri Petrochemical Berkelanjutan II, CAP telah menerbitkan:

   -         Obligasi Berkelanjutan II Chandra Asri Petrochemical Tahap I Tahun 2018

             Pada tanggal 19 Desember 2018, CAP melakukan penawaran umum atas Obligasi Chandra Asri
             Petrochemical Berkelanjutan II Tahap I sebesar Rp 500 miliar.

                                                                                                 (dalam jutaan US$)
                                              KETERANGAN                                             JUMLAH
           Nilai nominal                                                                                      (35,4)
           Biaya pinjaman yang belum diamortisasi                                                              (0,4)
           Bersih                                                                                               35,0
           Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                                 (35,0)
           Bagian jangka panjang                                                                                   -

             Pelunasan obligasi akan dilakukan pada 19 Desember 2021. Tingkat bunga per tahun sebesar 10%
             yang dibayarkan setiap triwulan.

             Obligasi ini memperoleh pemeringkatan “AA-“ dari Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
             berdasarkan surat penegasan atas pemeringkatan tanggal 5 Oktober 2020.

             PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan Negara
             (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat, PT BCA Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia dan PT
             Mandiri Sekuritas sebagai Penjamin Emisi dan Pelaksana Efek.

             CAP diwajibkan untuk memelihara rasio keuangan sebagai berikut:

                     Rasio jumlah utang konsolidasian yang dikenakan bunga dan Ekuitas tidak lebih dari 1:1.
                     Rasio arus kas dari kegiatan operasi dan beban keuangan tidak kurang dari 1,75:1.

       -     Obligasi Berkelanjutan II Chandra Asri Petrochemical Tahap II Tahun 2019

             Pada tanggal 24 Mei 2019, CAP melakukan penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan II Chandra
             Asri Petrochemical Tahap II sebesar Rp 750 miliar.

                                                                                                  (dalam jutaan US$)
                                            KETERANGAN                                              JUMLAH
   Nilai nominal                                                                                                53,2
   Biaya pinjaman yang belum diamortisasi                                                                       (0,1)
   Bersih                                                                                                       53,0

             Pelunasan obligasi akan dilakukan pada 29 Mei 2022. Tingkat bunga per tahun sebesar 9,5% yang
             dibayarkan setiap triwulan.



                                                                27
Page 52
          Obligasi ini telah memperoleh pemeringkatan “AA-“ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
          berdasarkan surat penegasan atas pemeringkatan tanggal 5 Oktober 2020.

          PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan Negara
          (Persero) Tbk sebagai wali amanat, PT BCA Sekuritas, PT DBS Vickers Securities Indonesia dan PT
          Mandiri Sekuritas sebagai Penjamin Emisi dan Pelaksana Efek.

          Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi CAP dan entitas anak untuk tidak
          melakukan hal-hal tertentu yangtercantum dalam perjanjian.

          CAP diwajibkan untuk memelihara rasio keuangan sebagai berikut:

                   Rasio jumlah utang konsolidasian yang dikenakan bunga dan Ekuitas tidak lebih dari 1:1.
                   Rasio arus kas dari kegiatan operasi dan beban keuangan tidak kurang dari 1,75:1.

    -     Obligasi Berkelanjutan II Chandra Asri Petrochemical Tahap III Tahun 2020

          Pada tanggal 7 Februari 2020, CAP melakukan penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan II
          Chandra Asri Petrochemical Tahap III sebesar Rp 750 miliar.

                                                                                              (dalam jutaan US$)
                                          KETERANGAN                                            JUMLAH
        Nilai nominal                                                                                       53,2
        Biaya pinjaman yang belum diamortisasi                                                              (0,3)
        Bersih                                                                                              52,9

          Pelunasan Obligasi akan dilakukan pada 12 Februari 2025. Tingkat bunga per tahun sebesar 8,70%
          yang dibayarkan setiap triwulan. Obligasi ini memperoleh pemeringkatan “AA-“ dari PT Pemeringkat
          Efek Indonesia (PEFINDO) berdasarkan surat penegasan atas pemeringkatan tanggal 5 Oktober 2020.

          PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan Negara
          (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat, PT BCA Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai Penjamin
          Emisi dan Pelaksana Efek.

          Secara bersamaan, CAP juga telah melakukan perjanjian swap suku bunga dan mata uang atas
          obligasi tersebut dari Rupiah menjadi Dolar Amerika Serikat setiap tanggal pembayaran bunga dan
          pokok.

          Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi CAP dan entitas anak untuk tidak
          melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian.

          CAP diwajibkan untuk memelihara rasio jumlah utang konsolidasian yang dikenakan bunga dan Ekuitas
          tidak lebih dari 1:1.

Obligasi Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical

Pada tanggal 4 Desember 2017, CAP memperoleh pernyataan efektif dari OJK untuk menerbitkan Obligasi
Chandra Asri Petrochemical Berkelanjutan I sebanyak-banyaknya sebesar Rp 1 triliun. Dalam rangka Obligasi
Chandra Asri Petrochemical Berkelanjutan I, CAP telah menerbitkan:

    -     Obligasi Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical Tahap I Tahun 2017

          Pada tanggal 12 Desember 2017, CAP melakukan penawaran umum atas Obligasi Chandra Asri
          Petrochemical Berkelanjutan I Tahap I dengan menerbitkan Obligasi Seri A sebesar Rp 150 miliar, Seri
          B sebesar Rp 120,25 miliar dan Seri C sebesar Rp 229,75 miliar.

                                                                                              (dalam jutaan US$)
                                         KETERANGAN                                             JUMLAH
    Seri A (3 tahun)                                                                                            -
    Seri B (5 tahun)                                                                                          8,6
    Seri C (7 tahun)                                                                                        16,3
    Jumlah                                                                                                  24,9
    Biaya perolehan pinjaman yang belum diamortisasi                                                        (0,3)
    Bersih                                                                                                  24,6
    Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                                          -
    Bagian jangka panjang                                                                                   24,6




                                                         28
Page 53
           Pelunasan Obligasi Seri A telah dilakukan pada tanggal 12 Desember 2020 sementara pelunasan Seri
           B dan Seri C masing-masing akan dilakukan pada 12 Desember 2022 dan 12 Desember 2024.

           Tingkat bunga per tahun untuk Obligasi Seri A, Seri B dan Seri C masing-masing sebesar 8,40%, 9,10%
           dan 9,75% yang dibayarkan setiap triwulan. Obligasi ini telah memperoleh pemeringkatan “AA-“ dari PT
           Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) berdasarkan surat penegasan atas pemeringkatan tanggal 5
           Oktober 2020. Pinjaman ini dijamin dengan fidusia mesin milik CAP.

    -      Obligasi Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical Tahap II Tahun 2018

           Pada tanggal 2 Maret 2018, CAP melakukan penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan I Chandra
           Asri Petrochemical Tahap II Tahun 2018 dengan menerbitkan Obligasi Seri A sebesar Rp 100 miliar,
           Seri B sebesar Rp 100 miliar dan Seri C sebesar Rp 300 miliar.

                                                                                               (dalam jutaan US$)
                                          KETERANGAN                                            JUMLAH
       Seri A (3 tahun)                                                                                        7,1
       Seri B (5 tahun)                                                                                        7,1
       Seri C (7 tahun)                                                                                      21,3
       Jumlah                                                                                                35,4
       Biaya perolehan pinjaman yang belum diamortisasi                                                      (0,2)
       Bersih                                                                                                35,3
       Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                                    (7,1)
       Bagian jangka panjang                                                                                 28,2

           Pelunasan Obligasi Seri A, Seri B dan Seri C masing-masing akan dilakukan pada 1 Maret 2021, 1
           Maret 2023 dan 1 Maret 2025.

           Tingkat bunga per tahun untuk Obligasi Seri A, Obligasi Seri B dan Obligasi Seri C masing-masing
           sebesar 7,50%, 8,25% dan 9,00% yang dibayarkan setiap triwulan.

           Obligasi ini telah memperoleh pemeringkatan “AA-“ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
           berdasarkan surat penegasan atas pemeringkatan tanggal 5 Oktober 2020.

           Pinjaman ini dijamin dengan 2 bidang tanah di Desa Gunung Sugih dan fidusia mesin milik CAP.

   Secara bersamaan, CAP juga telah melakukan perjanjian swap suku bunga dan mata uang atas obligasi
   tersebut dari Rupiah menjadi Dolar Amerika Serikat pada setiap tanggal pembayaran bunga dan pokok. PT
   Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan Negara (Persero)
   Tbk sebagai wali amanat PT BCA Sekuritas dan PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia sebagai Penjamin
   Emisi dan Pelaksana Efek.

   Dana yang diperoleh dari pinjaman digunakan untuk pelunasan utang bank jangka panjang.

   Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi CAP dan entitas anak untuk tidak melakukan
   hal-hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian.

   CAP diwajibkan untuk memelihara rasio keuangan sebagai berikut:

         Rasio jumlah utang konsolidasian yang dikenakan bunga dan Ekuitas tidak lebih dari 1:1.
         Rasio arus kas dari operasi dan beban keuangan tidak melebihi dari 1,75:1.

Obligasi Chandra Asri Petrochemical I Tahun 2016

   Pada tanggal 15 Desember 2016, CAP melakukan penawaran umum atas Obligasi Chandra Asri
   Petrochemical I dengan menerbitkan Obligasi Seri A sebesar Rp 361,4 miliar dan Seri B sebesar Rp 138,6
   miliar.

                                                                                               (dalam jutaan US$)
                                             KETERANGAN                                             JUMLAH
       Seri A (3 tahun)                                                                                          -
       Seri B (5 tahun)                                                                                        9,8
       Jumlah                                                                                                  9,8
       Biaya perolehan pinjaman yang belum diamortisasi                                                      (0,1)
       Bersih                                                                                                  9,8
       Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                                    (9,8)
       Bagian jangka panjang                                                                                     -




                                                            29
Page 54
    PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan Negara
    (Persero) Tbk sebagai wali amanat, PT DBS Vickers Securities Indonesia, PT Mandiri Sekuritas dan PT
    BCA Sekuritas sebagai Penjamin Emisi dan Pelaksana Efek.

    Dana yang diperoleh dari pinjaman digunakan untuk melakukan pelunasan utang bank jangka panjang.

    Pinjaman ini dijamin antara lain dengan 11 bidang tanah di Desa Gunung Sugih dan seluruh mesin yang
    dimiliki oleh CAP.

    Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi CAP dan entitas anak untuk tidak melakukan
    hal-hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian.

    Secara bersamaan, CAP juga telah melakukan perjanjian swap suku bunga dan mata uang atas obligasi
    tersebut dari Rupiah menjadi Dolar Amerika Serikat setiap tanggal pembayaran bunga dan pokok.

    Pelunasan Obligasi Seri A dan Obligasi Seri B masing-masing akan dilakukan pada 22 Desember 2019 dan
    22 Desember 2021.

    Tingkat bunga per tahun untuk Obligasi Seri A dan Seri B masing-masing sebesar 10,8% dan 11,3% yang
    dibayarkan setiap triwulan.

     CAP diwajibkan untuk memelihara rasio keuangan sebagai berikut:

        Rasio total utang konsolidasian yang dikenakan bunga dan Ekuitas tidak lebih dari 1:1.
        Rasio Arus Kas dari Operasi dan beban keuangan tidak melebihi dari 1,75:1.

    Obligasi ini telah memperoleh hasil pemeringkatan “AA-“ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
    berdasarkan surat penegasan atas pemeringkatan tanggal 5 Oktober 2020.

e. Liabilitas keuangan derivatif

Pada 31 Desember 2020, liabilitas keuangan derivatif sebesar US$ 5,4 juta.

f. Liabilitas Imbalan Kerja

Pada 31 Desember 2020, liabilitas imbalan kerja sebesar US$ 60,8 juta.

Mutasi nilai kini kewajiban imbalan pasti adalah sebagai berikut:

                                                                                              (dalam jutaan US$)
                                        KETERANGAN                                              JUMLAH
 Kewajiban imbalan pasti - awal                                                                              82,2
 Biaya jasa kini                                                                                              6,4
 Biaya jasa lalu dan keuntungan atau kerugian atas penyelesaian                                             (0,0)
 Biaya bunga bersih                                                                                           3,5
 Pengukuran kembali (keuntungan/kerugian):                                                                      -
   Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari:                                                          -
      Perubahan asumsi                                                                                      (2,0)
      Penyesuaian pengalaman                                                                                (2,3)
 Pembayaran manfaat                                                                                         (2,0)
 Selisih kurs atas program dalam valuta asing                                                               (1,5)
 Subjumlah                                                                                                   84,3
 Dikurangi nilai wajar aset program                                                                        (23,5)
 Kewajiban imbalan pasti - akhir                                                                             60,8

Perhitungan imbalan kerja dihitung oleh aktuaris independen PT Dian Artha Tama, PT Milliman Indonesia dan PT
Padma Radya Aktuaria. Kewajiban imbalan kerja pada tanggal 31 Desember 2020 adalah berdasarkan laporan
aktuaris independen PT Dian Artha Tama dengan nomor 933/PSAK/DAT/XII/2020 tanggal 31 Desember 2020
untuk Perseroan, laporan aktuaris independen PT Milliman Indonesia dengan nomor 0325/MI-PA-
REP/HG/II/2021 tanggal 10 Februari 2021 untuk CAP, 0329/MI-PA-REP/HG/II/2021 tanggal 10 Februari 2021
untuk SMI, 0327/MI-PA-REP/HG/II/2021 tanggal 10 Februari 2021 untuk CAP2, laporan aktuaris independen PT
Padma Radya Aktuaria dengan nomor 8521/II/21/PRA-RM tanggal 16 Februari 2021 untuk SEG-SL,
8522/II/21/PRA-RM tanggal 16 Februari 2021 untuk SEGD-II, 8527/II/21/PRA-RM tanggal 16 Februari 2021
untuk SEGI, 8528/II/21/PRA-RM tanggal 16 Februari 2021 untuk SEG-WW, 542/PSAK/DAT/II/2021 tanggal 24
Februari 2021 untuk GI.




                                                           30
Page 55
g.   Estimasi biaya pembongkaran aset tetap

Pada 31 Desember 2020, estimasi biaya pembongkaran aset tetap sebesar US$ 2,6 juta.

PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK TIDAK MEMILIKI LIABILITAS-LIABILITAS LAIN SELAIN YANG
TELAH DINYATAKAN DI ATAS DAN YANG TELAH DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN
SERTA DISAJIKAN DALAM PROSPEKTUS INI.
SAMPAI DENGAN PROSPEKTUS INI DITERBITKAN, PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK TIDAK
MEMILIKI KOMITMEN, KONTINJENSI, KEWAJIBAN DAN IKATAN LAIN KECUALI YANG TELAH
DINYATAKAN DI ATAS DAN/ATAU YANG TELAH DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK SERTA DISAJIKAN DALAM PROSPEKTUS
INI.
SELURUH LIABILITAS PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020
TELAH DIUNGKAPKAN DALAM PROSPEKTUS INI. SAMPAI DENGAN TANGGAL DITERBITKANNYA
PROSPEKTUS INI, PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK TELAH MELUNASI SELURUH LIABILITAS
YANG TELAH JATUH TEMPO. PADA SAAT PROSPEKTUS INI DITERBITKAN, TIDAK TERDAPAT
LIABILITAS YANG TELAH JATUH TEMPO NAMUN BELUM DAPAT DILUNASI OLEH PERSEROAN.
TIDAK TERDAPAT FAKTA MATERIAL YANG DAPAT MENGAKIBATKAN PERUBAHAN SIGNIFIKAN PADA
LIABILITAS DAN/ATAU PERIKATAN SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR SAMPAI
DENGAN TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK DAN LIABILITAS DAN/ATAU PERIKATAN SETELAH
TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA PENDAFTARAN,
KECUALI YANG TELAH DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN DAN PROSPEKTUS.
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020, PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK TELAH MEMENUHI
SEMUA RASIO KEUANGAN YANG DIPERSYARATKAN DALAM PERJANJIAN UTANG PERSEROAN.
TIDAK TERDAPAT KEADAAN LALAI ATAS PEMBAYARAN POKOK DAN/ATAU BUNGA PINJAMAN
SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA
PERNYATAAN PENDAFTARAN.
DENGAN ADANYA PENGELOLAAN YANG SISTEMATIS ATAS ASET DAN LIABILITASNYA SERTA
HARAPAN PENINGKATAN HASIL OPERASI DI MASA MENDATANG, PERSEROAN MENYATAKAN
KESANGGUPAN UNTUK DAPAT MENYELESAIKAN SELURUH LIABILITASNYA SESUAI DENGAN
PERSYARATAN SEBAGAIMANA MESTINYA.




                                                   31
Page 56
IV.      IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Tabel-tabel di bawah ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting dari Perseroan dan Perusahaan Anak
berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak untuk tahun-tahun yang berakhir
pada 31 Desember 2020 dan 2019.

Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak untuk tahun-tahun yang berakhir 31
Desember 2020 dan 2019 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan (anggota dari Jaringan
Deloitte Asia Pasifik dan Jaringan Deloitte) yang ditandatangani oleh Theodorus Bambang Dwi K.A pada tanggal
21 Mei 2021 yang menyatakan opini tanpa modifikasian dengan paragraf hal lain mengenai laporan keuangan
konsolidasian dan tujuan laporan keuangan konsolidasian untuk disertakan dalam dokumen Penawaran Umum
Obligasi.

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian

                                                                                            (dalam jutaan US$)
                                                                              31 Desember
                          KETERANGAN
                                                                      2020                      2019
 ASET
 ASET LANCAR
 Kas dan setara kas                                                          1.135,3                    744,2
 Rekening bank yang dibatasi penggunaannya                                     185,6                    143,5
 Aset keuangan lainnya - lancar                                                 95,1                     87,9
 Piutang usaha – bersih
   Pihak berelasi                                                               5,1                       7,4
   Pihak ketiga                                                               220,2                     253,4
 Piutang lain-lain - bersih
   Pihak berelasi                                                                  -                      61,8
   Pihak ketiga                                                                 11,9                      16,9
 Piutang sewa pembiayaan - lancar                                                6,6                       5,9
 Persediaan – bersih                                                           276,4                     307,9
 Pajak dibayar dimuka                                                           86,9                     156,0
 Uang muka                                                                      22,5                      28,2
 Biaya dibayar dimuka                                                           10,6                      14,8
 Aset lancar lainnya                                                             0,5                       0,2
 Jumlah Aset Lancar                                                          2.056,7                   1.828,1

 ASET TIDAK LANCAR
 Piutang lain-lain - bersih
   Pihak berelasi                                                              198,6                       0,3
   Pihak ketiga                                                                 65,7                      65,1
 Piutang sewa pembiayaan – setelah dikurangi bagian lancar                     387,7                     394,3
 Aset pajak tangguhan – bersih                                                   0,2                       0,4
 Beban yang ditangguhkan                                                        17,6                      22,7
 Uang muka investasi                                                            23,0                      83,1
 Investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama                           162,6                      25,4
 Aset keuangan lainnya – tidak lancar                                            7,0                       7,1
 Uang muka pembelian aset tetap                                                  7,1                      65,7
 Aset keuangan derivatif                                                         4,2                       0,1
 Suku cadang dan perlengkapan                                                   21,8                      20,9
 Aset biologis - hutan tanaman industri                                            -                       8,0
 Properti investasi - bersih                                                    41,6                      25,3
 Aset hak-guna                                                                  18,3                         -
 Aset tetap – bersih                                                         2.666,3                   2.584,9
 Aset sewa operasi                                                             358,0                     351,5
 Rekening bank yang dibatasi penggunaannya                                       5,4                       4,6
 Tagihan restitusi pajak                                                         9,2                       6,8
 Aset tidak berwujud - bersih                                                1.629,0                   1.684,0
 Aset tidak lancar lainnya                                                       3,1                       4,2
 Jumlah Aset Tidak Lancar                                                    5.626,5                   5.354,3
 JUMLAH ASET                                                                 7.683,2                   7.182,4

 LIABILITAS DAN EKUITAS
 LIABILITAS JANGKA PENDEK
 Utang usaha                                                                  725,6                     690,4
 Utang lain-lain
   Pihak berelasi                                                               0,7                      79,9
   Pihak ketiga                                                                38,0                      29,8
 Uang muka yang diterima                                                       41,7                      25,0
 Utang pajak                                                                   33,9                      35,4
 Biaya yang masih harus dibayar                                                59,8                      58,8
 Utang bank jangka pendek                                                       0,7                       0,1



                                                             32
Page 57
                                                                                               (dalam jutaan US$)
                                                                                 31 Desember
                             KETERANGAN
                                                                        2020                       2019
   Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
     Liabilitas sewa                                                               2,2                          -
     Utang lembaga keuangan non-bank                                               0,0                        0,0
     Utang bank jangka panjang                                                    91,5                      167,9
     Utang obligasi dan wesel bayar                                              105,3                       18,3
   Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                             1.099,5                    1.105,6

   LIABILITAS JANGKA PANJANG
   Liabilitas pajak tangguhan – bersih                                           865,9                      899,9
   Liabilitas kontrak                                                             17,6                          -
   Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh
   tempo dalam waktu satu tahun:
     Liabilitas sewa                                                               7,8                          -
     Utang lembaga keuangan non-bank                                               0,0                        0,0
     Utang bank jangka panjang                                                   476,3                    1.335,7
     Utang obligasi dan wesel bayar                                            2.196,1                    1.013,7
   Liabilitas keuangan derivatif                                                   5,4                       11,4
   Liabilitas imbalan kerja                                                       60,8                       58,0
   Estimasi biaya pembongkaran aset tetap                                          2,6                        2,5
   Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                            3.632,7                    3.321,0
   JUMLAH LIABILITAS                                                           4.732,2                    4.426,6

   EKUITAS
   Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk
   Modal saham                                                                   978,9                      948,0
   Tambahan modal disetor                                                          96,2                     127,7
   Komponen ekuitas lainnya                                                      135,9                      135,9
   Penghasilan komprehensif lain                                                 (92,3)                   (210,7)
   Saldo laba – sejak kuasi reorganisasi pada tanggal 30 Juni 2011
     Ditentukan penggunaannya                                                       2,6                        2,1
     Tidak ditentukan penggunaannya                                              214,4                      180,4
   Jumlah                                                                      1.335,6                    1.183,6
   Dikurangi biaya perolehan saham treasuri                                      (10,6)                      (8,0)
   Jumlah ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk              1.325,0                    1.175,5
   Kepentingan non pengendali                                                  1.626,0                    1.580,3
   JUMLAH EKUITAS                                                              2.951,0                    2.755,8
   JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                               7.683,2                    7.182,4

 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian

                                                                                               (dalam jutaan US$)
                                                                                    31 Desember
                               Keterangan
                                                                          2020                      2019
PENDAPATAN                                                                       2.334,2                   2.402,5
BEBAN POKOK PENDAPATAN DAN BEBAN LANGSUNG                                        1.750,8                   1.823,0
LABA KOTOR                                                                         583,4                     579,5
Beban penjualan                                                                    (50,5)                    (42,2)
Beban umum dan administrasi                                                      (107,5)                   (111,9)
Beban keuangan                                                                   (213,7)                   (185,0)
Kerugian kurs mata uang asing - bersih                                             (10,1)                     (2,2)
Bagian laba (rugi) entitas asosiasi dan ventura bersama - bersih                     16,5                     (3,4)
Keuntungan dan kerugian lain-lain - bersih                                           26,3                      41,9
LABA SEBELUM PAJAK                                                                 244,5                     276,7
BEBAN PAJAK PENGHASILAN - BERSIH                                                 (103,1)                   (139,3)
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN                                                         141,4                     137,4
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
    Pengukuran kembali atas program imbalan pasti, setelah pajak                      2,8                      (2,8)
Pos-pos yang akan diklasifikasi ke laba rugi:
    Selisih kurs penjabaran laporan keuangan                                        (5,0)                        4,0
    Cadangan lindung nilai arus kas                                                   2,4                     (14,8)
    Bagian penghasilan komprehensif lain entitas asosiasi dan ventura
                                                                                   (12,2)                            -
        bersama – bersih
    Keuntungan (kerugian) nilai wajar bersih atas aset keuangan yang
                                                                                    (0,2)                        2,0
        diukur pada FVTOCI / tersedia untuk dijual
Jumlah rugi komprehensif lain tahun berjalan                                       (12,3)                     (11,6)
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                     129,1                      125,8
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN YANG DIATRIBUSIKAN KEPADA:
    Pemilik entitas induk                                                            36,3                       44,1



                                                                33
Page 58
                                                                                 (dalam jutaan US$)
                                                                      31 Desember
                             Keterangan
                                                             2020                     2019
     Kepentingan nonpengendali                                        105,1                    93,3
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN                                            141,4                   137,4
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN YANG
DI ATRIBUSIKAN KEPADA:
     Pemilik entitas induk                                             25,4                    42,4
     Kepentingan nonpengendali                                        103,7                    83,4
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                        129,1                   125,8
LABA (RUGI) PER SAHAM
(dalam Dolar Amerika Serikat penuh)
     Dasar                                                          0,00039                0,00049
     Dilusi                                                         0,00039                0,00049

 Rasio-rasio Keuangan

                                                                31 Desember
                           Keterangan
                                                      2020                         2019
 Rasio Pertumbuhan
 Pendapatan (%)                                                 (2,84)                     (21,89)
 Beban Pokok Pendapatan (%)                                     (3,96)                     (19,70)
 Laba Kotor (%)                                                   0,68                     (28,06)
 Laba Sebelum Pajak (%)                                        (11,64)                     (39,30)
 Laba Bersih Tahun Berjalan (%)                                   2,91                     (43,25)
 Jumlah Aset (%)                                                  6,97                        1,99
 Jumlah Liabilitas (%)                                            6,90                        1,99
 Jumlah Ekuitas (%)                                               7,08                        1,99

 Rasio Usaha
 Laba Kotor Terhadap Pendapatan (%)                             24,99                       24,12

 Rasio Keuangan
 Rasio Lancar (x)                                                   1,87                     1,65
 Imbal Hasil Aset (ROA) (%)                                         1,84                     1,91
 Imbal Hasil Ekuitas (ROE) (%)                                      4,79                     4,99
 Jumlah Liabilitas Terhadap Jumlah Ekuitas (x)                      1,60                     1,61
 Jumlah Liabilitas Terhadap Jumlah Aset (x)                         0,62                     0,62

 PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020, PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK TELAH MEMENUHI
 SEMUA RASIO KEUANGAN YANG DIPERSYARATKAN DALAM PERJANJIAN UTANG PERSEROAN.




                                                 34
Page 59
V.      ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN

Analisis dan pembahasan oleh manajemen atas kondisi keuangan serta hasil operasi dalam bab ini harus dibaca
bersama-sama dengan ikhtisar data keuangan penting, Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan
Perusahaan Anak beserta Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang terlampir dalam Prospektus ini.

Informasi keuangan yang disajikan di bawah ini berasal dan/atau dihitung berdasarkan laporan keuangan
konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2020 dan
2019.

Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak untuk tahun-tahun yang berakhir 31
Desember 2020 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan (anggota dari Jaringan Deloitte Asia
Pasifik dan Jaringan Deloitte) yang ditandatangani oleh Theodorus Bambang Dwi K.A pada tanggal 21 Mei 2021
yang menyatakan opini tanpa modifikasian dengan paragraf hal lain mengenai laporan keuangan konsolidasian
dan tujuan laporan keuangan konsolidasian untuk disertakan dalam dokumen Penawaran Umum Obligasi.

1.   TINJAUAN UMUM

Perseroan didirikan pada tahun 1979 sebagai perusahaan timber terintegrasi di Kalimantan Selatan. Setelah
akuisisi PT Chandra Asri pada tahun 2007 dan PT Tri Polyta Indonesia Tbk pada tahun 2008, kedua entitas
tersebut bergabung pada tahun 2011 dan membentuk CAP. Setelah menyelesaikan Akuisisi Star Energy pada
tahun 2018, Perseroan telah menjadi pemain energi terintegrasi Indonesia terkemuka dengan portofolio yang
kuat dari aset tenaga panas bumi. Saat ini Perseroan fokus berinvestasi pada petrokimia, pembangkit energi
listrik dan properti.

Bisnis inti Perseroan adalah produsen petrokimia dan pembangkit tenaga listrik. Bisnis petrokimia Perseroan
yang berasal dari CAP, terdiri dari aset industri yang memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan melalui
diversifikasi dan integrasi bisnis dan yang memberikan dasar yang kuat untuk pertumbuhan dan perkembangan
pendapatan. Bisnis energi dan pembangkit listrik, terutama berasal dari Star Energy, terdiri dari aset di Wayang
Windu, Salak dan Darajat yang dikhususkan untuk eksplorasi, pengembangan, dan pemanfaatan sumber daya
panas bumi. Perseroan juga memiliki, bersama dengan PT Indonesia Power, anak perusahaan PLN, PT Indo
Raya Tenaga, sebuah perusahaan yang sedang mengembangkan Proyek Jawa 9 & 10.

Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2020, Perseroan menghasilkan pendapatan
masing-masing sebesar US$ 2.402,5 juta dan US$ 2.334,2 juta atau mengalami penurunan 2,8% dibandingkan
dengan tahun sebelumnya.

Kegiatan usaha petrokimia Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2020
menghasilkan pendapatan masing-masing sebesar US$ 1.881,0 juta dan US$ 1.806,4 juta atau mengalami
penurunan 4,0% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Kegiatan usaha pembangkit energi listrik Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019
dan 2020 menghasilkan pendapatan bersih masing-masing sebesar US$ 513,5 juta dan US$ 520,6 juta atau
mengalami peningkatan 1,4% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Bisnis lain Perseroan selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2020 menghasilkan
pendapatan bersih masing-masing sebesar US$ 8,0 juta dan US$ 7,1 juta dibandingkan dengan tahun
sebelumnya.

Operasional Perusahaan dilakukan melalui Perusahaan Anak (termasuk CAP atau Star Energy) sehingga
Perseroan bergantung pada arus kas Perusahaan Anak untuk memenuhi kewajibannya. Pembahasan dan
analisis berikut ini menyajikan secara lebih rinci hasil operasi dan kondisi keuangan CAP dan Star Energy, yang
merupakan dua Perusahaan anak yang memiliki kontribusi material.

2.   FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI OPERASI DAN KEGIATAN USAHA PERSEROAN

Faktor-faktor utama yang mempengaruhi hasil operasi dan kondisi keuangan CAP

Berikut adalah beberapa faktor utama yang telah mempengaruhi hasil operasi CAP di masa lalu, serta faktor-
faktor yang saat ini diperkirakan akan mempengaruhi hasil operasi CAP di masa mendatang. Faktor-faktor lain di
luar yang diidentifikasi di bawah ini dapat mempengaruhi bisnis dan hasil operasi CAP. Faktor-faktor tersebut
antara lain adalah:




                                                      35
Page 60
a) Pendapatan dari bisnis petrokimia Perseroan melalui CAP

   Perseroan menghasilkan sebagian besar pendapatan bersih dari bisnis petrokimia Perseroan melalui
   Perusahaan Anak yang tidak dimiliki sepenuhnya, CAP. Pada tanggal 31 Desember 2020, Perseroan, secara
   langsung dan tidak langsung, melalui Perusahaan Anaknya yang dimiliki sendiri sepenuhnya, yaitu Marigold,
   memiliki 46,63% dari jumlah saham beredar CAP, dan pendapatan CAP untuk periode yang bersangkutan
   dikonsolidasikan dalam laporan keuangan Perseroan yang telah diaudit. Untuk tahun yang berakhir pada
   tanggal 31 Desember 2019 dan 2020 pendapatan dari bisnis petrokimia Perseroan melalui CAP adalah US$
   1.881,0 juta dan US$ 1.806,4 juta yang masing-masing merupakan 78,3% dan 77,4% dari total pendapatan.
   Akibatnya, sejumlah faktor utama yang mempengaruhi hasil operasi dan kondisi keuangan CAP juga
   memberi dampak material pada bisnis Perseroan selama tahun 2019 dan 2020.

b) Dinamika penawaran dan permintaan di pasar petrokimia

   Penjualan bersih, margin keuntungan dan kinerja operasi bisnis utama Perseoran melalui CAP sangat sensitif
   terhadap dinamika penawaran dan permintaan baik di pasar petrokimia domestik maupun internasional.
   Permintaan untuk produk CAP umumnya terkait dengan tingkat aktivitas ekonomi atau pertumbuhan PDB.
   Adapun pasokan dipengaruhi oleh kapasitas produksi yang tersedia di pasaran. Seiring permintaan untuk
   produk petrokimia mendekati pasokan yang tersedia, tingkat utilisasi kapasitas industri meningkat, dan harga
   dan margin biasanya meningkat. Secara historis, hubungan ini sangat siklis karena fluktuasi pasokan akibat
   waktu investasi baru dalam kapasitas dan kondisi ekonomi umum yang mempengaruhi kekuatan atau
   kelemahan relatif permintaan. Umumnya, kapasitas lebih mungkin ditambahkan pada periode ketika
   permintaan masa depan atau yang diharapkan di masa depan kuat dan marginnya tinggi, atau diperkirakan
   akan tinggi. Investasi kapasitas baru dapat mengakibatkan, dan di masa lalu sering mengakibatkan,
   kelebihan kapasitas, yang biasanya menyebabkan penurunan tingkat utilisasi kapasitas industri dan
   pengurangan margin. Dalam menanggapi hal tersebut, produsen petrokimia biasanya mengurangi kapasitas
   atau membatasi penambahan kapasitas lebih lanjut, yang pada akhirnya menyebabkan pasar menjadi relatif
   kekurangan pasokan dan menyebabkan peningkatan utilisasi kapasitas industri dan ekspansi margin.
   Meskipun CAP adalah satu-satunya produsen dalam negeri dari beberapa produknya dan Perseroan yakin
   memiliki keunggulan signifikan dibandingkan pesaing domestik dan internasionalnya, industri petrokimia
   secara historis ditandai oleh periode pasokan yang ketat, yang menyebabkan tingkat utilisasi dan margin
   yang tinggi, diikuti oleh periode kelebihan pasokan terutama karena penambahan kapasitas yang signifikan,
   yang menyebabkan tingkat utilisasi dan margin berkurang. Kelebihan pasokan menyebabkan pengurangan
   harga produk CAP, yang menyebabkan penurunan margin keuntungan, sedangkan pada periode yang ketat,
   CAP mendapat keuntungan dari kenaikan harga produk yang menyebabkan peningkatan margin keuntungan.
   Hasil historis CAP mencerminkan dinamika penawaran dan permintaan ini dan sifat volatil dari industri
   petrokimia.

   Harga produk CAP umumnya ditetapkan oleh harga patokan regional diantara faktor lainnya. Selama tahun
   yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2020 rata-rata harga jual olefins masing-masing adalah
   USD 689,3/MT dan USD 623,7/MT. Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2020,
   harga jual rata-rata per ton polyolefins masing-masing adalah USD 1.101,0/MT dan USD 959,5/MT. Selama
   tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2020 harga jual rata-rata styrene monomer dan
   produk sampingan masing-masing adalah USD 1.021,0/MT dan USD 766,0/MT. Selama tahun yang berakhir
   pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2020, harga jual rata-rata butadiene dan produk sampingan masing-
   masing adalah USD 811/MT dan USD 549/MT

c) Biaya bahan baku dan marjin

   Sehubungan dengan bisnis petrokimia Perseroan melalui CAP, CAP menggunakan naphtha sebagai bahan
   baku utamanya untuk menghasilkan produknya sehingga biaya naphtha, yang semuanya dibeli dari pihak
   ketiga yang independen, merupakan bagian terbesar dari harga pokok penjualan CAP. Selama tahun-tahun
   yang berakhir 31 Desember 2019 dan 2020 biaya naphtha menyumbang 60,1% dan 58,8% dari biaya pokok
   pendapatan CAP. Harga naphtha umumnya mengikuti tren harga minyak mentah dan mengikuti kondisi pasar
   untuk minyak mentah. Pergerakan harga naphtha tidak selalu sama besarnya atau arahnya dengan
   perubahan harga CAP yang secara histori diterima untuk produk-produknya.

   Harga rata-rata Naphtha per ton, yang berkaitan dengan harga minyak mentah Brent, mengalami penurunan
   sebesar 23,71% menjadi USD 413,74 dari USD 542,30 diimbangi dengan kenaikan konsumsi Naphtha
   sebesar 20,31%, Di sisi lain, biaya rata-rata per ton Benzene, yang merupakan bahan baku utama untuk
   Styrene Monomer, mengalami penurunan pada 2020 sebesar 21,50% menjadi USD 515,07 dibandingkan
   USD 656,15 pada tahun 2019. Selain itu, jumlah konsumsi Benzene juga mengalami penurunan sebesar
   30,42%

   CAP menggunakan propylene sebagai bahan baku untuk menghasilkan polypropylene. CAP umumnya
   menggunakan semua produksi propylenenya sebagai bahan baku untuk produksi polypropylenenya sendiri.
   Namun, produksi propylenenya tidak mencukupi untuk semua produksi polypropylene dan CAP biasanya



                                                      36
Page 61
     mengimpor propylene untuk digunakan sebagai bahan baku. Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31
     Desember 2019 dan 2020, CAP menghasilkan 489,3 KT dan 395,0 KT, masing-masing, dari propylene dan
     tidak melakukan pembelian propylene pada tahun-tahun tersebut. Marjin kotor produk dihitung oleh laba kotor
     per produk dibagi dengan pendapatan bersih per produk. Marjin kotor produk untuk CAP untuk tahun-tahun
     yang berakhir 31 Desember 2019 dan 2020 adalah 9,10% dan 9,14%.

     Akibatnya, kenaikan harga bahan baku mungkin memiliki efek negatif yang pokok terhadap margin dan arus
     kas untuk bisnis petrokimia Perseroan, sejauh kenaikan tersebut tidak diteruskan ke harga jual produk CAP.
     Fluktuasi harga bahan baku yang signifikan juga dapat menekan margin, karena kenaikan harga penjualan
     untuk produk CAP mungkin tertinggal dari kenaikan harga bahan baku. Tidak ada jaminan bahwa kenaikan
     harga bahan baku tidak akan mempengaruhi bisnis CAP atau hasil operasi dan pada gilirannya, bisnis atau
     hasil usaha Perseroan di masa depan.

d) Program Pemeliharaan (Turn Around Maintenance) (“TAM”) dan penghentian yang tidak direncanakan

     Hasil operasi bisnis petrokimia secara material dipengaruhi oleh kemampuan CAP dalam memanfaatkan
     asetnya sehingga menghasilkan volume produksi yang maksimal. Program perawatan terjadwal seperti TAM
     dan SDM, serta penutupan pabriknya yang tidak terencana, dapat mempengaruhi tingkat utilisasi, yang
     berakibat pada fluktuasi total produksi. Pada tahun 2019 dan 2020, produksi agregat olefins dan produk
     sampingan, polyolefins, styrene monomer dan produk sampingan, butadiene dan produk sampingan, dan
     MTBE & B-1 adalah 2.859,9 KT dan 3.774,7 KT. CAP dijadwalkan untuk melakukan TAM setiap empat
     sampai lima tahun di pabrik cracker naphtha-nya, yang biasanya berlangsung selama 45 hari.

     CAP telah melakukan TAM pada bulan Agustus 2019, TAM berikutnya dijadwalkan pada tahun 2024.

     Dua pabrik styrene monomer CAP masing-masing membutuhkan SDM setiap dua tahun sekali untuk jangka
     waktu 26 hari sampai 30 hari. Pada bulan Desember 2016, CAP melakukan SDM yang dijadwalkan, yang
     mengakibatkan penghentian pabrik styrene monomer selama 30 hari. CAP melakukan SDM untuk pabrik
     butadienenya bersamaan dengan TAM untuk pabrik naphtha cracker, di mana ia menutup produksi butadiene
     untuk jangka waktu hingga 40 hari.

     Kapasitas pabrik butadiene adalah 137 KT/A dengan tingkat pemanfaatan kapasitas pabrik butadiene pada
     tahun yang berakhir 31 Desember 2020 adalah 80%.

e) Bea masuk

     Hasil usaha Perseroan selama ini dalam beberapa hal telah dipengaruhi oleh bea masuk yang dikenakan
     terhadap produk impr petrokimia ke Indonesia. Per tanggal 1 Maret 2017, impor naphtha, ethylene,
     propylene, styrene monomer, dan butadiene tidak dikenakan bea masuk. Impor polyethylene dan
     polypropylene dikenakan bea masuk sebesar 5% sampai dengan 15% dari harga impor jika diimpor dari
     negara-negara di luar ASEAN dan tidak dikenakan bea masuk jika diimpor dari negara-negara ASEAN.

f) Peraturan lingkungan hidup

     Hasil operasional Perseroan dipengaruhi oleh peraturan perundang-undangan lingkungan hidup, termasuk
     peraturan emisi gas rumah kaca, serta risiko dan sasaran lingkungan pada umumnya. Perseroan telah
     melakukan investasi, dan akan tetap melakukan investasi, finansial dan teknis dengan jumlah signifikan untuk
     mencapai dan menjaga pemenuhan persyaratan lingkungan. Dari waktu ke waktu, CAP juga melakukan
     remediasi dan biaya decommissioning pada fasilitas produksi saat ini dan terdahulu, serta pada fasilitas di
     lokasi lainnya. Peraturan lingkungan hidup dapat memiliki dampak terhadap pasar dimana CAP beroperasi,
     dan juga terhadap posisi Perseroan dibandingkan dengan pesaingnya.

Faktor-faktor utama yang mempengaruhi hasil operasi dan kondisi keuangan Star Energy

Faktor-faktor utama yang memengaruhi hasil operasi dan kondisi keuangan Star Energy yang dijelaskan di
bawah ini telah mempengaruhi hasil operasi Star Energy di masa lalu, serta faktor-faktor yang saat ini
diperkirakan akan mempengaruhi hasil operasi Star Energy di masa mendatang. Faktor-faktor lain di luar yang
diidentifikasi di bawah ini dapat mempengaruhi hasil operasi Star Energy.

a)    Kapasitas dan Ketersediaan Operasi Panas Bumi Star Energy

      Pada saat Prospektus ini diterbitkan, Star Energy mengoperasikan tiga operasi panas bumi, yaitu Operasi
      Panas Bumi Wayang Windu, Operasi Panas Bumi Salak, dan Operasi Panas Bumi Darajat.

      Secara substansial seluruh pendapatan Star Energy berasal dari tarif yang diperolehnya dari menghasilkan
      energi panas bumi dan mengirimkan tenaga listrik ke PLN dan PGE sesuai dengan KOB Wayang Windu,
      Salak dan Darajat. Kemampuan Star Energy untuk menghasilkan pendapatan dan tingkat pendapatan Star



                                                        37
Page 62
     Energy yang mampu dihasilkan terutama begantung kepada kapasitas dan ketersediaan fasilitas lapangan
     dan fasilitas pembangkit listrik Star Energy, serta tarif yang berlaku. PJBE yang ditandatangani oleh anak
     perusahaan Star Energy yang bersangkutan dengan PLN adalah kontrak take-or-pay, dimana tarif listrik
     dibayarkan oleh PLN, terlepas dari apakah tenaga listrik dikirim oleh PLN.

     Ketersediaan pembangkit listrik Star Energy juga mempengaruhi pendapatan Star Energy yang tentunya
     dipengaruhi oleh berbagai faktor, khususnya kebutuhan untuk menghentikan sementara pembangkit listrik
     untuk pemeliharaan dan perbaikan terjadwal dan tidak terjadwal serta dampak dari pemeliharaan sumur Star
     Energy dan perbaikan.

     Apabila tidak memperhitungkan dampak dari penghentian secara paksa, ketersediaan pembangkit listrik
     Star Energy dipengaruhi terutama oleh kegiatan pemeliharaan yang terjadwal. Pemeriksaan dijadwalkan
     setiap tiga sampai empat tahun, dengan pemeriksaan berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 2019 dan
     2020 berkenaan dengan Operasi Panas Bumi Wayang Hindu. Pemeriksaan terjadwal biasanya
     mengakibatkan penghentian untuk setiap unit selama kurang lebih 2 minggu. Selain itu, penghentian yang
     disebabkan oleh aktivitas lain yang dilakukan oleh Star Energy di wilayah kontrak juga dapat mempengaruhi
     ketersediaan pembangkit listrik Star Energy.

b)   Tarif

     Tenaga listrik dan energi panas bumi yang dihasilkan oleh pembangkit listrik Star Energy dijual kepada PLN
     atas dasar "take-or-pay" berdasarkan PJBE dan KOB. Terdapat batas minimum take-or-pay tertentu
     menurut PJBE, dimana minimum take-or-pay berdasarkan PJBE Wayang Windu adalah sebesar 95,0% dari
     nilai kapasitas unit (unit rated capacity) dari masing-masing unit, yaitu 110MW untuk Unit 1 dan 117 MW
     untuk Unit 2. Minimum take-or-pay berdasarkan PJBE Salak adalah sebesar 95,06% dari nilai kapasitas unit
     (unit rated capacity) dari masing-masing unit, yaitu 55 MW per unit untuk Unit 1, 2 dan 3 dan 90,14% dari
     nilai kapasitas unit (unit rated capacity) dari masing-masing unit, yaitu 65,6 MW per unit untuk Unit 4, 5 dan
     6. Sedangkan minimum take-or-pay berdasarkan PJBE Darajat adalah sebesar 80,0% dari nilai kapasitas
     unit (unit rated capacity) sebesar 55 MW untuk Unit 1 dan 95,0% dari nilai kapasitas unit (unit rated capacity)
     dari masing-masing unit, yaitu 95MW untuk Unit 2 dan 121 MW untuk Unit 3.

     PLN dan PGE, membayar Star Energy berdasarkan tarif dengan formula yang telah ditentukan yang terdiri
     dari komponen tetap dan komponen variabel yang dapat meningkat. Pergerakan di berbagai indeks yang
     terpengaruh oleh kondisi ekonomi secara umum, seperti Indeks Harga Konsumen ("IHK") AS dan IHK
     Indonesia, memilki dampak langsung pada perhitungan tarif yang harus dibayarkan oleh PLN kepada Star
     Energy. Pergerakan dalam indeks ini dapat meningkatkan atau menurunkan tarif yang harus dibayar oleh
     PLN atau, seperti yang berlaku, PGE kepada Star Energy dan pada gilirannya dapat meningkatkan atau
     mengurangi pendapatan Star Energy dan mempengaruhi hasil operasi Star Energy.

     Star Energy menghitung tarif yang berlaku setiap bulan dengan menggunakan rumus dalam PJBE untuk
     tenaga listrik dan energi panas bumi yang dikirim pada bulan sebelumnya.

c)   Fluktuasi Nilai Tukar

     Pergerakan nilai Rupiah mempengaruhi tarif yang harus dibayar oleh PLN kepada Star Energy menurut
     PJBE Wayang Windu dan jumlah yang harus dibayarkan kepada Star Energy oleh PGE berdasarkan KOB
     Salak/Darajat. Menurut ketentuan PJBE Wayang Windu dan KOB Salak/Darajat, ini dikenal sebagai faktor
     pertukaran moneter. Apresiasi Rupiah terhadap dolar AS akan mengakibatkan kenaikan tarif yang harus
     dibayarkan oleh PLN kepada Star Energy, sementara depresiasi Rupiah akan mengakibatkan penurunan
     tarif yang harus dibayar oleh PLN. Dengan demikian, depresiasi Rupiah terhadap dolar AS akan mengurangi
     pendapatan Star Energy, dan sebaliknya.

     Star Energy juga memiliki risiko terhadap nilai tukar, dimana seluruh pendapatan Star Energy berdenominasi
     dalam mata uang dolar AS, sedangkan sebagian dari biaya operasi Star Energy, seperti biaya kompensasi
     karyawan Star Energy, adalah dalam mata uang Rupiah. Apabila biaya operasi Star Energy tidak
     berdenominasi dalam mata uang dolar AS, maka Star Energy terpapar fluktuasi nilai tukar mata uang. Selain
     itu, beberapa aset Star Energy, seperti tagihan PPN, adalah dalam mata uang Rupiah. Terpaparnya Star
     Energy terhadap pergerakan nilai tukar Rupiah-dolar AS sebagian dimitigasi oleh komponen faktor
     penukaran moneter dari tarif Star Energy.

d)   Hubungan Star Energy dengan PLN dan PGE

     Peristiwa yang memiliki dampak negatif pada hasil operasi dan kondisi keuangan PLN dan/atau PGE juga
     dapat berdampak pada Star Energy. Berdasarkan PJBE Wayang Windu, PLN berkewajiban untuk
     membayar tarif sebagai imbalan tenaga listrik dan energi panas bumi yang dihasilkan oleh Star Energy,
     sedangkan berdasarkan KOB Salak dan Darajat, PGE wajib membayar tarif tersebut. Ada berbagai faktor
     yang dapat mempengaruhi kondisi keuangan PLN dan/atau PGE, termasuk kebijakan pemerintah yang


                                                        38
Page 63
     berlaku untuk PLN dan/atau PGE, tertundanya persetujuan parlemen atas tingkat tarif serta perkembangan
     peraturan dan perubahan baik yang sedang berlangsung atau yang telah diusulkan sehubungan dengan
     PLN dan/atau PGE dan industri energi Indonesia. Dalam hal PLN tidak dapat memanfaatkan prioritas yang
     diberikan kepadanya, Pemerintah dapat memberikan hak untuk menyediakan tenaga listrik untuk
     kepentingan umum kepada pihak lain, termasuk perusahaan bisnis swasta. Setiap perubahan peraturan
     yang berdampak buruk, secara langsung atau tidak langsung, kepada PLN dan/atau PGE dapat
     memberikan dampak yang signifikan terhadap hasil operasi Star Energy. Dalam periode keuangan dimana
     PLN dan/atau PGE tidak melakukan pembayaran tepat waktu berdasarkan PJBE dan KOB, sebagaimana
     berlaku, hasil operasi dan arus kas Star Energy akan terpengaruh. Setiap perubahan peraturan yang
     berdampak buruk pada PLN dapat berpengaruh signifikan terhadap hasil operasi dan keuangan Star
     Energy.

e)   Perpajakan

     Anak perusahaan operasi utama Star Energy, yaitu Star Energy Geothermal Wayang Windu, Ltd.
     (“SEGWWL”), Star Energy Geothermal Salak, Ltd. (“SEGSL”), SEGDI, Star Energy Geothermal Darajat II,
     Limited (“SEGDII”) dan Star Energy Geothermal Salak Pratama, Ltd. (“SEGSPL”), dikenakan pajak
     penghasilan badan dan pajak lainnya di Indonesia karena kegiatan operasi Star Energy berlokasi di
     Indonesia.

     Bisnis dan kegiatan operasi Star Energy diatur oleh rezim pajak Indonesia yang diterapkan pada saat
     Original KOB mulai berlaku dan sesuai ketentuan KOB. Star Energy akan terus diatur oleh rezim pajak
     tersebut sampai akhir masa berlaku KOB. Selain itu, berdasarkan KOB, ketentuan pajak yang secara
     khusus ditetapkan berdasarkan KOB yang akan berlaku ketimbang ketentuan umum undang-undang
     perpajakan. Sesuai dengan persyaratan KOB, bisnis dan operasi Star Energy tunduk pada kewajiban dan
     manfaat pajak berikut, yang terdiri dari:

        pajak penghasilan badan pada tingkat yang tidak melebihi 34% dari pendapatan operasional bersih
         (penghasilan kena pajak dikurangi biaya yang dapat dikurangkan, tidak termasuk pajak dan retribusi lain
         seperti yang tercantum dalam undang-undang pajak penghasilan Indonesia tahun 1984 ("Undang-
         Undang Pajak Tahun 1984");
        dalam menghitung pajak pendapatan perusahaan Star Energy, Star Energy berhak untuk mengurangi
         biaya produksi/royalti yang dibayarkan kepada PGE dan semua pengeluaran terkait sumur, termasuk
         pengeboran pada tahun dimana biaya dikeluarkan, dari keuntungan tahunan Star Energy;
        pajak lainnya, termasuk PPN, pajak bumi dan bangunan dan retribusi harus ditanggung dan diganti oleh
         Pemerintah;
        Star Energy dapat mengimpor peralatan untuk dan terkait dengan operasi Star Energy ke Indonesia
         bebas dari bea masuk, PPN, pajak penjualan dan pungutan lainnya pada jangka waktu KOB, asalkan
         barang impor tersebut tidak diproduksi atau dibuat di Indonesia secara cukup kompetitif;
        kerugian pajak yang terjadi sebelum tanggal operasi pertama untuk unit awal dapat dikreditkan terhadap
         pendapatan dalam 10 tahun berikutnya untuk Operasi Panas Bumi Wayang Windu dan delapan tahun
         untuk Operasi Panas Bumi Salak dan Darajat;
        kerugian yang timbul sejak setelah tanggal operasi pertama unit awal, dapat dikreditkan terhadap
         pendapatan sampai dengan 5 tahun untuk Wayang Windu (sesuai dengan peraturan perpajakan umum)
         dan 8 tahun untuk Salak dan Darajat (sesuai dengan KOB); dan
        Star Energy diperbolehkan untuk mengurangi dari pendapatan, jumlah untuk pemulihan pengeluaran
         sehubungan dengan aset yang dapat didepresiasi walaupun ketentuan-ketentuan KOB menetapkan
         beberapa aset tertentu dalam PGE.

     Berdasarkan undang-undang perpajakan yang berlaku, pemanfaatan kerugian pajak diajukan mengikuti
     prinsip "first-in-first-out". Star Energy mengumpulkan dan membayar PPN atas barang dan jasa yang
     diperoleh untuk operasi Star Energy. Berdasarkan undang-undang yang berlaku, Star Energy
     mengharapkan penggantian oleh Pemerintah untuk PPN yang diakumulasikan sejak dimulainya
     pembayaran pajak penghasilan badan oleh Star Energy, dengan tarif sebesar 34%. Star Energy sejak saat
     itu telah mengirim surat pengembalian pajak kepada Pemerintah yang meminta pengembalian PPN.

3.   KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING

Perseroan dan Perusahaan Anak menyusun laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia. Kebijakan akuntansi penting ini biasanya melibatkan penilaian subjektif dan kompleks
dalam kaitannya dengan akun, yang memerlukan penilaian manajemen, informasi keuangan dan data yang
dapat berubah di masa depan. Perseroan menetapkan kebijakan berikut yang digunakan dalam penyusunan
laporan keuangan Perseroan dan yang memerlukan penilaian manajemen yang signifikan. Kebijakan akuntansi
yang diidentifikasi di bawah tidak lengkap; untuk pembahasan lengkap mengenai kebijakan akuntansi penting
lainnya, lihat laporan keuangan dan catatan terlampir yang termasuk dalam Prospektus ini.




                                                      39
Page 64
4.     ANALISIS LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian

Tabel dibawah ini menyajikan data laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian Perseroan
dan Perusahaan Anak untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019.

                                                                                            (dalam jutaan US$)
                                                                                 31 Desember
                             Keterangan
                                                                        2020                     2019
    Pendapatan                                                                 2.334,2                  2.402,5
    Beban Pokok Pendapatan dan Beban Langsung                                  1.750,8                  1.823,0
    Laba Kotor                                                                   583,4                    579,5
    Laba Tahun Berjalan                                                          141,4                    137,4
    Jumlah Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan                               129,1                    125,8

Pendapatan

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2019

Pendapatan Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami penurunan sebesar US$ 68,3 juta atau 2,8% yaitu dari
US$ 2.402,5 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 menjadi US$ 2.334,2 juta untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Pendapatan yang dapat diatribusikan pada masing-
masing bisnis utama Perseroan adalah sebagai berikut :

     Petrokimia. Pendapatan Perseroan dan Perusahaan Anak dari bisnis petrokimia mengalami penurunan
      sebesar 4,0% menjadi US$ 1.806,4 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020
      dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 yaitu sebesar US$ 1.881,0 juta,
      hal ini disebabkan oleh menurunnya permintaan pasar domestik dan luar negeri pada kuartal pertama pada
      tahun 2020 yang disebabkan oleh pandemi COVID-19, serta adanya penurunan harga jual produk yang
      mengikuti ICIS.

      Pembangkit Tenaga Listrik. Pendapatan bersih Perseroan dan Perusahaan Anak dari pembangkit tenaga
       listrik melalui SEGHPL meningkat sebesar 1,4% menjadi US$ 520,6 juta untuk tahun yang berakhir pada
       tanggal 31 Desember 2020 juta dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019
       yaitu sebesar US$ 513,5 juta, hal ini disebabkan oleh adanya peningkatan pada kapasitas listrik yang
       dihasilkan.

Beban Pokok Pendapatan dan Beban Langsung

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2019

Beban pokok pendapatan dan beban langsung Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami penurunan sebesar
US$ 72,2 juta atau 4,0% yaitu dari US$ 1.823,0 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019
menjadi US$ 1.750,8 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Hal ini sebagian besar
disebabkan oleh :

       Petrokimia. Pada tahun 2020, beban pokok penjualan dari bisnis petrokimia melalui CAP menurun sebesar
        2,4% menjadi US$ 1.647,3 juta, dibandingkan dengan pada tahun 2019 sebesar US$ 1.715,8 juta, hal ini
        disebabkan oleh adanya penurunan operating rate yang disebabkan oleh adanya pandemi COVID-19 pada
        kuartal pertama di tahun 2020 dan penurunan konsumsi naphtha, yang merupakan bahan baku utama.
        Harga rata-rata Naphtha per ton, yang berkaitan dengan harga minyak mentah Brent, mengalami
        penurunan sebesar 23,7% menjadi USD 413,74 dari USD 542,30 diimbangi dengan kenaikan konsumsi
        Naphtha sebesar 20,3%, Di sisi lain, biaya rata-rata per ton Benzene, yang merupakan bahan baku utama
        untuk Styrene Monomer, mengalami penurunan pada 2020 sebesar 21,5% menjadi USD 515,07
        dibandingkan USD 656,15 pada tahun 2019. Selain itu, jumlah konsumsi Benzene juga mengalami
        penurunan sebesar 30,4%.

      Energi dan Sumber Daya. Pada tahun 2020, beban langsung energi dan sumber daya menurun 3,3%
       menjadi US$ 96,7 juta dibandingkan dengan tahun 2019 sebesar US$ 100,0 juta, hal ini disebabkan oleh
       adanya cost-efficiency yang diterapkan perusahaan.




                                                      40
Page 65
Laba Kotor

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2019

Laba kotor Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami peningkatan sebesar US$ 3,9 juta atau 0,7% yaitu dari
US$ 579,5 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 menjadi US$ 583,4 juta untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh faktor-faktor di atas.

Laba Bersih Tahun Berjalan

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2019

Laba bersih tahun berjalan Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami peningkatan sebesar US$ 4,0 juta atau
2,9% yaitu dari US$ 137,4 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 menjadi US$ 141,4
juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Hal ini salah satunya disebabkan oleh adanya
perubahan tarif pajak badan pada anak perusahaan dari 25% menjadi 22% diimbangi oleh peningkatan pada
beban penjualan, beban keuangan dan kerugian atas selisih kurs mata uang asing.

Jumlah Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2019

Penghasilan komprehensif tahun berjalan Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami peningkatan sebesar
US$ 3,3 juta atau 2,6% yaitu dari US$ 125,8 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019
menjadi US$ 129,1 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Hal ini salah satunya
disebabkan oleh adanya perubahan tarif pajak badan pada anak perusahaan dari 25% menjadi 22% diimbangi
oleh peningkatan pada beban penjualan, beban keuangan dan kerugian atas selisih kurs mata uang asing.

5.   ASET, LIABILITAS DAN EKUITAS KONSOLIDASIAN

Tabel dibawah ini menjelaskan rincian laporan posisi keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak
pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019.
                                                                                           (dalam jutaan US$)
                                                                                31 Desember
                           Keterangan
                                                                       2020                     2019
 Jumlah Aset Lancar                                                           2.056,7                  1.828,1
 Jumlah Aset Tidak Lancar                                                     5.626,5                  5.354,3
 Jumlah Aset                                                                  7.683,2                  7.182,4
 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                              1.099,5                  1.105,6
 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                             3.632,7                  3.321,0
 Jumlah Liabilitas                                                            4.732,2                  4.426,6
 Jumlah Ekuitas                                                               2.951,0                  2.755,8

Jumlah Aset

Tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2019

Jumlah aset konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami peningkatan sebesar US$ 500,8 juta
atau 7,0% yaitu dari US$ 7.182,4 juta pada tanggal 31 Desember 2019 menjadi US$ 7.683,2 juta pada tanggal
31 Desember 2020. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh peningkatan pada kas dan setara kas, piutang lain-
lain dan investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama diimbangi dengan penurunan pada pajak dibayar
dimuka dan uang muka investasi.

Kas dan setara kas. Jumlah kas dan setara kas pada 31 Desember 2020 mengalami peningkatan sebesar 52,6%
atau sebesar US$ 391,1 juta dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2019. Peningkatan ini terutama
disebabkan oleh adanya penerimaan dari restitusi pajak dan bunga diimbangi dengan penggunaan kas untuk
beban keuangan, pembayaran utang jangka panjang dan pembayaran bunga.

Piutang lain-lain - bersih. Jumlah piutang lain-lain - bersih (lancar dan tidak lancar) pada 31 Desember 2020
mengalami peningkatan sebesar 91,6% atau sebesar US$ 132 juta dibandingkan dengan tanggal 31 Desember
2019. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh adanya piutang dengan pihak berelasi terkait dengan proyek
Jawa 9 & 10.




                                                     41
Page 66
Investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama. Jumlah investasi pada entitas asosiasi dan ventura
bersama pada 31 Desember 2020 mengalami peningkatan sebesar 540,7% atau sebesar US$ 137,2 juta
dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2019. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh adanya realisasi
uang muka investasi berkenaan dengan proyek Jawa 9 & 10.

Pajak dibayar dimuka. Jumlah pajak dibayar dimuka pada 31 Desember 2020 mengalami penurunan sebesar
44,3% atau sebesar US$ 69,1 juta dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2019. Penurunan ini terutama
disebabkan oleh penurunan pembayaran pajak penghasilan dan pajak pertambahan nilai serta adanya
penerimaan restitusi pajak di tahun 2020 sebesar US$ 63,6 juta pada perusahaan anak (CAP)

Uang muka investasi. Jumlah uang muka investasi pada 31 Desember 2020 mengalami penurunan sebesar
72,3% atau sebesar US$ 60,1 juta dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2019. Penurunan ini terutama
disebabkan oleh adanya peningkatan modal pada anak perusahaan.

Jumlah Liabilitas

Tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2019

Jumlah liabilitas konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami peningkatan sebesar US$ 305,6 juta
atau 6,9% yaitu dari US$ 4.426,6 juta pada tanggal 31 Desember 2019 menjadi US$ 4.732,2 juta pada tanggal
31 Desember 2020. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh peningkatan pada utang obligasi dan wesel bayar
diimbangi dengan penurunan pada utang bank jangka panjang.

Utang obligasi dan wesel bayar. Jumlah utang obligasi (jangka pendek dan jangka panjang) pada 31 Desember
2020 mengalami peningkatan sebesar 123,0% atau sebesar US$ 1.269,4 juta dibandingkan dengan tanggal 31
Desember 2019. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh penerbitan obligasi pada tahun berjalan.

Utang bank jangka panjang. Jumlah utang bank jangka panjang pada 31 Desember 2020 mengalami penurunan
sebesar 62,2% atau sebesar US$ 935,8 juta dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2019. Penurunan ini
terutama disebabkan oleh pembayaran pokok pinjaman sesuai jadwal pembayaran pinjaman yang telah jatuh
tempo pada tahun berjalan.

Jumlah Ekuitas

Tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2019

Ekuitas Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami peningkatan sebesar US$ 195,2 juta atau 7,1% yaitu dari
US$ 2.755,8 juta pada tanggal 31 Desember 2019 menjadi US$ 2.951,0 juta pada tanggal 31 Desember 2020.
Hal ini sebagian besar disebabkan oleh laba komprehensif tahun berjalan yang dihasilkan Perseroan dan
Perusahaan Anak, penerbitan saham baru Perusahaan Anak, pelaksanaan waran yang terjadi selama tahun
2020, dan adanya penurunan modal dari Perusahaan Anak.

6.   LIKUIDITAS DAN SUMBER PERMODALAN

Oleh karena likuiditas dan kebutuhan modal dipengaruhi oleh banyak faktor, beberapa di antaranya berada di
luar kendali Perseroan dan Perusahaan Anak, kebutuhan dana Perseroan dan Perusahaan Anak dapat berubah
dari waktu ke waktu. Jika Perseroan dan Perusahaan Anak memerlukan dana tambahan untuk mendukung
modal kerja atau pengeluaran modal, maka Perseroan dan Perusahaan Anak mungkin perlu meningkatkan dana
tambahan tersebut melalui pembiayaan publik atau private atau sumber lainnya. Perseroan dan Perusahaan
Anak mempertahankan tingkat kas dan setara kas dalam rekening-rekening pada institusi-institusi keuangan
tertentu dan investasi kas sementara lainnya sebagaimana diperbolehkan berdasarkan ketentuan Pinjaman.

Sumber likuiditas Perseroan dan Perusahaan Anak berasal dari internal maupun eksternal. Sumber likuiditias
internal Perseroan dan Perusahaan Anak terdiri dari penerimaan kas pendapatan dan melalui setoran modal dari
pemegang saham. Sedangkan sumber likuiditas eksternal Perseron dan Perusahaan Anak berasal dari kredit
perbankan, fasilias kredit, pendanaan dari pasar modal Indonesia, dan penerbitan surat utang perusahaan.

Perseroan dan Perusahaan Anak memiliki modal yang cukup untuk kegiatan operasional perusahaan. Perseroan
dan Perusahaan Anak memiliki fasilias perbankan yang belum digunakan sepenuhnya yang berasal dari Citibank
sebesar US$ 8,8 juta, PT Bank Danamon Indonesia sebesar US$ 12,5 juta, PT Bank DBS Indonesia sebesar
US$ 10,0 juta, DBS Bank Ltd., Singapura sebesar US$ 18,0 juta, PT Bank Central Asia Tbk sebesar US$ 28,3
juta, PT Bank HSBC Indonesia sebesar US$ 14,1 juta, Deutsche Bank AG Jakarta sebesar US$ 25,0 juta, The
Siam Commercial Bank Public sebesar US$ 70,0 juta, National Bank of Kuwait sebesar US$ 38,9 juta, PT Bank
BNP Paribas Indonesia sebesar US$ 12,2 juta, Kasikorn Bank Public Company Limited sebesar US$ 22,7 juta,
PT Bank CIMB Niaga Tbk sebesar US$ 39,3 juta, PT Bank Mandiri Persero Tbk sebesar US$ 74,0 juta dan PT
Bank Permata Tbk sebesar US$ 60,0 juta.




                                                    42
Page 67
Tidak terdapat kecenderungan kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen, kejadian
dan/ atau ketidakpastian yang mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang material
terhadap likuiditas Perseroan.

7.   ARUS KAS

Tabel di bawah ini menjelaskan rincian arus kas untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2020 dan 2019.

                                                                                             (dalam jutaan US$)
                                                                                  31 Desember
                             Keterangan
                                                                         2020                    2019
 Kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi                                      431,1                    459,3
 Kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi                                 (338,0)                  (652,0)
 Kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan                                    298,0                    136,4
 Kas dan setara kas awal tahun                                                    744,2                    800,6
 Kas dan setara kas akhir tahun                                                 1.135,3                    744,2

Arus Kas Diperoleh Dari Aktivitas Operasi

Kas yang diperoleh dari aktivitas operasi termasuk penerimaan kas dari pelanggan dan restitusi pajak yang
diterima. Arus kas yang digunakan untuk aktivitas operasi termasuk pembayaran kas kepada pemasok, direksi
dan karyawan dan pembayaran pajak penghasilan dan beban keuangan Perseroan dan Perusahaan Anak.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2019

Kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan dan Perusahaan Anak adalah sebesar US$ 431,1 juta
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang berasal dari penerimaan kas dari pelanggan
sebesar US$ 2.386,4 juta, serta pembayaran kepada pemasok sebesar US$ 1.610,7 juta. Selain itu Perseroan
dan Perusahaan Anak menerima penerimaan restitusi pajak sebesar US$ 109,6 juta dan pembayaran pajak
penghasilan dan beban keuangan masing-masing sebesar US$ 149,1 juta dan US$ 198,6 juta.

Penurunan pada kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan dan Perusahaan Anak sebesar US$ 28,2
juta atau 6,1% disebabkan oleh penurunan penerimaan kas dari pelanggan dan peningkatan pembayaran kas
kepada pemasok dan lainnya.

Arus Kas Digunakan Untuk Aktivitas Investasi

Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi berasal dari piutang lain-lain kepada pihak berelasi dan
perolehan aset tetap. Kas yang diperoleh dari aktivitas investasi termasuk penerimaan dari penjualan aset tetap.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2019

Kas bersih digunakan untuk dari aktivitas investasi Perseroan dan Perusahaan Anak adalah sebesar US$ 338,0
juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang berasal dari perolehan aset tetap sebesar
US$ 135,1 juta dan piutang lain-lain kepada pihak berelasi sebesar US$ 122,1 juta.

Penurunan pada kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan dan Perusahaan Anak sebesar US$
314,0 juta atau sebesar 48,2% disebabkan oleh penurunan dalam perolehan aset tetap.

Arus Kas Diperoleh Dari Aktivitas Pendanaan

Kas yang diterima dari aktivitas pendanaan termasuk penerimaan utang obligasi dan wesel bayar dan
penerimaan utang bank jangka panjang dan jangka pendek. Kas yang digunakan untuk aktivitas pendanaan
termasuk pembayaran utang bank jangka panjang dan jangka pendek dan pembayaran dividen dan capital
reduction Perusahaan Anak.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2019

Kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan dan Perusahaan Anak adalah sebesar US$ 298,0 juta
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang berasal dari penerimaan utang obligasi dan
wesel bayar US$ 1.323,2 juta, peneriman utang bank jangka panjang sebesar US$ 263,8 juta, dan penerimaan
utang bank jangka pendek sebesar US$ 115,7 juta, diimbangi dengan pembayaran utang bank jangka panjang




                                                      43
Page 68
 sebesar US$ 1.218,1 juta, dan pembayaran utang bank jangka pendek sebesar US$ 115,1 juta, dan pembayaran
 dividen dan capital reduction Perusahaan Anak sebesar US$ 105,5 juta.

 Peningkatan pada kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan dan Perusahaan Anak sebesar US$
 161,6 juta atau sebesar 118,5% disebabkan oleh penerimaan utang obligasi.

 8.     BELANJA MODAL

 Secara substansial seluruh belanja modal Perseroan dan Perusahaan Anak berasal dari komitmen investasi
 pada perusahaan dan Perusahaan Anak, khususnya pada tahun 2020, perusahaan melalui CAP membangun
 pabrik MTBE dan Butene-1 yang telah selesai dan beroperasi pada kuartal 3 2020. Untuk tahun yang berakhir
 pada tanggal 31 Desember 2020, Perseroan dan Perusahaan Anak membelanjakan sejumlah US$ 213,9 juta
 untuk belanja modal.

 Tabel berikut menunjukkan belanja modal untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan
 2019

                                                                                                    (dalam jutaan US$)
                                                                                         31 Desember
                                 Keterangan
                                                                                  2020                  2019
     Bisnis Petrokimia                                                                   171,4                   343,9
     Properti                                                                             18,1                     8,6
     Bisnis Pembangkit Listrik                                                            24,2                   102,5
     Lain-lain                                                                             0,2                     0,1
     Jumlah Belanja Modal                                                                213,9                   455,1

 Dari keterangan belanja modal untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2020 dengan rincian
 sebagai berikut:

                                                                                                              Perkiraan
                                                                                    Peningkatan Kapasitas
                                  Pihak terkait dalam     Mulai       Estimasi                               nilai proyek
No          Nama Proyek                                                                 Produksi yang
                                      perjanjian        Konstruksi   Beroperasi                              (dlm Jutaan
                                                                                         diharapkan
                                                                                                                 US$)
                                   PT Total Bangun       Kuartal 2    Kuartal 2      Kapasitas baru 25.995
1      Wisma Barito Pacific II                                                                                  32,5
                                       Persada            2018         2021             m2 (semi gross)

 9.     MANAJEMEN RISIKO

 Pembahasan berikut merupakan penjelasan mengenai risiko dan kebijakan Perseroan dan Perusahaan Anak
 dalam menghadapi risiko-risiko. Pembahasan berikut mengandung forward-looking statement sehingga terdapat
 risiko ketidakpastian dan asumsi-asumsi mengenai Perseroan dan Perusahaan Anak. Pernyataan-pernyataan
 dibuat berdasarkan ekspektasi dan gambaran Perseroan dan Perusahaan Anak mengenai peristiwa-peristiwa
 yang akan terjadi di masa yang akan datang. Terdapat beberapa faktor penting yang dapat menyebabkan
 perbedaan antara hasil aktual dan kinerja Perseroan dan Perusahaan Anak dengan forward-looking statement
 tersebut.

 a.     Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing dan Tingkat Suku Bunga

 Pendapatan, biaya dan utang Perseroan dan Perusahaan Anak sebagian besar didenominasi dalam Dolar
 Amerika Serikat, dimana Perseroan dan Perusahaan Anak memiliki sistem pelaporan dalam mata uang asing
 dalam Dolar Amerika Serikat Namun demikian, Perseroan dan Perusahaan Anak beroperasi di Indonesia dan
 terdapat beberapa instansi dimana hasil kegiatan Perseroan dan Perusahaan Anak dipengaruhi oleh fluktuasi
 dari Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat, terutama terhadap pajak, beban gaji, dan pembelian produk dan
 servis lokal. Untuk itu, Perseroan dan Perusahaan Anak senantiasa menjaga nilai saldo Rupiah yang bertujuan
 untuk membayarkan pengeluaran yang didenominasi dalam Rupiah.

 Perseroan dan Perusahaan Anak telah berusaha untuk memitigasi risiko nilai tukar mata uang asing dengan
 menggunakan berbagai instrumen Keuangan derivatif, sebagai berikut:

       Interest rate swap untuk memitigasi risiko meningkatnya suku bunga;
       Forward foreign exchange untuk memitigasi eksposur terhadap fluktuasi nilai tukar mata uang asing; dan
       Cross currency swap untuk memitigasi risiko dari tingkat suku bunga dan nilai tukar Dolar Amerika Serikat
        yang meningkat terhadap obligasi Perseroan.

 Per tanggal 31 Desember 2020, Perseroan dan Perusahaan Anak telah melakukan interest rate swap pada
 fasilias pinjaman berjangka dengan jumlah pokok US$ 90,0 juta. Selain itu, perusahaan cross currency swap dan
 interest pada obligasi perseroan dan anak dengan jumlah pokok keseluruhan sebesar US$ 183,1 juta.




                                                              44
Page 69
b.   Risiko Harga Komoditas

Bahan baku dan produk-produk CAP merupakan komoditas yang harganya berfluktuasi mengikuti fundamental
persediaan dan permintaan pasar yang bervariasi. Marjin dan profitabilitas produk Perseroan dan Perusahaan
Anak cenderung mencerminkan perubahan dalam siklus bisnis. Khususnya, pendapatan Perseroan dan
Perusahaan Anak sangat bergantung pada proses petrokimia naphtha, yang sangat dipengaruhi oleh harga
petrokimia global, yang cenderung bersifat siklis dan berfluktuasi secara signifikan.

Untuk memitigasi volatilitas, CAP berencana untuk meningkatkan integrasi guna menjaga portofolio produk yang
beragam untuk mendapatkan keuntungan dari perbedaan siklus dari masing-masing produk yang berbeda.
Selain itu, Perseroan dan Perusahaan Anak dapat mengambil keuntungan dari fleksibilitas operasional, sehingga
dapat menyesuaikan hasil produksi dari masing-masing produk untuk mengambil keuntungan pada waktu-waktu
tertentu untuk memaksimalkan keuntungan dan fleksibilitas komersial dalam pengadaan bahan baku dan kontrak
penjualan.

c.   Risiko Kredit

Risiko kredit terutama berasal dari kas di bank dan piutang usaha. Perseroan dan Perusahaan Anak menyimpan
dananya pada institusi keuangan yang memiliki reputasi yang baik. Perseroan dan Perusahaan Anak juga
menjalin usaha dengan pihak ketiga dan pihak-pihak terkait yang terpercaya dan senantiasa melakukan
monitoring terhadap eksposur sehingga nilai keseluruhan transaksi tersebar di antara rekanan yang disetujui
oleh manajemen. Eksposur kredit dikendalikan oleh batas rekanan yang ditinjau dan disetujui oleh manajemen
Perseroan dan Perusahaan Anak.

d.   Risiko Likuiditas

Risiko likuiditas dapat dimitigasi dengan menjaga nilai cadangan kas, fasilitas bank dan fasilitas pinjaman yang
memadai, melakukan pemantauan terhadap arus kas perkiraan dan arus kas aktual, dan menyesuaikan profil
tenor/durasi dari aset dan liabilitas keuangan.

10. SEGMEN OPERASI

Perseroan dan Perusahaan Anak melaporkan segmen yang didasarkan pada operasi berikut :

1.   Petrokimia
2.   Pengelolaan gedung dan hotel (properti)
3.   Energi dan sumber daya
4.   Lainnya

Berikut adalah informasi segmen berdasarkan segmen usaha:

                                                                                              (dalam jutaan US$)
                                               31 Desember 2020
                                                             Energi dan
                                                                                                       Konsolida
                                    Petrokimia    Properti    Sumber        Lainnya      Eliminasi
                                                                                                         sian
                                                                Daya
 Pendapatan dan Hasil Segmen
   Pendapatan eksternal                 1.806,4          4,1       520,6           3,0            -       2.334,2
   Pendapatan antar segmen                    -          1,5           -           0,7        (2,2)             -
 Jumlah pendapatan                      1.806,4          5,6       520,6           3,7        (2,2)       2.334,2

                                                                                               (dalam jutaan US$)
                                               31 Desember 2019
                                                             Energi dan
                                                                                                       Konsolida
                                    Petrokimia    Properti    Sumber         Lainnya     Eliminasi
                                                                                                         sian
                                                                Daya
 Pendapatan dan Hasil Segmen
   Pendapatan eksternal                 1.881,0            4,4      513,5          3,6             -      2.402,5
   Pendapatan antar segmen                    -            1,5          -          1,4         (2,9)            -
 Jumlah pendapatan                      1.881,0            5,9      513,5          5,1         (2,9)      2.402,5

Segmen Geografis

Pendapatan berdasarkan pasar

Penjualan ke Asia atas keseluruhan pendapatan bersih Perseroan dan Perusahaan Anak masing-masing
sebesar US$ 2.334,2 juta dan US$ 2.402,5 juta untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2020 dan 2019.



                                                      45
Page 70
11. BATASAN PENGALIHAN DANA PERUSAHAAN ANAK KEPADA PERSEROAN

Tidak terdapat pembatasan yang berlaku terhadap kemampuan Perusahaan Anak untuk mengalihkan dana
kepada Perseroan yang berdampak terhadap kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajiban keuangannya.

12. INVESTASI BARANG MODAL TERKAIT DENGAN ISU LINGKUNGAN HIDUP DAN REGULASI

Perusahaan Anak dari Peseroan merupakan produsen dari produk- produk kimia yang dalam proses produksinya
menghasilkan limbah. Perusahaan Anak dari Perseroan memiliki perizinan untuk penyimpanan sementara atas
limbah dan dipersyaratkan untuk memiliki perjanjian dengan pihak ketiga untuk penanganan limbah-limbah
tersebut. Perusahaan Anak Perseroan menjalin kerjasama dengan perusahaan pengelola limbah bersertifikasi
untuk proses penanganan limbah-limbah, melakukan analisa, pengangkutan, pembuangan dan pekerjaan
penanganan limbah lainnya. Dalam hal ini Perseroan dan Perusahaan Anak Perseroan selalu memastikan
dipatuhinya ketentuan, perundang-undangan Indonesia serta pemerintah daerah dalam hal penggunaan,
penyimpanan, pengangkutan dan pembuangan bahan-bahan beracun dan berbahaya, termasuk pembuangan air
limbah. Nilai investasi Perseroan dan Perusahaan Anak yang terkait dengan pemenuhan regulasi dan isu
lingkungan hidup sebesar US$ 14,3 juta yang meliputi pemasangan Enclose Ground Flare (EGF) guna
mengurangi polusi udara, kebisingan, panas dan emisi cahaya serta analisis, pengangkutan, pengelolaan,
pembuangan dan pekerjaan limbah lainnya baik B3 maupun non B3 dengan pihak ketiga.

13. KEJADIAN ATAU TRANSAKSI TIDAK NORMAL ATAU JARANG TERJADI

Per tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2020 dan 2019, tidak terdapat kejadian atau transaksi yang tidak
normal dan jarang terjadi atau perubahan penting dalam ekonomi yang dapat mempengaruhi jumlah pendapatan
dan profitabilitas yang dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit Akuntan Publik
sebagaimana tercantum dalam Prospektus, dengan penekanan pada laporan keuangan terakhir.




                                                   46
Page 71
VI.      FAKTOR RISIKO

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan tidak terlepas dari berbagai risiko yang mungkin dihadapi.
Seluruh risiko usaha dan risiko umum yang dipaparkan dalam prospektus ini dapat mempengaruhi kinerja usaha
Perseroan, baik kinerja operasional maupun keuangan Perseroan. Berikut ini merupakan risiko-risiko material
yang dapat mempengaruhi kegiatan usaha Perseroan secara umum dan telah diurutkan berdasarkan bobot
risiko.

Kegiatan usaha Perseroan yang ada saat ini berfokus pada bidang petrokimia dan bidang energi melalui
Perusahaan Anak Perseroan yaitu CAP dan Star Energy, dan bisnis Perseroan lainnya di bidang industri
properti. Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2020, CAP memberikan kontribusi
sebesar masing-masing 78,3% dan 77,4% dari pendapatan konsolidasi Perseroan, sedangkan Star Energy
memberikan kontribusi sebesar masing-masing 21,4% dan 22,3% dari pendapatan konsolidasi Perseroan. Oleh
karena itu, hasil keuangan dan operasi CAP dan Star Energy berdampak signifikan pada hasil operasi dan
kondisi keuangan Perseroan.

A.    RISIKO UTAMA

Siklus industri petrokimia dan eksplorasi, pengembangan, serta produksi sumber energi panas bumi
tunduk pada risiko dan ketidakpastian geologis yang masing-masing dapat memberikan dampak material
dan merugikan terhadap profitabilitas Perseroan.

Tingkat utilisasi pabrik dan profitabilitas dalam industri petrokimia secara historis mengalami siklus. Harga
produk-produk petrokimia sensitif terhadap perubahan pada penawaran dan permintaan, baik secara regional
maupun internasional. Permintaan akan produk-produk petrokimia secara umum berkorelasi positif dengan
tingkat aktivitas ekonomi dan pertumbuhan PDB dan sangat bergantung pada permintaan dan kinerja negara-
negara di kawasan Asia Pasifik, khususnya di Tiongkok, dimana kondisi ekonomi yang lemah cenderung
mengurangi permintaan. Di sisi lain, pasokan produk petrokimia dipengaruhi oleh penambahan kapasitas, dan
jika penambahan tersebut tidak sesuai dengan pertumbuhan permintaan, rata-rata tingkat utilisasi dan
profitabilitas industri akan mengalami ketidakseimbangan yang pada akhirnya mempengaruhi tingkat profitabilitas
industri. Akibatnya, siklus industri petrokimia secara historis telah beberapa kali mengalami periode defisit
pasokan, yang menyebabkan tingkat utilisasi dan marjin operasi yang tinggi, diikuti oleh periode surplus pasokan
terutama karena penambahan kapasitas yang signifikan, yang menyebabkan berkurangnya tingkat utilisasi dan
profitabilitas. Perseroan tidak dapat memperkirakan perubahan penawaran dan permintaan secara akurat,
kondisi pasar dan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi tingkat utilisasi dan profitabilitas, serta tidak dapat
memprediksi secara akurat waktu, tingkatan atau durasi siklus turun (downcycle) di masa mendatang di industri
petrokimia yang dapat memberikan dampak material dan merugikan terhadap profitabilitas Perseroan.

CAP telah menerapkan strategi usaha yang berfokus pada peningkatan kapasitas, fasilitas produksi yang
terintegrasi dari hulu ke hilir serta diversifikasi produk disamping mempertahankan tingkat produksi yang optimal
sebagai respon terhadap kondisi pasar dan perekonomian dengan menerapkan proses produksi yang aman dan
efisien. Peningkatan kapasitas akan berdampak pada turunnya biaya produksi per unit yang berasal dari factor
ke-ekonomisan yang meningkat. Fasilitas produksi yang terintegrasi hulu ke hilir akan meningkatkan efisiensi
produksi sehingga akan diperoleh nilai tambah yang lebih besar dari penggunaan bahan baku produksi yang
berasal dari fasilitas produksi sendiri. Diversifikasi produk akan memungkinkan CAP untuk mampu menangkap
keuntungan dari setiap rantai produk petrokimia yang ada.

Hasil operasional CAP secara historis mencerminkan sifat siklus industri petrokimia. Marjin laba kotor CAP, yang
dihitung berdasarkan laba/rugi kotor dibagi dengan pendapatan, antara tahun 2008 dan 2017 berkisar dari - 5,0%
di tahun 2008, ketika terjadinya krisis finansial global yang menyebabkan marjin industri petrokimia global
mengalami volatilitas, hingga 25,61% di tahun 2016 ketika marjin industri petrokimia global mencapai puncaknya.
Marjin laba kotor CAP masing-masing sebesar 25,0% dan 24,1% untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 dan 2019.

Kegiatan operasi Star Energy melibatkan eksplorasi, pengembangan dan produksi sumber energi panas bumi.
Karena kerumitan geologi reservoir panas bumi, wilayah geografis dan hasil berkesinambungan dari reservoir
geografis hanya dapat diperkirakan dan tidak dapat ditetapkan secara definitif. Sehingga, terdapat risiko
penurunan yang tak terduga dalam kapasitas sumur panas bumi dan risiko bahwa reservoir panas bumi tidak
akan cukup untuk pembangkitan berkesinambungan kapasitas listrik yang di inginkan dari masing-masing
pembangkit tenaga listriknya. Terdapat juga risiko bahwa sumur baru yang dilakukan pengeboran untuk
memasok energi panas bumi tambahan atau mengkompensasi penurunan alami dari kapasitas sumur yang ada
tidak akan berhasil. Selain itu, beberapa sumur mungkin perlu ditinggalkan jika menjadi bahaya bagi
keselamatan atau lingkungan hidup dan dianggap tidak ekonomis untuk diperbaiki atau jika dianggap tidak lagi
dapat dimanfaatkan secara komersial. Per tanggal Prospektus ini, terdapat 15 sumur yang ditinggalkan di
masing-masing Operasi Panas Bumi Salak, dan Darajat. Tidak akan ada jaminan bahwa reservoir panas bumi
Wayang Windu, Darajat dan Salak akan mampu memasok energi panas bumi di tingkat yang memadai. Star



                                                        47
Page 72
Energy tidak mampu memberikan pernyataan atau jaminan sehubungan dengan kapasitas, produktivitas atau
keterhantaran dari, atau karakteristik uap dan brine, energi panas bumi dari wilayah kontrak Wayang Windu,
Darajat dan Salak.

B.   RISIKO TERKAIT KEGIATAN USAHA PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK

I.   Risiko Terkait Kegiatan Usaha di Bidang Petrokimia

a.   Volatilitas harga produk petrokimia di pasar internasional dapat memberikan dampak material dan
     merugikan terhadap hasil operasional CAP dan hasil operasional Perseroan.

     Meskipun sebagian besar penjualan CAP dilakukan di pasar domestik, harga produk petrokimia CAP
     mengacu pada harga regional atau internasional. Akibatnya, hasil operasional CAP dipengaruhi oleh harga
     produk CAP di pasar regional atau internasional, yang secara historis telah berubah-ubah. Meskipun
     sebagian besar penjualan CAP dilakukan berdasarkan perjanjian pasokan dengan jangka waktu satu tahun,
     namun pengaturan penjualan CAP pada umumnya adalah dengan menetapkan harga pembelian yang akan
     ditentukan sebagian dengan mengacu pada tolak ukur industri yang telah diterbitkan. Harga patokan industri
     yang telah diterbitkan untuk produk-produk CAP telah mengalami volatilitas di masa lalu. Fluktuasi tersebut
     memiliki dampak yang bersangkutan terhadap harga yang diterima untuk produk dan pendapatan CAP. CAP
     memperkirakan harga untuk ethylene, polyethylene, polypropylene, styrene monomer, butadiene dan
     produk-produk lainnya yang CAP hasilkan akan, sebagian karena sifat komoditasnya, terus berubah dan
     dapat menyebabkan fluktuasi pada marjin dan berdampak bagi hasil operasional CAP dan berdampak pada
     hasil operasional Perseroan.

     CAP telah menerapkan strategi usaha yang berfokus pada peningkatan kapasitas produksi, integrasi
     fasilitas produksi dari hulu ke hilir serta diversifikasi produk. Hal ini akan berdampak pada peningkatan
     efisiensi, skala ke-ekonomisan dan nilai tambah yang pada akhirnya dapat meminimalisasi dampak dari
     perubahan harga produk terhadap profitabilitas CAP.

b.   Fluktuasi biaya bahan baku dapat berakibat meningkatnya beban operasi dan memberikan dampak
     material dan merugikan terhadap hasil operasional, arus kas dan marjin CAP dan Perseroan.

     Bahan baku yang digunakan untuk memproduksi produk-produk CAP merupakan komoditas yang
     bergantung pada dorongan pasar internasional dan domestik. Hasil operasional dan marjin CAP di masa
     lampau telah dipengaruhi oleh fluktuasi biaya bahan baku dan CAP memperkirakan operasi dan marjin CAP
     akan terus dipengaruhi oleh fluktuasi biaya bahan baku juga.

     Biaya naphtha, bahan baku utama yang digunakan untuk menghasilkan produk-produk CAP, yang sebagian
     besar dibeli sebelumnya dari pihak ketiga yang independen, mewakili sebagian besar biaya pendapatan
     CAP, menyumbangkan sekitar 58,84% dan 61,54% dari biaya pendapatan untuk tahun-tahun yang berakhir
     pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019. Harga naphtha umumnya mengikuti tren harga minyak mentah
     dan bervariasi tergantung pada kondisi pasar minyak mentah, yang belakangan ini sangat bergejolak.
     Kenaikan harga naphtha tidak selalu sejalan dengan perubahan harga untuk produk-produk CAP. Akibatnya,
     kenaikan harga naphtha dapat memberikan dampak material dan merugikan terhadap marjin dan arus kas
     CAP, sejauh CAP tidak dapat meneruskan kenaikan tersebut ke harga jual produk.

     Dengan adanya kontribusi signifikan CAP terhadap bisnis Perseroan, segala perubahan merugikan secara
     material pada operasional CAP akan berdampak merugikan secara material pada hasil operasional
     Perseroan.

     Untuk mengelola risiko fluktuasi biaya bahan baku, Perseroan senantiasa menjaga fleksibilitas dalam
     penggunaan bahan baku alternatif seperti LPG dan kondensat ketika menguntungkan secara ekonomis. Di
     samping itu Perseroan juga secara berkelanjutan mencari pasokan bahan baku (hulu) yang terintegrasi, dan
     memanfaatkan sinergi dengan SCG sebagai partner strategis untuk pengadaan bahan baku.

c.   Hilangnya salah satu pelanggan besar CAP dapat berdampak merugikan terhadap hasil operasional
     CAP dan Perseroan.

     Sepuluh pelanggan teratas CAP mewakili sekitar 39,5% dan 43,41% dari pendapatan bersih untuk tahun
     yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019. Mayoritas pelanggan CAP berada di Indonesia
     dan sangat dipengaruhi oleh kinerja ekonomi Indonesia yang lebih luas dan telah mengalami periode
     penurunan produksi dan ketidakstabilan keuangan di masa lampau, yang menyebabkan berkurangnya
     permintaan domestik akan produk-produk CAP. Jika satu atau lebih pelanggan utama tersebut
     menghentikan atau secara substansial mengurangi pembeliannya atas produk-produk CAP, CAP akan
     terpaksa mencari pelanggan baru untuk menjual produk-produknya. Perseroan tidak dapat menjamin bahwa
     CAP akan dapat menemukan pelanggan tersebut atau bahwa CAP dapat merealisasikan harga yang



                                                      48
Page 73
     memuaskan untuk produk-produk CAP berdasarkan perjanjian penjualan yang baru. CAP mungkin juga
     menanggung biaya tambahan sehubungan dengan keharusan CAP untuk mengirimkan produk-produk
     tersebut kepada para pelanggan atau mengurangi tingkat utilisasi cracker CAP.

     CAP sebagai salah satu produsen terbesar produk-produk petrokimia di Indonesia memiliki basis pelanggan
     yang terdiversifikasi dimana tidak terdapat ketergantungan terhadap satu atau beberapa pelanggan utama.
     Sebagian besar pelanggan telah memiliki hubungan dengan CAP sejak lama. CAP juga memiliki jaringan
     pemasaran dan distribusi yang luas untuk melayani lebih dari 300 basis pelanggan. Disamping itu, CAP juga
     memiliki kapabilitas untuk menjual produk secara ekspor guna meminimalisir ketergantungan terhadap
     konsumen domestik.

d.   Hilangnya daya saing dan pangsa pasar CAP di pasar Indonesia atau meningkatnya persaingan
     global yang dapat berdampak material dan merugikan terhadap pertumbuhan, keuntungan, dan hasil
     operasi CAP di masa depan.

     CAP menjual produk di pasar yang sangat kompetitif. Karena sifat komoditas produk-produk utama CAP,
     persaingan di pasar-pasar ini sebagian besar didasari oleh harga, keamanan dan keandalan pasokan dan
     sebagian kecil pada kedekatan dan layanan pelanggan. CAP pada umumnya tidak dapat mempertahankan
     posisi pasarnya atas produk-produk tersebut dengan beragamnya produk atau faktor terkait non harga
     lainnya. Selain itu, tidak terdapat jaminan bahwa pesaing tambahan atau pesaing yang ada saat ini tidak
     akan memulai atau memperluas produksi produk-produk yang dihasilkan oleh CAP, atau menggantikan
     produk-produk tersebut, atau mengintensifkan persaingan harga, khususnya oleh para produsen yang
     memiliki akses ke bahan baku yang lebih murah atau mengenalkan teknologi yang lebih maju atau pabrik
     produksi yang lebih terpadu, yang dapat meningkatkan persaingan dan dapat memberikan dampak negatif
     dan material terhadap hasil operasional CAP.

     Pesaing CAP di pasar polyolefins termasuk penghasil produk-produk polypropylene, polyethylene dan
     produk-produk petrokimia lainnya yang dapat diganti dengan polyethylene dan polypropylene. Harga dan
     permintaan akan produk-produk polyolefins umumnya dipengaruhi sebagian oleh harga, ketersediaan dan
     pertumbuhan pasar derivatif polyolefins dan produk-produk CAP dapat terpengaruh oleh pertumbuhan
     negatif tersebut.

     Di negara-negara tertentu, termasuk negara-negara di Asia Tenggara, perkembangan industri petrokimia
     telah dijadikan prioritas nasional. Subsidi yang diberikan oleh pemerintah di negara asing dapat, secara
     langsung atau tidak langsung, memiliki dampak penurunan biaya pesaing asing dan dengan demikian
     meningkatkan persaingan. Selain itu, jika Pemerintah di masa mendatang akan mengenakan tarif, bea atau
     biaya lainnya atas bahan baku impor, maka hal tersebut dapat meningkatkan biaya produksi CAP,
     dibandingkan dengan pesaing di wilayah lain yang tidak mengenakan biaya tersebut.

     Pasar Indonesia untuk ethylene, propylene, polyethylene, polypropylene, styrene monomer dan butadiene
     sangat kompetitif. Namun, Perseroan meyakini bahwa pesaing utama CAP adalah produsen petrokimia
     lainnya di kawasan Timur Tengah dan Asia Tenggara. Perseroan bersaing secara global dengan produsen-
     produsen petrokimia lainnya, yang banyak di antaranya lebih besar dari CAP dan mungkin memiliki sumber
     pendanaan yang lebih besar. Pesaing tersebut juga mendapat keuntungan dari skala ekonomi dan efisiensi
     operasi yang lebih besar. Meskipun CAP yakin bahwa naphtha cracker CAP tergolong kompetitif
     dibandingkan dengan naphtha cracker lainnya, naphtha cracker ethane di Timur Tengah dan shale gas
     Amerika Serikat biasanya menghasilkan ethylene dengan biaya terendah, terutama karena ketersediaan
     bahan baku dengan biaya rendah. Kenaikan pasokan produk berbiaya rendah ini ke pasar Indonesia dari
     pesaing Perseroan di Timur Tengah atau Amerika Serikat dapat menyebabkan tekanan harga untuk produk-
     produk CAP secara umum.

     Selain persaingan di pasar global, CAP mungkin menghadapi persaingan di pasar domestik yang
     meningkat. Saat ini, CAP merupakan satu-satunya produsen ethylene, butadiene dan styrene monomer
     dalam negeri, produsen utama polyethylene, satu dari dua produsen propylene domestik dan produsen
     polypropylene domestik terbesar. Namun, Pemerintah dapat memberikan izin untuk pabrik-pabrik lain yang
     mampu memproduksi produk-produk yang bersaing di masa mendatang. Sebagai contoh, produsen
     petrokimia petrokimia regional lainnya, PT Lotte Chemical Titan Nusantara, telah mengumumkan
     rencananya untuk membangun pabrik petrokimia terpadu di Indonesia, dan dapat secara langsung bersaing
     dengan CAP dalam pasar petrokimia Indonesia yang masih bergantung pada impor. CAP tidak dapat
     menjamin untuk dapat terus bersaing dengan produsen-produsen domestik di masa mendatang dimana
     kegagalan untuk bersaing tersebut dapat berdampak negatif terhadap kegiatan usaha, hasil operasional,
     kondisi keuangan dan prospek Perseroan.

     CAP mengelola risiko hilangnya daya saing dan pangsa pasar dengan senantiasa mempertahankan
     hubungan yang erat dengan basis pelanggan yang luas dan setia. Dari sisi operasional, CAP juga
     memanfaatkan keunggulan yang dimiliki dalam menjual serta mengirimkan produk melalui jaringan pipa
     yang terhubung langsung dengan pelanggan utama serta jenis produk yang beragam.



                                                      49
Page 74
e.   Kegiatan operasional CAP bergantung pada faktor-faktor yang berada di luar kendali Perseroan,
     yang dapat menyebabkan gangguan dan penghentian yang tidak terjadwal sehingga dapat memberi
     dampak material dan merugikan terhadap hasil operasional CAP dan Perseroan.

     Karena pabrik-pabrik CAP bergantung pada pasokan listrik yang terus menerus untuk mempertahankan
     operasi yang stabil, pemadaman listrik yang signifikan dapat memberikan dampak material dan merugikan
     terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan dan hasil operasional CAP dan pada akhirnya Perseroan.
     Demikian pula, terdapat risiko bahwa kesulitan produksi seperti hambatan kapasitas, kegagalan mesin dan
     sistem, penundaan konstruksi/peningkatan dan penundaan pengiriman mesin atau suku cadang dapat
     terjadi, yang menyebabkan penghentian produksi, hilangnya efisiensi pabrik, berkurangnya output dan
     keterlambatan produksi, yang dapat memberikan dampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha,
     hasil operasional dan kondisi keuangan CAP dan pada akhirnya Perseroan. Per tanggal 31 Desember 2020,
     seluruh fasilitas produksi CAP di Cilegon dan Serang di Provinsi Banten membutuhkan 92 MW tenaga listrik
     selama operasi normal.

     Untuk memastikan pasokan tenaga listrik yang memadai untuk menjalankan fasilitas produksi, CAP memiliki
     fasilitas pembangkit listrik yang terdiri dari generator turbin gas dan generator turbin uap. Di samping itu,
     fasilitas produksi juga telah terhubung dengan jaringan listrik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) melalui
     instalasi trafo dengan kapasitas 150KVA yang tersambung langsung dengan jaringan PLN. CAP juga
     senantiasa disiplin dalam melakukan kegiatan pemeliharaan termasuk diantaranya kegiatan pemeliharaan
     terjadwal yang dilakukan setiap 5 tahun sekali guna menjaga tingkat utilitas dari pabrik dan menghindari
     terjadinya penghentian produksi diluar dari rencana.

f.   Hasil kegiatan operasional CAP dapat berbeda secara signifikan dari prediksi, proyeksi, dan
     perkiraan industri yang tercantum dalam Prospektus ini.

     Prospektus ini mencakup estimasi, proyeksi, dan perkiraan industri tertentu. Informasi industri ini didasarkan
     pada asumsi dan taksiran yang dibuat oleh pihak ketiga yang independen, Nexant. Estimasi, proyeksi dan
     perkiraan ini didasarkan pada sejumlah asumsi, yang masih belum pasti. Banyak dari faktor-faktor ini yang
     tidak berada dalam kendali CAP maupun Perseroan dan beberapa asumsi sehubungan dengan
     pertumbuhan industri dapat berubah dan hasil yang sebenarnya mungkin berbeda secara material dari yang
     diperkirakan, diantisipasi atau diproyeksikan dan perbedaan tersebut mungkin bersifat material. Secara
     khusus, namun tanpa batasan, biaya modal dapat bertambah, proyek dapat tertunda dan peningkatan
     produksi, kapasitas atau kinerja yang diantisipasi mungkin tidak sepenuhnya terwujud. Asumsi, perhitungan
     dan metodologi estimasi, proyeksi dan perkiraan industri yang mendasari yang diberikan oleh Nexant dan
     disertakan dalam Prospektus ini belum diverifikasi atau dipastikan oleh Perseroan. Dengan demikian, calon
     investor disarankan untuk tidak sepenuhnya bergantung pada informasi tersebut.

g.   CAP bergantung pada penyedia Pihak Ketiga untuk beragam aspek dalam kegiatan usahanya dan
     pihak penyedia tersebut dapat gagal dalam memenuhi kewajiban mereka, yang mungkin berdampak
     material terhadap kegiatan usaha, hasil operasional dan kondisi keuangan CAP dan Perseroan.

     CAP bergantung pada pemasok pihak ketiga dalam berbagai kegiatan usaha CAP. Sebagai contoh, CAP
     bergantung pada pemasok pihak ketiga untuk menyediakan bahan baku. Dihentikannya produksi dari
     pemasok atau kegagalan pemasok untuk memenuhi jadwal pengiriman atau kualitas yang diperlukan dapat
     menghambat jadwal produksi CAP dan karena itu mempengaruhi kegiatan usaha dan hasil operasional
     CAP. Ketergantungan ini secara negatif juga dapat mempengaruhi ketersediaan bahan-bahan utama
     dengan harga yang wajar sehingga akan mempengaruhi tingkat keuntungan CAP dan dapat berdampak
     merugikan terhadap kegiatan usaha, hasil operasional dan kondisi keuangan CAP. Jika CAP mengalami
     kekurangan bahan baku yang signifikan atau berkepanjangan dari pemasok, dan CAP tidak dapat
     memperoleh bahan baku dari sumber lain, maka CAP tidak akan dapat memenuhi jadwal produksi untuk
     beberapa produk utama CAP dan untuk mengirimkan produk-produk tersebut kepada para pelanggan tepat
     waktu, yang mana akan berdampak negatif terhadap penjualan, tingkat keuntungan dan hubungan dengan
     pelanggan. CAP tidak dapat memastikan bahwa pemasok tertentu akan terus memasok komponen atau
     bahan mentah yang dibutuhkan di masa mendatang. Setiap terjadinya perubahan pola penyediaan bahan
     baku dapat memberikan dampak merugikan terhadap kegiatan usaha dan profitabilitas CAP dan Perseroan.

     CAP juga menggunakan jasa pihak ketiga untuk mengirimkan produk-produk CAP kepada para pelanggan
     dalam negeri dan luar negeri. Kenaikan biaya pengiriman atau tidak tersedianya infrastruktur pelabuhan dan
     pengiriman yang memadai untuk pengangkutan produk-produk CAP ke pasar dapat berdampak merugikan
     terhadap kegiatan usaha dan hasil operasional CAP dan Perseroan.
     CAP juga bergantung pada kontraktor pihak ketiga untuk pekerjaan rekayasa, pengadaan dan konstruksi
     dari proyek perluasan dan penambahan kapasitas pabrik. Setiap permasalahan pada kontraktor pihak ketiga
     dapat mengakibatkan penundaan atau cost overrun. Jika CAP tidak dapat menyelesaikan rencana
     perluasan sesuai dengan jadwal dan biaya yang telah ditentukan, hal tersebut dapat mempengaruhi secara
     material dan merugikan kegiatan usaha, kondisi keuangan dan hasil operasi CAP dan Perseroan.




                                                        50
Page 75
     CAP juga bergantung pada pihak ketiga untuk proses penanganan limbah produksi yang dikategorikan
     berbahaya dan beracun sesuai dengan peraturan lingkungan dan keamanan yang berlaku. CAP memiliki
     perizinan untuk penyimpanan sementara atas limbah-limbah tersebut dan dipersyaratkan untuk memiliki
     perjanjian dengan pihak ketiga untuk penanganan limbah-limbah tersebut. Tidak terpenuhinya kewajiban ini
     dapat berakibat terkenanya sanksi administrasi bagi CAP dalam bentuk peringatan tertulis, penghentian
     sementara dari aktivitas terkait dan dicabutnya izin CAP. Segala permasalahan yang terjadi atas penyedia
     pihak ketiga ini dapat berakibat timbulnya kewajiban penggantian atas terjadinya kecelakaan, rusaknya
     fasilitas produksi atau kegagalan produksi yang terkena dampak dari limbah beracun yang terdapat pada
     fasilitas produksi CAP atau pada produk-produk atau bahan-bahan yang diproduksi, ditangani, dimiliki atau
     dijual oleh CAP.

     CAP melakukan proses seleksi dalam pemilihan vendor maupun pihak ketiga yang melakukan kerja sama
     sebagai bentuk evaluasi kinerja dan menjaga kualitas produksi dan produk yang dihasilkan. Mayoritas dari
     vendor maupun pihak ketiga saat ini sudah menjalin kerjasama dengan CAP dalam waktu yang lama.
     Disamping itu, CAP senantiasa menjaga hubungan dengan beberapa pihak sehingga memiliki fleksibilitas
     dan menghindari ketergantungan dengan satu pihak.

h.   Pabrik produksi CAP terletak dalam satu daerah geografis. Segala gangguan operasional Perseroan
     yang diakibatkan oleh kecelakaan atau bencana alam dalam area ini dapat memberikan dampak
     material yang merugikan terhadap operasional CAP.

     Operasi produksi CAP dapat terganggu akibat dari hal yang berada di luar kendali CAP maupun Perseroan.
     Gangguan-gangguan ini mencakup kondisi cuaca yang ekstrem, kebakaran, bencana alam atau gangguan
     pasokan bahan baku. Kepulauan Indonesia merupakan salah satu daerah dengan kondisi gunung berapi
     yang paling aktif di dunia. Karena terletak di zona konvergensi dari tiga lempeng litosfer utama, Indonesia
     dipengaruhi oleh aktivitas seismik yang signifikan yang dapat menyebabkan gempa bumi dan tsunami yang
     merusak, atau gelombang pasang.

     Pabrik-pabrik produksi CAP terdiri dari kompleks produksi yang mengoperasikan naphtha cracker, tiga
     pabrik polyethylene, tiga train polypropylene, dua pabrik styrene monomer dan satu pabrik butadiene.
     Seluruh penjualan CAP telah dan akan terus berlanjut untuk masa mendatang yang terdiri dari produk-
     produk yang diproduksi di pabrik CAP yang berlokasi di Cilegon dan Serang di Provinsi Banten, sekitar 50
     kilometer dari Pulau Krakatau, sebuah daerah yang dikenal dengan aktivitas vulkanik dan seismiknya.
     Pabrik-pabrik CAP bergantung pada pengoperasian berkelanjutan dari fasilitas dermaga, utilitas, dan
     fasilitas pendukung lainnya, serta jaringan pipa dan infrastruktur yang terkait lainnya. Gangguan terhadap
     pengoperasian salah satu bagian fasilitas ini dapat berdampak signifikan terhadap kemampuan CAP untuk
     terus mengoperasikan fasilitas lainnya dan secara signifikan dapat mempengaruhi kemampuan CAP untuk
     menjalankan kegiatan usaha dalam keadaan normal. Propylene dari cracker diangkut ke pabrik
     polypropylene melalui jaringan pipa CAP. CAP juga mengirimkan sebagian besar ethylene melalui jaringan
     pipa langsung ke empat pabrik pelanggan derivatif ethylene, pabrik polyethylene, styrene monomer dan
     sebagian ke pabrik polypropylene CAP. Kuantitas penjualan yang dikirimkan melalui jaringan pipa tersebut
     berkontribusi masing-masing sekitar 93,70% dan 75,65% dari total kuantitas penjualan ethylene CAP di
     tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2020. Pada periode yang sama seluruh penjualan
     domestik dari polyethylene, polypropylene, styrene monomer, dan butadiene dikirim dengan transportasi
     darat berupa truk-truk dan semua penjualan ekspor CAP dikirim dengan kapal laut. Pengaturan pengiriman
     propylene atau ethylene dapat memakan waktu hingga beberapa minggu, dan CAP hanya memiliki fasilitas
     penyimpanan yang terbatas untuk ethylene dan propylene. Selain itu, tidak ada jaminan bahwa fasilitas
     dermaga CAP yang sekarang dapat mengakomodasi penjualan semua ethylene dan propylene yang
     dihasilkan. Jika kapasitas penyimpanan telah terisi penuh dan CAP tidak dapat mengatur pengiriman melalui
     kapal, maka CAP perlu mengurangi produksi naphtha cracker CAP, yang akan berdampak negatif terhadap
     hasil operasional CAP dan pada akhirnya berdampak terhadap hasil operasional Perseroan.

     Meskipun CAP yakin bahwa CAP telah mengadakan perlindungan asuransi yang memadai, termasuk untuk
     bencana alam, setiap gangguan produksi yang signifikan dapat berdampak negatif terhadap kemampuan
     CAP untuk membuat dan menjual produk-produk tersebut, yang dapat memiliki dampak material dan
     merugikan terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan dan hasil operasional CAP. Kerusakan yang
     signifikan pada pabrik produksi, jaringan pipa atau fasilitas docking, atau jalan antara fasilitas produksi dan
     pelanggan CAP akan memiliki dampak material dan merugikan terhadap operasional CAP dan Perseroan.

     CAP senantiasa memastikan adanya perlindungan asuransi yang memadai dimana disamping memberikan
     penggantian tanggungan kerusakan asset yang meliputi seluruh fasilitas produksi, jaringan pipa maupun
     fasilitas penyimpanan. Disamping itu, perlindungan asuransi juga mencakup penggantian apabila terjadi
     gangguan proses produksi (business interruption).




                                                         51
Page 76
II.   Risiko Terkait Kegiatan Usaha di Bidang Energi

a.    Star Energy menghadapi risiko-risiko yang berkaitan dengan PLN dan PGE

      Kemampuan Star Energy untuk melakukan pembayaran pokok dan bunga sehubungan dengan sisa
      kewajiban pembiayaannya sebagian bergantung pada kemampuan PLN dan PGE untuk memenuhi
      kewajiban pembayarannya kepada Star Energy berdasarkan KOB dan kontrak PJBE Wayang Windu, Salak
      dan Darajat serta kewajiban pembayarannya kepada PGE berdasarkan KOB dan PJBE Darajat and Salak.
      Bisnis, kondisi keuangan dan hasil operasi Star Energy dapat berdampak negatif secara material oleh setiap
      kejadian atau keadaan yang mengurangi, menangguhkan atau membatalkan kewajiban pembayaran PLN
      berdasarkan PJBE atau, sebagaimana berlaku, kewajiban pembayaran PGE berdasarkan KOB Salak dan
      Darajat, atau setiap kegagalan atau penundaan PLN untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan PJBE.
      Tarif yang harus dibayar kepada Perseroan berdasarkan PJBE merupakan sumber dana utama untuk
      memenuhi kewajiban Perseroan. Star Energy tidak menjalankan bisnis dan tidak memiliki aset material
      selain dari kaitannya dengan eksplorasi, eksploitasi, pengembangan dan pemanfaatan sumber daya panas
      bumi di wilayah kontrak. PLN memiliki peringkat "Baa2" oleh Moody's, "BBB" oleh S&P dan "BBB" oleh Fitch
      dan Pertamina, yang merupakan induk usaha PGE memiliki peringkat "Baa2" oleh Moody's, "BBB" oleh S&P
      dan "BBB" oleh Fitch.

      Kemampuan PLN untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan PJBE dan KOB bergantung pada kondisi
      keuangan, hasil operasi dan arus kasnya dan atas dukungan Pemerintah dalam bentuk subsidi. Tidak ada
      jaminan bahwa PLN atau PGE akan mampu melaksanakan kewajibannya kepada Star Energy berdasarkan
      PJBE atau bahwa Pemerintah dan/atau PLN dan/atau PGE tidak akan mengharuskan Star Energy untuk
      menegosiasikan ulang tarif atau ketentuan lain dari PJBE atau KOB, yang mungkin mencakup pengurangan
      tarif. Karena pendapatan Star Energy bergantung pada PJBE, negosiasi ulang tersebut dapat berdampak
      negatif terhadap Star Energy dan bisnis, prospek, kondisi keuangan dan hasil operasinya.

      Wayang Windu ESC, Darajat ESC dan Salak ESC mengadopsi mekanisme take-or-pay untuk uap dan listrik
      yang membutuhkan PLN (dalam hal Wayang Windu ESC) dan PGE (dalam hal Darajat ESC dan Salak
      ESC) untuk membayar Star Energi jika PLN tidak dapat mengambil uap atau listrik yang dikirim oleh Star
      Energy, dengan alasan apa pun, dengan tunduk pada keringangan tertentu atas peristiwa force majeure.

      Terlepas dari adanya mekanisme take-or-pay berdasarkan Salak ESC dan Darajat ESC, Chevron (operator
      sebelumnya), PLN dan PGE telah menandatangani perjanjian penyelesaian pada tahun 2011 untuk Salak
      dan 2013 untuk Darajat, untuk menyelesaikan pembayaran untuk kasus-kasus tertentu di mana PLN tidak
      dapat untuk mengambil uap yang dikirim dari wilayah kerja Darajat dan Salak.

      Meskipun masing-masing dari PLN dan PGE diwajibkan untuk melakukan pembayaran kepada Star Energy
      dalam mata uang Dolar Amerika Serikat berdasarkan PJBE dan KOB, sumber pendapatan utama PLN dan
      PGE didenominasi dalam Rupiah. Kondisi perekonomian dan moneter dan faktor-faktor lain di Indonesia
      dapat mempengaruhi ketersediaan Dolar Amerika Serikat di Indonesia. Tidak ada jaminan bahwa PLN atau,
      sebagaimana berlaku, PGE, akan mampu untuk memperoleh Dolar Amerika Serikat yang cukup atau bahwa
      Dolar Amerika Serikat yang tersedia akan dialokasikan untuk membayar kewajiban terdenominasi Dolar
      Amerika Serikat yang terutang kepada Star Energy. Selanjutnya, Rupiah di masa lalu telah mengalami, dan
      terus mengalami, volatilitas yang signifikan. Sebagai akibat dari depresiasi Rupiah, biaya tenaga listrik yang
      dijual kepada PLN atau PGE oleh Star Energy atau produsen tenaga listrik lain dapat menjadi tidak
      terjangkau atau sebaliknya tidak ekonomis bagi PLN atau PGE. Tidak ada jaminan bahwa PLN atau,
      sebagaimana berlaku, PGE, akan terus memiliki pendapatan Rupiah yang cukup untuk memenuhi
      kewajiban Dolar Amerika Serikatnya kepada Star Energy atau bahwa Pemerintah akan terus menyediakan
      PLN dengan cukup subsidi untuk menutup biaya produksi tenaga listriknya, atau bahwa setiap subsidi akan
      disediakan tepat waktu.

      Jangka waktu KOB dan PJBE sehubungan dengan Operasi Panas Bumi Wayang Windu berakhir pada
      bulan Maret 2039, sehubungan dengan Operasi Salak berakhir pada bulan November 2040 dan
      sehubungan dengan Operasi Darajat berakhir pada bulan November 2041 dan Mei 2047 (khusus untuk Unit
      3 Darajat).

      Saat ini Operasi Panas Bumi Star Energy memiliki 3 (tiga) aset utama yaitu:
      1. Operasi Panas Bumi Wayang Windu yang memiliki 2 (dua) unit dengan total kapasitas 227MW
      2. Operasi Panas Bumi Salak yang memiliki 6 (enam) unit dengan total kapasitas 377MW
      3. Operasi Panas Bumi Darajat yang memiliki 3 (tiga) unit dengan total kapasitas 271MW

      Berdasarkan ketentuan KOB dan PJBE, Star Energy tidak akan mampu secara langsung mendistribusikan
      tenaga listrik kepada konsumen atau pihak lain selain dari PLN tanpa persetujuan terlebih dahulu dari PGE
      atau, sebagaimana berlaku, PLN. Langkah Pemerintah terhadap industri ketenagalistrikan yang lebih
      bersaing dan pemberlakuan undang-undang ketenagalistrikan yang baru, yaitu Undang-Undang No. 30
      Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan tertanggal 8 September 2009, sebagaimana diubah berdasarkan



                                                         52
Page 77
     Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja ("UU Ketenagalistrikan 2009") dan peraturan
     pelaksanaannya, yaitu Peraturan Pemerintah No. 14 tahun 2012 tentang Kegiatan Usaha Penyediaan
     Tenaga Listrik , sebagaimana diubah beberapa kali, terakhir berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 25
     tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral, dapat mengakibatkan
     munculnya pesaing baru dalam jumlah banyak (termasuk badan usaha swasta yang dapat menyalurkan
     tenaga listrik kepada pengguna akhir) bagi PLN. PLN atau, sebagaimana berlaku, PGE, mungkin tidak
     mampu memenuhi tantangan bersaing yang mungkin dihadapinya di kemudian hari, yang menyebabkan
     posisi pasar, kondisi keuangan dan hasil operasinya dirugikan secara material, yang, pada gilirannya, dapat
     berdampak merugikan terhadap bisnis, prospek, kondisi keuangan dan hasil operasi Star Energy.

     Star Energy dalam menjalankan bisnisnya dengan PLN dan PGE didukung dengan dua kontrak utama yaitu
     PJBE dan KOB dimana di dalam kontrak menyangkut hak dan kewajiban dari masing-masing pihak yang
     mengikat dan menyangkut kegiatan operasi eksplorasi, eksploitasi, tarif jual beli listrik, sampai penyelesaian
     perselisihan.

b.   Bisnis panas bumi Star Energy sepenuhnya bergantung pada dua tipe kontrak utama

     Bisnis panas bumi Star Energy bergantung pada dua jenis utama kontrak: (i) KOB dimana Star Energy
     diberikan kuasa, sebagai kontraktor Pemerintah Indonesia (yang saat ini diwakili oleh PGE), untuk
     melaksanakan operasi eksplorasi dan eksploitasi panas bumi di wilayah kontrak, dan (ii) PJBE dimana hak
     dan kewajiban menyangkut tarif listrik ditentukan. Bisnis, prospek, kondisi keuangan dan hasil dari kegiatan
     operasi Star Energy dapat berpengaruh secara material dan negatif, jika untuk alasan apapun, PGE atau
     PLN melanggar kewajibannya atau kewajiban KOB atau PJBE atau bagian manapun darinya dibatalkan,
     diubah, diakhiri, menjadi tidak berlaku atau tidak dapat dilaksanakan atau sebaliknya tidak lagi berlaku dan
     tidak memiliki kekuatan hukum.

     Pada masa lalu, dalam perjanjian antara PLN dengan Star Energy, PLN pernah menurunkan tarif yang
     seharusnya dibayarkan olehnya kepada Star Energy menurut ketentuan PJBE. Tidak ada jaminan bahwa
     negosiasi ulang tarif sejenis dengan PGE atau PLN tidak akan berlangsung di kemudian hari. Tidak ada
     jaminan pula bahwa faktor-faktor makro-ekonomi tidak akan mendorong PLN atau PGE untuk meminta
     pengurangan lebih lanjut atas tarif PJBE atau KOB. Karena pendapatan Star Energy bergantung pada
     PJBE, negosiasi ulang tersebut dapat berdampak merugikan terhadap Star Energy dan bisnis, prospek,
     kondisi keuangan dan hasil operasinya.

     Selanjutnya, masing-masing PJBE menetapkan bahwa apabila periode produksi untuk setiap unit berakhir
     sebelum jangka waktu PJBE, jangka waktu periode produksi tersebut diperpanjang sehingga berakhir
     bersamaan dengan jangka waktu PJBE, tunduk pada kesepakatan bersama mengenai harga dan syarat dan
     ketentuan lain berkenaan dengan unit tersebut. Sehubungan dengan PJBE Wayang Windu, sementara Star
     Energy telah berasumsi bahwa periode produksi Wayang Windu Unit 1 diperpanjang sehingga bersamaan
     dengan jangka waktu PJBE Wayang Windu di akhir periode produksi awal untuk Unit 2, para pihak dapat
     menegosiasikan ulang harga, syarat dan ketentuan untuk Wayang Windu Unit 1. Seandainya posisi ini
     selanjutnya ditentang dan tidak terselesaikan untuk kepentingan Star Energy atau seandainya para pihak
     tidak dapat mencapai kesepakatan mengenai harga, syarat dan ketentuan baru untuk Wayang Windu Unit 1,
     periode produksi untuk Wayang Windu Unit 1 dapat dianggap berakhir paling awal tahun 2030.

     Berdasarkan KOB Salak, Star Energy dipersyaratkan untuk menawarkan penyertaan Indonesia (yang
     didirikan di Indonesia dan disetujui oleh Pertamina (sekarang dialihkan kepada PGE) kesempatan untuk
     mendapatkan sampai dengan 10% penyertaan di KOB dan PJBE Salak, dengan ketentuan bahwa
     penawaran tersebut tunduk kepada syarat dan ketentuan yang dapat diterima Star Energy. Persyaratan ini
     telah dipenuhi setelah akuisisi Star Energy pada tahun 2018 atas operasi panas bumi Salak. Namun, tidak
     ada jaminan bahwa keraguan atau perselisihan sejenis dalam penafsiran KOB dan/atau PJBE tidak akan
     timbul di kemudian hari. Jika keraguan atau perselisihan tersebut bersifat material dan tidak diselesaikan
     untuk kepentingan Star Energy, hal itu dapat berdampak merugikan terhadap Star Energy dan bisnis,
     prospek, kondisi keuangan dan hasil operasi Perseroan.

     Sejak dan saat para pihak sepakat mengenai harga baru yang berlaku dan perpanjangan periode produksi
     dari unit terkait untuk disesuaikan dengan ketentuan dari masing-masing PJBE, harga tersebut akan
     didokumentasikan sebagai suatu adendum terhadap masing-masing PJBE. Adendum tersebut yang
     mendokumentasi harga baru untuk unit tertentu yang akan disetujui oleh para pihak terkait sepanjang
     periode yang mengikuti akhir periode produksi akan mengikuti Undang-Undang No. 7 Tahun 2011 Tentang
     Mata Uang (“UU Mata Uang”) dan mensyaratkan harga baru untuk dibayarkan dalam Rupiah, kecuali
     apabila diberikan pengecualian oleh Bank Indonesia.
     Tarif jual beli listrik diatur di dalam PJBE dimana tarif itu mengikat sepanjang masa kontrak. Untuk negosiasi
     tarif dibutuhkan persetujuan dari kedua belah pihak.




                                                        53
Page 78
c.   Kewajiban Pemerintah berdasarkan Surat Dukungan PJBE Wayang Windu dan Surat Dukungan KOB
     Wayang Windu hanya terbatas pada Operasi Panas Bumi Wayang Windu dan mungkin tidak
     mengikat secara hukum.

     Kedua kontrak utama yang secara bersama-sama mengatur Operasi Panas Bumi Wayang Windu, KOB
     Wayang Windu dan PJBE Wayang Windu, adalah berdasarkan rekomendari dari Surat Dukungan KOB dan
     Surat Dukungan PJBE yang masing-masing diterbitkan oleh Menteri Pertambangan dan Energi (sekarang
     Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atau "MESDM") pada tanggal 19 Mei 1997, dan Kementerian
     Keuangan ("KMK") pada tanggal 12 Februari 1997. Menurut Surat Dukungan KOB, MESDM telah setuju
     bahwa Pemerintah akan memastikan bahwa Pertamina dan penerus dan pihak yang ditunjuknya akan terus
     melaksanakan kewajibannya berdasarkan syarat dan ketentuan yang dimuat dalam Pasal 11.2 KOB
     Wayang Windu Awal. Pasal 11.2 KOB Wayang Windu Awal memuat kewajiban Pertamina kepada Star
     Energy, yang mencakup kewajiban untuk membantu Star Energy dalam bisnisnya, seperti memperoleh
     semua hak real estate dan hak lainnya yang berkaitan dengan wilayah kontrak. Menurut Surat Dukungan
     PJBE, KMK telah setuju bahwa dalam kaitannya dengan pelaksanaan KOB dan PJBE Wayang Windu,
     Pemerintah akan memerintahkan PLN dan penerus dan pihak yang ditunjuknya untuk melunasi kewajiban
     pembayarannya yang jatuh tempo dan harus dibayar dan tidak dipenuhi oleh PLN. Ketentuan surat
     dukungan yang diterbitkan oleh Pemerintah tersebut tidak dijamin oleh Pemerintah dan tidak dapat
     membebankan kewajiban hukum yang mengikat pada Pemerintah berkenaan dengan pelunasan kewajiban
     pembayaran PLN berdasarkan PJBE atau kewajiban PGE berdasarkan KOB. Sehingga, Star Energy tidak
     dapat mengajukan gugatan apapun terhadap Pemerintah untuk memberlakukan Surat Dukungan PJBE atau
     Surat Dukungan KOB. Jika Pemerintah mencabut Surat Dukungan KOB atau Surat Dukungan PJBE, PGE
     dan PLN masih terikat secara kontraktual untuk memenuhi kewajibannya kepada Star Energy berdasarkan
     KOB dan PJBE. Meskipun demikian, pencabutan tersebut akan membatasi kemampuan Star Energy untuk
     memaksa Pemerintah untuk mengharuskan PGE dan PLN untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan
     KOB dan PJBE.

     Pemerintah menyediakan jaminan berdasarkan KOB dan PJBE Salak dan Darajat. Namun jaminan
     Pemerintah ini tidak berlaku lagi setelah adanya amandemen KOB dan PJBE Darajat pada tahun 1996 dan
     KOB dan PJBE Salak pada tahun 1994.

     Walaupun tanpa surat dukungan dari Pemerintah, KOB dan PJBE Wayang Windu, Salak dan Darajat
     mengatur pasal-pasal tentang penyelesaian perselisihan sampai ke tingkat arbitrase.

d.   Kinerja keuangan Star Energy bergantung pada kuantitas dan kualitas sumber daya panas bumi di
     wilayah kontrak Wayang Windu, Darajat dan Salak.

     Kinerja keuangan Star Energy bergantung pada kuantitas dan kualitas sumber daya panas bumi di wilayah
     kontrak Wayang Windu, Darajat dan Salak, yang menghadapi berbagai risiko. Kuantitas dan kualitas sumber
     panas bumi dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk ukuran reservoir, suhu dan tekanan cairan panas
     bumi di reservoir tersebut, kedalaman dan kapasitas dari sumur produksi dan sumur injeksi, jumlah padatan
                                           2
     terlarut dan gas terlarut (terutama CO ) yang terdapat dalam cairan panas bumi tersebut, dan permeabilitas
     formasi batuan bawah permukaan yang mengandung sumber daya panas bumi tersebut, termasuk
     keberadaan, luas, dan lokasi patahan dalam batuan tersebut. Kuantitas dan kualitas sumber panas bumi
     dapat menurun sebagai akibat dari sejumlah faktor, termasuk intrusi cairan bersuhu lebih rendah ke zona
     produksi. Salah perkiraan mengenai kuantitas dan kualitas sumber panas bumi atau penurunan kualitas
     atau kuantitas tersebut oleh Star Energy dapat berdampak merugikan terhadap bisnis, prospek, kondisi
     keuangan dan hasil operasi Star Energy.

     Star Energy tidak memiliki kontrol penuh atas kinerja sumber panas bumi di wilayah kontrak Wayang Windu,
     Darajat dan Salak dan karenanya dampak yang mungkin terjadi terhadap produktivitas sumurnya. Dari
     waktu ke waktu, sumur manapun bisa, dan sumur tertentu, telah mengalami penurunan yang tak terduga
     dalam produksi uap. Penurunan produksi uap pada salah satu sumur Star Energy dapat mempengaruhi
     kemampuannya untuk menghasilkan listrik. Sejumlah peristiwa dapat menyebabkan penurunan atau
     mempersingkat masa operasional sumber panas bumi, yang dapat menyebabkan sumber panas bumi yang
     ada menjadi aset tak terbarukan yang tidak dapat dipakai. Peristiwa tersebut meliputi:

     •   ekstraksi melebihi jumlah yang akan didukung oleh sumber panas bumi yang berlaku;
     •   kegagalan untuk menjaga keseimbangan hidrologis sumber panas bumi yang berlaku dengan baik.

     Jika sumber panas bumi yang tersedia untuk salah satu pembangkit listrik Star Energy yang ada saat ini
     atau di kemudian hari menurun, hal ini dapat mengurangi pendapatan dan dapat berdampak merugikan
     terhadap bisnis, prospek, kondisi keuangan, hasil operasi dan arus kasnya.

     Star Energy memiliki pusat kendali yang terintegrasi dimana dengan system ini memungkinkan bagi Star
     Energy untuk dapat memantau kegiatan operasional pembangkit dan aktivitas pengeboran secara rutin dan
     segera melakukan tindakan preventif maupun perbaikan jika diperlukan tanpa mengalami kerugian eksternal


                                                      54
Page 79
     maupun internal. Kegiatan well intervention program dan scaling dilakukan secara berkala untuk
     memastikan kondisi sumur tetap optimal. Kegiatan routine inspection, Shut Down Turn Around secara
     regular dilakukan untuk memastikan kondisi pembangkit listrik tetap optimal. Star Energy juga memiliki
     program mitigasi geohazard untuk menghindari kerugian atas bencana longsor.

e.   Kinerja keuangan Star Energy bergantung pada keberhasilan operasi dari Operasi Panas Bumi Star
     Energy, yang menghadapi berbagai risiko operasional

     Baik biaya operasi dan kinerja operasional dari sumur, fasilitas lapangan, fasilitas pembangkitan listrik dan
     semua bangunan dan peralatan lain yang diperlukan untuk menghasilkan dan menghantarkan energi panas
     bumi atau listrik ke PLN mungkin dirugikan oleh berbagai faktor operasional. Sumur produksi dan sumur
     injeksi mungkin memerlukan pemeliharaan atau penggantian yang tak terduga, yang timbul dari persoalan-
     persoalan seperti korosi, erosi, dan peristiwa seismik. Korosi yang disebabkan oleh cairan panas bumi
     bersuhu tinggi dan bersalinitas tinggi mungkin memerlukan penggantian atau perbaikan peralatan, bejana,
     atau saluran pipa tertentu. Sumur produksi dan sumur injeksi baru mungkin diperlukan untuk pemeliharaan
     tingkat operasi saat ini, sehingga membutuhkan belanja modal yang besar. Selain itu, di masa yang
     mendatang Star Energy kemungkinan akan memiliki hutang dalam jumlah besar sehubungan dengan
     pengembangan pembangkit listrik biner di wilayah kontrak Salak, yang tetap tunduk pada konsultasi dengan
     PLN dan memenuhi kebutuhan pengembalian ekonomis. Karena Star Energy menjual listrik dan energi
     panas bumi yang dihasilkan dari fasilitasnya kepada PLN dan PGE sesuai dengan kontrak jangka panjang,
     Star Energy mungkin sulit untuk meneruskan segala kenaikan biaya yang dihadapinya ke PLN dan PGE

     Dari waktu ke waktu, beberapa sumur yang memasok uap untuk unit Star Energy memperlihatkan adanya
     kerak, yang menyebabkan penurunan produksinya. Setiap kerak atau penurunan lainnya yang dialami oleh
     sumur Star Energy dan tidak mampu dicegah atau dibalikkan oleh Star Energy melalui program
     pemeliharaannya, mungkin dapat mempengaruhi produksi, hasil operasi dan kondisi keuangannya. Lebih
     lanjut, Star Energy mungkin tidak berhasil menghubungkan sumur baru pada waktunya, sesuai anggaran
     atau sama sekali.

     Star Energy terkena risiko malfungsi dan interupsi layanan yang diakibatkan oleh kejadian di luar
     kendalinya, termasuk kecelakaan, bencana alam, cacat atau gangguan pada sistem mesin atau kontrol. Star
     Energy juga terkena risiko kecelakaan atau kejadian luar biasa serupa lainnya. Selain itu, gangguan
     layanan, kegagalan (malfunctions), kecelakaan atau kejadian-kejadian signifikan lainnya dapat
     menyebabkan Star Energy terkena perkara litigasi, yang dapat mengakibatkan kewajiban untuk
     membayarkan ganti rugi.

     Tidak ada jaminan bahwa peralatan atau proses utama Star Energy tidak akan rusak atau terganggu,
     karena penuaan, usang atau kegagalan (malfunctions), yang dapat mengakibatkan penangguhan
     operasinya atau penghentian fasilitasnya. Star Energy dapat mengalami kerusakan atau gangguan
     peralatan pembangkit listrik, saluran pipa atau peralatan lain seperti koneksi atau proses transformator dan
     berkinerja di bawah tingkat output atau efisiensi yang diharapkan. Kerusakan atau gangguan peralatan atau
     proses tersebut dapat berdampak negatif pada Star Energy, bahkan jika hal tersebut terjadi sehubungan
     dengan peralatan atau proses pihak ketiga yang diandalkan Star Energy, seperti jalur transmisi yang dimiliki
     oleh PLN.

     Lebih lanjut, Operasi Panas Bumi Star Energy mungkin terkena dampak bencana alam atau kondisi cuaca
     ekstrim. Walaupun Star Energy percaya bahwa mereka telah menerapkan strategi yang hati-hati (prudent)
     dan perawatan yang baik untuk menghindari penundaan dan penutupan tersebut, tidak ada kepastian
     bahwa penundaan dan penutupan dimasa depan tidak akan terjadi dan menyebabkan dampak kerugian
     penting terhadap operasi Star Energy dan hasil-hasil operasinya. Tidak ada jaminan bahwa penangguhan
     atau penghentian di kemudian hari tersebut tidak akan berdampak merugikan secara material terhadap
     operasi dan hasil operasi Star Energy.

     Sebagian peralatan yang digunakan oleh Star Energy dalam operasinya cukup besar dan proyek-spesifik
     sehingga unit pengganti mungkin tidak langsung tersedia. Setiap perpanjangan jangka waktu yang
     diperlukan untuk mendapatkan, memproduksi atau mengangkut unit pengganti dapat menimbulkan
     penundaan penggantian melampaui kejadian dimana Star Energy mungkin telah membeli pertanggungan
     asuransi atas pendapatan yang hilang. Kemunculan atau kelanjutan salah satu risiko ini bisa meningkatkan
     biaya pengoperasian fasilitas Star Energy, mengurangi pembayaran tarif yang layak diterima dari PLN
     berdasarkan PJBE atau sebaliknya mempengaruhi bisnis, prospek, kondisi keuangan dan hasil operasi Star
     Energy.

     Star Energy memiliki pusat kendali yang terintegrasi dimana dengan sistem ini memungkinkan bagi Star
     Energy untuk dapat memantau kegiatan operasional pembangkit dan aktivitas pengeboran secara rutin dan
     segera melakukan tindakan preventif maupun perbaikan jika diperlukan tanpa mengalami kerugian eksternal
     maupun internal. Kegiatan well intervention program dan scaling dilakukan secara berkala untuk
     memastikan kondisi sumur tetap optimal. Kegiatan routine inspection, Shut Down Turn Around secara



                                                        55
Page 80
     regular dilakukan untuk memastikan kondisi pembangkit listrik tetap optimal. Star Energy juga memiliki
     program mitigasi geohazard untuk menghindari kerugian atas bencana longsor.

f.   Operasi Star Energy saat ini dan di kemudian hari bergantung pada pemeliharaan hubungan baik
     dengan masyarakat setempat dimana Operasi Panas Bumi Star Energy berada

     Operasi Star Energy saat ini dan di kemudian hari bergantung pada pemeliharaan hubungan baik dengan
     masyarakat setempat dimana Operasi Panas Bumi Star Energy berada. Meskipun Star Energy mengambil
     peran aktif dan terdepan dalam pengembangan masyarakat dan berinvestasi dalam kesejahteraan ekonomi
     masyarakat setempat dengan memberikan bantuan kepada masyarakat setempat dimana pihaknya
     beroperasi, telah terjadi insiden di masa lalu ketika hubungan dengan masyarakat setempat menjadi
     renggang. Jika Star Energy tidak mampu mempertahankan atau terus mengembangkan hubungan baik
     dengan masyarakat setempat, operasinya dapat dirugikan secara material, yang pada gilirannya berdampak
     merugikan secara material terhadap bisnis, prospek, kondisi keuangan dan hasil operasinya.

     Star Energy telah menerapkan program pengembangan masyarakat dengan fokus-program utama yaitu di
     bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi sosial dan perlindungan lingkungan. Program tersebut akan
     meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga lingkungan di sekitar wilayah operasi tetap lestari
     dan hijau.

     Pada tahun 2020 Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi pandemik, Star Energy memberi bantuan
     berupa alat test COVID-19, masker, obat-obatan dan alat medis untuk membantu pemerintah dalam
     mengatasi pandemi COVID-19. Star Energy juga melakukan edukasi kepada masyarakat terkait kegiatan
     UMKM dan potensi bencana kepada siswa sekolah dan masyarakat umum melalui Program KKN UGM
     secara daring.

g.   Pengungkapan data panas bumi terkena risiko hukum dan regulasi

     Menurut UU No. 21 tahun 2014 tentang Panas Bumi(“UU Panas Bumi”), setiap data dan informasi yang
     diperoleh dari pelaksanaan kegiatan usaha panas bumi dimiliki oleh negara, manajemen pemanfaatan mana
     akan dilakukan oleh Pemerintah. Larangan penggunaan dan transfer data dan informasi sebagaimana
     disebutkan dalam UU Panas Bumi selanjutnya di atur dalam Peraturan Pemerintah No. 7 tahun 2017
     tentang Panas Bumi Untuk Pemanfaatan Tidak Langsung, sebagaimana diubah berdasarkan Peraturan
     Pemerintah No. 25 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral ("PP No.
     7 tahun 2017"), yang berlaku atas konversi energi panas bumi menjadi tenaga listrik dan Peraturan Menteri
     ESDM No. 33 Tahun 2018 tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Data dan Informasi Panas Bumi
     (“Permen ESDM No. 33 tahun 2018”). Berdasarkan PP No. 7 tahun 2017 dan Permen ESDM No. 33 tahun
     2018, data dan informasi panas bumi didefinisikan sebagai seluruh fakta, referensi, indikasi dan informasi
     sehubungan dengan sumber daya panas bumi. Lebih lanjut, Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya
     Mineral No. 37 tahun 2017 tentang Wilayah Kerja Panas Bumi Untuk Pemanfaatan Tidak Langsung dan
     Permen ESDM No. 33 tahun 2018 menetapkan bahwa data dan informasi panas bumi meliputi data
     geosains, data geokimia, data geofisika, data pengeboran sumur eksplorasi dan data cadangan terkira
     panas bumi. PP No. 7 tahun 2017 menetapkan bahwa data dan informasi panas bumi dapat dimanfaatkan
     untuk (i) penyusunan rencana usaha penyediaan tenaga listrik; (ii) pengembangan ilmu dan teknologi panas
     bumi; (iii) penyusunan rencana tata ruang wilayah; dan (iv) pemanfaatan lain. Pemanfaatan lain hanya dapat
     dilakukan dengan izin tertentu dari MESDM.

     Berdasarkan Permen ESDM No. 33 tahun 2018, data dan informasi panas bumi dibagi menjadi (i) data
     umum; (ii) data mentah; (iii) data yang diolah; dan (iv) data interpretasi. Namun, Permen ESDM No. 33 tahun
     2018 tidak memberikan definisi yang jelas untuk setiap macam data. Tidak ada jaminan bahwa Pemerintah
     Republik Indonesia tidak akan menganggap informasi terkait dengan data panas bumi yang diungkapkan di
     Prospektus ini memerlukan persetujuan dari MESDM. Kegagalan untuk mematuhi ketentuan memperoleh
     persetujuan dari Pemerintah Republik Indonesia ini dapat mengakibatkan sanksi hingga lima tahun penjara
     atau denda hingga sebesar Rp 25 miliar yang akan dikenakan terhadap direksi perusahaan panas bumi.
     Selain itu, denda hingga sebesar Rp 33,3 miliar atau sanksi administratif, termasuk penangguhan kegiatan
     operasional.

     Dalam melakukan kegiatan operasi, Star Energy senantiasa mengikuti aturan di dalam KOB dan peraturan
     perundang-undangan termasuk peraturan pelaksana yang berlaku. Terkait dengan data yang berkenaan
     dengan panas bumi dan Star Energy selalu berkonsultasi dengan Instansi Pemerintah terkait termasuk
     konsultan hukum sebelum memberikan informasi kepada pihak eksternal.
h.   Meningkatnya otonomi daerah menciptakan ketidakpastian kondisi bisnis untuk Star Energy dan
     dapat berdampak pada meningkatnya biaya

     Dalam menanggapi kenaikan permintaan dan tuntutan otonomi di pemerintah daerah di Indonesia,
     Pemerintah baru-baru ini menyerahkan otonomi tersebut kepada pemerintah daerah, yang memungkinkan
     pengenaan pajak dan biaya untuk bisnis lainnya oleh pemerintah daerah di dalam yurisdiksi mereka dan



                                                       56
Page 81
     seringkali mewajibkan partisipasi setempat dan investasi pada bisnis semacam itu. Sebagai contoh, ada
     beberapa contoh di mana pemerintah daerah telah mencoba mengenakan pajak atas perusahaan-
     perusahaan yang beroperasi di yurisdiksinya, termasuk Star Energy. Meskipun Perseroan percaya bahwa
     pajak tersebut tidak diperbolehkan berdasarkan hukum Indonesia, tidak ada jaminan bahwa pajak
     pemerintah daerah tersebut tidak akan berdampak negatif terhadap Star Energy di kemudian hari.
     Peningkatan otonomi daerah dapat memaparkan resiko-resiko pada Star Energy, termasuk peningkatan
     peraturan pada bidang usahanya, dan peningkatan biaya pajak dan biaya-biaya lain dalam menjalankan
     usahanya, yang semuanya dapat berdampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha, prospek,
     kondisi keuangan Perseroan.

     Berdasarkan UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah sebagaimana terakhir diubah dengan
     Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja ("UU Pemerintahan Daerah") dan UU Panas Bumi,
     peran pemerintah provinsi dan kabupaten telah berkurang. UU Pemerintahan Daerah menyediakan
     pemerintah provinsi dan kabupaten kewenangnya hanya untuk menerbitkan izin penggunaan langsung
     panas bumi. Selain itu, sehubungan dengan UU Pemerintahan Daerah, pemerintahan kabupaten tidak lagi
     memiliki kewenangan untuk menerbitkan izin terkait ketenagalistrikan. Namun, ketentuan tersebut
     bertentangan dengan ketentuan UU Ketenagalistrikan 2009. Sehubungan dengan UU Ketenagalistrikan
     2009, pemerintah daerah berwenang untuk menerbitkan izin usaha penyediadaan tenaga listrik dan izin
     operasi untuk pelaku usaha yang aktivitasnya terbatas dalam area kabupaten tersebut.

     Sejumlah pemerintah daerah telah memulai pengkajian infrastruktur energi listrik mereka yang berlokasi di
     dalam wilayah mereka dengan tujuan untuk mengembangkan dan membangun pembangkit listrik sebagai
     rekan investor. Tidak diketahui sejauh mana bisnis dan operasi Star Energy akan terpengaruh oleh
     pengembangan kebijakan ini di kemudian hari oleh pemerintah daerah.

     Dalam melakukan kegiatan operasi, Star Energy senantiasa mengikuti aturan di dalam KOB dan peraturan
     perundang-undangan termasuk peraturan pelaksana yang berlaku. Star Energy meyakini bahwa Star
     Energy telah memenuhi seluruh persyaratan yang terkait dengan peraturan yang berlaku untuk sector
     energy baru terbarukan dan mendukung upaya pemerintah dalam memajukan iklim investasi di Indonesia
     serta akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk dapat memberikan infrastruktur energi listrik
     yang terbaik.

i.   Operasi Star Energy bergantung pada kemampuannya untuk memperoleh, mempertahankan dan
     memperbarui hak penggunaan atas lahan

     Fasilitas lapangan Wayang Windu berada di wilayah kontrak seluas lebih dari 12.950 hektar. Star Energy
     saat ini menggunakan sekitar 132,9 hektar wilayah operasi yang terletak di wilayah kontrak Wayang Windu
     berdasarkan KOB Wayang Windu yang terdiri dari Ijin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) dari
     Kementrian Kehutanan sebesar 8,94 hektar dan 21,54 hektar, Hak Guna Bangunan sebesar 96 hektar dan
     dan sewa lahan PTPN VIII 6,42 hektar.

     Operasi Star Energy bergantung pada kemampuannya untuk memperoleh, mempertahankan dan
     memperbarui hak penggunaan atas lahan yang terletak di wilayah kontrak Wayang Windu. Perjanjian
     penggunaan lahannya dengan PT Perkebunan Nusantara VIII (“PTPN VIII”) seluas 1,58 hektar berakhir
     pada Mei 2022. Perjanjian tersebut mengatur hak penggunaan lahan untuk koridor saluran pipa dan jalan
     akses ke wellpad tertentu. SEGWWL telah mendapatkan tambahan izin tanah untuk meliputi 4.34 Ha dari
     PTPN VIII untuk mendukung kegiatan pengeboran di masa mendatang yang berlaku sampai 2024. Selain iu,
     SEGWWL juga telah mendapat tambahan 0,5 hektar untuk saluran pipa dan jalan akses ke wellpad.

     SEGWWL telah memperoleh izin pinjam pakai yang dikeluarkan oleh Menteri Kehutanan di tahun 2011 yang
     meliputi 21,5 hektar (izin eksploitasi) lahan di wilayah Wayang Windu, yang berhubungan dengan lahan
     yang akan digunakan oleh SEGWWL jika SEGWWL memutuskan untuk mengembangkan unit
     pembangkitan tambahan, dan yang akan berakhir di bulan Oktober 2031. Di tahun 2016, SEGWWL
     memperoleh izin pinjam pakai untuk 16 hektar, yang berakhir di bulan Juni 2017. Sebelum masa berlakunya
     habis, SEGWWL telah mengajukan permohonan untuk izin pinjam pakai baru untuk eksploitasi untuk
     melakukan kegiatan pengembangan (diproyeksikan akan dimulai pada tahun 2028) di wilayah tersebut,
     mencakup 8,9 hektar yang sudah diperpanjang sampai dengan November 2036.. Jika SEGWWL tidak dapat
     memperoleh, mempertahankan atau memperbarui hak guna usaha atas bidang-bidang tanah terkait di
     wilayah kontrak Wayang Windu, atau jika pihaknya harus mengadakan biaya tambahan yang signifikan
     untuk memperoleh atau memperbaharui hak guna usaha tersebut, usaha, prospek kondisi keuangan dan
     hasil operasional SEGWWL akan terpengaruh secara material.

     Sehubungan dengan akses tanah untuk mendukung operasional panas bumi di wilayah kontrak Salak,
     sebagai tambahan dari Izin Pemanfaatan Jasa Lingkungan Panas Bumi (“IPJLPB”) yang meliputi 228,69 Ha
     yang memberikan Kontraktor Salak Hak untuk masuk ke wilayah kerja Salak di Taman Nasional Gunung
     Halimun – Salak, Kontraktor Salak juga telah menyewa lebih kurang 2,57 hektar tanah HGU dari PT
     Perkebunan Teh Assam Jayanegara (“Jayanegara”) untuk sumur injeksi yang berlokasi di AWI-22.



                                                      57
Page 82
     Setelah melakukan beberapa diskusi dengan PGE, BPN dan Pemerintah Daerah Jawa Barat, kesimpulan
     dari seluruh pihak adalah tidak mungkin untuk mentransfer Tanah HGU milik Jayanegara kepada PGE.
     Apabila Perjanjian Penyewaan Tanah tidak dapat diperpanjang, maka Kontraktor Salak akan memindahkan
     fasilitas yang terletak di tanah Jayanegara ke lokasi lain. Sejak tanggal Prospektus ini, manajemen masih
     menimbang mengenai opsi pemindahan fasilitas yang terletak di tanah Jayanegara ke lokasi lain.

     Sehubungan dengan Undang-undang Kehutanan, hutan di Indonesia digolongkan ke dalam tiga kategori
     utama: Hutan Konservasi, Hutan Lindung dan Hutan Produksi. Hutan Konservasi kemudian lebih lanjut
     digolongkan kedalam tiga kategori: (i) Hutan Suaka Alam (selanjutnya digolongkan menjadi Cagar Alam dan
     Suaka Marga Satwa); (ii) Hutan Pelestarian Alami (terdiri dari Taman Hutan Raya, Taman Nasional dan
     Taman Wisata Alam), dan (iii) Taman Buru. Cagar Alam adalah area hutan dengan nilai jelas adanya
     biodiversitas dimana kegiatan ekonomi tidak diizinkan.

     Kegiatan operasional panas bumi Salak berada di wilayah kontrak seluas 10.000 Ha dengan penggunaan
     saat ini seluas 237,21 Ha. Wilayah kontrak operasional panas bumi Salak meliputi tanah di taman nasional
     dan tanah hak milik. Berkenaan dengan taman nasional, PGE dan Kontraktor Salak telah memperoleh Izin
     Pemanfaatan Jasa Lingkungan Panas Bumi (atau “IPJLPB”) pada tanggal 12 Agustus 2016, yang berlaku
     hingga 30 November 2040. Izin ini mencakup luas 228,69 hektar. Kontraktor Salak juga telah memperoleh
     hak pakai dari PTPN VIII seluas 5,95 hektar dan hak pakai lahan PT Jayanegara 2,57 Ha. Berbagai fasilitas
     milik Star Energy telah dibangun di area tersebut, antara lain jalan akses, bantalan sumur produksi dan
     injeksi, jalur pipa, pembangkit listrik, perkantoran, perumahan dan gudang. Sesuai dengan perjanjian sewa,
     tanah tersebut terdaftar atas hak atas tanah HGU dan terdaftar atas nama PTPN VIII. Sedangkan wilayah
     operasi panas bumi Darajat berada dalam wilayah kontrak seluas 4.998 hektar dengan pemanfaatan saat ini
     seluas 78,66 hektar. Operasi panas bumi Darajat meliputi (i) lahan pribadi, (ii) hutan lindung dan (iii) Taman
     Wisata Alam (Taman Wisata Alam).

     Dalam hal SEGWWL, Kontraktor Salak, dan Kontraktor Darajat tidak memperoleh, memelihara atau
     memperbaharui hak atas tanah atas sejumlah lokasi tanah di dalam wilayah kerja, atau apabila Star Energy
     harus mengeluarkan biaya tambahan yang signifikan untuk memperoleh, memelihara atau memperbaharui
     hak atas tanah tersebut, maka bisnis, prospek, kondisi keuangan, dan hasil operasi Star Energy akan
     terpengaruh secara material.

     Dalam melakukan kegiatan operasi, Star Energy senantiasa mengikuti aturan di dalam KOB dan peraturan
     perundang-undangan termasuk peraturan pelaksana yang berlaku. Star Energy meyakini bahwa Star
     Energy telah memenuhi seluruh persyaratan yang terkait dengan peraturan yang berlaku untuk sektor
     energy baru terbarukan, perundang-undangan di bidang kehutanan, lingkungan hidup, pertanahan dan akan
     mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa Hak penggunaan atas lahan telah
     diperpanjang.

j.   Rencana perluasan mungkin tidak akan berhasil, fasilitas tambahan mungkin tidak mulai beroperasi
     seperti yang direncanakan dan Star Energy mungkin kesulitan memperoleh pembiayaan yang
     diperlukan atau pembiayaan dengan ketentuan yang menguntungkan bagi Star Energy untuk
     rencana perluasan fasilitas Star Energy di masa yang akan datang

     Star Energy berniat untuk terus melakukan eksplorasi potensi untuk memperluas kapasitas terpasang di
     Wayang Windu untuk mengambil keuntungan dari PJBE Wayang Windu dengan PLN. Setiap eksplorasi dan
     pengembangan, dan pembangunan fasilitas dan pembangkit listrik di wilayah kontrak Wayang Windu
     terkena risiko signifikan, termasuk kebutuhan untuk memperoleh biaya yang signifikan untuk kegiatan
     pendahuluan untuk teknik, eksplorasi dan pengembangan.

     Rencana perluasan Star Energy juga terkena risiko bahwa pihaknya mungkin mengalami masalah
     pengeboran, teknik dan lingkungan, penundaan pembangunan dan operasional, kegagalan oleh kontraktor
     dan vendor untuk melaksanakan pekerjaan tepat waktu dan dengan baik berdasarkan kontrak mereka dan
     kondisi lingkungan dan geologis yang merugikan, termasuk kondisi cuaca buruk.

     Keberhasilan pengembangan dan pembangunan bergantung pada, antara lain, negosiasi ketentuan kontrak
     rekayasa, pengadaan dan konstruksi (EPC contract) sesuai keinginan Star Energy dengan peserta proyek
     lain, penerimaan izin dan persetujuan pemerintah yang diperlukan termasuk hak atas tanah dan
     pelaksanaan konstruksi tepat waktu. Tidak ada jaminan bahwa upaya pengembangan pada setiap fasilitas
     atau pembangkit listrik tertentu, atau upaya Star Energy pada umumnya, akan berhasil. Pengembangan
     wilayah kontrak Wayang Windu untuk unit pembangkit tambahan, dan pembangunan unit tambahan, akan
     membutuhkan investasi modal yang besar, ketersediaan mana bergantung pada kemampuan Star Energy
     untuk menghasilkan arus kas dari operasi, meminjam dana dengan ketentuan yang sesuai keinginan atau
     menghimpun dana di pasar modal atau dari pemegang sahamnya. Sebagai contoh, biaya pengembangan
     Unit 3 diperkirakan bisa lebih dari US$ 120 juta. Tidak ada jaminan bahwa Star Energy, mengingat
     solvabilitasnya yang cukup besar, akan memperoleh akses ke utang dan/atau modal ekuitas yang
     diperlukan untuk mengembangkan dan membangun unit baru atau untuk membiayai ulang proyek. Jika Star



                                                        58
Page 83
     Energy mencari pembiayaan pihak ketiga lain di kemudian hari, kemampuannya untuk mengurus
     pembiayaan tersebut akan bergantung pada banyak faktor, termasuk kondisi ekonomi dan pasar modal
     umum, suku bunga, ketersediaan kredit dari bank atau pemberi pinjaman lain, kepercayaan investor
     terhadap Perseroan, dan kondisi politik dan ekonomi di Indonesia. Tidak ada jaminan bahwa pembiayaan
     tambahan tersebut, baik jangka pendek maupun jangka panjang, akan tersedia untuk Star Energy di
     kemudian hari atau, jika tersedia, pembiayaan tersebut akan diperoleh dengan ketentuan yang
     menguntungkannya.

     Star Energy dalam melakukan ekspansi akan selalu mempertimbangkan berbagai aspek baik dari sisi
     pendanaan, operasional dan ketersediaan sumberdaya. Star Energy akan kerap berupaya untuk selalu
     melakukan perbandingan dan analisa cost-benefit untuk memberikan imbal balik yang maksimal tanpa
     mengesampingkan hal-hal non teknis lainnya.

k.   Star Energy menggunakan karyawan dari pihak terafiliasi

     Sesuai dengan perjanjian alokasi biaya dan jasa (“PABJ”) tertanggal 18 Desember 2013 sebagaimana
     diubah tanggal 23 Februari 2018 antara SEGWWL, PT Star Energy Geothermal Halmahera (“SEGH”) dan
     PT Star Energy Geothermal Indonesia (“SEGI”) dan perjanjian tingkat jasa (“SLA”) tertanggal 10 Oktober
     2016 seperti diubah dan dinyatakan kembali tanggal 23 Februari 2018 antara SEGWWL dan SEGI, SEGI
     menyediakan sejumlah jasa berbagi bersama kepada SEGWWL dan SEGH. Jasa tersebut akan digunakan
     oleh dan antara SEGWWL, SEGH dan SEGI. Sebagai imbalannya, biaya untuk jasa berbagi bersama
     dialokasikan dan ditanggung oleh pihak (para pihak) yang menerima jasa tersebut sesuai dengan rumusan
     yang disetujui bersama. Star Energy mengharapkan agar pengaturan ini menghasilkan penghematan dan
     keefektifan biaya. Namun jika fungsi-fungsi ini tidak bekerja secara efektif, Star Energy mungkin tidak dapat
     mencapai penghematan dan keefektifan biaya yang diharapkan dan dapat menanggung biaya tambahan
     sehubungan dengan kegagalan tersebut. Lagi, jika perusahaan-perusahaan ini cedera janji atas kewajiban-
     kewajibannya untuk menyediakan jasa kepada SEGWWL, Star Energy dapat mengalami kesulitan untuk
     mengganti jasa-jasa tersebut secara memuaskan. Kegagalan tersebut dapat juga menyebabkan gangguan
     usaha, berkurangnya efisiensi operasional pada Operasi Panas Bumi Wayang Windu, berkurangnya hasil
     atau masalah lainnya. Setiap gangguan tersebut dapat menghasilkan dampak merugikan penting terhadap
     usaha Perseroan, menyebabkan SEGWWL menghadapi bahaya atas reputasinya dengan PLN atau dengan
     suatu cara merugikan operasi dan prospeknya.

     Dalam melakukan kegiatan operasi, Star Energy senantiasa mengikuti aturan di dalam KOB dan peraturan
     perundang-undangan termasuk peraturan pelaksana yang berlaku. Star energy akan selalu melakukan
     evaluasi secara rutin berkenaan dengan biaya rutin dan non rutin berikut dengan analytical review atas
     peningkatan atau penurunan biaya yang bersangkutan. Key Performance Indicator dan budget perencanaan
     juga menjadi salah satu alat pengendalian yang dimiliki oleh Star Energy untuk memastikan tidak adanya
     ketidaksesuaian alokasi biaya. Perjanjian alokasi biaya dan jasa dari pihak terafiliasi selalu memperhatikan
     peraturan yang berlaku dan rumusan yang digunakan selalu mengikuti konsep transaksi arms length.

l.   Star Energy tunduk pada ketidakpastian mengenai penafsiran dan penerapan hukum pajak Indonesia
     tertentu

     Star Energy memiliki bentuk usaha tetap di Indonesia dan oleh karena itu Star Energy juga tunduk pada
     peraturan perpajakan Indonesia. Sehubungan dengan bisnis pembangkitan tenaga listrik Perseroan, bisnis
     dan operasi Star Energy diatur oleh rezim pajak Indonesia yang berlaku pada saat KOB Awal berlaku dan
     oleh ketentuan KOB. Star Energy memperkirakan akan terus diatur oleh rezim pajak tersebut hingga akhir
     jangka waktu KOB. Selain itu, ketentuan pajak berdasarkan KOB secara khusus menetapkan bahwa,
     kecuali sebagaimana diatur berdasarkan KOB, Star Energy tidak berkewajiban untuk membayar pajak, bea,
     dan pungutan apa pun berkenaan dengan operasi panas bumi Star Energy. Perpajakan perusahaan panas
     bumi diatur oleh Keputusan Presiden No. 49 tahun 1991 (“Keppres No. 49”), yang dicabut oleh Keputusan
     Presiden No. 76 tahun 2000 tentang Pengusahaan Sumber Daya Panas Bumi untuk Pembangkit Tenaga
     Listrik (“Keppres No. 76”), dan Keputusan KMK No. 766, yang terakhir diubah dengan Keputusan KMK No.
     90 tahun 2017. Terlepas dari perubahan rezim pajak ini yang dikeluarkan berdasarkan Keppres No. 76 dan
     Undang-Undang Panas Bumi, Star Energy yakin bahwa rezim pajak Indonesia berdasarkan Keppres No. 49
     yang diterapkan pada saat pelaksanaan KOB Semula harus masih berlaku sampai dengan berakhirnya
     jangka waktu KOB. Sebagai konsekuensinya, perubahan dalam peraturan pajak sejak diterbitkannya
     Keppres No. 76 dan Undang-Undang Panas Bumi tidak akan berdampak secara material terhadap rezim
     pajak yang berlaku atas KOB. Oleh karena itu, Star Energy telah menggunakan ketentuan KOB untuk
     menghitung penghasilan kena pajaknya. Namun, posisi yang akan diambil oleh Pemerintah dan Direktur
     Jenderal Pajak ("DJP") masih belum jelas karena UU Panas Bumi menetapkan bahwa pajak perusahaan
     panas bumi harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tidak ada jaminan yang
     dapat diberikan bahwa DJP tidak akan menafsirkan dan/atau menerapkan UU Panas Bumi dengan cara
     yang dapat meningkatkan jumlah pajak yang harus dibayar oleh Star Energy atau berdampak negatif secara
     material terhadap bisnis, prospek, hasil operasi dan kondisi keuangan Star Energy.




                                                        59
Page 84
     Tidak ada jaminan bahwa otoritas pajak Indonesia tidak akan di kemudian hari menantang posisi Star
     Energy dan mengharuskan Star Energy untuk membayar pajak penangguhan. Berdasarkan undang-undang
     pajak Indonesia yang berlaku per tanggal surat Prospektus ini, pajak penangguhan sebesar 20% jatuh
     tempo ketika perusahaan mengakumulasi atau membayar bunga kepada non-penduduk. Meskipun
     pembayaran pajak penangguhan tersebut, jika dilakukan, akan secara substansial mengurangi penghasilan
     kena pajak Star Energy atau meningkatkan kerugian pajak berlaku mendatang Star Energy karena Star
     Energy belum memperhitungkan biaya bunga yang dibayarkan atas pinjaman luar negeri dalam menghitung
     penghasilan kena pajak Star Energy, tindakan tersebut oleh otoritas pajak Indonesia, terutama jika berusaha
     untuk diterapkan surut, dapat berdampak negatif terhadap bisnis, prospek, hasil operasi dan kondisi
     keuangan Star Energy.

     Lebih lanjut, Star Energy membayar PPN atas barang dan jasa yang dibeli Star Energy untuk operasinya.
     Menurut undang-undang pajak yang berlaku, PPN yang dibayar atas barang atau jasa yang diperoleh oleh
     kontraktor berdasarkan kontrak kerja sama akan diganti oleh Pemerintah selama kontrak kerja sama
     tersebut telah membayar bagian pemerintah 34%. Per bulan Desember 2020, Star Energy memiliki piutang
     pajak PPN yang belum diselesaikan sebesar Rp 555,5 miliar, setara dengan US$39,4 juta, yang dapat
     diklaim dari Pemerintah. Tidak ada kepastian apakah Star Energy akan berhasil dalam mendapatkannya.
     Kegagalan untuk mendapatkan penggantian PPN dapat berdampak merugikan terhadap bisnis, hasil
     operasi dan kondisi keuangannya.

     Mengenai pengembalian PPN telah diatur dalam KOB dan dalam melakukan kegiatan operasi, Star Energy
     senantiasa mengikuti aturan di dalam KOB dan peraturan perundang-undangan termasuk peraturan
     pelaksana yang berlaku. Star Energy senantiasa mengikuti perkembangan perubahan peraturan
     pemerintah dan menganalisa dampak dari perubahan tersebut agar dapat mengambil keputusan yang
     cepat dan tepat dalam penyesuaian strategi bisnis. Star Energy juga menjalin kerjasama dengan para
     pemangku kepentingan dalam industri baik dalam negeri maupun internasional dan terlibat secara aktif
     dalam berbagai organisasi yang bergerak di bidang energi baru terbarukan agar dapat bersumbangsih
     dalam memberikan masukan-masukan atas kebijakan-kebijakan baru yang akan dilakukan maupun untuk
     mendapatkan informasi terbaru mengenai perubahan yang akan terjadi.

m. Star Energy tunduk pada ketidakpastian mengenai penafsiran dan penerapan hukum pajak Indonesia
   tertentu yang berkaitan dengan pembayaran Bonus Produksi

     Menurut UU Panas Bumi, Star Energy diharuskan untuk membayar Bonus Produksi yang dihitung
     berdasarkan pendapatan kotor Perseroan. Pada tanggal 1 November 2017, sebuah surat keputusan
     dikeluarkan oleh MESDM, yang menetapkan bahwa Bonus Produksi harus dibayar untuk periode 1 Januari
     2015 s/d 30 Juni 2017, yang harus dibayar dalam waktu 30 hari untuk tahun 2015 dan tahun 2016 dan
     dalam waktu 14 hari untuk tahun 2017. Berdasarkan UU Panas Bumi, Bonus Produksi dapat diganti kepada
     Star Energy setelah Star Energy melakukan pembayaran bagian Pemerintah (yang didefinisikan dalam
     peraturan pajak panas bumi dan berdasarkan KOB sebagai 34% (tiga puluh empat persen) dari pendapatan
     usaha bersih). Namun, sementara peraturan mekanisme penggantian baru saja dikeluarkan oleh
     Kementerian Keuangan, Star Energy belum melihat implementasi aktual dari peraturan tersebut dan
     kesulitan mungkin timbul sehubungan dengan mekanisme pemulihan dan penggantian yang diatur dalam
     Peraturan KMK No. 201 tahun 2017, yang berarti bahwa sementara Star Energy telah membayar jumlah
     yang diharuskan, Star Energy mungkin tidak akan mampu sepenuhnya atau sebagian memulihkan Bonus
     Produksi. Kegagalan untuk memulihkan pembayaran Bonus Produksi yang harus dibayarkan kepada Star
     Energy dapat berdampak merugikan terhadap bisnis, hasil operasi dan kondisi keuangan Star Energy. Per
     bulan Desember 2020, Star Energy mempunyai piutang Bonus Produksi yang belum diselesaikan dengan
     total sebesar ± Rp23,6 miliar, setara dengan ± US$ 1,7 juta, yang belum diganti oleh Pemerintah.

     Dalam melakukan kegiatan operasi, Star Energy senantiasa mengikuti aturan di dalam KOB dan peraturan
     perundang-undangan termasuk peraturan pelaksana yang berlaku. Star Energy senantiasa mengikuti
     perkembangan perubahan peraturan pemerintah dan menganalisa dampak dari perubahan tersebut agar
     dapat mengambil keputusan yang cepat dan tepat dalam penyesuaian strategi bisnis. Star Energy juga
     menjalin kerjasama dengan para pemangku kepentingan dalam industri baik dalam negeri maupun
     internasional dan terlibat secara aktif dalam berbagai organisasi yang bergerak di bidang energi baru
     terbarukan agar dapat bersumbangsih dalam memberikan masukan-masukan atas kebijakan-kebijakan baru
     yang akan dilakukan maupun untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai perubahan yang akan terjadi

n.   Star Energy tunduk pada ketidakpastian mengenai penentuan biaya dapat dikurangkan dan biaya
     tidak dapat dikurangkan oleh BPKP dan DJA yang dapat berdampak pada arus kas Star Energy

     Sesuai dengan ketentuan KOB, Star Energy dikenakan tarif pajak menyeluruh sebesar 34% dari
     pendapatan usaha bersih (disebut sebagai "Bagian Pemerintah"). Sementara Bagian Pemerintah secara
     teknis berupa pajak penghasilan; dalam prakteknya, Bagian Pemerintah dianggap dan dibayar sebagai
     Penerimaan Negara Bukan Pajak / "PNBP"), yang pada dasarnya memberikan kewenangan kepada
     Direktorat Jenderal Anggaran / "DJA") KMK untuk menagih pembayaran Bagian Pemerintah dan



                                                       60
Page 85
     menginstruksikan BPKP untuk mengaudit Star Energy sehubungan dengan pembayaran Bagian
     Pemerintah.

     Biaya dapat dikurangkan dan biaya tidak dapat dikurangkan terbuka untuk ditafsirkan. Penafsiran berbeda
     yang dapat diambil oleh BPKP dan DJA dalam kaitannya dengan biaya dapat dikurangkan, bisa berdampak
     merugikan terhadap bisnis, hasil operasi dan kondisi keuangan Star Energy.

     Dalam melakukan kegiatan operasi, Star Energy senantiasa mengikuti aturan di dalam KOB dan peraturan
     perundang-undangan termasuk peraturan pelaksana yang berlaku. Star Energy senantiasa mengikuti
     perkembangan perubahan peraturan pemerintah dan menganalisa dampak dari perubahan tersebut agar
     dapat mengambil keputusan yang cepat dan tepat dalam penyesuaian strategi bisnis. Star Energy juga
     menjalin kerjasama dengan para pemangku kepentingan dalam industri baik dalam negeri maupun
     internasional dan terlibat secara aktif dalam berbagai organisasi yang bergerak di bidang energi baru
     terbarukan agar dapat bersumbangsih dalam memberikan masukan-masukan atas kebijakan-kebijakan baru
     yang akan dilakukan maupun untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai perubahan yang akan terjadi.

o.   Star Energy tunduk kepada ketidakpastian mengenai apakah Tunjangan Produksi berdasarkan KOB
     Darajat dan Salak dapat memperoleh pengurangan pajak.

     Tidak seperti Kontrak Kerja Sama Operasi Wayang Windu, tidak ada klausul khusus dalam Kerja Sama
     Operasi Bersama Darajat dan Salak yang menyatakan bahwa Star Energy diizinkan untuk memperlakukan
     Tunjangan Produksi sebagai item pengurangan pajak dalam memperhitungkan pendapatan bersih
     operasional. Jika otoritas pajak Indonesia tidak memandang Tunjangan Produksi sebagai item pengurangan
     pajak, Star Energy dapat diminta untuk membayar pajak tambahan sebesar US$ 25,2 juta untuk periode
     2008 hingga 2017 (terkecuali periode 2010 untuk Operasi Panas Bumi Darajat) dan setelah periode 2017,
     tidak dapat mengurangi Tunjangan Produksi untuk menghitung pendapatan bersih operasional. Star Energy
     percaya bahwa Tunjangan Produksi harus mendapat pengurangan pajak karena (i) ia harus diperlakukan
     sebagai biaya atau ongkos berdasarkan item yang dapat dikurangi berdasarkan Kerja Sama Operasi
     Bersama Darajat dan Salak dan (ii) berdasarkan undang-undang pajak Indonesia, Tunjangan Produksi
     adalah bagian dari biaya untuk memperoleh, mengumpulkan dan memelihara penghasilan. Star Energy dan
     PGE mempunyai pengertian yang sama pada isu ini bahwa Tunjangan Produksi yang dibayar ke PGE
     berdasarkan ketentuan di dalam masing-masing KOB Salak dan Darajat dapat dianggap sebagai pengurang
     keuntungan tahunan untuk tujuan menghitung jumlah yang dibayarkan, berdasarkan Pasal 8.1 dari masing-
     masing KOB Darajat dan Salak. Star Energy dan PGE sedang mengusahakan untuk mendapatkan
     klarifikasi yang ada di KOB Salak dan Darajat dalam bentuk KOB yang dirubah dan dinyatakan kembali.

     Dalam melakukan kegiatan operasi, Star Energy senantiasa mengikuti aturan di dalam KOB dan peraturan
     perundang-undangan termasuk peraturan pelaksana yang berlaku. Star Energy senantiasa mengikuti
     perkembangan perubahan peraturan pemerintah dan menganalisa dampak dari perubahan tersebut agar
     dapat mengambil keputusan yang cepat dan tepat dalam penyesuaian strategi bisnis. Star Energy juga
     menjalin kerjasama dengan para pemangku kepentingan dalam industri baik dalam negeri maupun
     internasional dan terlibat secara aktif dalam berbagai organisasi yang bergerak di bidang energi baru
     terbarukan agar dapat bersumbangsih dalam memberikan masukan-masukan atas kebijakan-kebijakan baru
     yang akan dilakukan maupun untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai perubahan yang akan terjadi.

C.   RISIKO UMUM

a.   Risiko kondisi ekonomi domestik, regional, dan global yang dapat memberikan dampak negatif dan
     material terhadap kegiatan usaha Perseroan.

     Krisis ekonomi yang mempengaruhi Asia Tenggara, termasuk Indonesia, sejak pertengahan tahun 1997
     yang dialami oleh Indonesia, antara lain, depresiasi mata uang, pertumbuhan ekonomi yang negatif, tingkat
     suku bunga yang tinggi, ketidakstabilan sosial dan kejadian-kejadian politik yang luar biasa. Kondisi ini
     memiliki dampak material dan merugikan terhadap bisnis di Indonesia. Selain itu, krisis ekonomi
     mengakibatkan gagalnya banyak perusahaan Indonesia memenuhi kewajiban utangnya. Baru-baru ini, krisis
     keuangan global, yang dipicu sebagian oleh krisis kredit pemilikan rumah (KPR) (subprime mortgage) di
     Amerika Serikat, menyebabkan kegagalan lembaga keuangan Amerika Serikat yang besar dan dengan
     cepat berkembang menjadi krisis kredit global. Kegagalan bank Amerika Serikat diikuti oleh kegagalan
     sejumlah bank Eropa dan turunnya berbagai indeks saham, serta pengurangan besar-besaran nilai pasar
     ekuitas dan komoditas di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Hilangnya kepercayaan investor pada sistem
     keuangan pasar-pasar yang berkembang atau pasar lainnya dapat menyebabkan meningkatnya volatilitas di
     pasar keuangan Indonesia yang pada gilirannya dapat berdampak buruk pada perekonomian Indonesia
     secara umum. Ketidakstabilan finansial di seluruh dunia juga dapat berdampak negatif terhadap
     perekonomian Indonesia, yang dapat berdampak buruk pada kegiatan usaha, kondisi keuangan, hasil
     operasional; dan prospek Perseroan. Tidak ada jaminan bahwa perbaikan kondisi ekonomi baru-baru ini
     akan berlanjut atau bahwa kondisi ekonomi yang buruk tidak akan terulang kembali. Perkembangan tersebut




                                                      61
Page 86
     dapat memberikan dampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan, hasil
     operasional dan prospek Perseroan.

     Penurunan ekonomi di Indonesia juga dapat menyebabkan peningkatan gagal bayar oleh para debitur
     Indonesia dan dapat berdampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan serta
     hasil operasional dan prospek Perseroan. Hilangnya kepercayaan investor terhadap sistem keuangan
     pasar-pasar yang berkembang dan pasar lainnya, atau faktor-faktor lainnya, termasuk memburuknya situasi
     ekonomi global, dapat menyebabkan meningkatnya volatilitas di pasar keuangan Indonesia dan
     melambatnya pertumbuhan ekonomi atau pertumbuhan ekonomi yang negatif di Indonesia. Meningkatnya
     volatilitas atau perlambatan atau pertumbuhan negatif tersebut dapat memiliki dampak negatif yang dan
     material terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan, hasil operasional dan prospek Perseroan.

     Dalam upaya untuk meminimalisir dampak negatif dari kondisi makro ekonomi, Perseroan senantiasa
     berfokus untuk menjaga kesehatan dari posisi keuangannya, guna memastikan Perseroan memiliki
     kesehatan dan ketahanan apabila memasuki kondisi ekonomi yang kurang menguntungkan. Diantaranya
     dengan menjaga struktur permodalan dan arus kas yang memadai untuk memastikan kelanjutan kegiatan
     operasional dan pemenuhan kewajiban keuangan. Disamping itu, Perseroan juga melakukan upaya-upaya
     perlindungan untuk memitigasi risiko nilai tukar mata uang dan perubahan tingkat suku bunga dengan
     melakukan aktifias lindung nilai dan transaksi keuangan derivatif.

b.   Ketidakstabilan politik dan sosial di Indonesia dapat memberikan dampak merugikan terhadap
     Perseroan.

     Sejak tahun 1998, Indonesia telah mengalami perubahan politik dan sosial yang signifikan yang tak terduga
     dan mempengaruhi landasan politik Indonesia yang terus berubah. Sebagai negara yang relatif demokratis,
     Indonesia terus menghadapi berbagai masalah sosio-politik dan, dari waktu ke waktu, telah mengalami
     ketidakstabilan politik serta ketidakstablian sosial dan sipil. Indonesia juga memiliki banyak partai politik,
     tanpa adanya satu partai yang memenangkan mayoritas yang jelas sampai saat ini.

     Sejak tahun 2000, ribuan orang Indonesia telah berpartisipasi dalam demonstrasi di Jakarta dan kota-kota di
     Indonesia baik mendukung maupun menentang mantan Presiden Wahid, mantan Presiden Megawati, dan
     mantan Presiden Yudhoyono, serta sebagai tanggapan terhadap isu-isu tertentu, termasuk pengurangan
     subsidi bahan bakar, privatisasi aset-aset negara, langkah-langkah antikorupsi, upah minimum,
     desentralisasi dan otonomi provinsi, potensi kenaikan biaya listrik dan kampanye militer yang dipimpin
     Amerika di Afghanistan dan Irak. Meskipun demonstrasi ini umumnya damai, beberapa demonstrasi telah
     berubah menjadi kekerasan.

     Di tahun 2004, penduduk Indonesia secara langsung memilih Presiden, Wakil Presiden dan perwakilan
     parlemen Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarahnya melalui pemungutan suara yang setara
     dengan daftar calon yang terbuka. Di tingkat pemerintahan yang lebih rendah, penduduk Indonesia juga
     telah mulai secara langsung memilih pemimpin dan perwakilan pemerintah daerah dan majelis legislatif
     daerahnya masing-masing. Pada bulan April 2009, pemilihan lain diadakan di Indonesia untuk memilih
     Presiden, Wakil Presiden dan perwakilan parlemen Indonesia (termasuk perwakilan nasional dan daerah).
     Pada bulan Oktober 2009, Presiden Yudhoyono dilantik untuk masa jabatan lima tahunnya yang kedua,
     yang berakhir pada bulan Oktober 2014. Undang-undang Dasar Indonesia membatasi masa jabatan
     presiden menjadi dua periode masing-masing selama lima tahun. Pada bulan Juli 2014, Indonesia
     mengadakan pemilihan presiden yang menyebabkan Joko Widodo terpilih sebagai Presiden Indonesia yang
     baru, dengan masa jabatan yang akan berakhir dalam waktu lima tahun. Bapak Joko Widodo dilantik
     sebagai Presiden Indonesia pada bulan Oktober 2014. Pada awalnya, koalisi Bapak Joko Widodo memiliki
     posisi minoritas di parlemen Indonesia, namun kemudian berkembang sehingga memperoleh posisi
     mayoritas di parlemen. Namun, akibat instabilitas dan ketidakpastian politik di Indonesia, koalisi tersebut
     dapat bubar setiap saat.

     Pada 21 Mei 2019, Komisi Pemilihan Umum ("KPU") secara resmi telah mengumumkan bahwa Presiden
     Joko Widodo telah memenangkan pemilihan Presiden 2019. Menyusul pengumuman resmi hasil pemilu,
     terjadi protes dan kerusuhan di berbagai daerah di Jakarta selama dua hari dari tanggal 21 Mei 2019 hingga
     22 Mei 2019. Pihak berwenang secara resmi menyatakan bahwa sembilan orang tewas, lebih dari dua ratus
     orang terluka, dan lebih dari tiga ratus orang-orang ditangkap sebagai hasil dari protes dan kerusuhan
     tersebut. Pada 24 Mei 2019, kandidat yang kalah, Prabowo Subianto, melalui tim hukumnya, mengajukan
     gugatan terkait dengan hasil resmi dari pemilihan presiden 2019 melalui Mahkamah Konstitusi Indonesia.
     Pada tanggal 27 Juni 2019, Mahkamah Konstitusi Indonesia menolak keseluruhan gugatan yang diajukan
     oleh Prabowo Subianto dan menyatakan "pengadilan menolak permohonan untuk seluruhnya," dan
     menguatkan hasil pemilihan presiden 2019 yang memenangkan Joko Widodo sebagai Presiden Republik
     Indonesia. Keputusan Mahkamah Konstitusi Indonesia bersifat final dan mengikat.

     Perkembangan politik dan sosial di Indonesia tidak stabil dan tidak dapat diprediksi sebelumnya. Tidak ada
     jaminan bahwa situasi ini atau sumber ketidakpuasan masyarakat di masa depan tidak akan berdampak



                                                        62
Page 87
     pada ketidakstabilan politik dan sosial. Setiap ketidakstabilan politik di Indonesia dapat berdampak negatif
     terhadap ekonomi Indonesia, yang dapat berdampak negatif dan material terhadap kegiatan usaha, hasil
     operasional, kondisi keuangan dan prospek Perseroan.

     Perseroan senantiasa berfokus pada kelangsungan operasional usaha terutama dari potensi gangguan
     yang timbul dari ketidakstabilan politik dan sosial. Aset utama Perseroan memperoleh status sebagai objek
     vital nasional yang mana menerima perlindungan khusus dari aparat berdasarkan undang-undang yang
     berlaku.

c.   Indonesia terletak pada kawasan aktif secara geologi dan memiliki risiko signifikan terhadap
     bencana alam dan geologis sehingga dapat mengantar pada ketidakstabilan sosial dan ekonomi.

     Semua kegiatan operasi Perseroan yang ada saat ini berada di kepulauan Indonesia dan pabrik-pabrik
     produksi Perseroan berlokasi di Cilegon dan Serang di Provinsi Banten, sekitar 50 km dari Pulau Krakatau,
     sebuah wilayah yang dikenal dengan aktivitas vulkanik dan seismiknya.

     Banyak daerah di Indonesia yang rentan terhadap bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, banjir,
     letusan gunung berapi dan juga kekeringan, pemadaman listrik atau kejadian-kejadian lain yang berada di
     luar kendali Perseroan.

     Kepulauan Indonesia adalah salah satu daerah yang paling aktif secara vulkanik di dunia. Indonesia terletak
     di zona konvergensi tiga lempeng litosfer utama dan, karenanya, dipengaruhi oleh aktivitas seismik yang
     signifikan yang dapat menyebabkan gempa bumi dan tsunami yang merusak, atau gelombang pasang surut,
     yang dapat menyebabkan kerugian ekonomi dan ketidakstabilan sosial yang besar. Pada tanggal 26
     Desember 2004, sebuah gempa bawah laut di lepas pantai Sumatra melepaskan tsunami yang
     menghancurkan masyarakat pesisir di Indonesia, Thailand dan Sri Lanka. Di Indonesia, lebih dari 220.000
     orang meninggal dunia atau tercatat hilang dalam bencana tersebut dan kerusakannya diperkirakan
     mencapai miliaran dolar Amerika Serikat. Gempa susulan dari tsunami pada bulan Desember 2004 juga
     menelan korban jiwa. Pada bulan September 2009, dua gempa besar melanda Jawa Barat dan Sumatra
     Barat, dengan kekuatan masing-masing sebesar 7,0 SR dan 7,6 SR, yang menyebabkan kematian lebih dari
     600 orang. Pada tanggal 25 Oktober 2010, sebuah gempa berkekuatan 7,7 SR melanda Pulau Mentawai,
     yang bersebelahan dengan Sumatra Barat, dan pada tanggal 26 Oktober 2010, Gunung Merapi, yang
     terletak di Jawa Tengah, meletus. Pada tanggal 22 Desember 2018, tsunami terjadi setelah meletus dan
     runtuhnya sebagian gunung berapi Anak Krakatau di Selat Sunda, yang menyerang wilayah pesisir provinsi
     Banten, Jawa, dan provinsi Lampung, di Sumatra. Lebih dari 429 orang tewas dan 1.459 terluka setelahnya
     yang mengakibatkan rusaknya jalan yang menghubungkan Serang dan Pandeglang.

     Selain peristiwa-peristiwa geologis ini, hujan musiman telah mengakibatkan tanah longsor dan banjir
     bandang yang sering terjadi di Indonesia, termasuk Jakarta, Sumatra dan Sulawesi, menggusur sejumlah
     besar penduduk dan membunuh yang lainnya. Pada bulan Agustus 2012, banjir bandang dan tanah longsor
     yang dipicu oleh hujan deras di Indonesia bagian timur membunuh setidaknya delapan orang dan
     menyebabkan tiga orang lainnya hilang di Desa Sirimau dan di ibu kota Provinsi Maluku, Ambon.

     Meskipun peristiwa-peristiwa tersebut tidak memiliki dampak ekonomis yang signifikan pada pasar modal
     Indonesia. Pemerintah harus mengeluarkan sejumlah besar sumber daya untuk bantuan darurat dan upaya
     relokasi. Namun, tidak ada jaminan bahwa bantuan tersebut akan cukup untuk membantu semua korban,
     atau bantuan tersebut akan segera diserahkan kepada penerimanya secara tepat waktu. Jika Pemerintah
     tidak dapat memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak tepat pada waktunya,
     ketidakstabilan politik dan sosial dapat terjadi. Selain itu, usaha pemulihan dan bantuan dapat menyulitkan
     keuangan Pemerintah dan dapat mempengaruhi kemampuannya untuk memenuhi kewajiban atas utang-
     utang negaranya. Kegagalan semacam itu dari pihak Pemerintah, atau deklarasi moratorium atas utang
     negara oleh Pemerintah, dapat berpotensi memicu terjadinya wanprestasi di bawah banyak pinjaman sektor
     swasta, dan karenanya, dapat memiliki dampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha, arus kas,
     hasil operasional, kondisi keuangan dan prospek Perseroan.

     Selain itu, tidak ada kepastian bahwa kejadian geologi di masa mendatang atau bencana alam lainnya
     secara signifikan tidak akan mempengaruhi perekonomian Indonesia. Gempa bumi yang signifikan atau
     gangguan geologi lainnya di kota-kota lain yang lebih padat penduduknya dan pusat-pusat keuangan di
     Indonesia dapat sangat mengganggu perekonomian Indonesia dan meruntuhkan kepercayaan investor,
     sehingga berpotensi mempengaruhi kegiatan usaha, hasil operasional, kondisi keuangan dan prospek
     Perseroan.

     Perseroan tidak dapat memastikan bahwa pertanggungan asuransi Perseroan akan cukup untuk melindungi
     Perseroan dari potensi kerugian akibat bencana alam dan kejadian lainnya yang berada di luar kendali
     Perseroan. Selain itu, Perseroan tidak dapat memastikan bahwa utang premi (premium payable) untuk polis
     asuransi ini pada saat diperbaharui tidak akan banyak mengalami kenaikan, yang dapat berdampak material
     dan merugikan terhadap kondisi keuangan dan hasil operasional Perseroan. Perseroan juga tidak dapat



                                                       63
Page 88
     meyakini bahwa kejadian geologis atau meteorologis di masa mendatang tidak akan berdampak lebih pada
     perekonomian Indonesia. Gempa bumi yang signifikan, gangguan geologi atau bencana alam terkait cuaca
     lainnya di kota-kota lain yang lebih padat penduduknya dan pusat-pusat keuangan lainnya di Indonesia
     dapat sangat mengganggu perekonomian Indonesia dan meruntuhkan kepercayaan investor, sehingga
     dapat memberikan dampak negatif dan material terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan, hasil
     operasional dan prospek Perseroan.

     Perseroan memiliki perlindungan asuransi yang mencakup perlindungan atas asset maupun penggantian
     atas terjadinya kegiatan operasional yang mencakup akibat terjadinya bencana alam (national
     cathastrophy).

d.   Serangan dan aktivitas teroris dapat menyebabkan volatilitas perekonomian dan sosial dan dapat
     memberikan dampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha Perseroan.

     Serangan teroris dan respon militer yang terkait telah berdampak pada ketidakstabilan volatilitas ekonomi
     dan sosial yang substansial dan berkelanjutan di dunia. Di Indonesia pada beberapa tahun terakhir dan
     tidak lama lalu yaitu tanggal 14 Januari 2016, terjadi beberapa serangan teroris yang ditujukan terhadap
     Pemerintah, pemerintahan asing dan bangunan publik dan komersial yang sering didatangi oleh warga
     negara asing, dan telah membunuh dan menciderai sejumlah orang. Tidak ada jaminan bahwa tindakan
     teroris yang lebih lanjut tidak akan terjadi di masa mendatang. Tindakan teroris dapat membuat Indonesia
     tidak stabil dan meningkatkan perpecahan internal di dalam Pemerintahan karena mempertimbangkan
     tanggapan terhadap ketidakstabilan dan kerusuhan tersebut, sehingga berdampak negatif pada
     kepercayaan investor terhadap Indonesia dan perekonomian Indonesia. Tindakan kekerasan yang timbul
     dari dan menyebabkan ketidakstabilan dan kerusuhan di masa lampau, dan dapat terus berlanjut telah
     memberikan, dan dapat terus memberikan, dampak material dan merugikan terhadap investasi dan
     kepercayaan pada, dan kinerja, perekonomian Indonesia, yang dapat memberikan dampak material dan
     merugikan terhadap hasil operasional, kondisi keuangan dan prospek Perseroan.

     Fasilitas maupun area produksi yang dimiliki Perseroan memperoleh status sebagai objek vital nasional
     dimana dalam hal ini memperoleh pengamanan khusus dari aparat kepolisian.

e.   Kebanyakan dari karyawan Perseroan adalah anggota serikat pekerja dan Perseroan bisa terkena
     dampak masalah ketenagakerjaan, kerusuhan, meningkatnya upah minimum, yang pada akhirnya
     dapat memberikan dampak negatif terhadap kegiatan usaha Perseroan.

     Dipekerjakannya karyawan yang berafiliasi dengan serikat pekerja dan tindakan industri membatasi
     fleksibilitas Perseroan dalam menangani karyawan dan dapat menyebabkan meningkatnya biaya
     operasional dan berkurangnya tingkat produksi. Setiap penghentian atau pemogokan kerja yang
     berkepanjangan di fasilitas Perseroan, atau kenaikan biaya karyawan yang signifikan, termasuk upah, dapat
     berdampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha, hasil operasional, kondisi keuangan atau
     prospek Perseroan. Perselisihan perburuhan umum terjadi di Indonesia dan Perseroan tidak dapat meyakini
     bahwa perselisihan tersebut tidak akan terjadi di masa mendatang.

     Perseroan dan Entitas Anak senantiasa menaati peraturan ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia dan
     membina hubungan baik dengan karyawan.

f.   Aktivis ketenagakerjaan dapat memberikan dampak negatif terhadap Perseroan, pelanggan
     Perseroan, dan Perusahaan di Indonesia secara umum yang pada akhirnya dapat memberikan
     dampak negatif terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan dan hasil operasional Perseroan.

     Undang-Undang dan peraturan yang memfasilitasi pembentukan serikat pekerja, digabungkan dengan
     kondisi ekonomi yang lemah, telah mengakibatkan, dan mungkin terus mengakibatkan, kerusuhan dan
     aktivis ketenagakerjaan di Indonesia.

     Pada tahun 2000, Parlemen Indonesia mengeluarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang
     Serikat Buruh (UU Serikat Pekerja). UU Serikat Pekerja, yang mulai berlaku pada tanggal 4 Agustus 2000,
     memperbolehkan karyawan membentuk serikat pekerja tanpa campur tangan perusahaan. Pada bulan
     Maret 2003, Parlemen Indonesia mengeluarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang
     Ketenagakerjaan sebagaimana diubah dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja
     ("Undang-Undang Ketenagakerjaan"), yang, antara lain, menaikkan jumlah uang pesangon, uang jasa dan
     kompensasi yang dibayarkan kepada karyawan pada saat pemutusan hubungan kerja. Berdasarkan
     Undang-Undang Ketenagakerjaan, perusahaan yang memiliki 50 karyawan atau lebih diharuskan memiliki
     lembaga kerjasama bipartit yang terdiri dari manajemen dan karyawan. Undang-Undang Ketenagakerjaan
     juga mewajibkan serikat pekerja untuk memiliki partisipasi lebih dari separuh karyawan perusahaan sebagai
     anggota dan yang dapat mewakili karyawan untuk menegosiasikan perjanjian kerja bersama dengan para
     pengusaha. Undang-Undang tersebut juga menetapkan prosedur yang lebih bebas untuk melakukan
     pemogokan. Berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan ini, pengusaha memiliki hak untuk melakukan



                                                      64
Page 89
pemutusan hubungan kerja terhadap pekerja/buruh jika terjadi perubahan status, perubahan kepemilikan
atau merger atau konsolidasi perusahaannya, dan untuk menerima uang pesangon, uang penghargaan
masa kerja dan kompensasi lainnya, yang dihitung berdasarkan gaji pokok dan tunjangan tetap mereka,
serta durasi masa kerja mereka dengan perusahaan tersebut.

Setelah diberlakukannya Undang-Undang tersebut, beberapa serikat buruh mempengaruhi Mahkamah
Konstitusi Indonesia untuk mengumumkan beberapa ketentuan dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan
yang tidak konstitusional dan memerintahkan Pemerintah untuk mencabut ketentuan-ketentuan tersebut.
Mahkamah Konstitusi Indonesia menyatakan bahwa Undang-Undang Ketenagakerjaan berlaku kecuali
beberapa ketentuan, termasuk yang berkaitan dengan hak pengusaha untuk secara sepihak memecat
seorang karyawan yang melakukan pelanggaran berat dan sanksi pidana terhadap seorang karyawan yang
melakukan atau ikut serta dalam pemogokan buruh ilegal. Akibatnya, Perseroan mungkin tidak dapat
mengandalkan beberapa ketentuan Undang-Undang Ketenagakerjaan.

Kerusuhan dan aktivisme buruh di Indonesia dapat mengganggu kegiatan operasi Perseroan, pelanggan
Perseroan, dan/atau pemasok Perseroan dan dapat memberikan dampak material dan merugikan terhadap
kondisi keuangan perusahaan-perusahaan Indonesia pada umumnya, yang pada gilirannya secara negatif
dapat mempengaruhi harga efek Indonesia di BEI dan nilai Rupiah terhadap mata uang lainnya. Peristiwa
semacam itu dapat memberikan dampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha, arus kas, hasil
operasional, kondisi keuangan atau prospek Perseroan. Selain itu, tekanan inflasi umum atau perubahan
undang-undang dan peraturan yang berlaku dapat menaikkan biaya tenaga kerja, yang dapat memberikan
dampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha, arus kas, hasil operasional, kondisi keuangan
dan prospek Perseroan.

Undang-Undang Ketenagakerjaan menetapkan bahwa pemberi kerja tidak diperbolehkan untuk
membayarkan upah pegawai di bawah upah minimum yang ditetapkan setiap tahun oleh pemerintah
provinsi atau daerah/kota. Upah minimum tersebut ditetapkan sesuai dengan kebutuhan akan standar
kehidupan yang layak dan dengan mempertimbangkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi. Namun,
karena tidak ada ketentuan khusus mengenai bagaimana menentukan jumlah kenaikan upah minimum,
kenaikan upah minimum bisa menjadi tidak dapat diprediksi. Akhir tahun 2020, pemerintah provinsi Jakarta
melalui Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 103 Tahun 2020, yang berlaku pada tanggal 1 Januari 2021,
menetapkan bahwa upah minimum DKI Jakarta untuk tahun 2021 adalah sebesar Rp4.416.186,548 per
bulan, naik dari sebelumnya Rp4.276.349,906 per bulan. Selain secara langsung meningkatkan upah bagi
karyawan tingkat rendah, kenaikan upah minimum ini secara tidak langsung menerapkan tekanan ke atas
pada upah pegawai dengan tingkat lebih tinggi dari waktu ke waktu. Akibatnya, kenaikan upah minimum
yang signifikan di Indonesia dapat meningkatkan biaya SDM yang berdampak pada kegiatan usaha, arus
kas, dan kondisi keuangan Perseroan.

Selain itu, perubahan yang baru-baru ini terjadi pada program jaminan sosial dari "Jamsostek" menjadi
"BPJS" sesuai dengan Undang-Undang No. 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial
juga meningkatkan biaya Perseroan, dan perubahan lebih lanjut terhadap pengaturan jaminan sosial dapat
berdampak merugikan terhadap kegiatan usaha, arus kas, kondisi keuangan dan prospek Perseroan.

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (“Undang-Undang Cipta Kerja”) sebagaimana
diimplementasikan lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja
Jangka Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja, mengatur
beberapa perubahan atas Undang-Undang Ketenagakerjaan, termasuk bahwa pengusaha dapat
memberhentikan karyawan berdasarkan 'efisiensi' karena kerugian, dimana Undang-Undang
Ketenagakerjaan sebelumnya mengatur bahwa pemutusan hubungan kerja atas dasar ini mengharuskan
penutupan perusahaan. Perubahan lainnya, saat ini hanya ada satu formula pembayaran pesangon yang
berlaku untuk seluruh alasan pemutusan hubungan kerja, di mana sebelumnya beberapa alasan pemutusan
hubungan kerja diberikan pembayaran pesangon ganda. Ada juga pengurangan total dalam formula
pesangon yang harus dibayarkan. Seorang karyawan yang diberhentikan sekarang akan memenuhi syarat
untuk jumlah maksimum gaji hanya 19 bulan (sebelumnya 32 bulan), yang terdiri dari (i) uang pesangon
senilai 10 bulan dan (ii) gaji masa kerja selama 9 bulan, semua diberikan oleh pemberi kerja. Selain itu,
karyawan tersebut juga berhak atas gaji maksimal 6 bulan, yang akan dibayar melalui skema Jaminan
Kehilangan Pekerjaan dari Pemerintah Pusat Republik Indonesia. Selain hal tersebut di atas, akan
dikeluarkan beberapa peraturan pelaksana yang akan mengatur antara lain outsourcing dan pemutusan
hubungan kerja karyawan oleh Pemerintah. Perubahan yang diusulkan telah memicu beberapa protes
terhadap Undang-Undang Cipta Kerja di Indonesia, dan keresahan tenaga kerja dapat terus berlanjut seiring
dengan dikeluarkannya peraturan pelaksana tersebut.

Perseroan dan Entitas Anak senantiasa menaati peraturan ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia dan
membina hubungan baik dengan karyawan.




                                                 65
Page 90
g.   Wabah penyakit menular, atau ketakutan akan wabah, atau masalah kesehatan lainnya yang serius
     yang terjadi di Asia (termasuk Indonesia) atau di tempat lain dapat menimbulkan dampak merugikan
     terhadap kegiatan usaha dan kondisi keuangan Perseroan.

     Mewabahnya penyakit menular di Asia, termasuk Indonesia, atau di tempat lain, atau ketakutan akan
     wabah, bersamaan dengan pembatasan perjalanan atau karantina yang ditimbulkan dapat berdampak
     negatif pada ekonomi dan aktivitas bisnis di Indonesia dan dengan demikian berdampak merugikan
     terhadap pendapatan Perseroan.

     Wabah suatu penyakit menular termasuk flu burung, SARS, H1N1, MERS, virus Ebola, virus Zika, COVID-
     19 atau penyakit menular lainnya atau tindakan yang diambil oleh pemerintah negara-negara yang terkena
     dampak, termasuk di Indonesia, terhadap wabah potensial atau aktual, dapat sangat mengganggu kegiatan
     operasi Perseroan atau kegiatan operasi Distributor, pemasok dan pelanggan Perseroan, yang dapat
     memberikan dampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan, hasil operasional
     dan prospek Perseroan. Persepsi bahwa wabah penyakit menular dapat terjadi juga dapat memberikan
     dampak merugikan pada kondisi ekonomi negara-negara di Asia, termasuk di Indonesia, dan karenanya
     berdampak merugikan pada kegiatan usaha, kondisi keuangan, hasil operasional dan prospek Perseroan.

     Pada bulan Desember 2019, kemunculan COVID-19 dilaporkan di Wuhan, Propinsi Hubei, China, yang
     sejak saat itu telah menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Pada tanggal 30 Januari 2020,
     Organisasi Kesehatan Dunia telah menyatakan COVID-19 sebagai darurat kesehatan global dan pada
     tanggal 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan COVID-19 sebagai pandemi global.
     Wabah COVID-19 saat ini memiliki dampak negatif terhadap perekonomian global dimana besarnya
     dampak pada masing-masing negara akan berbeda secara dramatis berdasarkan durasi wabah dan
     kemampuan komunitas global untuk mengendalikan pandemi. Pandemi COVID-19 diperkirakan dapat
     berdampak negatif terhadap kegiatan usaha Perseroan.

     Perseroan terus melakukan berbagai langkah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di tengah pandemi
     COVID-19 dan memenuhi aturan Pemerintah Daerah setempat di wilayah operasional Perseroan. Business
     Continuity Plan (BCP) dan tambahan prosedur keselamatan dan kesehatan diterapkan untuk meminimalisir
     gangguan operasional seraya melindungi kesehatan para karyawan.

h.   Fluktuasi nilai tukar Rupiah dapat berdampak material dan merugikan terhadap kondisi keuangan
     dan hasil operasional Perseroan.

     Salah satu penyebab langsung krisis ekonomi yang paling penting yang dimulai di Indonesia pada
     pertengahan tahun 1997 adalah depresiasi dan volatilitas nilai Rupiah sebagaimana diukur terhadap mata
     uang lainnya, seperti dolar A.S. Meskipun Rupiah mengalami kenaikan nilai yang besar dari titik terendah
     sekitar Rp17.000 per satu dolar A.S. pada bulan Januari 1998, Rupiah terus mengalami volatilitas yang
     signifikan. Baru-baru ini, Rupiah mengalami depresiasi dari sekitar Rp13.901 per USD pada tanggal 31
     Desember 2019 menjadi sekitar Rp14.101 per dolar A.S. pada tanggal 31 Desember 2020. Lihat "Nilai
     Tukar dan Kontrol Kurs" untuk informasi lebih lanjut mengenai perubahan nilai Rupiah yang diukur terhadap
     dolar A.S. dalam beberapa periode terakhir. Tidak ada jaminan bahwa Rupiah tidak akan mengalami
     depresiasi dan volatilitas yang berlanjut, bahwa kebijakan nilai tukar yang saat ini berlaku akan tetap sama,
     atau bahwa Pemerintah akan, atau akan dapat, bertindak bila diperlukan untuk menstabilkan,
     mempertahankan atau menaikkan nilai Rupiah, dan tidak akan bertindak untuk mendevaluasi Rupiah, atau
     bahwa tindakan apa pun, jika diambil, akan berhasil.

     Selain itu, dividen sehubungan dengan Saham Perseroan akan diumumkan dalam Dolar Amerika Serikat
     dan dibayarkan dalam Rupiah serta hasil penjualan Saham Perseroan di pasar terbuka juga akan dalam
     mata uang Rupiah. Jika pemegang saham ingin menerima dividen atau hasil tersebut dalam mata uang
     selain Rupiah, Perseroan akan diminta untuk mengkonversikan jumlah Rupiah yang bersangkutan ke dalam
     mata uang asing. Walaupun Perseroan belum pernah membagikan dividen sejak tahun 1997, namun
     apabila Perseroan membagikan dividen di masa dekat mendatang, maka Fluktuasi nilai tukar antara Rupiah
     dan setiap mata uang asing dapat memberikan dampak negatif dan material terhadap nilai dividen mata
     uang asing yang diterima dan hasil yang diterima penjualan dari Saham Perseroan.

     Rupiah pada umumnya dapat dikonversikan dan dapat dipindahtangankan dengan bebas (kecuali bahwa
     bank-bank di Indonesia tidak dapat menyerahkan Rupiah ke orang-orang di luar Indonesia dan tidak dapat
     melakukan transaksi tertentu dengan bukan penduduk). Namun, dari waktu ke waktu, Bank Indonesia telah
     melakukan intervensi di pasar pertukaran valuta untuk melanjutkan kebijakannya, baik dengan cara menjual
     Rupiah maupun dengan menggunakan cadangan mata uang asingnya untuk membeli Rupiah. Perseroan
     tidak dapat memastikan kepada Anda bahwa Rupiah tidak akan mengalami depresiasi dan volatilitas yang
     berlanjut, bahwa kebijakan nilai tukar mengambang Bank Indonesia yang berlaku tidak akan dimodifikasi,
     bahwa depresiasi tambahan mata uang Rupiah terhadap mata uang lainnya, termasuk dolar A.S., tidak
     akan terjadi, atau bahwa Pemerintah akan mengambil tindakan tambahan untuk menstabilkan,
     mempertahankan atau menaikkan nilai Rupiah, atau bahwa tindakan tersebut, jika diambil, akan berhasil.



                                                        66
Page 91
     Modifikasi kebijakan nilai tukar mengambang yang berlaku dapat mengakibatkan tingkat suku bunga
     domestik yang lebih tinggi secara signifikan, kekurangan likuiditas, kontrol modal atau kurs atau
     pemotongan bantuan keuangan tambahan oleh kreditur multinasional. Ini dapat mengakibatkan
     berkurangnya aktivitas ekonomi, resesi ekonomi, gagal bayar pinjaman (loan default) atau penurunan minat
     pelanggan, dan akibatnya, Perseroan juga dapat menghadapi kesulitan dalam mendanai pengeluaran
     modal Perseroan dan dalam menerapkan strategi bisnis Perseroan. Salah satu konsekuensi tersebut di atas
     dapat memberikan dampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan, hasil
     operasional dan prospek Perseroan.

     Dalam mengelola risiko berkaitan dengan fluktuasi mata uang, Perseroan melakukan aktifitas lindung nilai
     diantaranya dengan transaksi forward foreign exchange maupun cross currency swap.

i.   Penurunan peringkat kredit Pemerintah Indonesia atau Perusahaan di Indonesia bisa berdampak
     material dan merugikan terhadap kegiatan usaha Perseroan.

     Mulai tahun 1997, beberapa organisasi pemeringkat statistik yang diakui, termasuk Moody's Investors
     Service, Inc. ("Moody's"), Standard & Poor's Rating Group ("Standard & Poor's"), dan Fitch Ratings
     ("Fitch"), menurunkan peringkat negara Indonesia dan peringkat kredit berbagai instrumen kredit
     Pemerintah serta sejumlah besar bank di Indonesia dan perusahaan lainnya. Sejak tanggal Prospektus ini
     diterbitkan, utang negara jangka panjang valuta asing Indonesia diberi peringkat Baa2" oleh Moody's, "BBB
     (Stable)" oleh Standard & Poor's dan "BBB (stable)" oleh Fitch)" oleh Fitch. Peringkat ini mencerminkan
     penilaian terhadap keseluruhan kapasitas keuangan Pemerintah untuk membayar kewajiban-kewajibannya
     dan kemampuan atau kesediaannya untuk memenuhi komitmen finansialnya saat jatuh tempo.

     Perseroan tidak dapat memastikan bahwa Moody's, Standard & Poor's, Fitch atau organisasi pemeringkat
     statistik lainnya tidak akan menurunkan peringkat negara (sovereign rating) dan peringkat kredit Indonesia
     atau perusahaan-perusahaan Indonesia, termasuk Perseroan. Setiap penurunan tersebut dapat berdampak
     buruk terhadap likuiditas di pasar keuangan Indonesia, kemampuan Pemerintah dan perusahaan Indonesia,
     termasuk Perseroan, untuk meningkatkan tingkat pembiayaan tambahan dan tingkat suku bunga serta
     persyaratan komersial lainnya dimana pembiayaan tambahan tersebut tersedia. Peristiwa semacam itu
     dapat menimbulkan dampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan, hasil
     operasional dan prospek Perseroan.

     Perseroan senantiasa berfokus untuk menjaga kesehatan dari posisi keuangannya, guna memastikan
     Perseroan memiliki kesehatan dan ketahanan apabila memasuki kondisi perekonomian yang kurang
     menguntungkan. Diantaranya dengan menjaga struktur permodalan dan arus kas yang memadai untuk
     memastikan kelanjutan kegiatan operasional dan pemenuhan kewajiban keuangan.

j.   Otoritas regional dapat mengenakan tambahan dan/atau pembatasan lokal yang saling bertentangan,
     pajak dan pungutan.

     Indonesia merupakan negara dengan adat dan budaya yang beragam. Selama pemerintahan Soeharto,
     pemerintah pusat mengendalikan dan menjalankan kewenangan pembuat keputusan di hampir semua
     aspek pemerintahan nasional dan regional, yang menyebabkan permintaan akan otonomi daerah yang lebih
     besar.

     Dalam menanggapinya, Parlemen Indonesia mengeluarkan Undang-Undang No. 22 Tahun 1999 tentang
     Pemerintahan Daerah (“UU No. 22/1999”) dan Undang-Undang No. 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan
     Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (“UU No. 25/1999”). UU No. 22/1999 telah dicabut dan
     digantikan oleh ketentuan dalam Undang-Undang Pemerintahan Daerah No. 32 Tahun 2004 (“UU No.
     32/2004”) sebagaimana diubah dengan Undang-Undang tentang Penetapan Peraturan Pemerintah
     Pengganti Undang-Undang No. 3 Tahun 2005 tentang Perubahan atas UU No. 32/2004 tetang
     Pemerintahan Daerah Menjadi Undang-Undang dan Undang-Undang No. 12 Tahun 2008 tentang
     Perubahan Kedua atas UU No. 32/2004 yang telah dicabut oleh Undang-Undang No. 23 Tahun 2014
     tentang Pemerintahan Daerah, sebagaimana kemudian diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti
     Undang-Undang No. 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 dan
     Undang-Undang No. 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang No. 23 Tahun 2014
     tentang Pemerintahan Daerah. UU No. 25/1999 telah dicabut dan digantikan oleh Undang-Undang No. 33
     Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.

     Undang-undang otonomi daerah ini diharapkan dapat memberikan kepada daerah-daerah tersebut
     kekuasaan dan tanggung jawab yang lebih besar atas penggunaan aset nasional dan menciptakan
     hubungan keuangan yang seimbang dan merata antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
     Meskipun ada sedikit perkembangan dalam Undang-Undang dan peraturan otonomi daerah, ketidakpastian
     mengenai otonomi masih ada, khususnya berkenaan dengan masalah kekuasaan peraturan, pajak, dan
     kuasa lainnya yang dialihkan dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah. Ketidakpastian ini mencakup
     kurangnya peraturan pelaksana di bidang otonomi daerah dan kurangnya personil pemerintah yang memiliki



                                                      67
Page 92
     pengalaman sektor terkait di beberapa tingkat pemerintah daerah. Selain itu, terdapat preseden yang
     terbatas atau pedoman lainnya tentang interpretasi dan penerapan peraturan perundang-undangan otonomi
     daerah.

     Selain itu, berbagai pembatasan, pajak dan pungutan yang diberlakukan oleh salah satu pemerintah daerah
     dapat berbeda dari yang diberlakukan oleh pemerintah daerah lain dan bahkan mungkin berbeda dari yang
     diberlakukan oleh Pemerintah. Pembatasan, pajak dan retribusi yang ditambahkan atau bertentangan ini
     yang bisa dikenakan oleh otoritas daerah yang berlaku dapat memberikan dampak negatif dan material
     terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan dan hasil operasional Perseroan.

     Perseroan senantiasa akan mengikuti peraturan-peraturan yang berlaku di daerah dimana Perseroan
     beroperasi.  Perseroan juga akan mengikuti perkembangan perubahan peraturan pemerintah dan
     menganalisa dampak dari perubahan tersebut agar dapat mengambil keputusan yang cepat dan tepat
     dalam penyesuaian strategi bisnis Perseroan.

k.   Indonesia dapat mengalami kerugian akibat korupsi pemerintahan atau usaha

     Perseroan beroperasi dan menjalankan bisnisnya di Indonesia, yang diketahui memiliki pemerintahan yang
     korupsi dan bisnis yang menempati peringkat nomor 102 dari 180 negara dalam Transparency
     International’s 2020 Corruption Perception Index. Walaupun Perseroan saat ini tidak melakukan kegiatan
     usaha dengan entitas Pemerintah, Perseroan memiliki hubungan dengan pejabat pemerintahan dalam
     menjalankan kegiatan usaha sehari-hari, diantaranya dalam mendapatkan lisensi, izin, dan persetujuan
     yang dapat memiliki dampak material terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan dan hasil operasional
     Perseroan. Sebagai contoh, jika jumlah yang dibayarkan dalam pengajuan permohonan lisensi dan izin
     yang diminta oleh Pemerintah lebih dari yang diwajibkan oleh hukum, Perseroan kemungkinan tidak dapat
     memenuhi permohonan tersebut dan lisensi, izin, atau persetujuan akan tertunda yang mana dapat
     menghalangi Perseroan dalam menjalankan kegiatan usaha dan operasionalnya, yang dapat berlaku dapat
     memberikan dampak negatif dan material terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan dan hasil operasional
     Perseroan.

     Perseroan senantiasa menerapkan tata Kelola perusahaan (good corporate governance) yang baik dengan
     menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan perusahaan berdasarkan undang-undang guna memaksimalkan
     nilai perusahaan, meningkatkan kinerja dan kontribusi perusahaan serta menjaga keberlanjutan usaha untuk
     jangka Panjang.

D.   RISIKO INVESTASI YANG BERKAITAN DENGAN OBLIGASI

Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:

1.   Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini yang antara lain disebabkan
     karena tujuan pembelian Obligasi sebagai investasi jangka panjang.

2.   Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi
     serta Pokok Obligasi pada waktu yang telah ditetapkan, atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi
     ketentuan lain yang ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan yang merupakan dampak dari
     memburuknya kinerja dan perkembangan usaha Perseroan.

MANAJEMEN PERSEROAN DENGAN INI MENYATAKAN BAHWA SEMUA FAKTOR RISIKO USAHA DAN
RISIKO UMUM MATERIAL YANG DIHADAPI PERSEROAN DALAM MELAKSANAKAN KEGIATAN USAHA
TELAH DIUNGKAPKAN DALAM PROSPEKTUS INI DAN DISUSUN BERDASARKAN BOBOT DARI
MASING-MASING RISIKO TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERSEROAN DALAM PERSEROAN.




                                                         68
Page 93
VII.    KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK
Tidak ada kejadian penting yang mempunyai dampak material terhadap posisi keuangan dan hasil usaha
Perseroan dan Perusahaan Anak yang terjadi setelah tanggal laporan auditor independen yang telah diterbitkan
tanggal 21 Mei 2021 atas laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak untuk tahun yang
berakhir 31 Desember 2020 dan 2019 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan (anggota
dari Jaringan Deloitte Asia Pasifik dan Jaringan Deloitte) yang menyatakan opini tanpa modifikasian dengan
paragraf hal lain mengenai laporan keuangan konsolidasian dan tujuan laporan keuangan konsolidasian untuk
disertakan dalam dokumen Penawaran Umum Obligasi, sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan dan
hingga efektifnya Pernyataan Pendaftaran, kecuali yang disebutkan dibawah ini:

   Pada tanggal 27 Mei 2021, CAP menerima fasilitas pinjaman berjangka dari Kasikornbank Public Company
    Limited sebesar US$70.000 ribu.
   Pada tanggal 3 Juni 2021, CAP melakukan pembelian kembali atas Senior Unsecured Notes dengan nilai
    pokok sebesar US$900 ribu.
   Pada tanggal 11 Juni 2021, CAP menerima fasilitas pinjaman berjangka sebesar US$280.000 ribu dan
    fasilitas Account Receivables Financing sebesar Rp1 triliun dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
   Pada tanggal 15 Juni 2021, CAP mengajukan pernyataan pendaftaran ke OJK untuk melakukan Penawaran
    Umum Terbatas III dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu.




                                                    69
Page 94
VIII.    KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA
         KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA

A.   RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN

Perseroan didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 8 tanggal 4 April 1979, dibuat di hadapan Kartini Muljadi,
S.H., Notaris di Jakarta. Anggaran Dasar Perseroan telah mendapat pengesahan dari Menkumham dengan
Surat Keputusan No. Y.A.5/195/8 tanggal 23 Juli 1979, dan telah didaftarkan pada buku register pada
Pengadilan Negeri Jakarta tanggal 3 Agustus 1979 di bawah No. 364, serta telah diumumkan dalam Berita
Negara Republik Indonesia No. 84, Tambahan No. 624 tanggal 19 Oktober 1979. Berdasarkan Akta No. 33
tanggal 29 Agustus 2007, dibuat di hadapan Benny Kristianto, S.H., Notaris di Jakarta, Perseroan melakukan
perubahan nama menjadi PT Barito Pacific Tbk, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham No. W7-
09808HT.01.04-TH2007, tanggal 6 September 2007, dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia No 87, Tambahan No. 10722 tanggal 30 Oktober 2007.

Setelah Perseroan melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap II
Tahun 2020, Perseroan melakukan perubahan Anggaran Dasar dan perubahan Anggaran Dasar Perseroan yang
berlaku saat ini adalah sebagaimana termuat dalam:

Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 06 tanggal 6 Agustus 2020 yang dibuat di hadapan Kumala Tjahjani
Widodo, S.H., M.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Pusat, yang telah: (i) mendapatkan persetujuan dari Menkumham
berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0060830.AH.01.02.Tahun 2020 tanggal 4 September 2020, (ii)
diberitahukan ke Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Anggaran Dasar
No. AHU-AH.01.03-0382441 tanggal 4 September 2020, dan (iii) telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada
Kemenkumham dibawah No. AHU-0146637.AH.01.11.Tahun 2020 tanggal 4 September 2020 (―Akta No.
06/2020‖).

Berdasarkan Akta No. 06/2020, pemegang saham Perseroan setuju untuk:
a. mengubah dan menyesuaikan Pasal 3 anggaran dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan ketentuan
    Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara
    Elektronik, Pengumuman Bersama Kementerian Hukum dan HAM RI cq. Direktorat Jenderal Administrasi
    Hukum Umum dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI cq. Lembaga OSS serta Klasifikasi
    Baku Lapangan Usaha Indonesia 2017; dan

b.   mengubah anggaran dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan POJK No. 15/2020.

Sesuai dengan Anggaran Dasar, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha utama, yaitu berusaha dalam
bidang kehutanan, perkebunan, pertambangan, industri, properti, perdagangan, energi terbarukan, transportasi
dan aktivitas perusahaan holding.

Saat ini, Perseroan melalui Perusahaan Anak menjalankan kegiatan usaha di bidang industri petrokimia, energi
terbarukan, properti, dan kehutanan. Kegiatan utama Perseroan saat ini berfokus pada investasi pada
Perusahaan Anak dalam rangka pengembangan usaha Perusahaan Anak.

Perseroan berdomisili di Banjarmasin dengan pabrik berlokasi di Jelapat, Banjarmasin. Kantor Perseroan berada
di Jakarta dengan alamat di Wisma Barito Pacific Tower B Lantai 8, Jl. Letjen S. Parman Kav. 62-63 Jakarta.

Per tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki: (i) 1 (satu) pabrik yang terletak di Jelapat,
Banjarmasin Jl. Kuin Selatan RT 007 No. 44, Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjar Barat, Banjarmasin,
Kalimantan Selatan; dan (ii) 3 pabrik milik Perusahaan Anak (CAP) yang terletak di Jl. Raya Anyer Km. 123,
Ciwandan, Cilegon, Banten 42447 dan Jl. Raya Bojonegara, Desa Mangunreja, Kecamatan Bojonegara,
Kabupaten Serang, Banten 42557 dimana CAP mengoperasikan sebuah kompleks petrokimia terintegrasi
yang berlokasi di Ciwandan, Cilegon di Provinsi Banten, Indonesia, yang terdiri dari sebuah naphtha cracker,
dua pabrik polyethylene dan tiga jalur produksi polypropylene. Di dalam kompleks petrokimia terintegrasi CAP
juga mencakup dua pabrik styrene monomer, yang merupakan pabrik styrene monomer satu-satunya di
Indonesia dan dioperasikan oleh CAP, yang terhubung secara langsung dengan kompleks petrokimia utama
di Cilegon melalui saluran pipa. Selain itu, terdapat gedung milik Perusahaan Anak yaitu GI yang bernama
Wisma Barito Pacific yang terletak di Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 62 – 63, Jakarta 11410.

B. STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN

Pendirian

Berdasarkan Akta Pendirian No. 8 tanggal 4 April 1979, yang dibuat di hadapan Kartini Muljadi, S.H., Notaris di
Jakarta, yang telah memperoleh pengesahan dari Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No. Y.A.5/195/8
tanggal 23 Juli 1979 dan telah didaftarkan pada buku register pada Pengadilan Negeri Jakarta tanggal 3 Agustus



                                                      70
Page 95
1979 di bawah No. 364, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 84 tanggal 19
Oktober 1979, Tambahan No. 624, struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan adalah
sebagai berikut:

                                                      Nilai Nominal Rp1.000.000 per Saham           (%)
              Uraian dan Keterangan
                                                    Jumlah Saham         Jumlah Nominal (Rp)
 Modal Dasar                                                     100                100.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
    Bobby Saputra                                                  19               19.000.000             19
    H. Abubakar Sidik                                               1                1.000.000              1
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                        20               20.000.000            100
 Saham dalam Portepel                                              80               80.000.000

Tahun 2017

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 42 tanggal 8 Juni 2017 yang dibuat di hadapan Kumala
Tjahjani Widodo, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Pusat, yang telah diberitahukan ke Menkumham sebagaimana
ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0148692
tanggal 21 Juni 2017 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkumham dibawah No. AHU-
0080303.AH.01.11.Tahun 2017 tanggal 21 Juni 2017 (―Akta No. 42/2017‖), pemegang saham Perseroan
menyetujui pemecahan nilai nominal saham Perseroan yang sebelumnya adalah sebesar Rp 1.000 per saham
menjadi Rp 500 per saham, sehingga struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan adalah
sebagai berikut:

                                                          Nilai Nominal Rp500 per Saham             (%)
              Uraian dan Keterangan
                                                     Jumlah Saham         Jumlah Nominal (Rp)
 Modal Dasar                                           55.800.000.000         27.900.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
    Prajogo Pangestu                                      8.642.586.206        4.321.293.103.000      61,91
    PT Barito Pacific Lumber                                673.698.600          336.849.300.000       4,82
    PT Tunggal Setia Pratama                                492.120.000          246.060.000.000       3,53
    Masyarakat                                            4.151.380.762        2.075.690.381.000      29,74
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh              13.959.785.568        6.979.892.784.000     100,00
 Saham dalam Portepel                                    41.840.214.432       20.920.107.216.000

Tahun 2018

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 27 tanggal 30 Agustus 2018 yang dibuat di hadapan
Kumala Tjahjani Widodo, S.H., M.H., Notaris di Jakarta Pusat, yang telah diberitahukan kepada Menkumham
sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0239725
tanggal 5 September 2018 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0117222.AH.01.11.Tahun
2018 tanggal 5 September 2018, pemegang saham Perseroan menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan
disetor Perseroan hasil PUT II sebesar Rp 1.915.900.655.000 yaitu melalui pengeluaran 3.831.801.310 saham
dengan nilai nominal Rp 500 per saham, sehingga total modal ditempatkan dan disetor Perseroan meningkat dari
semula sebesar Rp 6.979.892.784.000 menjadi Rp 8.895.793.439.000, sehingga struktur permodalan dan
susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut:

                                                          Nilai Nominal Rp500 per Saham             (%)
              Uraian dan Keterangan
                                                     Jumlah Saham         Jumlah Nominal (Rp)
 Modal Dasar                                           55.800.000.000         27.900.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
    Prajogo Pangestu                                     13.699.701.177        6.849.850.588.500      77,00
    PT Barito Pacific Lumber                                202.293.800          101.146.900.000       1,13
    PT Tunggal Setia Pratama                                 64.120.000           32.060.000.000       0,37
    Masyarakat                                            3.825.471.901        1.912.735.950.500      21,50
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh              17.791.586.878        8.895.793.439.000        100
 Saham dalam Portepel                                    38.008.413.122       15.042.065.610.000

Tahun 2019

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 21 tanggal 19 Juli 2019 yang dibuat di hadapan Kumala
Tjahjani Widodo, S.H., M.H., Notaris di Jakarta Pusat, yang telah diberitahukan kepada Menkumham
sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0300640
tanggal 19 Juli 2019 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0115027.AH.01.11.Tahun 2019
tanggal 19 Juli 2019, pemegang saham Perseroan menyetujui pemecahan nilai nominal saham Perseroan (stock
split) yang sebelumnya adalah sebesar Rp 500 per lembar saham menjadi Rp 100 per lembar saham atau
dengan rasio 1:5 (satu banding lima), sehingga struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan
adalah sebagai berikut:




                                                    71
Page 96
                                                          Nilai Nominal Rp100 per Saham            (%)
              Uraian dan Keterangan
                                                     Jumlah Saham         Jumlah Nominal (Rp)
 Modal Dasar                                           279.000.000.000        27.900.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
    Prajogo Pangestu                                    68.498.505.885         6.849.850.588.500    77,00
    PT Barito Pacific Lumber                             1.011.469.000           101.146.900.000     1,13
    PT Tunggal Setia Pratama                               320.600.000            32.060.000.000     0,37
    Masyarakat                                          19.127.359.505         1.912.735.950.500    21,50
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh             88.957.934.390         8.895.793.439.000      100
 Saham dalam Portepel                                  190.042.065.610        15.042.065.610.000


Tahun 2020

Berdasarkan Akta No. 62 tanggal 30 Juli 2020, yang dibuat di hadapan Kumala Tjahjani Widodo, SH., M.H.,
M.Kn., Notaris di Jakarta Pusat yang telah diberitahukan ke Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0374605 tanggal 28 Agustus 2020
dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkumham dibawah No. AHU-0142009.AH.01.11.Tahun
2020 tanggal 28 Agustus 2020, pemegang saham Perseroan menyetujui perubahan padal 4 ayat (2) untuk
menegaskan hasil pelaksanaan PUT II dan selesainya waran Tahap I, sehingga struktur permodalan dan
susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut:

                                                          Nilai Nominal Rp100 per Saham            (%)
              Uraian dan Keterangan
                                                     Jumlah Saham         Jumlah Nominal (Rp)
 Modal Dasar                                           279.000.000.000        27.900.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
    Prajogo Pangestu                                    67.372.705.970         6.737.270.597.000    72,14
    Masyarakat                                          26.015.257.795         2.601.525.779.500    27,86
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh             93.387.963.765         9.338.796.376.500      100
 Saham dalam Portepel                                  185.612.036.235        18.561.203.623.500


C. STRUKTUR ORGANISASI PERSEROAN

Berikut adalah struktur organisasi Perseroan per tanggal 31 Desember 2020:




D. PENGURUSAN DAN PENGAWASAN

Struktur pengurusan dan pengawasan terakhir Perseroan adalah sebagaimana dinyatakan dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat No. 68 tanggal 24 September 2020 yang dibuat di hadapan Kumala Tjahjani
Widodo, S.H., M.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Pusat yang memuat persetujuan para pemegang saham



                                                     72
Page 97
Perseroan untuk (i) menerima pengunduran diri Andry Setiawan dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan; dan
(ii) menyetujui pengangkatan 2 (dua) anggota Direksi baru yaitu David Raimond Sulaiman dan Diana Arsiyanti,
sehingga sejak saat tersebut susunan terakhir Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris:

Komisaris Utama               :   Prajogo Pangestu
Komisaris                     :   Lim Chong Thian
Komisaris Independen          :   Salwati Agustina
Komisaris Independen          :   Henky Susanto

Direksi:

Direktur Utama                :   Agus Salim Pangestu
Wakil Direktur Utama          :   Rudy Suparman
Direktur                      :   David Kosasih
Direktur                      :   David Raimond Sulaiman
Direktur                      :   Diana Arsiyanti

Berikut adalah keterangan singkat dari masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan:

Dewan Komisaris

                           Prajogo Pangestu, Komisaris Utama
                           Warga Negara Indonesia, 76 tahun.

                           Lulus dari Sekolah Menengah Ekonomi Atas, Singkawang.

                           Menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan sejak tahun 1993 sampai sekarang.
                           Sebelumnya menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama PT Tanjungenim Lestari Pulp
                           & Paper (1997 – 1999), Komisaris Utama PT Tanjungenim Lestari Pulp & Paper
                           (1999 – 2005), Direktur Utama PT Chandra Asri (1990 – 1999), Komisaris Utama PT
                           Mangole Timber Producers (1993 – 1998), Komisaris di PT Astra International Tbk
                           (1993-1998), Komisaris PT Musi Hutan Persada (1991 – 1993), Komisaris di PT Tri
                           Polyta Indonesia Tbk (1989 – 1999), Direktur Utama PT Tunggal Yudi Sawmill
                           Plywood (1987 – 1998), Direktur Utama PT Tunggal Agathis Indah Wood Industries
                           (1987 – 1998), Direktur Utama PT Mangole Timber Producers (1982 – 1993)
                           Direktur Djajanti Timber Group (1969 – 1977), Direktur Utama Perseroan (1977-
                           1993).

                           Lim Chong Thian, Komisaris
                           Warga Negara Malaysia, 62 tahun.

                           Meraih gelar Bachelor of Commerce dari University of New South Wales, Australia
                           pada tahun 1979.

                           Menjabat sebagai KomisarisPerseroan sejak tahun 2019 sampai saat ini.
                           Sebelumnya menjabat sebagai Direktur di CAP (2005- 2019), Regional Finance
                           Manager for Asia-Pacific & Middle-East (APME) and Global Finance Manager for
                           Desktop di Shell Group of Companies, Malaysia (1995 – 2004), Group & Corporate
                           Accountant – Downstream Oil di Group Company of Australia (SCOA) (1992 –
                           1995), Senior Forecasting Accountant di Shell Group of Companies, Malaysia (1983
                           – 1992) dan Auditor di Brunei Shell Petroleum Company Ltd (1980 – 1983).

                           Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Fajar Surya
                           Wisesa Tbk dan Komisaris di CAP.




                                                     73
Page 98
             Salwati Agustina, Komisaris Independen
             Warga Negara Indonesia, 61 tahun.

             Meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Trisakti pada tahun 1983.

             Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan sejak tahun 2019 sampai saat
             ini. Sebelumnya, untuk periode 1988 – 2018, menduduki jabatan terakhir sebagai
             Direktur di Perseroan (1988 – 2018) dan di PT Arya Upaya Corporation (1984 –
             1987).



             Henky Susanto, Komisaris Independen
             Warga Negara Indonesia, 65 tahun

             Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti pada tahun 1983.

             Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan sejak tahun 2019 sampai saat
             ini. Sebelumnya, untuk periode 1991 – 2018, menduduki jabatan terakhir sebagai
             Direktur di Perseroan (1991 - 2018) dan Chief Accountant di PT Dresser Magcobar
             Indonesia (1976 – 1991).


Direksi

          Agus Salim Pangestu, Direktur Utama
          Warga Negara Indonesia, 47 tahun. Menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan sejak
          Juni 2013.

          Meraih gelar Bachelor in Economic Science and Business Administration dari Boston
          College pada tahun 1994.

          Beliau memulai karirnya sebagai analis keuangan di Linkage Human Resource
          Management, Amerika Serikat pada tahun 1993 dan Merrill Lynch, Amerika Serikat di
          tahun 1995. Dua tahun berselang, beliau bergabung dengan Perseroan dan menjabat
          sebagai Direktur pada tahun 1998. Pada periode Juni 2002 hingga Juni 2013, beliau
          menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Perseroan. Di samping itu, beliau juga
          dipercaya sebagai Komisaris PT Chandra Asri dari Januari 2006 sampai dengan
          dilakukan merger. Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Komisaris di CAP.

          Rudy Suparman, Wakil Direktur Utama

          Warga Negara Indonesia, 62 tahun. Menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Perseroan
          sejak tahun 2017.

          Meraih gelar Sarjana Manajemen Finansial dari Universitas Indonesia pada tahun 1985.

          Beliau mengawali karirnya pada tahun 1989 di PT Bank Niaga Tbk sebagai Head of
          Coporate Banking. Beliau juga pernah menjabat sebagai Direktur Pengelola Perbankan
          Investasi di PT Danareksa pada 1996-2001, dan Senior Vice President Finance serta
          Chief Operating Offcer, masing-masing pada periode 2003- 2010 dan 2011-2012 di Star
          Energy Group of Companies.

          Beliau juga merangkap sebagai Direktur non-eksekutif di Star Energy Geothermal
          (Salak – Darajat) B.V. sejak 2016. Terhitung sejak tahun 2012-2019, beliau ditunjuk
          sebagai Direktur Utama sekaligus CEO di Star Energy Group of Companies. Beliau juga
          menjabat berbagai posisi di perusahaan-perusahaan lain di dalam Grup Barito.




                                       74
Page 99
                       David Kosasih, Direktur
                       Warga Negara Indonesia, 47 tahun.

                       Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti pada tahun 1996 dan gelar
                       Master of Finance dari RMIT University, Australia pada tahun 1999.

                       Menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tahun 2018 sampai saat ini. Sebelumnya
                       menjabat sebagai General Manager – Financial Planning & Support di PT Chandra Asri
                       Petrochemical Tbk (2011 - 2018), Senior Manager Corporate Finance di PT Natrindo
                       Telepon Seluler (2005 - 2011), dan Manager Divisi Corporate Finance di Ernst & Young
                       (2004 - 2005).

                       David Raimond Sulaiman, Direktur
                       Warga negara Indonesia, 41 tahun.

                       Meraih gelar S1 jurusan Computer Science dari York University, Canada pada tahun
                       1979.

                       Menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tahun 2020.

                       Pengalaman kerja:
                        ● 2002 – 2005              :     Asia Pulp and Paper – Senior Associate
                        ● 2005 – 2012              :     PT Principia Management Group – Principal
                        ● 2012 – sekarang          :     PT Petrindo Jaya Kreasi – direktur
                        ● 2014 – sekarang          :     PT Barito Wahana Lestari – Komisaris
                        ● 2016 – sekarang          :     PT Griya Idola – Komisaris
                        ● 2017 – 2018              :     PT Royal Lestari Utama – Direktur Utama
                        ● 2019 – sekarang          :     PT Barito Wanabinar Indonesia – Direktur
                        ● 2020 – sekarang          :     Perseroan - Direktur

                       Diana Arsiyanti, Direktur
                       Warga negara Indonesia, 48 tahun.

                       Meraih gelar S1 pada tahun 1996 dari Universitas Indonesia jurusan Hukum dan gelar
                       Magister pada tahun 2008 dari Universitas Indonesia.

                       Menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tahun 2020.

                       Pengalaman kerja:
                        ● 1995 – 1997              :     Soebagjo, Roosdiono, Jatim & Djarot (Law Firm) –
                                                         Associate
                        ●   1998 – 2001            :     PT Danareksa (Persero) – Legal Counsel IB
                        ●   2001 – 2008            :     Soebagjo, Jatim & Djarot (Law Firm) - Partner
                        ●   2008 – 2014            :     Makarim & Taira S. (law Firm) – Senior Associate
                        ●   2016 – 2018            :     Jipyong South Asia (Legal Consultant) - Partner
                        ●   2019 - 2020            :     Perseroan – Sekretaris Perusahaan
                        ●   2020 - Sekarang        :     Perseroan – Direktur


Pengangkatan seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan telah sesuai dengan POJK No.
33/2014. Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan telah memenuhi kualifikasi Direksi dan Dewan
Komisaris Emiten dan/atau Perusahaan Publik sesuai dengan POJK No. 33/2014 tentang Direksi dan Dewan
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.

Sifat Hubungan Kekeluargaan di antara Pengurus, Pengawas, dan Pemegang Saham Perseroan:

Sifat hubungan kekeluargaan di antara anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Perseroan
hanya di antara Prajogo Pangestu yang menjabat sebagai Komisaris Utama sekaligus pemegang saham
pengendali Perseroan dengan Agus Salim Pangestu yang menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan.
Sementara itu, untuk keseluruhan anggota Direksi dan Dewan Komisaris lain, tidak ada hubungan kekeluargaan
satu sama lain, ataupun hubungan kekeluargaan dengan pemegang saham Perseroan.




                                                    75
Page 100
E.     TATA KELOLA PERUSAHAAN

Jajaran Direksi, Dewan Komisaris, dan manajemen Perseroan memiliki komitmen yang tinggi untuk
melaksanakan tugas Perseroan dengan senantiasa mengedepankan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang
baik. Perseroan senantiasa menerapkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau Good Corporate Governance
(―GCG‖) secara ketat di seluruh aspek kegiatan Perseroan. GCG berfungsi sebagai pedoman agar segenap
keputusan yang diambil dilandasi nilai-nilai moral yang tinggi dan sangat berintegritas, patuh terhadap peraturan
perundang-undangan dan kesadaran akan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) terhadap pihak-pihak yang
berkepentingan (stakeholders). Selain itu, Perseroan percaya bahwa penerapan GCG juga merupakan salah
satu faktor penting dalam pembentukan perusahaan modern dan profesional agar dapat memenangkan
persaingan bisnis dalam era perekonomian globalisasi.

Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris

Dalam struktur tata kelola, Dewan Komisaris melaksanakan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat bagi
Direksi terkait pelaksanaan kegiatan operasional Perseroan. Dewan Komisaris wajib bertindak secara
independen dan profesional serta mengutamakan kepentingan Perseroan dalam melaksanakan tugasnya. Hal ini
dilakukan untuk mencegah terjadinya benturan kepentingan.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, Dewan Komisaris memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:

      melakukan pengawasan atas pengurusan Perseroan oleh Direksi serta pelaksanaan ketentuan Anggaran
       Dasar, keputusan, RUPS, dan kepatuhan Perseroan terhadap peraturan dan perundang-undangan yang
       berlaku;
      meneliti dan menelaah laporan tahunan yang dipersiapkan oleh Direksi serta menandatangani laporan
       tersebut; dan
      menyiapkan opini dan saran kepada Direksi untuk isu lainnya yang dianggap penting untuk manajemen
       Perseroan


Frekuensi rapat dan tingkat kehadiran Dewan Komisaris

Kebijakan mengenai penyelenggaraan rapat Dewan Komisaris ditetapkan sesuai dengan ketentuan Anggaran
Dasar dan peraturan yang berlaku bagi Dewan Komisaris di bidang pasar modal. Dewan Komisaris wajib
mengadakan rapat paling sedikit 6 (enam) kali selama tahun buku dan paling sedikit 1 (satu) kali setiap 4 (empat)
bulan atau 3 (tiga) kali rapat gabungan dengan Direksi.

Tingkat kehadiran rapat Dewan Komisaris sampai dengan Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:

                                                                                Kehadiran
              Nama                      Jabatan
                                                               31 Desember 2020             31 Desember 2019

    Prajogo Pangestu           Komisaris Utama                         12                          6
    Lim Chong Thian*           Komisaris                               12                          3
    Salwati Agustina*          Komisaris Independen                    12                          3
    Henky Susanto*             Komisaris Independen                    12                          3
Catatan :
*Menjabat sejak 15 Mei 2019

Tugas dan Tanggung Jawab Direksi

Tugas dan tanggung jawab Direksi terkandung dalam Anggaran Dasar Perseroan. Secara kolektif, tugas Direksi
mencakup:

1.     Direksi bertanggung jawab atas seluruh tindakan Perseroan dan memiliki kuasa, kewenangan dan tugas
       yang melekat pada dirinya sesuai dengan hukum terkait dan Anggaran Dasar;
2.     Dalam melakukan seluruh urusannya, Direksi harus memperhatikan kepentingan Perusahaan secara
       keseluruhan, termasuk para pemegang saham, karyawan, pelanggan dan pemasok, serta tanggung jawab
       sosial dan hukum Perseroan bagi masyarakat tempat perusahaan beroperasi dan lingkungannya;
3.     Direksi menerapkan praktik tata kelola perusahaan yang baik pada kegiatan usahanya dan seluruh tingkat
       organisasi;
4.     Direksi bertanggung jawab atas manajemen, arahan, dan kinerja Perseroan serta usahanya;
5.     Direksi mengidentifkasi dan melakukan manajemen risiko melalui strategi Perseroan untuk mencapai tujuan
       jangka panjangnya. Direksi memiliki tanggung jawab secara penuh atas manajemen risiko dan untuk
       meninjau efektivitas sistem pendekatan kendali internal dan manajemen risiko; dan
6.     Guna melaksanakan tugasnya secara efektif, Direksi dapat membentuk komite khusus.




                                                       76
Page 101
Di samping tugas dan tanggung jawab kolektif tersebut, masing-masing Direktur juga memiliki fungsi individu
sesuai dengan kompetensi yang dimiliki dan kebutuhan Perseroan, sebagai berikut:

   Agus Salim Pangestu, sebagai Direktur Utama bertugas untuk memimpin dan mengoordinasikan
    pelaksanaan pengelolaan Perseroan secara keseluruhan;
   Rudy Suparman, sebagai Wakil Direktur Utama bertugas untuk mengelola dan mengembangkan hal-hal
    yang berkaitan dengan pengembangan usaha dan operasional, dan sumber daya manusia;
   David Kosasih, sebagai Direktur bertugas untuk memimpin dan mengkoordinasi pelaksanaan pengelolaan
    Perseroan di bidang keuangan;
   David Raimond Sulaiman, sebagai Direktur bertugas untuk memimpin dan mengelola hal-hal yang berkaitan
    dengan pengembangan usaha Perseroan baik yang dilakukan secara langsung ataupun melalui Perusahaan
    Anak dan memastikan bahwa setiap pelaksanaaan kegiatan usaha tersebut sesuai dengan rencana usaha
    yang telah ditetapkan untuk saat ini ataupun masa yang akan datang;
   Diana Arsiyanti, sebagai Direktur bertugas untuk memimpin, mengoordinasikan, mengawasi dan
    memastikan pelaksanaan seluruh kegiatan usaha Perseroan dan setiap Perusahaan Anak telah dijalankan
    sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar, prinsip tata kelola perusahaan yang baik, mematuhi seluruh
    peraturan perundang-undangan dan persyaratan perizinan yang berlaku, serta senantiasa memberikan
    saran, nasihat dan pendapat dari segi hukum kepada Perseroan dan Perusahaan Anak dalam rangka
    memenuhi prinsip kepatuhan korporasi yang berlaku.

Frekuensi rapat dan tingkat kehadiran Direksi

Direksi mengadakan rapat secara rutin setidaknya 1 (satu) kali setiap 4 (empat) minggu untuk membahas
pengurusan dan membuat rencana usaha Perseroan. Frekuensi rapat tersebut sesuai dengan kebijakan
Perseroan yang tercantum dalam Anggaran Dasar, dan tidak menyalahi peraturan yang berlaku bagi Direksi di
bidang pasar modal.

Tingkat kehadiran rapat Direksi sampai dengan Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:

                                                                                    Kehadiran
            Nama                         Jabatan
                                                                 31 Desember 2020              31 Desember 2019
  Agus Salim Pangestu          Direktur Utama                            12                           12
  Rudy Suparman                Wakil Direktur Utama                      12                           12
  David Kosasih                Direktur                                  12                           12
  David Raimond Sulaiman       Direktur                                  4*                            -
  Diana Arsiyanti              Direktur                                  4*                            -
*) David Raimond Sulaiman dan Diana Arsiyanti baru menjabat sebagai direktur Perseroan pada September 2020
sebagaimana tercantum pada Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.68 tanggal 24 September 2020 yang dibuat di hadapan
Kumala Tjahjani Widodo, S.H., M.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Pusat. Dengan demikian, sejak pengangkatannya hingga
penutupan tahun 2020, kedua direksi tersebut hanya dapat menghadiri 4 (empat) sisa jadwal pelaksanaan rapat Direksi di
tahun berjalan.

Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi

Jumlah remunerasi yang diterima oleh Dewan Komisaris dan Direksi pada tahun 2020 adalah sebesar US$1,5
juta untuk Dewan Komisaris dan US$6,5 juta untuk Direksi.

Tidak ada kontrak terkait imbalan kerja setelah masa kerja berakhir untuk Dewan Komisaris dan Direksi
Perseroan.

Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary)

Sesuai dengan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Sekretaris Perusahaan
Perseroan atau Perusahaan Publik, Perseroan telah menunjuk Diana Arsiyanti sebagai Sekretaris Perusahaan
(Corporate Secretary) Perseroan berdasarkan Keputusan Edaran Direksi No.019/BP/BOD/V/2019 tanggal 17
Juni 2019 tentang Pengangkatan Sekretaris Perusahaan. Berikut ini keterangan singkat mengenai Sekretaris
Perusahaan Perseroan:

Nama               : Diana Arsiyanti
Telepon            : (62-21) 5306711
Faksimile          : (62-21) 5306680
Email              : corpsec@barito.co.id
Website            : www.barito-pacific.com
Alamat             : Jl. Letjen. S. Parman Kav. 62-63, Jakarta 11410

Keterangan mengenai Diana Arsiyanti dapat dilihat pada keterangan singkat dari masing-masing anggota Dewan
Komisaris dan Direksi Perseroan – Direktur




                                                         77
Page 102
Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan meliputi hal-hal sebagai berikut:

1.   Mengikuti perkembangan pasar modal khususnya peraturan-peraturan yang berlaku di bidang pasar modal;
2.   Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk mematuhi ketentuan
     peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal;
3.   Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi: (i)
     keterbukaan informasi kepada masyarakat termasuk ketersediaan informasi pada situs web Perseroan; (ii)
     penyampaian laporan kepada OJK tepat waktu; (iii) penyelenggaraan dan dokumentasi RUPS; (iv)
     penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan (v) pelaksanaan program
     orientasi terhadap perusahaan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan
4.   Sebagai penghubung antara Perseroan dengan pemegang saham Perseroan, OJK dan pemangku
     kepentingan lainnya

Komite Audit

Untuk memenuhi ketentuan POJK No. 55/2015, Perseroan telah membentuk Komite Audit dengan masa jabatan
3 (tiga) tahun, dan dapat diperpanjang untuk 1 (satu) periode jabatan berikutnya. Komite Audit dibentuk untuk
membantu Dewan Komisaris dalam:

    mengkaji informasi keuangan yang akan dikeluarkan oleh Perseroan, termasuk laporan keuangan, proyeksi
     dan informasi keuangan lainnya;
    mengkaji ketaatan Perseroan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal
     dan bidang lainnya yang sehubungan dengan Perseroan;
    memberi laporan kepada Dewan Komisaris terhadap setiap risiko yang mungkin dihadapi Perseroan serta
     pelaksanaan dari manajemen risiko tersebut;
    mengkaji dan memberi laporan kepada Dewan Komisaris terhadap aduan yang diberikan kepada Perseroan;
     dan
    menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi terkait Perseroan.

Berdasarkan Surat Keputusan Sebagai Pengganti dari Rapat Dewan Komisaris No. 033/BP/BOC/VII/2019
tanggal 10 Juli 2019, susunan Komite Audit Perseroan per tanggal Prospektus ini sampai tanggal penutupan
RUPS Tahunan dengan tahun 2022 adalah sebagai berikut:

Ketua                     : Henky Susanto
Anggota                   : Jennywati Soewito
Anggota                   : Toni Setioko

Berikut ini adalah riwayat singkat mengenai anggota Komite Audit:

Henky Susanto
Ketua Komite Audit

Keterangan mengenai Henky Susanto dapat dilihat pada keterangan singkat dari masing-masing anggota Dewan
Komisaris dan Direksi Perseroan – Komisaris Independen.

Jennywati Soewito
Anggota Komite Audit

Warga Negara Indonesia, 53 tahun.
Meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Trisakti. Beliau merupakan anggota dari Ikatan Akuntan
Indonesia (IAI), Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) dan Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
Beberapa jabatan yang pernah dan masih dipegang antara lain :

    Komite Audit, PT Solusi Tunas Pratama Tbk (2011 – 2017)
    Partner, KJPP Jennywati, Kusnanto & Rekan (2009 – sekarang)
    Direktur, PT Infinity Capital (2008 – sekarang)
    Partner, Ernst & Young (2002 – 2007)

Toni Setioko
Anggota Komite Audit

Warga Negara Indonesia, 56 tahun.
Meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Parahyangan dan Pendidikan Profesi Akuntansi dari Institut
Bisnis dan Informatika. Beberapa jabatan yang pernah dan masih dipegang antara lain :




                                                      78
Page 103
    Komite Audit, PT Citra Mineral Investindo Tbk
    Komite Audit, PT Pan Brothers Tbk
    Komite Audit, PT Supra Boga Lestari Tbk
    Komite Audit, PT Arita Prima Indonesia Tbk
    Komisaris Independen, PT Panorama Sentrawisata Tbk
    Komite Audit, PT Arita Prima Indonesia Tbk
    Direktur Operasinal dan Keuangan PT Kuo Capital Raharja
    Direktur Operasinal, PT DBS Vickers Indonesia
    Manajer Audit, Arthur Andersen Indonesia

Berdasarkan Piagam Komite Audit Perseroan dan POJK No. 55/2015, tugas dan fungsi Komite Audit adalah
membantu dan memperkuat fungsi Dewan Komisaris dalam melakukan pengawasan atas laporan keuangan,
pemeriksaan, pengendalian internal dan proses implementasi tata Kelola oleh Direksi dalam mengelola
perusahaan, antara lain:

1.   melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan Perseroan kepada publik dan/atau
     pihak otoritas, seperti laporan keuangan, proyeksi dan laporan lainnya terkait dengan informasi keuangan
     Perseroan;
2.   melakukan penelaahan atas tingkat kepatuhan/ ketaatan Perseroan terhadap peraturan perundang-
     undangan di bidang Pasar Modal dan peraturan perundang-undangan lainnya yang berhubungan dengan
     kegiatan Perseroan;
3.   memberikan pendapat independen dalam hal terjadi perbedaan pendapat antara Manajemen dan Akuntan
     atas jasa yang diberikan;
4.   memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukkan Akuntan yang didasarkan pada
     independensi, ruang lingkup penugasan, dan imbalan jasa;
5.   melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor internal dan mengawasi pelaksanaan
     tindak lanjut oleh Direksi atas temuan auditor internal;
6.   melakukan penelaahan terhadap aktivitas pelaksanaan manajemen risiko yang dilakukan oleh Direksi, jika
     Perseroan tidak memiliki fungsi pemantau risiko di bawah Dewan Komisaris;
7.   menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan Perseroan;
8.   menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan
     kepentingan Perseroan; dan
9.   menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi Perseroan.

Sebagaimana tercantum dalam Piagam Audit Internal, tugas utama dari unit audit internal adalah untuk
memberikan penilaian obyektif secara independen kepada Direksi terkait kecukupan dan efektivitas dari Internal
Control Systems yang dilaksanakan oleh Perseroan. Audit internal juga membantu Direksi untuk mengelola
proses internal Perseroan. Piagam Internal Audit diterbitkan pada 7 Desember 2009 oleh Direksi setelah
mendapat persetujuan dari Dewan Komisaris. Salah satu kunci keberhasilan Perseroan adalah kepatuhan
terhadap prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Sebagai perusahaan publik yang tercatat,
menerapkan tata kelola perusahaan yang baik sangatlah penting bagi Perseroan.

Unit Audit Internal

Untuk memenuhi ketentuan POJK. No. 56/2015, Perseroan telah membentuk Piagam Unit Audit Internal dan per
tanggal Prospektus ini Piagam Unit Audit Internal yang berlaku adalah Piagam Unit Audit Internal yang
ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 052/BP/BOD/X/2019 tanggal 3 Oktober 2019. Lebih lanjut,
per tanggal Prospektus ini, Kepala Unit Audit Internal Perseroan dijabat oleh Allan Uy Alcazar berdasarkan Surat
Keputusan Direksi Perseroan No. 014/BP/BOD/IV/2021 tanggal 14 April 2021.

Tugas dan tanggung jawab Unit Audit Internal adalah:

1.   Menyusun dan melaksanakan rencana audit internal secara berkala (tahunan dan lainnya) sesuai dengan
     perencanaan audit yang telah ditetapkan oleh Unit Audit Internal;
2.   Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian internal dan sistem manajmen resiko sesuai dengan
     kebijakan Perseroan;
3.   Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efsiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi,
     operasional, sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi, dan kegiatan lainnya;
4.   Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua
     tingkat manajemen, termasuk memberikan rekomendasi untuk penyusunan prosedur standar operasional,
     petunjuk, dan/atau pedoman yang harus dimiliki Perseroan dan/atau Perusahaan Anak;
5.   Memantau, menganalisis, dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan;
6.   Bekerjasama dengan Komite Audit;
7.   Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan audit internal yang dilakukannya;
8.   Melakukan audit atau pemeriksaan khusus berdasarkan perintah dari Direktur Utama dan/atau sesuai
     kebutuhan;



                                                       79
Page 104
9.   Membuat laporan hasil audit internal dan menyampaikan laporan tersebut kepada Direktur Utama dan
     Dewan Komisaris.

Fungsi Nominasi dan Remunerasi

Dalam rangka memenuhi Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Komite
Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik, pelaksanaan fungsi Komite Nominasi dan
Remunerasi dalam Perseroan dilaksanakan oleh Dewan Komisaris Perseroan. Dewan Komisaris Perseroan
telah membentuk Pedoman Pelaksanaan Fungsi Nominasi dan Remunerasi pada tanggal 30 Mei 2016.

Tugas dan tanggung jawab Komite Nominasi dan Remunerasi, yaitu:

1.   Terkait dengan fungsi Nominasi:

     a.   Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris Perseroan mengenai:
             Komposisi jabatan anggota Direksi dan/ atau anggota Dewan Komisaris Perseroan;
             Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses Nominasi; dan
             Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan/ atau anggota Dewan Komisaris Perseroan
     b.   Membantu Dewan Komisaris Perseroan melakukan penilaian kinerja anggota Direksi dan/ atau anggota
          Dewan Komisaris Perseroan berdasarkan tolok ukur yang telah disusun sebagai bahan evaluasi;
     c.   Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris Perseroan mengenai program pengembangan
          kemampuan anggota Direksi dan/ atau anggota Dewan Komisaris Perseroan; dan
     d.   Memberikan usulan calon yang memenuhi syarat sebagai anggota Direksi dan/ atau anggota Dewan
          Komisaris Perseroan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk disampaikan kepada RUPS
          Perseroan.

2.   Terkait dengan fungsi Remunerasi:

     a.   Memberikan rekomendasi tertulis kepada Dewan Komisaris Perseroan mengenai:
          -   Struktur remunerasi;
          -   Kebijakan atas remunerasi; dan
          -   Besaran atas remunerasi
     b.   Membantu Dewan Komisaris Perseroan melakukan penilaian kinerja dengan kesesuaian remunerasi
          yang diterima masing-masing anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris Perseroan.

Mitigasi Risiko

Berikut adalah keterangan mengenai mitigasi risiko yang telah dilakukan oleh Perseroan dan Perusahaan Anak
dalam menghadapi risiko-risiko usaha dan umum, seperti yang telah diuraikan dalam Bab VI Faktor Risiko:

1.   Risiko Utama

CAP telah menerapkan strategi usaha yang berfokus pada peningkatan kapasitas, fasilitas produksi yang
terintegrasi dari hulu ke hilir serta diversifikasi produk disamping mempertahankan tingkat produksi yang optimal
sebagai respon terhadap kondisi pasar dan perekonomian dengan menerapkan proses produksi yang aman dan
efisien. Peningkatan kapasitas akan berdampak pada turunnya biaya produksi per unit yang berasal dari factor
ke-ekonomisan yang meningkat. Fasilitas produksi yang terintegrasi hulu ke hilir akan meningkatkan efisiensi
produksi sehingga akan diperoleh nilai tambah yang lebih besar dari penggunaan bahan baku produksi yang
berasal dari fasilitas produksi sendiri. Diversifikasi produk akan memungkinkan CAP untuk mampu menangkap
keuntungan dari setiap rantai produk petrokimia yang ada.

2.   Risiko Terkait Kegiatan Usaha di Bidang Petrokimia

a.   CAP telah menerapkan strategi usaha yang berfokus pada peningkatan kapasitas produksi, integrasi
     fasilitas produksi dari hulu ke hilir serta diversifikasi produk. Hal ini akan berdampak pada peningkatan
     efisiensi, skala ke-ekonomisan dan nilai tambah yang pada akhirnya dapat meminimalisasi dampak dari
     perubahan harga produk terhadap profitabilitas CAP.
b.   Untuk mengelola risiko fluktuasi biaya bahan baku, Perseroan senantiasa menjaga fleksibilitas dalam
     penggunaan bahan baku alternatif seperti LPG dan kondensat ketika menguntungkan secara ekonomis. Di
     samping itu Perseroan juga secara berkelanjutan mencari pasokan bahan baku (hulu) yang terintegrasi,
     dan memanfaatkan sinergi dengan SCG sebagai partner strategis untuk pengadaan bahan baku.
c.   CAP sebagai salah satu produsen terbesar produk-produk petrokimia di Indonesia memiliki basis
     pelanggan yang terdiversifikasi dimana tidak terdapat ketergantungan terhadap satu atau beberapa
     pelanggan utama. Sebagian besar pelanggan telah memiliki hubungan dengan CAP sejak lama. CAP juga
     memiliki jaringan pemasaran dan distribusi yang luas untuk melayani lebih dari 300 basis pelanggan.
     Disamping itu, CAP juga memiliki kapabilitas untuk menjual produk secara ekspor guna meminimalisir
     ketergantungan terhadap konsumen domestik.


                                                       80
Page 105
d.   CAP mengelola risiko hilangnya daya saing dan pangsa pasar dengan senantiasa mempertahankan
     hubungan yang erat dengan basis pelanggan yang luas dan setia. Dari sisi operasional, CAP juga
     memanfaatkan keunggulan yang dimiliki dalam menjual serta mengirimkan produk melalui jaringan pipa
     yang terhubung langsung dengan pelanggan utama serta jenis produk yang beragam.
e.   Untuk memastikan pasokan tenaga listrik yang memadai untuk menjalankan fasilitas produksi, CAP
     memiliki fasilitas pembangkit listrik yang terdiri dari generator turbin gas dan generator turbin uap. Di
     samping itu, fasilitas produksi juga telah terhubung dengan jaringan listrik PT Perusahaan Listrik Negara
     (PLN) melalui instalasi trafo dengan kapasitas 150KVA yang tersambung langsung dengan jaringan PLN.
     CAP juga senantiasa disiplin dalam melakukan kegiatan pemeliharaan termasuk diantaranya kegiatan
     pemeliharaan terjadwal yang dilakukan setiap 5 tahun sekali guna menjaga tingkat utilitas dari pabrik dan
     menghindari terjadinya penghentian produksi diluar dari rencana.
f.   Perseroan senantiasa menerapkan analisa secara rutin diantaranya terhadap pergerakan harga produk-
     produk petrokimia, kebijakan pemerintah, dan faktor makro ekonomi yang dapat mempengaruhi industri
     dimana Perseroan beroperasi. Analisa ini akan digunakan untuk mengambil langkah-langkah preventif dan
     untuk meminimalisasi dampak finansial maupun operasional dari Perseroan.
g.   CAP melakukan proses seleksi dalam pemilihan vendor maupun pihak ketiga yang melakukan kerja sama
     sebagai bentuk evaluasi kinerja dan menjaga kualitas produksi dan produk yang dihasilkan. Mayoritas dari
     vendor maupun pihak ketiga saat ini sudah menjalin kerjasama dengan CAP dalam waktu yang lama.
     Disamping itu, CAP senantiasa menjaga hubungan dengan beberapa pihak sehingga memiliki fleksibilitas
     dan menghindari ketergantungan dengan satu pihak.
h.   CAP senantiasa memastikan adanya perlindungan asuransi yang memadai dimana disamping memberikan
     penggantian tanggungan kerusakan asset yang meliputi seluruh fasilitas produksi, jaringan pipa maupun
     fasilitas penyimpanan. Disamping itu, perlindungan asuransi juga mencakup penggantian apabila terjadi
     gangguan proses produksi (business interruption).

3.   Risiko Terkait Kegiatan Usaha di Bidang Energi

a.   Star Energy dalam menjalankan bisnisnya dengan PLN dan PGE didukung dengan dua kontrak utama
     yaitu PJBE dan KOB dimana di dalam kontrak menyangkut hak dan kewajiban dari masing-masing pihak
     yang mengikat dan menyangkut kegiatan operasi eksplorasi, eksploitasi, tarif jual beli listrik, sampai
     penyelesaian perselisihan.
b.   Tarif jual beli listrik diatur di dalam PJBE dimana tarif itu mengikat sepanjang masa kontrak. Untuk
     negosiasi tarif dibutuhkan persetujuan dari kedua belah pihak.
c.   Walaupun tanpa surat dukungan dari Pemerintah, KOB dan PJBE Wayang Windu, Salak dan Darajat
     mengatur pasal-pasal tentang penyelesaian perselisihan sampai ke tingkat arbitrase.
d.   Star Energy memiliki pusat kendali yang terintegrasi dimana dengan system ini memungkinkan bagi Star
     Energy untuk dapat memantau kegiatan operasional pembangkit dan aktivitas pengeboran secara rutin dan
     segera melakukan tindakan preventif maupun perbaikan jika diperlukan tanpa mengalami kerugian
     eksternal maupun internal. Kegiatan drilling, well intervention program dan scaling juga dilakukan secara
     berkala untuk memastikan kualitas uap yang dihasilkan tetap memenuhi standar untuk dapat mendukung
     keluaran listrik yang dihasilkan.
e.   Star Energy memiliki pusat kendali yang terintegrasi dimana dengan sistem ini memungkinkan bagi Star
     Energy untuk dapat memantau kegiatan operasional pembangkit dan aktivitas pengeboran secara rutin dan
     segera melakukan tindakan preventif maupun perbaikan jika diperlukan tanpa mengalami kerugian
     eksternal maupun internal. Kegiatan well intervention program dan scaling dilakukan secara berkala untuk
     memastikan kondisi sumur tetap optimal. Kegiatan routine inspection, Shut Down Turn Around secara
     regular dilakukan untuk memastikan kondisi pembangkit listrik tetap optimal. Star Energy juga memiliki
     program mitigasi geohazard untuk menghindari kerugian atas bencana longsor.
f.   Star Energy telah menerapkan program pengembangan masyarakat dengan fokus-program utama yaitu di
     bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi sosial dan perlindungan lingkungan. Program tersebut akan
     meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga lingkungan di sekitar wilayah operasi tetap lestari
     dan hijau.
g.   Star Energy senantiasa mengikuti aturan di dalam KOB dan peraturan perundang-undangan termasuk
     peraturan pelaksana yang berlaku. Terkait dengan data yang berkenaan dengan panas bumi dan Star
     Energy selalu berkonsultasi dengan Instansi Pemerintah terkait termasuk konsultan hukum sebelum
     memberikan informasi kepada pihak eksternal.
h.   Star Energy senantiasa mengikuti aturan di dalam KOB dan peraturan perundang-undangan termasuk
     peraturan pelaksana yang berlaku. Star Energy meyakini bahwa Star Energy telah memenuhi seluruh
     persyaratan yang terkait dengan peraturan yang berlaku untuk sector energy baru terbarukan dan
     mendukung upaya pemerintah dalam memajukan iklim investasi di Indonesia serta akan mengambil semua
     langkah yang diperlukan untuk dapat memberikan infrastruktur energi listrik yang terbaik.
i.   Dalam melakukan kegiatan operasi, Star Energy senantiasa mengikuti aturan di dalam KOB dan peraturan
     perundang-undangan termasuk peraturan pelaksana yang berlaku. Star Energy meyakini bahwa Star
     Energy telah memenuhi seluruh persyaratan yang terkait dengan peraturan yang berlaku untuk sektor
     energy baru terbarukan, perundang-undangan di bidang kehutanan, lingkungan hidup, pertanahan dan
     akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa Hak penggunaan atas lahan
     telah diperpanjang.



                                                      81
Page 106
j.  Star Energy dalam melakukan ekspansi akan selalu mempertimbangkan berbagai aspek baik dari sisi
    pendanaan, operasional dan ketersediaan sumberdaya. Star Energy akan kerap berupaya untuk selalu
    melakukan perbandingan dan analisa cost-benefit untuk memberikan imbal balik yang maksimal tanpa
    mengesampingkan hal-hal non teknis lainnya.
 k. Dalam melakukan kegiatan operasi, Star Energy senantiasa mengikuti aturan di dalam KOB dan peraturan
    perundang-undangan termasuk peraturan pelaksana yang berlaku. Star energy akan selalu melakukan
    evaluasi secara rutin berkenaan dengan biaya rutin dan non rutin berikut dengan analytical review atas
    peningkatan atau penurunan biaya yang bersangkutan. Key Performance Indicator dan budget
    perencanaan juga menjadi salah satu alat pengendalian yang dimiliki oleh Star Energy untuk memastikan
    tidak adanya ketidaksesuaian alokasi biaya. Perjanjian alokasi biaya dan jasa dari pihak terafiliasi selalu
    memperhatikan peraturan yang berlaku dan rumusan yang digunakan selalu mengikuti konsep transaksi
    arms length.
 l. Mengenai pengembalian PPN telah diatur dalam KOB dan dalam melakukan kegiatan operasi, Star Energy
    senantiasa mengikuti aturan di dalam KOB dan peraturan perundang-undangan termasuk peraturan
    pelaksana yang berlaku. Star Energy senantiasa mengikuti perkembangan perubahan peraturan
    pemerintah dan menganalisa dampak dari perubahan tersebut agar dapat mengambil keputusan yang
    cepat dan tepat dalam penyesuaian strategi bisnis. Star Energy juga menjalin kerjasama dengan para
    pemangku kepentingan dalam industri baik dalam negeri maupun internasional dan terlibat secara aktif
    dalam berbagai organisasi yang bergerak di bidang energi baru terbarukan agar dapat bersumbangsih
    dalam memberikan masukan-masukan atas kebijakan-kebijakan baru yang akan dilakukan maupun untuk
    mendapatkan informasi terbaru mengenai perubahan yang akan terjadi.
 m. Star Energy senantiasa mengikuti aturan di dalam KOB dan peraturan perundang-undangan termasuk
    peraturan pelaksana yang berlaku. Star Energy senantiasa mengikuti perkembangan perubahan peraturan
    pemerintah dan menganalisa dampak dari perubahan tersebut agar dapat mengambil keputusan yang
    cepat dan tepat dalam penyesuaian strategi bisnis. Star Energy juga menjalin kerjasama dengan para
    pemangku kepentingan dalam industri baik dalam negeri maupun internasional dan terlibat secara aktif
    dalam berbagai organisasi yang bergerak di bidang energi baru terbarukan agar dapat bersumbangsih
    dalam memberikan masukan-masukan atas kebijakan-kebijakan baru yang akan dilakukan maupun untuk
    mendapatkan informasi terbaru mengenai perubahan yang akan terjadi
 n. Star Energy senantiasa mengikuti aturan di dalam KOB dan peraturan perundang-undangan termasuk
    peraturan pelaksana yang berlaku. Star Energy senantiasa mengikuti perkembangan perubahan peraturan
    pemerintah dan menganalisa dampak dari perubahan tersebut agar dapat mengambil keputusan yang
    cepat dan tepat dalam penyesuaian strategi bisnis. Star Energy juga menjalin kerjasama dengan para
    pemangku kepentingan dalam industri baik dalam negeri maupun internasional dan terlibat secara aktif
    dalam berbagai organisasi yang bergerak di bidang energi baru terbarukan agar dapat bersumbangsih
    dalam memberikan masukan-masukan atas kebijakan-kebijakan baru yang akan dilakukan maupun untuk
    mendapatkan informasi terbaru mengenai perubahan yang akan terjadi.
o.  Star Energy senantiasa mengikuti aturan di dalam KOB dan peraturan perundang-undangan termasuk
    peraturan pelaksana yang berlaku. Star Energy senantiasa mengikuti perkembangan perubahan peraturan
    pemerintah dan menganalisa dampak dari perubahan tersebut agar dapat mengambil keputusan yang
    cepat dan tepat dalam penyesuaian strategi bisnis. Star Energy juga menjalin kerjasama dengan para
    pemangku kepentingan dalam industri baik dalam negeri maupun internasional dan terlibat secara aktif
    dalam berbagai organisasi yang bergerak di bidang energi baru terbarukan agar dapat bersumbangsih
    dalam memberikan masukan-masukan atas kebijakan-kebijakan baru yang akan dilakukan maupun untuk
    mendapatkan informasi terbaru mengenai perubahan yang akan terjadi.

Risiko Umum

a.   Dalam upaya untuk meminimalisir dampak negatif dari kondisi makro ekonomi, Perseroan senantiasa
     berfokus untuk menjaga kesehatan dari posisi keuangannya, guna memastikan Perseroan memiliki
     kesehatan dan ketahanan apabila memasuki kondisi ekonomi yang kurang menguntungkan. Diantaranya
     dengan menjaga struktur permodalan dan arus kas yang memadai untuk memastikan kelanjutan kegiatan
     operasional dan pemenuhan kewajiban keuangan. Disamping itu, Perseroan juga melakukan upaya-upaya
     perlindungan untuk memitigasi risiko nilai tukar mata uang dan perubahan tingkat suku bunga dengan
     melakukan aktifias lindung nilai dan transaksi keuangan derivatif.
b.   Perseroan senantiasa berfokus pada kelangsungan operasional usaha terutama dari potensi gangguan
     yang timbul dari ketidakstabilan politik dan social. Aset utama Perseroan memperoleh status sebagai objek
     vital nasional yang mana menerima perlindungan khusus dari aparat berdasarkan undang-undang yang
     berlaku.
c.   Perseroan memiliki perlindungan asuransi yang mencakup perlindungan atas asset maupun penggantian
     atas terjadinya kegiatan operasional yang mencakup akibat terjadinya bencana alam (national
     cathastrophy).
d.   Fasilitas maupun area produksi yang dimiliki Perseroan memperoleh status sebagai objek vital nasional
     dimana dalam hal ini memperoleh pengamanan khusus dari aparat kepolisian.
e.   Perseroan dan Entitas Anak senantiasa menaati peraturan ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia dan
     membina hubungan baik dengan karyawan.




                                                      82
Page 107
f.   Perseroan dan Entitas Anak senantiasa menaati peraturan ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia dan
     membina hubungan baik dengan karyawan.
g.   Perseroan terus melakukan berbagai langkah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di tengah pandemi
     COVID-19 dan memenuhi aturan Pemerintah Daerah setempat di wilayah operasional Perseroan. Business
     Continuity Plan (BCP) dan tambahan prosedur keselamatan dan kesehatan diterapkan untuk meminimalisir
     gangguan operasional seraya melindungi kesehatan para karyawan.
h.   Dalam mengelola risiko berkaitan dengan fluktuasi mata uang, Perseroan melakukan aktifitas lindung nilai
     diantaranya dengan transaksi forward foreign exchange maupun cross currency swap.
i.   Perseroan senantiasa berfokus untuk menjaga kesehatan dari posisi keuangannya, guna memastikan
     Perseroan memiliki kesehatan dan ketahanan apabila memasuki kondisi perekonomian yang kurang
     menguntungkan. Diantaranya dengan menjaga struktur permodalan dan arus kas yang memadai untuk
     memastikan kelanjutan kegiatan operasional dan pemenuhan kewajiban keuangan.
j.   Perseroan senantiasa akan mengikuti peraturan-peraturan yang berlaku di daerah dimana Perseroan
     beroperasi. Perseroan juga akan mengikuti perkembangan perubahan peraturan pemerintah dan
     menganalisa dampak dari perubahan tersebut agar dapat mengambil keputusan yang cepat dan tepat
     dalam penyesuaian strategi bisnis Perseroan.
k.   Perseroan senantiasa menerapkan tata Kelola perusahaan (good corporate governance) yang baik dengan
     menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan perusahaan berdasarkan undang-undang guna memaksimalkan
     nilai perusahaan, meningkatkan kinerja dan kontribusi perusahaan serta menjaga keberlanjutan usaha
     untuk jangka Panjang.

F.   SUMBER DAYA MANUSIA

Per tanggal 31 Desember 2020, terdapat karyawan Perusahaan Anak tergabung dalam serikat pekerja. Serikat
pekerja bekerja sama dengan masing-masing perusahaan melakukan komunikasi melalui forum Lembaga Kerja
Sama Bipartit. Pada umumnya pertemuan tersebut membahas ketentuan dan kesepakatan pokok terkait hak,
kewajiban, negosiasi perjanjian kerja bersama setiap dua tahun sekali dan pengajuan usulan maupun pendapat
kepada manajemen perusahaan. Hubungan Perseroan dengan karyawan Perseroan pada umumnya
berlangsung baik dan belum pernah terdapat gugatan, pemogokan dan gangguan ketenagakerjaan oleh serikat
buruh selama tiga tahun terakhir.

Per tanggal 31 Desember 2020, Perseroan dan Perusahaan Anak memiliki 3.218 karyawan termasuk Direksi.

Hubungan Perseroan dengan karyawan Perseroan pada umumnya berlangsung baik dan belum pernah terdapat
gugatan, pemogokan dan gangguan ketenagakerjaan oleh serikat buruh selama tiga tahun terakhir.

Karyawan Perseroan menerima paket kompensasi, yang mencakup gaji pokok yang memenuhi peraturan upah
gaji minimum yang berlaku, tunjangan tetap (tunjangan tempat tinggal dan utilitas) dan tunjangan lain (tunjangan
transportasi dan uang makan), dan bonus tahunan yang didistribusikan kepada karyawan yang memenuhi syarat
berdasarkan faktor-faktor termasuk kinerja perorangan dan perusahaan. Perseroan juga memberikan semua
karyawan tetap Perseroan program dana pensiun beriuran yang dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan
Manulife Indonesia dan program asuransi jiwa.

Komposisi Karyawan Perseroan dan Perusahaan Anak

Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah karyawan Perseroan dan Perusahaan Anak adalah 3.218 orang,
dengan komposisi sebagai berikut:

Perseroan

Komposisi karyawan Perseroan menurut status

                                                                           31 Desember
 Status Karyawan
                                                                2020                           2019
 Pekerja Tetap                                                   111                            31
 Pekerja Kontrak                                                 32                            125
 Jumlah                                                          143                           156

Komposisi karyawan Perseroan menurut jenjang pendidikan

                                                                           31 Desember
                   Keterangan
                                                                2020                           2019
 Sarjana (S1/S2/S3)                                              28                             26
 Sarjana Muda (D1/D2/D3/D4)                                       7                              9
 SMU dan sederajat                                               95                             106
 SD dan SMP                                                      13                             15
 Jumlah                                                          143                            156




                                                      83
Page 108
Komposisi karyawan Perseroan menurut jenjang manajemen

                                                              31 Desember
                         Keterangan
                                                      2020                  2019
 Direktur                                               2                     2
 Manajemen senior                                       1                     2
 Manajer                                               11                     8
 Pelaksana                                             129                   144
 Jumlah                                                143                   156

Komposisi karyawan Perseroan menurut jenjang usia

                                                              31 Desember
                         Keterangan
                                                      2020                  2019
 ≥ 50 tahun                                            50                    55
 40-49 tahun                                           48                    46
 30-39 tahun                                           25                    34
 ≤ 29 tahun                                            20                    21
 Jumlah                                                143                   156

CAP

Komposisi karyawan CAP menurut status

                                                              31 Desember
 Status Karyawan
                                                      2020                  2019
 Pekerja Tetap                                        2.004                 2.022
 Pekerja Kontrak                                       65                    163
 RPU                                                   90                     88
 Jumlah                                               2.159                 2.273

Komposisi karyawan CAP menurut jenjang pendidikan

                                                              31 Desember
                         Keterangan
                                                      2020                  2019
 Sarjana (S1/S2/S3)                                    902                   997
 Sarjana Muda (D1/D2/D3/D4)                            414                   420
 SMU dan sederajat                                     729                   739
 SD dan SMP                                            24                    29
 RPU                                                   90                    88
 Jumlah                                               2.159                 2.273

Komposisi karyawan CAP menurut jenjang manajemen

                                                              31 Desember
                         Keterangan
                                                      2020                  2019
 Direktur                                               7                     7
 Manajemen senior                                       6                     7
 Manajer                                               177                   208
 Pelaksana                                            1.879                 1.963
 RPU                                                   90                    88
 Jumlah                                               2.159                 2.273

Komposisi karyawan CAP menurut jenjang usia

                                                              31 Desember
                         Keterangan
                                                      2020                  2019
 ≥ 50 tahun                                            380                   324
 40-49 tahun                                           616                   704
 30-39 tahun                                           465                   487
 ≤ 29 tahun                                            608                   670
 RPU                                                   90                    88
 Jumlah                                               2.159                 2.273

Komposisi karyawan CAP menurut aktivitas utama
                                                              31 Desember
                         Keterangan
                                                      2020                  2019
 Produksi                                             1.487                 1.466
 Proyek                                                 -                    177
 Support dan lain-lain                                 582                   542
 RPU                                                   90                    88
 Jumlah                                               2.159                 2.273



                                                 84
Page 109
Komposisi karyawan CAP menurut lokasi kerja

                                                               31 Desember
                     Keterangan
                                                       2020                  2019
 Jakarta                                                251                   266
 Cilegon                                               1.544                 1.657
 Bojonegara                                             274                   262
 RPU                                                    90                    88
 Jumlah                                                2.159                 2.273

SEGHPL

Komposisi karyawan SEGHPL menurut status

                                                               31 Desember
 Status Karyawan
                                                       2020                  2019
 Pekerja Tetap                                          614                  642
 Pekerja Kontrak                                        39                    27
 Jumlah                                                 653                  669

Komposisi karyawan SEGHPL menurut jenjang pendidikan

                                                               31 Desember
                     Keterangan
                                                       2020                  2019
 Sarjana (S1/S2/S3)                                     499                   511
 Sarjana Muda (D1/D2/D3/D4)                             82                    79
 SMU dan sederajat                                      72                    79
 Jumlah                                                 653                   669

Komposisi karyawan SEGHPL menurut jenjang manajemen

                                                               31 Desember
                     Keterangan
                                                       2020                  2019
 Direktur                                                5                     5
 Manajemen senior                                        2                     4
 Manajer                                                42                    48
 Pelaksana                                              604                   612
 Jumlah                                                 653                   669

Komposisi karyawan SEGHPL menurut jenjang usia

                                                               31 Desember
                     Keterangan
                                                       2020                  2019
 ≥ 50 tahun                                             146                   139
 40-49 tahun                                            258                   252
 30-39 tahun                                            208                   228
 ≤ 29 tahun                                             41                    50
 Jumlah                                                 653                   669

Komposisi karyawan SEGHPL menurut aktivitas utama

                                                               31 Desember
                     Keterangan
                                                       2020                  2019
 Pembangkit listrik tenaga panas bumi                   653                   669
 Jumlah                                                 653                   669

Komposisi karyawan SEGHPL menurut lokasi kerja

                                                               31 Desember
                     Keterangan
                                                       2020                  2019
 Jakarta                                                313                   322
 Pengalengan                                            99                    100
 Gunung Salak                                           135                   140
 Darajat                                                106                   107
 Jumlah                                                 653                   669




                                                 85
Page 110
Perusahaan Anak Lainnya

Komposisi karyawan Perusahaan Anak Lainnya menurut status

                                                                          31 Desember
 Status Karyawan
                                                               2020                          2019
 Pekerja Tetap                                                  127                          189
 Pekerja Kontrak                                                136                          135
 Jumlah                                                         263                          324

Komposisi karyawan Perusahaan Anak Lainnya menurut jenjang pendidikan

                                                                          31 Desember
                    Keterangan
                                                               2020                          2019
 Sarjana (S1/S2/S3)                                             47                            42
 Sarjana Muda (D1/D2/D3/D4)                                     30                            31
 SMU dan sederajat                                              164                           205
 SD dan SMP                                                     22                            46
 Jumlah                                                         263                           324

Komposisi karyawan Perusahaan Anak Lainnya menurut jenjang manajemen

                                                                          31 Desember
                    Keterangan
                                                               2020                          2019
 Direktur                                                        6                             1
 Manajemen senior                                                6                             4
 Manajer                                                        21                            24
 Pelaksana                                                      230                           295
 Jumlah                                                         263                           324

Komposisi karyawan Perusahaan Anak Lainnya menurut jenjang usia

                                                                          31 Desember
                    Keterangan
                                                               2020                          2019
 ≥ 50 tahun                                                     80                            97
 40-49 tahun                                                    91                            128
 30-39 tahun                                                    56                            53
 ≤ 29 tahun                                                     36                            46
 Jumlah                                                         263                           324

Berkaitan dengan industri dan kegiatan usaha Perseroan dan Perusahaan Anak, jumlah karyawan yang dimiliki
Perseroan dan Perusahaan Anak dengan keahlian khusus per tanggal 31 Desember 2020 adalah sebagai
berikut:

a.   10 orang geologist;
b.   6 orang geophysicist;
c.   6 orang geochemist;
d.   3 orang earth science;
e.   12 orang reservoir engineer;
f.   4 orang growth;
g.   11 orang drilling; dan
h.   2 orang well testing.

Tenaga Kerja Asing

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memperkerjakan tenaga kerja asing sebagai berikut:

1.   Nama                  : Gaurav Yadav
     Kewarganegaraan       : India
     Jabatan               : Research and Development Advisor
     No. IMTA              : KEP 016299/PPTK/PTA/NOTIF/2021
     No. KITAS             : 2C21JE3867-V

2.   Nama                  : Allan Alcazar
     Kewarganegaraan       : Filipina
     Jabatan               : Internal Audit Manager
     No. IMTA              : KEP 0234511/PPTK/PTA/NOTIF/2021
     No. KITAP             : 2D4IJF0052-T




                                                     86
Page 111
Kesejahteraan karyawan

Karyawan Perseroan menerima penghasilan yang meliputi gaji pokok yang telah memenuhi kewajiban upah
minimum provinsi/regional, tunjangan tetap (tunjangan perumahan) dan tunjangan tidak tetap (tunjangan
transportasi dan tunjangan makan) setiap bulannya serta pemberian bonus tahunan dengan mempertimbangkan
kondisi dan kinerja Perseroan yang biasanya dibayarkan bersamaan dengan gaji bulan Februari. Selain itu,
karyawan juga berhak atas cuti tahunan, fasilitas kendaraan jemputan, fasilitas kantin, bantuan kesehatan,
program BPJS, bantuan rekreasi, bantuan duka cita, dan subsidi kendaraan operasional.

Pelatihan dan Pengembangan

Perseroan mempunyai bagian yang khusus (Technical Training Section) menangani pelatihan untuk program-
program yang bersifat teknis dengan instruktur yang sudah berpengalaman dari internal Perseroan. Selain itu,
Perseroan juga telah melaksanakan beberapa inisiatif utama untuk memastikan bahwa karyawan yang ada di
semua tingkatan organisasi memiliki keterampilan dan pengalaman kerja yang tepat serta nilai-nilai dan perilaku
yang sesuai. Ini termasuk pemberian berbagai program-program pembelajaran dan pengembangan teknis,
fungsional, keamanan, kepemimpinan dan manajerial secara kontinu dan dengan mengadopsi prinsip
pembelajaran 70:20:10 untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran baik di dalam maupun luar pekerjaan.

Koperasi Karyawan

Koperasi Karyawan Barito Pacific Group atau disingkat Kopkar BPG, yang berkedudukan di Jakarta, Anggaran
Dasar dan Anggaran Rumah Tangga telah disahkan oleh Departemtn Koperasi dengan Surat No. 75/BLP/VI/90
tanggal 18 Juni 1990. Selanjutnya berdasarkan Akta Perubahan Anggaran Dasar tanggal 31 Oktober 1994,
dilakukan perubahan nama menjadi Koperasi Karyawan Barito Pacific Group dengan nama disingkat KOPKAR
BPG. Akta perubahan anggaran dasar tersebut telah disahkan dengan Keputusan Menteri Koperasi dan
Pembinaan Pengusahaan Kecil Republik Indonesia No: 041/PH/Y/II/1995 tanggal 27 Februari 1995 dan telah
didaftarkan dengan Daftar Umum Departemen Koperasi dan Pembinaan Pengusahaan Kecil No.: 2515a/B.H/I
tanggal 27 Februari 1995.

Adapun jenis aktivitas/usaha yang diselenggarakan oleh koperasi karyawan tersebut di atas antara lain berupa:
a. penyediaan barang kebutuhan para anggota;
b. usaha simpan pinjam;




                                                      87
Page 112
G. HUBUNGAN KEPEMILIKAN, PENGURUSAN DAN PENGAWASAN PERSEROAN DENGAN PERUSAHAAN
   ANAK

                                                                                                                                                                                                                 Per tanggal 31 Desember 2020
                                                  Prajogo Pangestu                                                                                                          Publik
                                                                 71.48%                                                                                                 28.52%




            PETROCHEMICAL                                                       ENERGY                                                                 PROPERTY                                                OTHERS
                            46.63% (1)
                                                            66.67%                                         100.00%(1)                                          100.00%(1)            100.00%                                              100.00%

      PT Chandra Asri Petrochemical                          Star Energy Group               PT Barito Wahana                                                                                                                   PT Rimba Equator
                                                                                                                                                       PT Griya Idola                  Marigold Resources Pte Ltd                    Permai
                  Tbk                                         Holdings Pte Ltd                    Lestari

  100.00%                                 99.99%                                                            69.39%                    100.00%(1)                            99.99%   100.00%(1)                                           100.00%(1)
    Chandra Asri                                                                             PT Barito Wahana                                                      PT Mambruk
                                PT Styrindo                                                                                               PT Griya Tirta                               PT Barito Cahaya Nusantara            PT Binajaya Rodakarya
  Trading Company                                                                                 Tenaga                                                            Cikoneng
                               Mono Indonesia                                                                                                 Asri
      Pte. Ltd.                                                                                                                                                     Indonesia

                                                                                                            49.00%                                             99.97%                100.00%(1)                                           51.00%
               99.00%
                                                                                                                                                        PT Meranti                   PT Tunggal Agathis Indah Wood                 PT Barito
    PT Chandra Asri            1.00%                                                        PT Indo Raya Tenaga
                                                                                                                                                         Griya Asri                            industries                      Kencanamahardika
        Perkasa
                                                                                                                                                                                     100.00%(1)                                           100.00%(1)
                50.75%                          45.00%                  60.00%                   100.00%                    69.75%
                                                                                                                                                                                         PT Royal Indo Mandiri               PT Barito Mitra Hasasa
                                                               Star Energy                                            Star Phoenix
   PT Redeco Petrolin                PT Synthetic                                       SEG Philippines
                                                            Geothermal ("SEG")                                       Geothermal JV
        Utama                      Rubber Indonesia                                          B.V.                                                                                      48.00%                                              49.00%
                                                                 Pte Ltd                                                   B.V.
                                                                                                                                                                                     PT Barito Wanabinar Indonesia             PT Petrogas Pantai
                                                                                  51.00%          49.00%                                                                                                                            Madura

                                                                                        SEG Holdings                                                                                                                                       100.00%
                                                                                     (Salak-Darajat) B.V.
                                                                                                                                                                                                                                PT Barito Investa
               100.00%                         95.00%                95.00%                      80.20%                                                                                                                              Prima
      SEG (Wayang                PT SEG Halmahera                                    SEG (Salak-Darajat)
      Windu) Ltd.                                        PT SEG Indonesia (2)                                                                                                                                                              51.00%
                                         (2)                                                B.V.
                                                                                                                                                                                                                               SCG Barito Logistics



               100.00%

      SEG Salak, Ltd.


               100.00%                     100.00%                  100.00%                  95.00%                        95.00%
    SEG Salak Pratama,             SEG Darajat I,          SEG Darajat II,           PT SEG Suoh              PT Darajat Geothermal                                                               (1) Includes direct and indirect ownership
           Ltd.                      Limited                 Limited                  Sekincau (2)                Indonesia (2)                                                                   (2) BRPT has 5% direct ownership.




     Berikut merupakan diagram kepemilikan saham Perseroan per tanggal 31 Desember 2020 dan kepemilikan
     Perseroan pada Perusahaan Anak:

     Pengendali Perseroan adalah Bapak Prajogo Pangestu.

     Diagram Hubungan Pengurusan dan Pengawasan Perseroan dengan Perusahaan Anak Yang Memiliki
     Operasional

               Nama                                                  Perseroan                          CAP                           BJRK                              GI                    GTA                            MCI
     Dewan Komisaris
     Prajogo Pangestu                                                           KU
     Lim Chong Thian                                                             K                           K
     Salwati Agustina                                                           KI
     Henky Susanto                                                              KI
     Direksi
     Agus Salim Pangestu                                                     DU                              K
     Rudy Suparman                                                           WDU                                                                                        KU                        KU                          KU
     David Kosasih                                                            D
     David Raimond Sulaiman                                                   D                                                                                          K                        K                            K
     Diana Arsiyanti                                                          D

     KU                 :      Komisaris Utama                                                                                 DU                  :       Direktur Utama
     KI                 :      Komisaris Independen                                                                            WDU                 :       Wakil Direktur Utama
     K                  :      Komisaris                                                                                       D                   :       Direktur




                                                                                                                         88
Page 113
H. KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PERUSAHAAN ANAK DAN PENYERTAAN PERSEROAN

Pada tanggal 31 Desember 2020, Perseroan memiliki, baik langsung maupun tidak langsung, lebih dari 50%
(lima puluh persen) saham Perusahaan Anak dan/atau memiliki pengendalian atas manajemen Perusahaan
Anak berikut ini:

         Perusahaan                        Persentase        Tahun        Status        Status Kepemilikan
 No.                      Jenis Usaha
            Anak                           Kepemilikan     Penyertaan   Operasional    Saham oleh Perseroan
 Kepemilikan Secara Langsung
  1   PT Chandra Asri      Petrokimia         46,63          2007       Beroperasi     Dimiliki secara langsung
      Petrochemical                                                                    41,88% dan 4,75% tidak
      Tbk                                                                             langsung melalui Marigold
                                                                                         Resources Pte. Ltd.
  2    Marigold              Investasi       100,00          2005         Tidak        Dimiliki secara langsung
       Resources Pte.                                                   beroperasi               100%,
       Ltd
  3    PT Tunggal          Kehutanan dan     100,00          1990         Tidak         Dimiliki secara langsung
       Agathis Indah        perdagangan                                 beroperasi         99,99%, dan tidak
       Wood Industries                                                                   langsung melalui PT
                                                                                      Mangole Timber Producers
                                                                                                  0,01%
  4    PT Rimba             Kehutanan        100,00          1992         Tidak         Dimiliki secara langsung
       Equator Permai                                                   beroperasi    99,97% dan tidak langsung
                                                                                         melalui PT Griya Idola
                                                                                                  0,03%
  5    PT Binajaya         Lem (Perekat)     100,00          1990       Beroperasi      Dimiliki secara langsung
       Rodakarya               Glue                                                        99,97%, dan tidak
                                                                                      langsung melalui PT Barito
                                                                                        Mitra Investama 0,03%
  6    PT Griya Idola       Real Estate      100,00          1993       Beroperasi      Dimiliki secara langsung
                                                                                      99,99% dan tidak langsung
                                                                                      melalui PT Binajaya Roda
                                                                                               karya 0,01%
  7    PT Royal Indo        Perkebunan       100,00          2010         Tidak         Dimiliki secara langsung
       Mandiri                                                          beroperasi    99,99% dan tidak langsung
                                                                                         melalui PT Griya Idola
                                                                                                  0,01%
  8    PT Barito Investa   Pengangkutan       99,95          2017         Tidak         Dimiliki secara langsung
       Prima                                                            beroperasi    99,95% dan tidak langsung
                                                                                         melalui PT Griya Idola
                                                                                                  0,05%
  9    PT Barito            Perkebunan       100,00          2008         Tidak         Dimiliki secara langsung
       Wahana Lestari                                                   beroperasi      99% dan tidak langsung
                                                                                          melalui PT Tunggal
                                                                                          Agathis Indah Wood
                                                                                              Industries 1%
 10    PT Barito             Konsultasi       99,20          2018         Tidak         Dimiliki secara langsung
       Cahaya                  bisnis                                   beroperasi     99,2% dan tidak langsung
       Nusantara                                                                         melalui PT Griya Idola
                                                                                                  0,8%.
 11    Star Energy          Perusahaan        66,67          2018       Beroperasi      Dimiliki secara langsung
       Group Holdings         holding                                                            66,67%
       Pte. Ltd
 12    PT Barito Mitra      Perusahaan        100%           2019         Tidak        Dimiliki secara langsung
       Investama              holding                                   beroperasi     96% dan tidak langsung
                                                                                        melalui PT Griya Idola
                                                                                                 1,92%
 Kepemilikan Secara Tidak Langsung
  13  PT Griya Tirta        Developer         100            2009       Beroperasi        Dimiliki secara tidak
      Asri                                                                            langsung melalui PT Griya
                                                                                       Idola 99,99%, melalui PT
                                                                                        Tunggal Agathis Indah
                                                                                        Wood Industries 0,01%
 14    PT Mambruk            Pariwisata       100            2013       Beroperasi        Dimiliki secara tidak
       Cikoneng                                                                       langsung melalui PT Griya
       Indonesia                                                                         Idola 99,99% dan PT
                                                                                         GriyaTirta Asri 0,01%.
 15    PT Meranti Griya    Perdagangan        99,97          2018         Tidak           Dimiliki secara tidak
       Asri                                                             beroperasi    langsung melalui PT Griya
                                                                                       Idola 99,97%, melalui PT
                                                                                         GriyaTirta Asri 0,03%.
 16    PT Hamparan          Perkebunan        100            2013         Tidak           Dimiliki secara tidak
       Asri Cemerlang                                                   beroperasi    langsung melalui PT Royal
                                                                                           Indo Mandiri 98%.




                                                      89
Page 114
              Perusahaan                    Persentase        Tahun         Status        Status Kepemilikan
 No.                          Jenis Usaha
                  Anak                      Kepemilikan     Penyertaan   Operasional     Saham oleh Perseroan
     17     PT Citra          Perkebunan       100             2013         Tidak          Dimiliki secara tidak
            Nusantara Asri                                                beroperasi   langsung melalui PT Royal
                                                                                            Indo Mandiri 98%.
     18     PT Persada        Perkebunan       100            2013         Tidak           Dimiliki secara tidak
            Kridha Asri                                                  beroperasi    langsung melalui PT Royal
                                                                                            Indo Mandiri 98%.
     19     PT Barito         Energi dan       69,39          2019         Tidak           Dimiliki secara tidak
            Wahana Tenaga    Perdagangan                                 beroperasi    langsung melalui PT Barito
                                                                                         Wahana Lestari 69,39%

Berikut adalah keterangan mengenai Perusahaan Anak yang memberikan kontribusi pendapatan yang signifikan
bagi keuangan Perseroan serta laporan keuangan Perseroan Anak tersebut dikonsolidasikan dalam laporan
keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak:

1.        PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (“CAP”)

CAP (dahulu bernama PT Tri Polyta Indonesia Tbk), berdomisili di Jakarta Barat, adalah perusahaan penerima
penggabungan dalam proses penggabungan antara TPI dengan CA berdasarkan Akta Penggabungan No. 15
tanggal 9 November 2010, dibuat di hadapan Amrul Partomuan Pohan, S.H, LL.M., Notaris di Jakarta, dimana
penggabungan tersebut menjadi efektif pada tanggal 1 Januari 2011 (―Penggabungan"). Pada tanggal 15
November 2019, Pemegang Saham CAP melalui RUPSLB dan pemegang saham PBI melalui Keputusan Edaran
Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham No. 004/LGL PBI/SH RES/XI/2019, telah menyetujui
rencana penggabungan antara CAP dengan PBI dimana CAP menjadi perusahaan penerima penggabungan
(―Penggabungan PBI‖). Sehubungan dengan Penggabungan PBI, CAP dan PBI juga telah menandatangani
akta penggabungan sebagaimana ternyata dalam Akta Penggabungan No. 76 tanggal 15 November 2019,
dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang telah diberitahukan kepada
Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Penggabungan Perseroan No.
AHU-AH.01.10-0010288 tanggal 22 November 2019 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada
Kemenkumham dibawah No. AHU-0025871.AH.01.02.Tahun 2019 tanggal 22 November 2019. Penggabungan
tersebut telah berlaku secara efektif pada tanggal 1 Januari 2020. Pada tanggal 7 Desember 2020, Pemegang
Saham CAP melalui RUPSLB dan pemegang saham PT Styrindo Mono Indonesia (‖SMI‖) melalui Keputusan
Edaran Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham No. 004/LGL SMI/SH RES/XII/2020, telah
menyetujui rencana penggabungan antara CAP dengan SMI dimana CAP menjadi perusahaan penerima
penggabungan (―Penggabungan SMI‖). Sehubungan dengan Penggabungan SMI, CAP dan SMI juga telah
menandatangani akta penggabungan sebagaimana ternyata dalam Akta Penggabungan No. 48 tanggal 7
Desember 2020, dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang telah diberitahukan
kepada Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Penggabungan Perseroan
No. AHU-AH.01.10-0012537 tanggal 11 Desember 2020 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada
Kemenkumham di bawah No. AHU-0082566.AH.01.02.TAHUN 2020 tanggal 11 Desember 2020. Penggabungan
tersebut telah berlaku secara efektif pada tanggal 1 Januari 2021.

Berdasarkan anggaran dasar CAP, kegiatan usaha CAP adalah dalam bidang industri pengolahan, perdagangan
besar serta aktivitas konsultasi manajemen. CAP memiliki 3 (tiga) Perusahaan Anak, yakni CATCO, RPU, dan
CAP-2. CATCO adalah Perusahaan Anak yang memiliki kegiatan usaha di bidang perdagangan. RPU
menyediakan jasa tangki penyimpanan dan jasa pengangkutan dengan saluran pipa dan jasa pengelolaan
dermaga. Sedangkan CAP-2 bergerak dalam bidang industri pengolahan dan perdagangan besar dan saat ini
belum menjalankan kegiatan operasionalnya secara komersial.

Perubahan anggaran dasar terakhir CAP adalah sebagaimana termuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat
Perubahan Anggaran Dasar No. 92 tanggal 15 April 2021, yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H.,
M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah mendapatkan persetujuan Menkumham berdasarkan Surat
Persetujuan No. AHU-00240021.AH.01.02.TAHUN 2021 tanggal 21 April 2021 yang telah didaftarkan dalam
Daftar Perseroan pada Kemenkumham di bawah No. AHU-0073001.AH.01.11.Tahun 2021 tanggal 21 April 2021
(―Akta No. 92/2021‖). Berdasarkan Akta No. 92/2021, para Pemegang Saham CAP telah menyetujui untuk
mengubah ketentuan Pasal 3 ayat (2) anggaran dasar CAP untuk menambahkan Klasifikasi Baku Lapangan
Usaha Indonesia No. 20131. Hal tersebut tidak bertujuan untuk menambah kegiatan usaha CAP yang telah ada
namun semata-mata untuk mewujudkan kesamaan persepsi, tata laksana koordinasi, integrasi dan sinkronisasi
referensi usaha, dan selanjutnya menyatakan kembali seluruh anggaran dasar CAP.

CAP memiliki 2 pabrik yang terletak di Jl. Raya Anyer Km. 123, Ciwandan, Cilegon, Banten 42447 dan Jl. Raya
Bojonegara, Desa Mangunreja, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Banten 42456.




                                                       90
Page 115
  Kegiatan Usaha

  CAP merupakan produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia dan mengoperasikan satu-satunya pabrik
  naphtha cracker, styrene monomer dan butadiene di Indonesia. CAP juga merupakan penghasil polypropylene
  terbesar dan produsen polyethylene utama di Indonesia.

  CAP memproduksi produk-produk berikut ini:
    olefins yang terdiri dari ethylene dan propylene serta produk sampingannya, seperti Pygas dan Mixed C4;
    polyolefins yang terdiri dari polyethylene dan polypropylene;
    styrene monomer serta produk sampingannya, seperti ethyl benzene, toluene dan campuran benzene
     toluene; dan
    butadiene serta produk sampingannya, seperti raffinate.
    Butene-1 dan Methyl Tertiary Butyl Ether (MTBE)

  Berdasarkan anggaran dasar CAP, kegiatan usaha CAP adalah dalam bidang industri pengolahan, perdagangan
  besar serta aktivitas konsultasi manajemen. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut dalam butir di atas
  CAP dapat melaksanakan kegiatan usaha utama sebagai berikut:

  1.   melaksanakan industri kimia dasar organik yang bersumber dari minyak bumi, gas alam, dan batu bara;
  2.   melakukan usaha pembuatan damar buatan dan bahan baku plastik (bijih plastik murni);
  3.   melakukan perdagangan besar bahan bakar padat, cair, dan gas dan produk yang berhubungan dengan itu;
  4.   melakukan perdagangan besar bahan dan barang kimia dasar;
  5.   melakukan perdagangan besar karet dan plastik dalam bentuk dasar;
  6.   melakukan aktivitas konsultasi manajemen lainnya.

  Kegiatan usaha penunjang yang mendukung kegiatan usaha utama diatas adalah sebagai berikut:

  1.   Menyelenggarakan pengangkutan melalui angkutan bermotor untuk barang umum dan barang khusus serta
       angkutan melalui saluran pipa untuk menjamin kesinambungan pengiriman hasil industri kepada konsumen;
  2.   Melakukan kegiatan memuat dan membongkar barang serta bongkar muat kapal;
  3.   Real estat yang dimiliki sendiri atau disewa, yang mencakup usaha untuk menyediakan jasa kepada pihak
       lain yang memanfaatkan aset yang dimiliki oleh CAP di bidang industri, termasuk jasa penyewaan lahan,
       jasa perawatan dan jasa lainnya yang berkaitan dengan industri petrokimia;
  4.   Melakukan aktivitas pergudangan dan penyimpanan barang sementara terkait dengan produksi industri
       petrokimia sebelum barang dikirim ke tujuan akhir dengan tujuan komersial;
  5.   Melakukan aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi mesin dan peralatan industri; dan
  6.   Kegiatan usaha lainnya di bidang industri petrokimia yang mendukung kegiatan usaha utama CAP sesuai
       dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

  Struktur Permodalan dan Pemegang Saham

  Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 83 tanggal 29
  September 2017, dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah diberitahukan kepada
  Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No.
  AHU-AH.01.03-0176068 tanggal 29 September 2017 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada
  Kemenkumham di bawah No. AHU-0121662.AH.01.11.Tahun 2017 tanggal 29 September 2017 juncto Akta
  Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 7 tanggal 6 November 2017, dibuat di
  hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah diberitahukan kepada Menkumham sebagaimana
  ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0188468
  tanggal 7 November 2017 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkumham di bawah No.
  AHU-0140633.AH.01.11.Tahun 2017 tanggal 7 November 2017 dan Daftar Pemegang Saham CAP per 31 Mei
  2021 yang dikeluarkan oleh PT Raya Saham Registra selaku Biro Administrasi Efek CAP, struktur permodalan
  dan susunan pemegang saham CAP adalah sebagai berikut:

                                                        Nilai Nominal Rp200 per saham
           Uraian dan Keterangan                                                                       (%)
                                                   Jumlah Saham            Jumlah Nominal (Rp)
Modal Dasar                                             61.323.928.320           12.264.785.664.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
  Perseroan*                                                7.469.417.600         1.493.883.520.000    41,88
  SCG Chemicals Company Limited                             5.451.715.305         1.090.343.061.000    30,57
  Prajogo Pangestu                                          2.377.381.195           475.476.239.000    13,33
  Marigold Resources Pte. Ltd.                                846.810.930           169.362.186.000    4,75
  Erwin Ciputra (Presiden Direktur)                            29.935.200             5.987.040.000    0,17
  Lim Chong Thian (Direktur)                                      243.775                48.755.000    0,00
  Fransiskus Ruly Aryawan                                          82.500                16.500.000    0,00
  Baritono Prajogo Pangestu                                        24.500                 4.900.000    0,00
  Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)                    1.657.909.255           331.581.851.000    9,30
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                 17.833.520.260         3.566.704.052.000   100,00
Saham dalam Portepel                                       43.490.408.060         8.698.081.612.000



                                                      91
Page 116
*) Per tanggal 31 Mei 2021, Perseroan memiliki 7.469.417.600 saham dalam CAP. Saham-saham Perseroan di CAP sedang digadaikan kepada Bangkok Bank
   Public Company Limited, sebagai berikut (i) 530.000.000 saham berdasarkan Akta Perjanjian Gadai Atas Saham No. 135 tanggal 19 Desember 2019, yang
   dibuat di hadapan Mala Mukti, S. H., LL.M., Notaris di Jakarta dan Surat Pemberitahuan Gadai dari Perseroan kepada CAP pada tanggal 19 Desember
   2019, serta gadai saham tambahan atas 100.000.000 saham Perseroan di CAP berdasarkan Surat Pemberitahuan Gadai dari Perseroan kepada CAP pada
   tanggal 27 Februari 2020 serta gadai saham tambahan atas 400.000.000 saham Perseroan di CAP berdasarkan Surat Pemberitahuan Gadai dari Perseroan
   kepada CAP pada tanggal 24 Maret 2020 dan (ii) 1.200.000.000 saham berdasarkan Akta Perjanjian Gadai Atas Saham No. 08 tanggal 5 Agustus 2020,
   yang dibuat di hadapan Mala Mukti, S.H., LL.M., Notaris di Jakarta dan Surat Pemberitahuan Gadai Atas Saham tanggal 5 Agustus 2020 dari Perseroan
   kepada CAP.

Pengurusan dan Pengawasan

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar No. 92 tanggal 15 April 2021, yang
dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan (―Akta No. 92/2021‖), susunan
Dewan Komisaris dan Direksi CAP terakhir adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
                   *)
Presiden Komisaris                       :     Djoko Suyanto
                         *)
Wakil Presiden Komisaris                 :     Tan Ek Kia
Komisaris Independen                     :     Ho Hon Cheong
Komisaris                                :     Lim Chong Thian
Komisaris                                :     Agus Salim Pangestu
Komisaris                                :     Thammasak Sethaudom
Komisaris                                :     Tanawong Areeratchakul

Direksi
Presiden Direktur                        :     Erwin Ciputra
Wakil Presiden Direktur                  :     Chatri Eamsobhana
Wakil Presiden Direktur                  :     Baritono Prajogo Pangestu
Direktur                                 :     Andre Khor Kah Hin
Direktur                                 :     Somkoun Sriwattagaphong
Direktur                                 :     Fransiskus Ruly Aryawan
Direktur                                 :     Suryandi
*)
     Merangkap sebagai Komisaris Independen

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan berdasarkan Akta No. 92/2021 telah diberitahukan kepada
Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No.
AHU-AH.01.03-0250180 tanggal 21 April 2021 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada
Kemenkumham di bawah No. AHU-0073001.AH.01.11.TAHUN 2021 tanggal 21 April 2021.

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi CAP sebagaimana di atas berlaku sampai penutupan RUPS Tahunan
CAP yang diadakan pada tahun 2024.

Ikhtisar Data Keuangan Penting

Tabel berikut ini menyajikan ikhtisar keuangan CAP dan Perusahaan Anak berdasarkan laporan keuangan
konsolidasian CAP dan Perusahaan Anak untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2020 dan 2019.


Laporan Posisi Keuangan
                                                                                                                             (dalam jutaan US$)
                                                                                                  31 Desember
                         Keterangan
                                                                                  2020                                      2019
     Jumlah Aset                                                                               3.593,7                                   3.451,2
     Jumlah Liabilitas                                                                         1.782,3                                   1.690,2
     Jumlah Ekuitas                                                                            1.811,4                                   1.761,0

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain

                                                                                                                             (dalam jutaan US$)
                                                                                                  31 Desember
                         Keterangan
                                                                                  2020                                      2019
     Pendapatan                                                                                1.806,4                                   1.881,0
     Beban Pokok Pendapatan                                                                    1.641,3                                   1.709,9
     Laba Kotor                                                                                  165,1                                     171,1
     Laba Tahun Berjalan                                                                          51,5                                      23,6
     Jumlah Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan                                               51,7                                      24,2




                                                                        92
Page 117
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2019

Pendapatan CAP mengalami penurunan sebesar US$ 74,5 juta atau 4,0% dari US$ 1.881,0 juta untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 menjadi US$ 1.806,4 juta untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020. Hal ini terutama disebabkan oleh menurunnya permintaan pasar domestik dan luar
negeri pada kuartal pertama pada tahun 2020 yang disebabkan oleh pandemi COVID-19, serta adanya
penurunan harga jual produk yang mengikuti ICIS.

Beban pokok pendapatan CAP mengalami mengalami penurunan sebesar US$ 68,6 juta atau 4,0% dari US$
1.709,9 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 menjadi US$ 1.641,3 juta untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Hal ini terutama disebabkan oleh yang terutama disebabkan
oleh adanya penurunan operating rate yang disebabkan oleh adanya pandemi COVID-19 pada kuartal pertama
di tahun 2020 dan penurunan konsumsi naphtha, yang merupakan bahan baku utama. Harga rata-rata Naphtha
per ton, yang berkaitan dengan harga minyak mentah Brent, mengalami penurunan sebesar 23,71% menjadi
USD 413,74 dari USD 542,30 diimbangi dengan kenaikan konsumsi Naphtha sebesar 20,31%, Di sisi lain, biaya
rata-rata per ton Benzene, yang merupakan bahan baku utama untuk Styrene Monomer, mengalami penurunan
pada 2020 sebesar 21,50% menjadi USD 515,07 dibandingkan USD 656,15 pada tahun 2019. Selain itu, jumlah
konsumsi Benzene juga mengalami penurunan sebesar 30,42%.

Laba kotor CAP mengalami penurunan sebesar USD 6,0 juta atau 3,5% dari US$ 171,1 juta untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 menjadi US$ 165,1 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2020. Hal ini terutama disebabkan oleh adanya penurunan harga jual rata-rata produk Perseroan dan
Perusahaan Anak pada semester pertama tahun 2020 dan adanya pandemi COVID-19 yang mengakibatkan
penurunan pada jumlah pendapatan pada tahun berjalan.

Laba tahun berjalan CAP mengalami peningkatan sebesar peningkatan sebesar US$ 27,9 juta atau sebesar
118,0% dari US$ 23,6 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 menjadi US$ 51,5 juta
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Hal ini terutama disebabkan oleh adanya perubahan
tarif pajak badan perseroan dari 25% menjadi 22% serta penurunan beban umum dan administrasi sebesar USD
9.301 ribu dan peningkatan pada keuntungan lain-lain bersih sebesar USD 11.838 ribu, diimbangi oleh
peningkatan pada beban penjualan, beban keuangan dan kerugian atas selisih kurs mata uang asing.

2.   Star Energy Group Holdings Pte. Ltd (“SEGHPL”)

SEGHPL adalah perusahaan terbatas yang didirikan dan berdomisili di Singapura, berdasarkan hukum
Singapura terdaftar dengan no registrasi 201208322M. SEGHPL memiliki kantor terdaftar pada 120 Robinson
Road, #08-01, Singapura 068913.

Kegiatan Usaha

Kegiatan usaha yang dijalankan oleh SEGHPL saat ini adalah bergerak di bidang investasi (investment holding).

Struktur Permodalan dan Pemegang Saham

Struktur permodalan dan pemegang saham SEGHPL pada saat Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai
berikut:

                                                                                       Nilai
                       Keterangan                           Jumlah Saham                               %
                                                                                      (USD)
  1. PT Barito Pacific Tbk                                         501.591              496.682.153     66,67
  2. BCPG Public Company Limited                                   250.801              253.400.514     33,33
 Jumlah                                                            752.392              750.082.667    100,00

Pengurusan dan Pengawasan

Susunan Direksi SEGHPL pada saat Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:

Direksi
Direktur                      :     Chaiwat Kovavisarach
Direktur                      :     Bundit Sapianchai
Direktur                      :     Agus Salim Pangestu
Direktur                      :     Tan Ek Kia
Direktur                      :     Rudy Suparman
Direktur                      :     Hendra Soetjipto Tan




                                                     93
Page 118
Ikhtisar Data Keuangan Penting

Tabel berikut ini menyajikan ikhtisar keuangan SEGHPL dan Perusahaan Anak berdasarkan laporan keuangan
konsolidasian Star Energy dan Perusahaan Anak untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2020 dan 2019.

Laporan Posisi Keuangan
                                                                                                        (dalam jutaan US$)
                                                                                  31 Desember
                         Keterangan
                                                                     2020                              2019
     Jumlah Aset                                                                3.332,0                           3.227,1
     Jumlah Liabilitas                                                          2.490,9                           2.343,2
     Jumlah Ekuitas                                                               841,1                             883,9

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
                                                                                                        (dalam jutaan US$)
                                                                                   31 Desember
                          Keterangan
                                                                        2020                            2019
     Pendapatan                                                                     520,6                          513,5
     Beban Pokok Pendapatan dan Beban Langsung                                       96,7                          100,0
     Laba Kotor                                                                     423,9                          413,5
     Laba Tahun Berjalan                                                            116,3                          126,1
     Jumlah Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan                                 120,1                          110,5

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2019

Pendapatan bersih SEGHPL mengalami peningkatan sebesar US$ 7,2 juta atau 1,4% dari US$ 513,5 juta untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 menjadi US$ 520,6 juta untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh adanya peningkatan kapasitas listrik yang
dihasilkan.

Beban pokok pendapatan SEGHPL mengalami penurunan sebesar US$ 3,3 juta atau 3,3% dari US$ 100,0 juta
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 menjadi US$ 96,7 juta untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2020. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh adanya cost-efficiency terkait beban
pokok penjualan.

Laba kotor SEGHPL mengalami peningkatan sebesar US$ 10,5 juta atau 2,5% dari US$ 413,5 juta untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 menjadi US$ 423,9 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh peningkatan kapasitas listrik yang dihasilkan dan
cost efficiency atas beban pokok.

Laba tahun berjalan SEGHPL mengalami mengalami penurunan sebesar US$ 9,8 juta atau 7,8% dari US$ 126,1
juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 menjadi US$ 116,3 juta untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh peningkatan beban
keuangan.

I.      DOKUMEN PERIZINAN PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan dan Perusahaan Anak yang dimiliki lebih dari 50% dan
melakukan kegiatan operasional, telah memiliki izin-izin penting antara lain sebagai berikut:

No.         Perusahaan        Izin Operasional
1.          Perseroan         -    Nomor Induk Berusaha No. 8120216023801 tanggal 31 Oktober 2018 yang diubah terakhir
                                   kali tanggal 19 Oktober 2020 yang dikeluarkan Pemerintah Republik Indonesia c.q Lembaga
                                   Pengelola dan Penyelenggara OSS selama Perseroan menjalankan kegiatan usaha sesuai
                                   ketentuan perundang-undangan
                              -    Nomor Pokok Wajib Pajak No. No. 01.124.461.3-054.001 yang dikeluarkan Direktorat
                                   Jenderal Pajak, Kantor Pelayanan Pajak Perusahaan Go Public
                              -    Nomor Pokok Wajib Pajak No. No. 01.124.461.3-054.001 yang dikeluarkan Direktorat
                                   Jenderal Pajak, Kantor Pelayanan Pajak Banjarmasin
                              -    Surat Izin Usaha Perdagangan No. 50/AC.1/CAB/31.73/1.824.271/2018 tanggal 21
                                   November 2018 yang dikeluarkan Kepala Unit Pelaksana Pelayanan Terpadu Satu Pintu
                                   Kota Administrasi Jakarta Barat dan berlaku 5 tahun sampai dengan 24 Agustus 2021
                              -    Surat Izin Usaha Perdagangan No. 503/015-069/16-06/PB/KPT/VIII/2016 tanggal 22 Agustus
                                   2016 yang dikeluarkan oleh Bupati Barito Kuala yang berlaku sampai dengan 24 Agustus
                                   2021
                              -    Surat Keterangan Tempat Usaha No. 503-2319-Offline/STU-Mantab_VIII.C19-
                                   Pj/DPMPTSP/2020 tanggal 12 Agustus 2020 untuk kantor Perseroan yang beralamat di Jl
                                   Kapten Piere Tendean No. 99, Kelurahan Gadang, Kecamatan Banjarmasin Tengah 70231.




                                                             94
Page 119
      No.       Perusahaan         Izin Operasional
                                         Izin ini berlaku dari tanggal 18 April 2020 sampai dengan tanggal 18 April 2021
                                   -     Keputusan Kepala BKPM No. 142/I/PMDN/1982, tanggal 18 Agustus 1982 tentang
                                         Persetujuan Tetap Penanaman Modal Dalam Negeri.
                                   -     Keputusan Kepala BKPM No. 134/T/KEHUTANAN/1990 tentang Pemberian Izin Usaha.
                                   -     Keputusan Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal No. 170/T/KEHUTANAN/92 tanggal 5
                                         Juni 1992 Tentang Pemberian Izin Usaha Tetap.
                                   -     Izin Lingkungan yang dikeluarkan oleh Lembaga Pengelola dan Penyelenggara OSS tanggal
                                         29 Mei 1995
      2.        CAP               -     NIB No. 8120011061265 tanggal 16 Oktober 2018 yang dikeluarkan oleh Lembaga Pengelola
                                        dan Penyelenggara Online Single Submission (―Lembaga OSS‖), sebagaimana diubah
                                        terakhir kali dengan Perubahan ke-14 tanggal 27 April 2021. Berlaku selama CAP
                                        menjalankan kegiatan usaha sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
                                  -     Surat Keterangan Komitmen No. 570/13-SKK.IO/DPMPTSP/XI/2019 tanggal 28 Nopember
                                        2019 yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu
                                        Pintu Provinsi Banten, CAP telah memenuhi komitmen yang dimohonkan. Berlaku selama 5
                                        tahun atau sampai dengan 27 Nopember 2025.
                                  -     Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) yang dikeluarkan pada tanggal 3 Nopember 2014 dan
                                        Perubahan ke-14 tanggal 27 April 2021 oleh Lembaga OSS. Berlaku seterusnya selama CAP
                                        masih melakukan kegiatan usaha.
                                  -     Izin Usaha Industri yang dikeluarkan pada tanggal 18 Februari 2020, terakhir diubah dengan
                                        perubahan ke 14 tanggal 27 April 2021 yang dikeluarkan oleh Lembaga OSS. Berlaku
                                        seterusnya selama CAP masih melakukan kegiatan usaha.
                                  -     Surat Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut No. BX-91/PP 008 tanggal 13 April
                                        2018 tentang Persetujuan Pengelolaan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri di dalam Daerah
                                        Lingkungan Kerja dan Daerah Lingkungan Kepentingan Pelabuhan Banten Guna Menunjang
                                        Kegiatan Usaha di Bidang Industri Kimia Dasar Organik yang Bersumber dari Minyak Bumi,
                                        Gas Alam dan Batubara. Berlaku selama 10 tahun sampai dengan tanggal 13 April 2028 dan
                                        dapat diperpanjang selama memenuhi persyaratan.
                                  -     Surat Pemberitahuan Melakukan Kegiatan Usaha No. AL.002/7/6/KSOP.Btn-20 tanggal 13
                                        Mei 2020 yang dikeluarkan oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan
                                        Kelas I Banten. Berlaku sampai dengan 13 Mei 2021.

                                         Sehubungan dengan masa berlaku izin yang telah habis, CAP melalui suratnya dengan No.
                                         PLD-CRS/21-028 perihal Permohonan Perpanjangan Izin Usaha Bongkar Muat tertanggal 1
                                         April 2021 yang ditujukan kepada Kepala Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan Banten
                                         dan telah diterima berdasarkan tanda terima tertanggal 1 April 2021, telah mengirimkan
                                         permohonan perpanjangan atas izin tersebut.

                                  -      Keputusan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Provinsi
                                         Banten No. 570/05/ILH.BKMPT/I/2016 tanggal 31 Januari 2016 tentang Pemberian Izin
                                         Lingkungan Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pabrik Ethylene, Polyethylene dan
                                         Polypropylene di Kota Cilegon Provinsi Banten sebagaimana terakhir kali diubah dengan
                                         Keputusan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi
                                         Banten No. 570/1/ILH.DPMPTSP/I/2018 tanggal 30 Januari 2018 tentang Perubahan Kedua
                                         Izin Lingkungan atas Keputusan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan
                                         Terpadu Provinsi Banten No. 570/06-ILH.BKMPT/VI/2015 tentang Izin Lingkungan Rencana
                                         Peningkatan Kapasitas Ethylen, Polyethlene dan Polypropylene di Kota Cilegon, Provinsi
                                         Banten. Berlaku selama CAP masih menjalankan kegiatan usahanya.
                                  -      Izin Lingkungan yang diterbitkan oleh Lembaga Online Single Submission pada tanggal 3
                                         November 2020 melalui Gubernur Banten.


      J.     TRANSAKSI DENGAN PIHAK TERAFILIASI

      Dalam melakukan kegiatan usahanya, Perseroan dan Perusahaan Anak melakukan transaksi-transaksi dengan
      pihak-pihak yang memiliki hubungan Afiliasi. Manajemen memiliki kebijakan bahwa transaksi dengan pihak-pihak
      yang memiliki hubungan Afiliasi dilakukan dengan syarat dan kondisi yang normal (arm’s length basis)
      sebagaimana halnya jika dilakukan dengan pihak ketiga. Berikut ini merupakan ringkasan dari transaksi–
      transaksi dengan pihak-pihak yang memiliki hubungan afiliasi:

No.        Nama Perjanjian       Pihak               Deskripsi Singkat            Jangka Waktu      Hubungan Afiliasi      Nilai
                                                                                                                           Perjanjian
Perseroan
1.      Perjanjian      Sewa-    a.   Perseroan;     GI sebagai pemberi sewa      Sampai dengan     Perseroan              Per   meter
        Menyewa        Wisma     b.   GI.            melakukan                    tanggal 30 Juni   merupakan              sebesar Rp
        Barito Pacific Jakarta                       perjanjianmenyetujui untuk   2021.             pemegang      saham    110.000 per
        tanggal 1 Januari                            melakukan            sewa                      GI                     bulan
        2014 sebagaimana                             menyewakan ruang kantor
        telah diubah terakhir                        dengan          Perseroan
        kali           dengan                        sebagai     penyewa     di
        Perubahan                                    Wisma Barito Pacific, Jl.
        (Perpanjangan)                               Let. Jend. S. Parman Kav.
        Perjanjian       Sewa                        62-62, Jakarta.




                                                                   95
Page 120
No.   Nama Perjanjian        Pihak              Deskripsi Singkat            Jangka Waktu          Hubungan Afiliasi      Nilai
                                                                                                                          Perjanjian
      Menyewa      Wisma
      Barito tanggal    31
      Desember 2020
2.    Shareholder Support    a.   Perseroan,    Perjanjian ini mengatur      Sejak 15 Juli         BWL     dan     BWT    Tidak diatur
      Agreement tanggal           sebagai       kesanggupan            dan   2020      sampai      merupakan
      15 Juli 2020                Sponsor;      kewajiban            Pihak   dengan tanggal        perusahaan
                             b.   PT Indo       Pemegang Saham untuk         penyelesaian,         terkendali Perseroan
                                  Raya          memberikan      dukungan     yaitu      ketika,
                                  Tenaga        dalam bentuk kontribusi      antara        lain,
                                                ekuitas kepada IRT atas      proyek      PLTU
                                  (―IRT‖)
                                                segala     biaya      yang   Jawa 9&10 telah
                                  sebagai
                                                ditimbulkan atau yang        operasional dan
                                  Penerima      akan ditimbulkan oleh        kewajiban para
                                  Pinjaman;     Penerima         Pinjaman    pihak      dalam
                             c.   PT Barito     sehubungan         dengan    Perjanjian
                                  Wahana        pengembangan,                Ketentuan
                                  Lestari       pembiayaan, rancangan,       Umum         telah
                                  (―BWL‖)       rekayasa,     pengadaan,     terpenuhi
                                  selanjutnya   konstruksi dan uji coba
                                  bersama-      proyek PLTU Jawa 9&10
                                  sama
                                  dengan
                                  Perseroan
                                  disebut
                                  ―Pihak
                                  Pemegang
                                  Saham
                                  (Barito)‖;
                             d.   PT Barito
                                  Wahana
                                  Tenaga
                                  (―BWT‖)
                                  selanjutnya
                                  bersama-
                                  sama
                                  dengan
                                  BWL
                                  disebut
                                  ―Pihak
                                  Pemegang
                                  Saham‖;
                             e.   DBS Bank
                                  Ltd sebagai
                                  Agen
                                  Fasilitas
                                  Global;
                             f.   PT Bank
                                  Mandiri
                                  (Persero)
                                  Tbk
                                  sebagai
                                  Agen
                                  Jaminan
                                  Dalam
                                  Negeri; dan
                             g.   DBS Bank
                                  Ltd sebagai
                                  Agen
                                  Jaminan
                                  Luar Negeri
3.    Shareholders Loan      a.   Perseroan     Perseroan setuju untuk       60 bulan setelah      IRT     merupakan      USD
      tanggal 15 Juli 2020        sebagai       memberikan      pinjaman     tanggal               entitas   asosiasi     252.754.500
                                  Pemberi       kepada    IRT     dengan     perjanjian    ini     Perseroan
                                  Pinjaman;     jumlah       keseluruhan     yaitu      pada
                             b.   IRT           sebesar USD 252.754.500      tanggal 15 Juli
                                  sebagai                                    2025
                                  Penerima
                                  Pinjaman.




                                                              96
Page 121
No.   Nama Perjanjian          Pihak              Deskripsi Singkat                Jangka Waktu         Hubungan Afiliasi      Nilai
                                                                                                                               Perjanjian
CAP
1.    Perjanjian       Sewa     a.     CAP; dan   GI       setuju      untuk       Sampai dengan        CAP       dan     GI   Per    meter
      Menyewa        Wisma      b.     GI.        menyewakan dan CAP               tanggal 30 Juni      merupakan              sebesar Rp
      Barito Pacific Jakarta                      setuju untuk menyewa             2021.                perusahaan             145.200 per
      tanggal 1 Juli 2016                         ruang    dan     bangunan                             terkendali Perseroan   bulan (untuk
      sebagaimana terakhir                        kepada GI dengan rincian                                                     ruangan
      kali diubah dengan                          sebagai berikut:                                                             selain
      Amandemen                                   a. Lokasi: Lantai 2, 5, 7                                                    gudang),
      Keenam Perjanjian                                Tower A dan Lantai 2                                                    dan sebesar
      Sewa        Menyewa                              Tower B                                                                 Rp 135.200
      Wisma Barito Pacific                        b. Total              area                                                   per    bulan
      Jakarta tanggal 1 Juli                           disewakan: Lantai 2                                                     untuk
      2020                                             Tower A (820,22 m²),                                                    gudang
                                                       Lantai 5 Tower A
                                                       (714,01 m²), Lantai 7
                                                       Tower A (656,51 m²),
                                                       Lantai 2 Tower B
                                                       (753,04 m²), Gudang
                                                       (17,10     m²),   dan
                                                       Lantai 7 Tower B
                                                       (285,99 m²)
                                                  c. Total      Area    yang
                                                       Disewakan: 3.248,58
                                                       m²,

                                                  yang terletak di Wisma
                                                  Barito Pacific yang terletak
                                                  di Kavling 62-63 Jalan S.
                                                  Parman,        Jakarta     dan
                                                  dimiliki oleh GI.
2.    Perjanjian     Induk     a.    CAP; dan     CAP menunjuk CATCO               Perjanjian           CAP dan CATCO          berdasarkan
      Untuk      Penjualan     b.    CATCO        untuk memasarkan produk          berlaku     sejak    merupakan              harga pasar
      Produk Ekspor dan                           polimer               dan/atau   tanggal         1    perusahaan             dan
      Pembelian     Bahan                         monomer yang diproduksi          Desember 2020        terkendali Perseroan   berdasarkan
      Baku tanggal 24                             oleh       CAP,      termasuk    dan akan tetap                              arms-length,
      Maret 2021                                  namun tidak terbatas pada        berlaku kecuali                             dan
                                                  polyethlene, polipropilena,      diakhiri CAP dan                            ditentukan
                                                  styrene             monomer,     CATCO sesuai                                dalam
                                                  raffinate,         butadiene,    dengan                                      Perjanjian
                                                  pygas, MTBE dan Butene-          ketentuan                                   Produk
                                                  1      (―Produk      Ekspor‖)    pengakhiran                                 Ekspor dan
                                                  diluar Republik Indonesia,       perjanjian.                                 Perjanjian
                                                  berdasarkan syarat dan                                                       Bahan Baku
                                                  ketentuan                dalam
                                                  perjanjian. Lebih lanjut,
                                                  CATCO         juga     sepakat
                                                  untuk menjual dan CAP
                                                  Sepakat untuk membeli
                                                  bahan baki sebagaimana
                                                  dibutuhkan       oleh     CAP
                                                  untuk            produksinya,
                                                  termasuk namun tidak
                                                  terbatas pada naphtha,
                                                  porpilena, benzene dan
                                                  mixed xylene (―Bahan
                                                  Baku‖)       yang      CATCO
                                                  peroleh dari pemasoknya.
                                                  CAP dan CATCO akan
                                                  mengadakan          perjanjian
                                                  jual beli khusus untuk
                                                  setiap dan masing-masing
                                                  (i)      transaksi      Produk
                                                  Ekspor yang dilakukan
                                                  CATCO                      dan
                                                  pelanggannya dan (ii)
                                                  transaksi Bahan Baku
                                                  yang dilakukan antara
                                                  CATCO dan pemasoknya.
3.    Shared Utilities and     a.    CAP; dan     CAP            dan         SRI   Perjanjian     ini   CAP           adalah   HP Steam: (A +
                                                                                                                               B – C)
      Facilities    Services   b.    SRI.         menandatangani                   terus     berlaku    perusahaan
      Agreement tanggal                           perjanjian       penggunaan      hingga diakhiri      terkendali Perseroan   A     =    biaya
      17       Juni    2013                       utilitas dan fasilitas secara    berdasarkan          dan SRI adalah         variabel
      sebagaimana terakhir                        bersama-sama,          dimana    kesepakatan          entitas asosiasi CAP   B = biaya tetap




                                                                  97
Page 122
No.   Nama Perjanjian         Pihak           Deskripsi Singkat               Jangka Waktu       Hubungan Afiliasi      Nilai
                                                                                                                        Perjanjian
      kali telah diubah                       berdasarkan       perjanjian,   bersama     dari
                                                                                                                        C= Condensate
      berdasarkan     Third                   CAP dan PBI akan                para pihak.                               return Credit
      Amendment          to                   berbagi    fasilitas     dan                                              Penggunaan
      Shared Utilities and                    menyediakan jasa untuk                                                    Jetty         dan
                                                                                                                        Gudang
      Facilities   Services                   SRI untuk mendukung                                                       Penyimpanan :
      Agreement tanggal 1                     kegiatan    usaha        dan                                              (A x 10 x α) + (B
      Juli 2019                               operasional SRI, berupa                                                   x 5 x α)
                                              antara lain HP Steam,                                                     A      =    biaya
                                              dermaga dan gudang                                                        variabel    untuk
                                              penyimpanan,                                                              jetty dan gudang
                                                                                                                        penyimpanan
                                              pembuangan           limbah,                                              yang       sesuai
                                              akses jalan, dan lain-lain                                                dengan kuantitas
                                              (―Jasa‖).                                                                 Butadiene yang
                                                                                                                        dibongkarmuat
                                                                                                                        dari        kapal
                                                                                                                        dikalikan dengan
                                                                                                                        unit charge per
                                                                                                                        MT

                                                                                                                        B      =    biaya
                                                                                                                        variabel sesuai
                                                                                                                        dengan kuantitas
                                                                                                                        Butadiene yang
                                                                                                                        ditransfer ke SRI
                                                                                                                        dikalikan dengan
                                                                                                                        unit charge per
                                                                                                                        MT
                                                                                                                        α = kurs rata-
                                                                                                                        rata dari kurs
                                                                                                                        transaksi valuta
                                                                                                                        asing untuk dolar
                                                                                                                        Amerika Serikat /
                                                                                                                        rupiah Indonesia
                                                                                                                        yang diterbitkan
                                                                                                                        oleh         Bank
                                                                                                                        Indonesia pada
                                                                                                                        tanggal
                                                                                                                        penagihan.

                                                                                                                        Klinik
                                                                                                                        Kesehatan,
                                                                                                                        Ambulans, dan
                                                                                                                        Masjid:      Rp
                                                                                                                        25.000.000,00
                                                                                                                        per bulan.

                                                                                                                        Fasilitas Dapur:
                                                                                                                        20% dari biaya
                                                                                                                        makanan      per
                                                                                                                        orang      yang
                                                                                                                        dibebankan oleh
                                                                                                                        penyedia    jasa
                                                                                                                        kantin SRI
                                                                                                                        Jasa Pekerjaan
                                                                                                                        Umum:         Rp
                                                                                                                        30.609.09,001
                                                                                                                        per bulan

                                                                                                                        Pembuangan Air
                                                                                                                        Limbah         dan
                                                                                                                        Debit Air Lebih:
                                                                                                                        Rp 7.310.792,00
                                                                                                                        per bulan
                                                                                                                        Akses       Jalan:
                                                                                                                        biaya listrik atas
                                                                                                                        jalan sebesar Rp
                                                                                                                        2.000.000,00 per
                                                                                                                        bulan        harus
                                                                                                                        dibayar oleh SRI
                                                                                                                        kepada CAP.
                                                                                                                        Pasokan air: (a)
                                                                                                                        USD 1,1/Meter
                                                                                                                        kubik    sebelum
                                                                                                                        pengoperasian
                                                                                                                        unit    desalinasi
                                                                                                                        dan (b) USD
                                                                                                                        1,3/Meter kubik
                                                                                                                        sesudah
                                                                                                                        pengoperasian
                                                                                                                        unit desalinasi.
4.    Agreement for Sale      a.   CAP; dan   CAP      sepakat    untuk       akan       terus   CAP           adalah   Produk        akan
                                                                                                                        dijual oleh CAP
      and Purchase for        b.   SRI        menjual Butadiene kepada        berlaku kecuali    perusahaan             kepada         SRI
      Butadiene tanggal 17                    SRI untuk mendukung             diakhiri    oleh   terkendali Perseroan   berdasarkan
      Juni           2013                     kegiatan operasional SRI        para pihak atas    dan SRI adalah         harga       pasar.
                                                                                                                        Harga tersebut
      sebagaimana telah                       sehari-hari,      dimana        dasar              entitas asosiasi CAP   dihitung       per
      diubah berdasarkan                      penjualan       Butadiene       kesepakatan                               bulannya per ton
      First Amendment of                      kepada SRI dilakukan            bersama     atau                          Produk dengan
                                                                                                                        menggunakan
      Agreement for Sale                      secara non-eksklusif, dan       sampai diakhiri                           Formula Harga
      and Purchase of                         SRI     sepakat     untuk       sesuai dengan                             Produk
      Butadiene tanggal 9                     membeli dan membayar            ketentuan-                                berdasarkan
                                                                                                                        penilaian untuk




                                                              98
Page 123
No.   Nama Perjanjian         Pihak             Deskripsi Singkat             Jangka Waktu     Hubungan Afiliasi     Nilai
                                                                                                                     Perjanjian
      Maret           2018,                     Butadiene      dari    CAP    ketentuan yang                         Asia     Pasifik,
                                                                                                                     yang disediakan
      sebagaimana terakhir                      selama      jangka    waktu   ada di dalam                           oleh ICIS setiap
      telah     dinovasikan                     perjanjian.                   perjanjian                             minggunya:
      kepada      Perseroan
                                                                                                                     Rata-rata
      berdasarkan                                                                                                    bergerak      dari
      Perjanjian     Novasi                                                                                          (A+B)/2 untuk 3
      tanggal 31 Desember                                                                                            jangka waktu 3
                                                                                                                     bulan sebelum
      2019 antara PBI,                                                                                               bulan     dimana
      Perseroan dan SRI.                                                                                             konsumsi
                                                                                                                     dilakukan,
                                                                                                                     kemudian
                                                                                                                     dikurangi
                                                                                                                     dengan US$ 20
                                                                                                                     (bilangan     US$
                                                                                                                     20 disesuaikan
                                                                                                                     per     tahunnya
                                                                                                                     sesuai dengan
                                                                                                                     US     Consumer
                                                                                                                     Price Index).
                                                                                                                     A = Rata-rata
                                                                                                                     dari Low ICIS
                                                                                                                     Spot         CFR
                                                                                                                     N.E.ASIA      dan
                                                                                                                     High ICIS Spot
                                                                                                                     CFR N.E.ASIA
                                                                                                                     (US$/MT)

                                                                                                                     B = Rata-rata
                                                                                                                     dari Low ICIS
                                                                                                                     Spot      CFR
                                                                                                                     S.E.ASIA   dan
                                                                                                                     High ICIS Spot
                                                                                                                     CFR S.E.ASIA
                                                                                                                     (US$/MT)
5.    Logistics        and    a.   CAP; dan     CAP bermaksud untuk           Sampai dengan    Hubungan     antara   Tarif
      Warehousing             b.   PT     SCG   menunjuk     SBL     untuk    tanggal     31   perusahaan            Gudang      –
      Management                   Barito       menyediakan jasa dalam        Desember 2022.   terkendali            PE dan PP
      Services Agreement           Logistics    operasional pergudangan                                              Rp 45.400
      tanggal 18 Januari           (―SBL‖).     dan transportasi produk                                              (apabila
      2018 sebagaimana                          CAP     yang    mencakup                                             volume
      diubah        dengan                      kegiatan-kegiatan berikut:                                           bulanan
      Amendment No. 1                                                                                                sampai
      atas Perjanjian Jasa                      a.   Jasa      transportasi                                          dengan
      Manajemen        dan                           kargo darat;                                                    70.000 ton)
      Logistik tanggal 1                        b.   Jasa      manajemen                                             dan
      Februari 2019                                  gudang:                                                         selanjutnya
                                                c.   Jasa        konsultasi                                          (di      atas
                                                     manajemen.                                                      70.000 ton)
                                                                                                                     Rp 12.800
                                                Serta dukungan berupa                                                per ton.
                                                saran,    petunjuk    dan
                                                bantuan        operasional                                           Tarif
                                                terhadap usaha atau dan                                              Gudang      –
                                                permasalahan manajemen                                               KSII
                                                organisasi lainnya seperti                                           Rp 57.500
                                                rencana strategis dan                                                (apabila
                                                organisasi.                                                          volume
                                                                                                                     bulanan
                                                                                                                     sampai
                                                                                                                     dengan
                                                                                                                     6.000    ton)
                                                                                                                     dan
                                                                                                                     selanjutnya
                                                                                                                     (di      atas
                                                                                                                     6.000    ton)
                                                                                                                     Rp 19.800
                                                                                                                     per ton.

                                                                                                                     Tarif
                                                                                                                     Gudang       –
                                                                                                                     Antartika
                                                                                                                     Rp 57.500
                                                                                                                     (apabila
                                                                                                                     volume
                                                                                                                     bulanan
                                                                                                                     sampai
                                                                                                                     dengan
                                                                                                                     6.000     ton)
                                                                                                                     dan




                                                               99
Page 124
No.   Nama Perjanjian          Pihak             Deskripsi Singkat              Jangka Waktu      Hubungan Afiliasi       Nilai
                                                                                                                          Perjanjian
                                                                                                                          selanjutnya
                                                                                                                          (di      atas
                                                                                                                          6.000    ton)
                                                                                                                          Rp 19.800
                                                                                                                          per ton.

                                                                                                                          Tarif
                                                                                                                          Gudang      –
                                                                                                                          Sidoarjo
                                                                                                                          Rp 33.000
                                                                                                                          (apabila
                                                                                                                          volume
                                                                                                                          bulanan
                                                                                                                          sampai
                                                                                                                          dengan
                                                                                                                          5.000    ton)
                                                                                                                          dan
                                                                                                                          selanjutnya
                                                                                                                          (di      atas
                                                                                                                          5.000    ton)
                                                                                                                          Rp 28.700
                                                                                                                          per ton.

                                                                                                                          Tarif
                                                                                                                          Gudang      –
                                                                                                                          Semarang
                                                                                                                          Rp 16.500
                                                                                                                          (apabila
                                                                                                                          volume
                                                                                                                          bulanan
                                                                                                                          sampai
                                                                                                                          dengan
                                                                                                                          10.000 ton)
                                                                                                                          dan
                                                                                                                          selanjutnya
                                                                                                                          (di      atas
                                                                                                                          10.000 ton)
                                                                                                                          Rp 28.700
                                                                                                                          per ton.
GI
1.    Perjanjian       Sewa    a.   GI; dan      CAP-2 bermaksud untuk          Sampai dengan     GI    dan     CAP-2     Per    meter
      Menyewa         Wisma    b.   CAP-2        menyewa dari GI ruangan        tanggal 30 Juni   merupakan               persegi per
      Barito Pacific Jakarta                     dan    bangunan      untuk     2021              perusahaan              bulan    Rp
      tanggal 26 April 2017                      keperluan kantor pada                            terkendali Perseroan    145.200
      antara CAP-2 dan PT                        umumnya     atau     untuk
      Griya            Idola                     tujuan administratif pada
      sebagaimana diubah                         gedung Wisma Barito
      terakhir kali dengan                       Pacific yang terletak di
      Amandemen Ketiga                           Kavling 62-63 Jalan S.
      atas Perjanjian Sewa                       Parman, Jakarta
      Menyewa         Wisma
      Barito Pacific Jakarta
      tanggal 1 Juli 2020
2.    Perjanjian      Sewa-    a.   GI;          GI sebagai pemberi sewa        Sampai dengan     Perseroan               Per    meter
      Menyewa         Wisma    b.   Perseroan.   melakukan        perjanjian    tanggal 30 Juni   merupakan               persegi per
      Barito Pacific Jakarta                     menyetujui           untuk     2021.             pemegang       saham    bulan    Rp
      tanggal 1 Januari                          melakukan             sewa                       GI                      110.000
      2014 sebagaimana                           menyewakan ruang kantor
      telah diubah terakhir                      dengan          Perseroan
      kali           dengan                      sebagai     penyewa       di
      Perubahan                                  Wisma Barito Pacific, Jl.
      (Perpanjangan)                             Let. Jend. S. Parman Kav.
      Perjanjian       Sewa                      62-62, Jakarta.
      Ruang Kantor di
      Wisma Barito tanggal
      31 Desember 2020
3.    Perjanjian       Sewa    a.   GI;          GI setuju untuk                Sampai dengan     GI     dan      CAP     Per    meter
      Menyewa         Wisma    b.   CAP.         menyewakan dan CAP             tanggal 30 Juni   merupakan               persegi per
      Barito Pacific Jakarta                     setuju untuk menyewa           2021.             perusahaan      yang    bulan:    (i)
      tanggal 1 Juli 2016                        ruang dan bangunan                               dikendalikan     oleh   ruangan
      sebagaimana terakhir                       kepada GI dengan rincian                         Perseroan               selain
      kali diubah dengan                         sebagai berikut:                                                         Gudang Rp
      Amandemen                                  a. Lokasi: Lantai 2, 5, 7                                                145.200 dan



                                                               100
Page 125
No.     Nama Perjanjian          Pihak           Deskripsi Singkat              Jangka Waktu     Hubungan Afiliasi      Nilai
                                                                                                                        Perjanjian
        Keenam Perjanjian                             Tower A dan Lantai 2,                                             (ii) ruangan
        Sewa        Menyewa                           Gudang dan Lantai 7                                               Gudang Rp
        Wisma Barito Pacific                          Tower B                                                           135.520
        Jakarta tanggal 1 Juli                   b.   Total           area
        2020                                          disewakan: Lantai 2
                                                      Tower A (820,22 m2),
                                                      Lantai 5 Tower A
                                                      (714,01 m2), Lantai 7
                                                      Tower A (656,51 m2),
                                                      Lantai 2 Tower B
                                                      (753,04 m2), Gudang
                                                      (17,10   m2),    dan
                                                      Lantai 7 Tower B
                                                      (285,99 m2)
                                                 c.   Total           Area
                                                      Disewakan: 3.248,58
                                                      m2,

                                                 yang terletak di Wisma
                                                 Barito Pacific yang terletak
                                                 di Kavling 62-63 Jalan S.
                                                 Parman,       Jakarta   dan
                                                 dimiliki oleh GI.

       K. PERJANJIAN DENGAN PIHAK KETIGA

       Dalam menjalankan kegiatan-kegiatan usahanya Perseroan dan Perusahaan Anak mengadakan perjanjian-
       perjanjian dengan pihak ketiga. Perjanjian-perjanjian yang masih berlaku dengan pihak-pihak tersebut sampai
       dengan Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:

  No.     Nama Perjanjian                        Pihak                     Deskripsi Singkat                  Jangka Waktu
  CAP
  A.      Perjanjian Penunjukan Agen
  1.      Perjanjian Penunjukan Agen Penjualan   a.    CAP; dan            CAP mengangkat dan menunjuk        Sejak tanggal 1
          tanggal 4 Januari 2021                 b.    PT       Sarana     SKI      sebagai     agen  untuk   Januari     2021
                                                       Kimindo Intiplas    memasarkan produk Polyethylene     sampai    dengan
                                                       (―SKI‖).            dengan merek Asrene dan/atau       tanggal        31
                                                                           Polypropylene      dengan  merek   Desember 2021.
                                                                           Trilene (―Produk‖) berdasarkan
                                                                           syarat dan ketentuan perjanjian
                                                                           dan SKI menerima pengangkatan
                                                                           dan penunjukan tersebut selama
                                                                           jangka waktu perjanjian.
  2.      Perjanjian Penunjukan Agen Penjualan   a.    CAP; dan            CAP mengangkat dan menunjuk        Sejak tanggal 1
          tanggal 18 Desember 2020               b.    PT       Akino      AW       sebagai     agen  untuk   Januari     2021
                                                       Wahanamulia         memasarkan        produk  Produk   sampai    dengan
                                                       (―AW‖).             berdasarkan syarat dan ketentuan   tanggal        31
                                                                           perjanjian dan AW menerima         Desember 2021.
                                                                           pengangkatan dan penunjukan
                                                                           tersebut selama jangka waktu
                                                                           perjanjian.
  3.      Perjanjian Penunjukan Agen Penjualan a.     CAP; dan             CAP mengangkat dan menunjuk        Sejak tanggal 1
          tanggal 18 Desember 2020             b.     PT      Indonesia    PTIS      sebagai    agen  untuk   Januari     2021
                                                      SEIA (―PTIS‖).       memasarkan        produk  Produk   sampai    dengan
                                                                           berdasarkan syarat dan ketentuan   tanggal        31
                                                                           perjanjian dan PTIS menerima       Desember 2021.
                                                                           pengangkatan dan penunjukan
                                                                           tersebut selama jangka waktu
                                                                           perjanjian.
  B.      Perjanjian Jual Beli
  1.      Perjanjian Jual Beli Polyethylene      a.    CAP; dan            CAP adalah perusahaan yang         Sampai dengan 31
          dan/atau Polypropylene tanggal 4       b.    SKI.                memproduksi polyethylene dengan    Maret 2021.
          Januari 2021                                                     merek dagang ASRENE (―PE
                                                                           ASRENE‖) dan polypropylene         Sampai        dengan
                                                                           dengan merek dagang TRILENE        tanggal Prospektus
                                                                           (―PP TRILENE‖), sedangkan SKI      ini diterbitkan, para
                                                                           adalah      perusahaan     yang    pihak         sedang
                                                                           membutuhkan         polyethylene   dalam          proses
                                                                           dan/atau polypropylene untuk       perpanjangan
                                                                           bahan baku produksinya. Oleh       jangka          waktu
                                                                           karena   itu,   SKI   bermaksud    perjanjian.      Para
                                                                           membeli dan CAP bersedia untuk     pihak          dalam



                                                                101
Page 126
No.   Nama Perjanjian                     Pihak                    Deskripsi Singkat                    Jangka Waktu
                                                                   menjual PE ASRENE dan/atau PP        perjanjian   masih
                                                                   TRILENE kepada SKI.                  terus
                                                                                                        melaksanakan hak
                                                                                                        dan kewajibannya
                                                                                                        dan oleh karenanya
                                                                                                        tetap tunduk pada
                                                                                                        ketentuan-
                                                                                                        ketentuan
                                                                                                        sebagaimana
                                                                                                        tercantum    dalam
                                                                                                        perjanjian sampai
                                                                                                        dengan
                                                                                                        ditandatanganinya
                                                                                                        dokumen
                                                                                                        perpanjangan.
2.    Perjanjian Jual Beli Polyethylene   a.   CAP; dan            CAP adalah perusahaan yang           Sampai dengan 31
      dan/atau Polypropylene tanggal 4    b.   PTIS.               memproduksi Produk, sedangkan        Maret 2021
      Januari 2021                                                 PTIS adalah perusahaan yang
                                                                   membutuhkan      Produk   untuk      Sehubungan
                                                                   bahan baku produksinya. Oleh         dengan        masa
                                                                   karena itu, PTIS bermaksud           berlaku perjanjian
                                                                   membeli dan CAP bersedia untuk       yang telah berakhir,
                                                                   menjual Produk kepada PTIS.          para pihak dalam
                                                                                                        perjanjian   masih
                                                                                                        terus
                                                                                                        melaksanakan hak
                                                                                                        dan kewajibannya
                                                                                                        dan oleh karenanya
                                                                                                        tetap tunduk pada
                                                                                                        ketentuan-
                                                                                                        ketentuan
                                                                                                        sebagaimana
                                                                                                        tercantum    dalam
                                                                                                        perjanjian sampai
                                                                                                        dengan
                                                                                                        ditandatanganinya
                                                                                                        dokumen
                                                                                                        perpanjangan.
3.    Perjanjian Jual Beli Polyethylene   a.   CAP; dan            CAP adalah perusahaan yang           Sampai dengan 31
      dan/atau Polypropylene tanggal 4    b.   AW.                 memproduksi polyethylene dengan      Maret 2021
      Januari 2021                                                 merek dagang ASRENE (―PE
                                                                   ASRENE‖) dan polypropylene           Sampai        dengan
                                                                   dengan merek dagang TRILENE          tanggal Prospektus
                                                                   (―PP TRILENE‖), sedangkan AW         ini diterbitkan, para
                                                                   adalah      perusahaan     yang      pihak         sedang
                                                                   membutuhkan         polyethylene     dalam          proses
                                                                   dan/atau polypropylene. Oleh         perpanjangan
                                                                   karena   itu,   AW    bermaksud      jangka          waktu
                                                                   membeli dan CAP bersedia untuk       perjanjian.      Para
                                                                   menjual PE ASRENE dan/atau PP        pihak          dalam
                                                                   TRILENE kepada AW.                   perjanjian      masih
                                                                                                        terus
                                                                                                        melaksanakan hak
                                                                                                        dan kewajibannya
                                                                                                        dan oleh karenanya
                                                                                                        tetap tunduk pada
                                                                                                        ketentuan-
                                                                                                        ketentuan
                                                                                                        sebagaimana
                                                                                                        tercantum      dalam
                                                                                                        perjanjian sampai
                                                                                                        dengan
                                                                                                        ditandatanganinya
                                                                                                        dokumen
                                                                                                        perpanjangan.
4.    Perjanjian Jual Beli Polyethylene   a.   CAP; dan            CAP adalah perusahaan yang           Sampai        dengan
      dan/atau Polypropylene tanggal 4    b.   PT       Poliplas   memproduksi Produk, sedangkan        tanggal 31 Maret
      Januari 2021                             Indah Sejahtera     PIS adalah perusahaan yang           2021
                                               (―PIS‖).            membutuhkan Produkuntuk bahan
                                                                   baku produksinya. Oleh karena itu,   Sehubungan
                                                                   PIS bermaksud membeli dan CAP        dengan        masa
                                                                   bersedia untuk menjual Produk        berlaku perjanjian
                                                                   kepada PIS.                          yang telah berakhir,
                                                                                                        para pihak dalam



                                                       102
Page 127
No.   Nama Perjanjian                          Pihak                   Deskripsi Singkat                  Jangka Waktu
                                                                                                          perjanjian   masih
                                                                                                          terus
                                                                                                          melaksanakan hak
                                                                                                          dan kewajibannya
                                                                                                          dan oleh karenanya
                                                                                                          tetap tunduk pada
                                                                                                          ketentuan-
                                                                                                          ketentuan
                                                                                                          sebagaimana
                                                                                                          tercantum    dalam
                                                                                                          perjanjian sampai
                                                                                                          dengan
                                                                                                          ditandatanganinya
                                                                                                          dokumen
                                                                                                          perpanjangan.
5.    Perjanjian Jual Beli Polyethylene        a.   CAP; dan           CAP adalah perusahaan yang         Sampai      dengan
      dan/atau Polypropylene tanggal 4         b.   CV        Sinar    memproduksi polyethylene dengan    tanggal 31 Maret
      Januari 2021                                  Joyoboyo Plastik   merek dagang ASRENE (―PE           2021
                                                    (―SJP‖).           ASRENE‖) dan polypropylene
                                                                       dengan merek dagang TRILENE        Sampai        dengan
                                                                       (―PP TRILENE‖), sedangkan SJP      tanggal Prospektus
                                                                       adalah     perusahaan      yang    ini diterbitkan, para
                                                                       membutuhkan         polyethylene   pihak         sedang
                                                                       dan/atau polypropylene untuk       dalam          proses
                                                                       bahan baku produksinya. Oleh       perpanjangan
                                                                       karena itu, SJP bermaksud          jangka          waktu
                                                                       membeli dan CAP bersedia untuk     perjanjian.      Para
                                                                       menjual PE ASRENE dan/atau PP      pihak          dalam
                                                                       TRILENE kepada SJP.                perjanjian      masih
                                                                                                          terus
                                                                                                          melaksanakan hak
                                                                                                          dan kewajibannya
                                                                                                          dan oleh karenanya
                                                                                                          tetap tunduk pada
                                                                                                          ketentuan-
                                                                                                          ketentuan
                                                                                                          sebagaimana
                                                                                                          tercantum      dalam
                                                                                                          perjanjian sampai
                                                                                                          dengan
                                                                                                          ditandatanganinya
                                                                                                          dokumen
                                                                                                          perpanjangan.
6.    Perjanjian Jual Beli Polyethylene        a.   CAP; dan           CAP adalah perusahaan yang         Sampai        dengan
      dan/atau Polypropylene tanggal 4         b.   PT        Cahaya   memproduksi Produk, sedangkan      tanggal 31 Juni
      Januari 2021 sebagaimana diubah               Kharisma           CKP adalah perusahaan yang         2021
      dengan Amandemen – Q2 2021 atas               Plasindo (―CKP‖)   membutuhkan      Produk    untuk
      Perjanjian Jual Beli Polyethylene                                bahan baku produksinya. Oleh
      dan/atau Polypropylene tanggal 1 April                           karena itu, CKP bermaksud
      2021                                                             membeli dan CAP bersedia untuk
                                                                       menjual Produk kepada CKP
7.    Perjanjian Jual Beli Polyethylene        a.   CAP; dan           CAP adalah perusahaan yang         7 Oktober 2019
      dan/atau Polypropylene tanggal 2         b.   PT Sayap Mas       memproduksi polyethylene dengan    sampai dengan 31
      Januari 2018 sebagaimana diubah               Utama       yang   merek dagang ASRENE (―PE           Desember 2019.
      beberapa kali, terakhir berdasarkan           bertindak          ASRENE‖) dan polypropylene
      Amandemen – Q4 2019 Atas Perjanjian           mewakili dirinya   dengan merek dagang TRILENE        Sampai        dengan
      Jual    Beli  Polyethylene   dan/atau         sendiri      dan   (―PP    TRILENE‖),    sedangkan    tanggal Prospektus
      Polypropylene antara CAP dan Wings            beberapa           Wings Group adalah perusahaan      ini diterbitkan, para
      Group tanggal 7 Oktober 2019                  perusahaan         yang membutuhkan polyethylene      pihak         sedang
                                                    sebagai berikut:   dan/atau polypropylene untuk       dalam          proses
                                                    PT Lion Wings,     bahan baku produksinya. Oleh       perpanjangan
                                                    PT      Unipacks   karena    itu,   Wings    Group    jangka          waktu
                                                    Indosystems, PT    bermaksud membeli dan CAP          perjanjian.      Para
                                                    Tirta       Alam   bersedia untuk menjual PE          pihak          dalam
                                                    Segar, PT Mitra    ASRENE dan/atau PP TRILENE         perjanjian      masih
                                                    Alam Segar, dan    kepada Wings Group.                terus
                                                    PT Wings Surya                                        melaksanakan hak
                                                    (―Wings                                               dan kewajibannya
                                                    Group‖).                                              dan oleh karenanya
                                                                                                          tetap tunduk pada
                                                                                                          ketentuan-
                                                                                                          ketentuan
                                                                                                          sebagaimana
                                                                                                          tercantum      dalam



                                                            103
Page 128
No.   Nama Perjanjian                           Pihak                         Deskripsi Singkat                  Jangka Waktu
                                                                                                                 perjanjian sampai
                                                                                                                 dengan
                                                                                                                 ditandatanganinya
                                                                                                                 dokumen
                                                                                                                 perpanjangan.
8.    Perjanjian Jual Beli Ethylene tanggal 4   a.         CAP; dan           CAP memproduksi dan menjual        1 Januari 2016 – 31
      Januari 2016                              c.        PT     Asahimas     ethylene, sedangkan Pembeli        Desember 2025
                                                          Chemical            membutuhkan ethylene sebagai
                                                          (―Pembeli‖).        salah satu bahan baku untuk
                                                                              mendukung kegiatan usahanya.
                                                                              CAP bersedia menjual ethylene
                                                                              kepada Pembeli dan Pembeli
                                                                              bersedia membeli ethylene dari
                                                                              CAP untuk memenuhi kebutuhan
                                                                              Pembeli selama jangka waktu
                                                                              perjanjian.

                                                                              Kuantitas tahunan produk selama
                                                                              jangka waktu perjanjian adalah
                                                                              minimal 100.000 MT.
9.    Perjanjian Jual Beli Ethylene tanggal 4   a.        CAP; dan            CAP memproduksi dan menjual        1 Januari 2021 – 31
      Januari 2021                              b.        PT      Sulfindo    ethylene, sedangkan Pembeli        Desember 2021
                                                          Adiusaha            membutuhkan ethylene sebagai
                                                          (―Pembeli‖).        salah satu bahan baku untuk
                                                                              mendukung kegiatan usahanya.
                                                                              CAP bersedia menjual ethylene
                                                                              kepada Pembeli dan Pembeli
                                                                              bersedia membeli ethylene dari
                                                                              CAP untuk memenuhi kebutuhan
                                                                              Pembeli selama jangka waktu
                                                                              perjanjian,   dengan   kuantitas
                                                                              sebesar 27.000 MT sampai
                                                                              dengan 30.000 MT per tahun.
10.   Standard Sales Contract –         Terms        a.     CAP; dan          CAP sepakat untuk membeli          1 Januari 2021 - 31
      “CFR”/”CIF”    (INCOTERMS         2010)        b.     Shell      MDS    naphtha dari Shell dengan nama     Desember 2021
      tanggal 9 Desember 2020                               (Malaysia)        produk SMDS GTL Naphtha.
                                                            Sendirian
                                                            Berhad.
                                                            (―Shell‖).
11.   Agreement for Sale and Purchase of        a.        CAP; dan            CAP sepakat untuk membeli          Sampai dengan 31
      Naphtha tanggal 2 Januari 2018            b.        Marubeni            naphtha    sebagai bahan baku      Desember 2022
      sebagaimana telah diubah dengan                     Petroleum Co.,      produksinya dari Marubeni.
      Amendment No. 1 for Sale and                        Ltd. (―Marubeni‖)
      Purchase of Naphtha tanggal 2 Januari
      2019
12.   Perjanjian   Jual   Beli     Gas   No.    a. CAP; dan                   BIG     bersedia  menjual  dan     Perjanjian berlaku
      13.127/BIG-LGA/I/2015      tanggal    1   b. PT Banten Inti             menyalurkan gas bumi dengan        efektif          dan
      Januari 2015 antara CAP dan PT               Gasindo (―BIG‖)            spesifikasi yang diatur dalam      mengikat terhitung
      Banten Inti Gasindo sebagaimana                                         perjanjian (―Gas‖) kepada CAP      sejak tanggal yang
      diubah terakhir dengan Amandemen                                        dan CAP bersedia membeli dan       disepakati     para
      Kedua Perjanjian Jual Beli Gas tanggal                                  menerima Gas sesuai keperluan      pihak      mengenai
      2 Januari 2020                                                          industri CAP yang berlokasi di     penyaluran      Gas
                                                                              Ciwandan-Banten.                   pertama kali yang
                                                                                                                 dinyatakan dalam
                                                                                                                 Berita Acara dan
                                                                                                                 merupakan bagian
                                                                                                                 yang           tidak
                                                                                                                 terpisahkan      dari
                                                                                                                 perjanjian,    yaitu
                                                                                                                 tanggal 1 Januari
                                                                                                                 2015         sampai
                                                                                                                 dengan            31
                                                                                                                 Desember 2022
13.   Perjanjian Jual Beli Gas Pelanggan        a. CAP; dan                   CAP akan menggunakan gas dari      Berlaku       efektif
      Industri Manufaktur dan Pembangkitan      b. PT Perusahaan              PGN untuk memenuhi kebutuhan       sejak tanggal 1
      Listrik                      Nomor           Gas       Negara           gas CAP, yaitu untuk bahan bakar   April 2013 sampai
      013300.PK/HK.02/USH/2013 tanggal 15          (Persero)    Tbk           peralatan untuk produksi utama     dengan tanggal 31
      Maret 2013 antara CAP dan PT                 (―PGN‖)                    Ethylene.                          Desember 2022
      Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk
      sebagaimana terakhir kali diubah
      dengan Amandemen Kelima Perjanjian
      Jual Beli Gas Pelanggan Industri
      Manufaktur dan Pembangkitan Listrik
      No.       075900.Amd/HK.02/BGP/2017



                                                                  104
Page 129
No.   Nama Perjanjian                            Pihak                     Deskripsi Singkat                        Jangka Waktu
      tanggal 24 November 2017
14.   Perjanjian Jual Beli Untuk Pasokan Gas     a.   CAP; dan             CAP      dalam      hal    memenuhi      1 Februari 2017 –
      Nitrogen                           No.     b.   PT Air Liquide       kebutuhan nitrogen untuk kegiatan        31 Januari 2027
      Contract/Alindo/037/IX/2016 tanggal 30          Indonesia            operasional pabrik, sepakat untuk
      Desember 2016                                   (―ALI‖).             membeli         pasokan      nitrogen
                                                                           sebagaimana dituangkan dalam
                                                                           perjanjian untuk Gas Nitrogen dari
                                                                           ALI.
15.   Perjanjian Jual Beli Gas Hidrogen No.      a. CAP; dan               CAP membeli dari ALI hidrogen            5 Desember 2017 –
      Contract/Alindo/056/XI/2017 tanggal 5      b. PT Air Liquide         dengan spesifikasi teknis (i) tingkat    1 Maret 2034
      Desember 2017                                 Indonesia (―ALI‖).     purity 99,9 vol%, dan (ii) impurities
                                                                           H2O = maximum ppm volume,
                                                                           O2+CO+CO2 = 5 maximum ppm
                                                                           volume, Sulfur as S = 1 maximum
                                                                           ppm weight (―Gas Hidrogen‖).
16.   Perjanjian Jual Beli Gas Hidrogen          a. CAP; dan               CAP memiliki raw hydrogen yang           5 Desember 2017 –
      Mentah No. Contract/Alindo/055/XI/2017     b. PT Air Liquide         dihasilkan       sebagai      produk     1 Maret 2034
      tanggal 5 Desember 2017                       Indonesia (―ALI‖).     samping berasal dari fasilitas
                                                                           naphtha cracker (―Produk‖), dan
                                                                           ALI sepakat untuk membeli Produk
                                                                           tersebut dan untuk menjual Produk
17.   Perjanjian Jual Beli Kondensat tanggal     a.   CAP; dan             CAP membeli Kondensat yang               10 Agustus 2018 –
      10 Agustus 2018                            b.   Konsorsium PT        dihasilkan PT Donggi Senoro LNG          10 Agustus 2021
                                                      Titis Sampurna       (―DSLNG‖)        dari    Konsorsium
                                                      dan PT Surya         sebagai pemenang lelang jual beli
                                                      Mandala    Sakti     Kondensat dari DSLNG dengan
                                                      (―Konsorsium‖)       kualitas as it is sebagaimana
                                                                           dihasilkan oleh LNG Plant milik
                                                                           DSLNG di Kabupaten Banggai,
                                                                           Sulawesi Tengah, sesuai dengan
                                                                           nominasi jumlah produksi yang
                                                                           diberikan DSLNG dari waktu ke
                                                                           waktu. Dimana CAP akan membeli
                                                                           seluruh     kondensat      yang     di
                                                                           produksi selama jangka waktu
                                                                           perjanjian ini.
18.   Perjanjian Jual Beli Propylene tanggal 4   a.   CAP; dan             CAP adalah perusahaan yang               Sampai dengan 31
      Januari 2016 sebagaimana diubah            b.   PT         Nippon    memproduksi dan menjual antara           Desember 2020.
      dengan Amandemen atas Perjanjian                Shokubai             lain    Propylene       (―selanjutnya
      Jual Beli Propylene tanggal 2 Januari           Indonesia     (d/h   disebut ―Produk‖). Bahwa untuk           Sehubungan
      2017                                            PT       Nisshoku    mendukung         kegiatan     usaha     dengan        masa
                                                      Tripolyta            sehari-hari, NSI membutuhkan             berlaku perjanjian
                                                      Acrylindo)           Produk sebagai salah satu bahan          yang telah berakhir,
                                                      (―NSI‖).             baku nya. Para pihak sepakat             para pihak dalam
                                                                           bahwa CAP akan menjual dan NSI           perjanjian   masih
                                                                           akan membeli Produk dari CAP.            terus
                                                                                                                    melaksanakan hak
                                                                                                                    dan kewajibannya
                                                                                                                    dan oleh karenanya
                                                                                                                    tetap tunduk pada
                                                                                                                    ketentuan-
                                                                                                                    ketentuan
                                                                                                                    sebagaimana
                                                                                                                    tercantum    dalam
                                                                                                                    perjanjian sampai
                                                                                                                    dengan
                                                                                                                    ditandatanganinya
                                                                                                                    dokumen
                                                                                                                    perpanjangan.
19.   Kontrak Jual Beli Produk Propylene No.     a.    CAP; dan            Pertamina mempunyai kegiatan             Sampai dengan 31
      SP-012/F10000/2020-S3      tanggal   7     b.    PT Pertamina        usaha di bidang energi yaitu             Desember 2020
      Agustus 2020                                     (Persero)           minyak dan gas bumi, energi baru
                                                       (―Pertamina‖)       dan      terbarukan,        termasuk     Sehubungan
                                                                           penjualan Propylene (selanjutnya         dengan        masa
                                                                           disebut ―Propylene‖), dan CAP            berlaku perjanjian
                                                                           bermaksud         untuk      membeli     yang telah berakhir,
                                                                           Propylene dari Pertamina dengan          para pihak dalam
                                                                           syarat          dan        ketentuan     perjanjian   masih
                                                                           sebagaimana         diatur     dalam     terus
                                                                           perjanjian ini.                          melaksanakan hak
                                                                                                                    dan kewajibannya
                                                                                                                    dan oleh karenanya
                                                                                                                    tetap tunduk pada
                                                                                                                    ketentuan-



                                                               105
Page 130
No.   Nama Perjanjian                          Pihak                  Deskripsi Singkat                     Jangka Waktu
                                                                                                            ketentuan
                                                                                                            sebagaimana
                                                                                                            tercantum    dalam
                                                                                                            perjanjian sampai
                                                                                                            dengan
                                                                                                            ditandatanganinya
                                                                                                            dokumen
                                                                                                            perpanjangan.
20.   Perjanjian Jual Beli Normal Hexane       a.   CAP; dan          Bahwa Indochem memproduksi            Sampai dengan 31
      tanggal 2 Januari 2020                   b.   PT                dan menjual, antara lain Normal       Desember 2020.
                                                    Indochemical      Hexane    (selanjutnya   disebut
                                                    Citra    Kimia    ―Produk‖). Dalam mendukung            Sehubungan
                                                    (―Indochem‖)      kegiatan usaha sehari-hari, CAP       dengan        masa
                                                                      membutuhkan Produk sebagai            berlaku perjanjian
                                                                      salah satu bahan bakunya.             yang telah berakhir,
                                                                      Indochem sepakat untuk menjual        para pihak dalam
                                                                      Produk kepada CAP dan CAP             perjanjian   masih
                                                                      sepakat membeli produk dari           terus
                                                                      Indochem.                             melaksanakan hak
                                                                                                            dan kewajibannya
                                                                                                            dan oleh karenanya
                                                                                                            tetap tunduk pada
                                                                                                            ketentuan-
                                                                                                            ketentuan
                                                                                                            sebagaimana
                                                                                                            tercantum    dalam
                                                                                                            perjanjian sampai
                                                                                                            dengan
                                                                                                            ditandatanganinya
                                                                                                            dokumen
                                                                                                            perpanjangan.
21.   Benzene Term Supply Agreement No.        a.   CAP; dan          PTT bermaksud untuk menjual           Perjanjian berlaku
      PTTT/SO855/12/20/BZ/PET0556              b.   PTT               dan CAP bermaksud untuk               sejak tanggal 1
      tanggal 27 Januari 2021                       International     membeli produk-produk benzena         Januari       2021
                                                    Trading Pte Ltd   sebagaimana       tercantum     dan   sampai dengan 31
                                                    (―PTT‖)           sesuai dengan ketentuan dalam         Desember 2021.
                                                                      perjanjian.
22.   Perjanjian Jual Beli Toluene tanggal 4   a.   CAP; dan          CAP bermaksud untuk menjual           Perjanjian berlaku
      Januari 2021                             b.   PT Indokemika     dan Indokemika bermaksud untuk        sejak tanggal 1
                                                    Jayatama          membeli       produk        toluene   Januari      2021
                                                    (―Indokemika‖)    sebagaimana       tercantum     dan   sampai dengan 31
                                                                      sesuai dengan ketentuan dalam         Desember 2021.
                                                                      perjanjian    untuk      memenuhi
                                                                      kebutuhan Indokemika selama
                                                                      periode perjanjian.
23.   Perjanjian Jual Beli Toluene tanggal 4   a.   CAP; dan          CAP bermaksud untuk menjual           Perjanjian berlaku
      Januari 2021                             b.   PT Sari Sarana    dan SSK bermaksud untuk               sejak tanggal 1
                                                    Kimiatama         membeli       produk        toluene   Januari      2021
                                                    (―SSK‖)           sebagaimana       tercantum     dan   sampai dengan 31
                                                                      sesuai dengan ketentuan dalam         Desember 2021.
                                                                      perjanjian    untuk      memenuhi
                                                                      kebutuhan SSK selama periode
                                                                      perjanjian.
24.   Perjanjian Jual Beli Styrene Monomer     a.   CAP; dan          CAP bermaksud untuk menjual           Perjanjian berlaku
      tanggal 4 Januari 2021                   b.   PT Rohm &         dan     RHI    bermaksud      untuk   sejak tanggal 1
                                                    Haas Indonesia    membeli produk styrene monomer        Januari      2021
                                                    (―RHI‖)           sebagaimana       tercantum     dan   sampai dengan 31
                                                                      sesuai dengan ketentuan dalam         Desember 2021.
                                                                      perjanjian    untuk      memenuhi
                                                                      kebutuhan RHI selama periode
                                                                      perjanjian.
25.   Perjanjian Jual Beli Styrene Monomer     a.   CAP; dan          CAP bermaksud untuk menjual           Perjanjian berlaku
      tanggal 4 Januari 2021                   b.   PT Palu Mas       dan PMA bermaksud untuk               sejak tanggal 1
                                                    Abadi (―PMA‖)     membeli produk styrene monomer        Januari      2021
                                                                      sebagaimana       tercantum     dan   sampai dengan 31
                                                                      sesuai dengan ketentuan dalam         Desember 2021.
                                                                      perjanjian    untuk      memenuhi
                                                                      kebutuhan PMA selama periode
                                                                      perjanjian.
26.   Perjanjian Jual Beli Styrene Monomer     a.   CAP; dan          CAP bermaksud untuk menjual           Perjanjian berlaku
      tanggal 4 Januari 2021                   b.   PT        BASF    dan BASF bermaksud untuk              sejak tanggal 1
                                                    Indonesia         membeli produk styrene monomer        Januari      2021
                                                    (―BASF‖)          sebagaimana       tercantum     dan   sampai dengan 31
                                                                      sesuai dengan ketentuan dalam         Desember 2021.



                                                           106
Page 131
No.   Nama Perjanjian                           Pihak                    Deskripsi Singkat                     Jangka Waktu
                                                                         perjanjian    untuk      memenuhi
                                                                         kebutuhan BASF selama periode
                                                                         perjanjian.
27.   Perjanjian Jual Beli Styrene Monomer      a.   CAP; dan            CAP bermaksud untuk menjual           Perjanjian berlaku
      tanggal 4 Januari 2021                    b.   Indochem            dan Indochem bermaksud untuk          sejak tanggal 1
                                                                         membeli produk styrene monomer        Januari      2021
                                                                         sebagaimana       tercantum     dan   sampai dengan 31
                                                                         sesuai dengan ketentuan dalam         Desember 2021.
                                                                         perjanjian    untuk      memenuhi
                                                                         kebutuhan     Indochem      selama
                                                                         periode perjanjian.
28.   Perjanjian Jual Beli Styrene Monomer      a.   CAP; dan            CAP bermaksud untuk menjual           Perjanjian berlaku
      tanggal 4 Januari 2021                    b.   PT        Trinseo   dan     TMI    bermaksud     untuk    sejak tanggal 1
                                                     Materials           membeli produk styrene monomer        Januari      2021
                                                     Indonesia           sebagaimana       tercantum     dan   sampai dengan 31
                                                     (―TMI‖)             sesuai dengan ketentuan dalam         Desember 2021.
                                                                         perjanjian    untuk      memenuhi
                                                                         kebutuhan TMI selama periode
                                                                         perjanjian.
29.   Perjanjian Jual Beli Styrene Monomer      a.   CAP; dan            CAP bermaksud untuk menjual           Perjanjian berlaku
      tanggal 4 Januari 2021                    b.   PT Justus Sakti     dan     JSR    bermaksud     untuk    sejak tanggal 1
                                                     Raya (―JSR‖)        membeli produk styrene monomer        Januari      2021
                                                                         sebagaimana       tercantum     dan   sampai dengan 31
                                                                         sesuai dengan ketentuan dalam         Desember 2021.
                                                                         perjanjian    untuk      memenuhi
                                                                         kebutuhan JSR selama periode
                                                                         perjanjian.
30.   Perjanjian Jual Beli Styrene Monomer      a.   CAP; dan            CAP bermaksud untuk menjual           Perjanjian berlaku
      tanggal 4 Januari 2021                    b.   PT         Kofuku   dan     KPI    bermaksud     untuk    sejak tanggal 1
                                                     Plastic Indonesia   membeli produk styrene monomer        Januari      2021
                                                     (―KPI‖)             sebagaimana       tercantum     dan   sampai dengan 31
                                                                         sesuai dengan ketentuan dalam         Desember 2021.
                                                                         perjanjian    untuk      memenuhi
                                                                         kebutuhan KPI selama periode
                                                                         perjanjian.
C.    Perjanjian Lisensi
1.    Agreement Between PT Chandra Asri         a.   CAP; dan            Hak Paten berarti hak paten           Selama 10 tahun
      Petrochemical Tbk and Lummus              b.   Lummus              terkait pelaksanaan Proses.           sejak dimulai (19
      Technology Inc. for License and                Technology Inc.                                           Desember      2015)
      Engineering and Technical Services             (―LTI‖) (saat ini   Informasi Teknis berarti informasi    sampai       dengan
      Relating to an Ethylene Plant Expansion        dikenal dengan      teknis, data, termasuk data           tanggal          19
      to be Located in Anyer, Banten,                nama        CB&I    operasional Pabrik, know-how,         Desember       2025
      Indonesia tanggal 20 Juni 2011                 Technology Inc.     rahasia dagang, dan penemuan          atau 15 tahun sejak
      sebagaimana terakhir kali diubah               (―CB&I‖)).          yang dipatenkan maupun tidak          Tanggal       Efektif
      dengan Amendment No. 4 to License,                                 dipatenkan, yang terkait dengan       (sampai      dengan
      Engineering and Technical Services                                 Proses, yang dikendalikan oleh        tanggal 20 Juni
      Agreement tanggal 3 April 2017                                     pihak dalam Perjanjian ini            2026), yang mana
                                                                         terhitung sejak Tanggal Efektif.      yang lebih singkat.

                                                                         Pabrik berarti fasilitas komersial
                                                                         milik CAP yang berlokasi di Anyer,
                                                                         Banten, Indonesia, untuk
                                                                         pelaksanaan Proses perluasan
                                                                         produksi ethylene kelas polymer
                                                                         sampai dengan 820.000 MT per
                                                                         tahun.
                                                                         Pembaharuan berarti
                                                                         pembaharuan terhadap Informasi
                                                                         Teknis yang diperoleh atau
                                                                         dikembangkan oleh pihak
                                                                         manapun sejak Tanggal Efektif
                                                                         yang dimiliki atau dikendalikan
                                                                         oleh Pihak tersebut yang
                                                                         memberikan hak bagi Pihak
                                                                         tersebut untuk memberikan lisensi
                                                                         tanpa pertimbangan Pihak lainnya.

                                                                         Proses berarti proses yang
                                                                         dikembangkan oleh LTI guna
                                                                         produksi ethylene dan produk
                                                                         terkait, dimana LTI memiliki hak
                                                                         untuk memberikan lisensi dan
                                                                         memberikan informasi teknis serta
                                                                         jasa teknis atas proses tersebut.



                                                             107
Page 132
No.   Nama Perjanjian                        Pihak                     Deskripsi Singkat                      Jangka Waktu
                                                                       Tanggal Efektif berarti tanggal 20
                                                                       Juni 2011.

                                                                       LTI memberikan Informasi Teknis
                                                                       dan jasa teknik berdasarkan
                                                                       Perjanjian ini kepada CAP dan
                                                                       CAP           menyetujui       untuk
                                                                       memberikan kepada LTI Informasi
                                                                       Teknis        milik     CAP      dan
                                                                       Pembaharuan yang terkait dengan
                                                                       Proses dan CAP memiliki hak
                                                                       untuk melindungi seluruh informasi
                                                                       yang terkait dengan lisensi lainnya
                                                                       yang dimiliki oleh CAP. LTI dapat
                                                                       mengungkapkan Informasi Teknis
                                                                       milik CAP kepada penerima lisensi
                                                                       lainnya      dari   LTI    dan   LTI
                                                                       menyetujui bahwa selama 10
                                                                       tahun sejak Tanggal Efektif, LTI
                                                                       menyetujui untuk memberikan
                                                                       kepada CAP lisensi non-eksklusif
                                                                       untuk menggunakan Informasi
                                                                       Teknis milik LTI dan Hak Paten
                                                                       untuk pelaksanaan Proses pada
                                                                       Pabrik. Lisensi tersebut tidak
                                                                       termasuk hak untuk memberikan
                                                                       sublisensi.
2.    License Agreement tanggal 7 Mei 1993   a.   CAP; dan             CAP bermaksud untuk menerima           Perjanjian berlaku
      sebagaimana       diubah      dengan   b.   Showa    Denko       lisensi paten dari SDK atas            sejak tanggal 10
      Amendment to License Agreement              K.K (―SDK‖).         teknologi yang dikembangkan oleh       Mei 1993.
      dated 7 May 1993 tanggal 11 Mei 1999                             SDK,          yakni       pembuatan
                                                                       Polyethylene (―Produk‖) dengan         Sampai        dengan
                                                                       tingkat kepadatan tinggi melalui       tanggal Prospektus
                                                                       penggabungan dua atau lebih            ini diterbitkan, CAP
                                                                       reactor dalam sebuah rangkaian         telah     melakukan
                                                                       (―Teknologi‖). Teknologi tersebut      seluruh kewajiban
                                                                       diberikan dalam bentuk plant yang      pembayaran
                                                                       dimiliki dan dioperasikan oleh SDK     (termasuk
                                                                       untuk      memproduksi        Produk   pembayaran royalti)
                                                                       dengan Teknologi SDK, dengan           dan             masih
                                                                       kapasitas 100.000 ton Produk per       menggunakan
                                                                       tahun (―Plant‖). SDK telah setuju      lisensi     dimaksud
                                                                       untuk memberikan hak dan lisensi       untuk menjalankan
                                                                       eksklusif kepada CAP untuk             kegiatan usahanya
                                                                       memproduksi produk pada pabrik         dan oleh karena itu
                                                                       CAP       di    Indonesia    dengan    para pihak tetap
                                                                       menggunakan teknologi dari SDK         terikat pada syarat
                                                                       dan hak dan lisensi non-eksklusif      dan         ketentuan
                                                                       untuk jual beli polyethylene di        perjanjian
                                                                       seluruh negara kecuali Jepang.         khususnya terkait
                                                                                                              penggunaan lisensi
                                                                                                              tersebut.
3.    Perjanjian Proses Lisensi (Process     a.   CAP; dan             LCI mengembangkan dan/atau             Perjanjian      lisensi
      License Agreement) untuk Pabrik        b.   ABB     Lummus       memperoleh informasi teknis dan        akan terus berlaku
      Olefins tanggal 8 September 1990            Crest Inc (―LCI‖).   penemuan sehubungan dengan             untuk periode 15
                                                                       proses Olefins dan memberikan          tahun sejak tanggal
                                                                       hak yang tidak eksklusif untuk         8 September 1990,
                                                                       menggunakan informasi teknis LCI       kecuali terdapatnya
                                                                       dan hak paten untuk proses             permintaan
                                                                       pelaksanaan di pabrik.                 pengakhiran oleh
                                                                                                              LCI kepada CAP
                                                                                                              sehubungan
                                                                                                              dengan kewajiban
                                                                                                              pembayaran.
                                                                                                              Perjanjian      lisensi
                                                                                                              akan           secara
                                                                                                              otomatis
                                                                                                              diperpanjang untuk
                                                                                                              periode 1 tahun
                                                                                                              berturut-turut,
                                                                                                              namun         dengan
                                                                                                              ketentuan      bahwa
                                                                                                              salah satu pihak
                                                                                                              dapat mengakhiri




                                                           108
Page 133
No.   Nama Perjanjian                         Pihak                 Deskripsi Singkat                     Jangka Waktu
                                                                                                          perjanjian    lisensi
                                                                                                          pada           tahun
                                                                                                          kelimabelas      atau
                                                                                                          tahun berikutnya.

                                                                                                          Sampai        dengan
                                                                                                          tanggal Prospektus
                                                                                                          ini       diterbitkan,
                                                                                                          perjanjian     belum
                                                                                                          diakhiri oleh para
                                                                                                          pihak, oleh karena
                                                                                                          itu para pihak tetap
                                                                                                          terikat pada syarat
                                                                                                          dan        ketentuan
                                                                                                          perjanjian
                                                                                                          khususnya terkait
                                                                                                          penggunaan lisensi
                                                                                                          tersebut.
4.    Perjanjian Teknologi UNIPOL Low         a.   CAP; dan         Univation memberikan hak yang         Jangka          waktu
      Pressure Polyethylene tanggal 1 Maret   b.   Univation        non-eksklusif kepada CAP dan          perjanjian dimulai
      1993 sebagaimana diubah terakhir kali        Technologies     tanpa hak untuk melisensikan          dari Tanggal Efektif.
      dengan Perubahan Perjanjian Teknologi        LLC              kembali     kepada       pihak lain   Apabila      Tanggal
      UNIPOL Low Pressure Polyethylene             (―Univation‖).   penggunaan teknologi UNIPOL           Efektif belum terjadi
      tanggal 24 Juni 2005                                          Polyethylene untuk memproduksi        dalam 6 bulan dari
                                                                    polyethylene di rangkaian reaktor     tanggal perjanjian,
                                                                    milik CAP untuk:                      Univation, dengan
                                                                    a. Merancang dan membangun            pertimbangan
                                                                          Rangkaian Reaktor milik CAP     sendiri,        dapat
                                                                          untuk pabrik milik CAP di       dengan pilihannya
                                                                          Indonesia.                      mengakhiri
                                                                    b. Memproduksi UCC PE Resin           perjanjian dengan
                                                                          menggunakan Proses UCC          pemberitahuan
                                                                          PE dengan UCC Catalysts         tertulis kepada CAP
                                                                          atau catalysts lainnya.         setiap          waktu
                                                                    c. Menggunakan dan menjual            setelah 6 bulan
                                                                          UCC Resin.                      jangka          waktu
                                                                                                          sebagaimana
                                                                    Rangkaian Reaktor (Reactor Line)      apabila      Tanggal
                                                                    milik CAP adalah rangkaian            Efektif tidak juga
                                                                    reaktor dari pabrik milik CAP yang    terjadi.
                                                                    dibangun oleh atau untuk CAP di
                                                                    Cilegon, Jawa Barat, Indonesia,       Tanggal       Efektif
                                                                    yang mana memiliki kemampuan          adalah      tanggal
                                                                    rancangan untuk memproduksi           setelah
                                                                    200.000 MT UCC PE Resin               penandatanganan
                                                                    selama periode 8.000 jam kerja.       perjanjian      oleh
                                                                                                          kedua belah Pihak
                                                                                                          dimana CAP akan
                                                                                                          melakukan
                                                                                                          pemberitahuan
                                                                                                          secara       tertulis
                                                                                                          kepada Univation
                                                                                                          bahwa        semua
                                                                                                          persetujuan yang
                                                                                                          diperlukan     telah
                                                                                                          didapatkan      dari
                                                                                                          Pemerintah
                                                                                                          Indonesia.     Pada
                                                                                                          Perubahan
                                                                                                          Perjanjian
                                                                                                          Teknologi UNIPOL
                                                                                                          Low        Pressure
                                                                                                          Polyethylene
                                                                                                          disebutkan bahwa
                                                                                                          Tanggal Efektif dari
                                                                                                          perjanjian   adalah
                                                                                                          tanggal 1 Maret
                                                                                                          1993.

                                                                                                          Sampai        dengan
                                                                                                          tanggal Prospektus
                                                                                                          ini diterbitkan, CAP
                                                                                                          masih
                                                                                                          menggunakan




                                                           109
Page 134
No.   Nama Perjanjian                           Pihak                  Deskripsi Singkat                      Jangka Waktu
                                                                                                              lisensi    dimaksud
                                                                                                              untuk menjalankan
                                                                                                              kegiatan usahanya
                                                                                                              dan oleh karena itu
                                                                                                              para pihak tetap
                                                                                                              terikat pada syarat
                                                                                                              dan        ketentuan
                                                                                                              perjanjian
                                                                                                              khususnya terkait
                                                                                                              penggunaan lisensi
                                                                                                              tersebut.
5.    UNIPOL TM PE Technology License           a.   CAP; dan          CAP         berencana       untuk      Perjanjian        ini
      Agreement tanggal 13 September 2016       b.   Univation         melaksanakan suatu proyek untuk        berlaku        pada
                                                     Technologies      membuat desain, konstruksi, start-     tanggal
                                                     LLC               up dan menunjukkan rangkaian           penandatangan
                                                     (―Univation‖).    reactor polyethylene sebagaimana       perjanjian ini dan
                                                                       di deskripsikan di bawah untuk         akan berakhir pada
                                                                       memproduksi seluruhnya sebesar         10 tahun setelah
                                                                       400.000 MT polyethylene resin per      FID (19 September
                                                                       tahun kalender di Anyer, Banten,       2016) atau akan
                                                                       Indonesia (―Project‖) dan untuk        berakhir       pada
                                                                       menggunakan        dan    menjual      tanggal           19
                                                                       Licensed PE Resins yang di             September 2026.
                                                                       produksi pada rangkaian reaktor
                                                                       tersebut.                              FID atau Financial
                                                                                                              Investment
                                                                       Univation menawarkan lisensi           Decision      adalah
                                                                       teknologi dan bantuan teknis           tanggal      dimana
                                                                       terkait    dengan     pengolahan       Univation menerima
                                                                       UNIPOL TM PE, yang merupakan           pemberitahuan
                                                                       suatu kepemilikan atas low             tertulis dari CAP
                                                                       pressure gas phase fluidized bed       bahwa CAP sudah
                                                                       process untuk membuat low              siap           untuk
                                                                       density polyethylene dan high          melanjutkan
                                                                       density polyethylene.                  menjalankan
                                                                                                              Project.

                                                                                                              Sehubungan
                                                                                                              dengan perjanjian
                                                                                                              ini,   CAP      telah
                                                                                                              mengeluarkan
                                                                                                              Siaran Pers tanggal
                                                                                                              14 September 2016
                                                                                                              dengan          judul
                                                                                                              ―Chandra         Asri
                                                                                                              Petrochemical Pilih
                                                                                                              UNIPOL            PE
                                                                                                              Process        untuk
                                                                                                              Pabrik Polyethylene
                                                                                                              Baru Berkapasitas
                                                                                                              400KTA‖.
6.    Score License Agreement tanggal 13        a.   CAP; dan          CAP menerima lisensi dan KBR           15 tahun sejak
      September 2005                            b.   KBR Overseas,     memberikan lisensi atas paten          tanggal      terakhir
                                                     Inc. (―KBR‖).     milik KBR untuk menggunakan            ditandatanganinya:
                                                                       beberapa keistimewaan teknologi        (i) perjanjian (13
                                                                       Score Process (―Score‖), suatu         September 2005)
                                                                       proses pembuatan olefins dengan        dan (ii) Engineering
                                                                       non-catalytic thermal pyrolisis        Agreement antara
                                                                       dengan bahan baku hydrocarbon          Heurtey Petrochem
                                                                       dalam sebuah raktor tabung berapi      France S.A dengan
                                                                       (fired tubular reactor) dan recovery   KBR (12 Mei 2005).
                                                                       atas ethylene yang diproduksi
                                                                       dengan cara tersebut berdasarkan
                                                                       informasi     teknis     KBR    dan
                                                                       ExxonMobil Chemical Company
                                                                       sehubungan dengan pembuatan
                                                                       furnace di pabrik Cilegon.
7.    Lampiran Dukungan SAP Enterprise          a.   CAP; dan          Lampiran mengatur penyediaan           Lampiran
      tanggal 1 Januari 2011 yang merupakan     b.   PT          SAP   layanan dukungan dari SAP              Dukungan         SAP
      bagian dari Perjanjian Lisensi Pengguna        Indonesia         kepada      CAP      untuk    semua    Enterprise memiliki
      Akhir Perangkat Lunak SAP Jenis Value          (―SAP‖).          perangkat lunak yang terlisensi        tanggal efektif sejak
      tanggal 15 Februari 2005                                         oleh CAP sebagai pemegang              1 Januari 2011.
                                                                       lisensi berdasarkan perjanjian,
                                                                       tidak termasuk perangkat lunak         Sampai       dengan



                                                             110
Page 135
No.   Nama Perjanjian                            Pihak                  Deskripsi Singkat                        Jangka Waktu
                                                                        yang         secara        eksklusif     tanggal Prospektus
                                                                        mempergunakan             perjanjian-    ini      diterbitkan,
                                                                        perjanjian khusus.                       perjanjian    masih
                                                                                                                 berlaku.
8.    Technical Services Agreement terkait       a.   CAP dan PBI       Bahwa Pihak Pertama dari waktu           Perjanjian berlaku
      dengan Fasilitas Styrene, Ethylbenzene          (―Pihak           ke waktu memiliki kebutuhan untuk        selama 1 tahun
      Ethylene dan Butadiene Tanggal 1 April          Pertama‖); dan    jasa teknis sehubungan dengan            sejak tanggal 1
      2008 sebagaimana terakhir kali diubah      b.   Lummus            pabrik No.1 dan No. 2 yang dimiliki      April 2008 dan
      dengan Amandemen No. 1 tanggal 28               Technology Inc.   oleh Pihak Pertama yang berlokasi        akan diperpanjang
      Oktober 2016                                    (―Pihak Kedua‖)   di   Merak,      Indonesia,    yang      secara      otomatis
                                                                        menggunakan teknologi styrene            selama 1 tahun
                                                                        dan/atau     ethylbenzene     Pihak      kecuali diakhiri oleh
                                                                        Kedua dan/atau afiliasinya, dan          salah satu pihak
                                                                        pabrik Pihak Pertama yang                dengan
                                                                        berlokasi di Cilegon, Indonesia,         pemberitahuan 30
                                                                        yang menggunakan teknologi               hari        sebelum
                                                                        ekstraksi     ethylene     dan/atau      pengakhiran
                                                                        butadiene dari Pihak Kedua               perjanjian.
                                                                        dan/atau afiliasinya.
                                                                                                                 Sampai       dengan
                                                                        Pihak Kedua menyediakan jasa-            tanggal Prospektus
                                                                        jasa terkait dengan fasilitas            ini      diterbitkan,
                                                                        Styrene, Ethylbenzene, Ethylene          perjanjian     belum
                                                                        dan Butadiene kepada Pihak               diakhiri oleh para
                                                                        Pertama.                                 pihak, oleh karena
                                                                                                                 itu para pihak tetap
                                                                        Jasa-jasa terkait dengan fasilitas       terikat pada syarat
                                                                        Styrene, Ethylbenzene, Ethylene          dan        ketentuan
                                                                        dan Butadiene, antara lain:              perjanjian.
                                                                        a. Trobleshooting;
                                                                        b. Evaluation of operating data
                                                                             to     suggest      areas      of
                                                                             improvement;
                                                                        c. Catalysts                activities
                                                                             evaluation;
                                                                        d. Equipment design simulation
                                                                             for plant modifications;
                                                                        e. Small studies;
                                                                        f.   Pelatihan/Training;
                                                                        g. Plant Audits to examine:
                                                                             i.    Process          Capacity
                                                                                   Limitations;
                                                                             ii.   Reactors Run Lengths;
                                                                             iii. Recovery           Section
                                                                                   Operations;
                                                                             iv. Plant-wide Energy and
                                                                                   Utility Consumption;
                                                                             v. Process Control System
                                                                                   Performance;
                                                                             vi. Other Specific Operating
                                                                                   atau         Performance
                                                                                   Problems.

                                                                        Jasa-jasa untuk fasilitas Ethylene,
                                                                        antara lain:
                                                                        a. Alternative      Bahan     baku
                                                                             Evaluation;
                                                                        b. Plant Audits to examine
                                                                             furnace yields dan run
                                                                             lengths.
9.    License and Engineering and Technical      CAP; dan               CAP bermaksud untuk                      Perjanjian berlaku
      Services Relating to a Butene-1 Plant to   Lummus Technology      memperoleh lisensi dari CB&I             sejak tanggal 16
      be Located in Ciwandan, Cilegon,           LLC (dahulu dikenal    untuk:                                   Mei     2017.   Uji
      Banten Province, Indonesia Agreement       sebagai       CB&I     a. proses        pemisahan     dan       Penerimaan
      tanggal 16 Mei 2017 antara CB&I            Technology     Inc.,        produksi butene-1 dari C4           (Acceptance Test)
      Technology Inc. dan PBI sebagaimana        ―CB&I‖).                    streams,     dan    perawatan       harus diselesaikan
      telah di novasikan kepada CAP                                          terkait; dan                        dalam waktu 20
      berdasarkan Perjanjian Novasi tanggal                             b. proses        produksi    MTBE        hari          sejak
      1 Januari 2020 antara PBI, CAP dan                                     dengan          menggunakan         pemberitahuan
      Lummus Technology LLC                                                  reaktor fixed bed ―constant         CB&I kepada CAP
                                                                             boiling point‖, dan Selective       terkait          Uji
                                                                             Hydrogenation Processes.            Penerimaan
                                                                                                                 tersebut atau 6




                                                             111
Page 136
No.   Nama Perjanjian                            Pihak                    Deskripsi Singkat                      Jangka Waktu
                                                                                                                 bulan sejak tanggal
                                                                                                                 Mechanical
                                                                                                                 Completion (yang
                                                                                                                 mana yang lebih
                                                                                                                 dini), namun dalam
                                                                                                                 hal apapun tidak
                                                                                                                 lebih dari 42 bulan
                                                                                                                 sejak         tanggal
                                                                                                                 efektif, yakni 16 Mei
                                                                                                                 2021. Lebih lanjut,
                                                                                                                 perjanjian tersebut
                                                                                                                 akan terus berlaku
                                                                                                                 dan mengikat Para
                                                                                                                 Pihak         sampai
                                                                                                                 dengan        diakhiri
                                                                                                                 oleh Para Pihak.
10.   CDModulesR System Sale Agreement           CAP; dan                 CAP bermaksud untuk membeli            Selama            tidak
      tanggal 2 April 2019 antara Lummus         CB&I.                    dan menggunakan proprietary            diakhiri oleh Para
      Technology LLC dan PBI sebagaimana                                  catalyst system untuk digunakan        Pihak               dan
      telah di novasikan kepada CAP                                       pada pabrik CAP yang berlokasi di      berdasarkan
      berdasarkan Perjanjian Novasi tanggal                               Ciwandan,     Cilegon,   Provinsi      ketentuan-
      1 Januari 2020 antara PBI, CAP dan                                  Banten.                                ketentuan       terkait
      Lummus Technology LLC                                                                                      pengakhiran
                                                                                                                 sebagaimana diatur
                                                                                                                 dalam      perjanjian,
                                                                                                                 perjanjian       akan
                                                                                                                 berlaku             dan
                                                                                                                 mengikat          Para
                                                                                                                 Pihak selama 15
                                                                                                                 tahun       terhitung
                                                                                                                 sejak         tanggal
                                                                                                                 berlakunya
                                                                                                                 perjanjian atau 2
                                                                                                                 April 2034. Setelah
                                                                                                                 habis masa berlaku
                                                                                                                 awal         tersebut
                                                                                                                 habis,           maka
                                                                                                                 perjanjian       akan
                                                                                                                 secara       otomatis
                                                                                                                 diperpanjang untuk
                                                                                                                 periode 1 tahun
                                                                                                                 untuk        masing-
                                                                                                                 masing
                                                                                                                 perpanjangan.
D.    Perjanjian Sewa
1.    Jetty Utilization and Services Agreement   a.   CAP; dan            NSI       dan       CAP        telah   Perjanjian      akan
      tanggal       18     September      1998   b.   PT         Nippon   menandatangani Jetty Utilization       berlaku efektif 5
      sebagaimana           diubah      dengan        Shokubai            and Services Agreement pada            tahun     sejak    1
      Amendment Agreement tanggal 10                  Indonesia (d/h      tanggal 18 September 1998              Januari 2016 (31
      Oktober 2000 dan Second Amendment               PT       Nisshoku   sebagaimana diubah terakhir pada       Desember 2020).
      tanggal 28 Februari 2011 dan terakhir           Tripolyta           tanggal 10 Oktober 2000 dimana
      kali dengan Third Amendment tanggal 2           Acrylindo)          NSI akan menggunakan Jetty A           Sehubungan
      Januari 2017                                    (―NSI”).            dan Jetty B milik CAP yang             dengan        masa
                                                                          terletak     di    Cilegon      dan    berlaku perjanjian
                                                                          menggunakan jasa CAP saat NSI          yang telah berakhir,
                                                                          melabuhkan kapalnya di Jetty milik     para pihak dalam
                                                                          CAP yang berupa membongkar             perjanjian   masih
                                                                          muatan berupa LP Propylene,            terus
                                                                          Normal Buthanol dan 2-Ethyl            melaksanakan hak
                                                                          Hexanol untuk dibongkar pada           dan kewajibannya
                                                                          Jetty A dan HP Propylene dan           dan oleh karenanya
                                                                          Ethanol untuk dibongkar pada           tetap tunduk pada
                                                                          Jetty B. Selain itu NSI juga           ketentuan-
                                                                          menggunakan jasa CAP untuk             ketentuan
                                                                          memuat muatan berupa Acrylic           sebagaimana
                                                                          Acid, Ethyl Acrylate, Butyl Acrylate   tercantum    dalam
                                                                          dan 1-Ethylhexyl Acrylate untuk        perjanjian sampai
                                                                          dimuat di Jetty B (Perjanjian          dengan
                                                                          2000). Perjanjian tersebut telah       ditandatanganinya
                                                                          berakhir pada tanggal 1 Juli 2010.     dokumen
                                                                          Dengan berakhirnya Perjanjian          perpanjangan.
                                                                          2000       para     pihak      telah
                                                                          memperpanjang masa berlaku
                                                                          perjanjian      melalui        surat



                                                              112
Page 137
No.   Nama Perjanjian                           Pihak                   Deskripsi Singkat                     Jangka Waktu
                                                                        perpanjangan                  No.
                                                                        52/LC/TPI/VI/2010 tanggal 28 Juni
                                                                        2010 dan No. TPI/SYD/S-40/VIII
                                                                        tanggal 6 Agustus 2010. NSI dan
                                                                        CAP     telah    membuat    Nota
                                                                        Kesepahaman        tanggal     30
                                                                        Desember 2015 yang telah diubah
                                                                        dengan      Nota    Kesepahaman
                                                                        tanggal 31 Maret 2016.

                                                                        Berdasarkan hal tersebut, CAP
                                                                        dan NSI sepakat untuk membuat
                                                                        Amandemen Ketiga atas Jetty
                                                                        Utilization  and      Services
                                                                        Agreement.
E.    Perjanjian Operasional Lainnya
1.    Joint Venture Agreement tanggal 17        a.   CAP;               Para pihak sepakat mengadakan         Sampai       dengan
      Juni 2013 sebagaimana telah diubah        b.   SRI; dan           perjanjian patungan sehubungan        tanggal Prospektus
      terakhir    kali    dengan     Second     c.   Compagnie          dengan pendirian SRI.                 ini      diterbitkan,
      Amendment of Joint Venture Agreement           Financiere    Du                                         perjanjian ini masih
      tanggal    13    Agustus   2015 dan            Groupe Michelin                                          berlaku.
      dinovasikan berdasarkan Novation of            ‗Senard et Cie‘
      Joint Venture Agreement tanggal 23             (―Michelin‖).
      April 2014 dan Second Novation
      Agreement of Joint Venture Agreement
      tanggal 31 Desember 2020
2.    Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik No.   a.   CAP; dan           PLN        sepakat     melakukan      Sampai       dengan
      104.Pj/041/DJBB/2011 dan No. 018/CS-      b.   PT          PLN    kerjasama        yang    meliputi     tanggal Prospektus
      CAP/V/2011 tanggal 27 Mei 2011                 (Persero)          menyalurkan dan menjual tenaga        ini      diterbitkan,
      antara CAP dan PT PLN (Persero)                (―PLN‖)            listrik dengan satuan tegangan        perjanjian ini masih
      sebagaimana terakhir kali diubah                                  tinggi 150 kV dan pengoperasian       berlaku.
      dengan       Addendum       II      No.                           paralel (sinkron) pembangkit milik
      0041.Add/AGA.01.01/DISBANTEN/2017                                 CAP ke sistem ketenagalistrikan
      dan No. PL-CR/18-008 tanggal 12                                   milik PLN yang beralamat di Jalan
      Desember 2017                                                     Raya Anyer KM. 123, Ciwandan,
                                                                        Cilegon, Banten.

                                                                        PLN akan memberikan pelayanan
                                                                        dengan mutu, garansi keandalan
                                                                        dan kepastian penyambungan
                                                                        sesuai dengan tingkat mutu
                                                                        pelayanan       dengan       daya
                                                                        tersambung ditambahkan dari
                                                                        40.000 kVA menjadi 54.000 kVA.
3.    Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik No.   a.   CAP; dan           PLN        sepakat      melakukan     Sampai       dengan
      126.Pj/471/1990/M        dan        No.   b.   PT          PLN    kerjasama       yang       meliputi   tanggal Prospektus
      C/012/TPI/1990 tanggal 15 Oktober              (Persero)          menyalurkan tenaga listrik kepada     ini      diterbitkan,
      1990 antara CAP dan PT PLN (Persero)           (―PLN‖)            CAP dan CAP bersedia untuk            perjanjian ini masih
      sebagaimana diubah terakhir kali                                  memberi dan menerima tenaga           berlaku.
      dengan       Addendum       III     No.                           listrik  tersebut     yang   akan
      0040.Add/AGA.01.01/DISBANTEN/2017                                 disalurkan untuk dipergunakan
      dan No. PL-CR/17-022 tanggal 29                                   oleh CAP di pabrik milik CAP dan
      November 2017                                                     anak perusahaannya di Desa
                                                                        Gunung Sugih, Kecamatan Anyer,
                                                                        Serang, Banten dengan kapasitas
                                                                        daya yang akan disalurkan oleh
                                                                        PLN kepada CAP sebesar 70.000
                                                                        kVA.
4.    Pipeline Service Agreement tanggal 10     a.   CAP; dan           NSI menginginkan CAP untuk            Perjanjian ini akan
      Oktober 2000 antara CAP dan NSI           b.   NSI.               memberikan Jasa Layanan untuk         berlaku efektif 5
      sebagaimana          diubah     dengan                            pengoperasian pabrik milik NSI        tahun     sejak   1
      Amandemen Pertama tanggal 28                                      dan CAP bermaksud untuk               Januari 2016 (31
      Februari 2011 atas Pipeline Service                               melakukan Jasa Layanan dengan         Desember 2020).
      Agreement tanggal 10 Oktober 2000                                 syarat    dan     ketentuan    dari
      dan terakhir kali diubah dengan Second                            perjanjian.                           Sehubungan
      Amendment tanggal 2 Januari 2017                                                                        dengan        masa
                                                                                                              berlaku perjanjian
                                                                                                              yang telah berakhir,
                                                                                                              para pihak dalam
                                                                                                              perjanjian   masih
                                                                                                              terus
                                                                                                              melaksanakan hak
                                                                                                              dan kewajibannya
                                                                                                              dan oleh karenanya



                                                             113
Page 138
No.   Nama Perjanjian                            Pihak             Deskripsi Singkat                        Jangka Waktu
                                                                                                            tetap tunduk pada
                                                                                                            ketentuan-
                                                                                                            ketentuan
                                                                                                            sebagaimana
                                                                                                            tercantum     dalam
                                                                                                            perjanjian sampai
                                                                                                            dengan
                                                                                                            ditandatanganinya
                                                                                                            dokumen
                                                                                                            perpanjangan.
5.    BTF Facilities Operating and Services      a.   CAP; dan     CAP         dan       NSI     telah      Perjanjian ini akan
      Agreement tanggal 10 Oktober 2000          b.   NSI.         menandatangani BTF Facilities            berlaku efektif 5
      sebagaimana terakhir kali diubah                             Operating         and     Services       tahun     sejak   1
      dengan Amandemen Kedua tanggal 2                             Agreement pada tanggal 10                Januari 2016 (31
      Januari 2017                                                 Oktober 2000 dimana CAP akan             Desember 2020).
                                                                   menyediakan jasa kepada NSI
                                                                   sebagaimana dijelaskan di bawah          Sehubungan
                                                                   ini (Perjanjian BTF 2000). Dengan        dengan         masa
                                                                   berakhirnya Perjanjian BTF 2000          berlaku perjanjian
                                                                   pada tanggal 1 Juli 2010, CAP dan        yang telah berakhir,
                                                                   NSI          telah       melakukan       para pihak dalam
                                                                   perpanjangan       jangka    waktu       perjanjian    masih
                                                                   sebagaimana diatur dalam surat           terus
                                                                   perpanjangan                    No.      melaksanakan hak
                                                                   52/LC/TPI/VI/2010 pada tanggal           dan kewajibannya
                                                                   28 Juni 2010 dan No. TPI/SYD/S-          dan oleh karenanya
                                                                   40/VIII/2010 tanggal 6 Agustus           tetap tunduk pada
                                                                   2010.                                    ketentuan-
                                                                                                            ketentuan
                                                                   Berdasarkan hal tersebut, CAP            sebagaimana
                                                                   dan    NSI    sepakat      untuk         tercantum     dalam
                                                                   menandatangani perjanjian.               perjanjian sampai
                                                                                                            dengan
                                                                                                            ditandatanganinya
                                                                                                            dokumen
                                                                                                            perpanjangan.
6.    Propylene Storage Facilities Utilization   a.   CAP; dan     CAP akan menyediakan jasa                Perjanjian      akan
      and Service Agreement tanggal 10           b.   NSI.         berikut ini (―Jasa‖) kepada NSI          berlaku efektif 5
      Oktober 2000 sebagaimana diubah                              sesuai       dengan    syarat     dan    tahun     sejak    1
      dengan First Amendment Regarding                             ketentuan sebagaimana diatur             Januari 2016 (31
      Propylene Storage Facilities Utilization                     dalam perjanjian dan instruksi           Desember 2020).
      and Service Agreement tanggal 28                             tertulis yang diberikan NSI kepada
      Februari 2011 dan terakhir kali diubah                       CAP dari waktu ke waktu:                 Sehubungan
      dengan Second Amendment tanggal 2                            a. Mengirimkan Propylene dari            dengan        masa
      Januari 2017                                                       Jetty A dan Jetty B melalui        berlaku perjanjian
                                                                         pipa      CAP    ke    fasilitas   yang telah berakhir,
                                                                         penyimpanan         Propylene;     para pihak dalam
                                                                         atau                               perjanjian   masih
                                                                   b. Mengirimkan Propylene dari            terus
                                                                         CAPC melalui pipa CAP atau         melaksanakan hak
                                                                         CAPC          ke       fasilitas   dan kewajibannya
                                                                         penyimpanan         Propylene;     dan oleh karenanya
                                                                         atau                               tetap tunduk pada
                                                                   c. Mengirimkan Propylene dari            ketentuan-
                                                                         fasilitas        penyimpanan       ketentuan
                                                                         Propylene ke matching point        sebagaimana
                                                                         di pabrik NSI.                     tercantum    dalam
                                                                                                            perjanjian sampai
                                                                   Setiap dan seluruh biaya dan             dengan
                                                                   pengeluaran       yang       timbul      ditandatanganinya
                                                                   sehubungan dengan Jasa akan              dokumen
                                                                   ditanggung oleh CAP, kecuali             perpanjangan.
                                                                   dinyatakan     sebaliknya    dalam
                                                                   perjanjian.   Dalam     hal    CAP
                                                                   memperbaiki dan/atau memelihara
                                                                   fasilitas penyimpanan Propylene,
                                                                   CAP dapat, dengan persetujuan
                                                                   tertulis 15 hari sebelumnya dari
                                                                   NSI,      menghentikan      secara
                                                                   sementara Jasa.
7.    Supply Agreement of Sea Water and          a.   CAP; dan     NSI merupakan perusahaan yang            5 tahun sejak 1
      Instrument Air tanggal 10 Oktober 2000     b.   NSI.         bergerak dalam bidang produksi           Januari     2016
      sebagaimana diubah dengan First                              dan penjualan acrylic acid dan           sampai dengan 31
      Amendment         regarding     Supply                       acrylic esters. NSI membutuhkan          Desember 2020.



                                                             114
Page 139
No.   Nama Perjanjian                              Pihak             Deskripsi Singkat                        Jangka Waktu
      Agreement of Seawater and Instrument                           air laut (sea water) yang dikirimkan
      Air tanggal 28 Februari 2011 dan                               oleh CAP kepada NSI (―SW‖)               Sehubungan
      terakhir kali diubah dengan Second                             untuk        digunakan         dalam     dengan          masa
      Amendment tanggal 2 Januari 2017                               pengoperasian acrylic acid dan           berlaku perjanjian
                                                                     acrylic esters pada pabrik NSI.          yang telah berakhir,
                                                                     CAP merupakan pemilik dari sea           para pihak dalam
                                                                     water pump yang berlokasi di             perjanjian     masih
                                                                     wilayah CAP. NSI membutuhkan             terus
                                                                     CAP untuk menyediakan jasa               melaksanakan hak
                                                                     pompa dan mengirimkan SW                 dan kewajibannya
                                                                     melalui pipa dan fasilitas CAP ke        dan oleh karenanya
                                                                     pabrik NSI dimana SW digunakan           tetap tunduk pada
                                                                     untuk cooling water system untuk         ketentuan-
                                                                     operasi NSI (―Jasa‖).                    ketentuan
                                                                                                              sebagaimana
                                                                     CAP setuju untuk menyediakan             tercantum      dalam
                                                                     Jasa dan NSI setuju untuk                perjanjian sampai
                                                                     membayar Jasa dari CAP sesuai            dengan
                                                                     dengan ketentuan perjanjian. SW          ditandatanganinya
                                                                     harus     dikirimkan     ke    setiap    dokumen
                                                                     matching point.                          perpanjangan.
8.    Pipeline Service Agreement for Caustic       a.   CAP; dan     CAP setuju untuk menyediakan             Perjanjian       akan
      Soda tanggal 2 Januari 2013                  c.   NSI.         jasa-jasa berikut ini (―Jasa‖)           berlaku efektif sejak
                                                                     kepada NSI, dengan pengertian            tanggal 21 Januari
                                                                     bahwa dalam keadaan apapun               2013 dan terus
                                                                     pipa-pipa yang dimiliki oleh CAP         berlanjut       untuk
                                                                     yang terdiri dari transfer pipa untuk    periode 20 tahun
                                                                     pengalihan      soda     api     yang    atau         sampai
                                                                     diproduksi oleh PT Asahimas              dengan tanggal 21
                                                                     Chemical/ ASC (―Pipa‖) berada di         Januari         2033
                                                                     bawah       kekuasaan        dan/atau    (kecuali     diakhiri
                                                                     kepemilikan      NSI     dan      pipa   berdasarkan
                                                                     digunakan       sepenuhnya        dan    ketentuan
                                                                     secara      eksklusif    oleh     NSI    perjanjian). Apabila
                                                                     sehubungan dengan pengalihan             NSI       bermaksud
                                                                     soda api dari titik pertemuan ASC        untuk
                                                                     ke titik pertemuan NSI. CAP tidak        memperbaharui
                                                                     dapat menggunakan Pipa untuk             perjanjian      maka
                                                                     menyediakan Jasa kepada pihak            NSI             wajib
                                                                     ketiga tanpa persetujuan tertulis        memberitahukan
                                                                     sebelumnya dari NSI.                     maksudnya
                                                                                                              tersebut      secara
                                                                                                              tertulis minimal 2
                                                                                                              bulan sebelumnya
                                                                                                              kepada           CAP
                                                                                                              sebelum
                                                                                                              berakhirnya jangka
                                                                                                              waktu      perjanjian
                                                                                                              atau
                                                                                                              pembaharuannya.
                                                                                                              Atas hal tersebut,
                                                                                                              para pihak sepakat
                                                                                                              untuk
                                                                                                              menegosiasikan
                                                                                                              dengan itikad baik
                                                                                                              mengenai      jangka
                                                                                                              waktu
                                                                                                              pembaharuan
                                                                                                              perjanjian.
9.    Storage Facilities Utilization and Service   a.   CAP; dan     Setiap saat selama jangka waktu          Perjanjian       akan
      Agreement tanggal 1 Oktober 2013             b.   NSI.         perjanjian sejak Tanggal Efektif         berlaku efektif sejak
                                                                     (sebagaimana didefinisikan di            tanggal 1 Oktober
                                                                     bawah       ini),    CAP        wajib    2013 dan terus
                                                                     menyediakan jasa berikut (secara         berlanjut       untuk
                                                                     bersama-sama disebut sebagai             periode 20 tahun
                                                                     ―Jasa‖) kepada NSI sesuai dengan         atau         sampai
                                                                     syarat dan ketentuan berdasarkan         dengan tanggal 1
                                                                     perjanjian dan instruksi tertulis dari   Oktober         2033
                                                                     NSI yang diberikan kepada CAP            (kecuali     diakhiri
                                                                     dari waktu ke waktu:                     berdasarkan
                                                                     a. Memindahkan Propylene dari            ketentuan
                                                                          dermaga A dan dermaga B             perjanjian). Apabila
                                                                          melalui pipa CAP ke fasilitas       SNI       bermaksud
                                                                          penyimpanan; dan/atau               untuk



                                                               115
Page 140
No.   Nama Perjanjian                           Pihak                    Deskripsi Singkat                      Jangka Waktu
                                                                         b. Memindahkan Propylene dari          memperbaharui
                                                                             fasilitas penyimpanan ke titik     perjanjian     maka
                                                                             pertemuan di pabrik NSI.           NSI            wajib
                                                                                                                memberitahukan
                                                                         Setiap dan seluruh biaya dan           maksudnya
                                                                         pengeluaran        yang      timbul    tersebut     secara
                                                                         sehubungan dengan Jasa akan            tertulis minimal 1
                                                                         ditanggung oleh CAP, kecuali           tahun sebelumnya
                                                                         dinyatakan      sebaliknya     pada    kepada         CAP
                                                                         perjanjian.    Dalam    hal    CAP     sebelum
                                                                         memperbaiki dan/atau memelihara        berakhirnya jangka
                                                                         fasilitas penyimpanan, CAP dapat,      waktu perjanjian.
                                                                         dengan persetujuan tertulis 15 hari
                                                                         kalender sebelumnya dari NSI,
                                                                         menghentikan secara sementara
                                                                         Jasa.
10.   Perjanjian Pemborongan Pekerjaan          a.   CAP; dan            Untuk mendukung kegiatan usaha         Perjanjian berlaku
      Untuk Pemeliharaan Pekerjaan Sipil No.    b.   PT      Waskita     sehari-hari CAP, CAP menunjuk          terhitung mulai 1
      42000000219, No. 4242000000285,                Adhi Sejahtera      Pihak Kedua untuk melaksanakan         Januari       2020
      dan No. 42000000286 tanggal 2 Januari          (―Pihak Kedua‖)     Pemborongan Pekerjaan untuk            sampai dengan 31
      2020 antara CAP dan PT Waskita Adhi                                pemeliharaan pada pekerjaan sipil,     Desember      2020
      Sejahtera                                                          dalam hal menunjang kegiatan           dan          dapat
                                                                         operasional pabrik CAP di Jalan        diperpanjang
                                                                         Raya Anyer KM. 123, Ciwandan,          berdasarkan
                                                                         Cilegon, Banten. Pemborongan           kesepakatan antara
                                                                         Pekerjaan adalah penyerahan            Para Pihak.
                                                                         sebagian pelaksanaan pekerjaan
                                                                         sebagaimana diatur di dalam            Sehubungan
                                                                         peraturan perundang-undangan di        dengan         masa
                                                                         bidang       ketenagakerjaan      di   berlaku perjanjian
                                                                         Republik Indonesia                     yang telah berakhir,
                                                                                                                para pihak dalam
                                                                                                                perjanjian     masih
                                                                                                                terus
                                                                                                                melaksanakan hak
                                                                                                                dan kewajibannya
                                                                                                                dan oleh karenanya
                                                                                                                tetap tunduk pada
                                                                                                                ketentuan-
                                                                                                                ketentuan
                                                                                                                sebagaimana
                                                                                                                tercantum      dalam
                                                                                                                perjanjian sampai
                                                                                                                dengan
                                                                                                                ditandatanganinya
                                                                                                                dokumen
                                                                                                                perpanjangan.
11.   Perjanjian Pengelolaan Terkait Kegiatan   a.   CAP; dan            SBI ditunjuk oleh CAP untuk            Perjanjian berlaku
      Pengangkutan,           Co-Processing,    b.   PT        Solusi    melakukan      pekerjaan    yaitu      efektif selama 2
      Pengeolahan dan Pemanfaatan Limbah             Bangun              analisis,          pengangkutan,       tahun       terhitung
      Bahan Berbahaya dan Beracun No.                Indonesia           pengelolaan, dan pembuangan            sejak tanggal 1
      014/AGMT/LCA-MFD/SBI/III/2021                  (dahulu didirikan   limbah sebagaimana disebutkan          Februari        2021
      tanggal 1 Februari 2021                        dengan     nama     dalam perjanjian, tidak termasuk       sampai       dengan
                                                     PT        Holcim    memuat limbah ke kendaraan             tanggal            31
                                                     Indonesia Tbk,      pengangkut.                            Desember       2023.
                                                     ―SBI‖).                                                    Jangka         waktu
                                                                                                                perjanjian     dapat
                                                                                                                diperpanjang oleh
                                                                                                                salah satu pihak
                                                                                                                dengan
                                                                                                                mengirimkan
                                                                                                                pemberitahuan
                                                                                                                secara        tertulis
                                                                                                                kepada          pihak
                                                                                                                lainnya        paling
                                                                                                                lambat     30     hari
                                                                                                                kalender sebelum
                                                                                                                jangka         waktu
                                                                                                                perjanjian berakhir.
12.   Perjanjian Pengelolaan Terkait Kegiatan   a.   CAP; dan            CAP menunjuk PPLI untuk                Perjanjian berlaku
      Pengangkutan,             Penimbunan,     b.   PT    Prasadha      melakukan    pekerjaan   yaitu         efektif     terhitung
      Pengolahan, dan Pemanfaatan Limbah             Pamunah             analisis,        pengangkutan,         mulai tanggal 1
      Bahan Berbahaya dan Beracun No.                Limbah (―PPLI‖)     pengelolaan, dan pembuangan            Februari        2021
      002/PPLI-FC/II-2021 tanggal 1 Februari    .                        limbah sebagaimana disebutkan          sampai       dengan



                                                             116
Page 141
No.   Nama Perjanjian                           Pihak                     Deskripsi Singkat                     Jangka Waktu
      2021                                                                dalam perjanjian, tidak termasuk      tanggal        31
                                                                          memuat limbah ke kendaraan            Desember 2022.
                                                                          pengangkut atas limbah-limbah
                                                                          yang dihasilkan oleh Pelanggan
                                                                          yang berasal dari 2 parbik yang
                                                                          berlokasi di (i) Jalan Raya Anyer
                                                                          KM.     123,     Gunung     Sugih,
                                                                          Ciwandan,       CIlegon,   Banten
                                                                          (Pabrik Ciwandan) dan (ii) Dewa
                                                                          Mangunrejo, Pulo Ampel, Serang,
                                                                          Banten (Pabrik Pulo Ampel).
13.   Surat    Perjanjian Jual      Beli No.    a.   CAP; dan             KTI setuju untuk menjual dan CAP      Berlaku selama 5
      79/SPJB/KTI/2016 tanggal 24 Oktober       a.   PT       Krakatau    setuju untuk membeli air industri     tahun sejak tanggal
      2016 sebagaimana telah diubah dengan           Tirta     Industri   dengan volume sebesar 300.000         24 Oktober 2016
      Amandemen Surat Perjanjian Jual Beli           (―KTI‖).             m3/bulan dengan tekanan yang          sampai      dengan
      No. 97.01/AMD/SPJB/KTI/2018 tanggal                                 dijamin sebesar 1 bar pada titik      tanggal 24 Oktober
      16 Juli 2018                                                        pengukuran.                           2021.
14.   Perjanjian Pengawasan Keamanan            a.   CAP; dan             Para pihak telah menandatangani       10 tahun, terhitung
      Operasional dan Jalur Kereta Api Pada     b.   PT Kereta Api        Perjanjian No. HK.221/VIII/15/KA-     sejak tanggal 1
      Perpotongan (Crossing) Jalur Kereta            Indonesia            2013 tanggal 26 Agustus 2013          Maret 2016 sampai
      Api Untuk Penanaman Pipa Gas di KM.            (Persero)            tentang Penyewaan Tanah Milik         dengan tanggal 28
      140+396 antara Stasiun Krenceng-               (―KAI‖).             PT Kereta Api Indonesia (Persero)     Februari 2026.
      Merak Lintas Operasi Jakarta-Merak                                  Untuk Penanaman Pipa Gas
      No. HK.221/III/7/KA-2016 dan No. PL-                                Crossing di KM 140 + 396 antara
      CR/16-022 tanggal 8 Maret 2016                                      Krenceng-Merak Lintas Jakarta-
      sebagaimana         diubah       dengan                             Merak (―Perjanjian Lama‖).
      Addendum           Perjanjian       No.
      KL.701/IV/32/KA-2018 tanggal 19 April                               Para pihak kemudian sepakat dan
      2018                                                                setuju untuk mengikatkan diri
                                                                          secara hukum dalam perjanjian.
                                                                          Maksud dan tujuan perjanjian
                                                                          adalah untuk mengatur hak dan
                                                                          kewajiban masing-masing pihak
                                                                          dalam     hubungannya       dengan
                                                                          pengawasan               keamanan
                                                                          operasional dan jalur kereta api
                                                                          terkait semua kegiatan mengenai
                                                                          dan        menyangkut         serta
                                                                          berhubungan dengan setiap dan
                                                                          semua kewajiban CAP untuk
                                                                          membangun, memelihara, dan
                                                                          mengawasi pipa gas dengan
                                                                          spesifikasi teknis sesuai dengan
                                                                          ketentuan untuk crossing jalur rel
                                                                          kereta api serta perangkat yang
                                                                          dimiliki CAP (―Utilitas‖) sesuai
                                                                          dengan        ketentuan      dalam
                                                                          perjanjian (―Pekerjaan‖) pada
                                                                          perpotongan      tidak    sebidang
                                                                          (crossing) dengan jalur kereta api.

                                                                          Tujuan dari perjanjian adalah
                                                                          untuk    pengawasan      terhadap
                                                                          keamanan operasional dan jalur
                                                                          kereta     api     agar     dalam
                                                                          pelaksanaan     Pekerjaan    pada
                                                                          lokasi     pengawasan        tidak
                                                                          menghambat             operasional
                                                                          perjalanan kereta api.

                                                                          KAI          setuju     melakukan
                                                                          pengawasan              keamanan
                                                                          operasional dan jalur kereta api
                                                                          pada lokasi pengawasan yang
                                                                          diatur dan CAP setuju membayar
                                                                          sejumlah biaya yang disepakati.
                                                                          Pengawasan         yang  dimaksud
                                                                          meliputi pengawasan pada saat
                                                                          pembangunan dan pemeliharaan
                                                                          Utilitas tersebut.

                                                                          CAP       telah      memberikan
                                                                          pemberitahuan tertulis melalui
                                                                          surat elektronik tanggal 8 Juni



                                                              117
Page 142
No.   Nama Perjanjian                         Pihak                   Deskripsi Singkat                      Jangka Waktu
                                                                      2017      kepada     KAI       yang
                                                                      menyatakan bahwa CAP akan
                                                                      melakukan keterbukaan informasi
                                                                      kepada publik atas perjanjian.
15.   Perjanjian Pengawasan Keamanan          a.   CAP; dan           Para pihak telah menandatangani        10 tahun terhitung
      Operasional dan Jalur Kereta Api Pada   b.   PT Kereta Api      Perjanjian No. 49/HK/D.6/2010          sejak tanggal 16
      Persinggungan (Sejajar) Dengan Jalur         Indonesia          tanggal 11 Mei 2010 mengenai           Januari      2015
      Kereta Api Untuk Penanaman Pipa Gas          (Persero)          sewa tanah milik KAI seluas 5.595      sampai dengan 15
      di KM. 138+785 sampai dengan KM.             (―KAI‖).           m2 di KM. 9+800 sampai dengan          Januari 2025
      141+495 antara Stasiun Krenceng-                                15+530 lintas Cilegon-Anyer Kidul
      Merak     Lintas   Angke-Merak    No.                           dan seluas 4.065 m2 di KM.
      HK.221/III/15/KA-2015 dan No. PL-                               138+785 sampai dengan 141+495
      CR/15-025 tanggal 3 Maret 2015                                  lintas Angke-Merak (―Perjanjian
      sebagaimana        diubah     dengan                            Lama‖).
      Addendum          Perjanjian      No.
      KL.701/IV/28/KA-2018 tanggal 19 April                           Para pihak kemudian sepakat dan
      2018                                                            setuju untuk mengikatkan diri
                                                                      dalam      Perjanjian    tentang
                                                                      Pengawasan            Keamanan
                                                                      Operasional dan Jalur Kereta Api
                                                                      pada Persinggungan (Sejajar)
                                                                      dengan Jalur Kereta Api untuk
                                                                      Penanaman Pipa Gas di Lokasi
                                                                      KM. 138+785 sampai dengan KM.
                                                                      141+495       antara     Stasiun
                                                                      Krenceng-Merak Lintas Angke-
                                                                      Merak.

                                                                      Maksud dari perjanjian adalah
                                                                      untuk mengatur hak dan kewajiban
                                                                      masing-masing        pihak     dalam
                                                                      hubungannya                  dengan
                                                                      pengawasan                keamanan
                                                                      operasional dan jalur kereta api
                                                                      terkait kegiatan mengenai dan
                                                                      menyangkut serta berhubungan
                                                                      dengan       setiap    dan    semua
                                                                      kewajiban           CAP        untuk
                                                                      membangun, memelihara dan
                                                                      mengawasi pipa air dengan
                                                                      spesifikasi teknis yang disetujui
                                                                      oleh        Direktorat      Jenderal
                                                                      Perkeretaapian untuk crossing
                                                                      jalur rel kereta api serta perangkat
                                                                      yang dimiliki oleh CAP (―Utilitas‖)
                                                                      sesuai        dengan       ketentuan
                                                                      perjanjian (―Pekerjaan‖) pada
                                                                      penanaman pipa sejajar dengan
                                                                      jalur kereta api.

                                                                      Tujuan dari perjanjian adalah
                                                                      untuk    pengawasan      terhadap
                                                                      keamanan operasional dan jalur
                                                                      kereta     api     agar     dalam
                                                                      pelaksanaan     Pekerjaan    pada
                                                                      Lokasi      Pengawasan       tidak
                                                                      menghambat             operasional
                                                                      perjalanan kereta api.

                                                                      CAP        telah       memberikan
                                                                      pemberitahuan tertulis melalui
                                                                      surat elektronik tanggal 8 Juni
                                                                      2017     kepada       KAI      yang
                                                                      menyatakan bahwa CAP akan
                                                                      melakukan keterbukaan informasi
                                                                      kepada publik atas perjanjian.
16.   New Polyethylene Reactor Line Project   a.   CAP;               CAP telah menunjuk Offshore            Sejak   1   Agustus
      New Swing Plant of HDPE, LLDPE and      b.   Toyo               Supplier untuk melaksanakan            2017.
      mLLDPE at Cilegon Banten, Indonesia          Engineering        pekerjaan     teknis,   pengadaan
      Detailed Engineering and Supply              Corporation        peralatan tertentu dan bahan dari      Berdasarkan
      Contract tanggal 31 Agustus 2017             (―Toyo-J‖); dan    sumber di luar Indonesia dan           keterangan   CAP
                                              c.   Toyo               menyediakan peralatan dan bahan        perjanjian  masih
                                                   Engineering        tersebut secara CIF basis untuk        berlaku
                                                   Korea    Limited   proyek pembangunan New Swing           dikarenakan




                                                           118
Page 143
No.   Nama Perjanjian                           Pihak                    Deskripsi Singkat                       Jangka Waktu
                                                    (―Toyo-K‖).          Plant of HDPE, LLDPE and                warranty    period
                                                                         mLLDPE       dengan   kapasitas         masih      berlaku
                                                c.   Toyo-J      dan     400.000 MTA termasuk fasilitas          sampai dengan 17
                                                     Toyo-K secara       tambahan dan pendukung yang             Maret 2022
                                                     bersama-sama        berlokasi di Ciwandan, Cilegon,
                                                     selanjutnya         Banten (―Pabrik‖) milik CAP
                                                     disebut sebagai     (―Proyek‖).
                                                     ―Offshore
                                                     Supplier‖.
17.   New Polyethylene Reactor Line Project     a.   CAP; dan            CAP telah menunjuk IKPT untuk           Sejak   1    Agustus
      New Swing Plant of HDPE, LLDPE and        b.   PT Inti Karya       melaksanakan pekerjaan survei,          2017.
      mLLDPE at Cilegon Banten, Indonesia            Persada Tehnik      desain, pengadaan peralatan lokal
      Procurement and Construction Contract          (―IKPT‖).           dan tes, perolehan izin pabean,         Berdasarkan
      tanggal 31 Agustus 2017                                            transportasi darat, pembangunan         keterangan    CAP
                                                                         dan     pendirian,      dan     pre-    perjanjian   masih
                                                                         commissioning         (―Pekerjaan‖)     berlaku
                                                                         untuk proyek pembangunan New            dikarenakan
                                                                         Swing Plant of HDPE, LLDPE and          warranty     period
                                                                         mLLDPE        dengan      kapasitas     masih       berlaku
                                                                         400.000 MTA termasuk fasilitas          sampai dengan 17
                                                                         tambahan dan pendukung yang             Maret 2022.
                                                                         berlokasi di Ciwandan, Cilegon,
                                                                         Banten (―Pabrik‖) milik CAP
                                                                         (―Proyek‖).
18.   Material Supply Relating to a Heater      a.   CAP; dan            CAP         berencana         untuk     Tidak diatur.
      Revamp Project to be Located in           b.   Lummus      Heat    menggunakan jasa LHT untuk
      Ciwandan, Cilegon, Banten Province,            Transfer (―LHT‖).   melaksanakan jasa penyediaan
      Indonesia Agreement tanggal 24 Mei                                 material (material supply services)
      2017                                                               sehubungan dengan revamping 1
                                                                         Ethane Cracker Heater, BA-101
                                                                         dan 6 Liquid Cracking Heaters,
                                                                         BA-102 hingga BA-107 untuk
                                                                         dipasang di pabrik CAP di
                                                                         Ciwandan,      Cilegon,     Banten,
                                                                         Indonesia (―Pabrik‖).
19.   Enclosed Ground Flare Project at          a.   CAP; dan            CAP         bermaksud         untuk     Sejak 16 April 2018
      Cilegon Banten, Indonesia Engineering,    b.   PT Inti Karya       membangun         suatu     fasilitas   sampai        dengan
      Procurement and Construction Contract          Persada Tehnik      enclosed ground flare dengan            berakhirnya Defect
      tanggal 28 Mei 2018                            (―IKPT‖).           kapasitas 220 ton per jam di            Liability Period yaitu
                                                                         Ciwandan, Banten, Indonesia             tidak lebih dari 14
                                                                         (―Proyek‖). CAP telah menunjuk          November 2022 (24
                                                                         IKPT      untuk      melaksanakan       bulan dari plant
                                                                         engineering dan jasa desain,            acceptance date).
                                                                         pengadaan lokal, transportasi,
                                                                         custom clearance work, good
                                                                         handling,      konstruksi,        pre
                                                                         commissioning dan IKPT telah
                                                                         menyetujui penunjukan tersebut
20.   The Supply of Butadiene for Fouling       a.   CAP; dan            CAP setuju untuk bekerja sama           Perjanjian berlaku
      Control Treatment Agreement tanggal       b.   PT Zi-Techasia.     dengan ZIT untuk memperoleh             efektif sejak tanggal
      15 Desember 2016 sebagaimana                   (ZIT‖).             produk chemical yakni Dorf Ketal        15 Desember 2016
      diubah dengan Amendment to Supply of                               DA 2606 dalam rangka menunjang          dan berlaku sampai
      Butadiene for Fouling Control Treatment                            program butadiene fouling control       dengan            31
      Agreement tanggal 3 September 2018                                 CAP.                                    Desember 2020.
      antara PBI dan PT Zi-Techasia,
      sebagaimana terakhir telah di novasikan                                                                    Sehubungan
      kepada CAP berdasarkan Perjanjian                                                                          dengan        masa
      Novasi tanggal 20 Desember 2019                                                                            berlaku perjanjian
                                                                                                                 yang telah berakhir,
                                                                                                                 para pihak dalam
                                                                                                                 perjanjian   masih
                                                                                                                 terus
                                                                                                                 melaksanakan hak
                                                                                                                 dan kewajibannya
                                                                                                                 dan oleh karenanya
                                                                                                                 tetap tunduk pada
                                                                                                                 ketentuan-
                                                                                                                 ketentuan
                                                                                                                 sebagaimana
                                                                                                                 tercantum    dalam
                                                                                                                 perjanjian sampai
                                                                                                                 dengan
                                                                                                                 ditandatanganinya
                                                                                                                 dokumen



                                                             119
Page 144
No.   Nama Perjanjian                           Pihak                    Deskripsi Singkat                             Jangka Waktu
                                                                                                                       perpanjangan.
21.   Raffinate Supply Agreement tanggal 16     a.   CAP; dan            CAP bermaksud untuk mendirikan,               Perjanjian berlaku
      Juli    2012   sebagaimana      diubah    b.   Arlanxeo            memiliki, dan mengoperasikan                  selama 10 tahun
      berdasarkan First Amendment of                 Singapore Pte.      sebuah unit ekstraksi butadiene               dari Tanggal Mulai
      Raffinate Supply Agreement tanggal 9           Ltd.                pada        fasilitas     petrokimia          Raffinate 1 dan
      Oktober 2013 dan Second Amendment              (sebelumnya         terintegrasi milik CAP yang                   dapat diperpanjang
      of Raffinate Supply Agreement tanggal          dikenal sebagai     berlokasi di Ciwandan, Cilegon,               secara     otomatis
      6 Juli 2018 dan Third Amendment of             Lanxess    Butyl    Banten (―BDX Facility CAP‖).                  selama 4 tahun
      Raffinate Supply Agreement tanggal 1           Pte.        Ltd.)   Sementara           itu,    Lanxess           untuk        setiap
      Juli 2019 sebagaimana terakhir telah di        (―Arlanxeo‖).       bermaksud untuk mendirikan,                   Jangka       Waktu
      novasikan kepada CAP berdasarkan                                   memiliki dan mengoperasikan                   Pembaharuan,
      Perjanjian Novasi tanggal 2 Desember                               sebuah butyl rubber plant dan                 kecuali     apabila
      2019     dan    sebagaimana     diubah                             methyl tertiary butyl ether dan               Perjanjian diakhiri
      berdasarkan Fourth Amendment of                                    back cracking unit di Jurong                  oleh salah satu
      Raffinate Supply Agreement tanggal 7                               Island, Singapura. Untuk itu, CAP             Pihak.
      September 2020                                                     bermaksud untuk menjual dan
                                                                         Lanxess        bermaksud       untuk          Perjanjian      telah
                                                                         membeli produk petrokimia yang                direalisasikan
                                                                         mengandung isobutylene, butene-               pertama kali pada
                                                                         1 dan butene-2 (―Raffinate 1‖) dari           tanggal 5 Oktober
                                                                         CAP. Sementara itu, Lanxess                   2013         sebagai
                                                                         bermaksud untuk menjual dan PBI               Tanggal Mulai yang
                                                                         bermaksud untuk membeli produk                merupakan
                                                                         sampingan petrokimia primer yang              penjualan        dan
                                                                         tersisa      setelah     isobutylene          penyerahan      awal
                                                                         dihilangkan dari Raffinate 1                  antar para pihak
                                                                         (―Raffinate 2‖).                              sebagaimana telah
                                                                                                                       diperjanjikan.
22.   Butadiene Sales Contract tanggal 16       a.   CAP; dan            CAP bermaksud untuk mendirikan,               Perjanjian berlaku
      Juli 2012 antara PBI dengan Lanxess       b.   Arlanxeo.           memiliki, dan mengoperasikan                  selama 5 tahun dari
      Butyl Pte. Ltd., dan sebagaimana                                   sebuah unit ekstraksi butadiene               Tanggal Mulai dan
      terakhir telah di novasikan kepada CAP                             pada        fasilitas     petrokimia          dapat diperpanjang
      berdasarkan Perjanjian Novasi tanggal                              terintegrasi milik CAP yang                   selama 1 tahun
      2 Desember 2019 antara PBI, CAP dan                                berlokasi di Ciwandan, Cilegon,               untuk          setiap
      Arlanxeo                                                           Banten (―BDX Facility CAP‖).                  Jangka         Waktu
                                                                         Sementara           itu,     Lanxess          Pembaharuan,
                                                                         bermaksud untuk mendirikan,                   kecuali       apabila
                                                                         memiliki dan mengoperasikan                   Perjanjian diakhiri
                                                                         sebuah polybutadiene rubber plant             oleh salah satu
                                                                         di Tembusu, Jurong Island,                    Pihak.
                                                                         Singapura.      Untuk    itu,   CAP
                                                                         bermaksud untuk menjual kepada                Perjanjian      telah
                                                                         Lanxess dan Lanxess bermaksud                 direalisasikan
                                                                         untuk membeli dari CAP sejumlah               pertama kali pada
                                                                         Butadiene sesuai spesifikasi yang             tanggal 11 Oktober
                                                                         ditentukan di dalam Perjanjian                2016         sebagai
                                                                         (―Produk‖) yang akan dihasilkan               Tanggal Mulai yang
                                                                         oleh BDX Facility CAP untuk                   merupakan
                                                                         memenuhi kebutuhan Fasilitas                  penjualan         dan
                                                                         Polybutadiene Rubber Lanxess                  pembelian       awal
                                                                         sebagaimana dimaksud dalam                    antar para pihak
                                                                         Perjanjian.                                   sebagaimana telah
                                                                                                                       diperjanjikan.
23.   Methyl Tert-Butyl Ether (MTBE) Project    a.   CAP; dan            CAP           berencana           untuk       Perjanjian ini masih
      Detailed     Engineering    Agreement     b.   PT Inti Karya       menggunakan jasa IKPT dalam                   berlaku           dan
      Relating to a Heater Revamp Project            Persada Teknik      melaksanakan           jasa     detailed      mengikat         para
      Located at Cilegon, Banten, Indonesia          (―IKPT‖)            engineering and design, termasuk              pihak         sampai
      antara PBI dan IKPT tanggal 28 Mei                                 pengadaan atas perlengkapan                   dengan
      2018, dan sebagaimana terakhir telah                               lokal (termasuk pengiriman dan                dikeluarkannya
      dinovasikan kepada CAP berdasarkan                                 inspeksi)      dan       pembangunan          Final Acceptance
      Perjanjian Novasi tanggal 23 Desember                              perlengkapan          dan      fasilitas-     Certificate.
      2019 antara PBI, CAP dan IKPT dan                                  fasilitas, menerima perlengkapan
      telah diubah berdasarkan Amandemen                                 impor      di     titik     pengiriman,       Final Acceptance
      Pertama atas Kontrak Rekayasa,                                     memperoleh izin bea cukai atas                Certificate      telah
      Pengadaan dan Konstruksi Terperinci                                perlengkapan            impor         titik   dikeluarkan     pada
      Untuk Proyek Methyl Tert-Butyl (MTBE)                              pengiriman sampai dengan site.                tanggal             15
      di Cilegon, Banten, Indonesia tanggal 2                                                                          September 2020.
      September 2020 antara CAP dan IKPT                                                                               Jangka         waktu
                                                                                                                       tanggung       jawab
                                                                                                                       atas       kecacatan
                                                                                                                       adalah          untuk
                                                                                                                       periode 12 bulan
                                                                                                                       sejak tanggal 15
                                                                                                                       September       2020



                                                             120
Page 145
No.   Nama Perjanjian                          Pihak              Deskripsi Singkat                   Jangka Waktu
                                                                                                      atau 12 bulan sejak
                                                                                                      tanggal       yang
                                                                                                      disepakati     oleh
                                                                                                      para pihak.
24.   Engineering and Supply Contract          a.   CAP; dan      TEC setuju untuk menyediakan (i)    Perjanjian       ini
      tanggal 28 Mei 2018 sehubungan           b.   Toyo          suku cadang untuk instalasi pre-    berlaku       sejak
      dengan Proyek Butene-1 di Cilegon,            Engineering   commissioning                dan    tanggal 16 April
      Banten, Indonesia antara PT Butadiene         Corporation   commissioning; (ii) suku cadang     2018.
      Indonesia dan Toyo Engineering                (―TEC‖)       modal dan 2 tahun suku cadang
      Corporation sebagaimana dinovasikan                         untuk       operasional      dan    Jaminan
      dengan Perjanjian Novasi tanggal 20                         pemeliharaan     pabrik    sesuai   Pelaksanaan akan
      Desember 2019 antara PBI, CAP dan                           dengan ketentuan yang diatur        batal         dengan
      Toyo Engineering Corporation dan                            dalam lampiran perjanjian.          sendirinya      pada
      sebagaimana terakhir telah diubah                                                               tanggal      Sertifikat
      berdasarkan Amandemen Pertama Atas                                                              Penerimaan Pabrik
      Kontrak Rekayasa dan Pengadaan                                                                  sebagaimana
      Untuk Proyek Butene-1 di Cilegon,                                                               dijadwalkan dalam
      Banten, Indonesia antara CAP dan                                                                Jadwal         Waktu
      Toyo Engineering Corporation tanggal 2                                                          dengan        tanggal
      September 2020                                                                                  kadaluarsa adalah
                                                                                                      15         September
                                                                                                      2020,         dengan
                                                                                                      ketentuan      bahwa
                                                                                                      CAP             dapat
                                                                                                      meminta          agar
                                                                                                      Jaminan
                                                                                                      Pelaksanaan
                                                                                                      diperpanjang       jika
                                                                                                      penerbitan
                                                                                                      Sertifikat
                                                                                                      Penerimaan Pabrik
                                                                                                      ditunda.

                                                                                                      Jangka         Waktu
                                                                                                      Tanggung Jawab
                                                                                                      atas      Kecacatan
                                                                                                      adalah         untuk
                                                                                                      periode 12 bulan
                                                                                                      sejak tanggal 15
                                                                                                      September       2020
                                                                                                      atau 12 bulan sejak
                                                                                                      tanggal         yang
                                                                                                      disepakati lain oleh
                                                                                                      para pihak. Jangka
                                                                                                      Waktu      Tanggung
                                                                                                      Jawab            atas
                                                                                                      Kecacatan barang
                                                                                                      yang            telah
                                                                                                      diperbaiki      akan
                                                                                                      diperjanjang untuk
                                                                                                      12 bulan setelah
                                                                                                      tanggal perbaikan
                                                                                                      namun tidak lebih
                                                                                                      dari 24 bulan sejak
                                                                                                      15 September 2020
                                                                                                      atau dari tanggal
                                                                                                      yang       disepakati
                                                                                                      para pihak.
25.   Engineering and Supply Contract          a.   CAP; dan      TEC setuju untuk menyediakan (i)    Perjanjian         ini
      tanggal 28 Mei 2018 sehubungan           b.   TEC           suku cadang untuk instalasi pre-    berlaku         sejak
      dengan Proyek Methyl Tert-Butyl Ether                       commissioning                dan    tanggal 16 April
      (MTBE) di Cilegon, Banten, Indonesia                        commissioning; (ii) suku cadang     2018.
      antara PBI dan Toyo Engineering                             modal dan 2 tahun suku cadang
      Corporation sebagaimana dinovasikan                         untuk       operasional      dan    Jaminan
      dengan Perjanjian Novasi tanggal 20                         pemeliharaan     pabrik    sesuai   Pelaksanaan akan
      Desember 2019 antara PBI, CAP dan                           dengan ketentuan yang diatur        batal       dengan
      Toyo Engineering Corporation dan                            dalam lampiran perjanjian.          sendirinya    pada
      sebagaimana terakhir telah diubah                                                               tanggal    Sertifikat
      berdasarkan Amandemen Pertama Atas                                                              Penerimaan Pabrik
      Kontrak Rekayasa dan Pengadaan                                                                  sebagaimana
      Untuk Proyek Proyek Methyl Tert-Butyl                                                           dijadwalkan dalam
      Ether (MTBE) di Cilegon, Banten,                                                                Jadwal       Waktu
      Indonesia antara CAP dan Toyo                                                                   dengan      tanggal
      Engineering Corporation tanggal 2                                                               kadaluarsa adalah



                                                           121
Page 146
No.   Nama Perjanjian                         Pihak                   Deskripsi Singkat                       Jangka Waktu
      September 2020                                                                                          15         September
                                                                                                              2020,         dengan
                                                                                                              ketentuan      bahwa
                                                                                                              CAP             dapat
                                                                                                              meminta          agar
                                                                                                              Jaminan
                                                                                                              Pelaksanaan
                                                                                                              diperpanjang      jika
                                                                                                              penerbitan
                                                                                                              Sertifikat
                                                                                                              Penerimaan Pabrik
                                                                                                              ditunda.

                                                                                                              Jangka         Waktu
                                                                                                              Tanggung Jawab
                                                                                                              atas      Kecacatan
                                                                                                              adalah          untuk
                                                                                                              periode 12 bulan
                                                                                                              sejak tanggal 15
                                                                                                              September       2020
                                                                                                              atau 12 bulan sejak
                                                                                                              tanggal          yang
                                                                                                              disepakati lain oleh
                                                                                                              para pihak. Jangka
                                                                                                              Waktu      Tanggung
                                                                                                              Jawab             atas
                                                                                                              Kecacatan barang
                                                                                                              yang            telah
                                                                                                              diperbaiki       akan
                                                                                                              diperjanjang untuk
                                                                                                              12 bulan setelah
                                                                                                              tanggal perbaikan
                                                                                                              namun tidak lebih
                                                                                                              dari 24 bulan sejak
                                                                                                              15 September 2020
                                                                                                              atau dari tanggal
                                                                                                              yang       disepakati
                                                                                                              para pihak.
26.   IBM Customer Agreement No. 08-          a.   CAP; dan           IBM       telah     setuju      untuk   60 bulan terhitung
      IB00904 tanggal 27 Oktober 2008 dan     b.   PT           IBM   menyediakan         layanan-layanan     sejak 1 April 2018,
      Pernyataan Kerja tanggal 22 Desember         Indonesia          sehubungan dengan infrastruktur         atau          sampai
      2017                                         (―IBM‖)            teknologi informasi untuk CAP           dengan 1 April
                                                                      yang mencakup, antara lain,             2023.
                                                                      sebagai berikut: (i) manajemen
                                                                      proyek, (ii) layanan transformasi
                                                                      langsung, (iii) layanan transformasi
                                                                      jangka      dekat,    (iv)   layanan
                                                                      transformasi yang berkelanjutan,
                                                                      dan     (v)    layanan     dukungan
                                                                      operasional infrastuktur teknologi
                                                                      informasi.
F.    Perjanjian Sewa Tanah
1.    Perjanjian Sewa Menyewa Milik PT        a.   CAP; dan           KS setuju untuk menyewakan              Sampai    dengan
      Krakatau Steel (Persero) Tbk No. PL-    b.   PT     Krakatau    tanah yang berlokasi di Desa            tanggal       31
      CR/19-048 tanggal 27 Mei 2019                Steel (Persero)    Warnasari,            Samangraya,       Desember 2021
                                                   Tbk (―KS‖)         Kubangsari, Tegal Ratu dan
                                                                      Kepuh Kecamatan Ciwandan,
                                                                      Kota Cilegon, Banten dengan luas
                                                                      9.680 m2 (―Objek Sewa‖) kepada
                                                                      CAP untuk digunakan sebagai
                                                                      jalur pipa gas ethylene
2.    Perjanjian Pemanfaatan Tanah Milik PT   a.   CAP; dan           KAI setuju untuk mengoptimalkan         Sampai dengan 28
      Kereta Api Indonesia (Persero) di KM    b.   PT Kereta Api      lahan seluas 33 m2 yang terletak        Februari 2026
      140 + 396 antara Krenceng-Merak              Indonesia          pada KM 140 + 396, yang berada
      Lintas Operasi Jakarta-Merak No.             (Persero)          di antara stasiun Krenceng-Merak
      HK.221/III/8/KA-2016 tanggal 8 Maret         (―KAI‖)            jalur lintas operasi Krenceng-
      2016 sebagaimana diubah dengan                                  Merak (―Objek Pemanfaatan‖)
      Addendum          Perjanjian      No.                           dengan cara mengizinkan CAP
      KL.701/IV/33/KA-2018 tanggal 19 April                           menggunakan Objek Pemanfaatan
      2018                                                            dimaksud       dari     KAI  dan
                                                                      mengikatkan diri berdasarkan
                                                                      syarat dan ketentuan dalam
                                                                      perjanjian.




                                                          122
Page 147
No.   Nama Perjanjian                         Pihak                Deskripsi Singkat                      Jangka Waktu
                                                                   Tujuan dari perjanjian adalah
                                                                   meningkatkan pemanfaatan dan
                                                                   pengelolaan aset tanah milik KAI
                                                                   dengan       prinsip       saling
                                                                   menguntungkan.

                                                                   CAP       menggunakan          Objek
                                                                   Pemanfaatan                   sesuai
                                                                   penggunaannya yaitu untuk pipa
                                                                   gas di dalam tanah (―Utilitas‖).
3.    Perjanjian Persewaan Pemanfaatan        a.   CAP; dan        KAI setuju untuk menyewakan            Sampai dengan 9
      Tanah Milik PT Kereta Api Indonesia     b.   PT Kereta Api   sebagian objek sewa yang berada        Mei 2025
      (Persero) di KM 13 + 530 antara              Indonesia       lahan seluas 33 m2 yang terletak
      Cigading-Anyer Lor Lintas Cilegon-           (Persero)       pada KM 13+ 530 s.d. 15 + 030,
      Anyer Kidul No. HK.221/XI/25/KA-2015         (―KAI‖)         antara Cigading-Anyer Lor, yang
      tanggal     16    November      2015                         berada di jalur lintas non-operasi
      sebagaimana       diubah      dengan                         Cilegon-Anyer      Kidul    (―Objek
      Addendum         Perjanjian      No.                         Sewa‖) kepada CAP dan CAP
      KL.701/IV/31/KA-2018 tanggal 19 April                        setuju menyewa Objek Sewa dari
      2018                                                         KAI dan mengikatkan diri dalam
                                                                   perjanjian.

                                                                   Tujuan dari perjanjian adalah
                                                                   meningkatkan pemanfaatan dan
                                                                   pengelolaan aset tanah milik KAI
                                                                   dengan       prinsip       saling
                                                                   menguntungkan.

                                                                   CAP menggunakan Objek Sewa
                                                                   sesuai penggunaannya yaitu untuk
                                                                   area hijau, akses jalan khusus
                                                                   mobilisasi CAP, 1 crossing pipa
                                                                   gas di dalam tanah dan 2 piperack
                                                                   (crossing melayang di atas tanah)
                                                                   (―Utilitas‖).
4.    Perjanjian Pemanfaatan Tanah Milik PT   a.   CAP; dan        Para pihak telah menandatangani        Sampai dengan 14
      Kereta Api Indonesia (Persero) di KM.   b.   PT Kereta Api   Perjanjian    No.    0011/42111/       Januari 2026
      9+800 sampai dengan KM.15+530                Indonesia       D.1/911/SG/TN/III/2015-PL-CR/15-
      antara Cigading-Anyer Lor Lintas Non         (Persero)       028 tanggal 13 Maret 2015
      Operasi Cilegon-Anyer Kidul No.              (―KAI‖)         tentang Persewaan Pemanfaatan
      HK.221/II/35/KA-2016 dan No. PL-                             Tanah Milik KAI di KM. 9+800
      CR/16-021 tanggal 25 Februari 2016                           sampai dengan KM. 15+530
      sebagaimana        diubah     dengan                         antara Cigading-Anyer Lor Lintas
      Addendum          Perjanjian      No.                        Cilegon-Anyer Kidul yang akan
      KL.701/IV/29/KA-2018 tanggal 19 April                        berakhir tanggal 14 Januari 2016
      2018                                                         (―Perjanjian Lama‖).

                                                                   Para pihak bermaksud untuk
                                                                   memperpanjang Perjanjian Lama,
                                                                   yaitu di KM 9+800 sampai dengan
                                                                   KM. 15+530 yang berada di jalur
                                                                   lintas non operasi antara Cigading-
                                                                   Anyer Lor Lintas Cilegon-Anyer
                                                                   Kidul (―Objek Pemanfaatan‖).
                                                                   Para pihak sepakat dan setuju
                                                                   untuk mengikatkan diri dalam
                                                                   Perjanjian              Persewaan
                                                                   Pemanfaatan Tanah KAI atas
                                                                   Objek Pemanfaatan.

                                                                   Maksud dari perjanjian adalah
                                                                   mengoptimalkan aset tanah milik
                                                                   KAI dengan cara menyewakan
                                                                   Objek Pemanfaatan kepada CAP.

                                                                   Tujuan dari perjanjian adalah
                                                                   meningkatkan pemanfaatan dan
                                                                   pengelolaan aset tanah milik KAI
                                                                   dengan       prinsip       saling
                                                                   menguntungkan.

                                                                   CAP     menggunakan      Objek
                                                                   Pemanfaatan             sesuai
                                                                   penggunaannya yaitu untuk pipa



                                                         123
Page 148
No.   Nama Perjanjian                           Pihak                  Deskripsi Singkat                      Jangka Waktu
                                                                       gas di dalam tanah (―Utilitas‖).
5.    Perjanjian Pemanfaatan Tanah PT           a.   CAP; dan          Para pihak bermaksud untuk             Sampai dengan 30
      Kereta Api Indonesia (Persero) di KM.     b.   PT Kereta Api     membuat perjanjian pemanfaatan         April 2022
      13+530 dan 13+342 antara Cigading-             Indonesia         tanah di 13+530 dan 13+342,
      Anyer Lor Lintas Non Operasi Cilegon-          (Persero)         yang berada di jalur antara
      Anyer Kidul No. KL.701/VI/4/KA-2017            (―KAI‖)           Cigading-Anyer Lor Lintas Non-
      tanggal 5 Juni 2017 sebagaimana                                  Operasi    Cilegon-Anyer       Kidul
      diubah dengan Addendum Perjanjian                                (―Objek Pemanfaatan‖). Para
      No. KL.701/IV/30/KA-2018 tanggal 19                              pihak sepakat dan setuju untuk
      April 2018                                                       mengikatkan diri dalam Perjanjian
                                                                       Persewaan Pemanfaatan Tanah
                                                                       KAI atas Objek Pemanfaatan.

                                                                       Maksud dari perjanjian adalah
                                                                       mengoptimalkan aset tanah milik
                                                                       KAI dengan cara menyewakan
                                                                       Objek Pemanfaatan kepada CAP.

                                                                       Tujuan dari perjanjian adalah
                                                                       meningkatkan pemanfaatan dan
                                                                       pengelolaan aset tanah milik KAI
                                                                       dengan       prinsip       saling
                                                                       menguntungkan.

                                                                       CAP       menggunakan          Objek
                                                                       Pemanfaatan                   sesuai
                                                                       penggunaannya yaitu untuk 1 pipe
                                                                       rack dan 1 box culvert (―Utilitas‖).
6.    Perjanjian Pemanfaatan Tanah PT           a.   CAP; dan          Para pihak bermaksud untuk             Sampai dengan 31
      Kereta Api Indonesia (Persero) Untuk      b.   PT Kereta Api     membuat perjanjian pemanfaatan         Juli 2027
      Crossing Kabel Listrik dan Pipe Rack di        Indonesia         tanah di 13+500, yang berada di
      KM. 13+500 antara Cigading-Anyer               (Persero)         jalur antara Cigading-Anyer Kidul
      Kidul Lintas Non Operasi Cilegon-Anyer         (―KAI‖)           Lintas Non-Operasi Cilegon-Anyer
      Kidul No. KL.701/IV/27/KA-2018 tanggal                           Kidul (―Objek Pemanfaatan‖).
      19 April 2018                                                    Para pihak sepakat dan setuju
                                                                       untuk mengikatkan diri dalam
                                                                       Perjanjian              Persewaan
                                                                       Pemanfaatan Tanah KAI atas
                                                                       Objek Pemanfaatan.

                                                                       Maksud dari perjanjian adalah
                                                                       mengoptimalkan aset tanah milik
                                                                       KAI dengan cara menyewakan
                                                                       Objek Pemanfaatan kepada CAP.

                                                                       Tujuan dari perjanjian adalah
                                                                       meningkatkan pemanfaatan dan
                                                                       pengelolaan aset tanah milik KAI
                                                                       dengan       prinsip       saling
                                                                       menguntungkan.

                                                                       CAP        menggunakan         Objek
                                                                       Pemanfaatan                   sesuai
                                                                       penggunaannya         yaitu    untuk
                                                                       crossing kable listrik dan pipe rack
                                                                       (―Utilitas‖).
7.    Perjanjian Pemanfaatan Lahan No.          a.   CAP; dan          Pertamina selaku pemilik aset          Sampai dengan 14
      057/PG0000/2013-SO dan No. PL-            b.   PT    Pertamina   bersedia,     menyetujui,        dan   Agustus 2023
      CR/13-008 tanggal 25 September 2013            Gas               memberikan izin kepada CAP
      antara CAP dengan PT Pertamina Gas             (―Pertamina‖)     melakukan pemanfaatan lahan
      sebagaimana terakhir kali diubah                                 Pertamina untuk pembangunan
      dengan Amandemen III atas Perjanjian                             jalur pipa gas ethylene diameter
      Pemanfaatan Lahan No.           PLD-                             20 inch (―Pipa Gas‖) di atas lahan
      CRS/20/055 tanggal 16 Juni 2020                                  yang telah berada di jalur pipa gas
                                                                       yang dikelola dan dioperasikan
                                                                       oleh Pertamina.

                                                                       Lahan yang dimanfaatkan oleh
                                                                       CAP berada pada lokasi Right of
                                                                       Way pada jalur pipa gas milik
                                                                       Pertamina seluas 19.200 m 2 yang
                                                                       terletak di antara KP 206 sampai
                                                                       dengan KP 215, Banten




                                                            124
Page 149
No.   Nama Perjanjian                             Pihak                    Deskripsi Singkat                     Jangka Waktu
8.    Perjanjian    Sewa  Tanah     Guna          a. CAP; dan              BJP menyewakan lahan tanah di         Sampai dengan 31
      Pemasangan Pipa Gas Ethylene (Right         b. PT Banten Java        kawasan      Desa    Argawarna        Desember     2021
      Way) tanggal 1 Januari 2007 antara              Persada (―BJP‖)      Kecamatan       Pulo     Ampel        dan sampai dengan
      CAP dan PT Banten Java Persada                                       Kabupaten Serang-Banten kepada        31 Desember 2041
      sebagaimana terakhir kali diubah                                     CAP,     sehubungan     dengan
      dengan Addendum Dua Perjanjian                                       rencana pembangunan jaringan
      Sewa Tanah Guna Pemasangan Pipa                                      pipa untuk menyalurkan gas
      Gas Ethylene (Right Way) tanggal 1                                   ethylene
      Januari 2019
9.    Perjanjian Sewa Tanah tanggal 22            a.   CAP; dan            CAP menyewa tanah milik SEI           1 Januari 2008
      Februari 2008                               b.   PT        Showa     dengan tujuan untuk digunakan         sampai    dengan
                                                       Esterindo           sebagai instalasi jaringan pipa gas   tanggal        31
                                                       Indonesia           ethylene untuk mendistribusikan       Desember 2028.
                                                       (―SEI‖).            gas ethylene dari pabrik milik CAP
                                                                           di Cilegon, Jawa Barat ke area
                                                                           Bojonegara, Jawa Barat yang
                                                                           berlokasi di dalam pabrik milik SEI
                                                                           yang berlokasi di Jalan Raya
                                                                           Salira Indah KM. 12, Desa
                                                                           Mangunreja, Kecamatan Pulo
                                                                           Ampel, Kabupaten Serang, Banten
                                                                           dengan luas perkiraan 105,3 m2.
10.   Perjanjian                 Kerjasama        a.   CAP; dan            Marga memberikan izin akses           15 tahun sejak
      Pemasangan/Penempatan Pipa Gas              b.   PT         Marga    kepada CAP untuk melakukan            tanggal         27
      Ethylene di KM. 92+600 Jalur Arah Ke             Mandalasakti        pemasangan/penempatan pipa            Desember     2006,
      Merak Pada Jalan Tol Tangerang –                 (―Marga‖).          gas ethylene di lokasi pekerjaan      termasuk periode
      Merak No. 129/PJ/M-1/XII/2006 tanggal                                sehubungan dengan proyek              konstruksi     dan
      27 Desember 2006                                                     dengan perincian sebagai berikut      periode
                                                                           (―Pipa Gas Ethylene‖):                pengoperasian.
                                                                           a. Luas total 282 m2;
                                                                           b. Panjang 166 m;
                                                                           c. Lebar 1,7 m;
                                                                           d. Kedalaman 1,5 m;
                                                                           e. Mulai dari KM. 92+600 jalur
                                                                                ke arah Merak dan akses
                                                                                gerbang tol Cilegon Barat.

                                                                           Pemasangan/penempatan          pipa
                                                                           hanya dapat digunakan oleh CAP
                                                                           untuk penempatan, pemasangan
                                                                           dan pengoperasian Pipa Gas
                                                                           Ethylene dan hanya untuk satu
                                                                           diameter pipa yaitu sebesar 20 inci
                                                                           serta tidak boleh digunakan untuk
                                                                           peruntukan lain tanpa persetujuan
                                                                           tertulis dari Marga.
11.   Akta        Perjanjian         Penyerahan   a.   CAP; dan            KIEC adalah pemegang hak atas         Ketentuan jangka
      Penggunaan Tanah Industri di Dalam          b.   PT      Krakatau    tanah atas Sertifikat Hak             waktu      perjanjian
      Kawasan Industri Cilegon No. 84                  Industrial Estate   Pengelolaan No. 1/Gunung Sugih,       tidak diatur. CAP
      tanggal 27 Februari 2014, yang dibuat            Cilegon             terletak di dalam Provinsi Banten,    masih tetap dapat
      di hadapan Muhammad Isyah, S.H.,                 (―KIEC‖).           Kota Cilegon, Kecamatan               menggunakan
      Notaris di Cilegon sebagaimana diubah                                Ciwandan, Kelurahan Gunung            tanah berdasarkan
      dengan Akta Addendum Perjanjian                                      Sugih, setempat dikenal sebagai       perjanjian
      Penyerahan        Penggunaan        Tanah                            wilayah Kawasan Industri Berat        sepanjang       CAP
      Industri Di Dalam Kawasan Industri                                   Cilegon (―Kawasan Industri‖).         masih       memiliki
      Cilegon No. 04 tanggal 22 September                                                                        SHGB            yang
      2015, dibuat di hadapan Astri Hapsari                                KIEC dengan Akta Perjanjian           dimaksud       dalam
      Fauziah, S.H., M.Kn., pengganti Peni                                 Penggunaan Tanah Industri di          perjanjian.
      Inggriani, S.H., Notaris di Cilegon                                  dalam Kawasan Industri Cilegon
                                                                           No. 18 tanggal 15 Juli 1988, dibuat
                                                                           di hadapan Rahmah Arie
                                                                           Soetardjo, S.H, Notaris di Jakarta,
                                                                           telah menyerahkan penggunaan
                                                                           tanah industri kavling seluas
                                                                           ±39.000m2, yang terletak di Jalan
                                                                           Raya Anyer KM. 123, Kawasan
                                                                           Industri Krakatau, Kelurahan
                                                                           Gunung Sugih, Kecamatan
                                                                           Ciwandan, Cilegon, Banten
                                                                           (―Kavling‖) kepada PT Tri Polyta
                                                                           Indonesia Tbk.




                                                               125
Page 150
No.   Nama Perjanjian                        Pihak                    Deskripsi Singkat                     Jangka Waktu
                                                                      PT Tri Polyta Indonesia Tbk
                                                                      melakukan pengambilalihan atas
                                                                      PT Chandra Asri dan kemudian
                                                                      melakukan perubahan nama
                                                                      menjadi CAP tanpa adanya
                                                                      pengalihan kepemilikan hak atas
                                                                      aset perusahaan maupun
                                                                      perubahan pemegang saham
                                                                      mayoritas.

                                                                      CAP telah mengajukan
                                                                      permohonan secara tertulis
                                                                      kepada KIEC untuk pemakaian
                                                                      Kavling Industri Jalan Raya Anyer
                                                                      KM. 123, Kawasan Industri
                                                                      Krakatau Cilegon, seluas
                                                                      ±39.000m2, setempat dikenal
                                                                      dengan nama Kavling Kawasan
                                                                      Industri.

                                                                      CAP atas biaya serta risiko sendiri
                                                                      akan               menyelesaikan
                                                                      pembangunan Kavling tersebut.
12.   Akta         Perjanjian    Kerjasama   a.   CAP; dan            Bahwa KS bermaksud untuk              Perjanjian       ini
      Pendayagunaan        Aset Tetap   PT   b.   PT      Krakatau    melakukan               kerjasama     berlaku      secara
      Krakatau Steel (Persero) Tbk No. 2          Steel (Persero)     pendayagunaan aset tetap berupa       terus      menerus
      tanggal 10 Januari 2019, dibuat di          Tbk (―KS‖);         tanah seluas kurang lebih 182.276     sesuai dengan UU
      hadapan Hapendi Harahap, S.H., M.H.,   c.   PT      Krakatau    m2 yang merupakan bagian dari         No. 5/1960 dan
      Notaris di Cilegon                          Industrial Estate   Sertifikat Hak Pengelolaan No.        peraturan      yang
                                                  Cilegon             15/Warnasari, terdaftar atas nama     berlaku di bidang
                                                  (―KIEC‖).           KIEC yang terletak di Kelurahan       agraria     tentang
                                                                      Warnasari, Kecamatan Ciwandan,        jangka        waktu
                                                                      Kota Cilegon, Provinsi Banten         pemberian       Hak
                                                                      (―Objek    Transaksi‖).     Bahwa     Guna      Bangunan
                                                                      kemudian Objek Transaksi adalah       yaitu paling lama
                                                                      merupakan aset yang tercatat atas     30 tahun dan dapat
                                                                      nama KS atas dasar perjanjian         diperpanjang paling
                                                                      dan surat pernyataan dari KIEC.       lama 20 tahun serta
                                                                                                            dapat diperbaharui
                                                                      Atas Objek Transaksi akan             paling lama 30
                                                                      dilakukan kerja sama, yang akan       tahun
                                                                      dilakukan oleh dan antara CAP
                                                                      dan KS, dimana bentuk kerjasama
                                                                      yang akan dilakukan adalah
                                                                      kerjasama pendayagunaan aset
                                                                      tetap, dimana CAP berhak secara
                                                                      penuh       memanfaatkan     dan
                                                                      menggunakan Objek Transaksi
                                                                      selama jangka waktu perjanjian
                                                                      pendayagunaan untuk menunjang
                                                                      kegiatan usahanya, baik bidang
                                                                      usaha yang telah dilakukannya
                                                                      maupun yang akan dilakukannya
                                                                      di masa yang akan datang, dan
                                                                      CAP berhak memperoleh Sertifikat
                                                                      Hak Guna Bangunan di atas Hak
                                                                      Pengelolaan          berdasarkan
                                                                      perjanjian ini.

                                                                      Di atas Objek Transaksi, CAP
                                                                      akan membangun dan mendirikan
                                                                      pabrik petrokimia maupun industri
                                                                      terkait     lainnya,     dan/atau
                                                                      kepelabuhan, jasa logistik serta
                                                                      kegiatan usaha lainnya yang dapat
                                                                      menunjang kegiatan usaha lainnya
                                                                      yang dapat menunjang kegiatan
                                                                      usaha utama CAP dan/atau anak
                                                                      perusahaan termasuk afiliasinya.

                                                                      Apabila terdapat izin-izin atas
                                                                      Objek Transaksi termasuk namun
                                                                      tidak terbatas pada perizinan
                                                                      terminal   dan/atau    dermaga,




                                                          126
Page 151
No.   Nama Perjanjian                            Pihak                    Deskripsi Singkat                      Jangka Waktu
                                                                          berdasarkan permintaan tertulis
                                                                          dari     CAP,    KS     bersedia
                                                                          memberikan izin kepada CAP
                                                                          untuk melakukan pengurusan
                                                                          perizinan diatas Objek Transaksi
                                                                          tersebut berdasarkan ketentuan
                                                                          yang berlaku.

                                                                          KS dan KIEC dengan ini
                                                                          memberikan rekomendasi dan
                                                                          persetujuan secara bersamaan
                                                                          serta      sekaligus       terhadap
                                                                          permohonan               perolehan,
                                                                          perpanjangan, pembaharuan atas
                                                                          Sertifikat Hak Guna Bangunan
                                                                          atas nama CAP sesuai dengan
                                                                          Undang -Undang No. 5 Tahun
                                                                          1960 tentang Peraturan Dasar
                                                                          Pokok-Pokok Agraria (―UU No.
                                                                          5/1960‖).
13.   Kontrak Antara PT Krakatau Industrial      a.   PT      Krakatau    Kedua pihak telah setuju untuk         5 tahun, terhitung
      Estate Cilegon dengan PT Chandra Asri           Industrial Estate   mengadakan kontrak sewa tanah          sejak tanggal 1
      tentang    Sewa      Menyewa       Tanah        Cilegon (―Pihak     milik Pihak Pertama seluas 288 m       November     2019
      Kawasan Industri di Cilegon No.                 Pertama‖); dan      x 1,5 m = 432 m2 yang terletak di      dan berakhir pada
      HK.02.01/0008/2010 tanggal 26 Januari      b.   CAP       (―Pihak   dalam Sertifikat Hak Pengelolaan       tanggal 31 Oktober
      2010 sebagaimana diubah dengan                  Kedua‖).            No. 1 Gunung Sugih seluas              2024.
      Amandemen Perjanjian tentang Sewa                                   603.000     m2.     Pihak     Kedua
      Menyewa Tanah Kawasan Industri di                                   menjamin bahwa tanah tersebut
      Cilegon     No.     HK.02.01/0213/2014                              akan       dipergunakan        untuk
      tanggal     18      November        2014                            penanaman       jalur   pipa     gas
      sebagaimana         diubah        dengan                            ethylene milik Pihak Kedua dan
      Amandemen Kedua Perjanjian tentang                                  Pihak         Kedua         dilarang
      Sewa Menyewa Tanah Kawasan                                          menggunakan         tanah      untuk
      Industri      di        Cilegon      No.                            keperluan lain.
      HK.02.01/0158/2019         tanggal    31
      Desember 2019
14.   Perjanjian Sewa Menyewa Tanah di           a.   CAP; dan            KTI merupakan Pemilik Tanah,           Perjanjian berlaku
      Jalur Pipa Air No. 25/PERJ/DU-             b.   PT      Krakatau    yang terletak di Provinsi Banten,      untuk jangka waktu
      KTI/VIII/2015 dan PL-CR/15/062 tanggal          Tirta    Industri   Kota       Cilegon,      Kecamatan     5 tahun terhitung
      19 Agustus 2015 antara CAP dan PT               (―KTI‖)             Ciwandan, Kelurahan Gunung             sejak tanggal 1 Mei
      Krakatau Tirta Industri                                             Sugih     sebagaimana       tertuang   2015 dan akan
                                                                          dalam Sertipikat Hak Guna              berakhir        pada
                                                                          Bangunan No. 116 Tahun 1998            tanggal 30 April
                                                                          (―Tanah‖), termasuk dengan pipa        2020.        Apabila
                                                                          air yang terletak di dalam Tanah       Pihak         Kedua
                                                                          (―Pipa      Air‖).    CAP      dalam   bermaksud
                                                                          menunjang kegiatan usahanya            memperpanjang
                                                                          memerlukan sebagian area Tanah         jangka         waktu
                                                                          milik KTI yang memotong area           perjanjian     maka
                                                                          tanah milik CAP, untuk akses           Pihak Kedua harus
                                                                          masuk jalan setapak dan Crossing       memberitahukan
                                                                          Pipa Air di wilayah CAP, oleh          kepada         Pihak
                                                                          karenanya        CAP     bermaksud     Pertama       secara
                                                                          menyewa sebagian Tanah milik           tertulis   selambat-
                                                                          KTI     dan      KTI    menyatakan     lambatnya 15 hari
                                                                          menyetujui untuk menyewakan            kalender sebelum
                                                                          tanah tersebut kepada CAP. Luas        berakhirnya jangka
                                                                          tanah sewa adalah 727,4 m2.            waktu perjanjian.
                                                                          Tanah sewa dipergunakan oleh
                                                                          CAP hanya untuk akses jalan            Sehubungan
                                                                          masuk setapak dan crossing Pipa        dengan berakhirnya
                                                                          Air di sekitar aset tanah milik CAP.   jangka       waktu
                                                                                                                 perjanjian pada 30
                                                                                                                 April 2020, CAP
                                                                                                                 telah mengajukan
                                                                                                                 perpanjangan sewa
                                                                                                                 kontrak       tanah
                                                                                                                 selama 5 tahun
                                                                                                                 kepada        Pihak
                                                                                                                 Kedua berdasarkan
                                                                                                                 Surat CAP No.
                                                                                                                 PLD-CRS/20-004
                                                                                                                 tanggal 30 April
                                                                                                                 2020. Berdasarkan



                                                              127
Page 152
No.   Nama Perjanjian                        Pihak                    Deskripsi Singkat                     Jangka Waktu
                                                                                                            Surat Tanggapan
                                                                                                            Permohonan
                                                                                                            Perpanjangan No.
                                                                                                            147/DU-
                                                                                                            KTI/VII/2020
                                                                                                            tanggal 10 Juli
                                                                                                            2020         (―Surat
                                                                                                            Tanggapan KTI‖),
                                                                                                            Pihak Kedua pada
                                                                                                            prinsipnya      telah
                                                                                                            menyetujui
                                                                                                            permohonan
                                                                                                            perpanjangan
                                                                                                            kontrak dari CAP,
                                                                                                            namun            draf
                                                                                                            perjanjian    masih
                                                                                                            dalam          tahap
                                                                                                            penyusunan.

                                                                                                            Sehubungan
                                                                                                            dengan        masa
                                                                                                            berlaku perjanjian
                                                                                                            yang telah berakhir,
                                                                                                            berdasarkan Surat
                                                                                                            Tanggapan       KTI,
                                                                                                            para pihak dalam
                                                                                                            perjanjian   masih
                                                                                                            terus
                                                                                                            melaksanakan hak
                                                                                                            dan kewajibannya
                                                                                                            dan oleh karenanya
                                                                                                            tetap tunduk pada
                                                                                                            ketentuan-
                                                                                                            ketentuan
                                                                                                            sebagaimana
                                                                                                            tercantum    dalam
                                                                                                            perjanjian sampai
                                                                                                            dengan
                                                                                                            ditandatanganinya
                                                                                                            dokumen
                                                                                                            perpanjangan.
15.   Perjanjian     Kerjasama     tentang   a.   Kantor              Pihak Pertama merupakan Unit          1 Januari 2021
      Penggunaan Perairan Terminal Untuk          Kesyahbandaran      Pelaksana Teknis yang berada di       sampai      dengan
      Kepentingan Sendiri No. PLD-CRS/20-         dan      Otoritas   bawah dan bertanggung jawab           tanggal          31
      132 tanggal 23 Desember 2020                Pelabuhan Kelas     kepada Menteri Perhubungan            Desember       2025
                                                  I        Banten,    melalui    Direktur    Jenderal       dan           dapat
                                                  Direktorat          Perhubungan       Laut    yang        diperpanjang
                                                  Jenderal            mempunya       fungsi     untuk       berdasarkan
                                                  Perhubungan         melaksanakan pengaturan dan           kesepakatan para
                                                  Laut,               pembinaan, pengendalian, dan          pihak.
                                                  Kementerian         pengawasan             kegiatan
                                                  Perhubungan         kepelabuhanan.                        Apabila        Pihak
                                                  (―Pihak                                                   Kedua       berminat
                                                  Pertama‖); dan      Pihak      Kedua         merupakan    untuk mengajukan
                                             b.   CAP       (―Pihak   Pengelola       Terminal      Untuk   perpanjangan
                                                  Kedua‖).            Kepentingan      Sendiri    (TUKS)    perjanjian,    maka
                                                                      berdasarkan Keputusan Menteri         Pihak Kedua harus
                                                                      Perhubungan No. KP 650 Tahun          memberitahukan
                                                                      2012      tentang      Persetujuan    secara        tertulis
                                                                      Pengelolaan      Terminal     Untuk   kepada         Pihak
                                                                      Kepentingan Sendiri di dalam          Pertama        paling
                                                                      Daerah      Lingkungan        Kerja   lambat 3 bulan
                                                                      Pelabuhan        Banten,       guna   sebelum perjanjian
                                                                      menunjang kegiatan usaha di           berakhir.
                                                                      bidang industri kimia dasar organik
                                                                      yang bersumber dari minyak bumi,
                                                                      gas alam, dan batu bara.

                                                                      Dengan berlakunya Peraturan
                                                                      Pemerintah No. 11 tahun 2015
                                                                      tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis
                                                                      Penerimaan Negara Bukan Pajak
                                                                      yang berlaku pada Kementerian
                                                                      Perhubungan, Pihak Kedua wajib




                                                          128
Page 153
No.        Nama Perjanjian                           Pihak                    Deskripsi Singkat                     Jangka Waktu
                                                                              melakukan      pembayaran      atas
                                                                              penggunaan        perairan    untuk
                                                                              bangunan dan kegiatan lainnya di
                                                                              atas air pada TUKS yang
                                                                              dioperasikan Pihak Kedua dan
                                                                              karenanya memerlukan adanya
                                                                              suatu     perjanjian    penggunaan
                                                                              perairan TUKS.
16.        Warehouse Lease Agreement tanggal 4       a.   CAP; dan            CAP bermaksud menyewa gudang          Jangka waktu sewa
           Mei 2020                                  b.   PT Panca Puri       beserta dengan fasilitasnya yang      berdasarkan
                                                          Perkasa             akan didirikan oleh Panca (yang       perjanjian   adalah
                                                          (―Panca‖)           berlokasi di kawasan Krakatau         selama 10 tahun
                                                                              Industrial Estate Cilegon, Jl. Asia   terhitung     sejak
                                                                              Raya, Kel. Kotasari, Kec. Gerogol,    tanggal
                                                                              Provinsi Banten, seluas 25.704        sebagaimana
                                                                              m2) dan Panca bersedia untuk          disebutkan dalam
                                                                              menyediakan gudang beserta            Berita Acara Serah
                                                                              fasilitasnya kepada CAP.              Terima,       yakni
                                                                                                                    tanggal 23 Oktober
                                                                                                                    2020.      Dengan
                                                                                                                    demikian,     masa
                                                                                                                    sewa        berlaku
                                                                                                                    sampai      dengan
                                                                                                                    tanggal 23 Oktober
                                                                                                                    2030.
GTA
1.         Akta Perubahan dan Pernyataan             a.   GTA; dan            Para     pihak   sepakat     untuk    Sampai     dengan
           Kembali Perjanjian Kerjasama Joint        b.   PT Jabar Utama      melaksanakan kerjasama untuk          tanggal 28 Agustus
           Operation Proyek Cikupa No. 29 tanggal         Wood Industry       Proyek Cikup dengan membentuk         2039.
           6 Maret 2019 yang dibuat di hadapan                                Kerja Sama Operasi yang khusus
           Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum.,                                 dan terbatasuntuk pembangunan,
           Notaris di Jakarta sebagaimana terakhir                            pengembangan, pemberian hak
           kali diubah dengan Akta Perubahan                                  sewa        maupun       penjualan
           Perjanjian Kerjasama Operasi (Join                                 kavling/unit bangunan komersil,
           Operation) Proyek Cikupa No. 16                                    pergudangan atau industri di atas
           tanggal 4 November 2019, yang dibuat                               tanah sampai dengan berakhirnya
           di hadapan Christina Dwi Utami, Notaris                            jangka waktu perjanjian ini.
           di Jakarta
GI
1.         Perjanjian Sewa Tanggal 1 Juli 2016       a.   GI; dan             SRI bermaksud untuk menyewa           Sampai      dengan
           sebagaimana diubah terakhir kali          c.   PT      Synthetic   dari GI ruangan dan bangunan          tanggal   30 Juni
           dengan Amandemen Keenam tangal 1               Rubber              untuk keperluan kantor pada           2021
           Juli 2020                                      Indonesia           umumnya atau untuk tujuan
                                                          (―SRI‖)             administratif pada gedung Wisma
                                                                              Barito Pacific yang terletak di
                                                                              Kavling 62-63 Jalan S. Parman,
                                                                              Jakarta

      L.   PERJANJIAN PINJAMAN DENGAN PIHAK KETIGA

      Perseroan

      Pada tanggal 19 Desember 2019, Perseroan menandatangani Facility Agreement USD 200,000,000 Single
      Currency Term Facility tanggal 19 Desember 2019 dengan Bangkok Bank Public Company Limited. Fasilitas
      yang diterima oleh Perseroan adalah sebesar USD 200.000.000 dengan tingkat suku bunga sebesar LIBOR +
      4% per tahun. Fasilitas ini diberikan untuk melunasi seluruh jumlah terutang berdasarkan Facility Agreement
      related to USD175,000,000 Initial Facility and Up to USD25,000,000 Greenshoe Facility antara Perseroan
      dengan Barclays Bank PLC, DBS Bank Ltd., PT Bank DBS Indonesia yang telah diubah pada tanggal 26 Juli
      2019 (―Fasilitas DBS‖). Adapun tujuan penggunaan dana dari Fasilitas DBS adalah untuk pelunasan sebagian
      fasilitas berdasarkan USD 250.000.000 Facility Agreement tanggal 24 Maret 2017 yang dibuat antara Perseroan
      dan Bangkok Bank Public Company Limited dimana fasilitas dari Bangkok Bank Public Company Limited
      dimaksudkan untuk membayar seluruh jumlah terhutang berdasarkan Perjanjian Kredit tanggal 20 Desember
      2016 yang sebelumnya ditandatangani antara Perseroan dengan Bangkok Bank dan digunakan untuk
      membiayai deposit kedua pengambilalihan saham dalam Star Energy Group Holdings Pte. Ltd oleh Perseroan.
      Perseroan wajib melunasi pinjaman pada tanggal pengakhiran yang jatuh 48 bulan sejak tanggal penggunaan
      yaitu pada tanggal 20 Desember 2023.

      Pada tanggal 5 Agustus 2020, Perseroan menandatangani Facility Agreement USD 252,700,000 Term Loan
      Standby Letter of Credit Facility tanggal 5 August 2020 dengan Bangkok Bank Public Company Limited. Fasilitas
      yang diterima oleh Perseroan adalahs ebesar Rp 252.700.000 dengan tingkat bunga sebesar LIBOR + 5% per
      tahun. Fasilitas ini diberikan untuk pembayaran kontribusi ekuitas (equity contribution) untuk IRT terkait dengan


                                                                  129
Page 154
pembiayaan proyek Java 9 dan 10 dalam bentuk perjanjian pemegang saham. Perseroan wajib melunasi
pinjaman pada tanggal pengakhiran yang jatuh 120 bulan sejak tanggal penggunaan.

CAP

a.   PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (“Danamon”)

     Pada tanggal 28 September 2011, CAP memperoleh fasilitas (i) kredit berjangka dengan jumlah pokok
     setinggi-tingginya sebesar USD 20.000.000 (―Fasilitas Kredit Berjangka‖) dan (ii) Omnibus Trade Finance
     (―Fasilitas Omnibus Trade Finance―) dari Danamon (Fasilitas Kredit Berjangka dan Fasilitas Omnibus
     Trade Finance, bersama-sama disebut sebagai ―Fasilitas Kredit‖), berdasarkan perjanjian fasilitas yang
     telah mengalami perubahan, terakhir kali pada tanggal 30 Juli 2018 dan terakhir kali diperpanjang pada 29
     Juni 2020. Fasilitas Omnibus Trade Finance yang diperoleh CAP terdiri dari Sight/Usance L/C Impor,
     Sight/Usance Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri, Usance Payable At Usance (UPAU) dengan batasan
     kredit maksimal sebesar USD 75.000.000, serta Fasilitas Trust Receipt dan Open Account Financing
     sebesar maksimal USD 50.000.000 dan fasilitas Standby LC/Bank Garansi dengan limit sebesar USD
     3.000.000. Fasilitas Omnibus Trade Finance berlaku sampai dengan tanggal 31 Juli 2021, sedangkan,
     Fasilitas Kredit Berjangka berlaku sampai dengan tanggal 29 Juni 2021. Fasilitas Trust Receipt Open
     Account Financing, dan Usance Payable At Usance (UPAU) mengenakan suku bunga yang dihitung
     berdasarkan Cost of Fund satu bulan yang berlaku di Danamon ditambah marjin sebesar 2,75% per tahun.
     Ketentuan dari fasilitas ini mengandung beberapa pembatasan yang mensyaratkan pemberitahuan tertulis
     kepada Danamon apabila CAP (i) akan mengambil langkah untuk atau akan membubarkan diri atau akan
     melakukan atau mengizinkan terjadinya merger, konsolidasi dengan perusahaan lain atau akuisisi saham
     perusahaan lain yang jumlahnya lebih dari 50%, (ii) akan menjual atau dengan cara lain mengalihkan hak
     atas current asset CAP yang dapat mempengaruhi kelangsungan usaha CAP atau dilaksanakan di luar dari
     kegiatan usaha CAP sehari-hari, (iii) telah mengubah Anggaran Dasar (misalnya kewenangan Direksi,
     struktur modal, korum rapat atau bidang usaha) atau telah mengubah susunan Direksi, Dewan Komisaris
     ataupun pemegang saham mayoritas CAP, dan (iv) telah membayar atau membayar kembali tagihan-
     tagihan atau piutang-piutang berupa apapun juga yang sekarang dan/atau di kemudian hari akan diberikan
     oleh para pemegang saham CAP baik berupa jumlah pokok, bunga dan lain-lain jumlah uang yang wajib
     dibayarkan. Fasilitas ini tidak dijamin dengan jaminan khusus oleh CAP.

b.   PT Bank DBS Indonesia (“DBSI”)

     Pada tanggal 28 Oktober 2009, CAP memperoleh fasilitas pembiayaan impor dari DBSI, berdasarkan
     perjanjian fasilitas yang telah diubah terakhir kali pada tanggal 20 Juli 2020, dimana pada tanggal 9 Oktober
     2017. Fasilitas yang diperoleh CAP berupa uncommitted import letter of credit (L/C) facility berupa Sight L/C,
     Usance L/C, Usance L/C Payable At Usance (UPAU) dan Usance L/C Payable At Sight (UPAS) dengan
     jangka waktu masing-masing L/C tersebut adalah maksimum 180 hari kalender (―Fasilitas L/C Impor‖),
     dengan sub fasilitas berupa Uncommitted Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (―SKBDN) untuk CAP
     dalam bentuk sight/usance SKBDN dengan jumlah USD 25.000.000 atau ekuivalennya dalam mata uang
     EUR, GBP, SGD, dan IDR, dengan jangka waktu masing-masing SKBDN tersebut adalah maksimum 180
     hari kalender (selanjutnya disebut sebagai ―sub-Fasilitas SKBDN 1‖), fasilitas pembiayaan impor berupa
     uncommitted import L/C dengan limit fasilitas sejumlah USD 15.000.000 atau ekuivalennya dalam mata
     uang EUR, GBP, SGD, dan IDR berupa Sight L/C, Usance L/C, UPAU dan UPAS, dengan jangka waktu
     masing-masing L/C tersebut adalah maksimum 180 hari kalender (selanjutnya disebut sebagai ―sub-
     Fasilitas L/C Impor‖), dan Uncommitted SKBDN dalam bentuk sight/usance SKBDN dengan jumlah USD
     15.000.000 atau ekuivalennya dalam mata uang EUR, GBP, SGD, dan IDR dengan jangka waktu masing-
     masing SKBDN tersebut adalah maksimum 180 hari kalender (selanjutnya disebut sebagai ―sub-Fasilitas
     SKBDN 2‖), dan Uncommitted Bank Guarantee Issuance Facility untuk CAP dengan sub-jumlah fasilitas
     tersedia maksimum hingga sebesar USD 25.000.000 atau ekuivalennya dalam mata uang EUR, GBP, SGD,
     dan IDR dengan maksimum tenor adalah 1 tahun tidak termasuk periode klaim (selanjutnya disebut sebagai
     ―sub-Fasilitas BG‖), sub-Fasilitas SKBDN 1 dan sub-Fasilitas SKBDN 2, secara bersama-sama disebut
     sebagai ―sub-Fasilitas SKBDN‖. Fasilitas ini berlaku sampai dengan tanggal 30 Juni 2021 atau pada akhir
     jangka waktu penerbitan Sight L/C, Usance L/C, SKBDN Sight/Usance, UPAS L/C, mana yang paling akhir,
     kecuali jika fasilitas diakhiri lebih awal.

     Ketentuan dari perjanjian fasilitas ini mengandung beberapa pembatasan yang mensyaratkan persetujuan
     tertulis dari DBSI sebelum CAP (i) mengubah jenis usaha CAP, (ii) mengajukan permohonan untuk
     dinyatakan pailit atau permohonan penundaan pembayaran, (iii) mengikatkan diri sebagai penjamin (borg)
     terhadap pihak ketiga (kecuali anak perusahaannya), (iv) membuat dan menandatangani suatu perjanjian
     yang bersifat material yang menguntungkan anggota Direksi, Dewan Komisaris atau Pemegang Saham CAP
     atau pihak-pihak yang terkait dengan pihak disebutkan sebelumnya, dan CAP harus memberitahukan
     kepada DBSI terlebih dahulu sebelum terjadinya perubahan bentuk dan/atau status hukum CAP, likuidasi,
     peleburan, penggabungan, pengambilalihan dan/atau pembubaran dan/atau hal lain yang dilakukan untuk
     kepentingan krediturnya (selain DBSI) termasuk pengeluaran saham-saham baru dan/atau penjualan
     saham-saham yang telah ada, hak opsi, waran atau instrumen-instrumen sejenis lainnya. Lebih lanjut,



                                                       130
Page 155
     sepanjang CAP masih berutang kepada DBSI berdasarkan perjanjian, CAP akan menyampaikan
     pemberitahuan kepada DBSI selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender, apabila
     mengetahui terjadinya perubahan terhadap anggaran dasar CAP, termasuk perubahan pengurus CAP.

c.   DBS Bank Ltd. (“DBS”)

     Pada tanggal 19 November 2010, CAP, telah menandatangani Perjanjian Fasilitas Perdagangan dengan
     DBS, yang telah diubah, terakhir kali pada 25 Mei 2018 dan berdasarkan Surat Amandemen tanggal 21 Juli
     2020 (―Surat Amandemen I‖). Berdasarkan perjanjian ini, CAP telah memperoleh Fasilitas Modal Kerja
     dengan limit sebesar USD110.000.000 dengan sifat committed (―Perjanjian Fasilitas Komitmen‖).
     Perjanjian Fasilitas Komitmen ini dimulai sejak dan termasuk tanggal 25 Mei 2018 sampai dengan sampai
     dengan tanggal 25 Juni 2021. Untuk Advance, bunga akan dibebankan sebesar LIBOR ditambah marjin
     sebesar 1,75% per tahun sedangkan untuk Loan akan dibebankan bunga sebesar 2,25% per tahun.
     Fasilitas ini dijamin dengan jaminan fidusia atas barang persediaan dan piutang CAP. Berdasarkan
     Perjanjian ini, CAP terikat oleh beberapa pembatasan atas pemberian jaminan, pembebanan, pelepasan
     aset, restrukturisasi dan arm’s length dealings.

     Kemudian, pada tanggal 25 Mei 2018, CAP dan PBI menandatangani Perjanjian Fasilitas dengan DBS,
     dimana DBS telah setuju untuk memberikan Fasilitas modal kerja dengan non-komitmen dalam jumlah
     hingga sebesar USD 60.000.000 (―Perjanjian Fasilitas Non-Komitmen‖). Perjanjian Fasilitas Non-
     Komitmen ini berlaku sampai dengan 25 Mei 2022 dan akan secara otomatis diperpanjang setiap tahunnya
     untuk periode 12 bulan kecuali DBS memberikan pemberitahuan pengakhiran tertulis sebelumnya kepada
     CAP. Untuk Advance, bunga akan dibebankan sebesar LIBOR ditambah marjin sebesar 1,25% per tahun
     sedangkan untuk Loan, bunga yang dikenakan sebesar LIBOR ditambah marjin sebesar 1,85% per tahun.
     Fasilitas berdasarkan Perjanjian Fasilitas Non-Komitmen ini tidak dijamin secara khusus dengan aset CAP.
     Berdasarkan Perjanjian ini, CAP terikat oleh beberapa pembatasan atas pelepasan aset, restrukturisasi dan
     arm’s length dealings. Berdasarkan masing-masing Perjanjian Fasilitas Komitmen dan Perjanjian Fasilitas
     Non-Komitmen di atas, CAP I (khusus berdasarkan Perjanjian Fasilitas Komitmen) memiliki kewajiban untuk
     menyampaikan pemberitahuan (i) segera setelah terdapat perubahan atas anggaran dasar CAP, dengan
     menyampaikan perubahan tersebut dan (ii) dalam waktu 14 (empat belas) hari kalender sejak pengalihan
     atau perubahan kepemilikan saham sehubungan dengan peristiwa perubahan pengendalian, atau rencana
     penerbitan atau penjatahan modal saham dalam CAP kepada DBS.

d.   The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited (“HSBC”)

     Pada tanggal 30 Juli 2018 CAP menandatangani Perjanjian Fasilitas Perbankan Korporasi dengan HSBC,
     sebagaimana terakhir kali diubah pada 17 Februari 2020. Perjanjian ini meliputi Fasilitas Limit Gabungan I
     sebesar USD 125.000.000 (yang hanya dapat digunakan oleh CAP), yang terdiri dari (i) fasilitas pinjaman
     berulang dengan limit sebesar USD 50.000.000 (―Fasilitas Pinjaman Berulang‖), (ii) fasilitas kredit
     berdokumen dengan limit sebesar USD 125.000.000, (iii) fasilitas kredit berdokumen dengan pembayaran
     tertunda/berjangka dengan limit sebesar USD 125.000.000, (iv) fasilitas kredit berdokumen berjangka yang
     dibayar atas unjuk dengan limit sebesar USD 125.000.000, (v) fasilitas pinjaman impor dengan limit sebesar
     USD 125.000.000, (vi) fasilitas pembiayaan impor 1 dengan limit sebesar USD 100.000.000, (vii) fasilitas
     bank garansi dengan limit sebesar USD 5.000.000. Untuk Fasilitas Limit Gabungan II sebesar USD
     20.000.000 (yang hanya dapat digunakan oleh SMI), terdiri dari (i) fasilitas kredit berdokumen dengan limit
     sebesar USD 20.000.000, (ii) fasilitas kredit berdokumen dengan pembayaran tertunda/berjangka dengan
     limit sebesar USD 20.000.000, (iii) fasilitas pinjaman impor dengan limit sebesar USD 20.000.000, (iv)
     fasilitas bank garansi dengan limit sebesar USD 5.000.000, dan (v) fasilitas kredit berdokumen berjangka
     yang dibayar atas unjuk dengan limit sebesar USD 20.000.000. Selain itu CAP dan SMI masing-masing
     memiliki fasilitas treasuri dengan limit sebesar USD 150.000.000 untuk CAP (―Fasilitas Perbankan
     Korporasi‖). Perjanjian ini berlaku sampai dengan tanggal 30 Juni 2021. Bunga akan dibebankan secara
     harian sebesar 2,55% per tahun di atas LIBOR yang harus dibayarkan secara bulanan di setiap akhir bulan
     dengan mendebit rekening manapun milik CAP yang menggunakan fasilitas ini di HSBC. Fasilitas ini tidak
     dijamin dengan jaminan khusus oleh CAP, kecuali untuk Fasilitas Pinjaman Berulang yang syarat dan
     ketentuannya (termasuk ketentuan mengenai jaminan) diatur dalam suatu perjanjian terpisah.

     Kemudian pada tanggal 5 September 2018, CAP juga telah menandatangani Perjanjian Pemberian
     Pinjaman dengan HSBC, sebagaimana terakhir kali diubah pada 24 Februari 2020. Perjanjian ini merupakan
     pengaturan khusus atas Fasilitas Pinjaman Berulang. Fasilitas yang diberikan berdasarkan perjanjian
     tersebut adalah fasilitas pinjaman berulang (revolving loan) dengan limit sebesar USD 50.000.000 dimana
     masing-masing pinjaman akan jatuh tempo maksimal 1 tahun sejak tanggal pencairan, yang bertujuan untuk
     membiayai kebutuhan modal kerja jangka pendek CAP. Periode penarikan fasilitas ini dimulai dalam waktu 1
     (satu) tahun setelah 4 September 2019 atau sampai dengan 4 September 2020. Fasilitas Pinjaman Berulang
     ini akan dibebankan bunga atas setiap penarikan secara harian sebesar 2,50% per tahun di atas LIBOR
     (yang saat ini adalah sebesar 1,75% per tahun) yang harus dibayarkan pada akhir tenor dari setiap pinjaman
     dengan mendebit rekening manapun milik CAP yang ada pada HSBC. Fasilitas ini dijamin dengan jaminan
     fidusia atas barang persediaan dan piutang CAP. Ketentuan dari fasilitas ini mengandung beberapa



                                                      131
Page 156
     pembatasan yang mensyaratkan pemberitahuan tertulis kepada HSBC sebelum CAP (i) melakukan likuidasi,
     pembubaran atau menggabungkan atau mengkonsolidasikan diri dengan perusahaan manapun atau
     mengijinkan perusahaan manapun untuk menggabungkan diri dengan CAP atau untuk mengambil-alih
     seluruh atau sebagian besar dari aset atau permodalan dari perusahaan manapun, (ii) membeli,
     mengambilalih atau menyebvabkan timbulnya suatu kewajiban untuk membeli atau mengambilalih suatu
     atau seluruh aset atau bisnis dari orang, firma atau perusahaan manapun, kecuali dalam rangka kegiatan
     usaha normalnya yang saat ini dilakukan, (iii) membuat, menanggung atau mengizinkan adanya suatu
     penjaminan apapun juga atas aset lancar saat ini terutama piutang dan barang persediaan CAP, kecuali
     untuk jaminan yang tercantum dalam perjanjian pembagian jaminan, (iv) memberikan suatu pinjaman atau
     kredit kepada siapapun juga (kecuali pinjaman atau kredit yang diberikan dengan persyaratan yang wajar
     dalam rangka kegiatan usaha yang normal dari CAP atau yang diberikan untuk anak perusahaan), (v)
     menjual, menyewakan, menyerahkan, mengalihkan atau memberikan aset manapun dari CAP yang dapat
     merubah sifat dari kegiatan usaha CAP secara material, (vi) membuat, mengadakan, menyebabkan
     timbulnya, menanggung, menerima atau dengan cara apapun menjadi atau tetap memiliki tanggung jawab
     atas kewajiban apapun (kecuali kewajiban yang dibuat berdasarkan perjanjian fasilitas ini, kewajiban yang
     telah ada, atau kewajiban baru yang tidak akan menimbulkan dampak buruk yang material terhadap kondisi
     keuangan CAP, dan (vii) melanggar suatu kesanggupan, baik kesanggupan finansial atau lainnya dalam
     perjanjian fasilitas.

e.   PT Bank Central Asia Tbk. (“BCA”)

     Pada bulan Nopember 2014, CAP menandatangani perjanjian kredit dengan BCA dengan untuk Fasilitas
     Kredit Multi dengan batasan kredit sebesar USD 80.000.000 bagi CAP dan USD 30.000.000 bagi SMI, serta
     Fasilitas Forex Forward Line dengan batasan kredit sebesar USD 70.000.000, sebagaimana diubah terakhir
     kali pada tanggal 18 September 2020. Perjanjian ini meliputi Fasilitas Multi yang terdiri dari Letter of Credit
     dalam bentuk Sight L/C, Usance L/C, Usance Payable At Sight L/C (UPAS L/C), Usance Payable At Usance
     (UPAU L/C), SKBDN Atas Unjuk dan SKBDN Berjangka, SKBDN Berjangka Dibayar atas Unjuk dan SKBDN
     atas Unjuk Dibayar Berjangka dan Bank Garansi yang memiliki jangka waktu sampai dengan 27 Oktober
     2020, serta Fasilitas Forex Forward Line yang terdiri dari Tom, Spot, Forward, SWAP dan DNDF yang
     memiliki jangka waktu sampai dengan tanggal 27 Oktober 2021.

     Berdasarkan fasilitas ini, selama CAP masih mempunyai kewajiban atas utang (kecuali bilamana BCA
     secara tertulis menetapkan lain), CAP wajib untuk melakukan hal-hal sebagai berikut: (i) memberitahukan
     secara tertulis kepada BCA mengenai adanya perubahan susunan direksi, dewan komisaris dan serta
     perubahan anggaran dasar, (ii) menjaga, memelihara dan mempertahankan current ratio keuangan, agar
     perbandingan antara total aktiva lancar terhadap total utang lancar minimal 1 (satu) kali, (iii)
     mempertahankan (a) status kelembagaan CAP sebagai perusahaan terbuka, dan (b) kepemilikan saham
     Tuan Prajogo Pangestu dan SCG Chemicals pada CAP baik secara langsung maupun tidak langsung
     minimal sebesar 51%.

     Ketentuan dari fasilitas ini mengandung beberapa pembatasan yang mensyaratkan pemberitahuan tertulis
     kepada BCA apabila CAP (i) melakukan perubahan susunan direksi, dewan komisaris,pemegang saham
     serta perubahan anggaran dasar CAP dan/atau SMI, selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak terjadinya
     perubahan, (ii) akan memperoleh pinjaman uang/kredit baru dari pihak lain dan/atau mengikatkan diri
     sebagai penanggung/penjamin dalam bentuk dan dengan nama apapun dan/atau mengagunkan harta
     kekayaan CAP kepada pihak lain, minimal 12 (dua belas) hari kerja sebelumnya.

     CAP tidak memberikan jaminan khusus atas penggunaan fasilitas ini.

f.   Deutsche Bank AG, Jakarta (“DBAG”)

     Pada tanggal 1 Oktober 2020, CAP menandatangani perjanjian kredit dengan DBAG dengan batasan kredit
     sebesar USD25.000.000. Perjanjian ini meliputi fasilitas jangka pendek yang terdiri dari Letters of Credit
     (L/C) dan Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) atau Local Letter of Credit (Local L/C) serta
     pembiayaan faktur untuk membiayai setiap faktur. Fasilitas ini berlaku sampai dengan tanggal 31 Agustus
     2021. Kecuali diberitahukan sebaliknya oleh DBAG secara tertulis, fasilitas akan otomatis diperpanjang
     untuk 12 (dua belas) bulan ke depan sejak tanggal berakhirnya tersebut dengan ketentuan bahwa seluruh
     syarat dan ketentuan berdasarkan perjanjian tidak akan berubah selama periode perpanjangan otomatis
     tersebut. Fasilitas pembiayaan faktur dikenai bunga sebesar LIBOR ditambah 2,5% per tahun dihitung
     berdasarkan perhitungan 360 hari per tahun atau suku bunga yang disepakati. Ketentuan dari fasilitas ini
     mengandung beberapa pembatasan yang mensyaratkan pemberitahuan tertulis kepada DBAG apabila CAP
     (i) mengadakan pembebanan atau jaminan baru dari aktiva lancar (current assets) khususnya piutang dan
     barang persediaan, untuk setiap pembiayaan yang menyediakan fasilitas modal kerja, (ii) melakukan
     reorganisasi, peleburan, rekonstruksi, pengambilalihan, skema kompromi atau pengaturan atau perubahan
     atas ketentuan manapun dari dokumen konstitutif CAP setelah penyerahan pemberitahuan resmi ke OJK
     atau sebagaimana diharuskan oleh peraturan yang berlaku. CAP tidak memberikan jaminan khusus atas
     penggunaan fasilitas ini.



                                                        132
Page 157
g.   The Siam Commercial Bank Public Limited

     Pada tanggal 12 November 2014, CAP menandatangani perjanjian fasilitas untuk fasilitas kredit bergulir
     mata uang tunggal senilai USD 70.000.000 yang dibuat antara: (i) CAP sebagai Peminjam, dan (ii) The Siam
     Commercial Bank Public Company Limited sebagai Pemberi Pinjaman Awal. Perjanjian ini telah mengalami
     perubahan, terakhir kali pada 14 November 2018.

     CAP akan menggunakan fasilitas kredit ini untuk membiayai pengadaan bahan-bahan baku dan, untuk
     menghindari keraguan, Tranche B akan digunakan hanya untuk pembayaran letter of credit dan Tranche C
     dapat digunakan untuk pembayaran letter of credit atau pembayaran langsung untuk penyedia bahan-bahan
     baku. Fasilitas kredit ini akan jatuh tempo pada 14 November 2021 dan akan diperpanjang untuk 12 bulan
     berikutnya kecuali The Siam Commercial Bank Public Company Limited sebagai Pemberi Pinjaman Awal
     memberikan pemberitahuan kepada CAP pada atau sebelum satu tahun setelah tanggal Perjanjian bahwa
     Tanggal Jatuh Tempo tidak akan diperpanjang. Fasilitas kredit ini mengenakan bunga sebagai berikut: (i)
     untuk Tranche B, suku bunga atas setiap uang muka yang dibayarkan atau dianggap dibayarkan oleh
     pemberi pinjaman berdasarkan kewajiban sesuai Tranche B, untuk setiap periode bunga adalah tingkat
     persentase per tahun yang merupakan keseluruhan dari LIBOR dan marjin (sebesar sebagaimana diatur
     pada surat penawaran) dan (ii) untuk Tranche C, suku bunga atas setiap pinjaman yang dibuat atau akan
     dibuat berdasarkan Tranche C atau jumlah pokok terutang atas pinjaman tersebut untuk setiap periode
     bunga adalah tingkat persentase per tahun yang merupakan keseluruhan dari LIBOR dan marjin (sebesar
     sebagaimana diatur pada surat penawaran).

     Berdasarkan perjanjian ini, CAP terikat oleh beberapa batasan antara lain terkait pengadaan transaksi
     keuangan. CAP juga wajib untuk menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada Pemberi Pinjaman Awal
     atas perubahan material atas dokumen-dokumen konstitusional.

     Fasilitas ini tidak dijamin dengan jaminan khusus oleh CAP.

     Perjanjian ini terus-menerus diperpanjang sampai dengan diakhiri oleh The Siam Commercial Bank Public
     Limited.

h.   PT Bank Permata Tbk (“Bank Permata”) (yang telah menerima pengalihan hak dan kewajiban dari
     Bangkok Bank Public Company Limited)

     Pada tanggal 12 November 2014, CAP telah menandatangani perjanjian kredit dengan Bank Permata
     dengan batasan kredit sebesar USD60.000.000, yang telah diubah terakhir kali pada 11 Desember 2020.
     Perjanjian ini meliputi Fasilitas Gabungan yang terdiri dari beberapa fasilitas, yaitu (i) Kredit Berdokumen
     Atas Unjuk, (ii) Kredit Berdokumen Berjangka, (iii) pembayaran terhadap Surat Sanggup untuk Wesel Impor
     (―T/R‖), (iv) pembayaran terhadap Surat Sanggup Untuk Modal Kerja (―P/N‖), dan (v) Bank Garansi. Fasilitas
     ini dijamin dengan jaminan fidusia atas barang persediaan dan piutang CAP. Fasilitas ini berlaku sampai
     dengan tanggal 15 November 2021.

     Bunga atas saldo jumlah pokok yang terutang dari penggunaan fasilitas T/R dan P/N waktu ke waktu
     dengan tarif yang setara dengan LIBOR (1 bulan atau 3 bulan atau 6 bulan) ditambah 3% per tahun dalam
     denominasi mata uang Dolar Amerika Serikat.

     Ketentuan dari fasilitas ini mengandung beberapa pembatasan yang mensyaratkan pemberitahuan tertulis
     kepada Bank Permata apabila (i) terdapat hal yang akan diputuskan dalam RUPS dan/atau rapat Dewan
     Komisaris dan/atau Direksi yang dapat mempengaruhi ketentuan dan persyaratan yang diatur dalam
     perjanjian, dokumen-dokumen jaminan dan setiap perjanjian yang merupakan tambahan dari, atau terkait
     dengannya, dalam waktu 5 hari kerja setelah diambilnya keputusan tersebut, (ii) terjadi perubahan
     penandatangan yang berwenang dan/atau setiap perubahan terhadap anggaran dasar, susunan Direksi
     atau Dewan Komisaris, (iii) terjadi setiap peristiwa kelalaian atau peristiwa yang, dengan diberikannya
     pemberitahuan atau lewatnya jangka waktu, atau keduanya, akan merupakan suatu peristiwa kelalaian.
     Lebih lanjut, ketentuan dari fasilitas ini juga membatasi bahwa sampai dengan seluruh utang yang
     ditimbulkan dalam perjanjian telah dibayar penuh, CAP tidak akan meminjam sejumlah uang kepada pihak
     ketiga manapun tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank Permata dengan ketentuan bahwa nilai
     jaminan yang diberikan berdasarkan dokumen-dokumen jaminan tidak cukup untuk menjamin pembayaran
     fasilitas kredit berdasarkan perjanjian.

     Pada tanggal 21 Oktober 2020, Bangkok Bank Public Company Limited telah menyampaikan Surat
     Pemberitahuan Perubahan Kreditur kepada CAP, dimana Bangkok Bank Public Company Limited
     bermaksud untuk mengalihkan hak-hak dan/atau kewajiban-kewajibannya berdasarkan perjanjian kredit
     kepada Bank Permata. Lebih lanjut, Bank Permata juga telah menandatangani Form of Accesion Agreement
     tanggal 21 Oktober 2020, dimana Bank Permata telah setuju untuk menjadi kreditur berdasarkan perjanjian
     pembagian jaminan tanggal 28 Mei 2018 dan terikat dengan ketentuan-ketentuan berdasarkan perjanjian
     pembagian jaminan tanggal 28 Mei 2018 tersebut.



                                                       133
Page 158
i.   Kasikornbank Public Company Limited (“Kasikornbank”)

     Pada tanggal 27 Juni 2016, CAP memperoleh fasilitas untuk modal kerja dalam suatu jumlah pokok yang
     tidak terikat dan tidak dijaminkan sejumlah THB 4.000.000.000 (atau jumlah yang sama dalam mata uang
     lain) dari Kasikornbank dengan jangka waktu ketersediaan sampai dengan 27 Juni 2021 dan diperpanjang
     secara otomatis untuk 12 bulan. Fasilitas ini bertujuan untuk membiayai pembelian bahan baku dan
     persediaan lain. Kasikornbank akan memberitahukan CAP atas penentuan tingkat suku bunga yang akan
     digunakan dalam perjanjian.

     Pada tanggal 8 Desember 2020, CAP juga telah memperoleh fasilitas-fasilitas modal kerja dalam suatu
     jumlah pokok yang terikat dan tidak dijaminkan sejumlah tidak lebih dari USD 50.000.000 dan jumlah yang
     setara dalam mata uang Dolar Amerika Serikat dari THB 1.600.000.000 (atau jumlah yang sama dalam mata
     uang lain) yang terdiri dari (i) Promissory Note Facility, (ii) Letter of Credit Facility, dan (iii) Trust Receipt
     Facility dari Kasikornbank dengan jangka waktu ketersediaan sampai 8 Desember 2021. Fasilitas ini
     bertujuan untuk membiayai pembelian bahan baku dan persediaan lain. Suku bunga untuk masing-masing
     pinjaman berdasarkan Promissory Note Facility adalah persentase per tahun dengan jumlah keseluruhan
     dari 2% ditambah LIBOR yang berlaku sebagaimana akan dispesifikasikan dalam masing-masing
     Promissory Note, sedangkan bunga yang berlaku atas Fasilitas Trust Receipt adalah sebesar 2% ditambah
     LIBOR yang berlaku. CAP wajib untuk memastikan bahwa kegiatan usahanya tidak akan berubah secara
     substansial.

     Lebih lanjut, pada tanggal 27 Mei 2021, CAP juga telah memperoleh fasilitas term loan dalam suatu jumlah
     pokok sebesar USD 70.000.000 dalam jangka waktu ketersediaan sampai dengan tanggal yang jatuh 6
     bulan setelah tanggal perjanjian fasilitas term loan. Fasilitas term loan tersebut digunakan untuk belanja
     modal CAP. Suku bunga untuk masing-masing pinjaman adalah persentase per tahun dengan jumlah
     keseluruhan dari 2,25% ditambah LIBOR yang berlaku. CAP wajib memastikan bahwa kegiatan usahanya
     tidak akan berubah secara substansial. Fasilitas term loan berakhir pada tanggal yang jatuh setelah 84
     bulan setelah tanggal perjanjian fasilitas term loan atau pada tanggal 26 Mei 2028.

j.   Citibank, N.A. (“Citibank”)

     Pada tanggal 22 Agustus 2017, CAP memperoleh fasilitas kredit Trust Receipt/Fasilitas kredit berulang
     (revolving) sampai dengan jumlah total hingga US$ 50.000.000, yang telah diubah terakhir kali pada 8
     Februari 2018, dengan jangka waktu ketersediaan selama 1 tahun sampai dengan tanggal 22 Agustus 2021
     dan akan secara otomatis diperpanjang terus menerus untuk jangka waktu 1 tahun berikutnya sejak setiap
     tanggal berakhirnya perjanjian, dan jangka waktu penyelesaian pembayaran fasilitas kredit adalah selama 6
     bulan sejak penerimaan fasilitas kredit. Tujuan pemberian fasilitas ini tidak diatur. Bunga yang wajib
     dibayarkan CAP kepada Citibank adalah sebagaimana disepakati Citibank dan CAP dari waktu ke waktu
     dan pembayaran dilakukan setiap bulan.

     Pada tanggal 22 Agustus 2017, CAP memperoleh fasilitas letter of credit dari Citibank dengan jangka waktu
     maksimum 180 hari, dan Citibank dapat mengubah jangka waktu maksimum tersebut dari waktu ke waktu
     dengan pemberitahuan kepada CAP. CAP wajib membayar bunga kepada Citibank atas jumlah yang
     terutang berdasarkan perjanjian sebesar JIBOR ditambah 2,5% per tahun untuk letter of credit yang
     diterbitkan dalam Rupiah, atau sebesar LIBOR ditambah 2,5% per tahun untuk letter of credit yang
     diterbitkan dalam USD, atau sebagaimana diberitahukan Citibank kepada CAP dari waktu ke waktu untuk
     letter of credit yang diterbitkan dalam denominasi lain. Tidak terdapat jaminan atas fasilitas ini, dan tidak
     terdapat pembatasan dalam perjanjian ini sehubungan dengan rencana Penawaran Umum Berkelanjutan.
     Fasilitas letter of credit tersebut berlaku sampai dengan 22 Agustus 2022 dan akan diperpanjang secara
     otomatis untuk 1 tahun berikutnya.

k.   National Bank of Kuwait S.A.K.P., Cabang Singapura (“Bank of Kuwait”)

     Pada tanggal 6 Maret 2018, CAP memperoleh beberapa fasilitas dari Bank of Kuwait dalam jumlah
     maksimum USD 60.000.000, perjanjian mana telah diubah dan dinyatakan kembali pada 19 September
     2018 dan terakhir kali diperpanjang pada 19 September 2019. Fasilitas yang diperoleh adalah SBLC Facility
     tanpa komitmen dan jaminan, serta L/C Facility, UPAS L/Cs dan UPAU L/Cs dengan sub limit masing-
     masing sebesar USD 30.000.000 (selanjutnya disebut sebagai ―Fasilitas‖). Tanggal jatuh tempo final
     perjanjian ini adalah 19 September 2020, dan bunga yang dibebankan adalah (i) 1,35% dan LIBOR untuk
     SBLC Financing Facility dan TR, dan (ii) 1,35% dan LIBOR untuk UPAS/UPAU Financing Facility.

     Berdasarkan perjanjian ini, terdapat beberapa pembatasan terhadap tindakan CAP antara lain (i) CAP tidak
     akan menandatangani perjanjian sehubungan dengan Fasilitas apabila, menurut pendapat Bank of Kuwait,
     ketentuan-ketentuan dalam perjanjian tersebut tidak dapat diterima oleh Bank of Kuwait, dan (ii) CAP tidak
     akan (kecuali sehubungan dengan kegiatan usahanya sehari-hari) menandatangani satu atau beberapa
     perjanjian (baik afiliasi atau tidak), baik suka-rela maupun tidak sukarela dan baik pada waktu yang
     bersamaan atau dalam beberapa periode waktu untuk menjual, menyewakan, mengalihkan atau



                                                         134
Page 159
     melepaskan setiap aset yang substansial atau menandatangani perjanjian untuk melepaskan tersebut yang
     memiliki dampak yang merugikan material. Fasilitas ini tidak dijamin dengan jaminan khusus oleh CAP.

l.   PT Bank CIMB Niaga Tbk (“CIMB”)

     Pada tanggal 4 Mei 2018, CAP memperoleh fasilitas pinjaman dari CIMB, perjanjian mana telah diubah pada
     tanggal 11 Agustus 2020, berupa (i) Fasilitas Pinjaman Rekening Koran (―Fasilitas PRK‖) sebesar
     Rp25.000.000.000, dengan bunga 9% per tahun, (ii) Fasilitas Commercial Credit Lines (multicurrency)
     (―Fasilitas CC Lines‖) sebesar USD 50.000.000, dengan bunga LIBOR + 3,35% per tahun (USD) dan 8,5%
     per tahun (Rupiah), (iii) Fasilitas Trust Receipt (multicurrency) (―Fasilitas TR‖) sebesar USD 50.000.000,
     dengan bunga LIBOR + 3,35% per tahun (USD) dan 8,5% per tahun (Rupiah), (iv) Fasilitas Bank Garansi
     atau Standby Letter of Credit (multicurrency) (―Fasilitas BG/SBLC‖) sebesar USD 20.000.000, (v) Fasilitas
     Negotiation Wesel Ekspor dan/atau Diskonto Wesel Ekspor (multicurrency) (―Fasilitas NWE/DWE‖) sebesar
     USD 50.000.000, dengan bunga sebesar LIBOR + 3,35% per tahun (USD) dan 8,5% per tahun (Rupiah),
     dan (vi) Fasilitas Pinjaman Tetap (multicurrency) (―Fasilitas PT‖) sebesar USD 25.000.000, dengan bunga
     sebesar 4% per tahun (USD) dan 9% per tahun (Rupiah).

     Berdasarkan ketentuan dalam perjanjian fasilitas ini, tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari CIMB,
     CAP dilarang antara lain (i) mengadakan perubahan atas maksud, tujuan, dan kegiatan usaha CAP, (ii)
     mengubah komposisi pemegang saham mayoritas CAP, yaitu PT Barito Pacific Tbk dan SCG Chemicals Co.
     Ltd. secara bersama-sama menjadi kurang dari 51%, dan (iii) melakukan penggabungan, peleburan,
     pemisahan, kecuali bila (a) CAP menjadi entitas yang bertahan, (b) tidak akan mempengaruhi kemampuan
     CAP untuk membayar utang, atau (c) tidak menghilangkan maksud dan tujuan usaha CAP.

     Fasilitas PRK, Fasilitas CC Lines, Fasilitas BG/SBLC, Fasilitas NWE/DWE serta Fasilitas TR diberikan CIMB
     tanpa agunan (clean basis), sedangkan Fasilitas PT dijamin dengan persediaan (inventory) dan piutang
     (account receivables).

     Jangka waktu (i) Fasilitas PRK, (ii) Fasilitas CC Lines, (iii) Fasilitas TR, (iv) Fasilitas BG/SBLC, (v) Fasilitas
     NWE/DWE, dan (vi) Fasilitas PT adalah sampai dengan tanggal 4 Agustus 2021.

m. PT Bank BNP Paribas Indonesia (“BNPP Indonesia”)

     Pada tanggal 16 Oktober 2017, CAP memperoleh Fasilitas Pembiayaan Perdagangan senilai USD
     50.000.000, yang telah diubah terakhir kali pada 28 November 2017 dan diperpanjang pada 22 Agustus
     2019, yang terdiri dari Fasilitas Surat Berkredit (L/C) dan Fasilitas Penerimaan Trust berdasarkan perjanjian
     fasilitas dengan BNPP Indonesia. Fasilitas ini dikenakan bunga sebesar LIBOR + 1,1% per tahun untuk L/C
     yang diterbitkan dalam USD, dan LIBOR + 1,35% untuk fasilitas trust receipt. Tujuan pemberian fasilitas ini
     adalah untuk pembelian bahan baku termasuk namun tidak terbatas pada naphtha, propylene, butane-1,
     bahan kimia lainnya, dan spareparts.

     Berdasarkan ketentuan dalam perjanjian fasilitas ini, CAP menyatakan bahwa Perseroan dan SCG
     Chemicals Company Limited secara bersama-sama harus memiliki sedikitnya baik langsung atau tidak
     langsung, 51% saham dalam CAP dan menjaga pengawasan manajemen pada CAP sepanjang fasilitas
     masih digunakan. Lebih lanjut, berdasarkan perjanjian fasilitas ini CAP tidak diperbolehkan melakukan
     pinjaman, uang panjar, pemberian kredit untuk atau menjamin atau mengganti rugi kewajiban suatu pihak,
     firma atau perusahaan kecuali dalam kegiatan usahanya yang wajar dan untuk kepentingan grupnya.

     Jangka waktu ketersediaan fasilitas ini berlaku sampai dengan 31 Agustus 2021 atau setiap tanggal lainnya
     sesuai dengan kebijakan BNPP Indonesia sendiri. Pelunasan atas masing-masing fasilitas yang ditarik
     berdasarkan perjanjian fasilitas ini wajib dilakukan secara penuh pada hari terakhir periode bunga pada
     penarikan tersebut, periode bunga mana diberitahukan secara terpisah kepada CAP oleh BNPP Indonesia.
     Para pihak sedang dalam proses perpanjangan jangka waktu perjanjian. Para pihak dalam perjanjian masih
     terus melaksanakan hak dan kewajibannya dan oleh karenanya tetap tunduk pada ketentuan-ketentuan
     sebagaimana tercantum dalam perjanjian sampai dengan ditandatanganinya dokumen perpanjangan.

     Pada tanggal 28 Maret 2019, CAP memperoleh Fasilitas Kredit Berulang (Revolving Credit Facility), Sight
     and Usance Letter of Credit atau Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), berupa Usance-Pay-At-
     Sight (UPAS) dan Usance-Pay-At-Usance (UPAU) dan Fasilitas Penerimaan Trust dengan limit fasilitas
     sebesar USD 35.000.000, dimana perjanjian tersebut terakhir kali diubah pada 17 September 2019. Fasilitas
     ini dikenakan bunga sebesar 1,3% per tahun di atas LIBOR (untuk USD) dan 1,3% per tahun di atas JIBOR
     (untuk Rupiah) untuk Fasilitas Kredit Berulang (Revolving Credit Facility) dan 1,35% per tahun di atas LIBOR
     (untuk USD) dan 1,35% per tahun di atas JIBOR (untuk Rupiah) untuk Fasilitas Peneriman Trust. Tujuan
     pemberian fasilitas ini adalah untuk pembelian bahan baku terkait dengan kegiatan usaha utama CAP.
     Jangka waktu ketersediaan fasilitas ini berlaku sampai dengan 31 Agustus 2020 dan tanggal pembayaran
     akhir jatuh pada 31 Agustus 2020. Para pihak dalam perjanjian masih terus melaksanakan hak dan




                                                         135
Page 160
     kewajibannya dan oleh karenanya tetap tunduk pada ketentuan-ketentuan sebagaimana tercantum dalam
     perjanjian sampai dengan ditandatanganinya dokumen perpanjangan.

n.   PT Bank Permata Tbk (“Permata”)

     CAP telah menandatangani Perjanjian Pemberian Fasilitas Perbankan dengan Permata pada tanggal 21
     Juni 2018 sebagaimana yang telah diubah berdasarkan Perubahan Pertama Perjanjian Pemberian Fasilitas
     Perbankan pada tanggal 27 Februari 2020 dan Perubahan Kedua Perjanjian Pemberian Fasilitas tanggal 15
     Mei 2020. Berdasarkan perjanjian tersebut, CAP memperoleh fasilitas committed Term Loan 1 sebesar USD
     35.000.000 (―Fasilitas Term Loan 1‖) dan fasilitas Term Loan II sebesar Rp 585.340.000.000 (―Fasilitas
     Term Loan 2‖), yang diberikan tanpa jaminan dengan tujuan untuk membiayai kebutuhan CAP secara
     umum (general corporate purpose), annual/regular capital expenditure (capex), operating expense dan/atau
     refinancing requirements. Suku bunga untuk masing-masing Term Loan 1 dan Term Loan 2 adalah JIBOR 3
     bulan + 2,3% per tahun. Masing-masing Fasilitas Term Loan 1 dan Fasilitas Term Loan 2 berlaku selama 5
     tahun 6 bulan (termasuk dengan availability period dan grace period), yang terhitung sejak tanggal 15 Mei
     2020 atau sampai dengan tanggal 15 Nopember 2025.

     Berdasarkan perjanjian ini, terdapat beberapa pembatasan terhadap tindakan CAP antara lain (i) mengubah
     sifat dan kegiatan usaha yang sedang dijalankan atau melakukan kegiatan usaha diluar kegiatan usahanya
     sehari-hari, (ii) memberikan pinjaman maupun fasilitas keuangan kepada pihak lain kecuali dalam rangka
     menunjang kegiatan usahanya sehari-hari dan/atau untuk anak perusahaannya, (iii) memperoleh pinjaman
     baru kecuali (a) pinjaman dimana dana yang berasal dari pinjaman tersebut digunakan untuk kegiatan usaha
     sehari-hari, atau (b) pinjaman yang diberikan antara perusahaan, atau (c) pinjaman yang berasal dari
     Perusahaan Anak atau (d) perolehan pinjaman atau penerbitan obligasi atau efek lainnya yang tidak
     melanggar rasio keuangan, (iv) menjaminkan atau membebani aset CAP, sehubungan dengan perolehan
     pinjaman sebagaimana diatur dalam perjanjian, kecuali pemberian jaminan tersebut tidak mengakibatkan
     pelanggaran batasan rasio keuangan, seluruhnya wajib mendapat persetujuan tertulis terlebih dahulu dari
     Permata.

o.   Bank Mandiri (Persero) Tbk (“Mandiri”)

     CAP dan Mandiri telah menandatangani beberapa perjanjian kredit/fasilitas, sebagai berikut:

     (i)   pada tanggal 30 Juli 2018, (a) perjanjian kredit modal kerja sebagaimana telah diubah beberapa kali,
           terakhir pada tanggal 30 Juli 2020, dimana berdasarkan perjanjian ini CAP telah memperoleh fasilitas
           kredit modal kerja revolving dengan limit sebesar USD 50.000.000 sublimit fasilitas non – cash loan
           sebesar USD 50.000.000 dengan tujuan untuk mendukung kebutuhan modal kerja CAP. Fasilitas ini
           bersifat committed, advised dan revolving dan dikenakan bunga sebesar LIBOR + margin sebesar
           1,30% per tahun. Fasilitas ini dijamin dengan barang persediaan dan piutang CAP (―Fasilitas KMK
           Mandiri‖), dan (b) perjanjian pemberian fasilitas non-cash loan dengan limit sebesar USD 50.000.000
           sublimit trust receipt USD 50.000.000 dimana fasilitas ini diberikan untuk menunjang kegiatan usaha
           CAP, antara lain untuk fasilitas non cash loan adalah untuk pembelian/impor bahan baku, barang
           dagang, dan spare part mesin, serta jaminan pembelian gas alam/naphta sesuai dengan Sales and
           Purchase Agreement, serta kebutuhan modal kerja lainnya, sebagaimana telah diubah beberapa kali,
           terakhir pada tanggal 30 Juli 2020. Sedangkan tujuan penggunaan Sublimit TR adalah untuk membayar
           tagihan LC dan SKBN yang telah jatuh tempo. Atas penggunaan fasilitas non cash loan dikenakan
           biaya bunga sebesar LIBOR +1% untuk mata uang Dolar Amerika Serikat dan JIBOR +1% untuk mata
           uang Rupiah, sedangkan atas penggunaan fasilitas TR dikenakan bunga sebesar LIBOR + 1,1% untuk
           mata uang Dollar Amerika Serikat dan JIBOR + 1,1% untuk mata uang Rupiah (―Fasilitas NCL
           Mandiri‖). Masa berlaku atas Fasilitas KMK Mandiri dan Fasilitas NCL Mandiri telah diperpanjang pada
           tanggal 30 Juli 2020, sehingga kedua fasilitas tersebut berlaku sampai dengan 29 Juli 2021.
           Berdasarkan masing-masing Fasilitas KMK Mandiri dan Fasilitas NCL Mandiri, CAP wajib
           memberitahukan kepada Mandiri paling lambat 14 (empat belas) hari setelah terjadi perubahan
           anggaran dasar dan/atau susunan pengurus CAP.

     (ii) pada tanggal 30 Juli 2018, suatu perjanjian treasury line sebagaimana telah diubah beberapa kali,
          terakhir pada tanggal 27 Agustus 2020. Berdasarkan perjanjian tersebut CAP memperoleh (i) fasilitas
          operasional (FX Today, FX Tomorrow, FX Spot, FX Forward, dan FX Option) sebesar USD 20.000.000
          yang bersifat uncommitted dan advised dan (ii) transaksi Cross Currency Swap (CCS) sebesar Rp
          1.000.000.000.000 yang bersifat uncommitted. Tujuan dari fasilitas ini adalah untuk melakukan
          transaksi valas dalam rangka lindung nilai (hedging) terhadap risiko kurs meliputi transaksi FX Today,
          FX Tomorrow, FX Spot, FX Forward, FX Option dan dapat digunakan untuk melakukan transaksi Cross
          Currency Swap (CCS) (―Fasilitas TL Mandiri‖). Adapun Fasilitas TL Mandiri berlaku sampai dengan 29
          Juli 2021.




                                                      136
Page 161
     (iii) pada tanggal 11 Juni 2021, CAP juga telah memperoleh (i) fasilitas term loan sebanyak USD
           280.000.000 atau ekuivalen dalam Rupiah, yang bersifat non-revolving, committed, advised (―Fasilitas
           Term Loan‖) dan (ii) fasilitas account receivables financing (―Fasilitas Trade Finance‖) dengan limit
           maksimal Rp 1.000.000.000.000, yang bersifat revolving dan uncommitted. Tujuan pembiayaan
           Fasilitas Term Loan adalah untuk pembiayaan kegiatan operasional CAP sehari-hari (general corporate
           purposes), sedangkan Fasilitas Trade Finance adalah untuk mempercepat penerimaan dana hasil
           penjualan barang/jasa dari pembeli (sebagaimana diatur dalam perjanjian kredit) serta restitusi Pajak
           Penghasilan dan Pajak Pertambahan Nilai atau pendapatan lain-lain yang telah disetujui oleh Mandiri.
           CAP wajib membayar bunga kepada Mandiri sebesar LIBOR/JIBOR 6 bulan + 2,30% per tahun untuk
           Fasilitas Term Loan dan CAP setuju untuk dibebankan provisi sebesar sebesar 0,125% per tahun dari
           nilai transaksi atas Fasilitas Trade Finance

         Jangka waktu Fasilitas Term Loan ditetapkan maksimal 7 tahun sejak penandatanganan perjanjian,
         yaitu sejak tanggal 11 Juni 2021 sampai dengan 10 Juni 2028, sedangkan untuk Fasilitas Trade
         Finance, berlaku sampai dengan tanggal 29 Juli 2023. Berdasarkan masing-masing fasilitas dan
         sehubungan dengan perubahan bidang usaha CAP, Dalam hal CAP mengajukan permohonan
         persetujuan atas perubahan bidang usaha tersebut kepada Mandiri dan CAP telah mendapat
         persetujuan tertulis dari Mandiri atas hal tersebut, maka CAP wajib memberitahukan kepada Mandiri
         dengan menyampaikan salinan akta perubahan anggaran dasar CAP terkait perubahan bidang usaha
         tersebut kepada Mandiri selambat-lambatnya 14 hari setelah tanggal pelaksanaan RUPS.

p.   Japan Bank for International Cooperation (“JBIC”)

     Pada tanggal 17 Desember 2018, JBIC bersama-sama dengan BNP Paribas sebagai Nexi Covered Lender
     setuju untuk memberikan pinjaman kepada CAP dengan jumlah agregat sebesar USD 191.000.000 yang
     terbagi menjadi 4 tahap yaitu (i) JBIC Tranche A, (ii) JBIC Tranche B, (iii) Nexi Covered Tranche A, (iv) Nexi
     Covered Tranche B. Fasilitas ini dijamin dengan jaminan perusahaan oleh SMI dan PBI. Fasilitas ini berlaku
     sampai dengan tanggal 10 September 2026. Bunga untuk pinjaman JBIC Tranche adalah jumlah dari 4%
     per tahun ditambah 1,59% per tahun dan bunga untuk pinjaman Nexi Covered Tranche adalah jumlah dari
     LIBOR ditambah 0,85% per tahun.

     Ketentuan dari fasilitas ini mengandung beberapa pembatasan di mana tanpa persetujuan tertulis terlebih
     dahulu dari JBIC, CAP dilarang antara lain (i) melakukan penggabungan, peleburan, pemisahan,
     rekonstruksi perusahaan atau tindakan lain yang dapat secara material mengubah kegiatan usaha CAP, (ii)
     menciptakan pembebanan atas seluruh atau sebagian harta kekayaannya, kecuali pembebanan yang telah
     ada, atau pembebanan berdasarkan fasilitas yang diperoleh guna pembayaran kembali atas pinjaman yang
     telah ada.

q.   PT Bank KEB Hana Indonesia (“KEB Hana”)

     Pada tanggal 15 April 2021, CAP memperoleh fasilitas kredit investasi dengan jumlah pokok yang tersedia
     sebesar USD 13.000.000. Tujuan fasilitas ini adalah untuk financing dan refinancing susitainable project
     (Enclosed Ground Flare (EGF) dan E-Forklift/Green Project). Suku bunga atas fasilitas kredit investasi
     adalah 3 bulan LIBOR + 2,25% per tahun efektif. Fasilitas ini tidak dijamin dengan jaminan khusus oleh
     CAP. Selama fasilitas kredit investasi belum dilunasi, CAP wajib untuk memberikan pemberitahuan tertulis
     kepada KEB Hana dalam hal CAP melakukan aksi korporasi yang sejalan dengan kegiatan usaha CAP
     seperti, (i) merger/akuisisi atau (ii) penjualan/sewa/pengalihan (overhanded) aset perusahaan yang material
     atau jumlahnya substansial. Berdasarkan perjanjian, CAP juga wajib untuk memberikan pemberitahuan
     tertulis kepada KEB Hana setelah terdapat perubahan anggaran dasar CAP (termasuk perubahan atas
     jumlah saham dan pemegang saham mayoritas CAP). Jangka waktu fasilitas kredit investasi adalah 5 tahun
     terhitung sejak tanggal penarikan fasilitas kredit investasi, sedangkan jangka waktu penarikan adalah 3
     bulan sejak tanggal ditandatanganinya perjanjian fasilitas kredit investasi. CAP telah melakukan penarikan
     atas fasilitas kredit investasi pada tanggal 30 April 2021, dengan demikian, jatuh tempo dari fasilitas kredit
     investasi tersebut adalah pada tanggal 30 April 2026.

     Perjanjian Sehubungan Penawaran Umum Obligasi Chandra Asri Petrochemical I Tahun 2016

     CAP telah menandatangani perjanjian perwaliamanatan tanggal 10 Oktober 2016 sebagaimana terakhir kali
     diubah pada tanggal 19 Januari 2021 dengan BTN sebagai wali amanat sehubungan dengan penerbitan
     obligasi sebesar Rp 500.000.000.000 yang terdiri atas 2 seri, yaitu (i) obligasi seri A sebesar Rp
     361.400.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 22 Desember 2019 dan (ii) obligasi seri B sebesar Rp
     138.600.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 22 Desember 2021. Tingkat bunga obligasi adalah
     tingkat bunga tetap sebesar 10,8% per tahun untuk obligasi seri A dan 11,3% per tahun untuk obligasi seri
     B. Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penerbitan obligasi akan dipergunakan seluruhnya oleh CAP untuk
     pembayaran utang. Obligasi dijamin dengan hak tanggungan atas tanah dan bangunan milik CAP dan
     fidusia atas mesin milik PBI dengan nilai penjaminan minimal sebesar 150% dari nilai pokok obligasi.




                                                       137
Page 162
Sehubungan dengan penggunaan objek jaminan fidusia yang sama antara transaksi Penawaran Umum
Obligasi Chandra Asri Petrochemical I Tahun 2016, Penawaran Umum Berkelanjutan I Chandra Asri
Petrochemical Tahap I Tahun 2017, dan Penawaran Umum Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical
Tahap II Tahun 2018, CAP telah memperoleh pengesampingan (waiver) dari BTN selaku Wali Amanat
berdasarkan Surat No. 349/IBD/CM/X/2017 tanggal 3 Oktober 2017 dan Surat No. 043/IBD/CM/I/2018
tanggal 31 Januari 2018.

Sehubungan dengan Penggabungan PBI, CAP telah melakukan perubahan atas sertifikat jaminan fidusia,
dimana nama pemberi fidusia telah diubah dari PBI menjadi CAP.

CAP telah melunasi Obligasi Seri A dari Obligasi Chandra Asri Petrochemical I Tahun 2016.

Penerbitan Surat Utang Dengan Jumlah Pokok Maksimum Sebesar USD 300.000.000

Pada tanggal 8 November 2017, CAP, dan PBI (sebagai penanggung), dan Deutsche Bank Trust Company
Americas (sebagai wali amanat (trustee), agen pembayaran, agen transfer dan pendaftar) telah
menandatangani Indenture sehubungan dengan penerbitan surat utang senior tanpa jaminan yang
didenominasikan dalam Dolar Amerika Serikat dengan jumlah pokok maksimum sebesar USD 300.000.000
dengan tingkat bunga sebesar 4,95%, yang diterbitkan oleh CAP dan ditanggung dengan penanggungan
perusahaan oleh PBI dan CAP (―Surat Utang‖). CAP telah memberikan surat pemberitahuan kepada Wali
Amanat sehubungan dengan penggabungan usaha CAP dan PBI yang efektif per 1 Januari 2020.

CAP telah melakukan pembelian kembali (buyback) dan pembatalan atas Surat Utang sebanyak USD
32.220.000 yang dilakukan dalam periode April 2020 sampai April 2021.

Pada tanggal 19 Mei 2021, CAP telah menyelesaikan penyelesaian awal atas penawaran tender tunai untuk
membeli sejumlah maksimum US$ 75.000.000 dari jumlah pokok terutang atas Surat Utang. CAP telah
berhasil membeli pokok Surat Utang sebesar US$ 32.550.000, dengan total jumlah penyelesaian awal atas
penawaran tender tunai tersebut adalah US$ 33.404.844,42. Setelah penawaran tender awal ini
diselesaikan, total kewajiban CAP yang tersisa berdasarkan Surat Utang adalah sebesar US$ 235.230.000.

Lebih lanjut, pada tanggal 3 Juni 2021, CAP juga telah menyelesaikan penawaran tender tunai untuk
membeli sejumlah maksimum US$ 75.000.000 dari jumlah pokok terutang atas Surat Utang. CAP telah
berhasil membeli pokok Surat Utang sebesar US$ 900.000, dengan total jumlah penyelesaian atas
penawaran tender tunai tersebut adalah US$ 925.368,76. Setelah penawaran tender ini diselesaikan, total
kewajiban CAP yang tersisa berdasarkan Surat Utang adalah sebesar US$ 234.330.000.

Perjanjian Sehubungan Penawaran Umum Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical Tahap I
Tahun 2017

CAP telah menandatangani perjanjian perwaliamanatan tanggal 9 Oktober 2017 sebagaimana terakhir kali
diubah pada tanggal 19 Januari 2021 dengan BTN sebagai wali amanat sehubungan dengan penerbitan
obligasi sebesar Rp 500.000.000.000 yang terdiri atas 3 seri, yaitu (i) obligasi seri A sebesar Rp
150.000.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 12 Desember 2020, (ii) obligasi seri B sebesar Rp
120.250.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 12 Desember 2022, dan (iii) obligasi seri C sebesar
Rp 229.750.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 12 Desember 2024. Tingkat bunga obligasi adalah
tingkat bunga tetap sebesar 8,40% per tahun untuk obligasi seri A, 9,10% per tahun untuk obligasi seri B,
dan 9,75% per tahun untuk obligasi seri C. Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penerbitan obligasi akan
dipergunakan seluruhnya oleh CAP untuk pembayaran utang. Obligasi dijamin dengan fidusia atas mesin
milik PBI dengan nilai penjaminan minimal sebesar 150% dari nilai pokok obligasi.

Sehubungan dengan penggunaan objek jaminan fidusia yang sama antara transaksi Penawaran Umum
Obligasi Chandra Asri Petrochemical I Tahun 2016, Penawaran Umum Berkelanjutan I Chandra Asri
Petrochemical Tahap I Tahun 2017, dan Penawaran Umum Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical
Tahap II Tahun 2018, CAP telah memperoleh pengesampingan (waiver) dari BTN selaku Wali Amanat
berdasarkan Surat No. 349/IBD/CM/X/2017 tanggal 3 Oktober 2017 dan Surat No. 043/IBD/CM/I/2018
tanggal 31 Januari 2018.

Sehubungan dengan Penggabungan SMI, CAP telah melakukan perubahan atas sertifikat jaminan fidusia,
dimana nama pemberi fidusia telah diubah dari PBI menjadi CAP.

CAP telah melunasi Obligasi Seri A dari Penawaran Umum Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical
Tahap I Tahun 2017.

Sehubungan dengan Penggabungan PBI, CAP telah melakukan perubahan atas sertifikat jaminan fidusia,
dimana nama pemberi fidusia telah diubah dari PBI menjadi CAP.




                                                138
Page 163
CAP telah melunasi melunasi Obligasi Seri A dari Penawaran Umum Berkelanjutan I Chandra Asri
Petrochemical Tahap I Tahun 2017.

Perjanjian Sehubungan Penawaran Umum Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical Tahap II
Tahun 2018

CAP telah menandatangani perjanjian perwaliamanatan tanggal 9 Februari 2018 sebagaimana telah diubah
terakhir kali pada tanggal 19 Januari 2021 dengan BTN sebagai wali amanat sehubungan dengan
penerbitan obligasi sebesar Rp 500.000.000.000 yang terdiri atas 3 seri, yaitu (i) obligasi seri A sebesar Rp
100.000.000.000 yang telah jatuh tempo pada tanggal 1 Maret 2021, (ii) obligasi seri B sebesar Rp
100.000.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 1 Maret 2023, dan (iii) obligasi seri C sebesar Rp
300.000.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 1 Maret 2025. Tingkat bunga obligasi adalah tingkat
bunga tetap sebesar 7,50% per tahun untuk obligasi seri A, 8,25% per tahun untuk obligasi seri B, dan
9,00% per tahun untuk obligasi seri C. Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penerbitan obligasi akan
dipergunakan seluruhnya oleh CAP untuk pembayaran utang dan keperluan modal kerja CAP dan/atau
Perusahaan Anak CAP. Obligasi dijamin dengan hak tanggungan atas tanah milik CAP dan fidusia atas
mesin milik PBI dengan nilai penjaminan minimal sebesar 150% dari nilai pokok obligasi.

Sehubungan dengan penggunaan objek jaminan fidusia yang sama antara transaksi Penawaran Umum
Obligasi Chandra Asri Petrochemical I Tahun 2016, Penawaran Umum Berkelanjutan I Chandra Asri
Petrochemical Tahap I Tahun 2017, dan Penawaran Umum Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical
Tahap II Tahun 2018,CAP telah memperoleh pengesampingan (waiver) dari BTN selaku Wali Amanat
berdasarkan Surat No. 349/IBD/CM/X/2017 tanggal 3 Oktober 2017 dan Surat No. 043/IBD/CM/I/2018
tanggal 31 Januari 2018.

CAP telah melunasi Obligasi Seri A dari Penawaran Umum Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical
Tahap II Tahun 2018.

Perjanjian Sehubungan Penawaran Umum Berkelanjutan II Chandra Asri Petrochemical Tahap I
Tahun 2018

CAP telah menandatangani perjanjian perwaliamanatan tanggal 11 Oktober 2018 dengan BTN sebagai wali
amanat, sebagaimana terakhir kali diubah pada tanggal 19 Januari 2021, sehubungan dengan penerbitan
obligasi sebesar Rp 500.000.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 19 Desember 2021. Tingkat
bunga obligasi adalah tingkat bunga tetap sebesar 10% per tahun. Seluruh dana yang diperoleh dari hasil
penerbitan obligasi akan dipergunakan seluruhnya oleh CAP untuk pembayaran utang dan belanja modal.
Obligasi tidak dijamin dengan jaminan khusus . Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi
dijamin dengan seluruh harta kekayaan CAP baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik
yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan
1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.

Perjanjian Sehubungan Penawaran Umum Berkelanjutan II Chandra Asri Petrochemical Tahap II
Tahun 2019

CAP telah menandatangani perjanjian perwaliamanatan tanggal 13 Mei 2019 sebagaimana terakhir kali
diubah pada tanggal 19 Januari 2019 dengan BTN sebagai wali amanat, sehubungan dengan penerbitan
obligasi sebesar Rp 750.000.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 29 Mei 2022. Tingkat bunga
obligasi adalah tingkat bunga tetap sebesar 9,5% per tahun. Seluruh dana yang diperoleh dari hasil
penerbitan obligasi untuk meningkatkan kapasitas produksi dan/atau diversifikasi produk yang bertujuan
untuk meningkatkan skala usaha CAP. Belanja modal akan digunakan untuk pembangunan pabrik methyl
tert-butyl ether (MTBE) dan Butene-1 baru yang berlokasi di Jalan Raya Anyer Km 123 Ciwandan, Cilegon,
Banten. Belanja modal akan digunakan untuk pembelian mesin pabrik methyl tert-butyl ether (MTBE) dan
Butene-1 baru. Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta
kekayaan CAP baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang
akan ada dikemudian hari sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang
Hukum Perdata.

Perjanjian Sehubungan Penawaran Umum Berkelanjutan II Chandra Asri Petrochemical Tahap III
Tahun 2020

CAP telah menandatangani perjanjian perwaliamanatan tanggal 24 Januari 2020 dengan BTN sebagai wali
amanat, sehubungan dengan penerbitan obligasi sebesar Rp750.000.000.000 yang akan jatuh tempo pada
tanggal 12 Februari 2025. Tingkat bunga obligasi adalah tingkat bunga tetap sebesar 8,7% per tahun.
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk modal kerja CAP. Obligasi
ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan CAP baik barang
bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari
sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.


                                                  139
Page 164
     Perjanjian Sehubungan Penawaran Umum Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap I
     Tahun 2020

     CAP telah menandatangani perjanjian perwaliamanatan tanggal 4 Juni 2020 sebagaimana terakhir kali
     diubah pada tanggal 24 Agustus 2020 dengan BTN sebagai wali amanat sehubungan dengan penerbitan
     obligasi sebesar Rp1.000.000.000.000, yang terdiri atas 3 seri, yaitu (i) obligasi seri A sebesar
     Rp528.800.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 26 Agustus 2023, (ii) obligasi seri B sebesar
     Rp357.700.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 26 Agustus 2025, dan (iii) obligasi seri C sebesar
     Rp113.500.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 26 Agustus 2027. Tingkat bunga obligasi adalah
     tingkat bunga tetap sebesar (i) 8,20% per tahun untuk obligasi seri A, (ii) 8,70% per tahun untuk obligasi Seri
     B, dan (iii) 9,20% per tahun untuk obligasi seri C dan 11,3% per tahun untuk obligasi seri B. Seluruh dana
     yang diperoleh dari hasil penerbitan obligasi akan dipergunakan seluruhnya oleh CAP untuk keperluan
     modal kerja. Obligasi tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan
     CAP baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada
     dikemudian hari sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum
     Perdata.

     Perjanjian Sehubungan Penawaran Umum Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap II
     Tahun 2020

     CAP telah menandatangani perjanjian perwaliamanatan tanggal 12 Oktober 2020 sebagaimana diubah
     tanggal 2 Nopember 2020 dengan BTN sebagai wali amanat, sehubungan dengan penerbitan obligasi
     sebesar Rp600.000.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 4 Nopember 2023. Tingkat bunga obligasi
     adalah tingkat bunga tetap sebesar 8,20% per tahun. Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penerbitan
     obligasi akan digunakan untuk modal kerja CAP. Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi
     dijamin dengan seluruh harta kekayaan CAP baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik
     yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan
     1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.

     Perjanjian Sehubungan Penawaran Umum Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap III
     Tahun 2021

     CAP telah menandatangani perjanjian perwaliamanatan tanggal 26 Maret 2021 dengan BTN sebagai wali
     amanat, sehubungan dengan penerbitan obligasi sebesar Rp 1.000.000.000.000, yang terdiri atas 3 seri,
     yaitu (i) obligasi Seri A sebesar Rp 50.000.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 15 April 2024, (ii)
     obligasi Seri B sebesar Rp 587.950.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 15 April 2026, dan (iii)
     obligasi Seri C sebesar Rp 362.050.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 15 April 2028. Tingkat
     bunga obligasi adalah tingkat bunga tetap sebesar (i) 7,80% per tahun untuk obligasi Seri A, (ii) 8,50% per
     tahun untuk obligasi Seri B, dan (iii) 9,00% per tahun untuk obligasi seri C. Seluruh dana yang diperoleh dari
     hasil penerbitan obligasi akan dipergunakan seluruhnya oleh CAP untuk keperluan modal kerja. Obligasi ini
     tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan CAP baik barang
     bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari
     sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.

GI

Pada tangal 2 Juli 2018, GI telah menandatangani Akta Perjanjian Pinjaman No. 4, yang dibuat di hadapan
Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta dengan PT Bank OCBC NISP Tbk, yang telah
diubah berdasarkan Perubahan Perjanjian No. 202/CBL/PPP/VI/2019 tanggal 11 Juni 2019. Berdasarkan
perjanjian tersebut GI telah mendapatkan fasilitas (i) Term Loan 1 sebesar Rp 170.000.000.000 untuk tujuan
pembiayaan pembangunan proyek (tidak termasuk tanah) dan (ii) Term Loan 2 sebesar Rp 80.000.000.000
untuk pembangunan proyekk (tidak termasuk tanah). Bunga yang dikenakan untuk kedua fasilitas tersebut
adalah sebesar SBDK – 0,25% atau setara dengan 9,75% floating. Fasilitas-fasilitas tersebut jatuh tempo dalam
waktu 7 tahun terhitung sejak masing-masing tanggal penarikan pertama. Kedua fasilitas tersebut dijaminkan
dengan Hak Tanggungan atas SHGB No. 453/Slipi, Jaminan Fidusia atas Tagihan sebesar Rp 25.000.000.000,
dan Gadai atas rekening GI pada OCBC.

GTA

Pada tanggal 11 Juli 2019, GTA telah menandatangani Akta Perjanjian Kredit No. 95 yang dibuat di hadapan
Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Berdasdarkan perjanjian tersebut GTA telah menerima kredit sebesar Rp 393.936.000.000 yang ditujukan untuk
membiayai pembangunan Kawasan industri, pergudangan dan property lainnya di Cikupa, Tangerang. Jangka
waktu kredit adalah sampai dengan 10 Juli 2028, dan dikenakan bunga sebesar 11,50% per tahun yang dihitung
dari baki debet. Perjanjian ini dijaminkan dengan bidang tanah yang dimiliki oleh PT Jabar Utama Wood Industry,
Corporate Guarantee dari GI dan PT Jabar Utama Wood Industry, Comfort Letter dari pemegang saham GTA



                                                        140
Page 165
(yaitu GI dan TAIWI), dan fidusia atas pendapatan penjualan unit property KSO Cikupa sebesar Rp
434.025.000.000.

Pada tanggal 11 Juli 2019, GTA telah menandatangani Akta Perjanjian Kredit No. 96 yang dibuat di hadapan
Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Berdasdarkan perjanjian tersebut GTA telah menerima kredit sebesar Rp 40.089.000.000 yang ditujukan untuk
kredit modal kerja term loan dengan tujuan untuk keperluan tambahan modal kerja pembangunan Kawasan
industri, pergudangan, dan property lainnya (proyek KSO Cikupa) di Cikupa, Tangerang, Banten. Jangka waktu
kredit adalah sampai dengan 10 Juli 2023, dan dikenakan bunga sebesar 11% per tahun yang dihitung dari baki
debet. Perjanjian ini dijaminkan dengan bidang tanah yang dimiliki oleh PT Jabar Utama Wood Industry,
Corporate Guarantee dari GI dan PT Jabar Utama Wood Industry, Comfort Letter dari pemegang saham GTA
(yaitu GI dan TAIWI), dan fidusia atas pendapatan penjualan unit property KSO Cikupa sebesar Rp
434.025.000.000.

M. KETERANGAN MENGENAI ASET TETAP PERSEROAN

Per tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki: (i) 1 pabrik yang terletak di Jelapat, Banjarmasin Jl.
Kuin Selatan RT 007 No. 44, Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjar Barat, Banjarmasin, Kalimantan
Selatan; dan (ii) 3 pabrik milik Perusahaan Anak (CAP) yang terletak di Jl. Raya Anyer Km. 123, Ciwandan,
Cilegon, Banten 42447 dan Jl. Raya Bojonegara, Desa Mangunreja, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang,
Banten 42557 dimana CAP mengoperasikan sebuah kompleks petrokimia terintegrasi yang berlokasi di
Ciwandan, Cilegon di Provinsi Banten, Indonesia, yang terdiri dari sebuah naphtha cracker, dua pabrik
polyethylene dan tiga jalur produksi polypropylene. Di dalam Kompleks petrokimia terintegrasi CAP juga
mencakup dua pabrik styrene monomer, yang merupakan pabrik styrene monomer satu-satunya di Indonesia
dan dioperasikan oleh SMI, yang terhubung secara langsung dengan kompleks petrokimia utama di Cilegon
melalui saluran pipa. Selain itu, terdapat 1 gedung milik Perusahaan Anak (GI) yang terletak di Jl. Let. Jend. S.
Parman Kav. 62 – 63, Jakarta 11410.

Perseroan memiliki 56 bidang tanah yang terletak di Barito Kuala, Banjarmasin dan Pontianak dengan rincian
sebagai berikut:

                                                                           Tanggal Berakhirnya
No.         No. Sertipikat                  Lokasi             Area (M2)                              Catatan
                                                                                Sertipikat
 1.   HGB Nomor 2/Desa Jelapat    Desa Jelapat I, Kecamatan    199.541         1 Juni 2021           Tidak
      I                           Tamban, Kabupaten Barito                                            terdapat
                                  Kuala, Propinsi Kalimantan                                          pembebanan
                                  Selatan                                                            Digunakan
 2.   HGB Nomor 6/Desa Jelapat    Desa Jelapat, Kecamatan       25.130      24 September 2023         untuk Pabrik
                                  Tamban, Kabupaten Barito
                                  Kuala, Propinsi Kalimantan
                                  Selatan
 3.   HGB Nomor 00007/Desa        Desa Jelapat I, Kecamatan      895        24 September 2043
      Jelapat 1                   Tamban, Kabupaten Barito
                                  Kuala, Propinsi Kalimantan
                                  Selatan
 4.   HGB Nomor 00008/Desa        Desa Jelapat 1, Kecamatan     7.593       24 September 2043
      Jelapat 1                   Tamban, Kabupaten Barito
                                  Kuala, Propinsi Kalimantan
                                  Selatan
 5.   HGB Nomor 00009/Desa        Desa Jelapat 1, Kecamatan     6.592       24 September 2043
      Jelapat 1                   Tamban, Kabupaten Barito
                                  Kuala, Propinsi Kalimantan
                                  Selatan
 6.   HGB Nomor 10/Desa           Desa Tinggiran, Kecamatan     47.068      24 September 2023
      Tinggiran                   Tamban, Kabupaten Barito
                                  Kuala, Propinsi Kalimantan
                                  Selatan
 7.   HGB Nomor 000011/Desa       Desa Jelapat 1, Kecamatan     16.990      24 September 2043
      Jelapat 1                   Tamban, Kabupaten Barito
                                  Kuala, Propinsi Kalimantan
                                  Selatan
 8.   HGB Nomor 000012/Desa       Desa Jelapat 1, Kecamatan     16.050      24 September 2043
      Jelapat 1                   Tamban, Kabupaten Barito
                                  Kuala, Propinsi Kalimantan
                                  Selatan



                                                       141
Page 166
                                                                       Tanggal Berakhirnya
No.        No. Sertipikat              Lokasi              Area (M2)                             Catatan
                                                                            Sertipikat
9.    HGB Nomor 000013/Desa   Desa Jelapat 1, Kecamatan     16.490      24 September 2043
      Jelapat 1               Tamban, Kabupaten Barito
                              Kuala, Propinsi Kalimantan
                              Selatan
10.   HGB Nomor 000014/Desa   Desa Jelapat 1, Kecamatan     13.650      24 September 2043
      Jelapat 1               Tamban, Kabupaten Barito
                              Kuala, Propinsi Kalimantan
                              Selatan
11.   HGB Nomor 000015/Desa   Desa Jelapat 1, Kecamatan     18.160      24 September 2043
      Jelapat 1               Tamban, Kabupaten Barito
                              Kuala, Propinsi Kalimantan
                              Selatan
12.   HGB Nomor 000016/Desa   Desa Jelapat 1, Kecamatan     13.740      24 September 2043       Tidak
      Jelapat 1               Tamban, Kabupaten Barito                                           terdapat
                              Kuala, Propinsi Kalimantan                                         pembebanan
                              Selatan                                                           Digunakan
13.   HGB Nomor 000017/Desa   Desa Jelapat 1, Kecamatan     12.150      24 September 2043        untuk Pabrik
      Jelapat 1               Tamban, Kabupaten Barito
                              Kuala, Propinsi Kalimantan
                              Selatan
14.   HGB Nomor 000018/Desa   Desa Jelapat 1, Kecamatan     16.150      24 September 2043
      Jelapat 1               Tamban, Kabupaten Barito
                              Kuala, Propinsi Kalimantan
                              Selatan
15.   HGB Nomor 1/Desa        Desa Tinggiran Baru,         179.672       25 Januari 2026        Tidak
      Tinggiran Baru          Kecamatan Mekarsari,                                               terdapat
                              Kabupaten Barito Kuala,                                            pembebanan
                              Propinsi Kalimantan                                               Digunakan
                              Selatan                                                            untuk
16.   HGB Nomor 2/Desa        Desa Tinggiran Baru,          4.190       29 September 2025        Gudang dan
      Tinggiran Baru          Kecamatan Mekarsari,                                               mess
                              Kabupaten Barito Kuala,                                            karyawan
                              Propinsi Kalimantan                                                pendukung
                              Selatan                                                            Pabrik    di
17.   HGB Nomor 3/Desa        Desa Tinggiran Baru,         44.042       29 September 2025        Jepalat
      Tinggiran Baru          Kecamatan Mekarsari,
                              Kabupaten Barito Kuala,
                              Propinsi Kalimantan
                              Selatan
18.   HGB Nomor 1/Desa        Desa Berangas Barat,          29.043      24 September 2023
      Berangas Barat          Kecamatan Alalak,
                              Kabupaten Barito Kuala,
                              Propinsi Kalimantan
                              Selatan
19.   HGB Nomor 20/Desa       Desa Jelapat I, Kecamatan     3.248       24 September 2024       Tidak
      Jelapat I               Tamban, Kabupaten Barito                                           terdapat
                              Kuala, Propinsi Kalimantan                                         pembebanan
                              Selatan                                                           Digunakan
20.   HGB Nomor 21/Desa       Desa Jelapat I, Kecamatan     8.531       24 September 2024        untuk Pabrik
      Jelapat I               Tamban, Kabupaten Barito
                              Kuala, Propinsi Kalimantan
                              Selatan
21.   HGB Nomor 19/Desa       Desa Jelapat I, Kecamatan     3.034       24 September 2024
      Jelapat I               Tamban, Kabupaten Barito
                              Kuala, Propinsi Kalimantan
                              Selatan
22.   HGB Nomor 22/Desa       Desa Jelapat I, Kecamatan     8.928       24 September 2024
      Jelapat I               Tamban, Kabupaten Barito
                              Kuala, Propinsi Kalimantan
                              Selatan
23.   HGB Nomor 23/Desa       Desa Jelapat I, Kecamatan     7.182       24 September 2024
      Jelapat I               Tamban, Kabupaten Barito
                              Kuala, Propinsi Kalimantan



                                                   142
Page 167
                                                                         Tanggal Berakhirnya
No.        No. Sertipikat                Lokasi              Area (M2)                             Catatan
                                                                             Sertipikat
                                Selatan
24.   HGB Nomor 24/Desa         Desa Jelapat I, Kecamatan     3.556       24 September 2024
      Jelapat I                 Tamban, Kabupaten Barito
                                Kuala, Propinsi Kalimantan
                                Selatan
25.   HGB Nomor 25/Desa         Desa Jelapat I, Kecamatan     14.228      24 September 2024
      Jelapat I                 Tamban, Kabupaten Barito
                                Kuala, Propinsi Kalimantan
                                Selatan
26.   HGB Nomor 26/Desa         Desa Jelapat I, Kecamatan     8.041       24 September 2024       Tidak
      Jelapat I                 Tamban, Kabupaten Barito                                           terdapat
                                Kuala, Propinsi Kalimantan                                         pembebanan
                                Selatan                                                           Digunakan
27.   HGB Nomor 27/Desa         Desa Jelapat I, Kecamatan     16.824      24 September 2024        untuk Pabrik
      Jelapat I                 Tamban, Kabupaten Barito
                                Kuala, Propinsi Kalimantan
                                Selatan
28.   HGB Nomor 28/Desa         Desa Jelapat I, Kecamatan     14.875      24 September 2024
      Jelapat I                 Tamban, Kabupaten Barito
                                Kuala, Propinsi Kalimantan
                                Selatan
29.   HGB Nomor 29/Desa         Desa Jelapat I, Kecamatan     14.605      24 September 2024
      Jelapat I                 Tamban, Kabupaten Barito
                                Kuala, Propinsi Kalimantan
                                Selatan
30.   HGB Nomor 30/Desa         Desa Jelapat I, Kecamatan     12.969      24 September 2024
      Jelapat I                 Tamban, Kabupaten Barito
                                Kuala, Propinsi Kalimantan
                                Selatan
31.   HGB Nomor 31/Desa         Desa Jelapat I, Kecamatan     5.360       24 September 2024
      Jelapat I                 Tamban, Kabupaten Barito
                                Kuala, Propinsi Kalimantan
                                Selatan
32.   HGB Nomor 32/Desa         Desa Jelapat I, Kecamatan     15.783      24 September 2024
      Jelapat I                 Tamban, Kabupaten Barito
                                Kuala, Propinsi Kalimantan
                                Selatan
33.   HGB Nomor 33/Desa         Desa Jelapat I, Kecamatan     19.905      24 September 2024
      Jelapat I                 Tamban, Kabupaten Barito
                                Kuala, Propinsi Kalimantan
                                Selatan
34.   HGB Nomor 34/Desa         Desa Jelapat I, Kecamatan     13.098      24 September 2024
      Jelapat I                 Tamban, Kabupaten Barito
                                Kuala, Propinsi Kalimantan
                                Selatan
35.   HGB Nomor 000037/Desa     Desa Jelapat 1, Kecamatan     15.000      24 September 2043
      Jelapat 1                 Tamban, Kabupaten Barito
                                Kuala, Propinsi Kalimantan
                                Selatan
36.   HGB Nomor 38/Desa         Desa Jelapat I, Kecamatan     45.441      24 September 2024
      Jelapat I                 Tamban, Kabupaten Barito
                                Kuala, Propinsi Kalimantan
                                Selatan
37.   HGB Nomor 39/Desa         Desa Jelapat I, Kecamatan    468.126      24 September 2024
      Jelapat I                 Tamban, Kabupaten Barito
                                Kuala, Propinsi Kalimantan
                                Selatan
38.   HGB Nomor 40/Desa         Desa Jelapat I, Kecamatan    501.256      24 September 2024
      Jelapat I                 Tamban, Kabupaten Barito
                                Kuala, Propinsi Kalimantan
                                Selatan
39.   HGB Nomor 143/Kelurahan   Kelurahan Gedang,               49        26 September 2036       Tidak
      Gedang                    Kecamatan Banjar Timur,                                            terdapat



                                                     143
Page 168
                                                                      Tanggal Berakhirnya
No.        No. Sertipikat                Lokasi           Area (M2)                             Catatan
                                                                          Sertipikat
                                Kotamadya Banjarmasin,                                          pembebanan
                                Propinsi Kalimantan                                            Digunakan
                                Selatan                                                         untuk Kantor
40.   HGB Nomor 169/Kelurahan   Kelurahan Gedang,          1.176         28 April 2029         Tidak
      Gedang                    Kecamatan Banjar Timur,                                         terdapat
                                Kotamadya Banjarmasin,                                          pembebanan
                                Propinsi Kalimantan                                            Digunakan
                                Selatan                                                         untuk Kantor
41.   HGB Nomor 168/Kelurahan   Kelurahan Gedang,           923          28 April 2029
      Gedang                    Kecamatan Banjar Timur,
                                Kotamadya Banjarmasin,
                                Propinsi Kalimantan
                                Selatan
42.   HGB Nomor 171/Kelurahan   Kelurahan Gedang,           555        13 September 2037
      Gedang                    Kecamatan Banjar Timur,
                                Kotamadya Banjarmasin,
                                Propinsi Kalimantan
                                Selatan
43.   HGB Nomor 17/Kelurahan    Kelurahan Kuin Cerucuk,     201        24 September 2024
      Kuin Cerucuk              Kecamatan Banjar Utara,
                                Kotamadya Banjarmasin,
                                Propinsi Kalimantan
                                Selatan
44.   HGB Nomor 71/ Kelurahan   Kelurahan Gedang,                      4 Desember 2029
      Gedang                    Kecamatan Banjar Timur,     172
                                Kotamadya Banjarmasin,
                                Propinsi Kalimantan
                                Selatan
45.   HGB Nomor 72/ Kelurahan   Kelurahan Gedang,           625        4 Desember 2029
      Gedang                    Kecamatan Banjar Timur,
                                Kotamadya Banjarmasin,
                                Propinsi Kalimantan
                                Selatan
46.   HGB Nomor 73/ Kelurahan   Kelurahan Gedang,           174         14 Agustus 2030
      Gedang                    Kecamatan Banjar Timur,
                                Kotamadya Banjarmasin,
                                Propinsi Kalimantan
                                Selatan
47.   HGB Nomor 75/ Kelurahan   Kelurahan Gedang,            96           28 Juli 2030
      Gedang                    Kecamatan Banjar Timur,
                                Kotamadya Banjarmasin,
                                Propinsi Kalimantan
                                Selatan
48.   HGB Nomor 54/Kelurahan    Desa Kuripan, Kecamatan     513        24 September 2024       Tidak
      Kuripan                   Banjar Timur, Kotamadya                                         terdapat
                                Banjarmasin, Propinsi                                           pembebanan
                                Kalimantan Selatan                                             Digunakan
49.   HGB Nomor 93/Kelurahan    Kelurahan Teluk Dalam,       91        24 September 2029        untuk
      Teluk Dalam               Kecamatan Banjarmasin                                           Gudang dan
                                Tengah, Kotamadya                                               mess
                                Banjarmasin, Propinsi                                           karyawan
                                Kalimantan Selatan
50.   HGB Nomor 08/Desa         Desa Loktabat Utara,       10.476       23 Oktober 2043
      Loktabat Utara            Kecamatan Banjarbaru
                                Utara, Kabupaten
                                Banjarbaru, Propinsi
                                Kalimantan Selatan
51.   HGB Nomor 1816/Parit      Kelurahan Parit Tokaya,     128         22 Oktober 2023        Tidak
      Tokaya                    Kecamatan Pontianak                                             terdapat
                                Selatan, Kotamadya                                              pembebanan
                                Pontianak, Kalimantan                                          Dalam
                                Barat                                                           penjajakan




                                                   144
Page 169
                                                                           Tanggal Berakhirnya
No.          No. Sertipikat                  Lokasi            Area (M2)                                 Catatan
                                                                                Sertipikat
 52.   HGB Nomor 1817/Parit       Kelurahan Parit Tokaya,        128         22 Oktober 2023             untuk
       Tokaya                     Kecamatan Pontianak                                                    dijadikan
                                  Selatan, Kotamadya                                                     Kawasan
                                  Pontianak, Kalimantan                                                  Industri,
                                  Barat                                                                  perumahan,
 53.   HGB Nomor 5642/Desa        Desa Parit Tokaya,             205          11 Agustus 2029            atau
       Parit Tokaya               Kecamatan Pontianak                                                    keperluan
                                  Selatan, Kotamadya                                                     lain
                                  Pontianak, Propinsi
                                  Kalimantan Barat
 54.   HGB Nomor 00339/Kuala      Desa Kuala Dua,              138.700           26 Maret 2044
       Dua                        Kecamatan Sungai Raya,
                                  Kabupaten Kubu Raya,
                                  Propinsi Kalimantan Barat
 55.   HGB Nomor 00340/Kuala      Desa Kuala Dua,              139.000             26 Maret 2044
       Dua                        Kecamatan Sungai Raya,
                                  Kabupaten Kubu Raya,
                                  Propinsi Kalimantan Barat
 56.   HGB Nomor 00341/Kuala      Desa Kuala Dua,               88.500             26 Maret 2044
       Dua                        Kecamatan Sungai Raya,
                                  Kabupaten Kubu Raya,
                                  Propinsi Kalimantan Barat

N. PERKARA-PERKARA YANG SEDANG DIHADAPI PERSEROAN, PERUSAHAAN ANAK, DEWAN
   KOMISARIS DAN DIREKSI PERSEROAN

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan dan Perusahaan Anak, juga Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan dan Perusahaan Anak tidak sedang terlibat dalam suatu perkara maupun sengketa di luar pengadilan
dan/atau perkara perdata, pidana dan/atau perselisihan lain di lembaga peradilan dan/atau di lembaga
perwasitan baik di Indonesia maupun di luar negeri atau perselisihan administratif dengan instansi pemerintah
yang berwenang termasuk perselisihan sehubungan dengan kewajiban perpajakan atau perselisihan yang
berhubungan dengan masalah perburuhan/hubungan industrial atau kepailitan atau mengajukan permohonan
kepailitan, atau tidak sedang menghadapi somasi, yang dapat mempengaruhi secara berarti dan material
kedudukan peranan dan/atau kelangsungan usaha Perseroan dan Perusahaan Anak serta menghambat
Penawaran Umum ini.

O. HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL (“HAKI”)

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki aset hak atas kekayaan intelektual berupa merek
sebagai berikut:

                                 Nomor
                                                           Tanggal                                     Tanggal
No        Nama Merek            Registrasi     Kelas                        Warna Etiket
                                                         Pendaftaran                               Pendaftaran Ulang
                                 Merek
1.        Barito Pacific      IDM000230447      01       12 Mei 2018       Hijau, biru, putih         12 Mei 2028
2.        Barito Pacific      IDM000229002      16       12 Mei 2018       Hijau, biru, putih         12 Mei 2028
3.        Barito Pacific      IDM000229003      19       12 Mei 2018       Hijau, biru, putih         12 Mei 2028
4.        Barito Pacific      IDM000237701      31       12 Mei 2018       Hijau, biru, putih         12 Mei 2028
5.        Barito Pacific      IDM000229005      35       12 Mei 2018       Hijau, biru, putih         12 Mei 2028
6.        Barito Pacific      IDM000229006      36       12 Mei 2018       Hijau, biru, putih         12 Mei 2028
7.        Barito Pacific      IDM000228890      37       12 Mei 2018       Hijau, biru, putih         12 Mei 2028
8.        Barito Pacific      IDM000228891      40       12 Mei 2018       Hijau, biru, putih         12 Mei 2028
9.        Barito Pacific      IDM000241796      42       12 Mei 2018       Hijau, biru, putih         12 Mei 2028
10.       Barito Pacific      IDM000228892      44       12 Mei 2018       Hijau, biru, putih         12 Mei 2028




                                                       145
Page 170
  Lisensi

  Tabel di bawah ini mengemukakan beberapa informasi sehubungan dengan pabrik produksi CAP yang ada dan
  lisensi sehubungan dengan operasinya.

                                                    Kapasitas
                         Pabrik                                          Tahun Awal Operasioanl               Pemberi Lisensi
                                                     (KT/A)
      Naphtha cracker                                                             1995                             LCI
      Ethylene                                         860
      Propylene                                        470
      Pygas                                            400
      Mixed C4                                         315
      Polyethylene UNIPOL ™ (1) LL / HDPE              200                        1995                    Univation Technologies
      Polyethylene Showa Denko (1) HDPE                136                        1995                        Showa Denko
      Polypropylene (2)                                480                 1992 - Kereta 1 & 2               Union Carbide (3)
                                                                             1995 - Kereta 3
      Styrene monomer                                  340                   1992 - Pabrik 1              ABB Lummus Crest Inc.
                                                                             1999 - Pabrik 2
      Butadiene                                        137                        2013                   Lummus Technology Inc.

  Merek Dagang dan Hak Cipta

  CAP juga mendaftarkan merek dagangnya dengan merek "Asrene®" (untuk produk polyethylene), "Trilene®"
  (untuk produk polypropylene) dan "Grene® " (untuk produk resin) di Indonesia dan telah mendaftarkan hak cipta
  atas logonya untuk "PT CAP", "Asrene" dan "Grene."

  Tabel di bawah ini menunjukkan bahwa merek dagang CAP telah didaftarkan pada Direktorat Jenderal Hak
  Kekayaan Intelektual Indonesia, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (sebelumnya dikenal sebagai
  Menteri Kehakiman):

                                                                     Tanggal                 Tanggal
  No.             Nama Merek            Nomer Merek                                                                Masa Berlaku
                                                                   Pendaftaran           Pendaftaran Ulang
      1      "Trilene"                 IDM000159259              24 Agustus 2016                 -                24 Agustus 2026
      2      "Grene"                   IDM000389324                10 Juni 2011                  -                  10 Juni 2031
      3      "Asrene"                  IDM000584948             19 Desember 2014                 -               19 Desember 2024


  Tabel di bawah ini menunjukkan hak cipta CAP telah didaftarkan di Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual
  Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia:

                                                                                           Tanggal Surat
                                                                    Tanggal                                       Jangka Waktu
  No.             Nama Merek        Nomor Pendaftaran                                       Pendaftaran
                                                                  Pengumuman                                      Perlindungan
                                                                                              Ciptaan
      1      PT Chandra Asri                33176               28 November 2005            14 Mei 2007          28 November 2055
      2      Grene                          57444                 1 Januari 2011          14Februari 2012          1 Januari 2061
      3      Asrene                         12649                       —                 4 Oktober 1994(1)       12 Agustus 2044

  P.      ASURANSI

  Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan telah melakukan penutupan atas risiko-risiko yang mungkin
  dihadapi dengan asuransi, antara lain:

                                                    Jangka           Objek                Jenis            Jumlah
No.            No. Polis          Penanggung                                                                                Premi
                                                     Waktu      Pertanggungan      Pertanggungan       Pertanggungan
 1.       110010221030000404      PT Asuransi       18          Gedung             Kebakaran,          Rp                Rp
                                  Central Asia      Februari    Perseroan yang     petir, ledakan,     3.000.000.000     1.104.000
                                                    2021 –      berlokasi di Jl    dampak dari
                                                    18          Pierre Tendean     pesawat jatuh,
                                                    Februari    No. 99,            asap
                                                    2022        Banjarmasin

  Tidak terdapat hubungan afiliasi antara Perseroan dengan perusahaan asuransi tersebut di atas.

  Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa perlindungan asuransi yang dimiliki Perseroan                                          nilai
  pertanggungannya cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian dari aset yang dipertanggungkan.




                                                                   146
Page 171
Q. KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN DAN
   PERUSAHAAN ANAK

1.   Umum

Perseroan didirikan pada tahun 1979 sebagai perusahaan timber terintegrasi di Kalimantan Selatan. Setelah
akuisisi PT Chandra Asri pada tahun 2007 dan PT Tri Polyta Indonesia Tbk pada tahun 2008, kedua entitas
tersebut bergabung pada tahun 2011 dan membentuk CAP. Setelah menyelesaikan Akuisisi Star Energy pada
tahun 2018, Perseroan telah menjadi pemain energi terintegrasi Indonesia terkemuka dengan portofolio yang
kuat dari aset tenaga panas bumi. Investasi Perseroan berfokus pada industri petrokimia, listrik, properti,
perkebunan dan kehutanan.

Bisnis inti Perseroan adalah produsen petrokomia dan pembangkit tenaga listrik. Bisnis petrokimia berasal dari
CAP, yang terdiri dari aset industri yang memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan melalui diversifikasi dan
integrasi bisnis dan yang memberikan dasar yang kuat untuk pertumbuhan dan perkembangan pendapatan.
Bisnis energi dan pembangkit listrik, terutama yang dikaitkan dengan Star Energy, terdiri dari aset di Wayang
Windu, Salak dan Darajat yang dikhususkan untuk eksplorasi, pengembangan, dan pemanfaatan sumber daya
panas bumi. Perseroan juga bersama-sama memiliki, bersama dengan PT Indonesia Power, anak perusahaan
PLN, PT Indo Raya Tenaga, sebuah perusahaan proyek yang sedang mengembangkan proyek pembangkit
listrik tenaga batu bara 2 x 1.000 MW ultra-superkritis, Jawa 9 dan 10, di Provinsi Banten, Indonesia sebagai
bagian dari bisnis pembangkit listrik dan energi Perseroan.

Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2020, Perseroan menghasilkan pendapatan
secara konsolidasi masing-masing sebesar US$ 2.402,5 juta dan US$ 2.334,2 juta atau mengalami penurunan
2,8% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Kegiatan usaha petrokimia Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2020
menghasilkan pendapatan masing-masing sebesar US$ 1872,1 juta dan US$ 1797,0 juta. Kegiatan usaha
pembangkit energi listrik Perseroan menghasilkan pendapatan masing-masing sebesar US$ 219,4 juta dan US$
226,9 juta. Bisnis lain Perseroan menghasilkan pendapatan bersih masing-masing sebesar US$16,9 juta dan
US$ 16,5 juta.

Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2020, EBITDA dari Perseroan dan
Perusahaan Anak adalah sebesar US$ 594,9 juta dan US$ 595,9 juta, yang mana EBITDA CAP untuk periode
yang bersangkutan, merupakan 31,3% dan 31,1% dari EBITDA Perseroan dan Perusahaan Anak. EBITDA
marjin Perseroan dan Perusahaan Anak tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2020 adalah
24,8% dan 25,7%.

Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2020, EBITDA CAP adalah sebesar US$
185,9 juta dan US$ 186,7 juta dengan marjin EBITDA masing-masing sebesar 9,9% dan 10,3%. Selama tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2020, EBITDA Star Energy adalah sebesar US$ 404,0 juta
dan US$ 424,0 juta dengan marjin EBITDA masing-masing sebesar 78,7% dan 81,4%

Bisnis Petrokimia

CAP mengoperasikan satu-satunya naphtha cracker, styrene monomer dan butadiene di Indonesia. Dengan
demikian, CAP adalah satu-satunya produsen ethylene, styrene monomer, butadiene dalam negeri, salah satu
dari dua produsen domestik polypropylene dan polyethylene dan produsen polypropylene terbesar di Indonesia.
Menurut Nexant, CAP memenuhi sekitar 51% dari total pangsa pasar ethylene, 52% dari total pangsa pasar
polyethylene dan 32% dari total pangsa pasar polypropylene di Indonesia pada tahun 2020.

Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019, penjualan olefins dan produk sampingan,
polyolefins, styrene monomer dan produk sampingan, dan butadiene dan produk sampingan adalah sebesar
US$ 412,3 juta, US$ 899,2 juta, US$ 373,1 juta, dan US$ 187,5 juta yang merupakan 22,0%, 48,0%, 19,9%, dan
10,0%,dari pendapatan yang berasal dari penjualan petrokimia melalui CAP.

Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, penjualan olefins dan produk sampingan,
polyolefins, styrene monomer dan produk sampingan, butadiene dan produk sampingan, MTBE dan B-1 adalah
sebesar US$ 232,9 juta, US$ 1.256,1 juta, US$ 187,8 juta, US$ 110,4 juta dan US$ 9,8 juta yang merupakan
13,0%, 69,9%, 10,5%, 6,1% dan 0,5% dari pendapatan yang berasal dari penjualan petrokimia melalui CAP.

CAP mengoperasikan kompleks petrokimia terpadu, berlokasi di Propinsi Banten, sekitar 120 km dari Jakarta,
terdiri dari (i) komplek petrokimia utama di Ciwandan, Cilegon, dan (ii) kompleks styrene monomer sekitar 40 km
dari kompleks petrokimia utama. Kompleks petrokimia CAP telah mengintegrasikan fasilitas pendukung termasuk
jaringan pipa, pembangkit listrik, boiler, instalasi pengolahan air, tangki penyimpanan dan sarana dermaga.




                                                      147
Page 172
Bisnis Pembangkitan Listrik

Star Energy mengoperasikan tiga operasi panas bumi, yaitu Operasi Panas Bumi Wayang Windu, Operasi
Panas Bumi Salak dan Operasi Panas Bumi Darajat, dengan total kapasitas kotor 875 MW. Operasi Panas bumi
Wayang Windu mencakup dua unit dengan kapasitas terpasang kotor 227 MW, dimiliki dan dioperasikan oleh
Star Energy. Aset Salak dan Darajat yang memiliki kapasitas kotor terpasang masing-masing untuk listrik adalah
197 MW dan 216 MW, dan kapasitas penjualan uap masing-masing 180 MW dan 55 MW. Sampai dengan
tanggal Prospektus ini, Star Energy juga telah menyelesaikan survei pendahuluan di prospek Hamiding dan
Sekincau. Pada bulan Juni 2018, Kementerian ESDM mengeluarkan Penugasan Survei Pendahuluan dan
Eksplorasi atau "PSPE" pendahuluan dan Eksplorasi untuk Star Energy untuk melakukan pengeboran
setidaknya satu sumur eksplorasi dalam waktu tiga tahun sejak penerbitan PSPE di Sekincau Selatan dan
Hamiding.

Proses pembangkitan tenaga Operasi Panas Bumi Wayang Windu ditunjukkan pada diagram di bawah ini:




Proses pembangkitan tenaga Operasi Panas Bumi Salak ditunjukkan pada diagram di bawah ini:




Proses pembangkitan tenaga Operasi Panas Bumi Darajat ditunjukkan pada diagram di bawah ini:




                                                     148
Page 173
Perseroan juga bersama-sama memiliki, bersama dengan PT Indonesia Power, anak perusahaan PLN, PT Indo
Raya Tenaga, sebuah perusahaan proyek yang sedang mengembangkan proyek pembangkit listrik 2X 1.000
MW, Java 9 dan 10 di Provinsi Banten, Indonesia. Sampai dengan tanggal Prospektus ini, proses konstruksi
telah berlangsung dan diharapkan memulai operasi komersial untuk Jawa 9 & 10 pada tahun 2025.

Bisnis lainnya

Melengkapi bisnis inti utama Perseroan yaitu petrokimia dan pembangkit tenaga listrik adalah tiga lini bisnis non-
inti, yang terdiri dari bisnis properti, perkebunan dan kehutanan: Bisnis properti Perseroan, yang dioperasikan
melalui PT Griya Idola ("GI") dan Perusahaan Anaknya yang bergerak dalam bidang investasi dan
pengembangan properti komersial dan industri yang mendukung aset petrokimia dan aset Perseroan, mengingat
tingkat kesulitan untuk mendapatkan bidang tanah di Indonesia. Perseroan berusaha untuk melakukan akuisisi
lahan dan properti oportunistik di lingkungan sekitar dimana aset Perseroan berada dan mungkin memperoleh
properti dari afiliasi Perseroan dari waktu ke waktu.

2.   Kegiatan Operasi

CAP

CAP menghasilkan produk-produk berikut ini:
  olefins; terdiri dari ethylene dan propylene serta produk sampingannya, seperti pygas dan mixed-C4;
  polyolefins; terdiri dari polyethylene dan polypropylene;
  styrene monomer serta produk sampingannya, seperti ethyl benzene, toluene dan campuran benzene
   toluene; dan
  butadiene serta produk sampingannya, seperti raffinate.
  Butene-1 dan Methyl Tertiary Butyl Ether.

CAP menjual produknya ke pelanggan baik di pasar Indonesia maupun regional. CAP adalah satu-satunya
produsen ethylene, styrene monomer, butadiene dalam negeri, salah satu dari dua produsen domestic
polypropylene dan polyethylene dan produsen polypropylene terbesar di Indonesia.

a. Olefins dan produk sampingan

Produk utama yang dihasilkan oleh naphtha cracker CAP adalah ethylene dan propylene, yang juga dikenal
sebagai olefins. Selama proses produksi olefins CAP, naphtha cracker CAP menghasilkan produk sampingan,
termasuk pygas dan mixed C4.

CAP terhubung melalui jaringan pipa ke seluruh pelanggan ethylene dan propylene. Seluruh penjualan ethylene
dan propylene dikirim melalui jaringan saluran pipa.

Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, CAP menjual 148 KT olefins dan produk
sampingan. 32,06% dari penjualan olefins dan produk sampingan CAP berasal dari penjualan kepada pelanggan
CAP di Indonesia, sedangkan sisanya 67,94% berasal dari penjualan ekspor.

Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019, CAP menjual 561KT olefins dan produk sampingan.
44,60% dari penjualan olefins dan produk sampingan CAP berasal dari penjualan kepada pelanggan CAP di
Indonesia, sedangkan sisanya sebanyak 55,40% berasal dari penjualan ekspor.




                                                       149
Page 174
Ethylene

Ethylene digunakan sebagai bahan baku untuk polyethylene dan sejumlah bahan kimia antara lainnya, seperti
styrene monomer, ethylene oxide, acetic acid, ethyl benzene dan vinyl chloride monomer yang digunakan untuk
pembuatan polivinil klorida ("PVC"). CAP memakai sebagian besar produksi ethylene CAP di dua pabrik
polyethylene dan sebagian kecil persentase ethylene CAP di pabrik styrene monomer CAP. Sisa produksi
ethylene CAP dijual kepada pelanggan domestik. Sewaktu-waktu, CAP juga mengekspor produk ethylene ke
negara-negara seperti Singapura, Jepang, Korea dan Thailand. CAP memiliki perjanjian pengadaan ethylene
dengan pelanggan utama, yang sebagian besar merupakan pelanggan domestik. Perjanjian pengadaan CAP
dengan pelanggan utama ini dapat diperpanjang setiap tahun. Untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31
Desember 2019 dan 2020, Perseroan menjual kira-kira 75,2% dan 93,7% dari penjualan ethylene CAP sesuai
dengan perjanjian pengadaan dengan pelanggan domestik utama ini. Perjanjian pengadaan menetapkan formula
penentuan harga berdasarkan biaya ditambah harga spot.

Untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2019 dan 2020, CAP menjual masing-masing 277,0 KT
dan 119,0 KT ethylene.

Propylene

Propylene digunakan sebagai bahan baku untuk polypropylene dan sejumlah bahan kimia antara lainnya, seperti
acrylonitrile, oxo-alcohols, propylene oxide dan cymene. CAP menggunakan sebagian besar produksi propylene
Perseroan sebagai bahan baku produksi polypropylene CAP dan terkadang menjual sisanya kepada pelanggan
industri domestik CAP atas dasar oportunistik. Untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2019 dan
2020, CAP menjual masing-masing 43,0 KT dan 36,0 KT propylene.

Pygas

Pygas dapat digunakan untuk pencampuran bahan bakar motor atau ekstraksi benzene, yang merupakan bahan
baku untuk styrene dan produk bahan kimia khusus. CAP menjual pygas utamanya ke SCG Chemicals sesuai
dengan perjanjian pengadaan berlaku selama 1 tahun dan menjual sisanya kepada pedagang dan pengguna
akhir. Untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2019 dan 2020, Perseroan menjual 100,0% dan
51,0% dari volume penjualan pygas Perseroan ke SCG. CAP juga mengekspor pygas ke negara lain termasuk
Korea, Singapura, Jepang dan Malaysia. Penjualan pygas umumnya dilakukan setiap bulan. Harga dipatok
berdasarkan acuan global yang relevan, dalam mata uang USD dan pada umumnya disesuaikan setiap bulan.
Untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2019 dan 2020, CAP menjual masing-masing 221,0 KT
dan 288,2 KT pygas.

Mixed C4

Mixed C4 digunakan sebagai bahan baku untuk butadiene, yang digunakan untuk karet sintetis. CAP secara
substansial menggunakan seluruh produksi mixed C4 CAP sebagai bahan baku untuk produksi butadiene dan
menjual sebagian mixed C4 yang diproduksi kepada pelanggan di Thailand, Jepang dan Korea melalui penjualan
spot. CAP tidak menjual mixed C4 apapun untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2014 dan 2015 dan
untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2019 dan 2020.

b. Polyolefins

Produk polyolefins CAP terdiri dari polyethylene dan polypropylene. Untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31
Desember 2019 dan 2020, Perseroan menjual masing-masing 829,8 KT dan 1.281,9 KT polyolefins.

Polyethylene

Polyethylene merupakan termoplastik yang paling luas pemakaiannya di dunia. Polyethylene memiliki struktur
kimia paling sederhana dari semua polimer komersial dan merupakan bahan serba guna. Polyethylene
digunakan untuk membuat berbagai macam produk, termasuk kemasan film, blow molding untuk kontainer
rumah tangga dan industri, pipa dan saluran ekstrusi.

Polypropylene

Polypropylene digunakan dalam berbagai macam produk pelanggan untuk membuat kemasan makanan,
perabotan rumah tangga, karung tenun, suku cadang otomotif, peralatan elektronik dan produk-produk lainnya.

Homopolymers terbuat dari polymerized propylene monomers. Jenis polypropylene ini ditandai oleh kekakuan,
kekilapan dan kebeningannya yang tinggi. Homopolymers dapat digunakan untuk memproduksi kemasan
makanan yang keras dan fleksibel, pakaian, kantong tenunan, laminasi kertas, pita perekat dan perabot rumah
tangga.




                                                     150
Page 175
Random copolymers dihasilkan oleh polymerized propylene monomers dengan pemasukan ethylene
comonomers. Jenis polypropylene ini ditandai oleh kejernihan dan fleksibilitas yang tinggi dan digunakan untuk
memproduksi produk utamanya yaitu wadah jernih, tudung flip-top dan kemasan lainnya. Random copolymers
memiliki suhu leleh yang lebih rendah dibandingkan dengan homopolymers dan, karenanya, juga dapat
digunakan sebagai laminasi (coating ekstrusi) untuk tas tenun.

Impact copolymers (juga dikenal sebagai block copolymers polypropylene) merupakan yang paling tahan pecah
diantara jenis-jenis polypropylene dan dapat bertahan di suhu rendah. Warna alaminya adalah putih susu. Impact
copolymers digunakan sebagai bahan baku untuk ember plastik, palet, elektronika dan otomotif.

Pabrik polypropylene CAP memproduksi homopolymers, random copolymers dan impact copolymers dan
Perseroan merupakan satu-satunya produsen impact copolymers di Indonesia. Perseroan memproduksi
berbagai macam produk polypropylene, yang memungkinkan Perseroan untuk menjangkau berbagai macam
pelanggan, termasuk segmen pelanggan dan industri, yang mengakibatkan diversifikasi dalam produk, klien dan
grade polypropylene.

c. Styrene Monomer dan Produk Sampingan

Styrene monomer merupakan hidrokarbon aromatik yang, di bawah kondisi normal, merupakan cairan jernih, tak
berwarna dan mudah terbakar. Styrene monomer dapat diproduksi dengan alkilasi benzene dan ethylene.
Sampingan styrene monomer merupakan polymers berbasis styrene. Produk-produk tersebut digunakan dalam
pembuatan plastik dan produk karet, termasuk polystyrene, acrylonitrile butadiene styrene, styrene-acrylonitrile,
styrene butadiene rubber, unsaturated polyester resin dan styrene butadiene lattice. Penggunaan akhir untuk
produk tersebut pada umumnya meliputi cangkir dan wadah sekali pakai dan plastik tahan dampak seperti kaset
dan mainan.

Perseroan menjual styrene monomer di pasar domestik dan ekspor dimana pelanggan utamanya merupakan
pengguna akhir domestik. CAP menjual produk sampingan styrene monomer di pasar domestik. Untuk tahun-
tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2019 dan 2020, CAP menjual masing-masing 56,1% dan 81,1% dari
styrene monomer dan produk sampingannya kepada pelanggan domestik. Penjualan domestik sebagian besar
dilakukan melalui perjanjian pengadaan pasokan yang berlangsung dalam jangka waktu satu tahun. Penentuan
harga didasarkan pada rata-rata dari rata-rata harga spot CFR SEA dan CFR Tiongkok yang dipublikasikan oleh
ICIS LOR, ditambah premi, untuk sebulan pengiriman, dimana pengiriman tersebut dilakukan oleh PT Richland
Logistics Indonesia (‖RLI‖).

Untuk kegiatan usaha ekspor, Perseroan menggunakan kombinasi perjanjian jual beli dan transaksi spot.
Pelanggan ekspor CAP meliputi pelanggan yang berada di Thailand, Singapura, Jepang, Hong Kong dan
Tiongkok. Untuk perjanjian jual beli, penentuan harga didasarkan pada rata-rata harga spot CFR Tiongkok dan
CFR SEA yang dipublikasikan oleh ICIS LOR dan Platts untuk sebulan pengiriman. Untuk transaksi spot,
penentuan harga ditetapkan melalui negosiasi dengan pelanggan. Pengiriman diatur oleh CAP untuk pelanggan
tertentu, sementara yang lainnya diatur oleh pembeli.

Untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2019 dan 2020, CAP menjual masing-masing 368,0 KT
dan 246,0 KT styrene monomer dan produk sampingannya.

d. Butadiene dan Produk Sampingannya

Butadiene merupakan bahan baku yang digunakan dalam produksi acrylonitrile butadiene styrene ("ABS"),
styrene butadiene latex ("SBL"), karet styrene butadiene ("SBR") dan karet polybutadiene ("PBR") yang
merupakan bahan baku utama untuk memproduksi ban. Sebagian produk akhir meliputi sepatu bot karet, sarung
tangan karet, sol sepatu, perekat dan perapat.

CAP menjual butadiene di pasar domestik dan ekspor dan menjual produk sampingan butadiene ke pasar
ekspor. Perseroan mengekspor butadiene kepada pelanggan di Malaysia, Tiongkok dan Korea. Untuk tahun-
tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2019 dan 2020, CAP menjual masing-masing 42,8% dan 57,2% dari
penjualan butadiene dan produk sampingan butadiene CAP kepada pelanggan domestik dan sisanya kepada
pelanggan ekspor. CAP menggunakan kombinasi perjanjian jual beli dan transaksi spot dengan penentuan harga
yang didasarkan pada harga formula yang didasarkan pada acuan global terkait ICIS CFR NEA dan ICIS CFR
SEA.

Untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2019 dan 2020, CAP menjual masing-masing 243,0 KT
dan 199,4 KT butadiene dan produk sampingan.




                                                      151
Page 176
e. Butene-1 dan Methyl Tertiary Butyl Ether

CAP telah selesai membangun dan mulai mengoperasikan Pabrik Methyl Tert-Butyl Ether (MTBE) dan Butene-1
(B1) pada kuartal 3 tahun 2020 dengan kapasitas masing-masing pabrik sebesar 128KTA dan 43KTA. Pabrik
MTBE memasok kebutuhan octane booster untuk dalam negeri yang selama ini dipenuhi melalui jalur impor,
sedangkan Pabrik B-1 akan menghasilkan Raffinate-1 sebagai bahan baku operasional butadiene.

Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2020, CAP menjual 100% produk MTBE dan B-1 di pasar
ekspor, yaitu sebesar 24,1KT.

Bahan baku

Bahan baku utama yang digunakan dalam proses produksi petrokimia CAP adalah (i) naphtha, yang digunakan
sebagai bahan baku pada naphtha cracker Perseroan, (ii) ethylene, yang digunakan sebagai bahan baku pada
dua pabrik polyethylene Perseroan dan dua pabrik styrene monomer CAP, (iii) propylene, yang digunakan
sebagai bahan baku di tiga train polypropylene Perseroan, (iv) benzene, yang digunakan sebagai bahan baku
pada dua pabrik styrene monomer Perseroan dan (v) C4, yang digunakan sebagai bahan baku di pabrik
butadiene CAP. CAP juga dapat menggunakan LPG sebagai bahan baku alternatif untuk naphtha cracker hingga
sebesar 25% dari kebutuhan bahan baku CAP, yang memberikan CAP kemampuan untuk mendiversifikasi
pasokan bahan baku dan mengurangi eksposur terhadap fluktuasi harga naphtha. CAP bermaksud untuk hanya
menggunakan LPG dan/atau kondensat sebagai bahan baku pada saat harga sumber bahan baku lebih bersaing
dibandingkan naphtha. LPG digunakan secara luas sebagai bahan bakar pemanas, permintaan dan harga LPG
cenderung berfluktuasi dan musiman. CAP secara rutin meninjau ulang portofolio pemasok CAP untuk
memastikan bahwa CAP mampu mengamankan pasokan bahan baku utama dengan harga bersaing. Dengan
demikian, CAP berusaha menghindari ketergantungan pada pemasok tunggal.

Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2020, seluruh naphtha, kondensat, dan
benzene yang digunakan Perseroan dibeli dari eksternal, dan sebagian besar ethylene dan mixed C4 yang
digunakan Perseroan berasal dari internal. Selama periode yang sama, sekitar 27% dari propylene yang
digunakan Perseroan dibeli dari eksternal, sisanya berasal dari internal.

Berdasarkan perlakuan akuntansi, hanya naphtha dan benzene yang dikategorikan sebagai "bahan baku".
Mengingat Perseroan juga memproduksi ethylene, propylene dan mixed C4, Perseroan mengkategorikannya
sebagai "bahan jadi".

a.     Naphtha

Naphtha merupakan bahan baku utama CAP. Untuk mencapai kapasitas produksi penuh, naphtha cracker akan
mengkonsumsi sekitar 2.450 KTA naphtha.

CAP memperoleh 100% naphtha, LPG dan/atau kondensat dari sumber eksternal yang digunakan sebagai
bahan baku pada naphtha cracker. Dikarenakan kondensat mengalami proses cracking yang serupa dengan
naphtha, CAP dapat menggunakan kondensat sebagai pengganti alternatif bahan baku atas naphtha. Untuk
tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2019 dan 2020, CAP mengkonsumsi 1.940,3 KT dan 2.334,4
KT naphtha sebagai bahan baku.

Pasokan naphtha CAP diperoleh melalui kombinasi perjanjian jual beli naphtha dan pembelian di pasar spot.
Perseroan saat ini membeli naphtha dari sumber domestik dan internasional sebagian besar melalui perjanjian
jual beli naphtha dengan jangka waktu berkisar satu tahun yang pada umumnya dapat diperpanjang dengan
kesepakatan kedua belah pihak. Untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2019 dan 2020, CAP
membeli masing-masing 79,8% dan 50,8% dari naphtha sesuai dengan perjanjian jual beli naphtha dengan
perusahaan perantara besar perdagangan minyak bumi dan kebutuhan yang tersisa di pasar spot. Untuk
sebagian besar perjanjian jual beli, penentuan harga didasarkan pada rata-rata Mean of Platts Japan selama
lima hari berturut-turut. Penentuan harga juga dapat ditetapkan oleh Mean of Platts Arab Gulf atau Mean of Platts
Singapore. Penentuan harga untuk pembelian pasar spot CAP ditetapkan melalui negosiasi dan pada umumnya
berbasis CFR.

Tabel berikut ini menguraikan pemasok naphtha CAP dan naphtha yang dibeli dari pemasok untuk jangka waktu
yang dinyatakan.

                                                                    31 Desember 2020
                Nama Pemasok
                                                   (dalam jutaan US$)                     Persentase
     Saudi Aramco Product Trading Company                536,3                              56,4%
     Marubeni Petroleum Co.Ltd.                          235,5                              24,8%
     Totsa Total Oil Trading S                            42,2                               4,4%
     Konsorsium PT Titis Sampurna                         34,7                               3,7%
     Kuwait Petroleum Corporation                         31,2                               3,3%
     Shell MDS (Malaysia) Sendirian Berhad                25,5                               2,7%



                                                      152
Page 177
                                                                       31 Desember 2020
               Nama Pemasok
                                                      (dalam jutaan US$)                         Persentase
  Total Trading Asia Pte. Ltd.                               22,0                                   2,3%
  Chevron U.S.A Inc. (Singapore Branch)                      10,9                                   1,1%
  BP Singapore Pte. Ltd.                                      8,3                                   0,9%
  PT Surya Mandala Sakti                                      4,2                                   0,4%
  Total                                                     950,9                                  100,0%

b.     Benzene

Benzene, bahan baku pokok yang digunakan di pabrik styrene monomer CAP, merupakan bahan baku mentah
dalam produksi styrene monomer. CAP membeli seluruh benzene yang CAP pakai dari pihak ketiga, dan
memperoleh jumlah yang signifikan dari SCG Chemicals. Untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember
2019 dan 2020, Perseroan mengkonsumsi masing-masing 267,7 KT dan 186,3 KT benzene, dimana Perseroan
membeli masing-masing 127 KT dan 80 KT dari SCG Chemicals. CAP memperoleh kebutuhan benzene lainnya
dari pemasok pihak ketiga lainnya.

SEGHPL

Operasi Panas bumi Wayang Windu

Operasi Panas bumi Wayang Windu berlokasi di Kabupaten Bandung di Jawa Barat, Indonesia. Sampai dengan
tanggal Prospektus ini, Operasi Panas bumi Wayang Windu terdiri dari dua unit yang dimiliki dan dioperasikan
oleh Star Energy, yang masing-masing mampu menghasilkan 110 MW dan 117 MW, dari uap air panas yang
diambil dari sumur panas bumi yang dibor di Area kontrak Wayang Windu. Operasi Panas bumi Wayang Windu
diakuisisi oleh Star Energy pada tahun 2000.

Tabel berikut menunjukkan metrik fasilitas utama untuk Operasi Panas Bumi Wayang Windu:

                 Keterangan                                Unit 1                                   Unit 2
Kapasitas Terpasang (MW)                                    110                                      117
Tanggal Operasi Komersial (―COD‖)                         Juni 2000                               Maret 2009
Kepemilikan                                                                    Star Energy
Jenis operasi oleh Star Energy                             Pembangkit listrik tenaga panas bumi terintegrasi

Operasi Panas Bumi Salak

Operasi Panas Bumi Salak berlokasi di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor di Jawa Barat, Indonesia.
Sampai dengan tanggal Prospektus ini, Operasi Panas Bumi Salak terdiri dari fasilitas lapangan dan fasilitas
pembangkit tenaga listrik yang terdiri dari (i) tiga unit yang dimiliki dan dioperasikan oleh Kontraktor Salak,
masing-masing unit memiliki kapasitas yang dipasang sebesar 65,6 MW dari masing-masing unit dan (ii) tiga unit
dimiliki dan dioperasikan oleh PLN dengan kapasitas terpasang kotor 60 MW dari masing-masing unit. Operasi
Panas Bumi Salak memiliki total kapasitas terpasang kotor sebesar 377 MW.

Tabel berikut menunjukkan metric fasilitas utama untuk Operasi Panas Bumi Salak:

        Keterangan              Unit 1       Unit 2            Unit 3        Unit 4            Unit 5            Unit 6
Kapasitas Terpasang (MW)         60(1)        60(1)             60(1)         65,6              65,6              65,6
                                Maret         Juni              Juli        Oktober         November           November
COD
                                1994         1994              1997          1997               1997             1997
                                                                PLN           Star              Star          Star Energy
Kepemilikan                      PLN         PLN
                                                                            Energy            Energy
Jenis operasi oleh Kontraktor                                                   Pembangkit listrik tenaga panas bumi
                                          Pasokan uap
Salak                                                                                       terintegrasi
(1)
      Sementara kapasitas kontrak 55 MW, Star Energy umumnya menyediakan arus uap hingga 60 MW.

Operasi Panas Bumi Darajat

Operasi Panas Bumi Darajat berlokasi di Kabupaten Garut dan Kabupaten Bandung di Jawa Barat, Indonesia.
Sampai dengan tanggal Prospektus ini, Operasi Panas Bumi Darajat mencakup fasilitas lapangan dan fasilitas
pembangkit listrik terdiri dari (i) satu unit dimiliki dan dioperasikan oleh PLN, dengan kapasitas terpasang kotor
55 MW, dan (ii) dua unit dimiliki dan dioperasikan oleh Kontraktor Darajat, dengan kapasitas terpasang rata-rata
masing-masing 95 MW dan 121MW. Operasi Panas bumi Darajat memiliki total kapasitas terpasang kotor
sebesar 271 MW.




                                                         153
Page 178
Tabel berikut menunjukkan metric fasilitas utama untuk Operasi Panas Bumi Darajat:


              Keterangan                      Unit 1                    Unit 2                       Unit 3
Kapasitas Terpasang (MW)                        55                        95                          121
Tanggal Operasi Komersial (―COD‖)          Oktober 1994                Juni 2000                    Mei 2007
Kepemilikan                                    PLN                                 Star Energy
Jenis operasi oleh Kontraktor Darajat      Pasokan uap                  Pembangkit tenaga listrik panas bumi

SEGHPL menjalankan Operasi Panas Bumi Salak dan Operasi Panas Bumi Darajat melalui Badan Usaha Tetap
(BUT) masing-masing.

3.   Bahan baku, bahan kimia dan persediaan habis pakai lainnya

Bahan baku, bahan kimia dan persediaan habis pakai lainnya dalam operasional produksi CAP mencakup
nitrogen, hidrogen, air, bahan kimia pengolahan air, butene-1, hexane, polyethylene film untuk pengantongan
dan katalis serta aditif khusus untuk proses produksi polyethylene dan polypropylene. Selain itu, pabrik produksi
CAP juga mengharuskan penggunaan jumlah listrik yang signifikan.

Naphtha cracker CAP dan tiga pabrik polyethylene memakai antara 40 dan 60 juta meter kubik normal nitrogen
per tahun. CAP melakukan perjanjian pemasokan gas nitrogen dengan PT Air Liquide Indonesia yang akan
berakhir di bulan Januari 2027. CAP saat ini memperoleh nitrogen yang cukup berdasarkan kesepakatan ini
untuk memasok seluruh kebutuhan nitrogennya.

CAP membutuhkan bahan bakar untuk menyalakan naphtha cracker dan, secara berkelanjutan, mencadangkan
dan menyeimbangkan kebutuhan turbin gas dan uap. CAP memiliki penyimpanan untuk diesel dan bahan bakar
minyak (dengan izin yang diperlukan untuk penyimpanan tersebut) serta memiliki perjanjian pengadaan dengan
PT Banten Inti Gasindo yang berlaku selama lima tahun yang berlaku sampai dengan bulan Desember 2022 dan
perjanjian pengadaan dengan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk yang akan berakhir pada bulan
Desember 2022 terkait pemasokan gas alam melalui saluran pipa.

CAP memproduksi hidrogen yang cukup sebagai produk sampingan proses cracking untuk memenuhi kebutuhan
produksi olefins. Selain itu, CAP membeli berbagai macam bahan kimia, aditif dan katalis untuk produksi
ethylene, polyethylene, propylene dan styrene monomer dari berbagai pemasok.

4.   Pabrik Produksi dan Proses Pembuatan

CAP mengoperasikan dan mengintegrasikan kompleks petrokimia terintegrasi yang berlokasi di Provinsi Banten
Indonesia, yang terdiri dari (i) kompleks petrokimia utama CAP di Ciwandan, Cilegon, yang menaungi satu
naphtha cracker, tiga pabrik polyethylene, tiga trainpolypropylene dan satu pabrik butadiene, saty pabrik Methyl
Tert-Butyl Ether (MTBE), dan 1 pabrik Butene-1 (B1) untuk memproduksi olefins, polyolefins, butadiene, MTBE,
dan B-1 beserta produk sampingannya, dan (ii) kompleks styrene monomer sekitar 40 km dari kompleks
petrokimia utama CAP, di Bojonegara, Serang, yang menaungi dua pabrik styrene monomer untuk memproduksi
styrene monomer dan produk sampingannya. Kompleks petrokimia CAP di Ciwandan, Cilegon berada sekitar
120 km sebelah barat Jakarta di sebuah lokasi dengan luas lahan sekitar 135 hektar. Pabrik styrene monomer
CAP berlokasi sekitar 40 km dari kompleks petrokimia utama CAP di sebuah lokasi dengan luas lahan sekitar 14
hektar. Pabrik styrene monomer CAP secara langsung terhubung ke kompleks petrokimia utama CAP di Cilegon
melalui saluran pipa. CAP memiliki lahan yang menjadi landasan pabrik produksi menurut sertifikat hak guna
bangunan dengan tanggal berakhir berkisar antara 2024 sampai dengan 2050. CAP mengharapkan untuk
memperbarui sertifikat ini pada saat kadaluarsa.

Sarana produksi CAP secara strategis berlokasi dekat dengan pelanggan utama CAP untuk zat ethylene, dimana
biaya pengangkutannya tergolong mahal. CAP mengirimkan ethylene dan propylene melalui jaringan pipa CAP
kepada pelanggan yang berada di wilayah ini dan mengangkut semua produk lain untuk penjualan domestik
dengan truk dan kontainer yang dikelola oleh PT SCG Barito Logistics. PT SCG Barito Logistics juga mengelola
gudang CAP dan logistik untuk produk polyethylene dan polypropylene berdasarkan kesepakatan yang berakhir
pada Desember 2022. Seluruh penjualan ekspor CAP dikirim dari dermaga CAP.

Pabrik CAP mendapatkan keuntungan dari integrasi operasional yang signifikan. Sifat produksi ethylene,
polyethylene, polypropylene, styrene monomer dan butadiene terintegrasimemungkinkan CAP untuk
memanfaatkan penghematan dan sinergi operasional dan memberikan CAP fleksibilitas untuk menanggapi
perubahan harga relatif produk utama CAP. Selain itu, pabrik CAP didukung oleh infrastruktur yang mencakup
tangki dan gudang penyimpanan, pembangkit listrik, saluran pipa, dermaga dan sarana angkutan, sarana
pengolahan air limbah, sistem air pendingin dan air laut, boiler, sistem udara, laboratorium dan ruang kendali
proses.




                                                      154
Page 179
Peta di bawah ini memperlihatkan lokasi sarana produksi CAP di Provinsi Banten, Indonesia.




a.   Naphtha Cracker

CAP mengoperasikan naphtha cracker modern, dengan menggunakan teknologi yang dilisensikan oleh Lummus
Technology, Inc. ("Lummus") dengan kapasitas terpasang keseluruhan sebesar 900 KTA. Naphtha cracker CAP
merupakan satu-satunya naphtha cracker di Indonesia dan juga mampu cracking LPG dan bahan baku lainnya.
Naphtha cracker CAP mulai beroperasi di bulan April tahun 1995. Di bulan September tahun 1995, pabrik
polyethylene CAP menjadi sepenuhnya terintegrasi dengan naphtha cracker yang memungkinkan dua rangkaian
produksi polyethylene CAP untuk memakai ethylene yang diproduksi oleh naphtha cracker sebagai bahan baku.
Untuk mencapai kapasitas produksi penuh, naphtha cracker CAP akan mengkonsumsi sekitar 2.450 KTA
naphtha.

CAP memulai proyek pengembangan cracker di bulan September 2013, yang diselesaikan di bulan Desember
tahun 2015. Proyek tersebut mengakibatkan peningkatan kapasitas terpasang sebesar 43% untuk produk CAP.
Per tanggal 30 Juni 2018, naphtha cracker CAP mampu memproduksi 860 KTA ethylene, 470 KTA propylene,
400 KTA pygas dan 315 KTA Mixed C4. CAP (melalui CAP-2) juga telah melakukan studi kelayakan untuk
membangun dan mengoperasikan kompleks petrokimia kedua di samping kompleks petrokimia utama CAP yang
ada di Cilegon.

Naphtha cracker CAP dapat mengkonversi bahan baku hidrokarbon, seperti naphtha ringan, naphtha berat,
kondensat dan LPG tertentu, menjadi ethylene, propylene dan produk sampingan lain dalam proses dua tahap.

Dalam tahap pertama, bahan baku dipanaskan terlebih dahulu dan dipompa melalui furnace yang berisi banyak
tabung yang dipanaskan hingga kira-kira 800 derajat Celsius (kira-kira 1.470 derajat Fahrenheit). Di bawah
kondisi tersebut, bahan baku cracked menjadi ethylene, propylene dan berbagai produk sampingan. Salah satu
produk sampingan tersebut adalah karbon, yang diendapkan di permukaan tabung sebagai coke dan
menurunkan kinerja furnace. Untuk mengurangi pembentukan coke pada tabung, uap disuntikkan ke dalam
tabung, bersama dengan bahan baku. Gumpalan coke dihilangkan dengan membakarnya dalam campuran
udara dan uap terkontrol. Proses menghilangkan coke dari tabung furnace disebut de-coking.

Selama tahap kedua, hasil campuran produk yang meninggalkan crackingfurnace mengalami berbagai proses
pendingingan, kompresing dan pemisahan untuk mencapai kemurnian yang dibutuhkan produk CAP. Selama
proses ini, kotoran dihilangkan dan produk didinginkan hingga mencapai tingkatan yang cocok untuk disimpan di
tangki, sebagian diantaranya dipertahankan pada suhu kriogenik. Sebagian produk sampingan, seperti Mixed C4
dapat, dan memang, didaur ulang ke furnace sebagai bahan baku jika pasarnya tidak cocok. Hidrogen daur
ulang digunakan dalam proses produksi polyethylene dan polypropylene. Produk sampingan lain, seperti
metana, hidrogen dan minyak berat, digunakan secara internal sebagai bahan bakar.

Bagan berikut ini menggambarkan proses produksi dan pasar utama untuk olefin dan hasil sampingan yang
digunakan dalam naphtha cracker per tanggal 31 Desember 2020:




                                                     155
Page 180
b.   Pabrik Polyethylene

Pada pabrik polyethylene CAP, CAP mengoperasikan system produksi terintegrasi, yang memungkinkan CAP
untuk meningkatkan yield dari bahan baku CAP dan menurunkan biaya produksi per produk CAP. Selain itu,
untuk memanfaatkan ethylene yang diproduksi CAP sebagai bahan baku untuk produksi polyethylene, pabrik
CAP didukung oleh infrastruktur yang mencakup tangki dan gudang penyimpanan, pembangkit listrik, saluran
pipa proses dan utilitas, dermaga dan sarana angkutan, instalasi pengolahan air, sistem air pendingin dan air
laut, system udara, sistem nitrogen, laboratorium dan ruang kendali proses. 3 (tiga) pabrik polyethylene CAP
berada berdekatan dengan naphtha cracker CAP. Masing-masing pabrik memiliki lisensi dari Univation dan SDK.

Pabrik polyethylene pertama CAP, yang mulai berproduksi di bulan April 1995, memiliki kapasitas terpasang
sebesar 200 KTA. Karena merupakan tipe pabrik swing plant, pabrik polyethylene ini memungkinkan CAP untuk
memproduksi baik LLDPE maupun HDPE, yang memberikan CAP fleksibilitas untuk mengoptimalkan product
mix antara kedua produk ini dengan tujuan meningkatkan marjin CAP. Rangkaian tersebut menggunakan
teknologi fase gas dengan lisensi dari Univation Pabrik

Pabrik polyethylene kedua CAP mulai beroperasi di bulan Juli 1995 dan menggunakan teknologi yang
dilisensikan oleh SDK yang memungkinkan CAP untuk memproduksi HDPE. Pabrik tersebut memiliki kapasitas
sebesar 136 KTA. Sistem reaksi terdiri dari system loop reactor, yang dapat dioperasikan dalam konfigurasi
monomodal atau bimodal.

Pabrik polyethylene ketiga CAP mulai beroperasi di kuartal 4 tahun 2019 dan menggunakan teknologi dari
Univation yang mampu memproduksi baik LLDPE, HDPE, maupun Metallocene LLDPE yang memberikan
fleksibilitas kepada CAP untuk mengoptimalkan product mix antara ketiga produk ini dengan tujuan
meningkatkan marjin CAP. Pabrik tersebut memiliki kapasitas sebesar 400 KTA.

Kecuali untuk ruang kendali bersama dan bahan baku bersama, system pemurnian dan utilitas dari masing-
masing pabrik polyethylene beroperasi secara terpisah diantara pabrik tersebut dan dari naphtha cracker CAP.
Dalam hal terjadi penutupan naphtha cracker yang mengakibatkan terhentinya pengiriman ethylene, sebagai
mitigasi langkah jangka pendek CAP dapat mengimpor ethylene dan mengoperasikandua pabrik polyethylene
menggunakan tenaga yang dihasilkan bersama oleh unit STG atau dengan listrik yang disediakan oleh
perusahaan layanan umum.

Bahan baku yang digunakan dalam produksi polyethylene adalah ethylene, butene-1 dan hexane. Pada proses
awal, bahan baku diolah untuk menghilangkan kotoran yang dapat mempengaruhi fungsi katalis dalam proses
pabrik. Campuran bahan baku tersebut membentuk rantai panjang ethylene pada reaktor di bawah suhu elevasi
dan dengan keberadaan katalis, proses ini disebut sebagai polimerisasi. Polimerisasi terjadi pada loop reactor
dalam bentuk bubur dan resin yang dihasilkan dicampur dengan aditif, yang kemudian menjadi pelet dan
dikantongkan untuk disimpan. Dengan merubah kondisi operasional dan katalis yang digunakan, CAP mampu
membuat berbagai grade sesuai dengan kebutuhan pelanggan CAP. Ketiga pabrik polyethylene CAP berbagi
system pengantongan dan gudang yang sama. Gudang tersebut memiliki kapasitas 55 KT produk, yang CAP
yakini telah lebih dari memadai untuk menangani kebutuhan normal pelanggan.




                                                     156
Page 181
Per akhir tahun 2019, CAP telah menyelesaikan pembangunan pabrik baru polyethylene dengan kapasitas 400
KTA, sehingga total kapasitas menjadi 736 KTA. Per tanggal 31 Desember 2020, CAP mengoperasikan 3 (tiga)
pabrik polyethylene dengan kapasitas masing-masing sebesar 200 KTA, 136 KTA, dan 400 KTA

c.   Pabrik Polypropylene

Pabrik polypropylene CAP terdiri dari 3 (tiga) lajur dengan kapasitas gabungan 590 KTA dan menggunakan
teknologi yang dilisensikan oleh Union Carbide. Pabrik polypropylene CAP memproduksi homopolymers, random
copolymers dan impact copolymer. CAP merupakan satu-satunya produsen impact copolymer di Indonesia.
Pabrik polypropylene CAP mulai beroperasi di tahun 1992 dan telah didukung oleh infrastruktur yang meliputi
dermaga, sarana penyimpanan bahan baku, 3 (tiga) reactor produksi yang memberikan fleksibilitas dalam
membuat berbagai jenis grade polypropylene, dan 2 (dua) sarana penyimpanan produk jadi dengan satu sarana
berlokasi di Cilegon dan sarana lainnya berlokasi di Surabaya.

Bahan baku utama yang digunakan dalam produksi polypropylene adalah propylene. CAP menggunakan
                             TM
teknologi fase gas UNIPOL , yaitu proses yang dikembangkan oleh Union Carbide dan Shell Chemical
Company, untuk memproduksi polypropylene. Pertama-tama, bahan baku yaitu propylene dimasukkan ke dalam
reactor bersama dengan katalis, hydrogen atau senyawa lain yang ditambahkan untuk menentukan bobot
molekul. Serangkaian langkah lanjutan digunakan untuk memisahkan produk. Campurannya dilepaskan kedalam
resin degassing system untuk dipecah menjadi bahan padat dan gas. Produk dalam padatan bubuk dikirim ke
alat pembuat pellet untuk menghasilkan pelet. Gas dikirim ke system pemulihan dan kemudian dikirim kembali ke
reaktor. Sejumlah kecil cairan di system pemulihan diuapkan dan kemudian dikirim ke boiler sebagai bahan
bakar gas.

Per tanggal 31 Desember 2020, pabrik polypropylene CAP terdiri dari 3 (tiga) lajur dengan kapasitas gabungan
590 KTA dan menggunakan teknologi yang dilisensikan oleh Grace Technologies, Inc

d.   Pabrik Styrene Monomer

CAP mengoperasikan dua pabrik styrene monomer dengan menggunakan teknologi yang dilisensikan oleh CB&I
dengan kapasitas gabungan sebesar 340 KTA. Pabrik styrene monomer CAP terhubung oleh saluran pipa dan
didukung oleh infrastruktur yang mencakup tangki dan gudang penyimpanan, pembangkit listrik, saluran pipa,
dermaga dan sarana angkutan, sarana air tawar, boiler, sistem udara, laboratorium, sistem nitrogen dan ruang
kendali proses.

Proses produksi styrene monomer terdiri dari 2 (dua) tahapan. Dalam tahap alkilasi, ethylene dan benzene
direaksikan dalam reactor katalitik dasar tetap untuk memproduksi ethylbenzene. Ethylbenzene dimurnikan dan
dipisahkan dari benzene yang belum direaksikan, yang mana produk sampingan dari ethylbenzene berada
dalam rangkaian kolom distilasi. Untuk meningkatkan efisiensi produksi, diethyl benzene yang merupakan salah
satu produk sampingan diubah kembali menjadi ethylbenzene dalam reactor transalkilasi. Dalam tahap
dehidrogenasi, ethylbenzene terdehidrogenasi dalam reactor katalitik dasar tetap untuk memproduksi styrene
monomer. Karena reaksinya dapat dibalikkan dengan koefisien yang lebih kecil terhadap reaktan, reaksinya
dilakukan di bawah kondisi vakum dan umpan reactor diencerkan dengan uap untuk meningkatkan konversi.
Limbah cair reactor dipisahkan dan dimurnikan dalam serangkaian kolom distilasi dari mana hydrogen dipulihkan
dan digunakan sebagai bahan bakar. Pada proses perantara distilasi, penghambat polimer diinjeksikan untuk
mencegah polimerisasi styrene monomer karena styrene monomer memiliki kecenderungan untuk
berpolimerisasi dalam suhu elevasi.

e.   Pabrik Butadiene

CAP mengoperasikan satu pabrik butadiene yang memulai produksi komersial di bulan September 2013. Pabrik
butadiene CAP memiliki kapasitas 100 KTA dan menggunakan teknologi BASF yang dilisensikan oleh Lummus
Technology, Inc (sekarang CB&I). CAP telah meningkatkan kapasitas pabrik menjadi 137 KTA melalui proyek
perluasan butadiene CAP, yang pembangunannya dimulai di kuartal pertama 2017 dan telah selesai pada
kuartal kedua 2018.

Untuk memproduksi butadiene, mixed C4 dimasukkan ke dalam kolom distilasi ekstraktif, dimana butadiene
dilarutkan dalam pelarut sementara butane dan butene dipadatkan sehingga menjadi produk sampingan
raffinate-1. Pelarut tersebut, yang memiliki banyak butadiene, kemudian dipisahkan dalam kolom distilasi
konvensional untuk memproduksi butadiene. Pelarut tersebut kemudian didaur ulang dan digunakan kembali
dalam proses ekstraksi.

Per tanggal 31 Desember 2020, CAP mengoperasikan satu pabrik butadiene menggunakan teknologi BASF
yang dilisensikan oleh Lummus dengan kapasitas pabrik sebesar 137 KTA.




                                                    157
Page 182
f.   Pabrik MTBE dan B-1

Per tanggal 31 Desember 2020, CAP mengoperasikan satu pabrik Methyl Tert-Butyl Ether (MTBE) dan satu
pabrik Butene-1 (B1) yang terintegrasi dengan pabrik monomer lainnya. Pabrik MTBE berkapasitas 128 KTA
untuk memasok kebutuhan octane booster. Pabrik B1 berkapasitas 43 KTA untuk memasok kebutuhan bahan
baku operasional Pabrik Polyethylene (PE) dan pasar domestik. Kedua pabrik ini dirancang menggunakan
teknologi terbaru dan termutakhir dari Lummus Technology.

Pabrik MTBE berbahan baku Rafinat-1 yang dipasok dari Pabrik Butadiene (BD) dan direaksikan pada reaktor
katalitik dengan Metanol membentuk produk MTBE dan Rafinat-2. Proses reaksi lanjutan dan pemisahan produk
dilakukan pada kolom Catalytic Distillation (CD) Column yang dilensikan oleh CB&I untuk menghasilkan MTBE
dengan kemurnian minimal 98%wt. Rafinat-2 kemudian melalui proses Methanol Extraction dan Recovery untuk
memanfaatkan kembali metanol menjadi bahan baku.

Rafinat-2 kemudian diproses lebih lanjut pada Pabrik B1 melalui rangkaian proses pemurnian. Rafinat-2 yang
terdiri dari campuran hidrokarbon C4 terlebih dahulu melalui reaksi hidrogenasi untuk mengubah 1.3 Butadiene
menjadi B1. Campuran C4 kemudian melalui rangkaian distilasi pemurnian B1 untuk memisahkan komponen
berat yaitu 2-Butene dan N-Butane, serta komponen ringan Isobutane sehingga menghasilkan B1 dengan
kemurnian minimal 98,5%. Komponen berat dan ringan yang disebut sebagai Rafinat-3 kemudian diolah kembali
oleh Pabrik Ethylene. Proses distilasi ini juga dilengkapi dengan Heat Integration System, yang memanfaatkan
panas dari aliran proses itu sendiri untuk menyuplai kebutuhan energi pada unit pemanasnya.

5.   Prospek Usaha

Industri petrokimia secara historis ditandai dengan pola perubahan siklus yang signifikan. Harga produk
petrokimia dipengaruhi oleh perubahan penawaran dan permintaan, baik di lingkup regional maupun di pasar
internasional, dan tingkat utilisasi adalah faktor kunci yang memengaruhi siklus dan profitabilitas sektor
petrokimia. Permintaan industri terutama dipengaruhi oleh kegiatan ekonomi, sementara penawaran dipengaruhi
oleh penambahan kapasitas baru.

Gejolak makro ekonomi dampak dari pandemi COVID-19, menjadi satu tantangan bagi para pelaku bisnis.
Namun persetujuan dan ketersediaan vaksin COVID-19 telah memicu peningkatan mobilitas dan aktivitas
ekonomi. Sejak Desember 2020, beberapa negara seperti Inggris, Amerika Serikat, dan lainnya telah menggelar
program vaksinasi. Perkembangan positif tersebut didukung dengan faktor distribusi yang kuat diharapkan dapat
mendorong ketersediaan vaksin secara luas pada semester pertama 2021.

Perseroan sangat optimis bahwa perbaikan lingkungan makroekonomi yang sedang berlangsung, didukung oleh
pelaksanaan vaksinasi, akan terus meningkatkan permintaan dan harga produk. Perseroan mengantisipasi
momentum menguatnya harga polimer dan ekspansi marjin yang akan didukung oleh meningkatnya permintaan
domestik untuk kemasan dan bahan dasar petrokimia. Faktor pendukung lainnya termasuk ketatnya pasokan
pasar yang didorong oleh penurunan volume peti kemas, meningkatnya persediaan, dan fokus berkelanjutan
Perseroan untuk menyediakan layanan bernilai tambah dan kepastian pasokan bagi pelanggan domestic.

CAP sangat optimis terhadap daya tarik pasar petrokimia Indonesia dalam jangka panjang. Jadwal keputusan
investasi final untuk kompleks petrokimia kedua CAP, CAP 2, telah diperbarui sejalan dengan penahapan ulang
belanja modal pada tahun 2022. Visi Perseroan untuk memperluas dan mengembangkan kompleks petrokimia
kedua tidak berubah. Prosesnya akan terus berlangsung dengan mengacu pada pendekatan stage-gated yang
telah kami implementasikan secara konsisten untuk memastikan kapitalisasi modal yang bijak dan efektif.
Didukung oleh basis ekuitas yang kuat, CAP akan terus melaju bersama para strategic investor terkemuka di
industri.

CAP akan terus mendukung pertumbuhan ekonomi dalam negeri dengan mensuplai produk untuk industri hilir
khususnya UKM yang memproduksi produk kemasan makanan higienis. CAP juga terus berupaya untuk
mengurangi jejak karbon melalui penggunaan teknologi yang lebih ramah lingkungan, membangun ekosistem
yang telah kami mulai luncurkan bersama mitra terbaik berkelas dunia

Dalam jangka panjang, pakar industri memperkirakan bahwa fundamental industri petrokimia akan tetap baik dan
akan terus didorong permintaan di pasar negara berkembang. Indonesia diperkirakan akan terus mengalami
kekurangan pasokan struktural terhadap produk-produk polimer dan akan terus menjadi importir utama
polyolefins di wilayah tersebut.

CAP berada pada posisi yang baik untuk memanfaatkan pertumbuhan ekonomi domestik, basis populasi yang
besar, peningkatan tingkat pendapatan, dan substitusi bahan-bahan dasar. Dalam hal ini, industri petrokimia
terus memainkan peran penting dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia di mana produk CAP digunakan
sebagai bahan baku utama untuk membuat produk-produk akhir konsumen (consumer‘s goods) maupun
kebutuhan industri turunan.




                                                    158
Page 183
Perseroan memproyeksikan pemulihan industri akan terjadi dengan kecepatan moderat, didorong oleh
pemulihan ekonomi yang akan mendorong lebih banyak konsumsi. Harga komoditas Naphtha yang stabil
sebagai bahan baku utama akan mengurangi tekanan pada margin dan sejumlah potensi penundaan proyek
ekspansi di seluruh dunia. Selain itu, defisit struktural produk petrokimia di Indonesia juga akan menjadi
pendorong utama pemulihan industri.

Di sektor energi, Star Energy berhasil membukukan hasil Keuangan yang positif dan stabil di tengah masa
pandemi dan turut membantu kinerja Keuangan Perseroan. Dari segi operasional, Star Energy berhasil
menunjukkan performa maksimal dimana rata-rata tingkat operasi di atas 90% pada ketiga asset. Perseroan
memproyeksikan, demand energi yang seimbang dan berkelanjutan akan menjadi salah satu tulang punggung
utama dalam pencapaian target nasional yaitu penambahan kapasitas pembangkit terpasang sebesar 35GW
pada 2029.

Indonesia kerap berupaya untuk menyediakan pasokan listrik bagi setiap warganya. Tingkat akses menjadi salah
satu tantangan bagi upaya pemerintah dalam mencapai 100% elektrifikasi bagi seluruh penduduk Indonesia.
Dalam memenuhi target ini, dibutuhkan adanya keseimbangan antara energi konvensional dengan energi
berkelanjutan. Dengan adanya pertimbangan pandemi COVID 19, diprediksi akan menurunkan permintaan
pasokan listrik. Hal ini membuat para operator jaringan listrik akan mencari sumber pasokan listrik yang lebih
murah dan bersih untuk menyeimbangkan rendahnya permintaan. Akibatnya, diproyeksikan akan terjadi
peningkatan permintaan akan sumber energi terbarukan.

6.   Keunggulan Kompetitif

Setelah Perseroan mengakuisisi 66,67% dari Star Energy pada tahun 2018, Perseroan memiliki investasi
pengendali di produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia dan telah menjadi pemain energi terintegrasi
terkemuka di Indonesia dengan portofolio aset energi panas bumi yang kuat. Perseroan percaya kekuatan
kompetitif utama Perseroan adalah:

a.   Pemimpin pasar pada sektor petrokimia dan panas bumi di Indonesia dengan aset di lokasi strategis
     dan mitra internasional terkemuka di dunia.

Perseroan memiliki, secara langsung maupun tidak langsung, kepemilikan pengendali 61,0% di CAP, yang
merupakan produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia berdasarkan kapasitasnya dan, CAP adalah
satu-satunya produsen petrokimia terintegrasi di Indonesia yang memiliki cracker naphtha. CAP merupakan,
CAP adalah satu-satunya produsen ethylene, styrene monomer, butadiene dalam negeri dan juga satu dari dua
produsen polypropylene dan polyethylene di dalam negeri dan produsen polypropylene terbesar di Indonesia.

Menurut Nexant, CAP memenuhi sekitar 51% dari total pangsa pasar ethylene, 52% dari total pangsa pasar
polyethylene dan 32% dari total pangsa pasar polypropylene di Indonesia pada tahun 2020.

Untuk melengkapi bisnis petrokimia Perseroan, Perseroan mengakuisisi 66,67% Star Energy pada Juni 2018.
Star Energy adalah produsen energi panas bumi terbesar di Indonesia menurut Handbook of Energy & Economic
Statistics of Indonesia yang diterbitkan oleh MESDM pada tahun 2019. Per 31 Desember 2020, portofolio Star
Energy memiliki kapasitas terpasang kotor 875 MW, yang terdiri dari 640 MW kapasitas daya terintegrasi dan
235 MW kapasitas penjualan uap.

Portofolio operasi energi pembangkit tenaga listrik Star Energy berada di wilayah Jawa-Bali, yang
memungkinkan Star Energy untuk memanfaatkan pertumbuhan permintaan daya di masa depan. Menurut PLN,
wilayah Jawa-Bali memberikan kontribusi sekitar 74% permintaan listrik di Indonesia dan memiliki
ketidakseimbangan pasokan-permintaan tinggi yang sangat menguntungkan produsen listrik. Menurut PLN,
antara 2017 dan 2026, penjualan listrik di Jawa-Bali diperkirakan akan meningkat pada tingkat pertumbuhan
tahunan gabungan sebesar 7,2%.

CAP dan Star Energy telah menjalin kemitraan dengan para pemimpin dunia di bidangnya masing-masing,
antara lain, Siam Cement Group, EGCO, Mitsubishi, BCPG, Michelin dan Bangchak. Kemitraan ini penting untuk
memastikan kualitas, profitabilitas, dan pertumbuhan operasi Perseroan.

Sehubungan dengan bisnis petrokimia Perseroan, Perseroan menerima dukungan dari SCG Chemicals, yang
memiliki 30,6% saham di CAP, dimana Perseroan berbagi keahlian teknis dan operasional dan mendapatkan
akses ke institusi keuangan Thailand. Perseroan juga telah melakukan kemitraan dengan Michelin untuk
memperluas perluasan produk Perseroan, dimana Perseroan menghubungkan pembangunan pabrik karet
sintetis baru untuk memproduksi karet butadiene sintetis di Cilegon, Provinsi Banten pada bulan November 2015
dan Perseroan membangun pabrik baru untuk menghasilkan metil tert-butil eter (―MTBE‖) dan butena-1 untuk
melengkapi integrasi mixed C4 dan rantai produk raffinate. Perseroan juga mendapatkan keuntungan dari
pemasok dan pelanggan ternama, seperti Marubeni Asean Pte. Ltd., PT Asahimas Chemical, PT Polychem
Indonesia Tbk, PT Nippon Shokubai Indonesia ("Nippon Shokubai") and PT Akino Wahanamulia.




                                                      159
Page 184
Sehubungan dengan bisnis listrik Perseroan, Star Energy mendapat dukungan dari berbagai pemegang saham,
BCPG, Mitsubishi dan EGCO. BCPG memiliki saham 33,33% di Star Energy yang diperoleh pada bulan Juli
2017 dengan nilai US$357 juta. BPCG didirikan pada tahun 2015 dan portofolionya saat ini mencakup
pengoperasian aset surya dengan kapasitas keseluruhan 182 MW di Thailand dan 236 MW di Jepang. Mitsubishi
dan EGCO masing-masing secara tidak langsung memiliki 20,0% saham di SEGWWL, yang mereka dapatkan
pada bulan Oktober 2012 dan Juli 2014 untuk US$210 juta dan US$215 juta. Perseroan percaya bahwa masing-
masing Mitsubishi dan EGCO berkomitmen terhadap kesuksesan Star Energy sebagai bagian dari tujuan mereka
memasuki industri listrik Indonesia dan mengembangkan beberapa pembangkit listrik tenaga panas bumi di
Indonesia. Dengan keterlibatan Mitsubishi, Star Energy mendapat peningkatan kemampuan untuk membeli
peralatan seperti turbin dari Mitsubishi Heavy Industries, Ltd. yang merupakan salah satu produsen turbin
terbesar di dunia dan memiliki hubungan yang sangat erat dengan Mitsubishi, dan dapat memperolehnya untuk
mendukung pendanaan proyek untuk proyek energi terbarukan yang layak. Star Energy bisa mendapatkan
keuntungan dari pengalaman EGCO yang ekstensif di industri pembangkit tenaga listrik, dan layanan operasi
dan pemeliharaan, untuk memperbaiki dan mendukung operasi dan kinerja bisnisnya. Star Energy juga telah
melakukan kerjasama dengan AC Energy sehubungan dengan akuisisi Aset Salak dan Darajat. Barito Pacific
telah mengembangkan kemitraan dengan Indonesia Power sehubungan dengan proyek pembangkit listrik
tenaga batubara.

Selain itu, mengingat posisi pasar Perseroan terkemuka di Indonesia, dan sebagai pemain energi terintegrasi
dengan focus Indonesia, Perseroan telah mampu memanfaatkan hubungan yang kuat dan telah lama diadakan
dengan peserta industri kunci seperti PLN, PGE, Pertamina, dan otoritas pemerintah seperti sebagai
Kementerian Keuangan dan Kementerian ESDM.

b.   Berada di posisi yang baik untuk mengambil keuntungan dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang
     kuat.

Menurut Dana Moneter Internasional (IMF), PDB riil Indonesia diproyeksikan tumbuh 4,3% pada tahun 2021.
Perseroan percaya bahwa Perseroan akan secara langsung memperoleh keuntungan dari pertumbuhan ekonomi
yang diharapkan di Indonesia karena faktor kritis peran yang dimainkan oleh sektor tenaga listrik dan petrokimia
dalam mendorong pembangunan ekonomi ini. Perseroan percaya bahwa fokus Perseroan pada industri
pembangkit listrik dan petrokimia berarti bahwa Perseroan berada dalam posisi yang tepat untuk mengambil
keuntungan dari peluang pertumbuhan tersebut.

Selanjutnya, Perseroan percaya bahwa perkiraan pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan penduduk, serta
peningkatan konsumsi listrik per kapita oleh karena urbanisasi dan perbaikan dalam standar kehidupan, akan
mendorong pertumbuhan permintaan listrik. Untuk memenuhi permintaan ini Frost & Sulivant mengharapkan
30.5 GW kapasitas daya akan dibangun di Indonesia selama periode 2019 - 2023, dimana industri panas bumi
diharapkan dapat memberi kontribusi 1,2 GW, menciptakan 3,15GW kapasitas daya di Indonesia pada tahun
2023.

Pertumbuhan ekonomi ini yang diproyeksikan juga akan mendorong konsumsi petrokimia dalam negeri di
Indonesia, yang akan dibutuhkan untuk memenuhi permintaan plastik yang semakin meningkat di berbagai
penggunaan oleh konsumen dan komersial, termasuk kemasan, bahan bangunan, produk pertanian, produk
rumah tangga dan komponen otomotif. Pertumbuhan konsumsi petrokimia juga didorong oleh kombinasi faktor
non - siklis, termasuk industri manufaktur yang berkembang pesat, substitusi bahan dasar (seperti kayu, kaca,
logam dan kertas), kenaikan tingkat pendapatan dan pertumbuhan populasi.

c.   Rekam jejak kinerja dan efisiensi operasional yang kuat Perseroan didukung oleh arus kas jangka
     panjang dan dapat diprediksi dalam bisnis pembangkit tenaga listrik

CAP mencapai keandalan operasional yang konsisten tinggi dari cracker naphtha-nya, dengan tingkat utilisasi
operasi 81% dan 94% keatas untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2020. CAP
memperoleh manfaat dari integrasi fasilitas produksi Perseroan di seluruh rantai nilai dari asupan bahan baku
untuk produksi produk akhir. Hal ini memungkinkan Perseroan untuk efisiensi dalam operasi produksi,
mengurangi biaya logistik serta pemborosan produk pada setiap langkah rantai produksi. Sehubungan dengan
bisnis petrokimia Perseroan, dengan fasilitas produksi terintegrasi Perseroan saat ini Perseroan mengkonsumsi
sekitar setengah dari ethylene yang Perseroan hasilkan sebagai bahan baku untuk pabrik monomer poliethylene
dan stirena Perseroan dan mengkonsumsi sebagian besar propylene yang dihasilkan oleh naphtha cracker
Perseroan sebagai bahan baku untuk ketiga kereta polypropylene Perseroan. CAP juga mengkonsumsi sebagian
besar minyak mentah C4 yang diproduksi untuk produksi butadiene.

CAP yakin bahwa infrastruktur dan fasilitas pelengkap Perseroan meningkatkan posisi kompetitif Perseroan dan
akan meminimalkan pengeluaran modal masa depan untuk proyek cegah macet dan perluasan kapasitas.
Selanjutnya, karena Perseroan memanfaatkan pembentukan modular dari pabrik Perseroan, yang
memungkinkan berbagai unit untuk beroperasi secara independen satu sama lainnya, serta secara independen
dari naphtha cracker Perseroan, Perseroan dapat meminimalkan gangguan produksi.




                                                      160
Page 185
Portofolio diversifikasi produk CAP yang dikombinasikan dengan fleksibilitas operasional dari operasi terintegrasi
memungkinkan fleksibilitas untuk mengurangi dampak likuidasi siklik produk tunggal dan memaksimalkan
keuntungan dengan menyesuaikan campuran penjualan Perseroan, bergantung pada ekonomi relatif setiap
produk. Selain itu, karena mayoritas penjualan petrokimia dan biaya yang dipatok dalam Dollar AS, Perseroan
memiliki lindung nilai alami terhadap mayoritas biaya dan pinjaman, yang sebagian besar dalam mata uang Dolar
AS.

Aset panas bumi Star Energy secara konsisten mencapai keandalan operasional yang tinggi di seluruh proyek
operasi panas bumi portofolio. Sebagai operator dari tiga dari lima proyek panas bumi terbesar di Indonesia
berdasarkan kapasitas, Star Energy juga mampu mengekstraksi skala ekonomi yang substansial dari portofolio
dan efisiensi biaya melalui optimalisasi operasi pengeboran di seluruh portofolio asetnya.

Arus kas dari bisnis pembangkit tenaga listrik Star Energy didukung oleh PJBE dengan PLN, yang menyediakan
Star Energy dengan tarif kontrak untuk penjualan uap atau listrik dari Wayang Windu, Salak dan Darajat sampai
dengan saat berakhirnya masa berlaku masing-masing PJBE. Per 31 Desember 2020, umur kontrak PJBE yang
tersisa adalah 19 dan 20 tahun untuk Operasi Panas bumi Wayang Windu dan Salak. Untuk Operasi Panas bumi
Darajat, sisa masa kontrak PJBE adalah 21 tahun untuk unit 1 dan 2, dan 27 tahun untuk Unit 3. PJBE termasuk
klausul ambil-atau-bayar, dimana PLN berkewajiban melakukan pembayaran tarif kepada Star Energy untuk
output listrik netto atau, jika PLN tidak melaksanakan dari generator Star Energy, untuk ambang batas tertentu
dari kapasitas unit ternilai (95% untuk Wayang Windu, 90% sampai 95% untuk Salak dan 80% sampai 95%
untuk Darajat).

Selain itu, tarif yang dalam kontrak dalam mata uang Dolar AS dan disesuaikan dengan inflasi dan, karena
pembangkit listrik Star Energy mengandalkan uap panas bumi untuk menghasilkan listrik, tidak ada biaya bahan
bakar yang dikeluarkan. Dengan demikian, arus kas Star Energy dilindungi terhadap volatilitas makroekonomi
dan tidak terpapar pada fluktuasi harga komoditas.

d.   Rekam jejak yang kuat dalam mengimplementasikan proyek perluasan kapasitas secara bijaksana,
     dan diposisikan dengan baik untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan di masa depan.

Sehubungan dengan bisnis petrokimia Perseroan, CAP telah melakukan berbagai inisiatif ekspansi kapasitas
selama dekade terakhir dan berencana untuk lebih lanjut mengembangkan proyek-proyek lain dalam waktu
dekat, dengan tujuan memperluas penawaran produk CAP dan meningkatkan kapasitas produksinya. Berkenaan
dengan inisiatif sebelumnya, Chandra Asri Petrochemical telah meluncurkan dan berhasil menyelesaikan
ekspansi cracker naphtha pada tahun 2015, meningkatkan kapasitas produksi ethylene sebesar 43,0% dari 600
KT/A menjadi 860 KT/A, yang membawa pabrik cracker CAP ke ukuran naphtha cracker berskala dunia. Baru-
baru ini, CAP menyelesaikan ekspansi pabrik butadiene dan pembangunan pabrik karet sintetis baru SRI, yang
selesai pada tahun 2018. CAP juga telah menyelesaikan proyek debottlenecking di pabrik polypropylene dan
polyethylene pada 2011. Berbagai ekspansi dan debottlenecking proyek-proyek, yang secara efektif
menggandakan kapasitas produksi CAP selama dekade terakhir, telah selesai tepat waktu dan sesuai anggaran,
dan didanai secara hati-hati.

CAP memiliki sejumlah rencana ekspansi termasuk pembangunan pabrik polietilen baru dengan kapasitas
tambahan 400 KT/A menjadi 736 KT/A, yang bertujuan untuk mencapai integrasi lebih lanjut dan
mengkonsolidasikan pasar polimer terkemuka CAP di Indonesia, perluasan pabrik polypropylene dari 480 KT/A
menjadi 590 KT/A dan peremajaan tungku untuk meningkatkan kapasitas crackernya dari 860 KT/A menjadi 900
KT/A untuk etilena dan 470 KT/A menjadi 490 KT/A untuk propylene. Dalam proses membangun MTBE dan
Pabrik Butene-1, CAP juga telah melakukan studi kelayakan untuk pembangunan dan pengoperasian kompleks
petrokimia terintegrasi kedua dengan cracker ethylene 1.100 KT/ A dan berbagai produk turunan hilir di tanah
yang berdekatan dengan kompleks petrokimia yang ada. Sampai dengan tanggal Prospektus ini, CAP sedang
dalam proses mendapatkan izin lingkungan dan izin konstruksi yang diperlukan untuk pabrik.

Sehubungan dengan bisnis pembangkit energi dan pembangkit listrik Perseroan, melalui KOB antara anak
perusahaan Star Energy dan PGE, Star Energy memiliki hak eksklusif untuk mengeksplorasi, mengeksploitasi,
mengembangkan dan memanfaatkan sumber daya panas bumi di wilayah kontrak Wayang Windu, Salak dan
Darajat hingga berakhirnya KOB pada tahun 2039 (Wayang Windu Unit 1 dan Unit 2), 2040 (Unit Salak 1 hingga
6), 2041 (Unit Darajat 1 dan Unit 2) dan 2047 (Unit Darajat 3), dapat diperpanjang.

Star Energy beroperasi di tiga area yang, secara agregat, mewakili sekitar 350 MW potensi ekspansi kapasitas di
area kontrak ini. Menurut ketentuan dari Wayang Windu ESC, Star Energy mampu menjual hingga 400MW listrik
ke PLN, meninggalkan Star Energy dengan tambahan kapasitas pembangkit 173MW yang dikontrak tetapi tidak
dikembangkan. Di bawah Salak ESC, Star Energy mampu menjual hingga 495MW listrik ke PLN, meninggalkan
Star Energy dengan tambahan 118MW kapasitas pembangkitan yang dikontrak tetapi tidak dikembangkan. Di
bawah Darajat ESC, Star Energy mampu menjual hingga 330MW listrik ke PLN, meninggalkan Star Energy
dengan tambahan 59MW kapasitas pembangkitan yang dikontrak tetapi tidak dikembangkan. Kapasitas
tambahan ini mewakili peluang ekspansi dengan kepastian pendapatan untuk Star Energy.




                                                       161
Page 186
Di luar bisnis geotermal yang sudah ada dan yang direncanakan, Perseroan bermaksud memperluas bisnis
energi dan pembangkit listrik untuk memasukkan proyek-proyek berbahan bakar batubara. Perseroan juga
bersama-sama memiliki, bersama dengan PT Indonesia Power, anak perusahaan PLN, PT Indo Raya Tenaga,
sebuah perusahaan proyek yang sedang mengembangkan proyek pembangkit listrik 2X 1.000 MW, Java 9 dan
10 di Provinsi Banten, Indonesia. Java 9 dan 10 diharapkan untuk menggunakan peralatan perlindungan
lingkungan terbaru seperti Flue-gas Desulphurization ("FGD") atau Electrostatic Precipitator ("ESP"). Pekerjaan
persiapan lokasi telah dimulai dan kontrak EPC telah berlaku dengan Doosan Heavy sejak Maret 2019.
Perseroan berharap dapat memulai operasi komersial untuk Java 9 dan 10 pada tahun 2023 dan 2024.

Pada Juni 2018, Kementerian ESDM mengeluarkan PSPE ke Star Energy untuk melakukan pengeboran
setidaknya satu sumur eksplorasi dalam waktu tiga tahun sejak penerbitan PSPE di Sekincau Selatan dan area
Hamiding PSPE. Star Energy sejak itu melakukan survei pendahuluan dan mengajukan proposal untuk
melakukan kegiatan eksplorasi di Hamiding dan Sekincau termasuk pengeboran eksplorasi. Ketika PSPE
selesai, Star Energy akan diposisikan secara kompetitif dalam proses tender terbatas untuk mengembangkan
sumber daya di Hamiding dan Sekincau.

e.   Hak eksklusif atas sumber daya panas bumi di wilayah kontrak Star Energy

Masing-masing KOB memberi Star Energy hak eksklusif untuk mengeksplorasi, mengembangkan dan
memanfaatkan sumber daya panas bumi di wilayah kontrak Wayang Windu sebesar 12.950 hektar sampai tahun
2036, di wilayah kontrak Salak sebesar 10.000 hektar sampai 2040 dan di wilayah kontrak Darajat sampai 2031
(dengan opsi untuk memperpanjang sampai 2041) untuk Unit 1 dan Unit 2, dan sampai 2037 (dengan opsi untuk
memperpanjang sampai 2047) untuk Unit 3. Star Energy telah menerima persetujuan dari Pemerintah untuk
meperpanjang jangka waktu KOB sampai tahun 2039 untuk wilayah kontrak Wayang Windu dan Star Energy
berencana untuk menyerahkan pemberitahuan untuk memperpanjang jangka waktu KOB untuk wilayah kontrak
Darajat sampai tahun 2041 untuk Unit 1 dan 2 dan sampai 2047 untuk Unit 3, masing-masingnya, tunduk pada
perluasan yang berhasil dari masing-masing KOB. PGE (sebagai penerus Pertamina) telah menunjuk Perseroan
untuk membangun, memiliki dan mengoperasikan pembangkit listrik di wilayah kontrak Wayang Windu, Salak
dan Darajat sebagai kontraktor eksklusifnya, dan untuk menjual listrik ke PLN atas nama PGE. Masing-masing
area kontrak memiliki cadangan uap yang signifikan yang relatif kering dan mengandung tingkat pengotor yang
rendah, yang menguntungkan untuk produksi tenaga panas bumi.

Saat ini, kurang dari 3% dari total wilayah kontrak digunakan untuk Operasi Panas Bumi Wayang Windu, Salak
dan Darajat. Kapasitas pabrik saat ini adalah 875 MW yang terdiri dari Unit 1 di 110 MW dan Unit 2 di 117 MW di
Wayang Windu, 180 MW untuk Unit 1 sampai 3 dan 197 MW untuk Unit 4 sampai 6 di Salak dan 55 MW, 95MW
dan 121MW untuk Unit 1, Unit 2 dan 3 untuk Darajat.

f.   Tim manajemen yang sangat berpengalaman dengan manajemen yang kuat dan track record
     pengembangan proyek

CAP dikelola oleh para profesional berpengalaman dengan pengalaman pada industri yang kuat dengan
berbagai pengetahuan internasional dan lokal. Tim manajemen Perseroan, memiliki pengalaman lebih dari 23
(dua puluh) tiga tahun pada industri dan terbukti dalam mengelola dan mengembangkan bisnis Perseroan
dengan tetap memperhatikan dan mengimplementasikan tata kelola perusahaan yang baik, transparansi,
akuntabilitas, tanggung jawab, kemandirian dan keadilan.

Tim manajemen CAP juga terdiri dari profesional yang memiliki pengalaman yang luas pada industri. Rata-rata
tim manajemen CAP memiliki pengalaman industri lebih dari 18 tahun dan telah menunjukkan rekam jejak yang
terbukti dalam mengelola dan menumbuhkan bisnis petrokimia dan memberikan kinerja operasional yang kuat.

Selain itu, tim manajemen senior CAP telah mengawasi pelaksanaan proyek untuk memperluas kapasitas
produksi Perseroan dan untuk meningkatkan efisiensi operasional, termasuk proyek debottlenecking untuk
meningkatkan kapasitas pabrik polypropylene sebesar 120 KT per tahun di tahun 2011, sebuah proyek
debottlenecking untuk meningkatkan kapasitas pabrik polyethylene Showa Denko menjadi 136 KT per tahun di
tahun 2011, penyelesaian pabrik butadiene Perseroan pada tahun 2013 dan perluasan naphtha cracker
Perseroan pada akhir tahun 2015 dan perluasan pabrik butadine pada tahun 2018.

Tim manajemen Star Energy juga akan memiliki pengalaman luas dalam mengembangkan, membangun dan
mengoperasikan aset tenaga panas bumi, yang akan membantu memastikan operasi portofolio Perseroan yang
aman dan efisien, serta pengembangan jaringan proyek tenaga listrik Perseroan. Rata-rata tim manajemen Star
Energy memiliki 20 tahun pengalaman dalam manajemen dan operasional dalam masing-masing bidang mereka.
Sebagai bagian dari akuisisi Aset Salak dan Darajat dari Chevron, Star Energy mengakuisisi tim insinyur senior
kelas dunia dan ahli teknikal untuk mengoperasikan aset panas bumi, di mana beberapa dari mereka memiliki
lebih dari 30 tahun pengalaman.




                                                     162
Page 187
7.   Prospek dan Strategi Usaha

STRATEGI USAHA

Perseroan percaya bahwa dengan pengalaman yang luas dari tim manajemen senior, Perseroan berada dalam
posisi yang baik untuk melaksanakan berbagai strategi, termasuk strategi pertumbuhan dan proyek ekspansi,
dengan sukses. Strategi-strategi ini meliputi:

Menyelesaikan ekspansi Perseroan secara tepat waktu dan hemat biaya

Perseroan akan secara teratur meninjau permintaan pasar dan dinamika pasokan di sektor petrokimia dan energi
dan pembangkit listrik, untuk mengidentifikasi dan menangkap peluang pertumbuhan melalui eksplorasi sumber
daya panas bumi, konstruksi pabrik baru, atau proyek perluasan kapasitas.

Sehubungan dengan bisnis petrokimia Perseroan, CAP bermaksud untuk meningkatkan produksi produk
utamanya untuk melindungi pangsa pasarnya dan untuk mendiversifikasi produk turunan hilir. CAP juga aktif
mengevaluasi sejumlah proyek yang akan memungkinkan untuk memanfaatkan dengan produk sampingan
cracker-nya, dan menghasilkan produk sampingan lebih dalam rantai nilai, seperti produk derivatif intermediet
dan yang dibedakan. Ini termasuk perjanjian usaha patungan Perusahaan Anak dengan Michelin untuk
membangun 120 KT/A pabrik karet butadiene sintektik, yang selesai pada tahun 2018 dan beroperasi secara
komersial pada tanggal 31 Agustus 2018. Pada bulan September 2020, Chandra Asri juga telah menyelesaikan
pembangunan 2 pabrik baru yaitu Pabrik MTBE (Methyl Tert-butyl Ether) berkapasitas 128KTA untuk memasok
kebutuhan octane booster dalam negeri yang sampai saat ini masih impor dan Pabrik B1 (Butene-1)
berkapasitas 43 KTA yang akan diserap untuk kebutuhan operasional Pabrik Chandra Asri sebesar 33 KTA,
dengan sisanya ditargetkan untuk pasar domestik.

Selain itu, CAP akan terus mengevaluasi peluang akuisisi selektif untuk mengintegrasikan bisnis hilir. Setiap
peluang investasi akan dipertimbangkan secara hati-hati, secara ekstensif mengevaluasi keputusan investasi
untuk memastikan bahwa setiap transaksi yang diusulkan akan sinergis dengan operasi yang ada dan
menguntungkan bisnis CAP secara keseluruhan. Strategi ini sejalan dengan upaya Perseroan untuk
mengoptimalkan tingkat utilisasi dan efisiensi operasional. Di sektor listrik, Perseroan berencana untuk
melanjutkan perluasan portofolio panas bumi dan diversifikasi ke teknologi bahan bakar baru, termasuk
pembangkit listrik tenaga batu bara dan gas.

Perseroan bermaksud untuk menyelesaikan proyek-proyek Perseroan melalui program ekspansi kapasitas
dengan biaya efisien untuk mewujudkan skala ekonomi lebih lanjut. Perseroan menyadari akan kebutuhan untuk
melakukan proyek pembangunan yang Perseroan lakukan secara tepat waktu dan sesuai anggaran dan memiliki
catatan sejarah yang kuat untuk melakukannya dengan cara yang tepat waktu dan hemat biaya.

Melalui afiliasi Perseroan, Perseroan memiliki akses ke sebuah lahan seluas 482.167,8 hektar di berbagai lokasi
strategis (13.959,8 hektar berdasarkan HBU, 1.386,9 hektar berdasarkan HGB, 211.520,0 hektar berdasarkan
HTI dan 255.301,9 hektar berdasarkan HPH) dekat dengan fasilitas yang ada. Bank tanah, ditambah dengan
keahlian Perseroan dalam pengembangan lahan akan memberikan kepastian yang lebih besar bahwa proyek-
proyek ekspansi dapat dilakukan dengan efisiensi biaya dan tepat waktu.

Perseroan percaya bahwa strategi ekspansi jangka pendek dan jangka panjang yang akan dilakiukan dapat
memenuhi pertumbuhan petrokimia domestik dan permintaan energi dan daya.

Maksimalkan profitabilitas dan efisiensi biaya, sekaligus memastikan pengelolaan neraca yang hati-hati

Efisiensi biaya merupakan faktor penting di industri pembangkit listrik dan petrokimia yang bersifat modal-
intensif. Perseroan bermaksud untuk terus mengidentifikasi dan menerapkan inisiatif penghematan biaya untuk
mempertahankan dan lebih jauh lagi meningkatkan posisi kompetitif Perseroan. Perseroan juga bermaksud
untuk terus berinvestasi di fasilitas Perseroan saat ini untuk mengoptimalkan efisiensi operasional Perseroan.

Bisnis Perseroan adalah padat modal dan proyek-proyek yang ada dalam pengembangan, serta potensi proyek
masa depan, akan membutuhkan pendanaan jangka yang memadai. Untuk mengurangi pengeluaran modal
ekuitas dana Perseroan, Perseroan berniat untuk mengevaluasi peluang untuk bermitra dengan mitra kelas
dunia -ketika menjelajahi peluang bisnis baru, dengan cara yang sama seperti kemitraan CAP dengan Michelin
untuk membangun pabrik karet butadiene sintetis di lokasi Perseroan yang ada. Bersama dengan keuntungan
finansial yang terkait, Perseroan percaya berbagai kemitraan Perseroan memungkinkan Perseroan belajar dari
praktik terbaik dan terus memperbaiki operasi Perseroan.

Perseroan juga akan terus fokus untuk mengoptimalkan struktur permodalan Perseroan untuk meminimalkan
keseluruhan biaya modal, sambil mempertahankan tingkat hutang yang berkelanjutan untuk mengurangi risiko
keuangan. Perseroan memiliki keuntungan strategis, dan berniat untuk terus memanfaatkan hubungan




                                                     163
Page 188
Perseroan yang mapan dengan institusi keuangan domestik dan internasional untuk mendapatkan persyaratan
pembiayaan yang kompetitif untuk pengeluaran barang modal Perseroan.

Mempertahankan dan selanjutnya meningkatkan standar operasional terbaik di kelas

Star Energy dan CAP masing-masing berkomitmen untuk mempertahankan standar operasional yang tinggi dari
masing-masing fasilitas dan proses produksi mereka. Star Energy dan CAP telah diakreditasi oleh lembaga
independen di masa lalu, seperti SGS dan ISO, dan akan berusaha untuk mempertahankan standar ini.

Perseroan juga berkomitmen untuk menjaga standar kesehatan, keselamatan dan lingkungan di pabrik dan
fasilitas Perseroan. Kebijakan grup Perseroan bertujuan untuk mempertahankan keunggulan operasional melalui
berbagai inisiatif seperti program pelatihan reguler mengenai manajemen keselamatan proses dan program
keselamatan perilaku. Perseroan bertujuan untuk mencapai dan mempertahankan rekor Perseroan sebagai
perusahaan yang tidak pernah mengalami kecelakaan besar.

CAP juga mematuhi semua peraturan perundang-undangan di Indonesia dan pemerintah daerah Kota Cilegon
dan Kabupaten Serang yang mengatur penggunaan, penyimpanan, pengangkutan dan pembuangan bahan-
bahan beracun dan berbahaya. Star Energy telah mendapatkan banyak penghargaan dari Kementerian Energi
dan Sumber Daya Mineral sebagai pengakuan atas standar kesehatan, keselamatan dan lingkungan di fasilitas
panas bumi.

Perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan prosedur operasi dan proses pengendalian manajemen
dengan terus berfokus pada tata kelola perusahaan, manajemen risiko, keselamatan dan kepatuhan peraturan.

Menarik, mengembangkan, dan mempertahankan sumber daya manusia melalui misi dan visi bersama di
seluruh grup Perseroan

Seiring dengan terus memperluas kekuatan dan operasi petrokimia, Perseroan bermaksud untuk berfokus pada
peningkatan dan penguatan modal manusia yang ada untuk mendukung pertumbuhan tersebut. Perseroan akan
fokus pada menarik bakat yang tepat, serta pada pelatihan dan pengembangan bakat-bakat Perseroan untuk
mempertahankan tenaga teknis dan manajemen kunci Perseroan dan lebih meningkatkan kemampuan teknis
dan manajemen internal Perseroan yang ada. Perseroan juga akan berusaha untuk menyewa insinyur
berpengalaman dan memanfaatkan staf berpengalaman Perseroan untuk melatih tim operasi di proyek baru
Perseroan untuk memastikan bahwa pabrik dan investasi Perseroan beroperasi dengan keandalan dan
ketersediaan yang tinggi.

Perseroan akan terus berinvestasi dalam kontinuitas manajemen dengan mengidentifikasi posisi kunci di
perusahaan Perseroan dan mengembangkan karyawan yang Perseroan percaya mampu mengambil peran
kepemimpinan bisnis dan teknis di seluruh kelompok Perseroan. Perseroan akan terus memberikan kesempatan
kepada karyawan yang teridentifikasi untuk berpartisipasi dalam program rotasi dan tugas untuk mendapatkan
perspektif industri yang lebih luas.

Perseroan akan terus menggunakan pendekatan holistik terhadap perekrutan, pengembangan dan memotivasi
karyawan Perseroan, dan menyelaraskan tenaga kerja Perseroan dengan seperangkat nilai-nilai inti untuk
membentuk visi grup Perseroan dan budaya perusahaan di semua Perusahaan Anak Perseroan.

PENJUALAN, PEMASARAN DAN PELANGGAN

Produk CAP dijual sebagai bahan baku utama untuk produksi beraneka ragam produk pelanggan dan industri.
CAP menjual olefins dan produk sampingannya, polyethylene, styrene monomer dan butadiene di pasar dalam
negeri dan luar negeri, dan polypropylene di pasar dalam negeri. Untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31
Desember 2019 dan 2020, 498,4% dan 496,3% dari total pendapatan bersih CAP berasal dari penjualan dalam
negeri dan sisanya berasal dari penjualan ekspor.

CAP menunjuk SKI, AW, dan PTIS sebagai agen penjualan CAP untuk beberapa produk CAP yang akan dijual di
Indonesia. Masing-masing perjanjian dengan agen penjualan tersebut berlaku selama jangka waktu 1 tahun,
yakni sampai dengan tanggal 31 Desember 2021 dan dapat diperpanjang secara tahunan.

Pelanggan utama

Sebagian besar pelanggan CAP berada di Indonesia. CAP menjual produk CAP kepada berbagai macam
pelanggan. Dengan menghasilkan penjualan dari berbagai pelanggan, CAP yakin bahwa ketergantungan CAP
terhadap salah satu pelanggan relatif tidak ada.




                                                   164
Page 189
 Tabel di bawah ini merupakan rincian pendapatan bersih CAP atas sepuluh pelanggan teratas CAP, yang
 mewakili 39,5% dari total pendapatan bersih CAP selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020:

                                                                       Pendapatan            Pelanggan
            Pelanggan                         Produk                                                            Lokasi
                                                                        Bersih (%)             Sejak
  PT Akino Wahanamulia            Polyethylene, Polypropylene              7,8                  1995           Indonesia
  PT Indonesia SEIA               Polyethylene, Polypropylene              5,9                  2015           Indonesia
  Zhejiang Future Petrochemical
                                  Polyethylene, Polypropylene               4,9                2020               Cina
  Co. Ltd
  PT Trinseo Materials Indonesia  Styrene Monomer, Butadiene                4,2                2004            Indonesia
  PT Sarana Kimindo Intiplas      Polyethylene, Polypropylene               3,5                1995            Indonesia
  SCG Chemicals Co. Ltd           Pygas                                     3,3                2011             Thailand
  PT Synthetic Rubber Indonesia   Styrene Monomer, Butadiene                3,0                2018            Indonesia
  PT Asahimas Chemical            Ethylene                                  2,6                1995            Indonesia
  Total Petrochemicals (Hong
                                  Polyethylene, Polypropylene               2,3                2017           Hong Kong
  Kong) Ltd.
  PT Panca Budi Niaga             Polyethylene, Polypropylene              2,1                 2015            Indonesia
             Pendapatan Bersih 10 Pelanggan Teratas                        39,5


 8.   Sertifikasi dan Penghargaan

 Perseroan senantiasa memastikan bahwa setiap Perusahaan Anak telah memenuhi sertifkasi yang diberlakukan
 di masing-masing bidang industri yang dijalani. Uraian seluruh sertifkat yang dimiliki oleh Perusahaan Anak
 Perseroan adalah sebagai berikut:

               Akreditasi                                                         Aplikasi
SGS Certification Body
ISO 9001:2015 (berlaku hingga 29           Sistem manajemen mutu yang diterima oleh CAP sehubungan dengan pembuatan
Oktober 2022)                              styrene monomer dan toluene oleh CAP.
ISO 14001:2015 (berlaku hingga 3           Sistem manajemen lingkungan, yang diterima oleh CAP sehubungan dengan
Februari 2023)                             pembuatan styrene monomer dan toluene oleh CAP.
ISO 45001:2018 (berlaku hingga 23          untuk kegiatan produksi styrene monomer dan toluene dengan tambahan fasilitas
Desember 2022)                             pabrik di Desa Mangunreja, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, Banten,
                                           Indonesia, 42456. Sertifikat tersebut dikeluarkan oleh PT Llyod‘s Register Indonesia
                                           pada 24 Desember 2019, dan berlaku sampai dengan 23 Desember 2022.
ISO 26000:2010 (tidak ada jangka waktu)    Untuk kegiatan produksi styrene monomer dan toluene dengan lokasi operasional di
                                           Desa Mangunreja, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, Banten, Indonesia.
ISO 50001:2018 (12 Desember 2023)          untuk manufaktur styrene monomer dan toluene.

Buku Daftar SGS
ISO 9001:2015 (berlaku hingga 29           Sistem manajemen mutu, yang diterima oleh CAP sehubungan dengan pabrik
Oktober 2022)                              olefins dan polyolefins CAP. CAP telah melakukan resertifikasi atas ISO 9001:2015.
                                           Sistem manajemen lingkungan, yang diterima oleh CAP sehubungan dengan pabrik
ISO 14001:2015 (berlaku hingga 3
                                           olefins dan polyolefins CAP. CAP telah melakukan resertifikasi atas ISO
Februari 2023)
                                           14001:2015.
                                           Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang diterima CAP
ISO 45001:2018 (berlaku hingga 23
                                           sehubungan dengan pabrik olefins dan polyolefins CAP. CAP telah melakukan
Desember 2022)
                                           resertifikasi atas ISO 45001:2018.

                                           Di bulan Oktober 2019, dewan Fatwa Majelis Ulama Indonesia ("MUI"), Ketua MUI,
Sertifikat "Halal" untuk semua produk
                                           dan Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan, dan Kosmetik MUI
plastik (berlaku hingga 1 Oktober 2021).
                                           menyertifikasi semua produk polypropylene CAP.

Institut Pemeliharaan pabrik Jepang
                                           Hasil dari produktivitas, kualitas produk, pengurangan biaya, dan peningkatan
Penghargaan "Keunggulan A" TPM
                                           budaya perusahaan, yang diterima oleh CAP untuk pabrik polymer pada tanggal 31
Excellence
                                           Januari 2018
                                           Hasil dari produktivitas, kualitas produk, pengurangan biaya, dan peningkatan
Penghargaan "Keunggulan A" TPM
                                           budaya perusahaan, yang diterima oleh CAP untuk pabrik monomer pada tanggal 29
Excellence
                                           Januari 2019




                                                            165
Page 190
9.   AMDAL

Bisnis Petrokimia

CAP tunduk pada peraturan perundang-undangan Indonesia dan peraturan daerah Kota Cilegon dan Kabupaten
Serang, yang mengatur penggunaan, penyimpanan, pengangkutan dan pembuangan bahan beracun dan
berbahaya, termasuk pembuangan air limbah dan emisi ke dalam lingkungan dan lainnya yang berkaitan dengan
perlindungan lingkungan hidup. Operasional CAP diawasi oleh beberapa badan pemerintah, seperti Departemen
Perindustrian, Kementerian Negara Bidang Lingkungan Hidup, Badan Penanggulangan Dampak Lingkungan,
Direktur Jenderal Perhubungan Laut dari Departemen Perhubungan, pemerintah daerah Kota Cilegon dan
Kabupaten Serang, yang bertanggung jawab atas pelaksanaan dan pemantauan peraturan dan kebijakan
pengendalian polusi pada industri petrokimia di Indonesia.

UU No. 32 Tahun 2009 mensyaratkan perusahaan-perusahaan, termasuk perusahaan manufaktur yang
kegiatan-kegiatan usahanya diperkirakan menimbulkan dampak penting yang potensial terhadap lingkungan
hidup untuk menyusun analisa dampak lingkungan hidup, rencana pemantauan lingkungan hidup serta rencana
pengelolaan lingkungan hidup terkait dengan kegiatan-kegiatan operasional tertentu yang dianggap bisa
berdampak terhadap lingkungan hidup. Laporan analisa dampak lingkungan hidup (Andal) harus diserahkan
kepada suatu komisi yang terdiri dari para perwakilan dari berbagai badan pemerintah pusat dan daerah serta
lembaga swadaya masyarakat sebelum membangun suatu fasilitas. Setelah komisi tersebut menyetujui laporan
analisa dampak lingkungan hidup (Andal) yang menjabarkan berbagai standar kepatuhan dan kewajiban-
kewajiban lain, perubahan terhadap laporan analisa dampak lingkungan hidup harus diserahkan kepada sebuah
komisi yang serupa terkait dengan dimulainya kegiatan-kegiatan operasional perusahaan yang dimaksud. Untuk
sarana utama seluruh persyaratan yang dibutuhkan telah dilengkapi Sehubungan dengan dilakukannya
debottlenecking fasilitas oleh CAP, CAP akan melakukan pengajuan persyaratan lingkungan hidup tambahan
yang diperlukan. CAP menggunakan kontraktor pihak ketiga untuk menyusun dokumentasi yang diperlukan guna
diserahkan kepada pemerintah pusat dan daerah serta lembaga swadaya masyarakat.

CAP telah menerima sertifikasi dan penghargaan atas upaya CAP untuk menjamin mutu produk dan proses
produksi ramah lingkungan. CAP memegang sertifikat sistem manajemen mutu ISO 9001 dan sertifikat
kepatuhan lingkungan ISO 14001 dari SGS S.A. (dahulu Société Générale de Surveillance), badan audit yang
diakui secara internasional. Sertifikat ISO 9001 dan ISO 14001 CAP masing-masing berlaku hingga Oktober
2022 dan Februari 2023. Untuk SMI, sertifikat ISO 9001 dan ISO 14001 berlaku masing-masing hingga Juli 2021
dan Febrari 2023. Selain itu, CAP memperoleh Sertifikat ISO 50001 dari Lloyd‘s Register Quality Assurance,
untuk system manajemen energy berkaitan dengan produksi polypropylene yang berlaku hingga Desember
2023. CAP juga memegang sertifikasi SMK3, yang berlaku hingga Juli 2021. CAP menerima penghargaan Total
Productive Maintenance ("TPM") "Kategori A" dari Japan Institute of Plant Maintenance di bulan Januari 2018
untuk polymer dan Penghargaan Industri Hijau "Tingkat 5" dari Menteri Perindustrian di bulan Desember 2018.

CAP juga telah mendapatkan Sertifikat "Halal" untuk semua produk plastik dari dewan Fatwa Majelis Ulama
Indonesia ("MUI"), Ketua MUI, dan Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan, dan Kosmetik MUI
menyertifikasi semua produk polypropylene CAP di bulan Oktober 2019.

CAP percaya bahwa operasional CAP sesuai dalam segala hal dengan peraturan perundang-undangan
lingkungan hidup yang saat ini berlaku. CAP tidak memiliki pelanggaran/insiden lingkungan hidup yang
menyebabkan kerusakan dan/atau klaim. Semua perizinan lingkungan CAP sepenuhnya berlaku.

Bisnis Energi Pembangkit Listrik

Star Energy tunduk pada berbagai undang-undang dan peraturan lingkungan dan kesehatan dan keselamatan
yang berkaitan dengan polusi air, udara dan kebisingan, pengelolaan bahan kimia berbahaya dan beracun,
bahan dan limbah serta kondisi tempat kerja dan paparan karyawan terhadap zat berbahaya. Direktorat Jenderal
Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi juga telah mengeluarkan beberapa keputusan tentang kesehatan
dan keselamatan kerja yang berlaku untuk operasi Star Energy.

Star Energy menyampaikan laporan kepatuhan bulanan dan triwulanan serta hasil pemantauan kepada otoritas
terkait yang sesuai sesuai dengan peraturan yang berlaku untuk limbah cair dan laporan limbah berbahaya
dalam negeri. Star Energy juga menyerahkan laporan kepatuhan dan pemantauan enam bulanan ke otoritas
yang sesuai sesuai dengan persyaratan AMDAL.

Setelah dikeluarkannya UU No. 32 tahun 2009, semua izin yang berhubungan dengan lingkungan Star Energy
akan diintegrasikan ke dalam satu izin lingkungan ("Izin Lingkungan"), paling lambat, satu tahun setelah tanggal
berlakunya undang-undang lingkungan yang baru. UU No. 32 tahun 2009 menyatakan bahwa setiap bisnis yang
diwajibkan untuk mematuhi persyaratan AMDAL juga harus mendapatkan Izin Lingkungan. Mekanisme dan
prosedur yang berkaitan dengan Izin Lingkungan akan diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. Pada
tahun 2012, Pemerintah mengeluarkan Peraturan No. 27/2012 yang menyatakan bahwa AMDAL yang disetujui
sebelum berlakunya Peraturan Pemerintah No. 27/2012 akan tetap berlaku dan akan diperlakukan sama dengan



                                                      166
Page 191
Izin Lingkungan. Karena AMDAL Star Energy disetujui sebelum berlakunya Peraturan Pemerintah No. 27/2012,
Star Energy tidak perlu mendapatkan Izin Lingkungan untuk operasi Unit 1 dan Unit 2. Saat ini, Star Energy juga
telah memperoleh Izin Lingkungan untuk unit generator turbin panas bumi tambahan pada tahun 2012.

Star Energy telah memperoleh sertifikasi ISO 14001 sehubungan dengan sistem manajemen lingkungannya
pada Januari 2007 dan diperbarui pada Januari 2019 dan untuk kegiatan panas bumi di Wayang Windu, yang
berlaku secara berurutan hingga Januari 2022 dan Maret 2020. Sertifikat ini diaudit secara berkala oleh Lloyds
Register, sebuah badan audit yang terakreditasi. Pada tahun 2008, Star Energy menerima penghargaan emas
pertama yang dikeluarkan untuk pengelolaan lingkungan dan tanggung jawab sosial perusahaan di Indonesia
untuk wilayah Wayang Windu, penghargaan tertinggi yang dapat diberikan di bawah Program Penilaian
Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) yang dikelola oleh Kementerian
Lingkungan Hidup (sekarang Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia). Pada tahun
2016, 2017 dan 2018, Star Energy kembali dianugerahi penghargaan emas untuk wilayah Wayang Windu.
Wilayah kerja Salak juga telah menerima sertifikat PROPER dengan penghargaan hijau untuk 2016, 2017 dan
2018, dan wilayah kerja Darajat telah dianugerahi sertifikat hijau untuk 2016 dan sertifikat biru untuk 2017 dan
2018.

Star Energy juga telah dianugerahi berbagai pengakuan di setiap tahun oleh Kementerian ESDM untuk
keunggulan dalam keamanan lingkungan. Star Energy menerima antara lain, Penghargaan Subroto pada tahun
2018 dalam kategori penghargaan Perlindungan Lingkungan Panas Bumi untuk masing-masing wilayah kerja
Wayang Windu dan Salak. Penghargaan ini adalah penghargaan tertinggi yang diberikan oleh ESDM kepada
para pemangku kepentingan yang memainkan peran aktif dalam berkontribusi terhadap efisiensi energi dalam
sumber daya mineral dan sektor energi.

Star Energy juga tunduk pada standar lingkungan internasional, termasuk yang ditetapkan dalam Protokol Kyoto,
perjanjian internasional antara negara-negara, termasuk Indonesia, untuk membatasi emisi gas rumah kaca
sebagai penyebab utama pemanasan global.

Perseroan berkeyakinan bahwa Star Energy mematuhi semua hal material dengan hukum dan peraturan
lingkungan dan kesehatan serta keselamatan yang berlaku.

R. TANGGUNG JAWAB SOSIAL (CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY - CSR)

Dalam menjalankan tanggung jawab sosialnya, Perseroan juga memperhatikan pemenuhan kebutuhan
pelanggan sebagai salah satu bagian integral yang mendukung perkembangan usaha Perseroan. Adalah
loyalitas pelanggan yang mendorong Perseroan untuk dapat melangkah ke arah pertumbuhan yang positif. Oleh
karena itu, Perseroan senantiasa berupaya untuk menjalin hubungan yang baik dengan para pelanggannya. Hal
ini diwujudkan melalui pemantauan terhadap kualitas produk serta penerapan pelayanan yang optimal.

Bisnis Petrokimia

CAP telah mengalokasikan dana sebesar Rp30,1 miliar untuk program CSR CAP hingga 31 Desember 2020.
Berawal dari bulan Januari 2020.

CAP telah menyelenggarakan berbagai kegiatan dan program CSR khususnya bagi masyarakat di kawasan
Cilegon Provinsi Banten. Jalan Aspal Plastik, Program ini merupakan salah satu penerapan ekonomi sirkular
yang dijalankan oleh CAP untuk mendukung target pemerintah mengurangi limbah sampah plastik di laut
sebesar 70% tahun 2025. Bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), CAP
menerapkan konsep ekonomi sirkular melalui program aspal plastik. Selain program aspal plastik, CAP juga
melakukan investasi pembangunan Industri Pengolahan Sampah (IPS) ―Sehati Maju Bersama‖ di Kampung
Serdang, Kelurahan Kotabumi, Cilegon. IPS ini mulai dibangun pada Juli 2018 dan ditargetkan selesai tahun
2019. Proses pembangunan IPS melibatkan Institut Teknologi Bandung (ITB), Asosiasi Industri Aromatik Olefin
dan Plastik (INAPLAS), dan pengelola Bank Sampah setempat. CAP menginvestasikan dana CSR untuk
pengadaan mesin, bangunan, sosialisasi, pelatihan, dan biaya operasional IPS selama 6 bulan pertama. IPS ini
dirancang dapat mengelola sampah swadaya dari 1.500 Kepala Keluarga (KK) menjadi berbagai macam produk,
seperti: bahan daur ulang, pupuk, pakan organik, media tanam, hingga penguat aspal berbahan dasar plastik.

Pada tahun 2019, kinerja CSR mendapatkan penghargaan Padmamitra Award dari Kementerian Sosial atas
pelaksanaan tanggung jawab sosial di bidang penanganan kemiskinan.

Pada September 2019, CAP kembali mendapatkan penghargaan atas kinerja CSR yang berkelanjutan dari ajang
Indonesian Sustainable Development Goals Awards (ISDA) 2019 yang diselenggarakan oleh Corporate Forum
Community Development (CFCD). CAP bersama anak usaha, PT Styrindo Mono Indonesia mendapatkan
kategori GOLD atas kontribusinya dalam pencapaian tujuan SDGs.

Kemudian pada bulan November ditahun 2019 CAP juga menerima penghargaan CSR Citra Award Kota Cilegon
atas kontribusinya terhadap pengembangan masyarakat di Kota Cilegon.



                                                      167
Page 192
Dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Lingkungan Hidup Perusahaan (PROPER) yang diselenggarakan
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2019, anak usaha CAP, SMI mendapat peringkat Hijau.
CAP dan SMI juga mendapatkan penghargaan Industri Hijau yang diselenggarakan Kementerian Perindustrian
dengan klasifikasi level 5.
Pada tahun 2020, dunia menghadapi krisis luar biasa akibat pendemi yang menyebar dengan cepat ke seluruh
dunia. Melalui masa pandemi ini, CAP terus memberikan bantuan kepada masyarakat di sekitar wilayah
oeprasional dan masyarakat luas pada umumnya. CAP mengedukasi masyarakat melalui poster dan stiker
informatif terkait COVID-19 dan perilaku hidup bersih dan sehat, menyediakan penyemrpt disifektan, sabun cuci
tangan, pembersih tangan, masker, pakaian pelindung diri dan sarung tangan terutama untuk institusi umum
seperti puskesmas, satgas COVID-19 kecamatan, dinas Kesehatan, dan instansi lain.
CAP juga bekerja sama dengan PT Penguin Indonesia mendonasikan 50 tangki air kepada Pemerintahan Kota
Cilegon. Donasi tersebut juga disalurkan kepada instansi pemerintahan tingkat kecamatan dan kelurahan/ desa,
kepolisian, serta sejumlah tempat ibadan dan sekolah di Cilegon. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan sehari-
hari masyarakat, CAP juga mendistribusikan 16.100 kg beras ke 14 desa/kelurahan.
CAP mendistribusikan 500 vaksin influenza FluQuadri bagi tenaga medis untuk melindung mereka dari
penularan virus. Vaksin ini diharapkan dapat meningkatkan kekebalan tenaga medis yang melakukan kontak
langsung dengan pasien COVID-19. Selain itu, CAP juga mendistribusikan ribuan alat Kesehatan seperti rapid
test, pakaian pelindung, masker, dan sarung tangan ke beberapa rumah sakit di Banten dan Jakarta.
CAP juga melakukan kerja sama untuk menyumbangkan lima unit bilik swab bertekanan positif dalam upaya
melindungi tenaga medis dari potensi terinfeksi virus. Bilik swab ini merupakan solusi inovatif yang menggunakan
pressure generator sehingga memungkinkan udara di dalam bilik tetap bersih dan steril kektika tenaga medis
memeriksa atau mengambil sampel pasien.
Masih terkait komitmen terhadap masyarakat, CAP menjadi bagian dari konsorsium oleh Universitas Indonesia
(UI) untuk berkolaborasi dalam memproduksi bahan baku flocked swab untuk alat tes COVID-19. Konsorsium
inisiasi UI terdiri dari para ahli dan penerili dari Research Center for Biomedical Engineering (RCBE) Fakultas
Teknik Universtias Indonesia (FTUI) dan berbagai pelaku usaha dari industry. CAP juga memberikan masukan
tenatang desain dan komposisi material dari flocked swab yang terbuat dari bahan Polypropylene bersertifikat
SNI, halal dan aman untuk Kesehatan. Konsorsium menargetkan untuk dapat mencapai produksi 1 juta unit
flocked swab berkode HS 19 ini sampai dengan pertengahan tahun 2020 untuk didonasikan dan didistribusikan
melalui Pemerintah ke rumah sakit dan laboratorium rujuan COVID-19 di seluruh Indonesia.
Bisnis Energi Pembangkit Listrik
Star Energy percaya pada hubungan antara manajemen yang bertanggung jawab secara sosial dan
pertumbuhan dan perkembangan jangka panjang Perseroan. Star Energy mengambil peran aktif dan terkemuka
dalam pengembangan masyarakat dan berinvestasi dalam kesejahteraan ekonomi masyarakat dengan
memberikan bantuan kepada masyarakat setempat di mana ia beroperasi. Star Energy mendukung
pengembangan pendidikan berkelanjutan dan memberikan beasiswa tahunan kepada siswa sekolah dasar,
menengah dan tinggi setempat. Star Energy telah menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Barat sebagai
pengakuan atas beasiswa ini, yang merupakan bagian penting dari program tanggung jawab sosial perusahaan
Perseroan.
Star Energy melakukan diskusi dengan tokoh masyarakat tentang ruang lingkup dan fokus program CSR-nya
secara berkala untuk memastikan bahwa ia terus memberikan kontribusi yang efektif kepada masyarakat.
Sementara program CSR Star Energy berubah dari tahun ke tahun, Star Energy akan mempertahankan
program-program utama di bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi dan perlindungan lingkungan.
Sehubungan dengan pendidikan, Star Energy menyediakan beasiswa, membangun sekolah dan memberikan
pelatihan untuk meningkatkan kualitas guru. Sehubungan dengan pemberdayaan ekonomi, Star Energy
menyediakan skema keuangan mikro, seperti perkebunan kopi dan ekowisata, untuk meningkatkan ekonomi
lokal. Sehubungan dengan perlindungan lingkungan, Star Energy bekerja sama dengan PTPN VIII dan
departemen kehutanan setempat sehubungan dengan upaya reboisasi di daerah-daerah tertentu di sekitar
fasilitas pembangkit listrik. Selain itu, Star Energy memberikan dukungan darurat pada saat dibutuhkan yang
disebabkan oleh banjir, gempa bumi, dan tanah longsor. Star Energy memastikan bahwa penduduk lokal
dipekerjakan oleh kontraktor yang melakukan pekerjaan untuknya. Star Energy telah menanggapi permintaan
oleh perwakilan komunitas lokal untuk peningkatan lapangan kerja komunitas lokal, dan jumlah karyawan lokal
saat ini menggambarkan komitmen berkelanjutan ini. Star Energy berkomitmen untuk memelihara dan
mengembangkan hubungan positifnya dengan masyarakat setempat di mana Operasi Panas Bumi Star Energy
berada dan untuk mengadakan diskusi dengan mereka secara rutin sehubungan dengan permintaan mereka
untuk pekerjaan.
Pada tahun 2020, Star Energy memberi bantuan berupa alat test COVID-19, masker, obat-obatan dan alat medis
untuk membantu pemerintah dalam mengatasi pandemi COVID-19. Star Energy juga melakukan edukasi kepada
masyarakat terkait kegiatan UMKM dan potensi bencana kepada siswa sekolah dan masyarakat umum melalui
Program KKN UGM secara daring.



                                                      168
Page 193
IX.       PERPAJAKAN

Pajak penghasilan atas bunga obligasi yang diterima atau diperoleh pemegang obligasi diperhitungkan dan
diperlakukan sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku di Indonesia.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.100 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan
Pemerintah No.16 Tahun 2009 Tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan Berupa Bunga Obligasi,
penghasilan yang diterima dan/atau diperoleh Wajib Pajak berupa bunga dan/atau diskonto obligasi dikenakan
pemotongan pajak penghasilan yang bersifat final yaitu:

i)    atas bunga obligasi dengan kupon(interest bearing debt securities) sebesar 15% bagi Wajib Pajak dalam
      negeri dan bentuk usaha tetap (BUT), dan 20% atau tarif sesuai ketentuan Persetujuan Penghindaran Pajak
      Berganda (P3B) yang berlaku bagi Wajib Pajak luar negeri selain bentuk usaha tetap. Jumlah yang terkena
      pajak dihitung dari jumlah bruto bunga sesuai dengan masa kepemilikan (holding period) obligasi.

ii)   atas diskonto dari obligasi dengan kupon sebesar 15% bagi Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk usaha
      tetap (BUT), dan 20% atau tarif sesuai ketentuan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B) yang
      berlaku bagi Wajib Pajak luar negeri selain bentuk usaha tetap. Jumlah yang terkena pajak dihitung dari
      selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan obligasi dan tidak termasuk bunga berjalan
      (accrued interest).

iii) atas diskonto dari obligasi tanpa bunga (zero coupon bond) atau non interest bearing debt securities
     sebesar 15% bagi Wajib Pajak dalam negeri dan Bentuk Usaha Tetap (BUT) dan 20% atau tarif sesuai
     ketentuan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B) yang berlaku bagi Wajib Pajak luar negeri,
     selain bentuk usaha tetap. Jumlah yang terkena pajak dihitung dari selisih lebih harga jual atau nilai nominal
     di atas harga perolehan obligasi.

iv) atas bunga dan/atau diskonto dari obligasi yang diterima dan/atau diperoleh Wajib Pajak reksadana yang
    terdaftar pada OJK sebesar 5% untuk tahun 2014 - 2020 dan 10% untuk tahun 2021 dan seterusnya.

Pemotongan pajak yang bersifat final ini tidak dikenakan terhadap bunga atau diskonto obligasi yang diterima
atau diperoleh Wajib Pajak:

-     Bank yang didirikan di Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia;
-     Dana Pensiun yang pendirian/pembentukannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan dan memenuhi
      persyaratan sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (3) huruf h Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983
      tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang
      Nomor 36 Tahun 2008 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang
      Pajak Penghasilan.

Pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat final ini dilakukan oleh:

-     Penerbit obligasi atau kustodian selaku agen pembayaran yang ditunjuk, atas bunga, dan/atau diskontoyang
      diterima pemegang obligasi dengan kupon pada saat jatuh tempo bunga obligasi, dan diskonto yang
      diterima pemegang obligasi tanpa bunga pada saat jatuh tempo obligasi;

-     Perusahaan efek, dealer, atau bank, selaku pedagang perantara, atas bunga dan/atau diskonto yang
      diterima atau diperoleh penjual obligasi pada saat transaksi; dan/atau

-     Perusahaan efek, dealer, bank, dana pensiun, dan reksadana, selaku pembeli obligasi langsung tanpa
      melalui perantara, atas bunga dan/atau diskonto obligasi yang diterima atau diperoleh penjual obligasi pada
      saat transaksi.

CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM INI DIHARAPKAN UNTUK BERKONSULTASI
DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI
PEMBELIAN, PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN ATAU PENGALIHAN DENGAN CARA LAIN ATAS
OBLIGASI YANG DIBELI MELALUI PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI.

Perpajakan Perseroan

Perseroan telah memenuhi seluruh kewajiban perpajakannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan
dan peraturan perpajakan yang berlaku. Perseroan telah menyampaikan SPT tahun pajak 2018 dan 2017
masing-masing pada tanggal 30 April 2019 dan 30 April 2018.




                                                        169
Page 194
X.       PENJAMINAN EMISI OBLIGASI

Berdasarkan persyaratan serta ketentuan yang tercantum dalam Akta Addendum II dan Pernyataan Kembali
Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific Tahap I Tahun 2021 No. 4 tanggal 21 Juni
2021 yang dibuat di hadapan Dedy Syamri, S.H., Notaris di Jakarta Selatan, para Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi dan para Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum dibawah ini, untuk dan atas nama
Perseroan, menyetujui untuk menawarkan kepada masyarakat dengan jumlah sebesar Rp750.000.000.000,-
(tujuh ratus lima puluh miliar Rupiah) dengan kesanggupan penuh (full commitment) dan mengikatkan diri untuk
membeli sisa Obligasi yang tidak habis terjual dengan harga penawaran pada tanggal penutupan Masa
Penawaran sebesar bagian penjaminannya masing-masing.

Perjanjian tersebut di atas merupakan perjanjian lengkap yang menggantikan semua persetujuan atau perjanjian
yang mungkin telah dibuat sebelumnya mengenai perihal yang dimuat dalam perjanjian dan setelah itu tidak ada
lagi perjanjian yang dibuat oleh para pihak yang isinya bertentangan dengan perjanjian ini.

Susunan dan jumlah porsi penjaminan serta persentase dari penjaminan emisi dalam Penawaran Umum
Obligasi ini adalah sebagai berikut:

                                            Porsi Penjaminan (Rp Miliar)   Jumlah Penjaminan     Persentase
No.     Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
                                               Seri A          Seri B          (Rp Miliar)          (%)
 1.    PT BNI Sekuritas                       242,205         22,900            265,105            35,347
 2.    PT BCA Sekuritas                       318,895         166,000           484,895            64,653
      Total Penjaminan Emisi Obligasi         561,100         188,900           750,000           100,000

Selanjutnya para Penjamin Emisi Obligasi yang turut dalam Penawaran Umum Obligasi ini telah sepakat untuk
melaksanakan tugasnya masing-masing sesuai dengan Peraturan No.IX.A.7 tentang Pemesanan dan
Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum.

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dengan tegas menyatakan tidak menjadi pihak yang memiliki Afiliasi atau
terasosiasi dengan Perseroan baik secara langsung maupun tidak langsung sebagaimana didefinisikan dalam
UUPM.

Pihak yang bertindak sebagai Manajer Penjatahan atas Penawaran Umum ini adalah PT BCA Sekuritas.

Metode penentuan Harga Obligasi

Tingkat bunga Obligasi ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan dan negosiasi Perseroan dengan Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dengan mempertimbangkan beberapa faktor dan parameter, yaitu hasil penawaran
awal (bookbuilding), kondisi pasar obligasi, benchmark kepada Obligasi Pemerintah (sesuai jatuh tempo masing-
masing Seri Obligasi, dan risk premium (sesuai dengan peringkat Obligasi).




                                                    170
Page 195
XI.       LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL

Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berperan dalam Penawaran Umum Berkelanjutan ini adalah
sebagai berikut:

Akuntan Publik     :   Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan
                       (anggota dari Jaringan Deloitte Asia Pasifik dan Jaringan Deloitte)

                       The Plaza Office Tower, Lantai 32
                       Jl. M.H. Thamrin Kav. 28-30
                       Jakarta 10350
                       Indonesia

                       No. STTD                 :   STTD.AP-08/PM.22/2018 atas nama Theodorus Bambang Dwi
                                                    K.A.
                       Surat Penunjukkan        :   302/03/21/SA/WD-TBA tanggal 24 Maret 2021
                       Keanggotaan              :   Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI) No. 1208
                       Asosiasi
                       Pedoman Kerja            :   Standar Profesi Akuntan Publik yang ditetapkan oleh IAPI dan
                                                    Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 13/POJK.03/2017
                                                    tentang penggunaan Jasa Publik dan Kantor Akuntan Publik
                                                    dalam kegiatan Jasa Keuangan
                       Tugas Pokok              :   Melaksanakan audit berdasarkan Standar Audit yang
                                                    ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”).
                                                    Standar tersebut mengharuskan akuntan publik untuk
                                                    mematuhi ketentuan etika serta merencanakan dan
                                                    melaksanakan audit untuk memperoleh keyakinan memadai
                                                    tentang apakah laporan keuangan tersebut bebas dari
                                                    kesalahan penyajian material. Suatu audit melibatkan
                                                    pelaksanaan prosedur untuk memperoleh bukti audit tentang
                                                    angka-angka dan pengungkapan dalam laporan keuangan.
                                                    Audit juga mencakup pengevaluasian atas ketepatan kebijakan
                                                    akuntansi yang digunakan dan kewajaran estimasi akuntansi
                                                    yang dibuat oleh manajemen, serta pengevaluasian atas
                                                    penyajian laporan keuangan secara keseluruhan.

Konsultan          :   Assegaf Hamzah & Partners
Hukum
                       Capital Place, Level 36-38
                       Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 18
                       Jakarta 12710

                       No. STTD                 :   STTD.KH-115/PM.2/2018 atas nama Putu Suryastuti
                       Surat Penunjukkan        :   3393/02/17/03/21 tanggal 26 Maret 2021
                       Keanggotaan              :   Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (“HKHPM”) No.
                       Asosiasi                     200101
                       Pedoman Kerja            :   Standar Profesi Konsultan Himpunan Hukum Pasar Modal
                                                    Lampiran dari Keputusan Himpunan Konsultan Hukum Pasar
                                                    Modal No. Kep.02/HKHPM/VIII/2018 tanggal 8 Agustus 2018
                       Tugas Pokok              :   Melakukan pemeriksaan dari segi hukum secara independen,
                                                    sesuai dengan norma atau Standar Profesi dan kode etik
                                                    konsultan hukum dan memberikan laporan pemeriksaan dari
                                                    segi hukum atas fakta yang ada mengenai Perseroan yang
                                                    disampaikan oleh Perseroan kepada Konsultan Hukum. Hasil
                                                    pemeriksaan Konsultan Hukum tersebut telah dimuat dalam
                                                    Laporan Uji Tuntas dari Segi Hukum yang merupakan
                                                    penjelasan atas Perseroan dan menjadi dasar dan bagian yang
                                                    tidak terpisahkan dari Pendapat Hukum yang diberikan secara
                                                    obyektif dan mandiri.

Notaris            :   Notaris Dedy Syamri, S.H.

                       Gedung Palma One, Lantai 11, Ruang #1106
                       Jl. H.R. Rasuna Said Kav. X-2 No. 4
                       Jakarta 12950
                       Indonesia



                                                     171
Page 196
                       No. STTD                 :   STTD.N-9/PM.22/2018 tanggal 12 Maret 2018 atas nama Dedy
                                                    Syamri, S.H.
                       Surat Penunjukkan        :   No. 009/BP/BOD/IV/2021, tanggal 5 April 2021
                       Keanggotaan              :   Ikatan Notaris Indonesia No. 0189419710312
                       Asosiasi
                       Pedoman Kerja            :   Undang-Undang No. 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris
                                                    dan Kode Etik Ikatan Notaris Indonesia
                       Tugas Pokok              :   Membuat akta-akta dalam rangka Penawaran Umum
                                                    Berkelanjutan dan Penawaran Umum Obligasi, antara lain
                                                    Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan, Perjanjian
                                                    Perwaliamanatan, Pengakuan Utang, Perjanjian Penjaminan
                                                    Emisi Obligasi, dan Perjanjian Agen Pembayaran.

Perusahaan         :   PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
Pemeringkat Efek
                       Equity Tower Lantai 30
                       Sudirman Central Business District, Lot.9
                       Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53
                       Jakarta 12190

                       Surat Penunjukkan        :   004/BP/BOD/III/2021 tanggal 24 Maret 2021
                       Pedoman Kerja            :   Pedoman Perjanjian Pemeringkatan POJK No. 52/2015
                       Tugas Pokok              :   Mengeluarkan hasil pemeringkatan berupa Peringkat Awal dan
                                                    keputusan akhir atas Peringkat Obligasi setelah secara
                                                    seksama mempertimbangakan seluruh informasi dan
                                                    penjelasan, melakukan kaji ulang secara berkala terhadap
                                                    hasil pemeringkatan dan mengeluarkan Peringkat baru apabila
                                                    terjadi perubahan Peringkat sesuai dengan yang telah
                                                    disyaratkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Wali Amanat        :   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

                       Financial Institution & Capital Market Division (FICD)
                       Menara Bank BTN Lantai 18
                       Jl. Gajah Mada No. 1
                       Jakarta Pusat 10130

                       No. STTD                 :   10/STTD-WA/PM/1996 tanggal 14 Agustus 1996
                       Surat Penunjukkan        :   No. 004b/BP/BOD/III/2021 tanggal 24 Maret 2021
                       Pedoman Kerja            :   Perjanjian   Perwaliamanatan,    UUPM      dan    Pedoman
                                                    Operasional Wali Amanat.
                       Tugas Pokok              :   Mewakili kepentingan pemegang Obligasi baik di dalam
                                                    maupun di luar pengadilan mengenai pelaksanaan hak-hak
                                                    pemegang Obligasi sesuai dengan syarat-syarat Obligasi,
                                                    dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang tercantum
                                                    dalam Perjanjian Perwaliamanatan serta peraturan perundang-
                                                    undangan yang berlaku.

Para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang terlibat dalam Penawaran Umum ini menyatakan tidak
memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan sebagaimana definisi hubungan Afiliasi pada UUPM.

Sesuai ketentuan dalam POJK No. 19/2020, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. selaku Wali Amanat,
menyatakan bahwa selama menjadi Wali Amanat, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk:
1. Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan PT Barito Pacific Tbk selaku Perseroan;
2. Tidak mempunyai hubungan Kredit dan/atau pembiayaan dengan PT Barito Pacific Tbk selaku Perseroan
   dalam jumlah lebih dari 25% (dua puluh lima persen) dari jumlah obligasi yang di wali amanati;
3. Menerima dan meminta pelunasan terlebih dahulu atas kewajiban PT Barito Pacific Tbk selaku Perseroan
   kepada Wali Amanat selaku kreditur dalam hal Perseroan mengalami kesulitan keuangan, sehingga tidak
   mampu memenuhi kewajibannya kepada pemegang Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific Tahap I Tahun
   2021; dan/atau;
4. Tidak merangkap sebagai penanggung dan/atau pemberi agunan dalam penerbitan Obligasi Berkelanjutan II
   Barito Pacific Tahap I Tahun 2021.




                                                     172
Page 197
XII.      KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT

Berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“Bank BTN”) telah ditunjuk
oleh Perseroan sebagai Wali Amanat dalam Penawaran Umum Obligasi ini. Dengan demikian, Bank BTN akan
bertindak sebagai Wali Amanat atau badan yang diberi kepercayaan untuk mewakili kepentingan dan bertindak
untuk dan atas nama Pemegang Obligasi dalam rangka Penawaran Umum ini sesuai dengan ketentuan UUPM.

Berdasarkan:
- Surat pernyataan No. 26/FICD/FS/IV/2021 tanggal 8 April 2021, Wali Amanat menyatakan selama menjadi
   Wali Amanat sebagaimana diatur dalam POJK No.19/2020:
   1) Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan PT Barito Pacific Tbk;
   2) Tidak mempunyai hubungan Kredit dan/atau pembiayaan dengan PT Barito Pacific Tbk selaku
        Perseroan dalam jumlah lebih dari 25% (dua puluh lima persen) dari jumlah obligasi yang diwaliamanati;
   3) Tidak menerima dan meminta pelunasan terlebih dahulu atas kewajiban Perseroan kepada Wali
        Amanat selaku kreditur dalam hal Perseroan mengalami kesulitan keuangan, sehingga tidak mampu
        memenuhi kewajibannya kepada pemegang Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific Tahap I Tahun
        2021;
   4) Tidak merangkap sebagai penanggung dan/atau pemberi agunan dalam penerbitan Obligasi
        Berkelanjutan II Barito Pacific Tahap I Tahun 2021.
- Surat pernyataan No. 25/FICD/FS/IV/2021 tanggal 8 April 2021 Wali Amanat menyatakan telah melakukan
   due diligence terhadap Perseroan atas rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific Tahap I
   Tahun 2021, sebagaimana diatur dalam POJK No.20/2020.

1.   Riwayat Singkat

Bank BTN pertama kali didirikan dengan nama Postpaarbank sebagaimana diumumkan dalam Staatsblad van
Nederlandsch-Indie No. 653 Tahun 1934 yang kemudian berganti nama menjadi Bank Tabungan Pos
berdasarkan Undang-undang Darurat No. 9 Tahun 1950 jo Undang-undang No. 36 Tahun 1953. Bank Tabungan
Pos kemudian menjadi Bank Tabungan Negara berdasarkan Undang-Undang No. 2 Tahun 1964 juncto Undang-
Undang No.20 Tahun 1968 tentang Bank Tabungan Negara.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.24 tanggal 29 April 1992 tentang Penyesuaian
Bentuk Hukum Bank Tabungan Negara Menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) Bank Tabungan Negara
disesuaikan bentuk hukumnya menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) sebagaimana dimaksud dalam
Undang-Undang No.9 Tahun 1969 dan Peraturan Pemerintah No.12 Tahun 1969 sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan Pemerintah No.24 Tahun 1972. Dengan disesuaikannya bentuk hukum Bank Tabungan
Negara menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) sebagaimana dimaksud di atas, berdasarkan Undang-Undang
No.7 Tahun 1992 tentang Perbankan, Bank Tabungan Negara beralih menjadi Perusahaan Perseroan (Persero)
Bank Tabungan Negara.

Bank BTN memperoleh ijin untuk beroperasi sebagai bank umum berdasarkan Surat Bank Indonesia No.
22/9/Dir/UPG tanggal 29 April 1989, dan ijin sebagai bank devisa berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank
Indonesia No. 27/55/KEP/DIR tanggal 23 September 1994.

Anggaran Dasar Bank BTN yang termuat dalam Akta Pendirian telah mengalami beberapa kali perubahan,
antara lain berdasarkan Akta No. 90 tanggal 21 Juni 2017 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di
Jakarta sebagaimana pemberitahuan perubahan anggaran dasarnya telah diterima oleh Menkumham No. AHU-
AH.01.03-0154452 tanggal 20 Juli 2017 dan telah mendapat persetujuan perubahan anggaran dasar melalui
Keputusan Menkumham No. AHU-0014846.AH.01.02.Tahun 2017 tanggal 20 Juli 2017, yang berisikan
mengenai penyusunan kembali seluruh ketentuan dalam anggaran dasar sehubungan program Kementerian
BUMN untuk melakukan standarisasi anggaran dasar BUMN terbuka yang kemudian dilakukan perubahan
terakhir berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum pemegang Saham tahunan PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk No.08 tanggal 08 April 2021, dibuat di hadapan Ashoya Ratam, Sarjana Hukum, Magister
Kenotariatan, Notaris di Jakarta dan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar telah diterima dan
di catat di dalam Sistem Administrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Nomor:AHU-AH.01.03-0288922 tanggal 04 Mei 2021. Adapun anggaran dasar Bank BTN terkait perubahan
susunan Dewan Komisaris dan Direksi berdasarkan Akta No. 23 tanggal 29 Maret 2021 yang dibuat di hadapan
Ashoya Ratam, SH., MKn., Notaris di Jakarta Selatan, sebagaimana pemberitahuan perubahan anggaran
dasarnya telah diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Direktorat
Jenderal Administrasi Hukum Umum No. AHU-AH.01.03-0204641 tanggal 30 Maret 2021.

2.     Permodalan

Berdasarkan Surat Keterangan Daftar Pemegang Saham BTN yang dikeluarkan oleh PT Datindo Entrycom
selaku Biro Administrasi Efek No. DE/III/2021-1280 tanggal 2 Maret 2021 perihal Laporan Bulanan adalah
sebagai berikut :



                                                     173
Page 198
                                                               Nilai Nominal Rp500 per lembar
                                                                           Saham
                 Uraian dan Keterangan                                           Jumlah Nilai                    Persentase
                                                             Jumlah Lembar
                                                                               Saham Nominal                   Kepemilikan(%)
                                                                Saham
                                                                                  (Rp Juta)
     Modal Dasar
         -   Saham Seri A Dwiwarna                                         1                            0                   0,00
         -   Saham Biasa Atas Nama Seri B                     20.478.431.999                   10.239.216                 100,00
     Jumlah Modal Dasar                                       20.478.432.000                   10.239.216                 100,00
     Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
         -   Saham Seri A Dwiwarna
     Pemerintah                                                                1                          0                  0,00
         -   Saham Seri B
         1. Pemerintah                                          6.353.999.999                   3.177.000                   60,00
         2. Masyarakat                                          4.236.000.000                   2.118.000                   40,00
     Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor
     Penuh                                                    10.590.000.000                    5.295.000                 100,00
     Sisa Saham dalam Portepel
         -       Saham Seri A Dwiwarna                                      -                          -
         -       Saham Seri B                                   9.888.432.000              4.944.216.000
     Total Saham dalam Portepel                                 9.888.432.000              4.944.216.000


3.    Pengurus dan Pengawasan

      Susunan Direksi dan Dewan Komisaris terakhir sebagaimana dimuat dalam Akta No: 23 tanggal 29 Maret
      2021 yang dibuat di hadapan Notaris Ashoya Ratam, Sarjana Hukum, Magister Kenotariatan, Notaris di
      Jakarta yang pemberitahuannya telah diterima dan dicatat di dalam database Sistem Administrasi Badan
      Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia-Direktorat Jenderal Administrasi
      Hukum Umum No. AHU-AH.01.03-0204641 tanggal 30 Maret 2021 adalah sebagai berikut:

      Dewan Komisaris:

     Komisaris Utama / Independen                    :     Chandra Hamzah
     Wakil Komisaris Utama / Independen              :     Iqbal Latanro *)
     Komisaris                                       :     Heru Budi Hartono
     Komisaris                                       :     Eko Djoeli Heripoerwanto
     Komisaris                                       :     Andin Hadiyanto
     Komisaris Independen                            :     Armand Bachtiar Arief
     Komisaris Independen                            :     Ahdi Jumhari Luddin

      Direksi:

     Direktur Utama                                               :   Haru Koesmahargyo *)
     Wakil Direktur Utama                                         :   Nixon Lambok Pahotan Napitupulu *)
     Direktur Consumer and Commercial Lending                     :   Hirwandi Gafar
     Direktur Finance, Planning and Treasury                      :   Nofry Rony Poetra *)
     Direktur Compliance and Legal                                ;   Eko Waluyo *)
     Direktur Wholesale Risk and Asset Management                 :   Elisabeth Novie Riswanti
     Direktur Distribution and Retail Funding                     :   Jasmin
     Direktur Operation, IT and Digital Banking                   :   Andi Nirwoto
     Direktur Risk Management and Transformation                  :   Setiyo Wibowo

      *) Berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkenaan dengan fit & proper test dan memenuhi
      peraturan perundangan-undangan yang berlaku.

4.    Kegiatan Usaha

      Bank BTN selaku Bank Umum menjalankan usaha di bidang perbankan dalam arti seluas-luasnya dengan
      visi “Terdepan dan terpercaya dalam memfasilitasi sektor perumahan dan jasa layanan keuangan keluarga”,
      dan misi antara lain berperan aktif dalam mendukung sektor perumahan, memberikan layanan unggul
      dalam pembiayaan sektor perumahan dan kebutuhan keuangan keluarga, meningkatkan keunggulan
      kompetitif melalui inovasi pengembangan produk, jasa, dan jaringan strategis berbasis digital.




                                                                174
Page 199
Pada tahun 1974 Bank BTN ditunjuk Pemerintah sebagai satu-satunya institusi yang menyalurkan Kredit
Pemilikan Rumah (KPR), sejalan dengan program Pemerintah yang menggalakkan program perumahan
untuk rakyat. Saat ini Bank BTN mengemban tugas dari Pemerintah sebagai Bank yang melaksanakan
Program Sejuta Rumah dalam rangka membantu seluruh masyarakat mendapatkan rumah.

Bank BTN mencatatkan saham perdana pada 17 Desember 2009 di Bursa Efek Indonesia, dan menjadi
bank pertama di Indonesia yang melakukan Sekuritisasi Aset KPR melalui pencatatan transaksi Kontrak
Investasi Kolektif-Efek Beragun Aset (KIK-EBA).

Bank BTN menjalankan one stop Solutions di sektor perumahan dengan tujuan memberikan hasil terbaik
kepada pemangku kepentingan dan senantiasa konsisten dalam menjalankan fokusnya sebagai pemimpin
pembiayaan perumahan. Sejalan dengan komitmen Bank BTN untuk memperkokoh dominasi bisnis di
sektor perumahan, didukung organisasi yang solid dan sumber daya manusia yang memiliki kapasitas dan
kompetensi tinggi, Bank BTN terus mengembangkan transformasi digital banking untuk mengembangkan
potensi pasar yang ada.

Di tahun 2020, di tengah pandemi COVID-19 Bank BTN mampu melalui tantangan dengan kerja sama yang
solid, disiplin kerja dan fokus terhadap pencapaian target dan strategi yang tepat. Dengan menjalani visi
utamanya menjadi Best Mortgage Bank in South East Asia, diperkuat dengan mengusung budaya AKHLAK
yang terdiri dari amanah, kompeten, harmoni, loyal, adaptif dan kolaboratif. Pandemi ini menjadi motivasi
untuk memacu kinerja dalam memperbaiki dan meningkatkan business processs serta mengembangkan
sejumlah strategi meningkatkan pelayanan perbankan kepada nasabah melalui berbagai inovasi digital yaitu
new BTN Mobile Banking, Portal BTN Properti, Portal Rumah Murah BTN, BTN Solusi dan Program Batara
Spekta. Selain itu Bank BTN juga mendukung Pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi, sebagai mitra
Pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial dan stimulus untuk menunjang perekonomian masyarakat.
Diantaranya yaitu pemberian subsidi bunga kredit umum KPR serta restrukturisasi kredit.

Pada tahun 2020, Bank BTN memperoleh sertifikat SNI ISO 37001:2016 di bidang kredit komersial dan
pengadaan untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan. Selain itu, Bank BTN juga berhasil memperoleh
penghargaan antara lain, Indonesia Best Bank Capital Bond dalam The Asset Country Awards 2020, Top
Brand Award 2020 dengan produk KPR Gaesss For Millenial, predikat Bankers of The Year 2020 bagi
Direktur Utama Bank PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., serta CNBC Indonesia Award: The Most
Inspiring Banks untuk kategori “The Best Bank In Mortgage Market” karena mencatatkan prestasi
mempertahankan kinerja 2020 positif di tengah tantangan pandemi COVID-19.

Bank BTN telah mengembangkan berbagai produk dan menambah layanan digital berbasis digital banking
seperti yang telah lama berjalan Cash Management BTN dan pembukaan Smart Branch Bank BTN yang
dilengkapi beragam layanan untuk memfasilitasi kebutuhan nasabah yang berbasis digital. Bank BTN
sebagai pemeran utama dalam program sejuta rumah konsisten melakukan pengembangan Digital Housing
Ecosystem, layanan Direct Digital Bank dan memperkuat kapabilitas organisasi serta memperkokoh pilar –
pilar enabler untuk pertumbuhan bisnis yang efisien. Melangkah ke depan Bank BTN menapaki fase
transformasi Global-Playership yang mampu membawa produk dan layanan Bank BTN beroperasi sesuai
standar layanan internasional dan kelas dunia. Tiga produk utama Bank BTN, yakni consumer banking,
commercial banking dan perbankan Syariah. Untuk nasabah dari setiap jenis layanan perbankan ini, Bank
BTN menyediakan pinjaman, pendanaan, dan layanan jasa yang ditargetkan dapat memenuhi kebutuhan
berbagai kelompok nasabah tersebut.

Layanan consumer banking Bank BTN ditujukan untuk seluruh lapisan masyarakat yaitu produk kredit
perumahan (KPR), apartemen (KPA), dan kredit lainnya. Consumer banking juga menyalurkan layanan
kredit dan perbankan jenis lainnya kepada nasabah, seperti kredit multiguna dengan rumah sebagai
jaminan dan kredit tanpa agunan. Bank BTN juga menawarkan produk pendanaan seperti giro, tabungan,
dan deposito berjangka.

Layanan commercial banking Bank BTN termasuk kredit konstruksi, kredit modal kerja, kredit investasi dan
kredit komersial lainnya, serta kredit usaha kecil dan menengah (UKM). Bank BTN juga menawarkan produk
pendanaan seperti giro dan deposito berjangka.

Bank BTN syariah menawarkan produk jasa, pembiayaan dan pendanaan komersial maupun konsumer
yang sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam.

Dalam menunjang kegiatan-kegiatan di pasar modal, Bank BTN selama 2 tahun terakhir berperan aktif
antara lain sebagai Wali Amanat dalam penerbitan:

 Obligasi Berkelanjutan III BFI Finance Indonesia Tahap IV Tahun 2018;
 Obligasi Berkelanjutan I Tunas Baru Lampung Tahap I Tahun 2018;
 Obligasi Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical Tahap II Tahun 2018;
 Obligasi Berkelanjutan IV BFI Tahap I Tahun 2018;


                                                175
Page 200
      Obligasi Berkelanjutan II PLN Tahap III Tahun 2018;
      Sukuk Ijarah Berkelanjutan II PLN Tahap III Tahun 2018;
      Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap I Tahun 2018;
      Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap I Tahun 2018;
      Obligasi I Pelabuhan Indonesia IV Tahun 2018;
      Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap II Tahun 2018;
      Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap II Tahun 2018;
      Obligasi Berkelanjutan II Chandra Asri Petrochemical Tahap I Tahun 2018;
      Obligasi Berkelanjutan IV BFI Tahap II Tahun 2019;
      Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap III Tahun 2019;
      Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap III Tahun 2019;
      Obligasi Berkelanjutan IV BFI Tahap II Tahun 2019;
      Obligasi Berkelanjutan II Chandra Asri Petrochemical Tahap II Tahun 2019;
      Obligasi Berkelanjutan I Semen Indonesia Tahap II Tahun 2019;
      Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap IV Tahun 2019;
      Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap IV Tahun 2019;
      Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap V Tahun 2019;
      Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap V Tahun 2019;
      Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun 2019;
      Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap VI Tahun 2020;
      Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap VI Tahun 2020;
      Obligasi Berkelanjutan I Tunas Baru Lampung Tahap II Tahun 2020;
      Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap II Tahun 2020;
      Obligasi Berkelanjutan II Chandra Asri Petrochemical Tahap III Tahun 2020;
      Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap VII Tahun 2020;
      Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap I Tahun 2020;
      Obligasi Berkelanjutan IV PLN Tahap I Tahun 2020;
      Sukuk Ijarah Berkelanjutan IV PLN Tahap I Tahun 2020;
      Obligasi Berkelanjutan IV BFI Tahap III Tahun 2020;
      Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap III Tahun 2020;
      Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap II Tahun 2020; dan
      Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II BJB Tahap II Tahun 2020.

5.   Kantor Cabang

     Sejalan dengan perkembangan kegiatan usahanya, jaringan operasional Bank BTN terus meluas, Bank BTN
     telah memiliki 1 Kantor Pusat, 6 Kantor Wilayah, 103 Kantor Cabang, 373 Kantor Cabang Pembantu, 3
     Kantor Layanan Setara KCP, 254 Kantor Kas, 2.948 Kantor Layanan Setara Kantor Kas, 2.990 SOPP
     (System On-line Payment Point/Kantor Pos Online), 24 Kantor Cabang Syariah, 59 Kantor Cabang
     Pembantu Syariah, 7 Kantor Kas Syariah, 43 Outlet Prioritas, 23 Mobil Kas Keliling, 2.126 ATM di seluruh
     Indonesia, serta menyediakan akses jaringan lebih dari 80.000 jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Alto,
     ATM MEPS dan ATM Prima.

6.   Tugas Pokok Wali Amanat

     Sesuai dengan POJK No. 19/2020 dan kemudian ditegaskan lagi di dalam akta Perjanjian Perwaliamanatan,
     tugas pokok Wali Amanat antara lain adalah :

     a. mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi, baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan
        Perjanjian Perwaliamanatan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik
        Indonesia;
     b. mengikatkan diri untuk melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawab sebagaimana dimaksud dalam
        huruf a sejak menandatangani Perjanjian Perwaliamanatan dengan Perseroandan mulai berlaku efektif
        pada saat Obligasi telah dialokasikan kepada Pemegang Obligasi;
     c. melaksanakan tugas sebagai Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan dokumen
        lainnya yang berkaitan dengan Perjanjian Perwaliamanatan;
     d. memberikan semua keterangan atau informasi sehubungan dengan pelaksanaan tugas-tugas
        perwaliamanatan kepada OJK.

7.   Penggantian Wali Amanat

     i.   Berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, Wali Amanat dapat mengajukan permohonan berhenti dari
          kedudukannya sebagai Wali Amanat secara tertulis kepada Perseroan dengan menyebutkan alasannya
          secara tertulis. Atas hal pengunduran diri tersebut Perseroan wajib menyelenggarakan RUPO untuk
          melaporkan kepada Pemegang Obligasi, menunjuk Wali Amanat pengganti dan wajib



                                                     176
Page 201
        menyelenggarakan RUPO untuk melaporkan kepada Pemegang Obligasi mengenai rencana
        pengunduran diri Wali Amanat dan mengajukan penunjukan wali amanat pengganti yang harus siap
        memangku jabatannya pada saat efektifnya pengunduran diri Wali Amanat yang bersangkutan.
        Penggantian Wali Amanat dilakukan karena sebab-sebab antara lain sebagai berikut:

     a. Wali Amanat tidak lagi memenuhi ketentuan untuk menjalankan fungsi sebagai Wali Amanat sesuai
        dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
     b. Ijin usaha bank umum yang melakukan kegiatan sebagai Wali Amanat dicabut;
     c. Pembatalan surat tanda terdaftar atau pembekuan kegiatan usaha Wali Amanat di Pasar Modal;
     d. Wali Amanat dibubarkan oleh suatu badan peradilan yang berwenang dan telah mempunyai kekuatan
        hukum tetap atau oleh suatu badan resmi lainnya atau dianggap telah bubar berdasarkan ketentuan
        perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia;
     e. Wali Amanat dinyatakan pailit oleh badan peradilan yang berwenang dan telah mempunyai kekuatan
        hukum tetap atau dibekukan operasinya dan/atau kegiatan usahanya oleh pihak yang berwenang;
     f. Wali Amanat tidak dapat melaksanakan kewajibannya, berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan
        dan/atau keputusan RUPO dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku di sektor jasa
        keuangan;
     g. Wali Amanat melanggar ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau peraturan perundang-
        undangan di sektor jasa keuangan;
     h. Atas permintaan para Pemegang Obligasi melalui RUPO sebagaimana diatur dalam Pasal 10 Perjanjian
        Perwaliamanatan;
     i. Timbulnya hubungan Afiliasi antara Wali Amanat dengan Perseroan setelah penunjukan Wali Amanat,
        kecuali hubungan Afiliasi yang terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal oleh pemerintah;
     j. Timbulnya hubungan kredit pembiayaan yang melampaui jumlah sebagaimana diatur dalam POJK No.
        19/2020; atau
     k. Atas permintaan Wali Amanat, dengan ketentuan sebagaimana tersebut dalam Pasal 3.7.(5) Perjanjian
        Perwaliamanatan.

     ii. Berakhirnya tugas, kewajiban, dan tanggung jawab Wali Amanat adalah pada saat:

     a. Obligasi telah dilunasi baik Pokok Obligasi, Bunga Obligasi termasuk Denda (jika ada), dan Wali
        Amanat telah menerima laporan pemenuhan kewajiban Perseroan dari Agen Pembayaran
     b. Obligasi telah dikonversi seluruhnya menjadi saham;
     c. tanggal tertentu yang telah disepakati dalam Perjanjian Perwaliamanatan setelah tanggal jatuh tempo
        Pokok Obligasi;
     d. setelah diangkatnya wali amanat baru.

8.   Laporan Keuangan

Tabel di bawah ini menyajikan ikhtisar data keuangan Bank BTN untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2020 dan 2019 diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja (member of
Ernst & Young Global) yang juga disajikan dalam Informasi Tambahan ini berdasarkan standar audit yang
ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) dengan pendapat wajar tanpa pengecualian.

Laporan Posisi Keuangan – Konsolidasi

                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)
                                                                               31 Desember
                        Keterangan
                                                                       2020                  2019*
ASET
Kas                                                                        1.429.426               1.369.167
Giro pada Bank Indonesia                                                  11.107.672              15.512.329
Giro pada bank lain - neto                                                 3.215.321                 747.869
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain - neto                       19.830.433              11.097.193
Efek-efek - neto                                                           3.203.966               8.084.671
Obligasi Pemerintah                                                       56.287.751              11.053.601
Tagihan swap suku bunga - neto                                                     -                       -
Tagihan akseptasi                                                            194.678                 487.052
Efek-efek yang dibeli dg janji dijual kembali                                954.955               1.875.221
Kredit yang diberikan - neto                                             222.900.180             226.786.631
Pembiayaan/piutang syariah - neto                                         24.153.040              22.922.362
Aset pajak tangguhan - neto                                                1.972.393                 629.105
Aset tetap - neto                                                          5.818.445               5.400.658
Bunga yang masih akan diterima                                             6.285.574               3.210.772
Aset lain-lain                                                             3.784.186               2.600.197
Total Aset                                                               361.208.406             311.776.828




                                                     177
Page 202
                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                   31 Desember
                          Keterangan
                                                                           2020                  2019*
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas segera                                                             4.765.276               1.999.183
Simpanan dari nasabah                                                       259.149.814             206.905.692
Simpanan dari bank Lain                                                          29.880               4.509.238
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali                                     -                 935.000
Surat-surat berharga yang diterbitkan - neto                                 15.810.466              19.783.552
Pinjaman yang diterima                                                       23.807.138              22.465.657
Bunga yang masih harus dibayar                                                  726.914                 630.002
Liabilitas Imbalan Kerja dan lain-lain                                        6.666.875               5.736.637
Pinjaman Subordinasi                                                         10.194.432               5.999.669
Total Liabilitas                                                            321.376.142             269.451.682
EKUITAS
Modal ditempatkan dan disetor penuh                                           5.295.000               5.295.000
Tambahan modal disetor                                                        2.054.454               2.054.454
Opsi Saham                                                                            -                       -
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas efek-efek
dan Obligasi Pemerintah setelah pajak tangguhan yang
tersedia untuk dijual - neto                                                  1.100.019                  11.460
Kerugian pengukuran kembali                                                   (531.674)               (194.707)
Arus Kas                                                                         (1.239)                      -
Surplus Revaluasi Aset Tetap                                                  3.307.991               3.307.991
Saldo laba telah ditentukan penggunaannya                                     7.004.198              12.995.995
Saldo laba belum ditentukan penggunaannya (defisit)                           1.759.096                 366.002
Total Ekuitas                                                                19.987.845              23.836.195
Total Liabilitas dan Ekuitas                                                361.208.406             311.776.828
*) Implementasi PSAK 71

Laporan Laba Rugi – Konsolidasi
                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)
                                                                     Tahun yang berakhir pada tanggal
                          Keterangan
                                                                                31 Desember
                                                                       2020                    2019*
Pendapatan bunga dan bagi hasil                                            25.105.780               25.719.874
Beban bunga dan bonus                                                    (16.191.937)             (16.758.073)
Pendapatan bunga dan bagi hasil – neto                                      8.913.843                8.961.801
Pendapatan operasional lainnya                                              2.514.607                2.109.852
Penyisihan kerugian penurunan nilai kerugian aset
keuangan dan non-aset keuangan                                             (2.258.479)               (3.486.665)
Pemulihan (beban) estimasi kerugian penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi                                                             -                         -
Beban operasional lainnya                                                  (6.835.902)               (7.063.215)
Laba operasional                                                             2.330.285                   521.773
Pendapatan (beban) bukan operasional – neto                                  (110.711)                 (110.711)
Laba sebelum manfaat pajak                                                   2.270.857                   411.062
Beban pajak                                                                  (668.499)                 (201.799)
Laba tahun berjalan                                                          1.602.358                   209.263
Pendapatan (beban) komprehensif lain                                           750.353                   348.069
Laba komprehensif selama tahun berjalan                                      2.352.711                   557.332
Laba bersih per saham dasar (nilai penuh)                                          151                        20
*) Implementasi PSAK 71

9.   Informasi
Alamat Wali Amanat:
                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
                              Financial Institution & Capital Market Division (FICD)
                                              Menara BTN Lantai 18
                                               Jl. Gajah Mada No. 1
                                         Jakarta Pusat 10130, Indonesia
                                          Tel.: (021) 633-6789 ext. 1847
                                              Website : www.btn.co.id
                                         e-mail : trustee.btn@gmail.com
                                Untuk Perhatian : Financial Services Department



                                                       178
Page 203
XIII.    TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI
Prosedur Pemesanan Pembelian Obligasi Khusus Antisipasi Penyebaran Virus Corona (Covid-19)

Sehubungan dengan anjuran Pemerintah, baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Propinsi DKI Jakarta,
untuk mengurangi interaksi sosial, menjaga jarak aman (physical distancing) dan menghindari keramaian guna
meminimalisir penyebaran penularan COVID-19, maka Perseroan dan Penjamin Emisi Obligasi membuat
langkah-langkah antisipasi sehubungan dengan proses atau mekanisme pemesanan dan pembelian Obligasi
Perseroan selama Masa Penawaran Umum.

1.   Pemesan Yang Berhak

     Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing dimanapun mereka bertempat
     tinggal, serta badan usaha atau lembaga Indonesia ataupun asing dimanapun mereka berkedudukan yang
     berhak membeli Obligasi sesuai dengan ketentuan-ketentuan yurisdiksi setempat.

2.   Pemesanan Pembelian Obligasi

     Pemesanan pembelian Obligasi harus diajukan dengan menggunakan FPPO dapat diperoleh pada
     Penjamin Emisi Obligasi, baik dalam bentuk hardcopy maupun softcopy melaui email, sebagaimana
     tercantum pada Bab XII Informasi Tambahan. Setelah FPPO dilengkapi dan ditandatangani oleh pemesan,
     scan FPPO tersebut beserta scan bukti identitas diri wajib disampaikan kembali melalui email dan FPPO asli
     dikirimkan melalui jasa kurir kepada Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum dalam Prospektus.
     Pemesanan yang telah dimasukkan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan. Penjamin Pelaksana Emisi
     Obligasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi secara keseluruhan atau
     sebagian dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan tersebut di atas.

3.   Jumlah Minimum Pemesanan

     Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan
     perdagangan yaitu Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) atau kelipatannya.

4.   Masa Penawaran Umum Obligasi

     Masa Penawaran Umum akan dimulai pada tanggal 2 Juli 2021 dan ditutup pada tanggal 5 Juli 2021 pukul
     16.00 WIB.

5.   Pendaftaran Obligasi Ke Dalam Penitipan Kolektif
     Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini didaftarkan pada
     PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di
     KSEI Nomor: SP-046/OBL/KSEI/0321 tanggal 9 April 2021 serta perubahan-perubahannya dan/atau
     penambahan-penambahannya dan/atau pembaharuan-pembaharuannya yang akan dibuat di kemudian hari
     yang ditandatangani antara Perseroan dengan KSEI. Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI
     maka atas Obligasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai berikut:
     a. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang
         disimpan KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan didistribusikan dalam bentuk
         elektronik yang diadministrasikan dalam Penitipan Kolektif KSEI. Obligasi hasil Penawaran Umum akan
         dikreditkan ke dalam Rekening Efek pada tanggal 8 Juli 2021.
     b. Konfirmasi Tertulis berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam Rekening Efek yang
         diterbitkan oleh KSEI, atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian pembukaan rekening efek
         dengan Pemegang Obligasi. Konfirmasi Tertulis merupakan bukti kepemilikan yang sah atas Obligasi
         yang tercatat dalam Rekening Efek yang diterbitkan oleh KSEI. Perusahaan Efek dan Bank Kustodian.
     c. Pengalihan kepemilikan Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI.
         Perusahaan Efek, atau Bank Kustodian yang selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang
         Rekening.
     d. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam rekening efek berhak atas pembayaran Bunga Obligasi,
         pelunasan Pokok Obligasi memberikan suara dalam RUPO, serta hak-hak lainnya yang melekat pada
         Obligasi.
     e. Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi kepada pemegang Obligasi dilaksanakan
         oleh Perseroan melalui KSEI sebagai Agen Pembayaran melalui Rekening Efek di KSEI untuk
         selanjutnya diteruskan kepada pemilik manfaat (beneficial owner) yang menjadi pemegang Rekening
         Efek di Perusahaan Efek atau Bank Kustodian, sesuai dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi
         maupun pelunasan pokok yang ditetapkan Perseroan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan Perjanjian
         Agen Pembayaran. Perseroan melaksanakan pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok
         Obligasi berdasarkan data kepemilikan Obligasi yang disampaikan oleh KSEI kepada Perseroan.



                                                      179
Page 204
     f.   Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh pemilik manfaat Obligasi atau kuasanya dengan
          membawa asli surat Konfirmasi Tertulis untuk RUPO yang diterbitkan oleh KSEI dan Obligasi yang
          bersangkutan dibekukan sampai dengan berakhirnya RUPO.
     g.   Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib menunjuk Perusahaan Efek atau Bank
          Kustodian yang telah menjadi pemegang rekening di KSEI untuk menerima dan menyimpan Obligasi
          yang didistribusikan oleh Perseroan.

6.   Tempat Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi

     Sebelum Masa Penawaran Umum ditutup, pemesan Obligasi harus melakukan pemesanan pembelian
     Obligasi selama jam kerja dengan mengajukan FPPO kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang
     ditunjuk, pada tempat dimana FPPO diperoleh, baik dalam bentuk hardcopy maupun dalam bentuk softcopy
     yang disampaikan melalui email.

7.   Bukti Tanda Terima Pemesanan Obligasi

     Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Agen Penjualan yang menerima pengajuan pemesanan
     pembelian Obligasi akan menyerahkan kembali satu tembusan dari FPPO yang telah ditandatanganinya,
     baik secara hardcopy maupun softcopy melalui email, sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian
     Obligasi. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi tersebut bukan merupakan jaminan dipenuhinya
     pesanan.

8.   Penjatahan Obligasi

     Penjatahan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7. Tanggal Penjatahan adalah tanggal 6 Juli
     2021.

     Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Efek dan terbukti bahwa Pihak tertentu mengajukan pemesanan
     Efek melalui lebih dari satu formulir pemesanan untuk setiap Penawaran Umum, baik secara langsung
     maupun tidak langsung, maka untuk tujuan penjatahan, maka untuk tujuan penjatahan Manajer Penjatahan
     hanya dapat mengikutsertakan 1 (satu) formulir pemesanan Efek yang pertama kali diajukan oleh pemesan
     yang bersangkutan sesuai Peraturan IX.A.7.

     Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi wajib menyerahkan laporan hasil Penawaran Umum kepada Otoritas
     Jasa Keuangan paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah Tanggal Penjatahan. Manajer Penjatahan dalam
     Penawaran Umum ini adalah PT BCA Sekuritas, akan menyampaikan laporan hasil pemeriksaan akuntan
     kepada Otoritas Jasa Keuangan mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman
     kepada Peraturan No. VIII.G.12 tentang Pedoman Pemeriksaan oleh Akuntan atas Pemesanan dan
     Penjatahan Efek atau Pembagian Saham Bonus dan Peraturan No. IX.A.7 paling lambat 30 (tiga puluh) hari
     setelah berakhirnya masa Penawaran Umum

9.   Pembayaran Pemesanan Pembelian Obligasi

     Setelah menerima pemberitahuan hasil penjatahan Obligasi, pemesan harus segera melaksanakan
     pembayaran yang dapat dilakukan secara tunai atau transfer yang ditujukan kepada Penjamin Emisi yang
     bersangkutan atau kepada Penjamin Pelaksana Emisi pada rekening di bawah ini:

                       PT BNI Sekuritas                                   PT BCA Sekuritas
             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                        Bank Central Asia
                    Cabang: Mega Kuningan                                  Cabang Thamrin
                  No Rekening: 899-999-8875                           No. Rekening: 206-353-2223
                  Atas Nama: PT BNI Sekuritas                        Atas Nama: PT BCA Sekuritas

     Jika pembayaran dilakukan dengan cek atau bilyet giro, maka cek dan bilyet giro yang bersangkutan harus
     dapat diuangkan atau ditunaikan dengan segera selambat-lambatnya tanggal 7 Juli 2021 pada pukul 11.00
     WIB (in good funds) pada rekening tersebut di atas.

     Semua biaya yang berkaitan dengan proses pembayaran merupakan beban pemesan. Pemesanan akan
     dibatalkan jika persyaratan tidak dipenuhi.

10. Distribusi Obligasi Secara Elektronik
     Pada Tanggal Emisi yaitu tanggal 8 Juli 2021, Perseroan wajib menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi untuk
     diserahkan kepada KSEI dan memberikan instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi pada
     Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di KSEI. Dengan telah dilaksanakannya instruksi
     tersebut maka pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi
     Obligasi dan KSEI.



                                                      180
Page 205
   Apabila Perseroan tidak dapat atau terlambat menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi dan/atau memberi
   instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi
   Obligasidi KSEI maka Perseroan wajib membayar denda kepada Penjamin Emisi Obligasi sebesar 1% (satu
   persen) per bulan untuk setiap hari keterlambatan dari jumlah Obligasi yang tidak dapat didistribusikan
   kepada Pemegang Obligasi yang berhak.

   Segera setelah Obligasi dikreditkan pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, Penjamin
   Pelaksana Emisi Obligasi memberikan instruksi kepada KSEI untuk mendistribusikan Obligasi kedalam
   Rekening Efek dari Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan penyetoran yang telah dilakukan oleh Penjamin
   Emisi Obligasi menurut Bagian Penjaminan. Dengan telah dilaksanakannya pendistribusian Obligasi kepada
   Penjamin Emisi Obligasi maka tanggung jawab pendistribusian Obligasi selanjutnya kepada Pemegang
   Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan.

11. Penundaan Atau Pembatalan Penawaran Umum

   a.   Dalam jangka waktu sejak dimulainya masa Penawaran Umum sampai dengan berakhirnya masa
        Penawaran Umum, Perseroan dapat menunda masa Penawaran Umum untuk masa paling lama 3
        (tiga) bulan sejak dimulainya masa Penawaran Umum atau membatalkan Penawaran Umum, dengan
        mengikuti ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Bapepam dan LK No.IX.A.2 tentang Tata
        Cara Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum, dengan ketentuan:

        1.   Terjadi suatu keadaan di luar kemampuan dan kekuasaan Perseroan yaitu:
             i) Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek turun melebihi 10% (sepuluh perseratus)
                  selama 3 (tiga) Hari Bursa berturut-turut;
             ii) Bencana alam, perang, huru-hara, kebakaran, pemogokan yang berpengaruh secara signifikan
                  terhadap kelangsungan usaha Perseroan; dan/atau
             iii) Peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan
                  yang ditetapkan oleh OJK berdasarkan Formulir sebagaimana ditentukan dalam Peraturan
                  No.IX.A.2; dan

        2.   Perseroan wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
             i) mengumumkan penundaan Masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum
                  dalam paling kurang satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran
                  nasional paling lambat satu Hari Kerja setelah penundaan atau pembatalan tersebut.
                  Disamping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat juga
                  mengumumkan informasi tersebut dalam media massa lainnya;
             ii) menyampaikan informasi penundaan Masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran
                  Umum tersebut kepada OJK pada hari yang sama dengan pengumuman sebagaimana
                  dimaksud dalam poin a);
             iii) menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam poin a) kepada OJK paling
                  lambat satu Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud; dan
             iv) Perseroan yang menunda Masa Penawaran Umum atau membatalkan Penawaran Umum
                  yang sedang dilakukan, dalam hal pesanan Efek telah dibayar maka Perseroan wajib
                  mengembalikan uang pemesanan Efek kepada pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja
                  sejak keputusan penundaan atau pembatalan tersebut.

  b.    Perseroan yang melakukan penundaan dan akan memulai kembali masa Penawaran Umum berlaku
        ketentuan sebagai berikut:

        1)   dalam hal penundaan masa Penawaran Umum disebabkan oleh kondisi sebagaimana dimaksud
             dalam huruf a butir 1 poin i), maka Perseroan wajib memulai kembali masa Penawaran Umum
             paling lambat 8 (delapan) hari kerja setelah indeks harga saham gabungan di Bursa Efek
             mengalami peningkatan paling sedikit 50% (lima puluh perseratus) dari total penurunan indeks
             harga saham gabungan yang menjadi dasar penundaan;
        2)   dalam hal indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami penurunan kembali
             sebagaimana dimaksud dalam huruf a butir 1 poin i), maka Perseroan dapat melakukan kembali
             penundaan masa Penawaran Umum;
        3)   wajib menyampaikan kepada OJK informasi mengenai jadwal Penawaran Umum dan informasi
             tambahan lainnya, termasuk informasi peristiwa material yang terjadi setelah penundaan masa
             Penawaran Umum (jika ada) dan mengumumkannya dalam paling kurang satu surat kabar harian
             berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran nasional paling lambat satu hari kerja sebelum
             dimulainya lagi masa Penawaran Umum. Disamping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar,
             Perseroan dapat juga mengumumkan dalam media massa lainnya; dan
        4)   wajib menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir 3) kepada OJK paling
             lambat satu hari kerja setelah pengumuman dimaksud.




                                                   181
Page 206
12. Pengembalian Uang Pemesanan Obligasi

    Dalam hal suatu pemesanan Efek ditolak sebagian atau seluruhnya dan jika pesanan Obligasi sudah
    dibayar maka uang pemesanan harus dikembalikan oleh Manajer Penjatahan Efek kepada para pemesan,
    paling lambat 2 (dua) hari kerja sesudah tanggal penjatahan.

    Apabila pencatatan Obligasi tidak dilaksanakan dalam waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Distribusi
    dengan alasan tidak dipenuhinya persyaratan pencatatan pada Bursa Efek dan pengembalian uang
    pemesanan yang telah diterima oleh Perseroan, maka tanggung jawab pengembalian tersebut menjadi
    tanggungan Perseroan yang pengembalian pembayarannya melalui KSEI paling lambat 2 (dua) Hari Kerja
    setelah tanggal tidak dipenuhinya persyaratan pencatatan pada Bursa Efek.

    Jika terjadi keterlambatan, maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Perseroan yang menyebabkan
    terjadinya keterlambatan tersebut wajib membayar kepada para pemesan untuk tiap hari keterlambatan
    denda sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dari masing-masing seri Obligasi
    yang dihitung secara harian (berdasarkan jumlah Hari Kalender yang telah lewat sampai dengan
    pelaksanaan pembayaran seluruh jumlah yang seharusnya dibayar ditambah denda), dengan ketentuan 1
    (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari
    Kalender.

    Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan, akan tetapi pemesan tidak datang untuk
    mengambilnya dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal penjatahan, maka Perseroan dan/atau
    Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi tidak diwajibkan membayar bunga dan/atau denda kepada para
    pemesan Obligasi.

    Perseroan tidak bertanggung jawab dan dengan ini dibebaskan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan
    Penjamin Emisi Obligasi dari segala tuntutan yang disebabkan karena tidak dilaksanakannya kewajiban
    yang menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi. Penjamin
    Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi tidak bertanggung jawab dan karenanya harus
    dibebaskan oleh Perseroan dari segala tuntutan yang disebabkan karena tidak dilaksanakannya kewajiban
    yang menjadi tanggung jawab Perseroan.

    Pengembalian uang kepada pemesan dapat dilakukan dalam bentuk pemindahbukuan ke rekening atas
    nama pemesan atau melalui instrumen pembayaran lainnya dalam bentuk cek atau bilyet giro yang dapat
    diambil langsung oleh pemesan yang bersangkutan pada Penjamin Emisi Obligasi yang relevan, dengan
    menunjukkan atau menyerahkan bukti tanda terima pemesanan dan bukti tanda jati diri.

13. Lain-Lain

    Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi
    secara keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.




                                                     182
Page 207
XIV.    PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS                          DAN      FORMULIR          PEMESANAN
        PEMBELIAN OBLIGASI

Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dapat diperoleh pada kantor para Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi melalui email Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi berikut ini

                               PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI

                 PT BNI Sekuritas                                    PT BCA Sekuritas
       Sudirman Plaza Indofood Tower Lt. 16                  Menara BCA Grand Indonesia Lt. 41
           Jl. Jend.Sudirman Kav. 76-78                            Jl. M.H. Thamrin No. 1
                   Jakarta 12910                                        Jakarta 10310
             Telepon: (021) 2554 3946                            Telepon: (021) 2358 7222
             Faksimili: (021) 5793 6942                          Faksimili: (021) 2358 7290
          Email: ibdiv@bnisekuritas.co.id                       Email: cf@bcasekuritas.co.id




                                                  183
Page 208
Halaman ini sengaja dikosongkan




             184
Page 209
XV.   PENDAPAT DARI SEGI HUKUM




                                 185
Page 210
Halaman ini sengaja dikosongkan




             186
Page 211
No. 4158/03/17/06/21                                                             Jakarta, 28 Juni 2021


PT BARITO PACIFIC TBK. (“PERSEROAN”)
Wisma Barito Pacific Tower B
Jalan Jenderal S. Parman Kav. 62-63
Jakarta, Indonesia

U.p.: Direksi

                       PERIHAL: PENDAPAT DARI SEGI HUKUM ATAS PERSEROAN


Dengan hormat,

Dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (”OJK”), kami, Assegaf
Hamzah & Partners, suatu firma hukum di Jakarta, dalam hal ini diwakili oleh Putu Suryastuti, S.H.,
M.H., selaku Rekan dalam firma hukum tersebut, yang terdaftar sebagai (i) Konsultan Hukum Profesi
Penunjang Pasar Modal pada OJK yang telah memiliki Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar
Modal dan (ii) anggota Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal No. 201423 yang berlaku sampai
dengan tanggal 31 Juli 2022, telah ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan Surat Penunjukan No.
3393/02/17/03/21 tanggal 26 Maret 2021 untuk mempersiapkan uji tuntas atas Perseroan dan
memberikan Pendapat Dari Segi Hukum sehubungan dengan rencana Perseroan untuk menerbitkan
dan menawarkan obligasi atau surat utang kepada masyarakat melalui Penawaran Umum
Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific Tahap I Tahun 2021 (“Obligasi Berkelanjutan”)
dengan jumlah pokok sebesar Rp 750.000.000.000 (tujuh ratus lima puluh miliar Rupiah) yang akan
dijamin dengan kesanggupan penuh (full commitment), yang terdiri dari 2 (dua) seri, dengan rincian (i)
obligasi seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp561.100.000.000 (lima ratus enam puluh satu miliar
seratus juta Rupiah), dengan tingkat suku bunga tetap sebesar 8,80% (delapan koma delapan nol
persen) per tahun, dengan jangka waktu 3 tahun sejak tanggal emisi dan (ii) obligasi seri B dengan
jumlah pokok sebesar Rp188.900.000.000 (seratus delapan puluh delapan mililar sembilan ratus juta
Rupiah), dengan tingkat suku bunga 9,50% (sembilan koma lima nol persen) per tahun, dengan jangka
waktu 5 tahun sejak tanggal emisi (“PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021”) yang
merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific
dengan jumlah pokok yang dihimpun sebesar 1.500.000.000.000 (satu triliun lima ratus miliar Rupiah)
(“PUB Obligasi Berkelanjutan II”).


Seluruh dana bersih yang diperoleh Perseroan dari hasil PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun
2021 ini, setelah dikurangi dengan komisi-komisi, biaya-biaya dan pengeluaran-pengeluaran yang
dibayarkan sehubungan dengan PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021, akan
dipergunakan seluruhnya untuk pembayaran sebagian utang berdasarkan perjanjian fasilitas berjangka
dalam mata uang tunggal dengan jumlah pokok sebesar USD 200.000.000/ Facility agreement for
USD200,000,000 single currency term facility tanggal 19 Desember 2019 yang dibuat antara Perseroan
sebagai debitur dan Bangkok Bank Public Company Limited sebagai kreditur, dengan keterangan
sebagai berikut:

Para Pihak                        :   1.   Perseroan sebagai Debitur;
                                      2.   Bangkok Bank Public Company Limited (“Bangkok Bank”)
                                           sebagai Kreditur.

Sifat Hubungan Afiliasi dengan    :   Tidak ada hubungan afiliasi antara Bangkok Bank dengan
Kreditur                              Perseroan

Tingkat Suku Bunga                    LIBOR + 4% per tahun

Jatuh Tempo                       :   48 (empat puluh delapan) bulan dari (dan sejak) tanggal
                                      penggunaan yaitu tanggal 20 Desember 2019.




                                                 187
Page 212
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 2




Jumlah Pokok Terutang                 :   USD 150.000.000

Jumlah yang Akan Dilunasi             :   maksimum sebesar USD 50.000.000
menggunakan Dana Hasil
Obligasi

Saldo    Utang             Setelah    :   Minimum sebesar USD100.000.000
Pembayaran

Riwayat Utang                         :   Perjanjian pinjaman di atas berdasarkan Facility agreement for
                                          USD200,000,000      single   currency term       facility yang
                                          ditandatangani tanggal 19 Desember 2019 antara Perseroan
                                          dengan Bangkok Bank.

Penggunaan Dana Fasilitas             :   Melakukan pelunasan berdasarkan Facility Agreement related to
                                          US$175,000,000 Initial Facility and Up to US$25,000,000
                                          Greenshoe Facility tanggal 15 November 2018 antara Perseroan
                                          dengan Barclays Bank PLC, DBS Bank Ltd., PT Bank DBS
                                          Indonesia sebagaimana diubah dengan Amendment Agreement
                                          in respect of facility agreement 15 November 2018 related to
                                          US$$175,000,000 Initial Facility and up to US$25,000,000
                                          Greenshoe Facility tanggal 26 Juli 2019 (“Fasilitas DBS”).
                                          Adapun tujuan penggunaan dana dari Fasilitas DBS adalah untuk
                                          pelunasan sebagian fasilitas berdasarkan USD 250.000.000
                                          Facility Agreement tanggal 24 Maret 2017 yang dibuat antara
                                          Perseroan dan Bangkok Bank Public Company Limited dimana
                                          fasilitas dari Bangkok Bank Public Company Limited
                                          dimaksudkan untuk membayar seluruh jumlah terhutang
                                          berdasarkan Perjanjian Kredit tanggal 20 Desember 2016 yang
                                          sebelumnya ditandatangani antara Perseroan dengan Bangkok
                                          Bank dan digunakan untuk membiayai deposit kedua
                                          pengambilalihan saham dalam Star Energy Group Holdings Pte.
                                          Ltd oleh Perseroan.

Prosedur      dan     Persyaratan     :   Pemberitahuan sekurang-kurangnya 7 (tujuh) hari kerja kepada
Utang                                     Bangkok Bank sehubungan dengan pembayaran dipercepat.

*asumsi kurs 1 USD adalah Rp 14.533

Apabila dana hasil PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 belum dipergunakan seluruhnya,
maka penempatan sementara dana hasil PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 tersebut
harus dilakukan Perseroan dengan memperhatikan keamanan dan likuiditas serta dapat memberikan
keuntungan finansial yang wajar bagi Perseroan seperti tabungan atau deposito berjangka atas nama
Perseroan.

Pendapat Dari Segi Hukum ini disiapkan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-
undangan yang berlaku di bidang pasar modal dan Standar Uji Tuntas dan Standar Pendapat Hukum
yang dikeluarkan oleh Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (”HKHPM”) berdasarkan Keputusan
HKHPM No. Kep.02/HKHPM/VIII/2018 tanggal 8 Agustus 2018 tentang Standar Profesi Himpunan
Konsultan Hukum Pasar Modal, Surat Edaran HKHPM No. Ref. 191/DS-HKHPM/1218 tanggal 11
Desember 2018 perihal Interpretasi Standar Profesi HKHPM 2018, Surat Edaran HKHPM No. Ref.
01/DS-HKHPM/0119 tanggal 7 Januari 2019 perihal Interpretasi Standar Profesi HKHPM 2018, Surat
Edaran HKHPM No. Ref. 02/DS-HKHPM/0719 tanggal 11 Juli 2019 perihal Penawaran Umum Obligasi
Daerah.



                                                     188
Page 213
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 3


Rencana penggunaan dana PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 sebagaimana
disebutkan di atas bukan merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK
No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 Tentang Transaksi Afiliasi Dan Transaksi Benturan
Kepentingan (“POJK No. 42/2020”) karena Bangkok Bank Public Company Limited sebagai kreditur
bukan merupakan pihak terafiliasi dari Perseroan dan jumlah pokok PUB Obligasi Berkelanjutan II
Tahap I Tahun 2021 sebagaimana disebutkan di atas tidak mencapai 20% (dua puluh persen) dari total
ekuitas Perseroan sebagaimana tercantum dalam Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Tahun yang
Berakhir 31 Desember 2020 sehingga penggunaan dana hasil PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I
Tahun 2021 ini bukan merupakan transaksi material sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No.
17/POJK.04/2020 tanggal 21 April 2020 Tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha
(“POJK No. 17/2020”).

Pada bulan November 2020, Perseroan telah melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap III Tahun 2020 (“PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun
2020”) dengan jumlah sebesar Rp386.520.000.000 (tiga ratus delapan puluh enam miliar lima ratus
dua puluh juta Rupiah).

Pendapat Dari Segi Hukum ini disiapkan berdasarkan uji tuntas yang kami lakukan atas Perseroan dan
Anak Perusahaan yang dibuat berdasarkan keadaan Perseroan dan Anak Perusahaan terhitung sejak
tanggal PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2020 hingga tanggal Pendapat Dari Segi Hukum
ini dikeluarkan. Pendapat Dari Segi Hukum ini dibuat berdasarkan data dan informasi yang kami
peroleh dari Perseroan sampai dengan tanggal 28 Juni 2021.

Emisi PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 ini dijamin oleh PT BNI Sekuritas dan PT BCA
Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi yang mana
dituangkan dalam suatu Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi sebagaimana tercantum dalam Akta
Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific Tahap I Tahun 2021 No.
8 tanggal 9 April 2021 sebagaimana diubah terakhir kali dengan Addendum II dan Pernyataan Kembali
Akta Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific Tahap I Tahun 2021
No. 4 tanggal 21 Juni 2021, yang seluruhnya dibuat di hadapan Dedy Syamri, S.H, Notaris di Jakarta
Selatan. Masing-masing Penjamin Emisi Obligasi berjanji dan mengikatkan diri dengan kesanggupan
penuh (full commitment) akan menawarkan dan menjual obligasi kepada masyarakat pada pasar
perdana dan wajib membeli sisa obligasi yang tidak habis terjual sesuai dengan bagian penjaminan
dari masing-masing Penjamin Emisi Obligasi pada tanggal penutupan masa penawaran umum,
berdasarkan ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, dengan rincian sebagai
berikut:

1.    PT BCA Sekuritas berkewajiban menawarakan dan menjual habis obligasi dalam jumlah pokok
      sebesar Rp484.895.000.000 yang terdiri dari Rp318.895.000.000 obligasi Seri A dan
      Rp166.000.000.000 obligasi Seri B; dan

2.    PT BNI Sekuritas berkewajiban menawarkan dan menjual habis obligasi dalam jumlah pokok
      sebesar Rp265.105.000.000 yang terdiri dari Rp242.205.000.000 obligasi Seri A dan
      Rp22.900.000.000 obligasi Seri B.

Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan perusahaan
pemeringkat efek obligasi.

Sehubungan dengan PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021, Perseroan telah menunjuk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk selaku Wali Amanat yang ketentuan penunjukannya serta
ketentuan-ketentuan tentang Obligasi lainnya yang dimuat secara lebih rinci dalam suatu Perjanjian
Perwaliamanatan sebagaimana tercantum dalam Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi
Berkelanjutan II Barito Pacific Tahap I Tahun 2021 No. 7 tanggal 9 April 2021 sebagaimana diubah
dengan Addendum I dan Pernyataan Kembali Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan




                                                189
Page 214
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 4


II Barito Pacific Tahap I Tahun 2021 No. 2 tanggal 21 Juni 2021, yang seluruhnya dibuat di hadapan
Dedy Syamri, S.H, Notaris di Jakarta Selatan.

Selain perjanjian-perjanjian di atas, Perseroan juga telah menandatangani:

1.      Akta Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific
        Tahun 2021 No. 6 tanggal 9 April 2021 sebagaimana diubah dengan Addendum I dan
        Pernyataan Kembali Akta Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
        II Barito Pacific Tahun 2021 No. 5 tanggal 21 Juni 2021, yang keduanya dibuat di hadapan
        Dedy Syamri, S.H, Notaris di Jakarta;

2.      Akta Perjanjian Agen Pembayaran No. 9 tanggal 9 April 2021, yang dibuat di hadapan Dedy
        Syamri, S.H, Notaris di Jakarta Selatan;

3.      Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”)
        dengan Nomor: SP-046/OBL/KSEI/0321 pada tanggal 9 April 2021 dengan KSEI;

4.      Akta Pengakuan Utang Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific Tahap I Tahun 2021 No. 3
        tanggal 21 Juni 2021, yang dibuat di hadapan Dedy Syamri, S.H, Notaris di Jakarta Selatan.

Perseroan telah memperoleh persetujuan prinsip pencatatan efek bersifat utang dari PT Bursa Efek
Indonesia (”BEI”) sehubungan dengan rencana Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Berkelanjutan II berdasarkan suat BEI No. S-03182/BEI.PP1/04-2021 tanggal 30 April 2021.

PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 akan dicatatkan pada PT Bursa Efek Indonesia dan
akan diterbitkan tanpa warkat, kecuali sertifikat jumbo dari masing-masing seri akan diterbitkan atas
nama KSEI, untuk diadministrasikan dalam penitipan kolektif di KSEI.

Berdasarkan surat keterangan yang dikeluarkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
melalui Surat No. RC-368/PEF-DIR/IV/2021 tanggal 8 April 2021 perihal Sertifikat Pemeringkatan atas
Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific Periode 8 April 2021 sampai dengan 1 April 2022, PUB Obligasi
Berkelanjutan II memiliki peringkat idA. Peringkat atas PUB Obligasi Berkelanjutan II telah memenuhi
ketentuan Pasal 5 Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Penawaran
Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk (“POJK No. 36/2014”).

Dalam rangka PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021, Direksi Perseroan telah menyetujui
rencana PUB Obligasi Berkelanjutan II sebagaimana ternyata dalam Keputusan Edaran Sebagai
Pengganti Dari Rapat Direksi No. 004a/BP/BOD/III/2021 tanggal 26 Maret 2021 dan Direksi Perseroan
telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris Perseroan atas PUB Obligasi Berkelanjutan II
sebagaimana ternyata dalam Keputusan Edaran Sebagai Pengganti Dari Rapat Dewan Komisaris No.
008a/BP/BOC/III/2021 tanggal 31 Maret 2021.

Dalam Pendapat Dari Segi Hukum ini, referensi terhadap ”Anak Perusahaan” berarti perusahaan di
mana Perseroan memiliki penyertaan, baik langsung maupun tidak langsung, sejumlah lebih dari 50%
saham perusahaan tersebut dan laporan keuangan perusahaan tersebut dikonsolidasikan ke dalam
laporan keuangan Perseroan serta anak perusahaan tersebut aktif beroperasi.

Pendapat Dari Segi Hukum ini menggantikan secara keseluruhan Pendapat Dari Segi Hukum yang
telah disampaikan ke OJK sebelumnya dalam surat kami No. 3899/03/17/05/21 tanggal 24 Mei 2021
dan 4099/03/17/06/21 tanggal 22 Juni 2021.

PENDAPAT DARI SEGI HUKUM

Setelah memeriksa dan meneliti dokumen-dokumen sebagaimana dirinci lebih lanjut dalam Laporan
Uji Tuntas serta berdasarkan asumsi-asumsi dan pembatasan yang diuraikan di akhir Pendapat Dari



                                                 190
Page 215
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 5


Segi Hukum ini dan berdasarkan pengungkapan dalam Laporan Uji Tuntas, dengan ini kami
memberikan Pendapat Dari Segi Hukum sebagai berikut:

I.      PERSEROAN

1.      Perseroan berkedudukan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, didirikan berdasarkan Akta
        Pendirian No. 8 tanggal 4 April 1979, yang dibuat di hadapan Kartini Muljadi, S.H., Notaris di
        Jakarta, yang telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia
        (sebagaimana diubah dari waktu ke waktu menjadi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
        Republik Indonesia, selanjutnya disebut sebagai “Menkumham”) berdasarkan Surat
        Keputusan Menteri Kehakiman No. Y.A.5/195/8 tanggal 23 Juli 1979 dan telah didaftarkan pada
        buku register pada Pengadilan Negeri Jakarta tanggal 3 Agustus 1979 di bawah No. 364, serta
        telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 84 tanggal 19 Oktober 1979,
        Tambahan No. 624 (“Akta Pendirian”). Dengan telah diperolehnya pengesahan dari
        Menkumham, maka status Perseroan sebagai badan hukum telah sah.

        Anggaran Dasar yang dimuat dalam Akta Pendirian tersebut telah mengalami beberapa kali
        perubahan dan perubahan terakhir kali dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.
        06 tanggal 6 Agustus 2020 yang dibuat di hadapan Kumala Tjahjani Widodo, S.H., M.H., M.Kn.,
        Notaris di Jakarta Barat, yang telah: (i) mendapatkan persetujuan dari Menkumham
        berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0060830.AH.01.02.Tahun 2020 tanggal 4 September
        2020, (ii) diberitahukan ke Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan
        Pemberitahuan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0382441 tanggal 4 September 2020, dan
        (iii) telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkumham dibawah No. AHU-
        0146637.AH.01.11.Tahun2020 tanggal 4 September 2020 (“Akta No. 06/2020”).

        Akta No. 06/2020 telah dibuat sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan telah
        memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk namun tidak
        terbatas pada Peraturan No. IX.J.1, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. KEP-
        179/BL/2008 tanggal 14 Mei 2008 tentang Pokok-Pokok Anggaran Dasar Perseroan yang
        Melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik, POJK No.
        15/2020 dan Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris
        Emiten atau Perusahaan Publik (“POJK No. 33/2014”).

2.      Kegiatan usaha utama Perseroan telah disesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha
        Indonesia yang berlaku (”KBLI”).

        Perseroan telah menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan maksud dan tujuan dalam
        Anggaran Dasar Perseroan.

3.      Riwayat permodalan dan perubahan pemegang saham dalam jangka waktu 2 tahun terakhir
        sebelum disampaikannya pernyataan pendaftaran sehubungan dengan rencana PUB Obligasi
        Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 telah dilakukan secara sah, benar, dan
        berkesinambungan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan ketentuan
        peraturan perundang-undangan yang berlaku.

4.      Pengangkatan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan adalah sah dan telah dilakukan sesuai
        dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundangan-undangan yang
        berlaku dan karenanya sah bertindak dalam kewenangannya sebagaimana diatur dalam
        Anggaran Dasar Perseroan.

        Penunjukkan dan pengangkatan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan telah memenuhi
        ketentuan POJK No. 33/2014.




                                                 191
Page 216
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 6


5.      Perseroan telah mengangkat Diana Arsiyanti sebagai Sekretaris Perusahaan sebagaimana
        tercantum dalam Surat Keputusan Edaran Direksi No.019/BP/BOD/V/2019 tanggal 17 Juni
        2019 tentang Pengangkatan Sekretaris Perusahaan. Penunjukkan Sekretaris Perusahaan
        Perseroan telah dilakukan sesuai dengan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tanggal 8
        Desember 2014 tentang Sekretaris Perusahaan.

6.      Perseroan telah menetapkan anggota Komite Audit berdasarkan Surat Keputusan Sebagai
        Pengganti dari Rapat Dewan Komisaris No. 033/BP/BOC/VII/2019 tanggal 10 Juli 2019,
        dengan susunan sebagai berikut:

        a.     Henky Susanto sebagai Ketua Komite Audit;
        b.     Jennywati Soewito sebagai anggota Komite Audit; dan
        c.     Toni Setioko sebagai anggota Komite Audit.

        Perseroan telah membentuk Piagam Komite Audit yang mengatur tugas, tanggung jawab dan
        wewenang Komite Audit pada tanggal 30 Oktober 2014.

        Pembentukan Komite Audit telah dilakukan sesuai dengan Peraturan OJK No.
        55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Pembentukan dan Pedoman
        Pelaksanaan Kerja Komite Audit (“POJK No. 55/2015”).

7.      Perseroan telah memiliki Piagam Unit Audit Internal Surat berdasarkan Keputusan Direksi No.
        052/BP/BOD/X/2019 tanggal 3 Oktober 2019. Perseroan telah mengangkat Allan Uy Alcazar
        sebagai Kepala Satuan Pengawasan Intern Perseroan berdasarkan Surat Keputusan Direksi
        Perseroan No. 014/BP/BOD/IV/2021 tanggal 14 April 2021.

        Unit Audit Internal dan Piagam Audit Internal Perseroan telah sesuai dengan ketentuan
        Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Pembentukan dan
        Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.

8.      Dalam rangka memenuhi Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014
        tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik (”POJK No.
        34/2014”), pelaksanaan fungsi Komite Nominasi dan Remunerasi dalam Perseroan
        dilaksanakan oleh Dewan Komisaris Perseroan. Dewan Komisaris Perseroan telah membentuk
        Pedoman Pelaksanaan Fungsi Nominasi dan Remunerasi pada tanggal 30 Mei 2016.

9.      Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini dikeluarkan, Perseroan telah memperoleh izin-izin
        pokok dan penting dari pihak yang berwenang yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan
        usahanya sebagaimana dipersyaratkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku
        dan izin-izin pokok dan penting tersebut masih berlaku sampai dengan dikeluarkannya
        Pendapat Dari Segi Hukum ini.

10.     Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini dikeluarkan, perjanjian-perjanjian yang dianggap
        penting dan material telah dibuat oleh Perseroan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar
        Perseroan dan ketentuan hukum yang berlaku, dan karenanya perjanjian-perjanjian tersebut
        sah dan mengikat Perseroan.

        Perjanjian-perjanjian yang telah ditandatangani Perseroan dengan pihak ketiga, termasuk
        namun tidak terbatas pada perjanjian pembiayaan, tidak mencakup hal-hal yang dapat
        menghalangi rencana PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 dan rencana
        penggunaan dana dalam rangka PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 Perseroan
        serta tidak ada pembatasan-pembatasan yang dapat merugikan hak-hak dan kepentingan
        pemegang saham publik Perseroan.




                                               192
Page 217
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 7


        Untuk melakukan PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021, Perseroan tidak
        diwajibkan untuk menyampaikan pemberitahuan tertulis dan/atau memperoleh persetujuan
        tertulis dari wali amanat berdasarkan perjanjian perwaliamanatan sehubungan dengan PUB
        Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021.

        Berkaitan dengan perjanjian operasional dan perjanjian material lainnya di mana Perseroan
        menjadi pihak di dalamnya, tidak terdapat pembatasan (negative covenant) sehubungan
        dengan PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021.

        Perjanjian-perjanjian sehubungan dengan PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021
        telah dibuat dan ditandatangani oleh Perseroan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan
        ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk namun tidak terbatas pada
        ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 20/POJK.04/2020 tentang Kontrak
        Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk, dan perjanjian-perjanjian tersebut
        adalah sah dan mengikat Perseroan.

11.     Perseroan memiliki Perseroan memiliki penyertaan saham pada (i) Anak Perusahaan dan (ii)
        perusahaan-perusahaan yang dimiliki Perseroan, baik langsung maupun tidak langsung, yang
        tidak beroperasi dan/atau kurang dari 50% saham perusahaan tersebut, sebagai berikut:

        a.       PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (“CAP”), di mana Perseroan memiliki
                 7.469.417.600 lembar saham dalam CAP, yang merupakan 41,88% dari seluruh
                 saham yang telah ditempatkan dalam CAP.

                 CAP juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                 i.        PT Redeco Petrolin Utama (“RPU”), di mana CAP memiliki 9.364 lembar
                           saham dalam RPU, yang merupakan 50,75% dari seluruh saham yang telah
                           ditempatkan dalam RPU.

                 ii.       PT Synthetic Rubber Indonesia (“SRI”), di mana CAP memiliki 5.400 lembar
                           saham dalam SRI, yang merupakan 45% dari seluruh saham yang telah
                           ditempatkan dalam SRI.

                 iii.      PT Chandra Asri Perkasa (“CAP-2”), di mana CAP memiliki 279.999 saham
                           dalam CAP-2, yang merupakan 99,99% dari seluruh saham yang telah
                           ditempatkan dan disetor dalam CAP-2.
                           Berdasarkan keterangan CAP-2 dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada
                           tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, CAP-2 belum menjalankan kegiatan
                           operasional.

                 iv.       Chandra Asri Trading Company Pte. Ltd. (“CATCO”), yang merupakan
                           perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum Singapura, di mana CAP
                           memiliki 5.000.001 lembar saham dalam CATCO, yang merupakan 100% dari
                           seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam CATCO.

        b.       PT Tunggal Agathis Indah Wood Industries (“TAIWI”), di mana Perseroan memiliki
                 354.521.621 lembar saham dalam TAIWI, yang merupakan 99,99% dari seluruh
                 saham yang telah ditempatkan dalam TAIWI.

                 TAIWI juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                 i.        PT Griya Tirta Asri (“GTA”), di mana TAIWI memiliki 1 saham dalam GTA, yang
                           merupakan 0,1% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor
                           dalam GTA;



                                                   193
Page 218
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 8


                           GTA juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                           1)     PT Meranti Griya Asri (“MGA”), di mana GTA memiliki 1 saham dalam
                                  MGA yang merupakan 0,03% dari seluruh saham yang telah
                                  ditempatkan dan disetor dalam MGA.

                           2)     PT Mambruk Cikoneng Indonesia (“MCI”), dimana GTA memiliki 1
                                  saham dalam MCI, yang merupakan 0,01% dari seluruh saham yang
                                  telah ditempatkan dan disetor dalam MCI.

                 ii.       PT Barito Wahana Lestari (“BWL”), dimana TAIWI memiliki 25 saham dalam
                           BWL, yang merupakan 1% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan
                           disetor dalam BWL.

                           Berdasarkan keterangan BWL dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada
                           tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, BWL belum menjalankan kegiatan
                           operasional.

                 Berdasarkan keterangan TAIWI dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada tanggal
                 Pendapat Dari Segi Hukum ini, TAIWI belum menjalankan kegiatan operasional.

        c.       PT Rimba Equator Permai (“REP”), di mana Perseroan memiliki 7.890 lembar saham
                 dalam REP, yang merupakan 99,97% dari seluruh saham yang telah ditempatkan
                 dalam REP.

                 Berdasarkan keterangan REP dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada tanggal
                 Pendapat Dari Segi Hukum ini, REP belum menjalankan kegiatan operasional.

        d.       PT Binajaya Rodakarya (“BJRK”), di mana Perseroan memiliki 2.999.000 lembar
                 saham dalam BJRK, yang merupakan 99,97% dari seluruh saham yang telah
                 ditempatkan dalam BJRK.

                 BJRK juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                 i.        PT Griya Idola (“GI”), di mana BJRK memiliki 1.000 lembar saham dalam GI,
                           yang merupakan 0,01% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dalam GI.

        e.       GI, di mana Perseroan memiliki 71.900.000 lembar saham dalam GI, yang merupakan
                 99,99% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dalam GI.

                 GI juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                 i.        GTA, di mana GI memiliki 46.324 saham dalam GTA, yang merupakan 99,99%
                           dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam GTA.

                 ii.       MCI, di mana GI memiliki 45.983 saham dalam MCI, yang merupakan 99,99%
                           dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam MCI.

                 iii.      PT Barito Cahaya Nusantara (“BCN”), dimana GI memiliki 10 saham dalam
                           BCN, yang merupakan 0,8% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan
                           disetor dalam BCN.

                 iv.       PT Royal Indo Mandiri (“RIM”), di mana GI memiliki 1 saham dalam RIM, yang
                           merupakan 0,01% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor
                           dalam RIM.



                                                  194
Page 219
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 9


                           Berdasarkan keterangan RIM dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada
                           tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, RIM belum menjalankan kegiatan
                           operasional.

                 v.        MGA, di mana GI memiliki 3.729 saham dalam MGA, yang merupakan 99,97%
                           dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam MGA.

                           Berdasarkan keterangan MGA dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada
                           tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, MGA belum menjalankan kegiatan
                           operasional.

                 vi.       REP, di mana GI memiliki 2 lembar saham dalam REP, yang merupakan
                           0,03% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dalam REP.

                           Berdasarkan keterangan REP dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada
                           tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, REP belum menjalankan kegiatan
                           operasional.

                 vii.      PT Barito Investama Prima (“BIP”), di mana GI memiliki 10 lembar saham
                           dalam BIP, yang merupakan 0,05% dari seluruh saham yang telah
                           ditempatkan dalam BIP

        f.       RIM, di mana Perseroan memiliki 761.652 saham dalam RIM, yang merupakan 99,99%
                 dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam RIM.

                 RIM juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                 i.        PT Hamparan Asri Cemerlang (“HAC”), di mana RIM memiliki 245 saham
                           dalam HAC, yang merupakan 98% dari seluruh saham yang telah ditempatkan
                           dan disetor dalam HAC.

                           Berdasarkan keterangan HAC dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada
                           tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, HAC belum menjalankan kegiatan
                           operasional.

                 ii.       PT Citra Nusantara Asri (“CNA”), di mana RIM memiliki 245 saham dalam
                           CNA, yang merupakan 98% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan
                           disetor dalam CNA.

                           Berdasarkan keterangan CNA dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada
                           tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, CNA belum menjalankan kegiatan
                           operasional.

                 iii.      PT Persada Kridha Asri (“PKA”), di mana RIM memiliki 245 saham dalam PKA,
                           yang merupakan 98% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor
                           dalam PKA.

                           Berdasarkan keterangan PKA dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada
                           tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, PKA belum menjalankan kegiatan
                           operasional.

        g.       Marigold Resources Pte. Ltd (“MG”), di mana Perseroan memiliki kepemilikan saham
                 dalam MG, yang merupakan 100% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan
                 disetor dalam MG.




                                                  195
Page 220
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 10


                 MG juga melakukan penyertaan saham pada CAP di mana MG memiliki 846.810.930
                 lembar saham dalam CAP, yang merupakan 4,75% dari seluruh saham yang telah
                 ditempatkan dalam CAP.

        h.       BIP, di mana Perseroan memiliki 20.390 saham dalam BIP, yang merupakan 99,95%
                 dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam BIP.

                 Berdasarkan keterangan BIP dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada tanggal
                 Pendapat Dari Segi Hukum ini, BIP belum menjalankan kegiatan operasional.

        i.       BWL, di mana Perseroan memiliki 1.187.969 saham dalam BWL, yang merupakan 99%
                 dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam BWL.

                 BWL juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                 PT Barito Wahana Tenaga (“BWT”), di mana BWL memiliki 1.594.994.816.325 saham
                 dalam BWT, yang merupakan 69,39% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan
                 disetor dalam BWT.
                 Berdasarkan keterangan BWT dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada tanggal
                 Pendapat Dari Segi Hukum ini, BWT belum menjalankan kegiatan operasional.

        j.       BCN, di mana Perseroan memiliki 1.240 saham dalam BCN, yang merupakan 99,2%
                 dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam BCN.

                 Berdasarkan keterangan BCN dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada tanggal
                 Pendapat Dari Segi Hukum ini, BCN belum menjalankan kegiatan operasional.

        k.      PT Barito Mitra Investama (“BMI”), dimana Perseroan memiliki 24 saham dalam BMI,
                yang merupakan 96% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam
                BMI.

                 BMI juga melakukan penyertaan saham di TAIWI, dimana BMI memiliki 1 saham dalam
                 TAIWI, yang merupakan 0,01% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor
                 dalam TAIWI.

                 BMI juga melakukan penyertaan saham di BJRK, dimana BMI memiliki 1.000 saham
                 dalam BJRK, yang merupakan 0.03% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan
                 disetor dalam BJRK.

                 Berdasarkan keterangan BMI dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada tanggal
                 Pendapat Dari Segi Hukum ini, BMI belum menjalankan kegiatan operasional.

        l.       PT Barito Wanabinar Indonesia (“BWI”), di mana Perseroan memiliki 2.475 saham
                 dalam BWI, yang merupakan 99% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan
                 disetor dalam BWI.

                 Berdasarkan keterangan BWI dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada tanggal
                 Pendapat Dari Segi Hukum ini, BWI belum menjalankan kegiatan operasional.

                 BWI juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                 i.        BMI, dimana BWI memiliki 1 saham dalam BMI, yang meupakan 4% dari
                           seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam BMI.




                                                196
Page 221
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 11


        m.       PT Star Energy Geothermal Halmahera (“SEGH”), di mana Perseroan memiliki 5.000
                 saham dalam SEGH, yang merupakan 5% dari seluruh saham yang telah ditempatkan
                 dan disetor dalam SEGH.

        n.       PT Darajat Geothermal Indonesia (“DGI”), di mana Perseroan memiliki 2.997.925
                 saham dalam DGI, yang merupakan 5% dari seluruh saham yang telah ditempatkan
                 dan disetor dalam DGI.

        o.       PT Star Energy Suoh Sekincau (“SEGSS”), di mana Perseroan memiliki 3.000 saham
                 dalam SEGSS, yang merupakan 5% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan
                 disetor dalam SEGSS.

        p.       PT Star Energy Geothermal Indonesia (“SEGI”), di mana Perseroan memiliki 5.732
                 saham dalam SEGI, yang merupakan 5% dari seluruh saham yang telah ditempatkan
                 dan disetor dalam SEGI.

        q.       Star Energy Group Holdings Pte. Ltd (“SEGHPL”), di mana Perseroan memiliki
                 501.591 saham dalam SEGHPL, yang merupakan 66,67% dari seluruh saham yang
                 telah ditempatkan dan disetor dalam SEGHPL.
                 SEGHPL juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                 i.        Star Energy Geothermal Pte. Ltd (“SEGPL”), di mana SEGHPL memiliki
                           909.079 saham dalam SEGPL, yang merupakan 60% dari seluruh saham yang
                           telah ditempatkan dan disetor dalam SEGPL.

                           SEGPL juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                           1)     SEGH, di mana SEGPL memiliki 95.000 saham dalam SEGH, yang
                                  merupakan 95% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan
                                  disetor dalam SEGH.

                           2)     Star Energy Geothermal (Wayang Windu) Ltd (“SEGWW”), di mana
                                  SEGPL memiliki 207.182.896 saham dalam SEGWW, yang
                                  merupakan 100% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan
                                  disetor dalam SEGWW.

                           3)     SEGI, di mana SEGPL memiliki 108.900 saham dalam SEGI, yang
                                  merupakan 95% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan
                                  disetor dalam SEGI.

                           4)     Star Energy Geothermal Holdings (Salak-Darajat) B.V. (“SEGHSD”),
                                  di mana SEGPL memiliki 5.100 saham dalam SEGHSD, yang
                                  merupakan 51% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan
                                  disetor dalam SEGHSD.

                                  a).    Star Energy Geothermal (Salak-Darajat) B.V. (“SEGSD”), di
                                         mana SEGHSD memiliki 8.020 saham dalam SEGSD, yang
                                         merupakan 80,20% dari seluruh saham yang telah
                                         ditempatkan dan disetor dalam SEGSD.

                                         SEGSD juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                                            DGI, di mana SEGSD memiliki 56.960.582 saham dalam
                                             DGI, yang merupakan 95% dari seluruh saham yang telah
                                             ditempatkan dan disetor dalam DGI.



                                                 197
Page 222
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 12


                                              Seluruh saham SEGSD pada DGI sedang dijaminkan
                                              kepada the Bank of New York Mellon, Singapore Branch
                                              berdasarkan Akta Gadai Saham No. 29 tanggal 5
                                              November 2020, dibuat di hadapan Jose Dima Satria,
                                              S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan
                                              sehubungan dengan penerbitan surat utang senior
                                              sejumlah USD 1.100.000.000 dengan tingkat kupon
                                              sebesar 3,25% - 4,85% dengan jangka waktu terlama
                                              sampai dengan 2038.

                                             SEGSS, di mana SEGSD memiliki 57.000 saham dalam
                                              SEGSS, yang merupakan 95% dari seluruh saham yang
                                              telah ditempatkan dan disetor dalam SEGSS.

                                             Star Energy Geothermal Salak Ltd (“SEGSL”), di mana
                                              SEGSD memiliki 12.000 saham dalam SEGSL, yang
                                              merupakan 100% dari seluruh saham yang telah
                                              ditempatkan dan disetor dalam SEGSL.

                                          SEGSL juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                                             Star Energy Geothermal Salak Pratama Ltd (“SEGSPL”),
                                              di mana SEGSL memiliki 200 saham dalam SEGSPL,
                                              yang merupakan 100% dari seluruh saham yang telah
                                              ditempatkan dan disetor dalam SEGSPL

                                             Star Energy Geothermal Darajat II, Limited (“SEGDIIL”),
                                              di mana SEGSD memiliki 120 saham dalam SEGDIIL,
                                              yang merupakan 100% dari seluruh saham yang telah
                                              ditempatkan dan disetor dalam SEGDIIL.

                                             Star Energy Geothermal Darajat I, Limited (“SEGDIL”), di
                                              mana SEGSD memiliki 5.000 saham dalam SEGDIL,
                                              yang merupakan 100% dari seluruh saham yang telah
                                              ditempatkan dan disetor dalam SEGDIL.

                 ii.       Star Phoenix Geothermal JV B.V (“SPGBV”), di mana SEGHPL memiliki 6.975
                           saham dalam SPGBV, yang merupakan 69,75% dari seluruh saham yang
                           telah ditempatkan dan disetor dalam SPGBV.

                 iii.      Star Energy Geothermal Philippines B.V. (“SEGP”), di mana SEGHPL memiliki
                           1 saham dalam SEGP, yang merupakan 100% dari seluruh saham yang telah
                           ditempatkan dan disetor dalam SEGP.

        Penyertaan saham oleh Perseroan pada Anak Perusahaan telah dilakukan secara sah sesuai
        dengan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

        Keterangan mengenai Anak Perusahaan di mana kami melakukan uji tuntas secara penuh kami
        uraikan lebih lanjut dalam Laporan Uji Tuntas.

12.     Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini dikeluarkan, kepemilikan dan/atau penguasaan
        atas aset atau harta kekayaan berupa benda-benda tidak bergerak maupun benda-benda
        bergerak yang material yang digunakan oleh Perseroan untuk menjalankan usahanya telah
        didukung atau dilengkapi dengan dokumen kepemilikan dan/atau penguasaan yang sah
        menurut hukum dan harta kekayaan Perseroan tidak sedang menjadi obyek sengketa atau



                                                  198
Page 223
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 13


        dibebankan sebagai jaminan atas atau untuk menjamin kewajiban suatu pihak kepada pihak
        ketiga, kecuali harta kekayaan milik Perseroan di bawah ini yang sedang dibebankan sebagai
        jaminan:

        a.       Akta Perjanjian Gadai atas Rekening No. 134 tanggal 19 Desember 2019
                 sebagaimana diubah dengan Akta Perjanjian Gadai atas Rekening No. 6 tanggal 5
                 Agustus 2020, yang keduanya dibuat di hadapan Mala Mukti, S.H., LL.M., Notaris di
                 Jakarta antara Perseroan dan Bangkok Bank Company Limited, sehubungan dengan
                 rekening simpanan dan pembayaran dividen yang dibuka dan dikelola dengan nama
                 Perseroan pada Bank Rekening (Bangkok Bank Company Limited, cabang Jakarta);

        b.       Akta Perjanjian Gadai atas Saham di PT Chandra Asri Petrochemical Tbk No. 135
                 tanggal 19 Desember 2019 yang dibuat di hadapan Mala Mukti, S.H., LL.M., Notaris di
                 Jakarta antara Perseroan dan Bangkok Bank Company Limited, sehubungan dengan
                 1.030.000.000 saham Perseroan di CAP;

        c.       Akta Perjanjian Gadai atas Rekening Simpanan Jasa Hutang No. 07 tanggal 5 Agustus
                 2020 yang dibuat di hadapan Mala Mukti, S.H., LL.M., Notaris di Jakarta antara
                 Perseroan dan Bangkok Bank;

        d.       Akta Perjanjian Gadai atas Saham No. 08 tanggal 5 Agustus 2020 yang dibuat di
                 hadapan Mala Mukti, S.H., LL.M., Notaris di Jakarta antara Perseroan dan Bangkok
                 Bank, sehubungan dengan 1.200.000.000 saham Perseroan di CAP;

                Jaminan di atas diberikan oleh Perseroan berdasarkan Facility Agreement USD
                200,000,000 Single Currency Term Facility tanggal 19 Desember 2019 yang dibuat
                antara Perseroan dengan Bangkok Bank Public Company Limited dan Facility
                Agreement USD 252,700,000 Term Loan.Standby Letter of Credit Facility tanggal 5
                August 2020 yang dibuat antara Perseroan dengan Bangkok Bank Public Company
                Limited.

        Berdasarkan Surat Pernyataan Perseroan tanggal 24 Juni 2021, harta kekayaan Perseroan
        yang saat ini merupakan objek jaminan atas kewajiban pembayaran Perseroan kepada pihak
        ketiga tidak mencapai 20% dari ekuitas Perseroan sehingga tidak bersifat material bagi
        kelangsungan usaha Perseroan dan apabila jaminan yang diberikan oleh Perseroan akan
        dieksekusi, maka hal tersebut tidak akan mengganggu kegiatan usaha/operasional Perseroan
        secara material.

13.     Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini dikeluarkan, kepemilikan dan/atau penguasaan
        atas hak atas kekayaan intelektual yang digunakan oleh Perseroan untuk menjalankan
        usahanya telah didukung atau dilengkapi dengan dokumen kepemilikan dan/atau penguasaan
        yang sah menurut hukum serta tidak sedang dijadikan jaminan hutang dan tidak sedang
        menjadi obyek sengketa atau perkara di lembaga peradilan maupun di luar lembaga peradilan,
        baik di Indonesia maupun di luar negeri berdasarkan hasil pemeriksaan uji tuntas kami dan
        Surat Pernyataan dari Perseroan tanggal 24 Juni 2021.

14.     Berdasarkan Surat Pernyataan Perseroan tanggal 24 Juni 2021 dan hasil pemeriksaan uji
        tuntas kami, pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, seluruh harta kekayaan milik
        Perseroan yang dianggap material telah diasuransikan dalam jumlah pertanggungan yang
        memadai untuk mengganti obyek yang diasuransikan atau menutup risiko yang
        dipertanggungkan dan sampai dengan tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, polis-polis
        asuransi tersebut masih berlaku.




                                                 199
Page 224
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 14


15.     Pada tanggal Pendapat dari Segi Hukum ini dikeluarkan, Perseroan telah memenuhi kewajiban
        atas ketentuan dan kepatuhan pajak perusahaan yang material sesuai dengan ketentuan
        peraturan perundang-undangan bidang perpajakan yang berlaku di Negara Republik Indonesia
        berdasarkan Surat Pernyataan dari Perseroan tanggal 24 Juni 2021.

16.     Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, Perseroan telah menaati ketentuan yang berlaku
        sehubungan dengan aspek ketenagakerjaan, antara lain: (i) Peraturan Perusahaan, (ii) Wajib
        Lapor Ketenagakerjaan (“WLTK”), (iii) kewajiban kepesertaan dalam program Badan
        Penyelenggara Jaminan Sosial (“BPJS”) Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, (iv)
        pemenuhan kewajiban Upah Minimum Regional, (v) Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing
        (“RPTKA”), (vi) pembentukan Lembaga Kerjasama Bipartit, dan (vii) Wajib Lapor
        Penyelenggaraan Fasilitas Kesejahteraan Pekerja/Buruh pada Perusahaan (“WLKP”).

17.     Rencana penggunaan dana PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 tidak
        bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta ketentuan
        dalam perjanjian-perjanjian yang dimiliki oleh Perseroan.

        Seluruh dana bersih yang diperoleh Perseroan dari hasil PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap
        I Tahun 2021 ini, setelah dikurangi dengan komisi-komisi, biaya-biaya dan pengeluaran-
        pengeluaran yang dibayarkan sehubungan dengan PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I
        Tahun 2021, akan dipergunakan seluruhnya untuk pembayaran sebagian utang berdasarkan
        perjanjian fasilitas berjangka dalam mata uang tunggal dengan jumlah pokok sebesar USD
        200.000.000/ Facility agreement for USD200,000,000 single currency term facility tanggal 19
        Desember 2019 yang dibuat antara Emiten sebagai debitur dan Bangkok Bank Public
        Company Limited sebagai kreditur.

        Rencana penggunaan dana PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 sebagaimana
        disebutkan di atas bukan merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK
        No. 42/2020 karena Bangkok Bank Public Company Limited sebagai kreditur bukan merupakan
        pihak terafiliasi dari Perseroan dan jumlah pokok PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun
        2021 sebagaimana disebutkan di atas tidak mencapai 20% (dua puluh persen) dari total ekuitas
        Perseroan sebagaimana tercantum dalam Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Tahun
        yang Berakhir 31 Desember 2020 sehingga penggunaan dana hasil PUB Obligasi
        Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 ini bukan merupakan transaksi material sebagaimana
        diatur dalam POJK No. 17/2020.

18.     Perseroan telah memenuhi persyaratan sebagai pihak yang dapat melakukan Penawaran
        Umum Berkelanjutan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 36/2014 yaitu merupakan
        perusahaan publik dalam kurun waktu paling singkat 2 tahun dan tidak pernah mengalami gagal
        bayar selama 2 tahun terakhir sebelum penyampaian pernyataan pendaftaran dalam rangka
        penawaran umum berkelanjutan.

19.     Peringkat yang telah diperoleh Perseroan sehubungan dengan PUB Obligasi II Tahap I Tahun
        2021 telah memenuhi ketentuan Pasal 5 POJK No. 36/2014.

20.     Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi serta
        tidak memiliki hubungan kredit dengan BTN, yang akan bertindak selaku wali amanat dalam
        PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 ini, dan berdasarkan Surat Pernyataan
        Perseroan tanggal 24 Juni 2021, Perseroan tidak akan mempunyai hubungan kredit dengan
        BTN dalam jumlah lebih dari 25% dari jumlah obligasi berdasarkan PUB Obligasi Berkelanjutan
        II Tahap I Tahun 2021 sesuai dengan ketentuan Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020 tanggal
        23 April 2020 tentang Bank Umum Yang Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat, sampai
        dengan dilunasinya jumlah pokok obligasi yang terutang berdasarkan PUB Obligasi
        Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021.




                                                200
Page 225
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 15


21.     Berdasarkan Surat Pernyataan tanggal 24 Juni 2021 dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami,
        pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, Perseroan tidak sedang terlibat dalam suatu
        perkara maupun sengketa di luar pengadilan dan/atau perkara perdata, pidana, persaingan
        usaha dan/atau perselisihan lain di lembaga peradilan dan/atau di lembaga arbitrase baik di
        Indonesia maupun di luar negeri atau perselisihan administratif dengan instansi pemerintah
        yang berwenang termasuk perselisihan sehubungan dengan kewajiban perpajakan atau
        perselisihan yang berhubungan dengan masalah perburuhan/hubungan industrial atau
        kepailitan atau penundaan kewajiban pembayaran utang atau mengajukan permohonan
        kepailitan atau mengajukan penundaan kewajiban pembayaran utang atau tidak sedang
        menghadapi somasi yang dapat mempengaruhi secara berarti dan material kedudukan
        peranan dan/atau kelangsungan usaha Perseroan.

22.     Berdasarkan Surat Pernyataan tanggal 24 Juni 2021 dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami,
        pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, masing-masing anggota Direksi dan Dewan
        Komisaris Perseroan tidak pernah atau tidak sedang terlibat dalam suatu perkara perdata,
        pidana dan/atau perselisihan di lembaga peradilan dan/atau di lembaga arbitrase baik di
        Indonesia maupun di luar negeri atau perselisihan administratif dengan instansi pemerintah
        yang berwenang termasuk perselisihan sehubungan dengan kewajiban perpajakan atau
        perselisihan yang berhubungan dengan masalah perburuhan/hubungan industrial atau tidak
        pernah dinyatakan pailit atau terlibat dalam penundaan kewajiban pembayaran utang yang
        dapat mempengaruhi secara berarti kedudukan peranan dan/atau kelangsungan usaha
        Perseroan, atau menjadi anggota Direksi atau Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah
        menyebabkan suatu perusahaan dinyatakan pailit atau tidak sedang menghadapi somasi yang
        dapat mempengaruhi secara berarti dan material kedudukan peranan dan/atau kelangsungan
        usaha Perseroan.

II.     ANAK PERUSAHAAN PERSEROAN

1.      Pendirian Anak Perusahaan telah dilakukan secara sah berdasarkan peraturan perundang-
        undangan Negara Republik Indonesia yang berlaku dan memiliki Anggaran Dasar yang telah
        disesuaikan dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas
        sebagaimana diubah dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja
        (“UUPT”).

        Perubahan Anggaran Dasar Anak Perusahaan yang terakhir telah sesuai dengan ketentuan
        Anggaran Dasarnya dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2.      Kegiatan usaha utama Anak Perusahaan telah disesuaikan dengan KBLI dan Anak
        Perusahaan telah menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan maksud dan tujuan dalam
        Anggaran Dasar Anak Perusahaan.

3.      Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Anak Perusahaan sebagaimana
        diungkapkan dalam Laporan Uji Tuntas adalah benar dan telah dilakukan secara
        berkesinambungan sesuai dengan Anggaran Dasar masing-masing Anak Perusahaan dan
        peraturan perundang-undangan yang berlaku.

4.      Pengangkatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Anak Perusahaan adalah sah sesuai
        dengan ketentuan Anggaran Dasar masing-masing Anak Perusahaan dan peraturan
        perundang-undangan yang berlaku dan karenanya sah bertindak dalam kewenangannya
        sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar masing-masing Anak Perusahaan.

5.      Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini dikeluarkan, Anak Perusahaan yang melakukan
        kegiatan operasional telah memperoleh izin-izin pokok dan penting dari pihak yang berwenang
        yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan usahanya sebagaimana dipersyaratkan dalam
        peraturan perundang-undangan yang berlaku dan izin-izin pokok dan penting tersebut masih



                                                201
Page 226
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 16


        berlaku sampai dengan dikeluarkannya Pendapat Dari Segi Hukum ini, kecuali sehubungan
        dengan belum diperolehnya (i) Sertifikat Laik Fungsi (“SLF”) untuk PT Mambruk Cikoneng
        Indonesia (“MCI”), (ii) perpanjangan atas Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol
        (“SIUP-MB”) untuk MCI, dan (iii) perpanjangan atas Izin Pembuangan Limbah Cair untuk GI.

        Sampai dengan tanggal dikeluarkannya Pendapat dari Segi Hukum ini, MCI masih dalam
        proses pengurusan SLF dengan pihak ketiga selaku agen pengurusan SLF sebagaimana
        ternyata dalam Surat dari PT Unesh Cipta Mandiri tanggal 2 Februari 2021 tentang Penawaran
        Jasa Pengurusan SLF.

        Berdasarkan Tanda Terima Surat dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu
        Pintu per tanggal 28 Februari 2021, Pemerintah Kabupaten Serang, MCI sedang dalam proses
        pengurusan untuk memperpanjang SIUP-MB. Lebih lanjut, MCI juga telah kembali
        menyampaikan Surat Proses Permohonan Perpanjangan Surat Izin Usaha Minuman
        Beralkohol No. 040/MCI/VI/2021 tanggal 7 Juni 2021 kepada dan untuk Bupati Serang dapat
        menindaklanjuti permohonan perpanjangan SIUP-MB yang telah disampaikan MCI
        sebelumnya.

        Berdasarkan hasil uji tuntas kami dan keterangan GI, GI sedang dalam proses perpanjangan
        Izin Pembuangan Limbah Cair yang telah berakhir masa berlakunya pada tanggal 22 Februari
        2021, berdasarkan Bukti Permohonan Izin tanggal 20 Mei 2021 melalui aplikasi JAKEVO.

        Berdasarkan Pasal 60 dari Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan
        Pengelolaan Lingkungan Hidup sebagaimana diubah dengan Undang-Undang No. 11 Tahun
        2020 tentang Cipta Kerja (“UU No. 32/2009”), setiap orang dilarang melakukan dumping
        (pembuangan) limbah dan/atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin.

        Berdasarkan Pasal 76 UU No. 32/2009, Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah
        menerapkan sanksi administratif kepada penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan jika
        dalam pengawasan ditemukan pelanggaran terhadap Perizinan Berusaha, atau persetujuan
        Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah.

6.      Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini dikeluarkan, perjanjian-perjanjian yang dianggap
        penting dan material, yaitu perjanjian-perjanjian yang perlu dibuat atau ditandatangani oleh
        Anak Perusahaan, kecuali BJRK dan Anak Perusahaan yang melakukan kegiatan operasional
        yang saat ini belum memiliki perjanjian dengan pihak ketiga, agar dapat melaksanakan
        kegiatan usahanya dan dalam hal terdapat wanprestasi, dapat mempengaruhi kegiatan usaha
        Anak Perusahaan secara material, telah dibuat oleh Anak Perusahaan sesuai dengan
        ketentuan Anggaran Dasarnya dan ketentuan hukum yang berlaku, dan karenanya perjanjian-
        perjanjian tersebut sah dan mengikat Anak Perusahaan yang bersangkutan

        Atas perjanjian-perjanjian penting dan material yang telah habis masa berlakunya, termasuk
        perjanjian-perjanjian yang sedang dalam proses perpanjangan, Anak Perusahaan dan pihak
        ketiga masih saling menundukkan diri dan terikat terhadap ketentuan perjanjian tersebut. Oleh
        karena itu, perjanjian-perjanjian tersebut tetap berlaku sah dan mengikat para pihak.

        Perjanjian-perjanjian yang telah ditandatangani Anak Perusahaan, kecuali BJRK dan Anak
        Perusahaan yang melakukan kegiatan operasional yang tidak memiliki perjanjian dengan pihak
        ketiga, termasuk namun tidak terbatas pada perjanjian pembiayaan, tidak mencakup hal-hal
        yang dapat menghalangi rencana PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 dan
        rencana penggunaan dana dalam rangka PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021
        Perseroan serta tidak ada pembatasan-pembatasan yang dapat merugikan hak-hak dan
        kepentingan pemegang saham publik Perseroan.




                                                202
Page 227
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 17


7.      Kepemilikan dan/atau penguasaan atas aset atau harta kekayaan berupa benda-benda tidak
        bergerak maupun benda-benda bergerak yang material yang digunakan oleh CAP, GTA, GI,
        MCI untuk menjalankan usahanya adalah sah dan telah didukung atau dilengkapi dengan
        dokumen kepemilikan dan/atau penguasaan yang sah menurut hukum Indonesia, kecuali
        sehubungan dengan sertifikat Hak Guna Bangunan (”HGB”) No. 47/Mangunreja tanggal 9
        September 1999 yang telah habis masa berlakunya pada 9 September 2019 yang sebelumnya
        dimiliki oleh PT Styirindo Mono Indonesia (“SMI”) sebelum penggabungan antara CAP dengan
        SMI.


        Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini dikeluarkan, CAP masih dalam proses untuk
        melakukan perpanjangan masa berlaku atas sertifikat HGB No. 47/Mangunreja tanggal 9
        September 1999 sebagaimana dibuktikan dengan Tanda Terima Dokumen Nomor Berkas
        Permohonan 162294/2018 tanggal 9 Oktober 2018 yang dikeluarkan oleh Kantor Pertanahan
        Kabupaten Serang. Sertifikat HGB No. 47/Mangunreja merupakan bagian dari tanah Hak
        Pengelolaan (HPL) dari PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) sehingga perpanjangannya
        membutuhkan persetujuan dari PT Pelabuhan Indonesia II (Persero).

        Selanjutnya, CAP telah menyampaikan permohonan untuk memperoleh rekomendasi
        perpanjangan HGB No. 47/Mangunreja sebagaimana ternyata dalam Surat No.
        002/LGL/SMI/VII/2019 tanggal 18 Juli 2019 yang ditujukan kepada General Manager
        Pelabuhan Banten PT Pelabuhan Indonesia II (Persero), yang mana surat permohonan
        tersebut telah diterima pada 22 Juli 2019 oleh PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) – Cabang
        Banten. Pada tanggal dikeluarkannya Pendapat Dari Segi Hukum ini, CAP belum mendapatkan
        tanggapan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara selaku pemegang saham PT
        Pelabuhan Indonesia II (Persero) perihal rekomendasi/persetujuan perpanjangan HGB No.
        47/Mangunreja.

        Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini dikeluarkan, harta kekayaan milik Anak
        Perusahaan tidak sedang menjadi obyek sengketa atau dibebankan sebagai jaminan atas
        utang Anak Perusahaan atau untuk menjamin kewajiban suatu pihak kepada pihak ketiga,
        kecuali sebagaimana diuraikan sebagai berikut:

        a.       harta kekayaan milik GI di bawah ini sedang dibebankan sebagai jaminan:

                 i.        bidang tanah dengan sertifkat HGB, No. 453/Slipi, dengan Hak Tanggungan;

                 ii.       Tagihan sebesar Rp 25.000.000.000 dengan fidusia; dan

                 iii.      Rekening GI dengan gadai.

                 Jaminan di atas diberikan oleh GI berdasarkan Akta Perjanjian Pinjaman No. 4 tanggal
                 2 Juli 2018 yang dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, Notaris di Jakarta
                 sebagaimana      diubah     dengan     Perubahan     Perjanjian     Pinjaman     No.
                 202/CBL/PPP/VI/2019 tanggal 11 Juni 2019.

        b.       Pendapatan milik PT Griya Tirta Asri (“GTA”) sedang dibebankan sebagai jaminan
                 berdasarkan Akta Jaminan Fidusia (Pendapatan) No. 99 tanggal 11 Juli 2019 yang
                 dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta.

                 Jaminan di atas diberikan oleh GTA berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 95 tanggal
                 11 Juli 2019 dibuat di hadapan Christina Dwi Utami S.H., M.Hum., M.Kn, Notaris di
                 Jakarta, sebagaimana diubah dengan Persetujuan Perubahan Perjanjian Kredit No. (1)
                 95 tanggal 3 Februari 2020 antara GTA dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero)
                 Tbk dan Akta Perjanjian Kredit No. 96 tanggal 11 Juli 2019, dibuat di hadapan Christina



                                                  203
Page 228
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 18


                 Dwi Utami S.H., M.Hum., M.Kn, Notaris di Jakarta, sebagaimana diubah dengan
                 Persetujuan Perubahan Perjanjian Kredit No. (1) 96 tanggal 3 Februari 2020 antara
                 GTA dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

        c.       Harta kekayaan milik PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (“CAP”) di bawah ini sedang
                 dibebankan sebagai jaminan:

                 i.        Tagihan berdasarkan Akta Perjanjian Pemberian Jaminan Fidusia atas
                           Tagihan No. 159 tanggal 28 Mei 2018, dibuat di hadapan Jose Dima Satria,
                           S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan antara CAP dan PT Bank DBS
                           Indonesia dengan Sertifikat Jaminan Fidusia No. W10.00293200.AH.05.01
                           TAHUN 2018 tanggal 31 Mei 2018 sebagaimana telah diubah edengan
                           Sertifikat Perubahan Jaminan Fidusia No. W10.00268252.AH.05.02 Tahun
                           2020 tanggal 13 Mei 2020, keduanya dikeluarkan oleh Kantor Pendaftaran
                           Jaminan Fidusia, Kantor Wilayah DKI Jakarta;

                 ii.       Barang persediaan berdasarkan Akta Perjanjian Pemberian Jaminan Fidusia
                           atas Barang Persediaan No. 160 tanggal 28 Mei 2018, dibuat di hadapan Jose
                           Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan antara CAP dan PT Bank
                           DBS      Indonesia     dengan        Sertifikat   Jaminan     Fidusia   No.
                           W10.00293198.AH.05.01 TAHUN 2018 tanggal 31 Mei 2018 sebagaimana
                           telah diubah dengan Sertifikat Perubahan Jaminan Fidusia No.
                           W10.00268324.AH.05.02 Tahun 2020 tanggal 13 Mei 2020, keduanya
                           dikeluarkan oleh Kantor Pendaftaran Jaminan Fidusia, Kantor Wilayah DKI
                           Jakarta;

                 iii.      11 bidang tanah berdasarkan sertifikat-sertifikat HGB No. 450/Gunung Sugih,
                           No. 110/Gunung Sugih, No. 115/Gunung Sugih, No. 133/Gunung Sugih, No.
                           226/Gunung Sugih, No. 249/Gunung Sugih, No. 250/Gunung Sugih, No.
                           251/Gunung Sugih, No. 276/Gunung Sugih, No. 277/Gunung Sugih, No.
                           406/Gunung Sugih dengan Hak Tanggungan Peringkat Pertama sebagaimana
                           ternyata dalam APHT No. 197/2016 tanggal 15 Desember 2016, yang dibuat
                           di hadapan Hapendi Harahap, S.H., M.H., PPAT di Cilegon dan SHT No.
                           1953/2016 tanggal 27 Desember 2016 yang diterbitkan oleh Kantor
                           Pertanahan Kota Cilegon;

                 iv.       2 bidang tanah berdasarkan sertifikat-sertifikat HGB No. 481/Gunung Sugih
                           dan No. 486/Gunung Sugih dengan Hak Tanggungan Peringkat Pertama
                           sebagaimana ternyata dalam APHT No. 31/2018 tanggal 19 Februari 2018,
                           yang dibuat di hadapan DR. Hapendi Harahap, S.H., M.H., PPAT di Cilegon
                           dan SHT No. 373/2018 tanggal 12 Maret 2018 yang diterbitkan oleh Kantor
                           Pertanahan Kota Cilegon.

                 v.        Mesin berdasarkan Akta Perjanjian Pembebanan Jaminan Fidusia atas Mesin-
                           Mesin No. 22 tanggal 9 Februari 2018 yang dibuat di hadapan Dedy Syamri,
                           S.H., Notaris di Jakarta Selatan antara PT Petrokimia Butadiene Indonesia
                           (“PBI”)   dan     BTN      dengan    Sertifikat  Jaminan     Fidusia     No.
                           W10.00092350.AH.05.01 Tahun 2018 tanggal 15 Februari 2018 yang
                           dikeluarkan oleh Kantor Pendaftaran Jaminan Fidusia Wilayah DKI Jakarta.
                           Sehubungan dengan penggabungan CAP dan PBI, CAP telah mengajukan
                           surat kepada BTN untuk melakukan perubahan sertifikat jaminan fidusia atas
                           obyek fidusia di atas, di mana kemudian telah diterbitkan Sertifikat Jaminan
                           Fidusia No. W10.00054519.AH.05.02 Tahun 2020 tanggal 28 Januari 2020, di
                           mana nama pemberi fidusia telah diubah dari PBI menjadi CAP.




                                                   204
Page 229
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 19


                 Jaminan poin (i) dan (ii) di atas diberikan oleh CAP kepada para kreditur berdasarkan
                 (a) Perjanjian Kredit No. 204/XI/2014 tanggal 12 November 2014 sebagaimana telah
                 diubah terakhir kali dengan Perubahan Keenam Terhadap Perjanjian Kredit No.
                 225/XII/2020 tanggal 11 Desember 2020, (b) Trade Facility Agreement tanggal 19
                 November 2010 sebagaimana diubah beberapa kali, terakhir dengan Surat
                 Amandemen tanggal 21 Juli 2020 antara Perseroan dan DBS Bank Ltd, (c) Akta
                 Perjanjian Pemberian Pinjaman No. 8 tanggal 5 September 2018, yang dibuat di
                 hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan sebagaimana
                 terakhir kali diubah berdasarkan Perubahan I Terhadap Perjanjian Pemberian
                 Pinjaman No. JAK/190673/190916 tanggal 24 Februari 2020, (d) Perjanjian Kredit No.
                 030/CB/JKT/2018 tanggal 4 Mei 2018 sebagaimana terakhir kali diubah dengan
                 Perubahan Ke-2 dan Pernyataan Kembali Terhadap Perjanjian Kredit No.
                 030/CB/JKT/2018 tanggal 4 Mei 2018, tanggal 11 Agustus 2020, (e) Akta Perjanjian
                 Kredit Modal Kerja No. CRO.KP/243/KMK/2018 No. 68 tanggal 30 Juli 2018, yang
                 dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan dan
                 Syarat-Syarat Umum Perjanjian Kredit tanggal 30 Juli 2018, sebagaimana terakhir kali
                 diubah dengan Addendum II (Kedua) Perjanjian Kredit Modal Kerja No.
                 CRO.KP/243/KMK/2018 tanggal 30 Juli 2020 antara Perseroan dengan PT Bank
                 Mandiri (Persero) Tbk, dan (f) Committed Banking Facilities No. LC/IR-370/LA/2018
                 tanggal 28 Maret 2019 sebagaimana diubah dengan Surat No. LC/IR-471/LA/2019
                 tanggal 17 September 2019 dan diperpanjang dengan Surat PT Bank BNP Paribas
                 Indonesia No. LC/IR-567/LA/2020 tanggal 2 September 2020, jaminan poin (iii) di atas
                 diberikan oleh CAP sehubungan dengan transaksi Penawaran Umum Obligasi
                 Chandra Asri Petrochemical I Tahun 2016, jaminan poin (iv) di atas diberikan oleh CAP
                 sehubungan dengan PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2018, dan jaminan
                 poin (v) diberikan oleh CAP sehubungan dengan transaksi Penawaran Umum Obligasi
                 Chandra Asri Petrochemical I Tahun 2016, PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap I
                 Tahun 2017, dan PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2018.

                 Berdasarkan hasil pemeriksaan kami atas Surat Pernyataan CAP tanggal 24 Juni
                 2021, CAP menyatakan bahwa sehubungan dengan jaminan-jaminan yang diberikan
                 oleh CAP, harta kekayaan CAP, yang saat ini merupakan objek jaminan atas kewajiban
                 pembayaran oleh CAP kepada pihak ketiga, tidak bersifat material bagi kelangsungan
                 usaha CAP dan apabila jaminan yang diberikan oleh CAP, akan dieksekusi, maka hal
                 tersebut tidak akan mengganggu kegiatan usaha/operasional CAP secara material.

                 Berdasarkan hasil pemeriksaan kami atas Surat Pernyataan GI dan GTA tanggal 24
                 Juni 2021, harta kekayaan GI dan GTA yang saat ini merupakan objek jaminan atas
                 kewajiban pembayaran oleh GI dan GTA kepada pihak ketiga tidak bersifat material
                 bagi kelangsungan usaha GI dan GTA dan apabila jaminan yang diberikan oleh GI
                 dan GTA akan dieksekusi, maka hal tersebut tidak akan mengganggu kegiatan
                 usaha/operasional GI dan GTA secara material.

8.      Berdasarkan Surat Pernyataan tanggal 24 Juni 2021 dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami,
        pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, seluruh harta kekayaan milik Anak Perusahaan
        yang dianggap material telah diasuransikan dalam jumlah pertanggungan yang memadai untuk
        mengganti obyek yang diasuransikan atau menutup risiko yang dipertanggungkan dan sampai
        dengan tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, polis-polis asuransi tersebut masih berlaku.

9.      Pada tanggal Pendapat dari Segi Hukum ini dikeluarkan, Anak Perusahaan telah memenuhi
        kewajiban atas ketentuan dan kepatuhan pajak perusahaan yang material sesuai dengan
        ketentuan peraturan perundang-undangan bidang perpajakan yang berlaku di Negara Republik
        Indonesia berdasarkan Surat Pernyataan dari Anak Perusahaan tanggal 24 Juni 2021.




                                                 205
Page 230
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 20


10.     Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, Anak Perusahaan yang memiliki tenaga kerja
        telah menaati ketentuan yang berlaku sehubungan dengan aspek ketenagakerjaan, antara lain:
        (i) kewajiban pelaporan ketenagakerjaan, (ii) Perjanjian Kerja Bersama dan/atau Peraturan
        Perusahaan (sebagaimana relevan), (iii) kewajiban kepesertaan dalam program BPJS
        Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, (iv) pemenuhan kewajiban Upah Minimum Regional,
        (v) pembentukan Lembaga Kerjasama Bipartit, dan (vi) RPTKA, sebagaimana telah kami
        uraikan dalam Laporan Uji Tuntas masing-masing Anak Perusahaan, kecuali untuk:

        a.       CAP sehubungan dengan belum dipenuhinya kewajiban pelaporan Wajib Lapor
                 Ketenagakerjaan (”WLTK”) Pabrik Serang (Ex-SMI);

        b.       GTA sehubungan dengan belum dipenuhinya kewajiban pelaporan Wajib Lapor
                 Penyelenggaraan Fasilitas Kesejahteraan Pekerja/Buruh Pada Perusahaan.

        Berdasarkan Undang-Undang No. 7 Tahun 1981 tentang Wajib Lapor Ketenagakerjaan di
        Perusahaan, pengusaha atau pengurus wajib melaporkan secara tertulis kepada Menteri atau
        pejabat yang ditunjuk selambat-lambatnya 30 hari setelah mendirikan, menjalankan kembali
        atau memindahkan perusahaan. Setelah menyampaikan laporan tersebut, pengusaha atau
        pengurus wajib melaporkan setiap tahun secara tertulis mengenai ketenagakerjaan pada
        Menteri atau pejabat yang ditunjuk. Bagi pengusaha atau pengurus yang tidak memenuhi
        kewajiban pelaporan tersebut diancam dengan pidana kurungan selama-lamanya tiga bulan
        atau denda setinggi-tingginya Rp 1.000.000,00.

        Berdasarkan Peraturan Daerah Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta No. 6 Tahun 2004
        tentang Ketenagakerjaan, setiap perusahaan wajib melaporkan penyelenggaraan fasilitas
        kesejahteraan pekerjanya secara tertulis kepada Gubernur DKI Jakarta. Pelanggaran atas
        kewajiban pelaporan penyelenggaraan fasilitas kesejahteraan pekerja/buruh pada perusahaan
        diancam pidana kurungan paling lama 6 bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp 5.000.000.

11.     Berdasarkan Surat Pernyataan tanggal 24 Juni 2021 dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami,
        pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, Anak Perusahaan tidak sedang terlibat dalam
        suatu perkara maupun sengketa di luar pengadilan dan/atau perkara perdata, pidana,
        persaingan usaha dan/atau perselisihan lain di lembaga peradilan dan/atau di lembaga
        arbitrase baik di Indonesia maupun di luar negeri atau perselisihan administratif dengan
        instansi pemerintah yang berwenang termasuk perselisihan sehubungan dengan kewajiban
        perpajakan atau perselisihan yang berhubungan dengan masalah perburuhan/hubungan
        industrial atau kepailitan atau mengajukan permohonan kepailitan atau tidak sedang
        menghadapi somasi yang dapat mempengaruhi secara berarti dan material kedudukan
        peranan dan/atau kelangsungan usaha Anak Perusahaan.

        Pada tanggal dikeluarkannya Pendapat Dari Segi Hukum ini, CAP sedang menghadapi perkara
        perpajakan. Namun demikian, perkara perpajakan tersebut tidak akan mempengaruhi secara
        berarti dan material kedudukan peranan dan/atau kelangsungan usaha CAP.

12.     Berdasarkan Surat Pernyataan masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris tanggal
        24 Juni 2021 dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum
        ini, masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris Anak Perusahaan tidak pernah atau
        tidak sedang terlibat dalam suatu perkara perdata, pidana dan/atau perselisihan di lembaga
        peradilan dan/atau di lembaga arbitrase baik di Indonesia maupun di luar negeri atau
        perselisihan administratif dengan instansi pemerintah yang berwenang termasuk perselisihan
        sehubungan dengan kewajiban perpajakan atau perselisihan yang berhubungan dengan
        masalah perburuhan/hubungan industrial atau tidak pernah dinyatakan pailit yang dapat
        mempengaruhi secara berarti kedudukan peranan dan/atau kelangsungan usaha Perseroan,
        atau menjadi anggota Direksi atau Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan
        suatu perusahaan dinyatakan pailit atau tidak sedang menghadapi somasi yang dapat



                                               206
Page 231
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 21


        mempengaruhi secara berarti dan material kedudukan peranan dan/atau kelangsungan usaha
        Anak Perusahaan.

ASUMSI-ASUMSI DAN PEMBATASAN

Pendapat Dari Segi Hukum kami berikan dengan mendasarkan pada asumsi-asumsi dan pembatasan
sebagai berikut:

1.      Bahwa tanda tangan atas semua dokumen asli yang diberikan atau diperlihatkan oleh
        Perseroan dan Anak Perusahaan sebagaimana diuraikan dalam Pendapat Dari Segi Hukum
        ini dan/atau pihak ketiga kepada kami dalam rangka PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I
        Tahun 2021 adalah asli, dan (i) dokumen-dokumen asli yang diberikan atau diperlihatkan
        kepada kami adalah otentik, (ii) dokumen-dokumen yang diberikan kepada kami dalam bentuk
        fotokopi atau salinan lainnya adalah sesuai dengan aslinya.

2.      Bahwa dokumen-dokumen, pernyataan-pernyataan, data, fakta-fakta, informasi-informasi dan
        keterangan-keterangan serta penegasan-penegasan baik lisan maupun tulisan yang diberikan
        oleh Perseroan dan Anak Perusahaan dan pihak ketiga kepada kami untuk tujuan pembuatan
        Pendapat Dari Segi Hukum adalah benar, akurat, lengkap, tidak menyesatkan dan sesuai
        dengan keadaan yang sebenarnya, serta tidak mengalami perubahan sampai dengan tanggal
        Pendapat Dari Segi Hukum.

3.      Pihak yang mengadakan perjanjian dengan Perseroan dan/atau Anak Perusahaan mempunyai
        kewenangan dan kekuasaan untuk melakukan tindakan tersebut secara sah dan mengikat.

4.      Para pejabat pemerintah yang mengeluarkan perizinan kepada, melakukan pendaftaran atau
        pencatatan untuk kepentingan, Perseroan dan/atau masing-masing Anak Perusahaan: (i)
        mempunyai kewenangan dan kekuasaan untuk melakukan tindakan tersebut secara sah dan
        mengikat; (ii) telah melakukan tindakannya sesuai peraturan perundang-undangan yang
        berlaku dan setiap permohonan perizinan atau dokumen pendaftaran atau pencatatan telah
        memuat setiap dan seluruh prasyarat yang ditentukan menurut peraturan perundang-
        undangan maupun kebijakan yang terkait.

5.      Bahwa sehubungan dengan pendapat hukum kami secara umum dan khususnya yang
        menyangkut perizinan, harta kekayaan, atau perjanjian-perjanjian atau perkara/sengketa yang
        telah kami uraikan dalam Laporan Uji Tuntas, kami menerapkan prinsip materialitas yang
        umum berlaku dalam bidang pasar modal di Indonesia dan berdasarkan pandangan
        profesional kami terhadap hal-hal yang dapat mempengaruhi secara berarti operasi dan
        kelangsungan usaha dari Perseroan dan Anak Perusahaan.

6.      Pendapat Dari Segi Hukum ini disusun dan disiapkan berdasarkan hasil pemeriksaan atas
        dokumen-dokumen yang kami peroleh sampai dengan tanggal 28 Juni 2021.

7.      Pendapat Dari Segi Hukum sama sekali tidak dapat digunakan untuk menilai: (i) kewajaran
        atau finansial atas suatu transaksi, termasuk namun tidak terbatas pada transaksi di mana
        Perseroan menjadi pihak atau mempunyai kepentingan atau harta kekayaannya yang terkait,
        dan/atau (ii) aspek komersial dan finansial terkait rencana dan pelaksanaan penggunaan dana
        hasil PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021.

8.      Pendapat Dari Segi Hukum ini diberikan berdasarkan hukum yang berlaku di Negara Republik
        Indonesia, sehingga karenanya: (i) tidak dimaksudkan untuk berlaku atau dapat ditafsirkan
        menurut hukum atau yurisdiksi hukum lain dan (ii) tidak mencakup kepatuhan Perseroan atas
        hukum atau yurisdiksi hukum lain maupun hukum internasional sehubungan dengan kegiatan
        usaha maupun harta kekayaan Perseroan dan Anak Perusahaan.




                                                207
Page 232
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 22


9.      Informasi, fakta dan pendapat yang dimuat dalam Pendapat Dari Segi Hukum dapat
        terpengaruh bilamana asumsi-asumsi dan pembatasan tersebut di atas tidak tepat atau tidak
        benar atau tidak sesuai dengan kenyataannya.




                             [Sisa halaman ini sengaja dikosongkan]




                                               208
Page 233
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 23


Demikianlah Pendapat Dari Segi Hukum ini kami persiapkan dalam kapasitas kami sebagai konsultan
hukum yang bebas dan mandiri, dengan penuh kejujuran dan tidak berpihak serta terlepas dari
kepentingan pribadi, baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap usaha Perseroan maupun
Anak Perusahaan dan kami bertanggungjawab atas isi Pendapat Dari Segi Hukum ini.


Hormat kami,

ASSEGAF HAMZAH & PARTNERS




Putu Suryastuti, S.H., M.H.
Partner


No. STTD         : STTD.KH-115/PM.2/2018
No. HKHPM        : 201423




                                              209
Page 234
Halaman ini sengaja dikosongkan




             210
Page 235
XVI.   LAPORAN KEUANGAN




                          211
Page 236
Halaman ini sengaja dikosongkan




             212
Page 237
      Jakarta,
Jakarta, 12 Mei212021/May
                  Mei/May 21, 2021
                          21, 2021




             213
Page 238
                                                                                                                 Imelda & Rekan
                                                                                                                Registered Public Accountants
                                                                                                                 License No. 308/KM.1/2020
                                                                                                                 The Plaza Office Tower 32nd Floor
                                                                                                                 Jl. M.H. Thamrin Kav 28-30
                                                                                                                 Jakarta 10350
                                                                                                                 Indonesia

                                                                                                                 Tel: +62 21 5081 8000
                                                                                                                 Fax: +62 21 2992 8200, 2992 8300
                                                                                                                 Email: iddttl@deloitte.com
                                                                                                                 www.deloitte.com/id
                                                                                                                 
                  Laporan Auditor Independen                                                         Independent Auditor’s Report

No. 00300/2.1265/AU.1/01/1208-2/1/V/2021                                           No. 00300/2.1265/AU.1/01/1208-2/1/V/2021
Pemegang         Saham,       Dewan       Komisaris       dan     Direksi          The Stockholders, Board of Commissioners and Directors

PT Barito Pacific Tbk                                                              PT Barito Pacific Tbk

Kami telah mengaudit laporan keuangan konsolidasian                                We have audited the accompanying consolidated
PT Barito Pacific Tbk dan entitas anak terlampir, yang                             financial statements of PT Barito Pacific Tbk and its
terdiri dari laporan posisi keuangan konsolidasian                                 subsidiaries,   which    comprise    the    consolidated
tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, serta laporan                                   statement of financial position as of December 31,
laba    rugi   dan   penghasilan    komprehensif    lain                           2020 and 2019, and the consolidated statement of
konsolidasian, laporan perubahan ekuitas konsolidasian                             profit or loss and other comprehensive income,
dan laporan arus kas konsolidasian untuk tahun - tahun                             consolidated statement of changes in equity, and
yang berakhir pada tanggal tersebut, dan suatu ikhtisar                            consolidated statement of cash flows for the years then
kebijakan akuntansi signifikan dan informasi penjelasan                            ended, and a summary of significant accounting
lainnya.                                                                           policies and other explanatory information.
Tanggung Jawab Manajemen                             atas      Laporan             Management’s       Responsibility                         for            the
Keuangan Konsolidasian                                                             Consolidated Financial Statements
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan                                    Management is responsible for the preparation and fair
penyajian wajar laporan keuangan konsolidasian                                     presentation of these consolidated financial statements
tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di                               in accordance with Indonesian Financial Accounting
Indonesia, dan atas pengendalian internal yang                                     Standards, and for such internal control as
dianggap perlu oleh manajemen untuk memungkinkan                                   management determines is necessary to enable the
penyusunan laporan keuangan konsolidasian yang                                     preparation of the consolidated financial statements
bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang                                 that are free from material misstatement, whether due
disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.                                       to fraud or error.
Tanggung Jawab Auditor                                                             Auditor’s Responsibility
Tanggung jawab kami adalah untuk menyatakan suatu                                  Our responsibility is to express an opinion on these
opini atas laporan keuangan konsolidasian tersebut                                 consolidated financial statements based on our audit.
berdasarkan audit kami. Kami melaksanakan audit                                    We conducted our audit in accordance with Standards
kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh                                on Auditing established by the Indonesian Institute of
Institut Akuntan Publik Indonesia. Standar tersebut                                Certified Public Accountants. Those standards require
mengharuskan kami untuk mematuhi ketentuan etika                                   that we comply with ethical requirements and plan and
serta merencanakan dan melaksanakan audit untuk                                    perform the audit to obtain reasonable assurance
memperoleh keyakinan memadai tentang apakah                                        about whether the consolidated financial statements
laporan keuangan konsolidasian bebas dari kesalahan                                are free from material misstatement.
penyajian material.
Suatu audit melibatkan pelaksanaan prosedur untuk                                  An audit involves performing procedures to obtain audit
memperoleh bukti audit tentang angka-angka dan                                     evidence about the amounts and disclosures in the
pengungkapan dalam laporan keuangan konsolidasian.                                 consolidated financial statements. The procedures
Prosedur yang dipilih bergantung pada pertimbangan                                 selected depend on the auditor’s judgment, including
auditor, termasuk penilaian atas risiko kesalahan                                  the assessment of the risks of material misstatement of
penyajian    material   dalam     laporan  keuangan                                the consolidated financial statements, whether due to
konsolidasian, baik yang disebabkan oleh kecurangan                                fraud or error. In making those risk assessments, the
maupun kesalahan. Dalam melakukan penilaian risiko                                 auditor considers internal control relevant to the
tersebut, auditor mempertimbangkan pengendalian                                    entity’s preparation and fair presentation of the
internal yang relevan dengan penyusunan dan                                        consolidated financial statements in order to design
penyajian wajar laporan keuangan konsolidasian                                     audit procedures that are appropriate in the
entitas untuk merancang prosedur audit yang tepat                                  circumstances, but not for the purpose of expressing an
sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan                                opinion on the effectiveness of the entity’s internal
menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian                                 control. An audit also includes evaluating the
internal   entitas.  Suatu   audit   juga mencakup                                 appropriateness of accounting policies used and the
pengevaluasian atas ketepatan kebijakan akuntansi                                  reasonableness of accounting estimates made by
yang digunakan dan kewajaran estimasi akuntansi                                    management, as well as evaluating the overall
yang dibuat oleh manajemen, serta pengevaluasian                                   presentation of the consolidated financial statements.
atas penyajian laporan keuangan konsolidasian secara
keseluruhan.
Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh                               We believe that the audit evidence we have obtained is
adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis                               sufficient and appropriate to provide a basis for our
bagi opini audit kami.                                                             audit opinion.


Imelda & Rekan                                                          214
Deloitte refers to one or more of Deloitte Touche Tohmatsu Limited, a UK private company limited by guarantee (“DTTL”), its network of member firms,

and their related entities. DTTL and each of its member firms are legally separate and independent entities. DTTL (also referred to as “Deloitte Global”)
                                                                        214
does not provide services to clients. Please see www.deloitte.com/id/about to learn more about our global network of member firms.

Member of Deloitte Touche Tohmatsu Limited

Page 239
Imelda
      & Rekan

Opini                                                         Opinion

Menurut opini kami, laporan keuangan konsolidasian            In our opinion, the accompanying consolidated
terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal            financial statements present fairly, in all material
yang material, posisi keuangan konsolidasian PT Barito        respects, the consolidated financial position of
Pacific Tbk dan entitas anak tanggal 31 Desember 2020         PT Barito Pacific Tbk and its subsidiaries as of
dan 2019, serta kinerja keuangan konsolidasian dan            December 31, 2020 and 2019, and their consolidated
arus kas konsolidasian untuk tahun - tahun yang               financial performance and consolidated cash flows for
berakhir pada tanggal tersebut sesuai dengan Standar          the years then ended, in accordance with Indonesian
Akuntansi Keuangan di Indonesia.                              Financial Accounting Standards.

Hal Lain                                                      Other Matters

Kami sebelumnya telah menerbitkan laporan auditor             We have previously issued our independent auditor’s
independen No. 00283/2.1265/AU.1/1208-2/1/V/2021              report No. 00283/2.1265/AU.1/1208-2/1/V/2021 dated
tanggal 3 Mei 2021 atas laporan keuangan konsolidasian        May 3, 2021 on the consolidated financial statements
PT Barito Pacific Tbk dan entitas anak untuk tahun-tahun      of PT Barito Pacific Tbk and its subsidiaries for the
yang berakhir 31 Desember 2020, 2019 dan 2018,                years ended December 31, 2020, 2019 and 2018, with
dengan opini tanpa modifikasian dan paragraf hal lain         unmodified opinion and other matters paragraph
mengenai penerbitan laporan keuangan konsolidasian            regarding the previously issued consolidated financial
sebelumnya       untuk   tahun-tahun     yang    berakhir     statements for the years ended December 31, 2020,
31 Desember 2020, 2019 dan 2018, dan pembatasan               2019 and 2018, and restriction on use and distribution
penggunaan dan pendistribusian laporan keuangan               of the consolidated financial statements of PT Barito
konsolidasian PT Barito Pacific Tbk dan entitas anak.         Pacific Tbk and its subsidiaries.

Tidak terdapat perbedaan material antara laporan              There were no significant differences between the
keuangan      konsolidasian    yang   telah  diterbitkan      previously issued consolidated financial statements and
sebelumnya dan laporan keuangan konsolidasian yang            these reissued consolidated financial statements,
diterbitkan kembali, kecuali perubahan-perubahan seperti      except for the changes explained in Note 58 to these
dijelaskan pada Catatan 58 atas laporan keuangan              consolidated financial statements.
konsolidasian.

Laporan ini disusun untuk disertakan dalam Dokumen            This report has been prepared for inclusion in the Shelf
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan           Registration Bonds II Offering Memorandum of
II PT Barito Pacific Tbk dan tidak didistribusikan kepada     PT Barito Pacific Tbk and is not distributed to or used
atau digunakan untuk tujuan lain.                             for any other purposes.




                                                   IMELDA & REKAN




                                             Theodorus Bambang Dwi K.A.
                               Izin Akuntan Publik/ Public Accountant License No. AP 1208

                                             21 Mei 2021/May 21, 2021





                                                     215
Page 240
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                        CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2020 AND 2019                                                                                                    DECEMBER 31, 2020 AND 2019


                                                                     31 Desember/     31 Desember/
                                                        Catatan/     December 31,     December 31,
                                                         Notes          2020              2019
                                                                       US$ '000         US$ '000


ASET                                                                                                      ASSETS


ASET LANCAR                                                                                               CURRENT ASSETS
Kas dan setara kas                                          5           1.135.310          744.202        Cash and cash equivalents
Rekening bank yang dibatasi penggunaannya                  23             185.590          143.481        Restricted cash in banks
Aset keuangan lainnya - lancar                                             95.122            87.854       Other financial assets - current
Piutang usaha - bersih                                      6                                             Trade accounts receivable - net
   Pihak berelasi                                          50               5.100             7.424          Related party
   Pihak ketiga                                                           220.214          253.419           Third parties
Piutang lain-lain - bersih                                  7                                             Other accounts receivable - net
   Pihak berelasi                                          50                     -          61.800          Related parties
   Pihak ketiga                                                            11.882            16.926          Third parties
                                                                                                          Finance lease receivables - current
Piutang sewa pembiayaan - lancar                            8               6.570             5.937          maturities
Persediaan - bersih                                         9             276.354          307.945        Inventories - net
Pajak dibayar dimuka                                       10              86.903          156.010        Prepaid taxes
Uang muka                                                  11              22.506            28.193       Advances
Biaya dibayar dimuka                                       12              10.624            14.777       Prepaid expenses
Aset lancar lainnya                                        13                  502               165      Other current assets


Jumlah Aset Lancar                                                      2.056.677        1.828.133        Total Current Assets


ASET TIDAK LANCAR                                                                                         NONCURRENT ASSETS
Piutang lain-lain - bersih                                  7                                             Other accounts receivable - net
   Pihak berelasi                                          50             198.553                329         Related parties
   Pihak ketiga                                                            65.652            65.051          Third parties
Piutang sewa pembiayaan - setelah dikurangi                                                               Finance lease receivables - net of
   bagian lancar                                            8             387.692          394.262           current maturities
Aset pajak tangguhan - bersih                              46                  213               375      Deferred tax assets - net
Beban yang ditangguhkan                                    14              17.630            22.715       Deferred charges
Uang muka investasi                                      50,52u            23.004            83.144       Advances for investment
Investasi pada entitas asosiasi dan                                                                       Investments in associates and joint
   ventura bersama                                         15             162.582            25.374          venture
Aset keuangan lainnya - tidak lancar                       16               7.035             7.135       Other financial assets - noncurrent
                                                                                                          Advances for purchase of property,
Uang muka pembelian aset tetap                             17               7.109            65.702          plant and equipment
Aset keuangan derivatif                                    52o              4.233                136      Derivative financial assets
Suku cadang dan perlengkapan                                9              21.784            20.925       Spareparts and equipment
Aset biologis - hutan tanaman industri                     18                     -           7.954       Biological assets - industrial timber plantations
Properti investasi - bersih                                19              41.641            25.250       Investment properties - net
Aset hak-guna                                              20              18.344                  -      Right-of-use assets
Aset tetap - bersih                                        21           2.666.341        2.584.943        Property, plant and equipment - net
Aset sewa operasi                                          22             358.041          351.475        Property on operating lease
Rekening bank yang dibatasi penggunaannya                  23               5.428             4.572       Restricted cash in banks
Tagihan restitusi pajak                                    24               9.160             6.776       Claims for tax refund
Aset tidak berwujud - bersih                               25           1.628.972        1.683.952        Intangible assets - net
Aset tidak lancar lainnya                                  13               3.068             4.232       Other noncurrent assets


Jumlah Aset Tidak Lancar                                                5.626.482        5.354.302        Total Noncurrent Assets


JUMLAH ASET                                                             7.683.159        7.182.435        TOTAL ASSETS




Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan                             See accompanying notes to consolidated financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.                      which are an integral part of the consolidated financial statements.




                                                                           -1-




                                                                        216
Page 241
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                         CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 (Lanjutan)                                                                         DECEMBER 31, 2020 AND 2019 (Continued)


                                                                     31 Desember/      31 Desember/
                                                        Catatan/     December 31,      December 31,
                                                         Notes          2020               2019
                                                                       US$ '000          US$ '000

LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                      LIABILITIES AND EQUITY

LIABILITAS JANGKA PENDEK                                                                                    CURRENT LIABILITIES
Utang usaha                                               26,50           725.636           690.407         Trade accounts payable
Utang lain-lain                                            27                                               Other accounts payable
   Pihak berelasi                                          50                  715            79.893           Related party
   Pihak ketiga                                                            38.016             29.828           Third parties
Uang muka yang diterima                                                    41.719             24.947        Advance payments received
Utang pajak                                                28              33.923             35.429        Taxes payable
Biaya yang masih harus dibayar                                             59.755             58.798        Accrued expenses
Utang bank jangka pendek                                   30                  709                  72      Short-term bank loan
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo                                                                  Long-term liabilities - current
   dalam waktu satu tahun:                                                                                     maturities:
   Liabilitas sewa                                         29               2.168                    -         Lease liabilities
   Utang lembaga keuangan non-bank                                                26                 4         Non-bank financial institutional loan
   Utang bank jangka panjang                               30              91.528           167.926            Long-term bank loans
   Utang obligasi dan wesel bayar                          31             105.341             18.331           Bonds and notes payable

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                         1.099.536         1.105.635         Total Current Liabilities

LIABILITAS JANGKA PANJANG                                                                                   NONCURRENT LIABILITIES
Liabilitas pajak tangguhan - bersih                        46             865.894           899.861         Deferred tax liabilities - net
Liabilitas kontrak                                          2              17.634                    -      Contract liabilities
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
   bagian yang jatuh tempo dalam waktu                                                                      Long-term liabilities - net of current
   satu tahun:                                                                                                 maturities:
   Liabilitas sewa                                         29               7.835                    -         Lease liabilities
   Utang lembaga keuangan non-bank                                                9                 6          Non-bank financial institutional loan
   Utang bank jangka panjang                               30             476.345         1.335.658            Long-term bank loans
   Utang obligasi dan wesel bayar                          31           2.196.056         1.013.663            Bonds and notes payable
Liabilitas keuangan derivatif                              52o              5.422             11.384        Derivative financial liabilities
Liabilitas imbalan kerja                                   32              60.844             57.969        Employment benefits obligation
Estimasi biaya pembongkaran aset tetap                                      2.623              2.452        Decommissioning cost

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                        3.632.662         3.320.993         Total Noncurrent Liabilities

JUMLAH LIABILITAS                                                       4.732.198         4.426.628         TOTAL LIABILITIES

EKUITAS                                                                                                     EQUITY
Ekuitas yang diatribusikan kepada                                                                           Equity attributable to owners
   pemilik Entitas Induk                                                                                       of the Company
Modal saham - nilai nominal Rp 100 per saham                                                                Capital stock - par value of Rp 100 per share
   Modal dasar - 279.000.000.000 saham                                                                         Authorized - 279,000,000,000 shares
   Modal ditempatkan dan disetor penuh -                                                                       Issued and fully paid -
       93.388.796.190 saham pada 31 Desember                                                                        93,388,796,190 shares at December 31,
       2020 dan 89.015.998.170 saham pada                                                                           2020 and 89,015,998,170 shares at
       31 Desember 2019                                    33             978.875           948.025                 December 31, 2019
Tambahan modal disetor                                     34              96.177           127.718         Additional paid-in capital
Komponen ekuitas lainnya                                   36             135.942           135.942         Other equity component
Penghasilan komprehensif lain                              37             (92.305)         (210.653)        Other comprehensive income
Saldo laba - sejak kuasi reorganisasi                      38                                               Retained earnings since quasi -
   pada tanggal 30 Juni 2011                                                                                   reorganization on June 30, 2011
   Ditentukan penggunaannya                                                 2.550              2.100           Appropriated
   Tidak ditentukan penggunaannya                                         214.378           180.445            Unappropriated

Jumlah                                                                  1.335.617         1.183.577         Total

Dikurangi biaya perolehan saham treasuri -                                                                  Less costs of treasury stock -
   560.073.400 saham pada 31 Desember 2020 dan                                                                 560,073,400 shares at December 31,2020 and
   502.436.000 saham pada 31 Desember 2019                 35             (10.607)            (8.041)          502,436,000 shares at December 31,2019
Jumlah ekuitas yang diatribusikan kepada                                                                    Total Equity attributable to owners of
   pemilik Entitas Induk                                                1.325.010         1.175.536            the Company

Kepentingan nonpengendali                                  39           1.625.951         1.580.271         Non-controlling interests

Jumlah Ekuitas                                                          2.950.961         2.755.807         Total Equity

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                           7.683.159         7.182.435         TOTAL LIABILITIES AND EQUITY


Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan                              See accompanying notes to consolidated financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.                       which are an integral part of the consolidated financial statements.




                                                                           -2-




                                                                         217
Page 242
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                         PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                                        CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN                                                                             OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2020 DAN 2019                                 FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31, 2020 AND 2019

                                                        Catatan/
                                                         Notes        2020           2019
                                                                     US$ '000       US$ '000

OPERASI YANG DILANJUTKAN                                                                            CONTINUING OPERATIONS

PENDAPATAN                                                40,50       2.334.170      2.402.466      REVENUES

BEBAN POKOK PENDAPATAN DAN                                                                          COST OF REVENUES AND DIRECT
   BEBAN LANGSUNG                                          41         1.750.773      1.823.015         COSTS

LABA KOTOR                                                              583.397        579.451      GROSS PROFIT

Beban penjualan                                            42           (50.519)       (42.173)     Selling expenses
Beban umum dan administrasi                                43          (107.491)      (111.947)     General and administrative expenses
Beban keuangan                                             44          (213.689)      (185.026)     Finance costs
Kerugian kurs mata uang asing - bersih                                  (10.069)        (2.159)     Loss on foreign exchange - net
Bagian laba (rugi) entitas asosiasi dan ventura                                                     Share in profit (loss) of associates
    bersama - bersih                                                     16.536         (3.383)          and joint venture - net
Keuntungan dan kerugian lain-lain - bersih                 45            26.307         41.906      Other gains and losses - net

LABA SEBELUM PAJAK                                                      244.472        276.669      PROFIT BEFORE TAX

BEBAN PAJAK PENGHASILAN - BERSIH                           46          (103.089)      (139.289)     INCOME TAX EXPENSE - NET

LABA BERSIH TAHUN BERJALAN                                              141.383        137.380      NET PROFIT FOR THE YEAR

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                                                       OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi                                                             Items that will not be reclassified
    ke laba rugi:                                                                                       subsequently to profit or loss:
    Pengukuran kembali atas program                                                                     Remeasurement of defined
          imbalan pasti, setelah pajak                                      2.750       (2.783)            benefits obligation, net of tax
Pos-pos yang akan direklasifikasi                                                                   Items that may be reclassified
    ke laba rugi:                                                                                       subsequently to profit or loss:
    Selisih kurs penjabaran laporan keuangan                             (5.031)         4.013          Foreign currency translation adjustment
    Cadangan lindung nilai arus kas                                       2.359        (14.830)         Hedging reserves for cash flow hedge
    Bagian penghasilan komprehensif lain entitas                                                        Share in other comprehensive income of
          asosiasi dan ventura bersama - bersih                         (12.210)               -           associates and joint venture - net
    Keuntungan (kerugian) nilai wajar bersih atas
          aset keuangan yang diukur pada FVTOCI/                                                         Net fair value gain (loss) on financial
          tersedia untuk dijual                                             (168)        2.012             assets at FVTOCI/available-for-sale

Jumlah rugi komprehensif lain tahun berjalan                            (12.300)       (11.588)     Total other comprehensive loss for the year

JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF                                                                     TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
   TAHUN BERJALAN                                                       129.083        125.792         FOR THE YEAR

LABA BERSIH TAHUN BERJALAN YANG                                                                     NET PROFIT FOR THE YEAR
   DIATRIBUSIKAN KEPADA:                                                                               ATTRIBUTABLE TO:
   Pemilik entitas induk                                                 36.274         44.130         Owners of the Company
   Kepentingan nonpengendali                               39           105.109         93.250         Non-controlling interests

Laba bersih tahun berjalan                                              141.383        137.380      Net profit for the year

JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN                                                               TOTAL COMPREHENSIVE INCOME FOR
   BERJALAN YANG DIATRIBUSIKAN KEPADA:                                                                 THE YEAR ATTRIBUTABLE TO:
   Pemilik entitas induk                                                 25.379         42.433         Owners of the Company
   Kepentingan nonpengendali                               39           103.704         83.359         Non-controlling interests

Jumlah Penghasilan Komprehensif                                                                     Total Comprehensive Income
   Tahun Berjalan                                                       129.083        125.792          for the Year

LABA PER SAHAM **)                                                                                  EARNINGS PER SHARE **)
   (dalam Dolar Amerika Serikat penuh)                     47                                          (in United States Dollar full amount)
   Dasar                                                                 0,00039        0,00049        Basic
   Dilusi                                                                0,00039        0,00049        Diluted



**) Telah disesuaikan sehubungan dengan dampak                                                      **) Adjusted including the effects of nominal
    pemecahan nilai nominal saham (Catatan 47)                                                          stock split (Note 47)



Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan                         See accompanying notes to consolidated financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.                  which are an integral part of the consolidated financial statements.




                                                                        -3-




                                                                      218
Page 243
      PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                                                                                                                                                                                                            PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
      LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN                                                                                                                                                                                                                                                                      CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
      UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2020 DAN 2019                                                                                                                                                                                                                                                    FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31, 2020 AND 2019

                                                                                                                                                                                                                                                      Ekuitas yang
                                                                                                                                                                       Ekuitas entitas anak                                                          diatribusikan
                                                                                                          Tambahan                                  Penghasilan         yang berasal dari                                                           kepada pemilik
                                                                                                             modal                                 komprehensif         kombinasi bisnis/                   Saldo laba/                              entitas induk/
                                                                                 Modal ditempatkan          disetor/          Komponen                  lain/         Equity in subsidiaries             Retained earnings              Saham            Equity            Kepentingan         Jumlah
                                                                                 dan disetor penuh/       Additional       ekuitas lainnya/            Other             resulting from           Ditentukan        Tidak ditentukan   treasuri/      attributable        nonpengendali/      ekuitas/
                                                                      Catatan/    Issued and fully          paid-in         Other equity          comprehensive              business          penggunaannya/       penggunaannya/     Treasury    to the owners of       Non-controlling       Total
                                                                       Notes     paid capital stock         capital          components               income              combination            Appropriated        Unappropriated     stocks       the Company             interests         equity
                                                                                      US$ '000             US$ '000            US$ '000               US$'000                US$'000               US$ '000             US$ '000       US$ '000         US$ '000             US$ '000         US$ '000

      Saldo per 1 Januari 2019                                                              947.615           126.594              179.189              (208.956)                         -              1.500             136.915       (8.041)           1.174.816             1.527.226      2.702.042      Balances as of January 1, 2019
      Pembagian dividen dan capital reduction entitas                                                                                                                                                                                                                                                          Dividend distributed and capital reduction by subsidiary
         anak kepada kepentingan nonpengendali                             39                         -                -                      -                   -                       -                   -                    -           -                      -            (24.207)       (24.207)        to non-controlling interests
      Perubahan ekuitas sehubungan dengan                                                                                                                                                                                                                                                                      Change in equity in relation to equity
         instrumen ekuitas entitas anak                                    39                         -                -                      -                   -                       -                   -                    -           -                      -                571           571          instrument in subsidiary
      Perubahan ekuitas sehubungan transaksi dengan                                                                                                                                                                                                                                                            Change in equity due to transaction with non-controlling
         kepentingan nonpengendali atas penambahan                                                                                                                                                                                                                                                                interest related with addition of investment in
         investasi pada saham entitas anak                              37                        -                 -              (43.247)                    -                          -                  -                   -             -             (43.247)               (6.678)      (49.925)         shares of subsidiary
      Cadangan umum                                                     33                        -                 -                    -                     -                          -                600                (600)            -                   -                     -             -       General reserve
      Pelaksanaan waran                                                33,34                    410             1.124                    -                     -                          -                  -                   -             -               1.534                     -         1.534       Exercise of warrants
      Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan                                              -                 -                    -                (1.697)                         -                  -              44.130             -              42.433                83.359       125.792       Total comprehensive income for the year




219
      Saldo per 31 Desember 2019                                                            948.025           127.718              135.942              (210.653)                         -              2.100             180.445       (8.041)           1.175.536             1.580.271      2.755.807      Balance as of December 31, 2019
      Dampak penerapan standar akuntansi baru                              2                      -                 -                    -                     -                          -                  -              (3.827)           -               (3.827)               (7.100)       (10.927)     Effect of the adoption of the new accounting standards
      Saldo per 1 Januari 2020                                                              948.025           127.718              135.942              (210.653)                         -              2.100             176.618       (8.041)           1.171.709             1.573.171      2.744.880      Balance as of January 1, 2020

      Pembagian dividen dan capital reduction entitas                                                                                                                                                                                                                                                          Dividend distributed and capital reduction by subsidiary
         anak kepada kepentingan nonpengendali                             39                         -                -                      -                   -                       -                   -                    -           -                      -           (105.529)      (105.529)        to non-controlling interests
      Perubahan ekuitas sehubungan dengan                                                                                                                                                                                                                                                                      Change in equity in relation to equity
         instrumen ekuitas entitas anak                                    39                         -                -                      -                   -                       -                   -               1.936            -               1.936                 6.164          8.100         instrument in subsidiary
      Perubahan ekuitas sehubungan transaksi dengan                                                                                                                                                                                                                                                            Change in equity due to transaction with non-controlling
         kepentingan nonpengendali atas penambahan                                                                                                                                                                                                                                                                interest related with addition of investment in
         investasi pada saham entitas anak                                 39                         -                -                      -                   -                       -                   -                    -           -                      -             48.441         48.441         shares of subsidiary
      Selisih nilai transaksi restrukturisasi                                                                                                                                                                                                                                                                  Difference in value of restructuring transactions
         entitas sepengendali                                          34,48                      -          (115.700)                        -          129.243                          -                  -                   -            -               13.543                     -        13.543          among entities under common control
      Saham treasuri                                                    35                        -                 -                         -                -                          -                  -                   -       (2.566)              (2.566)                    -        (2.566)      Treasury stocks
      Cadangan umum                                                     33                        -                 -                         -                -                          -                450                (450)           -                    -                     -             -       General reserve
      Pelaksanaan waran                                                33,34                 30.850            84.159                         -                -                          -                  -                   -            -              115.009                     -       115.009       Exercise of warrants
      Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan                                              -                 -                         -          (10.895)                         -                  -              36.274            -               25.379               103.704       129.083       Total comprehensive income for the year

      Saldo per 31 Desember 2020                                                            978.875            96.177              135.942               (92.305)                         -              2.550             214.378      (10.607)           1.325.010             1.625.951      2.950.961      Balance as of December 31, 2020



      Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan                                                                                                                                                                                                                                            See accompanying notes to consolidated financial statements
      bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.                                                                                                                                                                                                                                     which are an integral part of the consolidated financial statements.
Page 244
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN                                                                           CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2020 DAN 2019                                        FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31, 2020 AND 2019

                                                    Catatan/
                                                     Notes            2020          2019
                                                                     US$ '000      US$ '000

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI                                                                    CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari pelanggan                                         2.386.421     2.398.699      Cash receipts from customers
Pembayaran kas kepada :                                                                            Cash paid to :
  Pemasok dan lainnya                                                (1.610.682)   (1.533.241)       Suppliers and others
  Direksi dan karyawan                                                 (104.065)     (133.960)       Directors and employees

Kas dihasilkan dari operasi                                             671.674       731.498      Cash generated from operations
Penerimaan restitusi pajak                                              109.554        63.679      Tax restitution received
Pembayaran atas tagihan pajak                                            (2.482)            -      Payment of tax claims
Pembayaran pajak penghasilan                                           (149.086)     (153.872)     Payment of income taxes
Pembayaran beban keuangan                                              (198.595)     (182.016)     Payment of finance charges

Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi                             431.065       459.289      Net Cash Provided by Operating Activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI                                                                  CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Penerimaan bunga                                                          8.846        13.184      Interest received
Penerimaan dividen tunai                                                  1.106         1.390      Dividends received
Bagi hasil operasi                                                            -         2.992      Operational profit sharing
Piutang lain-lain kepada pihak berelasi                                (122.103)      (61.800)     Other account receivable from related party
Penempatan investasi pada entitas asosiasi                                                         Placement of investment in an associate and
   dan ventura bersama                                                  (56.307)      (24.185)        joint venture
Penempatan pada aset keuangan lainnya                                    (7.268)      (40.039)     Placement of other financial assets
                                                                                                   Payment of advance for purchase of property,
Pembayaran uang muka pembelian aset tetap                                (4.055)      (62.333)        plant and equipment
Perolehan aset tetap                                   21              (135.079)     (415.743)     Acquisition of property, plant and equipment
Penambahan aset tidak berwujud                         25                     -            (1)     Additions of intangible assets
Penambahan suku cadang dan peralatan                                       (859)         (326)     Additions of spare parts and supplies
Pembayaran uang muka investasi                                           (6.318)      (81.570)     Payment of advance on investment
Penambahan properti investasi                                           (15.915)      (13.904)     Additions of investment property
Penerimaan dari penjualan aset tetap                                          -        80.266      Proceeds from sale of property, plant and equipment
Penambahan investasi pada saham entitas anak                                  -       (49.947)     Addition of investment in shares of subsidiaries

Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi                         (337.952)     (652.016)     Net Cash Used in Investing Activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN                                                                  CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan hasil emisi dari penawaran
  umum terbatas dan waran                              33               115.009         1.534      Proceeds from limited public offering and warrants
Penarikan (penempatan) pada rekening bank
  yang dibatasi penggunaannya                          23               (42.965)      301.800      Withdrawal (placement) of restricted cash in bank
Penerimaan utang bank jangka panjang                                    263.768       517.007      Proceeds from long-term bank loans
Penerimaan utang bank jangka pendek                                     115.696           575      Proceeds from short-term bank loans
Pembayaran liabilitas sewa                                              (12.885)            -      Payment of lease liabilities
Pembayaran biaya perolehan pinjaman                                     (26.555)      (12.758)     Payment of transaction costs
Denda untuk pembatalan Tranche B                                         (4.000)            -      Penalties for cancellation of Tranche B loan
Pembayaran utang obligasi dan wesel bayar                               (40.460)      (62.274)     Payment of bonds and notes payable
Penerimaan utang lembaga keuangan non-bank                                   25            10      Proceeds from non-bank financial institutional loan
Kontribusi modal dari kepentingan non pengendali                         48.441             -      Capital contribution of noncontrolling interest
Pembayaran dividen dan capital reduction dari                                                      Dividend payment and capital reduction from
  entitas anak                                         39              (105.529)      (24.207)        the subsidiaries
Pembayaran utang bank jangka panjang                   30            (1.218.121)     (692.733)     Payment of long-term bank loans
Pembayaran utang bank jangka pendek                    30              (115.073)         (503)     Payment of short-term bank loans
Penerimaan utang obligasi dan wesel bayar              31             1.323.210       107.906      Proceeds from bonds and notes payable
Pembelian saham diperoleh kembali                      35                (2.566)            -      Purchase of treasury stocks

Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                           297.995       136.357      Net Cash Provided by Financing Activities


KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH                                                                        NET INCREASE (DECREASE) IN CASH
  KAS DAN SETARA KAS                                                    391.108       (56.370)       AND CASH EQUIVALENTS

                                                                                                   CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                           5               744.202       800.572        AT BEGINNING OF YEAR

                                                                                                   CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                          5             1.135.310       744.202        AT END OF YEAR



Informasi atas aktivitas investasi yang tidak                                                                             Information of non-cash investing
mempengaruhi arus kas diungkapkan dalam Catatan 49                                                                         activities are disclosed in Note 49

Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan                               See accompanying notes to consolidated financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.                        which are an integral part of the consolidated financial statements.
                                                                           -5-



                                                                         220
Page 245
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                    PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                          DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR THE YEARS
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                                                       THEN ENDED

1.   UMUM                                                          1. GENERAL

     a. Pendirian dan Informasi Umum                                 a. Establishment and General Information

       PT Barito Pacific Tbk (“Perusahaan”) didirikan                   PT Barito Pacific Tbk (“the Company”) was
       dalam rangka Undang-Undang Penanaman                             established within the framework of the Domestic
       Modal Dalam Negeri No. 6 tahun 1968                              Capital Investment Law No. 6, year 1968 based
       berdasarkan Akta Notaris Kartini Muljadi, S.H.                   on Notarial Deed No. 8 of Kartini Muljadi, S.H.
       No. 8 tanggal 4 April 1979 dengan nama                           dated April 4, 1979 under the name of PT Bumi
       PT Bumi Raya Pura Mas Kalimantan. Anggaran                       Raya Pura Mas Kalimantan. The Company’s
       Dasar Perusahaan telah mendapat pengesahan                       Articles of Association was approved by the
       dari   Menteri    Kehakiman     dengan    Surat                  Ministry of Justice in its Decision Letter
       Keputusan No. J.A.5/195/8 tanggal 23 Juli 1979                   No. J.A.5/195/8 dated July 23, 1979 and was
       dan telah diumumkan dalam Berita Negara                          published in State Gazette of Republic of
       Republik Indonesia No. 84, Tambahan No. 24                       Indonesia No. 84, Supplement No. 24 dated
       tanggal 19 Oktober 1979. Berdasarkan Akta                        October 19, 1979. Based on Notarial Deed No. 33
       Notaris Benny Kristianto, S.H., No. 33 tanggal                   of Benny Kristianto, S.H. dated August 29, 2007,
       29 Agustus    2007,   Perusahaan    melakukan                    the Company changed its name to PT Barito
       perubahan nama menjadi PT Barito Pacific Tbk.                    Pacific Tbk. The Company’s Articles of Association
       Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami                        have been amended several times, most recently
       beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta                    by Notarial Deed No. 68 of the Extraordinary
       Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa                             General Meeting (EGMS), dated September 24,
       (RUPSLB) No. 68 tanggal 24 September 2020,                       2020 concerning, changes of the Company’s
       menyetujui perubahan direksi Perusahaan.                         directors. The change has been notified to the
       Perubahan tersebut telah diberitahukan kepada                    Minister of Justice and Human Rights as stated in
       Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia,                             acceptance letter of Notification of Changes in
       sebagaimana      dinyatakan     dalam     surat                  Articles of Association No. AHU-AH.01.03.03933338
       Penerimaan       Pemberitahuan       Perubahan                   Year 2020, dated October 1, 2020.
       Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03.03933338
       Tahun 2020, tanggal 1 Oktober 2020.

       Perusahaan mulai beroperasi secara komersial                     The Company started its commercial operations
       pada tahun 1983. Perusahaan berdomisili di                       in 1983. The Company is domiciled in
       Banjarmasin dengan pabrik berlokasi di Jelapat,                  Banjarmasin with its plants located in Jelapat,
       Banjarmasin. Kantor Perusahaan berada di                         Banjarmasin. The Company’s office in Jakarta is
       Jakarta dengan alamat di Wisma Barito Pacific,                   located at Wisma Barito Pacific, Jl. Letjen
       Jl. Letjen S. Parman Kav. 62-63 Jakarta.                         S. Parman Kav. 62-63 Jakarta.

       Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar                             According to article 3 of the Company’s Articles of
       Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan                    Association, the Company’s scope of business
       bergerak dalam bidang kehutanan, perkebunan,                     activities comprises of forestry related business,
       pertambangan, industri, properti, perdagangan,                   plantation, mining, industry, property, trading,
       energi terbarukan dan transportasi.                              renewable energy and transportation.

       Jumlah karyawan Perusahaan dan entitas anak                      The Company and its subsidiaries (“the Group”)
       (“Grup”) masing-masing sebanyak 3.218 dan                        have total number of employees of 3,218 and
       3.422 karyawan pada tanggal 31 Desember                          3,422 at December 31, 2020 and 2019
       2020 dan 2019 (tidak diaudit).                                   (unaudited), respectively.

       Perusahaan tergabung dalam kelompok usaha                        The Company belongs to a group of companies
       Barito Pacific. Susunan pengurus Perusahaan                      owned by Barito Pacific. The Company’s
       adalah sebagai berikut:                                          management consists of the following:

                                              31 Desember/                   31 Desember/
                                            December 31, 2020              December 31, 2019
       Dewan Komisaris                                                                          Board of Commissioners
       Presiden Komisaris               Prajogo Pangestu               Prajogo Pangestu         President Commissioner
       Komisaris                        Lim Chong Thian                Lim Chong Thian          Commissioner
       Komisaris Independen             Henky Susanto                  Henky Susanto            Independent Commissioners
                                        Salwati Agustina               Salwati Agustina

       Direksi                                                                                  Board of Directors
       Direktur Utama                   Agus Salim Pangestu            Agus Salim Pangestu      President Director
       Wakil Presiden Utama             Rudy Suparman                  Rudy Suparman            Vice President Director
       Direktur                         David Kosasih                  Andry Setiawan           Director
                                        David Raimond Sulaiman
                                        Diana Arsiyanti

       Direktur Independen                           -                 David Kosasih            Independent Director

       Komite Audit                                                                             Audit Committee
       Ketua                            Henky Susanto                  Henky Susanto            Chairman
       Anggota                          Jennywati Soewito              Jennywati Soewito        Members
                                        Toni Setioko                   Toni Setioko


o




                                                             -6-
                                                           221
Page 246
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                             PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                             DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                 THE YEARS THEN ENDED (Continued)

    b. Penawaran Umum Saham Perusahaan                         b. Public Offering of Shares of the Company

      Perusahaan telah mendapatkan pernyataan                     The Company obtained the notice of effectivity
      efektif dari Ketua Bapepam (sekarang Otoritas               from    Chairman      of   Bapepam      (currently
      Jasa       Keuangan/OJK)     dengan      Surat              Financial     Service    Authority/OJK)     Letter
      No. S-1319/PM/1993 pada tanggal 11 Agustus                  No. S-1319/PM/1993 dated August 11, 1993, for
      1993 untuk melakukan penawaran umum atas                    the public offering of 85,000,000 shares with
      85.000.000 saham dengan nilai nominal                       offering price of Rp 1,000 per share and par
      Rp 1.000 per saham kepada masyarakat dengan                 value of Rp 7,200 per share. In October 1994,
      harga penawaran sebesar Rp 7.200 per saham.                 the Company issued bonus shares of one (1)
      Pada     bulan   Oktober   1994,   Perusahaan               share for every outstanding share totalling
      menerbitkan saham bonus sebanyak 1 saham                    700,000,000 shares with a par value of
      untuk setiap saham yang dimiliki melalui                    Rp 1,000 per share. Furthermore, in December
      kapitalisasi   agio  saham    dengan   jumlah               2002, and January and August 2003, the
      keseluruhan 700.000.000 saham dengan nilai                  Company      issued   additional   1,177,988,116
      nominal Rp 1.000 per saham. Selanjutnya, pada               shares, 35,524,510 shares and 3,947,168
      bulan Desember 2002, Januari dan Agustus                    shares, with a par value of Rp 1,000 per share,
      2003, Perusahaan telah mencatatkan tambahan                 respectively, in connection with the Company’s
      masing-masing       1.177.988.116      saham,               loan restructuring scheme.
      35.524.510 saham dan 3.947.168 saham
      dengan nilai nominal Rp 1.000 per saham
      sehubungan dengan restrukturisasi pinjaman
      Perusahaan.

      Pada tanggal 14 November 2007, Perusahaan                   On November 14, 2007, the Company obtained
      memperoleh pernyataan efektif dari Ketua OJK                the notice of effectivity from the Chairman of
      dengan suratnya No. S-5268/BL/2007 untuk                    OJK in his letter No. S-5268/BL/2007 for its
      melakukan Penawaran Umum Terbatas I dengan                  limited offering of 4,362,432,990 shares through
      Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebesar                    Preemptive Rights Issue I to stockholders. These
      4.362.432.990 saham. Saham-saham tersebut                   shares were listed in the Jakarta and Surabaya
      dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta dan                      Stock Exchange (currently Indonesia Stock
      Surabaya (sekarang Bursa Efek Indonesia).                   Exchange).
      Pada tanggal 12 Juli 2017, Perusahaan telah                 On July 12, 2017, the Company obtained
      mendapat persetujuan dari Bursa Efek Indonesia              approval from Indonesia Stock Exchange with
      dengan Surat No. S-03609/BEI.PPI/07-2017                    Letter No. S-03609/BEI.PPI/07-2017 for the
      untuk   pemecahan nilai nominal saham dari                  stock split from Rp 1,000 per share to become
      Rp 1.000 per saham menjadi Rp 500 per saham                 Rp 500 per share, which resulted to the
      dimana jumlah lembar saham Perusahaan dari                  Company’s outstanding shares to increase
      6.979.892.784 saham menjadi 13.959.785.568                  from 6,979,892,784 shares to 13,959,785,568
      saham.                                                      shares.
      Pada tanggal 22 Mei 2018, Perusahaan                        On May 22, 2018, the Company obtained the
      memperoleh pernyataan efektif dari Ketua OJK                notice of effectivity from the Chairman of OJK in
      dengan suratnya No. S-54/D.04/2018 untuk                    his letter No. S-54/D.04/2018 for its limited
      melakukan Penawaran Umum Terbatas II                        offering of up to 4,399,777,259 shares through
      dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu                     Preemptive Rights Issue II to stockholders.
      sebesar 4.399.777.259 saham. Saham-saham                    These shares were listed in the Indonesia Stock
      tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.              Exchange.
      Pada tanggal 31 Juli 2019, Perusahaan                       On July 31, 2019, the Company obtained
      mendapatkan persetujuan dari Bursa Efek                     approval from Indonesia Stock Exchange with
      Indonesia dengan surat No. S-04354/BEI.PPI/07-              Letter No. S-04354/BEI.PPI/07-2019 for the
      2019 untuk melakukan pemecahan lembar                       stock split from Rp 500 per share to become
      saham dari Rp 500 per saham menjadi Rp 100                  Rp 100 per share, which resulted to the
      per saham, yang mengakibatkan saham beredar                 Company’s outstanding shares to increase
      Perusahaan meningkat dari 17.801.438.250                    from 17,801,438,250 shares to 89,007,191,250
      saham menjadi 89.007.191.250 saham.                         shares.
    c. Penawaran Umum Obligasi Perusahaan                      c. The Company’s Bonds Offering
      Pada tanggal 13 Desember 2019, Perusahaan                   On December 13, 2019, the Company obtained
      memperoleh pernyataan efektif dari OJK                      notice of effectivity from OJK based on letter
      berdasarkan surat No. S-197/D.04/2019 untuk                 No. S-197/D.04/2019 for Barito Pacific Shelf
      melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan                      Registration Bonds I Offering with principal
      Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific dengan              amounting to Rp 1.5 trillion.
      jumlah pokok sebesar Rp 1,5 triliun.
      Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi                        In the context of the Bonds’ Offering, the
      Berkelanjutan    tersebut,    Perusahaan   telah            Company has issued Barito Pacific Shelf
      menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Barito                 Registration Bonds I Phase I Year 2019
      Pacific Tahap I Tahun 2019 sejumlah Rp 750                  amounting to Rp 750 billion which comprise of
      miliar yang terdiri atas Seri A sejumlah Rp 479             Series A amounting to Rp 479 billion with
      miliar jatuh tempo pada 19 Desember 2022 dan                maturity date of December 19, 2022 and
      Seri B sejumlah Rp 271 miliar jatuh tempo pada              Series B amounting to Rp 271 billion with
      tanggal 19 Desember 2024. Obligasi tersebut                 maturity date of December 19, 2024. The Bonds
      dicatat pada Bursa Efek Indonesia pada                      were listed on the Indonesia Stock Exchange on
      20 Desember 2019 (Catatan 31).                              December 20, 2019 (Note 31).



                                                         -7-
                                                     222
Page 247
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                 NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                                        DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                                            THE YEARS THEN ENDED (Continued)


      Perusahaan     telah    menerbitkan    Obligasi                                                        The Company has issued Barito Pacific Shelf
      Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap II Tahun                                                          Registration Bonds I Phase II Year 2020
      2020 sejumlah Rp 363,48 miliar yang terdiri                                                            amounting to Rp 363.48 billion which comprise
      atas Seri A sejumlah Rp 227,48 miliar jatuh                                                            of Series A amounting to Rp 227.48 billion with
      tempo pada 1 April 2023 dan Seri B sejumlah                                                            maturity date of April 1, 2023 and Series B
      Rp 136 miliar jatuh tempo pada tanggal 1 April                                                         amounting to Rp 136 billion with maturity date
      2025. Obligasi tersebut dicatat pada Bursa Efek                                                        of April 1, 2025. The Bonds were listed on the
      Indonesia pada 2 April 2020 (Catatan 31).                                                              Indonesia Stock Exchange on April 2, 2020
                                                                                                             (Note 31).

      Perusahaan     telah   menerbitkan     Obligasi                                                        The Company has issued Barito Pacific Shelf
      Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap III Tahun                                                         Registration Bonds I Phase III Year 2020
      2020 sejumlah Rp 386,52 miliar yang terdiri                                                            amounting to Rp 386.52 billion which comprise
      atas Seri A sejumlah Rp 167,52 miliar jatuh                                                            of Series A amounting to Rp 167.52 billion with
      tempo pada 18 Desember 2021, Seri B sejumlah                                                           maturity date of December 18, 2021, Series B
      Rp 56 miliar jatuh tempo pada tanggal                                                                  amounting to Rp 56 billion with maturity date of
      8 Desember 2023 dan Seri C sejumlah Rp 163                                                             December 8, 2023 and Series C amounting to
      miliar jatuh tempo pada tanggal 8 Desember                                                             Rp 163 billion with        maturity    date of
      2025. Obligasi tersebut dicatat pada Bursa                                                             December 8, 2025. The Bonds were listed on the
      Efek Indonesia pada 10 Desember 2020                                                                   Indonesia Stock Exchange on December 10,
      (Catatan 31).                                                                                          2020 (Note 31).

    d. Entitas Anak yang Dikonsolidasi                                                                    d. Consolidated Subsidiaries

      Entitas anak Grup pada akhir periode pelaporan                                                         The Group’s subsidiaries at the end of reporting
      adalah sebagai berikut:                                                                                period are as follows:

                                                                                         Persentase Pemilikan/             Tahun Operasi       Jumlah aset sebelum eliminasi/
                                                                                        Percentage of ownership              Komersial/        Total assets before elimination
                                                                      Domisili/      31 Desember/December 31,            Start of commercial    31 Desember/December 31,
                        Entitas Anak/Subsidiaries                     Domicile           2020                2019            operations          2020                 2019
                                                                                           %                  %                                US$ '000             US$ '000
       Petrokimia/Petrochemical
         PT Chandra Asri Petrochemical Tbk ("CAP")                     Jakarta                                                  1993              3.593.747            3.451.211
           Pemilikan/Ownership
              Langsung/Direct                                                               41,88             41,88
              Tidak langsung melalui MG, entitas anak/
              Indirect through MG, subsidiary                                                  4,75               4,75
         PT Styrindo Mono Indonesia ("SMI")                            Jakarta                                                  1993                324.912              347.090
           Pemilikan tidak langsung melalui CAP/
           Indirect ownership through CAP                                                   46,63             46,63
         PT Petrokimia Butadiene Indonesia ("PBI")                     Jakarta                                                  2013                       -             280.979
           Pemilikan tidak langsung melalui CAP/
           Indirect ownership through CAP                                                             -       46,63
         PT Chandra Asri Perkasa ("CAP2")                              Jakarta                                                 Tahap                295.395              264.896
           Pemilikan tidak langsung melalui CAP/                                                                          Pengembangan/
           Indirect ownership through CAP                                                   46,16             46,16      Development stage
           Pemilikan tidak langsung melalui SMI/
           Indirect ownership through SMI                                                      0,47               0,47
       Energi panas bumi dan pembangkit listrik/
         Geothermal energy and power plant
         Star Energy Group Holdings Pte. Ltd (SEGHPL)                 Singapura/                                                2012              3.332.008            3.227.114
           Pemilikan langsung/Direct ownership                        Singapore             66,67             66,67
         Star Energy Geothermal Pte. Ltd.                             Singapura/                                                2009              3.330.472            3.224.803
           Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/     Singapore
           Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                    40,00             40,00
         Star Phoenix Geothermal JV B.V.                              Belanda/                                                  2016                336.649              336.422
           Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/    Netherlands
           Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                    46,50             46,50
         Star Energy Geothermal Phillipines B.V                       Belanda/                                                  2016                      22                 112
           Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/    Netherlands
           Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                    66,67             66,67
         Star Energy Geothermal (Wayang Windu) Ltd (SEG-WW)         British Virgin                                              2000                857.373              825.506
           Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/       Island
           Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                    40,00             40,00
         PT Star Energy Geothermal Halmahera                          Indonesia                                                 2009                    262                  263
           Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
           Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                    38,00             38,00
         Star Energy Geothermal Salak, Ltd. (SEG-SL)                  Bermuda                                                   1994              1.189.683            1.143.676
           Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
           Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                    34,64             34,64
         Star Energy Geothermal Salak Pratama, Ltd.                 Cayman Island                                               1997                980.487              820.518
           Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
           Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                    34,64             34,64
         Star Energy Geothermal Darajat I, Limited (SEGD-I)         Persemakmuran                                               1994                400.716              372.055
           Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/      Bahama
           Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                    34,64             34,64
         Star Energy Geothermal Darajat II, Limited (SEGD-II)         Bermuda                                                   1994                450.177              730.443
           Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
           Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                    34,64             34,64
         PT Star Energy Geothermal Suoh Sekincau                      Indonesia                                                 2017                    937                  752
           Pemilikan/Ownership
              Langsung/Direct                                                                  5,00               5,00
              Tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
              Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                 32,90             32,90
         PT Darajat Geothermal Indonesia                              Indonesia                                                 2000                 29.476               26.862
           Pemilikan/Ownership
              Langsung/Direct                                                                  5,00               5,00
              Tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
              Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                 32,90             32,90




                                                                                     -8-
                                                                                  223
Page 248
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                         PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                  NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                         DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                             THE YEARS THEN ENDED (Continued)

                                                                               Persentase Pemilikan/      Tahun Operasi       Jumlah aset sebelum eliminasi/
                                                                            Percentage of ownership         Komersial/        Total assets before elimination
                                                              Domisili/    31 Desember/December 31,     Start of commercial    31 Desember/December 31,
                        Entitas Anak/Subsidiaries             Domicile          2020         2019           operations         2020                 2019
                                                                                 %            %                               US$ '000             US$ '000

      Pengusahaan hutan dan industri
        pengolahan kayu/Logging and timber
        manufacturing
        PT Tunggal Agathis Indah Wood Industries ("TAIWI")     Ternate                                         1986                  3.851                  541
          Pemilikan/Ownership :
             Langsung/Direct                                                   99,99         99,99
             Tidak langsung melalui BMI, entitas anak/
             Indirect through BMI, subsidiary                                   0,01         0,00
             Tidak langsung melalui MTP, entitas anak/
             Indirect through MTP, subsidiary                                   0,00         0,01
        PT Mangole Timber Producers ("MTP")                    Manado                                          1983                       -               3.378
          Pemilikan/Ownership :
             Langsung/Direct                                                    0,00         0,00
             Tidak langsung melalui TAIWI, entitas anak/
             Indirect through TAIWI, subsidiary                                 0,00         0,00
             Tidak langsung melalui SGM, entitas anak/
             Indirect through SGM, subsidiary                                   0,00         98,95
        PT Barito Kencanamahardika ("BKM") ***)                Jakarta                                 Tahap pengembangan/          10.624               10.863
          Pemilikan langsung/Direct ownership                                  51,00         51,00      Development stage
      Hutan tanaman industri/Industrial
        timber plantations
        PT Kirana Cakrawala ("KC")                             Ternate                                         2003                       -               1.414
          Pemilikan tidak langsung melalui TAIWI,
             entitas anak/
          Indirect ownership through TAIWI, subsidiary                          0,00         0,00
          Pemilikan tidak langsung melalui SGM,
             entitas anak/
          Indirect ownership through SGM, subsidiary                            0,00         98,95
        PT Kalpika Wanatama ("KW")                             Ambon                                           2003                       -               2.424
          Pemilikan tidak langsung melalui MTP,
             entitas anak/
          Indirect ownership through MTP, subsidiary                            0,00         0,00
          Pemilikan tidak langsung melalui SGM,
             entitas anak/
          Indirect ownership through SGM, subsidiary                            0,00         98,95
        PT Rimba Equator Permai ("REP")                       Pontianak                                Tahap pengembangan/                -                     6
          Pemilikan langsung/Direct ownership                                  99,97         99,97      Development stage
          Pemilikan tidak langsung melalui GI,
             entitas anak/
          Indirect ownership through GI, subsidiary                             0,03         0,03
      Lem (perekat)/Glue
        PT Binajaya Rodakarya ("BJRK")                       Banjarmasin                                       1992                  9.626               11.087
          Pemilikan/Ownership :
             Langsung/Direct                                                   99,97         99,97
             Tidak langsung melalui WT, entitas anak/
             Indirect through WT, subsidiary                                    0,03         0,03
        PT Wiranusa Trisatrya ("WT")                           Manado                                          1991                       -                 431
          Pemilikan/Ownership :
             Langsung/Direct                                                    0,00         0,00
             Tidak langsung melalui BJRK, entitas anak/
             Indirect through BJRK, subsidiary                                  0,00         0,00
             Tidak langsung melalui SGM, entitas anak/
             Indirect through SGM, subsidiary                                   0,00         98,94
      Properti/Property
        PT Griya Idola ("GI")                                  Jakarta                                         1991                 57.096               44.423
          Pemilikan langsung/Direct ownership                                  99,99         99,99
          Pemilikan tidak langsung melalui/
          Indirect ownership through:
             BJRK, entitas anak/subsidiary                                      0,01         0,01
        PT Griya Tirta Asri ("GTA")                            Jakarta                                 Tahap pengembangan/           8.894                7.777
          Pemilikan tidak langsung melalui/                                                             Development stage
          Indirect ownership through:
             GI, entitas anak/subsidiary                                       99,99         99,99
             TAIWI, entitas anak/subsidiary                                     0,01         0,01
        PT Mambruk Cikoneng Indonesia ("MCI")                  Anyer                                           1987                  6.112                5.101
          Pemilikan tidak langsung melalui/
          Indirect ownership through:
             GI, entitas anak/subsidiary                                       100,00       100,00
        PT Meranti Griya Asri ("MGA")                          Jakarta                                  Belum beroperasi/              250                  260
          Pemilikan tidak langsung melalui/                                                               Non operating
          Indirect ownership through:
             GI, entitas anak/subsidiary                                       100,00       100,00


      *** Tidak dikonsolidasi (Catatan 15)/Not consolidated (Note 15).




                                                                           -9-
                                                                         224
Page 249
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                           PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                           DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                               THE YEARS THEN ENDED (Continued)

                                                                                   Persentase Pemilikan/       Tahun Operasi      Jumlah aset sebelum eliminasi/
                                                                                 Percentage of ownership         Komersial/       Total assets before elimination
                                                                   Domisili/    31 Desember/December 31,    Start of commercial     31 Desember/December 31,
                        Entitas Anak/Subsidiaries                  Domicile         2020         2019            operations          2020                 2019
                                                                                      %            %                               US$ '000             US$ '000
     Perkebunan/Plantation
       PT Agropratama Subur Lestari ("ASL")                         Jakarta                                 Belum beroperasi/              -                    -
         Pemilikan langsung/Direct ownership                                         60,00     60,00         Not yet operating
       PT Wahanaguna Margapratama ("WM")                            Jakarta                                 Belum beroperasi/              -                    -
         Pemilikan langsung/Direct ownership                                         60,00     60,00         Not yet operating
       PT Royal Indo Mandiri ("RIM")                                Jakarta                                        2005                  6.955                7.986
         Pemilikan/Ownership :
             Langsung/Direct                                                         99,00     99,00
             Tidak langsung melalui GI, entitas anak/
             Indirect through GI, subsidiary                                          1,00     1,00
       PT Hamparan Asri Cemerlang ("HAC")                           Jakarta                                 Belum beroperasi/                  17                   17
         Pemilikan tidak langsung melalui/                                                                   Not yet operating
         Indirect ownership through
             RIM, entitas anak/subsidiary                                            98,00     98,00
             GUM, entitas anak/subsidiary                                             2,00     2,00
       PT Citra Nusantara Asri ("CNA")                              Jakarta                                 Belum beroperasi/                  17                   17
         Pemilikan tidak langsung melalui/                                                                   Not yet operating
         Indirect ownership through
             RIM, entitas anak/subsidiary                                            98,00     98,00
             TBSM, entitas anak/subsidiary                                            2,00     2,00
       PT Persada Kridha Asri ("PKA")                               Jakarta                                 Belum beroperasi/                  17                   17
         Pemilikan tidak langsung melalui/                                                                   Not yet operating
         Indirect ownership through
             RIM, entitas anak/subsidiary                                            98,00     98,00
             TBSM, entitas anak/subsidiary                                            2,00     2,00
     Lain-lain/Others
       PT Star Energy Geothermal Indonesia                         Indonesia                                       2011                  4.759                5.345
         Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
         Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                               38,00     39,60
       Star Energy Geothermal Holdings (Salak - Darajat) B.V.      Belanda/                                        2016              2.768.672           2.692.331
         Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/   Netherlands
         Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                               34,00     34,00
       Star Energy Geothermal (Salak - Darajat) B.V.               Belanda/                                        2016              2.768.501           2.692.381
         Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/   Netherlands
         Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                               34,65     34,65
       PT Redeco Petrolin Utama ("RPU")                             Jakarta                                        1986                 13.248                8.608
         Pemilikan tidak langsung melalui CAP/
         Indirect ownership through CAP                                              23,66     23,66
       Marigold Resources Pte. Ltd. ("MG")                        Singapura/                                       2005                  1.306                1.598
         Pemilikan langsung/Direct ownership                      Singapore          100,00   100,00
       Chandra Asri Trading Company Pte. Ltd. ("CATCO") ex.       Singapura/                                       2009                 10.152                  124
         Altus Capital Pte., Ltd. ("AC")                          Singapore
         Pemilikan tidak langsung melalui CAP,
             entitas anak/
         Indirect ownership through CAP, subsidiary                                  46,63     46,63
       PT Wiradaya Lintas Sukses ("WLS") ***)                       Jakarta                                        1998                        24                   24
         Pemilikan langsung/Direct ownership                                         98,00     98,00
       PT Barito Investa Prima                                      Jakarta                                        2017                  1.897                1.925
         Pemilikan langsung/Direct ownership                                         99,95     99,95
         Pemilikan tidak langsung melalui GI,
             entitas anak/
         Indirect ownership through GI, subsidiary                                    0,05     0,05
       PT Barito Wahana Lestari ("BWL")                             Jakarta                                Tahap pengembangan/         152.910             167.911
         Pemilikan/Ownership :                                                                              Development stage
             Langsung/Direct                                                         99,00     99,00
             Tidak langsung melalui TAIWI, entitas anak/
             Indirect through TAIWI, subsidiary                                       1,00     1,00
       PT Barito Wahana Tenaga ("BWT")                              Jakarta                                Tahap pengembangan/         165.634             157.582
         Tidak langsung melalui BWL, entitas anak/                                                          Development stage
             Indirect through BWL, subsidiary                                        69,39     99,59
       Yayasan Bakti Barito                                         Jakarta                                                                200                  200
         Pemilikan langsung/Direct ownership                                         100,00   100,00               2011
       PT Barito Cahaya Nusantara                                   Jakarta                                 Belum beroperasi/                  89                   90
         Pemilikan langsung/Direct ownership                                         99,20     99,20         Not yet operating
         Pemilikan tidak langsung melalui GI,
             entitas anak/
         Indirect ownership through GI, subsidiary                                    0,80     0,80
       PT Barito Mitra Investama ("BMI") (d/h                                                               Belum beroperasi/                   2                    2
         PT Barito Mitra Hasasa ("BMH"))                            Jakarta                                  Not yet operating
         Pemilikan langsung/Direct ownership                                         96,00     96,00
         Pemilikan tidak langsung melalui BWI,
             entitas anak/
         Indirect ownership through BWI, subsidiary                                   1,92     4,00                                                                  -
       PT Barito Wanabinar Indonesia ("BWI")                        Jakarta                                 Belum beroperasi/                   -             8.366
         Pemilikan langsung/Direct ownership                                         49,00     99,00         Not yet operating
       PT Sumber Graha Maluku ("SGM")                               Jakarta                                 Belum beroperasi/                   -             7.552
         Pemilikan tidak langsung melalui BWI,                                                               Not yet operating
             entitas anak/Indirect ownership through BWI                             23,52     98,96
       PT Bina Mahoni Utama ("BMU")                                 Jakarta                                 Belum beroperasi/                  90                   90
         Pemilikan tidak langsung melalui SGM,                                                               Not yet operating
             entitas anak/
         Indirect ownership through SGM, subsidiary                                  23,42     98,60



       ***      Tidak dikonsolidasi (Catatan 15)/Not consolidated (Note 15).




                                                                                - 10 -
                                                                               225
Page 250
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                             PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                             DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                 THE YEARS THEN ENDED (Continued)


      Pada tanggal 9 April 2019, berdasarkan akta                On April 9, 2019, based on Notarial Deed No. 18
      No. 18 dari Nanny Wiana Setiawan, S.H.,                    from Nanny Wiana Setiawan, S.H., Notary in
      Notaris di Jakarta, Perusahaan mendirikan                  Jakarta, the Company established a limited
      Perseroan Terbatas, yaitu PT Barito Wanabinar              liability  company,    PT   Barito   Wanabinar
      Indonesia.                                                 Indonesia.

      Pada tanggal 19 Juni 2019, berdasarkan akta                On June 19, 2019, based on Notarial Deed
      No. 13 dari Wiwik Condro, S.H., Notaris di                 No. 13 from Wiwik Condro, S.H., Notary in West
      Jakarta Barat, BWL mendirikan Perseroan                    Jakarta, BWL established a limited liability
      Terbatas, yaitu PT Barito Wahana Tenaga.                   company, PT Barito Wahana Tenaga.

      Berdasarkan Akta No. 116 tanggal 19 Agustus                Based on Notarial Deed No. 116, dated August
      2019, dari Jose Dima Satria, S.H., M.Kn.,                  19, 2019, of Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., CAP
      CAP dan SMI melakukan tambahan setoran                     and SMI increased its paid-up capital to CAP2
      modal ke CAP2 sebesar US$ 50.000 ribu.                     amounting to US$ 50,000 thousand. The Deed
      Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri                  was approved by Minister of Law and Human
      Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik                       Rights of Republic of Indonesia under Decision
      Indonesia     melalui    Surat    Keputusan                Letter   No.   AHU-014440404.AH.01.11.Tahun
      No.   AHU-014440404.AH.01.11.Tahun     2019                2019 dated August 21, 2019.
      tanggal 21 Agustus 2019.

      Berdasarkan Akta No. 31 tanggal 5 September                Based on Notarial Deed No. 31, dated
      2019, dari Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., CAP              September 5, 2019 of Jose Dima Satria, S.H.,
      membeli 18.000 lembar saham atau sebesar                   M.Kn., CAP bought 18,000 shares of 0.02%
      0,02% kepemilikan dalam PBI dari Suhat Miyarso             ownership of PBI from Suhat Miyarso for
      sebesar US$ 18.000 atau ekuivalen dengan                   US$ 18,000 or equivalent to Rp 162,990,000.
      Rp    162.990.000.    Akta   tersebut    telah             The deed was approved by Minister of Law and
      disahkan oleh Menteri Hukum Dan Hak Asasi                  Human Rights of Republic of Indonesia under
      Manusia Republik Indonesia melalui Surat                   Decision Letter   No. AHU-0162828.AH.01.11.
      Keputusan No. AHU-0162828.AH.01.11. Tahun                  Tahun 2019 dated September 6, 2019.
      2019 tanggal 6 September 2019.

      Pada tanggal 1 Nopember 2019, berdasarkan                  On November 1, 2019, based on Notarial Deed
      akta No. 1 dari Wiwik Condro, S.H., Notaris di             No. 1 from Wiwik Condro, S.H., Notary in West
      Jakarta Barat, Perusahaan mendirikan Perseroan             Jakarta, the Company established a limited
      Terbatas, yaitu Barito Mitra Hasasa.                       liability company, PT Barito Mitra Hasasa.

      Pada tanggal 12 Nopember 2019, CAP                         On November 12, 2019, CAP received a notice of
      menerima pernyataan efektif dari Otoritas Jasa             effectivity from the Financial Service Authority
      Keuangan (OJK) atas merger antara CAP dan                  (OJK) for the merger between CAP and PBI.
      PBI. Berdasarkan Rapat Umum Luar Biasa                     Based on Extraordinary General Meeting of
      Pemegang Saham CAP, yang diaktakan dalam                   Shareholders of CAP, as stated in Notarial Deed
      Akta Notaris No. 76 tanggal 15 Nopember 2019               No. 76 of Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., dated
      dari Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., notaris di             November 15, 2019, notary public in Jakarta,
      Jakarta, para pemegang saham CAP menyetujui                CAP’s shareholders approved this merger
      transaksi penggabungan usaha ini yang berlaku              transaction which is effective on January 1,
      efektif 1 Januari 2020.                                    2020.

      Berdasarkan     Akta     No.     32     tanggal            Based on Notarial Deed No. 32, dated
      10 Januari 2020, dari Jose Dima Satria, S.H.,              January 10, 2020, of Jose Dima Satria, S.H.,
      M.Kn., CAP dan SMI melakukan tambahan                      M.Kn., the CAP and SMI increased its paid-up
      setoran     modal     ke      CAP2      sebesar            capital to CAP2 amounting to US$ 25,000
      US$    25.000   ribu.   Akta   tersebut   telah            thousand. The Deed was approved by Minister of
      disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi                  Law and Human Rights of Republic of Indonesia
      Manusia    Republik Indonesia melalui Surat                under     Decision    Letter    No.     AHU-
      Keputusan No. AHU-0008797.AH.01.11.Tahun                   0008797.AH.01.11. Tahun 2020 dated January
      2020 tanggal 16 Januari 2020.                              16, 2020.

      Berdasarkan Akta No. 57 tanggal 16 Maret                   Based on Notarial Deed No. 57, dated March 16,
      2020, dari Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., CAP              2020, of Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., CAP and
      dan SMI melakukan tambahan setoran modal ke                SMI increased its paid-up capital to CAP2
      CAP2 sebesar US$ 15.000 ribu. Akta tersebut                amounting to US$ 15,000 thousand. The Deed
      telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak                  was approved by Minister of Law and Human
      Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat             Rights of Republic of Indonesia under Decision
      Keputusan No. AHU-0054769.AH.01.11.Tahun                   Letter No. AHU-0054769.AH.01.11.Tahun 2020
      2020 tanggal 18 Maret 2020.                                dated March 18, 2020.




                                                        - 11 -
                                                    226
Page 251
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                              PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                              DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                  THE YEARS THEN ENDED (Continued)


      Berdasarkan Akta No. 26 tanggal 9 Oktober                   Based on Notarial Deed No. 26 dated October 9,
      2020, yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria,              2020, which is drawn up before Jose Dima
      S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, CAP mengambil              Satria, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta, CAP took
      alih 5 lembar saham atau sebesar 0,0015%                    over 5 shares or 0.0015% ownership of SMI
      kepemilikan SMI dari PT Buana Primatama                     from PT Buana Primatama Niaga in the amount
      Niaga sebesar US$ 5.000 atau ekuivalen dengan               of US$ 5,000 or equivalent to Rp 8,685,000.
      Rp 8.685.000. Akta tersebut telah disampaikan               The deed has been submitted and received by
      dan diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi               the Minister of Law and Human Rights of
      Manusia    Republik    Indonesia   sebagaimana              the Republic of Indonesia as stated in the Letter
      tercantum      dalam      Surat     Penerimaan              of Acceptance for Notification of Changes
      Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan                      to   Company      Data   No.    Decision   Letter
      No. AHU-AH.01.03-0396674 tanggal 9 Oktober                  No. AHU-AH.01.03-0396674 dated October 9,
      2020. CAP dan SMI telah efektif merger pada                 2020. The merger of CAP and SMI is effective on
      tanggal 1 Januari 2021.                                     January 1, 2021.

      Berdasarkan Electronic Register Of Members                  Based on Electronic Register of Members no.
      No. ARN20201201128578 tanggal 1 Desember                    ARN20201201128578 dated December 1, 2020,
      2020, CAP melakukan penambahan modal                        CAP increased its paid-up capital to CATCO
      saham CATCO sebesar US$ 5.000 ribu yang                     amounting to US$ 5,000 thousand that consists
      terdiri dari 5.000 ribu lembar saham. Pada                  of 5,000 shares. In 2020, CATCO changed their
      tahun 2020, CATCO mengubah jenis usahanya                   nature of business from finance into trading.
      dari keuangan menjadi perdagangan.

      Berdasarkan Akta No. 79 tanggal 20 Desember                 Based on Notarial Deed No. 79 dated
      2020, yang dibuat di hadapan Wiwik Condro,                  December 20, 2020, which is drawn up before
      S.H.,, notaris di Jakarta, Perusahaan menyetujui            Wiwik Condro S.H., Notary in Jakarta, the
      perubahan pemegang saham Taiwi dari MTP                     Company agreed changes of Taiwi shareholders
      kepada PT Mitra Barito Investama sebanyak                   from MTP into PT Mitra Barito Investama of
      1 lembar saham dan meningkatkan modal dasar                 1 shares and increased its authorized stock from
      dari 70.000.000 saham menjadi 410.000.000                   70,000,000 shares into 410,000,000 shares and
      saham dan peningkatan modal ditempatkan dan                 additional issued and fully paid capital stock from
      disetor   dari    70.000.000    saham   menjadi             70,000,000 shares into 402,916,753 shares.
      402.916.753 saham. Perubahan tersebut telah                 This change was approved by Minister of Law
      disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi                   and Human Rights of Republic of Indonesia under
      Manusia Republik Indonesia dalam Surat                      Decision Letter No. AHU-0086397.AH.01.2.
      Keputusannya       No.   AHU-0086397.AH.01.02.              TAHUN 2020 dated December 29, 2020.
      TAHUN 2020 tanggal 29 Desember 2020.

      Berdasarkan Akta No. 25 tanggal 6 Maret 2020,               Based on Notarial Deed No. 25 dated March 6,
      yang dibuat di hadapan Wiwik Condro, S.H.,                  2020, which is drawn up before Wiwik Condro
      notaris di Jakarta, Perusahaan menjual 1.275                S.H., Notary in Jakarta, the Company sold 1,275
      saham BWI kepada PT Barito Pacific Lumber                   shares of BWI to PT Barito Pacific Lumber
      sehingga kepemilikan atas BWI turun menjadi                 resulting to ownership of BWI decreased into
      49%.                                                        49%.

      Berdasarkan Akta No. 47 tanggal 11 Maret                    Based on Notarial Deed No. 47 dated March 11,
      2020, yang dibuat di hadapan Wiwik Condro,                  2020, which is drawn up before Wiwik Condro
      S.H., notaris di Jakarta, SGM mendapatkan                   S.H., Notary in Jakarta, SGM have additional
      penambahan modal dari PT Sempurna Graha                     paid-in capital from PT Sempurna Graha Abadi
      Abadi sehingga kepemilikan BWI atas SGM                     resulting to ownership of BWI to SGM decreased
      turun menjadi 48%.                                          to 48%.

      Akuisisi Star Energy Group Holdings Pte.                    Acquisition of Star Energy Group Holdings
      Ltd. dan entitas anak (SEGHPL Group)                        Pte. Ltd. and its subsidiaries (SEGHPL
                                                                  Group)

      Pada tanggal 7 Juni 2018, Perusahaan                        On June 7, 2018, the Company acquired
      memperoleh kepemilikan saham di SEGHPL.                     ownership interest in SEGHPL. The acquisition is
      Transaksi akuisisi dicatat sebagai kombinasi                accounted for as business combination of entities
      bisnis antara entitas sepengendali, sehingga                under common control, hence the financial
      laporan keuangan entitas yang digabungkan                   statements of the combining entities were
      disajikan seolah-olah kombinasi telah terjadi               presented as if the combination had occurred
      sejak awal periode dimana entitas yang                      from the beginning of the period that the
      digabungkan menjadi sepengendali.                           combining entities were under common control.

      Keterangan singkat mengenai SEGHPL Group                    Brief information on SEGHPL Group are as
      adalah sebagai berikut:                                     follows:

      Star Energy Geothermal Pte. Ltd. (“SEGPL”)                  Star Energy Geothermal Pte. Ltd. (“SEGPL”)

      SEGPL adalah perseroan terbatas yang didirikan              SEGPL is a limited liability company incorporated
      dan berdomisili di Singapura. Aktivitas utama               and domiciled in Singapore. The principal
      SEGPL adalah melakukan investasi.                           activities of SEGPL are investment holdings.

                                                         - 12 -
                                                     227
Page 252
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                               DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                   THE YEARS THEN ENDED (Continued)

      Star Phoenix Geothermal JV B.V. (“Star                       Star Phoenix Geothermal JV B.V. (“Star
      Phoenix”)    dan    Star    Energy   Geothermal              Phoenix”)    and     Star    Energy  Geothermal
      Philippines B.V. (“SEG Philippines”)                         Philippines B.V. (“SEG Philippines”)

      Pada bulan Desember 2016, Star Phoenix dan                   In December 2016, Star Phoenix and SEG
      SEG Philippines didirikan di Belanda. Aktivitas              Philippines  were   incorporated     in  The
      utama Star Phoenix dan SEG Philippines adalah                Netherlands. The principal activities of Star
      melakukan investasi.                                         Phoenix and SEG Philippines are investment
                                                                   holdings.

      Star Energy Geothermal (Wayang Windu) Ltd.                   Star Energy Geothermal (Wayang Windu) Ltd.
      (“SEG-WW”)                                                   (“SEG-WW”)

      Kegiatan    utama    SEG-WW     adalah    untuk              The principal activities of SEG-WW is to operate
      mengoperasikan area sumber energi panas                      a geothermal energy resource area on the island
      bumi di pulau Jawa, Indonesia berdasarkan Joint              of Java in Indonesia under a Joint Operating
      Operation     Contract   (“JOC”)     tertanggal              Contract (the “JOC”) dated December 2, 1994
      2 Desember 1994, dengan PT Pertamina                         entered    with      PT     Pertamina  (Persero)
      (Persero) (“PERTAMINA”), perusahaan minyak                   (“PERTAMINA”), the Indonesian state-owned oil
      dan gas milik Negara Indonesia.                              and gas company.

      Seluruh produksi SEG-WW di atas 400                          All of SEG-WW’s production of up to 400
      megawatt (“MW”) akan dijual berdasarkan                      megawatts (“MW”) is sold under an Energy Sales
      Energy   Sales   Contract (“ESC”)    dengan                  Contract (the “ESC”) with PERTAMINA and
      PERTAMINA dan PT Perusahaan Listrik Negara                   PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (“PLN”),
      (Persero) (“PLN”), perusahaan listrik milik                  the Indonesian state-owned electricity company,
      Negara Indonesia, untuk periode tiga puluh                   for thirty years period.
      tahun.

      ESC mengatur pembayaran energi yang dihitung                 The ESC provides for a United States Dollar
      dalam     satuan    Dolar Amerika     Serikat                calculated energy payment based on deliverable
      berdasarkan jam kilowatt yang dapat dikirim                  kilowatt hours at a base energy price, as
      pada harga energi dasar, yang disesuaikan                    adjusted for inflation. The ESC is supported by
      dengan inflasi. ESC didukung oleh surat                      letters of support from the Ministry of Energy
      dukungan dari Kementerian Energi dan Sumber                  and Mineral Resources and the Ministry of
      Daya Mineral serta Kementerian Keuangan                      Finance of Indonesia.
      Republik Indonesia.

      Jangka waktu JOC adalah 42 tahun, mulai dari                 The term of the JOC is 42 years, beginning on
      2 Desember 1994. Periode produksi (“masa                     December 2, 1994. The production period (the
      pakai”) untuk setiap unit produksi tenaga listrik            “generation term”) for each power production
      adalah tiga puluh tahun terhitung sejak unit                 unit is thirty years commencing on the date such
      pertama beroperasi secara komersial. Masa ini                first unit operates commercially. This term may
      dapat diperpanjang hingga akhir masa JOC,                    be extended to the end of the term of the JOC, if
      apabila masa pakainya diakhiri sebelum masa                  the generation term concludes prior to the JOC
      kontrak JOC. 110 MW unit pertama (Unit 1)                    contract term. The first 110 MW Unit (Unit 1)
      mulai beroperasi secara komersial pada tanggal               commenced commercial operation on June 8,
      8 Juni 2000. Unit 117 MW selanjutnya (Unit 2)                2000. The second 117 MW Unit (Unit 2)
      mulai beroperasi secara komersial pada Maret                 commenced commercial operation in March
      2009. SEG-WW        telah   memulai    kegiatan              2009. SEG-WW has commenced development
      pembangunan unit ketiga (Unit 3) pada bulan                  activities for the third Unit (Unit 3) in April 2008.
      April 2008.

      Sehubungan dengan JOC antara SEG-WW                          In conjunction with SEG-WW entering into the
      dengan PERTAMINA, maka kedua pihak sepakat                   JOC with PERTAMINA, both PERTAMINA and
      untuk membuat ESC dengan PLN, dimana PLN                     SEG-WW entered into an ESC with PLN, whereby
      telah menyetujui untuk membeli listrik yang                  PLN has agreed to purchase electricity output
      dihasilkan dan dikirim oleh SEG-WW kepada PLN                which is delivered by SEG-WW to PLN on behalf
      atas nama PERTAMINA untuk jangka waktu                       of PERTAMINA for 30 years commencing on the
      30 tahun, dimulai dari tanggal komersial hingga              date of commercial generation, up to a
      mencapai kapasitas pembangkit maksimum                       maximum aggregate generating capacity of 400
      sebesar 400 MW.                                              MW.

      Sebelum perubahan-perubahan ESC, PLN akan                    Prior to the amendments of the ESC, PLN shall
      membayar PERTAMINA, yang akan mengirimkan                    pay PERTAMINA, who will remit amounts due
      jumlah terhutang ke rekening bersama (escrow)                under the ESC to an escrow account established
      yang dibuka di sebuah lembaga keuangan                       with a financial institution within 30 days of
      dalam waktu 30 hari sejak diterimanya tagihan                receipt of an invoice, for the electricity delivered
      untuk pembayaran listrik dan kapasitas untuk                 and capacity payment each month based upon
      tiap bulan berdasarkan rumus yang ditetapkan                 pricing formula stated in the ESC amendment.
      dalam amendemen ESC. Tagihan dinyatakan                      The invoice is stated and payable in United
      dan dibayar dalam mata uang Dolar Amerika                    States Dollar.
      Serikat.



                                                          - 13 -
                                                      228
Page 253
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                             PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                             DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                 THE YEARS THEN ENDED (Continued)

      SEG-WW mengakui pendapatan bunga dari                                       SEG-WW recognizes interest income on each
      saldo utang yang lebih dari 30 hari setelah                                 invoice outstanding for more than 30 days after
      tagihan tersebut diterima oleh PLN dengan tarif                             the invoice is received by PLN at a rate equal to
      2% per tahun di atas bunga tahunan                                          2% per annum above the annual rate quoted by
      sebagaimana dikutip dalam Bank of America                                   Bank of America N.T. & S.A, London for three
      N.T. & S.A, London mengacu kepada tingkat                                   months deposits of United States Dollar in
      bunga deposito tiga-bulanan dalam mata uang                                 London in accordance with the ESC.
      Dolar Amerika Serikat di London, sesuai dengan
      ESC.

      Sesuai dengan ketentuan ESC, PLN harus                                      In accordance with the terms of the ESC, PLN
      membayar kapasitas minimum berdasarkan                                      should pay a minimum capacity payment based
      kapasitas tarif unit dan faktor pendukung dari                              on the unit rated capacity and the availability
      setiap unit selama SEG-WW dapat menyediakan                                 factor of each unit as long as SEG-WW can
      listrik pada tingkat yang telah ditentukan.                                 supply and generate at the minimum specified
                                                                                  levels.

      Efektif tanggal 21 November 2006, SEG-WW,                                   Effective on November 21, 2006, SEG-WW, PLN
      PLN dan PERTAMINA melakukan perubahan atas                                  and PERTAMINA amended the Wayang Windu
      Wayang Windu Geothermal Energy Sales                                        Geothermal Energy Sales Contract (“ESC 1st
      Contract (“Amendemen pertama ESC”).                                         Amendment”).

      Pada tanggal 27 Juni 2016, SEG-WW, PLN dan                                  On June 27, 2016, SEG-WW, PLN and
      PERTAMINA     menandatangani       Amendemen                                PERTAMINA signed the Second Amendment of
      kedua dari ESC Wayang Windu (“Amendemen                                     the  Wayang      Windu     ESC      (“ESC 2nd
      kedua ESC”) yang berlaku efektif tanggal 5 April                            amendment”), effective on April 5, 2016.
      2016.

      Berdasarkan Amendemen pertama dan kedua                                     Under ESC 1st and 2nd amendment,                    the
      ESC, tarif listrik telah direvisi menjadi:                                  electricity tariff has been revised as follows:

       ESC Awal/Original ESC            US$0,04638/kilowatt hour ("kWh") x indeks inflasi + tingkat kapasitas dasar bulanan(1)/
                                        US$0.04638/kilowatt hour ("kWh") x inflation index + monthly base capacity rate (1)

       Amandemen pertama ESC/           US$0,04940/kWh x indeks inflasi/US$0.04940/kWh x inflation index
       ESC 1 st amendment

       Amandemen kedua ESC/             US$0,04940/kWh x indeks inflasi + tarif tambahan flat delta (2)/ US$0.04940/kWh x inflation
            nd
       ESC 2 amendment                  index + additional flat delta tariff (2)


       (1) tingkat kapasitas dasar bulanan US$ 329,5                              (1) monthly base capacity rate of US$329.5 per
           per kilowatt-tahun                                                         kilowatt-year
       (2) tarif tambahan flat delta US$ 0,031105/kWh                             (2) additional flat delta tariff of US$0.031105/kWh

      Transfer JOC                                                                Transfer of JOC

      Pada tanggal 12 Maret 2007, PERTAMINA                                       On March 12, 2007, PERTAMINA transferred its
      mengalihkan hak dan kewajibannya sehubungan                                 rights and obligation related with geothermal
      dengan kegiatan panas bumi ke entitas                                       activities to its subsidiary, PT Pertamina
      anaknya, PT Pertamina Geothermal Energy                                     Geothermal Energy (“PGE”). This transfer was
      (“PGE”).      Pengalihan    ini    kemudian                                 subsequently documented in the Second
      didokumentasikan dalam Amendemen kedua                                      Amendment of the Wayang Windu JOC
      JOC Wayang Windu (“Amendemen kedua JOC”)                                    (“JOC 2nd amendment”) dated June 27, 2016.
      tertanggal 27 Juni 2016.

      Syarat-syarat       utama   JOC     adalah      sebagai                     The principal terms of the JOC are as follows:
      berikut:

      i.   Manajemen operasional                                                  i. Management of operations

           PGE memiliki hak dan tanggung jawab untuk                                   PGE shall have the right and responsibility to
           mengelola sumber daya panas bumi.                                           manage the geothermal resources. SEG-WW
           SEG-WW       menanggung       risiko    dan                                 bears the risk and is responsible for the
           bertanggung    jawab    atas    pelaksanaan                                 conduct of the geothermal operations and
           kegiatan operasional panas bumi dan harus                                   shall finance the expenditures for the
           membiayai pengeluaran untuk kegiatan                                        geothermal operations.
           operasional panas bumi tersebut.




                                                                  - 14 -
                                                                229
Page 254
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                          PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                          DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                              THE YEARS THEN ENDED (Continued)


      ii.    Kepemilikan material dan peralatan                                ii. Ownership of materials and equipment

             Bahan dan peralatan yang dibeli oleh                                  Materials and equipment purchased by
             SEG-WW dan digunakan dalam fasilitas                                  SEG-WW and incorporated into the field
             lapangan dan hak atas tanah, bergantung                               facilities and land rights, subject to liens in
             pada hak gadai kreditur, akan menjadi hak                             favour of lenders, shall become the property
             milik PGE saat pembangunan fasilitas                                  of PGE when the construction of such facilities
             tersebut selesai. PGE memberikan SEG-WW                               has been completed. PGE has granted SEG-
             hak eksklusif selama jangka waktu JOC                                 WW an exclusive and irrevocable right during
             untuk menggunakan, antara lain fasilitas                              the term of the JOC to use, among other
             lapangan untuk operasi energi panas bumi.                             things, the field facilities for geothermal
             Oleh karena SEG-WW telah membayar dan                                 operations. As SEG-WW has paid for and has
             mempunyai hak untuk menggunakan aset                                  the right to use such property, the costs of
             tersebut, harga perolehan atas aset-aset                              these assets have been recorded as assets in
             tersebut dicatat sebagai aset dalam laporan                           SEG-WW’s financial statements. Equipment
             keuangan     SEG-WW.      Peralatan    yang                           incorporated into the generating facilities
             digunakan dalam fasilitas pembangkit harus                            shall remain the property of SEG-WW.
             tetap menjadi milik SEG-WW. Peralatan                                 Generating equipment may be transferred or
             pembangkit listrik dapat dialihkan atau                               sold to PGE at the termination of the JOC
             dijual ke PGE pada saat berakhirnya jangka                            contract term.
             waktu kontrak JOC.

      iii.   Pajak penghasilan badan                                           iii. Corporate income tax

             Kontraktor JOC tunduk pada Keputusan                                  JOC contractor is subject to Presidential
             Presiden   No.   49   tahun  1991 yang                                Decree No. 49 of 1991 which provides the
             memberikan tarif pajak inklusif pada                                  contractor with an all-inclusive tax rate of
             kontraktor sebesar 34% dari laba bersih                               34% of net operating income as defined in
             operasional,   sebagaimana   didefinisikan                            the 1984 Indonesian Income Tax Law. In
             dalam Undang-Undang Pajak Penghasilan                                 certain government regulations, this 34% is
             Indonesia Tahun 1984. Dalam peraturan                                 referred to as the “government share”.
             pemerintah tertentu, 34% tersebut disebut
             sebagai “bagian pemerintah”.

     iv.     Penyisihan produksi                                               iv. Production allowance

             Kontraktor JOC diharuskan       membayar                              JOC contractor is required to pay PGE a
             penyisihan produksi kepada PGE setara                                 production allowance equivalent to 4% of net
             dengan 4% dari laba bersih operasional,                               operating income, calculated based on the
             dihitung berdasarkan Undang-Undang Pajak                              1984 Indonesian Income Tax Law.
             Penghasilan Indonesia Tahun 1984.

       PT    Star  Energy          Geothermal      Indonesia                   PT    Star       Energy      Geothermal        Indonesia
       (“PT SEGI”)                                                             (“PT SEGI”)

       PT SEGI didirikan tanggal 4 Februari 2011                               PT SEGI was incorporated on February 4, 2011
       dengan nama PT Pakar Usaha Sejati. Dahulu,                              under the name PT Pakar Usaha Sejati. It was
       PT SEGI dimiliki oleh PT Artha Sarana Karya dan                         previously owned by PT Artha Sarana Karya and
       PT Sarana Karya Mandiri (“PT SKM”) sebelum                              PT Sarana Karya Mandiri (“PT SKM”) before
       99% kepemilikannya diakuisisi oleh SEGPL.                               SEGPL acquired 99% ownership interest. The
       Selanjutnya, sisa 1% dimiliki oleh PT SKM.                              remaining 1% is owned by PT SKM. PT SEGI’s
       Adapun kegiatan usaha utama PT SEGI adalah                              main business activities are to provide
       memberikan jasa konsultasi manajemen.                                   management consultation services.

       Pada tanggal 15 Februari 2019, PT SEGI                                  As of February 15, 2019, PT SEGI changed its
       mengubah      pemegang       sahamnya dari                              shareholders from PT SKM into the Company
       PT SKM menjadi Perusahaan dan menerbitkan                               and issued additional shares. The composition of
       saham tambahan. Komposisi pemegang saham                                PT SEGI’s shareholders are as follows:
       PT SEGI adalah sebagai berikut:

                                         Sebelum/Before                                    Sesudah/After
                                               Modal ditempatkan dan                                 Modal ditempatkan dan
                                                       disetor/                                              disetor/
                            Jumlah saham/       Issued and Fully Paid    Jumlah saham/ Number of      Issued and Fully Paid
                           Number of shares            Capital                    shares                     Capital
                                                   Rp juta/million                                       Rp juta/million
       SEGPL                        108.900                   10.890                     108.900                     10.890   SEGPL
       PT SKM                         1.100                      110                           -                          -   PT SKM
       Perusahaan                         -                        -                       5.732                        573   The Company
       Jumlah                       110.000                   11.000                     114.632                     11.463   Total




                                                                - 15 -
                                                              230
Page 255
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                 NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                        DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                            THE YEARS THEN ENDED (Continued)

      PT    Star  Energy    Geothermal         Halmahera                     PT    Star  Energy            Geothermal         Halmahera
      (“PT SEGH”)                                                            (“PT SEGH”)

      PT SEGH didirikan dengan nama PT Bintang                               PT SEGH was incorporated under the name
      Andalan Prasadana, di mana pada tanggal                                PT   Bintang Andalan Prasadana         and on
      30 Maret 2009, namanya berubah menjadi                                 March 30, 2009, it changed its name to
      PT SEGH. Pada tanggal 9 Desember 2009,                                 PT SEGH. On December 9, 2009, PT SEGH
      PT SEGH memperoleh izin untuk mengeksplorasi                           obtained the license to explore the Jailolo area
      area Jailolo dari Bupati Halmahera Barat.                              from Bupati Halmahera Barat.

      Selanjutnya, pada tanggal 15 Oktober 2012,                             On October 15, 2012, SEGPL acquired 95%
      SEGPL mengakuisisi 95% kepemilikan saham                               ownership interest in PT SEGH from PT Star
      PT SEGH dari PT Star Energy Investment dan                             Energy Investment and PT Tritunggal Artha
      PT Tritunggal Artha Unggul. Pada bulan Januari                         Unggul. Subsequently, in January 2013, the
      2013, Kementerian Kehakiman dan Hak Asasi                              Ministry of Justice and Human Rights approved
      Manusia menyetujui peningkatan modal saham                             the increase in share capital in PT SEGH from
      PT SEGH dari Rp 25 juta menjadi Rp 10.000                              Rp 25 million to Rp 10,000 million. SEGPL
      juta. SEGPL menyetorkan modal tambahan                                 injected additional capital to maintain its 95%
      untuk mempertahankan 95% kepemilikannya.                               ownership interest.

      Pada tanggal 17 Februari 2017, PT SEGH                                 On February 17, 2017, PT SEGH received a
      menerima surat keputusan dari Menteri Energi                           decision letter from the Ministry of Energy and
      dan Sumber Daya Mineral yang menanggapi                                Mineral Resources in response to PT SEGH
      permohonan PT SEGH untuk mengembalikan                                 request to return the concession to the
      konsesi tersebut kepada Pemerintah Indonesia.                          Government of Indonesia.

      Pada tanggal 15 Februari 2019, PT SEGH                                 On February 15, 2019, PT SEGH changed its
      mengubah pemegang sahamnya dari PT Star                                shareholders from PT Star Energy Investment
      Energy   Investment     (PT    SEI) menjadi                            (PT SEI) to the Company. The composition of
      Perusahaan.   Komposisi    pemegang  saham                             PT SEGH’s shareholders are as follows:
      PT SEGH adalah sebagai berikut:

                                          Sebelum/Before                                   Sesudah/After
                                                Modal ditempatkan dan                                Modal ditempatkan dan
                                                        disetor/                                             disetor/
                             Jumlah saham/       Issued and Fully Paid   Jumlah saham/ Number of      Issued and Fully Paid
                            Number of shares            Capital                   shares                     Capital
                                                    Rp juta/million                                      Rp juta/million

      SEGPL                          95.000                      9.500                    95.000                      9.500   SEGPL
      PT SEI                          5.000                        500                         -                          -   PT SEI
      Perusahaan                          -                          -                     5.000                        500   The Company
      Jumlah                        100.000                     10.000                   100.000                     10.000   Total

      Star Energy Geothermal Holdings            (Salak     -                Star Energy Geothermal Holdings                    (Salak      -
      Darajat) B.V. (“Holdings B.V.”)                                        Darajat) B.V. (“Holdings B.V.”)

      Holdings    B.V.  didirikan pada tanggal                               Holdings      B.V.   was incorporated on
      15 Desember 2016 dan memegang 80,2%                                    December 15, 2016 and has 80.2% ownership
      kepemilikan SEG-SD B.V.                                                interest of SEG-SD B.V.

      Star Energy Geothermal (Salak-Darajat) B.V.                            Star Energy Geothermal (Salak - Darajat) B.V.
      (“SEG-SD B.V.”)                                                        (“SEG-SD B.V.”)

      SEG-SD    B.V.   didirikan  pada    tanggal                            SEG-SD B.V. was incorporated on December 16,
      16 Desember 2016 dengan penerbitan 10.000                              2016 with 10,000 issued share capital of
      lembar saham bernilai nominal US$ 1 per                                US$ 1 each. SEG-SD B.V is the immediate
      lembarnya. SEG-SD B.V. adalah entitas induk                            parent of:
      dari:

      •    Star Energy Geothermal Salak, Ltd.                                 •    Star   Energy    Geothermal    Salak, Ltd.
           (“SEGSL”) - dahulu Chevron Geothermal                                   (“SEGSL”) formerly known as Chevron
           Salak, Ltd. (“CGS”)                                                     Geothermal Salak, Ltd. (“CGS”)
      •    Star Energy Geothermal Darajat I, Limited                          •    Star Energy Geothermal Darajat I, Limited
           (“SEGD-I”) - dahulu Chevron Darajat Ltd.                                (“SEGD-I”) - formerly known as Chevron
           (“CDL”)                                                                 Darajat Ltd. (“CDL”)
      •    Star Energy Geothermal Darajat II, Limited                         •    Star Energy Geothermal Darajat II, Limited
           (“SEGD-II”) - dahulu Chevron Geothermal                                 (“SEGD-II”) - formerly known as Chevron
           Indonesia, Ltd. (“CGI”)                                                 Geothermal Indonesia, Ltd. (“CGI”)
      •    PT Star Energy Geothermal Suoh Sekincau                            •    PT Star Energy Geothermal Suoh Sekincau
           (“PT SEGSS”) - dahulu PT Chevron                                        (“PT SEGSS”) - formerly known as
           Geothermal Suoh Sekincau                                                PT Chevron Geothermal Suoh Sekincau
      •    PT     Darajat     Geothermal   Indonesia                          •    PT    Darajat     Geothermal      Indonesia
           (“PT DGI”)                                                              (“PT DGI”)



                                                                - 16 -
                                                            231
Page 256
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                               DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                   THE YEARS THEN ENDED (Continued)

      Star Energy Geothermal Darajat II, Limited                   Star Energy Geothermal Darajat II, Limited
      (“SEGD-II”); Star Energy Geothermal Darajat I,               (“SEGD-II”); Star Energy Geothermal Darajat I,
      Limited (“SEGD-I”); dan PT Darajat Geothermal                Limited (“SEGD-I”); and PT Darajat Geothermal
      Indonesia (“PT DGI”) - secara bersamaan                      Indonesia (“PT DGI”) - altogether as Darajat
      sebagai Darajat Geothermal Operation West                    Geothermal Operation West Java Joint Operation
      Java    Joint  Operation   Contractor   Group                Contractor Group (the “Contractor Group”)
      (“Kelompok Usaha Kontraktor”)

      SEGD-I     didirikan   berdasarkan     sertifikat            SEGD-I was incorporated based on a certificate
      pendirian dari J.O. Liddell, notaris publik dari             of incorporation of J.O. Liddell, public notary of
      Persemakmuran Bahama tertanggal 21 Juni                      the Commonwealth of Bahamas Island dated
      1984 berdasarkan Undang-Undang Bahama                        June 21, 1984 under the Laws of the Bahamas
      dengan lokasi usaha utama di Indonesia. Pada                 with its principal place of business in Indonesia.
      tanggal 31 Maret 2017, namanya diubah                        Most recently, it changed its name to SEGD-I on
      menjadi SEGD-I setelah diakuisisi oleh SEG-SD                March 31, 2017 after its acquisition by SEG-SD
      B.V., yang merupakan bagian dari perjanjian                  B.V. as part of a sale and purchase agreement
      jual dan beli tertanggal 22 Desember 2016                    on December 22, 2016 between Chevron
      antara Chevron Corporation (“CVX”) dengan                    Corporation     (“CVX”)     with   Star    Energy
      Star Energy Consortium dengan tujuan untuk                   Consortium to sell Chevron’s Indonesian
      menjual aset panas bumi Chevron Indonesia.                   Geothermal assets.

      SEGD-II adalah perusahaan Bermuda, yang                      SEGD-II is a Bermuda corporation, which was
      dahulu didirikan dengan nama Texaco Darajat,                 incorporated under the name Texaco Darajat,
      Ltd. berdasarkan sertifikat pendirian tertanggal             Ltd. based on a certificate of incorporation dated
      10 Januari 1984 berdasarkan hukum Bermuda                    January 10, 1984 under the Laws of Bermuda
      dengan kegiatan usaha utama di Indonesia.                    with its principal place of business in Indonesia.
      Selanjutnya, pada tanggal 14 November 2005,                  It changed its name to Chevron Geothermal
      namanya diubah menjadi Chevron Geothermal                    Indonesia, Ltd. (“CGI”) on November 14, 2005.
      Indonesia, Ltd. (“CGI”). Pada tanggal 31 Maret               On March 31, 2017, CGI was fully acquired by
      2017, CGI diakuisisi sepenuhnya oleh SEG-SD                  SEG-SD B.V. and changed its name to SEGD-II.
      B.V. dan namanya diubah menjadi SEGD-II.

      Pada tanggal 26 Februari 1997, PT DGI didirikan              PT DGI was established by Deed No. 160 of
      dengan Akta No. 160 dari Notaris Sutjipto, S.H.              Notary Sutjipto, S.H. dated February 26, 1997.
      Akta pendirian tersebut telah mendapat                       The deed of establishment was approved by the
      persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi                 Minister of Laws and Human Rights of the
      Manusia Republik Indonesia dengan surat                      Republic of Indonesia in his decision letter
      keputusan     No.     C2-5403.HT.01.01.TH.97                 No. C2-5403.HT.01.01.TH.97 dated June 24,
      tertanggal 24 Juni 1997 dan telah diumumkan                  1997 and was published in the State Gazette of
      dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 39                the Republic of Indonesia No. 39 dated
      tertanggal 15 Mei 1998, Tambahan No. 2609.                   May 15, 1998, supplement No. 2609. On
      Pada tanggal 27 September 2017, 95%                          September 27, 2017, 95% ownership of PT DGI
      kepemilikan PT DGI diakuisisi oleh SEG-SD B.V.               was acquired by SEG-SD B.V.

      JOC Darajat                                                  Darajat JOC

      SEGD-II      dan   SEGD-I    mengadakan    JOC               SEGD-II and SEGD-I, entered into a JOC dated
      tertanggal 16 November 1984 yang telah diubah                November       16,   1984      as   amended     on
      pada tanggal 16 November 1988, 15 Januari 1996               November 16, 1988, January 15, 1996 and
      dan 7 Februari 2003 dengan PERTAMINA, di                     February 7, 2003 with PERTAMINA, for which
      mana      kegiatan   operasional  panas   bumi               geothermal operations are now managed by
      sekarang dikelola oleh PGE. JOC mengatur                     PGE. The JOC provides the exploration and
      eksplorasi dan eksploitasi sumber energi panas               exploitation of geothermal energy resources in
      bumi di wilayah sekitar 49,98 kilometer persegi              an area of approximately 49.98 square
      (setara dengan 4.998 hektar) di lapangan panas               kilometres (equivalent to 4,998 hectares) in
      bumi Darajat, Jawa Barat, serta pembangkit                   Darajat geothermal field, West Java, as well as
      listrik dari sumber daya tersebut dan penjualan              the generation of electricity from those resources
      energi panas bumi dan listrik tersebut ke PLN,               and sale of such geothermal energy and
      melalui PGE, sesuai dengan ESC.                              electricity to PLN through PGE, pursuant to an
                                                                   ESC.

      Jangka waktu JOC adalah 564 bulan terhitung                  The term of the JOC is 564 months commencing
      sejak 16 November 1984 dengan ketentuan                      from November 16, 1984, provided that if a
      bahwa jika suatu masa produksi dengan periode                production period of 360 months for any unit is
      360 bulan untuk suatu unit apapun tidak                      not possible within the period ending 564
      memungkinkan untuk diselesaikan        hingga                months following the effective date, then an
      periode 564 bulan berakhir terhitung sejak                   extension period will be added to the term of the
      tanggal efektif, maka perpanjangan periode                   JOC as it pertains to such unit only to enable the
      akan ditambahkan ke dalam jangka waktu JOC                   supply of geothermal energy (as defined in the
      selama hal tersebut hanya berkenaan dengan                   JOC) to such unit for a production period of
      pengadaan energi panas bumi (sebagaimana                     360 months.
      didefinisikan dalam JOC) untuk unit tersebut
      dalam periode produksi 360 bulan.



                                                          - 17 -
                                                      232
Page 257
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                               DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                   THE YEARS THEN ENDED (Continued)


      JOC Darajat tunduk pada Keputusan Presiden                   Darajat JOC is subject to Presidential Decree
      No. 49 tahun 1991 dan Keputusan Menteri                      No. 49 of 1991 and the Minister of Finance
      Keuangan No. 766/1992 yang memberikan tarif                  Decree No. 766/1992 which provides the
      pajak inklusif pada Kelompok Usaha Kontraktor                Contractor Group with an all-inclusive tax rate of
      sebesar 34% dari laba bersih operasional,                    34% of net operating income as defined in the
      sebagaimana didefinisikan dalam JOC dan                      JOC and the 1984 Indonesian Income Tax Law.
      Undang-Undang Pajak Penghasilan Indonesia                    In certain government regulations, this 34% is
      Tahun 1984. Dalam peraturan pemerintah                       referred to as the “government share”. The
      tertentu, 34% tersebut disebut sebagai “bagian               Contractor Group is also required to pay the PGE
      pemerintah”. Selain itu, Kelompok Usaha                      Production Allowance equivalent to 2.66% of net
      Kontraktor diharuskan membayar penyisihan                    operating income calculated based on the 1984
      produksi untuk PGE setara dengan 2,66% dari                  Indonesian Income Tax Law.
      laba bersih operasional, dihitung berdasarkan
      Undang-Undang Pajak Penghasilan Indonesia
      Tahun 1984.

      Amendemen No. 1 atas JOC Darajat (“Darajat                   Amendment No.1 to the Darajat JOC (“Darajat
      Amended and Restated JOC”) pada tanggal                      Amended and Restated JOC”) dated February 7,
      7 Februari 2003, menyatakan bahwa:                           2003 states that:

      •   Dalam hal PLN atau Kelompok Usaha                        •   In the event that either PLN or the
          Kontraktor menjalankan opsi yang diberikan                   Contractor Group exercises the option
          untuk memperpanjang masa produksi dari                       granted to extend the production period
          360 bulan menjadi 480 bulan, maka periode                    from 360 months to 480 months, the
          produksi juga harus diubah secara otomatis                   production period shall be automatically
          dari 360 bulan menjadi 480 bulan.                            amended from 360 months to 480 months.

      •   Selanjutnya, dalam hal PLN atau Kelompok                 •   Further, in the event that either PLN or the
          Usaha Kontraktor menjalankan opsi yang                       Contractor Group exercises the option
          diberikan untuk memperpanjang jangka                         granted to extend the ESC term from 432
          waktu ESC dari 432 bulan menjadi 552                         months to 552 months, the term of the JOC
          bulan, maka jangka waktu JOC harus                           shall be automatically amended from 564
          diubah secara otomatis dari 564 bulan                        months to 684 months from November 16,
          menjadi    684    bulan    dari   tanggal                    1984.
          16 November 1984.

      •   Jika periode produksi melampaui batas                    •   If the production period extends beyond the
          waktu sebagaimana tertera dalam Amended                      term of the Amended and Restated JOC, the
          and Restated JOC, maka jangka waktu JOC                      JOC term will automatically be extended to
          secara otomatis akan diperpanjang sampai                     coincide with the end of the production
          dengan akhir periode produksi.                               period.

      Sampai dengan tanggal laporan keuangan                       As of the issuance date of these consolidated
      konsolidasian ini, opsi yang diberikan di atas               financial statements, the options granted above
      belum dilakukan.                                             have not been exercised.

      ESC Darajat                                                  Darajat ESC

      Sehubungan dengan JOC antara Kelompok                        In conjunction with the Contractor Group
      Usaha      Kontraktor    dengan    PERTAMINA,                entering into the JOC with PERTAMINA,
      PERTAMINA membuat ESC dengan PLN, dimana                     PERTAMINA entered into an ESC with PLN
      PLN setuju untuk membeli energi panas bumi                   whereby PLN agreed to purchase geothermal
      dan listrik, yang dikirim oleh Kelompok Usaha                energy and electricity, delivered by the
      Kontraktor. Tagihan dinyatakan dan dibayar                   Contractor Group. Invoice presented and paid in
      dalam mata uang Dolar Amerika Serikat.                       United States Dollar currency.

      Sesuai dengan ketentuan take-or-pay yang                     In accordance with the terms of the take-or-pay
      diatur dalam Amended and Restated ESC, PLN                   provisions of the Amended and Restated ESC,
      harus membayar minimal 80% dari tingkat                      PLN should pay a minimum of 80% of the rated
      kapasitas masing-masing Unit yang beroperasi                 capacity of each Unit in operation for the Unit
      untuk setiap Unit yang dimiliki oleh PLN (Unit I)            owned by PLN (Unit I) and 95% of the average
      dan 95% dari rata-rata kilowatt kapasitas bruto              gross kilowatt generating capacity of the
      unit yang dibangun, dimiliki dan dioperasikan                relevant units built, owned and operated by the
      oleh Kelompok Usaha Kontraktor (Unit II                      Contractor Group (Units II and III).
      dan III).

      Pada tanggal 10 Agustus 2004, ketentuan dari                 On August 10, 2004, the terms of the Amended
      Amended      and   Restated    ESC   mengalami               and Restated ESC were amended through
      perubahan       kembali    melalui   Perjanjian              Amendment Agreement No. 2 signed by PLN,
      Pengubahan No. 2 yang ditandatangani oleh                    PERTAMINA and the Contractor Group. The
      PLN,     PERTAMINA     dan    Kelompok   Usaha               significant amendments are as follows:
      Kontraktor.      Perubahan-perubahan      yang
      signifikan adalah sebagai berikut:



                                                          - 18 -
                                                      233
Page 258
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                               DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                   THE YEARS THEN ENDED (Continued)

      •    Berkaitan dengan Unit III Darajat, harga                •   With respect to Darajat Unit III, the base
           dasar sumber daya energi panas bumi dan                     resource price of geothermal energy and
           listrik adalah US$ 0,042336 (angka penuh)                   electricity is US$ 0.042336 (full amount) per
           per kWh.                                                    kWh.

      •    Segala hak dan pendapatan dari semua                    •   All rights to and revenue from any and all
           perdagangan dan emisi kredit sebagai hasil                  emissions credit and trading as a result of
           dari United Nations Framework Convention                    the United Nations Framework Convention
           on Climate Change (“UNFCCC”) dan Protokol                   on Climate Change (“UNFCCC”) and Kyoto
           Kyoto untuk Clean Development Mechanism                     Protocol for Clean Development Mechanism
           (“CDM”) atau mekanisme Pasar Emisi Kredit                   (“CDM”) or other Gas Emission Credit
           Gas lainnya yang meliputi Area Kontrak                      Market mechanisms related to the Darajat
           Darajat merupakan properti dari dan dimiliki                Contract Area are the property of and owned
           oleh Kelompok Usaha Kontraktor Darajat.                     by the Darajat Contractor Group.

      Pada tanggal 28 April 2014, Bagian 5.2 dari ESC              On April 28, 2014, the amended ESC section 5.2
      yang telah diubah, telah disetujui untuk                     was approved to change the Indonesian
      mengatur perubahan Indeks Harga Konsumen                     Consumer Price Index (“CPI”) from base year
      (“IHK”) dari tahun dasar 2007 = 100 menjadi                  2007 = 100 to base year 2012 = 100, which was
      tahun dasar 2012 = 100, di mana hal ini                      implemented      immediately      for     energy
      langsung diimplementasikan dalam transaksi                   transactions from the second quarter of 2014.
      energi untuk kuartal kedua di tahun 2014.

      JOA Darajat                                                  Darajat JOA

      SEGD-I    dan SEGD-II        mengadakan    Joint             SEGD-I and SEGD-II entered into a Joint
      Operating    Agreement      (“JOA”)  tertanggal              Operating Agreement (“JOA”) dated August 23,
      23 Agustus 1997 (sebagaimana telah diubah                    1997 (as amended from time to time and most
      dari waktu ke waktu dan yang paling akhir                    recently amended on January 1, 2009) with
      tanggal 1 Januari 2009) dengan PT DGI, dimana                PT DGI, whereby PT DGI was assigned a five
      PT DGI diberikan hak partisipasi sebesar 5%,                 percent participating interest in, and the rights
      termasuk hak dan kewajiban sebagaimana                       and obligations under, the JOC and ESC for the
      diatur dalam, JOC dan ESC untuk fasilitas                    Unit II power generating facility and all future
      pembangkit listrik Unit II dan semua unit masa               units. SEGD-I, SEGD-II and PT DGI together
      depan. SEGD-I, SEGD-II dan PT DGI secara                     form the Darajat Geothermal Operation West
      bersama-sama membentuk kelompok usaha                        Java Contractor Group (hereinafter referred to as
      kontraktor Darajat Geothermal Operation West                 the “Darajat Contractor Group”).
      Java (“Kelompok Kontraktor Darajat”).

      Amendemen No. 1 atas Amended and Restated                    Amendment No. 1 to the Amended and Restated
      JOA ditandatangani pada tanggal 1 Januari                    JOA was signed on January 1, 2009. The
      2009. Amendemen tersebut menyatakan bahwa                    Amendment provides that all parties agree to
      seluruh pihak menyetujui untuk menunjuk                      appoint SEGD-II as the operator for the CDM
      SEGD-II sebagai operator untuk proyek CDM                    Project and acting for and on behalf of the
      dan bertindak untuk dan atas nama Kelompok                   Contractor Group, to sell the Certified Emission
      Usaha Kontraktor, dalam rangka menjual                       Reductions (“CER”) and receive the payments.
      Certified Emission Reductions (“CER”) dan untuk
      menerima pembayaran.

      Kegiatan operasi komersial Sumber Energi                     The Unit I Geothermal Energy Plant (“Unit I”)
      Panas Bumi Unit I (“Unit I”) dimulai pada tahun              commenced commercial operations in 1994 and
      1994 dengan kapasitas pembangkit sebesar                     has a power generation capacity of 55 MW. The
      55 MW. Pembangkit listrik Unit II (“Unit II”)                Unit II Power Plant (“Unit II”) was commissioned
      mulai beroperasi komersial pada tanggal                      and commenced commercial operations on
      1 Juni 2000 dengan kapasitas pembangkit                      June 1, 2000 with a power generation capacity
      sebesar 70 MW, yang selanjutnya meningkat                    of 70 MW, subsequently increased to 90 MW.
      hingga 90 MW. Pembangkit listrik Unit III (“Unit             The Unit III Power Plant (“Unit III”) was
      III”) mulai dioperasikan tanggal 1 Juli 2007                 commissioned and commenced commercial
      dengan kapasitas pembangkit 110 MW, yang                     operations on July 1, 2007 with a power
      kemudian kapasitasnya ditingkatkan menjadi                   generation capacity of 110 MW, subsequently
      121 MW.                                                      increased to 121 MW.

      Hak partisipasi dari pihak-pihak yang terlibat               The respective participating interests of the
      dalam Kelompok Usaha Kontraktor adalah                       participants in the Contractor Group are as
      sebagai berikut:                                             follows:

                                                                        Unit I (Uap)/      Unit II dan III (Listrik)/
                                                                       Unit I (Steam)     Units II and III (Electricity)
       Star Energy Geothermal Darajat I, Limited                               50,00%                            47,50%
       Star Energy Geothermal Darajat II, Limited                              50,00%                            47,50%
       PT Darajat Geothermal Indonesia                                              -                             5,00%
                                                                              100,00%                           100,00%




                                                          - 19 -
                                                      234
Page 259
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                             PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                             DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                 THE YEARS THEN ENDED (Continued)


      Star Energy Geothermal Salak, Ltd. (“SEGSL”)               Star Energy Geothermal Salak, Ltd. (“SEGSL”)
      dan Star Energy Geothermal Salak Pratama,                  and Star Energy Geothermal Salak Pratama, Ltd.
      Ltd. (“SEGSPL”)                                            (“SEGSPL”)

      SEGSL adalah perusahaan Bermuda yang                       SEGSL is a Bermuda corporation, incorporated
      didirikan dengan nama Union Geothermal of                  under the original name Union Geothermal of
      Indonesia,    Limited  berdasarkan   sertifikat            Indonesia, Limited based on a certificate of
      pendirian tertanggal 25 November 1981, di                  incorporation dated November 25, 1981, under
      bawah hukum Bermuda dengan kegiatan usaha                  the Laws of the Bermuda with its principal place
      utama      di    Indonesia.   Pada    tanggal              of business in Indonesia. On March 31, 2017, it
      31 Maret 2017, namanya berubah menjadi                     changed its name to SEGSL after it was acquired
      SEGSL setelah diakuisisi oleh SEG-SD B.V.                  by SEG-SD B.V. as part of a sale and purchase
      sebagai bagian dari perjanjian jual beli                   agreement dated December 22, 2016 between
      tertanggal 22 Desember 2016 antara CVX dan                 CVX and Star Energy Consortium to sell
      Star Energy Consortium dengan tujuan untuk                 Chevron’s Indonesian Geothermal assets.
      menjual aset panas bumi Chevron Indonesia.

      SEGSPL (dahulu Dayabumi Salak Pratama, Ltd.                SEGSPL (formerly known as Dayabumi Salak
      (“DSPL”)) adalah perusahaan yang dibentuk                  Pratama, Ltd. (“DSPL”)) is a special purpose
      secara khusus pada tanggal 1 Mei 1996 di                   company formed on May 1, 1996 under the laws
      Cayman Islands, dengan kegiatan usaha utama                of the Cayman Islands, with its principal place of
      di Indonesia, dengan tujuan untuk membangun                business in Indonesia, for the purpose of building
      dan mengoperasikan fasilitas sumber energi                 and operating a geothermal energy fueled power
      panas bumi (“Power Plant”). SEGSPL merupakan               generating facility (the “Power Plant”). SEGSPL is
      entitas anak yang dimiliki sepenuhnya oleh                 a wholly-owned subsidiary of SEGSL. It changed
      SEGSL. Namanya diubah menjadi SEGSPL pada                  its name to SEGSPL on March 31, 2017 after it
      tanggal 31 Maret 2017 setelah diakuisisi oleh              was acquired by SEG-SD B.V. as part of a sales
      SEG-SD B.V. sebagai bagian dari perjanjian jual            and purchase agreement dated December 22,
      beli tanggal 22 Desember 2016.                             2016.

      JOC Salak                                                  Salak JOC

      Pada tanggal 11 Februari 1982, Union                       On February 11, 1982, Union Geothermal of
      Geothermal of Indonesia, Ltd., yang sekarang               Indonesia, Ltd., now succeeded by SEGSL
      berubah menjadi SEGSL, mengadakan JOC                      entered into a JOC with PERTAMINA, for which
      dengan     PERTAMINA,      (dimana     kegiatan            geothermal operations are now managed by
      operasional panas bumi sekarang dikelola oleh              PGE, to explore and develop geothermal energy
      PGE), untuk mengeksplorasi dan mengembangkan               resources within the Gunung Salak contract
      sumber energi panas bumi di area kontrak                   area. The JOC governs the conduct of
      Gunung Salak. Berdasarkan ketentuan JOC,                   geothermal operations in the contract area.
      SEGSL diharuskan untuk mengirim sumber                     Under the terms of the JOC, SEGSL is required to
      energi panas bumi yang diproduksi dalam area               deliver the geothermal energy produced in the
      tersebut kepada PLN melalui PGE, sesuai                    contract area to PLN through PGE, pursuant to
      dengan ESC yang dibahas di bawah ini. Energi               the ESC discussed below. This geothermal
      sumber panas bumi ini digunakan oleh PLN                   energy is used by PLN to generate electricity
      untuk pembangkit listrik dari tiga unit                    from three 55 MW power generating units (Units
      operasional berkapasitas 55 MW (Unit 1, 2 dan              1, 2 and 3) owned and operated by PLN in the
      3) yang dimiliki dan dioperasikan oleh PLN di              contract area. The JOC was amended on
      area kontrak tersebut. JOC tersebut kemudian               November 16, 1994 and again on July 22, 2002.
      diubah pada tanggal 16 November 1994 dan
      selanjutnya pada tanggal 22 Juli 2002.

      Pada tanggal 1 Mei 1996, CGS mendirikan DSPL               On May 1, 1996, CGS established DSPL as a
      sebagai entitas anak yang dimiliki sepenuhnya              wholly-owned subsidiary and assigned all of its
      dan diberikan seluruh hak, kewajiban, dan                  rights, interests and obligations under the JOC in
      kepemilikannya berdasarkan JOC terkait dengan              respect of construction and operation of an
      kegiatan konstruksi dan operasional dari                   additional three power generating units (Units 4,
      penambahan 3 unit pembangkit listrik (Unit 4, 5            5 and 6). This was confirmed in Amendment
      dan 6). Hal ini dikonfirmasi melalui Amendemen             No. 2 to the Gunung Salak amended and
      No. 2 atas Gunung Salak amended and restated               restated JOC dated July 22, 2002. Amendment
      JOC pada tanggal 22 Juli 2002. Amendemen                   No. 2 also extended the JOC term to
      No. 2 tersebut juga memperpanjang jangka                   December 1, 2030, which was further extended
      waktu    JOC      yang    sebelumnya     hingga            to November 30, 2040.
      1 Desember 2030, menjadi 30 November 2040.




                                                        - 20 -
                                                    235
Page 260
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                               DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                   THE YEARS THEN ENDED (Continued)


      JOC Salak tunduk pada Keputusan Presiden                     Salak JOC is subject to Presidential Decree
      No. 49 tahun 1991 dan Keputusan Menteri                      No. 49 of 1991 and the Minister of Finance
      Keuangan No. 766/1992 yang memberikan tarif                  Decree No. 766/1992 which provides the
      pajak inklusif pada Grup Kontraktor sebesar                  Contractor Group with an all-inclusive tax rate of
      34% dari laba bersih operasional, sebagaimana                34% of net operating income as defined in the
      didefinisikan dalam Undang-Undang Pajak                      JOC and the 1984 Indonesian Income Tax Law.
      Penghasilan Indonesia Tahun 1984. Dalam                      In certain government regulations, this 34% is
      peraturan pemerintah tertentu, 34% tersebut                  referred to as the “government share”. The
      disebut sebagai “bagian pemerintah”. Selain itu,             Salak Contractor is also required to pay the PGE
      Kontraktor     Salak    diharuskan  membayar                 Production Allowance equivalent to 4% of net
      penyisihan produksi setara dengan 4% dari laba               operating income calculated based on the 1984
      bersih     operasional,  dihitung  berdasarkan               Indonesian Income Tax Law.
      Undang-Undang Pajak Penghasilan Indonesia
      Tahun 1984.

      ESC Salak                                                    Salak ESC

      Bersamaan dengan SEGSL mengadakan JOC                        In conjunction with SEGSL entering into the JOC
      pada tanggal 11 Februari 1982 dengan                         dated February 11, 1982 with PERTAMINA,
      PERTAMINA, PERTAMINA mengadakan ESC                          PERTAMINA entered into an ESC with PLN
      dengan PLN di mana PLN telah menyetujui                      whereby PLN agreed to purchase geothermal
      untuk membeli sumber energi panas bumi yang                  energy, delivered by SEGSL.
      akan dikirim oleh SEGSL.

      Mengacu pada Amended and Restated JOC                        In connection with the amendment and
      tanggal 16 November 1994, ESC juga diubah                    restatement of the JOC dated November 16,
      dan disajikan kembali (“Amended and Restated                 1994, the ESC was also amended and restated
      ESC”).                                                       (“Amended and Restated ESC”).

      Jangka waktu Amended and Restated ESC                        The term of the Amended and Restated ESC is
      berakhir dalam waktu 420 bulan setelah tanggal               for a period ending 420 months after
      16 November 1994 (“Tanggal Efektif”) dengan                  November 16, 1994 (the “Effective Date”)
      ketentuan apabila periode produksi akan                      provided that should any production periods
      diperpanjang melebihi jangka waktu Amended                   extend beyond the term of the Amended and
      and Restated ESC, maka jangka waktu tersebut                 Restated ESC, the term will be automatically
      akan secara otomatis diperpanjang hingga                     extended until the end of such production period.
      berakhirnya periode produksi tersebut. Periode               The production period for delivery of geothermal
      produksi untuk pengiriman energi panas bumi                  energy to the initial unit, or electricity from each
      untuk unit pertama, atau listrik dari setiap unit            unit built, owned and operated by SEGSL, shall
      yang dibangun, dimiliki dan dioperasikan oleh                be at least 360 months commencing on the date
      SEGSL, adalah 360 bulan sejak tanggal                        of commercial generation of each unit, with the
      komersial dari setiap unit, dengan ketentuan                 provision that if a production period ends prior to
      jika periode produksi berakhir sebelum akhir                 the end of the term of the Amended and
      dari Amended and Restated ESC, maka periode                  Restated ESC, such production period shall be
      produksi   tersebut  akan     secara    otomatis             automatically extended to coincide with the end
      diperpanjang sampai akhir jangka waktu.                      of such term.

      Jangka waktu yang dinyatakan dalam Amended                   The terms as stated in the Amended and
      and Restated ESC kemudian diubah melalui                     Restated ESC were later amended through an
      perjanjian amendemen (“Second Amendment”)                    Amendment Agreement (“Second Amendment”)
      yang telah ditandatangani oleh SEGSL pada                    signed by SEGSL on July 22, 2002. Significant
      tanggal 22 Juli 2002. Perubahan yang signifikan              amendments are as follows:
      adalah sebagai berikut:

      •   SEGSPL menjadi pihak dalam ESC, di mana                  •   SEGSPL became a party to the ESC,
          SEGSPL      mempunyai         hak    untuk                   whereby SEGSPL shall have the right to
          mengoperasikan dan mengirim listrik kepada                   generate and deliver electricity to PLN on
          PLN atas nama PERTAMINA menggunakan                          behalf of PERTAMINA using any combination
          kombinasi dari Unit 4, 5 dan 6.                              of Units 4, 5 and 6.

      •   Jangka waktu ESC akan berakhir tanggal                   •   The term of the ESC will end on
          1 Desember 2030 dan telah diperpanjang                       December 1, 2030 and has been extended
          sampai 30 November 2040.                                     to November 30, 2040.

      •   Berkaitan dengan seluruh unit, harga dasar               •   With respect to all units, the base resource
          sumber daya energi panas bumi akan                           price of geothermal energy was decreased
          diturunkan dari US$ 0,04032 (angka penuh)                    from US$ 0.04302 (full amount), per kWh
          per kWh      berdasarkan   ESC    asli  ke                   under the original ESC to US$ 0.03724
          US$ 0,03724 (angka penuh) per kWh.                           (full amount) per kWh.




                                                          - 21 -
                                                      236
Page 261
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                  DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                      THE YEARS THEN ENDED (Continued)


          Sesuai dengan amendemen tersebut, PLN harus                                 The terms of the Amendment provide that PLN
          membayar      PGE,   yang      kemudian     akan                            shall pay PGE, who will then remit to SEGS and
          dibayarkan ke SEGS dan SEGSPL, untuk setiap                                 SEGSPL, for the geothermal energy delivered
          energi panas bumi dan listrik yang dikirim setiap                           each month based upon pricing formulas stated
          bulannya berdasarkan rumus harga yang                                       in the ESC. The invoice is stated and payable in
          dinyatakan dalam ESC. Tagihan tersebut                                      United States Dollar.
          dinyatakan dan dibayar dalam mata uang Dolar
          Amerika Serikat.

          Sesuai dengan ketentuan take-or-pay dalam                                   In accordance with the terms of the take-or-pay
          Second Amendment, PLN harus membayar                                        provisions of the Second Amendment, PLN
          minimum 95,06% dari total kapasitas rated Unit                              should pay a minimum 95.06% of the total rated
          1, 2 dan 3. Untuk Unit 4, 5 dan 6, PLN harus                                capacity of Units 1, 2 and 3. For Units 4, 5 and
          membayar minimum 90,14% dari total capacity                                 6, PLN should pay a minimum 90.14% of the
          rated.                                                                      total capacity rated.

          PT Star Energy Geothermal Suoh Sekincau                                     PT Star Energy         Geothermal       Suoh     Sekincau
          (“PT SEGSS”)                                                                (“PT SEGSS”)

          Pada tanggal 6 April 2017, SEG-SD B.V.                                      On April 6, 2017, SEG-SD B.V. acquired
          mengakuisisi PT Chevron Geothermal Suoh                                     PT Chevron Geothermal Suoh Sekincau. Effective
          Sekincau. Efektif sejak tanggal tersebut,                                   on the date, PT Chevron Geothermal Suoh
          PT Chevron Geothermal Suoh Sekincau diubah                                  Sekincau was changed to PT SEGSS by Deed
          menjadi PT SEGSS melalui Akta No. 3 dari                                    No. 3 of Notary Liestiani Wang, S.H., M.Kn.
          Notaris Liestiani Wang, S.H., M.Kn. tertanggal                              dated April 6, 2017. The immediate parent of
          6 April 2017. Entitas induk dari PT SEGSS                                   PT SEGSS is SEG-SD B.V. with 95% ownership.
          adalah SEG-SD B.V. dengan kepemilikan
          sebesar 95%.

     e. Informasi Mengenai Hak Pengusahaan                                   e. Information on Forest Concession Rights
        Hutan

          Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, luas                                As of December 31, 2020 and 2019, the Group
          areal Hak Pengusahaan Hutan (HPH) milik Grup                                has a total Forest Concession Right (HPH) area
          yang belum berakhir masa konsesinya adalah                                  of 73,375 Ha which has not yet expired whereas
          73.375 Ha, sedangkan luas areal hutan yang                                  total area of 34,728 Ha has not been managed
          belum dikelola selama sisa manfaat HPH (virgin                              for the remaining concession period. The details
          forest) adalah 34.728 Ha. Rincian luas areal                                of the concession area of the Group are as
          HPH Grup tersebut adalah sebagai berikut:                                   follows:
                                                                      Masa HPH/         Sisa masa HPH/    Hutan
          No. dan Tanggal Surat                                         Forest             Remaining      primer/   No. and Date of Decision
          Keputusan Hak Pengusahaan         Lokasi/      Luas/        Concession          concession       Virgin   Letter Covering the
          Hutan                            Location      Area           Rights               period        forest   Forest Concession Rights
                                                        Hektar/         Tahun/                            Hektar/
                                                       Hectares          Years                           Hectares
          Entitas Anak :                                                                                            Subsidiary :
          - TAIWI                                                                                                   - TAIWI
            Unit HPH I                 Maluku Utara/                                                                  Unit HPH I
               SK No. 368/Menhut-II/   North Maluku                                                                     SK No. 368/Menhut-II/
               2009 23 Juni 2009                                                                                        2009 June 23, 2009
               (Amandemen)                               73.375             45          34 tahun/years    34.728        (Amendment)



2.   PENERAPAN      STANDAR    AKUNTANSI                               2.        ADOPTION     OF  NEW     AND   REVISED
     KEUANGAN BARU DAN REVISI (PSAK) DAN                                         STATEMENTS OF FINANCIAL ACCOUNTING
     INTERPRETASI    STANDAR   AKUNTANSI                                         STANDARDS (“PSAK”) AND INTERPRETATIONS
     KEUANGAN (ISAK)                                                             OF PSAK (“ISAK”)

     a.    Standar, Amendemen/Penyesuaian dan                                    a.    Standards,    Amendments/Improvements
           Interpretasi Standar yang Berlaku Efektif                                   and Interpretation to Standards Effective
           pada Tahun Berjalan                                                         in the Current Year

          Dalam tahun berjalan, Grup telah menerapkan                                  In the current year, the Group has applied
          standar     dan    sejumlah     amendemen/                                   standards and a number of amendments/
          penyesuaian/ interpretasi PSAK yang relevan                                  improvements/interpretations to PSAK that are
          dengan operasinya dan efektif untuk periode                                  relevant to its operations and effective for
          akuntansi yang dimulai pada atau setelah                                     accounting period beginning on or after
          1 Januari 2020. Penerapan atas PSAK baru/                                    January 1, 2020. The adoption of these new/
          revisi tidak mengakibatkan perubahan atas                                    revised PSAKs does not result in changes to the
          kebijakan akuntansi Grup dan tidak memiliki                                  Group’s accounting policies and has no material
          dampak material terhadap jumlah yang                                         effect on the amounts reported for the current
          dilaporkan pada tahun berjalan atau tahun-                                   or prior years, except as discussed below.
          tahun    sebelumnya,   kecuali  sebagaimana
          diungkapkan di bawah ini.



                                                                  - 22 -
                                                              237
Page 262
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                    PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                    DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                        THE YEARS THEN ENDED (Continued)

       •   PSAK 15 (amendemen) Investasi pada                            •   PSAK 15 (amendment) Investments in
           Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama:                             Associates and Joint Ventures: Long-
           Kepentingan Jangka Panjang pada                                   term Interests in Associate and Joint
           Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama                              Ventures

           Amandemen ini mengklarifikasi bahwa                               The amendment clarifies that PSAK 71
           PSAK 71 Instrumen Keuangan (“PSAK 71”)                            Financial    Instruments     (“PSAK    71”),
           termasuk persyaratan penurunan nilai,                             including its impairment requirements,
           berlaku bagi instrumen keuangan lainnya                           applies to other financial instruments in an
           untuk entitas asosiasi atau ventura                               associate or joint venture to which the
           bersama yang tidak menerapkan metode                              equity method is not applied. These include
           ekuitas.     Termasuk      di     dalamnya                        long-term interests that, in substance,
           kepentingan jangka panjang, yang secara                           form part of the entity’s net investment in
           substansi,    membentuk       bagian     dari                     an associate or joint venture. The Group
           investasi bersih entitas dalam sebuah                             applies PSAK 71 to such long-term
           entitas asosiasi atau ventura bersama.                            interests before it applies PSAK 15. In
           Grup     menerapkan     PSAK     71   untuk                       applying PSAK 71, the Group does not take
           kepentingan jangka panjang tersebut                               account of any adjustments to the carrying
           sebelum menerapkan PSAK 15. Dalam                                 amount of longterm interests required by
           penerapan     PSAK     71,     Grup    tidak                      PSAK 15 (i.e., adjustments to the carrying
           mengikutsertakan      penyesuaian       atas                      amount of long-term interests arising from
           kepentingan     jangka     panjang     yang                       the allocation of losses of the investee or
           disyaratkan oleh PSAK 15 (misalnya,                               assessment of impairment in accordance
           penyesuaian      jumlah     tercatat    atas                      with PSAK 15).
           kepentingan jangka panjang yang berasal
           dari alokasi kerugian investee atau
           penilaian atas penurunan nilai berdasarkan
           PSAK 15).

       •   PSAK    26       (penyesuaian)        Biaya                   •   PSAK    26   (improvement)      Borrowing
           Pinjaman                                                          Costs

           Amendemen ini mengklarifikasi bahwa jika                          The amendments clarify that if any specific
           saldo pinjaman yang didapatkan secara                             borrowing remains outstanding after the
           spesifik masih terutang setelah aset terkait                      related asset is ready for its intended use
           siap untuk digunakan sesuai dengan                                or sale, that borrowing becomes part of the
           intensinya atau dijual, pinjaman itu                              funds that an entity borrows generally
           menjadi bagian dari dana yang dipinjam                            when calculating the capitalization rate on
           secara umum ketika menghitung tingkat                             general borrowings.
           kapitalisasi pada pinjaman secara umum.

       •   PSAK 71 (amendemen), Instrumen                           •    •   PSAK   71    (amendment)   Financial
           Keuangan:    Fitur   Percepatan                                   Instruments: Prepayment Features
           Pelunasan  dengan   Kompensasi                                    with Negative Compensation
           Negatif

           Amandemen PSAK 71 ini mengklarifikasi                             The amendment to PSAK 71 clarifies that
           bahwa tujuan dari penilaian apakah fitur                          for the purpose of assessing whether a
           percepatan pelunasan sesuai dengan                                prepayment feature meets the ‘solely
           kondisi ‘semata dari pembayaran pokok                             payments of principal and interest’ (SPPI)
           dan bunga’ (SPPI), para pihak yang                                condition, the party exercising the option
           mengeksekusi     opsi   tersebut   dapat                          may     pay     or    receive     reasonable
           membayar atau menerima kompensasi                                 compensation      for    the     prepayment
           yang wajar atas percepatan pembayaran                             irrespective of the reason for prepayment.
           terlepas    dari    alasan    percepatan                          In other words, financial assets with
           pembayaran tersebut. Dengan kata lain,                            prepayment      features    with    negative
           aset keuangan dengan fitur percepatan                             compensation do not automatically fail
           pelunasan dengan kompensasi negatif                               SPPI.
           tidak secara otomatis tidak dianggap
           sebagai SPPI.




                                                           - 23 -
                                                       238
Page 263
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                               DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                   THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       •   PSAK    1  (amendemen)    Penyajian                      •   PSAK 1 (amendment) Presentation of
           Laporan Keuangan: Definisi Material                          Financial Statements: Definition of
           dan PSAK 25 (amendemen) Kebijakan                            Material and PSAK 25 (amendment)
           Akuntansi,    Perubahan    Estimasi                          Accounting     Policies, Changes in
           Akuntansi, dan Kesalahan: Definisi                           Accounting Estimates, and Errors:
           Material                                                     Definition of Material

           Amendemen      ini  dimaksudkan     untuk                    The amendments are intended to make the
           memberikan definisi material dalam PSAK                      definition of material in PSAK 1 easier to
           1 agar lebih mudah dimengerti dan tidak                      understand and are not intended to alter
           dimaksudkan untuk merubah konsep dasar                       the underlying concept of materiality in the
           dari materialitas dalam PSAK. Konsep                         PSAKs. The concept of ‘obscuring’ material
           ‘mengaburkan’ informasi material dengan                      information with immaterial information
           informasi yang tidak material telah                          has been included as part of the new
           dimasukkan dalam definisi baru tersebut.                     definition

           Batasan materialitas yang mempengaruhi                       The threshold for materiality influencing
           pengguna laporan keuangan telah diubah                       users has been changed from ‘could
           dari  ‘dapat   mempengaruhi’   menjadi                       influence’ to ‘could reasonably be expected
           ‘mungkin         diharapkan      dapat                       to influence’.
           mempengaruhi’.

           Definisi material dalam PSAK 25 telah                        The definition of material in PSAK 25 has
           digantikan    dengan     referensi  definisi                 been replaced by a reference to the
           material dalam PSAK 1. Selain itu, Dewan                     definition of material in PSAK 1. In
           Standar Akuntansi Keuangan mengubah                          addition,    the    Indonesian    Financial
           standar lain dan kerangka konseptual yang                    Accounting Standards Board amended
           mengandung      definisi   material  untuk                   other Standards and the Conceptual
           memastikan konsistensi.                                      Framework that contain a definition of
                                                                        material or refer to the term ‘material’ to
                                                                        ensure consistency.

       •   PSAK   1 (amendemen) Penyajian                           •   PSAK 1 (amendment) Presentation of
           Laporan Keuangan: Judul Laporan                              Financial    Statements: Titles of
           Keuangan                                                     Financial Statements

           Amendemen ini menambahkan kalimat                            The amendment adds the sentence
           “menyesuaikan deskripsi yang digunakan                       “adjusting the description used for” before
           untuk”    sebelum     kalimat    “…laporan                   the sentence “… financial statements itself”
           keuangan itu sendiri” agar sesuai dengan                     to make it consistent with the intention of
           intensi dari IAS 1 Presentation of Financial                 paragraph 5 of IAS 1 Presentation of
           Statements paragraf 5.                                       Financial Statements.

       •   PSAK 71 (amendemen) Instrumen                            •   PSAK    71  (amendment)    Financial
           Keuangan, PSAK 55 (amendemen)                                Instruments, PSAK 55 (amendment)
           Instrumen Keuangan: Pengakuan dan                            Financial Instruments: Recognition
           Pengukuran     dan      PSAK    60                           and Measurement and PSAK 60
           (amendemen) Instrumen Keuangan:                              (amendment) Financial Instruments:
           Pengungkapan    tentang   Reformasi                          Disclosures  about  Interest   Rate
           Acuan Suku Bunga                                             Benchmark reform

           Amendemen ini akan berdampak terhadap                        The amendment will affect entities that
           entitas   yang    menerapkan     akuntansi                   apply the hedge accounting requirements
           lindung nilai berdasarkan PSAK 71 atau                       of PSAK 71 or PSAK 55 to hedging
           PSAK 55 untuk hubungan lindung nilai                         relationships directly affected by the
           yang secara langsung dipengaruhi oleh                        interest rate benchmark reform. The
           reformasi acuan suku bunga. Amandemen                        amendments      modify     specific    hedge
           tersebut     memodifikasi      persyaratan                   accounting requirements, so that entities
           akuntansi lindung nilai tertentu, sehingga                   would apply those hedge accounting
           entitas akan menerapkan akuntasi lindung                     requirements assuming that the interest
           nilai dengan asumsi bahwa tingkat acuan                      rate benchmark is not altered as a result of
           suku bunga tidak diubah sebagai akibat                       the interest rate benchmark reform. The
           dari reformasi tingkat acuan. Amandemen                      amendments are applied retrospectively to
           tersebut diterapkan secara retrospektif                      those hedging relationships that existed at
           terhadap hubungan lindung nilai yang                         the beginning of the reporting period in
           sudah ada pada awal periode pelaporan di                     which    an   entity   first  applies    the
           mana entitas pertama kali menerapkan                         amendments       or    were       designated
           amandemen       atau    yang    ditetapkan                   thereafter.
           setelahnya.




                                                          - 24 -
                                                      239
Page 264
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                               DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                   THE YEARS THEN ENDED (Continued)

       •   ISAK 36 Interpretasi atas Interaksi                      •         ISAK    36   Interpretation   of   the
           antara Ketentuan Mengenai Hak atas                                 Interaction    between      Provisions
           Tanah dalam PSAK 16: Aset Tetap dan                                regarding Land Rights in PSAK 16:
           PSAK 73: Sewa                                                      Property, Plant and Equipment and
                                                                              PSAK 73: Leases

           Interpretasi ini memberikan panduan                                The interpretation provides guidance to
           perlakuan akuntansi atas hak atas tanah                            account for the land rights under:
           berdasarkan:

           a. PSAK    16,   jika  suatu   ketentuan                           a.   PSAK 16, if the contractual provisions
              kontraktual memberikan hak yang,                                     give   rights   that,  in   substance,
              secara     substansial,    menyerupai                                represent a purchase of a PPE, or
              pembelian aset tetap, atau

           b. PSAK 73, jika substansi suatu hak atas                          b.   PSAK 73, if the substance of the land
              tanah tidak mengalihkan pengendalian                                 rights does not transfer control over
              atas aset pendasar, dan hanya                                        the underlying assets and only gives
              memberikan hak untuk menggunakan                                     the right to use the underlying assets
              aset pendasar tersebut selama suatu                                  for a period of time (i.e. lease
              jangka waktu tertentu (yaitu transaksi                               transaction).
              sewa).

       •   PSAK 71 Instrumen Keuangan                               •         PSAK 71 Financial Instruments

           Grup tidak menyajikan kembali informasi                            The   Group    has   not  restated   the
           komparatif,  yang     tetap  dilaporkan                            comparative information, which continues
           berdasarkan   PSAK      55   Instrumen                             to be reported under PSAK 55 Financial
           Keuangan (“PSAK 55”).                                              Instruments (“PSAK 55”).

           PSAK 71 memberikan persyaratan baru                                PSAK 71 introduces new requirements for:
           untuk:
           1. Klasifikasi dan     pengukuran     aset                         1.   The classification and measurement of
               keuangan dan liabilitas keuangan;                                   financial assets and financial liabilities;

           2.    Penurunan nilai aset keuangan; dan                           2.   Impairment of financial assets; and

           3.    Akuntansi lindung nilai.                                     3.   General hedge accounting.

           Rincian persyaratan baru tersebut dan                              Details of these new requirements as well
           dampaknya terhadap laporan keuangan                                as their impact on the financial statements
           dijelaskan di bawah ini.                                           are described below.

           Grup telah menerapkan PSAK 71 sesuai                               The Group has applied PSAK 71 in
           dengan    ketentuan-ketentuan transisi                             accordance with the transition provisions
           dalam PSAK 71.                                                     set out in PSAK 71.

           a) Klasifikasi    dan    pengukuran    aset                        a)   Classification and     measurement      of
              keuangan                                                             financial assets

                Tangal penerapan awal (yaitu, tanggal                   (a)        The date of initial application (i.e. the
                ketika   Grup   telah    menilai   aset                            date on which the Group has assessed
                keuangan dan liabilias keuangan sesuai                             its existing financial assets and
                dengan ketentuan PSAK 71) adalah                                   financial liabilities in terms of the
                1 Januari 2020. Oleh karena itu, Grup                              requirements       of   PSAK    71)     is
                telah     menerapkan       persyaratan                             January 1, 2020. Accordingly, the
                PSAK 71 untuk instrumen yang belum                                 Group has applied the requirements of
                dihentikan     pengakuannya       pada                             PSAK 71 to instruments that have not
                1 Januari 2020 dan tidak menerapkan                                been derecognized as at January 1,
                persyaratan pada instrumen yang telah                              2020 and has not applied the
                dihentikan     pengakuannya       pada                             requirements to instruments that have
                1 Januari 2020.                                                    already been derecognized as at
                                                                                   January 1, 2020.




                                                          - 25 -
                                                      240
Page 265
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                               DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                   THE YEARS THEN ENDED (Continued)


              Khususnya:                                             (b)    Specifically:

              •   instrumen utang yang dimiliki                      (c)     •   debt instruments that are held
                  dalam model bisnis yang bertujuan                              within a business model whose
                  untuk    memperoleh    arus    kas                             objective   is   to   collect   the
                  kontraktual,   dan    arus     kas                             contractual cash flows, and that
                  kontraktual yang semata dari                                   have contractual cash flows that
                  pembayaran pokok dan bunga dari                                are solely payments of principal
                  jumlah pokok terutang, selanjutnya                             and interest on the principal
                  diukur   pada   biaya    perolehan                             amount outstanding, are measured
                  diamortisasi;                                                  subsequently at amortized cost;

              •   instrumen utang yang dimiliki                              •   debt instruments that are held
                  dalam model bisnis yang bertujuan                              within a business model whose
                  mengumpulkan         arus      kas                             objective is both to collect the
                  kontraktual dan juga untuk menjual                             contractual cash flows and to sell
                  instrumen utang, dan yang memiliki                             the debt instruments, and that
                  arus kas kontraktual yang semata                               have contractual cash flows that
                  dari pembayaran pokok dan bunga                                are solely payments of principal
                  dari jumlah pokok terutang, yang                               and interest on the principal
                  selanjutnya diukur pada nilai wajar                            amount outstanding, are measured
                  melalui penghasilan komprehensif                               subsequently at fair value through
                  lain (“FVTOCI”);                                               other    comprehensive      income
                                                                                 (“FVTOCI”);

              •   investasi     utang   lainnya    dan                       •   all other debt investments and
                  investasi    ekuitas  yang    diukur                           equity investments are measured
                  selanjutnya pada nilai wajar melalui                           subsequently at fair value through
                  laba rugi (“FVTPL”).                                           profit or loss (“FVTPL”).

              Terlepas dari hal-hal di atas, Grup                           Despite the aforegoing, the Group may
              dapat melakukan pemilihan yang tidak                          make the following irrevocable election/
              terbatalkan dari salah satu pilihan                           designation at initial recognition of a
              berikut saat pengakuan awal aset                              financial asset:
              keuangan:

              •   Grup dapat melakukan pemilihan                             •   the Group may irrevocably elect to
                  yang    tidak   terbatalkan   untuk                            present subsequent changes in fair
                  menyajikan perubahan selanjutnya                               value of an equity investment that
                  atas nilai wajar sebuah investasi                              is neither held for trading nor
                  ekuitas yang bukan dimiliki untuk                              contingent consideration recognized
                  diperdagangkan dan juga bukan                                  by an acquirer in a business
                  merupakan     imbalan    kontinjensi                           combination in other comprehensive
                  yang diakui oleh pihak pengakuisisi                            income; and
                  kombinasi bisnis dalam penghasilan
                  komprehensif lain; dan

              •   Grup dapat melakukan penetapan                             •   the     Group     may    irrevocably
                  yang     tidak   terbatalkan    untuk                          designate a debt investment that
                  investasi utang yang memenuhi                                  meets the amortized cost or
                  kriteria       biaya        perolehan                          FVTOCI criteria as measured at
                  diamortisasi atau FTVOCI sebagai                               FVTPL if doing so eliminates or
                  diukur pada FVTPL jika hal tersebut                            significantly reduces an accounting
                  menghilangkan atau mengurangi                                  mismatch.
                  inkonsistensi     akuntansi    secara
                  signifikan.

              Pada tahun berjalan, Grup belum                               In the current year, the Group has not
              menetapkan investasi utang yang                               designated any debt investments that
              memenuhi kriteria biaya perolehan                             meet the amortized cost or FVTOCI
              diamortisasi atau FVTOCI sebagai                              criteria as measured at FVTPL.
              diukur pada FVTPL.




                                                          - 26 -
                                                      241
Page 266
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                    THE YEARS THEN ENDED (Continued)

              Ketika       investasi     utang     yang                      When a debt investment measured at
              diukur      pada     FVTOCI     dihentikan                     FVTOCI      is   derecognized,    the
              pengakuannya, akumulasi keuntungan                             cumulative gain or loss previously
              atau kerugian yang sebelumnya diakui                           recognized in other comprehensive
              di penghasilan komprehensif lainnya                            income is reclassified from equity to
              direklasifikasi dari ekuitas menjadi laba                      profit or loss as a reclassification
              rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi.                        adjustment.     When      an   equity
              Ketika investasi ekuitas uang diukur                           investment designated as measured at
              pada FVTOCI dihentikan pengakuannya,                           FVTOCI      is   derecognized,    the
              akumulasi keuntungan atau kerugian                             cumulative gain or loss previously
              yang sebelumnya diakui di penghasilan                          recognized in other comprehensive
              komprehensif       lainnya    selanjutnya                      income is subsequently transferred to
              dialihkan ke saldo laba.                                       retained earnings.

              Instrumen     utang   yang     diukur                          Debt instruments that are measured
              selanjutnya pada biaya perolehan                               subsequently at amortized cost or at
              diamortisasi    atau FVTOCI     dapat                          FVTOCI are subject to impairment.
              mengalami penurunan nilai. Lihat poin                          See (b) below.
              (b) di bawah ini.

              Direksi Perusahaan menelaah dan                                The     directors    of  the   Company
              menilai aset keuangan Grup pada                                reviewed and assessed the Group’s
              tanggal 1 Januari 2020 berdasarkan                             existing     financial  assets   as of
              fakta dan keadaan yang ada pada                                January 1, 2020 based on the facts
              tanggal tersebut dan menyimpulkan                              and circumstances that existed at that
              bahwa penerapan awal PSAK 71                                   date and concluded that the initial
              memiliki dampak terhadap klasifikasi                           application of PSAK 71 has had the
              dan pengukuran aset keuangan Grup                              following impact on the Group’s
              sebagai berikut:                                               financial assets as regards their
                                                                             classification and measurement:

               •   Investasi Grup pada efek utang                            •   the Group’s investments in listed
                   yang tercatat di bursa yang                                   debt securities that were classified
                   diklasifikasikan     sebagai    aset                          as     available‑for‑sale    financial
                   keuangan tersedia untuk dijual                                assets under PSAK 55 have been
                   berdasarkan       PSAK     55    kini                         classified as financial assets at
                   diklasifikasikan     sebagai    aset                          FVTOCI because they are held
                   keuangan yang diukur pada                                     within a business model whose
                   FVTOCI karena aset keuangan                                   objective    is both to collect
                   tersebut dimiliki dalam model                                 contractual cash flows and to sell
                   bisnis yang bertujuan untuk                                   the    bonds,     and    they    have
                   mendapatkan           arus       kas                          contractual cash flows that are
                   kontraktual dan menjual obligasi,                             solely payments of principal and
                   dan juga memiliki arus kas                                    interest on principal outstanding.
                   kontraktual yang semata dari                                  The change in the fair value on
                   pembayaran pokok dan bunga                                    these financial assets continue to
                   dari jumlah pokok terutang.                                   accumulate in the investment
                   Perubahan nilai wajar dari aset                               revaluation reserve until they are
                   keuangan         tersebut      terus                          derecognized or reclassified;
                   diakumulasi      dalam     cadangan
                   revaluasi investasi sampai aset
                   keuangan      tersebut    dihentikan
                   pengakuannya                    atau
                   direklasifikasi;

               •   Investasi Grup pada instrumen                             •   the    Group’s     investments   in
                   ekuitas yang tidak tercatat di                                unlisted     equity     instruments
                   bursa (bukan yang dimiliki untuk                              (neither held for trading nor a
                   diperdagangkan ataupun imbalan                                contingent consideration arising
                   kontijensi yang ditimbulkan dari                              from a business combination) that
                   kombinasi        bisnis)       yang                           were previously classified as
                   sebelumnya          diklasifikasikan                          available‑for‑sale financial assets
                   sebagai aset keuangan tersedia                                and were measured at cost under
                   untuk dijual dan diukur sebesar                               PSAK 55 have been designated as
                   nilai biaya perolehan berdasarkan                             at FVTOCI.
                   PSAK 55 kini diklasifikasikan
                   sebagai aset keuangan yang
                   diukur pada FVTOCI.




                                                           - 27 -
                                                       242
Page 267
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                          PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                                          DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                                              THE YEARS THEN ENDED (Continued)



              Tabel di bawah ini menunjukkan                                                                                     The table below shows information
              informasi   berkaitan   dengan     aset                                                                            relating to financial assets that have
              keuangan yang telah direklasifikasi                                                                                been reclassified as a result of
              sebagai akibat dari transisi penerapan                                                                             transition to PSAK 71.
              PSAK 71.
                                                                                                                  Kategori Pengukuran PSAK 71/
                                                                                                                PSAK 71 Measurement Category
                                                                                                                                             Aset keuangan
                                                        Jumlah tercatat                                                Aset keuangan        pada nilai wajar
                                                           PSAK 55/                                                   pada nilai wajar     melalui penghasilan
                                                       PSAK 55 Carrying                          Aset keuangan        melalui laba rugi/  komprehensif lainya/
                                                          Amount on                          pada biaya perolehan     Financial assets      Financial assets
                                                           1 Januari/                          yang diamortisasi/       at fair value         at fair value
                                                          January 1,       Reklasifikasi/     Financial assets at          through           through other
                                                              2020        Reclassification      amortized cost          profit or loss   comprehensive income
                                                           US$ '000          US$ '000              US$ '000               US$ '000              US$ '000

              Kategori Pengukuran PSAK 55                                                                                                                        PSAK 55 Measurement Category

              Pinjaman yang diberikan
                dan piutang                                                                                                                                      Loans and receivable
                Bank dan deposito berjangka                    743.517           (743.517)              743.517                    -                         -     Cash in banks and time deposits
                Rekening bank yang dibatasi
                   penggunaannya                               148.053           (148.053)              148.053                    -                         -     Restricted cash in banks
                Aset keuangan lainnya - lancar                  44.926            (44.926)               44.926                    -                         -     Other financial assets - current
                Piutang usaha - bersih                         260.843           (260.843)              260.843                    -                         -     Trade accounts receivable - net
                Piutang lain-lain                                                                                                                                  Other accounts receivable
                   Pihak berelasi                               62.129            (62.129)               62.129                    -                         -        Related parties
                   Pihak ketiga                                 16.926            (16.926)               16.926                    -                         -        Third parties
                Putang sewa pembiayaan                         400.199           (400.199)              400.199                    -                         -     Finance lease receivables
              Tersedia untuk dijual                                                                                                                              Available-for-sale
                Aset keuangan lainnya - lancar                                                                                                                     Other financial assets - current
                  Instrumen utang                                42.928           (42.928)                     -                   -                   42.928         Debt securities
                Aset tidak lancar lainnya                                                                                                                          Other noncurrent assets
                  Instrumen ekuitas                                124               (124)                     -                   -                       124        Equity securities
                Aset keuangan lainnya - tidak lancar                                                                                                               Other financial assets - noncurrent
                  Instrumen ekuitas                               7.135            (7.135)                     -                   -                     7.135        Equity securities

              Aset keuangan pada nilai                                                                                                                           Financial assets at fair value
                wajar melalui laba rugi :                                                                                                                           through profit or loss :
                  Aset keuangan derivatif                          136               (136)                     -                136                          -        Derivative financial assets

              Jumlah                                          1.726.916       (1.726.916)             1.676.593                 136                    50.187    Total



              Tidak ada reklasifikasi aset keuangan                                                                              None of the other reclassifications of
              lain yang berdampak terhadap posisi                                                                                financial assets have had any impact
              keuangan, laba rugi, penghasilan                                                                                   on the Group’s financial position, profit
              komprehensif    lain    atau   jumlah                                                                              or loss, other comprehensive income
              penghasilan komprehensif milik Grup                                                                                or total comprehensive income for the
              pada tahun tersebut.                                                                                               year.

           b) Penurunan nilai aset keuangan                                                                              b)      Impairment of financial assets

              PSAK 71 mensyaratkan model kerugian                                                                                PSAK 71 requires an expected credit
              kredit ekspektasian yang berbeda                                                                                   loss model that is different from the
              dengan model kerugian kredit pada                                                                                  credit loss model as incurred under
              saat terjadinya berdasarkan PSAK 55.                                                                               PSAK 55. The expected credit loss
              Model kerugian kredit ekspektasian                                                                                 model requires the Group to record
              mensyaratkan Grup untuk mencatat                                                                                   expected credit losses and changes in
              kerugian kredit ekspektasian dan                                                                                   expected credit       losses at     each
              perubahan dalam kerugian kredit                                                                                    reporting date to show changes in
              ekspektasian pada setiap tanggal                                                                                   credit risk since the initial recognition
              pelaporan      untuk     menunjukkan                                                                               of financial assets. A credit event is no
              perubahan      risiko  kredit   sejak                                                                              longer required before the recognition
              pengakuan awal aset keuangan. Tidak                                                                                of a credit loss.
              lagi disyaratkan terjadinya peristiwa
              kredit sebelum pengakuan kerugian
              kredit.

              Secara khusus, PSAK 71 mensyaratkan                                                                                Specifically, PSAK 71 requires the
              Grup    untuk    mengakui     cadangan                                                                             Group to recognize a loss allowance
              kerugian kredit ekspektasian atas:                                                                                 for expected credit losses on:

              1)       investasi   utang yang setelah                                                                            1)      debt investments subsequently
                       pengakuan awal diukur pada biaya                                                                                  measured at amortized cost or at
                       perolehan diamortisasi atau pada                                                                                  FVTOCI:
                       FVTOCI
              2)       piutang sewa;                                                                                             2)      lease receivables;
              3)       piutang usaha dan aset kontrak;                                                                           3)      trade accounts receivable and
                       dan                                                                                                               contract assets; and
              4)       komitmen pinjaman dan kontrak                                                                             4)      loan commitments and financial
                       jaminan     keuangan   di   mana                                                                                  guarantee contracts to which
                       persyaratan penurunan nilai PSAK                                                                                  the impairment requirements of
                       71 berlaku.                                                                                                       PSAK 71 apply.



                                                                                        - 28 -
                                                                                     243
Page 268
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                         PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                  NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                         DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                             THE YEARS THEN ENDED (Continued)

              Secara       khusus,      PSAK       71                                     In particular, PSAK 71 requires the
              mengharuskan Grup untuk mengukur                                            Group to measure the loss allowance
              penyisihan       kerugian    instrumen                                      for a financial instrument at an
              keuangan sejumlah kerugian kredit                                           amount equal to the lifetime expected
              ekspektasian      (“ECL”)    sepanjang                                      credit losses (“ECL”) if the credit risk
              umurnya     jika risiko kredit     atas                                     on that financial instrument has
              instrumen        keuangan      tersebut                                     increased significantly since initial
              meningkat secara signifikan sejak                                           recognition,    or   if   the   financial
              pengakuan awal, atau jika instrumen                                         instrument     is   a    purchased    or
              keuangan        tesebut     merupakan                                       originated credit‑impaired financial
              pembelian atau berasal dari aset                                            asset. However, if the credit risk on a
              keuangan yang nilai kreditnya telah                                         financial instrument has not increased
              mengalami penurunan nilai. Namun,                                           significantly since initial recognition
              jika risiko kredit atas instrumen                                           (except for a purchased or originated
              keuangan tidak meningkat secara                                             credit‑impaired financial asset), the
              signifikan   sejak    pengakuan    awal                                     Group is required to measure the loss
              (kecuali untuk pembelian atau berasal                                       allowance for that financial instrument
              dari aset keuangan yang nilai kreditnya                                     at an amount equal to 12‑months ECL.
              telah mengalami penurunan nilai),                                           PSAK 71 also requires a simplified
              Grup diharuskan untuk mengukur                                              approach for measuring the loss
              cadangan kerugian dari instrumen                                            allowance at an amount equal to
              keuangan      tesebut   sejumlah    ECL                                     lifetime ECL for trade accounts
              sepanjang 12 bulan. PSAK 71 juga                                            receivable, contract assets and lease
              mengharuskan pendekatan sederhana                                           receivables in certain circumstances.
              untuk pengukuran cadangan kerugian
              sejumlah ECL sepanjang umurnya
              untuk piutang usaha, aset kontrak, dan
              piutang sewa pada kondisi tertentu.

              Karena Grup telah memilih untuk tidak                                       Because the Group has elected not to
              menyajikan kembali saldo komparatif,                                        restate comparatives, for the purpose
              untuk     menilai   apakah     terdapat                                     of assessing whether there has been a
              kenaikan yang signifikan atas risiko                                        significant increase in credit risk since
              kredit sejak pengakuan awal instrumen                                       initial    recognition    of     financial
              keuangan yang diakui pada tanggal                                           instruments that remain recognized on
              penerapan awal PSAK 71 (misal                                               the date of initial application of
              1   Januari    2020),   Direksi    telah                                    PSAK 71 (i.e. January 1, 2020), the
              membandingkan risiko kredit dari                                            directors have compared the credit
              masing-masing instrumen keuangan                                            risk    of   the   respective    financial
              pada tanggal pengakuan awal risiko                                          instruments on the date of their initial
              kredit pada tanggal 1 Januari 2020.                                         recognition to their credit risk as at
                                                                                          January 1, 2020.

              Hasil dari penilaian tersebut adalah                                        The result of the assessment is as
              sebagai berikut:                                                            follows:


                                                                                                            Akumulasi
                                                                                                            cadangan
                  Pos yang                                                                                kerugian pada
                 terdampak                                                                                    tanggal
                   provisi                                   Atribut risiko kredit per                   1 Januari 2020/    Items subject to
               penurunan nilai                                   1 Januari 2020/                           Cumulative          impairment
                berdasarkan       Catatan/                    Credit risk attributes                    loss allowance on      provision of
                  PSAK 71          Note                      as of January 1, 2020                       January 1, 2020        PSAK 71
                                                                                                            US$' 000


              Piutang lain-lain      7       Pos-pos tersebut dinilai memiliki risiko kredit yang                      -    Other accounts
                                             rendah pada tanggal pelaporan berdasarkan masing-                              receivable
                                             masing peringkat kredit eksternal atau internal. Oleh
              Efek utang yang        -       karena itu, Grup berasumsi bahwa risiko kredit atas                       -    Listed debt
              tercatat di bursa              instrumen keuangan tersebut tidak meningkat secara                             securities
                                             signifikan sejak pengakuan awal sebagaimana diizinkan
                                             oleh PSAK 71 dan pengakuan ECL 12 bulan dianggap
                                             direksi tidak material/
              Efek ekuitas           -                                                                                 -    Non-listed equity
                                             These items are assessed to have low credit risk at the
              yang tidak                                                                                                    securities
                                             reporting date based on their respective external or
              tercatat di bursa
                                             internal credit ratings. As such, the Group assumes that
                                             the credit risk on these financial instruments has not
                                             increased significantly since initial recognition as
              Deposito               5       permitted by PSAK 71 and recognizes 12-months ECL                         -    Time deposits
              berjangka                      which the directors considered to be immaterial.




                                                             - 29 -
                                                           244
Page 269
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                             PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                             DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                 THE YEARS THEN ENDED (Continued)


                                                                                                             Akumulasi
                                                                                                             cadangan
                  Pos yang                                                                                 kerugian pada
                 terdampak                                                                                     tanggal
                   provisi                                       Atribut risiko kredit per                1 Januari 2020/      Items subject to
               penurunan nilai                                       1 Januari 2020/                        Cumulative            impairment
                berdasarkan         Catatan/                      Credit risk attributes                 loss allowance on        provision of
                  PSAK 71            Note                        as of January 1, 2020                    January 1, 2020          PSAK 71
                                                                                                              US$' 000


              Piutang usaha            6       Grup menerapkan pendekatan sederhana dan mengakui                         118   Trade accounts
                                               ECL sepanjang umur untuk aset ini/                                              receivable
              Piutang sewa             8       The Group applies the simplified approach and                             -     Finance lease
              pembiayaan                       recognizes lifetime ECL for these assets.                                       receivables

              Kas di bank,          5,13,23    Semua saldo bank, rekening bank yang dibatasi                             -     Cash in bank,
              rekening bank                    penggunaannya dan aset tidak lancar lainnya dinilai                             restricted cash in
              yang dibatasi                    memiliki risiko kredit rendah pada setiap tanggal                               banks and other
              penggunaannya                    pelaporan karena disimpan pada lembaga perbankan                                noncurrent
              dan aset tidak                   internasional terkemuka/                                                        assets
              lancar lainnya                   All bank balances, restricted cash in banks and other
                                               noncurrent assets are assessed to have low credit risk
                                               at each reporting date as they are held with reputable
                                               international banking institutions.



              Amandemen konsekuensial terhadap                                                The consequential amendments to
              PSAK     60     juga     menyebabkan                                            PSAK 60 have also resulted in more
              pengungkapan yang lebih luas atas                                               extensive    disclosures   about   the
              dampak risiko kredit terhadap laporan                                           Group’s exposure to credit risk in the
              keuangan konsolidasian Grup (lihat                                              consolidated financial statements (see
              Catatan 6, 7, 8 dan 54).                                                        Notes 6, 7, 8 and 54).

           c) Klasifikasi     dan   pengukuran      liabilitas                           c)   Classification and         measurement         of
              keuangan                                                                        financial liabilities

              Perubahan signifikan PSAK 71 dalam                                              A significant change introduced by
              hal klasifikasi dan pengukuran liabilitas                                       PSAK 71 in the classification and
              keuangan berkaitan dengan perlakuan                                             measurement of financial liabilities
              akuntansi atas perubahan nilai wajar                                            relates to the accounting for changes
              suatu      liabilitas keuangan     yang                                         in the fair value of a financial liability
              ditetapkan pada FVTPL yang dapat                                                designated as at FVTPL attributable to
              diatribusikan pada perubahan risiko                                             changes in the credit risk of the issuer.
              kredit penerbit.

              Secara spesifik, PSAK 71 mensyaratkan                                           Specifically, PSAK 71 requires that the
              perubahan nilai wajar dari liabilitas                                           changes in the fair value of the
              keuangan yang dapat diaatribusikan                                              financial liability that is attributable to
              pada perubahan dari risiko kredit                                               changes in the credit risk of that
              liabilitas untuk disajikan di penghasilan                                       liability   be     presented     in    other
              komprehensif          lain,     kecuali     jika                                comprehensive income, unless the
              pengakuan dari dampak perubahan                                                 recognition of the effects of changes in
              tersebut dapat menyebabkan atau                                                 the liability’s credit risk in other
              memperbesar inkonsistensi perlakuan                                             comprehensive income would create or
              akuntansi dalam laba rugi. Perubahan                                            enlarge an accounting mismatch in
              nilai wajar yang diatribusikan pada                                             profit or loss. Changes in fair value
              risiko     kredit      liabilitas   keuangan                                    attributable to a financial liability’s
              selanjutnya tidak direklasifikasi ke laba                                       credit risk are not subsequently
              rugi, namun dialihkan ke saldo laba                                             reclassified to profit or loss, but are
              ketika     liabilitas keuangan tersebut                                         instead     transferred      to     retained
              dihentikan pengakuannya. Sebelumnya,                                            earnings when the financial liability is
              berdasarkan          PSAK       55,     seluruh                                 derecognized.        Previously,       under
              perubahan nilai wajar dari liabilitas                                           PSAK 55, the entire amount of the
              keuangan yang ditetapkan pada FVTPL                                             change in the fair value of the financial
              disajikan pada laba rugi.                                                       liability designated as at FVTPL was
                                                                                              presented in profit or loss.

              Penerapan PSAK 71 tidak berdampak                                               The application of PSAK 71 has had no
              pada      klasifikasi dan pengukuran                                            impact on the classification and
              liabilitas keuangan Grup.                                                       measurement of the Group’s financial
                                                                                              liabilities.




                                                                 - 30 -
                                                             245
Page 270
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                    THE YEARS THEN ENDED (Continued)


           d) Akuntansi lindung nilai                                    d)   Hedge accounting

              Persyaratan umum akuntansi lindung                              The new general hedge accounting
              nilai yang baru tetap mempertahankan                            requirements retain the three types of
              tiga jenis akuntansi lindung nilai.                             hedge accounting. However, greater
              Namun, tipe transaksi yang memenuhi                             flexibility has been introduced to the
              syarat akuntansi lindung nilai kini                             types of transactions eligible for hedge
              menjadi lebih fleksibel, khususnya                              accounting, specifically broadening the
              memperluas tipe instrumen yang                                  types of instruments that qualify for
              memenuhi syarat instrumen lindung                               hedging instruments and the types of
              nilai dan tipe komponen risiko dari aset                        risk components of non-financial items
              nonkeuangan        yang     diperbolehkan                       that are eligible for hedge accounting.
              untuk akuntansi lindung nilai. Selain                           In addition, the effectiveness test has
              itu, uji efektivitas telah diganti dengan                       been replaced with the principle of an
              prinsip ‘hubungan ekonomik’. Penilaian                          ‘economic relationship’. Retrospective
              retrospektif atas efektivitas lindung                           assessment of hedge effectiveness is
              nilai   juga    tidak    lagi  diperlukan.                      also no longer required. Enhanced
              Persyaratan pengungkapan yang lebih                             disclosure requirements about the
              luas mengenai kegiatan manajemen                                Group’s risk management activities
              risiko Grup juga diperkenalkan.                                 have also been introduced.

           Sesuai dengan ketentuan transisi PSAK 71                      In accordance with PSAK 71’s transition
           mengenai akuntansi lindung nilai, Grup                        provisions for hedge accounting, the Group
           telah menerapkan ketentuan akuntansi                          has applied the PSAK 71 hedge accounting
           lindung nilai PSAK 71 secara prospektif                       requirements prospectively from the date
           sejak penerapan awal pada tanggal                             of initial application on January 1, 2020.
           1 Januari 2020. Hubungan lindung nilai                        The       Group’s      qualifying  hedging
           kualifikasian pada tanggal 1 Januari 2020                     relationships in place as at January 1,
           juga memenuhi syarat untuk akuntansi                          2020 also qualify for hedge accounting in
           lindung    nilai   berdasarkan    PSAK    71                  accordance with PSAK 71 and were
           sehingga dianggap sebagai          hubungan                   therefore regarded as continuing hedging
           lindung nilai yang berkelanjutan. Tidak                       relationships. No rebalancing of any of the
           diperlukan penyeimbangan ulang atas                           hedging relationships was necessary on
           hubungan lindung nilai tersebut pada                          January 1, 2020. As the critical terms of
           tanggal     1    Januari     2020.   Karena                   the hedging instruments match those of
           persyaratan kritis dari instrumen lindung                     their corresponding hedged items, all
           nilai cocok dengan item lindung nilaian                       hedging relationships continue to be
           terkait, seluruh hubungan lindung nilai                       effective under PSAK 71’s effectiveness
           tetap efektif berdasarkan persyaratan                         assessment requirements. The Group has
           penilaian efektifitas di PSAK 71. Grup juga                   also     not    designated     any hedging
           tidak menetapkan hubungan lindung nilai                       relationships under PSAK 71 that would not
           berdasarkan      PSAK     71    yang   tidak                  have met the qualifying hedge accounting
           memenuhi kriteria akuntansi lindung nilai                     criteria under PSAK 55.
           kualifikasian berdasarkan PSAK 55.

           PSAK 71 mensyaratkan keuntungan dan                           PSAK 71 requires hedging gains and losses
           kerugian lindung nilaian diakui sebagai                       to be recognized as an adjustment to the
           penyesuaian terhadap jumlah tercatat                          initial carrying amount of non‑financial
           awal      dari   item    lindung    nilaian                   hedged items (basis adjustment). In
           nonkeuangan (dasar penyesuaian). Selain                       addition, transfers from the hedging
           itu, pengalihan dari cadangan lindung nilai                   reserve to the initial carrying amount of
           ke nilai tercatat awal dari item lindung                      the hedged item are not reclassification
           nilaian bukan merupakan penyesuaian                           adjustments under PSAK 1 Presentation of
           reklasifikasi bedasarkan PSAK 1 Penyajian                     Financial Statements and hence they do
           Laporan      Keuangan,    sehingga    tidak                   not affect other comprehensive income.
           berdampak        terhadap      penghasilan                    Hedging gains and losses subject to basis
           komprehensif     lain.  Keuntungan      dan                   adjustments are categorized as amounts
           kerugian lindung nilai yang dikenakan                         that will not be subsequently reclassified to
           dasar penyesuaian dikategorikan sebagai                       profit or loss in other comprehensive
           jumlah yang selanjutnya tidak akan                            income. This is consistent with the Group’s
           direklasifikasi   ke   laba    rugi    atau                   practice prior to the adoption of PSAK 71.
           penghasilan komprehensif lain. Hal ini
           konsisten dengan praktik Grup sebelum
           penerapan PSAK 71.




                                                           - 31 -
                                                       246
Page 271
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                               DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                   THE YEARS THEN ENDED (Continued)


           Konsisten     dengan       periode-periode                   Consistent with prior periods, when a
           sebelumnya,    ketika     suatu    kontrak                   forward contract is used in a cash flow
           berjangka digunakan pada lindung nilai                       hedge or fair value hedge relationship, the
           arus kas atau hubungan lindung nilai atas                    Group has designated the change in fair
           nilai wajar, Grup telah menetapkan                           value of the entire forward contract, i.e.
           perubahan nilai wajar dari keseluruhan                       including the forward element, as the
           kontrak berjangka, yaitu termasuk elemen                     hedging instrument.
           berjangka, sebagai instrumen lindung
           nilai.

           Penerapan ketentuan akuntansi lindung                        The application of the PSAK 71 hedge
           nilai dalam PSAK 71 tidak memiliki                           accounting requirements has had no other
           dampak lain terhadap hasil dan posisi                        impact on the results and financial position
           keuangan Grup pada tahun berjalan                            of the Group for the current and/or prior
           dan/atau tahun sebelumnya. Lihat Catatan                     years. Please refer to Note 54 for detailed
           54 untuk rincian pengungkapan mengenai                       disclosures regarding the Group’s risk
           kegiatan manajemen risiko Grup.                              management activities.

           Kebijakan akuntansi yang signifikan untuk                    The significant accounting policies for
           instrumen keuangan berdasarkan PSAK 71                       financial instruments under PSAK 71 are as
           diungkapkan dalam Catatan 3h.                                disclosed in Note 3h.

       •   PSAK 72 Pendapatan          dari   Kontrak               •   PSAK 72 Revenue from Contracts with
           dengan Pelanggan                                             Customers

           PSAK 72 menggantikan PSAK 34 Kontrak                         PSAK 72 supersedes PSAK 34 Construction
           Konstruksi    (“PSAK     34”),  PSAK   23                    Contracts (“PSAK 34”), PSAK 23 Revenue
           Pendapatan (“PSAK 23”) dan Interpretasi                      (“PSAK       23”)     and    the     related
           terkait.   PSAK     72     memperkenalkan                    Interpretations. PSAK 72 introduces a
           pendekatan 5 langkah untuk pengakuan                         5-step approach to revenue recognition.
           pendapatan. Pedoman yang menentukan                          Far more prescriptive guidance has been
           telah ditambahkan dalam PSAK 72                              added in PSAK 72 to deal with specific
           sehubungan dengan skenario tertentu.                         scenarios.     Details    of   these    new
           Rincian    persyaratan     baru  ini  dan                    requirements as well as their impact on the
           dampaknya terhadap laporan keuangan                          financial statements are described below.
           dijelaskan di bawah ini.

           Grup     telah  menerapkan      PSAK     72                  The Group has applied PSAK 72 using the
           menggunakan         metode      retrospektif                 modified retrospective method with the
           modifikasian dengan efek kumulatif dari                      cumulative effect of initially applying this
           penerapan pertama kali standar ini diakui                    standard recognized at the date of initial
           pada       tanggal      penerapan      awal                  application (January 1, 2020) as an
           (1 Januari 2020) sebagai penyesuaian                         adjustment to the opening balance of
           terhadap saldo awal saldo laba. Oleh                         retained     earnings.       Therefore,  the
           karena itu, informasi komparatif tidak                       comparative information was not restated
           disajikan kembali dan tetap dilaporkan                       and continues to be reported under
           berdasarkan PSAK 34, PSAK 23 dan ISAK                        PSAK 34, PSAK 23 and the related
           terkait.   Grup    telah   memilih    untuk                  Interpretations. The Group has elected to
           menerapkan standar ini secara retrospektif                   apply this standard retrospectively only to
           hanya untuk kontrak yang belum selesai                       contracts that are not completed contracts
           pada tanggal penerapan pertama kali.                         at the date of initial application.

           PSAK 72 menggunakan istilah ‘aset                            PSAK 72 uses the terms ‘contract asset’
           kontrak’ dan ‘liabilitas kontrak’ untuk                      and ‘contract liability’ to describe what
           menjelaskan yang sebelumnya dikenal                          might more commonly be known as
           sebagai ‘pendapatan diakui di muka’ dan                      ‘accrued revenue’ and ‘deferred revenue’,
           ‘pendapatan ditangguhkan’, tetapi standar                    however the standard does not prohibit an
           tidak     melarang      entitas     untuk                    entity from using alternative descriptions
           menggunakan deskripsi alternatif dalam                       in the consolidated statement of financial
           laporan posisi keuangan konsolidasian.                       position. The Group has adopted the
           Grup telah menerapkan istilah yang                           terminology used in PSAK 72 to describe
           digunakan    dalah    PSAK    72    untuk                    such balances.
           mendeskripsikan saldo-saldo tersebut.

           Kebijakan akuntansi Grup yang signifikan                     The Group’s significant accounting policies
           atas alur pendapatannya diungkapkan di                       for its revenue streams are disclosed in
           Catatan     3y.     Selain      memberikan                   Note 3y. Apart from providing more
           pengungkapan yang lebih luas untuk                           extensive disclosures for the Group’s
           transaksi pendapatan Grup, penerapan                         revenue transactions, the application of
           PSAK 72 menimbulkan dampak yang                              PSAK 72 had a significant impact on the
           signifikan   terhadap    posisi   keuangan                   financial   position    and/or    financial
           dan/atau kinerja keuangan Grup seperti                       performance of the Group as explained in
           yang dijelaskan di bawah.                                    the below.




                                                          - 32 -
                                                      247
Page 272
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                             PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                             DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                 THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       •   PSAK 73 Sewa                                           •   PSAK 73 Leases

           PSAK 73 memperkenalkan persyaratan                         PSAK 73 introduces new or amended
           baru atau persyaratan yang disesuaikan                     requirements with respect to lease
           sehubungan dengan akuntansi sewa. PSAK                     accounting.     It  introduces    significant
           73 memperkenalkan perubahan signifikan                     changes to the lessee accounting by
           pada      akuntansi      sewa      dengan                  removing the distinction between operating
           menghilangkan perbedaan antara sewa                        and finance lease and requirling the
           operasi dan pembiayaan, mensyaratkan                       recognition of a right-of-use asset and a
           pengakuan aset hak-guna dan liabilitas                     lease liability at commencement for all
           sewa pada tanggal permulaan untuk                          leases, except for short-term leases and
           seluruh sewa, kecuali sewa jangka-pendek                   leases of low value assets. In contrast to
           dan sewa yang aset pendasarnya bernilai-                   lessee accounting, the requirements for
           rendah.    Berbeda    dengan     akuntansi                 lessor accounting have remained largely
           penyewa, persyaratan akuntansi pesewa                      unchanged.      Details   of   these     new
           secara luas tetap tidak berubah. Rincian                   requirements are described in Note 3. The
           atas persyaratan baru tersebut dijelaskan                  impact of the adoption of PSAK 73 on the
           dalam Catatan 3. Dampak dari penerapan                     Group's consolidated financial statements
           PSAK 73 terhadap laporan keuangan                          is described below.
           konsolidasian Grup diuraikan di bawah ini.

           Tanggal penerapan awal PSAK 73 bagi                        The date of initial application of PSAK 73
           Grup adalah 1 Januari 2020.                                for the Group is January 1, 2020.

           Grup   telah menerapkan    PSAK   73                       The Group has applied PSAK 73 using the
           menggunakan     pendekatan    dengan                       using the cumulative catch-up approach
           dampak kumulatif pada awal penerapan                       which:
           yang mana:

           •   mensyaratkan Grup untuk mengakui                       •    requires the Group to recognize the
               dampak     kumulatif  pada    awal                          cumulative effect of initially applying
               penerapan    PSAK    73    sebagai                          PSAK 73 as an adjustment to the
               penyesuaian terhadap saldo awal                             opening balance of retained earnings
               saldo laba pada tanggal penerapan                           at the date of initial application; and
               awal; dan

           •   tidak   memperkenankan     penyajian                   •    does not permit restatement of
               kembali saldo komparatif, yang tetap                        comparatives, which continue to be
               disajikan sesuai PSAK 30 Sewa                               presented under PSAK 30 Leases
               (“PSAK 30”) dan ISAK 8 Penentuan                            (“PSAK 30”) and ISAK 8 Determining
               Apakah Suatu Perjanjian Mengandung                          whether an Arrangement contains a
               Suatu Sewa (“ISAK 8”).                                      Lease (“ISAK 8”).

           (a) Dampak dari definisi baru sewa                          (a) Impact of the new definition of a lease

               Grup telah menggunakan cara praktis                         The Group has made use of the
               yang tersedia pada transisi PSAK 73                         practical   expedient    available  on
               untuk tidak menilai kembali apakah                          transition to PSAK 73 not to reassess
               sebuah kontrak mengandung sewa.                             whether a contract contains a lease.
               Dengan demikian, definisi sewa sesuai                       Accordingly, the definition of a lease
               dengan PSAK 30 dan ISAK 8 akan                              in accordance with PSAK 30 and ISAK
               tetap diterapkan terhadap sewa yang                         8 will continue to be applied to those
               disepakati atau dimodifikasi sebelum                        leases entered or modified before
               1 Januari 2020.                                             January 1, 2020.

               Perubahan     pada   definisi    sewa                       The change in definition of a lease
               terutama berhubungan dengan konsep                          mainly relates to the concept of
               pengendalian. PSAK 73 menentukan                            control. PSAK 73 determines whether
               apakah kontrak mengandung sewa                              a contract contains a lease on the
               berdasarkan     apakah      pelanggan                       basis of whether the customer has the
               memiliki hak untuk mengendalikan                            right to control the use of an identified
               penggunaan aset identifikasian selama                       asset for a period of time in exchange
               suatu     jangka    waktu       untuk                       for consideration. This is in contrast to
               dipertukarkan dengan imbalan. Hal ini                       the focus on 'risks and rewards' in
               berbeda dengan fokus terhadap ‘risiko                       PSAK 30 and ISAK 8.
               dan manfaat’ dalam PSAK 30 dan
               ISAK 8.




                                                        - 33 -
                                                    248
Page 273
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                  DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                      THE YEARS THEN ENDED (Continued)


               Grup menerapkan definisi sewa dan                                The Group applies the definition of a
               panduan terkait yang terdapat dalam                              lease and related guidance set out in
               PSAK 73 terhadap seluruh kontrak                                 PSAK 73 to all lease contracts entered
               sewa       yang     disepakati     atau                          into or modified on or after January 1,
               dimodifikasi    pada     atau   setelah                          2020 (whether it is a lessor or a
               1 Januari 2020 (terlepas apakah Grup                             lessee In the lease contract). The new
               adalah pesewa atau penyewa dalam                                 definition in PSAK 73 does not change
               kontrak sewa). Definisi baru dalam                               significantly the scope of contracts
               PSAK 73 tidak akan mengubah secara                               that meet the definition of a lease for
               signifikan   lingkup    kontrak   yang                           the Group.
               memenuhi definisi sewa bagi Grup.

           (b) Dampak terhadap akuntansi penyewa                     (c)    (b) Impact on lessee accounting

               Sewa operasi terdahulu                                           Former operating leases

               PSAK 73 mengubah cara Grup                                       PSAK 73 changes how the Group
               memperlakukan           sewa  yang                               accounts     for  leases   previously
               sebelumnya diklasifikasikan sebagai                              classified as operating leases under
               sewa operasi dalam PSAK 30, yang                                 PSAK 30, which were off-balance-
               tidak dicatat di neraca.                                         sheet.

               Dengan menerapkan PSAK 73, untuk                                 Applying PSAK 73, for all leases
               seluruh sewa (kecuali sebagaimana                                (except as noted below), the Group:
               dijelaskan di bawah ini), Grup:

               (i)    Mengakui aset hak-guna dan                                (i)    Recognizes right-of-use assets
                      liabilitas sewa pada laporan                                     and lease liabilities in the
                      posisi keuangan konsolidasian,                                   consolidated     statement      of
                      yang pada awalnya diukur pada                                    financial    position,   initially
                      nilai kini dari pembayaran sewa                                  measured at the present value of
                      masa depan, dengan aset hak-                                     future lease payments, with the
                      guna disesuaikan dengan jumlah                                   right-of-use asset adjusted by
                      pembayaran       di   muka     atau                              the amount of any prepaid or
                      terutang terkait sewa tersebut                                   accrued    lease payments in
                      sesuai         dengan        PSAK                                accordance        with     PSAK
                      73.C08(b)(ii),     kecuali   untuk                               73.C08(b)(ii), except for right-
                      asset hak-guna sewa properti                                     of-use asset for property leases
                      yang diukur secara retrospektif                                  which were measured on a
                      seolah-olah       standar     telah                              retrospective basis as if the
                      diterapkan       sejak     tanggal                               standard have been applied on
                      permulaan sewa;                                                  commencement date;

               (ii)   Mengakui penyusutan aset hak-                             (ii)   Recognizes depreciation of right-
                      guna dan bunga atas liabilitas                                   of-use assets and interest on
                      sewa pada laporan laba rugi dan                                  lease     liabilities  in     the
                      penghasilan komprehensif lain                                    consolidated statement profit or
                      konsolidasian; dan                                               loss and other comprehensive
                                                                                       income; and

               (iii) Memisahkan jumlah kas yang                                 (iii) Separates the total amount of
                     dibayarkan atas bagian pokok                                     cash paid into a principal portion
                     (disajikan     dalam   kegiatan                                  (presented    within     financing
                     pembiayaan)        dan   bunga                                   activities)     and        interest
                     (disajikan     dalam   kegiatan                                  (presented    within    operating
                     operasi) dalam laporan arus                                      activities) in the consolidated
                     konsolidasian.                                                   statement of cash flows.

               Insentif sewa (contoh, periode sewa                              Lease incentives (e.g. free rent
               gratis) diakui sebagai bagian dari                               period) are recognized as part of the
               pengukuran      aset   hak-guna   dan                            measurement of the right-of-use
               liabilitas sewa di mana dalam PSAK 30                            assets and lease liabilities whereas
               insentif      sewa      mengakibatkan                            under PSAK 30 they resulted in the
               pengakuan liabilitas insentif sewa,                              recognition of a lease incentive
               yang diamortisasi sebagai pengurang                              liability, amortized as a reduction of
               atas beban sewa secara garis lurus.                              rental expense on a straight-line
                                                                                basis.




                                                            - 34 -
                                                        249
Page 274
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                             PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                             DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                 THE YEARS THEN ENDED (Continued)


               Dalam PSAK 73, aset hak-guna diuji                          Under PSAK 73, right-of-use assets
               untuk penurunan nilai sesuai dengan                         are   tested    for  impairment    in
               PSAK 48 Penurunan Nilai Aset (“PSAK                         accordance with PSAK 48 Impairment
               48”).   PSAK      73   menggantikan                         of Assets (“PSAK 48”). This replaces
               persyaratan     sebelumnya    untuk                         the previous requirement to recognize
               mengakui provisi atas kontrak sewa                          a   provision    for  onerous   lease
               yang bersifat memberatkan.                                  contracts.

               Untuk sewa jangka-pendek (sewa                              For short-term leases (lease term of
               dengan masa sewa 12 bulan atau                              12 months or less) and leases of low-
               kurang)   dan     sewa    yang   aset                       value assets (such as personal
               pendasarnya bernilai-rendah (seperti                        computers and office furniture), the
               komputer pribadi dan furnitur kantor),                      Group has opted to recognize a lease
               Grup telah memilih untuk mengakui                           expense on a straight-line basis as
               beban sewa secara garis lurus                               permitted by PSAK 73. This expense
               sebagaimana diijinkan dalam PSAK 73.                        is    presented    within    “general
               Beban ini disajikan dalam “beban                            administrative   expenses”   in   the
               umum dan administrasi” di laporan                           consolidated statement of profit or
               laba    rugi      dan     penghasilan                       loss and other comprehensive income.
               komprehensif lain konsolidasian.

               Grup telah menggunakan cara praktis                         The Group has used the following
               berikut      ketika     menerapkan                          practical expedients when applying
               pendekatan dampak kumulatif pada                            the cumulative catch-up approach to
               awal penerapan terhadap sewa-sewa                           leases    previously    classified as
               yang    sebelumnya   diklasifikasikan                       operating leases applying PSAK 30:
               sebagai sewa operasi berdasarkan
               PSAK 30:

               •   Grup telah menerapkan tingkat                           •   The Group has applied a single
                   diskonto tunggal untuk portofolio                           discount rate to a portfolio of
                   sewa dengan karakteristik yang                              leases with reasonably similar
                   secara wajar serupa;                                        characteristics;

               •   Grup telah memilih untuk tidak                  •       •   The Group has elected not to
                   mengakui aset hak-guna dan                                  recognize right-of-use assets and
                   liabilitas sewa terhadap sewa-                              lease liabilities to leases for which
                   sewa      yang  masa    sewanya                             the lease term ends within
                   berakhir dalam 12 bulan dari                                12 months of the date of initial
                   tanggal penerapan awal;                                     application;

               •   Grup telah mengecualikan biaya                  •       •   The Group has excluded initial
                   langsung awal dari pengukuran                               direct costs from the measurement
                   aset hak-guna pada tanggal                                  of the right-of-use asset at the
                   penerapan awal; dan                                         date of initial application; and

               •   Grup     telah    menggunakan                   •       •   The Group has used hindsight
                   tinjauan ke belakang, dalam                                 when determining the lease term
                   menentukan masa sewa jika                                   when the contract contains options
                   kontrak     mengandung    opsi                              to extend or terminate the lease.
                   untuk    memperpanjang   atau
                   menghentikan sewa.

               Sewa yang sebelumnya diklasifikasikan                       Former finance leases
               sebagai sewa pembiayaan

               Untuk sewa-sewa yang sebelumnya                             For leases that were classified as
               diklasifikasikan      sebagai    sewa                       finance leases applying PSAK 30, the
               pembiayaan sesuai PSAK 30, jumlah                           carrying amount of the leased assets
               tercatat aset sewaan dan utang sewa                         and obligations under finance leases
               pembiayaan       yang   diukur  sesuai                      measured      applying      PSAK     30
               PSAK 30 segera sebelum tanggal                              immediately before the date of initial
               penerapan awal direklasifikasi masing-                      application is reclassified to right-of-
               masing ke aset hak-guna dan liabilitas                      use assets and lease liabilities
               sewa tanpa penyesuaian, kecuali                             respectively without any adjustments,
               dalam hal Grup telah memilih untuk                          except in cases where the Group has
               menerapkan pengecualian pengakuan                           elected to apply the low-value lease
               sewa bernilai rendah.                                       recognition exemption.




                                                        - 35 -
                                                    250
Page 275
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                  DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                      THE YEARS THEN ENDED (Continued)


               Aset hak-guna dan liabilitas sewa                                  The right-of-use asset and the lease
               dicatat sesuai PSAK 73 dari 1 Januari                              liability are accounted for applying
               2020.                                                              PSAK 73 from January 1, 2020.

               Perbedaan utama antara PSAK 73 dan                                 The main differences between PSAK
               PSAK 30 sehubungan dengan kontrak                                  73 and PSAK 30 with respect to
               yang     sebelumnya     diklasifikasikan                           contracts    formerly    classified    as
               sebagai sewa pembiayaan adalah                                     finance leases is the measurement of
               pengukuran jaminan nilai residual                                  the    residual    value     guarantees
               yang diberikan oleh penyewa kepada                                 provided by the lessee to the lessor.
               pesewa. PSAK 73 mensyaratkan Grup                                  PSAK 73 requires that the Group
               mengakui sebagian dari liabilitas sewa                             recognizes as part of its lease liability
               hanya sejumlah nilai yang diharapkan                               only the amount expected to be
               akan terhutang berdasarkan jaminan                                 payable under a residual value
               nilai residual, bukan jumlah jaminan                               guarantee, rather than the maximum
               nilai    maksimum      seperti     yang                            amount guaranteed as required by
               disyaratkan oleh PSAK 30. Perubahan                                PSAK 30. This change did not have a
               ini tidak berdampak material pada                                  material effect on the Group’s
               laporan keuangan konsolidasi Grup.                                 consolidated financial statements.

           (c) Dampak terhadap akuntansi pesewa                     (c)       (c) Impact on lessor accounting

               PSAK 73 tidak mengubah secara                                      PSAK 73 does not substantially
               substansial cara pesewa mencatat                                   change how a lessor accounts for
               sewa. Dalam PSAK 73, pesewa tetap                                  leases. Under PSAK 73, a lessor
               mengklasifikasikan sewa sebagai sewa                               continues to classify leases as either
               pembiayaan atau sewa operasi dan                                   finance leases or operating leases and
               mencatat kedua jenis sewa tersebut                                 accounts for those two types of leases
               secara berbeda.                                                    differently.

               Tetapi, PSAK 73 telah mengubah dan                                 However, PSAK 30 has changed and
               memperluas persyaratan pengungkapan,                               expanded the disclosures required, in
               terutama cara pesewa mengelola                                     particular regarding how a lessor
               risiko yang timbul dari kepentingan                                manages the risks arising from its
               residual dalam aset sewa.                                          residual interest in leased assets.

               Rata-rata tertimbang suka bunga                                    The    weighted      average    lessee’s
               pinjaman inkremental penyewa yang                                  incremental borrowing rate applied to
               diterapkan pada liabilitas sewa yang                               the lease liabilities recognized in the
               diakui dalam laporan posisi keuangan                               consolidated statement of financial
               konsolidasian pada tanggal 1 Januari                               position on January 1, 2020 is 11%-
               2020 adalah 11%-25%.                                               25%.

               Tabel di bawah ini menunjukkan                                     The following table shows the
               komitmen      sewa    operasi   yang                               operating        lease      commitments
               diungkapkan     dengan   menerapkan                                disclosed by applying PSAK 30 at
               PSAK 30 pada tanggal 31 Desember                                   December 31, 2019, discounted using
               2019, didiskontokan menggunakan                                    the incremental borrowing rate at the
               suku bunga pinjaman inkremental                                    date of initial application and the lease
               pada tanggal penerapan awal dan                                    liabilities    recognized      in     the
               liabilitas sewa yang diakui pada                                   consolidated statement of financial
               laporan posisi keuangan konsolidasian                              position at the date of initial
               pada tanggal penerapan awal:                                       application:

                                                               1 Januari/
                                                               January 1 ,
                                                                  2020
                                                                US$' 000
               Komitmen sewa operasi pada                                     Operating lease commitments
                 31 Desember 2019                                    8.297       at December 31, 2019
               Sewa jangka pendek dan sewa yang                               Short-term leases and leases of low
                 aset pendasarnya bernilai rendah                   (2.335)      value assets
               Dampak diskonto jumlah di atas                       (1.287)   Effect of discounting the above amounts
               Liabilitas sewa diakui pada                                    Lease liabilities recognized
                  1 Januari 2020                                     4.675      as at January 1, 2020




                                                          - 36 -
                                                      251
Page 276
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                                  DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                                      THE YEARS THEN ENDED (Continued)


           Aset hak-guna diukur sebesar jumlah yang                                                              Right-of-use assets were measured at the
           sama dengan liabilitas sewa, disesuaikan                                                              amount equal to the lease liability, adjusted
           dengan jumlah pembayaran di muka atau                                                                 by the amount of any prepaid or accrued
           pembayaran akrual sewa yang terkait                                                                   lease payments relating to that lease
           dengan sewa tersebut yang diakui dalam                                                                recognized in the consolidated statement of
           laporan posisi keuangan konsolidasian                                                                 financial position immediately before the
           segera sebelum tanggal penerapan awal.                                                                date of initial application. Consequently,
           Akibatnya,   aset      hak-guna     sebesar                                                           right-of-use assets of US$ 4,335 thousand
           US$ 4.335 ribu diakui pada tanggal                                                                    were recognized on January 1, 2020, lease
           1 Januari 2020, liabilitas sewa sebesar                                                               liabilities of US$ 4,675 thousand, deferred
           US$ 4.675 ribu, liabilitas pajak tangguhan                                                            tax liabilities of US$ 115 thousand, non-
           sebesar US$ 115 ribu, saldo kepentingan                                                               controlling interest of US$ 105 thousand
           non-pengendali sebesar US$ 105 ribu dan                                                               and the net impact on retained earnings of
           dampak bersih pada saldo laba sebesar                                                                 US$ 120 thousand was recognized on
           US$ 120 ribu diakui pada tanggal 1 Januari                                                            January 1, 2020.
           2020.

           Dampak dari penerapan PSAK 72 dan PSAK                                                                The effects of adopting PSAK 72 and PSAK
           73 disajikan dan dijelaskan di bawah ini:                                                             73 are presented and explained below:

           Dampak PSAK 72 dan 73 terhadap                                                                        Impact of PSAK 72 and 73 on the
           laporan posisi keuangan konsolidasian                                                                 consolidated statement of financial
           pada tanggal 1 Januari 2020 (tanggal                                                                  position as of January 1, 2020 (date of
           penerapan awal)                                                                                       initial application)
                                              Dilaporkan                                                                                 Disesuaikan
                                           sebelumnya per                                                                               pada 1 Januari
                                             31 Desember                                                                                    2020/
                                                 2019/            Penerapan            Catatan          Penerapan           Catatan        Adjusted
                                            As previously         PSAK 72/           penjelasan/        PSAK 73/          penjelasan/        as of
                                            reported as of       Adoption of         Explanatory       Adoption of        Explanatory     January 1,
                                            December 31,           PSAK 72              note             PSAK 73             note           2020
                                               US$ '000            US$ '000                              US$ '000                          US$ '000

           ASET                                                                                                                                          ASSETS
           ASET TIDAK LANCAR                                                                                                                             NON-CURRENT ASSET
           Aset hak-guna                               -                    -                                4.335            (2)                4.335   Right-of-use assets

           LIABILITAS                                                                                                                                    LIABILITIES
           LIABILITAS JANGKA PENDEK                                                                                                                      CURRENT LIABILITIES
           Liabilitas sewa                             -                    -                                3.515            (2)                3.515   Lease liabilities

           LIABILITAS JANGKA PANJANG                                                                                                                     NON-CURRENT LIABILITIES
           Liabilitas kontrak                         -                  16.215           (1)                  -                              16.215     Contract liabilities
           Liabilitas sewa                            -                     -                                1.160            (2)              1.160     Lease liabilities
           Liabilitas pajak tangguhan             899.861                (5.513)          (1)                 (115)           (2)            894.233     Deferred tax liabilities

           EKUITAS                                                                                                                                       EQUITY
           Saldo laba                             180.445                (3.707)          (1)                    (120)        (2)            176.618     Retained earnings
           Kepemilikan non-pengendali           1.580.271                (6.995)          (1)                    (105)        (2)          1.573.171     Non controlling interest




           Dampak PSAK 72 terhadap laporan                                                                       Impact of PSAK 72 on the consolidated
           posisi keuangan konsolidasian pada                                                                    statement of financial position as of
           tanggal 31 December 2020 (periode                                                                     December 31, 2020 (current reporting
           pelaporan berjalan)                                                                                   period)
                                                     Menggunakan                 Penerapan           Catatan             Mengunakan
                                                   PSAK sebelumnya/              PSAK 72/          penjelasan/           PSAK baru/
                                                    Under previous              Adoption of        Explanatory            Under the
                                                         PSAK                     PSAK 72             note                new PSAK
                                                       US$ '000                   US$ '000                                 US$ '000

           LIABILITAS                                                                                                                   LIABILITIES
           LIABILITAS JANGKA PANJANG                                                                                                    NON-CURRENT LIABILITIES
           Liabilitas kontrak                                     -                  17.634            (1)                   17.634     Contract liabilities
           Liabilitas pajak tangguhan                         871.890                (5.996)           (1)                  865.894     Deferred tax liabilities

           EKUITAS                                                                                                                      EQUITY
           Saldo laba - tidak ditentukan
             penggunaannya                                     218.409               (4.031)           (1)                  214.378     Retained earnings - unappropriated
           Kepentingan nonpengendali                         1.633.558               (7.607)           (1)                1.625.951     Non-controlling interests




                                                                                   - 37 -
                                                                                252
Page 277
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                    PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                             NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                    DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                        THE YEARS THEN ENDED (Continued)


           Dampak PSAK 72 terhadap laporan                                                          Impact of PSAK 72 on the consolidated
           laba    rugi     dan      penghasilan                                                    statement of profit or loss and other
           komprehensif lain konsolidasian untuk                                                    comprehensive income for the year
           tahun yang berakhir 31 Desember                                                          ended December 31, 2020 (current
           2020 (periode pelaporan berjalan)                                                        reporting period)

                                                   Menggunakan       Penerapan          Catatan          Mengunakan
                                                 PSAK sebelumnya/    PSAK 72/         penjelasan/        PSAK baru/
                                                  Under previous    Adoption of       Explanatory         Under the
                                                       PSAK           PSAK 72            note             new PSAK
                                                     US$ '000         US$ '000                            US$ '000

           OPERASI YANG DILANJUTKAN                                                                                    CONTINUING OPERATIONS

           PENDAPATAN                                  2.335.588          (1.418)         (1)             2.334.170    REVENUES
           BEBAN POKOK PENDAPATAN DAN                                                                                  COST OF REVENUE AND
             BEBAN LANGSUNG                            1.750.773                  -                       1.750.773      DIRECT COSTS

           LABA KOTOR                                    584.815          (1.418)                           583.397    GROSS PROFIT

           LABA SEBELUM PAJAK                            245.890          (1.418)                           244.472    PROFIT BEFORE TAX

           BEBAN PAJAK PENGHASILAN -                    (103.571)           482           (1)              (103.089)   INCOME TAX EXPENSE - NET
             BERSIH
           LABA TAHUN BERJALAN DARI                                                                                    PROFIT FOR THE YEAR FROM
             OPERASI YANG DILANJUTKAN                    142.319           (936)                            141.383      CONTINUING OPERATIONS

           LABA BERSIH TAHUN BERJALAN                    142.319           (936)                            141.383    NET PROFIT FOR THE YEAR

           JUMLAH PENGHASILAN                                                                                          TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
             KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                 130.019           (936)                            129.083      FOR THE YEAR

           LABA BERSIH TAHUN BERJALAN YANG                                                                             NET PROFIT FOR THE YEAR
             DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:                                                                                 ATTRIBUTABLE TO:
             Pemilik Entitas Induk                        36.598           (324)                             36.274      Owners of the Company
             Kepentingan Nonpengendali                   105.721           (612)                            105.109      Non-controlling interests
           Laba bersih tahun berjalan                    142.319           (936)                            141.383    Net Profit for the year

           JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF
             TAHUN BERJALAN YANG DAPAT                                                                                 TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
             DIATRIBUSIKAN KEPADA:                                                                                       FOR THE YEAR ATTRIBUTABLE TO:
             Pemilik Entitas Induk                        25.703           (324)                             25.379      Owners of the Company
             Kepentingan Nonpengendali                   104.316           (612)                            103.704      Non-controlling interests
           Jumlah penghasilan komprehensif                                                                             Total comprehensive income for
             tahun berjalan                              130.019           (936)                            129.083      the year

           LABA PER SAHAM (dalam Dolar Amerika                                                                         EARNINGS PER SHARE (in full United
             Serikat penuh)                                                                                              States Dollar full amount)
           Laba per saham dasar                          0,00039        0,00000                             0,00039    Basic earnings per share
           Laba per saham dilusian                       0,00039        0,00000                             0,00039    Diluted earnings per share



           Catatan penjelasan:                                                                      Explanatory notes:

          (1)     Untuk penjualan listrik dan uap,                                              (1) For electricity and steam sales, SEGSL
                  SEGSL     dan    SEGSPL      mengakui                                             and SEGSPL recognized revenue based
                  penghasilan berdasarkan tagihan ke                                                on the invoiced amount to PLN
                  PLN tanpa mempertimbangkan PLN                                                    regardless whether PLN can accept the
                  dapat menerima kuantitas dikirim atau                                             quantities delivered or not. Based on
                  tidak. Berdasarkan PSAK 72, jumlah                                                PSAK 72, the consideration received or
                  imbalan diterima atau piutang dari                                                receivable from PLN which is based on
                  PLN    menurut    tagihan     memiliki                                            the invoiced amount contains an
                  kewajiban     pelaksanaan       karena                                            additional     performance    obligation
                  kontrak mengharuskan SEGSL dan                                                    because the contract requires SEGSL
                  SEGSPL        untuk        selanjutnya                                            and SEGSPL to subsequently deliver to
                  mengirimkan ke PLN kuantitas listrik                                              PLN the quantities of electricity and
                  dan    energi   panas    bumi     yang                                            geothermal energy that PLN previously
                  sebelumnya tidak bisa diterima.                                                   were not able to accept.

          (2)     Penerapan PSAK 73 untuk sewa yang                                             (2) The application of PSAK 73 to leases
                  sebelumnya diklasifikasikan sebagai                                               previously classified as operating leases
                  sewa operasi berdasarkan PSAK 30                                                  under PSAK 30 resulted in the
                  mengakibatkan pengakuan atas aset                                                 recognition of right-of-use assets and
                  hak-guna dan liabilitas sewa. Selisih                                             lease liabilities. The difference in the
                  dalam pengukuran aset hak-guna dan                                                measurement of right-of-use assets and
                  liabilitas sewa disesuaikan terhadap                                              lease liabilities is adjusted against
                  saldo laba. Liabilitas pajak tangguhan                                            retained     earnings.    Deferred    tax
                  diakui sebesar 34% sesuai dengan                                                  liabilities  recognized    by   34%     in
                  peraturan perpajakan panas bumi                                                   accordance      with   geothermal     tax
                  sebesar 34% dari laba operasi.                                                    regulation as 34% of net operating
                                                                                                    income.

       Selain dampak PSAK 71, 72 dan PSAK 73                                               Other than impacts under PSAK 71, 72 and
       seperti yang dijelaskan di atas, amendemen                                          PSAK 73 as discussed above, the amendments
       dan interpretasi di atas tidak berdampak                                            and interpretations listed above did not have
       signifikan   terhadap   laporan    keuangan                                         any significant impact on the Group’s
       konsolidasian Grup.                                                                 consolidated financial statements.




                                                                     - 38 -
                                                                    253
Page 278
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                  DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                      THE YEARS THEN ENDED (Continued)


   b.   Standar, Amendemen/Penyesuaian dan                       b.    Standards,    Amendments/Improvements
        Interpretasi Standar Telah Diterbitkan                         and Interpretations to Standards Issued
        Tapi Belum Diterapkan                                          not yet Adopted

        Pada tanggal persetujuan laporan keuangan                •     At the date of authorization of these
        konsolidasian, amandemen PSAK yang relevan                     consolidated financial statements, the following
        bagi Grup diterbitkan namun belum belaku                       amendments to PSAK relevant to the Group
        efektif sebagai berikut:                                       were issued but not effective:

        Efektif untuk periode yang dimulai pada atau             •     Effective for periods beginning on or after
        setelah tanggal 1 Juni 2020                                    June 1, 2020

        •   PSAK 73 (amendemen) Sewa: Konsesi                    •     •   PSAK 73 (amendment) Leases:            Rental
            Sewa terkait COVID-19                                          Concessions related to COVID-19.

        Efektif untuk periode yang dimulai pada atau                   Effective for periods beginning on or after
        setelah tanggal 1 Januari 2021.                                January 1, 2021

        •   PSAK 22 (amendemen) Kombinasi Bisnis:                •     •   PSAK      22     (amendment)      Business
            Definisi Bisnis. Berlaku efektif untuk                         Combination: Definition of a Business.
            periode yang dimulai pada atau setelah                         Effective for periods beginning on or after
            tanggal 1 Januari 2021, dengan penerapan                       January 1, 2021, with early application
            dini diperkenankan.                                            permitted.

        •   Reformasi Acuan Suku Bunga - Tahap 2                 •     •   Interest Rate Benchmark Reform - Phase 2
            (Amendamen-amendemen atas PSAK 71                              (Amendments to PSAK 71 Financial
            Instrumen Keuangan, PSAK 55 Instrumen                          Instruments,     PSAK      55    Financial
            Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran,                            Instruments:        Recognition       and
            PSAK     60    Instrumen    Keuangan:                          Measurement,      PSAK     60    Financial
            Pengungkapan, PSAK 62 Kontrak Asuransi,                        Instruments:    Disclosures,   PSAK    62
            dan PSAK 73 Sewa)                                              Insurance Contracts, and PSAK 73 Leases

        Efektif untuk periode yang dimulai pada atau             •     Effective for periods beginning on or after
        setelah tanggal 1 Januari 2022                                 January 1, 2022

        •   PSAK 22 (amendemen) Kombinasi Bisnis                 •     •   PSAK     22    (amendment)           Business
            tentang Referensi ke Kerangka Konseptual                       Combinations on References           to the
                                                                           Conceptual Framework

        •   PSAK 57 (amendemen) Provisi, Liabilitas              •     •   PSAK       57     (amendment)      Provisions,
            Kontinjensi dan Aset Kontinjensi tentang                       Contingent      Liabilities and    Contingent
            Kontrak Memberatkan - Biaya Memenuhi                           Assets: Onerous Contracts         - Cost of
            Kontrak                                                        Fulfilling the Contracts

        •   Penyesuaian Tahunan 2020 atas PSAK                   •     •   2020 Annual Improvements to PSAK
            (amendemen PSAK 69 Agrikultur, PSAK 71                         (amendments to PSAK 69 Agriculture,
            Instrumen Keuangan, dan PSAK 73 Sewa)                          PSAK 71 Financial Instruments, and
                                                                           PSAK 73 Leases)

        Efektif untuk periode yang dimulai pada atau             •     Effective for periods beginning on or after
        setelah tanggal 1 Januari 2023                                 January 1, 2023

        •   PSAK 1 (amendemen) Penyajian Laporan                 •     •   PSAK 1 (amendment) Presentation             of
            Keuangan: Klasifikasi Liabilitas sebagai                       financial statements: Classification        of
            Jangka Pendek atau Jangka Panjang                              Liabilities as Current or Non-current

        •   PSAK 16 (amendemen) Aset Tetap: Hasil                •     •   PSAK 16 (amendment) Property, Plant and
            Sebelum Penggunaan yang Diintensikan                           Equipment: Proceeds before Intended Use
                                                                 •
        Sampai dengan tanggal penerbitan laporan                       As of the issuance date of the consolidated
        keuangan     konsolidasian,   dampak     dari                  financial statements, the effects of adopting
        penerapan      standar,   amendemen      dan                   these      standards,    amendments      and
        interpretasi   tersebut   terhadap   laporan                   interpretations on the consolidated financial
        keuangan konsolidasian tidak dapat diketahui                   statements are not known nor reasonably
        atau diestimasi oleh manajemen.                                estimable by management.




                                                        - 39 -
                                                    254
Page 279
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                      DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                          THE YEARS THEN ENDED (Continued)


3.   IKHTISAR      KEBIJAKAN      AKUNTANSI       YANG          3. SUMMARY          OF    SIGNIFICANT        ACCOUNTING
     PENTING                                                       POLICIES

     a.   Pernyataan Kepatuhan                                       a.    Statement of Compliance

          Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun                      The consolidated financial statements of the
          sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di                      Group have been prepared in accordance with
          Indonesia.                                                       Indonesian Financial Accounting Standards.

     b.   Dasar Penyusunan                                           b.    Basis of Preparation

          Sesuai dengan PSAK 1, Penyajian Laporan                          In accordance with PSAK 1, Presentation of
          Keuangan,     dasar   penyusunan     laporan                     Financial Statements, the consolidated financial
          keuangan konsolidasian adalah biaya historis,                    statements have been prepared on the
          kecuali instrumen keuangan tertentu yang                         historical cost basis except for certain financial
          diukur pada jumlah nilai wajar pada setiap                       instruments that are measured at fair values at
          akhir periode pelaporan, yang dijelaskan                         the end of each reporting period, as explained
          dalam kebijakan akuntansi di bawah ini. Mata                     in the accounting policies below. The
          uang penyajian yang digunakan untuk                              presentation currency used in the preparation
          penyusunan laporan keuangan konsolidasian                        of the consolidated financial statements is the
          adalah mata uang Dolar Amerika Serikat                           United States Dollar (US$).
          (US$).

          Biaya historis umumnya didasarkan pada nilai                     Historical cost is generally based on the fair
          wajar dari imbalan yang diberikan dalam                          value of the consideration given in exchange
          pertukaran barang dan jasa.                                      for goods and services.

          Nilai wajar adalah harga yang akan diterima                      Fair value is the price that would be received to
          untuk menjual suatu aset atau harga yang                         sell an asset or paid to transfer a liability in an
          akan dibayar untuk mengalihkan suatu                             orderly        transaction    between       market
          liabilitas dalam suatu transaksi teratur antara                  participants      at   the   measurement      date,
          pelaku pasar pada tanggal pengukuran,                            regardless of whether that price is directly
          terlepas dari apakah harga tersebut dapat                        observable       or   estimated   using    another
          diamati secara langsung atau diestimasi                          valuation technique. In estimating the fair
          menggunakan teknik penilaian lain. Dalam                         value of an asset or a liability, the Group takes
          mengestimasi nilai wajar dari suatu aset atau                    into account the characteristics of the asset or
          liabilitias, Grup memperhitungkan karakteristik                  liability if market participants would take those
          aset atau liabilitas jika pelaku pasar akan                      characteristics into account when pricing the
          memperhitungkan karakteristik tersebut ketika                    asset or liability at the measurement date. Fair
          menentukan harga aset atau liabilitas pada                       value for measurement and/or disclosure
          tanggal pengukuran. Nilai wajar untuk tujuan                     purposes in these consolidated financial
          pengukuran dan/atau pengungkapan pada                            statements is determined on such a basis,
          laporan keuangan konsolidasian ditentukan                        except for share-based payment transactions
          atas dasar tersebut, kecuali untuk transaksi                     that are within the scope of PSAK 53 Share-
          pembayaran berbasis saham yang merupakan                         based Payment, leasing transactions that are
          ruang lingkup PSAK 53 Pembayaran Berbasis                        within      the    scope   of   PSAK    73,     and
          Saham, transaksi sewa yang merupakan ruang                       measurements that have some similarities to
          lingkup PSAK 73, dan pengukuran yang                             fair value but are not fair value, such as net
          memiliki kemiripan dengan nilai wajar namun                      realizable value in PSAK 14 Inventories or
          bukan merupakan nilai wajar, seperti nilai                       value in use in PSAK 48.
          realisasi bersih dalam PSAK 14 Persediaan
          atau nilai pakai dalam PSAK 48.

          Laporan arus kas konsolidasian disusun                           The consolidated statements of cash flows are
          dengan     menggunakan       metode    langsung                  prepared using the direct method with
          dengan mengelompokkan arus kas dalam                             classifications of cash flows into operating,
          aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.                      investing and financing activities.

          Direksi memiliki, pada saat persetujuan                          The directors have, at the time of approving
          laporan keuangan, suatu ekspektasi yang                          the    financial statements,     a   reasonable
          memadai bahwa Grup memiliki sumber daya                          expectation that the Group has adequate
          yang cukup untuk melanjutkan keberadaan                          resources to continue in operational existence
          operasinya untuk di masa yang akan datang.                       for the foreseeable future. Thus, they continue
          Sehingga, mereka melanjutkan penerapan                           to adopt the going concern basis of accounting
          dasar akuntansi kelangsungan usaha dalam                         in   preparing   the    consolidated   financial
          penyusunan laporan keuangan konsolidasian.                       statements.




                                                            - 40 -
                                                        255
Page 280
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                     PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                     DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                         THE YEARS THEN ENDED (Continued)


   c.   Dasar Konsolidasian                                         c.    Basis of Consolidation

        Sesuai dengan PSAK 65, Laporan Keuangan                           In accordance with PSAK 65, Consolidated
        Konsolidasian, laporan keuangan konsolidasian                     Financial Statements, the consolidated financial
        menggabungkan           laporan       keuangan                    statements incorporate the financial statements
        Perusahaan dan entitas yang dikendalikan oleh                     of the Company and entities (including
        Perusahaan dan entitas anak (termasuk                             structured entities) controlled by the Company
        entitas terstruktur). Pengendalian tercapai jika                  and its subsidiaries. Control is achieved where
        Perusahaan memiliki kekuasaan atas investee;                      the Company has the power over the investee;
        eksposur atau hak atas imbal hasil variabel                       is exposed, or has rights, to variable returns
        dari keterlibatannya dengan investee; dan                         from its involvement with the investee; and has
        kemampuan            untuk        menggunakan                     the ability to use its power to affect its returns.
        kekuasaannya        atas     investee    untuk
        mempengaruhi jumlah imbal hasil investor.

        Perusahaan     menilai     kembali     apakah                     The Company reassesses whether or not it
        Perusahaan mengendalikan investee jika fakta                      controls an investee if facts and circumstances
        dan    keadaan    mengindikasikan      adanya                     indicate that there are changes to one or more
        perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga                      of the three elements of control listed above.
        elemen pengendalian yang disebutkan di atas.

        Ketika Perusahaan memiliki hak suara kurang                       When the Company has less than a majority of
        dari mayoritas di investee, ia memiliki                           the voting rights of an investee, it has power
        kekuasaan atas investee ketika hak suara                          over the investee when the voting rights are
        cukup untuk memberinya kemampuan praktis                          sufficient to give it the practical ability to direct
        untuk          mengarahkan             aktivitas                  the relevant activities of the investee
        relevan     secara     sepihak.     Perusahaan                    unilaterally. The Company considers all relevant
        mempertimbangkan        seluruh    fakta    dan                   facts and circumstances in assessing whether
        keadaan yang relevan dalam menilai apakah                         or not the Company’s voting rights in an
        hak     suara    Perusahaan     cukup     untuk                   investee are sufficient to give it power,
        memberikan Perusahaan kekuasaan, termasuk                         including (i) the size of the Company’s holding
        (i) ukuran kepemilikan hak suara Perusahaan                       of voting rights relative to the size and
        relatif terhadap ukuran dan penyebaran                            dispersion of holding of the other vote holders;
        kepemilikan pemilik hak suara lain; (ii) hak                      (ii) potential voting rights held by the
        suara potensial yang dimiliki oleh Perusahaan,                    Company, other vote holders or other parties;
        pemegang suara lain atau pihak lain; (iii) hak                    (iii) rights arising from other contractual
        yang timbul dari pengaturan kontraktual lain;                     arrangements; and (iv) any additional facts and
        dan (iv) setiap fakta dan keadaan tambahan                        circumstances that indicate that the Company
        apapun      yang    mengindikasikan      bahwa                    has, or does not have, the current ability to
        Perusahaan memiliki, atau tidak memiliki,                         direct the relevant activities at the time that
        kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas                        decisions need to be made, including voting
        yang relevan pada saat keputusan perlu                            patterns at previous shareholders’ meetings.
        dibuat, termasuk pola pemilikan suara dalam
        RUPS sebelumnya.

        Konsolidasi entitas anak dimulai ketika                           Consolidation of a subsidiary begins when the
        Perusahaan memperoleh pengendalian atas                           Company obtains control over the subsidiary
        entitas anak dan akan dihentikan ketika                           and ceases when the Company loses control of
        Perusahaan kehilangan pengendalian pada                           the subsidiary. Specifically, income and
        entitas anak. Secara khusus, pendapatan dan                       expense of a subsidiary acquired or disposed of
        beban entitas anak yang diakuisisi atau dijual                    during the year are included in the consolidated
        selama tahun berjalan termasuk dalam                              statement of profit or loss and other
        laporan    laba    rugi   dan     penghasilan                     comprehensive income from the date the
        komprehensif lain konsolidasian dari tanggal                      Company gains control until the date when the
        diperolehnya pengendalian Perusahaan sampai                       Company ceases to control the subsidiary.
        tanggal ketika Perusahaan berhenti untuk
        mengendalikan entitas anak.

        Jika diperlukan, penyesuaian dapat dilakukan                      When necessary, adjustments are made to the
        terhadap laporan keuangan entitas anak agar                       financial statements of subsidiaries to bring
        kebijakan akuntansi sesuai dengan kebijakan                       their accounting policies in line with the
        akuntansi Grup.                                                   Group’s accounting policies.

        Seluruh aset dan liabilitas dalam intra Grup,                     All intragroup assets and liabilities, equity,
        ekuitas, pendapatan, beban dan arus kas yang                      income, expenses and cash flows relating to
        berkaitan dengan transaksi dalam Grup                             transactions between members of the Group
        dieliminasi    secara   penuh    pada    saat                     are eliminated in full on consolidation.
        konsolidasian.




                                                           - 41 -
                                                       256
Page 281
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                    THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Kepentingan nonpengendali di entitas anak                     Non-controlling interests in subsidiaries are
       diidentifikasi secara terpisah dari ekuitas Grup              identified separately from the Group’s equity
       yang ada. Kepentingan pemegang saham                          therein. Those interests of non-controlling
       nonpengendali yang merupakan kepentingan                      stockholders that are present ownership
       kepemilikan yang memberikan pemiliknya hak                    interests   entitling   their   holders   to    a
       terhadap bagian proporsional aset bersih pada                 proportionate share of net assets upon
       saat likuidasi pada awalnya dapat diukur                      liquidation may initially be measured at fair
       sebesar nilai wajar atau bagian proporsional                  value or at the non-controlling interests’
       kepentingan nonpengendali atas nilai wajar                    proportionate share of the fair value of the
       aset    bersih    teridentifikasi  pihak    yang              acquiree’s identifiable net assets. The choice of
       diakuisisi. Pilihan pengukuran dibuat untuk                   measurement is made on an acquisition-by-
       masing-masing          akuisisi.    Kepentingan               acquisition   basis.     Other    non-controlling
       nonpengendali lain awalnya diukur sebesar                     interests are initially measured at fair value.
       nilai wajar. Setelah akuisisi, jumlah tercatat                Subsequent to acquisition, the carrying amount
       kepentingan nonpengendali adalah jumlah                       of non-controlling interests is the amount of
       kepentingan tersebut pada pengakuan awal                      those interests at initial recognition plus the
       ditambah bagian kepentingan nonpengendali                     non-controlling interests’ share of subsequent
       dari perubahan selanjutnya di ekuitas.                        changes in equity.

       Laba atau rugi dan setiap komponen                            Profit or loss and each component of other
       penghasilan komprehensif lain diatribusikan                   comprehensive income are attributed to the
       kepada pemilik entitas induk dan kepada                       owners of the Company and to the non-
       kepentingan       nonpengendali.        Jumlah                controlling interests. Total comprehensive
       penghasilan    komprehensif    entitas    anak                income of subsidiaries is attributed to the
       diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan                owners of the Company and the non-controlling
       kepentingan nonpengendali meskipun hal                        interests even if this results in the non-
       tersebut      mengakibatkan        kepentingan                controlling interests having a deficit balance.
       nonpengendali memiliki saldo defisit.

       Perubahan kepemilikan Perusahaan pada                         Changes in the Company’s ownership interest in
       entitas anak yang tidak mengakibatkan                         existing subsidiaries that do not result in the
       kehilangan pengendalian Grup atas entitas                     Group losing control over the subsidiaries are
       anak dicatat sebagai transaksi ekuitas. Jumlah                accounted for as equity transactions. The
       tercatat    dari    kepemilikan   Grup     dan                carrying amounts of the Group’s interest and
       kepentingan nonpengendali disesuaikan untuk                   the non-controlling interest are adjusted to
       mencerminkan        perubahan     kepentingan                 reflect the changes in their relative interest in
       relatifnya dalam entitas anak. Selisih antara                 the subsidiaries. Any difference between the
       jumlah tercatat kepentingan nonpengendali                     amount by which the non-controlling interest
       yang disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang                 are adjusted and the fair value of the
       dibayar atau diterima diakui secara langsung                  consideration paid or received is recognized
       dalam ekuitas dan diatribusikan dengan                        directly in equity and attributed to owners of
       pemilik entitas induk.                                        the Company.

       Ketika Perusahaan kehilangan pengendalian                     When the Company loses control of a
       pada entitas anak, keuntungan atau kerugian                   subsidiary, a gain or loss is recognized in profit
       diakui dalam laba rugi dan dihitung sebagai                   or loss and is calculated as the difference
       perbedaan antara (i) agregat nilai wajar                      between (i) the aggregate of the fair value of
       pembayaran yang diterima dan nilai wajar sisa                 the consideration received and the fair value of
       kepemilikan      (retained      interest)    dan              any retained interest and ii) the previous
       (ii) jumlah tercatat sebelumnya dari aset                     carrying amount of the assets (including
       (termasuk goodwill), dikurangi liabilitas dari                goodwill), less liabilities of the subsidiary and
       entitas    anak    dan     setiap    kepentingan              any non-controlling interest. All amounts
       nonpengendali. Seluruh jumlah yang diakui                     previously recognized in other comprehensive
       sebelumnya dalam penghasilan komprehensif                     income in relation to that subsidiary are
       lain yang terkait dengan entitas anak dicatat                 accounted for as if the Group had directly
       seolah-olah Grup telah melepaskan secara                      disposed of the related assets or liabilities of
       langsung aset atau liabilitas terkait entitas                 the subsidiary (i.e. reclassified to profit or loss
       anak (yaitu direklasifikasi ke laba rugi atau                 or transferred to another category of equity as
       ditransfer ke kategori lain dari ekuitas                      specified/ permitted by applicable accounting
       sebagaimana        ditentukan/diizinkan      oleh             standards). The fair value of any investment
       standar akuntansi yang berlaku). Nilai wajar                  retained in the former subsidiary at the date
       setiap sisa investasi pada entitas anak                       when control is lost is regarded as the fair value
       terdahulu       pada      tanggal      hilangnya              on initial recognition for subsequent accounting
       pengendalian dianggap sebagai nilai wajar                     under PSAK 71, when applicable, the cost on
       pada saat pengakuan awal untuk akuntansi                      initial recognition of an investment in an
       berikutnya dalam PSAK 71, ketika berlaku,                     associate.
       biaya perolehan pada saat pengakuan awal
       dari investasi pada entitas asosiasi.




                                                           - 42 -
                                                       257
Page 282
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                      DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                          THE YEARS THEN ENDED (Continued)


   d.   Kombinasi Bisnis                                             d.    Business Combinations

        Sesuai dengan PSAK 22, Kombinasi Bisnis,                           In accordance with PSAK 22, Business
        akuisisi bisnis dicatat dengan menggunakan                         Combinations, acquisitions of businesses are
        metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan dalam                      accounted for using the acquisition method.
        suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar,                    The consideration transferred in a business
        yang dihitung sebagai hasil penjumlahan dari                       combination is measured at fair value, which is
        nilai wajar tanggal akuisisi atas seluruh aset                     calculated as the sum of the acquisition date
        yang dialihkan oleh Grup, liabilitas yang diakui                   fair values of the assets transferred by the
        oleh Grup kepada pemilik sebelumnya dari                           Group, liabilities incurred by the Group to the
        pihak yang diakuisisi dan kepentingan ekuitas                      former owners of the acquiree, and the equity
        yang diterbitkan oleh Grup dalam pertukaran                        interests issued by the Group in exchange for
        pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya-                    control of the acquiree. Acquisition related
        biaya terkait akuisisi diakui di dalam laba rugi                   costs are recognized in profit or loss as
        pada saat terjadinya.                                              incurred.

        Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang                   At the acquisition date, the identifiable assets
        diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui                  acquired and the liabilities assumed are
        pada nilai wajar, kecuali untuk:                                   recognized at their fair value except for:

        •    Aset atau liabilitas pajak tangguhan yang                     •   deferred tax assets or liabilities and assets
             berkaitan dengan pengaturan imbalan                               or liabilities related to employee benefit
             kerja diakui dan diukur masing-masing                             arrangements        are   recognized     and
             berdasarkan PSAK 46 Pajak Penghasilan                             measured in accordance with PSAK 46
             dan PSAK 24 Imbalan Kerja;                                        Income Taxes and PSAK 24 Employee
                                                                               Benefits, respectively;

        •    Instrumen liabilitias atau ekuitas yang                       •   liabilities or equity instruments related to
             berkaitan dengan perjanjian pembayaran                            share-based payment arrangements of the
             berbasis saham dari pihak yang diakuisisi                         acquiree       or    share-based   payment
             atau pengaturan pembayaran berbasis                               arrangements of the Group entered into to
             saham     Grup     yang    dibuat  untuk                          replace share-based payment arrangements
             menggantikan pengaturan pembayaran                                of the acquirer are measured in accordance
             berbasis   saham      dari   pihak  yang                          with PSAK 53 Share-based Payments at the
             mengakuisisi diukur berdasarkan PSAK                              acquisition date; and
             53 Pembayaran Berbasis Saham pada
             tanggal akuisisi; dan

        •    Aset (atau kelompok lepasan) yang                             •   assets (or disposal groups) that are
             diklasifikasikan sebagai yang dimiliki                            classified as held for sale in accordance
             untuk dijual berdasarkan PSAK 58 Aset                             with PSAK 58 Non-current Assets Held for
             tidak Lancar yang Dikuasai untuk Dijual                           Sale and Discontinued Operations and are
             dan Operasi yang Dihentikan diukur                                measured inaccordance with that standard.
             sesuai dengan standar tersebut.

        Goodwill diukur sebagai selisih lebih dari nilai                   Goodwill is measured as the excess of the sum
        gabungan dari imbalan yang dialihkan, jumlah                       of the consideration transferred, the amount of
        setiap kepentingan nonpengendali pada pihak                        any non-controlling interests in the acquiree,
        diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi                   and the fair value of the acquirer’s previously
        kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki                       held equity interest in the acquire (if any) over
        oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi                      the net of the acquisition-date amounts of the
        (jika ada) atas jumlah neto dari aset                              identifiable assets acquired and the liabilities
        teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas                      assumed. If, after the reassessment, the net of
        yang diambilalih pada tanggal akuisisi. Jika,                      the acquisition-date amounts of the identifiable
        setelah penilaian kembali, jumlah neto dari                        assets acquired and liabilities assumed exceeds
        aset teridentifikasi yang diperoleh dan                            the sum of the consideration transferred, the
        liabilitas yang diambilalih pada tanggal akuisisi                  amount of any non-controlling interests in the
        melebihi jumlah imbalan yang dialihkan,                            acquiree and the fair value of the acquirer’s
        jumlah dari setiap kepentingan nonpengendali                       previously held interest in the acquiree (if any),
        pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada                         the excess is recognized immediately in profit
        tanggal akuisisi kepentingan ekuitas yang                          or loss as a bargain purchase gain.
        sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi
        pada pihak diakuisisi (jika ada), selisih lebih
        tersebut diakui segera dalam laba rugi sebagai
        keuntungan pembelian dengan diskon.

        Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup dalam                        When the consideration transferred by the
        suatu kombinasi bisnis termasuk aset atau                          Group in a business combination includes assets
        liabilitas yang berasal dari pengaturan imbalan                    or liabilities resulting from a contingent
        kontinjen        (contingent       consideration                   consideration arrangement, the contingent
        arrangement), imbalan kontinjen tersebut                           consideration is measured at its acquisition-
        diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi                      date fair value and included as part of the
        dan termasuk sebagai bagian dari imbalan                           consideration   transferred  in   a    business
        yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis.                       combination.



                                                            - 43 -
                                                        258
Page 283
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                      DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                          THE YEARS THEN ENDED (Continued)


        Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan                           Changes in the fair value of the contingent
        kontinjen yang memenuhi syarat sebagai                             consideration that qualify as measurement
        penyesuaian periode pengukuran disesuaikan                         period adjustments are adjusted retrospectively,
        secara retrospektif, dengan penyesuaian                            with    corresponding     adjustments    against
        terkait terhadap goodwill. Penyesuaian periode                     goodwill. Measurement period adjustments are
        pengukuran adalah penyesuaian yang berasal                         adjustments      that  arise    from   additional
        dari informasi tambahan yang diperoleh                             information obtained during the measurement
        selama periode pengukuran (yang tidak                              period (which cannot exceed one year from the
        melebihi satu tahun sejak tanggal akuisisi)                        acquisition date) about facts and circumstances
        tentang fakta-fakta dan kondisi yang ada pada                      that existed at the acquisition date.
        tanggal akuisisi.

        Perlakuan       akuntansi   selanjutnya     untuk                  The subsequent accounting for changes in the
        perubahan nilai wajar dari imbalan kontinjensi                     fair value of the contingent consideration that
        yang      tidak    memenuhi     syarat    sebagai                  do not qualify as measurement period
        penyesuaian periode pengukuran tergantung                          adjustments depends on how the contingent
        pada       bagaimana      imbalan     kontinjensi                  consideration     is     classified.  Contingent
        diklasifikasikan. Imbalan kontinjensi yang                         consideration that is classified as equity is not
        diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur                      remeasured at subsequent reporting dates and
        kembali pada setiap tanggal pelaporan dan                          its subsequent settlement is accounted for
        penyelesaian       selanjutnya    diperhitungkan                   within equity. Other contingent consideration is
        dalam ekuitas. Imbalan kontinjensi lain diukur                     remeasured to fair value at subsequent
        ulang ke nilai wajar pada tanggal pelaporan                        reporting dates with changes in fair value
        selanjutnya dengan perubahan nilai wajar                           recognized in profit or loss.
        diakui di laba rugi.

        Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara                       When a business combination is achieved in
        bertahap, kepemilikan terdahulu Grup atas                          stages, the Group’s previously held equity
        pihak diakuisisi diukur kembali ke nilai wajar                     interest in the acquiree is remeasured to fair
        pada tanggal akuisisi dan keuntungan atau                          value at the acquisition date and the resulting
        kerugian dihasilkan, jika ada, diakui dalam                        gain or loss, if any, is recognized in profit or
        laba   rugi.   Jumlah    yang    berasal  dari                     loss. Amounts arising from interests in the
        kepemilikan sebelum tanggal akuisisi yang                          acquiree prior to the acquisition date that have
        sebelumnya telah diakui dalam penghasilan                          previously     been     recognized     in   other
        komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi                     comprehensive income are reclassified to profit
        dimana perlakuan tersebut seperti jika                             or loss where such treatment would be
        kepemilikan tersebut dilepas/dijual.                               appropriate if that interests were disposed of.

        Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis                         If the initial accounting for a business
        belum selesai pada akhir periode pelaporan                         combination is incomplete by the end of the
        saat kombinasi terjadi, Grup melaporkan                            reporting period in which the combination
        jumlah sementara untuk pos-pos yang proses                         occurs, the Group reports provisional amounts
        akuntansinya belum selesai dalam laporan                           for the items for which the accounting is
        keuangannya. Selama periode pengukuran,                            incomplete. Those provisional amounts are
        pihak pengakuisisi menyesuaikan, aset atau                         adjusted during the measurement period, or
        liabilitas tambahan yang diakui, untuk                             additional assets or liabilities are recognized, to
        mencerminkan informasi baru yang diperoleh                         reflect new information obtained about facts
        tentang fakta dan keadaan yang ada pada                            and circumstances that existed as of the
        tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan                         acquisition date that, if known, would have
        berdampak pada jumlah yang diakui pada                             affected the amount recognized as of that date.
        tanggal tersebut.

   e.   Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali                        e.    Business     Combination      Under     Common
                                                                           Control

        Kombinasi bisnis entitas sepengendali dicatat                      Business combination of entities under common
        dengan menggunakan metode penyatuan                                control that qualifies as a business are
        kepemilikan dimana aset dan liabilitas yang                        accounted for under pooling of interest method
        diperoleh dari kombinasi bisnis dicatat oleh                       where assets and liabilities acquired in the
        pengakuisisi pada jumlah tercatatnya.                              business combination are recorded by the
                                                                           acquirer at their book values.

        Selisih antara jumlah imbalan yang dihasilkan                      The difference between the transfer price and
        dan    jumlah    tercatat   disajikan   sebagai                    the book value is presented as “Additional Paid
        ”tambahan      modal    disetor”    dan   tidak                    in Capital” and is not recycled to profit or loss
        direklasifikasi ke laba rugi ketika hilang                         when control is loss.
        sepengendalian.

        Metode penyatuan kepemilikan diterapkan                            The pooling of interest method is applied as if
        seolah-olah entitas telah bergabung sejak                          the entities had been combined from the period
        periode dimana entitas yang bergabung                              when the merging entities were placed under
        berada dalam sepengendalian.                                       common control.




                                                            - 44 -
                                                        259
Page 284
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                    PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                    DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                        THE YEARS THEN ENDED (Continued)


   f.   Transaksi  dan  Penjabaran    Laporan                      f.    Foreign    Currency        Transactions       and
        Keuangan Dalam Mata Uang Asing                                   Translation

        Sesuai dengan PSAK 10, Pengaruh Perubahan                        In accordance with PSAK 10, Effect of Changes
        Kurs Valuta Asing, laporan keuangan individu                     in Foreign Exchange Rates, the individual
        masing-masing entitas Grup diukur dan                            financial statements of each entity are
        disajikan dalam mata uang dari lingkungan                        measured and presented in the currency of the
        ekonomi utama dimana entitas beroperasi                          primary economic environment in which the
        (mata uang fungsional). Laporan keuangan                         entity operates (its functional currency). The
        konsolidasian dari Perusahaan disajikan dalam                    consolidated financial statements of the
        mata uang Dolar Amerika Serikat (US$) yang                       Company are presented in U.S Dollar (US$),
        merupakan mata uang fungsional Perusahaan                        which is the functional currency of the
        dan mata uang penyajian untuk laporan                            Company and the presentation currency for the
        keuangan konsolidasian.                                          consolidated financial statements.

        Dalam penyusunan laporan keuangan entitas                        In preparing the financial statements of the
        Grup, transaksi dalam mata uang selain mata                      Group entity, transactions in currencies other
        uang fungsional entitas (mata uang asing)                        than the entity’s functional currency (foreign
        diakui pada kurs yang berlaku pada tanggal                       currencies) are recognized at the rates of
        transaksi. Pada setiap akhir perode pelaporan,                   exchange prevailing at the dates of the
        pos moneter dalam valuta asing dijabarkan                        transactions. At the end of each reporting
        kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal                      period, monetary items denominated in foreign
        tersebut. Pos-pos nonmoneter yang diukur                         currencies are retranslated at the rates
        pada nilai wajar dalam valuta asing dijabarkan                   prevailing at that date. Non-monetary items
        kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal                      carried at fair value that are denominated in
        ketika nilai wajar ditentukan. Pos nonmoneter                    foreign currencies are retranslated at the rates
        yang diukur dalam biaya historis dalam valuta                    prevailing at the date when the fair value was
        asing tidak dijabarkan kembali.                                  determined. Non-monetary items that are
                                                                         measured in terms of historical cost in a foreign
                                                                         currency are not retranslated.

        Selisih kurs diakui dalam laba rugi pada                         Exchange differences are recognized in profit or
        periode saat terjadinya kecuali untuk:                           loss in the period in which they arise except for:

        −   Selisih kurs atas transaksi yang ditetapkan                  −   Exchange differences on transaction entered
            untuk tujuan lindung nilai risiko valuta                         into in order to hedge certain foreign
            asing tertentu.                                                  currency risks.

        −   Selisih kurs atas pos moneter piutang atau                   −   Exchange differences on monetary items
            utang dari kegiatan usaha luar negeri yang                       receivable from or payable to a foreign
            penyelesaiannya tidak direncanakan atau                          operation for which settlement is neither
            tidak    mungkin      terjadi  (karenanya                        planned nor likely to occur (therefore
            membentuk bagian dari investasi bersih                           forming part of the net investment in the
            dalam kegiatan usaha luar negeri), yang                          foreign operation), which are recognized
            pada awalnya diakui pada penghasilan                             initially in other comprehensive income and
            komprehensif lain dan direklasifikasi dari                       reclassified from equity to profit or loss on
            ekuitas ke laba rugi pada pelepasan atau                         disposal or partial disposal of the net
            pelepasan sebagian dari investasi neto.                          investment.

        Pembukuan TAIWI, REP, BJRK, GI, RIM, BWL,                        The books of accounts of TAIWI, REP, BJRK, GI,
        BIP, BCN, BMH dan RPU diselenggarakan                            RIM, BWL, BIP, BCN, BMH and RPU are
        dalam Rupiah, mata uang fungsionalnya.                           maintained     in   Indonesian     Rupiah,    their
        Untuk tujuan penyajian laporan keuangan                          functional currency. For the purposes of
        konsolidasian, aset dan liabilitas TAIWI, REP,                   presenting      these    consolidated     financial
        BJRK, GI, RIM, BWL, BIP, BCN, BMH dan RPU                        statements, the assets and liabilities of TAIWI,
        dijabarkan ke dalam Dolar Amerika Serikat                        REP, BJRK, GI, RIM, BWL, BIP, BCN, BMH and
        masing-masing dengan menggunakan kurs                            RPU foreign operations are translated into U.S.
        yang berlaku pada akhir periode pelaporan.                       Dollar using the exchange rates prevailing at
        Pos penghasilan dan beban dijabarkan                             the end of each reporting period. Income and
        menggunakan kurs rata-rata untuk periode                         expense items are translated at the average
        tersebut, kecuali kurs berfluktuasi secara                       exchange rates for the period, unless exchange
        signifikan selama periode tersebut, dalam hal                    rates fluctuate significantly during the period, in
        ini kurs yang berlaku pada tanggal transaksi                     which case the exchange rates at the dates of
        yang digunakan. Selisih kurs yang timbul                         the transactions are used. Exchange differences
        diakui dalam penghasilan komprehensif lain                       arising, if any, are recognized in other
        dan     diakumulasi   dalam      ekuitas  (dan                   comprehensive income and accumulatted in
        diatribusikan    pada     kepentingan      non                   equity (and attributed to non controlling
        pengendali).                                                     interests as appropriate).




                                                          - 45 -
                                                      260
Page 285
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                          PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                          DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                              THE YEARS THEN ENDED (Continued)


        Pada konsolidasi, selisih kurs yang berasal dari                       On consolidation, exchange differences arising
        penjabaran atas investasi bersih entitas luar                          from the translation of the net investment in
        negeri (termasuk pos-pos moneter yang secara                           foreign entities (including monetary items that,
        substansi membentuk bagian investasi bersih                            in substance, form part of the net investment in
        entitas luar negeri), dan atas pinjaman dan                            foreign entities), and of borrowings and other
        instrumen mata uang lainnya yang ditetapkan                            currency instruments designated as hedges of
        sebagai lindung nilai atas investasi tersebut,                         such investments, are recognized in other
        diakui dalam penghasilan komprehensif lain                             comprehensive income and accumulated in a
        dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas                              separate component of equity under the header
        yang terpisah di bawah judul cadangan selisih                          of foreign currency translation reserve.
        kurs penjabaran laporan keuangan.

        Goodwill dan penyesuaian nilai wajar yang                              Goodwill and fair value adjustments arising on
        timbul dari akuisisi dari kegiatan usaha luar                          the acquisition of a foreign operation are
        negeri diperlakukan sebagai aset dan liabilitas                        treated as assets and liabilities of the foreign
        dari kegiatan usaha luar negeri dan dijabarkan                         operation and translated at the closing rate.
        pada kurs tutup buku. Selisih kurs yang timbul                         Exchange differences arising are recognized in
        diakui pada penghasilan komprehensif lain.                             other comprehensive income.

   g.   Transaksi Pihak-pihak Berelasi                                   g.    Transactions With Related Parties

        Sesuai dengan PSAK 7, Pengungkapan Pihak-                              In accordance with PSAK 7, Related Party
        Pihak Berelasi, pihak-pihak berelasi adalah                            Disclosures, a related party is a person or entity
        orang atau entitas yang terkait dengan Grup                            that is related to the Group (the reporting
        (entitas pelapor):                                                     entity):

        a. Orang atau anggota keluarga dekatnya                                a. A person or a close member of that person's
           mempunyai relasi dengan entitas pelapor                                family is related to the reporting entity if
           jika orang tersebut:                                                   that person:

           i.    memiliki       pengendalian            atau                       i.    has control or joint control over the
                 pengendalian   bersama atas          entitas                            reporting entity;
                 pelapor;

           ii.   memiliki    pengaruh    signifikan     atas                       ii.   has significant influence    over   the
                 entitas pelapor; atau                                                   reporting entity; or

           iii. merupakan personil manajemen kunci                                 iii. is a member of the key management
                entitas pelapor atau entitas induk dari                                 personnel of the reporting entity or of a
                entitas pelapor.                                                        parent of the reporting entity.

        b. Suatu entitas berelasi        dengan entitas                        b. An entity is related to the reporting entity if
           pelapor jika memenuhi         salah satu hal                           any of the following conditions applies:
           berikut:

           i.    Entitas dan entitas pelapor adalah                                i.    The entity, and the reporting entity are
                 anggota dari kelompok usaha yang                                        members of the same group (which
                 sama (artinya entitas induk, entitas                                    means that each parent, subsidiary and
                 anak, dan sesama entitas anak saling                                    fellow subsidiary is related to the
                 berelasi dengan entitas lainnya).                                       others).

           ii.   Satu entitas adalah entitas asosiasi atau                         ii. One entity is an associate or joint
                 ventura bersama dari entitas lain (atau                               venture of the other entity (or an
                 entitas asosiasi atau ventura bersama                                 associate or joint venture of a member
                 yang    merupakan      anggota     suatu                              of a group of which the other entity is a
                 kelompok usaha, yang mana entitas lain                                member).
                 tersebut adalah anggotanya).

           iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura                              iii. Both entities are joint ventures of the
                bersama dari pihak ketiga yang sama.                                    same third party.

           iv. Satu entitas adalah ventura bersama                                 iv. One entity is a joint venture of a third
               dari entitas ketiga dan entitas yang lain                               entity and the other entity is an
               adalah entitas asosiasi dari entitas                                    associate of the third entity.
               ketiga.




                                                                - 46 -
                                                            261
Page 286
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                 NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                        DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                            THE YEARS THEN ENDED (Continued)


            v.   Entitas tersebut adalah suatu program                           v. The entity is a employment benefit plan
                 imbalan kerja untuk imbalan kerja dari                             for the benefit of employees of either
                 salah satu entitas pelapor atau entitas                            the reporting entity, or an entity related
                 yang terkait dengan entitas pelapor.                               to the reporting entity. If the reporting
                 Jika entitas pelapor adalah entitas yang                           entity is itself such a plan, the
                 menyelenggarakan program tersebut,                                 sponsoring employers are also related to
                 maka entitas sponsor juga berelasi                                 the reporting entity.
                 dengan entitas pelapor.

            vi. Entitas     yang    dikendalikan atau                            vi. The entity is controlled or jointly
                dikendalikan bersama oleh orang yang                                 controlled by a person identified in (a).
                diidentifikasi dalam huruf (a).

            vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf                           vii. A person identified in (a) (i) has
                 (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas                            significant influence over the entity or is
                 entitas   atau     merupakan      personil                           a member of the key management
                 manajemen kunci entitas (atau entitas                                personnel of the entity (or a parent of
                 induk dari entitas).                                                 the entity).

            viii. Entitas, atau anggota dari kelompok                            viii.The entity, or any member of a group of
                  yang mana entitas merupakan bagian                                  which it is a part, provides key
                  dari kelompok tersebut, menyediakan                                 management personnel services to the
                  jasa personil manajemen kunci kepada                                reporting entity or to the parent of the
                  entitas pelapor atau kepada entitas                                 reporting entity.
                  induk dari entitas pelapor.

        Transaksi signifikan yang dilakukan dengan                           Significant transactions with related parties,
        pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan                          whether or not made at similar terms and
        kondisi dan persyaratan yang sama dengan                             conditions as those done with third parties, are
        pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada                          disclosed   in   the    consolidated   financial
        laporan keuangan konsolidasian.                                      statements.

   h.   Instrumen Keuangan                                             h.    Financial Instruments

        Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui                         Financial assets and financial liabilities are
        pada laporan posisi keuangan konsolidasian                           recognized on the consolidated statement of
        pada saat Grup menjadi salah satu pihak dalam                        financial position when the Group becomes a
        ketentuan kontraktual instrumen tersebut.                            party to the contractual provisions of the
                                                                             instrument.

        Aset keuangan dan liabilitas keuangan pada                           Financial assets and financial liabilities are
        awalnya diukur pada nilai wajar. Biaya                               initially measured at fair value. Transaction
        transaksi yang dapat diatribusikan secara                            costs that are directly attributable to the
        langsung dengan perolehan atau penerbitan                            acquisition or issue of financial assets and
        aset     keuangan    dan   liabilitas keuangan                       financial liabilities are added to or deducted
        ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar                        from the fair value of the financial assets and
        aset keuangan dan liabilitas keuangan, jika                          financial liabilities, as appropriate, on initial
        diperlukan, pada pengakuan awal. Biaya                               recognition.       Transaction       costs   directly
        transaksi yang dapat diatribusikan secara                            attributable to the acquisition of financial assets
        langsung dengan perolehan aset keuangan dan                          or financial liabilities at fair value through profit
        liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui                         or loss are recognized immediately in profit or
        laba rugi diakui langsung pada laba rugi.                            loss.

        Aset Keuangan (Sebelum 1 Januari 2020)                               Financial Assets (before January 1, 2020)

        Seluruh aset keuangan diakui dan dihentikan                          All financial assets were recognized and
        pengakuannya pada tanggal diperdagangkan                             derecognized on trade date where the purchase
        dimana pembelian atau penjualan aset                                 or sale of a financial asset is under a contract
        keuangan     berdasarkan      kontrak yang                           whose terms require delivery of the financial
        mensyaratkan penyerahan aset keuangan                                asset within the time frame established by the
        dalam kurun waktu yang ditetapkan oleh                               market concerned.
        kebiasaan pasar yang berlaku.

        Aset keuangan Grup diklasifikasikan sebagai                          The Group’s financial assets were classified as
        berikut:                                                             follows:

        •   Aset keuangan pada nilai wajar melalui                           •   Financial assets at fair value through profit
            laba rugi (“FVTPL”); atau                                            or loss (“FVTPL”); or
        •   Aset keuangan tersedia untuk dijual; atau                        •   Available-for-sale (“AFS”) financial assets;
                                                                                 or
        •   Pinjaman yang diberikan dan piutang.                             •   Loans and receivables.




                                                              - 47 -
                                                          262
Page 287
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                              PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                              DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                  THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Metode suku bunga efektif                                   Effective interest method

       Metode suku bunga efektif adalah metode yang                The effective interest method is a method of
       digunakan untuk menghitung biaya perolehan                  calculating the amortised cost of a debt
       diamortisasi dari instrumen utang dan metode                instrument and of allocating interest income
       untuk mengalokasikan pendapatan bunga                       over the relevant period. The effective interest
       selama periode yang relevan. Suku bunga                     rate is the rate that exactly discounts estimated
       efektif adalah suku bunga yang secara tepat                 future cash receipts (including all fees and
       mendiskontokan estimasi penerimaan kas                      points paid or received that form an integral
       masa depan (mencakup seluruh komisi dan                     part of the effective interest rate, transaction
       bentuk lain yang dibayarkan dan diterima yang               costs and other premiums or discounts)
       merupakan bagian yang tak terpisahkan dari                  through the expected life of the debt
       suku bunga efektif, biaya transaksi dan                     instrument, or where appropriate, a shorter
       premium dan diskonto lainnya) selama                        period to the net carrying amount on initial
       perkiraan umur instrumen utang, atau, jika                  recognition.
       lebih tepat, digunakan periode yang lebih
       singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih
       aset keuangan pada saat pengakuan awal.

       Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga                    Income was recognized on an effective interest
       efektif untuk instrumen utang selain dari aset              basis for debt instruments other than those
       keuangan yang diklasifikasikan sebagai FVTPL.               financial assets classified at FVTPL.

       Aset keuangan pada FVTPL                                    Financial assets at FVTPL

       Aset keuangan diklasifikasi dalam FVTPL, jika               Financial assets were classified as at FVTPL
       (i) merupakan imbalan kontinjensi pihak                     when the financial asset was (i) contingent
       pengakuisisi dalam kombinasi bisnis yang                    consideration that may be paid by an acquirer
       menerapkan PSAK 22 Kombinasi Bisnis,                        as part of a business combination to which
       (ii) dimiliki untuk diperdagangkan, atau                    PSAK 22 Business Combinations applies,
       (iii) pada saat pengakuan awal ditetapkan                   (ii) held for trading, or (iii) it was designated as
       untuk diukur pada FVTPL.                                    at FVTPL.

       Aset keuangan diklasifikasi sebagai dimiliki                A financial asset was classified as held for
       untuk diperdagangkan, jika:                                 trading if:

       •   diperoleh atau dimiliki terutama untuk                  •   it had been acquired principally for the
           tujuan dijual kembali dalam waktu dekat;                    purpose of selling in the near term; or
           atau

       •   pada pengakuan awal merupakan bagian                    •   on initial recognition it was part of a
           dari portofolio instrumen keuangan tertentu                 portfolio of identified financial instruments
           yang dikelola Grup secara bersama dan                       that the Group managed together and had
           mempunyai pola ambil untung dalam                           a recent actual pattern of short-term profit-
           jangka pendek aktual saat ini; atau                         taking; or

       •   merupakan derivatif yang tidak ditetapkan               •   it was a derivative that was not designated
           dan tidak efektif sebagai instrumen lindung                 and effective as a hedging instrument.
           nilai.

       Aset keuangan selain aset keuangan yang                     A financial asset other than a financial asset
       dimiliki   untuk    diperdagangkan,    dapat                held for trading may be designated as at FVTPL
       ditetapkan sebagai FVTPL pada saat pengakuan                upon initial recognition if:
       awal jika:

       •   penetapan tersebut mengeliminasi atau                   •   such designation eliminated or significantly
           mengurangi secara signifikan inkonsistensi                  reduced a measurement or recognition
           pengukuran dan pengakuan yang dapat                         inconsistency that would otherwise arise;
           timbul; atau                                                or

       •   aset keuangan yang membentuk bagian                     •   the financial asset formed part of a group
           kelompok     aset  keuangan,    liabilitas                  of financial assets, financial liabilities or
           keuangan atau keduanya, dikelola dan                        both, which was managed and its
           kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai                     performance was evaluated on a fair value
           wajar, sesuai dengan manajemen risiko                       basis, in accordance with a documented
           atau      strategi    investasi      yang                   risk management or investment strategy,
           didokumentasikan, dan informasi tentang                     and information about the grouping was
           pengelompokkan      disediakan     secara                   provided internally on that basis.
           internal.




                                                         - 48 -
                                                     263
Page 288
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                 DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                     THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       •   Merupakan bagian dari kontrak yang                         •   It formed part of a contract containing one
           mengandung satu atau lebih derivatif                           or more embedded derivatives, and PSAK
           melekat, dan PSAK 55 mengizinkan                               55 permited the entire combined contract
           seluruh kontrak gabungan ditetapkan                            to be designated as at FVTPL.
           sebagai FVTPL

       Aset keuangan FVTPL disajikan sebesar nilai                    Financial assets at FVTPL were stated at fair
       wajar, dengan keuntungan atau kerugian yang                    value, with any gains or losses arising on
       timbul dari pengukuran kembali diakui dalam                    remeasurement recognized in profit or loss. The
       laba rugi. Keuntungan atau kerugian bersih                     net gain or loss recognized in profit or loss
       yang diakui dalam laba rugi mencakup dividen                   incorporates any dividend or interest earned on
       atau bunga yang diperoleh dari aset keuangan.                  the financial asset. Fair value is determined in
       Nilai wajar ditentukan dengan cara seperti                     the manner described in Note 54.
       dijelaskan pada Catatan 54.

       Aset keuangan tersedia untuk dijual (AFS)                      Available-for-sale   financial   assets   (“AFS
                                                                      financial assets”)

       Aset keuangan AFS adalah aset keuangan non-                    AFS financial assets were non-derivative
       derivatif yang ditetapkan baik sebagai AFS atau                financial assets that are either designated as
       yang       tidak     diklasifikasikan   sebagai                AFS or were not classified as (a) loans and
       (a) pinjaman yang diberikan dan piutang,                       receivables, (b) held-to-maturity investments
       (b) dimiliki hingga jatuh tempo atau (c) aset                  or (c) financial assets at FVTPL.
       keuangan pada FVTPL.

       Obligasi dan saham milik Grup yang tercatat                    Listed shares and bonds held by the Group that
       di bursa dan diperdagangkan pada pasar aktif                   were traded in an active market were classified
       diklasifikasikan sebagai AFS dan dinyatakan                    as AFS and were stated at fair value at the end
       pada nilai wajar pada akhir setiap periode                     of each reporting period.
       pelaporan.

       Keuntungan atau kerugian yang timbul dari                      Gains and losses arising from changes in fair
       perubahan nilai wajar diakui dalam penghasilan                 value were recognized in other comprehensive
       komprehensif lain dan diakumulasi di ekuitas                   income and in equity as accumulated in AFS
       sebagai Revaluasi Investasi AFS, kecuali untuk                 Investment Revaluation, with the exception of
       kerugian penurunan nilai, pendapatan bunga                     impairment losses, interest income calculated
       yang dihitung dengan metode suku bunga                         using the effective interest method, and foreign
       efektif dan laba rugi selisih kurs atas aset                   exchange gains and losses on monetary assets,
       moneter, yang diakui pada laba rugi. Jika                      which were recognized in profit or loss. Where
       investasi dilepas atau mengalami penurunan                     the investment was disposed of or was
       nilai,  akumulasi    laba     atau    rugi   yang              determined to be impaired, the cumulative gain
       sebelumnya     diakumulasi      pada     revaluasi             or loss previously accumulated in AFS
       investasi AFS direklasifikasi ke laba rugi.                    investment revaluation reserve was reclassified
                                                                      to profit or loss.

       Investasi dalam instrumen ekuitas yang tidak                   Investments in unlisted equity instruments that
       tercatat di bursa dan tidak mempunyai kuotasi                  were not quoted in an active market and whose
       di pasar aktif dan nilai wajarnya tidak dapat                  fair value could not be reliably measured and
       diukur secara andal, serta derivatif yang terkait              derivatives that are linked to and must be
       dengan     dan    harus   diselesaikan   melalui               settled by delivery of such unquoted equity
       penyerahan      instrumen    ekuitas    tersebut               investments were also classified as AFS,
       diklasifikasikan sebagai AFS, diukur pada biaya                measured at cost less impairment.
       perolehan dikurangi penurunan nilai.

       Dividen atas instrumen ekuitas AFS, jika ada,                  Dividends on AFS equity instruments, if any,
       diakui pada laba rugi pada saat hak Grup untuk                 were recognized in profit or loss when the
       memperoleh pembayaran dividen ditetapkan.                      Group’s right to receive the dividends were
                                                                      established.

       Pinjaman yang diberikan dan piutang                            Loans and receivables

       Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah                     Loans and receivables were non-derivative
       aset    keuangan       nonderivatif dengan                     financial assets with fixed or determinable
       pembayaran tetap atau telah ditentukan dan                     payments that are not quoted in an active
       tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif.                        market. Loans and receivables were measured
       Pinjaman yang diberikan dan piutang diukur                     at amortized cost using the effective interest
       pada biaya perolehan diamortisasi dengan                       method, less any impairment.
       menggunakan metode suku bunga efektif,
       dikurangi penurunan nilai.




                                                            - 49 -
                                                        264
Page 289
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                    THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Bunga diakui dengan menggunakan metode                        Interest was recognized by applying the
       suku bunga efektif, kecuali piutang lancar                    effective interest method, except for short-term
       dimana pengakuan bunga tidak material.                        receivables when the recognition of interest
                                                                     would be immaterial.

       Penurunan nilai aset keuangan                                 Impairment of financial assets

       Aset keuangan, selain aset keuangan FVTPL,                    Financial assets, other than those at FVTPL,
       dinilai terhadap indikator penurunan nilai pada               were assessed for indicators of impairment at
       setiap akhir periode pelaporan. Aset keuangan                 the end of each reporting date. Financial assets
       diturunkan nilainya bila terdapat bukti objektif,             were considered to be impaired when there was
       sebagai akibat dari satu atau lebih peristiwa                 objective evidence that, as a result of one or
       yang terjadi setelah pengakuan awal aset                      more events that occurred after the initial
       keuangan, dan peristiwa yang merugikan                        recognition of the financial asset, the estimated
       tersebut berdampak pada estimasi arus kas                     future cash flows of the investment had been
       masa depan atas aset keuangan yang dapat                      affected.
       diestimasi secara andal.

       Untuk investasi ekuitas AFS, penurunan nilai                  For equity investments classified as AFS, a
       wajar yang signifikan atau jangka panjang dari                significant or prolonged decline in the fair value
       instrumen     ekuitas    di    bawah    biaya                 of the security below its cost was considered to
       perolehannya dianggap sebagai bukti obyektif                  be objective evidence of impairment.
       penurunan nilai.

       Untuk aset keuangan lainnya, bukti obyektif                   For all other financial assets, objective evidence of
       penurunan nilai termasuk sebagai berikut:                     impairment could include:

       •   kesulitan keuangan signifikan yang dialami                 •   significant financial difficulty of the issuer or
           penerbit atau pihak peminjam; atau                             counterparty; or

       •   pelanggaran kontrak, seperti terjadinya                    •   breach of contract, such as default or
           gagal bayar atau tunggakan pembayaran                          delinquency  in   interest or principal
           pokok atau bunga; atau                                         payments; or

       •   terdapat  kemungkinan      bahwa    pihak                 •    it is becoming probable that the borrower
           peminjam akan dinyatakan pailit atau                           will enter bankruptcy or financial re-
           melakukan reorganisasi keuangan; atau                          organisation; or

       •   hilangnya pasar aktif dari aset keuangan                  •    the disappearance of an active market for
           akibat kesulitan keuangan.                                     the financial asset because of financial
                                                                          difficulties.

       Untuk kelompok aset keuangan tertentu,                        For certain categories of financial assets, such
       seperti piutang, aset yang tidak akan dievaluai               as receivables, assets that were assessed not
       secara individual akan dievaluasi penurunan                   to be impaired individually were, in addition,
       nilainya secara kolektif. Bukti objektif dari                 assessed for impairment on a collective basis.
       penurunan nilai portofolio piutang dapat                      Objective evidence of impairment for a portfolio
       termasuk pengalaman Grup atas tertagihnya                     of receivables could include the Group’s past
       piutang     di    masa     lalu,   peningkatan                experiences of collecting payments, an increase
       keterlambatan      penerimaan      pembayaran                 in the number of delayed payments in the
       piutang dari rata-rata periode kredit, dan juga               portfolio past the average credit period, as well
       pengamatan atas perubahan kondisi ekonomi                     as observable changes in national or local
       nasional atau lokal yang berkorelasi dengan                   economic conditions that correlate with default
       gagal bayar atas piutang.                                     on receivables.

       Untuk aset keuangan yang diukur pada biaya                    For financial assets carried at amortised cost,
       perolehan    diamortisasi,   jumlah    kerugian               the amount of the impairment loss was
       penurunan nilai merupakan selisih antara                      measured as the difference between the asset’s
       jumlah tercatat aset keuangan dengan nilai                    carrying amount and the present value of
       kini estimasi arus kas masa depan yang                        estimated future cash flows, discounted at the
       didiskontokan menggunakan tingkat suku                        financial asset’s original effective interest rate.
       bunga efektif awal dari aset keuangan.

       Untuk aset keuangan yang dicatat pada biaya                   For financial asset carried at cost, the amount
       perolehan, jumlah kerugian penurunan nilai                    of the impairment loss was measured as the
       diukur berdasarkan selisih antara jumlah                      difference between the assets’s carrying
       tercatat aset keuangan dan nilai kini estimasi                amount and the present value of the estimated
       arus kas masa depan yang didiskontokan pada                   future cash flows discounted at the current
       tingkat imbal hasil yang berlaku di pasar untuk               market rate of return for a similar financial
       aset   keuangan      yang   serupa.    Kerugian               asset. Such impairment loss would not be
       penurunan nilai tersebut tidak dapat dibalik                  reversed in subsequent periods.
       pada periode berikutnya.



                                                           - 50 -
                                                       265
Page 290
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                               DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                   THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Jumlah tercatat aset keuangan dikurangi                      The carrying amount of the financial asset was
       dengan kerugian penurunan nilai secara                       reduced by the impairment loss directly for all
       langsung atas seluruh aset keuangan, kecuali                 financial   assets   with     the exception of
       piutang yang jumlah tercatatnya dikurangi                    receivables, where the carrying amount was
       melalui penggunaan akun cadangan piutang.                    reduced through the use of an allowance
       Jika piutang tidak tertagih, piutang tersebut                account. When a receivable was considered
       dihapuskan melalui akun cadangan piutang.                    uncollectible, it is written off against the
       Pemulihan    kemudian    dari   jumlah   yang                allowance account. Subsequent recoveries of
       sebelumnya telah dihapuskan dikreditkan                      amounts previously written off were credited
       terhadap akun cadangan. Perubahan jumlah                     against the allowance account. Changes in the
       tercatat atas akun cadangan piutang diakui                   carrying amount of the allowance account were
       dalam laba rugi.                                             recognized in profit or loss.

       Jika aset keuangan AFS dianggap menurun                      When an AFS financial asset was considered to
       nilainya, keuntungan atau kerugian kumulatif                 be impaired, cumulative gains or losses
       yang sebelumnya telah diakui dalam ekuitas                   previously recognized in equity were reclassified
       direklasifikasi ke laba rugi.                                to profit or loss.

       Kecuali instrumen ekuitas AFS, jika, pada                    With the exception of AFS equity instruments,
       periode     berikutnya,     jumlah     kerugian              if, in a subsequent period, the amount of the
       penurunan nilai berkurang dan pengurangan                    impairment loss decreased and the decrease
       tersebut dapat dikaitkan secara obyektif                     could be related objectively to an event
       dengan    peristiwa   yang     terjadi  setelah              occurring after the impairment was recognized,
       penurunan nilai diakui, kerugian penurunan                   the previously recognized impairment loss was
       nilai yang diakui sebelumnya dibalik melalui                 reversed through profit or loss to the extent
       laba rugi hingga nilai tercatat investasi pada               that the carrying amount of the investment at
       tanggal pemulihan penurunan nilai, sepanjang                 the date the impairment was reversed did not
       nilainya tidak melebihi biaya perolehan                      exceed what the amortized cost would had been
       diamortisasi   sebelum    adanya     pengakuan               had the impairment not been recognized.
       kerugian penurunan nilai dilakukan.

       Dalam hal efek ekuitas AFS, kerugian                         In respect of AFS equity investments,
       penurunan nilai yang sebelumnya diakui dalam                 impairment losses previously recognized in
       laba rugi tidak boleh dibalik melalui laba rugi.             profit or loss were not reversed through profit
       Setiap kenaikan nilai wajar setelah penurunan                or loss. Any increase in fair value subsequent to
       nilai diakui secara langsung ke penghasilan                  an impairment loss was recognized directly in
       komprehensif lain. Sehubungan dengan efek                    other comprehensive income. In respect of AFS
       utang AFS, kerugian penurunan nilai dibalik                  debt securities, impairment losses were
       melalui laba rugi jika kenaikan nilai wajar                  subsequently reversed through profit or loss if
       investasi dapat dikaitkan secara obyektif                    an increase in the fair value of the investment
       dengan     peristiwa  yang     terjadi   setelah             could be objectively related to an event
       pengakuan kerugian penurunan nilai.                          occurring    after  the    recognition   of  the
                                                                    impairment loss.

       Penghentian pengakuan aset keuangan                          Derecognition of financial assets

       Grup menghentikan pengakuan aset keuangan                    The Group derecognized a financial asset only
       jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus                when the contractual rights to the cash flows
       kas yang berasal dari aset keuangan berakhir,                from the asset had expired, or when it
       atau Grup mentransfer aset keuangan dan                      transferred the financial asset and substantially
       secara substansial mentransfer seluruh risiko                all the risks and rewards of ownership of the
       dan manfaat atas kepemilikan aset kepada                     asset to another entity. If the Group neither
       entitas lain. Jika Grup tidak mentransfer serta              transfers nor retains substantially all the risks
       tidak memiliki secara substansial seluruh risiko             and rewards of ownership and continued to
       dan     manfaat    kepemilikan   serta   masih               control the transferred asset, the Group
       mengendalikan aset yang ditransfer, maka                     recognised its retained interest in the asset and
       Grup mengakui keterlibatan berkelanjutan atas                an associated liability for amounts it may have
       aset yang ditransfer dan liabilitas terkait                  to pay. If the Group retained substantially all
       sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar.                   the risks and rewards of ownership of a
       Jika Grup memiliki secara substansial seluruh                transferred financial asset, the Group continued
       risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan                 to recognise the financial asset and also
       yang ditransfer, Grup masih mengakui aset                    recognised a collateralised borrowing for the
       keuangan dan juga mengakui pinjaman yang                     proceeds received.
       dijamin sebesar pinjaman yang diterima.

       Pada penghentian pengakuan aset keuangan                     On derecognition of financial asset in its
       secara keseluruhan, selisih antara jumlah                    entirety, the difference between the asset’s
       tercatat aset dan jumlah pembayaran dan                      carrying amount and the sum of the
       piutang yang diterima dan keuntungan atau                    consideration received and receivable and the
       kerugian kumulatif yang telah diakui dalam                   cumulative gain or loss that had been
       penghasilan     komprehensif     lain    dan                 recognized in other comprehensive income and
       terakumulasi dalam ekuitas diakui dalam laba                 accumulated in equity was recognized in profit
       rugi.                                                        or loss.




                                                          - 51 -
                                                      266
Page 291
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                    THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Pada penghentian pengakuan aset keuangan                      On derecognition of financial asset other than
       terhadap satu bagian saja (misalnya ketika                    its entirety (e.g., when the Group retains an
       Grup masih memiliki hak untuk membeli                         option to repurchase part of a transferred
       kembali bagian aset yang ditransfer), Grup                    asset), the Group allocated the previous
       mengalokasikan jumlah tercatat sebelumnya                     carrying amount of the financial asset between
       dari aset keuangan tersebut pada bagian yang                  the part it continued to recognize under
       tetap     diakui    berdasarkan      keterlibatan             continuing involvement, and the part it no
       berkelanjutan, dan bagian yang tidak lagi                     longer recognized on the basis of the relative
       diakui berdasarkan nilai wajar relatif dari                   fair values of those parts on the date of the
       kedua bagian tersebut pada tanggal transfer.                  transfer. The difference between the carrying
       Selisih    antara    jumlah     tercatat     yang             amount allocated to the part that is no longer
       dialokasikan pada bagian yang tidak lagi diakui               recognized and the sum of the consideration
       dan jumlah dari pembayaran yang diterima                      received for the part no longer recognized and
       untuk bagian yang yang tidak lagi diakui dan                  any cumulative gain or loss allocated to it that
       setiap keuntungan atau kerugian kumulatif                     had been recognized in other comprehensive
       yang dialokasikan pada bagian yang tidak lagi                 income is recognized in profit or loss.
       diakui tersebut yang sebelumnya telah diakui                  A cumulative gain or loss that had been
       dalam penghasilan komprehensif lain diakui                    recognized in other comprehensive income was
       pada laba rugi. Keuntungan dan kerugian                       allocated between the part that continues to be
       kumulatif yang sebelumnya diakui dalam                        recognized and the part that was no longer
       penghasilan komprehensif lain dialokasikan                    recognized on the basis of the relative fair
       pada bagian yang tetap diakui dan bagian yang                 values of those parts.
       dihentikan pengakuannya, berdasarkan nilai
       wajar relatif kedua bagian tersebut.

       Aset keuangan (Efektif 1 Januari 2020)                        Financial    assets    (Effective    January    1,
                                                                     2020)

       Semua pembelian atau penjualan reguler aset                   All regular way purchases or sales of financial
       keuangan diakui dan dihentikan pengakuannya                   assets are recognized and derecognized on a
       berdasarkan tanggal perdagangan. Pembelian                    trade date basis. Regular way purchases or
       atau penjualan reguler adalah pembelian atau                  sales are purchases or sales of financial assets
       penjualan aset keuangan yang memerlukan                       that require delivery of assets within the time
       penyerahan aset dalam jangka waktu yang                       frame established by regulation or convention in
       ditetapkan oleh peraturan atau konvensi di                    the marketplace.
       pasar.

       Semua aset keuangan yang diakui selanjutnya                   All recognized financial assets are measured
       diukur    secara keseluruhan    pada    biaya                 subsequently in their entirety at either
       perolehan yang diamortisasi atau nilai wajar,                 amortized cost or fair value, depending on the
       tergantung pada klasifikasi aset keuangan                     classification of the financial assets.
       tersebut.

       Klasifikasi aset keuangan                                     Classification of financial assets

       Instrumen utang yang memenuhi persyaratan                     Debt instruments that meet           the following
       berikut  selanjutnya    diukur pada biaya                     conditions are subsequently          measured at
       perolehan diamortisasi:                                       amortized cost:

       •   aset keuangan dikelola dalam model bisnis                 •   the financial asset is held within a business
           yang bertujuan untuk memiliki aset                            model whose objective is to hold financial
           keuangan dalam rangka mendapatkan                             assets in order to collect contractual cash
           arus kas kontraktual; dan                                     flows; and

       •   persyaratan    kontraktual  dari aset                     •   The contractual terms of the financial asset
           keuangan menghasilkan arus kas pada                           give rise on specified dates to cash flows
           tanggal tertentu yang semata dari                             that are solely payments of principal and
           pembayaran pokok dan bunga (“SPPI”)                           interest (“SPPI”) on the principal amount
           dari jumlah pokok terutang.                                   outstanding.

       Instrumen utang selanjutnya diukur pada nilai                 Debt instruments that meet the following
       wajar melalui penghasilan komprehensif lain                   conditions are subsequently measured at fair
       (“FVTOCI”), jika memenuhi kedua kondisi                       value through other comprehensive income
       berikut ini:                                                  (“FVTOCI”):

       •   aset keuangan dikelola dalam model bisnis                 •   the financial asset is held within a business
           yang tujuannya akan tercapai dengan                           model whose objective is achieved by both
           mendapatkan arus kas kontraktual dan                          collecting contractual cash flows and selling
           menjual aset keuangan; dan                                    the financial assets; and




                                                           - 52 -
                                                       267
Page 292
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                               DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                   THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       •   persyaratan    kontraktual dari   aset                   •   the contractual terms of the financial asset
           keuangan menghasilkan arus kas pada                          give rise on specified dates to cash flows
           tanggal tertentu yang semata-mata dari                       that are solely payments of principal and
           pembayaran pokok dan bunga dari jumlah                       interest   on    the    principal   amount
           pokok terutang.                                              outstanding.

       Seluruh aset keuangan lain selanjutnya diukur                By default, all other financial assets are
       pada nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL).                  subsequently measured at fair value through
                                                                    profit or loss (FVTPL).

       Meskipun telah disebutkan sebelumnya, Grup                   Despite the foregoing, the Group may make the
       dapat menetapkan pilihan tak terbatalkan pada                following irrevocable election/designation at
       saat pengakuan awal aset keuangan sebagai                    initial recognition of a financial asset:
       berikut:

       •   menyajikan perubahan selanjutnya nilai                   •   the Group may irrevocably elect to present
           wajar investasi pada instrumen ekuitas                       subsequent changes in fair value of an
           dalam penghasilan komprehensif lain jika                     equity investment in other comprehensive
           kriteria tertentu dipenuhi (lihat di bawah);                 income if certain criteria are met (see
           dan                                                          below); and

       •   menetapkan       aset    keuangan     yang               •   the Group may irrevocably designate a debt
           memenuhi      kriteria   biaya   perolehan                   investment that meets the amortized cost
           diamortisasi atau FVTOCI sebagai diukur                      or FVTOCI criteria as measured at FVTPL if
           pada     FVTPL,     jika   penetapan    itu                  doing so eliminates or significantly reduces
           mengeliminasi atau mengurangi secara                         an accounting mismatch (see below).
           signifikan inkonsistensi pengukuran dan
           pengakuan (accounting mismatch) (lihat di
           bawah).

       Biaya perolehan diamortisasi dan metode suku                 Amortized cost and effective interest method
       bunga efektif

       Metode suku bunga efektif adalah metode                      The effective interest method is a method of
       menghitung biaya perolehan diamortisasi dari                 calculating the amortized cost of a debt
       instrumen   utang    dan    mengalokasikan                   instrument and of allocating interest income
       pendapatan bunga selama periode yang                         over the relevant period.
       relevan.

       Untuk instrumen keuangan selain yang dibeli                  For financial instruments other than purchased
       atau berasal dari aset keuangan memburuk,                    or originated credit-impaired financial assets,
       suku bunga efektif adalah tingkat suku bunga                 the effective interest rate is the rate that
       yang secara tepat mendiskontokan penerimaan                  exactly discounts estimated future cash receipts
       kas masa depan (termasuk semua biaya dan                     (including all fees and points paid or received
       poin yang dibayarkan atau diterima yang                      that form an integral part of the effective
       merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari                 interest rate, transaction costs and other
       suku bunga efektif, biaya transaksi dan premi                premiums or discounts) excluding expected
       atau diskon lainnya) tidak termasuk kerugian                 credit losses, through the expected life of the
       kredit     ekspektasian,     melalui    umur                 debt instrument, or, where appropriate, a
       ekspektasian dari instrumen utang, atau, jika                shorter period, to the gross carrying amount of
       tepat, periode yang lebih pendek, ke jumlah                  the debt instrument on initial recognition. For
       tercatat bruto instrumen utang pada saat                     purchased or originated credit-impaired financial
       pengakuan awal. Untuk aset keuangan yang                     assets, a credit adjusted effective interest rate
       dibeli atau yang berasal dari aset keuangan                  is calculated by discounting the estimated future
       memburuk,      suku    bunga    efektif  yang                cash flows, including expected credit losses, to
       disesuaikan dengan risiko kredit dihitung                    the amortized cost of the debt instrument on
       dengan mendiskontokan estimasi arus kas                      initial recognition.
       masa depan, termasuk estimasi kerugian
       kredit, ke biaya perolehan diamortisasi
       instrumen utang pada pengakuan awal.

       Biaya    perolehan    diamortisasi   dari   aset             The amortized cost of a financial asset is the
       keuangan adalah nilai aset keuangan yang                     amount at which the financial asset is measured
       diukur pada saat pengakuan awal dikurangi                    at initial recognition minus the principal
       pembayaran pokok, ditambah amortisasi                        repayments, plus the cumulative amortization
       kumulatif menggunakan metode suku bunga                      using the effective interest method of any
       efektif dari selisih antara nilai awal dan nilai             difference between that initial amount and the
       jatuh     temponya,      disesuaikan     dengan              maturity amount, adjusted for any loss
       penyisihan kerugiannya. Di sisi lain, jumlah                 allowance. On the other hand, the gross
       tercatat bruto aset keuangan adalah biaya                    carrying amount of a financial asset is the
       perolehan diamortisasi dari aset keuangan,                   amortized cost of a financial asset before
       sebelum     disesuaikan    dengan    penyisihan              adjusting for any loss allowance.
       kerugian.




                                                          - 53 -
                                                      268
Page 293
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                    THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Bunga diakui dengan menggunakan metode                        Interest income is recognized using the effective
       suku bunga efektif untuk intrumen utang yang                  interest method for debt instruments measured
       diukur selanjutnya pada biaya perolehan                       subsequently at amortized cost and at FVTOCI.
       diamortisasi    dan   pada    FVTOCI.    Untuk                For financial instruments other than purchased
       instrumen     keuangan   lain,   kecuali  aset                or originated credit-impaired financial assets,
       keuangan yang dibeli atau berasal dari aset                   interest income is calculated by applying the
       keuangan memburuk, pendapatan bunga                           effective interest rate to the gross carrying
       dihitung dengan menerapkan suku bunga                         amount of a financial asset, except for financial
       efektif terhadap jumlah tercatat bruto aset                   assets that have subsequently become credit-
       keuangan, kecuali aset keuangan yang                          impaired. For financial assets that have
       kemudian mengalami penurunan nilai kredit.                    subsequently become credit-impaired, interest
       Untuk aset keuangan yang berasal dari aset                    income is recognized by applying the effective
       keuangan memburuk, pendapatan bunga                           interest rate to the amortized cost of the
       diakui dengan menerapkan suku bunga efektif                   financial asset. If, in subsequent reporting
       terhadap biaya perolehan diamortisasi dari                    periods, the credit risk on the credit-impaired
       aset keuangan tersebut. Jika pada periode                     financial instrument improves so that the
       pelaporan keuangan selanjutnya, risiko kredit                 financial asset is no longer credit-impaired,
       aset keuangan tersebut membaik sehingga                       interest income is recognized by applying the
       aset keuangan tidak lagi mengalami penurunan                  effective interest rate to the gross carrying
       nilai kredit, maka pendapatan bunga diakui                    amount of the financial asset.
       dengan menerapkan suku bunga efektif
       terhadap jumlah tercatat bruto aset keuangan.

       Untuk aset keuangan yang dibeli atau berasal                  For purchased or originated credit-impaired
       dari aset keuangan memburuk, Grup mengakui                    financial assets, the Group recognizes interest
       pendapatan bunga dengan menerapkan suku                       income by applying the credit-adjusted effective
       bunga efektif yang disesuaikan dengan risiko                  interest rate to the amortized cost of the
       kredit atas biaya perolehan diamortisasi dari                 financial asset from initial recognition. The
       aset    keuangan   sejak   pengakuan    awal.                 calculation does not revert to the gross basis
       Perhitungan tidak kembali ke basis bruto                      even if the credit risk of the financial asset
       bahkan jika risiko kredit dari aset keuangan                  subsequently improves so that the financial
       selanjutnya membaik sehingga aset keuangan                    asset is no longer credit-impaired.
       tidak lagi mengalami penurunan kredit.

       Pendapatan bunga diakui dalam laba rugi dan                   Interest income is recognized in profit or loss
       dimasukkan dalam pos “Keuntungan lain-lain                    and is included in the "other gains - net" line
       bersih”.                                                      item.

       Instrumen utang diklasifikasikan pada FVTOCI                  Debt instruments classified as at FVTOCI

       Efek utang yang tercatat di bursa yang dimiliki               Listed debt securities held by the Group are
       oleh Grup diklasifikasikan sebagai FVTOCI.                    classified as at FVTOCI. Fair value is determined
       Nilai wajar ditentukan dengan cara yang                       in the manner described in Note 54. The listed
       dijelaskan dalam Catatan 54. Efek utang yang                  debt securities are initially measured at fair
       tercatat di bursa pada awalnya diukur pada                    value plus transaction costs. Subsequently,
       nilai wajar ditambah dengan biaya transaksi.                  changes in the carrying amount of these listed
       Selanjutnya, perubahan nilai tercatat pada                    debt securities as a result of foreign exchange
       efek utang yang tercatat di bursa tersebut                    gains and losses, impairment gains or losses,
       sebagai akibat dari keuntungan dan kerugian                   and interest income calculated using the
       selisih kurs, keuntungan atau kerugian                        effective interest method are recognized in
       penurunan nilai, dan pendapatan bunga yang                    profit or loss. The amounts that are recognized
       dihitung dengan menggunakan metode suku                       in profit or loss are the same as the amounts
       bunga efektif, diakui dalam laba rugi. Jumlah                 that would have been recognized in profit or
       yang diakui dalam laba rugi akan sama dengan                  loss if these listed debt securitires had been
       jika efek utang yang tercatat di bursa ini                    measured at amortized cost. All other changes
       diukur pada biaya perolehan diamortisasi.                     in the carrying amount of these listed debt
       Semua perubahan lain dalam nilai tercatat dari                securities     are     recognized      in     other
       efek utang yang tercatat di bursa diakui dalam                comprehensive income and accumulated under
       penghasilan       komprehensif       lain    dan              the heading of investments revaluation reserve.
       diakumulasikan dalam cadangan revaluasi                       When      these   listed   debt    securities   are
       investasi. Jika efek utang yang tercatat yang                 derecognized, the cumulative gains or losses
       terdaftar    ini    dihentikan    pengakuannya,               previously recognized in other comprehensive
       keuntungan atau kerugian kumulatif yang                       income are reclassified to profit or loss.
       sebelumnya       diakui     dalam     penghasilan
       komprehensif lain akan direklasifikasi ke laba
       rugi.




                                                           - 54 -
                                                       269
Page 294
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                    PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                    DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                        THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Instrumen   ekuitas   yang    ditetapkan   pada                   Equity instruments designated as at FVTOCI
       FVTOCI

       Pada pengakuan awal, Grup dapat membuat                           On initial recognition, the Group may make an
       pilihan yang tidak terbatalkan (atas dasar                        irrevocable election (on an instrument-by-
       instrumen per instrumen) untuk menetapkan                         instrument basis) to designate investments in
       investasi dalam instrumen ekuitas pada                            equity instruments as at FVTOCI. Designation at
       FVTOCI. Penetapan pada FVTOCI tidak                               FVTOCI is not permitted if the equity
       diizinkan jika investasi ekuitas dimiliki untuk                   investment is held for trading or if it is a
       diperdagangkan atau jika merupakan imbalan                        contingent consideration recognized by an
       kontinjensi yang diakui oleh pihak pengakusisi                    acquirer in a business combination.
       dalam suatu kombinasi bisnis.

       Aset keuangan tersedia untuk diperdagangkan                       A financial asset is held for trading if:
       jika:

       •   diperoleh untuk tujuan dijual dalam waktu                     •    it has been acquired principally for the
           dekat; atau                                                        purpose of selling it in the near term; or

       •   pada pengakuan awal, merupakan bagian                         •    on initial recognition it is part of a portfolio
           dari portofolio instrumen keuangan yang                            of identified financial instruments that the
           diidentifikasi dimana dikelola bersama oleh                        Group manages together and has evidence
           Grup dan memiliki bukti pola pengambilan                           of a recent actual pattern of short-term
           actual laba jangka pendek ; atau                                   profit-taking; or

       •   merupakan      derivatif   (kecuali untuk                     •    it is a derivative (except for a derivative
           derivatif yang merupakan kontrak jaminan                           that is a financial guarantee contract or a
           keuangan atau instrument lindung nilai                             designated      and    effective   hedging
           yang ditunjuk dan efektif).                                        instrument).

       Investasi dalam instrumen ekuitas di FVTOCI                       Investments in equity instruments at FVTOCI
       pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah                     are initially measured at fair value plus
       biaya transaksi. Selanjutnya, nilai wajar                         transaction costs. Subsequently, they are
       tersebut diukur pada nilai wajar dengan                           measured at fair value with gains and losses
       mengakui keuntungan dan kerugian yang                             arising from changes in fair value recognized in
       timbul dari perubahan nilai wajar dalam                           other comprehensive income and accumulated
       penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi                     in the investments revaluation reserve. The
       dalam       cadangan     revaluasi    investasi.                  cumulative gain or loss is not reclassified to
       Keuntungan atau kerugian kumulatif tidak                          profit or loss on disposal of the equity
       direklasifikasi ke laba rugi atas pelepasan                       investments, instead, it is transferred to
       investasi ekuitas, melainkan dialihkan ke saldo                   retained earnings.
       laba.

       Dividen atas investasi pada instrumen ekuitas                     Dividends on these investments in equity
       tersebut diakui dalam laba rugi sesuai dengan                     instruments are recognized in profit or loss in
       PSAK 71, kecuali jika dividen tersebut secara                     accordance with PSAK 71, unless the dividends
       jelas mewakili pemulihan dari sebagian biaya                      clearly represent a recovery of part of the cost
       investasi.                                                        of the investment.

       Grup menetapkan semua investasi pada                              The Group designated all investments in equity
       instrumen ekuitas yang tidak dimiliki untuk                       instruments that are not held for trading as at
       diperdagangkan    pada    FVTOCI      ketika                      FVTOCI on initial recognition.
       pengakuan awal.

       Aset keuangan pada FVTPL                                          Financial assets at FVTPL

       Aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria                        Financial assets that do not meet the criteria for
       yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi                     being measured at amortized cost or FVTOCI
       atau FVTOCI diukur pada FVTPL, khususnya:                         are measured at FVTPL, specifically:

       •   Investasi     dalam    instrumen      ekuitas            •     •   Investments in equity instruments are
           diklasifikasi sebagai FVTPL, kecuali Grup                          classified as at FVTPL, unless the Group
           menetapkan investasi ekuitas yang dimiliki                         designate an equity investment that is
           tidak untuk diperdagangkan dan bukan                               neither held for trading nor a contingent
           merupakan       imbalan     kontinjen    dari                      consideration arising from a business
           kombinasi bisnis, sebagai FVTOCI pada                              combination as at FVTOCI on initial
           pengakuan awal.                                                    recognition.




                                                           - 55 -
                                                       270
Page 295
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                      DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                          THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       •   Instrumen utang yang tidak memenuhi                        •    •   Debt instruments that do not meet the
           kriteria biaya perolehan diamortisasi atau                          amortized cost criteria or the FVTOCI
           FVTOCI,      diklasifikasi   sebagai    FVTPL.                      criteria are classified as at FVTPL. In
           Sebagai tambahan, aset keuangan yang                                addition, financial assets that meet either
           memenuhi        kriteria    biaya   perolehan                       the amortized cost criteria or the FVTOCI
           diamortisasi dan FVTOCI dapat ditetapkan                            criteria may be designated as at FVTPL
           sebagai FVTPL pada saat pengakuan awal                              upon initial recognition if such designation
           apabila penetapan tersebut mengeliminasi                            eliminates or significantly reduces a
           atau      mengurangi       secara    signifikan                     measurement or recognition inconsistency
           inkonsistensi pengukuran dan pengakuan                              that would arise from measuring assets or
           yang timbul dari pengukuran aset atau                               liabilities or recognising the gains and
           liabilitas atau pengakuan keuntungan dan                            losses on them on different bases. The
           kerugian dengan basis berbeda. Grup tidak                           Group have not designated any financial
           menetapkan aset keuangan sebagai FVTPL.                             assets as at FVTPL.

       Aset keuangan pada FVTPL diukur pada nilai                          Financial assets at FVTPL are measured at fair
       wajar pada setiap tanggal pelaporan, dengan                         value as at each reporting date, with any fair
       keuntungan atau kerugian nilai wajar diakui                         value gains or losses recognized in profit or loss
       dalam laba rugi sepanjang bukan merupakan                           to the extent they are not part of a designated
       bagian dari hubungan lindung nilai yang                             hedging relationship. The net gain or loss
       ditetapkan. Keuntungan atau kerugian bersih                         recognized in profit or loss includes any
       yang diakui dalam laba rugi termasuk dividen                        dividend or interest earned on the financial
       atau bunga yang diperoleh atas aset keuangan                        asset and is included in the “other gains and
       dan dimasukkan dalam pos “keuntungan atau                           losses” line item. Fair value is determined in the
       kerugian lain-lain”. Nilai wajar ditentukan                         manner described in Note 54.
       dengan     cara   yang    dijelaskan   dalam
       Catatan 54.

       Keuntungan dan kerugian kurs mata uang                              Foreign exchange gains and losses
       asing

       Jumlah tercatat aset keuangan dalam mata                            The carrying amount of financial assets that are
       uang asing ditentukan dalam mata uang                               denominated      in  a   foreign   currency    is
       tersebut dan dijabarkan dengan menggunakan                          determined in that foreign currency and
       kurs spot pada setiap tanggal pelaporan.                            translated at the spot rate as at each reporting
       Secara spesifik:                                                    date. Specifically:

       •   Untuk aset keuangan diukur pada biaya                           •   For financial assets measured at amortized
           perolehan     diamortisasi    yang    bukan                         cost that are not part of a designated
           merupakan bagian dari hubungan lindung                              hedging relationship, exchange differences
           nilai ditetapkan, selisih kurs diakui dalam                         are recognized in profit or loss in the “loss
           laba rugi pada pos “kerugian kurs mata                              on foreign exchange - net” line item;
           uang asing - bersih”;

       •   Untuk aset keuangan diukur pada FVTOCI                          •   For financial assets measured at FVTOCI
           yang bukan merupakan bagian dari                                    that are not part of a designated hedging
           hubungan lindung nilai ditetapkan, selisih                          relationship, exchange differences on the
           kurs atas biaya perolehan diamortisasi dari                         amortized cost of the debt instrument are
           instrumen hutang diakui dalam laba rugi                             recognized in profit or loss in the “loss on
           pada pos “kerugian kurs mata uang asing -                           foreign exchange - net” line item. Other
           bersih”. Perbedaan nilai tukar lainnya                              exchange differences are recognized in
           diakui pada penghasilan komprehensif lain                           other comprehensive income in the
           dalam cadangan revaluasi investasi;                                 investments revaluation reserve;

       •   Untuk aset keuangan diukur pada FVTPL                           •   For financial assets measured at FVTPL that
           yang bukan merupakan bagian dari                                    are not part of a designated hedging
           hubungan lindung nilai ditetapkan, selisih                          relationship, exchange differences are
           kurs diakui dalam laba rugi pada pos                                recognized in profit or loss in the “loss on
           “kerugian kurs mata uang asing - bersih”;                           foreign exchange - net” line item; and
           dan

       •   Untuk instrumen ekuitas diukur pada                             •   For equity instruments measured at
           FVTPL, selisih kurs diakui pada penghasilan                         FVTOCI,      exchange    differences    are
           komprehensif     lain    dalam    cadangan                          recognized in others comprehensive income
           revaluasi investasi.                                                in the investments revaluation reserve.




                                                             - 56 -
                                                         271
Page 296
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                              PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                              DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                  THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Penurunan nilai aset keuangan                               Impairment of financial assets

       Grup mengakui penyisihan kerugian untuk                     The Group recognizes a loss allowance for
       kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) atas                   expected credit losses (“ECL”) on trade and
       piutang usaha dan piutang lain-lain dan aset                other accounts receivable and contract assets.
       kontrak. Nilai kerugian kredit ekspektasian                 The amount of expected credit losses is
       diperbarui pada tanggal pelaporan untuk                     updated at each reporting date to reflect
       mencerminkan perubahan risiko kredit sejak                  changes in credit risk since initial recognition of
       pengakuan awal masing-masing instrumen                      the respective financial instrument.
       keuangan.

       Grup selalu mengakui ECL sepanjang umurnya                  The Group always recognizes lifetime ECL for
       untuk piutang usaha dan aset kontrak.                       trade accounts receivable and contract assets.
       Kerugian kredit ekspektasian atas aset                      The expected credit losses on these financial
       keuangan diestimasi menggunakan matriks                     assets are estimated using a provision matrix
       provisi berdasarkan pengalaman kerugian                     based on the Group’s historical credit loss
       kredit historis Grup, disesuaikan untuk faktor              experience, adjusted for factors that are
       spesifik debitur, kondisi ekonomi umum serta                specific to the debtors, general economic
       penilaian atas arah kondisi kini dan perkiraan              conditions and an assessment of both the
       masa depan pada tanggal pelaporan, termasuk                 current as well as the forecast direction of
       nilai waktu atas uang jika tepat.                           conditions at the reporting date, including time
                                                                   value of money where appropriate.

       Untuk semua instrumen keuangan lainnya,                     For all other financial instruments, the Group
       Grup mengakui ECL sepanjang umur ketika                     recognizes lifetime ECL when there has been a
       telah ada peningkatan risiko kredit yang                    significant increase in credit risk since initial
       signifikan   sejak   pengakuan   awal.    Jika,             recognition. If, on the other hand, the credit
       sebaliknya, risiko kredit pada instrumen                    risk on the financial instrument has not
       keuangan tidak meningkat secara signifikan                  increased significantly since initial recognition,
       sejak pengakuan awal, Grup mengukur                         the Group measures the loss allowance for that
       penyisihan     kerugian    untuk    instrumen               financial instrument at an amount equal to 12-
       keuangan tersebut sejumlah ECL 12 bulan.                    month ECL. The assessment of whether lifetime
       Penilaian apakah ECL sepanjang umur harus                   ECL should be recognized is based on
       diakui didasarkan pada peningkatan signifikan               significant increases in the likelihood or risk of a
       dalam kemungkinan terjadinya atau pada                      default occurring since initial recognition
       risiko gagal bayar sejak pengakuan awal dan                 instead of on evidence of a financial asset being
       bukan didasarkan pada bukti aset keuangan                   credit impaired at the reporting date or an
       yang mengalami kerugian kredit pada tanggal                 actual default occurring.
       pelaporan     atau   kejadian   gagal    bayar
       sebenarnya.

       Kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur                 Lifetime ECL represents the expected credit
       merupakan kerugian kredit ekspektasian yang                 losses that will result from all possible default
       timbul dari seluruh kemungkinan peristiwa                   events over the expected life of a financial
       gagal bayar selama perkiraan umur instrumen                 instrument.    In   contrast,   12-month     ECL
       keuangan. Sebaliknya, ECL 12 bulan mewakili                 represents the portion of lifetime ECL that is
       porsi ECL sepanjang umur yang timbul dari                   expected to result from default events on a
       peristiwa   gagal   bayar    pada   instrumen               financial instrument that are possible within
       keuangan yang mungkin terjadi dalam                         12 months after the reporting date.
       12 bulan setelah tanggal pelaporan.

       Peningkatan risiko credit secara signifikan                 Significant increase in credit risk

       Dalam menilai apakah risiko kredit pada                     In assessing whether the credit risk on a
       instrumen keuangan telah meningkat secara                   financial instrument has increased significantly
       signifikan sejak pengakuan awal, Grup                       since initial recognition, the Group compares
       membandingkan risiko gagal bayar yang                       the risk of a default occurring on the financial
       terjadi pada instrumen keuangan pada tanggal                instrument as at the reporting date with the
       pelaporan dengan risiko gagal bayar yang                    risk of a default occurring on the financial
       terjadi pada instrumen keuangan pada tanggal                instrument as at the date of initial recognition.
       pengakuan awal. Dalam melakukan penilaian,                  In making this assessment, the Group considers
       Grup     mempertimbangkan      baik   informasi             both quantitative and qualitative information
       kuantitatif maupun kualitatif yang wajar dan                that is reasonable and supportable, including
       medukung, termasuk pengalaman historis dan                  historical    experience   and    forward-looking
       informasi bersifat perkiraan masa depan, yang               information that is available without undue cost
       tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.                 or     effort.    Forward-looking     information
       Informasi masa depan yang dipertimbangkan                   considered includes the future prospects of the
       mencakup prospek masa depan industri di                     industries in which the Group’s debtors operate,
       mana debitur Grup beroperasi, yang diperoleh                obtained from economic expert reports,
       dari laporan ahli ekonomi, analis keuangan,                 financial    analysts,   governmental      bodies,
       badan pemerintah, lembaga terkait, dan                      relevant     think-tanks   and     other   similar
       organisasi serupa lainnya, serta pertimbangan               organizations, as well as consideration of
       berbagai    sumber     eksternal  aktual    dan             various external sources of actual and forecast
       prakiraan informasi ekonomi yang terkait                    economic information that relate to the Group’s
       dengan operasi inti Grup.                                   core operations.



                                                         - 57 -
                                                     272
Page 297
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                    THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Secara       khusus,    informasi      berikut                 In particular, the following information is taken
       diperhitungkan ketika menilai apakah risiko                    into account when assessing whether credit risk
       kredit telah meningkat secara signifikan sejak                 has    increased     significantly since    initial
       pengakuan awal:                                                recognition:

       •    penurunan yang signifikan pada indikator                  •    significant deterioration in external market
            pasar eksternal atas risiko kredit untuk                       indicators of credit risk for a particular
            instrumen keuangan tertentu, contohnya                         financial instrument, e.g. a significant
            penurunan signifikan pada spread kredit,                       increase in the credit spread, the credit
            harga swap gagal bayar kredit bagi                             default swap prices for the debtor, or the
            peminjam, atau rentang waktu atau                              length of time or the extent to which the
            tingkat nilai wajar aset keuangan lebih                        fair value of a financial asset has been less
            rendah       dari    biaya     perolehan                       than its amortized cost;
            diamortisasinya;

       •    memburuknya kondisi usaha, keuangan                       •    existing or forecast adverse changes in
            atau ekonomi yang terjadi saat ini atau                        business, financial or economic conditions
            prakiraan  yang    akan   menyebabkan                          that are expected to cause a significant
            penurunan signifikan atas kemampuan                            decrease in the debtor’s ability to meet its
            peminjam untuk menyelesaikan kewajiban                         debt obligations;
            utangnya;

       •    terdapat   penurunan    yang     signifikan               •    an    actual    or    expected    significant
            terhadap hasil operasi peminjam, baik                          deterioration in the operating results of the
            secara aktual atau yang diperkirakan akan                      debtor;
            terjadi;

       •    peningkatan risiko kredit secara signifikan               •    significant increases in credit risk on other
            pada instrumen keuangan lainnya dari                           financial instruments of the same debtor;
            peminjam yang sama;

       •    perubahan    signifikan  yang    tidak                    •    an actual or expected significant adverse
            menguntungkan baik secara aktual atau                          change in the regulatory, economic, or
            yang diperkirakan dalam lingkungan                             technological environment of the debtor
            peraturan, ekonomik, atau lingkungan                           that results in a significant decrease in the
            teknologi peminjam yang mengakibatkan                          debtor’s ability to meet its debt obligations.
            perubahan signifikan atas kemampuan
            peminjam dalam memenuhi kewajiban
            utangnya.

       Terlepas dari hasil penilaian di atas, Grup                    Irrespective of the outcome of the above
       membuat praduga risiko kredit aset keuangan                    assessment, the Group presumes that the
       telah meningkat signifikan sejak pengakuan                     credit risk on a financial asset has increased
       awal     ketika    pembayaran       kontraktual                significantly since initial recognition when
       tertunggak lebih dari 30 hari, kecuali jika Grup               contractual payments are more than 30 days
       memiliki informasi yang wajar dan terdukung                    past due, unless the Group has reasonable and
       yang menunjukkan hal sebaliknya.                               supportable information that demonstrates
                                                                      otherwise.

       Meskipun demikian, Grup mengasumsikan                          Despite the foregoing, the Group assumes that
       bahwa risiko kredit pada instrumen keuangan                    the credit risk on a financial instrument has not
       tidak meningkat secara signifikan sejak                        increased significantly since initial recognition if
       pengakuan awal jika instrumen keuangan                         the financial instrument is determined to have
       tersebut ditetapkan memiliki risiko kredit yang                low credit risk at the reporting date. A financial
       rendah pada tanggal pelaporan. Instrumen                       instrument is determined to have low credit risk
       keuangan bertekad memiliki risiko kredit                       if:
       rendah jika:

       a.   instrumen keuangan memiliki risiko gagal               c. a.   the financial instrument has a low risk of
            bayar yang rendah;                                             default;

       b.   debitur memiliki kapasitas yang kuat                      b.   the debtor has a strong capacity to meet
            untuk memenuhi kewajiban arus kas                              its contractual cash flow obligations in the
            kontraktualnya dalam waktu dekat; dan                          near term; and

       c.   memburuknya kondisi ekonomi dan bisnis                    c.   adverse changes in economic and business
            dalam jangka panjang dapat, tetapi tidak                       conditions in the longer term may, but will
            selalu,     menurunkan     kemampuan                           not necessarily, reduce the ability of the
            peminjam untuk memenuhi kewajiban                              borrower to fulfil its contractual cash flow
            arus kas kontraktualnya.                                       obligations.




                                                          - 58 -
                                                      273
Page 298
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                              PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                              DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                  THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Grup menganggap aset keuangan memiliki                      The Group considers a financial asset to have
       risiko kredit rendah ketika aset memiliki                   low credit risk when the asset has external
       peringkat kredit eksternal 'investment grade'               credit    rating  of  ‘investment    grade’    in
       sesuai dengan definisi yang dipahami secara                 accordance with the globally understood
       global atau jika peringkat eksternal tidak                  definition or if an external rating is not
       tersedia, aset tersebut memiliki peringkat                  available, the asset has an internal rating of
       internal 'performing'. Performing berarti bahwa             ‘performing’. Performing means that the
       rekanan memiliki posisi keuangan yang kuat                  counterparty has a strong financial position and
       dan tidak ada jumlah yang tertunggak.                       there is no past due amounts.

       Grup menganggap aset keuangan memiliki                      The Group considers a financial asset to have
       risiko kredit rendah ketika aset memiliki                   low credit risk when the asset has external
       peringkat kredit eksternal 'investment grade'               credit    rating  of  ‘investment    grade’    in
       sesuai dengan definisi yang dipahami secara                 accordance with the globally understood
       global atau jika peringkat eksternal tidak                  definition or if an external rating is not
       tersedia, aset tersebut memiliki peringkat                  available, the asset has an internal rating of
       internal 'performing'. Performing berarti bahwa             ‘performing’. Performing means that the
       rekanan memiliki posisi keuangan yang kuat                  counterparty has a strong financial position and
       dan tidak ada jumlah yang tertunggak.                       there is no past due amounts.

       Untuk kontrak jaminan keuangan, tanggal                     For financial guarantee contracts, the date that
       Grup menjadi salah satu pihak dari komitmen                 the Group becomes a party to the irrevocable
       yang tidak dapat dibatalkan dianggap sebagai                commitment is considered to be the date of
       tanggal pengakuan awal untuk tujuan penilaian               initial recognition for the purposes of assessing
       penurunan nilai instrumen keuangan. Dalam                   the financial instrument for impairment. In
       menilai apakah terdapat peningkatan yang                    assessing whether there has been a significant
       signifikan dalam risiko kredit sejak pengakuan              increase in the credit risk since initial
       awal    kontrak   jaminan     keuangan,   Grup              recognition of a financial guarantee contract,
       mempertimbangkan perubahan risiko bahwa                     the Group considers the changes in the risk that
       debitur tertentu akan gagal bayar dalam                     the specified debtor will default on the contract.
       kontrak tersebut.

       Grup secara teratur memantau efektivitas                    The Group regularly monitors the effectiveness
       kriteria yang digunakan untuk mengidentifikasi              of the criteria used to identify whether there
       apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit              has been a significant increase in credit risk and
       yang signifikan dan merevisinya jika perlu                  revises them as appropriate to ensure that the
       untuk memastikan bahwa kriteria tersebut                    criteria are capable of identifying significant
       mampu mengidentifikasi peningkatan risiko                   increase in credit risk before the amount
       kredit yang signifikan sebelum jumlahnya jatuh              becomes past due.
       tempo.

       Definisi gagal bayar                                        Definition of default

       Grup    menganggap    hal-hal   berikut   ini               The    Group considers the following         as
       merupakan peristiwa gagal bayar untuk tujuan                constituting an event of default for internal
       manajemen risiko kredit internal karena                     credit risk management purposes as historical
       pengalaman historis menunjukkan bahwa aset                  experience indicates that financial assets that
       keuangan yang memenuhi salah satu kriteria                  meet either of the following criteria are
       berikut umumnya tidak dapat dipulihkan:                     generally not recoverable:

       •   ketika terdapat pelanggaran persyaratan                 •   when there is a breach           of   financial
           keuangan oleh debitur; atau                                 covenants by the debtor; or.

       •   Informasi yang dikembangkan secara                      •   Information    developed    internally   or
           internal atau diperoleh dari sumber                         obtained from external sources indicates
           eksternal menunjukkan bahwa debitur                         that the debtor is unlikely to pay its
           kemungkinan      tidak akan    membayar                     creditors, including the Group, in full
           kreditornya, termasuk Grup, secara penuh                    (without taking into account any collateral
           (tanpa memperhitungkan jaminan yang                         held by the Group).
           dimiliki oleh Grup).

       Terlepas    dari   analisis  di   atas,    Grup             Irrespective of the above analysis, the Group
       menganggap bahwa gagal bayar telah terjadi                  considers that default has occurred when a
       ketika aset keuangan tertunggak lebih dari 60               financial asset is more than 60 days past due
       hari kecuali jika Grup memiliki informasi yang              unless the Group has reasonable and
       wajar dan terdukung untuk menunjukkan                       supportable information to demonstrate that a
       bahwa kriteria yang lebih panjang lebih tepat.              more lagging default criterion is more
                                                                   appropriate.




                                                         - 59 -
                                                     274
Page 299
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                   DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                       THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Aset keuangan memburuk                                           Credit-impaired financial assets

       Aset keuangan mengalami penurunan nilai                          A financial asset is credit-impaired when one or
       kredit ketika satu atau lebih peristiwa yang                     more events that have a detrimental impact on
       memiliki dampak buruk pada estimasi arus kas                     the estimated future cash flows of that financial
       masa depan dari aset keuangan tersebut telah                     asset have occurred. Evidence that a financial
       terjadi. Bukti bahwa aset keuangan mengalami                     asset is credit-impaired includes observable
       penurunan nilai termasuk data yang dapat                         data about the following events:
       diobservasi tentang peristiwa berikut:

        •   kesulitan keuangan yang signifikan dari                •    •   significant financial difficulty of the issuer or
            penerbit atau peminjam;                                         the borrower;

        •   pelanggaran kontrak, seperti      kejadian                  •   a breach of contract, such as a default or
            gagal bayar atau tunggakan;                                     past due event;

        •   pihak pemberi pinjaman, untuk alasan                        •   the lender(s) of the borrower, for economic
            ekonomik atau kontraktual sehubungan                            or contractual reasons relating to the
            dengan kesulitan keuangan yang dialami                          borrower’s    financial  difficulty, having
            pihak   peminjam,    telah    memberikan                        granted to the borrower a concession(s)
            konsesi pada pihak peminjam yang tidak                          that the lender(s) would not otherwise
            mungkin diberikan jika pihak peminjam                           consider;
            tidak mengalami kesulitan tersebut;

        •   terjadi  kemungkinan      bahwa     pihak                   •   it is becoming probable that the borrower
            peminjam akan dinyatakan pailit atau                            will enter bankruptcy or other financial
            melakukan reorganisasi keuangan lainnya;                        reorganization;

        •   hilangnya pasar aktif untuk aset keuangan                   •   the disappearance of an active market for
            itu akibat kesulitan keuangan; atau                             that financial asset because of financial
                                                                            difficulties; or

        •   pembelian atau penerbitan aset keuangan                     •   the purchase or origination of a financial
            dengan   diskon   sangat   besar   yang                         asset at a deep discount that reflects the
            mencerminkan    kerugian   kredit  yang                         incurred credit losses.
            terjadi.

       Kebijakan penghapusan                                            Write-off policy

       Grup menghapuskan aset keuangan ketika ada                       The Group writes off a financial asset when
       informasi yang menunjukkan bahwa pihak                           there is information indicating that the
       lawan berada dalam kesulitan keuangan yang                       counterparty is in severe financial difficulty and
       buruk dan tidak ada prospek pemulihan yang                       there is no realistic prospect of recovery, e.g.
       realistis, contoh ketika pihak lawan dalam                       when the counterparty has been placed under
       proses likuidasi atau telah memasuki proses                      liquidation or has entered into bankruptcy
       kebangkrutan. Aset keuangan yang dihapuskan                      proceedings. Financial assets written off may
       dapat menjadi subjek aktivitas paksaan dalam                     still be subject to enforcement activities under
       prosedur      pemulihan     Grup,     dengan                     the Group’s recovery procedures, taking into
       mempertimbangkan nasihat hukum yang                              account legal advice where appropriate. Any
       sesuai. Setiap pemulihan yang terjadi diakui                     recoveries made are recognized in profit or
       dalam laba rugi.                                                 loss.

       Pengukuran dan pengakuan        atas   kerugian                  Measurement and recognition of expected credit
       kredit ekspektasian                                              losses

       Pengukuran kerugian kredit ekspektasian                          The measurement of expected credit losses is a
       merupakan fungsi dari probability of default,                    function of the probability of default, loss given
       loss given default (yaitu besarnya kerugian jika                 default (i.e. the magnitude of the loss if there is
       terjadi gagal bayar) dan eksposur pada gagal                     a default) and the exposure at default. The
       bayar. Penilaian probability of default dan loss                 assessment of the probability of default and
       given default berdasarkan data historis yang                     loss given default is based on historical data
       disesuaikan dengan informasi masa depan                          adjusted by forward-looking information as
       seperti dijelaskan di atas. Adapun eksposur                      described above. As for the exposure at default,
       atas gagal bayar, untuk aset keuangan,                           for financial assets, this is represented by the
       diwakili oleh nilai tercatat bruto aset pada                     assets’ gross carrying amount at the reporting
       tanggal pelaporan; untuk kontrak jaminan                         date; for financial guarantee contracts, the
       keuangan, eksposur mencakup jumlah yang                          exposure includes the amount drawn down as
       ditarik pada tanggal pelaporan, ditambah                         at the reporting date, together with any
       dengan jumlah yang diperkirakan akan ditarik                     additional amounts expected to be drawn down
       di masa depan sebelum tanggal gagal bayar                        in the future by default date determined based
       yang ditentukan berdasarkan tren historis,                       on historical trend, the Group’s understanding
       pemahaman       Grup     mengenai    kebutuhan                   of the specific future financing needs of the
       pembiayaan masa depan yang spesifik dari                         debtors, and other relevant forward-looking
       debiturnya, dan informasi perkiraan masa                         information.
       depan lainnya yang relevan.



                                                          - 60 -
                                                      275
Page 300
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                    THE YEARS THEN ENDED (Continued)

       Untuk    aset   keuangan,    kerugian    kredit               For financial assets, the expected credit loss is
       ekspektasian diestimasi sebagai selisih antara                estimated as the difference between all
       seluruh arus kas kontraktual yang jatuh tempo                 contractual cash flows that are due to the
       kepada Grup sesuai dengan kontrak dan                         Group in accordance with the contract and all
       seluruh arus kas yang diekspektasi akan                       the cash flows that the Group expects to
       diterima oleh Grup, didiskontokan pada suku                   receive, discounted at the original effective
       bunga efektif awal. Untuk piutang sewa, arus                  interest rate. For a lease receivable, the cash
       kas yang digunakan untuk menentukan                           flows used for determining the expected credit
       kerugian kredit ekspektasian konsisten dengan                 losses is consistent with the cash flows used in
       arus kas yang digunakan dalam mengukur                        measuring the lease receivable in accordance
       piutang sewa berdasarkan PSAK 73.                             with PSAK 73.

       Untuk kontrak jaminan keuangan, karena Grup                   For a financial guarantee contract, as the Group
       diharuskan untuk melakukan pembayaran                         is required to make payments only in the event
       hanya jika debitur gagal bayar sesuai dengan                  of a default by the debtor in accordance with
       ketentuan instrumen yang dijamin, penyisihan                  the terms of the instrument that is guaranteed,
       kerugian yang diharapkan adalah pembayaran                    the expected loss allowance is the expected
       yang diharapkan untuk mengganti pemegang                      payments to reimburse the holder for a credit
       kerugian kredit yang timbul dikurangi jumlah                  loss that it incurs less any amounts that the
       yang diharapkan akan diterima Grup dari                       Group expects to receive from the holder, the
       pemegang, debitur atau pihak lain.                            debtor or any other party.

       Apabila     kerugian    kredit ekspektasian                   Where lifetime ECL is measured on a collective
       sepanjang umur diukur secara kolektif untuk                   basis to cater for cases where evidence of
       kasus dimana bukti kenaikan signifikan risiko                 significant increases in credit risk at the
       kredit pada level intrumen invidual tidak                     individual instrument level may not yet be
       tersedia, instrumen keuangan dikelompokkan                    available, the financial instruments are grouped
       dengan dasar sebagai berikut:                                 on the following basis:

       •   Sifat instrumen keuangan (yaitu piutang                   •    Nature of financial instruments (i.e. The
           usaha, piutang lain-lain, piutang sewa                         Group’s trade and other receivables, finance
           pembiayaan dan jumlah tagihan kepada                           lease receivables and amounts due from
           pelanggan masing-masing dinilai sebagai                        customers are each assessed as a separate
           grup terpisah. Piutang pihak berelasi yang                     group. Loans to related parties are assessed
           dinilai untuk kerugian kredit ekspektasian                     for expected credit losses on an individual
           atas dasar individual);                                        basis);

       •   Status jatuh tempo;                                        •   Past-due status;

       •   Sifat, besaran dan jenis industri debitur;                 •   Nature, size and industry of debtors; and
           dan

       •   Sifat jaminan   untuk        piutang     sewa              •   Nature of collaterals    for   finance   lease
           pembiayaan; dan                                                receivables; and

       •   Peringkat risiko kredit jika tersedia.                     •   External credit ratings where available.

       Pengelompokan ditelaah secara teratur oleh                    The grouping is regularly reviewed by
       manajemen    untuk    memastikan       setiap                 management to ensure the constituents of each
       kelompok mempunyai karakteristik risiko yang                  group continue to share similar credit risk
       sama.                                                         characteristics.

       Jika Grup telah mengukur cadangan kerugian                    If the Group has measured the loss allowance
       untuk instrumen keuangan sebesar ECL                          for a financial instrument at an amount equal to
       sepanjang umurnya pada periode pelaporan                      lifetime ECL in the previous reporting period,
       sebelumnya, tetapi menentukan pada tanggal                    but determines at the current reporting date
       pelaporan kini bahwa kondisi untuk ECL                        that the conditions for lifetime ECL are no
       sepanjang umurnya tidak lagi terpenuhi, Grup                  longer met, the Group measures the loss
       mengukur cadangan kerugian sejumlah ECL 12                    allowance at an amount equal to 12-month ECL
       bulan pada tanggal pelaporan kini, kecuali                    at the current reporting date, except for assets
       untuk aset yang menggunakan pendekatan                        for which the simplified approach was used
       yang disederhanakan.




                                                           - 61 -
                                                       276
Page 301
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                 DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                     THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Grup mengakui keuntungan atau kerugian                         The Group recognizes an impairment gain or
       penurunan nilai dalam laba rugi untuk semua                    loss in profit or loss for all financial instruments
       instrumen keuangan dengan penyesuaian                          with a corresponding adjustment to their
       terkait ke jumlah tercatat melalui akun                        carrying amount through a loss allowance
       cadangan kerugian, kecuali untuk investasi                     account, except for investments in debt
       pada instrumen hutang yang diukur pada                         instruments that are measured at FVTOCI, for
       FVTOCI, dimana penyisihan kerugian diakui                      which the loss allowance is recognized in other
       dalam penghasilan komprehensif lain dan                        comprehensive income and accumulated in the
       diakumulasi    dalam    cadangan     revaluasi                 investment revaluation reserve, and does not
       investasi, dan tidak mengurangi nilai tercatat                 reduce the carrying amount of the financial
       aset keuangan pada laporan posisi keuangan                     asset in the consolidated statement of financial
       konsolidasian.                                                 position.

       Penghentian pengakuan aset keuangan                            Derecognition of financial assets

       Grup menghentikan pengakuan aset keuangan                      The Group derecognizes a financial asset only
       jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus                  when the contractual rights to the cash flows
       kas yang berasal dari aset keuangan berakhir,                  from the asset expire, or it transfers the
       atau Grup mentransfer aset keuangan dan                        financial asset and substantially all the risks
       secara substansial mentransfer seluruh risiko                  and rewards of ownership of the asset to
       dan manfaat atas kepemilikan aset kepada                       another entity. If the Group neither transfers
       entitas lain. Jika Grup tidak mentransfer serta                nor retains substantially all the risks and
       tidak memiliki secara substansial seluruh risiko               rewards of ownership and continues to control
       dan    manfaat     kepemilikan   serta   masih                 the transferred asset, the Group recognizes its
       mengendalikan asset yang ditransfer, maka                      retained interest in the asset and an associated
       Grup mengakui keterlibatan berkelanjutan atas                  liability for amounts it may have to pay. If the
       aset yang ditransfer dan liabilitas terkait                    Group retains substantially all the risks and
       sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar.                     rewards of ownership of a transferred financial
       Jika Grup memiliki secara substansial seluruh                  asset, the Group continues to recognize the
       risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan                   financial     asset and    also   recognizes   a
       yang ditransfer, Grup masih mengakui asset                     collateralized borrowing for the proceeds
       keuangan dan juga mengakui pinjaman yang                       received.
       dijamin sebesar pinjaman yang diterima.

       Pada penghentian pengakuan aset keuangan                       On derecognition of a financial asset measured
       yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi,                 at amortized cost, the difference between the
       perbedaan antara nilai tercatat aset dan                       asset’s carryingamount and the sum of the
       jumlah imbalan yang diterima dan piutang                       consideration received and receivable is
       diakui dalam laba rugi. Selain itu, pada                       recognized in profit or loss. In addition, on
       penghentian      pengakuan      investasi   dalam              derecognition of an investment in a debt
       instrumen utang yang diklasifikasikan sebagai                  instrument classified as at FVTOCI, the
       FVTOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif                     cumulative gain or loss previously accumulated
       yang sebelumnya diakumulasi dalam cadangan                     in the investment revaluation reserve is
       revaluasi investasi, direklasifikasi ke laba rugi.             reclassified to profit or loss. In contrast, on
       Sebaliknya, pada penghentian pengakuan                         derecognition of an investment in an equity
       investasi dalam instrumen ekuitas yang telah                   instrument which the Group has elected on
       dipilih Grup pada pengakuan awal untuk diukur                  initial recognition to measure at FVTOCI, the
       di    FVTOCI,     keuntungan      atau    kerugian             cumulative gain or loss previously accumulated
       kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam                    in the investment revaluation reserve is not
       cadangan        revaluasi     investasi      tidak             reclassified to profit or loss, but is transferred
       direklasifikasi ke laba rugi, tetapi dipindahkan               to retained earnings.
       ke saldo laba.

       Liabilitas    Keuangan        dan     Instrumen                Financial   Liabilities            and       Equity
       Ekuitas                                                        Instruments

       Klasifikasi sebagai liabilitias atau ekuitas                   Classification as debt or equity

       Instrumen utang dan ekuitas yang diterbitkan                   Debt and equity instruments issued by the
       oleh Grup diklasifikasikan sebagai liabilitas                  Group are classified as either financial liabilities
       keuangan      atau   ekuitas   sesuai   dengan                 or as equity in accordance with the substance
       substansi perjanjian kontraktual dan definisi                  of the contractual arrangements entered into
       liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas.                     and the definitions of a financial liability and an
                                                                      equity instrument.

       Instrumen ekuitas                                              Equity instruments

       Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang                   An equity instrument is any contract that
       memberikan hak residual atas aset Grup                         evidences a residual interest in the assets of an
       setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya.                entity after deducting all of its liabilities. Equity
       Instrumen ekuitas yang diterbitkan oleh Grup                   instruments issued by the Group are recorded
       dicatat sebesar hasil penerimaan bersih setelah                at the proceeds received, net of direct issue
       dikurangi biaya penerbitan langsung.                           costs.



                                                            - 62 -
                                                        277
Page 302
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                              PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                              DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                  THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Pembelian      kembali    instrumen     ekuitas             Repurchase of the Company’s own equity
       Perusahaan (saham treasuri) diakui dan                      instruments (treasury shares) is recognized and
       dikurangkan secara langsung dari ekuitas.                   deducted directly in equity. No gain or loss is
       Keuntungan dan kerugian yang timbul dari                    recognized in profit or loss on the purchase,
       pembelian,     penjualan,    penerbitan   atau              sale, issue or cancellation of the Company’s
       pembatalan instrumen ekuitas Perusahaan                     own equity instruments.
       tersebut tidak diakui dalam laba rugi.

       Liabilitas Keuangan                                         Financial Liabilities

       Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai                Financial liabilities are classified as either
       FVTPL atau pada biaya perolehan diamortisasi.               financial liabilities “at FVTPL” or “at amortized
                                                                   cost”.

       Namun, liabilitas keuangan yang timbul ketika               However, financial liabilities that arise when a
       pengalihan aset keuangan tidak memenuhi                     transfer of a financial asset does not qualify for
       syarat untuk penghentian pengakuan atau                     derecognition     or    when     the    continuing
       ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan                involvement      approach     applies,    financial
       diterapkan, kontrak jaminan keuangan yang                   guarantee contracts issued by the Group, and
       diterbitkan oleh Grup, dan komitmen yang                    commitments issued by the Group to provide a
       diterbitkan oleh Grup untuk memberikan                      loan at below-market interest rate are
       pinjaman dengan tingkat bunga di bawah                      measured in accordance with the specific
       pasar    diukur   sesuai   dengan   kebijakan               accounting policies set out below.
       akuntansi spesifik yang diungkapkan di bawah
       ini.

       Liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL.                 Financial liabilities at FVTPL

       Liabilitas keuangan diklasifikasi FVTPL ketika              Financial liabilities are classified as at FVTPL
       liabilitas keuangan merupakan 1) imbalan                    when the financial liability is 1) contingent
       kontinjen yang diakui oleh pihak pengakuisisi               consideration of an acquirer in a business
       dalam kombinasi bisnis ketika PSAK 22                       combination to which PSAK 22 applies, 2) held
       diterapkan, 2) dimiliki untuk diperdagangkan,               for trading, or 3) it is designated as at FVTPL.
       atau 3) ditetapkan sebagai FVTPL.

       Liabilitas   keuangan       dimiliki     untuk              A financial liability is classified as held for
       diperdagangkan jika:                                        trading if:

       •   diperoleh terutama untuk tujuan       dibei             •    it has been acquired principally for the
           kembali dalam waktu dekat; atau                              purpose of repurchasing in the near term;
                                                                        or

       •   pada pengakuan awal merupakan bagian                    •    on initial recognition it is part of an
           dari    portofolio instrumen  keuangan                       identified portfolio of financial instruments
           tertentu yang dikelola Grup secara                           that the Group manages together and has
           bersama dan terdapat bukti mengenai pola                     a recent actual pattern of short-term profit-
           ambil untung dalam jangka pendek aktual                      taking; or
           saat ini; atau

       •   merupakan derivatif, kecuali derivatif yang             •    It is a derivative, except for a derivative
           merupakan kontrak jaminan keuangan                           that is a financial guarantee contract or a
           atau    instrumen   lindung   nilai    yang                  designated     and     effective   hedging
           ditetapkan dan efektif.                                      instrument.

       Liabilitas keuangan selain liabilitas keuangan              A financial liability other than a financial liability
       yang diperdagangkan dapat ditetapkan sebagai                held for trading may be designated as at FVTPL
       FVTPL pada saat pengakuan awal jika:                        upon initial recognition if:

       •   mengeliminasi atau mengurangi secara                    •    such designation eliminates or significantly
           signifikan inkonsistensi pengukuran dan                      reduces a measurement or recognition
           pengakuan yang dapat timbul; atau                            inconsistency that would otherwise arise;
                                                                        or

       •   liabilitas keuangan membentuk bagian dari               •    the financial liability forms part of a group
           kelompok       aset  keuangan,   liabilitas                  of financial assets or financial liabilities or
           keuangan atau keduanya dikelola dan                          both which is managed and its performance
           kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai                      is evaluated on a fair value basis in
           wajar, sesuai dengan manajemen risiko                        accordance with a documented risk
           atau        strategi   investasi     yang                    management or investment strategy, and
           didokumentasikan dan informasi tentang                       information about the grouping is provided
           kelompok tersebut disediakan secara                          internally on that basis.
           internal.



                                                         - 63 -
                                                     278
Page 303
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                    THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       •   merupakan      bagian     kontrak yang                    •   It forms part of a contract containing one
           mengandung satu atau lebih derivatif                          or more embedded derivatives, and PSAK
           melekat, dan PSAK 55 atau PSAK 71                             55 or PSAK 71 permits the entire combined
           mengizinkan seluruh kontrak gabungan                          contract (asset or liability) to be designated
           ditetapkan sebagai FVTPL.                                     as at FVTPL.

       Pengukuran    selanjutnya   liabilitas   keuangan             Subsequent measurement of financial liabilities
       pada FVTPL                                                    at FVTPL

       Sebelum 1 Januari 2020                                        Before January 1, 2020

       Liabilitas keuangan pada FVTPL diukur pada                    Financial liabilities at FVTPL were stated at fair
       nilai wajar, dengan keuntungan atau kerugian                  value, with any gains or losses arising on
       diakui dalam laba rugi. Keuntungan atau                       remeasurement recognized in profit or loss. The
       kerugian bersih yang diakui dalam laba rugi                   net gain or loss recognized in profit or loss
       mencakup setiap bunga yang dibayar atas                       incorporated any interest paid on the financial
       liabilitas keuangan. Nilai wajar ditentukan                   liability. Fair value was determined in the
       dengan      cara   yang   dijelaskan  dalam                   manner described in Note 54.
       Catatan 54.

       Setelah 1 Januari 2020                                        After January 1, 2020

       Liabilitas keuangan pada FVTPL diukur pada                    Financial liabilities at FVTPL are measured at
       nilai wajar, dengan keuntungan atau kerugian                  fair value, with any gains or losses arising on
       yang timbul atas perubahan nilai wajar diakui                 changes in fair value recognized in profit or loss
       dalam laporan laba rugi sepanjang hal tersebut                to the extent that they are not part of a
       tidak menjadi bagian dari hubungan lindung                    designated hedging relationship (see hedge
       nilai yang ditentukan (lihat kebijakan akuntansi              accounting policy). The net gain or loss
       lindung nilai). Keuntungan atau kerugian                      recognized in profit or loss incorporates any
       bersih     yang   diakui    dalam    laba   rugi              interest paid on the financial liability and is
       menggabungkan setiap bunga yang dibayarkan                    included in the “other gains and losses” line
       atas liabilitas keuangan dan termasuk dalam                   item in profit or loss.
       bagian “keuntungan dan kerugian lain-lain”
       dalam laporan laba rugi.

       Namun, untuk liabilitas keuangan yang                         However, for financial liabilities that are
       ditetapkan pada FVTPL, jumlah perubahan nilai                 designated as at FVTPL, the amount of change
       wajar      liabilitas   keuangan   yang   dapat               in the fair value of the financial liability that is
       diatribusikan pada perubahan risiko kredit                    attributable to changes in the credit risk of that
       liabilitas       diakui    dalam     penghasilan              liability is recognized in other comprehensive
       komprehensif lain, kecuali jika pengakuan                     income, unless the recognition of the effects of
       dampak        risiko    kredit  di   penghasilan              changes in the liability’s credit risk in other
       komprehensif lain akan menciptakan atau                       comprehensive income would create or enlarge
       memperbesar inkonsistensi akuntansi dalam                     an accounting mismatch in profit or loss. The
       laba rugi. Sisa perubahan dari nilai wajar atas               remaining amount of change in the fair value of
       liabilitas diakui dalam laba rugi. Perubahan                  liability is recognized in profit or loss. Changes
       nilai wajar yang dapat diatribusikan pada risiko              in fair value attributable to a financial liability’s
       kredit liabilitas keuangan yang diakui dalam                  credit risk that are recognized in other
       penghasilan komprehensif lain tidak akan                      comprehensive income are not subsequently
       direklasifikasi ke laba rugi; sebaliknya,                     reclassified to profit or loss; instead, they are
       perubahan tersebut dipindahkan ke saldo laba                  transferred      to   retained    earnings     upon
       pada saat penghentian pengakuan liabilitas                    derecognition of the financial liability.
       keuangan.

       Keuntungan atau kerugian dari kontrak                         Gains or losses on financial guarantee contracts
       jaminan keuangan yang diterbitkan oleh Grup                   issued by the Group that are designated by the
       yang ditetapkan oleh Grup sebagai FVTPL                       Group as at FVTPL are recognized in profit or
       diakui dalam laba rugi. Nilai wajar ditentukan                loss. Fair value is determined in the manner
       dengan     cara   yang     dijelaskan    dalam                described in Note 54.
       Catatan 54.




                                                           - 64 -
                                                       279
Page 304
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                    THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Liabilitas keuangan    pada   biaya   perolehan               Financial liabilities at amortized cost
       diamortisasi

       Liabilitas keuangan yang bukan merupakan                      Financial liabilities that are not 1) contingent
       1) imbalan kontinjen dari pihak pengakuisisi                  consideration of an acquirer in a business
       dalam kombinasi bisnis, 2) dimiliki untuk                     combination, 2) held-for-trading, or 3) designated
       diperdagangkan, atau 3) ditetapkan sebagai                    as at FVTPL, are subsequently measured at
       FVTPL,     selanjutnya diukur  pada   biaya                   amortized cost using the effective interest
       perolehan diamortisasi dengan menggunakan                     method.
       metode suku bunga efektif.

       Metode suku bunga efektif                                     Effective interest method

       Metode suku bunga efektif adalah metode                       The effective interest method is a method of
       yang digunakan untuk menghitung biaya                         calculating the amortized cost of a financial
       perolehan diamortisasi dari liabilitas keuangan               liability and of allocating interest expense over
       dan metode untuk mengalokasikan biaya                         the relevant period. The effective interest rate
       bunga selama periode yang relevan. Suku                       is the rate that exactly discounts estimated
       bunga efektif adalah suku bunga yang secara                   future cash payments (including all fees and
       tepat mendiskontokan estimasi pembayaran                      points paid or received that form an integral
       kas masa depan (mencakup seluruh komisi                       part of the effective interest rate, transaction
       dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima                  costs and other premiums or discounts)
       yang merupakan bagian yang tak terpisahkan                    through the expected life of the financial
       dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan                  liability, or (where appropriate) a shorter period
       premium dan diskonto lainnya) selama                          to the net carrying amount on initial
       perkiraan umur liabilitas keuangan, atau (jika                recognition.
       lebih tepat) digunakan periode yang lebih
       singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih
       pada saat pengakuan awal.

       Keuntungan dan kerugian kurs mata uang                        Foreign exchange gains and losses
       asing

       Untuk liabilitas keuangan dalam mata uang                     For financial liabilities that are denominated in a
       asing dan diukur pada biaya perolehan                         foreign currency and are measured at amortized
       diamortisasi pada setiap tanggal pelaporan,                   cost as at each reporting date, the foreign
       keuntungan atau kerugian kurs mata uang                       exchange gains and losses are determined
       asing ditentukan berdasarkan biaya perolehan                  based on the amortized cost of the instruments.
       diamortisasi dari instrumen. Keuntungan atau                  These foreign exchange gains and losses are
       kerugian kurs mata uang asing diakui dalam                    recognized in profit or loss for financial liabilities
       laba rugi untuk liabilitas keuangan yang tidak                that are not part of a designated hedging
       merupakan bagian dari hubungan lindung nilai                  relationship. For those which are designated as
       ditetapkan. Untuk yang ditetapkan sebagai                     a hedging instrument for a hedge of foreign
       instrumen lindung nilai untuk lindung nilai atas              currency risk, foreign exchange gains and losses
       risiko mata uang asing, keuntungan dan                        are recognized in other comprehensive income
       kerugian selisih kurs diakui dalam penghasilan                and accumulated in a separate component of
       komprehensif lain dan diakumulasikan dalam                    equity.
       komponen ekuitas yang terpisah.

       Nilai wajar liabilitas keuangan dalam mata                    The fair value of financial liabilities denominated
       uang asing ditentukan dalam mata uang asing                   in a foreign currency is determined in that
       tersebut dan dijabarkan pada kurs yang                        foreign currency and translated at the spot rate
       berlaku pada akhir periode pelaporan. Untuk                   at the end of the reporting period. For financial
       liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL,
                                                                     liabilities that are measured as at FVTPL, the
       komponen nilai tukar mata uang asing
       merupakan bagian dari keuntungan atau                         foreign exchange component forms part of the
       kerugian nilai wajar dan diakui dalam laba rugi               fair value gains or losses and is recognized in
       untuk      liabilitas keuangan    yang    tidak               profit or loss for financial liabilities that are not
       merupakan bagian dari hubungan lindung nilai                  part of a designated hedging relationship.
       ditetapkan.

       Penghentian pengakuan liabilitas keuangan                     Derecognition of financial liabilities

       Grup    menghentikan     pengakuan     liabilitas             The Group derecognizes financial liabilities
       keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Grup                when, and only when, the Group’s obligations
       telah dilepaskan, dibatalkan atau kadaluarsa.                 are discharged, cancelled or have expired. The
       Selisih antara    jumlah    tercatat   liabilitas             difference between the carrying amount of the
       keuangan yang dihentikan pengakuannya dan                     financial    liability derecognized  and    the
       imbalan yang dibayarkan dan utang diakui                      consideration paid and payable is recognized in
       dalam laba rugi.                                              profit or loss.




                                                           - 65 -
                                                       280
Page 305
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                       DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                           THE YEARS THEN ENDED (Continued)


        Setelah 1 Januari 2020, ketika Grup bertukar                        Starting January 1, 2020, when the Group
        dengan pemberi pinjaman, satu instrumen                             exchanges with the existing lender one debt
        utang      menjadi    instrumen    lain   dengan                    instrument     into    another     one  with     the
        persyaratan yang berbeda secara substansial,                        substantially different terms, such exchange is
        pertukaran       tersebut     dicatat    sebagai                    accounted for as an extinguishment of the
        penghapusan liabilitas keuangan orisinal dan                        original financial liability and the recognition of
        pengakuan liabilitas keuangan baru. Demikian                        a new financial liability. Similarly, the Group
        pula,     Grup    memperhitungkan       modifikasi                  accounts for substantial modification of terms of
        substansial dari ketentuan liabilitas yang ada                      an existing liability or part of it as an
        atau bagian dari liabilitas tersebut sebagai                        extinguishment of the original financial liability
        pelepasan liabilitas keuangan orisinal dan                          and the recognition of a new liability. It is
        pengakuan liabilitas baru. Diasumsikan bahwa                        assumed that the terms are substantially
        persyaratannya berbeda secara substansial jika                      different if the discounted present value of the
        nilai kini arus kas yang didiskonto berdasarkan                     cash flows under the new terms, including any
        persyaratan yang baru, termasuk setiap fee                          fees paid net of any fees received and
        (imbalan) yang dibayarkan setelah dikurangi                         discounted using the original effective rate is at
        setiap fee (imbalan) yang diterima dan                              least 10 per cent different from the discounted
        didiskonto menggunakan suku bunga efektif                           present value of the remaining cash flows of the
        orisinal, berbeda sedikitnya 10% dari nilai kini                    original financial liability. If the modification is
        sisa arus kas yang didiskonto yang berasal dari                     not substantial, the difference between: (1) the
        liabilitas keuangan orisinal. Jika modifikasi                       carrying amount of the liability before the
        tidak substansial, maka perbedaan antara: (1)                       modification; and (2) the present value of the
        jumlah tercatat liabilitas sebelum modifikasi;                      cash flows after modification is recognized in
        dan (2) nilai kini dari arus kas setelah                            profit or loss as the modification gain or loss
        modifikasi, diakui dalam laba rugi sebagai                          within other gains and losses.
        keuntungan atau kerugian modifikasi dalam
        keuntungan dan kerugian lainnya.

   i.   Saling hapus antar Aset Keuangan dan                          i.    Netting of Financial Assets and Financial
        Liabilitas Keuangan                                                 Liabilities

        Sesuai dengan PSAK 50, Instrumen Keuangan:                          In accordance with PSAK 50, Financial
        Penyajian, aset keuangan dan liabilitas                             Instruments: Presentation, financial assets and
        keuangan disalinghapuskan dan nilai netonya                         financial liabilities are offset and the net amount
        disajikan dalam laporan posisi keuangan jika                        presented in the statement of financial position
        Grup tersebut memiliki hak yang dapat                               when the Group has a legally enforceable right
        dipaksakan secara hukum untuk melakukan                             to set off the recognized amounts; and intends
        saling hapus atas jumlah yang telah diakui;                         either to settle on a net basis, or to realise the
        dan berintensi untuk menyelesaikan secara                           assets and settle the liability simultaneously. A
        neto atau untuk merealisasikan aset dan                             right to set-off must be available today rather
        menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.                        than being contingent on a future event and
        Hak saling hapus harus ada pada saat ini dan                        must     be     exercisable     by    any   of  the
        tidak bersifat kontinjen atas terjadinya suatu                      counterparties, both in the normal course of
        peristiwa di masa depan dan harus dapat                             business and in the event of default, insolvency
        dieksekusi oleh pihak lawan, baik dalam situasi                     or bankruptcy.
        bisnis normal dan dalam peristiwa gagal bayar,
        peristiwa kepailitan atau kebangkrutan.

   j.   Kas dan Setara Kas                                            j.    Cash and Cash Equivalents

        Sesuai dengan PSAK 2, Laporan Arus Kas,                             In accordance with PSAK 2, Cash Flow
        untuk tujuan penyajian arus kas, kas dan                            Statements,    for    cash  flow   presentation
        setara kas terdiri dari kas, bank dan semua                         purposes, cash and cash equivalents consist of
        investasi yang jatuh tempo dalam waktu tiga                         cash on hand and in banks and all unrestricted
        bulan atau kurang dari tanggal perolehannya                         investments with maturities of three months or
        dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi                      less from the date of placement.
        penggunaannya.

   k.   Investasi pada        Entitas    Asosiasi    dan              k.    Investment in Associates and Joint Venture
        Ventura Bersama

        Sesuai dengan PSAK 15, Investasi pada Entitas                       In accordance with PSAK 15, Investment in
        Asosiasi dan Ventura Bersama, entitas asosiasi                      Associate and Joint Venture, an associate is an
        adalah suatu entitas dimana Grup mempunyai                          entity over which the Group has significant
        pengaruh yang signifikan. Pengaruh signifikan                       influence. Significant influence is the power to
        adalah kekuasaan untuk berpartipasi dalam                           participate in the financial and operating policy
        keputusan kebijakan keuangan dan operasional                        decisions of the investee but is not control or
        investee tetapi tidak mengendalikan atau                            joint control over those policies.
        mengendalikan     bersama   atas    kebijakan
        tersebut.




                                                             - 66 -
                                                         281
Page 306
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                    THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Ventura bersama adalah pengaturan bersama                     A joint venture is a joint arrangement whereby
       yang para pihaknya memiliki pengendalian                      the parties that have joint control of the
       bersama atas pengaturan memiliki hak atas                     arrangements have rights to the net assets of
       aset     neto    dari   pengaturan   tersebut.                the joint arrangement. Joint control is the
       Pengendalian bersama adalah persetujuan                       contractually agreed sharing of control of an
       kontraktual untuk berbagi pengendalian atas                   arrangement, which exists only when decisions
       suatu pengaturan, yang ada hanya ketika                       about the relevant activities require unanimous
       keputusan       tentang    aktivitas   relevan                consent of the parties sharing control.
       mensyaratkan persetujuan dengan suara bulat
       dari seluruh pihak yang berbagi pengendalian.

       Penghasilan dan aset dan liabilitas dari entitas              The result of operations and assets and
       asosiasi atau ventura bersama dicatat dalam                   liabilities of associates or joint venture are
       laporan    keuangan      konsolidasian    dengan              incorporated in these consolidated financial
       menggunakan metode ekuitas, kecuali ketika                    statements using the equity method of
       investasi diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk             accounting, except when the investment is
       dijual, sesuai dengan PSAK 58, Aset Tidak                     classified as held for sale, in which case, it is
       Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi                 accounted for in accordance with PSAK 58, Non-
       yang Dihentikan. Dengan metode ekuitas,                       current Assets Held for Sale and Discontinued
       investasi pada entitas asosiasi atau ventura                  Operations. Under the equity method, an
       bersama diakui di laporan posisi keuangan                     investment in an associate or a joint venture is
       konsolidasian sebesar biaya perolehan dan                     initially   recognized    in   the    consolidated
       selanjutnya disesuaikan untuk perubahan                       statements of financial position at cost and
       dalam bagian kepemilikan Grup atas laba rugi                  adjusted thereafter to recognize the Group’s
       dan penghasilan komprehensif lain dari entitas                share of the profit or loss and other
       asosiasi atau ventura bersama yang terjadi                    comprehensive income of the associate or joint
       setelah perolehan. Ketika bagian Grup atas                    venture. When the Group’s share of losses of an
       kerugian entitas asosiasi atau ventura bersama                associate or a joint venture exceeds the Group’s
       melebihi kepentingan Grup pada entitas                        interest in that associate or joint venture (which
       asosiasi    atau     ventura   bersama      (yang             includes any long-term interests that, in
       mencakup semua kepentingan jangka panjang,                    substance, form part of the Group’s net
       yang secara substansi, membentuk bagian dari                  investment in the associate or joint venture),
       investasi bersih Grup dalam entitas asosiasi                  the Group discontinues recognizing it’s share of
       atau ventura bersama), Grup menghentikan                      further losses. Additional losses are recognized
       pengakuan       bagiannya      atas     kerugian              only to the extent that the Group has incurred
       selanjutnya. Kerugian selanjutnya diakui hanya                legal or constructive obligations or made
       apabila Grup mempunyai kewajiban bersifat                     payments on behalf of the associate or joint
       hukum atau konstruktif atau melakukan                         venture.
       pembayaran atas nama entitas asosiasi atau
       ventura bersama.

       Investasi pada entitas asosiasi atau ventura                  An investment in an associate or a joint venture
       bersama dicatat dengan menggunakan metode                     is accounted for using the equity method from
       ekuitas sejak tanggal saat investee menjadi                   the date on which the investee becomes an
       entitas asosiasi atau ventura bersama. Setiap                 associate or a joint venture. Any excess of the
       kelebihan biaya perolehan investasi atas                      cost of acquisition over the Group’s share of the
       bagian Grup atas nilai wajar bersih dari aset                 net fair value of identifiable assets and liabilities
       yang teridentifikasi dan liabilitas dari entitas              of the associate or a joint venture recognized at
       asosiasi atau ventura bersama yang diakui                     the date of acquisition, is recognized as
       pada tanggal akuisisi, diakui sebagai goodwill.               goodwill, which is included within the carrying
       Goodwill termasuk dalam jumlah tercatat                       amount of the investment. Any excess of the
       investasi, dan diuji penurunan nilainya sebagai               Group’s share of the net fair value of the
       bagian dari investasi. Setiap kelebihan dari                  identifiable assets and liabilities over the cost of
       kepemilikan Grup dari nilai wajar bersih dari                 acquisition, after reassessment, is recognized
       aset yang teridentifikasi dan liabilitas atas                 immediately in profit or loss in the period in
       biaya perolehan investasi, sesudah pengujian                  which the investment is acquired.
       kembali, segera diakui di dalam laba rugi pada
       periode diperolehnya investasinya.

       Persyaratan dalam PSAK 48 Penurunan Nilai                     The requirements of PSAK 48 Impairment of
       Aset    (“PSAK     48”),    diterapkan      untuk             Assets (“PSAK 48”), are applied to determine
       menentukan apakah perlu untuk mengakui                        whether it is necessary to recognize any
       setiap penurunan nilai sehubungan dengan                      impairment loss with respect to the Group’s
       investasi pada entitas asosiasi. Bila diperlukan,             investment in an associate. When necessary,
       jumlah tercatat investasi (termasuk goodwill)                 the entire carrying amount of the investment
       diuji penurunan nilai sesuai dengan PSAK 48,                  (including goodwill) is tested for impairment in
       Penurunan Nilai Aset, sebagai suatu aset                      accordance with PSAK 48, Impairment of
       tunggal dengan membandingkan antara jumlah                    Assets, as a single asset by comparing its
       terpulihkan (mana yang lebih tinggi antara nilai              recoverable amount (higher of value in use and
       pakai dan nilai wajar dikurangi biaya                         fair value less costs to sell) with its carrying
       pelepasan) dengan jumlah tercatatnya. Rugi                    amount. Any impairment loss recognized forms
       penurunan nilai diakui langsung pada nilai                    part of the carrying amount of the investment.
       tercatat investasi. Setiap pembalikan dari                    Any reversal of that impairment loss is
       penurunan nilai diakui sesuai dengan PSAK 48                  recognized in accordance with PSAK 48 to the
       sepanjang jumlah terpulihkan dari investasi                   extent that the recoverable amount of the
       tersebut kemudian meningkat.                                  investment subsequently increases.


                                                           - 67 -
                                                       282
Page 307
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                               DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                   THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Grup menghentikan penggunaan             metode              The Group discontinues the use of the equity
       ekuitas sejak tanggal saat investasinya                      method from the date when the investment
       berhenti menjadi investasi pada entitas                      ceases to be an associate or a joint venture, or
       asosiasi atau ventura bersama atau ketika                    when the investment is classified as held for
       investasi diklasifikasi sebagai dimiliki untuk               sale. When the Group retains an interest in the
       dijual.    Ketika     Grup       mempertahankan              former associate or joint venture and the
       kepemilikan dalam entitas yang sebelumnya                    retained interest is a financial asset, the Group
       merupakan entitas asosiasi atau ventura                      measures any retained investment at fair value
       bersama dan sisa investasi tersebut merupakan                at that date and the fair value is regarded as its
       aset keuangan, Grup mengukur setiap sisa                     fair value on initial recognition in accordance
       investasi pada nilai wajar pada tanggal                      with PSAK 55. The difference between the
       tersebut dan nilai wajar tersebut dianggap                   carrying amount of the associate at the date the
       sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal                 equity method was discontinued, and the fair
       sesuai dengan PSAK 55. Selisih antara jumlah                 value of any retained interest and any proceeds
       tercatat pada asosiasi pada tanggal metode                   from disposing of a part of interest in the
       ekuitas dihentikan, dan nilai wajar dari setiap              associate is included in the determination of the
       bunga yang ditahan dan hasilkan dari                         gain or loss on disposal of the associate. In
       pelepasan sebagian kepentingan dalam asosiasi                addition, the Group accounts for all amounts
       termasuk dalam penentuan keuntungan atau                     previously recognized in other comprehensive
       kerugian pada pelepasan asosiasi. Selanjutnya,               income in relation to that associate on the same
       Grup     mencatat      seluruh    jumlah   yang              basis as would be required if that associate had
       sebelumnya telah diakui dalam penghasilan                    directly disposed of the related assets or
       komprehensif lain yang terkait dengan entitas                liabilities. Therefore, if a gain or loss previously
       asosiasi tersebut dengan menggunakan dasar                   recognized in other comprehensive income by
       perlakuan yang sama dengan yang disyaratkan                  that associate would be reclassified to profit or
       jika entitas asosiasi telah melepaskan secara                loss on the disposal of the related assets or
       langsung aset dan liabilitas yang terkait.                   liabilities, the Group reclassifies the gain or loss
       Seluruh jumlah yang diakui dalam penghasilan                 from equity to profit or loss (as a reclassification
       komprehensif lain yang terkait dengan entitas                adjustment) when the equity method is
       asosiasi direklasifikasi ke laba rugi (sebagai               discontinued.
       penyesuaian       reklasifikasi)    pada    saat
       penghentian metode ekuitas.

       Grup melanjutkan penerapan metode ekuitas                    The Group continues to use the equity method
       jika investasi pada entitas asosiasi menjadi                 when an investment in an associate becomes
       investasi pada ventura bersama atau investasi                an investment in a joint venture or an
       pada ventura bersama menjadi investasi pada                  investment in a joint venture becomes an
       entitas asosiasi. Tidak terdapat pengukuran                  investment in an associate. There is no
       kembali ke nilai wajar pada saat perubahan                   remeasurement to fair value upon such changes
       kepentingan.                                                 in ownership interests.

       Jika Grup mengurangi bagian kepemilikan pada                 When the Group reduces its ownership interest
       entitas asosiasi atau ventura bersama tetapi                 in an associate or a joint venture but the Group
       Grup tetap menerapkan metode ekuitas, Grup                   continues to use the equity method, the Group
       mereklasifikasi   ke    laba     rugi   proporsi             reclassifies to profit or loss the proportion of the
       keuntungan atau kerugian yang telah diakui                   gain that had previously been recognized in
       sebelumnya dalam penghasilan komprehensif                    other comprehensive income relating to that
       lain yang terkait dengan pengurangan bagian                  reduction in ownership interest (if that gain or
       kepemilikan (jika keuntungan atau kerugian                   loss would be reclassified to profit or loss on the
       tersebut akan direklasifikasi ke laba rugi atas              disposal of the related assets or liabilities).
       pelepasan aset atau liabilitas yang terkait).

       Ketika Grup melakukan transaksi dengan                       When a group entity transacts with an associate
       entitas asosiasi atau ventura bersama,                       or a joint venture, profits and losses resulting
       keuntungan dan kerugian yang timbul dari                     from the transactions with the associate or joint
       transaksi dengan entitas asosiasi atau ventura               venture are recognized in the Group’s
       bersama diakui dalam laporan keuangan                        consolidated financial statements only to the
       konsolidasian Grup hanya sebesar kepemilikan                 extent of its interest in the associate or joint
       dalam entitas asosiasi atau ventura bersama                  venture that are not related to the Group.
       yang tidak terkait dengan Grup.

       Grup    menerapkan      PSAK    71,     termasuk             The Group applies PSAK 71, including the
       persyaratan      penurunan       nilai,    untuk             impairment    requirements,    to   long-term
       kepentingan jangka panjang dalam entitas                     interests in an associate or joint venture to
       asosiasi atau ventura bersama ketika metode                  which the equity method is not applied and
       ekuitas tidak diterapkan dan yang merupakan                  which form part of the net investment in the
       bagian dari investasi neto pada investee.                    investee.




                                                          - 68 -
                                                      283
Page 308
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                       DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                           THE YEARS THEN ENDED (Continued)


        Selanjutnya, dalam menerapkan PSAK 71                               Furthermore, in applying PSAK 71 to long-term
        untuk kepentingan jangka panjang, Grup tidak                        interests, the Group does not take into account
        memperhitungkan penyesuaian nilai tercatat                          adjustments to their carrying amount required
        yang disyaratkan oleh PSAK 15 (misalnya,                            by PSAK 15 (i.e. adjustments to the carrying
        penyesuaian nilai tercatat kepentingan jangka                       amount of long-term interests arising from the
        panjang yang timbul dari alokasi kerugian                           allocation of losses of the investee or
        investee atau penilaian penurunan nilai                             assessment of impairment in accordance with
        berdasarkan PSAK 15).                                               PSAK 15).

   l.   Persediaan, Suku Cadang dan Perlengkapan                      l.    Inventories, Spareparts and Equipments

        Sesuai     dengan    PSAK    14,   Persediaan,                      In accordance with PSAK 14, Inventories,
        persediaan dinyatakan berdasarkan biaya                             inventories are stated at cost or net realizable
        perolehan atau nilai realisasi bersih, mana                         value, whichever is lower. Cost is determined
        yang lebih rendah. Biaya perolehan ditentukan                       using the weighted average method. Net
        dengan metode rata-rata tertimbang. Nilai                           realizable value represents the estimated selling
        realisasi bersih merupakan estimasi harga jual                      price for inventories less all estimated costs of
        dari persediaan dikurangi seluruh biaya                             completion and costs necessary to make the
        penyelesaian     dan   estimasi  biaya   yang                       sale.
        diperlukan untuk penjualan.

        Pipa selubung dan peralatan pengeboran                              Casings and other drillings related items as well
        lainnya termasuk suku cadang utama, dicatat                         as main parts, are stated at cost less
        pada harga perolehan dikurangi penurunan                            impairment and recognized as “spareparts and
        nilai dan diakui sebagai “suku cadang dan                           equipment” account as part of noncurrent
        perlengkapan“ sebagai bagian dari aset tidak                        assets in the consolidated statement of financial
        lancar   pada    laporan  posisi  keuangan                          position.
        konsolidasian.

        Menurut ketentuan Salak JOC, persediaan                             Under the terms of the Salak JOC, inventory
        menjadi milik pemerintah saat sampai di                             becomes the property of the host government
        Indonesia. Karena Grup telah membayar dan                           upon landing in Indonesia. As the Group has
        memiliki hak untuk menggunakan aset                                 paid for and has the right to use these assets
        tersebut dan/atau memulihkan biaya tersebut,                        and/or recover the costs, these balances have
        saldo tersebut dicatat sebagai aset pada                            been reflected as assets in the consolidated
        laporan posisi keuangan konsolidasian sesuai                        statement of financial position in accordance
        dengan hak partisipasi masing-masing Grup di                        with the Group’s respective working interest in
        Salak JOC.                                                          Salak JOC.

   m. Beban yang Ditangguhkan                                         m. Deferred Charges

        Sebagaimana diatur dalam ESC, Kelompok                              Under the ESC, the Contractor Group is
        Usaha      Kontraktor       diwajibkan     untuk                    required to maintain the power plant facilities,
        memelihara      fasilitas   pembangkit    listrik,                  including      performing     scheduled      part
        termasuk melakukan penggantian suku cadang                          replacement       and     overhaul     activities.
        dan kegiatan perbaikan besar-besaran secara                         Expenditures related to part replacement and
        terjadwal.    Pengeluaran       terkait  dengan                     overhaul of the Power Plants that are
        penggantian suku cadang dan perbaikan besar-                        considered to provide benefits in future periods
        besaran atas pembangkit listrik yang dianggap                       are recorded as deferred charges and are
        akan memberikan manfaat di masa yang akan                           amortised during the periods benefited using
        datang     dicatat      sebagai    beban    yang                    the straight-line method.
        ditangguhkan dan diamortisasi selama masa
        manfaat menggunakan metode garis lurus.

        Suku cadang utama dan suku cadang                                   Main parts and supporting parts will be
        pendukung diamortisasi selama estimasi masa                         amortised over the estimated useful lives of
        manfaat yaitu 10 tahun dan 5 tahun. Beban                           10 years and 5 years, respectively. Deferred
        yang ditangguhkan diuji untuk penurunan nilai                       charges   are  tested  for  impairment     in
        sesuai dengan kebijakan dalam Catatan 3v.                           accordance with the policy described in
                                                                            Note 3v.

   n.   Biaya Dibayar Dimuka                                          n.    Prepaid Expenses

        Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama                            Prepaid expenses are amortized over their
        masa manfaat masing-masing biaya dengan                             beneficial periods using the straight-line
        menggunakan metode garis lurus.                                     method.




                                                             - 69 -
                                                         284
Page 309
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                     PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                     DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                         THE YEARS THEN ENDED (Continued)


   o.   Aset Biologis                                               o.    Biological Assets

        Aset biologis diukur pada pengakuan awal dan                      Biological assets are measured on initial
        pada akhir periode berdasarkan nilai wajar                        recognition and at the end of the reporting
        dikurangi biaya untuk menjual kecuali ketika                      period based on fair value less cost to sell
        nilai wajar tidak dapat diukur dengan andal.                      except where the fair value cannot be measured
        Grup mengukur HTI pada nilai wajar dikurangi                      reliably. The Group measures ITP at fair value
        biaya untuk menjual hanya saat memanen dan                        less cost to sell only at the point of harvest and
        tidak saat tumbuh karena manajemen yakin                          not as they grow as management believes that
        parameter yang digunakan pada pengukuran                          the parameters used in any alternative fair
        nilai wajar alternatif tidak dapat diandalkan.                    value measurements are unreliable.

        Aset     biologis     merupakan   biaya-biaya                     Biological assets are costs associated with the
        sehubungan dengan kegiatan pengembangan                           development of Industrial Timber Plantations
        Hutan Tanaman Industri (HTI) dalam daur                           (HTI) in the first cycle, except general and
        pertama,      kecuali   beban   umum      dan                     administrative costs that are not directly related
        administrasi yang tidak berkaitan langsung                        to these activities, are capitalized and deferred
        dengan kegiatan tersebut, dikapitalisasi dan                      until the relevant HTI produces/is ready to be
        ditangguhkan pembebanannya sampai saat                            felled, and is presented to account of "biological
        HTI yang bersangkutan menghasilkan/siap                           assets - Industrial Timber Plantations" in the
        ditebang, serta disajikan pada akun “aset                         consolidated financial statements.
        biologis – Hutan Tanaman Industri” di laporan
        keuangan konsolidasian.

        Grup mencatat aset biologis pada biaya                            The Group records biological assets at cost less
        perolehannya dikurangi akumulasi penyusutan                       accumulated depreciation and accumulated
        dan akumulasi kerugian penurunan nilai. Hal                       impairment losses. This is due to the lack of
        ini disebabkan tidak adanya kepastian Grup                        certainty of the Group in making use of timber
        dalam melakukan pemanfaatan hasil hutan                           forest products in Industrial Timber Plantation.
        kayu    pada     Hutan     Tanaman     Industri.                  Depreciation of the remaining useful life of HTI
        Penyusutan sisa masa manfaat pengusahaan                          concessions is depreciated using the unit of
        HTI disusutkan dengan menggunakan metode                          production method.
        unit produksi (unit of production method).

   p.   Properti Investasi                                          p.    Investment Properties

        Properti investasi adalah properti (tanah atau                    Investment properties are properties (land or a
        bangunan atau bagian dari suatu bangunan                          building – or part of a building – or both) held
        atau kedua-duanya) untuk menghasilkan rental                      to earn rentals or for capital appreciation or
        atau untuk kenaikan nilai atau keduanya.                          both. Investment properties are measured at
        Properti investasi diukur sebesar biaya                           cost less accumulated depreciation and any
        perolehan    setelah    dikurangi    akumulasi                    accumulated impairment losses.
        penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan
        nilai.

        Penyusutan dihitung dengan menggunakan                            Depreciation is computed using the straight-line
        metode garis lurus berdasarkan taksiran masa                      method based on the estimated useful life of
        manfaat ekonomis dari properti investasi                          the investment properties as follows:
        berikut ini:

                                                      Tahun/Years

        Bangunan dan prasarana                             4 – 20         Building and infrastructures

        Tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan                      Land is stated at cost and is not depreciated.
        dan tidak disusutkan.

        Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan                           The estimated useful lives, residual values and
        metode penyusutan direviu setiap akhir                            depreciation method are reviewed at each year
        periode dan pengaruh dari setiap perubahan                        end, with the effect of any changes in estimate
        estimasi tersebut berlaku prospektif.                             accounted for on a prospective basis.

        Properti investasi mencakup juga properti                         Investment property includes properties in the
        dalam     proses   pembangunan      dan    akan                   process of development and will be used as
        digunakan sebagai properti investasi setelah                      investment    property    after   completion.
        selesai. Akumulasi biaya perolehan dan biaya                      Accumulated acquisition and development costs
        pembangunan (termasuk biaya pinjaman yang                         (including borrowing costs incurred) are
        terjadi) diamortisasi pada saat selesai dan siap                  amortized when completed and ready for use.
        untuk digunakan.




                                                           - 70 -
                                                       285
Page 310
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                     PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                     DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                         THE YEARS THEN ENDED (Continued)


        Properti investasi dihentikan pengakuannya                        An investment property is derecognized upon
        pada saat dilepaskan atau ketika properti                         disposal or when the investment property is
        investasi tidak digunakan lagi secara permanen                    permanently withdrawn from use and no future
        dan tidak memiliki manfaat ekonomi masa                           economic benefits are expected from the
        depan yang diharapkan dari pelepasannya.                          disposal. Any gain or loss arising on
        Keuntungan atau kerugian yang timbul dari                         derecognition of the property (calculated as the
        penghentian atau pelepasan properti investasi                     difference between the net disposal proceeds
        ditentukan dari selisih antara hasil neto                         and the carrying amount of the asset) is
        pelepasan dan jumlah tercatat aset dan diakui                     included in profit or loss in the period in which
        dalam laba rugi pada periode terjadinya                           the property is derecognized.
        penghentian atau pelepasan.

   q.   Aset Tetap                                                  q.    Property, Plant and Equipment

        Sesuai dengan PSAK 16, Aset Tetap, aset tetap                     In accordance with PSAK 16, Property, Plant
        yang dimiliki untuk digunakan dalam produksi                      and Equipment, property, plant and equipment
        atau penyediaan barang atau jasa atau untuk                       held for use in the production or supply of
        tujuan administratif dicatat berdasarkan biaya                    goods or services, or for administrative
        perolehan     setelah    dikurangi   akumulasi                    purposes, are stated at cost, less accumulated
        penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan                       depreciation and any accumulated impairment
        nilai.                                                            losses.

        Grup telah menilai kembali aset tetap tertentu                    In previous periods, the Group revalued certain
        pada periode sebelumnya berdasarkan hasil                         property, plant and equipment which was done
        penilaian   yang    dilakukan   oleh    penilai                   by independent valuer in connection with quasi-
        independen dalam rangka kuasi-reorganisasi.                       reorganization. The revalued amount of those
        Nilai aset tertentu yang direvaluasi tersebut                     assets is considered as deemed cost.
        dianggap sebagai biaya perolehan (deemed
        cost).

        Penyusutan diakui dengan metode garis lurus                       Depreciation is recognized as to write-off the
        setelah   memperhitungkan      nilai  residu                      cost of assets less residual values using the
        berdasarkan taksiran masa aset tetap sebagai                      straight-line method based on the estimated
        berikut:                                                          useful lives of the assets as follows:
                                                     Tahun/Years

        Bonus                                             23 – 46         Bonuses
        Hak atas tanah dan pengembangan sewa                30            Land rights and lease developments
        Properti                                            43            Properties
        Bangunan dan prasarana                            4 – 30          Buildings and infrastructures
        Mesin, peralatan dan alat-alat berat              4 – 43          Machineries, utilities and heavy equipment
        Peralatan pengangkutan                            4 – 15          Transportation equipment
        Peralatan kebun                                    4–8            Plantation equipment
        Perabot dan peralatan kantor                      4 – 10          Furniture, fixtures and office equipment
        Perlengkapan mess                                    4            Mess equipment

        Biaya berkala untuk overhaul mesin yang                           Capitalized cost of major periodical overhauls
        dikapitalisasi disusutkan dengan menggunakan                      of machinery is amortized using the straight
        garis lurus selama periode berlaku sampai                         line method over the period to the next
        overhaul berikutnya.                                              overhaul.

        Saldo “sumur produksi dan fasilitas sumur”                        Depreciation of “producing wells and wells
        disusutkan selama sisa umur hak partisipasi                       facility” during participation rights remaining
        dengan menggunakan metode unit produksi                           life using the unit of production method
        (“UoP”) sejak tanggal dimulainya operasi                          (“UoP”) since the commercial operation.
        komersial.   Penyusutan   didasarkan    pada                      Depreciation of production facility and drilling
        estimasi   cadangan.   Penyusutan    fasilitas                    well are calculated using UoP method based on
        produksi dan biaya sumur dihitung dengan                          ton steam that produced during ton steam
        menggunakan metode UoP berdasarkan pada                           produced during the ESC term period.
        ton uap yang dihasilkan selama estimasi ton
        uap yang akan diproduksi selama periode
        pembuatan ESC.

        Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan                           The estimated useful lives, residual values and
        metode penyusutan direviu setiap akhir tahun                      depreciation method are reviewed at each year
        dan pengaruh dari setiap perubahan estimasi                       end, with the effect of any changes in estimate
        tersebut berlaku prospektif.                                      accounted for on a prospective basis.

        Tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan                      Land is stated at cost and is not depreciated.
        dan tidak disusutkan.




                                                          - 71 -
                                                      286
Page 311
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                     PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                     DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                         THE YEARS THEN ENDED (Continued)


        Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan                       The cost of maintenance and repairs is charged
        pada laba rugi pada saat terjadinya. Biaya-                       to profit or loss as incurred. Other costs
        biaya lain yang terjadi selanjutnya yang timbul                   incurred subsequently to add to, replace part
        untuk      menambah,        mengganti      atau                   of, or service an item of property, plant and
        memperbaiki aset tetap dicatat sebagai biaya                      equipment, are recognized as asset if, and only
        perolehan aset jika dan hanya jika besar                          if it is probable that future economic benefits
        kemungkinan manfaat ekonomis di masa                              associated with the item will flow to the entity
        depan berkenaan dengan aset tersebut akan                         and the cost of the item can be measured
        mengalir ke entitas dan biaya perolehan aset                      reliably.
        dapat diukur secara andal.

        Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat                      An item of property, plant and equipment is
        pelepasan atau ketika tidak ada manfaat                           derecognized upon disposal or when no future
        ekonomik masa depan yang diharapkan timbul                        economic benefits are expected to arise from
        dari penggunaan aset secara berkelanjutan.                        the continued use of the asset. Any gain or loss
        Keuntungan atau kerugian yang timbul dari                         arising on the disposal or retirement of an item
        pelepasan atau penghentian pengakuan suatu                        of property, plant and equipment is determined
        aset tetap ditentukan sebagai selisih antara                      as the difference between the sales proceeds
        hasil penjualan dan nilai tercatat aset dan                       and the carrying amount of the asset and is
        diakui dalam laba rugi.                                           recognised in profit or loss.

        Properti dalam proses konstruksi (“aset dalam                     Properties in the course of construction
        penyelesaian”)    untuk     tujuan    produksi,                   (“construction in progress”) for production,
        persediaan atau administrasi, atau tujuan yang                    supply or administrative purposes, or for
        belum ditentukan, dicatat sebesar harga                           purposes not yet determined, are carried at
        perolehan, dikurangi kerugian penurunan nilai                     cost, less any recognized impairment loss. Cost
        yang diakui. Biaya perolehan termasuk biaya                       includes professional fees and, for qualifying
        profesional dan untuk aset kualifikasian, biaya                   assets,    borrowing    costs   capitalized  in
        pinjaman yang dikapitalisasi sesuai dengan                        accordance with the Group’s accounting policy.
        kebijakan akuntansi Grup. Penyusutan aset ini,                    Depreciation of these assets, on the same
        dengan dasar yang sama seperti aset properti                      basis as other property assets, commences
        lainnya, dimulai saat aset tersebut siap untuk                    when the assets are ready for their intended
        digunakan sesuai dengan tujuannya.                                use.

        Biaya perolehan suatu aset termasuk estimasi                      The cost of an asset includes the initial
        awal biaya pembongkaran, pemindahan aset                          estimate of the cost of dismantling and
        tetap dan restorasi lokasi aset. Liabilitas yang                  removing the item and restoring the site on
        timbul atas estimasi tersebut dicatat sebagai                     which it is located. Liabilities resulting from
        ”Estimasi Biaya Pembongkaran Aset Tetap”.                         such     estimation   were       recorded     as
        Kewajiban untuk biaya yang diperhitungkan                         “Decommissioning Cost”. The obligation for
        diakui dan diukur sesuai dengan Catatan 3w.                       costs to be accounted for are recognized and
                                                                          measured in accordance with Note 3w.

   r.   Aset Sewa Operasi                                           r.    Property on Operating Lease

        Berdasarkan ketentuan JOC, semua materi dan                       Under the terms of the JOC, all materials and
        peralatan yang dibeli oleh SEG-WW dan                             equipment purchased by SEG-WW and
        dimasukkan dalam fasilitas lapangan, di luar                      incorporated into the field facilities, subject to
        hak gadai pada kreditur, akan menjadi hak                         liens in favour of lenders, shall become the
        milik PGE saat pembangunan fasilitas tersebut                     property of PGE when construction of such
        selesai. PGE telah memberikan SEG-WW hak                          facilities has been completed. PGE has granted
        eksklusif dan tidak dapat dibatalkan selama                       SEG-WW an exclusive and irrevocable right
        jangka waktu JOC untuk menggunakan, antara                        during the term of the JOC to use, among
        lain, fasilitas lapangan untuk operasi panas                      other things, the field facilities for geothermal
        bumi.                                                             operations.

        Fasilitas Pembangkit Tenaga Listrik dimiliki dan                  Electricity Generating Facilities shall be owned
        dioperasikan oleh SEG-WW sepanjang masa                           and operated by SEG-WW throughout the term
        JOC. Apabila fasilitas Pembangkit Listrik harus                   of the JOC. To the extent the Electricity
        dialihkan ke PGE sesuai dengan persyaratan                        Generating Facilities are required to be
        JOC dan ESC, dan setelah pembayaran jumlah                        transferred to PGE pursuant to the terms of the
        yang terutang kepada SEG-WW berdasarkan                           JOC and the ESC, and upon payment of any
        JOC dan ESC dan setelah memperhatikan hak                         amount owed to SEG-WW under the JOC and
        pemberi pinjaman SEG-WW, aset tersebut                            the ESC and subject to any liens to SEg-WW’s
        harus, setelah berakhirnya JOC dan ESC,                           lenders, such asset shall upon termination of
        dipindahkan ke PGE berdasarkan basis “as is”.                     the JOC and ESC, be transferred to PGE on an
        Berdasarkan ESC, SEG-WW bertindak sebagai                         “as is” basis. Under the ESC, SEG-WW is acting
        kontraktor PGE untuk membangun, memiliki                          as contractor of PGE to build, own and
        dan mengoperasikan Fasilitas Pembangkit                           operated Electricity Generating Facilities and
        Tenaga Listrik dan menjual listrik ke PLN atas                    sell electricity to PLN on behalf of PGE. Under
        nama PGE. Berdasarkan ESC, tidak ada                              the ESC, there is no provision which grants PLN
        ketentuan yang memberi PLN hak untuk                              the right to buy the Electricity Generating
        membeli Fasilitas Pembangkit Tenaga Listrik                       Facilities from SEG-WW.
        dari SEG-WW.



                                                           - 72 -
                                                       287
Page 312
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                    THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Penilaian manajemen terhadap pengaturan                       Management’s assessment of the SEG-WW’s
       kontraktual SEG-WW menyimpulkan bahwa                         contractual arrangement concluded that the
       transaksi    tersebut     secara    substansi                 transaction is in substance a lease based on
       mengandung sewa berdasarkan Interpretasi                      Interpretations    of   Financial   Accounting
       Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) 8                         Standard (“ISAK”) 8 Determining Whether an
       Penentuan      Apakah     Suatu    Perjanjian                 Arrangement Contains a Lease. Based on this
       Mengandung Sewa. Berdasarkan kesimpulan                       conclusion and with reference to PSAK 73
       ini dan dengan mengacu pada PSAK 73 Sewa,                     Leases, management has determined that the
       manajemen menetapkan bahwa pengaturan                         contractual arrangement should be accounted
       kontrak dicatat sebagai sewa operasi. Dengan                  for as an operating lease. As such, the long
       demikian, aset jangka panjang yang digunakan                  lived assets used in supporting its obligations
       untuk mendukung kewajibannya berdasarkan                      under the contractual arrangement have been
       pengaturan kontrak telah diklasifikasikan                     classified in the consolidated statement of
       dalam laporan posisi keuangan konsolidasian                   financial position under the caption “Property
       sebagai akun “Aset sewa operasi”.                             on operating lease”.

       Karena pengaturan kontraktual mengandung                      Since the contractual arrangement contains
       sewa dan biaya pelepasan/perawatan terkait,                   lease and related executory/maintenance
       pendapatan yang terkait dengan penyatuan                      costs, revenues related to the contractual
       kontraktual        diklasifikasikan      sebagai              arrangement is classified into “lease revenue”
       “pendapatan sewa” dan “penjualan produk –                     and “sale of products-electricity” based on the
       listrik” berdasarkan metode nilai wajar relatif.              relative fair value method.

       Aset sewa operasi dinyatakan sebesar biaya                    Property on operating lease is stated at cost
       perolehan     setelah    dikurangi    akumulasi               less accumulated depreciation and impairment
       penyusutan dan penurunan nilai. Biaya                         loss. Such cost includes the cost of replacing
       tersebut termasuk biaya penggantian bagian                    part of the property on operating lease when
       aset sewa operasi saat biaya dikeluarkan, jika                the cost is incurred, if the recognition criteria
       memenuhi kriteria pengakuan. Demikian juga,                   are met. Likewise, when a major inspection is
       ketika dilakukan inspeksi yang signifikan, biaya              performed, its cost is recognized in the
       perolehannya diakui ke dalam nilai tercatat                   carrying amount of the property on operating
       aset sewa operasi sebagai suatu penggantian                   lease as a replacement if the recognition
       jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua                       criteria are satisfied. All other repair and
       biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak                   maintenance costs that do not meet the
       memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam                      recognition criteria are recognized in profit or
       laba rugi pada saat terjadinya.                               loss as incurred.

       Penyusutan aset sewa operasi, kecuali untuk                   Depreciation of property on operating lease,
       fasilitas   lapangan,    dihitung     dengan                  except for field facilities, is calculated using the
       menggunakan metode garis lurus berdasarkan                    straight-line method over their estimated
       taksiran masa manfaatnya sebagai berikut:                     useful lives as follows:

                                                      Tahun/Years

       Hak atas tanah dan pengembangan sewa                  30      Land rights and lease developments
       Fasilitas produksi (tidak termasuk fasilitas          30      Production facilities (excluded field facilities)
        lapangan)
       Bangunan                                              20      Building
       Kendaraan                                             5       Vehicles
       Perabotan dan peralatan                               5       Furnitures and fixtures

       Fasilitas lapangan disusutkan dengan metode                    Field facilities are depreciated using the unit of
       unit    produksi.  Unit    produksi  dihitung                  production method. The unit of production is
       berdasarkan ton uap yang dihasilkan terhadap                   calculated based on tons of the steam
       estimasi ton uap yang akan diproduksi selama                   produced over the estimated tons of steam to
       masa pembangkitan.                                             be produced over the generation term.

       Aset sewa operasi dihentikan pengakuannya                      An item of property on operating lease is
       pada saat pelepasan atau bila tidak ada                        derecognized upon disposal or when no future
       manfaat    ekonomis   masa    depan    yang                    economic benefits are expected from its use or
       diharapkan     dari    penggunaan       atau                   disposal. Any gain or loss on derecognition of
       pelepasannya. Keuntungan atau kerugian dari                    the asset is included in profit or loss in the year
       penghentian pengakuan aset diakui dalam laba                   the asset is derecognized.
       rugi pada tahun aset tersebut dihentikan
       pengakuannya.




                                                          - 73 -
                                                      288
Page 313
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                     PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                     DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                         THE YEARS THEN ENDED (Continued)


        Grup menyusutkan pengeluaran bongkar                               The     Group    depreciates  the   capitalized
        mesin,     pengasaman    dan    pengeluaran                        overhaul, acidizing and well intervention
        intervensi sumur yang dikapitalisasi sampai                        expenditures until the estimated period of the
        estimasi periode bongkar mesin, pengasaman                         next overhaul, acidizing and well intervention
        dan pengeluaran intervensi sumur berikutnya                        activities on the same well.
        pada sumur yang sama.

   s.   Biaya Pengelolaan        Hak    Pengusahaan                 s.     Deferred Charges on Forest Concession
        Hutan (HPH)                                                        Rights

        Biaya-biaya yang dikeluarkan dalam rangka                          Costs and expenses incurred in obtaining forest
        pengelolaan hak pengusahaan hutan yang                             concession rights, which have long-term
        memiliki    manfaat      jangka    panjang                         benefits, are deferred and amortized on a
        ditangguhkan dan diamortisasi selama sisa                          straight-line basis, over the economic lives of
        umur masing-masing HPH yang bersangkutan                           the respective concession rights.
        dengan menggunakan metode garis lurus.

   t.   Aset Tak Berwujud                                           t.     Intangible Assets

        Aset tak berwujud yang diperoleh secara                            Intangible assets acquired separately are
        terpisah pada awalnya diukur dengan biaya                          measured initially at cost. The cost of
        perolehan. Biaya perolehan aset tak berwujud                       intangible assets acquired in a business
        yang diperoleh dalam kombinasi bisnis adalah                       combination is the fair value as at the date of
        nilai wajarnya pada tanggal akuisisi. Setelah                      acquisition.  Following    initial  acquisition,
        akuisisi awal, aset tak berwujud dicatat                           intangible assets are carried at cost less any
        sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi                        accumulated      amortization      and      any
        amortisasi dan akumulasi kerugian penurunan                        accumulated impairment losses.
        nilai.

        Aset tak berwujud yang dihasilkan dari proses                      Internally    generated   intangible    assets,
        internal, tidak termasuk biaya pengembangan                        excluding capitalized development costs, are
        yang dikapitalisasi, tidak dikapitalisasi dan                      not capitalized and expenditure is reflected in
        pengeluaran yang timbul dicatat dalam laba                         profit or loss in the year in which the
        rugi pada tahun dimana pengeluaran tersebut                        expenditure is incurred.
        terjadi.

        Masa manfaat aset tak berwujud dinilai sebagai                     The useful lives of intangible assets        are
        terbatas atau tidak terbatas.                                      assessed as either finite or indefinite.

        Aset tak berwujud dengan masa manfaat                              Intangible assets with finite useful lives are
        terbatas, diamortisasi selama masa manfaat                         amortized over the estimated useful lives and
        ekonomis dan estimasi penurunan nilai bila ada                     assessed for impairment whenever there is an
        indikasi bahwa aset tak berwujud mengalami                         indication that the intangible asset may be
        penurunan nilai. Periode amortisasi dan                            impaired. The amortization period and the
        metode      amortisasi     ditelaah    sekurang-                   amortization method are reviewed at least at
        kurangnya     pada     setiap    akhir   periode                   each financial year-end. Changes in the
        pelaporan. Perubahan dalam masa manfaat                            expected useful life or the expected pattern of
        yang diharapkan atau pola konsumsi yang                            consumption of future economic benefits
        diharapkan dari manfaat ekonomi masa depan                         embodied in the asset is accounted for by
        yang terkandung dalam aset dicatat dengan                          changing the amortization period or method,
        mengubah jangka waktu amortisasi atau                              as appropariate, and are treated as changes in
        metode, jika sesuai, dan diperlakukan sebagai                      accounting     estimates.   The    amortization
        perubahan dalam estimasi akuntansi. Beban                          expense on intangible assets with finite useful
        amortisasi atas aset tak berwujud dengan                           lives is recognized in profit or loss in the
        masa manfaat terbatas diakui dalam laba rugi                       expense category consistent with the function
        sebagai kategori beban yang konsisten dengan                       of the intangible asset.
        fungsi aset tak berwujud.

        Aset tak berwujud dengan masa manfaat tidak                        Intangible assets with indefinite useful lives or
        terbatas atau belum siap digunakan diuji untuk                     not yet available for use are tested for
        penurunan nilai setiap tahunnya, atau lebih                        impairment annually or more frequently if the
        sering    jika    kejadian   dan     keadaaan                      events and circumstances indicate that the
        menginidikasikan bahwa nilai tercatat mungkin                      carrying value may be impaired either
        turun baik secara individual maupun pada                           individually or at the Cash Generating Unit
        tingkat Unit Penghasil Kas (UPK). Aset tak                         (CGU) level. Such intangible assets are not
        berwujud tersebut tidak diamortisasi. Masa                         amortized. The useful life of an intangible asset
        manfaat aset tak berwujud dengan masa                              with an indefinite useful life is reviewed
        manfaat yang tidak terbatas ditelaah setiap                        annually to determine whether the useful life
        tahun untuk menentukan apakah penilaian                            assessment continues to be supportable. If
        masa manfaat tersebut masih relevan. Jika                          not, the change in useful life from indefinite to
        tidak, perubahan dalam masa manfaat dari                           finite is made on a prospective basis.
        tidak terbatas ke terbatas dilakukan secara
        prospektif.




                                                           - 74 -
                                                       289
Page 314
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                               DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                   THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Keuntungan atau kerugian yang timbul dari                     Gains or losses arising from derecognition of an
       penghentian pengakuan aset tak berwujud                       intangible asset are measured as the difference
       diukur sebagai selisih antara jumlah bersih                   between the net disposal proceeds and the
       yang diterima dan nilai tercatat aset dan diakui              carrying amount of the asset and are
       pada laba rugi pada saat aset tersebut                        recognized in profit or loss when the asset is
       dihentikan pengakuannya.                                      derecognized.

       Unproved properties                                           Unproved properties

       Unproved properties mencerminkan nilai wajar                  Unproved properties represent the fair value of
       dari unproved geothermal interest yang                        unproved geothermal interest acquired.
       diperoleh.

       Unproved properties diakui secara terpisah                    Unproved properties is recognized separately
       sebagai aset tak berwujud (Catatan 25) yang                   as intangible assets (Note 25), tested at least
       diuji paling sedikit setiap tahunnya untuk                    annually for impairment and carried at cost
       penurunan nilai dan dicatat sebesar biaya                     less any accumulated impairment losses.
       perolehan   dikurangi   akumulasi   kerugian
       penurunan nilai.

       Goodwill                                                      Goodwill

       Goodwill timbul atas akuisisi dari suatu bisnis               Goodwill arising on an acquisition of a business
       yang dicatat pada biaya perolehan yang                        is carried at cost as established at the date of
       ditetapkan pada tanggal akuisisi dari bisnis                  acquisition of the business (Note 3d) less
       tersebut (Catatan 3d) dikurangi akumulasi                     accumulated impairment losses, if any.
       penurunan nilai, jika ada.

       Untuk tujuan pengujian penurunan nilai,                       For the purpose of impairment testing, goodwill
       goodwill yang diperoleh dalam kombinasi                       from business combination, is allocated to each
       bisnis, dialokasikan sejak tanggal akuisisi ke                of the Group’s cash-generating unit expected
       masing-masing unit penghasil kas milik Grup                   to benefit from the synergies of the
       yang diharapkan dapat memperoleh manfaat                      combination, excluded if the other assets or
       dari sinergi kombinasi bisnis, terlepas dari                  liabilities from acquiree placed in those units.
       apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang
       diakuisisi ditempatkan ke unit-unit tersebut.

       Unit penghasil kas yang goodwill-nya telah                    A cash generating unit to which goodwill has
       dialokasikan diuji untuk penurunan nilai setiap               been allocated is tested for impairment
       tahun dan bila ada indikasi bahwa unit                        annually and if there is an indication that the
       penghasil kas mengalami penurunan nilai.                      unit may be impaired. Impairment determined
       Penurunan nilai ditentukan untuk goodwill                     for goodwill by assess recoverable amounts
       dengan menilai jumlah yang dapat dipulihkan                   from each of cash generating unit where the
       dari masing-masing unit penghasil kas dimana                  goodwill is pledged. If the recoverable amount
       goodwill dilekatkan. Apabila jumlah yang dapat                of the cash-generating unit is less than its
       dipulihkan dari unit penghasil kas kurang dari                carrying amount, the impairment loss is
       nilai tercatat, kerugian penurunan nilai diakui               recognized in profit and loss. An impairment
       pada laba rugi. Kerugian penurunan nilai yang                 loss recognized for goodwill is not reversed in
       diakui untuk goodwill tidak dibalik pada periode              subsequent periods.
       berikutnya.

       Apabila goodwill merupakan bagian dari unit                   If the goodwill is part of cash generating unit
       penghasil kas dan bagian dari operasi di dalam                and part of discontinued operation inside those
       unit penghasil kas tersebut dihentikan,                       cash generating unit, the goodwill with
       goodwill dengan operasi yang dihentikan                       discontinued     operation    recorded    under
       dimasukkan dalam jumlah tercatat operasi saat                 operation book value when determine gain or
       menentukan keuntungan atau kerugian dari                      loss from discontinued operation. Disposal
       penghentian operasi. Goodwill yang dihentikan                 goodwill    in this situation measured at fair
       dalam keadaan ini diukur berdasarkan nilai                    value    from discontinued      operation and
       wajar relatif dari operasi yang dihentikan dan                operating cash generating unit portion.
       porsi unit penghasil kas yang dipertahankan.

       Perangkat lunak                                               Software

       Biaya untuk memperoleh dan menyiapkan                         Costs to acquire and prepare software for use
       perangkat lunak untuk digunakan dicatat                       are recorded as intangible assets and
       sebagai aset tak berwujud dan diamortisasi                    amortized on a straight line basis over its finite
       secara garis lurus selama masa manfaatnya                     useful life of five years.
       yang terbatas selama lima tahun.




                                                          - 75 -
                                                      290
Page 315
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                 NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                        DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                            THE YEARS THEN ENDED (Continued)


        Verified Carbon Units and Certified Emission                          Verified Carbon Units and Certified Emission
        Reduction (“Carbon credits”)                                          Reduction (“Carbon credits”)

        Biaya untuk mendaftarkan Verified Carbon                              Costs to register the Verified Carbon Units and
        Units and Certified Emission Reduction dicatat                        Certified Emission Reduction are recorded as
        sebagai aset tak berwujud dan diakui dalam                            intangible assets and recognized in profit or
        laba rugi ketika jumlah unit yang terdaftar                           loss when the registered number of units are
        terjual.                                                              sold.

   u.   Sewa                                                        a. u.     Leases

        Sebelum 1 Januari 2020                                               Before January 1, 2020

        Sesuai dengan PSAK 30, Sewa, sewa                                    In accordance with PSAK 30, Leases, leases
        diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan jika                        were classified as finance leases whenever the
        sewa tersebut mengalihkan secara substantial                         terms of the lease transfer substantially all the
        seluruh risiko dan manfaat yang terkait                              risks and rewards of ownership to the lessee.
        dengan kepemilikan aset. Sewa lainnya, yang                          All other leases were classified as operating
        tidak      memenuhi        kriteria    tersebut,                     leases.
        diklasifikasikan sebagai sewa operasi.

        Sebagai lessee                                                       As lessee

        Aset pada sewa pembiayaan dicatat pada awal                          Assets held under finance leases were initially
        masa sewa sebesar nilai wajar aset sewaan                            recognized as assets of the Company and its
        Perusahaan dan entitas anak yang ditentukan                          subsidiaries at their fair value at the inception
        pada awal kontrak atau, jika lebih rendah,                           of the lease or, if lower, at the present value of
        sebesar nilai kini dari pembayaran sewa                              the     minimum       lease     payments.        The
        minimum. Liabilitas kepada lessor disajikan di                       corresponding liability to the lessor was
        dalam laporan posisi keuangan konsolidasian                          included in the consolidated statements of
        sebagai liabilitas sewa pembiayaan.                                  financial position as a finance lease liabilities.

        Aset yang diperoleh dari sebagai sewa                                Assets held under finance leases were
        pembiayaan disusutkan selama masa manfaat                            depreciated over their expected useful lives on
        ekspektasiannya dengan dasar yang sama                               the same basis as owned assets or, if there was
        dengan aset yang dimiliki atau, jika tidak ada                       no certainty that the lessee would obtain
        kepastian apakah lessee akan mendapatkan                             ownership by the end of the lease term, the
        kepemilikan pada akhir periode sewa, aset                            assets were depreciated over the shorter of the
        disusutkan selama periode yang lebih pendek                          lease term and their useful lives.
        antara periode sewa atau masa manfaat.

        Pembayaran sewa harus dipisahkan antara                              Lease payments were apportioned between
        bagian yang merupakan beban keuangan dan                             finance charges and reduction of the lease
        bagian yang merupakan pengurangan dari                               obligation so as to achieve a constant rate of
        liabilitas sewa sehingga mencapai suatu                              interest on the remaining balance of the
        tingkat bunga yang konstan (tetap) atas saldo                        liability. Contingent rentals were recognized as
        liabilitas. Rental kontinjen dibebankan pada                         expense in the periods in which they were
        periode terjadinya.                                                  incurred.

        Pembayaran sewa operasi diakui sebagai                               Operating lease payments were recognized as
        beban dengan dasar garis lurus (straight-line                        an expense on a straight-line basis over the
        basis) selama masa sewa, kecuali terdapat                            lease term, except where another systematic
        dasar sistematis lain yang dapat lebih                               basis was more representative of the time
        mencerminkan pola waktu dari manfaat aset                            pattern in which economic benefits from the
        yang dinikmati pengguna. Rental kontinjen                            leased asset were consumed. Contingent
        diakui sebagai beban di dalam periode                                rentals arising under operating leases were
        terjadinya.                                                          recognized as an expense in the period in which
                                                                             they were incurred.

        Dalam hal insentif diperoleh dalam sewa                              In the event that lease incentives were received
        operasi, insentif tersebut diakui sebagai                            to enter into operating leases, such incentives
        liabilitas. Keseluruhan manfaat dari insentif                        were recognized as a liability. The aggregate
        diakui sebagai pengurangan dari biaya sewa                           benefit of incentives was recognized as a
        dengan dasar garis lurus kecuali terdapat                            reduction of rental expense on a straight-line
        dasar sistematis lain yang lebih mencerminkan                        basis, except where another systematic basis
        pola waktu dari manfaat yang dinikmati                               was more representative of the time pattern in
        pengguna.                                                            which economic benefits from the leased asset
                                                                             were consumed.




                                                           - 76 -
                                                       291
Page 316
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                 DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                     THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Grup sebagai pesewa                                            The Group as lessor

       Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui                       Rental income from operating leases was
       sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus                    recognized on a straight-line basis over the
       selama masa sewa. Biaya langsung awal yang                     term of the relevant lease. Initial direct costs
       terjadi dalam proses negosiasi dan pengaturan                  incurred in negotiating and arranging an
       sewa operasi ditambahkan dalam jumlah                          operating lease were added to the carrying
       tercatat aset sewaan dan diakui dengan dasar                   amount of the leased asset and recognized on a
       garis lurus selama masa sewa.                                  straight-line basis over the lease term.

       Setelah 1 Januari 2020                                         From January 1, 2020

       Sebagai penyewa                                                As lessee

       Grup      menilai apakah    sebuah    kontrak                  The Group assesses whether a contract is or
       mengandung sewa, pada tanggal insepsi                          contains a lease, at the inception of the
       kontrak. Grup mengakui aset hak-guna dan                       contract. The Group recognizes a right-of-use
       liabilitas sewa terkait sehubungan dengan                      asset and a corresponding lease liability with
       seluruh kesepakatan sewa di mana Perusahaan                    respect to all lease arrangements in which it is
       merupakan penyewa, kecuali untuk sewa                          the lessee, except for short-term leases
       jangka-pendek (yang didefinisikan sebagai                      (defined as leases with a lease term of 12
       sewa yang memiliki masa sewa 12 bulan atau                     months or less) and leases of low value assets.
       kurang) dan sewa yang aset pendasarnya                         For these leases, the Group recognizes the
       bernilai-rendah. Untuk sewa-sewa tersebut,                     lease payments as an operating expense on a
       Grup mengakui pembayaran sewa sebagai                          straight-line basis over the term of the lease
       beban operasi secara garis lurus selama masa                   unless another systematic basis is more
       sewa kecuali dasar sistematis lainnya lebih                    representative of the time pattern in which
       merepresentasikan pola konsumsi manfaat                        economic benefits from the leased assets are
       penyewa dari aset sewa.                                        consumed.

       Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini                 The lease liability is initially measured at the
       pembayaran sewa masa depan yang belum                          present value of the lease payments that are
       dibayarkan pada tanggal permulaan, yang                        not paid at the commencement date,
       didiskontokan menggunakan suku bunga                           discounted by using the rate implicit in the
       implisit dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak                 lease. If this rate cannot be readily determined,
       dapat ditentukan, Grup menggunakan suku                        the Group uses the incremental borrowing rate
       bunga pinjaman inkremental khusus untuk                        specific to the lessee.
       penyewa.

       Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam                      Lease payments included in the measurement
       pengukuran liabilitas sewa terdiri atas:                       of the lease liability comprise:

       •   Pembayaran tetap (termasuk pembayaran                      •   fixed lease payments (including in-
           tetap      secara-substansi), dikurangai                       substance fixed payments), less any lease
           insentif sewa;                                                 incentives;
                                                                 •
       •   Pembayaran      sewa    variabel  yang                •    •   variable lease payments that depend on an
           bergantung pada indeks atau suku bunga                         index or rate, initially measured using the
           yang pada awalnya diukur dengan                                index or rate at the commencement date;
           menggunakan indeks atau suku bunga
           pada tanggal permulaan;
                                                                 •
       •   jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan              •    •   the amount expected to be payable by the
           oleh   penyewa    dalam   jaminan   nilai                      lessee under residual value guarantees;
           residual;

       •   harga eksekusi opsi beli jika penyewa                 •    •   the exercise price of purchase options, if
           cukup pasti untuk mengeksekusi opsi                            the lessee is reasonably certain to exercise
           tersebut; dan                                                  the options; and

       •   pembayaran penalti karena penghentian                 •    •   payments of penalties for terminating the
           sewa, jika masa sewa merefleksikan                             lease, if the lease term reflects the exercise
           penyewa   mengeksekusi   opsi  untuk                           of an option to terminate the lease.
           menghentikan sewa.

       Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah                 The lease liability is presented as a separate
       dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.                   line in the consolidated statement of financial
                                                                      position.




                                                        - 77 -
                                                    292
Page 317
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                    PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                    DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                        THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan                         The lease liability is subsequently measured by
       meningkatkan     jumlah     tercatat   untuk                      increasing the carrying amount to reflect the
       mereflesikan bunga atas liabilitas sewa                           interest on the lease liability (using the
       (menggunakan metode suku bunga efektif)                           effective interest method) and by reducing the
       dan dengan mengurangi jumlah tercatat untuk                       carrying amount to reflect the lease payments
       merefleksikan sewa yang telah dibayar.                            made.

       Grup mengukur kembali liabilitas sewa (dan                        The Group remeasures the lease liability (and
       melakukan penyesuaian terkait terhadap aset                       makes a corresponding adjustment to the
       hak-guna) jika:                                                   related right-of-use assets) whenever:

       •   terdapat perubahan dalam masa sewa                       •    •   the lease term has changed or there is a
           atau perubahan dalam penilaian atas                               change in the assessment of the exercise
           eksekusi opsi pembelian, di mana liabilitas                       of a purchase option, in which case the
           sewa diukur dengan mendiskontokan                                 lease liability is remeasured by discounting
           pembayaran sewa revisian menggunakan                              the revised lease payments using a revised
           tingkat diskonto revisian;                                        discount rate;
                                                                    •
       •   terdapat perubahan sewa masa depan                       •    •   the lease payments change due to changes
           sebagai akibat dari perubahan indeks atau                         in an index or rate or a change in expected
           perubahan       perkiraan      pembayaran                         payment under a guaranteed residual
           berdasarkan nilai residual jaminan di mana                        value, in which cases the lease liability is
           liabilitas sewa diukur kembali dengan                             remeasured by discounting the revised
           mendiskontokan       pembayaran       sewa                        lease payments using the initial discount
           revisian menggunakan tingkat diskonto                             rate (unless the lease payments change is
           awal (kecuali jika pembayaran sewa                                due to a change in a floating interest rate,
           berubah karena perubahan suku bunga                               in which case a revised discount rate is
           mengambang, di mana tingkat diskonto                              used); or
           revisian digunakan); atau
                                                                    •
       •   kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi                 •    •   a lease contract is modified and the lease
           sewa tidak dicatat sebagai sewa terpisah,                         modification is not accounted for as a
           di mana liabilitas sewa diukur dengan                             separate lease, in which case the lease
           mendiskontokan      pembayaran      sewa                          liability is remeasured by discounting the
           revisian menggunakan tingkat diskonto                             revised lease payments using a revised
           revisian.                                                         discount rate.

       Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal                        The right-of-use assets comprise the initial
       atas liabilitas sewa, pembayaran sewa yang                        measurements of the corresponding lease
       dilakukan pada saat atau sebelum permulaan                        liability, lease payments made at or before the
       sewa dan biaya langsung awal. Aset hak-guna                       commencement day and any initial direct costs.
       selanjutnya diukur sebesar biaya dikurangi                        They are subsequently measured at cost less
       akumulasi       penyusutan  dan     kerugian                      accumulated depreciation and impairment
       penurunan nilai.                                                  losses.

       Jika Grup dibebankan kewajiban atas biaya                         Whenever the Group incurs an obligation for
       membongkar dan memindahkan aset sewa,                             costs to dismantle and remove a leased asset,
       merestorasi tempat di mana aset berada atau                       restore the site on which it is located or restore
       merestorasi aset pendasar ke kondisi yang                         the underlying assets to the conditions required
       disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa,                       by the terms and conditions of the lease, a
       provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 57.                         provision is recognized and measured under
       Biaya tersebut diperhitungkan dalam aset hak-                     PSAK 57. The costs are included in the related
       guna terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi                 right-of-use asset, unless those costs are
       untuk memproduksi persediaan.                                     incurred to produce inventories.

       Aset hak-guna disusutkan selama periode yang                      Right-of-use assets are depreciated over the
       lebih singkat antara masa sewa dan masa                           shorter period of lease term and useful life of
       manfaat aset pendasar. Jika sewa mengalihkan                      the underlying assets. If a lease transfers
       kepemilikan aset pendasar atau jika biaya                         ownership of the underlying assets or the cost
       perolehan aset hak-guna merefleksikan Grup                        of the right-of-use assets reflects that of the
       akan mengeksekusi opsi beli, aset hak-guna                        Group expects to exercise a purchase option,
       disusutkan   selama masa manfaat aset                             the related right-of-use asset is depreciated
       pendasar. Penyusutan dmulai pada tanggal                          over the useful life of the underlying assets.
       permulaan sewa.                                                   The depreciation starts at the commencement
                                                                         date of the lease.

       Aset hak-guna disajikan sebagai pos terpisah                      The right-of-use assets are presented as a
       di laporan posisi keuangan konsolidasian.                         separate line in the consolidated statement of
                                                                         financial position.




                                                           - 78 -
                                                       293
Page 318
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                             PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                             DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                 THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Grup menerapkan PSAK 48 untuk menentukan                   The Group applies PSAK 48 to determine
       apakah aset hak-guna mengalami penurunan                   whether a right-of-use asset is impaired and
       nilai dan mencatat kerugian penurunan nilai                accounts for any identified impairment loss as
       yang teridentifikasi sebagaimana dijelaskan                described in the impairment of assets policy.
       dalam kebijakan aset penurunan nilai.

       Sewa variabel yang tidak bergantung pada                   Variable rents that do not depend on an index
       indeks atau suku bunga tidak diperhitungkan                or rate are not included in the measurements of
       dalam pengukuran liabilitas sewa dan aset                  the lease liability and the right-of-use asset.
       hak-guna. Pembayaran terkait diakui sebagai                The related payments are recognized as an
       beban dalam periode di mana peristiwa atau                 expense in the period in which the event or
       kondisi yang memicu pembayaran tersebut                    condition that triggers those payments occur
       terjadi dan dicatat dalam pos "Beban umum                  and are included in the line "General and
       dan administrasi" dalam laporan laba rugi dan              administrative expenses" in the consolidated
       penghasilan komprehensif lain konsolidasian.               statement of profit or loss and other
                                                                  comprehensive income.

       Sebagai cara praktis, PSAK 73 mengijinkan                  As a practical expedient, PSAK 73 permits a
       penyewa     untuk  memisahkan      komponen                lessee not to separate non-lease components,
       nonsewa,    dan   mencatat    masing-masing                and instead account for any lease and
       komponen sewa dan komponen nonsewa                         associated non-lease components as a single
       sebagai kesepakatan sewa tunggal. Grup tidak               arrangement. The Group has not used this
       menggunakan cara praktis ini. Untuk kontrak                practical expedient. For contracts that contain a
       yang memiliki komponen sewa dan satu atau                  lease component and one or more additional
       lebih sewa tambahan atau komponen non                      lease or non-lease components, the Group
       sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam                    allocates the consideration in the contract to
       kontrak ke setiap komponen sewa dengan                     each lease component on the basis of the
       dasar harga jual relatif berdiri sendiri dari              relative stand-alone price of the lease
       komponen sewa dan jumlah agregat masing-                   component and the aggregate stand-alone price
       masing dari komponen non sewa.                             of the non-lease components.

       Grup sebagai pesewa                                        The Group as lessor

       Grup melakukan perjanjian sewa sebagai                     The Group enters into lease agreements as a
       pesewa sehubungan dengan tangki, dermaga,                  lessor with respect to tank, jetty, building and
       bangunan dan pembangkit listrik.                           power plant.

       Sewa di       mana Grup sebagai pesewa                     Leases for which the Group is a lessor are
       diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan atau              classified as finance or operating leases.
       sewa operasi. Ketika persyaratan sewa secara               Whenever the terms of the lease transfer
       substansial mengalihkan seluruh risiko dan                 substantially all the risks and rewards of
       manfaat yang terkait dengan kepemilikan ke                 ownership to the lessee, the contract is
       penyewa, kontrak tersebut diklasifikasikan                 classified as a finance lease. All other leases are
       sebagai sewa pembiayaan. Seluruh sewa                      classified as operating leases.
       lainnya diklasifikasikan sebagai sewa operasi.

       Penghasilan sewa dari sewa operasi diakui                  Rental income from operating leases is
       secara garis lurus selama masa sewa yang                   recognized on a straight-line basis over the
       relevan. Biaya langsung awal yang terjadi                  terms of the relevant lease. Initial direct costs
       dalam menegosiasikan dan mengatur sewa                     incurred in negotiating and arranging an
       operasi ditambahkan ke jumlah tercatat aset                operating lease are added to the carrying
       sewa dan diakui secara garis lurus selama                  amount of the leased assets and recognized on
       masa sewa.                                                 a straight-line basis over the lease term.

       Dalam sewa pembiayaan, jumlah terutang oleh                Amounts due from lessees under finance leases
       penyewa diakui sebagai piutang sebesar                     are recognized as receivables at the amount of
       jumlah yang sama dengan investasi sewa neto                the Group’s net investment in the leases.
       Grup.      Pengakuan      penghasilan   sewa               Finance lease income is allocated to accounting
       pembiayaan      dialokasikan   pada   periode              periods so as to reflect a constant periodic rate
       akuntansi yang mencerminkan suatu tingkat                  of return on the Group 's net investment
       pengembalian periodik yang konstan atas                    outstanding in respect of the leases.
       investasi bersih pesewa.

       Ketika suatu kontrak mencakup komponen                     When a contract includes lease and non-lease
       sewa dan non-sewa, Grup menerapkan                         components, the Group applies PSAK 72 to
       PSAK 72 untuk mengalokasikan imbalan                       allocate the consideration under the contract to
       berdasarkan kontrak bagi setiap komponen.                  each component.




                                                        - 79 -
                                                    294
Page 319
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                      DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                          THE YEARS THEN ENDED (Continued)


   v.   Penurunan   Nilai       Aset    Non-keuangan                 v.     Impairment   of       Non-financial      Assets
        kecuali Goodwill                                                    Except Goodwill

        Sesuai dengan PSAK 48, Penurunan Nilai Aset,                        In accordance with PSAK 48, Impairment of
        pada akhir setiap periode pelaporan, Grup                           Assets, tt the end of each reporting period, the
        menelaah nilai tercatat aset non-keuangan                           Group reviews the carrying amount of non-
        untuk menentukan apakah terdapat indikasi                           financial assets to determine whether there is
        bahwa     aset    tersebut    telah  mengalami                      any indication that those assets have suffered
        penurunan     nilai.   Jika   terdapat   indikasi                   an impairment loss. If any such indication
        tersebut,   jumlah     terpulihkan   dari    aset                   exists, the recoverable amount of the asset is
        diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian                        estimated in order to determine the extent of
        penurunan nilai (jika ada). Bila tidak                              the impairment loss (if any). Where it is not
        memungkinkan untuk mengestimasi jumlah                              possible to estimate the recoverable amount of
        terpulihkan atas suatu aset individual, Grup                        an individual asset, the Group estimates the
        mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit                           recoverable amount of the cash generating unit
        penghasil kas atas aset. Ketika dasar alokasi                       to which the asset belongs. When a reasonable
        yang wajar dan konsisten dapat diidentifikasi,                      and consistent basis of allocation can be
        aset perusahaan juga dialokasikan ke masing-                        identified, corporate assets are also allocated
        masing kelompok unit penghasil kas, atau                            to   individual   cash-generating    units,   or
        sebaliknya mereka dialokasikan ke kelompok                          otherwise they are allocated to the smallest
        terkecil dari kelompok unit penghasil kas di                        group of cash-generating units for which a
        mana dasar alokasi yang wajar dan konsisten                         reasonable and consistent allocation basis can
        dapat diidentifikasi.                                               be identified.

        Jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara                    Recoverable amount is the higher of fair value
        nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai                     less cost to sell and value in use. In assessing
        pakai. Dalam menilai nilai pakainya, estimasi                       value in use, the estimated future cash flows
        arus kas masa depan didiskontokan ke nilai                          are discounted to their present value using a
        kini menggunakan tingkat diskonto sebelum                           pre-tax discount rate that reflects current
        pajak yang menggambarkan penilaian pasar                            market assessments of the time value of
        kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik                      money and the risks specific to the asset for
        atas aset dengan estimasi arus kas masa                             which the estimates of future cash flows have
        depan belum disesuaikan.                                            not been adjusted.

        Jika jumlah terpulihkan dari aset non-                              If the recoverable amount of the non-financial
        keuangan (unit penghasil kas) lebih kecil dari                      asset (cash generating unit) is less than its
        nilai tercatatnya, nilai tercatat aset (unit                        carrying amount, the carrying amount of the
        penghasil kas) diturunkan menjadi sebesar                           asset (cash generating unit) is reduced to its
        jumlah terpulihkan dan rugi penurunan nilai                         recoverable amount and an impairment loss is
        segera diakui dalam laba rugi.                                      recognized immediately against earnings.

        Ketika penurunan nilai selanjutnya dibalik,                         When an impairment loss subsequently
        jumlah tercatat aset (atau unit penghasil kas)                      reverses, the carrying amount of the asset (or
        ditingkatkan ke estimasi yang direvisi dari                         a cash-generating unit) is increased to the
        jumlah    terpulihkannya,   namun     kenaikan                      revised estimate of its recoverable amount, but
        jumlah tercatat tidak boleh melebihi jumlah                         so that the increased carrying amount does not
        tercatat ketika kerugian penurunan nilai tidak                      exceed the carrying amount that would have
        diakui untuk aset (atau unit penghasil kas)                         been determined had no impairment loss been
        pada tahun-tahun sebelumnya. Pembalikan                             recognized for the asset (or cash-generating
        rugi penurunan nilai diakui segera dalam laba                       unit) in prior years. A reversal of an
        rugi, kecuali aset yang bersangkutan dicatat                        impairment loss is recognized immediately in
        pada jumlah revaluasian, dalam hal ini                              profit or loss, unless the relevant asset is
        pembalikan      kerugian    penurunan      nilai                    carried at a revalued amount, in which case
        diperlakukan sebagai kenaikan nilai revaluasi.                      the reversal of the impairment loss is treated
                                                                            as a revaluation increase.

        Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai                           Accounting policy for impairment of financial
        aset keuangan dijelaskan dalam Catatan 3h;                          assets is discussed in Note 3h; while
        penurunan nilai untuk goodwill dijelaskan                           impairment for goodwill is discussed in
        dalam Catatan 3t.                                                   Note 3t.

   w. Provisi                                                        w. Provisions

        Sesuai dengan PSAK 57, Provisi, Liabilitas                          In accordance with PSAK 57, Provisions,
        Kontinjensi dan Aset Kontinjensi, provisi diakui                    Contingent Liabilities and Contingent Assets,
        ketika Grup memiliki kewajiban kini (baik                           provisions are recognized when the Group has
        bersifat hukum maupun bersifat konstruktif)                         a present obligation (legal or constructive) as a
        sebagai    akibat    peristiwa    masa      lalu,                   result of a past event, it is probable that the
        kemungkinan       besar     Grup    diharuskan                      Group will be required to settle the obligation,
        menyelesaikan kewajiban dan estimasi yang                           and a reliable estimate can be made of the
        andal mengenai jumlah kewajiban tersebut                            amount of the obligation.
        dapat dibuat.




                                                            - 80 -
                                                        295
Page 320
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                       DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                           THE YEARS THEN ENDED (Continued)


        Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil                      The amount recognized as a provision is the
        estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan                         best estimate of the consideration required to
        untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir                        settle the present obligation at the end of the
        periode pelaporan, dengan mempertimbangkan                           reporting period, taking into account the risks
        risiko dan ketidakpastian yang meliputi                              and uncertainties surrounding the obligation.
        kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur                           Where a provision is measured using the cash
        menggunakan arus kas yang diperkirakan                               flows estimated to settle the present
        untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka                             obligation, its carrying amount is the present
        nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas.                   value of those cash flows.

        Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomi                         When some or all of the economic benefits
        untuk penyelesaian provisi yang diharapkan                           required to settle a provision are expected to
        dapat dipulihkan dari pihak ketiga, piutang                          be recovered from a third party, a receivable is
        diakui sebagai aset apabila terdapat kepastian                       recognized as an asset if it is virtually certain
        bahwa penggantian akan diterima dan jumlah                           that reimbursement will be received and the
        piutang dapat diukur secara andal.                                   amount of the receivable can be measured
                                                                             reliably.

   x.   Biaya Pinjaman                                                x.     Borrowing Costs

        Sesuai dengan PSAK 26, Biaya Pinjaman, biaya                         In accordance with PSAK 26, Borrowing Costs,
        pinjaman yang dapat diatribusikan secara                             borrowing costs directly attributable to the
        langsung dengan perolehan, konstruksi atau                           acquisition, construction or production of
        pembuatan aset kualifikasian, merupakan aset                         qualifying assets, which are assets that
        yang membutuhkan waktu yang cukup lama                               necessarily take a substantial period of time to
        agar siap untuk digunakan atau dijual,                               get ready for their intended use or sale, are
        ditambahkan pada biaya perolehan aset                                added to the cost of those assets, until such
        tersebut, sampai dengan saat aset secara                             time as the assets are substantially ready for
        substansial siap untuk digunakan atau dijual.                        their intended use or sale.

        Ketika pinjaman dengan suku bunga variabel                           To the extent that variable rate borrowings are
        digunakan untuk membiayai aset kualifikasian                         used to finance a qualifying asset and are
        dan dilindung nilai dengan lindung nilai arus                        hedged in an effective cash flow hedge of
        kas yang efektif dari risiko suku bunga, bagian                      interest rate risk, the effective portion of the
        efektif dari derivatif tersebut diakui dalam                         derivative     is    recognized     in     other
        penghasilan      komprehensif       lain    dan                      comprehensive income and reclassified to profit
        direklasifikasi ke laba rugi ketika aset                             or loss when the qualifying asset impacts profit
        kualifikasian berdampak pada laba rugi. Ketika                       or loss. To the extent that fixed rate
        suku bunga pinjaman tetap digunakan untuk                            borrowings are used to finance a qualifying
        membiayai aset kualifikasian dan nilai wajarnya                      asset and are hedged in an effective fair value
        dilindung nilai secara efektif dari risiko suku                      hedge of interest rate risk, the capitalized
        bunga, biaya pinjaman yang dikapitalisasi                            borrowing costs reflect the hedged interest
        mencerminkan tingkat bunga yang dilindung                            rate.
        nilai.

        Penghasilan investasi diperoleh atas investasi                       Investment income earned on the temporary
        sementara dari pinjaman yang secara spesifik                         investment of specific borrowings pending their
        belum digunakan untuk pengeluaran aset                               expenditure on qualifying assets is deducted
        kualifikasian dikurangi dari biaya pinjaman                          from     the    borrowing  costs  eligible for
        yang dikapitalisasi.                                                 capitalization.

        Semua biaya pinjaman lainnya diakui dalam                            All other borrowing costs are recognized in
        laba rugi pada periode terjadinya.                                   profit or loss in the period in which they are
                                                                             incurred.

   y.   Pengakuan Pendapatan dan Beban                                y.     Revenue and Expense Recognition

        Sebelum 1 Januari 2020                                               Before January 1, 2020

        Sesuai   dengan    PSAK     23,   Pendapatan,                        In accordance with PSAK 23, Revenue, revenue
        pendapatan diukur dengan nilai wajar imbalan                         was measured at the fair value of the
        yang diterima atau dapat diterima. Pendapatan                        consideration received or receivable. Revenue
        dikurangi dengan estimasi retur pelanggan,                           was reduced for estimated customer returns,
        rabat dan cadangan lain yang serupa.                                 rebates and other similar allowances.




                                                             - 81 -
                                                         296
Page 321
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                              PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                              DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                  THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Penjualan barang                                             Sale of goods

       Pendapatan dari penjualan barang diakui bila                 Revenue from sale of goods was recognized
       seluruh kondisi berikut dipenuhi:                            when all of the following conditions were
                                                                    satisfied:

        • Grup telah memindahkan risiko secara                     • The Group had transferred to the buyer the
          signifikan dan manfaat kepemilikan barang                  significant risks and rewards of ownership of
          kepada pembeli;                                            the goods;

        • Grup tidak lagi melanjutkan pengelolaan                  • The Group retained neither continuing
          yang biasanya terkait dengan kepemilikan                   managerial involvement to the degree
          atas    barang    ataupun     melakukan                    usually associated with ownership nor
          pengendalian efektif atas barang yang                      effective control over the goods sold;
          dijual;

        • Jumlah pendapatan tersebut dapat diukur                  • The amount of revenue could be measured
          dengan andal;                                              reliably;

        • Kemungkinan besar manfaat ekonomi yang                   • It was probable that the economic benefits
          terkait dengan transaksi akan mengalir                     associated with the transaction would flow
          kepada Grup tersebut; dan                                  to the Group; and

        • Biaya yang terjadi atau akan terjadi                     • The cost incurred or to be incurred in
          sehubungan transaksi penjualan tersebut                    respect of the transaction could be
          dapat diukur dengan andal.                                 measured reliably.

       Pendapatan listrik                                           Electricity revenue

       Pendapatan listrik dicatat untuk jumlah output               Electricity revenue was recorded for the
       listrik yang dikirim atau mampu dikirim ke                   quantity of electricity output delivered or
       pembeli. Kuantitas yang dikirim ditentukan                   capable of being delivered to the buyers.
       melalui meter pengukuran listrik pada titik                  Quantities delivered were determined through
       pengiriman. Grup telah menetapkan bahwa                      electrical measurement meters at the delivery
       ESC dan JOC harus dicatat sebagai sewa                       point. The Group had determined that the ESC
       operasi.                                                     and JOC should be accounted for as an
                                                                    operating lease.

       Pendapatan uap                                               Steam revenue

       Pendapatan dari penyediaan energi panas                      Revenue from geothermal energy supply was
       bumi ditentukan melalui meter pengukuran                     measured by electricity meters in interface
       listrik pada titik interface dengan PLN atau                 point with PLN or SEGSPL (delivery point).
       SEGSPL (titik pengiriman). Penjualan energi                  Geothermal energy sales was recorded based
       panas bumi dicatat berdasarkan harga yang                    on determined price by certain formula in
       ditentukan oleh formula tertentu sesuai                      accordance with ESC.
       dengan ESC.

       Setelah 1 Januari 2020                                       From January 1, 2020

       Penjualan barang                                             Sale of goods

       Sesuai dengan PSAK 72, Pendapatan dari                       In accordance with PSAK 72, Revenue from
       Kontrak dengan Pelanggan, pendapatan Grup                    Contracts with Customers, the Group’s revenue
       dihasilkan dari penjualan barang jadi, sebagian              from     the   sale   of   finished   products,
       besar terdiri dari satu elemen pengiriman dan                predominantly contain a single delivery
       pendapatan diakui pada satu titik waktu                      element and revenue is recognized at a single
       tertentu pada saat pengendalian barang telah                 point in time when control has been transferred
       dialihkan kepada pelanggan. Pendapatan dari                  to the customer. Revenue from sale of goods
       penjualan barang diukur berdasarkan imbalan                  are measured based on the consideration to
       yang menjadi haknya dalam kontrak dengan                     which the Group expects to be entitled in a
       pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang                     contract with a customer and excludes
       ditagih atas nama pihak ketiga. Grup mengakui                amounts collected on behalf of third parties.
       pendapatan ketika mengalihkan pengendalian                   The Group recognizes revenue when it
       barang atau jasa kepada pelanggan, yaitu pada                transfers control of a product or service to a
       saat pengiriman barang.                                      customer, upon goods delivery.




                                                         - 82 -
                                                     297
Page 322
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                    THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Pendapatan listrik dan uap                                     Electricity and steam revenue

       Pendapatan listrik dan uap diakui ketika listrik               Electricity and steam revenue is recognized as
       dan uap dikirimkan. Pendapatan listrik dan uap                 the electricity and steam are delivered. The
       merupakan suatu kewajiban pelaksanaan yang                     electricity and steam revenue represents a
       merupakan sebuah janji untuk mengirimkan                       single performance obligation that represents a
       kepada pelanggan sejumlah barang yang                          promise to transfer to the customer a series of
       berbeda yang secara substantial sama dan                       distinct goods that are substantially the same
       memiliki pola pengiriman kepada pelanggan                      and that have the same pattern of transfer to
       yang sama.                                                     the customer.

       Kemajuan terhadap penyelesaian dari suatu                      Progress towards satisfaction of the single
       kewajiban pelaksanaan diukur menggunakan                       performance obligation is measured using an
       metode hasil berdasarkan unit yang diproduksi                  output method based on units produced and
       dan    dikirimkan    dalam     bulan    produksi.              delivered within the production month.
       Kuntaitas yang dikirimkan ditentukan melalui                   Quantities delivered are determined through
       alat pengukuran listrik pada titik pengiriman.                 electrical measurement meters at the delivery
                                                                      point.

       Pendapatan sewa tangki dan dermaga,                            Tank and jetty lease revenue, rendering of
       pendapatan     jasa,    pendapatan      sewa                   service, finance lease income, operating rental
       pembiayaan,   pendapatan     sewa    operasi,                  revenue, carbon credit revenue, dividend
       pendapatan carbon credit, penghasilan dividen                  income and interest income
       dan bunga

       Tidak ada perubahan atas kebijakan akuntansi                   There are no changes in accounting policies for
       untuk pendapatan sewa tangki dan dermaga,                      Tank and jetty lease revenue, rendering of
       pendapatan     jasa,    pendapatan      sewa                   service, finance lease income, operating rental
       pembiayaan,    pendapatan    sewa    operasi,                  revenue, carbon credit revenue, dividend
       pendapatan carbon credit, penghasilan dividen                  income and interest income after January 1,
       dan bunga untuk periode setelah 1 Januari                      2020.
       2020.

       Pendapatan sewa tangki dan dermaga                             Tank and jetty lease revenue

       Kebijakan akuntansi untuk pendapatan sewa                      Accounting policies for tank and jetty lease
       tangki dan dermaga diungkapkan dalam                           revenue are disclosed in Note 3u.
       Catatan 3u.

       Pendapatan jasa                                                Rendering of services

       Pendapatan dari kontrak atas penyediaan jasa                   Revenue from contract to provide services is
       diakui dengan acuan pada tingkat penyelesaian                  recognized by reference to the percentage of
       berdasarkan kontrak.                                           completion of the contract.

       Pendapatan sewa pembiayaan                                     Finance lease income

       Pendapatan diakui untuk semua jasa yang                        Revenues are recognised for all the services
       diberikan oleh Grup berdasarkan pengaturan                     provided by the Group under the build, own,
       membangun, memiliki, mengoperasikan dan                        operate and transfer arrangement for, which
       mentransfer, yang mencakup pendapatan                          include revenues for the construction of the
       untuk    pembangunan    pembangkit   listrik                   power plants (through the recognition of a
       (melalui     pengakuan    piutang     sewa                     finance lease receivable).
       pembiayaan).

       Grup     mengalokasikan   pembayaran     yang                  The Group allocates the consideration that it
       diterima untuk setiap kWh listrik yang                         receives for each kWh of electricity delivered to
       ditransfer ke PLN: pelunasan pokok dan bunga                   PLN into: repayments of principal and interest
       piutang sewa pembiayaan; dan pendapatan                        of the finance lease receivable; and revenues
       listrik, operasi dan pemeliharaan pembangkit                   for the production of electricity, operation and
       tenaga     listrik  yang   disajikan   sebagai                 maintenance of the power plants presented as
       pendapatan listrik dalam laporan laba rugi.                    electricity revenue in profit or loss. The Group
       Grup menggunakan metode nilai sisa untuk                       uses the residual value method to allocate the
       mengalokasikan      total pembayaran     yang                  total consideration received from PLN between
       diterima dari PLN antara pendapatan untuk                      revenues for the financing, operating and
       ativitas      pembiayaan,      operasi    dan                  maintenance activities. Finance income is
       pemeliharaan. Penghasilan pembiayaan diakui                    recognised based on a pattern reflecting a
       berdasarkan pola yang mencerminkan tingkat                     constant periodic rate of return on the Group's
       pengembalian periodik yang konstan atas saldo                  outstanding finance lease receivable balance.
       piutang sewa pembiayaan Grup.




                                                           - 83 -
                                                       298
Page 323
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                 DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                     THE YEARS THEN ENDED (Continued)


         Pendapatan sewa operasi                                         Operating rental revenue

         Pendapatan listrik dan pendapatan sewa                          Electricity revenue and operating rental
         operasi dialokasikan berdasarkan nilai wajar                    revenue are allocated based on the relative fair
         relatif masing-masing komponen pendapatan.                      values of each revenue component. Electricity
         Pendapatan listrik merupakan bagian dari                        revenue represents the portion of revenue that
         pendapatan yang memulihkan operasi dan                          recovers the operation and maintenance of the
         pemeliharaan pembangkit listrik. Pendapatan                     power plant. Lease revenue represents the
         sewa merupakan bagian dari pendapatan yang                      portion    of  revenue   that   recovers    the
         memulihkan investasi pada pembangkit listrik.                   investment in the power plant.

         Pendapatan carbon credit                                        Carbon credit revenue

         Pendapatan carbon credit diakui pada saat                       Carbon credit revenue is recognized upon sale
         penjualan unit tertentu dari Certified Emission                 of certain unit of Certified Emission Reduction
         Reduction (CER) dan Voluntary Emission                          (CER) and Voluntary Emission Reduction (VER)
         Reduction (VER) ke pasar.                                       to the market.

         Pendapatan dividen                                              Dividend revenue

         Pendapatan dividen dari investasi diakui ketika                 Dividend   revenue   from    investments is
         hak pemegang saham untuk menerima                               recognized when the shareholders rights to
         pembayaran ditetapkan.                                          receive payment has been established.

         Penghasilan bunga                                               Interest income

         Pendapatan bunga dari aset keuangan diakui                      Interest income from a financial asset is
         jika kemungkinan besar manfaat ekonomik                         recognized when is probable that the economic
         akan mengalir ke Grup dan jumlah pendapatan                     benefits will flow to the Group and the amount
         dapat diukur secara andal. Penghasilan bunga                    of income can be measured reliably. Interest
         diakui pada basis waktu, dengan acuan pada                      income is accrued on a time basis, by reference
         pokok pinjaman dan suku bunga efektif yang                      to the principal outstanding and at the effective
         berlaku, yang merupakan suku bunga yang                         interest rate applicable, which is the rate that
         secara     tepat    mendiskontokan    estimasi                  exactly discounts estimated future cash
         penerimaan kas masa depan selama perkiraan                      receipts through the expected life of the
         umur aset keuangan untuk memperoleh nilai                       financial asset to that asset’s net carrying
         tercatat aset bersih pada awal pengakuan.                       amount on initial recognition.

         Beban                                                           Expenses

         Beban diakui pada saat terjadinya.                              Expenses are recognized when incurred.

    z.   Imbalan Kerja                                              z.   Employee Benefit

         Penerapan Imbalan Kerja dalam Grup telah                        Implementation of Post-Employment Benefits
         sesuai dengan PSAK 24 mengenai Imbalan                          in the Group is in accordance with PSAK 24,
         Kerja.                                                          Employee Benefits.

         Program pensiun iuran pasti                                     Defined contribution pension plan

         CAP dan SMI menyelenggarakan program                            CAP and SMI established a defined contributory
         pensiun iuran pasti untuk seluruh karyawan                      plan covering all of its permanent employees.
         tetapnya. Iuran yang ditanggung CAP diakui                      Contributions funded by CAP were charged to
         sebagai beban pada laba rugi.                                   profit or loss.

         Program imbalan pasti                                           Defined benefit plan

         Grup membukukan imbalan kerja imbalan pasti                     In addition, the Group provides employment
         untuk karyawan sesuai dengan Undang Undang                      benefits as required under Labor Law
         Ketenagakerjaan     No.    13/2003.     Grup                    No. 13/2003 (the “Labor Law”). For normal
         menghitung selisih antara imbalan yang                          pension scheme, the Group calculates and
         diterima   karyawan   berdasarkan    undang-                    recognizes the higher of the benefits under the
         undang yang berlaku dengan manfaat yang                         Labor Law and those under such insurance
         diterima dari program asuransi untuk pensiun                    plan.
         normal.




                                                           - 84 -
                                                       299
Page 324
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                              PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                              DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                  THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Aset program adalah aset yang dimiliki oleh                  Plan assets are assets are held by a long-term
       dana pensiun karyawan jangka panjang atau                    employee benefit fund or qualifiying insurance
       polis asuransi yang memenuhi syarat. Aset                    policies. Plan assets are not available to the
       program tidak tersedia bagi kreditor Grup dan                creditors of the Group, nor can the paid directly
       juga tidak dapat dibayarkan langsung ke Grup.                to the Group. Fair value of plan assets is based
       Nilai wajar aset program didasarkan pada                     on market price information.
       informasi harga pasar.

       SEGHPL membuat pendanaan untuk imbalan ini                   SEGHPL made funding of this benefit through
       yang   dikelola   oleh   sebuah  perusahaan                  an investment fund being managed by an
       asuransi. Pendanaan tersebut memenuhi syarat                 insurance company. Such funding qualify as a
       sebagai aset program.                                        plan asset.

       CAP membuat pendanaan untuk imbalan ini                      CAP made funding of this benefit through an
       yang    dikelola  oleh   sebuah   perusahaan                 investment fund being managed by an
       asuransi. Pendanaan tersebut tidak memenuhi                  insurance company. Such funding does not
       syarat sebagai aset program dan diperlakukan                 qualify as a plan asset however accounted for
       sebagai hak penggantian.                                     as a reimbursement right.

       Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan                   The cost of providing benefits is determined
       menggunakan metode projected unit credit                     using the projected unit credit method, with
       dengan penilaian aktuaria yang dilakukan pada                actuarial valuations being carried out at the
       setiap akhir periode pelaporan tahunan.                      end of each annual reporting period.
       Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan                  Remeasurement, comprising actuarial gains
       dan kerugian aktuarial, perubahan dampak                     and losses, the effect of the changes to the
       batas atas aset (jika ada) dan dari imbal hasil              asset ceiling (if applicable) and the return on
       atas aset program (tidak termasuk bunga),                    plan assets (excluding interest), is reflected
       yang tercermin langsung dalam laporan posisi                 immediately in the consolidated statement of
       keuangan konsolidasian yang dibebankan atau                  financial position with a charge or credit
       dikreditkan ke penghasilan komprehensif lain                 recognized in other comprehensive income in
       periode terjadinya. Pengukuran kembali diakui                the     period     in    which      they    occur.
       dalam penghasilan komprehensif lain tercermin                Remeasurement         recognized       in    other
       sebagai pos       terpisah pada    penghasilan               comprehensive income is reflected as a
       komprehensif lain di ekuitas dan tidak akan                  separate item under other comprehensive
       direklasifikasi ke laba rugi. Biaya jasa lalu                income in equity and will not be reclassified to
       diakui    dalam    laba   rugi pada    periode               profit or loss. Past service cost is recognized in
       amendemen program. Bunga neto dihitung                       profit or loss in the period of a plan
       dengan mengalikan tingkat diskonto pada awal                 amendment. Net interest is calculated by
       periode imbalan pasti dengan liabilitas atau                 applying the discount rate at the beginning of
       aset imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti                 the period to the net defined benefit liability or
       dibagi menjadi tiga kategori :                               asset. Defined benefit costs are in to three
                                                                    categories:

       •   Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya              •   Service cost (including current service
           jasa lalu serta keuntungan dan kerugian                      cost, past service cost, as well as gains
           kurtailmen dan penyelesaian).                                and     losses   on    curtailments  and
                                                                        settlements).
       •   Beban atau pendapatan bunga neto.                        •   Net interest expense or income.
       •   Pengukuran kembali.                                      •   Remeasurement.

       Grup menyajikan dua komponen pertama dari                    The Group presents the first two components
       biaya imbalan pasti di laba rugi. Keuntungan                 of defined benefit costs in profit or loss.
       dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya                Curtailment gains and losses are accounted for
       jasa lalu.                                                   as past service costs.

       Kewajiban imbalan pensiun yang diakui pada                   The retirement benefit obligation recognized in
       laporan    posisi   keuangan     konsolidasian               the consolidated statement of financial position
       merupakan defisit atau surplus aktual dalam                  represents the actual deficit or surplus in the
       program imbalan pasti Grup. Surplus yang                     Group’s defined benefit plans. Any surplus
       dihasilkan dari perhitungan ini terbatas pada                resulting from this calculation is limited to the
       nilai kini manfaat ekonomik yang tersedia                    present value of any economic benefits
       dalam bentuk pengembalian dana program dan                   available in the form of refunds from the plans
       pengurangan iuran masa depan atas program.                   or reductions in future contributions to the
                                                                    plans.




                                                         - 85 -
                                                     300
Page 325
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                 DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                     THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Grup mengakui haknya dalam penggantian                          The    Group     recognizes    its  right   to
       berdasarkan polis asuransi sebagai aset                         reimbursement under the insurance policy as a
       terpisah, yang diukur sebesar nilai wajarnya.                   separate assets, which is measured at fair
       Dalam laporan laba rugi dan penghasilan                         value. In the consolidated statements of profit
       komprehensif lain konsolidasian, beban terkait                  or loss and other comprehensive income, the
       dengan program imbalan pasti dapat disajikan                    expense relating to a defined benefit plan is
       secara neto setelah dikurangkan dengan                          presented net of the amount recognized for a
       jumlah yang diakui dalam penggantian.                           reimbursement.

       Imbalan kerja jangka panjang lain                               Other long-term employee benefits

       Liabilitas yang diakui sehubungan dengan                        Liabilities recognized in respect of other long-
       imbalan kerja jangka panjang lain diukur pada                   term employee benefits are measured at the
       nilai kini estimasi arus kas keluar masa depan                  present value of the estimated future cash
       yang diharapkan akan dilakukan oleh Grup                        outflows expected to be made by the Group in
       sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh                      respect of services provided by employees up
       karyawan hingga tanggal pelaporan.                              to the reporting date.

    aa. Pajak Penghasilan                                           aa. Income Tax

       Sesuai dengan PSAK 46, Pajak Penghasilan,                       In accordance with PSAK 46, Income Tax,
       beban pajak penghasilan merupakan jumlah                        income tax expense represents the sum of the
       pajak kini terutang dan pajak tangguhan.                        tax currently payable and deferred tax.

       Pajak kini terutang berdasarkan laba kena                       The tax currently payable is based on taxable
       pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak                        profit for the year. Taxable profit differs from
       berbeda dari laba sebelum pajak seperti yang                    net profit as reported in profit or loss because
       dilaporkan   di  laba   rugi  karena     tidak                  it excludes items of income or expense that are
       memperhitungkan penghasilan atau beban                          taxable or deductible in other years and it
       yang dikenakan pajak atau dikurangkan pada                      further excludes items that are never taxable
       tahun berbeda dan tidak memperhitungkan                         or deductible. The Group’s liability for current
       pos-pos yang tidak pernah dikenakan pajak                       tax is calculated using tax rates that have been
       atau tidak dapat dikurangkan. Liabilitas Grup                   enacted or substantively enacted by the end of
       untuk pajak kini dihitung berdasarkan tarif                     the reporting period.
       pajak yang telah berlaku pada akhir periode
       peiaporan.

       Provisi diakui untuk penentuan pajak yang                       A provision is recognized for those matters for
       tidak pasti, tetapi kemungkinan besar akan                      which the tax determination is uncertain but it
       mengakibatkan arus keluar dana kepada                           is considered probable that there will be a
       otoritas pajak. Provisi diukur sebesar estimasi                 future outflow of funds to a tax authority. The
       terbaik atas jumlah ekspektasian yang                           provisions are measured at the best estimate
       terhutang.    Penilaian    berdasarkan     pada                 of the amount expected to become payable.
       pertimbangan professional pajak dalam Grup                      The assessment is based on the judgement of
       yang didukung dengan pengalaman lalu atas                       tax professionals within the Group supported
       aktivitas tersebut dan dalam kasus tertentu                     by previous experience in respect of such
       berdasarkan saran pakar pajak independen.                       activities and in certain cases based on
                                                                       specialist independent tax advice.

       Pajak tangguhan diakui atas perbedaan                           Deferred tax is recognized on temporary
       temporer antara jumlah tercatat aset dan                        differences between the carrying amounts of
       liabilitas     dalam      laporan       keuangan                assets and liabilities in the consolidated
       konsolidasian dengan dasar pengenaan pajak                      financial statements and the corresponding tax
       yang digunakan dalam perhitungan laba kena                      bases used in the computation of taxable
       pajak. Liabilitas pajak tangguhan umumnya                       profit. Deferred tax liabilities are generally
       diakui untuk seluruh perbedaan temporer kena                    recognized     for     all   taxable   temporary
       pajak. Aset pajak tangguhan umumnya diakui                      differences. Deferred tax assets are generally
       untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat                     recognized for all deductible temporary
       dikurangkan sepanjang kemungkinan besar                         differences to the extent that is probable that
       bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga                    taxable profits will be available against which
       perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Aset                     those deductible temporary differences can be
       dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika                utilized. Such deferred tax assets and liabilities
       perbedaan temporer timbul dari pengakuan                        are not recognized if the temporary differences
       awal (selain dari kombinasi bisnis) dari aset                   arises from the initial recognition (other than in
       dan liabilitas suatu transaksi yang tidak                       a business combination) of assets and liabilities
       mempengaruhi laba kena pajak atau laba                          in a transaction that affects neither the taxable
       akuntansi.     Selain   itu,   liabilitas   pajak               profit nor the accounting profit. In addition,
       tangguhan tidak diakui jika perbedaan                           deferred tax liabilities are not recognized if the
       temporer timbul dari pengakuan awal goodwill.                   temporary differences arises from the initial
                                                                       recognition of goodwill.



                                                           - 86 -
                                                       301
Page 326
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                    THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur                     Deferred tax assets and liabilities are
       dengan menggunakan tarif pajak yang                            measured at the tax rates that are expected to
       diharapkan berlaku dalam periode ketika                        apply in the period in which the liability is
       liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan                   settled or the asset realized, based on the tax
       berdasarkan tarif pajak (dan peraturan pajak)                  rates (and tax laws) that have been enacted,
       yang telah berlaku atau secara substantif telah                or substantively enacted, by the end of the
       berlaku pada akhir periode pelaporan.                          reporting period.

       Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan                 The measurement of deferred tax assets and
       mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai                     liabilities reflects the tax consequences that
       dengan cara Grup memperkirakan, pada akhir                     would follow from the manner in which the
       periode pelaporan, untuk memulihkan atau                       Group expects, at the end of the reporting
       menyelesaikan jumlah tercatat aset dan                         period, to recover or settle the carrying
       liabilitasnya.                                                 amount of their assets and liabilities.

       Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah                  The carrying amount of deferred tax asset is
       ulang pada akhir periode pelaporan dan                         reviewed at the end of each reporting period
       dikurangi jumlah tercatatnya jika kemungkinan                  and reduced to the extent that it is no longer
       besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam                probable that sufficient taxable profits will be
       jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan                    available to allow all or part of the asset to be
       sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan                     recovered.
       tersebut.

       Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai                  Current and deferred tax are recognized as an
       beban atau penghasilan dalam laba rugi                         expense or income in profit or loss, except
       periode    berjalan,  kecuali   untuk   pajak                  when they relate to items that are recognized
       penghasilan yang timbul dari transaksi atau                    outside of profit or loss (whether in other
       peristiwa yang diakui di luar laba rugi (baik                  comprehensive income or directly in equity), in
       dalam penghasilan komprehensif lain maupun                     which case the tax is also recognized outside of
       secara langsung di ekuitas), dalam hal                         profit or loss, or where they arise from the
       tersebut pajak juga diakui di luar laba rugi                   initial accounting for a business combination.
       atau yang timbul dari akuntansi awal                           In the case of a business combination, the tax
       kombinasi bisnis. Dalam hal kombinasi bisnis,                  effect is included in the accounting for the
       pengaruh pajak termasuk dalam akuntansi                        business combination.
       kombinasi bisnis.

       Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling                     Deferred tax assets and liabilities are offset
       hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat                   when there is legally enforceable right to set
       dipaksakan secara hukum untuk melakukan                        off current tax assets against current tax
       saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas               liabilities and when they relate to income tax
       pajak kini dan ketika aset pajak tangguhan                     levied by the same taxation authority on either
       dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan                  the same taxable entity or different taxable
       pajak penghasilan yang dikenakan oleh                          entities when there is an intention to settle its
       otoritas perpajakan yang sama atas entitas                     current tax assets and current tax liabilities on
       kena pajak yang sama atau entitas kena pajak                   a net basis, or to realize the assets and settle
       yang berbeda yang memiliki intensi untuk                       the liabilities simultaneously, in each future
       memulihkan aset dan liabilitas pajak kini                      period in which significant amounts of deferred
       dengan dasar neto, atau merealisasikan aset                    tax liabilities or assets are expected to be
       dan       menyelesaikan     liabilitas   secara                settled or recovered.
       bersamaan, pada setiap periode masa depan
       dimana jumlah signifikan atas aset atau
       liabilitas pajak tangguhan diharapkan untuk
       diselesaikan atau dipulihkan.

    bb. Laba per Saham                                             bb. Earnings per Share

       Sesuai dengan PSAK 56, Laba per Saham, laba                    In accordance with PSAK 56, Earnings per
       per saham dasar dihitung dengan membagi                        Share, basic earnings per share is computed
       laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik                  by dividing net income attributable to the
       entitas   induk  dengan     jumlah  rata-rata                  owners of the Company by the weighted
       tertimbang saham yang beredar pada tahun                       average number of shares outstanding during
       yang bersangkutan.                                             the year.




                                                          - 87 -
                                                      302
Page 327
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                 DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                     THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Laba per saham dilusian dihitung dengan                         Diluted earnings per share is computed by
       membagi laba bersih yang diatribusikan                          dividing net income attributable to the owners
       kepada pemilik entitas induk dengan jumlah                      of the Company by the weighted average
       rata-rata tertimbang saham biasa yang telah                     number of shares outstanding as adjusted for
       disesuaikan dengan dampak dari semua efek                       the effects of all dilutive potential ordinary
       berpotensi saham biasa yang dilutif.                            shares.

    cc. Instrumen Derivatif                                         cc. Derivative Financial Instruments

       Sesuai dengan PSAK 55, Instrumen Keuangan:                      In accordance with PSAK 55, Financial
       Pengakuan     dan    Pengukuran     (Sebelum                    Instruments: Recognition and Measurement
       1 Januari 2020) dan PSAK 71, Instrumen                          (Before January 1, 2020) and PSAK 71,
       Keuangan (Efektif 1 Januari 2020), Grup                         Financial Instruments (Effective January 1,
       melakukan     berbagai   kontrak   instrumen                    2020), the Group enters into a variety of
       keuangan derivatif untuk mengelola eksposur                     derivative financial instruments to manage its
       atas risiko suku bunga dan risiko perubahan                     exposure to interest rate and foreign exchange
       nilai tukar mata uang asing termasuk kontrak                    rate risks, including foreign exchange forward
       valuta berjangka, swap suku bunga dan swap                      contracts, interest rate swaps and cross
       cross currency.                                                 currency swaps.

       Derivatif awalnya diakui pada nilai wajar pada                  Derivatives are initially recognized at fair value
       tanggal kontrak dilakukan dan selanjutnya                       at the date the derivative contracs are entered
       diukur kembali pada nilai wajarnya pada setiap                  into and are subsequently remeasured to their
       akhir periode pelaporan. Dampak keuntungan                      fair value at the end of each reporting period.
       atau kerugian diakui segera di laba rugi kecuali                The resulting gain or loss is recognized in profit
       jika derivatif ditetapkan dan efektif sebagai                   or loss immediately unless the derivative is
       instrumen lindung nilai di mana saat                            designated     and      effective  as     hedging
       pengakuan di laba rugi bergantung pada sifat                    instrument in which event the timing of the
       dari hubungan lindung nilai.                                    recognition in profit or loss depends on the
                                                                       nature of the hedge relationship.

       Derivatif dengan nilai wajar positif diakui                     A derivative with a positive fair value is
       sebagai aset keuangan sedangkan derivatif                       recognized as a financial asset whereas a
       dengan nilai wajar negatif diakui sebagai                       derivative with a negative fair value is
       liabilitas keuangan. Derivatif tidak saling hapus               recognized as a financial liability. Derivatives
       dalam laporan keuangan kecuali Grup memiliki                    are not offset in the financial statements
       hak yang memiliki kekuatan hukum dan intensi                    unless the Group has both a legally
       untuk saling hapus.                                             enforceable right and intention to offset.

       Suatu derivatif disajikan sebagai aset tidak                    A derivative is presented as non-current asset
       lancar atau liabilitas jangka panjang jika sisa                 or non-current liability if the remaining
       jatuh tempo dari instrumen lebih dari 12 bulan                  maturity of the instrument is more than
       dan tidak diharapkan akan direalisasi atau                      12 months and is not expected to be realized
       diselesaikan dalam jangka waktu 12 bulan.                       or settled within 12 months. Other derivatives
       Derivatif lainnya disajikan sebagai aset lancar                 are presented as current assets or current
       atau liabilitas jangka pendek.                                  liabilities.

       Derivatif yang melekat                                          Embedded derivatives

       Sebelum 1 Januari 2020                                          Before January 1, 2020

       Derivatif yang melekat pada instrumen                           Derivatives embedded in other financial
       keuangan lainnya atau kontrak utama (host                       instruments or other host contracts were
       contract)    lainnya   diperlakukan    sebagai                  treated as separate derivatives when they met
       derivatif tersendiri ketika memenuhi definisi                   the definition of a derivative, their risks and
       derivatif, risiko dan karakteristiknya tidak                    characteristics were not closely related to
       terikat pada kontrak utama dan kontrak utama                    those of the host contracts and the host
       tersebut tidak diukur pada nilai wajar dengan                   contracts were not measured at fair value with
       perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba                    changes in fair value recognized in earnings.
       rugi.

       Setelah 1 Januari 2020                                          From January 1, 2020

       Derivatif yang melekat pada kontrak hibrida                     Derivatives embedded in hybrid contracts with
       dengan aset keuangan utama dalam ruang                          a financial asset host within the scope of
       lingkup PSAK 71 tidak dipisahkan. Seluruh                       PSAK 71 are not separated. The entire hybrid
       kontrak     hibrida      diklasifikasikan  dan                  contract is classified and subsequently
       selanjutnya diukur sebagai biaya perolehan                      measured as either amortized cost or fair value
       diamortisasi atau nilai wajar yang sesuai.                      as appropriate.




                                                           - 88 -
                                                       303
Page 328
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                   DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                       THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Derivatif yang melekat pada kontrak hibrida                       Derivatives embedded in hybrid contracts with
       dengan kontrak utama yang bukan merupakan                         hosts that are not financial assets within the
       aset keuangan dalam ruang lingkup PSAK 71                         scope of PSAK 71 (e.g. financial liabilities) are
       (misalnya liabilitas keuangan) diperlakukan                       treated as separate derivatives when they
       sebagai derivatif terpisah jika definisi derivatif                meet the definition of a derivative, their risks
       tersebut terpenuhi, risiko dan karakteristiknya                   and characteristics are not closely related to
       tidak terkait erat dengan kontrak utama dan                       those of the host contracts and the host
       kontrak utama tidak diukur dengan FVTPL.                          contracts are not measured at FVTPL.

       Jika kontrak hibrida tersebut merupakan                           If the hybrid contract is a quoted financial
       liabilitas keuangan yang memiliki kuotasi                         liability, instead of separating the embedded
       harga, Grup tidak memisahkan derivatif yang                       derivative, the Group generally designates the
       melekat, tapi secara umum menetapkan                              whole hybrid contract at FVTPL.
       seluruh kontrak hibrida sebagai FVTPL.

       Derivatif yang melekat disajikan sebagai aset                     An embedded derivative is presented as a non-
       tidak lancar atau liabilitas tidak lancar jika sisa               current asset or non-current liability if the
       jatuh tempo instrumen hibrida yang terkait                        remaining maturity of the hybrid instrument to
       dengan derivatif melekat lebih dari 12 bulan                      which the embedded derivative relates is more
       dan tidak diharapkan untuk direalisasikan atau                    than 12 months and is not expected to be
       diselesaikan dalam 12 bulan.                                      realised or settled within 12 months.

       Suatu derivatif disajikan sebagai aset tidak                      A derivative is presented as non-current asset
       lancar atau liabilitas jangka panjang jika sisa                   or non-current liability if the remaining
       jatuh tempo dari instrumen lebih dari 12 bulan                    maturity of the instrument is more than
       dan tidak diharapkan akan direalisasi atau                        12 months and is not expected to be realized
       diselesaikan dalam jangka waktu 12 bulan.                         or settled within 12 months. Other derivatives
       Derivatif lainnya disajikan sebagai aset lancar                   are presented as current assets or current
       atau liabilitas jangka pendek.                                    liabilities.

    dd. Akuntansi Lindung Nilai                                       dd. Hedge Accounting

       Sesuai dengan PSAK 55, Instrumen Keuangan:                        In accordance with PSAK 55, Financial
       Pengakuan     dan     Pengukuran  (Sebelum                        Instruments: Recognition and Measurement
       1 Januari 2020) dan PSAK 71, Instrumen                            (Before January 1, 2020) and PSAK 71,
       Keuangan (Efektif 1 Januari 2020), Grup                           Financial Instruments (Effective January 1,
       menggunakan instrumen keuangan derivatif –                        2020), the Group enters into derivative
       cross currency swap dan interest rate swap                        financial instruments – cross currency swap
       untuk mengelola eksposur atas risiko suku                         and interest rate swap to manage its exposure
       bunga dan fluktuasi nilai tukar.                                  to interest rate and foreign exchange
                                                                         fluctuations.

       Sebelum 1 Januari 2020                                            Before January 1, 2020

       Pada saat dimulainya hubungan lindung nilai,                      At the inception of the hedge relationship, the
       Grup    mendokumentasi        hubungan   antara                   Group documented the relationship between
       instrumen lindung nilai dan item yang                             the hedging instrument and the hedged item,
       dilindung nilai, bersama dengan tujuan                            along with its risk management objectives and
       manajemen risiko dan strategi pelaksanaan                         its strategy for undertaking various hedge
       lindung    nilai.    Selanjutnya,   pada   saat                   transactions. Furthermore, at the inception of
       dimulainya     lindung       nilai dan   secara                   the hedge and on an ongoing basis, the Group
       berkelanjutan,      Grup    mendokumentasikan                     documented whether the hedging instrument
       apakah instrumen lindung nilai sangat efektif                     was highly effective in offsetting changes in
       dalam rangka saling hapus perubahan dalam                         fair values or cash flows of the hedged item
       nilai wajar atau perubahan arus kas dari item                     attributable to the hedged risk.
       yang dilindung nilai yang dapat diatribusikan
       pada risiko lindung nilai.

       Lindung Nilai atas Arus Kas                                       Cash Flow Hedges

       Bagian efektif dari perubahan nilai wajar                         The effective portion of changes in the fair
       derivatif yang ditujukan dan memenuhi                             value of derivatives that were designated and
       kualifikasi sebagai lindung nilai arus kas diakui                 qualified as cash flow hedges was recognized
       sebagai penghasilan komprehensif lain dan                         in    other     comprehensive     income     and
       terakumulasi pada cadangan lindung nilai arus                     accumulated under the heading of cash flow
       kas. Keuntungan atau kerugian yang terkait                        hedging reserve. The gain or loss relating to
       dengan bagian yang tidak efektif langsung                         the    ineffective  portion    was    recognized
       diakui dalam laba rugi, dan termasuk dalam                        immediately in profit or loss, and is included in
       ”keuntungan dan kerugian lainnya – bersih”.                       the “other gains and losses – net” line item.




                                                             - 89 -
                                                         304
Page 329
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                 DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                     THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Jumlah yang sebelumnya diakui sebagai                           Amounts previously recognized in other
       penghasilan       komprehensif    lain     dan                  comprehensive income and accumulated in
       terakumulasi dalam ekuitas direklasifikasi ke                   equity were reclassified to profit or loss in the
       laba rugi pada periode ketika item yang                         periods when the hedged item was recognized
       dilindung nilai diakui dalam laba rugi, di pos                  in profit or loss, in the same line of the
       yang sama dari laporan laba rugi dan                            consolidated statement of profit or loss and
       penghasilan komprehensif lain konsolidasian                     other comprehensive income as the recognized
       dengan item yang dilindung nilai. Namun,                        hedged item. However, when the hedged
       ketika suatu lindung nilai atas prakiraan                       forecast transaction resulted in the recognition
       transaksi    yang    kemudian    menimbulkan                    of a non-financial asset or a non-financial
       pengakuan aset non-keuangan atau liabilitas                     liability, the gains and losses previously
       non-keuangan, keuntungan dan kerugian yang                      recognized in other comprehensive income and
       sebelumnya      diakui   sebagai  penghasilan                   accumulated in equity were transferred from
       komprehensif lain dan terakumulasi di ekuitas                   equity and included in the initial measurement
       dipindahkan dari ekuitas dan termasuk dalam                     of the cost of the non-financial asset or non-
       pengukuran awal biaya dari aset non-                            financial liability.
       keuangan atau liabilitas non-keuangan.

       Akuntansi lindung nilai dihentikan pada saat                    Hedge accounting was discontinued when the
       Grup membatalkan hubungan lindung nilai,                        Group revoked the hedging relationship, when
       ketika instrumen lindung nilai kadaluwarsa                      the hedging instrument expired or was sold,
       atau dijual, dihentikan atau digunakan, atau                    terminated, or exercised, or it no longer
       ketika tidak lagi memenuhi persyaratan                          qualified for hedge accounting. Any gain or
       akuntansi lindung nilai. Keuntungan dan                         loss recognized in other comprehensive income
       kerugian     diakui     dalam       penghasilan                 and accumulated in equity at that time
       komprehensif lain dan terakumulasi di ekuitas                   remained in equity and was recognized when
       saat itu tetap berada di bagian ekuitas dan                     the forecast transaction was ultimately
       akan diakui pada saat prakiraan transaksi yang                  recognized in profit or loss. When a forecast
       pada akhirnya diakui dalam laba rugi. Ketika                    transaction was no longer expected to occur,
       prakiraan transaksi tidak lagi diharapkan akan                  the gain or loss accumulated in equity was
       terjadi, akumulasi keuntungan atau kerugian                     recognized immediately in profit or loss.
       dalam ekuitas langsung diakui dalam laba rugi.

       Setelah 1 Januari 2020                                          From January 1, 2020

       Pada insepsi hubungan lindung nilai, Grup                       At the inception of the hedge relationship, the
       mendokumentasikan          hubungan        antara               Group documents the relationship between the
       instrumen lindung nilai dengan item lindung                     hedging instrument and the hedged item,
       nilaian,    beserta    tujuan    dan      strategi              along with its risk management objectives and
       manajemen risiko untuk melakukan berbagai                       its strategy for undertaking various hedge
       transaksi lindung nilai. Selanjutnya, pada                      transactions. Furthermore, at the inception of
       insepsi lindung nilai dan secara berkelanjutan,                 the hedge and on an ongoing basis, the Group
       Grup mendokumentasikan apakah instrumen                         documents whether the hedging instrument is
       lindung nilai tersebut efektif dalam saling                     effective in offsetting changes in fair values or
       hapus antara perubahan nilai wajar atau arus                    cash flows of the hedged item attributable to
       kas dari item lindung nilaian, yaitu ketika                     the hedged risk, which is when the hedging
       hubungan lindung nilai memenuhi seluruh                         relationships meet all of the following hedge
       persyaratan efektivitas lindung nilai berikut:                  effectiveness requirements:

       •   Ada ”hubungan ekonomik” antara item                         •   There is ‘an economic relationship’
           lindung nilaian dan instrumen lindung                           between the hedged item and the hedging
           nilai;                                                          instrument;

       •   Pengaruh risiko kredit tidak ”mendominasi                   •   The effect of credit risk does not ‘dominate
           perubahan nilai” yang dihasilkan dari                           the value changes’ that result from that
           hubungan ekonomik tersebut; dan                                 economic relationship; and

       •   Rasio lindung nilai dari hubungan lindung                   •   The    hedge     ratio of   the   hedging
           nilai adalah sama dengan yang dihasilkan                        relationship is the same as that resulting
           dari kuantitas item lindung nilaian yang                        from the quantity of the hedged item that
           secara aktual dilindung nilai oleh Grup dan                     the Group actually hedges and the
           kuantitas instrumen lindung nilai yang                          quantity of the hedging instrument that
           secara aktual digunakan Grup untuk                              the Group actually uses to hedge that
           melindung nilai sejumlah kuantitas item                         quantity of hedged item.
           lindung nilaian tersebut.




                                                            - 90 -
                                                        305
Page 330
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                    THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Jika hubungan lindung nilai tidak lagi                         If a hedging relationship ceases to meet the
       memenuhi persyaratan efektivitas lindung nilai                 hedge effectiveness requirement relating to
       yang berkaitan dengan rasio lindung nilai                      the hedge ratio but the risk management
       tetapi  tujuan    manajemen       risiko  untuk                objective    for    that   designated   hedging
       hubungan lindung nilai yang ditetapkan tetap                   relationship remains the same, the Group
       sama, Grup menyesuaikan rasio lindung nilai                    adjusts the hedge ratio of the hedging
       dari hubungan lindung nilai tersebut (misalnya,                relationship (i.e. rebalances the hedge) so that
       menyeimbangkan      kembali     lindung    nilai)              it meets the qualifying criteria again.
       sehingga memenuhi kriteria kualifikasi lagi.

       Grup menetapkan perubahan penuh dalam                          The Group designates the full change in the
       nilai wajar kontrak berjangka (misalnya                        fair value of a forward contract (i.e. including
       termasuk      elemen     berjangka)   sebagai                  the forward elements) as the hedging
       instrumen lindung nilai untuk semua hubungan                   instrument for all of its hedging relationships
       lindung   nilai   yang    melibatkan  kontrak                  involving forward contracts.
       berjangka.

       Lindung nilai atas arus kas                                    Cash flow hedges

       Bagian efektif dari perubahan nilai wajar                      The effective portion of changes in the fair
       derivatif dan instrumen lindung nilai lain yang                value of derivatives and other qualifying
       memenuhi syarat yang ditetapkan dan                            hedging instruments that are designated and
       memenuhi syarat sebagai lindung nilai arus                     qualify as cash flow hedges is recognized in
       kas, diakui dalam penghasilan komprehensif                     other comprehensive income and accumulated
       lain dan diakumulasi dalam pos cadangan                        under the heading of cash flow hedging
       lindung nilai arus kas, terbatas pada                          reserve, limited to the cumulative change in
       perubahan kumulatif dalam nilai wajar dari                     fair value of the hedged item from inception of
       item lindung nilaian sejak dimulainya lindung                  the hedge. The gain or loss relating to the
       nilai. Keuntungan atau kerugian yang terkait                   ineffective portion is recognized immediately in
       dengan bagian yang tidak efektif diakui segera                 profit or loss, and is included in the “other
       dalam laba rugi, dan dimasukkan dalam baris                    gains and losses - net” line item.
       “keuntungan dan kerugian lain - bersih”.

       Jumlah yang sebelumnya diakui dalam                            Amounts previously recognized in other
       penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi                  comprehensive income and accumulated in
       dalam ekuitas direklasifikasi ke laba rugi pada                equity are reclassified to profit or loss in the
       periode      ketika    item    lindung   nilaian               periods when the hedged item affects profit or
       mempengaruhi laba rugi, di pos yang sama                       loss, in the same line as the recognized
       dengan item lindung nilaian yang diakui.                       hedged item. However, when the hedged
       Namun, ketika prakiraan transaksi lindung nilai                forecast transaction results in the recognition
       menghasilkan pengakuan aset non-keuangan                       of a non-financial asset or a non-financial
       atau liabilitas non-keuangan, keuntungan dan                   liability, the gains and losses previously
       kerugian yang sebelumnya diakui dalam                          recognized in other comprehensive income and
       penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi                  accumulated in equity are removed from
       dalam ekuitas, menjadi dihapus dari ekuitas                    equity and included in the initial measurement
       dan dimasukkan dalam pengukuran awal biaya                     of the cost of the non-financial asset or non-
       aset non-keuangan atau liabilitas non-                         financial liability. This transfer does not affect
       keuangan. Transfer ini tidak mempengaruhi                      other comprehensive income. Furthermore, if
       penghasilan komprehensif lain. Selanjutnya,                    the group expects that some or all of the loss
       jika grup memperkirakan bahwa sebagian atau                    accumulated in other comprehensive income
       seluruh kerugian yang diakumulasi dalam                        will not be recovered in the future, that
       penghasilan komprehensif lain tidak akan                       amount is immediately reclassified to profit or
       terpulihkan di masa depan, jumlah tersebut                     loss.
       segera direklasifikasi ke laba rugi.

       Grup menghentikan akuntansi lindung nilai                      The Group discontinues hedge accounting only
       hanya jika hubungan lindung nilai (atau bagian                 when the hedging relationship (or a part
       darinya)     tidak   lagi   memenuhi     kriteria              thereof) ceases to meet the qualifying criteria
       kualifikasi (setelah penyeimbangan kembali,                    (after rebalancing, if applicable). This includes
       jika berlaku). Ini termasuk contoh ketika                      instances when the hedging instrument expires
       instrumen lindung nilai kadaluwarsa atau                       or is sold, terminated or exercised. The
       dijual,    dihentikan      atau   dilaksanakan.                discontinuation is accounted for prospectively.
       Penghentian diperhitungkan secara prospektif.                  Any gain or loss recognized in other
       Keuntungan atau kerugian yang diakui dalam                     comprehensive income and accumulated in
       penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi                  equity at that time remains in equity and is
       dalam ekuitas pada saat itu tetap berada                       recognized when the forecast transaction is
       dalam ekuitas dan diakui pada saat prakiraan                   ultimately recognized in profit or loss. When a
       transaksi akhirnya diakui dalam laba rugi.                     forecast transaction is no longer expected to
       Ketika     prakiraan    transaksi   tidak    lagi              occur, the gain or loss accumulated in equity is
       diharapkan terjadi, keuntungan atau kerugian                   recognized immediately in profit or loss.
       yang diakumulasi dalam ekuitas segera diakui
       dalam laba rugi.



                                                           - 91 -
                                                       306
Page 331
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                 DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                     THE YEARS THEN ENDED (Continued)


    ee. Biaya Eksplorasi dan Evaluasi panas bumi                    ee. Geothermal Exploration and Evaluation
                                                                        Expenditures

       Biaya eksplorasi dan evaluasi panas bumi                        Geothermal     exploration     and    evaluation
       sehubungan dengan masing-masing area of                         expenditure in respect of each area of interest
       interest dicatat dengan menggunakan metode                      is accounted for using the successful efforts
       akuntansi successful efforts. Metode successful                 method of accounting. The successful efforts
       efforts mengharuskan seluruh biaya eksplorasi                   method requires all exploration and evaluation
       dan evaluasi dibebankan pada saat terjadinya,                   expenditures to be expensed in the period it is
       kecuali untuk biaya sumur pengeboran yang                       incurred except the costs of successful wells
       berhasil dan biaya perolehan hak partisipasi                    and the costs of acquiring interest in new
       pada aset eksplorasi yang baru akan                             exploration assets, which are capitalized as
       dikapitalisasikan     sebagai      pengeluaran                  intangible    exploration     and     evaluation
       eksplorasi dan evaluasi tidak berwujud. Biaya-                  expenditure. The costs of wells are initially
       biaya     sumur    tersebut    pada    awalnya                  capitalized pending the results of the well.
       dikapitalisasi sementara menunggu hasil dari
       sumur pengeboran tersebut.

       Biaya sebelum diperolehnya ijin                                 Pre-license costs

       Biaya sebelum diperolehnya ijin dibebankan                      Pre-license costs are expensed in the period in
       pada periode terjadinya.                                        which they are incurred.

       Biaya perolehan ijin dan properti                               License and property acquisition costs

       Ijin eksplorasi dan biaya perolehan leasehold                   Exploration license and leasehold property
       property    dikapitalisasi  dalam     aset    tak               acquisition   costs   are   capitalized       within
       berwujud. Biaya perijinan yang dibayarkan                       intangible assets. License costs paid in
       sehubungan dengan hak untuk mengeksplorasi                      connection with a right to explore in an
       saat ini akan dikapitalisasi dan diamortisasi                   existing exploration are capitalized and
       selama jangka waktu ijin tersebut. Harga                        amortized over the term of the permit. License
       perolehan ijin dan properti ditinjau pada setiap                and property acquisition costs are reviewed at
       tanggal pelaporan untuk mengkonfirmasi                          each reporting date to confirm that there is no
       bahwa tidak ada indikasi jumlah tercatat                        indication that the carrying amount exceeds
       melebihi jumlah terpulihkan. Tinjauan ini                       the recoverable amount. This review includes
       meliputi     konfirmasi    bahwa       eksplorasi               confirming that exploration drilling is still under
       pengeboran       masih     berlangsung      atau                way or firmly planned, or that it has been
       direncanakan dengan pasti, atau sudah                           determined, or work is under way to
       ditentukan, atau pekerjaan sudah dilakukan                      determine, that the discovery is economically
       untuk     menentukan       bahwa      penemuan                  viable based on a range of technical and
       cadangan dapat diproduksi secara ekonomis                       commercial     considerations and        sufficient
       berdasarkan berbagai pertimbangan teknis dan                    progress is being made on establishing
       komersial, dan kemajuan yang memadai                            development plans and timing.
       sedang    dilaksanakan     untuk     menetapkan
       rencana dan waktu pengembangan.

       Apabila    aktivitas   masa    depan     belum                  If no future ativity is planned or the license has
       direncanakan atau masa berlaku ijin tersebut                    been relinquished or has expired, the carrying
       telah dikembalikan atau kadaluarsa, maka nilai                  value of the license and property acquisition
       tercatat dari biaya perolehan ijin dan properti                 costs is written off through profit or loss. Upon
       tersebut akan dihapuskan pada laba rugi. Pada                   recognition of proved reserves and internal
       saat pengakuan cadangan terbukti dan                            approval for development, the relevant
       persetujuan internal untuk pembangunan,                         expenditure is transferred to proved poperties
       pengeluaran yang relevan akan ditransfer ke                     in property, plant and equipment and property
       properti proved di aset tetap dan aset sewa                     on operating lease.
       operasi.

       Biaya eksplorasi dan evaluasi                                   Exploration and evaluation costs

       Aktivitas eksplorasi dan evaluasi meliputi                      Exploration and evaluation activity involves the
       pencarian   sumber    daya      panas bumi,                     search     for   geothermal   resources,     the
       penentuan kelayakan teknis dan komersial                        determination of technical feasibility and the
       atas sumber daya yang diidentifikasi.                           assessment of commercial viability of an
                                                                       identified resource.




                                                           - 92 -
                                                       307
Page 332
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                   DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                       THE YEARS THEN ENDED (Continued)


          Pada saat hak legal atas eksplorasi telah                        Once the legal right to explore has been
          diperoleh, biaya yang secara langsung                            acquired, cost directly associated with an
          berkaitan dengan kegiatan eksplorasi tersebut                    exploration well are capitalized as exploration
          dikapitalisasi sebagai aset eksplorasi dan                       and evaluation intangible assets until the
          evaluasi tak berwujud hingga pengeboran                          drilling of the well is completed and the results
          sumur telah selesai serta hasilnya telah                         have been evaluated. These costs include
          dievaluasi. Biaya-biaya tersebut meliputi                        directly attributable employee remuneration,
          remunerasi karyawan, material dan bahan                          materials and fuel used, rig costs and
          bakar yang digunakan, biaya pemboran, serta                      payments made to contractors.
          pembayaran untuk kontraktor yang dapat
          diatribusikan secara langsung.

          Jika tidak ada hidrokarbon yang berpotensi                       If no potentially commercial hydrocarbons are
          komersial ditemukan, aset eksplorasi akan                        discovered, the exploration asset is written off
          dihapuskan sebagai dry hole. Namun, jika                         as dry hole. If extractable hydrocarbons are
          hidrokarbon yang dapat diekstraksi dapat                         found and, subject to further appraisal activitiy
          ditemukan serta dinilai dapat dikembangkan                       (e.g the drilling of additional wells), are likely
          secara komersial, biaya-biaya yang terjadi                       to    be capable of being             commercially
          tetap dicatat sebagai aset tak berwujud,                         developed, the costs continue to be carried as
          dimana    kemajuan      yang    memadai     dan                  an intangible asset while sufficient/continued
          berkelanjutan akan dilaksanakan dalam rangka                     progress      is     made    in   assessing    the
          menilai    komersialitas    dari    hidrokarbon                  commerciality of the hydrocarbons. Costs
          tersebut. Biaya yang terkait langsung dengan                     directly associated with the appraisal activity
          aktivitas penilaian yang dilakukan untuk                         undertaken         to   determine      the    size,
          penentuan besaran karakteristik, dan potensi                     characteristics and commercial potential of a
          komersial cadangan setelah penemuan awal                         reservoir following the initial discovery of
          hidrokarbon, termasuk biaya penilaian sumur                      hydrocarbons, including the costs of appraisal
          di mana hidrokarbon tidak ditemukan, awalnya                     wells where hydrocarbons were not found, are
          akan dikapitalisasi sebagai aset tak berwujud.                   initially capitalized as an intangible asset.

          Atas seluruh biaya yang dikapitalisasi tersebut                  All such capitalized costs are subject to
          akan dilakukan tinjauan teknis, komersial dan                    technical, commercial and management review
          manajemen, termasuk tinjauan atas indikator                      as well as review for indicatiors of impairment
          penurunan nilai minimal setahun sekali. Hal ini                  at least once a year. This is to confirm the
          untuk    mengkonfirmasi     keinginan     untuk                  continued intent to develop or otherwise
          melanjutkan aktivitas pengembangan, atau                         extract value from the discovery. When this is
          mengekstrak nilai dari penemuan. Ketika hal                      no longer the case, the costs are written off to
          tersebut tidak berlaku lagi, maka biaya-biaya                    profit or loss.
          tersebut akan dihapuskan dan diakui pada laba
          rugi.

          Ketika     cadangan     terbukti   uap    telah                  When proved reserves of steam are identified
          diidentifikasi dan pengembangannya disetujui                     and     development      is   sanctioned      by
          manajemen,       maka     pertama-tama    akan                   management,       the    relevant    capitalized
          dilakukan evaluasi penurunan nilai dari biaya                    expenditure is first assessed for impairment
          kapitalisasi tersebut dan (jika ada) penurunan                   and (if required) any impairment loss is
          tersebut akan diakui sebagai rugi penurunan                      recognized, then the remaining balance is
          nilai, kemudian sisa saldonya akan ditransfer                    transferred to asset under construction. Other
          ke aset dalam penyelesaian. Selain biaya ijin,                   than license costs, no amortization is charged
          tidak ada amortisasi yang dibebankan selama                      during the exploration and evaluation phase.
          tahap eksplorasi dan evaluasi.

    ff.   Informasi Segmen                                           ff.   Segment Information

          Sesuai dengan PSAK 5, Segmen Operasi,                            In accordance with PSAK 5, Operating
          segmen operasi diidentifikasi berdasarkan                        Segments, operating segments are identified
          laporan internal mengenai komponen dari Grup                     on the basis of internal reports about
          yang secara regular direviu oleh “pengambil                      components of the Group that are regularly
          keputusan     operasional”   dalam   rangka                      reviewed by the chief operating decision maker
          mengalokasikan sumber daya dan menilai                           in order to allocate resources to the segments
          kinerja segmen operasi.                                          and to assess their performances.




                                                            - 93 -
                                                        308
Page 333
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                   DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                       THE YEARS THEN ENDED (Continued)


         Segmen operasi adalah suatu komponen dari                       An operating segment is a component of an
         entitas:                                                        entity:

         a.   yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang                 a.   that engages in business activities from
              mana     memperoleh    pendapatan     dan                      which it may earn revenues and incurred
              menimbulkan        beban       (termasuk                       expenses    (including    revenues    and
              pendapatan dan beban terkait dengan                            expenses relating to the transactions with
              transaksi dengan komponen lain dari                            other components of the same entity);
              entitas yang sama);

          b. yang hasil operasinya dikaji ulang secara                  b.   whose operating results are reviewed
             regular   oleh    pengambil     keputusan                       regularly by the entity’s chief operating
             operasional untuk membuat keputusan                             decision maker to make decision about
             tentang sumber daya yang dialokasikan                           resources to be allocated to the segments
             pada segmen tersebut dan menilai                                and assess its performance; and
             kinerjanya; dan

          c. dimana tersedia informasi keuangan yang                    c.   for which discrete financial information is
             dapat dipisahkan.                                               available.

         Informasi yang digunakan oleh pengambil                         Information reported to the chief operating
         keputusan operasional dalam rangka alokasi                      decision maker for the purpose of resource
         sumber daya dan penillaian kinerja mereka                       allocation and assessment of performance is
         terfokus pada kategori dari setiap produk.                      more specifically focused on the category of
                                                                         each product.

     gg. Operasi yang Dihentikan                                     gg. Discontinued Operations

         Operasi yang dihentikan adalah komponen                        A discontinued operation is a component of the
         Grup yang dilepaskan atau diklasifikasikan                     Group that either has been disposed of, or is
         sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan                   classified as held for sale, and

         •    Merupakan lini usaha atau area geografis                  •    Represents a separate major line of
              utama atau operasi utama yang terpisah,                        business or major geographical area or
              dan                                                            operations, and
         •    Merupakan bagian dari satu rencana                        •    Is part of a single co-ordinated plan to
              tunggal terkoordinasi untuk melepaskan                         dispose of a separate major line of
              lini usaha atau area geografis operasi                         business or major geographical area of
              utama yang terpisah, atau                                      operations is part of, or
         •    Entitas anak yang diakuisisi secara khusus                •    Is a subsidiary acquired exclusively with a
              dengan maksud untuk dijual kembali.                            view to resale.

         Operasi yang dihentikan dipisahkan dari hasil                  Discontinued operations are excluded from the
         operasi yang dilanjutkan dan disajikan sebagai                 results of continuing operations and presented
         jumlah tunggal sebagai laba rugi setelah pajak                 as a single amount as post-tax loss from
         dari operasi yang dihentikan dalam laporan                     discontinued operations in the consolidated
         laba rugi dan penghasilan komprehensif lain                    statement of profit or loss and other
         konsolidasian.                                                 comprehensive income.


4.   PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN                          4.   CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
     SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI                            SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY

     Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, yang                  In the application of the Group accounting policies,
     dijelaskan dalam Catatan 3, direksi diwajibkan                  which are described in Note 3, the directors are
     untuk membuat pertimbangan, estimasi dan                        required to make judgments, estimates and
     asumsi tentang jumlah tercatat aset dan liabilitas              assumptions about the carrying amounts of assets
     yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan              and liabilities that are not readily apparent from
     asumsi terkait didasarkan pada pengalaman historis              other sources. The estimates and associated
     dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil             assumptions are based on historical experience and
     aktualnya mungkin berbeda dari estimasi tersebut.               other factors that are considered to be relevant.
                                                                     Actual results may differ from these estimates.

     Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah                     The estimates and underlying assumptions are
     secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi                 reviewed on an ongoing basis. Revisions to
     diakui dalam periode dimana estimasi tersebut                   accounting estimates are recognised in the period
     direvisi jika revisi hanya mempengaruhi periode                 which the estimate is revised if the revision affects
     tersebut, atau pada periode revisi dan periode                  only that period, or in the period of the revision
     masa depan jika revisi mempengaruhi periode saat                and future periods if the revision affects both
     ini dan masa depan.                                             current and future periods.



                                                           - 94 -
                                                       309
Page 334
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                 DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                     THE YEARS THEN ENDED (Continued)


   Pertimbangan    Kritis        dalam      Penerapan               Critical Judgments in Applying Accounting
   Kebijakan Akuntansi                                              Policies

    Di bawah ini adalah pertimbangan kritis, selain dari            Below are the critical judgements, apart from those
    yang melibatkan estimasi yang telah dibuat direksi              involving estimations, that the directors have made
    dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup                 in the process of applying the Group accounting
    dan memiliki pengaruh paling signifikan terhadap                policies and that have the most significant effect on
    jumlah yang diakui dalam laporan keuangan                       the amounts recognized in the consolidated
    konsolidasian.                                                  financial statements.

    Penilaian  mengenai    apakah  Perusahaan                       Assessment as to whether the Company has
    memiliki pengendalian atas PT Chandra Asri                      control over PT Chandra Asri Petrochemical
    Petrochemical Tbk (CAP)                                         Tbk (CAP)

    Sejak 2017 kepemilikan efektif Perusahaan pada                  Since 2017, the Company’s effective ownership in
    CAP menjadi 46,63% (Catatan 1d). Susunan                        CAP decreased to 46.63% (Note 1d). The
    Dewan Direksi CAP saat ini, yang memiliki                       composition of the present Board of Directors of
    wewenang atas kebijakan perencanaan, operasi                    CAP, which has the decision-making authority over
    dan keuangan CAP, memberikan Perusahaan hak                     the planning, operation and financial policies of
    untuk mengatur kebijakan finansial dan operasional              CAP, gives the Company the power to govern the
    dari CAP. Selanjutnya, Perusahaan memiliki kendali              financial and operating policies of CAP. Further, the
    karena    kekuasaannya     untuk    mempengaruhi                Company has control due to its power to affect the
    kegiatan yang terkait dengan CAP dan tingkat                    relevant activities of CAP and its variable return.
    pengembalian variabelnya.

   Penilaian pengaturan kontraktual                                 Contractual arrangement assessment

   Management     menggunakan       pertimbangannya                 Management exercises its judgment in determining
   dalam menentukan apakah perjanjian kontraktual                   whether the contractual arrangements with PLN fall
   dengan PLN masuk ke dalam ruang lingkup ISAK                     within the scope of ISAK 16 Service Concession
   16 Perjanjian Konsesi Jasa. Berdasarkan evaluasi                 Arrangements. Based on management evaluation
   manajemen atas batasan-batasan perjanjian,                       of the terms of the arrangements, it determined
   ditentukan bahwa perjanjian tersebut tidak                       that the arrangement is not within the scope of
   termasuk dalam ruang lingkup perjanjian konsesi                  service concession arrangements on the basis that
   jasa dengan dasar PLN tidak memiliki kontrol                     PLN does not control-through ownership, beneficial
   kepemilikan, hak benefisial atau dengan kata lain                entitlement or otherwise-any significant residual
   kepentingan residu signifikan pada infrastruktur                 interest in the infrastructure at the end of the term
   pada akhir masa perjanjian.                                      of the arrangement.

   Kemudian,      manajemen    juga   menggunakan                   Further, management also exercises its judgment
   pertimbangannya dalam menentukan apakah                          in determining whether the arrangement contains a
   perjanjian    tersebut mengandung     sewa     dan               lease and the classification of lease. Based on such
   klasifikasi sewa. Berdasarkan evaluasi tersebut,                 evaluation, management determined that the
   manajemen menentukan perjanjian mengandung                       arrangement contains a lease as fulfilment of the
   sewa karena pemenuhan perjanjian bergantung                      arrangement is dependent on the use of assets or
   pada penggunaan aset atau aset spesifik (aset) dan               a specific asset (the asset) and the arrangement
   perjanjian menyatakan hak untuk menggunakan                      conveys a right to use the asset.
   aset tersebut.

   Wayang Windu                                                     Wayang Windu

   Manajemen mengklasifikasikan sewa yang berasal                   Management classifies the lease arise from
   dari perjanjian kontraktual dengan Wayang Windu                  contractual arrangement of Wayang Windu as
   sebagai sewa operasi berdasarkan evaluasi                        operating    lease     based     on   management’s
   manajemen bahwa perjanjian tidak memindahkan                     evaluation that the arrangement does not transfer
   risiko dan hak tidak terduga secara substansial ke               substantially all the risks and rewards incidental to
   kepemilikan.                                                     ownership.

   Salak dan Darajat                                                Salak and Darajat

   Manajemen mengklasifikasikan sewa yang berasal                   Management classifies the lease arise from
   dari perjanjian kontraktual dengan Salak dan                     contractual arrangements of Salak and Darajat as
   Darajat sebagai sewa pembiayaan berdasarkan                      finance lease based on management’s evaluation
   evaluasi     manajemen      bahwa     perjanjian                 that the arrangement transfer substantially all the
   memindahkan risiko dan hak tidak terduga secara                  risks and rewards incidental to ownership.
   substansial ke kepemilikan.




                                                           - 95 -
                                                       310
Page 335
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                               DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                   THE YEARS THEN ENDED (Continued)


   Sumber Utama Ketidakpastian Estimasi                           Key Sources of Estimation Uncertainty

   Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber                    The key assumptions concerning future and other
   utama ketidakpastian estimasi lainnya pada akhir               key sources of estimation uncertainty at the end of
   periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan             the reporting period, that have a significant risk of
   yang    mengakibatkan     penyesuaian      material            causing a material adjustment to the carrying
   terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam             amounts of assets and liabilities within the next
   periode pelaporan berikutnya dijelaskan di bawah               financial year are discussed below:
   ini:

   Perhitungan Cadangan Kerugian                                  Calculation of Loss Allowance

   Saat mengukur ECL, Grup menggunakan informasi                  When measuring ECL the Group uses reasonable
   masa depan yang wajar dan dapat didukung, yang                 and supportable forward-looking information,
   didasarkan pada asumsi untuk pergerakan masa                   which is based on assumptions for the future
   depan dari berbagai pendorong ekonomi dan                      movement of different economic drivers and how
   bagaimana     penggerak   ini   akan     saling                these drivers will affect each other.
   mempengaruhi.

   Loss given default adalah estimasi kerugian yang               Loss given default is an estimate of the loss arising
   timbul karena gagal bayar. Perhitungan didasarkan              on default. It is based on the difference between
   pada perbedaan antara arus kas kontraktual                     the contractual cash flows due and those that the
   terutang dan yang diharapkan akan diterima,                    lender would expect to receive, taking into account
   dengan mempertimbangkan arus kas dari agunan                   cash flows from collateral and integral credit
   dan peningkatan kredit integral.                               enhancements.

   Probability of default merupakan input utama                   Probability of default constitutes a key input in
   dalam mengukur ECL. Probability of default adalah              measuring ECL. Probability of default is an
   perkiraan kemungkinan gagal bayar selama jangka                estimate of the likelihood of default over a given
   waktu tertentu, yang penghitungannya mencakup                  time horizon, the calculation of which includes
   data historis, asumsi, dan ekspektasi kondisi masa             historical data, assumptions and expectations of
   depan.                                                         future conditions.

   Jika tingkat ECL piutang usaha 10% lebih tinggi                If the ECL rates on trade accounts receivable had
   (lebih rendah) pada 31 Desember 2020, cadangan                 been 10% higher (lower) as of December 31,
   kerugian piutang usaha akan menjadi US$ 18 ribu                2020, the loss allowance on trade accounts
   lebih tinggi (lebih rendah). Nilai tercatat piutang            receivable would have been US$ 18 thousand
   usaha, piutang lain-lain dan piutang sewa                      higher (lower). The carrying amount of trade
   pembiayaan yang merupakan bagian terbesar dari                 accounts receivable, other accounts receivable and
   piutang diungkapkan dalam Catatan 6, 7 dan 8.                  finance lease receivables, which mainly consists of
                                                                  the Group’s receivables are disclosed in Notes 6, 7
                                                                  and 8.

   Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap                      The Estimated Useful Lives of Property, Plant
   dan Aset Sewa Operasi                                          and Equipment and Property on Operating
                                                                  Lease

   Masa manfaat setiap aset tetap dan aset sewa                   The useful life of each item of the Group’s
   operasi Grup ditentukan berdasarkan kegunaan                   property, plant and equipment and property on
   yang diharapkan dari penggunaan aset tersebut.                 operating lease, are estimated based on the period
   Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis            over which the asset is expected to be available
   internal dan pengalaman atas aset sejenis. Masa                for use. Such estimation is based on internal
   manfaat dan periode amortisasi setiap aset direviu             technical evaluation and experience with similar
   secara periodik dan disesuaikan apabila prakiraan              assets. The estimated useful life and amortization
   berbeda dengan estimasi sebelumnya karena                      period of each asset is reviewed periodically and
   keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum                 updated if expectations differ from previous
   atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset.                 estimates due to physical wear and tear, technical
   Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi                 or commercial obsolescence and legal or other
   dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara                      limits on the use of the asset. It is possible,
   signifikan oleh perubahan atas jumlah serta                    however, that future results of operations could be
   periode pencatatan biaya yang diakibatkan karena               materially affected by changes in the amounts and
   perubahan faktor yang disebutkan di atas.                      timing of recorded expenses brought about by
                                                                  changes in the factors mentioned above.




                                                         - 96 -
                                                     311
Page 336
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                               DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                   THE YEARS THEN ENDED (Continued)


   Perubahan masa manfaat aset tetap dan aset sewa                A change in the estimated useful life of any item of
   operasi dapat mempengaruhi jumlah biaya                        property, plant and equipment and property on
   penyusutan yang diakui dan penurunan nilai                     operating lease would affect the recorded
   tercatat aset tersebut.                                        depreciation expense and decrease the carrying
                                                                  amount of these assets.

   Nilai tercatat aset tetap dan aset sewa operasi                The carrying amounts of property, plant and
   diungkapkan dalam Catatan 21 dan 22.                           equipment and property on operating lease are
                                                                  disclosed in Notes 21 and 22.

   Liabilitas Imbalan Kerja                                       Employment Benefits Obligation

   Penentuan liabilitas imbalan kerja tergantung pada             The determination of provision for employment
   pemilihan asumsi tertentu yang digunakan oleh                  benefits obligation is dependent on selection of
   aktuaris dalam menghitung jumlah liabilitas                    certain assumptions used by actuaries in
   tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain                 calculating such amounts. Those assumptions
   tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji.                    include among others, discount rate and rate of
   Realisasi yang berbeda dari asumsi Grup akan                   salary increase. Actual results that differ from the
   diakui sebagai penghasilan komprehensif lain dan               Group’s    assumptions     recognized     as   other
   akan berpengaruh terhadap jumlah liabilitas.                   comprehensive income and affect the recognized
   Walaupun asumsi Grup dianggap tepat dan wajar,                 expense and recorded provision. While it is
   namun perubahan signifikan dalam asumsi yang                   believed that the Group’s assumptions are
   digunakan dapat berpengaruh secara signifikan                  reasonable and appropriate, significant differences
   terhadap liabilitas imbalan kerja Grup.                        in actual results or significant changes in
                                                                  assumptions may materially affect the Group’s
                                                                  provision for employment benefits obligation.

   Nilai tercatat dari liabilitas imbalan kerja dan               The carrying amount of employment benefits
   asumsi aktuarial diungkapkan dalam Catatan 32.                 obligation and the actuarial assumptions are
                                                                  disclosed in Note 32.

   Alokasi aset tak berwujud dan penurunan                        Intangible asset and goodwill impairment
   nilai goodwill

   Akuntansi     akuisisi  mewajibkan      penggunaan             Acquisition accounting requires extensive use of
   ekstensif estimasi akuntansi untuk mengalokasikan              accounting estimates to allocate the purchase
   harga pembelian dalam memastikan nilai wajar                   price to the reliable fair market values of the
   asset dan liabilitas yang dibeli, termasuk aset tak            assets    and   liabilities purchased,  including
   berwujud. Berdasarkan PSAK 22 (Revisi 2010),                   intangible assets. Under PSAK No. 22 (Revised
   “Kombinasi Bisnis”, goodwill tidak diamortisasi dan            2010), “Business Combinations”, goodwill is not
   merupakan subyek uji penurunan nilai.                          amortized and is subject to an annual impairment
                                                                  testing.

   Uji penurunan nilai dilakukan ketika terdapat                  Impairment test is performed when certain
   indikator   penurunan    nilai   tertentu.  Dalam              impairment indicators are present. In case of
   kaitannya dengan goodwill dan asset tak berwujud,              goodwill and intangible assets, such asset is
   asset tersebut adalah subyek uji penurunan nilai               subject to annual impairment test and whenever
   secara tahunan dan juga bila terdapat indikasi                 there is an indication that such asset may be
   bahwa aset tersebut memiliki kemungkinan                       impaired; management uses its judgment in
   penurunan     nilai;  manajemen       menggunakan              estimating the recoverable value and determining
   pertimbangannya      dalam     mengestimasi   nilai            the amount of impairment. The carrying amount of
   terpulihkan dan menentukan besaran penurunan                   intangible asset and goodwill is disclosed in
   nilai. Jumlah tercatat aset tak berwujud dan                   Note 25.
   goodwill diungkapkan pada Catatan 25.




                                                         - 97 -
                                                     312
Page 337
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                   DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                       THE YEARS THEN ENDED (Continued)


5.   KAS DAN SETARA KAS                                         5.   CASH AND CASH EQUIVALENTS

                                                31 Desember/    31 Desember/
                                                December 31,    December 31,
                                                    2020            2019
                                                  US$ '000        US$ '000

     Kas                                                 251             685    Cash on hand
     Bank - pihak ketiga                                                        Cash in banks - third parties
       Rupiah                                                                      Rupiah
          PT Bank DBS Indonesia                      100.430           22.089        PT Bank DBS Indonesia
          PT Bank Central Asia Tbk                    46.602            7.966        PT Bank Central Asia Tbk
          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk               35.566           11.754        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
          Lainnya (masing-masing                                                     Others (each below 5%
             di bawah 5% dari jumlah)                  14.004          10.853           of total)
       Dolar Amerika Serikat                                                       U.S. Dollar
          PT Bank DBS Indonesia                      129.998           67.586        PT Bank DBS Indonesia
          PT Bank Permata Tbk (d/h Bangkok                                           PT Bank Permata Tbk (formerly
             Bank Public Company Limited)            127.717            6.116           Bangkok Bank Public Company Limited)
          Bank DBS Ltd. Cabang Singapura             113.635           52.086        Bank DBS Ltd. Singapore Branch
          PT Bank Central Asia Tbk                   108.817           37.385        PT Bank Central Asia Tbk
          PT Bank Danamon Indonesia Tbk              103.660           13.546        PT Bank Danamon Indonesia Tbk
          PT Bank HSBC Indonesia (HSBC)               63.116            2.726        PT Bank HSBC Indonesia (HSBC)
          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk               48.354            6.680        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
          Kasikornbank Public Company                                                Kasikornbank Public Company
             Limited, Bangkok                          24.895          74.670           Limited, Bangkok
          Lainnya (masing-masing                                                     Others (each below 5%
             di bawah 5% dari jumlah)                  78.305          50.337           of total)
       Mata uang asing lainnya                             98              17      Other foreign currencies
     Deposito berjangka - pihak ketiga                                          Time deposits - third parties
       Rupiah                                                                      Rupiah
          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                27.519           5.218        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
          PT Bank OCBC NISP Tbk                           213           4.347        PT Bank OCBC NISP Tbk
          Lainnya (masing-masing                                                     Others (each below 5%
             di bawah 5% dari jumlah)                    130             827            of total)
       Dolar Amerika Serikat                                                       U.S. Dollar
          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                45.000        104.038         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
          PT Bank DBS Indonesia                        45.000         25.050         PT Bank DBS Indonesia
          PT CIMB Niaga Tbk                            17.000         34.900         PT CIMB Niaga Tbk
          PT Bank Danamon Indonesia Tbk                     -         85.121         PT Bank Danamon Indonesia Tbk
          BNP Paribas                                       -         50.000         BNP Paribas
          Bangkok Bank Public Company Limited               -         30.130         Bangkok Bank Public Company Limited
          PT Bank HSBC Indonesia (HSBC)                     -         25.075         PT Bank HSBC Indonesia (HSBC)
          Lainnya (masing-masing                                                     Others (each below 5%
             di bawah 5% dari jumlah)                   5.000          15.000           of total)

     Jumlah                                         1.135.310        744.202    Total

     Tingkat bunga deposito berjangka                                           Interest rates per annum on time
        per tahun                                                                  deposits
        Rupiah                                  3,25% - 7,50%   4,50% - 8,00%      Rupiah
        Dolar Amerika Serikat                   0,18% - 2,00%   1,50% - 2,80%      U.S. Dollar



6.   PIUTANG USAHA – BERSIH                                     6.   TRADE ACCOUNTS RECEIVABLE – NET

                                                31 Desember/    31 Desember/
                                                December 31,    December 31,
                                                    2020            2019
                                                  US$ '000        US$ '000
     a. Berdasarkan pelanggan                                                   a. By Debtors
        Pihak berelasi                                                             Related party
           PT Synthetic Rubber Indonesia               5.100           7.424         PT Synthetic Rubber Indonesia
        Pihak ketiga                                                               Third parties
           Pelanggan dalam negeri                    182.382         204.780         Local
           Pelanggan luar negeri                      38.013          48.757         Export
          Jumlah                                     220.395         253.537            Total
          Cadangan kerugian kredit                      (181)           (118)           Allowance for credit losses
          Bersih                                     220.214         253.419            Net
       Jumlah                                        225.314         260.843      Total




                                                           - 98 -
                                                         313
Page 338
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                            PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                            DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                THE YEARS THEN ENDED (Continued)

                                                   31 Desember/           31 Desember/
                                                   December 31,           December 31,
                                                       2020                   2019
                                                     US$ '000               US$ '000

    b. Berdasarkan Mata Uang                                                                 b. By Currency
       Rupiah                                               90.668             112.973          Rupiah
       Dolar Amerika Serikat                               134.827             147.988          U.S. Dollar

      Jumlah                                               225.495             260.961         Total
      Cadangan kerugian kredit                                (181)               (118)        Allowance for credit losses
      Bersih                                               225.314             260.843         Net

   Jangka waktu rata-rata kredit penjualan barang                              The average credit period on sale of goods is
   berkisar antara 7 hingga 30 hari. Penjualan ekspor                          between 7 to 30 days. Export sales are usually
   biasanya dilakukan dengan menggunakan fasilitas                             supported by Letter of Credit. No interest is
   Letter of Credit. Tidak ada bunga yang dibebankan                           charged for receivables not yet due.
   untuk piutang yang belum jatuh tempo.

   Sebelum menerima pelanggan baru, Grup akan                                  Before accepting any new customer, the Group
   menelaah apakah calon pelanggan memenuhi                                    will assess whether the potential customer meets
   persyaratan yang ditetapkan.                                                the required conditions.

   Sebelum menyetujui penjualan kredit, Grup akan                              Before approving any credit sales, the Group
   memeriksa sisa batas kredit yang dapat diberikan                            checks the remaining credit limit for the
   kepada pelanggan tersebut. Pelanggan diharuskan                             respective customer. Customers are required to
   untuk melunasi piutang sebelumnya, sebelum                                  settle their outstanding receivables before the
   penjualan kredit yang baru disetujui. Diperlukan                            new credit sales are approved. Approval by top
   otorisasi manajemen tingkat atas untuk menyetujui                           level management is required for credit sales
   penjualan kredit yang telah melewati batas kredit.                          above the credit limit.

   Pada tahun 2020, cadangan kerugian kredit untuk                             In 2020, allowance for credit losses for trade
   piutang usaha telah diukur sejumlah ECL sepanjang                           accounts receivable has been measured at an
   umur. ECL pada piutang usaha diestimasi                                     amount equal to lifetime ECL. The ECL on trade
   berdasarkan matriks provisi dengan mengacu pada                             accounts receivable are estimated using a
   pengalaman gagal bayar debitur masa lalu dan                                provision matrix by reference to past default
   analisis  posisi  keuangan     debitur  saat    ini,                        experience of the debtor and an analysis of the
   disesuaikan dengan faktor-faktor yang spesifik dari                         debtor’s current financial position, adjusted for
   debitur dan kondisi ekonomi umum industri di                                factors that are specific to the debtors, general
   mana debitur beroperasi.                                                    economic conditions of the industry in which the
                                                                               debtors operate.

   Tabel berikut merinci profil risiko piutang usaha                           The following table details the risk profile of trade
   dari kontrak dengan pelanggan berdasarkan                                   accounts     receivable   from     contracts     with
   matriks provisi Grup. Karena pengalaman historis                            customers based on the Group’s provision matrix.
   kerugian kredit Grup tidak menunjukkan pola                                 As the Group’s historical credit loss experience
   kerugian yang berbeda signifikan untuk segmen                               does not show significantly different loss patterns
   pelanggan     yang   berbeda,    ketentuan  untuk                           for different customer segments, the provision for
   cadangan kerugian berdasarkan status masa lalu                              loss allowance based on past due status is not
   tidak lagi dipisahkan antara basis pelanggan Grup                           further distinguished between the Group’s
   yang berbeda.                                                               different customer base.

   Cadangan ECL untuk piutang usaha berdasarkan                                ECL on trade accounts receivable using provision
   matriks provisi                                                             matrix

                                                                                Jatuh tempo/past due
                                            Belum jatuh
                                              tempo/         < 30 hari/      31 - 60 hari/   61 - 90 hari/    > 90 hari/     Jumlah/
                                            Not past due       days              days            days           days           Total
                                             US$ '000        US$ '000         US$ '000        US$ '000        US$ '000       US$ '000
    Tingkat kerugian kredit ekspektasian/
    Expected credit loss rate                         *)              *)               *)               *)          2,25%
    Estimasi jumlah tercatat bruto
       pada saat gagal bayar/
    Estimated total gross carrying
       amount at default                        209.311           7.687               316              134          8.047        225.495

    ECL sepanjang umur/Lifetime ECL                   *)              *)               *)               *)           (181)         (181)

    Jumlah/Total                                                                                                                 225.314

   *) ECL adalah minimal atau tidak material                                   *) The ECL is minimal or immaterial




                                                                - 99 -
                                                              314
Page 339
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                            PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                            DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                THE YEARS THEN ENDED (Continued)


   Mutasi cadangan kerugian kredit piutang usaha                               Changes in the allowances for credit losses in
   adalah sebagai berikut:                                                     trade accounts receivables are as follows:

                                                2020                     2019
                                              US$ '000               US$ '000

    Saldo awal                                         118                      243      Beginning balance
    Penambahan                                             63                   -        Additions
    Jumlah dipulihkan                                  -                       (125)     Amounts recovered

    Saldo akhir                                        181                      118      Ending balance


   Kebijakan akuntansi sebelumnya untuk penurunan                              Previous accounting policy for impairment of trade
   nilai piutang usaha                                                         receivables

   Pada tahun 2019, cadangan kerugian penurunan                                In 2019, allowance for impairment losses was
   nilai piutang diakui terhadap piutang usaha,                                recognized against trade receivables, based on the
   berdasarkan jumlah estimasi yang tidak terpulihkan                          estimated irrecoverable amounts determined by
   yang     ditentukan    dengan     mengacu     pada                          reference to past default experience of the
   pengalaman masa lalu pihak lawan dan analisis                               counterparty and an analysis of the counterparty’s
   posisi keuangan kini pihak lawan.                                           current financial position.

   Umur piutang usaha yang sudah jatuh tempo tetapi                            The aging of past due trade accounts receivables
   tidak diturunkan nilainya adalah sebagai berikut:                           but not impaired were as follows:

                                                            31 Desember/
                                                                December 31,
                                                                  2019
                                                                 US$ '000

   Umur piutang usaha yang tidak                                                       Aging of trade receivables
      diturunkan nilainya                                                                not impaired
   Sudah jatuh tempo                                                                   Past due
        1 - 30 hari                                                   3.761              1 - 30 days
        31 - 60 hari                                                     192             31 - 60 days
        61 - 90 hari                                                     156             61 - 90 days
        > 90 hari                                                     8.106              > 90 days

   Jumlah Piutang Usaha - Bersih                                    12.215             Net Trade Accounts Receivable

   Piutang usaha yang diungkapkan di atas termasuk                             Trade receivables disclosed       above  include
   jumlah yang telah lewat jatuh tempo pada akhir                              amounts that are past due at the end of the
   periode pelaporan dimana Grup belum mengakui                                reporting period for which the Group had not
   cadangan kerugian penurunan nilai piutang karena                            recognized allowance for impairment losses
   belum ada perubahan yang signifikan dalam                                   because there had not been a significant change
   kualitas kredit dan jumlah piutang masih dapat                              in credit quality and the amounts were still
   dipulihkan. Grup tidak memiliki jaminan atau                                considered recoverable. The Group did not hold
   peningkatan kredit lainnya atas piutang dan juga                            any collateral or other credit enhancements over
   tidak memiliki hak hukum yang saling hapus                                  these balances nor did it have a legal right of
   dengan setiap jumlah yang terhutang oleh Grup                               offset against any amounts owed by the Group to
   kepada pihak lawan.                                                         the counterparty.

   Dalam menentukan pemulihan dari piutang usaha,                              In determining the recoverability of a trade
   Grup mempertimbangkan setiap perubahan dalam                                receivable, the Group considered any change in
   kualitas kredit piutang usaha dari tanggal awal                             the credit quality of the trade receivable from the
   kredit diberikan sampai dengan akhir periode                                date credit was initially granted up to the end of
   pelaporan. Konsentrasi risiko kredit terbatas karena                        the reporting period. The concentration of credit
   basis pelanggan yang besar dan tidak saling                                 risk was limited as the customer base is large and
   berhubungan.                                                                unrelated.

   Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian                               Management believed that the            allowance for
   penurunan nilai adalah cukup.                                               impairment losses was adequate.

   Piutang usaha digunakan sebagai jaminan atas                                Trade receivables were pledged as collateral for
   fasilitas perbankan (Catatan 30).                                           banking facilities (Note 30).




                                                            - 100 -
                                                           315
Page 340
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                       DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                           THE YEARS THEN ENDED (Continued)


7.   PIUTANG LAIN-LAIN                                            7.      OTHER ACCOUNTS RECEIVABLE

                                               31 Desember/     31 Desember/
                                               December 31,     December 31,
                                                   2020             2019
                                                 US$ '000         US$ '000

     Piutang lain-lain                                                           Other accounts receivable
        Pihak ketiga                                 11.882             16.926     Third parties
        Pihak berelasi (Catatan 50)                       -             61.800     Related parties (Note 50)

     Jumlah piutang lain-lain - lancar               11.882             78.726   Total other accounts receivable - current

     Piutang lain-lain - tidak lancar                                            Other accounts receivable - noncurrent
        Pihak ketiga                                                               Third parties
           Piutang Pajak Pertambahan                                                  Value Added Tax (VAT)
              Nilai (PPN) - bersih                   40.633             39.859             receivables - net
           Lainnya                                   25.019             25.192        Others

       Subjumlah                                     65.652             65.051     Subtotal

       Pihak berelasi (Catatan 50)                 198.553                329      Related parties (Note 50)

                                                                                 Total other accounts receivable
     Jumlah piutang lain-lain - tidak lancar       264.205              65.380     - noncurrent

     Jumlah                                        276.087             144.106   Total


     Piutang lain-lain lancar kepada pihak ketiga - bersih               Current other accounts receivable from third
     merupakan jumlah yang akan dikembalikan oleh                        parties – net represents amounts that will be
     Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) terkait Bonus                    reimbursed from the Directorate of General
     Produksi.                                                           Budget (DGB) in relation with Production Bonus.

     Pada tahun 2020, piutang lain-lain tidak lancar                     In 2020, non-current other accounts receivable
     kepada pihak berelasi sebesar US$ 188.295 ribu                      from related parties totaling US$ 188,295
     merupakan pinjaman pemegang saham kepada IRT                        thousand represents shareholder loan to IRT
     (Catatan 50h).                                                      (Note 50h).

     Pada tahun 2019, piutang lain-lain lancar kepada                    In 2019, current other accounts receivable from
     pihak berelasi sebesar US$ 61.800 ribu merupakan                    related parties totaling US$ 61,800 thousand
     pinjaman     pemegang     saham     kepada   IRT                    represents shareholder loan to IRT (Note 50g).
     (Catatan 50g).

     Piutang PPN merupakan jumlah yang akan diganti                      VAT receivables will be reimbursed from the
     oleh Pemerintah Indonesia setelah Grup melakukan                    Government of Indonesia after the Group has
     pembayaran      atas   bagian  Pemerintah   yang                    commenced payments for the Government’s share
     didefinisikan dalam peraturan perpajakan panas                      which is defined in the geothermal tax regulation
     bumi sebesar 34% dari laba operasi. Bagian                          as   34%     of  net   operating    income.     The
     Pemerintah akan dibayarkan setelah akumulasi rugi                   Government’s share will be payable after the tax
     fiskal    telah   digunakan    atau   kadaluarsa.                   loss carry forward has been either utilized or
     Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan                        expired. Based on the Decision Letter of Ministry of
     No. 766//KMK-04/1992 (KMK 766) dan selanjutnya                      Finance No. 766/KMK-04/1992 (KMK 766) and
     diubah oleh No. 209/KMK.04/1998, Grup dapat                         subsequently amended by No. 209/KMK.04/1998,
     meminta pengembalian PPN sampai dengan jumlah                       the Group can request for VAT refund up to the
     yang dibayarkan untuk bagian Pemerintah.                            amount paid for the Government’s share.

     Cadangan kerugian kredit atas piutang PPN tidak                     Allowance for credit losses on non-collectible VAT
     tertagih masing-masing sebesar US$ 2.431 ribu                       receivables amounted to US$ 2,431 thousand and
     dan US$ 2.467 ribu masing-masing pada tanggal                       US$ 2,467 thousand as of December 31, 2020 and
     31 Desember 2020 dan 2019.                                          2019, respectively.

     Untuk tujuan penilaian kerugian kredit, piutang                     For purpose of credit loss assessment, the other
     lain-lain dianggap memiliki risiko kredit yang                      receivable is considered to have low credit risk and
     rendah dan tidak terdapat peningkatan risiko gagal                  there has been no significant increase in the risk of
     bayar yang signifikan sejak pengakuan awal. Oleh                    default since initial recognition. Accordingly, for
     karena itu, untuk tujuan penilaian penurunan nilai                  the purpose of impairment assessment for this
     piutang ini, cadangan kerugian diukur sebesar                       receivable, the loss allowance is measured at an
     sejumlah kerugian kredit ekspektasian (ECL)                         amount equal to 12-month ECL.
     12 bulan.




                                                             - 101 -
                                                         316
Page 341
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                 NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                        DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                            THE YEARS THEN ENDED (Continued)


     Piutang lain-lain tidak lancar dari pihak ketiga tidak               Noncurrent other accounts receivables from third
     dijaminkan, tidak dikenakan bunga dan tidak                          parties are unsecured, non-interest bearing and
     memiliki     persyaratan      pelunasan      tertentu.               have no specific repayment terms. Repayment is
     Pelunasan tidak diharapkan dalam jangka waktu                        not expected in 12 months terms after reporting
     12 bulan sejak akhir periode pelaporan.                              period.

     Pada tahun 2019, Grup tidak memiliki piutang,                        In 2019, the Group did not have any receivables,
     selain piutang PPN yang telah jatuh tempo atau                       other than VAT receivable, that were past due or
     mengalami penurunan nilai, ataupun yang jatuh                        impaired, or would otherwise be past due but not
     tempo namun tidak mengalami penurunan nilai.                         impaired.


8.   PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN                                       8.     FINANCE LEASE RECEIVABLES

                                                   31 Desember/    31 Desember/
                                                   December 31,    December 31,
                                                       2020            2019
                                                     US$ '000        US$ '000

     a. Jumlah piutang sewa pembiayaan                                              a. Amounts receivables under finance leases
        Tidak lebih dari satu tahun                     48.552            48.552       Not later than one year
        Lebih dari satu tahun namun tidak                                              One year and not later than
           lebih dari lima tahun                       194.210           194.210          five years
        Lebih dari lima tahun                          724.061           772.613       Later than five years

       Pembayaran sewa tidak didiskontokan             966.823          1.015.375     Undiscount finance lease
       Dikurangi:                                                                     Less:
          penghasilan keuangan yang ditangguhkan       (572.561)        (615.176)       unearned finance income

       Nilai kini piutang sewa pembiayaan              394.262           400.199      Present value of finance lease receivables

     b. Nilai kini piutang sewa                                                     b. Present value of finance lease
           pembiayaan:                                                                    receivables:
           Dapat dipulihkan dalam 12 bulan               6.570             5.937          Recoverable within 12 months
           Dapat dipulihkan setelah 12 bulan           387.692           394.262          Recoverable after 12 months

       Jumlah tercatat piutang sewa pembiayaan         394.262           400.199      Net carrying amount lease receivables


     Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, piutang                      As of December 31, 2020 and 2019, the finance
     sewa pembiayaan yang diakui berdasarkan                              lease receivables were recognized based on the
     persyaratan JOC dan ESC Darajat dan Salak,                           terms of JOC and ESC of Darajat and Salak, which
     dimana termasuk dalam lingkup ISAK 8 mengenai                        are included within the scope of ISAK 8 in relation
     interpretasi PSAK 73 Sewa. Kontrak JOC dan ESC                       with the interpretation of PSAK 73 Lease. These
     tersebut    memberikan      hak   eksklusif untuk                    JOC and ESC contracts give exclusive rights for the
     menggunakan pembangkit listrik yang dibangun,                        use of power plants, which were constructed,
     dimiliki, dan dioperasikan oleh SEGHPL dan entitas                   owned and operated by SEGPHL and its
     anak hingga akhir masa kontrak.                                      subsidiaries until the end of contract.

     Manajemen memperkirakan cadangan kerugian dari                       Management estimates the loss allowance on
     piutang sewa pembiayaan pada 31 Desember 2020                        finance lease receivables at December 31, 2020 at
     sebesar ECL sepanjang umur. Tidak ada piutang                        an amount equal to lifetime ECL. None of the
     sewa pembiayaan pada akhir periode pelaporan                         finance lease receivables at the end of the
     yang     telah   jatuh  tempo,   dan    dengan                       reporting period is past due, and taking into
     mempertimbangkan pengalaman gagal bayar                              account the historical default experience and the
     historis dan prospek masa depan dari industri di                     future prospects of the industries in which the
     mana penyewa beroperasi, bersamaan dengan nilai                      lessees operate, together with the value of
     dari agunan yang dimiliki atas piutang sewa                          collateral held over these finance lease receivables,
     pembayaran, manajemen menganggap bahwa                               management considers that no finance lease
     tidak ada piutang sewa pembiayaan yang                               receivable is impaired.
     mengalami penurunan nilai.




                                                              - 102 -
                                                            317
Page 342
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                          PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                          DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                              THE YEARS THEN ENDED (Continued)


9.   PERSEDIAAN – BERSIH                                            9.       INVENTORIES – NET

                                                31 Desember/       31 Desember/
                                                December 31,       December 31,
                                                    2020               2019
                                                  US$ '000           US$ '000

     Petrokimia                                                                       Petrochemical
       Barang jadi                                     84.871             124.430       Finished goods
       Barang dalam proses                              6.142               8.329       Work in process
       Bahan baku                                      98.637             104.662       Raw materials
       Suku cadang dan lainnya                         70.013              64.303       Spareparts and others

     Panas bumi, minyak dan gas bumi                                                  Geothermal, oil and natural gas
       Bahan dan persediaan                            19.539              16.418       Materials and supplies

     Lain-lain                                          1.885               2.688     Others

     Jumlah                                           281.087             320.830     Total
     Cadangan kerugian penurunan                                                      Allowance for decline in value
       nilai persediaan                                (4.733)             (12.885)      of inventories

     Bersih                                           276.354             307.945     Net

     Persediaan panas bumi, minyak                                                    Geothermal, oil and natural gas
       dan gas bumi - tidak lancar                                                      inventories - noncurrent
       Suku cadang dan perlengkapan                    21.784              20.925       Spareparts and equipment

                                                   2020               2019
                                                  US$ '000           US$ '000

     Laporan laba rugi dan penghasilan                                                Consolidated statement of profit or loss
       komprehensif lain konsolidasian:                                                 and other comprehensive income:
       Biaya perolehan persediaan
          diakui sebagai biaya pada                                                     Cost of inventories recognized
          beban pokok pendapatan                                                          as an expense in cost of revenues
          dan beban langsung                       1.646.916             1.716.677        and direct costs


     Mutasi   cadangan         kerugian   penurunan    nilai                Movement in allowance for decline in value of
     persediaan:                                                            inventories are as follows:
                                                31 Desember/       31 Desember/
                                                December 31,       December 31,
                                                    2020               2019
                                                  US$ '000           US$ '000

     Saldo awal                                        12.885               9.719     Beginning balance
     Penambahan tahun berjalan                              -               3.166     Additions during the year
     Pemulihan tahun berjalan                          (8.152)                  -     Recovery during the year

     Saldo akhir                                        4.733              12.885     Ending balance


     Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian                         Management believes that the allowance for decline
     penurunan nilai persediaan tersebut cukup.                             in value of inventories is adequate.

     Persediaan masing-masing sebesar US$ 258.663                           Inventories amounting to US$ 258,663 thousand
     ribu dan US$ 292.583 ribu untuk tanggal                                and US$ 292,583 thousand as of December 31,
     31 Desember 2020 dan 2019 digunakan sebagai                            2020 and 2019, respectively, are used as pari
     jaminan secara pari passu atas fasilitas perbankan.                    passu collateral for banking facilities.

     Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019,                                As of December 31, 2020 and 2019, inventories
     persediaan telah diasuransikan terhadap risiko                         along with property, plant and equipment, were
     kebakaran, pencurian dan risiko lainnya bersamaan                      insured against fire, theft and other possible risks
     dengan aset tetap (Catatan 21). Manajemen                              (Note 21). Management believes that the insurance
     berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut                         coverage is adequate to cover possible losses to the
     cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian yang                         Group.
     timbul pada Grup.




                                                               - 103 -
                                                             318
Page 343
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                 DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                     THE YEARS THEN ENDED (Continued)


10. PAJAK DIBAYAR DIMUKA                                     10. PREPAID TAXES
                                          31 Desember/     31 Desember/
                                          December 31,     December 31,
                                              2020             2019
                                            US$ '000         US$ '000

    Pajak penghasilan - pasal 28A               56.874             83.166    Income tax - article 28A
    Pajak pertambahan nilai - bersih            30.029             72.844    Value added tax - net

    Jumlah                                      86.903            156.010    Total

    Pada tahun 2020, CAP menerima restitusi Pajak                   In 2020, CAP received Value Added Tax (VAT)
    Pertambahan Nilai (PPn) sebesar US$ 47.085 ribu                 restitution amounting to US$ 47,085 thousand for
    untuk masa pajak bulan Juli sampai Agustus 2018,                fiscal period July to August 2018, April 2019, May
    April 2019, Mei 2019, September sampai                          2019, September to November 2019, February
    Nopember 2019, Februari 2020 dan April sampai                   2020 and April to May 2020.
    Mei 2020.

    Pada tahun 2020, SMI menerima restitusi PPn                     In 2020, SMI received VAT restitution amounting
    sebesar US$ 10.063 ribu untuk masa pajak bulan                  to US$ 10,063 thousand for fiscal period
    September 2018, Nopember sampai Desember                        September 2018, November to December 2018,
    2018, Maret 2019, Mei sampai Desember 2019                      March 2019, May to December 2019 and January
    dan Januari sampai April 2020.                                  to April 2020.

    Pada tahun 2020, CAP menerima Surat Ketetapan                   In 2020, CAP received Tax Overpayment
    Pajak Lebih Bayar (SKPLB) atas pajak penghasilan                Assessment Letter (SKPLB) for 2018 corporate
    badan tahun 2018 sebesar US$ 46.100 ribu, dan                   income tax amounting to US$ 46,100 thousand,
    selisih dengan jumlah tercatat sebesar US$ 6.266                and the difference of US$ 6,266 thousand against
    ribu dengan nilai yang tercatat diakui dalam akun               the amount recorded is recognized as other gains
    keuntungan dan kerugian lain-lain - bersih.                     and losses - net.

    Pada tahun 2020, SMI menerima SKPLB atas pajak                  In 2020, SMI received SKPLB for 2018 income tax
    badan tahun 2018 sebesar US$ 149 ribu dari                      amounting to US$ 149 thousand instead of
    keseluruhan sebesar US$ 436 ribu. Selisih dari                  US$ 436 thousand. The difference from tax refund
    pengembalian pajak sebesar US$ 287 ribu diakui                  amounting to US$ 287 thousand was recognized as
    dalam akun keuntungan dan kerugian lain-lain -                  other gains and losses - net. Of that amount, SMI
    bersih. Atas jumlah tersebut, SMI telah menerima                have received cash refund amounting to
    seluruh pengembalian kas sebesar Rp 2.203 juta                  Rp 2,203 million (equivalent to US$ 149
    (setara dengan US$ 149 ribu).                                   thousand).

    Pada tahun 2019, CAP dan PBI menerima SKPLB                     In 2019, CAP and PBI received SKPLB for 2017
    atas pajak penghasilan badan tahun 2017, dan                    corporate income tax, and the difference of
    selisih dengan jumlah tercatat sebesar US$ 6.234                US$ 6,234 thousand was recognized as other gains
    ribu diakui dalam akun keuntungan dan kerugian                  and losses - net.
    lain-lain - bersih.


11. UANG MUKA                                                11. ADVANCES
                                           31 Desember/     31 Desember/
                                           December 31,     December 31,
                                               2020             2019
                                             US$ '000         US$ '000
     Pemasok                                     11.988             19.940    Suppliers
     Lain-lain                                   10.518              8.253    Others
     Jumlah                                      22.506             28.193    Total



12. BIAYA DIBAYAR DIMUKA                                     12. PREPAID EXPENSES
                                            31 Desember/     31 Desember/
                                            December 31,     December 31,
                                                2020             2019
                                              US$ '000         US$ '000
    Asuransi                                       5.779             6.578    Insurances
    Lain lain                                      4.845             8.198    Others
    Jumlah                                       10.624             14.777    Total




                                                        - 104 -
                                                    319
Page 344
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                                       DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                                           THE YEARS THEN ENDED (Continued)


13. ASET LAINNYA                                                                              13. OTHER ASSETS

   Aset lancar lainnya merupakan pinjaman karyawan.                                                     Other current assets represents employees loan.

   Aset tidak lancar lainnya mayoritas merupakan                                                        Other noncurrent assets majority represents
   uang jaminan sewa dan hak penggantian imbalan                                                        refundable  deposits  and employee   benefit
   kerja.                                                                                               reimbursement rights.


14. BEBAN YANG DITANGGUHKAN                                                                   14. DEFERRED CHARGES

                                                                    31 Desember/            31 Desember/
                                                                    December 31,            December 31,
                                                                        2020                    2019
                                                                      US$ '000                US$ '000

    Biaya perolehan pada awal tahun                                          37.960                     37.861       Cost at beginning of year
    Transfer dari aset dalam penyelesaian                                        973                          99     Transfer from construction in progress
    Biaya perolehan pada akhir tahun                                         38.933                     37.960       Cost at end of year
    Akumulasi amortisasi pada                                                                                        Accumulated amortization at
      awal tahun                                                             15.245                       9.156        beginning of year
    Amortisasi tahun berjalan                                                 6.058                       6.089      Amortization for the year
    Akumulasi amortisasi pada                                                                                        Accumulated amortization at
      akhir tahun                                                            21.303                     15.245         end of year

    Nilai tercatat                                                           17.630                     22.715       Net carrying amount



15. INVESTASI PADA ENTITAS                               ASOSIASI           DAN               15. INVESTMENTS IN ASSOCIATES AND JOINT
    VENTURA BERSAMA                                                                               VENTURE

                                                                                                                        Persentase kepemilikan/
                                                                                                                       Percentage of Ownership
                                                                                                        Tempat       31 Desember/    31 Desember/      31 Desember/     31 Desember/
                          Nama Entitas /                                Aktivitas utama/            kedudukan/       December 31,    December 31,      December 31,     December 31,
                          Name of Entity                               Principal Activity            Domicile            2020            2019             2020             2019
                                                                                                                          %                  %           US$ '000         US$ '000
   Asosiasi & ventura bersama/Associates & joint venture:
     PT Synthetic Rubber Indonesia (SRI)                                  Petrokimia/                   Jakarta                 45                45                -                -
                                                                         Petrochemical
     Kerjasama Ventura - Cikupa                                            Properti/                    Jakarta                 70                70         7.230            6.109
                                                                           Property
     SCG Barito Logistic (SBL)                                          Lain-lain/Others                Jakarta                 51                51         1.897            1.925
     PT Petrogas Pantai Madura (PPM)                                   Minyak dan gas/                  Madura                  49                49             927              855
                                                                          Oil and gas
     PT Indo Raya Tenaga (IRT)                                      Energi dan Sumber daya/             Jakarta                 49                49       151.439           10.799
                                                                     Energy and Resources
     PT Barito Wanabinar Indonesia (BWI)                              Perusahaan Induk/                 Jakarta                 49                 -         1.481                   -
                                                                       Holding Company

   Entitas anak tidak dikonsolidasi/unconsolidated subsidiaries :
     PT Barito Kencanamahardika (BKM)                                 Pengusahaan hutan                 Jakarta                 51                51          (586)           5.492
                                                                          dan industri
                                                                       pengolahan kayu/
                                                                      Logging and timber
     PT Wiradaya Lintas Sukses (WLS)                                    Lain-lain/Others                Jakarta                 98                98             194              194
   Jumlah/Total                                                                                                                                            162.582           25.374


   SRI                                                                                                  SRI

   Merupakan investasi SMI sebesar 45%. SRI                                                             Represents investment of SMI with 45% ownership.
   bergerak di bidang industri petrokimia yang                                                          SRI is engaged in petrochemical industries that
   memproduksi karet buatan.                                                                            produces synthetic rubber.

   Mutasi investasi SRI sebagai berikut:                                                                Change in investment in SRI are as follows:

                                                                                          2019
                                                                                         US$ '000

   Saldo awal                                                                                 8.507         Beginning balance
   Bagian rugi bersih entitas asosiasi                                                       (8.507)        Share in net loss of associate

   Saldo akhir                                                                                      -       Ending balance




                                                                                      - 105 -
                                                                                  320
Page 345
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                   DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                       THE YEARS THEN ENDED (Continued)


   Jumlah tercatat dari bagian SRI yang diakui dalam                Amount of the interest in SRI recognized in the
   laporan keuangan konsolidasian adalah sebagai                    consolidated financial statements is as follows:
   berikut:

                                            31 Desember/      31 Desember/
                                            December 31,      December 31,
                                                2020              2019
                                              US$ '000          US$ '000
    Aset (liabilitas) bersih SRI                 (26.340)            (4.382)   Net assets (liabilities) of SRI
    Proporsi bagian kepemilikan SMI                    -                  -    Proportion of SMI's ownership interest
    Bagian Grup atas rugi SRI yang                                             Excess of the Group's share
       melebihi kepentingan Grup                                                  of losses of SRI over the Group's
       atas SRI                                   11.440            11.440        interest in SRI
    Eliminasi laba penjualan tanah                                             Elimination of gain on sale of land
       antara CAP dan SRI                        (11.440)           (11.440)      between CAP and SRI
    Nilai tercatat bagian SMI                             -               -    Carrying amount of the SMI's interest


    Kerjasama Ventura – Cikupa                                      Joint Venture – Cikupa

    Pada tahun 2015, PT Griya Tirta Asri (GTA), entitas             In 2015, PT Griya Tirta Asri (GTA), a subsidiary,
    anak, dengan PT Jabar Utama Wood Industry                       together with PT Jabar Utama Wood Industry
    melakukan perjanjian “Kerjasama Operasi Proyek                  entered into “Kerjasama Operasi Proyek Cikupa”
    Cikupa” dalam pembangunan gudang.                               for warehouse construction.

    PT Jabar Utama Wood Industry menyerahkan tanah                  PT Jabar Utama Wood Industry will contribute its
    miliknya seluas kurang lebih 55 ha dan GTA akan                 land with an area of approximately 55 ha and GTA
    mengelola    dan    mengembangkan      konstruksi               will  manage     and    develop  the     warehouse
    gudang, dimana kontribusi keuntungan investasi                  construction, where investment profit distribution is
    masing-masing pihak 70% dan 30%.                                70% and 30%, respectively.

                                             31 Desember/     31 Desember/
                                             December 31,     December 31,
                                                 2020             2019
                                               US$ '000         US$ '000

    Investasi awal                                  6.109             6.830    Beginning investment
    Tambahan modal disetor                              -                74    Additional paid-in capital
    Bagi hasil operasi                                  -            (2.992)   Operational profit sharing
    Bagian laba bersih kerja                                                   Share in profit of joint
       sama ventura                                 1.170             1.878       venture
    Selisih kurs penjabaran                           (49)              319    Translation adjustment
    Saldo akhir                                     7.230             6.109    Ending balance


    SBL                                                             SBL
    Merupakan investasi saham pada SBL sebesar                      This represent shares investment in SBL equivalent
    51%. SBL bergerak dalam bidang pergudangan dan                  to ownership interest of 51%. SBL activities are
    penyimpanan.                                                    related to warehouse and storage.

    PPM                                                             PPM

    Merupakan investasi saham pada PPM sebesar                      This represent shares investment in PPM equivalent
    49%. PPM bergerak dalam bidang pertambangan                     to ownership interest of 49%. PPM’s activities are
    (khususnya gas bumi) dan perdagangan.                           related to mining (specialized in natural gas) and
                                                                    trading.

                                             31 Desember/     31 Desember/
                                             December 31,     December 31,
                                                 2020             2019
                                               US$ '000         US$ '000

    Saldo awal                                        855               970    Beginning balance
    Bagian laba entitas asosiasi                    1.178             1.275    Share in profit of an associate
    Pembayaran dividen                             (1.106)           (1.390)   Dividend payment

    Saldo akhir                                      927                855    Ending balance




                                                          - 106 -
                                                      321
Page 346
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                    PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                    DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                        THE YEARS THEN ENDED (Continued)


   IRT                                                                IRT

   Merupakan investasi saham pada IRT sebesar 49%                     This represent shares investment in IRT equivalent
   kepemilikan langsung BWT. IRT bergerak dalam                       to BWT’s direct ownership interest of 49%. IRT’s
   bidang pembangkit tenaga listrik.                                  activities is related to independent power producers.

   Berdasarkan Akta Notaris No. 21 pada tanggal                       Based     on   Notarial   Deed   No.  21   dated
   12 Desember 2019 dari Muhammad Hanafi, S.H.,                       December 12, 2019 from Muhammad Hanafi, S.H.,
   notaris di Jakarta, pemegang saham menyetujui                      notary in Jakarta, the shareholders agreed to
   pengalihan saham IRT dari PT Putra Indo Tenaga                     transfer 510 shares of IRT from PT Putra Indo
   (PIT) sebanyak 510 saham kepada PT Putra                           Tenaga (PIT) to PT Putra Suralaya Intertenaga
   Suralaya Intertenaga (PSI) dan dari PT Barito                      (PSI) and 490 shares from PT Barito Wahana
   Wahana Lestari (BWL) sebanyak 490 saham                            Lestari (BWL) to PT Barito Wahana Tenaga (BWT).
   kepada PT Barito Wahana Tenaga (BWT).

   Pada tanggal 13 Desember 2019, BWT melakukan                       On December 13, 2019, BWT made additional
   tambahan investasi sebesar US$ 24.111 ribu atas                    investment of US$ 24,111 thousand for the new
   tambahan saham baru yang diterbitkan oleh IRT.                     shares issued by IRT. There has been no change in
   Tidak ada perubahan kepemilikan saham atas IRT.                    the equity ownership of IRT.

   Pada tahun 2019, BWL, pemegang saham dari                          In 2019, BWL, shareholder of BWT, sold its land
   BWT, menjual aset tetap berupa tanah dengan nilai                  recorded as property, plant and equipment with a
   tercatat sebesar US$ 39.202 ribu kepada IRT                        carrying amount of US$ 39,202 thousand to IRT for
   sebesar US$ 79.985 ribu (Catatan 21) dan                           US$ 79,985 thousand (Note 21) and realized a gain
   mengakui keuntungan dari penjualan sebesar                         on sale of US$ 40,783 thousand. A portion of the
   US$ 40.783 ribu. Sebagian laba atas penjualan                      gain on sale of land was eliminated in accordance
   tanah tersebut dieliminasi sebesar persentase                      with the percentage of BWL’s interest in IRT. Gain
   kepemilikan BWL ke IRT. Keuntungan atas                            on sale of land recognized by BWL, after elimination
   penjualan tanah yang diakui oleh BWL, setelah                      amounted to US$ 25,693 thousand and is recorded
   eliminasi menjadi sebesar US$ 25.693 ribu dan                      under other gains and losses - net (Note 45).
   dicatat sebagai keuntungan dan kerugian lain-lain –
   bersih (Catatan 45).

   Pada tanggal 28 Januari 2020, 13 Februari 2020,                    On January 28, 2020, February 13, 2020, June 26,
   26 Juni 2020 dan 2 Oktober 2020, BWT melakukan                     2020 and October 2, 2020, BWT made additional
   tambahan      investasi  masing-masing   sebesar                   investment of US$ 9,378 thousand, US$ 59,658
   US$ 9.378 ribu, US$ 59.658 ribu, US$ 31.563 ribu                   thousand, US$ 31,563 thousand and US$ 37,278
   dan US$ 37.278 ribu atas tambahan saham baru                       thousand for the new shares issued by IRT,
   yang diterbitkan oleh IRT.                                         repsectively.

   Mutasi investasi IRT sebagai berikut:                              Change in investment in IRT are as follows:
                                                2020                 2019
                                               US$ '000             US$ '000
    Saldo awal                                     10.799                   -     Beginning balance
    Setoran modal pada entitas asosiasi           137.877              24.111     Issuance of shares by an associate
    Bagian laba entitas asosiasi                   12.338               1.778     Share in profit of associate
    Penghasilan komprehensif lain                 (12.619)                  -     Other comprehensive income
    Selisih kurs penjabaran                         1.004                   -     Translation adjustment
    Eliminasi laba penjualan tanah antara                                         Elimination of gain on sale of land between
       BWL dan IRT                                  2.040              (15.090)      BWL and IRT
    Saldo akhir                                   151.439              10.799     Ending balance


   BWI                                                                BWI
   Berdasarkan Akta No. 25 tanggal 6 Maret 2020,                      Based on Notarial Deed No. 25 dated March 6,
   yang dibuat di hadapan Wiwik Condro, S.H., notaris                 2020, which is drawn up before Wiwik Condro S.H.,
   di Jakarta, Perusahaan menjual 1.275 saham BWI                     Notary in Jakarta, the Company sold 1,275 shares
   atau setara dengan 51% kepemilikan kepada PT                       of BWI or equivalent with 51% ownership into
   Barito Pacific Lumber sehingga kepemilikan atas                    PT Barito Pacific Lumber resulting to ownership of
   BWI turun menjadi 49%. BWI bergerak dalam                          BWI decreased into 49%. BWI activities are related
   bidang kehutanan.                                                  to forestry.

   Entitas anak tidak dikonsolidasikan                                Unconsolidated subsidiaries

   Perusahaan memiliki beberapa entitas anak tidak                    The Company owns several unconsolidated
   dikonsolidasi, dimana sebagian besar entitas-                      subsidiaries, and most of them are still non
   entitas ini masih belum beroperasi dan/atau masih                  operating and/or still in development stage. In
   dalam tahap pengembangan. Selain itu entitas-                      addition, these entities have total assets less than
   entitas tersebut memiliki jumlah aset kurang dari                  0.14% from the consolidated total assets.
   0,14% dari jumlah aset konsolidasian. Manajemen                    Management decided not to consolidate these
   memutuskan untuk tidak mengkonsolidasikan                          entities in its consolidated financial statements.
   entitas-entitas tersebut sebagai bagian dari laporan               Management believes that this will not have a
   keuangan konsolidasian. Manajemen berkeyakinan                     material impact arising from their decision.
   bahwa tidak terdapat dampak material yang timbul
   dari keputusan ini.


                                                          - 107 -
                                                      322
Page 347
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                 NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                        DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                            THE YEARS THEN ENDED (Continued)


16. ASET KEUANGAN LAINNYA – TIDAK LANCAR                                         16. OTHER FINANCIAL ASSET – NONCURRENT

   Terutama merupakan investasi efek pada saham                                        Mainly represents unlisted investment securities as of
   tidak tercatat di bursa pada tanggal 31 Desember                                    December 31, 2020 and 2019.
   2020 dan 2019.


17. UANG MUKA PEMBELIAN ASET TETAP                                               17. ADVANCES FOR PURCHASE OF PROPERTY, PLANT
                                                                                     AND EQUIPMENT

   Grup memiliki uang muka pembelian aset tetap                                        The Group has advances for purchase of property,
   masing-masing   sebesar   US$     7.109    ribu                                     plant and equipment amounting to US$ 7,109
   dan US$ 65.702 ribu pada tanggal 31 Desember                                        thousand and US$ 65,702 thousand as of December
   2020 dan 2019 yang sebagian besar merupakan                                         31, 2020 and 2019, respectively, most of which are
   uang muka pembelian tanah dan aset tetap dalam                                      advance of land purchases and construction in
   pembangunan.                                                                        progress.


18. ASET BIOLOGIS - HUTAN TANAMAN INDUSTRI                                       18. BIOLOGICAL ASSETS - INDUSTRIAL TIMBER
    (HTI)                                                                            PLANTATIONS (ITP)
                                                         31 Desember/          31 Desember/
                                                         December 31,          December 31,
                                                             2020                  2019
                                                           US$ '000              US$ '000
    Biaya perolehan                                                9.281                8.485       Acquisition cost
    Selisih kurs penjabaran                                         (278)                 239       Translation adjustment
    Penambahan                                                         -                  557       Additions
    Pelepasan entitas anak                                        (7.684)                   -       Disposal of subsidiaries
    Akumulasi penyusutan                                          (1.319)              (1.327)      Accumulated amortization
    Saldo akhir                                                          -              7.954       Ending balance


   Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat aset                                      Management believes that the carrying value of
   biologis dapat dipulihkan seluruhnya, sehingga                                       biological assets can be fully recovered, therefore
   tidak diperlukan penyisihan penurunan nilai atas                                     no impairment needed for those biological assets.
   aset biologis tersebut.


19. PROPERTI INVESTASI – BERSIH                                                 19. INVESTMENT PROPERTIES – NET

                                                 Selisih kurs
                                  1 Januari/     penjabaran/                                                 31 Desember/
                                  January 1,     Translation    Penambahan/ Pengurangan/  Reklasifikasi/     December 31,
                                     2020        adjustment       Additions  Deductions  Reclassifications       2020
                                   US$ '000       US$ '000        US$ '000    US$ '000      US$ '000           US$ '000
    Biaya perolehan                                                                                                           Cost
    Pemilikan langsung:                                                                                                       Direct acquisition:
      Tanah                             10.915           (28)            -              -              -             10.887      Land
      Bangunan dan prasarana             2.229           (27)           38              -            823              3.063      Buildings and infrastructures
      Aset dalam penyelesaian           13.184          (192)       15.877              -              -             28.869      Construction in progress
    Jumlah Biaya Perolehan              26.328          (247)       15.915              -            823             42.819   Total Cost

    Akumulasi Penyusutan                                                                                                      Accumulated depreciation
    Pemilikan langsung:                                                                                                       Direct acquisition:
      Bangunan dan prasarana             1.078           (11)          111              -               -             1.178      Buildings and infrastructures
    Jumlah Akumulasi Penyusutan          1.078           (11)          111              -               -             1.178   Total Accumulated Depreciation

    Jumlah Tercatat                     25.250                                                                       41.641   Net Carrrying Amount



                                                 Selisih kurs
                                  1 Januari/     penjabaran/                                                 31 Desember/
                                  January 1,     Translation    Penambahan/ Pengurangan/  Reklasifikasi/     December 31,
                                     2019        adjustment       Additions  Deductions  Reclassifications       2019
                                   US$ '000       US$ '000        US$ '000    US$ '000      US$ '000           US$ '000
    Biaya perolehan                                                                                                           Cost
    Pemilikan langsung:                                                                                                       Direct acquisition:
      Tanah                             10.590           68            257             -               -             10.915      Land
      Bangunan dan prasarana             1.729          337            416           253               -              2.229      Buildings and infrastructures
      Aset dalam penyelesaian                -          214              -             -          12.970             13.184      Construction in progress
    Jumlah Biaya Perolehan              12.319          619            673           253          12.970             26.328   Total Cost

    Akumulasi Penyusutan                                                                                                      Accumulated depreciation
    Pemilikan langsung:                                                                                                       Direct acquisition:
      Bangunan dan prasarana               974            38            66              -               -             1.078      Buildings and infrastructures
    Jumlah Akumulasi Penyusutan            974            38            66              -               -             1.078   Total Accumulated Depreciation

    Jumlah Tercatat                     11.345                                                                       25.250   Net Carrrying Amount




                                                                         - 108 -
                                                                       323
Page 348
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                 NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                        DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                            THE YEARS THEN ENDED (Continued)


    Reklasifikasi properti investasi   berasal dari aset                  Reclassification of investment properties was from
    tetap.                                                                property, plant and equipment

   Beban    penyusutan  masing-masing    sejumlah                         Depreciation expense amounting to US$ 111
   US$ 111 ribu dan US$ 66 ribu untuk tahun 2020                          thousand and US$ 66 thousand in 2020 and 2019,
   dan 2019 dicatat sebagai beban umum dan                                respectively were recorded under general and
   administrasi.                                                          administrative expenses.

   Pendapatan sewa atas properti investasi masing-                        Rent income earned from investment properties
   masing sebesar US$ 4.117 ribu dan US$ 4.369 ribu                       amounted to US$ 4,117 thousand and US$ 4,369
   untuk tahun 2020 dan 2019.                                             thousand for the years 2020 and 2019,
                                                                          respectively.

   Nilai wajar properti investasi pada tanggal                            The fair value of the investment properties as of
   31 Desember 2019 sebesar Rp 595.925 juta (atau                         December 31, 2019 amounted to Rp 595,925
   setara dengan US$ 42.869 ribu) dihasilkan                              million (or equivalent with US$ 42,869 thousand)
   menggunakan dasar penilaian oleh KJPP Susan                            has been arrived at on the basis of a valuation
   Wijoyo & Rekan, penilai independen, dengan laporan                     carried out at that date by KJPP Susan Wijoyo &
   No.    00474//2.0068-00/PI/03/0198/1/XII/2019.                         Rekan, independent valuers, in their report
   Penilaian  dilakukan     berdasarkan   pendekatan                      No. 00474/2.0068-00/PI/03/0198/1/XII/2019. The
   pendapatan dan beban.                                                  valuation was done based on the revenue and cost
                                                                          approach.

   Dalam mengestimasi nilai wajar properti investasi,                     In estimating the fair value of the properties, the
   penggunaan tertinggi dan terbaik dari properti                         highest and the best use of the properties is their
   investasi adalah penggunaan saat ini. Tidak                            current use. There has been no change to the
   terdapat perubahan teknik penilaian selama tahun                       valuation technique during the year.
   berjalan.

   Manajemen berpendapat tidak terdapat perbedaan                         Management believes that there are no significant
   yang signifikan atas nilai wajar dan nilai tercatat                    differences between the fair value and carrying
   properti investasi.                                                    amounts of the investment properties.


20. ASET HAK-GUNA                                                   20. RIGHT-OF-USE ASSETS

                                           1 Januari/                      31 Desember/
                                           January 1,       Penambahan/    December 31,
                                              2020            Additions        2020
                                            US$ '000          US$ '000       US$ '000
    Biaya perolehan:                                                                        At cost:
      Tanah                                          -             461               461      Land
      Bangunan                                   1.797          16.827            18.624      Building
      Perlengkapan IT                              721              21               742      IT equipment
      Kendaraan                                  1.817             289             2.106      Vehicles
      Mesin                                          -             409               409      Machineries
    Jumlah                                       4.335          18.007            22.342    Total
    Akumulasi penyusutan:                                                                   Accumulated depreciation:
      Tanah                                             -            51               51      Land
      Bangunan                                          -         1.995            1.995      Building
      Perlengkapan IT                                   -            94               94      IT equipment
      Kendaraan                                         -         1.552            1.552      Vehicles
      Mesin                                             -           306              306      Machineries
    Jumlah                                              -         3.998            3.998    Total
    Nilai tercatat bersih                        4.335                            18.344    Net carrying value



    Saldo awal tahun menyajikan dampak penerapan                          Beginning balance represents the impact of initial
    awal PSAK 73 pada tanggal 1 Januari 2020                              adoption of PSAK 73 as of January 1, 2020
    (Catatan 2).                                                          (Note 2).

    Analisis jatuh tempo liabilitas sewa disajikan pada                   The maturity analysis       of     lease   liabilities   is
    Catatan 29.                                                           presented in Note 29.




                                                              - 109 -
                                                            324
Page 349
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                           PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                           DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                               THE YEARS THEN ENDED (Continued)


    Jumlah yang diakui ke laba rugi yang timbul dari                                      Amounts recognized in profit or loss arising from
    sewa adalah sebagai berikut:                                                          leases are as follows:

                                                                           2020
                                                                          US'000

    Beban penyusutan aset hak-guna                                               3.998         Depreciation expense on right-of-use assets

    Beban bunga atas liabilitas sewa                                              343          Interest expense on lease liabilities

    Beban yang berkaitan dengan sewa
      jangka pendek                                                              1.765         Expense relating to short-term leases

    Beban yang berkaitan dengan sewa aset
      bernilai rendah                                                             317          Expense relating to leases of low-value assets



   Beban penyusutan dicatat sebagai beban pokok                                            Depreciation expense           is recorded           as     cost of
   pendapatan.                                                                             revenues.

   Pada    tanggal 31   Desember    2020,   Grup                                           As of December 31, 2020, the Group is committed
   berkomitmen sebesar US$ 2.015 ribu untuk sewa                                           to US$ 2,015 thousand for short-term leases.
   jangka pendek.


21. ASET TETAP                                                                      21. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT

                                                    Selisih kurs
                                     1 Januari/     penjabaran/                                                 31 Desember/
                                     January 1,     Translation    Penambahan/ Pengurangan/  Reklasifikasi/     December 31,
                                        2020        adjustment       Additions  Deductions  Reclassifications       2020
                                      US$ '000       US$ '000        US$ '000    US$ '000      US$ '000           US$ '000

    Biaya perolehan                                                                                                             Cost
    Pemilikan langsung:                                                                                                         Direct acquisition:
      Tanah                              289.725            (76)       87.396            796               -          376.249      Land
      Bonus                                3.736              -             -              -               -            3.736      Bonuses
      Hak atas tanah dan                                                                                                           Land rights and lease
         pengembangan sewa                    263             -              -             -               -              263         developments
      Properti                              8.233             -              -             -               -            8.233      Properties
      Sumur produksi dan fasilitas
         sumur                           260.094              -            241            -          95.339           355.674     Producing wells and wells facility
      Bangunan dan prasarana             141.300           (275)         2.081        4.335           9.259           148.030     Buildings and infrastructures
      Mesin, peralatan dan                                                                                                        Machineries, utilities and
         alat-alat berat                2.150.699          (125)       16.850         8.341         100.796         2.259.879        heavy equipment
      Peralatan pengangkutan                5.330           (20)           69         1.263               -             4.116     Transportation equipment
      Perabot dan peralatan                                                                                                       Furnitures, fixtures and
         kantor                           20.159            (12)          291             27               -           20.411        office equipment
      Aset dalam pembangunan             352.595           (277)       90.976            123        (186.513)         256.658     Construction in progress

    Jumlah Biaya Perolehan              3.232.134          (785)      197.904        14.885          18.881         3.433.249   Total Cost

    Akumulasi Penyusutan                                                                                                        Accumulated depreciation
    Pemilikan langsung:                                                                                                         Direct acquisition:
      Bonus                                   572             -           179              -               -             751       Bonuses
      Hak atas tanah dan                                                                                                           Land rights and lease
         pengembangan sewa                    100             -            30              -               -              130         developments
      Properti                                954             -           347              -               -            1.301      Properties
      Sumur produksi dan fasilitas
         sumur                             33.711             -        16.031             -                -           49.742     Producing wells and wells facility
      Bangunan dan prasarana               67.377          (156)       10.432         3.472                -           74.181     Buildings and infrastructures
      Mesin, peralatan dan                                                                                                        Machineries, utilities and
         alat-alat berat                 522.274           (115)      101.888         7.451                -          616.596        heavy equipment
      Peralatan pengangkutan               4.135            (15)          571           992                -            3.699     Transportation equipment
      Perabot dan peralatan                                                                                                       Furnitures, fixtures and
         kantor                            18.068            70          2.374             4               -           20.508        office equipment

    Jumlah Akumulasi Penyusutan          647.191           (216)      131.852        11.919                -          766.908   Total Accumulated Depreciation

    Jumlah Tercatat                     2.584.943                                                                   2.666.341   Net Carrrying Amount




                                                                            - 110 -
                                                                          325
Page 350
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                            PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                            DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                                THE YEARS THEN ENDED (Continued)

                                                    Selisih kurs
                                     1 Januari/     penjabaran/                                                     31 Desember/
                                     January 1,     Translation    Penambahan/ Pengurangan/  Reklasifikasi/         December 31,
                                        2019        adjustment       Additions  Deductions  Reclassifications           2019
                                      US$ '000       US$ '000        US$ '000    US$ '000      US$ '000               US$ '000
    Biaya perolehan                                                                                                                  Cost
    Pemilikan langsung:                                                                                                              Direct acquisition:
      Tanah                              256.865           117         71.945        39.202                   -           289.725       Land
      Bonus                                3.736             -              -             -                   -             3.736       Bonuses
      Hak atas tanah dan                                                                                                                Land rights and lease
         pengembangan sewa                    263             -               -            -                  -               263          developments
      Properti                              8.233             -               -            -                  -             8.233       Properties
      Sumur produksi dan fasilitas
         sumur                           253.877             -             789             -              5.428           260.094        Producing wells and wells facility
      Bangunan dan prasarana             137.022           750           1.217           249              2.560           141.300        Buildings and infrastructures
      Mesin, peralatan dan                                                                                                               Machineries, utilities and
         alat-alat berat                1.652.058        2.031        117.254            285           379.641          2.150.699           heavy equipment
      Peralatan pengangkutan                5.152           48            203             75                 2              5.330        Transportation equipment
      Perabot dan peralatan                                                                                                              Furnitures, fixtures and
         kantor                           18.867             17         1.025              -                250            20.159           office equipment
      Aset dalam pembangunan             549.585              -       262.478            210           (459.258)          352.595        Construction in progress
    Jumlah Biaya Perolehan              2.885.658        2.963        454.911        40.021             (71.377)        3.232.134    Total Cost

    Akumulasi Penyusutan                                                                                                             Accumulated depreciation
    Pemilikan langsung:                                                                                                              Direct acquisition:
      Bonus                                   393             -           179              -                  -               572       Bonuses
      Hak atas tanah dan                                                                                                                Land rights and lease
         pengembangan sewa                     70             -            30              -                  -               100          developments
      Properti                                607             -           347              -                  -               954       Properties
      Sumur produksi dan fasilitas
         sumur                             21.264            -         12.447              -                 -             33.711        Producing wells and wells facility
      Bangunan dan prasarana               57.462          513          9.457            245               190             67.377        Buildings and infrastructures
      Mesin, peralatan dan                                                                                                               Machineries, utilities and
         alat-alat berat                 432.060         1.688         88.783             67               (190)          522.274           heavy equipment
      Peralatan pengangkutan               3.527            45            624             61                  -             4.135        Transportation equipment
      Perabot dan peralatan                                                                                                              Furnitures, fixtures and
         kantor                            15.817            10          2.241             -                  -            18.068           office equipment
    Jumlah Akumulasi Penyusutan          531.200         2.256        114.108            373                  -           647.191    Total Accumulated Depreciation

    Jumlah Tercatat                     2.354.458                                                                       2.584.943    Net Carrrying Amount



   Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:                                           Depreciation            expense        was      allocated           to     the
                                                                                            following:

                                                                    2020                 2019
                                                                   US$ '000             US$ '000

    Biaya pabrikasi                                                  129.382              111.425           Manufacturing costs
    Beban umum dan administrasi                                                                             General and administrative
       (Catatan 36)                                                     2.226                  2.438          expenses (Note 36)
    Beban penjualan                                                       244                    245        Selling expenses

    Jumlah                                                           131.852              114.108           Total


    Penambahan pada tahun 2020 terutama untuk                                                  Additions in 2020 is mostly for CAP2’s project that
    proyek    CAP2     yang    masih  dalam   tahap                                            is still in early development stage, Unit 3 power
    pembangunan awal, fasilitas pembangkit Unit 3                                              generating facilities of Wayang Windu, Proximal
    Wayang Windu, fasilitas Proximal South East                                                South East Injection Project in Salak and
    Injection Project di Salak dan pembangunan atas                                            construction of steam pipeline in Darajat that are
    pipa gas di Darajat yang digunakan untuk                                                   used for Group’s operational activities
    keperluan operasional Grup.

    Aset tetap tertentu direklasifikasi dari/ke properti                                       Certain property, plant and equipment was
    investasi, aset sewa operasi, beban yang                                                   reclassified from/to investment property, property
    ditangguhkan dan aset tidak berwujud.                                                      on operating lease, deferred charges and
                                                                                               intangible assets.

    Pengurangan pada tahun 2020 termasuk pelepasan                                             Deductions     in  2020   includes   disposal of
    entitas anak, BWI, dengan nilai buku sebesar                                               subsidiaries, BWI, with net book value amounting
    US$ 2.045 ribu.                                                                            to US$ 2,045 thousand.

    Jumlah biaya perolehan aset tetap yang telah                                               Total acquisition costs of property, plant
    disusutkan penuh dan masih digunakan Grup pada                                             and equipment which were fully depreciated
    tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 masing-                                                  and still used by the Group as of December 31,
    masing sebesar US$ 171.542 ribu            dan                                             2020 and 2019 amounted to US$ 171,542
    US$ 156.863 ribu.                                                                          thousand and US$ 156,863 thousand, respectively.




                                                                              - 111 -
                                                                          326
Page 351
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                       DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                           THE YEARS THEN ENDED (Continued)


    Aset tetap dalam pembangunan pada tanggal                            Construction in progress as of December 31, 2020
    31 Desember 2020 terutama Proyek CAP2 yang                           mainly represents CAP2 project that is still in early
    masih dalam tahap pembangunan awal. Pekerjaan                        development stage. The work is expected to be
    tersebut diekspektasi untuk selesai pada tahun                       completed in 2025 - 2026. It also includes
    2025 - 2026. Termasuk juga akumulasi biaya untuk                     accumulated costs for the geological and
    penelitian geologi dan geofisik, izin-izin dan alokasi               geophysical studies, permits and costs allocation
    biaya terkait rencana awal pembangunan fasilitas                     related to initial construction plan for Unit 3 power
    pembangkit Unit 3 Wayang Windu dengan jumlah                         generating facilities of Wayang Windu, totalling
    US$ 5.316 ribu, dan sumur-sumur pengganti Unit 1                     US$ 5,316 thousand and make-up wells for Unit 1
    dan Unit 2 Wayang Windu, yang meliputi sumur                         and Unit 2 of Wayang Windu, which include WWA-
    WWA-5 dan MBD-8. Proses pengeboran untuk                             5 and MBD-8 wells. The drilling processes for these
    sumur-sumur telah selesai dan diuji untuk sumur-                     wells had been completed and SEG-Wayang Windu
    sumur tersebut. Selain itu, terdapat pekerjaan                       is still conducting various well-stimulating testing
    terkait pembangunan fasilitas Proximal South East                    and evaluation for these wells. Also represents
    Injection Project di Salak dan pembangunan atas                      work in progress related with construction of
    pipa gas di Darajat. Persentase jumlah tercatat                      Proximal South East Injection Project in Salak and
    atas aset dalam penyelesaian terhadap nilai                          construction of steam pipeline in Darajat.
    pembangunan adalah sebesar 5%.                                       Percentage of carrying amount of construction in
                                                                         progress with construction value is 5%.

    Grup memiliki beberapa bidang tanah yang                             The Group owns several pieces of land, located in
    berlokasi di Jakarta, Manado, Banjarmasin, Maluku                    Jakarta, Manado, Banjarmasin, North Maluku,
    Utara, Serang, Cilegon, Pontianak dan beberapa                       Serang, Cilegon, Pontianak and several other
    tempat lain di Indonesia dengan hak legal berupa                     places in Indonesia with Building Rights Title (HGB)
    Hak Guna Bangunan (HGB) dan Hak Guna Usaha                           and Cultivation Right Title (HGU). The periods of
    (HGU). HGB dan HGU tersebut berjangka waktu                          HGB and HGU are 15 to 40 years until 2022 to
    15 sampai 40 tahun yang akan jatuh tempo antara                      2050 with total area of 382 hectares that are used
    tahun 2022 sampai 2050 dengan luas sebesar 382                       for operational activities. The Group’s management
    hektar yang digunakan untuk kegiatan operasional.                    believes that there will be no difficulty in the
    Manajemen Grup berpendapat tidak terdapat                            extension of the landrights since all the land were
    masalah dengan perpanjangan hak atas tanah                           acquired legally and supported by sufficient
    karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan                        evidence of ownership.
    didukung dengan bukti pemilikan yang memadai.

    Pada tahun 2019, Grup menjual aset tetap dengan                      In 2019, the Group sold property, plant and
    nilai tercatat US$ 39.648 ribu dengan harga                          equipment with carrying amount of US$ 39,648
    sebesar US$ 80.266 ribu. Grup mengakui laba                          thousand for a selling price of US$ 80,266
    bersih sebesar US$ 25.528 ribu yang dicatat pada                     thousand. The Group recognized a net gain for
    keuntungan dan kerugian lain-lain - bersih                           US$ 25,528 thousand which is recorded under
    (Catatan 45) setelah dieliminasi sebagian dari                       other gains and losses - net (Note 45) after
    keuntungan     penjualan   tanah  seperti   yang                     eliminating a portion of the gain on sale of land as
    dijelaskan dalam Catatan 15.                                         discussed in Note 15.

    Aset tetap dan properti investasi, serta persediaan                  Property, plant and equipment and investment
    kecuali tanah dan aset tertentu telah diasuransikan                  properties along with inventories except for land
    kepada pihak ketiga terhadap risiko kebakaran,                       and certain assets, were insured with third parties
    bencana alam, pencurian dan risiko lainnya. Tabel                    against fire, natural disaster, theft and other
    berikut berisi informasi mengenai jumlah aset                        possible risk. The following table details the
    tercatat dan nilai pertanggungan:                                    information in regards to total assets insured and
                                                                         sum insured:

                                                31 Desember/      31 Desember/
                                                December 31,      December 31,
                                                    2020              2019
                                                  US$ '000          US$ '000
    Jumlah tercatat aset (dalam US$ '000)                                           Carrying amount of assets (in US$ '000)
       Persediaan                                    258.663             292.583      Inventories
       Aset tetap                                  2.139.116           2.138.016      Property, plant and equipment
       Properti investasi                             41.641              25.250      Investment properties
       Aset sewa operasi                             358.041             351.475      Properties on operating lease
    Nilai pertanggungan aset                                                       Insurance coverage
       Dolar Amerika Serikat                       5.054.725           4.783.011      United States Dollar
       Rupiah Indonesia                               28.294              21.172      Indonesian Rupiah

   Manajemen        berpendapat      bahwa      nilai                    Management believes that the insurance coverage
   pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi                           is adequate to cover possible risks against fire,
   kemungkinan kerugian atas risiko kebakaran,                           disasters and other risks on the assets insured.
   bencana alam dan risiko lainnya yang mungkin atas
   aset yang dipertanggungkan.




                                                             - 112 -
                                                         327
Page 352
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                              PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                              DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                  THE YEARS THEN ENDED (Continued)


   Sebagian aset tetap milik CAP dan GI digunakan                              Some property, plant and equipment of CAP and GI
   sebagai jaminan utang bank jangka panjang                                   are pledged as collateral for long-term bank loans
   (Catatan 30).                                                               (Note 30).

   Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat                                  Management believes that there is no indication for
   keadaan yang menunjukkan indikasi terjadinya                                impairment of property, plant and equipment.
   penurunan nilai aset.


22. ASET SEWA OPERASI                                                   22. PROPERTY ON OPERATING LEASE
                                  1 Januari/                                           31 Desember/
                                  January 1,     Penambahan/  Reklasifikasi/           December 31,
                                     2020          Additions Reclassifications            2020
                                   US$ '000        US$ '000     US$ '000                 US$ '000

    Biaya perolehan                                                                                       Cost
      Hak atas tanah dan                                                                                    Land rights and lease
        pengembangan sewa                2.004                -                  -             2.004           developments
      Bangunan                           6.372                -                637             7.009        Building
      Kendaraan                          1.063                -                  -             1.063        Vehicles
      Perabotan dan peralatan            6.302                -                  -             6.302        Furniture and fixtures
      Fasilitas produksi               662.534                -             33.854           696.388        Production facilities

    Jumlah Biaya Perolehan             678.275                -             34.491           712.766      Total Cost

    Akumulasi Penyusutan                                                                                  Accumulated depreciation
    Pemilikan langsung:                                                                                   Direct acquisition:
      Hak atas tanah dan                                                                                     Land rights and lease
         pengembangan sewa               1.312            61                      -            1.373            developments
      Bangunan                           3.281           311                      -            3.592         Building
      Kendaraan                          1.063             -                      -            1.063         Vehicles
      Perabotan dan peralatan            5.442             8                      -            5.450         Furniture and fixtures
      Fasilitas produksi               315.702        27.545                      -          343.247         Production facilities

    Jumlah Akumulasi Penyusutan        326.800        27.925                      -          354.725      Total Accumulated Depreciation

    Jumlah Tercatat                    351.475                                               358.041      Net Carrrying Amount


                                  1 Januari/                                           31 Desember/
                                  January 1,     Penambahan/         Reklasifikasi/    December 31,
                                    2019          Additions        Reclassifications       2019
                                  US$ '000         US$ '000            US$ '000          US$ '000

    Biaya perolehan                                                                                       Cost
      Hak atas tanah dan                                                                                    Land rights and lease
         pengembangan sewa               2.004                -                   -               2.004          developments
      Bangunan                           6.372                -                   -               6.372     Building
      Kendaraan                          1.063                -                   -               1.063     Vehicles
      Perabotan dan peralatan            6.302                -                   -               6.302     Furniture and fixtures
      Fasilitas produksi              604.708                 -             57.826           662.534        Production facilities

    Jumlah Biaya Perolehan            620.449                 -             57.826           678.275      Total Cost

    Akumulasi Penyusutan                                                                                  Accumulated depreciation
    Pemilikan langsung:                                                                                   Direct acquisition:
      Hak atas tanah dan                                                                                    Land rights and lease
         pengembangan sewa               1.251            61                      -               1.312          developments
      Bangunan                           2.969          312                       -               3.281     Building
      Kendaraan                          1.063                -                   -               1.063     Vehicles
      Perabotan dan peralatan            5.418            24                      -               5.442     Furniture and fixtures
      Fasilitas produksi              293.077         22.625                      -          315.702        Production facilities

    Jumlah Akumulasi Penyusutan        303.778        23.022                      -          326.800      Total Accumulated Depreciation

    Jumlah Tercatat                    316.671                                               351.475      Net Carrrying Amount


   Klasifikasi aset sewa operasi sesuai dengan                                Property on operating lease classification is in
   penilaian    manajemen   terhadap pengaturan                               accordance with management assessment on
   kontraktual JOC Wayang Windu.                                              contractual arrangements of JOC Wayang Windu.

   Reklasifikasi untuk tahun-tahun yang berakhir                              Reclassifications for the years ended December 31,
   31 Desember 2020 dan 2019 berasal dari aset                                2020 and 2019, are from property, plant and
   tetap (Catatan 21).                                                        equipment (Note 21).




                                                                  - 113 -
                                                              328
Page 353
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                   DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                       THE YEARS THEN ENDED (Continued)


   Beban penyusutan dicatat dalam beban pokok                       Depreciation expenses are recorded in cost of
   pendapatan dan beban langsung.                                   revenues and direct costs.

   Berdasarkan hasil penelaahan terhadap jumlah                     Based on the review of recoverable amount of
   yang dapat diperoleh kembali dari aset operasi,                  property on operating lease, management believes
   manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat                      that there were no events or changes in
   peristiwa  atau    perubahan   keadaan    yang                   circumstances which indicate an impairment of
   mengindikasikan penurunan nilai aset sewa                        property on operating lease.
   operasi.

   Piutang sewa guna usaha minimum di masa depan                    Future minimum lease payment receivables under
   sesuai dengan perjanjian sewa pembiayaan ESC                     the ESC for non-cancellable lease arrangements are
   yang tidak dapat dibatalkan adalah sebagai berikut:              as follows:

                                              31 Desember/    31 Desember/
                                              December 31,    December 31,
                                                  2020            2019
                                                US$ '000        US$ '000
    Pembayaran minimum sewa yang
      jatuh tempo:                                                              Minimum lease payments due:
      Tidak lebih dari satu tahun                  144.243           144.243      Not later than one year
      Antara dua hingga lima tahun                 576.972           576.972      Between two to five years
      Lebih dari lima tahun                      1.390.332         1.534.575      Later than five years

    Pembayaran minimum piutang                                                  Net minimum lease payment
      sewa, neto                                 2.111.547         2.255.790      receivables



23. REKENING   BANK                  YANG    DIBATASI          23. RESTRICTED CASH IN BANKS
    PENGGUNAANNYA

                                              31 Desember/    31 Desember/
                                              December 31,    December 31,
                                                  2020            2019
                                                US$ '000        US$ '000

    DBS Bank, Singapura                           185.268           125.715     DBS Bank, Singapore
    PT Bank Tabungan Negara                         3.626                 -     PT Bank Tabungan Negara
                                                                                PT Bank Permata Tbk (formerly
    PT Bank Permata Tbk (d/h Bangkok                                              Bangkok Bank Public Company
      Bank Public Company Limited, Jakarta           1.802               12       Limited, Jakarta
    PT Bank DBS Indonesia, Jakarta                     322           18.598     PT Bank DBS Indonesia, Jakarta
    PT Bank Negara Indonesia                                                    PT Bank Negara Indonesia
      (Persero) Tbk                                       -           2.723       (Persero) Tbk
    MUFG Bank (Europe) N.V., Belanda                      -           1.005     MUFG Bank (Europe) N.V., Netherlands

    Jumlah                                        191.018           148.053     Total
    Bagian lancar                                 185.590           143.481     Current portion
    Bagian tidak lancar                              5.428            4.572     Noncurrent portion


   Merupakan Debt Service Reserve Account, Debt                      Represents Debt Service Reserve Account, Debt
   Service Accrual Account, Debt Service Account,                    Service Accrual Account, Debt Service Account,
   Major Maintenance and Construction Reserve                        Major Maintenance and Construction Reserve
   Account dan Interest Service Reserve Account atas                 Account and Interest Service Reserve Account for
   perjanjian kredit yang diterima dari masing-masing                the loan agreements obtained from each bank and
   bank dan utang obligasi seperti yang dijelaskan                   bonds payables as discussed in Notes 30 and 31.
   pada Catatan 30 dan 31.

   Bagian lancar merupakan escrow account yang                       The current portion represents the escrow account
   digunakan untuk membayar pokok dan bunga                          used for principal and interest payment of the
   pinjaman.                                                         loans.


24. TAGIHAN RESTITUSI PAJAK                                    24. CLAIMS FOR TAX REFUND

                                              31 Desember/    31 Desember/
                                              December 31,    December 31,
                                                  2020            2019
                                                US$ '000        US$ '000
    Pajak penghasilan tahun 2009                    6.678            6.776     Income tax Year 2009
    Pajak bea masuk                                 2.482                -     Custom tax
    Saldo akhir                                     9.160            6.776     Ending balance



                                                         - 114 -
                                                      329
Page 354
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                              PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                              DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                  THE YEARS THEN ENDED (Continued)

   Merupakan ketetapan pajak atas pajak penghasilan                              Represents tax assessments for corporate income
   badan yang sedang dalam peninjauan kembali dan                                tax that are still in judicial review and custom tax
   hasil pemeriksaan pajak atas bea masuk.                                       audit.

    Pajak penghasilan tahun 2009                                                 Income tax Year 2009

    CAP telah mengajukan banding atas kelebihan                                  CAP has submitted an appeal for overpayment of
    pajak penghasilan badan tahun 2009 sebesar                                   corporate income tax 2009 amounting to
    Rp 55.774 juta (atau masing-masing setara dengan                             Rp 55,774 million (or equivalent to US$ 3,954
    US$ 3.954 ribu dan US$ 4.012 ribu pada tanggal                               thousand and US$ 4,012 thousand at December
    31 Desember 2020 dan 2019).                                                  31, 2020 and 2019, respectively).

    Pada bulan September dan Oktober 2014, CAP                                   In September and October 2014, CAP received
    menerima keputusan dari Pengadilan Pajak                                     verdicts from Tax Court related to corporate
    mengenai pajak penghasilan badan tahun 2009.                                 income tax for 2009 taxes. In October 2014, CAP
    CAP telah melakukan pembayaran pada bulan                                    made payment amounting to Rp 38,426 million
    Oktober 2014 sebesar Rp 38.426 juta (atau                                    (or equivalent to US$ 2,724 thousand and
    masing-masing setara dengan US$ 2.724 ribu dan                               US$ 2,764 thousand at December 31, 2020 and
    US$ 2.764 ribu pada tanggal 31 Desember 2020                                 2019, respectively) through compensation with
    dan 2019) melalui kompensasi restitusi PPN                                   August 2013 VAT. CAP has already submitted for
    Agustus 2013. CAP telah mengajukan peninjauan                                judicial review. As of the issuance date of these
    kembali atas sebagian keputusan tersebut. Sampai                             financial statements, the process of judicial review
    dengan laporan keuangan ini diterbitkan, proses                              is still ongoing.
    peninjauan kembali masih berlangsung.

    Pajak bea masuk                                                              Custom tax

    Pada tanggal 25 Juni 2020, Perusahaan menerima                           P   On June 25, 2020, the Company received a
    surat keputusan dari pemeriksaan Direktorat                                  decision letter for the audit by the Directorate
    Jenderal Kepabeanan dan Cukai untuk periode                                  General of Customs and Excise for the audit period
    pemeriksaan 1 Februari 2018 hingga 31 Januari                                of February 1, 2018 to January 31, 2020. The
    2020. Perusahaan mengajukan banding atas                                     Company      has    submitted    appeal on     the
    penetapan kurang bayar bea masuk sebesar                                     underpayment of the custom tax amounting to
    Rp 39.304 juta atau setara dengan US$ 2.482 ribu                             Rp 39,304 million or equivalent to US$ 2,482
    pada tanggal 31 Desember 2020 yang telah                                     thousand at December 31, 2020 and has been paid
    dibayarkan Perusahaan pada tanggal 29 Juli 2020.                             by the Company on July 29, 2020. As of the
    Sampai dengan tanggal laporan keuangan ini                                   issuance date of these financial statements, the
    diterbitkan, proses banding masih berlangsung.                               appeal process is still ongoing.


25. ASET TIDAK BERWUJUD                                                 25. INTANGIBLE ASSETS

                                  1 Januari/                                                 31 Desember/
                                  January 1,     Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/     December 31,
                                     2020          Additions  Deductions Reclassification        2020
                                   US$ '000        US$ '000    US$ '000     US$ '000           US$ '000

    Biaya perolehan                                                                                          Cost
      Unproved properties            1.196.231             -             -        (54.345)       1.141.886     Unproved properties
      Goodwill                         485.814             -             -              -          485.814     Goodwill
      Perangkat lunak                    3.125             -             -              -            3.125     Software
      Carbon credits                       419             -             -              -              419     Carbon credits

    Jumlah Biaya Perolehan           1.685.589             -             -        (54.345)       1.631.244   Total Cost

    Akumulasi amortisasi                                                                                     Accumulated amortization
      dan rugi penurunan nilai                                                                                 and impairment losses
      Perangkat lunak                    1.537          635              -              -            2.172     Software
      Carbon credits                       100            -              -              -              100     Carbon credits

    Jumlah Akumulasi Amortisasi                                                                              Total Accumulated Amortization
      dan Rugi Penurunan Nilai           1.637          635              -              -            2.272     and Impairment Losses

    Jumlah Tercatat                  1.683.952                                                   1.628.972   Net Carrrying Amount




                                                                 - 115 -
                                                               330
Page 355
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                  DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                      THE YEARS THEN ENDED (Continued)

                                  1 Januari/                                31 Desember/
                                  January 1,     Penambahan/ Pengurangan/   December 31,
                                     2019          Additions  Deductions        2019
                                   US$ '000        US$ '000    US$ '000       US$ '000

    Biaya perolehan                                                                         Cost
      Unproved properties            1.196.231            -            -        1.196.231     Unproved properties
      Goodwill                         485.814            -            -          485.814     Goodwill
      Perangkat lunak                    3.124            1            -            3.125     Software
      Carbon credits                       419            -            -              419     Carbon credits

    Jumlah Biaya Perolehan           1.685.588            1            -        1.685.589   Total Cost

    Akumulasi amortisasi                                                                    Accumulated amortization
      dan rugi penurunan nilai                                                                and impairment losses
      Perangkat lunak                      903          634            -            1.537     Software
      Carbon credits                       100            -            -              100     Carbon credits

    Jumlah Akumulasi Amortisasi                                                             Total Accumulated Amortization
      dan Rugi Penurunan Nilai           1.003          634            -            1.637     and Impairment Losses

    Jumlah Tercatat                  1.684.585                                  1.683.952   Net Carrrying Amount


   Unproved properties                                               Unproved properties

   Unproved properties pada 31 Desember 2020 dan                     Unproved properties as of December 31, 2020 and
   2019 dialokasikan ke JOC Darajat dan JOC Salak.                   2019 are allocated to Darajat JOC and Salak JOC.

   Berdasarkan ketentuan PSAK No. 64 ”Eksplorasi                     Under PSAK No. 64 “Exploration for and Evaluation
   dan Evaluasi Sumber Daya Mineral”, eksplorasi dan                 of Mineral Resources”, exploration and evaluation
   evaluasi aset, termasuk bagian biaya perolehan                    assets, including cost of acquiring interest in new
   atas aset eksplorasi baru, terus dikapitalisasi                   exploration assets, continue to be capitalized
   dengan menunggu hasil kegiatan eksplorasi.                        pending the results of the exploration activities.
   Manajemen berpendapat bahwa saldo unproved                        Management believes that unproved properties
   properties tidak mengalami penurunan nilai.                       balances are not impaired.

   Unproved properties sebesar US$ 54.345 ribu pada                  Unproved properties of US$ 54,345 thousand in
   tahun 2020 direklasifikasi ke aset tetap.                         2020 was reclassified to property, plant and
                                                                     equipment.

   Goodwill                                                          Goodwill

   Goodwill pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019                   Goodwill at December 31, 2020 and 2019 is
   dialokasikan ke JOC Darajat dan JOC Salak. Grup                   allocated to the Darajat JOC and Salak JOC. The
   telah melakukan penilaian atas penurunan nilai                    Group performed assessment on impairment in
   akhir setiap tanggal pelaporan. Manajemen                         value at the end of every reporting date.
   berkeyakinan bahwa tidak terdapat penurunan nilai                 Management is of the opinion that there is no
   pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019.                           impairment as of December 31, 2020 and 2019.

   Asumsi utama yang digunakan dalam penilaian                       The main assumptions used in the assessment on
   penurunan nilai pada goodwill dan unproved                        impairment in value of goodwill and unproved
   properties pada 31 Desember 2020 termasuk arus                    properties as of December 31, 2020 included
   kas diskonto dengan menggunakan estimasi tingkat                  discounted cash flows by using the estimated
   diskonto 7,01% dan tingkat pertumbuhan tahunan                    discount rate of 7.01% and annual growth rate of
   sebesar 2,0%. Harga dari listrik dan uap yang                     2.0%. The prices for electricity and steam used in
   digunakan pada arus kas diskonto tergantung pada                  the discounted cash flows are based on the
   kontrak dengan PLN. Sebagai hasil analisa,                        contract with PLN. As a result of analysis, there is
   terdapat    headroom    masing-masing    sebesar                  a headroom of US$ 268,124 thousand and
   US$ 268.124 ribu dan US$ 263.429 ribu pada                        US$ 263,429 thousand as of December 31, 2020
   31 Desember 2020 dan 2019. Peningkatan 0,5%                       and 2019, respectively. The increase of 0.5% in
   pada tingkat diskonto akan menurunkan nilai                       discount rate will decrease the recoverable amount
   terpulihkan dari aset panas bumi masing-masing                    of geothermal assets by US$ 92,567 thousand and
   sebanyak US$ 92.567 ribu dan US$ 104.617 ribu                     US$ 104,617 thousand as of December 31, 2020
   pada 31 Desember 2020 dan 2019.                                   and 2019, respectively.




                                                         - 116 -
                                                        331
Page 356
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                              PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                              DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                  THE YEARS THEN ENDED (Continued)


26. UTANG USAHA                                            26. TRADE ACCOUNTS PAYABLE

                                          31 Desember/     31 Desember/
                                          December 31,     December 31,
                                              2020             2019
                                            US$ '000         US$ '000

    a. Berdasarkan Pemasok                                                a. By Supplier
       Pihak berelasi                                                        Related party
          PT SCG Barito Logistics                 5.421           2.629        PT SCG Barito Logistics
       Pihak ketiga                                                          Third parties
          Impor                                596.283          608.159        Import
          Lokal                                123.932           79.619        Local

      Jumlah                                   725.636          690.407     Total

    b. Berdasarkan mata uang                                              b. By Currency
       Dolar Amerika Serikat                   615.869          635.604      U.S. Dollar
       Rupiah                                  109.644           53.750      Rupiah
       Lainnya                                     123            1.053      Others

      Jumlah                                   725.636          690.407     Total


   Jangka waktu kredit yang timbul dari pembelian                Purchases of raw and indirect materials, and
   bahan baku utama dan pembantu, dan jasa baik                  services, both from local and foreign suppliers,
   dari pemasok dalam maupun luar negeri berkisar                have credit terms of 30 to 120 days.
   30 sampai dengan 120 hari.

   Tidak terdapat jaminan yang diberikan atas utang              There are no guarantees           provided   for   trade
   usaha.                                                        accounts payable.


27. UTANG LAIN LAIN                                        27. OTHER ACCOUNTS PAYABLE

                                          31 Desember/     31 Desember/
                                          December 31,     December 31,
                                              2020             2019
                                            US$ '000         US$ '000

    a. Berdasarkan Pemasok                                                a. By Supplier
       Pihak berelasi                             715            79.893      Related party
       Pihak ketiga                            38.016            29.828      Third parties

      Jumlah                                   38.731           109.721     Total

    b. Berdasarkan mata uang                                              b. By Currency
       Dolar Amerika Serikat                   21.240            27.561      U.S. Dollar
       Rupiah                                  17.491            82.160      Rupiah
      Jumlah                                   38.731           109.721     Total


   Tidak terdapat jaminan yang diberikan atas utang              There are no guarantees           provided   for   other
   lain-lain.                                                    accounts payable.


28. UTANG PAJAK                                            28. TAXES PAYABLE
                                          31 Desember/     31 Desember/
                                          December 31,     December 31,
                                              2020             2019
                                            US$ '000         US$ '000
    Pajak penghasilan                                                     Income taxes:
      Pasal 4 (2)                                  819              984      Article 4 (2)
      Pasal 15                                      17               22      Article 15
      Pasal 21                                   1.731            1.784      Article 21
      Pasal 22                                       -                1      Article 22
      Pasal 23                                     218              533      Article 23
      Pasal 25                                     229              520      Article 25
      Pasal 26                                     738              560      Article 26
      Pasal 29                                  29.124           30.092      Article 29
    Pajak pertambahan nilai - bersih             1.047              933   Value added tax - net

    Jumlah                                      33.923           35.429   Total




                                                      - 117 -
                                                   332
Page 357
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                      DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                          THE YEARS THEN ENDED (Continued)


   Grup dikenakan pajak penghasilan dengan basis                      The Group is subject to income tax on an entity
   per entitas berdasarkan laba yang timbul atau                      basis based on profit arising or derived from the
   berasal dari yurisdiksi pajak di mana entitas Grup                 tax jurisdiction in which the Group entities are
   berdomisili dan beroperasi. Beberapa entitas anak                  domiciled and operates. Several of the Group’s
   utama dari Grup beroperasi dan memperoleh                          main subsidiaries operate and earn income from
   pendapatan dari JOC di Indonesia. Berdasarkan                      JOCs in Indonesia. Under the relevant Indonesian
   Undang-Undang Pajak Penghasilan yang berlaku di                    Income Tax Law, these entities are subject to
   Indonesia, entitas tersebut dikenakan pajak                        income tax at 34% of taxable income of the
   penghasilan sebesar 34% dari pendapatan kena                       respective subsidiaries that operates in geothermal
   pajak masing-masing entitas anak yang beroperasi                   industries.
   di bidang energi panas bumi.

   Kontraktor JOC diharuskan membayar PGE bonus                       JOC contractor is required to pay PGE a production
   produksi setara dengan 2,66% - 4% dari laba                        allowance equivalent to 2.66% - 4% of net
   bersih operasional yang dihitung berdasarkan                       operating income calculated based on the 1984
   Undang-Undang Pajak Penghasilan Indonesia tahun                    Indonesian Income Tax Law excluding Value Added
   1984, tidak termasuk Pajak Pertambahan Nilai,                      Taxes, Sales Taxes on a Luxury Goods, Taxes on
   Pajak Penjualan atas Barang Mewah, Pajak atas                      Land and Buildings, Import Duty, Stamp Duty and
   Tanah dan Bangunan, Bea Masuk, Bea Materai dan                     Other Levies.
   retribusi lainnya.


29. LIABILITAS SEWA                                              29. LEASE LIABILITIES

                                                        31 Desember/
                                                        December 31,
                                                            2020
                                                          US$' 000
    a. Analisis jatuh tempo                                                 a. Maturity analysis
       Tahun 1                                                    3.268        Year 1
       Tahun 2                                                    1.892        Year 2
       Tahun 3                                                    1.736        Year 3
       Tahun 4                                                    1.458        Year 4
       Tahun 5                                                    1.427        Year 5
       Setelah 5 tahun                                            5.709        Later than 5 years
      Subjumlah                                                  15.490        Subtotal
      Penghasilan bunga ditangguhkan                             (5.487)       Unearned interest
      Jumlah liabilitas sewa                                     10.003        Total lease liabilities
      Bagian yang jatuh tempo dalam
         waktu satu tahun                                        (2.168)       Current maturity
      Liabilitas sewa jangka panjang                              7.835        Non-current lease liabilities

    b. Rincian liabilitas sewa berdasarkan pesewa:                          b. By lessor
       PT Panca Puri Perkasa                                      7.732        PT Panca Puri Perkasa
       Lain-lain                                                  2.271        Others
      Jumlah                                                     10.003        Total


   Pada tanggal 4 Mei 2020, CAP menandatangani                        On May 4, 2020, CAP entered into warehouse lease
   perjanjian sewa    menyewa   gudang   dengan                       agreement with PT Panca Puri Perkasa which will
   PT Panca Puri Perkasa yang akan berakhir pada                      expire on November 2030.
   November 2030.

   Rata-rata tertimbang suku              bunga pinjaman              The weighted average lessee’s incremental
   inkremental penyewa yang               diterapkan pada             borrowing rate applied to the lease liabilities is
   liabilitas sewa adalah 11,6%.                                      11.6%.
   Grup tidak menghadapi risiko likuiditas yang                       The Group does not face a significant liquidity risk
   signifikan sehubungan dengan liabilitas sewa.                      with regard to its lease liabilities. Lease liabilities
   Liabilitas sewa diawasi oleh fungsi treasury Grup.                 are monitored within the Group's treasury function.


30. UTANG BANK                                                   30. BANK LOANS

    Utang bank jangka pendek                                          Short-term bank loan

    Berdasarkan Perjanjian Kredit No. CRO.JKO/0075/                   Based     on   the   Credit  Facility  Agreement
    KMK/2019 tanggal 19 September 2019, RPU                           No. CRO.JKO/0075/KMK/2019 dated September 19,
    memperoleh penawaran fasilitas kredit modal kerja                 2019, RPU obtained a Working Capital Credit
    sebesar Rp 10 miliar dari PT Bank Mandiri                         facility amounting to Rp 10 billion from PT Bank
    (Persero) Tbk dengan tingkat suku bunga 8,75% +                   Mandiri (Persero) Tbk with annual interest rate of
    persentase    tertentu      dan    jangka    waktu                8.75% + certain percentage a period of
    12 bulan. Perjanjian ini telah diperpanjang sampai                12 months. This loan has been extended until
    dengan 18 September 2021 melalui Adendum I                        September 18, 2021, based on Addendum I under
    atas perjanjian No. CRO.JKO/0075/KMK/2019                         agreement No. CRO.JKO/0075/KMK/2019 dated
    tanggal 16 September 2020.                                        September 16, 2020.


                                                            - 118 -
                                                        333
Page 358
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                    PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                    DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                        THE YEARS THEN ENDED (Continued)

    Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan tanah seluas                The loan facilities are secured by land with an area
    54.445 m2 dan 45 unit tangki yang berdiri di                      of 54,445 square metres and 45 tank units in those
    atasnya yang berlokasi di Desa Mangunreja, Pulo                   area that located in Desa Mangunreja, Pulo Ampel,
    Ampel, Serang, Banten dengan Surat Hak Guna                       Serang, Banten with Building Use Rights (SHGB)
    Bangunan (SHGB) No. 32, SHGB No. 34, dan SHGB                     No. 32, SHGB No. 34, and SHGB No.198 on behalf
    No.198 atas nama PT Redeco Petrolin Utama dan                     of PT Redeco Petrolin Utama and fiduciary trade
    piutang usaha fidusia sebesar Rp 10 miliar (setara                receivables amounting to Rp 10 billion (or
    dengan US$ 709 ribu pada 31 Desember 2020).                       equivalent     with    US$    709     thousand    on
                                                                      December 31, 2020).

    Selain utang bank jangka pendek di atas, CAP juga                 Other than above short-term bank loan, in 2020
    memiliki fasilitas kredit dengan PT Bank Mandiri                  CAP has credit facility with PT Bank Mandiri
    (Persero) Tbk, PT Bank Danamon Tbk dan PT Bank                    (Persero) Tbk, PT Bank Danamon Tbk and PT Bank
    CIMB Niaga Tbk yang digunakan dan dilunasi                        CIMB Niaga Tbk which were used and fully repaid
    selama tahun 2020 dengan limit masing-masing                      during 2020 with limit amounting to US$ 50,000
    US$ 50.000 ribu, US$ 50.000 dan US$ 25.000 ribu.                  thousand, US$ 50,000 thousand and US$ 25,000
                                                                      thousand, respectively.

    CAP dan RPU telah melakukan pembayaran utang                      CAP and RPU have made payment of short-term
    bank jangka pendek masing-masing sebesar                          bank loans totalling US$ 115,073 thousand and
    US$ 115.073 ribu dan US$ 503 ribu untuk tahun-                    US$ 503 thousand for the years ended
    tahun yang berakhir 31 Desember 2020 dan 2019.                    December 31, 2020 and 2019, respectively.

    Utang bank jangka panjang                                         Long-term bank loan

                                               31 Desember/   31 Desember/
                                               December 31,   December 31,
                                                   2020           2019
                                                 US$ '000       US$ '000
    Rupiah                                                                     Rupiah
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                   6.310           1.007      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
      PT Bank OCBC NISP Tbk                             504               -      PT Bank OCBC NISP Tbk
    Dolar Amerika Serikat                                                      U.S. Dollar
      Pinjaman Berjangka - setelah dikurangi
         biaya perolehan pinjaman yang                                           Term-loans - net of unamortized
         belum diamortisasi                        561.059         1.457.577       transaction costs
      PT Bank Negara Indonesia                                                   PT Bank Negara Indonesia
         (Persero) Tbk                                    -          45.000        (Persero) Tbk

    Jumlah                                         567.873         1.503.584   Total
    Dikurangi:                                                                 Less:
    Bagian yang jatuh tempo dalam
       waktu satu tahun                             91.528          167.926    Current maturities
    Bagian jangka panjang                          476.345         1.335.658   Long-term portion


   Biaya perolehan diamortisasi atas pinjaman yang                   The amortized cost of the long-term loans are as
   diperoleh adalah sebagai berikut:                                 follows:

                                               31 Desember/   31 Desember/
                                               December 31,   December 31,
                                                   2020           2019
                                                 US$ '000       US$ '000
    Pinjaman jangka panjang                        567.873         1.503.584     Long-term loans
    Biaya bunga yang masih harus dibayar             3.543             3.695     Accrued interest

    Jumlah                                         571.416         1.507.279     Total


   Bunga pinjaman yang masih harus dibayar dicatat                   Accrued interest     are   presented    under   accrued
   dalam akun biaya yang masih harus dibayar.                        expenses.




                                                         - 119 -
                                                        334
Page 359
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                              PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                              DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                  THE YEARS THEN ENDED (Continued)


   Pada 31 Desember 2020, jadwal pelunasan pokok                              As of December 31, 2020, loan principal repayment
   pinjaman adalah sebagai berikut:                                           schedule are as follows:

                                  PT Bank Mandiri        PT Bank OCBC      Pinjaman Berjangka/   Jumlah/
                                    (Persero) Tbk          NISP Tbk            Term loan          Total
                                      US$ '000             US$ '000             US$ '000         US$ '000
    Tahun                                                                                                      Year
      2021                                    798                     -            92.586            93.384      2021
      2022                                  1.063                     -            92.586            93.649      2022
      2023                                  1.063                     -            92.586            93.649      2023
      2024                                  1.063                     -            42.586            43.649      2024
      2025                                  1.063                     -           226.435           227.498      2025
      2026                                  1.063                     -            27.284            28.347      2026
      2027                                    197                   504                 -               701      2027

    Jumlah pokok                            6.310                   504           574.063           580.877    Total principal
    Biaya perolehan pinjaman                                                                                   Unamortized
       yang belum diamortisasi                      -                 -            (13.004)         (13.004)     transaction costs

    Jumlah pinjaman - bersih                6.310                   504           561.059           567.873    Total loan - net


   Tingkat bunga utang bank dalam Rupiah masing-                              Interest rate of bank loans in Rupiah is 9.50% and
   masing adalah 9,50% dan 9% untuk 31 Desember                               9% for December 31, 2020 and 2019, respectively.
   2020 dan 2019.

   Tingkat bunga utang bank per tahun adalah LIBOR                            Annual interest rates of bank loans are LIBOR +
   +    persentase   tertentu. Pembayaran    bunga                            certain percentage. Interest is payable every
   dilakukan secara 3 bulanan.                                                3 months.

   Grup telah melakukan pembayaran masing-masing                              The   Group     has     made payment   totaling
   sebesar US$ 1.218.121 ribu dan US$ 692.733 ribu                            US$ 1,218,121 thousand and US$ 692,733
   untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember                                thousand for the years ended December 31, 2020
   2020 dan 2019.                                                             and 2019, respectively.

   Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, Grup                               As of December 31, 2020 and 2019, the Group is in
   telah memenuhi syarat-syarat dan kondisi yang                              compliance with the terms and conditions of the
   ditetapkan bank.                                                           loans set by the banks.

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                              PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

   Berdasarkan Perjanjian Kredit No. CRO.JKO/0074/                            Based    on   the   Credit    Facility   Agreement
   KMK/2019 tanggal 19 September 2019, RPU                                    No. CRO.JKO/0074/KMK/2019 dated September 19,
   memperoleh fasilitas kredit investasi sebesar                              2019, RPU obtained investment credit facility
   Rp 90 miliar dengan tingkat suku bunga 9,50% dan                           amounting to Rp 90 billion with annual interest rate
   jangka waktu 72 bulan dan grace period 18 bulan.                           of 9.50% and a period of 72 months and grace
                                                                              period 18 months.

   Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan tanah seluas                         The loan facilities are secured by land with an area
   54.445 m2 dan 45 unit tangki yang berdiri di                               of 54,445 square metres and 45 tank units in those
   atasnya yang berlokasi di Desa Mangunreja, Pulo                            area that located in Desa Mangunreja, Pulo Ampel,
   Ampel, Serang, Banten dengan Surat Hak Guna                                Serang, Banten with Building Use Rights (SHGB)
   Bangunan (SHGB) No. 32, SHGB No. 34, dan SHGB                              No. 32, SHGB No. 34, and SHGB No.198 on behalf
   No.198 atas nama PT Redeco Petrolin Utama dan                              of PT Redeco Petrolin Utama and fiduciary
   piutang usaha fidusia sebesar Rp 10 miliar (atau                           trade receivables amounting to Rp 10 billion
   setara dengan US$ 709 ribu pada 31 Desember                                (or equivalent with US$ 709 thousand as of
   2020).                                                                     December 31, 2020).

   RPU diwajibkan untuk melaporkan kepada PT Bank                             RPU is required to report to PT Bank Mandiri
   Mandiri (Persero) Tbk paling lambat 30 (tiga puluh)                        (Persero) Tbk maximum 30 (thirty) days after
   hari sejak dilaksanakan pembagian dividen.                                 dividend distribution. Dividend distribution can be
   Pembagian dividen dapat dilakukan sepanjang RPU                            made if RPU comply with the following financial
   memenuhi rasio keuangan berikut:                                           ratios:

   •    Rasio dividen yang dibayarkan/laba              bersih                •    Dividend paid/net income shall not exceed
        tidak boleh melebihi 100%.                                                 100%.

   •    Rasio hutang dengan ekuitas maksimal 200%.                            •    Debt to Equity Ratio shall be maximum 200%.

   •    Debt Service Charge Ratio minimal 120%.                               •    Debt Service Charge Ratio shall be minimum
                                                                                   of 120%.

   •    Ekuitas tidak diperkenankan negatif.                                  •    Equity shall not be in negatives.

   Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, RPU                                As of December 31, 2020 and 2019, RPU is in
   telah memenuhi syarat-syarat dan kondisi yang                              compliance with the terms and conditions of the
   ditetapkan bank.                                                           loans set by the banks.




                                                                 - 120 -
                                                              335
Page 360
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                      DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                          THE YEARS THEN ENDED (Continued)


   PT Bank OCBC NISP Tbk                                              PT Bank OCBC NISP Tbk

   Berdasarkan Akta Perjanjian Pinjaman No. 4                         Based on the Credit Agreement Deed No. 4 dated
   tanggal 2 Juli 2018, GI memperoleh fasilitas                       July 2, 2018, GI obtained term loan facility I and II
   pinjaman berjangka I dan II masing-masing                          amounting to Rp 170 billion (or equivalent with
   sebesar Rp 170 miliar (atau setara dengan                          US$ 12,052 thousand as of December 31, 2020)
   US$ 12.052 ribu pada 31 Desember 2020) dan                         and Rp 80 billion (or equivalent with US$ 5,671
   Rp 80 miliar (atau setara dengan US$ 5.671 ribu                    thousand as of December 31, 2020), respectively,
   pada 31 Desember 2020) dengan tingkat suku                         with annual interest rate of 9.50% and a period of
   bunga 9,50% dan jangka waktu 7 tahun.                              7 years.

   Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan tanah seluas                 The loan facilities are secured by land with an area
   5.290 m2, Surat Hak Guna Bangunan (SHGB)                           of 5,290 square metres, Building Use Rights
   No. 453, Jaminan Fidusia, dan rekening PT Griya                    (SHGB) No. 453, fiduciary guarantee and PT Griya
   Idola.                                                             Idola’s bank accounts.

   Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang                  The agreement contains certain covenants that
   membatasi GI untuk tidak melakukan hal-hal yang                    restrict GI in performing certain acts as stated in
   tercantum dalam perjanjian dan memelihara rasio                    the agreement and maintaining the following
   keuangan sebagai berikut:                                          financial ratio:

   •    Debt to Equity Ratio maksimal 1,78x.                          •    Debt to Equity Ratio shall be maximum 1.78x.

   •    Adjusted Debt Service Coverage Ratio minimal                  •    Adjusted Debt Service Charge Ratio shall be
        4,50x.                                                             minimum 4.50%.

   Pada tanggal 31 Desember 2020, GI               telah              As of December 31, 2020, GI is in compliance with
   memenuhi     syarat-syarat dan kondisi          yang               the terms and conditions of the loans set by the
   ditetapkan bank.                                                   banks.

   Pinjaman Berjangka                                                 Term Loans
   Rincian dari pinjaman berjangka adalah sebagai                     Details of term loans are as follows:
   berikut:
                                               31 Desember/     31 Desember/
                                               December 31,     December 31,
                                                   2020             2019
                                                 US$ '000         US$ '000

    Pinjaman berjangka                                                            Term Loans
       US$ 252.700 ribu                            179.616                  -       US$ 252,700 thousand
       US$ 191.000 ribu                            160.299            186.557       US$ 191,000 thousand
       US$ 200.000 ribu                            145.433            195.293       US$ 200,000 thousand
       US$ 35 juta dan Rp 585.340 juta              75.711                  -       US$ 35 million and Rp 585,340 million
       Tranche A & B                                     -            938.805       Tranche A & B
       US$ 199.800 ribu                                  -            136.922       US$ 199,800 thousand
    Jumlah pinjaman berjangka                      561.059           1.457.577    Total term loans
    Bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun       (90.730)           (167.926)   Current maturities
    Pinjaman berjangka - setelah dikurangi
       bagian yang jatuh tempo dalam satu                                         Term loans - net of
       tahun                                       470.329           1.289.651      current maturities


   Pinjaman Berjangka US$ 252,7 Juta                                  US$ 252.7 Million Term Loan

   Pada tanggal 5 Agustus 2020, Perusahaan                            On August 5, 2020, the Company obtained bank
   mendapatkan fasilitas pinjaman bank dengan                         loan    with    maximum       facility  amount      of
   jumlah maksimal US$ 252.700 ribu dari Bangkok                      US$ 252,700 thousand from Bangkok Bank Public
   Bank Public Company Limited dengan tingkat suku                    Company Limited with annual floating interest rate
   bunga tahunan mengambang masing-masing                             of LIBOR 3 months + certain percentage with
   sebesar LIBOR 3 bulan + persentase tertentu                        period of 60 months. The funds are portion of
   dengan jangka waktu 60 bulan. Dana tersebut                        project financing structure in IRT. This loan facility
   merupakan bagian dari struktur pendanaan proyek                    is secured by using shares owned by the Company
   di IRT. Fasilitas pinjaman ini dijaminkan dengan                   in CAP, Debt Service Reserve Account and Dividend
   menggunakan saham yang dimiliki Perusahaan                         Collection Account. Details of this term-loan are as
   pada CAP, Debt Service Reserve Account dan                         follows:
   Dividend Collection Account. Saldo pinjaman
   tersebut adalah sebagai berikut:




                                                           - 121 -
                                                       336
Page 361
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                 DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                     THE YEARS THEN ENDED (Continued)

                                                              31 Desember/
                                                              December 31,
                            Bank                                  2020                                Bank
                                                                 US$ '000

    Bangkok Bank Public Company Limited                              183.849         Bangkok Bank Public Company Limited
    Biaya perolehan pinjaman yang belum diamortisasi                  (4.233)        Unamortized transaction costs

    Bersih                                                           179.616         Net
    Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                     -         Less current maturity
    Bagian jangka panjang                                            179.616         Long-term portion

   Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang                            The agreement contains certain covenants that
   membatasi Perusahaan untuk tidak melakukan hal-                              restrict the Company in performing certain acts as
   hal yang tercantum dalam perjanjian dan                                      stated in the agreement and maintaining the
   memelihara rasio keuangan sebagai berikut:                                   following financial ratio:

    •   Rasio jumlah liabilitas terhadap jumlah ekuitas                          •    the ratio total liabilities to total equity shall at
        harus setiap saat tidak melebihi 2.00 : 1.                                     all times not exceed 2.00 : 1.
    •   Pinjaman bersih pada EBITDA konsolidasi tidak                            •    Net Debt to Consolidated EBITDA shall not
        melebihi 4,50 : 1.                                                             exceed 4.50 : 1.

    Pada tanggal 31 Desember 2020, Perusahaan                                    As of December 31, 2020, the Company is in
    telah memenuhi syarat-syarat dan kondisi yang                                compliance with the terms and conditions of the
    ditetapkan bank.                                                             loans set by the banks.

    Pinjaman Berjangka US$ 191 Juta                                              US$ 191 Million Term Loan

    Pada tanggal 17 Desember 2018, CAP memperoleh                                On December 17, 2018, CAP obtained Term Facility
    fasilitas pinjaman berjangka dengan nilai US$                                Credit amounting to US$ 191,000 thousand with
    191.000 ribu dengan Japan Bank for International                             Japan Bank for International Cooperation, Nippon
    Cooperation, Nippon Export and Investment                                    Export and Investment Insurance (NEXI) and BNP
    Insurance (NEXI) dan BNP Paribas. BNP Paribas                                Paribas. BNP Paribas branch Tokyo acts as facility
    cabang Tokyo bertindak sebagai agen fasilitas.                               agent. NEXI will provide insurance cover for the
    NEXI akan memberikan perlindungan asuransi                                   tranche from BNP Paribas. PT Styrindo Mono
    untuk       tranche    dari     BNP      Paribas.                            Indonesia and PT Petrokimia Butadiene Indonesia
    PT Styrindo Mono Indonesia dan PT Petrokimia                                 act all guarantors.
    Butadiene Indonesia bertindak sebagai penjamin.

    CAP telah memberikan surat pemberitahuan                                     CAP has submitted the notification letter to facility
    kepada   agen   fasilitas sehubungan   dengan                                agent regarding the merger between CAP and
    penggabungan usaha CAP dan PT Petrokimia                                     PT Petrokimia Butadiene Indonesia that was
    Butadiene Indonesia yang efektif per 1 Januari                               effective on January 1, 2020.
    2020.

    Dana dari fasilitas pinjaman ini digunakan untuk                             Proceeds from this facility were utilized to finance
    membiayai pembangunan Pabrik Polyethylene                                    the construction of new Polyethylene Plant that will
    baru berkapasitas 400 KTA yang telah beroperasi                              have a capacity of 400 KTA that has started its
    pada November 2019.                                                          operation on November 2019.

    Saldo pinjaman tersebut adalah sebagai berikut:                              The balances of the loans are as follows:

                                                       31 Desember/December 31,
                                                          2020          2019
                                                        US$ '000      US$ '000
    Japan Bank for International                                                            Japan Bank for International
      Cooperation ("JBIC")                                 98.228          114.600            Cooperation ("JBIC")
    BNP Paribas (NEXI Covered Lenders)                     65.486           76.400          BNP Paribas (NEXI Covered Lenders)

    Jumlah                                                163.714          191.000          Total
    Biaya perolehan pinjaman yang
       belum diamortisasi                                  (3.415)              (4.443)     Unamortized transaction costs

    Bersih                                                160.299          186.557          Net
    Dikurangi bagian yang jatuh
       tempo dalam satu tahun                             (27.286)         (27.286)         Less current maturity

    Bagian jangka panjang                                 133.013          159.271          Long-term portion




                                                                 - 122 -
                                                                337
Page 362
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                      DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                          THE YEARS THEN ENDED (Continued)


    Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang                 The agreement contains certain covenants that
    membatasi CAP dan entitas anak (sebagai                           restrict CAP and its subsidiaries (acting as
    penjamin) untuk tidak melakukan hal-hal tertentu                  guarantors) in performing certain acts as stated in
    yang tercantum dalam perjanjian dan memelihara                    the agreement and maintaining the following
    rasio keuangan sebagai berikut:                                   financial ratios:

    •   Rasio Interest   Service   Coverage   di   atas               •    Interest Service Coverage Ratio shall be greater
        1,75: 1.                                                           than 1.75: 1.

    •   Rasio jumlah pinjaman terhadap kapitalisasi                   •    Total Debt to Capitalization Ratio shall not
        tidak melebihi 50%.                                                exceed 50%.

    •   Terkait pembayaran dividen :                                  •    In relation to payment of dividends :
        a. Jika Debt Service Charge Ratio melebihi                         a. If Debt Service Charge Ratio is greater than
            1,25, maka pembayaran dividen tidak boleh                           or equal to 1.25, payment of dividends shall
            melebihi laba bersih.                                               not exceed net income.
        b. Jika Debt Service Charge Ratio tidak                            b. If Debt Service Charge Ratio is lower than
            melebihi 1,25, maka pembayaran dividen                              1.25, payment of dividends shall not exceed
            tidak boleh melebihi 50% dari laba bersih.                          50% of net income.

    Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, CAP                       As of December 31, 2020 and 2019, CAP is in
    telah memenuhi syarat-syarat dan kondisi yang                     compliance with the terms and conditions of the
    ditetapkan bank.                                                  loans set by the banks.

    Pelunasan pinjaman dilakukan dalam 14 kali cicilan,               Loan repayments are made in 14 installments, with
    dengan jadwal sebagai berikut:                                    the following schedule:

                                          Bulan setelah                Pelunasan
                                       tanggal perjanjian/          pokok pinjaman/
                                          Months after                Repayment
                                       date of agreement              of principal
                                            Months                         %

                                               6                          7,14
                                              12                          7,14
                                              18                          7,14
                                              24                          7,14
                                              30                          7,14
                                              36                          7,14
                                              42                          7,14
                                              48                          7,14
                                              54                          7,14
                                              60                          7,14
                                              66                          7,14
                                              72                          7,14
                                              78                          7,14
                                        Terminated date                   7,14

                                          Jumlah/Total                     100


    Pinjaman Berjangka US$ 200 Juta                                   US$ 200 Million Term Loan

    Pada tanggal 19 Desember 2019, Perusahaan                         On December 19, 2019, the Company obtained
    mendapatkan fasilitas pinjaman bank dengan                        bank loan with maximum facility amount of
    jumlah maksimal US$ 200.000 ribu dari Bangkok                     US$ 200,000 thousand from Bangkok Bank Public
    Bank Public Company Limited dengan tingkat suku                   Company Limited. The funds will be used to repay
    bunga tahunan mengambang masing-masing                            US$ 200 Million Term Loan with annual floating
    sebesar LIBOR 3 bulan + 4% dengan jangka                          interest rate of LIBOR 3 months + 4% with period
    waktu 48 bulan. Dana tersebut digunakan untuk                     of 48 months. This loan facility is secured by using
    membayarkan Pinjaman Berjangka US$ 200 juta.                      shares owned by the Company in CAP. Details of
    Fasilitas  pinjaman   ini  dijaminkan    dengan                   this term-loan are as follows:
    menggunakan saham yang dimiliki Perusahaan
    pada CAP. Saldo pinjaman tersebut adalah sebagai
    berikut:




                                                          - 123 -
                                                         338
Page 363
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                  DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                      THE YEARS THEN ENDED (Continued)

                                                                31 Desember/          31 Desember/
                                                                December 31,          December 31,
                            Bank                                    2020                  2019                         Bank
                                                                   US$ '000              US$ '000

    Bangkok Bank Public Company Limited                                150.000             200.000    Bangkok Bank Public Company Limited
    Biaya perolehan pinjaman yang belum diamortisasi                    (4.567)             (4.707)   Unamortized transaction costs

    Bersih                                                             145.433             195.293    Net
    Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                 (48.144)            (48.170)   Less current maturity

    Bagian jangka panjang                                               97.289             147.123    Long-term portion


    Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang                             The agreement contains certain covenants that
    membatasi Perusahaan untuk tidak melakukan                                    restrict the Company in performing certain acts as
    hal-hal yang tercantum dalam perjanjian dan                                   stated in the agreement and maintaining the
    memelihara rasio keuangan sebagai berikut:                                    following financial ratio:

    •   Rasio jumlah liabilitas terhadap jumlah ekuitas                           •    the ratio total liabilities to total equity shall at
        harus setiap saat tidak melebihi 2.00 : 1.                                     all times not exceed 2.00 : 1.
    •   Pinjaman bersih pada EBITDA konsolidasi tidak                             •    Net Debt to Consolidated EBITDA not exceed
        melebihi 4,00 : 1 sampai dengan tahun                                          4.00 : 1 until December 31, 2021 and
        31 Desember 2021 dan setelahnya menjadi                                        thereafter 4.50 : 1.
        4,50 : 1.

    Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019,                                       As of December 31, 2020 and 2019, the Company
    Perusahaan telah memenuhi syarat-syarat dan                                   is in compliance with the terms and conditions of
    kondisi yang ditetapkan bank.                                                 the loans set by the banks.

    Pelunasan pinjaman dilakukan dalam 4 kali cicilan,                             Loan repayments are made in 4 installments, with
    dengan jadwal sebagai berikut:                                                 the following schedule:

                                                    Bulan setelah                   Pelunasan
                                                 tanggal perjanjian/             pokok pinjaman/
                                                    Months after                   Repayment
                                                 date of agreement                 of principal
                                                      Months                         US$' 000

                                                          12                              50.000
                                                          24                              50.000
                                                          36                              50.000
                                                          48                              50.000

                                                   Jumlah/Total                         200.000


    Pinjaman Berjangka             US$      35     Juta        dan                US$ 35 Million and Rp 585,340 Million Term
    Rp 585.340 Juta                                                               Loan

    Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 3 tanggal                              Based on the Deed of Credit Agreement No. 3
    15 Mei 2020, CAP memperoleh Fasilitas Pinjaman                                dated May 15, 2020, CAP obtained a Term Loan
    Berjangka sebesar US$ 35 juta dan Rp 585.340                                  Facility amounting to US$ 35 million and
    juta dari PT Bank Permata Tbk dengan tingkat                                  Rp 585,340 million from PT Bank Permata Tbk with
    suku bunga tahunan mengambang masing-masing                                   annual floating interest rate of LIBOR 3 months +
    sebesar LIBOR 3 bulan + persentase tertentu dan                               certain percentage and JIBOR 3 months + certain
    JIBOR 3 bulan + persentase tertentu dengan                                    percentage, respectively with period of 60 months
    jangka waktu 60 bulan dan grace period 6 bulan.                               and grace period of 6 months.

    Dana yang diperoleh dari pinjaman digunakan                                   Proceeds from the loan were utilized to finance CAP
    untuk membiayai kebutuhan CAP dan entitas anak                                and its subsidiaries general needs which cover
    secara umum, mencakup biaya modal, beban                                      capital expenditure, operating expenses and
    operasional dan kebutuhan pendanaan kembali.                                  financing requirements.

    Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang                             The agreement contains certain covenants that
    membatasi CAP dan entitas anak (sebagai                                       restrict CAP and its subsidiaries (act as guarantors)
    penjamin) untuk tidak melakukan hal-hal tertentu                              in performing certain acts as stated in the
    yang tercantum dalam perjanjian dan memelihara                                agreement and maintaining Total Consolidated
    rasio Consolidated Interest-Bearing Loan to Equity                            Interest-Bearing Loan to Equity Ratio shall not
    tidak melebihi 100%.                                                          exceed 100%.




                                                                     - 124 -
                                                                 339
Page 364
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                       DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                           THE YEARS THEN ENDED (Continued)


    Pada tanggal 31 Desember 2020, CAP telah                           As of December 31, 2020, the Company is in
    memenuhi syarat-syarat dan kondisi yang                            compliance with the terms and conditions of the
    ditetapkan bank.                                                   loans set by the banks.

    Saldo pinjaman tersebut adalah sebagai berikut:                    The balances of the loans are as follows:

                                                    31 Desember/
                                                    December 31,
                                                        2020
                                                      US$ '000

     Jumlah                                                  76.500        Total
     Biaya perolehan pinjaman yang
        belum diamortisasi                                     (789)       Unamortized transaction costs

     Bersih                                                  75.711        Net
     Dikurangi bagian yang jatuh
        tempo dalam satu tahun                             (15.300)        Less current maturity

     Bagian jangka panjang                                   60.411        Long-term portion


    Pelunasan pinjaman dilakukan dalam 10 kali cicilan,                 Loan repayments are made in 10 installments, with
    dengan jadwal sebagai berikut:                                      the following schedule:

                                          Bulan setelah                Pelunasan
                                       tanggal perjanjian/          pokok pinjaman/
                                          Months after                Repayment
                                       date of agreement              of principal
                                            Months                         %

                                               12                           10
                                               18                           10
                                               24                           10
                                               30                           10
                                               36                           10
                                               42                           10
                                               48                           10
                                               54                           10
                                               60                           10
                                               66                           10

                                          Jumlah/Total                      100


    Pinjaman Berjangka Tranche A dan B                                 Tranche A and B Term Loan

    Pada tanggal 22 Desember 2016, SEG-SD B.V.                         On December 22, 2016, SEG-SD B.V. entered into
    menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman                       a secure term loan facility agreement for facilities
    berjangka untuk fasilitas komitmen Tranche A dan                   commitment of Tranche A and Tranche B
    Tranche B masing-masing sebesar US$ 1.250.000                      amounting to US$ 1,250,000 thousand and
    ribu dan US$ 700.000 ribu, dan jatuh tempo lima                    US$ 700,000 thousand, respectively, and are due
    tahun dari tanggal utilisasi, masing-masing yaitu                  5   years   from   utilization   date,  which      is
    22 Desember 2021 dan 22 Desember 2026 untuk                        December 22, 2021 and December 22, 2026 for
    Tranche A dan Tranche B.                                           Tranche A and Tranche B, respectively.

    Berikut adalah tujuan dari Tranche A dan B:                        Following are the purposes of the Tranche A and B:

    •   Pemanfaatan      pertama     Tranche  A,                       •    Tranche A first utilization, (i) to fund, in part,
        (i) mendanai, sebagian, harga pembelian                             the purchase price for the Acquisition
        untuk Akuisisi (Kepentingan pengendali),                            (Controlling Interest), (ii) to fund the Reserve
        (ii)   mendanai     Rekening   Giro, dan                            Accounts, and (iii) to pay fees, costs and
        (iii) membayar fee, biaya dan beban                                 expenses in relation to the Facility and
        sehubungan dengan Fasilitas dan Biaya                               Acquisition Costs and shall be in an amount
        Perolehan dan jumlahnya tidak melebihi                              not to exceed US$ 1,230,000 thousand.
        US$ 1.230.000 ribu.




                                                          - 125 -
                                                         340
Page 365
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                   DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                       THE YEARS THEN ENDED (Continued)


    •   Pemanfaatan    kedua   Tranche    A,  untuk                •    Tranche A second utilization, to fund, in part,
        mendanai, sebagian, harga pembelian untuk                       the purchase price for the Acquisition (Minority
        Akuisisi (Kepentingan nonpengendali) dan                        Interest) and shall be in an amount not to
        dalam jumlah tidak melebihi US$ 20.000 ribu.                    exceed US$ 20,000 thousand.

    •   Tranche B, (i) membiayai pelunasan semua                   •    Tranche B, (i) to finance the repayment of all
        Pinjaman Tranche A yang beredar pada tahun                      outstanding Tranche A Loans in 2021 and
        2021 dan (ii) mendanai Rekening Cadangan.                       (ii) to fund the Reserve Accounts. The
        Biaya pembatalan sebesar 1,25% akan                             cancellation fees at the rate of 1.25% will be
        diterapkan, jika (1) Pinjaman Tranche A                         applied, if (1) the Tranche A Loan is repaid
        dilunasi dari setiap fasilitas pembiayaan yang                  from the proceeds of any refinancing facility
        dilakukan oleh peminjam selain fasilitas                        entered into by the Borrowers other than the
        Tranche B (2) sebagai akibat dari pengalokasi                   Tranche B Facility (2) as a result of the re-
        kembali      total   komitmen     Tranche    B                  allocation of the total commitment with
        berdasarkan perjanjian dengan pemberi                           respect to Tranche B under the Facility
        pinjaman lainnya yang hanya berkomitmen                         Agreement to any other Lender who was only
        untuk menyediakan fasilitas Tranche A pada                      committed to provide the Tranche A facility as
        tanggal perjanjian, dan (3) mengikuti tanggal                   at the date of the Facility Agreement, and
        pemanfaatan Tranche B tetapi sebelum tahun                      (3) Following the Tranche B Utilisation Date
        pertama dari tanggal pemanfaatan Tranche B,                     but before the first anniversary of the Tranche
        jika peminjam membiayai Tranche B dengan                        B Utilisation Date, if the Borrower refinances
        fasilitas baru.                                                 Tranche B with a new facility.

    Dengan mengacu pada perjanjian pinjaman, SEGD                  With reference to the loan agreement, SEGD-II and
    II dan SEGSL masing-masing menjadi Peminjam                    SEGSL to each become an Additional Borrower on
    Tambahan pada tanggal Debt Push Down yang                      the relevant Debt Push Down Date.
    bersangkutan.

    Fasilitas  pinjaman   ini   dijaminkan      dengan             This loan facility is secured by using offshore
    menggunakan rekening offshore charges (selain                  charges account (exclude PT CGSS and PT DGI),
    PT CGSS dan PT DGI), jaminan rekening (SEG-SD                  accounts   guarantee      (SEG-SD    B.V.), shares
    B.V.), jaminan saham (SEG-SD B.V.), jaminan-                   guarantee (SEG-SD B.V.), Shares guarantee
    jaminan saham (selain PT CGSS dan PT DGI), the                 (exclude PT CGSS and PT DGI), the English
    English assignment of contract rights (SEG-SD                  assignment of contrat rights (SEG-SD B.V., SEGSL
    B.V., SEGSL dan SEGD-II, jaminan rekening                      and SEGD-II, onshore accounts guarantee (exclude
    onshore (selain PT CGSS), sertifikat fidusia SEGSL             PT CGSS), fiducia certificate of SEGSL and SEGD-II
    dan SEGD-II dan the assignment of contract rights              and the assignment of contract rights (Indonesian
    (Indonesian Law) of SEGSL and SEGSD-II.                        Law) of SEGSL and SEGSD-II.

    Pada tanggal 23 Maret 2017, Perjanjian Fasilitas               On March 23, 2017, the Amended and Restated
    Pinjaman Berjangka yang Diamendemen dan                        Secured Term Loan Facility Agreement was signed
    Disajikan Kembali telah ditandatangani dengan                  with the changes on the finalization date
    perubahan pada tanggal finalisasi (yaitu menjadi               (i.e.; March 23, 2017) and repayment schedules.
    tanggal 23 Maret 2017) dan jadwal pelunasan.

    Pemanfaatan pertama terjadi pada tanggal                       The first utilization was on March 30, 2017
    30 Maret 2017 sebesar US$ 1.230.000 ribu. Total                amounting to US$ 1,230,000 thousand. The total
    uang yang diterima adalah US$ 1.195.319 ribu                   cash received was US$ 1,195,319 thousand after
    setelah  memperhitungkan    biaya   pendanaan                  taking into account the financing costs of
    sebesar US$ 34.681 ribu. Dana tersebut                         US$ 34,681 thousand. Such fund was used to settle
    digunakan untuk menyelesaikan akuisisi saham                   up the acquisition of Chevron’s shares on Darajat,
    Chevron di blok panas bumi Darajat, Salak dan                  Salak and Suoh Sekincau Geothermal blocks.
    Suoh Sekincau.

    Pada tanggal 26 April 2017, Pinjaman ini secara                On April 26, 2017, this Loan was effectively pushed
    efektif diturunkan ke SEGSL dan SEGD-II dengan                 down to SEGSL and SEGD-II with total amount to
    jumlah     keseluruhan  masing-masing   sebesar                be novated of US$ 750,000 thousand and
    US$ 750.000 ribu dan US$ 480.000 ribu.                         US$ 480,000 thousand, respectively.




                                                         - 126 -
                                                     341
Page 366
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                      DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                          THE YEARS THEN ENDED (Continued)


    Berikut adalah pemberi fasilitas pinjaman:                     The following are the loan facility lenders:

                                                     31 Desember/
                                                     December 31,
                               Bank                      2019                                      Bank
                                                       US$ '000
     Pemberi pinjaman                                                       Lenders
     Bank of Philippine Island                              305.910         Bank of Philippine Islands
     Bangkok Bank Limited                                   267.673         Bangkok Bank Limited
     Rizal Comercial Banking Corporation                     95.598         Rizal Comercial Banking Corporation
     BDO Unibank, Inc                                        57.359         BDO Unibank, Inc
     Bank of China                                           57.359         Bank of China
     MUFG Bank, Ltd                                          57.359         MUFG Bank, Ltd
     DBS Bank Ltd.                                           57.359         DBS Bank Ltd.
     Sumitomo Mitsui Banking Corporation                     36.203         Sumitomo Mitsui Banking Corporation
     Bayfront Infrastructure Capital Pte. Ltd.               21.155         Bayfront Infrastructure Capital Pte. Ltd.

     Jumlah                                                 955.975         Total
     Biaya perolehan pinjaman yang
         belum diamortisasi                                 (17.170)        Unamortized transaction costs
     Bersih                                                 938.805         Net
     Dikurangi bagian yang jatuh tempo
         dalam satu tahun                                   (62.500)        Less current maturities

     Bagian jangka panjang                                  876.305         Long-term portion

    Pemanfaatan kedua Tranche A dan B pada tanggal                 The Tranche A and B second utilization was drawn
    19 September 2017 adalah sebesar US$ 20.000                    on September 19, 2017 amounting to US$ 20,000
    ribu.     Dana     tersebut    digunakan     untuk             thousand. Such fund was used to settle up the
    menyelesaikan akuisisi 95% saham PT DGI yang                   acquisition of 95% PT Austindo Nusantara Jaya
    dimiliki oleh PT Austindo Nusantara Jaya Tbk.                  Tbk’s shares in PT DGI.

    SEGHPL dan entitas anak, berdasarkan perjanjian                SEGHPL and its subsidiaries, under its loan
    pinjamannya, tunduk pada berbagai persyaratan,                 agreements, is subject to various covenants,
    antara lain untuk mendapatkan persetujuan                      among others to obtain written approval from the
    tertulis dari pemberi pinjaman sebelum melakukan               lenders before entering into certain transactions
    transaksi tertentu seperti merger, akuisisi,                   such as mergers, acquisitions, liquidation or change
    likuidasi atau perubahan status dan Anggaran                   in status and Articles of Association, reducing the
    Dasar,     mengurangi     jumlah   modal   dasar,              authorized,     issued  and fully       paid   capital;
    ditempatkan dan disetor penuh; pembatasan                      restrictions on lending money to third parties;
    pemberian pinjaman kepada pihak ketiga;                        negative     pledges,   with    certain    exceptions;
    negative pledges, dengan pengecualian tertentu;                restrictions on change in core business activities;
    pembatasan perubahan aktivitas bisnis utama;                   declaring     and    paying    dividends;     redeem,
    mengumumkan dan membayar dividen; menebus,                     repurchase, defease, retire or repay any of its
    membeli      kembali,   menolak,   menarik  atau               share capital or resolve to do so; restriction on
    membayar kembali modal sahamnya atau                           allowing guarantees and indemnities in respect of
    memutuskan untuk melakukannya; pembatasan                      any obligation of any person and requirement to
    pemberian jaminan dan ganti rugi sehubungan                    comply with certain financial ratios.
    dengan kewajiban setiap orang dan persyaratan
    untuk mematuhi rasio keuangan tertentu.

    Pinjaman ini juga mewajibkan Peminjam untuk                    This loan also requires the borrowers to maintain
    mempertahankan rasio keuangan tertentu seperti:                certain financial ratios such as:

    •   Rasio Leverage tidak melebihi:                                •    Leverage ratio shall not exceed:
        1) 6,00:1 dari tanggal pengujian awal                              1)   6.00:1 from initial Testing Date until one
             sampai tanggal pengujian segera setelah                            year after Testing Date
             ulang tahun pertama
        2) 5,50:1 dari tanggal pengujian segera                            2)       5.50:1 from one year after Testing Date
             setelah ulang tahun pertama sampai                                     until third year after Testing Date
             tanggal pengujian segera jatuh setelah
             ulang tahun ketiga
        3) 4,50:1 sampai dengan tanggal tengah –                           3)       4.50:1 until the middle of the final year
             tahunan terakhir

    •   Debt Service Coverage Ratio (DSCR) tidak                      •     Debt Service Coverage Ratio (DSCR) shall not
        kurang dari 1,20 : 1                                                be less than 1.20 : 1
    •   Senior Interest Cover tidak kurang dari 3:1                   •     Senior Interest Cover shall not be less than 3:1
    •   Debt to Equity Ratio tidak lebih dari 70:30,                  •     Debt to Equity Ratio not exceed 70:30, after
        setelah tanggal pembayaran akhir Tranche A,                         the final Tranche A repayment date, 50:50.
        50:50.

    Pada tanggal 31 Desember 2019, SEG-SD B.V.                     As of December 31, 2019, SEG-SD B.V. is in
    telah memenuhi syarat-syarat dan kondisi yang                  compliance with the terms and conditions of the
    ditetapkan bank.                                               loans set by the banks.


                                                         - 127 -
                                                     342
Page 367
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                     PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                     DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                         THE YEARS THEN ENDED (Continued)

    Pada tanggal 21 Oktober 2020, SEG-SD B.V.                          On October 21, 2020, SEG-SD B.V. fully repaid the
    melunasi seluruh pokok dan bunga utang bank.                       principal and outstanding interest of the Bank. As
    Sebagai akibat dari pembayaran tersebut, biaya                     a result of such payment, the unamortised deferred
    ditangguhkan yang belum diamortisasi dari utang                    financing cost of the bank loan amounting to
    bank sebesar US$ 17.170 ribu dan denda untuk                       US$ 17,170 thousand and the penalties for
    pembatalan Tranche B sebesar US$ 4.000 ribu                        cancellation of Tranche B amounting to US$ 4,000
    dibebankan pada laba rugi tahun 2020 dan                           thousand are charged to profit loss in 2020 and
    dimasukkan dalam “beban keuangan” dalam                            included in “Finance costs” in the statement of
    laporan laba rugi.                                                 profit or loss.

    Pinjaman Berjangka US$ 199,8 Juta                                  US$ 199.8 Million Term Loan

    Pada      tanggal  28    November    2016,   CAP                   On November 28, 2016, CAP obtained Term Facility
    memperoleh fasilitas pinjaman berjangka sebesar                    Credit amounting to US$ 199,800 thousand from
    US$ 199.800 ribu dari beberapa kreditur yaitu                      the following lenders: Bangkok Bank Public
    Bangkok Bank Public Company Limited, cabang                        Company Limited, Jakarta branch; The Siam
    Jakarta; The Siam Commercial Bank Public                           Commercial Bank Public Company Limited; PT Bank
    Company Limited; PT Bank DBS Indonesia, DBS                        DBS Indonesia; DBS Bank Ltd.; PT Bank HSBC
    Bank Ltd; PT Bank HSBC Indonesia (d/h The                          Indonesia (formerly The Hongkong and Shanghai
    Hongkong and Shanghai Banking Corporation                          Banking Corporation Limited), Jakarta Branch;
    Limited), cabang Jakarta; PT Bank ICBC                             PT Bank ICBC Indonesia; and PT Bank BNP Paribas
    Indonesia; dan PT Bank BNP Paribas Indonesia.                      Indonesia. PT Bank DBS Indonesia acts as facility
    PT Bank DBS Indonesia bertindak sebagai agen                       agent. PT Styrindo Mono Indonesia, PT Petrokimia
    fasilitas.    PT   Styrindo   Mono     Indonesia,                  Butadiene Indonesia and Altus Capital Pte., Ltd
    PT Petrokimia Butadiene Indonesia dan Altus                        (currently Chandra Asri Trading Company Pte., Ltd.)
    Capital Pte., Ltd (sekarang Chandra Asri Trading                   act as guarantors.
    Company Pte., Ltd. bertindak sebagai penjamin.

    Dana dari fasilitas pinjaman ini digunakan untuk                   Proceeds from this facility were utilized to pay all
    melakukan pelunasan seluruh Pinjaman Berjangka                     outstanding amounts of US$ 265,000 thousand
    US$ 265.000 ribu.                                                  Term Loan.

    Fasilitas pinjaman dijamin antara lain dengan                      The facility is secured by, among others, CAP’s
    rekening dalam negeri CAP, jaminan fidusia atas                    onshore accounts, Fiducia Security on Insurances,
    asuransi, jaminan fidusia atas aset bergerak,                      Fiducia Security on Movable Assets, Debt Service
    rekening Debt Service Reserve Account, saham                       Reserve Account, pledged over shares of Altus
    Altus Capital Pte., Ltd, saham PT Petrokimia                       Capital Pte., Ltd, pledge over shares of
    Butadiene Indonesia, hipotik atas tanah peringkat                  PT Petrokimia Butadiene Indonesia, Third Rank
    ketiga, hipotik atas tanah peringkat keenam, aset                  Land Mortgages, Sixth Rank Land Mortgages,
    bergerak PT Styrindo Mono Indonesia, dan                           Movable Assets of PT Styrindo Mono Indonesia, and
    jaminan fidusia atas klaim asuransi PT Styrindo                    Fiducia Security of PT Styrindo Mono Indonesia’s
    Mono Indonesia.                                                    insurance claims.

    Pada tanggal 9 Maret 2020, telah ditandatangani                    On March 9, 2020, a second supplement agreement
    perjanjian tambahan kedua atas fasilitas pinjaman                  on the credit facility has been signed, which stated
    ini, dimana sejak tanggal efektif penggabungan                     that since the effective date of the merger between
    usaha CAP dan PT Petrokimia Butadiene                              CAP and PT Petrokimia Butadiene Indonesia,
    Indonesia, PT Petrokimia Butadiene Indonesia                       PT Petrokimia Butadiene Indonesia will cease to be
    akan berhenti menjadi pihak dalam perjanjian                       a party and a guarantor in the facility agreement.
    fasilitas dan berhenti menjadi pihak penjamin.

    Saldo pinjaman tersebut adalah sebagai berikut:                    The balances of the loans are as follows:

                                                      31 Desember/
                                                      December 31,
                                                          2019
                                                        US$ '000
     The Siam Commercial Bank                                           The Siam Commercial Bank Public
       Public Company Limited                                42.000       Company Limited
     Bangkok Bank Public Company Limited (Jakarta)           42.000     Bangkok Bank Public Company Limited (Jakarta)
     PT Bank HSBC Indonesia                                  17.500     PT Bank HSBC Indonesia
     PT Bank ICBC Indonesia                                  17.500     PT Bank ICBC Indonesia
     PT Bank DBS Indonesia                                    7.000     PT Bank DBS Indonesia
     DBS Bank Ltd., Singapura                                 7.000     DBS Bank Ltd., Singapore
     PT Bank BNP Paribas Indonesia                            6.860     PT Bank BNP Paribas Indonesia
     Jumlah                                               139.860       Total
     Biaya perolehan pinjaman yang
        belum diamortisasi                                   (2.938)    Unamortized transaction costs
     Bersih                                               136.922       Net
     Dikurangi bagian yang jatuh
        tempo dalam satu tahun                            (29.970)      Less current maturity
     Bagian jangka panjang                                106.952       Long-term portion




                                                         - 128 -
                                                       343
Page 368
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                     PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                     DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                         THE YEARS THEN ENDED (Continued)


    CAP juga diwajibkan untuk menjaga saldo tertentu                 CAP is also required to maintain certain balance of
    pada Debt Service Accrual Account yang                           Debt Service Accrual Account placed in PT Bank
    ditempatkan pada PT Bank DBS Indonesia dan                       DBS Indonesia and Bangkok Bank Public Company
    Bangkok Bank Public Company Limited, cabang                      Limited, Jakarta branch, and Debt Service Reserve
    Jakarta dan Debt Service Reserve Account yang                    Account placed in PT Bank DBS Indonesia
    ditempatkan pada PT Bank DBS Indonesia                           (Note 23).
    (Catatan 23).

    Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang                The agreement contains certain covenants that
    membatasi CAP dan entitas anak (sebagai                          restrict CAP and its subsidiaries (acting as
    penjamin) untuk tidak melakukan hal-hal tertentu                 guarantors) in performing certain acts as stated in
    yang tercantum dalam perjanjian dan memelihara                   the agreement and maintain the following financial
    rasio keuangan sebagai berikut:                                  ratios:

    •   Rasio Interest Service Coverage diatas 1,75: 1.              •    Interest Service Coverage      Ratio   shall   be
                                                                          greater than 1.75: 1.
    •   Rasio jumlah pinjaman terhadap kapitalisasi
        tidak melebihi 50%.                                          •    Total Debt to Capitalization Ratio shall not
                                                                          exceed 50%.

    •   Terkait pembayaran dividen :                                 •     In relation to payment of dividends :
        a. Jika Debt Service Charge Ratio melebihi                         a. If Debt Service Charge Ratio is greater
            1,25, maka pembayaran dividen tidak                                 than or equal to 1.25, payment of
            boleh melebihi laba bersih.                                         dividends shall not exceed net income.
        b. Jika Debt Service Charge Ratio tidak                            b. If Debt Service Charge Ratio is lower than
            melebihi 1,25, maka pembayaran dividen                              1.25, payment of dividends shall not
            tidak boleh melebihi 50% dari laba bersih.                          exceed 50% of net income.

    Pada tanggal 31 Desember 2019, CAP telah                         As of December 31, 2019, CAP is in compliance
    memenuhi     syarat-syarat dan kondisi yang                      with the terms and conditions of the loans set by
    ditetapkan bank.                                                 the banks.

    Pada bulan Juli 2020, CAP telah melunasi semua                   In July 2020, CAP has fully paid the term loan.
    pokok pinjaman tersebut.

    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

    Pada tanggal 16 Januari 2019, BWL mendapatkan                    On January 16, 2019, BWL obtained loan facility
    fasilitas pinjaman dari PT Bank Negara Indonesia                 from PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
    (Persero) Tbk (BNI) dengan jumlah maksimal                       (BNI) with maximum amount of US$ 125,000
    US$ 125.000 ribu dengan jangka waktu 24 bulan                    thousand with a term of 24 months and fixed
    dan tingkat bunga tetap 6,5% per tahun. Dana                     interest rate of 6.5% per annum. The fund is used
    tersebut      digunakan    untuk    membayarkan                  to pay for capital expenditure financing related to
    pembiayaan capital expenditure terkait proyek                    the construction of Java 9 and 10 Steam Power
    pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap                        Plant (PLTU) with a capacity of 2x1000 MW located
    (PLTU) Jawa 9 dan 10 dengan kapasitas 2x1000                     in Suralaya Village, Pulomerak District, Cilegon
    MW yang berlokasi di Desa Suralaya, Kecamatan                    City, Banten province. This loan facility is secured
    Pulomerak, Kota Cilegon, provinsi Banten. Fasilitas              by using shares owned by the Barito group and
    pinjaman ini dijaminkan dengan menggunakan                       several land parcels owned by BWL.
    saham yang dimiliki group Barito dan beberapa
    bidang tanah milik BWL.

    Pada tanggal 9 Agustus          2019, BWL telah                  On August 9, 2019, BWL has made payment of
    melakukan     pembayaran         utang   sebesar                 loans amounting to US$ 80,000 thousand.
    US$ 80.000 ribu.

    Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang                The agreement contains certain covenants that
    membatasi BWL untuk tidak melakukan hal-hal                      restrict BWL in performing certain acts as stated in
    yang tercantum dalam perjanjian dan memelihara                   the agreement and maintaining the following
    rasio keuangan sebagai berikut:                                  financial ratio:

    •    Current Ratio minimal 1,00 kali, setelah BWL                •     Current Ratio is at least 1.00 times, after BWL
         beroperasi komersial.                                             operates commercially.

    •    Debt Equity Ratio maksimum 2,50 kali                        •     Maximum Debt Equity Ratio 2.50 times

    •    Debt Service Coverage minimal 100%, setelah                 •     Minimum Debt Service Coverage of 100%,
         BWL beroperasi komersial.                                         after BWL operates commercially.




                                                           - 129 -
                                                          344
Page 369
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                   DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                       THE YEARS THEN ENDED (Continued)


    Pada tanggal 31 Desember 2019, BWL telah                         As of December 31, 2019, BWL is in compliance
    memenuhi syarat-syarat dan kondisi yang                          with the terms and conditions of the loans set by
    ditetapkan bank.                                                 the banks.

    Pada 10 Juli 2020, BWL telah melunasi seluruh                    On July 10, 2020, BWL has fully paid its loans.
    pinjamannya.


31. UTANG OBLIGASI DAN WESEL BAYAR                            31. BONDS AND NOTES PAYABLE

                                              31 Desember/    31 Desember/
                                              December 31,    December 31,
                                                  2020            2019
                                                US$ '000        US$ '000

    Senior Secured Notes BV                      1.094.381                -    Senior Secured Notes BV
    6,75% Senior Secured Notes                     517.104          523.704    6.75% Senior Secured Notes
    4,95% Senior Unsecured Notes                                               4.95% Senior Unsecured Notes
       US$ 300.000.000                             262.437          285.473      US$ 300,000,000
                                                                               Barito Pacific Shelf Registration
    Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific                                      Bonds I
      Tahap I Tahun 2019                            51.902           52.417      Phase I Year 2019
      Tahap II Tahun 2020                           25.248                -      Phase II Year 2020
      Tahap III Tahun 2020                          27.091                -      Phase III Year 2020
    Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri                                    Chandra Asri Petrochemical Shelf
      Petrochemical                                                              Registration Bonds III
      Tahap I Tahun 2020                            70.414                 -     Phase I Year 2020
      Tahap II Tahun 2020                           42.315                 -     Phase II Year 2020
    Obligasi Berkelanjutan II Chandra Asri                                     Chandra Asri Petrochemical Shelf
      Petrochemical                                                              Registration Bonds II
      Tahap I Tahun 2018                            35.036           35.486      Phase I Year 2018
      Tahap II Tahun 2019                           53.025           53.709      Phase II Year 2019
      Tahap III Tahun 2020                          52.878                -      Phase III Year 2020
    Obligasi Berkelanjutan I Chandra Asri                                      Chandra Asri Petrochemical Shelf
      Petrochemical                                                              Registration Bonds I
      Tahap I Tahun 2017                            24.551           35.498      Phase I Year 2017
      Tahap II Tahun 2018                           35.251           35.856      Phase II Year 2018
    Obligasi Chandra Asri                                                      Chandra Asri Petrochemical
      Petrochemical I Tahun 2016                     9.764            9.851      Bonds I Year 2016

    Jumlah                                       2.301.397         1.031.994   Total
    Dikurangi:                                                                 Less:
    Bagian yang jatuh tempo dalam
       waktu satu tahun                            105.341           18.331    Current maturities
    Bagian jangka panjang                        2.196.056         1.013.663   Long-term portion


    Biaya perolehan diamortisasi utang obligasi dan                  The amortized cost of bonds and notes payable
    wesel bayar adalah sebagai berikut:                              are as follows:

                                              31 Desember/    31 Desember/
                                              December 31,    December 31,
                                                  2020            2019
                                                US$ '000        US$ '000

     Saldo utang obligasi dan wesel bayar         2.301.397        1.031.994   Bonds and notes payable
     Biaya bunga yang masih harus
        dibayar                                     21.889            10.096   Accrued interest
     Jumlah                                       2.323.286        1.042.090   Total


    Biaya bunga pinjaman yang masih harus dibayar                    The above accrued interest are presented under
    dicatat dalam akun biaya yang masih harus                        accrued expenses.
    dibayar.

    Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, Grup                     As of December 31, 2020 and 2019, the Group has
    telah memenuhi seluruh syarat-syarat dan kondisi                 fulfilled all term and conditions required in the
    yang ditetapkan dalam perjanjian-perjanjian                      bonds and note indentures.
    obligasi dan wesel bayar.




                                                         - 130 -
                                                        345
Page 370
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                         PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                  NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                         DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                             THE YEARS THEN ENDED (Continued)


    Senior Secured Notes BV                                               Senior Secured Notes BV

    Pada tanggal 14 Oktober 2020, SEGSL dan SEGDL                         On October 14, 2020, SEGSL and SEGDL
    (“Co-Issuers”)    menerbitkan    jumlah    pokok                      (together, the “Co-Issuers”) issued an aggregate
    pinjaman sebesar US$ 320.000 ribu, 3,25%                              principal amount of US$ 320,000 thousand, 3.25%
    Senior Secured Notes yang jatuh tempo pada                            Senior Secured Notes due in 2029 (the “2029
    tahun 2029 (“Notes 2029”) dan US$ 790.000 ribu,                       Notes”) and US$ 790,000 thousand, 4.85% Senior
    4,85% Senior Secured Notes jatuh tempo pada                           Secured Notes due in 2038 (the “2038 Notes”).
    tahun 2038 ("Notes 2038"). Notes 2029 dan Notes                       The 2029 Notes and 2038 Notes bear interest at
    2038 memiliki tingkat bunga tetap masing-masing                       fixed rate of 3.25% and 4.85% per annum,
    sebesar 3,25% dan 4,85% per tahun. Bunga atas                         respectively. Interest on 2029 Notes and 2038
    Notes 2029 dan 2038 terutang pada tanggal                             Notes is payable on April 14 and October 14 of
    14 April dan 14 Oktober setiap tahun, dimulai                         each year, beginning on April 14, 2021. The 2029
    pada tanggal 14 April 2021. Notes 2029 dan Notes                      Notes and 2038 Notes will mature on April 14,
    2038 masing-masing akan jatuh tempo pada                              2029 and October 14, 2038, respectively.
    tanggal 14 April 2029 dan 14 Oktober 2038.

    Pada tanggal 21 Oktober 2020, SEGSL dan SEGDL                         On October 21, 2020, SEGSL dan SEGDL fully
    telah melunasi seluruh utang bank (Catatan 30)                        repaid the outstanding bank loans (Note 30) using
    menggunakan dana Notes 2029 dan 2038 dengan                           the 2029 Notes’ and 2038 Notes’ proceeds with
    jumlah pokok pinjaman sebesar US$ 909.350 ribu.                       total principal amount of US$909,350 thousand.

    Notes 2029 dan 2038 akan dijamin dengan                               The 2029 Notes and 2038 Notes are secured by
    assignment of intercompany loans, assignment of                       the collateral such as assignment of intercompany
    contract rights, offshore account charges, onshore                    loans, assignment of contract rights, offshore
    account pledges, share pledges SEGSD BV,                              account charges, onshore account pledges, share
    SEGSL, SEGSPL, SEGD I, SEGD II, DGI, dan                              pledges of SEGSD BV, SEGSL, SEGSPL, SEGD I,
    jaminan fidusia atas klaim asuransi.                                  SEGD II, DGI, and fiduciary security over the
                                                                          insurance claims.

    Saldo pinjaman tersebut adalah sebagai berikut:                       The loan balances are as follows:

                                                           31 Desember/
                                                           December 31,
                                                               2020
                                                             US$ '000

     Nilai nominal                                              1.110.000       Nominal value
     Biaya pinjaman yang belum diamortisasi                       (15.619)      Unamortized transaction costs
     Jumlah                                                     1.094.381       Total
     Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun            (2.000)      Less current maturity

     Bagian jangka panjang                                      1.092.381       Long-term portion


    Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang                   The agreement contains certain covenants that
    membatasi SEGSL dan SEGDL untuk tidak                               restrict SEGSL dan SEGDL in performing certain
    melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam                     acts as stated in the agreement.
    perjanjian.

    SEGSL dan SEGDL diwajibkan untuk memelihara                         SEGSL dan SEGDL are required to maintain a
    rasio Debt Service Coverage Ratio diatas 1,15:1.                    financial ratio, Debt Service Coverage Ratio which
                                                                        shall exceed 1.15:1.

    6,75% Senior Secured Notes                                          6.75% Senior Secured Notes

    Pada tanggal 24 April 2018, SEG-WW menerbitkan                      On April 24, 2018, SEG-WW issued 6.75% Senior
    6,75%     Senior     Secured    Notes    sebesar                    Secured Notes due in 2033 amounting to
    US$ 580.000 ribu yang jatuh tempo pada tahun                        US$ 580,000 thousand. Interest is payable
    2033. Bunga dibayarkan enam bulanan setiap                          semi-annually on April 24 and October 24 of each
    tanggal 24 April dan 24 Oktober setiap tahunnya,                    year, beginning on October 24, 2018. 6.75% Senior
    dimulai pada tanggal 24 Oktober 2018. 6,75%                         Secured Notes will mature on April 24, 2033.
    Senior Secured Notes akan jatuh tempo pada
    tanggal 24 April 2033.




                                                           - 131 -
                                                          346
Page 371
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                   DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                       THE YEARS THEN ENDED (Continued)


    6,75% Senior Secured Notes akan menjadi                          The 6.75% Senior Secured Notes will be a direct,
    kewajiban langsung, tanpa syarat dan dijaminkan.                 unconditional and senior secured obligations. The
    6,75% Senior Secured Notes akan dijamin oleh                     6.75% Senior Secured Notes will be secured by the
    agunan-agunan seperti; jaminan fidusia atas aset                 collateral such as; fiduciary security over the
    berwujud yang terdiri dari fasilitas pembangkit                  tangible assets that comprise power generating
    listrik yang terletak di Unit 1 dan Unit 2 ("Jaminan             facilities located at Unit 1 and Unit 2 (the “Asset
    Aset"), jaminan fidusia atas hasil asuransi yang                 Collateral”), fiduciary security over insurance
    terkait dengan Jaminan Aset, beban atas rekening                 proceeds related to the Asset Collateral, a charge
    Revenue and Operating, DSA, Major Maintenance                    over the Revenue and Operating Account, the DSA,
    and Construction Reserve, dan Distribution                       the Major Maintenance and Construction Reserve
    Account, dan penjaminan atas Rekening Onshore                    Account, and the Distribution Account and a pledge
    Corporate and Tax Account dan pembebanan yang                    over Onshore Corporate and Tax Account and a
    akan dilaksanakan oleh SEGPL atas seluruh                        share charge to be executed by SEGPL over its
    sahamnya pada SEG-WW atau entitas anaknya.                       entire present and future shares in SEG-WW and
    Rekening Revenue and Operating, Distribution                     any hedging agreement entered by SEG-WW or any
    Account dan Onshore Corporate and Tax Account                    of its subsidiaries. SEG-WW’s Revenue and
    SEG-WW diklasifikasikan sebagai Kas dan setara                   Operating Account, the Distribution Account and
    kas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.                 the Onshore Corporate and Tax Account are
                                                                     classified as Cash and cash equivalents in the
                                                                     consolidated statement of financial position.

    Saldo pinjaman tersebut adalah sebagai berikut:                  The loan balances are as follows:

                                              31 Desember/       31 Desember/
                                              December 31,       December 31,
                                                  2020               2019
                                                US$ '000           US$ '000

     Nilai nominal                                 526.060            533.600    Nominal value
     Biaya pinjaman yang belum diamortisasi         (8.956)            (9.896)   Unamortized transaction costs

     Jumlah                                        517.104            523.704    Total
     Dikurangi bagian yang jatuh
         tempo dalam satu tahun                    (39.614)            (7.540)   Less current maturity

     Bagian jangka panjang                         477.490            516.164    Long-term portion


    Sesuai dengan persyaratan yang membatasi yang                     Based on the terms of the 6.75% Senior Secured
    dimiliki oleh 6,75% Senior Secured Notes, SEG-                    Notes, SEG-WW will pay amortization amounts
    WW akan membayar cicilan berdasarkan jadwal                       based on a certain schedule.
    tertentu.

    6,75% Senior Secured Notes dapat ditebus pada                     The 6.75% Senior Secured Notes maybe redeemed
    tanggal dan harga tertentu berdasarkan evaluasi                   at certain dates and at certain prices which based
    manajemen, manajemen berpendapat bahwa opsi                       on management's evaluation, management is of
    pembayaran di muka dianggap terkait erat dengan                   the opinion that the exercise price of the option
    6,75% Senior Secured Notes, karena harga                          only reimburses the holders of the 6.75% Senior
    pelaksanaan memberikan penggantian kepada                         Secured Notes for an amount up to the
    pemegang 6,75% Senior Secured Notes untuk                         approximate present value of lost interest for the
    jumlah sampai dengan perkiraan nilai sekarang                     remaining term of the host 6.75% Senior Secured
    dari bunga yang hilang sampai dengan jangka                       Notes with an insignificant differential. Therefore,
    waktu kontrak induk yang tersisa, memiliki selisih                management has determined that the prepayment
    yang tidak signifikan. Oleh karena itu, manajemen                 options are considered clearly and closely related
    menetapkan bahwa opsi pembayaran di muka                          to the host contract. Based on such evaluation, the
    dapat dianggap jelas dan mendekati kontrak induk.                 prepayment options of the 6.75% Senior Secured
    Oleh karena itu, opsi pembayaran dimuka pada                      Notes do not need to be separated from the host
    6,75% Senior Secured Notes bukan merupakan                        contract.
    derivatif melekat dalam kontrak induk.

    6,75% Senior Secured Notes berisi beberapa                        The 6.75% Senior Secured Notes contain certain
    ketentuan termasuk pembatasan utang tambahan,                     covenants including limitation on additional
    pembatasan penjualan aset, pembatasan hak                         indebtedness, limitation on asset sales, limitation
    gadai, pembatasan transaksi dengan afiliasi,                      on liens, limitation on transactions with affiliates,
    pembatasan    distribusi ekuitas,  pembatasan                     limitation on equity distributions, limitation on
    kegiatan bisnis yang berbeda, pembatasan                          different   business    activities,   limitation  on
    amendemen     Dokumen    Proyek   Utama   dan                     amendments to Key Project Documents and
    pembatasan penerbitan saham.                                      limitation on issuances of capital stock.

    Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang                 The agreement contains certain covenants that
    membatasi SEG-WW untuk tidak melakukan hal-                       restrict SEG-WW in performing certain acts as
    hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian.                     stated in the agreement.

    SEG-WW diwajibkan untuk memelihara rasio Debt                     SEG-WW is required to maintain a financial ratio,
    Service Coverage Ratio diatas 1,1:1.                              Debt Service Coverage Ratio which shall exceed
                                                                      1.1:1.


                                                           - 132 -
                                                        347
Page 372
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                 NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                        DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                            THE YEARS THEN ENDED (Continued)

    4,95%      Senior                 Unsecured      Notes                 4.95%      Senior             Unsecured       Notes
    US$ 300.000.000                                                        US$ 300,000,000

    Pada tanggal 8 Nopember 2017, CAP menerbitkan                          On November 8, 2017, CAP issued Senior
    Senior Unsecured Notes US$ 300.000.000 dengan                          Unsecured Notes US$ 300,000,000 with a term of
    jangka waktu tujuh tahun yang akan jatuh tempo                         seven years due in 2024. The notes were listed on
    pada tahun 2024. Notes ini tercatat di Singapore                       the Singapore Stock Exchange Security Trading
    Exchange Securities Trading Limited dengan                             Limited with Deutsche Bank Trust Company
    Deutsche Bank Trust Company Americas bertindak                         Americas as Trustee and are guaranteed by
    sebagai Wali Amanat dan dijamin oleh PT Styrindo                       PT Styrindo Mono Indonesia and PT Petrokimia
    Mono Indonesia dan PT Petrokimia Butadiene                             Butadiene Indonesia as Subsidiary Guarantors on a
    Indonesia sebagai Subsidiary Guarantees secara                         pari-passu basis. CAP has submitted the notification
    pari passu. CAP telah memberikan surat                                 letter to Trustee regarding the merger between CAP
    pemberitahuan kepada Wali Amanat sehubungan                            and PT Petrokimia Butadiene Indonesia that was
    dengan     penggabungan     usaha     CAP     dan                      effective on January 1, 2020.
    PT Petrokimia Butadiene Indonesia yang efektif per
    1 Januari 2020.

                                                  31 Desember/         31 Desember/
                                                  December 31,         December 31,
                                                      2020                 2019
                                                    US$ '000             US$ '000

    Nilai nominal                                      300.000              300.000    Principal amount
    Biaya pinjaman yang belum diamortisasi              (5.717)              (7.101)   Unamortized transaction costs
    Bersih                                             294.283              292.899    Net
    Obligasi yang dibeli kembali *)                    (31.846)              (7.426)   Bonds repurchased *)
    Jumlah                                             262.437              285.473    Total


    *) Obligasi yang dibeli kembali oleh Perusahaan                        *) Bonds repurchased by the Company and CAP
       dan CAP

    Pada tahun 2020, CAP melakukan pembelian                               In   2020,    CAP    performed     buy-back  and
    kembali dan pembatalan Senior Unsecured Notes                          subsequently cancelled its Senior Unsecured Notes
    sebesar US$ 24.420 ribu untuk US$ 22.339 ribu.                         amounting to US$ 24,420 thousand for US$ 22,339
    Selisih atas obligasi yang dibeli kembali dengan                       thousand. The difference between buy-back
    kas yang dibayarkan dicatat sebagai keuntungan                         amount and payment of bond was recognized as
    pembelian kembali obligasi pada keuntungan lain-                       gain on buy-back of bonds, under other gains –
    lain - bersih.                                                         net.

    Dana yang diperoleh dari pinjaman digunakan                            Proceeds from the bonds were used for
    untuk pengeluaran terkait dengan peningkatan                           expenditures related to increase capacity and
    kapasitas    dan      ekspansi     produksi serta                      production     expansion     as well as further
    mendiversifikasi lebih lanjut produksi.                                diversification of production.

    Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang                      The agreement contains certain covenants that
    membatasi CAP dan entitas anak untuk tidak                             restrict CAP and its subsidiaries in performing
    melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam                        certain acts as stated in the agreement.
    perjanjian.

    CAP    dan    entitas anak diwajibkan  untuk                           CAP and its subsidiaries are required to maintain a
    memelihara rasio Fixed Charge Coverage Ratio                           financial ratio, Fixed Charge Coverage Ratio which
    diatas 2,5:1.                                                          shall exceed 2.5:1.

    Obligasi ini memiliki peringkat “BB- stable” oleh                     The bond were rated “BB- stable” by Fitch Rating
    Fitch Rating Inc. pada tanggal 3 September 2020 dan                   Inc. on September 3, 2020 and “Ba3” by Moody’s
    “Ba3” oleh Moody’s pada tanggal 28 Oktober 2020.                      on October 28, 2020.

    Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific                               Barito Pacific Shelf Registration Bonds I

    Pada tanggal 13 Desember 2019, Perusahaan                             On December 13, 2019, the Company obtained
    memperoleh pernyataan efektif dari OJK untuk                          notice of effectivity from OJK to issue Barito Pacific
    menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific                   Shelf Registration Bonds I with target fund amount
    dengan target dana yang dihimpun sebesar                              of Rp 1.5 trillion (Note 1c). In relation to Barito
    Rp 1,5 triliun (Catatan 1c). Dalam rangka Obligasi                    Pacific Shelf Registration Bonds I, the Company has
    Berkelanjutan I Barito Pacific, Perusahaan telah                      issued:
    menerbitkan:




                                                             - 133 -
                                                           348
Page 373
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                     PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                     DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                         THE YEARS THEN ENDED (Continued)


    -   Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I              -    Barito Pacific Shelf Registration Bonds I Phase I
        Tahun 2019                                                        Year 2019

        Pada tanggal 19 Desember 2019, Perusahaan                         On December 19, 2019, the Company issued
        menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Barito                       Barito Pacific Shelf Registration Bonds I Phase I
        Pacific Tahap I Obligasi Seri A sebesar                           Series A Bonds amounting to Rp 479 billion and
        Rp 479 miliar dan Seri B sebesar Rp 271 miliar                    Series B Bonds amounting to Rp 271 billion
        (Catatan 1c).                                                     (Note 1c).

                                             31 Desember/ 31 Desember/
                                             December 31, December 31,
                                                 2020         2019
                                               US$ '000     US$ '000
        Seri A (3 tahun)                           33.960            31.868       Series A (3 years)
        Seri B (5 tahun)                           19.213            22.085       Series B (5 years)
        Jumlah                                     53.173            53.953       Total
        Biaya perolehan pinjaman
           yang belum diamortisasi                 (1.271)           (1.536)      Unamortized transaction costs

        Bersih                                     51.902            52.417       Net

        Pelunasan Obligasi Seri A dan Seri B masing-                      Bonds repayments of Series A and Series B are
        masing akan dilakukan pada 19 Desember                            due on December 19, 2022 and December 19,
        2022 dan 19 Desember 2024.                                        2024, respectively.

        Tingkat bunga per tahun untuk Obligasi Seri A                     Annual interest rates of Series A and Series B
        dan Seri B masing-masing sebesar 9,3% dan                         Bonds are 9.3% and 9.5%, respectively that are
        9,5% yang dibayarkan setiap triwulan.                             paid on a quarterly basis.

        Obligasi ini memperoleh pemeringkatan “A“ dari                    The bond obtained a bond rating of “A“ from
        PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)                           PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
        berdasarkan      surat     penegasan      atas                    based on confirmation letter related to rating on
        pemeringkatan tanggal 7 Oktober 2020.                             October 7, 2020.

    -   Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap II             -    Barito Pacific Shelf Registration Bonds I Phase II
        Tahun 2020                                                        Year 2020

        Pada tanggal 2 April 2020, Perusahaan                             On April 2, 2020, the Company issued Barito
        menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Barito                       Pacific Shelf Registration Bonds I Phase II Series
        Pacific Tahap II Obligasi Seri A sebesar                          A Bonds amounting to Rp 227.48 billion and
        Rp 227,48 miliar dan Seri B sebesar Rp 136                        Series B Bonds amounting to Rp 136 billion
        miliar (Catatan 1c).                                              (Note 1c).

                                                       31 Desember/
                                                       December 31,
                                                           2020
                                                         US$ '000
        Seri A (3 tahun)                                       16.128     Series A (3 years)
        Seri B (5 tahun)                                        9.642     Series B (5 years)
        Jumlah                                                 25.770     Total
        Biaya perolehan pinjaman
           yang belum diamortisasi                               (522)    Unamortized transaction costs

        Bersih                                                 25.248     Net

        Pelunasan Obligasi Seri A dan Seri B masing-                      Bonds repayments of Series A and Series B are
        masing akan dilakukan pada 1 April 2023 dan                       due on April 1, 2023 and April 1, 2025,
        1 April 2025.                                                     respectively.

        Tingkat bunga per tahun untuk Obligasi Seri A                     Annual interest rates of Series A and Series B
        dan Seri B masing-masing sebesar 8,6% dan                         Bonds are 8.6% and 9.1%, respectively that are
        9,1% yang dibayarkan setiap triwulan.                             paid on a quarterly basis.

        Obligasi ini memperoleh pemeringkatan “A“ dari                    The bond obtained a bond rating of “A“ from
        PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)                           PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
        berdasarkan      surat     penegasan      atas                    based on confirmation letter related to rating on
        pemeringkatan tanggal 7 Oktober 2020.                             October 7, 2020.




                                                           - 134 -
                                                       349
Page 374
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                 NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                        DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                            THE YEARS THEN ENDED (Continued)


    -   Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap III               -     Barito Pacific Shelf Registration Bonds I Phase
        Tahun 2020                                                            III Year 2020

        Pada tanggal 10 Desember 2020, Perusahaan                             On December 10, 2020, the Company issued
        menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Barito                           Barito Pacific Shelf Registration Bonds I Phase
        Pacific Tahap III Obligasi Seri A sebesar                             III    Series    A    Bonds      amounting   to
        Rp 167,52 miliar, Seri B sebesar Rp 56 miliar                         Rp 167.52 billion, Series B Bonds amounting to
        dan Seri C sebesar Rp 163 miliar(Catatan 1c).                         Rp 56 billion and Series C Bonds amounting to
                                                                              Rp 163 billion (Note 1c).

                                                            31 Desember/
                                                            December 31,
                                                                2020
                                                              US$ '000

        Seri A (1 tahun)                                         11.877         Series A (1 year)
        Seri B (3 tahun)                                          3.970         Series B (3 years)
        Seri C (5 tahun)                                         11.556         Series C (5 years)
        Jumlah                                                   27.403         Total
        Biaya perolehan pinjaman
           yang belum diamortisasi                                    (312)     Unamortized transaction costs

        Bersih                                                   27.091         Net

        Dikurangi bagian yang jatuh
          tempo dalam satu tahun                                 (11.837)       Less current maturity

        Bagian jangka panjang                                    15.254         Long-term portion

        Pelunasan Obligasi Seri A, Seri B dan Seri C                          Bonds repayments of Series A, Series B and
        masing-masing     akan     dilakukan   pada                           Series C are due on December 8, 2021,
        8 Desember 2021, 8 Desember 2023 dan                                  December 8, 2023 and December 8, 2025,
        8 Desember 2025.                                                      respectively.

        Tingkat bunga per tahun untuk Obligasi Seri A,                        Annual interest rates of Series A, Series B and
        Seri B and Seri C masing-masing sebesar                               Series C Bonds are 8.25%, 9.25% and 10.25%,
        8,25%, 9,25% dan 10,25% yang dibayarkan                               respectively that are paid on a quarterly basis.
        setiap triwulan.

        Obligasi ini memperoleh pemeringkatan “A“ dari                        The bond obtained a bond rating of “A“ from
        PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)                               PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
        berdasarkan      surat     penegasan      atas                        based on confirmation letter related to rating on
        pemeringkatan tanggal 7 Oktober 2020.                                 October 7, 2020.

    PT Kustodian Sentral Efek Indonesia sebagai agen                    PT Kustodian Sentral Efek Indonesia acts as
    pembayaran, PT Bank Tabungan Negara (Persero)                       payment agent facility, PT Bank Tabungan Negara
    Tbk sebagai wali amanat, PT BNI Sekuritas dan                       (Persero) Tbk acts as trustee agent, PT BNI
    PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai                         Sekuritas and PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
    Penjamin Emisi dan Pelaksana Efek.                                  act as Underwriters and Arrangers.

    Dana yang diperoleh dari pinjaman digunakan                         Proceeds from bonds were utilized to partially
    untuk melakukan pelunasan utang bank jangka                         refinance the outstanding long-term bank loans.
    panjang.

    Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang                   The agreement contains certain covenants that
    membatasi Grup untuk tidak melakukan hal-hal                        restrict the Group in performing certain acts as
    tertentu yang tercantum dalam perjanjian.                           stated in the agreement.

    Grup diwajibkan untuk memelihara rasio Net Debt                     The Group is required to maintain a financial ratio,
    pada EBITDA tidak lebih dari 4,50:1.                                Net Debt to EBITDA which shall not exceed 4.50:1.

    Obligasi Berkelanjutan        III   Chandra     Asri                Chandra Asri Petrochemical Shelf Registration
    Petrochemical                                                       Bonds III

    Pada tanggal 13 Agustus 2020, CAP memperoleh                        On August 13, 2020, CAP obtained notice of
    pernyataan efektif dari OJK untuk menerbitkan                       effectivity from OJK to issue Chandra Asri
    Obligasi    Berkelanjutan   III   Chandra     Asri                  Petrochemical Shelf Registration Bonds III with
    Petrochemical sebesar Rp 5 triliun. Dalam rangka                    maximum amount of Rp 5 trillion. In relation to
    Obligasi Chandra Asri Petrochemical Berkelanjutan                   Chandra Asri Petrochemical Shelf Registration
    III, CAP telah menerbitkan:                                         Bonds III, CAP has issued:




                                                            - 135 -
                                                        350
Page 375
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                       DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                           THE YEARS THEN ENDED (Continued)


    -   Obligasi Berkelanjutan III Chandra            Asri             -    Chandra Asri Petrochemical Shelf Registration
        Petrochemical Tahap I Tahun 2020                                    Bonds III Phase I Year 2020

        Pada tanggal 26 Agustus 2020, CAP melakukan                         On August 26, 2020, CAP made a Chandra Asri
        penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan                          Petrochemical Shelf Registration Bonds III Phase
        III Chandra Asri Petrochemical Tahap I sebesar                      I public offering amounting to Rp 1 trillion.
        Rp 1 triliun.

                                                   31 Desember/
                                                   December 31,
                                                       2020
                                                     US$ '000
        Seri A (3 tahun)                                     37.490         Series A (3 years)
        Seri B (5 tahun)                                     25.360         Series B (5 years)
        Seri C (7 tahun)                                      8.047         Series C (7 years)

        Jumlah                                               70.897         Total
        Biaya pinjaman yang belum
            diamortisasi                                       (483)        Unamortized transaction costs
        Bersih                                               70.414         Net

        Pelunasan Obligasi Seri A, Seri B dan Seri C                        Bond repayments of Series A, Series B and
        masing-masing     akan     dilakukan   pada                         Series C are due on August 26, 2023,
        26 Agustus 2023, 26 Agustus 2025 dan                                August 26, 2025 and August 26, 2027,
        26 Agustus 2027.                                                    respectively.

        Tingkat bunga per tahun untuk Seri A, Seri B                        Annual interest rates of Series A, Series B and
        dan Seri C masing-masing sebesar 8,20%,                             Series C Bonds are 8.20%, 8.70% and 9.20%,
        8,70% dan 9,20% yang dibayarkan setiap                              respectively that are paid on a quarterly basis.
        triwulan.

        Obligasi ini memperoleh pemeringkatan “AA-“                         The bond obtained a bond rating of “AA-“ from
        dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)                        PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
        berdasarkan     surat     penegasan      atas                       based on confirmation letter related to rating on
        pemeringkatan tanggal 5 Oktober 2020.                               October 5, 2020.

        PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak                       PT Kustodian Sentral Efek Indonesia acts as
        sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan                           payment agent facility, PT Bank Tabungan
        Negara (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat,                           Negara (Persero) Tbk acts as Trustee Agent,
        PT BCA Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas                           PT BCA Sekuritas and PT Mandiri Sekuritas act
        sebagai Penjamin Emisi dan Pelaksana Efek.                          as Underwriters and Arrangers.

        Secara bersamaan, CAP juga telah melakukan                          Simultaneously, CAP has entered into cross
        perjanjian swap suku bunga dan mata uang atas                       currency-interest rate swap to fix the interest
        seri B obligasi tersebut dari Rupiah menjadi Dolar                  rate and currency of the Series B obligation
        Amerika Serikat pada setiap tanggal pembayaran                      from Rupiah to United States Dollar on every
        bunga dan pokok.                                                    interest and principal payment date.

    -   Obligasi  Berkelanjutan    III  Chandra       Asri             -    Chandra Asri Petrochemical Shelf Registration
        Petrochemical Tahap II Tahun 2020                                   Bonds III Phase II Year 2020

        Pada tanggal 5 November 2020, CAP melakukan                         On November 5, 2020, CAP made a Chandra
        penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan III                      Asri Petrochemical Shelf Registration Bonds III
        Chandra Asri Petrochemical Tahap II sebesar                         Phase II public offering amounting to
        Rp 600 miliar.                                                      Rp 600 billion.

                                                    31 Desember/
                                                    December 31,
                                                        2020
                                                      US$ '000
        Nilai nominal                                        42.538         Principal amount
        Biaya pinjaman yang belum
            diamortisasi                                       (223)        Unamortized transaction costs
        Bersih                                               42.315         Net

        Pelunasan Obligasi akan dilakukan pada                              Bond repayments are due on November 4,
        4 November 2023. Tingkat bunga per tahun                            2023. Annual interest rate is 8.20%, that is paid
        sebesar 8,20% yang dibayarkan setiap                                on a quarterly basis.
        triwulan.



                                                             - 136 -
                                                         351
Page 376
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                     PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                     DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                         THE YEARS THEN ENDED (Continued)

       Obligasi ini memperoleh pemeringkatan “AA-“                        The bond obtained a bond rating of “AA-“ from
       dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)                       PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
       berdasarkan     surat     penegasan      atas                      based on confirmation letter related to rating on
       pemeringkatan tanggal 5 Oktober 2020.                              October 5, 2020.

       PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak                      PT Kustodian Sentral Efek Indonesia acts as
       sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan                          payment agent facility, PT Bank Tabungan
       Negara (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat,                          Negara (Persero) Tbk acts as Trustee Agent,
       PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk dan                            PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk dan
       PT CIMB Niaga Sekuritas sebagai Penjamin Emisi                     PT CIMB Niaga Sekuritas act as Underwriters and
       dan Pelaksana Efek.                                                Arrangers.

       Secara bersamaan, CAP juga telah melakukan                         Simultaneously, CAP has entered into cross
       perjanjian swap suku bunga dan mata uang                           currency-interest swap to fix the interest rate
       atas obligasi tersebut dari Rupiah menjadi                         and currency of the bonds from Rupiah to
       Dolar Amerika Serikat pada setiap tanggal                          United States Dollar on every interest and
       pembayaran bunga dan pokok.                                        principal payment date.

    Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang                   The agreement contains certain covenants that
    membatasi CAP dan entitas anak untuk tidak                          restrict CAP and its subsidiaries in performing
    melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam                     certain acts as stated in the agreement.
    perjanjian.

    CAP diwajibkan untuk memelihara rasio jumlah                        CAP is required to maintain the ratio of
    utang konsolidasian yang dikenakan bunga dan                        consolidated interest bearing liabilities and equity
    ekuitas tidak lebih dari 1:1.                                       shall not exceed 1:1.

    Obligasi Berkelanjutan           II   Chandra     Asri              Chandra Asri Petrochemical Shelf Registration
    Petrochemical                                                       Bonds II

    Pada tanggal 13 Desember 2018, CAP memperoleh                       On December 13, 2018, CAP obtained notice of
    pernyataan efektif dari OJK untuk menerbitkan                       effectivity from OJK to issue Chandra Asri
    Obligasi    Berkelanjutan    II   Chandra    Asri                   Petrochemical Shelf Registration Bonds II with
    Petrochemical     sebanyak-banyaknya      sebesar                   maximum amount of Rp 2 trillion. In relation to
    Rp 2 triliun. Dalam rangka Obligasi Chandra Asri                    Chandra Asri Petrochemical Shelf Registration
    Petrochemical    Berkelanjutan  II,  CAP    telah                   Bonds II, CAP has issued:
    menerbitkan:

    - Obligasi  Berkelanjutan   II   Chandra           Asri             - Chandra Asri Petrochemical Shelf Registration
      Petrochemical Tahap I Tahun 2018                                    Bonds II Phase I Year 2018

      Pada tanggal 19 Desember 2018, CAP                                  On December 19, 2018, CAP issued Chandra Asri
      melakukan penawaran umum atas Obligasi                              Petrochemical Shelf Registration II Phase I
      Chandra Asri Petrochemical Berkelanjutan II                         amounting to Rp 500 billion.
      Tahap I sebesar Rp 500 miliar.
                                                    31 Desember/December 31,
                                                     2020             2019
                                                    US$ '000         US$ '000

       Nilai nominal                                    35.448            35.969    Principal amount
       Biaya pinjaman yang belum
            diamortisasi                                  (412)             (483)   Unamortized transaction costs

       Bersih                                           35.036            35.486    Net
       Dikurangi bagian yang jatuh
           tempo dalam satu tahun                      (35.036)                 -   Less current maturity

       Bagian jangka panjang                                   -          35.486    Long-term portion


      Pelunasan obligasi akan dilakukan pada                              Bond repayments is due on December 19, 2021.
      19 Desember 2021. Tingkat bunga per tahun                           Annual interest rate of bond obligation is 10%,
      sebesar 10% yang dibayarkan setiap triwulan.                        that are paid on a quarterly basis.

      Obligasi ini memperoleh pemeringkatan “AA-“ dari                    The bond obtained a bond rating of “AA-“ from
      PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)                             PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) based
      berdasarkan       surat    penegasan       atas                     on confirmation letter related to rating on
      pemeringkatan tanggal 5 Oktober 2020.                               October 5, 2020.

      PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak                       PT Kustodian Sentral Efek Indonesia acts as
      sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan                           payment agent facility, PT Bank Tabungan
      Negara (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat,                           Negara (Persero) Tbk acts as Trustee Agent,
      PT BCA Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas                          PT BCA Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas
      Indonesia dan PT Mandiri Sekuritas sebagai                          Indonesia and PT Mandiri Sekuritas act as
      Penjamin Emisi dan Pelaksana Efek.                                  Underwriters and Arrangers.


                                                              - 137 -
                                                          352
Page 377
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                             PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                             DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                 THE YEARS THEN ENDED (Continued)

        CAP diwajibkan untuk               memelihara     rasio                   CAP is required to maintain the following financial
        keuangan sebagai berikut:                                                 ratios:

        •       Rasio jumlah utang konsolidasian yang                             •    Ratio of consolidated interest bearing
                dikenakan bunga dan Ekuitas tidak lebih dari                           liabilities and Equity shall not exceed 1:1.
                1:1.

        •       Rasio arus kas dari kegiatan operasi dan                          •    Ratio of cash flow from operating activities
                beban keuangan tidak kurang dari 1,75:1.                               and financial charges shall not be less than
                                                                                       1.75:1.

    - Obligasi  Berkelanjutan    II  Chandra               Asri                 - Chandra Asri Petrochemical Shelf Registration
      Petrochemical Tahap II Tahun 2019                                           Bonds II Phase II Year 2019

        Pada tanggal 24 Mei 2019, CAP melakukan                                   On May 24, 2019, CAP made a Chandra Asri
        penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan II                             Petrochemical Shelf Registration Bonds II Phase
        Chandra Asri Petrochemical Tahap II sebesar Rp                            II public offering amounting to Rp 750 billion.
        750 miliar.
                                                          31 Desember/December 31,
                                                           2020             2019
                                                         US$ '000          US$ '000

        Nilai nominal                                        53.173                   53.953     Principal amount
        Biaya pinjaman yang belum diamortisasi                 (148)                    (244)    Unamortized transaction costs

        Bersih                                               53.025                   53.709     Net


        Pelunasan obligasi akan dilakukan pada                                    Bond repayments is due on May 29, 2022.
        29 Mei 2022. Tingkat bunga per tahun sebesar                              Annual interest rate of bond obligation is 9.5%,
        9,5% yang dibayarkan setiap triwulan.                                     that are paid on a quarterly basis.

        Obligasi ini telah memperoleh pemeringkatan                               The bond obtained a bond rating of “AA-“ from
        “AA-“ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia                                  PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) based
        (PEFINDO) berdasarkan surat penegasan atas                                on confirmation letter related to rating on
        pemeringkatan tanggal 5 Oktober 2020.                                     October 5, 2020.

        PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak                             PT Kustodian Sentral Efek Indonesia acts as
        sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan                                 payment agent facility, PT Bank Tabungan
        Negara (Persero) Tbk sebagai wali amanat,                                 Negara (Persero) Tbk acts as trustee agent,
        PT BCA Sekuritas, PT DBS Vickers Securities                               PT BCA Sekuritas, PT DBS Vickers Securities
        Indonesia dan PT Mandiri Sekuritas sebagai                                Indonesia and PT Mandiri Sekuritas act as
        Penjamin Emisi dan Pelaksana Efek.                                        Underwriters and Arrangers.

        Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu                              The agreement contains certain covenants that
        yang membatasi CAP dan entitas anak untuk                                 restrict CAP and its subsidiaries in performing
        tidak   melakukan   hal-hal  tertentu   yang                              certain acts as stated in the agreement.
        tercantum dalam perjanjian.

        CAP diwajibkan untuk                memelihara    rasio                   CAP is required          to   maintain    the   following
        keuangan sebagai berikut:                                                 financial ratios:

            •    Rasio jumlah utang konsolidasian yang                            • Ratio of consolidated bearing liabilities and
                 dikenakan bunga dan Ekuitas tidak lebih                            Equity shall not exceed 1:1.
                 dari 1:1.
            •    Rasio arus kas dari operasi dan beban                            • Ratio of cash flow from operating activities
                 keuangan tidak kurang dari 1,75:1.                                 and financial charges shall not be less than
                                                                                    1.75:1.

    −       Obligasi  Berkelanjutan    II  Chandra         Asri                 − Chandra Asri Petrochemical Shelf Registration
            Petrochemical Tahap III Tahun 2020                                    Bonds II Phase III Year 2020

        Pada tanggal 7 Februari 2020, CAP melakukan                               On February 7, 2020, CAP made a Chandra Asri
        penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan II                             Petrochemical Shelf Registration Bonds II Phase
        Chandra Asri Petrochemical Tahap III sebesar                              III public offering amounting to Rp 750 billion.
        Rp 750 miliar.
                                                              31 Desember/
                                                              December 31,
                                                                  2020
                                                                US$ '000

            Nilai nominal                                              53.173         Principal amount
            Biaya pinjaman yang belum diamortisasi                       (295)        Unamortized transaction costs

            Bersih                                                     52.878         Net




                                                                  - 138 -
                                                               353
Page 378
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                           PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                           DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                               THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Pelunasan   Obligasi  akan   dilakukan     pada                           Bond repayments are due on February 12,
       12 Februari 2025. Tingkat bunga per tahun                                 2025. Annual interest rate is 8.70%, that is paid
       sebesar 8,70% yang dibayarkan setiap triwulan.                            on a quarterly basis.

       Obligasi ini memperoleh pemeringkatan “AA-“                               The bond obtained a bond rating of “AA-“ from
       dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)                              PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
       berdasarkan     surat     penegasan      atas                             based on confirmation letter related to rating on
       pemeringkatan tanggal 5 Oktober 2020.                                     October 5, 2020.

       PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak                             PT Kustodian Sentral Efek Indonesia acts as
       sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan                                 payment agent facility, PT Bank Tabungan
       Negara (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat,                                 Negara (Persero) Tbk acts as Trustee Agent,
       PT BCA Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas                                 PT BCA Sekuritas and PT Mandiri Sekuritas act
       sebagai Penjamin Emisi dan Pelaksana Efek.                                as Underwriters and Arrangers.

       Secara bersamaan, CAP juga telah melakukan                                Simultaneously, CAP has entered into cross
       perjanjian swap suku bunga dan mata uang atas                             currency-interest rate swap to fix the interest
       obligasi tersebut dari Rupiah menjadi Dolar                               rate and currency of the obligation from Rupiah
       Amerika Serikat setiap tanggal pembayaran                                 to United States Dollar on every interest and
       bunga dan pokok.                                                          principal payment date.

       Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu                              The agreement contains certain covenants that
       yang membatasi CAP dan entitas anak untuk                                 restrict CAP and its subsidiaries in performing
       tidak   melakukan   hal-hal  tertentu   yang                              certain acts as stated in the agreement.
       tercantum dalam perjanjian.

       CAP diwajibkan untuk memelihara rasio jumlah                              CAP is required to maintain the following ratio of
       utang konsolidasian yang dikenakan bunga dan                              consolidated interest bearing liabilities and
       Ekuitas tidak lebih dari 1:1.                                             Equity shall not exceed 1:1.

    Obligasi  Berkelanjutan           I   Chandra      Asri                Chandra Asri Petrochemical Shelf Registration
    Petrochemical                                                          Bonds I

    Pada tanggal 4 Desember 2017, CAP memperoleh                           On December 4, 2017, CAP obtained notice of
    pernyataan efektif dari OJK untuk menerbitkan                          effectivity from OJK to issue Chandra Asri
    Obligasi Chandra Asri Petrochemical Berkelanjutan                      Petrochemical Shelf Registration Bonds I with
    I sebanyak-banyaknya sebesar Rp 1 triliun. Dalam                       maximum amount of Rp 1 trillion. In relation to
    rangka Obligasi Chandra Asri Petrochemical                             Chandra Asri Petrochemical Shelf Registration
    Berkelanjutan I, CAP telah menerbitkan:                                Bonds I, CAP has issued:

     − Obligasi  Berkelanjutan   I   Chandra           Asri                −     Chandra Asri Petrochemical Shelf Registration
       Petrochemical Tahap I Tahun 2017                                          Bonds I Phase I Year 2017

       Pada tanggal 12 Desember 2017, CAP                                         On December 12, 2017, CAP issued Chandra
       melakukan penawaran umum atas Obligasi                                     Asri Petrochemical Shelf Registration Bonds I
       Chandra Asri Petrochemical Berkelanjutan I                                 Phase I public offering with issuance of Series A
       Tahap I dengan menerbitkan Obligasi Seri A                                 Bonds amounting to Rp 150 billion, Series B
       sebesar Rp 150 miliar, Seri B sebesar                                      amounting to Rp 120.25 billion and Series C
       Rp 120,25 miliar dan Seri C sebesar                                        amounting to Rp 229.75 billion.
       Rp 229,75 miliar.

                                                    31 Desember/      31 Desember/
                                                    December 31,        December 31,
                                                        2020                2019
                                                      US$ '000            US$ '000
        Seri A (3 tahun)                                     -                 10.791     Series A (3 years)
        Seri B (5 tahun)                                   8.561                8.650     Series B (5 years)
        Seri C (7 tahun)                                  16.289               16.528     Series C (7 years)

        Jumlah                                            24.850               35.969     Total
        Biaya perolehan pinjaman
           yang belum diamortisasi                            (299)              (471)    Unamortized transaction costs
        Bersih                                            24.551               35.498     Net
        Dikurangi bagian yang jatuh
           tempo dalam satu tahun                                -             (10.791)   Less current maturity

        Bagian jangka panjang                             24.551               24.707     Long-term portion




                                                              - 139 -
                                                          354
Page 379
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                   DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                       THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Pelunasan Obligasi Seri A telah dilakukan pada                   Bonds repayment of Series A has been done on
       tanggal   12   Desember      2020    sementara                   December 12, 2020 while the bond repayments
       pelunasan Seri B dan Seri C masing-masing                        of Series B and Series C are due December 12,
       akan dilakukan pada 12 Desember 2022 dan                         2022 and December 12, 2024, respectively.
       12 Desember 2024.

       Tingkat bunga per tahun untuk Obligasi Seri A,                    Annual interest rates of Series A, Series B and
       Seri B dan Seri C masing-masing sebesar                           Series C Bonds obligation are 8.40%, 9.10%
       8,40%, 9,10% dan 9,75% yang dibayarkan                            and 9.75%, respectively that are paid on a
       setiap triwulan.                                                  quarterly basis.

       Obligasi ini telah memperoleh pemeringkatan                       The bonds obtained a bond rating of “AA-“ from
       “AA-“ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia                          PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
       (PEFINDO) berdasarkan surat penegasan atas                        based on confirmation letter related to rating
       pemeringkatan tanggal 5 Oktober 2020.                             on October 5, 2020.

       Pinjaman ini dijamin dengan fidusia mesin milik                   The facility is secured by fiduciary machineries
       CAP.                                                              owned by CAP.

     − Obligasi  Berkelanjutan    I  Chandra      Asri             −     Chandra Asri Petrochemical Shelf Registration
       Petrochemical Tahap II Tahun 2018.                                Bonds I Phase II Year 2018.

       Pada tanggal 2 Maret 2018, CAP melakukan                          On March 2, 2018, CAP issued Chandra Asri
       penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan I                      Petrochemical Shelf Registration Bonds I Phase
       Chandra Asri Petrochemical Tahap II Tahun                         II public offering with issuance of Series A
       2018 dengan menerbitkan Obligasi Seri A                           Bonds amounting to Rp 100 billion, Series B
       sebesar Rp 100 miliar, Seri B sebesar                             amounting to Rp 100 billion and Series C
       Rp   100    miliar dan   Seri   C   sebesar                       amounting to Rp 300 billion.
       Rp 300 miliar.

                                            31 Desember/       31 Desember/
                                            December 31,       December 31,
                                                2020               2019
                                              US$ '000           US$ '000

        Seri A (3 tahun)                           7.090                7.194    Series A (3 years)
        Seri B (5 tahun)                           7.090                7.194    Series B (5 years)
        Seri C (7 tahun)                          21.269               21.581    Series C (7 years)

        Jumlah                                    35.449               35.969    Total
        Biaya perolehan pinjaman yang
            belum diamortisasi                      (198)                (113)   Unamortized transaction costs

        Bersih                                    35.251               35.856    Net

        Dikurangi bagian yang jatuh tempo
            dalam satu tahun                      (7.090)                   -    Less current maturity

        Bagian jangka panjang                     28.161               35.856    Long-term portion


       Pelunasan Obligasi Seri A, Seri B dan Seri C                      Bonds repayments of Series A, Series B and
       masing-masing akan dilakukan pada 1 Maret                         Series C are due on March 1, 2021, March 1,
       2021, 1 Maret 2023 dan 1 Maret 2025.                              2023 and March 1, 2025, respectively.

       Tingkat bunga per tahun untuk Obligasi Seri A,                    Annual interest rates of Series A, Series B and
       Obligasi Seri B dan Obligasi Seri C masing-                       Series C Bonds obligation are 7.50%, 8.25%
       masing sebesar 7,50%, 8,25% dan 9,00%                             and 9.00%, respectively that are paid on a
       yang dibayarkan setiap triwulan.                                  quarterly basis.

       Obligasi ini telah memperoleh pemeringkatan                       The bonds obtained a bond rating of “AA-“ from
       “AA-“ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia                          PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
       (PEFINDO) berdasarkan surat penegasan atas                        based on confirmation letter related to rating
       pemeringkatan tanggal 5 Oktober 2020.                             on October 5, 2020.

       Pinjaman ini dijamin dengan 2 bidang tanah di                     The facility is secured by, among others,
       Desa Gunung Sugih dan fidusia mesin milik                         2 Land Mortgages at Desa Gunung Sugih and
       CAP.                                                              fiduciary machineries owned by CAP.

     Secara bersamaan, CAP juga telah melakukan                    Simultaneously, CAP has entered into cross
     perjanjian swap suku bunga dan mata uang atas                 currency – interest swap to fix the interest rate and
     obligasi tersebut dari Rupiah menjadi Dolar                   currency of the obligation from Rupiah to United
     Amerika Serikat pada setiap tanggal pembayaran                States Dollar on every interest and principal
     bunga dan pokok.                                              payment date.




                                                         - 140 -
                                                     355
Page 380
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                         PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                  NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                         DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                             THE YEARS THEN ENDED (Continued)


     PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak                       PT Kustodian Sentral Efek Indonesia acts as
     sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan                           payment facility agent, PT Bank Tabungan Negara
     Negara (Persero) Tbk sebagai wali amanat                            (Persero)    Tbk    acts    as    trustee    agent,
     PT BCA Sekuritas dan PT DBS Vickers Sekuritas                       PT BCA Sekuritas and PT DBS Vickers Sekuritas
     Indonesia sebagai Penjamin Emisi dan Pelaksana                      Indonesia act as Underwriters and Arrangers.
     Efek.

     Dana yang diperoleh dari pinjaman digunakan                         Proceeds from bonds were utilized to partially
     untuk pelunasan utang bank jangka panjang.                          refinance the outstanding long-term bank loan.

     Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu                        The agreement contains certain covenants that
     yang membatasi CAP dan entitas anak untuk tidak                     restrict CAP and its subsidiaries in performing
     melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam                     certain acts stated in the agreement.
     perjanjian.

     CAP diwajibkan untuk memelihara rasio keuangan                      CAP is required to maintain the following financial
     sebagai berikut:                                                    ratios:
    •   Rasio jumlah utang          konsolidasian    yang                •     Ratio of consolidated bearing liabilities and
        dikenakan bunga dan         ekuitas tidak    lebih                     equity shall not exceed 1:1
        dari 1:1

    •   Rasio arus kas dari operasi dan             beban                •     Ratio of cash flow from operating activities and
        keuangan tidak melebihi dari 1,75:1                                    financial charges shall not exceed 1.75:1

    Obligasi Chandra Asri Petrochemical I Tahun                          Chandra Asri Petrochemical Bonds I Year
    2016                                                                 2016

    Pada tanggal 15 Desember 2016, CAP melakukan                         On December 15, 2016, CAP made a Chandra Asri
    penawaran umum atas Obligasi Chandra Asri                            Petrochemical Bonds I public offering with issuance
    Petrochemical I dengan menerbitkan Obligasi Seri                     of Series A Bonds amounting to Rp 361.4 billion
    A sebesar Rp 361,4 miliar dan Seri B sebesar                         and Series B amounting to Rp 138.6 billion.
    Rp 138,6 miliar.

                                               31 Desember/         31 Desember/
                                               December 31,         December 31,
                                                   2020                 2019
                                                 US$ '000             US$ '000
    Seri A (3 tahun)                                        -                    -   Series A (3 years)
    Seri B (5 tahun)                                    9.826                9.971   Series B (5 years)
    Jumlah                                              9.826                9.971   Total
    Biaya perolehan pinjaman yang
       belum diamortisasi                                    (62)            (120)   Unamortized transaction costs

    Bersih                                              9.764                9.851   Net
    Dikurangi bagian yang jatuh
       tempo dalam satu tahun                          (9.764)                   -   Less current maturity

    Bagian jangka panjang                                    -               9.851   Long-term portion


   PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak                         PT Kustodian Sentral Efek Indonesia acts as
   sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan                             payment agent facility, PT Bank Tabungan Negara
   Negara (Persero) Tbk sebagai wali amanat,                             (Persero) Tbk acts as trustee agent, PT DBS Vickers
   PT DBS Vickers Securities Indonesia, PT Mandiri                       Securities Indonesia, PT Mandiri Sekuritas and
   Sekuritas dan PT BCA Sekuritas sebagai Penjamin                       PT BCA Sekuritas act as Underwriters and
   Emisi dan Pelaksana Efek.                                             Arrangers.

   Dana yang diperoleh dari pinjaman digunakan                           Proceeds from bonds were utilized to partially
   untuk melakukan pelunasan utang bank jangka                           refinance the outstanding long-term bank loans.
   panjang.

   Pinjaman    ini  dijamin    antara lain  dengan                       The facility is secured by, among others, 11 Land
   11 bidang tanah di Desa Gunung Sugih dan seluruh                      Mortgages at Desa Gunung Sugih and all machines
   mesin yang dimiliki oleh CAP.                                         owned by CAP.

   Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang                     The agreement contains certain covenants that
   membatasi CAP dan entitas anak untuk tidak                            restrict CAP and its subsidiaries in performing
   melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam                       certain acts as stated in the agreement.
   perjanjian.

   Secara bersamaan, CAP juga telah melakukan                            Simultaneously, CAP has entered into cross
   perjanjian swap suku bunga dan mata uang atas                         currency-interest swap to fix the interest rate and
   obligasi tersebut dari Rupiah menjadi Dolar                           currency of the obligation from Rupiah to United
   Amerika Serikat setiap tanggal pembayaran bunga                       States Dollar on every interest and principal
   dan pokok.                                                            payment date.

                                                             - 141 -
                                                         356
Page 381
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                    PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                    DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                        THE YEARS THEN ENDED (Continued)

   Pelunasan Obligasi Seri A dan Obligasi Seri B                    Bonds repayments of Series A and Series B are due
   masing-masing      akan     dilakukan    pada                    on December 22, 2019 and December 22, 2021,
   22 Desember 2019 dan 22 Desember 2021.                           respectively.

   Tingkat bunga per tahun untuk Obligasi Seri A dan                Annual interest rates of Series A and Series B
   Seri B masing-masing sebesar 10,8% dan 11,3%                     Bonds are 10.8% and 11.3%, respectively that are
   yang dibayarkan setiap triwulan.                                 paid on a quarterly basis.

   CAP diwajibkan untuk memelihara rasio sebagai                    CAP is required to maintain the following financial
   berikut:                                                         ratios:

   •     Rasio total utang konsolidasian yang dikenakan             •    Ratio of consolidated bearing liabilities and
         bunga dan Ekuitas tidak lebih dari 1:1                          Equity shall not exceed 1:1
   •     Rasio Arus Kas dari Operasi dan beban                      •    Ratio of cash flow from operating activities and
         keuangan tidak melebihi dari 1,75:1                             financial charges shall not exceed 1.75:1

   Obligasi ini telah memperoleh hasil pemeringkatan                The bonds obtained a bond rating of “AA-” from
   “AA-” dari PT Pemeringkat Efek Indonesia                         PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) based
   (PEFINDO) berdasarkan surat penegasan atas                       on confirmation letter related to rating on
   pemeringkatan tanggal 5 Oktober 2020.                            October 5, 2020.


32. LIABILITAS IMBALAN KERJA                                   32. EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION

   a.    Program Pensiun Iuran Pasti                                a. Contributory Pension Plan

         CAP, SMI dan CAP2 menyelenggarakan                              CAP, SMI and CAP2 provide Contributory
         Program Pensiun Iuran Pasti untuk seluruh                       Pension Plan for all permanent employees
         karyawan tetap yang dikelola oleh PT Asuransi                   which is managed by PT Asuransi Jiwa Manulife
         Jiwa Manulife Indonesia, Dana Pensiun                           Indonesia,     Trustee-Administrated      Fund.
         Lembaga Keuangan. Iuran ini berasal dari 4%                     Contribution to the pension plan consists of a
         gaji pokok yang dibayarkan karyawan,                            payment of 4% of basic salary paid by the
         sedangkan sisanya sebesar 7,5% dibayarkan                       employee, and 7.5% contributed by CAP and
         oleh CAP dan SMI untuk gaji pokok maksimum                      SMI for employees with maximum basic salary
         Rp 5 juta per bulan. SEGPHL memiliki program                    of Rp 5 million per month. SEGPHL has the
         iuran pasti dibayar oleh karyawan dan entitas                   defined contribution plan, which is contributed
         anak SEGHPL dengan kontribusi tetap sebesar                     by both employees and the Group's subsidiaries
         2%-6% dari entitas anak dan 2%-14% dari                         for a fixed contribution of 2%-6% from the
         karyawan.                                                       SEGHPL's subsidiaries and a contribution of
                                                                         2%-14% from the employees.

         Iuran pensiun CAP, SMI dan CAP2 yang timbul                     CAP, SMI and CAP2 pension expense arising
         dari Program Pensiun Iuran Pasti masing-                        from the contributory pension plan amounted
         masing sebesar US$ 212 ribu dan US$ 387 ribu                    to US$ 212 thousand and US$ 387 thousand
         untuk      tahun-tahun      yang     berakhir                   for the years ended December 31, 2020 and
         31 Desember 2020 dan 2019. SEGPHL telah                         2019, respectively. SEGPHL has contributed the
         mengkontribusikan      dana    masing-masing                    funds amounting to US$ 489 thousand and US$
         sebesar US$ 489 ribu dan US$ 523 ribu untuk                     523 thousand during the years ended
         tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2020                      December 31, 2020 and 2019, respectively.
         dan 2019.

       b. Program Pensiun Imbalan Pasti                             b. Defined Benefit Pension Plan

         Grup menghitung dan membukukan estimasi                         The Group calculates and records estimated
         imbalan kerja imbalan pasti untuk seluruh                       defined employment benefits for its qualifying
         karyawan    yang  berhak   sesuai dengan                        employees in accordance with Labor Law
         UU Ketenagakerjaan No. 13/2003 tanggal                          No. 13/2003 dated March 25, 2003.
         25 Maret 2003.

         Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan                        The number of employees entitled to benefits
         pasca kerja tersebut masing-masing adalah                       are 2,840 and 2,954 employees as of
         2.840 dan 2.954 karyawan pada tanggal 31                        December 31, 2020 and 2019, respectively.
         Desember 2020 dan 2019.

         Sejak tahun 2005, CAP mengikuti Program                         Since 2005, CAP entered into Program
         Pesangon Plus, yang dikelola oleh PT Asuransi                   Pesangon Plus, managed by PT Asuransi Jiwa
         Jiwa Manulife Indonesia sebagai asuransi jiwa                   Manulife Indonesia, as the life insurance for
         bagi karyawannya. Tidak terdapat kontribusi                     its employees. No contribution was paid by CAP
         yang dibayarkan oleh CAP kepada dana                            to pension fund as of December 31, 2020 and
         pensiun pada 31 Desember 2020 dan 2019.                         2019.




                                                          - 142 -
                                                      357
Page 382
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                     PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                     DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                         THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Program pensiun imbalan pasti memberikan                            The defined benefit pension plan typically
       eksposur Grup terhadap risiko aktuarial seperti                     expose the Group to actuarial risks such as
       risiko tingkat bunga dan risiko gaji.                               interest rate risk and salary risk.

       Risiko Tingkat Bunga                                                Interest Rate Risk

       Penurunan    suku   bunga    obligasi   akan                        A decrease in the bond interest rate will
       meningkatkan liabilitas program; namun,                             increase the plan liability; however, this will be
       sebagian akan dioffset (saling hapus) oleh                          partially offset by an increase in the return on
       peningkatan   imbal   hasil  atas   investasi                       the plan’s debt investments.
       instrumen utang.

       Risiko Gaji                                                         Salary Risk

       Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung                         The present value of the defined benefit plan
       dengan mengacu pada gaji masa depan                                 liability is calculated by reference to the future
       peserta program. Dengan demikian, kenaikan                          salaries of plan participants. As such, an
       gaji peserta program akan meningkatkan                              increase in the salary of the plan participants
       liabilitas program.                                                 will increase the plan’s liability.

       Beban imbalan pasti yang diakui di laba rugi                        Amounts recognized in profit or loss and other
       dan penghasilan komprehensif lain adalah                            comprehensive income in respect of the defined
       sebagai berikut:                                                    benefits plan are as follows:

                                                2020                 2019
                                               US$ '000             US$ '000
       Biaya jasa kini                              6.368                6.070    Current service costs
       Biaya jasa lalu dan keuntungan                                             Past service costs and gain
          atau kerugian atas penyelesaian              (9)                   -      or loss on settlement
       Biaya bunga bersih                           3.545                3.499    Net interest costs
       Komponen dari biaya imbalan pasti                                          Components of defined benefit costs
         yang diakui dalam laba rugi                9.904                9.569      recognised in profit or loss

       Pengukuran kembali liabilitas
         imbalan pasti - neto :                                                   Remeasurement on the net defined
         Keuntungan dan kerugian                                                    benefit liability:
           aktuarial yang timbul dari:                                              Actuarial gains and losses arising from:
           Perubahan asumsi                        (1.967)               4.747        Changes in assumptions
           Penyesuaian pengalaman                  (2.276)              (1.154)       Experience adjustment

         Komponen biaya imbalan pasti                                                Components of defined benefit
           yang diakui dalam penghasilan                                               costs recognised in other
           komprehensif lain                       (4.243)               3.593         comprehensive income

       Jumlah                                       5.661              13.162     Total


       Beban tersebut dicatat sebagai bagian dari                          Expenses are included in salaries, wages and
       beban gaji, upah dan kesejahteraan karyawan,                        employee benefits expenses, under the general
       pada beban umum dan administrasi.                                   and administrative expenses.
       Mutasi nilai kini kewajiban imbalan pasti adalah                    Movements in the present value of the defined
       sebagai berikut:                                                    benefits obligation are as follows:
                                             31 Desember/     31 Desember/
                                             December 31,     December 31,
                                                 2020             2019
                                               US$ '000         US$ '000

       Kewajiban imbalan pasti - awal              82.158              67.090     Opening defined benefits obligation
       Biaya jasa kini                              6.368               6.070     Current service costs
       Biaya jasa lalu dan keuntungan atau                                        Past service costs and gain or loss
          kerugian atas penyelesaian                   (9)                  -       on settlement
       Biaya bunga bersih                           3.545               5.313     Net interest cost
       Pengukuran kembali (keuntungan/                                            Remeasurement (gains/losses):
          kerugian):
          Keuntungan dan kerugian                                                   Actuarial gains and losses
             aktuarial yang timbul dari:                                               arising from:
             Perubahan asumsi                      (1.967)              4.747          Changes in assumptions
             Penyesuaian pengalaman                (2.276)             (1.154)         Experience adjustment
       Pembayaran manfaat                          (2.022)             (2.572)    Benefits paid
       Selisih kurs atas program dalam                                            Exchange differences on plans in
          valuta asing                             (1.463)              2.664       foreign currency
       Subjumlah                                   84.334              82.158     Subtotal

       Dikurangi nilai wajar aset program         (23.490)            (24.189)    Less fair value of plan assets
       Kewajiban imbalan pasti - akhir             60.844              57.969     Closing defined benefits obligation



                                                          - 143 -
                                                      358
Page 383
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                 DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                     THE YEARS THEN ENDED (Continued)

       Mutasi nilai wajar dari aset program adalah                     Movements in the fair value of the plan assets
       sebagai berikut:                                                are as follows:

                                              31 Desember/     31 Desember/
                                              December 31,     December 31,
                                                  2020             2019
                                                US$ '000         US$ '000

       Saldo awal                                  (24.189)         (23.176)   Beginning balance
       Dicatat pada laba rugi:                                                 Recorded in profit or loss:
       Penghasilan bunga neto                       (1.618)          (1.814)   Net interest income
       Rugi perubahan nilai tukar                                              Foreign currency exchange
          mata uang asing                             362             (966)      rate loss

       Sub-jumlah                                   (1.256)          (2.780)   Sub-total
       Dicatat pada penghasilan                                                Recorded in other
          komprehensif lain:                                                     comprehensive income:
       Imbal hasil atas aset program                                           Return on plan assets
          (tidak termasuk nilai pada                                             (excluding amounts included
          penghasilan bunga neto)                     164               18       in net interest income)

       Iuran pemberi kerja                               -              (75)   Contributions by the employer
       Pembayaran manfaat                            1.791            1.824    Benefits paid

       Saldo akhir                                 (23.490)         (24.189)   Ending balance


       Hak penggantian milik CAP terdiri atas                          The reimbursement right of CAP consists of
       investasi dimana 40% ditempatkan pada pasar                     investments which 40% were placed on money
       uang, 20% ditempatkan pada efek ekuitas dan                     market, 20% on equity securities and 40% on
       40% ditempatkan pada pendapatan tetap. Hak                      fixed income. The reimbursement right is
       penggantian disajikan sebagai bagian dari aset                  presented as part of other noncurrent assets.
       tidak lancar lainnya.

       Imbal hasil aktual atas aset program pada                        The actual return in plan assets for year
       tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2020                       ended December 31, 2020 and 2019 amounted
       dan      2019     masing-masing       sebesar                    to US$ 1,454 thousand and US$ 1,796
       US$ 1.454 ribu dan US$ 1.796 ribu. Aset                          thousand, respectively. The plan assets are
       program yang berlaku di pasar aktif (investasi                   quoted in active markets (money market
       pasar uang) masing-masing mencapai US$                           investments) amounting to US$ 23,490
       23.490 ribu dan US$ 24.189 ribu pada tanggal                     thousand and US$ 24,189 thousand as of
       31 Desember 2020 dan 2019.                                       December 31, 2020 and 2019, respectively.

       Perhitungan imbalan kerja dihitung oleh                          The cost of providing defined employment
       aktuaris independen PT Dian Artha Tama,                          benefits are calculated by independent actuaries
       PT Milliman Indonesia dan PT Padma Radya                         PT Dian Artha Tama, PT Milliman Indonesia and
       Aktuaria. Kewajiban imbalan kerja pada                           PT Padma Radya Aktuaria. Employee benefits
       tanggal 31 Desember 2020 adalah berdasarkan                      obligation as of December 31, 2020 was based
       laporan aktuaris independen PT Dian Artha Tama                   on PT Dian Artha Tama’s independent actuarial
       dengan No. 933/PSAK/DAT/XII/2020 tanggal                         reports No. 933/PSAK/DAT/XII/2020 dated
       31 Desember 2020 untuk Perusahaan, laporan                       December 31, 2020 for the Company,
       aktuaris independen PT Milliman Indonesia                        PT Milliman Indonesia’s independent actuarial
       dengan nomor 0325/MI-PA-REP/HG/II/2021                           reports No. 0325/MI-PA-REP/HG/II/2021 dated
       tanggal 10 Februari 2021 untuk CAP, 0329/MI-                     February 10, 2021 for CAP, 0329/MI-PA-
       PA-REP/HG/II/2021 tanggal 10 Februari 2021                       REP/HG/II/2021 dated February 10, 2021 for
       untuk SMI, 0327/MI-PA-REP/HG/II/2021 tanggal                     SMI,      0327/MI-PA-REP/HG/II/2021        dated
       10 Februari 2021 untuk CAP2, laporan aktuaris                    February 10, 2021 for CAP2, PT Padma Radya
       independent PT Padma Radya Aktuaria dengan                       Aktuaria’s    independent     actuarial  reports
       No. 8521/II/21/PRA-RM tanggal 16 Februari 2021                   No. 8521/II/21/PRA-RM dated February 16,
       untuk    SEG-SL,    8522/II/21/PRA-RM    tanggal                 2021 for SEG-SL, 8522/II/21/PRA-RM dated
       16 Februari 2021 untuk SEGD-II, 8527/II/21/PRA-                  February 16, 2021 for SEGD-II, 8527/II/21/PRA-
       RM tanggal 16 Februari 2021 untuk SEGI,                          RM dated February 16, 2021 for SEGI,
       8528/II/21/PRA-RM tanggal 16 Februari 2021                       8528/II/21/PRA-RM dated February 16, 2021
       untuk     SEG-WW,        542/PSAK/DAT/II/2021                    for SEG-WW, 542/PSAK/DAT/II/2021 dated
       tanggal 24 Februari 2021 untuk GI . Asumsi                       February 24, 2021 for GI. The actuarial
       utama yang digunakan dalam menentukan                            valuation was carried out using the following
       penilaian aktuarial adalah sebagai berikut:                      key assumptions:




                                                          - 144 -
                                                      359
Page 384
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                         PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                  NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                         DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                             THE YEARS THEN ENDED (Continued)

                                             31 Desember/                 31 Desember/
                                             December 31,                 December 31,
                                                 2020                         2019


        Tingkat diskonto per tahun           6,25%-6,75%                 7,00% - 7,75%        Discount rate per annum
        Tingkat kenaikan gaji                                                                 Salary increment rate
           per tahun                            3% -7%                      5% - 10%            per annum
        Tingkat kematian                         TMI IV                 TMI III & CSO 1980    Mortality rate
        Tingkat cacat                        5%-10% TMI 4                 0,02% - 10%         Disability rate
        Tingkat pengunduran diri               0% - 10%                     2% - 10%          Resignation rate
        Tingkat pensiun normal              57 tahun/years              55-57 tahun/years     Normal retirement rate

       Asumsi aktuarial yang signifikan untuk                                  Significant actuarial assumptions for the
       penentuan kewajiban imbalan pasti adalah                                determination of the defined benefit obligation
       tingkat diskonto, dan kenaikan gaji yang                                are discount rate and expected salary increase.
       diharapkan. Sensitivitas analisis di bawah ini                          The sensitivity analyses below have been
       ditentukan     berdasarkan      masing-masing                           determined based on reasonably possible
       perubahan asumsi yang mungkin terjadi pada                              changes     of   the    respective  assumptions
       akhir periode pelaporan, dengan semua asumsi                            occurring at the end of the reporting period,
       lain konstan.                                                           while holding all other assumptions constant.

       •    Jika tingkat diskonto lebih tinggi (lebih                           •   If the discount rate is 1% basis points
            rendah) 1%, kewajiban imbalan pasti akan                                higher    (lower),  the  defined   benefit
            berkurang sebesar     US$   6.938    ribu                               obligation would decrease by US$ 6,938
            (meningkat sebesar US$ 6.820 ribu) pada                                 thousand (increase by US$ 6,820 thousand)
            tanggal 31 Desember 2020 dan berkurang                                  as of December 31, 2020 and the decrease
            sebesar US$ 7.046 ribu (meningkat                                       by US$ 7,046 thousand (increase by
            sebesar US$ 6.715 ribu) pada tanggal                                    US$ 6,715 thousand) as of December 31,
            31 Desember 2019.                                                       2019.

       •    Jika pertumbuhan gaji yang diharapkan                               •   If the expected salary growth increases
            naik (turun) sebesar 1%, kewajiban                                      (decreases) by 1%, the defined benefit
            imbalan pasti akan naik sebesar US$ 7.879                               obligation would increase by US$ 7,879
            ribu (turun sebesar US$ 7.341 ribu) pada                                thousand (decrease by US$ 7,341 thousand)
            tanggal 31 Desember 2020 dan naik                                       as of December 31, 2020 and the increase by
            sebesar US$ 7.343 ribu (turun sebesar                                   US$ 7,343 thousand (decrease by US$ 7,699
            US$     7.699    ribu)    pada    tanggal                               thousand) as of December 31, 2019.
            31 Desember 2019.

       Analisis sensitivitas yang disajikan di atas                             The sensitivity analysis presented above may
       mungkin tidak mewakili perubahan yang                                    not be representative of the actual change in
       sebenarnya dalam kewajiban imbalan pasti                                 the defined benefit obligation as it is unlikely
       mengingat bahwa perubahan asumsi terjadinya                              that the change in assumptions would occur in
       tidak terisolasi satu sama lain karena beberapa                          isolation of one another as some of the
       asumsi tersebut mungkin berkorelasi.                                     assumptions may be correlated.

       Selanjutnya,      dalam      menyajikan     analisis                     Furthermore,     in    presenting    the    above
       sensitivitas di atas, nilai kini kewajiban imbalan                       sensitivity analysis, the present value of the
       pasti dihitung dengan menggunakan metode                                 defined benefit obligation has been calculated
       projected unit credit pada akhir periode                                 using the projected unit credit method at the
       pelaporan, yang sama dengan yang diterapkan                              end of the reporting period, which is the same
       dalam menghitung liabilitas manfaat pasti yang                           as that applied in calculating the defined benefit
       diakui    dalam     laporan      posisi  keuangan                        obligation recognised in the consolidated
       konsolidasi.                                                             statements of financial position.

       Tidak ada perubahan dalam metode dan                                     There was no change in the methods and
       asumsi yang digunakan dalam penyusunan                                   assumptions used in preparing the sensitivity
       analisis sensitivitas dari tahun sebelumnya.                             analysis from prior years.

       Durasi rata-rata dari kewajiban imbalan                                  The average duration of the defined benefit
       pada tanggal 31 Desember 2020 adalah                                     obligation at December 31, 2020 is 7.32 years
       7,32 tahun – 13,74 tahun yang sepenuhnya                                 – 13.74 years that consists of active members.
       terdiri dari anggota aktif.




                                                              - 145 -
                                                           360
Page 385
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                               DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                   THE YEARS THEN ENDED (Continued)


33.    MODAL SAHAM                                                     33. CAPITAL STOCK                     MODAL SAHAM

       Susunan pemegang saham Perusahaan adalah                                The stockholders of the Company are as follows:
       sebagai berikut:
                                                       31 Desember/December 31 , 2020
                                                 Jumlah          Persentase    Modal Ditempatkan
                                                 Saham/           Pemilikan/        dan Disetor/
                                                Number of        Percentage      Issued and Fully
                 Nama Pemegang Saham             Shares         of Ownership       Paid Capital                 Name of Stockholders
                                                                     %               US$ '000

      Prajogo Pangestu (Komisaris                                                                    Prajogo Pangestu (President
         Utama)                                 67.405.735.970             72,18           706.528      Commissioner)
      PT Barito Pacific Lumber                   1.127.631.500              1,21            11.820   PT Barito Pacific Lumber
      PT Tunggal Setia Pratama                     320.600.000              0,34             3.360   PT Tunggal Setia Pratama
      Lim Chong Thian (Komisaris)                      500.000                 -                 5   Lim Chong Thian (Commissioner)
      Agus Salim Pangestu (Presiden Direktur)          373.330                 -                 4   Agus Salim Pangestu (President Director)
      David Raimond Sulaiman (Direktur)                200.000                 -                 2   David Raimond Sulaiman (Director)
      Diana Arsiyanti (Direktur)                        70.000                 -                 1   Diana Arsiyanti (Director)
      Lain-lain (masing-masing dengan                                                                Others (less than 5% equity for each
         pemilikan di bawah 5%)                 23.973.611.990             25,67           251.284      stockholder)

      Subjumlah                                 92.828.722.790             99,40           973.004   Subtotal
      Saham diperoleh kembali (Catatan 35)         560.073.400              0,60             5.871   Treasury stocks (Note 35)
      Jumlah                                    93.388.796.190         100,00              978.875   Total


                                                       31 Desember/December 31 , 2019
                                                 Jumlah          Persentase    Modal Ditempatkan
                                                 Saham/           Pemilikan/        dan Disetor/
                                                Number of        Percentage      Issued and Fully
                 Nama Pemegang Saham             Shares         of Ownership       Paid Capital                 Name of Stockholders
                                                                     %               US$ '000

      Prajogo Pangestu*) (Komisaris                                                                  Prajogo Pangestu*) (President
         Utama)                                 63.933.764.535             71,82           680.898      Commissioner)
      PT Barito Pacific Lumber                   1.127.631.500              1,27            12.009   PT Barito Pacific Lumber
      PT Tunggal Setia Pratama                     320.600.000              0,36             3.414   PT Tunggal Setia Pratama
      Lim Chong Thian (Komisaris)                      500.000              0,00                 5   Lim Chong Thian (Commissioner)
      Agus Salim Pangestu (Presiden Direktur)          373.330              0,00                 4   Agus Salim Pangestu (President Director)
      Lain-lain (masing-masing dengan                                                                Others (less than 5% equity for each
         pemilikan di bawah 5%)                 23.130.692.805             25,98           246.343      stockholder)

      Subjumlah                                 88.513.562.170             99,43           942.673   Subtotal
      Saham diperoleh kembali (Catatan 35)         502.436.000              0,56             5.352   Treasury stocks (Note 35)
      Jumlah                                    89.015.998.170         100,00              948.025   Total


      *)   Pada tanggal 31 Desember 2019, saham Pak                            *)    As of December 31, 2019, Mr Prajogo
           Prajogo Pangestu sebesar 1.313.000.000                                    Pangestu's    1,313,000,000     shares    were
           lembar saham terdaftar di daftar pemegang                                 registered in the register of shareholders
           saham yang dikeluarkan oleh Biro Administrasi                             issued by the Securities Administration Bureau
           Efek (PT Raya Saham Registra) dengan nama                                 (PT Raya Saham Registra) under the name of
           CGS-CIMB Securities (Singapore) Pte. Ltd.                                 CGS-CIMB Securities (Singapore) Pte. Ltd.

      Pada tanggal 22 Mei 2018, Perusahaan memperoleh                          On May 22, 2018, the Company obtained the
      pernyataan    efektif dari   Ketua    Bapepam-LK                         notice of effectivity from the Chairman of
      (sekarang OJK) dengan suratnya No. S-54/D.04/2018                        Bapepam-LK (currently OJK) in his letter
      untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas II                               No. S-54/D.04/2018 for its limited public offering
      dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PUT                          of up to 4,399,777,259 shares through Preemptive
      II) sebanyak-banyaknya 4.399.777.259 saham.                              Rights Issue II (LPO II) to stockholders. These
      Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek                          shares were listed in the Indonesia Stock
      Indonesia. Sehubungan dengan PUT II, Perusahaan                          Exchange. In connection with the LPO II, the
      juga menerbitkan waran sebanyak-banyaknya                                Company      also     issued   warrants   up     to
      1.099.944.315 dimana satu waran memungkinkan                             1,099,944,315 where one warrants allows the
      pemegang untuk membeli satu saham Perusahaan                             holder to purchase one share of the Company at a
      dengan harga pelaksanaan. Waran ini dilaksanakan                         certain exercise price. These warrants are
      antara 1 Juli 2019 sampai 3 Juni 2021. PUT II                            exercisable between July 1, 2019 to June 3, 2021.
      diaktakan dalam Akta Notaris Kumala Tjahjani                             LPO II has been recorded on Notarial Deed No. 27
      Widodo, SH., MH., M.Kn. No. 27 tanggal 30 Agustus                        of Kumala Tjahjani Widodo, SH., MH., M.Kn.dated
      2018. Perubahan tersebut telah diberitahukan                             August 30, 2018. The change has been notified to
      kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia,                              the Minister of Justice and Human Rights as stated
      sebagaimana dinyatakan dalam surat Penerimaan                            in letter of Notification of Changes in Articles of
      Pemberitahuan     Perubahan    Anggaran     Dasar                        Association No. AHU-AH.01.03-0239725 Year
      No. AHU-AH.01.03-0239725 Tahun 2018, tanggal                             2018, dated September 5, 2018.
      5 September 2018.




                                                                 - 146 -
                                                                 361
Page 386
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                  DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                      THE YEARS THEN ENDED (Continued)

   Pada tanggal 31 Desember 2019, 58.063.780                        As of December 31, 2019, 58,063,780 warrants
   waran     telah   dieksekusi  sehingga   terjadi                 were excercised resulting to an increase in capital
   peningkatan modal saham dan tambahan modal                       stock and additional paid-in capital at US$ 410
   disetor masing-masing sebesar US$ 410 ribu dan                   thousand and US$ 1,124 thousand, respectively.
   US$ 1.124 ribu. Pada tanggal 31 Desember 2020,                   As of December 31, 2020, 4,372,798,020 warrants
   4.372.798.020 waran telah dieksekusi sehingga                    were excercised resulting to an increase in capital
   terjadi peningkatan modal saham dan tambahan                     stock and additional paid-in capital of US$ 30,850
   modal disetor masing-masing sebesar US$ 30.850                   thousand and US$ 84,159 thousand, respectively.
   ribu dan US$ 84.159 ribu.
   Berdasarkan RUPS tanggal 15 Mei 2019, pemegang                   Based on Shareholder’s General Meeting on
   saham    Perusahaan  menyetujui    pembentukan                   May 15, 2019, the Company’s shareholders
   cadangan umum sebesar US$ 600 ribu.                              approved the appropriation of general reserve
                                                                    amounting to US$ 600 thousand.
   Pada 31 Juli 2019, Perusahaan mendapatkan                        On July 31, 2019, the Company obtained approval
   persetujuan dari Bursa Efek Indonesia dengan                     from Indonesia Stock Exchange with Letter
   Surat No. S-04354/BEI.PPI/07-2019 dan diaktakan                  No. S-04354/BEI.PPI/07-2019 and has been stated
   dalam Akta Notaris Kumala Tjahjani Widodo, SH.,                  on Notarial Deed No. 21 of Kumala Tjahjani
   MH., M.Kn. No. 21 tanggal 19 Juli 2019 untuk                     Widodo, SH., MH., M.Kn. dated July 19, 2019 for
   melakukan pemecahan saham dari nominal Rp 500                    the stock split from Rp 500 per share to become
   per lembar saham menjadi Rp 100 per lembar                       Rp 100 per share, which resulted to the
   saham, meningkatkan saham yang beredar dari                      Company’s outstanding shares to increase from
   17.801.438.250 saham menjadi 89.007.191.250                      17,801,438,250 shares to 89,007,191,250 shares.
   saham. Perubahan tersebut telah diberitahukan                    The change has been notified to the Minister of
   kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia,                      Justice and Human Rights as stated in letter of
   sebagaimana dinyatakan dalam surat Penerimaan                    Notification of Changes in Articles of Association
   Pemberitahuan    Perubahan    Anggaran    Dasar                  No. AHU-AH.01.03-0300640 Year 2019, dated
   No. AHU-AH.01.03-0300640 Tahun 2019, tanggal                     July 19, 2019.
   19 Juli 2019.
   Berdasarkan RUPS tanggal 6 Agustus 2020,                         Based on Shareholder’s General Meeting on
   pemegang    saham   Perusahaan  menyetujui                       August 6, 2020, the Company’s shareholders
   pembentukan cadangan umum sebesar US$ 450                        approved the appropriation of general reserve
   ribu.                                                            amounting to US$ 450 thousand.


34. TAMBAHAN MODAL DISETOR                                      34. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL

   Akun ini merupakan tambahan modal disetor –                      This account represents additional paid-in capital
   bersih dengan perincian sebagai berikut:                         – net with details as follows:
                                                31 Desember/      31 Desember/
                                                December 31,      December 31,
                                                    2020              2019
                                                  US$ '000          US$ '000
    Agio saham                                                                    Additional paid-in capital
      Penawaran umum saham Perusahaan
         tahun 1993 sebanyak                                                        Initial public offering in 1993 of
         85.000.000 saham                            252.326           252.326         85,000,000 shares

      Penerbitan 125.000.000 saham kepada                                           Issuance of 125,000,000 shares to
        PT Taspen (Persero) di tahun 1993            119.699           119.699         PT Taspen (Persero) in 1993

      Penerbitan 523.764.351 saham                                                  Issuance of 523,764,351 shares in
        tahun 2002 sehubungan dengan                                                   connection with loan restructuring
        restrukturisasi pinjaman                     118.005           118.005         in 2002
      Penawaran Umum Saham Terbatas I
        dengan Hak Memesan Efek Terlebih                                            Limited Public Offering I with
        Dahulu tahun 2007, 4.362.432.990                                               Pre-emptive Rights in 2007 of
        saham setelah dikurangi biaya emisi                                            4,362,432,990 shares
        saham                                        513.994           513.994         net of stock issuance costs
      Penawaran Umum Saham Terbatas II
         dengan Hak Memesan Efek Terlebih                                           Limited Public Offering II with
         Dahulu tahun 2018, 3.831.801.310                                              Pre-emptive Rights in 2018 of
         saham setelah dikurangi biaya emisi                                           3,831,801,310 shares -
         saham                                       490.599           490.599         net of stock issuance costs
      Pelaksanaan waran (Catatan 33)                  85.283             1.124      Exercise of Warrant (Note 33)
                                                                                    Difference in value arising from
      Selisih nilai transaksi restrukturisasi                                          business combination among entities
        entitas sepengendali                        (641.305)         (525.605)        under common control
    Jumlah                                           938.601           970.142    Total
    Dikurangi dengan pembagian
       saham bonus di tahun 1994                    (335.158)         (335.158)   Less bonus share in 1994
    Saldo tambahan modal disetor                                                  Balance of additional paid-in
       sebelum kuasi-reorganisasi                    603.443           634.984      capital before quasi-reorganization
    Dikurangi: penyesuaian kuasi-                                                 Less: adjustment from quasi-
       reorganisasi                                 (507.266)         (507.266)     reorganization
    Saldo tambahan modal disetor setelah                                          Balance of additional paid-in
      penyesuaian kuasi-reorganisasi                  96.177           127.718      capital after quasi-reorganization




                                                        - 147 -
                                                      362
Page 387
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                      DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                          THE YEARS THEN ENDED (Continued)

35. SAHAM DIPEROLEH KEMBALI                                         35. TREASURY STOCKS

   Pada    tahun   2016,   Perusahaan   melakukan                       In 2016, the Company repurchased its 39,250,600
   pembelian kembali 39.250.600 saham Perusahaan                        shares or 0.56% of total issued shares with initial
   atau sebanyak 0,56% dari total saham yang                            cost amounting to US$ 4,407 thousand. In 2017,
   dikeluarkan dengan nilai perolehan sebesar                           the Company performed stock split from Rp 1,000
   US$ 4.407 ribu. Pada tahun 2017, Perusahaan                          per share to become Rp 500 per share, therefore
   melakukan pemecahan nilai nominal saham dari                         total treasury stock became 78,501,200 shares
   Rp 1.000 menjadi Rp 500 per saham sehingga                           and further repurchased its 1,000,000 shares or
   jumlah saham diperoleh kembali berubah menjadi                       0.01% of total issued shares with initial cost
   78.501.200 saham dan melakukan pembelian                             amounting to US$ 169 thousand.
   kembali 1.000.000 saham atau sebanyak 0,01%
   dari jumlah saham yang dikeluarkan dengan nilai
   perolehan sebesar US$ 169 ribu.

   Pada    tahun   2018, Perusahaan  melakukan                          In 2018, the Company repurchased its 20,986,000
   pembelian kembali 20.986.000 saham atau                              shares or 0.12% of total issued shares with initial
   sebanyak 0,12% dari jumlah saham yang                                cost amounting to US$ 3,465 thousand.
   dikeluarkan dengan nilai perolehan sebesar
   US$ 3.465 ribu.

   Pada   tahun   2019,    Perusahaan     melakukan                     In 2019, the Company performed stock split from
   pemecahan saham dari nominal Rp 500 per lembar                       Rp 500 per share to become Rp 100 per share,
   saham menjadi Rp 100 per lembar saham,                               therefore   total   treasury  stock    became
   membuat    jumlah    saham    treasuri   menjadi                     502,436,000 shares.
   502.436.000 saham.

   Pada    tahun   2020, Perusahaan  melakukan                          In 2020, the Company repurchased its 57,637,400
   pembelian kembali 57.637.400 saham atau                              shares or 0.062% of total issued shares with cost
   sebanyak 0,062% dari jumlah saham yang                               amounting to US$ 2,566 thousand.
   dikeluarkan dengan nilai perolehan sebesar
   US$ 2.566 ribu.


36. KOMPONEN EKUITAS LAINNYA                                        36. OTHER EQUITY COMPONENT

                                                    31 Desember/      31 Desember/
                                                    December 31,      December 31,
                                                        2020              2019
                                                      US$ '000          US$ '000
    Perubahan ekuitas sehubungan dengan                                               Changes in equity in relation to
      Penawaran Umum Terbatas II dengan Hak                                             Limited Public Offering II with
      Memesan Efek Terlebih Dahulu CAP, entitas          110.028           110.028      Pre-emptive Rights of CAP, a Subsidiary
      anak
    Perubahan ekuitas sehubungan dengan
      Penawaran Umum Terbatas I dengan Hak                                            Change in equity in relation to
      Memesan Efek Terlebih Dahulu CAP, entitas                                         Limited Public Offering I with
      anak                                                46.327            46.327      Pre-emptive Rights of CAP, a Subsidiary
    Perubahan ekuitas sehubungan dengan                                               Change in equity in relation to
      pertukaran sebagian saham CAP dengan                                              transfer of shares of CAP to settle
      utang pihak berelasi                                18.497            18.497      loan from a related party
    Perubahan ekuitas sehubungan dengan                                               Change in equity in relation to
      instrumen ekuitas entitas anak                       3.550             3.550      equity instrument in subsidiary
    Perubahan ekuitas sehubungan dengan                                               Change in equity in relation to
      penjualan entitas anak                                 787               787      disposal of a subsidiary
                                                                                      Change in equity due to transaction with
    Perubahan ekuitas sehubungan transaksi dengan                                       non-controlling interest related with
      kepentingan nonpengendali atas penambahan                                         addition of investment in shares of
      investasi pada saham entitas anak                  (43.247)          (43.247)     subsidiary
    Jumlah                                               135.942           135.942    Total


   Pada tanggal 14 Agustus 2017, CAP memperoleh                          On August 14, 2017, CAP obtained notice of
   pernyataan efektif dari OJK berdasarkan surat                         effectivity   from     OJK   based     on Letter
   No.    S-410/D.04/2017      untuk    mengadakan                       No. S-410/D.04/2017 for the Limited Public
   Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) dengan Hak                        Offering II (LPO II) to the Shareholders with
   Memesan     Efek   Terlebih   Dahulu   sebanyak                       Preemptive Rights totaling 279,741,494 shares
   279.741.494 saham dengan nilai nominal sebesar                        with par value of the Rp 1,000 per share and
   Rp 1.000 per saham dan harga penawaran                                offering price of Rp 18,000 per share.
   Rp 18.000 per saham.




                                                            - 148 -
                                                          363
Page 388
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                                                       DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                                                           THE YEARS THEN ENDED (Continued)


   Pada 28 April 2015, Perusahaan dan Magna                                                                              On April 28, 2015, the Company and Magna
   Resources Corporation Pte., Ltd, (MRC) pemegang                                                                       Resources Corporation Pte., Ltd, (MRC) the
   saham Perusahaan, menandatangani settlement                                                                           Company’s shareholder, has agreed to sign a loan
   agreement pinjaman. Perusahaan melunasi seluruh                                                                       settlement agreement. The Company has fully
   utang dan bunga yang masih harus dibayar sebesar                                                                      settled the outstanding loan and accrued interest
   US$ 146.186 ribu kepada MRC melalui penyerahan                                                                        amounting to US$ 146,186 thousand to MRC
   339.386.225 saham kepemilikan CAP dengan harga                                                                        through transfer of 339,386,225 shares of CAP at
   Rp 5.600 per saham. Keuntungan dari transaksi ini                                                                     Rp 5,600 per share. Gain arising from this
   sebesar US$ 18.497 ribu disajikan sebagai                                                                             transaction amounting to US$ 18,497 thousand
   komponen ekuitas lainnya.                                                                                             was recorded as other equity component.

   Pada tanggal 30 Juni 2014, RIM dan PT Royal                                                                           On June 30, 2014, RIM and PT Royal Lestari
   Lestari     Utama    (RLU),     pihak    berelasi,                                                                    Utama (RLU), a related party, signed a sale and
   menandatangani perjanjian jual beli saham, dimana                                                                     purchase agreement of shares, whereby RIM sold
   RIM menjual kepada RLU 1.249 saham yang                                                                               to RLU 1,249 shares representing 99.92% of
   mewakili 99,92% kepemilikan MKC beserta dengan                                                                        shares of MKC along with receivable of RIM from
   piutang RIM dari MKC dengan total harga penjualan                                                                     MKC for total selling price of Rp 44,994 million.
   Rp 44.994 juta. Keuntungan dari transaksi ini                                                                         The gain from this transaction amounting to
   sebesar Rp 9.420 juta (atau setara dengan                                                                             Rp 9,420 million (or equivalent to US$ 787
   US$ 787 ribu) dicatat sebagai komponen ekuitas                                                                        thousand) was recorded as other equity
   lainnya yang dicatat sebagai tambahan modal                                                                           component which was presented as additional
   disetor oleh RIM.                                                                                                     paid-in capital by RIM.

   Pada tanggal 31 Oktober 2013, CAP memperoleh                                                                          On October 31, 2013, CAP obtained Notice of
   pernyataan efektif dari OJK sesuai dengan suratnya                                                                    Effectivity from Financial Services Authority (OJK)
   No.    S-346/D.04/2013       untuk     mengadakan                                                                     based on Letter No. S-346/D.04/2013 for the
   Penawaran Umum Terbatas I (PUT I) dengan Hak                                                                          Limited Public Offering I (LPO I) to the
   Memesan     Efek    Terlebih    Dahulu   sebanyak                                                                     Shareholders with Preemptive Rights totaling
   220.766.142    saham.     Penerbitan   saham    ini                                                                   220,766,142 shares. From these issuance of
   menyebabkan persentase kepemilikan Perusahaan                                                                         shares, this has resulted to a decrease in the
   atas saham CAP menurun dari 64,87% menjadi                                                                            Company’s interest in CAP from 64.87% to
   60,52%.                                                                                                               60.52%.


37. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                                                               37. OTHER COMPREHENSIVE INCOME

                                                                  Keuntungan (kerugian)
                                                                   nilai wajar bersih atas                           Bagian rugi
                                                                  aset keuangan yang                             komprehensif lain
                                                                  diukur pada FVTOCI/                                   entitas         Selisih kurs         Jumlah
                                                  Cadangan            tersedia untuk       Pengukuran kembali        asosiasi dan       penjabaran         penghasilan
                                                lindung nilai             dijual/             atas program       ventura bersama/         laporan         komprehensif
                                                   arus kas/       Net fair value gain        imbalan pasti/          Share in          keuangan/              lain/
                                              Hedging reserves     (loss) on financial     Remeasurement of     comprehensive loss   Foreign currency      Total other
                                                   for cash        assets at FVTOCI/         defined benefits    of associates and      translation      comprehensive
                                                 flow hedge         available-for-sale          obligation          joint venture      adjustment            income
                                                   US$ '000              US$ '000                US$ '000             US$ '000           US$ '000           US$ '000

    Saldo per 1 Januari 2019                            (2.140)                 (527)                    203                     -           (206.492)         (208.956) Balance as of January 1, 2019

    Penghasilan komprehensif lain                                                                                                                                          Other comprehensive income
      tahun berjalan                                    (5.137)                  937                  (1.344)                    -              3.847            (1.697)      for the year

    Saldo per 31 Desember 2019                          (7.277)                  410                  (1.141)                    -           (202.645)         (210.653) Balance as of December 31, 2019

                                                                                                                                                                         Difference in value of restructuring
    Selisih nilai transaksi restrukturisasi                                                                                                                                   transaction among entities under
      entitas sepengendali                                   -                      -                       -                    -            129.243           129.243       common control
    Penghasilan komprehensif lain                                                                                                                                        Other comprehensive income
      tahun berjalan                                     2.359                  (168)                    241               (8.347)             (4.980)          (10.895)      for the year

    Saldo per 31 Desember 2020                          (4.918)                  242                    (900)              (8.347)            (78.382)          (92.305) Balance as of December 31, 2020


   Bagian efektif atas perubahan nilai wajar atas                                                                         Effective portion of changes in fair value of cash
   lindung nilai arus kas berasal dari perjanjian swap                                                                    flow hedge consists of agreement of interest rate
   suku bunga.                                                                                                            swap.




                                                                                                     - 149 -
                                                                                                   364
Page 389
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                    THE YEARS THEN ENDED (Continued)


   Revaluasi AFS merupakan akumulasi keuntungan                                    The AFS investment revaluation represents the
   dan kerugian yang timbul dari revaluasi aset                                    cumulative gains and losses arising from changes
   keuangan yang tersedia dijual yang diakui pada                                  in fair value of available-for-sale financial assets
   penghasilan komprehensif lain, setelah dikurangi                                that have been recognized in other comprehensive
   jumlah yang direklasifikasi ke laba rugi ketika aset                            income, net of amounts reclassified to profit or
   tersebut telah dilepas atau diturunkan nilainya.                                loss when those assets have been disposed of or
                                                                                   determined to be impaired.

   Pengukuran kembali atas program imbalan pasti                                   Remeasurement of defined benefits obligation
   berasal dari perubahan pada nilai kini liabilitas                               represents changes in the present value of defined
   imbalan pasca kerja yang berasal dari keuntungan                                benefit obligation resulting from actuarial gains
   dan kerugian aktuarial.                                                         and losses.

   Selisih kurs yang berkaitan dengan penjabaran aset                              Exchange differences relating to the translation
   bersih dari mata uang fungsional entitas anak                                   adjustment of subsidiaries’ net assets from its
   untuk mata uang penyajian Grup (yaitu Dolar                                     functional currency to the Group’s presentation
   Amerika      Serikat)  diakui   langsung    dalam                               currency (U.S. Dollar) are recognized directly in
   penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan                                other comprehensive income and accumulated in
   dalam selisih kurs penjabaran atas laporan                                      the translation adjustment. Exchange differences
   keuangan. Selisih kurs sebelumnya diakumulasi                                   previously accumulated in translation adjustment
   dalam selisih kurs penjabaran atas laporan                                      are reclassified to profit or loss on the disposal or
   keuangan direklasifikasi ke laba rugi saat                                      partial disposal.
   dilepaskan atau pelepasan sebagian.


38. SALDO LABA                                                            38. RETAINED EARNINGS

                                                       Saldo laba/
                                                   Retained earnings                  Jumlah saldo
                                            Ditentukan         Tidak ditentukan           laba/
                                          penggunaannya/       penggunaannya/         Total retained
                                           Appropriated         Unappropriated          earnings
                                             US$ '000              US$ '000             US$ '000

    Saldo per 1 Januari 2019                         1.500             136.915                138.415      Balance as of January 1, 2019

    Cadangan umum                                      600                 (600)                       -   General reserve
    Jumlah penghasilan komprehensif                                                                        Total comprehensive income
      tahun berjalan                                     -               44.130                44.130          for the year

    Saldo per 31 Desember 2019                       2.100             180.445                182.545      Balance as of December 31, 2019
    Dampak penerapan standar                                                                               Effect of the adoption of the new
      akuntansi baru                                     -               (3.827)               (3.827)         accounting standards
    Perubahan ekuitas sehubungan dengan                                                                    Change in equity in relation to equity
      instrumen ekuitas entitas anak                     -                1.936                 1.936          instrument in subsidiary
    Cadangan umum                                      450                 (450)                    -      General reserve
    Jumlah penghasilan komprehensif                                                                        Total comprehensive income
      tahun berjalan                                     -               36.274                36.274          for the year

    Saldo per 31 Desember 2020                       2.550             214.378                216.928      Balance as of December 31, 2020




39. KEPENTINGAN NONPENGENDALI                                             39. NON-CONTROLLING INTERESTS

   Kepentingan nonpengendali atas aset bersih entitas                              Non-controlling    interest                   in      net        assets   of
   anak adalah sebagai berikut:                                                    subsidiaries are as follows:
                                                   31 Desember/         31 Desember/
                                                   December 31,         December 31,
                                                       2020                 2019
                                                     US$ '000             US$ '000

    CAP dan entitas anak                               1.015.877                  989.364       CAP and its subsidiaries
    SEGHPL dan entitas anak                               561.072                 592.437       SEGHPL and its subsidiaries
    Lainnya                                                  49.002                (1.530)      Others

    Jumlah                                             1.625.951             1.580.271          Total




                                                                 - 150 -
                                                                365
Page 390
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                           PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                           DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                               THE YEARS THEN ENDED (Continued)


   Perubahan kepentingan              nonpengendali    adalah                 The changes in non-controlling interest are as
   sebagai berikut:                                                           follows:
                                                  31 Desember/        31 Desember/
                                                  December 31,        December 31,
                                                      2020                2019
                                                    US$ '000            US$ '000
    Saldo awal tahun                                   1.580.271           1.527.226      Balance at beginning of year
    Penerapan PSAK baru                                   (7.100)                  -      Implementation of new PSAK
    Saldo awal tahun setelah penerapan                                                    Balance at beginning of year after
      PSAK baru                                        1.573.171           1.527.226         implementation of new PSAK
    Perubahan ekuitas sehubungan dengan                                                   Change in equity in relation to equity
      instrumen ekuitas entitas anak                       6.164                 571         instrument of subsidiary
    Perubahan ekuitas sehubungan transaksi                                                Change in equity due to transaction
      dengan kepentingan nonpengendali                                                       with non-controlling interest related
      atas penambahan investasi pada                                                         with addition of investment in shares
      saham entitas anak                                  48.441              (6.678)        of subsidiary
    Laba tahun berjalan                                  105.109              93.250      Profit for the year
    Penghasilan komprehensif lain                                                         Other comprehensive income
      Bagian rugi komprehensif lain                                                          Share in comprehensive loss of
         entitas asosiasi dan ventura bersama             (3.863)                     -         associates and joint venture
      Pengukuran kembali atas                                                                Remeasurement of defined benefits
         program imbalan pasti                             2.509              (1.439)           obligation
      Keuntungan nilai wajar bersih atas                                                     Net fair value gain on available
         aset keuangan tersedia untuk dijual                     -             1.075             for sale financial assets
      Bagian efektif atas perubahan nilai                                                    Effective portion of changes in fair
         wajar atas lindung nilai arus kas                       -            (9.693)           value of cash flow hedge
      Selisih kurs karena penjabaran                                                         Foreign currency translation
         laporan keuangan                                    (51)                166            adjustment
    Pembagian dividen dan capital reduction                                               Dividend distributed and capital
      entitas anak kepada kepentingan                                                        reduction by subsidiary
      nonpengendali                                     (105.529)            (24.207)        to non-controlling interests

    Jumlah                                             1.625.951           1.580.271      Total

   Ringkasan informasi keuangan pada entitas anak                             Summarized financial information in respect of the
   Grup yang memiliki kepentingan nonpengendali                               Group’s subsidiary that has material non-
   yang material ditetapkan di bawah ini. Ringkasan                           controlling interest is set out below. The
   informasi keuangan di bawah ini merupakan jumlah                           summarized financial information below represents
   sebelum eliminasi intra grup.                                              amounts before intragroup eliminations.

   PT Chandra Asri Petrochemical Tbk                                                       PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
                                                  31 Desember/        31 Desember/
                                                  December 31,        December 31,
                                                      2020                2019
                                                    US$ '000            US$ '000
   Aset lancar                                         1.502.145            1.389.124       Current assets
   Aset tidak lancar                                   2.091.602            2.062.087       Noncurrent assets
   Jumlah Aset                                         3.593.747            3.451.211       Total Assets

   Liabilitas jangka pendek                              863.813              783.962       Current liabilities
   Liabilitas jangka panjang                             918.506              906.257       Noncurrent liabilities
   Jumlah Liabilitas                                   1.782.319            1.690.219       Total Liabilities


                                                       2020                 2019
                                                      US$ '000             US$ '000
    Pendapatan                                         1.806.444            1.880.989       Revenue
    Beban                                              1.754.902            1.857.342       Expenses

    Laba tahun berjalan                                   51.542               23.647       Profit for the year
    Penghasilan komprehensif lain                            174                  530       Other comprehensive income
    Jumlah laba komprehensif                              51.716               24.177       Total comprehensive income
    Kas masuk (keluar) bersih dari:                                                         Net cash inflow (outflow) from:

      Kegiatan Operasi                                   388.412              238.133             Operating Activities
      Kegiatan Investasi                                (111.604)            (411.870)            Investing Activities

      Kegiatan Pendanaan                                 (18.049)             107.181             Financing Activities




                                                                 - 151 -
                                                             366
Page 391
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                      DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                          THE YEARS THEN ENDED (Continued)

    Star Energy Group Holdings Pte., Ltd                                            Star Energy Group Holdings Pte., Ltd

                                              31 Desember/       31 Desember/
                                              December 31,       December 31,
                                                  2020               2019
                                                US$ '000           US$ '000
    Aset lancar                                    438.064               298.590    Current assets
    Aset tidak lancar                            2.893.944             2.928.524    Noncurrent assets
    Jumlah Aset                                  3.332.008             3.227.114    Total Assets

    Liabilitas jangka pendek                       133.815               160.348    Current liabilities
    Liabilitas jangka panjang                    2.357.132             2.182.819    Noncurrent liabilities
    Jumlah Liabilitas                            2.490.947             2.343.167    Total Liabilities

                                                 2020                  2019
                                                US$ '000              US$ '000
    Pendapatan                                     520.643               513.461     Revenue
    Beban                                          404.393               387.395     Expenses
    Laba tahun berjalan                            116.250               126.066     Profit for the year
    Penghasilan komprehensif lain                    3.891               (15.609)    Other comprehensive income
    Jumlah laba komprehensif                       120.141               110.457     Total comprehensive income

    Kas masuk (keluar) bersih dari:                                                  Net cash inflow (outflow) from:

       Kegiatan Operasi                            197.353               207.726       Operating Activities
       Kegiatan Investasi                           (25.106)             (63.577)      Investing Activities

       Kegiatan Pendanaan                           (87.968)            (145.470)      Financing Activities


40. PENDAPATAN                                                   40. REVENUES

                                                  2020                 2019
                                                 US$ '000             US$ '000
    Ekspor                                                                          Export
      Petrokimia - Pihak ketiga                     496.310               498.426     Petrochemical - Third parties
    Lokal                                                                           Local
      Petrokimia                                                                      Petrochemical
          Pihak berelasi                             24.774                94.061         Related party
          Pihak ketiga                            1.275.954             1.279.618         Third parties
      Energi dan sumber daya - Pihak ketiga                                           Energy and resources - Third parties
          Listrik                                   226.932               219.378         Electricity
          Pendapatan sewa energi                    148.297               146.514         Energy lease income
          Uap                                       102.730               104.371         Steam
          Pendapatan sewa pembiayaan                 42.615                43.185         Finance lease income
          Carbon credit                                  69                    13         Carbon credit
      Lainnya - Pihak ketiga                         16.489                16.900     Others - Third parties

      Subjumlah                                   1.837.860             1.904.040      Subtotal

    Jumlah                                        2.334.170             2.402.466   Total


   1% dan 4% dari masing-masing pendapatan untuk                         1% and 4% of revenues for the years ended
   tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2020 dan                        December 31, 2020 and 2019, respectively was
   2019     dilakukan   dengan    pihak   berelasi                       made with related parties (Note 50).
   (Catatan 50).

   Pendapatan kepada satu pelanggan yang melebihi                        Revenues   earned   from    specific customer
   10% dari pendapatan untuk tahun-tahun yang                            exceeding 10% of revenues for the years ended
   berakhir 31 Desember 2020 dan 2019 adalah dari                        December 31, 2020 and 2019 were from PGE/PLN
   PGE/PLN masing-masing sebesar US$ 520.643 ribu                        amounting to US$ 520,643 thousand and
   dan US$ 513.461 ribu.                                                 US$ 513,461 thousand, respectively.




                                                            - 152 -
                                                       367
Page 392
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                 NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                        DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                            THE YEARS THEN ENDED (Continued)


41. BEBAN POKOK           PENDAPATAN        DAN   BEBAN           41. COST OF REVENUES AND DIRECT COSTS
    LANGSUNG

                                                   2020                 2019
                                                  US$ '000             US$ '000

    Petrokimia                                                                       Petrochemical
      Pemakaian bahan baku                         1.194.029            1.258.397      Materials used
      Tenaga kerja langsung                           48.482               58.392      Direct labor
      Biaya pabrikasi                                218.904              302.034      Factory overhead

      Jumlah Biaya Produksi                        1.461.415            1.618.823       Total Manufacturing Costs

      Persediaan barang dalam proses                                                    Work in process
        Awal tahun                                     8.329               12.013         Beginning of the year
        Akhir tahun                                   (6.142)              (8.329)        End of the year

      Biaya Pokok Produksi                         1.463.602            1.622.507       Cost of Goods Manufactured
      Persediaan barang jadi                                                            Finished goods
        Awal tahun                                   124.430               98.914          Beginning of the year
        Pembelian barang jadi                        144.178              118.852          Purchases of finished goods
        Akhir tahun                                  (84.871)            (124.430)         End of the year

    Beban Pokok Penjualan Petrokimia               1.647.339            1.715.843    Cost of Goods Sold of Petrochemical
    Beban Langsung Energi dan Sumber Daya             96.695              100.002    Direct Cost of Energy and Resources
    Lain-lain                                          6.739                7.170    Others

    Jumlah                                         1.750.773            1.823.015    Total


   Tidak terdapat pembelian yang dilakukan dengan                         No purchases of raw materials were made from
   pihak-pihak berelasi.                                                  related parties.

   Rincian pembelian bahan baku dan barang jadi                           Purchases of raw materials and finished goods from
   yang melebihi 10% dari pendapatan adalah sebagai                       suppliers which represent more than 10% of the
   berikut:                                                               revenues are as follows:

                                                   2020                 2019
                                                  US$ '000             US$ '000
    Saudi Aramco Product Trading                                                     Saudi Aramco Product Trading
      Company                                       536.331                  - *)      Company
    Marubeni Petroleum Co. Ltd.                     235.464              318.402     Marubeni Petroleum Co., Ltd.
    Shell International Eastern                                                      Shell International Eastern
      Trading Co.                                       - *)             342.349       Trading

    Jumlah                                          771.795              660.751     Total


   *) di bawah 10% dari pendapatan pada tahun                             *) below 10% of revenues                in the   respective
      yang bersangkutan.                                                     years


42. BEBAN PENJUALAN                                               42. SELLING EXPENSES

                                                   2020                 2019
                                                  US$ '000             US$ '000
    Pengangkutan dan asuransi                         46.574              37.030     Freight and insurance
    Gaji, upah dan kesejahteraan                                                     Salaries, wages and employee
       karyawan                                        2.750                3.066       benefits
    Lain-lain                                          1.195                2.077    Others

    Jumlah                                            50.519              42.173     Total




                                                             - 153 -
                                                         368
Page 393
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                      DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                          THE YEARS THEN ENDED (Continued)


43. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI                                 43. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES

                                                 2020                 2019
                                                US$ '000             US$ '000
      Gaji, upah dan kesejahteraan                                                 Salaries, wages and employee
         karyawan                                  48.730               58.170        benefits
      Jasa profesional                             14.980               11.344     Professional fees
      Penyisihan produksi untuk                                                    Production allowance for
         Energy (PGE)                              14.913               13.172        Energy (PGE)
      Beban perlengkapan dan suku cadang            5.601                5.353     Spareparts and supplies expenses
      Beban representasi                            3.739                1.251     Representation expenses
      Transportasi dan perjalanan dinas             3.051                4.105     Transportation and travelling
      Penyusutan (Catatan 21)                       2.226                2.438     Depreciation (Note 21)
      Lain-lain                                    14.251               16.114     Others

      Jumlah                                      107.491              111.947     Total


44. BEBAN KEUANGAN                                              44. FINANCE COSTS
                                                 2020                 2019
                                                US$ '000             US$ '000

      Beban bunga dari:                                                            Interest expense on:
        Obligasi dan wesel                         84.641               70.766       Bonds and notes
        Utang bank                                 80.625               81.386       Bank loans
        Amortisasi biaya pendanaan                                                   Amortization of deferred
           yang ditangguhkan                       18.401               19.260             financing costs
        Lain-lain                                  21.454                  796       Others

      Jumlah bunga atas liabilitas keuangan                                        Total interest on financial
        yang tidak diklasifikasikan sebagai                                          liabilities not classified
        FVTPL                                     205.121              172.208       as FVTPL
      Provisi bank                                   6.509              10.310     Bank charges
      Pajak atas beban bunga                         2.059                2.508    Tax on interest expense

      Jumlah                                      213.689              185.026     Total



45.   KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN LAIN-LAIN -                       45. OTHER GAINS AND LOSSES – NET
      BERSIH

                                                  2020                 2019
                                                 US$ '000             US$ '000
      Penghasilan bunga                             12.769                13.184    Interest income
      Keuntungan atas instrumen keuangan
         derivatif                                     417                 8.462    Gain on derivative financial instruments
      Lain-lain - bersih                            13.121                20.260    Others - net

      Jumlah                                        26.307                41.906    Total



46.   PAJAK PENGHASILAN                                         46. INCOME TAX

      Beban (manfaat) pajak penghasilan Grup terdiri                    Income tax expense (benefit) of the Group,
      dari:                                                             consists of the following:
                                                  2020                 2019
                                                 US$ '000             US$ '000
      Entitas anak                                                                  Subsidiaries
        Pajak kini                                  134.169              129.873      Current tax
        Pajak tangguhan                             (31.080)               9.416      Deferred tax
      Jumlah beban pajak penghasilan - bersih       103.089              139.289    Total income tax expense - net




                                                           - 154 -
                                                       369
Page 394
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                  DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                      THE YEARS THEN ENDED (Continued)


    Pajak kini                                                      Current tax

    Pada tanggal 29 Oktober 2013, Perusahaan                        On October 29, 2013, the Company has obtained
    mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan                      the approval from the Minister of Finance to report
    untuk melakukan pelaporan perpajakan dalam                      its taxation in US Dollar (functional currency)
    mata uang Dolar Amerika Serikat (mata uang                      starting fiscal year 2014.
    fungsional) mulai tahun fiskal 2014.

    Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut                  The reconciliation between profit before tax per
    laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif                  consolidated statements of profit or loss and other
    lain konsolidasian dengan laba fiskal adalah                    comprehensive income and taxable income (fiscal
    sebagai berikut:                                                loss) is as follows:
                                              2020                2019
                                             US$ '000            US$ '000
     Laba sebelum pajak menurut laporan                                         Profit before tax per consolidated
        laba rugi dan penghasilan                                                  statements of profit or loss and
        komprehensif lain konsolidasian         244.472            276.669         other comprehensive income
     Dikurangi:                                                                 Less:
        Laba sebelum pajak entitas anak                                            Profit before tax of subsidiaries
           setelah dilakukan penyesuaian                                              after adjustment in consolidated
           pada level konsolidasian            (269.824)           (303.910)          level

     Rugi sebelum pajak - Perusahaan            (25.352)            (27.241)    Loss before tax - the Company

     Perbedaan yang tidak dapat                                                 Nondeductible expenses
       diperhitungkan menurut fiskal:                                             (nontaxable income):
       Bagian atas laba entitas asosiasi -                                        Share in profit of assoicates -
          bersih                                  (2.963)              (704)         net
       Beban penyusutan                               37                320       Depreciation expense
       Sumbangan dan representasi                  3.739              1.216       Donation and representation
       Imbalan pasca kerja                            67                (49)      Post-employment benefits
       Penghasilan dan beban yang                                                 Income and expense subjected
          dikenakan pajak final                     990                 (86)         to final tax
       Lain-lain                                  2.741               3.947       Others

       Jumlah                                     4.611               4.644       Total

     Rugi fiskal Perusahaan tahun berjalan      (20.741)            (22.597)    The Company's fiscal loss for the year
     Rugi fiskal tahun-tahun sebelumnya
       yang belum dikompensasikan               (74.110)            (51.513)    Prior years' fiscal loss carryforward
     Penyesuaian atas rugi fiskal 2017                                          Adjustments of 2017 fiscal loss
       dari hasil pemeriksaan pajak               3.160                     -      as a result of tax audit
     Akumulasi rugi fiskal Perusahaan           (91.691)            (74.110)    The Company's accumulated fiscal loss


    Rugi fiskal Perusahaan tahun 2020 sudah sesuai                  Fiscal loss of the Company for 2020 are in
    dengan     Surat   Pemberitahuan   Pajak yang                   accordance with the corporate tax returns filed
    disampaikan ke Kantor Pelayanan Pajak.                          with the Tax Service Office.

    Pada tanggal 16 Mei 2020, telah diterbitkan                  G On May 16, 2020, Law No. 2 Year 2020 was issued
    Undang-Undang No. 2 Tahun 2020 tentang                         related    to   Establishment     of    Government
    Penetapan    Peraturan   Pemerintah    Pengganti             d Regulations as substitute of Law No. 1 Year 2020
    Undang Undang No. 1 Tahun 2020 tentang                       i about State Financial Policy and Stability of
    Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem              s Financial Systems for Handling Corona Virus
    Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona                       Disease Pademic 2019 (COVID-19) and/or In Order
    Virus Disease 2019 (COVID-19) dan/atau Dalam                   to Face Threats that Danger the National Economy
    Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan                    and/or Stability of Financial Systems. The
    Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem               Government decreased the tax rate for Corporate
    Keuangan Menjadi Undang-Undang. Pemerintah                     Income Tax from 25 percent to 22 percent for the
    telah menurunkan tarif Pajak Penghasilan Badan                 fiscal years 2020 and 2021, and become 20
    dari sebelumnya sebesar 25 persen menjadi                      percent starting from fiscal year 2022. The change
    22 persen untuk tahun-tahun pajak 2020 dan                     in tax rates has resulted to an increase in deferred
    2021, dan menjadi 20 persen mulai tahun pajak                  tax benefit of US$ 30,622 thousand in 2020.
    2022. Perubahan ini berdampak pada peningkatan
    manfaat pajak tangguhan sebesar US$ 30.622
    ribu pada tahun 2020.




                                                       - 155 -
                                                    370
Page 395
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                 DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                     THE YEARS THEN ENDED (Continued)


      Aset Pajak Tangguhan                                         Deferred Tax Assets

      Aset pajak tangguhan merupakan jumlah bersih                 Deferred tax assets represents net amount after
      setelah diperhitungkan dengan liabilitas pajak               deducting the deferred tax liabilities of the same
      tangguhan dari masing-masing entitas usaha                   business entity with details as follows:
      dengan rincian sebagai berikut:
                                             31 Desember/     31 Desember/
                                             December 31,     December 31,
                                                 2020             2019
                                               US$ '000         US$ '000
      Entitas anak                                                              Subsidiaries
        Liabilitas imbalan kerja                       128             151        Employee benefits obligation
                                                                                  Depreciation of property, plant
        Penyusutan aset tetap                          (18)             16           and equipment
        Penyisihan penurunan nilai                                                Allowance for decline in value
           persediaan                                   (2)            136           of inventories
        Lain-lain                                      105              72        Others

      Aset pajak tangguhan                             213             375      Deferred tax assets


      Manajemen berkeyakinan bahwa rugi fiskal                     Management believes that the Company’s fiscal
      Perusahaan sampai dengan 31 Desember 2020                    losses up to December 31, 2020 are not expected
      tidak akan dimanfaatkan di masa mendatang                    to be utilized against future taxable income thus
      sehingga aset pajak tangguhan atas rugi fiskal               the Company did not recognize deferred tax asset
      tersebut tidak diakui sebagai aset pajak                     arising from fiscal loss.
      tangguhan.

      Liabilitas Pajak Tangguhan                                   Deferred Tax Liabilities

      Akun ini merupakan liabilitas pajak tangguhan                This account represents deferred tax liabilities
      setelah   diperhitungkan    dengan aset  pajak               after deducting the deferred tax assets of each
      tangguhan dari masing-masing entitas usaha                   same business entity as follows:
      dengan rincian sebagai berikut:

                                             31 Desember/     31 Desember/
                                             December 31,     December 31,
                                                 2020             2019
                                               US$ '000         US$ '000
      Entitas anak                                                              Subsidiaries
        Liabilitas imbalan kerja                   (7.583)          (9.038)       Employee benefits obligation
        Penyesuaian nilai wajar atas                                              Fair value adjustment on acquisition
            akuisisi entitas anak                388.242           406.718            of subsidiaries
        Piutang sewa pembiayaan                  134.048           136.067        Finance lease receivable
                                                                                  Depreciation of property, plant
        Penyusutan aset tetap                    339.594           333.495           and equipment
        Lain-lain                                 11.593            32.619        Others
      Liabilitas pajak tangguhan                 865.894           899.861      Deferred tax liabilities



47.   LABA PER SAHAM DASAR DAN DILUSIAN                       47. BASIC AND DILUTED EARNINGS PER SHARE

      Berikut ini adalah data yang digunakan untuk                 The computation of basic earnings per share is
      perhitungan laba bersih per saham dasar:                     based on the following data:
                                                2020              2019
                                               US$ '000          US$ '000

      Laba tahun berjalan                                                       Profit for the year
        yang diatribusikan kepada                                                  attributable to the Owners
        pemilik entitas induk                      36.274           44.130         of the Company
      Rugi tahun berjalan dari operasi                                          Loss for the year from discontinued
        yang dihentikan yang digunakan                                             operations used in the calculation
        dalam perhitungan laba per saham                                           of basic earnings per share from
        dasar dari operasi yang dihentikan                -                 -      discontinued operations

      Laba yang digunakan dalam                                                 Earnings used in the calculation
        perhitungan laba per saham dasar                                          of basic earnings per share from
        dari operasi yang dilanjutkan              36.274           44.130        continuing operations




                                                       - 156 -
                                                     371
Page 396
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                       DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                           THE YEARS THEN ENDED (Continued)

                                                   2020                  2019
                                               Lembar/shares         Lembar/shares
    Jumlah rata-rata tertimbang                                                           Weighted average number
      saham                                    93.388.796.190           89.015.998.170      of ordinary shares

    Jumlah rata-rata tertimbang                                                           Weighted average number of
      saham biasa yang berpotensi                                                           dilutive potential ordinary shares
      dilutif dari waran                          175.888.885            2.996.544.336      from warrants

    Jumlah rata-rata tertimbang                                                           Weighted average number of ordinary
      saham dilusian                           93.564.685.075           92.012.542.506      shares for diluted earnings per shares

   Jumlah rata-rata tertimbang saham yang digunakan                       The weighted average number of shares for the
   untuk menghitung laba per saham dasar telah                            computation of basic earnings per share has been
   disesuaikan untuk mencerminkan pengaruh dari                           adjusted to reflect the effect of nominal stock split
   pemecahan nilai nominal saham dari Rp 500                              from Rp 500 to Rp 100 per share on July 31, 2019,
   menjadi Rp 100 per lembar saham pada 31 Juli                           which were applied retrospectively,(Note 33).
   2019,    yang    dilakukan    secara  retrospektif
   (Catatan 33).


48. OPERASI YANG DIHENTIKAN                                       48. DISCONTINUED OPERATIONS

   PT Barito Wanabinar Indonesia (BWI)                              :     PT Barito Wanabinar Indonesia (BWI)

   Pada    tanggal     5  Maret    2020,   Perusahaan                     On March 5, 2020, the Company entered into a
   menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham,                             Share Purchase Agreement, whereby the Company
   dimana Perusahaan menyetujui untuk menjual 51%                         agreed     to    sell    51%       ownership    in
   kepemilikan saham di PT Barito Wanabinar                               PT Barito Wanabinar Indonesia, which carried out
   Indonesia, yang menangani kegiatan operasi                             the Group’s logging and timber plantation
   perhutanan                Grup                kepada                   operations to PT Barito Pacific Lumber (BPL) (Note
   PT Barito Pacific Lumber (BPL) (Catatan 50i).                          50i).

   Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas                        The difference in value of restructuring transaction
   sepengendali yang dibukukan pada akun tambahan                         among entities under common control that is
   modal disetor tahun berjalan dihitung seperti                          included in the additional paid-in capital during the
   dibawah ini:                                                           year is computed as follows:

                                                         2020
                                                        US$ '000


   Imbalan yang diterima                                        8.833       Consideration received
   Nilai tercatat dari investasi yang dijual                   (15.831)     Carrying amount of investment disposed
   Perubahan ekuitas sehubungan dengan                                      Change in equity in relation to equity
       instrumen ekuitas entitas anak                          20.541           instrument in subsidiary
   Efek translasi                                            (129.243)      Translation adjustment

   Tambahan modal disetor (Catatan 34)                       (115.700)      Additional paid in capital (Note 34)




49. PENGUNGKAPAN       TAMBAHAN                    ATAS           49. SUPPLEMENTAL DISCLOSURES ON NONCASH
    AKTIVITAS INVESTASI NONKAS                                        INVESTING ACTIVITIES

                                                   2020              2019
                                                  US$ '000          US$ '000

     Penambahan piutang lain-lain                                                    Additions of other accounts receivable
       melalui penjualan entitas anak                  8.833                   -       through sale of subsidiary
     Penambahan uang muka investasi melalui                                          Additions of advance for investment
       penjualan entitas anak                         15.084                   -       through sale of subsidiary
     Penambahan aset-hak-guna melalui:                                               Additions of right-use-assets
       liabilitas sewa                                18.007                   -       through lease liabilities
                                                                                     Additions of property, plant and
     Penambahan aset tetap melalui:                                                    equipment through:
       Realisasi uang muka pembelian                                                   Advances for purchase of property,
         aset tetap                                   62.648              38.040           plant and equipment
       Utang lain-lain                                16.189              16.012       Other accounts payable




                                                          - 157 -
                                                        372
Page 397
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                            PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                            DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                THE YEARS THEN ENDED (Continued)


50.   SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI                              50. NATURE    OF    RELATIONSHIP      AND
                                                                          TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES

      Sifat Pihak Berelasi                                                  Nature of Relationship

      a.   Prajogo Pangestu         merupakan       pemegang               a.     Prajogo Pangestu are the major stockholder of
           saham Perusahaan.                                                      the Company.

      b.   PT Barito Pacific Lumber (BPL) merupakan                        b.     PT Barito Pacific Lumber (BPL) are the
           pemegang saham Perusahaan dan BPL dimiliki                             stockholder of the Company and BPL is owned
           oleh Prajogo Pangestu.                                                 by Prajogo Pangestu.

      c.   PT Petrogas Pantai Madura (PPM) merupakan                       c.     PT Petrogas     Pantai   Madura    (PPM)   is   an
           entitas asosiasi.                                                      associate.

      d.   PT Synthetic Rubber Indonesia (SRI) adalah                      d.     PT Synthetic Rubber Indonesia (SRI) is an
           entitas asosiasi dari SMI, entitas anak.                               associate of SMI, a subsidiary.

      e.   PT SCG Barito Logistic (SBL) dan PT Indo                        e.     PT SCG Barito Logistic (SBL) and PT Indo
           Raya Tenaga (IRT) merupakan entitas                                    Raya Tenaga (IRT) are associates. PT Barito
           asosiasi. PT Barito Wanabinar Indonesia (BWI)                          Wanabinar Indonesia (BWI) became an
           menjadi entitas asosiasi di tahun 2020.                                associate in 2020.

      f.   BWL    merupakan              entitas   anak   dari             f.     BWL is a subsidiary of the Company.
           Perusahaan.

      Transaksi Pihak Berelasi                                             Transactions with Related Parties

      a.   Grup memberikan manfaat untuk anggota                           a.     The Group provides benefits to its Boards of
           Dewan Komisaris dan Direksi sebagai berikut:                           Commissioners and Directors as follows:

                                                       2020             2019
                                                      US$ '000         US$ '000

           Komisaris                                                                  Commissioners
           Imbalan kerja jangka pendek                                                Short-term employee benefits
             Gaji                                          1.525            1.275       Salaries

           Direktur                                                                   Directors
           Imbalan kerja jangka pendek                                                Short-term employee benefits
              Gaji dan bonus                               5.911            5.643        Salaries and bonus
              Tunjangan lain-lain                            559              566        Other allowances

           Jumlah                                          6.470            6.209     Total


      b.   Grup memiliki uang muka investasi dengan                        b.     The Group have advance for investment with
           pihak berelasi (Catatan 52u).                                          related parties (Note 52u).

      c.   Perusahaan memiliki utang lain-lain kepada                      c.     The Company have other accounts payable to
           pihak berelasi terkait dengan tambahan modal                           related party in regards with additional working
           kerja yang diberikan oleh pemegang saham.                              capital from the shareholder.

      d.   Penjualan kepada SRI, pihak berelasi,                           d.     Revenues earned from SRI, related parties,
           dilakukan dengan kondisi dan persyaratan                               that have same condition and requirements
           yang sama dengan pihak ketiga masing-                                  with third parties amounting to US$ 24,774
           masing sebesar US$ 24.774 ribu dan                                     thousand and US$ 94,061 thousand represent
           US$ 94.061 ribu, yang mewakili 1% dan 4%                               1% and 4% of the total revenues for the year
           dari jumlah pendapatan untuk tahun-tahun                               ended December 31, 2020 and 2019,
           yang berakhir 31 Desember 2020 dan 2019                                respectively (Note 40). At reporting dates, the
           (Catatan 40). Pada tanggal pelaporan,                                  receivables from these sales were presented as
           piutang atas penjualan tersebut dicatat                                trade accounts receivable (Note 6), which
           sebagai bagian piutang usaha (Catatan 6),                              constituted 0.07% and 0.10% of the total
           masing-masing yang meliputi 0,07% dan                                  assets as of December 31, 2020 and 2019,
           0,10% dari jumlah aset pada tanggal                                    respectively.
           31 Desember 2020 dan 2019.




                                                                 - 158 -
                                                             373
Page 398
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                   DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                       THE YEARS THEN ENDED (Continued)


    e.   Grup mengadakan perjanjian dengan SBL                    e.     The Group entered into agreement with SBL to
         untuk pengiriman produk petrokimia dan                          deliver petrochemical products and warehouse
         operasional gudang yang akan berakhir pada                      operational which will expire on December 31,
         tanggal 31 Desember 2022. Beban ini dicatat                     2022. The expenses recorded under selling
         dalam    beban   penjualan    masing-masing                     expenses amounting to US$ 24,206 thousand
         sebesar US$ 24.206 ribu dan US$ 18.127 ribu                     and US$ 18,127 thousand for the years ended
         untuk     tahun-tahun      yang     berakhir                    December 31, 2020 and 2019, respectively. At
         31 Desember 2020 dan 2019. Pada tanggal                         reporting dates, the payables from these
         pelaporan, utang atas beban tersebut dicatat                    expenses were presented as trade payables
         sebagai bagian utang usaha (Catatan 26),                        (Note 26), which constituted 0.11% and 0.06%
         yang masing-masing meliputi 0,11% dan                           of the total liabilities as of December 31, 2020
         0,06% dari jumlah liabilitas pada tanggal                       and 2019, respectively.
         31 Desember 2020 dan 2019.

    f.   Pada tanggal 27 Desember 2019, BWL                       f.     On December 27, 2019, BWL sold land with
         menjual tanah seluas 62 hektar ke IRT yang                      total area of 62 hectare to IRT, which
         nilainya   sebesar    US$    79.985    ribu                     amounted to US$ 79,985 thousand that have
         (Catatan 15) yang dilakukan dengan kondisi                      same condition and requirements with third
         dan persyaratan yang sama dengan pihak                          parties (Note 15).
         ketiga.

    g.   Berdasarkan     Keputusan    Sirkulasi Rapat             g.     Based on the Circular Decision of Board of
         Dewan Komisaris IRT tanggal 23 September                        Commissioners Meeting of PT IRT on
         2019, dewan komisaris menyetujui perjanjian                     September     23,    2019,   the   board     of
         fasilitas pinjaman pemegang saham dengan                        commissioners agreed to a shareholder loan
         BWL sebesar US$ 61.800 ribu dan dikenakan                       agreement facility with BWL amounting to
         bunga 6,125% per tahun yang dihitung secara                     US$ 61,800 thousand which bears interest of
         efektif mulai tanggal 18 Juli 2019 dan akan                     6.125% per annum which is effectively
         dibayarkan penuh baik pokok maupun bunga                        calculated from July 18, 2019 and will be fully
         di 26 Juni 2020 (Catatan 7). BWL                                paid both principal and interest on June 26,
         mengamandemen bunga pinjaman menjadi                            2020 (Note 7). BWL amended the loan interest
         3,789% pada tahun 2020.                                         into 3.789% in 2020.

         Pada tanggal 12 Desember 2019, BWL setuju                       On December 12, 2019, BWL agreed to
         untuk mengalihkan saham IRT ke BWT                              transfer its shares in IRT to BWT along with its
         bersama dengan pinjaman pemegang saham.                         shareholder loan. There are no changes in the
         Tidak ada perubahan dalam pinjaman                              terms of the shareholder loan to IRT. IRT has
         pemegang saham ke IRT. IRT telah melunasi                       fully paid their loan in June 2020.
         seluruh pinjamannya di Juni 2020.

    h.   Berdasarkan Perjanjian pinjaman pemegang                 h.     Based on shareholder support agreement
         saham tanggal 15 Juli 2020, Perusahaan                          dated July 15, 2020, the Company agreed to a
         menyetujui perjanjian fasilitas pinjaman                        shareholder loan agreement facility to IRT
         pemegang saham kepada IRT sebesar                               amounting to US$ 188,295 thousand with
         US$ 188.295 ribu dengan bunga 6,125% per                        interest of 6.125% per annum which is
         tahun yang dihitung secara efektif mulai                        effectively calculated from July 15, 2020 and
         tanggal 15 Juli 2020 dan akan dibayarkan                        will be fully paid both principal and interest on
         penuh baik pokok maupun bunga di 15 Juli                        July 15, 2025 (Note 7).
         2025 (Catatan 7).

    i.   Perusahaan memiliki piutang lain-lain tidak              i.     The Company has other accounts receivable –
         lancar pihak berelasi kepada BPL sebesar                        noncurrent from a related party, BPL,
         Rp 144.575 juta atau setara dengan                              amounting to Rp 144,575 million or equivalent
         US$ 10.258 ribu pada tanggal 31 Desember                        with US$ 10,258 thousand as of December 31,
         2020 atas transaksi penjualan entitas anak,                     2020 related to sale of BWI, a subsidiary
         BWI (Catatan 48).                                               (Note 48).


51. INFORMASI SEGMEN                                         51. SEGMENT INFORMATION

    Grup melaporkan segmen yang didasarkan pada                   The Group’s reportable segments are based on their
    operasi berikut:                                              operations, as follows:

    1. Petrokimia                                                 1. Petrochemical
    2. Pengelolaan gedung dan hotel (properti)                    2. Building and hotel management (property)
    3. Energi dan sumber daya                                     3. Energy and resources
    4. Lainnya                                                    4. Others




                                                        - 159 -
                                                    374
Page 399
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                                  DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                                      THE YEARS THEN ENDED (Continued)


    Berikut adalah                informasi     segmen         berdasarkan                         The following are segment information based on the
    segmen usaha:                                                                                  business segments:
                                                                               31 Desember/December 31, 2020
                                                                                 Energi dan
                                                                                Sumber daya/
                                            Petrokimia/        Properti/         Energy and      Lainnya/       Eliminasi/       Konsolidasian/
                                           Petrochemical       Property           Resources       Others       Elimination        Consolidated
                                             US$ '000          US$ '000            US$ '000      US$ '000       US$ '000            US$ '000
     PENDAPATAN DAN HASIL                                                                                                                         SEGMENT REVENUES AND
        SEGMEN                                                                                                                                      RESULTS
        Pendapatan eksternal                   1.806.444           4.117            520.643           2.966               -         2.334.170       External revenues
        Pendapatan antar segmen                        -           1.482                  -             745          (2.227)                -       Inter-segment sales
        Jumlah pendapatan                      1.806.444           5.599            520.643           3.711          (2.227)        2.334.170     Total revenues
     BEBAN POKOK PENDAPATAN                                                                                                                       COST OF REVENUES AND DIRECT
        DAN BEBAN LANGSUNG                    (1.641.322)          (2.375)          (96.695)         (3.346)         (7.035)       (1.750.773)      COSTS
     LABA KOTOR                                  165.122           3.224            423.948            365           (9.262)          583.397     GROSS PROFIT

     Beban penjualan                             (49.933)             (83)                -            (503)              -           (50.519)    Selling expenses
     Beban umum dan administrasi                 (34.090)          (2.233)          (57.635)        (13.533)              -          (107.491)    General and administrative expenses
     Beban keuangan                              (64.974)              (3)         (126.867)        (21.895)             50          (213.689)    Finance costs
     Kerugian kurs mata uang
        asing - bersih                           (10.891)              (1)            1.138            (315)                 -         (10.069)   Loss on foreign exchange - net
     Bagian laba (rugi) entitas asosiasi                                                                                                          Share in profit (loss) of associates
      dan ventura bersama - bersih                         -       1.170             12.337          64.482        (61.453)            16.536       and joint venture - net
     Keuntungan dan kerugian lain-
        lain - bersih                             23.217            (113)            (2.529)          5.752             (20)           26.307     Other gains and losses - net
     Laba sebelum pajak                                                                                                               244.472     Profit before tax
     SEGMEN ASET DAN                                                                                                                              SEGMENT ASSETS AND
        LIABILITAS                                                                                                                                   LIABILITIES
     Aset segmen                               3.595.054          57.096          3.333.480       1.782.353     (1.249.391)         7.518.592     Segment assets
     Investasi pada entitas asosiasi                                                                                                              Investment in associates
        dan ventura bersama                                -       7.230            151.439           3.913                  -        162.582        and joint venture
     Aset yang tidak dapat
        dialokasikan                                       -               -              -           1.985                  -           1.985    Unallocated assets
     Jumlah Aset                                                                                                                    7.683.159     Total Assets

     Liabilitas segmen                         1.786.244          33.470          2.491.208         449.502        (28.227)         4.732.197     Segment liabilities

     INFORMASI LAINNYA                                                                                                                            OTHER INFORMATION

     Pengeluaran modal                           171.396          18.089             24.247            163                   -        213.895     Capital expenditures

     Penyusutan dan amortisasi                   101.599           1.813             20.215            169                   -        123.796     Depreciation and amortization


                                                                               31 Desember/December 31, 2019
                                                                                 Energi dan
                                                                                Sumber daya/
                                            Petrokimia/        Properti/         Energy and      Lainnya/       Eliminasi/       Konsolidasian/
                                           Petrochemical       Property           Resources       Others       Elimination        Consolidated
                                             US$ '000          US$ '000            US$ '000      US$ '000       US$ '000            US$ '000
     PENDAPATAN DAN HASIL                                                                                                                         SEGMENT REVENUES AND
        SEGMEN                                                                                                                                      RESULTS
        Pendapatan eksternal                   1.880.989           4.369            513.461           3.647               -         2.402.466       External revenues
        Pendapatan antar segmen                        -           1.493                  -           1.412          (2.905)                -       Inter-segment sales

        Jumlah pendapatan                      1.880.989           5.862            513.461           5.059          (2.905)        2.402.466     Total revenues

     BEBAN POKOK PENDAPATAN                                                                                                                       COST OF REVENUES AND DIRECT
        DAN BEBAN LANGSUNG                    (1.709.877)          (2.181)         (100.002)         (4.599)         (6.356)       (1.823.015)      COSTS

     LABA KOTOR                                  171.112           3.681            413.459            460           (9.261)          579.451     GROSS PROFIT

     Beban penjualan                             (41.510)             (69)                -            (594)              -           (42.173)    Selling expenses
     Beban umum dan administrasi                 (43.333)          (1.947)          (52.751)        (13.805)           (111)         (111.947)    General and administrative expenses
     Beban keuangan                              (56.387)            (112)         (110.934)        (17.647)             54          (185.026)    Finance costs
     Kerugian kurs mata uang
        asing - bersih                            (2.469)              18              (382)           674                   -          (2.159)   Loss on foreign exchange - net
     Bagian laba (rugi) entitas asosiasi                                                                                                          Share in profit (loss) of associates
      dan ventura bersama - bersih                (8.507)          1.878              1.905          72.506        (71.165)             (3.383)     and joint venture - net
     Keuntungan dan kerugian lain-
        lain - bersih                             19.566              (99)           22.180            387             (128)           41.906     Other gains and losses - net
     Laba sebelum pajak                                                                                                               276.669     Profit before tax

     SEGMEN ASET DAN                                                                                                                              SEGMENT ASSETS AND
        LIABILITAS                                                                                                                                   LIABILITIES
     Aset segmen                               3.452.809          38.662          3.395.026         311.001        (42.452)         7.155.046     Segment assets
     Investasi pada entitas asosiasi                                                                                                              Investment in associates
        dan ventura bersama                                -       6.109                  -          19.265                  -         25.374        and joint venture
     Aset yang tidak dapat
        dialokasikan                                                                                                                     2.015    Unallocated assets

     Jumlah Aset                                                                                                                    7.182.435     Total Assets

     Liabilitas segmen                         1.694.132          22.952          2.398.614         353.382        (42.452)         4.426.628     Segment liabilities

     INFORMASI LAINNYA                                                                                                                            OTHER INFORMATION

     Pengeluaran modal                           343.893           8.634            102.453            123                   -        455.103     Capital expenditures

     Penyusutan dan amortisasi                    96.091             121             46.873           1.025                  -        144.110     Depreciation and amortization




    Pendapatan berdasarkan pasar                                                                    Revenues based on market

    Penjualan ke Asia atas keseluruhan pendapatan                                                   The sales to Asia of the total revenues of the
    Grup masing-masing sebesar US$ 2.334.170 ribu                                                   Group based on geographical segments without
    dan US$ 2.402.466 ribu untuk tahun-tahun yang                                                   considering where the products are produced are
    berakhir   31   Desember      2020  dan   2019                                                  US$ 2,334,170 thousand and US$ 2,402,466
    berdasarkan pasar geografis tanpa memperhatikan                                                 thousand for the years ended December 31, 2020
    tempat diproduksinya barang.                                                                    and 2019, respectively.




                                                                                     - 160 -
                                                                                   375
Page 400
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                                DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                                    THE YEARS THEN ENDED (Continued)

52. PERJANJIAN, KOMITMEN DAN KONTIJENSI                                                   52. SIGNIFICANT AGREEMENTS,                                  COMMITMENTS
    PENTING                                                                                   AND CONTINGENCIES
    a. Fasilitas perbankan yang belum digunakan                                            s.     a. Unused banking facility

       Pada tanggal 31 Desember 2020, Grup                                                 t.         As of December 31, 2020, the Group has
       mempunyai fasilitas pinjaman yang belum                                                        unused credit facilities as follows:
       digunakan sebagai berikut:
                                                                         Fasilitas      Fasilitas
                                                          Fasilitas    yang telah     yang belum
                                                         maksimal/     digunakan/     digunakan/
                                                         Maximum           Used         Unused     Tanggal jatuh tempo/
                                                          facilities     facilities     faciltiies    Maturity date
                                                         US$ '000       US$ '000       US$ '000

          Citibank, N.A.,*)                                                                         21 Agustus 2021/        Citibank, N.A.,*)
            Limit gabungan fasilitas perbankan              80.000         71.233         8.767     August 21, 2021             Combined limit banking facilities

          PT Bank Danamon Indonesia Tbk *)                                                                                  PT Bank Danamon Indonesia Tbk *)
            Omnibus Trade Finance dan                                                                 30 Juli 2021/            Omnibus Trade Finance and
            Trust Receipt Facility                          75.000         75.000            -        July 30, 2021            Trust Receipt Facility

                                                                                                      29 Juni 2021/
            Committed                                       20.000          7.527        12.473       June 29, 2021            Committed

          PT Bank DBS Indonesia *)                                                                    31 Mei 2021/          PT Bank DBS Indonesia *)
            Sight L/C dan Usance L/C                        25.000         14.993        10.007       May 31, 2021             Sight L/C and Usance L/C

          DBS Bank Ltd., Singapura                                                                    24 Mei 2021/          DBS Bank Ltd., Singapore
           Uncommitted *)                                   60.000         44.164        15.836       May 24, 2021            Uncommitted *)

                                                                                                      24 Mei 2021/
            Committed                                       80.000         77.786         2.214       May 24, 2021             Committed

          PT Bank Central Asia Tbk *)                                                               27 Oktober 2021/        PT Bank Central Asia Tbk *)
            Sight L/C dan Usance L/C                        80.000         51.685        28.315     October 27, 2021           Sight L/C and Usance L/C

          PT Bank HSBC Indonesia (d/h                                                                                       PT Bank HSBC Indonesia (formerly
            The Hongkong and Shanghai Banking                                                                                  The Hongkong and Shanghai Banking
            Corporation Limited)                                                                                               Corporation Limited)
                                                                                                      29 Juli 2021/
            Uncommitted *)                                  75.000         75.000            -        July 29, 2021            Uncommitted *)

                                                                                                   3 September 2020/
            Committed **)                                   50.000         35.921        14.079    September 3, 2020           Committed **)

          Deutsche Bank AG Jakarta *)                                                               31 Agustus 2021/        Deutsche Bank AG Jakarta *)
           Limit gabungan fasilitas perbankan               25.000             -         25.000     August 31, 2021           Combined limit banking facilities

          The Siam Commercial Bank Public                                                                                   The Siam Commercial Bank Public
            Company Limited *)                                                                     14 Nopember 2021/          Company Limited *)
            Usance L/C                                      70.000             -         70.000    November 14, 2021          Usance L/C

          National Bank of Kuwait                                                                                           National Bank of Kuwait
           Singapore Branch *)                                                                     18 September 2021/         Singapore Branch *)
           Sight L/C dan Usance L/C                        105.000         66.148        38.852    September 18, 2021         Sight L/C and Usance L/C

        Fasilitas tambahan letter of credit dari                                                                          Sub facility letter of credit from
          PT Bank BNP Paribas Indonesia                                                                                     PT Bank BNP Paribas Indonesia
                                                                                                    31 Agustus 2021/
            Uncommitted *)                                  50.000         50.000            -      August 31, 2021            Uncommitted *)
                                                                                                    31 Agustus 2021/
            Committed                                       35.000         22.753        12.247     August 31, 2021            Committed

          Kasikorn Bank Public Company Limited *)                                                                           Kasikorn Bank Public Company Limited *)
           Letter of Credit Facility dan Trust Receipt                                                27 Juni 2021/           Letter of Credit Facility and Trust Receipt
             Facility                                      146.485       123.825         22.660       June 27, 2021              Facility

          PT Bank CIMB Niaga Tbk                                                                                            PT Bank CIMB Niaga Tbk
                                                                                                       4 Mei 2021/
            Uncommitted *)                                  50.000         35.692        14.308        May 4, 2021             Uncommitted *)

                                                                                                       4 Mei 2022/
            Committed                                       25.000             -         25.000        May 4, 2022             Committed

          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                                     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                                                                                      29 Juli 2021/
            Uncommitted *)                                  50.000         25.956        24.044       July 29, 2021            Uncommitted *)

                                                                                                      29 Juli 2021/
            Committed                                       50.000             -         50.000       July 29, 2021            Committed

          PT Bank Permata Tbk *)                                                                   15 Nopember 2021/        PT Bank Permata Tbk *)
            Committed                                       60.000             -         60.000    November 15, 2021           Committed


       *) tidak dijamin                                                                                *) unsecured
       **) fasilitas sedang dalam proses perpanjangan                                                  **) facility is still in process of renewal




                                                                                   - 161 -
                                                                               376
Page 401
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                  DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                      THE YEARS THEN ENDED (Continued)


         Fasilitas kredit modal kerja yang dijamin                        The working capital credit facilities that are
         dengan piutang usaha dan persediaan                              secured with trade accounts receivable and
         (Catatan 6 dan 9) secara pari passu adalah                       inventories (Notes 6 and 9) on pari passu
         Fasilitas Committed dari PT Bank Permata Tbk                     basis are Committed Facility from PT Bank
         (d/h Bangkok Bank Public Company Limited,                        Permata Tbk (formerly Bangkok Bank Public
         cabang Jakarta), DBS Bank Ltd., Singapura,                       Company Limited, Jakarta branch), DBS Bank
         PT Bank HSBC Indonesia (d/h The Hongkong                         Ltd., Singapore, PT Bank HSBC Indonesia
         and Shanghai Banking Corporation Limited),                       (formerly The Hongkong and Shanghai
         PT Bank BNP Paribas Indonesia, PT Bank CIMB                      Banking Corporation Limited), PT Bank BNP
         Niaga Tbk dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.                     Paribas Indonesia, PT Bank CIMB Niaga Tbk
                                                                          and PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

    b.   Pada bulan Juni 2013, CAP mengadakan                        b.   In June 2013, CAP entered into a joint-
         perjanjian     ventura     bersama     dengan                    venture agreement with Compagnie Financiere
         Compagnie       Financiere    Michelin   SCMA                    Michelin SCMA (Michelin). Based on the
         (Michelin). Dalam perjanjian tersebut, CAP                       agreement, CAP and PBI agrees to sell and/or
         dan PBI setuju untuk menjual dan/atau                            provide butadiene to SRI in non- exclusive
         memasok butadiene kepada SRI secara non-                         basis. CAP will also share their facility and
         eksklusif. CAP juga akan berbagi fasilitas dan                   provide service to support SRI’s business and
         menyediakan jasa untuk mendukung kegiatan                        operational activity, among others HP steam,
         usaha dan operasional SRI, berupa antara lain                    jetty and warehouse storage, waste removal,
         HP steam, jetty dan gudang penyimpanan,                          road access, and others. The agreement shall
         pembuangan limbah, akses jalan, dan lain-                        continue in effect unless it is terminated by
         lain. Perjanjian ini akan terus berlaku hingga                   both parties on the basis of mutual
         diakhiri berdasarkan kesepakatan bersama                         agreement. In relation with the merger of PBI
         dari para pihak. Sehubungan dengan telah                         into CAP effective as of January 1, 2020, then
         bergabungnya PBI ke dalam CAP efektif                            all obligations of PBI under these agreements
         tanggal 1 Januari 2020, maka seluruh                             are transferred by law to CAP and those
         kewajiban PBI berdasarkan perjanjian ini                         obligations      thereafter    become      the
         beralih demi hukum kepada CAP dan                                responsibility of CAP.
         kewajiban tersebut dengan demikian menjadi
         tanggung jawab CAP.

    c.   Pada tanggal 23 Januari 2006, Perusahaan                    c.   On January 23, 2006, the Company was facing
         menghadapi gugatan yang diajukan oleh                            a legal claim from PT Resource Alam
         PT Resource Alam Indonesia (RAI) melalui                         Indonesia (RAI) through West Jakarta District
         Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PNJB)                           Court (PNJB), regarding the Company’s
         berkenaan dengan posisi Perusahaan sebagai                       position as the shareholder of PT Tunggal Yudi
         induk perusahaan PT Tunggal Yudi Sawmill                         Sawmill Plywood (TYSP), a subsidiary which
         Plywood (TYSP), entitas anak yang telah dijual                   was sold on May 24, 2006. TYSP failed to pay
         pada tanggal 24 Mei 2006, yang lalai                             its liabilities to RAI amounting to US$ 400
         membayar liabilitasnya kepada RAI sebesar                        thousand and Rp 278 million.
         US$ 400 ribu dan Rp 278 juta.

         PNJB telah memutuskan untuk mengabulkan                a.        PNJB decided to grant portion of RAI’s claim
         gugatan       RAI    untuk    sebagian  dan                      and held the Company and TYSP responsible
         mengharuskan Perusahaan dan TYSP untuk                           to pay the liabilities to RAI together.
         secara      tanggung     renteng   membayar
         liabilitasnya kepada RAI.

         Pada     tahun   yang    sama,    Perusahaan           b.        On the same year, the Company submitted an
         mengajukan banding       kepada    Pengadilan                    appeal against the decision to Jakarta High
         Tinggi Jakarta (PTJ).                                            Court (PTJ).

         Berdasarkan putusan PTJ tanggal 26 Februari            c.        Based on the Decision          of PTJ dated
         2008, PTJ menerima eksepsi Perusahaan dan                        February 26,  2008,     PTJ     accepted  the
         membebaskan     Perusahaan    dari   segala                      Company’s exception and        discharged the
         gugatan.                                                         Company from all suits.
                                                                d.
         Terhadap     putusan    PTJ    tersebut   RAI          e.        On that PTJ decision, RAI submitted a
         mengajukan       Memori      Kasasi    kepada                    Cassation Memory to The Supreme Court of
         Mahkamah Agung RI pada tanggal 23 Mei                            Republic of Indonesia on May 23, 2008. The
         2008. Pemberitahuan kasasi disampaikan oleh                      cassation letter was submitted by the bailiff of
         juru sita PNJB pada 23 Juni 2008.                                PNJB on June 23, 2008.




                                                          - 162 -
                                                      377
Page 402
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                 DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                     THE YEARS THEN ENDED (Continued)


         Pada tanggal 31 Juli 2008, Perusahaan telah           f.        On July 31, 2008, the Company submitted a
         mengajukan Kontra Memori Kasasi kepada                          Contra Cassation Memory to The Supreme
         Mahkamah Agung RI. Mahkamah Agung                               Court of Republic of Indonesia. Supreme Court
         Republik Indonesia (MA) telah mengeluarkan                      of Republic of Indonesia (MA) has issued
         putusan atas Kontra Memori Kasasi yang                          verdict of Contra Cassation Memory that was
         diajukan RAI, yaitu sebagaimana yang                            submitted by RAI, as noted in MA Verdict
         dituangkan dalam Putusan MA No. 2358                            No. 2358K/Pdt/2008 dated February 27, 2009
         K/Pdt/2008 tanggal 27 Februari 2009 yang                        which is legally enforceable. This verdict
         sudah berkekuatan hukum tetap.      Putusan                     decided that (i) RAI claims are partially
         tersebut antara lain memutuskan bahwa:                          agreed; (ii) The Company and TYSP (“The
         (i)   gugatan   RAI   dikabulkan  sebagian;                     Defendants”) judged with joint responsibility
         (ii) Perusahaan dan TYSP (“Para Tergugat”)                      to pay TYSP their entire liabilities to RAI; and
         dihukum secara tanggung renteng untuk                           (iii) granted request to seize the collateral
         membayar seluruh hutang TYSP kepada RAI;                        assets owned by TYSP in the form of land and
         dan (iii) mengabulkan permohonan sita                           factory    building   that   are     located   in
         jaminan atas aset milik TYSP berupa tanah                       Jl. Mulawarman, Kampung Kanas, Samarinda.
         dan bangunan pabrik yang berdiri di atasnya,
         yang terletak di Jl. Mulawarman, Kampung
         Kanas, Samarinda.

         Sebagai informasi tambahan, gugatan yang              g.        As additional information, claims that were
         diajukan oleh RAI kepada Perusahaan (selaku                     submitted     by    RAI     to   the      Company
         Turut Tergugat atau Tergugat II) adalah                         (As Defendants or Defendants II) are related
         berkaitan dengan tagihan dari RAI kepada                        with claims from RAI to TYSP. The Company
         TYSP.    Perusahaan turut digugat oleh RAI                      was also sued by RAI as Defendants II due to
         sebagai Tergugat II dikarenakan status                          the Company’s status at that time as owners
         Perseroan pada saat itu sebagai pemegang                        of 99.99% shares in TYSP. Since 2005, the
         99,99% saham di dalam TYSP. Sejak tahun                         Company has diverted the shares owned in
         2005 Perusahaan telah mengalihkan seluruh                       TYSP to third parties that are not related. This
         saham miliknya di dalam TYSP kepada pihak                       diversion includes all of the TYSP liabilities and
         ketiga yang tidak berelasi.      Pengalihan                     obligation to the creditors, vendors and/or
         tersebut meliputi juga seluruh hutang dan                       other third parties (includes liabilities to RAI).
         kewajiban TYSP kepada para kreditur,
         pemasok dan/atau pihak ketiga lainnya
         (termasuk hutang kepada RAI).

         Sampai saat ini, belum ada konfirmasi formal          h.        Until now, there are no further formal
         lebih lanjut yang disampaikan kepada                            confirmation communicated to the Company
         Perusahaan oleh pihak Penggugat dan/atau                        by the Defendants and/or TYSP (as Defendants
         TYSP     (selaku   Tergugat   I)   mengenai:                    I) for: (i) execution/sales of collateral assets
         (i) pelaksanaan eksekusi/penjualan atas aset                    to pay TYSP’s liabilities as an object and main
         yang diletakkan sita jaminan untuk melunasi                     issue in claims from RAI; or (ii) if TYSP has
         hutang TYSP yang menjadi obyek dan pokok                        fulfilled the MA’s Verdicts (fully pay liabilities
         permasalahan di dalam gugatan dari RAI;                         to RAI). Since issuance of the Verdicts by MA
         atau (ii) mengenai apakah TYSP telah                            (year 2009) until now, the Company is not
         melaksanakan Putusan MA tersebut (yaitu                         aware of any claims by RAI to the Company
         melunasi hutangnya kepada RAI).         Sejak                   for the performance/execution of the Verdict
         dikeluarkannya Putusan MA tersebut (tahun                       by MA.
         2009) sampai saat ini, Perusahaan juga tidak
         mengetahui adanya gugatan yang diajukan
         oleh    RAI     kepada   Perusahaan     untuk
         pelaksanaan/eksekusi    atas    Putusan   MA
         tersebut.

         Tidak ada provisi yang perlu diakui berkaitan         i.        No provision is required to be recognised in
         dengan    hal     ini  karena     Perusahaan                    relation to this matter as the Company is of a
         berpendapat bahwa gugatan tersebut tidak                        view that the claim is immaterial.
         material.

    d.   Pada tanggal 16 Mei 2017, PBI mengadakan                   d.   On May 16, 2017, PBI entered into the
         perjanjian dengan Lummus Technology Inc.                        agreement with Lummus Technology Inc. to
         untuk pengadaan lisensi dan desain teknik                       \license and engineering design for Methyl
         untuk pabrik Methyl Tertiary Butyl Ether                        Tertiary Butyl Ether (MTBE) and Butene-1
         (MTBE) dan Butene-1 yang akan dibangun di                       plant that will be built in Cilegon, Banten. The
         Cilegon, Banten. Pekerjaan tersebut telah                       work has been completed in third quarter of
         selesai pada kuartal ketiga tahun 2020.                         2020. Cilegon, Banten. In relation with the
         Sehubungan dengan telah bergabungnya PBI                        merger of PBI into CAP effective as of
         ke dalam CAP efektif tanggal 1 Januari 2020,                    January 1, 2020, all obligations of PBI under
         maka seluruh kewajiban PBI berdasarkan                          these agreements are transferred by law to
         perjanjian ini beralih demi hukum kepada CAP                    CAP and those obligations thereafter become
         dan kewajiban tersebut dengan demikian                          the responsibility of CAP.
         menjadi tanggung jawab CAP.


                                                         - 163 -
                                                     378
Page 403
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                 NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                        DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                            THE YEARS THEN ENDED (Continued)


    e.   Pada tanggal 28 Mei 2018, PBI mengadakan                      e.     On May 28, 2018, PBI entered into the
         perjanjian dengan PT Inti Karya Persada                              agreement with PT Inti Karya Persada Tehnik
         Tehnik untuk desain teknik, pengadaan dan                            to engineering design, procurement and
         konstruksi untuk pabrik Methyl Tertiary Butyl                        construction for Methyl Tertiary Butyl Ether
         Ether (MTBE) dan Butene-1 yang akan                                  (MTBE) and Butene-1 plant that will be built in
         dibangun di Cilegon, Banten. Pekerjaan                               Cilegon, Banten. The work has been completed
         tersebut telah selesai pada kuartal ketiga                           in third quarter of 2020. In relation with the
         tahun 2020. Sehubungan dengan telah                                  merger of PBI into CAP effective as of
         bergabungnya PBI ke dalam CAP efektif                                January 1, 2020, all obligations of PBI under
         tanggal 1 Januari 2020, maka seluruh                                 these agreements are transferred by law to
         kewajiban PBI berdasarkan perjanjian ini                             CAP and those obligations thereafter become
         beralih demi hukum kepada CAP dan                                    the responsibility of CAP.
         kewajiban tersebut dengan demikian menjadi
         tanggung jawab CAP.

    f.   Pada tanggal 28 Mei 2018, PBI mengadakan                      f.     On May 28, 2018, PBI entered into the
         perjanjian     dengan     Toyo     Engineering                       agreement with Toyo Engineering Corporation
         Corporation     untuk   desain   teknik   dan                        to engineering and supply for for Methyl
         penyediaan barang dan peralatan untuk                                Tertiary Butyl Ether (MTBE) and Butene-1
         pabrik Methyl Tertiary Butyl Ether (MTBE) dan                        plant that will be built in Cilegon, Banten. The
         Butene-1 yang akan dibangun di Cilegon,                              work has been completed in third quarter of
         Banten. Pekerjaan tersebut telah selesai pada                        2020. In relation with the merger of PBI into
         kuartal ketiga tahun 2020. Sehubungan                                CAP effective as of January 1, 2020, all
         dengan telah bergabungnya PBI ke dalam CAP                           obligations of PBI under these agreements are
         efektif tanggal 1 Januari 2020, maka seluruh                         transferred by law to CAP and those
         kewajiban PBI berdasarkan perjanjian ini                             obligations      thereafter      become      the
         beralih demi hukum         kepada CAP dan                            responsibility of CAP.
         kewajiban     kewajiban    tersebut    dengan
         demikian menjadi tanggung jawab CAP.

    g.   Pada    tanggal   18   Januari  2018,    CAP             j.   g.     On January 18, 2018, CAP entered into the
         mengadakan perjanjian dengan PT SCG Barito                           agreement with PT SCG Barito Logistics to
         Logistics untuk pengiriman produk petrokimia                         deliver petrochemical products and warehouse
         dan warehouse operational yang akan                                  operational which will expire on December 31,
         berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.                              2022.

    h.   Pada bulan April 2018, CAP mengadakan                    k.   h.     In April 2018, CAP entered into a contract
         perpanjangan kontrak atas perjanjian Network                         extension on the agreement of Network
         Integration Optimization and IT Infrastructure                       Integration, Optimization and IT Infrastructure
         Manage Services dengan PT IBM Indonesia                              Manage Services with PT IBM Indonesia (IBM).
         (IBM). Berdasarkan perjanjian ini, IBM                               Under this agreement, IBM agreed to provide
         menyetujui untuk menyewakan peralatan IT                             IT equipment and infrastructure to CAP. This
         dan jaringannya kepada CAP. Perjanjian ini                           agreement will expire in April 2023.
         akan berakhir pada bulan April 2023.

    i.   Pada     tanggal     27    April  2018,    CAP2          l.   i.     On April 27, 2018, CAP2 entered into the
         mengadakan perjanjian dengan Lummus                                  agreement with Lummus Technology LLC to
         Technology LLC untuk pengadaan lisensi dan                           license and engineering design for Olefin and
         desain teknik untuk pabrik Olefin dan                                Butadiene plant; Basell Polyolefine GmbH and
         Butadiene; Basell Polyolefine GmbH dan Basell                        Basell Poliolefine Italia S.r.l to license for HDPE
         Poliolefine Italia S.r.l untuk pengadaan lisensi                     and LDPE plant; GTC Technology US, LLC to
         proses pabrik HDPE dan LDPE; GTC                                     license, basic engineering dan technical
         Technology US, LLC untuk pengadaan lisensi,                          services for Aromatic Recovery Unit (ARU)
         rekayasa dasar dan teknik teknologi Aromatic                         technology; and Texplore Co., Ltd. to license
         Recovery Unit (ARU); dan Texplore Co., Ltd.,                         E-Lene technology package for Polypropylene
         untuk pengadaan lisensi teknologi E-Lene                             plant.
         untuk pabrik Polypropylene.

         Pabrik akan dibangun di Cilegon, Banten dan                          The plants will be built in Cilegon, Banten and
         seluruh pekerjaan tersebut diekspektasi untuk                        all works are expected to be completed in
         selesai pada 2025-2026.                                              2025-2026.

    j.   Pada   tanggal   10    Januari  2020, CAP                     j.     On January 10, 2020, CAP entered into
         menandatangani perjanjian dengan Foster                              agreement with Foster Wheeler (Thailand)
         Wheeler (Thailand) Limited untuk lisensi                             Limited to license Front-End Engineering
         Front-End Engineering Design Contract untuk                          Design Contract for Balance of Complex
         Balance of Complex (desain untuk fasilitas                           (design of the common facilities such as road,
         umum seperti jalan, penerangan jalan,                                street lighting, telecommunication, drainage)
         telekomunikasi, drainase) yang akan berakhir                         which will expire in 18 months from FEED
         18 bulan dari tanggal penyelesaian pekerjaan                         services completion date.
         Front-End Engineering Design.


                                                            - 164 -
                                                        379
Page 404
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                      DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                          THE YEARS THEN ENDED (Continued)

    k.   Pada    tanggal    4   Mei    2020,  CAP                    k.     On May 4, 2020, CAP entered into operating
         menandatangani perjanjian sewa menyewa                             lease agreement for warehouse with PT Panca
         gudang dengan PT Panca Puri Perkasa yang                           Puri Perkasa which will expire in November
         akan berakhir pada November 2030.                                  2030.

    l.   Pada    tanggal   16    Juni  2020,   CAP                   l.     On June 16, 2020, CAP entered into land lease
         menandatangani     perjanjian pemanfaatan                          agreement for pipeline installation with
         lahan untuk pemasangan jalur pipa gas                              PT Pertamina Gas which will expire on
         dengan PT Pertamina Gas yang akan berakhir                         August 14, 2023.
         pada tanggal 14 Agustus 2023.

    m. Klaim audit pemerintah                                   m. m. Government audit claim

         Catatan akuntansi dan laporan Joint Venture            n.          The accounting records and reports of the
         dan JOC merupakan subjek audit oleh SKK                            Joint Venture and JOC are subjected to an
         Migas, PGE dan/atau Pemerintah. Temuan                             audit by SKK Migas, PGE and/or the
         yang timbul dari audit ini disetujui oleh Grup                     Government. Findings arising from these
         dan dicatat dalam catatan pembukuannya,                            audits are either agreed by the Group and
         atau diperselisihkan. Resolusi klaim yang                          recorded in its accounting records, or are
         disengketakan mungkin memerlukan proses                            disputed. Resolution of disputed claims may
         negosiasi panjang yang dapat berlanjut                             require   a   lengthy   negotiation   process
         selama beberapa tahun.                                             extending over a number of years.

         SEG-WW                                                 o.          SEG-WW

         Audit 2012                                             p.          Audit 2012

         Sampai tanggal 31 Desember 2020, SEG-WW                q.          As of December 31, 2020, SEG-WW has
         memiliki berbagai temuan sengketa yang                             various    disputed    findings   outstanding
         belum selesai sebesar US$ 15.777 ribu untuk                        amounting to US$ 15,777 thousand for the
         periode sampai dengan tahun buku yang                              periods    up   to  financial   year    ended
         berakhir pada tanggal 31 Desember 2012.                            December 31, 2012. If these findings
         Jika temuan ini diterima, beban pajak                              materialize, the income tax expense and
         penghasilan dan penyisihan produksi terhadap                       production allowance to PGE will increase by
         PGE akan meningkat masing-masing sebesar                           US$ 5,364 thousand and US$ 631 thousand,
         US$ 5.364 ribu dan US$ 631 ribu.                                   respectively.

         Manajemen berkeyakinan bahwa temuan                    r.          Management believes that the 2012 audit are
         audit 2012 tidak mendasar, sehingga tidak                          without merit. Therefore, no accruals are
         ada akrual yang diakui dalam laporan                               recognized in the consolidated financial
         keuangan konsolidasian.                                            statements.
                                                                s.
         Audit 2013-2014                                        t.          Audit 2013-2014

         Pada tanggal 26 Mei 2016, Badan Pengawasan             u.          On May 26, 2016, the Finance and
         Keuangan      dan    Pembangunan     ("BPKP")                      Development Supervisory Agency (“BPKP”)
         mengeluarkan      laporan   audit  2013-2014                       issued their 2013-2014 audit report with
         dengan temuan sejumlah US$ 3.763 ribu.                             findings totaling US$ 3,763 thousand. Most of
         Sebagian besar temuan berkaitan dengan                             the findings pertain to the dispute over the
         perselisihan mengenai jumlah biaya overhead                        amount of the parent company overhead and
         entitas induk dan beban yang tidak dapat                           non-deductible expenses recognized by SEG-
         dikurangkan yang diakui oleh SEG-WW,                               WW, with total amount of US$ 1,575 thousand
         dengan      jumlah     keseluruhan    sebesar                      and US$ 2,187 thousand, respectively. On
         US$ 1.575 ribu dan US$ 2.187 ribu. Pada                            September 5, 2016, SEG-WW received a
         tanggal    5    September    2016,   SEG-WW                        notification letter from DGB in relation to such
         menerima       surat    pemberitahuan     dari                     audit report with total underpayment of
         Direktorat    Jenderal    Anggaran     (“DJA”)                     Government’s share amounting to US$ 1,250
         sehubungan dengan laporan audit tersebut                           thousand.
         dengan jumlah kurang bayar atas bagian
         Pemerintah sebesar US$ 1.250 ribu.

         Pada tanggal 1 Desember 2016, SEG-WW                   v.          On December 1, 2016, SEG-WW submitted an
         mengajukan surat keberatan kepada DJA                              objection letter to DGB with regards to the
         sehubungan dengan surat pemberitahuan                              underpayment notification letter. To be able to
         kekurangan    pembayaran.    Untuk  dapat                          proceed with the objection process, on
         melanjutkan     proses  keberatan,   pada                          December 2, 2016, SEG-WW paid the
         2 Desember 2016, SEG-WW membayar                                   underpayment      of    Government’s     share
         kurang bayar bagian Pemerintah sebesar                             amounting to US$ 1,250 thousand to DGB and
         US$ 1.250 ribu kepada DJA dan menyerahkan                          submitted an objection letter.
         surat keberatan.
                                                                w.


                                                          - 165 -
                                                      380
Page 405
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                    THE YEARS THEN ENDED (Continued)

       Pada 26 Januari 2018, SEG-WW menerima                  x.      On January 26, 2018, SEG-WW received the
       Surat Menteri Keuangan S-13 /MK.2/2018                         Ministry of Finance Letter No. S-13/MK.2/2018
       yang menolak keberatan SEG-WW ("Surat                          rejecting SEG-WW’s objections (the “Decision
       Keputusan").                                                   Letter”).

       Tahap Objection                                        y.      Objection Stage
                                                              z.
       Pada tanggal 25 April 2018, SEG-WW                     æ.      On April 25, 2018, SEG-WW filed a claim
       mengajukan klaim terhadap Kementerian                          against the Ministry of Finance at the Jakarta
       Keuangan di Pengadilan Tata Usaha Negara                       State Administrative Court (“PTUN”) to dispute
       Jakarta (“PTUN”) untuk membantah Surat                         the Decision Letter.
       Keputusan.

       Pada tanggal 26 November 2018, PTUN                    ø.      On November 26, 2018, PTUN pronounced the
       mengumumkan putusan yang mendukung                             verdicts in favor of SEG-WW. The verdicts are
       SEG-WW. Putusannya adalah sebagai berikut:                     as follows:
       1. Mengabulkan semua tuntutan hukum.                           1. Grant all of the lawsuits.
          a. Kementerian Keuangan tidak memiliki                           a. The Ministry of Finance has no
             wewenang       untuk     mengumpulkan                             authority to collect the Non-tax State
             Penerimaan     Negara     Bukan    Pajak                          Revenue (“PNBP”);
             (“PNBP”);
          b. Kementerian Keuangan tidak memiliki                          b.   The Ministry of Finance has no
             wewenang untuk meminta BPKP untuk                                 authority to request an audit to BPKP
             melakukan audit tentang kewajiban                                 on SEG-WW’s PNBP obligations;
             PNBP SEG-WW;
          c. Kementerian Keuangan tidak memiliki                          c.   The Ministry of Finance has no
             wewenang        untuk       memutuskan                            authority to decide the overpayment
             kelebihan pembayaran atau kekurangan                              or underpayment of SEG-WW’s PNBP
             pembayaran      dari   PNBP    SEG-WW                             based on BPKP audit result;
             berdasarkan hasil audit BPKP;
          d. Objek perselisihan tersebut melanggar                        d. The objects of the dispute violated the
             hukum PNBP; dan                                                 PNBP law; and
          e. Objek perselisihan itu bertentangan                         e. The objects of the dispute were in
             dengan general principles of good                               contrary to the general principles of
             governance.                                                     good governance.
       2. Mengumumkan          ketidaksahan      dan                  2. Declare null and void the Decision Letter.
          membatalkan Surat Keputusan.
       3. Mewajibkan Kementerian Keuangan untuk                       3. Require the Ministry of Finance to revoke
          mencabut Surat Keputusan.                                      the Decision Letter.
       4. Kementerian Keuangan membayar semua                         4. The Ministry of Finance to pay all of the
          biaya pengadilan sebesar Rp 272 ribu.                          court fees of Rp 272 thousand.

       Tahap Banding                                          å.      Appeal Stage
                                                              aa.
       Pada tanggal 6 Februari 2019, Kementerian              bb.     On February 6, 2019, the Ministry of Finance
       Keuangan menyerahkan memorandum banding                        submitted a memorandum of appeal to State
       ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara                         Administrative High Court (“PTTUN”) in
       (“PTTUN”) sebagai tanggapan atas keputusan                     response to the decision issued by PTUN
       yang dikeluarkan oleh PTUN tentang laporan                     regarding 2013-2014 audit reports. On
       audit 2013-2014. Pada 21 Februari 2019, SEG-                   February 21, 2019, SEG-WW submitted the
       WW     menyerahkan    kontra   memorandum                      contra memorandum of appeal to PTTUN.
       banding ke PTTUN.
                                                              cc.
       Pada     tanggal  29    April   2019,   PTTUN          dd.     On April 29, 2019, PTTUN issued its appeal
       mengeluarkan keputusan bandingnya yang                         decision in favour of the Ministry of Finance as
       mendukung Kementrian Keuangan sebagai                          defendant. In its exception, PTTUN accepted
       terdakwa. Dalam pengecualiannya, PTTUN                         the exception of the defendant on the absolute
       menerima pengecualian dari terdakwa tentang                    competence of the court and declared that the
       kompentensi      absolut     pengadilan   dan                  PTUN has no authority to adjudicate such a quo
       menyatakan bahwa PTUN tidak berwenang                          case. In the principal case, the appeal decisions
       untuk mengadili perkara a quo. Dalam pokok                     are as follows:
       perkara, keputusan banding adalah sebagai
       berikut:

       1.   Menyatakan bahwa keberatan dari SEG-              ee.    1.   Declare that the objections from SEG-WW,
            WW     sebagai  penggugat   tidak   bisa                      as the plaintiffs are not acceptable.
            diterima.
       2.   Menghukum Penggugat/Terbanding untuk                     2.   Convict the Plaintiff/Comparable to pay the
            membayar biaya perkara dalam dua                              court fees in the two level of courts which
            tingkat    pengadilan   yang      dalam                       in this appeal examination is determined in
            pemerikasan banding ditetapkan sebesar                        the amount of Rp 250 thousand.
            Rp 250 ribu.



                                                        - 166 -
                                                    381
Page 406
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                 DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                     THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Sebelum menyampaikan klaim tersebut kepada                   3. Prior to the filing of such claims to PTUN,
       PTUN, SEG-WW telah mengirim surat klarifikasi                   SEG-WW had sent a clarification request letter
       tentang    interpretasi  wewenang     untuk                     about the interpretation of authority to solve
       menyelesaikan perselisihan. Pada tanggal                        the dispute. On August 10, 2018, PTTUN
       10 Agustus 2018, PTTUN menjawab permintaan                      replied SEG-WW’s request through a letter
       SEG-WW melalui surat yang menyatakan                            stating that in accordance with the Supreme
       bahwa sesuai dengan Surat Edaran Mahkamah                       Court Circular Letter No. 4 year 2016, and after
       Agung No. 4 tahun 2016, dan setelah                             the issuance of Law No. 30 year 2014
       dikeluarkannya Undang-Undang No. 30 tahun                       regarding the state administration, the
       2014 tentang administrasi negara, bahwa                         authority to solve the dispute related to the
       wewenang untuk menyelesaikan sengketa                           state administrative would be under PTUN.
       terkait administrasi negara akan berada di
       bawah PTUN.

       Tahap Kasasi                                           ff.        Cassation Stage
                                                                    4.
       Pada tanggai 23 Mei 2019, SEG-WW                       gg.        On May 23, 2019, SEG-WW requested a
       mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung                               cassation to the Supreme Court in response to
       sebagai tanggapan terhadap keputusan PTUN                         the PTUN decision above, which opposed their
       di atas, yang bertentangan dengan jawaban                         response to the SEG-WW clarification letter. On
       mereka terhadap surat klarifikasi SEG-WW.                         June 10, 2019, the Ministry of Finance filed a
       Pada 10 Juni 2019, Kementerian Keuangan                           counter appeal to the Supreme Court. Based on
       mengajukan     kontra  memori   kasasi    ke                      acceptance letter for the appeal decision
       Mahkamah       Agung.  Berdasarkan     surat                      received by SEG-WW on January 27, 2020, the
       penerimaan untuk keputusan kasasi yang                            Supreme Court rejected the appeal filled by
       diterima oleh SEG-WW pada 27 Januari 2020,                        SEG-WW.
       Mahkamah Agung menolak kasasi yang
       diajukan oleh SEG-WW.

       Pada    tanggal 16 Juli 2020, SEG-WW                         5. On July 16, 2020, SEG-WW submit a review to
       menyerahkan nota peninjauan kembali ke                          the Supreme Court. As of December 31, 2020,
       Mahkamah Agung. Sampai dengan tanggal                           management is still in the judicial review
       31 Desember 2020, manajemen masih dalam                         process of the cassation decision. Management
       proses peninjauan kembali atas keputusan                        believes that there has been a major error in
       kasasi tersebut. Manajemen berkeyakinan                         the appeal decision because it is not in
       bahwa ada kesalahan besar pada keputusan                        accordance with the new law that has been
       kasasi karena tidak sesuai dengan undang-                       updated, so that no accruals of prepaid tax are
       undang baru yang telah diperbarui, sehingga                     recognized in the consolidated financial
       tidak ada akrual atas pajak dibayar dimuka                      statements.
       yang     diakui dalam   laporan   keuangan
       konsolidasian.

       Audit 2015                                             hh.        2015 Audit

       Pada tanggal 15 September 2017, BPKP                   ii.        On September 15, 2017, BPKP issued their
       menerbitkan laporan audit 2015 dengan                             2015 audit report with findings totaling
       temuan berjumlah US$ 2.234 ribu. Sebagian                         US$ 2,234 thousand. Most of the findings
       besar temuan berkaitan dengan perselisihan                        pertain to the dispute over the amount of the
       jumlah overhead perusahaan induk dan biaya                        parent company overhead and non-deductible
       yang tidak dapat dikurangkan yang diakui oleh                     expenses recognized by SEG-WW, with
       SEG-WW, dengan jumlah total masing-masing                         total amount of US$ 1,286 thousand and
       US$ 1.286 ribu dan US$ 947 ribu. Selanjutnya,                     US$ 947 thousand, respectively. Subsequently,
       pada 2016, temuan terkait dengan biaya yang                       in 2016, the findings related to non-deductible
       tidak dapat berkurang dari US$ 947 ribu                           were reduced from US$ 947 thousand to
       menjadi US$ 380 ribu.                                             US$ 380 thousand.
                                                              jj.
       Karena SEG-WW berada dalam posisi rugi pada            kk.        Since SEG-WW was in a loss position in 2015,
       tahun 2015, temuan-temuan ini kemudian                            these findings were then carried forward to
       diteruskan ke tahun 2016, sebagai koreksi rugi                    2016, as tax loss carry forward correction.
       fiskal yang harus dilakukan.
                                                              ll.




                                                        - 167 -
                                                    382
Page 407
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                  DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                      THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Audit 2016                                             mm.       2016 Audit
                                                              nn.
       Pada 1 Juli 2019, BPKP menerbitkan laporan                      On July 1, 2019, BPKP issued its 2016
       audit    2016   dengan    temuan    berjumlah                   audit      report    with  findings  totalling
       US$ 2.165 ribu. Sebagian besar temuan                           US$ 2,165 thousand. Most of the findings
       berkaitan   dengan    perselisihan   mengenai                   pertain to the dispute over the amount of the
       jumlah overhead perusahaan induk dan biaya                      parent company overhead and non-deductible
       yang tidak dapat dikurangkan yang diakui oleh                   expenses recognized by the Company, with
       SEG-WW, dengan jumlah total masing-masing                       total amount of US$ 1,505 thousand and
       sebesar US$ 1.505 ribu dan US$ 660 ribu                         US$ 660 thousand (including US$380 thousand
       (termasuk US$ 380 ribu untuk koreksi rugi                       of 2015 tax loss carryforward correction),
       fiskal tahun 2015). Pada tanggal 12 Februari                    respectively. On February 12, 2020, SEG-WW
       2020, SEG-WW menerima surat pemberitahuan                       received a letter of underpayment from DJA
       kurang bayar dari DJA sebesar US$ 213 ribu                      amounting to US$ 213 thousand and
       dan US$ 2 ribu. SEG-WW telah membayar                           US$ 2 thousand. SEG-WW paid the amount
       jumlah yang ditagihkan tersebut di bulan Maret                  billed in March 2020 and management does not
       2020 dan manajemen tidak berencana untuk                        plan to file an objection.
       mengajukan keberatan.

       Kelompok Kontraktor Darajat                            oo.       Darajat Contractor Group

       Sampai dengan tanggal 31 Desember 2020,                pp.       As of December 31, 2020, the SEGD-I and
       SEGD-I and SEGD-II (“Kelompok Kontraktor                         SEGD-II (“Darajat Contractor Group”) has
       Darajat”) memiliki berbagai temuan audit dari                    various audit findings from the Government
       auditor Pemerintah sejumlah US$ 11.815 ribu                      auditors amounting to US$ 11,815 thousand
       untuk    periode    2004-2016.     Manajemen                     for the period of 2004-2016. Management
       berkeyakinan bahwa, sesuai dengan peraturan                      believes that, in accordance with Indonesia tax
       perpajakan Indonesia, Pertamina Production                       regulation, Pertamina Production Allowance
       Allowance (“PPA”) dapat dikategorikan sebagai                    (“PPA”) can be categorized as expenses from
       biaya yang dikeluarkan oleh Kelompok                             Darajat Contractor Group to obtain, maintain
       Kontraktor    Darajat   untuk     memperoleh,                    and manage their income. Based on that fact,
       memelihara dan mengelola pendapatannya.                          management believes that PPA should be
       Atas dasar itu, manajemen berkeyakinan                           classified as deductible expenses that could be
       bahwa PPA harus diklasifikasikan sebagai biaya                   used as deduction of government portion. If
       yang dapat dikurangkan sehingga diperlakukan                     these findings materialize, the income tax
       sebagai    pengurang     perhitungan   bagian                    expense will increase by US$ 5,607 thousand.
       pemerintah. Jika temuan ini terlaksana, beban
       pajak penghasilan akan meningkat sebesar
       US$ 5.607 ribu.

       Sehubungan       dengan    temuan     auditor          qq.       In relation with other government auditor
       Pemerintah lainnya, DJA menerbitkan Surat                        findings, Directorate General of Budget (“DGB”)
       Bagian Pemerintah yang kurang bayar untuk                        issued underpayment Government Letter for
       periode 2013-2016 sejumlah US$ 1.220 ribu                        period 2013 – 2016 amounting to US$ 1,220
       yang    telah   dibayarkan   oleh Kelompok                       thousand that have been paid by Darajat
       Kontraktor Darajat. Jika sisa temuan ini                         Contractor Group. If the balance of this audit
       diperhitungkan, beban pajak penghasilan akan                     findings has been considered, income tax
       meningkat sebesar U$ 890 ribu.                                   expense will increase by US$ 890 thousand.
                                                              rr.
       Audit 2004-2012                                        ss. A     2004-2012 Audit
                                                              tt.
       Kelompok      Kontraktor    Darajat  memiliki          uu.       Darajat Contractor Group have several audit
       berbagai temuan audit dari auditor Pemerintah                    findings from Government auditor for period
       untuk periode 2004-2012 sejumlah US$ 3.465                       2004-2012 amounting to US$ 3,465 thousand
       ribu terkait temuan PPA dan US$ 2.214 ribu                       in relation with PPA finding and US$ 2,214
       terkait   temuan      lainnya.   DJA   belum                     thousand in relation with other findings. DGB
       menerbitkan surat bagian Pemerintah yang                         have not issued underpayment Government
       kurang bayar terkait audit ini. Jika temuan                      letter in relation with this audit. If the findings
       terkait PPA diperhitungkan, beban pajak                          related with PPA has been considered, income
       penghasilan     akan      meningkat   sebesar                    tax expense will be increase by US$ 3,465
       US$ 3.465 ribu. Dan jika temuan lain                             thousand. And if other audit findings has been
       diperhitungkan, beban pajak penghasilan akan                     considered, income tax expense will be
       meningkat sebesar US$ 753 ribu.                                  increase by US$ 753 thousand.




                                                        - 168 -
                                                    383
Page 408
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                  DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                      THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Audit 2006 dan 2010                                      vv.     2006 and 2010 Audit

       Pada tahun 2013 dan 2014, Direktorat Jenderal            ww.     In 2013 and 2014, Directorate General of Tax
       Pajak (“DJP”) menerbitkan surat ketetapan                        (“DGT”) issued tax assessment regarding PPA
       pajak terkait klaim audit PPA untuk tahun fiskal                 audit claims for fiscal year 2006 and 2010. The
       2006 dan 2010. Kelompok Kontraktor Darajat                       Darajat Contractor group filed an objection to
       mengajukan keberatan atas SKP ini, yang                          this tax assessment, which was rejected by
       ditolak oleh DJP. Dalam hal ini, Kelompok                        DGT. In this regard, the Darajat Contractor
       Kontraktor Darajat mengajukan banding ke                         Group filed appeals to the tax court on
       pengadilan pajak pada 22 Juni 2015 yang                          June 22, 2015 which result was in favor to the
       hasilnya menguntungkan kelompok Kontraktor                       Darajat Contractor group for fiscal year 2006
       Darajat untuk tahun fiskal 2006 sejumlah                         amounting to US$ 115 thousand. DGT filed
       US$ 115 ribu. DJP mengajukan pertimbangan                        reconsideration against the result to the
       ulang terhadap hasilnya ke Mahkamah Agung                        Supreme Court on May 23, 2017 and is still
       pada tanggal 23 Mei 2017 dan masih                               awaiting the Supreme Court decision for this
       menunggu keputusan Mahkamah Agung untuk                          reconsideration.
       peninjauan kembali ini.
                                                                xx.
       Kelompok      Kontraktor   Darajat  menerima                    The Darajat Contractor Group received tax
       putusan      pengadilan    pajak    tertanggal                  court verdict dated February 19, 2018 in
       19 Februari 2018 sehubungan dengan temuan                       relation to PPA audit finding for fiscal year 2010
       audit PPA untuk tahun fiskal 2010 sebesar                       amounting to US$ 186 thousand, which
       US$ 186 ribu, yang menyetujui keputusan DJP.                    approved the DGT decision. On May 18, 2018,
       Pada tanggal 18 Mei 2018, Kelompok                              the Darajat Contractor Group re-submitted an
       Kontraktor     Darajat   mengajukan    kembali                  appeal to the Supreme Court related to this
       banding ke Mahkamah Agung terkait dengan                        matter.
       masalah ini.

       Pada tanggal 14 Januari 2019, Kelompok                          On January 14, 2019, Darajat Contractor Group
       Kontraktor   Darajat  menerima    keputusan                     received verdicts from Supreme Court in
       pengajuan kembali dari Mahkamah Agung                           relation with PPA audit finding audit fiscal 2010
       terkait dengan temuan audit PPA tahun fiskal                    that reject the appeal from Darajat Contractor
       2010 yang menolak permintaan pengajuan                          Group. As of now, the management is still
       kembali dari Kelompok Kontraktor Darajat.                       reviewing probability of legal action in relation
       Saat    ini, manajemen    masih    mengkaji                     with this case.
       kemungkinan tindakan hukum terkait kasus
       ini.

       Untuk surat ketetapan pajak lainnya terkait                     For other tax assessments relating to the 2010
       audit 2010 sebesar US$ 194 ribu, pengadilan                     audit of US$ 194 thousand, the tax court issued
       pajak mengeluarkan keputusan yang memihak                       a    decision  in   favor   of   SEGD-II     on
       SEGD-II di tanggal 5 September 2019. DJP                        5 September 2019. The DGT submitted a
       mengajukan peninjauan kembali terhadap hasil                    review of the results of the Supreme Court
       keputusan      Mahkamah     Agung      pada                     decision on December 12, 2019 and is still
       12 Desember 2019 dan masih menunggu                             awaiting a Supreme Court decision on review.
       keputusan Mahkamah Agung atas peninjauan
       kembali tersebut.

       PPN ditangguhkan                                                Deferred VAT

       Sebagaimana dinyatakan di Surat Ketetapan                       As stated in the Tax Assessment Letter (SKP)
       Pajak (SKP) yang dikeluarkan oleh Kantor                        issued by the Individual & Corporate Tax Office
       Pajak Badan & Orang Asing (Badora) untuk                        (Badora) for the Darajat Contracting Group on
       Kelompok Kontraktor Darajat pada 24 Januari                     January 24, 2000, the Darajat Contracting
       2000, Kelompok Kontraktor Darajat harus                         Group must pay all deferred VAT amounting to
       membayar semua PPN ditangguhkan sebesar                         Rp 90 billion.
       Rp 90 miliar.

       Kelompok Kontraktor Darajat mengajukan                          The Darajat Contractor Group filed an objection
       keberatan atas surat tersebut dan berdasarkan                   letter and based on a decree from the DGT on
       surat keputusan dari DJP tanggal 7 Februari                     February 7, 2001, the amount to be paid was
       2001, jumlah yang harus dibayar berkurang                       reduced to Rp 71 billion and a fine of Rp 1.4
       menjadi sebesar Rp 71 miliar dan ditambahkan                    billion was added. Based on the decree, the
       denda sebesar Rp 1,4 miliar. Atas surat                         Darajat Contractor Group pays the deferred
       keputusan tersebut Kelompok Kontraktor                          VAT including penalties and then submits an
       Darajat     membayar      PPN    ditangguhkan                   appeal to the tax court for the obligation to pay
       termasuk denda dan kemudian mengajukan                          the deferred VAT along with the value of the
       banding ke pengadilan pajak atas keharusan                      penalty.
       untuk membayar PPN yang ditangguhkan
       beserta nilai dendanya.



                                                          - 169 -
                                                      384
Page 409
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                               DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                   THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Pada tanggal 3 Januari 2002, Kelompok                        On January 3, 2002, the Darajat Contracting
       Kontraktor Darajat menerima Surat Tagihan                    Group received a Tax Collection Letter stating
       Pajak yang menyatakan adanya denda                           that there was a late payment penalty for
       keterlambatan bayar atas PPN ditangguhkan                    deferred VAT amounting to Rp 21.7 billion.
       sebesar Rp 21,7 miliar.

       Pada tanggal 3 Mei 2002, pengadilan pajak                    On May 3, 2002, the tax court issued a decision
       mengeluarkan keputusan yang menyetujui                       approving the tax office's assessment which
       penilaian kantor pajak yang menyatakan                       states that the deferred VAT must be paid.
       bahwa PPN tangguhan tersebut harus dibayar.                  Therefore, the Darajat Contracting Group
       Oleh karena itu, Kelompok Kontraktor Darajat                 appealed to the Supreme Court against the
       mengajukan banding ke Mahkamah Agung atas                    court's decision.
       keputusan pengadilan tersebut.

       Pada September 2002, Kelompok Kontraktor                     In September 2002, the Darajat Contracting
       Darajat membayar Rp 1,9 miliar dari denda                    Group paid Rp 1.9 billion of the previously
       yang ditetapkan sebelumnya yaitu sebesar                     determined fine of Rp 21.7 billion. The amount
       Rp 21,7 miliar. Jumlah yang dibayarkan                       paid was charged to the December 31, 2002
       tersebut telah dibebankan di laporan laba rugi               income statement.
       31 Desember 2002.

       Pada September 2003, Mahkamah Agung                          In September 2003, the Supreme Court issued
       mengeluarkan keputusan yang berpihak pada                    a decision in favor of the Dajarat Contracting
       Kelompok Kontraktor Dajarat. Selanjutnya, di                 Group. Subsequently, on May 27, 2004, the
       tanggal 27 Mei 2004, DJP mengeluarkan surat                  DGT issued a decree on the implementation of
       keputusan tentang pelaksanaan keputusan dari                 a decision from the Supreme Court that
       Mahkamah      Agung    yang    membatalkan                   canceled the obligation to pay deferred VAT for
       keharusan untuk membayar PPN ditangguhkan                    the Darajat Contractor Group.
       untuk Kelompok Kontraktor Darajat.

       Namun, di Juni 2004, DJP mengeluarkan                        However, in June 2004, the DGT issued a
       keputusan lebih lanjut untuk membatalkan                     further decision to cancel the decision letter on
       surat   keputusan    tentang   pelaksanaan                   the implementation of the decision from the
       keputusan dari Mahkamah Agung.                               Supreme Court.

       Pada November 2010, Kelompok Kontraktor                      In November 2010, the Darajat Contracting
       Darajat melalui suratnya ke kantor pajak telah               Group through its letter to the tax office
       meminta proses pemindahbukuan sebesar                        requested the book-entry process of Rp 71
       Rp 71 miliar dan pengembalian dana denda                     billion and refund of a fine of Rp 1.4 billion.
       sebesar Rp 1,4 miliar.

       Pada Juni 2013, Kelompok Kontraktor Darajat                  In June 2013, the Darajat Contracting Group
       menerima surat penyitaan untuk rekening                      received a seizure letter for its bank account
       banknya dari kantor pajak untuk menerima                     from the tax office to receive payment for the
       pembayaran atas Surat Ketetapan Pajak 2002                   2002 Tax Assessment Letter. The Tax Office is
       tersebut. Kantor Pajak masih berpendapat                     still of the opinion that the Darajat Contracting
       bahwa Kelompok Kontraktor Darajat perlu                      Group needs to pay a late fee on unpaid
       membayar denda keterlambatan atas PPN                        deferred VAT amounting to Rp 21.7 billion. The
       ditangguhan yang belum dibayar sebesar                       Darajat Contracting Group filed a lawsuit for
       Rp 21,7 miliar. Kelompok Kontraktor Darajat                  the confiscation letter. On August 19, 2014
       mengajukan gugatan atas surat penyitaan                      through a decree from the tax court, the
       tersebut. Pada tanggal 19 Agustus 2014                       Darajat Contracting Group won the suit.
       melalui surat keputusan dari pengadilan pajak,
       Kelompok Kontraktor Darajat memenangkan
       gugatan tersebut.

       Sebagaimana        dijelaskan   diatas,    PPN               As explained above, deferred VAT of Rp 72.4
       ditangguhkan sebesar Rp 72,4 miliar setara                   billion, equivalent to US $ 5.2 million, was paid
       dengan US$ 5,2 juta telah dibayar dan dicatat                and recorded as other account receivables from
       sebagai piutang lain-lain kepada pihak ketiga -              third parties - noncurrent in the consolidated
       tidak lancar di laporan keuangan konsolidasian.              financial statements.




                                                         - 170 -
                                                     385
Page 410
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                 DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                     THE YEARS THEN ENDED (Continued)
x




       Kelompok Kontraktor Darajat meyakini jumlah                    The Darajat Contracting Group believes the
       tersebut akan dikembalikan oleh Kantor Pajak                   amount will be returned by the Tax Office or
       atau diganti dari Pemerintah Indonesia (“GOI”)                 replaced by the Government of Indonesia
       sesuai dengan keputusan Mahkamah Agung,                        ("GOI") in accordance with the decision of the
       yang berpihak pada Kelompok Kontraktor                         Supreme Court, which is in favor of the Darajat
       Darajat. Karena Kelompok Kontraktor Darajat                    Contracting Group. Because the Darajat
       telah mulai membayar “Government Share”                        Contracting   Group   has    begun     to  pay
       sesuai dengan ketentuan JOC dan Peraturan                      "Government Share" in accordance with JOC
       Pemerintah yang berlaku. Oleh karena itu,                      provisions    and   applicable     Government
       tidak ada penyisihan kerugian penurunan nilai                  Regulations. Therefore, no allowance for
       untuk piutang atas PPN yang ditangguhkan                       receivables from deferred VAT has been
       yang telah diakui di laporan keuangan                          recognized in the consolidated financial
       konsolidasian.                                                 statements.

       Audit 2013-2014                                                2013-2014 Audit
                                                              yy.
       Pada tanggal 5 September 2016, Kelompok                zz.     On September 5, 2016, the Darajat’s
       Kontraktor Darajat menerima surat ketetapan                    Contractor Group received audit findings
       kurang bayar bagian pemerintah sebesar                         assessment letter claiming an underpayment of
       US$ 1.043 ribu, terkait temuan tahun 2013-                     the government share amounting to US$ 1,043
       2014. Kelompok Kontraktor telah membayar                       thousand, related to year 2013-2014 findings.
       jumlah tersebut dan mengajukan surat                           The Contractor group has paid the amount and
       keberatan    kepada    DJA   pada   tanggal                    submitted objection letter to DGB on
       1 Desember 2016. Kelompok Kontraktor                           December 1, 2016. The Darajat’s Contractor
       Darajat telah mengirimkan surat pengajuan                      Group has sent the submission letter for new
       bukti baru sesuai dengan PP No. 34 tahun                       proof on January 25, 2018 in accordance with
       2010 pada tanggal 25 Januari 2018. Pada                        PP No. 34 Year 2010. On January 26, 2018,
       tanggal   26   Januari   2018,  DJA    telah                   DGB issued decision letter for overpayment of
       mengeluarkan surat keputusan lebih bayar                       government share for the year 2013-2014.
       bagian    pemerintah    tahun   2013-2014.                     Based on the decision letter, DGB approved the
       Berdasarkan surat keputusan tersebut, DJA                      objection amounting to US$ 15 thousand.
       memberi persetujuan atas keberatan sebesar
       US$ 15 ribu.
                                                              ææ.
       Tahap Objection                                        øø.     Objection Stage
                                                              åå.
       Pada tanggal 25 April 2018, Kelompok                   aaa.    On April 25, 2018, the Darajat’s Contractor
       Kontraktor Darajat mengajukan klaim terhadap                   Group filed a claim against the Ministry of
       Kementerian    Keuangan   di   PTUN    untuk                   Finance at the PTUN to dispute the Decision
       membantah Surat Keputusan.                                     Letter.

       Pada tanggal 26 November 2018, PTUN                    bbb.     On November 26, 2018, PTUN announced the
       mengumumkan putusan yang mendukung                              verdicts in favor of the Darajat Contractor
       Kelompok Kontraktor Darajat. Putusannya                         Group. The verdicts are as follows:
       adalah sebagai berikut:
       1) Mengabulkan semua tuntutan hukum.                            1) Grant all of the lawsuits.
           a. Kementerian Keuangan tidak memiliki                         a. The Ministry of Finance has no authority
               wewenang      untuk     mengumpulkan                          to collect the Non-tax State Revenue
               Penerimaan Negara Bukan Pajak                                 (“PNBP”);
               (“PNBP”);
           b. Kementerian Keuangan tidak memiliki                         b. The Ministry of Finance has no authority
               wewenang untuk meminta BPKP untuk                             to request an audit to BPKP on the
               melakukan audit tentang kewajiban                             Darajat    Contractor    Group    PNBP
               PNBP Kelompok Kontraktor Darajat;                             obligations;
           c. Kementerian Keuangan tidak memiliki                         c. The Ministry of Finance has no authority
               wewenang        untuk     memutuskan                          to    decide   the    overpayment     or
               kelebihan       pembayaran        atau                        underpayment of the Darajat Contractor
               kekurangan pembayaran dari PNBP                               group PNBP based on BPKP audit result;
               Kelompok        Kontraktor    Darajat
               berdasarkan hasil audit BPKP;
           d. Objek perselisihan tersebut melanggar                       d. The objects of the dispute violated the
               hukum PNBP; dan                                               PNBP law; and
           e. Objek perselisihan itu bertentangan                         e. The objects of the dispute were in
               dengan general principles of good                             contrary to the general principles of
               governance                                                    good governance
       2) Mengumumkan           ketidaksahan      dan                  2) Declare null and void the Decision Letter.
           membatalkan Surat Keputusan.
       3) Mewajibkan Kementerian Keuangan untuk                        3) Require the Ministry of Finance to revoke
           mencabut Surat Keputusan.                                      the Decision Letter.
       4) Kementerian Keuangan membayar semua                          4) The Ministry of Finance to pay all of the
           biaya pengadilan sebesar Rp 282 ribu.                          court fees of Rp 282 thousand.



                                                        - 171 -
                                                    386
Page 411
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                  DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                      THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Tahap Banding                                           ccc.     Appeal Stage
                                                               ddd.
       Pada tanggal 6 Februari 2019, Kementerian               eee.     On February 6, 2019, the Ministry of Finance
       Keuangan menyerahkan memorandum banding                          has submitted a memorandum of appeal to
       ke PTTUN sebagai tanggapan atas keputusan                        PTTUN in response to the decision issued by
       yang dikeluarkan oleh PTUN tentang laporan                       PTUN regarding 2013 – 2014 audit reports. On
       audit 2013-2014. Pada 21 Februari 2019,                          February 21, 2019, the Darajat Contractor
       Kelompok Kontraktor Darajat menyerahkan                          Group submitted a contra memorandum of
       kontra memorandum banding ke PTTUN.                              appeal to PTTUN.
                                                               fff.
       Pada    tanggal   29    April   2019,   PTTUN           ggg.     On April 29, 2019, PTTUN issued its appeal
       mengeluarkan keputusan bandingnya untuk                          decision in favor of the MoF as defendant. In its
       mendukung Kementerian Keuangan sebagai                           exception, PTTUN accepted the exception of the
       terdakwa. Dalam pengecualiannya, PTTUN                           defendant on the absolute competence of the
       menerima     pengecualian     terdakwa    atas                   court and declared that the PTUN has no
       kompetensi      absolut     pengadilan    dan                    authority to adjudicate such a quo case. In the
       menyatakan bahwa PTUN tidak memiliki                             principal case, the appeal decisions are as
       wewenang     untuk    mengadili   kasus   quo                    follows:
       tersebut. Dalam kasus utama, keputusan
       banding adalah sebagai berikut:

        1.   Menyatakan    bahwa      keberatan dari           hhh.    1.   Declare that the objections from Darajat
             Kelompok Kontraktor Darajat sebagai                            Contractor Group, as the paintiffs is not
             penggugat tidak bisa diterima.                                 acceptable.

        2.   Menghukum Penggugat/Terbanding untuk                      2.   Convict the Plaintiff/Comparable to pay the
             membayar biaya pengadilan di dua                               court fees in the two level of courts which
             tingkat    pengadilan yang     dalam                           in this appeal examination is determined in
             pemeriksaan banding ini ditentukan                             the amount of Rp 250 thousand.
             sebesar Rp 250 ribu.

       Sebelum mengajukan klaim tersebut kepada                iii.     Prior to the filing of such claims to PTUN, the
       PTUN, Kelompok Kontraktor Darajat telah                          Darajat Contractor Group had sent a
       mengirim surat klarifikasi tentang interpretasi                  clarification letter about the interpretation of
       otoritas untuk menyelesaikan perselisihan.                       authority to solve the dispute. On August 10,
       Pada 10 Agustus 2018, PTTUN menjawab                             2018, PTTUN replied the Darajat Contractor
       permintaan Kelompok Kontraktor Darajat                           group’s request through letter stating that in
       melalui surat yang menyatakan bahwa sesuai                       accordance with the Supreme Court Circular
       dengan Surat Edaran Mahkamah Agung No. 4                         Letter No. 4 year 2016, and after the issuance
       tahun 2016, dan setelah penerbitan UU No. 30                     of Law No. 30 year 2014 regarding the state
       tahun 2014 tentang administrasi negara,                          administration, the authority to solve the
       wewenang untuk menyelesaikan sengketa                            dispute related to the state administrative
       terkait administrasi negara akan berada di                       would be under PTUN.
       bawah PTUN.
                                                               jjj.
       Tahap Kasasi                                            kkk. Cassation Stage
                                                               lll.
       Pada tanggal 23 Mei 2019, Kelompok                      mmm. On May 23, 2019, the Darajat Contractor
       Kontraktor Darajat mengajukan kasasi ke                      Group filed a cassation to the Supreme Court in
       Mahkamah Agung sebagai tanggapan terhadap                    response to the PTUN decision above, which
       keputusan PTUN di atas, yang bertentangan                    contrary to their reply to the Darajat
       dengan jawaban mereka terhadap surat                         Contractor Group’s clarification letter. On
       klarifikasi Kelompok Kontraktor Darajat. Pada                June 10, 2019, the MOF filed a contra memory
       10     Juni    2019,   Kementerian   Keuangan                to the cassation to the Supreme Court. Based
       mengajukan kontra memori ke kasasi ke                        on an appeal decision received by the Darajat
       Mahkamah         Agung.    Berdasarkan   surat               Contractor Group, the Supreme Court rejected
       keputusan kasasi yang diterima oleh Kelompok                 the appeal submitted by the Darajat Contractor
       Kontraktor Darajat, Mahkamah Agung menolak                   Group.
       kasasi      yang   diajukan    oleh  Kelompok
       Kontraktor Darajat.

       Pada tanggal 16 Juli 2020, Kelompok                     nnn.     On July 16, 2020, Darajat Contractor Group
       Kontraktor    Darajat   menyerahkan     nota                     submit a review to the Supreme Court. As of
       peninjauan kembali ke Mahkamah Agung.                            December 31, 2020, management is still in the
       Sampai dengan tanggal 31 Desember 2020,                          judicial review process of the cassation
       manajemen masih dalam proses peninjauan                          decision. Management believes that there is a
       kembali atas keputusan kasasi tersebut.                          substantial error in the decision of the
       Manajemen      berkeyakinan     bahwa    ada                     cassation because it is not in accordance with
       kesalahan besar pada keputusan kasasi karena                     the new law that has been updated, so that no
       tidak sesuai dengan undang-undang baru yang                      accruals of prepaid taxes are recognized in the
       telah diperbarui, sehingga tidak ada akrual                      consolidated financial statements.
       atas pajak dibayar dimuka yang diakui dalam
       laporan keuangan konsolidasian.
                                                               ooo.



                                                         - 172 -
                                                     387
Page 412
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                  DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                      THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Audit 2015                                              ppp.     2015 Audit

       Pada tanggal 15 September 2017, BPKP                    qqq.     On September 15, 2017, BPKP issued their
       mengeluarkan laporan audit 2015 dengan                           2015 audit report with findings totaling
       temuan sejumlah US$ 885 ribu. Sebagian                           US$ 885 thousand. Most of the findings pertain
       besar temuan berkaitan dengan PPA dan                            to the PPA and the completeness of
       kelengkapan    dokumentasi    masing-masing                      documentation     amounting    to  US$    626
       sebesar US$ 626 ribu dan US$ 129 ribu. Pada                      thousand and US$ 129 thousand, respectively.
       tanggal 13 Maret 2018, Kelompok Kontraktor                       On March 13, 2018, the Darajat’s Contractor
       Darajat menerima dari DJA surat penilaian                        group received from DGB the assessment letter
       kurang bayar untuk bagian pemerintah sebesar                     of underpayment for the government share
       US$ 88 ribu. Pada tanggal 12 April 2018,                         amounting     to   US$    88   thousand.   On
       Kelompok    Kontraktor   Darajat  membayar                       April 12, 2018, the Darajat Contractor Group
       jumlah tersebut dan mengajukan surat                             paid this amount and submitted an objection
       keberatan kepada DJA pada tanggal 7 Juni                         letter to DGB on June 7, 2018.
       2018.
                                                               rrr.
       Berdasarkan surat keputusan DJA pada 23 Juli            sss.     Based on the DGB’s decision letter on July 23,
       2019, DJA menolak keberatan yang diajukan                        2019, DGB rejected the objections raised by
       oleh Kelompok Kontraktor Darajat. Sehingga,                      the Darajat Contractor Group. Thus, in
       sebagai respon atas surat keputusan tersebut,                    response to the decision letter, management
       manajemen telah menghapus pembayaran                             has written off the prepayment and recorded
       dimuka dan mencatat kerugian tersebut di                         the loss in statement of profit or loss and other
       laporan    laba    rugi    dan   penghasilan                     comprehensive income in the 2019.
       komprehensif lain di tahun 2019.

       Audit 2016                                              ttt.     2016 Audit

       Pada tanggal 23 Juli 2020, Kelompok                     uuu.     In July 23, 2020, Darajat Contractor Group
       Kontraktor Darajat telah menerima laporan                        received audit report 2016 from BPKP with
       audit tahun 2016 yang diterbitkan oleh BPKP                      total findings amounting to US$ 1,354
       dengan total temuan sebesar US$ 1.354 ribu.                      thousand. Further, on August 14, 2020,
       Selanjutnya, pada tanggal 14 Agustus 2020,                       Darajat Contractor Group received verdicts
                                                                        from DGB in relation with those audit finding
       Kelompok Kontraktor Darajat menerima surat
                                                                        with   under   payment    from   Government
       pemberitahuan dari DJA terkait laporan audit                     amounting to US$ 86 thousand, that was paid
       tersebut dengan total kurang bayar bagian                        by Darajat Contractor Group on September 2,
       Pemerintah sebesar US$ 86 ribu, yang                             2020. SEGDL recorded loss of those findings in
       dibayarkan oleh Kelompok Kontraktor Darajat                      2020.
       pada tanggal 2 September 2020. SEGDL
       mencatat biaya kerugian atas temuan tersebut
       pada tahun 2020.
                                                               vvv.
       SEGSL                                                   www.     SEGSL

       Sampai dengan tanggal 31 Desember 2020,                 xxx.     As of December 31, 2020, SEGSL has various
       SEGSL memiliki berbagai temuan audit dari                        audit findings from the Government auditors
       auditor Pemerintah sebesar US$ 53.915 ribu                       amounting to US$ 53,915 thousand for the
       untuk periode 2008-2016. Jumlah ini termasuk                     period of 2008-2016. This amount includes PPA
       PPA sebesar US$ 16.846 ribu. Manajemen                           amounting      to   US$    16,846    thousand.
       berkeyakinan bahwa, sesuai dengan peraturan                      Management believes that, in accordance with
       perpajakan Indonesia, PPA dikategorikan                          Indonesia tax regulation, PPA can be
       sebagai biaya yang dikeluarkan oleh Kelompok                     categorized     as  expenses    from   Darajat
       Kontraktor   Darajat    untuk     memperoleh,                    Contractor Group to obtain, maintain and
       memelihara dan mengelola pendapatannya.                          manage their income. Based on that fact,
       Atas dasar itu, manajemen berkeyakinan                           management believes that PPA should be
       bahwa PPA harus diklasifikasikan sebagai biaya                   classified as deductible expenses that can be
       yang dapat dikurangkan sehingga diperlakukan                     used as deduction of government portion. If
       sebagai    pengurang     perhitungan   bagian                    these findings materialize, the income tax
       pemerintah. Jika temuan ini terlaksana, beban                    expense will increase by US$ 16,846 thousand.
       pajak penghasilan akan meningkat sebesar
       US$ 16.846 ribu.
                                                               yyy.
       Sehubungan      dengan    temuan        auditor         zzz.     In relation with other Government auditor
       Pemerintah lainnya, DJA menerbitkan surat                        findings,    DGB      issued    underpayment
       bagian pemerintah yang kurang bayar periode                      government letter for 2013-2016 amounting to
       2013-2016 sejumlah US$ 10.656 ribu yang                          US$ 10,656 thousand that have been paid by
       telah dibayarkan oleh SEGSL. Jika sisa temuan                    SEGSL. If the remaining of the findings has
       ini diperhitungkan, beban pajak penghasilan                      been considered, income tax expense will
       akan meningkat sebesar US$ 1.908 ribu.                           increase by US$ 1,908 thousand.




                                                         - 173 -
                                                     388
Page 413
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                   DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                       THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Audit 2008 – 2012                                       æææ. 2008 – 2012 Audit

       SEGSL memiliki berbagai temuan audit dari               øøø.      SEGSL have several audit findings from
       auditor Pemerintah untuk periode 2008-2012                        Government auditor for periods 2008 -2012
       sejumlah US$ 10.963 ribu terkait PPA dan                          amounting to US$ 10,963 thousand in relation
       US$ 3.889 ribu terkait temuan lainnya. DJA                        with PPA and US$ 3,889 thousand in relation
       belum menerbitkan surat bagian Pemerintah                         with other findings. DGB has not issued
       yang kurang bayar terkait audit ini. Jika                         underpayment Government letter for this audit.
       temuan terkait PPA akan diperhitungkan, maka                      If PPA findings has been considered, income
       beban pajak penghasilan akan meningkat                            tax    expense     will   be    increase   by
       sebesar US$ 10.963 ribu. Dan jika temuan lain                     US$ 10,963 thousand. And if other audit
       diperhitungkan, beban pajak penghasilan akan                      findings has been considered, income tax
       meningkat sebesar US$ 1.322 ribu.                                 expense will increase by US$ 1,322 thousand.

       PPN ditangguhkan                                        ååå.      Deferred VAT
                                                               aaaa.
       Sebagaimana      dinyatakan   di  SKP   yang            bbbb.     As stated in the SKP issued by the Badora Tax
       dikeluarkan oleh Kantor Pajak Badora pada                         Office on June 23, 2000, SEGSL must pay all
       23 Juni 2000, SEGSL harus membayar semua                          deferred VAT amounting to Rp 17.5 billion.
       PPN ditangguhkan sebesar Rp 17,5 miliar.                          SEGSL submitted an objection to the letter on
       SEGSL mengajukan keberatan atas surat                             September 18, 2000 which was rejected by the
       tersebut di 18 September 2000 yang dimana                         DGT on November 7, 2001.
       telah ditolak oleh DJP di tanggal 7 November
       2001.

       Pada   tanggal   27     Maret 2002  SEGSL               cccc.     On March 27, 2002 the SEGSL submitted an
       mengajukan banding ke pengadilan pajak.                           appeal to the tax court. On April 11, 2002,
       Pada tanggal 11 April 2002, SEGSL menerima                        SEGSL received a Tax Collection Letter stating
       Surat Tagihan Pajak yang menyatakan                               that there was a late payment penalty on VAT
       adanya denda keterlambatan bayar atas                             suspended of Rp 5.6 billion. As stipulated in the
       PPN ditangguhkan sebesar Rp 5,6 miliar.                           tax law, SEGSL pays the deferred VAT including
       Sebagaimana diatur di hukum pajak, SEGSL                          a fine of Rp 23.1 billion.
       membayar PPN ditangguhkan termasuk denda
       sebesar Rp 23,1 miliar.

       Pada tanggal 26 Agustus 2002, Pengadilan                dddd.     On August 26, 2002, the Tax Court issued a
       Pajak mengeluarkan keputusan yang berpihak                        decision in favor of the SEGSL. Based on the
       pada SEGSL. Berdasarkan keputusan tersebut                        decision, the Tax Court stated that SEGSL had
       Pengadilan    Pajak   menyatakan    SEGSL                         an underpayment of Rp.595 million, so the
       mempunyai kurang bayar sebesar Rp 595 juta,                       amount that had to be returned by the DGT
       sehingga jumlah yang harus dikembalikan                           was Rp 22.5 billion. SEGSL recognized the
       oleh DJP sebesar Rp 22,5 miliar. SEGSL                            expense of Rp 595 million in the year the Tax
       mengakui beban atas Rp 595 juta pada tahun                        Court underpayment decision was issued.
       dikeluarkannya keputusan kurang bayar oleh
       Pengadilan Pajak.

       Pada tanggal 22 November 2002, DJP                      eeee.     On November 22, 2002, the DGT appealed the
       mengajukan banding atas keputusan tersebut                        decision to the Supreme Court. On January 26,
       ke Mahkamah Agung. Pada 26 Januari 2004,                          2004, the Supreme Court issued a decision in
       Mahkamah Agung mengeluarkan keputusan                             favor of SEGSL namely rejecting the appeal
       yang berpihak pada SEGSL yaitu menolak                            submitted by the DGT.
       banding yang diajukan oleh DJP.

       Sejak tanggal dari keputusan Mahkamah                   ffff.     Since the date of the Supreme Court's
       Agung, SEGSL melakukan beberapa diskusi                           decision, SEGSL conducted several discussions
       dengan DJP dan managemen berkeyakinan                             with DGT and management believes that DGT
       bahwa DJP mengetahui bahwa keputusan                              is aware that the Supreme Court's decision is in
       Mahkamah Agung berpihak pada SEGSL dan                            favor of SEGSL and will pay VAT refunds.
       akan membayar pengembalian PPN.

       Sebagaimana        dijelaskan   diatas,    PPN          gggg.     As explained above, deferred VAT of Rp 22.5
       ditangguhkan sebesar Rp 22,5 miliar setara                        billion, equivalent to US$ 1.6 million, was paid
       dengan US$ 1,6 juta telah dibayar dan dicatat                     and recorded as other accounts receivable from
       sebagai piutang lain-lain kepada pihak ketiga –                   third parties - noncurrent in the consolidated
       tidak lancar di laporan keuangan konsolidasian.                   financial statements.




                                                         - 174 -
                                                     389
Page 414
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                   DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                       THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       SEGSL    meyakini   jumlah    tersebut akan             hhhh.     SEGSL believes that the amount will be
       dikembalikan oleh DJP atau diganti oleh GOI                       returned by DGT or replaced by GOI in
       sesuai dengan keputusan Mahkamah Agung,                           accordance with the decision of the Supreme
       yang berpihak pada SEGSL, karena SEGSL                            Court, which sides with SEGSL, because SEGSL
       telah mulai membayar “Government Share”                           has begun to pay "Government Share" in
       sesuai dengan ketentuan JOC dan Peraturan                         accordance with JOC provisions and applicable
       Pemerintah yang berlaku. Oleh karena itu,                         Government      Regulations.   Therefore,    no
       tidak ada penyisihan kerugian penurunan nilai                     allowance for impairment losses for receivables
       untuk piutang atas PPN yang ditangguhkan                          from deferred VAT have been recognized in the
       yang telah diakui di laporan keuangan                             consolidated financial statements.
       konsolidasian.
                                                               iiii.
       Audit 2013-2014                                         jjjj.     2013-2014 Audit

       Pada tanggal 5 September 2016, SEGSL                    kkkk.     On September 5, 2016, SEGSL received audit
       menerima surat penilaian temuan audit yang                        findings  assessment     letter   claiming  an
       mengklaim kekurangan pembayaran bagian                            underpayment of the government share
       pemerintah sebesar US$ 9.906 ribu, terkait                        amounting to US$ 9,906 thousand, related to
       dengan temuan tahun 2013-2014. SEGSL                              year 2013-2014 findings. SEGSL paid the
       membayar jumlah tersebut dan mengajukan                           amount and submitted objection letter to DGB
       surat keberatan kepada DJA pada 1 Desember                        on December 1, 2016. SEGSL sent a
       2016. SEGSL mengirim surat pengajuan untuk                        submission letter for new proof on January 26,
       bukti baru pada tanggal 26 Januari 2018. DJA                      2018. DGB has issued decision letter for
       telah mengeluarkan surat keputusan untuk                          overpayment of government share for the year
       kelebihan pembayaran bagian pemerintah                            2013-2014. Based on the decision letter, DGB
       untuk tahun 2013-2014. Berdasarkan surat                          approved    the    objection    amounting   to
       keputusan tersebut, DJA menyetujui keberatan                      US$ 7 thousand.
       tersebut sejumlah US$ 7 ribu.

       Tahap Objection                                         llll. Objection Stage
                                                               mmmm.
       Pada 25 April 2018, SEGSL mengajukan klaim              nnnn. On April 25, 2018, SEGSL filed a claim against
       terhadap Kementerian Keuangan di PTUN                         the Ministry of Finance at PTUN to dispute the
       untuk membantah Surat Keputusan.                              Decision Letter.

       Pada tanggal 26 November 2018, PTUN                     oooo.     On November 26, 2018, PTUN announced the
       mengumumkan putusan yang mendukung                                verdicts in favor of SEGSL. The verdicts are as
       SEGSL. Putusannya adalah sebagai berikut:                         follow:

       1)   Mengabulkan semua tuntutan hukum.                            1) Grant all of the lawsuits.
            a. Kementerian Keuangan tidak memiliki                          a. The Ministry of Finance has no
               wewenang       untuk    mengumpulkan                            authority to collect the Non-tax State
               Penerimaan     Negara   Bukan    Pajak                          Revenue (“PNBP”);
               (“PNBP”);
            b. Kementerian Keuangan tidak memiliki                           b. The Ministry of Finance has no
               wewenang untuk meminta BPKP untuk                                authority to request an audit to BPKP
               melakukan audit tentang kewajiban                                on the SEGSL PNBP obligations;
               PNBP SEGSL;
            c. Kementerian Keuangan tidak memiliki                           c. The Ministry of Finance has no
               wewenang        untuk     memutuskan                             authority to decide the overpayment or
               kelebihan       pembayaran         atau                          underpayment of the SEGSL PNBP
               kekurangan pembayaran dari PNBP                                  based on BPKP audit result;
               SEGSL berdasarkan hasil audit BPKP;
            d. Objek perselisihan tersebut melanggar                        d. The objects of the dispute violated the
               hukum PNBP; dan                                                 PNBP law; and
            e. Objek perselisihan itu bertentangan                          e. The objects of the dispute were in
               dengan general principles of good                               contrary to the general principles of
               governance.                                                     good governance.
       2)   Mengumumkan         ketidaksahan       dan                   2) Declare null and void the Decision Letter.
            membatalkan Surat Keputusan.
       3)   Mewajibkan Kementerian Keuangan untuk                        3) Require the Ministry of Finance to revoke
            mencabut Surat Keputusan.                                       the Decision Letter.
       4)   Kementerian Keuangan membayar semua                          4) The Ministry of Finance to pay all of the
            biaya pengadilan sebesar Rp 282 ribu.                           court fees of Rp 282 thousand.




                                                         - 175 -
                                                     390
Page 415
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                  DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                      THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Tahap Banding                                          pppp.     Appeal Stage
                                                              qqqq.
       Pada tanggal 6 Februari 2019, Kementerian              rrrr.     On February 6, 2019, the Ministry of Finance
       Keuangan menyerahkan memorandum banding                          submitted a memorandum of appeal to PTTUN
       ke PTTUN sebagai tanggapan atas keputusan                        in response to the decision issued by PTUN
       yang dikeluarkan oleh PTUN tentang laporan                       regarding 2013 – 2014 audit reports. On
       audit 2013-2014. Pada 21 Februari 2019,                          February 21, 2019, SEGSL has submitted a
       SEGSL menyerahkan kontra memorandum                              contra memorandum of appeal to PTTUN.
       banding ke PTTUN.

       Pada    tanggal   29    April   2019,   PTTUN          ssss.     On April 29, 2019, PTTUN issued its appeal
       mengeluarkan keputusan bandingnya untuk                          decision in favor of the MoF as defendant. In its
       mendukung Kementerian Keuangan sebagai                           exception, PTTUN accepted the exception of the
       terdakwa. Dalam pengecualiannya, PTTUN                           defendant on the absolute competence of the
       menerima     pengecualian     terdakwa    atas                   court and declared that the PTUN has no
       kompetensi      absolut     pengadilan    dan                    authority to adjudicate such a quo case. In the
       menyatakan bahwa PTUN tidak memiliki                             principal case, the appeal decisions are as
       wewenang     untuk    mengadili   kasus   quo                    follows:
       tersebut. Dalam kasus utama, keputusan
       banding adalah sebagai berikut:

       1. Menyatakan bahwa kaberatan dari SEGSL,              tttt.     1. Declare that the objections from SEGSL, as
          sebagai penggugat tidak dapat diterima.                          the plantiffs are not acceptable.

       2. Menghukum penggugat/Terbanding untuk                          2. Convict the Plaintiff/Comparable to pay the
          membayar biaya pengadilan di dua tingkat                         court fees in the two level of courts which
          pengadilan     yang   dalam    pemeriksaan                       in this appeal examination is determined in
          banding ini ditentukan sebesar Rp 250 ribu.                      the amount of Rp 250 thousand.

       Sebelum mengajukan klaim tersebut kepada               uuuu.     Prior to the filling of such claims to PTUN,
       PTUN, SEGSL telah mengirim surat klarifikasi                     SEGSL had sent a clarification letter about the
       tentang     interpretasi   otoritas    untuk                     interpretation of authority to solve the dispute.
       menyelesaikan perselisihan. Pada 10 Agustus                      On August 10, 2018, PTTUN replied SEGSL’s
       2018, PTTUN menjawab permintaan SEGSL                            request through letter stating that in
       melalui surat yang menyatakan bahwa sesuai                       accordance with the Supreme Court Circular
       dengan Surat Edaran Mahkamah Agung No. 4                         Letter No. 4 year 2016, and after the issuance
       tahun 2016, dan setelah penerbitan UU No. 30                     of Law No. 30 year 2014 regarding the state
       tahun 2014 tentang administrasi negara,                          administration, the authority to solve the
       wewenang untuk menyelesaikan sengketa                            dispute related to the state administrative
       terkait administrasi negara akan berada di                       would be under PTUN.
       bawah PTUN.

       Tahap Kasasi                                           vvvv. Cassation Stage
                                                              wwww.
       Pada tanggal 23 Mei 2019, SEGSL mengajukan             xxxx. On May 23, 2019 SEGSL filed a cassation to
       kasasi ke Mahkamah Agung sebagai tanggapan                   the Supreme Court in response to the PTTUN
       terhadap keputusan PTTUN di atas, yang                       decision above, which contrary to their reply to
       bertentangan    dengan     jawaban  mereka                   SEGSL’s clarification letter dated August 10,
       terhadap surat klarifikasi SEGSL tertanggal                  2018. On June 10, 2019, the MOF filed a contra
       10 Agustus 2018. Pada 10 Juni 2019,                          memory to the cassation to the Supreme
       Kementerian Keuangan mengajukan kontra                       Court. Based on the Declaration of Cassation
       memori ke kasasi ke Mahkamah Agung.                          dated November 12, 2019 received by Star
       Berdasarkan Surat Pemberitahuan Putusan                      Energy on November 23, 2019, the Supreme
       Kasasi tanggal 12 November 2019 yang                         Court issued a decision rejecting the SEGSL
       diterima oleh Star Energy pada tanggal                       appeal.
       23 November 2019, Mahkamah           Agung
       menerbitkan    keputusan     yang  menolak
       permohonan kasasi SEGSL.

       Manajemen mengajukan peninjauan kembali                          Management submit a review to the Supreme
       ke Mahkamah Agung pada 11 Mei 2020.                              Court on May 11, 2020. As of the December 31,
       Sampai dengan tanggal 31 Desember 2020,                          2020, management is in the judicial review
       manajemen sedang dalam proses peninjauan                         process of the cassation decision. Management
       kembali atas keputusan kasasi tersebut.                          believes that there has been a major error in
       Manajemen      berkeyakinan     bahwa    ada                     the appeal decision because it was not in
       kesalahan besar pada keputusan kasasi karena                     accordance with the new updated law, so that
       tidak sesuai dengan undang-undang baru yang                      no accruals of prepaid taxes were recognized in
       telah diperbarui, sehingga tidak ada akrual                      the consolidated financial statements.
       atas pajak dibayar dimuka yang diakui dalam
       laporan keuangan konsolidasian.




                                                        - 176 -
                                                    391
Page 416
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                  DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                      THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Audit 2015                                             yyyy.     2015 Audit

       Pada tanggal 15 September 2017, BPKP                   zzzz. On September 15, 2017, BPKP issued their
       mengeluarkan laporan audit 2015 dengan                       2015 audit report with findings totaling
       temuan sejumlah US$ 3.933 ribu. Sebagian                     US$ 3,933 thousand. Most of the findings
       besar temuan berkaitan dengan PPA dan selisih                related to PPA and overhead differences
       overhead masing-masing sebesar US$ 1.512                     amounted to US$ 1,512 thousand and
       ribu dan US$ 1.008 ribu. Pada tanggal                        US$    1,008   thousand,   respectively.   On
       12 Maret 2018, SEGSL menerima dari DJA                       March 12, 2018, SEGSL received from DGB the
       surat penilaian kurang bayar untuk bagian                    assessment letter of underpayment for the
       pemerintah sebesar US$ 488 ribu. Pada                        government share amounting to US$ 488
       tanggal 12 April 2018, SEGSL membayar                        thousand. On April 12, 2018, SEGSL paid this
       jumlah tersebut dan mengajukan surat                         amount and submitted an objection letter to
       keberatan kepada DJA pada tanggal 7 Juni 2018.               DGB on June 7, 2018.
                                                              ææææ.
       Berdasarkan surat keputusan DJA pada 23 Juli           øøøø. Based on the DGB’s decision letter on July 23,
       2019, DJA menolak keberatan yang diajukan                    2019, DGB rejected the objections raised by
       oleh SEGSL. Sehingga, sebagai respon atas                    the SEGSL. Thus, in response to the decision
       surat keputusan tersebut, manajemen telah                    letter, management has written off the
       menghapus pembayaran dimuka dan mencatat                     prepayment and recorded the loss in statement
       kerugian tersebut di laporan laba rugi                       of comprehensive income in 2019.
       komprehensif di tahun 2019.

       Audit 2016                                             åååå.     20162Audit

       Pada tanggal 23 Juli 2020, SEGSL menerima              aaaaa. On July 23, 2020, SEGSL obtained 2016 audit
       laporan audit tahun 2016 yang dikeluarkan                     report from BPKP with findings amounting to
       oleh BPKP dengan temuan sejumlah US$ 2.660                    US$ 2,660 thousand and Rp 4,729 million
       ribu dan Rp 4.729 juta (setara dengan                         (equivalent with US$ 335 thousand). Further,
       US$ 335 ribu). Selanjutnya, pada tanggal                      on August 5, 2020, SEGSL obtained notification
       5 Agustus 2020, SEGSL menerima surat                          letter from DGB in relation with audit report
       pemberitahuan dari DJA terkait laporan audit                  with underpayment for government portion of
       tersebut dengan total kurang bayar bagian                     SEGSL amounting to US$ 112 thousand and
       Pemerintah untuk SEGSL sebesar US$ 112 ribu                   Rp 1,608 million (equivalent with US$ 114
       dan    Rp    1.608   juta   (setara  dengan                   thousand). Balance amounting to Rp 1,608
       US$ 114 ribu). Uang sejumlah Rp 1.608 juta                    million has been expensed by SEGSL in 2020.
       dibebankan oleh SEGSL pada tahun 2020. Pada                   On November 3, 2020, SEGSL filed objection to
       tanggal 3 November 2020, SEGSL mengajukan                     DGB amounting to US$ 112 thousand.
       keberatan kepada DGB sejumlah US$ 112 ribu.                   Management believes that audit findings is
       Manajemen berpendapat bahwa temuan audit                      irrelevant due to SEGSL has consistently
       tersebut tidak berdasar karena SEGSL secara                   applied JOC accounting principles.
       konsisten menerapkan kerangka akuntansi
       yang ditetapkan dalam JOC.
                                                              bbbbb.
       SEGSPL                                                 ccccc. SEGSPL

       Sampai dengan tanggal 31 Desember 2020,                ddddd. As of the December 31, 2020, SEGSPL has
       SEGSPL memiliki berbagai temuan audit oleh                    various audit findings by the Government
       auditor Pemerintah untuk periode transaksi                    auditors for the period of 2004-2016
       2004-2016. Jika temuan ini diterima, beban                    transactions. If these findings materialize, the
       pajak penghasilan akan meningkat sebesar                      income tax expense will increase by US$ 803
       US$ 803 ribu, yang utamanya disebabkan oleh                   thousand which are impacted by PPA and other
       PPA dan temuan-temuan lainnya sebesar                         findings amounting to US$ 22 thousand.
       US$ 22 ribu. Manajemen berkeyakinan bahwa,                    Management believes that, in accordance with
       sesuai      dengan   peraturan   perpajakan                   Indonesia tax regulation, PPA categorized as
       Indonesia, PPA dikategorikan sebagai biaya                    expenses from Darajat Contractor Group to
       yang dikeluarkan oleh Kelompok Kontraktor                     obtain, maintain and manage their income.
       Darajat untuk memperoleh, memelihara dan                      Based on that fact, management believes that
       mengelola pendapatannya. Atas dasar itu,                      PPA should be classified as deductible expenses
       manajemen berkeyakinan bahwa PPA harus                        that resulting as deduction of government
       diklasifikasikan sebagai biaya yang dapat                     calculation. If these findings materialize, the
       dikurangkan sehingga diperlakukan sebagai                     income tax expense will increase by US$ 803
       pengurang perhitungan bagian pemerintah.                      thousand.
       Jika temuan ini terlaksana, beban pajak
       penghasilan akan meningkat sebesar US$ 803
       ribu.




                                                        - 177 -
                                                    392
Page 417
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                    PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                    DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                        THE YEARS THEN ENDED (Continued)


        Sehubungan      dengan   temuan       auditor          eeeee. In relation with other government auditor
        Pemerintah lainnya, DJA menerbitkan Surat                     findings,     DGB     issued    underpayment
        porsi Pemerintah yang kurang bayar untuk                      Government letter for periods 2013-2016
        periode 2013-2016 sejumlah US$ 2 ribu oleh                    amounting to US$ 2 thousand by SEGSPL. If
        SEGSPL. Jika sisa temuan ini diperhitungkan,                  this findings has been considered, income tax
        beban pajak penghasilan akan meningkat                        expense will be increase by US$ 5 thousand.
        sebesar US$ 5 ribu.

        Audit 2004-2014                                        fffff.     2004 – 2014 Audit

        SEGSPL memiliki berbagai temuan audit dari             ggggg. SEGSPL have several audit findings from
        auditor Pemerintah untuk periode 2004-2014                    government auditor for periods 2004-2014
        sejumlah US$ 620 ribu terkait temuan PPA dan                  amounting to US$ 620 thousand in relation
        US$ 16 ribu terkait temuan lain. DJA belum                    with PPA and US$ 16 thousand in relation with
        menerbitkan surat bagian Pemerintah yang                      other    findings.   DGB     has   not   issued
        kurang bayar terkait audit ini. Jika temuan                   underpayment Government letter for this audit
        terkait PPA diperhitungkan, beban pajak                       case. If this PPA findings has been considered,
        penghasilan akan meningkat sebesar US$ 620                    income tax expense will be increase by
        ribu. Dan jika temuan lain diperhitungkan,                    US$ 620 thousand. And if this other audit
        beban pajak penghasilan akan meningkat                        findings has been considered, income tax
        sebesar US$ 5 ribu.                                           expense will be increase by US$ 5 thousand.

        Audit 2015                                             hhhhh. 2015 Audit

        Pada tanggal 15 September 2017, BPKP                   iiiii.     On September 15, 2017, BPKP issued their
        menerbitkan laporan audit 2015 dengan                             2015 audit report with findings totaling
        temuan sejumlah US$ 117 ribu. Sebagian                            US$ 117 thousand. Most of the findings related
        besar temuan berkaitan dengan PPA sebesar                         to PPA amounting to US$ 111 thousand.
        US$ 111 ribu. Pada tanggal 13 Maret 2018,                         March 13, 2018, SEGPL received from DGB
        SEGSPL menerima surat keputusan kurang                            the assessment letter of underpayment for
        bayar dari DJA untuk bagian pemerintah                            the     government    share    amounting    to
        sebesar US$ 2 ribu. Pada tanggal 12 April                         US$ 2 thousand. On April 12, 2018, SEGSPL
        2018, SEGSPL membayar jumlah tersebut dan                         paid this amount and submitted an objection
        mengajukan surat keberatan kepada DJA pada                        letter to DGB on June 7, 2018.
        tanggal 7 Juni 2018.

        Berdasarkan surat keputusan DJA pada 23 Juli           jjjjj.     Based on the DGB’s decision letter on July 23,
        2019, DJA menolak keberatan yang diajukan                         2019, DGB rejected the objections raised by
        oleh SEGSPL. Sehingga, sebagai respon atas                        the SEGSPL. Thus, in response to the decision
        surat keputusan tersebut, manajemen telah                         letter, management has written off the
        menghapus pembayaran dimuka dan mencatat                          prepayment and recorded the loss in the
        kerugian tersebut di laporan laba rugi dan                        statement of profit or loss and other
        penghasilan komprehensif lain di tahun 2019.                      comprehensive income in 2019.

        Audit 2016                                             kkkkk. 2016 Audit

        Pada tanggal 23 Juli 2020, SEGSPL menerima             lllll.     On July 23, 2020, SEGSPL received 2016 audit
        laporan audit tahun 2016 yang diterbitkan oleh                    report from BPKP with total findings amounting
        BPKP dengan jumlah temuan sebesar US$ 73                          to    US$   73   thousand. There      are   no
        ribu. Tidak ada surat ketetapan kurang bayar                      underpayment government letter by DGB in
        bagian pemerintah yang diberikan oleh DGB                         relation   with    SEGSPL      audit  findings.
        terkait temuan audit SEGSPL. Manajemen                            Management believes that this audit findings is
        berpendapat bahwa temuan audit tersebut                           irrelevant due to SEGSPL have consistently
        tidak berdasar karena SEGSPL telah secara                         applied JOC accounting conceptual.
        konsisten menerapkan kerangka akuntansi
        yang diterapkan dalam JOC.

   n.   Pada tahun 2011, SEG-WW mengadakan                     mmmmm.
                                                                 n. In 2011, SEG-WW entered into a Clean
        Perjanjian Proyek Mekanisme Pembangunan                     Development Mechanism (“CDM”) Project
        Bersih   (“MPP”)   dengan     Bank    Standard              Agreement with Standard Chartered Bank
        Chartered ("SCB") dan Sindicatum Carbon                     (“SCB”) and Sindicatum Carbon Capital Limited
        Capital Limited dan Perjanjian pra-registrasi               and a Pre-Registration Verified Carbon Unit
        Verified   Carbon    Unit   (“VCU”)    dengan               (“VCU”)     Services       Agreement     with
        PT Sindicatum Carbon Capital Indonesia                      PT Sindicatum Carbon Capital Indonesia
        ("SCCI") (secara bersama-sama, "Perjanjian")                (“SCCI”) (collectively, the “Agreements”) to
        untuk melaksanakan proyek pembangkit listrik                execute Wayang Windu Phase 2 117MW
        tenaga panas bumi Wayang Windu Tahap 2                      geothermal power station (the “Project”)
        117MW ("Proyek") yang berlokasi di Jawa                     located in West Java, Indonesia. The Project
        Barat, Indonesia. Proyek ini terdaftar sebagai              was registered as a CDM project, whose
        proyek MPP, dengan rujukan nomor 3193, oleh                 reference number is 3193, by the UNFCCC on
        UNFCCC pada tanggal 2 Desember 2010.                        December 2, 2010.




                                                         - 178 -
                                                     393
Page 418
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                      DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                          THE YEARS THEN ENDED (Continued)


        Tujuan Proyek ini adalah untuk menghasilkan              nnnnn. The purpose of this Project is to generate
        energi dengan menggunakan sumber daya                           power using a reliable and renewable resource
        yang dapat diandalkan dan dapat diperbaharui                    in lieu of power generation by a more
        sebagai pengganti pembangkit listrik bahan                      greenhouse gas intensive fuel/source. The
        bakar gas yang memerlukan lebih banyak                          Project will reduce greenhouse gas emissions
        bahan bakar. Proyek ini akan mengurangi                         through the displacement of fossil fuel
        emisi gas rumah kaca dengan perubahan                           electricity generation with a clean, renewable
        pembangkit listrik bahan bakar fosil menjadi                    energy source. The Project is expected to
        sumber energi bersih dan terbarukan. Proyek                     result in the reduction of greenhouse gas
        ini diharapkan dapat mengurangi emisi gas                       emissions     approximately    amounting    to
        rumah kaca kira-kira sebesar 794.832 metrik                     794,832 metric tonnes of carbon dioxide
        ton setara karbon dioksida ("CO2") per tahun.                   (“CO2”) equivalent per annum.

        SEG-WW mencatat pendapatan dari karbon                   ooooo. SEG-WW recognized carbon credit revenue
        kredit masing-masing sebesar US$ 69 ribu,                       amounting to US$ 69 thousand, US$ 13
        US$ 13 ribu dan US$ 94 ribu pada tahun 2020,                    thousand   and   US$     94    thousand at
        2019 dan 2018.                                                  2020, 2019 and 2018, respectively.
                                                                 ppppp.
        Pada tanggal 11 Desember 2006, Darajat Unit              qqqqq. On December 11, 2006, Darajat Unit 3 was
        3 terdaftar di UNFCC terkait Proyek Mekanisme                   registered with the UNFCC as a CDM project.
        Pembangunan Bersih (“MPP”). Jumlah estimasi                     The estimated amount of emision reductions of
        pengurangan reduksi dari Darajat Unit 3                         the Darajat Unit 3 CDM project is 753,136
        proyek MPP adalah 753.136 metrik ton setara                     metric tons of CO2 equivalent per annum.
        CO2 per tahun.

        Pendapatan kredit karbon disajikan sebagai               rrrrr.    Carbon credit revenues is recorded as part of
        pendapatan bersih dalam laporan laba rugi dan                      net revenues in the consolidated statement of
        penghasilan komprehensif lain konsolidasian.                       profit or loss and other comprehensive income.

   o.   Rincian perjanjian swap suku bunga Grup                  sssss.
                                                                    o.     Details of interest rate swap agreement of the
        adalah sebagai berikut:                                            Group are as follows:
                                                              Tanggal perjanjian sampai
                                                              dengan tanggal pelunasan/
                                                                  Signed date until                     Nilai Nosional
                   Perusahaan/Entities                            termination date                     Notional Amount
                                                                                                           US$'000
        PT Barito Pacific Tbk                                5 Maret 2020 - 1 April 2023/
                                                             March 5, 2020 - April 1, 2023                        50.000

        PT Chandra Asri Petrochemical Tbk             9 Desember 2016 - 26 Agustus 2025/
                                                      December 9, 2016 - August 26, 2025                         217.104

        Aset keuangan derivatif dari perjanjian di atas          ttttt.     Derivative  financial assets    from  above
        pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019                              agreements as of December 31, 2020 and 2019
        adalah masing-masing sebesar US$ 4.233 ribu                         amounted to US$ 4,233 thousand and
        dan US$ 136 ribu.                                                   US$ 136 thousand, respectively.

        Liabilitas keuangan derivatif dari perjanjian di         uuuuu. Derivative financial liabilites from above
        atas pada 31 Desember 2020 dan 2019 adalah                      agreements as of December 31, 2020 and
        masing-masing sebesar US$ 5.422 ribu dan                        2019 amounted to US$ 5,422 thousand and
        US$ 11.384 ribu.                                                US$ 11,384 thousand, respectively.

   p.   Saldo tagihan kepada PT Indonesia Power                  vvvvv.
                                                                    p. Outstanding invoices to PT Indonesia Power
        (“PT IP”) - anak perusahaan PLN                                 (“PT IP”) – a subsidiary of PLN

        Pada 18 Maret 2018 hingga 29 September                   wwwww.Between March 18, 2018 to September 29,
        2018, kerusakan yang tidak direncanakan                       2018, an unplanned shutdown occurred to the
        terjadi pada Darajat Unit-1 yang disebabkan                   Darajat Unit-1 due to turbine breakdown.
        oleh kerusakan turbin. PT IP, sebagai operator                PT IP, as the operator of the power plant,
        pembangkit listrik, menuntut bahwa kualitas                   indicated that the steam quality delivered by
        uap yang dikirim oleh SEGD-II adalah faktor                   SEGD-II was the main factor that caused the
        utama yang menyebabkan kerusakan turbin                       turbine damage eventhough the Darajat ESC
        meskipun Darajat      ESC tidak     mengatur                  does not regulate the parameter of the steam
        parameter kualitas uap yang harus dikirim oleh                quality which have to be delivered by the
        Kelompok     Kontraktor    Darajat.    Setelah                Darajat Contractors Group. After several
        melakukan beberapa diskusi, PT IP setuju                      discussions, PT IP agreed to pay the March
        untuk membayar faktur bulan Maret 2018 dan                    2018 and April 2018 invoices, but PT IP did not
        April 2018, tetapi PT IP tidak setuju untuk                   agree to pay the invoices for the periods from
        membayar faktur untuk periode bulan Mei                       May 2018 to September 2018 amounting to
        2018    hingga   September     2018    sebesar                US$ 7,865 thousand. Such balances have been
        US$ 7.865 ribu. Saldo tersebut telah diakui                   recognized as “trade receivables” in the Group’s
        sebagai “piutang usaha” di laporan posisi                     consolidated statement of financial position as
        keuangan konsolidasi Grup pada tanggal                        of December 31, 2020.
        31 Desember 2020.




                                                           - 179 -
                                                       394
Page 419
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                               DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                   THE YEARS THEN ENDED (Continued)


        Menurut Pasal 5.1 dan Pasal 11.3 ESC Darajat,         xxxxx. According to Article 5.1 and Article 11.3 of the
        selama periode di mana PLN tidak dapat                       Darajat ESC, during period where PLN is unable
        menerima semua uap yang dapat dikirim oleh                   to take all steam that could be delivered from
        SEGD-II, PLN harus membayar jumlah                           SEGD-II, PLN shall pay the “Take or Pay”
        kewajiban "Take or Pay" kepada SEGD-II                       obligation amount to SEGD-II and during any
        selama waktu sengketa, kedua belah pihak                     time of dispute, both parties shall continue to
        harus terus melaksanakan tanggung jawab                      carry out their responsibilities pursuant to the
        mereka sesuai dengan ESC Darajat. Oleh                       Darajat ESC. Hence, the management believes
        karena itu, manajemen memiliki keyakinan                     that SEGD-II is entitled for the full payments
        bahwa SEGD-II berhak atas pembayaran                         from PT IP for the outstanding invoices from
        penuh dari PT IP untuk faktur terutang dari                  May 2018 to September 2018.
        periode Mei 2018 hingga September 2018.
                                                              yyyyy.
        Pada tanggal 9 September 2019, SEGD-II,               zzzzz. On September 9, 2019, SEGD-II, PT IP and PLN
        PT IP dan PLN sepakat membuat perikatan                      agreed to appoint an independent consultant
        dengan    menunjuk     konsultan   independen                (PT Jacob Group Indonesia) to analyze and
        (PT    Jacob    Group     Indonesia)    untuk                determine the cause of Unit-1 turbine damage,
        menganalisis dan menentukan penyebab                         as a basis for the settlement of the outstanding
        kerusakan turbin Unit-1, sebagai dasar                       invoices.
        penyelesaian faktur yang terutang.

        Pada tanggal 25 November 2019, laporan dari                  On November 25, 2019, the hired independent
        hasil analisa konsultan independen telah                     consultant published an analysis which is
        diterbitkan,    dan    hasilnya     adalah                   favorable for the Darajat Contractor Group.
        menguntungkan bagi Kelompok Kontraktor
        Darajat.

        Selama tahun 2020, Grup Kontraktor Darajat                   During 2020, Darajat Contractor Group had
        melakukan beberapa kali diskusi dengan PT IP,                several discussion with PT IP, PLN and PGE to
        PLN    dan   PGE   untuk     membahas    dan                 discuss and negotiate a completion scheme for
        menegosiasikan skema penyelesaian atas                       the unpaid invoices.
        tagihan yang belum dibayar ini.

        Sampai dengan tanggal 31 Desember 2020,               æææææ.
                                                                  As of December 31, 2020, Darajat Contractor
        Grup Kontraktor Darajat dan PT IP belum                   Group and PT IP has not made any agreement
        membuat perjanjian untuk menyelesaikan                    to resolve this matter. Management believes
        masalah ini. Manajemen berkeyakinan bahwa                 that SEGD-II has a strong legal basis to receive
        SEGD-II memiliki dasar hukum yang kuat                    full payments for the outstanding invoices,
        untuk menerima pembayaran penuh atas                      therefore no allowance for impairment losses
        tagihan yang belum dibayar, oleh karena itu               has been recognized in relation to such trade
        tidak ada penyisihan yang diakui sehubungan               receivables in the consolidated financial
        dengan piutang usaha dalam laporan keuangan               statements.
        konsolidasian.

   q.   Jaminan akuisisi Salak-Darajat                        øøøøø.
                                                                 q. Guarantors acquisition of Salak-Darajat

        Pada tanggal 22 Desember 2016, SEG-SD B.V.            ååååå. On December 22, 2016, SEG-SD B.V. signed a
        menandatangani SPA dengan Chevron Darajat                    SPA with Chevron Darajat Holdings, Ltd.,
        Holdings, Ltd., Chevron Geothermal Indonesia                 Chevron Geothermal Indonesia Holdings, Ltd.,
        Holdings, Ltd., dan Chevron Geothermal Salak                 and Chevron Geothermal Salak Holdings, Ltd.
        Holdings, Ltd. untuk mengakuisisi 100%                       to acquire 100% Chevron’s shares in Chevron
        Saham Chevron di Chevron Darajat Limited,                    Darajat    Limited,    Chevron     Geothermal
        Chevron Geothermal Indonesia, Ltd., dan                      Indonesia, Ltd., and Chevron Geothermal
        Chevron Geothermal Salak, Ltd. Penjamin dari                 Salak, Ltd., The Buyer Direct Shareholder
        Pemegang Saham Langsung Pihak Pembeli                        Guarantors of the transaction are SEGHPL,
        adalah SEGHPL, Holdings B.V. dan ACEHI                       Holdings B.V. and ACEHI Netherlands B.V., for
        Netherlands B.V., yang mana jaminannya tidak                 which the guarantee are unlimited.
        terbatas.




                                                        - 180 -
                                                    395
Page 420
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                     PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                     DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                         THE YEARS THEN ENDED (Continued)


        Penjamin Kelompok Usaha Pembeli adalah                 aaaaaa. The Buyer Group Guarantors are SEGHPL,
        SEGHPL, SEGPL, EGCO dan AC Energy                              SEGPL, EGCO and AC Energy Holdings, Inc., for
        Holdings, Inc., dimana kewajiban maksimum                      which the aggregate maximum liability until
        secara keseluruhan hingga 31 Desember 2057                     December 31, 2057 is capped with total
        sebesar US$ 200.000 ribu. Jaminan SEGHPL                       amount of US$ 200,000 thousand. SEGHPL’s
        dan       SEGPL     masing-masing      sebesar                 and SEGPL’s guarantees are capped at
        US$ 55.211 ribu dan US$ 82.414 ribu, hingga                    US$ 55,211 thousand and US$ 82,414
        31 Desember 2049, dan US$ 54.800 ribu dan                      thousand, respectively, up to December 31,
        US$ 81.800 ribu, hingga 31 Desember 2057,                      2049, and US$ 54,800 thousand and
        adalah proporsi ekuitas Kelompok Pembeli                       US$ 81,800 thousand, respectively, up to
        masing-masing SEGHPL dan SEGPL. Penjamin                       December 31, 2057, representing the Buyer
        Pemegang Saham Langsung Pembeli dan                            Group Equity Proportion of each SEGHPL and
        Penjamin Kelompok Usaha Pembeli, secara                        SEGPL.      The    Buyer   Direct    Shareholder
        kolektif sebagai Penjamin pihak Pembeli.                       Guarantors and the Buyer Group Guarantors,
                                                                       collectively are Buyer Guarantors.
                                                               bbbbbb.
        Jaminan mencakup semua jumlah kewajiban                cccccc. Guarantee include all outstanding liabilities of
        SEG-SD BV yang terutang sebagai pembeli                        SEG-SD BV as buyer in relation with
        berdasarkan atau terkait dengan dokumen-                       transactions        documents,         especially
        dokumen transaksi, terutama yang berkaitan                     compensation provision “clean-break” in article
        dengan provisi ganti rugi “clean-break” dalam                  8 of purchase and sale agreement dated
        pasal 8 perjanjian jual beli tertanggal                        December 22, 2016. Based on these provision,
        22 Desember 2016. Berdasarkan ketentuan                        SEG-SD B.V. must give compensation to
        provisi ini, SEG-SD B.V. harus memberi ganti                   Chevron for all losses resulting from or relating
        rugi kepada Chevron atas semua kerugian                        with target company (Chevron Darajat Limited,
        yang dihasilkan dari atau sehubungan dengan                    Chevron Geothermal Indonesia, Ltd., Chevron
        perusahaan target (Chevron Darajat Limited,                    Geothermal Salak, Ltd.) and its operations. For
        Chevron Geothermal Indonesia, Ltd., Chevron                    example, claims made by Chevron can be
        Geothermal Salak, Ltd.) dan operasinya.                        claims based on compensation clause if
        Contoh klaim yang dapat dibuat Chevron dapat                   Chevron      requested   to    pay    the    tax,
        berupa sebuah klaim berdasarkan ketentuan                      decommissioning costs, or other costs or losses
        ganti rugi jika Chevron diharuskan membayar                    in regards with Group and its operations.
        pajak, decommissioning costs, atau biaya-
        biaya atau kerugian-kerugian lain yang
        berkaitan     dengan   Grup    dan    kegiatan
        operasinya.

        SEGHPL akan menerima US$ 5.000 ribu dari               dddddd.SEGHPL will receive US$ 5,000 thousand from
        Phoenix Power BV selama tahun 2040 hingga                     Phoenix Power B.V during year 2040 to year
        tahun 2047, dan US$ 5.000 ribu dari AC                        2047, and US$ 5,000 thousand from AC Energy
        Energy Holdings, Inc., setelah tahun 2058                     Holdings, Inc., after year 2058 in accordance
        berdasarkan perjanjian konsorsium, apabila                    with the relevant consortium agreement, if
        Chevron membuat klaim terhadap salah satu                     Chevron makes an claim against any or all of
        atau semua Penjamin pihak Pembeli.                            the Buyer Guarantors.

   r.   Jaminan akuisisi Sekincau                              eeeeee.
                                                                  r. Guarantors acquisition of Sekincau

        Pada tanggal 22 Desember 2016, SEG-SD B.V.             ffffff.    On December 22, 2016, SEG-SD B.V. signed a
        menandatangani SPA dengan Chevron Global                          SPA with Chevron Global Energy Inc. to acquire
        Energy Inc. untuk mengakuisisi saham                              Chevron’s shares in PT Chevron Geothermal
        Chevron di PT Chevron Geothermal Suoh                             Suoh Sekincau (i.e; represent 95% ownership).
        Sekincau    (mewakili   95%     kepemilikan).                     The Buyer Direct Shareholder Guarantors of the
        Penjamin dari Pemegang Saham Langsung                             transaction are Holdings B.V. and ACEHI
        Pihak Pembeli adalah Holdings B.V. dan ACEHI                      Netherlands B.V., for which the guarantees are
        Netherlands B.V., yang mana jaminannya tidak                      unlimited. The Buyer Group Guarantors are
        terbatas. Penjamin Kelompok Usaha Pembeli                         SEGHPL, SEGPL, EGCO and AC Energy
        adalah SEGHPL, SEGPL, EGCO dan AC Energy                          Holdings, Inc. The aggregate maximum liability
        Holdings,    Inc.    Kewajiban     maksimum                       until December 31, 2037 is capped with total
        keseluruhan hingga 31 Desember 2037                               amount of US$ 1,500 thousand. SEGHPL’s and
        dibatasi hingga US$ 1.500 ribu. Jaminan                           SEGPL’s guarantees are capped at US$ 411
        SEGHPL dan SEGPL dibatasi masing-masing                           thousand, and US$ 614 thousand, respectively,
        sebesar US$ 411 ribu, dan US$ 614 ribu,                           up to December 31, 2037, representing the
        hingga 31 Desember 2037, yang merupakan                           Buyer Group Equity Proportion of each SEGHPL
        Proporsi Ekuitas Kelompok Pembeli masing-                         and SEGPL.
        masing SEGHPL dan SEGPL.




                                                         - 181 -
                                                     396
Page 421
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                       DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                           THE YEARS THEN ENDED (Continued)


        Kewajiban maksimum secara keseluruhan                  gggggg.The maximum guarantee until December 31,
        hingga tanggal 31 Desember 2037 dibatasi                      2037 is US$ 1,500 thousand. SEGHPL and
        dengan jumlah total US$ 1.500 ribu. Jaminan                   SEGPL guarantee maximum amounting to
        SEGHPL dan SEGPL dibatasi masing-masing                       US$ 411 thousand and US$ 614 thousand
        sebesar US$ 411 ribu dan US$ 614 ribu,                        auntil   December       31,    2037,  represents
        hingga 31 Desember 2037, mewakili Proporsi                    proportion equity of Buyer Group for SEGHPL
        Ekuitas Kelompok Pembeli untuk masing-                        and SEGPL, respectively. Guarantee include all
        masing     SEGHPL      dan   SEGPL.   Jaminan                 of outstanding liabilities of SEG-SD BV as buyer
        mencakup semua jumlah kewajiban SEG-SD                        based on transactions documents, especially
        BV yang terutang sebagai pembeli berdasarkan                  compensation provision “clear-break” in article
        atau    terkait   dengan     dokumen-dokumen                  8 of sales and purchase agreement dated
        transaksi, terutama yang berkaitan dengan                     December 22, 2016. Based on these provision,
        provisi ganti rugi “clean-break” dalam pasal 8                SEG-SD B.V. will give compensation to Chevron
        perjanjian jual beli tertanggal 22 Desember                   for all losses resulting from or related with
        2016. Berdasarkan ketentuan provisi ini, SEG-                 target company (Chevron Darajat Limited,
        SD B.V. akan memberi ganti rugi kepada                        Chevron Geothermal Indonesia, Ltd., Chevron
        Chevron atas semua kerugian yang dihasilkan                   Geothermal Salak, Ltd.) and its operations. For
        dari atau sehubungan dengan perusahaan                        example, claims made by Chevron can be
        target (Chevron Darajat Limited, Chevron                      claims based on compensation clause if
        Geothermal      Indonesia,     Ltd.,  Chevron                 Chevron     requested      to    pay  the   tax,
        Geothermal Salak, Ltd.) dan operasinya.                       decommissioning costs, or other costs or losses
        Contoh klaim yang dapat dibuat Chevron dapat                  in regards with Group and its operations.
        berupa sebuah klaim berdasarkan ketentuan
        ganti rugi jika Chevron diharuskan membayar
        pajak, decommissioning costs, atau biaya-
        biaya atau kerugian-kerugian lain yang
        berkaitan dengan kelompok usaha dan
        kegiatan operasinya.

        Penjamin dari Pemegang Saham Langsung                  hhhhhh.The Buyer Direct Shareholder Guarantors and
        Pihak Pembeli dan Penjamin Kelompok Usaha                     the Buyer Group Guarantors, collectively are
        Pembeli, secara kolektif sebagai Penjamin                     Buyer Guarantors.
        pihak Pembeli.

   s.   Jaminan akuisisi aset Filipina                         iiiiii.s.    Guarantors acquisition of Philippines’ asset

        Pada tanggal 22 Desember 2016, ACEHI-Star              jjjjjj.      On December 22, 2016, ACEHI-Star Holdings,
        Holdings, Inc. menandatangani SPA dengan                            Inc. signed a SPA with Union Oil Company of
        Union Oil Company of California, Unocal                             California, Unocal International Corporation and
        International Corporation dan Chevron Foreign                       Chevron Foreign Investments Inc. to acquire
        Investments Inc. untuk mengakuisisi 100%                            100% Chevron’s shares in Chevron Kalinga
        saham Chevron di Chevron Kalinga Ltd.,                              Ltd., Chevron Geothermal Philippines Holdings,
        Chevron Geothermal Philippines Holdings, LLC,                       LLC, and Chevron Geothermal Services
        dan Chevron Geothermal Services Company.                            Company. The Buyer Direct Shareholder
        Penjamin dari Pemegang Saham Langsung                               Guarantors of the transaction are Star Energy
        Pihak Pembeli adalah Star Energy Geothermal                         Geothermal Philippines B.V and SEGHPL. The
        Philippines   B.V   dan   SEGHPL.    Penjamin                       Buyer Group Guarantors are SEGHPL and AC
        Kelompok Usaha Pembeli adalah SEGHPL dan                            Energy Holdings, Inc. The Buyer Direct
        AC Energy Holdings, Inc. Penjamin dari                              Shareholder Guarantors and the Buyer Group
        Pemegang Saham Langsung Pihak Pembeli dan                           Guarantors, collectively are Buyer Guarantors.
        Penjamin Kelompok Usaha Pembeli, secara                             In July 2017, AC Energy Holdings, Inc., and
        kolektif sebagai Penjamin Pembeli. Pada bulan                       SEGHPL entered into definitive agreements for
        Juli 2017, AC Energy Holdings, Inc., dan                            the transfer of their consortium interests in
        SEGHPL mengadakan perjanjian definitif untuk                        ACEHI-STAR Holdings, Inc. to AllFirst. However,
        pengalihan kepemilikan konsorsium di ACEHI-                         it does not release SEGHPL as a Buyer Group
        STAR Holdings, Inc. ke AllFirst. Namun                              Guarantor until December 31, 2048.
        demikian, hal ini tidak melepaskan SEGHPL
        sebagai Penjamin Kelompok Usaha Pembeli
        sampai dengan 31 Desember 2048.




                                                         - 182 -
                                                     397
Page 422
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                       DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                           THE YEARS THEN ENDED (Continued)


        Dengan demikian, AllFirst memberikan jaminan             kkkkkk. As such, AllFirst gave a back to back guarantee
        kembali kepada SEGHPL (yaitu SBLC), yang                         to SEGHPL (i.e; SBLC), issued by Bank of
        diterbitkan oleh Bank of Phillipines Islands                     Phillipines Islands (“BPI”), to secure the
        (“BPI”),    untuk  mengamankan      kewajiban                    obligation of AllFirst to indemnify and keep
        AllFirst untuk mengganti kerugian dan menjaga                    SEGHPL free and harmless from any claim that
        SEGHPL bebas dari klaim apapun yang dapat                        may be made by the sellers and/or seller
        dilakukan oleh penjual dan / atau penjamin                       guarantors against SEGHPL in its capacity as a
        penjual terhadap SEGHPL dalam kapasitasnya                       buyer guarantor, amounting to US$ 2,592
        sebagai penjamin pembeli, sebesar US$ 2.592                      thousand, for 18% of its Buyer Group Equity
        ribu, untuk 18% dari Proporsi Ekuitas                            Proportion.
        Kelompok Pembeli.

        Terdapat diskusi yang sedang berlangsung                 llllll.    There is ongoing discussion regarding the
        sehubungan dengan novasi semua kewajiban                            novation of all obligations under the guarantee
        di bawah jaminan yang diberikan oleh                                given by the Buyer’s Guarantor in the SPA
        Penjamin Pembeli di SPA Filipina untuk AllFirst,                    Philippines    for     AllFirst,  but    formal
        tetapi dokumentasi formal mengenai novasi                           documentation regarding the novation has not
        tersebut belum dieksekusi sampai saat ini.                          been executed to date.

   t.   Penugasan    Survei   Awal  dan    Eskplorasi            mmmmmm.
                                                                   t. Assignment   of   Preliminary  Survey   and
        (Pelaksanaan Penugasan Survei Pendahuluan                     Exploration (Pelaksanaan Penugasan Survei
        dan Eksplorasi (PSPE)) dari Suoh Sekincau                     Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE)) of South
        Selatan di Sumatera dan Hamiding di Maluku.                   Suoh Sekincau in Sumatera and Hamiding in
                                                                      Maluku.

        Pada 21 Juni 2018, Kementerian Energi dan                nnnnnn.On June 21, 2018, the Ministry of Energy and
        Sumber Daya Mineral menyetujui PSPE Suoh                        Mineral Resources approved PSPEs of South
        Sekincau Selatan dan Hamiding. Sehubungan                       Suoh Sekincau and Hamiding. In relation with
        dengan PSPE ini, PT SEGSS dan PT SEGI                           these PSPEs, PT SEGSS and PT SEGI are
        diharuskan   untuk  melakukan    setidaknya                     required to perform at least 1 (one) drilling for
        1 (satu) pengeboran sumur eksplorasi untuk                      exploration well for each PSPE in South Suoh
        setiap PSPE di Suoh Selatan Sekincau dan                        Sekincau and Hamiding until June 21, 2022.
        Hamiding sampai dengan 21 Juni 2022
                                                                 oooooo.
   u.   Pada 31 Desember 2020, uang muka investasi               pppppp.
                                                                    u. As of December 31, 2020, the amount of
        merupakan uang muka investasi Grup kepada                       advance for investment represents the Group’s
        entitas   asosiasi   BWI     dan  BKM.   Pada                   advance for investment to BWI and BKM. As of
        31 Desember 2019, uang muka investasi                           December 31, 2019, the amount of advance for
        merupakan uang muka investasi Grup melalui                      investment represents the Group’s advance
        entitas anak Perusahaan, BWT, kepada entitas                    through Company’s subsidiary, BWT, to the
        asosiasi   IRT,    berkaitan   dengan  proyek                   Company’s      associate,  IRT,   related  to
        pembangunan pembangkit listrik tenaga uap di                    development project of steam power plant
        daerah Suralaya, yang sudah dikonversi                          project in Suralaya which have been converted
        menjadi saham pada tahun 2020.                                  to shares in 2020.
                                                                 qqqqqq.
   v.   Pada tanggal 16 September 2019, entitas anak                v. On September 16, 2019, the Company’s
        Perusahaan, PT Barito Wanabinar Indonesia                       subsidiary, PT Barito Wanabinar Indonesia
        (“BWI”), telah menandatangani perjanjian                        (“BWI”), has executed shares subscription
        penyetoran saham dan perjanjian pemegang                        agreement and shareholders’ agreement with
        saham dengan PT Sumber Graha Sejahtera                          PT Sumber Graha Sejahtera (“SGS”), a
        (“SGS”) yang merupakan entitas anak Samko                       subsidiary of Samko Timber Limited (“Samko”)
        Timber Limited (“Samko”) yang merupakan                         which is listed in Singapore Stock Exchange
        entitas terbuka dan terdaftar di bursa efek                     (SGX-ST).
        Singapura.

        Dengan berlakunya perjanjian ini, maka SGS                          With the enactment of this agreement, SGS will
        akan melakukan penyertaan saham di dalam                            invest in PT Sumber Graha Maluku (“SGM”), by
        PT Sumber Graha Maluku (“SGM”), dengan                              subscribing all new shares to be issued by SGM.
        cara melakukan pengambilalihan saham baru                           Upon the subscription of SGS (or any party
        yang diterbitkan oleh SGM. Setelah SGS (atau                        appointed by SGS), the shareholding of BWI in
        pihak lain yang ditunjuk oleh SGS) masuk                            SGM will be diluted from 99.99% to 49%. The
        menjadi pemegang saham di dalam SGM,                                agreement became effective on March 11,
        maka saham porsi kepemilikan saham BWI                              2020.
        atas SGM akan terdilusi dari 99,99% menjadi
        49%. Perjanjian ini telah menjadi efektif pada
        tanggal 11 Maret 2020.




                                                           - 183 -
                                                       398
Page 423
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                   DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                       THE YEARS THEN ENDED (Continued)


   w.      Pada tanggal 15 Mei 2019, Perusahaan                                   w.     On May 15, 2019, the Company signed a joint
           telah menandatangani perjanjian kerjasama                                     development agreement between Korea Electric
           dengan Korea Electric Power Corporation                                       Power Corporation (“KEPCO”) related to the
           (“KEPCO”) atas proyek pembangkit listrik                                      Jawa 9 & 10 Coal-Fired Steam Power Plant
           2x1000 MW yang dimiliki IRT, entitas asosiasi                                 2x1000 MW project, owned by IRT, an
           dari   BWT,     entitas anak    yang   dimiliki                               associate entity of BWT, a wholly owned
           sepenuhnya, yang disebut Proyek Jawa 9 & 10.                                  subsidiary. In the agreement, the Company
           Dalam perjanjian, Perusahaan menyetujui                                       agreed to among others, indirectly dispose of
           antara lain untuk secara tidak langsung                                       15% of IRT shares, both parties will provide its
           melepaskan saham IRT sebesar 15%, kedua                                       best effort to obtain senior debt and agree to
           belah    pihak     akan  memberikan      usaha                                specific equity commitment to finance the
           terbaiknya untuk memperoleh pinjaman jangka                                   project and obtain approvals from the relevant
           panjang dan akan memberikan komitmen                                          parties to ensure the continuity of the project.
           modal tertentu untuk pembiayaan proyek                                        On June 30, 2020, KEPCO injected Rp 703,215
           tersebut    serta    memperoleh   persetujuan-                                million (equivalent to US$ 48,441 thousand) in
           persetujuan       yang    diperlukan     untuk                                BWT which is equivalent to 30% ownership in
           berlangsungnya proyek. Pada tanggal 30 Juni                                   BWT.
           2020, KEPCO menyetor Rp 703.215 juta
           (setara dengan US$ 48.441 ribu) pada BWT
           yang setara dengan 30% kepemilikan dalam
           BWT.


53. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM                                         53. MONETARY    ASSETS  AND   LIABILITIES
    MATA   UANG SELAIN DOLAR   AMERIKA                                            DENOMINATED IN CURRENCIES OTHER THAN
    SERIKAT                                                                       U.S. DOLLAR

    Grup kecuali TAIWI, REP, BJRK, GI, RIM, BWL, BIP,                             The Group, except TAIWI, REP, BJRK, GI, RIM,
    BCN, BMH dan RPU mempunyai aset dan liabilitas                                BWL, BIP, BCN, BMH and RPU had monetary
    moneter dalam mata uang selain Dolar AS sebagai                               assets    and     liabilities   in other than
    berikut:                                                                      US Dollar currencies as follows:

                                                     31 Desember/                              31 Desember/
                                                December 31, 2020                         December 31, 2019
                                           Mata Uang                               Mata Uang
                                           selain Dolar                            selain Dolar
                                            Amerika                                    Amerika
                                             Serikat/                                  Serikat/
                                           Currencies           Ekuivalen          Currencies             Ekuivalen
                                           other than           US$ '000/          other than             US$ '000/
                                           U.S. Dollar        Equivalent in        U.S. Dollar          Equivalent in
                                              '000              US$ '000                '000              US$ '000


    Aset                                                                                                                  Assets
    Kas dan setara kas          IDR '000   3.075.888.746             218.071           677.927.126             48.768     Cash and cash equivalents
                                Lainnya/
                                Others                                     148                                     67
    Piutang usaha               IDR '000   1.267.674.497              89.870       1.550.119.725              111.511     Trade accounts receivable
    Piutang lain-lain           IDR '000     863.208.053              61.179           735.556.805             52.914     Other accounts receivable
    Tagihan restitusi pajak     IDR '000     129.205.668                  9.160         94.199.751               6.776    Claims for tax refund
    Aset lancar lainnya         IDR '000                  -                   -        249.592.856             17.955     Other current assets
    Aset tidak lancar lainnya   IDR '000     147.594.210              10.464           145.823.425             10.490     Others noncurrent assets


    Jumlah Aset                                                      388.892                                  248.481     Total Assets


    Liabilitas                                                                                                            Liabilities
    Utang usaha                 IDR '000   1.540.209.172             109.196           729.140.730             52.452     Trade accounts payable
                                Lainnya/
                                Others                                     123                                   1.030
    Utang bank                  IDR '000     585.340.000              41.499                       -                  -   Bank loans
    Utang lain-lain                                                                                                       Other accounts payable
        Pihak ketiga            IDR '000     239.067.008              16.948           175.043.107             12.592        Third parties
        Pihak berelasi          IDR '000                  -                   -        966.340.943             69.516        Related party
    Biaya yang masih
        harus dibayar           IDR '000     257.710.798              18.271           341.875.999             24.594     Accrued expenses
    Liabilitas sewa             IDR '000     114.772.385                  8.137                    -                  -   Lease liabilities
    Utang obligasi              IDR '000   6.088.600.000             431.700       3.138.600.000              225.782     Bonds payable


    Jumlah Liabilitas                                                625.874                                  385.966     Total Liabilities


    Liabilitas - Bersih                                              (236.982)                                (137.485)   Net Liabilities




                                                                    - 184 -
                                                                    399
Page 424
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                                                               DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                                                                   THE YEARS THEN ENDED (Continued)


    Pada entitas anak yang memiliki mata uang                                                                                   On the subsidiaries who has a functional currency
    fungsional dalam Rupiah (Rp), aset bersih dalam                                                                             of Rupiah (Rp), their net asset in foreign currency
    mata    uang    asing  masing-masing     sebesar                                                                            amounted to US$ 15,231 thousand and US$
    US$ 15.231 ribu dan US$ 11.764 ribu pada tanggal                                                                            11,764 thousand as of December 31, 2020 and
    31 Desember 2020 dan 2019.                                                                                                  2019, respectively.

    Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, kurs                                                                                As of December 31, 2020 and 2019, the
    konversi yang digunakan Grup masing-masing                                                                                  conversion rates used by the Group were
    adalah US$ 0,071 dan US$ 0,072 untuk Rp 1.000.                                                                              US$ 0.071 and US$ 0.072, respectively for Rp
                                                                                                                                1,000.

54. INSTRUMEN    KEUANGAN,     MANAJEMEN                                                                                54. FINANCIAL INSTRUMENTS, FINANCIAL RISK
    RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL                                                                                        AND CAPITAL RISK MANAGEMENT

    A.    Kategori dan kelas instrumen keuangan                                                                                 A.       Categories  and                                     classes               of           financial
                                                                                                                                         instruments
                                                                                                       Aset derivatif                              Liabilitas derivatif
                                                                                                     yang diukur pada                              yang diukur pada
                                                                                                     nilai wajar melalui                               nilai wajar
                                                                                     Instrumen utang     laba rugi/         Liabilitas pada        melalui laba rugi/
                                                                Aset keuangan pada diklasifikasikan Derivative assets      biaya perolehan        Derivative liabilities      Derivatif yang
                                                                biaya perolehan yang pada FVTOCI/      measured at           diamortisasi/            measured at            digunakan untuk
                                                                    diamortisasi/    Debt Instrument     fair value          Liabilities at            fair value              lindung nilai/
                                                                 Financial assets at   classified as      through              amortized             through profit        Derivatives designed
                                                                   amortized cost       at FVTOCI     profit and loss             cost                    or loss          as hedge instrument
                                                                      US$ '000           US$ '000         US$ '000             US$ '000                US$ '000                   US$ '000

         31 Desember 2020                                                                                                                                                                         December 31, 2020

         Aset Keuangan Lancar                                                                                                                                                                     Current Financial Assets
         Bank dan deposito berjangka                                    1.135.059                 -                 -                         -                       -                     -     Banks and time deposits
         Rekening bank yang dibatasi penggunaannya                        185.590                 -                 -                         -                       -                     -     Restricted cash in banks
         Aset keuangan lainnya - lancar                                    62.180            32.942                 -                         -                       -                     -     Other financial assets - current
         Piutang usaha - bersih                                           225.314                 -                 -                         -                       -                     -     Trade accounts receivable - net
         Piutang lain-lain dari                                                                                                                                                                   Other accounts receivable from
             pihak ketiga                                                  11.882                  -                -                         -                       -                     -        third parties
                                                                                                                                                                                                  Finance lease receivables - current
         Piutang sewa pembiayaan - lancar                                   6.570                  -                -                         -                       -                     -        maturities

         Aset Keuangan Tidak Lancar                                                                                                                                                               Noncurrent Financial Assets
         Investasi saham                                                         -              124                 -                         -                       -                     -     Investment in shares
         Piutang lain-lain dari                                                                                                                                                                   Other accounts receivable from
             pihak berelasi                                               198.553                 -                 -                         -                       -                     -        related parties
         Aset keuangan derivatif                                                -                 -                16                         -                       -                 4.217     Derivative financial assets
         Aset keuangan lainnya - tidak lancar                                   -             7.035                 -                         -                       -                     -     Other financial assets - noncurrent
         Piutang sewa pembiayaan - setelah dikurangi                                                                                                                                              Finance lease receivables - net of
             bagian lancar                                                387.692                  -                -                         -                       -                     -        current maturities
         Rekening bank yang dibatasi penggunaannya                          5.428                  -                -                         -                       -                     -     Restricted cash in banks

         Jumlah                                                         2.218.268            40.101                16                         -                       -                 4.217     Total

         Liabilitas Keuangan Jangka Pendek                                                                                                                                                        Current Financial Liabilities
         Utang usaha - bersih                                                    -                 -                -               725.636                           -                     -     Trade accounts payable - net
         Utang lain-lain                                                                                                                                                                          Other accounts payable
             Pihak berelasi                                                      -                 -                -                   715                           -                     -       Related party
             Pihak ketiga                                                        -                 -                -                38.016                           -                     -       Third parties
         Biaya yang masih harus dibayar                                          -                 -                -                59.755                           -                     -     Accrued expenses
         Utang bank jangka pendek                                                -                 -                -                   709                           -                     -     Short-term bank loan
         Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo
             dalam waktu satu tahun:                                                                                                                                                              Long-term liabilities - current maturities:
             Liabilitas sewa                                                     -                 -                -                 2.168                           -                     -       Lease liabilities
             Utang lembaga keuangan non-bank                                     -                 -                -                    26                           -                     -       Non-bank financial institutional loan
             Utang bank                                                          -                 -                -                91.528                           -                     -       Bank loans
             Utang obligasi dan wesel bayar                                      -                 -                -               105.341                           -                     -       Bonds and notes payable

         Liabilitas Keuangan Jangka Panjang                                                                                                                                                       Noncurrent Financial Liabilities
         Liabilitas keuangan derivatif                                           -                 -                -                         -                 4.823                     599     Derivative financial liabilities
         Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian                                                                                                                                     Long-term liabilities - net of
             yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:                                                                                                                                               current maturities:
             Liabilitas sewa                                                     -                 -                -                 7.835                           -                     -       Lease liabilities
             Utang lembaga keuangan non-bank                                     -                 -                -                     9                           -                     -       Non-bank financial institutional loan
             Utang bank                                                          -                 -                -               476.345                           -                     -       Bank loans
             Utang obligasi dan wesel bayar                                      -                 -                -             2.196.056                           -                     -       Bonds and notes payable

         Jumlah                                                                  -                 -                -             3.704.139                     4.823                     599     Total




                                                                                                          - 185 -
                                                                                                       400
Page 425
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                                                DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                                                    THE YEARS THEN ENDED (Continued)

                                                                                                                                                  Liabilitas yang
                                                                                     Aset derivatif                                                diukur pada
                                                                                      yang diukur                                                   nilai wajar
                                                                                        pada nilai                                               melalui laba rugi
                                                                                     wajar melalui                                                   (Liabilitas
                                                                                        laba rugi/                         Liabilitas pada           keuangan
                                                               Pinjaman yang       Derivative assets                      biaya perolehan          pada FVTPL)/
                                                               diberikan dan         measured at         Tersedia           diamortisasi/           Liabilties at
                                                                  piutang/             fair value      untuk dijual/        Liabilities at           fair value
                                                                 Loans and          through profit     Available-for-         amortized           through profit
                                                                receivables              and loss           sale                 cost                  or loss
                                                                  US$ '000              US$ '000         US$ '000             US$ '000               US$ '000

        31 Desember 2019                                                                                                                                             December 31, 2019

        Aset Keuangan Lancar                                                                                                                                         Current Financial Assets
        Bank dan deposito berjangka                                   743.517                    -                -                          -                   -   Banks and time deposits
        Rekening bank yang dibatasi penggunaannya                     143.481                    -                -                          -                   -   Restricted cash in banks
        Aset keuangan lainnya - lancar                                 44.926                    -           42.928                          -                   -   Other financial assets - current
        Piutang usaha - bersih                                        260.843                    -                -                          -                   -   Trade accounts receivable - net
        Piutang lain-lain                                                                                                                                            Other accounts receivable
            Pihak berelasi                                             61.800                    -                  -                        -                   -      Related parties
            Pihak ketiga                                               16.926                    -                  -                        -                   -      Third parties
                                                                                                                                                                     Finance lease receivables - current
        Piutang sewa pembiayaan - lancar                                5.937                    -                  -                        -                   -      maturities

        Aset Keuangan Tidak Lancar                                                                                                                                   Noncurrent Financial Assets
        Investasi saham                                                        -                 -               124                         -                   -   Investment in shares
                                                                                                                                                                     Other accounts receivables from
        Piutang lain-lain kepada pihak berelasi                           329                    -                 -                         -                   -      Related parties
        Aset keuangan derivatif                                             -                  136                 -                         -                   -   Derivative financial assets
        Aset keuangan lainnya - tidak lancar                                -                    -             7.135                         -                   -   Other financial assets - noncurrent
        Piutang sewa pembiayaan - setelah dikurangi                                                                                                                  Finance lease receivables - net of
            bagian lancar                                             394.262                    -                  -                        -                   -      current maturities
        Rekening bank yang dibatasi penggunaannya                       4.572                    -                  -                        -                   -   Restricted cash in banks

        Jumlah                                                      1.676.593                  136           50.187                          -                   -   Total

        Liabilitas Keuangan Jangka Pendek                                                                                                                            Current Financial Liabilities
        Utang usaha - bersih                                                   -                 -                  -              690.407                       -   Trade accounts payable - net
        Utang lain-lain                                                                                                                                              Other accounts payable
            Pihak berelasi                                                     -                 -                  -               79.893                       -     Related party
            Pihak ketiga                                                       -                 -                  -               29.828                       -     Third parties
        Biaya yang masih harus dibayar                                         -                 -                  -               58.798                       -   Accrued expenses
        Utang bank jangka pendek                                               -                 -                  -                   72                       -   Short-term bank loan
        Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo
            dalam waktu satu tahun:                                                                                                                                  Long-term liabilities - current maturities:
            Utang lembaga keuangan non-bank                                    -                 -                  -                    4                       -     Non-bank financial institutional loan
            Utang bank                                                         -                 -                  -              167.926                       -     Bank loans
            Utang obligasi dan wesel bayar                                     -                 -                  -               18.331                       -     Bonds and notes payable

        Liabilitas Keuangan Jangka Panjang                                                                                                                           Noncurrent Financial Liabilities
        Liabilitas keuangan derivatif                                          -                 -                  -                        -             11.384    Derivative financial liabilities
        Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian                                                                                                         Long-term liabilities - net of
            yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:                                                                                                                   current maturities:
            Utang lembaga keuangan non-bank                                    -                 -                  -                    6                       -     Non-bank financial institutional loan
            Utang bank                                                         -                 -                  -            1.335.658                       -     Bank loans
            Utang obligasi dan wesel bayar                                     -                 -                  -            1.013.663                       -     Bonds and notes payable

        Jumlah                                                                 -                 -                  -            3.394.586                 11.384    Total


    B. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko                                                                    B. Financial risk management objectives and
       keuangan                                                                                                    policies

       Fungsi Corporate Group Treasury menyediakan                                                                      The Group’s Corporate Treasury function
       jasa untuk bisnis, mengkoordinasikan akses ke                                                                    provides services to the business, co-ordinates
       pasar keuangan domestik dan internasional,                                                                       access to domestic and international financial
       memantau dan mengelola risiko keuangan                                                                           markets, monitors and manages the financial
       yang berkaitan dengan operasi Grup melalui                                                                       risks relating to the operations of the Group
       laporan risiko internal yang menganalisis                                                                        through internal risk reports which analyze
       eksposur dengan derajat dan besarnya risiko.                                                                     exposures by degree and magnitude of risks.
       Risiko ini termasuk risiko pasar (termasuk                                                                       These risks include market risk (including
       risiko mata uang, risiko suku bunga dan risiko                                                                   currency risk, interest rate risk and other price
       harga lainnya), risiko kredit, risiko likuiditas.                                                                risk), credit risk, liquidity risk.
       Grup berusaha untuk meminimalkan dampak                                                                          The Group seeks to minimize the effects of
       dari risiko dengan menggunakan instrumen                                                                         these risks by using derivative financial
       keuangan      derivatif  untuk    lindung    nilai                                                               instruments to hedge risk exposures. The use
       terhadap eksposur risiko. Penggunaan derivatif                                                                   of financial derivatives is governed by the
       keuangan diatur oleh kebijakan Grup yang                                                                         Group policies approved by the board of
       disetujui oleh dewan direksi, yang memberikan                                                                    directors, which provide written principles on
       prinsip-prinsip tertulis pada risiko nilai tukar,                                                                foreign exchange risk, interest rate risk, credit
       risiko suku bunga, risiko kredit, penggunaan                                                                     risk, the use of financial derivatives and non-
       derivatif keuangan dan instrumen derivatif                                                                       derivative financial instruments, and the
       non-keuangan, dan investasi atas kelebihan                                                                       investment of excess liquidity. Compliance with
       likuiditas.   Kepatuhan     terhadap     batasan                                                                 policies and exposure limits is reviewed by the
       kebijakan dan eksposur ditinjau oleh auditor                                                                     internal auditors on a continuous basis. The
       internal secara terus menerus. Grup tidak                                                                        Group does not enter into or trade financial
       melaksanakan        atau     memperdagangkan                                                                     instruments, including derivative financial
       instrumen keuangan, termasuk instrumen                                                                           instruments, for speculative purposes.
       keuangan derivatif, untuk tujuan spekulasi.




                                                                                            - 186 -
                                                                                          401
Page 426
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                  DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                      THE YEARS THEN ENDED (Continued)


        Fungsi Corporate Treasury melaporkan secara                    The Corporate Treasury function reports
        berkala   kepada    dewan    direksi  untuk                    regularly to the board of directors to monitor
        memantau risiko dan mengurangi eksposur                        risks and mitigate risk exposures.
        risiko.

        i.   Manajemen Risiko pasar                                    i.    Market risk management

             Aktivitas Grup terekspos terutama untuk                         The Group’s activities expose it primarily to
             risiko keuangan atas perubahan nilai tukar                      the financial risks of changes in foreign
             mata uang asing (Catatan 54.b.ii) dan                           currency exchange rates (Note 54.b.ii) and
             suku bunga (Catatan 54.b.iii). Saat ini,                        interest rates (Note 54.b.iii). The Group
             Grup mengadakan berbagai instrumen                              enters into a variety of derivative financial
             keuangan     derivatif  untuk  mengelola                        instruments to manage its exposure to
             eksporsur risiko mata uang asing dan                            foreign currency risk and interest rate risk,
             risiko suku bunga, termasuk:                                    including:

             •   Swap suku bunga untuk mengurangi                            •   Interest rate swaps to mitigate the risk
                 risiko kenaikan suku bunga;                                     of rising interest rates;

             •   Kontrak valuta asing berjangka untuk                        •   Forward foreign exchange contracts to
                 mengurangi        eksposur  terhadap                            mitigate exposures to exchange rate
                 fluktuasi nilai tukar; dan                                      fluctuating; and

             •   Cross   Currency     Swap      untuk                        •   Cross currency swap to mitigate the risk
                 mengurangi risiko kenaikan suku                                 of rising interest rate and foreign
                 bunga dan kurs pada utang obligasi.                             exchange on the bonds payable.

             Tidak terdapat perubahan eksposur Grup                          There has been no change to the Group’s
             terhadap risiko pasar atau cara mengelola                       exposure to market risk or the manner in
             dan mengukur risiko tersebut.                                   which these risks are managed and
                                                                             measured.

       ii.   Manajemen risiko mata uang asing                          ii.   Foreign currency risk management

             Pendapatan, biaya-biaya, dan pinjaman                           The Group’s underlying revenues, costs
             Grup sebagian besar diselenggarakan                             and borrowings are denominated mostly in
             dalam mata uang Dolar Amerika Serikat.                          U.S. Dollar. However, since the Group
             Namun, karena Grup beroperasi di                                operates in Indonesia, there are instances
             Indonesia, terdapat keadaan di mana Grup                        where the Group is affected by the
             dipengaruhi oleh fluktuasi dari nilai tukar                     fluctuation of Indonesian Rupiah against
             Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat                           the U.S. Dollar pertaining mainly to taxes
             terutama terkait dengan pajak dan                               and     certain   expenses     which    are
             beberapa      beban     tertentu       yang                     denominated in Indonesian Rupiah. The
             berdenominasi dalam Rupiah. Jumlah                              Group’s net open currency other than
             eksposur bersih mata uang selain Dolar                          U.S. Dollar exposure as of reporting date is
             Amerika Serikat Grup pada tanggal                               disclosed in Note 53.
             pelaporan diungkapkan dalam Catatan 53.

             Grup memelihara saldo kas dalam mata                            The Group maintains sufficient cash
             uang Rupiah yang cukup untuk memenuhi                           balance denominated in Indonesian Rupiah
             kebutuhan beban dalam Rupiah.                                   to cover the expenses denominated in
                                                                             Indonesian Rupiah.

             Analisis sensitivitas mata uang asing                           Foreign currency sensitivity analysis

             Analisis sensitivitas Grup di bawah ini                         The Group’s sensitivity analysis below to
             terhadap peningkatan dan penurunan                              the increase and decrease in the US$
             dalam US$ terhadap mata uang Rupiah                             against the relevant foreign currencies uses
             menggunakan 5% dan 1% masing-masing                             5% and 1% at December 31, 2020 and
             pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019.                         2019, respectively. These sensitivity rate
             Tingkat sensitivitas ini yang digunakan                         are the ones used when reporting foreign
             ketika melaporkan secara internal risiko                        currency risk internally to key management
             mata uang asing kepada para karyawan                            personnel and represents management's
             kunci,     dan      merupakan      penilaian                    assessment of the reasonably possible
             manajemen terhadap perubahan yang                               change in foreign exchange rates. The
             mungkin terjadi pada nilai tukar valuta                         sensitivity     analysis     includes   only
             asing.     Analisis   sensitivitas   hanya                      outstanding monetary items of financial
             mencakup item instrumen keuangan dalam                          instrument denominated in currency other
             mata uang moneter selain Dolar Amerika                          than U.S. Dollar and adjusts their
             Serikat yang ada dan menyesuaikan                               translation at the period end for percentage
             translasinya pada akhir periode untuk                           change in foreign currency rates.
             perubahan persentase dalam nilai tukar
             mata uang asing.

                                                            - 187 -
                                                        402
Page 427
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                               DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                   THE YEARS THEN ENDED (Continued)

             Pada    tahun-tahun   yang    berakhir                                        For the years ended December 31, 2020
             31 Desember 2020 dan 2019, jika US$                                           and    2019   if  US$    had    weakened/
             melemah/     menguat    masing-masing                                         strengthened by 5% and 1%, respectively,
             sebesar 5% dan 1% terhadap Rupiah,                                            against Indonesian Rupiah with all other
             dengan seluruh variabel lainnya tetap                                         variables held constant, profit after tax,
             konstan, laba bersih setelah pajak,                                           would have been US$ 9,242 thousand and
             masing-masing akan menjadi US$ 9.242                                          US$     1,031    thousand,     respectively
             ribu dan US$ 1.031 ribu lebih rendah/                                         lower/higher.
             tinggi.

             Menurut pendapat manajemen, analisis                                          In management's opinion, the sensitivity
             sensitivitas tidak representatif atas risiko                                  analysis is unrepresentative for the
             valuta asing melekat karena eksposur pada                                     inherent foreign exchange risk because the
             akhir      periode     pelaporan       tidak                                  exposure at the end of the reporting period
             mencerminkan eksposur selama periode                                          does not reflect the exposure during the
             berjalan.                                                                     period.

             Kontrak valuta berjangka                                                      Forward foreign exchange contracts

             Pada       tahun       berjalan,     Grup                                     In the current year, the Group has entered
             menandatangani kontrak valuta asing                                           into certain forward foreign exchange
             berjangka tertentu sebagai lindung nilai                                      contracts as hedge of exposure against the
             atas dampak terkait fluktuasi harga                                           fluctuation in the purchase price of the
             pembelian bahan baku Grup. Grup                                               Group’s raw materials. The Group utilizes a
             menggunakan      strategi    lindung  nilai                                   rollover hedging strategy, using contracts
             lanjutan, menggunakan kontrak dengan                                          with terms of up to 6 months. Upon
             periode hingga 6 bulan. Pada saat jatuh                                       maturity of forward contract, the Group
             tempo kontrak berjangka, Grup melakukan                                       enters into a new contract designated as
             kontrak baru yang ditujukan sebagai                                           separate hedging relationship.
             hubungan lindung nilai terpisah.

             Tabel berikut merinci kontrak valuta                                          The following table details the forward
             berjangka yang ada pada akhir periode                                         foreign    currency  (“FC”)    contracts
             pelaporan:                                                                    outstanding at the end of the reporting
                                                                                           period:

                                    Tingkat rata-rata nilai tukar/     Mata uang asing/         Nilai nominal/        Nilai wajar aset (liabilitas)/
             Kontrak outstanding       Average exchange rate           Foreign currency        Notional value       Fair value of assets (liabilities)
                                        2020             2019           2020      2019       2020          2019          2020              2019
                                   Jumlah penuh/ Jumlah penuh/        US$' 000 US$' 000     Rp Juta/     Rp Juta/      US$' 000         US$' 000
                                    Full amount     Full amount                            Rp Million Rp Million
             Beli US$
             Kurang dari 3 bulan         14.188           14.031       40.309   35.099     572.000     493.622               (322)             (145)


      iii.   Manajemen risiko tingkat bunga                                         iii.   Interest rate risk management

             Grup terpapar risiko suku bunga karena                                        The Group is exposed to interest rate risk
             entitas dalam Grup meminjam dana                                              because entities in the Group borrow funds
             dengan tingkat bunga mengambang. Risiko                                       at floating interest rates. The risk is
             ini dikelola oleh Grup, antara lain, dengan                                   managed by the Group by the use of
             menggunakan kontrak swap suku bunga.                                          interest rate swap contracts.

             Grup terpapar suku bunga acuan USD                                            The Group is exposed to US Dollar LIBOR
             LIBOR, dimana tunduk ke reformasi acuan                                       interest rate benchmark, which are subject
             suku bunga.                                                                   to interest rate benchmark reform.

             Eksposur Grup atas suku bunga liabilitas                                      The Group’s exposures to interest rates on
             keuangan dirinci dalam bagian manajemen                                       financial liabilities are detailed in the
             risiko likuiditas pada catatan ini.                                           liquidity risk management section of this
                                                                                           note.

             Untuk    utang   dengan   suku    bunga                                       For the Group’s floating rate debt, the
             mengambang, Grup telah memulai diskusi                                        Group has started discussions with Japan
             dengan Japan Bank for International                                           Bank     for International   Cooperation
             Cooperation ("JBIC"), BNP Paribas (NEXI                                       ("JBIC"), BNP Paribas (NEXI Covered
             Covered Lenders), PT Bank Permata Tbk                                         Lenders), PT Bank Permata Tbk and
             dan Bangkok Bank Public Company Limited                                       Bangkok Bank Public Company Limited to
             untuk mengubah suku bunga acuan atas                                          amend the reference benchmark interest
             pinjaman tersebut.                                                            rate.




                                                                     - 188 -
                                                                     403
Page 428
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                              PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                              DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                  THE YEARS THEN ENDED (Continued)


           Grup akan terus menerapkan amandemen                        The Group will continue to apply the
           PSAK 71 sampai ketidakpastian yang                          amendments to PSAK 71 until the
           timbul dari reformasi tingkat acuan suku                    uncertainty arising from the interest rate
           bunga sehubungan dengan waktu dan                           benchmark reforms with respect to the
           jumlah arus kas yang mendasari Grup                         timing and the amount of the underlying
           terekspos sampai selesai. Grup berasumsi                    cash flows that the Group is exposed to
           bahwa ketidakpastian ini tidak akan                         ends. The Group has assumed that this
           berakhir sampai kontrak Grup yang                           uncertainty will not end until the Group’s
           merujuk kepada IBOR diubah sampai                           contracts that reference IBORs are
           tanggal penentuan pergantian tingkat                        amended to specify the date on which the
           acuan suku bunga, arus kas dari suku                        interest rate benchmark will be replaced,
           bunga acuan alternatif, dan penyesuaian                     the   cash flows of       the alternative
           spread yang relevan. Sebagian dari hal ini                  benchmark rate and the relevant spread
           akan bergantung pada pengenalan klausul                     adjustment. This will, in part, be
           fall back yang masih harus ditambahkan                      dependent on the introduction of fall back
           dalam kontrak Grup dan negosiasi dengan                     clauses which have yet to be added to the
           pemberi pinjaman dan pemegang obligasi.                     Group’s contracts and the negotiation with
                                                                       lenders and bondholders.

           Analisis sensitivitas suku bunga                            Interest rate sensitivity analysis

           Analisis sensitivitas di bawah ini telah                    The sensitivity analysis below have been
           ditentukan berdasarkan eksposur suku                        determined based on the exposure to
           bunga untuk instrumen derivatif dan non-                    interest rates for both derivatives and non-
           derivatif pada akhir periode pelaporan.                     derivative instruments at the end of the
           Untuk      liabilitas   tingkat    bunga                    reporting    period.   For    floating   rate
           mengambang, analisis tersebut disusun                       liabilities, the    analysis    is   prepared
           dengan asumsi jumlah liabilitas terutang                    assuming the amount of the liability
           pada akhir periode pelaporan itu terutang                   outstanding at the end of the reporting
           sepanjang      tahun.    Kenaikan    atau                   period was outstanding for the whole year.
           penurunan 50 basis poin digunakan ketika                    A 50 basis point increase or decrease is
           melaporkan risiko suku bunga secara                         used when reporting interest rate risk
           internal kepada karyawan kunci dan                          internally to key management personnel
           merupakan penilaian manajemen terhadap                      and represents management's assessment
           perubahan yang mungkin terjadi pada                         of the reasonably possible change in
           suku bunga.                                                 interest rates.

           Jika suku bunga lebih tinggi/rendah                         If interest rates had been 50 basis points
           50 basis poin dan semua variabel lainnya                    higher/lower and all other variables were
           tetap konstan, laba bersih setelah pajak,                   held constant, net profit after tax, for
           untuk     tahun-tahun    yang    berakhir                   the years ended December 31, 2020 and
           31 Desember 2020 dan 2019 akan                              2019       would     decrease/    increase
           turun/naik     masing-masing      sebesar                   US$ 2,434 thousand and US$ 1,272
           US$ 2.434 ribu dan US$ 1.272 ribu. Hal ini                  thousand, respectively. This is mainly
           terutama disebabkan oleh eksposur Grup                      attributable to the Group’s exposure to
           terhadap suku bunga atas pinjamannya                        interest rates on its variable rate
           dengan suku bunga variabel.                                 borrowings.

           Kontrak swap suku bunga                                     Interest rate swap contracts

           Dalam kontrak swap suku bunga, Grup                         Under interest rate swap contracts, the
           setuju untuk menukar perbedaan antara                       Group agrees to exchange the difference
           jumlah tingkat bunga tetap dengan                           between fixed and floating rate interest
           mengambang yang dihitung atas jumlah                        amounts calculated on agreed notional
           pokok nosional yang disepakati. Kontrak                     principal amounts. Such contracts enable
           tersebut   memungkinkan      Grup   untuk                   the Group to mitigate the risk of changing
           mengurangi risiko perubahan suku bunga                      interest rates on the cash flow exposures
           eksposur arus kas pada utang tingkat                        on issued variable rate debt. The fair value
           bunga variabel. Nilai wajar plain vanilla                   of a plain vanilla (fixed rate for floating
           (tingkat bunga tetap untuk tingkat bunga                    rate) swap is computed by adding the
           mengambang) swap dihitung dengan                            present value of the fixed coupon
           menambahkan nilai kini dari pembayaran                      payments known at the start of the swap
           bunga tetap yang telah diketahui dari awal                  (fixed leg) and present value of the floating
           swap (fixed leg) dan nilai kini dari                        coupon payments determined at the
           pembayaran bunga mengambang yang                            agreed dates of each payment (floating
           ditentukan     pada     setiap    tanggal                   leg). The average interest rate is based on
           pembayaran yang ditentukan (floating                        the fixed rate paid by the banks.
           leg). Tingkat suku bunga rata-rata
           didasarkan pada tingkat bunga tetap yang
           dibayarkan oleh bank.




                                                        - 189 -
                                                    404
Page 429
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                       DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                           THE YEARS THEN ENDED (Continued)


            Kontrak swap suku bunga diselesaikan                                   The interest rate swaps are settled on a
            secara   triwulanan.    Tingkat    bunga                               quarterly basis. The floating rate on the
            mengambang pada swap suku bunga                                        interest rate swaps is London Interbank
            adalah London Interbank Offered Rate                                   Offered Rate (LIBOR). The Group will settle
            (LIBOR).   Grup    akan    menyelesaikan                               the difference between the fixed and
            perbedaan antara tingkat bunga tetap dan                               floating interest rate on a net basis.
            mengambang secara dasar neto.

      iv.   Manajemen risiko harga petrokimia                                iv.   Petrochemical price risk management

            Pendapatan Grup sangat bergantung pada                                 The Group’s revenue is highly dependent
            penjualan barang-barang turunan/olahan                                 on naphtha petrochemical process, which
            petrokimia     naphtha     yang     sangat                             in turn is highly influenced by global
            dipengaruhi oleh harga petrokimia dunia. Di                            petrochemical prices, which tend to be
            sisi lain, harga petrokimia dunia dapat                                cyclical   and   subject     to  significant
            berfluktuasi   secara    signifikan   yang                             fluctuations. Global petrochemical prices
            dipengaruhi terutama oleh harga minyak                                 are subject to numerous factors beyond
            mentah Brent dan faktor permintaan dan                                 the Group’s control, including mainly Brent
            penawaran.                                                             crude oil price and supply and demand
                                                                                   factors.

            Untuk    memitigasi  risiko   ini,   Grup                              To mitigate this risk, the Group combines
            mengkombinasikan     strategi      metode                              strategies of price fixing method and the
            penetapan harga maupun waktu penetapan                                 timing of price fixing, while maintaining
            dengan        terus       memperhatikan                                close attention on global developments
            perkembangan global yang mempengaruhi                                  that affect petrochemical market.
            pasar petrokimia.

       v.   Manajemen risiko harga komoditas                                 v.    Commodity price risk management

            Tidak terdapat risiko harga komoditas                                  No issue for the commodity price risk for
            untuk usaha panas bumi karena harga                                    geothermal business due to the price has
            telah disepakati dalam Electricity Sales                               been agreed in the Electricity Sales
            Contract.                                                              Contract.

      vi.   Manajemen risiko kredit                                          vi.   Credit risk management

            Grup mengembangkan dan mengelola                                       The Group develops and maintains its
            peringkat      risiko     kredit   untuk                               credit   risk   gradings   to   categorize
            mengkategorikan eksposur sesuai dengan                                 exposures according to their degree of risk
            tingkat   risiko    gagal   bayar.  Grup                               of default. The Group uses its own trading
            menggunakan catatan perdagangannya                                     records to rate its major customers and
            sendiri untuk memeringkat pelanggan                                    other debtors.
            utama dan debitur lainnya.

            Kerangka peringkat risiko kredit kini Grup                             The Group’s current credit risk grading
            terdiri dari kategori berikut:                                         framework   comprises   the    following
                                                                                   categories:
                Kategori/                                                                             Dasar pengakuan ECL/
                Category                             Deskripsi/Description                            Basis for recognizing ECL

             Lancar/             Pihak lawan memiliki risiko gagal bayar yang rendah dan              ECL 12 bulan/
             Performing          tidak memiliki tunggakan./                                           12-month ECL
                                 The counterparty has a low risk of default and does not
                                 have any past-due amounts.

             Dicadangkan/        Jumlah yang tertunggak >30 hari atau telah ada                       ECL sepanjang umur –
             Doubtful            peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan            kredit tidak memburuk/
                                 awal./                                                               Lifetime ECL – not credit-
                                 Amount is >30 days past due or there has been a                      impaired
                                 significant increase in credit risk since initial recognition.

             Gagal bayar/        Jumlah yang tertunggak >60 hari atau ada bukti yang                  ECL sepanjang umur –
             In default          mengindikasikan aset mengalami penurunan nilai kredit./              kredit memburuk/
                                 Amount is >60 days past due or there is evidence                     Lifetime ECL – credit-
                                 indicating the asset is credit-impaired.                             impaired

             Penghapusan/        Ada bukti yang mengindikasikan bahwa debitur dalam                   Saldo dihapuskan/
             Write-off           kesulitan keuangan yang buruk dan Grup tidak memiliki                Amount is written off
                                 prospek pemulihan yang realistis./
                                 There is evidence indicating that the debtor is in severe
                                 financial difficulty and the Group has no realistic prospect of
                                 recovery.




                                                            - 190 -
                                                          405
Page 430
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                         PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                  NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                                         DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                                             THE YEARS THEN ENDED (Continued)


             Tabel di bawah merinci kualitas kredit aset                                                              The table below details the credit quality of
             keuangan Grup serta eksposur maksimum                                                                    the Group’s financial assets as well as
             risiko kredit menurut peringkat risiko                                                                   maximum exposure to credit risk by credit
             kredit:                                                                                                  risk rating grades:
                                                          Peringkat                                            Jumlah
                                                           Kredit                                             tercatat                        Jumlah
                                                          Internal/                                             bruto/        Cadangan        tercatat
                                                          Internal                ECL 12 bulan atau             Gross         kerugian/        bersih/
                                                           Credit                 sepanjang umur/             carrying           Loss       Net carrying
                                                           Rating              12-month or lifetime ECL        amount         allowance       amount
                                                                                                              US$ '000        US$ '000       US$ '000
             31 Desember 2020                                                                                                                                December 31, 2020

             Bank dan deposito                      Lancar/           ECL 12 bulan (risiko kredit rendah)/                                                   Cash in banks and
               berjangka (Catatan 5)                Performing        12-month ECL (low credit risk)           1.135.059              -          1.135.059     time deposits (Note 5)
             Rekening bank yang dibatasi            Lancar/           ECL 12 bulan (risiko kredit rendah)/
               penggunaannya (Catatan 23)           Performing        12-month ECL (low credit risk)             191.018              -           191.018    Restricted cash in banks (Note 23)
                                                    Lancar/           ECL 12 bulan (risiko kredit rendah)/
             Aset keuangan lainnya - lancar         Performing        12-month ECL (low credit risk)                95.122            -             95.122   Other financial assets - current

                                                                      ECL sepanjang umur (pendekatan
                                                                      sederhana)/
             Piutang usaha (Catatan 6)              (i)               Lifetime ECL (simplified approach)         225.495            (181)         225.314    Trade accounts receivable (Note 6)
                                                    Lancar/
             Piutang lain-lain (Catatan 7)          Performing        ECL 12 bulan/12-month ECL                  210.435              -           210.435    Other accounts receivable (Note 7)

             Piutang sewa pembiayaan
                (Catatan 8)                         (i)               Lifetime ECL (simplified approach)         394.262              -           394.262    Finance lease receivables (Note 8)
                                                    Lancar/           ECL 12 bulan (risiko kredit rendah)/
             Aset keuangan lainnya - tidak lancar   Performing        12-month ECL (low credit risk)                 7.035            -              7.035   Other financial assets - noncurrent

                                                                                                                                    (181)



             (i)        Grup menentukan ECL pada pos-pos                                                            (i)      The Group determines the ECL on these
                        tersebut    menggunakan       matriks                                                                items by using a provision matrix,
                        provisi, yang diestimasi berdasarkan                                                                 estimated based on historical credit loss
                        pengalaman kerugian kredit historis                                                                  experience based on the past due status
                        berdasarkan status utang debitur                                                                     of the debtors, adjusted as appropriate
                        masa lalu, yang disesuaikan dengan                                                                   to reflect current conditions and
                        kondisi saat ini dan perkiraan kondisi                                                               estimates of future economic conditions.
                        ekonomi di masa depan.

             Grup telah mengadopsi prosedur dalam                                                                      The Group has adopted procedures in
             memperluas persyaratan kredit kepada                                                                      extending credit terms to customers and in
             pelanggan dan dalam memantau risiko                                                                       monitoring its credit risk. The Group only
             kreditnya. Group hanya memberikan kredit                                                                  grants    credit     to    credit    worthy
             kepada pihak lawan yang layak kredit. Kas                                                                 counterparties.    Cash    is   held   with
             ditempatkan pada lembaga yang layak                                                                       creditworthy institutions and is subject to
             kredit dan memiliki kerugian kredit yang                                                                  immaterial credit loss.
             tidak material.

             Meskipun       eksposur    kredit     Grup                                                                Although the Group’s credit exposure is
             terkonsentrasi terutama di Indonesia,                                                                     concentrated mainly in Indonesia, other
             selain eksposur kredit pada penjualan                                                                     than the credit exposure on the sale of
             listrik ke PGE dan PLN, Grup tidak memiliki                                                               electricity to PGE and PLN, the Group has
             konsentrasi risiko kredit signifikan pada                                                                 no significant concentration of credit risk
             pelanggan     atau   kelompok    pelanggan                                                                with any single customer or group of
             tertentu.                                                                                                 customers.

             Rincian lebih lanjut dari risiko kredit pada                                                              Further details of credit risks on cash in
             bank dan deposito berjangka, piutang                                                                      banks and time deposits, trade and other
             usaha, piutang lain-lain, dan rekening yang                                                               accounts receivable and restricted cash in
             dibatasi   penggunaannya        diungkapkan                                                               banks are disclosed in Notes 5, 6, 7 and
             masing-masing pada Catatan 5, 6, 7                                                                        23, respectively.
             dan 23.

      vii.    Manajemen risiko likuiditas                                                                    vii.        Liquidity risk management

             Tanggung jawab utama untuk manajemen                                                                      Ultimate responsibility for liquidity risk
             risiko likuiditas terletak pada manajemen,                                                                management rests with the management,
             yang telah membentuk kerangka kerja                                                                       which has established an appropriate
             manajemen risiko likuiditas yang sesuai                                                                   liquidity risk management framework for
             untuk      mengelola     pendanaan   jangka                                                               the management of the Group’s short,
             pendek, menengah dan jangka panjang                                                                       medium and long-term funding and
             dan persyaratan manajemen likuiditas.                                                                     liquidity management requirements. The
             Grup mengelola risiko likuiditas dengan                                                                   Group manages liquidity risk by maintaning
             memelihara cadangan yang memadai,                                                                         adequate reserves, banking facilities and
             fasilitas perbankan dan fasilitas pinjaman                                                                reserve       borrowing       facilities,   by
             cadangan, dengan terus memantau arus                                                                      continuously monitoring forecast and
             kas prakiraan dan aktual, dan profil jatuh                                                                actual cash flows, and the maturity profiles
             tempo liabilitas keuangan. Rincian fasilitas                                                              of financial liabilities. Details of additional
             tambahan yang belum digunakan yang                                                                        undrawn facilities that the Group has at its
             dimiliki Grup untuk mengurangi risiko                                                                     disposal to further reduce liquidity risk are
             likuiditas termasuk dalam Catatan 52a.                                                                    included in Note 52a.

                                                                                            - 191 -
                                                                                         406
Page 431
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                                  DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                                      THE YEARS THEN ENDED (Continued)

           Tabel risiko likuiditas dan suku bunga                                                               Liquidity and interest risk tables

           Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo                                                               The following table details the Group’s
           kontrak untuk liabilitas keuangan non-                                                               remaining contractual maturity for its non-
           derivatif dengan periode pembayaran yang                                                             derivative financial liabilities with agreed
           disepakati Grup. Tabel telah disusun                                                                 repayment periods. The table has been
           berdasarkan     arus    kas   yang   tak                                                             drawn up based on the undiscounted cash
           terdiskontokan dari liabilitas keuangan                                                              flows of financial liabilities based on the
           berdasarkan tanggal terawal di mana Grup                                                             earliest date on which the Group can be
           dapat diminta untuk membayar. Tabel                                                                  required to pay. The table includes both
           mencakup arus kas bunga dan pokok.                                                                   interest and principal cash flows. The
           Jatuh tempo kontrak didasarkan pada                                                                  contractual maturity is based on the
           tanggal terawal di mana Grup mungkin                                                                 earliest date on which the Group may be
           akan diminta untuk membayar.                                                                         required to pay.
                                                Tingkat bunga
                                                     efektif
                                                    rata-rata
                                                  tertimbang/
                                                   Weighted      Kurang dari                   3 bulan -
                                                    average      satu bulan/                   1 tahun/                       Diatas
                                                    effective     Less than     1-3 bulan/   3 months to    1-5 tahun/       5 tahun/       Jumlah/
                                                 interest rate     1 month     1-3 months       1 year      1-5 years        5+ years        Total
                                                        %          US$'000       US$'000       US$'000       US$'000         US$'000        US$'000
          31 Desember 2020                                                                                                                              December 31, 2020

          Tanpa bunga                                                                                                                                   Non-interest bearing
             Utang usaha                              -             717.711              -        7.925                  -              -     725.636     Trade accounts payable
             Utang lain-lain                                                                                                                              Other accounts payable
                Pihak berelasi                        -                 715              -            -                  -              -         715         Related party
                Pihak ketiga                          -              38.016              -            -                  -              -      38.016         Third parties
             Biaya yang masih harus dibayar           -              10.970              -       48.785                  -              -      59.755     Accrued expenses

          Instrumen tingkat bunga variabel                                                                                                              Variable interest rate instruments
             Utang bank jangka panjang          4,23%-5,24%             905         2.754       117.277        526.489          27.779        675.204      Long-term bank loans

          Instrumen tingkat bunga tetap                                                                                                                 Fixed interest rate instruments
             Liabilitas sewa                   0,74% - 11,56%            327          298         2.643          6.513           5.709         15.490      Lease liabilities
             Utang lembaga keuangan non-bank        8,50%                  2            4            21             10               -             37      Non-bank financial institutional loan
             Utang bank jangka pendek               8,75%                  4           10           745              -               -            759      Short-term bank loans
             Utang bank jangka panjang              8,75%                  -            -             -          5.471           1.329          6.800      Long-term bank loans
             Utang obligasi dan wesel bayar     3,25%-11,30%           1.865       12.459       226.618      1.411.914       1.679.871      3.332.727      Bonds and notes payable

          Jumlah                                                    770.515        15.525       404.014      1.950.397       1.714.688      4.855.139   Total

          31 Desember 2019                                                                                                                              December 31, 2019

          Tanpa bunga                                                                                                                                   Non-interest bearing
             Utang usaha                              -             690.407              -             -                 -              -     690.407     Trade accounts payable
             Utang lain-lain                                                                                                                              Other accounts payable
                Pihak berelasi                        -                   -              -       79.893                  -                     79.893         Related party
                Pihak ketiga                          -              29.828              -            -                  -                     29.828         Third parties
             Biaya yang masih harus dibayar           -              58.333              -          465                  -                     58.798     Accrued expenses

          Instrumen tingkat bunga variabel                                                                                                              Variable interest rate instruments
             Utang bank jangka panjang         5,02% - 6,94%           1.016       34.656       213.628      1.356.178          58.216      1.663.694      Long-term bank loans

          Instrumen tingkat bunga tetap                                                                                                                 Fixed interest rate instruments
             Utang lembaga keuangan non-bank        8,50%                 -             -             4              6               -             10      Non-bank financial institutional loan
             Utang bank jangka pendek               9,50%                36            36             -              -               -             72      Short-term bank loans
             Utang bank jangka panjang          6,50% - 9,50%           249           481         2.204         46.164             386         49.484      Long-term bank loans
             Utang obligasi dan wesel bayar    4,95% - 11,30%             -         4.755        74.247        752.084         684.736      1.515.822      Bonds and notes payable

          Jumlah                                                    779.869        39.928       370.441      2.154.432         743.338      4.088.008   Total



       Jumlah yang dicakup di atas untuk instrumen                                                         The amounts included above for variable
       suku bunga variabel untuk liabilitas keuangan                                                       interest rate instruments for both non-
       non-derivatif harus berubah jika perubahan                                                          derivative financial liabilities is subject to
       suku bunga variabel berbeda dengan estimasi                                                         change if changes in variable interest rates
       suku bunga yang ditentukan pada akhir                                                               differ to those estimates of interest rates
       periode pelaporan.                                                                                  determined at the end of the reporting period.

    C. Manajemen risiko modal                                                                      C. Capital risk management

       Grup     mengelola    risiko   modal   untuk                                                        The Group manages capital risk to ensure that
       memastikan bahwa entitas dalam Grup akan                                                            entities in the Group will be able to continue as
       mampu untuk melanjutkan keberlangsungan                                                             a going concern, in addition to maximize the
       usaha, selain memaksimalkan keuntungan                                                              profit of the shareholders through the
       para pemegang saham melalui optimalisasi                                                            optimization of the debt and equity. The
       saldo utang dan ekuitas. Strategi Grup tetap                                                        Group’s strategy remains unchanged from prior
       tidak berubah dari tahun sebelumnya.                                                                year.

       Struktur modal Grup terdiri dari utang, yang                                                        The capital structure of the Group consist of
       mencakup liabilitas sewa, pinjaman, instrumen                                                       debt,    which    includes    lease    liabilities,
       keuangan derivatif dan utang obligasi dan                                                           borrowings, derivative financial instrument and
       wesel yang dijelaskan pada Catatan 29, 30, 31                                                       bonds and notes payable disclosed in Notes 29,
       dan 52o, kas dan setara kas (Catatan 5) dan                                                         30, 31 and 52o, cash and cash equivalents
       ekuitas pemegang saham induk, yang terdiri                                                          (Note 5) and equity attributable to equity
       dari modal yang ditempatkan (Catatan 33),                                                           holders of the parent, comprising of issued
       tambahan modal disetor (Catatan 34),                                                                capital (Note 33), additional paid-up capital
       penghasilan komprehensif lainnya (Catatan 37),                                                      (Note 34), other comprehensive income
       saham diperoleh kembali (Catatan 35),                                                               (Note 37), treasury stock (Note 35), other
       komponen ekuitas lain (Catatan 36) dan                                                              equity component (Note 36) and non-controlling
       kepentingan nonpengendali (Catatan 39).                                                             interests (Note 39).




                                                                                - 192 -
                                                                               407
Page 432
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                             PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                             DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                                 THE YEARS THEN ENDED (Continued)


       Dewan Direksi Grup secara berkala melakukan                                                The Board of Directors of the Group periodically
       reviu struktur permodalan Grup. Sebagai                                                    reviews the Group’s capital structure. As part of
       bagian dari reviu ini, Direksi mempertimbangkan                                            this review, the Board of Directors considers the
       biaya permodalan dan risiko yang berhubungan.                                              cost of capital and the related risks.

       Rasio jumlah pinjaman bersih terhadap ekuitas                                              Total net debt to equity ratio are as follows:
       adalah sebagai berikut:

                                                              31 Desember/              31 Desember/
                                                              December 31,              December 31,
                                                                  2020                      2019
                                                                 US$ '000                    US$ '000

        Pinjaman                                                   2.885.439                     2.547.044              Debt
        Kas dan setara kas                                         1.135.310                       744.202              Cash and cash equivalents

        Pinjaman - bersih                                          1.750.129                     1.802.842              Net debt
        Ekuitas                                                    2.950.961                     2.755.807              Equity

        Rasio pinjaman - bersih terhadap ekuitas                               59%                        65%           Net debt to equity ratio


    D. Pengukuran nilai wajar                                                            D. Fair value measurements

        Nilai wajar instrumen keuangan yang dicatat                                                Fair value of financial instruments carried at
        pada biaya perolehan diamortisasi                                                          amortized cost

        Direksi menganggap bahwa nilai tercatat aset                                               The Directors consider that the carrying
        keuangan dan liabilitas keuangan pada biaya                                                amounts of financial assets and financial
        perolehan diamortisasi, diakui mendekati nilai                                             liabilities recognized at amortized cost,
        wajarnya, kecuali dibawah ini:                                                             approximate their fair values, except below:

                                          Nilai tercatat/   Tingkat 1/          Tingkat 2/             Tingkat 3/              Jumlah/
                                         Carrying amount     Level 1             Level 2                Level 3                 Total
                                             US$'000         US$'000             US$'000                US$'000                US$'000
        31 Desember 2020                                                                                                                   December 31, 2020
        Piutang lain-lain tidak lancar        198.553                    -                   -           198.497                 198.497   Other accounts receivable - noncurrent
        Piutang sewa pembiayaan                                                                                                            Finance lease receivables
            tidak lancar                      387.692                    -                   -           340.284                 340.284       noncurrent

        Utang bank                               6.814           6.699                       -                      -              6.699   Bank loans
        Utang obligasi dan wesel bayar       2.301.397      2.377.726                        -                      -          2.377.726   Bonds and notes payable


                                          Nilai tercatat/   Tingkat 1/          Tingkat 2/             Tingkat 3/              Jumlah/
                                         Carrying amount     Level 1             Level 2                Level 3                 Total
                                             US$'000         US$'000             US$'000                US$'000                US$'000
        31 Desember 2019                                                                                                                   December 31, 2019
        Piutang sewa pembiayaan                                                                                                            Finance lease receivables
            tidak lancar                      394.262                    -                   -           378.501                 378.501       noncurrent

        Utang bank                              46.007         49.486                        -                      -             49.486   Bank loans

        Utang obligasi dan wesel bayar       1.031.994      1.086.106                        -                      -          1.086.106   Bonds and notes payable


        Teknik penilaian dan asumsi yang diterapkan                                               Valuation techniques and assumptions applied
        untuk tujuan pengukuran nilai wajar                                                       for the purposes of measuring fair value

        Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas                                                  The fair values of financial assets and financial
        keuangan ditentukan sebagai berikut:                                                      liabilities are determined as follows:

       •     Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas                                              •      The fair values of financial assets and
             keuangan dengan syarat dan kondisi                                                           financial liabilities with standard terms and
             standar dan diperdagangkan di pasar aktif                                                    conditions and traded on active liquid
             ditentukan dengan mengacu pada harga                                                         markets are determined with reference to
             pasar.                                                                                       quoted market prices.

       •     Nilai wajar swap suku bunga dihitung                                                  •      The fair value of interest rate swap is
             dengan menambahkan nilai kini dari                                                           computed by adding the present value of
             pembayaran bunga tetap yang telah                                                            the fixed coupon payments known at the
             diketahui dari awal swap (fixed leg) dan                                                     start of the swap (fixed leg) and present
             nilai   kini    dari pembayaran    bunga                                                     value of the floating coupon payments
             mengambang yang ditentukan pada setiap                                                       determined at the agreed dates of each
             tanggal pembayaran yang ditentukan                                                           payment (floating leg).
             (floating leg).


                                                                             - 193 -
                                                                     408
Page 433
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                 DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                     THE YEARS THEN ENDED (Continued)

       •    Nilai wajar kontrak valuta berjangka mata                                    •       Foreign currency forward contracts are
            uang asing diukur dengan menggunakan                                                 measured using quoted forward exchange
            kurs kuotasi yang berasal dari suku bunga                                            rates derived from quoted interest rates
            kuotasi sesuai jatuh tempo kontrak.                                                  matching maturities of the contracts.

       •    Nilai tercatat dari aset dan liabilitas                                      •       The carrying amount of financial assets and
            keuangan yang jatuh tempo dalam satu                                                 liabilities due in one year approximates fair
            tahun mendekati nilai wajarnya karena                                                value because of their short-term maturity.
            jatuh tempo dalam jangka pendek. Untuk                                               For non-current financial assets and
            aset keuangan dan liabilitas keuangan                                                financial liabilities, the amortized cost
            jangka     panjang,  biaya   perolehan                                               approximates fair value because such
            diamortisasi mendekati nilai wajarnya                                                instruments carry market rate of interest.
            karena instrumen tersebut dikenakan
            tingkat bunga pasar.

        Hirarki pengukuran nilai wajar atas aset dan                                    Fair value measurements hierarchy recognised
        liabilitas Grup                                                                 of the Group’s assets and liabilities

        Tabel berikut ini merangkum nilai tercatat dan                                  The following tables summarize the carrying
        nilai wajar aset dan liabilitas, yang dianalisis                                amounts and the fair values of the assets and
        nilai wajarnya berdasarkan pada:                                                liabilities, analyzed among those whose fair
                                                                                        value is based on:

        •    Pengukuran nilai wajar level 1 adalah                                       •       Level 1 fair value measurements are those
             yang berasal dari harga kuotasian (tak                                              derived from quoted prices (unadjusted) in
             disesuaikan) di pasar aktif untuk aset                                              active markets for identical assets or
             atau liabilitas yang identik; yang dapat                                            liabilities that the entity can access at the
             diakses entitas pada tanggal pengukuran.                                            measurement date.

        •    Pengukuran nilai wajar level 2 adalah                                       •       Level 2 fair value measurements are those
             yang berasal dari input selain harga                                                derived from inputs other than quoted
             kuotasian yang termasuk dalam level 1                                               prices included within Level 1 that are
             yang dapat diobservasi untuk aset atau                                              observable for the asset or liability, either
             liabilitas, baik secara langsung (misalnya                                          directly (i.e. as prices) or indirectly (i.e.
             harga) atau secara tidak langsung                                                   derived from prices); and
             (misalnya deviasi dari harga); dan

        •    Pengukuran nilai wajar level 3 adalah                                       •       Level 3 fair value measurements are those
             yang berasal dari teknik penilaian yang                                             derived from valuation techniques that
             mencakup input untuk aset atau liabilitas                                           include inputs for the asset or liability that
             yang bukan berdasarkan data pasar yang                                              are not based on observable market data
             dapat diobservasi (input yang tidak dapat                                           (unobservable inputs).
             diobservasi).

                                                        Tingkat 1/   Tingkat 2/    Tingkat 3/        Jumlah/
                                                         Level 1      Level 2       Level 3           Total
                                                         US$'000      US$'000       US$'000          US$'000
            31 Desember 2020                                                                                    December 31, 2020
            Aset yang diukur pada nilai wajar                                                                   Assets measured at fair value
            Aset keuangan pada FVTPL                                                                            Financial asset at FVTPL
               Instrumen keuangan derivatif                      -           16              -             16       Derivative financial instrument

            Aset keuangan pada FVTOCI                                                                           Financial asset at FVTOCI
               Instrumen utang                             32.942              -           -           32.942       Debt securities
               Instrumen ekuitas                                -              -       7.159            7.159       Equity securities

            Jumlah                                         32.942              -       7.159           40.101   Total

            Ditetapkan sebagai lindung nilai arus kas                                                           Designated as cash flow hedge
                Instrumen keuangan derivatif                     -         4.217             -          4.217      Derivative financial instrument

            Liabilitas yang diukur pada nilai wajar                                                             Liabilites measured at fair value
            Liabilitas keuangan pada FVTPL                                                                      Financial liabilities at FVTPL
                Liabilitas keuangan derivatif                    -         4.823             -          4.823       Derivative financial liabilities

            Ditetapkan sebagai lindung nilai arus kas                                                           Designated as cash flow hedge
                Instrumen keuangan derivatif                     -          599              -            599      Derivative financial instrument




                                                                      - 194 -
                                                                     409
Page 434
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                          PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                          DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                              THE YEARS THEN ENDED (Continued)

                                                  Tingkat 1/   Tingkat 2/   Tingkat 3/    Jumlah/
                                                   Level 1      Level 2      Level 3       Total
                                                   US$'000      US$'000      US$'000      US$'000

            31 Desember 2019                                                                          December 31, 2019
            Aset keuangan tersedia untuk dijual                                                       Financial asset available-for-sale
               Instrumen utang                       42.928             -           -       42.928        Debt securities
               Instrumen ekuitas                          -             -       7.259        7.259        Equity securities
            Aset keuangan FVTPL                                                                       Financial asset at FVTPL
               Instrumen keuangan derivatif                -         136             -          136       Derivative financial instrument

            Jumlah                                   42.928          136        7.259       50.323    Total

            Liabilitas keuangan pada FVTPL                                                            Financial liabilities at FVTPL
                Liabilitas keuangan derivatif              -      11.384             -      11.384        Derivative financial liabilities

        Nilai wajar atas aset keuangan dan liabilitas                             Fair value of the Group’s financial assets and
        keuangan Grup yang diukur pada nilai wajar                                financial liabilities that are measured at fair
        secara berulang                                                           value on a recurring basis

        Sebagian dari aset keuangan dan liabilitas                                Some of the Group’s financial assets and
        keuangan Grup diukur pada nilai wajar pada                                financial liabilities are measured at fair value at
        akhir setiap periode pelaporan. Tabel berikut                             the end of each reporting period. The following
        memberikan informasi mengenai bagaimana                                   table gives information about how the fair
        nilai wajar dari aset keuangan dan liabilitias                            values of these financial assets and financial
        keuangan ditentukan (secara khusus, teknik                                liabilities are determined (in particular, the
        penilaian dan input yang digunakan).                                      valuation technique(s) and inputs used).

         Aset keuangan/Liabillitas Teknik penilaian dan input          Input signifikan yang tidak     Hubungan dan sensitivitas atas
                  keuangan                       utama/                    dapat diobservasi/               input yang tidak dapat
                  Financial          Valuation technique(s) and         Significant unobservable       diobservasi dengan nilai wajar/
              assets/Financial               key input(s)                        input(s)               Relationship and sensitivity of
                  liabilities                                                                         unobservable inputs to fair value
         Kontrak forward mata uang Arus kas diskonto. Arus kas Tidak berlaku/Not applicable           Tidak berlaku/Not applicable
         asing dan swap suku bunga/ masa        depan      diestimasi
         Foreign currency forward berdasarkan         nilai     tukar
         contracts and interest rate forward    (dari  nilai    tukar
         swaps                       forward       yang         dapat
                                     diobservasi pada akhir periode
                                     pelaporan) dan nilai tukar
                                     kontrak                 forward,
                                     didiskontokan pada tingkat
                                     yang    mencerminkan       risiko
                                     kredit dari berbagai pihak
                                     lawan./
                                     Discounted cash flow. Future
                                     cash flows are estimated
                                     based on forward exchange
                                     rates     (from     observable
                                     forward exchange rates at the
                                     end of the reporting period)
                                     and contract forward rates,
                                     discounted at a rate that
                                     reflects the credit risk of
                                     various counterparties.

         Instrumen      utang    yang Harga kuotasian pada pasar Tidak berlaku/Not applicable         Tidak berlaku/Not applicable
         terdaftar di bursa /         aktif/
         Listed debt instruments      Quoted bid prices in an active
                                      market.



        Tidak ada transfer antara tingkat 1 dan 2 pada                          There were no transfers between level 1 and 2
        tahun berjalan.                                                         in the year.


55. KONDISI INDUSTRI                                                   55. INDUSTRY CONDITION

    Secara      historis,  industri    petrokimia    selalu                 The petrochemical industry has historically been
    mempunyai siklus tertentu. Perubahan di dalam                           cyclical. Changes in supply and demand and
    permintaan dan penawaran yang berakibat pada                            resulting operating utilization levels are key factors
    tingkat utilisasi operasi merupakan faktor kunci                        that influence the cycle and profitability of the
    yang      mempengaruhi        siklus    industri   dan                  sector. Industry demand is primarily influenced by
    profitabilitas dari industri tersebut. Kebutuhan dari                   economic activity while supply is affected by new
    industri dipengaruhi oleh aktivitas ekonomi                             capacity additions.
    sementara       penawarannya       dipengaruhi    oleh
    tambahan kapasitas baru.




                                                                - 195 -
                                                               410
Page 435
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                    PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                    DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                        THE YEARS THEN ENDED (Continued)


    Kinerja Grup lebih rendah pada waktu paruh                      The Group’s performance was lower in the first
    pertama 2020, namun Grup mencapai kinerja yang                  half of 2020, however the Group achieved a solid
    solid pada waktu paruh kedua 2020 dibandingkan                  performance in the second half of 2020 compared
    periode yang sama tahun lalu, walaupun di                       to the same period last year, even in the Covid-
    tengah-tengah kondisi pandemi yang menekan                      environment, underpinning the resilience of the
    Grup, dan sekarang diperkirakan masih berlanjut                 Group, and currently extending the trajectory into
    di tahun 2021.                                                  2021.

    Pabrik MTBE & Butene-1 yang dioperasikan pada                   The MTBE & Butene-1 plants that was brought
    Q3 2020 mulai dapat memberikan kontribusi                       onstream in Q3 2020 have started to contribute
    positif. Spread harga Polymer-Naphtha menguat                   positively to the bottom-line. Polymer-naphtha
    dengan pulihnya konsumsi di China dan Asia Timur                spreads have strengthened in view of a
    Laut. Harga Styrene Monomer telah menguat                       consumption rebound in China and North East
    secara material, dengan pasokan yang terus                      Asia. Styrene Monomer prices have firmed up
    terbatas dan permintaan yang kuat dari pasar hilir              materially, with persistently tight supply and
    ABS dan PS. Spread Butadiene juga membaik di                    strong demand from downstream ABS and PS
    tengah-tengah naiknya harga minyak mentah di                    market. Butadiene spreads have also improved
    hulu, dan permintaan hilir yang menguat                         amid bullish upstream crude values, and firm
    dibandingkan dengan paruh pertama tahun 2020                    downstream demand as opposed to first half of the
    ketika pabrik-pabrik harus dioperasikan lebih                   year when the plants had to be turned down to
    rendah untuk mengoptimalkan nilai keekonomian.                  optimize economics. The strengthening margins
    Margin yang menguat juga dicapai oleh Grup                      are also achieved by the Group by maintaining
    dengan tetap mempertahankan jalannya pabrik                     consistent and stable operations throughout 2020,
    dengan stabil dan konsisten selama tahun 2020                   notwithstanding    the    extremely    challenging
    meskipun     lingkungan    sangat    menantang                  environment overhang due to COVID-19.
    dikarenakan COVID-19.

    Grup juga dapat mempertahankan akses ke bank                    The Group is also able to maintain access to the
    dan pasar modal obligasi dengan harga yang                      bank and bond capital markets at competitive
    kompetitif dan ke fasilitas kredit impor dan ekspor             rates and extended and expanded import and
    yang diperpanjang dan diperluas.                                export credit facility.

    Untuk mengatasi ketidakpastian siklus industri                  To weather uncertainty in the petrochemical
    petrokimia yang dijelaskan di atas, Grup akan                   industry cycle as described above, the Group will
    fokus pada tiga kunci utama (i) kelangsungan                    focus on three key imperatives (i) business
    bisnis (ii) keunggulan operasional dan (iii)                    continuity (ii) operational excellence and (iii)
    ketahanan keuangan. Selanjutnya, Perusahaan                     financial resilience. Furthermore, the Company has
    telah dan akan terus melakukan langkah-langkah                  undertaken and will continue to implement
    kehati-hatian, antara lain sebagai berikut:                     prudent measures, such as the following:

    •   Mencapai tingkat produksi yang optimal                      •     Achieve   optimum   production  levels  in
        sebagai respon terhadap keadaan pasar dan                         response to market and economic conditions
        kondisi perekonomian melalui penerapan                            by applying safe and efficient production
        metode produksi yang aman dan efisien;                            methods;

    •   Secara     berkesinambungan     menerapkan                  •     Continuously      implement plant     operation
        program     efisiensi untuk    meningkatkan                       improvements relating to yield, energy and
        produksi, pengurangan pemakaian energi dan                        efficiency initiatives to reduce unit operating
        pengurangan biaya operasi per unit;                               costs;

    •   Meningkatkan pangsa pasar domestik melalui                  •     Increase domestic market share by developing
        pengembangan pelanggan baru;                                      new customers;

    •   Menurunkan biaya bahan baku utama dengan                    •     Lower feedstock costs by sourcing alternative
        mencari sumber alternatif bahan baku, jika                        feedstock, where possible, and maintaining a
        memungkinkan       dan       mengusahakan                         broader base of raw material suppliers,
        memperbanyak sumber pemasok bahan baku,                           including domestic sources.
        termasuk dari sumber domestik.

    Eksekusi yang solid dari strategi ketahanan                     The solid execution of Group's financial resilience
    keuangan Grup untuk mengatur kembali belanja                    strategy to re-phase capital expenditure, reduce
    modal, mengurangi beban operasional, dan                        operating expenses and optimize working capital
    mengoptimalkan modal kerja telah membantu                       have helped improving financial performance
    meningkatkan kinerja keuangan melalui berbagai                  through various levers of continuous improvement,
    aspek    perbaikan   berkelanjutan, keunggulan                  process excellence, holistic procurement, and
    proses, pengadaan secara menyeluruh, dan                        digital transformation. Capital employed was
    transformasi digital. Modal yang digunakan                      optimized to achieve a 'lower for longer' debt
    dioptimalkan untuk mencapai portofolio utang                    portfolio, to end the year with a strong cash
    “lebih rendah untuk yang lebih lama”     untuk                  position, therefore positioning the Group strongly
    mengakhiri tahun dengan posisi kas yang kuat,                   going into 2021 to manage any downside risk and
    sehingga memposisikan Grup dengan kuat                          seize emerging upside opportunities.
    memasuki tahun 2021 untuk mengelola resiko
    penurunan dan memanfaatkan peluang kenaikan
    yang muncul.



                                                          - 196 -
                                                      411
Page 436
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                         PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                                  NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                                                                         DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                                                                             THE YEARS THEN ENDED (Continued)

56. REKONSILIASI LIABILITAS YANG                                                 TIMBUL                          56. RECONCILIATION OF LIABILITIES ARISING
    DARI AKTIVITAS PENDANAAN                                                                                         FROM FINANCING ACTIVITIES

                                                                                                   Perubahan transaksi non kas/ Non-cash changes
                                                                           Amortisasi biaya          Penambahan aset hak-
                                             Arus kas dari aktivitas          transaksi/                      guna/           Pengaruh selisih kurs/
                          1 Januari 2020/         pendanaan/               Amortization of            Additions to right-of-     Effect of foreign           Lainnya/         31 Desember 2020/
                          January 1, 2020     Cash flows financing         transaction cost                use assets            exchange rates               Others          December 31, 2020
                              US$ '000             US$ '000                     US$ '000                   US$ '000                  US$ '000                US$ '000              US$ '000
    Liabilitas sewa                  4.675                 (12.885)                            -                  18.006                          -                     207               10.003       Lease liabilities
    Utang bank                                                                                                                                                                                         Bank loans
      Jangka pendek                    72                     623                           -                            -                      14                        -                 709         Short-term
      Jangka panjang            1.503.584                (963.518)                     25.419                            -                   2.388                        -             567.873         Long-term
    Utang lembaga                                                                                                                                                                                      Non-bank financial
      keuangan non-bank                10                       25                             -                         -                        -                       -                     35      institutional loan
    Utang obligasi                                                                                                                                                                                     Bonds and note
      dan wesel bayar           1.031.994               1.265.360                          1.779                         -                   4.345                 (2.081)             2.301.397        payable

    Jumlah                      2.540.335                 289.605                      27.198                      18.006                    6.747                 (1.874)             2.880.017       Total

                                                                                              Perubahan transaksi non kas/ Non-cash changes
                                                                                      Amortisasi biaya
                                                   Arus kas dari aktivitas               transaksi/         Pengaruh selisih kurs/
                             1 Januari 2019/            pendanaan/                    Amortization of          Effect of foreign         Lainnya/                         31 Desember 2019/
                             January 1, 2019        Cash flows financing              transaction cost         exchange rates             Others                          December 31, 2019
                                 US$ '000                US$ '000                           US$ '000                     US$ '000                      US$ '000                US$ '000
    Utang bank                                                                                                                                                                                       Bank loans
      Jangka pendek                         -                            72                                -                            -                         -                       72          Short-term
      Jangka panjang                1.674.427                     (186.704)                           15.861                            -                         -                1.503.584          Long-term
    Utang lembaga                                                                                                                                                                                    Non-bank financial
      keuangan non-bank                       -                           10                                 -                          -                         -                        10         institutional loan
    Utang obligasi                                                                                                                                                                                   Bonds and note
      dan wesel bayar                 979.682                          43.852                          2.998                       5.462                          -                1.031.994          payable

    Jumlah                          2.654.109                     (142.770)                           18.859                       5.462                          -                2.535.660         Total



57. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN                                                                          57. EVENTS AFTER THE REPORTING PERIOD

    a.       Pada tanggal 1 Januari 2021, CAP dan SMI                                                                   a.       On January 1, 2021, the merger between CAP
             efektif melakukan merger sesuai dengan akta                                                                         and SMI became effective in accordance with
             merger No. 48 oleh Jose Dima Satria S.H.,                                                                           merger deed No. 48 of Jose Dima Satria S.H.,
             M.Kn., notaris di Jakarta tanggal 7 Desember                                                                        M.Kn., notary public in Jakarta, dated
             2020.                                                                                                               December 7, 2020.

    b.       Pada    tanggal    19   Januari   2021,   CAP                                                              b.       On January 19, 2021, CAP held a General
             menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang                                                                                Meeting of Bondholders and agreed for the
             Obligasi   dan     menyetujui     penghapusan                                                                       removal of Company's obligation to maintain
             ketentuan kewajiban CAP untuk memelihara                                                                            coverage ratio of Cash Flow from Operation
             perbandingan antara Arus Kas dari Operasi                                                                           and Financial Charges of not lower than 1.75:1
             dan Beban Keuangan tidak kurang dari 1,75:1                                                                         and agreed to incentive payments of 0.5%
             dan menyetujui pemberian insentif sebesar                                                                           from the total outstanding bond principal of
             0,5% dari jumlah pokok Obligasi yang masih                                                                          Chandra Asri Petrochemical Shelf Registration
             terutang kepada pemegang obligasi Obligasi                                                                          Bonds I, II and Chandra Asri Petrochemical
             Berkelanjutan I, II Chandra Asri Petrochemical                                                                      Bonds I Year 2016 to the bondholders in
             dan Obligasi Chandra Asri Petrochemical I                                                                           accordance with the requirements and
             Tahun 2016 sesuai dengan syarat dan                                                                                 conditions that were communicated in the
             ketentuan yang disampaikan dalam rapat.                                                                             meeting.

    c.       Pada tanggal 1 Februari 2021 dan 9 Maret                                                                   c.       On February 1, 2021 and March 9, 2021, CAP
             2021, CAP melakukan pembelian kembali dan                                                                           performed    buy-back   and     subsequently
             selanjutnya pembatalan Senior Unsecured                                                                             cancelled  its   Senior   Unsecured   Notes
             Notes masing-masing sebesar US$ 2.053 ribu                                                                          amounting to US$ 2,053 thousand and
             dan US$ 415 ribu.                                                                                                   US$ 415 thousand, respectively.

    d.       Pada tanggal 22 Februari 2021, CAP                                                                         d.       On February 22, 2021, CAP obtained
             mendapatkan        fasilitas    perdagangan                                                                         structured trade facility from Bank DBS Ltd.
             terstruktur dari Bank DBS Ltd. Cabang                                                                               Singapore branch amounting to US$ 60,000
             Singapura sebesar US$ 60.000 ribu.                                                                                  thousand.

    e.       Pada tanggal 31 Maret 2021, 20 April 2021                                                                  e.       On March 31, 2021, April 20, 2021 and
             dan 19 Mei 2021, CAP melakukan pembelian                                                                            May 19, 2021, CAP performed buy-back of
             kembali atas Senior Unsecured Notes masing–                                                                         Senior Unsecured Notes amounting to US$
             masing sebesar US$ 5.118 ribu, US$ 524 ribu                                                                         5,118 thousand, US$ 524 thousand and US$
             dan US$ 33.405 ribu.                                                                                                33,405 thousand, respectively.




                                                                                                    - 197 -
                                                                                                   412
Page 437
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                     PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2020 DAN 2019 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN                                     DECEMBER 31, 2020 AND 2019 AND FOR
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan)                                         THE YEARS THEN ENDED (Continued)


    f.   Pada tanggal 15 April 2021, CAP menerbitkan                f.     On April 15, 2021, CAP issued Chandra Asri
         Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri                           Petrochemical Shelf Registration Bonds III
         Petrochemical Tahap III Tahun 2021 dengan                         Phase III Year 2021 amounting to Rp 1 trillion
         jumlah pokok sebesar Rp 1 triliun yang terdiri                    which comprise of Series A amounting to
         atas Seri A sejumlah Rp 50 miliar yang jatuh                      Rp 50 billion with maturity date of April 15,
         tempo pada tanggal 15 April 2024, Seri B                          2024, Series B amounting to Rp 587.95 billion
         sejumlah Rp 587,95 miliar yang jatuh tempo                        with maturity date of April 15, 2026 and
         pada tanggal 15 April 2026 dan Seri C                             Series C amounting to Rp 362.05 billion with
         sejumlah Rp 362,05 miliar yang jatuh tempo                        maturity date of April 15, 2028.
         pada tanggal 15 April 2028.

    g.   Berdasarkan Akta Notaris No. 91 dari Jose                  g.     Based on Notarial Deed No. 91 of Jose Dima
         Dima Satria, S.H., M.Kn., tanggal 15 April                        Satria, S.H., M.Kn., dated April 15, 2021,
         2021, notaris di Jakarta, pemegang saham                          notary public in Jakarta, CAP’s shareholders
         CAP    menyetujui,  antara   lain, atribusi                       approved, among others, the appropriation of
         cadangan umum sejumlah US$ 1.027 ribu,                            general reserve amounting to US$ 1,027
         pengumuman pembagian dividen sejumlah                             thousand, dividend declaration amounting to
         US$ 38.514 ribu dan peningkatan modal                             US$ 38,514 thousand and increase in share
         saham melalui Penawaran Umum Terbatas III                         capital through Limited Public Offering III (LPO
         (PUT III) .                                                       III).

    h.   Pada tanggal 15 April 2021, CAP mendapatkan                h.     On April 15, 2021, CAP obtained investment
         fasilitas kredit investasi dari Bank KEB Hana                     credit facility from Bank KEB Hana Indonesia
         Indonesia sebesar US$ 13.000 ribu.                                amounting to US$ 13,000 thousand.

    i.   Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham                      i.     Based on the Annual General Meeting of
         Tahunan yang diadakan pada tanggal 5 Mei                          Shareholders held on May 5, 2021, the
         2021,    pemegang     saham      Perusahaan                       Company’s shareholders approved, among
         menyetujui, antara lain, atribusi cadangan                        others, the appropriation of general reserve
         umum     sejumlah  US$    363     ribu  dan                       amounting to US$ 363 thousand and dividend
         pengumuman pembagian dividen sejumlah                             declaration  amounting    to   US$    18,000
         US$ 18.000 ribu.                                                  thousand.


58. PENERBITAN KEMBALI LAPORAN KEUANGAN                        58. REISSUANCE OF CONSOLIDATED FINANCIAL
    KONSOLIDASIAN                                                  STATEMENTS

    Sehubungan       dengan      Penawaran      Umum                In connection with the Limited Public Offering of
    Berkelanjutan     Obligasi     Berkelanjutan    II              Shelf Registration Bonds of the Company, the
    Perusahaan,    Perusahaan     telah   menerbitkan               Company has reissued its consolidated financial
    kembali laporan keuangan konsolidasian untuk                    statements for the years ended December 31,
    tahun - tahun yang berakhir 31 Desember 2020                    2020 and 2019 to be in accordance with applicable
    dan 2019 untuk disesuaikan dengan peraturan                     capital market regulations with an update of Note
    pasar modal yang berlaku dengan pembaruan                       57e and addition of Notes 57h and 57i under
    Catatan 57e dan penambahan Catatan 57h dan                      Events after Reporting Period.
    57i dalam Peristiwa setelah Periode Pelaporan.


59. TANGGUNG   JAWAB   MANAJEMEN  DAN                          59. MANAGEMENT’S  RESPONSIBILITY  AND
    PERSETUJUAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              APPROVAL OF CONSOLIDATED FINANCIAL
    KONSOLIDASIAN                                                  STATEMENTS

    Penyusunan     dan   penyajian  wajar   laporan                 The preparation and fair presentation of the
    keuangan konsolidasian dari halaman 1 sampai                    consolidated financial statements on pages
    198 merupakan tanggung jawab manajemen, dan                     1 to 198 were the responsibilities of the
    telah disetujui oleh Direktur untuk diterbitkan                 management, and were approved by the Directors
    pada tanggal 21 Mei 2021.                                       and authorized for issue on May 21, 2021.




                                                          - 198 -
                                                      413
Page 438
Halaman ini sengaja dikosongkan




             414
Page 439
Kantor
Wisma Barito Pacific Tower B Lantai 8
Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 62 – 63
Jakarta 11410
Telepon : (021) 5306711
Faksimili : (021) 5306680
Website : www.barito-pacific.com
Email       : corpsec@barito.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size9.14 MB
Published5 Jul 2024
Pages439
Characters2,670,623
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 247 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT BNI Sekuritas p.1 ×7
linked org BCA Sekuritas p.1 ×17
linked org Bangkok Bank Public p.6 ×15
linked org Marigold Resources Pte. Ltd. p.14 ×5
linked — Compagnie Financiere Michelin p.14 ×2
linked org Pertamina Geothermal Energy p.14
linked org PT Bank DBS Indonesia p.38 ×5
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.41 ×20
linked org Bank Danamon Tbk p.41 ×2
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.41 ×5
linked org Bank OCBC NISP Tbk p.43 ×5
linked org Bank Permata Tbk p.46 ×21
linked org Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk p.50 ×5
linked org PT Mandiri Sekuritas p.50 ×9
linked org Star Energy Geothermal Salak p.63 ×2
linked org PT Bank Danamon Indonesia p.66 ×4
linked org Bank Central Asia Tbk p.66 ×2
linked org PT Bank HSBC Indonesia p.66
linked org Lotte Chemical Titan p.73
linked person Diana Arsiyanti · Direktur p.97 ×14
linked person Lim Chong Thian p.97 ×5
linked person Salwati Agustina p.97 ×4
linked person Henky Susanto · Ketua Komite Audit p.97 ×8
linked person Agus Salim Pangestu · Direktur Utama p.97 ×10
linked person Rudy Suparman · Wakil Direktur Utama p.97 ×6
linked person David Kosasih · Direktur p.97 ×6
linked org Astra International Tbk p.97 ×2
linked org Fajar Surya Wisesa Tbk p.97 ×2
linked org PT Petrindo Jaya Kreasi p.99
linked person Jennywati Soewito p.102 ×3
linked person Toni Setioko p.102 ×3
linked org Solusi Tunas Pratama Tbk p.102 ×2
linked org Pan Brothers Tbk p.103 ×2
linked org Supra Boga Lestari Tbk p.103 ×2
linked org Arita Prima Indonesia Tbk p.103 ×5
linked org Panorama Sentrawisata Tbk p.103 ×2
linked org Dana Pensiun p.107
linked person Tan Ek Kia p.116 ×2
linked person Baritono Prajogo Pangestu p.116
linked person Andre Khor Kah Hin p.116
linked person Fransiskus Ruly Aryawan p.116
linked person Andin Hadiyanto p.198
linked person Armand Bachtiar Arief p.198
linked person Ahdi Jumhari Luddin p.198
linked person Hirwandi Gafar p.198
linked person Nofry Rony Poetra p.198
linked person Elisabeth Novie Riswanti p.198
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×7
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1 ×12
possible org BARITO PACIFIC TBK p.1 ×100
possible org Negara Republik Indonesia p.2 ×13
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.6 ×7
possible — SCG Chemicals p.15 ×2
possible org DBS Bank Ltd. p.38 ×3
possible — DBS Vickers p.51 ×5
possible org PT Danareksa (Persero) p.99
possible person Djoko Suyanto p.116
possible person Erwin Ciputra p.116
possible person Hendra Soetjipto p.117
possible person Chandra Hamzah p.198
possible person Iqbal Latanro p.198
possible person Budi Hartono p.198
possible person Eko Waluyo p.198
possible person Andi Nirwoto p.198
possible person Setiyo Wibowo p.198
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.1 ×27
unresolved org PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA p.1 ×15
unresolved org PT BCA Sekuritas WALI AMANAT OBLIGASI p.1
unresolved org | berarti Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan (anggota dari Jaringan Deloitte Asia Pasifik · Akuntan Publik p.5
unresolved org Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan p.5 ×5
unresolved org Kantor Akuntan Publik Imelda p.5 ×5
unresolved org Bapepam p.5 ×18
unresolved org Pengawas Pasar Modal p.5 ×2
unresolved org Pengawas Pasar Modal Dan Lembaga Keuangan p.5
unresolved org Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan p.5
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.5
unresolved org Menteri Keuangan p.5
unresolved org Kementerian Keuangan p.5 ×3
unresolved org Bangkok Bank Public Company Limited p.6 ×15
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.6 ×2
unresolved org Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.6
unresolved org Departemen Kehakiman Republik Indonesia p.6
unresolved org Departemen p.6
unresolved org Assegaf Hamzah & Partners p.7 ×2
unresolved org PT BCA Sekuritas. Masyarakat p.7
unresolved org Indonesia p.7
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.7 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.7 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Perundang-undangan p.7
unresolved org Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. Obligasi p.7
unresolved person Dedy Syamri · Notaris p.8 ×17
unresolved org PT Indo Raya Tenaga p.11 ×2
unresolved org PT Barito Mitra Investama BJRK p.14
unresolved org PT Binajaya Rodakarya BWI p.14
unresolved org PT Barito Wanabinar Indonesia BWL p.14
unresolved org PT Barito Wahana Lestari BWT p.14
unresolved org PT Barito Wahana Tenaga CAP p.14
unresolved org Chandra Asri Petrochemical Tbk p.14 ×5
unresolved org PT Chandra Asri Perkasa CATCO p.14
unresolved org Chandra Asri Trading Company Pte. Ltd. p.14
unresolved org Altus Capital Pte. Ltd. p.14
unresolved org PT Citra Nusantara Asri GI p.14
unresolved org PT Griya Idola GTA p.14
unresolved org PT Griya Tirta Asri HAC p.14
unresolved org PT Hamparan Asri Cemerlang Marigold p.14
unresolved org PT Mambruk Cikoneng Indonesia Michelin p.14
unresolved org PT Petrokimia Butadiene Indonesia PGE p.14
unresolved org PT Pertamina Geothermal Energy PKA p.14
unresolved org PT Persada Kridha Asri PLN p.14
unresolved org PT Royal Indo Mandiri RPU p.14
unresolved org PT Redeco Petrolin Utama p.14 ×3
unresolved org Siam Cement Public Company Limited p.15
unresolved org SCG Chemicals Company Limited p.15
unresolved org Star Energy Group Holdings Pte. Ltd. p.15 ×3
unresolved org PT Styrindo Mono Indonesia SRI p.15
unresolved org PT Synthetic Rubber Indonesia TAIWI p.15
unresolved org PT Tunggal Agathis Indah Wood Industries TPI p.15
unresolved org Tri Polyta Indonesia Tbk. p.15 ×6
unresolved person Kartini Muljadi · Notaris p.16 ×3
unresolved org Pengadilan Negeri p.16 ×2
unresolved person Benny Kristianto · Notaris p.16
unresolved person Kumala Tjahjani Widodo · Notaris p.16 ×5
unresolved org Kementerian Hukum dan HAM RI p.16
unresolved org Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI p.16
unresolved org PT Raya Saham Registra p.17
unresolved org PT Chandra Asri p.17 ×5
unresolved org PT Tunggal p.17 ×2
unresolved org PT Rimba p.17
unresolved org PT Binajaya p.17
unresolved org PT Barito Mitra Investama p.17
unresolved org PT Griya Idola p.17 ×8
unresolved org PT Binajaya Roda p.17
unresolved org PT Royal Indo p.17
unresolved org PT Barito Investa p.17 ×2
unresolved org PT Barito p.17 ×4
unresolved org Pte. Ltd p.18 ×2
unresolved org PT Barito Mitra p.18
unresolved org PT Barito Wanabinar Indonesia p.18 ×3
unresolved org PT Griya Tirta p.18 ×2
unresolved org PT Tunggal Agathis Indah Wood Industries p.18 ×2
unresolved org PT Mambruk p.18 ×2
unresolved org PT Griya Indonesia p.18
unresolved org PT GriyaTirta Asri p.18 ×2
unresolved org PT Meranti Griya p.18
unresolved org PT Hamparan p.18
unresolved org PT Royal Indo Mandiri p.18 ×4
unresolved org PT Citra p.18
unresolved org PT Persada p.18
unresolved org PT Barito Wahana Lestari p.18 ×2
unresolved org PT SCG Barito Logistics p.40
unresolved org PT Panca Puri Perkasa p.43
unresolved org PT Griya Idola. Perjanjian p.43
unresolved org PT Styrindo Mono Indonesia p.44 ×2
unresolved org PT Petrokimia Butadiene Indonesia p.44 ×4
unresolved org Singapore Exchange Securities Trading Limited p.48
unresolved org Bank Trust Company Americas p.48
unresolved org Fitch Rating Inc. p.49
unresolved org PT CIMB Niaga Sekuritas p.51
unresolved org PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia p.51 ×2
unresolved org PT DBS Vickers Securities Indonesia p.52 ×2
unresolved org PT Dian Artha Tama p.54 ×2
unresolved org PT Milliman Indonesia p.54 ×2
unresolved org PT Padma Radya Aktuaria. Kewajiban p.54
unresolved org PT Padma Radya Aktuaria p.54
unresolved org PT Bank BNP Paribas Indonesia p.66
unresolved org Kasikorn Bank Public Company Limited p.66
unresolved org PT Total Bangun p.68
unresolved org PT Lotte Chemical Titan Nusantara p.73
unresolved org Bank Indonesia p.77 ×3
unresolved org Menteri Pertambangan dan Energi p.78
unresolved org Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral p.78 ×2
unresolved org Menteri ESDM p.80
unresolved org PT Perkebunan Nusantara VIII p.81
unresolved org Menteri Kehutanan p.81
unresolved org PT Perkebunan Teh Assam Jayanegara p.81
unresolved org PT Jayanegara p.82
unresolved org PT Star Energy Geothermal Indonesia p.83
unresolved org Direktorat Jenderal Anggaran p.84
unresolved — Singkawang. Menjabat · Komisaris Utama p.97
unresolved org PT Tanjungenim Lestari Pulp p.97 ×2
unresolved org PT Mangole Timber Producers p.97 ×2
unresolved org PT Musi Hutan Persada p.97
unresolved org PT Tunggal Yudi Sawmill Plywood p.97
unresolved org Brunei Shell Petroleum Company Ltd p.97
unresolved org PT Arya Upaya Corporation p.98
unresolved org PT Dresser Magcobar Indonesia p.98
unresolved org Bank Niaga Tbk p.98 ×2
unresolved org Star Energy Geothermal (Salak p.98
unresolved org PT Natrindo Telepon Seluler p.99
unresolved org PT Principia Management Group p.99
unresolved org PT Royal Lestari Utama p.99
unresolved org Universitas Indonesia. Menjabat · Direktur p.99
unresolved person David Raimond Sulaiman · Direktur p.101 ×9
unresolved org KJPP Jennywati p.102
unresolved org Kusnanto & Rekan p.102
unresolved org PT Infinity Capital p.102
unresolved org Citra Mineral Investindo Tbk p.103 ×2
unresolved org PT Kuo Capital Raharja p.103
unresolved org PT DBS Vickers Indonesia p.103
unresolved org Dana Pensiun Lembaga Keuangan Manulife Indonesia p.107
unresolved org PT Barito Wahana p.112 ×2
unresolved org PT Rimba Equator p.112
unresolved org Permai Tbk p.112
unresolved org Holdings Pte Ltd p.112
unresolved org PT Styrindo p.112
unresolved org PT Barito Cahaya Nusantara p.112
unresolved org PT Binajaya Rodakarya Trading p.112
unresolved org Asri Pte. Ltd. p.112
unresolved org PT Meranti p.112
unresolved org PT Tunggal Agathis Indah Wood p.112
unresolved org PT Indo Raya Tenaga Griya Asri p.112
unresolved org PT Barito Mitra Hasasa Star Energy p.112
unresolved org PT Redeco Petrolin p.112
unresolved org PT Synthetic p.112
unresolved org PT Petrogas Pantai p.112
unresolved org PT SEG Halmahera p.112
unresolved org PT SEG Indonesia p.112
unresolved org PT SEG Suoh p.112
unresolved org PT Darajat Geothermal p.112
unresolved person Prajogo Pangestu. Diagram Hubungan Pengurusan · Komisaris Utama p.112 ×13
unresolved person WDU · Komisaris Independen p.112
unresolved person Mala Mukti · Notaris p.116 ×2
unresolved person Jose Dima Satria · Notaris p.116
unresolved org BCPG Public Company Limited p.117
unresolved org Bank Garansi p.154
unresolved org Siam Commercial Bank Public Limited p.157 ×2
unresolved org Siam Commercial Bank Public Company Limited p.157 ×2
unresolved org Bank Garansi. Fasilitas p.157
unresolved org Bank Permata. Lebih p.157
unresolved org Bank Tabungan p.197 ×2
unresolved org Bank Tabungan Negara. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia p.197
unresolved org Bank Tabungan Negara Menjadi Perusahaan p.197
unresolved org Bank Tabungan Negara. Bank BTN p.197
unresolved person Fathiah Helmi · Notaris p.197
unresolved org Kementerian BUMN p.197
unresolved person Ashoya Ratam · Notaris p.197
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Direktorat Jenderal Administrasi p.197 ×2
unresolved org PT Datindo Entrycom p.197
unresolved person Putu Suryastuti · Partner p.211
unresolved org Menteri Kehakiman No. Y.A. p.215
unresolved org PARTNERS Putu Suryastuti p.233
unresolved person H. Partner No. STTD p.233

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result