Skip to content
Back to announcement

20240705_BAFI_Pengumuman Pencatatan Awal Obligasi dan Sukuk_31680229_lamp1.pdf

Listing Text extracted BAFI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 364

Page 1
                                                                                                                                                                            Jadwal
PENAWARAN UMUM OBLIGASI BERKELANJUTAN III BUSSAN AUTO FINANCE TAHAP I TAHUN 2024




                                                                                   PROSPEKTUS
                                                                                                Tanggal Efektif                                                                                                             :                       27 Juni 2024
                                                                                                Masa Penawaran Umum                                                                                                         :                      1 - 2 Juli 2024
                                                                                                Tanggal Penjatahan                                                                                                          :                          3 Juli 2024
                                                                                                Tanggal Distribusi Secara Elektronik (“Tanggal Emisi”)                                                                      :                          5 Juli 2024
                                                                                                Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan                                                                                         :                          5 Juli 2024
                                                                                                Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia                                                                                  :                          8 Juli 2024
                                                                                                 OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN
                                                                                                 KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN
                                                                                                 MELANGGAR HUKUM.

                                                                                                 PROSPEKTUS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL,
                                                                                                 SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.

                                                                                                 PT BUSSAN AUTO FINANCE (“PERSEROAN”) DAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN
                                                                                                 SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS INI.




                                                                                                                                                         PT BUSSAN AUTO FINANCE
                                                                                                                                                                         Kegiatan Usaha Utama:
                                                                                                                                                                   Pembiayaan Barang dan/atau Jasa
                                                                                                                                                              Berkedudukan di Jakarta Selatan, Indonesia
                                                                                                                                                                              Kantor Pusat:
                                                                                                                                                                                 BAF Plaza
                                                                                                                                              Jl. Raya Tanjung Barat No 121, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Indonesia
                                                                                                                                              Tel.: (021) 2939 6000; Faks.: (021) 2939 6100; Email: baf.sekretariat@baf.id
                                                                                                                                                                                www.baf.id
                                                                                                                                                                 Jaringan Pemasaran dan Pelayanan:
                                                                                                                               Per 31 Desember 2023, Perseroan mengoperasikan 163 kantor cabang dan 82 kantor selain kantor cabang
                                                                                                                                     yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatra, Sulawesi, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara dan Papua
                                                                                                                                                                PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
                                                                                                        OBLIGASI BERKELANJUTAN III BUSSAN AUTO FINANCE DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR Rp5.000.000.000.000
                                                                                                                                                     (LIMA TRILIUN RUPIAH) (“OBLIGASI BERKELANJUTAN III”)
                                                                                                                                Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarakan:
                                                                                                                                         OBLIGASI BERKELANJUTAN III BUSSAN AUTO FINANCE TAHAP I TAHUN 2024
                                                                                                                                                 DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR Rp965.720.000.000
                                                                                                                            (SEMBILAN RATUS ENAM PULUH LIMA MILIAR TUJUH RATUS DUA PULUH JUTA RUPIAH) (“OBLIGASI”)
                                                                                                Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen), dalam 2 (dua) seri, yaitu:
                                                                                                Seri A : Jumlah Pokok Obligasi Seri A sebesar Rp781.460.000.000 (tujuh ratus delapan puluh satu miliar empat ratus enam puluh juta Rupiah) dengan tingkat bunga
                                                                                                             tetap sebesar 6,75% (enam koma tujuh lima persen) per tahun dengan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi; dan
                                                                                                Seri B : Jumlah Pokok Obligasi Seri B sebesar Rp184.260.000.000 (seratus delapan puluh empat miliar dua ratus enam puluh juta Rupiah) dengan tingkat bunga
                                                                                                             tetap sebesar 7,15% (tujuh koma satu lima persen) per tahun dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.
                                                                                                Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan, dimana Bunga Obligasi pertama akan dibayarkan pada tanggal 5 Oktober 2024, sedangkan Bunga Obligasi terakhir sekaligus
                                                                                                dengan pelunasan Obligasi akan dibayarkan pada tanggal 15 Juli 2025 untuk Obligasi Seri A dan tanggal 5 Juli 2027 untuk Obligasi Seri B.
                                                                                                                                   Obligasi Berkelanjutan III Tahap II dan/atau tahap selanjutnya (jika ada) akan ditentukan kemudian.
                                                                                                                                                PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
                                                                                                 OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG
                                                                                                 BERGERAK MAUPUN BENDA TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI MENJADI JAMINAN BAGI
                                                                                                 PEMGANG OBLIGASI INI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATAAN. HAK PEMEGANG
                                                                                                 OBLIGASI ADALAH PARIPASSU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN
                                                                                                 KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI.
                                                                                                                   KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI OBLIGASI DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM PROSPEKTUS INI
                                                                                                                                      DENGAN JUDUL “PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN.”

                                                                                                 PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI DITUJUKAN SEBAGAI
                                                                                                 PEMBAYARAN KEMBALI OBLIGASI ATAU DISIMPAN UNTUK KEMUDIAN DIJUAL KEMBALI DENGAN HARGA PASAR. PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK)
                                                                                                 OBLIGASI BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN. PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) OBLIGASI TIDAK DAPAT
                                                                                                 DILAKUKAN APABILA HAL TERSEBUT MENGAKIBATKAN PERSEROAN TIDAK DAPAT MEMATUHI KETENTUAN-KETENTUAN DALAM PERJANJIAN
                                                                                                 PERWALIAMANATAN OBLIGASI.
                                                                                                        KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM PROSPEKTUS INI
                                                                                                                                      DENGAN JUDUL “PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN.”

                                                                                                 RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO STRATEGI KETIDAKTEPATAN DALAM PENGAMBILAN DAN/ATAU PELAKSANAAN
                                                                                                 SUATU KEPUTUSAN STRATEGIS SERTA KEGAGALAN DALAM MENGANTISIPASI PERUBAHAN LINGKUNGAN BISNIS SEHINGGA MENYEBABKAN TIDAK
                                                                                                 TERCAPAINYA TARGET YANG TELAH DITETAPKAN OLEH PERSEROAN.
                                                                                                  KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI RISIKO USAHA DAN RISIKO UMUM PERSEROAN DAPAT DILIHAT PADA BAB VI DALAM PROSPEKTUS INI
                                                                                                                                              DENGAN JUDUL “FAKTOR RISIKO.”

                                                                                                 INVESTOR PEMBELI OBLIGASI MEMILIKI RISIKO ATAS TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA
                                                                                                 LAIN DISEBABKAN TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.

                                                                                                 PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”)
                                                                                                 DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI PT KUSTODIAN SENTRAL
                                                                                                 EFEK INDONESIA (“KSEI”).

                                                                                                 DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS OBLIGASI BERKELANJUTAN III DARI:
                                                                                                             PT FITCH RATINGS INDONESIA (“FITCH”)                     PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (“PEFINDO”)
                                                                                                                        AAA(idn) (Triple A)                                          id
                                                                                                                                                                                        AAA (Triple A)
                                                                                                     KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI HASIL PEMERINGKATAN DAPAT DILIHAT PADA BAGIAN DARI BAB I DALAM PROSPEKTUS INI
                                                                                                                            DENGAN JUDUL “KETERANGAN TENTANG HASIL PEMERINGKATAN OBLIGASI.”
                                                                                                                                      OBLIGASI INI AKAN DICATATKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA (”BEI”).
                                                                                                                      Para Penjamin Pelaksana Emisi dan Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum di bawah ini menjamin dengan
                                                                                                                                    kesanggupan penuh (full commitment) terhadap Penawaran Umum Obligasi Perseroan.
                                                                                                                                         PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI


                                                                                                                         PT Indo Premier Sekuritas                                                          PT Mandiri Sekuritas
                                                                                                                                                                        WALI AMANAT
                                                                                                                                                                PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
                                                                                                                                                Prospektus ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 1 Juli 2024.
Page 2
Perseroan telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan
Obligasi Berkelanjutan III kepada OJK dengan Surat No. BAF/067/CP/III/2024 tanggal 21 Maret 2024, sesuai
dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tanggal 10 November 1995
tentang Pasar Modal, Lembaran Negara Republik Indonesia No. 64 Tahun 1995 (“UUPM”) sebagaimana
telah diubah dengan Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tanggal 12 Januari 2023 tentang Pengembangan
dan Penguatan Sektor Keuangan, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 No. 4, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia No. 6845 (“UUP2SK”) dan peraturan-peraturan pelaksanaannya.

Perseroan merencanakan untuk mencatatkan “Obligasi Berkelanjutan III Bussan Auto Finance Tahap I
Tahun 2024” pada BEI sesuai dengan Persetujuan Prinsip Pencatatan Efek Bersifat Utang No. S-03474/
BEI.PP1/04-2024 tanggal 16 April 2024. Apabila Perseroan tidak memenuhi persyaratan pencatatan yang
ditetapkan oleh BEI, maka Penawaran Umum Obligasi batal demi hukum dan uang pemesanan yang
telah diterima akan dikembalikan kepada para pemesan sesuai ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian
Penjaminan Emisi Obligasi dan Peraturan No. IX.A.2, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK
No. KEP-122/BL/2009 tanggal 29 Mei 2009 tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran
Umum (“Peraturan No. IX.A.2”).

Sehubungan dengan pemenuhan persyaratan Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018 tanggal 28 Desember
2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan (“POJK No. 35/2018”), Perseroan telah
melaporkan rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan III kepada OJK melalui Surat No. BAF/351/CP/
CI/2023 tanggal 28 November 2023 perihal Pelaporan Rencana Penerbitan Efek Melalui Penawaran
Umum Berkelanjutan III PT Bussan Auto Finance. OJK selanjutnya telah melakukan pencatatan atas
rencana Perseroan tersebut melalui Surat No. S-1042/PL.111/2023 tanggal 20 Desember 2023 perihal
Surat Pencatatan Rencana Penerbitan Efek Berupa Obligasi dan/atau Sukuk melalui Penawaran Umum
Berkelanjutan III PT Bussan Auto Finance.

Semua Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran Umum Obligasi ini
bertanggung jawab sepenuhnya atas data yang disajikan sesuai dengan fungsi dan kedudukan mereka,
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor pasar modal, kode etik, norma serta
standar profesi masing-masing.Sehubungan dengan Penawaran Umum Obligasi ini, setiap pihak terafiliasi
dilarang memberikan keterangan atau pernyataan mengenai data yang tidak diungkapkan dalam Prospektus
ini tanpa persetujuan tertulis dari Perseroan dan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi.

Penjamin Pelaksana Emisi dan Penjamin Emisi Obligasi serta Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal
dalam Penawaran Umum Obligasi ini tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan, sebagaimana
didefinisikan dalam UUP2SK. Penjelasan lebih lanjut mengenai hubungan Afiliasi dapat dilihat pada Bab X
dalam Prospektus ini dengan judul “Penjamin Emisi Obligasi” dan Bab XI dalam Prospektus ini dengan
judul “Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal”.

 PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI TIDAK DIDAFTARKAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG/
 PERATURAN SELAIN YANG BERLAKU DI REPUBLIK INDONESIA. BARANG SIAPA DI LUAR WILAYAH
 INDONESIA MENERIMA PROSPEKTUS INI, MAKA PROSPEKTUS INI TIDAK DIMAKSUDKAN
 SEBAGAI DOKUMEN PENAWARAN UNTUK MEMBELI OBLIGASI, KECUALI BILA PENAWARAN DAN
 PEMBELIAN TERSEBUT TIDAK BERTENTANGAN, ATAU BUKAN MERUPAKAN PELANGGARAN
 TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN SERTA KETENTUAN BURSA EFEK YANG
 BERLAKU DI NEGARA ATAU YURISDIKSI DI LUAR REPUBLIK INDONESIA TERSEBUT.

 PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA SELURUH INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL TELAH
 DIUNGKAPKAN DAN INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL TERSEBUT TIDAK MENYESATKAN.

 PERSEROAN WAJIB MENYAMPAIKAN PERINGKAT TAHUNAN ATAS OBLIGASI KEPADA OJK PALING
 LAMBAT 10 (SEPULUH) HARI KERJA SETELAH BERAKHIRNYA MASA BERLAKU PERINGKAT
 TERAKHIR SAMPAI DENGAN PERSEROAN TELAH MENYELESAIKAN SELURUH KEWAJIBAN YANG
 TERKAIT DENGAN OBLIGASI YANG DITERBITKAN, SEBAGAIMANA DIATUR DALAM PERATURAN
 OJK NO. 49/POJK.04/2020 TANGGAL 11 DESEMBER 2020 TENTANG PEMERINGKATAN EFEK
 BERSIFAT UTANG DAN/ATAU SUKUK (“POJK NO. 49/2020”).
Page 3
DAFTAR ISI


DAFTAR ISI. . ............................................................................................................................................... i
DEFINISI DAN SINGKATAN . . ...................................................................................................................... iii
SINGKATAN NAMA PERUSAHAAN........................................................................................................... xiii
RINGKASAN.. ...........................................................................................................................................xiv
I.    PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN. . ............................................................................................. 1
      1. Penawaran Umum Obligasi........................................................................................................... 1
      2. Pemenuhan Kriteria Penawaran Umum Berkelanjutan . . ................................................................. 15
      3. Keterangan Tentang Hasil Pemeringkatan Obligasi. . ..................................................................... 16
      4. Keterangan Tentang Perseroan................................................................................................... 19
II.   PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENAWARAN UMUM....................................... 20
III. PERNYATAAN UTANG....................................................................................................................... 21
IV. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING.............................................................................................. 38
V.    ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN. . .......................................................................... 41
      1. Umum. . ...................................................................................................................................... 41
      2. Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kondisi Keuangan dan Hasil Operasional Perseroan.. ... 42
      3. Kebijakan Akuntansi Penting dan Perubahan Kebijakan Akuntansi................................................ 45
      4. Analisis Laba Rugi Dan Penghasilan Komprehensif Lain. . ............................................................. 46
      5. Pendapatan Berdasarkan Segmen Operasi.................................................................................. 49
      6. Hasil Kegiatan Usaha................................................................................................................. 49
      7. Aset, Liabilitas dan Ekuitas......................................................................................................... 51
      8. Likuiditas dan Sumber Pendanaan.. ............................................................................................. 53
      9. Kualitas Piutang......................................................................................................................... 54
      10. Belanja Modal............................................................................................................................ 56
      11. Aset dan Liabilitas Moneter Dalam Mata Uang Asing.................................................................... 56
      12. Jumlah Pinjaman yang Masih Terutang........................................................................................ 57
      13. Risiko Suku Bunga Acuan Pinjaman............................................................................................ 57
VI. FAKTOR RISIKO............................................................................................................................... 58
VII. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN . . .................................. 64
VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, SERTA KECENDERUNGAN DAN
      PROSPEK USAHA............................................................................................................................. 65
 A. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN...................................................................................... 65
		1. Riwayat Singkat Perseroan.................................................................................................. 65
		2. Perkembangan Kepemilikan Saham Perseroan..................................................................... 66
		3. Dokumen Perizinan Perseroan............................................................................................. 68
		4. Perjanjian-Perjanjian Penting Dengan Pihak Ketiga. . ............................................................. 68
		5. Aset Tetap Penting yang Dimiliki dan/atau Dikuasai oleh Perseroan....................................... 97
		6. Struktur Kepemilikan Saham Kelompok Usaha Perseroan. . .................................................... 98
		7. Keterangan Mengenai Pemegang Saham Pengendali dan Pemegang Saham Utama............... 99
		8. Pengurusan dan Pengawasan............................................................................................ 102




                                                                               i
Page 4
		9. Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance atau GCG)........................................111
		10. Sumber Daya Manusia . . ..................................................................................................... 156
		11. Perkara-Perkara yang Dihadapi Perseroan, Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan. . .......... 159
 B. KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN................ 160
		1. Umum. . ............................................................................................................................. 160
		2. Sejarah Perseroan............................................................................................................ 161
		3. Visi, Misi dan Nilai Perseroan............................................................................................ 162
		4. Strategi Usaha.................................................................................................................. 162
		5. Kegiatan Usaha.. ............................................................................................................... 163
		6. Proses Operasional........................................................................................................... 172
		7. Pelanggan........................................................................................................................ 174
		8. Pemasaran....................................................................................................................... 174
		9. Jaringan Pemasaran dan Pelayanan . . ................................................................................. 176
		10. Persaingan....................................................................................................................... 177
		11. Teknologi Informasi........................................................................................................... 177
		12. Pengembangan Produk dan Layanan . . ................................................................................ 180
		13. Prospek Usaha.. ................................................................................................................ 180
		14. Hak atas Kekayaan Intelektual........................................................................................... 182
		15. Transaksi Dengan Pihak-Pihak yang Terafiliasi................................................................... 183
		16. Ketergantungan Perseroan................................................................................................ 183
		17. Penghargaan dan Pengakuan............................................................................................ 183
IX. PERPAJAKAN................................................................................................................................. 186
X.    PENJAMINAN EMISI OBLIGASI....................................................................................................... 188
XI. LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL................................................................... 189
XII. KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT......................................................................................... 192
XIII. TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI. . .............................................................................................. 200
      1. Pendaftaran Obligasi ke Dalam Penitipan Kolektif...................................................................... 200
      2. Pemesan yang Berhak.............................................................................................................. 200
      3. Pemesanan Pembelian Obligasi................................................................................................ 201
      4. Jumlah Minimum Pemesanan.................................................................................................... 201
      5. Masa Penawaran Umum........................................................................................................... 201
      6. Tempat Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi. . .................................................................. 201
      7. Bukti Tanda Terima Pemesanan Obligasi.. .................................................................................. 201
      8. Penjatahan Obligasi................................................................................................................. 202
      9. Pembayaran Pemesanan Pembelian Obligasi. . ........................................................................... 202
      10. Distribusi Obligasi Secara Elektronik......................................................................................... 202
      11. Penundaan atau Pembatalan Penawaran Umum.. ....................................................................... 203
      12. Tata Cara Pengembalian Uang Pemesanan . . .............................................................................. 204
XIV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI.. ............. 205
XV. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM....................................................................................................... 207
XVI. LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAN LAPORAN KEUANGAN PERSEROAN................................. 227




                                                                         ii
Page 5
DEFINISI DAN SINGKATAN

Afiliasi          :   berarti pihak-pihak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1)
                      UUP2SK, yaitu:
                      (a) hubungan keluarga karena perkawinan sampai derajat kedua,
                          baik secara horizontal maupun vertikal yaitu hubungan seorang
                          dengan:
                          1) suami atau istri;
                          2) orang tua dari suami atau istri dan suami atau istri dari anak;
                          3) kakek dan nenek dari suami atau istri dan suami atau istri
                                dari cucu;
                          4) saudara dari suami atau istri beserta suami atau istrinya dari
                                saudara yang bersangkutan; atau
                          5) suami atau istri dari saudara orang yang bersangkutan.
                      (b) hubungan keluarga karena keturunan sampai dengan derajat
                          kedua, baik secara horizontal maupun vertikal yaitu hubungan
                          seorang dengan:
                          1) orang tua dan anak;
                          2) kakek dan nenek serta cucu; atau
                          3) saudara dari orang yang bersangkutan.
                      (c) hubungan antara pihak dengan karyawan, direktur atau komisaris
                          dari pihak tersebut;
                      (d) hubungan antara 2 (dua) perusahaan di mana terdapat 1 (satu)
                          atau lebih anggota direksi, pengurus, dewan komisaris, atau
                          pengawas yang sama;
                      (e) hubungan antara perusahaan dan pihak, baik langsung maupun
                          tidak langsung, dengan cara apa pun, mengendalikan atau
                          dikendalikan oleh perusahaan atau pihak tersebut dalam
                          menentukan pengelolaan dan/atau kebijakan perusahaan atau
                          pihak dimaksud;
                      (f) hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan yang dikendalikan,
                          baik langsung maupun tidak langsung, dengan cara apa pun,
                          dalam menentukan pengelolaan dan/ atau kebijakan perusahaan
                          oleh pihak yang sama; atau
                      (g) hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama yaitu
                          pihak yang secara langsung maupun tidak langsung memiliki
                          paling kurang 20% (dua puluh persen) saham yang mempunyai
                          hak suara dari perusahaan tersebut.

Agen Pembayaran   :   berarti KSEI, berkedudukan di Jakarta Selatan, yaitu pihak yang
                      membuat kontrak dengan Perseroan dalam bentuk akta notarial, yang
                      berkewajiban membantu melaksanakan pembayaran Bunga Obligasi
                      dan/atau pelunasan Pokok Obligasi termasuk Denda (jika ada) dan/atau
                      pembayaran hak-hak lain atas Obligasi (jika ada) kepada Pemegang
                      Obligasi melalui Pemegang Rekening untuk dan atas nama Perseroan,
                      dengan memperhatikan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan
                      dan Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi.

Akuntan Publik    :   berarti Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan (a member of Deloitte
                      Asia Pacific Network and of the Deloitte Network), yang melaksanakan
                      audit atas laporan keuangan Perseroan dalam rangka Penawaran
                      Umum Obligasi.




                                   iii
Page 6
Bank Kustodian                 :   berarti bank umum dan bank umum syariah yang telah memperoleh
                                   persetujuan OJK sebagai Kustodian sebagaimana dimaksud dalam
                                   UUP2SK.

BEI atau Bursa Efek            :   berarti penyelenggara pasar di pasar modal untuk transaksi bursa
                                   sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK, yang dalam hal ini adalah
                                   PT Bursa Efek Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan.

Bunga Obligasi                 :   berarti bunga Obligasi dari masing-masing Seri Obligasi yang harus
                                   dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi, kecuali Obligasi
                                   yang dimiliki Perseroan, dengan rincian sebagai berikut:
                                   •    Seri A: 6,75% (enam koma tujuh lima persen) per tahun; dan
                                   •    Seri B: 7,15% (tujuh koma satu lima persen) per tahun.

Daftar Pemegang Rekening       :   berarti daftar yang dikeluarkan oleh KSEI yang memuat keterangan
                                   tentang kepemilikan Obligasi oleh Pemegang Obligasi melalui
                                   Pemegang Rekening di KSEI yang memuat keterangan antara lain:
                                   nama, jumlah kepemilikan Obligasi, status pajak dan kewarganegaraan
                                   Pemegang Obligasi berdasarkan data yang diberikan oleh Pemegang
                                   Rekening kepada KSEI.

Denda                          :   berarti sejumlah dana yang wajib dibayar akibat adanya keterlambatan
                                   kewajiban pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok
                                   Obligasi yaitu sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga
                                   Obligasi masing-masing Seri Obligasi dari jumlah dana yang terlambat
                                   dibayar, yang dihitung secara harian, sejak hari keterlambatan sampai
                                   dengan dibayar lunas suatu kewajiban yang harus dibayar berdasarkan
                                   Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi, dengan ketentuan 1 (satu) tahun
                                   adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan
                                   adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.

Efek                           :   berarti surat berharga atau kontrak investasi baik dalam bentuk
                                   konvensional dan digital atau bentuk lain sesuai dengan perkembangan
                                   teknologi yang memberikan hak kepada pemiliknya untuk secara
                                   langsung maupun tidak langsung memperoleh manfaat ekonomis dari
                                   penerbit atau dari pihak tertentu berdasarkan perjanjian dan setiap
                                   derivatif atas Efek, yang dapat dialihkan dan/atau diperdagangkan di
                                   pasar modal.

Emisi                          :   berarti penerbitan Obligasi oleh Perseroan untuk ditawarkan dan dijual
                                   kepada Masyarakat melalui Penawaran Umum.

Formulir Pemesanan Pembelian   :   berarti formulir yang harus diisi, ditandatangani dan diajukan oleh calon
Obligasi atau FPPO                 pembeli kepada Penjamin Emisi Obligasi.

Go Live                        :   berarti satu proses yang dilakukan untuk pengakuan persetujuan
                                   aplikasi kredit secara sistem, di mana setelah dilakukannya proses
                                   ini akan mengeluarkan registrasi konsumen berupa nomor perjanjian
                                   kontrak sebagai pengakuan sah telah menjadi konsumen Perseroan
                                   dan juga perhitungan total jumlah pencairan ke mitra Perseroan.

Hari Bursa                     :   berarti hari-hari dimana Bursa Efek melakukan aktivitas transaksi
                                   perdagangan Efek menurut peraturan perundang-undangan Republik
                                   Indonesia yang berlaku dan ketentuan-ketentuan Bursa Efek tersebut.




                                                iv
Page 7
Hari Kalender               :   berarti setiap hari dalam 1 (satu) tahun sesuai dengan kalender
                                Gregorius tanpa kecuali, termasuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur
                                nasional yang sewaktu-waktu ditetapkan oleh Pemerintah dan Hari
                                Kerja biasa yang karena suatu keadaan tertentu ditetapkan oleh
                                Pemerintah sebagai bukan Hari Kerja biasa.

Hari Kerja                  :   berarti hari Senin sampai dengan hari Jumat, kecuali hari libur nasional
                                yang ditetapkan oleh Pemerintah atau Hari Kerja biasa yang karena
                                suatu keadaan tertentu ditetapkan oleh Pemerintah sebagai bukan
                                Hari Kerja biasa.

IAPI                        :   berarti singkatan dari Institut Akuntan Publik Indonesia.

JPY                         :   berarti mata uang Jepang atau Yen Jepang.

Jumlah Terutang             :   berarti jumlah uang yang harus dibayar oleh Perseroan kepada
                                Pemegang Obligasi berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan serta
                                perjanjian-perjanjian lainnya yang berhubungan dengan Emisi ini,
                                termasuk tetapi tidak terbatas pada Pokok Obligasi, Bunga Obligasi
                                dan Denda (jika ada) yang terutang dari waktu ke waktu.

Konfirmasi Tertulis         :   berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam
                                Rekening Efek yang diterbitkan oleh KSEI, atau Pemegang Rekening
                                berdasarkan perjanjian pembukaan Rekening Efek dengan Pemegang
                                Obligasi dan konfirmasi tersebut menjadi dasar bagi Pemegang Obligasi
                                untuk mendapatkan pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok
                                Obligasi dan hak-hak lain yang berkaitan dengan Obligasi.

Konfirmasi Tertulis Untuk   :   berarti surat konfirmasi kepemilikan Obligasi yang diterbitkan oleh
RUPO atau KTUR                  KSEI kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening, khusus
                                untuk menghadiri RUPO atau meminta diselenggarakan RUPO, dengan
                                memperhatikan ketentuan-ketentuan KSEI.

Konsultan Hukum             :   berarti Thamrin & Rekan (TR&Co) Law Firm yang melakukan
                                pemeriksaan dari segi hukum atas fakta yang ada mengenai Perseroan
                                serta keterangan lain yang berkaitan dalam rangka Penawaran Umum
                                Obligasi.

KSEI                        :   berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, berkedudukan di
                                Jakarta Selatan, yang menjalankan kegiatan usaha sebagai Lembaga
                                Penyimpanan dan Penyelesaian.

Kustodian                   :   berarti pihak yang memberi jasa penitipan Efek dan harta lain yang
                                berkaitan dengan Efek, harta yang berkaitan dengan portofolio investasi
                                kolektif, serta jasa lain, termasuk menerima dividen, bunga dan hak
                                lain, menyelesaikan transaksi Efek serta mewakili Pemegang Rekening
                                yang menjadi nasabahnya, sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK,
                                yang meliputi KSEI, Perusahaan Efek dan Bank Kustodian.

Lembaga Penyimpanan dan     :   berarti pihak yang (a) menyelenggarakan kegiatan Kustodian sentral
Penyelesaian                    bagi bank Kustodian, perusahaan Efek, dan pihak lainnya; dan (b)
                                memberikan jasa lain yang dapat diterapkan untuk mendukung kegiatan
                                antarpasar.

Manajer Penjatahan          :   berarti pihak yang bertanggung jawab atas penjatahan Obligasi menurut
                                syarat-syarat yang ditetapkan dalam Peraturan No. IX.A.7, yaitu PT
                                Mandiri Sekuritas.




                                             v
Page 8
Masa Penawaran Umum           :   berarti jangka waktu bagi Masyarakat untuk dapat mengajukan
                                  pemesanan Obligasi sebagaimana diatur dalam Prospektus dan
                                  Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi (“FPPO”), yaitu 2 (dua) Hari
                                  Kerja. Dalam hal terjadi penghentian perdagangan Efek di Bursa Efek
                                  selama paling kurang 1 (satu) Hari Bursa dalam Masa Penawaran
                                  Umum, maka Perseroan dapat melakukan perpanjangan Masa
                                  Penawaran Umum untuk periode yang sama dengan masa penghentian
                                  perdagangan Efek dimaksud.

Masyarakat                    :   berarti perorangan, baik Warga Negara Indonesia maupun Warga
                                  Negara Asing dan/atau badan hukum, baik badan hukum Indonesia
                                  maupun badan hukum asing yang bertempat tinggal/ berkedudukan di
                                  Indonesia dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan di
                                  bidang pasar modal yang berlaku.

Menkumham                     :   berarti singkatan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
                                  Indonesia, dahulu bernama Menteri Kehakiman Republik Indonesia,
                                  Menteri Hukum dan Perundang-undangan Republik Indonesia dan/
                                  atau nama lainnya.

Notaris                       :   berarti Kantor Notaris Fathiah Helmi, S.H., yang membuat perjanjian-
                                  perjanjian dalam rangka Penawaran Umum Obligasi.

Obligasi                      :   berarti surat berharga bersifat utang, dengan nama Obligasi
                                  Berkelanjutan III Bussan Auto Finance Tahap I Tahun 2024, yang
                                  dikeluarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui
                                  Penawaran Umum yang merupakan penerbitan obligasi tahap I dari
                                  rangkaian Penawaran Umum Berkelanjutan, dengan jumlah Pokok
                                  Obligasi sebesar Rp965.720.000.000 (sembilan ratus enam puluh lima
                                  miliar tujuh ratus dua puluh juta Rupiah), dengan jangka waktu terlama
                                  3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi, yang terdiri dari Seri Obligasi yang
                                  dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi, dan akan dicatatkan di
                                  Bursa Efek serta didaftarkan di KSEI.

Otoritas Jasa Keuangan atau   :   berarti lembaga negara yang independen, yang mempunyai fungsi,
OJK                               tugas dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan
                                  penyidikan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang No. 21
                                  tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan, sebagaimana diubah
                                  dengan UUP2SK.

Pemegang Obligasi             :   berarti Masyarakat yang memiliki manfaat atas sebagian atau seluruh
                                  Obligasi yang disimpan dan diadministrasikan dalam (a) Rekening
                                  Efek pada KSEI; atau (b) Rekening Efek pada KSEI melalui Pemegang
                                  Rekening.

Pemegang Rekening             :   berarti pihak yang namanya tercatat sebagai pemilik Rekening Efek di
                                  KSEI yang meliputi Bank Kustodian dan/atau Perusahaan Efek dan/atau
                                  pihak lain yang disetujui oleh KSEI dengan memperhatikan peraturan
                                  perundang-undangan di bidang pasar modal.

Pemerintah                    :   berarti Pemerintah Negara Republik Indonesia.

Penawaran Awal                :   berarti ajakan baik secara langsung maupun tidak langsung dengan
                                  menggunakan Prospektus Awal yang bertujuan untuk mengetahui minat
                                  calon pembeli atas Obligasi yang akan ditawarkan dan/atau struktur
                                  Obligasi termasuk perkiraan bunga Obligasi sesuai dengan POJK No.
                                  23/2017 dan dengan memperhatikan Peraturan No. IX.A.2.




                                               vi
Page 9
Penawaran Umum                :   berarti kegiatan penawaran Obligasi yang dilakukan oleh Perseroan
                                  melalui Penjamin Emisi Obligasi untuk menjual Obligasi kepada
                                  Masyarakat berdasarkan tata cara berdasarkan tata cara yang diatur
                                  dalam UUP2SK dan peraturan-peraturan pelaksanaannya.

Penawaran Umum                :   berarti kegiatan penawaran umum atas obligasi yang dilakukan
Berkelanjutan                     secara bertahap oleh Perseroan, yang merupakan Penawaran Umum
                                  Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III.

Penitipan Kolektif            :   berarti jasa penitipan atas Efek dan/atau dana yang dimiliki bersama
                                  oleh lebih dari satu pihak yang kepentingannya diwakili oleh Kustodian,
                                  sebagaimana dimaksud dalam UUP2SK.

Penjamin Emisi Obligasi       :   berarti pihak-pihak yang membuat perjanjian dengan Perseroan untuk
                                  menjamin Penawaran Umum Obligasi bagi kepentingan Perseroan
                                  dan melakukan pembayaran hasil Obligasi kepada Perseroan, yang
                                  ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan Perjanjian Penjaminan Emisi
                                  Obligasi, yang dalam hal ini adalah PT Indo Premier Sekuritas dan
                                  PT Mandiri Sekuritas yang akan memberikan jaminan kesanggupan
                                  penuh (full commitment) terhadap penerbitan Obligasi, berdasarkan
                                  hasil Penawaran Awal, sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-
                                  ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.

Penjamin Pelaksana Emisi      :   berarti pihak yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran
Obligasi                          Umum Obligasi, yang dalam hal ini adalah PT Indo Premier Sekuritas
                                  dan PT Mandiri Sekuritas, sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-
                                  ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.

Peraturan No. IX.A.2          :   berarti Peraturan No. IX.A.2, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam
                                  dan LK No. Kep-122/BL/2009 tanggal 29 Mei 2009 tentang Tata Cara
                                  Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum.

Peraturan No. IX.A.7          :   berarti Peraturan No. IX.A.7, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam
                                  dan LK No. Kep-691/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011 tentang
                                  Pemesanan dan Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum.

Perjanjian Agen Pembayaran    :   berarti perjanjian yang dibuat oleh dan antara Perseroan dan KSEI
Obligasi                          perihal pelaksanaan pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok
                                  Obligasi serta pembayaran Denda (jika ada) sebagaimana tercantum
                                  dalam Akta Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi Berkelanjutan III
                                  Bussan Auto Finance Tahap I Tahun 2024 No. 39 tanggal 20 Maret
                                  2024, yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta.

Perjanjian Pendaftaran Efek   :   berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dan KSEI perihal
Bersifat Utang di KSEI            Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI No. SP-031/OBL/KSEI/0324
                                  tanggal 20 Maret 2024, yang dibuat di bawah tangan bermeterai cukup.

Perjanjian Penjaminan Emisi   :   berarti perjanjian yang dibuat oleh dan antara Perseroan dengan
Obligasi                          Penjamin Emisi Obligasi sebagaimana tercantum dalam Akta Perjanjian
                                  Penjaminan Emisi Efek Obligasi Berkelanjutan III Bussan Auto Finance
                                  Tahap I Tahun 2024 No. 38 tanggal 20 Maret 2024, sebagaimana
                                  diubah dengan Perubahan I Perjanjian Penjaminan Emisi Efek Obligasi
                                  Berkelanjutan III Bussan Auto Finance Tahap I Tahun 2024 No. 36
                                  tanggal 22 April 2024 dan Perubahan II Perjanjian Penjaminan Emisi
                                  Efek Obligasi Berkelanjutan III Bussan Auto Finance Tahap I Tahun
                                  2024 No. 46 tanggal 24 Juni 2024, yang seluruhnya dibuat di hadapan
                                  Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta.




                                               vii
Page 10
Perjanjian Perwaliamanatan       :   berarti perjanjian antara Perseroan dan Wali Amanat sebagaimana
Obligasi                             tercantum dalam Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi
                                     Berkelanjutan III Bussan Auto Finance Tahap I Tahun 2024 No. 36
                                     tanggal 20 Maret 2024, sebagaimana diubah dengan Perubahan
                                     I Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan III Bussan
                                     Auto Finance Tahap I Tahun 2024 No. 34 tanggal 22 April 2024 dan
                                     Perubahan II Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan III
                                     Bussan Auto Finance Tahap I Tahun 2024 No. 44 tanggal 24 Juni
                                     2024, yang seluruhnya dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris
                                     di Jakarta, berikut perubahan-perubahannya dan/atau penambahan-
                                     penambahannya dan/atau pembaharuan-pembaharuannya yang sah
                                     yang dibuat oleh pihak-pihak yang bersangkutan di kemudian hari.

Pernyataan Pendaftaran           :   berarti dokumen yang wajib disampaikan kepada OJK oleh Perseroan
                                     dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan, dengan memperhatikan
                                     POJK No. 36/2014 dan POJK No. 7/2017.

Pernyataan Pendaftaran           :   berarti terpenuhinya seluruh tata cara dan persyaratan Pernyataan
Menjadi Efektif                      Pendaftaran sesuai ketentuan UUP2SK, yaitu (a) pada Hari Kerja ke-20
                                     sejak diterimanya Pernyataan Pendaftaran secara lengkap atau pada
                                     tanggal yang lebih awal jika dinyatakan oleh OJK; atau (b) dalam hal
                                     OJK meminta perubahan dan/atau tambahan informasi dari Perseroan
                                     dalam jangka waktu 20 Hari Kerja tersebut di atas, maka penghitungan
                                     waktu untuk efektifnya Pernyataan Pendaftaran dihitung sejak tanggal
                                     diterimanya perubahan dan/atau tambahan informasi dimaksud.

Pernyataan Penawaran Umum        :   berarti Akta Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Berkelanjutan                        Berkelanjutan III Bussan Auto Finance No. 35 tanggal 20 Maret 2024,
                                     sebagaimana diubah berdasarkan Akta Perubahan I Pernyataan
                                     Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Bussan
                                     Auto Finance No. 33 tanggal 23 April 2024 dan Akta Perubahan II
                                     Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III
                                     Bussan Auto Finance No. 43 tanggal 24 Juni 2024, yang seluruhnya
                                     dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, berikut
                                     perubahan-perubahannya dan/atau penambahan-penambahannya
                                     dan/atau pembaharuan-pembaharuannya yang sah yang dibuat oleh
                                     pihak-pihak yang bersangkutan di kemudian hari.

Pengakuan Utang                      berarti Akta Pengakuan Utang Obligasi Berkelanjutan III Bussan
                                     Auto Finance Tahap I Tahun 2024 No. 37 tertanggal 20 Maret 2024,
                                     sebagaimana diubah dengan Akta Perubahan I Pengakuan Utang
                                     Obligasi Berkelanjutan III Bussan Auto Finance Tahap I Tahun 2024
                                     No. 45 tertanggal 23 April 2024 dan Akta Perubahan II Pengakuan
                                     Utang Obligasi Berkelanjutan III Bussan Auto Finance Tahap I Tahun
                                     2024 No. 45 tanggal 24 Juni 2024, yang seluruhnya dibuat di hadapan
                                     Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta.

Perseroan                        :   berarti pihak yang melakukan Penawaran Umum Obligasi, yang dalam
                                     hal ini PT Bussan Auto Finance, berkedudukan di Jakarta Selatan.

Persetujuan Prinsip Pencatatan   :   berarti persetujuan prinsip yang diterbitkan oleh PT Bursa Efek Indonesia
Efek Bersifat Utang                  sehubungan dengan permohonan pencatatan efek bersifat utang pada
                                     Bursa Efek tersebut. Perseroan telah memperoleh persetujuan dari
                                     Bursa Efek berdasarkan Persetujuan Prinsip Pencatatan Efek Bersifat
                                     Utang No. S-03474/BEI.PP1/04-2024 tanggal 16 April 2024.




                                                  viii
Page 11
Perusahaan Efek               :   berarti pihak yang melakukan kegiatan sebagai Penjamin Emisi
                                  Efek dan/atau Perantara Pedagang Efek atau Manajer Investasi
                                  sebagaimana dimaksud dalam UUP2SK.

Perusahaan Pemeringkat Efek   :   berarti penasihat investasi berbentuk Perseroan Terbatas yang
                                  melakukan kegiatan pemeringkatan dan memberikan peringkat, dalam
                                  hal ini PT Fitch Ratings Indonesia dan PT Pemeringkat Efek Indonesia,
                                  yang melakukan pemeringkatan atas Obligasi.

Piutang                       :   berarti piutang Perseroan berupa pembiayaan konsumen kendaraan
                                  bermotor.

Piutang Lancar                :   berarti Piutang selain Piutang Tidak Lancar.

Piutang Tidak Lancar          :   berarti Piutang yang telah jatuh tempo atau salah satu angsurannya
                                  tidak dilunasi dalam waktu lebih dari 90 (sembilan puluh) Hari Kalender
                                  sejak tanggal jatuh tempo.

POJK No. 7/2017               :   berarti Peraturan OJK No. 7/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017
                                  tentang Dokumen Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran
                                  Umum Efek Bersifat Ekuitas, Efek Bersifat Utang, dan/atau Sukuk.

POJK No. 9/2017               :   berarti Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017
                                  tentang Bentuk dan Isi Prospektus dan Prospektus Ringkas Dalam
                                  Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Utang.

POJK No. 20/2020              :   berarti Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020 tanggal 22 April 2020
                                  tentang Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.

POJK No. 23/2017              :   berarti Peraturan OJK No. 23/POJK.04/2017 tanggal 21 Juni 2017
                                  tentang Prospektus Awal dan Info Memo.

POJK No. 30/2015              :   berarti Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tanggal 22 Desember 2015
                                  tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum.

POJK No. 33/2014              :   berarti Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014
                                  tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.

POJK No. 34/2014              :   berarti Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014
                                  tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan
                                  Publik.

POJK No. 35/2014              :   berarti Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014
                                  tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.

POJK No. 35/2018              :   berarti Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018 tanggal 28 Desember 2018
                                  tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan.

POJK No. 36/2014              :   berarti Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember
                                  2014 tentang Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang
                                  dan/atau Sukuk.

POJK No. 49/2020              :   berarti Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2020 tanggal 11 Desember 2020
                                  tentang Pemeringkatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.

POJK No. 55/2015              :   berarti Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015
                                  tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.




                                               ix
Page 12
POJK No. 56/2015     :   berarti Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember
                         2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit
                         Audit Internal.

Pokok Obligasi       :   berarti jumlah pokok pinjaman Perseroan kepada Pemegang Obligasi,
                         yang ditawarkan dan diterbitkan Perseroan melalui Penawaran Umum
                         yang merupakan rangkaian dari Penawaran Umum Berkelanjutan,
                         berdasarkan Obligasi yang terutang dari waktu ke waktu bernilai
                         nominal sebesar 965.720.000.000 (sembilan ratus enam puluh lima
                         miliar tujuh ratus dua puluh juta Rupiah), yang terdiri dari Seri Obligasi
                         dengan jangka waktu terlama 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi, dengan
                         ketentuan sebagai berikut:
                         (a) Obligasi Seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp781.460.000.000
                              (tujuh ratus delapan puluh satu miliar empat ratus enam puluh
                              juta Rupiah), dengan tingkat bunga sebesar 6,75% (enam koma
                              tujuh lima persen) per tahun, dengan jangka waktu 370 (tiga ratus
                              tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi, dan pembayaran
                              Obligasi Seri A tersebut akan dilakukan secara penuh atau bullet
                              payment sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah pokok
                              Obligasi Seri A pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi untuk
                              Obligasi Seri A.
                         (b) Obligasi Seri B dengan jumlah pokok sebesar Rp184.260.000.000
                              (seratus delapan puluh empat miliar dua ratus enam puluh juta
                              Rupiah), dengan tingkat bunga sebesar 7,15% (tujuh koma satu
                              lima persen) per tahun, dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun
                              sejak Tanggal Emisi, dan pembayaran Obligasi Seri B tersebut
                              akan dilakukan secara penuh atau bullet payment sebesar 100%
                              (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi Seri B pada Tanggal
                              Pelunasan Pokok Obligasi untuk Obligasi Seri B.

                         Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan pelunasan
                         Pokok dari masing-masing Seri Obligasi dan/atau pelaksanaan
                         pembelian kembali sebagai pelunasan Obligasi sebagaimana dibuktikan
                         dengan Sertifikat Jumbo Obligasi, sesuai dengan ketentuan dalam
                         Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan mengenai Syarat-Syarat Obligasi.

Prospektus           :   berarti dokumen tertulis sehubungan yang memuat informasi Perseroan
                         dan informasi lain sehubungan dengan Penawaran Umum dengan
                         tujuan agar pihak lain membeli Obligasi, yang wajib disusun sesuai
                         dengan peraturan di pasar modal, termasuk ketentuan sebagaimana
                         diatur dalam POJK No. 36/2014 dan POJK No.9/2017.

Prospektus Awal      :   berarti dokumen tertulis yang memuat seluruh informasi dalam
                         Prospektus yang disampaikan kepada OJK sebagai bagian dari
                         Pernyataan Pendaftaran, kecuali informasi mengenai nilai Pokok
                         Obligasi, penjaminan emisi Obligasi, tingkat suku Bunga Obligasi,
                         atau hal lain yang berhubungan dengan persyaratan penawaran yang
                         belum dapat ditentukan.

Prospektus Ringkas   :   berarti ringkasan dari isi Prospektus Awal, yang wajib disusun sesuai
                         dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam POJK No. 9/2017.

Rekening Efek        :   berarti rekening yang memuat catatan posisi Obligasi dan/atau dana
                         milik Pemegang Obligasi yang diadministrasikan oleh KSEI, Bank
                         Kustodian atau Perusahaan Efek berdasarkan perjanjian pembukaan
                         Rekening Efek yang ditandatangani dengan Pemegang Obligasi.




                                       x
Page 13
RUPO                        :   berarti singkatan dari Rapat Umum Pemegang Obligasi sebagaimana
                                diatur dalam Pasal 10 Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi mengenai
                                RUPO.

RUPS                        :   berarti singkatan dari Rapat Umum Pemegang Saham yang
                                diselenggarakan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.

Saldo Piutang Pembiayaan    :   berarti total tagihan dikurangi dengan (a) pendapatan bunga yang belum
                                diakui; dan (b) pendapatan dan biaya lainnya sehubungan transaksi
                                pembiayaan yang diamortisasi.

Satuan Pemindahbukuan       :   berarti satuan jumlah Obligasi yang dapat dipindahbukukan dari satu
                                Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya, sebagaimana ditentukan
                                dalam Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi mengenai Syarat-
                                Syarat Obligasi.

Seri Obligasi               :   berarti 2 (dua) Seri Obligasi, yaitu:
                                (a) Obligasi Seri A dengan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh)
                                    Hari Kalender sejak Tanggal Emisi, dan pembayaran Obligasi
                                    Seri A tersebut akan dilakukan secara penuh atau bullet payment
                                    sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi Seri
                                    A pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi untuk Obligasi Seri A.
                                (b) Obligasi Seri B dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal
                                    Emisi, dan pembayaran Obligasi Seri B tersebut akan dilakukan
                                    secara penuh atau bullet payment sebesar 100% (seratus persen)
                                    dari jumlah pokok Obligasi Seri B pada Tanggal Pelunasan Pokok
                                    Obligasi untuk Obligasi Seri B.

                                Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan
                                pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pelaksanaan pembelian kembali
                                sebagai pelunasan Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat
                                Jumbo Obligasi, sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 5 Perjanjian
                                Perwaliamanatan mengenai Syarat-Syarat Obligasi.

Sertifikat Jumbo Obligasi   :   berarti bukti penerbitan Obligasi yang disimpan dalam Penitipan Kolektif
                                di KSEI yang diterbitkan oleh Perseroan atas nama atau tercatat atas
                                nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang
                                Rekening, yang terdiri dari Obligasi Seri A dan Obligasi Seri B.

Tanggal Distribusi          :   berarti tanggal penyerahan Sertifikat Jumbo Obligasi hasil Penawaran
                                Umum kepada KSEI yang merupakan tanggal distribusi Obligasi yang
                                dilakukan secara elektronik paling lambat 2 (dua) Hari Kerja terhitung
                                setelah Tanggal Penjatahan kepada Pemegang Obligasi.

Tanggal Emisi               :   berarti tanggal pembayaran hasil Emisi Obligasi dari Penjamin
                                Pelaksana Emisi Obligasi kepada Perseroan, yang merupakan tanggal
                                penerbitan Obligasi.

Tanggal Pelunasan Pokok     :   berarti tanggal dimana jumlah Pokok Obligasi menjadi jatuh tempo
Obligasi                        dan wajib dibayar kepada Pemegang Obligasi sebagaimana ditetapkan
                                dalam Daftar Pemegang Rekening, melalui Agen Pembayaran, dengan
                                memperhatikan ketentuan dalam Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan
                                mengenai Syarat-Syarat Obligasi.

Tanggal Pembayaran          :   berarti tanggal pembayaran atas pemesanan Obligasi kepada
                                Perseroan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi (in good funds),
                                yang merupakan tanggal yang sama dengan Tanggal Emisi yaitu
                                tanggal 5 Juli 2024.




                                             xi
Page 14
Tanggal Pembayaran Bunga     :   berarti tanggal-tanggal saat Bunga Obligasi masing-masing Seri
Obligasi                         Obligasi menjadi jatuh tempo dan wajib dibayar kepada Pemegang
                                 Obligasi yang namanya tercantum dalam Daftar Pemegang Rekening
                                 melalui Agen Pembayaran dan dengan memperhatikan ketentuan dalam
                                 Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan mengenai Syarat-Syarat Obligasi.

Tanggal Penjatahan           :   berarti tanggal dilakukannya penjatahan Obligasi dalam hal jumlah
                                 permintaan Obligasi selama Masa Penawaran Umum melebihi jumlah
                                 Obligasi yang ditawarkan, sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7, yang
                                 wajib diselesaikan paling lambat 1 (satu) Hari Kerja setelah berakhirnya
                                 Masa Penawaran Umum yaitu tanggal 3 Juli 2024.

Tanggal Pelunasan Pokok      :   berarti tanggal dimana jumlah Pokok Obligasi masing-masing Seri
Obligasi                         Obligasi menjadi jatuh tempo dan wajib dibayar kepada Pemegang
                                 Obligasi sebagaimana ditetapkan dalam Daftar Pemegang Rekening,
                                 melalui Agen Pembayaran, dengan memperhatikan ketentuan dalam
                                 Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan mengenai Syarat-Syarat Obligasi.

Tingkat Kesehatan Keuangan   :   berarti hasil penilaian kondisi permodalan, kualitas piutang pembiayaan,
                                 likuiditas dan kinerja Perseroan.

UU Cipta Kerja               :   berarti Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan
                                 Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang
                                 Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, Lembaran Negara Republik
                                 Indonesia No. 41 Tahun 2023, Tambahan Lembaran Negara Republik
                                 Indonesia No. 6856.

UUP2SK                       :   berarti Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tanggal 12 Januari 2023
                                 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, Lembaran
                                 Negara Republik Indonesia Tahun 2023 No. 4, Tambahan Lembaran
                                 Negara Republik Indonesia No. 6845.

Undang-Undang Pasar Modal    :   berarti Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tanggal 10 November 1995
atau UUPM                        tentang Pasar Modal, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1995
                                 Nomor 64, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
                                 3608, beserta peraturan-peraturan pelaksanaannya, sebagaimana
                                 diubah dengan UUP2SK.

UUPT                         :   berarti Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tanggal 16 Agustus 2007
                                 tentang Perseroan Terbatas, Lembaran Negara Republik Indonesia
                                 Tahun 2007 No. 106, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
                                 No. 4756, sebagaimana diubah dengan UU Cipta Kerja.

US$                          :   Berarti mata uang Amerika Serikat atau Dolar Amerika Serikat atau
                                 Dolar AS.

Wali Amanat                  :   berarti pihak yang mewakili kepentingan Pemegang Obligasi
                                 sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Pasar Modal, yang
                                 dalam hal ini adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, berkedudukan
                                 di Jakarta Selatan, berdasarkan Pasal 3 Perjanjian Perwaliamanatan
                                 Obligasi mengenai Penunjukan, Tugas, Hak dan Kewajiban serta
                                 Berhentinya Wali Amanat.




                                              xii
Page 15
SINGKATAN NAMA PERUSAHAAN

ANZ                :   singkatan dari PT Bank ANZ Indonesia.

BCA                :   singkatan dari PT Bank Central Asia Tbk.

BCA Digital        :   singkatan dari PT Bank Digital BCA

BCA Syariah        :   singkatan dari PT Bank BCA Syariah.

BTPN               :   singkatan dari PT Bank Tabungan Pensiunan Negara Tbk (d/h PT Bank
                       Sumitomo Mitsui Indonesia).

BOA Jakarta        :   singkatan dari Bank of America, N.A., Cabang Jakarta.

CIMB Niaga         :   singkatan dari PT Bank CIMB Niaga Tbk.

Citibank           :   singkatan dari Citibank, N.A., Cabang Jakarta.

Deutsche Bank      :   singkatan dari Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta.

HSBC               :   singkatan dari PT Bank HSBC Indonesia.

Maybank            :   singkatan dari PT Bank Maybank Indonesia Tbk.

Mizuho             :   singkatan dari PT Bank Mizuho Indonesia.

Muamalat           :   singkatan dari PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.

MUFG               :   singkatan dari MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta (d/h The Bank of
                       Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd. (BTMU), Cabang Jakarta)

SCB                :   singkatan dari Standard Chartered Bank, Cabang Jakarta.

SMTB               :   singkatan dari Sumitomo Mitsui Trust Bank, Ltd., Cabang Singapura.

Victoria           :   singkatan dari PT Bank Victoria International Tbk.

Victoria Syariah   :   singkatan dari PT Bank Victoria Syariah.




                                   xiii
Page 16
RINGKASAN


Ringkasan di bawah ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan harus dibaca dalam kaitannya dengan
keterangan yang lebih rinci dan laporan keuangan serta catatan-catatan atas laporan keuangan yang tercantum
di dalam Prospektus ini. Ringkasan ini dibuat atas dasar fakta-fakta dan pertimbangan-pertimbangan yang paling
penting bagi Perseroan. Semua informasi keuangan Perseroan disusun dalam mata uang Rupiah dan telah sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.


1.		     KEGIATAN USAHA DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN

Perseroan merupakan satu-satunya perusahaan yang berfokus pada pembiayaan sepeda motor baru merek Yamaha
di Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 19,9% berdasarkan penjualan motor baru Yamaha 31 Desember 2023
(sumber: BAF, Desember 2023). Perseroan didirikan pada tahun 1995 dengan nama PT Pembiayaan Getraco
Indonesia sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang pembiayaan dan menjadi perusahaan joint venture
antara PT Danamon Sanggrahan, Mitsui dan Yamaha pada tahun 1997 yang berfokus pada pembiayaan sepeda
motor baru Yamaha. Nama Perseroan selanjutnya beberapa kali mengalami perubahan dan terakhir pada tahun
1998 menjadi PT Bussan Auto Finance ketika Mitsui & Co., Ltd. menjadi pemegang saham utama dengan
kepemilikan sebesar 75%. Kegiatan usaha Perseroan terus berkembang dan saat ini Perseroan telah beroperasi
di 245 lokasi di seluruh Indonesia, yang terdiri dari 163 kantor cabang dan 82 kantor selain kantor cabang yang
didukung oleh 3.774 karyawan. Perseroan juga telah memperluas jaringan pelayanannya dengan menambah
titik-titik pembayaran angsuran melalui kerja sama dengan pihak ketiga yang meliputi jaringan layanan perbankan,
gerai ritel dan platform pembayaran elektronik. Selain itu, Perseroan telah memperluas ragam produknya hingga
meliputi pembiayaan motor bekas untuk berbagai merek, BAF Dana Syariah, pembiayaan multiproduk dan
pembiayaan mesin pertanian, dan yang terakhir pembiayaan mobil. Pembiayaan juga ditawarkan dalam skema
konvensional maupun skema syariah. Hal ini sejalan dengan strategi Perseroan untuk terus meningkatkan aset
Perseroan dengan melakukan diversifikasi portofolio. Pemesanan untuk pembiayaan sepeda motor baru merek
Yamaha memberikan kontribusi sebesar 56,64% dan 53,57%, dari total pemesanan Perseroan masing-masing
pada tahun 2022 dan 2023.

Perseroan bergerak di bidang usaha yang mendukung pemenuhan kebutuhan konsumtif maupun produktif
masyarakat dalam memiiki kendaraan sehingga Perseroan memiliki kaitan erat dengan kondisi industri otomotif
dan keseluruhan perekonomian Indonesia. Pemulihan ekonomi dunia pada tahun 2023 tidak semulus yang
diharapkan dikarenakan ancaman dari meningkatnya ketegangan geopolitik, belum selesainya perang Rusia-
Ukraina, berkembangnya konflik Palestina-Israel, dampak pengetatan kebijakan moneter, serta cuaca ekstrem
adalah sebagian dari tantangan perekonomian dunia yang dihadapi. Di tengah pemulihan ekonomi global yang
cenderung melambat tersebut, perekonomian Indonesia kuartal IV 2023 masih tumbuh positif. Perekonomian
nasional terus menunjukan resiliensi dan beranjak pulih lebih cepat. Pada kuartal IV 2023, pertumbuhan ekonomi
Indonesia tercatat tetap tinggi yakni 5,0% (yoy) di tengah pertumbuhan ekonomi global yang dalam tren melambat.
Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan di tahun 2023 tercatat 5,1%
(yoy). Tahun 2023 juga menjadi awalan baru bagi dunia sejak status darurat COVID-19 telah dicabut oleh World
Health Organization (WHO). Namun, situasi dan kondisi di tahun 2023 masih dihadapkan dengan ketidakpastian
global seperti berlanjutnya perang geopolitik antara Rusia-Ukraina yang membuat harga komoditas utama dunia
utama melonjak. Akibatnya, inflasi global masih tinggi, sehingga membuat beberapa negara menaikkan tingkat
suku bunga acuannya untuk meredam inflasi dan menjaga harga tetap stabil. Di tengah ketidakpastian global,
International Monetary Fund (IMF) menaikkan proyeksinya terhadap pertumbuhan ekonomi global tahun 2023
dari 2,8% (yoy) menjadi 3,0% (yoy) seiring dengan meredanya inflasi global, meskipun demikian pertumbuhan
tersebut masih berada di bawah pertumbuhan di tahun 2022.

Industri otomotif setelah melewati krisis pandemi COVID-19 dan adanya kelangkaan pasokan chip di tahun 2022,
penjualan mobil (wholesale) di Indonesia pada 2023 mencapai 1,0 juta unit. Penjualan mobil pada tahun 2023
turun 4,0% (yoy) dibanding 2022 yang sebesar 1,1 juta unit. Hasil ini masih di bawah target yang sebelumnya
ditetapkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (“Gaikindo”) sebesar 1,1 juta unit. Penjualan
sepeda motor (wholesale) di Indonesia tahun 2023 mencapai 6,2 juta unit atau meningkat sebesar 19,4%




                                                      xiv
Page 17
(yoy), dari periode yang sama tahun 2022 yang mencatatkan angka 5,2 juta unit. Piutang pembiayaan industri
pembiayaan di Indonesia pada akhir Desember 2023 mengalami peningkatan 13,2% (yoy) menjadi Rp470,9
triliun. Pertumbuhan ini jauh lebih baik jika dibandingkan pertumbuhan piutang sebelum pandemi COVID-19
di tahun 2019 yang hanya sebesar 3,7% (yoy). Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kenaikan yang baik pada
pembiayaan investasi dan pembiayaan modal kerja yang masing-masing tumbuh sebesar 9,0% (yoy) dan 15,1%
(yoy). Hal ini sejalan dengan pemenuhan kewajiban perusahaan pembiayaan dalam meningkatkan kontribusi dalam
pembiayaan investasi dan modal kerja. Peningkatan piutang pembiayaan yang terjadi menyebabkan total aset
industri pembiayaan juga meningkat 13,3% (yoy) menjadi Rp552,9 triliun di akhir Desember 2023. Profitabilitas
yang ditunjukkan melalui laba bersih setelah pajak tumbuh 13,0% (yoy) dari Rp20,4 triliun di Desember 2022
menjadi Rp23,0 triliun di akhir Desember 2023.

Seiring dengan peningkatan kinerja keuangan industri, kinerja rasio keuangan industri pembiayaan juga
menunjukkan pemulihan yang cukup baik. Rasio rentabilitas industri pembiayaan mengalami peningkatan seiring
dengan peningkatan laba usaha industri. Return on Asset (ROA) industri turun sedikit menjadi 5,6% di Desember
2023 dari 5,7% di Desember 2022. Return on Equity (ROE) industri juga meningkat menjadi 15,0% di Desember
2023 dari 14,4% di Desember 2022. Kemampuan industri pembiayaan dalam menekan biaya operasional yang
ditunjukkan dengan rasio Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) juga cukup stabil 76,9% di Desember
2023. Rasio pembiayaan bermasalah atau non-performing financing (“NPF”) industri mengalami kenaikan di
Desember 2023 yang menyentuh level 2,4% dari 2,3% di akhir tahun 2022.

Pendapatan Perseroan mencapai Rp4.568,9 miliar untuk tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, hal ini
mengalami peningkatan dari sebelumnya Rp4.336,9 miliar untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022. Laba bersih dan marjin laba bersih Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
adalah sebesar Rp683,1 miliar atau mencapai 15,8% dari total pendapatan Perseroan dan untuk tahun 2023
adalah sebesar Rp370,6 miliar atau mencapai 8,1% dari total pendapatan Perseroan. Rasio NPF Perseroan
terjaga pada tingkat 1,0% dan 0,9% masing-masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

Prospek Usaha

Kinerja ekonomi Indonesia diproyeksikan tetap kuat di tengah melemahnya prospek ekonomi global. Target
pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2024 sebesar 5,2% (yoy) tentunya diharapkan dapat tercapai didukung
fundamental ekonomi domestik yang baik, sebab pertumbuhan ekonomi nasional mampu mencatatkan angka di
atas 5% selama tujuh kuartal berturut-turut (Q4-2021 hingga Q2-2023). Di sisi lain, kita harus tetap waspada atas
kondisi tingkat domestik berupa perlambatan ekspor, kenaikan suku bunga dalam negeri, dan pelemahan nilai
tukar rupiah. Namun, perhelatan pemilu disinyalir dapat meningkatkan konsumsi pemerintah (dampak langsung)
maupun konsumsi masyarakat (dampak tidak langsung). Banyak pelaku usaha yang wait and see mengenai arah
kebijakan ke depannya. Di lain sisi, pemulihan ekonomi di tahun 2024 juga perlu diwaspadai dengan berbagai
kondisi yang terjadi di tingkat dunia yang dapat mempengaruhi perekonomian dalam negeri seperti kasus yang
saat ini terjadi yaitu perang antara lain perang Israel-Palestina dan Rusia-Ukraina serta ancaman perubahan
iklim yang dapat mengganggu rantai pasok pangan yang dapat mempengaruhi stabilitas perekenomian di seluruh
negara. Namun, dengan fundamental yang masih kuat, Indonesia dapat menjaga pertumbuhan ekonominya di
tahun depan. Secara keseluruhan momentum pemulihan ekonomi diperkirakan akan berlanjut di tahun 2022,
antara lain didukung berbagai langkah pengendalian pandemi COVID-19 dan penguatan reformasi struktural.
International Monetary Fund (IMF) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022 menjadi 5,9%, Asian
Development Bank (ADB) 4,8%,

AISI menargetkan penjualan sepeda motor bisa naik, begitu pula dengan Gaikindo. AISI menargetkan penjualan
sepeda motor bisa naik 7-12% mencapai 6,5 juta unit. Gaikindo menargetkan penjualan mobil di tahun 2024 akan
mencapai sekitar 1,1 juta unit. Di lini industri pembiayaan, APPI optimis pemulihan bisnis industri pembiayaan
akan tumbuh konservatif. OJK memperkirakan piutang-piutang pembiayaan multifinance diproyeksi tumbuh double
digit pada tahun 2024. Dengan memperhatikan kondisi perekonomian di tahun 2023, proyeksi atas pemulihan
ekonomi yang berlanjut di tahun 2024, serta perkembangan kinerja dan pencapaian Perseroan di tahun 2023,
Perseroan telah menyiapkan berbagai rencana dan langkah-langkah strategis yang akan ditempuh di tahun 2024
dan beberapa tahun ke depan. Rencana dan langkah-langkah strategis ini akan menjadi acuan dalam mencapai
pertumbuhan yang terarah dan berkelanjutan.




                                                       xv
Page 18
Perseroan melihat bahwa industri pembiayaan multiguna di Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
Pembiayaan multiguna merujuk pada pembiayaan untuk pengadaan barang dan/atau jasa yang diperlukan oleh
debitur untuk pemakaian/konsumsi dan bukan untuk keperluan usaha (aktivitas produktif) dalam jangka waktu
yang diperjanjikan, yang mencakup pembelian sepeda motor, mobil, barang konsumer, dan lain-lain. Menurut
data Statistik Lembaga Pembiayaan Indonesia periode Desember 2023 yang diterbitkan oleh OJK, pembiayaan
multiguna merupakan segmen terbesar dari industri pembiayaan, yang memberi kontribusi sebesar 52,0% dengan
piutang mencapai Rp245,2 triliun per 31 Desember 2023. Segmen ini mengalami peningkatan piutang sebesar
13,8% dari posisi piutang per 31 Desember 2022 sebesar Rp215,3 triliun. Rasio NPF perusahaan pembiayaan
di Indonesia mengalami peningkatan dari 2,32% per 31 Desember 2022 menjadi 2,44% per 31 Desember 2023.


2.		         STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM

Berdasarkan (i) Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa No. 121 tanggal 16 Desember 2013, yang dibuat di hadapan Marina Soewana, S.H., Notaris
di Jakarta Pusat, dan telah (a) mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia (“Menkumham”) berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-68124.AH.01.02.Tahun 2013 tanggal
24 Desember 2013; (b) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0124240.AH.01.09.Tahun 2013 tanggal
24 Desember 2013 oleh Menkumham; dan (c) diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia (“BNRI”)
No. 21 tanggal 14 Maret 2014, Tambahan No. 7242; dan (ii) Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang
Saham Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bussan Auto Finance No. 28 tanggal
26 September 2023, yang dibuat di hadapan Marina Soewana, S.H., Notaris di Jakarta Pusat, yang telah
(a) diberitahukan dan diterima serta dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (“Sisminbakum”) berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0122682 tanggal 26 September 2023; (b) diberitahukan dan
diterima serta dicatat di dalam Sisminbakum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
No. AHU-AH.01.09-0167473 tanggal 26 September 2023; dan (c) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0191518.AH.01.11.TAHUN 2023 pada tanggal 26 September 2023 oleh Menkumham, struktur permodalan dan
susunan pemegang saham Perseroan terakhir menjadi sebagai berikut:

                                                                              Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham
Keterangan                                                              Jumlah Saham       Jumlah Nominal (Rp)       (%)
Modal Dasar                                                                     353.571          353.571.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
  Mitsui & Co., Ltd.                                                            159.107          159.107.000.000       45,00
  JA Mitsui Leasing, Ltd.                                                        70.714           70.714.000.000       20,00
  Yamaha Motor Co., Ltd.                                                         62.464           62.464.000.000       17,67
  PT Sinergi Autoindo Abadi                                                      53.036           53.036.000.000       15,00
  PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing                                         8.250            8.250.000.000        2,33
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                                      353.571          353.571.000.000     100,00
Saham Dalam Portepel                                                                   -                         -



3.		         KETERANGAN TENTANG PENAWARAN UMUM

Berikut merupakan ringkasan struktur Obligasi yang ditawarkan:

Nama Obligasi Berkelanjutan                 :   Obligasi Berkelanjutan III Bussan Auto Finance.

Target Dana                                 :   Sebesar Rp5.000.000.000.000 (lima triliun Rupiah).

Nama Obligasi                               :   Obligasi Berkelanjutan III Bussan Auto Finance Tahap I Tahun 2024.

Jenis Obligasi                              :   Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi
                                                yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti utang
                                                untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening.




                                                             xvi
Page 19
Jumlah Pokok Obligasi            :   Obligasi ini dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment)
                                     dengan jumlah pokok sebesar Rp965.720.000.000 (sembilan ratus
                                     enam puluh lima miliar tujuh ratus dua puluh juta Rupiah) yang
                                     memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memilih Seri Obligasi yang
                                     dikehendaki sebagai berikut:
                                     -    Seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp781.460.000.000 (tujuh
                                          ratus delapan puluh satu miliar empat ratus enam puluh juta
                                          Rupiah); dan
                                     -    Seri B dengan jumlah pokok sebesar Rp184.260.000.000 (seratus
                                          delapan puluh empat miliar dua ratus enam puluh juta Rupiah).

Jangka Waktu                     :   -   Seri A dengan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari
                                         Kalender; dan
                                     -   Seri B dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun.

Tingkat Bunga Obligasi           :   -   Seri A sebesar 6,75% (enam koma tujuh lima persen) per tahun;
                                         dan
                                     -   Seri B sebesar 7,15% (tujuh koma satu lima persen) per tahun.

                                     Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan, dimana Bunga Obligasi
                                     pertama akan dibayarkan pada tanggal 5 Oktober 2024, sedangkan
                                     Bunga Obligasi terakhir sekaligus dengan pelunasan Obligasi akan
                                     dibayarkan pada tanggal 15 Juli 2025 untuk Obligasi Seri A dan tanggal
                                     5 Juli 2027 untuk Obligasi Seri B.

Harga Penawaran                  :   100% dari nilai Pokok Obligasi.

Satuan Perdagangan               :   Rp1.000.000 (satu juta Rupiah)

Satuan Pemindahbukuan            :   Rp1 (satu Rupiah)

Jaminan                          :   Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan
                                     seluruh harta kekayaan Perseroan baik barang bergerak maupun
                                     benda tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada
                                     di kemudian hari menjadi jaminan bagi pemegang Obligasi ini sesuai
                                     dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang
                                     Hukum Perdataan.

Hak senioritas                   :   Hak pemegang Obligasi adalah pari passu tanpa hak preferen dengan
                                     hak-hak kreditur Perseroan lainnya baik yang ada sekarang maupun di
                                     kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara
                                     khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang
                                     akan ada di kemudian hari.

Penyisihan Dana (Sinking Fund)   :   Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan
                                     Obligasi ini dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan
                                     dana hasil Emisi Obligasi sesuai dengan tujuan rencana penggunaan
                                     dana hasil Emisi Obligasi.

Pembelian Kembali (Buy Back)     :   Perseroan dapat melakukan pembelian kembali (buy back) untuk
                                     sebagian atau seluruh Obligasi ditujukan sebagai pembayaran kembali
                                     Obligasi atau disimpan untuk kemudian dijual kembali dengan harga
                                     pasar. Pembelian kembali (buy back) Obligasi baru dapat dilakukan 1
                                     (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan. Pembelian kembali (buy back)
                                     Obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan
                                     Perseroan tidak dapat mematuhi ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian
                                     Perwaliamanatan.




                                                 xvii
Page 20
Pembatasan dan Kewajiban                     :   Sebelum dilunasinya semua Jumlah Terutang atau pengeluaran
Perseroan                                        lain yang menjadi tanggung jawab Perseroan sehubungan dengan
                                                 penerbitan Obligasi, Perseroan berjanji dan mengikatkan diri terhadap
                                                 pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban, antara lain untuk
                                                 memastikan keadaan keuangan Perseroan berada dalam rasio jumlah
                                                 pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio 10 : 1 (sepuluh berbanding
                                                 satu) dengan tetap memperhatikan pembatasan sebagaimana diatur
                                                 dalam Pasal 26 POJK No. 29/POJK.05/2014 tanggal 19 November
                                                 2014 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan atau
                                                 perubahan-perubahannya.

Hasil Pemeringkatan                          :   AAA (idn) (Triple A) dari Fitch dan idAAA (Triple A) Pefindo.

Untuk keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada bagian dari Bab I dalam Prospektus ini mengenai “Penawaran
Umum Obligasi.”


4.		        KETERANGAN TENTANG EFEK BERSIFAT UTANG YANG BELUM DILUNASI

Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, Efek bersifat utang yang belum dilunasi oleh Perseroan
adalah sebagai berikut:

                                     Jumlah Pokok      Bunga Tetap
          Keterangan               (dalam Rp jutaan)   Tahunan(%)       Jangka Waktu      Jatuh Tempo            Peringkat
Obligasi Berkelanjutan I Tahap III
  Seri B                                    625.000             5,75%           3 tahun 28 September 2024 AAA(idn) dari Fitch
Obligasi Berkelanjutan I Tahap IV           500.000             5,75%           3 tahun 15 Desember 2024 AAA(idn) dari Fitch
Obligasi Berkelanjutan I Tahap V            775.000             5,90%           3 tahun   17 Maret 2025   AAA(idn) dari Fitch
Obligasi Berkelanjutan II Tahap I
  Seri B                                      11.500            7,00%           3 tahun    5 Juli 2025     AAA(idn) dari Fitch
Obligasi Berkelanjutan II Tahap II
  Seri B                                    545.000             7,75%           3 tahun 2 Desember 2025    AAA(idn) dari Fitch
                                                                                                                   dan
                                                                                                           id
                                                                                                              AAA dari Pefindo
Obligasi Berkelanjutan II Tahap III
  Seri B                                    841.000             7,10%           3 tahun   18 April 2026    AAA(idn) dari Fitch
                                                                                                                   dan
                                                                                                           id
                                                                                                              AAA dari Pefindo
Obligasi Berkelanjutan II Tahap IV          458.000             6,50%           3 tahun 8 September 2026   AAA(idn) dari Fitch
                                                                                                                   dan
                                                                                                           id
                                                                                                              AAA dari Pefindo
Total                                     3.755.500



5.		        RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM OBLIGASI

Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya Emisi,
seluruhnya akan digunakan Perseroan untuk modal kerja pembiayaan Perseroan, sebagaimana ditentukan oleh
izin yang dimiliki Perseroan. Modal kerja pembiayaan Perseroan tersebut meliputi pembiayaan sepeda motor
baru Yamaha, pembiayaan mobil, pembiayaan sepeda motor bekas, pembiayaan elektronik, gadget, dan furnitur
(multiproduk), pembiayaan mesin pertanian dan/atau pembiayaan lainnya.

Untuk keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada Bab II Prospektus ini mengenai Rencana Penggunaan Dana
Hasil Penawaran Umum Obligasi.




                                                              xviii
Page 21
6.		        IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersamaan dengan
laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 serta untuk tahun-tahun yang berakhir
pada tanggal tersebut, beserta laporan auditor independen, yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini.
Calon investor juga harus membaca Bab dalam Prospektus ini dengan judul “Analisis dan Pembahasan oleh
Manajemen.”

Laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 serta untuk tahun-tahun yang berakhir
pada tanggal tersebut telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan (a member of Deloitte Asia Pacific
Network and of the Deloitte Network), berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, yang ditandatangani
Erny Sandjaja (Izin Akuntan Publik No. AP. 0631), yang dalam laporan auditor independen No. 00420/2.1265/
AU.1/09/0631-2/1/V/2024 tanggal 30 Mei 2024 menyatakan opini tanpa modifikasian.

Sebagai akibat dari pembulatan, penyajian jumlah beberapa informasi keuangan berikut ini dapat sedikit berbeda
dengan penjumlahan yang dilakukan secara aritmatik.

Laporan Posisi Keuangan

                                                                                               (dalam ribuan Rupiah)
                                                                        31 Desember 2023       31 Desember 2022
Jumlah aset                                                                   14.101.995.979         13.919.508.683
Jumlah liabilitas                                                             11.384.618.385         11.356.668.373
Jumlah ekuitas                                                                 2.717.377.594          2.562.840.310

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain

                                                                                               (dalam ribuan Rupiah)
                                                                      Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
                                                                              2023                   2022
Jumlah pendapatan                                                              4.568.862.056          4.336.857.355
Jumlah beban                                                                   4.090.256.528          3.359.604.656
Laba sebelum pajak                                                               478.605.528            977.252.699
Laba bersih tahun berjalan                                                       370.551.960            683.090.705
Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan                                   393.618.812            640.149.567
Laba per saham (dalam Rupiah penuh)                                                1.048.027              1.931.976

Rasio-Rasio Penting

                                                                        31 Desember 2023       31 Desember 2022
Rasio pertumbuhan
Jumlah pendapatan                                                                       5,3%                  11,2%
Jumlah beban                                                                           21,7%                   2,3%
Laba sebelum pajak                                                                   (51,0%)                  59,0%
Laba bersih tahun berjalan                                                           (45,8%)                  44,2%
Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan                                       (38,5%)                  19,2%
EBITDA (1)                                                                           (23,8%)                  29,8%
Jumlah aset                                                                             1,3%                  16,1%
Jumlah liabilitas                                                                       0,2%                  14,5%
Jumlah ekuitas                                                                          6,0%                  24,1%
Rasio permodalan
Modal disesuaikan/aset yang disesuaikan (2)                                           27,0%                   25,7%
Kualitas piutang pembiayaan
Non performing financing (2)                                                           1,0%                    0,9%




                                                      xix
Page 22
                                                                                    31 Desember 2023         31 Desember 2022
Rasio rentabilitas
Laba bersih tahun berjalan / jumlah aset                                                            2,6%                      4,9%
Laba bersih tahun berjalan / jumlah ekuitas                                                        13,6%                     26,7%
Laba bersih tahun berjalan / jumlah pendapatan                                                      8,1%                     15,8%
Return on assets (2)                                                                                3,4%                      7,5%
Return on equity (2)                                                                               14,2%                     29,5%
Beban operasional / pendapatan operasional (2)                                                     89,5%                     77,5%
Net interest margin (2)                                                                            24,0%                     34,1%
Rasio likuiditas
Current ratio (2)                                                                                 126,8%                   127,7%
Cash ratio (2)                                                                                     5,92%                     4,4%
Interest coverage ratio                                                                           185,1%                   283,3%
Debt service coverage ratio                                                                        20,0%                    29,8%
Rasio solvabilitas
Gearing ratio atau debt to equity ratio (3)                                                           3,9x                     4,1x
Jumlah liabilitas / jumlah ekuitas                                                                    4,2x                     4,4x
Jumlah liabilitas / jumlah aset                                                                       0,8x                     0,8x
Jumlah pendapatan / jumlah ekuitas                                                                    1,7x                     1,7x
Catatan:
(1) EBITDA = Laba sebelum pajak + Bunga dan pembiayaan + Penyusutan dan amortisasi.
(2) Perhitungan dilakukan sesuai dengan Surat Edaran OJK No.11/SEOJK.05/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang Tingkat Kesehatan Keuangan
      Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan Syariah.
(3) Perhitungan dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No. 84/PMK.012/2006 tanggal 29 September 2006 tentang
      Perusahaan Pembiayaan, dengan gearing ratio ditetapkan setinggi-tingginya sebesar 10 kali.

Untuk keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada Bab IV dalam Prospektus ini dengan judul “Ikhtisar Data
keuangan Penting.”


7.		       KETERANGAN TENTANG PERUSAHAAN ANAK

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak memiliki Perusahaan Anak baik secara langsung
maupun tidak langsung.


8.		       FAKTOR RISIKO

Berikut adalah faktor risiko usaha dan risiko umum yang disusun berdasarkan bobot risiko yang dihadapi Perseroan
dalam menjalankan kegiatan usahanya yang dapat mempengaruhi kinerja maupun harga Obligasi baik secara
langsung maupun tidak langsung:

•    Risiko utama yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan

     Risiko strategi.

•    Risiko usaha yang bersifat material baik secara langsung maupun tidak langsung yang dapat
     mempengaruhi hasil
     1. Risiko kredit.
     2. Risiko operasional.
     3. Risiko pasar.
     4. Risiko likuiditas.
     5. Risiko hukum.
     6. Risiko kepatuhan.
     7. Risiko reputasi.




                                                                xx
Page 23
•   Risiko umum
    1. Risiko perubahan kondisi ekonomi regional maupun global.
    2. Risiko perubahan nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing.
    3. Risiko kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.
    4. Risiko tuntutan atau gugatan hukum

•   Risiko bagi Investor
    1. Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini yang antara lain disebabkan
         karena tujuan pembelian Obligasi sebagai investasi jangka panjang.
    2. Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi
         serta pembayaran Pokok Obligasi pada waktu yang telah ditetapkan atau kegagalan Perseroan untuk
         memenuhi ketentuan lain yang ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi yang merupakan
         dampak dari memburuknya kinerja dan perkembangan usaha Perseroan.

Untuk keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada Bab VI Prospektus ini mengenai Faktor Risiko.




                                                     xxi
Page 24
Halaman ini sengaja dikosongkan




              xxii
Page 25
I.		     PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN


1.		     PENAWARAN UMUM OBLIGASI

1.1.		   Nama Obligasi

         Obligasi Berkelanjutan III Bussan Auto Finance Tahap I Tahun 2024.

1.2.		   Jenis Obligasi

         Obligasi diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan oleh Perseroan
         untuk didaftarkan atas nama KSEI berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI sebagai bukti
         utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening. Bukti kepemilikan Obligasi
         bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh Pemegang Rekening dan
         diadministrasikan oleh KSEI berdasarkan Perjanjian Pembukaan Rekening Efek yang ditandatangani
         Pemegang Obligasi dan Pemegang Rekening.

1.3.		   Harga Penawaran

         Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.

1.4.		   Jumlah Pokok Obligasi, Bunga Obligasi dan Jatuh Tempo Obligasi

         Seluruh nilai Pokok Obligasi yang akan dikeluarkan berjumlah sebesar Rp965.720.000.000 (sembilan
         ratus enam puluh lima miliar tujuh ratus dua puluh juta Rupiah), yang terbagi dalam 2 (dua) seri, yaitu:

         Seri A   :    Jumlah Pokok Obligasi Seri A sebesar Rp781.460.000.000 (tujuh ratus delapan puluh
                       satu miliar empat ratus enam puluh juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar
                       6,75% (enam koma tujuh lima persen) per tahun dengan jangka waktu 370 (tiga ratus
                       tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi; dan
         Seri B   :    Jumlah Pokok Obligasi Seri B sebesar Rp184.260.000.000 (seratus delapan puluh
                       empat miliar dua ratus enam puluh juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar
                       7,15% (tujuh koma satu lima persen) per tahun dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak
                       Tanggal Emisi.

         Jumlah Pokok Obligasi dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan Pokok Obligasi dari masing-
         masing Seri Obligasi dan/atau pelaksanaan pembelian kembali sebagai pelunasan Obligasi dari masing-
         masing Seri Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi dengan memperhatikan
         ketentuan dalam Pasal 5 Perjanjian Perwaliamantan Obligasi mengenai Syarat-Syarat Obligasi.

         Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah dengan
         harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki
         oleh Pemegang Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.

         Sifat dan besarnya tingkat Bunga Obligasi adalah tingkat bunga tetap. Bunga Obligasi dibayarkan
         setiap triwulan terhitung sejak Tanggal Emisi sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing Bunga
         Obligasi. Dalam hal Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi jatuh pada hari yang bukan Hari Bursa, maka
         Bunga Obligasi dibayar pada Hari Bursa sesudahnya tanpa dikenakan Denda.




                                                       1
Page 26
         Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dari masing-masing Seri
         Obligasi adalah sebagai berikut:

                   Bunga ke-                         Seri A                                 Seri B
                       1                        5 Oktober 2024                         5 Oktober 2024
                      2                         5 Januari 2025                         5 Januari 2025
                      3                           5 April 2025                           5 April 2025
                      4                           15 Juli 2025                           5 Juli 2025
                      5                                 -                              5 Oktober 2025
                      6                                 -                              5 Januari 2026
                      7                                 -                                5 April 2026
                      8                                 -                                5 Juli 2026
                       9                                -                              5 Oktober 2026
                      10                                -                              5 Januari 2027
                      11                                -                                5 April 2027
                      12                                -                                5 Juli 2027

1.5.		   Perhitungan Bunga Obligasi

         Tingkat Bunga Obligasi merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan
         jumlah hari yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari
         Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.

1.6.		   Tata Cara Pembayaran Bunga Obligasi

         i.     Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya
                tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran
                Bunga Obligasi kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.
                Dengan demikian jika terjadi transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal
                Pembayaran Bunga Obligasi, pembeli Obligasi yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak
                berhak atas Bunga Obligasi pada periode Bunga Obligasi yang bersangkutan, kecuali ditentukan
                lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.

         ii.    Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh Perseroan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran kepada
                Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang
                bersangkutan berdasarkan Daftar Pemegang Rekening.

         iii.   Pembayaran Bunga Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dilakukan
                oleh Agen Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran
                Obligasi.

         iv.    Pembayaran Bunga Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang
                Obligasi melalui Agen Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah dana
                tersebut diterima oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan
                memperhatikan Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi, dengan demikian Perseroan dibebaskan
                dari kewajiban untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan.

1.7.		   Tata Cara Pembayaran Pokok Obligasi

         i.     Obligasi harus dilunasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.

         ii.    Pembayaran Pokok Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dilakukan
                oleh Agen Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran
                Obligasi.




                                                        2
Page 27
         iii.   Pembayaran Pokok Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang
                Obligasi melalui Agen Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah dana
                tersebut diterima oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan
                memperhatikan Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi, dengan demikian Perseroan dibebaskan
                dari kewajiban untuk melakukan pembayaran Pokok Obligasi yang bersangkutan.

1.8.		   Satuan Pemindahbukuan Obligasi

         Satuan pemindahbukuan Obligasi adalah senilai Rp 1 (satu Rupiah) dan/atau kelipatannya.

1.9.		   Satuan Perdagangan Obligasi

         Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagaimana
         ditentukan dalam peraturan Bursa Efek. Satuan perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan
         nilai sebesar Rp1.000.000 (satu juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.

1.10.    Pembelian Kembali Obligasi

         i.     Dalam hal Perseroan melakukan pembelian kembali Obligasi maka berlaku ketentuan sebagai
                berikut:
                1) Pembelian kembali Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian
                     dijual kembali dengan harga pasar.
                2) Pelaksanaan pembelian kembali Obligasi dilakukan melalui Bursa Efek atau di luar Bursa
                     Efek.
                3) Pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan.
                4) Pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan
                     Perseroan tidak dapat memenuhi ketentuan-ketentuan di dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
                5) Pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila Perseroan melakukan kelalaian
                     (wanprestasi) sebagaimana dimaksud perjanjian Perwaliamanatan.
                6) Pembelian kembali Obligasi hanya dapat dilakukan oleh Perseroan dari pihak yang tidak
                     ter-Afiliasi, kecuali hubungan Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau penyertaan
                     modal Pemerintah.
                7) Rencana pembelian kembali Obligasi wajib dilaporkan kepada OJK oleh Perseroan paling
                     lambat 2 (dua) Hari Kerja sebelum pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi tersebut.
                8) Pembelian kembali Obligasi, dapat dilakukan setelah pengumuman rencana pembelian kembali
                     Obligasi.
                9) Rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud dalam butir vii di atas dan
                     pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir viii di atas, paling sedikit memuat informasi
                     tentang:
                     a) periode penawaran pembelian kembali;
                     b) jumlah dana maksimal yang akan digunakan untuk pembelian kembali;
                     c) kisaran jumlah Obligasi yang akan dibeli kembali;
                     d) harga atau kisaran harga yang ditawarkan untuk pembelian kembali Obligasi;
                     e) tata cara penyelesaian transaksi;
                     f) persyaratan bagi Pemegang Obligasi yang mengajukan penawaran jual;
                     g) tata cara penyampaian penawaran jual oleh Pemegang Obligasi;
                     h) tata cara pembelian kembali Obligasi; dan
                     i) hubungan Afiliasi antara Perseroan dan Pemegang Obligasi.
                10) Perseroan wajib melakukan penjatahan secara proporsional sebanding dengan partisipasi
                     setiap Pemegang Obligasi yang melakukan penjualan Obligasi apabila jumlah Obligasi yang
                     ditawarkan untuk dijual oleh Pemegang Obligasi, melebihi jumlah Obligasi yang dapat dibeli
                     kembali.
                11) Perseroan wajib menjaga kerahasiaan atas semua informasi mengenai penawaran jual yang
                     telah disampaikan oleh Pemegang Obligasi.




                                                        3
Page 28
               12) Perseroan dapat melaksanakan pembelian kembali Obligasi tanpa melakukan pengumuman
                   sebagaimana dimaksud dalam butir ix di atas dengan ketentuan:
                   a) jumlah pembelian kembali tidak lebih dari 5% (lima persen) dari jumlah Obligasi untuk
                        masing-masing Obligasi yang beredar (outstanding) dalam periode 1 (satu) tahun setelah
                        Tanggal Penjatahan;
                   b) Obligasi yang dibeli kembali tersebut bukan Obligasi yang dimiliki oleh Afiliasi Perseroan;
                        dan
                   c) Obligasi yang dibeli kembali hanya untuk disimpan yang kemudian hari dapat dijual
                        kembali;
                   dan wajib dilaporkan kepada OJK paling lambat akhir Hari Kerja ke-2 (kedua) setelah terjadinya
                   pembelian kembali Obligasi.
               13) Perseroan wajib melaporkan informasi terkait pelaksanaan pembelian kembali Obligasi kepada
                   OJK dan Wali Amanat serta mengumumkan kepada publik dalam waktu paling lambat 2 (dua)
                   Hari Kerja setelah dilakukannya pembelian kembali Obligasi.
               14) Pembelian kembali Obligasi dilakukan dengan mendahulukan obligasi yang tidak dijamin jika
                   terdapat lebih dari satu obligasi yang diterbitkan Perseroan.
               15) Pembelian kembali wajib dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis
                   Perseroan atas pembelian kembali tersebut jika tedapat lebih dari satu obligasi yang tidak
                   dijamin.
               16) Pembelian kembali wajib mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas
                   pembelian kembali Obligasi jika terdapat jaminan atas seluruh Obligasi.
               17) Pembelian kembali Obligasi oleh Perseroan mengakibatkan:
                   a) hapusnya segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, meliputi hak
                        menghadiri RUPO, hak suara, dan hak memperoleh Bunga Obligasi serta manfaat lain
                        dari Obligasi yang dibeli kembali jika dimaksudkan untuk pelunasan; atau
                   b) pemberhentian sementara segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali,
                        meliputi hak menghadiri RUPO, hak suara, dan hak memperoleh Bunga Obligasi serta
                        manfaat lain dari Obligasi yang dibeli kembali, jika dimaksudkan untuk disimpan untuk
                        dijual kembali.

        ii.    Ketentuan sebagaimana dimaksud pada butir I angka 5) dikecualikan jika telah memperoleh
               persetujuan RUPO.

        iii.   Ketentuan sebagaimana dimaksud pada butir I angka 6) dikecualikan pada Afiliasi yang timbul
               karena kepemilikan atau penyertaan modal oleh Pemerintah.

        iv.    Pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud pada butir i angka 7)
               dan 8) wajib dilakukan paling lambat 2 (dua) hari sebelum tanggal penawaran umum pembelian
               kembali dimulai, dengan ketentuan sebagai berikut:
               1) bagi Perseroan yang sahamnya tercatat pada bursa efek paling sedikit melalui:
                   a) situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing, dengan ketentuan
                        bahasa asing yang digunakan paling sedikit Bahasa Inggris; dan
                   b) situs web bursa efek atau 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
                        berperedaran nasional;
               2) Informasi yang wajib dilaporkan sebagaimana dimaksud butir i angka 13) paling sedikit:
                   a) jumlah Obligasi yang telah dibeli oleh Perseroan;
                   b) rincian jumlah Obligasi yang telah dibeli kembali untuk pelunasan atau disimpan untuk
                        dijual kembali;
                   c) harga pembelian kembali yang telah terjadi; dan
                   d) jumlah dana yang digunakan untuk pembelian kembali Obligasi.

1.11.   Jaminan

        Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan
        Perseroan baik barang bergerak maupun benda tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan
        ada di kemudian hari menjadi jaminan bagi Pemegang Obligasi ini sesuai dengan ketentuan dalam
        pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.



                                                        4
Page 29
1.12.   Hak Senioritas

        Pemegang Obligasi tidak mempunyai hak untuk didahulukan dan hak Pemegang Obligasi adalah
        paripassu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya, baik yang ada sekarang
        maupun yang akan ada dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus
        dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada, sebagaimana ditentukan
        dalam Pasal 11 Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi.

        Perseroan mempunyai utang senioritas yang mempunyai hak keutamaan atau preferen sesuai laporan
        keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal
        tersebut sebesar Rp2.256,5 miliar.

1.13.   Penyisihan Dana Pelunasan Obligasi (sinking fund)

        Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan Obligasi ini dengan pertimbangan untuk
        mengoptimalkan penggunaan dana hasil Emisi Obligasi sesuai dengan tujuan rencana penggunaan
        dana hasil Emisi Obligasi, sebagaimana diungkapkan pada Bab II dalam Prospektus ini dengan judul
        “Penggunaan Dana yang Diperoleh dari Hasil Penawaran Umum.”

1.14.   Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan

        Sebelum dilunasinya semua Jumlah Terutang atau pengeluaran lain yang menjadi tanggung jawab
        Perseroan sehubungan dengan penerbitan Obligasi, Perseroan berjanji dan mengikat diri bahwa:

        i.   Perseroan, tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat tidak akan melakukan hal-hal sebagai
             berikut:
             1) melakukan pembagian dividen pada tahun buku Perseroan selama Perseroan lalai dalam
                  melakukan pembayaran Jumlah Terutang atau Perseroan tidak melakukan pembayaran Jumlah
                  Terutang berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan Pengakuan Utang, kecuali
                  apabila Perseroan melakukan penawaran umum saham;
             2) memberikan pinjaman atau kredit kepada Afiliasi, kecuali a) utang yang telah ada sebelum
                  Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi ditandatangani; dan b) pinjaman dalam rangka
                  menjalankan kegiatan usaha Perseroan;
             3) menjual, mentransfer atau mengalihkan melalui suatu transaksi atau beberapa transaksi baik
                  yang berhubungan maupun yang tidak berhubungan dan baik pada satu waktu atau dalam
                  suatu jangka waktu mengenai seluruh atau sebagian dari harta kekayaannya, baik satu persatu
                  ataupun jumlah total dari pengalihan sebesar 30% (tiga puluh persen) atau lebih dari total
                  aset Perseroan, kecuali untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari;
             4) melakukan penggabungan, konsolidasi dan peleburan dengan perusahaan lain kecuali
                  sepanjang dilakukan pada bidang usaha yang sama dan tidak mempunyai dampak negatif
                  terhadap jalannya usaha Perseroan serta tidak mempengaruhi kemampuan Perseroan dalam
                  melakukan pembayaran Pokok Obligasi dan/atau Bunga Obligasi;
             5) melakukan peminjaman utang baru yang memiliki kedudukan lebih tinggi dari kedudukan
                  utang yang timbul berdasarkan Obligasi, kecuali tujuan penggunaan dana utang baru tersebut
                  untuk kegiatan usaha sehari-hari Perseroan;
             6) menjaminkan dan/atau membebani dengan cara apapun aktiva termasuk pendapatan
                  Perseroan, baik yang sekarang ada maupun yang akan diperoleh di masa yang akan datang,
                  kecuali jaminan yang diberikan dalam rangka memperoleh utang baru yang tujuan penggunaan
                  dananya untuk kegiatan usaha sehari-hari Perseroan, dan dengan tetap memperhatikan
                  batasan rasio pendanaan sebagaimana dimaksud dalam butir iii angka 4) di bawah ini;
             7) mengubah bidang usaha utama Perseroan;
             8) mengurangi modal dasar serta modal ditempatkan dan disetor Perseroan, kecuali dalam rangka
                  pelaksanaan keputusan pengadilan atau peraturan perundang-undangan, atau berdasarkan
                  perintah dari Pemerintah atau otoritas pemerintahan yang berwenang;
             9) mengeluarkan surat utang baru atau instrumen utang lain yang sejenis dan/atau utang
                  bank yang mempunyai tingkatan (ranking) lebih tinggi dari Obligasi dan pembayarannya
                  didahulukan.



                                                     5
Page 30
ii.    Pemberian persetujuan tertulis sebagaimana dimaksud dalam butir i di atas akan diberikan oleh
       Wali Amanat dengan ketentuan sebagai berikut:
       1) permohonan persetujuan tersebut tidak akan ditolak tanpa alasan yang jelas dan wajar;
       2) Wali Amanat wajib memberikan persetujuan, penolakan atau meminta tambahan data/dokumen
            pendukung lainnya dalam waktu 14 (empat belas) Hari Kerja setelah permohonan persetujuan
            tersebut dan dokumen pendukungnya diterima secara lengkap oleh Wali Amanat, dan jika
            dalam waktu 14 (empat belas) Hari Kerja tersebut Perseroan tidak menerima persetujuan,
            penolakan atau permintaan tambahan data/dokumen pendukung lainnya dari Wali Amanat
            maka Wali Amanat dianggap telah memberikan persetujuannya; dan
       3) jika Wali Amanat meminta tambahan data/dokumen pendukung lainnya, maka persetujuan
            atau penolakan wajib diberikan oleh Wali Amanat dalam waktu 10 (sepuluh) Hari Kerja setelah
            data/dokumen pendukung lainnya tersebut diterima secara lengkap oleh Wali Amanat dan jika
            dalam waktu 10 (sepuluh) Hari Kerja tersebut Perseroan tidak menerima persetujuan atau
            penolakan dari Wali Amanat maka Wali Amanat dianggap telah memberikan persetujuan.

iii.   Perseroan berkewajiban untuk:
       1) menyetorkan dana (in good funds) yang diperlukan untuk pelunasan Pokok Obligasi dan/atau
           pembayaran Bunga Obligasi yang jatuh tempo kepada Agen Pembayaran paling lambat 1 (satu)
           Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok
           Obligasi ke rekening yang ditunjuk oleh KSEI untuk keperluan tersebut dan menyerahkan
           kepada Wali Amanat fotokopi bukti penyetoran dana tersebut pada hari yang sama. Apabila
           lewat jatuh tempo Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Tanggal Pembayaran Bunga
           Obligasi, Perseroan harus membayar Denda. Denda yang dibayarkan oleh Perseroan yang
           merupakan hak Pemegang Obligasi akan dibayarkan kepada Pemegang Obligasi secara
           proporsional berdasarkan besarnya Obligasi yang dimilikinya sesuai dengan ketentuan
           Perjanjian Agen Pembayaran;
       2) memperoleh, mematuhi segala ketentuan dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk
           menjaga tetap berlakunya segala kuasa, izin, dan persetujuan (baik dari pemerintah maupun
           lainnya) dan dengan segera memberikan laporan dan masukan dan melakukan hal-hal yang
           diwajibkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia
           sehingga Perseroan dapat secara sah menjalankan kewajibannya berdasarkan Perjanjian
           Perwaliamanatan Obligasi dan perjanjian-perjanjian lainnya yang berkaitan dengan Perjanjian
           Perwaliamanatan Obligasi, dalam mana Perseroan menjadi salah satu pihaknya atau
           memastikan keabsahan, keberlakuan, dapat dilaksanakannya setiap berdasarkan Perjanjian
           Perwaliamanatan Obligasi dan perjanjian-perjanjian lainnya yang berkaitan dengan Perjanjian
           Perwaliamanatan Obligasi di Republik Indonesia termasuk namun tidak terbatas pada POJK
           No. 35/2018;
       3) memastikan pada setiap saat keadaan keuangan Perseroan yang tercantum dalam laporan
           keuangan tahunan Perseroan terakhir yang telah diaudit atau laporan keuangan semesteran
           yang terakhir, diserahkan kepada Wali Amanat berdasarkan ketentuan angka 8) di bawah,
           harus mencerminkan rasio jumlah pinjaman (termasuk pinjaman dari lembaga pemerintah,
           bank, industri keuangan non bank, lembaga, dan/atau badan usaha lain, pinjaman subordinasi)
           terhadap ekuitas tidak melebihi rasio 10:1 (sepuluh berbanding satu), mempertahankan tingkat
           kesehatan keuangan dengan kondisi minimum sehat, dan memiliki tingkat risiko minimum
           sedang rendah (sesuai Pasal 72 POJK No. 35/2018, berikut perubahannya);
       4) mempertahankan rasio pendanaan yaitu utang yang berjaminan aset dengan total pinjaman
           maksimum sebesar 30% (tiga puluh persen) dengan mematuhi ketentuan-ketentuan dalam
           Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi;
       5) memelihara asuransi-asuransi yang sudah berjalan dan berhubungan dengan kegiatan usaha
           dan harta kekayaan Perseroan pada perusahaan asuransi yang bereputasi terhadap segala
           resiko yang biasa dihadapi oleh perusahan-perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha
           yang sama dengan Perseroan;
       6) segera memberikan kepada Wali Amanat secara tertulis keterangan yang sewaktu-waktu
           diminta oleh Wali Amanat dengan wajar mengenai operasi, keadaan keuangan, aktiva
           Perseroan;




                                               6
Page 31
7)  mengizinkan Wali Amanat dan atau orang yang diberikan kuasa oleh Wali Amanat (termasuk
    tetapi tidak terbatas, auditor atau akuntan yang ditunjuk untuk maksud tersebut) dari waktu
    ke waktu memiliki akses dan memeriksa buku-buku, memberikan tanggapan atas segala
    pertanyaan atau informasi yang diminta oleh wakilnya tersebut dan mendiskusikan dengan
    orang tersebut dengan itikad baik atas segala aspek dari pembukuan Perseroan yang terkait
    dengan penerbitan Obligasi sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan-peraturan yang
    berlaku dengan ketentuan Wali Amanat memberitahukan secara tertulis dengan alasan yang
    jelas maksudnya tersebut kepada Perseroan 3 (tiga) Hari Kerja sebelumnya dengan biaya-
    biaya yang disetujui terlebih dahulu oleh Perseroan;
8) menyerahkan laporan-laporan yang diminta oleh OJK kepada Wali Amanat dan persetujuan-
    persetujuan atas penerbitan dan penawaran Obligasi sesuai dengan anggaran dasar
    Perseroan, dan untuk membuat dan mengimplementasikan setiap perjanjian yang berhubungan
    dengan hal tersebut, termasuk tetapi tidak terbatas penyerahan atas :
    a) laporan keuangan tahunan Perseroan yang telah diaudit oleh akuntan publik yang
         terdaftar di OJK dalam waktu bersamaan pada saat dilaporkannya laporan keuangan
         tahunan Perseroan tersebut kepada OJK, dengan memperhatikan peraturan pasar modal;
    b) laporan-laporan keuangan tengah tahunan Perseroan yang telah disahkan oleh Direksi
         Perseroan, dalam waktu bersamaan pada saat dilaporkannya laporan keuangan tengah
         tahunan Perseroan tersebut kepada OJK, dengan memperhatikan peraturan pasar modal;
    c) selain laporan yang diserahkan sebagaimana tersebut di atas, Perseroan juga
         berkewajibkan menyerahkan laporan keuangan triwulanan Perseroan yang telah
         diserahkan Direksi Perseroan selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah
         periode laporan berakhir;
9) memelihara sistem akuntansi, pembukuan dan pengawasan biaya sesuai dengan prinsip-
    prinsip akuntansi, dan mengesampingkan hal-hal dalam pembukuannya yang menurut prinsip-
    prinsip akuntansi yang diterapkan di Indonesia;
10) mengusahakan agar harta kekayaan yang digunakan dalam menjalankan kegiatan usahanya
    berada dalam keadaan baik, memperbaikinya dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk
    menjalankan kegiatan usaha Perseroan;
11) segera memberitahu Wali Amanat atas:
    a) setiap perubahan anggaran dasar, susunan Direksi dan Komisaris, susunan pemegang
         saham Perseroan dan pembagian dividen;
    b) perkara pidana, perdata, tata usaha negara dan arbitrase yang dihadapi Perseroan yang
         secara material memengaruhi kemampuan Perseroan dalam menjalankan dan mematuhi
         segala kewajibannya berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan perjanjian-
         perjanjian lainnya yang berkaitan dengan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi;
    c) terjadinya salah satu dari peristiwa kelalaian sebagaimana disebutkan dalam Sub Bab
         1.15 dalam Bab ini dengan judul “Kelalaian Perseroan,” dengan segera dan melalui
         permintaan tertulis dari Wali Amanat, menyerahkan pada Wali Amanat suatu pernyataan
         yang ditandatangani oleh seseorang yang dapat diterima oleh Wali Amanat untuk maksud
         tersebut, yang mengkonfirmasikan bahwa kecuali sebelumnya telah diberitahukan kepada
         Wali Amanat atau diberitahukan pada saat konfirmasi bahwa peristiwa kelalaian tersebut
         tidak terjadi, atau apabila terjadi peristiwa kelalaian, memberikan gambaran lengkap
         atas kejadian tersebut dan tindakan atau langkah-langkah yang diambil (atau diusulkan
         untuk diambil) oleh Perseroan untuk memperbaiki kejadian tersebut;
    d) setiap kejadian lainnya yang menurut pendapat Perseroan dapat mempunyai pengaruh
         negatif yang material atas jalannya usaha atau operasi atau keadaan keuangan
         Perseroan;
12) melakukan atau memelihara seluruh tindakan-tindakannya dari waktu ke waktu atas
    permintaan dari Wali Amanat dan melaksanakan atau memelihara pelaksanaan dari seluruh
    dokumen-dokumen berdasarkan pendapat yang wajar dari Wali Amanat diperlukan atau,
    untuk menjalankan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi ini atau memberikan jaminan yang
    penuh atas hak, kekuasaan dan perbaikan yang diberikan kepada Wali Amanat berdasarkan
    Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan perjanjian-perjanjian lainnya yang berkaitan dengan
    Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi;




                                       7
Page 32
              13) menerbitkan dan menyerahkan Sertifikat Jumbo Obligasi kepada KSEI untuk kepentingan
                  Pemegang Obligasi termasuk pembaharuannya (apabila ada) dan menyampaikan fotokopi
                  Sertifikat Jumbo Obligasi kepada Wali Amanat;
              14) melakukan pemeringkatan atas Obligasi sesuai dengan POJK No. 49/2020, berikut
                  perubahannya dan/atau pengaturan lainnya yang wajib dipatuhi oleh Perseroan sehubungan
                  dengan pemeringkatan dan menyampaikan fotokopi hasil pemeringkatan Obligasi tersebut
                  kepada Wali Amanat selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah hasil pemeringkatan
                  tersebut diperoleh Perseroan;
              15) memberitahukan secara tertulis terlebih dahulu kepada Wali Amanat selambat-lambatnya 7
                  (tujuh) Hari Kerja sebelum ditandatanganinya dokumen-dokumen berkaitan dengan:
                  a. peminjaman utang baru yang memiliki kedudukan lebih tinggi dari Obligasi yang digunakan
                       untuk kegiatan usaha sehari-hari Perseroan; dan/atau
                  b. penjaminan dan/atau pembebanan aktiva Perseroan yang diberikan dalam rangka
                       kegiatan usaha sehari-hari Perseroan;
              16) menjalankan usaha dengan sebaik-baiknya sesuai dengan peraturan perundang-undagan
                  yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

1.15.   Kelalaian Perseroan

        i.    Kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan Perseroan dinyatakan lalai apabila terjadi salah satu
              atau lebih dari kejadian-kejadian atau hal-hal-tersebut di bawah ini :
              1) Perseroan tidak melaksanakan atau tidak mentaati ketentuan dalam kewajiban pembayaran
                   Pokok Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Bunga Obligasi pada Tanggal
                   Pembayaran Bunga Obligasi; atau
              2) Perseroan tidak melaksanakan atau tidak menaati ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan
                   Obligasi (selain angka 1) di atas); atau
              3) fakta mengenai jaminan, keadaan, atau status Perseroan serta pengelolaannya tidak sesuai
                   dengan informasi dan keterangan yang diberikan oleh Perseroan; atau
              4) apabila Perseroan dinyatakan lalai sehubungan dengan suatu perjanjian utang oleh salah
                   satu atau lebih krediturnya (cross default) dalam jumlah utang melebihi 25% (dua puluh lima
                   persen) dari ekuitas Perseroan, baik yang telah ada sekarang maupun yang akan ada di
                   kemudian hari yang berakibat jumlah yang terutang oleh Perseroan berdasarkan perjanjian
                   utang tersebut seluruhnya menjadi dapat segera ditagih oleh pihak yang mempunyai tagihan
                   dan/atau kreditur yang bersangkutan sebelum waktunya untuk membayar kembali (akselerasi
                   pembayaran kembali).

        ii.   Ketentuan mengenai pernyataan default, yaitu:
              Dalam hal terjadi kondisi-kondisi kelalaian sebagaimana dimaksud dalam :
              1) butir i angka 1) di atas dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus paling
                  lama 14 (empat belas) Hari Kerja, setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat sesuai
                  dengan kondisi kelalaian yang dilakukan, tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau
                  tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut, yang dapat disetujui
                  dan diterima oleh Wali Amanat; atau
              2) butir i angka 2) di atas dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus dalam
                  waktu yang ditentukan oleh Wali Amanat dengan memperhatikan kewajaran yang berlaku
                  umum, sebagaimana tercantum dalam teguran tertulis Wali Amanat, paling lama 30 (tiga
                  puluh) Hari Kalender setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat tanpa diperbaiki/
                  dihilangkan keadaan tersebut atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan
                  keadaan tersebut, yang dapat disetujui dan diterima oleh Wali Amanat; atau
              3) butir i angka 3), dan 4) di atas dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus
                  dalam waktu yang ditentukan oleh Wali Amanat dengan memperhatikan kewajaran yang berlaku
                  umum, sebagaimana tercantum dalam teguran tertulis Wali Amanat, paling lama 90 (sembilan
                  puluh) Hari Kalender setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat tanpa diperbaiki/
                  dihilangkan keadaan tersebut atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan
                  keadaan tersebut, yang dapat disetujui dan diterima oleh Wali Amanat;
              maka Wali Amanat berkewajiban untuk memberitahukan kejadian atau peristiwa itu kepada
              Pemegang Obligasi dengan cara memuat pengumuman melalui 1 (satu) surat kabar harian
              berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.


                                                       8
Page 33
               Wali Amanat atas pertimbangannya sendiri berhak memanggil RUPO menurut tata cara yang
               ditentukan dalam Sub Bab 1.16 dalam Bab ini dengan judul “RUPO.” Dalam RUPO tersebut, Wali
               Amanat akan meminta Perseroan untuk memberikan penjelasan sehubungan dengan kelalaiannya
               tersebut.

               Apabila RUPO tidak dapat menerima penjelasan dan alasan Perseroan maka akan dilaksanakan
               RUPO berikutnya untuk membahas langkah-langkah yang harus diambil terhadap Perseroan
               sehubungan dengan Obligasi.

               Jika RUPO berikutnya memutuskan agar Wali Amanat melakukan penagihan kepada Perseroan,
               maka Obligasi sesuai dengan keputusan RUPO menjadi jatuh tempo dan dapat dituntut
               pembayarannya dengan segera dan sekaligus.

               Wali Obligasi dalam waktu yang ditentukan dalam keputusan RUPO itu harus melakukan penagihan
               kepada Perseroan.

               Perseroan berkewajiban melakukan pembayaran dalam waktu yang ditentukan dalam tagihan
               yang bersangkutan.

        iii.   Apabila:
               1) Perseroan dicabut izin usahanya oleh Menteri Keuangan atau instansi lain yang berwenang
                    sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia; atau
               2) Perseroan membubarkan diri melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”)
                    atau terdapat keputusan pailit yang telah memiliki kekuatan hukum tetap; atau
               3) Perseroan diberikan penundaan kewajiban pembayaran utang (moratorium) oleh badan
                    peradilan yang berwenang; atau
               4) pengadilan atau instansi Pemerintah yang berwenang telah menyita atau mengambil alih
                    dengan cara apapun juga semua atau sebagian besar harta kekayaan Perseroan atau telah
                    mengambil tindakan yang menghalangi Perseroan untuk menjalankan sebagian besar atau
                    seluruh usahanya sehingga mempengaruhi secara material kemampuan Perseroan untuk
                    memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi; atau
               5) Perseroan berdasarkan perintah pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (in
                    kracht) diharuskan membayar sejumlah dana kepada pihak ketiga yang apabila dibayarkan
                    akan mempengaruhi secara material terhadap kemampuan Perseroan untuk memenuhi
                    kewajiban-kewajibannya yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi;
               maka Wali Amanat berhak tanpa memanggil RUPO bertindak mewakili kepentingan Pemegang
               Obligasi dan mengambil keputusan yang dianggap menguntungkan bagi Pemegang Obligasi dan
               untuk itu Wali Amanat dibebaskan dari segala tindakan dan tuntutan oleh Pemegang Obligasi.
               Dalam hal ini Obligasi menjadi jatuh tempo dengan sendirinya.

1.16.   RUPO

        Untuk penyelenggaraan RUPO, kuorum yang disyaratkan, hak suara dan pengambilan keputusan
        berlaku ketentuan-ketentuan di bawah ini, tanpa mengurangi undang-undang pasar modal dan peraturan
        perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia serta peraturan Bursa Efek.

        i.     RUPO diadakan untuk tujuan antara lain:
               1) mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau Pemegang Obligasi
                  mengenai perubahan jangka waktu Obligasi, Pokok Obligasi, suku Bunga Obligasi, perubahan
                  tata cara atau periode pembayaran Bunga Obligasi, jaminan atau penyisihan dana pelunasan
                  (sinking fund) (jika ada), dan ketentuan lain dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan
                  dengan memperhatikan Peraturan POJK No. 20/2020.
               2) menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau Wali Amanat, memberikan
                  pengarahan kepada Wali Amanat, dan/atau menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu
                  kelalaian berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi serta akibatnya, atau untuk
                  mengambil tindakan lain sehubungan dengan kelalaian;




                                                      9
Page 34
       3)   memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat menurut ketentuan
            Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi;
       4)   mengambil tindakan yang dikuasakan oleh atau atas nama Pemegang Obligasi termasuk dalam
            penentuan potensi kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian sebagaimana
            dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan dalam POJK No. 20/2020;
       5)   mengambil tindakan lain yang tidak diusulkan Wali Amanat yang tidak dikuasakan atau tidak
            termuat dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi atau berdasarkan ketentuan perundang-
            undangan.

ii.    RUPO dapat diselenggarakan atas permintaan:
       1) Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit
          lebih dari 20% (dua puluh persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi (tidak termasuk
          Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan).
       2) Perseroan;
       3) Wali Amanat; atau
       4) OJK.

iii.   Permintaan sebagaimana dimaksud dalam butir ii) angka 1), angka 2), dan angka 4) wajib
       disampaikan secara tertulis kepada Wali Amanat dengan melampirkan asli KTUR. Permintaan
       tertulis dimaksud harus memuat acara yang diminta, dengan ketentuan sejak diterbitkannya KTUR
       tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis
       kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum dalam KTUR
       tersebut, Pencabutan pembekuan oleh KSEI tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapat
       persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat dan paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal
       diterimanya surat permintaan tersebut, Wali Amanat wajib melakukan panggilan untuk RUPO.

iv.    Dalam hal Wali Amanat menolak permohonan Pemegang Obligasi atau Perseroan untuk
       mengadakan RUPO, maka Wali Amanat wajib memberitahukan secara tertulis alasan penolakan
       tersebut kepada pemohon dengan tembusan kepada OJK, paling lambat 14 (empat belas) Hari
       Kalender setelah diterimanya surat permohonan.

v.     Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO, dengan ketentuan sebagai
       berikut:
       1) pengumuman RUPO wajib dilakukan melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia
            yang berperedaran nasional, dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender
            sebelum pemanggilan;
       2) pemanggilan RUPO dilakukan paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum RUPO,
            melalui paling sedikit 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran
            nasional;
       3) pemanggilan untuk RUPO kedua atau ketiga dilakukan paling lambat 7 (tujuh) Hari Kalender
            sebelum RUPO kedua atau ketiga dilakukan dan disertai informasi bahwa RUPO sebelumnya
            telah diselenggarakan tetapi tidak mencapai kuorum;
       4) panggilan harus dengan tegas memuat rencana RUPO dan mengungkapkan informasi paling
            sedikit:
       a) tanggal, tempat, dan waktu penyelenggaraan RUPO;
       b) agenda RUPO;
       c) pihak yang mengajukan usulan RUPO;
       d) Pemegang Obligasi yang berhak hadir dan memiliki hak suara dalam RUPO; dan
       e) kuorum yang diperlukan untuk penyelenggaraan dan pengambilan keputusan RUPO;
       5) RUPO kedua atau ketiga diselenggarakan paling cepat 14 (empat belas) Hari Kalender dan
            paling lambat 21 (dua puluh satu) Hari Kalender dari RUPO sebelumnya.

vi.    Tata cara RUPO, dengan ketentuan sebagai berikut:
       1) Pemegang Obligasi, baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri
            RUPO dan menggunakan hak suaranya sesuai dengan jumlah Obligasi yang dimilikinya;




                                               10
Page 35
    2)   Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi-nya tidak memiliki hak suara dan tidak
         diperhitungkan dalam kourom kehadiran, kecuali Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan
         atau penyertaan modal Pemerintah;
    3)   sebelum pelaksanaan RUPO, Perseroan berkewajiban untuk menyerahkan Daftar Pemegang
         Rekening yang merupakan Afiliasinya kepada Wali Amanat;
    4)   RUPO dapat diselenggarakan di tempat Perseroan atau tempat lain yang disepakati antara
         Perseroan dan Wali Amanat;
    5)   RUPO dipimpin oleh Wali Amanat;
    6)   Wali Amanat wajib mempersiapkan acara RUPO termasuk materi RUPO dan menunjuk notaris
         untuk membuat berita acara RUPO;
    7)   Dalam hal penggantian Wali Amanat diminta oleh Perseroan atau Pemegang Obligasi, RUPO
         dipimpin oleh Perseroan atau wakil Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO
         tersebut;
    8)   Perseroan atau Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut sebagaimana
         dimaksud pada angka 7) diwajibkan untuk mempersiapkan acara RUPO dan materi RUPO;
    9)   Sebelum pelaksanan RUPO:
         -    Perseroan berkewajiban untuk membuat surat pernyataan yang menyatakan jumlah
              Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan Afiliasinya;
         -    Pemegang Obligasi atau kuasa Pemegang Obligasi yang hadir dalam RUPO berkewajiban
              untuk membuat surat pernyataan yang menyatakan mengenai apakah Pemegang Obligasi
              memiliki atau tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan.

vii. Kourom dan pengambillan keputusan dengan ketentuan sebagai berikut:
     1) dalam hal RUPO bertujuan untuk memutuskan mengenai perubahan Perjanjian Perwaliamanatan
         Obligasi sebagaimana dimaksud dalam butir i di atas diatur sebagai berikut:
         a) apabila RUPO dimintakan oleh Perseroan maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan
              sebagai berikut:
              (i) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat)
                    bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil
                    keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per
                    empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO;
              (ii) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (i) tidak tercapai,
                    maka wajib diadakan RUPO yang kedua;
              (iii) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau
                    diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih
                    belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
                    disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir
                    dalam RUPO;
              (iv) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (iii) tidak tercapai,
                    maka wajib diadakan RUPO yang ketiga;
              (v) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau
                    diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih
                    belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
                    disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir
                    dalam RUPO;
         b) apabila RUPO dimintakan oleh Pemegang Obligasi atau Wali Amanat maka wajib
              diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
              (i) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian
                    dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan
                    yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian
                    dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO;
              (ii) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf a) tidak tercapai,
                    maka wajib diadakan RUPO yang kedua;
              (iii) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau
                    diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih
                    belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
                    disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir
                    dalam RUPO;


                                              11
Page 36
             (iv) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (iii) tidak tercapai,
                   maka wajib diadakan RUPO yang ketiga;
             (v) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau
                   diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih
                   belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
                   disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir
                   dalam RUPO;
         c) apabila RUPO dimintakan oleh OJK maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan
             sebagai berikut:
             (i) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian
                   dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan
                   yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian
                   dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO;
             (ii) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf a) tidak tercapai,
                   maka wajib diadakan RUPO yang kedua;
             (iii) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau
                   diwakili paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih
                   belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
                   disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir
                   dalam RUPO;
             (iv) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (iii) tidak tercapai,
                   maka wajib diadakan RUPO yang ketiga;
             (v) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau
                   diwakili paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih
                   belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
                   disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir
                   dalam RUPO;
    2)   RUPO yang diadakan untuk tujuan selain perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi,
         dapat diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
         a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian
             dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang
             sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah
             Obligasi yang hadir dalam RUPO;
         b) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf a) tidak tercapai, maka
             wajib diadakan RUPO kedua;
         c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili
             paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi
             dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit
             3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO;
         d) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf c) tidak tercapai, maka
             wajib diadakan RUPO yang ketiga;
         e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili
             paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi
             dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat berdasarkan keputusan suara
             terbanyak;
         f) Dalam hal kourom kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf e) tidak tercapai, maka
             dapat diadakan RUPO yang keempat;
         g) RUPO keempat dapat dilangsukan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau
             diwakili yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
             mengikat dalam kourom kehadiran dan kourom keputusan yang ditetapkan oleh OJK
             atas permohonan Wali Amanat; dan
         h) Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO keempat wajib memenuhi
             ketentuan sebagaimana dimaksud dalam butir v di atas.

viii. Biaya-biaya penyelenggaraan RUPO menjadi beban Perseroan dan wajib dibayarkan kepada Wali
      Amanat paling lambat 7 (tujuh) Hari Kerja setelah permintaan biaya tersebut diterima Perseroan
      dari Wali Amanat.



                                            12
Page 37
        ix.   Penyelenggaraan RUPO wajib dibuatkan berita acara secara notariil oleh notaris yang terdaftar
              di OJK.

        x.    Perseroan, Wali Amanat, dan Pemegang Obligasi wajib memenuhi keputusan yang diambil dalam
              RUPO.

        xi.   Keputusan RUPO mengikat bagi semua Pemegang Obligasi, Perseroan dan Wali Amanat, karenanya
              Perseroan, Wali Amanat, dan Pemegang Obligasi wajib memenuhi keputusan-keputusan yang
              diambil dalam RUPO. Keputusan RUPO mengenai perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi
              dan/atau perjanjian-perjanjian lain sehubungan dengan Obligasi, baru berlaku efektif sejak tanggal
              ditandatanganinya perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan/atau perjanjian-perjanjian
              lainnya sehubungan dengan Obligasi. Jika dilakukan perubahan Perjanjian Perwaliamanatan
              Obligasi dengan menambahkan perjanjian perwaliamantan yang baru, dan jika dilakukan perubahan
              Pengakuan Utang maka para pihak berkewajiban menyesuaikan definisi Pengakuan Utang dengan
              menambahkan pengakuan utang yang baru.

        xii. Wali Amanat wajib mengumumkan hasil RUPO dalam 1 (satu) surat kabar harian berbahasa
             Indonesia yang berperedaran nasional, biaya-biaya yang dikeluarkan untuk pengumuman hasil
             RUPO tersebut wajib ditanggung oleh Perseroan.

        xiii. Apabila RUPO yang diselenggarakan memutuskan untuk mengadakan perubahan atas Perjanjian
              Perwaliamanatan Obligasi dan/atau perjanjian lainnya antara lain sehubungan dengan perubahan
              nilai Pokok Obligasi, perubahan tingkat Bunga Obligasi, perubahan tata cara pembayaran Bunga
              Obligasi, dan perubahan jangka waktu Obligasi dan Perseroan menolak untuk menandatangani
              perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan/atau perjanjian lainnya sehubungan dengan
              hal tersebut maka dalam waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender sejak keputusan
              RUPO atau tanggal lain yang diputuskan RUPO (jika RUPO memutuskan suatu tanggal tertentu
              untuk penandatanganan perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan/atau perjanjian
              lainnya tersebut) maka Wali Amanat berhak langsung untuk melakukan penagihan Jumlah Terutang
              kepada Perseroan tanpa terlebih dahulu menyelenggarakan RUPO.

        xiv. Peraturan-peraturan lebih lanjut mengenai penyelenggaraan serta tata cara dalam RUPO dapat
             dibuat dan bila perlu kemudian disempurnakan atau diubah oleh Perseroan dan Wali Amanat
             dengan mengindahkan peraturan pasar modal dan peraturan perundang-undangan yang berlaku
             di Negara Republik Indonesia serta peraturan Bursa Efek.

        xv. Apabila ketentuan-ketentuan mengenai RUPO ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan
            di bidang pasar modal, maka peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal tersebut yang
            berlaku.

        xvi. Penyedia e-RUPS sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No. 16/POJK.04/2020 tanggal
             21 April 2020 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Secara
             Elektronik (“POJK No. 16/2020”), dapat menyediakan dan mengelola penyelenggaraan rapat lain
             selain Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka. Selain RUPO sebagaimana dimaksud
             dalam POJK No. 20/2020, Perseroan dapat melaksanakan RUPO secara elektonik menggunakan
             e-RUPO yang disediakan oleh penyedia e-RUPO sebagaimana dimaksud dalam penjelasan Pasal
             5 POJK No. 16/2020.

1.17.   Hak-hak Pemegang Obligasi

        i.    Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang
              dibayarkan melalui KSEI sebagai Agen Pembayaran pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi
              dan/atau Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Jumlah yang wajib dibayarkan
              oleh Perseroan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah dengan harga yang sama dengan
              jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi
              pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.




                                                      13
Page 38
        ii.    Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya
               tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran
               Bunga Obligasi kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.

        iii.   Apabila lewat tanggal jatuh tempo Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal Pelunasan
               Pokok Obligasi, Perseroan belum menyetorkan sejumlah uang jatuh tempo kepada Agen
               Pembayaran selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja (in good funds) sebelum Tanggal Pembayaran
               Bunga Obligasi dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi ke rekening yang ditunjuk oleh KSEI,
               maka Perseroan harus membayar Denda atas kelalaian tersebut sebesar 1% (satu persen) per
               tahun di atas tingkat Bunga Obligasi masing-masing Seri Obligasi dari jumlah dana yang terlambat
               dibayar, yang dihitung secara harian, sejak hari keterlambatan sampai dengan dibayar lunas suatu
               kewajiban yang harus dibayar berdasarkan Sub Bab 1.14 dalam Bab ini dengan judul “Pembatasan-
               Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan,” dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360
               (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.
               Denda yang dibayar oleh Perseroan yang merupakan hak Pemegang Obligasi akan dibayarkan
               kepada Pemegang Obligasi secara proporsional berdasarkan besarnya Obligasi yang dimilikinya.

        iv.    Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih
               dari 20% (dua puluh persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk Obligasi
               yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya kecuali hubungan Afiliasi tersebut terjadi karena
               kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah, dapat mengajukan permintaan tertulis kepada
               Wali Amanat untuk diselenggarakan RUPO. Permintaan tersebut wajib disampaikan secara tertulis
               kepada Wali Amanat dan paling lambat 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah tanggal diterimanya
               surat permintaan tersebut Wali Amanat wajib melakukan panggilan untuk RUPO.

        v.     Setiap Obligasi sebesar Rp1 (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO,
               dengan demikian setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan
               suara sejumlah Obligasi yang dimilikinya.

1.18.   Pemberitahuan

        Semua pemberitahuan dari satu pihak kepada pihak lain dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi
        dianggap telah dilakukan dengan sah, dan sebagaimana mestinya apabila disampaikan kepada alamat
        tersebut di bawah ini, yang tertera di samping nama pihak yang bersangkutan, dan diberikan secara
        tertulis, ditandatangani serta disampaikan dengan pos tercatat atau disampaikan langsung dengan
        memperoleh tanda terima atau dengan faksimili yang sudah dikonfirmasikan.

        Perseroan
        Nama            :         PT Bussan Auto Finance
        Alamat          :         Jl. Raya Tanjung Barat No 121
        		                        Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530
        Telp.           :         (021) 2939 6000
        Faks.           :         (021) 2939 6100
        Untuk Perhatian :         Direksi

        Wali Amanat
        Nama            :         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
        Alamat          :         Plaza Mandiri, Lantai 22
        		                        Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 36-38
        		                        Jakarta Selatan 12910
        Telp.           :         (021) 526 8216, 524 5161
        Faks            :         (021) 526 8201
        Untuk Perhatian :         Vice President - Capital Market Services Department, Financial Institutions
                                  Business Group




                                                       14
Page 39
1.19.      Perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi

           Perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dapat dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:

           i.    Apabila perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dilakukan sebelum Tanggal Emisi, maka
                 perubahan dan/atau penambahan Perjanjian Perwaliamanatan tersebut harus dibuat dalam suatu
                 perjanjian tertulis yang ditandatangani oleh Wali Amanat dan Perseroan, dengan memperhatikan
                 Peraturan No. IX.A.2 dan setelah perubahan tersebut dilakukan, memberitahukan kepada OJK
                 dengan tidak mengurangi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara
                 Republik Indonesia.

           ii.   Apabila perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dilakukan pada dan/atau setelah Tanggal
                 Emisi, maka perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi hanya dapat dilakukan setelah
                 mendapatkan persetujuan dari RUPO dan perubahan dan/atau penambahan tersebut dibuat dalam
                 suatu perjanjian tertulis yang ditandatangani oleh Wali Amanat dan Perseroan, kecuali ditentukan
                 lain dalam peraturan/perundangan yang berlaku, atau apabila dilakukan penyesuaian/perubahan
                 terhadap perjanjian perwaliamanatan berdasarkan peraturan baru yang berkaitan dengan Perjanjian
                 Perwaliamanatan Obligasi.

1.20.      Hukum yang berlaku

           Seluruh perjanjian-perjanjian yang berhubungan dengan Obligasi tunduk pada dan diartikan sesuai
           ketentuan undang-undang dan hukum di Negara Republik Indonesia.


2.		       PEMENUHAN KRITERIA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN

Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III dapat dilaksanakan oleh Perseroan dengan memenuhi
ketentuan dalam Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Penawaran Umum
Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk (“POJK No. 36/2014”), sebagai berikut :

i.     Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III akan dilaksanakan dalam periode 2 (dua) tahun
       dengan ketentuan pemberitahuan pelaksanaan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III
       terakhir disampaikan kepada OJK paling lambat pada ulang tahun kedua sejak Pernyataan Pendaftaran
       menjadi Efektif.

ii.    Telah menjadi emiten atau perusahaan publik paling sedikit 2 (dua) tahun sebelum penyampaian Pernyataan
       Pendaftaran kepada OJK, di mana hal ini telah dipenuhi oleh Perseroan dengan menjadi emiten sejak tanggal
       26 Oktober 2017 berdasarkan Surat OJK No.S-433/D.04/207 perihal Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan
       Pendaftaran.

iii.   Tidak pernah mengalami kondisi gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian pernyataan
       pendaftaran dalam rangka penawaran umum berkelanjutan, di mana hal ini telah dipenuhi oleh Perseroan
       dengan Surat Pernyataan dari Perseroan tanggal 21 Maret 2024 dan Laporan Asurans Independen atas
       Surat Pernyataan Tidak Pernah Gagal Bayar No. SR124 0002 BAF ES tanggal 21 Maret 2024 dari Kantor
       Akuntan Publik Imelda & Rekan, keduanya menyatakan Perseroan tidak pernah mengalami Gagal Bayar
       (i) selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran
       Umum Berkelanjutan; dan (ii) sejak 2 (dua) tahun terakhir sebelum melunasi Efek yang bersifat utang sampai
       dengan tanggal Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan. Gagal Bayar berarti
       kondisi dimana Perseroan tidak mampu memenuhi kewajiban keuangan kepada kreditur pada saat jatuh
       tempo yang nilainya lebih besar dari 0,5% (nol koma lima persen) dari modal disetor.




                                                        15
Page 40
iv.   Memiliki peringkat yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas yang merupakan urutan 4
      (empat) peringkat terbaik dan masuk dalam kategori peringkat layak investasi berdasarkan standar yang
      dimiliki oleh perusahaan pemeringkat efek, di mana hal ini telah dipenuhi oleh Perseroan dengan hasil
      pemeringkatan AAA (idn) (Triple A) dari Fitch dan idAAA (Triple A) Pefindo.

Penawaran Umum Obligasi dan tahap-tahap selanjutnya (jika ada) akan mengikuti ketentuan sebagaimana
dimaksud dalam POJK No. 36/2014.


3.		      KETERANGAN TENTANG HASIL PEMERINGKATAN OBLIGASI

3.1. Hasil Pemeringkatan

Sesuai dengan POJK No. 7/2017 dan POJK No. 49/2020, dalam rangka penerbitan Obligasi Berkelanjutan III,
Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan dari Fitch dan Pefindo, berdasarkan:

(i)   Surat dari Fitch No. 40/DIR/RATLTR/III/2024 tanggal 15 Maret 2024 perihal peringkat Privat PT Bussan
      Auto Finance, dengan peringkat:

                                                   AAA (idn)
                                                  (Triple A)

(ii) Surat Pefindo No.RC-281/PEF-DIR/III/2024 tanggal 18 Maret 2024 perihal Sertifikat Pemeringkatan atas
     Obligasi Berkelanjutan III Bussan Auto Finance periode 18 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025 yang
     diterbitkan melalui rencana Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB), dengan peringkat:

                                                    id
                                                       AAA
                                                  (Triple A)

Perseroan dengan tegas menyatakan tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Fitch dan Pefindo sebagaimana
didefinisikan dalam UUP2SK.

Perseroan akan melakukan pemeringkatan setiap 1 (satu) tahun sekali selama kewajiban atas Obligasi tersebut
belum lunas, sebagaimana diatur dalam POJK No. 49/2020.

3.2. Skala Pemeringkatan Efek Bersifat Utang Jangka Panjang

Tabel di bawah ini menunjukkan kategori peringkat yang berlaku untuk memberikan gambaran tentang posisi
peringkat Obligasi:

AAA                     :   Peringkat nasional “AAA” menandakan kualitas tertinggi yang diberikan pada skala
                            peringkat nasional untuk negara tersebut. Peringkat ini diberikan kepada kualitas
                            kredit terbaik dibanding perusahaan-perusahaan atau surat-suarat utang lainnya di
                            negara yang sama dan biasanya akan diberikan kepada semua kewajiban keuangan
                            yang dikeluarkan atau dijamin oleh Pemerintah.

AA                      :   Peringkat nasional “AA” menandakan suatu kualitas kredit yang sangat kuat
                            dibandingkan perusahaan-perusahaan atau surat-surat utang lainnya di negar yang
                            sama. Risiko kredit yang tidak dapat dipisahkan di dalam kewajiban-kewajiban
                            keuangan ini hanya berbeda sedikit dari perusahaan-perusahaan atau surat-surat
                            utang yang mendapat peringkat tertinggi di suatu negara.




                                                      16
Page 41
A                       :   Peringkat nasional “A” menandakan suatu kualitas kredit yang kuat dibandingkan
                            perusahaan-perusahaan atau surat-surat utang lainnya di negara yang sama.
                            Namun, perubahan-perubahan dalam keadaan atau kondisi-kondisi ekonomi dapat
                            mempengaruhi kapasitas untuk pembayaran kembali kewajiban-kewajiban keuangan
                            secara tepat waktu akan lebih besar dibandingkan kewajiban-kewajiban keuangan
                            yang mendapat kategori peringkat lebih tinggi.

BBB                     :   Peringkat nasional “BBB” menandakan suatu kualitas kredit yang dinilai cukup
                            dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan atau surat-surat utang lainnya di
                            negara yang sama. Namun, perubahan-perubahan dalam keadaan atau kondisikondisi
                            ekonomi dapat mempengaruhi kapasitas untuk pembayaran kembali kewajiban-
                            kewajiban keuangan secara tepat waktu akan lebih tinggi dibandingkan kewajiban-
                            kewajiban keuangan yang mendapat kategori peringkat lebih tinggi.

BB                      :   Peringkat nasional “BB” menandakan suatu kualitas kredit yang dinilai cukup lemah
                            dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan atau surat-surat utang lainnya di
                            negara yang sama. Dalam konteks suatu negara, pembayaran dari kewajibankewajiban
                            keuangan ini tidak pasti dan kapasitas untuk pembayaran kembali secara tepat waktu
                            akan lebih rentan terhadap perubahan kondisi ekonomi yang tidak menguntungkan.

B                       :   Peringkat nasional “B” menandakan suatu kualitas kredit yang secara signifikan lebih
                            lemah dibandingkan perusahaan-perusahaan atau surat-surat utang lain pada negara
                            yang sama. Kewajiban-kewajiban keuangan saat ini dapat dipenuhi meskipun dengan
                            marjin keamanan yang terbatas, dan kapasitas untuk menjalankan pembayaran secara
                            tepat waktu bergantung pada kondisi usaha dan perekonomian yang menguntungkan
                            dan berkelanjutan.

CCC, CC, C              :   Kategori-kategori peringkat nasional ini menandakan suatu kualitas kredit yang sangat
                            lemah dibandingkan perusahaan-perusahaan atau surat-surat utang lain pada negara
                            yang sama. Kapasitas untuk memenuhi kewajiban-kewajiban keuangan bergantung
                            sepenuhnya pada perkembangan usaha dan ekonomi yang menguntungkan.

DDD, DD, D              :   Kategori-kategori peringkat nasional ini diberikan kepada perusahaan atau kewajiban-
                            kewajiban keuangan yang saat ini dalam keadaan gagal bayar.

Sebagai tambahan, tanda Tambah (+) atau Kurang (-) dapat dicantumkan dengan peringkat mulai dari “AA”
hingga “CCC”. Tanda Tambah (+) menunjukan bahwa semua kategori peringkat lebih mendekati kategori peringkat
di atasnya. Tanda Kurang (-) menunjukkan suatu kategori peringkat tetap lebih baik dari kategori peringkat di
bawahnya, walaupun semakin mendekati.

3.3. Rating Rationale

Keunggulan utama:

Kemungkinan besar mendapat dukungan kuat dari perusahaan induk

Pefindo berpendapat bahwa Perseroan mendapatkan manfaat dari dukungan yang sangat kuat yang diberikan oleh
Mitsui sebagai Perusahaan Induk, termasuk jaminan korporat sebesar 58,0% dari total pinjaman bank Perseroan
hingga FY2023 untuk memastikan likuiditas. Karena Mitsui terus menjadi pemegang saham pengendali Perseroan,
Pefindo berpendapat bahwa penjualan 20% saham Perseroan ke JA Mitsui Leasing, Ltd (JAML) pada tahun 2023
tidak mengubah pandangan Pefindo tentang kemungkinan dukungan. Kehadiran Mitsui di dewan manajemen
Perseroan dengan jelas menunjukkan dedikasi Mitsui yang kuat dalam memastikan stabilitas keuangan Perseroan.
Perseroan adalah bagian dari segmen mesin dan infrastruktur Induk, salah satu kontributor bisnis terbesar
Mitsui. Selain itu, JAML sebagai pemegang saham baru Perseroan, yang juga merupakan perusahaan terafiliasi
Mitsui, menempatkan dua perwakilan dari perusahaan tersebut di dewan komisaris Perseroan. Selain menjadi
pasar terkait dan memiliki kepemilikan sebesar 17,7% di Perseroan, Yamaha juga merupakan peserta aktif dalam
kegiatan komersial Perseroan sebagai anggota Grup Mitsui. Mayoritas unit baru Perseroan yang didanai adalah




                                                       17
Page 42
sepeda motor Yamaha, yang menyumbang 60,0% hingga 65,0% dari bisnis yang dimiliki Perseroan. Persentase
ini diproyeksikan tetap tinggi dalam waktu yang akan datang. Yamaha juga telah memilih anggota penting dari
tim eksekutif Perseroan untuk membantu pertukaran pengetahuan dan meningkatkan sinergi kemitraan. Mitsui
adalah perusahaan perdagangan, investasi, dan layanan Jepang yang terkemuka dengan kapasitas keuangan
yang substansial karena ukuran dan keragamannya. Per Desember 2023, Mitsui memiliki total aset sebesar
JPY16,6 triliun, ekuitas total sebesar JPY7,3 triliun, dan laba bersih sebesar JPY593,9 miliar.

Posisi pasar yang kuat

Pefindo mengharapkan Perseroan tetap mempertahankan posisinya terdepan dalam bisnis pembiayaan sepeda
motor karena pasar terkaitnya untuk merek sepeda motor Yamaha, jaringan distribusi yang luas, keahlian industri
yang signifikan, dan kerangka pendanaan yang kompetitif. Perseroan, sebagai afiliasi Yamaha, menjaga posisinya
yang dominan sekitar 20,0% dari total penjualan domestik, tertinggi di antara perusahaan pembiayaan lainnya
untuk sepeda motor Yamaha. Perseroan juga mengoptimalkan efektivitas lini bisnis pembiayaan lainnya, seperti
BAF Dana Syariah dan pembiayaan mobil, untuk meningkatkan daya saing dalam mendapatkan pembiayaan
baru. Oleh karena itu, Perseroan diproyeksikan mempertahankan pangsa pasarnya dalam aset layanan bersih
(NSA) dalam industri pembiayaan, sekitar 2% dalam jangka pendek hingga menengah. NSA-nya mencapai Rp14,1
triliun hingga FY2023, mencakup 2,1% dari industri pembiayaan.

Profil kapitalisasi yang kuat

Profil kapitalisasi Perseroan diperkirakan tetap kuat dalam jangka pendek hingga menengah, diperkuat oleh
akumulasi laba ditahan, dengan asumsi kebijakan pembayaran dividen stabil sebesar 30%. Pefindo berpendapat
bahwa laba bersih Perseroana akan tetap positif dalam jangka pendek hingga menengah, dan ditambah dengan
pertumbuhan pembiayaan yang moderat, kemungkinan akan mempertahankan tingkat rasio utang terhadap
ekuitas (DER) sekitar 4,0x-5,0x, dibandingkan dengan 3,9x dan 4,1x masing-masing pada FY2023 dan FY2022.
Meskipun tidak ada rencana untuk penyuntikan modal, kami mengharapkan tingkat leverage Perseroan tetap
kuat untuk menyerap risiko yang mungkin terjadi dan mendukung ekspansi bisnis.

Kelemahan utama:

Kualitas aset di bawah rata-rata

Pefindo berpendapat bahwa profil debitur Perseroan sangat sensitif terhadap faktor makroekonomi, yang akan
membatasi kemampuan Perseroan untuk meningkatkan profil kualitas asetnya dalam jangka pendek hingga
menengah. Pefindo memperkirakan bahwa saldo piutang bermasalah (NPR, terlambat lebih dari 30 hari) terhadap
rasio NSA akan tetap tinggi, fluktuatif antara 8% dan 10%. Rasio NPR meningkat menjadi 8,7% pada FY2023
dari 10,3% pada FY2022, yang dapat dikaitkan dengan penekanan Perseroan pada segmen premium dan proses
underwriting yang efektif, serta upaya terus-menerus dalam pemantauan dan pengumpulan pembayaran. Namun
demikian, Pefindo berpendapat bahwa kualitas aset Perseroan dapat berisiko mengalami kerugian kredit yang
lebih tinggi atau piutang bermasalah lebih tinggi di tengah kondisi makroekonomi yang menantang.

Persaingan ketat di luar bisnis captive nya

Pefindo berpendapat bahwa Perseroan akan terus menghadapi persaingan yang semakin ketat dalam non-captive
bisnis seperti segmen pembiayaan mobil dan multiproduk, terutama dari perusahaan pembiayaan yang terkait
dengan bank atau kelompok besar. Untuk memperkuat kehadirannya dalam segmen ini, Perseroan mungkin
terpaksa menerima pelanggan dengan profil risiko yang lebih tinggi atau menawarkan tingkat pinjaman yang
lebih kompetitif, yang akhirnya akan memengaruhi kualitas aset dan indikator profitabilitasnya. Mengingat afiliasi
yang kuat dengan pihak utama, Pefindo percaya bahwa pertumbuhan bisnis masa depan Perseroan akan sangat
bergantung pada penjualan Yamaha dan meskipun upayanya untuk mendiversifikasi produk pembiayaannya,
pembiayaan untuk produk sepeda motor Yamaha seharusnya tetap dominan sekitar 50% dalam jangka pendek
hingga menengah.




                                                       18
Page 43
4.		     KETERANGAN TENTANG PERSEROAN

Penerbit             :       PT Bussan Auto Finance
Kegiatan usaha utama :       Pembiayaan barang dan/atau jasa
Kantor pusat         :       Jl. Raya Tanjung Barat No 121, Jagakarsa,
		                           Jakarta Selatan 12530, Indonesia
Tel.                 :       (021) 2939 6000
Faks.                :       (021) 2939 6100
Email                :       baf.sekretariat@baf.id
Situs web            :       www.baf.id

Untuk keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada Bab VIII dalam Prospektus ini dengan judul “Keterangan tentang
Perseroan, Kegiatan Usaha, serta Kecenderungan dan Prospek Usaha.”




                                                      19
Page 44
II.		 PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL
		PENAWARAN UMUM


Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya Emisi,
seluruhnya akan digunakan Perseroan untuk modal kerja pembiayaan Perseroan, sebagaimana ditentukan oleh
izin yang dimiliki Perseroan. Modal kerja pembiayaan Perseroan tersebut meliputi pembiayaan sepeda motor
baru Yamaha, pembiayaan mobil, pembiayaan sepeda motor bekas, pembiayaan elektronik, gadget, dan furnitur
(multiproduk), pembiayaan mesin pertanian dan/atau pembiayaan lainnya.

Pelaksanaan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini akan mengikuti ketentuan pasar modal yang
berlaku di Indonesia.

Apabila Perseroan bermaksud untuk melakukan perubahan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi,
maka Perseroan wajib menyampaikan rencana dan alasan perubahaan penggunaan dana hasil Penawaran Umum
Obligasi kepada OJK paling lambat 14 (empat belas) hari sebelum penyelenggaraan RUPO dan memperoleh
persetujuan dari RUPO, sesuai dengan Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tanggal 16 Desember 2015 tentang
Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum (“POJK No. 30/2015”).

Perseroan wajib melaporkan realisasi penggunaan dana secara berkala setiap 6 (enam) bulan dengan
tanggal laporan 30 Juni dan 31 Desember kepada Wali Amanat dengan tembusan kepada OJK sesuai
dengan POJK No. 30/2015. Realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi tersebut wajib pula
dipertanggungjawabkan pada RUPS Tahunan dan/atau disampaikan kepada Wali Amanat sampai dengan
seluruh dana hasil Penawaran Umum Obligasi telah direalisasikan. Dalam hal terdapat dana hasil Penawaran
Umum Obligasi yang belum direalisasikan, Perseroan akan menempatkan dana tersebut dengan memperhatikan
keamanan dan likuiditas serta keuntungan finansial yang wajar bagi Perseroan sesuai dengan POJK No. 30/2015.

Dalam hal terdapat dana hasil Penawaran Umum Obligasi yang belum direalisasikan, Perseroan akan menempatkan
sementara dana hasil Penawaran Umum Obligasi dalam instrumen keuangan yang aman dan likuid.

Seluruh dana hasil penawaran umum Obligasi Berkelanjutan II Tahap IV, setelah dikurangi dengan seluruh biaya
emisi terkait, telah seluruhnya dipergunakan oleh Perseroan sesuai dengan tujuan penggunaan dana penawaran
umum tersebut dan Perseroan telah menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana untuk Obligasi tersebut
kepada OJK dengan Surat No. BAF/014/CP/I/2024 tanggal 12 Januari 2024.

Sesuai dengan POJK No. 9/2017, total perkiraan biaya yang dikeluarkan oleh Perseroan adalah 0,5272% (nol
koma lima dua tujuh dua persen) dari nilai Emisi, yang meliputi :

•   Biaya jasa penjaminan (underwriting fee) sekitar 0,0125%;

•   Biaya jasa penyelenggaraan (management fee) sekitar 0,145%;

•   Biaya jasa penjualan (selling fee) sekitar 0,0125%;

•   Biaya jasa Profesi Penunjang Pasar Modal sekitar 0,1295%, yang terdiri dari biaya jasa Akuntan Publik
    sekitar 0,0776%, biaya jasa Konsultan Hukum sekitar 0,0436%, dan biaya jasa Notaris sekitar 0,0083%;

•   Biaya jasa Lembaga Penunjang Pasar Modal sekitar 0,1139%, yang terdiri dari biaya jasa Wali Amanat
    0,0104% dan biaya jasa Perusahaan Pemeringkat Efek sekitar 0,1035%; dan

•   Biaya lain-lain sekitar 0,1138%, termasuk biaya pendaftaran atas Pernyataan Pendaftaran di OJK, biaya
    pencatatan pada BEI, biaya-biaya untuk KSEI, biaya jasa konsultasi keuangan, biaya penyelenggaraan
    Penawaran Awal dan Penawaran Umum, biaya pencetakan Prospektus, formulir, biaya iklan koran, dan
    biaya audit penjatahan.




                                                     20
Page 45
III.		     PERNYATAAN UTANG


Pernyataan utang berikut berasal dari laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 serta
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan
(a member of Deloitte Asia Pacific Network and of the Deloitte Network) berdasarkan standar audit yang ditetapkan
oleh IAPI, yang ditandatangani oleh Erny Sandjaja (Izin Akuntan Publik No. AP.0631), yang dalam laporan auditor
independen 00420/2.1265/AU.1/09/0631-2/1/V/2024 tanggal 30 Mei 2024 menyatakan opini tanpa modifikasian.

Pada tanggal 31 Desember 2023, Perseroan mempunyai saldo liabilitas sebesar Rp11.384,6 miliar, dengan
rincian sebagai berikut:

                                                                                             (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                   Jumlah
Pinjaman bank                                                                                        5.687.175.480
Utang derivatif                                                                                         14.909.632
Utang pajak                                                                                             54.524.194
Utang lain-lain                                                                                        270.698.220
Biaya yang masih harus dibayar                                                                         314.410.455
Utang obligasi                                                                                       4.873.687.443
Liabilitas sewa                                                                                          3.508.792
Liabilitas imbalan pasca kerja                                                                         165.704.169
Jumlah liabilitas                                                                                    11.384.618.385



1.		       URAIAN KOMPONEN LIABILITAS

Pinjaman bank

Pada tanggal 31 Desember 2023, Perseroan mempunyai saldo pinjaman bank dari pihak ketiga sebesar Rp5.687,2
miliar, yang terdiri dari pinjaman jangka panjang dan pinjaman jangka pendek masing-masing sebesar Rp1.582,8
miliar dan Rp4.104,3 miliar, dengan rincian sebagai berikut:

a.   Berdasarkan kreditur

                                                                                             (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                   Jumlah
Pinjaman Jangka Panjang
PT Bank Maybank Indonesia Tbk                                                                           700.000.000
PT Bank BTPN Tbk                                                                                        516.713.022
PT Bank Mizuho Indonesia                                                                                246.117.730
MUFG Bank Ltd., Cabang Jakarta                                                                          120.000.000
Sub jumlah                                                                                            1.582.830.752
Pinjaman Jangka Pendek
PT Bank Mizuho Indonesia                                                                                723.497.420
MUFG Bank Ltd., Cabang Jakarta                                                                          650.000.000
Bank of America, N.A., Cabang Jakarta                                                                   639.114.509
Citibank, N.A., Cabang Jakarta                                                                          470.000.000
PT Bank BTPN Tbk                                                                                        460.908.799
Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta                                                                        275.000.000
Sumitomo Mitsui Trust Bank., Ltd.                                                                       215.824.000
PT Bank Central Asia Tbk                                                                                150.000.000
PT Bank HSBC Indonesia                                                                                  150.000.000
PT Bank Digital BCA                                                                                     100.000.000
PT CIMB Niaga Tbk                                                                                       100.000.000




                                                       21
Page 46
                                                                                                     (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                               Jumlah
PT Bank Victoria International Tbk                                                                                  50.000.000
PT BCA Syariah                                                                                                      50.000.000
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk                                                                                      40.000.000
PT Bank Victoria Syariah                                                                                            30.000.000
Sub jumlah                                                                                                       4.104.344.728
Jumlah pinjaman                                                                                                  5.687.175.480


b.    Berdasarkan mata uang

                                                                                                          (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                               Jumlah
Pinjaman Jangka Panjang
Dolar Amerika Serikat                                                                                              762.830.752
Rupiah                                                                                                             820.000.000
Sub jumlah                                                                                                       1.582.830.752
Pinjaman Jangka Pendek
Dolar Amerika Serikat                                                                                            1.804.344.728
Rupiah                                                                                                           2.300.000.000
Sub jumlah                                                                                                       4.104.344.728
Jumlah pinjaman                                                                                                  5.687.175.480


Beberapa fasilitas pinjaman di atas dijamin dengan standby letters of credit dan letters of guarantee dari
perusahaan induk, Mitsui & Co., Ltd., Jepang dan JA Mitsui Leasing, Ltd. Tidak terdapat aset yang dijaminkan
untuk seluruh fasilitas pinjaman ini. Perseroan melakukan lindung nilai atas pinjaman untuk mengelola risiko
pasar terkait dengan nilai tukar mata uang asing dengan menggunakan kontrak cross currency swap.

Ringkasan fasilitas pinjaman bank Perseroan adalah sebagai berikut:

                                                    Batas kredit
                                                   (dalam ribuan                                              Tanggal jatuh
        Bank                Fasilitas     Basis    mata uang asli)              Bunga                            tempo
MUFG Bank Ltd.,Cabang Fasilitas modal   Guarantee Rp2.200.000.000 Suku bunga akan dibebankan atas            31 Desember 2024
Jakarta               kerja                                        suatu pinjaman pada jangka waktu
                                                                   bunga dan mata uang tertentu:
                                                                    Dolar AS – bunga referensi + margin
                                                                    yang berlaku;
                                                                    JPY – JBA TIBOR + margin yang
                                                                    berlaku;
                                                                    Rupiah – biaya pendanaan + margin
                                                                    yang berlaku.
                                                                    Margin yang berlaku untuk pinjaman
                                                                    dalam Rupiah:
                                                                    • Sampai dengan 1 tahun: 0,375%
                                                                      per tahun;
                                                                    • Lebih dari 1 tahun sampai dengan
                                                                      2 tahun: 1,00% per tahun;
                                                                    • Lebih dari 2 tahun sampai dengan
                                                                       4 tahun: 1,20% per tahun.
                                                                    Margin yang berlaku untuk pinjaman
                                                                    dalam Dolar AS dan/atau JPY:
                                                                    • Sampai dengan 1 tahun: 1,10%
                                                                      per tahun;
                                                                    • Lebih dari 1 tahun sampai dengan
                                                                      2 tahun: 1,40% per tahun;
                                                                    • Lebih dari 2 tahun sampai dengan
                                                                      4 tahun: 1,65% per tahun.




                                                        22
Page 47
                                                       Batas kredit
                                                      (dalam ribuan                                           Tanggal jatuh
        Bank                Fasilitas        Basis    mata uang asli)              Bunga                         tempo
MUFG Bank Ltd.,Cabang Fasilitas modal        Clean   Rp1.000.000.000 Suku bunga akan dibebankan atas         31 Desember 2024
Jakarta               kerja                                           suatu pinjaman pada jangka waktu
                                                                      bunga dan mata uang tertentu:
                                                                       Dolar AS – bunga referensi + margin
                                                                       yang berlaku;
                                                                       JPY – JBA TIBOR + margin yang
                                                                       berlaku;
                                                                       Rupiah – biaya pendanaan + margin
                                                                       yang berlaku.
                                                                       Margin yang berlaku untuk pinjaman
                                                                       dalam Rupiah:
                                                                       • Sampai dengan 1 tahun: 0,65%
                                                                         per tahun;
                                                                       • Lebih dari 1 tahun sampai dengan
                                                                         2 tahun: 1,30% per tahun;
                                                                       • Lebih dari 2 tahun sampai dengan
                                                                          3 tahun: 1,47% per tahun.
                                                                       Margin yang berlaku untuk pinjaman
                                                                       dalam Dolar AS dan/atau JPY:
                                                                       • Sampai dengan 1 tahun: 1,25%
                                                                         per tahun;
                                                                       • Lebih dari 1 tahun sampai dengan
                                                                         2 tahun: 1,65% per tahun;
                                                                       • Lebih dari 2 tahun sampai dengan
                                                                         3 tahun: 1,95% per tahun.

PT Bank Mizuho           Fasilitas modal   Guarantee Rp1.500.000.000 Biaya pendanaan + 0,3% untuk            31 Desember 2024
Indonesia                kerja                                       penarikan menggunakan mata uang
                                                                     Rupiah dan Dolar Amerika Serikat.

PT Bank Mizuho           Fasilitas modal     Clean   Rp950.000.000     Biaya pendanaan + 0,6% untuk          31 Desember 2024
Indonesia                kerja                                         penarikan menggunakan mata uang
                                                                       Rupiah dan Dolar Amerika Serikat.

PT Bank BTPN Tbk         Fasilitas modal   Guarantee Rp1.825.000.000 Biaya pendanaan + 0,375%.               31 Desember 2024
                         kerja

PT Bank BTPN Tbk         Fasilitas modal     Clean   Rp1.000.000.000 Biaya pendanaan + 1,10%.                31 Desember 2024
                         kerja

Citibank, N.A., Cabang   Fasilitas modal   Guarantee Rp1.850.000.000 Sesuai dengan tingkat bunga yang        31 Desember 2024
Jakarta                  kerja                                       diberitahukan oleh bank.

Citibank, N.A., Cabang   Fasilitas modal     Clean   Rp500.000.000     Sesuai dengan tingkat bunga yang           7 April 2024
Jakarta                  kerja                                         diberitahukan oleh bank.

Citibank, N.A., Cabang   Cerukan           Guarantee Rp50.000.000      Sesuai dengan tingkat bunga yang       1 November 2024
Jakarta                                                                diberitahukan oleh bank.

                                             Clean   Rp38.000.000      Biaya pendanaan + 0,75%.                31 Januari 2024

Sumitomo Mitsui Trust    Fasilitas modal   Guarantee US$20.000         Biaya pendanaan + 0,67% untuk         31 Desember 2024
Bank Ltd., Cabang        kerja                                         pinjaman dalam Dolar Amerika
Singapura                                                              Serikat dengan tenor sampai dengan
                                                                       1 tahun dan biaya pendanaan +
                                                                       0,84% untuk pinjaman dalam Dolar
                                                                       Amerika Serikat dengan tenor lebih
                                                                       dari 1 tahun sampai dengan 2 tahun.
                                                                       Untuk pinjaman dalam Rupiah
                                                                       untuk seluruh jangka waktu bunga
                                                                       yang berlaku adalah suku bunga
                                                                       per tahun sebagaimana disetujui
                                                                       bersama oleh debitur dan bank.




                                                           23
Page 48
                                                       Batas kredit
                                                      (dalam ribuan                                                Tanggal jatuh
         Bank                  Fasilitas    Basis     mata uang asli)                 Bunga                           tempo
Bank of America N.A.,    Fasilitas modal    Clean    US$52.000 atau A k a n d i t e n t u k a n p a d a s a a t    1 November 2024
Cabang Jakarta           kerja                       Rp624.000.000    penarikan.

PT Bank ANZ Indonesia    Fasilitas modal   Guarantee Rp500.000.000       Disetujui oleh bank dan Perseroan.       31 Desember 2024
                         kerja

PT Bank HSBC             Fasilitas modal    Clean    US$10.000 atau      Biaya pendanaan + 1,75% untuk                 30 Juni 2024
Indonesia                kerja                       Rp150.000.000       penarikan dalam Dolar Amerika
                                                                         Serikat dan Rupiah.

                         Fasilitas modal   Guarantee US$20.000 atau      Biaya pendanaan + 1,5% untuk                  30 Juni 2024
                         kerja                       Rp300.000.000       penarikan dalam Dolar Amerika
                                                                         Serikat dan biaya pendanaan
                                                                         +1,75% untuk penarikan dalam
                                                                         Rupiah.

                         Cerukan           Guarantee Rp20.000.000        Bunga pinjaman dari bank – 2%.                30 Juni 2024

Deutsche Bank AG,        Fasilitas modal   Guarantee US$55.000           Biaya pendanaan + 0,7%.                   31 Oktober 2024
Cabang Jakarta           kerja

                         Fasilitas modal    Clean    US$20.000           Bunga akan dikenakan pada rate            31 Oktober 2024
                         kerja                                           yang dapat ditentukan oleh bank
                                                                         dari waktu ke waktu.

PT Bank Central          Fasilitas modal   Guarantee Rp150.000.000       Berdasarkan negosisasi sebelum             21 Januari 2024
Asia Tbk                 kerja                                           tanggal penarikan.

                         Cerukan           Guarantee Rp30.000.000        9,5% p.a.                                  21 Januari 2024

                         Fasilitas modal    Clean    Rp150.000.000       Berdasarkan negosisasi sebelum             21 Januari 2024
                         kerja                                           tanggal penarikan.

PT Bank Victoria         Fasilitas modal    Clean    Rp250.000.000       Sesuai suku bunga pasar yang                  24 Mei 2024
Internasional Tbk        kerja                                           berlaku dan yang akan disepakati
                                                                         pada saat penarikan fasilitas.

                         Fasilitas modal    Clean    Rp100.000.000       Sesuai suku bunga pasar yang                  24 Mei 2024
                         kerja                                           berlaku dan yang akan disepakati
                                                                         pada saat penarikan fasilitas.

Bank Standard            Fasilitas modal   Guarantee Rp350.000.000       Akan diberitahukan sebelum                31 Agustus 2024
Chartered Indonesia      kerja                                           pencairan.

                                            Clean    Rp93.000.000        Akan diberitahukan sebelum                31 Agustus 2024
                                                                         pencairan.

PT Bank Victoria Syariah Fasilitas modal    Clean    Rp40.000.000        Suku bunga pasar dan berdasarkan          31 Agustus 2024
                         kerja                                           negosiasi pada saat penarikan.

PT Bank CIMB             Fasilitas modal    Clean    Rp200.000.000       Fasilitas pinjaman tetap: indikasi         8 Agustus 2024
Niaga Tbk                kerja                                           sebesar 6,75% p.a (bunga tetap);
                                                                         bunga yang akan disepakati pada
                                                                         saat penarikan.
                                                                         Fasilitas pembiayaan modal kerja iB:
                                                                         Akan ditentukan sebelum penarikan
                                                                         dan dicantumkan dalam penarikan.

PT Bank Central Asia     Fasilitas modal    Clean    Rp100.000.000       Suku bunga ditentukan sesuai             30 November 2024
Syariah                  kerja                                           expected financing return bank.




                                                            24
Page 49
                                                   Batas kredit
                                                  (dalam ribuan                                            Tanggal jatuh
         Bank               Fasilitas    Basis    mata uang asli)               Bunga                          tempo
PT Bank Muamalat      Fasilitas modal    Clean   Rp100.000.000    Nisbah bagi hasil akan ditentukan           19 Maret 2024
Indonesia Tbk         kerja                                       pada saat penarikan dengan
                                                                  equivalent rate 6% p.a.

PT Bank Maybank       Fasilitas modal    Clean   Rp500.000.000    1 tahun: 7,3% p.a; 2 tahun: 7,7% p.a;    21 Februari 2024
Indonesia Tbk         kerja                                       3 tahun: 8,1% p.a.
                                                                  Suku bunga di atas bersifat indikatif
                                                                  dan dapat disesuaikan pada saat
                                                                  pencairan.

                      Fasilitas modal    Clean   Rp750.000.000    2 tahun: 7,95% p.a; 3 tahun: 8,1%       15 Desember 2024
                      kerja                                       p.a.
                                                                  Suku bunga di atas bersifat indikatif
                                                                  dan dapat disesuaikan pada saat
                                                                  pencairan.

PT Bank Digital BCA   Fasilitas modal    Clean   Rp100.000.000    7,15% p.a, tetap selama jangka          21 Desember 2024
                      kerja                                       waktu.

Sampai dengan tanggal laporan keuangan, Perseroan telah mendapatkan fasilitas perpanjangan dari bank
berikut ini:

•    PT Bank Central Asia Tbk (“BCA”) (guarantee) fasilitas modal kerja sebesar Rp150.000,0 juta efektif sampai
     dengan 16 Juli 2024;

•    BCA (guarantee) fasilitas cerukan sebesar Rp30.000,0 juta efektif sampai dengan 16 Juli 2024;

•    BCA (clean) fasilitas cerukan sebesar Rp150.000,0 juta efektif sampai dengan 16 Juli 2024.

•    Berdasarkan amandemen perjanjian kredit No.042 tanggal 4 April 2024, terdapat penambahan fasilitas
     modal kerja dari PT Bank Tabungan Pensiunan Negara Tbk (“BTPN”) (clean), menjadi sebesar Rp1.200,0
     miliar, efektif sampai dengan 31 Desember 2024.

•    PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (“Muamalat”) (clean), fasilitas modal kerja sebesar Rp100,0 miliar, efektif
     sampai dengan tanggal 29 Juni 2024.

•    Citibank, N.A., Cabang Jakarta (“Citibank”), fasilitas modal kerja sebesar Rp500,0 miliar, efektif sampai
     dengan tanggal 7 April 2025.

•    Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit (“SPPK”) No.056/BOI/IV/202 tanggal 18 April 2024,
     Perseroan menerima fasiltas modal kerja PT Bank Oke Indonesia Tbk (clean) sebesar Rp250,0 miliar, efektif
     pada tanggal 22 April 2024 sampai dengan tanggal 22 April 2025 dengan tingkat bunga 7,75% per tahun
     untuk masing-masing fasilitas modal kerja.

Sampai dengan tanggal pelaporan ini, fasilitas pinjaman dari Citibank sebesar Rp38,0 miliar tidak diperpanjang,
dan tidak terdapat saldo terutang atas fasilitas pinjaman ini pada tanggal 31 Desember 2023.

Sampai dengan tanggal pelaporan ini, fasilitas pinjaman dari PT Bank Maybank Indonesia Tbk (“Maybank”)
sebesar Rp500,0 miliar sudah dicairkan seluruhnya. Terdapat saldo pinjaman atas fasilitas ini sebesar Rp500,0
miliar pada tanggal 31 Desember 2023.




                                                       25
Page 50
Utang bank digunakan oleh Perseroan untuk modal kerja Perseroan.

Fasilitas pinjaman dengan MUFG Bank Ltd. (“MUFG”) dan PT Bank Mizuho Indonesia (“Bank Mizuho”) mencakup
persyaratan di mana Perseroan diharuskan untuk menjaga porsi kepemilikan saham oleh Mitsui & Co. Ltd.,
Jepang, dan/atau JA Mitsui Leasing, Ltd., dan/atau Yamaha Motor Co. Ltd., baik secara langsung maupun tidak
langsung sekurang-kurangnya 51% dari total modal disetor.

Fasilitas pinjaman dengan BTPN mencakup persyaratan di mana Perseroan diharuskan untuk menjaga porsi
kepemilikan saham oleh Mitsui & Co. Ltd., Jepang, dan/atau JA Mitsui Leasing, Ltd., dan/atau Yamaha Motor
Co. Ltd., dan/atau PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing baik secara langsung maupun tidak langsung
sekurang kurangnya 51% dari total modal disetor.

Fasilitas pinjaman dengan Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta (“Deutsche Bank”), Bank Standard Chartered
Indonesia (“SCB”), PT Bank HSBC Indonesia (“HSBC”), BCA, PT Bank ANZ Indonesia (“ANZ”), PT Bank Victoria
Internasional Tbk (“Bank Victoria”), Bank of America N.A., Cabang Jakarta (“BOA Jakarta”), PT Bank Victoria
Syariah (“Bank Victoria Syariah”), PT Bank CIMB Niaga Tbk (“CIMB Niaga”), PT Bank BCA Syariah (“BCA
Syariah”), Muamalat, dan Maybank mencakup persyaratan di mana Perseroan diharuskan untuk menjaga porsi
kepemilikan saham oleh Mitsui & Co., Ltd., Jepang, dan/atau JA Mitsui Leasing, Ltd., dan/atau Yamaha Motor
Co., Ltd., dan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing baik secara langsung maupun tidak langsung sekurang-
kurangnya 67% dari total modal disetor.

Perseroan dilarang mengadakan transaksi untuk menjual, menyewakan, mengalihkan atau melepas asetnya yang
diperkirakan memiliki dampak yang merugikan secara material, kecuali dalam rangka kegiatan usaha normal
Perseroan dan mempertahankan rasio-rasio keuangan tertentu.

Perseroan telah mematuhi semua persyaratan yang disebutkan dalam perjanjian pinjaman.

Rata-rata tertimbang suku bunga efektif pinjaman untuk 31 Desember 2023 adalah 6,87%.

Utang bank memiliki suku bunga tetap maupun variabel, sehingga Perseroan terpapar risiko suku bunga atas
nilai wajar (fair value interest rate risk) dan risiko suku bunga atas arus kas (cash flow interest rate risk).

Nilai tercatat pada biaya perolehan diamortisasi dari utang bank adalah sebagai berikut:

                                                                                             (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                  Jumlah
Utang bank                                                                                          5.687.175.480
Bunga yang masih harus dibayar                                                                        108.768.858
Jumlah pinjaman                                                                                     5.795.944.338


Utang derivatif

Pada tanggal 31 Desember 2023, Perseroan mempunyai saldo utang derivatif sebesar Rp14,9 miliar, yang
timbul dari instrumen derivatif cross currency swap untuk melindungi arus kas masa depan dari pinjaman bank.

Rincian cross currency swap (“CCS”) adalah sebagai berikut:

                                                                        31 Desember 2023
Bank-bank yang menjadi lawan transaksi   Sumitomo Mitsui Trust Bank, Cabang Singapura
                                         PT Bank BTPN Tbk, Jakarta.
                                         PT Bank Mizuho Indonesia, Jakarta
                                         Bank of America N.A., Tokyo.

Jatuh tempo                              Berbagai tanggal sampai dengan Desember 2025

Kurs forward CCS Dolar AS                Rp14.270 - Rp15.620




                                                       26
Page 51
Tabel di bawah ini merinci jumlah pokok nosional dan waktu yang tersisa dari kontrak CCS dan saldo nilai wajar
atas kontrak derivatif yang beredar pada 31 Desember 2023:

                                                  Tingkat suku bunga
                                                 tetap menurut kontrak   Nilai pokok nosional        Nilai wajar
                                                                                Rp ‘000               Rp ‘000
Satu tahun                                            5,6% - 8,1%                 1.734.464.625             54.259.053
Dua tahun                                             7,3% - 7,6%                   745.000.000             (5.827.552)
Jumlah                                                                            2.479.464.625             48.431.501


Utang pajak

Pada tanggal 31 Desember 2023, Perseroan mempunyai saldo utang pajak sebesar Rp54,5 miliar, dengan
rincian sebagai berikut:

                                                                                                  (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                       Jumlah
Pajak yang dipungut
   Pasal 21                                                                                                  4.957.747
   Pasal 23                                                                                                  1.227.564
   Pasal 4 ayat 2                                                                                              224.574
Pajak penghasilan
   Pasal 25                                                                                                 10.261.948
   Pasal 29                                                                                                 34.991.124
Pajak pertambahan nilai – bersih                                                                             2.861.237
Jumlah                                                                                                      54.524.194


Utang lain-lain

Pada tanggal 31 Desember 2023, Perseroan mempunyai saldo utang lain-lain sebesar Rp270,7 miliar, dengan
rincian sebagai berikut:

                                                                                                  (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                       Jumlah
Utang kepada dealer                                                                                       215.566.850
Utang asuransi                                                                                             33.889.525
Uang jaminan pelanggan                                                                                     21.221.991
Lain-lain                                                                                                      19.854
Jumlah                                                                                                    270.698.220


Utang kepada dealer merupakan utang kepada dealer kendaraan bermotor (pihak ketiga) sehubungan dengan
kegiatan pembiayaan yang tidak dikenakan bunga dan tidak memiliki jangka waktu pembayaran yang tertulis
yang biasanya dibayarkan dalam waktu 2 (dua) sampai 3 (tiga) hari.

Utang lain-lain lainnya merupakan utang kepada pihak ketiga sehubungan dengan biaya pertemuan karyawan,
servis mobil, dan biaya pengawasan cabang.

Biaya yang masih harus dibayar

Pada tanggal 31 Desember 2023, Perseroan mempunyai saldo biaya yang masih harus dibayar sebesar Rp314,4
miliar, dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                                  (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                       Jumlah
Utang bunga dari pinjaman bank                                                                            108.768.858
Komisi                                                                                                      51.211.183
Utang bunga obligasi                                                                                       34.452.666
Bonus                                                                                                      30.284.476




                                                      27
Page 52
                                                                                            (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                 Jumlah
Hiburan                                                                                              18.070.933
Jasa profesional                                                                                     16.555.741
Klaim asuransi untuk pelanggan                                                                         9.576.811
Perangkat lunak                                                                                       6.166.579
Perbaikan dan pemeliharaan                                                                            4.808.336
Komunikasi dan internet                                                                               2.269.184
Jaminan fidusia                                                                                       2.291.236
Pengaturan pinjaman dan penjaminan                                                                     1.211.524
Dana sosial perusahaan                                                                                1.201.565
Lain-lain                                                                                            27.541.363
Jumlah                                                                                              314.410.455


Biaya yang masih harus dibayar lainnya merupakan utang kepada pihak ketiga yang belum diterima tagihannya
sehubungan dengan biaya promosi, biaya pengiriman, pembelian hadiah, pelatihan, dan biaya operasional lainnya.

Utang Obligasi

Pada tanggal 31 Desember 2023, Perseroan mempunyai saldo utang obligasi sebesar Rp4.873,7 miliar, dengan
rincian sebagai berikut:

                                                                                            (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                 Jumlah
Obligasi Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap II Tahun 2021
   Seri B                                                                                            725.000.000
Obligasi Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap III Tahun 2021
   Seri B                                                                                            625.000.000
Obligasi Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap IV Tahun 2021                                     500.000.000
Obligasi Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap V Tahun 2022                                      775.000.000
Obligasi Berkelanjutan II Bussan Auto Finance Tahap I Tahun 2022
   Seri B                                                                                             11.500.000
Obligasi Berkelanjutan II Bussan Auto Finance Tahap II Tahun 2022
   Seri B                                                                                            545.000.000
Obligasi Berkelanjutan II Bussan Auto Finance Tahap III Tahun 2023
   Seri A                                                                                             401.000.000
   Seri B                                                                                             841.000.000
Obligasi Berkelanjutan II Bussan Auto Finance Tahap IV Tahun 2023                                     458.000.000
Jumlah                                                                                              4.881.500.000
Biaya perolehan pinjaman belum diamortisasi                                                            (7.812.557)
Bersih                                                                                              4.873.687.443
Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                                (2.251.000.000)
Bagian jangka panjang                                                                               2.622.687.443

Obligasi Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap II Tahun 2021

Pada bulan April 2021, Perseroan melakukan penawaran umum obligasi bernama “Obligasi Berkelanjutan I
Bussan Auto Finance Tahap II Tahun 2021”. Biaya transaksi yang terkait dengan penerbitan obligasi ini adalah
sebesar Rp3,5 miliar. Seluruh dana yang diperoleh akan digunakan untuk modal kerja Perseroan. Obligasi ini
diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan sebesar nilai pokoknya, dalam 2 (dua) seri, yaitu:

              Seri                             Pokok                  Jangka Waktu           Bunga
               A                          500.000.000.000                 370 hari           4,90%
               B                          725.000.000.000              3 (tiga) tahun        6,90%

Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) saat jatuh tempo. Bunga obligasi terutang setiap
tiga bulan mulai dari 27 Juli 2021 sampai dengan 7 Mei 2022 untuk obligasi Seri A dan sampai dengan 27 April
2024 untuk obligasi Seri B. Pembelian obligasi dapat dilakukan setelah satu tahun dari tanggal penjatahan
berdasarkan harga pasar.


                                                                 28
Page 53
Bank Mandiri bertindak sebagai wali amanat. Pada saat diterbitkan, obligasi tersebut mendapatkan peringkat
AAA (idn) dari Fitch dan tercatat pada Bursa Efek Indonesia pada 28 April 2021. Obligasi ini dijamin dengan piutang
performing Perseroan sebesar 50% (lima puluh persen) dari nilai pokok obligasi.

Pembatasan-pembatasan penting yang diatur dalam perjanjian adalah:

i.     Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang melakukan pembayaran dividen pada tahun
       buku di mana Perseroan lalai dalam melakukan pembayaran bunga atau pokok yang terutang;

ii.    Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang memberikan pinjaman atau kredit kepada
       afiliasi, kecuali atas pinjaman yang telah ada sebelum perjanjian dengan wali amanat dan pinjaman dalam
       rangka kegiatan operasional Perseroan;

iii.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang menjual, mentransfer atau mengalihkan
       seluruh atau sebagian dari harta kekayaannya, baik satu persatu ataupun jumlah pengalihan sebesar
       30% (tiga puluh persen) atau lebih dari total aset Perseroan, kecuali dalam rangka kegiatan operasional
       Perseroan;

iv.    Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang melakukan penggabungan, konsolidasi, dan
       peleburan dengan perusahaan lain kecuali sepanjang yang dilakukan pada bidang usaha yang sama dan
       tidak mempunyai dampak negatif terhadap jalannya usaha Perseroan serta tidak mempengaruhi kemampuan
       Perseroan dalam melakukan pembayaran pokok obligasi dan/atau bunga obligasi.

Perseroan telah mematuhi semua persyaratan yang disebutkan dalam perjanjian.

Pada tanggal 9 Mei 2022, Perseroan telah melakukan pelunasan atas seluruh pokok pinjaman utang Obligasi
Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap II Tahun 2021 Seri A sebesar Rp500,0 miliar.

Obligasi Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap III Tahun 2021

Pada bulan September 2021, Perseroan melakukan penawaran umum obligasi bernama “Obligasi Berkelanjutan
I Bussan Auto Finance Tahap III Tahun 2021”. Biaya transaksi yang terkait dengan penerbitan obligasi ini adalah
sebesar Rp1,8 miliar. Seluruh dana yang diperoleh akan digunakan untuk modal kerja Perseroan. Obligasi ini
diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan sebesar nilai pokoknya, dalam 2 (dua) seri, yaitu:

             Seri                        Pokok                   Jangka Waktu                     Bunga
              A                     150.000.000.000                 367 hari                      3,75%
              B                     625.000.000.000                 3 tahun                       5,75%

Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) saat jatuh tempo. Bunga obligasi terutang setiap
tiga bulan mulai 28 Desember 2021 sampai dengan 5 Oktober 2022 untuk obligasi Seri A dan sampai dengan
28 September 2024 untuk obligasi Seri B. Pembelian obligasi dapat dilakukan setelah satu tahun dari tanggal
penjatahan berdasarkan harga pasar.

Bank Mandiri bertindak sebagai wali amanat. Pada saat diterbitkan, obligasi tersebut mendapatkan peringkat
AAA (idn) dari Fitch dan tercatat pada Bursa Efek Indonesia pada 29 September 2021. Obligasi ini dijamin dengan
piutang performing Perseroan sebesar 50% (lima puluh persen) dari nilai pokok obligasi.Pembatasan-pembatasan
penting yang diatur dalam perjanjian adalah:

i.     Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang melakukan pembayaran dividen pada tahun
       buku dimana Perseroan lalai dalam melakukan pembayaran bunga atau pokok yang terutang;

ii.    Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang memberikan pinjaman atau kredit kepada
       afiliasi, kecuali atas pinjaman yang telah ada sebelum perjanjian dengan wali amanat dan pinjaman dalam
       rangka kegiatan operasional Perseroan;




                                                        29
Page 54
iii.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang menjual, mentransfer atau mengalihkan
       seluruh atau sebagian dari harta kekayaannya, baik satu persatu ataupun jumlah pengalihan sebesar
       30% (tiga puluh persen) atau lebih dari total aset Perseroan, kecuali dalam rangka kegiatan operasional
       Perseroan;

iv.    Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang melakukan penggabungan, konsolidasi, dan
       peleburan dengan perusahaan lain kecuali sepanjang yang dilakukan pada bidang usaha yang sama dan
       tidak mempunyai dampak negatif terhadap jalannya usaha Perseroan serta tidak mempengaruhi kemampuan
       Perseroan dalam melakukan pembayaran pokok obligasi dan/atau bunga obligasi.

Perseroan telah mematuhi semua persyaratan yang disebutkan dalam perjanjian.

Pada tanggal 5 Oktober 2022, Perseroan telah melakukan pelunasan atas seluruh pokok pinjaman utang Obligasi
Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap III Tahun 2021 Seri A sebesar Rp150,0 miliar.

Obligasi Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap IV Tahun 2021

Pada bulan Desember 2021, Perseroan melakukan penawaran umum obligasi bernama “Obligasi Berkelanjutan I
Bussan Auto Finance Tahap IV Tahun 2021”. Biaya transaksi yang terkait dengan penerbitan obligasi ini adalah
sebesar Rp1,7 miliar. Seluruh dana yang diperoleh akan digunakan untuk modal kerja Perseroan. Obligasi ini
diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan sebesar nilai pokoknya, sebagai berikut:

                  Pokok                           Jangka Waktu                            Bunga
             500.000.000.000                         3 tahun                              5,75%

Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) saat jatuh tempo. Bunga obligasi terutang setiap
tiga bulan mulai 15 Maret 2022 sampai dengan 15 Desember 2024. Pembelian obligasi dapat dilakukan setelah
satu tahun dari tanggal penjatahan berdasarkan harga pasar.

Bank Mandiri bertindak sebagai wali amanat. Pada saat diterbitkan, obligasi tersebut mendapatkan peringkat
AAA (idn) dari Fitch dan tercatat pada Bursa Efek Indonesia pada 16 Desember 2021. Obligasi ini dijamin dengan
piutang performing Perseroan sebesar 50% (lima puluh persen) dari nilai pokok obligasi.

Pembatasan-pembatasan penting yang diatur dalam perjanjian adalah:

i.     Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang melakukan pembayaran dividen pada tahun
       buku dimana Perseroan lalai dalam melakukan pembayaran bunga atau pokok yang terutang;

ii.    Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang memberikan pinjaman atau kredit kepada
       afiliasi, kecuali atas pinjaman yang telah ada sebelum perjanjian dengan wali amanat dan pinjaman dalam
       rangka kegiatan operasional Perseroan;

iii.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang menjual, mentransfer atau mengalihkan
       seluruh atau sebagian dari harta kekayaannya, baik satu persatu ataupun jumlah pengalihan sebesar
       30% (tiga puluh persen) atau lebih dari total aset Perseroan, kecuali dalam rangka kegiatan operasional
       Perseroan;

iv.    Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang melakukan penggabungan, konsolidasi, dan
       peleburan dengan perusahaan lain kecuali sepanjang yang dilakukan pada bidang usaha yang sama dan
       tidak mempunyai dampak negatif terhadap jalannya usaha Perseroan serta tidak mempengaruhi kemampuan
       Perseroan dalam melakukan pembayaran pokok obligasi dan/atau bunga obligasi.

Perseroan telah mematuhi semua persyaratan yang disebutkan dalam perjanjian.




                                                       30
Page 55
Obligasi Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap V Tahun 2022

Pada bulan Maret 2022, Perseroan melakukan penawaran umum obligasi bernama “Obligasi Berkelanjutan I
Bussan Auto Finance Tahap V Tahun 2022”. Biaya transaksi yang terkait dengan penerbitan obligasi ini adalah
sebesar Rp2,4 miliar. Seluruh dana yang diperoleh akan digunakan untuk modal kerja Perseroan. Obligasi ini
diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan sebesar nilai pokoknya, sebagai berikut:

                  Pokok                              Jangka Waktu                           Bunga
             775.000.000.000                            3 tahun                             5,90%

Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) saat jatuh tempo. Bunga obligasi terutang setiap
tiga bulan mulai 17 Juni 2022 sampai dengan 17 Maret 2025. Pembelian obligasi dapat dilakukan setelah satu
tahun dari tanggal penjatahan berdasarkan harga pasar.

Bank Mandiri bertindak sebagai wali amanat. Pada saat diterbitkan, obligasi tersebut mendapatkan peringkat
AAA (idn) dari Fitch dan tercatat pada Bursa Efek Indonesia pada 18 Maret 2022. Obligasi ini dijamin dengan
piutang performing Perseroan sebesar 50% (lima puluh persen) dari nilai pokok obligasi.

Pembatasan-pembatasan penting yang diatur dalam perjanjian adalah:

i.     Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang melakukan pembagian dividen pada tahun
       buku dimana Perseroan lalai dalam melakukan pembayaran bunga atau pokok yang terutang;

ii.    Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang memberikan pinjaman atau kredit kepada
       afiliasi, kecuali atas pinjaman yang telah ada sebelum perjanjian dengan wali amanat dan pinjaman dalam
       rangka kegiatan operasional Perseroan;

iii.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang menjual, mentransfer atau mengalihkan
       seluruh atau sebagian dari harta kekayaannya, baik satu persatu ataupun jumlah pengalihan sebesar
       30% (tiga puluh persen) atau lebih dari total aset Perseroan, kecuali dalam rangka kegiatan operasional
       Perseroan;

iv.    Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang melakukan penggabungan, konsolidasi, dan
       peleburan dengan perusahaan lain kecuali sepanjang yang dilakukan pada bidang usaha yang sama dan
       tidak mempunyai dampak negatif terhadap jalannya usaha Perseroan serta tidak mempengaruhi kemampuan
       Perseroan dalam melakukan pembayaran pokok obligasi dan/atau bunga obligasi.

Perseroan telah mematuhi semua persyaratan yang disebutkan dalam perjanjian.

Obligasi Berkelanjutan II Bussan Auto Finance Tahap I Tahun 2022

Pada Juni 2022, Perseroan melakukan penawaran umum obligasi bernama “Obligasi Berkelanjutan II Bussan
Auto Finance Tahap I Tahun 2022”. Biaya transaksi yang terkait dengan penerbitan obligasi ini adalah sebesar
Rp2,2 miliar. Seluruh dana yang diperoleh akan digunakan untuk modal kerja Perseroan. Obligasi ini diterbitkan
tanpa warkat dan ditawarkan sebesar nilai pokoknya, dalam 2 (dua) seri, sebagai berikut:

             Seri                       Pokok                       Jangka Waktu                 Bunga
              A                     88.500.000.000                     370 hari                  4,10%
              B                     11.500.000.000                     3 tahun                   7,00%

Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) saat jatuh tempo. Bunga obligasi terutang setiap
tiga bulan mulai 5 Oktober 2022 sampai dengan 15 Juli 2023 untuk obligasi Seri A dan sampai dengan 5 Juli
2025 untuk obligasi Seri B. Pembelian obligasi dapat dilakukan setelah satu tahun dari tanggal penjatahan
berdasarkan harga pasar.

Bank Mandiri bertindak sebagai wali amanat. Pada saat diterbitkan, obligasi tersebut mendapatkan peringkat
AAA (idn) dari Fitch dan IdAAA dari Pefindo, dan tercatat pada Bursa Efek Indonesia pada 6 Juli 2022. Obligasi ini
tidak menggunakan jaminan.


                                                         31
Page 56
Pembatasan-pembatasan penting yang diatur dalam perjanjian adalah:

i.     Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang melakukan pembagian dividen pada tahun
       buku dimana Perseroan lalai dalam melakukan pembayaran bunga atau pokok yang terutang;

ii.    Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang memberikan pinjaman atau kredit kepada
       afiliasi, kecuali atas pinjaman yang telah ada sebelum perjanjian dengan wali amanat dan pinjaman dalam
       rangka kegiatan operasional Perseroan;

iii.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang menjual, mentransfer atau mengalihkan
       seluruh atau sebagian dari harta kekayaannya, baik satu persatu ataupun jumlah pengalihan sebesar
       30% (tiga puluh persen) atau lebih dari total aset Perseroan, kecuali dalam rangka kegiatan operasional
       Perseroan;

iv.    Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang melakukan penggabungan, konsolidasi, dan
       peleburan dengan perusahaan lain kecuali sepanjang yang dilakukan pada bidang usaha yang sama dan
       tidak mempunyai dampak negatif terhadap jalannya usaha Perseroan serta tidak mempengaruhi kemampuan
       Perseroan dalam melakukan pembayaran pokok obligasi dan/atau bunga obligasi.

Perseroan telah mematuhi semua persyaratan yang disebutkan dalam perjanjian.

Pada tanggal 17 Juli 2023, Perseroan telah melakukan pelunasan atas seluruh pokok pinjaman utang Obligasi
Berkelanjutan II Bussan Auto Finance Tahap I Tahun 2022 Seri A sebesar Rp88,5 miliar.

Obligasi Berkelanjutan II Bussan Auto Finance Tahap II Tahun 2022

Pada bulan November 2022, Perseroan melakukan penawaran umum obligasi bernama “Obligasi Berkelanjutan
II Bussan Auto Finance Tahap II Tahun 2022”. Biaya transaksi yang terkait dengan penerbitan obligasi ini adalah
sebesar Rp4,3 miliar. Seluruh dana yang diperoleh akan digunakan untuk modal kerja Perseroan. Obligasi ini
diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan sebesar nilai pokoknya, dalam 2 (dua) seri, sebagai berikut:

             Seri                        Pokok                  Jangka Waktu                   Bunga
              A                     655.000.000.000                370 hari                    5,98%
              B                     545.000.000.000                3 tahun                     7,75%

Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) saat jatuh tempo. Bunga obligasi terutang setiap
tiga bulan mulai 2 Maret 2023 sampai dengan 12 Desember 2023 untuk obligasi Seri A dan sampai dengan
2 Desember 2025 untuk obligasi Seri B. Pembelian obligasi dapat dilakukan setelah satu tahun dari tanggal
penjatahan berdasarkan harga pasar.

Bank Mandiri bertindak sebagai wali amanat. Pada saat diterbitkan, obligasi tersebut mendapatkan peringkat
AAA (idn) dari Fitch dan IdAAA dari Pefindo, dan tercatat pada Bursa Efek Indonesia pada 5 Desember 2022.
Obligasi ini tidak menggunakan jaminan.

Pembatasan-pembatasan penting yang diatur dalam perjanjian adalah:

i.     Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang melakukan pembagian dividen pada tahun
       buku dimana Perseroan lalai dalam melakukan pembayaran bunga atau pokok yang terutang;

ii.    Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang memberikan pinjaman atau kredit kepada
       afiliasi, kecuali atas pinjaman yang telah ada sebelum perjanjian dengan wali amanat dan pinjaman dalam
       rangka kegiatan operasional Perseroan;

iii.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang menjual, mentransfer atau mengalihkan
       seluruh atau sebagian dari harta kekayaannya, baik satu persatu ataupun jumlah pengalihan sebesar
       30% (tiga puluh persen) atau lebih dari total aset Perseroan, kecuali dalam rangka kegiatan operasional
       Perseroan;



                                                       32
Page 57
iv.    Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang melakukan penggabungan, konsolidasi, dan
       peleburan dengan perusahaan lain kecuali sepanjang yang dilakukan pada bidang usaha yang sama dan
       tidak mempunyai dampak negatif terhadap jalannya usaha Perseroan serta tidak mempengaruhi kemampuan
       Perseroan dalam melakukan pembayaran pokok obligasi dan/atau bunga obligasi.

Perseroan telah mematuhi semua persyaratan yang disebutkan dalam perjanjian.

Pada tanggal 12 Desember 2023, Perseroan telah melakukan pelunasan atas seluruh pokok pinjaman utang
Obligasi Berkelanjutan II Bussan Auto Finance Tahap II Tahun 2022 Seri A sebesar Rp655,0 miliar.

Obligasi Berkelanjutan II Bussan Auto Finance Tahap III Tahun 2023

Pada bulan April 2023, Perseroan melakukan penawaran umum obligasi bernama “Obligasi Berkelanjutan II
Bussan Auto Finance Tahap III Tahun 2023”. Biaya transaksi yang terkait dengan penerbitan obligasi ini adalah
sebesar Rp4,4 miliar. Seluruh dana yang diperoleh akan digunakan untuk modal kerja Perseroan. Obligasi ini
diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan sebesar nilai pokoknya, sebagai berikut:

             Seri                        Pokok                  Jangka Waktu                   Bunga
              A                     401.000.000.000                370 hari                    5,98%
              B                     841.000.000.000                3 tahun                     7,10%

Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) saat jatuh tempo. Bunga obligasi terutang setiap
tiga bulan mulai 18 Juli 2023 sampai dengan 28 April 2024 untuk obligasi Seri A dan sampai dengan 18 April
2026 untuk obligasi Seri B. Pembelian obligasi dapat dilakukan setelah satu tahun dari tanggal penjatahan
berdasarkan harga pasar.

Bank Mandiri bertindak sebagai wali amanat. Pada saat diterbitkan, obligasi tersebut mendapatkan peringkat
AAA (idn) dari Fitch dan IdAAA dari Pefindo, dan tercatat pada Bursa Efek Indonesia pada 26 April 2023. Obligasi
ini tidak menggunakan jaminan.

Pembatasan-pembatasan penting yang diatur dalam perjanjian adalah:

i.     Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang melakukan pembagian dividen pada tahun
       buku dimana Perseroan lalai dalam melakukan pembayaran bunga atau pokok yang terutang;

ii.    Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang memberikan pinjaman atau kredit kepada
       afiliasi, kecuali atas pinjaman yang telah ada sebelum perjanjian dengan wali amanat dan pinjaman dalam
       rangka kegiatan operasional Perseroan;

iii.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang menjual, mentransfer atau mengalihkan
       seluruh atau sebagian dari harta kekayaannya, baik satu persatu ataupun jumlah pengalihan sebesar
       30% (tiga puluh persen) atau lebih dari total aset Perseroan, kecuali dalam rangka kegiatan operasional
       Perseroan;

iv.    Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang melakukan penggabungan, konsolidasi, dan
       peleburan dengan perusahaan lain kecuali sepanjang yang dilakukan pada bidang usaha yang sama dan
       tidak mempunyai dampak negatif terhadap jalannya usaha Perseroan serta tidak mempengaruhi kemampuan
       Perseroan dalam melakukan pembayaran pokok obligasi dan/atau bunga obligasi.

Perseroan telah mematuhi semua persyaratan yang disebutkan dalam perjanjian.

Obligasi Berkelanjutan II Bussan Auto Finance Tahap IV Tahun 2023

Pada September 2023, Perseroan melakukan penawaran umum obligasi bernama “Obligasi Berkelanjutan II
Bussan Auto Finance Tahap IV Tahun 2023”. Biaya transaksi yang terkait dengan penerbitan obligasi ini adalah
sebesar Rp1,9 miliar. Seluruh dana yang diperoleh akan digunakan untuk modal kerja Perseroan. Obligasi ini
diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan sebesar nilai pokoknya, sebagai berikut:



                                                       33
Page 58
                  Pokok                              Jangka Waktu                         Bunga
             458.000.000.000                            3 tahun                           6,50%

Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) saat jatuh tempo. Bunga obligasi terutang setiap
tiga bulan mulai 8 Desember 2023 sampai dengan 8 September 2026. Pembelian obligasi dapat dilakukan setelah
satu tahun dari tanggal penjatahan berdasarkan harga pasar.

Bank Mandiri bertindak sebagai wali amanat. Pada saat diterbitkan, obligasi tersebut mendapatkan peringkat
AAA (idn) dari Fitch dan IdAAA dari Pefindo, dan tercatat pada Bursa Efek Indonesia pada 11 September 2023.
Obligasi ini tidak menggunakan jaminan.

Pembatasan-pembatasan penting yang diatur dalam perjanjian adalah:

i.     Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang melakukan pembagian dividen pada tahun
       buku dimana Perseroan lalai dalam melakukan pembayaran bunga atau pokok yang terutang;

ii.    Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang memberikan pinjaman atau kredit kepada
       afiliasi, kecuali atas pinjaman yang telah ada sebelum perjanjian dengan wali amanat dan pinjaman dalam
       rangka kegiatan operasional Perseroan;

iii.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang menjual, mentransfer atau mengalihkan
       seluruh atau sebagian dari harta kekayaannya, baik satu persatu ataupun jumlah pengalihan sebesar
       30% (tiga puluh persen) atau lebih dari total aset Perseroan, kecuali dalam rangka kegiatan operasional
       Perseroan;

iv.    Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat, Perseroan dilarang melakukan penggabungan, konsolidasi, dan
       peleburan dengan perusahaan lain kecuali sepanjang yang dilakukan pada bidang usaha yang sama dan
       tidak mempunyai dampak negatif terhadap jalannya usaha Perseroan serta tidak mempengaruhi kemampuan
       Perseroan dalam melakukan pembayaran pokok obligasi dan/atau bunga obligasi.

Perseroan telah mematuhi semua persyaratan yang disebutkan dalam perjanjian.

Liabilitas sewa

Pada tanggal 31 Desember 2023, Perseroan mempunyai saldo liabilitas sewa sebesar Rp3,5 miliar, dengan
rincian sebagai berikut:

a.     Analisis jatuh tempo

                                                                                             (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                  Jumlah
Tahun 1                                                                                                 3.508.792
Bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                                              (3.508.792)
Liabilitas sewa jangka panjang                                                                                  -


b.     Rincian liabilitas sewa berdasarkan pesewa:

                                                                                             (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                  Jumlah
EJT Lembong                                                                                             2.236.911
Wilianto Tanta                                                                                            634.130
PT Kolaborasi Global Sukses                                                                               472.326
Lain-lain                                                                                                 165.425
Jumlah                                                                                                 3.508.792


Perseroan tidak menghadapi risiko likuiditas yang signifikan sehubungan dengan liabilitas sewa. Liabilitas sewa
diawasi oleh fungsi treasury Perseroan.



                                                         34
Page 59
Rata-rata tertimbang suku bunga pinjaman inkremental penyewa yang diterapkan pada liabilitas sewa yang diakui
dalam laporan posisi keuangan pada 31 Desember 2023 adalah 7,50%.

Liabilitas imbalan pasca kerja

Pada tanggal 31 Desember 2023, Perseroan mempunyai saldo liabilitas imbalan pasca kerja sebesar Rp165,7
miliar, dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                              (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                   Jumlah
Nilai kini kewajiban awal                                                                             137.543.652
Biaya jasa kini                                                                                         17.671.208
Kerugian atas penyelesaian                                                                               1.705.040
Beban bunga                                                                                              9.924.192
Pembayaran manfaat                                                                                    (10.587.881)
Kerugian aktuarial yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain                                       9.447.958
Nilai kini kewajiban akhir                                                                            165.704.169


Perseroan menyelenggarakan imbalan pasca kerja untuk 3.497 karyawan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 sesuai dengan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Program imbalan pasca kerja membuat Perseroan terekspos terhadap risiko aktuarial seperti risiko tingkat bunga
dan risiko gaji.

Risiko tingkat bunga

Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan liabilitas program.

Risiko harapan hidup

Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada estimasi terbaik dari mortalitas peserta program
baik selama dan setelah kontrak kerja. Peningkatan harapan hidup peserta program akan meningkatkan liabilitas
program.

Risiko gaji

Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada gaji masa depan peserta program. Dengan
demikian, kenaikan gaji peserta program akan meningkatkan liabilitas program.

Beban imbalan pasca kerja yang diakui di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah sebagai
berikut:

                                                                                              (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                   Jumlah
Biaya jasa kini                                                                                        17.671.208
Kerugian atas penyelesaian                                                                              1.705.040
Beban bunga                                                                                             9.924.192
Komponen dari biaya imbalan pasca kerja diakui dalam laba rugi                                         29.300.440
Pengukuran kembali kerugian aktuarial yang timbul dari:
   Perubahan asumsi keuangan                                                                             6.649.488
   Penyesuaian atas pengalaman                                                                           2.798.470
Komponen beban imbalan pasca kerja yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain                       9.447.958
Jumlah                                                                                                  38.748.398


Pada tanggal 31 Desember 2023, Perseroan mengakui provisi kewajiban imbalan pasca kerja sesuai dengan
laporan aktuaria dari aktuaris independen, Kantor Konsultan Aktuaria I Gde Eka Sarmaja, FSAI dan Rekan dalam
laporannya tanggal 17 Januari 2024, dengan menggunakan metode projected unit credit.




                                                                 35
Page 60
Asumsi utama yang digunakan dalam menentukan penilaian aktuarial adalah sebagai berikut:

Tingkat diskon per tahun               :   6,75%
Tingkat kenaikan gaji per tahun        :   6,5% untuk tingkat 2 ke atas dan 5,5% untuk tingkat 1
Tingkat kematian                       :   TMI 2019
Tingkat cacat                          :   10% dari TMI 2019
Tingkat pengunduran diri               :   2% untuk karyawan dengan usia sampai 22 tahun, 10% untuk karyawan dengan usia
                                           sampai 23, menurun linier ke 2% pada usia 45 tahun dan 2% pada usia 46 sampai
                                           54 tahun
Umur pensiun normal                    :   55 tahun

Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan kewajiban imbalan pasti adalah tingkat diskonto dan kenaikan
gaji yang diharapkan. Sensitivitas analisis di bawah ini ditentukan berdasarkan masing-masing perubahan asumsi
yang mungkin terjadi pada akhir periode pelaporan, dengan semua asumsi lain konstan.

Jika tingkat diskonto lebih tinggi (lebih rendah) 1%, kewajiban imbalan pasti akan berkurang sebesar Rp13,6 miliar
(meningkat sebesar Rp15,4 miliar). Jika tingkat pertumbuhan gaji lebih tinggi (lebih rendah) 1%, kewajiban imbalan
pasti akan meningkat sebesar Rp16,1 miliar (berkurang sebesar Rp14,4 miliar). Analisis sensitivitas ini mungkin
tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam kewajiban imbalan pasti mengingat bahwa perubahan asumsi
terjadinya tidak terisolasi satu sama lain karena beberapa asumsi tersebut mungkin berkorelasi. Selanjutnya,
dalam menyajikan analisis sensitivitas di atas, nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan menggunakan
metode projected unit credit pada akhir periode pelaporan, yang sama dengan yang diterapkan dalam menghitung
liabilitas manfaat pasti yang diakui dalam laporan posisi keuangan.

Jadwal jatuh tempo dari kewajiban imbalan pasca kerja yang tidak didiskontokan adalah sebagai berikut:

                                                                                                     (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                          Jumlah
1 tahun                                                                                                        8.212.952
2 - 5 tahun                                                                                                   49.233.898
Lebih dari 5 tahun                                                                                           907.131.576
Jumlah                                                                                                       964.578.426


Durasi rata-rata dari kewajiban imbalan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah 8,87 tahun.

Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan analisis sensitivitas dari
tahun sebelumnya.


2.		        KOMITMEN DAN KONTIJENSI

Komitmen

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan melakukan transaksi usaha dan keuangan dengan pihak-pihak
berelasi, berdasarkan syarat dan ketentuan yang disetujui kedua belah pihak. Perseroan menerima dukungan
dan bantuan dari Mitsui & Co., Ltd, yang antara lain mencakup dukungan dana bantuan untuk mengembangkan
pelanggan dan mempromosikan bisnis baru dan untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan termasuk bank.

Untuk keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada Bab VIII dalam Prospektus ini dengan judul “Keterangan tentang
Perseroan, Kegiatan Usaha, serta Kecenderungan dan Prospek Usaha.”

Kontinjensi

Pada tanggal 31 Desember 2023, Perseroan tidak memiliki kontinjensi.




                                                         36
Page 61
3.		     PERUBAHAN LIABILITAS SETELAH 31 DESEMBER 2023 SAMPAI DENGAN TANGGAL PROSPEKTUS
         INI DITERBITKAN

Penambahan Utang Baru

Sejak tanggal 31 Desember 2023 hingga tanggal Prospektus ini diterbitkan, terdapat pencairan pinjaman bank
jangka pendek sebesar Rp3.522,2 miliar dengan suku bunga rata-rata tertimbang sebesar 7,0% dan pencairan
pinjaman bank jangka panjang sebesar Rp1.170,0 miliar dengan suku bunga rata-rata tertimbang sebesar 7,9%,
dengan tanggal jatuh tempo paling dekat pada 2 Juli 2024 dan paling lama pada tanggal 21 Mei 2027.

Pembayaran pinjaman

Sejak tanggal 31 Desember 2023 hingga tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan telah melunasi fasilitas
pinjaman sebesar Rp4.721,4 miliar yang terdiri dari pinjaman bank sebesar Rp3.595,4 miliar dan pelunasan
Obligasi Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap II Tahun 2021 Seri B dan Obligasi Berkelanjutan II Bussan
Auto Finance Tahap III Tahun 2023 Seri A sebesar Rp1.126,0 miliar.


4.		     KEWAJIBAN KEUANGAN PERSEROAN YANG AKAN JATUH TEMPO DALAM JANGKA WAKTU
         3 (TIGA) BULAN KE DEPAN

Utang yang akan jatuh tempo dalam 3 (tiga) bulan sejak diterbitkannya Prospektus ini adalah sebesar Rp1.123,5
miliar, yang terdiri dari pinjaman bank. Utang-utang ini akan dibayar dengan dana yang diperoleh dari hasil
operasional Perseroan.

 SELURUH LIABILITAS PERSEROAN PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 TELAH DIUNGKAPKAN DALAM
 PROSPEKTUS INI. SAMPAI DENGAN TANGGAL PROSPEKTUS INI DITERBITKAN, TIDAK ADA LIABILITAS
 PERSEROAN YANG TELAH JATUH TEMPO YANG BELUM DILUNASI.

 TIDAK ADA FAKTA MATERIAL YANG MENGAKIBATKAN PERUBAHAN SIGNIFIKAN PADA LIABILITAS
 DAN/ATAU PERIKATAN SETELAH TANGGAL 31 DESEMBER 2023 SAMPAI DENGAN TANGGAL LAPORAN
 AKUNTAN PUBLIK DAN SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK SAMPAI DENGAN TANGGAL
 EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN, SELAIN LIABILITAS DAN/ATAU PERIKATAN YANG TIMBUL
 DARI KEGIATAN USAHA NORMAL PERSEROAN SERTA KEWAJIBAN-KEWAJIBAN YANG TELAH
 DINYATAKAN DALAM PROSPEKTUS INI DAN TELAH DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN
 PERSEROAN YANG MERUPAKAN BAGIAN YANG TIDAK TERPISAHKAN DARI PROSPEKTUS INI.

 PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023, PERSEROAN MENYATAKAN TIDAK ADA PELANGGARAN ATAS
 PERSYARATAN DALAM PERJANJIAN KREDIT YANG DILAKUKAN OLEH PERSEROAN YANG BERDAMPAK
 MATERIAL TERHADAP KELANGSUNGAN USAHA PERSEROAN.

 SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN
 PENDAFTARAN, TIDAK ADA KEADAAN LALAI ATAS PEMBAYARAN POKOK DAN/ATAU BUNGA PINJAMAN.

 DENGAN ADANYA PENGELOLAAN YANG SISTEMATIS ATAS ASET DAN LIABILITASNYA SERTA HARAPAN
 PENINGKATAN HASIL OPERASI DI MASA MENDATANG, MANAJEMEN PERSEROAN MENYATAKAN
 KESANGGUPAN UNTUK DAPAT MENYELESAIKAN SELURUH LIABILITASNYA SESUAI DENGAN
 PERSYARATAN SEBAGAIMANA MESTINYA.




                                                     37
Page 62
IV.		                IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING


Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersamaan dengan
laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 serta untuk tahun-tahun yang berakhir
pada tanggal tersebut, beserta laporan auditor independen, yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini.
Calon investor juga harus membaca Bab dalam Prospektus ini dengan judul “Analisis dan Pembahasan oleh
Manajemen.”

Laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 serta untuk tahun-tahun yang berakhir
pada tanggal tersebut telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan (a member of Deloitte Asia Pacific
Network and of the Deloitte Network), berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, yang ditandatangani
Erny Sandjaja (Izin Akuntan Publik No. AP. 0631), yang dalam laporan auditor independen 00420/2.1265/
AU.1/09/0631-2/1/V/2024 tanggal 30 Mei 2024 menyatakan opini tanpa modifikasian.

Sebagai akibat dari pembulatan, penyajian jumlah beberapa informasi keuangan berikut ini dapat sedikit berbeda
dengan penjumlahan yang dilakukan secara aritmatik.


1.		       LAPORAN POSISI KEUANGAN

                                                                                              (dalam ribuan Rupiah)
                                                                        31 Desember 2023      31 Desember 2022
ASET
Kas dan bank                                                                    334.038.260            273.254.864
Piutang pembiayaan - bersih                                                  12.839.773.202         12.712.917.851
Piutang derivatif                                                                63.341.133            128.527.498
Piutang lain-lain - bersih                                                      121.308.791             67.100.551
Uang muka                                                                        31.562.125             30.505.927
Biaya dibayar dimuka                                                             36.154.969             31.041.821
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan                             337.533.352            336.868.237
Aset takberwujud – setelah dikurangi akumulasi amortisasi                        77.181.168             81.777.992
Aset pajak tangguhan - bersih                                                   230.555.857            227.003.229
Aset hak-guna – bersih                                                           28.052.852             27.906.197
Aset lainnya                                                                      2.494.272              2.604.516
JUMLAH ASET                                                                  14.101.995.979         13.919.508.683
LIABILITAS DAN EKUITAS
Pinjaman bank                                                                 5.687.175.480          6.381.483.149
Utang derivatif                                                                  14.909.632               6.890.047
Utang pajak                                                                      54.524.194              87.677.716
Utang lain-lain                                                                 270.698.220            235.456.226
Beban yang masih harus dibayar                                                  314.410.455            360.241.888
Utang obligasi                                                                4.873.687.443          4.141.274.229
Liabilitas sewa                                                                   3.508.792               6.101.466
Liabilitas imbalan pasca kerja                                                  165.704.169            137.543.652
Jumlah liabilitas                                                            11.384.618.385         11.356.668.373
Modal saham                                                                     353.571.000            353.571.000
Tambahan modal disetor                                                          235.858.000            235.858.000
Penghasilan komprehensif lain                                                  (34.964.159)            (58.031.011)
Saldo laba
Ditentukan penggunaanya                                                          71.400.000             71.400.000
Tidak ditentukan penggunaannya                                                2.091.512.753          1.960.042.321
Jumlah ekuitas                                                                2.717.377.594          2.562.840.310
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                14.101.995.979         13.919.508.683




                                                            38
Page 63
2.		        LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

                                                                                                                  (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                         Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
                                                                                                 2023                   2022
PENDAPATAN
  Pendapatan pembiayaan                                                                          4.476.998.372           4.248.826.213
  Pendapatan bunga                                                                                   2.804.082               2.279.550
  Pendapatan lain-lain                                                                              89.059.602              85.751.592
  Jumlah pendapatan                                                                              4.568.862.056           4.336.857.355
BEBAN
  Gaji tunjangan                                                                                   559.172.805             560.813.004
  Penyisihan kerugian kredit                                                                     1.936.909.025           1.352.121.154
  Bunga dan beban pembiayaan                                                                       687.872.375             589.595.690
  Beban umum dan administrasi                                                                      869.619.842             790.083.124
  Beban pengaturan pinjaman dan jaminan ke pihak berelasi                                            8.114.274              17.835.919
  Beban pemasaran                                                                                   28.568.207              49.156.765
  Jumlah beban                                                                                   4.090.256.528           3.359.604.656
LABA SEBELUM PAJAK                                                                                 478.605.528             977.252.699
BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                                                          (108.053.568)           (294.161.994)
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN                                                                         370.551.960             683.090.705
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
  Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasca kerja, setelah pajak                             (7.369.407)                8.072.327
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
  Laba (rugi) yang belum terealisasi atas nilai wajar kontrak lindung nilai derivatif,
     setelah pajak                                                                                  30.436.259             (51.013.465)
Jumlah penghasilan komprehensif lain tahun berjalan - setelah pajak                                 23.066.852             (42.941.138)
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                                     393.618.812             640.149.567
Laba per saham (dalam Rupiah penuh)                                                                  1.048.027                1.931.976



3.		        RASIO-RASIO PENTING

                                                                                           31 Desember 2023       31 Desember 2022
Rasio pertumbuhan
Jumlah pendapatan                                                                                          5,3%                   11,2%
Jumlah beban                                                                                              21,7%                    2,3%
Laba sebelum pajak                                                                                      (51,0%)                   59,0%
Laba bersih tahun berjalan                                                                              (45,8%)                   44,2%
Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan                                                          (38,5%)                   19,2%
EBITDA (1)                                                                                              (23,8%)                   29,8%
Jumlah aset                                                                                                1,3%                   16,1%
Jumlah liabilitas                                                                                          0,2%                   14,5%
Jumlah ekuitas                                                                                             6,0%                   24,1%
Rasio permodalan
Modal disesuaikan/aset yang disesuaikan (2)                                                              27,0%                    25,7%
Kualitas piutang pembiayaan
Non performing financing (2)                                                                              1,0%                     0,9%
Rasio rentabilitas
Laba bersih tahun berjalan / jumlah aset                                                                  2,6%                     4,9%
Laba bersih tahun berjalan / jumlah ekuitas                                                              13,6%                    26,7%
Laba bersih tahun berjalan / jumlah pendapatan                                                            8,1%                    15,8%
Return on asset (2)                                                                                       3,4%                     7,5%
Return on equity (2)                                                                                     14,2%                    29,5%
Beban operasional / pendapatan operasional (2)                                                           89,5%                    77,5%
Net interest margin (2)                                                                                  24,0%                    34,1%




                                                                      39
Page 64
                                                                                    31 Desember 2023         31 Desember 2022
Rasio likuiditas
Current ratio (2)                                                                                  126,8%                  127,7%
Cash ratio (2)                                                                                      5,92%                    4,4%
Interest coverage ratio                                                                            185,1%                  283,3%
Debt service coverage ratio                                                                         20,0%                   29,8%
Rasio solvabilitas
Gearing ratio atau debt to equity ratio (3)                                                           3,9x                     4,1x
Jumlah liabilitas / jumlah ekuitas                                                                    4,2x                     4,4x
Jumlah liabilitas / jumlah aset                                                                       0,8x                     0,8x
Jumlah pendapatan / jumlah ekuitas                                                                    1,7x                     1,7x
Catatan:
(1) EBITDA = Laba sebelum pajak + Bunga dan pembiayaan + Penyusutan dan amortisasi.
(2) Perhitungan dilakukan sesuai dengan Surat Edaran OJK No.11/SEOJK.05/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang Tingkat Kesehatan Keuangan
      Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan Syariah.
(3) Perhitungan dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No. 84/PMK.012/2006 tanggal 29 September 2006 tentang
      Perusahaan Pembiayaan, dengan gearing ratio ditetapkan setinggi-tingginya sebesar 10 kali.



4.		        RASIO KEUANGAN YANG DIPERSYARATKAN DALAM PERJANJIAN PINJAMAN

                                                                                       Persyaratan           31 Desember 2023
Gearing ratio atau debt to equity ratio                                              setinggi-tingginya                     3,9x
                                                                                        sebesar 10x


Fasilitas pinjaman dengan MUFG dan Bank Mizuho
Porsi kepemilikan saham oleh Mitsui & Co. Ltd., Jepang, dan/atau                   Sekurang-kurangnya                        82,7%
  JA Mitsui Leasing Ltd., dan/atau                                                    51% dari total
  Yamaha Motor Co. Ltd.                                                           modal disetor Perseroan


Fasilitas pinjaman dengan BTPN
Porsi kepemilikan saham oleh Mitsui & Co. Ltd., Jepang, dan/atau                   Sekurang-kurangnya                        85,0%
  JA Mitsui Leasing Ltd., dan/atau Yamaha Motor Co. Ltd. dan/atau                     51% dari total
  PT Yamaha Motor Manufacturing                                                   modal disetor Perseroan


Fasilitas pinjaman dengan Deutsche Bank, SCB,HSBC, BCA, ANZ,
   Bank Victoria, BOA Jakarta, Bank Victoria Syariah, CIMB Niaga,
  BCA Syariah Muamalat, Maybank
Porsi kepemilikan saham oleh Mitsui & Co. Ltd., Jepang, dan/atau                   Sekurang-kurangnya                        85,0%
  JA Mitsui Leasing Ltd., dan/atau Yamaha Motor Co. Ltd. dan/atau                     67% dari total
  PT Yamaha Motor Manufacturing                                                   modal disetor Perseroan

Per 31 Desember 2023, Perseroan telah memenuhi seluruh rasio keuangan yang dipersyaratkan dalam perjanjian
pinjaman.




                                                                   40
Page 65
V.		     ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN


Analisis dan pembahasan yang disajikan dalam bab ini harus dibaca bersama-sama dengan “Ikhtisar Data
Keuangan Penting” dan laporan keuangan Perseroan beserta catatan atas laporan keuangan yang tercantum
dalam Prospektus ini.

Informasi keuangan yang disajikan di bawah ini bersumber dari laporan keuangan Perseroan pada tanggal
31 Desember 2023 dan 2022 serta untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan (a member of Deloitte Asia Pacific Network and of the Deloitte Network),
berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, yang ditandatangani Erny Sandjaja (Izin Akuntan Publik
No. AP. 0631), yang dalam laporan auditor independen 00420/2.1265/AU.1/09/0631-2/1/V/2024 tanggal 30 Mei
2024 menyatakan opini tanpa modifikasian.

Pembahasan dalam bab ini dapat mengandung pernyataan yang menggambarkan keadaan di masa mendatang
(forward looking statement) dan merefleksikan pandangan Perseroan saat ini berkenaan dengan peristiwa dan
kinerja keuangan di masa mendatang yang hasil aktualnya dapat berbeda secara material sebagai akibat dari
faktor-faktor yang telah diuraikan pada Bab VI mengenai Faktor Risiko.


1.		 UMUM

Perseroan merupakan satu-satunya perusahaan yang berfokus pada pembiayaan sepeda motor baru merek Yamaha
di Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 19,9% berdasarkan penjualan motor baru Yamaha 31 Desember 2023
(sumber: BAF, Desember 2023). Perseroan didirikan pada tahun 1995 dengan nama PT Pembiayaan Getraco
Indonesia sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang pembiayaan dan menjadi perusahaan joint venture
antara PT Danamon Sanggrahan, Mitsui dan Yamaha pada tahun 1997 yang berfokus pada pembiayaan sepeda
motor baru Yamaha. Nama Perseroan selanjutnya beberapa kali mengalami perubahan dan terakhir pada tahun
1998 menjadi PT Bussan Auto Finance ketika Mitsui & Co., Ltd. menjadi pemegang saham utama dengan
kepemilikan sebesar 75%. Kegiatan usaha Perseroan terus berkembang dan saat ini Perseroan telah beroperasi
di 245 lokasi di seluruh Indonesia, yang terdiri dari 163 kantor cabang dan 82 kantor selain kantor cabang yang
didukung oleh 3.774 karyawan. Perseroan juga telah memperluas jaringan pelayanannya dengan menambah
titik-titik pembayaran angsuran melalui kerja sama dengan pihak ketiga yang meliputi jaringan layanan perbankan,
gerai ritel dan platform pembayaran elektronik. Selain itu, Perseroan telah memperluas ragam produknya hingga
meliputi pembiayaan motor bekas untuk berbagai merek, BAF Dana Syariah, pembiayaan multiproduk dan
pembiayaan mesin pertanian, dan yang terakhir pembiayaan mobil. Pembiayaan juga ditawarkan dalam skema
konvensional maupun skema syariah. Hal ini sejalan dengan strategi Perseroan untuk terus meningkatkan aset
Perseroan dengan melakukan diversifikasi portofolio. Pemesanan untuk pembiayaan sepeda motor baru merek
Yamaha memberikan kontribusi sebesar 56,64% dan 53,57%, dari total pemesanan Perseroan masing-masing
pada tahun 2022 dan 2023.

Perseroan bergerak di bidang usaha yang mendukung pemenuhan kebutuhan konsumtif maupun produktif
masyarakat dalam memiiki kendaraan sehingga Perseroan memiliki kaitan erat dengan kondisi industri otomotif
dan keseluruhan perekonomian Indonesia. Pemulihan ekonomi dunia pada tahun 2023 tidak semulus yang
diharapkan dikarenakan ancaman dari meningkatnya ketegangan geopolitik, belum selesainya perang Rusia-
Ukraina, berkembangnya konflik Palestina-Israel, dampak pengetatan kebijakan moneter, serta cuaca ekstrem
adalah sebagian dari tantangan perekonomian dunia yang dihadapi. Di tengah pemulihan ekonomi global yang
cenderung melambat tersebut, perekonomian Indonesia kuartal IV 2023 masih tumbuh positif. Perekonomian
nasional terus menunjukan resiliensi dan beranjak pulih lebih cepat. Pada kuartal IV 2023, pertumbuhan ekonomi
Indonesia tercatat tetap tinggi yakni 5,0% (yoy) di tengah pertumbuhan ekonomi global yang dalam tren melambat.
Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan di tahun 2023 tercatat 5,1%
(yoy). Tahun 2023 juga menjadi awalan baru bagi dunia sejak status darurat COVID-19 telah dicabut oleh World
Health Organization (WHO). Namun, situasi dan kondisi di tahun 2023 masih dihadapkan dengan ketidakpastian
global seperti berlanjutnya perang geopolitik antara Rusia-Ukraina yang membuat harga komoditas utama dunia
utama melonjak. Akibatnya, inflasi global masih tinggi, sehingga membuat beberapa negara menaikkan tingkat




                                                      41
Page 66
suku bunga acuannya untuk meredam inflasi dan menjaga harga tetap stabil. Di tengah ketidakpastian global,
International Monetary Fund (IMF) menaikkan proyeksinya terhadap pertumbuhan ekonomi global tahun 2023
dari 2,8% (yoy) menjadi 3,0% (yoy) seiring dengan meredanya inflasi global, meskipun demikian pertumbuhan
tersebut masih berada di bawah pertumbuhan di tahun 2022.

Industri otomotif setelah melewati krisis pandemi COVID-19 dan adanya kelangkaan pasokan chip di tahun 2022,
penjualan mobil (wholesale) di Indonesia pada 2023 mencapai 1,0 juta unit. Penjualan mobil pada tahun 2023
turun 4,0% (YoY) dibanding 2022 yang sebesar 1,1 juta unit. Hasil ini masih di bawah target yang sebelumnya
ditetapkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sebesar 1,1 juta unit. Penjualan sepeda
motor (wholesale) di Indonesia tahun 2023 mencapai 6,2 juta unit atau meningkat sebesar 19,4% (yoy), dari
periode yang sama tahun 2022 yang mencatatkan angka 5,2 juta unit. Piutang pembiayaan industri pembiayaan di
Indonesia pada akhir Desember 2023 mengalami peningkatan 13,2% (yoy) menjadi Rp470,9 triliun. Pertumbuhan
ini jauh lebih baik jika dibandingkan pertumbuhan piutang sebelum pandemi COVID-19 di tahun 2019 yang hanya
sebesar 3,7% (yoy). Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kenaikan yang baik pada pembiayaan investasi dan
pembiayaan modal kerja yang masing-masing tumbuh sebesar 9,0% (yoy) dan 15,1% (yoy). Hal ini sejalan dengan
pemenuhan kewajiban perusahaan pembiayaan dalam meningkatkan kontribusi dalam pembiayaan investasi dan
modal kerja. Peningkatan piutang pembiayaan yang terjadi menyebabkan total aset industri pembiayaan juga
meningkat 13,3% (yoy) menjadi Rp552,9 triliun di akhir Desember 2023. Profitabilitas yang ditunjukkan melalui
laba bersih setelah pajak tumbuh 13,0% (yoy) dari Rp20,4 triliun di Desember 2022 menjadi Rp23,0 triliun di
akhir Desember 2023.

Seiring dengan peningkatan kinerja keuangan industri, kinerja rasio keuangan industri pembiayaan juga
menunjukkan pemulihan yang cukup baik. Rasio rentabilitas industri pembiayaan mengalami peningkatan seiring
dengan peningkatan laba usaha industri. Return on Asset (ROA) industri turun sedikit menjadi 5,6% di Desember
2023 dari 5,7% di Desember 2022. Return on Equity (ROE) industri juga meningkat menjadi 15,0% di Desember
2023 dari 14,4% di Desember 2022. Kemampuan industri pembiayaan dalam menekan biaya operasional yang
ditunjukkan dengan rasio Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) juga cukup stabil 76,9% di
Desember 2023. Rasio pembiayaan bermasalah atau non-performing financing (NPF) industri mengalami kenaikan
di Desember 2023 yang menyentuh level 2,4% dari 2,3% di akhir tahun 2022.

Pendapatan Perseroan mencapai Rp4.568,9 miliar untuk tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, hal
ini mulai mengalami peningkatan dari sebelumnya Rp4.336,9miliar untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022. Laba bersih dan marjin laba bersih Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 adalah sebesar Rp683,1 miliar atau mencapai 15,8% dari total pendapatan Perseroan dan
untuk tahun 2023 adalah sebesar Rp370,5 miliar atau mencapai 8,1% dari total pendapatan Perseroan. Rasio
NPF Perseroan terjaga pada tingkat 1,0% dan 0,9% masing-masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.


2.		     FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KONDISI KEUANGAN DAN HASIL
         OPERASIONAL PERSEROAN

Kondisi keuangan dan hasil operasional Perseroan telah dan akan terus dipengaruhi oleh beberapa faktor
penting, sebagai berikut:

Kondisi perekonomian dan industri sepeda motor

Perseroan bergerak di bidang usaha yang mengandalkan pengeluaran konsumen dalam industri otomotif dan
sebagai akibatnya Perseroan sangat bergantung pada kondisi industri otomotif dan keseluruhan perekonomian
Indonesia.

Pemulihan ekonomi dunia pada tahun 2023 tidak semulus yang diharapkan dikarenakan ancaman dari
meningkatnya ketegangan geopolitik, belum selesainya perang Rusia-Ukraina, berkembangnya konflik Palestina-
Israel, dampak pengetatan kebijakan moneter, serta cuaca ekstrem adalah sebagian dari tantangan perekonomian
dunia yang dihadapi. Di tengah pemulihan ekonomi global yang cenderung melambat tersebut, perekonomian
Indonesia kuartal IV 2023 masih tumbuh positif. Perekonomian nasional terus menunjukan resiliensi dan beranjak
pulih lebih cepat. Pada kuartal IV 2023, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat tetap tinggi yakni 5,0% (yoy) di
tengah pertumbuhan ekonomi global yang dalam tren melambat. Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan



                                                      42
Page 67
ekonomi Indonesia secara keseluruhan di tahun 2023 tercatat 5,1% (yoy). Tahun 2023 juga menjadi awalan
baru bagi dunia sejak status darurat COVID-19 telah dicabut oleh World Health Organization (WHO). Namun,
situasi dan kondisi di tahun 2023 masih dihadapkan dengan ketidakpastian global seperti berlanjutnya perang
geopolitik antara Rusia-Ukraina yang membuat harga komoditas utama dunia utama melonjak. Akibatnya,
inflasi global masih tinggi, sehingga membuat beberapa negara menaikkan tingkat suku bunga acuannya untuk
meredam inflasi dan menjaga harga tetap stabil. Di tengah ketidakpastian global, International Monetary Fund
(IMF) menaikkan proyeksinya terhadap pertumbuhan ekonomi global tahun 2023 dari 2,8% (yoy) menjadi 3,0%
(yoy) seiring dengan meredanya inflasi global, meskipun demikian pertumbuhan tersebut masih berada di bawah
pertumbuhan di tahun 2022.

Industri otomotif setelah melewati krisis pandemi COVID-19 dan adanya kelangkaan pasokan chip di tahun 2022,
penjualan mobil (wholesale) di Indonesia pada 2023 mencapai 1,0 juta unit. Penjualan mobil pada tahun 2023
turun 4,0% (YoY) dibanding 2022 yang sebesar 1,1 juta unit. Hasil ini masih di bawah target yang sebelumnya
ditetapkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sebesar 1,1 juta unit. Penjualan sepeda
motor (wholesale) di Indonesia tahun 2023 mencapai 6,2 juta unit atau meningkat sebesar 19,4% (yoy), dari
periode yang sama tahun 2022 yang mencatatkan angka 5,2 juta unit. Piutang pembiayaan industri pembiayaan di
Indonesia pada akhir Desember 2023 mengalami peningkatan 13,2% (yoy) menjadi Rp470,9 triliun. Pertumbuhan
ini jauh lebih baik jika dibandingkan pertumbuhan piutang sebelum pandemi COVID-19 di tahun 2019 yang hanya
sebesar 3,7% (yoy). Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kenaikan yang baik pada pembiayaan investasi dan
pembiayaan modal kerja yang masing-masing tumbuh sebesar 9,0% (yoy) dan 15,1% (yoy). Hal ini sejalan dengan
pemenuhan kewajiban perusahaan pembiayaan dalam meningkatkan kontribusi dalam pembiayaan investasi dan
modal kerja. Peningkatan piutang pembiayaan yang terjadi menyebabkan total aset industri pembiayaan juga
meningkat 13,3% (yoy) menjadi Rp552,9 triliun di akhir Desember 2023. Profitabilitas yang ditunjukkan melalui
laba bersih setelah pajak tumbuh 13,0% (yoy) dari Rp20,4 triliun di Desember 2022 menjadi Rp23,0 triliun di
akhir Desember 2023.

Tingkat suku bunga dan biaya pendanaan

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan didukung oleh pendanaan dari bank, baik dalam mata uang
Rupiah maupun Dolar Amerika Serikat, untuk mendanai kegiatan usaha. Beban bunga mewakili 13,6% dan
15,1% dari pendapatan Perseroan masing-masing untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2022 dan 31
Desember 2023. Perseroan memiliki utang bank dengan tingkat bunga tetap maupun bunga mengambang. Untuk
mengelola risiko fluktuasi tingkat suku bunga atas pinjaman dengan suku bunga mengambang dan fluktuasi kurs
mata uang atas pinjaman dalam Dolar Amerika Serikat, Perseroan senantiasa melakukan lindung nilai melalui
cross currency swap.

Pendapatan utama Perseroan diperoleh dari selisih antara tingkat bunga yang dapat dibebankan kepada konsumen
untuk produk pembiayaan dengan beban pendanaan. Marjin bunga bersih Perseroan sangat dipengaruhi oleh
imbal hasil yang dapat diperoleh Perseroan untuk pinjamannya, pergerakan suku bunga, khususnya suku bunga
Bank Indonesia dan LIBOR, serta kondisi persaingan usaha. Hingga Desember 2023, suku bunga kebijakan
BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) meningkat sebanyak 50 bps menjadi 6,0%, yang merupakan suku
bunga tertinggi dalam empat tahun terakhir. Tingginya suku bunga BI7DRR berdampak pada penyesuaian suku
bunga pembiayaan Perseroan dan menyebabkan peningkatan pada pendapatan Perseroan. Meskipun demikian,
Perseroan senantiasa berupaya menerapkan kebijakan dan langkah strategis agara suku bunga pembiayaan
Perseroan tetap kompetitif.

Dampak dari penurunan nilai tukar Rupiah

Sebagian pinjaman Perseroan dilakukan dalam Dolar Amerika Serikat. Per 31 Desember 2023, saldo pinjaman
jangka panjang Perseroan dalam Dolar Amerika Serikat tercatat sebesar Rp762,8 miliar. Perseroan mengambil
pinjaman dalam mata uang selain Rupiah dengan pertimbangan bunga yang lebih kompetitif. Dengan demikian,
Perseroan terekspos pengaruh fluktuasi nilai tukar mata uang asing. Pelemahan nilai tukar mata uang Rupiah
terhadap Dolar Amerika Serikat yang signifikan akan meningkatkan beban bunga Perseroan. Nilai tukar Rupiah
terhadap Dolar Amerika Serikat menguat dari Rp15.731 pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi Rp15.416 pada
31 Desember 2023. Untuk mengelola risiko mata uang asing, Perseroan dari waktu ke waktu telah melakukan
lindung nilai atas seluruh posisi nilai tukar untuk memitigasi segala risiko dari fluktuasi mata uang asing terhadap
Rupiah.



                                                        43
Page 68
Pengenalan produk dan layanan baru

Salah satu strategi Perseroan yang telah dilaksanakan saat ini dan akan terus dilaksanakan adalah untuk
terus meningkatkan aset pembiayaan dengan melakukan diversifikasi portofolio pembiayaan baik untuk motor
Yamaha maupun produk-produk lainnya. Kemampuan Perseroan untuk mengembangkan berbagai produk dan
layanan baru akan memiliki dampak yang siginifikan terhadap hasil usaha dan daya saing Perseroan di industri
pembiayaan. Sebagai contoh, Perseroan merupakan salah satu perusahaan pembiayaan pertama di Indonesia
yang menawarkan produk pembiayaan berbasis syariah berlisensi OJK untuk kendaraan roda dua. Produk ini,
dikenal dengan BAF Dana Syariah, diperkenalkan pada tahun 2016 dan telah mendapatkan penerimaan yang
baik sehingga BAF Dana Syariah saat ini telah menjadi salah satu produk pembiayaan andalan Perseroan.
Perseroan juga telah melakukan ekspansi pelayanan dengan membuka griya BAF Dana Syariah yang merupakan
titik pelayanan Perseroan khusus untuk produk BAF Dana Syariah mulai April 2019. Griya BAF Dana Syariah
dibuka di lokasi-lokasi yang potensial sehingga mudah dijangkau oleh masyarakat. Pada bulan September
2017, Perseroan kembali mengenalkan produk baru dengan menawarkan pembiayaan mobil yang saat ini telah
menjangkau wilayah Jakarta, Tangerang, Bekasi, Surabaya dan Semarang. Pengembangan dan pemasaran
produk dan layanan baru membutuhkan waktu yang cukup lama dan biaya yang cukup besar sehingga dapat
berdampak signifikan apabila penerimaan atas produk dan layanan baru tidak sesuai dengan ekspektasi. Dalam
mengembangkan produk dan layanan baru, Perseroan selalu mempertimbangkan perubahan kondisi pasar,
preferensi konsumen dan potensi pasar. Perseroan berkeyakinan bahwa Perseroan telah berhasil membangun
kesadaran konsumen akan merek Perseroan yang diasosiasikan dengan citra kualitas layanan dan kemudahan
untuk mendukung pemasaran produk dan layanan baru Perseroan.

Selain itu, sebagai satu-satunya perusahaan yang berfokus pada pembiayaan sepeda motor baru merek Yamaha,
Perseroan bergantung pada produk dan layanan yang dikembangkan oleh Yamaha untuk menghadapi persaingan
di industri sepeda motor di Indonesia. Pemesanan sepeda motor baru merek Yamaha secara historis memberikan
kontribusi lebih dari 80% dari seluruh pemesanan sepeda motor Perseroan. Ketidakmampuan Yamaha untuk
mengembangkan produk dan/atau layanan baru sesuai dengan preferensi pasar dapat berdampak negatif terhadap
kegiatan usaha, hasil operasi, kondisi keuangan dan prospek Perseroan.

Musiman

Kegiatan penyaluran pembiayaan Perseroan secara umum mengalami fluktuasi musiman pada saat menjelang
perayaan Lebaran karena meningkatnya kebutuhan belanja masyarakat. Konsumen cenderung menjadi lebih
konsumtif dalam masa tersebut, termasuk meningkatnya permintaan untuk keperluan rumah tangga, barang-barang
elektronik, kendaraan bermotor dan bahkan kebutuhan uang tunai. Sebagai akibatnya, kebutuhan pendanaan
Perseroan untuk memenuhi permintaan fasilitas pembiayaan dalam periode tersebut turut meningkat. Di sisi
lain, kegiatan penagihan mengalami penurunan pada saat bulan Ramadan, hari libur Lebaran dan libur anak
sekolah. Hal ini dikarenakan konsumen Perseroan dalam periode tersebut memiliki banyak kebutuhan dengan
skala prioritas yang lebih tinggi. Kegiatan penagihan biasanya akan pulih pada periode berikutnya. Perseroan
memperkirakan pola musiman tersebut akan terus berlanjut di masa yang akan datang dan mempengaruhi
kegiatan usaha Perseroan.

Perubahan peraturan

Kegiatan usaha Perseroan tunduk pada peraturan pemerintah yang mengatur mengenai pembiayaan konsumen
dan industri otomotif khususnya sepeda motor. Dalam industri pembiayaan konsumen, OJK bagian pengawas
perasuransian, dana pensiun, lembaga pembiayaan dan lembaga jasa keuangan lainnya dari waktu ke waktu
mengeluarkan peraturan-peraturan baru sebagai langkah-langkah antisipatif memperkuat industri pembiayaan
dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian. Salah satu peraturan yang diterbitkan oleh OJK di penghujung
tahun 2018 untuk industri pembiayaan yang mempengaruhi bisnis Perseroan adalah POJK No. 35/2018. Dengan
penerbitan peraturan ini, berbagai hal yang perlu dilakukan penyesuaian antara lain merubah anggaran dasar
terkait dengan kegiatan usaha Perseroan, menyesuaikan isi perjanjian pembiayaan, menyesuaikan ketentuan
batasan insentif kepada pihak ketiga, menginformasikan suku bunga dan anjuran membaca isi perjanjian ke
kantor pusat, kantor cabang, kantor selain kantor cabang dan website, menyesuaikan beberapa hal terkait
dengan proses penagihan dan eksekusi jaminan, serta menyesuaikan hal-hal terkait dengan pengendalian fraud
dan strategi anti fraud.




                                                     44
Page 69
Peraturan tersebut juga mengatur mengenai besaran uang muka pembiayaan kendaraan bermotor. Berdasarkan
POJK No. 35/2018, perusahaan pembiayaan yang memiliki tingkat kesehatan keuangan dengan kondisi minimum
sehat dan mempunyai nilai rasio NPF neto untuk pembiayaan kendaraan bermotor lebih rendah atau sama
dengan 1% (satu persen) dapat menerapkan ketentuan besaran uang muka pembiayaan kendaraan bermotor
kepada debitur (i) paling rendah 0% dari harga jual kendaraan bagi kendaraan bermotor roda dua atau tiga; (ii)
paling rendah 0% dari harga jual kendaraan bagi kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang digunakan
untuk pembiayaan investasi; dan (iii) paling rendah 0% dari harga jual kendaraan bagi kendaraan bermotor roda
empat atau lebih yang digunakan untuk pembiayaan multiguna. Besaran uang muka akan meningkat seiring
dengan penurunan tingkat kesehatan keuangan dan kenaikan rasio NPF neto. Perseroan saat ini memiliki tingkat
kesehatan keuangan dengan kondisi sangat sehat dan rasio NPF neto di bawah 1% sehingga Perseroan dapat
menawarkan produk pembiayaan untuk pembelian kendaraan bermotor roda dua dan empat dengan besaran
uang muka 0% dari harga jual kendaraan.

Dalam industri sepeda motor, kegiatan usaha Perseroan senantiasa dipengaruhi oleh kebijakan-kebijakan yang
berdampak terhadap daya beli masyarakat. Sebagai contoh, kenaikan biaya administrasi Surat Tanda Nomor
Kendaraan, Buku Pemilik Kendaraan Bermotor, mutasi dan Tanda Motor Kendaraan Bermotor sesuai Peraturan
Pemerintah No. 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku Pada
Kepolisian Negara Republik Indonesia, berlaku efektif sejak bulan Januari 2017, diperkirakan akan berdampak
langsung pada pasar otomotif di Indonesia khususnya sepeda motor. Kenaikan ini dapat berdampak pada harga
jual sepeda motor yang akan mempengaruhi pertumbuhan penjualan sepeda motor di Indonesia.

Pada tahun 2020, seiring dengan perkembangan penyebaran coronavirus disease 2019 (COVID-19) yang
secara global telah berdampak secara langsung ataupun tidak langsung kepada konsumen termasuk terhadap
kinerja dan kapasitas operasional Lembaga Jasa Keuangan Non-bank (“LJKNB”), OJK mengeluarkan peraturan
POJK No. 14/POJK.05/2020 tentang Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran COVID-19 Bagi LJKNB.
Peraturan tersebut mengatur berbagai jenis kebijakan countercyclical termasuk kebijakan dimana LJKNB dapat
melakukan restrukturisasi pembiayaan terhadap debitur yang terkena dampak penyebaran COVID-19. Perseroan
telah menerapkan kebijakan kepada konsumen yang terdampak. Adapun jenis restrukturisasi (keringanan) yang
Perseroan tawarkan kepada konsumen antara lain perubahan tanggal jatuh tempo atau penurunan nilai angsuran,
perpanjangan tenor (jangka waktu), dan penundaan sebagian angsuran (pokok dan bunga). Pengajuan permohonan
restrukturisasi (keringanan) dapat dilakukan oleh konsumen Perseroan yang terkena dampak penyebaran
COVID-19 dengan persyaratan tertentu. Informasi ini bisa diperoleh konsumen melalui situs web Perseroan.


3.		     KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING DAN PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI

Perseroan menyusun laporan keuangan Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Kebijakan akuntansi penting dijelaskan secara rinci dalam catatan atas laporan keuangan yang terlampir dalam
Prospektus ini. Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen Perseroan diharuskan untuk memberikan
estimasi dan penilaian berdasarkan kebijakan akuntansi penting, yang dapat mempengaruhi nilai yang dicatatkan
sebagai pendapatan, beban dan liabilitas dan keterbukaan dari aset dan liabilitas kontinjensi di dalam laporan
keuangan tersebut. Hasil aktual dapat berbeda dibandingkan estimasi yang dilakukan. Berikut adalah perubahan
kebijakan akuntansi dalam jangka waktu 2 (dua) tahun terakhir:

Pada bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) menerbitkan
siaran pers dan mengklarifikasi pengatribusian imbalan pada periode jasa untuk program pensiun berbasis Undang-
Undang Ketenagakerjaan atau Undang-Undang Cipta Kerja beserta peraturan pelaksanaan (UU Ketenagakerjaan).
Perusahaan telah menerapkan panduan dalam siaran pers dan menerapkan perubahan yang diperlukan atas
kebijakan akuntansi.

Perseroan menentukan bahwa dampak atas perubahan tersebut tidak material terhadap laporan keuangan
periode berjalan dan periode sebelumnya.




                                                      45
Page 70
4.		        ANALISIS LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

Tabel berikut ini menyajikan informasi mengenai hasil operasi Perseroan, termasuk perincian dan persentase dari
tiap komponen pendapatan dan beban terhadap jumlah pendapatan untuk masing-masing periode di bawah ini:

                                                                                                                          (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                           Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
                                                                                                   2023                         2022
PENDAPATAN
  Pendapatan pembiayaan                                                                            4.476.998.372                   4.248.826.213
  Pendapatan bunga                                                                                     2.804.082                       2.279.550
  Pendapatan lain-lain                                                                                89.059.602                      85.751.592
  Jumlah pendapatan                                                                                4.568.862.056                   4.336.857.355
BEBAN
  Gaji dan tunjangan                                                                                 559.172.805                     560.813.004
  Penyisihan kerugian kredit                                                                       1.936.909.025                   1.352.121.154
  Bunga dan beban pembiayaan                                                                         687.872.375                     589.595.690
  Beban umum dan administrasi                                                                        869.619.842                     790.083.124
  Beban pengaturan pinjaman dan jaminan ke pihak berelasi                                              8.114.274                      17.835.919
  Beban pemasaran                                                                                     28.568.207                      49.156.765
  Jumlah beban                                                                                     4.090.256.528                   3.359.604.656
LABA SEBELUM PAJAK                                                                                   478.605.528                     977.252.699
BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                                                            (108.053.568)                   (294.161.994)
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN                                                                           370.551.960                     683.090.705
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
  Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasca kerja, setelah pajak                                (7.369.407)                     8.072.327
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
  Laba (rugi) yang belum terealisasi atas nilai wajar kontrak lindung nilai derivatif,
     setelah pajak                                                                                      30.436.259                  (51.013.465)
Jumlah penghasilan komprehensif lain tahun berjalan - setelah pajak                                     23.066.852                  (42.941.138)
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                                         393.618.812                  640.149.567


Pendapatan

Tabel di bawah ini menyajikan informasi mengenai komponen dari pendapatan serta persentase komponen
tersebut terhadap jumlah pendapatan untuk masing-masing periode di bawah ini:

                                                                                                                          (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
                                                                                         2023                               2022
                                                                                Rp                 %                 Rp                  %
Pendapatan pembiayaan
  Pendapatan bunga dari aktivitas pembiayaan                                  3.737.079.107        81,8%        3.569.298.717             82,3%
  Pendapatan administrasi                                                       253.476.385         5,5%          229.957.223              5,3%
  Pendapatan bunga atas keterlambatan pembayaran                                225.630.709         4,9%          195.838.093              4,5%
  Penerimaan kembali piutang yang telah dihapuskan                              109.835.333         2,4%          114.852.374              2,6%
  Denda atas penghentian kontrak dipercepat                                      31.744.723         0,7%           29.371.237              0,7%
  Lain-lain                                                                     119.232.115         2,6%          109.508.569              2,5%
                                                                              4.476.998.372        98,0%        4.248.826.213             98,0%
Pendapatan bunga                                                                  2.804.082         0,1%            2.279.550              0,1%
Pendapatan lain-lain                                                             89.059.602         1,9%           85.751.592              2,0%
Jumlah                                                                        4.568.862.056       100,0%        4.336.857.355            100,0%




                                                                      46
Page 71
•    Pendapatan pembiayaan. Pendapatan pembiayaan adalah pendapatan yang berasal dari kegiatan
     pembiayaan, yang terdiri dari:

     -    Pendapatan bunga dari aktivitas pembiayaan. Pendapatan bunga dari aktivitas pembiayaan terdiri dari
          bunga yang diperoleh dari pembiayaan motor baru dan bekas, pembiayaan multiproduk dan pembiayaan
          mesin pertanian, marjin dari BAF Dana Syariah yang telah dikurangi dengan amortisasi biaya transaksi
          dan pembiayaan mobil. BAF Dana Syariah merupakan produk pembiayaan sepeda motor berbasis
          syariah. Secara substansi, transaksi BAF Dana Syariah merupakan transaksi pembiayaan.

     -    Pendapatan bunga atas keterlambatan pembayaran. Pendapatan bunga atas keterlambatan pembayaran
          terutama berasal dari bunga yang dikenakan Perseroan kepada konsumen atas keterlambatan
          pembayaran angsuran motor baru dan bekas, multiproduk, mesin pertanian dan mobil. Keterlambatan
          dihitung sejak hari pertama keterlambatan sampai dengan pembayaran dilakukan. Perseroan
          mencatatkan pendapatan bunga atas keterlambatan pembayaran saat pembayaran diterima (basis
          kas).

     -    Penerimaan kembali piutang yang telah dihapuskan. Penerimaan kembali piutang yang telah dihapuskan
          adalah piutang yang telah dihapusbukukan tetapi berhasil ditagih. Perseroan mencatatkan penerimaan
          kembali piutang yang telah dihapuskan saat pembayaran diterima (basis kas).

     -    Denda atas penghentian kontrak dipercepat. Denda atas penghentian kontrak dipercepat yaitu biaya
          yang dikenakan oleh Perseroan kepada konsumen yang meminta percepatan pelunasan, dihitung
          dalam persentase tertentu terhadap sisa pokok piutang konsumen tersebut dan dicatatkan sebagai
          pendapatan Perseroan saat pembayaran penghentian kontrak dipercepat diterima (basis kas).

     -    Lain-lain. Lain-lain adalah biaya yang timbul dari kegiatan penagihan, pengecekan dan lainnya terkait
          pembiayaan dan dicatatkan sebagai pendapatan Perseroan.

•    Pendapatan bunga. Pendapatan bunga terutama terdiri dari pendapatan bunga dari saldo bank.

•    Pendapatan lain-lain. Pendapatan lain-lain terutama terdiri dari pendapatan atas jasa pengurusan surat
     motor, pendapatan atas jasa penagihan cicilan dan pendatapan atas jasa pembayaran secara daring.

Tabel di bawah ini menyajikan informasi mengenai jumlah pendapatan pembiayaan berdasarkan jenis produknya
adalah sebagai berikut:

                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)
                                                               Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
                                                                   2023                           2022
                                                              Rp              %              Rp               %
Pendapatan konvensional                                     3.560.218.286     79,5%       3.606.704.871        84,9%
Pendapatan syariah                                            916.780.086     20,5%         642.121.342        15,1%
Jumlah                                                      4.476.998.372    100,0%       4.248.826.213       100,0%


Gaji dan tunjangan

Gaji dan tunjangan adalah gaji, tunjangan, dan insentif yang dibayarkan kepada karyawan Perseroan, baik
karyawan tetap maupun karyawan kontrak. Beban imbalan kerja untuk karyawan juga termasuk dalam beban
gaji dan tunjangan.

Kerugian dari penyisihan piutang

Kerugian penurunan nilai piutang merupakan biaya yang timbul dari pembentukan cadangan kerugian kredit
yang dianalisa oleh Perseroan setiap akhir bulan berdasarkan perhitungan rasio yang dilakukan di akhir tahun.




                                                      47
Page 72
Bunga dan beban pembiayaan

Tabel di bawah ini menyajikan informasi mengenai komponen dari bunga dan beban pembiayaan serta persentase
komponen tersebut terhadap jumlah bunga dan beban pembiayaan untuk masing-masing periode di bawah ini:

                                                                                                  (dalam ribuan Rupiah)
                                                                  Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
                                                                       2023                          2022
                                                                  Rp             %              Rp               %
Beban bunga pinjaman                                              365.167.768    53,1%         315.719.451        53,5%
Beban bunga obligasi                                              322.704.607    46,9%         273.875.239        46,5%
Jumlah                                                            687.872.375   100,0%         589.594.690       100,0%


Beban bunga pinjaman merupakan beban bunga yang timbul dari fasilitas pinjaman bank termasuk biaya terkait
lainnya, sedangkan beban bunga obligasi merupakan beban bunga yang timbul dari penerbitan obligasi, termasuk
biaya terkait lainnya, keduanya digunakan oleh Perseroan sebagai modal kerja kegiatan pembiayaan.

Beban umum dan administrasi

Tabel di bawah ini menyajikan informasi mengenai komponen dari beban umum dan administrasi serta persentase
komponen tersebut terhadap jumlah beban umum dan administrasi untuk masing-masing periode di bawah ini:

                                                                                                  (dalam ribuan Rupiah)
                                                                  Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
                                                                       2023                          2022
                                                                  Rp             %              Rp               %
Jasa profesional                                                  428.701.773    49,3%         368.348.890       46,6%
Penyusutan dan amortisasi                                         107.050.459    12,3%         103.580.216       13,1%
Beban kantor                                                       78.964.652     9,1%          77.693.935         9,8%
Komputer                                                           69.195.731     8,0%          60.031.012         7,6%
Komisi dan penagihan                                               51.525.726     5,9%          32.407.789         4,1%
Komunikasi                                                         38.776.427     4,5%          38.795.399         4,9%
Perjalanan dinas                                                   23.214.712     2,7%          28.693.849         3,6%
Beban administrasi bank                                            14.750.503     1,7%          12.502.333         1,6%
Materai                                                            13.541.628     1,6%          13.493.149         1,7%
Perizinan, asuransi, pemeliharaan dan perbaikan dan bensin
   yang berkaitan dengan kendaraan                                 11.847.282     1,4%          11.458.047         1,5%
Pelatihan                                                           6.685.354     0,8%           7.452.377         0,9%
Biaya kantor lainnya                                                5.934.709     0,7%           8.277.685         1,0%
Sewa kantor                                                         4.797.650     0,6%           4.701.548         0,6%
Denda administrasi pajak                                              284.738     0,0%          11.378.582         1,4%
Lain-lain                                                          14.348.498     1,6%          11.268.313         1,4%
Jumlah                                                            869.619.842   100,0%         790.083.124       100,0%


Beban umum dan administrasi Perseroan terutama terdiri dari jasa profesional untuk audit laporan keuangan,
sistem teknologi informasi, tenaga kerja outsourcing, jasa legal, pajak dan lainnya, sewa kantor pusat dan kantor-
kantor cabang, perjalanan dinas untuk manajemen dan karyawan Perseroan, beban kantor pusat dan kantor-
kantor cabang yang terkait langsung dengan operasional Perseroan, komputer, komunikasi untuk manajemen dan
karyawan, penyusutan dan amortisasi yang sebagian besar merupakan penyusutan perangkat kantor dan perabot
dan amortisasi aset takberwujud, komisi dan penagihan untuk pihak ketiga, perizinan, asuransi, pemeliharaan
dan perbaikan dan bensin yang berkaitan dengan kendaraan, dan biaya administrasi bank.

Beban pengaturan pinjaman dan jaminan ke pihak berelasi

Beban pengaturan pinjaman dan jaminan ke pihak berelasi merupakan kompensasi yang dibayarkan Perseroan
kepada Mitsui & Co., Ltd. dan JA Mitsui Leasing, Ltd. untuk bantuan dan dukungan yang diberikan, antara lain
mencakup dukungan dan bantuan untuk mengembangkan dan mempromosikan bisnis baru dan untuk memperkuat
hubungan dengan pelanggan, termasuk bank.



                                                             48
Page 73
Beban pemasaran

Beban pemasaran merupakan biaya untuk promosi dan kegiatan pemasaran lainnya seperti pameran, kegiatan
promosi bersama dan lainnya.

Beban pajak penghasilan

Beban pajak penghasilan merupakan jumlah pajak yang terutang dan beban pajak tangguhan. Perseroan sebagai
Perseroan pembiayaan dikenakan tarif pajak penghasilan 22%.

Penghasilan komprehensif lain

Penghasilan komprehensif lain terdiri dari pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasca kerja dan laba yang
belum terealisasi atas nilai wajar kontrak lindung nilai derivatif.


5.		      PENDAPATAN BERDASARKAN SEGMEN OPERASI

Tabel berikut ini menyajikan rincian pendapatan Perseroan berdasarkan segmen operasi untuk masing-masing
periode di bawah ini:

                                                                                              (dalam ribuan Rupiah)
                                                              Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
                                                                   2023                          2022
                                                              Rp             %              Rp               %
Pendapatan pembiayaan sepeda motor                          2.790.915.444    61,1%       2.918.264.881       67,3%
Pendapatan pembiayaan lainnya                               1.686.082.928    36,9%       1.330.561.332       30,7%
Pendapatan tidak dapat dialokasikan
  Bunga                                                         2.804.082     0,1%           2.279.550         0,1%
  Lain-lain                                                    89.059.602     1,9%          85.751.592         2,0%
Jumlah                                                      4.568.862.056   100,0%       4.336.857.355       100,0%

Pendapatan pembiayaan sepeda motor merupakan bunga yang diperoleh dari pembiayaan motor baru dan bekas.
Pendapatan Perseroan dari pembiayaan sepeda motor secara historis memberikan kontribusi paling besar dan
mencapai lebih dari 60%. Pendapatan pembiayaan sepeda motor Perseroan mengalami penurunan sebesar 4,4%
dari Rp2.918,3 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp2.790,9 miliar pada tahun 2023. Penurunan tersebut terutama
disebabkan oleh menurunnya pemesanan sepeda motor baru merek Yamaha dalam jumlah unit maupun nilai
pemesanan rata-rata per unit.

Pendapatan pembiayaan lainnya merupakan bunga yang diperoleh dari aktivitas pembiayaan multiproduk,
pembiayaan mesin pertanian, pembiayaan mobil dan pendapatan marjin dari BAF Dana Syariah yang telah
dikurangi dengan amortisasi biaya transaksi. Perseroan menawarkan pembiayaan selain pembiayaan sepeda
motor dalam rangka mendiversifikasi portofolio aset Perseroan. Pendapatan dari pembiayaan lainnya Perseroan
mengalami kenaikan sebesar 26,7% dari Rp1.330,6 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp1.686,1 miliar pada tahun
2023. Kenaikan tersebut terutama dikarenakan kenaikan jumlah pemesanan baru untuk produk BAF Dana Syariah.


6.        HASIL KEGIATAN USAHA

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022

Pendapatan. Pendapatan Perseroan mengalami kenaikan sebesar 5,3% menjadi Rp4.568,9 miliar pada tahun
2023 dari Rp4.336,9 miliar pada tahun 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh pendapatan bunga dari
aktivitas pembiayaan.




                                                      49
Page 74
•   Pendapatan bunga dari aktivitas pembiayaan. Pendapatan bunga dari aktivitas pembiayaan mengalami
    kenaikan sebesar 4,7% menjadi Rp3.737,1 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp3.569,3 miliar pada
    tahun 2022. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan pembiayaan lainnya sebesar 26,7% dari
    Rp1.330,6 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp1.686,1 miliar pada tahun 2023, khususnya pembiayaan BAF
    Dana Syariah yang meningkat sebesar 39,0% menjadi Rp3,1 miliar dengan volume pemesanan sebesar
    238.195 unit. Rata-rata nilai pembiayaan BAF Dana Syariah juga meningkat sebesar 9,4% menjadi Rp12,8
    juta per unit. Keberhasilan ini tidak terlepas dari inisiatif dan strategi yang diterapkan sepanjang tahun
    2023 yang berfokus untuk mengintegrasikan customer journey melalui kolaborasi dengan tim Customer
    Relationship Management (“CRM”), tim Digital dan tim Telesales sehingga konsumen akan mendapatkan
    penawaran berbagai program melalui cara penawaran yang berbeda-beda pada setiap fase. Program
    DAHSYAT (Dana Syariah Tercepat) juga masih merupakan produk andalan Perseroan yang banyak diminati
    karena dapat memberikan pelayanan proses BAF Dana Syariah dengan sangat cepat yaitu 1 (satu) jam dari
    aplikasi masuk hingga pencairan.

•   Pendapatan administrasi. Pendapatan administrasi mengalami kenaikan sebesar 10,2% menjadi Rp253,5
    miliar dari sebelumnya Rp230,0 miliar pada tahun 2022. Peningkatan ini terutama sejalan dengan kenaikan
    pendapatan Perseroan dari pembiayaan lainnya.

•   Pendapatan bunga atas keterlambatan pembayaran. Pendapatan bunga atas keterlambatan pembayaran
    mengalami kenaikan sebesar 15,2% menjadi Rp225,6 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp195,8
    miliar pada tahun 2022. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kualitas piutang yang menurun sejalan
    dengan penurunan daya beli konsumen yang terutama dipengaruhi faktor inflasi dan tingkat suku bunga
    yang tinggi. Sebagai akibatnya, rasio NPF Perseroan menjadi 1,0% pada tahun 2023 dari sebelumnya 0,9%
    pada tahun 2022.

•   Penerimaan kembali piutang yang telah dihapuskan. Penerimaan kembali piutang yang telah dihapuskan
    mengalami penurunan sebesar 4,4% menjadi Rp109,8 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp114,9 miliar
    pada tahun 2022. Penurunan ini terutama disebabkan oleh lebih banyaknya piutang yang dapat ditagih oleh
    Perseroan. Keberhasilan ini tidak terlepas dari insiatif yang dilakukan oleh Perseroan untuk memperbaiki
    kualitas aset dengan melakukan penyesuaian strategi akuisisi, memperkuat pemantauan kualitas pembiayaan,
    dan memperbaiki strategi penagihan yang mencakup tele collection dan field collection. Perseroan juga
    meningkatkan penggunaan Collection Management System (CMS) untuk membantu proses penanganan
    collection yang lebih efektif serta memaksimalkan pemantauan atas aktivitas penagihan dengan Mobile
    Collection System (MCS).

•   Denda atas penghentian kontrak dipercepat. Denda atas penghentian kontrak dipercepat mengalami kenaikan
    sebesar 8,1% menjadi Rp31,7 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp29,4 miliar pada tahun 2022.
    Kenaikan ini terutama disebabkan oleh bertambahnya konsumen yang meminta percepatan pelunasan.

•   Lain-lain. Pendapatan lain-lain mengalami kenaikan sebesar 8,9% menjadi Rp119,2 miliar pada tahun 2023
    dari sebelumnya Rp109,5 miliar pada tahun 2022. Kenaikan ini sejalan dengan kegiatan inklusi keuangan
    Perseroan sepanjang tahun 2023.

Gaji dan tunjangan. Gaji dan tunjangan mengalami penurunan sebesar 0,3% menjadi Rp559,2 miliar pada tahun
2023 dari sebelumnya Rp560,8 miliar pada tahun 2022. Penurunan ini terutama disebabkan oleh menurunnya
jumlah karyawan Perseroan.

Penyisihan kerugian kredit. Penyisihan kerugian kredit mengalami kenaikan sebesar 43,2% menjadi Rp1.936,9
miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp1.352,1 miliar pada tahun 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan
oleh kondisi makroekonomi yang masih dipengaruhi ketidakpastian.

Bunga dan beban pembiayaan. Bunga dan beban pembiayaan mengalami kenaikan sebesar 16,7% menjadi
Rp687,9 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp589,6 miliar pada tahun 2022. Peningkatan ini terutama
disebabkan oleh meningkatnya suku bunga efektif pinjaman hingga Desember 2023.

Beban umum dan administrasi. Beban umum dan administrasi mengalami kenaikan sebesar 10,1% menjadi
Rp869,6 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp790,1 miliar pada tahun 2022. Kenaikan tersebut terutama
disebabkan oleh beban jasa profesional, komisi dan penagihan, dan beban komputer. Beban jasa profesional


                                                     50
Page 75
meningkat sebesar 16,4% menjadi Rp428,7 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp368,3 miliar pada tahun
2022, sehubungan dengan kenaikan penggunaan tenaga profesional. Beban komisi dan penagihan meningkat
sebesar 59,0% menjadi Rp51,5 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp32,4 miliar pada tahun 2022 terutama
disebabkan oleh kenaikan penggunaan tenaga kerja profesional dan konsultan sistem teknologi informasi. Beban
komputer meningkat sebesar 15,3% menjadi Rp69,2 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp60,0 miliar pada
tahun 2022 yang disebabkan oleh banyaknya inisiatif pengembangan di bidang IT untuk menunjang digitalisasi
dalam meningkatkan efektivitas dan produktivitas operasional Perseroan.

Beban pengaturan pinjaman dan jaminan. Beban pengaturan pinjaman dan jaminan mengalami penurunan sebesar
54,5% menjadi Rp8,1 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp17,8 miliar pada tahun 2022. Penurunan ini
sejalan dengan berkurangnya penggunaan fasilitas pinjaman bank yang dijamin oleh Mitsui & Co. Ltd., Jepang
dan JA Mitsui Leasing, Ltd.

Beban pemasaran. Beban pemasaran mengalami penurunan sebesar 41,9% menjadi Rp28,6 miliar pada tahun
2023 dari sebelumnya Rp49,2 miliar pada tahun 2022. Penurunan tersebut seiring dengan penurunan aktivitas
promosi dan kegiatan pemasaran, serta kemampuan optimalisasi digital dan online marketing oleh Perseroan.

Laba sebelum pajak. Sebagai akibat dari hal-hal yang telah dijelaskan di atas, Perseroan mencatatkan laba
sebelum pajak sebesar Rp478,6 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp977,3 miliar pada tahun 2022. Rasio
laba sebelum pajak terhadap pendapatan Perseroan menurun dari 22,5% pada tahun 2022 menjadi 10,5% pada
tahun 2023.

Beban pajak penghasilan. Perseroan mencatatkan beban pajak penghasilan sebesar Rp108,1 miliar pada tahun
2023 dari sebelumnya Rp294,2 miliar pada tahun 2022. Penurunan ini sejalan dengan menurunnya laba sebelum
pajak.

Laba bersih tahun berjalan. Sebagai akibat dari hal-hal yang telah dijelaskan di atas, Perseroan mencatatkan laba
bersih tahun berjalan sebesar Rp370,6 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp683,1 miliar pada tahun 2022.

Penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. Perseroan mencatatkan penghasilan komprehensif lain tahun
berjalan sebesar Rp23,1 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya rugi Rp42,9 miliar pada tahun 2022. Kenaikan
tersebut disebabkan oleh kenaikan laba yang belum terealisasi atas nilai wajar kontrak lindung nilai derivatif.

Jumlah penghasilan (rugi) komprehensif tahun berjalan. Sebagai akibat dari hal-hal yang telah dijelaskan di atas,
Perseroan mencatatkan jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan sebesar Rp393,6 miliar pada tahun
2023 dari sebelumnya Rp640,1 miliar pada tahun 2022.


7.		       ASET, LIABILITAS DAN EKUITAS

Aset

Tabel berikut ini menjelaskan rincian aset Perseroan per tanggal 31 Desember 2023 dan 2022:

                                                                                                (dalam ribuan Rupiah)
                                                                         31 Desember 2023       31 Desember 2022
Kas dan bank                                                                      334.038.260            273.254.864
Piutang pembiayaan - bersih                                                    12.839.773.202         12.712.917.851
Piutang derivatif                                                                  63.341.133            128.527.498
Piutang lain-lain - bersih                                                        121.308.791             67.100.551
Uang muka                                                                          31.562.125             30.505.927
Biaya dibayar dimuka                                                               36.154.969             31.041.821
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan                               337.533.352            336.868.237
Aset takberwujud – setelah dikurangi amulasi amortisasi                            77.181.168             81.777.992
Aset pajak tangguhan - bersih                                                     230.555.857            227.003.229
Aset hak-guna – bersih                                                             28.052.852             27.906.197
Aset lainnya                                                                        2.494.272              2.604.516
Jumlah                                                                         14.101.995.979         13.919.508.683




                                                          51
Page 76
Posisi tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan 31 Desember 2022

Jumlah aset Perseroan mengalami peningkatan sebesar 1,3% menjadi Rp14.102,0 miliar per 31 Desember
2023 dari sebelumnya Rp13.919,5 miliar per 31 Desember 2022, terutama disebabkan oleh kenaikan jumlah
piutang pembiayaan - bersih sebesar 1,0% menjadi Rp12.839,8 miliar per 31 Desember 2023 dari sebelumnya
Rp12.712,9 miliar per 31 Desember 2022, sejalan dengan peningkatan jumlah kontrak pembiayaan baru. Kas
dan bank mengalami kenaikan sebesar 22,2% menjadi Rp334,0 miliar per 31 Desember 2023 dari sebelumnya
Rp273,3 miliar per 31 Desember 2022 terutama dikarenakan meningkatnya jumlah kas dan bank dikarenakan
penerimaan angsuran di akhir tahun yang lebih tinggi. Piutang lain-lain - bersih mengalami kenaikan sebesar 80,8%
menjadi Rp121,3 miliar per 31 Desember 2023 dari sebelumnya Rp67,1 miliar per 31 Desember 2022 terutama
dikarenakan kenaikan piutang pembiayaan dari jaminan. Kenaikan tersebut sebagian di-offset dengan penurunan
piutang derivatif yang terutama disebabkan oleh fluktuasi mata uang dalam bentuk US$ selama tahun 2023.

Liabilitas

Tabel berikut ini menjelaskan rincian liabilitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2023 dan 2022:

                                                                                                (dalam ribuan Rupiah)
                                                                         31 Desember 2023       31 Desember 2022
Pinjaman bank                                                                   5.687.175.480          6.381.483.149
Utang derivatif                                                                    14.909.632              6.890.047
Utang pajak                                                                        54.524.194             87.677.716
Utang lain-lain                                                                   270.698.220            235.456.226
Beban yang masih harus dibayar                                                    314.410.455            360.241.888
Utang obligasi                                                                  4.873.687.443          4.141.274.229
Liabilitas sewa                                                                     3.508.792              6.101.466
Liabilitas imbalan pasca kerja                                                    165.704.169            137.543.652
Jumlah                                                                         11.384.618.385         11.356.668.373


Posisi tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan 31 Desember 2022

Jumlah liabilitas Perseroan mengalami peningkatan sebesar 0,2% menjadi Rp11.384,6 miliar per 31 Desember
2023 dari sebelumnya Rp11.356,7 miliar per 31 Desember 2022. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh
meningkatnya utang obligasi sebesar 17,7% menjadi Rp4.873,7 miliar per 31 Desember 2023 dari sebelumnya
Rp4.141,3 miliar per 31 Desember 2022, sejalan dengan obligasi yang diterbitkan selama tahun 2023. Utang
lain-lain meningkat sebesar 15,0% menjadi Rp270,7 miliar per 31 Desember 2023 dari sebelumnya Rp235,5
miliar per 31 Desember 2022 seiring dengan kenaikan pembiayaan baru di akhir tahun 2023. Liabilitas imbalan
pasca kerja mengalami kenaikan sebesar 20,5% menjadi Rp165,7 miliar per 31 Desember 2023 dari sebelumnya
Rp137,5 miliar per 31 Desember 2022 terutama dikarenakan penurunan pembayaran manfaat selama tahun
2023. Di sisi lain, pinjaman bank Perseroan menurun sebesar 10,9% menjadi Rp5.687,2 miliar per tanggal
31 Desember 2023 dari sebelumnya Rp6.381,5 miliar per tanggal 31 Desember 2022 seiring dengan adanya
penambahan penerbitan obligasi.

Ekuitas

Tabel berikut ini menjelaskan rincian ekuitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2023 dan 2022:

                                                                                                (dalam ribuan Rupiah)
                                                                         31 Desember 2023       31 Desember 2022
Modal saham                                                                      353.571.000            353.571.000
Tambahan modal disetor                                                           235.858.000            235.858.000
Pendapatan komprehensif lainnya                                                  (34.964.159)           (58.031.011)
Saldo laba
   Ditentukan penggunaannya                                                        71.400.000             71.400.000
   Tidak ditentukan penggunaannya                                               2.091.512.753          1.960.042.321
Jumlah                                                                          2.717.377.594          2.562.840.310




                                                       52
Page 77
Posisi tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan 31 Desember 2022

Ekuitas Perseroan mengalami peningkatan sebesar 6,0% menjadi Rp2.717,4 miliar per 31 Desember 2023 dari
sebelumnya Rp2.562,8 miliar per 31 Desember 2022. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh penyesuaian
saldo laba ditahan sehubungan dengan laba yang dibukukan oleh Perseroan. Penghasilan komprehensif lainnya
Perseroan naik menjadi minus Rp35,0 miliar per 31 Desember 2023 dari sebelumnya minus Rp58,0 miliar per
31 Desember 2022 sehubungan dengan naiknya nilai mata uang US$ per 31 Desember 2023 sebesar Rp15.416
per 1 US$ dari kurs US$ per 31 Desember 2022 sebesar Rp15.731.

Berdasarkan RUPS Tahunan pada tanggal 8 Mei 2023, pemegang saham menyetujui penggunaan laba yang
diperoleh dalam tahun buku 2022 untuk dibagikan sebagai dividen tunai sebesar Rp239,1 miliar atau setara
dengan Rp676.191 per lembar saham. Dividen tersebut telah dibayarkan pada tanggal 15 Mei 2023.


8.		       LIKUIDITAS DAN SUMBER PENDANAAN

Perseroan mengandalkan sumber likuiditas internal dan eksternal untuk membiayai kegiatan pembiayaan
barang maupun jasa. Untuk mendanai belanja modal maupun kebutuhan modal kerja Perseroan di luar kegiatan
pembiayaan, Perseroan menggunakan sumber likuiditas internal. Per 31 Desember 2023, Perseroan memiliki
sumber likuiditas internal dalam bentuk kas dan bank sebesar Rp334,0 miliar dan sumber likuiditas eksternal
dalam bentuk fasilitas pinjaman bank yang belum digunakan sebesar Rp11.275,0 miliar. Penerbitan Obligasi
ini juga akan turut menambah sumber likuiditas eksternal Perseroan untuk mendukung kegiatan pembiayaan.

Kebutuhan pendanaan untuk kegiatan pembiayaan secara historis cenderung meningkat menjelang hari raya
Lebaran. Perseroan memiliki proses manajemen likuiditas aktif untuk memastikan ketersediaan sumber pendanaan
yang cukup dalam rangka mengantisipasi lonjakan permintaan tersebut. Sampai dengan tanggal Prospektus
ini diterbitkan, Perseroan selalu dapat menjaga kecukupan saldo kas dan bank serta fasilitas pinjaman bank
untuk memenuhi keperluan operasi maupun kewajiban yang jatuh tempo. Apabila Perseroan menilai bahwa
modal kerja untuk kegiatan pembiayaan tidak mencukupi, Perseroan akan mencari modal kerja tambahan dalam
bentuk fasilitas pinjaman tambahan, baik dari bank, lembaga keuangan, pihak ketiga dan/atau pemegang saham
Perseroan. Setelah Pernyataan Pendaftaran menjadi Efektif, Perseroan juga memiliki opsi untuk menerbitkan
obligasi tahap selanjutnya.

Perseroan berkeyakinan bahwa dengan memperhitungkan kas yang diharapkan akan dihasilkan dari kegiatan
operasi dan sumber likuiditas yang saat ini tersedia, Perseroan memiliki likuiditas yang cukup untuk memenuhi
kebutuhan modal kerja, kewajiban pembayaran utang dan kebutuhan akan kas lainnya untuk saat ini dan 12 bulan
setelah tanggal Prospektus ini diterbitkan.

Arus kas

Tabel berikut ini menyajikan ringkasan arus kas Perseroan untuk masing-masing periode di bawah ini:

                                                                                                 (dalam ribuan Rupiah)
                                                                        Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
                                                                                2023                   2022
Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi                      944.877.698          (238.940.508)
Kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi                                   (104.513.312)           (94.631.306)
Kas bersih (digunakan untuk) diperoleh dari aktivitas pendanaan                  (779.580.990)            433.735.348
Kenaikan bersih kas dan bank                                                        60.783.396            100.163.534
Kas dan bank awal tahun                                                            273.254.864            173.091.330
Kas dan bank akhir tahun                                                           334.038.260            273.254.864


Arus kas dari aktivitas operasi

Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi terdiri dari kas yang diterima dari transaksi pembiayaan dan bunga
atas keterlambatan, pelunasan dipercepat dan aktivitas operasi lainnya, dan arus kas keluar terutama digunakan
untuk transaksi pembiayaan, pembayaran gaji dan tunjangan, dan pembayaran beban umum, administrasi dan
pemasaran.


                                                                  53
Page 78
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasional sebesar Rp944,9 miliar pada tahun 2023 terdiri dari
penerimaan kas dari transaksi pembiayaan sebesar Rp13.135,1 miliar, bunga atas keterlambatan, pelunasan
dipercepat dan aktivitas operasi lainnya sebesar Rp823,7 miliar. Perseroan menggunakan kas tersebut untuk
pembayaran transaksi pembiayaan sebesar Rp11.433,2 miliar, pembayaran gaji dan tunjangan sebesar Rp579,8
miliar, biaya pengaturan pinjaman dan jaminan ke pihak berelasi sebesar Rp9,3 miliar, pembayaran imbalan pasca
kerja sebesar Rp10,6 miliar, pembayaran pajak penghasilan badan sebesar Rp152,7 miliar, dan pembayaran
beban umum, administrasi dan pemasaran sebesar Rp828,3 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasional sebesar Rp238,9 miliar pada tahun 2022 terdiri dari
penerimaan kas dari transaksi pembiayaan sebesar Rp11.936,8 miliar, bunga atas keterlambatan, pelunasan
dipercepat dan aktivitas operasi lainnya sebesar Rp768,1 miliar. Perseroan menggunakan kas tersebut untuk
pembayaran transaksi pembiayaan sebesar Rp11.391,6 miliar, pembayaran gaji dan tunjangan sebesar Rp524,4
miliar, biaya pengaturan pinjaman dan jaminan ke pihak berelasi sebesar Rp19,8 miliar, pembayaran imbalan
pasca kerja sebesar Rp24,2 miliar, pembayaran pajak penghasilan badan Rp265,7 miliar, dan pembayaran beban
umum, administrasi dan pemasaran sebesar Rp718,0 miliar.

Arus kas dari aktivitas investasi

Arus kas yang digunakan untuk aktivitas investasi terutama terdiri dari pembelian aset tetap berupa prasarana
gedung yang disewa, perangkat kantor dan perabot dan kendaraan, dan aset tetap tak berwujud.

Kas bersih yang digunakan Perseroan untuk aktivitas investasi meningkat sebesar 10,4% menjadi Rp104,5
miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp94,6 miliar pada tahun 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
penambahan aset hak guna berupa sewa kantor.

Arus kas dari aktivitas pendanaan

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp779,6 miliar pada tahun 2023 terdiri dari
pembayaran pinjaman bank sebesar Rp7.181,8 miliar, pembayaran bunga dan beban keuangan sebesar Rp675,6
miliar, pembayaran dividen sebesar Rp239,1 miliar. Perseroan juga melakukan penarikan pinjaman bank sebesar
Rp6.599,7 miliar dalam periode tersebut dan menerbitkan Obligasi sebesar Rp1.700,0 miliar untuk mendanai
transaksi pembiayaan.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar Rp433,7 miliar pada tahun 2022 terdiri dari
pembayaran pinjaman bank sebesar Rp8.038,0 miliar, pembayaran bunga dan beban keuangan sebesar Rp596,3
miliar, pembayaran dividen sebesar Rp142,1 miliar. Perseroan juga melakukan penarikan pinjaman bank sebesar
Rp9.014,8 miliar dalam periode tersebut dan menerbitkan Obligasi sebesar Rp2.075,0 miliar untuk mendanai
transaksi pembiayaan.

Aktivitas operasi, investasi dan pendanaan yang telah dijelaskan di atas mengakibatkan kas dan bank Perseroan
mengalami peningkatan menjadi Rp334,0 miliar pada 31 Desember 2023 dari sebelumnya Rp273,3 miliar pada
31 Desember 2022.


9.		      KUALITAS PIUTANG

Dilihat dari tingkat kolektibilitas fasilitas pembiayaan yang diberikan, Perseroan mengklasifikasikan keterlambatan
pembayaran ke dalam 3 (tiga) kelompok, yaitu (i) tunggakan kurang dari 30 hari; (ii) tunggakan 31 sampai dengan
60 hari, (iii) tunggakan lebih dari 60 hari. Tabel berikut menyajikan perkembangan piutang pembiayaan Perseroan
berdasarkan umur piutang per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022:




                                                        54
Page 79
                                                                                                     (dalam ribuan Rupiah)
                                                                    31 Desember 2023           31 Desember 2022
                                                                      Rp               %        Rp                 %
Jumlah piutang pembiayaan – bersih pada saat gagal bayar:
  Belum jatuh tempo                                                11.807.679.279    83,8%   11.679.638.873        84,3%
  Kurang dari 30 hari                                                 747.376.872     5,3%      732.311.012         5,3%
  31 sampai dengan 60 hari                                            643.863.874     4,6%      625.700.327         4,5%
  61 sampai dengan 90 hari                                            301.265.985     2,1%      283.954.540         2,1%
  Lebih dari 90 hari                                                  593.854.786     4,2%      529.461.958         3,8%
Jumlah                                                             14.094.040.796   100,0%   13.851.066.710        100,05
Penyisihan kerugian atas kerugian kredit ekspansi 12 bulan:
  Belum jatuh tempo                                                 (416.955.086)    77,0%    (358.907.276)         74,1%
  Kurang dari 30 hari                                               (124.740.690)    23,0%    (125.548.448)         25,9%
Jumlah                                                              (541.695.776)   100,0%    (484.455.724)        100,0%
Penyisihan kerugian atas kerugian kredit sepanjang umur:
  31 sampai dengan 60 hari                                          (153.004.157)    21,5%    (146.723.614)         22,4%
  61 sampai dengan 90 hari                                          (108.902.006)    15,3%    (103.212.747)         15,8%
  Lebih dari 90 hari                                                (450.665.655)    63,2%    (403.756.774)         61,8%
Jumlah                                                              (712.571.818)   100,0%    (653.693.135)        100,0%
Jumlah - bersih                                                    12.839.773.202            12.712.917.851


Piutang pembiayaan Perseroan meningkat dari Rp12.712,9 miliar pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi
Rp12.839,7 miliar pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini seiring dengan jumlah transaksi pembiayaan
baru Perseroan yang terus bertumbuh.

Perseroan mengevaluasi kondisi piutang secara kolektif setiap bulan dengan menggunakan variabel-variabel
PD dan LGD untuk menghitung EAD bulanan. PD dan LGD dihitung berdasarkan hasil analisa data pinjaman
yang diberikan dan piutang yang dapat diobservasi antara 3 (tiga) sampai 5 (lima) tahun berdasarkan jenis
pembiayaan Perseroan. Penghapusan piutang tak tertagih akan dilakukan apabila piutang tak tertagih tersebut
telah berumur lebih dari 180 hari atau saat Perseroan menentukan bahwa piutang tersebut tidak dapat ditagih
lagi. Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2023, Perseroan telah melakukan penyisihan atas kerugian penurunan
nilai piutang pembiayaan masing-masing sebesar Rp1,1 miliar dan Rp1,3 miliar, yang masing-masing mewakili
sekitar 8,9% dan 9,8 dari seluruh piutang pembiayaan pada masing-masing tanggal. Peningkatan saldo cadangan
penurunan nilai piutang disebabkan oleh meningkatnya saldo piutang yang jatuh tempo di atas 90 hari. Manajemen
berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai tersebut telah memadai untuk menutupi kemungkinan
kerugian atas tidak tertagihnya piutang pembiayaan dan telah sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang
berlaku di Indonesia.

Perseroan telah menerapkan kebijakan untuk mengurangi risiko kredit, termasuk mengambil jaminan sebagai
jaminan pelunasan pinjaman jika kewajiban kontraktual tidak terpenuhi. Jenis agunan yang diterima untuk
pinjaman pembiayaan untuk mengurangi risiko kredit meliputi sepeda motor, mesin pertanian, mobil dan peralatan
elektronik. Nilai agunan dinilai berdasarkan penilaian internal dan/atau eksternal. Estimasi nilai wajar jaminan
adalah sebagai berikut:

                                                                                                     (dalam ribuan Rupiah)
                                                                    31 Desember 2023           31 Desember 2022
                                                                      Rp             %           Rp                %
Sepeda motor                                                       11.570.336.707    78,1%   11.759.882.608         77,0%
Mobil                                                               3.029.555.090    20,5%    3.146.698.314         20,6%
Alat-alat elektronik                                                  150.654.799     1,0%      282.217.059          1,8%
Mesin pertanian                                                        39.856.985     0,3%       38.093.255          0,2%
Lain-lain                                                              22.026.562     0,1%       48.118.803          0,3%
Jumlah                                                             14.812.430.143   100,0%   15.275.010.039        100,0%


Persyaratan agunan bukanlah merupakan pengganti faktor kemampuan debitur dalam hal pembayaran kembali
kredit, dimana hal ini menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan pemberian kredit. Perseroan
mengevaluasi bahwa konsentrasi risiko terkait dengan piutang pembiayaan adalah rendah, pelanggan Perseroan
berada pada beberapa yuridikasi dan industri dan beroperasi di pasar yang independen



                                                              55
Page 80
10.		      BELANJA MODAL

Secara historis, sebagian besar belanja modal Perseroan dialokasikan untuk pembelian perangkat kantor seperti
server, komputer dan peralatan komunikasi, dan aset tak berwujud yang seluruhnya dibiayai melalui kas yang
diperoleh dari aktivitas operasional. Tabel di bawah ini menyajikan belanja modal historis untuk periode-periode
sebagai berikut:

                                                                                                        (dalam ribuan Rupiah)
                                                                              Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
                                                                                       2023                    2022
Aset takberwujud                                                                          34.154.181              39.786.288
Prasarana gedung                                                                            8.552.434               6.583.890
Perangkat kantor dan perabot                                                              40.812.222              46.604.816
Kendaraan                                                                                     911.657               1.635.700
Jumlah                                                                                    84.430.494              94.610.694


Jumlah anggaran belanja modal Perseroan untuk tahun 2024 diperkirakan sebesar Rp202,4 miliar yang sebagian
besar akan digunakan untuk pembelian perangkat lunak, komputer, prasarana gedung, perangkat kantor, dan
perabot. Per 31 Maret 2024, Perseroan mencatatkan saldo uang muka pembelian aset tetap dan aset takberwujud
masing-masing sebesar Rp2,3 miliar dan Rp10,1 miliar, atau terealisasi sekitar 6,4% dari anggaran belanja modal
Perseroan untuk tahun 2024. Perseroan juga telah melakukan komitmen pembelian barang modal per 31 Maret
2024 sekitar 14,6% dari anggaran belanja modal tahun 2024 berupa perangkat lunak komputer dan penggantian
kendaraan operasional Perseroan, dengan sejumlah pemasok, antara lain PT Enigma Cipta Humanika, PT Trees
Solutions, dan PT Kobus Smart Service. Seluruh belanja modal akan dilakukan dengan mata uang Rupiah.
Sumber dana yang akan digunakan untuk membiayai belanja modal adalah kas dari aktivitas operasional.
Untuk komitmen dengan para pemasok, terdapat ketentuan kompensasi standar apabila terjadi keterlambatan
pembayaran atas jasa para pemasok.


11.		      ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING

Perseroan terekspos pengaruh fluktuasi nilai tukar mata uang asing karena transaksi yang didenominasi mata
uang asing, seperti pinjaman bank yang didenominasi dalam Dolar Amerika Serikat dan JPY Jepang. Tabel di
bawah ini meringkas instrumen Perseroan yang didominasi dalam mata uang asing (tidak termasuk instrumen
keuangan yang digunakan untuk lindung nilai) pada tanggal 31 Desember 2023:

                                                                                                      Setara dengan Rupiah
                                                                  US$                   JPY          (dalam ribuan Rupiah) (1)
Kas dan bank                                                          125.260                 37.070                1.935.071
Pinjaman bank                                                   (166.526.692)                      -          (2.567.175.480)
Jumlah                                                          (166.401.432)                 37.070          (2.565.240.409)
Catatan:
(1) Kurs yang digunakan oleh Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah Rp15.416 per 1 US$ dan Rp109,55 per 1 JPY.


Pada tanggal 31 Desember 2023, jika nilai tukar Dolar Amerika Serikat terhadap Rupiah, dengan semua variabel
lainnya tetap konstan, mengalami penambahan (pengurangan) sebesar 1%, laba sebelum pajak Perseroan akan
berkurang sebesar Rp25,7 miliar (meningkat sebesar Rp25,7 miliar).

Untuk membantu mengelola risiko, Perseroan memiliki kebijakan untuk melindungi seluruh pinjaman dalam
valuta asing melalui kontrak cross currency swap untuk menghindari segala risiko dari fluktuasi mata uang asing
terhadap Rupiah Indonesia.




                                                             56
Page 81
12.		       JUMLAH PINJAMAN YANG MASIH TERUTANG

Jumlah pinjaman yang masih terutang per 31 Desember 2023 tercatat sebesar Rp12.883 miliar dengan analisis
jatuh tempo pinjaman sebagai berikut:

                                                                                                     (dalam ribuan Rupiah)
                                                   Kurang dari       ≥ 6 bulan dan      ≥ 12 bulan dan
                                                     6 bulan          ≤ 12 bulan          ≤ 36 bulan         Jumlah
Utang lain-lain                                       270.698.220                 -                   -       270.698.220
Biaya yang masih harus dibayar                        314.410.454                 -                   -       314.410.454
Utang derivatif pada nilai bersih pelunasan           701.233.852       452.386.742           4.574.475     1.158.195.069
Pinjaman bank                                       2.558.462.987     1.507.515.716       1.712.489.815     5.778.468.518
Utang obligasi                                        877.475.450     1.657.401.023       2.826.436.500     5.361.312.973
Jumlah                                              4.722.280.963     3.617.303.481       4.543.500.790    12.883.085.234

Informasi lebih lanjut mengenai fasilitas pinjaman dari perbankan dan obligasi dapat dilihat pada Bab III dalam
Prospektus ini dengan judul “Pernyataan Utang.”


13.		       RISIKO SUKU BUNGA ACUAN PINJAMAN

Perseroan terekspos pengaruh perubahan tingkat suku bunga karena Perseroan meminjam dana dengan tingkat
bunga mengambang. Berikut ini adalah tabel ilustrasi instrumen keuangan Perseroan yang dikenakan bunga
(tidak termasuk instrumen derivatif) pada tanggal 31 Desember 2023:

                                                                                                     (dalam ribuan Rupiah)
                                                    Tingkat Bunga
                                                     Mengambang            Tingkat Bunga Tetap            Jumlah
Aset keuangan
Bank                                                        304.205.030                       -               304.205.030
Piutang pembiayaan - bersih                                           -          12.839.773.202            12.839.773.202


Liabilitas keuangan
Pinjaman bank                                              2.567.175.480             3.120.000.000          5.687.175.480
Utang obligasi                                                         -             4.873.687.443          4.873.687.443

Pada tanggal 31 Desember 2023, jika suku bunga, dengan semua variabel lainnya tetap konstan, lebih tinggi
(lebih rendah) 50 basis poin, laba sebelum pajak Perseroan akan berkurang sebesar Rp11,3 miliar (meningkat
sebesar Rp11,3 miliar).

Perseroan mempraktekkan pengelolaan tingkat bunga (biaya pendanaan) atas pinjaman dalam mata uang Rupiah
dengan menggunakan tingkat bunga tetap untuk menutup tingkat bunga yang dibebankan kepada pelanggan. Untuk
fasilitas pendanaan berdasarkan tingkat bunga mengambang, Perseroan memiliki kebijakan untuk melakukan
lindung nilai melalui kontrak cross currency swap untuk menghindari instrumen derivatif fluktuasi tingkat bunga.




                                                      57
Page 82
VI.		     FAKTOR RISIKO


Investasi pada Obligasi Perseroan memiliki sejumlah risiko. Para calon investor harus memperhatikan informasi
yang ada di dalam penjelasan mengenai faktor risiko ini dengan seksama, khususnya informasi mengenai risiko-
risiko usaha berikut, sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada Obligasi Perseroan. Risiko-risiko yang belum
diketahui Perseroan atau yang dianggap tidak material juga dapat mempengaruhi kegiatan usaha, arus kas,
hasil operasi, kondisi keuangan atau prospek usaha Perseroan. Harga pasar atas Obligasi Perseroan dapat
turun dikarenakan salah satu risiko ini, dan calon investor dapat kehilangan sebagian atau seluruh investasinya.

Berikut adalah faktor risiko usaha dan risiko umum yang disusun berdasarkan bobot risiko yang dihadapi Perseroan
dalam menjalankan kegiatan usahanya yang dapat mempengaruhi kinerja maupun harga Obligasi baik secara
langsung maupun tidak langsung:


A.		      RISIKO UTAMA YANG MEMPUNYAI PENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP KELANGSUNGAN USAHA
          PERSEROAN

Risiko strategi

Risiko strategi adalah risiko akibat ketidaktepatan dalam pengambilan dan/atau pelaksanaan suatu keputusan
strategis serta kegagalan dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis.

Perseroan telah mencatatkan pertumbuhan yang substantial dalam dua tahun terakhir. Perseroan selalu mencoba
menjajaki peluang pertumbuhan pembiayaan di luar segmen pembiayaan sepeda motor Yamaha, seperti BAF
Dana Syariah dan pembiayaan mobil, dalam rangka mendiversifikasi portofolio pembiayaan Perseroan. Tidak ada
jaminan bahwa Perseroan akan dapat melaksanakan strategi pertumbuhan secara sukses atau Perseroan dapat
menambah atau segmen usaha baru secara efektif. Apabila Perseroan mengembangkan segmen pembiayaan baru,
tidak ada jaminan bahwa Perseroan akan dapat bersaing secara efektif di segmen baru tersebut atau Perseroan
akan dapat mencapai pertumbuhan di segmen baru tersebut sesuai harapan. Strategi pertumbuhan Perseroan
juga dapat memakan waktu dan biaya yang signifikan. Setiap kejadian yang timbul karena hal-hal tersebut dapat
berdampak negatif terhadap kegiatan usaha, hasil operasi, kondisi keuangan dan prospek Perseroan.

Sebagai perusahaan yang berfokus pada pembiayaan sepeda motor baru merek Yamaha, Perseroan bergantung
pada strategi Yamaha untuk menghadapi persaingan di industri sepeda motor di Indonesia. Yamaha menerapkan
tiga pilar strategi, yaitu product management, brand management dan consumer and community management.
Dengan berpedoman pada strategi ini, Yamaha dituntut untuk terus melakukan inovasi produk dan/atau layanan
dalam rangka merespon kebutuhan pasar dan menciptakan pasar baru. Yamaha juga memiliki komitmen untuk terus
memperkuat brand awareness melalui partisipasinya dalam kejuaraan-kejuaraan nasional maupun internasional
untuk mendekatkan mereknya dengan konsumen. Sebagai contoh, pada tahun 2007, Yamaha meluncurkan
sepeda motor skutik matik Yamaha Mio untuk menjawab kebutuhan wanita akan sepeda motor yang nyaman
dengan desain yang menarik. Yamaha Mio memperoleh popularitas dalam waktu cepat karena dinilai sesuai
dikemudikan pada lalu lintas padat. Sejalan dengan kesuksesan Yamaha Mio dalam mengambil pangsa pasar
sepeda motor skutik matik di Indonesia, Perseroan berhasil mencapai aset pembiayaan di atas Rp10 triliun
pada tahun 2013. Pada bulan Februari 2015, Yamaha meluncurkan motor matik untuk segmen premium yang
telah menjadi salah satu dari lima motor terlaris sepanjang 2017. Kesuksesan motor matik di segmen ini turut
mendorong kenaikan nilai pemesanan Perseroan. Tidak ada jaminan bahwa penerapan strategi Yamaha akan
selalu sukses secara komersial. Selain itu, pesaing Yamaha dapat mengembangkan produk dan/atau layanan
baru lebih dahulu dibanding Yamaha. Produk dan/atau layanan baru tersebut mungkin lebih menarik dibandingkan
yang ditawarkan Yamaha. Jika Yamaha tidak dapat mengembangkan produk dan/atau layanan baru tersebut
pada waktu yang tepat untuk memenuhi permintaan pasar, atau jika permintaan untuk produk dan/atau layanan
baru tersebut tidak cukup, hal tersebut dapat berdampak negatif terhadap kegiatan usaha, hasil operasi, kondisi
keuangan dan prospek usaha Perseroan.




                                                      58
Page 83
B.		      RISIKO USAHA YANG BERSIFAT MATERIAL BAIK SECARA LANGSUNG MAUPUN TIDAK LANGSUNG
          YANG DAPAT MEMPENGARUHI HASIL USAHA DAN KONDISI KEUANGAN PERSEROAN

1.   Risiko kredit

Risiko kredit adalah risiko yang muncul akibat ketidakmampuan konsumen/debitur untuk membayar kembali
fasilitas pembiayaan yang diberikan, baik pokok pinjaman maupun bunganya. Risiko kredit ini menyebabkan
tidak tertagihnya piutang pembiayaan kepada konsumen yang dapat berdampak langsung terhadap menurunkan
pendapatan dan kinerja Perseroan. Beberapa faktor yang mungkin menyebabkan naiknya risiko kredit adalah
adanya gangguan pembayaran debitur kepada Perseroan yang dapat terjadi karena komposisi portofolio piutang
pembiayaan dan tingkat konsentrasi yang tinggi, strategi penyaluran pembiayaan yang tidak memadai, kualitas
piutang pembiayaan yang rendah, ketidakcukupan pencadangan yang dilakukan oleh Perseroan, serta faktor-
faktor eksternal yang berada di luar kendali Perseroan seperti tingkat pertumbuhan ekonomi nasional dan tingkat
inflasi. Untuk mengurangi eksposur terhadap risiko ini, Perseroan umumnya memberlakukan agunan dalam
bentuk Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (“BPKB”) untuk semua kendaraan yang dibiayai oleh Perseroan.
Jaminan dapat diambil alih sebagai jaminan pelunasan pinjaman jika kewajiban kontraktual tidak terpenuhi.
Namun demikian, pengambilalihan kendaraan bermotor yang merupakan jaminan dari konsumen/debitur mungkin
tidak dapat menutup seluruh kewajiban kontraktual karena nilai aset yang diambil alih tersebut dapat mengalami
penurunan nilai, sehingga menurunkan pendapatan Perseroan.

2.   Risiko operasional

Risiko operasional adalah risiko akibat ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan
manusia, kegagalan sistem, dan/atau adanya kejadian eksternal yang memengaruhi operasional Perseroan.
Perseroan telah memiliki standar operasional prosedur yang meliputi pemeriksaan kelengkapan data calon
konsumen dan melakukan kunjungan langsung ke kediaman/tempat kerja/lokasi calon konsumen, dan analisis
yang mendalam dari analis kredit untuk memastikan kualitas pembiayaan dan proses yang konsisten. Perseroan
juga telah mempekerjakan, melatih dan mempertahankan sumber daya manusia dalam jumlah yang cukup untuk
mendukung operasional Perseroan. Namun demikian, Perseroan tidak dapat menghilangkan risiko kesalahan
atau pelanggaran yang dilakukan oleh karyawan Perseroan. Standar operasional prosedur juga dapat gagal
mendeteksi kesalahan atau pelanggaran tersebut. Terjadinya salah satu kejadian tersebut dapat mengakibatkan
terganggunya kelancaran operasi Perseroan dan kualitas pelayanan (service level) kepada konsumen dan dealer
yang pada akhirnya akan menurunkan kinerja dan daya saing Perseroan hingga reputasi Perseroan.

Perseroan menggunakan teknologi dan sistem informasi untuk menunjang kegiatan operasionalnya. Teknologi
dan sistem informasi digunakan dalam sejumlah area operasional Perseroan yang kritikal, termasuk pemasaran,
pengajuan aplikasi, proses persetujuan aplikasi, pencairan, pembayaran, penagihan sampai dengan customer
retention management. Meskipun Perseroan belum pernah mengalami kegagalan sistem di masa lalu, tidak ada
jaminan bahwa Perseroan tidak akan mengalami gangguan sistem di masa mendatang. Gangguan dapat terjadi
karena berbagai alasan seperti peningkatan penggunaan jaringan yang menambah beban kapasitas Perseroan,
kegagalan perangkat lunak dan perangkat keras utama, kehilangan koneksi jaringan yang tiba-tiba, kegagalan
teknologi dan listrik lainnya, virus komputer dan bencana alam. Lebih lanjut, gangguan terhadap sistem informasi
dapat mengakibatkan informasi pribadi konsumen hilang atau disalahgunakan oleh pihak yang tidak berwenang.
Perseroan secara rutin melakukan back up sebagai bagian dari rencana pemulihan bencana. Perseroan juga dari
waktu ke waktu memperbarui teknologi dan sistem informasi untuk mengantisipasi perubahan yang dibutuhkan
oleh bisnis agar lebih efektif dan efisien serta meningkatkan daya saing Perseroan. Investasi dalam sistem dan
teknologi informasi membutuhkan biaya yang relatif besar dan dapat berdampak signifikan terhadap kondisi
keuangan Perseroan apabila tidak berhasil diintegrasikan ke dalam bisnis maupun infrastruktur teknologi informasi
yang telah ada. Terjadinya salah satu kejadian tersebut di atas dapat berdampak negatif terhadap kegiatan
usaha, hasil operasi, kondisi keuangan dan prospek Perseroan.

Fasilitas, peralatan dan aset pembiayaan Perseroan seluruhnya berada di Indonesia, yang merupakan salah
satu wilayah rentan terhadap aktivitas seismik yang dapat mengakibatkan gempa bumi dan tsunami, atau
gelombang tinggi. Kejadian seperti kebakaran, banjir, gempa bumi, tsunami dan kejadian lainnya yang sejenis
dapat menyebabkan cidera orang, kehilangan nyawa, kerusakan atau kehancuran atau kehilangan aset, atau
penangguhan operasi, yang dapat berdampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha dan prospek
Perseroan. Sebagai contoh, gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Lombok dan Palu pada bulan Agustus dan



                                                       59
Page 84
Oktober 2018 telah menghambat operasional kantor cabang dan POS Perseroan serta mitra dealer Perseroan.
Kejadian tersebut juga mempengaruhi kemampuan konsumen Perseroan dalam melakukan pembayaran angsuran.
Perseroan menerapkan kebijaksanaan khusus bagi konsumen yang terkena bencana, seperti penjadwalan
ulang pembayaran angsuran, penyesuaian biaya administratif dan penyesuaian denda akibat keterlambatan
pembayaran angsuran. Perseroan akan melakukan pencadangan dan penghapusbukuan jika diperlukan. Perseroan
berkeyakinan dampak dari kedua bencana ini tidak signifikan terhadap rasio NPF Perseroan. Perseroan memiliki
asuransi untuk menutup risiko-risiko tersebut, namun demikian jumlah yang diperoleh dari asuransi mungkin
tidak cukup untuk menutupi penurunan pendapatan, peningkatan biaya atau kewajiban yang timbul dari kejadian
tersebut, atau klaim dapat ditolak atau dipermasalahkan.

Perseroan juga mempekerjakan sumber daya manusia dalam jumlah besar untuk melakukan kegiatan pemasaran,
penagihan dan operasional. Apabila sumber daya manusia tersebut tidak dikelola dengan baik, maka hal tersebut
dapat menurunkan kualitas operasi Perseroan terutama dalam hal survei atau verifikasi, penagihan (collection)
hingga penarikan kendaraan atas kredit yang bermasalah yang pada akhirnya dapat berdampak negatif terhadap
kegiatan usaha, hasil operasi, kondisi keuangan dan prospek Perseroan.

3.   Risiko pasar

Margin bunga bersih Perseroan dapat meningkat atau turun sejalan dengan perubahan tingkat suku bunga
dikarenakan tingkat suku bunga yang dibebankan kepada konsumen berdasarkan perjanjian pembiayaan memiliki
tingkat suku bunga tetap, sehingga membatasi kemampuan Perseroan untuk meneruskan kenaikan suku bunga
kepada konsumen. Perseroan berkeyakinan bahwa posisi keuangan, likuiditas dan hasil usaha dapat terpengaruh
pada saat tingkat suku bunga meningkat dikarenakan penurunan tingkat permintaan konsumen. Meskipun
Perseroan memantau kondisi suku bunga, menggunakan strategi lindung nilai untuk memitigasi fluktuasi nilai
tukar mata uang asing, suku bunga dan melakukan diversifikasi sumber pendanaan, Perseroan tidak dapat
menjanjikan bahwa strategi-strategi tersebut dapat memitigasi kenaikan suku bunga secara keseluruhan, di
mana hal tersebut dapat berdampak negatif terhadap kegiatan usaha, hasil operasi, kondisi keuangan dan
prospek usaha Perseroan.

4.   Risiko likuiditas

Risiko likuiditas adalah risiko yang muncul akibat ketidakcukupan dana/modal Perseroan, termasuk kurangnya
akses tambahan dana/modal dalam menghadapi kerugian atau kebutuhan dana/modal yang tak terduga.

Perseroan umumnya bergantung pada pinjaman bank selain kas yang diperoleh dari kegiatan operasi untuk
menjalankan kegiatan usaha dan memenuhi kebutuhan pendanaan di masa depan yang diperkirakan akan
meningkat seiring dengan pertumbuhan kegiatan usaha Perseroan. Kemampuan Perseroan memperoleh
pendanaan bergantung pada banyak faktor yang beberapa di antaranya berada di luar kendali Perseroan. Sebagai
contoh, ketidakstabilan politik, penurunan ekonomi, kesulitan likuiditas di perbankan dan pasar keuangan,
kerusuhan sosial dan perubahan peraturan dapat mengakibatkan beban pinjaman Perseroan meningkat atau
membatasi kemampuan Perseroan untuk mendapatkan pendanaan. Tidak ada jaminan bahwa Perseroan akan
selalu mampu memperoleh pendanaan pada tingkat suku bunga dan syarat komersial lainnya yang wajar.
Ketidakmampuan Perseroan untuk mendapatkan pendanaan yang dibutuhkan dapat berdampak negatif terhadap
kegiatan usaha, hasil operasi, kondisi keuangan dan prospek Perseroan.

Selain itu, sebagian besar perjanjian pinjaman yang dimiliki Perseroan saat ini mensyaratkan pemberian jaminan
perusahaan (corporate guarantee) dari Grup Mitsui selama pinjaman belum dilunasi. Grup Mitsui, sebagai
pemegang saham pengendali Perseroan sejak tahun 1997, memiliki reputasi bisnis yang baik yang memiliki
peranan penting dalam pengembangan bisnis Perseroan, termasuk dalam hal penggalangan pendanaan. Namun
demikian, tidak ada jaminan bahwa Grup Mitsui akan terus mempertahankan kepemilikannya pada Perseroan.
Keluarnya Grup Mitsui sebagai pemegang saham pengendali Perseroan untuk selanjutnya digantikan dengan
pemegang saham baru atau berkurangnya kepemilikan Grup Mitsui pada Perseroan dapat memengaruhi
kemampuan Perseroan untuk mendapatkan pendanaan pada tingkat suku bunga dan syarat komersial lainnya
yang kompetitif, dan hal tersebut dapat berdampak negatif terhadap kegiatan usaha, hasil operasi, kondisi
keuangan dan prospek Perseroan.




                                                     60
Page 85
Sebagai akibat dari utang Perseroan yang bertambah besar seiring dengan perkembangan bisnis Perseroan,
Perseroan dapat menjadi lebih rentan terhadap kondisi ekonomi dan industri yang buruk, memiliki fleksibilitas
terbatas dalam merencanakan dan merespon perubahan dalam bisnis dan industri pembiayaan, memiliki
keunggulan kompetitif yang lebih rendah dibandingkan pesaing dengan tingkat utang yang lebih rendah, memiliki
kewajiban untuk mengalokasikan sebagian besar dari arus kas untuk membayar utang, serta menghadapkan
Perseroan pada pembatasan keuangan yang lebih ketat. Salah satu faktor tersebut dapat berdampak negatif
terhadap kegiatan usaha, hasil operasi, kondisi keuangan dan prospek Perseroan.

5.   Risiko hukum

Risiko hukum adalah risiko akibat tuntutan hukum dan/atau kelemahan aspek hukum. Risiko hukum dapat
bersumber antara lain dari kelemahan aspek yuridis yang disebabkan oleh lemahnya perikatan/akad yang
dilakukan oleh Perseroan, ketiadaan dan/atau perubahan peraturan perundang undangan yang menyebabkan
suatu transaksi yang telah dilakukan Perseroan menjadi tidak sesuai dengan ketentuan, dan proses litigasi baik
yang timbul dari gugatan pihak ketiga terhadap Perseroan maupun Perseroan terhadap pihak ketiga. Terjadinya
salah satu hal tersebut dapat berdampak negatif terhadap kegiatan usaha, hasil operasi, kondisi keuangan dan
prospek Perseroan.

6.   Risiko kepatuhan

Risiko kepatuhan adalah risiko yang muncul karena adanya potensi kegagalan dalam pelaksanaan tata kelola
yang baik (good governance), ketidaktepatan gaya manajemen, lingkungan pengendalian, dan prilaku dari setiap
pihak yang terlibat langsung atau tidak langsung dalam operasional Perseroan. Dewan Komisaris dan Direksi
Perseroan berkeyakinan bahwa prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik merupakan hal mendasar untuk
mendapatkan dan mempertahankan kepercayaan dari para pemegang saham, karyawan, pelanggan, dealer,
kreditur, regulator dan pemangku kepentingan lainnya. Perseroan saat ini telah menerapkan pedoman tata kelola
perusahaan yang baik dengan berpedoman pada UUPT dan Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata
Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan sebagaimana disempurnakan dalam Peraturan
OJK No. 29/POJK.05/2020 tanggal 22 April 2020 tentang Perubahan atas Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014
tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan (“POJK No. 29/2020”) yang wajib
dipatuhi oleh Dewan Komisaris, Direksi dan seluruh karyawan Perseroan di bawah pengawasan aktif Dewan
Komisaris dan Direksi Perseroan. Namun demikian, tidak ada jaminan bahwa pedoman tata kelola yang ada saat
ini memadai atau telah dijalankan dengan baik oleh Dewan Komisaris, Direksi dan seluruh karyawan Perseroan,
serta pengawasan telah dijalankan secara efektif oleh Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan. Setiap kejadian
yang timbul akibat dari risiko kepatuhan dapat berdampak negatif terhadap reputasi Perseroan, kegiatan usaha,
hasil operasi, kondisi keuangan dan prospek Perseroan.

7.   Risiko reputasi

Risiko reputasi adalah risiko akibat menurunnya tingkat kepercayaan pemangku kepentingan yang bersumber
dari persepsi negatif terhadap Perseroan. Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pembiayaan
konsumen, reputasi Perseroan merupakan suatu nilai dasar dan merupakan salah satu faktor penting yang
menentukan para pemangku kepentingan (stakeholder) khususnya para konsumen untuk mengarahkan
preferensinya menggunakan jasa pembiayaan yang ditawarkan oleh Perseroan.


C.		     RISIKO UMUM

Perseroan juga tidak lepas dari risiko eksternal yang berlaku umum terkait dengan sektor usaha yang dijalankan.
Risiko tersebut antara lain:

1.   Risiko perubahan kondisi perekonomian regional maupun global.

Penurunan perekonomian global yang signifikan dan berlanjut, termasuk perekonomian Indonesia, dapat
menimbulkan dampak merugikan yang material terhadap kegiatan pembiayaan Perseroan serta dapat menimbulkan
dampak merugikan yang material terhadap kegiatan usaha, kinerja operasional, kondisi keuangan dan prospek
Perseroan. Selain itu, rendahnya ketersediaan kredit secara umum serta rendahnya kepercayaan pada pasar



                                                      61
Page 86
keuangan sehubungan dengan penurunan pasar dapat menimbulkan dampak merugikan yang material terhadap
akses Perseroan terhadap modal, yang mana dapat menimbulkan dampak merugikan yang material terhadap
kemampuan Perseroan untuk membiayai kebutuhan modal kerja, yang pada akhirnya dapat berdampak negatif
secara material bahkan merugikan bisnis, kondisi keuangan dan kinerja operasional Perseroan.

2.   Risiko perubahan nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing

Salah satu penyebab utama krisis ekonomi yang terjadi di pertengahan tahun 1997 adalah depresiasi dan volatilitas
nilai tukar Rupiah terhadap mata uang lain, seperti Dolar AS. Meskipun nilai tukar Rupiah mulai stabil, mata uang
Rupiah terus berfluktuasi secara signifikan. Pada tanggal 28 Desember 2023, kurs tengah Bank Indonesia adalah
Rp15.414 per Dolar Amerika Serikat. Tidak ada jaminan bahwa nilai Rupiah tidak akan mengalami depresiasi
atau berfluktuasi secara signifikan di masa mendatang.

Perseroan secara rutin memantau fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing, khususnya Dolar AS dan
Yen Jepang dan memiliki kebijakan untuk melindungi seluruh pinjaman dalam valuta asing dengan menggunakan
instrumen derivatif cross currency swap. Pada tanggal 31 Desember 2023, Perseroan mencatatkan pinjaman
dalam Dolar AS sebesar US$116 juta. Namun demikian, Perseroan tidak dapat menjamin bahwa strategi lindung
nilai tersebut dapat memitigasi dampak nilai tukar mata uang asing terhadap kondisi keuangan, hasil usaha atau
arus kas Perseroan.

3.   Risiko kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku

Bisnis Perseroan tunduk pada peraturan, pengawasan dan perizinan di bawah OJK untuk perusahaan
pembiayaan. Peraturan dan pengawasan untuk perusahaan pembiayaan meliputi antara lain perizinan sebagai
perusahaan pembiayaan, batas maksimum pemberian pembiayaan dan transparansi tingkat suku bunga dan
denda untuk berbagai pembiayaan, perjanjian pembiayaan, penagihan dan hak kreditur. Perseroan diwajibkan
untuk menyampaikan laporan secara berkala ke OJK dan sewaktu-waktu dapat diperiksa oleh OJK. Pemenuhan
terhadap peraturan dan undang-undang yang berlaku membutuhkan biaya yang mahal dan dapat berdampak pada
hasil usaha Perseroan. Perseroan juga mungkin diwajibkan untuk melakukan perubahan dan/atau penambahan
prosedur, sistem dan infrastruktur untuk memenuhi seluruh persyaratan. Meskipun Perseroan berkeyakinan telah
memenuhi seluruh peraturan dan undang-undang yang berlaku, kelalaian dalam mematuhi dapat mengakibatkan
sanksi, denda, pencabutan izin usaha dan merusak reputasi, merek dan hubungan dengan konsumen Perseroan.

Perubahan undang-undang, peraturan atau kebijakan termasuk intepretasi atau pelaksanaan undang-undang,
peraturan atau kebijakan dapat berdampak substansial terhadap Perseroan, termasuk membatasi jenis layanan
dan produk keuangan yang dapat ditawarkan oleh Perseroan, membatasi kemampuan Perseroan untuk melakukan
akuisisi dan meningkatkan kemampuan pihak ketiga untuk menawarkan layanan dan produk keuangan. Tidak
ada jaminan bahwa undang-undang atau peraturan yang berlaku akan diubah atau ditafsirkan secara berbeda,
undang-undang atau peraturan baru tidak akan diadopsi, atau Perseroan tidak akan dibatasi oleh regulator untuk
meningkatkan tingkat suku bunga, di mana hal tersebut dapat berdampak material dan merugikan terhadap
kegiatan usaha, fleksibilitas operasional, kondisi keuangan dan hasil usaha Perseroan.

4.   Risiko tuntutan atau gugatan hukum

Dari waktu ke waktu, Perseroan dapat terlibat pada suatu perselisihan yang dapat menimbulkan proses litigasi
atau tuntutan hukum lain sehubungan dengan kegiatan usahanya. Perseroan mungkin dapat diminta untuk
menjawab atau melakukan perlawanan atas tuntutan tersebut yang dapat mengalihkan asetnya dari tempat
usahanya. Tidak ada jaminan bahwa perlawanan Perseroan akan berhasil dan Perseroan dapat diminta untuk
membuat penyelesaian yang material. Hal ini dapat berdampak negatif secara material terhadap kondisi ekonomi,
arus kas, hasil operasional dan reputasi Perseroan.




                                                       62
Page 87
D.		     RISIKO BAGI INVESTOR

Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:

1.   Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini yang antara lain disebabkan
     karena tujuan pembelian Obligasi sebagai investasi jangka panjang;

2.   Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi serta
     pembayaran Pokok Obligasi pada waktu yang telah ditetapkan atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi
     ketentuan lain yang ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi yang merupakan dampak dari
     memburuknya kinerja dan perkembangan usaha Perseroan.

 MANAJEMEN PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA SELURUH FAKTOR RISIKO USAHA DAN RISIKO UMUM
 DISUSUN BERDASARKAN BOBOT RISIKO YANG DIHADAPI PERSEROAN.




                                                     63
Page 88
VII. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR
		INDEPENDEN


Manajemen Perseroan menyatakan tidak ada kejadian penting yang mempunyai dampak material terhadap keadaan
keuangan dan hasil usaha Perseroan yang terjadi setelah tanggal Laporan Auditor Independen tertanggal 30 Mei
2024 atas laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 serta untuk tahun-tahun yang
berakhir pada tanggal tersebut sampai dengan Pernyataan Pendaftaran menjadi Efektif.




                                                    64
Page 89
VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA,
		 SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA


A.		         KETERANGAN TENTANG PERSEROAN


1.		         RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN

Perseroan, berkedudukan di Jakarta Selatan, didirikan dengan nama PT Pembiayaan Getraco Indonesia
berdasarkan Akta Perseroan Terbatas PT Pembiayaan Getraco Indonesia No. 55 tanggal 18 Juli 1995, yang dibuat
di hadapan Sugiri Kadarisman, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah (i) mendapatkan pengesahan dari Menkumham
berdasarkan Surat Keputusan No. C2-10.337.HT.01.01.Th.95 tanggal 18 Agustus 1995; (ii) didaftarkan pada
tanggal 25 September 1995 dalam buku register untuk maksud itu berada di Kantor Kepaniteraan Pengadilan
Negeri Jakarta Pusat, di bawah No. 1475/1995; dan (iii) diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
(“BNRI”) No. 138 tanggal 2 Januari 1996, Tambahan No.1 (”Akta Pendirian”).

Berdasarkan Akta Pendirian, struktur permodalan dan susunan pemegang saham serta komposisi kepemilikan
saham dalam Perseroan adalah sebagai berikut:

                                                                       Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham
Keterangan                                                       Jumlah Saham       Jumlah Nominal (Rp)      (%)
Modal Dasar                                                                15.000          15.000.000.000          -
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
  Merry Lidra                                                               6.000           6.000.000.000      80,00
  Indah Susanti                                                             1.500           1.500.000.000      20,00
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                                  7.500           7.500.000.000    100,00
Jumlah Saham Dalam Portepel                                                 7.500           7.500.000.000


Pada tahun 1997 dan 1998, Perseroan mengalami perubahan nama, sebagaimana termaktub dalam:

(i)   Akta Berita Acara Rapat PT Danamon Mits Otomotif Finance No. 1 tanggal 2 Juni 1997, yang dibuat oleh
      Ny. Siti Pertiwi Henny Singgih, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham
      berdasarkan Surat Keputusan No. C2-5710.HT.01.04.TH.97 tanggal 27 Juni 1997, dan diumumkan dalam
      BNRI No.10 tanggal 3 Februari 1998, Tambahan No. 730 (”Akta No. 1/1997”). Berdasarkan Akta No. 1/1997,
      para pemegang saham telah menyetujui perubahan nama Perseroan dari semula PT Pembiayaan Getraco
      Indonesia menjadi PT Danamon Mits Otomotif Finance; dan

(ii) Akta Berita Acara Rapat PT Bussan Auto Finance No. 14 tanggal 14 Agustus 1998, yang dibuat oleh
     H. Parlindungan Lumban Tobing, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah (i) mendapatkan persetujuan dari
     Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No. C2-13.516.HT.01.04.TH.98 tanggal 10 September 1998; dan
     (ii) diumumkan dalam BNRI No.7171 tanggal 15 Desember 1998, Tambahan No. 100 (“Akta No. 14/1998”).
     Berdasarkan Akta No. 14/1998, para pemegang saham Perseroan telah menyetujui perubahan nama
     Perseroan dari semula PT Danamon Mits Otomotif Finance menjadi PT Bussan Auto Finance.

Anggaran dasar Perseroan selanjutnya mengalami beberapa kali perubahan di mana perubahan anggaran
dasar Perseroan yang terakhir adalah sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para
Pemegang Saham Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bussan Auto Finance
No. 11 tanggal 7 Maret 2023, yang dibuat di hadapan Marina Soewana, S.H., Notaris di Jakarta Pusat, dan telah
(i) mendapatkan persetujuan dari Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0016024.AH.01.02.TAHUN
2023 tanggal 14 Maret 2023; (ii) diberitahukan dan diterima serta dicatat di dalam Sisminbakum sebagaimana
ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0039734 tanggal
14 Maret 2023; dan (iii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0052342.AH.01.11.TAHUN 2023 tanggal




                                                       65
Page 90
14 Maret 2023 oleh Menkumham (“Akta No.11/2023”). Berdasarkan Akta No. 11/2023, para pemegang saham
Perseroan telah menyetujui perubahan Pasal 3, Pasal 13 Ayat (12) dan Pasal 16 Ayat (16) Anggaran Dasar
Perseroan.

Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, maksud dan tujuan Perseroan adalah berusaha dalam bidang
aktivitas jasa keuangan lainnya, bukan asuransi dan dana pensiun yaitu perusahaan pembiayaan yang merupakan
perusahaan pembiayaan konvensional dan unit usaha syariah perusahaan pembiayaan.

Untuk mencapai maksud dan tujuan serta untuk menunjang kegiatan usaha utama Perseroan tersebut di atas,
Perseroan dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan penunjang, sebagai berikut:

i.    pembiayaan konvensional kelompok ini mencakup usaha pembiayaan yang diselenggarakan secara
      konvensional, dengan kegiatan usaha meliputi pembiayaan barang dan/atau jasa, yaitu (i) pembiayaan
      investasi; (ii) pembiayaan modal kerja; (iii) pembiayaan multiguna atau kegiatan usaha pembiayaan lain
      berdasarkan persetujuan OJK. Selain kegiatan usaha tersebut, perusahaan pembiayaan konvensional dalam
      kelompok ini dapat melakukan sewa operasional (operating lease) dan/atau kegiatan berbasis imbal jasa
      sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan;
      dan

ii.   unit usaha syariah perusahaan pembiayaan kelompok ini mencakup kegiatan unit kerja dari kantor pusat
      perusahaan pembiayaan yang melaksanakan kegiatan pembiayaan syariah dan/atau berfungsi sebagai
      kantor induk dari kantor yang melaksanakan pembiayaan syariah. Kegiatan usaha unit syariah tersebut
      berdasarkan peraturan OJK meliputi pembiayaan jual beli, pembiayaan jasa, dan pembiayaan investasi.


2.		      PERKEMBANGAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN

Berikut adalah perkembangan struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan selama 2 (dua)
tahun terakhir sebelum penyampaian Pernyataan Pendaftaran:

Struktur permodalan Perseroan selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian Pernyataan Pendaftaran
tidak mengalami perubahan. Struktur permodalan terakhir Perseroan adalah sebagaimana termaktub dalam Akta
Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
No. 121 tanggal 16 Desember 2013, yang dibuat di hadapan Marina Soewana, S.H., Notaris di Jakarta Pusat, dan
telah (i) mendapatkan persetujuan dari Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-68124.AH.01.02.Tahun
2013 tanggal 24 Desember 2013; (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0124240.AH.01.09.Tahun 2013
tanggal 24 Desember 2013 oleh Menkumham; dan (iii) diumumkan dalam BNRI No. 21 tanggal 14 Maret 2014,
Tambahan No. 7242 (“Akta No.121/2013”). Berdasarkan Akta No. 121/2023, para pemegang saham Perseroan
telah menyetujui (i) peningkatan modal dasar Perseroan dari semula sebesar Rp275.000.000.000 (dua ratus
tujuh puluh lima miliar Rupiah) menjadi sebesar Rp353.571.000.000 (tiga ratus lima puluh tiga miliar lima ratus
tujuh puluh satu juta Rupiah); dan (ii) peningkatan modal ditempatkan serta modal disetor Perseroan dari semula
sebesar Rp275.000.000.000 (dua ratus tujuh puluh lima miliar Rupiah) menjadi sebesar Rp353.571.000.000 (tiga
ratus lima puluh tiga miliar lima ratus tujuh puluh satu juta Rupiah).

Tahun 2022

Tidak terdapat perubahan struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan pada tahun 2022.
Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan pada tahun 2022 adalah sebagaimana termaktub
dalam Akta No. 121/2013 dan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Sebagai Pengganti Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bussan Auto Finance No. 16 tanggal 15 November 2019, dibuat di
hadapan Marina Soewana, S.H., Notaris di Jakarta Pusat, dan telah (i) diberitahukan dan diterima serta dicatat
di dalam Sisminbakum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-
AH.01.03-0361093 tanggal 18 November 2019; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0221393.
AH.01.11.Tahun 2019 tanggal 18 November 2019 oleh Menkumham, di mana para pemegang saham telah
menyetujui penjualan dan pemindahan saham yang dijual dari Mitsui & Co., Ltd. dan PT Mitsui Indonesia




                                                      66
Page 91
kepada PT Sinergi Autoindo Abadi sesuai dengan syarat dan ketentuan jual beli atas saham yang dijual
sebagaimana disepakati antara Mitsui & Co., Ltd. dan PT Mitsui Indonesia kepada PT Sinergi Autoindo Abadi
dengan memperhatikan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga struktur
permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut:

                                                                        Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham
Keterangan
                                                                  Jumlah Saham       Jumlah Nominal (Rp)       (%)
Modal Dasar                                                                353.571         353.571.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
  Mitsui & Co., Ltd.                                                       229.821         229.821.000.000       65,00
  Yamaha Motor Co., Ltd.                                                    62.464          62.464.000.000       17,67
  PT Sinergi Autoindo Abadi                                                 53.036          53.036.000.000       15,00
  PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing                                    8.250           8.250.000.000        2,33
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                                 353.571         353.571.000.000     100,00
Saham Dalam Portepel                                                             -                         -


Tahun 2023

Susunan pemegang saham Perseroan pada tahun 2023 mengalami perubahan sebagaimana termaktub dalam Akta
Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Biasa PT Bussan Auto Finance No. 28 tanggal 26 September 2023, yang dibuat di hadapan Marina Soewana, S.H.,
Notaris di Jakarta Pusat, yang telah (i) diberitahukan dan diterima serta dicatat di dalam Sisminbakum berdasarkan
Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0122682 tanggal 26 September
2023; (ii) diberitahukan dan diterima serta dicatat di dalam Sisminbakum berdasarkan Surat Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Data No. AHU-AH.01.09-0167473 tanggal 26 September 2023; dan (iii) didaftarkan
dalam Daftar Perseroan No. AHU-0191518.AH.01.11.TAHUN 2023 tanggal 26 September 2023 oleh Menkumham,
di mana para pemegang saham Perseroan telah menyetujui penjualan dan pemindahan sebanyak 70.714 (tujuh
puluh ribu tujuh ratus empat belas) saham dari Mitsui & Co., Ltd kepada JA Mitsui Leasing, Ltd. sesuai dengan
syarat dan ketentuan jual beli atas saham yang dijual sebagaimana disepakati antara Mitsui & Co., Ltd dan
JA Mitsui Leasing, Ltd. dengan memperhatikan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang
berlaku, sehingga susunan pemegang saham Perseroan menjadi sebagai berikut:

                                                                        Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham
Keterangan                                                        Jumlah Saham       Jumlah Nominal (Rp)       (%)
Modal Dasar                                                                353.571         353.571.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
  Mitsui & Co., Ltd.                                                       159.107         159.107.000.000       45,00
  JA Mitsui Leasing, Ltd.                                                   70.714          70.714.000.000       20,00
  Yamaha Motor Co., Ltd.                                                    62.464          62.464.000.000       17,67
  PT Sinergi Autoindo Abadi                                                 53.036          53.036.000.000       15,00
  PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing                                    8.250           8.250.000.000        2,33
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                                 353.571         353.571.000.000     100,00
Saham Dalam Portepel                                                             -                         -


Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, tidak ada perubahan pada kepemilikan saham Perseroan.




                                                       67
Page 92
3.		         DOKUMEN PERIZINAN PERSEROAN

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, kantor pusat Perseroan telah memiliki izin-izin penting antara lain :

    No                       Izin                                                Keterangan
    1.   Izin Usaha Dalam Bidang Usaha Lembaga   Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 526/KMK.017/1995
         Pembiayaan                              tanggal 17 November 1995 tentang Pemberian Izin Usaha Lembaga Pembiayaan
                                                 kepada PT Pembiayaan Getraco Indonesia, yang dikeluarkan dan ditandatangani oleh
                                                 Menteri Keuangan Republik Indonesia dan berlaku selama Perseroan menjalankan
                                                 kegiatan usaha.
                                                 Surat Departemen Keuangan Republik Indonesia No. S-4146/LK/1997 tanggal
                                                 21 Agustus 1997 perihal Perubahan Nama PT Pembiayaan Getraco Indonesia,
                                                 Pemegang Saham, Pengurus dan Alamat Kantor, yang ditandatangani oleh Direktur
                                                 Perbankan dan Usaha Jasa Pembiayaan atas nama Direktur Jenderal Lembaga
                                                 Keuangan. Surat tersebut menerangkan antara lain mengenai perubahan nama
                                                 Perseroan menjadi PT Danamon Mits Otomotif Finance.
                                                 Surat Departemen Keuangan Republik Indonesia No. S-5863/LK/1998 tanggal
                                                 24 Desember 1998 perihal Pemberitahuan Perubahan Nama Perseroan Terbatas
                                                 PT Danamon Mits Otomotif Finance menjadi PT Bussan Auto Finance, yang
                                                 ditandatangani oleh Direktur Perbankan dan Usaha Jasa Pembiyaan Direktur
                                                 Jenderal Lembaga Keuangan. Surat tersebut menerangkan mengenai perubahan
                                                 nama Perseroan menjadi PT Bussan Auto Finance.
    2.   Nomor Induk Berusaha (NIB)              No.9120406420242 yang telah terdaftar tanggal 4 April 2019, yang dikeluarkan oleh
                                                 Lembaga Pengelola dan Penyelenggara Online Single Submission (OSS).
    3.   Nomor Pokok Wajib Pajak                 No. 01.740.043.3-073.000 yang telah terdaftar tanggal 3 Agustus 1995, yang
                                                 dikeluarkan dan ditandatangani oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal
                                                 Pajak Jakarta Pusat.

Sehubungan dengan izin usaha yang wajib dimiliki oleh kantor cabang berupa izin pembukaan kantor cabang
untuk menjalankan kegiatan usaha pembiayaan, kantor cabang Perseroan seluruhnya telah mendapatkan izin
tersebut yang akan terus berlaku selama kantor-kantor tersebut menjalankan kegiatan usahanya. Kantor selain
kantor cabang tidak diwajibkan memiliki izin pembukaan kantor namun wajib dilaporkan ke OJK. Apabila kantor
cabang atau kantor selain kantor cabang tersebut ditutup, Perseroan akan mengembalikan izin pembukaan kantor
cabang tersebut atau melaporkan penutupan kantor selain kantor cabang ke OJK.


4.		         PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING DENGAN PIHAK KETIGA

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan mengadakan perjanjian-perjanjian penting dengan pihak
ketiga untuk mendukung kegiatan operasional Perseroan sebagai berikut:

4.1.		       Perjanjian kredit

•        Perseroan mengadakan 2 (dua) perjanjian kredit dengan BCA:

         -Akta Perjanjian Kredit No. 19 tanggal 21 Juli 2009 yang dibuat di hadapan Sri Buena Brahmana, S.H.,
          M.Kn., Notaris di Jakarta juncto Perubahan dan Pernyataan Kembali Atas Perjanjian Kredit No. 275/
          Add-KCK/2015 tanggal 16 November 2015, sebagaimana terakhir diubah berdasarkan Perubahan
          Kelima Belas Atas Perjanjian Kredit No. 335/Add-KCK/2023 tanggal 26 September 2023 juncto Surat
          BCA No. 40329/GBK/2024 tanggal 18 April 2024 perihal Pemberitahuan Perpanjangan Batas Waktu
          Penarikan dan/atau Penggunaan Fasilitas Kredit (“Perubahan Kelima Belas”), antara Perseroan dan
          BCA.
         		
          Nilai perjanjian
          BCA setuju untuk memberikan fasilitas kredit kepada Perseroan, yang terdiri dari (i) Fasilitas Kredit
          Lokal (Rekening Koran) dengan jumlah tidak melebihi Rp30.000 juta dengan suku bunga sebesar 9,5%
          per tahun yang dihitung dari utang yang timbul dari Fasilitas Kredit Lokal; dan (ii) Fasilitas Pinjaman
          Berjangka Money Market yang tidak bersifat mengikat (uncommitted) dengan jumlah pokok tidak melebihi
          Rp150.000 juta dengan suku bunga akan ditentukan sesuai kesepakatan kedua pihak. Kedua fasilitas
          ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja Perseroan (bridging facility).




                                                            68
Page 93
    Jangka waktu
    Jangka waktu penarikan dan/atau penggunaan atas kedua fasilitas ini sampai dengan tanggal 16 Juli
    2024.

    Jaminan
    Dalam rangka menjamin kepastian pembayaran kembali kepada BCA atas fasilitas kredit/pinjaman yang
    telah diterima oleh Perseroan, berdasarkan Perubahan Kelima Belas, para penjamin, yaitu Mitsui & Co.,
    Ltd. membuat Surat Jaminan (Guarantee) dengan nilai penjaminan sebesar Rp124.200 juta dan JA Mitsui
    Leasing, Ltd.membuat Surat Jaminan (Guarantee) dengan nilai penjaminan sebesar Rp55.800 juta.

    Pembatasan (negative covenant)
    Selama Perseroan belum membayar lunas utang/pinjaman, Perseroan tidak diperkenankan untuk
    melakukan hal-hal berikut ini, tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari BCA: (i) memberikan
    pinjaman kepada pihak ketiga, termasuk namun tidak terbatas pada perusahaan afiliasi Perseroan,
    selain pinjaman yang diberikan dalam menjalankan kegiatan usaha Perseroan; (ii) menjual atau
    mengalihkan aset : (a) dalam kegiatan usaha sehari-hari, melebihi 51% (lima puluh persen) dari total
    aset; dan (b) selain dalam hal kegiatan usaha sehari-hari untuk tujuan penjaminan; (iii) melakukan
    peleburan, penggabungan, pembubaran atau melakukan tindakan apapun yang menyebabkan porsi
    kepemilikan saham Mitsui & Co., Ltd., JA Mitsui Leasing, Ltd., Yamaha Motor Co., Ltd. dan PT Yamaha
    Indonesia Motor Manufacturing menjadi kurang dari 67% (enam puluh tujuh persen); dan (iv) melakukan
    perubahan status badan hukum Perseroan sebagai perseroan terbatas yang memiliki izin usaha dalam
    bidang jasa keuangan.

    Saldo
    Pada tanggal 31 Maret 2024, saldo terutang atas fasilitas ini tercatat nihil.

-   Akta Perjanjian Kredit No. 13 tanggal 1 April 2022, yang dibuat di hadapan Stephanie Wilmarta, S.H.,
    Notaris di Jakarta, sebagaimana terakhir diubah berdasarkan Perubahan Kedua Atas Perjanjian Kredit
    No. 336/Add-KCK/2023 tanggal 26 September 2023 juncto Surat BCA No. 40330/GBK/2024 tanggal
    18 April 2024 perihal Pemberitahuan Perpanjangan Batas Waktu Penarikan dan/atau Penggunaan
    Fasilitas Kredit, antara Perseroan dan BCA.

    Nilai perjanjian
    BCA setuju untuk memberikan fasilitas kredit kepada Perseroan, yaitu Fasilitas Money Market Line
    (Uncommitted) (Clean Loan) dengan jumlah pokok tidak melebihi Rp150.000 juta dengan suku bunga
    akan ditentukan sesuai kesepakatan kedua pihak. Fasilitas ini akan digunakan sebagai dana talangan
    untuk kebutuhan operasional Perseroan (bridging facility).

    Jangka waktu
    Jangka waktu penarikan dan/atau penggunaan fasilitas ini sampai dengan tanggal 16 Juli 2024.

    Pembatasan (negative covenant)
    Selama Perseroan belum membayar lunas utang atau batas penarikan dan/atau penggunaan
    fasilitas kredit berakhir, Perseroan tidak diperkenankan untuk melakukan hal-hal berikut ini, tanpa
    persetujuan tertulis terlebih dahulu dari BCA: (i) meminjamkan uang, termasuk tetapi tidak terbatas
    kepada perusahaan afiliasinya, kecuali dalam rangka menjalankan usaha sehari-hari; (ii) menjual atau
    mengalihkan aset Perseroan: (a) dalam kegiatan usaha sehari-hari, melebihi 51% dari total aset; dan (b)
    selain dalam hal kegiatan usaha sehari-hari atau untuk tujuan penjaminan; (iii) melakukan peleburan,
    penggabungan, pembubaran atau melakukan tindakan apapun yang menyebabkan porsi kepemilikan
    saham Mitsui & Co., Ltd., JA Mitsui Leasing, Ltd., Yamaha Motor Co., Ltd. dan PT Yamaha Indonesia
    Motor Manufacturing menjadi kurang dari 67% (enam puluh tujuh persen); (iv) melakukan investasi,
    penyertaan atau membuka usaha baru selain usaha yang telah ada; (v) menjual atau melepaskan
    harta tidak bergerak atau harta kekayaan utama dalam menjalankan usahanya, kecuali dalam rangka
    menjalankan usaha sehari-hari; dan (vi) mengubah status kelembagaan Perseroan sebagai perseroan
    terbatas yang memiliki kegiatan usaha dalam bidang jasa keuangan.




                                                  69
Page 94
        Saldo
        Pada tanggal 31 Maret 2024, saldo terutang atas fasilitas ini tercatat Nihil.

•   Surat Deutsche Bank tanggal 9 Desember 2011 perihal Perjanjian Fasilitas, sebagaimana terakhir diubah
    berdasarkan Surat Deutsche Bank tanggal 6 September 2023 perihal Perjanjian Fasilitas (“Perubahan PK
    Deutsche Bank”), antara Perseroan dan Deutsche Bank (“PK Deutsche Bank”).

    Nilai perjanjian
    Deutsche Bank setuju untuk memberikan fasilitas kredit jangka pendek kepada Perseroan yang tidak
    bersifat mengikat (uncommitted) dengan keseluruhan jumlah pokok sebesar US$75 juta, yang terdiri dari:
    (i) Fasilitas Jangka Pendek 1 sebesar US$55 juta; dan (ii) Fasilitas Jangka Pendek 2 sebesar US$20 juta.
    Kecuali dinyatakan lain, penggunaan atas fasilitas-fasilitas kredit ini dapat dilakukan dalam mata uang
    Rupiah, Dolar Amerika Serikat, Yen Jepang dan/atau Euro manapun yang dapat dialihkan dan dikonversikan
    secara bebas ke mata uang tersebut. Suku bunga atas fasilitas ini akan ditentukan kemudian oleh Deutsche
    Bank melalui surat pemberitahuan. Fasilitas ini digunakan untuk tujuan pembiyaan kebutuhan modal kerja
    Perseroan dalam rangka menutupi penjualan dan pembelian mata uang asing sehubungan dengan usaha
    Perseroan, membiayai kembali pembiayaan perdagangan yang berhubungan dengan piutang-piutang yang
    timbul dari pembiayaan Perseroan kepada client atau konsumen Perseroan berdasarkan transaksi-transaksi
    pembiayaan perdagangan yang asli yang mendasari dan/atau untuk tujuan lainnya yang dapat diterima oleh
    Deutsche Bank.

    Jangka waktu
    Fasilitas ini tersedia untuk jangka waktu sampai dengan 31 Oktober 2024 (atau tanggal lain yang disepakati
    bersama oleh para pihak), kecuali diberitahukan sebaliknya oleh Deutsche Bank secara tertulis. PK Deutsche
    Bank akan otomatis diperpanjang untuk 12 (dua belas) bulan ke depan sejak tanggal berakhirnya tersebut
    dengan ketentuan bahwa berdasarkan perjanjian ini tidak akan berubah selama periode perpanjangan
    otomatis tersebut.

    Jaminan
    Dalam rangka menjamin pelaksanaan pembayaran kembali kepada Deutsche Bank atas Fasilitas Jangka
    Pendek 1 yang telah diterima oleh Perseroan, berdasarkan Perubahan PK Deutsche Bank, para penjamin,
    yaitu Mitsui & Co., Ltd. membuat Surat Jaminan (Guarantee) dengan nilai penjaminan sebesar 69% dari
    total pinjaman dan JA Mitsui Leasing, Ltd. membuat Surat Jaminan (Guarantee) dengan nilai penjaminan
    sebesar 31% dari total pinjaman.

    Pembatasan (negative covenant)
    Berdasarkan klausul di dalam PK Deutsche Bank mengenai janji-janji, selama fasilitas ini belum dilunasi,
    Perseroan dibatasi oleh negative covenant, antara lain (i) menjaga kepemilikan saham langsung atau tidak
    langsung dari Mitsui & Co., Ltd. dan/atau JA Mitsui Leasing, Ltd. dan/atau Yamaha Motor Co., Ltd. bersama-
    sama dengan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing paling sedikit 67% (enam puluh tujuh persen) dan
    total saham Perseroan; dan (ii) tidak menyebabkan atau memperbolehkan adanya pembebanan atau jaminan
    apapun atau jaminan atas aset Perseroan, kecuali untuk: (a) jaminan yang ada dan telah diungkapkan kepada
    Deutsche Bank secara tertulis sebelum tanggal PK Deutsche Bank; atau (b) jaminan yang dibuat dengan
    persetujuan Deutsche Bank secara tertulis sebelumnya (yang tidak boleh ditahan secara tidak wajar); atau
    (c) jaminan yang akan diberikan kepada Deutsche Bank pada saat yang sama atas dasar pari passu untuk
    menjamin fasilitas ini; atau (d) hak gadai apapun yang hanya timbul dengan diberlakukannya undang-undang
    yang menjamin kewajiban-kewajiban menyangkut pembayaran yang tidak melampaui jatuh tempo; atau (e)
    pembebanan atau jaminan yang dibuat atas aset-aset hanya untuk menjamin pembiayaan dari pembelian
    Perseroan dari aset-aset tersebut dan pengeluaran modal (capital expenditure) terkait manapun dari aset
    tersebut; atau (f) jaminan apapun yang Perseroan perlu berikan hanya berdasarkan perintah pengadilan
    hanya sebagai jaminan dan semata-mata untuk biaya hukum sehubungan dengan proses pengadilan
    dilakukan oleh atau terhadap Perseroan, dengan ketentuan bahwa Perseroan harus segera memberikan
    kepada Deutsche Bank pemberitahuan tertulis tentang persyaratan tersebut.

    Saldo
    Pada tanggal 31 Maret 2024, saldo terutang atas fasilitas ini tercatat sebesar Rp195.000 juta.




                                                      70
Page 95
•   Surat Bank of America No. 01/34649/X/2016 tanggal 28 Oktober 2016, sebagaimana terakhir diubah
    berdasarkan Surat Bank of America No. 06/34649/IX/2023 tanggal 15 September 2023, antara Perseroan
    dan BOA Jakarta (“PK BOA Jakarta”).

    Nilai perjanjian
    BOA Jakarta setuju untuk memberikan fasilitas pinjaman sebesar US$52 juta untuk membiayai kebutuhan
    modal kerja Perseroan. Fasilitas ini dikenakan suku bunga sebesar biaya pendanaan + 0,5% untuk penarikan
    dengan menggunakan mata uang Rupiah dan/atau LIBOR + 0,5% untuk penarikan menggunakan mata uang
    Dolar Amerika Serikat.

    Jangka waktu
    Fasilitas ini tersedia untuk jangka waktu sampai dengan tanggal 1 November 2024 dan akan otomatis
    diperpanjang hingga BOA Jakarta membatalkannya atau mengakhiri perjanjian ini.

    Jaminan
    Fasilitas ini diberikan tanpa jaminan (clean basis).

    Pembatasan (negative covenant)
    Berdasarkan klausul di dalam PK BOA Jakarta mengenai syarat dan ketentuan serta percepatan pembayaran,
    selama fasilitas ini belum dilunasi, Perseroan dibatasi oleh negative covenant, antara lain (i) kecuali aset
    yang diperoleh dengan cara sewa beli dan pengaturan pembiayaan dengan lease, Perseroan berjanji
    bahwa tidak akan dan menjamin bahwa Perseroan tidak akan, kecuali telah disetujui sebelumnya secara
    tertulis oleh BOA Jakarta, untuk membuat atau mengijinkan dilakukannya gadai, pembebanan, agunan atau
    pembebanan lainnya atas seluruh atau sebagian dari perjanjian Perseroan/perusahaan anak Perseroan,
    aset, properti atau pendapatan yang sekarang atau yang akan datang; (ii) nilai aset Perseroan kurang
    dari kewajibannya (dengan mempertimbangkan kewajiban kontinjen dan prospektif); (iii) pengambilalihan,
    penyitaan atau pelaksanaan yang memengaruhi aset atau aset-aset Perseroan; dan (iv) kepemilikan saham
    gabungan (langsung atau tidak langsung) antara pemegang saham Perseroan, yaitu Mitsui & Co., Ltd., JA
    Mitsui Leasing, Ltd., Yamaha Motor Co., Ltd. dan atau PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing turun
    di bawah 67%.

    Saldo
    Pada tanggal 31 Maret 2024, saldo terutang atas fasilitas ini tercatat sebesar Rp717.077 juta.

•   Perubahan dan Pernyataan Kembali Atas Perjanjian Fasilitas No. 403/FA/ANZ/AMD/XII/2019 tanggal
    30 Desember 2019, sebagaimana terakhir diubah berdasarkan Perubahan Ketiga Atas Perubahan dan
    Pernyataan Kembali Atas Perjanjian Fasilitas No. 1139/FA/ANZ/AMD/IX/2023 tanggal 26 September 2023
    (“Perubahan Ketiga”) juncto Surat ANZ No. Ref: 1220/FA/ANZ/AMD/XII/2023 tanggal 18 Desember 2023
    perihal Surat Perpanjangan/Surat Pemberitahuan Fasilitas (-Fasilitas) Perbankan Yang Ada, antara Perseroan
    dan ANZ.

    Nilai perjanjian
    ANZ setuju untuk memberikan Fasilitas Kredit Berulang sebesar Rp500.000 juta dalam mata uang Rupiah
    atau Dolar Amerika Serikat. Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan pembiayaan
    Perseroan. Suku bunga untuk fasilitas ini ditentukan sesuai suku bunga yang telah disetujui oleh para pihak.

    Jangka waktu
    Fasilitas ini tersedia untuk jangka waktu sampai dengan 31 Desember 2024.

    Jaminan
    Dalam rangka menjamin kepastian pembayaran kembali kepada ANZ atas fasilitas kredit/pinjaman yang telah
    diterima oleh Perseroan, berdasarkan Perubahan Ketiga, para penjamin, yaitu Mitsui & Co., Ltd. membuat
    Surat Jaminan (Guarantee) dengan nilai penjaminan sebesar 69% dari total pinjaman dan JA Mitsui Leasing,
    Ltd. membuat Surat Jaminan (Guarantee) dengan nilai penjaminan sebesar 31% dari total pinjaman.




                                                       71
Page 96
    Pembatasan (negative covenant)
    Berdasarkan klausul di dalam PK ANZ mengenai janji-janji, selama fasilitas ini belum dilunasi, Perseroan
    dibatasi oleh negative covenant, antara lain (i) pelepasan: Perseroan/para penjamin (“Obligor”) tidak akan
    menandatangani suatu transaksi yang berkelanjutan (baik yang berhubungan atau tidak) dan baik sukarela
    atau tidak untuk menjual, menyewakan, mengalihkan atau lainnya melepaskan setiap aset, kecuali: (a)
    dibuat dalam kegiatan usaha normal dari badan usaha yang melepaskan; (b) dengan ketentuan yang normal
    (arm’s length) aset dalam pertukaran untuk aset lain yang sebanding atau lebih baik dari segi jenis, nilai
    dan kualitas; (c) atas aset yang telah usang atau obsolete pada ketentuan yang normal (arm’s length);
    dan (d) untuk Obligor lain; (ii) tidak ada re-organisasi: Obligor tidak akan, tanpa persetujuan tertulis ANZ,
    melakukan kegiatan investasi yang bersifat material, secara signifikan meningkatkan utang keuangan, tidak
    juga menandatangani peleburan, penggabungan, pembagian, pengalihan saham apapun atau pengaturan
    lain yang serupa; (iii) penggabungan: Obligor harus menjaga keberadaan korporasinya dan tidak akan
    masuk dalam setiap peleburan, spin-off (demerger), penggabungan atau rekontruksi korporasi; (iv) tidak
    ada perubahan dalam kegiatan usaha: Obligor tidak akan membuat perubahan yang substansial atas sifat
    umum dan kegiatan usahanya dari yang telah dilakukan pada tanggal perjanjian ini; dan (v) akuisisi: Obligor
    tidak akan membeli aset apapun sebagai kelangsungan usaha, saham atau usaha atau melakukan investasi
    (termasuk investasi apapun dalam bentuk usaha patungan, kemitraan).

    Saldo
    Pada tanggal 31 Maret 2024, saldo terutang atas fasilitas ini tercatat nihil.

•   Perseroan mengadakan 2 (dua) perjanjian kredit dengan MUFG:

    -    Perjanjian Kredit No. 11-0697 LN tanggal 31 Desember 2011 sebagimana terakhir diubah berdasarkan
         Perubahan Atas Perjanjian Kredit No. 2023-0037633 L1 tanggal 15 September 2023 juncto Adendum
         Mengenai Ketentuan Komersial No. 2023-0058630 & 2023-0058634 tanggal 31 Desember 2023 juncto
         Perubahan Atas Perjanjian Kredit No. 2023-0058634 L1 tanggal 31 Desember 2023, antara Perseroan
         dan MUFG (“PK MUFG 1”).

         Nilai perjanjian
         MUFG setuju untuk memberikan fasilitas kredit tanpa komitmen (uncommitted loan facility) sebesar
         Rp2.200.000 juta atau nilainya setara dalam mata uang Dolar Amerika Serikat dan/atau Yen Jepang untuk
         memenuhi kebutuhan modal kerja Perseroan. Fasilitas ini dikenakan suku bunga per tahun sebesar (i)
         suku bunga referensi + margin yang berlaku untuk pinjaman dalam mata uang Dolar Amerika Serikat;
         (ii) JBA TIBOR + margin yang berlaku untuk pinjaman dalam mata uang Yen Jepang; dan (iii) ongkos
         pendanaan + margin yang berlaku untuk pinjaman dalam mata uang Rupiah.

         Jangka waktu
         Fasilitas ini tersedia untuk jangka waktu sampai dengan tanggal 31 Desember 2024 dengan tanggal
         pembayaran kembali terakhir pada tanggal 31 Desember 2028.

         Jaminan
         Dalam rangka menjamin kepastian pembayaran kembali kepada MUFG atas fasilitas kredit/pinjaman
         yang telah diterima oleh Perseroan, para penjamin, yaitu Mitsui & Co., Ltd. membuat Surat Jaminan
         (Guarantee) dengan nilai penjaminan sebesar 69% dari total pinjaman dan JA Mitsui Leasing, Ltd.
         membuat Surat Jaminan (Guarantee) dengan nilai penjaminan sebesar 31% dari total pinjaman.

         Pembatasan (negative covenant)
         Perseroan berjanji bahwa selama masih terdapat jumlah apapun yang tersedia atau belum dilunasi
         berdasarkan PK MUFG 1 ini, Perseroan tidak akan bergabung atau melebur dengan pihak lainnya
         manapun, tanpa persetujuan tertulis dahulu dari MUFG.

    -    Perjanjian Kredit No. 20-0003-J LN tanggal 28 April 2020, sebagaimana terakhir diubah berdasarkan
         Perubahan Atas Perjanjian Kredit No. 2023-0037633 L2 tanggal 15 September 2023 juncto Adendum
         Mengenai Ketentuan Komersial No. 2023-0058630 & 2023-0058634 tanggal 31 Desember 2023 juncto
         Perubahan Atas Perjanjian Kredit No. 2023-0058634 L2 tanggal 31 Desember 2023, antara Perseroan
         dan MUFG (“PK MUFG 2”).



                                                       72
Page 97
        Nilai perjanjian
        MUFG setuju untuk memberikan (i) Fasilitas Kredit Tanpa Komitmen (Uncommited Loan Facility) kepada
        Perseroan sebesar Rp1.000.000 juta atau nilainya setara dalam mata uang Dollar Amerika Serikat dan/
        atau Yen Jepang untuk memenuhi kebutuhan modal kerja Perseroan; (ii) Fasilitas SWAP Line (CRS)
        Tanpa Komitmen - Fasilitas Gabungan sebesar US$119 juta untuk melindungi nilai risiko pertukaran
        mata uang asing dan suku bunga untuk berbagai jenis mata uang; (iii) Fasilitas Forex Line (Forward)
        Tanpa Komitmen - Fasilitas Gabungan sebesar US$119 juta untuk melindungi nilai risiko pertukaran
        mata uang asing dari berbagai jenis mata uang; dan (iv) Fasilitas Swap Line (IRS) Tanpa Komitmen -
        Fasilitas Gabungan sebesar US$30 juta untuk melindungi nilai risiko suku bunga dari berbagai jenis
        mata uang. Fasilitas Kredit Tanpa Komitmen dikenakan suku bunga sebesar (i) suku bunga referensi +
        margin yang berlaku untuk pinjaman dalam mata uang Dolar Amerika Serikat; (ii) JBA TIBOR + margin
        yang berlaku untuk pinjaman dalam mata uang Yen Jepang; dan (iii) ongkos pendanaan + margin yang
        berlaku untuk pinjaman dalam mata uang Rupiah.

        Jangka waktu
        Fasilitas ini tersedia untuk jangka waktu sampai dengan 31 Desember 2024 dengan tanggal pembayaran
        kembali terakhir pada tanggal 31 Desember 2028.

        Jaminan
        Fasilitas ini diberikan tanpa jaminan (clean base).

        Pembatasan (negative covenant)
        Perseroan berjanji dan menyetujui bahwa selama masih terdapat jumlah berapapun yang tersedia atau
        belum dilunasi berdasarkan PK MUFG 2 ini, Perseroan tidak akan, tanpa persetujuan tertulis terlebih
        dahulu dari MUFG, (i) menjual, menyewakan, memindahkan atau dengan cara lain melepaskan, kecuali
        dalam rangka menjalankan kegiatan usahanya sehari-sehari, atau memberikan kepentingan jaminan
        apapun atas, salah satu dari aset-aset Perseroan; (ii) memberikan suatu pinjaman atau memperoleh
        suatu pinjaman dari pihak lainnya manapun, kecuali dalam rangka menjalankan kegiatan usahanya
        sehari-hari, atau melakukan investasi apapun atau meningkatkan partisipasi modal saat ini dalam pihak
        lainnya manapun, termasuk namun tidak terbatas pada perusahaan anak atau perusahaan afiliasinya;
        (ii) membayar lebih awal utang lainnya manapun selain dari utang berdasarkan perjanjian ini dan dalam
        rangka menjalankan kegiatan usahanya sehari-hari; (iii) memperoleh setiap aset dengan cara membeli
        menyewa atau dengan cara lainnya, kecuali dalam rangka menjalankan kegiatan usahanya sehari-
        hari; (iv) bergabung atau melebur dengan pihak lainnya manapun; (v) mengubah susunan permodalan,
        pemegang sahamnya atau kepemilikan-kepemilikan saham mereka, di mana perubahan tersebut
        mengakibatkan (a) adanya perubahan dari pemegang saham pengendali menjadi pemegang saham
        bukan pengendali; atau (b) setiap perubahan susunan pemegang saham dan/atau kepemilikan sahan
        dari pemegang saham bukan pengendali, atau mengubah anggaran dasarnya mengenai perubahan
        permodalan; dan (vi) bertindak sebagai penjamin atau melakukan tindakan apapun yang memiliki
        dampak sejenis sehubungan dengan kewajiban-kewajiban pihak ketiga manapun.

        Saldo
        Pada tanggal 31 Maret 2024, total saldo terutang atas fasilitas-fasilitas kredit berdasarkan PK MUFG
        1 dan PK MUFG 2 adalah sebesar Rp991.456 juta.

•   Perseroan mengadakan 3 (tiga) perjanjian kredit dengan Citibank:

    -   Amendment to Credit Agreement (Onshore US$/Rp) (Uncommitted) tanggal 22 Maret 2006, sebagaimana
        terakhir diubah berdasarkan Amendment to Credit Agreement (Onshore US$/Rp) (Uncommitted) tanggal
        15 September 2023 juncto Amendment to Credit Agreement (Onshore US$/Rp) (Uncommitted) tanggal
        22 Desember 2023, antara Perseroan dan Citibank (“PK Citibank”).

        Nilai perjanjian
        Citibank setuju untuk memberikan fasilitas kredit kepada Perseroan secara berulang (revolving) dalam
        mata uang Rupiah atau Dolar Amerika Serikat atau kombinasi dari keduanya dengan jumlah sebesar
        Rp1.850.000 juta atau ekuivalennya untuk keperluan Perseroan secara umum. Suku bunga untuk
        fasilitas ini akan ditentukan oleh Citibank dari waktu ke waktu.



                                                     73
Page 98
Jangka waktu
Fasilitas ini tersedia untuk jangka waktu sampai dengan tanggal 31 Desember 2024.

Jaminan
Dalam rangka menjamin pelaksanaan pembayaran kembali kepada Citibank atas fasilitas kredit/pinjaman
yang telah diterima oleh Perseroan berdasarkan PK Citibank, Mitsui & Co., Ltd. sebagai penjamin telah
membuat Surat Jaminan (Guarantee) tanggal 22 Desember 2023 dan JA Mitsui Leasing, Ltd. sebagai
penjamin telah membuat Surat Jaminan (Guarantee) tanggal 26 Desember 2023.

Pembatasan (negative covenant)
Perseroan berjanji bahwa selama masih terdapat jumlah berapapun yang tersedia atau belum dilunasi
berdasarkan PK Citibank ini, Perseroan dibatasi oleh negative covenant, antara lain:
(i) Penggabungan akuisisi penjualan aset. Perseroan tidak akan, tanpa persetujuan tertulis terlebih
      dahulu dari Citibank, menggabungkan atau meleburkan diri dengan atau mengambil alih seluruh
      atau sebagian besar aset atau modal saham dari perusahaan lain atau menjual, menyewakan,
      mengalihkan atau melepaskan dengan cara apaun setiap bagian yang signifikan dari harta kekayaan
      atau asetnya selain dalam kegiatan usahanya sehari-hari;
(ii) Hak Gadai. Perseroan tidak akan, tanpa pemberitahuan tertulis terlebih dahulu kepada Citibank,
      menimbulkan, membuat atau membiarkan adanya hipotek, surat kuasa untuk membebankan
      hipotek, surat kuasa untuk menjual, pengalihan secara fidusia, pengalihan, hak gadai, penjaminan,
      pembebanan, hak jaminan atau pembebanan lainnya (“Hak Gadai”, atau secara bersama-sama
      disebut, “Hak Gadai”) atas atau sehubungan dengan, dan tidak dapat mengalihkan, memisahkan
      atau membiarkan timbulnya pengaturan preferen lainnya atas atau sehubungan dengan setiap
      harta kekayaan atau asetnya, kecuali: (a) Hak Gadai untuk Pajak yang belum jatuh tempo atau
      sedang diajukan perlawanan dengan itikad baik (dan untuk mana pencadangan yang cukup telah
      dilakukan); (b) Hak Gadai yang tidak dapat dicabut atas operator, karyawan, mekanik dan orang
      material lainnya atau Hak Gadai lainnya yang sejenis untuk jumlah yang belum jatuh tempo atau
      sedang diajukan perlawanan dengan itikad baik (dan pencadangan yang memadai telah ditetapkan)
      yang timbul dalam kegiatan usaha biasa; (c) Hak Gadai yang timbul dari keputusan pengadilan
      atau putusan terhadap Perseroan sehubungan dengan banding atau peninjauan kembali sedang
      dilaksanakan dengan mana telah diterbitkan suatu penundaan pelaksanaan keputusan yang
      menunggu proses banding atau peninjauan kembali; dan (d) Hak Gadai untuk kepentingan Citibank;
(iii) Penjaminan. Perseroan tidak akan, tanpa pemberitahuan tertulis terlebih dahulu dari Citibank,
      membebankan, mengikat atau membiarkan adanya hak tanggungan, surat kuasa untuk
      membebankan hak tanggungan, surat kuasa untuk menjual, pengalihan secara fidusia, pengalihan,
      hak gadai, penjaminan, pembebanan, hak jaminan atau pembebanan lainnya (“Penjamin”, atau
      secara kolektif, “Penjamin-penjamin”) atas atau sehubungan dengan, dan tidak dapat mengalihkan,
      memisahkan atau membiarkan timbulnya pengaturan preferen lainnya atas atau sehubungan
      dengan setiap harta kekayaan atau asetnya, kecuali: (a) penjaminan untuk pajak yang belum jatuh
      tempo atau sedang diajukan perlawanan dengan itikad baik (dan untuk mana pencadangan yang
      cukup telah dilakukan); (b) Penjamin dalam taraf awal untuk pengangkutan, karyawan, Penjamin
      untuk mechanics dan materialmen atau Penjamin lain yang serupa untuk jumlah yang belum jatuh
      tempo atau sedang diajukan perlawanan dengan itikad baik (dan untuk mana pencadangan yang
      cukup telah dilakukan) yang ditimbulkan dalam kegiatan usaha sehari-hari; (c) Penjamin yang
      timbul dari keputusan pengadilan atau putusan terhadap Perseroan sehubungan dengan banding
      atau peninjauan kembali sedang dilaksanakan dengan mana telah diterbitkan suatu penundaan
      pelaksanaan keputusan yang menunggu proses banding atau peninjauan kembali; dan (d) Penjamin
      untuk kepentingan Citibank;
(iv) Transaksi wajar. Perseroan tidak akan, tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Citibank,
      mengadakan transaksi apapun dengan pihak atau entitas manapun selain dalam rangka kegiatan
      usaha sehari-hari dengan dengan syarat komersial yang umum dan wajar, dan tidak akan
      mengadakan transaksi apapun dengan pihak atau entitas manapun yang akan menyebabkan
      Perseroan harus membayar lebih dari harga komersial umum yang wajar untuk setiap pembelian;
(v) Utang lainnya. Perseroan tidak akan, tanpa pemberitahuan tertulis terlebih dahulu kepada Citibank,
      menimbulkan atau membiarkan timbulnya utang lain selain dari utang yang ditimbulkan dalam
      kegiatan usaha sehari-hari dan yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau memberikan pinjaman
      atau memberikan kredit kepada setiap pihak atau entitas dalam kegiatan usaha sehari-hari;



                                             74
Page 99
    (vi) Perubahan dalam perusahaan. Tanpa pemberitahuan tertulis terlebih dahulu kepada Citibank,
         Perseroan tidak akan mengubah struktur permodalan atau mengubah atau mengizinkan
         akta perubahan dan anggaran dasarnya diubah atau melakukan perubahan signifikan dalam
         manajemennya, kecuali untuk meningkatkan modalnya dari laba ditahan atau pengambilan bagian
         atas saham baru dari pemegang saham yang ada.

-   Credit Agreement (Checking Account Rupiah and U.S. Dollar) (Uncommitted) tanggal 1 November
    2007, sebagaimana terakhir diubah berdasarkan Perubahan atas Perjanjian Kredit (Rekening Giro
    Rupiah dan Dollar AS) Tanpa Komitmen (Perpanjangan) tanggal 1 November 2023, antara Perseroan
    dan Citibank (“PK Citibank Overdraft”).

    Nilai perjanjian
    Citibank setuju untuk memberikan kredit dimuka kepada Perseroan dalam saldo negatif di checking
    account (rekening giro) Perseroan untuk Rupiah atau Dolar Amerika Serikat yang ada di Citibank. Jumlah
    saldo negatif yang timbul dari checking account (rekening giro) Perseroan dan belum dibayarkan oleh
    Perseroan tidak lebih dari sejumlah (i) Rp50.000 juta untuk checking account dalam Rupiah; dan (ii)
    US$3.718.000 untuk checking account dalam Dolar Amerika Serikat, dengan ketentuan bahwa jumlah
    keseluruhan dari saldo negatif dalam checking account Perseroan untuk Rupiah atau Dolar Amerika
    Serikat tidak lebih dari Rp50.000 juta. Perseroan wajib membayar bunga dari setiap jumlah saldo negatif
    yang terutang dan belum dibayarkan oleh Perseroan dengan suku bunga yang akan diberitahukan
    Citibank dari waktu ke waktu.

    Jangka waktu
    Fasilitas ini tersedia untuk jangka waktu sampai dengan 1 November 2024.

    Jaminan
    Fasilitas ini diberikan tanpa jaminan (clean basis).

    Pembatasan (negative covenant)
    Fasilitas ini tidak mengatur pembatasan (negative covenant).

-   Perjanjian Induk Fasilitas Kredit No. MCFA/000974/BAF/06042022 tanggal 7 April 2022 juncto Schedule
    1 tanggal 10 Maret 2023, antara Perseroan dan Citibank (“PK Citibank Modal Kerja”).

    Nilai perjanjian
    Citibank setuju untuk memberikan fasilitas kredit secara bergulir kepada Perseroan sampai dengan
    jumlah total awal sebesar Rp500.000 juta atau nilai yang setara dalam Dollar Amerika Serikat pada
    nilai tukar yang berlaku pada Citibank. Suku bunga untuk fasilitas ini akan ditentukan oleh Citibank
    dari waktu ke waktu.

    Jangka waktu
    Fasilitas ini tersedia untuk suatu jangka waktu awal 1 (satu) tahun dan akan secara otomatis diperpanjang
    untuk jangka waktu 1 (satu) tahun berikutnya secara terus menerus, kecuali jika Citibank atau Perseroan
    memberikan pemberitahuan kepada pihak lainnya sekurang-kurangnya 30 hari kalender sebelum
    akhir dari jangka waktu ketersediaan yang sedang berjalan saat itu mengenai maksudnya untuk tidak
    memperpanjang jangka waktu ketersediaan. Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, fasilitas
    kredit ini masih berlaku dan mengikat bagi para pihak.

    Jaminan
    Fasilitas ini diberikan tanpa jaminan (clean basis).

    Pembatasan (negative covenant)
    Selama fasilitas kredit belum dilunasi, Perseroan tidak boleh melakukan hal-hal antara lain sebagai
    berikut: (i) Perseroan maupun perusahaan induk atau perusahaan-perusahaan anaknya atau para
    direktur, pejabat atau karyawan mereka masing-masing atau atas pengetahuan Perseroan, afiliasi-afiliasi
    atau agen-agen Perseroan atau perusahaan-perusahaan anak mereka, tidak akan, secara langsung atau
    tidak langsung, menggunakan dana termasuk fasilitas-fasilitas atau meminjamkan, mengkontribusikan



                                                  75
Page 100
         atau dengan cara lain menyediakan dana tersebut (a) untuk membiayai atau memfasilitasi kegiatan
         atau usaha apapun dari atau dengan suatu Pihak yang pada saat pembiayaan atau fasilitas tersebut,
         merupakan Pihak yang dikenakan sanksi; (b) untuk membiayai atau memfasilitasi kegiatan atau usaha
         dari atau di Yurisdiksi yang dikenakan sanksi; (c) dengan cara yang akan mengakibatkan pelanggaran
         oleh suatu pihak terhadap sanksi; atau (d) dengan melanggar undang-undang yang berlaku, termasuk
         tapi tidak terbatas pada undang-undang anti korupsi; (ii) Perseroan tidak akan (a) mengadakan
         percampuran, pemisahan, penggabungan, peleburan atau rekonstruksi korporasi; (b) mengambil alih
         suatu perusahaan, usaha atau aset; (c) menjual, menyewakan, mentransfer atau dengan cara lain
         melepaskan seluruh atau suatu bagian yang substansial dari asetnya. Tanpa persetujuan tertulis
         sebelumnya dari Citibank, (i) tidak ada perubahan pada (para) pemegang saham pengendalinya
         (sejak tanggal perjanjian ini) tanpa persetujuan tertulis sebelumnya dari Citibank; dan (ii) tidak akan
         melakukan transaksi dengan setiap pihak, kecuali berdasarkan ketentuan-ketentuan yang wajar (arm’s
         length) dan untuk harga komersial penuh.

         Saldo
         Pada tanggal 31 Maret 2024, total saldo terutang atas fasilitas-fasilitas kredit Citibank berdasarkan PK
         Citibank, PK Citibank Overdraft dan PK Citibank Modal Kerja adalah sebesar Rp370.000 juta.

•   Perjanjian Pemberian Fasilitas Perbankan Korporasi/Corporate Facility Agreement No. JAK/131110/U/
    131209 tanggal 23 Desember 2013 juncto Perjanjian Pemberian Fasilitas Perbankan Korporasi
    No. JAK/180045/U/171215 tanggal 25 Januari 2018, sebagaimana terakhir diubah berdasarkan Perjanjian
    Pemberian Fasilitas Perbankan Korporasi No. JAK/212061/U/230713 tanggal 12 September 2023 juncto
    Perjanjian Pemberian Fasilitas Perbankan Korporasi No. JAK/212062/U/230713 tanggal 12 September 2023,
    antara Perseroan dan HSBC (“PK HSBC”).

    Nilai perjanjian
    HSBC setuju untuk memberikan fasilitas pinjaman kepada Perseroan berupa (i) Fasilitas Limit Gabungan
    (Combined Limit) sebesar Rp300.000 juta, yang terdiri dari (a) Pinjaman Berulang Tidak Terikat I
    (Uncommitted Revolving Loan I) Dalam Mata Uang (Rp) sebesar Rp300.000 juta dengan suku bunga yang
    akan dibebankan atas setiap penarikan secara harian sebesar 1,75% per tahun di atas cost of fund rate;
    dan (b) Cerukan (Overdraft) dengan limit sebesar Rp20.000 juta dengan suku bunga yang akan dibebankan
    atas saldo harian sebesar 2% per tahun di bawah Best Lending Rate (bunga pinjaman terbaik) dari HSBC;
    (ii) Pinjaman Berulang Tidak Terikat II (Uncommitted Revolving Loan II) dalam mata uang Rupiah atau
    Dolar Amerika Serikat dengan limit sebesar Rp150.000 juta dengan suku bunga yang akan dibebankan
    atas setiap penarikan secara harian sebesar 1,75% per tahun di atas cost of fund rate; dan (iii) Fasilitas
    Treasury (Treasury Facility) dengan limit paparan terhadap risiko sebesar US$20 juta, termasuk didalamnya
    pertukaran mata uang (cross currency swap) sebesar US$20 juta. Tujuan penggunaan Fasilitas Limit
    Gabungan (Combined Limit) dan Fasilitas Pinjaman Berulang Tidak Terikat II (Uncommitted Revolving Loan
    II) adalah untuk membiayai kebutuhan modal kerja jangka pendek Perseroan sedangkan tujuan penggunaan
    Fasilitas Treasury (Treasury Facility) adalah untuk memfasilitasi kebutuhan Perseroan atas transaksi lindung
    nilai terhadap eksposur nilai tukar murni melalui tansaksi spot, forward dan swap.

    Jangka waktu
    Fasilitas Limit Gabungan (Combined Limit), Pinjaman Berulang Tidak Terikat II (Uncommitted Revolving Loan
    II) dan Fasilitas Treasury (Treasury Facility) tersedia untuk jangka waktu sampai dengan tanggal 30 Juni 2025.
    Fasilitas Limit Gabungan (Combined Limit) dan Pinjaman Berulang Tidak Terikat II (Uncommitted Revolving
    Loan II) akan jatuh tempo maksimum 1 (satu) tahun terhitung sejak tanggal pencairan, sedangkan Fasilitas
    Treasury (Treasury Facility) akan jatuh tempo maksimum 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal pencairan.

    Jaminan
    Dalam rangka menjamin pelaksanaan pembayaran kembali kepada HSBC atas Fasilitas Limit Gabungan
    (Combined Limit) yang telah diterima oleh Perseroan, para penjamin, yaitu Mitsui & Co., Ltd. membuat Surat
    Jaminan (Guarantee) dengan nilai penjaminan sebesar Rp207.000 juta dan JA Mitsui Leasing, Ltd. membuat
    Surat Jaminan (Guarantee) dengan nilai penjaminan sebesar Rp93.000 juta. Fasilitas Pinjaman Berulang
    Tidak Terikat II (Uncommitted Revolving Loan II) dan Fasilitas Treasury (Treasury Facility) diberikan tanpa
    jaminan (clean base).




                                                       76
Page 101
    Pembatasan (negative covenant)
    Berdasarkan klausul di dalam PK HSBC mengenai kesepakatan umum (covenants), selama fasilitas ini
    belum dilunasi, Perseroan tidak dapat, tanpa persetujuan tertulis dari HSBC terlebih dahulu, persetujuan
    mana tidak akan tidak diberikan tanpa alasan yang wajar: (i) menyatakan atau melakukan pembayaran
    dividen atau membagikan modal atau aset kepada pemegang saham dan/atau Direksi dari Perseroan; (ii)
    membuat, menanggung atau mengizinkan adanya suatu jaminan atas benda tidak bergerak, gadai, hak
    tanggungan atau hak jaminan apapun atau properti, aktiva atau pendapatan dari Perseroan, baik yang saat
    ini atau yang akan didapat di kemudian hari, untuk kepentingan pihak lain; (iii) membuat, mengadakan atau
    mengizinkan/menyetujui suatu utang ataupun kewajiban (termasuk yang berdasarkan pada suatu perjanjian
    penanggungan), kecuali untuk (a) utang yang timbul berdasarkan pada perjanjian ini; (b) utang dagang yang
    timbul dalam praktek bisnis sehari-hari; atau (c) kewajiban Perseroan untuk membayar sewa gedung atau
    ruang perkantoran, baik untuk masa sewa jangka panjang (lease) atau jangka pendek (rental); atau (iv)
    memberikan suatu pinjaman atau kredit ke perusahaan atau orang lain siapapun juga, kecuali untuk kredit
    yang diberikan secara independen dan wajar dalam praktek bisnis sehari-hari. Perseroan juga berjanji akan
    memastikan baik langsung maupun tidak langsung kepemilikan saham Mitsui & Co, Ltd. dan/atau JA Mitsui
    Leasing, Ltd., dan/atau Yamaha Co., Ltd. bersama dengan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing paling
    sedikit 67% (enam puluh tujuh persen) dari total saham Perseroan.

    Saldo
    Pada tanggal 31 Maret 2024, saldo terutang atas fasilitas ini tercatat sebesar Rp150.000 juta.

•   Perseroan mengadakan 2 (dua) perjanjian kredit dengan Bank Mizuho:

    -   Credit Facility Agreement No. 031/MA/MZH/0507 tanggal 21 Mei 2007, sebagaimana terakhir
        diubah berdasarkan Perjanjian Perubahan dan Pernyataan Kembali No. 639/ARA/MZH/0923 tanggal
        18 September 2023 juncto Skedul Perubahan dan Penyataan Kembali No. 641/ARA/MZH/0923 –
        Pinjaman Berulang tanggal 18 September 2023 juncto Perubahan No. 1023/AMD/MZH/1223 tanggal
        29 Desember 2023 juncto Perubahan No. 1024/AMD/MZH/1223 tanggal 29 Desember 2023, antara
        Perseroan dan Bank Mizuho (“PK Bank Mizuho”).

        Nilai perjanjian
        Bank Mizuho setuju untuk memberikan fasilitas kredit kepada Perseroan sebesar Rp950.000 juta atau
        jumlah yang setara dalam Dolar Amerika Serikat dan/atau Yen Jepang pada nilai tukar yang berlaku
        pada Bank Mizuho. Fasilitas ini dikenakan tingkat suku bunga sebesar cost of fund ditambah dengan
        margin per tahun untuk setiap dana pinjaman yang dibuat dalam mata uang Dolar Amerika Serikat dan/
        atau Yen Jepang dan/atau Rupiah. Fasilitas ini akan digunakan untuk mendanai modal kerja.

        Jangka waktu
        Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 31 Desember 2024.

        Jaminan
        Fasilitas ini diberikan tanpa jaminan (clean basis).

        Pembatasan (negative covenant)
        Perseroan dengan ini sepakat bahwa, sepanjang Perseroan memiliki kewajiban terutang kepada Bank
        Mizuho berdasarkan atau selama fasilitas kredit masih berlaku, tanpa memperoleh persetujuan tertulis
        sebelumnya dari Bank Mizuho, Perseroan tidak dapat (i) melakukan konsolidasi (peleburan) atau merger
        (penggabungan) dengan orang, perusahaan, organisasi atau badan hukum manapun atau mengizinkan
        orang, perusahaan, organisasi atau badan hukum manapun atau mengizinkan orang, perusahaan,
        organisasi atau badan hukum manapun melakukan merger dengan Perseroan atau mengakuisisi seluruh
        atau sebagian besar aset atau modal saham dari perorangan, perusahaan, organisasi atau badan
        hukum lainnya; (ii) mengizinkan saham-saham yang ada pada Perseroan digadaikan, dijual, dialihkan,
        dijaminkan atau dibebankan dengan cara lainnya tersebut sehingga menyebabkan perubahan pada
        komposisi kepemilikan saham mayoritas dari Perseroan sekarang ini, yaitu Mitsui & Co., Ltd., JA Mitsui
        Leasing, Ltd. dan Yamaha Motor Co., Ltd. menjadi kurang dari 51% secara keseluruhan; (iii) mengubah
        struktur permodalannya, termasuk dengan membeli saham Perseroan sendiri, kecuali bila bertujuan
        menambah modal disetor; (iv) membeli saham milik Perseroan sendiri; (v) mengubah struktur atau status



                                                      77
Page 102
    hukum Perseroan; (vi) mengubah struktur para pemegang sahamnya yang menyebabkan kepemilikan
    saham dari Perseroan, yaitu Mitsui & Co., Ltd., JA Mitsui Leasing, Ltd. dan Yamaha Motor Co., Ltd.,
    menjadi kurang dari 51% secara keseluruhan; (vii) membubarkan struktur perusahaan yang berlaku
    bagi Perseroan saat ini dalam menjalankan usahanya atau mengambil langkah apapun dengan tujuan
    menyebabkan kepailitan, dalam pengampuan, penundaan, kewajiban pembayaran utang (moratorium),
    pembubaran, likuidasi atau pemberesan atau langkah-langkah lain serupa berkenaan dengan Perseroan;
    dan (viii) secara signifikan mengubah sifat usaha sebagaimana dijalankan per tanggal perjanjian.

-   Perjanjian Perubahan dan Pernyataan Kembali No. 882/ARA/MZH/0620 tanggal 26 Juni 2020 juncto
    Skedul Pinjaman Berulang No. 883/LN/MZH/0620 tanggal 26 Juni 2020, sebagaimana terakhir diubah
    berdasarkan Perubahan No. 1303/AMD/MZH/1222 tanggal 30 Desember 2022 juncto Perjanjian
    Perubahan dan Pernyataan Kembali No. 639/ARA/MZH/0923 tanggal 18 September 2023 juncto Skedul
    Perubahan dan Penyataan Kembali No. 640/ARA/MZH/0923 – Pinjaman Berulang tanggal 18 September
    2023 juncto Perubahan No. 1023/AMD/MZH/1223 tanggal 29 Desember 2023 juncto Perubahan No.
    1025/AMD/MZH/1223 tanggal 29 Desember 2023, antara Perseroan dan Bank Mizuho (“PK Bank
    Mizuho 2”).

    Nilai perjanjian
    Bank Mizuho setuju untuk memberikan fasilitas pinjaman berulang tanpa komitmen kepada Perseroan
    dengan jumlah pokok maksimal sebesar Rp1.500.000 juta atau jumlah yang setara dalam Dolar Amerika
    Serikat dan/atau Yen Jepang pada nilai tukar yang berlaku pada Bank Mizuho. Fasilitas ini dikenakan
    tingkat suku bunga sebesar cost of fund ditambah dengan margin per tahun untuk setiap dana pinjaman
    yang dibuat dalam mata uang Dolar Amerika Serikat dan/atau Yen Jepang dan/atau Rupiah. Fasilitas
    ini akan digunakan untuk mendanai modal kerja.

    Jangka waktu
    Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 31 Desember 2024 atau suatu tanggal lain yang lebih awal
    saat diakhirinya fasilitas pinjaman ini menurut syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan PK Bank Mizuho 2.

    Jaminan
    Dalam rangka menjamin pelaksanaan pembayaran kembali kepada Bank Mizuho atas fasilitas kredit/
    pinjaman yang telah diterima oleh Perseroan, berdasarkan PK Bank Mizuho 2, para penjamin Mitsui
    & Co., Ltd. dan JA Mitsui Leasing, Ltd. membuat Surat Jaminan (Guarantee).

    Pembatasan (negative covenant)
    Perseroan dengan ini sepakat bahwa, sepanjang Perseroan memiliki kewajiban terutang kepada Bank
    Mizuho berdasarkan atau selama fasilitas kredit masih berlaku, tanpa memperoleh persetujuan tertulis
    sebelumnya dari Bank Mizuho, Perseroan tidak dapat (i) melakukan konsolidasi (peleburan) atau merger
    (penggabungan) dengan orang, perusahaan, organisasi atau badan hukum manapun atau mengizinkan
    orang, perusahaan, organisasi atau badan hukum manapun atau mengizinkan orang, perusahaan,
    organisasi atau badan hukum manapun melakukan merger dengan Perseroan atau mengakuisisi seluruh
    atau sebagian besar aset atau modal saham dari perorangan, perusahaan, organisasi atau badan
    hukum lainnya; (ii) mengizinkan saham-saham yang ada pada Perseroan digadaikan, dijual, dialihkan,
    dijaminkan atau dibebankan dengan cara lainnya tersebut sehingga menyebabkan perubahan pada
    komposisi kepemilikan saham mayoritas dari Perseroan sekarang ini, yaitu Mitsui & Co., Ltd., JA Mitsui
    Leasing, Ltd. dan Yamaha Motor Co., Ltd. menjadi kurang dari 51% secara keseluruhan; (iii) mengubah
    struktur permodalannya, termasuk dengan membeli saham Perseroan sendiri, kecuali bila bertujuan
    menambah modal disetor; (iv) membeli saham milik Perseroan sendiri; (v) mengubah struktur atau status
    hukum Perseroan; (vi) mengubah struktur para pemegang sahamnya yang menyebabkan kepemilikan
    saham dari Perseroan, yaitu Mitsui & Co., Ltd., JA Mitsui Leasing, Ltd. dan Yamaha Motor Co., Ltd.
    menjadi kurang dari 51% secara keseluruhan; (vii) membubarkan struktur perusahaan yang berlaku
    bagi Perseroan saat ini dalam menjalankan usahanya atau mengambil langkah apapun dengan tujuan
    menyebabkan kepailitan, dalam pengampuan, penundaan, kewajiban pembayaran utang (moratorium),
    pembubaran, likuidasi atau pemberesan atau langkah-langkah lain serupa berkenaan dengan Perseroan;
    dan (viii) secara signifikan mengubah sifat usaha sebagaimana dijalankan per tanggal perjanjian.




                                                 78
Page 103
        Saldo
        Pada tanggal 31 Maret 2024, total saldo terutang atas fasilitas-fasilitas kredit berdasarkan PK Bank
        Mizuho dan PK Bank Mizuho 2 tersebut di atas adalah sebesar Rp949.100 juta.

•   Perseroan mengadakan 2 (dua) perjanjian kredit dengan BTPN:

    -   Credit Agreement No. BSMI 0046 tanggal 7 Oktober 2003, sebagaimana terakhir diubah berdasarkan
        Perubahan Keenam Atas Perjanjian Kredit tanggal 15 September 2023 juncto Perubahan Pertama Atas
        Skedul No. 037 tanggal 15 September 2023 (“Skedul 037”) juncto Skedul No. 042 tanggal 14 April 2024
        (“Skedul 042”), antara Perseroan dan BTPN (“PK BTPN I”).

        Nilai perjanjian
        Berdasarkan Skedil 042, BTPN telah menaikkan plafond fasilitas kredit (Loan on Note-1) secara
        revolving dan uncommitted kepada Perseroan semula sebesar Rp1.000.000 juta atau nilai yang setara
        dalam mata uang Dolar Amerika Serikat menjadi sebesar Rp1.200.000 juta atau nilai yang setara dalam
        mata uang Dolar Amerika Serikat untuk memenuhi kebutuhan modal kerja Perseroan. Untuk fasilitas
        pinjaman/kredit yang telah ditarik sebelum tanggal 26 September 2023 berdasarkan Skedul 037 akan
        menggunakan acuan suku bunga awal, yaitu 0,75% per tahun ditambah biaya pendanaan (cost fund),
        sedangkan untuk penarikan fasilitas pinjaman/kredit yang dibuat sejak tanggal 26 September 2023
        dan berdasarkan penarikan pinjaman baru berdasarkan Skedul 042 dalam mata uang Rupiah maupun
        Dollar Amerika Serikat akan menggunakan acuan suku bunga, yaitu 1,10% per tahun ditambah biaya
        pendanaan (cost fund).

        Jangka waktu
        Fasilitas ini tersedia untuk jangka waktu sampai dengan tanggal 31 Desember 2024 (periode
        ketersediaan/penarikan). Fasilitas ini akan jatuh tempo 24 (dua puluh empat) bulan setelah tanggal
        terakhir penarikan fasilitas.

        Jaminan
        Fasilitas ini diberikan tanpa jaminan (clean base).

        Pembatasan (negative covenant)
        Perseroan setuju, selama pinjaman atau adanya jumlah terutang, Perseroan tidak diperbolehkan tanpa
        persetujuan tertulis dari BTPN untuk (i) membuat transaksi dengan pihak lain selain transaksi yang
        berdasarkan arm’s length, dan tanpa mengurangi pembatasan tersebut, tidak akan mengadakan transaksi
        dengan afiliasi berdasarkan ketentuan yang kurang sesuai kepada Perseroan dibandingkan dengan
        transaksi Perseroan yang arm’s length dengan pihak lainnya selain afiliasinya; (ii) mereorganisasi
        atau konsolidasi dengan atau merger dengan perusahaan lain dan tidak menyewakan, mengalihkan,
        memindahtangankan atau dengan cara lain menjual semua atau sebagian besar bagian dari asetnya,
        baik yang saat ini ada atau nantinya kecuali untuk penjualan piutangnya dalam kegiatan usahanya yang
        wajar, and tidak akan secara material merubah sifat kegiatan usahanya;(iii) mengadakan atau membuat
        tambahan utang dari pinjaman uang atau perpanjangan kredit (termasuk utang kontigensi atau lainnya)
        selain yang timbul dalam kegiatan usaha yang wajar, atau membuat pinjaman kepada pihak lain atau
        memberikan penjaminan kepada atau untuk kepentingan pihak lain; dan (iv) membuat, mengadakan
        atau melakukan jaminan hak tanggungan atas benda tidak bergerak, atau mengagunkan asetnya atau
        menjual, menyewakan atau dengan cara lain menjual asetnya melalui 1 (satu) transaksi atau beberapa
        yang berdiri sendiri atau transaksi yang terkait dengan lainnya selain berdasarkan arm’s length dan
        untuk kegiatan usaha yang wajar, kecuali untuk (a) setiap jaminan yang diungkapkan secara tertulis
        kepada BTPN sebelum tanggal perjanjian, tapi jumlah pokok yang dijaminkan oleh jaminan tersebut
        tidak dapat ditingkatkan tanpa persetujuan tertulis dari BTPN; dan (b) setiap jaminan lain yang dibuat
        atau yang belum dipenuhi tanpa persetujuan tertulis dari BTPN. Selanjutnya, berdasarkan ketentuan
        mengenai hal yang diwajibkan bagi Perseroan dalam PK BTPN I, Perseroan wajib mempertahankan
        kepemilikan saham secara langsung oleh Mitsui & Co, Ltd, JA Mitsui Leasing, Ltd, Yamaha Motor
        Co, Ltd dan PT Yamaha Indonesia Manufacturing (kewajiban kepemilikan) minimum 51% dari total
        jumlah saham yang disetor pada Perseroan, dengan ketentuan bahwa Perseroan wajib mendapatkan
        persetujuan BTPN terlebih dahulu apabila kewajiban kepemilikan akan menjadi kurang di bawah 51%
        dari total jumlah saham yang disetor pada Perseroan.



                                                     79
Page 104
    -   Credit Agreement No. BSMI 0046 tanggal 7 Oktober 2003, sebagaimana terakhir diubah berdasarkan
        Perubahan Kelima Atas Perjanjian Kredit tanggal 26 Desember 2022 juncto Skedul No. 041 tanggal
        20 Desember 2023, antara Perseroan dan BTPN (“PK BTPN II”).

        Nilai perjanjian
        BTPN setuju menyediakan fasilitas kredit (Loan on Note-5 Facility) secara revolving dan uncommitted
        sebesar Rp1.825.000 juta atau nilai yang setara dalam mata uang Dolar Amerika Serikat untuk memenuhi
        kebutuhan modal kerja Perseroan. Fasilitas ini dikenakan suku bunga per tahun sebesar margin 0,375%
        ditambah dengan biaya pendanaan (cost of fund).

        Jangka waktu
        Fasilitas ini tersedia untuk jangka waktu sampai dengan tanggal 31 Desember 2024 (periode
        ketersediaan/penarikan). Fasilitas ini akan jatuh tempo 24 (dua puluh empat) bulan setelah tanggal
        penarikan terakhir fasilitas.

        Jaminan
        Dalam rangka menjamin pelaksanaan pembayaran kembali kepada BTPN atas fasilitas kredit/pinjaman
        yang telah diterima oleh Perseroan berdasarkan PK BTPN II, para penjamin, yaitu Mitsui & Co., Ltd.
        membuat Surat Jaminan (Guarantee) dengan nilai penjaminan sebesar 69% dari total fasilitas kredit
        dan JA Mitsui Leasing, Ltd. membuat Surat Jaminan (Guarantee) dengan nilai penjaminan sebesar
        31% dari total fasilitas kredit.

        Pembatasan (negative covenant)
        Perseroan setuju, selama pinjaman atau adanya jumlah terutang, Perseroan tidak diperbolehkan tanpa
        persetujuan tertulis dari BTPN untuk (i) membuat transaksi dengan pihak lain selain transaksi yang
        berdasarkan arm’s length, dan tanpa mengurangi pembatasan tersebut, tidak akan mengadakan transaksi
        dengan afiliasi berdasarkan ketentuan yang kurang sesuai kepada Perseroan dibandingkan dengan
        transaksi Perseroan yang arm’s length dengan pihak lainnya selain afiliasinya; (ii) mereorganisasi
        atau konsolidasi dengan atau merger dengan perusahaan lain dan tidak menyewakan, mengalihkan,
        memindahtangankan atau dengan cara lain menjual semua atau sebagian besar bagian dari asetnya,
        baik yang saat ini ada atau nantinya kecuali untuk penjualan piutangnya dalam kegiatan usahanya yang
        wajar, and tidak akan secara material merubah sifat kegiatan usahanya; (iii) mengadakan atau membuat
        tambahan utang dari pinjaman uang atau perpanjangan kredit (termasuk utang kontijensi atau lainnya)
        selain yang timbul dalam kegiatan usaha yang wajar, atau membuat pinjaman kepada pihak lain atau
        memberikan penjaminan kepada atau untuk kepentingan pihak lain; dan (iv) membuat, mengadakan
        atau melakukan jaminan hak tanggungan atas benda tidak bergerak, atau mengagunkan asetnya atau
        menjual, menyewakan atau dengan cara lain menjual asetnya melalui 1 (satu) transaksi atau beberapa
        yang berdiri sendiri atau transaksi yang terkait dengan lainnya selain berdasarkan arm’s length dan
        untuk kegiatan usaha yang wajar, kecuali untuk (a) setiap jaminan yang diungkapkan secara tertulis
        kepada BTPN sebelum tanggal perjanjian, tapi jumlah pokok yang dijaminkan oleh jaminan tersebut
        tidak dapat ditingkatkan tanpa persetujuan tertulis dari BTPN; dan (b) setiap jaminan lain yang dibuat
        atau yang belum dipenuhi tanpa persetujuan tertulis dari BTPN. Selanjutnya, berdasarkan ketentuan
        mengenai hal yang diwajibkan bagi Perseroan dalam PK BTPN II, Perseroan wajib mempertahankan
        kepemilikan saham secara langsung oleh Mitsui & Co, Ltd, JA Mitsui Leasing, Ltd, Yamaha Motor
        Co, Ltd dan PT Yamaha Indonesia Manufacturing (kewajiban kepemilikan) minimum 51% dari total
        jumlah saham yang disetor pada Perseroan, dengan ketentuan bahwa Perseroan wajib mendapatkan
        persetujuan BTPN terlebih dahulu apabila kewajiban kepemilikan akan menjadi kurang di bawah 51%
        dari total jumlah saham yang disetor pada Perseroan.

        Saldo
        Pada tanggal 31 Maret 2024, total saldo terutang atas fasilitas-fasilitas kredit berdasarkan PK BTPN
        I dan PK BTPN II tersebut di atas adalah sebesar Rp770.019 juta.

•   Agreement Uncommitted Dual Currency Term Loan Facility US$20.000.000 No. LEGL-B/IDRTRNX/PTBAF-
    USD20M (IDR) (092021) tanggal 8 Oktober 2021, sebagaimana diubah berdasarkan Suplemental Agreement
    tanggal 29 Desember 2023, antara Perseroan dan Sumitomo Mitsui Trust Bank, Ltd., Cabang Singapura
    (“SMTB”) (“PK SMTB 1”).



                                                     80
Page 105
    Nilai perjanjian
    SMTB setuju untuk memberikan fasilitas kredit kepada Perseroan sebesar US$20 juta untuk membiayai
    modal kerja Perseroan. Untuk penarikan dalam Dolar Amerika Serikat, fasilitas ini dikenakan suku bunga
    tetap dan suku bunga mengambang sebesar (i) margin 0.67% + cost of fund untuk tenor tidak lebih dari 1
    (satu) tahun; dan (ii) margin 0.84% + cost of fund untuk tenor lebih dari 1 (satu) tahun hingga dan termasuk
    2 (dua) tahun. Untuk penarikan dalam Rupiah, untuk seluruh jangka waktu, bunga yang berlaku adalah suku
    bunga per tahun sebagaimana disetujui bersama oleh Perseroan dan SMTB.

    Jangka Waktu
    Fasilitas ini tersedia untuk jangka waktu sampai dengan tanggal 31 Desember 2024 (periode ketersediaan/
    penarikan). Fasilitas ini memiliki jangka waktu/jatuh tempo pada tanggal 31 Desember 2026.

    Jaminan
    Dalam rangka menjamin pelaksanaan pembayaran kembali kepada SMTB atas fasilitas kredit/pinjaman
    yang telah diterima oleh Perseroan berdasarkan PK SMTB 1 tersebut, para penjamin, yaitu Mitsui & Co.,
    Ltd. dan JA Mitsui Leasing, Ltd. masing-masing membuat Surat Jaminan (Guarantee).

    Pembatasan (negative covenant)
    Perseroan berjanji bahwa selama masih terdapat jumlah apapun yang tersedia atau belum dilunasi
    berdasarkan PK SMTB 1 ini, Perseroan tidak akan (i) menjual, mengalihkan atau melepaskan atau mengancam
    untuk menjual, mengalihkan atau melepaskan atas suatu bagian yang penting dari aset-aset miliknya
    selain untuk kegiatan usaha sehari-hari, termasuk untuk aktifitas pendanaannya; dan (ii) mengubah atau
    mengancam untuk mengubah kegiatan usaha utamanya atau lingkup kegiatan usahanya, menghentikan atau
    mengancam untuk menghentikan suatu bagian dari operasi kegiatan usaha saat ini baik langsung maupun
    tidak langsung atau mengakibatkan otoritas pemerintah manapun mengambil alih atau mengancam untuk
    mengambil alih seluruh atau sebagian dari aset-aset Perseroan dan akibat dari hal tersebut di atas, menurut
    pendapat SMTB, secara material dan memengaruhi kondisi keuangan Perseroan atau kemampuannya untuk
    melaksanakan kewajiban-kewajiban berdasarkan perjanjian ini.

    Saldo
    Pada tanggal 31 Maret 2024, saldo terutang atas fasilitas ini tercatat Nihil.

•   Akta Akad Pemberian Limit Fasilitas Pembiayaan (Line Facility) No. 12 tanggal 21 Mei 2021, yang dibuat
    di hadapan Edwar, S.H., Notaris di Jakarta, sebagaimana diubah terakhir berdasarkan Perubahan Akad
    Pemberian Limit Fasilitas Pembiayaan (Line Facility) No. 1229/PRBH-BCAS/XII/2023 tanggal 28 Desember
    2023, antara Perseroan danBCA Syariah (“Perjanjian Line Facility BCA Syariah”).

    Nilai perjanjian
    BCA Syariah bersedia untuk memberikan limit pembiayaan kepada Perseroan sampai sejumlah Rp100.000
    juta dengan bentuk revolving untuk membiayai modal kerja usaha Perseroan berupa pembiayaan modal
    kerja mudharabah dengan akad pembiayaan.

    Jangka waktu
    Fasilitas ini tersedia untuk jangka waktu sampai dengan tanggal 30 November 2024 (periode penarikan).
    Jangka waktu fasilitas pembiayaan berdasarkan Akad Realisasi Pembiayaan maksimal 12 (dua belas) bulan
    dan tidak melebihi jatuh tempo fasilitas, terhitung sejak tanggal akad pembiayaan ditandatanganinya atau
    tanggal lain yang disepakati para pihak.

    Jaminan
    Fasilitas ini diberikan tanpa jaminan (clean basis).

    Pembatasan (negative covenant)
    Perseroan berjanji dan dengan ini mengikatkan diri, bahwa selama masa berlangsungnya akad, kecuali
    setelah mendapat persetujuan tertulis dari BCA Syariah, Perseroan tidak akan melakukan salah satu,
    sebagian atau seluruh perbuatan-perbuatan sebagai berikut:(i) memindahkan kedudukan piutang dan/atau
    mengalihkan hak atas piutang underlying sebagaimana dimaksud dalam dokumentasi underlying dan/atau
    mengalihkan hak atas underlying yang bersangkutan kepada pihak lain; (ii) melakukan akuisisi, merger,



                                                       81
Page 106
    restrukturisasi, konsolidasi dan/atau pemisahan perusahaan Perseroan dengan perusahaan atau orang
    lain; dan (iii) menjual baik sebagian atau seluruh aset Perseroan yang nyata-nyata akan mempengaruhi
    kemampuan atau cara membayar atau melunasi kewajiban Perseroan kepada BCA Syariah, kecuali menjual
    barang dagangan yang menjadi kegiatan usaha Perseroan. Selanjutnya, Perseroan berjanji dan dengan
    ini mengikatkan diri, bahwa selama masa berlangsungnya akad sebelum menyampaikan pemberitahuan
    tertulis kepada BCA Syariah terlebih dahulu dalam hal kolektibilitas Perseroan selain lancar, Perseroan tidak
    akan melakukan salah satu, sebagian atau seluruh perbuatan-perbuatan, sebagai berikut: (i) mengajukan
    permohonan kepada yang berwenang untuk menunjuk eksekutor, kurator, likuidator atau pengawasan atas
    sebagian atau seluruh harta kekayaan Perseroan; (ii) mengubah anggaran dasar, susunan dan/atau anggota
    dari organ Perseroan; (iii) mengubah anggaran dasar dan/atau akta lainnya yang dapat dipersamakan
    dengan itu yang berlaku dan mengikat para sekutu Perseroan, susunan pengurus Perseroan; (iv) melakukan
    pembagian keuntungan kepada pemegang sahamnya/anggotanya/sekutunya dari keuntungan Perseroan;
    dan (v) Perseroan melakukan investasi baru baik berkaitan langsung atau tidak langsung dengan kegiatan
    usaha Perseroan yang akan mempengaruhi kemampuan atau cara membayar atau melunasi kewajiban
    Perseroan kepada BCA Syariah.

    Saldo
    Pada tanggal 31 Maret 2024, saldo terutang atas fasilitas ini tercatat sebesar Rp50.000 juta.

•   Perseroan mengadakan 2 (dua) perjanjian kredit dengan Bank Victoria:

    -   Akta Perjanjian Pemberian Fasilitas Money Market No. 39 tanggal 19 Agustus 2016, yang dibuat
        di hadapan Indrasari Kresnadjaja, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, sebagaimana terakhir diubah
        berdasarkan Pengubahan XI Terhadap Perjanjian Pemberian Fasilitas Money Market No. 39 tanggal
        22 Mei 2024, dibuat di bawah tangan, Akta Pengubahan XII Terhadap Perjanjian Pemberian Fasilitas
        Money Market Antara PT Bank Victoria International Tbk dan PT Bussan Auto Finance No. 03 tanggal
        13 Juni 2024, dibuat di hadapan Indrasari Kresnadjaja, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta (“Perubahan
        XII”), antara Perseroan dan Bank Victoria (“Perjanjian Money Market Victoria”).

        Nilai perjanjian
        Berdasarkan Perubahan XII, Bank Victoria setuju menaikkan plafon Fasilitas Demand Loan Uncommitted
        (mekanisme transaksi seperti Money Market Line) kepada Perseroan dari semula sebesar Rp250.000
        juta menjadi sebesar Rp400.000 juta untuk membiayai modal kerja Perseroan. Suku bunga untuk
        fasilitas ini ditentukan berdasarkan suku bunga yang berlaku di pasar dan akan disepakati pada saat
        penarikan fasilitas pinjaman.

        Jangka waktu
        Fasilitas ini tersedia untuk jangka waktu sampai dengan tanggal 24 Mei 2025.

        Jaminan
        Fasilitas ini diberikan tanpa jaminan (clean basis).

        Pembatasan (negative covenant)
        Selama tidak mengganggu kemampuan bayarnya, Perseroan berkewajiban dan berjanji untuk tidak
        (i) menjual, menyewakan atau dengan secara apapun mengalihkan dan melepaskan hak Perseroan
        atas seluruh atau sebagian besar (substantial part) harta kekayaan (assets) milik Perseroan (kecuali
        untuk transaksi sehari-hari dari Perseroan termasuk transaksi penerbitan Obligasi); (ii) bertindak
        sebagai penjamin (guarantor atau memberikan ganti rugi atas utang perusahaan afiliasi, subsidiary
        maupun perusahaan lainnya (kecuali dalam kegiatan usaha sehari-hari Perseroan). Perseroan juga
        wajib menjaga porsi kepemilikan saham oleh Mitsui & Co., Ltd., Yamaha Motor Co., Ltd., termasuk
        PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing dan JA Mitsui Leasing, Ltd., pada Perseroan, baik secara
        langsung maupun tidak langsung, sekurang-kurangnya 67% dari total modal disetor Perseroan.

    -   Akta Perjanjian Pemberian Fasilitas Money Market No. 09 tanggal 21 Juni 2021, yang dibuat di hadapan
        Indrasari Kresnadjaja, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, sebagaimana terakhir diubah berdasarkan
        Pengubahan IV Terhadap Perjanjian Pemberian Fasilitas Money Market No. 09 tanggal 22 Mei 2024,
        antara Perseroan dan Bank Victoria (“Perjanjian Money Market Victoria 2”).



                                                      82
Page 107
         Nilai perjanjian
         Bank Victoria setuju untuk memberikan Fasilitas Demand Loan II Uncommitted (mekanisme transaksi
         seperti Money Market Line) kepada Perseroan sebesar Rp100.000 juta untuk membiayai modal kerja
         Perseroan. Suku bunga untuk fasilitas ini ditentukan berdasarkan suku bunga yang berlaku di pasar
         dan akan disepakati pada saat penarikan fasilitas pinjaman.

         Jangka waktu
         Fasilitas ini tersedia untuk jangka waktu sampai dengan tanggal 24 Mei 2025.

         Jaminan
         Fasilitas ini diberikan tanpa jaminan (clean basis).

         Pembatasan (negative covenant)
         Berdasarkan klausul di dalam Perjanjian Money Market Victoria 2 mengenai kesanggupan Perseroan
         (kewajiban-kewajiban Perseroan), selama fasilitas ini belum dilunasi, Perseroan berjanji dan mengikat
         diri untuk memenuhi kewajiban-kewajiban, antara lain (i) wajib segera memberitahukan kepada Bank
         Victoria jika terjadi perubahan material dalam sifat dan luas lingkup usaha Perseroan; dan (ii) wajib
         menjaga porsi kepemilikan saham oleh Mitsui & Co., Ltd., Yamaha Motor Co., Ltd., termasuk PT Yamaha
         Indonesia Motor Manufacturing dan JA Mitsui Leasing, Ltd., pada Perseroan, baik secara langsung
         maupun tidak langsung, sekurang-kurangnya 67% dari total modal disetor Perseroan.

         Saldo
         Pada tanggal 31 Maret 2024, total saldo terutang atas fasilitas-fasilitas kredit berdasarkan Perjanjian
         Money Market Victoria 1 dan Perjanjian Money Market Victoria 2 tersebut di atas tercatat sebesar
         Rp30.000 juta.

•   Banking Facility Agreement tanggal 9 Agustus 2002, sebagaimana terakhir diubah berdasarkan Amendement
    of Facility Letter No. JTK/FBA/5829 tanggal 15 September 2023, antara SCB dan Perseroan (“PK SCB”).

    Nilai perjanjian
    SCB setuju untuk memberikan fasilitas pinjaman berjangka seluruhnya sebesar Rp443.000 juta kepada
    Perseroan, yang terdiri dari (i) Pinjaman Berjangka I dengan plafon Rp350.000 juta; dan (ii) Pinjaman
    Berjangka II dengan plafon sebesar Rp93.000 juta, keduanya tersedia dalam mata uang Rupiah dan Dollar
    Amerika Serikat untuk membiayai modal kerja. Suku bunga untuk 2 (dua) fasilitas ini akan ditentukan pada
    saat penarikan/pencairan fasilitas.

    Jangka waktu
    Fasilitas Pinjaman Berjangka I dan Fasilitas Pinjaman Berjangka II tersedia untuk jangka waktu sampai
    dengan tanggal 31 Agustus 2024 (periode ketersediaan). Kedua fasilitas ini akan jatuh tempo maksimum 2
    (dua) tahun dan minimum 2 (dua) minggu.

    Jaminan
    Untuk Fasilitas Pinjaman Berjangka I, dalam rangka menjamin pelaksanaan pembayaran kembali kepada
    SCB atas fasilitas kredit/pinjaman yang telah diterima oleh Perseroan, para penjamin, yaitu Mitsui & Co., Ltd.
    dan JA Mitsui Leasing, Ltd. masing-masing membuat Surat Jaminan (Guarantee). Untuk Fasilitas Pinjaman
    Berjangka II, fasilitas ini diberikan tanpa jaminan (clean basis).

    Pembatasan (negative covenant)
    Berdasarkan klausul di dalam PK SCB mengenai kewajiban-kewajiban Perseroan, selama fasilitas ini
    belum dilunasi, (i) Perseroan tidak akan (dan harus memastikan bahwa tidak ada anggota grup lainnya
    akan) memindahtangankan semua atau setiap bagian dari aset mereka atau melakukan setiap akuisisi
    atau investasi kecuali apabila dilakukan dalam pelaksanaan kegiatan perdagangan yang lazim dan terkait
    dengan suatu pemindahtanganan aset saja, atas aset yang ditukar dengan aset lain yang sejenis atau lebih
    tinggi jenis nilai lainnya; dan (ii) Perseroan akan memastikan kepemilikan saham secara langsung dan tidak
    langsung dari Mitsui & Co., Ltd. dan/atau JA Mitsui Leasing, Ltd. dan/atau Yamaha Motor Co., Ltd. bersama
    dengan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing paling kecil sebesar 67% dari total saham Perseroan.




                                                       83
Page 108
    Saldo:
    Pada tanggal 31 Maret 2024, saldo terutang atas fasilitas ini tercatat Rp91.156 juta.

•   Perseroan mengadakan 2 (dua) perjanjian pembiayaan dengan Bank Victoria Syariah:

    -   Akta Perjanjian Fasilitas Pembiayaan Rekening Koran Syariah Dengan Prinsip Musyarakah No. 18
        tanggal 19 Desember 2017, yang dibuat di hadapan Indrasari Kresnadjaja, S,H., M.Kn., Notaris di
        Jakarta, sebagaimana terakhir diubah berdasarkan Akad Perpanjangan Atas Perjanjian Fasilitas
        Pembiayaan Rekening Koran Syariah Dengan Prinsip Musyarakah No. 157/PERPANJANGAN/BVIS-
        KPO/VIII/2023 tanggal 30 Agustus 2023 juncto Addendum Perjanjian Fasilitas Pembiayaan Rekening
        Koran Syariah Dengan Prinsip Musyarakah No. 169/ADD/BVIS-KPO/IX/2023 tanggal 15 September
        2023, antara Perseron dan Bank Victoria Syariah (“PK Rekening Koran Victoria Syariah”).

        Nilai perjanjian
        Bank Victoria Syariah setuju menyediakan fasilitas modal kerja pembiayaan piutang usaha, sebesar
        Rp10.000 juta, bersifat revolving, yang merupakan 90,91% (sembilan puluh koma sembilan satu persen)
        dari total kebutuhan modal usaha menjadi porsi Bank Victoria Syariah, sedangkan porsi Perseroan
        adalah sebesar 9,9% (sembilan koma sembilan persen) dari total kebutuhan modal usaha. Penggunaan
        atas fasilitas pembiayaan al-musyarakah dari Bank Victoria Syariah dilakukan secara bertahap sesuai
        dengan kebutuhan dan permintaan Perseroan, yang akan digunakan oleh Perseroan untuk membiayai
        usahanya. Nisbah bagi hasil antara Bank Victoria Syariah dan Perseroan adalah masing-masing
        61,19% dan 38,81%.

        Jangka waktu
        Fasilitas ini tersedia untuk jangka waktu sampai dengan tanggal 31 Agustus 2024.

        Jaminan
        Fasilitas ini diberikan tanpa jaminan (clean basis).

        Pembatasan (negative covenant)
        Selama jangka waktu, Perseroan wajib untuk memperoleh persetujuan tertulis sebelum dari Bank
        Victoria Syariah dalam hal terjadi atau dilakukan hal-hal (i) memberikan pinjaman kepada pihak
        manapun termasuk kepada kelompok usahanya atau kepada pemegang saham, kecuali dalam rangka
        kegiatan bisnis dan operasi usaha hari ini; (ii) membatalkan atau merubah ketentuan dari polis atau
        perjanjian asuransi yang menjadi kewajiban Perseroan berdasarkan perjanjian ini; (iii) Perseroan
        tidak akan menjual, menjaminkan, membebankan atau mengalihkan hasil/pendapatan/penerimaan
        atas pengelolaan usaha kepada pihak lain; (iv) Perseroan tidak boleh meminjamkan, menyumbangkan
        atau menghibahkan dana fasilitas pembiayaan tersebut kepada pihak lain; (v) Perseroan tidak boleh
        menggunakan modal dari fasilitas pembiayaan untuk proyek lain tanpa persetujuan secara tertulis dari
        Bank Victoria Syariah terlebih dahulu; (vi) menggunakan fasilitas pembiayaan yang diterima selain
        dari tujuan dan keperluan yang telah disepakati sebelumnya sesuai dengan Akad Pembiayaan; dan
        (vii) mengajukan permohonan kepailitan dan/atau penundaan pembayaran kepada Pengadilan Niaga.
        Selanjutnya, berdasarkan ketentuan komposisi mayoritas pemegang saham Perseroan dalam PK
        Rekening Koran Victoria Syariah, Perseroan harus mempertahankan kepemilikan saham Mitsui & Co.,
        Ltd., dan/atau JA Mitsui Leasing, Ltd., dan/atau Yamaha Motor Co., Ltd., bersama-sama dengan
        PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing pada Perseroan, baik secara langsung maupun tidak
        langsung, minimal 67% dari seluruh saham Perseroan.

    -   Akta Akad Pembiayaan Modal Kerja Dengan Prinsip Musyarakah No. 19 tanggal 19 Desember 2017,
        yang dibuat di hadapan Indrasari Kresnadjaja, S,H., M.Kn., Notaris di Jakarta, sebagaimana terakhir
        diubah berdasarkan Akad Perpanjangan Atas Pembiayaan Modal Kerja Dengan Prinsip Musyarakah
        No. 159/PERPANJANGAN/BVIS-KPO/VIII/2023 tanggal 30 Agustus 2023, antara Perseroan dan Bank
        Victoria Syariah (“PK Modal Kerja Victoria Syariah”).

        Nilai perjanjian
        Bank Victoria Syariah berjanji dan dengan ini mengikatkan diri untuk menyediakan fasilitas pembiayaan
        modal kerja (revolving) kepada Perseroan dengan prinsip musyarakah sampai sebesar Rp30.000 juta,
        yang merupakan 99,91% (sembilan puluh koma sembilan satu persen) dari total kebutuhan modal


                                                      84
Page 109
         usaha menjadi porsi Bank Victoria Syariah, sedangkan porsi Perseroan sebesar 9,09% (sembilan
         koma nol sembilan persen) dari total kebutuhan modal usaha. Penggunaan atas fasilitas pembiayaan
         al musyarakah dari Bank Victoria Syariah dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan dan
         permintaan Perseroan, yang akan digunakan oleh Perseroan untuk membiayai modal kerja. Nisbah
         bagi hasil antara Bank Victoria Syariah dan Perseroan adalah masing-masing 61,19% dan 38,81%.

         Jangka waktu
         Fasilitas ini berlaku untuk jangka waktu sampai dengan 31 Agustus 2024.

         Jaminan
         Fasilitas ini diberikan tanpa jaminan (clean basis).

         Pembatasan (negative covenant)
         Sebelum semua pokok pembiayaan serta margin dan biaya-biaya lainnya yang terutang dilunasi, maka
         Perseroan berjanji dan mengikat diri untuk tidak melakukan hal-hal ini tanpa persetujuan tertulis terlebih
         dahulu dari Bank Victoria Syariah : (i) menggunakan fasilitas pembiayaan yang diterima selain dari tujuan
         dan keperluan yang telah disepakati sebelumnya sesuai dengan PK Modal Kerja Victoria Syariah; dan
         (ii) mengajukan permohonan kepailitan dan/atau penundaan pembayaran kepada Pengadilan Niaga.
         Selanjutnya, berdasarkan ketentuan komposisi mayoritas pemegang saham Perseroan dalam PK Modal
         Kerja Victoria Syariah, Perseroan harus mempertahankan kepemilikan saham Mitsui & Co., Ltd., dan/
         atau JA Mitsui Leasing, Ltd., dan/atau Yamaha Motor Co., Ltd., bersama-sama dengan PT Yamaha
         Indonesia Motor Manufacturing pada Perseroan, baik secara langsung maupun tidak langsung, minimal
         67% dari seluruh saham Perseroan.

         Saldo
         Pada tanggal 31 Maret 2024, total saldo terutang atas fasilitas-fasilitas berdasarkan PK Rekening Koran
         Victoria Syariah dan PK Modal Kerja Victoria Syariah tersebut di atas tercatat sebesar Rp10.000 juta.

•   Perjanjian Kredit No. 033/PK//CB/JKT/2021 tanggal 18 Februari 2021, dan telah dilegalisasi di hadapan
    Indrasari Kresnadjaja, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, dengan No. Legalisasi: 1084/Leg/II/2021 tanggal
    18 Februari 2021 juncto Perubahan ke-1 (kesatu) dan Pernyataan Kembali tanggal 8 Agustus 2022 dan telah
    dilegalisasi di hadapan Indrasari Kresnadjaja, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, dengan No. Legalisasi: 1110/
    Leg/VIII/2022 tanggal 8 Agustus 2022 atas Perjanjian Kredit No. 033/PK//CB/JKT/2021 tanggal 18 Februari
    2021 juncto Syarat Umum Pembiayaan Bank CIMB Niaga 2019 Rev. 02 No. 129/SUP/CB/JKT/2022 dan
    telah dilegalisasi di hadapan Indrasari Kresnadjaja, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, dengan No. Legalisasi:
    1111/Leg/VII/2022 tanggal 8 September 2022 (“SUP”) juncto Ketentuan Tambahan Pembiayaan Musyarakah
    tanggal 8 Agustus 2022 juncto Perubahan ke-2 (kedua) Perjanjian Kredit tanggal 27 Desember 2023, antara
    Perseroan dan CIMB Niaga (“PK CIMB Niaga”).

    Nilai perjanjian
    CIMB Niaga setuju untuk memberikan fasilitas kredit kepada Perseroan, yang terdiri dari (i) Fasilitas
    Pinjaman Tetap yang bersifat revolving dan uncommitted dengan jumlah sebesar Rp200.000 juta untuk
    membiayai modal kerja Perseroan; dan (ii) Fasilitas Pembiayaan Modal Kerja iB yang bersifat revolving
    dan uncommitted sebesar Rp200.000 juta untuk memenuhi kebutuhan modal kerja unit usaha Syariah
    Perseroan. Suku bunga atas Fasilitas Pinjaman Tetap sebesar indikatif 6,75% fixed per tahun yang disepakati
    pada saat penarikan, sedangkan bagi hasil untuk Fasilitas Pembiayaan Modal Kerja iB akan ditentukan
    sebelum penarikan dan dicantumkan dalam nota komitmen proyeksi pendapatan/laba. Fasilitas Pinjaman
    Tetap bersifat interchangeable dengan Fasilitas Pembiayaan Modal Kerja iB, dengan ketentuan jumlah total
    penggunaan Fasilitas Pinjaman Tetap dan Fasilitas Pembiayaan Modal Kerja iB secara bersama-sama tidak
    diperkenankan lebih dari Rp200 juta.

    Jangka waktu
    Fasilitas ini tersedia untuk jangka waktu sampai dengan 8 Agustus 2024.

    Jaminan
    Fasilitas ini diberikan tanpa jaminan (clean basis).




                                                       85
Page 110
    Pembatasan (negative covenant)
    Sejak ditandatangani PK CIMB Niaga dan selanjutnya dari waktu ke waktu selama kewajiban Perseroan
    kepada CIMB Niaga berdasarkan SUP dan PK CIMB Niaga belum dilunasi, tanpa persetujuan tertulis terlebih
    dahulu dari CIMB Niaga, Perseroan tidak diperkenankan melakukan (i) tindakan (a) menjual dan/atau dengan
    cara lain mengalihkan hak milik atau menyewakan/menyerahkan pemakaian seluruh atau sebagian kekayaan
    milik Perseroan baik berupa barang bergerak maupun tidak bergerak; (b) mengagunkan dengan cara
    bagaimanapun kekayaan Perseroan kepada pihak lain; (c) mengadakan perjanjian yang dapat menimbulkan
    kewajiban Perseroan membayar kepada pihak lain: dan (d) memberikan pinjaman kepada pihak lain, kecuali
    dalam rangka menjalankan usaha Perseroan sehari-hari yang tidak mempengaruhi kemampuan Perseroan
    untuk melaksanakan PK CIMB Niaga; (ii) tindakan yang berkaitan dengan struktur perusahaan Perseroan
    seperti namun tidak terbatas pada (a) mengadakan perubahan atau maksud, tujuan dan kegiatan usaha
    Perseroan; (b) mengubah susunan pemegang saham Perseroan; dan (c) melakukan perubahan terhadap
    struktur permodalan perusahaan antara lain penggabungan, peleburan, pengambilalihan, dan pemisahan;
    dan (iii) membayar atau membayar kembali tagihan atau piutang berupa apapun juga yang sekarang dan/
    atau dikemudian hari akan diberikan oleh para pemegang saham atau pihak yang setara lainnya dalam
    perusahaan Perseroan baik berupa jumlah pokok, bunga dan lain-lain jumlah uang yang wajib dibayar.
    Selanjutnya, Perseroan wajib memberikan pemberitahuan tertulis kepada CIMB Niaga apabila: (a) Perseroan
    mengumumkan dan membagikan dividen dan/atau bentuk keuntungan usaha lainnya kepada pemegang saham
    dan/atau pihak yang setara lainnya; dan (b) Perseroan mengubah susunan Direksi dan Dewan Komisaris
    atau pengurus atau pihak yang setara lainnya. Berdasarkan ketentuan kewajiban Perseroan dalam PK CIMB
    Niaga, Perseroan wajib menjaga kepemilikan saham dari 4 (empat) pemegang saham entitas Jepang yang
    ada dalam Perseroan tidak kurang dari 67% dari saham yang telah ditempatkan dan disetor, yang terdiri
    dari (i) Mitsui & Co., Ltd.; dan/atau (ii) Yamaha Motor Co., Ltd.; dan/atau (iii) PT Yamaha Indonesia Motor
    Manufacturing; dan/atau (iv) JA Mitsui Leasing, Ltd.

    Saldo
    Pada tanggal 31 Maret 2024, saldo terutang atas fasilitas ini tercatat sebesar Rp50.000 juta.

•   Akta Perjanjian Line Facility Pembiayaan Berdasarkan Prinsip Syariah No. 14 tanggal 29 Juni 2022, yang
    dibuat di hadapan Nurhasanah, S,H., M.Kn., Notaris di Jakarta, sebagaimana terakhir diubah berdasarkan
    Surat Muamalat No. 010/OL/FI/III/2024, perihal Surat Persetujuan Prinsip Pembiayaan (SP3) – Perpanjangan
    Jangka Waktu Penarikan tanggal 8 Maret 2024 dikeluarkan dan ditandatangani oleh Head of Financial
    Institutions dan RM Financial Institutions Muamalat juncto Addendum Perjanjian Line Facility Pembiayaan
    Berdasarkan Prinsip Syariah No. /BMI/EB-FOP/III/2024 tanggal 15 Maret 2024, dibuat di bawah tangan,
    antara Perseroan dan Muamalat (“PK Muamalat”).

    Nilai perjanjian
    Muamalat setuju untuk menyediaan Fasilitas Line Facility Al Musyarakah (Revolving-Executing) kepada
    Perseroan dengan jumlah setinggi-tingginya sebesar Rp100.000 juta untuk membiayai modal kerja
    pembiayaan yang akan disalurkan kepada nasabah Perseroan. Nisbah bagi hasil atas fasilitas ini sebesar
    0,62% bagi Muamalat dan 99,38% bagi Perseroan.

    Jangka waktu
    Fasilitas ini tersedia untuk jangka waktu sampai dengan 29 Juni 2024. Jangka waktu akad maksimal
    12 (dua belas) bulan terhitung terhitung sejak tanggal penandatanganan akad. Pada tanggal diterbitkannya
    Prospektus ini, PK Muamalat masih mengikat bagi Para Pihak, dimana adendum/perubahan mengenai
    perpanjangan atas fasilitas ini masih dalam proses pembuatan oleh Muamalat.

    Jaminan
    Fasilitas ini diberikan tanpa jaminan (clean basis).

    Pembatasan (negative covenant)
    Selama masa pembiayaan, Perseroan tidak diperkenankan kecuali dengan mendapatkan persetujuan tertulis
    dari Muamalat untuk melaksanakan hal-hal: (i) membubarkan diri atau menyatakan pailit; (ii) melakukan
    penjualan, menjaminkan dan mengalihkan sebagian atau seluruh aset perusahaan, kecuali dalam hal
    transaksi bisnis yang normal/wajar, kecuali dalam rangka menjalankan usaha Perseroan sehari-hari yang
    tidak memengaruhi kemampuan Perseroan untuk melaksanakan PK Muamalat; (iii) menarik kembali modal



                                                       86
Page 111
    yang telah disetor yang menyebabkan menjadi di bawah ketentuan OJK; (iv) melakukan merger, konsolidasi,
    akuisisi dan penjualan atau pemindahtanganan aset atau saham milik Perseroan; dan (v) mengubah sifat atau
    luas lingkup usaha Perseroan di luar dari ketentuan OJK. Selanjutnya, berdasarkan ketentuan Affirmative
    Covenants dalam PK Muamalat, Perseroan diharuskan untuk menjaga porsi kepemilikan saham oleh Mitsui
    & Co., Ltd, Yamaha Motor Co., Ltd. termasuk PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing dan JA Mitsui
    Leasing, Ltd. secara bersama sama tidak kurang dari 67% di dalam Perseroan.

    Saldo
    Pada tanggal 31 Maret 2024, saldo terutang atas fasilitas ini tercatat sebesar Rp40.000 juta.

•   Akta Perjanjian Kredit No. 17 tanggal 21 Februari 2023, yang dibuat di hadapan Veronica Nataadmadja,
    S.H., M. Corp. Admin., M. Comm., Notaris di Jakarta, sebagaimana terakhir diubah berdasarkan Perubahan
    Perjanjian Kredit No. 121/PrbPK/CDU1/2023 tanggal 15 September 2023 juncto Akta Perubahan Perjanjian
    Kredit No. 16 tanggal 12 Desember 2023, yang dibuat di hadapan Veronica Nataadmadja, S.H., M.Corp
    Admin., M.Comn., Notaris di Jakarta, antara Perseroan dan Maybank (“PK Maybank”).

    Nilai perjanjian
    Maybank setuju untuk memberikan fasilitas kredit kepada Perseroan, yang terdiri dari (i) Fasilitas Pinjaman
    Berjangka 1 (“PB 1”) setinggi-tingginya sebesar Rp500.000 juta; dan (ii) Fasilitas Pinjaman Berjangka 2
    (“PB 2”) setinggi-tingginya sebesar Rp750.000 juta, keduanya untuk membiayai kebutuhan modal kerja
    Perseroan. Fasilitas-fasilitas kredit ini bersifat uncommitted. Suku bunga untuk PB 1 sebesar (i) 7,3% per
    tahun untuk pinjaman dengan periode 1 (satu) tahun; (ii) 7,7% per tahun untuk pinjaman dengan periode
    2 (dua) tahun; dan (iii) 8,35% per tahun untuk pinjaman dengan periode 3 (tiga) tahun. Suku bunga untuk
    PB 2 sebesar (i) 7,95% per tahun untuk pinjaman dengan periode 2 (dua) tahun; dan (ii) 8,1% per tahun
    untuk pinjaman dengan periode 3 (tiga) tahun. Suku bunga ini bersifat indikatif dan dapat disesuaikan pada
    saat penarikan.

    Jangka waktu
    PB 1 telah dilakukan penarikan seluruhnya dan akan jatuh tempo pada tanggal 12 Mei 2026, sedangkan
    PB 2 tersedia untuk jangka waktu maksimal 12 (dua belas) belas bulan sampai dengan 15 Desember 2024
    (periode ketersediaan) dan akan jatuh tempo pada tanggal 19 Februari 2027.

    Jaminan
    Fasilitas ini diberikan tanpa jaminan (clean basis).

    Pembatasan (negative covenant)
    Selama fasilitas kredit masih terutang, Perseroan tanpa pemberitahuan tertulis kepada Maybank, Perseroan
    tidak diperbolehkan/diperkenankan/diizinkan melakukan hal-hal: (i) mengikat diri sebagai penjamin/avails
    untuk menjamin utang orang/pihak lai,n kecuali utang dagang yang dibuat dalam rangka menjalankan usaha
    sehari-hari; (ii) memberikan pinjaman ke pemegang saham, pengurus, perusahaan afiliasi grup tanpa izin dari
    Maybank; (iii) menjual, menyewakan, mentransfer, memindahkan hak dan/atau kepentingan, menghapuskan
    sebagian besar atau seluruh harta kekayaan Perseroan dan/atau penjamin atau menjaminkan/mengagunkan
    barang-barang bergerak maupun barang-barang tidak bergerak milik Perseroan dan/atau penjamin dengan
    cara bagaimanapun juga dan kepada orang/pihak siapapun juga (kecuali menjual dalam rangka menjalankan
    sifat usaha yang normal); (iv) melakukan pembayaran atau pembayaran kembali atas semua pinjaman kepada
    pihak ketiga siapapun selain pembayaran normal karena sifat usaha Perseroan dan/atau penjamin; (v)
    melakukan investasi lainnya atau menjalankan kegiatan usaha yang tidak mempunyai hubungan dengan usaha
    yang sedang dijalankan atau melakukan perubahan usaha yang dapat mempengaruhi pengembalian pinjaman
    Perseroan kepada Maybank; (vi) mengajukan permohonan untuk dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga
    atau mengajukan permohonan penundaan pembayaran utang; (vii) melakukan penggabungan usaha (merger)
    dengan badan usaha lain, peleburan usaha (konsolidasi) bersama badan usaha lain dan pengambillalihan
    (akuisisi) saham-saham dalam badan usaha lain; (viii) melakukan pembayaran atau pembayaran kembali
    kepada pemegang saham Perseroan dan/atau penjamin atas pinjaman-pinjaman yang telah dan/atau di
    kemudian hari akan diberikan oleh pemegang saham Perseroan dan/atau penjamin kepada Perseroan dan/
    atau penjamin, baik jumlah pokok, bunga, provisi atau biaya-biaya lainnya; (ix) melakukan pembubaran atau
    likuidasi berdasarkan keputusan RUPS; (x) mengubah struktur permodalan Perseroan dan/atau penjamin,
    kecuali untuk peningkatan modal yang berasal dari laba yang ditahan (retained earnings) atau pengeluaran



                                                       87
Page 112
    saham baru atau setoran dari pemegang saham; dan (xi) membayar atau menyatakan dapat dibayar sesuai
    dividen atau pembagian keuntungan berupa apapun juga atas saham-saham yang dikeluarkan Perseroan.
    Selanjutnya berdasarkan ketentuan kewajiban-kewajiban Perseroan dalam PK Maybank, Perseroan wajib
    menjaga kepemilikan saham secara langsung dan tidak langsung oleh Mitsui & Co., Ltd, Yamaha Motor Co.,
    Ltd. dan JA Mitsui Leasing, Ltd. secara bersama-sama tidak kurang dari 67%.

    Saldo
    Pada tanggal 31 Maret 2024, saldo fasilitas ini tercatat sebesar Rp1.240.000 juta.

•   Perseroan mengadakan 2 (dua) perjanjian kredit dengan BCA Digital:

    -   Akta Perjanjian Kredit No. 137 tanggal 21 Desember 2023, yang dibuat di hadapan Stephanie Wilamarta,
        S.H., Notaris di Jakata, antara Perseroan dan PT Bank Digital BCA (“BCA Digital”) (“PK BCA Digital”).

        Nilai perjanjian
        BCA Digital setuju untuk memberikan Fasilitas Kredit Time Loan (Revolving) dengan plafon sebesar
        Rp100.000 juta untuk membiayai modal kerja Perseroan. Suku bunga untuk fasilitas ini sebesar 7,15%
        per tahun.

        Jangka waktu
        Fasilitas ini berlaku untuk jangka waktu sampai dengan tanggal 21 Desember 2024.

        Jaminan
        Fasilitas ini diberikan tanpa jaminan (clean basis).

        Pembatasan (negative covenant)
        PK BCA Digital tidak terdapat ketentuan-ketentuan pembatasan (negative covenants). Selama Perseroan
        masih memiliki kewajiban berdasarkan PK BCA Digital, Perseroan berjanji dan mengikatkan diri untuk
        memenuhi kewajiban-kewajiban sebagai berikut: (i) memberitahukan paling lambat 7 (hari kerja)
        setelah tanggal penerimaan pemberitahuan perubahan data perusahaan dari Kementerian Hukum
        dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, dalam hal terjadi perubahan susunan pemegang saham,
        perubahan susunan pengurus (Direksi dan Dewan Komisaris), status kelembagaan, anggaran dasar,
        dan peningkatan modal disetor; dan (ii) memberitahukan tertulis paling lambat 14 hari kalender setelah
        tanggal efektif, dalam hal Perseroan (a) melakukan peleburan (konsolidasi) atau penggabungan
        (merger) atau pengambilalihan (akuisisi) atau pembubaran; dan (b) mengalihkan, menjaminkan dan/
        atau menggadaikan harta kekayaan Perseroan yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari,
        kecuali atas: (1) jaminan harta kekayaan Perseroan yang telah diberikan kepada pihak ketiga sebelum
        ditandatanganinya Perjanjian Kredit; (2) pengalihan atas harta kekayaan Perseroan dalam rangka
        menjalankan kegiatan usaha Perseroan sehari-hari; (3) sekuritisasi aset yang dananya dipergunakan
        untuk kegiatan usaha; dan (4) pengalihan/penjaminan harta kekayaan karena adanya kerjasama
        pembiayaan bersama (joint financing); (c) menjaminkan aset-aset milik Perseroan kepada kreditur
        atau pihak lain; (d) melakukan transaksi dengan seseorang atau sesuatu pihak, termasuk tetapi tidak
        terbatas dengan perusahaan afiliasinya dengan cara yang berbeda atau diluar praktek dan kebiasaa
        yang ada; dan (e) mengajukan permohonan pailit atau penundaan kewajiban pembayaran utang kepada
        instansi yang berwenang (pengadilan).

        Saldo
        Pada tanggal 31 Maret 2024, saldo terutang atas fasilitas ini tercatat sebesar Rp100.000 juta.

    -   Akta Perjanjian Kredit No. 63 tanggal 20 Juni 2024 dibuat di hadapan Stephanie Wilamarta, S.H.,
        Notaris di Jakarta, antara Perseroan dan BCA Digital (selanjutnya disebut “PK Money Market BCA
        Digital”).

        Nilai perjanjian
        BCA Digital setuju untuk memberikan fasilitas money market (uncommitted) dengan plafon sebesar
        Rp300.000 juta untuk membiayai modal kerja Perseroan. Suku bunga untuk fasilitas ini ditentukan
        pada saat penarikan (“Fasilitas Kredit”).



                                                      88
Page 113
Jangka waktu
Fasilitas ini berlaku untuk jangka waktu sampai dengan tanggal 21 Desember 2024.

Jaminan
Fasilitas ini diberikan tanpa jaminan (clean basis).

Pembatasan (negative covenant)
PK Money Market BCA Digital tidak terdapat ketentuan-ketentuan pembatasan (negative covenants).
Selama Perseroan masih memiliki kewajiban berdasarkan PK Money Market BCA Digital, Perseroan
berkewajiban sebagai berikut:(i) menggunakan Fasilitas Kredit yang diberikan BCA Digital hanya untuk
keperluan modal kerja Perseroan sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian ini; (ii) mentaati semua
undang-undang, peraturan pemerintah, kebijakan pemerintah, petunjuk atau instruksi dari pemerintah
yang berlaku terhadap Perseroa; (iii) segera memberitahukan kepada BCA Digital secara tertulis
tentang adanya setiap perkara yang menyangkut Perseroan, baik perdata, tata usaha negara, tuntutan
pajak, penyidikan maupun perkara pidana yang terbukti menimbulkan efek material terhadap keadaan
keuangan atau kemampuan bayar Perseroan; (iv) membayar semua biaya yang timbul dan berhubungan
dengan pemberian Fasilitas Kredit serta pelaksanaan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan Perjanjian
Kredit meskipun Fasilitas Kredit tidak digunakan; (v) memberikan segala keterangan yang diminta
oleh BCA Digital yang berhubungan dengan pemberian Fasilitas Kredit; (vi) mempertahankan Hak
atas Kekayaan Intelektual, antara lain hak cipta, paten dan merek yang telah atau akan dimiliki oleh
Perseroan; (vii) mengizinkan BCA Digital, Pihak Regulator atau Otoritas Pengawas Perbankan (baik
OJK maupun Bank Indonesia) ataupun pihak yang ditunjuk oleh BCA Digital pada setiap waktu untuk
memeriksa kegiatan, pembukuan dan catatan-catatan lainnya yang dibuat oleh Perseroan dengan
ketentuan bahwa BCA Digital wajib memberitahukan secara tertulis sebelumnya kepada Perseroan
dalam jangka waktu 7 (tujuh) Hari Kerja sebelum tindakan tersebut dilaksanakan; (viii) mempertahankan
dan menjaga status kelembagaan Perseroan dan semua hak-hak serta izin-izin yang sekarang dipunyai
Perseroan dan segera memohon izin-izin baru bilamana izin-izin tersebut diperlukan untuk menjalankan
usaha Perseroan; (ix) menyampaikan pemberitahuan kepada BCA Digital apabila terdapat perubahan
anggaran dasar Perseroan, termasuk menyerahkan fotokopi dokumen-dokumen yang terkait dengan
perubahan akta anggaran dasar kepada BCA Digital, termasuk namun tidak terbatas apabila terdapat
perubahan modal, perubahan susunan pemegang saham dan/atau perubahan susunan pengurus
(Direksi dan Komisaris); (x) menyerahkan kepada BCA Digital:(a) Laporan posisi utang dan piutang
Perseroan setiap 3 (tiga) bulan; (b) Laporan keuangan tahunan (neraca dan perhitungan rugi laba) yang
telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Terdaftar di OJK selambat-lambatnya 180 (seratus delapan
puluh) Hari Kalender setelah periode buku; (c) Laporan keuangan internal per semester (neraca dan
perhitungan rugi laba) selambat lambatnya 90 (sembilan puluh) Hari Kalender setelah periode buku;
(d) Laporan overdue balance setiap 3 (tiga) bulan; (xi) Menjaga rasio keuangan berikut: (a) Gearing
Ratio maksimum 10X (sepuluh kali); (b) Non Performing Financing nett maksimum 5% (lima persen);
(xi) Perseroan wajib memberikan pemberitahuan tertulis kepada BCA Digital selambat-lambatnya 14
(empat belas) Hari Kalender setelah tanggal efektif, dalam hal Perseroan: (a) melakukan perubahan
susunan pengurus, maka Perseroan wajib memberikan pemberitahuan tertulis kepada BCA Digital
selambat-lambatnya 14 (empat belas) Hari Kalender setelah tanggal Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Data Perseroan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia; (b)
melakukan peleburan (konsolidasi) atau penggabungan (merger) atau pengambilalihan (akuisisi) atau
pembubaran; (c) menjaminkan aset-aset milik Perseroan kepada kepada kreditur lain dan/atau pihak lain;
(d) mengalihkan, menjaminkan dan/atau menggadaikan harta kekayaan Perseroan yang ada maupun
yang akan ada, kecuali atas: (1) jaminan harta kekayaan Perseroan yang telah diberikan kepada pihak
ketiga sebelum ditandatanganinya PK Money Market BCA Digital ini, dan/atau; (2) pengalihan atas
harta kekayaan Perseroan dalam rangka menjalankan kegiatan usaha Perseroan sehari-hari, dan/atau;
(3) sekuritisasi aset yang dananya dipergunakan untuk kegiatan usaha, dan/atau; (4) pengalihan atau
penjaminan harta kekayaan karena adanya kerjasama pembiayaan (joint financing); (5) melakukan
transaksi dengan pihak lain, termasuk tetapi tidak terbatas dengan perusahaan afiliasinya, dengan cara
yang berbeda diluar praktek dan kebiasaan yang ada. Mengajukan permohonan pailit atau penundaan
kewajiban pembayaran utang kepada instansi yang berwenang (Pengadilan).

Saldo
Pada tanggal 31 Maret 2024, total saldo terutang atas fasilitas-fasilitas kredit dari BCA Digital ini
tercatat sebesar Rp100.000 juta.


                                              89
Page 114
•   Akta Perjanjian Kredit No. 36 tanggal 22 April 2024 dibuat di hadapan Elizabeth Karina Leonita., S.H., M.Kn.,
    Notaris di Jakarta, antara Perseroan dan Bank Oke (“PK Bank Oke 1”).

    Nilai perjanjian
    Bank Oke setuju untuk memberikan fasilitas kredit kepada Perseroan, yang terdiri dari (i) Fasilitas Kredit
    Pinjaman Modal Kerja (PMK) Installment 1 (non revolving) dengan jumlah tidak melebihi Rp250.000 juta
    dan suku bunga sebesar 7,75% per tahun.

    Jangka waktu:
    Fasiltas ini berlaku untuk jangka waktu yaitu 6 (enam) bulan tehitung sejak tanggal pengikatan kredit.
    Fasiltas ini berlaku untuk jangka waktu sampai dengan 36 (tiga puluh enam) bulan, termasuk grace period
    selama 35 (tiga puluh lima) bulan, terhitung sejak tanggal pencairan fasilitas kredit.

    Jaminan
    Fasilitas ini diberikan tanpa jaminan (clean basis).

    Pembatasan (negative covenant)
    Perseroan wajib meminta persetujuan tertulis dari Bank Oke apabila Perseroan memindahtangankan
    sebagian besar aset atau aset penting/material dengan maksud apapun juga kepada pihak ketiga dan/atau
    mengikatkan diri sebagai penjamin (borg) terhap pihak ketiga dengan nilai lebih besar dari 50% dari total aset
    berdasarkan laporan keuangan tahunan Perseroan yang terakhir, kecuali dalam rangka menjalankan usaha
    Perseroan sehari-hari yang tidak mempengaruhi kemampuan Perseroan untuk melaksanakan PK Bank Oke.

    Saldo
    Pada tanggal 31 Maret 2024, saldo terutang atas fasilitas ini tercatat nihil.

•   Akta Perjanjian Kredit No. 37 tanggal 22 April 2024 dibuat di hadapan Elizabeth Karina Leonita., S.H., M.Kn.,
    Notaris di Jakarta, antara Perseroan dan Bank Oke (“PK Bank Oke 2”).

    Nilai perjanjian
    Bank Oke setuju untuk memberikan Fasilitas Kredit Pinjaman Modal Kerja (PMK) Installment 2 (non revolving)
    kepada Perseroan dengan jumlah tidak melebihi Rp250.000 juta dan suku bunga sebesar 7,75% per tahun.

    Jangka waktu:
    Fasiltas ini berlaku untuk jangka waktu yaitu 12 (dua belas) bulan tehitung sejak tanggal pengikatan kredit.
    Fasiltas ini berlaku untuk jangka waktu sampai dengan 36 (tiga puluh enam) bulan, termasuk grace period
    selama 35 (tiga puluh lima) bulan, terhitung sejak tanggal pencairan fasilitas kredit.

    Jaminan
    Fasilitas ini diberikan tanpa jaminan (clean basis).

    Pembatasan (negative covenant)
    Perseroan tidak diperkenankan untuk melakukan hal-hal berikut tanpa persetujuan tertulis dari Bank Oke:
    (i) Mengajukan permohonan untuk dinyatakan pailit atau permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran
    Utang (PKPU); (ii) Memindahtangankan sebagian besar aset (major asset) atau aset penting (material
    asset) Perusahaan dalam bentuk atau dengan nama apapun juga dan dengan maksud apapun juga kepada
    pihak ketiga dan/atau mengikatkan diri sebagai penjamin (borg) terhadap pihak ketiga; (iii) Meminjam dari
    atau meminjamkan uang kepada pihak ketiga selain daripada yang timbul dalam usahanya, yang secara
    material mempengaruhi Perseroan dalam melaksanakan kewajibannya berdasarkan PK Bank Oke 2 ini; (iv)
    Mengikatkan diri sebagai penjamin Utang atau menjaminkan harta kekayaan perusahaan kepada pihak lain;
    (v) Mengambil bagian modal (dividen) untuk kepentingan diluar usaha atau kepentingan pribadi. Selanjutnya,
    berdasarkan klausul/ketentuan Kewajiban-Kewajiban Perseroan (Syarat Fasilitas Kredit) dalam PB Bank Oke
    2, Perseroan wajib meminta persetujuan tertulis dari Bank Oke, apabila melakukan hal-hal sebagai berikut:
    (i) melakukan perubahan kegiatan usaha Debitur;(ii) melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan,
    atau penyertaan modal; (iii) memindahtangankan sebagian besar aset atau asset penting/material dengan
    maksud apapun juga kepada pihak ketiga dan/atau mengikatkan diri sebagai penjamin (borg) terhadap pihak




                                                       90
Page 115
    ketiga dengan nilai lebih besar dari 50% (lima puluh persen) dari total asset berdasarkan laporan keuangan
    tahunan Perseroan yang terakhir, kecuali dalam rangka menjalankan usaha Perseroan sehari-hari yang
    tidak mempengaruhi kemampuan Perseroan untuk melaksanakan PK Bank Oke 2.

    Saldo
    Pada tanggal 31 Maret 2024, saldo terutang atas fasilitas ini tercatat nihil.

•   Akta Perjanjian Pemberian Fasilitas Pembiayaan (Line Facility) No. 03 tanggal 2 Mei 2024, dibuat dihadapan
    Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta (“Perjanjian Pembiayaan BTPN Syariah”), antara Perseroan
    dan PT Bank BTPN Syariah Tbk (“BTPN Syariah”) (“Perjanjian Pembiayaan BTPN Syariah”).

    Nilai perjanjian
    Berdasarkan Perjanjian Pembiayaan BTPN Syariah, BTPN Syariah memberikan fasilitas pembiayaan
    musyarakah kepada Perseroan sebesar Rp100.000.000.000,- (seratus miliar Rupiah). Jenis fasilitas
    pembiayaan ini, yaitu Pembiayaan Modal Kerja (PMK) 1 Musyarakah dan bersifat revolving basis dan
    uncommited. Fasillitas ini digunakan oleh Perseroan untuk modal kerja unit usaha syariah Perseroan. Nisbah
    bagi hasil atas fasilitas ini ditentukan pada saat penarikan.

    Jangka waktu
    sampai dengan 2 Mei 2026

    Jaminan
    Fasilitas ini diberikan tanpa jaminan (clean basis).

    Pembatasan (negative covenant)
    Sejak ditandatanganinya perjanjian ini beserta perubahannya sampai seluruh kewajiban fasilitas ini dibayar
    lunas oleh Perseroan, Perseroan wajib memberitahukan secara tertulis kepada BTPN Syariah: (i) Perseroan
    wajib memberikan pemberitahuan tertulis paling lambat 14 hari kalender setelah tanggal efektif kepada
    BTPN Syariah, dalam hal Perseroan melakukan peleburan (konsolidasi) atau penggabungan (merger)
    atau pengambilalihan (akuisisi) atau pembubaran); (ii) Perseroan wajib memberitahukan secara tertulis
    kepada BTPN Syariah apabila terjadi perubahan susunan pemegang saham, perubahan susunan pengurus
    (direksi, dewan komisaris, dan dewan pengawas syariah (DPS), status kelembagaan, anggaran dasar, dan
    peningkatan modal disetor, paling lambat 7 hari kerja setelah tanggal penerimaan pemberitahuan perubahan
    data perusahaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia; dan (iii) Perseroan
    wajib memberitahukan secara tertulis kepada BTPN Syariah maksimal 30 hari kerja setelah Perseroan
    membagikan dividen usaha kepada Pemegang Saham.

    Saldo
    Pada tanggal 31 Maret 2024, saldo terutang atas fasilitas ini tercatat nihil.

•   Surat No. LC/MS-015/LA/2024 tanggal 29 Mei 2024, Perihal: Fasilitas perbankan tanpa komitmen sesuai
    permintaan dibuat di bawah tangan, antara Perseroan dan PT Bank BNP Paribas Indonesia (“BNP Paribas”)
    (“PK BNP Paribas”).

    Nilai perjanjian
    Berdasarkan PK BNP Paribas, BNP Paribas memberikan fasilitas kredit bergulir (revolving) kepada Perseroan
    sebesar Rp150.000 juta. Fasilitas kredit ini bersifat revolving, dimana atas Fasilitas Kredit yang telah
    ditarik dan sudah dilunasi, dapat dipergunakan/ditarik kembali selama jangka ketersediaan fasillitas kredit.
    Fasillitas ini digunakan oleh Perseroan untuk modal kerja. Suku bunga atas fasilitas ini COF + 0,6%/tahun.

    Jangka waktu
    Jangka waktu ketersediaan/penarikan fasilitas kredit sampai dengan tanggal 31 Maret 2025. Fasilitas ini
    akan tersedia hanya selama jangka waktu ketersediaan tersebut.

    Jaminan
    Fasilitas ini diberikan tanpa jaminan (clean basis).




                                                       91
Page 116
    Pembatasan (negative covenant)
    PK BNP Paribas tidak terdapat ketentuan-ketentuan khusus mengenai pembatasan (negative covenants),
    ketentuan larangan/pembatasan selama Perseroan masih memiliki kewajiban berdasarkan PK BNP Paribas
    diatur di dalam ketentuan Kesanggupan (undertaking), dimana larangan/pembatasan bagi Perseroan tersebut,
    antara lain, sebagai berikut: (i) (sifat usaha) tidak ada perubahan substansial yang akan dilaksanakan oleh
    Perseroan terhadap keberadaan umum dari bisnis sejak tanggal Perjanjian ini; (ii) (sanksi), Perseroan tidak
    akan, secara langsung atau tidak langsung, menggunakan hasil Penarikan apapun (penarikan fasilitas
    kredit), atau meminjamkan, menyumbang atau dengan cara lain menyediakan hasil tersebut kepada anak
    perusahaan, mitra usaha patungan atau pihak lainnya (a) untuk menadanai kegiatan atau usaha dari atau
    dengan pihak manapun, atau negara atau wilayah mana pun yang, pada saat pendanaan, merupakan pihak
    yang dikenakan sanksi atau negara yang dikenakan sanksi; atau (b) dalam hal apapun lainnya yang dapat
    mengakibatkan suatu pelanggaran terhadap sanksi oleh pihak mana pun; (iii) (reorganisasi) Perseroan tidak
    akan tanpa pemberitahuan sebelumnya dari BNP Paribas melaksanakan atau mengizinkan (i) perubahan
    dari anggaran dasarnya saat ini, yang secara langsung maupun tidak langsung, mempengaruhi keberadaan
    badan hukumnya dan akan mengakibatkan pihaknya tidak lagi menjadi entitas yang bertahan yang solven
    atau yang telah atau secara wajar mungkin memiliki suatu dampak kerugian material atau (ii) segala skema
    atau kompromi atau pengaturan lain apapun dengan segala kreditur dari suatu anggota Group yang telah
    atau secara wajar mungkin memiliki dampak merugikan material; (iv) (larangan-larangan) Perseroan tidak
    akan dan harus memastikan bahwa tidak ada anak perusahaannya yang akan, membuat atau mengizinkan
    adanya pembebanan apapun atas semua (atau setiap bagian substansial dari) pendapatan, kesanggupan
    atau aset-aset ini atau di masa yang akan datang kecuali untuk pembebanan (a) yang berlaku pada dan
    diungkapkan kepada BNP Paribas secara tertulis sebelum tanggal PK BNP Paribas ini (b) tercipta karena
    berlakunya hukum dalam kegiatan perdagangan normal yang tidak akan, menurut pendapat wajar dari BNP
    Paribas, mempengaruhi secara material kemampuan dari Perseroan untuk melaksanakan kewajibannya
    berdasarkan Perjanjian ini (c) diberikan kepada BNP Paribas berdarkan PK BNP Paribas ini (d) disusun
    dengan persetujuan tertulis sebelumnya dari BNP Paribas; dan (v) (tidak ada pelepasan) Perseroan
    tidak akan, tanpa persetujuan tertulis sebelumnya dari BNP Paribas, baik dalam transaksi tunggal atau
    dalam serangkaian transaksi, baik berkaitan maupun tidak, dan baik secara sukarela atau tidak, menjual,
    memindahkan atau dengan cara lain melepas semua atau sebagian besar dari aset-aset atau usahanya
    kecuali dalam rangka menjalankan usaha Perseroan sehari-hari yang tidak akan mempengaruhi kemampuan
    Perseroan dalam melaksanakan kewajiban-kewajibannya berdasarkan Perjanjian ini.

    Saldo
    Pada tanggal 31 Maret 2024, saldo terutang atas fasilitas ini tercatat nihil.

•   Surat tanggal 14 Juni 2024, Perihal: Fasilitas Pinjaman Revolving Jangka Pendek, dibuat di bawah tangan,
    antara Perseroan dan The Shizuoka Bank, Ltd, Cabang Singapura (“Shizuoka”) (“PK Shizuoka”).

    Nilai perjanjian
    Berdasarkan PK Shizuoka, Shizuoka memberikan fasilitas pinjaman jangka pendek (revolving) maksimum
    sebesar USD20 juta. Fasillitas ini digunakan oleh Perseroan untuk modal kerja. Suku bunga atas akan
    ditentukan pada saat penarikan.

    Jangka waktu
    Jangka pemanfaatan fasilitas terhitung sejak tanggal 14 Juni 2024 s/d 14 Juni 2025. Setiap pemanfaatan/
    penarikan fasilitas pinjaman wajib dilunasi bersamaan dengan bunga pada saat berakhirnya Jangka Waktu
    Pemanfaatan Fasilitas.

    Jaminan
    Fasilitas ini diberikan tanpa jaminan (clean basis).

    Pembatasan (negative covenant)
    PK Shizuoka tidak terdapat ketentuan-ketentuan mengenai pembatasan (negative covenants), Selama
    Perseroan masih memiliki kewajiban berdasarkan PK Shizuoka, Perseroan berkewajiban sebagai berikut: (i)
    menyerahkan kepada Shizuoka salinan resmi rekening milik Perseroan yang telah diaudit (termasuk laporan
    rugi laba dan neraca yang telah diaudit) dalam jangka waktu 180 hari setelah setiap tahun buku dan informasi
    keuangan atau informasi lainnya sebagaimana dapat diminta oleh Shizuoka; (ii) segera memberi tahu



                                                       92
Page 117
     secara tertulis kepada Shizuoka setiap peristiwa kejadian kelalain atau setiap kejadian dengan memberikan
     pemberitahuan atau selang waktu atau pemenuhan kondisi lain yang merupakan suatu Kejadian Kelalaian atau
     setiap perubahan pemegang saham atau pengendali dari Perseroan; (iii) tidak akan, tanpa persetujuan tertulis
     sebelumnya dari Shizuoka, baik melalui suatu transaksi tunggal atau melalui suatu rangkaian transaksi,
     terkait atau tidak terkait, menjual, mengalihkan, meminjamkan atau sebaliknya melepaskan, dalam hal apa
     pun, selain dalam kegiatan perdagangan biasa, seluruh atau sebagian besar dari bisnis atau asetnya, atau
     membuat perubahan sifat bisnisnya yang secara material akan mengubah sifat kegiatan usaha Perseroan
     dari waktu ke waktu; (iv) memastikan bahwa gabungan (langsung atau tidak langsung) kepemilikan saham
     Mitsui & Co., Ltd dan/atau JA Mitsui Leasing, Ltd. dan/ atau Yamaha Motor Co., Ltd., dan/atau PT Yamaha
     Indonesia Motor Manufacturing tidak boleh kurang dari 51% dari modal saham disetor di dalam Perseroan
     setiap waktu; dan (v) memberitahu kepada Shizuoka secara tertulis setiap perubahan kepemilikan saham
     di dalam Perseroan dalam 7 (tujuh) Hari Kerja bukti penerimaan pemberitahuan dari Kementerian Hukum
     dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (HAM RI) yang mencatat perubahan tersebut.

     Saldo
     Pada tanggal 31 Maret 2024, saldo terutang atas fasilitas ini tercatat nihil.

4.2.		    Perjanjian kerja sama pembiayaan/joint financing

Perseroan mengadakan kerja sama pembiayaan/joint financing, antara lain sebagai berikut:

•    Akta Perjanjian Kerja Sama Dalam Rangka Pemberian Fasilitas Pembiayaan Bersama No. 26 tanggal
     15 Agustus 2022, yang dibuat di hadapan Indrasari Kresnadjaja, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta juncto
     Perubahan dan Pernyataan Kembali Perjanjian Kerjasama Dalam Rangka Pemberian Fasilitas Pembiayaan
     Bersama No. 26 tanggal 31 Januari 2024, antara Perseroan dan CIMB Niaga (“Perjanjian JF Niaga”).
     Berdasarkan perjanjian ini, Perseroan dan CIMB Niaga (“Kreditur”) setuju untuk melakukan pemberian
     Fasilitas Pembiayaan Bersama kepada Debitur (Debitur: perorangan yang mendapatkan Fasilitas Pembiayaan
     Bersama dari Kreditur berdasarkan Perjanjian Pembiayaan untuk pembelian Obyek Pembiayaan Bersama)
     sesuai kriteria Debitur dan struktur pembiayaan. Dalam memberikan Fasilitas Pembiayaan Bersama, CIMB
     Niaga menunjuk Perseroan, selaku kuasa CIMB Niaga dan karenanya memberikan kuasa kepada Perseroan
     untuk melakukan segala tindakan berkaitan dengan tugas dan tanggung jawabnya, selaku kuasa CIMB
     Niaga. Objek Pembiayaan, yaitu kendaraan bermotor dalam kondisi baru dan bekas, yang dibeli oleh debitur
     dengan menggunakan fasilitas pembiayaan bersama berdasarkan perjanjian pembiayaan dan dijaminkan
     berdasarkan perjanjian jaminan seluruhnya sesuai kriteria yang ditetapkan dalam perjanjian ini.

     Selama berlangsungnya perjanjian, CIMB Niaga dari waktu ke waktu akan memberikan Fasilitas Pembiayaan
     Bersama kepada Debitur melalui Perseroan, selaku kuasa CIMB Niaga, sampai dengan jumlah setinggi-
     tingginya sebesar Rp250.000 juta, dengan kondisi pemberian Fasilitas Pembiayaan Bersama, sebagai berikut:
     (i) plafon kerja sama bersifat revolving; (ii) sifat pembiayaan bersama yang diberikan kepada Debitur adalah
     bersifat On Liquidation, yang berarti bahwa atas Fasilitas Pembiayaan Bersama yang telah ditarik wajib
     dilakukan pembayaran angsuran secara bulanan hingga pinjaman Debitur pada Kreditur diselesaikan dengan
     cara: (a) pelunasan oleh Debitur, atau (b) penjualan Objek Pembiayaan (baik hasil penjualan memenuhi nilai
     pelunasan maupun tidak); atau (c) pencairan klaim asuransi atas Objek Pembiayaan (baik nilai pencairan
     klaim memenuhi nilai pelunasan maupun tidak); atau (d) telah hapus buku kecuali terdapat pembayaran dari
     Debitur di kemudian hari; (iii) jumlah pembiayaan bersama bagi setiap pengajuan Debitur adalah maksimal
     sebesar Rp2.000 juta untuk mobil baru/bekas dan minimal Rp75 juta untuk mobil baru/bekas; dan (iv) jumlah
     pembiayaan bersama bagi setiap Debitur adalah maksimal sebesar Rp50 juta untuk motor baru.

     Selama berlangsungnya Perjanjian JF Niaga, CIMB Niaga dan Perseroan setuju untuk memberikan Fasilitas
     Pembiayaan Bersama kepada Debitur sesuai struktur pembiayaan dan ketentuan-ketentuan lain dalam
     perjanjian, sebagai berikut: (i) maksimum loan to value untuk pembiayaan mobil sebesar 75% (tujuh puluh
     lima persen) untuk mobil penumpang dari harga kendaraan (on the road) untuk kendaraan baru atau dari
     penilaian Perseroan untuk kendaraan mobil bekas; (ii) untuk pembiayaan motor, maksimum pembiayaan akan
     diatur secara terpisah; dan (iii) jumlah porsi pembiayaan Perseroan adalah minimal 10% (sepuluh persen) dan
     porsi pembiayaan CIMB Niaga setinggi-tingginya sebesar 90% dari jumlah Fasilitas Pembiayaan Bersama.




                                                        93
Page 118
    Sehubungan dengan bunga dan provisi: (i) Perseroan berhak menentukan sendiri suku bunga Fasilitas
    Pembiayaan Bersama yang akan diberlakukan kepada Debitur di dalam Perjanjian Pembiayaan, dengan
    ketentuan suku bunga Fasilitas Pembiayaan Bersama tidak lebih rendah dari suku bunga CIMB Niaga; (ii)
    CIMB Niaga berhak menetapkan sendiri suku bunga CIMB Niaga dan provisi atas porsi pembiayaan CIMB
    Niaga yang diberikan, di mana akan ditentukan besarnya setiap bulan sesuai dengan kesepakatan tertulis
    para pihak dari waktu ke waktu yang menjadi satu kesatuan dengan Perjanjian JF Niaga; dan (iii) atas plafon
    Fasilitas Pembiayaan Bersama yang belum digunakan Perseroan, CIMB Niaga berhak menetapkan perubahan
    besarnya suku bunga bank dan provisi berdasarkan pertimbangan CIMB Niaga dengan pemberitahuan terlebih
    dahulu secara tertulis kepada Perseroan dalam waktu 10 (sepuluh) hari kalender sebelum diberlakukannya
    tingkat suku bunga bank dan provisi yang baru.

    Setiap kendaraan bermotor yang dibiayai menjadi jaminan secara fidusia kepada Perseroan dan Bank
    (Kreditur) secara bersama-sama untuk jaminan pelunasan kewajiban pembayaran Debitur

    Berdasarkan Perjanjian JF Niaga, jangka waktu perjanjian ini berlaku selama 1 (satu) tahun sejak tanggal 31
    Januari 2024, dengan ketentuan bahwa: (i) CIMB Niaga berhak dan akan melakukan evaluasi atas realisasi
    kerja sama ini sedikitnya setiap setahun sekali; (ii) jangka waktu penarikan Fasilitas Pembiayaan Bersama
    (Availability Period) adalah selama 12 (dua belas) bulan terhitung sejak ditandatanganinya perjanjian ini, yang
    dapat diperpanjang dengan persetujuan tertulis dari CIMB Niaga setelah mempertimbangkan permohonan
    tertulis dari Perseroan; (iii) perjanjian dapat diperpanjang selama 3 (tiga) bulan, tanpa mengubah syarat
    dan ketentuan yang berlaku saat ini; dan (iv) hak dan kewajiban para pihak berdasarkan perjanjian ini tetap
    berlaku dan mengikat hingga seluruh kewajiban pembayaran Debitur berdasarkan perjanjian pembiayaan telah
    berakhir secara hukum atau telah diselesaikan dengan cara (a) pelunasan oleh Debitur; atau (b) penjualan
    Objek Pembiayaan (baik hasil penjualan memenuhi nilai pelunasan maupun tidak); atau (c) pencairan klaim
    asuransi atau Objek Pembiayaan (baik nilai pencairan klaim memenuhi nilai pelunasan maupun tidak); atau
    (d) telah hapus buku, kecuali terdapat pembayaran dari Debitur di kemudian hari.

•   Perjanjian Kerja Sama Pemberian Fasilitas Pembiayaan Secara Bersama (Joint Financing) No. 08/PKS/ICF-
    SDM/VIII/2022 tanggal 18 Agustus 2022, antara Perseroan dengan Bank Permata (“Perjanjian JF Permata”).
    Berdasarkan perjanjian ini, Perseroan dan Bank Permata (“Kreditur”) secara bersama memberikan Fasilitas
    Pembiayaan kepada Debitur (Debitur yaitu perorangan atau badan usaha yang memperoleh Fasilitas
    Pembiayaan dari Kreditur berdasarkan Perjanjian Pembiayaan untuk pembelian kendaraan) berdasarkan
    analisa Perseroan layak mendapatkan pembiayaan dan telah memenuhi syarat dan ketentuan pemberian
    Fasilitas Pembiayaan berdasarkan berdasarkan Perjanjian JF Permata. Bank Permata tidak berhubungan
    langsung dengan Debitur, akan tetapi melalui atau dikuasakan kepada Perseroan/Manajer, sehingga dengan
    demikian dalam rangka kerja sama ini, setiap hubungan dengan Debitur baik secara lisan maupun tertulis,
    kedudukan Bank Permata diwakili oleh Perseroan dan/atau Manajer. Pemberian Fasilitas Pembiayaan
    berdasarkan Perjanjian JF Permata ini tunduk terhadap semua ketentuan/peraturan yang telah berlaku
    maupun yang akan dinyatakan berlaku oleh OJK, Bank Indonesia dan/atau pihak yang berwenang terkait
    pemberian Fasilitas Pembiayaan. Objek pembiayaan adalah kendaraan bermotor roda dua dengan kondisi
    baru, yang harus memenuhi kriteria (i) kendaraan baru merek Yamaha dengan limit pinjaman per kontrak
    maksimal Rp50 juta; dan (ii) dibeli dari dealer dan/atau individu yang memiliki kerja sama dengan Perseroan.

    Selama berlangsungnya Perjanjian JF Permata, Bank Permata bersedia untuk menyediakan total dana
    porsi pembiayaan Bank Permata secara revolving basis untuk seluruh pembiayaan bersama dan pembelian
    piutang secara bersama-sama tidak melebihi Rp400.000 juta. Jumlah porsi pembiayaan Perseroan adalah
    10% (sepuluh persen) dari jumlah Fasilitas Pembiayaan dan porsi pembiayaan Bank Permata sebesar 90%
    dari jumlah Fasilitas Pembiayaan.

    Setiap kendaraan bermotor yang dibiayai menjadi jaminan secara fidusia kepada Perseroan dan Bank
    (Kreditur) secara bersama-sama untuk jaminan pelunasan kewajiban pembayaran Debitur

    Selanjutnya, penentuan suku bunga pinjaman atas angsuran yang akan dibebankan kepada Debitur dilakukan
    dengan tata cara sebagai berikut: (i) Bank Permata pada sewaktu-waktu dan/atau secara berkala dapat
    mengubah suku bunga bank melalui surat pemberitahuan sebelumnya sesuai ketentuan dan peraturan
    perundang-undangan yang berlaku dimana perubahan tersebut akan berlaku sesuai jangka waktu yang
    disebutkan di dalam surat pemberitahuan tersebut. Untuk menghindari keragu-raguan, suku bunga atas



                                                       94
Page 119
     Fasilitas Pembiayaan yang sudah dicairkan adalah suku bunga yang berlaku pada saat pencairan dilakukan
     (bersifat tetap); dan (ii) berdasarkan setiap suku bunga bank yang diberitahukan oleh Bank Permata, di
     mana Perseroan sebagai Manajer Fasilitas akan menentukan suku bunga pinjaman yang akan diberitahukan
     kepada Bank Permata melalui softcopy pencairan.

     Jangka waktu perjanjian ini berlaku sejak tanggal Perjanjian JF Permata ini ditandatangani oleh para pihak
     untuk jangka waktu yang tidak ditentukan batas waktunya, namun demikian, apabila dikehendaki, para pihak
     masing-masing atas pertimbangannya sendiri berhak untuk mengakhiri Perjanjian JF Permata ini dengan
     ketentuan sebagai berikut: (i) pihak yang bermaksud mengakhiri perjanjian ini wajib untuk memberitahukan
     secara tertulis kepada pihak lainnya dengan mencantumkan tanggal efektif pengakhiran perjanjian ini; dan
     (ii) surat pemberitahuan tersebut pada butir (i) wajib telah diterima oleh pihak yang lainnya paling lambat
     90 (sembilan puluh) hari kalender sebelum tanggal efektif pengakhiran perjanjian ini. Jika perjanjian ini
     berakhir atau diakhiri, seluruh hak dan kewajiban Para Pihak berdasarkan Perjanjian tetap berlaku dan
     mengikat hingga seluruh kewajiban Debitur berdasarkan Perjanjian Pembiayaan lunas dan atau berakhir.

4.3.		   Perjanjian pengadaan perangkat lunak dan perangkat keras

Perseroan mengadakan kerja sama pengadaan perangkat lunak dan perangkat keras, antara lain sebagai berikut:

•    Perjanjian Kerja Sama Layanan Pengelolaan Router di Cabang No. 001/LT/AGR/X/2021 tanggal 1 Oktober
     2021, antara PT Nusantara Compnet Integrator dengan Perseroan. Berdasarkan perjanjian ini, Perseroan
     memerlukan layanan pengelolaan router di cabang untuk menunjang kebutuhan usaha dari Perseroan,
     karenanya PT Nusantara Compnet Integrator bersedia untuk menyediakan jasa layanan pengelolaan router
     di cabang Perseroan guna menunjang kebutuhan Perseroan. Perjanjian ini berlaku terhitung mulai tanggal
     1 Oktober 2021 sampai dengan 30 September 2024.

•    Perjanjian Kerja Sama Pengadaan Jasa Microsoft Eterprise Agreement 2023-2025 No. 055/PKS-BAF/PROC/
     III/2023 tanggal 14 Maret 2023, antara PT Mitra Integrasi Informatika dengan Perseroan. Berdasarkan
     perjanjian ini, Perseroan telah menunjuk PT Mitra Integrasi Informatika dalam rangka pengadaan lisensi
     software Microsoft beserta kelengkapannya. Perjanjian ini berlaku sampai dengan tanggal 31 Desember
     2025.

4.4.		   Perjanjian kerja sama pembayaran angsuran dan tagihan

Perseroan mengadakan kerja sama pembayaran angsuran dan tagihan, antara lain sebagai berikut:

•    Perjanjian Kerja Sama dengan No. BCA : 0084/PKS/BCA/2005 tanggal 20 Mei 2005 perihal Penerimaan
     Pembayaran Tagihan BAF, antara BCA dengan Perseroan. Berdasarkan perjanjian ini, Perseroan dan BCA
     setuju untuk melakukan kerja sama yang mengatur mengenai penerimaan pembayaran tagihan Perseroan
     melalui fasilitas layanan perbankan elektronik yang dimiliki oleh BCA untuk lebih meningkatkan pelayanan
     dan mempermudah para pelanggan Perseroan dalam melakukan pembayaran tagihan Perseroan. Perseroan
     akan membayar sejumlah imbalan untuk jasa yang diberikan oleh BCA. Jangka waktu perjanjian ini berlaku
     selama 1 (satu) tahun sejak ditandatangani, perjanjian ini dapat diperpanjang dengan sendirinya setiap kali
     untuk jangka waktu 1 (satu) tahun berikutnya. Perjanjian ini telah diperpanjang secara otomatis dan masih
     berlaku pada tanggal Prospektus ini diterbitkan.

•    Perjanjian Kerja Sama Pengelolaan Data Tagihan Secara Online dengan No. SYB : SP.MLPO /03/VII/2004
     tanggal 28 Juli 2004, sebagaimana terakhir diubah berdasarkan Amandemen XIII Perjanjian Kerjasama
     Pengelolaan Data Tagihan Secara Online dengan No. SBY: SP.MPLO/04/III/2023 dan No. BAF: 01/BAF-SYB/
     III/2023 tanggal 27 Maret 2013, antara PT Sarana Yukti Bandhana (“SYB”) dan Perseroan. Berdasarkan
     perjanjian ini, Perseroan dan SYB setuju untuk melakukan kerja sama yang mengatur mengenai pengelolaan
     tagihan Perseroan guna memberikan kemudahan bagi nasabah Perseroan untuk melakukan transaksi atas
     tagihan Perseroan melalui Collecting Agent (“CA”) di mana SYB akan menyediakan MLPO Host untuk
     mengkomunikasikan data antara Perseroan dan CA dan menyediakan Help Desk Services. Saat ini, terdapat
     4 (empat) mitra CA yang disetujui oleh Perseroan yaitu Uang Kita, Tektaya, Arindo dan Tokopedia. Perseroan
     akan membayar sejumlah imbalan untuk jasa yang diberikan oleh SYB. Jangka waktu perjanjian ini berlaku
     selama 2 (dua) tahun sampai dengan tanggal 22 Maret 2025.



                                                       95
Page 120
•    Perjanjian Kerjasama No: 016/BAF-POS/II/2023 dan No: PKS024/DIR-4/0223 tanggal 6 Februari 2023
     tentang Penerimaan Pembiayaan Angsuran Kredit Secara Online, antara PT Bussan Auto Finance dengan
     PT POS Indonesia (Persero) (“PT POS”). Berdasarkan perjanjian ini, Perseroan dan PT POS setuju untuk
     melakukan kerja sama, di mana POS bersedia menerima pembayaran angsuran kredit oleh pelanggan dan/
     atau penyetor Perseroan pada seluruh kantor pos dan/atau agen pos baik yang ada dan/atau baru dibuka
     di kemudian hari yang dilakukan secara tunai maupun dengan sarana penerimaan pembayaran lain yang
     ditetapkan PT POS (misalnya Electronic Data Capture/EDC). Jangka waktu perjanjian ini berlaku selama 3
     (tiga) tahun terhitung sejak ditandatangani sampai dengan tanggal 2 Februari 2026 dan dapat diperpanjang
     atas persetujuan para pihak.

•    Perjanjian Penerimaan Pembayaran Secara Host to Host dengan No. Perseroan: 0044/BAF-Mandiri/III/2018
     dan No. Bank Mandiri: BKJ.R04/PKS.574/2018 tanggal 17 April 2018, antara Perseroan dengan Bank
     Mandiri. Perseroan dan Bank Mandiri sepakat untuk melakukan kerja sama penerimaan pembayaran melalui
     layanan penerimaan pembayaran host to host. Jangka waktu perjanjian ini berlaku selama 1 (satu) tahun
     berikutnya secara terus-menerus, sepanjang tidak ada pemberitahuan kedua belah pihak untuk mengakhiri
     perjanjian ini. Perjanjian ini telah diperpanjang secara otomatis dan masih berlaku pada tanggal Prospektus
     ini diterbitkan.

4.5.		   Perjanjian kerja sama penutupan asuransi kredit, peralatan, mesin dan kendaraan bermotor

Perseroan mengadakan kerja sama penutupan asuransi kredit, peralatan, mesin dan kendaraan bermotor, antara
lain sebagai berikut:

•    Perjanjian Kerja Sama Penutupan Asuransi Kredit No. 003/DIR/JB/II/2017 tanggal 8 Februari 2017, antara
     PT Asuransi Central Asia (“ACA”) dengan Perseroan. Berdasarkan perjanjian ini, Perseroan dan ACA setuju
     untuk melakukan kerja sama yang mengatur mengenai penutupan produk asuransi kredit sewa pembiayaan
     dan asuransi kredit lainnya atas risiko Perseroan di semua kantor cabang ACA di seluruh Indonesia. Jangka
     waktu perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatanganinya perjanjian ini sampai dengan salah satu pihak
     menghendaki adanya pengakhiran hubungan hukum perjanjian ini. Perjanjian ini masih berlaku pada tanggal
     Prospektus ini diterbitkan.

•    Perjanjian Kerja Sama Penutupan Asuransi Mesin dan Peralatan Pertanian No. 021/LI-BAF/VII/2015 tanggal
     7 Juli 2015 juncto Addendum Kedua Perjanjian Kerjasama Penutupan Asuransi Mesin dan Peralatan Pertanian
     tanggal 17 Juli 2017, antara PT Lippo General Insurance Tbk. (“Asuransi Lippo”) dengan Perseroan.
     Berdasarkan perjanjian ini, Perseroan dan Asuransi Lippo setuju untuk melakukan kerja sama yang mengatur
     mengenai penutupan asuransi mesin dan peralatan pertanian. Jangka waktu perjanjian ini berlaku sejak
     tanggal ditandatanganinya perjanjian dan akan berlaku terus berlaku kecuali diakhiri menurut kesepakatan
     para pihak. Perjanjian ini masih berlaku pada tanggal Prospektus ini diterbitkan.

•    Addendum I Perjanjian Kerjasama Penutupan Asuransi Kendaraan Bermotor Roda Empat No. 0132/PKS-
     LS/BAF-ASM/ 2013 tanggal 28 November 2016, antara PT Asuransi Sinar Mas (“Asuransi Simas”) dan
     Perseroan. Berdasarkan perjanjian ini, Perseroan dan Asuransi Simas setuju untuk melakukan kerja sama
     yang mengatur mengenai penutupan asuransi terhadap kendaraan bermotor roda empat yang dibeli oleh
     konsumen dengan fasilitas pembiayaan yang diperoleh dari Perseroan. Jangka waktu perjanjian ini berlaku
     selama 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal 1 Januari 2017 sampai dengan tanggal 31 Desember 2020.
     Perjanjian ini akan diperpanjang secara otomatis untuk jangka waktu yang sama tanpa pemberitahuan
     tertulis apapun. Perjanjian ini masih berlaku pada tanggal Prospektus ini diterbitkan.

4.6.		   Perjanjian sewa menyewa kantor

Dalam menyelenggarakan kegiatan pembiayaan, Perseroan menyewa ruang dan bangunan dari pihak ketiga
untuk kantor cabang-kantor cabang Perseroan yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia. Perjanjian sewa
menyewa kantor cabang tersebut akan berakhir paling dekat pada tanggal 1 Juli 2024 dan paling lama berlaku,
tanggal 1 Agustus 2028.




                                                       96
Page 121
4.7.		   Lainnya

•    Perjanjian Keanggotaan No. No.2/PK/PBK/III/2016 tanggal 18 Februari 2016 juncto Amendemen I tanggal
     1 Juli 2019, antara PT Pefindo Biro Kredit (“PBK”) dengan Perseroan. Berdasarkan perjanjian ini, PBK
     sebagai pihak yang menghimpun data dan menghasilkan informasi perkreditan dan Perseroan sebagai
     anggota sebagai pihak yang menghimpun sumber data bagi PBK dan menggunakan informasi perkreditan
     dari PBK. Perjanjian ini berlaku sejak tanggal yang dicantumkan oleh para pihak di bagian awal perjanjian
     dan dapat diakhiri oleh suatu pihak sebagai akibat dari (i) terjadinya wanprestasi; (ii) Perseroan mengajukan
     permohonan pengakhiran keanggotaan; dan (iii) penghentian kegiatan usaha dan/atau pencabutan izin
     usaha PBK. Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, perjanjian ini masih mengikat bagi para pihak.

•    Perjanjian Penyediaan Jasa Vulnerability Assessment & Penetration Testing Bulk Mandays No. 0038/
     CO-SPM/Q2T/I/2023 tanggal 23 Januari 2023, antara PT Q2 Technologies dan Perseroan. Berdasarkan
     perjanjian ini, Perseroan menunjuk PT Q2 Technologies (Q2T) untuk menyediakan jasa bagi Perseroan untuk
     melakukan Vulnerability Assesment & Penetration Testing pada aplikasi (web & mobile) dan infrastruktur
     milik Perseroan. Perjanjian ini berlaku sampai dengan tanggal 30 September 2024.

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, tidak terdapat pengikatan dan/atau perjanjian dengan syarat tertentu
yang memiliki pembatasan (negative covenant) yang dapat merugikan Pemegang Obligasi dan menghalangi
pelaksanaan Penawaran Umum Obligasi termasuk rencana penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi.


5.		     ASET TETAP PENTING YANG DIMILIKI DAN/ATAU DIKUASAI OLEH PERSEROAN

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki dan/atau menguasai aset tetap penting berupa
sebidang tanah seluas 4.827m2 di Jagakarsa, Jakarta Selatan dengan Hak Guna Bangunan (HGB) No. 2306 yang
berlaku selama 30 tahun sampai dengan 14 Desember 2045. Perseroan menggunakan aset ini untuk kantor pusat
Perseroan (“BAF Plaza Building”) dengan nilai aset per 31 Desember 2023 sebesar Rp184,4 miliar. Perseroan
telah menutup risiko atas BAF Plaza Building dengan menggunakan asuransi property all risk, earthquake,
public liability dan terrorism sabotage yang seluruhnya masih berlaku pada tanggal Prospektus ini diterbitkan.
Manajemen Perseroan berpendapat bahwa nilai pertanggungan dari asuransi tersebut cukup untuk menutup
kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.




                                                       97
Page 122
6.		       STRUKTUR KEPEMILIKAN SAHAM KELOMPOK USAHA PERSEROAN




                                                                                                                             98
Catatan:
(1) Daftar pemegang saham per 30 September 2023, diambil dari https://www.mitsui.com/jp/en/ir/information/basic/index.html
(2) Daftar pemegang saham per 31 Maret 2023, diambil dari https://www.jamitsuilease.co.jp/en/company/basic_info.html
(3) Daftar pemegang saham per 30 Juni 2023, diambil dari https://global.yamaha-motor.com/ir/stock/stock-info/
                                                                                                       98
Page 123
Perseroan termasuk dalam Mobility Business Unit I, salah satu dari unit bisnis utama Mitsui & Co., Ltd. Cakupan
wilayah layanan Mitsui & Co., Ltd. meliputi 62 negara dengan 126 kantor cabang, per 1 Oktober 2023 (Sumber:
Corporate Brochure Mitsui & Co., Ltd. tahun 2023).

Sehubungan dengan pengendali Perseroan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 9/2017, maka pengendali
Perseroan, adalah Mitsui & Co., Ltd., sebagai pihak yang mempunyai kemampuan untuk menentukan dengan cara
apapun pengelolaan dan/atau kebijaksanaan Perseroan. Selain Mitsui & Co., Ltd., Perseroan tidak mempunyai
informasi mengenai pihak lain yang mempunyai kemampuan untuk menentukan, baik langsung maupun tidak
langsung, dengan cara apapun pengelolaan dan/atau kebijaksanaan Perseroan.

Mitsui & Co., Ltd., sebagai pemegang saham pengendali Perseroan telah lulus penilaian kemampuan dan
kepatutan dari OJK berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-2460/NB.1/2014 tanggal
19 September 2014 tentang Penetapan Kelulusan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pemegang Saham
Pengendali PT Bussan Auto Finance Atas Nama Mitsui & Co., Ltd. Dengan demikian, pemegang saham pengendali
Perseroan telah melakukan pemenuhan atas Peraturan OJK No. 34/POJK.03/2018 tanggal 27 Desember 2018
tentang Penilaian Kembali Bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.

Perseroan telah melakukan pemenuhan terhadap Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 13 tahun
2018 tentang Penerapan Prinsip Mengenai Pemilik Manfaat Dari Korporasi Dalam Rangka Pencegahan dan
Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Tindak Pidana Terorisme (“Perpres No. 13/2018”) dengan
telah disampaikannya informasi mengenai pemilik manfaat pada tanggal 3 Januari 2024 kepada Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, yang
dilakukan melalui Marina Soewana, S.H., Notaris di Jakarta Pusat (“Laporan Notaris”). Berdasarkan Laporan
Notaris tersebut, pemilik manfaat Perseroan adalah Bapak Fujii Takashi dalam kapasitasnya selaku General
Manager di Retail Finance Business in Mobility Business Unit I Mitsui & Co., Ltd. yang membawahi Perseroan.

Pengungkapan Bapak Fujii Takashi sebagai pemilik manfaat Perseroan adalah semata-mata dalam kapasitasnya
selaku General Manager di Retail Finance Business in Mobility Business Unit I Mitsui & Co., Ltd., di mana Mitsui
& Co., Ltd. adalah pemegang 45% (empat puluh lima persen) saham Perseroan yang mempunyai kewenangan
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) butir d Perpres No. 13/2018, yakni kewenangan untuk mengangkat,
menggantikan, atau memberhentikan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan. Sebagai orang
perseorangan dalam kapasitasnya sebagai General Manager Mitsui & Co., Ltd. tersebut, Bapak Fujii Takashi dapat
dianggap tidak memenuhi kriteria pemilik manfaat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 Perpres No. 13/2018.
Lebih lanjut, Perseroan tidak memiliki informasi dan tidak dapat mengidentifikasi orang perseorangan (sebagai
individu dalam kapasitas pribadi) yang memenuhi kriteria sebagai pemilik manfaat Perseroan sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 4 Perpres No. 13/2018.


7.   KETERANGAN MENGENAI PEMEGANG SAHAM PENGENDALI DAN PEMEGANG SAHAM UTAMA

Berikut adalah keterangan singkat mengenai pemegang saham pengendali dan pemegang saham utama Perseroan:

Mitsui & Co., Ltd.

a.   Pendirian

     Mitsui & Co., Ltd. adalah badan hukum yang didirikan pada tanggal 25 Juli 1947 (terdaftar di Jepang dengan
     nama Mitsui Bussan Kabushiki Kaisha) berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Jepang
     dan mempunyai tempat kedudukan di Chiyoda-ku, Tokyo, dengan alamat di 2–-1, Otemachi 1-Chome,
     Chiyoda-ku, Tokyo, sebagaimana termaktub dalam Certified Copy of Register dan Articles of Incorporation
     of Mitsui & Co., Ltd tanggal 2 Oktober 2023.




                                                      99
Page 124
b.   Kegiatan usaha

     Kegiatan usaha Mitsui & Co., Ltd. meliputi:

     1)  Usaha perdagangan, jual beli, grosir, keagenan atau perantara (broker) tentang produk, sebagai berikut:
         (a) bahan-bahan baku, barang jadi serta barang tambang logam besi dan non besi;
         (b) kapur, minyak bumi, gas alam, dan bahan bakar lainnya, serta produk dari bahan-bahan ini;
         (c) berbagai jenis mesin dan perkakas (termasuk juga alat timbang dan instrumen medis), saran
              produksi, sarana telekomunikasi, sarana pencegah kerusakan lingkungan, dsb, kendaraan otomotif,
              kapal, pesawat luar angkasa, pesawat terbang, beserta komponennmya;
         (d) produk-produk kimiawi, garam, pupuk, gas tekanan tinggi, mesiu, obat-obatan farmasi (termasuk
              produk medis, produk medis untuk hewan, obat-obatan, petropika, produk-produk racun, produk
              perangsang) isotop, unsur kimiawi radiaktif, prosuk kosmetik, berikut bahan material produk ini;
         (e) bahan makanan, gula minyak lemak, bahan pupuk, dan bahan meterial produk, produk pakan
              ternak, produk hasil lautan, produk olahan, minuman alkohol, dan berbagai bahan makanan dan
              minuman;
         (f) produk kulit dan bahan materialnya;
         (g) produk tekstil dan bahan materialnya;
         (h) bahan material kayu, semen dan bahan bangunan lainnya dan produk berkaitan dengan bangunan
              tempat tinggal;
         (i) karet, pulp, kertas beserta produk dari bahan ini, tembakau dan barang kelontong;
         (j) air untuk industri dan air untuk di minum;
     2) Pertambangan, pengembangan, usaha pengolahan atau usaha pembuangan dan daur ulang yang
         berkaitan dengan nomor-nomor di atas;
     3) Usaha mendapatkan, perancangan, penjagaan, pemeliharaan, pemanfaatan penjualan atau usaha
         perantara berkaitan dengan hak kekayaan intelektual, ilmu pengetahuan, teknik, system, perangkat
         lunak dan lainnya;
     4) Usaha pemrosesan dan penyajian informasi serta telekomunikasi eletronik, usaha penyiaran, usaha
         periklanan, usaha penerbitan, usaha percetakan, usaha penterjemah, usaha pembuatan dan penjualan
         produk audiovisual;
     5) Usaha kehutanan, pembuatan bahan material usaha pengolahan kayu;
     6) Usaha persewaan harta bergerak;
     7) Usaha jual beli barang antik;
     8) Usaha pengelolaan angkutan dan keagenan, usaha angkutan darat, laut, pelabuhan, muatan logistik,
         dan kepabean usaha keagenan, perkapalan, dan usaha pergudangan;
     9) Usaha pengelolaan asuransi, kerugian kendaraan, jiwa dan reasuransi atas asuransi kerugian di luar
         negeri;
     10) Usaha subkontraktor pekerjaan konstruksi, pendesainan gedungh dan pengawasan pekerjaan konstruksi;
     11) Usaha membeli dan menjual properti atau menyewakannya atau memanfaatkan yang lainnya, usaha
         pengembangan atau perantara;
     12) Usaha industri penyediaan dan pengembangan air panas;
     13) Usaha jasa penelitian dan pengukuran di darat, laut dan udara;
     14) Usaha jasa pengelolaan, jual beli dan broker surat-surat berharga (sekuritas) dan sejenisnya;
     15) Usaha jasa peminjaman dana, penjaminan dan pertanggungan kewajiban, usaha jual beli hak piutang,
         usaha transaksi valuta dan usaha keuangan;
     16) Usaha jasa pengelolaan sarana pengobatan medis, sarana pendidikan, sarana olah raga, dan rumah
         makan dan minum, usaha penginapan dan perjalanan;
     17) Usaha jasa perancangan an pengorganisasian serta pelaksanaan berbagai macam acara pertemuan
         (event organization);
     18) Usaha jasa pengerahan tenaga kerja, usaha bursa kerja berbayar, usaha pendidikan, pelatihan,
         pembinaan pengembangan pengadaptasian potensi tenaga kerja;
     19) Usaha penjagaan dan pengelolaan properti;
     20) Usaha jasa investasi, usaha pemasaran investasi komoditas, usaha jasa penasehat investasi, sekuritas,
         amanah (trush), usaha pemasaran benefit amanah, usaha pemasaran investasi amanah, usaha
         pengelolaan aset perusahaan investasi;
     21) Usaha pembangkit tenaga listrik dan penyediaan serta jual beli listrik;
     22) Usaha agen/perwakilan manajemen, administrasi pekerja, administrasi keuangan dan lainnya;



                                                      100
Page 125
     23) Usaha jual beli hak pembuangan gas, efek rumah kaca, usaha transaksi derivatif atau usaha
         pencegahannya;
     24) Usaha perantara atau pengakses kartu kredit;
     25) Usaha konsultasi yang berhubungan dengan poin-poin tersebut di atas;
     26) Usaha lainnya yang berhubungan dengan poin-poin tersebut di atas.

c.   Struktur permodalan dan susunan pemegang saham

     Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Mitsui & Co., Ltd. per 30 September 2023 sebagai berikut:

     Modal dasar                 :     2.500.000.000 (dua miliar lima ratus juta) saham
     Modal ditempatkan           :     1.522.687.968 (satu miliar lima ratus dua puluh dua juta enam ratus delapan
                                       puluh tujuh ribu sembilan ratus enam puluh delapan) saham;
     Modal disetor               :     1.522.687.968 (satu miliar lima ratus dua puluh dua juta enam ratus delapan
                                       puluh tujuh ribu sembilan ratus enam puluh delapan) saham atau sebesar
                                       ¥343.062.380.605 (tiga ratus empat puluh tiga miliar enam puluh dua juta tiga
                                       ratus delapan puluh ribu enam ratus lima Yen).

                                                                                        Jumlah saham       Hak suara
      No.                                   Pemegang Saham
                                                                                        (dalam ribuan)        (%)
       1. The Master Trust Bank of Japan, Ltd. (Trust account)                                     239.701      15,83
       2. Euroclear Bank S.A./N.V.                                                                 131.356        8,67
       3. Custody Bank of Japan, Ltd. (Trust account)                                               87.805        5,80
       4. Nippon Life Insurance Company                                                             35.070        2,31
       5. JP Morgan Chase Bank 385632                                                               27.243        1,79
       6. State Street Bank West Client – Treaty 505234                                             24.026        1,58
       7. Barclays Securities Japan Limited                                                         20.000        1,32
      10. Lain Lain                                                                                948.505      62,70
            Sub Total                                                                            1.513.706     100,00
            Saham treasuri                                                                           8.982
            Total                                                                                1.522.688


d.   Susunan pengurusan dan pengawasan

     Berdasarkan situs Mitsui & Co., Ltd, per 1 April 2024, susunan anggota Direksi dan Dewan Auditor Mitsui
     & Co., Ltd. adalah sebagai berikut:

     Direksi

     President Direktur          :     Tatsuo Yasunaga
     Direktur                    :     Kenichi Hori
     Direktur                    :     Yoshiaki Takemasu
     Direktur                    :     Tetsuya Shigeta
     Direktur                    :     Makoto Sato
     Direktur                    :     Toru Matsui
     Direktur                    :     Motoaki Uno
     Direktur                    :     Kazumasa Nakai
     Direktur                    :     Tetsuya Daikoku
     Direktur                    :     Samuel Wash
     Direktur                    :     Takeshi Uchiyamada
     Direktur                    :     Masako Egawa
     Direktur                    :     Fujiyo Ishiguro
     Direktur                    :     Sarah L. Casanova
     Direktur                    :     Jessica Tan Soon Neo




                                                                 101
Page 126
    Komisaris

    Komisaris               :    Kimiro Shiotani
    Komisaris               :    Hirotatsu Fujiwara
    Komisaris               :    Kimitaka Mori
    Komisaris               :    Yuko Tamai
    Komisaris               :    Makato Hayashi


8.		     PENGURUSAN DAN PENGAWASAN

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan terakhir
adalah sebagaimana termaktub dalam:

-   Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Bussan Auto Finance No. 27 tanggal 26 April 2022 yang dibuat di
    hadapan Marina Soewana, S.H., Notaris di Jakarta Pusat, dan telah (i) diberitahukan dan diterima serta
    dicatat di dalam Sisminbakum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar
    Perseroan No. AHU-AH.01.03-0236062 tanggal 11 Mei 2022; (ii) diberitahukan dan diterima serta dicatat di
    dalam Sisminbakum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-
    AH.01.09-0011620 tanggal 11 Mei 2022; dan (iii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0088470.
    AH.01.11.Tahun 2022 pada tanggal 11 Mei 2022 oleh Menkumham juncto;

-   Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang
    Saham Luar Biasa PT Bussan Auto Finance No. 09 tanggal 18 Agustus 2022 yang dibuat di hadapan
    Marina Soewana, S.H., Notaris di Jakarta Pusat, dan telah (i) diberitahukan dan diterima serta dicatat di
    dalam Sisminbakum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-
    AH.01.09-0047050 tanggal 24 Agustus 2022; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0165845.
    AH.01.11.Tahun 2022 pada tanggal 24 Agustus 2022 oleh Menkumham (“Akta No. 9/2022”) jucto;

-   Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Bussan Auto Finance No. 20 tanggal 26 Mei 2023 yang dibuat di
    hadapan Marina Soewana, S.H., Notaris di Jakarta Pusat, dan telah (i) diberitahukan dan diterima serta
    dicatat di dalam Sisminbakum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan
    No. AHU-AH.01.09-0126641 tanggal 13 Juni 2023; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
    0109046.AH.01.11.Tahun 2023 pada tanggal 13 Juni 2023 oleh Menkumham jucto;

-    Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPS Luar Biasa No. 28
    tanggal 26 September 2023 (”Akta No. 28/2023”) juncto Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang
    Saham Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bussan Auto Finance No. 35
    tanggal 29 Februari 2024, yang dibuat di hadapan Marina Soewana, S.H., Notaris di Jakarta Pusat, yang
    telah (i) diberitahukan dan diterima serta dicatat di dalam Sisminbakum berdasarkan Surat Penerimaan
    Pemberitahuan Perubahan Data No. AHU-AH.01.09-0093198 tanggal 5 Maret 2024; dan (iii) didaftarkan dalam
    Daftar Perseroan No. AHU-0047747.AH.01.11.TAHUN 2024 pada tanggal 5 Maret 2024 oleh Menkumham
    jucto; dan

-   Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Bussan Auto Finance No. 9 tanggal 20 Mei 2024, dibuat di hadapan
    Marina Soewana, S.H., Notaris di Jakarta Pusat, yang telah: (i) diberitahukan dan diterima serta dicatat di
    dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
    sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-
    AH.01.09-0207044 tanggal 28 Mei 2024; dan (iii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0103173.
    AH.01.11.TAHUN 2024 pada tanggal 28 Mei 2024 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
    Indonesia.




                                                      102
Page 127
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan terakhir pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai
berikut:

Dewan Komisaris

Presiden Komisaris               :    Toshiyuki Kojima
Komisaris                        :    Masami Shiobara
Komisaris                        :    Naotaka Takeshita
Komisaris Independen             :    Dani Firmansjah
Komisaris Independen             :    Prabowo
Komisaris Independen             :    Nurdayadi

Direksi

Presiden Direktur                :    Lynn Ramli
Wakil Presiden Direktur          :    Akira Sugai
Wakil Presiden Direktur          :    Koji Kato
Direktur                         :    Sigit Sembodo
Direktur                         :    A Lung Ng
Direktur                         :    Charles MP Gultom (1)
Direktur                         :    Yudono
Catatan:
(1) Bapak Charles MP Gultom mengundurkan diri pada tanggal 24 Maret 2024, telah disetujui berdasarkan BAR/2024 dan akan berlaku
      efektif pada tanggal 30 Juni 2024.


Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan di atas, telah memenuhi persyaratan sebagai anggota
Direksi dan Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam: (i) Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal
8 Desember 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik; (ii) POJK No. 29/2020;
dan (iii) telah mendapat persetujuan Uji Kemampuan dan Kepatuhan (fit and proper test) dari OJK.

Anggota Dewan Komisaris dan Direksi diangkat dan diberhentikan oleh RUPS. Masa jabatan anggota Direksi dan
Dewan Komisaris adalah 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal diperolehnya surat keputusan lulus uji penilaian
kemampuan dan kepatutan dari OJK oleh masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan
sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan dan dapat diangkat kembali sesuai keputusan dalam
RUPS Tahunan Perseroan.




                                                             103
Page 128
Berikut adalah riwayat singkat dari masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi:

Dewan Komisaris

                       Toshiyuki Kojima
                       Presiden Komisaris

                       Warga Negara Jepang, lahir pada tahun 1974. Diangkat pertama kali sebagai Presiden
                       Komisaris Perseroan pada tahun 2023 berdasarkan RUPS Tahunan Perseroan tanggal
                       8 Mei 2023 yang ditegaskan kembali dalam Akta No.28/2023, untuk masa jabatan
                       terhitung sejak tanggal diperolehnya surat keputusan lulus uji penilaian kemampuan
                       dan kepatutan dari OJK, yaitu 21 Juni 2023 sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan
                       Tahun Buku 2025.

                       Meraih gelar Sarjana di bidang ilmu politik dari Universitas Keio, Jepang pada tahun 1997.

                       Beliau telah berkarir di Mitsui & Co., Ltd., Tokyo, Jepang sejak tahun 1997 dan telah
                       menduduki beberapa jabatan dengan jabatan terakhir sebagai General Manager. Beliau
                       telah ditugaskan pada beberapa perusahaan dalam Grup Mitsui antara lain Executive
                       Director & Chief of Operating Officer India Pvt. Ltd. (2007-2009), Head of Strategy
                       Planning India Yamaha Motor India Pvt. Ltd. (2009- 2010), Deputy General Manager
                       Automotive Strategy Department Mitsui & Co., Ltd. (2010-2013), Project Manager
                       Toyota Motor Corporation, Jepang (2013-2015), dan General Manager First Business
                       Department, Third Motor Vehicles Division, Mitsui & Co., Ltd. (2015-2018). Saat ini,
                       beliau juga menjabat sebagai General Manager Automotive Solution Business Division
                       Mitsui & Co., Ltd. (sejak 2022). Beliau juga pernah menjabat sebagai Wakil Presiden
                       Direktur Perseroan (2018-2022).

                       Tidak ada hubungan Afiliasi dengan (i) anggota Direksi lainnya; (ii) anggota Komisaris;
                       dan (iii) pemegang saham utama dan/atau pengendali selain Mitsui & Co., Ltd.


                       Masami Shiobara
                       Komisaris

                       Warga Negara Jepang, lahir pada tahun 1968. Diangkat pertama kali sebagai Komisaris
                       Perseroan pada tahun 2023 berdasarkan Akta No. 28/2023 untuk masa jabatan terhitung
                       sejak tanggal diperolehnya surat keputusan lulus uji penilaian kemampuan dan kepatutan
                       dari OJK, yaitu 19 Januari 2024 sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan Tahun Buku
                       2025.

                       Meraih gelar Sarjana di bidang perdagangan dari Meiji University, Jepang pada tahun
                       1992.

                       Beliau berkarir di JA Mitsui Leasing, Ltd. (termasuk Mitsui Leasing & Development, Ltd.,
                       perusahaan pendahulu sebelum merger), Tokyo, Jepang sejak tahun 1992 dan telah
                       menduduki beberapa jabatan dengan jabatan terakhir sebagai Deputy General Manager.
                       Beliau telah ditugaskan pada beberapa perusahaan dalam Grup JA Mitsui Leasing antara
                       lain General Manager JA Mitsui Leasing, Ltd., Cabang Taipei (2012-2015), Executive
                       Director Mitsui Rail Capital, LLC (2015-2020), dan Deputy Divisional Operating Officer
                       Ship & Transportation Division JA Mitsui Leasing, Ltd. (2020-2023). Saat ini, beliau juga
                       menjabat sebagai Deputy General Manager Overseas Management Division, General
                       Planning & Strategy Unit JA Mitsui Leasing, Ltd.

                       Tidak ada hubungan Afiliasi dengan (i) anggota Komisaris lainnya; (ii) anggota Direksi;
                       dan (iii) pemegang saham utama dan/atau pengendali selain JA Mitsui Leasing, Ltd.




                                                     104
Page 129
Naotaka Takeshita
Komisaris

Warga Negara Jepang, lahir pada tahun 1967. Diangkat pertama kali sebagai Komisaris
Perseroan pada tahun 2022 berdasarkan Akta No. 9/2022, yang ditegaskan kembali
dalam Akta No. 9/2022 untuk masa jabatan sejak tanggal diperolehnya surat keputusan
lulus uji penilaian kemampuan dan kepatutan dari OJK, yaitu 3 November 2022 sampai
dengan ditutupnya RUPS Tahunan Tahun Buku 2024.

Meraih gelar Sarjana di bidang pendidikan dari Nagoya University, Jepang pada tahun
1990.

Beliau telah berkarir di Yamaha Motor Co., Ltd., Shizuoka, Jepang sejak tahun 1990 dan
telah menduduki beberapa jabatan dengan jabatan terakhir sebagai General Manager.
Beliau telah ditugaskan pada beberapa perusahaan dalam Grup Yamaha antara lain Staff
Finance Division Yamaha Motor Co., Ltd. (1995-1998), Staff Financing Divisi Yamaha
Motor Finance (Europe) B.V. di Belanda (1999-2002), Manager Finance & Accounting
Division, termasuk Investor Relations, Yamaha Motor Co., Ltd. (2002-2007), Direktur
PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (2007-2012), General Manager Business
Planning of Motorcycle Business Operation Division Yamaha Motor Co., Ltd. (2012-2015),
General Manager Financial Service Development Division Yamaha Motor Co., Ltd. (2016-
2020), General Manager Corporate Planning Division & Financial Service Development
Division Yamaha Motor Co., Ltd. (2020-Juli 2022), dan Direktur PT Yamaha Indonesia
Motor Manufacturing (Agustus-Desember 2022). Saat ini, beliau juga menjabat sebagai
Wakil Presiden Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (sejak Januari 2023).

Tidak ada hubungan Afiliasi dengan (i) anggota Komisaris lainnya; (ii) anggota Direksi;
dan (iii) pemegang saham utama dan/atau pengendali selain Yamaha Motor Co. Ltd.


Dani Firmansjah
Komisaris Independen

Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1954. Diangkat pertama kali sebagai
Komisaris Independen Perseroan pada tahun 2016 dan terakhir diangkat kembali pada
RUPS Tahunan Perseroan tanggal 13 April 2022 yang ditegaskan kembali dalam Akta
No. 27/2022 untuk masa jabatan sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan Tahun Buku
2024.

Meraih gelar Master di bidang manajemen dari Asian Institute of Management Philippines,
Filipina pada tahun 1994.

Beliau memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman di industri pembiayaan di Indonesia.
Beliau pernah menjabat sebagai Direktur PT BFI Finance Indonesia Tbk (1985-1997),
CEO PT Saseka Gelora Finance (1997-2006), CEO PT IFS Capital Indonesia (2006-
2010), Komisaris PT Indosurya Inti Finance (2012), Komisaris Independen PT Maybank
Finance Indonesia (2012- 2014), Komisaris Independen PT Intan Baruprana Finance Tbk
(2013-2017), dan Presiden Komisaris PT Intan Baruprana Finance Tbk (2016- 2017). Saat
ini, beliau juga menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Aditama Finance (sejak 2012),
Komisaris Independen PT Smart Multi Finance (sejak 2015) dan Komisaris Independen
PT Buana Finance Tbk (sejak 2018). Beliau merupakan Ketua Komite Nominasi dan
Remunerasi Perseroan.

Tidak ada hubungan Afiliasi dengan (i) anggota Komisaris lainnya; (ii) anggota Direksi;
dan (iii) pemegang saham utama dan/atau pengendali.




                             105
Page 130
Prabowo
Komisaris Independen

Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1961. Diangkat pertama kali sebagai
Komisaris Independen Perseroan pada tahun 2017 dan terakhir diangkat kembali pada
RUPS Tahunan Perseroan tanggal 13 April 2022 yang ditegaskan kembali dalam Akta
No. 27/2022 untuk masa jabatan sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan Tahun Buku
2024.

Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada tahun 1986, Magister
Manajemen dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 2001, dan Doktor dari Institut
Pertanian Bogor, pada tahun 2012.

Beliau memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman di berbagai industri, terutama di industri
pembiayaan. Beliau pernah menjabat sebagai Wakil Presiden PT Bank Internasional
Indonesia Tbk (sekarang PT Bank Maybank Indonesia Tbk) (2002-2004), Direktur
dan Presiden Direktur PT BNI Multifinance (2004-2013), Presiden Direktur PT Buana
Chandra Artha Pratama (2013-2017), dan anggota Komite Audit PT Aeon Credit Service
Indonesia (2016). Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Komisaris Independen PT Aeon
Credit Service Indonesia (sejak 2018) dan Ketua Komite Audit, Ketua Komite Pemantau
Risiko serta Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi PT Aeon Credit Service Indonesia
(sejak 2021), dan Komisaris PT IFS Capital Indonesia. Beliau merupakan Ketua Komite
Pemantau Risiko Perseroan.

Tidak ada hubungan Afiliasi dengan (i) anggota Komisaris lainnya; (ii) anggota Direksi;
dan (iii) pemegang saham utama dan/atau pengendali.


Nurdayadi
Komisaris Independen

Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1961. Diangkat pertama kali sebagai Komisaris
Independen Perseroan pada tahun 2020 berdasarkan RUPS Tahunan Perseroan tanggal
16 April 2020 dan terakhir diangkat kembali pada RUPS Tahunan Perseroan tanggal
26 Mei 2023 yang ditegaskan kembali dalam Akta No. 20/2023 untuk masa jabatan
sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan Tahun Buku 2025.

Meraih gelar Sarjana di bidang agronomi dari Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor
pada tahun 1984, Master di bidang finance dari The University of Brimingham, Inggris
pada tahun 1989 dan Doktor Ekonomi dengan konsentrasi akuntansi dan manajamen
dari Universitas Pancasila pada tahun 2022.

Sebelum bergabung dengan Perseroan, beliau berkarir di PT Bank Merincorp dengan
jabatan terakhir sebagai Senior Manager (1994-1997). Beliau telah bergabung dengan
Perseroan selama lebih dari 25 tahun dan telah menduduki berbagai jabatan antara
lain Manager Kredit (1997-2003), General Manager Kredit (2003-2005), Direktur Kredit
merangkap Direktur General Affairs Human Resources (2005-2007), Direktur Internal
Audit (2006-2007), Komisaris Independen (2008-2012), Direktur Risk Management
(2012-2013) dan Direktur Accounting (2013-2015). Beliau juga pernah menjabat sebagai
Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit PT Ades Waters Indonesia Tbk (sekarang
PT Akasha Wira International Tbk) (2007-2008), Komisaris Independen dan Ketua Komite
Audit PT Aeon Credit Service Indonesia (2016-2018) dan Direktur PT Aeon Credit Service
Indonesia (2018). Saat ini, beliau juga merupakan Dosen Program Studi Akuntansi di
Universitas Swiss German (sejak 2015). Beliau merupakan ketua Komite Audit Perseroan.

Tidak ada hubungan Afiliasi dengan (i) anggota Komisaris lainnya; (ii) anggota Direksi;
dan (iii) pemegang saham utama dan/atau pengendali.



                              106
Page 131
Direksi

          Lynn Ramli
          Presiden Direktur

          Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1973. Diangkat pertama kali sebagai Presiden
          Direktur Perseroan pada tahun 2018 dan terakhir diangkat kembali pada RUPS Tahunan
          Perseroan tanggal 13 April 2022 yang ditegaskan kembali dalam Akta No. 27/2022 untuk
          masa jabatan sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan Tahun Buku 2024.

          Beliau adalah Presiden Direktur yang mengarahkan dan mengawasi seluruh kegiatan
          Car Business, Dana Syariah Car, Fleet & Insurance Business, Internal Audit, Human
          Resources Management, Learning & Development, General Affairs.

          Meraih gelar Master of Business Administration dari University of San Francisco, Amerika
          Serikat, pada tahun 1994.

          Memiliki hampir 30 tahun pengalaman di lindustri keuangan termasuk perbankan dan
          perusahaan pembiayaan. Sebelum bergabung dengan Perseroan sebagai Wakil Presiden
          Direktur pada tahun 2017, beliau menduduki berbagai posisi jabatan strategis antara
          lain sebagai Product Manager Consumer Banking Citibank N.A., Indonesia (1994-1998),
          Finance Manager LSK International, San Francisco, Amerika Serikat (1998-1999),
          Marketing Program Manager Providian Financial, San Francisco, Amerika Serikat
          (2000-2002), Strategic Alliance and Platinum Product Head, Citibank N.A. (2002-2003),
          Vice President of Product Management Standard Chartered Bank (2003-2005), Senior
          Vice President of Analytics Portfolio Management & Personal Loan PT Bank Danamon
          Indonesia Tbk (2006-2008), Presiden Direktur PT Adira Quantum Multifinance (2009-
          2014) dan Executive Director PT Bank UOB Indonesia (2014-2017).

          Tidak ada hubungan Afiliasi dengan (i) anggota Direksi lainnya; (ii) anggota Komisaris;
          dan (iii) pemegang saham utama dan/atau pengendali.




                                        107
Page 132
Akira Sugai
Wakil Presiden Direktur

Warga Negara Jepang, lahir pada tahun 1969. Diangkat pertama kali sebagai Wakil
Presiden Direktur Perseroan pada tahun 2019 dan terakhir diangkat kembali pada
RUPS Tahunan Perseroan tanggal 13 April 2022 yang ditegaskan kembali dalam Akta
No. 27/2022 untuk masa jabatan sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan Tahun Buku
2024.

Beliau adalah Wakil Presiden Direktur yang mengarahkan dan mengawasi seluruh
kegiatan Corporate Finance, Corporate Accounting, Business Accounting dan
Procurement & Account Payables.

Meraih gelar Sarjana di bidang ekonomi dari University of Kyoto, Jepang pada tahun 1993.

Beliau telah berkarir di Mitsui & Co. Ltd., Tokyo, Jepang sejak tahun 1999 dan telah
menduduki beberapa jabatan dengan jabatan terakhir sebagai General Manager. Beliau
telah ditugaskan pada beberapa perusahaan dalam Grup Mitsui meliputi antara lain
General Manager untuk 4 departemen atau divisi merangkap sebagai Director London
Process Centre Ltd. di Mitsui & Co Europe Plc. Business Process Control Department,
Johannesburg Branch Accounting Division, Paris Branch Finance & Accounting
Department, dan Mitsui & Co. Norway A.S – Accounting Department di London Process
Centre., Ltd. (2009-2014), Senior Auditing Manager Internal Audit Division Mitsui Co., Ltd.
(2014-2016) dan General Manager IT & Communication Business Financial Management
Department, Financial Management & Advisory Division IV Mitsui & Co., Ltd. (2016-2019).

Tidak ada hubungan Afiliasi dengan (i) anggota Direksi lainnya; (ii) anggota Komisaris;
dan (iii) pemegang saham utama dan/atau pengendali selain Mitsui & Co., Ltd.


Koji Kato
Wakil Presiden Direktur

Warga Negara Jepang, lahir pada tahun 1972. Diangkat pertama kali sebagai Wakil
Presiden Direktur Perseroan pada tahun 2022 berdasarkan RUPS Tahunan Perseroan
tanggal 13 April 2022 yang ditegaskan kembali dalam Akta No. 27/2022 untuk masa
jabatan sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan Tahun Buku 2024.

Beliau adalah Wakil Presiden Direktur yang mengarahkan dan mengawasi seluruh
kegiatan Corporate Planning and Secretary, Business Intelligence Analytics and CRM,
Operation Strategic & Development, Project Manager Office, Credit Policy, Credit
Operation.

Meraih gelar Sarjana di bidang engineering/information and communication engineering
dari University of Tokyo, Jepang pada tahun 1997.

Beliau telah berkarir di Mitsui & Co., Ltd., Tokyo, Jepang sejak tahun 1997 dan telah
menduduki beberapa jabatan dengan jabatan terakhir sebagai General Manager. Beliau
telah ditugaskan pada beberapa perusahaan dalam Grup Mitsui antara lain Deputy
General Manager, Third Motor Vehicles Division, Mitsui & Co., Ltd. (2013-2016), Director
BAF (Thailand) Co., Ltd. (sekarang Next Capital Co., Ltd.) (2016-2017), Deputy Managing
Director BAF (Thailand) Co., Ltd. (sekarang Next Capital Co., Ltd.) (2017-2019), General
Manager Group Management Framework Department, First Motor Vehicles Division,
Mitsui & Co., Ltd. (2019), dan General Manager Strategic Planning Department, Mobile
Business Unit I, Mitsui & Co., Ltd. (2020-2022).

Tidak ada hubungan Afiliasi dengan (i) anggota Direksi lainnya; (ii) anggota Komisaris;
dan (iii) pemegang saham utama dan/atau pengendali selain Mitsui & Co., Ltd.


                               108
Page 133
Sigit Sembodo
Direktur

Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1964. Diangkat pertama kali sebagai Direktur
Perseroan pada tahun 2004 dan terakhir diangkat kembali pada RUPS Tahunan Perseroan
tanggal 13 April 2022 yang ditegaskan kembali dalam Akta No. 27/2022 untuk masa
jabatan sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan Tahun Buku 2024.

Beliau adalah Direktur yang mengarahkan dan mengawasi seluruh kegiatan Perseroan
pada Risk Management & Compliance, Legal & Litigation, Sharia Unit, Anti-Fraud Unit
(department).

Meraih gelar Sarjana Ekonomi di bidang akuntansi dari Universitas Indonesia pada tahun
1990 dan Magister Manajemen dari Universitas Indonesia pada tahun 1992.

Beliau memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman di industri pembiayaan di Indonesia.
Sebelum bergabung dengan Perseroan pada tahun 1998, beliau merupakan General
Manager Operasional PT Primus Financial Services (1995-1997). Beberapa posisi yang
pernah dipegang di Perseroan meliputi Senior Manager Pemasaran (1998- 2000) dan
General Manager Pemasaran (2000-2003). Selain itu, beliau juga menjabat sebagai
Komisaris PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia yang bergerak dalam bidang
sertifikasi profesi dan Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia
(APPI).

Tidak ada hubungan Afiliasi dengan (i) anggota Direksi lainnya; (ii) anggota Komisaris;
dan (iii) pemegang saham utama dan/atau pengendali.


A Lung Ng
Direktur

Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1971. Diangkat pertama kali sebagai Direktur
Perseroan pada tahun 2008 dan terakhir diangkat kembali pada RUPS Tahunan Perseroan
tanggal 13 April 2022 yang ditegaskan kembali dalam yang ditegaskan kembali dalam
Akta No. 27/2022 untuk masa jabatan sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan untuk
tahun buku 2024.

Beliau adalah Direktur yang mengarahkan dan mengawasi seluruh kegiatan Perseroan
pada Divisi NMC Business, Corporate Communication & Branding, BAF Dana Syariah
& UMC Business, Dana Syariah Acquisition, Business & Operation Support, Regional
Centers.

Meraih gelar Sarjana Ekonomi di bidang manajemen dari Universitas Tarumanagara
pada tahun 1995.

Beliau memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman di industri pembiayaan di Indonesia.
Sebelum bergabung dengan Perseroan pada tahun 1997, beliau menjabat sebagai Branch
Manager PT Subentra Finance (1994-1997). Beliau pernah menempati posisi sebagai
General Manager Pemasaran & Operasional Perseroan (1997-2008).

Tidak ada hubungan Afiliasi dengan (i) anggota Direksi lainnya; (ii) anggota Komisaris;
dan (iii) pemegang saham utama dan/atau pengendali.




                             109
Page 134
Charles MP Gultom
Direktur

Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1974. Diangkat pertama kali sebagai Direktur
Perseroan pada tahun 2020 berdasarkan RUPS Tahunan Perseroan tanggal 16 April 2020
dan terakhir diangkat kembali pada RUPS Tahunan Perseroan tanggal RUPS Tahunan
Perseroan tanggal 26 Mei 2023 yang ditegaskan kembali dalam Akta No. 20/2023 untuk
masa jabatan sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan Tahun Buku 2025.

Beliau adalah Direktur yang mengarahkan dan mengawasi Tele Collection, Field Collection
(1-3), Recovery, Operation Support, Operation & Asset Management.

Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti pada tahun 1997.

Beliau memiliki lebih dari 15 tahun pengalaman di industri keuangan. Sebelum
bergabung dengan Perseroan, beliau menduduki beberapa jabatan antara lain Bankcard
Risk Analytics & Credit Policy Manager Citibank, N.A. (2003-2006), Credit Initiation
& Maintenance Assistant Vice President PT ANZ Panin Bank (2006-2007), Risk MIS
Analytics & Scoring Senior Division Head PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (2007-
2012), Collection Strategic Senior Vice President di PT Bank Danamon Indonesia Tbk
(2012-2015), dan beberapa perusahaan asuransi jiwa (2015-2017). Beberapa posisi
yang pernah dipegang di Perseroan meliputi Division Head Credit Policy (2017-2018),
Deputi Direktur (2018-2019) dan Associate Director (Januari-Maret 2020).

Tidak ada hubungan Afiliasi dengan (i) anggota Direksi lainnya; (ii) anggota Komisaris;
dan (iii) pemegang saham utama dan/atau pengendali.


Yudono
Direktur

Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1979. Diangkat pertama kali sebagai Direktur
Perseroan pada tahun 2021 berdasarkan RUPS Tahunan Perseroan tanggal 9 April 2021
dan terakhir diangkat kembali pada RUPS Tahunan Perseroan tanggal 22 April 2024
yang dibuat di bawah tangan BAR/2024 untuk masa jabatan sampai dengan ditutupnya
RUPS Tahunan Tahun Buku 2026.

Beliau adalah Direktur yang mengarahkan dan mengawasi Digital Business, MSME
Business, IT Operation, IT Strategic Planning & Innovation, IT BusinessTechnology
Solution.

Meraih gelar Sarjana di bidang computer science dari Universitas Bina Nusantara pada
tahun 1999.

Beliau telah memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman di industri keuangan. Sebelum
bergabung dengan Perseroan, beliau menduduki berbagai jabatan antara lain Assistant
Vice President, Head of IT Architect & Quality Management BTPN (2009-2012), Vice
President, Head of Technology Architecture & Solution Design Commowealth Bank (2012),
Senior Business Development Microsoft (2012-2017), Country Head Digital Bank PT Bank
UOB Indonesia (2017-2018), dan Executive Vice President, Digital Banking Group Head
PT Bank Sinarmas Tbk (2018-2019). Beliau pernah menempati posisi sebagai Associate
Director of IT & General Services Perseroan (2019-2021).

Tidak ada hubungan Afiliasi dengan (i) anggota Direksi lainnya; (ii) anggota Komisaris;
dan (iii) pemegang saham utama dan/atau pengendali.




                             110
Page 135
9.		     TATA KELOLA PERUSAHAAN (GOOD CORPORATE GOVERNANCE ATAU GCG)

Tata kelola Perusahaan/Good Corporate Governance (“GCG”) merupakan mekanisme yang mengatur pengelolaan
perusahaan agar sesuai dengan harapan para pemangku kepentingan. Oleh karena itu, dalam rangka
meningkatkan daya saing perusahaan dalam menjawab tuntutan bisnis yang semakin dinamis dan kompetitif,
Perseroan senantiasa berupaya menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Perseroan meyakini
bahwa penerapan prinsip-prinsip GCG bukan sekedar sebagai pemenuhan terhadap peraturan, melainkan ikut
menentukan keberlangsungan Perseroan dalam jangka panjang. Perseroan juga bertekad terus menerapkan GCG
sebagai sebuah standar yang bertujuan untuk meningkatkan citra, efisiensi, dan efektivitas pengelolaan Perseroan
secara berkesinambungan. Perseroan menerapkan GCG dengan berpedoman pada UUPT, POJK No. 30/2014,
Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten
atau Perusahaan Publik (”POJK No. 33/2014”), Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014
tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik (“POJK No. 34/2014”), Peraturan
OJK No. 55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja
Komite Audit (“POJK No. 55/2015”), Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 tentang
Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Satuan Kerja Internal Audit (“POJK No. 56/2015”), Peraturan
OJK No. 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan
Publik (“POJK No. 35/2014”), Peraturan OJK No. 9 tanggal 11 Juli 2023 tentang Penggunaan Jasa Akuntan
Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan, anggaran dasar Perseroan, dan peraturan
terkait lainnya.

Secara umum, prinsip GCG yang diterapkan oleh Perseroan tercermin dalam 5 (lima) aspek utama sebagai berikut:

•   Transparansi
    Perseroan berkomitmen untuk menyediakan dan memelihara informasi yang bersih, terbuka dan akurat
    untuk kepentingan pemegang saham dan pemangku kepentingan (stakeholders) lainnya. Namun demikian,
    penerapan aspek transparansi akan tetap memperhatikan pelindungan atas rahasia dan hak konsumen
    sesuai dengan peraturan yang belaku.

•   Akuntabilitas
    Fungsi, tugas dan kewenangan dari setiap organ di dalam Perseroan dilaksanakan berdasarkan prinsip
    akuntabilitas, sehingga kinerja Perseroan dapat berjalan secara transparan, efektif dan efisien.

•   Pertanggungjawaban
    Perseroan menjalankan pengelolaan sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku serta melaksanakan
    mengabungkan aspek responsibilitas dengan regulasi dan hukum yang berlaku, serta melaksanakan tanggung
    jawab terhadap masyarakat dan lingkungan sehingga dapat menjaga kelangsungan usaha dalam jangka
    panjang.

•   Kemandirian
    Perseroan dikelola secara objekif tanpa benturan dan pengaruh/tekanan dari pihak manapun dalam hal
    pengambilan keputusan dan mempromosikan profesionalisme, independensi, objektivitas agar tidak saling
    mendominasi dan mudah terintervensi oleh pihak lain yang tidak sesuai dengan peratuan perundang
    undangan di bidang pembiayaan dan nilai-nilai etika serta standar, prinsip, dan praktik penyelenggaraan
    usaha pembiayaan yang sehat.

•   Kesetaraan dan Kewajaran
    Perseroan selalu memperhatikan kepentingan pemegang saham dan pemangku kepentingan (stakeholders)
    lainnya berdasarkan prinsip keadilan, keseimbangan dan kesetaraan.

Penerapan prinsip-prinsip GCG di atas secara konsisten diyakini akan meningkatkan kualitas pelaksanaan GCG
dengan target tercapainya tujuan dari penerapan GCG bagi Perseroan, yakni:

•   Mengoptimalkan nilai Perseroan bagi pemangku kepentingan, khususnya debitur, kreditur dan/atau pemangku
    kepentingan lainnya;
•   Meningkatkan pengelolaan Perseroan secara profesional, efektif dan efisien;




                                                      111
Page 136
•      Meningkatkan kepatuhan organ perusahaan dan Dewan Pengawas Syariah serta jajaran di bawahnya agar
       dalam membuat keputusan dan menjalankan tindakan dilandasi pada etika yang tinggi, kepatuhan terhadap
       peraturan perundang-undangan, dan kesadaran atas tanggung jawab sosial Perseroan terhadap pemangku
       kepentingan maupun kelestarian lingkungan;
•      Mewujudkan budaya Perseroan yang lebih sehat, dapat diandalkan, amanah dan kompetitif;
•      Meningkatkan kontribusi Perseroan dalam perekonomian nasional.

9.1.		     RUPS

RUPS merupakan organ tertinggi dalam struktur Perseroan. RUPS memiliki wewenang untuk menunjuk Dewan
Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah yang akan mengawasi pelaksanaan tugas Direksi dalam mengelola
Perseroan. Perseroan telah menyelenggarakan RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 pada tanggal 8 Mei 2023 dan
akan menyelenggarakan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 pada tanggal 22 April 2024.

9.2.		     Dewan Komisaris

Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris secara umum adalah melakukan pengawasan atas kebijaksanaan
Direksi dalam menjalankan pengurusan Perseroan serta memberikan rekomendasi kepada Direksi dengan
mengindahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, aturan-aturan internal dan kebijakan Perseroan.
Dalam menjalankan tugasnya, Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Audit, serta Komite Nominasi dan
Remunerasi. Selama 3 (tiga) bulan pertama tahun 2024, Dewan Komisaris telah menjalankan fungsi pengawasan
dan memberikan rekomendasi meliputi antara lain evaluasi kinerja Perseroan, agenda RUPS, pembahasan dan
persetujuan terkait dengan penawaran umum Obligasi Berkelanjutan III Tahap I 2024.

Sesuai pedoman dan tata tertib kerja Dewan Komisaris dan POJK No. 33/2014, sebagai bagian dari pelaksanaan
tugasnya, Dewan Komisaris wajib mengadakan Rapat Dewan Komisaris paling sedikit 1 (satu) kali dalam 2 (dua)
bulan dan rapat gabungan dengan Direksi (“Rapat Bersama”) paling sedikit 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan.
Rencana rapat tersebut dapat berubah jika terdapat permintaan seorang atau lebih anggota Dewan Komisaris
atau atas permintaan dari seorang atau lebih anggota Direksi atau atas permintaan dari 1 (satu) pemegang
saham atau lebih yang bersama-sama mewakili sedikitnya 1/10 (satu per sepuluh) bagian dari jumlah saham
dengan hak suara yang sah. Rapat dapat dihadiri secara langsung maupun melalui media telekonferensi, video
konferensi atau melalui media elektronik lainnya yang memungkinkan semua peserta rapat saling melihat dan
mendengar secara langsung serta berpartisipasi, sesuai kesepakatan para peserta rapat.

Selama 3 (tiga) bulan pertama tahun 2024, Perseroan telah mengadakan Rapat Dewan Komisaris sebanyak 2
(dua) kali dan rapat bersama Direksi sebanyak 1 (satu) kali, dengan tingkat kehadiran sebagai berikut:

                                      Rapat Dewan Komisaris                                       Rapat Bersama
Nama
                          Jumlah Rapat (1)      Kehadiran (1)          %       Jumlah Rapat (1)       Kehadiran (1)    %
Toshiyuki Kojima                2                   2                 100            1                    1           100
Naotaka Takeshita               2                   2                 100            1                    1           100
Masami Shiobara                 2                   2                 100            1                    1           100
Dani Firmansjah                 2                   2                 100            1                    1           100
Prabowo                         2                   2                 100            1                    1           100
Nurdayadi                       2                   2                 100            1                    1           100
Catatan:
(1) Jumlah rapat dan kehadiran dihitung sejak diangkat menjadi Direktur berdasarkan RUPS.

Penetapan besaran remunerasi anggota Dewan Komisaris didasarkan pada kinerja masing-masing anggota dengan
mempertimbangkan tugas dan tanggung jawab anggota Dewan Komisaris. Komite Nominasi dan Remunerasi
memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris dan disampaikan kepada RUPS untuk mendapatkan
persetujuan. Anggota Dewan Komisaris selain Komisaris Independen tidak menerima remunerasi dari Perseroan
karena mereka merupakan perwakilan dari para pemegang saham. Jumlah remunerasi yang dibayarkan untuk
Komisaris Independen Perseroan pada tahun 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp1,8 miliar dan Rp2,9 miliar.




                                                                112
Page 137
9.3.		    Direksi

Tugas dan tanggung jawab Direksi secara umum adalah menyusun visi, misi dan nilai-nilai Perseroan, menyusun
rencana bisnis jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang, serta pengelolaan Perseroan sehari-hari
untuk kepentingan dan dalam rangka mencapai tujuan Perseroan dengan memperhatikan ketentuan dalam
anggaran dasar, peraturan internal Perseroan, serta semua peraturan dan syariah yang berlaku terkait dengan
operasional Perseroan. Direksi wajib melaksanakan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan tugas dan tanggung
jawabnya. Direksi memiliki hak untuk mewakili Perseroan baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan
ketentuan anggaran dasar Perseroan. Ruang lingkup tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi
adalah sebagai berikut:

(i)   Presiden Direktur
      -   memimpin rapat umum untuk memastikan pelaksanaan tata tertib; keadilan dan kesempatan bagi semua
          Direktur untuk berkontribusi secara tepat; menyesuaikan alokasi waktu pembahasan, menentukan urutan
          agenda, mengarahkan diskusi ke arah keputusan bersama, menjelaskan dan menyimpulkan tindakan
          dan kebijakan;
      -   mengkoordinasikan pelaksanaan tugas antar anggota Direksi, melaksanakan pembinaan dan
          pengendalian terhadap seluruh kegiatan operasional dan pengelolaan Perseroan secara efektif dan
          efisien, dengan memperhatikan kesesuaian terhadap peraturan yang berlaku;
      -   mengkoordinasikan, mengendalikan dan mengevaluasi penerapan prinsip-prinsip GCG dan nilai nilai
          budaya Perseroan; dan
      -   berperan sebagai mitra bagi seluruh organ Perseroan dalam menyediakan, mengevaluasi, memelihara
          pegawai dalam upaya mencapai tujuan perusahaan;
      -   memastikan bahwa segala peraturan terkait pengelolaan sumber daya manusia sesuai dengan peraturan
          dan perundang-undangan yang berlaku; dan
      -   menetapkan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa Perseroan telah memenuhi
          ketentuan aturan yang berlaku tarkait dengan Anti Pencucian Uang (APU) dan Pencegahan Pendanaan
          Terorisme (PPT) dan peraturan lain yang terkait.

(ii) Wakil Presiden Direktur I
     -   mengarahkan dan mengawasi seluruh kegiatan keuangan Perseroan, termasuk penyajian laporan
         keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan serta peraturan yang ditetapkan;
     -   berperan sebagai mitra bagi seluruh organ Perseroan atas laporan dan analisa kinerja keuangan dan
         operasional Perseroan; dan
     -   berperan untuk mengatur mekanisme bagaimana mengelola dan memastikan ketersediaan dana untuk
         mengelola akun piutang atau pengadaan dana dengan menggunakan instrumen keuangan konvensional
         atau menggunakan instrumen terstruktur.
     -   berperan dalam memastikan strategi Perseroan dalam procurement & account payable.

(iii) Wakil Presiden Direktur II
      -   mengarahkan dan mengawasi seluruh kegiatan Corporate Planning & Secretary, Business Intelligence
          Analytics & CRM, Operation Strategic & Development, Project Management Office, Credit Policy &
          Credit Operational.
      -   melakukan penetapan strategi yang lebih komprehensif sesuai dengan ruang lingkup divisi yang
          dipimpinnya dengan tujuan meningkatkan kinerja dan efisiensi;
      -   melakukan review atas kebijakan atau rencana bisnis Perseroan;
      -   melakukan analisa kebutuhan bisnis pada semua divisi untuk menentukan kebutuhan dan pengembangan
          teknologi informasi; dan
      -   melakukan perencanaan dan menetapkan kebijakan tata kelola teknologi informasi untuk mendukung
          pelaksanaan strategi Perseroan;

(iv) Direktur Penjualan dan Regional Center
     -    merumuskan strategi dan rencana binis kerja pemasaran untuk memastikan pencapaian target bisnis
          yang sudah ditetapkan;
     -    menyusun rencana anggaran tahunan untuk pembiayaan motor baru Yamaha (NMC), BAF Dana Syariah
          dan UMC Business;




                                                     113
Page 138
    -    melakukan kontrol, pengelolaan, dan pengawasan terhadap seluruh program penjualan; dan
    -    melakukan pengawasan atas regional center.
    -    melakukan kontrol dan monitoring terhadap kegiatan pengembangan komunikasi pemasaran dan
         branding.

(v) Direktur Operasional & Penagihan
    -    merencanakan, melaksanakan dan mengawasi seluruh pelaksanaan operasional Perseroan, strategi
         penagihan (collection), dan pemulihan (recovery);
    -    memastikan fungsi-fungsi di atas berjalan dengan baik untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan;
         dan
    -    melakukan kontrol dan monitoring terhadap operasional cabang, sesuai dengan prosedur dan target
         yang telah ditetapkan, terutama di area penagihan (collection).

(vi) Direktur Legal, Litigasi, Manajemen Risiko & Kepatuhan
     -    merumuskan strategi guna mendorong terciptanya budaya kepatuhan;
     -    memastikan bahwa seluruh kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur serta kegiatan usaha yang
          dilakukan oleh Perseroan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku; dan
     -    memastikan cakupan pengawasan aktif dari Direksi telah memenuhi secara memadai.

(vii) Direktur Teknologi Informasi & Digital
      -    merencanakan, melaksanakan dan mengawasi seluruh operasional pelaksanaan di Direktorat Teknologi
           Informasi dan Digital Bisnis;
      -    menyusun dan mengelola rencana anggaran pengembangan teknologi Informasi;
      -    mengelola dan memastikan peran teknologi Informasi dan digitalisasi dalam mendukung operasional
           dan percepatan bisnis Perseroan;vdan
      -    Mengelola dan memastikan pengembangan lini bisnis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Untuk meningkatkan kompetensi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, anggota Direksi
Perseroan rutin mengikuti pelatihan dan seminar yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perusahaan Pembiayaan
Indonesia (“APPI”), OJK maupun pihak ketiga lainnya yang kredibel. Berikut adalah beberapa seminar yang diikuti
oleh anggota Direksi Perseroan pada tahun 2023, antara lain Seminar Nasional “Era Baru Industri Pembiayaan”
yang diadakan oleh APPI, Seminar Internasional The Future of Digitalization in Multifinance Industry yang diadakan
oleh APPI, Seminar Pemanfaatan Analisis Big Data dalam Meningkatan Kinerja Industri Jasa Keuangan yang
diadakan oleh OJK Institute, Seminar Nasional “Pembiayaan Mikro dan SDM di Era Society 5.0” yang diadakan
oleh APPI, Seminar Membangun Keyakinan Nasabah Aset Digital dari Risiko Siber yang diadakan oleh OJK
Institute, National Economic Outlook 2024 yang diadakan oleh APPI, dan Seminar Anti Money Loundering in
Digital Era yang diadakan oleh OJK Institute.

Sesuai POJK No. 33/2014 dan anggaran dasar Perseroan, Direksi wajib mengadakan Rapat Direksi paling sedikit
2 (dua) kali rapat dan rapat gabungan dengan Dewan Komisaris (“Rapat Bersama”) paling sedikit 1 (satu) kali
dalam 4 (empat) bulan. Rencana rapat tersebut dapat berubah bilamana dipandang perlu oleh seorang atau lebih
anggota Direksi atau atas permintaan dari 1 (satu) pemegang saham atau lebih yang bersama-sama mewakili
sedikitnya 1/10 (satu per sepuluh) bagian dari jumlah saham dengan hak suara yang sah. Rapat dapat dihadiri
secara langsung maupun melalui media telekonferensi, video konferensi atau melalui media elektronik lainnya
yang memungkinkan semua peserta rapat saling melihat dan mendengar secara langsung serta berpartisipasi,
sesuai kesepakatan para peserta rapat.




                                                       114
Page 139
Selama 3 (tiga) bulan pertama tahun 2024, Perseroan telah mengadakan Rapat Direksi sebanyak 8 (delapan)
kali dan Rapat Dewan Komisaris dan Direksi sebanyak 1 (satu) kali dengan tingkat kehadiran sebagai berikut:

                                             Rapat Direksi                                        Rapat Bersama
Nama
                          Jumlah Rapat (1)       Kehadiran (1)          %      Jumlah Rapat (1)       Kehadiran (1)    %
Lynn Ramli                      8                    8                 100           1                    1           100
Akira Sugai                     8                    8                 100           1                    1           100
Koji Kato                       8                    8                 100           1                    1           100
Sigit Sembodo                   8                    8                 100           1                    1           100
A Lung Ng                       8                    7                 87,5          1                    1           100
Chales MP Gultom                8                    8                 100           1                    1           100
Yudono                          8                    8                 100           1                    1           100
Catatan:
(2) Jumlah rapat dan kehadiran dihitung sejak diangkat menjadi Direktur berdasarkan RUPS.

Penetapan besaran paket remunerasi anggota Direksi dari waktu ke waktu ditentukan oleh RUPS dan wewenang
tersebut dapat dilimpahkan kepada Dewan Komisaris. Jumlah remunerasi yang dibayarkan untuk Direksi Perseroan
pada tahun 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp23,4 miliar dan Rp28,7 miliar.

9.4.		     Dewan Pengawas Syariah

Perseroan telah membentuk Dewan Pengawas Syariah (“DPS”) bersamaan dengan pembentukan Unit Usaha
Syariah pada tahun 2015. Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Bussan Auto Finance No. 20 tanggal
26 Mei 2023 yang dibuat di hadapan Marina Soewana, S.H., Notaris di Jakarta Pusat, dan telah (i) diberitahukan
dan diterima serta dicatat di dalam Sisminbakum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan
Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0126641 tanggal 13 Juni 2023; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan
No. AHU-0109046.AH.01.11.Tahun 2023 pada tanggal 13 Juni 2023 oleh Menkumham, Perseroan telah menunjuk
Ahmad Ifham sebagai ketua Dewan Pengawas Syariah. Dewan Pengawas Syariah tersebut akan menjabat
terhitung sejak ditutupnya RUPS Tahunan untuk tahun buku 2022 sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan
untuk tahun buku 2024, dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan mereka sewaktu waktu.

Ahmad Ifham, Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1980. Meraih gelar Sarjana di bidang psikologi dari
Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta pada tahun 2002 dan Magister Hukum dari Institut Ilmu Al-Quran, Jakarta
pada tahun 2020. Ia memulai karir di Karim Business Consulting (2003-2007) sebelum bergabung dengan Batasa
Tazkia Consulting (2007-2008), Sharia Banking Business Analyst di berbagai perusahaan IT (2008-2011), Manager
HRD dan Operation Manager PT Bank BNI Syariah (2011-2014), dan CEO Amana Sharia Consulting (2014-2020).
Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Ketua DPS BPRS Harta Insan Karimah (HIK) Cibitung, anggota DPS BPPS
HIK Bekasi, Ketua DPS BPRS Al Barokah dan anggota DPS Dana Syariah Indonesia.

DPS sebagaimana tersebut di atas diangkat atas rekomendasi Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia
(“DSN-MUI”) dan telah diangkat secara sah sesuai dengan anggaran dasar dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku, untuk masa jabatan terhitung sejak ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan tahun buku 2022 dan akan
berakhir pada saat ditutupnya RUPS Tahunan Tahun Buku 2024. DPS Perseroan tersebut juga telah memenuhi
ketentuan mengenai rangkap jabatan sebagaimana diatur dalam POJK No. 29/2020.

Tugas dan tanggung jawab DPS secara umum adalah memberikan nasihat dan saran kepada Direksi, mengawasi
aspek Syariah kegiatan operasional Unit Usaha Syariah Perseroan dan mewakili Perseroan pada DSN-MUI.
Selama 3 (tiga) bulan pertama tahun 2024, Dewan Pengawas Syariah telah melaksanakan tugas dan tanggung
jawabnya dalam memastikan dan mengawasi kesesuaian usaha pembiayaan berdasarkan prinsip syariah antara
lain melalui evaluasi dan diskusi, pengawasan dan evaluasi terhadap bisnis Perseroan untuk sesuai serta mematuhi
prinsip-prinsip syariah di samping tentunya berbagai regulasi lainnya, dan melakukan evaluasi beberapa area
fokus diskusi seperti Rencana Literasi untuk Pradana, Fatwa Pelunasan awal Murabahah, hasil pelatihan bisnis
Syariah Muamalah untuk karyawan oleh UUS, serta etika bisnis Syariah.

Sesuai dengan ketentuan internal Unit Usaha Syariah Perseroan, DPS wajib menyelenggarakan rapat paling
sedikit 6 (enam) kali dalam 1 (satu) tahun yang wajib dihadiri oleh seluruh anggota DPS. Selama 3 (tiga) bulan
pertama tahun 2024, DPS telah mengadakan rapat bersama Unit Usaha Syariah sebanyak 1(satu) kali dengan
tingkat kehadiran 100%.



                                                                 115
Page 140
9.5.		   Sekretaris Perusahaan

Sesuai dengan POJK No. 35/2014 dan Surat Keputusan Direksi No. SK-006/BOC/BAF.XII/2020 tanggal
31 Desember 2020, Perseroan telah menunjuk Puji Arianti sebagai Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary),
efektif sejak tanggal 1 Januari 2021. Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab langsung kepada Wakil Presiden
Direktur.

Puji Arianti, Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1986. Meraih gelar Sarjana di bidang teknik kimia dari
Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) pada tahun 2010. Beliau bergabung dengan Perseroan pada tahun
2015 sebagai Department Head di Divisi Operation Planning & Development dan saat ini menjabat sebagai
Operation Strategic & Development Deputy Division Head. Beliau sebelumnya pernah bekerja sebagai Credit
Risk Support Department Head PT Adira Quantum Multi Finance (2014-2015) dan Operation Excellence Deputy
Department Head PT Adira Quantum Multi Finance (2010-2013).

Sekretaris Perusahaan dapat dihubungi di alamat BAF Plaza, Jl. Raya Tanjung Barat No 121, Jagakarsa, Jakarta
Selatan 12530, Indonesia, melalui telepon nomor (021) 2939 6000, faksimili nomor (021) 2939 6100 dan e-mail
baf.sekretariat@baf.id.

Untuk meningkatkan kompetensinya, fungsi Sekretaris Perusahaan telah mengikuti berbagai seminar, sosialisasi
dan workshop yang diselenggarakan baik oleh OJK, BEI maupun oleh asosiasi. Berikut adalah beberapa seminar
dan sosialisasi yang diikuti oleh fungsi Sekretaris Perusahaan, antara lain seminar Pendalaman POJK No.14/
POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik, sosialisasi
Implementasi Aplikasi Pelaporan Online OJK (APOLO), sosialisasi PMK No.41 Tahun 2023 tentang PPN, seminar
Understanding the Landscape and Significance of GSS Bonds, seminar International Accounting Standard Board
(IASB), sosialisasi POJK No. 3 Tahun 2023 tentang Tentang Peningkatan Literasi Dan Inklusi Keuangan Di Sektor
Jasa Keuangan Bagi Konsumen Dan Masyarakat, Capacity Building Workshop: Addressing Gender-Based Violence
and Harassment: The Role of Corporate Boards, sosialisasi IAI-PPPK IFSR Sustainability Disclosure Standards,
sosialisasi Perdagangan Karbon Melalui Bursa Karbon Indonesia, Indonesia Sector Briefing 2023 – 2024 Outlook
on Banks and Consumer-Related Sectors.

Sekretaris Perusahaan mempunyai tugas dan tanggung jawab antara lain meliputi:

•    Melaksanakan kegiatan-kegiatan yang terkait dengan fungsi penatausahaan dan penyimpanan dokumen
     Perseroan, termasuk tetapi tidak terbatas pada Daftar Khusus, Daftar Pemegang Saham, serta Risalah
     Rapat Direksi maupun RUPS;
•    Melaksanakan kegiatan-kegiatan yang terkait dengan fungsi hubungan masyarakat (public relations) dan
     hubungan investor;
•    Kerja sama dengan fungsi yang menangani pelayanan hukum korporat;
•    Melakukan pembinaan dan pengendalian tata kelola perusahaan;
•    Menyiapkan laporan tahunan, laporan manajemen dan laporan statistik; dan
•    Dalam hubungan dengan RUPS dan Dewan Komisaris, Sekretaris Perusahaan berperan sebagai penghubung
     antara Direksi dengan organ tersebut.

9.6.		   Satuan Kerja Audit Internal

Sistem pengendalian internal diterapkan oleh Perseroan melalui Satuan Kerja Audit Internal yang telah dibentuk
sesuai dengan POJK No. 56/2015 dan Perseroan telah menunjuk Erdyan Lazuardy sebagai Kepala Satuan Kerja
Audit Internal berdasarkan Surat Keputusan Direksi dan Dewan Komisaris No. SK-003/BOC-BOD/BAF.VII/2019
tanggal 15 Juli 2019 perihal Perubahan Kepala Audit Internal, efektif per tanggal 1 Agustus 2019.

Erdyan Lazuardy, Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1974 Meraih gelar Sarjana di bidang akuntansi dari
Universitas Mercu Buana pada tahun 1998 dan Magister di bidang hukum bisnis dari Universitas Pancasila pada
tahun 2011. Beliau bergabung dengan Perseroan pada tahun 2019 sebagai Division Head Satuan Kerja Audit
Internal hingga saat ini. Beliau sebelumnya berkarir di PT Columbindo Perdana dengan posisi terakhir sebagai
Assistant Manager Departemen Teknologi Informasi (1999-2002), PT Adira Quantum Multifinance dengan posisi
terakhir sebagai Direktur (2002-2017), dan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk dengan posisi terakhir sebagai
Head of Credit Development (2015-2019).



                                                     116
Page 141
Perseroan juga telah menyusun suatu Piagam Satuan Kerja Internal Audit yang telah ditetapkan Direksi
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 04/AM-AUD/VII/2019 tertanggal 2 Juli 2019 dan telah melakukan
penyesuaian Piagam Satuan Kerja Internal Audit terakhir berdasarkan keputusan Direksi No.0016/AM-AUD/
XI/2022 tertanggal 18 November 2022. Tugas dan tanggung jawab Satuan Kerja Audit Internal antara lain meliputi:

•    Menyusun dan melaksanakan rencana audit internal tahunan;
•    Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian internal dan sistem manajemen risiko sesuai dengan
     kebijakan Perseroan;
•    Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi,
     operasional, sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi dan kegiatan lainnya;
•    Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua
     tingkat manajemen;
•    Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan laporan tersebut kepada Presiden Direktur dan Dewan
     Komisaris;
•    Memantau, menganalisis, dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan;
•    Bekerja sama dengan Komite Audit;
•    Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan audit internal yang dilakukan;
•    Melaksanakan tugas khusus dalam lingkup pengendalian internal yang ditugaskan oleh Presiden Direktur.
•    Melakukan kegiatan audit kepatuhan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Satuan Kerja Internal Audit selama 3 (tiga) bulan pertama tahun 2024
meliputi antara lain:
•    Melaksanakan audit terhadap kantor jaringan, unit bisnis/fungsi di kantor pusat, audit compliance pada
     implementasi ISO 27001 – 2013 sesuai dengan rencana audit tahunan;
•    Melaksanakan fungsi pengawasan terhadap komitmen perbaikan yang telah disepakati secara
     berkesinambungan;
•    Melakukan penguatan fungsi audit dengan mengadakan training Risk Based Audit Strategy untuk memastikan
     terjaganya kualitas terhadap proses audit yang dilakukan; dan
•    Melanjutkan pelaksanaan utilisasi aplikasi Audit Management System (AMS) untuk menunjang pelaksanaan
     audit.

9.7.		    Komite di bawah Dewan Komisaris

Komite Audit

Sesuai dengan POJK No. 30/2014, Perseroan telah mengangkat Komite Audit sesuai dengan berdasarkan
Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Bussan Auto Finance No. SK-003/BOC/BAF.XI/2020 tanggal 1 November
2020 juncto Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Bussan Auto Finance No. SK-001/BOC/BAF.IV/2022 tentang
Perubahan Anggota Komite Audit Perseroan tanggal 13 April 2022 juncto Surat Keputusan Dewan Komisaris
PT Bussan Auto Finance No. SK-001/BOC/BAF.III/2023 tentang Perubahan Anggota Komite Audit Perseroan
tanggal 31 Maret 2023 juncto Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Bussan Auto Finance No. SK-002/BOC/
BAF.V/2023 tentang Perubahan Anggota Komite Audit Perseroan tanggal 8 Mei 2023. Komite Audit Perseroan
yang menjabat pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:

Ketua                   :   Nurdayadi (merangkap sebagai Komisaris Independen Perseroan)

                            Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                            Prospektus dengan judul “Pengurusan dan Pengawasan.”

Anggota                 :   Prabowo (merangkap sebagai Komisaris Independen Perseroan)

                            Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                            Prospektus dengan judul “Pengurusan dan Pengawasan.”




                                                      117
Page 142
Anggota                :   Heru Absoro

                           Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1954. Meraih gelar Sarjana di bidang
                           arsitektur dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1983 dan Master di bidang
                           finance dari Carnegie Mellon University, Amerika Serikat pada tahun 1988. Beliau
                           pernah menjabat sebagai Head of Risk Management Grup Adira (PT Adira Dinamika
                           Multi Finance, PT Asuransi Adira Dinamika dan PT Adira Quantum Multi Finance)
                           (2007-2010), National Quality Assurance PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2011-
                           2012) dan Risk Advisor PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (2012-2015). Saat ini,
                           beliau juga menjabat sebagai Komisaris PT BPR Danamasa Cimahi (sejak 1995).


Masa jabatan anggota Komite Audit tidak lebih lama dari masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana diatur
dalam anggaran dasar Perseroan, yaitu 3 (tiga) tahun terhitung sejak pengangkatan masing-masing anggota,
dengan tidak mengurangi hak Dewan Komisaris untuk memberhentikan sewaktu-waktu, kecuali anggota komite
yang merupakan anggota Dewan Komisaris akan berakhir dengan sendirinya pada saat masa jabatannya sebagai
anggota Dewan Komisaris berakhir. Masa jabatan Bapak Nurdayadi akan berakhir pada RUPS Tahunan Tahun
Buku 2025, sedangkan masa jabatan Bapak Prabowo dan Bapak Heru Absoro akan berakhir pada RUPS Tahunan
Tahun Buku 2024.

Pembentukan Komite Audit Perseroan telah sesuai dengan Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tanggal
29 Desember 2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit dan telah memenuhi
Peraturan OJK No. 29/2020.

Tugas, tanggung jawab dan kewajiban Komite Audit dijabarkan dalam Piagam Komite Audit yang merupakan
pedoman kerja bagi Komite Audit. Berdasarkan Piagam Komite Audit, Komite Audit memiliki tugas dan tanggung
jawab antara lain meliputi:

•   Memahami proses pelaporan keuangan dan sistem pengendalian internal perusahaan;
•   Mengundang Direktur yang dianggap sesuai dengan rapat Komite Audit untuk memberikan informasi yang
    diminta oleh Komite Audit;
•   Membuat laporan tahunan mengenai kegiatan Komite Audit, yang harus disertakan dalam laporan manajemen;
•   Anggota Komite Audit tidak bertindak sebagai akuntan profesional atau auditor, dan fungsinya tidak
    dimaksudkan untuk menduplikasi peran dan tanggung jawab Direksi, audit internal, dan audit eksternal.
    Komite Audit memberikan nasehat independen kepada Dewan Komisaris mengenai laporan (sebagaimana
    didefinisikan dalam piagam dan juga menasihati dan memberikan panduan kepada audit internal ​​dan audit
    eksternal berdasarkan informasi yang diterimanya;
•   Sehubungan dengan sistem pelaporan dan pengendalian internal:
    -    mengawasi proses persiapan dan integritas informasi keuangan yang terkait dengan Perusahaan
         dan memastikan kepatuhan terhadap persyaratan peraturan, definisi yang benar mengenai cakupan
         konsolidasi dan penerapan yang benar dari kriteria akuntansi;
    -    secara berkala mengkaji sistem pengendalian internal dan sistem manajemen risiko sehingga risiko
         utama, termasuk risiko fiskal, harus diidentifikasi, dikelola dan dilaporkan, dan diskusikan kelemahan
         yang signifikan dari sistem pengendalian internal yang terdeteksi selama dilakukan audit;
    -    mengawasi dan memastikan independensi dan efektifitas pelaksanaan audit internal, dengan akses
         terhadap audit;
    -    membentuk dan mengawasi sebuah mekanisme yang memungkinkan karyawan untuk melaporkan secara
         rahasia dan, jika sesuai, secara anonim, adanya ketidakberesan potensial yang signifikan, terutama
         yang berkaitan dengan keuangan dan akuntansi, yang mereka deteksi di dalam perusahaan;
    -    mempertimbangkan keefektifan sistem pengendalian internal perusahaan, termasuk keamanan dan
         pengendalian teknologi informasi;
    -    memahami ruang lingkup tinjauan auditor internal dan eksternal terhadap pengendalian internal atas
         pelaporan keuangan, dan mendapatkan laporan temuan dan rekomendasi yang signifikan, bersamaan
         dengan tanggapan manajemen;




                                                     118
Page 143
•   Sehubungan dengan audit internal:
    -   meninjau rencana audit tahunan dan semua perubahan besar pada rencana. Meninjau kinerja aktivitas
        audit internal terhadap rencananya;
    -   meninjau kembali dengan direktur audit tentang anggaran audit internal, rencana sumber daya, kegiatan,
        dan struktur organisasi;
•   Sehubungan dengan audit eksternal:
    -   meninjau ruang lingkup dan pendekatan audit eksternal, termasuk koordinasi usaha audit dengan audit
        internal;
    -   meninjau dan melaksanakan rekomendasi akhir mengenai kinerja auditor eksternal;
    -   meninjau dan mengkonfirmasi independensi auditor eksternal dengan memperoleh pernyataan
        dari auditor mengenai hubungan antara auditor dan perusahaan, termasuk layanan non audit, dan
        mendiskusikan hubungan dengan auditor;
•   Sehubungan dengan tanggung jawab pelaporan:
    -   melaporkan secara teratur kepada Dewan Komisaris mengenai kegiatan, permasalahan, dan
        rekomendasi lainnya;
    -   memberikan keterbukaan komunikasi antara audit internal, auditor eksternal, dan Direksi;
    -   melaporkan setiap tahun kepada para pemegang saham, menjelaskan komposisi komite, tanggung
        jawab dan bagaimana pelaksanaannya, dan informasi lainnya yang dipersyaratkan oleh peraturan,
        termasuk persetujuan layanan non-audit;
    -   mengkaji ulang laporan lain yang berkaitan dengan perusahaan yang terkait dengan tanggung jawab
        komite;
•   Sehubungan dengan tanggung jawab lainnya:
    -   melakukan kegiatan lain sehubungan dengan piagam ini sesuai permintaan Dewan Komisaris;
    -   meninjau dan menilai kecukupan Piagam Komite Audit setiap tahun, meminta persetujuan dewan untuk
        perubahan yang diajukan, dan memastikan pengungkapan yang sesuai sebagaimana diwajibkan oleh
        undang-undang atau peraturan;
    -   melakukan konfirmasi setiap tahun bahwa semua tanggung jawab yang diuraikan dalam piagam ini
        telah dilaksanakan;
    -   mengevaluasi kinerja panitia dan anggota individu secara reguler.

Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Komite Audit akan berkoordinasi dengan Direksi dan Satuan
Kerja Internal Audit Perseroan.

Sesuai Piagam Komite Audit, sebagai bagian dari pelaksanaan tugasnya, Komite Audit wajib mengadakan rapat
paling sedikit 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan. Selama 3 (tiga) bulan pertama tahun 2024, Komite Audit telah
mengadakan rapat sebanyak 2 (dua) kali dengan tingkat kehadiran anggota Komite Audit sebesar 100%.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Komite Audit selama 3 (tiga) bulan pertama tahun 2024 antara lain
meliputi memberikan masukan atas kinerja internal audit dan penyampaian laporan temuan dari Satuan Kerja
Audit Internal, termasuk cakupan dan rencana audit di periode selanjutnya, membahas temuan-temuan atau
kasus khususnya kasus fraud yang bersifat signifikan dan berpotensi risiko bagi Perseroan serta tindakan mitigasi
yang sudah dilakukan, melakukan reviu dan pengawasan terhadap pelaporan keuangan.

Komite Nominasi dan Remunerasi

Sesuai dengan POJK No. 34/2014, Perseroan telah mengangkat Komite Nominasi dan Remunerasi sesuai dengan
No. SK-003/BOC/BAF.V/2023 tanggal 8 Mei 2023 tentang Perubahan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Perseroan yang menjabat pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:

Ketua                   :   Dani Firmansjah (merangkap sebagai Komisaris Independen Perseroan dan anggot
                            Komite Pemanatau Risiko Perseroan)

                            Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                            Prospektus dengan judul “Pengurusan dan Pengawasan.”




                                                       119
Page 144
Anggota                :   Toshiyuki Kojima (merangkap sebagai Presiden Komisaris Perseroan)

                           Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                           Prospektus dengan judul “Pengurusan dan Pengawasan.”

Anggota                :   Samuel Manasseh

                           Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1962. Meraih gelar Sarjana di bidang civil
                           engineering dari Universitas Kansas, Amerika Serikat pada tahun 1986 dan Master of
                           Business Administration dari Drury University, Missouri, Amerika Serikat pada tahun
                           1988. Beliau memiliki lebih dari 25 tahun pengalaman dalam pengelolaan sumber daya
                           manusia, program pengembangan, kepemimpinan strategis, pemecahan masalah &
                           pengambilan keputusan, manajemen risiko, keuangan, dan lain-lain. Beliau pernah
                           menjabat sebagai General Manager, Head of Finance Division dan Head of Corporate
                           Risk Management (secara bersamaan) PT Astra Honda Motor (1995-2007), Senior
                           General Manager, Chief of Group Risk Management PT Astra International Tbk
                           (2007-2011), Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia PT Toyota Astra Motor
                           (2011-2015), dan Direktur Keuangan PT Astra Sedaya Finance (2015-2018). Saat
                           ini, beliau juga merupakan anggota Komite Audit PT Hasjrat Multifinance.

Anggota                :   Jimmy Iskandar

                           Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1973. Meraih gelar Sarjana di bidang
                           akuntansi dari Universitas Trisakti pada tahun 1997. Beliau bergabung dengan
                           Perseroan pada bulan Maret 2020 sebagai Associate Director membawahi Human
                           Resources Management, Learning & Development, dan General Service hingga saat
                           ini. Beliau sebelumnya pernah bekerja sebagai Human Resources Strategy, Planning
                           and Analytics Head di PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2008-2015), Performance and
                           Reward Management Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015- 2016),
                           Human Capital Operation & Services Division Head Sinarmas Land (2016-2018), dan
                           terakhir sebagai HR Chief Operating Officer PT Bank DBS Indonesia (2018-2020).

Masa jabatan anggota Komite Nominasi dan Remunerasi tidak lebih lama dari masa jabatan Dewan Komisaris
sebagaimana diatur dalam anggaran dasar Perseroan, yaitu 3 (tiga) tahun terhitung sejak pengangkatan masing-
masing anggota, dengan tidak mengurangi hak Dewan Komisaris untuk memberhentikan sewaktu-waktu, kecuali
anggota komite yang menjadi anggota Dewan Komisaris akan berakhir dengan sendirinya pada saat masa
jabatannya sebagai anggota Dewan Komisaris berakhir. Masa jabatan Bapak Dani Firmansjah, dan Bapak Samuel
Manasseh akan berakhir pada RUPS Tahunan Tahun Buku 2024, sedangkan Bapak Toshiyuki Kojima dan Bapak
Jimmy Iskandar akan berakhir pada RUPS Tahunan Tahun Buku 2025.

Tugas, tanggung jawab dan kewajiban Komite Nominasi dan Remunerasi dijabarkan dalam Piagam Komite
Nominasi dan Remunerasi yang merupakan pedoman kerja bagi Komite Nominasi dan Remunerasi. Berdasarkan
Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi, tugas dan tanggung jawab untuk fungsi nominasi antara lain meliputi:

•   Memberikan usulan atas kebijakan untuk nominasi dan evaluasi Dewan Komisaris dan Direksi untuk
    disampaikan kepada Dewan Komisaris;
•   Membantu Dewan Komisaris untuk melakukan penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau Komisaris
    berdasarkan tolok ukur yang telah disusun sebagai bahan evaluasi;
•   Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai kemampuan pengembangan program anggota
    Dewan Komisaris dan/atau Direksi;
•   Secara teratur meninjau struktur, ukuran dan komposisi (termasuk keahlian, pengetahuan, pengalaman
    dan keragaman) Dewan Komisaris dan Direksi, dan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
    mengenai perubahan apapun;
•   Memberikan pertimbangan penuh untuk perencanaan suksesi bagi para Direktur, dengan mempertimbangkan
    tantangan dan peluang yang dihadapi Perseroan, dan keterampilan dan keahlian yang dibutuhkan di Direksi
    di masa depan;
•   Tetap melakukan pengkinian untuk mendapat informasi lengkap tentang isu strategis dan perubahan komersial
    yang mempengaruhi Perseroan dan pasar di mana Perseroan beroperasi;



                                                     120
Page 145
•   Bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan mencalonkan dengan persetujuan Dewan Komisaris calon
    anggota untuk mengisi kekosongan jabatan saat dan kapan jabatan tersebut timbul;
•   Sebelum penunjukan dilakukan oleh Dewan Komisaris, melakukan evaluasi yang berimbang atas
    keterampilan, pengetahuan, pengalaman dan keragaman pada Dewan Komisaris dan Direksi, terkait hal
    ini Komite mempersiapkan deskripsi tentang fungsi dan kemampuan yang diperlukan untuk pengangkatan
    tertentu, dalam mengidentifikasi kandidat yang sesuai, Komite Nominasi harus atau dapat :
-   menggunakan iklan terbuka atau jasa penasihat eksternal untuk memudahkan pencarian kandidat;
-   mempertimbangkan kandidat dari berbagai latar belakang;
-   mempertimbangkan calon yang sesuai dengan kriteria yang obyektif dan memperhatikan komposisi di dalam
    dewan, termasuk jenis kelamin, serta memperhatikan bahwa orang yang akan ditunjuk memiliki cukup waktu
    untuk menjalankan fungsinya di posisi tersebut;
•   Sebelum pengangkatan Komisaris dan Direktur, pejabat yang ditunjuk harus diminta untuk mengungkapkan
    bisnis lainnya yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dan diminta untuk melaporkan bisnis masa
    depan yang dapat menimbulkan konflik kepentingan;
•   Meninjau hasil proses evaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi dengan mempertimbangkan komposisi
    Dewan Komisaris dan Direksi.

Komite juga bertugas untuk membuat rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait:

•   Merumuskan suksesi baik untuk Komisaris maupun Direktur dan khususnya untuk peran kunci Presiden
    Komisaris dan Presiden Direktur;
•   Calon yang tepat untuk peran Komisaris Independen;
•   Anggota Komite Audit dan Komite Nominasi, dan komite dewan lainnya yang sesuai, dengan berkonsultasi
    dengan ketua komite tersebut;
•   Penunjukan kembali setiap Komisaris pada akhir masa jabatan mereka yang ditentukan dengan memperhatikan
    kinerja dan kemampuan mereka untuk terus memberikan kontribusi kepada Dewan Komisaris berdasarkan
    pengetahuan, keterampilan dan pengalaman yang dibutuhkan;
•   Pemilihan ulang Direktur berdasarkan ketentuan yang terkait pemilihan ulang tahunan atau masa pensiun
    yang sesuai dengan ketentuan rotasi dalam anggaran dasar Perseroan, dengan memperhatikan kinerja dan
    kemampuan mereka untuk terus memberikan kontribusi kepada dewan terkait sesuai dengan pengetahuan,
    keterampilan dan pengalaman yang dibutuhkan dan juga kebutuhan untuk penyegaran komposisi Direksi
    (terutama dalam kaitannya dengan Direktur yang dipilih kembali untuk masa jabatan di luar 6 (enam) tahun).

Untuk fungsi remunerasi, adapun tugas dan tanggung jawab antara lain meliputi:

•   Bertanggung jawab untuk menetapkan kebijakan remunerasi untuk semua Direktur, termasuk hak pensiun dan
    pembayaran kompensasi. Tidak ada Direktur yang terlibat dalam keputusan apapun mengenai remunerasi
    yang bersangkutan;
•   Merekomendasikan dan memantau tingkat dan struktur remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris;
•   Dalam menentukan kebijakan tersebut, pertimbangkan semua faktor yang dianggap perlu termasuk persyaratan
    hukum dan peraturan yang relevan, ketentuan dan rekomendasi kode etik dan panduan terkait. Tujuan dari
    kebijakan tersebut adalah untuk menarik, mempertahankan dan memotivasi manajemen eksekutif mengenai
    kualitas yang dibutuhkan untuk menjalankan perusahaan dengan baik, dengan memperhatikan pandangan
    pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya. Kebijakan remunerasi harus memperhatikan risiko
    Perseroan dan keselarasan dengan tujuan strategis jangka panjang Perseroan. Sebagian besar remunerasi
    harus disusun sedemikian rupa sehingga dapat selaras antara penghargaan dengan kinerja Perseroan dan
    individu dan dirancang untuk meningkatkan tujuan jangka panjang Perseroan;
•   Ketika menetapkan kebijakan remunerasi untuk Direksi, harus ditinjau dan diperhatikan kondisi gaji dan
    pekerjaan di Perseroan atau kelompok, terutama saat menentukan kenaikan gaji tahunan;
•   Meninjau kesesuaian dan relevansi kebijakan remunerasi yang sedang berjalan;
•   Dalam hal kebijakan yang disepakati dan dengan berkonsultasi dengan Presiden Komisaris dan/atau
    Presiden Direktur, jika sesuai, tentukan paket remunerasi individual masing-masing Direktur dan anggota
    Dewan Komisaris termasuk bonus, pembayaran insentif dan opsi saham atau lainnya;
•   Untuk mendapatkan informasi terkini yang terpercaya tentang remunerasi di perusahaan lain dengan skala
    dan kerumitan yang sebanding. Untuk membantu memenuhi kewajibannya, panitia memiliki wewenang
    penuh untuk menunjuk konsultan remunerasi dan untuk melakukan pembayaran terhadap laporan, survei
    atau informasi yang dianggap perlu dengan anggaran Perseroan namun sesuai dengan batasan anggaran
    yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris;


                                                     121
Page 146
•   Bertanggung jawab untuk menetapkan kriteria seleksi, memilih, menunjuk dan menetapkan kerangka acuan
    untuk konsultan remunerasi yang memberi saran kepada panitia;
•   Menentukan kebijakan, ruang lingkup, dan pengaturan pensiun untuk setiap Direktur; dan
•   Memastikan bahwa persyaratan penghentian terhadap anggota Dewan Komisaris, dan pembayaran apa
    pun yang dilakukan, adil bagi individu, dan Perseroan, bahwa kegagalan tersebut tidak dihargai dan bahwa
    kewajiban untuk mengurangi kerugian diakui sepenuhnya.

Sesuai Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi, sebagai bagian dari pelaksanaan tugasnya, Komite Nominasi
dan Remunerasi wajib mengadakan rapat paling sedikit 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan. Rapat Komite
Nominasi dan Remunerasi hanya dapat diadakan bila dihadiri setidaknya oleh sebagian besar anggota. Selama
3 (tiga) bulan pertama tahun 2024, Komite Nominasi dan Remunerasi telah mengadakan rapat sebanyak 1 (satu)
kali dengan tingkat kehadiran anggota Komite Nominasi dan Remunerasi sebesar 100%.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi selama 3 (tiga) bulan pertama tahun
2024 antara lain meliputi melakukan evaluasi dan pengkajian atas aktivitas Dewan Komisaris dan Direksi tahun
2023, melakukan diskusi dan evaluasi terkait komposisi Dewan Komisaris dan Direksi, melakukan diskusi dan
evaluasi terkait komposisi komite-komite di bawah Dewan Komisaris, dan remunerasi untuk Dewan Komisaris
dan Direksi.

Komite Pemantau Risiko

Sesuai dengan POJK No. 29/POJK.05/2020, Perseroan telah membentuk Komite Pemantau Risiko sesuai dengan
Surat Keputusan Dewan Komisaris No.SK-004/BOC/BAF.V/2023 pada tanggal 8 Mei 2023. Komposisi anggota
Komite Pemantau Risiko terakhir pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:

Ketua                   :   Prabowo (merangkap sebagai Komisaris Independen Perseroan)

                            Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                            Prospektus ini dengan judul “Pengurusan dan Pengawasan.”

Anggota                 :   Dani Firmansjah (merangkap sebagai Presiden Komisaris Perseroan dan Ketua
                            Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan)

                            Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                            Prospektus ini dengan judul “Pengurusan dan Pengawasan.”

Anggota                 :   Heru Absoro

                            Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                            Prospektus ini dengan judul “Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance
                            atau GCG).”

Masa jabatan anggota Komite Pemantau Risiko tidak lebih lama dari masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana
diatur dalam anggaran dasar Perseroan, yaitu 3 (tiga) tahun terhitung sejak pengangkatan masing-masing anggota,
dengan tidak mengurangi hak Dewan Komisaris untuk memberhentikan sewaktu-waktu, kecuali anggota komite
yang menjadi anggota Dewan Komisaris akan berakhir dengan sendirinya pada saat masa jabatannya sebagai
anggota Dewan Komisaris berakhir. Masa jabatan Bapak Prabowo dan Bapak Dani Firmansjah akan berakhir
pada RUPS Tahunan Tahun Buku 2024, sedangkan masa jabatan Bapak Heru Absoro akan berakhir pada RUPS
Tahunan Tahun Buku 2025.

Tugas, tanggung jawab dan kewajiban Komite Pemantau Risiko dijabarkan dalam Piagam Komite Pemantau
Risiko yang merupakan pedoman kerja bagi Komite Pemantau Risiko. Berdasarkan Piagam Komite Pemantau
Risiko, tugas dan tanggung jawab untuk fungsi nominasi antara lain meliputi:
•    Melaksanakan evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan
     Perseroan;
•    Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan Satuan Kerja
     Manajemen Risiko; dan
•    Melaksanakan tugas dan tanggung jawab lain yang diberikan oleh Dewan Komisaris dari waktu ke waktu,
     khususnya terkait dengan pemantauan risiko.


                                                     122
Page 147
Dalam lingkup tanggung jawabnya, memiliki wewenang antara lain:
•   Memperoleh akses atas dokumen, data, dan informasi Perseroan yang diperlukan sesuai dengan bidang
    tugasnya atas persetujuan Dewan Komisaris; dan
•   Memberikan pendapat dan rekomendasi kepadaDewan Komisaris dalam rangka penerapan risiko secara
    keseluruhan.

Sesuai Piagam Komite Pemantau Risiko, sebagai bagian dari pelaksanaan tugasnya. Selama 3 (tiga) bulan pertama
tahun 2024, Komite Nominasi dan Remunerasi Komite Pemantau Risiko telah mengadakan rapat sebanyak 1
(satu) kali dengan tingkat kehadiran anggota Komite Pemantau Risiko sebesar 100%.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Pemantau Risiko selama 3 (tiga) bulan pertama tahun 2024 antara lain
meliputi melakukan pembahasan dan evaluasi atas Tingkat Kesehatan Perseroan untuk posisi kuartal keempat
2023 dan Tahun 2023, profil risiko Perseroan per jenis-jenis risiko untuk pembiayaan konvensional dan Syariah
untuk posisi kuartal keempat 2023, hasil pengawasan kepatuhan Perseroan terhadap ketentuan yang berlaku
untuk posisi kuartal keempat 2023, program penerapan manajemen risiko untuk posisi kuartal keempat 2023,
program budaya sadar risiko dan kepatuhan untuk posisi kuartal keempat 2023 dan penerapan manajemen risiko
berdasarkan teknologi informasi untuk posisi kuartal keempat 2023.

9.8.		    Komite di bawah Direksi

Komite Tanggung Jawab Sosial (CSR)

Perseroan telah membentuk Komite Tanggung Jawab Sosial dengan susunan anggota Komite Tanggung Jawab
Sosial terakhir pada tanggal Prospektus ini diterbitkan sebagai berikut:

Ketua                  :   Ivan Sebastian

                           Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1980. Meraih gelar Sarjana di bidang
                           computer science dari Universitas Bina Nusantara pada tahun 2003. Beliau bergabung
                           dengan Perseroan pada bulan Juli 2019 sebagai Associate Director yang membawahi
                           Divisi Marketing Development, dan Marketing Operation hingga saat ini. Beliau
                           sebelumnya berkarir di Grup Nusantara Sakti dengan posisi terakhir sebagai Credit
                           Marketing Manager Head Office (2008-2010), PT Central Sentosa Finance (bagian
                           dari Grup BCA) sebagai Credit and Portfolio Analyst Division Head dan Marketing
                           Affiliate Division Head (2010-2014) dan PT Commerce Finance (bagian dari Grup
                           New Armada) dengan posisi terakhir sebagai Presiden Direktur (2014-2019).

Anggota                :   Pangestu Wibowo

                           Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1970. Meraih gelar Sarjana dari Universitas
                           Katholik Parahyangan, pada tahun 1994. Beliau memiliki pengalaman lebih dari 20
                           tahun di bidang keuangan/perbankan. Beliau bergabung dengan Perseroan pada
                           bulan Desember 2017 sebagai Marketing Communication & Branding Division Head
                           hingga saat ini.

Anggota                :   Rachmat Basuki

                           Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1977. Meraih gelar Sarjana Teknik di bidang
                           arsitektur dari Universitas Indonesia pada tahun 2001 dan Magister Manajemen dari
                           Universitas Indonesia pada tahun 2008. Beliau memiliki pengalaman 15 tahun di
                           bidang Human Resources (“HR”), termasuk 10 tahun di industri perbankan, meliputi
                           antara lain Senior Manager Rekrutment PT Bank Permata Tbk (2011) dan Senior
                           HR Relationship Manager, Learning Partner dan Junior HR Relationship Manager di
                           PT Bank DBS Indonesia (2011-2021). Beliau juga pernah bekerja di Consult Group
                           Executive Search (headhunter) dengan posisi terakhirnya sebagai Division Head
                           untuk industri financial services. Beliau bergabung dengan Perseroan pada bulan
                           Desember 2021 sebagai Learning & Development Division Head hingga saat ini.




                                                     123
Page 148
Anggota                :   Josephine Novita

                           Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1976. Meraih gelar Sarjana di bidang
                           pendidikan akuntansi dari Universitas Sanata Dharma Yogyakarta pada tahun 2001.
                           Beliau bergabung dengan Perseroan pada bulan April 2017 dan telah menduduki
                           beberapa posisi sebagai Sales and Marketing Dana Syariah Division Head, Dana
                           Syariah Division Head. Beliau saat ini menjabat sebagai Head of Dana Syariah and
                           UMC Business. Beliau sebelumnya pernah bekerja sebagai Management Trainee
                           dengan penugasan sebagai Training Analyst PT Astra Sedaya Finance (2002-2004),
                           Fleet Sales Head untuk area DKI & Jawa Barat PT Astra Sedaya Finance (2004-
                           2008), Marketing Manager Non-Dealer Sales PT Adira Dinamika Multifinance Tbk
                           untuk area Sumatera dan selanjutnya area Jabodetabek (2008-2012), Head of Car
                           & Motorcycle Product PT Adira Dinamika Multifinance Tbk (2012-2015), dan Mega
                           Solusi Product Development Division Head PT Mega Central Finance (2015-2017).

Anggota                :   Irna Vitasari

                           Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1982. Meraih gelar Magister Manajemen
                           dari Universitas Tarumanegara pada tahun 2009. Beliau bergabung dengan Perseroan
                           pada bulan Juni 2020 sebagai Procurement Department Head dan saat ini menjabat
                           sebagai Head of Procurement & Account Payable. Beliau sebelumnya pernah bekerja
                           sebagai Auditor di KAP Mulyamin Sensi Suryanto (a member of Moore Stephens)
                           (2006-2008), Treasury Assistant Manager PT Mitra Pinasthika Mustika Finance (2008-
                           2012), Finance Manager PT Adira Quantum Multifinance (2012-2015), Finance &
                           Treasury Assistant Manager PT Fortice Service Office (2015-2016) dan Procurement
                           Lead PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2016-2020).

Tugas dan tanggung jawab Komite Tanggung Jawab Sosial meliputi antara lain : (i) merumuskan dan
memperbaharui visi, strategi dan pelaksanaan program CSR bagi Perseroan; (ii) menetapkan prinsip-prinsip
yang mengatur kebijakan Perseroan dalam CSR; (iii) mengawasi pengembangan dan pelaksanaan sistem
serta prosedur untuk memastikan pencapaian tujuan CSR bagi Perseroan; (iv) memastikan transparansi yang
diperlukan dan keterbukaan yang tepat dalam perilaku bisnis Perseroan mencapai tujuan tanggung jawab sosial
dan lingkungan Perseroan; (v) mengawasi program Perseroan yang berkaitan dengan CSR dan memastikan
program tersebut terintegrasi dan diterapkan secara konsisten; dan (vi) melakukan review tahunan terhadap
pelaksanaan program CSR.

Komite Tanggung Jawab Sosial wajib mengadakan rapat paling sedikit 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan. Selama
3 (tiga) bulan pertama tahun 2024, Komite Tanggung Jawab Sosial Perusahaan telah melaksanakan 1 (satu)
kali rapat, yang membahas antara lain mengenai rencana program CSR di kuartal dua tahun 2024, khususnya
program BAF United for Care.

Komite Manajemen Kelangsungan Usaha (Business Continuity Management atau BCM)

Perseroan telah membentuk Komite Manajemen Kelangsungan Usaha dengan susunan anggota Komite Manajemen
Kelangsungan Usaha terakhir pada tanggal Prospektus ini diterbitkan sebagai berikut:

Ketua                  :   Charles MP Gultom (merangkap sebagai Direktur Perseroan).

                           Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                           Prospektus dengan judul “Pengurusan dan Pengawasan.”

Anggota                :   A Lung Ng (merangkap sebagai Direktur Perseroan).

                           Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                           Prospektus dengan judul “Pengurusan dan Pengawasan.”




                                                     124
Page 149
Anggota   :   Yudono (merangkap sebagai Direktur Perseroan).

              Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
              Prospektus dengan judul “Pengurusan dan Pengawasan.”

Anggota   :   Denny Kurniawan

              Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1983. Meraih gelar Sarjana di bidang
              computer science dari Universitas Bina Nusantara pada tahun 2005. Beliau bergabung
              dengan Perseroan pada tahun 2019 sebagai Information Technology Operation
              Division Head hingga saat ini. Beliau sebelumnya pernah bekerja sebagai Senior
              Manager Teknologi Informasi PT Mitra Adiperkasa Tbk (2016-2019).

Anggota   :   Dwi Adi Riyanto

              Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1977. Meraih gelar Sarjana di bidang
              ekonomi manajemen dari Universitas Trisakti pada tahun 2001. Beliau bergabung
              dengan Perseroan pada tahun 2002 sebagai Collector, dan saat ini menjabat sebagai
              Collection Deputy Division Head.

Anggota   :   Ollyvia Yanuar

              Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1984. Meraih gelar Master di bidang
              psikologi dari Universitas Tarumanegara pada tahun 2010. Beliau bergabung dengan
              Perseroan pada tahun 2018 sebagai Department Head of Talent Acquisition and
              Business Partner, dan saat ini menjabat sebagai Human Resources Management
              Division Head. Beliau sebelumnya bekerja sebagai People and Culture Manager
              PT Asuransi Parolamas (Insurance Australia Group) (Mei 2018-Desember 2018).

Anggota   :   Lora Oktaviani

              Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1985. Meraih gelar Sarjana Hukum dari
              Universitas Tarumanagara pada tahun 2006 dan Magister Ilmu Hukum dari Universitas
              Indonesia pada tahun 2008. Beliau bergabung dengan Perseroan pada tahun 2021
              sebagai Head of Legal & Litigation hingga saat ini. Beliau sebelumnya bekerja sebagai
              Head of Legal & Corporate Secretary PT Lippo Cikarang Tbk (2016-2021).

Anggota   :   Hudi Purnomo

              Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1978. Meraih gelar Sarjana di bidang
              manajemen ekonomi dari Universitas Jambi pada tahun 2001. Beliau bergabung
              dengan Perseroan pada tahun 2003 sebagai Surveyor, dan saat ini menjabat sebagai
              Regional Center Head Makassar.

Anggota   :   Ardi Priatna

              Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1984. Meraih gelar Sarjana di bidang ilmu
              komputer dari Universitas Gunadarma pada tahun 2007. Beliau bergabung dengan
              Perseroan pada tahun 2007 sebagai Area Marketing Controller, dan saat ini menjabat
              sebagai Regional Center Head Surabaya.




                                        125
Page 150
Anggota                 :   Johannes Ricky

                            Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1983. Meraih gelar Sarjana di bidang
                            manajemen dari Universitas Tarumanegara pada tahun 2005. Beliau bergabung
                            dengan Perseroan pada tahun 2019 sebagai AMM NMC, dan saat ini menjabat
                            sebagai Regional Center Head Medan. Beliau sebelumnya pernah bekerja sebagai
                            Supervisor Area Marketing Development PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing
                            (2006-2012) dan Marketing Manager PT Sinar Roda Kencana Mas (2012-2019).

Anggota                 :   Tri Nardiyati

                            Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1974. Meraih gelar Sarjana dari Akademi
                            Universitas Tribuana pada tahun 1995. Beliau bergabung dengan Perseroan pada
                            tahun 1999 sebagai Branch Operational Support, dan saat ini menjabat sebagai
                            Operation Support Division Head. Beliau sebelumnya pernah bekerja sebagai
                            Customer Service PT Bank Duta Kediri (1996-1999).

Anggota                 :   Arie Yulius

                            Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1977. Meraih gelar Sarjana di bidang
                            akuntansi dari Universitas Trisakti pada tahun 1999. Beliau telah bergabung dengan
                            Perseroan selama lebih dari 10 tahun dan telah menduduki berbagai jabatan antara
                            lain National Branch Control Finance Department Head, Risk Management Policy
                            & Corporate Governance Risk Department Head, Area Credit Department Head,
                            Corporate Planning Department Head, Corporate Planning Deputy Division Head,
                            Corporate Planning Division Head sekaligus merangkap sebagai Corporate Secretary.
                            Beliau saat ini menjabat sebagai Group Head of Operation Support, Operations Asset
                            Management and Collection Development Division.

Anggota                 :   Silvi Mahdalena

                            Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1982. Meraih gelar Ahli Madya di bidang
                            manajemen informatika dari Universitas Widya Dharma, Pontianak pada tahun 2003.
                            Beliau bergabung dengan Perseroan pada tahun 2003 sebagai staf administrasi
                            dan pernah menjabat sebagai Department Head di Divisi Teknologi Informasi dan
                            Divisi Project Management Office. Beliau saat ini menjabat sebagai General Service
                            Division Head.

Anggota                 :   Puji Arianti (merangkap sebagai Sekretaris Perusahaan).

                            Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                            Prospektus ini dengan judul “Sekretaris Perusahaan.”

Tugas dan tanggung jawab Komite Manajemen Kelangsungan Usaha meliputi antara lain : (i) mempersiapkan,
memelihara, dan memperbaharui kebijakan manajemen kelangsungan usaha, rencana manajemen kelangsungan
usaha, dan dokumen terkait lainnya agar sesuai dengan kondisi atau situasi terkini; (ii) memastikan dilakukannya
kegiatan sosialisasi, latihan dan tindakan yang diperlukan terkait dengan manajemen kelangsungan usaha
termasuk pengelolaan gangguan usaha dan pemulihan bencana; dan (iii) mengembangkan fungsi atau tanggung
jawab manajemen kelangsungan usaha sesuai dengan kebijakan yang berlaku.

Komite Manajemen Kelangsungan Usaha wajib mengadakan rapat paling sedikit 1 (satu) kali dalam 3 (tiga)
bulan. Selama 3 (tiga) bulan pertama tahun 2024, Komite Manajemen Kelangsungan Usaha telah melaksanakan
2 (dua]) kali rapat, yang membahas antara lain mengenai penyesuaian struktur organisasi Komite Manajemen
Kelangsungan Usaha yang akan di proses ke Direksi, call tree drill untuk kantor jaringan, fire drill, himbauan
waspada banjir dan Manajemen Kelangsungan Usaha untuk potensi gangguan sistem yang terjadi setelah
deployment, serta diskusi terkait revisi Tele Collection dan Credit Operational.




                                                      126
Page 151
Komite Keselamatan & Kesehatan Kerja

Perseroan telah membentuk Komite Keselamatan & Kesehatan Kerja dengan susunan anggota Komite Keselamatan
& Kesehatan Kerja terakhir pada tanggal Prospektus ini diterbitkan sebagai berikut:

Ketua                 :   Jimmy Iskandar

                          Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                          Prospektus ini dengan judul “Komite Nominasi dan Remunerasi.”

Anggota               :   Irvan Praka

                          Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1984. Meraih gelar Sarjana dari STAI
                          Al-Azhary pada tahun 2006. Beliau telah bekerja di Perseroan selama 13 tahun
                          dan telah menduduki beberapa jabatan antara lain CMO, Chief CMO, Operation
                          Branch Support, National Trainer, dan Deputy Department Head L&D. Beliau saat
                          ini menjabat sebagai Department Head L&D Services dan Learning BP Leadership
                          & Special Projects Head.

Anggota               :   Yudi Maulana

                          Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1979. Meraih gelar Ahli Madya di bidang
                          teknik elektro dari Politeknik Institut Teknologi Bandung pada tahun 2001, dan Sarjana
                          dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasmi Cirebon di bidang manajemen ekonomi pada
                          tahun 2012. Beliau bergabung dengan Perseroan pada bulan Mei 2002 dan telah
                          menduduki beberapa jabatan antara lain Finance Head Cabang Cirebon, Branch
                          Controller Cabang Bogor, Assistant Manager Branch Control Finance, Assistant
                          Manager Operation Development, Assistant Manager Operation & Collection Area,
                          Assistant Manager General Affair, National Manager General Affair, Office Building
                          and Facility Management Department Head, dan Marketing Operation Motorcycle
                          Department Head. Beliau saat ini menjabat sebagai Business & Operation Support
                          Motorcycle Head.

Anggota               :   I Made Rajiv Permadi

                          Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun1986. Meraih gelar Sarjana di bidang ilmu
                          ekonomi studi pembangunan dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 2009. Beliau
                          bergabung dengan Perseroan pada bulan Agustus 2019 sebagai Area Marketing
                          Manager Bisnis Dana Syariah untuk area Solo-Mandiri, dan pernah menjabat sebagai
                          Area Marketing Manager Dana Syariah Bisnis untuk area Jakarta. Beliau saat ini
                          menjabat sebagai Head of Regional Center Bandung. Beliau sebelumnya pernah
                          bekerja sebagai Management Trainee di FIFGROUP (member of Astra) sebagai salah
                          satu lulusan terbaik di angkatan MT tahun 2010 (2010-2019).

Anggota               :   Giovani Wihelmina

                          Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1988. Meraih gelar Sarjana Hukum dari
                          Universitas Kristen Indonesia pada tahun 2010. Beliau bergabung dengan Perseroan
                          pada tahun 2019 sebagai Compliance Head atau Kepala Satuan Kerja Kepatuhan
                          hingga saat ini.




                                                     127
Page 152
Anggota   :   Th. Indah Prasetyaningsih

              Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1985. Meraih gelar Magister Kenotariatan
              dari Universitas Jayabaya pada tahun 2018. Beliau bergabung dengan Perseroan pada
              bulan Juli 2022 sebagai National Marketing Agency & Partnership Head hingga saat
              ini. Beliau sebelumnya bekerja sebagai Head of Sales PT BFI Finance Indonesia Tbk,
              Cabang Kudus (2008-2012), Strategic Planning & Business Development Motorcycle
              – Head PT BFI Finance Indonesia Tbk (2012-2016) dan Business Network & Initiative
              Development Department Head PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (2016-2022)

Anggota   :   Sandi Jua Santika

              Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1980. Meraih gelar Sarjana di bidang
              arsitektur dari Universitas Jakarta pada tahun 2006. Beliau bergabung dengan
              Perseroan pada tahun 2023 sebagai Facilities Head hingga saat ini. Beliau sebelumnya
              pernah bekerja sebagai General Affair PT Adira Quantum Multifinance (2008-2010),
              Plan Project & Security Dept Head PT Cimb Niaga Auto Finance (2010-2012), Land
              & Building PT Adi Sarana Armada (Adira Rent, ASSA) (2013-2015), General Affair
              Deputy Department Head PT Panin Daiichi Life (2015-2018), dan Manager Corporate
              Real Estate & Workplace Service PT Zurich Insurance Indonesia (2018-2021).

Anggota   :   Stefanny Lowendo

              Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun1991. Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari
              Petra Christian University pada tahun 2013. Beliau bergabung dengan Perseroan
              pada bulan September 2022 sebagai Multi Product Program & Merchant Head hingga
              saat ini. Beliau sebelumnya pernah bekerja sebagai Management Trainee PT Toyota
              Astra Financial Services (2013-2014), Area Credit Head PT Toyota Astra Financial
              Services (2014 - 2019), dan Head of Digital Operation PT Adira Dinamika Multi
              Finance Tbk (2019-2022).

Anggota   :   Andhika Adikusuma

              Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1983. Meraih gelar Sarjana Teknik di
              bidang arsitektur dari Institut Teknologi Nasional (ITENAS) pada tahun 2007. Beliau
              bergabung dengan Perseroan pada 2016 sebagaiAssistant Manager Office Building
              Management, dan saat ini sebagai Project & Building Management Manager 2.
              Beliau sebelumnya pernah bekerja sebagai Junior Architect PT Citra Esa Buana
              (2007-2009), Senior Architect & Engineering PT Kreasi Handal Selaras (Grup Handal
              Selaras) (2009-2016).

Anggota   :   Donna Panggabean

              Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1977. Meraih gelar Sarjana di bidang
              manajemen ekonomi dari Universitas Methodist Indonesia pada tahun 2000. Beliau
              bergabung dengan Perseroan pada 2002 sebagai Finance Staff, dan saat ini sebagai
              HRM Services Manager. Beliau sebelumnya pernah bekerja sebagai Finance Advisor
              PT Sentra Arta Mas dan Financial Consultant PT AXA Mandiri Life.




                                        128
Page 153
Anggota                :   Minetta Roselani

                           Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1986. Meraih gelar Sarjana di bidang
                           psikologi dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya pada tahun 2010. Beliau
                           bergabung dengan Perseroan pada bulan Desember 2018 sebagai Human Resource
                           Business Partner Manager hingga saat ini. Beliau sebelumnya pernah bekerja sebagai
                           Recruitment, Training, and Career Development PT Dipa Pharmalab Intersains (2010-
                           2013), Recruitment and People Development Specialist PT Asuransi Jiwa Sequis
                           Financial (2013-2014), Human Resource Project PT Kompas Cyber Media (2014),
                           dan Human Resource Business Partner PT Equity Life Indonesia (2015-2018).

Anggota                :   Lidya Christie

                           Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1988. Meraih gelar Sarjana Science dari
                           Universitas Indonesia pada tahun 2010. Beliau bergabung dengan Perseroan pada
                           bulan Juni 2019 sebagai Structured Finance Department Head hingga saat ini. Beliau
                           sebelumnya pernah bekerja sebagai Treasury PT Surya Artha Nusantara Finance
                           Tbk (2011-2019), dan Alumni Relations “Koperasi Siswa Bangsa” Putera Sampoerna
                           Foundation (2010-2011).

Anggota                :   Dwi Adi Riyanto

                           Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                           Prospektus ini dengan judul “Komite Manajemen Kelangsungan Usaha.”

Anggota                :   Rachmat Basuki

                           Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                           Prospektus ini dengan judul “Komite Tanggung Jawab Sosial (CSR).”

Anggota                :   Yudhi Gunawan

                           Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1976. Meraih gelar Sarjana Akutansi dari
                           Universitas Pancasila pada tahun 1999. Beliau bergabung dengan Perseroan pada
                           tahun 2000 sebagai Staf Accounting, Supervisor Marketing & Admin dan pernah
                           menjabat sebagai Manager Accounting (2009-2013), Manager Corporate Planning
                           (2013-2015), dan Manager General Administration (2015-2020). Beliau saat ini
                           menjabat sebagai Office Building Management Head.

Anggota                :   Muh. Hasiruddin Abd Wahid

                           Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1983. Meraih gelar Sarjana Hukum dari
                           Universitas Hasanuddin pada tahun 2009. Beliau bergabung dengan Perseroan
                           pada bulan Juli 2021 sebagai HR Industrial Relations Head hingga saat ini. Beliau
                           sebelumnya pernah bekerja sebagai legal PT Nusantara Surya Sakti (Grup Nusantara
                           Sakti) (2010-2013), HR Industrial Relations PT Radana Bhaskara Finance Tbk (2013-
                           2014), HR Industrial & Employee Relations PT Pertamina Retail (2014-2016), dan
                           HR Industrial Relations PT Bumi Serpong Damai Tbk (Sinarmas Land) (2016- 2021).

Anggota                :   Silvi Mahdalena

                           Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                           Prospektus ini dengan judul “Komite Manajemen Kelangsungan Usaha.”

Tugas dan tanggung jawab Komite Keselamatan & Kesehatan Kerja meliputi (i) pengumpulan dan proses data
keselamatan dan kesehatan kerja; (ii) membantu menunjukkan dan menjelaskan kepada karyawan perihal
faktor-faktor risiko dan/atau berbahaya yang dapat mempengaruhi efisiensi dan produktivitas kerja, penggunaan
peralatan/perlengkapan keselamatan kerja, cara-cara melakukan pekerjaan yang benar dan aman terhadap
keselamatan dan kesehatan kerja; (iii) mendukung manajemen Perseroan untuk mengevaluasi, membangun dan



                                                     129
Page 154
mengimplementasikan, memonitor dan merekomendasikan tindakan perbaikan/korektif dan juga melaksanakan
administrasi terkait keselamatan dan kesehatan kerja; dan (iv) mendukung manajemen Perseroan untuk menyusun
kebijakan manajemen dan panduan untuk meningkatkan keselamatan kerja, kebersihan tempat kerja, kesehatan
kerja, ergonomi dan gizi karyawan.

Komite Keselamatan & Kesehatan Kerja wajib mengadakan rapat paling sedikit 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan.
Selama 3 (tiga) bulan pertama tahun 2024, Komite Keselamatan dan Kesehatan Kerja telah melaksanakan 1
(satu) kali rapat, yang membahas antara lain mengenai struktur keanggotaan komite keselamatan dan kesehatan
kerja, webinar safety habit’s, frekuensi blast penyakit penular, dan driving license validation terkait safety ridding.

Komite Pengarah Teknologi Informasi

Perseroan telah membentuk Komite Pengarah Teknologi Informasi dengan susunan anggota Pengarah Teknologi
Informasi terakhir pada tanggal Prospektus ini diterbitkan sebagai berikut:

Ketua                     :   Lynn Ramli (merangkap sebagai Presiden Direktur Perseroan)

                              Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                              Prospektus ini dengan judul “Pengurusan dan Pengawasan.”

Anggota                   :   Yudono (merangkap sebagai Direktur Perseroan)

                              Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                              Prospektus ini dengan judul “Pengurusan dan Pengawasan.”

Anggota                   :   Koji Kato (merangkap sebagai Wakil Presiden Direktur Perseroan)

                              Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                              Prospektus ini dengan judul “Pengurusan dan Pengawasan.”

Anggota                   :   Sigit Sembodo (merangkap sebagai Direktur Perseroan)

                              Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                              Prospektus ini dengan judul “Pengurusan dan Pengawasan.”

Anggota                   :   A Lung Ng (merangkap sebagai Direktur Perseroan)

                              Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                              Prospektus ini dengan judul “Pengurusan dan Pengawasan.”

Anggota                   :   Denny Kurniawan

                              Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                              Prospektus ini dengan judul “Komite Manajemen Kelangsungan Usaha.”

Anggota                   :   Shirly Anjar Artha

                              Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1979. Meraih gelar Magister di bidang
                              computer science dari Universitas Budi Luhur pada tahun 2010. Beliau bergabung
                              dengan Perseroan pada bulan April 2018 sebagai Head of IT Strategic Planning
                              & Innovation Division hingga saat ini. Beliau sebelumnya pernah bekerja di PT
                              Great Eastern Life Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai Head of IT Project
                              Management and IT Management Office (2004-2018).




                                                         130
Page 155
Anggota                 :   Enrico

                            Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1984. Meraih gelar Sarjana di bidang
                            computer science dari Universitas Indonesia pada tahun 2006. Beliau bergabung
                            dengan Perseroan pada bulan Mei 2020 sebagai IT Digital Product Owner Department
                            Head di IT Planning & Development Division hingga saat ini. Beliau sebelumnya
                            pernah bekerja sebagai Developer PT Asuransi Astra Buana (2006-2008), IT Business
                            Analyst BTPN (2008-2016), IT Production Support Head di PT Bank Tabungan
                            Pensiunan Nasional Syariah (2016-2018), dan Product Owner & Scrum Master di
                            PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah (2018-2020).

Anggota                 :   Asrul Fadillah

                            Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1991. Meraih gelar Sarjana di bidang teknik
                            informatika dari Universitas Hasanuddin pada tahun 2014. Beliau bergabung dengan
                            Perseroan pada tahun 2021 sebagai IT Security Risk Governance Department Head
                            hingga saat ini. Beliau sebelumnya pernah bekerja sebagai Konsultan PT Veda Praxis
                            (2015-2019), Manajer Konsultan PT Veda Praxis (2019-2021). Beliau mendapatkan
                            sertifikasi Certified Information Security Manager® (CISM®) dan Certified Information
                            Systems Auditor® (CISA®) pada tahun 2023.

Tugas dan tanggung jawab Komite Pengarah Teknologi Informasi meliputi:
•   Keselarasan Teknologi Informasi dengan keseluruhan arahan, perencanaan, dan keputusan investasi modal
    jangka panjang;
•   Rencana Strategis Teknologi Informasi yang sesuai dengan rencana strategis kegiatan usaha Perseroan.
    Rencana Strategis Teknologi Informasi merupakan rencana implementasi yang terdiri dari kondisi saat ini,
    kondisi yang ingin dicapai, peta jalan yang akan dilakukan untuk mencapai kondisi yang ingin dicapai, serta
    keuntungan atau manfaat yang akan diperoleh saat peta jalan diterapkan;
•   Penetapan status prioritas proyek Teknologi Informasi yang bersifat kritikal (berdampak signifikan terhadap
    kegiatan operasional Perseroan);
•   Kesesuaian proyek Teknologi Informasi yang disetujui dengan Rencana Strategis Teknologi Informasi;
•   Kesesuaian pelaksanaan proyek Teknologi Informasi dengan rencana proyek Teknologi Informasi yang
    disetujui dengan memantau dan memastikan proyek IT diselesaikan sesuai dengan ruang lingkup, anggaran,
    dan jadwal yang telah disetujui;
•   Perumusan kebijakan TI (IT Standard Policy);
•   Kesesuaian Teknologi Informasi dengan kebutuhan sistem informasi manajemen serta kebutuhan kegiatan
    usaha Perseroan;
•   Meninjau dan memantau risiko dan masalah terkait Teknologi Informasi dan memberikan update rutin
    mengenai peristiwa penting dan penerimaan risiko Teknologi Informasi;
•   Efektivitas pemantauan mitigasi risiko terkait Teknologi Informasi atas investasi Perseroan pada sektor
    Teknologi Informasi agar investasi Perseroan pada sektor Teknologi Informasi dapat memberikan kontribusi
    terhadap pencapaian tujuan bisnis Perseroan;
•   Pemantauan atas kinerja Teknologi Informasi dan upaya peningkatan kinerja Teknologi Informasi;
•   Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait Teknologi Informasi yang tidak dapat diselesaikan oleh satuan
    kerja pengguna dan penyelenggara Teknologi Informasi secara efektif, efisien, dan tepat waktu; dan
•   Kecukupan dan alokasi sumber daya Teknologi Informasi yang dimiliki Perseroan.

Komite Pengarah Teknologi Informasi wajib mengadakan rapat paling sedikit 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan.
Selama 3 (tiga) bulan pertama tahun 2024, Komite Pengarah Teknologi Informasi telah melaksanakan 1 (satu) kali
rapat, yang membahas antara lain mengenai IT Operation & Security, IT Project Updates, IT Budget Utilization,
IT Security Risk Governance Updates, Summary of 2023, dan Plan & Target of 2024.




                                                      131
Page 156
Komite Manajemen Risiko

Perseroan telah membentuk Komite Manajemen Risiko dengan susunan anggota Komite Manajemen Risiko
terakhir pada tanggal Prospektus ini diterbitkan sebagai berikut:

Ketua               :     Lynn Ramli (merangkap sebagai Presiden Direktur Perseroan)

                          Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                          Prospektus ini dengan judul “Pengurusan dan Pengawasan.”

Anggota             :     Koji Kato (merangkap sebagai Wakil Presiden Direktur Perseroan)

                          Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                          Prospektus ini dengan judul “Pengurusan dan Pengawasan.”

Anggota             :     Akira Sugai (merangkap sebagai Wakil Presiden Direktur Perseroan)

                          Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                          Prospektus ini dengan judul “Pengurusan dan Pengawasan.”

Anggota             :     Sigit Sembodo (merangkap sebagai Direktur Perseroan)

                          Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                          Prospektus ini dengan judul “Pengurusan dan Pengawasan.”

Anggota             :     A Lung Ng (merangkap sebagai Direktur Perseroan)

                          Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                          Prospektus ini dengan judul “Pengurusan dan Pengawasan.”

Anggota             :     Charles MP Gultom (merangkap sebagai Direktur Perseroan)

                          Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                          Prospektus ini dengan judul “Pengurusan dan Pengawasan.”

Anggota             :     Yudono (merangkap sebagai Direktur Perseroan)

                          Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                          Prospektus ini dengan judul “Pengurusan dan Pengawasan.”

Anggota             :     Jimmy Iskandar

                          Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                          Prospektus ini dengan judul “Komite Nominasi dan Remunerasi.”

Anggota             :     Hendri Hermansyah

                          Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1980. Meraih gelar Sarjana di bidang
                          Teknik Sipil dari Universitas Trisakti pada tahun 2003. Beliau bergabung dengan
                          Perseroan pada bulan Juli 2019 sebagai Associate Director yang membawahi Divisi
                          Tele Collection, Field Collection 1,2 dan 3 hingga saat ini. Beliau sebelumnya pernah
                          bekerja sebagai Fleet Account Executive PT Toyota Astra Financial Services (2008-
                          2010), Dealer Relationship Management Department Head PT Mandiri Tunas Finance
                          (2010-2014) dan National Sales Strategic Deputy Division Head PT Nissan Financial
                          Services Indonesia (2015-2017).




                                                    132
Page 157
Anggota                 :   Yulius Ariyasatya

                            Beliau adalah Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1986. Meraih gelar
                            Sarjana di bidang computer science dan Magister Manajemen dari Universitas Bina
                            Nusantara masing-masing pada tahun 2008 dan 2014. Beliau bergabung dengan
                            Perseroan pada bulan Juni 2019 sebagai Head of Risk Management & Compliance
                            hingga saat ini. Beliau sebelumnya pernah bekerja sebagai Management Trainee
                            dari program Graduate Associate Management Program (GMAP) PT Bank Permata
                            Tbk dengan penempatan terakhir sebagai Loan Work Out Assistant Manager
                            (2009-2012), Corporate and Commercial Banking Policy and Portfolio dalam Divisi
                            Manajemen Risiko PT Bank UOB Indonesia (2012-2013), dan sebagai Retail Credit
                            Risk Management Department Head PT Bank CTBC Indonesia (2015-2019).

Anggota                 :   Arie Yulius

                            Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                            Prospektus ini dengan judul “Komite Manajemen Kelangsungan Usaha (Business
                            Continuity Management atau BCM).”

Anggota                 :   Puji Arianti (merangkap sebagai Sekretaris Perusahaan).

                            Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                            Prospektus ini dengan judul “Sekretaris Perusahaan.”

Anggota                 :   Erdyan Lazuardy (merangkap sebagai Kepala Satuan Kerja Audit Internal).

                            Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                            Prospektus ini dengan judul “Satuan Kerja Audit Internal.”

Tugas dan tanggung jawab Komite Manajemen Risiko meliputi (i) penyusunan kebijakan, strategi, dan pedoman
penerapan manajemen risiko; (ii) perbaikan atau penyesuaian pelaksanaan manajemen risiko berdasarkan hasil
evaluasi pelaksanaan manajemen risiko; dan (iii) penetapan hal-hal yang terkait dengan keputusan bisnis yang
menyimpang dari prosedur normal.

Komite Manajemen Risiko wajib mengadakan rapat paling sedikit 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan. Selama
3 (tiga) bulan pertama tahun 2024, Komite Manajemen Risiko telah melaksanakan 1 (satu) kali rapat yang
membahas antara lain mengenai Tingkat Kesehatan Perseroan untuk posisi kuartal 4 2023 dan Tahun 2023, profil
risiko Perseroan per jenis-jenis risiko untuk pembiayaan konvensional dan Syariah untuk posisi kuartal 4 2023,
hasil pengawasan kepatuhan Perseroan terhadap ketentuan yang berlaku untuk posisi kuartal 4 2023, program
penerapan manajemen risiko untuk posisi kuartal 4 2023 dan program budaya sadar risiko dan kepatuhan untuk
posisi kuartal 4 2023.

Komite Digitalisasi

Perseroan telah membentuk Komite Digitalisasi dengan susunan anggota Komite Digitalisasi terakhir pada
tanggal Prospektus ini diterbitkan sebagai berikut:

Ketua                   :   Yudono (merangkap sebagai Direktur Perseroan)

                            Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                            Prospektus ini dengan judul “Pengurusan dan Pengawasan.”

Anggota                 :   Koji Kato (merangkap sebagai Wakil Presiden Direktur Perseroan)

                            Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                            Prospektus ini dengan judul “Pengurusan dan Pengawasan.”




                                                     133
Page 158
Anggota   :   Hendri Hermansyah

              Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
              Prospektus ini dengan judul ”Komite Manajemen Risiko.”

Anggota   :   Jan Prana

              Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1979. Meraih gelar Sarjana di bidang dari
              ilmu ekonomi dan studi pembangunan dari Universitas Indonesia pada tahun 2002.
              Beliau bergabung dengan Perseroan pada bulan Oktober 2019 sebagai Marketing
              Development Division Head dan saat ini sebagai Head of Project Management
              Officer. Beliau sebelumnya pernah bekerja sebagai Marketing Manager PT Federal
              International Finance (2009-2011) dan New Motorcycle Marketing Deputy Division
              Head PT BCA Multi Finance (2017-2019).

Anggota   :   Novy Indrawan

              Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1980. Meraih gelar Sarjana dari Universitas
              Bina Nusantara pada tahun 2003. Beliau bergabung dengan Perseroan sejak bulan
              Mei 2016 sebagai Credit New Business Department Head hingga saat ini. Beliau
              sebelumnya pernah bekerja sebagai Customer Relation CIMB Niaga (2004-2005),
              Account Manager Commercial Banking di PT Bank Panin (2005-2007), Officer Credit
              HSBC (2007-2011), dan Area Credit Risk Manager Finansia Multi Finance (2011-2016).

Anggota   :   Rizma Rosellini

              Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1991. Meraih gelar Sarjana di bidang
              hubungan internasional dari Universitas Padjadjaran, Surabaya pada tahun 2013.
              Beliau bergabung dengan Perseroan pada tahun 2014 melalui program Management
              Trainee dan pernah menjabat sebagai Corporate Planning Head (2020-2021). Beliau
              saat ini menjabat sebagai Digital Business Development Head.

Anggota   :   Andi Tirta

              Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1977. Meraih gelar Sarjana di bidang
              teknik industri dari Institut Teknologi Nasional, Malang pada tahun 1999 dan Magister
              Manajemen di bidang manajemen pemasaran dari Universitas Tarumanagara, Jakarta
              pada tahun 2003. Beliau pertama kali bergabung dengan Perseroan pada tahun
              2012 dan telah menduduki berbagai jabatan meliputi Deputy General Manager,
              General Manager Risk Management, dan Credit Division Head hingga tahun 2017.
              Beliau bergabung kembali dengan Perseroan sejak bulan Maret 2020 sebagai Credit
              Group Head dan saat ini menjabat sebagai Collection & Operation Group Head.
              Beliau sebelumnya pernah bekerja di PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk dengan
              menduduki berbagai posisi (2003-2012) dan Senior Management (Credit, Operation
              dan Collection) PT Mandala Multifinance Tbk dan PT BFI Finance Indonesia Tbk
              (2017-2020).

Anggota   :   Arie Yulius

              Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
              Prospektus ini dengan judul “Komite Manajemen Kelangsungan Usaha (Business
              Continuity Management atau BCM).”




                                        134
Page 159
Anggota                 :   Fransiska Amalia

                            Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1989. Meraih gelar Sarjana Teknik dari
                            Telkom University, Bandung tahun 2011. Beliau bergabung dengan Perseroan pada
                            tahun 2021 sebagai IT Project & Portfolio Management Head hingga saat ini. Beliau
                            sebelumnya pernah bekerja sebagai IT Analyst PT Toyota Astra Finance (2011),
                            IT Business Analyst dan Project Management Analyst pada PT Tower Bersama
                            Infrastructure Tbk (2014-2019), dan Technical Project Manager Lead di MNC Group
                            (2019-2021).

Anggota                 :   Olyvia Permata

                            Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1990. Meraih gelar Master dari Institut
                            Bisnis dan Multimedia ASMI pada tahun 2022. Beliau bergabung dengan Perseroan
                            pada bulan Desember 2021 sebagai Marketing Operation & Support Dana Syariah
                            Department Head hingga saat ini. Beliau sebelumnya pernah bekerja di bagian
                            business process PT Modena Indonesia (2020-2021), business process PT BCA Multi
                            Finance (2017-2020), Penanggung Jawab Produksi PT Inti Kiat Alam (2017), sistem
                            dan prosedur PT UFO BKB Syariah (2015-2017), pengemasan primer PT Pharos
                            Indonesia (2015-2012), produksi PT Pharos Indonesia (2011-2012), dan Quality
                            Control PT Medifarma Laboratories (2011).

Anggota                 :   Stefanny Lowendo

                            Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                            Prospektus ini dengan judul “Komite Keselamatan & Kesehatan Kerja.

Anggota                 :   Enrico

                            Uraian mengenai pengalaman kerja dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
                            Prospektus ini dengan judul “Komite Pengarah Teknologi Informasi.”

Tugas dan tanggung jawab Komite Digitalisasi meliputi:
•   Memberikan arahan dan panduan untuk pelaksanaan proyek khususnya terkait upaya digitalisasi di Perseroan
    meliputi: strategi bisnis dan inisiatif proyek digitalisasi;
•   Mengidentifikasi dan memenuhi syarat manfaat proyek dan mengelola realisasi manfaat proyek digitalisasi;
•   Memantau perubahan yang terjadi di dalam lingkungan proyek digitalisasi, termasuk jadwal, prioritas, tugas,
    dll;
•   Mengidentifikasi faktor keberhasilan proyek digitalisasi dan menyetujui hasil dari proyek yang diharapkan;
•   Bernegosiasi dengan pemangku kepentingan untuk mendapatkan konsensus saat terjadi perbedaan pendapat,
    dan mengevaluasi keberhasilan proyek setelah selesai;
•   Mengevaluasi kinerja dan status proyek digitalisasi, termasuk memberikan arahan dari tujuan proyek
    digitalisasi;
•   Bertindak sebagai titik eskalasi untuk masalah yang diluar kendali project owner, menjaga prioritas proyek
    digitalisasi, serta bertindak sebagai titik eskalasi untuk masalah ketika ada sesuatu yang di luar kendali
    project manager.

Komite Digitalisasi wajib mengadakan rapat paling sedikit 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan. Selama 3 (tiga)
bulan pertama tahun 2024, Komite Digitalisasi telah melaksanakan 3 (tiga) kali rapat, yang membahas antara
lain diskusi teknologi Azure open AI, rencana digitalisasi NMC, Digitalisasi BAF Dana Syariah, BAF Dana syariah
– NMC, SINTA project dan update 3 (bulan) pertama tahun 2024.




                                                     135
Page 160
9.9.		    Upaya Pengelolaan Risiko

Dalam pengelolaan risiko, Perseroan menerapkan manajemen risiko yang mencakup (i) pengawasan aktif Direksi,
Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Syariah; (i) kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen risiko serta
penetapan limit risiko; (iii) kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pengendalian dan pemantauan risiko serta
sistem informasi manajemen risiko; dan (iv) sistem pengendalian intern yang menyeluruh. Berikut ini penerapan
manajemen risiko dalam Perseroan:

1.   Risiko strategi

     a.   Pengawasan aktif Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah
          -   Direksi dan Dewan Komisaris telah memastikan bahwa penerapan manajemen risiko untuk risiko
              strategi dilakukan secara efektif dan terintegrasi dengan penerapan manajemen risiko untuk risiko
              lainnya yang dapat berdampak pada profil risiko Perseroan secara keseluruhan;
          -   Pada tahun 2023, Perseroan telah melakukan pertemuan secara berkala untuk komite manajemen
              risiko dan komite pemantau risiko sebagai salah satu bentuk implementasi dari pengawasan aktif
              Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah;
          -   Direksi dan Dewan Komisaris telah menyusun dan menyetujui strategi dan rencana bisnis Perseroan
              tahun 2023, kemudian disosialisasikan kepada pejabat dan/atau karyawan terkait melalui Senior
              Management Camp dan National Business Leaders Meeting yang dilaksanakan pada awal tahun
              2023.
          -   Perseroan melakukan reviu terkait rencana dan realisasi program kerja masing-masing divisi
              melalui rapat bersama Presiden Direktur dan Direktur terkait.
          -   Di tahun 2023, Dewan Komisaris telah melakukan evaluasi melalui rapat sebanyak 4 (empat) kali
              yang diselenggarakan dalam rapat gabungan Direksi dan Dewan Komisaris. Selain itu, di tahun
              2023, Dewan Komisaris rutin mengadakan diskusi bersama Direksi untuk memperkuat fungsi
              pengawasan. Dewan Komisaris juga melakukan evaluasi melalui rapat Dewan Komisaris sebanyak
              6 (enam) kali rapat sepanjang tahun 2023.
          -   Direksi senantiasa memantau kondisi internal dan perkembangan faktor/kondisi eksternal yang
              secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi strategi Perseroan melalui pertemuan
              mingguan dengan kepala divisi.
          -   Perseroan memiliki pertemuan yang dihadiri oleh Direksi Perseroan atau disebut BOD camp yang
              diselenggarakan setiap tahun untuk membahas mengenai evaluasi atas posisi Perseroan saat
              ini di industri dan/atau di kompetitor (peers) Perseroan, yang dikaji baik dari berbagai aspek dan
              parameter keuangan dan non-keuangan.
          -   Direksi juga senantiasa melakukan pemantauan atas posisi Perseroan dengan industri/competitor
              dalam senior management meeting yang dihadiri oleh kepala divisi.
          -   Dewan Komisaris juga senantiasa melakukan pengawasan atas posisi Perseroan dibanding
              dengan kompetitor dan/atau industri dalam rapat gabungan Dewan Komisaris dan Direksi yang di
              selenggarakan paling kurang 1 (satu) kali dalam 4 bulan.
          -   Direksi bertanggung jawab dalam penerapan manajemen risiko untuk risiko strategis yang mencakup
              untuk:
              a) memastikan bahwa sasaran strategis yang ditetapkan telah sejalan dengan misi dan visi,
                    budaya, arah bisnis serta toleransi risiko Perseroan,
              b) memberikan arahan yang jelas mengenai tingkat risiko yang akan diambil (risk appetite) dan
                    toleransi risiko yang dapat diterima Perseroan;
              c) memastikan bahwa struktur, budaya, infrastruktur, kondisi keuangan, tenaga dan kompetensi
                    manajerial termasuk pejabat eksekutif, serta sistem dan pengendalian yang ada di Perseroan
                    telah sesuai dan memadai untuk mendukung implementasi strategi yang ditetapkan; dan
              d) memastikan bahwa setiap permasalahan strategis yang timbul dapat diselesaikan secara
                    efektif oleh fungsi terkait dan dilakukan monitoring atas tindakan perbaikan oleh fungsi
                    kebijakan strategis.
          -   Direksi bertanggung jawab untuk memastikan bahwa manajemen risiko untuk risiko strategis
              telah diterapkan secara efektif dan konsisten pada seluruh level operasional terkait di bawahnya.
              Dalam hal Direksi mendelegasikan sebagian dari tanggung jawabnya kepada pejabat eksekutif
              dan manajemen di bawahnya, pendelegasian tersebut tidak menghilangkan kewajiban Direksi
              sebagai pihak utama yang harus bertanggung jawab.



                                                      136
Page 161
b.   Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit risiko
     -   Perseroan menetapkan tingkat Net Non-Performing Financing (NPF) di tahun 2023 di bawah 1%
         yang tertuang dalam rencana bisnis Perseroan.
     -   Perseroan menetapkan Key Performance Indicator (KPI) atas perusahaan, divisi dan kantor jaringan
         Perseroan setiap tahun.
     -   Perseroan senantiasa melakukan pengkinian kebijakan dan prosedur atas strategi Perseroan sesuai
         dengan kondisi pasar, kondisi industri, makro ekonomi, perubahan regulasi dan arah kebijakan
         strategi perusahaan secara menyeluruh.
     -   Perseroan melakukan industry benchmarking yang bertujuan untuk mengevaluasi posisi kompetitif
         Perseroan di industri, termasuk mengukur kekuatan dan kelemahan Perseroan terkait posisi daya
         saing, posisi bisnis, kinerja keuangan, dan parameter lain yang terkait.
     -   Perseroan telah memperbaharui pedoman manajemen risiko dan kebijakan standar kepatuhan
         sebagai bagian dari Implementasi Strategi penerapan pengendalian Perseroan.
     -   Perseroan melakukan evaluasi atas posisi kompetitif perusahaan di industri. Dalam hal ini Perseroan
         perlu untuk:
         a) memahami kondisi lingkungan bisnis, ekonomi, dan industri pembiayaan dimana Perseroan
              beroperasi, termasuk bagaimana dampak perubahan lingkungan terhadap bisnis, produk,
              teknologi, dan jaringan kantor;
         b) mengukur kekuatan dan kelemahan Perseroan terkait posisi daya saing, posisi bisnis
              perusahaan di industri pembiayaan, kinerja keuangan, struktur organisasi dan manajemen
              risiko, infrastruktur untuk kebutuhan bisnis saat ini dan masa mendatang, kemampuan
              manajerial, serta ketersediaan dan keterbatasan sumber daya Perseroan; dan
         c) menganalisis seluruh alternatif strategi yang tersedia agar dapat sejalan dengan skala
              Perseroan dan kompleksitas kegiatan usaha Perseroan.
     -   Perseroan telah menetapkan rencana strategis dan rencana bisnis secara tertulis dan melaksanakan
         kebijakan tersebut.
     -   Perseroan telah melakukan evaluasi terhadap rencana strategis dan rencana bisnis dan disesuaikan
         dalam hal terdapat penyimpangan dari target yang akan dicapai akibat perubahan eksternal dan
         internal yang signifikan.
     -   Perseroan memiliki kecukupan rencana suksesi manajerial untuk mendukung efektivitas
         implementasi strategi secara berkelanjutan, dalam hal Perseroan berencana menerapkan strategi
         yang bersifat jangka panjang dan berkelanjutan.
     -   Perseroan memiliki sumber pendanaan yang mencukupi untuk mendukung penerapan rencana
         strategis.
     -   Perseroan memiliki kebijakan dan prosedur untuk menyusun dan menyetujui rencana strategis.
     -   Perseroan memiliki kecukupan prosedur untuk dapat mengidentifikasi dan merespon perubahan
         lingkungan bisnis.
     -   Perseroan harus memiliki prosedur untuk mengukur kemajuan yang dicapai dari realisasi rencana
         bisnis dan kinerja sesuai jadwal yang ditetapkan.

c.   Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko serta Sistem Informasi
     Manajemen Risiko
     -   Identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko strategi dilakukan oleh Perseroan
         melalui evaluasi yang rutin dilaksanakan oleh Direksi dan kepala divisi dengan berpedoman kepada
         KPI dan rencana bisnis yang telah ditetapkan.
     -   Perseroan telah mengidentifikasi dan menatausahakan deviasi atau penyimpangan sebagai akibat
         tidak terealisasinya atau tidak efektifnya pelaksanaan strategi usaha maupun rencana bisnis yang
         telah ditetapkan terutama yang berdampak signifikan terhadap permodalan Perseroan.
     -   Perseroan telah melakukan analisis risiko terutama terhadap strategi yang membutuhkan banyak
         sumber daya dan/atau berisiko tinggi, seperti strategi masuk ke pangsa pasar yang baru, strategi
         akuisisi, atau strategi diversifikasi dalam bentuk kegiatan usaha dan jasa.
     -   Perseroan telah melakukan stress testing terhadap implementasi strategi dalam rangka
         mengidentifikasi setiap peristiwa atau perubahan lingkungan bisnis yang dapat berdampak negatif
         terhadap pemenuhan asumsi awal dari rencana strategis dan mengukur potensi dampak negatif
         peristiwa dimaksud terhadap kinerja bisnis perusahaan, baik secara keuangan maupun non
         keuangan.




                                                  137
Page 162
          -   Perseroan telah memiliki sistem dan pengendalian untuk memantau pelaksanaan strategi
              pengambilan keputusan bisnis dan respon Perseroan terhadap perubahan eksternal, termasuk
              kinerja keuangan dengan cara membandingkan hasil aktual dengan hasil yang diharapkan, untuk
              memastikan bahwa risiko yang diambil masih dalam batas toleransi dan melaporkan deviasi yang
              signifikan kepada Direksi. Sistem pengendalian risiko tersebut harus disetujui dan dilakukan review
              secara berkala oleh Direksi untuk memastikan kesesuaiannya secara berkelanjutan.
          -   Perseroan telah memiliki proses penyusunan dan penetapan strategi yang baik dan memiliki bagian
              pemantauan penerapan rencana strategis perusahaan sehingga dapat memastikan kondisi setelah
              penerapan strategi tersebut terhadap kegiatan usaha Perseroan.
          -   Perseroan telah memiliki sistem informasi Manajemen Risiko yang digunakan untuk membantu
              pengawasan strategi Perseroan, sehingga data dan Informasi dapat tersedia dengan cepat dan
              dipergunakan untuk menganalisis risiko-risiko yang mungkin akan muncul. Salah satunya adalah
              sistem Tableau (Business Intelligence) yang dipergunakan oleh Perseroan dalam membantu dan
              mendukung proses perencanaan dan pengambilan keputusan strategis. Sistem Tableau juga
              dipergunakan oleh kantor jaringan untuk memantau pencapaian atas KPI yang telah ditetapkan.
          -   Perseroan telah mengimplementasikan laporan profil risiko sebagai salah satu sarana untuk
              melakukan pemantauan terhadap 8 (delapan) jenis risiko sebagaimana disebutkan dalam POJK
              No. 28/POJK.05/2020 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-
              Bank serta POJK No. 44/POJK.05/2020 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Lembaga Jasa
              Keuangan Non-Bank yang selanjutnya dipergunakan untuk penetapan penilaian Risiko Perseroan.
          -   Perseroan senantiasa melakukan media monitoring atas aktivitas di industri Perseroan.
          -   Perseroan juga memiliki lembar kerja yang memonitor secara berkala posisi Perseroan di industri.
          -   Perseroan telah memastikan bahwa sistem informasi manajemen yang dimiliki telah memadai
              dalam rangka mendukung proses perencanaan dan pengambilan keputusan stratejik dan di-review
              secara berkala.

     d.   Sistem pengendalian internal yang menyeluruh
          -    Penerapan 3 Jenjang Pertahanan (Three lines of Defense) dalam struktur Perseroan yang terdiri
               dari Fungsi Bisnis, Fungsi Manajemen Risiko & Kepatuhan serta Fungsi Audit Internal;
          -    Pembentukan Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) dan Satuan Kerja Kepatuhan (SKK) yang
               telah dilakukan Perseroan sejak kuartal III tahun 2019 yang berada di bawah Direktorat yang
               terpisah dari Fungsi Bisnis dan Operasional.
          -    Presiden Direktur yang membawahi langsung SKAI menetapkan rencana audit tahunan dan
               evaluasi hasil audit secara berkala dengan menitik beratkan pada kepatuhan terhadap prosedur
               dan ketentuan perusahaan serta tingkat efisiensi dan efektifitas operasional kantor jaringan dan
               kantor pusat.
          -    Pertemuan secara daring untuk Integrated Internal Control (IIC) meeting pada tahun 2023 yang
               melibatkan fungsi Bisnis, Operasional, RMC hingga SKAI.
          -    Pelatihan secara berkelanjutan baik untuk pengembangan budaya sadar risiko, sadar kepatuhan
               hingga penerapan APU,PPT& PPPSPM.
          -    Pengembangan perangkat Penilaian Risiko (Risk Assessment) dimana termasuk didalamnya adalah
               penilaian terhadap risiko strategi beserta mitigasinya.

2.   Risiko operasional

     a.   Pengawasan aktif Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah
          -   Direksi dan Dewan Komisaris telah memastikan bahwa penerapan manajemen risiko untuk risiko
              operasional dilakukan secara efektif dan terintegrasi dengan penerapan manajemen risiko untuk
              lainnya yang dapat berdampak pada profil risiko perusahaan secara keseluruhan.
          -   Direksi dan Dewan komisaris telah bertanggung jawab dalam mengembangkan budaya organisasi
              yang sadar terhadap risiko operasional dan menumbuhkan komitmen dalam mengelola risiko
              operasional sesuai dengan strategi bisnis Perseroan.
          -   Direksi Perseroan telah menciptakan budaya pengungkapan secara objektif atas risiko operasional
              pada seluruh elemen organisasi sehingga risiko operasional dapat diidentifikasi dengan cepat dan
              di mitigasi dengan tepat.




                                                      138
Page 163
     -   Direksi telah memastikan bahwa menetapkan kebijakan reward termasuk remunerasi dan
         punishment yang efektif yang terintegrasi dalam sistem penilaian kinerja dalam rangka mendukung
         pelaksanaan manajemen risiko yang optimal.
     -   Direksi telah memastikan bahwa pelaksanaan wewenang dan tanggung jawab yang dialihkan
         kepada penyedia jasa telah dilakukan dengan baik dan bertanggung jawab.
     -   Dewan Komisaris telah memastikan bahwa kebijakan remunerasi perusahaan sesuai dengan
         strategi Manajemen Risiko Perusahaan.
     -   Direksi berupaya mengedepankan kepatuhan untuk selalu dijunjung tinggi oleh karyawan baik di
         kantor pusat maupun di kantor jaringan perseroan. Sejak tahun 2020, Satuan Kerja Manajemen
         Risiko dan Satuan Kerka Kepatuhan menyelenggarakan sosialisasi terkait budaya sadar risiko,
         kepatuhan serta APU,PPT & PPPSPM kepada karyawan baru, karyawan di kantor jaringan,
         pertemuan nasional leaders kantor jaringan, maupun dalam kesempatan kunjungan ke kantor
         jaringan.
     -   Direksi telah menerapkan Whistleblowing System yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian
         dan penanganan yang tepat atas dugaan penyimpangan atau pelanggaran yang terjadi, baik oleh
         perorangan ataupun kelompok di lingkungan Perseroan.
     -   Direksi terus meningkatkan dan mengoptimalkan mitigasi risiko yang terkait dengan Fungsi Anti
         Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi
         Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT & PPPSPM) termasuk meningkatkan pelatihan APU, PPT
         & PPPSPM yang berkesinambungan.
     -   Direksi melakukan pengawasan atas penggunaan jasa pihak ketiga (tenaga alih daya) sesuai
         ketentuan dan peraturan yang berlaku.

b.   Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit risiko
     -   Perseroan telah menetapkan kebijakan manajemen risiko untuk risiko operasional yang harus
         diinternalisasikan ke dalam proses bisnis seluruh kegiatan usaha dan aktivitas pendukung
         perusahaan, termasuk kebijakan risiko operasional yang bersifat unik sesuai dengan kebutuhan
         lini bisnis dan aktivitas pendukung.
     -   Perseroan telah memiliki prosedur yang merupakan turunan dari kebijakan manajemen risiko untuk
         risiko operasional.
     -   Perseroan telah memiliki Business Continuity Management (BCM), yaitu proses manajemen terpadu
         dan menyeluruh untuk memastikan kelangsungan operasional Perseroan. Beberapa kebijakan
         yang dapat dilakukan antara lain:
         a) penilaian risiko operasional yang dapat terjadi akibat gangguan dalam operasional Perseroan;
         b) strategi pemulihan yang dijalankan perusahaan untuk setiap bentuk gangguan yang terjadi;
         c) dokumentasi, antara lain rencana pemulihan bencana dan rencana kontijensi; dan
         d) pengujian secara berkala untuk meyakini bahwa pendekatan BCM yang digunakan dapat
               dioperasikan dengan efektif pada saat terjadi gangguan.
     -   Perseroan telah memiliki prosedur peringatan dini untuk menangani perubahan yang terjadi secara
         tidak terduga dalam sistem teknologi informasi yang berdampak meningkatkan kemungkinan
         terjadinya risiko operasional.
     -   Perseroan telah memiliki kebijakan untuk memitigasi risiko operasional yang berasal dari
         kompleksitas proses internal, yang paling sedikit mencakup:
         a) pengendalian untuk mencegah terjadinya risiko operasional baik untuk seluruh proses internal
               maupun yang berhubungan dengan pihak eksternal;
         b) prosedur penyelesaian transaksi dari proses internal, antara lain untuk memastikan efektivitas
               proses penyelesaian transaksi;
         c) prosedur pelaksanaan akuntansi untuk memastikan pencatatan akuntansi yang akurat,
               antara lain berupa kesesuaian metode akuntansi yang digunakan, proses akuntansi yang
               dilaksanakan, dan penatausahaan dokumen pendukung;
         d) prosedur penyimpanan aset dan kustodian, antara lain dokumentasi aset dan kustodian,
               pengendalian yang dibutuhkan untuk keamanan fisik aset, dan pengecekan secara berkala
               mengenai kondisi aset;
         e) prosedur pelaksanaan kegiatan usaha dan aktivitas perusahaan lainnya, seperti sewa operasi
               (operating lease), kegiatan berbasis imbal jasa, dan alih daya; dan
         f) prosedur pencegahan dan penyelesaian tindak kecurangan (fraud).




                                                 139
Page 164
     -   Perseroan telah memiliki kebijakan tentang rekrutmen dan penempatan sesuai dengan kebutuhan
         organisasi, remunerasi dan struktur insentif yang kompetitif, pelatihan dan pengembangan, rotasi
         berkala, kebijakan perencanaan karir dan suksesi, serta penanganan isu pemutusan hubungan kerja
         untuk mengurangi kemungkinan timbulnya risiko operasional yang berasal dari SDM, kebijakan
         manajemen risiko
     -   Perseroan paling sedikit harus didukung oleh prosedur akses antara lain terhadap sistem informasi
         manajemen, sistem informasi akuntansi, sistem pengelolaan risiko, pengamanan di ruang dokumen,
         dan ruang pemrosesan data, untuk mengurangi kemungkinan timbulnya risiko operasional yang
         berasal dari sistem dan infrastruktur, kebijakan manajemen risiko.
     -   Perseroan telah memiliki perlindungan asuransi terhadap aset fisik perusahaan, back up system,
         dan jaminan keselamatan kerja untuk bidang pekerjaan tertentu yang berisiko tinggi Untuk
         mengurangi kemungkinan timbulnya risiko operasional yang berasal dari kejadian eksternal,
         kebijakan manajemen risiko.
     -   Perseroan telah melakukan Customer Due Dilligence (CDD) atau Enhanced Due Dilligence (EDD)
         secara berkala dan konsisten sesuai dengan eksposur risiko operasional. Penerapan CDD atau
         EDD mengacu pada seluruh persyaratan dan pedoman sebagaimana yang diatur dalam peraturan
         perundang-undangan dan ketentuan yang mengatur mengenai penerapan program APU,PPT &
         PPPSPM. CDD atau EDD harus didukung oleh sistem pengendalian internal yang efektif, khususnya
         upaya pencegahan Perseroanterhadap kejahatan internal (internal fraud).
     -   Perseroan juga memiliki Komite Pedoman Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) yang rutin
         melakukan sosialisasi tentang keselamatan kerja melalui media komunikasi Perseroan. Komite ini
         diharapkan mampu membangun pemahaman bersama, kerja sama dan partisipasi efektif dalam
         hal penerapan kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan kerja Perseroan. Pada tahun 2020,
         Direksi juga telah membentuk satuan gugus tugas penanganan COVID-19 sebagai tindakan mitigasi
         dan pemantauan terhadap seluruh kegiatan perusahaan untuk mendukung dan sejalan dengan
         program pemerintah dalam pencegahan dan pengendalian Pandemi COVID-19.
     -   Perseroan melakukan evaluasi dan proses pengkinian atas setiap prosedur dan kebijakan maupun
         petunjuk pelaksanaan operasional atau kegiatan usaha Perseroan.

c.   Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko serta Sistem Informasi
     Manajemen Risiko
     -   Perseroan telah melakukan identifikasi terhadap parameter yang mempengaruhi eksposur risiko
         operasional, antara lain frekuensi dan dampak dari kegagalan dan kesalahan sistem, kelemahan
         sistem administrasi; kegagalan hubungan dengan debitur; kesalahan perhitungan akuntansi;
         penundaan dan kesalahan penyelesaian pembayaran; fraud; rekayasa akuntansi; kelemahan
         sistem teknologi informasi; dan kesalahan klasifikasi pencatatan.
     -   Perseroan telah mengembangkan suatu basis data mengenai jenis dan dampak kerugian, yang
         ditimbulkan oleh risiko operasional berdasarkan hasil identifikasi risiko, berupa data kerugian
         yang kemungkinan terjadinya dapat diprediksi maupun yang sulit diprediksi; pelanggaran sistem
         pengendalian; dan/atau isu operasional lainnya yang dapat menyebabkan kerugian pada masa
         yang akan dating.
     -   Perseroan telah mempertimbangkan berbagai faktor internal dan eksternal dalam melakukan
         identifikasi dan pengukuran risiko operasional.
     -   Perseroan telah mempertimbangkan berbagai faktor internal dan eksternal dalam melakukan
         pengukuran risiko operasional metode yang digunakan perusahaan untuk melakukan pengukuran
         risiko operasional, antara lain antara lain scorecards, risk mapping, dan matriks frekuensi.
     -   Perseroan telah mengembangkan program untuk memitigasi risiko operasional antara lain
         pengamanan proses teknologi informasi dan alih daya pada sebagian kegiatan operasional
         Perusahaan.
     -   Perseroan telah mengembangkan pengamanan proses teknologi informasi, Perseroan harus
         memastikan tingkat keamanan dari pemrosesan data elektronik.
     -   Perseroan telah memiliki sistem pendukung, yang paling sedikit mencakup:
         a) identifikasi kesalahan secara dini
         b) pemrosesan dan penyelesaian seluruh transaksi secara efisien, akurat, dan tepat waktu; dan
         c) kerahasiaan, kebenaran, serta keamanan transaksi




                                                140
Page 165
     -   Perseroan telah melakukan kaji ulang secara berkala terhadap prosedur, dokumentasi, sistem
         pemrosesan data, rencana kontinjensi, dan praktek operasional lainnya guna mengurangi
         kemungkinan terjadinya kesalahan manusia.
     -   Perseroan telah memiliki kebijakan dan prosedur yang memadai, kegiatan administrasi Perseroan
         yang baik, pengelolaan sistem dan teknologi informasi yang baik, pencegahan kecurangan dan
         permasalahan hukum yang baik, dan pengelolaan manajemen penggunaan jasa pihak ketiga yang
         baik.
     -   Perseroan telah memiliki manajemen SDM yang baik, antara lain perekrutan pegawai dilakukan
         oleh pihak luar seperti konsultan SDM dan organisasi yang secara independen melakukan analisis
         kebutuhan pegawai dan melaksanakan proses perekrutan pegawai.
     -   Perseroan telah melakukan pemantauan risiko operasional secara berkelanjutan terhadap seluruh
         eksposur risiko operasional serta kerugian yang dapat ditimbulkan oleh aktivitas utama perusahaan,
         antara lain dengan cara menerapkan sistem pengendalian internal dan menyediakan laporan
         berkala mengenai kerugian yang ditimbulkan oleh risiko operasional.
     -   Perseroan telah melakukan review secara berkala terhadap faktor-faktor penyebab timbulnya
         risiko operasional serta dampak kerugiannya.
     -   Melakukan implementasi Risk Control Self Assessment (RCSA) untuk seluruh kantor jaringan di
         tahun 2023 dan pilot project untuk kantor pusat.
     -   Perusahaan telah menetapkan mekanisme pelaporan kejadian eksternal yang dapat mempengaruhi
         kegiatan operasional (Operational Risk Event)
     -   Identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko operasional antara lain dilakukan
         oleh Perseroan melalui review terhadap aturan, kebijakan dan prosedur yang ada.
     -   Dalam hal pengendalian risiko operasional, Perseroan juga memiliki pengamanan proses teknologi
         informasi yang antara lain mencakup audit terhadap pengamanan sistem informasi dan prosedur
         back-up serta Data Recovery Center (DRC).
     -   Perseroan melakukan pertemuan secara berkala dalam hal pengendalian risiko operasional melalui
         SKAI serta dilakukan review oleh Komite Audit.
     -   Perseroan telah memiliki sistem informasi manajemen yang dapat memberikan laporan secara
         lengkap dan akurat dalam rangka mendeteksi dan mengoreksi penyimpangan yang terjadi, melalui
         Preliminary Report of Fraud Case (PRFC) dengan fungsi dari anti fraud dan SMS hotline.
     -   Perseroan telah memiliki mekanisme pelaporan terhadap risiko operasional yang harus dapat
         memberikan informasi sesuai kebutuhan pengguna, antara lain sebagai berikut:
         a) profil risiko operasional dan kerugian yang disebabkan oleh risiko operasional
         b) hasil dari berbagai metode pengukuran risiko operasional dan tren, dan/atau ringkasan dari
               temuan audit internal;
         c) laporan status dan efektivitas pelaksanaan rencana tindak dari operational risk issues;
         d) laporan penyimpangan prosedur;
         e) laporan kejadian fraud, misalnya dalam bentuk whisteblowing system; dan
         f) rekomendasi fungsi manajemen risiko untuk risiko operasional atas reviu yang dilakukan
               terhadap penilaian risiko operasional Perseroan, surat pembinaan auditor eksternal,
               khususnya aspek pengendalian operasional, dan surat pembinaan OJK.

d.   Sistem pengendalian internal yang menyeluruh
     -    Penerapan 3 Jenjang Pertahanan (Three lines of Defense) dalam struktur Perseroan yang terdiri
          dari Fungsi Bisnis, Fungsi Manajemen Risiko & Kepatuhan serta Fungsi Audit Internal;
     -    Pembentukan Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) dan Satuan Kerja Kepatuhan (SKK) yang
          telah dilakukan Perseroan sejak kuartal III tahun 2019 yang berada di bawah Direktorat yang
          terpisah dari Fungsi Bisnis;
     -    Perusahaan tetap melanjutkan penerapan pengendalian internal menurut Committee of Sponsoring
          Organization of the Treadway Commission (COSO) 5 (SOX4) yakni control environment, risk
          assessment, control activities, information, and communication, dan monitoring.
     -    Pengembangan perangkat Penilaian Risiko (Risk Assessment) dimana termasuk didalamnya adalah
          penilaian terhadap risiko operasional beserta mitigasinya;
     -    Perusahaan telah memiliki sistem rotasi rutin untuk menghindari potensi self-dealing,
          persekongkolan atau penyembunyian suatu dokumentasi atau transaksi yang tidak wajar.




                                                 141
Page 166
          -    Pertemuan secara daring untuk Integrated Internal Control (IIC) meeting pada tahun 2023 yang
               melibatkan fungsi Bisniss, operasional, RMC hingga SKAI.
          -    Pelaksanaan risk and compliance assurance program oleh SKMR dan SKK dengan mengunjungi
               kantor jaringan.

3.   Risiko kredit

     a.   Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris
          -   Direksi senantiasa melakukan pengawasan aktif dalam memahami dan mengelola risiko pembiayaan
              yang melekat pada kegiatan usaha pembiayaan, dengan melakukan pengawasan atas setiap
              aktifitas bisnis melalui rapat dwi-mingguan dan bulanan dengan setiap divisi.
          -   Direksi dalam menyusun/menetapkan serta melakukan review kebijakan dan pedoman penyaluran
              pembiayaan, termasuk manajemen risiko yang terinternalisasi dalam setiap kebijakan yang diambil,
              dengan melakukan rapat untuk membahas portofolio pembiayaan dengan mempertimbangkan
              aspek demografi, geografi dan hal yang sesuai dengan POJK.
          -   Direksi telah memastikan bahwa penerapan manajemen risiko dilakukan secara efektif pada
              pelaksanaan aktivitas penyediaan dana, antara lain dengan memantau perkembangan dan
              permasalahan dalam aktivitas bisnis Perseroan terkait risiko pembiayaan, termasuk penyelesaian
              pembiayaan bermasalah.
          -   Dewan Komisaris telah memastikan bahwa penerapan manajemen risiko untuk risiko kredit dilakukan
              secara efektif dan terintegrasi dengan penerapan manajemen risiko efektif pada pelaksanaan
              aktivitas penyaluran pembiayaan, antara lain memantau perkembangan dan permasalahan dalam
              aktivitas bisnis Perseroan terkait risiko kredit, termasuk penyelesaian pembiayaan bermasalah.
          -   Direksi dan Dewan Komisaris telah bertanggungjawab agar seluruh aktivitas penyaluran pembiayaan
              dilakukan sesuai dengan strategi dan kebijakan risiko kredit yang disetujui oleh Dewan Komisaris
              serta telah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
          -   Direksi dan Dewan Komisaris telah memastikan bahwa penerapan manajemen risiko dilakukan
              secara efektif pada pelaksanaan aktivitas penyaluran pembiayaan atau investasi, antara lain
              memantau perkembangan dan permasalahan dalam aktivitas penyaluran pembiayaan atau investasi
              Perseroan.
          -   Dewan Komisaris memantau penyaluran pembiayaan termasuk mengkaji ulang penyaluran
              pembiayaan dengan jumlah besar atau yang diberikan kepada pihak terkait telah sesuai dengan
              ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

     b.   Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit risiko
          -   Strategi dan kebijakan penyaluran pembiayaan telah memadai dan didukung oleh penerapan;
              SANDIA dan BAF PRO, credit analyst yang tersentralisasi serta standarisasi proses akuisisi
              berdasarkan standar parameter yang cukup obyektif dalam menilai kecukupan kelayakan calon
              konsumen.
          -   Perseroan telah memilki strategi dan kebijakan penanganan/penagihan konsumen secara memadai,
              termasuk didalamnya kebijakan untuk kantor jaringan melakukan pemantauan dan pelaporan terkait
              kualitas AR Perseroan. Strategi dan kebijakan tersebut akan terus dievaluasi dan diperbarui.
          -   Perseroan telah memiliki kebijakan dan prosedur untuk memastikan bahwa seluruh penyaluran
              pembiayaan dilakukan secara arm’s length basis. Dalam hal Perseroan mempunyai kebijakan
              yang memungkinkan dalam kondisi tertentu untuk melakukan penyaluran pembiayaan diluar
              kebijakan normal, kebijakan tersebut harus memuat secara jelas kriteria, persyaratan, dan
              prosedur termasuk langkah-langkah untuk mengendalikan atau memitigasi risiko dari penyaluran
              pembiayaan dimaksud.
          -   Perseroan telah memiliki kebijakan dan prosedur untuk mengidentifikasi adanya risiko konsentrasi
              kredit serta risiko lainnya yang dapat berpengaruh terhadap risiko kredit.
          -   Kebijakan Perseroan telah memuat informasi yang dibutuhkan dalam pemberian pembiayaan yang
              sehat, antara lain meliputi:
              a) tujuan dan sumber pembiayaan
              b) profil risiko debitur dan mitigasinya serta tingkat sensitivitas terhadap perkembangan kondisi
                   ekonomi dan pasar
              c) kemampuan debitur untuk membayar kembali




                                                      142
Page 167
         d)   kemampuan bisnis dan kondisi lapangan usaha debitur serta posisi debitur dalam industri
              tertentu; dan
         e) persyaratan pembiayaan yang diajukan termasuk perjanjian yang dirancang untuk
              mengantisipasi perubahan eksposur risiko debitur pada waktu yang akan datang
     -   Kebijakan Perseroan telah memuat faktor yang perlu diperhatikan dalam proses persetujuan
         pembiayaan, antara lain:
         a) tingkat profitabilitas, antara lain dengan melakukan analisis perkiraan biaya dan pendapatan
              secara komprehensif, termasuk biaya estimasi dalam hal terjadi gagal bayar, serta perhitungan
              kebutuhan modal; dan
         b) konsistensi penetapan harga, yang dilakukan dengan memperhitungkan tingkat risiko,
              khususnya kondisi debitur secara keseluruhan serta kualitas dan tingkat kemudahan pencairan
              agunan yang dijadikan jaminan
     -   Perseroan telah memiliki prosedur untuk melakukan analisis, persetujuan, dan administrasi
         pembiayaan, yang antara lain memuat:
         a) pendelegasian wewenang dalam prosedur pengambilan keputusan penyaluran pembiayaan
              yang harus diformalkan secara jelas;
         b) pemisahan fungsi antara yang melakukan analisis, memberikan persetujuan, dan melakukan
              administrasi pembiayaan dalam kerangka kerja atau mekanisme prosedur pendelegasian
              pengambilan keputusan penyaluran pembiayaan;
         c) fungsi yang melakukan kaji ulang secara berkala guna menetapkan atau mengkinikan kualitas
              penyaluran pembiayaan yang terekspos risiko kredit;
         d) pengembangan sistem administrasi pembiayaan
     -   Perseroan telah menetapkan limit penyaluran pembiayaan secara keseluruhan untuk seluruh
         aktivitas bisnis Perseroan yang mengandung risiko kredit, baik untuk pihak terkait maupun tidak
         terkait, serta untuk individu maupun kelompok debitur.
     -   Perseroan telah menerapkan toleransi risiko untuk risiko kredit.
     -   Penetapan limit risiko kredit telah didokumentasikan secara tertulis yang memudahkan penetapan
         jejak audit untuk kepentingan auditor internal maupun eksternal.

c.   Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko serta Sistem Informasi
     Manajemen Risiko
     -   Kerangka manajemen risiko kredit yang dimiliki sudah memadai dimana telah dilakukan pemisahan
         antara tugas Marketing dengan tugas credit analyst serta didukung dengan diimplementasikannya
         Mobile Survey, Welcoming Call (untuk konsumen baru) dan Account Receivable Officer (ARO)
         monitoring untuk memantau dan mengevaluasi petugas lapangan secara berkala. Perseroan telah
         mengimplementasikan Collection Management System (CMS) di seluruh kantor jaringan untuk
         melalukan pemantauan aktivitas penagihan (collection activity) dan data/informasi yang up-to-
         date, dengan mengintegrasikan antara Call Collection & Field Collection. Dengan adanya CMS
         tersebut, maka seluruh proses sudah dapat dilakukan secara digitalisasi dan dapat dilakukan
         dengan cepat.
     -   Perseroan sudah memiliki pre-scoring yang memberikan rekomendasi untuk dilakukan analisis
         lebih lanjut oleh credit analyst.
     -   Proses customer due diligence dilakukan kepada setiap konsumen baru (sebelum disetujui) dengan
         cara melakukan kunjungan ke rumah konsumen oleh CMO dan wawancara melalui telepon oleh
         Credit Analyst.
     -   Proses enhanced due diligent juga dilakukan kepada sebagian konsumen baru secara memadai
         dengan melakukan kunjungan secara random atau acak oleh chief CMO untuk meminimalkan
         risiko pembiayaan.
     -   Kantor jaringan juga melakukan proses due diligence kepada konsumen secara berkala serta
         melaporkan hasilnya kepada tim support APU,PPT & PPPSPM dalam hal terdapat transaksi
         keuangan mencurigakan atau transaksi keuangan tunai.
     -   Kecukupan pencadangan sudah dipenuhi oleh Perseroan dengan melakukan analisis data historical
         dan review secara berkala dan dibahas dalam rapat Direksi.
     -   Perseroan telah memiliki sistem dan prosedur tertulis untuk melakukan pengukuran risiko kredit.
     -   Perseroan telah memastikan bahwa fungsi perkreditan dan fungsi lainnya yang melakukan transaksi
         yang terekspos Risiko Kredit telah berfungsi secara memadai dan eksposur Risiko Kredit dijaga
         tetap konsisten dengan limit yang ditetapkan serta memenuhi standar kehati-hatian.



                                                 143
Page 168
          -    Perseroan telah memiliki sistem yang efektif untuk mendeteksi pembiayaan bermasalah. Selain itu,
               Perseroan harus memisahkan fungsi penyelesaian pembiayaan bermasalah tersebut dengan fungsi
               yang memutuskan penyaluran pembiayaan. Setiap strategi dan hasil penanganan pembiayaan
               bermasalah ditatausahakan yang selanjutnya digunakan sebagai masukan untuk kepentingan
               fungsi yang berfungsi menyalurkan atau merestrukturisasi pembiayaan
          -    Perseroan telah mengembangkan dan menerapkan sistem informasi dan prosedur yang
               komprehensif untuk memantau komposisi dan kondisi setiap debitur atau pihak lawan transaksi
               (counterparty) terhadap seluruh portofolio pembiayaan Perseroan. Sistem tersebut harus sejalan
               dengan karakteristik, ukuran, dan kompleksitas portofolio Perseroan.
          -    Perseroan memiliki Divisi Business Intelligence & Analytics yang memiliki akuntabilitas melakukan
               pengolahan dan analisis data termasuk untuk Risiko Kredit;
          -    Perseroan telah memiliki sistem Informasi manajemen yang memadai dan tepat waktu untuk
               mengidentifikasi Risiko Kredit seluruh debitur, seperti Tableau.
          -    Analisis terhadap debitur yang dibuat oleh Divisi Credit meliputi profiling debitur, segmentasi
               debitur, analisis demografi dan geografi.
          -    Perseroan dalam menyaring calon debitur didukung oleh Credit Scoring oleh Biro Kredit Pefindo,
               Perseroan juga telah bekerja sama dengan sistem Dukcapil.
          -    Sistem informasi yang dimiliki mampu mengakomodasi strategi mitigasi Risiko Kredit melalui
               berbagai macam metode atau kebijakan, misalnya penetapan limit, lindung nilai, dan sekuritisasi
               aset.
          -    Sistem informasi manajemen risiko untuk risiko kredit mampu menyediakan data secara akurat,
               lengkap, informatif, tepat waktu, dan dapat diandalkan.

     d.   Sistem pengendalian internal yang menyeluruh
          -    Penerapan 3 Jenjang Pertahanan (Three Lines of Defense) dalam struktur Perseroan yang terdiri
               dari Fungsi Bisnis, Fungsi Manajemen Risiko & Kepatuhan serta fungsi audit internal;
          -    Adanya Fungsi Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) dan Satuan Kerja Kepatuhan (SKK) yang
               berada di bawah Direktorat yang terpisah dari fungsi bisnis;
          -    Mengembangkan perangkat Penilaian Risiko (Risk Assessment) dimana termasuk didalamnya
               adalah penilaian terhadap risiko kredit beserta mitigasinya;
          -    Divisi kredit yang terpisah dari marketing dan collection, dan melakukan reviu secara berkala
               terhadap risiko pembiayaan yang muncul dari portofolio dan eksposur piutang pembiayaan.
          -    Terdapat rapat koordinasi antar divisi terkait dengan penanganan risiko pembiayaan yang dilakukan
               secara berkala.
          -    Perseroan telah memiliki sistem kaji ulang yang independen dan berkelanjutan terhadap efektivitas
               penerapan proses manajemen risiko untuk risiko kredit yang paling sedikit memuat evaluasi proses
               administrasi pembiayaan, penilaian akurasi penerapan pemeringkatan internal atau penggunaan
               alat pemantauan lainnya, dan efektivitas pelaksanaan fungsi atau petugas yang melakukan
               pemantauan kualitas piutang pembiayaan;
          -    Perseroan telah memiliki sistem kaji ulang internal oleh individu yang independen dari unit bisnis
               untuk membantu evaluasi proses pembiayaan secara keseluruhan, menentukan akurasi peringkat
               internal, dan untuk menilai ketepatan account officer dalam memantau pembiayaan secara individu;
          -    Perseroan telah memiliki sistem pelaporan yang efisien dan efektif untuk menyediakan informasi
               yang memadai termasuk informasi mengenai eksposur country risk kepada Direksi, Dewan
               Komisaris, dan Komite Audit; dan
          -    Audit internal atas proses Risiko Kredit dilakukan secara periodik.

4.   Risiko likuiditas

     a.   Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris
          -   Total aset di tahun 2023 menjadi Rp14,1 triliun terjaga dengan baik sumber pendanaannya, sehingga
              angka gearing ratio tetap terbilang rendah dan masih berada dalam lingkup yang dipersyaratkan
              regulasi untuk perusahaan pembiayaan.
          -   Perseroan memiliki kebijakan untuk melindungi seluruh pinjaman dalam valuta asing melalui kontrak
              lindung nilai (hedging)/cross currency swap untuk menghindari segala risiko dari fluktuasi mata
              uang asing terhadap Rupiah Indonesia.




                                                       144
Page 169
     -   Direksi menetapkan kebijakan dan prosedur mengenai risiko aset dan liabilitas yang mencakup
         penyaluran pembiayaan baik harian, jangka menengah, maupun jangka panjang, tercermin dari
         rencana pendanaan yang dibuat oleh Divisi Corporate Finance dan disetujui oleh Direktur terkait.
     -   Direksi melaporkan secara berkala mengenai aset dan liabilitas Perseroan kepada Dewan Komisaris
         melalui rapat gabungan Dewan Komisaris.
     -   Direksi dan Dewan Komisaris telah memastikan bahwa manajemen risiko untuk risiko likuiditas
         dilakukan secara efektif dan terintegrasi dengan manajemen risiko untuk lainnya yang dapat
         berdampak pada profil risiko Perseroan secara keseluruhan.
     -   Direksi telah memastikan bahwa setiap fungsi yang bertanggung jawab dalam pengelolaan risiko
         likuiditas memiliki SDM yang memiliki kompetensi yang memadai.
     -   Direksi telah memastikan bahwa Perseroan memiliki kemampuan pendanaan yang cukup melalui
         serangkaian evaluasi secara berkala.
     -   Direksi telah memastikan bahwa Perseroan memiliki kemampuan pendanaan yang cukup sesuai
         dengan tingkat risiko perusahaan melalui evaluasi dan laporan dwi mingguan dan bulanan dari
         Divisi Corporate Finance.

b.   Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit risiko
     -   Perseroan melakukan pencatatan dan evaluasi secara berkala terhadap aset dan liabilitas yang
         dimiliki.
     -   Direksi melakukan pemantauan terhadap aset dan liabilitas yang dimiliki, melakukan evaluasi secara
         berkala terhadap aset dan liabilitas, melakukan penilaian terhadap eksposur aset dan eksposur
         liabilitas yang mempunyai risiko suku bunga dan nilai tukar, melakukan pemetaan terhadap aset
         yang dimiliki untuk mengetahui aset yang lebih liquid/illiquid daripada liabilitas, dan melakukan
         pengkategorian terhadap konsumen.
     -   Perseroan telah menetapkan proyeksi atas aset dan liabilitas pada laporan rencana bisnis
         Perseroan.
     -   Perseroan telah menetapkan indikator yang merupakan indikator peringatan dini untuk risiko
         likuiditas sebagai alat identifikasi permasalahan dan penentuan mitigasi Risiko Likuiditas
     -   Perseroan telah melakukan stress testing risiko likuiditas yang disesuaikan dengan strategi
         pengelolaan dana perusahaan sehingga dapat menggambarkan dengan baik profil risiko likuiditas
         perusahaan
     -   Limit risiko likuiditas telah konsisten dan relevan dengan bisnis Perusahaan, kompleksitas kegiatan
         usaha Perusahaan, toleransi risiko, karakteristik kegiatan usaha, valuta, pasar di mana Perusahaan
         tersebut aktif melakukan transaksi, data historis, tingkat profitabilitas, dan modal yang tersedia.
     -   Kebijakan mengenai limit telah diterapkan secara konsisten untuk mengelola Risiko Likuiditas,
         antara lain untuk membatasi gap pendanaan pada berbagai jangka waktu dan/atau membatasi
         konsentrasi sumber pendanaan, instrumen atau segmen pasar tertentu.

c.   Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko serta Sistem Informasi
     Manajemen Risiko
     -   Identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko aset dan liabilitas antara
         lain dilakukan dengan mengembangkan Profil Risiko Likuiditas yang dapat digunakan untuk
         mengidentifikasi dan memantau aset dan liabilitas Perseroan.
     -   Direksi secara rutin melakukan analisa untuk mengetahui jumlah aset yang dimiliki dan jumlah
         liabilitas yang harus dipenuhi perseroan untuk menghindari ketidaksesuaian antara aset dan
         liabilitas.
     -   Perseroan juga melakukan pemantauan faktor-faktor makro ekonomi terkait yang dilakukan oleh
         Divisi Corporate Finance.
     -   Perseroan telah memiliki kecukupan yang memadai atas kebijakan, prosedur dan penetapan
         wewenang/tanggung jawab yang jelas untuk setiap satuan/unit kerja yang melaksanakan Fungsi
         Manajemen Risiko untuk risiko dukungan dana (permodalan).
     -   Direksi melakukan pemantauan permodalan Perseroan termasuk tingkat kesehatan keuangan
         sesuai dengan kebijakan dan pedoman Strategi Manajemen Risiko melalui laporan bulanan yang
         disampaikan oleh Divisi Corporate Finance.
     -   Perseroan telah melakukan identifikasi dan analisis terhadap beberapa faktor yang dapat
         meningkatkan eksposur.




                                                  145
Page 170
          -   Perseroan telah melakukan analisis terhadap eksposur risiko lainnya yang dapat meningkatkan
              risiko likuiditas, antara lain risiko suku bunga, risiko kredit, risiko operasional, dan risiko hukum.
          -   Perseroan telah memiliki alat pengukuran yang dapat mengukur secara kuantitatif risiko likuiditas
              secara tepat waktu dan komprehensif. alat pengukuran tersebut juga harus dapat digunakan untuk
              mengukur Risiko Likuiditas yang ditimbulkan oleh aset, liabilitas, dan rekening administratif.
          -   Perseroan telah memiliki sistem informasi manajemen yang baik yang dapat mendukung pelaporan
              atas isu-isu risiko pengelolaan likuiditas.
          -   Implementasi profil risiko yang telah dikembangkan sejak tahun 2020 juga mempermudah Perseroan
              untuk melakukan pemantauan dan evaluasi terkait risiko kecukupan modal. Profil Risiko Likuiditas
              ini disampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris.
          -   Perseroan senantiasa memastikan bahwa sistem informasi manajemen yang dimiliki Perseroan
              cukup memadai dalam rangka mendukung proses perencanaan dan pengambilan keputusan terkait
              permodalan sebagaimana pelaporan yang dilakukan Divisi Corporate Finance kepada Direksi dan
              Dewan Komisaris.

     d.   Sistem pengendalian internal yang menyeluruh
          -    Penerapan 3 Jenjang Pertahanan (Three Lines of Defense) dalam struktur Perseroan yang terdiri
               dari Fungsi Bisnis, Fungsi Manajemen Risiko & Kepatuhan serta Fungsi Audit Internal;
          -    Adanya Fungsi Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) dan Satuan Kerja Kepatuhan (SKK) yang
               berada di bawah Direktorat yang terpisah dari Fungsi Bisnis;
          -    Pengembangan perangkat Penilaian Risiko (Risk Assessment) dimana termasuk didalamnya adalah
               penilaian terhadap risiko likuiditas beserta mitigasinya;
          -    Perseroan terus mengembangkan sistem pengendalian intern untuk risiko aset dan liabilitas, melalui
               Asset Liabilities Management (ALM), yaitu sistem komputerisasi untuk menjaga dan menganalisa
               maturity gap secara harian dan mingguan.

5.   Risiko pasar

     a.   Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris
          -   Direksi dan dewan komisaris senantiasa melakukan pemantauan Risiko Pasar melalui jalur
              pelaporan Risk Dashboard dengan parameter yang disesuaikan dengan model bisnis dan
              kompleksitas bisnis Perseroan.
          -   Divisi Corporate Finance juga senantiasa melaporkan kondisi/highlight tingkat suku bunga secara
              berkala kepada Direksi.
          -   Direksi dan Dewan Komisaris telah memastikan bahwa manajemen risiko untuk risiko pasar
              dilakukan secara efektif dan terintegrasi dengan manajemen risiko untuk lainnya yang dapat
              berdampak pada profil risiko perusahaan secara keseluruhan.
          -   Direksi telah memastikan kejelasan wewenang dan tanggung jawab pengelolaan risiko pasar,
              kecukupan sistem untuk mengukur risiko pasar, struktur limit yang memadai untuk pengambilan
              risiko, pengendalian internal yang efektif, dan sistem pelaporan yang komprehensif, berkala, dan
              tepat waktu.

     b.   Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit risiko
          -   Sejalan dengan penerapan manajemen risiko terkait dengan regulasi OJK yakni POJK 28/
              POJK.05/2020 terkait dengan Penilaian Tingkat Kesehatan Perusahaan Lembaga Jasa Keuangan
              Non Bank dan SEOJK 11/ SEOJK 05/2020 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Perusahaan
              Pembiayaan dan Perusaaan Pembiayaan Syariah, maka Perseroan telah menyesuaikan kebijakan
              atas risiko ini yang masuk kedalam faktor risiko pasar.
          -   Perseroan telah memiliki kebijakan dalam rangka menghadapi perubahan harga pasar atas aset
              yang dimiliki oleh Perseroan. Kebijakan tersebut harus mempertimbangkan posisi aset dan liabilitas
              Perseroan baik secara jangka pendek, maupun jangka panjang
          -   Perseroan telah memiliki prosedur penilaian investasi yang memadai dalam rangka menghadapi
              perubahan kondisi pasar.
          -   Perseroan telah memastikan konsistensi penetapan limit bagi berbagai jenis instrumen yang
              memiliki eksposur risiko pasar.
          -   Perseroan telah menetapkan limit berdasarkan pengelompokkan jenis instrumen yang memiliki
              karakteristik yang sama.



                                                       146
Page 171
     c.   Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko serta Sistem Informasi
          Manajemen Risiko
          -   Proses pengelolaan risiko dalam tingkat risiko suku bunga telah diimplementasikan oleh Perseroan
              dengan kolaborasi antar divisi terkait dan juga dilaporkan kepada Direksi dan Dewan Komisaris
              melalui komite yang tersedia.
          -   Perseroan melakukan benchmarking bahkan hingga indikasi rate harian yang akan diberlakukan
              untuk rate yang kompetitif yang dapat diperoleh perusahaan guna memastikan Perseroan
              mendapatkan margin terbaik untuk mendukung strategi bisnis Perseroan.
          -   Salah satu hal yang digunakan untuk melakukan pengendalian risiko suku bunga, maka Perseroan
              juga melakukan mitigasi lindung nilai (hedging) dalam menghadapi risiko fluktuasi suku bunga
              yang dapat berdampak signifikan kepada Perseroan.
          -   Manajemen telah mengambil langkah-langkah dalam rangka pengendalian risiko termasuk
              pencegahan terjadinya kerugian risiko pasar yang lebih besar.

     d.   Sistem pengendalian internal yang menyeluruh
          -    Penerapan 3 Jenjang Pertahanan (Three lines of Defense) dalam struktur Perseroan yang terdiri
               dari Fungsi Bisnis, Fungsi Manajemen Risiko & Kepatuhan serta Fungsi Audit Internal;
          -    Adanya Fungsi Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) dan Satuan Kerja Kepatuhan (SKK) yang
               berada di bawah Direktorat yang terpisah dari Fungsi Bisnis;
          -    Pengembangan perangkat penilaian risiko (Risk Assessment) dimana termasuk di dalamnya adalah
               penilaian terhadap risiko likuiditas beserta mitigasinya;
          -    Tingkat risiko ini dipantau dan dilaporkan kepada Direksi dan Dewan komisaris melalui risk
               dashboard dan tindak lanjut yang dilakukan apabila mendapatkan arahan arahan yang harus
               dilakukan terkait dengan hasil pelaporan tersebut.
          -    Perseroan telah memiliki sistem pengendalian internal yang memadai untuk memastikan transaksi
               dan proses terkait dengan market risk taking dilakukan dengan mengacu pada kebijakan, prosedur,
               dan limit yang telah ditetapkan.

6.   Risiko hukum

     a.   Pengawasan aktif Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah
          -   Sepanjang tahun 2023, Direksi senantiasa membahas setiap perkara hukum yang dihadapi
              Perseroan yang memiliki dampak siginifikan bagi Perseroan dalam rapat dan juga disampaikan
              kepada Dewan Komisaris khususnya melalui Komite di bawah Dewan Komisaris dalam hal ini
              Komite Pemantau Risiko.
          -   Direksi dan Dewan Komisaris telah memastikan bahwa penerapan manajemen risiko untuk risiko
              hukum dilakukan secara efektif dan terintegrasi dengan penerapan manajemen risiko untuk lainnya
              yang dapat berdampak pada profil risiko perusahaan secara keseluruhan.
          -   Direksi telah menetapkan mekanisme komunikasi yang efektif, termasuk dengan melibatkan pegawai
              perusahaaan, atas permasalahan hukum yang dihadapi dengan bagian hukum atau fungsi terkait
              agar risiko hukum dapat segera dicegah dan dikendalikan.
          -   Direksi dan Dewan Komisaris telah menerapkan legal governance yaitu suatu tata kelola untuk
              membentuk, mengeksekusi, dan menginterpretasikan ketentuan peraturan perundang-undangan
              dan ketentuan internal termasuk standar perjanjian yang digunakan.
          -   Direksi telah memastikan terdapat legal consistency pada setiap kegiatan usahanya yaitu adanya
              keselarasan antara kegiatan atau aktivitas usaha yang dilakukan dengan ketentuan dan tidak
              menimbulkan suatu ambiguitas dalam suatu perjanjian yang dibuat oleh Perseroan.
          -   Direksi telah memastikan adanya legal completeness, agar seluruh hal yang diatur oleh ketentuan
              baik yang bersifat nasional maupun internasional dapat diimplementasikan dengan baik oleh
              Perseroan, termasuk larangan dalam ketentuan, diatur secara jelas dalam ketentuan internal
              Perseroan.
          -   Perseroan telah menerapkan Langkah-langkah hukum yang diperlukan atas pelanggaran signifikan
              yang dilakukan oleh karyawan sebagai bagian dari tindakan recovery dari kerugian yang mungkin
              diakibatkan oleh risiko hukum.
          -   Perseroan telah memiliki fungsi yang berperan sebagai legal advisor yang menyediakan analisis
              atau advise hukum kepada seluruh pegawai pada setiap jenjang organisasi.
          -   Perseroan telah memiliki fungsi independen yang menilai dan memantau secara berkelanjutan
              implementasi manajemen risiko untuk risiko hukum.


                                                      147
Page 172
     b.   Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit risiko
          -   Perseroan berkomitmen untuk memberikan informasi secara terbuka dan akurat demi kepentingan
              pemangku kepentingan dengan tetap memperhatikan rahasia perusahaan, rahasia jabatan dan
              hak-hak pribadi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
          -   Perseroan menerapkan prinsip akuntabilitas yang jelas di setiap fungsi, tugas, wewenang dan
              tanggung jawab organ perusahaan.
          -   Perseroan telah memiliki dan melaksanakan prosedur analisis aspek hukum terhadap kegiatan
              usaha baru.
          -   Perseroan telah melakukan evaluasi dan pengkinian kebijakan dan prosedur pengendalian risiko
              hukum secara berkala sesuai dengan perkembangan eksternal dan internal perusahaan, seperti
              perubahan ketentuan.

     c.   Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko serta Sistem Informasi
          Manajemen Risiko
          -   Perseroan telah memiliki metode pengukuran risiko untuk risiko hukum yang memadai dan
              terintegrasi dengan kerangka manajemen risiko perusahaan, baik menggunakan pendekatan
              secara kuantitatif maupun kualitatif.
          -   Perusahaan telah melakukan pemantauan terhadap risiko hukum melalui profil risiko dan kualitas
              penerapan manajemen risiko hukum berdasarkan limit yang telah ditetapkan, serta melakukan
              evaluasi terhadap penilaian profil risiko tersebut
          -   Perseroan telah memiliki mekanisme penilaian peringatan dini melalui komite yang dibentuk untuk
              mengawasi setiap pelanggaran sehingga dapat melakukan respon dan mitigasi dengan cepat.
          -   Perseroan telah mencatat dan menatausahakan setiap kejadian, termasuk proses litigasi yang
              terkait dengan Risiko Hukum beserta jumlah potensi kerugian yang diakibatkan oleh kejadian
              dimaksud dalam suatu administrasi data.

     d.   Sistem pengendalian internal yang menyeluruh
          -    Penerapan 3 Jenjang Pertahanan (Three Lines of Defense) dalam struktur Perseroan yang terdiri
               dari Fungsi Bisnis, Fungsi Manajemen Risiko & Kepatuhan serta Fungsi Audit Internal.
          -    Adanya Fungsi Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) dan Satuan Kerja Kepatuhan (SKK) yang
               berada di bawah Direktorat yang terpisah dari Fungsi BisnisImplementasi perangkat penilaian
               risiko (Risk Assessment) dimana termasuk didalamnya adalah penilaian terhadap risiko hukum
               beserta mitigasinya.
          -    Pengendalian intern menjadi bagian yang penting bagi Perseroan guna memastikan proses bisnis
               berjalan dengan efektif dalam mencapai tujuan dan sasaran perusahaan.
          -    Perseroan senantiasa melakukan evaluasi secara berkala yang dalam hal ini Divisi Corporate
               Planning & Secretary, Divisi Risk Management & Compliance serta Divisi Legal & Litigation, serta
               Divisi terkait lainnya untuk memastikan pemenuhan dan pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola
               yang baik, serta ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku.
          -    Perseroan telah memiliki sitem pengendalian intern antara lain untuk memastikan kesesuaian
               dengan aturan perundang-undangan serta kebijakan dan peraturan dalam perusahaan.

7.   Risiko kepatuhan

     a.   Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris
          -   Dewan Komisaris secara aktif melaksanakan fungsi pengawasan terhadap Direksi dan Perseroan
              melalui penyelenggaraan rapat gabungan Direksi dan Dewan Komisaris sebanyak 4 (empat) kali
              di tahun 2023.
          -   Terkait fungsi pengelolaan, Direksi Perseroan secara rutin menyelenggarakan rapat sebanyak 31
              (tiga puluh satu) kali di tahun 2023.
          -   Dalam memantu fungsi pengawasan, Dewan Komisaris membawahi 3 (tiga) Komite yakni Komite
              Audit dan Komite Nominasi dan Remunerasi dan Komite Pemantau Risiko yang secara berkala
              menyelenggarakan pertemuan untuk membahas hal-hal terkait fungsi dan wewenangnya untuk
              kemudian disampaikan dan/atau diusulkan kepada Dewan Komisaris.
          -   Pada tahun 2023, Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi
              dan Komite Pemantau Risiko yang diketuai oleh Komisaris Independen. Fungsi komite – komite
              ini adalah untuk memastikan bahwa sistem pemeriksaan dan pemantauan oleh Dewan Komisaris
              berjalan maskimal untuk mewujudkan prinsip Tata Kelola Yang Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan


                                                      148
Page 173
     -   Dewan Komisaris dan Direksi telah menyusun laporan atas pelaksanaan kerja, pencapaian, dan
         penerapan tata kelola yang baik yang diungkapkan dalam Laporan Tahunan Tahun Buku 2022,
         disampaikan dalam RUPS Tahunan yang diselenggarakan di tahun 2023, dan telah dipublikasikan
         di situs web Perseroan.
     -   Perseroan telah memiliki kebijakan anti korupsi dan penyuapan yang telah menyesuaikan dengan
         arahan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Komisi Pemberantasann Korupsi (KPK) yang telah
         disampaikan kepada OJK pada Juni 2023;
     -   Perseroan telah memiliki Kebijakan Perlindungan Konsumen dan Masyarakat yang telah
         menyesuaikan dengan POJK No. 6/POJK.07/2023 Tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat
         di Sektor Jasa Keuangan sejak tahun 2022;
     -   Perseroan telah memiliki Fungsi Perlindungan Konsumen dan Masyarakat yang dirangkap oleh
         Fungsi Kepatuhan sejak tahun 2022;
     -   Perseroan telah memiliki Pejabat yang melaksanakan fungsi pelindungan data pribadi yang
         didukung oleh Task Force untuk mendukung fungsi tersebut sesuai dengan Undang Undang No. 27
         tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi;
     -   Seluruh Direksi Perseroan telah memperoleh sertifikat ahli pembiayaan dan seluruh Dewan
         Komisaris telah memiliki sertifikat dasar Komisaris dari lembaga sertifikasi yang ditunjuk serta
         sertifikasi Manajemen Risiko untuk Direktur yang memimpin Divisi Manajemen Risiko. Pada tahun
         2023, seluruh Direksi dan Dewan Komisaris telah melakukan pemenuhan syarakat keberlanjutan;
     -   Direksi Perseroan melakukan supervisi atas Direktorat masing-masing sesuai dengan bidang dan
         keahlian yang dimiliki.
     -   Komite Nominasi dan Remunerasi telah melakukan rapat sebanyak 3 (tiga) kali sepanjang tahun
         2023. Komite Audit telah melakukan rapat sebanyak 6 (enam) kali sepanjang tahun 2023; dan
         Komite Pemantau Risiko telah melakukan rapat sebanyak 4 (empat) kali sepanjang tahun 2023;
     -   Perseroan telah memiliki Pedoman Kerja (Charter) Dewan Komisaris, Pedoman Kerja Direksi,
         Pedoman Kerja Komite Audit, dan Komite Nominasi dan Remunerasi, dan Komite Pemantau Risiko.
         Pedoman kerja tersebut snenatiasa dilakukan pnegkajian secae berkala.
     -   Direksi dan Dewan Komisaris telah memastikan bahwa manajemen risiko untuk risiko kepatuhan
         dilakukan secara terintegrasi dengan manajemen risiko lainnya yang dapat berdampak pada profil
         risiko kepatuhan perusahaan secara keseluruhan.
     -   Direksi dan Dewan Komisaris telah memastikan bahwa setiap permasalahan kepatuhan yang timbul
         dapat diselesaikan secara efektif oleh fungsi terkait dan dilakukan pemantauan atas tindakan
         perbaikan oleh fungsi kepatuhan.
     -   Direktur yang membawahkan fungsi kepatuhan telah melaksanakan tanggung jawab sebagaimana
         diatur dalam ketentuan yang mengatur mengenai pelaksanaan fungsi kepatuhan Perseroan.
     -   Perseroan telah memiliki fungsi manajemen risiko untuk risiko kepatuhan yang memadai dengan
         wewenang dan tanggung jawab yang jelas untuk masing-masing satuan atau unit kerja yang
         melaksanakan fungsi manajemen risiko untuk risiko kepatuhan.
     -   Perseroan telah memiliki Satuan Kerja Kepatuhan yang memiliki tugas, kewenangan, dan tanggung
         jawab paling sedikit sebagaimana diatur dalam ketentuan yang mengatur mengenai pelaksanaan
         fungsi kepatuhan Perseroan.

b.   Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit risiko
     -   Perseroan telah menetapkan kebijakan, prosedur dan penetapan limit terkait risiko kepengurusan,
         sebagaimana tercantum dalam Perjanjian Tata Kelola yang ditandatangani oleh masing-masing
         Direktur.
     -   Perseroan telah menetapkan periode jabatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris dalam anggaran
         dasar Perseroan.
     -   Direksi atas persetujuan Dewan Komisaris melakukan evaluasi terhadap kebijakan, prosedur dan
         penetapan limit, terhadap perubahan peraturan perundang-undangan.
     -   Perseroan senantiasa mematuhi ketentuan dan peraturan perundang-undangan.
     -   Setiap tahunnya, Perseroan telah memiliki rencana kerja kepatuhan yang memadai.
     -   Perseroan senantiasa memastikan efektivitas penerapan manajemen risiko untuk risiko kepatuhan,
         terutama dalam rangka penyusunan kebijakan dan prosedur telah sesuai dengan standar yang
         berlaku secara umum, ketentuan, dan/atau peraturan perundang-undangan




                                                149
Page 174
c.   Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko serta Sistem Informasi
     Manajemen Risiko
     -   Perseroan berupaya menerapkan prinsip-prinsip tata kelola di setiap aspek bisnis untuk
         menciptakan tata kelola yang efektif, efisien dan berkesinambungan.
         a) Dalam melakukan pengendalian risiko tata kelola, Perseroan berupaya melakukan:
         b) Sosialisasi secara transparan hasil keputusan Direksi/Dewan Komisaris kepada kepala Divisi.
         c) Penerapan sistem pendeteksian dini untuk mencegah terjadinya potensi kerugian perusahaan
              seperti komite yang dibentuk untuk mengawasi setiap pelanggaran sehingga dapat melakukan
              respon dan mitigasi dengan cepat, seperti PRFC dan Tableau;
         d) Penetapan fungsi dan tugas masing-masing satuan kerja secara jelas sehingga masing-masing
              pihak dapat melaksanakan fungsi dan tugasnya dengan baik;
         e) Memiliki pedoman dan menerapkan dengan baik ukuran kinerja dan sistem reward and
              punishment kepada seluruh jajaran di Perseroan seperti yang tertuang dalam skema insentif/
              bonus dan KPI baik ditingkat divisi maupun kantor jaringan;
         f) Melakukan evaluasi secara berkala penerapan manajemen risiko minimal sekali dalam satu
              tahun
     -   Perseroan juga memiliki Compliance Dashboard yang dikembangkan sejak 2020 dan tetap
         digunakan menjadi salah satu tools dalam melakukan pemantauan kepatuhan terhadap regulasi
         hingga saat ini.
     -   Satuan Kerja Kepatuhan mulai mengembangkan dan mengimplementasikan mekanisme pemantauan
         pemenuhan pelaporan kepada regulator yang disebut Compliance Monthly Monitoring Report dan
         Laporan kepatuhan tiap semester.
     -   Perseroan telah memiliki mekanisme penetapan batas minimum kehadiran dalam setahun untuk
         anggota Direksi dan Dewan Komisaris.
     -   Perseroan melakukan pemantauan terhadap legalitas dokumentasi penunjukkan dan pemberhentian
         Direksi dan/atau Komisaris, termasuk memperhatikan jumlah dan komposisi Direksi dan Dewan
         Komisaris sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.
     -   Perseroan telah melakukan identifikasi dan analisis terhadap beberapa faktor yang dapat
         meningkatkan eksposur Risiko Kepatuhan.
     -   Perseroan juga telah membangun suatu sistem terintegrasi yang dapat menginformasikan kepada
         divisi-divisi terkait atas kewajiban pelaporan yang harus dipenuhi untuk meminimalisir risiko
         kepatuhan.
     -   Satuan Kerja Kepatuhan telah melaksanakan pemantauan dan pelaporan risiko kepatuhan yang
         terjadi kepada Direksi Perseroan baik sewaktu-waktu pada saat terjadinya Risiko Kepatuhan
         maupun secara berkala.
     -   Perseroan telah memiliki database yang berisi profil, periode jabatan, syarat keberlanjutan dan
         informasi lain terkait Direksi/Dewan Komisaris secara lengkap.
     -   Perseroan mengembangkan Risk Management and Compliance Dashboard yang antara lain
         memantau komposisi anggota Direksi dan Dewan Komisaris agar sesuai dengan peraturan yang
         berlaku.

d.   Sistem pengendalian internal yang menyeluruh
     -    Penerapan 3 Jenjang Pertahanan (Three Lines of Defense) dalam struktur Perseroan yang terdiri
          dari Fungsi Bisnis, Fungsi Manajemen Risiko & Kepatuhan serta Fungsi Audit Internal;
     -    Pembentukan Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) dan Satuan Kerja Kepatuhan (SKK) yang
          telah dilakukan Perseroan sejak kuartal III tahun 2019 yang berada di bawah Direktorat yang
          terpisah dari Fungsi Bisnis;
     -    Mengembangkan perangkat penilaian risiko (risk assessment) dimana termasuk didalamnya adalah
          penilaian terhadap risiko kepatuhan beserta mitigasinya;
     -    Perseroan memiliki satuan kerja kepatuhan yang rutin maupun sewaktu waktu dapat menyampaikan
          laporan dan temuan serta tindakan yang dilakukan untuk mencegah dan atau mengatasi indikasi
          ketidakpatuhan. Laporan tersebut dipastikan sampai ke Direksi dan Dewan Komisaris.
     -    Perseroan, melalui Satuan Kerja Kepatuhan (SKK) memastikan bahwa Perseroan selalu terupdate
          terkait dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan perundangan lainnya yang berhubungan
          dengan bidang usaha Perseroan;
     -    Seluruh aktivitas Direksi dan Dewan Komisaris dilaporkan secara berkala dalam rapat Dewan
          Komisaris dan akan dipertanggungjawabkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham.



                                                 150
Page 175
8.   Risiko reputasi

     a.   Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Komisaris
          -   Direksi Perseroan telah memantau posisi risiko reputasi seperti tingkat dan penyelesaian keluhan
              pelanggan hingga pemberitaan di media dalam laporan risk dashboard secara periodik. Direksi juga
              memberikan pengarahan dan tindak lanjut apabila terdapah hal-hal yang harus menjadi perhatian
              khusus terkait dengan pemantauan dan laporan atas faktor risiko reputasi ini. Pelaporan ini juga
              dilaporkan kepada Komisaris Independen melalui jalur pelaporan Profil Risiko yang dipresentasikan
              kepada Komite Pemantau Risiko dan dihadiri oleh komisaris independen sebagai ketua komite
              Audit.
          -   Direksi juga dapat memberikan arahan secara ad-hoc apabila terjadi hal hal signifikan yang
              berdampak langsung kepada Perseroan guna memitigasi risiko atas reputasi ini.
          -   Direksi dan Dewan Komisaris telah memastikan bahwa penerapan manajemen risiko untuk risiko
              hukum dilakukan secara efektif dan terintegrasi dengan penerapan manajemen risiko untuk lainnya
              yang dapat berdampak pada profil risiko perusahaan secara keseluruhan.
          -   Direksi dan Dewan Komisaris telah memberikan perhatian terhadap pelaksanaan manajemen
              risiko untuk risiko reputasi oleh fungsi terkait di Perseroan, khususnya fungsi yang berhubungan
              dengan interaksi dengan pihak eksternal.
          -   Direksi dan Dewan Komisaris telah berperilaku secara profesional dan menjaga etika bisnis
              sehingga dapat menjadi contoh bagi seluruh elemen organisasi Perseroan dalam upaya membangun
              dan menjaga reputasi.
          -   Direksi telah menetapkan alur penyampaian informasi kepada debitur dan pihak eksternal lainnya
              terkait dengan kegiatan usaha Perusahaan dalam rangka mengendalikan risiko reputasi.
          -   Perseroan perlu menyediakan layanan terpusat untuk menangani pertanyaan, saran, atau keluhan
              dari Debitur misalnya dalam bentuk layanan BAF Care.
          -   Seluruh pegawai termasuk manajemen fungsi bisnis dan operasional dan fungsi pendukung
              Perseroan harus menjadi bagian dari struktur pelaksana manajemen risiko untuk risiko reputasi,
              mengingat reputasi merupakan hasil dari seluruh kegiatan usaha perusahaan.

     b.   Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit risiko
          -   Perseroan telah memliki kebijakan prosedur terkait pengangan pengaduan atau keluhan konsumen.
              Penanganan pengaduan konsumen tersebut senantiasa berperdoman pada Peraturan OJK Nomor
              06/POJK.07/2022 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan, dan
              Surat Edaran OJK Nomor 2/SEOJK.07/2014 tentang Pelayanan dan Penyelesaian Pengaduan
              Konsumen Pada Pelaku Usaha Jasa Keuangan serta ketentuan peraturan perundang-undangan
              lain yang relevan, termasuk POJK No. 18/POJK.7/2018 tentang Layanan Pengaduan Konsumen
              di Sektor Jasa Keuangan dan SEOJK No. 17/SEOJK.07/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan
              Layanan Pengaduan Konsumen di sektor Jasa Keuangan.
          -   Sejalan dengan penerapan Manajemen Risiko yakni POJK 28/POJK.05/2020 terkait dengan
              Penilaian Tingkat Kesehatan Perusahaan Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank, maka Perseroan
              telah menyesuaikan kebijakan atas risiko ini yang masuk ke dalam faktor risiko reputasi.
          -   Perseroan telah mempunyai kebijakan dan prosedur tertulis yang memenuhi prinsip-prinsip
              transparansi dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen dan pemangku
              kepentingan lainnya untuk mengendalikan Risiko Reputasi. Kebijakan tersebut harus sejalan
              dengan ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai perlindungan
              konsumen.
          -   Perseroan telah memiliki dan melaksanakan kebijakan komunikasi yang tepat dalam rangka
              menghadapi berita atau publikasi yang bersifat negatif atau mencegah informasi yang cenderung
              kontraproduktif, antara lain dengan cara menerapkan strategi penggunaan media yang efektif
              untuk menghadapi berita negatif.
          -   Perseroan telah mempunyai protokol khusus untuk pengelolaan reputasi pada saat krisis sehingga
              dapat dengan cepat mengantisipasi peningkatan Risiko Reputasi pada saat krisis. Penilaian atas
              faktor ini mencakup struktur manajemen krisis dan prosedur manual manajemen krisis




                                                      151
Page 176
    c.   Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko serta Sistem Informasi
         Manajemen Risiko
         -   Proses pengelolaan risiko reputasi telah diimplementasikan oleh Perseroan dengan kolaborasi
             antar divisi terkait. Proses pelaksanaan pengelolaan risiko reputasi ini dilakukan dengan kolaborasi
             kepada divisi terkait seperti Communication & Branding, BAF Care dan divisi terkait lainnya
             termasuk fungsi operasional di kantor jaringan.
         -   Khusus untuk pengaduan konsumen di Perseroan ditangani oleh BAF Care yang memiliki berbagai
             saluran pengaduan seperti BAF Care hotline, BAF Care e-mail, BAF Care SMS hotline. Selain itu,
             Perseroan juga menyediakan sarana melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram,
             BAF Mobile, Live Chat melalui Line dan Website BAF ataupun melalui kantor jaringan Perseroan.
         -   Perseroan senantiasa melakukan pemantauan atas publikasi dan keterbukaan Informasi lainnya
             Perseroan di media ataupun di publik yang dilakukan oleh Communication & Branding dan Corporate
             Planning & Secretary.
         -   Perseroan mencatat dan menatausahakan setiap kejadian yang terkait dengan risiko reputasi
             termasuk jumlah potensi kerugian dalam suatu administrasi data.
         -   Perseroan dapat menggunakan beberapa sumber informasi untuk mengidentifikasi dampak dari
             risiko reputasi antara lain pemberitaan media massa, situs web Perseroan, dan hasil analisis
             media sosial, pengaduan debitur melalui layanan call center, atau kuesioner kepuasan debitur.
         -   Perseroan harus segera menindaklanjuti dan mengatasi adanya keluhan konsumen dan gugatan
             hukum yang dapat meningkatkan eksposur risiko reputasi.
         -   Perseroan harus mengembangkan mekanisme yang andal dalam melakukan tindakan pengendalian
             risiko reputasi yang efektif.
         -   Perseroan telah memiliki sistem penanganan keluhan debitur yang diimplementasikan di BAF
             Care dan penangangan keluhan ini akan dilaporkan secara berkala kepada manajemen. Selama
             tahun 2023, terdapat 1.737 pengaduan yang diterima dan sebesar 99,25% telah diselesaikan.
         -   Dengan kerja sama divisi terkait, Perseroan senantiasa memantau pemberitaan-pemberitaan
             negatif terhadap Perseroan untuk kemudian ditindalanjuti.
         -   Perseroan memiliki prosedur reguler dan mekanisme pelaporan risiko reputasi atau kejadian yang
             menimbulkan risiko reputasi baik dalam bentuk tertulis maupun dalam bentuk sistem elektronik
             termasuk pembahasan dalam board atau management meeting.

    d.   Sistem pengendalian internal yang menyeluruh
         -    Penerapan 3 Jenjang Pertahanan (Three Lines of Defense) dalam struktur Perseroan terdiri dari
              Fungsi Bisnis, Fungsi Manajemen Risiko & Kepatuhan serta Fungsi Audit Internal;
         -    Mengembangkan perangkat Penilaian Risiko (Risk Assessment) dimana termasuk didalamnya
              adalah penilaian terhadap risiko reputasi beserta mitigasinya;
         -    Pelaporan risiko reputasi ini dilaporkan hingga ke Direksi dan Dewan Komisaris melalui jalur
              pelaporan Komite Pemantau Risiko yang dihadiri oleh Komisaris Independen dalam pelaporan
              Risk Dashboard bagian seperti jumlah keluhan yang masuk, penanganan keluhan hingga adanya
              pemberitaan negative (negative publicity) baik dari media cetak, elektronik dan media sosial yang
              mungkin berdampak pada reputasi Perseroan.
         -    Perseroan juga secara berkala menyosialisasikan nilai-nilai perusahaan (corporate values) kepada
              karyawan untuk membangun awareness pentingnya reputasi Perseroan yang juga terefleksi dari
              citra karyawan Perseroan.
         -    Perseroan juga telah melakukan service monitoring dan service coaching secara berkala yang
              diharapkan dapat terus meningkatkan dan menjaga konsistensi standar layanan prima kepada
              konsumen.

9.10.    Program Tanggung Jawab Sosial (Corporate Social Responsibility atau CSR)

Program CSR merupakan bentuk kepedulian yang dilaksanakan oleh Perseroan di kantor pusat maupun di kantor-
kantor cabang dengantujuan untuk lebih mendekatkan Perseroan dengan para stakeholder Perseroan termasuk
masyarakat di lingkungan tempat Perseroan melakukan kegiatan usaha. Perseroan juga selalu melibatkan
karyawannya dalam program CSR Perseroan agar dapat meningkatkan rasa kekerabatan dan kualitas komunikasi
antar karyawan. Rasa kepedulian yang ditimbulkan dalam program ini diharapkan dapat meningkatkan semangat




                                                      152
Page 177
pelayanan konsumen di kalangan karyawan Perseroan. Selama tahun 2023, Perseroan telah melaksanakan
berbagai kegiatan yang berorientasi pada pengembangan sosial dan kemasyarakatan baik di bidang pendidikan
dan bidang sosial, sebagai berikut:

a.   Kegiatan BAF Caring For Children “BAF Anniversary”
     Dalam rangka menyambut 26 th BAF Anniversary, Perseroan mengadakan kegiatan sosial dengan tema “BAF
     Funtastic Land” pada 24 September 2023 yang diselenggarakan di 6 (enam) kota sebagai representasi
     wilayah operasional Perseroan di seluruh Indonesia dan bantuan tersebut diterima dengan total keseluruhan
     657 anak-anak Indonesia. Kota-kota yang terpilih antara lain yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya,
     Makkasar, dan Medan. Bantuan yang diberikan dalam kegiatan ini berupa donasai uang tunai untuk sebanak
     21 sekolah/yayasan.

b.   BAF Berbagi di Bulan Ramadan
     Perseroan menyelenggarakan BAF Peduli di Bulan Ramadhan pada tanggal 14 April 2023 dengan tema
     “Belanja Bersama Anak Yatim/Piatu/Duafa/Penyandang Disabilitas”. Kegatan ini diselenggarakan di 12 (dua
     belas) kota yang tersebar di Indonesia yaitu Jakarta, Cianjur, Bogor, Bandung, Semarang, Purwokerto,
     Surabaya, Malang, Makassar, Ambon, Medan, dan Aceh. Sebanyak lebih dari 400 anak yatim piatu, duafa,
     serta penyandang disabilitas melakukan kegiatan berbelanja bersama di salah satu minimarket atau
     supermarket di kota tersebut.

c.   BAF Berbagi Year End
     Pada akhir tahun 2023, Perseroan menyelenggarakan kegiatan BAF Year End pada tanggal 15 Desember
     2023. Kegiatan tersebut diselenggarakan di 9 (sembilan) kota yang tersebar di Indonesia di antaranya
     Medan, Pakembang, Jakarta, Bandung, Semarang Surabaya, Samarinda, Makassar, dan Manado. Sebanyak
     lebih dari 300 anak yatim piatu melakukan kegiatan berbelanja bersama di salah satu minimarket atau
     supermarket di kota tersebut.

d.   BAF Lions Run – Charity Run
     Perseroan kembali menyelenggarakan BAF Lions Run 2023. Kegiatan lari sekaligus ajang donasi ini
     diselenggarkan secara virtual pada tanggal 6 Agustus 2023. Charity run bertema “Run againts Hunger”
     ini diikuti oleh 3.500 pelari yang bersal dari Indonesia hingga macanegara. BAF Lions Run 2023 – Run
     againts Hunger merupakan charity run yang bertujuan menggalang dana untuk mengentaskan kelaparan di
     Indonesia, serta mengajak masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dan kebugaran dengan berolahraga
     secara rutin. Perseroan memberikan bantuan donasi untuk mengentaskan kemiskinan di Indoensia senilai
     Rp200 juta. Penyerahan donasi dilakukan oleh Presiden Direktur Perseroan – Lynn Ramli kepada perwakilan
     Yayasan Lion Indonesia (YLI).

e.   Orang Tua Asuh
     Perseroan menyadari bahwa tidak semua anak-anak Indonesia di daerah bisa mendapatkan kualitas
     pendidikan yang sama dengan anak-anak perkotaan. Oleh karena itu, Perseroan memiliki program Orang
     Tua Asuh yang diinisiasi sejak tahun 2020 yang bertujuan untuk memberikan donasi kepada anak-anak
     sekolah dasar. Di tahun 2023, pelaksanaan Orang Tuas Asuh menargetkan anak-anak sekolah dasar di
     Kalimantan Selatan. Program ini melibatkan partisipasi karyawan Perseroan untuk menjadi Orang Tua Asuh
     dalam membantu mewujudkan pendidikan yang layak untuk 680 (enam ratus delapan puluh) anak-anak di
     Kalimantan Selatan yang tersebar di 12 Sekolah Dasar Negeri (SDN) yaitu SDN 9 Wakate, SDN Islam AL
     Khairiyah Ory, SDN 41, SDN 346 Maluku Tengah, SDN 94 Maluku Tengah, SD Inpres Ngafan, SDI Rerean,
     SDN 212 Maluku Tengah, SDN 179 Maluku Tengah, SDN 156 Maluku Tengah, SDN 251 Maluku Tengah,
     dan SDN 236 Maluku Tengah.

f.   Safety Riding Science for Kids
     Perseroan kembali menyelenggarakan kegiatan CSR Safety Riding Science for Kids pada 3-4 Juli 2023
     pada acara Pekan Raya Jakarta (PRJ). Sekitar 365 anak-anak berusia 7 sampai 15 tahun berasal dari SOS
     Children’s Villages Indonesia dan Yayasan Alpha Indonesia berpartisipasi pada kegiatan tersebut. Kegiatan
     ini bertujuan untuk mengedukasi anak-anak sejak dini mengenai keamanan dan keselamatan berkendara
     di jalan raya.




                                                     153
Page 178
g.   BAF United for Care
     Pertama kali diselenggarakan di tahun 2023 pada Agustus-September, BAF United for Care menitikberatkan
     pada interaksi karyawan dengan anak-anak penerima bantuan yang terbagi menjadi berbagai kegiatan.
     Kegiatan ini melibatkan lebih dari 800 karyawan di kantor pusat dan kantor cabang yang diselenggarakan
     di 10 kota yang tersebar di Indonesia, seperti Jakarta, Bandun, Surabaya, Semarang, Makassar, Medan,
     Purwakarta, Banten, Yogyakarta, dan Sentul. Sebanyaklebih dari 1.100 anak penerima bantuan mengikuti
     kegiatan ini.

h.   BAF Eco Move
     Tahun 2023 adalah tahun ke-3 BAF Eco Move diselenggarakan, yang merupakan gerakan penghijauan
     dalam mewujudkan kepedulian terhadap lingkungan. BAF Eco Move tahun 2023 difokuskan pada penanaman
     lebih dari 20.000 bibit pohon bakau di 6 pesisir pantai di Indonesia sebagai upaya dukungan penghijauan
     lingkungan, melindungi kawasan pesisir pantai dari gelombang besar, mencegah terjadinya erosi, dan lainnya.




                                                      154
Page 179
      9.10. Struktur Organisasi Perseroan

      Struktur organisasi Perseroan pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:




155
                                                                                           155
Page 180
10.		      SUMBER DAYA MANUSIA

Perseroan menyadari pentingnya peranan sumber daya manusia dalam upaya untuk mencapai keberhasilan
usaha. Oleh karena itu, Perseroan memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mengembangkan karirnya
dan mendapatkan pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia secara terencana dan berkesinambungan
melalui berbagai seminar dan pelatihan.

Dalam hal peningkatan produktivitas kerja, Perseroan selalu berusaha untuk menciptakan suasana kerja yang
baik dan memberikan kesempatan kepada karyawan untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, ketrampilan
serta kemampuan karyawan melalui berbagai seminar, pelatihan, lokakarya atau kursus-kursus tertentu bidang
tugasnya masing-masing, baik yang diadakan di dalam maupun di luar Perseroan serta mengadakan kegiatan-
kegiatan lain yang dapat diikuti oleh seluruh atau sebagian karyawan.

10.1.      Komposisi Karyawan

Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah karyawan Perseroan adalah 3.774 orang, dengan komposisi sebagai
berikut:

Komposisi karyawan berdasarkan status

                                                                    31 Desember 2023      31 Desember 2022
Karyawan tetap                                                                    3.501                 3.675
Karyawan kontrak                                                                    273                   346
Jumlah                                                                            3.774                 4.021


Komposisi karyawan tetap berdasarkan jenjang jabatan

                                                                    31 Desember 2023      31 Desember 2022
Executive Officer                                                                    11                    10
Division Head dan Deputy Division Head                                               46                    40
Department Head                                                                     144                   144
Tenaga Ahli                                                                           3                     2
Deputy Departement Head                                                             354                   339
Supervisor                                                                          769                   756
Staf                                                                              2.447                 2.730
Jumlah                                                                            3.774                 4.021


Komposisi karyawan tetap berdasarkan jenjang pendidikan

                                                                    31 Desember 2023      31 Desember 2022
<D3                                                                                 451                   523
D3                                                                                  677                   737
S1 atau setara dengan S1 (D4)                                                     2.599                 2.724
S2                                                                                   47                    37
Jumlah                                                                            3.774                 4.021


Komposisi karyawan tetap berdasarkan jenjang usia

                                                                    31 Desember 2023      31 Desember 2022
<25 tahun                                                                           110                   142
26 - 35 tahun                                                                     1.192                 1.440
36 - 45 tahun                                                                     2.085                 2.120
46 - 55 tahun                                                                       388                   319
Jumlah                                                                            3.774                 4.021




                                                    156
Page 181
Komposisi karyawan berdasarkan fungsi

                                                                               31 Desember 2023         31 Desember 2022
Direktur, Wakil Direktur dan Executive Senior Manager                                           12                        10
Pemasaran                                                                                    1.248                     1.375
Operasional                                                                                    661                       696
Penagihan                                                                                    1.324                     1.419
Sumber daya manusia dan administrasi umum                                                       85                        90
Keuangan dan akuntansi                                                                          58                        61
Manajemen risiko                                                                                23                        18
Audit internal                                                                                  25                        28
Legal                                                                                            8                         8
Teknologi informasi                                                                             89                        80
Satuan kerja lainnya                                                                           241                       236
Jumlah                                                                                       3.774                     4.021


Komposisi karyawan berdasarkan lokasi

                                                                               31 Desember 2023         31 Desember 2022
Sumatera                                                                                       547                      596
Jawa                                                                                         2.416                    2.548
Sulawesi                                                                                       332                      375
Kalimantan                                                                                     259                      276
Papua                                                                                           33                       35
Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur                                              171                      176
Maluku                                                                                          16                       15
Jumlah                                                                                       3.774                     4.021


Tenaga Kerja Asing

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki tenaga kerja asing dengan keterangan sebagai berikut:

 No           Nama           Jabatan      Warga Negara    No. RPTKA      Masa Berlaku      No. KITAS        Masa Berlaku
1.      Akira Sugai      Wakil Presiden      Jepang    B.3/53379/      31 Desember 2024 2C21JE2381AX     3 Desember 2024
                         Direktur                      PK.04.00/X/2023
2.      Koji Kato        Wakil Presiden      Jepang    B.3/21863/      31 Juli 2024      2C21JE6185-X    7 Juni 2024
                         Direktur                      PK.04.00/V/2023


Perseroan tidak memiliki tenaga kerja asing yang menduduki jabatan-jabatan tertentu yang dilarang diduduki
tenaga kerja asing kecuali sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik
Indonesia No. 40 Tahun 2012 tentang Jabatan-Jabatan Tertentu yang Dilarang Diduduki Tenaga Kerja Asing.

10.2.        Sarana dan Fasilitas Kesejahteraan Karyawan

Mengingat pentingnya peran karyawan bagi keberhasilan dan kemajuan usaha Perseroan, maka Perseroan terus
berupaya dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi karyawan serta memacu produktivitas dan motivasi tiap
karyawan, antara lain dengan:

a.    Sistem remunerasi
      Penetapan gaji dan tunjangan lainnya dilakukan oleh Perseroan sesuai dengan peraturan yang berlaku
      dan dengan memperhatikan kesejahteraan karyawan. Pada prinsipnya, Perseroan menerapkan sistem
      remunerasi berdasarkan pencapaian hasil/kinerja karyawan. Selain Tunjangan Hari Raya (THR), Perseroan
      juga memberikan bonus tahunan kepada karyawan sesuai dengan perkembangan hasil usaha Perseroan
      dan kinerja karyawan. Dalam menilai kinerja karyawan, Perseroan menerapkan sistem penilaian berjenjang
      yang dimulai dari karyawan (self assessment) sampai ke 2 (dua) atasan berikutnya. Hal ini dilakukan agar
      dapat memastikan standar kontribusi kinerja karyawan sesuai dengan tujuan perseroan. Setiap bulan April,
      Perseroan melakukan penyesuaian gaji karyawan dengan mempertimbangkan tingkat inflasi ditambah
      dengan persentase tertentu terkait dengan peningkatan kompetensi karyawan dan berdasarkan kondisi
      atau kemampuan Perseroan.


                                                             157
Page 182
b.   Tunjangan dan fasilitas
     Perseroan menyediakan sejumlah tunjangan dan fasilitas sebagai upaya untuk memenuhi kesejahteraan
     hidup para karyawannya, yang meliputi: BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, asuransi kesehatan,
     asuransi jiwa, fasilitas mobil operasional dan fasilitas kepemilikan mobil, serta tunjangan lainnya yang
     meliputi tunjangan posisi, tunjangan penempatan, tunjangan komunikasi, tunjangan operasional untuk tenaga
     lapangan, tunjangan kemahalan (cost of living dan hardship allowances) bagi cabang tertentu, perjalanan
     dinas, hadiah pernikahan dan kelahiran anak, bantuan uang duka, pinjaman uang bagi pegawai, bantuan
     pendidikan dan pelatihan pegawai, dan bantuan kegiatan pegawai.

c.   Imbalan pasca kerja
     Perseroan menyelengarakan imbalan pasti untuk karyawan sesuai dengan UU Cipta Kerja. Tidak terdapat
     pendanaan yang dibuat untuk program imbalan pasti ini.

d.   Peraturan Perusahaan
     Pada tahun 2022, Peraturan Perusahaan telah kembali dilakukan perubahan dan/atau penyesuaian
     dan telah mendapatkan pengesahan dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia No. KEP 4/
     HI.00.00/00.0000.221209001/B/XII/2022 perihal Pengesahan Peraturan Perusahaan tertanggal 14 Desember
     2022.

10.3.    Pendidikan dan pelatihan

Perseroan memiliki kepedulian yang mendalam pada sumber daya manusia sebagai aset pendukung utama bagi
perusahaan dalam mencapai kinerja terbaik. Oleh karena itu, program pelatihan dan pendidikan menjadi bagian
terintegrasi dalam inisiatif untuk meningkatkan kualitas personil yang direkrut secara berkelanjutan.

Perseroan percaya bahwa untuk memiliki keunggulan yang kompetitif, sumber daya manusia yang dimiliki harus
berbekal keahlian dan kompetensi yang dibutuhkan oleh Perseroan, baik untuk mendukung strategi dan sasaran
bisnis saat ini maupun masa yang akan mendatang. Untuk itu, pengembangan kompetensi SDM di Perseroann
dilakukan menggunakan pendekatan yang dirancang dengan memperhatikan kebutuhan individu karyawan,
organisasi, dan sasaran bisnis dalam jangka pendek maupun jangka Panjang, dengan memperhatikan efektivitas,
efisiensi, dampak dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.

Pengembangan SDM diarahkan pada pengembangan kompetensi karyawan untuk melakukan tugasnya secara
tepat dan penuh integritas dengan menerapkan program pelatihan berdasarkan kompetensi yang dibutuhkan
bagi karyawan di setiap tingkatan. Oleh karena itu, pelatihan internal dan pelatihan eksternal diberikan kepada
karyawan untuk mengembangkan kompetensi, seperti berpartisipasi dalam program sertifikasi dasar, khususnya
sertifikasi keahlian pembiayaan dan pengumpulan seperti yang dipersyaratkan oleh OJK. Program pelatihan
dan pendidikan juga disediakan untuk karyawan yang baru bergabung atau persyaratan untuk promosi karir,
khususnya untuk posisi - posisi business leader serta posisi strategis lainnya di Perseroan.

Pelatihan yang telah dilakukan oleh Perseroan pada tahun 2023 adalah mencakup peningkatan kemampuan teknis
dan non teknis karyawan melalui berbagai pelatihan eksternal dan internal yang intensif dengan menggunakan
narasumber eksternal dan internal. Program pengembangan karyawan di tahun 2023 telah mencakup lebih
dari 400 topik dan 56 topik e-Learning. Perseroan telah memberikan berbagai pelatihan berdasarkan analisa
kebutuhan pelatihan atau training need assessment (TNA), yang terdiri dari pelatihan hard skills, soft skills, dan
regulatory. Secara keseluruhan total 100% karyawan telah mengikuti pelatihan dengan jumlah jam pelatihan
rata-rata sebanyak 19,37 jam per karyawan.

Pada tahun 2023, metode pembelajaran/pelatihan masih dilakukan dengan metode inclass/offline dan virtual/
online. Perseroan juga memanfaatkan Learning Management System (LMS) untuk memudahkan karyawan dalam
mengakses materi dan melakukan selflearning. Penggunaan LMS terus ditingkatkan dengan diluncurkannya
sebanyak 21 topik mandatori dan 35 topik non mandatori yang dapat diakses setiap saat dan dimana saja oleh
karyawan. Sebagai tambahan, Perseroan juga telah memberikan akses pembelajaran tingkat dunia melalui
platform UDEMY Business untuk penyediaan 24 ribu topik pembelajaran kepada 100 orang setingkat Division
Head dan beberapa Department Head terpilih.




                                                       158
Page 183
11.		    PERKARA-PERKARA YANG DIHADAPI PERSEROAN, DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS
         PERSEROAN

Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan dan didukung surat pernyataan yang dibuat oleh masing-masing
Perseroan, Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tertanggal 20 Juni 2024, Perseroan, Direksi dan Dewan
Komisaris Perseroan menyatakan tidak sedang menghadapi/tidak terlibat dalam (i) suatu perkara perdata maupun
pidana yang berlangsung di hadapan Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung; (ii) perselisihan
yang diselesaikan melalui Badan Arbitrasi Nasional Indonesia; (iii) pengajuan Pailit atau Penundaan Kewajiban
Pembayaran Utang melalui Pengadilan Niaga; (iv) perkara Perselisihan Hubungan Industrial maupun perkara
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) melalui Pengadilan Hubungan Industrial; (v) sengketa tata usaha negara melalui
Pengadilan Tata Usaha Negara; (vi) sengketa atau perkara perpajakan pada Pengadilan Pajak; (vii) sengketa
di hadapan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen, dan (viii) sengketa persaingan usaha, yang melibatkan
Perseroan maupun anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan serta lokasi kegiatan usaha Perseroan, yang
dapat berdampak negatif yang material atas kegiatan usaha Perseroan dan/atau kondisi keuangan Perseroan
serta rencana pelaksanaan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III Tahap I. Perseroan juga tidak sedang
terlibat sengketa atau perselisihan hukum di luar badan peradilan tersebut di atas, baik secara perdata, pidana,
tata usaha negara, kepailitan, arbitrase, perpajakan, hubungan industrial, sengketa konsuman dan sengketa
persaingan usaha, termasuk somasi dari pihak manapun, yang dapat berdampak negatif yang material atas
kegiatan usaha Perseroan dan/atau kondisi keuangan Perseroan serta rencana pelaksanaan Penawaran Umum
Obligasi Berkelanjutan III Tahap I.




                                                      159
Page 184
B.		     KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN


1.		 UMUM

Perseroan merupakan satu-satunya perusahaan yang berfokus pada pembiayaan sepeda motor baru merek Yamaha
di Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 19,9% berdasarkan penjualan motor baru Yamaha 31 Desember 2023
(sumber: BAF, Desember 2023). Perseroan didirikan pada tahun 1995 dengan nama PT Pembiayaan Getraco
Indonesia sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang pembiayaan dan menjadi perusahaan joint venture
antara PT Danamon Sanggrahan, Mitsui dan Yamaha pada tahun 1997 yang berfokus pada pembiayaan sepeda
motor baru Yamaha. Nama Perseroan selanjutnya beberapa kali mengalami perubahan dan terakhir pada tahun
1998 menjadi PT Bussan Auto Finance ketika Mitsui & Co., Ltd. menjadi pemegang saham utama dengan
kepemilikan sebesar 75%. Kegiatan usaha Perseroan terus berkembang dan saat ini Perseroan telah beroperasi
di 245 lokasi di seluruh Indonesia, yang terdiri dari 163 kantor cabang dan 82 kantor selain kantor cabang yang
didukung oleh 3.774 karyawan. Perseroan juga telah memperluas jaringan pelayanannya dengan menambah
titik-titik pembayaran angsuran melalui kerja sama dengan pihak ketiga yang meliputi jaringan layanan perbankan,
gerai ritel dan platform pembayaran elektronik. Selain itu, Perseroan telah memperluas ragam produknya hingga
meliputi pembiayaan motor bekas untuk berbagai merek, BAF Dana Syariah, pembiayaan multiproduk dan
pembiayaan mesin pertanian, dan yang terakhir pembiayaan mobil. Pembiayaan juga ditawarkan dalam skema
konvensional maupun skema syariah. Hal ini sejalan dengan strategi Perseroan untuk terus meningkatkan aset
Perseroan dengan melakukan diversifikasi portofolio. Pemesanan untuk pembiayaan sepeda motor baru merek
Yamaha memberikan kontribusi sebesar 56,64% dan 53,57%, dari total pemesanan Perseroan masing-masing
pada tahun 2022 dan 2023.

Perseroan bergerak di bidang usaha yang mendukung pemenuhan kebutuhan konsumtif maupun produktif
masyarakat dalam memiiki kendaraan sehingga Perseroan memiliki kaitan erat dengan kondisi industri otomotif
dan keseluruhan perekonomian Indonesia. Pemulihan ekonomi dunia pada tahun 2023 tidak semulus yang
diharapkan dikarenakan ancaman dari meningkatnya ketegangan geopolitik, belum selesainya perang Rusia-
Ukraina, berkembangnya konflik Palestina-Israel, dampak pengetatan kebijakan moneter, serta cuaca ekstrem
adalah sebagian dari tantangan perekonomian dunia yang dihadapi. Di tengah pemulihan ekonomi global yang
cenderung melambat tersebut, perekonomian Indonesia kuartal IV 2023 masih tumbuh positif. Perekonomian
nasional terus menunjukan resiliensi dan beranjak pulih lebih cepat. Pada kuartal IV 2023, pertumbuhan ekonomi
Indonesia tercatat tetap tinggi yakni 5,0% (yoy) di tengah pertumbuhan ekonomi global yang dalam tren melambat.
Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan di tahun 2023 tercatat 5,1%
(yoy). Tahun 2023 juga menjadi awalan baru bagi dunia sejak status darurat COVID-19 telah dicabut oleh World
Health Organization (WHO). Namun, situasi dan kondisi di tahun 2023 masih dihadapkan dengan ketidakpastian
global seperti berlanjutnya perang geopolitik antara Rusia-Ukraina yang membuat harga komoditas utama dunia
utama melonjak. Akibatnya, inflasi global masih tinggi, sehingga membuat beberapa negara menaikkan tingkat
suku bunga acuannya untuk meredam inflasi dan menjaga harga tetap stabil. Di tengah ketidakpastian global,
International Monetary Fund (IMF) menaikkan proyeksinya terhadap pertumbuhan ekonomi global tahun 2023
dari 2,8% (yoy) menjadi 3,0% (yoy) seiring dengan meredanya inflasi global, meskipun demikian pertumbuhan
tersebut masih berada di bawah pertumbuhan di tahun 2022.

Industri otomotif setelah melewati krisis pandemi COVID-19 dan adanya kelangkaan pasokan chip di tahun 2022,
penjualan mobil (wholesale) di Indonesia pada 2023 mencapai 1,0 juta unit. Penjualan mobil pada tahun 2023
turun 4,0% (YoY) dibanding 2022 yang sebesar 1,1 juta unit. Hasil ini masih di bawah target yang sebelumnya
ditetapkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sebesar 1,1 juta unit. Penjualan sepeda
motor (wholesale) di Indonesia tahun 2023 mencapai 6,2 juta unit atau meningkat sebesar 19,4% (yoy), dari
periode yang sama tahun 2022 yang mencatatkan angka 5,2 juta unit. Piutang pembiayaan industri pembiayaan di
Indonesia pada akhir Desember 2023 mengalami peningkatan 13,2% (yoy) menjadi Rp470,9 triliun. Pertumbuhan
ini jauh lebih baik jika dibandingkan pertumbuhan piutang sebelum pandemi COVID-19 di tahun 2019 yang hanya
sebesar 3,7% (yoy). Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kenaikan yang baik pada pembiayaan investasi dan
pembiayaan modal kerja yang masing-masing tumbuh sebesar 9,0% (yoy) dan 15,1% (yoy). Hal ini sejalan dengan
pemenuhan kewajiban perusahaan pembiayaan dalam meningkatkan kontribusi dalam pembiayaan investasi dan
modal kerja. Peningkatan piutang pembiayaan yang terjadi menyebabkan total aset industri pembiayaan juga
meningkat 13,3% (yoy) menjadi Rp552,9 triliun di akhir Desember 2023. Profitabilitas yang ditunjukkan melalui
laba bersih setelah pajak tumbuh 13,0% (yoy) dari Rp20,4 triliun di Desember 2022 menjadi Rp23,0 triliun di
akhir Desember 2023.


                                                      160
Page 185
Seiring dengan peningkatan kinerja keuangan industri, kinerja rasio keuangan industri pembiayaan juga
menunjukkan pemulihan yang cukup baik. Rasio rentabilitas industri pembiayaan mengalami peningkatan seiring
dengan peningkatan laba usaha industri. Return on Asset (ROA) industri turun sedikit menjadi 5,6% di Desember
2023 dari 5,7% di Desember 2022. Return on Equity (ROE) industri juga meningkat menjadi 15,0% di Desember
2023 dari 14,4% di Desember 2022. Kemampuan industri pembiayaan dalam menekan biaya operasional yang
ditunjukkan dengan rasio Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) juga cukup stabil 76,9% di
Desember 2023. Rasio pembiayaan bermasalah atau non-performing financing (NPF) industri mengalami kenaikan
di Desember 2023 yang menyentuh level 2,4% dari 2,3% di akhir tahun 2022.

Pendapatan Perseroan mencapai Rp4.568,9 miliar untuk tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, hal
ini mulai mengalami peningkatan dari sebelumnya Rp4.336,9 miliar untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022. Laba bersih dan marjin laba bersih Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 adalah sebesar Rp683,1 miliar atau mencapai 15,8% dari total pendapatan Perseroan dan
untuk tahun 2023 adalah sebesar Rp370,6 miliar atau mencapai 8,1% dari total pendapatan Perseroan. Rasio
NPF Perseroan terjaga pada tingkat 1,0% dan 0,9% masing-masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.


2.		     SEJARAH PERSEROAN

Perseroan didirikan pada tahun 1995 dengan nama PT Pembiayaan Getraco Indonesia sebagai perusahaan yang
bergerak dalam bidang pembiayaan dan menjadi perusahaan joint venture antara PT Danamon Sanggrahan,
Mitsui dan Yamaha pada tahun 1997 yang berfokus pada pembiayaan sepeda motor baru Yamaha. Nama
Perseroan selanjutnya berubah menjadi PT Danamon Mits Otomotif Finance. Pada tahun 1998, Mitsui & Co.,
Ltd. membeli seluruh kepemilikan PT Danamon Sanggrahan sehingga mengakibatkan Mitsui & Co., Ltd. menjadi
pemegang saham utama dan hal tersebut menjadi kejadian penting yang mempengaruhi perkembangan usaha
Perseroan. Mitsui & Co., Ltd., memiliki kepemilikan sebesar 75%, sedangkan sisanya dimiliki oleh PT Lenggara
Gunasejahtera (15%), Yamaha Co., Ltd., Jepang (7%) dan PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (3%). Sebagai
akibat dari akuisisi tersebut, nama Perseroan diubah menjadi PT Bussan Auto Finance dengan fokus bisnis tetap
sebagai perusahaan pembiayaan sepeda motor baru khusus merek Yamaha. Pada tahun 2004, seluruh saham
milik PT Lenggara Gunasejahtera dijual kepada PT Mitsui Indonesia.

Pada tahun 2013, Perseroan melakukan peningkatan modal melalui penerbitan saham baru yang seluruhnya
diambil bagian oleh PT Ciptadana Capital, salah satu perusahaan afiliasi dari Grup Lippo, dan Yamaha, sehingga
komposisi pemegang saham Perseroan menjadi Mitsui & Co., Ltd. sebesar 58,3%, PT Mitsui Indonesia sebesar
11,7%, Yamaha Co., Ltd. sebesar 17,7%, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing sebesar 2,3% dan
PT Ciptadana Capital sebesar 10%. Sebagai hasilnya, ekuitas Perseroan meningkat menjadi Rp350 miliar untuk
mendukung pertumbuhan kegiatan pembiayaan Perseroan lebih lanjut, khususnya kegiatan pembiayaan sepeda
motor Yamaha. Perseroan memandang bahwa penambahan kepemilikan Yamaha pada Perseroan menunjukkan
keyakinan Yamaha terhadap pasar motor di Indonesia dan bertambah besarnya komitmen Yamaha untuk terus
mengembangkan bisnis bersama Perseroan. Berdasarkan informasi dari pihak Yamaha, penjualan Yamaha
di Indonesia merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Pada tahun 2018, Mitsui & Co., Ltd. menambah
kepemilikan sahamnya dengan mengakuisisi seluruh kepemilikan saham PT Ciptadana Capital, sehingga
kepemilikan efektif grup Mitsui dan grup Yamaha masing-masing menjadi 80,0% dan 20,0%. Pada akhir tahun
2019, Mitsui Grup melepas kepemilikan 15% sahamnya kepada PT. Sinergi Autoindo Abadi, sehingga komposisi
kepemilikan PT Bussan Auto Finance adalah Mitsui & Co., Ltd. sebesar 65,0%, Yamaha Motor Co., Ltd. sebesar
17,7%, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing sebesar 2,3% dan PT Sinergi Autoindo Abadi sebesar 15%.
Sebagai salah satu strategi untuk memperkuat Perseroan, pada tahun 2023, Mitsui & Co., Ltd, menjual 20%
sahamnya kepada JA Mitsui Leasing, Ltd. Transaksi penjualan saham ini mengakibatkan terjadi perubahan
kepemilikan saham Perseroan dimana Mitsui & Co. Ltd. sebesar 45,0%, JA Mitsui Leasing, Ltd sebesar 20,0%,
sedangkan kepemilikan pemegang saham lainnya tidak mengalami perubahan.

Seiring pertumbuhan dan perkembangan kebutuhan masyarakat, Perseroan terus berinovasi untuk menjadi
solusi pembiayaan bagi kebutuhan masyarakat. Perseroan saat ini telah menyediakan ragam pilihan produk
pembiayaan seperti pembiayaan motor baru yamaha, BAF Dana Syariah, yang merupakan produk pembiayaan
berbasis syariah, pembiayaan mobil, pembiayaan elektronik, gadget dan furnitur, pembiayaan motor bekas untuk
berbagai merek, dan pembiayaan mesin pertanian. Di tahun 2022, Perseroan menghadirkan dua produk baru




                                                     161
Page 186
kepada pelaku UMKM yaitu BAF PraDana dan BAF AdiDana. BAF PraDana menyediakan pinjaman produktif
menggunakan prinsip Syariah (Akad Mudharabah) untuk modal usaha dengan nilai pembiayaan yang terjangkau,
sedangkan BAF AdiDana dihadirkan sebagai produk pembiayaan produktif dengan skema fasilitas modal usaha.

Kegiatan usaha Perseroan terus berkembang dan per 31 Desember 2023, Perseroan telah beroperasi di 245
lokasi di seluruh Indonesia, yang terdiri dari 163 kantor cabang dan 82 kantor selain kantor cabang yang didukung
oleh 3.774 karyawan. Perseroan juga telah memperluas jaringan pelayanannya dengan menambah titik-titik
pembayaran angsuran melalui kerja sama dengan pihak ketiga yang meliputi jaringan layanan perbankan, gerai
ritel dan platform pembayaran elektronik.


3.		     VISI, MISI DAN NILAI PERSEROAN

Visi dan Misi Perseroan telah ditinjau ulang secara berkala untuk terus dapat disesuaikan dengan perkembangan
bisnis Perseroan, serta disetujui oleh Direksi. Dalam penerapan keuangan berkelanjutan, Perseroan memandang
bahwa visi dan misi Perseroan relevan dengan penerapan keuangan berkelanjutan, yaitu adanya pemenuhan
dari triple bottom line antara lain people, profit, dan/atau planet.

Visi Perseroan adalah untuk menjadi perusahaan pembiayaan terkemuka dan terpercaya bagi pelanggan, mitra
usaha, karyawan dan masyarakat, dengan pengalaman dalam melayani konsumen selama lebih dari 26 tahun,
Perseroan terus menjaga konsistensi, reputasi dan kepercayaan masyarakat dan konsumen yang telah menemani
dan membawa Perseroan sebagai salah satu perusahaan pembiayaan terkemuka. Selain itu, Perseroan
menekankan tiga unsur utama dalam visi Perseroan, yaitu pelanggan, mitra usaha dan masyarakat. Pelanggan,
mitra usaha dan masyarakat ini menjadi salah satu alasan untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik.

Sedangkan misi Perseroan adalah untuk memberikan layanan solusi keuangan terbaik untuk meningkatkan
kesejahteraan hidup masyarakat, Perseroan terus berupaya melakukan inovasi atas produk dan/atau layanannya
untuk memberikan solusi Keuangan terbaik kepada masyarakat. Produk dan/atau layanan Perseroan tersebut
senantiasa ditinjau seiring dengan permintaan dan/atau kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Dengan berbagai produk yang dimiliki dan ditawarkan oleh Perseroan saat ini kepada masyarakat diharapkan
dapat memberikan ragam pilihan sesuai dengan kebutuhannya yang pada akhirnya dapat dimanfaatkan untuk
membantu meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat. Peningkatan kesejahteraan ini merupakan salah satu
dari 17 Sustainable Development Goals (SDGs).


4.		     STRATEGI USAHA

Strategi usaha utama Perseroan meliputi:

Fokus kepada bisnis utama Perseroan dan penguatan portfolio strategi

Perseroan akan memaksimalkan penjualan di lini bisnis pembiayaan sepeda motor baru Yamaha sebagai
core business Perseroan melalui penguatan dan penyesuaian rencana strategi portofolio antara Perseroan,
Yamaha dan dealer. Selain itu, penguatan portfolio strategy akan dilakukan dengan fokus pada 4 (empat) pilar
bisnis yakni kendaraan roda dua dan roda empat, bisnis digital dan pembiayaan Usaha Mikro Kecil Menengah
(UMKM). Oleh karena itu, Perseroan akan tetap mengakselerasi kontribusi lini bisnis pembiayaan non-Yamaha
khususnya lini pembiayaan BAF Dana Syariah dan pembiayaan mobil, dengan tetap memperhatikan aspek kualitas
pembiayaan. Perseroana juga aan melanjutkan pengembangan inovasi layanan pembiayaan yang terintegrasi
dengan e-commerce (basket financing) sebagai strategi dalam memperluas di lini pembiayaan digital.

Penguatan acquisition dan collection

Perseroan akan berupaya menjaga credit expense dan menerapkan AR management strategy yang mendorong
perubahan dan inovasi berkelanjutan melalui digital transformation (DX) dan Kaizen (perbaikan berkelanjutan).
Perseroan akan mempertajam proses acquisition & collection melalui optimalisasi fungsi Tele Collection dan
Field Collection, peningkatan kualitas dan kapabilitas serta pemantauan fungsi tenaga pemasaran.




                                                      162
Page 187
Pengembangan talenta

Perseroan akan mengembangkan dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang semakin
produktif dan adaptif (agile) dengan mengembangkan talent matrix yang sejalan dengan rencana pengembangan
dan pelatihan untuk mendukung kebutuhan SDM di Perseroan.

Penguatan digitalisasi dan cyber security

Perseroan akan mengoptimalkan pengembangan Customer Experience (CX) sebagai bagian penting dalam
strategi pemasaran Perseroan di era digital untuk meningkatkan kontribusi repeat order (RO) dengan utilisasi
sistem CRM dan personalisasi service berbasis data. Perseroan juga akan meningkatkan cyber security, data
protection dan data governance dalam mendukung pengembangan sistem yang telah berjalan dan proses
digitalisasi yang ada di Perseroan.

Optimalisasi network

Perseroan akan mengoptimalkan network strategy melalui ekspansi regional center dan pembukaan beberapa
titik kantor jaringan termasuk meningkatkan fungsi kontrol dan pengawasan. Sebagai upaya dalam meningkatkan
layanan, Perseroan akan terus melanjutkan pengembangan jaringan layanan dengan mengoptimalkan network
strategy untuk memperkuat dan memperluas distribution channel Perseroan dengan tetap menjaga efisiensi.
31 Desember 2023, Perseroan telah beroperasi di 245 lokasi di seluruh Indonesia, yang terdiri dari 163 kantor
cabang dan 82 kantor selain kantor cabang.


5.		      KEGIATAN USAHA

Lini bisnis pembiayaan Perseroan dapat dikelompokkan menjadi pembiayaan dengan skema konvensional dan
skema syariah. Produk pembiayaan Perseroan untuk skema konvensional meliputi pembiayaan sepeda motor
baru dan motor bekas, pembiayaan mobil, pembiayaan mesin pertanian dan pembiayaan elektronik, gadget,
dan furnitur. Produk pembiayaan Perseroan dengan skema syariah meliputi pembiayaan sepeda motor baru dan
motor bekas dan BAF Dana Syariah (pembiayaan berbasis syariah). Perseroan mulai melakukan pembiayaan
dengan skema syariah sejak tahun 2013. Produk-produk konvensional maupun syariah saat ini tersedia di seluruh
kantor cabang Perseroan.

Berikut adalah perkembangan pemesanan berdasarkan lini bisnis pembiayaan untuk masing-masing periode di
bawah ini:

                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)
                                                             Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
                                                                 2023                           2022
                                                             Rp             %              Rp               %
Pembiayaan sepeda motor baru                                  5.889.709     53,6%           6.225.146        56,6%
BAF Dana Syariah                                              3.078.273     28,0%           2.215.187        20,2%
Pembiayaan mobil                                              1.293.995     11,8%           1.617.411        14,7%
Pembiayaan multiproduk                                          267.769      2,4%             453.566         4,1%
Pembiayaan sepeda motor bekas                                   411.509      3,7%             399.655         3,6%
Pembiayaan mesin pertanian                                       25.310      0,2%              27.341         0,2%
Pembiayaan lainnya                                               27.753      0,3%              50.736         0,5%
Jumlah                                                       10.994.318    100,0%          10.989.042       100,0%




                                                     163
Page 188
Berikut adalah perkembangan pemesanan berdasarkan skema pembiayaan untuk masing-masing periode di
bawah ini:

                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)
                                                              Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
                                                                  2023                           2022
                                                              Rp             %              Rp               %
Pembiayaan skema konvensional                                  7.860.937     71,5%           8.692.332        79,1%
Pembiayaan skema syariah                                       3.133.381     28,5%           2.296.710        20,9%
Jumlah                                                        10.994.318    100,0%          10.989.042       100,0%


Kegiatan penyaluran pembiayaan Perseroan secara umum mengalami fluktuasi musiman pada saat menjelang
perayaan Lebaran karena meningkatnya kebutuhan belanja masyarakat. Konsumen cenderung menjadi lebih
konsumtif dalam masa tersebut, termasuk meningkatnya permintaan untuk keperluan rumah tangga, barang-barang
elektronik, kendaraan bermotor dan bahkan kebutuhan uang tunai. Sebagai akibatnya, kebutuhan pendanaan
Perseroan untuk memenuhi permintaan fasilitas pembiayaan dalam periode tersebut turut meningkat. Di sisi
lain, kegiatan penagihan mengalami penurunan pada saat bulan Ramadan, hari libur Lebaran dan libur anak
sekolah. Hal ini dikarenakan konsumen Perseroan dalam periode tersebut memiliki banyak kebutuhan dengan
skala prioritas yang lebih tinggi. Kegiatan penagihan biasanya akan pulih pada periode berikutnya. Perseroan
memperkirakan pola musiman tersebut akan terus berlanjut di masa yang akan datang dan mempengaruhi
kegiatan usaha Perseroan.

Pembiayaan roda dua

Pembiayaan motor baru Yamaha

Fokus utama pembiayaan Perseroan adalah pembiayaan untuk pembelian sepeda motor baru merek Yamaha.
Nilai pembiayaan roda dua yang diberikan mulai DP 10% dari harga motor. Pembiayaan diberikan dengan tingkat
bunga pinjaman tetap untuk jangka waktu 9 (sembilan) sampai dengan 48 bulan dengan pembayaran cicilan
bulanan. Selama masa pembiayaan, Perseroan memegang kolateral berupa BPKB dari motor yang dibiayai
hingga saat pelunasan yang diikat dengan perjanjian fidusia. Konsumen wajib memiliki asuransi total loss only
selama masih memiliki saldo pinjaman. Selain itu konsumen juga diberikan pilihan untuk mendapat perlindungan
melalui asuransi personal accident & personal accident plus. Nilai penyaluran pembiayaan motor baru Yamaha
Perseroan di akhir tahun 2023 mengalami penurunan sebesar 5,4% (yoy) menjadi Rp5,9 triliun dengan unit
sebanyak 240.478 unit. Penurunan ini salah satunya disebabkan karena masih terganggungnya pasokan stok
unit kendaraan dikarenakan kelangkaan cip semikonduktor khususnya untuk motor Yamaha (premium model).

Di tahun 2023, sebagai upaya Perseroan untuk mempertahankan pangsa pasar, Perseroan menerapkan berbagai
strategi antara lain dengan fokus pada area yang memiliki kontribusi terhadap pangsa pasar Perseroan serta
fokus pada dealer dengan mempertimbangkan volume dan kualitas pembiayaan. Selain optimalisasi pemanfaatkan
sistem Customer Relation Management (CRM), satu upaya peningkatan repeat order juga dilakukan dengan
meluncurkan berbagai program marketing seperti program Spontan (Sepeda Motor Instan), yaitu keuntungan
yang diberikan kepada konsumen loyal Perseroan dengan histori pembayaran yang baik. Perseroan menjalankan
program Spontan melalui media online sepert e-mail & telesales dan melalui offline dengan memberikan penawaran
langsung diberikan kepada konsumen yang bekerjasama dengan backbone dealer. Program Spontan ini cukup
memberikan kontribusi terhadap kenaikan repeat order di tahun 2023 dengan kenaikan akumulatif mencapai
13,2% dari 11,6% di tahun 2022.

Perseroan merupakan satu-satunya perusahaan pembiayaan sepeda motor khusus Yamaha dengan memimpin
posisi pangsa pasar (BAF Share) mencapai 19,9% di akhir 2023. Pembiayaan motor baru Yamaha Perseroan
masih menjadi kontributor terbesar yang mencapai 53,6% dari total penyaluran pembiayaan baru di tahun 2023.
Karenanya, Perseroan berada dalam posisi yang menguntungkan untuk bersaing dengan perusahaan-perusahaan
pembiayaan sepeda motor lainnya. Oleh karena itu, mempertimbangkan ketersediaan unit yang telah mulai
membaik sejak kuartal II tahun 2023 dan penjualan sepeda motor yang diproyeksikan semakin membaik di
tahun 2023, Perseroan juga berharap dapat membukukan pertumbuhan penjualan yang lebih baik. Perseroan
akan semakin memperkuat kerjasama dengan Yamaha dealer, memperkuat dealer classification dengan cara
memberikan benefit lebih kepada loyal dealer, dan pengembangan benefit lainnya yang dapat memberikan
dampak positif dalam proses kerjasama antara Perseroan dan dealer.


                                                     164
Page 189
Tabel berikut menyajikan perkembangan pembiayaan motor baru Yamaha untuk masing-masing periode di bawah
ini:

Keterangan                                                            31 Desember 2023      31 Desember 2022
Rata-rata nilai pembiayaan (Rp juta)                                                 24,5                  23,3
Rata-rata suku bunga efektif (% per tahun)                                           38,0                  38,6
Rata-rata jangka waktu pembiayaan (bulan)                                            27,7                  28,0
Jumlah pemesanan (unit)                                                          240.478                267.373
Jumlah pemesanan (Rp juta)                                                     5.889.709              6.225.146
Rasio NPF (%)                                                                        1,13                  1,09

Pembiayaan motor bekas

Perseroan juga menyediakan pembiayaan untuk pembelian sepeda motor bekas dari semua merek Jepang. Nilai
pembiayaan motor bekas umumnya tidak melebihi 75% dari nilai taksiran pasar sepeda motor yang akan dibeli,
dicicil pada tingkat bunga tetap untuk jangka waktu 12 sampai dengan 36 bulan. Perseroan memegang kolateral
berupa BPKB dari motor yang dibiayai hingga saat pelunasan yang diikat dengan perjanjian fidusia, selama masa
pembiayaan. Sejak tahun 2013, Perseroan menawarkan pembiayaan motor baru dan motor bekas dengan skema
syariah menggunakan akad murabahah. Penyelenggaraan usaha pembiayaan syariah tersebut dijalankan oleh
Unit Usaha Syariah Perseroan. Lini bisnis pembiayaan motor bekas terus melanjutkan pertumbuhan di tahun
2023, dengan nilai penyaluran pembiayaan motor bekas tumbuh sebesar 3,0% dari Rp399,7 miliar di tahun 2022
menjadi Rp411,5 miliar di akhir tahun 2023.

Di tahun 2023, Perseroan melanjutkan ekspansi kerja sama dengan dealer-dealer motor bekas dan berfokus pada
area yang memiliki potensi besar seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawes. Tercatat terdapat penambahan
83 dealer motor bekas yang menjalin kerjasama dengan Perseroan di tahun 2023. Dengan demikian, total dealer
motor bekas hingga akhir tahun 2023 mencapai 392. Upaya untuk meningkatkan kontribusi penjualan dealer
motor bekas juga secara aktif dilakukan. Pada Februari 2023, Perseroan meresmikan Lapak Mokas Berkualitas
(LMB) pertama di Indonesia yang berlokasi di Makassar, LMB ini merupakan tempat usaha berbentuk showroom
motor bekas yang disediakan oleh Perseroan bekerjasama dengan dealer motor bekas sebagai penyedia stok
unit motor. Keberadaan LMB ini diharapkan dapat memberikan akses bagi masyarakat yang ingin memiliki motor
bekas yang berkualitas melalui pembiayaan.

Pengembangan sistem juga terus dilakukan untuk meningkatkan proses aplikasi kredit yang nantinya akan
digunakan oleh dealer-dealer motor bekas untuk meneruskan pengajuan permohonan kredit konsumen ke
Perseroan, sehingga proses aplikasi lebih cepat dan terpantau dengan baik. Pengembangan yang dilakukan
antara lain dengan digital calculator yang akan membantu para credit marketing officer untuk membuat simulasi
perhitungan struktur kredit yang diperlukan oleh calon konsumen, sehingga calon konsumen akan mendapatkan
informasi secara lebih cepat. Sistem market price calculation juga telah diimplementasikan untuk membantu
dalam memperbaharui daftar harga motor bekas secara lebih cepat (real time), sehingga dapat memberikan
pelayanan yang lebih baik kepada dealer rekanan Perseroan.

Ke depan, lini bisnis pembiayaan motor bekas akan terus dioptimalkan antara lain dengan terus menambah
rekanan dealer-dealer independen motor bekas di area yang memiliki potensi besar seperti Kalimantan dan
Sulawesi, meningkatkan aktivitas pemasaran online dan meningkatkan jangkauan konsumen potensial, serta
terus meningkatkan kualitas tenaga pemasaran yang disertai dengan peningkatan kapasitas tenaga marketing
melalui pelatihan-pelatihan secara berkesinambungan.

Tabel berikut menyajikan perkembangan pembiayaan motor bekas Perseroan untuk masing-masing periode di
bawah ini:

Keterangan                                                            31 Desember 2023      31 Desember 2022
Rata-rata nilai pembiayaan (Rp juta)                                                 17,8                  16,7
Rata-rata suku bunga efektif (% per tahun)                                           38,6                  37,9
Rata-rata jangka waktu pembiayaan (bulan)                                            29,7                  28,0
Jumlah pemesanan (unit)                                                            23.145                23.911
Jumlah pemesanan (Rp juta)                                                       411.509                399.655
Rasio NPF (%)                                                                        1,19                  0,80




                                                    165
Page 190
BAF Dana Syariah

BAF Dana Syariah adalah salah satu produk pembiayaan jasa berbasis syariah untuk kendaraan roda dua berbagai
merek yang mulai diperkenalkan pada tahun 2016 dan saat ini telah tersedia di seluruh kantor cabang Perseroan.
Perseroan telah mendapatkan izin dari OJK dan DSN-MUI untuk skema pembiayaan dengan menggunakan akad
Bai’ wal Mudharabah Muntahiyah Bit Tamilk (IMBT) pada awal tahun 2016.

Produk ini pada awalnya merupakan solusi yang diberikan Perseroan untuk menjawab kebutuhan dana cepat
konsumen Perseroan dengan cara memanfaatkan kendaraan roda dua miliknya. Hal ini sejalan dengan strategi
customer retention management Perseroan. Melihat respon yang baik terhadap produk ini, Perseroan saat
ini telah menawarkan BAF Dana Syariah kepada masyarakat luas. Perseroan berkeyakinan bahwa BAF Dana
Syariah memiliki potensi pertumbuhan yang besar dan dapat menjadi salah satu produk andalan Perseroan di
masa mendatang dikarenakan pembatasan pada pembiayaan konvensional.

Nilai pembiayaan jasa yang diberikan umumnya tidak melebihi dari 70% dari nilai pasar sepeda motor dilihat
dari kondisi motor konsumen saat pengajuan, profil konsumen, dan rekam jejak konsumen dalam melakukan
pembayaran dengan umur motor maksimal 10 tahun dari tahun produksi. Pembiayaan jasa diberikan untuk jangka
waktu maksimal 24 bulan dan imbalan jasa dibayarkan setiap bulan dengan nilai nominal tetap. Selama masa
pembiayaan jasa, Perseroan memegang BPKB hingga jangka waktu pembiayaan jasa berakhir. Konsumen wajib
memiliki asuransi total loss only selama masih memiliki saldo pinjaman. Konsumen yang dapat memperoleh
fasilitas BAF Dana Syariah adalah individu yang mempunyai penghasilan. Metode pencairan dana saat ini
dapat dilakukan secara tunai di kantor cabang dan kantor pos, dan transfer ke rekening bank konsumen melalui
rekening bank syariah milik Perseroan.

Pembiayaan BAF Dana Syariah Perseroan mencatatkan pertumbuhan yang baik di tahun 2023. Penyaluran
pembiayaan baru naik 39,0% dari Rp2.215,2 miliar pada akhir tahun 2022 menjadi Rp3.078,3 miliar di akhir
tahun 2023. Secara unit juga tumbuh 26,8% dari 188 ribu unit di tahun 2022 menjadi 238 ribu unit di akhir 2023.
Hal tersebut tidak terlepas dari berbagai inisiatif dan strategi yang dilakukan sepanjang tahun 2023. Strategi
yang di terapkan di tahun 2023 untuk konsumen Perseroan adalah berfokus untuk melakukan penawaran dengan
customer journey yang terintegrasi melalui kolaborasi dengan tim CRM, tim Digital dan Telesales. Dengan
customer journey ini, konsumen Perseroan akan mendapatkan penawaran program dan cara penawaran yang
berbeda-beda pada setiap fase. Tentunya, program DASYAT (Dana Syariah Tercepat) masih dijadikan sebagai
program andalan Perseroan karena program ini telah memberikan pelayanan proses BAF Dana Syariah dengan
sangat cepat yaitu 1 (satu) jam dari aplikasi masuk hingga pencairan.

Perseroan juga fokus melakukan maintenance Agen Xtra BAF. Untuk meningkatkan produktivitas dari Agen
Xtra BAF, Perseroan menerapkan mekanisme pengelolaan agen yang sistematis. Agar lebih efektif dalam
pengelolaannya, Agen Xtra BAF diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori berdasarkan masa registrasi dan
konsistensi penjualannya. Cara pengelolaannya pun diterapkan berbeda – beda untuk setiap kategori, demikian
juga program reward dan campaign yang diberikan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi mereka
terhadap booking Perseroan. Untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan kemudahan bagi Agen Xtra
BAF, Perseroan telah meluncurkan Agency Management System (AMS) yaitu sistem yang diperuntukkan kepada
Agen Xtra BAF dengan berbagai kemudahan dalam melakukan aktivitas keagenan, antara lain: melakukan
selfregistration, mendaftarkan orang lain, melakukan penelusuran atas status aplikasi yang direferensikan
memantau secara langsung perolehan benefit atas penjualannya. Perseroan juga berupaya meningkatkan
produktifitas agen Xtra BAF yaitu dengan melakukan reviu dan adjustment pada skema benefit regular. Kehadiran
sistem AMS dan penyesuaian benefit diharapkan dapat memberikan nilai tambah kepada Agen Xtra BAF sehingga
dapat terus tetap produktif, serta dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menjadi bagian dari Agen Xtra
BAF. Per 31 Desember 2023, jumlah Xtra BAF telah mencapai sekitar 53.189 orang yang tersebar di berbagai
lokasi di Indonesia.




                                                     166
Page 191
Tabel berikut menyajikan perkembangan BAF Dana Syariah untuk masing-masing periode di bawah ini:

Keterangan                                                             31 Desember 2023      31 Desember 2022
Rata-rata nilai pembiayaan jasa (Rp juta)                                             12,8                  11,7
Rata-rata jangka waktu pembiayaan jasa (bulan)                                        17,6                  17,0
Jumlah pemesanan (unit)                                                           238.195                187.921
Jumlah pemesanan (juta)                                                         3.078.273              2.215.187
Rasio NPF (%)                                                                         0,96                  0,67

Ke depan, untuk meningkatkan kontribusi lini bisnis BAF Dana Syariah ini, Perseroan akan terus meningkatkan
kinerja dan produktivitas agen-agen BAF Dana Syariah dengan lebih fokus pada penerapan pengelolaan Agen
Xtra BAF yang terstandar dan terukur Perseroan juga akan mempertahankan kegiatan-kegiatan penjualan
dengan memanfaatkan database konsumen Perseroan. Perseroan akan meningkatkan produktivitas penjualan di
semua kantor jaringan Perseroan dengan melakukan standarisasi kinerja dan monitoring yang terstruktur, serta
mengembangkan program pelatihan berkelanjutan untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang berkompeten.

Pembiayaan elektronik, gadget, dan furnitur

Pada tahun 2023, Perseroan melakukan perubahan strategi terkait dengan lini bisnis pembiayaan elektronik,
gadget, & furnitur yang berfokus pada kenyamanan dan kualitas konsumen loyal Perseroan. Meskipun nilai
pembiayaan baru mengalami penurunan dibanding tahun 2022, perubahan strategi tersebut berdampak positif
terhadap peningkatan kualitas dan kepercayaan konsumen loyal, sehingga nilai portofolio pembiayaan konsumen
loyal meningkat menjadi 81% di akhir tahun dari sebelumnya 63%. Hingga akhir tahun 2023, lini produk pembiayaan
elektronik, gadget, & furnitur Perseroan mencatatkan pembiayaan baru sebesar Rp267,8 miliar kepada lebih
dari 55 ribu konsumen.

Penambahan channel akuisisi pembiayaan telah dilakukan Perseroan dengan dengan channel aplikasi digital.
Tidak hanya penggunaan aplikasi digital BAF Mobile yang telah menghilangkan penggunaan kertas dalam proses
pembiayaan, namun penggunaan sosial media yang didukung oleh kerjasama dengan partner digital juga telah
dilakukan oleh Perseroan untuk bisa meningkatkan kemudahan bertransaksi bagi konsumen loyal Perseroan.
Salah satu inisiatif yang dikembangkan di tahun 2023 adalah penambahan fitur Concent Letter yaitu bentuk
keterbukaan Perseroan kepada konsumen, dimana semua bentuk perjanjian dan kesepakatan antara Perseroan
dengan konsumen tertuang dalam penambahan fitur ini. Selain itu, terdapat penambahan fitur notifikasi untuk
konsumen terkait status pengajuan konsumen pada aplikasi BAF Mobile sehingga konsumen dapat melihat
perkembangan status pengajuannya pada aplikasi BAF Mobile.

Perseroan telah bekerja sama dengan hampir semua modern partner di Indonesia, sehingga fasilitas pembiayaan
elektronik, gadget dan furnitur (multiproduct) Perseroan dapat dijangkau di outlet modern nasional seperti
Hypermart, Erafone, Electronic City, Hartono Elektronik, dan outlet modern lokal serta outlet tradisional. Per
31 Desember 2023, pembiayaan multiproduk tersedia di 109 kantor cabang, 5 (lima) rekanan e-commerce,
613 outlet-outlet modern nasional, dan 2.165 outlet tradisional. Beberapa produk yang dibiayai meliputi antara
lain peralatan elektronik, perabotan rumah tangga dan furniture, gadget, handphone, dan laptop, sepeda, alat
olahraga, dan alat musik. Peralatan elektronik dan handphone masih menjadi produk pembiayaan yang paling
banyak dibiayai oleh Perseroan.

Tabel berikut menyajikan perkembangan pembiayaan pembiayaan elektronik, gadget, & furnitur Perseroan untuk
masing-masing periode di bawah ini:

Keterangan                                                             31 Desember 2023      31 Desember 2022
Rata-rata nilai pembiayaan (Rp juta)                                                   4,8                   4,6
Rata-rata suku bunga efektif (% per tahun)                                            60,9                  57,4
Rata-rata jangka waktu pembiayaan (bulan)                                             10,7                  10,0
Jumlah pemesanan (unit)                                                             55.748                98.819
Jumlah pemesanan (juta)                                                           267.769                453.566
Rasio NPF (%)                                                                          3,0                   2,3




                                                     167
Page 192
Tabel berikut ini menyajikan perkembangan komposisi pemesanan Perseroan untuk pembiayaan multiproduk
untuk masing-masing periode di bawah ini:

                                                                                                                       (dalam %)
Keterangan                                                                             31 Desember 2023      31 Desember 2022
Telepon gengam                                                                                        45,3                  53,1
Elektronik                                                                                            28,4                  26,4
Lain-lain (1)                                                                                         26,3                  20,5
Jumlah                                                                                               100,0                 100,0
Catatan:
(1) Lain-lain termasuk peralatan olah raga dan musik, komputer, furnitur dan lain-lain


Pembiayaan mesin pertanian

Sejak tahun 2013, Perseroan mulai memperluas segmen pembiayaannya ke pembiayaan mesin-mesin pertanian.
Perseroan merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang menawarkan pembiayaan mesin pertanian besar
kepada masyarakat petani. Awalnya Perseroan membiayai 3 (tiga) jenis mesin pertanian yaitu combine harvester,
traktor dan rice transplanter 4 (empat) roda dari 2 (dua) merek terkemuka, yaitu KUBOTA dan YANMAR. Namun
seiring dengan perkembangan pada lini pembiyaan mesin pertanian ini, Perseroan terus melakukan kerja sama
dengan beberapa merk baru dan mulai membuka pembiayaan jenis mesin baru yaitu mini excavator dikarenakan
Perseroan menilai pangsa pasar produk tersebut di bidang perkebunan cukup besar dan nilai jual kembali unit
tersebut masih cukup baik. Hingga saat ini Perseroan telah menjalin kerja sama dengan merek terkemuka yaitu
YANMAR, KUBOTA, NEW HOLLAND, dan JOHN DEERE, LOVOL KOTRAK, ZOOMLION, dan XCMG. Produk
pembiayaan mesin pertanian ini, saat ini ditawarkan di 15 Provinsi yaitu Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta,
Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan
Selatan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Sulawesi Selatan.
Perseroan akan terus memperluas cakupan bisnis di sektor pertanian, perkebunan dan meningkatkan kecepatan
proses dengan peningkatan sistem akuisisi berbasis teknologi dengan tingkat validitas data yang sesuai dengan
kebutuhan analisa kredit, serta melanjutkan akuisisi di bidang perkebunan berbasis Business to Business (B2B)
dengan memperluas area operasional ke daerah-daerah yang memiliki potensi tinggi di bidang perkebunan.

Pembiayaan mesin pertanian menggunakan skema sewa pembiayaan untuk jangka waktu pembiayaan umumnya
25 bulan, 30 bulan atau 36 bulan dengan hak opsi kepemilikan di akhir masa sewa. Nilai pembiayaan umumnya
tidak melebihi dari 75% dari nilai pasar mesin dengan angsuran tetap yang dibayarkan secara bulanan. Pada
bulan Juni 2017, Perseroan menerapkan pola angsuran suka-suka sesuai dengan arus kas petani. Selama masa
pembiayaan, kepemilikan aset masih atas nama Perseroan dan akan dialihkan kepada konsumen di akhir periode
pembiayaan jika memilih opsi kepemilikan. Konsumen wajib memiliki asuransi all risk selama masih memiliki
saldo pinjaman. Kerusakan yang terjadi pada saat masa pembiayaan menjadi tanggung jawab konsumen. Untuk
mengurangi risiko pembiayaan, Perseroan memiliki strategi pemilihan konsumen sehingga risiko kredit dapat
terjaga dengan baik. Untuk mengurangi risiko pembiayaan, Perseroan memiliki strategi pemilihan konsumen
secara sangat selektif, sehingga risiko kredit dapat terjaga dengan baik.

Lini bisnis pembiayaan mesin pertanian Perseroan berhasil menyalurkan pembiayaan baru sebesar Rp25,3 miliar
di akhir tahun 2023 atau turun 7,4% dibanding periode yang sama tahun 2022 sebesar Rp27,3 miliar. Dari sisi
unit juga mengalami penurunan sebesar 15,0%, dari 86 unit di tahun 2022 menjadi 75 unit di akhir tahun 2023.
Penurunan ini terutama disebabkan karena dampak El Nino yang mengakibatkan gagal dan terlambat panen di
sektor pertanian sehingga berbanding lurus terhadap penjualan alat mesin pertanian (alsintan). Walaupun terjadi
penurunan di tahun 2023, pengembangan bisnis di sektor perkebunan terus dijalankan. Hal ini sejalan dengan
strategi Perseroan dalam memperluas cakupan bisnis tidak hanya di sektor pertanian, tetapi juga menjangkau
ke sektor perkebunan.




                                                               168
Page 193
Tabel berikut menyajikan perkembangan pembiayaan mesin pertanian Perseroan untuk masing-masing periode
di bawah ini:

Keterangan                                                              31 Desember 2023      31 Desember 2022
Rata-rata nilai pembiayaan (Rp juta)                                                  337,5                 317,9
Rata-rata suku bunga efektif (% per tahun)                                             18,5                  20,0
Rata-rata jangka waktu pembiayaan (bulan)                                              34,9                  35,0
Jumlah pemesanan (unit)                                                                  75                    86
Jumlah pemesanan (juta)                                                              25.310                27.341
Rasio NPF (%)                                                                          3,28                  0,57

Pembiayaan mobil

Pada bulan September 2017, Perseroan mulai menawarkan pembiayaan untuk kendaraan penumpang. Perseroan
memilih untuk fokus pada pembiayaan kendaraan penumpang dengan pertimbangan potensi pasar yang
menjanjikan, risiko pembiayaan yang lebih rendah dibandingkan segmen lain, dan karakteristik konsumen yang
hampir sama dengan pembiayaan sepeda motor.

Pembiayaan mobil saat ini difokuskan pada pembelian mobil penumpang baru untuk semua merek dan model,
terutama mobil brand Jepang. Nilai pembiayaan yang diberikan umumnya tidak melebihi dari 80% dari nilai pasar
mobil. Merek mobil yang difokuskan oleh Perseroan adalah merek-merek yang berasal dari Jepang melalui mitra
dealer dan e-Commerce. Pembiayaan mobil Perseroan diberikan dengan minimal down payment (DP) sebesar
20% dengan jangka waktu maksimal 5 (lima) tahun. Pembiayaan diberikan dengan tingkat bunga pinjaman
tetap untuk jangka waktu maksimal sampai dengan 60 bulan dengan pembayaran cicilan bulanan. Selama masa
pembiayaan, Perseroan memegang kolateral berupa BPKB dari mobil yang dibiayai hingga saat pelunasan yang
diikat dengan perjanjian fidusia. Konsumen wajib memiliki asuransi total loss only dan/ atau all risks selama
masih memiliki saldo pinjaman.

Jumlah penyaluran pembiayaan baru mobil Perseroan mencapai Rp1.294,0 miliar di akhir tahun 2023, atau turun
20,0% dibanding tahun 2022 yang mencapai Rp1.617,4 miliar. Jumlah unit yang disalurkan juga turun dari 8.072
unit per 31 Desember 2022 menjadi 6.772 unit pada akhir tahun 2023. Hal ini sejalan dengan upaya Perseroan
dalam meningkatkan proses akuisisi yang lebih selektif di tahun 2023. Selain itu, tantangan yang dihadapi di
tahun 2023 adalah penjualan mobil di Indonesia yang relatif stagnan jika dibandingkan dengan penjualan di 2022.
Namun demikian, berbagai strategi inisiatif dilakukan untuk menopang lini bisnis pembiayaan mobil Perseoan
di tahun 2023. Perluasan jaringan layanan pembiayaan mobil terus dijalankan untuk meningkatkan volume
penyaluran pembiayaan kepada masyarakat luas sekaligus memperluas jangkauan (coverage area). Dalam
mengembangkan pasar baru di beberapa wilayah sebagai bagian dari pengembangan bisnis, Perseroan juga
memperluas jaringan penjualan melalui point of sales dengan memanfaatkan keberadaan kantor-kantor cabang
selama tahun 2023, khususnya di Pematang Siantar dan Lahat. Dengan memanfaatkan sales hub sebagai point
of sales, Perseroan dapat melebarkan wilayah cakupan penjualan di lokasi tersebut. Dengan demikian, per 31
Desember 2023, jaringan layanan pembiayaan mobil Perseroan telah menjangkau sebanyak 19 cabang di kota-
kota besar termasuk Jakarta, Tangerang, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Medan, Palu, Pekanbaru,
Batam, Denpasar, Palembang, Makassar, Bogor, Padang, Jambi dan Samarinda.

Di tahun 2023, Perseroan juga terus melakukan pembiayaan mobil listrik maupun hybrid sebagai bentuk dukungan
Perseroan terhadap keuangan berkelanjutan. Hal ini diungkapkan dalam segmen Laporan Keberlanjutan. Jaringan
kerja sama antara Perseroan dan dealer semakin diperluas. Perseroan menambah dealer-dealer mobil baru yang
sebelumnya belum pernah bekerja sama dengan Perseroan, termasuk menjangkau kerja sama dengan dealer
mobil baru khususnya grup-grup dealer merk Toyota di area Sumatera, Honda di area Jabodetabek sejalan
dengan banyaknya model-model baru pada merk Toyota & Honda yang rilis di tahun 2023. Per 31 Desember
2023, total dealer partnership berjumlah 831 atau mengalami peningkatan 35% dari 617 dealer pada akhir tahun
2022, sedangkan kerjasama dengan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) juga bertambah dari sebelumnya
hanya DFSK dan Wuling menjadi DFSK, Wuling, dan Chery.




                                                     169
Page 194
Ke depan, Perseroan akan meningkatkan fokus pada segmen kendaraan listrik untuk mendukung program
pemerintah termasuk tetap fokus di segmen kendaraan penumpang LCGC dan LMPV. Perseroan juga akan
melanjutkan market expansion serta terus memperluas coverage area termasuk melakukan ekspansi di berbagai
daerah sebagai bagian dari pengembangan bisnis untuk lini bisnis pembiayaan mobil Perseroan seperti di area
Kalimantan dan Sulawesi. Kontribusi repeat order akan dioptimalkan dari existing customer Perseroan, melalui
cross-sell, serta semakin memperkuat kemitraan dengan dealer resmi dan juga digital partner.

Tabel berikut menyajikan perkembangan pembiayaan kendaraan roda empat Perseroan untuk masing-masing
periode di bawah ini:

Keterangan                                                            31 Desember 2023      31 Desember 2022
Rata-rata nilai pembiayaan (Rp juta)                                                192,8                 200,8
Rata-rata suku bunga efektif (% per tahun)                                           13,0                  12,9
Rata-rata jangka waktu pembiayaan (bulan)                                            57,9                  56,0
Jumlah pemesanan (unit)                                                             6.772                 8.072
Jumlah pemesanan (Rp juta)                                                     1.293.995              1.617.411
Rasio NPF (%)                                                                        0,60                  0,31

BAF PraDana

BAF PraDana merupakan produk pembiayaan yang secara khusus disediakan bagi pelaku usaha mikro dalam
menyediakan pinjaman produktif menggunakan prinsip Syariah (Akad Mudharabah) untuk modal usaha dengan
nilai pembiayaan yang terjangkau. Produk ini dirancang sebagai produk yang memanfaatkan sarana digital
sehingga dapat diakses secara luas oleh calon konsumen dan memberikan kemudahan, kecepatan, keamanan
dan kenyamanan mulai dari proses pengajuan, pencairan sampai dengan pembayaran atau pelunasan.

Pengembangan produk pembiayaan baru ini merupakan salah satu dari wujud strategi diversifikasi yang terus
dilakukan oleh Perseroan, serta kontribusi Perseroan dalam pengembangan usaha mikro di Indonesia dalam
mendukung terwujudnya inklusi keuangan secara lebih luas bagi masyarakat, khususnya bagi para pelaku usaha
mikro.

Pengembangan produk Pembiayaan baru ini merupakan salah satu dari wujud strategi diversifikasi yang terus
dilakukan oleh Perseroan, serta kontribusi Perseroan dalam pengembangan usaha mikro di Indonesia dalam
mendukung terwujudnya inklusi keuangan secara lebih luas bagi masyarakat, khususnya bagi para pelaku usaha
mikro. BAF PraDana merupakan solusi yang diberikan Perseroan untuk menjawab kebutuhan konsumen akan
tambahan dana produktif untuk pengembangan usahanya dengan nilai pembiayaan yang diberikan mulai dari Rp1
juta hingga Rp5 juta dengan jangka waktu maksimal 6 bulan. Konsumen dapat melakukan pengajuan kebutuhan
dana produktifnya melalui aplikasi BAF Mobile. Dana dapat langsung dicairkan ke rekening konsumen setelah
pengajuan konsumen disetujui.

Saat ini, produk BAF PraDana sudah implementasikan secara luas dengan fully digital melalui BAF Mobile dengan
target pasar sasaran utama adalah konsumen eksisting Perseroan dan calon konsumen baru yang memiliki rekam
jejak kredit yang baik. Sejak diluncurkan di tahun 2022, lini bisnis BAF PraDana telah berhasil menyalurkan
pembiayaan secara akumulatif sebanyak lebih dari Rp53,0 miliar kepada lebih dari 25.000 konsumen. Hal ini
menjadi pencapaian yang baik di dua tahun pertama setelah diluncurkan dan terus dilakukan pengembangan untuk
berbagai peningkatan. Selama tahun 2023, Perseroan terus melanjutkan Special Product Offering (pembiayaan
produktif berbasis syariah) kepada konsumen Repeat Order (RO) yang memiliki historikal pembayaran yang
baik. Berbagai promosi juga dilakukan melalui media sosial Perseroan dan media sosial rekanan yang memiliki
kesamaaan target pasar. Untuk memperluas jangkauan pasar, dilakukan pemanfaatan media digital dan media
sosial untuk melakukan komunikasi terkait produk dan brand.




                                                     170
Page 195
Tabel berikut menyajikan perkembangan pembiayaan BAF PraDana Perseroa untuk masing-masing periode di
bawah ini:

Keterangan                                                             31 Desember 2023      31 Desember 2022
Rata-rata nilai pembiayaan (Rp juta)                                                   1,7                   2,0
Rata-rata suku bunga efektif (% per tahun)                                           124,1                 127,6
Rata-rata jangka waktu pembiayaan jasa (bulan)                                         5,1                   5,0
Jumlah pemesanan (unit)                                                              7.745                19.844
Jumlah pemesanan (Rp juta)                                                          13.081                40.064

BAF AdiDana

BAF AdiDana merupakan produk pembiayaan fasilitas modal usaha serta dapat juga berupa fasilitas dana
penggunaan konsumtif dengan jaminan dokumen Sertifikat Hak Milik atau Sertifikat Hak Guna Bangunan. Produk
BAF AdiDana selain ditujukan kepada debitur loyal Perseroan dengan skema repeat order, juga ditujukan untuk
debitur baru dengan skema agent dan employee referral. Inisiasi pengembangan produk AdiDana Perseroan telah
mulai dipersiapkan sejak kuartal dua tahun 2021 dan kemudian dilakukan skema uji coba sejak kuartal empat
tahun 2021 di area Jabodetabek dengan jumlah penyaluran pembiayaan sebesar Rp650 juta. Pada tahun 2023,
penyaluran pembiayaan BAF AdiDana mencapai Rp14,7 miliar atau naik 37,5% dibandingkan tahun 2022 yang
berjumlah Rp10,7 miliar. Pencapain ini tidak terlepas dari berbagai upaya dan strategi yang dilakukan sepnjang
tahun 2023. Meskipun penjualan produk BAF AdiDana masih mencakup area Jabodetabek, tetapi upaya Perseroan
dalam melakukan inklusi produk di area Jabodetabek berjalan dengan baik.

Salah satu upaya yang dilakukan di tahun 2023 adalah dengan memanfaatkan kontribusi agen. Strategi
dalam meningkatkan performa agen selain dengan menjaga hubungan baik dengan para agen yang sudah
berpengalaman, juga dengan menerapkan program fresh Agent Recruitment, melalui program ini Perseroan
melalui tim BAF AdiDana melakukan edukasi kepada masyarakat umum khususnya kalangan UMKM yang belum
mengenal peluang usaha sebagai agen dengan mendapatkan komisi yang menarik. Penerapan program fresh
agent recruitment merupakan program jangka panjang, dalam kurun waktu di tahun yang sama kontribusi dari
Fresh Agent Recruitment baru di kisaran 8% dari total kontribusi agent. Secara keseluruhan pada tahun 2023
kontribusi agen berjumlah 86,6% bagi penyaluran pembiayaan baru.

BAF AdiDana merupakan produk pembiayaan fasilitas modal usaha dengan tujuan untuk keperluan usaha atau
produktif, serta dapat juga berupa fasilitas dana dengan tujuan penggunaan untuk konsumtif dengan jaminan
dokumen Sertifikat Hak Milik atau Sertifikat Hak Guna Bangunan. Mengacu pada POJK. No.35/POJK.05/2018
tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan, BAF AdiDana menawarkan nilai pembiayaan per debitur
sejumlah Rp50 juta sampai dengan maksimal Rp500 juta dengan masa pembiayaan selama satu tahun hingga
lima tahun. Ke depan, Perseroan akan melakukan pengembangan area-area baru secara selektif. Perseroan
juga akan melakukan penerapan sistem-sistem pendukung untuk percepatan proses dan layanan kepada calon
debitur juga mitra kerja. Peningkatan promosi melalui digital disertai program-program kepada konsumen juga
mitra kerja akan terus dilakukan untuk memaksimalkan penyaluran pembiayaan baru kepada masyarakat yang
membutuhkan.

Tabel berikut menyajikan perkembangan pembiayaan BAF AdiDana Perseroan untuk masing-masing periode di
bawah ini:

Keterangan                                                             31 Desember 2023      31 Desember 2022
Rata-rata nilai pembiayaan (Rp juta)                                                 143,8                 161,7
Rata-rata suku bunga efektif (% per tahun)                                            20,7                  20,9
Rata-rata jangka waktu pembiayaan (bulan)                                             44,9                  48,0
Jumlah pemesanan (Rp juta)                                                          14.672                10.672




                                                     171
Page 196
6.   PROSES OPERASIONAL

Proses persetujuan pembiayaan




Calon konsumen yang berminat untuk mendapatkan fasilitas kredit dari Perseroan diwajibkan untuk mengisi
“Formulir Aplikasi Pembiayaan” yang telah ditentukan dan melengkapi dokumen-dokumen yang dipersyaratkan.
Selanjutnya Credit Marketing Officer (CMO) Perseroan akan melakukan pemeriksaan kelengkapan data calon
konsumen dan melakukan kunjungan ke kediaman/tempat kerja/lokasi usaha calon konsumen yang bersangkutan.
Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk mencermati kondisi kediaman serta lingkungan sekitar kediaman/tempat
kerja/lokasi usaha calon konsumen dan melakukan verifikasi atas data yang telah diterima. Data yang diterima
oleh CMO akan diinput ke dalam sistem beserta hasil kunjungan yang kemudian akan dilanjutkan dengan
proses pemeriksaan terkait daftar hitam Bank Indonesia, Disdukcapil, SLIK, dan lain-lain untuk calon konsumen
dan/atau pasangan yang dilakukan menggunakan sistem. Atas dasar pengajuan tersebut maka analis kredit
akan melakukan verifikasi melalui telepon ke calon konsumen. Setelah seluruh informasi diterima oleh analis
kredit lalu akan diberikan persetujuan atau penolakan terhadap pengajuan tersebut (sesuai strata kewenangan
persetujuan kredit).

Setelah mendapatkan persetujuan kredit, maka Perseroan akan menerbitkan “Purchase Order (PO)” dan
berdasarkan PO tersebut maka dealer akan menyerahkan unit sepeda motor ke calon konsumen yang
bersangkutan. Setelah dilakukan pengiriman unit sepeda motor dan dealer menerbitkan “Delivery Order (DO)”,
dealer akan mengajukan tagihan ke Perseroan dan setelah melalui sejumlah proses internal di Perseroan,
Perseroan akan mencairkan dananya ke dealer.




                                                    172
Page 197
Proses persetujuan BAF Dana Syariah




Khusus untuk calon konsumen yang berminat untuk mendapatkan fasilitas BAF Dana Syariah, calon konsumen
dapat mendatangi kantor cabang Perseroan yang telah memiliki izin syariah atau kantor selain kantor cabang
untuk mengisi “Formulir Aplikasi Pembiayaan” yang telah ditentukan, melengkapi dokumen-dokumen yang
dipersyaratkan, serta membawa motor yang akan dibiayai. Untuk konsumen berulang, staf administrasi akan
memeriksa profil dan rekam jejak konsumen. CMO/Customer Retention Officer (CRO) kemudian akan melakukan
proses taksasi (pengecekan atau penilaian terhadap fisik motor milik konsumen untuk menentukan nilai taksiran
harga jual unit). Hasil taksasi akan menjadi dasar untuk memperoleh nilai pembiayaan yang dapat diberikan
kepada konsumen.

Selanjutnya CMO/CRO Perseroan akan melakukan pemeriksaan kelengkapan data calon konsumen dan melakukan
kunjungan ke kediaman/tempat kerja/lokasi usaha calon konsumen yang bersangkutan apabila diperlukan sesuai
ketentuan Perseroan. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk mencermati kondisi kediaman serta lingkungan
sekitar kediaman/tempat kerja/lokasi usaha calon konsumen dan melakukan verifikasi atas data yang telah
diterima. Data yang diterima oleh CMO/CRO akan diinput ke dalam sistem beserta hasil kunjungan (jika dilakukan)
yang kemudian akan dilanjutkan dengan proses pemeriksaan terkait daftar hitam Bank Indonesia, Disdukcapil,
SLIK, dan lain-lain untuk calon konsumen dan/atau pasangan yang dilakukan menggunakan sistem. Atas dasar
pengajuan tersebut maka Analis Kredit akan melakukan verifikasi melalui telepon ke calon konsumen untuk
beberapa segmen tertentu. Setelah seluruh informasi diterima oleh analisa kredit lalu akan diberikan persetujuan
atau penolakan terhadap pengajuan tersebut (sesuai strata kewenangan persetujuan kredit).

Setelah mendapatkan persetujuan kredit, maka CMO/CRO akan menghubungi konsumen untuk memberikan
informasi tentang hasil keputusan kredit. Apabila konsumen menerima syarat dan kondisi pembiayaan
jasa, konsumen akan mengisi form konfirmasi sebagai bukti persetujuan dan proses dilanjutkan dengan
penandatanganan perjanjian pembiayaan (akad), surat pernyataan dan kuasa serta kwitansi jual beli. Konsumen
juga akan menyerahkan BPKB motor untuk disimpan oleh Perseroan selama periode pembiayaan. Setelah
seluruh proses administrasi diselesaikan, konsumen akan menerima pencairan dana baik melalui tunai di kasir
kantor cabang, transfer ke rekening bank konsumen atau melalui mitra Perseroan yang ditunjuk. Perseroan
mentargetkan untuk memproses pengajuan sampai dengan dana diterima oleh konsumen kurang lebih dalam
waktu 1 (satu) Hari Kerja untuk konsumen baru dan proses dapat dipercepat untuk konsumen yang telah ada
di dalam database Perseroan.




                                                      173
Page 198
Proses penagihan piutang dan keterlambatan pembayaran

Aktivitas penerimaan pembayaran angsuran dari konsumen melalui beberapa metode sebagai berikut:
•    Tunai langsung ke kantor jaringan Perseroan;
•    Tunai melalui agen pembayaran yang memiliki kerjasama dengan Perseroan seperti BRI, BNI, BCA, Bank
     Mandiri dan Bank Papua, kantor-kantor dan agen-agen Pos Indonesia, gerai-gerai Alfamart, termasuk
     Alfamidi, Alfa Express, Indomaret, Ceriamart, dan gerai-gerai “DAN+DAN” di seluruh wilayah Indonesia.
     Pembayaran juga dapat dilakukan melalui platform LinkAja, Uang Kita, Tektaya, Arindo, Fastpay, Tokopedia,
     Shopee dan Bukalapak;
•    Tunai melalui petugas penagih Perseroan (kolektor).

Untuk memastikan agar pembayaran angsuran berjalan secara tepat waktu, Perseroan menghubungi konsumen
baik melalui telepon, layanan pesan singkat maupun kunjungan tenaga lapangan. Konsumen akan dihubungi
pertama kali oleh call center dalam 14 (empat belas) hari kerja setelah Go Live untuk memberikan pesan selamat
datang (welcome call), melakukan konfirmasi data-data konsumen seperti nomor telepon dan alamat tagihan
serta menjelaskan kembali mengenai tata cara pembayaran angsuran serta kewajiban konsumen lainnya. Untuk
konsumen yang tidak terhubungi, maka akan dikunjungi langsung oleh karyawan Perseroan untuk memastikan
keberadaan konsumen tersebut. Call center selanjutnya akan menghubungi konsumen melalui telepon (reminding
call) atau mengirim layanan pesan singkat secara rutin mulai dari 7 (tujuh) hari menjelang jatuh tempo untuk
mengingatkan konsumen tentang kewajibannya membayar angsuran secara tepat waktu. Setelah melewati batas
waktu tertentu konsumen belum juga menyelesaikan kewajibannya maka Perseroan akan mengirimkan surat
pemberitahuan, surat teguran dan surat konsumen. Dalam surat peringatan, Perseroan akan menginformasikan
kepada konsumen bahwa jaminan akan dieksekusi sesuai perjanjian pengikatan jaminan secara fidusia jika
pembayaran tidak diterima dalam waktu 32 hari setelah tanggal jatuh tempo. Karyawan Perseroan juga dapat
melakukan kunjungan langsung kepada konsumen yang gagal bayar tersebut untuk menagih saldo terutang.
Jika sampai pada batas waktu tertentu konsumen belum juga menyelesaikan kewajibannya Perseroan akan
melakukan tindakan penarikan unit. Per 31 Desember 2023, tingkat pembayaran bersih yang lancar (di bawah
30 hari), dalam perhatian khusus (31-60 hari), serta kurang lancar dan diragukan (lebih dari 90 hari) masing-
masing adalah 93,6%, 5,3% dan 1,1% dari jumlah piutang pembiayaan.


7.		 PELANGGAN

Target konsumen Perseroan adalah golongan masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, baik yang
memiliki penghasilan tetap maupun wiraswasta. Umur konsumen Perseroan rata-rata antara 21 tahun sampai
35 tahun. Konsumen Perseroan sebagian besar adalah pembeli motor baru individu. Tabel berikut menyajikan
perkembangan pertumbuhan konsumen Perseroan untuk masing-masing periode di bawah ini:

Keterangan                                                             31 Desember 2023     31 Desember 2022
Konsumen ritel (perorangan)                                                       855.600               875.691
Konsumen institusi                                                                    773                   763

Pertumbuhan konsumen ritel Perseroan, khususnya konsumen pembiayaan sepeda motor dan mobil, terus
mengalami kenaikan untuk setiap periode sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat.
Berdasarkan data AISI, penjualan sepeda motor tumbuh sebesar 19,4% dari 5,2 juta unit di tahun 2022 menjadi
6,2 juta unit di tahun 2023. Angka ini didorong salah satunya dengan mulai membaiknya daya beli masyarakat
yang berdampak kepada penjualan pasa motor domestik. Di samping itu, penjualan motor Yamaha stabil di
angka 1,2 juta unit pada tahun 2023. Sementara itu penjualan mobil mengalami penurunan. Berdasarkan data
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), total penjualan keseluruhan mobil selama 2023
turun sebesar 4,0% mencapai 1,0 juta unit.


8.		 PEMASARAN

Kegiatan pemasaran berperan penting dalam mempertahankan posisi perusahaan di tengah persaingan. Untuk
mendukung kegiatan penjualan produk, Perseroan terus menjalankan berbagai strategi dan kegiatan pemasaran
secara konsisten untuk terus memperkuat brand image produk pembiayaan Perseroan sekaligus mempertahankan
dan meningkatkan kepercayaan konsumen.


                                                     174
Page 199
Kegiatan pemasaran berperan penting dalam mempertahankan posisi perusahaan di tengah persaingan di era
digital. Untuk mendukung kegiatan penjualan produk, Perseroan berupaya menjalankan berbagai strategi dan
kegiatan pemasaran secara konsisten untuk terus mengoptimalkan pengembangan customer experience (CX)
sebagai bagian penting dalam strategi pemasaran Perseroan di era digital untuk memperkuat brand equity dan
meningkatkan kontribusi repeat order dengan utilisasi sistem customer relationship management dan personalisasi
servis berbasis data untuk memperkuat brand image produk pembiayaan Perseroan, sekaligus mempertahankan
dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

Perseroan melakukan aktivitas pemasaran secara offline dan terus meningkatkan aktivitas pemasaran bersifat
online untuk mengikuti tren di dunia pemasaran dan dapat meingkatkan jangkauan potensial konsumen. Aktivitas
pemasaran penjualan secara online dilakukan bekerjasama dengan tim digital bisnus melalui berbagai platform
digital resmi yang dimiliki oleh Perseroan. Strategi pemasaran khusus untuk pembiayaan motor baru Yamaha
senantiasa disesuaikan dengan strategi YIMM termasuk dengan menggandeng dealer-dealer resmi.

Kegiatan promosi Perseroan sebagian besar dilakukan bersama dengan dealer-dealer motor Yamaha. Bentuk
promosi bersama yang dilakukan dengan dealer umumnya berupa pameran-pameran dan acara-acara gathering
bersama konsumen. Perseroan akan memasang banner promosi dan menyebarkan brosur di pameran dan acara-
acara yang melibatkan perseroan. apabila terdapat volume permintaan yang besar, perseroan dapat menempatkan
tenaga penjualan atau credit marketing officer untuk menerima aplikasi di tempat. Perseroan juga menyediakan
brosur dan memasang banner promosi di lokasi dealer dan dapat menyediakan fasilitas pengajuan aplikasi di
tempat untuk mitra dealer yang berprestasi. Biaya kegiatan promosi dengan dealer menjadi tanggung jawab
bersama antara Perseroan dan dealer.

Untuk semakin meningkatkan brand awareness, Perseroan menyelenggarakan BAF Expo yang telah
diselenggarakan sebanyak 33 kali pada tahun 2023 dan dilaksanakan di 5 lokasi yang berbeda yaitu di Pontianak,
Surabaya, Pekabnbaru, Makassar, Bekasi, Jakarta, Tegal, Palembang, Palu, Samarinda, Padang, Luwuk, Cianjur,
Jambi, Tanggerang, Garut, dan Bandung. BAF Expo merupakan pameran yang diselenggarakan di berbagai kota
di Indonesia dalam rangka memperkenalkan produk pembiayaan Perseroan serta memberikan promo-promo yang
menarik kepada masyarakat luas. Perseroan juga melakukan aktivitas brand awarness secara online melalui web
Perseroan dan berbagai media sosial Perseroan. Perseroan menyadari bahwa media sosial yang bekembang
pesat di era digital, karenanyaPerseroan hadir untuk lebih dekat dengan konsumen dan masyarakat. Perseroan
memiliki dua akun Facebook Fan Page yang aktif yaitu akun Fan Page (@BussanAutoFinanceIndonesia) yang
digunakan untuk memberikan seluruh informasi terbaru tentang Perseroan seperti produk, promo dan event
dan akun Fan Page (@BAF.Indonesia) yang digunakan untuk memberikan informasi seputar Perseroan, CSR,
dan event Perseroan. Di tahun 2023 akun Facebook Fan Page BAF telah telah digabungkan menjadi @BAF.
Indonesia. Akun TikTok @bafindonesia juga menjadi salah satu chanel komunikasi dan di tahun 2023 ini kami
melakukan inisasi berupa TikTok Live dengan nama program Ngabuburit Bareng BAF dan Ngobrol Asyik ala
BAF untuk meningkatkan brand awareness serta brand recognition terutama untuk menyasar kalangan Gen Z
dan Millennial. Perseroan juga memiliki akun YouTube BAF @bafindonesia yang memberikan seluruh informasi
terbaru kepada konsumen.

Perseroan terus aktif menawarkan program khusus untuk konsumen repeat order. Salah satu program dilakukan
di lini bisnis Pembiayaan motor baru Yamaha melalui program melalui program Spontan (Sepeda Motor Instan)
dengan menawarkan langsung kepada konsumen loyal dengan kondisi histori pembayaran yang baik melalui
kolaborasi dengan backbone dealer. Berbagai program repeat order juga dilakukan di lini produk pembiayaan
lain. Hingga akhir tahun 2023, kontribusi konsumen repeat order seluruh produk Pembiayaan terhadap total
pembiayaan baru Perseroan sebesar 41,1%.

Khusus produk BAF Dana Syariah, untuk membantu dalam memperkenalkan dan memasarkan produknya,
Perseroan melibatkan agen-agen perorangan, agen-agen korporasi, dan mitra usaha Perseroan sebagai
perantara yang dikenal agen Xtra BAF. Per 31 Desember 2023, jumlah Agen Xtra BAF telah mencapai sekitar
53,189 orang yang tersebar di berbagai lokasi di Indonesia Jumlah tersebut secara signifikan meningkat 20,9%
(YoY) dibanding tahun 2022. Meskipun demikian, Perseroan tetap berupaya meningkatkan produktivitas Agen
Xtra BAF yaitu dengan dilakukannya beberapa kegiatan untuk meningkatkan kontribusi Xtra BAF, diantaranya:
pemberian reward kepada agen Xtra BAF, penyelenggaraan webinar untuk Xtra BAF yang diadakan sebulan sekali,
gathering Xtra BAF Nasional, dibangunnya agensi akademi sebagai tempat untuk melakukan recruitment dan
pelatihan kepada Xtra BAF dan dilakukannya pertemuan keagenan di kantor jaringan Perseroan dan terciptanya
kerjasama terhadap beberapa partnership baru.


                                                     175
Page 200
9.		       JARINGAN PEMASARAN DAN PELAYANAN

Per 31 Desember 2023, Perseroan beroperasi melayani konsumen melalui jejaring kantor cabang dan kantor
selain kantor cabang yang tersebar di 245 lokasi di Indonesia, terdiri dari 163 kantor cabang, dan 82 kantor
selain kantor cabang. Seluruh kantor cabang dan kantor selain kantor cabang disewa dari pihak ketiga. Pada
tahun 2023, terdapat perubahan jumlah kantor jaringan dan kantor selain kantor cabang antara lain sebagai
upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan kepada konsumen Perseroan. Namun, perubahan ini
tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kegiatan operasional Perseroan.

Tabel berikut menyajikan perkembangan jaringan pemasaran dan pelayanan Perseroan untuk masing-masing
periode di bawah ini:

Keterangan                                                               31 Desember 2023       31 Desember 2022
Kantor cabang                                                                           163                    165
Kantor selain kantor cabang                                                               82                     81
Jumlah                                                                                    245                  246


Jaringan pemasaran dan pelayanan Perseroan dikelompokkan ke dalam 21 wilayah pemasaran, yaitu Bali,
Bangka, Madiun Kediri, Jabodetabekser, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan, Lampung,
Makassar, Manado Papua, Padang, Palembang, Palu, Pontianak, Sulawesi, dan Sumatera Utara & Riau. Tabel
berikut menyajikan rincian kantor cabang, dan kantor selain kantor cabang Perseroan berdasarkan wilayah
pemasaran per 31 Desember 2023:

                                                                          Kantor selain
 No.                  Wilayah Pemasaran            Kantor Cabang          kantor cabang             Jumlah
1.     Bali                                                          2                      1                    3
2.     Bangka                                                        4                      1                    5
3.     Jabodetabekser                                               11                     15                   26
4.     Jambi                                                         3                      -                    3
5.     Jawa Barat                                                   15                      8                   23
6.     Jawa Tengah                                                  21                      9                   30
7.     Jawa Timur                                                   17                     10                   27
8.     Kalimantan                                                   17                      6                   23
9.     Lampung                                                       1                      -                    1
10.    Madiun Kediri                                                 4                      1                    5
11.    Makassar                                                     10                      7                   17
12.    Manado                                                        9                      4                   13
13.    NTB                                                           3                      -                    3
14.    NTT                                                           4                      1                    5
15.    Padang                                                        6                      2                    8
16.    Palembang                                                     7                      3                   10
17.    Palu                                                          6                      2                    8
18.    Papua                                                         6                      -                    6
19.    Pontianak                                                     2                      1                    3
20.    Sumatera Utara & Riau                                        15                     11                   26
       Jumlah                                                      163                     82                  245


Perkembangan pasar, industri dan kemajuan teknologi saat ini menjadi pertimbangan bagi Perseroan untuk
menerapkan strategi baru, salah satunya dengan meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan konsumen
Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan merasa perlu menyatukan pelayanan administrasi konsumen yang lebih
cepat dalam satu atap sehingga Perseroan cukup memiliki satu kantor yang dapat melayani konsumen dalam satu
area (sentralisasi). Di awal tahun 2020, Perseroan memperkenalkan kantor regional yang diresmikan pertama
kali untuk daerah Jakarta dengan menggabungkan 4 kantor cabang di area Jakarta. Kantor regional memiliki
standar pelayanan yang sama seperti Kantor Cabang area sebelumnya, yakni pembayaran & pelunasan angsuran,
pengambilan BPKB serta akses untuk mendapatkan pembiayaan baru untuk produk yang dimiliki Perseroan saat
ini, seperti pembiayaan sepeda motor baru Yamaha, pembiayaan BAF Dana Syariah, pembiayaan mobil baru,
pembiayaan multiproduk, serta pembiayaan sepeda motor bekas. Perseroan berkeyakinan bahwa konsumen akan




                                                    176
Page 201
mendapatkan fasilitas dengan tingkat kenyamanan yang lebih baik mengingat kantor regional BAF akan berada
di kota-kota besar di Indonesia. Hingga Desember 2023, Perseroan telah memiliki 6 (enam) kantor regional yang
tersebar di beberapa kota besar yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Makassar, dan Medan.

Perseroan juga telah memperluas jaringan pelayanannya dengan menambah titik-titik pembayaran angsuran
melalui kerja sama dengan pihak ketiga. Pembayaran angsuran saat ini dapat dilakukan menggunakan fasilitas
dan jaringan layanan BRI, BNI, Bank Bukopin, BCA, Bank Mandiri dan Bank Papua, kantor-kantor dan agen-agen
Pos Indonesia, gerai-gerai Indomart dan/atau Ceriamart, gerai-gerai Alfamart, termasuk Alfamidi, Alfaexpress,
dan gerai-gerai “DAN+DAN” di seluruh wilayah Indonesia. Pembayaran juga dapat dilakukan melalui platform
Uang Kita, Tektaya, Arindo, Fastpay, Tokopedia dan Bukalapak.


10.		    PERSAINGAN

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan menghadapi persaingan dari perusahaan pembiayaan
independen seperti Perseroan maupun perusahaan jasa pembiayaan yang terafiliasi dengan perbankan.
Berdasarkan Statistik Lembaga Pembiayaan Indonesia periode Desember 2023 yang diterbitkan oleh OJK, jumlah
perusahaan pembiayaan di Indonesia tercatat sebanyak 147 perusahaan per 31 Desember 2023 dan dari sisi
keuangan, total aset Perseroan pada tahun 2023 tercatat sebesar 2,55% terhadap aset industri pembiayaan,
sementara piutang pembiayaan Perseroan sebesar 2,73% terhadap piutang pembiayaan industri. Pangsa pasar
ini terbilang signifikan mengingat terdapat lebih dari 147 perusahaan pembiayaan yang aktif di Indonesia hingga
Desember 2023.

Perseroan berkeyakinan bahwa Perseroan berada dalam posisi yang menguntungkan untuk bersaing dengan
perusahaan-perusahaan pembiayaan sepeda motor lainnya. Berbeda dengan perusahaan pembiayaan sepeda
motor lainnya, Perseroan merupakan satu-satunya perusahaan pembiayaan sepeda motor khusus Yamaha.
Dengan demikian, posisi Perseroan dalam industri pembiayaan bergantung pada posisi Yamaha di pasar sepeda
motor. Berdasarkan Data Yamaha Indonesia Motor MFG, Penjualan motor Yamaha di Indonesia tetap stabil pada
kisaran 1,2 juta unit pada tahun 2023, sehingga Yamaha meraih 19,4% pangsa pasar sepeda motor domestik
di Indonesia. Di tahun 2023, pembiayaan sepeda motor Yamaha masih menjadi kontributor terbesar dalam
portofolio pembiayaan Perseroan dengan pangsa pasar (BAF Share) terhadap penjualan motor Yamaha secara
keseluruhan per 31 Desember 2023 mencapai 19,9%. BAF Share ini dihitung dari total penjualan sepeda motor
baru Yamaha oleh Perseroan terhadap total keseluruhan penjualan sepeda motor baru Yamaha.

Perseroan juga merupakan sedikit dari banyak perusahaan pembiayaan di Indonesia yang mengantongi izin OJK
untuk melakukan kegiatan pembiayaan berbasis syariah, dikenal dengan nama BAF Dana Syariah.


11.		    TEKNOLOGI INFORMASI

Pengembangan teknologi informasi di Perseroan senantiasa dilakukan untuk memastikan penyediaan layanan
berkualitas berbasis teknologi informasi yang andal dan inovatif, dan menjadi faktor pendorong pengembangan
proses bisnis yang efisien dan efektif, serta selaras dengan tujuan jangka panjang Perseroan. Karenanya,
Perseroan terus menyempurnakan proses bisnis yang ada dengan memaksimalkan pemanfaatan teknologi
informasi dan mengembangkan layanan digital, sejalan dengan kebutuhan konsumen, serta perkembangan
industri keuangan khususnya pembiayaan di tanah air.

Optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi selain mendukung proses bisnis, juga diharapkan mampu
mengakselerasi pertumbuhan bisnis, serta mampu mengakomodir perubahan yang terjadi baik dalam jangka
pendek mapun jangka panjang melalui peningkatan keandalan, keamanan, dan kapabilitas internal teknologi
informasi di Perseroan. Perseroan memanfaatkan teknologi informasi dalam rangka meminimalisir risiko
operasional bisnis yang dihadapi serta menjadikan sistem manajemen risiko yang dimiliki Perseroan berjalan
dengan efektif. Oleh sebab itu, melalui fokus dan kebijakan strategis Perseroan di bidang teknologi informasi,
pengembangan teknologi yang terarah dan efektif yang disesuaikan dengan kebutuhan Perseroan dan kepentingan
konsumen diupayakan memberikan nilai lebih terhadap percepatan pertumbuhan bisnis Perseroan, serta
memperkuat posisi Perseroan sebagai perusahaan pembiayaan yang terkemuka di Indonesia.




                                                     177
Page 202
Fokus dan kebijakan strategis pengembangan teknologi informasi tahun 2023

Fokus teknologi informasi Perseroan di tahun 2023 adalah melanjutkan pengembangan sistem/aplikasi pendukung
bisnis yang telah ada untuk menunjang digitalisasi dalam meningkatkan efektivitas dan produktivitas operasional
Perseroan.

•   BAF Mobile. Salah satu pengembangan aplikasi dalam menunjang digitalisasi dan bisnis adalah BAF Mobile.
    BAF Mobile memberikan kemudahan dan kenyamanan layanan bagi BAF Friends (konsumen BAF) dalam
    mengajukan Pembiayaan dan Layanan Pembiayaan lainnya. Di tahun 2023, Perseroan terus melakukan
    pengembangan BAF Mobile, dimana konsumen dapat melakukan penukaran voucher di BAF mobile dengan
    menggunakan BAF points. Perseroan juga melakukan peremajaan user interface secara berkala, termasuk
    refreshment pada tampilan aplikasi BAF Mobile salah dan re-grouping menu dan fitur-fitur yang ada di BAF
    Mobile. Selain itu, beberapa tambahan fitur dilakukan seperti live chat, menu help center, Dana Syariah
    Digitalization (DASYAT), dan pengembangan fitur lainnya yang diperuntukkan kepada kenyaman konsumen
    dalam memanfaatkan BAF Mobile sehingga dapat dioptimalkan alam menjangkau layanan BAF secara digital.

•   Basket Financing. Dalam mendukung upaya perluasan layanan pembiayaan, di tahun 2023, Perseroan
    juga melakukan pengembangan aplikasi basket financing yang merupakan layanan bagi konsumen dengan
    memanfaatkan batas kredit untuk membeli barang/produk dalam satu transaksi melalui platform digital dan
    terhubung dengan digital partner. Pengembangan aplikasi ini masih terus dilakukan dan diharapkan dapat
    diperkenalkan di tahun 2024.

•   Human Resource Management. Perseroan juga melakukan pengembangan sistem untuk mendukung
    kebutuhan human resource management, Perseroan melakukan pengembangan pada sistem kekaryawanan
    agar semakin mengurangi pekerjaan administratif/manual dan terintegrasi. Sistem kekaryawanan ini
    menggabungkan beberapa sistem yang selama ini masih terpisah-pisah menjadi satu sistem yang terintegrasi
    dan terkini. Sistem ini dapat mengakomodir segala kebutuhan aspek kekaryawanan mulai dari absensi,
    benefit, penilaian kinerja dan berbagai aktivitas dan administrasi kekaryawanan lainnya. Sistem ini dapat
    diakses oleh karyawan baik dari desktop maupun dari mobile phone.

•   Agency Management System (AMS). Perseroan juga melakukan implementasi sistem AMS yang digunakan
    untuk mendukung bisnis produk BAF Dana Syariah, khususya agen Xtra BAF. Dengan sistem ini, maka
    agen Xtra BAF dapat melakukan self-registration, melakukan aktivitas keagenan, dan memantau kinerja
    nya, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas agen Xtra BAF.

Berbagai pengembangan teknologi Informasi juga dilakukan oleh Perseroan dalam mendukung unit pendukung
bisnis Perseroan. Untuk mendukung pertumbuhan dan ekspansi bisnis, Perseroan mengembangkan sistem
pendukung bisnis lainnya yaitu melakukan simplifikasi atas proses-proses pada sistem yang telah ada dan
melakukan pengembangan sistem baru di sisi unit pendukung binsis seperti pengembangan whistleblowing
system, pengganti sistem perpajakan untuk menunjang fungsi di divisi accounting and tax.

Sistem Teknologi Informasi dan infrastruktur Perseroan

Secara keseluruhan, Perseroan telah bertransformasi ke arah digital dengan pengembangan sistem teknologi
informasi yang telah terintegrasi antara mitra usaha, pelanggan, kantor jaringan dan kantor pusat hingga real
time dan online. Sistem teknologi informasi yang terintegrasi termasuk didalamnya seluruh kegiatan operasional,
dimulai dari pemasaran, pengajuan aplikasi, proses persetujuan aplikasi, pencairan dana, pembayaran angsuran,
penagihan, sampai dengan pelayanan konsumen. Sistem teknologi Perseroan juga telah didukung jaringan
komunikasi yang reliable dan sistem redudancy sehingga komunikasi dapat terjaga dengan baik.

Teknologi informasi Perseroan juga didukung dengan perangkat keras dan perangkat lunak yang disediakan oleh
perusahaan teknologi informasi terkemuka. Sebagai bagian dari pengendalian kualitas dan kepatuhan, Perseroan
juga melakukan audit prosedur tahunan untuk memastikan prosedur operasional sudah berjalan sesuai dengan
arahan yang disetujui oleh Manajemen dengan mengacu pada audit J-SOX (Japanese version of Sarbanes-
Oxley). Seluruh data Perseroan juga di-back-up secara online melalui Disaster Recovery Center Topic (“DRC”)
yang berada pada lokasi yang berjauhan dari lokasi Data Center Perseroan, hal tersebut diperlukan apabila
terjadi permasalahan pada Data Center.



                                                     178
Page 203
Di tahun 2023, Perseroan melakukan penguatan keamanan siber dan peningkatan tata kelola serta standar
keamanan teknologi informasi. Perseroan telah memperoleh sertifikat ISO 27001 tentang Information security
management system pada Juni 2023 yang merupakan seperangkat standar dan prosedur yang berkaitan dengan
keamanan dan kontrol informasi yang memungkinkan bisnis untuk menerapkan keamanan yang tepat. Selain itu,
dalam meningkatkan pengamanan data, Perseroan mengaplikasikan cyber threat intelligence yang bertujuan
untuk memitigasi/merespon secara cepat dalam hal terdapat kebocoran data/informasi. Hal ini sangat membantu
operasional pengamanan data/informasi dalam respon yang lebih cepat dan masih terus dilakukan secara berkala.

Di sisi infrastruktur, khususnya dalam area peningkatan layanan teknologi informasi, Perseroan terus meningkatkan
kapasitas dan kualitas jaringan termasuk kapasitas server, serta meningkatkan kinerja sistem penyimpanan
dan pengolahan data guna menunjang kebutuhan bisnis dan data digitalisasi. Hal tersebut dilakukan antara
lain dengan melakukan peremajaan beberapa perangkat server dan network di data center. Perseroan juga
telah meningkatkan kapasitas dan kualitas jaringan khususnya di kantor jaringan di Kawasan Indonesia Timur
selama tahun 2023. Menyadari keamanan data merupakan hal yang vital, Perseroan menerapkan multi factor
authentication untuk penggunaan VPN pada pengguna perangkat mobile yang menggunakan jaringan luar. Hal
ini sebagai mekanisme sistem yang di gunakan untuk memproteksi atau melindungi sistem keamanan Perseroan.
Peningkatan standar keamanan juga dilakukan melalui security firewall policy management untuk memastikan
pengelolan dan Pengaturan policy firewall terkait keamanan infrastruktur firewall Perseroan.

Tata kelola dan pengembangan SDM Teknologi Informasi

Penerapan tata kelola teknologi informasi di Perseroan terus ditingkatkan dan dievaluasi secara berkala dari
sisi policy and procedure dengan memperhatikan mitigasi adanya risiko dan tantangan baru berdasarkan
perkembangan teknologi informasi. Implementasi tata kelola teknologi informasi di Perseroan dikelola melalui
peran Departement IT Risk, Security, and Governance dalam memberikan panduan keamanan, mengelola risiko
teknologi informasi dan tata kelola teknologi informasi dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan dalam
mencapai rencana bisnis Perseroan.

Seiring dengan diterbitkannya POJK No. 4/POJK.05/2021 tentang Penerapan Manajemen Risiko dalam
Penggunaan Teknologi Informasi oleh Lembaga Jasa Keuangan Nonbank, dan SEOJK No. 22/SEOJK.05/2021
tentang Penerapan Manajemen Risiko Dalam Penggunaan Teknologi Informasi oleh Lembaga Jasa Keuangan
Nonbank, serta didukung organisasi TI yang kompeten. Di tahun 2023, Perseroan juga telah memiliki Data
Protection Officer (DPO) sebagaimana amanat Undang-Undang tentang Pelindungan Data Pribadi. DPO ini
akan melaksanakan fungsi pelindungan data pribadi. Di tahun 2023, Perseroan juga berupaya memastikan
terlaksananya pemenuhan POJK. No. 6/POJK.07/2022 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di
Sektor Jasa Keuangan.

Untuk memastikan pengelolaan teknologi informasi semakin terarah, Perseroan menempatkan seorang Direktur
yang bertanggung jawab terkait pengelolaan teknologi informasi di Perseroan. Perseroan juga memiliki Komite
Pengarah Teknologi Informasi Komite Pengarah Teknologi Informasi tersebut bertanggung jawab atas pengawasan
risiko teknologi dan informasi, dan setiap risiko regulasi dan kepatuhan yang terkait dengan risiko teknologi
dan informasi dalam Perseroan. Komite ini juga berperan untuk mendukung dan mengawasi investasi di bidang
TI, memastikan TI selaras dengan arahan TI secara keseluruhan, rencana TI serta keputusan investasi modal
jangka panjang, memastikan kepatuhan terhadap strategi dan roadmap TI, serta meninjau, memprioritaskan
dan mendukung proyek TI di Perseroan. Adapun informasi detil mengenai pelaksanana kerja Komite Pengarah
Teknologi Informasi diungkapkan pada Komite di bawah Direksi.

Perseroan senantiasa menempatkan teknologi Informasi sebagai kompetensi strategis dalam bisnis. Oleh karena
itu, pengembangan SDM di teknologi informasi juga menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan
perencanaan dan pengelolaan TI di Perseroan. Perseroan terus meningkatkan kompetensi SDM di bidang teknologi
informasi, sehingga mampu berperan sebagai faktor keberhasilan dalam perencanaan dan pengelolaan teknologi
informasi Perseroan, termasuk memberikan ide-ide inovasi yang sesuai dengan pengembangan digital di industri
pembiayaan. Hal ini didasari bahwa pertumbuhan bisnis saat ini melalui digitalisasi memerlukan inovasi dan
kreativitas dalam meredefinisi strategi bisnis dan kultur Perseroan.




                                                      179
Page 204
12.		    PENGEMBANGAN PRODUK DAN LAYANAN

Kegiatan pengembangan produk dan layanan dilakukan oleh Perseroan dengan tujuan untuk mengembangkan
bisnis di luar pembiayaan motor baru Yamaha sejalan dengan strategi Perseroan untuk meningkatkan aset
pembiayaan melalui diversifikasi portofolio pembiayaan dan meningkatkan retensi konsumen. Beberapa produk
hasil pengembangan yang telah diterima dengan baik oleh pasar saat ini adalah pembiayaan multiguna untuk
pembelian barang-barang elektronik dan peralatan rumah tangga serta pembiayaan jasa secara Syariah untuk
pendanaan berbagai keperluan pelanggan. Produk dan layanan yang dikembangkan senantiasa mengacu pada
peraturan-peraturan yang berlaku, antara lain Peraturan OJK No. 29/POJK.05/2014 tanggal 19 November 2014
tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan dan POJK No. 31/POJK.05/2014 tanggal 19 November
2014 tentang Penyelenggaraan Usaha Pembiayaan Syariah yang keduanya telah dicabut dan dinyatakan tidak
berlaku serta digantikan dengan POJK No. 35/2018 dan Peraturan OJK No. 10/POJK.05/2019 tanggal 26 Februari
2019 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan Syariah dan Unit Usaha Syariah Perusahaan
Pembiayaan. Inisiatif pengembangan produk dan layanan saat ini dilakukan oleh masing-masing lini bisnis dengan
melibatkan divisi terkait lainnya. Perseroan telah mengembangkan 2 (dua) produk pembiayaan baru yaitu BAF
PraDana dan BAF AdiDana yang telah dipasarkan sejak tahun 2022. Kehadiran kedua produk tersebut semakin
melengkapi ragam pilihan produk layanan yang diberikan oleh Perseroan kepada konsumen. Di tahun 2023,
dalam mendukung upaya perluasan layanan pembiayaan, Perseroan juga melakukan pengembangan aplikasi
basket financing yang merupakan layanan bagi konsumen dengan memanfaatkan batas kredit untuk membeli
barang/produk dalam satu transaksi melalui platform digital dan terhubung dengan digital partner. Pengembangan
aplikasi ini masih terus dilakukan dan diharapkan dapat diperkenalkan di tahun 2024.


13.		    PROSPEK USAHA

Kinerja ekonomi Indonesia diproyeksikan tetap kuat di tengah melemahnya prospek ekonomi global. Target
pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2024 sebesar 5,2% (YoY) tentunya diharapkan dapat tercapai didukung
fundamental ekonomi domestik yang baik, sebab pertumbuhan ekonomi nasional mampu mencatatkan angka di
atas 5% selama tujuh kuartal berturut-turut (Q4-2021 hingga Q2-2023). Di sisi lain, kita harus tetap waspada atas
kondisi tingkat domestik berupa perlambatan ekspor, kenaikan suku bunga dalam negeri, dan pelemahan nilai
tukar rupiah. Namun, perhelatan pemilu disinyalir dapat meningkatkan konsumsi pemerintah (dampak langsung)
maupun konsumsi masyarakat (dampak tidak langsung). Banyak pelaku usaha yang wait and see mengenai arah
kebijakan ke depannya. Di lain sisi, pemulihan ekonomi di tahun 2024 juga perlu diwaspadai dengan berbagai
kondisi yang terjadi di tingkat dunia yang dapat mempengaruhi perekonomian dalam negeri seperti kasus yang
saat ini terjadi yaitu perang antara lain perang Israel-Palestina dan Rusia-Ukraina serta ancaman perubahan
iklim yang dapat mengganggu rantai pasok pangan yang dapat mempengaruhi stabilitas perekenomian di seluruh
negara. Namun, dengan fundamental yang masih kuat, Indonesia dapat menjaga pertumbuhan ekonominya di
tahun depan. Secara keseluruhan momentum pemulihan ekonomi diperkirakan akan berlanjut di tahun 2022,
antara lain didukung berbagai langkah pengendalian pandemi COVID-19 dan penguatan reformasi struktural.
International Monetary Fund (IMF) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022 menjadi 5,9%, Asian
Development Bank (ADB) 4,8%.

AISI menargetkan penjualan sepeda motor bisa naik, begitu pula dengan Gaikindo. AISI menargetkan penjualan
sepeda motor bisa naik 7-12% mencapai 6,5 juta unit. GAIKINDO menargetkan penjualan mobil di tahun 2024 akan
mencapai sekitar 1,1 juta unit. Di lini industri pembiayaan, APPI optimis pemulihan bisnis industri pembiayaan
akan tumbuh konservatif. OJK memperkirakan piutang-piutang pembiayaan multifinance diproyeksi tumbuh double
digit pada tahun 2024. Dengan memperhatikan kondisi perekonomian di tahun 2023, proyeksi atas pemulihan
ekonomi yang berlanjut di tahun 2024, serta perkembangan kinerja dan pencapaian Perseroan di tahun 2023,
Perseroan telah menyiapkan berbagai rencana dan langkah-langkah strategis yang akan ditempuh di tahun 2024
dan beberapa tahun ke depan. Rencana dan langkah-langkah strategis ini akan menjadi acuan dalam mencapai
pertumbuhan yang terarah dan berkelanjutan.

Perseroan melihat bahwa industri pembiayaan multiguna di Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
Pembiayaan multiguna merujuk pada pembiayaan untuk pengadaan barang dan/atau jasa yang diperlukan oleh
debitur untuk pemakaian/konsumsi dan bukan untuk keperluan usaha (aktivitas produktif) dalam jangka waktu
yang diperjanjikan, yang mencakup pembelian sepeda motor, mobil, barang konsumer, dan lain-lain. Menurut
data Statistik Lembaga Pembiayaan Indonesia periode Desember 2023 yang diterbitkan oleh OJK, pembiayaan
multiguna merupakan segmen terbesar dari industri pembiayaan, yang memberi kontribusi sebesar 52,0% dengan


                                                      180
Page 205
piutang mencapai Rp245,2 triliun per 31 Desember 2023. Segmen ini mengalami peningkatan piutang sebesar
13,8% dari posisi piutang per 31 Desember 2022 sebesar Rp215,3 triliun. Rasio NPF perusahaan pembiayaan
di Indonesia mengalami peningkatan dari 2,32% per 31 Desember 2022 menjadi 2,44% per 31 Desember 2023.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh beberapa faktor, meliputi:

•   Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil. Di tengah kondisi ketidakpastian dan perlambatan
    perekonomian global, perekonomian Indonesia tercatata tetap kuat dan stabil. Data Badan Pusat Statistik
    (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan III 2023 tetap tumbuh sebesar 4,94% (yoy),
    meskipun sedikit melambat dari pertumbuhan pada triwulan sebelumnya yang mencapai sebesar 5,17%
    (yoy). Pemerintah tetap optimis untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi di atas 5% hingga penghujung
    tahun 2023.

    Pertumbuhan ekonomi tersebut salah satunya didukung oleh kondisi sektor keuangan tahun 2023 yang
    dinilai stabil dan resilien tercermin dari pertumbuhan sektor pasar modal, perbankan dan industri keuangan
    non bank. Di sektor pasar modal, IHSG posisi 30 November 2023 tercatat menguat sebesar 3,36% secara
    ytd ke level Rp7.080,74. Untuk sektor perbankan, kinerja intermediasi perbankan posisi Oktober 2023
    tetap terjaga dengan nominal penyaluran kredit sebesar Rp6.902,98 triliun (tumbuh 8,99% secara yoy)
    dan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai sebesar Rp8.198,80 triliun (tumbuh 3,43% secara
    yoy). Adapun untuk sektor keuangan non bank, akumulasi pendapatan premi Perusahaan Asuransi posisi
    Oktober 2023 mencapai sebesar Rp264,23 triliun (tumbuh 3,54% secara yoy) dan dari industri Perusahaan
    Pembiayaan, piutang pembiayaan mencapai Rp463,12 triliun (tumbuh sebesar 15,02% secara yoy)[2].
    Capaian pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sektor keuangan tahun 2023 di atas, tentu patut kita syukuri
    bersama. Hal ini membuktikan bahwa perekonomian Indonesia tetap tumbuh dan kuat di tengah perlambatan
    perekonomian serta tingginya ketidakpastian global.

•   Inflasi yang tetap terkendali. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pencapaian inflasi Indonesia
    tahun 2023 terjaga stabil dan terkendali pada rentang target sasaran 3%±1. Capaian inflasi tahun 2023
    tersebut tercatat sebesar 2,61% (yoy) atau menurun dibandingkan realisasi tahun 2022, yakni sebesar 5,51%
    (yoy). Lebih lanjut, di luar periode terdampak pandemi (2020-2021), realisasi inflasi tersebut merupakan
    yang terendah sejak tahun 2000.

    Perkembangan inflasi Desember 2023 dipengaruhi oleh pergerakan seluruh komponen inflasi. Komponen
    harga diatur Pemerintah (administered prices/AP) mengalami inflasi sebesar 0,39% (mtm), atau 1,72% (yoy).
    Secara bulanan (mtm) dan tahunan (yoy), tarif angkutan udara, rokok kretek filter, dan rokok kretek putih
    menjadi komoditas penyumbang inflasi IHK Desember 2023. Sementara komponen inti mengalami inflasi
    sebesar 0,14% (mtm), atau 1,80% (yoy). Secara tahunan inflasi inti masih terjaga meskipun dalam tren
    melandai. Lebih lanjut, berdasarkan catatan Trading Economics, realisasi inflasi inti Indonesia merupakan
    salah satu yang terendah yakni berada di peringkat 10 dari 86 negara. Komponen harga pangan bergejolak
    (volatile food/VF) mengalami peningkatan tercatat sebesar 1,42% (mtm) atau 6,73% (yoy). Gangguan cuaca
    akibat El Nino menyebabkan produksi pangan terutama padi dan aneka cabai menjadi tidak optimal. Hal
    ini mendorong peningkatan harga beras dan cabai yang menjadikan kedua komoditas tersebut sebagai
    penyumbang utama inflasi sepanjang tahun 2023. Pemerintah terus berupaya menjaga ketersediaan pasokan
    pangan dan menjaga keterjangakuan harga. Kebijakan tersebut dilakukan diantaranya melalui penguatan
    cadangan pangan Pemerintah khususnya beras, penyaluran beras medium melalui program Stabilisasi
    Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), maupun penyaluran bantuan pangan beras.

•   Tingkat suku bunga yang stabil. Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan bergantung pada
    pendanaan dari bank, baik dalam mata uang Rupiah maupun Dolar Amerika Serikat, untuk mendanai kegiatan
    usaha. Beban bunga mewakili 15,1% dan 13,6% dari pendapatan Perseroan masing-masing untuk periode
    yang berakhir pada 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022. Seluruh utang bank Perseroan memiliki
    bunga mengambang, dan sejalan dengan kenaikan saldo utang bank dari fasilitas yang ada saat ini maupun
    fasilitas baru di masa yang akan datang, hal tersebut dapat menyebabkan penambahan beban bunga serta
    mengalami fluktuasi seiring dengan perubahan tingkat suku bunga. Untuk mengelola risiko fluktuasi tingkat
    suku bunga, Perseroan dari waktu ke waktu melakukan lindung nilai melalui cross currency swap. Selain
    itu, kesulitan dalam memperoleh pendanaan dengan syarat dan ketentuan komersial yang menguntungkan
    dan/atau meningkatkan biaya pendanaan dengan utang, akan membatasi kemampuan Perseroan untuk
    mengembangkan kegiatan usaha.


                                                      181
Page 206
         Pendapatan utama Perseroan diperoleh dari selisih antara tingkat bunga yang dapat dibebankan kepada
         konsumen untuk produk pembiayaan dengan beban pendanaan. Marjin bunga bersih Perseroan sangat
         dipengaruhi oleh imbal hasil yang dapat diperoleh Perseroan untuk pinjamannya, pergerakan suku bunga,
         khususnya suku bunga Bank Indonesia dan LIBOR, serta kondisi persaingan usaha. Hingga Desember
         2023, suku bunga kebijakan BI-Rate tetap dipertahankan pada level 6,0% hal ini konsisten dengan fokus
         kebijakan moneter yang pro-stability yaitu penguatan stabilisasi nilai tukar Rupiah serta yang pre-emptive
         dan forward looking untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam sasaran 2,5±1 pada 2024.

•        Pembiayaan investasi multifiance terus tumbuh. Industri multifinance masih mengalami peningkatan
         pada tahun 2023. Pertumbuhan yang terjadi di sektor otomotif nampaknya belum sepenuhnya berdampak
         terhadap kinerja piutang di industri pembiayaan. Menurut data Statistik Lembaga Pembiayaan Indonesia
         periode Desember 2023 yang diterbitkan oleh OJK, total piutang pembiayaan Perusahaan multiguna
         yang merupakan penyumbang terbesar (52,8%) terhadap total piutang pembiayaan multifinance hingga
         Desember 2023 mengalami peningkatan sebesar 13,2% (yoy) menjadi Rp470,9 triliun dari Rp415,9 triliun
         pada Desember 2022. Jika dilihat berdasarkan jenis kegiatan usaha, pembiayan multiguna tumbuh sebesar
         0,1% (yoy), pembiayaan modal kerja tumbuh 0,2% (yoy), pembiayaan investasi tumbuh sebesar 0,1% (yoy),
         dan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah secara akumulatif tumbuh sebesar 0,3%.

         Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), memproyeksikan pertumbahan piutang pembiayaan
         multifinance akan tumbuh sebesar 12,0%-13,0% pada tahun 2024. Angka ini lebih rendah dari target di
         tahun 2023 sebesar 15,0%, mengigat adanya tantangan yang semakin kompleks. Terdapat dua hal yang
         menjadi katalis pembiayaan multifinance masih dapat tumbuh double digit pada tahun ini, (i) perekonomian
         Indonesia diyakini bisa tumbuh sebesar 5,0%, dan (ii) seiring dengan pertumbuhan ekonomi tersebut konsumsi
         masyarakat juga dipercaya punya daya lebih untuk ikut bertumbuh. Kepercayaan pihak asing pada industri
         pembiayaan sejauh ini masih sangat positif terbukti dari sumber pinjaman luar negeri masih tumbuh positif.
         Beberapa perusahaan pembiayaan sedang dalam proses penjajakan dengan investor asing strategis.

•        Pasar sepeda motor Indonesia yang masih menjanjikan. Dibandingkan dengan negara-negara besar di
         kawasan Asia Tenggara, penjualan sepeda motor di Indonesia tercatat paling besar. Berdasarkan data
         Asean Autmotive Federation, penjualan sepeda motor di Indonesia selama tahun 2023 mencapai 5,2 juta
         unit, diikuti oleh Vietnam dan Thailand masing-masing sebesar 2,5 juta unit dan 1,9 juta unit. Bahkan hingga
         Februari 2024 (YTD), penjualan sepeda motor di Indonesia telah tercatat sebesar 558 ribu unit, jumlah ini
         termasuk jumlah yang sangat besar dibandingkan dengan negara lain di Asia Tenggara. Meskipun volume
         penjualan yang besar, penetrasi motor di Indonesia masih tetap salah satu yang terendah dibandingkan
         dengan negara-negara tersebut. Berdasarkan Statistik Transportasi Darat tahun 2022 yang disusun oleh
         Badan Pusat Statistik, kepemilikan sepeda motor tercatat sebesar 148,0 juta dibandingkan dengan total
         populasi sekitar 278 juta penduduk. Kondisi infrastruktur di Indonesia yang belum memadai juga akan
         mengakibatkan sepeda motor masih sangat dibutuhkan di Indonesia.

         Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat penjualan sepeda motor domestik di tahun 2023
         sebesar 6,2 juta unit atau naik 19,4% (yoy) dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar 5,2 unit.


14.		        HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki hak atas kekayaan intelektual berupa 1 (satu) hak
cipta dan 1 (satu) sertifikat merek, sebagaimana diuraikan di bawah ini:

           Nomor dan tanggal sertifikat/                                   Kelas
    No    surat pendaftaran merek/ciptaan         Jangka Waktu             Jasa                    Etiket
    1.               No. 028623             selama 50 (lima puluh) tahun     -     Hak Cipta untuk Jenis Ciptaan Program
             tanggal 29 September 2005       sampai dengan tanggal 29                 Komputer dengan Judul Ciptaan
                                                 September 2055                    “BUSSAN AUTO FINAN – INTEGRATED
                                                                                      FINANCING SYSTEM” (BAF IFS)
    2.          No.IDM 000702874            selama 10 ( sepuluh) tahun      35       Merek “BAF” Bussan Auto Finance
               tanggal 9 Maret 2018           sampai dengan tanggal
                                                  9 Maret 2028




                                                               182
Page 207
15.		    TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK YANG TERAFILIASI

Dalam kegiatan usahanya, Perseroan melakukan transaksi dengan pihak yang memiliki hubungan Afiliasi,
sebagai berikut:

-   Mitsui & Co., Ltd., sebagai pemegang saham pengendali Perseroan, dan Perseroan telah menandatangani
    Service and Support Agreement tanggal 1 April 2011, sebagaimana terakhir diubah berdasarkan Amendement
    Agreement tanggal 1 April 2012 juncto Guarantee Service Agreement tanggal 30 September 2011,
    sebagaimana terakhir diubah berdasarkan Amendement Agreement tanggal 1 Januari 2018, yang seluruhnya
    dibuat di bawah tangan (“Perjanjan Afiliasi”). Berdasarkan Perjanjian Afiliasi tersebut, Perseroan menerima
    dukungan dan bantuan dari Mitsui & Co., Ltd., yang antara lain mencakup dukungan dan bantuan untuk
    mengembangkan pelanggan dan mempromosikan bisnis baru dan untuk memperkuat hubungan dengan
    pelanggan, termasuk bank. Perjanjian Afiliasi tersebut berlaku untuk jangka waktu 1 (satu) tahun dan setelah
    itu akan secara otomatis diperbaharui dan diperpanjang untuk 1 (satu) tahun berikutnya. Pada tanggal
    Prospektus ini diterbitkan, perjanjian ini masih berlaku dan mengikat bagi para pihak.

-   JA Mitsui Leasing, Ltd., sebagai pemegang saham utama Perseroan, dan Perseroan telah menandatangani
    Indeminty Agreement tanggal 27 Desember 2023, yang dibuat di bawah tangan (“Perjanjian Ganti Rugi”).
    Berdasarkan Perjanjian Ganti Rugi tersebut, Perseroan akan meminta JA Mitsui Leasing, Ltd. untuk menjamin
    kepada bank atau lembaga keuangan atas seluruh kewajiban pembayaran berdasarkan perjanjian-perjanjain
    pinjaman yang dibuat dan ditandatangani antara Perseroan dengan masing-masing bank. Perjanjian Ganti
    Rugi tersebut berlaku untuk jangka waktu 1 (satu) tahun dan setelah itu akan secara otomatis diperbaharui
    dan diperpanjang untuk 1 (satu) tahun berikutnya. Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, perjanjian ini
    masih berlaku dan mengikat bagi para pihak.

Sebagai kompensasi atas transaksi dengan pihak yang memiliki hubungan Afiliasi tersebut, Perseroan ditagih
beban pengaturan pinjaman dan penjaminan sebesar Rp8,1 miliar pada tahun 2023 dan Rp17,8 miliar pada
tahun 2022.


16.		    KETERGANTUNGAN PERSEROAN

Perseroan telah menandatangani perjanjian dengan Mitsui & Co., Ltd. sebagai pemegang saham pengendali
Perseroan dan JA Mitsui Leasing, Ltd. sebagai pemegang saham utama Perseroan, di mana Mitsui & Co., Ltd.
dan JA Mitsui Leasing, Ltd. masing-masing sepakat untuk memberikan dukungan kepada Perseroan dalam
bentuk jaminan perusahaan untuk sebagian besar fasilitas pinjaman yang diterima Perseroan dari perbankan
dan dukungan manajemen dalam bentuk corporate guarantee. Perseroan diperkirakan akan terus melakukan
transaksi sejenis masing-masing dengan Mitsui & Co., Ltd. dan JA Mitsui Leasing, Ltd. di masa mendatang.

Perseroan sebagai perusahaan pembiayaan sepeda motor juga bergantung pada kinerja penjualan motor Yamaha.
Kemampuan pihak Yamaha untuk mengembangkan produk baru dan strategi pemasaran yang menarik dalam
rangka mempertahankan maupun meningkatkan pangsa pasar akan memengaruhi pertumbuhan aset Perseroan.
Per 31 Desember 2023, sebesar 53,6% dari total pemesanan produk Perseroan berasal dari pembiayaan motor
merek Yamaha.


17.		    PENGHARGAAN DAN PENGAKUAN

Berikut adalah beberapa penghargaan yang diperoleh Perseroan sepanjang tahun 2023:

Kategori business performance:

•   Penghargaan dari Infobank dalam Infobank 19th Multifinance Awards 2023 untuk kategori The Best
    Performance Multifinance Company (Asset > Rp 10 Triliun).
•   Penghargaan dari Warta Ekonomi dalam Indonesia Best Multifinance Awards 2023 untuk kategori Outstanding
    Financial Performance and Providing Easily Accessed of Financing Submission Services (Category: Total
    Assets 10 – 30 Trilliun).



                                                     183
Page 208
•   Penghargaan dari Business Digest (SWA) dalam Indonesia Most Reputable Companies 2023 untuk kategori
    Good
•   Penghargaan dari APPI dalam APPI Award untuk kategori Lima Perusahaan Pembiayaan Terbaik Tahun
    2022 untuk Kategori Aset di Atas Rp 5 Triliun.
•   Penghargaan dari Warta Ekonomi dalam Indonesia Most Acclaimed Companies Awards 2023 untuk
    kategori Indonesia Most Prestigious Company 2023 with Outstanding Motorcycle Financing Solutions,
    (Category:Multifinance).
•   Penghargaan dari TrenOto dalam TrenOto Awards 2023.
•   Penghargaan dari InfoEkonomi.id & TRASN CO Indonesia dalam 4th Top Corporate Finance Award 2023
    untuk kategori Special Achievement for Financing Category.
•   Penghargaan dari The Iconomics dalam Best 50 Financial Institution Awards 2023 untuk kategori Best
    Customer
•   Service Reputationin Multifinance with Assets >10T.

Kategori digital:

•   Penghargaan dari Infobrand dalam Top Digital PR Award 2023 untuk kategori Leasing
•   Penghargaan dari Warta Ekonomi dalam Indonesia Digital Innovation Awards 2023 untuk kategori The Most
    Innovative
•   Multifinance Company for The Expanding Digital Ecosystem through Integrated and Sophisticated Product
    & Services in Multifinance Category.
•   Penghargaan dari Info Ekonomi dalam Top Digital Corporate Brand 2023 untuk Financial Industry.
•   Penghargaan dari Warta Ekonomi dalam Indonesia Grand Digital Marketing Awards 2023 untuk kategori
    The Insightful Financing Content.
•   Penghargaan dari ItWorks dalam Top Digital Awards 2023.
•   Penghargaan dari Media Asuransi dalam Digital Financial Excellence Awards 2023 untuk kategori Peringkat
    1 Multifinance dengan Aset Rp5 Triliun ke atas dan Best Multifinance Digital Financial Award 2023.

Kategori leadership:

•   Penghargaan dari SWA dalam Indonesia Best CEO 2022 yang diterima oleh Ibu Lynn Ramli untuk Best CEO
    with Distinction.
•   Penghargaan dari Warta Ekonomi dalam Indonesia Financial Top Leader 2023 yang diterima oleh Ibu Lynn
    Ramli untuk Best Leader for Sustainabilty Acceleration through Diversification of Financing Products and
    Services (Category: Multifinance Total Assets Rp10-30T).
•   Penghargaan dari SWA dalam Indonesia Most Powerful Women Business Leader 2023 yang diterima oleh
    Ibu Lynn Ramli.
•   Penghargaan dari Infobank dalam Top 100 CEO 2023 & The Next Leaders 2023 yang diterima oleh Ibu Lynn
    Ramli untuk Top 100 CEO 2023 and Pak Yudono & Pak Charles Gultom untuk The Next Leaders 2023.
•   Penghargaan dari HerStory dalam Indonesia Best Workplace for Women Awards 2023 yang diterima oleh
    Ibu Lynn Ramli untuk kategori Financial Services Industry.
•   Penghargaan dari Warta Ekonomi dalam Indonesia CEO Excellence Awards 2023 yang diterima oleh Ibu
    Lynn Ramli untuk Indonesia CEO Excellence 2023 with Popularity in Digital and Organization Transformation
    to Strengthen Business Expansion (Category: Multifinance).

Kategori marketing & branding:

•   Penghargaan dari Infobrand dalam Indonesia Brand Champion 2023.
•   Penghargaan dari Marketing Magazine dalam Top Brand Award 2023 untuk kategori 2-Wheels Automotive
    Leasing Company.
•   Penghargaan dari Warta Ekonomi dalam Indonesia Public Relation Awards 2023 untuk kategori Best Public
    Relations in Company Management on Strengthening Business Segmentations by Expanding Financing
    Ecosystem in Multifinance Category.
•   Penghargaan dari Marketeers dalam Indonesia WOW Brand 2023 untuk kategori Motor Leasing.
•   Penghargaan dari Marketing-Interactive dalam Marketing Excellence Awards 2023 untuk kategori Excellence
    in Media Strategy: #CicilAjadiBAF (Silver Trophy).




                                                    184
Page 209
•     Penghargaan dari Warta Ekonomi dalam Indonesia Millenials Brand Choice Awards 2023 untuk kategori
      Leasing Company.
•     Penghargaan dari Infobrand dalam Indonesia Digital Popular Brand Award 2023 untuk kategori Pembiayaan
      Furnitur.
•     Penghargaan dari Warta Ekonomi dalam Indonesia Public Relation Top Leader Awards 2023 untuk kategori
      Top Public Relation Leader 2023 for Corporate Adaptability Through Acceleration of Business Digitalization
      di Multifinance.
•     Penghargaan dari SWA dalam Indonesia Digital Marketing Champion 2023 untuk kategori Very Good
      Predicate.
•     Penghargaan dari Mars Indonesia Digital & SWA dalam Indonesia Best Brand Award 2023 untuk kategori
      Kredit Kepemilikan Sepeda Motor Yamaha - Platinum. BAF menjadi perusahaan pembiayaan khusus motor
      Yamaha No. 1 di Indonesia berdasarkan Brand Performance Research oleh Mars Indonesia Digital & SWA
      periode Agustus hingga September 2023.

Kategori sustainability:

•     Penghargaan dari Warta Ekonomi dalam Indonesia Excellence GCG Awards 2023 untuk kategori Indonesia
      Excellence Good Corporate Governance Ethics in Diversification of Financing Products and Services in
      Multifinance Category.
•     Penghargaan dari Warta Ekonomi dalam Indonesia Human Resources Awards 2023 untuk kategori The Best
      HR Management for The Outstanding Integration of HR Development Plan and Strategies with Business
      Needs in Multifinance Category.
•     Penghargaan dari The Iconomics dalam Indonesia Best CSR Awards 2023 untuk kategori Best CSR in
      Finance Sector Industry.
•     Penghargaan dari Warta Ekonomi dalam Indonesia CSR Awards 2023 untuk kategori Outstanding Program
      in Accelerating Education and Welfare for Children.
•     Penghargaan dari IDX Channel dalam Anugerah CSR IDX Channel 2023 untuk kategori Program CSR BAF
      ECO Move.
•     Penghargaan dari Marketing Magazine dalam Contact Center Service Excellence 2023 untuk kategori Email
      Center.
•     Penghargaan dari HerStory dalam Women-Oriented Corporate Social Responsibility Awards 2023 untuk
      kategori Best Women-Oriented Corporate Social Responsibilty 2023 with Outstanding Program in Accelerating
      Education and Welfare for Society.

Kategori Syariah:

•     Penghargaan dari Warta Ekonomi dalam Indonesia Sharia Finance Awards 2023 untuk kategori Outstanding
      Utilization of Multi Channel Distribution to Expand Financing Services (Category: Sharia Business Unit of
      Multifinance).

    Manajemen Perseroan menyatakan bahwa tidak memiliki kecenderungan yang
    signifikan yang dapat mempengaruhi kegiatan usaha dan prospek keuangan Perseroan,
    selain faktor-faktor makroekonomi yang berada di luar kendali Perseroan. Setiap
    kecenderungan, ketidakpastian, permintaan, komitmen, atau peristiwa yang dapat
    diketahui mempengaruhi pendapatan usaha, pendapatan dari operasi berjalan,
    profitabilitas, likuiditas, atau sumber modal Perseroan telah diungkapkan pada
    Prospektus.

    MANAJEMEN PERSEROAN MENYATAKAN Sebagian besar kebutuhan modal kerja Perseroan
    digunakan untuk kegiatan usaha utama Perseroan yaitu pembiayaan dan seluruh
    risiko material yang timbul dari kegiatan usaha Perseroan telah diungkapkan dalam
    Prospektus.




                                                       185
Page 210
IX.        PERPAJAKAN


1.		       PERPAJAKAN UNTUK PEMEGANG OBLIGASI

Pajak atas penghasilan yang diperoleh dari kepemilikan Obligasi yang diterima atau diperoleh Pemegang Obligasi
diperhitungkan dan diperlakukan sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 16 tahun 2009 tanggal 9 Februari 2009 tentang
Pajak Penghasilan atas Penghasilan Berupa Bunga Obligasi sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir
dengan (i) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 9 tahun 2021 tanggal 2 Februari 2021 tentang Perlakuan
Perpajakan untuk Mendukung Kemudahan Berusaha; dan (ii) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 91
tahun 2021 tanggal 30 Agustus 2021 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan Berupa Bunga Obligasi yang
Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak Dalam Negeri dan Bentuk Usaha Tetap, penghasilan yang diterima atau
diperoleh bagi Wajib Pajak berupa bunga dan diskonto obligasi dikenakan pemotongan Pajak Penghasilan
yang bersifat final: Atas bunga obligasi dengan kupon (interest bearing debt securities) sebesar : (i) 10% bagi
Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap (“BUT”); dan (ii) 10% atau sesuai dengan tarif berdasarkan
persetujuan penghindaran pajak berganda (“P3B”) bagi Wajib Pajak luar negeri selain BUT. Jumlah yang terkena
pajak dihitung dari jumlah bruto bunga sesuai dengan masa kepemilikan (holding period) obligasi;

a.    Atas diskonto obligasi dengan kupon sebesar : 10% bagi Wajib Pajak dalam negeri dan BUT; dan (ii) 10%
      atau sesuai dengan tarif berdasarkan P3B bagi Wajib Pajak luar negeri selain BUT. Jumlah yang terkena
      pajak dihitung dari selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan obligasi, tidak termasuk
      bunga berjalan (accrued interest);

b.    Atas diskonto obligasi tanpa kupon (zero coupon bond) atau non-interest bearing debt securities sebesar :
      (i) 10% bagi Wajib Pajak dalam negeri dan BUT; dan (ii) 10% atau sesuai dengan tarif berdasarkan P3B
      bagi Wajib Pajak luar negeri selain BUT. Jumlah yang terkena pajak dihitung dari selisih lebih harga jual
      atau nilai nominal di atas harga perolehan obligasi;

c.    Atas bunga dan/atau diskonto dari obligasi yang diterima dan/atau diperoleh Wajib Pajak reksadana dan Wajib
      Pajak dana investasi infrastruktur berbentuk kontrak investasi kolektif, dana investasi real estat berbentuk
      kontrak investasi kolektif, dan efek beragun aset berbentuk kontrak investasi kolektif yang terdaftar atau
      tercatat pada OJK sebesar 10% untuk tahun 2021 dan seterusnya.

Pemotongan pajak yang bersifat final ini tidak dikenakan terhadap bunga dari obligasi atau diskonto dari obligasi
dengan atau tanpa kupon yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak:

a.    Dana pensiun yang pendirian atau pembentukannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan atau telah
      mendapatkan izin dari OJK dan memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (3) huruf
      h Undang-Undang No. 7 tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah beberapa kali diubah
      dan terakhir dengan UU Cipta Kerja; dan

b.    Bank yang didirikan di Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia.

Pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat final ini dilakukan oleh:

a.    Penerbit obligasi atau kustodian selaku agen pembayaran yang ditunjuk, atas bunga dan/atau diskonto
      yang diterima pemegang obligasi dengan kupon pada saat jatuh tempo bunga obligasi dan diskonto yang
      diterima pemegang obligasi tanpa bunga pada saat jatuh tempo obligasi;

b.    Perusahaan Efek, dealer atau bank, selaku pedagang perantara, atas bunga dan/atau diskonto yang diterima
      atau diperoleh penjual obligasi pada saat transaksi; dan/atau




                                                         186
Page 211
c.   Perusahaan Efek, dealer, bank, dana pensiun dan reksadana, selaku pembeli obligasi langsung tanpa melalui
     perantara, atas bunga dan/atau diskonto obligasi yang diterima atau diperoleh penjual obligasi pada saat
     transaksi.

 CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM INI DIHARAPKAN UNTUK BERKONSULTASI
 DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI
 PEMBELIAN, PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN ATAU PENGALIHAN DENGAN CARA LAIN ATAS OBLIGASI
 YANG DIBELI MELALUI PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI.


2.		     PEMENUHAN PERPAJAKAN OLEH PERSEROAN

Sebagai Wajib Pajak, Perseroan memiliki kewajiban perpajakan untuk Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak
Pertambahan Nilai (PPN). Perseroan telah memenuhi kewajiban perpajakannya sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan dan peraturan perpajakan yang berlaku.




                                                     187
Page 212
X. PENJAMINAN EMISI OBLIGASI


1.		      PENJAMINAN EMISI OBLIGASI

Berdasarkan persyaratan serta ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum di bawah ini, untuk dan atas
nama Perseroan, menyetujui untuk menawarkan Obligasi kepada Masyarakat dengan kesanggupan penuh (full
commitment) dan mengikatkan diri untuk membeli sisa Obligasi yang tidak habis terjual dengan harga penawaran
pada tanggal penutupan Masa Penawaran Umum sebesar bagian penjaminannya.

Susunan dan jumlah porsi penjaminan serta persentase dari penjaminan emisi dalam Penawaran Umum Obligasi
ini adalah sebagai berikut:

                                                                 Porsi Penjaminan
No. Nama                                  Seri A (Rp)         Seri B (Rp)           Total (Rp)         (%)
 1. PT Indo Premier Sekuritas              346.355.000.000     133.005.000.000       479.360.000.000   49,64%
 2. PT Mandiri Sekuritas                   435.105.000.000      51.255.000.000       486.360.000.000   50,36%
                                           781.460.000.000     184.260.000.000      965.720.000.000    100,00%


Selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi yang turut dalam Penawaran
Umum Obligasi ini telah sepakat untuk melaksanakan tugasnya masing-masing sesuai dengan Peraturan No.
IX.A.7, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. Kep-691/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011 tentang
Pemesanan dan Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum (“Peraturan No. IX.A.7”). Manajer Penjatahan dalam
Penawaran Umum Obligasi ini adalah PT Mandiri Sekuritas.

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi dalam Penawaran Umum Obligasi ini bukan
merupakan pihak yang memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK.


2.		      PENENTUAN JUMLAH POKOK OBLIGASI DAN TINGKAT SUKU BUNGA OBLIGASI

Jumlah Pokok Obligasi dan tingkat suku Bunga Obligasi ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan dan negosiasi
antara Perseroan dan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, dengan mempertimbangkan beberapa faktor dan
parameter, yaitu hasil Penawaran Awal (bookbuilding), kondisi pasar obligasi, benchmark terhadap obligasi
Pemerintah, dan risk premium (sesuai dengan peringkat Obligasi).




                                                     188
Page 213
XI.      LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL


Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berpartisipasi dalam rangka Penawaran Umum Obligasi ini
adalah sebagai berikut:

WALI AMANAT

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Plaza Mandiri, Lantai 22
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 36-38
Jakarta Selatan 12910

STTD                        :    No. 17/STTD-WA/PM/1999 tanggal 27 Oktober 1999
Keanggotaan Asosiasi        :    Asosiasi Wali Amanat Indonesia No. AWAI/05/12/2008 tanggal 17 Desember
                                 2008
Pedoman kerja               :    Ketentuan yang diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi, Undang-
                                 Undang Pasar Modal, serta peraturan yang berkaitan dengan tugas Wali Amanat

Ruang lingkup tugas Wali Amanat adalah mewakili kepentingan Pemegang Obligasi baik di dalam maupun di luar
pengadilan mengenai pelaksanaan hak-hak Pemegang Obligasi sesuai dengan syarat-syarat Obligasi dengan
memperhatikan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi serta peraturan
perundang-undangan yang berlaku.

KONSULTAN HUKUM

Thamrin & Rekan (TR&Co) Law Firm
Menara Kuningan, Lantai 9,
Jl. HR. Rasuna Said Blok X-7 Kav. 5
Jakarta Selatan 12940

STTD                        :    No. STTD.KH-107/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 15 Mei 2023 atas nama Iswira
                                 Laksana, S.H., M.Si.
Keanggotaan Asosiasi        :    Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal No. 99012 atas nama Iswira Laksana,
                                 S.H., M.Si
Pedoman kerja               :    Standar Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal yang dikeluarkan oleh Himpunan
                                 Konsultan Hukum Pasar Modal (“HKHPM”) berdasarkan berdasarkan Surat
                                 Keputusan HKHPM No. KEP.03/HKHPM/XI/2021 tanggal 10 November 2021.

Ruang lingkup tugas Konsultan Hukum adalah melakukan pemeriksaan dan penelitian dengan kemampuan
terbaik yang dimilikinya atas fakta dari segi hukum yang ada mengenai Perseroan dan keterangan lain yang
berhubungan dengan itu sebagaimana disampaikan oleh Perseroan. Hasil pemeriksaan dan penelitian mana telah
dimuat dalam Laporan Pemeriksaan dari Segi Hukum yang menjadi dasar dari Pendapat dari Segi Hukum yang
diberikan secara objektif dan mandiri serta guna meneliti informasi yang dimuat dalam Prospektus sepanjang
menyangkut segi hukum. Tugas dan fungsi Konsultan Hukum yang diuraikan di sini adalah sesuai dengan Standar
Profesi dan Peraturan Pasar Modal yang berlaku guna melaksanakan prinsip keterbukaan.




                                                    189
Page 214
AKUNTAN PUBLIK

Imelda & Rekan (a member of Deloitte Asia Pacific Network and of the Deloitte Network)
The Plaza Office Tower, Lantai 32
Jl. M.H. Thamrin Kav. 28-30
Jakarta Pusat 10350

STTD                         :    No. STTD.AP-165/PM.22/2018 tanggal 5 Februari 2018 atas nama Erny Sandjaja
Keanggotaan Asosiasi         :    IAPI No.0631 atas nama Erny Sandjaja
Pedoman kerja                :    Standar Profesional Akuntan Publik yang ditetapkan oleh IAPI

Ruang lingkup tugas Akuntan Publik adalah melakukan audit atas laporan keuangan Perseroan, berdasarkan
standar auditing yang ditetapkan oleh IAPI. Standar tersebut mengharuskan Akuntan Publik merencanakan dan
melaksanakan audit agar memperoleh keyakinan yang memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji
yang material. Akuntan Publik bertanggung jawab atas pendapat yang diberikan terhadap laporan keuangan
yang diaudit. Tugas Akuntan Publik meliputi pemeriksaan atas dasar pengujian, bukti bukti yang mendukung
jumlah-jumlah dan pengungkapan dalam laporan keuangan.

NOTARIS

Fathiah Helmi S.H.
Graha Irama, Lantai 6 Suite C
Jl. H.R. Rasuna Said Blok X-1 Kav. 1 & 2
Jakarta Selatan 12950

STTD                         :    No. STTD.N-93/PJ-1/PM.22/2023 tanggal 28 Maret 2023 atas nama Fathiah
                                  Helmi S.H.
Keanggotaan Asosiasi         :    Ikatan Notaris Indonesia No. 011.003.027.260958 atas nama Fathiah Helmi
                                  S.H.
Pedoman kerja                :    Undang-Undang No.30 tahun 2004 tentang Jabatan Notaris juncto Undang-
                                  Undang No. 2 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 30
                                  tahun 2004 tentang Jabatan Notaris (“UU Notaris”), dan Kode Etik Ikatan
                                  Notaris Indonesia.

Ruang lingkup tugas Notaris dalam Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III ini adalah membuat akta-akta
perjanjian sehubungan dengan Penawaran Umum Obligasi, sesuai dengan UU Notaris dan Kode Etik Ikatan
Notaris Indonesia.

PERUSAHAAN PEMERINGKAT EFEK

PT Fitch Ratings Indonesia
DBS Bank Tower, Lantai 24 Suite 2403
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5
Jakarta Selatan 12940

PT Pemeringkat Efek Indonesia
Equity Tower, Lantai 30 Unit A, E, F, dan G
Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53 SCBD Lot 9
Jakarta Selatan 12190

Ruang lingkup Perusahaan Pemeringkat Efek adalah melakukan pemeringkatan atas Obligasi setelah secara
seksama mempertimbangkan seluruh data dan informasi yang relevan, akurat dan dapat dipercaya serta
melakukan kaji ulang secara berkala terhadap hasil pemeringkatan sepanjang disyaratkan oleh peraturan
perundang-undangan yang berlaku. Perusahaan Pemeringkat Efek juga wajib menyelesaikan kaji ulang terhadap
hasil pemeringkatan yang telah dipublikasikan dalam hal terdapat fakta material atau kejadian penting yang




                                                     190
Page 215
dapat mempengaruhi hasil pemeringkatan yang telah dipublikasikan, paling lama 7 (tujuh) Hari Kerja sejak
diketahuinya fakta material atau kejadian penting dan mengeluarkan peringkat baru apabila terjadi perubahan
peringkat dari proses kaji ulang.

Para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran Umum Obligasi ini menyatakan
tidak ada hubungan Afiliasi dengan Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK.




                                                    191
Page 216
XII.         KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT


Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi ini, Bank Mandiri bertindak sebagai Wali Amanat atau badan yang
diberi kepercayaan untuk mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi sebagaimana ditetapkan dalam UUPM.
Bank Mandiri sebagai Wali Amanat telah terdaftar di OJK dengan STTD No. 17/STTD-WA/PM/1999 tanggal
27 Oktober 1999.

Sehubungan dengan penerbitan Obligasi ini, Bank Mandiri telah menandatangani Perjanjian Perwaliamanatan
Obligasi dengan Perseroan.

Bank Mandiri sebagai Wali Amanat telah melakukan uji tuntas (due diligence) terhadap Perseroan sebagaimana
diatur dalam POJK No. 20/2020 sesuai dengan Surat Pernyataan tertanggal 19 Maret 2024.

Bank Mandiri sebagai Wali Amanat dengan tegas menyatakan, sejak penandatanganan Perjanjian Perwaliamanatan
Obligasi sampai dengan berakhirnya tugas Wali Amanat, (i) tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan;
(ii) tidak memiliki dan tidak akan memiliki hubungan kredit dengan Perseroan melebihi 25% dari jumlah obligasi
yang diwaliamanati sesuai dengan Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020 tanggal 19 Maret 2024 tentang Bank
Umum yang Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat (“POJK No. 19/2020”).


1.		 UMUM

Bank Mandiri didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 10 tanggal 2 Oktober 1998 yang dibuat di hadapan
Sutjipto S.H., Notaris di Jakarta, dengan nama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank Mandiri Tbk atau
disingkat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Akta tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menkumham
berdasarkan Surat Keputusan No. C2-16561 HT.01.01.Th.98 tanggal 2 Oktober 1998 dan diumumkan dalam BNRI
No. 97 tanggal 4 Desember 1998, Tambahan No. 6859 Tahun 1998. Bank Mandiri didirikan melalui penggabungan
usaha PT Bank Bumi Daya (Persero), PT Bank Dagang Negara (Persero), PT Bank Ekspor Impor Indonesia
(Persero) dan PT Bank Pembangunan Indonesia (Persero).

Anggaran dasar Bank Mandiri telah mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir diubah berdasarkan Akta
Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 07 tanggal 3 April 2024 yang dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati
Abdurachman, S.H., MLI., Mkn, Notaris di Jakarta, yang telah diberitahukan kepada dan mendapatkan persetujuan
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan surat penerimaan pemberitahuan
Nomor AHU-AH.01.03-0085149 dan surat keputusan Nomor AHU-0022201.AH.01.02.Tahun 2024, keduanya
tanggal 5 April 2024.


2.		         STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM

Berdasarkan Akta Perubahan Anggaran Dasar No 15 tanggal 25 Februari 2011, dibuat di hadapan DR. A.
Partomuan Pohan, S.H., LL.M., Notaris di Jakarta, serta berdasarkan Daftar Pemegang Saham per 31 Maret
2024 dikeluarkan oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek Bank Mandiri, struktur permodalan
dan susunan pemegang saham Bank Mandiri adalah sebagai berikut:

                                                                        Nilai Nominal Rp125 per saham
Keterangan                                                      Jumlah Saham       Jumlah Nominal (Rp)     (%)
Modal Dasar
- Saham Seri A Dwiwarna                                                        1                     125      0,0 nm
- Saham Biasa Seri B                                            127.999.999.9999      15.999.999.999.875     100,0
Total Modal Dasar                                                128.000.000.000      16.000.000.000.000     100,0




                                                     192
Page 217
                                                                                         Nilai Nominal Rp125 per saham
Keterangan                                                                     Jumlah Saham         Jumlah Nominal (Rp)         (%)
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
- Saham Seri A Dwiwarna
  Negara Republik Indonesia                                                                     1                      125         0,0 nm
- Saham Biasa Seri B
  Negara Republik Indonesia                                                       48.533.333.333        6.066.666.666.625             52,0
  Indonesia Investment Authority                                                   7.466.666.666          933.333.333.250              8,0
  Direksi dan Komisaris                                                               93.572.200           11.696.525.000              0,1
  Publik (masing-masing di bawah 5%)                                              37.239.761.132        4.654.970.141.500             39,9
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                                        93.333.333.332       11.666.666.666.500         100,0
Jumlah Saham Dalam Portepel                                                       34.666.666.668        4.333.333.333.500         100,0
Catatan:
nm : menjadi nol karena pembulatan.



3.		         PENGURUSAN DAN PENGAWASAN

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.04 tanggal 7 Maret 2024 yang
dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, SH, MLI., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang telah mendapatkan
penerimaan pemberitahuan dari Menkumham sesuai dengan suratnya No. No. AHU-AH.01.09-0109871 tanggal
19 Maret 2024, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank Mandiri adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama/Independen                                        :     Muhamad Chatib Basri
Wakil Komisaris Utama/Independen                                  :     Zainudin Amali (1)
Komisaris Independen                                              :     Loeke Larasati A.
Komisaris Independen                                              :     Muliadi Rahardja
Komisaris Independen                                              :     Heru Kristiyana
Komisaris                                                         :     Rionald Silaban
Komisaris                                                         :     Arif Budimanta
Komisaris                                                         :     Faried Utomo
Komisaris                                                         :     Muhammad Yusuf Ateh
Komisaris                                                         :     Tedi Bharata (2)
Catatan:
(1) Sesuai hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Bank Mandiri tanggal 7 Maret 2024 yang bersangkutan dialihkan
      jabatannya sebagai Wakil Komisaris Utama/Independen Perseroan, dimana pengalihan jabatan tersebut berlaku efektif setelah mendapat
      persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas Penilaian Uji Kemampuan dan Kepatutan serta memenuhi peraturan perundang-undangan
      yang berlaku.
(2) Sesuai hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Bank Mandiri tanggal 7 Maret 2024 yang bersangkutan diangkat
      sebagai anggota Dewan Komisaris Perseroan, dimana pengangkatan tersebut berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari
      Otoritas Jasa Keuangan atas Penilaian Uji Kemampuan dan Kepatutan serta memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Direksi

Direktur Utama                                                    :     Darmawan Junaidi
Wakil Direktur Utama                                              :     Alexandra Askandar
Direktur Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia                        :     Agus Dwi Handaya
Direktur Corporate Banking                                        :     Riduan
Direktur Jaringan dan Retail Banking                              :     Aquarius Rudianto
Direktur Operation                                                :     Toni Eko Boy Subari
Direktur Hubungan Kelembagaan                                     :     Rohan Hafas
Direktur Keuangan dan Strategi                                    :     Sigit Prastowo
Direktur Information Technology                                   :     Timothy Utama
Direktur Treasury dan International Banking                       :     Eka Fitria
Direktur Manajemen Risiko                                         :     Danis Subyantoro (1)
Direktur Commercial Banking                                       :     Totok Priyambodo (1)
Catatan:
(1) Sesuai hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Bank Mandiri tanggal 7 Maret 2024 yang bersangkutan diangkat
      sebagai anggota Direksi Perseroan, dimana pengangkatan tersebut berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa
      Keuangan atas Penilaian Uji Kemampuan dan Kepatutan serta memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku



                                                                  193
Page 218
4.		    KEGIATAN UTAMA

Berdasarkan Pasal 3 anggaran dasar Bank Mandiri, ruang lingkup kegiatan Bank Mandiri adalah melakukan
usaha di bidang perbankan sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan. Untuk mencapai
maksud dan tujuan tersebut, Bank Mandiri dapat melaksanakan kegiatan usaha utama sebagai berikut:

•   Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat
    deposito, tabungan dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu;

•   Memberikan kredit;

•   Menerbitkan surat pengakuan utang;

•   Membeli, menjual atau menjamin atas risiko sendiri maupun untuk kepentingan dan atas perintah nasabahnya:
    -  surat-surat wesel termasuk wesel yang diakseptasi oleh Bank Mandiri yang masa berlakunya tidak
       lebih lama dari kebiasaan dalam perdagangan surat-surat dimaksud;
    -  surat pengakuan utang dan kertas dagang lainnya yang masa berlakunya tidak lebih lama dari kebiasaan
       dalam perdagangan surat-surat dimaksud;
    -  kertas perbendaharaan negara dan surat jaminan pemerintah;
    -  Sertifikat Bank Indonesia (SBI);
    -  obligasi, surat dagang berjangka waktu sesuai dengan peraturan perundang-undangan;
    -  surat berharga lain yang berjangka waktu sesuai dengan peraturan perundang-undangan;

•   Memindahkan uang, baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan nasabah;

•   Menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau meminjamkan dana kepada bank lain, baik dengan
    menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, cek atau sarana lainnya;

•   Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan dengan atau antar
    pihak ketiga;

•   Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga;

•   Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu kontrak;

•   Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang
    tidak tercatat di bursa efek;

•   Melakukan kegiatan anjak piutang. usaha kartu kredit dan kegiatan wali amanat;

•   Menyediakan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan lain berdasarkan Prinsip Syariah. sesuai dengan
    ketentuan yang ditetapkan oleh yang berwenang;

•   Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan oleh bank sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan
    perundang-undangan.

    Selain melakukan kegiatan usaha tersebut di atas, Bank Mandiri dapat juga melakukan melakukan kegiatan
    usaha penunjang sebagai berikut:

•   Kegiatan dalam valuta asing dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh yang berwenang;

•   Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank atau perusahaan lain di bidang keuangan, seperti sewa
    guna usaha, modal ventura, perusahaan efek, asuransi, serta lembaga kliring penyelesaian dan penyimpanan,
    dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh yang berwenang;




                                                    194
Page 219
•    Kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan kredit atau kegagalan pembiayaan
     berdasarkan Prinsip Syariah, dengan syarat harus menarik kembali penyertaannya, dengan memenuhi
     ketentuan yang ditetapkan oleh yang berwenang;

•    Bertindak sebagai pendiri dana pensiun dan pengurus dana pensiun sesuai dengan ketentuan dalam
     peraturan perundang-undangan dana pensiun;

•    Membeli agunan, baik semua maupun sebagian, melalui pelelangan atau dengan cara lain dalam hal debitur
     tidak memenuhi kewajibannya kepada Bank Mandiri, dengan ketentuan agunan yang dibeli tersebut wajib
     dicairkan secepatnya.

Dalam pengembangan pasar modal selama 3 (tiga) tahun terakhir (2021-2023), Bank Mandiri ikut berperan aktif,
antara lain bertindak sebagai:

1.   Wali amanat (trustee) dalam penerbitan obligasi sebagai berikut:

     •   Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (“Indonesia Eximbank”)
     •   PT Bank Bukopin Tbk
     •   PT Maybank Indonesia Finance
     •   PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)
     •   PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
     •   PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
     •   PT Bank Panin Tbk
     •   PT Bank Pembangunan Daerah Sulselbar
     •   PT Bank DKI
     •   PT PP Properti Tbk
     •   PT Bank UOB Indonesia
     •   PT Oto Multiartha
     •   PT Bussan Auto Finance
     •   PT Bank Sumut
     •   PT Bank NTT
     •   PT Bank Maybank Indonesia
     •   PT Bank Lampung
     •   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
     •   PT Bank Commonwealth
     •   PT Ketrosden Triasmitra

2.   Agen pembayaran dividen saham perusahaan publik dan MTN:

     •   PT Belitang Panen Raya
     •   PT HK Realtindo
     •   PT LEN Industri (Persero)
     •   PT Wika Realty
     •   PT Radana Bhaskara Finance
     •   PT Semen Indonesia Tbk
     •   PT Mitra Bisnis Keluarga Ventura

3.   Jasa receiving bank dalam penawaran umum saham perdana::

     •   PT Hartadinata Abadi Tbk
     •   PT MAP Boga Adiperkasa Tbk
     •   PT M Cash Integrasi Tbk
     •   PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
     •   PT PP Presisi Tbk
     •   PT Jasa Armada Indonesia Tbk
     •   PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk
     •   PT Medikalola Hermina Tbk



                                                     195
Page 220
     •   PT Asuransi Tugu Indonesia Tbk
     •   PT MNC Studios International Tbk
     •   PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk
     •   PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk
     •   PT NFC Indonesia Tbk
     •   PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk
     •   PT Bali Bintang Sejahtera Tbk
     •   PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk
     •   PT MNC Visions Network Tbk
     •   PT Telefast Indonesia Tbk
     •   PT Digital Mediatama Maxima Tbk
     •   PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk

4.   Mengelola rekening penampungan (escrow agent) & agen penjaminan (security agent)

5.   Menyelenggarakan jasa penitipan efek-efek (custodian)


5.		     KANTOR CABANG

Sejalan dengan perkembangan kegiatan usahanya, jaringan operasional Bank Mandiri terus meluas. Berdasarkan
data per 31 Desember 2023, Bank Mandiri telah memiliki jejaring kantor yang terdiri atas : 1 (satu) kantor pusat;
139 kantor cabang dan 2.104 cabang pembantu yang tersebar di seluruh Indonesia, Terdapat 7 (tujuh) kantor
Luar Negeri Bank Mandiri yang tersebar luas di seluruh dunia meliputi Singapura, Hongkong, Cayman Island,
Shanghai, Dili, London, dan Malaysia


6.		     TUGAS POKOK WALI AMANAT

Sesuai dengan POJK No.19/2020 dan kemudian ditegaskan lagi di dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi,
tugas pokok dan tanggung jawab Wali Amanat adalah:

•    Mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi, baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan
     Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik
     Indonesia;

•    Mengikatkan diri untuk melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawab sebagaimana dimaksud di atas
     sejak menandatangani Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dengan Perseroan, tetapi perwakilan tersebut
     mulai berlaku efektif pada saat Obligasi telah dialokasikan kepada Pemegang Obligasi;

•    Melaksanakan tugas sebagai Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan dokumen
     lainnya yang berkaitan dengan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi; dan

•    Memberikan semua keterangan atau informasi sehubungan dengan pelaksanaan tugas-tugas perwaliamanatan
     kepada OJK.


7.		     PENUNJUKAN, PENGGANTIAN DAN BERAKHIRNYA TUGAS WALI AMANAT

Berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi, penunjukan, penggantian dan berakhirnya tugas Wali Amanat
dilakukan bilamana terjadi salah satu dari sebab-sebab sebagai berikut:

i    Penunjukan Wali Amanat untuk pertama kalinya dilakukan oleh Perseroan.

ii   Penggantian Wali Amanat dilakukan dengan alasan sebagai berikut:
     -   Wali Amanat tidak lagi memenuhi ketentuan untuk menjalankan fungsi sebagai Wali Amanat sesuai
         dengan ketentuan perundang-undangan;
     -   izin usaha bank umum yang melakukan kegiatan sebagai Wali Amanat dicabut;


                                                      196
Page 221
      -    pembatalan surat tanda terdaftar atau pembekuan kegiatan usaha Wali Amanat;
      -    Wali Amanat dibubarkan oleh badan peradilan atau oleh badan resmi lainnya atau dianggap telah bubar
           berdasarkan ketentuan perundang-undangan;
      -    Wali Amanat dinyatakan pailit oleh badan peradilan yang berwenang atau dibekukan operasinya dan/
           atau kegiatan usahanya oleh pihak yang berwenang;
      -    Wali Amanat tidak dapat melaksanakan kewajibannya;
      -    Wali Amanat melanggar ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan/atau peraturan perundang-
           undangan di sektor jasa keuangan;
      -    timbulnya hubungan Afiliasi antara Wali Amanat dengan Perseroan setelah penunjukan Wali Amanat,
           kecuali hubungan Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah; atay
      -    atas permintaan para Pemegang Obligasi.

iii   Tugas, kewajiban dan tanggung jawab Wali Amanat berakhir pada saat:
      -   Obligasi telah dilunasi baik Pokok Obligasi, Bunga Obligasi termasuk Denda (jika ada) dan Wali Amanat
          telah menerima laporan pemenuhan kewajiban Perseroan dari Agen Pembayaran;
      -   Obligasi telah dikonversi seluruhnya menjadi saham (dalam hal terjadi restrukturisasi di mana
          pelunasan Obligasi dikonversi menjadi saham Perseroan dan restrukturisasi tersebut telah disetujui
          dalam RUPS dan/atau pemegang saham Perseroan dan RUPO, hal tersebut dengan memperhatikan
          Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi, peraturan perundang-undangan yang berlaku dan anggaran
          dasar Perseroan);
      -   tanggal tertentu yang telah disepakati dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi setelah tanggal
          jatuh tempo Pokok Obligasi; atau
      -   setelah diangkatnya wali amanat baru.


8.		       IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Tabel berikut ini menggambarkan ikhtisar data keuangan Bank Mandiri yang angkanya diambil dari laporan posisi
keuangan konsolidasian Bank Mandiri dan perusahaan anak Bank Mandiri pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada
31 Desember 2023 dan 2022, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis &
Rekan berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini tanpa modifikasian.

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian

                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                      31 Desember
                                                                             2023                     2023
ASET
Kas                                                                              26.431.740               27.212.759
Giro pada Bank Indonesia                                                        108.605.322              107.349.158
Giro pada Bank Lain                                                              36.606.090               47.809.985
   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                                                 (32.205)                 (20.285)
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain                                     73.888.157                95.324.112
   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                                                    (957)                  (3.601)
Efek-efek                                                                         94.696.116              82.841.009
   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                                               (150.275)                  (41.191)
Obligasi Pemerintah                                                             309.182.971              329.211.764
Tagihan Lainnya - Transaksi Perdagangan                                          26.044.553               33.793.264
   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                                             (1.494.653)              (1.604.705)
Tagihan atas Efek-Efek yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali                   22.692.928                11.705.989
Tagihan Derivatif                                                                  1.994.931                2.252.141
Kredit yang Diberikan dan Piutang/Pembiayaan Syariah                          1.359.832.195            1.172.599.882
   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                                           (53.098.619)             (64.612.645)
Piutang Pembiayaan Konsumen                                                      32.749.796               23.757.727
   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                                               (713.044)                (610.361)
Investasi Bersih dalam Sewa Pembiayaan                                             5.489.242                5.972.560
   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                                                (70.170)                (139.173)




                                                                 197
Page 222
                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                              31 Desember
                                                                                      2023                    2023
Tagihan Akseptasi                                                                         14.793.888              11.781.581
   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                                                       (122.212)                 (61.963)
Penyertaan Saham                                                                           1.861.487               2.757.594
   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                                                         (34.123)                (68.640)
Biaya dibayar dimuka                                                                       2.719.789               1.895.503
Pajak dibayar dimuka                                                                         436.532               1.164.925
Aset Tetap                                                                                82.315.031              77.969.898
   Akumulasi Penyusutan                                                                 (24.337.324)            (21.429.332)
Aset Tak Berwujud                                                                         13.669.071              11.712.040
   Akumulasi Penyusutan                                                                  (7.794.473)             (6.618.431)
Aset Lain-Lain                                                                            39.474.741              30.423.172
   Penyisihan Lainnya                                                                    (1.596.320)             (1.725.528)
Aset Pajak Tangguhan - Neto                                                               10.179.244              12.045.479
JUMLAH ASET                                                                           2.174.219.449            1.992.544.687
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Segera                                                                         4.484.956                4.056.029
Simpanan Nasabah                                                                      1.351.448.149            1.295.575.929
Simpanan dari Bank Lain                                                                  17.684.780               14.847.409
Liabilitas kepada Pemegang Polis pada Kontrak Unit-Link                                  29.194.702               29.710.227
Liabilitas atas Efek-Efek yang Dijual dengan Janji Dibeli Kembali                        36.330.064               24.325.475
Liabilitas Derivatif                                                                      2.113.853                2.126.769
Liabilitas Akseptasi                                                                     14.793.888               11.781.581
Efek-efek yang Diterbitkan - Neto                                                        50.517.764               45.774.139
Estimasi Kerugian atas Komitmen dan Kontijensi                                            1.143.758                2.073.429
Beban yang Masih Harus Dibayar                                                            4.799.446                6.493.794
Utang Pajak                                                                               2.690.902                3.590.522
Liabilitas Imbalan Kerja                                                                 11.894.629               12.607.759
Provisi                                                                                     286.081                  323.365
Liabilitas Lain-Lain                                                                     37.399.213               27.336.753
Pinjaman yang Diterima                                                                   95.445.459               62.840.118
Pinjaman dan Efek-Efek Subordinasi - Neto                                                   215.171                  633.333
Total Liabilitas                                                                      1.660.442.815            1.544.096.631
Dana Syirkah Temporer
Simpanan Nasabah                                                                        225.501.470              195.268.663
Simpanan dari Bank Lain                                                                     780.202                  933.938
Total Dana Syirkah Temporer                                                             226.281.672              196.202.601
EKUITAS
Modal Saham                                                                              11.666.667               11.666.667
Tambahan Modal Disetor/Agio Saham                                                        17.643.264               17.643.264
Selisih Kurs Karena Penjabaran Laporan Keuangan dalam Mata Uang Asing                     (146.299)                 (60.427)
Kerugian Neto yang Belum Direalisasi dari Penurunan Nilai Wajar Aset Keuangan
   dalam Kelompok Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain
   Setelah Dikurangi Pajak Tangguhan                                                     (1.837.760)              (2.768.553)
Bagian Efektif Lindung Nilai Arus Kas                                                          1.429                   (3.156)
Selisih Bersih Revaluasi Aset Tetap                                                      34.716.693               34.716.693
Keuntungan Neto Aktuarial Program Imbalan Pasti Setelah Dikurangi Pajak Penghasilan        1.517.183                1.510.016
Penghasilan Komprehensif Lainnya                                                              85.052                   85.052
Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali                                                (97.202)                 (97.202)
Saldo Laba                                                                              197.303.757              166.986.432
Kepentingan Nonpengendali atas Aset Bersih Entitas Anak yang Dikonsolidasi               26.642.178               22.566.669
Jumlah Ekuitas                                                                          287.494.962              252.245.455
JUMLAH LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER, DAN EKUITAS                                 2.174.219.449            1.992.544.687




                                                                    198
Page 223
Laporan Laba Rugi Dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian

                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
                                                                           Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
                                                                                   2023                   2022
Pendapatan dan Beban Operasional
Pendapatan Bunga dan Syariah                                                          95.886.574              87.903.354
Pendapatan Premi - Neto                                                                2.123.046               2.467.698
Pendapatan Bunga, Syariah dan Premi - Neto                                             98.009.620             90.371.052
Pendapatan Operasional Lainnya                                                         40.522.846             34.280.703
Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                                        (11.152.853)           (16.096.382)
Pembentukan Penyisihan Estimasi Kerugian atas Komitmen dan Kontinjensi                    918.531                255.268
Pembentukan Penyisihan Lainnya dan Kerugian Risiko Operasional                             85.615              (282.073)
Keuntungan dari Penjualan Efek-Efek dan Obligasi Pemerintah                               125.295                899.579
Beban Operasional Lainnya                                                            (53.867.491)           (53.260.058)
Laba Operasional                                                                      74.641.563              56.168.089
Pendapatan Bukan Operasional - Neto                                                       43.318                 209.637
Laba Sebelum Beban Pajak dan Kepentingan Non Pengendali                                74.684.881              56.377.726
Beban Pajak - Neto                                                                   (14.633.011)            (11.425.358)
Laba Tahun Berjalan                                                                   60.051.870              44.952.368
Pos-pos yang tidak akan Direklasifikasi ke Laba Rugi                                    (15.051)               4.929.043
Pos-pos yang akan Direklasifikasi ke Laba Rugi                                           921.140                 394.174
Penghasilan Komprehensif Lain Tahun Berjalan - setelah Pajak Penghasilan                 906.089                 394.174
Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan                                         60.957.959              45.346.542



9.		       ALAMAT WALI AMANAT

                                          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                               Plaza Mandiri, Lantai 22
                                         Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 36-38
                                                     Jakarta 12190
                                                www.bankmandiri.co.id
                                            Tel.: (021) 5268216, 5245161
                                                 Faks.: (021) 5268201
                      Untuk perhatian : Vice President – Capital Market Services Department,
                                       Financial Institutions Business Group




                                                               199
Page 224
XIII. TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI


1.       PENDAFTARAN OBLIGASI KE DALAM PENITIPAN KOLEKTIF

Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan kepada KSEI berdasarkan
Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI No. SP-031/OBL/KSEI/0324 tanggal 20 Maret 2024. Dengan
didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI, maka atas Obligasi ini berlaku ketentuan sebagai berikut:

a.   Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan
     untuk didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan diadministrasikan
     secara elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI. Selanjutnya Obligasi hasil Penawaran Umum akan
     dikreditkan ke dalam Rekening Efek selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi;

b.   KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai tanda
     bukti pencatatan Obligasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bukti
     kepemilikan yang sah atas Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek;

c.   Pengalihan kepemilikan Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI, yang
     selanjutnya akan dikonfirmasikan oleh KSEI kepada Pemegang Rekening;

d.   Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang berhak atas
     pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO (kecuali Obligasi
     yang dimiliki Perseroan dan/atau Afiliasi), serta hak-hak lainnya yang melekat pada Obligasi;

e.   Pembayaran Bunga Obligasi dan Pendapatan Bagi Hasil dan pelunasan jumlah Pokok Obligasi akan
     dibayarkan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui
     Pemegang Rekening sesuai dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun pelunasan Pokok Obligasi
     yang ditetapkan Perseroan masing-masing dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi, Perjanjian Agen
     Pembayaran Obligasi. Perseroan melaksanakan pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi
     berdasarkan data kepemilikan Obligasi yang disampaikan oleh KSEI kepada Perseroan. Pemegang Obligasi
     yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang memiliki Obligasi pada 4 (empat) Hari
     Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi;

f.   Pemegang Obligasi yang menghadiri RUPO adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam
     Daftar Pemegang Rekening pada 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO, dan wajib
     memperlihatkan KTUR yang diterbitkan KSEI kepada Wali Amanat;

g.   Seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut tidak dapat dialihkan/
     dipindahbukukan sejak 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO sampai dengan tanggal
     berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya pemberitahuan dari Wali Amanat atau setelah memperoleh
     persetujuan dari Wali Amanat, transaksi Obligasi yang penyelesaiannya jatuh pada tanggal-tanggal tersebut,
     ditunda penyelesaiannya sampai 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal pelaksanaan RUPO;

h.   Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan pembelian Obligasi wajib membuka Rekening Efek di
     Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi Pemegang Rekening Efek di KSEI.


2.		     PEMESAN YANG BERHAK

Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing dimanapun mereka bertempat tinggal,
serta badan usaha atau lembaga Indonesia ataupun asing dimanapun mereka berkedudukan yang berhak membeli
Obligasi sesuai dengan ketentuan-ketentuan yurisdiksi setempat.




                                                      200
Page 225
3.		     PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi
(“FPPO”) yang dicetak untuk keperluan ini yang dapat diperoleh di kantor Penjamin Emisi Obligasi sebagaimana
tercantum pada Bab XIV dalam Prospektus ini dengan judul “Penyebarluasan Prospektus dan Formulir Pemesanan
Pembelian Obligasi,” baik dalam bentuk fisik (hardcopy) maupun bentuk elektronik (softcopy) melalui e-mail.
Pemesanan yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan. Setelah FPPO diisi dengan lengkap dan
ditandatangani oleh pemesan, scan FPPO tersebut wajib disampaikan kembali baik dalam bentuk fisik (hardcopy)
maupun bentuk elektronik (softcopy) melalui e-mail, kepada Penjamin Emisi Obligasi di mana pemesan memperoleh
Prospektus dan FPPO tersebut.

Setiap pihak hanya berhak mengajukan satu FPPO dan wajib diajukan oleh pemesan yang bersangkutan dengan
melampirkan fotokopi jati diri (KTP/paspor bagi perorangan dan anggaran dasar bagi badan hukum) serta tanda
bukti sebagai nasabah anggota bursa dan melakukan pembayaran sebesar jumlah pesanan. Bagi pemesan asing,
di samping melampirkan fotokopi paspor, pada FPPO wajib mencantumkan nama dan alamat di luar negeri dan/
atau domisili hukum yang sah dari pemesan secara lengkap dan jelas serta melakukan pembayaran sebesar
jumlah pesanan.

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi secara
keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.


4.		     JUMLAH MINIMUM PEMESANAN

Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan perdagangan
yaitu Rp1.000.000 (satu juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.


5.   MASA PENAWARAN UMUM

Masa Penawaran Umum Obligasi akan dilaksanakan selama 2 Hari Kerja, mulai tanggal 1 Juli 2024 sampai
dengan 2 Juli 2024, sebagai berikut:

                 Masa Penawaran Umum                                      Waktu Pemesanan
                  Hari ke-1: 1 Juli 2024                                  09.00 - 16.00 WIB
                  Hari ke-2: 2 Juli 2024                                  09.00 - 16.00 WIB



6.		     TEMPAT PENGAJUAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Selama Masa Penawaran Umum Obligasi, pemesan harus melakukan pemesanan pembelian Obligasi dengan
mengajukan FPPO selama jam kerja mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB kepada para Penjamin Emisi
Obligasi, sebagaimana dimuat pada Bab XIV dalam Prospektus ini dengan judul “Penyebarluasan Prospektus dan
Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi,” pada tempat di mana pemesan memperoleh Prospektus dan FPPO.


7.		     BUKTI TANDA TERIMA PEMESANAN OBLIGASI

Penjamin Emisi Obligasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan menyerahkan kembali
1 (satu) tembusan dari FPPO yang telah ditandatanganinya, dalam bentuk fisik (hardcopy) maupun bentuk
elektronik (softcopy) melalui e-mail, sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi. Bukti tanda
terima pemesanan pembelian Obligasi tersebut bukan merupakan jaminan dipenuhinya pesanan.




                                                    201
Page 226
8.		     PENJATAHAN OBLIGASI

Penjatahan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7. Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang dipesan
melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan, maka penjatahan akan ditentukan oleh kebijaksanaan Penjamin Emisi
Obligasi sesuai dengan porsi penjaminannya masing-masing. Tanggal Penjatahan adalah 3 Juli 2024.

Setiap pihak dilarang baik langsung maupun tidak langsung untuk mengajukan lebih dari satu pemesanan
Obligasi untuk Penawaran Umum ini. Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Obligasi dan terbukti bahwa pihak
tertentu mengajukan pemesanan Obligasi melalui lebih dari satu formulir pemesanan untuk Penawaran Umum
ini, baik secara langsung maupun tidak langsung, maka untuk tujuan penjatahan Manajer Penjatahan hanya
dapat mengikutsertakan 1 (satu) formulir pemesanan Obligasi yang pertama kali diajukan oleh pemesan yang
bersangkutan.

Penjamin Emisi Obligasi wajib menyerahkan laporan hasil Penawaran Umum kepada OJK paling lambat 5 (lima)
Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.2.

Manajer Penjatahan dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, dalam hal ini PT Mandiri Sekuritas, akan
menyampaikan laporan hasil pemeriksaan akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan
dengan berpedoman kepada Peraturan No.VIII.G.12, Lampiran Keputusan Ketua Bepapam No. Kep-17/PM/2004
tanggal 13 April 2003 tentang Pedoman Pemeriksaan oleh Akuntan atas Pemesanan dan Penjatahan Efek atau
Pembagian Saham Bonus dan Peraturan No. IX.A.7 paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah berakhirnya Masa
Penawaran Umum Obligasi.


9.		     PEMBAYARAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Pemesan dapat melaksanakan pembayaran yang dapat dilakukan secara tunai atau transfer yang ditujukan
kepada Penjamin Emisi Obligasi tempat mengajukan pemesanan. Dana tersebut harus sudah efektif pada rekening
Penjamin Emisi Obligasi selambat-lambatnya tanggal 4 Juli 2024 (in good funds) ditujukan pada rekening di
bawah ini:

                PT Bank Permata Tbk                                PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
              Cabang: Sudirman Jakarta                               Cabang: Jakarta Sudirman
                No. Rek: 0701254783                                   No. Rek: 1020005566028
        Atas nama: PT Indo Premier Sekuritas                      Atas nama: PT Mandiri Sekuritas

Selanjutnya, setelah pembayaran diterima oleh Penjamin Emisi Obligasi, Penjamin Emisi Obligasi melalui
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi wajib membayar kepada Perseroan selambat-lambatnya pukul 15.00 WIB
(in good funds) pada tanggal 5 Juli 2024 sebesar jumlah yang disetor oleh Penjamin Emisi Obligasi dikurangi
imbalan jasa kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi.

Semua biaya yang berkaitan dengan proses pembayaran merupakan beban pemesan. Pemesanan akan dibatalkan
jika persyaratan tidak dipenuhi.


10.		    DISTRIBUSI OBLIGASI SECARA ELEKTRONIK

Distribusi Obligasi secara elektronik akan dilakukan pada Tanggal Emisi, yaitu pada tanggal 5 Juli 2024. Setelah
menerima pembayaran, Perseroan wajib menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi kepada KSEI pada Tanggal
Emisi dan memberi instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi ke dalam Rekening Efek atau Sub
Rekening Efek yang berhak sesuai data dalam rekapitulasi instruksi distribusi Obligasi yang akan disampaikan
oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi.

Dalam hal Perseroan terlambat menyerahkan Sertifikat Jumbo Obligasi dan memberi instruksi kepada KSEI untuk
mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek, maka Perseroan wajib membayar Denda kepada Pemegang Obligasi
yang dihitung secara harian (berdasarkan jumlah Hari Kalender yang telah lewat sampai dengan pelaksanaan
distribusi Obligasi yang seharusnya dikreditkan) dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam
puluh) Hari Kalender atau 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.


                                                      202
Page 227
11.		      PENUNDAAN ATAU PEMBATALAN PENAWARAN UMUM

i.    Dalam jangka waktu sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran sampai dengan berakhirnya Masa Penawaran
      Umum, Perseroan dapat menunda Masa Penawaran Umum untuk masa paling lama 3 (tiga) bulan sejak
      efektifnya Pernyataan Pendaftaran atau membatalkan Penawaran Umum, dengan ketentuan:

      1)   terjadi suatu keadaan di luar kemampuan dan kekuasaan Perseroan yang meliputi:

           (i)   indeks harga saham gabungan di Bursa Efek turun melebihi 10% (sepuluh persen) selama 3 (tiga)
                 Hari Bursa berturut-turut;
           (ii) bencana alam, perang, huru-hara, kebakaran, pemogokan yang berpengaruh secara signifikan
                 terhadap kelangsungan usaha Perseroan; dan/atau
           (iii) peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan yang
                 ditetapkan oleh OJK berdasarkan Formulir No. IX.A.2-11 lampiran 11; dan

      2)   Perseroan wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:

           (i)   mengumumkan penundaan Masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum dalam
                 paling kurang 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran
                 nasional paling lambat 1 (satu) Hari Kerja setelah penundaan atau pembatalan tersebut. Disamping
                 kewajiban mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat juga mengumumkan informasi
                 tersebut dalam media massa lainnya;
           (ii) menyampaikan informasi penundaan Masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum
                 tersebut kepada OJK pada hari yang sama dengan pengumuman sebagaimana dimaksud dalam
                 poin (i);
           (iii) menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam poin (i) kepada OJK paling
                 lambat 1 (satu) Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud; dan
           (iv) Perseroan yang menunda Masa Penawaran Umum atau membatalkan Penawaran Umum yang
                 sedang dilakukan, dalam hal pesanan Obligasi telah dibayar maka Perseroan wajib mengembalikan
                 uang pemesanan Obligasi kepada pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak keputusan
                 penundaan atau pembatalan tersebut.

ii.   Perseroan yang melakukan penundaan sebagaimana dimaksud dalam butir i, dan akan memulai kembali
      Masa Penawaran Umum berlaku ketentuan sebagai berikut:

      1)   dalam hal penundaan Masa Penawaran Umum disebabkan oleh kondisi sebagaimana dimaksud dalam
           butir i angka 1) poin (i), maka Perseroan wajib memulai kembali Masa Penawaran Umum paling lambat
           8 (delapan) Hari Kerja setelah indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami peningkatan
           paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari total penurunan indeks harga saham gabungan yang menjadi
           dasar penundaan;
      2)   dalam hal indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami penurunan kembali sebagaimana
           dimaksud dalam butir i angka 1) poin (i), maka Perseroan dapat melakukan kembali penundaan Masa
           Penawaran Umum;
      3)   wajib menyampaikan kepada OJK informasi mengenai jadwal Penawaran Umum dan informasi tambahan
           lainnya, termasuk informasi peristiwa material yang terjadi setelah penundaan Masa Penawaran Umum
           (jika ada) dan mengumumkannya dalam paling kurang 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia
           yang mempunyai peredaran nasional paling lambat 1 (satu) Hari Kerja sebelum dimulainya lagi Masa
           Penawaran Umum. Disamping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat juga
           mengumumkan dalam media massa lainnya; dan
      4)   wajib menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam angka 3) kepada OJK paling
           lambat 1 (satu) Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud.




                                                       203
Page 228
12.		    TATA CARA PENGEMBALIAN UANG PEMESANAN

Dengan memperhatikan ketentuan mengenai penjatahan, dalam hal suatu pemesanan Obligasi ditolak sebagian
atau seluruhnya karena adanya penjatahan, atau dalam hal terjadi pembatalan atau penundaan Penawaran Umum
maka uang pemesanan harus dikembalikan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi kepada para pemesan,
paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sesudah Tanggal Penjatahan atau sejak keputusan pembatalan atau penundaan
Penawaran Umum. Pengembalian uang kepada pemesan dapat dilakukan dalam bentuk pemindahbukuan ke
rekening atas nama pemesan atau melalui instrumen pembayaran lainnya dalam bentuk cek atau bilyet giro yang
dapat diambil langsung oleh pemesan yang bersangkutan pada kantor Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau
Penjamin Emisi Obligasi dan dimana pemesan memperoleh Prospektus dan FPPO.

Dalam hal pencatatan Obligasi di Bursa Efek tidak dapat dilakukan dalam jangka waktu 1 (satu) Hari Kerja
setelah Tanggal Distribusi dengan alasan tidak dipenuhinya persyaratan pencatatan, penawaran atas Obligasi
batal demi hukum dan pembayaran pesanan Obligasi wajib dikembalikan kepada para pemesan Obligasi oleh
Perseroan melalui KSEI paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak batalnya Penawaran Umum.

Setiap pihak yang lalai dalam melakukan pengembalian uang pemesanan kepada pemesan Obligasi, sehingga
terjadi keterlambatan dalam pengembalian uang pemesanan tersebut, wajib membayar kepada para pemesan
Obligasi untuk tiap hari keterlambatan denda sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi
masing-masing Seri Obligasi dari jumlah dana yang terlambat dibayar, dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah
360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.

Apabila pengembalian atas pembayaran pemesanan telah dilakukan dengan cara transfer melalui rekening para
pemesan dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan atau sejak keputusan pembatalan atau
penundaan Penawaran Umum Obligasi, maka Perseroan dan/atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau
Penjamin Emisi Obligasi tidak diwajibkan membayar bunga dan/atau denda kepada para pemesan Obligasi.




                                                     204
Page 229
XIV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR
		 PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI


Prospektus dan FPPO dapat diperoleh selama Masa Penawaran Umum yaitu pada tanggal 1 Juli 2024 dan ditutup
pada tanggal 2 Juli 2024 mulai pukul 09.00 - 16.00 WIB setiap Hari Kerja, pada kantor Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi dan/atau melalui email, sebagai berikut:


                     PENJAMIN PELAKSANA EMISI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI


             PT Indo Premier Sekuritas                                 PT Mandiri Sekuritas

       Gedung Pacific Century Place, Lantai 16                   Menara Mandiri I, Lantai 24 & 25
      Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53 SCBD Lot 10                    Jl. Jend. Sudirman Kav. 54-55
                 Jakarta Selatan 12190                                 Jakarta Selatan 12190
                 Tel.: (021) 5088 7168                                  Telp.: (021) 526 3445
                Faks.: (021) 5088 7167                                  Fax.: (021) 526 3507
             E-mail: fixed.income@ipc.co.id                    E-mail: divisi-fi@mandirisekuritas.co.id
                 www.indopremier.com                                www.mandirisekuritas.co.id




                                                     205
Page 230
Halaman ini sengaja dikosongkan




              206
Page 231
XV.      PENDAPAT DARI SEGI HUKUM


Berikut ini adalah salinan pendapat dari segi hukum mengenai segala sesuatu yang berkaitan dengan Perseroan,
dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, yang telah disusun oleh Konsultan Hukum Thamrin & Rekan (TR&Co)
Law Firm.




                                                    207
Page 232
Halaman ini sengaja dikosongkan




              208
Page 233

          
Page 234
210
Page 235
211
Page 236
212
Page 237
213
Page 238
214
Page 239
215
Page 240
216
Page 241
217
Page 242
218
Page 243
219
Page 244
220
Page 245
221
Page 246
222
Page 247
223
Page 248
224
Page 249
225
Page 250
226
Page 251
XVI. LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAN LAPORAN KEUANGAN
     PERSEROAN


Berikut ini adalah salinan laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 serta untuk
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut.




                                                  227
Page 252
Halaman ini sengaja dikosongkan




              210
Page 253
229
Page 254

          
Page 255
231
Page 256
232
Page 257
233
Page 258
234
Page 259
235
Page 260
236
Page 261
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                                                 PT BUSSAN AUTO FINANCE
LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                                                STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
DESEMBER 2023 DAN 2022                                                                                            DECEMBER 31, 2023 AND 2022


                                                            31 Desember/       31 Desember/
                                                 Catatan/   December 31,       December 31,
                                                  Notes         2023               2022
                                                               Rp '000            Rp '000

ASET                                                                                               ASSETS

Kas dan bank                                       3e,5        334.038.260        273.254.864      Cash on hand and in banks
Piutang pembiayaan - bersih                      3e,3h,6    12.839.773.202     12.712.917.851      Financing receivables - net
Piutang derivatif                                3e,3g,30       63.341.133        128.527.498      Derivative receivables
Piutang lain-lain - bersih                         3e,7        121.308.791         67.100.551      Other accounts receivable - net
Uang muka                                           8           31.562.125         30.505.927      Advances
Biaya dibayar dimuka                                9           36.154.969         31.041.821      Prepaid expenses
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi                                                           Property and equipment - net of accumulated
  penyusutan sebesar Rp 327.806.868 ribu                                                             depreciation of Rp 327,806,868 thousand
  pada 31 Desember 2023 (31 Desember 2022:                                                           as of December 31, 2023 (December 31,
  Rp 287.222.688 ribu)                            3i,10       337.533.352         336.868.237        2022: Rp 287,222,688 thousand)
Aset takberwujud - setelah
  dikurangi akumulasi amortisasi                                                                   Intangible assets - net of accumulated
  sebesar Rp 155.826.773 ribu                                                                         amortization of Rp 155,826,773 thousand
  pada 31 Desember 2023 (31 Desember 2022:                                                            as of December 31, 2023 (December 31,
  Rp 117.075.766 ribu)                            3j,11        77.181.166          81.777.992         2022: Rp 117,075,766 thousand)
Aset pajak tangguhan - bersih                     3o,27       230.555.857         227.003.229      Deferred tax assets - net
Aset hak-guna - bersih                            3p,12        28.052.852          27.906.197      Right-of-use asset - net
Aset lainnya                                      3e,13         2.494.272           2.604.516      Other assets

JUMLAH ASET                                                 14.101.995.979     13.919.508.683      TOTAL ASSETS

LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                             LIABILITIES AND EQUITY

LIABILITAS                                                                                         LIABILITIES
Pinjaman bank                                     3e,14      5.687.175.480      6.381.483.149      Bank loans
Utang derivatif                                  3e,3g,30       14.909.632          6.890.047      Derivative payables
Utang pajak                                       3o,15         54.524.194         87.677.716      Taxes payable
Utang lain-lain                                   3e,16        270.698.220        235.456.226      Other accounts payable
Biaya yang masih harus dibayar                   3e,17,34      314.410.455        360.241.888      Accrued expenses
Utang obligasi                                     3l,18     4.873.687.443      4.141.274.229      Bonds payable
Liabilitas sewa                                   3p,19          3.508.792          6.101.466      Lease liabilities
Liabilitas imbalan pasca kerja                    3n,20        165.704.169        137.543.652      Post-employment benefits obligation

Jumlah Liabilitas                                           11.384.618.385     11.356.668.373      Total Liabilities

EKUITAS                                                                                            EQUITY
Modal saham - Rp 1.000.000 per saham                                                               Capital stock - Rp 1,000,000 par value
  Diotorisasi, ditempatkan dan disetor penuh -                                                       Authorized, subscribed and paid-up -
    353.571 saham                                   21        353.571.000         353.571.000          353,571 shares
Tambahan modal disetor                              21        235.858.000         235.858.000      Additional paid-in capital
Penghasilan komprehensif lain                    3g,3n,28     (34.964.159)        (58.031.011)     Other comprehensive income
Saldo laba                                                                                         Retained earnings
  Ditentukan penggunaannya                           21         71.400.000         71.400.000        Appropriated
  Tidak ditentukan penggunaannya                             2.091.512.753      1.960.042.321        Unappropriated

Jumlah Ekuitas                                               2.717.377.594      2.562.840.310      Total Equity

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                               14.101.995.979     13.919.508.683      TOTAL LIABILITIES AND EQUITY




Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan                           See accompanying notes to financial statements
bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan.                              which are an integral part of the financial statements.




                                                                  237
Page 262
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                                     PT BUSSAN AUTO FINANCE
LAPORAN LABA RUGI DAN                                                                            STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                                                        OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022                            FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31, 2023 AND 2022


                                               Catatan/
                                                Notes         2023                 2022
                                                             Rp '000              Rp '000

PENDAPATAN                                                                                         REVENUE:
 Pendapatan pembiayaan                         3h,3m,22     4.476.998.372       4.248.826.213       Financing income
 Pendapatan bunga                                 3m            2.804.082           2.279.550       Interest income
 Pendapatan lain-lain                           3m,23          89.059.602          85.751.592       Other income

Jumlah pendapatan                                           4.568.862.056       4.336.857.355      Total revenue

BEBAN                                                                                              EXPENSES:
 Gaji dan tunjangan                                           559.172.805         560.813.004        Salaries and allowances
 Penyisihan kerugian kredit                     3m,6,7      1.936.909.025       1.352.121.154        Provision for credit losses
 Bunga dan beban pembiayaan                     3m,24         687.872.375         589.594.690        Interest and financing charges
 Beban umum dan administrasi                    3m,25         869.619.842         790.083.124       General and administrative expenses
 Beban pengaturan pinjaman dan jaminan                                                               Loan arrangement and guarantee fees
   ke pihak berelasi                            3m,34          8.114.274            17.835.919          to a related party
 Beban pemasaran                                3m,26         28.568.207            49.156.765       Marketing expenses

Jumlah beban                                                4.090.256.528       3.359.604.656      Total expenses

LABA SEBELUM PAJAK                                           478.605.528          977.252.699      PROFIT BEFORE TAX

BEBAN PAJAK PENGHASILAN                          3o,27       (108.053.568)        (294.161.994)    INCOME TAX EXPENSE

LABA BERSIH TAHUN BERJALAN                                   370.551.960          683.090.705      PROFIT FOR THE YEAR

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                                                      OTHER COMPREHENSIVE INCOME
 Pos - pos yang tidak akan direklasifikasi                                                          Items that will not be reclassified
   ke laba rugi                                                                                        subsequently to profit or loss:
   Pengukuran kembali atas liabilitas                                                                  Remeasurement of the post-employment
     imbalan pasca kerja, setelah pajak        3n,20,27        (7.369.407)           8.072.327           benefits obligation, net of tax
 Pos - pos yang akan direklasifikasi                                                                Items that may be reclassified
   ke laba rugi                                                                                        subsequently to profit or loss:
   Laba (rugi) yang belum terealisasi                                                                  Unrealized gain (loss) on fair value
     atas nilai wajar kontrak lindung                                                                    of derivative financial instruments
     nilai derivatif, setelah pajak           3g,27,28,30     30.436.259           (51.013.465)           hedging reserve, net of tax

Jumlah penghasilan komprehensif lain                                                               Total other comprehensive income
  tahun berjalan - setelah pajak                              23.066.852           (42.941.138)      for the year - net of tax

JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF                                                                    TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
  TAHUN BERJALAN                                             393.618.812          640.149.567       FOR THE YEAR

LABA PER SAHAM                                                                                     EARNINGS PER SHARE
  (dalam Rupiah penuh)                                                                                (in full Rupiah amount)
  Dasar                                          3r,29          1.048.027            1.931.976        Basic


Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan                           See accompanying notes to financial statements
bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan.                              which are an integral part of the financial statements.




                                                                  238
Page 263
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                                                                                                                              PT BUSSAN AUTO FINANCE
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS                                                                                                                                                                  STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN - TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022                                                                                                                   FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31, 2023 AND 2022


                                                                                Tambahan        Penghasilan
                                                                                  Modal        Komprehensif                        Saldo laba/
                                                                Modal saham      Disetor/           Lain/                       Retained earnings
                                                                  Disetor/      Additional         Other              Ditentukan           Tidak ditentukan
                                                    Catatan/      Paid-up        paid-in      comprehensive         penggunaannya/         penggunaannya/       Jumlah Ekuitas/
                                                     Notes      capital stock    capital          income             Appropriated           Unappropriated        Total Equity
                                                                  Rp '000        Rp '000          Rp '000               Rp '000                 Rp '000             Rp '000

Saldo per 1 Januari 2022                                          353.571.000   235.858.000      (15.089.873)            71.400.000            1.419.069.848      2.064.808.975    Balance as of January 1, 2022

Laba bersih tahun berjalan                                                                                                                       683.090.705       683.090.705     Profit for the year
Penghasilan komprehensif lain -                                                                                                                                                    Other comprehensive income -
    Kerugian belum direalisasi atas nilai wajar                                                                                                                                        Unrealized loss on fair value of
      kontrak lindung nilai derivatif,                                                                                                                                                      derivative financial instruments
      setelah pajak                               3g,27,28,30         -             -            (51.013.465)              -                      -                 (51.013.465)            hedging reserve, net of tax
    Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan                                                                                                                                         Remeasurement of the post-employment benefits
      pasca kerja, setelah pajak                   3n,20,27           -             -             8.072.327                -                      -                   8.072.327             obligation, net of tax
Dividen                                               21              -             -               -                      -                    (142.118.232)      (142.118.232)   Dividends

Saldo per 31 Desember 2022                                        353.571.000   235.858.000      (58.031.011)            71.400.000            1.960.042.321      2.562.840.310    Balance as of December 31, 2022

Laba bersih tahun berjalan                                            -             -               -                      -                     370.551.960       370.551.960     Profit for the year
Penghasilan komprehensif lain -                                                                                                                                                    Other comprehensive income -
    Keuntungan belum direalisasi atas nilai wajar                                                                                                                                      Unrealized gain on fair value of
      kontrak lindung nilai derivatif,                                                                                                                                                      derivative financial instruments
      setelah pajak                               3g,27,28,30         -             -            30.436.259                -                      -                  30.436.259             hedging reserve, net of tax
    Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan                                                                                                                                         Remeasurement of the post-employment benefits
      pasca kerja, setelah pajak                   3n,20,27           -             -             (7.369.407)              -                      -                  (7.369.407)            obligation, net of tax
Dividen                                               21              -             -                -                     -                    (239.081.528)      (239.081.528)   Dividends

Saldo per 31 Desember 2023                                        353.571.000   235.858.000      (34.964.159)            71.400.000            2.091.512.753      2.717.377.594    Balance as of December 31, 2023




Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan                                                                                                                                 See accompanying notes to financial statements
bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan.                                                                                                                                    which are an integral part of the financial statements.




                                                                                                              239
Page 264
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                                                PT BUSSAN AUTO FINANCE
LAPORAN ARUS KAS                                                                                                  STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN - TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022                                     FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31, 2023 AND 2022



                                                       Catatan/
                                                        Notes          2023               2022
                                                                      Rp '000            Rp '000
                                                                                                        CASH FLOWS FROM OPERATING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI                                                                          ACTIVITIES
Penerimaan kas dari:                                                                                    Cash receipts from:
  Transaksi pembiayaan                                            13.135.099.858     11.936.762.190      Financing transactions
  Bunga atas keterlambatan, pelunasan                                                                    Interest income from late payment, early
    dipercepat dan aktivitas operasi lainnya                         823.731.132        768.067.565         termination and other operating activities
Pengeluaran kas untuk:                                                                                  Cash payments for:
  Transaksi pembiayaan                                            (11.433.242.085)   (11.391.555.284)    Financing transactions
  Gaji dan tunjangan                                                 (579.884.245)      (524.425.959)    Salaries and allowances
  Biaya pengaturan pinjaman dan jaminan                                                                  Arrangement and guarantee fees
    ke pihak berelasi                                                 (9.322.467)       (19.822.014)        to a related party
  Imbalan pasca kerja                                    20          (10.587.881)       (24.228.419)     Post-employment benefits
  Pembayaran pajak penghasilan badan                                (152.664.318)      (265.747.334)     Payment of corporate tax expenses
                                                                                                         General, administrative and marketing
  Beban umum, administrasi dan pemasaran                            (828.252.296)      (717.991.253)        expenses

Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)                                                             Net Cash Provided by (Used in)
  Aktivitas Operasi                                                  944.877.698       (238.940.508)     Operating Activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI                                                                       CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Hasil penjualan aset tetap                               10              317.414             61.789     Proceeds from sale of property and equipment
Penerimaan bunga                                                       2.804.082          2.279.550     Interest received
Pembayaran utang yang timbul dari                                                                       Payment of payable arising from acquisition
  pembelian aset takberwujud                                           (5.699.870)        (4.714.113)      of intangible assets
Pembayaran uang muka pembelian aset tetap                                                               Advance payment for acquisition of property and
  dan perangkat lunak komputer                            8           (27.279.950)       (28.201.218)      equipment and computer software
Penambahan aset hak-guna                                              (16.448.248)          -           Additions of right-of-use assets
Penambahan aset tetap dan aset                                                                          Additions of property and equipment and
  takberwujud                                                         (58.206.740)       (64.057.314)      intangible assets

Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi                      (104.513.312)        (94.631.306)   Net Cash Used in Investing Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN                                                                       CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Pembayaran bunga dan beban keuangan                                  (675.555.773)      (596.312.881)   Interest and financing charges paid
Pembayaran dividen                                                   (239.081.528)      (142.118.232)   Payment of dividends
Pembayaran pokok liabilitas sewa                                       (5.685.275)       (21.051.129)   Payment of principal on lease liabilities
Pembayaran beban bunga atas liabilitas sewa                              (450.644)          (552.987)   Payment of interest expense on lease liabilities
Penerimaan dari pinjaman bank                                       6.599.684.000      9.014.780.000    Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank                                           (7.181.766.000)    (8.038.000.000)   Payment of bank loans
Penerimaan dari penerbitan obligasi                      18         1.700.000.000      2.075.000.000    Proceeds from issuance of bonds
Pembayaran biaya penerbitan obligasi                     18            (6.225.770)        (8.009.423)   Payment of bonds issuance costs
Pembayaran obligasi berkelanjutan I tahap I                                                             Payment of sustainable bond I phase I
  tahun 2020                                                        (100.000.000)           -              year 2020
Pembayaran sukuk mudharabah berkelanjutan I                                                             Payment of sukuk mudharabah sustainable I
  tahap I tahun 2020                                                  (15.000.000)          -              phase I year 2020
Pembayaran sukuk mudharabah berkelanjutan I                                                             Payment of sukuk mudharabah sustainable I
  tahap II seri B 2020                                              (112.000.000)           -              phase II series B year 2020
Pembayaran obligasi berkelanjutan II tahap I                                                            Payment of sustainable bond II phase I
  seri A tahun 2022                                                   (88.500.000)          -              series A year 2022
Pembayaran obligasi berkelanjutan II tahap II                                                           Payment of sustainable bond II phase II
  seri A tahun 2022                                                 (655.000.000)           -              series A year 2022
Pembayaran obligasi III seri B tahun 2020                               -             (1.200.000.000)   Payment of bond III series B year 2020
Pembayaran obligasi berkelanjutan I tahap II seri A                                                     Payment of sustainable bond I phase II series A
  tahun 2021                                                             -             (500.000.000)       year 2021
Pembayaran obligasi berkelanjutan I tahap III seri A                                                    Payment of sustainable bond I phase III series A
  tahun 2021                                                             -             (150.000.000)       year 2021
Kas Bersih (Digunakan untuk) Diperoleh dari                                                             Net Cash (Used in) Provided by
  Aktivitas Pendanaan                                               (779.580.990)       433.735.348      Financing Activities

                                                                                                        NET INCREASE IN CASH ON
KENAIKAN BERSIH KAS DAN BANK                                          60.783.396        100.163.534      HAND AND IN BANKS

                                                                                                        CASH ON HAND AND IN BANKS
KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                              273.254.864        173.091.330      AT BEGINNING OF YEAR

                                                                                                        CASH ON HAND AND IN BANKS
KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                             334.038.260        273.254.864       AT END OF YEAR

Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan                                                      See accompanying notes to financial statements
bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan.                                                         which are an integral part of the financial statements.




                                                                             240
Page 265
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                          PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                    FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022                                                                    DECEMBER 31, 2023 AND 2022

1.   UMUM                                                            1.   GENERAL

     a.   Pendirian dan Informasi Umum                                    a.   Establishment and General Information

          PT Bussan Auto Finance (Perusahaan) didirikan                        PT Bussan Auto Finance (the Company) was
          dengan nama PT Pembiayaan Getraco                                    originally established as PT Pembiayaan Getraco
          Indonesia berdasarkan akta No. 55 tanggal                            Indonesia based on notarial deed No. 55 dated
          18 Juli 1995 dari Sugiri Kadarisman, S.H., notaris                   July 18, 1995 of Sugiri Kadarisman, S.H., notary
          di Jakarta. Akta Pendirian ini disahkan oleh                         in Jakarta. The deed of establishment was
          Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam                           approved by Minister of Justice of the Republic of
          Surat Keputusannya No. C2-10.337.HT.01.                              Indonesia      in   decision  letter   No.    C2-
          01.Th95 tanggal 18 Agustus 1995 serta                                10.337.HT.01.01.Th95 dated August 18, 1995,
          diumumkan dalam Berita Negara Republik                               and was published in The Official Gazette No. 138
                                                                               year 1996, Supplement No. 1. The Company’s
          Indonesia No. 138 Tahun 1996, Tambahan
                                                                               Articles of Association have been amended
          No. 1. Anggaran dasar Perusahaan telah                               several times, most recently by notarial deed
          mengalami perubahan, terakhir dengan Akta                            No. 16 dated November 15, 2019 of Marina
          No. 16 tanggal 15 November 2019 dari Marina                          Soewana, S.H., notary in Jakarta, regarding
          Soewana, S.H., notaris di Jakarta, mengenai                          changes in shareholder composition. This
          perubahan komposisi pemegang saham. Akta                             amendment was approved by the Minister of Law
          perubahan ini telah memperoleh persetujuan dari                      and Human Rights of the Republic of Indonesia in
          Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik                         decision letter No. AHU-AH.01.03-0361093 Year
          Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-                            2019 dated November 18th, 2019.
          AH.01.03-0361093        Tahun    2019     tanggal
          18 November 2019.

          Kantor pusat Perusahaan berlokasi di BAF                             The Company’s head office is located in BAF
          Plaza, Jl. Raya Tanjung Barat No. 121 RT 14/                         Plaza, Jl. Raya Tanjung Barat No. 121
          RW 4, Jakarta 12530, Indonesia. Pada tanggal                         RT 14/RW 4, Jakarta 12530, Indonesia. As of
          31 Desember 2023, Perusahaan memiliki 163                            December 31, 2023, the Company has 163
          kantor cabang (31 Desember 2022: 165 kantor                          branch offices (December 31, 2022: 165 branch
          cabang) yang tersebar di seluruh wilayah                             offices) spread throughout Indonesia.
          Indonesia.

          Sesuai dengan Pasal 3 anggaran dasar                                 In accordance with article 3 of the Company’s
          Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan                        Articles of Association, the scope of its objectives
          terutama dalam aktivitas pembiayaan, untuk                           and purposes are mainly to engage in financing
          barang dan atau jasa. Aktivitas pembiayaan                           activities, for goods and/or services. The financing
          termasuk pembiayaan investasi, pembiayaan                            activities are covering investment financing,
          modal    kerja,   pembiayaan     multi   guna,                       working capital financing, multi purpose financing,
          pembiayaan syariah, sewa operasi dan aktivitas                       sharia financing, operating lease and other
          Pembiayaan lainnya berdasarkan persetujuan                           financing business activity based on approval
          Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ijin operasi                           from Financial Services Authority (OJK). The
          Perusahaan telah disetujui oleh Menteri                              Company’s operating license was obtained from
          Keuangan       dengan     Surat     Keputusan                        the      Minister    of   Finance      by     decree
          No. 526/KMK.017/1995 tanggal 17 November                             No. 526/KMK.017/1995 dated November 17,
          1995. Saat ini, Perusahaan terutama bergerak                         1995. Currently, the Company mainly engages in
          dalam aktivitas pembiayaan nasabah kendaraan                         customer financing activities of two-wheeled
          bermotor roda dua. Pada tanggal 31 Desember                          motor vehicles. As of December 31, 2023, the
          2023, jumlah karyawan Perusahaan masing-                             Company had 3,774 employees (December 31,
          masing sebanyak 3.774 karyawan (31 Desember                          2022: 4,021 employees).
          2022: 4.021 karyawan).

          Susunan pengurus Perusahaan adalah sebagai                           The composition of the Company’s management
          berikut:                                                             is as follows:

                                                 2023                          2022

          Presiden Komisaris        :   Toshiyuki Kojima             Tetsuya Daikoku                President Commissioner
          Komisaris                 :   Naotaka Takeshita            Naotaka Takeshita              Commissioners
                                        Masami Shiobara              Jun Ikeda
          Komisaris Independen      :   Dani Firmansjah              Dani Firmansjah                Independent Commissioners
                                        Prabowo                      Prabowo
                                        Nurdayadi                    Nurdayadi




                                                               241
Page 266
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                               PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                         FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                      DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

                                            2023                      2022

       Presiden Direktur         :   Lynn Ramli                Lynn Ramli                  President Director
       Wakil Presiden Direktur   :   Akira Sugai               Akira Sugai                 Vice President Directors
                                     Koji Kato                 Koji Kato
       Direktur                  :   Sigit Sembodo             Sigit Sembodo               Directors
                                     Alung Ng                  Alung Ng
                                     Charles MP Gultom         Charles MP Gultom
                                     Yudono                    Yudono

       Manajemen Kunci Perusahaan adalah Dewan                        Key management are Board of Commissioners
       Komisaris dan Direksi Perusahaan.                              and Board of Directors of the Company.

       Ruang lingkup tugas dan tanggung jawab                         The scope of duties and responsibilities of the
       Presiden Direktur mencakup, antara lain,                       President Director includes, among others,
       pembinaan dan pengendalian terhadap seluruh                    coaching and controlling all operational activities
       kegiatan      operasional    dan    pengelolaan                and management of the Company effectively and
       Perusahaan secara efektif dan efisien, dengan                  efficiently, taking into account compliance with
       memperhatikan kesesuaian terhadap peraturan                    applicable regulations, coordinating, controlling
       yang          berlaku,       mengkoordinasikan,                and evaluating the implementation of the
       mengendalikan dan mengevaluasi penerapan                       principles of good corporate governance and the
       prinsip-prinsip good corporate governance dan                  Company's cultural values, ensure that the
       nilai budaya Perusahaan, memastikan bahwa                      Company has complied with the provisions of
       Perusahaan telah memenuhi ketentuan aturan                     applicable regulations relating to anti-money
       yang berlaku tarkait dengan anti pencucian uang                laundering and prevention of terrorist financing,
       dan pencegahan pendanaan terorisme, dan                        and other related regulations.
       peraturan lain yang terkait.

       Ruang lingkup tugas dan tanggung jawab Wakil                   The scope of duties and responsibilities of the
       Presiden Direktur mencakup, antara lain,                       Vice President Director includes, among others,
       mengarahkan dan mengawasi seluruh kegiatan                     directing and supervising all financial activities of
       keuangan Perseroan, termasuk penyajian                         the Company, including the presentation of
       laporan keuangan sesuai dengan standar                         financial reports in accordance with financial
       akuntansi keuangan serta peraturan yang                        accounting standards and prevailing regulations,
       ditetapkan, analisa kinerja keuangan dan                       analyzing the Company's financial and
       operasional Perusahaan, dan memastikan                         operational performance, and ensuring availability
       ketersediaan dana untuk mengelola akun                         of funds to manage receivable accounts or
       piutang atau pengadaan dana, mengarahkan                       procurement fund, direct and supervise all
       dan mengawasi seluruh kegiatan Corporate                       activities of Corporate Planning & Secretary,
       Planning & Secretary, Business Intelligence                    Business Intelligence Analytics and CRM,
       Analytics and CRM, Operation Strategic &                       Operation Strategic & Development, Office
       Development, Project Management Office,                        Project Management, Credit Policy and Credit
       Credit Policy dan Credit Operational, melakukan                Operational, determine strategies with the aim of
       penetapan strategi dengan tujuan meningkatkan                  improving performance and efficiency, reviewing
       kinerja dan efisiensi, melakukan reviu atas                    the Company's policies or business plans,
       kebijakan atau rencana bisnis Perusahaan,                      analyzing business needs, planning and
       melakukan analisa kebutuhan bisnis, melakukan                  establishing governance policies to support the
       perencanaan dan menetapkan kebijakan tata                      implementation of the Company's strategy.
       kelola untuk mendukung pelaksanaan strategi
       Perusahaan.

       Ruang lingkup tugas dan tanggung jawab                         The scope of duties and responsibilities of the
       Direktur Penjualan mencakup, antara lain                       Director of Sales includes, among others,
       merumuskan strategi dan rencana binis kerja                    formulating strategies and sales business plans,
       penjualan, menyusun rencana anggaran                           preparing annual budget plans for financing
       tahunan untuk pembiayaan, melakukan kontrol,                   purpose, perform controlling, managing and
       pengelolaan, dan pengawasan terhadap seluruh                   supervising all sales programs, including
       program    penjualan,   termasuk    kegiatan                   marketing communication development and
       pengembangan komunikasi pemasaran dan                          branding activities.
       branding.




                                                         242
Page 267
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                               PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                         FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                      DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

       Ruang lingkup tugas dan tanggung jawab                         The scope of duties and responsibilities of the
       Direktur Operasional mencakup, antara lain,                    Director of Operational includes, among others,
       merencanakan, melaksanakan dan mengawasi                       planning, actuating, and supervising the
       seluruh pelaksanaan operasional Perusahaan,                    Company’s overall operations, billing strategies,
       strategi penagihan, dan pemulihan, melakukan                   and recovery, perform controlling and monitoring
       kontrol dan monitoring terhadap operasional                    branches’ operations.
       cabang.

       Ruang lingkup tugas dan tanggung jawab                         The scope of duties and responsibilities of the
       Direktur Legal, Litigasi, Manajemen Risiko dan                 Director of Legal, Litigation, Risk Management,
       Kepatuhan mencakup, antara lain, merumuskan                    and Compliance includes, among others,
       strategi guna mendorong terciptanya budaya                     formulating strategies to encourage the
       kepatuhan;     memastikan      bahwa    seluruh                establishment of a culture of compliance; ensuring
       kebijakan, ketentuan sistem, dan prosedur serta                that all policies, system provisions, and
       kegiatan usaha yang dilakukan oleh Perseroan                   procedures as well as business activities carried
       sesuai dengan peraturan dan perundang-                         out by the Company are in accordance with
       undangan yang berlaku.                                         applicable laws and regulations.

       Ruang lingkup tugas dan tanggung jawab                         The scope of duties and responsibilities of the
       Direktur Teknologi Informasi dan Digital                       Information and Digital Technology Director
       mencakup,     antara      lain, merencanakan,                  includes, among others, planning, implementing
       melaksanakan      dan      mengawasi    seluruh                and supervising all operational implementation in
       operasional pelaksanaan di Direktorat Teknologi                the Directorate of Information Technology and
       Informasi dan Digital Bisnis.                                  Digital Business.

       Susunan komite audit adalah sebagai berikut:                   The member of the audit committee are as
                                                                      follows:

                                            2023                       2022

       Ketua                    :   Nurdayadi                  Nurdayadi                  Chairman
       Anggota                  :   Heru Absoro                Heru Absoro                Members
                                    Prabowo                    Stepanus Ardhanova

       Pembentukan Komite Audit Perusahaan telah                      The establishment of the Company's Audit
       sesuai dengan POJK No. 30/POJK.05/2014                         Committee is in accordance with POJK
       tentang Tata Kelola Perusahaan yang baik bagi                  No. 30/POJK.05/2014 about Good Corporate
       Perusahaan          Pembiayaan.        POJK                    Governance for Finance Company. POJK
       No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan                        No. 55/POJK.04/2015 about Establishment and
       dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.                    Guidelines for the Work Implementation of the
       Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris                    Audit Committe. Based on decision letter of Board
       Perseroan     No.     SK-001/BOC/BAF.IV/2022                   of Commissioner No. SK-001/BOC/BAF.IV/2022
       tanggal 13 April 2022 tentang Perubahan                        dated on April 13, 2022 about Changes in the
       Anggota Komite Audit Perseroan, Perusahaan                     Company's Audit Committee Members, the
       menetapkan Perubahan Susunan Anggota                           Company agreed on the Changes in the Structure
       Komite Audit di tahun 2022.                                    of Members of Audit Committee in year 2022.

       Pada tanggal 21 Februari 2023, Perusahaan                      On February 21, 2023, the Company received the
       menerima surat pengunduran diri Stepanus                       resignation letter of Stepanus Ardhanova as Audit
       Ardhanova selaku anggota Komite Audit                          Committee member of the Company. The
       Perusahaan. Dewan Komisaris Perusahaan                         Company’s Board of Commissioners have
       telah menyetujui pengunduran diri Stepanus                     approved the resignation of Stepanus Ardhanova
       Ardhanova sebagai anggota Komite Audit dan                     as Audit Committee member of the Company and
       berlaku efektif pada tanggal 31 Maret 2023.                    is effective on March 31, 2023.

       Dewan pengawas syariah sebagai berikut:                        The sharia supervisory board are as follow:

                                            2023                       2022

       Ketua                    :   Ahmad Ifham                Ah. Azharuddin Lathif      Chairman
       Anggota                  :   Ahmad Ifham                Ahmad Ifham                Members




                                                         243
Page 268
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                                                         PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                           NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                                   FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                                                DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

     b.   Penawaran Umum                        Obligasi    dan       Sukuk                            b.     Public Offering of Bonds and Sukuk of the
          Perusahaan                                                                                          Company

          Sejak tahun 2017, Perusahaan telah beberapa                                                         Since 2017, the Company has issued bonds and
          kali menerbitkan obligasi dan sukuk mudharabah                                                      sukuk mudharabah to the public through the
          yang ditawarkan kepada masyarakat melalui                                                           Indonesian market capital.
          pasar modal di Indonesia

          Sampai dengan 31 Desember 2023 dan 2022,                                                            As of December 31, 2023 and 2022, bonds and
          obligasi dan sukuk mudharabah yang telah                                                            sukuk mudharabah offered by the Company are
          ditawarkan oleh Perusahaan adalah sebagai                                                           as follows:
          berikut:

                     Company's bonds and sukuk                      Effective notification date                Letter number     Amount                  The trustee
                                                                                                                                 Rp "000


          Obligasi berkelanjutan II/ Sustainable bond II   24 Juni 2022/ June 24, 2022                      S-105/D.04/2022    3,000,000,000   PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk.


          Obligasi berkelanjutan I/ Sustainable bond I     24 Juli 2020/ July 24, 2020                      S-200/D.04/2020    3,500,000,000   PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk.


          Sukuk mudharabah berkelanjutan I/ Sustainable
              sukuk mudharabah I                           24 Juli 2020/ July 24, 2020                      S-200/D.04/2020     500,000,000    PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk.



          Pada tanggal 31 Desember 2023 seluruh                                                               As of December 31, 2023, all of the Company's
          obligasi        Perusahaan              sejumlah                                                    outstanding      bonds      amounting       to
          Rp 4.881.500.000 ribu (31 Desember 2022:                                                            Rp 4,881,500,000 thousand (December 31, 2022:
          Rp 4.152.000.000 ribu) telah tercatat pada Bursa                                                    Rp 4,152,000,000 thousand) have been listed on
          Efek Indonesia.                                                                                     the Indonesia Stock Exchange.


2.   PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN                                                         2.   ADOPTION OF NEW AND REVISED STATEMENTS
     BARU DAN REVISI (PSAK) DAN INTERPRETASI                                                           OF FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS
     STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (ISAK)                                                                 (PSAK) AND INTERPRETATIONS OF PSAK (ISAK)

     a.   Amendemen/Penyesuaian       Standar                            yang                          a.     Amendments/Improvements                    to     Standards
          Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan                                                                 Effective in the Current Year

          Dalam tahun berjalan, Perusahaan telah                                                              In the current year, the Company has applied a
          menerapkan        sejumlah        amendemen/                                                        number of amendments/improvements to PSAK
          penyesuaian PSAK yang relevan dengan                                                                that are relevant to its operations and effective for
          operasinya dan efektif untuk periode akuntansi                                                      accounting period beginning on or after January 1,
          yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2023.                                                      2023.

          x       Amandemen PSAK 1 “Penyajian Laporan                                                         x      Amendment to PSAK 1 “Presentation of
                  Keuangan” tentang Klasifikasi Liabilitas                                                           Financial Statement” related to Liabilities
                  sebagai Jangka Pendek atau Jangka                                                                  Classification as Short or Long-term and
                  Panjang dan Pengungkapan Kebijakan                                                                 Disclosure of Accounting Policies;
                  Akuntansi;

          x       Amandemen      PSAK     25    “Kebijakan                                                    x      Amendment to PSAK 25 “Accounting
                  Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi,                                                           Policies, Changes in Accounting Estimates
                  dan Kesalahan” tentang Definisi Estimasi                                                           and Errors” related to Definition of Accounting
                  Akuntansi;                                                                                         Estimates;

          x       Amendemen PSAK 46 “Pajak Penghasilan”                                                       x      Amendment of PSAK 46 "Income Tax" on
                  tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan                                                           Deferred Tax related to Assets and Liabilities
                  Liabilitas yang timbul dari Transaksi Tunggal                                                      arising from a Single Transaction which
                  yang diadopsi dari Amendemen IAS 12                                                                adopted from Amended IAS 12 Income Taxes
                  Income Taxes tentang Deferred Tax related                                                          on Deferred Tax related to Assets and
                  to Assets and Liabilities arising from a Single                                                    Liabilities arising from a Single Transaction;
                  Transaction; dan                                                                                   and;

          x       Amendemen PSAK 107 “Akuntansi Ijarah”                                                       x      Amendment of PSAK 107 “Ijarah Accounting”




                                                                                    244
Page 269
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                          FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                       DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

        Penerapan atas PSAK baru/revisi tidak                          The adoption of these new/revised PSAKs does
        mengakibatkan perubahan atas kebijakan                         not result in changes to the Company’s
        akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki                        accounting policies and has no material effect on
        dampak material terhadap jumlah yang                           the amounts reported in these financial
        dilaporkan dalam laporan keuangan.                             statements.

   b.   Standar    dan       Amendemen/Penyesuaian                b.   Standard and Amendments/Improvements to
        Standar Telah       Diterbitkan Tapi Belum                     Standards Issued not yet Adopted
        Diterapkan

        Pada tanggal persetujuan laporan keuangan,                     At the date of authorization of these financial
        standar,    interpretasi   dan     amandemen-                  statements, the following standard, interpretation
        amandemen atas PSAK yang relevan bagi                          and amendments to PSAK relevant to the
        Perusahaan, yang telah diterbitkan namun belum                 Company were issued but not effective, with early
        berlaku efektif, dengan penerapan dini diijinkan,              application permitted:
        adalah sebagai berikut:

        Efektif untuk periode yang dimulai pada atau                   Effective for periods beginning on or after
        setelah tanggal 1 Januari 2024                                 January 1, 2024

        x   PSAK 1 (amendemen) Penyajian Laporan                       x   PSAK 1 (amendment)          Presentation    of
            Keuangan:  Pengungkapan     Kebijakan                          Financial   Statements:     Disclosure      of
            Akuntansi                                                      Accounting Policies

        x   PSAK 73 (amendemen) Sewa: Liabilitas                       x   PSAK 73 (amendment) Leases: Lease
            Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-balik                        Liability in a Sale and Leaseback

        x   PSAK 1 (amendemen) Penyajian Laporan                       x   PSAK 1 (amendment) Presentation of
            Keuangan: Penyajian Laporan Keuangan                           financial statements: Non-current Liabilities
            terkait Liabilitas Jangka Panjang dengan                       with Covenants
            Kovenan

        x   PSAK 2 (amandemen) Laporan arus kas                        x   PSAK 2 (amendment) Statement of cash
            dan PSAK 60 (amandemen) Instrumen                              flows and PSAK 60 (amendment) Financial
            Keuangan : Pengungkapan : Pengaturan                           Instruments : Disclosures : Supplier Finance
            Pembiayaan Pemasok                                             Arrangements

        x   Amendemen PSAK 101 “Penyajian Laporan                      x   Amendment of PSAK 101 “Presentation of
            Keuangan Syariah” terkait perubahan                            Sharia Financial Statement” related changes
            komponen laporan keuangan entitas amil.                        in financial statement components of amil
                                                                           entity.

        Efektif untuk periode yang dimulai pada atau                   Effective for periods beginning on or after
        setelah tanggal 1 Januari 2025                                 January 1, 2025

        x   PSAK     10   (amandemen)      Pengaruh                    x   PSAK 10 (amendment) The effects of
            Perubahan Kurs Valuta Asing: Kekurangan                        changes in foreign exchange rates: Lack of
            Ketertukaran                                                   Exchangeability

        Sampai dengan tanggal penerbitan laporan                       As of the issuance date of the financial
        keuangan, dampak dari penerapan standar,                       statements, the effects of adopting these
        amendemen dan interpretasi tersebut terhadap                   standards, amendments and interpretations on
        laporan keuangan tidak dapat diketahui atau                    the financial statements are not known nor
        diestimasi oleh manajemen.                                     reasonably estimable by management.

        Mulai tanggal 1 Januari 2024, referensi terhadap               Beginning January 1, 2024, references to the
        masing-masing PSAK dan ISAK akan diubah                        individual PSAKs and ISAKs will be changed as
        sebagaimana diumumkan oleh Dewan Standar                       published by Financial Accounting Standards
        Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia                    Board of Institute of Indonesia Chartered
        (“DSAK – IAI”).                                                Accountants (“DSAK – IAI”).




                                                            245
Page 270
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                          PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                    FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                 DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

3.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                            3.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION

     a.   Pernyataan Kepatuhan                                              a.   Statement of Compliance

          Laporan keuangan Perusahaan disusun sesuai                             The financial statements of the Company have
          dengan Standar Akuntansi Keuangan di                                   been prepared in accordance with Indonesian
          Indonesia serta peraturan regulator pasar modal                        Financial Accounting Standards and rule from
          yaitu Peraturan No. VIII.G.7 tentang Penyajian                         capital market regulator No. VIII.G.7 regarding
          dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten                               Financial Statements Presentation and Disclosure
          atau Perusahaan Publik.                                                of the Issuer of Public Company.

     b.   Dasar Penyusunan                                                  b.   Basis of Preparation

          Dasar penyusunan laporan keuangan adalah                               The financial statements have been prepared on
          biaya historis, kecuali instrumen keuangan                             the historical cost basis except for certain financial
          tertentu yang diukur pada nilai wajar pada setiap                      instruments that are measured at fair values at the
          akhir periode pelaporan, yang dijelaskan dalam                         end of each reporting period, as explained in the
          kebijakan akuntansi di bawah ini.                                      accounting policies below.

          Biaya historis umumnya didasarkan pada nilai                           Historical cost is generally based on the fair value
          wajar dari imbalan yang diberikan dalam                                of the consideration given in exchange for goods
          pertukaran barang dan jasa.                                            and services.

          Nilai wajar adalah harga yang akan diterima                            Fair value is the price that would be received to
          untuk menjual suatu aset atau harga yang akan                          sell an asset or paid to transfer a liability in an
          dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam                       orderly transaction between market participants at
          suatu transaksi teratur antara pelaku pasar pada                       the measurement date, regardless of whether that
          tanggal pengukuran, terlepas dari apakah harga                         price is directly observable or estimated using
          tersebut dapat diamati secara langsung atau                            another valuation technique. In estimating the fair
          diestimasi menggunakan teknik penilaian lain.                          value of an asset or a liability, the Company takes
          Dalam mengestimasi nilai wajar dari suatu aset                         into account the characteristics of the asset or
          atau liabilitias, Perusahaan memperhitungkan                           liability if market participants would take those
          karakteristik aset atau liabilitas jika pelaku pasar                   characteristics into account when pricing the
          akan memperhitungkan karakteristik tersebut                            asset or liability at the measurement date. Fair
          ketika menentukan harga aset atau liabilitas                           value for measurement and/or disclosure
          pada tanggal pengukuran. Nilai wajar untuk                             purposes in these financial statements is
          tujuan pengukuran dan/atau pengungkapan                                determined on such a basis, except for leasing
          pada laporan keuangan ditentukan atas dasar                            transactions that are within the scope of PSAK 73,
          tersebut, kecuali untuk transaksi pembayaran                           and measurements that have some similarities to
          berbasis saham yang merupakan ruang lingkup,                           fair value but are not fair value, such as value in
          transaksi sewa yang merupakan ruang lingkup                            use in PSAK 48.
          PSAK 73, dan pengukuran yang memiliki
          kemiripan dengan nilai wajar namun bukan
          merupakan nilai wajar, seperti nilai pakai dalam
          PSAK 48.

          Laporan arus kas disusun dengan menggunakan                            The statements of cash flows are prepared using
          metode langsung dengan mengelompokkan arus                             the direct method with classifications of cash flows
          kas dalam aktivitas operasi, investasi dan                             into operating, investing and financing activities.
          pembiayaan.

          Direksi memiliki, pada saat persetujuan laporan                        The directors have, at the time of approving the
          keuangan, suatu ekspektasi yang memadai                                financial statements, a reasonable expectation
          bahwa Perusahaan memiliki sumber daya yang                             that the Company has adequate resources to
          cukup     untuk     melanjutkan     keberadaan                         continue in operational existence for the
          operasinya untuk di masa yang akan datang.                             foreseeable future. Thus, they continue to adopt
          Sehingga, mereka melanjutkan penerapan                                 the going concern basis of accounting in
          dasar akuntansi kelangsungan usaha dalam                               preparing the financial statements.
          penyusunan laporan keuangan.




                                                                 246
Page 271
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                    PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                              FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                           DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   c.   Transaksi Pihak-pihak Berelasi                               c.   Transactions with Related Parties

        Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas                    A related party is a person or entity that is related
        yang     terkait  dengan     entitas  pelapor                     to the reporting entity (the Company):
        (Perusahaan):

        a.   Orang atau anggota keluarga dekatnya                         a.   A person or a close member of that person's
             mempunyai relasi dengan entitas pelapor                           family is related to the reporting entity if that
             jika orang tersebut:                                              person:

             i.     memiliki       pengendalian       atau                     i.     has control or joint control over the
                    pengendalian bersama atas entitas                                 reporting entity;
                    pelapor;
             ii.    memiliki pengaruh signifikan atas                          ii.    has significant influence over the
                    entitas pelapor; atau                                             reporting entity; or
             iii.   merupakan personil manajemen kunci                         iii.   is a member of the key management
                    entitas pelapor atau entitas induk dari                           personnel of the reporting entity or of a
                    entitas pelapor.                                                  parent of the reporting entity.

        b.   Suatu entitas berelasi dengan entitas                        b.   An entity is related to the reporting entity if
             pelapor jika memenuhi salah satu hal                              any of the following conditions applies:
             berikut:

             i.    Entitas dan entitas pelapor adalah                          i.     The entity and the reporting entity are
                   anggota dari kelompok usaha yang                                   members of the same group (which
                   sama (artinya entitas induk, entitas                               means that each parent, subsidiary and
                   anak, dan entitas anak berikutnya saling                           fellow subsidiary is related to the others).
                   berelasi dengan entitas lainnya).
             ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi                          ii.    One entity is an associate or joint
                   atau ventura bersama dari entitas lain                             venture of the other entity (or an
                   (atau entitas asosiasi atau ventura                                associate or joint venture of a member of
                   bersama yang merupakan anggota                                     a group, of which the other entity is a
                   suatu kelompok usaha, yang mana                                    member).
                   entitas      lain     tersebut     adalah
                   anggotanya).
             iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura                        iii.Both entities are joint ventures of the
                   bersama dari pihak ketiga yang sama.                            same third party.
             iv. Satu entitas adalah ventura bersama                           iv. One entity is a joint venture of a third
                   dari entitas ketiga dan entitas yang lain                       entity and the other entity is an associate
                   adalah entitas asosiasi dari entitas                            of the third entity.
                   ketiga.
             v. Entitas tersebut adalah suatu program                          v.     The entity is a post-employment benefit
                   imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja                            plan for the benefit of employees of
                   dari salah satu entitas pelapor atau                               either the reporting entity or an entity
                   entitas yang terkait dengan entitas                                related to the reporting entity. If the
                   pelapor. Jika entitas pelapor adalah                               reporting entity is itself such a plan, the
                   entitas     yang       menyelenggarakan                            sponsoring entities are also related to
                   program tersebut, maka entitas sponsor                             the reporting entity.
                   juga berelasi dengan entitas pelapor.
             vi. Entitas       yang     dikendalikan    atau                   vi. The entity is controlled or jointly
                   dikendalikan bersama oleh orang yang                            controlled by a person identified in (a).
                   diidentifikasi dalam huruf (a).
             vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf                        vii. A person identified in (a) (i) has
                   (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas                         significant influence over the entity or is
                   entitas atau merupakan personil                                   a member of the key management
                   manajemen kunci entitas (atau entitas                             personnel of the entity (or of a parent of
                   induk dari entitas).                                              the entity).
             viii. Entitas, atau anggota dari kelompok                         viii. The entity, or any member of a group of
                   yang mana entitas merupakan bagian                                which it is a part, provides key
                   dari kelompok tersebut, menyediakan                               management personnel services to the
                   jasa personil manajemen kunci kepada                              reporting entity or to the parent of the
                   entitas pelapor atau kepada entitas                               reporting entity.
                   induk dari entitas pelapor.




                                                               247
Page 272
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                          FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                       DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

        Transaksi signifikan yang dilakukan dengan                     Significant transactions with related parties,
        pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan                    whether or not made at similar terms and
        kondisi dan persyaratan yang sama dengan                       conditions as those done with third parties, are
        pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada                    disclosed in the financial statements.
        laporan keuangan.

   d.   Transaksi dan Penjabaran Laporan Keuangan                 d.   Foreign     Currency          Transactions         and
        Dalam Mata Uang Asing                                          Translation

        Laporan keuangan Perusahaan diukur dan                         The financial statements of the Company are
        disajikan dalam mata uang Rupiah yang                          measured and presented in Indonesian Rupiah
        merupakan dari lingkungan ekonomi utama                        which the primary economic environment in which
        dimana entitas beroperasi (mata uang                           the entity operates (its functional currency).
        fungsional).

        Dalam       penyusunan      laporan     keuangan               In preparing the financial statements of the
        Perusahaan, transaksi dalam mata uang selain                   Company, transactions in currencies other than
        mata uang fungsional entitas (mata uang asing)                 the entity’s functional currency (foreign
        diakui pada kurs yang berlaku pada tanggal                     currencies) are recognized at the rates of
        transaksi. Pada setiap akhir perode pelaporan,                 exchange prevailing at the dates of the
        pos moneter dalam valuta asing dijabarkan                      transactions. At the end of each reporting period,
        kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal                    monetary items denominated in foreign currencies
        tersebut. Pos-pos non moneter yang diukur pada                 are retranslated at the rates prevailing at that date.
        nilai wajar dalam valuta asing dijabarkan kembali              Non-monetary items carried at fair value that are
        pada kurs yang berlaku pada tanggal ketika nilai               denominated      in    foreign    currencies      are
        wajar ditentukan. Pos nonmoneter yang diukur                   retranslated at the rates prevailing at the date
        dalam biaya historis dalam valuta asing tidak                  when the fair value was determined. Non-
        dijabarkan kembali.                                            monetary items that are measured in terms of
                                                                       historical cost in a foreign currency are not
                                                                       retranslated.

        Selisih kurs atas pos moneter diakui dalam laba                Exchange differences on monetary items are
        rugi pada periode saat terjadinya kecuali untuk                recognized in profit or loss in the period in which
        selisih kurs atas transaksi yang ditetapkan untuk              they arise except for exchange differences on
        tujuan lindung nilai risiko valuta asing tertentu              transaction entered into in order to hedge certain
        (lihat Catatan 3.g dibawah ini untuk kebijakan                 foreign currency risks (see Note 3.g below for
        akuntansi lindung nilai).                                      hedge accounting policies).

   e.   Instrumen Keuangan                                        e.   Financial Instruments

        Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui                   Financial assets and financial liabilities are
        pada laporan posisi keuangan pada saat                         recognized on the statement of financial position
        Perusahaan menjadi salah satu pihak dalam                      when the Company becomes a party to the
        ketentuan kontraktual instrumen tersebut.                      contractual provisions of the instrument.

        Aset keuangan dan liabilitas keuangan pada                     Financial assets and financial liabilities are initially
        awalnya diukur pada nilai wajar. Biaya transaksi               measured at fair value. Transaction costs that are
        yang terkait langsung dengan perolehan atau                    directly attributable to the acquisition or issue of
        penerbitan aset keuangan dan liabilitas                        financial assets and financial liabilities are added
        keuangan ditambahkan atau dikurangkan dari                     to or deducted from the fair value of the financial
        nilai wajar aset keuangan dan liabilitas                       assets and financial liabilities, as appropriate, on
        keuangan, jika diperlukan, pada pengakuan                      initial recognition. Transaction costs directly
        awal. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan                 attributable to the acquisition of financial assets or
        secara langsung dengan perolehan aset                          financial liabilities at fair value through profit or
        keuangan dan liabilitas keuangan pada nilai                    loss are recognized immediately in profit or loss.
        wajar melalui laba rugi diakui langsung pada laba
        rugi.

        Semua pembelian atau penjualan reguler aset                    All regular way purchases or sales of financial
        keuangan diakui dan dihentikan pengakuannya                    assets are recognized and derecognized on a
        berdasarkan tanggal perdagangan. Pembelian                     trade date basis. Regular way purchases or sales
        atau penjualan reguler adalah pembelian atau                   are purchases or sales of financial assets that
        penjualan aset keuangan yang memerlukan                        require delivery of assets within the time frame
        penyerahan aset dalam jangka waktu yang                        established by regulation or convention in the
        ditetapkan oleh peraturan atau konvensi di                     marketplace.
        pasar.




                                                            248
Page 273
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                             PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                       FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                    DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

       Semua aset keuangan yang diakui selanjutnya                  All recognized financial assets are measured
       diukur secara keseluruhan pada biaya perolehan               subsequently in their entirety at either amortized
       yang diamortisasi atau nilai wajar, tergantung               cost or fair value, depending on the classification
       pada klasifikasi aset keuangan tersebut.                     of the financial assets.

       Klasifikasi aset keuangan                                    Classification of financial assets

       Perusahaan mengukur aset keuangan pada                       The Company measures financial assets at
       biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi              amortized cost if both of the following conditions
       berikut ini terpenuhi:                                       are met:

       x   aset keuangan dikelola dalam model bisnis                x   the financial asset is held within a business
           yang bertujuan untuk memiliki aset                           model whose objective is to hold financial
           keuangan dalam rangka mendapatkan arus                       assets in order to collect contractual cash
           kas kontraktual; dan                                         flows; and

       x   persyaratan kontraktual dari aset keuangan               x   The contractual terms of the financial asset
           menghasilkan arus kas pada tanggal                           give rise on specified dates to cash flows that
           tertentu yang semata dari pembayaran                         are solely payments of principal and interest
           pokok dan bunga (“SPPI”) dari jumlah pokok                   (“SPPI”) on the principal amount outstanding.
           terutang.

       Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui                Financial assets that meet the following conditions
       penghasilan komprehensif lain (“FVTOCI”), jika               are subsequently measured at fair value through
       memenuhi kedua kondisi berikut ini:                          other comprehensive income (“FVTOCI”):

       x   aset keuangan yang dimiliki dalam model                  x    the financial asset is held within a business
           bisnis yang tujuannya dicapai dengan                          model whose objective is achieved by both
           mendapatkan baik arus kas kontraktual                         collecting contractual cash flows and selling
           maupun menjual aset keuangan; dan                             the financial assets; and

       x   persyaratan kontraktual dari aset keuangan               x    the contractual terms of the financial asset
           menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu                   give rise on specified dates to cash flows that
           yang semata-mata dari pembayaran pokok                        are solely payments of principal and interest
           dan bunga dari jumlah pokok terutang.                         on the principal amount outstanding.

       Seluruh aset keuangan lain selanjutnya diukur                By default, all other financial assets are
       pada nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”).                subsequently measured at fair value through
                                                                    profit or loss (“FVTPL”).

       Meskipun    telah  disebutkan  sebelumnya,                   Despite the foregoing, the Company may make
       Perusahaan dapat menetapkan pilihan tak                      the following irrevocable election/designation at
       terbatalkan pada saat pengakuan awal aset                    initial recognition of a financial asset:
       keuangan sebagai berikut:

       x   menyajikan perubahan selanjutnya nilai                   x    irrevocably elect to present subsequent
           wajar investasi pada instrumen ekuitas                        changes in fair value of an equity investment
           dalam penghasilan komprehensif lain jika                      in other comprehensive income if certain
           kriteria tertentu dipenuhi (lihat di bawah); dan              criteria are met (see below); and

       x   menetapkan aset keuangan yang memenuhi                   x    irrevocably designate a debt investment that
           kriteria biaya perolehan diamortisasi atau                    meets the amortized cost or FVTOCI criteria
           FVTOCI sebagai diukur pada FVTPL, jika                        as measured at FVTPL if doing so eliminates
           penetapan      itu    mengeliminasi   atau                    or significantly reduces an accounting
           mengurangi secara signifikan inkonsistensi                    mismatch (see below).
           pengukuran dan pengakuan (accounting
           mismatch) (lihat di bawah).




                                                              249
Page 274
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                           PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                     FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                  DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

       Biaya perolehan diamortisasi dan metode suku                Amortized cost and effective interest method
       bunga efektif

       Metode suku bunga efektif adalah metode untuk               The effective interest method is a method of
       menghitung biaya perolehan diamortisasi dari                calculating the amortized cost of a debt
       instrumen   utang     dan      mengalokasikan               instrument and of allocating interest income over
       pendapatan bunga selama periode yang relevan.               the relevant period.

       Untuk instrumen keuangan selain yang dibeli atau            For financial instruments other than purchased or
       yang berasal dari aset keuangan memburuk, suku              originated creditǦimpaired financial assets, the
       bunga efektif adalah tingkat suku bunga yang                effective interest rate is the rate that exactly
       secara     tepat     mendiskontokan       estimasi          discounts estimated future cash              receipts
       penerimaan kas masa depan (termasuk semua                   (including all fees and points paid or received that
       biaya dan poin yang dibayarkan atau diterima                form an integral part of the effective interest rate,
       merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari                transaction costs and          other premiums or
       suku bunga efektif, biaya transaksi dan premi atau          discounts) excluding expected credit losses,
       diskon lainnya) tidak termasuk kerugian kredit              through the expected life of the debt instrument,
       ekspektasian, melalui umur ekspektasian dari                or, where appropriate, a shorter period, to the
       instrumen utang, atau, jika sesuai, periode yang            gross carrying amount of the debt instrument on
       lebih pendek, ke jumlah tercatat bruto instrumen            initial recognition. For purchased or originated
       utang pada pengakuan awal. Untuk aset                       creditǦimpaired financial assets, a creditǦadjusted
       keuangan yang dibeli atau yang berasal dari aset            effective interest rate is calculated by discounting
       keuangan memburuk, suku bunga efektif yang                  the estimated future cash           flows, including
       disesuaikan dengan risiko kredit dihitung dengan            expected credit losses, to the amortized cost of
       mendiskontokan estimasi arus kas masa depan,                the debt instrument on initial recognition.
       termasuk estimasi kerugian kredit, ke biaya
       perolehan diamortisasi instrumen utang pada
       pengakuan awal.

       Biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan             The amortized cost of a financial asset is the
       adalah nilai aset keuangan yang diukur pada saat            amount at which the financial asset is measured
       pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok,                  at initial recognition minus the principal
       ditambah amortisasi kumulatif menggunakan                   repayments, plus the cumulative amortisation
       metode suku bunga efektif dari selisih antara nilai         using the effective interest method of any
       awal dan nilai jatuh temponya, disesuaikan                  difference between that initial amount and the
       dengan penyisihan kerugiannya. Di sisi lain,                maturity amount, adjusted for any loss allowance.
       jumlah tercatat bruto aset keuangan adalah biaya            The gross carrying amount of a financial asset is
       perolehan diamortisasi dari aset keuangan,                  the amortized cost of a financial asset before
       sebelum      disesuaikan    dengan     penyisihan           adjusting for any loss allowance.
       kerugian.

       Bunga diakui dengan menggunakan metode suku                 Interest income is recognized using the effective
       bunga efektif untuk instrumen utang yang diukur             interest method for debt instruments measured
       selanjutnya pada biaya perolehan diamortisasi               subsequently at amortized cost and at FVTOCI.
       dan pada FVTOCI. Untuk instrumen keuangan                   For financial instruments other than purchased or
       lain, kecuali aset keuangan yang dibeli atau                originated credit-impaired financial assets,
       berasal dari aset keuangan memburuk,                        interest income is calculated by applying the
       pendapatan bunga dihitung dengan menerapkan                 effective interest rate to the gross carrying amount
       suku bunga efektif terhadap jumlah tercatat bruto           of a financial asset, except for financial assets that
       aset keuangan, kecuali aset keuangan yang                   have subsequently become credit-impaired. For
       kemudian mengalami penurunan nilai kredit.                  financial assets that have subsequently become
       Untuk aset keuangan yang berasal dari aset                  credit-impaired, interest income is recognized by
       keuangan memburuk, pendapatan bunga diakui                  applying the effective interest rate to the
       dengan menerapkan suku bunga efektif terhadap               amortized cost of the financial asset. If, in
       biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan             subsequent reporting periods, the credit risk on
       tersebut. Jika pada periode pelaporan keuangan              the credit-impaired financial instrument improves
       selanjutnya, risiko kredit aset keuangan tersebut           so that the financial asset is no longer credit-
       membaik sehingga aset keuangan tidak lagi                   impaired, interest income is recognized by
       mengalami penurunan nilai kredit, maka                      applying the effective interest rate to the gross
       pendapatan bunga diakui dengan menerapkan                   carrying amount of the financial asset.
       suku bunga efektif terhadap jumlah tercatat bruto
       aset keuangan.




                                                             250
Page 275
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                         PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                   FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

       Untuk aset keuangan yang dibeli atau berasal dari         For purchased or originated creditǦimpaired
       aset     keuangan      memburuk,     Perusahaan           financial assets, the Company recognizes interest
       mengakui      pendapatan      bunga      dengan           income by applying the creditǦadjusted effective
       menerapkan suku bunga efektif yang disesuaikan            interest rate to the amortized cost of the financial
       dengan risiko kredit atas biaya perolehan                 asset from initial recognition. The calculation does
       diamortisasi dari aset keuangan sejak pengakuan           not revert to the gross basis even if the credit risk
       awal. Perhitungan tidak kembali ke basis bruto            of the financial asset subsequently improves so
       bahkan jika risiko kredit dari aset keuangan              that the financial asset is no longer
       selanjutnya membaik sehingga aset keuangan                creditǦimpaired.
       tidak lagi mengalami penurunan kredit.

       Pendapatan bunga diakui dalam laba rugi dan               Interest income is recognized in profit or loss and
       dimasukkan    dalam     pos    “Pendapatan                is included in the "Financing income" line item.
       pembiayaan”.

       Keuntungan dan kerugian kurs mata uang asing              Foreign exchange gains and losses

       Jumlah tercatat aset keuangan dalam mata uang             The carrying amount of financial assets that are
       asing ditentukan dalam mata uang tersebut dan             denominated in a foreign currency is determined
       dijabarkan dengan menggunakan kurs spot pada              in that foreign currency and translated at the spot
       setiap tanggal pelaporan. Secara spesifik untuk           rate at the end of each reporting period.
       aset keuangan diukur pada biaya perolehan                 Specifically for financial assets measured at
       diamortisasi yang bukan merupakan bagian dari             amortized cost that are not part of a designated
       hubungan lindung nilai ditetapkan, selisih kurs           hedging relationship, exchange differences are
       diakui dalam laba rugi.                                   recognized in profit or loss.

       Penurunan nilai aset keuangan                             Impairment of financial assets

       Perusahaan mengakui penyisihan kerugian atas              The Company recognizes a loss allowance for
       kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) dari piutang         expected credit losses (“ECL”) on financing
       pembiayaan dan piutang lain-lain yang diukur              receivables and other accounts receivables that
       pada biaya perolehan diamortisasi. Nilai kerugian         are mealsured at amortized cost. The amount of
       kredit ekspektasian diperbarui pada tanggal               expected credit losses is updated at each
       pelaporan untuk mencerminkan perubahan risiko             reporting date to reflect changes in credit risk
       kredit sejak pengakuan awal masing-masing                 since initial recognition of the respective financial
       instrumen keuangan.                                       instrument.

       Perusahaan mengakui ECL sepanjang umur                    The Company recognizes lifetime ECL when
       ketika telah ada peningkatan risiko kredit yang           there has been a significant increase in credit risk
       signifikan sejak pengakuan awal.            Jika,         since initial recognition. If, on the other hand, the
       sebaliknya, risiko kredit pada instrumen                  credit risk on the financial instrument has not
       keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak          increased significantly since initial recognition, the
       pengakuan     awal,    Perusahaan     mengukur            Company measures the loss allowance for that
       penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan              financial instrument at an amount equal to 12-
       tersebut sejumlah ECL 12 bulan. Penilaian                 month ECL. The assessment of whether lifetime
       apakah ECL sepanjang umur harus diakui                    ECL should be recognized is based on significant
       didasarkan pada peningkatan signifikan dalam              increases in the likelihood or risk of a default
       kemungkinan terjadinya atau pada risiko gagal             occurring since initial recognition instead of on
       bayar sejak pengakuan awal dan bukan                      evidence of a financial asset being credit impaired
       didasarkan pada bukti aset keuangan yang                  at the reporting date or an actual default
       mengalami kerugian kredit pada tanggal                    occurring.
       pelaporan atau kejadian gagal bayar sebenarnya.

       Kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur               Lifetime ECL represents the expected credit
       merupakan kerugian kredit ekspektasian yang               losses that will result from all possible default
       timbul dari seluruh kemungkinan peristiwa gagal           events over the expected life of a financial
       bayar selama perkiraan umur instrumen                     instrument. In contrast, 12-month ECL represents
       keuangan. Sebaliknya, ECL 12 bulan mewakili               the portion of lifetime ECL that is expected to
       porsi ECL sepanjang umur yang timbul dari                 result from default events on a financial
       peristiwa gagal bayar pada instrumen keuangan             instrument that are possible within 12 months
       yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah               after the reporting date.
       tanggal pelaporan.




                                                           251
Page 276
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                            PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                      FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                   DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

       Peningkatan risiko kredit secara signifikan                 Significant increase in credit risk

       Dalam menilai apakah risiko kredit pada                     In assessing whether the credit risk on a financial
       instrumen keuangan telah meningkat secara                   instrument has increased significantly since initial
       signifikan sejak pengakuan awal, Perusahaan                 recognition, the Company compares the risk of a
       membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi               default occurring on the financial instrument as at
       pada instrumen keuangan pada tanggal                        the reporting date with the risk of a default
       pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi            occurring on the financial instrument as at the
       pada instrumen keuangan pada tanggal                        date of initial recognition. In making this
       pengakuan awal. Dalam melakukan penilaian,                  assessment, the Company considers both
       Perusahaan mempertimbangkan baik informasi                  quantitative and qualitative information that is
       kuantitatif maupun kualitatif yang wajar dan                reasonable and supportable, including historical
       medukung, termasuk pengalaman historis dan                  experience and forward-looking information that is
       informasi bersifat perkiraan masa depan, yang               available without undue cost or effort. Forward-
       tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.                 looking information considered includes the future
       Informasi masa depan yang dipertimbangkan                   prospects of the industries in which the
       mencakup prospek masa depan industri di mana                Company’s debtors operate, obtained from
       debitur Perusahaan beroperasi, yang diperoleh               economic expert reports, financial analysts,
       dari laporan ahli ekonomi, analis keuangan,                 governmental bodies, relevant think-tanks and
       badan pemerintah, lembaga terkait, dan                      other similar organizations, as well as
       organisasi serupa lainnya, serta pertimbangan               consideration of various external sources of
       berbagai sumber eksternal aktual dan prakiraan              actual and forecast economic information that
       informasi ekonomi yang terkait dengan operasi               relate to the Company’s core operations.
       inti Perusahaan.

       Secara khusus, informasi berikut diperhitungkan             In particular, the following information is taken into
       ketika menilai apakah risiko kredit telah meningkat         account when assessing whether credit risk has
       secara signifikan sejak pengakuan awal:                     increased significantly since initial recognition:

       x   memburuknya kondisi usaha, keuangan atau                x   existing or forecast adverse changes in
           ekonomi yang terjadi saat ini atau prakiraan                business, financial or economic conditions
           yang     akan    menyebabkan      penurunan                 that are expected to cause a significant
           signifikan atas kemampuan peminjam untuk                    decrease in the debtor’s ability to meet its
           menyelesaikan kewajiban utangnya;                           debt obligations;
       x   terdapat penurunan yang signifikan terhadap             x   an actual or expected significant deterioration
           hasil operasi peminjam, baik secara aktual                  in the operating results of the debtor;
           atau yang diperkirakan akan terjadi;

       Terlepas dari hasil penilaian di atas, Perusahaan           Irrespective of the outcome of the above
       membuat praduga risiko kredit aset keuangan                 assessment, the Company presumes that the
       telah meningkat signifikan sejak pengakuan awal             credit risk on a financial asset has increased
       ketika pembayaran kontraktual tertunggak lebih              significantly since initial recognition when
       dari 30 hari, kecuali jika Perusahaan memiliki              contractual payments are more than 30 days past
       informasi yang wajar dan terdukung yang                     due, unless the Company has reasonable and
       menunjukkan hal sebaliknya.                                 supportable information that demonstrates
                                                                   otherwise.

       Meskipun demikian, Perusahaan mengasumsikan                 Despite the foregoing, the Company assumes that
       bahwa risiko kredit pada instrumen keuangan                 the credit risk on a financial instrument has not
       tidak meningkat secara signifikan sejak                     increased significantly since initial recognition if
       pengakuan awal jika instrumen keuangan                      the financial instrument is determined to have low
       tersebut ditetapkan memiliki risiko kredit yang             credit risk at the reporting date. A financial
       rendah pada tanggal pelaporan. Instrumen                    instrument is determined to have low credit risk if:
       keuangan bertekad memiliki risiko kredit rendah
       jika:

      1. instrumen keuangan memiliki risiko gagal                  1. the financial instrument has a low risk of
         bayar yang rendah;                                           default;

      2. debitur memiliki kapasitas yang kuat untuk                2. the debtor has a strong capacity to meet its
         memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya                   contractual cash flow obligations in the near
         dalam waktu dekat; dan                                       term; and




                                                             252
Page 277
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                             PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                       FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                    DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

      3. memburuknya kondisi ekonomi dan bisnis                     3. adverse changes in economic and business
         dalam jangka panjang dapat, tetapi tidak                      conditions in the longer term may, but will not
         selalu, menurunkan kemampuan peminjam                         necessarily, reduce the ability of the borrower
         untuk memenuhi kewajiban arus kas                             to fulfil its contractual cash flow obligations.
         kontraktualnya.

       Perusahaan menganggap aset keuangan                          The Company considers a financial asset to have
       memiliki risiko kredit rendah ketika aset memiliki           low credit risk when the asset has external credit
       peringkat kredit eksternal 'investment grade'                rating of ‘investment grade’ in accordance with the
       sesuai dengan definisi yang dipahami secara                  globally understood definition or if an external
       global atau jika peringkat eksternal tidak tersedia,         rating is not available, the asset has an internal
       aset tersebut memiliki peringkat internal                    rating of ‘performing’. Performing means that the
       'performing'. Performing berarti bahwa rekanan               counterparty has a strong financial position and
       memiliki posisi keuangan yang kuat dan tidak ada             there is no past due amounts.
       jumlah yang tertunggak.

       Perusahaan secara teratur memantau efektivitas               The      Company      regularly   monitors      the
       kriteria yang digunakan untuk mengidentifikasi               effectiveness of the criteria used to identify
       apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit yang          whether there has been a significant increase in
       signifikan dan merevisinya jika perlu untuk                  credit risk and revises them as appropriate to
       memastikan bahwa kriteria tersebut mampu                     ensure that the criteria are capable of identifying
       mengidentifikasi peningkatan risiko kredit yang              significant increase in credit risk before the
       signifikan sebelum jumlahnya jatuh tempo.                    amount becomes past due.

       Definisi gagal bayar                                         Definition of default

       Perusahaan menganggap hal-hal berikut ini                    The Company considers the following as
       merupakan peristiwa gagal bayar untuk tujuan                 constituting an event of default for internal credit
       manajemen risiko kredit internal karena                      risk management purposes as historical
       pengalaman historis menunjukkan bahwa aset                   experience indicates that financial assets that
       keuangan yang memenuhi salah satu kriteria                   meet either of the following criteria are generally
       berikut umumnya tidak dapat dipulihkan:                      not recoverable:

       x   ketika terdapat pelanggaran persyaratan                  x   when there is a breach of financial covenants
           keuangan oleh debitur; atau                                  by the debtor; or.

       x   Informasi yang dikembangkan secara internal              x   Information developed internally or obtained
           atau diperoleh dari sumber eksternal                         from external sources indicates that the
           menunjukkan bahwa debitur kemungkinan                        debtor is unlikely to pay its creditors, including
           tidak akan membayar kreditornya, termasuk                    the Company, in full (without taking into
           Perusahaan,      secara   penuh     (tanpa                   account any collateral held by the Company).
           memperhitungkan jaminan yang dimiliki oleh
           Perusahaan).

       Terlepas dari analisis di atas, Perusahaan                   Irrespective of the above analysis, the Company
       menganggap bahwa gagal bayar telah terjadi                   considers that default has occurred when a
       ketika aset keuangan tertunggak lebih dari 90 hari           financial asset is more than 90 days past due
       kecuali jika Perusahaan memiliki informasi yang              unless the Company has reasonable and
       wajar dan terdukung untuk menunjukkan bahwa                  supportable information to demonstrate that a
       kriteria yang lebih panjang lebih tepat.                     more lagging default criterion is more appropriate.

       Aset keuangan memburuk                                       Credit-impaired financial assets

       Aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit               A financial asset is credit-impaired when one or
       ketika satu atau lebih peristiwa yang memiliki               more events that have a detrimental impact on the
       dampak buruk pada estimasi arus kas masa                     estimated future cash flows of that financial asset
       depan dari aset keuangan tersebut telah terjadi.             have occurred. Evidence that a financial asset is
       Bukti bahwa aset keuangan mengalami                          credit-impaired includes observable data about
       penurunan nilai termasuk data yang dapat                     the following events:
       diobservasi tentang peristiwa berikut:

       x   kesulitan keuangan signifikan yang dialami               x   significant financial difficulty of the issuer or
           penerbit atau peminjam;                                      the borrower;




                                                              253
Page 278
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                            PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                      FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                   DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

       x   pelanggaran kontrak, seperti peristiwa gagal            x   a breach of contract, such as a default or past
           bayar atau tunggakan;                                       due event;

       x   pihak pemberi pinjaman, untuk alasan                    x   the lender(s) of the borrower, for economic or
           ekonomik atau kontraktual sehubungan                        contractual reasons relating to the borrower’s
           dengan kesulitan keuangan yang dialami                      financial difficulty, having granted to the
           pihak peminjam, telah memberikan konsesi                    borrower a concession(s) that the lender(s)
           pada pihak peminjam yang tidak mungkin                      would not otherwise consider;
           diberikan jika pihak peminjam tidak
           mengalami kesulitan tersebut;

       x   terjadi kemungkinan bahwa pihak peminjam                x   it is becoming probable that the borrower will
           akan dinyatakan pailit atau melakukan                       enter bankruptcy or other financial
           reorganisasi keuangan lainnya;                              reorganization;

       x   hilangnya pasar aktif untuk aset keuangan itu           x   the disappearance of an active market for that
           akibat kesulitan keuangan; atau                             financial asset because of financial
                                                                       difficulties; or

       x   pembelian atau penerbitan aset keuangan                 x   the purchase or origination of a financial
           dengan   diskon   sangat     besar    yang                  asset at a deep discount that reflects the
           mencerminkan kerugian kredit yang terjadi.                  incurred credit losses.

       Kebijakan penghapusan                                       Write-off policy

       Perusahaan menghapuskan aset keuangan                       The Company writes off a financial asset when
       ketika ada informasi yang menunjukkan bahwa                 there is information indicating that the
       pihak lawan berada dalam kesulitan keuangan                 counterparty is in severe financial difficulty and
       yang buruk dan tidak ada prospek pemulihan                  there is no realistic prospect of recovery, e.g.
       yang realistis, contoh ketika pihak lawan dalam             when the counterparty has been placed under
       proses likuidasi atau telah memasuki proses                 liquidation or has entered into bankruptcy
       kebangkrutan,     atau    untuk    hal    piutang           proceedings, or in the case of financing
       pembiayaan, ketika jumlahnya sudah lebih dari               receivables, when the amounts are over 180 days
       180 hari tertunggak, mana yang terjadi lebih dulu.          past due, whichever occurs sooner. Financial
       Aset keuangan yang dihapuskan dapat                         assets written off may still be subject to
       menjadi subjek aktivitas paksaan dalam                      enforcement activities under the Company’s
       prosedur pemulihan Perusahaan, dengan                       recovery procedures, taking into account legal
       mempertimbangkan nasihat hukum yang sesuai.                 advice where appropriate. Any recoveries made
       Setiap pemulihan yang terjadi diakui dalam laba             are recognized in profit or loss.
       rugi.

       Pengukuran dan pengakuan atas kerugian kredit               Measurement and recognition of expected credit
       ekspektasian                                                losses

       Pengukuran kerugian kredit ekspektasian                     The measurement of expected credit losses is a
       merupakan fungsi dari probability of default, loss          function of the probability of default, loss given
       given default (yaitu besarnya kerugian jika terjadi         default (i.e. the magnitude of the loss if there is a
       gagal bayar) dan eksposur pada gagal bayar.                 default) and the exposure at default. The
       Penilaian probability of default dan loss given             assessment of the probability of default and loss
       default    berdasarkan     data historis      yang          given default is based on historical data adjusted
       disesuaikan dengan informasi masa depan                     by forward-looking information as described
       seperti dijelaskan di atas. Adapun eksposur atas            above. As for the exposure at default, for financial
       gagal bayar, untuk aset keuangan, diwakili oleh             assets, this is represented by the assets’ gross
       nilai tercatat bruto aset pada tanggal pelaporan;           carrying amount at the reporting date; for financial
       untuk kontrak jaminan keuangan, eksposur                    guarantee contracts, the exposure includes the
       mencakup jumlah yang ditarik pada tanggal                   amount drawn down as at the reporting date,
       pelaporan, ditambah dengan jumlah yang                      together with any additional amounts expected to
       diperkirakan akan ditarik di masa depan sebelum             be drawn down in the future by default date
       tanggal gagal bayar yang ditentukan berdasarkan             determined based on historical trend, the
       tren historis, pemahaman Perusahaan mengenai                Company’s understanding of the specific future
       kebutuhan pembiayaan masa depan yang                        financing needs of the debtors, and other relevant
       spesifik dari debiturnya, dan informasi perkiraan           forward-looking information.
       masa depan lainnya yang relevan.




                                                             254
Page 279
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                           PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                     FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                  DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

       Untuk     aset    keuangan,    kerugian    kredit          For financial assets, the expected credit loss is
       ekspektasian diestimasi sebagai selisih antara             estimated as the difference between all
       seluruh arus kas kontraktual yang jatuh tempo              contractual cash flows that are due to the
       kepada Perusahaan sesuai dengan kontrak dan                Company in accordance with the contract and all
       seluruh arus kas yang diekspektasi akan diterima           the cash flows that the Company expects to
       oleh Perusahaan, didiskontokan pada suku bunga             receive, discounted at the original effective
       efektif awal. Untuk piutang sewa, arus kas yang            interest rate. For a lease receivable, the cash
       digunakan untuk menentukan kerugian kredit                 flows used for determining the expected credit
       ekspektasian konsisten dengan arus kas yang                losses is consistent with the cash flows used in
       digunakan dalam mengukur piutang sewa                      measuring the lease receivable in accordance
       berdasarkan PSAK 73.                                       with PSAK 73.

       Apabila kerugian kredit ekspektasian sepanjang             Where lifetime ECL is measured on a collective
       umur diukur secara kolektif untuk kasus dimana             basis to cater for cases where evidence of
       bukti kenaikan signifikan risiko kredit pada level         significant increases in credit risk at the individual
       instrumen invidual tidak tersedia, instrumen               instrument level may not yet be available, the
       keuangan dikelompokkan dengan dasar sebagai                financial instruments are grouped on the following
       berikut:                                                   basis:

       x   Sifat instrumen keuangan (yaitu piutang lain-          x   Nature of financial instruments (i.e. other
           lain dan piutang pembiayaan) masing-masing                 receivables and financing receivables are
           dinilai sebagai grup terpisah;                             each assessed as a separate group;

       x   Status jatuh tempo;                                    x   Past-due status;

       x   Sifat, besaran dan jenis industri debitur;             x   Nature, size and industry of debtors;

       x   Sifat jaminan untuk piutang pembiayaan; dan            x   Nature    of    collaterals      for    financing
                                                                      receivables; and

       x   Peringkat kredit eksternal jika tersedia.              x   External credit ratings where available.

       Pengelompokan ditelaah secara teratur oleh                 The grouping is regularly reviewed by
       manajemen untuk memastikan setiap kelompok                 management to ensure the constituents of each
       mempunyai karakteristik risiko yang sama.                  group continue to share similar credit risk
                                                                  characteristics.

       Jika Perusahaan telah mengukur cadangan                    If the Company has measured the loss allowance
       kerugian untuk instrumen keuangan sebesar ECL              for a financial instrument at an amount equal to
       sepanjang umurnya pada periode pelaporan                   lifetime ECL in the previous reporting period, but
       sebelumnya, tetapi menentukan pada tanggal                 determines at the current reporting date that the
       pelaporan kini bahwa kondisi untuk ECL                     conditions for lifetime ECL are no longer met, the
       sepanjang umurnya tidak lagi terpenuhi,                    Company measures the loss allowance at an
       Perusahaan mengukur cadangan kerugian                      amount equal to 12-month ECL at the current
       sejumlah ECL 12 bulan pada tanggal pelaporan               reporting date, except for assets for which the
       kini, kecuali untuk aset yang menggunakan                  simplified approach was used.
       pendekatan yang disederhanakan.

       Perusahaan mengakui keuntungan atau kerugian               The Company recognizes an impairment gain or
       penurunan nilai dalam laba rugi untuk semua                loss in profit or loss for all financial instruments
       instrumen keuangan dengan penyesuaian terkait              with a corresponding adjustment to their carrying
       ke jumlah tercatat melalui akun cadangan                   amount through a loss allowance account, except
       kerugian, kecuali untuk investasi pada instrumen           for investments in debt instruments that are
       utang yang diukur pada FVTOCI, dimana                      measured at FVTOCI, for which the loss
       penyisihan kerugian diakui dalam penghasilan               allowance is recognized in other comprehensive
       komprehensif lain dan diakumulasi dalam                    income and accumulated in the investment
       cadangan revaluasi investasi, dan tidak                    revaluation reserve, and does not reduce the
       mengurangi nilai tercatat aset keuangan pada               carrying amount of the financial asset in the
       laporan posisi keuangan.                                   statement of financial position.




                                                            255
Page 280
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                         PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                   FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

       Penghentian pengakuan aset keuangan                       Derecognition of financial assets

       Perusahaan menghentikan pengakuan aset                    The Company derecognizes a financial asset only
       keuangan jika dan hanya jika hak kontraktual atas         when the contractual rights to the cash flows from
       arus kas yang berasal dari aset keuangan                  the asset expire, or it transfers the financial asset
       berakhir, atau Perusahaan mentransfer aset                and substantially all the risks and rewards of
       keuangan dan secara substansial mentransfer               ownership of the asset to another entity. If the
       seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset          Company        neither    transfers    nor    retains
       kepada entitas lain. Jika Perusahaan tidak                substantially all the risks and rewards of
       mentransfer serta tidak memiliki secara                   ownership and continues to control the
       substansial seluruh risiko dan manfaat                    transferred asset, the Company recognizes its
       kepemilikan serta masih mengendalikan asset               retained interest in the asset and an associated
       yang ditransfer, maka Perusahaan mengakui                 liability for amounts it may have to pay. If the
       keterlibatan berkelanjutan atas aset yang                 Company retains substantially all the risks and
       ditransfer dan liabilitas terkait sebesar jumlah          rewards of ownership of a transferred financial
       yang mungkin harus dibayar. Jika Perusahaan               asset, the Company continues to recognize the
       memiliki secara substansial seluruh risiko dan            financial asset and also recognizes a
       manfaat kepemilikan aset keuangan yang                    collateralized borrowing for the proceeds
       ditransfer, Perusahaan masih mengakui asset               received.
       keuangan dan juga mengakui pinjaman yang
       dijamin sebesar pinjaman yang diterima.

       Pada penghentian pengkuan aset keuangan yang              On derecognition of a financial asset measured at
       diukur pada biaya perolehan diamortisasi,                 amortized cost, the difference between the
       perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah           asset’s carrying amount and the sum of the
       imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam            consideration received and receivable is
       laba rugi. Selain itu, pada penghentian pengakuan         recognized in profit or loss. In addition, on
       investasi     dalam      instrumen   utang   yang         derecognition of an investment in a debt
       diklasifikasikan sebagai FVTOCI, keuntungan               instrument classified as at FVTOCI, the
       atau kerugian kumulatif yang sebelumnya                   cumulative gain or loss previously accumulated in
       diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi,           the investment revaluation reserve is reclassified
       direklasifikasi ke laba rugi. Sebaliknya, pada            to profit or loss. In contrast, on derecognition of an
       penghentian       pengakuan      investasi  dalam         investment in an equity instrument which the
       instrumen ekuitas yang telah dipilih Perusahaan           Company has elected on initial recognition to
       pada pengakuan awal untuk diukur di FVTOCI,               measure at FVTOCI, the cumulative gain or loss
       keuntungan atau kerugian kumulatif yang                   previously accumulated in the investment
       sebelumnya diakumulasi dalam cadangan                     revaluation reserve is not reclassified to profit or
       revaluasi investasi tidak direklasifikasi ke laba         loss, but is transferred to retained earnings.
       rugi, tetapi dipindahkan ke saldo laba.

       Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas                 Financial Liabilities and Equity Instruments

       Klasifikasi sebagai liabilitias atau ekuitas              Classification as debt or equity

       Instrumen utang dan ekuitas yang diterbitkan oleh         Debt and equity instruments issued by the
       Perusahaan diklasifikasi sebagai liabilitas               Company are classified as financial liabilities or
       keuangan atau ekuitas sesuai dengan substansi             equity according to the substance of the
       perjanjian kontraktual dan definisi liabilitas            contractual arrangements entered into and the
       keuangan dan instrumen ekuitas.                           definitions of a financial liability and an equity
                                                                 instrument.

       Instrumen ekuitas                                         Equity instruments

       Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang              An equity instrument is any contract that
       memberikan hak residual atas aset Perusahaan              evidences a residual interest in the assets of an
       setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya.           entity after deducting all of its liabilities. Equity
       Instrumen ekuitas yang diterbitkan oleh                   instruments issued by the Company are recorded
       Perusahaan dicatat sebesar hasil penerimaan               at the proceeds received, net of direct issue costs.
       bersih setelah dikurangi biaya penerbitan
       langsung.




                                                           256
Page 281
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                             PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                       FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                    DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

       Liabilitas keuangan                                          Financial liabilities

       Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai                 Financial liabilities are classified as either financial
       FVTPL atau pada biaya perolehan diamortisasi.                liabilities “at FVTPL” or “at amortized cost”.

       Namun, liabilitas keuangan yang timbul ketika                However, financial liabilities that arise when a
       pengalihan aset keuangan tidak memenuhi syarat               transfer of a financial asset does not qualify for
       untuk penghentian pengakuan atau ketika                      derecognition or when the continuing involvement
       pendekatan        keterlibatan     berkelanjutan             approach applies, financial guarantee contracts
       diterapkan, kontrak jaminan keuangan yang                    issued by the Company, and commitments issued
       diterbitkan oleh Perusahaan, dan komitmen yang               by the Company to provide a loan at below-market
       diterbitkan oleh Perusahaan untuk memberikan                 interest rate are measured in accordance with the
       pinjaman dengan tingkat bunga di bawah pasar                 specific accounting policies set out below.
       diukur sesuai dengan kebijakan akuntansi spesifik
       yang diungkapkan di bawah ini.

       Liabilitas keuangan      pada   biaya    perolehan           Financial liabilities at amortized cost
       diamortisasi

       Liabilitas keuangan yang bukan merupakan                     Financial liabilities that are not 1) contingent
       1) imbalan kontinjen dari pihak pengakuisisi                 consideration of an acquirer in a business
       dalam kombinasi bisnis, 2) dimiliki untuk                    combination, 2) held-for-trading, or 3) designated
       diperdagangkan, atau 3) ditetapkan sebagai                   as at FVTPL, are subsequently measured at
       FVTPL, selanjutnya diukur pada biaya perolehan               amortized cost using the effective interest
       diamortisasi dengan menggunakan metode suku                  method.
       bunga efektif.

       Metode suku bunga efektif                                    Effective interest method

       Metode suku bunga efektif adalah metode yang                 The effective interest method is a method of
       digunakan untuk menghitung biaya perolehan                   calculating the amortized cost of a financial
       diamortisasi dari liabilitas keuangan dan metode             liability and of allocating interest expense over the
       untuk mengalokasikan biaya bunga selama                      relevant period. The effective interest rate is the
       periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah              rate that exactly discounts estimated future cash
       suku bunga yang secara tepat mendiskontokan                  payments (including all fees and points paid or
       estimasi pembayaran kas masa depan (mencakup                 received that form an integral part of the effective
       seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan               interest rate, transaction costs and other
       dan diterima yang merupakan bagian yang tak                  premiums or discounts) through the expected life
       terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi         of the financial liability, or (where appropriate) a
       dan premium dan diskonto lainnya) selama                     shorter period to the net carrying amount on initial
       perkiraan umur liabilitas keuangan, atau (jika lebih         recognition.
       tepat) digunakan periode yang lebih singkat untuk
       memperoleh nilai tercatat bersih pada saat
       pengakuan awal.

       Keuntungan dan kerugian kurs mata uang asing                 Foreign exchange gains and losses

       Untuk liabilitas keuangan dalam mata uang asing              For financial liabilities that are denominated in a
       dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi                 foreign currency and are measured at amortized
       pada setiap tanggal pelaporan, keuntungan atau               cost as at each reporting date, the foreign
       kerugian kurs mata uang asing ditentukan                     exchange gains and losses are determined based
       berdasarkan biaya perolehan diamortisasi dari                on the amortized cost of the instruments. These
       instrumen. Keuntungan atau kerugian kurs mata                foreign exchange gains and losses are
       uang asing diakui dalam laba rugi untuk liabilitas           recognized in profit or loss for financial liabilities
       keuangan yang tidak merupakan bagian dari                    that are not part of a designated hedging
       hubungan lindung nilai ditetapkan. Untuk yang                relationship. For those which are designated as a
       ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai untuk             hedging instrument for a hedge of foreign
       lindung nilai atas risiko mata uang asing,                   currency risk, foreign exchange gains and losses
       keuntungan dan kerugian selisih kurs diakui                  are recognized in other comprehensive income
       dalam penghasilan komprehensif lain dan                      and accumulated in a separate component of
       diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang                   equity.
       terpisah.




                                                              257
Page 282
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                    PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                              FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                           DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

        Nilai wajar liabilitas keuangan dalam mata uang                    The fair value of financial liabilities denominated
        asing ditentukan dalam mata uang asing tersebut                    in a foreign currency is determined in that foreign
        dan dijabarkan pada kurs yang berlaku pada akhir                   currency and translated at the spot rate at the end
        periode pelaporan. Untuk liabilitas keuangan yang                  of the reporting period. For financial liabilities that
        diukur pada FVTPL, komponen nilai tukar mata                       are measured as at FVTPL, the foreign exchange
        uang asing merupakan bagian dari keuntungan                        component forms part of the fair value gains or
        atau kerugian nilai wajar dan diakui dalam laba                    losses and is recognized in profit or loss for
        rugi untuk liabilitas keuangan yang tidak                          financial liabilities that are not part of a designated
        merupakan bagian dari hubungan lindung nilai                       hedging relationship.
        ditetapkan.

        Penghentian pengakuan liabilitas keuangan                          Derecognition of financial liabilities

        Perusahaan menghentikan pengakuan liabilitas                       The Company derecognizes financial liabilities
        keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas                          when, and only when, the Company’s obligations
        Perusahaan telah dilepaskan, dibatalkan atau                       are discharged, cancelled or have expired. The
        kadaluarsa. Selisih antara jumlah tercatat liabilitas              difference between the carrying amount of the
        keuangan yang dihentikan pengakuannya dan                          financial    liability derecognized  and    the
        imbalan yang dibayarkan dan utang diakui dalam                     consideration paid and payable is recognized in
        laba rugi.                                                         profit or loss.

        Ketika Perusahaan bertukar dengan pemberi                          When the Company exchanges with the existing
        pinjaman, satu instrumen utang menjadi                             lender one debt instrument into another one with
        instrumen lain dengan persyaratan yang berbeda                     the substantially different terms, such exchange
        secara substansial, pertukaran tersebut dicatat                    is accounted for as an extinguishment of the
        sebagai penghapusan liabilitas keuangan orisinal                   original financial liability and the recognition of a
        dan pengakuan liabilitas keuangan baru.                            new financial liability. Similarly, the Company
        Demikian pula, Perusahaan memperhitungkan                          accounts for substantial modification of terms of
        modifikasi substansial dari ketentuan liabilitas                   an existing liability or part of it as an
        yang ada atau bagian dari liabilitas tersebut                      extinguishment of the original financial liability
        sebagai pelepasan liabilitas keuangan orisinal                     and the recognition of a new liability. It is assumed
        dan pengakuan liabilitas baru. Diasumsikan                         that the terms are substantially different if the
        bahwa       persyaratannya        berbeda     secara               discounted present value of the cash flows under
        substansial jika nilai kini arus kas yang didiskonto               the new terms, including any fees paid net of any
        berdasarkan persyaratan yang baru, termasuk                        fees received and discounted using the original
        setiap fee (imbalan) yang dibayarkan setelah                       effective rate is at least 10 per cent different from
        dikurangi setiap fee (imbalan) yang diterima dan                   the discounted present value of the remaining
        didiskonto menggunakan suku bunga efektif                          cash flows of the original financial liability. If the
        orisinal, berbeda sedikitnya 10% dari nilai kini sisa              modification is not substantial, the difference
        arus kas yang didiskonto yang berasal dari                         between: (1) the carrying amount of the liability
        liabilitas keuangan orisinal. Jika modifikasi tidak                before the modification; and (2) the present value
        substansial, maka perbedaan antara: (1) jumlah                     of the cash flows after modification is recognized
        tercatat liabilitas sebelum modifikasi; dan (2) nilai              in profit or loss as the modification gain or loss
        kini dari arus kas setelah modifikasi, diakui dalam                within other gains and losses.
        laba rugi sebagai keuntungan atau kerugian
        modifikasi dalam keuntungan dan kerugian
        lainnya.

   f.   Saling hapus antar Aset Keuangan dan                          f.   Netting of Financial Assets and Financial
        Liabilitas Keuangan                                                Liabilities

        Aset dan liabilitas keuangan Perusahaan saling                     Financial assets and liabilities are offset and the
        hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan                  net amount presented in the statements of
        posisi keuangan jika:                                              financial position when it:

        x    memiliki hak yang dapat dipaksakan secara                     x     has a legally enforceable right to set off the
             hukum untuk melakukan saling hapus atas                             recognized amounts; and
             jumlah yang telah diakui tersebut; dan
        x    berintensi untuk menyelesaikan secara neto                    x     intends either to settle on a net basis, or to
             atau untuk merealisasikan aset dan                                  realize the asset and settle the liability
             menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.                        simultaneously.




                                                                258
Page 283
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                    PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                              FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                           DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

        Hak saling hapus harus ada pada saat ini dan                       A right to set-off must be available today rather
        tidak bersifat kontinjen atas terjadinya suatu                     than being contingent on a future event and must
        peristiwa di masa depan dan harus dieksekusi                       be exercizable by any of the counterparties, both
        oleh pihak lawan, baik dalam situasi bisnis normal                 in the normal course of business and in the event
        dan dalam peristiwa gagal bayar, peristiwa                         of default, insolvency or bankruptcy.
        kepailitan atau kebangkrutan.

   g.   Instrumen Derivatif                                           g.   Derivative Instrument

        Perusahaan menggunakan instrumen keuangan                          The Company uses derivative financial
        derivatif untuk mengelola risiko suku bunga dan                    instruments to manage its exposure to interest
        nilai tukar mata uang asing.                                       rate and foreign exchange rate risk.

        Derivatif awalnya diakui pada nilai wajar pada                     Derivatives are initially recognized at fair value at
        tanggal kontrak dilakukan dan selanjutnya diukur                   the date the derivative contract are entered into
        kembali pada nilai wajar pada setiap akhir periode                 and are subsequently remeasured to their fair
        pelaporan. Dampak keuntungan atau kerugian                         value at the end of each reporting date. The
        diakui segera di laba rugi kecuali jika derivatif                  resulting gain or loss is recognized in profit or loss
        ditetapkan dan efektif sebagai instrumen lindung                   immediately unless the derivative is designated
        nilai di mana saat pengakuan di laba rugi                          and effective as hedging instrument in which
        bergantung pada sifat dari hubungan lindung nilai.                 event the timing of the recognition in profit or loss
                                                                           depends on the nature of the hedge relationship.

        Derivatif dengan nilai wajar positif diakui sebagai                A derivative with a positive fair value is recognized
        aset keuangan sedangkan derivatif dengan nilai                     as a financial asset whereas a derivative with a
        wajar negatif diakui sebagai liabilitas keuangan.                  negative fair value is recognized as a financial
        Derivatif tidak saling hapus dalam laporan                         liability. Derivatives are not offset in the financial
        keuangan kecuali Perusahaan memiliki hak yang                      statements unless the Company has both a
        memiliki kekuatan hukum dan intensi untuk saling                   legally enforceable right and intention to offset.
        hapus.

        Akuntansi lindung nilai                                            Hedge Accounting

        Perusahaan menetapkan instrumen lindung nilai                      The Company designates certain hedging
        tertentu, termasuk derivatif lindung nilai atas arus               instruments, which include derivatives cash flow
        kas.                                                               hedges.

        Pada saat dimulainya hubungan lindung nilai,                       At the inception of the hedge relationship, the
        Perusahaan mendokumentasi hubungan antara                          Company documents the relationship between
        instrumen lindung nilai dan item yang dilindung                    the hedging instrument and the hedged item,
        nilai, bersama dengan tujuan manajemen risiko                      along with its risk management objectives and its
        dan strategi pelaksanaan lindung nilai.                            strategy for undertaking various hedge
        Selanjutnya, pada insepsi lindung nilai dan secara                 transactions. Furthermore, at the inception of the
        berkelanjutan, Perusahaan mendokumentasikan                        hedge and on an ongoing basis, the Company
        apakah instrumen lindung nilai tersebut efektif                    documents whether the hedging instrument is
        dalam saling hapus antara perubahan nilai wajar                    effective in offsetting changes in fair values or
        atau arus kas dari item lindung nilaian, yaitu ketika              cash flows of the hedged item attributable to the
        hubungan lindung nilai memenuhi seluruh                            hedged risk, which is when the hedging
        persyaratan efektivitas lindung nilai berikut:                     relationships meet all of the following hedge
                                                                           effectiveness requirements:

        x   Ada ”hubungan ekonomik” antara item                            x   There is ‘an economic relationship’ between
            lindung nilaian dan instrumen lindung nilai;                       the hedged item and the hedging instrument;

        x   Pengaruh risiko kredit tidak ”mendominasi                      x   The effect of credit risk does not ‘dominate
            perubahan nilai” yang dihasilkan dari                              the value changes’ that result from that
            hubungan ekonomik tersebut; dan                                    economic relationship; and




                                                                259
Page 284
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                            PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                      FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                   DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

       x   Rasio lindung nilai dari hubungan lindung nilai         x   The hedge ratio of the hedging relationship is
           adalah sama dengan yang dihasilkan dari                     the same as that resulting from the quantity of
           kuantitas item lindung nilaian yang secara                  the hedged item that the Company actually
           aktual dilindung nilai oleh Perusahaan dan                  hedges and the quantity of the hedging
           kuantitas instrumen lindung nilai yang secara               instrument that the Company actually uses to
           aktual    digunakan       Perusahaan    untuk               hedge that quantity of hedged item.
           melindung nilai sejumlah kuantitas item
           lindung nilaian tersebut.

       Jika hubungan lindung nilai tidak lagi memenuhi             If a hedging relationship ceases to meet the
       persyaratan efektivitas lindung nilai yang                  hedge effectiveness requirement relating to the
       berkaitan dengan rasio lindung nilai tetapi tujuan          hedge ratio but the risk management objective for
       manajemen risiko untuk hubungan lindung nilai               that designated hedging relationship remains the
       yang ditetapkan tetap sama, Perusahaan                      same, the Company adjusts the hedge ratio of the
       menyesuaikan rasio lindung nilai dari hubungan              hedging relationship (i.e. rebalances the hedge)
       lindung      nilai       tersebut      (misalnya,           so that it meets the qualifying criteria again.
       menyeimbangkan kembali lindung nilai) sehingga
       memenuhi kriteria kualifikasi lagi.

       Perusahaan menetapkan perubahan penuh                       The Company designates the full change in the
       dalam nilai wajar kontrak berjangka (misalnya               fair value of a forward contract (i.e. including the
       termasuk elemen berjangka) sebagai instrumen                forward elements) as the hedging instrument for
       lindung nilai untuk semua hubungan lindung nilai            all of its hedging relationships involving forward
       yang melibatkan kontrak berjangka.                          contracts.

       Catatan 30 menetapkan rincian dari nilai wajar              Note 30 sets out details of the fair values of the
       instrumen derivatif yang digunakan untuk tujuan             derivative instruments used for hedging purposes.
       lindung nilai.

       Lindung Nilai atas Arus Kas                                 Cash flow hedge

       Bagian efektif dari perubahan nilai wajar derivatif         The effective portion of changes in the fair value
       dan instrumen lindung nilai lain yang memenuhi              of derivatives and other qualifying hedging
       syarat yang ditetapkan dan memenuhi syarat                  instruments that are designated and qualify as
       sebagai lindung nilai arus kas, diakui dalam                cash flow hedges is recognized in other
       penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi               comprehensive income and accumulated under
       dalam pos cadangan lindung nilai arus kas,                  the heading of cash flow hedging reserve, limited
       terbatas pada perubahan kumulatif dalam nilai               to the cumulative change in fair value of the
       wajar dari item lindung nilaian sejak dimulainya            hedged item from inception of the hedge. The gain
       lindung nilai. Keuntungan atau kerugian yang                or loss relating to the ineffective portion is
       terkait dengan bagian yang tidak efektif diakui             recognized immediately in profit or loss, and is
       segera dalam laba rugi, dan dimasukkan dalam                included in the “other gains and losses - net” line
       baris “keuntungan dan kerugian lain - bersih”.              item.

       Jumlah yang sebelumnya diakui dalam                         Amounts previously recognized in other
       penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi               comprehensive income and accumulated in
       dalam ekuitas direklasifikasi ke laba rugi pada             equity are reclassified to profit or loss in the
       periode ketika item lindung nilaian mempengaruhi            periods when the hedged item affects profit or
       laba rugi, di pos yang sama dengan item lindung             loss, in the same line as the recognized hedged
       nilaian yang diakui. Namun, ketika prakiraan                item. However, when the hedged forecast
       transaksi lindung nilai menghasilkan pengakuan              transaction results in the recognition of a non-
       aset non-keuangan atau liabilitas non-keuangan,             financial asset or a non-financial liability, the gains
       keuntungan dan kerugian yang sebelumnya                     and losses previously recognized in other
       diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan              comprehensive income and accumulated in
       diakumulasi dalam ekuitas, menjadi dihapus dari             equity are removed from equity and included in
       ekuitas dan dimasukkan dalam pengukuran awal                the initial measurement of the cost of the non-
       biaya aset non-keuangan atau liabilitas non-                financial asset or non-financial liability. This
       keuangan. Transfer ini tidak mempengaruhi                   transfer does not affect other comprehensive
       penghasilan komprehensif lain. Selanjutnya, jika            income. Furthermore, if the group expects that
       grup memperkirakan bahwa sebagian atau                      some or all of the loss accumulated in other
       seluruh kerugian yang diakumulasi dalam                     comprehensive income will not be recovered in
       penghasilan komprehensif lain tidak akan                    the future, that amount is immediately reclassified
       terpulihkan di masa depan, jumlah tersebut                  to profit or loss.
       segera direklasifikasi ke laba rugi.




                                                             260
Page 285
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                          FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                       DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

        Perusahaan menghentikan akuntansi lindung nilai                 The Company discontinues hedge accounting
        hanya jika hubungan lindung nilai (atau bagian                  only when the hedging relationship (or a part
        darinya) tidak lagi memenuhi kriteria kualifikasi               thereof) ceases to meet the qualifying criteria
        (setelah penyeimbangan kembali, jika berlaku).                  (after rebalancing, if applicable). This includes
        Ini termasuk contoh ketika instrumen lindung nilai              instances when the hedging instrument expires or
        kadaluwarsa atau dijual, dihentikan atau                        is sold, terminated or exercised. The
        dilaksanakan.     Penghentian     diperhitungkan                discontinuation is accounted for prospectively.
        secara prospektif. Keuntungan atau kerugian                     Any gain or loss recognized in other
        yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain                 comprehensive income and accumulated in
        dan diakumulasi dalam ekuitas pada saat itu tetap               equity at that time remains in equity and is
        berada dalam ekuitas dan diakui pada saat                       recognized when the forecast transaction is
        prakiraan transaksi akhirnya diakui dalam laba                  ultimately recognized in profit or loss. When a
        rugi. Ketika prakiraan transaksi tidak lagi                     forecast transaction is no longer expected to
        diharapkan terjadi, keuntungan atau kerugian                    occur, the gain or loss accumulated in equity is
        yang diakumulasi dalam ekuitas segera diakui                    recognized immediately in profit or loss.
        dalam laba rugi.

   h.   Piutang Pembiayaan                                         h.   Financing Receivables

        Pembiayaan konsumen                                             Consumer financing

        Piutang pembiayaan disajikan dalam nilai bersih                 Financing receivables are presented net of
        setelah     dikurangi     bagian     pendapatan                 unearned financing income and allowance for
        pembiayaan yang belum diakui dan cadangan                       expected credit losses (Note 3e).
        kerugian kredit ekspektasian (Catatan 3e).

        Piutang pembiayaan konsumen diklasifikasikan                    Consumer financing receivables are classified as
        sebagai    diukur     pada    biaya   perolehan                 at amortized cost, and subsequent to initial
        diamortisasi, dan setelah pengakuan awal, dicatat               recognition, are carried at amortized cost using
        pada biaya perolehan diamortisasi dengan                        the effective interest rate method.
        menggunakan metode suku bunga efektif.

        Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum                       Unearned consumer financing income represents
        diakui merupakan selisih antara jumlah                          the difference between total installments to be
        keseluruhan pembayaran angsuran yang akan                       received from the consumer and the principal
        diterima dari konsumen dan jumlah pokok                         amount financed, which is recognized as income
        pembiayaan, yang diakui sebagai pendapatan                      over the term of the contract based on effective
        selama jangka waktu kontrak berdasarkan tingkat                 interest rate of the related consumer financing
        suku bunga efektif dari piutang pembiayaan                      receivable.
        konsumen.

        Termasuk      dalam       piutang   pembiayaan                  Included in consumer financing receivables are
        konvensional terdiri dari pembiayaan multi guna,                multi purpose financing, investment financing and
        investasi dan modal kerja.                                      working capital financing.

        Pembiayaan Murabahah                                            Murabahah financing

        Murabahah adalah akad jual beli barang dengan                   Murabahah is goods sell-buy contract with selling
        harga jual sebesar biaya perolehan ditambah                     price amounting to acquisition cost plus agreed
        keuntungan yang disepakati dan Perusahaan                       margin, and the Company must disclose the
        harus mengungkapkan biaya perolehan barang                      acquisition cost to consumer. When the
        tersebut kepada konsumen. Pada saat akad                        murabahah contract is signed, murabahah
        murabahah ditandatangani/disepakati, piutang                    financing receivables are recognized at
        pembiayaan murabahah diakui sebesar biaya                       acquisition cost plus agreed margin. Murabahah
        perolehan ditambah keuntungan (margin yang                      margin is recognized over the year of the contract
        disepakati). Keuntungan murabahah diakui                        based on margin of the murabahah financing
        selama tahun akad berdasarkan margin dari                       receivables. Substantially, murabahah contract is
        piutang     pembiayaan   murabahah.       Akad                  a financing transaction, so that margin recognition
        murabahah secara substansi merupakan suatu                      is based on standards which regulate financing
        pembiayaan, sehingga pengakuan margin                           transaction, as mentioned in Note 3e.
        dilakukan berdasarkan standar yang mengatur
        pembiayaan, seperti yang disebutkan di
        Catatan 3e.




                                                             261
Page 286
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                       PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                 FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                              DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

        Pembiayaan Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT)                         Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT) financing

        IMBT adalah transaksi pembiayaan kembali                              IMBT is refinancing transaction that used
        dengan menggunakan motor bekas sebagai                                secondhand       motorcycle     as   collateral.
        jaminan. Secara substansi transaksi ini merupakan                     Substantially, this transaction is a financing
        suatu pembiayaan, sehingga perlakuan akuntansi                        transaction, hence the accounting treatment of
        atas transaksi ini dilakukan berdasarkan standar                      this transaction is based on standard which
        yang mengatur pembiayaan seperti disebutkan                           regulate financing transaction, as mentioned in
        dalam Catatan 3e.                                                     Note 3e.

        Piutang Pembiayaan dari Jaminan                                       Financing Receivable from Collateral

        Piutang pembiayaan dari jaminan dinyatakan                            Financing receivable from collateral are stated at
        sebesar nilai tercatat dikurangi cadangan                             carrying amount net allowance for expected credit
        kerugian kredit ekspektasian. Beban yang                              losses. Expenses related to the financing
        berhubungan dengan piutang pembiayaan dari                            receivable from collateral assets and its
        jaminan dan pemeliharaannya akan dibebankan                           maintenance are charged to profit or loss as
        pada laba rugi pada saat terjadinya. Pada saat                        incurred. At the end of the period, financing
        akhir periode, piutang pembiayaan dari jaminan                        receivable from collateral are reviewed for any
        akan direviu apabila terdapat penurunan nilai.                        impairment in amount. When the financing
        Pada saat piutang pembiayaan dari jaminan                             receivable from collateral are settled by customer,
        diselesaikan oleh konsumen, nilai tercatatnya                         their carrying amounts are removed from the
        akan dikeluarkan dan keuntungan atau kerugian                         accounts and any resulting gains or losses are
        akan dikreditkan atau dibebankan pada laba rugi.                      credited or charged to profit or loss.

   i.   Aset Tetap                                                       i.   Property and Equipment

        Aset tetap dicatat berdasarkan biaya perolehan,                       Property and equipment are stated at cost, less
        dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi                          accumulated depreciation and any accumulated
        kerugian penurunan nilai.                                             impairment losses.

        Penyusutan diakui dengan metode garis lurus                           Depreciation is recognized using straight line
        setelah    memperhitungkan    nilai   residu                          method so as to write-off the cost of assets less
        berdasarkan taksiran masa manfaat aset tetap                          residual values with estimated useful lives of the
        sebagai berikut:                                                      assets are as follows:

                                                           Tahun/Years

        Bangunan                                                   20            Building
        Prasarana gedung                                           4             Leasehold improvement
        Perangkat kantor dan perabotan                            4-8            Office furniture, fixture and equipment
        Kendaraan                                                 4-8            Vehicles

        Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode                        The estimated useful lives, residual values and
        penyusutan dikaji ulang setiap akhir tahun dan                        depreciation method are reviewed at each year
        pengaruh dari setiap perubahan estimasi                               end, with the effect of any changes in estimate
        tersebut berlaku prospektif.                                          accounted for on a prospective basis.

        Tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan                          Land is stated at cost and is not depreciated.
        dan tidak disusutkan.

        Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan                           The cost of maintenance and repairs is charged to
        pada laba rugi pada saat terjadinya. Biaya-biaya                      profit or loss as incurred. Other costs incurred
        lain yang terjadi selanjutnya yang timbul untuk                       subsequently to add to, replace part of, or service
        menambah, mengganti atau memperbaiki aset                             an item of property and equipment, are
        tetap dicatat sebagai biaya perolehan aset jika                       recognized as asset if, and only if, it is probable
        dan hanya jika besar kemungkinan manfaat                              that future economic benefits associated with the
        ekonomis di masa depan berkenaan dengan                               item will flow to the entity and the cost of the item
        aset tersebut akan mengalir ke entitas dan biaya                      can be measured reliably.
        perolehan aset dapat diukur secara andal.




                                                            262
Page 287
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                  PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                            FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                         DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

        Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat                     An item of property and equipment is
        pelepasan atau ketika tidak ada manfaat                          derecognized upon disposal or when no future
        ekonomik masa depan yang diharapkan timbul                       economic benefits are expected to arise from the
        dari penggunaan aset secara berkelanjutan.                       continued use of the asset. Any gain or loss
        Keuntungan atau kerugian yang timbul dari                        arising on the disposal or retirement of an item of
        pelepasan atau penghentian pengakuan suatu                       property and equipment is determined as the
        aset tetap ditentukan sebagai selisih antara hasil               difference between the sales proceeds and the
        penjualan dan nilai tercatat aset dan diakui dalam               carrying amount of the asset and is recognized in
        laba rugi.                                                       profit or loss.

        Properti dalam proses kontruksi (“aset dalam                     Properties in the course of construction
        penyelesaian”)      untuk    tujuan     produksi,                (“construction in progress”) for production, supply
        persediaan atau administrasi, atau tujuan yang                   or administrative purposes, or for purposes not yet
        belum ditentukan, dicatat sebesar harga                          determined, are carried at cost, less any
        perolehan, dikurangi kerugian penurunan nilai                    recognized impairment loss. Cost includes
        yang diakui. Biaya perolehan termasuk biaya                      professional fees and, for qualifying assets,
        profesional dan untuk aset kualifikasian, biaya                  borrowing costs capitalized in accordance with the
        pinjaman yang dikapitalisasi sesuai dengan                       Company’s accounting policy. Depreciation of
        kebijakan akuntansi Perusahaan. Penyusutan                       these assets, on the same basis as other property
        aset ini, dengan dasar yang sama seperti aset                    assets, commences when the assets are ready for
        properti lainnya, dimulai saat aset tersebut siap                their intended use.
        untuk digunakan sesuai dengan tujuannya.

   j.   Aset takberwujud                                            j.   Intangible Assets

        Aset takberwujud Perusahaan adalah perangkat                     The Company’s intangible assets are computer
        lunak komputer, yang dicatat sebesar biaya                       software, which reported at cost less accumulated
        perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan                     amortization and accumulated impairment losses,
        akumulasi kerugian penurunan nilai, jika ada.                    if any.

        Pengeluaran selanjutnya atas perangkat lunak                     Subsequent expenditure on computer software
        komputer diakui sebagai aset jika, dan hanya                     assets are recognized as asset if, and only if, it is
        jika, kemungkinan besar manfaat ekonomi masa                     probable that future economic benefits associated
        depan yang terkait dengan item tersebut akan                     with the item will flow to the entity and the cost of
        mengalir ke entitas dan biaya tersebut dapat                     the item can be measured reliably. All other
        diukur secara andal. Semua pengeluaran lainnya                   expenditures are charged to profit or loss as
        dibebankan ke laba rugi pada saat terjadinya.                    incurred as incurred.

        Aset takberwujud diamortisasi dengan dasar                       Intangible assets are amortized on a straight-line
        garis lurus selama estimasi umur manfaat 4                       basis over their estimated useful lives of 4 years.
        tahun.

        Estimasi umur manfaat dan metode amortisasi                      The estimated useful lives and amortization
        ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan                     method are reviewed at the end of each annual
        tahunan, dengan dampak perubahan estimasi                        reporting period, with the effect of any changes in
        dicatat secara prospektif.                                       estimate being accounted for on a prospective
                                                                         basis.

        Suatu     aset     takberwujud         dihentikan                An intangible asset is derecognized on disposal,
        pengakuannya saat pelepasan, atau ketika tidak                   or when no future economic benefits are expected
        terdapat ekspektasi manfaat ekonomi masa                         from use or disposal. Gains or losses arising from
        depan dari penggunaan atau pelepasan.                            derecognition of an intangible asset, measured as
        Keuntungan atau kerugian yang timbul dari                        the difference between the net disposal proceeds
        penghentian pengakuan aset takberwujud,                          and the carrying amount of the asset, are
        diukur sebagai perbedaan antara hasil                            recognized in profit or loss when the asset is
        pelepasan bersih dan nilai tercatat aset, diakui di              derecognized.
        laba rugi ketika aset tersebut dihentikan
        pengakuannya.




                                                              263
Page 288
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                          FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                       DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   k.   Penurunan Nilai Aset Non Keuangan                          k.   Impairment of Non-Financial Assets

        Pada     setiap  akhir   periode   pelaporan,                   At the end of each reporting date, the Company
        Perusahaan menelaah nilai tercatat aset non-                    reviews the carrying amount of non-financial
        keuangan untuk menentukan apakah terdapat                       assets to determine whether there is any
        indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami                    indication that those assets have suffered an
        penurunan nilai.                                                impairment loss.

        Jika terdapat indikasi tersebut, jumlah                         If any such indication exists, the recoverable
        terpulihkan   dari     aset   diestimasi    untuk               amount of the asset is estimated in order to
        menentukan tingkat kerugian penurunan nilai                     determine the extent of the impairment loss (if
        (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk                       any). When it is not possible to estimate the
        mengestimasi jumlah terpulihkan atas suatu aset                 recoverable amount of an individual asset, the
        individual, Perusahaan mengestimasi jumlah                      Company estimates the recoverable amount of
        terpulihkan dari unit penghasil kas atas aset.                  the cash generating unit to which the asset
                                                                        belongs.

        Jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara                Recoverable amount is the higher of fair value
        nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai                 less cost to sell and value in use. In assessing
        pakai. Dalam menilai nilai pakainya, estimasi                   value in use, the estimated future cash flows are
        arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini                 discounted to their present value using a pre-tax
        menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak                      discount rate that reflects current market
        yang menggambarkan penilaian pasar kini dari                    assessments of the time value of money and the
        nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset                  risks specific to the asset for which the estimates
        dengan estimasi arus kas masa depan belum                       of future cash flows have not been adjusted.
        disesuaikan.

        Jika nilai terpulihkan dari aset non-keuangan                   If the recoverable amount of a non-financial asset
        (unit penghasil kas) lebih kecil dari nilai                     (cash generating unit) is less than its carrying
        tercatatnya, nilai tercatat aset (unit penghasil                amount, the carrying amount of the asset (cash
        kas) tersebut diturunkan ke nilai terpulihkanya                 generating unit) is reduced to its recoverable
        dan kerugian dari penurunan nilai diakui segera                 amount and an impairment loss is recognized
        di laba rugi.                                                   immediately in profit or loss.

        Ketika penurunan nilai selanjutnya dibalik,                     When an impairment loss subsequently reverses,
        jumlah tercatat aset (atau unit penghasil kas)                  the carrying amount of the asset (or a cash-
        ditingkatkan ke estimasi yang direvisi dari jumlah              generating unit) is increased to the revised
        terpulihkannya, namun kenaikan jumlah tercatat                  estimate of its recoverable amount, but so that the
        tidak boleh melebihi jumlah tercatat ketika                     increased carrying amount does not exceed the
        kerugian penurunan nilai tidak diakui untuk aset                carrying amount that would have been determined
        (atau unit penghasil kas) pada tahun-tahun                      had no impairment loss been recognized for the
        sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai                     asset (or cash-generating unit) in prior years.
        diakui segera dalam laba rugi.                                  A reversal of an impairment loss is recognized
                                                                        immediately in profit or loss.

        Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai aset                  Accounting policy for impairment of financial
        keuangan dijelaskan dalam Catatan 3e.                           assets is discussed in Note 3e.

   l.   Obligasi yang Diterbitkan                                  l.   Bonds Issued

        Obligasi yang diterbitkan diklasifikasikan dalam                Bonds issued are classified as financial liabilities
        kategori liabilitas keuangan diukur pada biaya                  at amortized costs.
        perolehan diamortisasi.

        Pengakuan, pengukuran awal, pengukuran                          Recognition, initial measurement, subsequent
        setelah pengakuan awal, penentuan nilai wajar                   measurement, fair value and derecognition of
        dan penghentian pengakuan surat berharga                        debt securities issued are discussed in Note 3e.
        utang yang diterbitkan mengacu pada
        Catatan 3e.




                                                             264
Page 289
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                 PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                           FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                        DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

        Biaya emisi obligasi langsung dikurangkan dari                  Bonds issuance costs are directly deducted from
        hasil emisi dalam rangka menentukan hasil emisi                 the proceeds of the issuance to determine the net
        neto obligasi tersebut. Selisih antara hasil emisi              proceds of the bonds transaction. The difference
        neto dengan nilai nominal merupakan atribusi                    between the net proceeds and nominal value
        langsung biaya transaksi, diskonto atau premium                 represents directly attributable transaction costs,
        yang diamortisasi selama jangka waktu obligasi                  discount or premium which are being amortized
        dengan metode suku bunga efektif. Jika terjadi                  during the period using effective interest rate.
        pembelian kembali, selisih antara harga                         In case of early redemption, the difference
        pembelian kembali obligasi tersebut dengan                      between the redemption price and the carrying
        jumlah tercatat obligasi diakui sebagai                         amount of Bonds is recognized as profit or loss
        keuntungan atau kerugian pada tahun berjalan.                   during in the year.

   m. Pengakuan Pendapatan dan Beban                               m. Revenue and Expense Recognition

        Pengakuan pendapatan dan beban bunga diakui                     Interest revenue and expenses are recognized
        menggunakan metode suku bunga efektif,                          using effective interest method as described in
        seperti dijelaskan dalam Catatan 3e.                            Notes 3e.

        Pendapatan dan beban lainnya                                    Other income and expenses

        Pendapatan pembiayaan jasa administrasi yang                    Administrative financing fees income that are not
        tidak dapat diatribusikan secara langsung atas                  directly attributable to finance leases, consumer
        transaksi sewa pembiayaan dan pembiayaan                        financing and provision fees from finance lease
        konsumen serta pendapatan provisi dari sewa                     transactions are recorded as other income in profit
        pembiayaan dibukukan sebagai pendapatan                         or loss and recognized when incurred. Revenue
        lain-lain pada laba rugi dan diakui pada saat                   from late charges and early termination are
        terjadinya. Pendapatan denda keterlambatan                      recognized when received.
        dan penghentian kontrak diakui pada saat
        diterima.

        Beban lainnya diakui pada saat terjadinya.                      Other expenses are recognized when incurred.

   n.   Imbalan Pasca Kerja                                        n.   Post-employment Benefits

        Perusahaan memberikan imbalan pasca kerja                       The Company provides post-employment benefits
        sesuai dengan Undang-Undang No. 6 Tahun                         as required under the Law No. 6 of year 2023 on
        2023 Tentang Cipta Kerja beserta peraturan                      Job Creation and its implementing regulations
        pelaksanaan (”Undang-Undang Cipta Kerja”).                      ("Job Creation Law").

        Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan                      The cost of providing benefits is determined using
        menggunakan metode projected unit credit                        the projected unit credit method, with actuarial
        dengan penilaian aktuaria yang dilakukan pada                   valuations being carried out at the end of each
        setiap akhir periode pelaporan tahunan.                         annual reporting period. Remeasurement,
        Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan                 comprising actuarial gains and losses, is reflected
        kerugian aktuarial, yang tercermin langsung                     immediately in the statement of financial position
        dalam laporan posisi keuangan yang dibebankan                   with a charge or credit recognized in other
        atau     dikreditkan      dalam      penghasilan                comprehensive income in the period in which they
        komprehensif      lain     periode     terjadinya.              occur. Remeasurement recognized in other
        Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan                     comprehensive income is reflected as a separate
        komprehensif lain tercermin sebagai pos terpisah                item under other comprehensive income in equity
        pada penghasilan komprehensif lain di ekuitas                   and will not be reclassified to profit or loss. Past
        dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi. Biaya              service cost is recognized in profit or loss in the
        jasa lalu diakui dalam laba rugi pada periode                   period of a plan amendment. Net interest is
        amandemen program. Bunga neto dihitung                          calculated by applying the discount rate at the
        dengan mengalikan tingkat diskonto pada awal                    beginning of the period to the net defined benefit
        periode imbalan pasti dengan liabilitas atau aset               liability. Defined benefit costs are categorized as
        imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti                         follows:
        dikategorikan sebagai berikut:

        x   Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya                 x   Service cost (including current service cost,
            jasa lalu serta keuntungan dan kerugian                         past service cost, as well as gains and losses
            kurtailmen dan penyelesaian).                                   on curtailments and settlements).
        x   Beban atau pendapatan bunga neto.                           x   Net interest expense or income.
        x   Pengukuran kembali.                                         x   Remeasurement.




                                                             265
Page 290
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                 PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                           FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                        DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

        Perusahaan menyajikan dua komponen pertama                      The Company presents the first two components
        dari biaya imbalan pasti di laba rugi. Keuntungan               of defined benefit costs in profit or loss.
        dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya                   Curtailment gains and losses are accounted for as
        jasa lalu.                                                      past service costs.
        Pesangon                                                        Termination
        Liabilitas untuk pesangon diakui mana yang                      A liability for a termination benefit is recognized at
        terjadi lebih dulu ketika entitas tidak dapat lagi              the earlier of when the entity can no longer
        menarik penawaran imbalan tersebut dan ketika                   withdraw the offer of the termination benefit and
        entitas mengakui biaya restrukturisasi terkait.                 when the entity recognizes any related
                                                                        restructuring costs.
   o.   Pajak Penghasilan                                          o.   Income Tax
        Beban pajak penghasilan merupakan jumlah                        Income tax expense represents the sum of the tax
        pajak kini terutang dan pajak tangguhan.                        currently payable and deferred tax.
        Pajak kini terutang berdasarkan laba kena pajak                 The tax currently payable is based on taxable
        untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda dari                 profit for the year. Taxable profit differs from net
        laba sebelum pajak seperti yang dilaporkan di                   profit as reported in profit or loss because it
        laba rugi karena tidak memperhitungkan                          excludes items of income or expense that are
        penghasilan atau beban yang dikenakan pajak                     taxable or deductible in other years and it further
        atau dikurangkan pada tahun berbeda dan tidak                   excludes items that are never taxable or
        memperhitungkan pos-pos yang tidak pernah                       deductible. The Company’s liability for current tax
        dikenakan pajak atau tidak dapat dikurangkan.                   is calculated using tax rates that have been
        Liabilitas Perusahaan untuk pajak kini dihitung                 enacted or substantively enacted by the end of the
        berdasarkan tarif pajak yang telah berlaku pada                 reporting period.
        akhir periode peiaporan.
        Provisi diakui untuk penentuan pajak yang tidak                 A provision is recognized for those matters for
        pasti, tetapi kemungkinan besar            akan                 which the tax determination is uncertain but it is
        mengangkibatkan arus keluar dana kepada                         considered probable that there will be a future
        otoritas pajak. Provisi diukur sebesar estimasi                 outflow of funds to a tax authority. The provisions
        terbaik atas jumlah ekspektasian yang terutang.                 are measured at the best estimate of the amount
        Penilaian berdasarkan pada pertimbangan                         expected to become payable. The assessment is
        professional pajak dalam Perusahaan yang                        based on the judgement of tax professionals
        didukung dengan pengalaman lalu atas aktivitas                  within the Company’s supported by previous
        tersebut dan dalam kasus tertentu berdasarkan                   experience in respect of such activities and in
        saran pakar pajak independen.                                   certain cases based on specialist independent tax
                                                                        advice.
        Pajak tangguhan diakui atas perbedaan                           Deferred tax is recognized on temporary
        temporer antara jumlah tercatat aset dan                        differences between the carrying amounts of
        liabilitas dalam laporan keuangan konsolidasian                 assets and liabilities in the consolidated financial
        dengan dasar pengenaan pajak yang digunakan                     statements and the corresponding tax bases used
        dalam perhitungan laba kena pajak. Liabilitas                   in the computation of taxable profit. Deferred tax
        pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh                    liabilities are generally recognized for all taxable
        perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak                       temporary differences. Deferred tax assets are
        tangguhan umumnya diakui untuk seluruh                          generally recognized for all deductible temporary
        perbedaan temporer yang dapat dikurangkan                       differences to the extent that is probable that
        sepanjang kemungkinan besar bahwa laba kena                     taxable profits will be available against which
        pajak akan tersedia sehingga perbedaan                          those deductible temporary differences can be
        temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas                utilized. Such deferred tax assets and liabilities
        pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan                     are not recognized if the temporary differences
        temporer timbul dari pengakuan awal (selain dari                arise from the initial recognition (other than in a
        kombinasi bisnis) dari aset dan liabilitas suatu                business combination) of assets and liabilities in a
        transaksi yang tidak mempengaruhi laba kena                     transaction that affects neither the taxable profit
        pajak atau laba akuntansi dan pada saat                         nor the accounting profit and at the time of
        transaksi, tidak menimbulkan perbedaan                          transaction, does not give rise to equal taxable
        temporer yang dapat dikurangkan dan dikenai                     and deductible temporary differences. In addition,
        pajak dalam jumlah yang sama. Selain itu,                       deferred tax liabilities are not recognized if the
        liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika                    temporary differences arises from the initial
        perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal                   recognition of goodwill.
        goodwill.




                                                             266
Page 291
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                            PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                      FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                   DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

       Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur                  Deferred tax assets and liabilities are measured at
       dengan menggunakan tarif pajak yang                         the tax rates that are expected to apply in the
       diharapkan berlaku dalam periode ketika                     period in which the liability is settled or the asset
       liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan                realized, based on the tax rates (and tax laws) that
       berdasarkan tarif pajak (dan peraturan pajak)               have been enacted, or substantively enacted, by
       yang telah berlaku atau secara substantif telah             the end of the reporting period.
       berlaku pada akhir periode pelaporan.

       Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan              The measurement of deferred tax assets and
       mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai                  liabilities reflects the tax consequences that would
       dengan cara Perusahaan memperkirakan, pada                  follow from the manner in which the Company
       akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau              expects, at the end of the reporting period, to
       menyelesaikan jumlah tercatat aset dan                      recover or settle the carrying amount of its assets
       liabilitasnya.                                              and liabilities.

       Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah               The carrying amount of deferred tax assets is
       ulang pada akhir periode pelaporan dan                      reviewed at the end of each reporting period and
       dikurangi jumlah tercatatnya jika kemungkinan               reduced to the extent that it is no longer probable
       besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam             that sufficient future taxable profits will be
       jumlah       yang         memadai          untuk            available to allow all or part of the asset to be
       mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset                recovered.
       pajak tangguhan tersebut.

       Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai               Current and deferred tax are recognized as an
       beban atau penghasilan dalam laba rugi periode              expense or income in profit or loss, except when
       berjalan, kecuali untuk pajak penghasilan yang              they relate to items that are recognized outside of
       timbul dari transaksi atau peristiwa yang diakui di         profit or loss (whether in other comprehensive
       luar laba rugi (baik dalam penghasilan                      income or directly in equity) in which case the tax
       komprehensif lain maupun secara langsung di                 is also recognized outside of profit or loss.
       ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di
       luar laba rugi.

       Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus            Deferred tax assets and liabilities are offset when
       ketika entitas memiliki hak yang dapat                      there is legally enforceable right to set off current
       dipaksakan secara hukum untuk melakukan                     tax assets against current tax liabilities and when
       saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas            they relate to income taxes levied by the same
       pajak kini dan ketika aset pajak tangguhan dan              taxation authority on either the same taxable
       liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak             entity or different taxable entities when there is an
       penghasilan yang dikenakan oleh otoritas                    intention to settle its current tax assets and current
       perpajakan yang sama atas entitas kena pajak                tax liabilities on a net basis or to realize the assets
       yang sama atau entitas kena pajak yang berbeda              and settle the liabilities simultaneously, in each
       yang memiliki intensi untuk memulihkan aset dan             future period in which significant amounts of
       liabilitas pajak kini dengan dasar neto, atau               deferred tax liabilities or assets are expected to be
       merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas            settled or recovered, or to realize the assets and
       secara bersamaan, pada setiap periode masa                  settle the liabilities simultaneously, in each future
       depan dimana jumlah signifikan atas aset atau               period in which significant amounts of deferred tax
       liabilitas pajak tangguhan diharapkan untuk                 liabilities or assets are expected to be settled or
       diselesaikan atau dipulihkan.                               recovered.




                                                             267
Page 292
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                               PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                         FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                      DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   p.   Sewa                                                     p.   Leases

        Perusahaan sebagai penyewa                                    The Company as lessee

        Perusahaan menilai apakah sebuah kontrak                      The Company assesses whether a contract is or
        mengandung sewa, pada tanggal insepsi                         contains a lease, at the inception of the contract.
        kontrak. Perusahaan mengakui aset hak-guna                    The Company recognizes a right-of-use asset and
        dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan                 a corresponding lease liability with respect to all
        seluruh kesepakatan sewa di mana Perusahaan                   lease arrangements in which it is the lessee,
        merupakan penyewa, kecuali untuk sewa                         except for short-term leases (defined as leases
        jangka-pendek (yang didefinisikan sebagai sewa                with a lease term of 12 months or less) and leases
        yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang)                 of low value assets. For these leases, the
        dan sewa aset bernilai-rendah. Untuk sewa-                    Company recognizes the lease payments as an
        sewa      tersebut,     Perusahaan    mengakui                operating expense on a straight-line basis over
        pembayaran sewa sebagai beban operasi                         the term of the lease unless another systematic
        secara garis lurus selama masa sewa kecuali                   basis is more representative of the time pattern in
        dasar         sistematis      lainnya     lebih               which economic benefits from the leased assets
        merepresentasikan pola konsumsi manfaat                       are consumed.
        penyewa dari aset sewa.

        Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini                The lease liability is initially measured at the
        pembayaran sewa masa depan yang belum                         present value of the lease payments that are not
        dibayarkan pada tanggal permulaan, yang                       paid at the commencement date, discounted by
        didiskontokan menggunakan suku bunga implisit                 using the rate implicit in the lease. If this rate
        dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak dapat                   cannot be readily determined, the Company uses
        ditentukan, Perusahaan menggunakan suku                       its incremental borrowing rate.
        bunga pinjaman inkremental.

        Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam                     Lease payments included in the measurement of
        pengukuran liabilitas sewa terdiri atas:                      the lease liability comprise:

        x   Pembayaran tetap (termasuk pembayaran                     x   fixed lease payments (including in-substance
            tetap secara-substansi), dikurangai insentif                  fixed payments), less any lease incentives;
            sewa;

        x   Pembayaran      sewa    variabel   yang                   x   variable lease payments that depend on an
            bergantung pada indeks atau suku bunga                        index or rate, initially measured using the
            yang pada awalnya diukur dengan                               index or rate at the commencement date;
            menggunakan indeks atau suku bunga pada
            tanggal permulaan;

        x   jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan                  x   the amount expected to be payable by the
            oleh penyewa dalam jaminan nilai residual;                    lessee under residual value guarantees;

        x   harga eksekusi opsi beli jika penyewa cukup               x   the exercise price of purchase options, if the
            pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan                   lessee is reasonably certain to exercise the
                                                                          options; and

        x   pembayaran penalti karena penghentian                     x   payments of penalties for terminating the
            sewa, jika masa sewa merefleksikan                            lease, if the lease term reflects the exercise
            penyewa    mengeksekusi   opsi  untuk                         of an option to terminate the lease.
            menghentikan sewa.

        Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah                The lease liability is presented as a separate line
        dalam laporan posisi keuangan.                                in the statement of financial position.

        Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan                     The lease liability is subsequently measured by
        meningkatkan     jumlah      tercatat  untuk                  increasing the carrying amount to reflect the
        merefleksikan bunga atas liabilitas sewa                      interest on the lease liability (using the effective
        (menggunakan metode suku bunga efektif) dan                   interest method) and by reducing the carrying
        dengan mengurangi jumlah tercatat untuk                       amount to reflect the lease payments made.
        merefleksikan sewa yang telah dibayar.




                                                           268
Page 293
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                           PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                     FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                  DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

       Perusahaan mengukur kembali liabilitas sewa                The Company remeasures the lease liability (and
       (dan melakukan penyesuaian terkait terhadap                makes a corresponding adjustment to the related
       aset hak-guna) jika:                                       right-of-use assets) whenever:

       x   terdapat perubahan dalam masa sewa atau                x   the lease term has changed or there is a
           perubahan dalam penilaian atas eksekusi                    change in the assessment of the exercise of
           opsi pembelian, di mana liabilitas sewa                    a purchase option, in which case the lease
           diukur       dengan        mendiskontokan                  liability is remeasured by discounting the
           pembayaran sewa revisian menggunakan                       revised lease payments using a revised
           tingkat diskonto revisian.                                 discount rate.

       x   terdapat perubahan sewa masa depan                     x   the lease payments change due to changes
           sebagai akibat dari perubahan indeks atau                  in an index or rate or a change in expected
           perubahan       perkiraan      pembayaran                  payment under a guaranteed residual value,
           berdasarkan nilai residual jaminan di mana                 in which cases the lease liability is
           liabilitas sewa diukur kembali dengan                      remeasured by discounting the revised lease
           mendiskontokan pembayaran sewa revisian                    payments using the initial discount rate
           menggunakan tingkat diskonto awal (kecuali                 (unless the lease payments change is due to
           jika pembayaran sewa berubah karena                        a change in a floating interest rate, in which
           perubahan suku bunga mengambang, di                        case a revised discount rate is used).
           mana tingkat diskonto revisian digunakan).

       x   kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi               x   a lease contract is modified and the lease
           sewa tidak dicatat sebagai sewa terpisah, di               modification is not accounted for as a
           mana liabilitas sewa diukur dengan                         separate lease, in which case the lease
           mendiskontokan pembayaran sewa revisian                    liability is remeasured by discounting the
           menggunakan tingkat diskonto revisian.                     revised lease payments using a revised
                                                                      discount rate.

       Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas            The right-of-use assets comprise the initial
       liabilitas sewa, pembayaran sewa yang                      measurements of the corresponding lease
       dilakukan pada saat atau sebelum permulaan                 liability, lease payments made at or before the
       sewa dan biaya langsung awal. Aset hak-guna                commencement day and any initial direct costs.
       selanjutnya diukur sebesar biaya dikurangi                 They are subsequently measured at cost less
       akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan                accumulated depreciation and impairment losses.
       nilai.

       Jika Perusahaan dibebankan kewajiban atas                  Whenever the Company incurs an obligation for
       biaya membongkar dan memindahkan aset                      costs to dismantle and remove a leased asset,
       sewa, merestorasi tempat di mana aset berada               restore the site on which it is located or restore the
       atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang             underlying assets to the conditions required by the
       disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa,                terms and conditions of the lease, a provision is
       provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 57. Biaya            recognized and measured under PSAK 57. The
       tersebut diperhitungkan dalam aset hak-guna                costs are included in the related right-of-use
       terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk         asset, unless those costs are incurred to produce
       memproduksi persediaan.                                    inventories.

       Aset hak-guna disusutkan selama periode yang               Right-of-use assets are depreciated over the
       lebih singkat antara masa sewa dan masa                    shorter period of lease term and useful life of the
       manfaat aset pendasar. Jika sewa mengalihkan               underlying assets. If a lease transfers ownership
       kepemilikan aset pendasar atau jika biaya                  of the underlying assets or the cost of the right-of-
       perolehan    aset   hak-guna    merefleksikan              use assets reflects that of the Company expects
       Perusahaan akan mengeksekusi opsi beli, aset               to exercise a purchase option, the related right-of-
       hak-guna disusutkan selama masa manfaat aset               use asset is depreciated over the useful life of the
       pendasar. Penyusutan dmulai pada tanggal                   underlying assets. The depreciation starts at the
       permulaan sewa.                                            commencement date of the lease.

       Aset hak-guna disajikan sebagai pos terpisah di            The right-of-use assets are presented as a
       laporan posisi keuangan.                                   separate line in the statement of financial position.




                                                            269
Page 294
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                               PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                         FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                      DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

        Perusahaan menerapkan PSAK 48 untuk                           The Company applies PSAK 48 to determine
        menentukan apakah aset hak-guna mengalami                     whether a right-of-use asset is impaired and
        penurunan nilai dan mencatat kerugian                         accounts for any identified impairment loss as
        penurunan nilai yang teridentifikasi sebagaimana              described in the nonfinancial assets impairment
        dijelaskan dalam kebijakan asset nonkeuangan                  policy.
        penurunan nilai.

   q.   Segmen Operasi                                           q.   Segment Operations

        Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan                     Operating segments are identified on the basis of
        laporan internal mengenai komponen dari                       internal reports about components of the
        Perusahaan yang secara regular direviu oleh                   Company that are regularly reviewed by the chief
        “pengambil keputusan operasional” dalam                       operating decision maker in order to allocate
        rangka mengalokasikan sumber daya dan                         resources to the segments and to assess their
        menilai kinerja segmen operasi.                               performances.

        Segmen operasi adalah suatu komponen dari                     An operating segment is a component of an entity:
        entitas:

        x   Yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang                 x   That engages in business activities from
            mana memperoleh          pendapatan    dan                    which it may earn revenue and incur expense
            menimbulkan beban (termasuk pendapatan                        (including revenue and expenses relating to
            dan beban terkait dengan transaksi dengan                     the transaction with other components of the
            komponen lain dari entitas yang sama);                        same entity);

        x   Yang hasil operasinya dikaji ulang secara                 x   Whose operating results are reviewed
            reguler    oleh  pengambil      keputusan                     regulary by the entity’s chief operating
            operasional untuk membuat keputusan                           decision maker to make decision about
            tentang sumber daya yang dialokasikan                         resources to be allocated to the segments
            pada segmen tersebut dan menilai                              and assess its performance; and
            kinerjanya; dan

        x   Dimana tersedia informasi keuangan yang                   x   For which discrete financial information is
            dapat dipisahkan.                                             available.

        Informasi yang digunakan oleh pengambil                       Information reported to the chief operating
        keputusan operasional dalam rangka alokasi                    decision maker for the purpose of resource
        sumber daya dan penilaian kinerja mereka                      allocation and assessment of their performance is
        terfokus pada kategori dari setiap produk.                    more specifically focused on the category of each
                                                                      product.

   r.   Laba per Saham                                           r.   Earning per Share

        Laba per saham dasar dihitung dengan membagi                  Basic earnings per share is computed by dividing
        laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik                 net income attributable to the owners of the
        entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang              Company by the weighted average number of
        saham yang beredar pada tahun yang                            shares outstanding during the year.
        bersangkutan.

        Laba per saham dilusian dihitung dengan                       Diluted earnings per share is computed by
        membagi laba bersih yang diatribusikan kepada                 dividing net income attributable to the owners of
        pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata                 the Company by the weighted average number of
        tertimbang saham biasa yang telah disesuaikan                 shares outstanding as adjusted for the effects of
        dengan dampak dari semua efek berpotensi                      all dilutive potential ordinary shares.
        saham biasa yang dilutif.




                                                           270
Page 295
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                      PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                             DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

4.   PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN                              4.   CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
     SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI                                SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY

     Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan,                     In the application of the Company’s accounting
     yang dijelaskan dalam Catatan 3, manajemen                          policies, which are described in Note 3, the Company’s
     diwajibkan untuk membuat pertimbangan, estimasi                     managements are required to make judgments,
     dan asumsi tentang jumlah tercatat aset dan liabilitas              estimates and assumptions about the carrying
     yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan                  amounts of assets and liabilities that are not readily
     asumsi terkait didasarkan pada pengalaman historis                  apparent from other sources. The estimates and
     dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil                 associated assumptions are based on historical
     aktualnya mungkin berbeda dari estimasi tersebut.                   experience and other factors that are considered to be
                                                                         relevant. Actual results may differ from these
                                                                         estimates.

     Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara                  The estimates and underlying assumptions are
     berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui dalam               reviewed on an ongoing basis. Revisions to
     periode dimana estimasi tersebut direvisi jika revisi               accounting estimates are recognized in the period
     hanya mempengaruhi periode tersebut, atau pada                      which the estimate is revised if the revision affects only
     periode revisi dan periode masa depan jika revisi                   that period, or in the period of the revision and future
     mempengaruhi periode saat ini dan masa depan.                       periods if the revision affects both current and future
                                                                         periods.

     Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan                       Critical Judgments        in   Applying     Accounting
     Akuntansi                                                           Policies

     Di bawah ini adalah pertimbangan kritis, selain dari                Below is the critical judgment, apart from those
     yang melibatkan estimasi yang telah dibuat direksi                  involving estimations, that the directors have made in
     dalam proses penerapan kebijakan akuntansi                          the process of applying the Company’s accounting
     Perusahaan dan memiliki pengaruh paling signifikan                  policies and that have the most significant effect on
     terhadap jumlah yang diakui dalam laporan                           the amounts recognized in the financial statements.
     keuangan.

     Peningkatan risiko kredit yang signifikan                           Significant increase in credit risk

     Sebagaimana dijelaskan dalam Catatan 3e, kerugian                   As explained in Note 3e, expected credit losses are
     kredit ekspektasian diukur sebagai cadangan yang                    measured as an allowance equal to 12-month ECL for
     setara dengan ECL 12 bulan untuk aset tahap 1, atau                 stage 1 assets, or lifetime ECL for stage 2 or stage 3
     ECL sepanjang umur untuk aset tahap 2 atau tahap                    assets. An asset moves to stage 2 when its credit risk
     3. Suatu aset bergerak ke tahap 2 ketika risiko                     has increased significantly since initial recognition.
     kreditnya telah meningkat secara signifikan sejak                   PSAK 71 does not define what constitutes a significant
     pengakuan awal. PSAK 71 tidak menjelaskan apa                       increase in credit risk. In assessing whether the credit
     yang merupakan peningkatan risiko kredit yang                       risk of an asset has significantly increased the
     signifikan. Dalam menilai apakah risiko kredit suatu                Company takes into account qualitative and
     aset telah meningkat secara signifikan, Perusahaan                  quantitative reasonable and supportable forward-
     mempertimbangkan informasi masa depan yang                          looking information.
     wajar dan dapat didukung secara kualitatif dan
     kuantitatif.

     Sumber Utama Ketidakpastian Estimasi                                Key Sources of Estimation Uncertainty

     Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber                         The key assumptions concerning future and other key
     utama ketidakpastian estimasi lainnya pada akhir                    sources of estimation uncertainty at the end of the
     periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan dan              reporting period, that have the significant risk of
     dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap                   causing a material adjustment to the carrying amounts
     jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode                   of assets and liabilities within the next financial year
     pelaporan berikutnya, dijelaskan di bawah ini:                      are discussed below:




                                                              271
Page 296
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                               PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                         FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                      DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Imbalan Pasca Kerja                                            Post-employment Benefits

   Penentuan dari liabilitas imbalan kerja karyawan               The determination of post-employment benefits
   bergantung pada asumsi manajemen yang                          obligation     is    dependent     on    management’s
   digunakan oleh aktuaris dalam perhitungannya.                  assumptions used by actuaries in calculating such
   Asumsi tersebut diantaranya adalah tingkat diskonto            amounts. Those assumptions include among others,
   dan kenaikan gaji. Hasil aktual yang dapat berbeda             discount rate and rate of salary increase. Actual results
   dengan       asumsi    Perusahaan     mempengaruhi             that differ from the Company’s assumptions, affect the
   pencatatan liabilitas dan beban pada periode                   recognized expense and recorded obligation in future
   mendatang. Meskipun diyakini bahwa asumsi                      periods. While it is believed that the Company’s
   Perusahaan wajar dan sesuai, perbedaan signifikan              assumptions are reasonable and appropriate,
   dalam hasil aktual atau perubahan signifikan dalam             significant differences in actual results or significant
   asumsi secara material dapat mempengaruhi                      changes in assumptions may materially affect the
   liabilitas imbalan pasca kerja Perusahaan.                     Company’s post-employment benefit obligations.

   Nilai tercatat atas imbalan pasca kerja disajikan pada         The carrying amount of post-employment benefits is
   Catatan 20.                                                    disclosed in Note 20.

   Perhitungan Cadangan Kerugian                                  Calculation of loss allowance

   Saat mengukur ECL, Perusahaan menggunakan                      When measuring ECL, the Company uses reasonable
   informasi masa depan yang wajar dan dapat                      and supportable forward-looking information, which is
   didukung, yang didasarkan pada asumsi untuk                    based on assumptions for the future movement of
   pergerakan masa depan dari berbagai pendorong                  different economic drivers and how these drivers will
   ekonomi dan bagaimana penggerak ini akan saling                affect each other.
   mempengaruhi.

   Loss given default adalah estimasi kerugian yang               Loss given default is an estimate of the loss arising on
   timbul karena gagal bayar. Perhitungan didasarkan              default. It is based on the difference between the
   pada perbedaan antara arus kas kontraktual terutang            contractual cash flows due and those that the lender
   dan yang diharapkan akan diterima, dengan                      would expect to receive, taking into account cash flows
   mempertimbangkan arus kas dari agunan dan                      from collateral and integral credit enhancements.
   peningkatan kredit integral.

   Probability of default merupakan input utama dalam             Probability of default constitutes a key input in
   mengukur ECL. Probability of default adalah                    measuring ECL. Probability of default is an estimate of
   perkiraan kemungkinan gagal bayar selama jangka                the likelihood of default over a given time horizon, the
   waktu tertentu, yang penghitungannya mencakup                  calculation of which includes historical data,
   data historis, asumsi, dan ekspektasi kondisi masa             assumptions and expectations of future conditions.
   depan.

   Jika tingkat ECL piutang pembiayaan 10% lebih tinggi           If the ECL rates on financing receivable had been 10%
   (lebih rendah) pada 31 Desember 2023, cadangan                 higher (lower) as of December 31, 2023, the loss
   kerugian piutang pembiayaan akan menjadi                       allowance on financing receivable would have been
   Rp 125.426.759 ribu (31 Desember 2022:                         Rp 125,426,759 thousand (December 31, 2022:
   Rp 113.814.886 ribu) lebih tinggi (lebih rendah).              Rp 113,814,886 thousand) higher (lower).




                                                            272
Page 297
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                              PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                        FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                     DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

5.   KAS DAN BANK                                                        5.    CASH ON HAND AND IN BANKS

                                                      31 Desember/       31 Desember/
                                                      December 31,       December 31,
                                                          2023               2022
                                                         Rp '000              Rp '000

     Kas                                                                                     Cash on hand
      Rupiah                                             29.833.230            26.052.924     Rupiah

     Bank - Pihak ketiga                                                                     Cash in banks - Third parties
        Rupiah                                                                                  Rupiah
           PT Bank Central Asia Tbk                     167.530.669           135.682.233          PT Bank Central Asia Tbk
           PT Bank Negara Indonesia Tbk                  35.409.775            22.734.177          PT Bank Negara Indonesia Tbk
           PT Bank Rakyat Indonesia Tbk                  33.852.334            17.163.412          PT Bank Rakyat Indonesia Tbk
           PT Bank Mandiri Tbk                           21.748.578            16.535.123          PT Bank Mandiri Tbk
           Citibank N.A., Indonesia                      14.195.817            22.331.034          Citibank N.A., Indonesia
           PT Bank Syariah Indonesia Tbk                 11.487.307            19.177.661          PT Bank Syariah Indonesia Tbk
           PT Bank Central Asia Syariah                  10.425.659               438.252          PT Bank Central Asia Syariah
           PT Bank Danamon Indonesia Tbk                  5.671.798             7.378.635          PT Bank Danamon Indonesia Tbk
           PT Bank BTPN Tbk                                 -                   1.963.990          PT Bank BTPN Tbk
           PT Bank Permata Tbk                              -                   1.073.430          PT Bank Permata Tbk
           Lainnya (masing-masing dibawah                                                          Others (each below
             Rp 1 miliar)                                 1.948.022             1.784.362            Rp 1 billion)

         Subjumlah                                      302.269.959           246.262.309         Subtotal

         Dolar Amerika Serikat                                                                    United States Dollar
          PT Bank BTPN Tbk                                1.712.621               428.595           PT Bank BTPN Tbk
          Bank Standard Chartered Indonesia                  94.240               375.164          Bank Standard Chartered Indonesia
          MUFG Bank Ltd., Cabang Jakarta                     65.600                66.941          MUFG Bank Ltd., Jakarta Branch
          Bank of America, N.A., Cabang Jakarta              41.267                46.829          Bank of America, N.A., Jakarta Branch
          Citibank N.A., Indonesia                           11.771                12.012          Citibank N.A., Indonesia
          Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta                    5.511                 5.623          Deutsche Bank AG, Jakarta Branch

         Subjumlah                                        1.931.010               935.164         Subtotal

         Yen Jepang                                                                               Japanese Yen
           PT Bank BTPN Tbk                                   4.061                 4.467           PT Bank BTPN Tbk

         Jumlah bank                                    304.205.030           247.201.940         Total cash in banks
     Jumlah kas dan bank                                334.038.260           273.254.864    Total cash on hand and in banks



6.   PIUTANG PEMBIAYAAN - BERSIH                                         6.    FINANCING RECEIVABLES - NET

                                                     31 Desember/        31 Desember/
                                                     December 31,        December 31,
                                                         2023                2022
                                                        Rp '000             Rp '000

     Pihak ketiga                                                                            Third parties
       Rupiah                                                                                  Rupiah
         Piutang pembiayaan                          17.991.420.873      17.765.114.150           Financing receivables
         Jumlah yang dibiayai oleh bank sehubungan                                                Amount financed by bank
            dengan transaksi pembiayaan bersama          (1.326.062)           (1.616.979)          relating to joint financing transaction

         Subjumlah                                   17.990.094.811      17.763.497.171          Subtotal
         Pendapatan pembiayaan
           yang belum diakui                         (3.896.054.015)     (3.912.430.461)         Unearned income

         Subjumlah                                   14.094.040.796      13.851.066.710          Subtotal
         Cadangan kerugian kredit ekspektasian       (1.254.267.594)     (1.138.148.859)         Allowance for expected credit losses

         Jumlah - Bersih                             12.839.773.202      12.712.917.851          Total - Net

     Tingkat bunga efektif rata-rata per tahun               34,05%               34,26%     Average effective annual interest rate




                                                                   273
Page 298
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                               PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                         FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                      DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Jumlah piutang pembiayaan (sebelum dikurangi                   Total financing receivables (before deducted with
   pendapatan pembiayaan yang belum diakui dan                    unearned income and allowance for expected credit
   cadangan kerugian kredit ekspektasian) berdasarkan             losses) based on type of product are as follows:
   jenis produknya adalah sebagai berikut:

                                             31 Desember/     31 Desember/
                                             December 31,     December 31,
                                                 2023             2022
                                                Rp '000          Rp '000

    Sepeda motor                             10.767.228.328   11.260.985.355      Motorcycle
    Lain-lain                                 7.222.866.483    6.502.511.816      Others

    Jumlah                                   17.990.094.811   17.763.497.171      Total

   Jumlah piutang pembiayaan bersih berdasarkan                   Total net financing receivables based on business
   kegiatan usaha adalah sebagai berikut:                         activities are as follows:

                                             31 Desember/     31 Desember/
                                             December 31,     December 31,
                                                 2023             2022
                                                Rp '000          Rp '000

    Pembiayaan multi guna                     8.247.300.088    8.257.634.648      Multi purpose financing
    Pembiayaan IMBT                           2.317.168.005    1.703.986.145      IMBT financing
    Pembiayaan investasi                      2.207.628.138    2.657.522.923      Investment financing
    Pembiayaan murabahah                         58.016.186       60.613.653      Murabahah financing
    Pembiayaan modal kerja                        9.008.740        6.845.239      Working capital financing
    Pembiayaan mudharabah                           652.045       26.315.243      Mudharabah financing

    Jumlah                                   12.839.773.202   12.712.917.851      Total

   Jumlah piutang pembiayaan (sebelum dikurangi                   Total lease installments (before deducted with
   cadangan kerugian kredit ekspektasian) sesuai                  allowance for expected credit losses) based on
   dengan jatuh temponya adalah sebagai berikut:                  maturity date are as follows:

                                            31 Desember/       31 Desember/
                                            December 31,       December 31,
                                                2023               2022
                                               Rp '000            Rp '000
    Piutang pembiayaan                                                               Financing receivable
    Pihak ketiga                                                                     Third parties
      Sampai dengan satu tahun                9.762.236.806      10.175.494.700        Within one year
      Lebih dari satu tahun sampai                                                     More than one year up to
         lima tahun                           8.227.858.005       7.588.002.471           five years

    Jumlah angsuran                          17.990.094.811      17.763.497.171      Total installments

    Pendapatan pembiayaan
      yang belum diakui                                                              Unearned lease income
        Pihak ketiga                                                                   Third parties
          Sampai dengan satu tahun            2.789.407.990       2.961.840.376          Within one year
          Lebih dari satu tahun sampai                                                   More than one year up to
            lima tahun                        1.106.646.025         950.590.085             five years
    Jumlah pendapatan sewa pembiayaan
      yang belum diakui                       3.896.054.015       3.912.430.461      Total unearned lease income

    Jumlah                                   14.094.040.796      13.851.066.710      Total




                                                        274
Page 299
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                            PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                      FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                   DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Kisaran jangka waktu pembiayaan adalah 3 - 5 tahun          Financing agreements have term of 3 - 5 years with
   dengan mayoritas pembiayaan selama 3 tahun.                 majority tenor of within 3 years.

   Terdapat piutang pembiayaan (sebelum dikurangi              There are some financing receivables (before
   pendapatan pembiayaan yang belum diakui dan                 deducted with unearned financing income and
   cadangan kerugian kredit ekspektasian) sebesar              allowance for expected credit losses) amounting to
   Rp 1.312.502.040 ribu pada tanggal 31 Desember              Rp 1,312,502,040 thousand as of December 31, 2023
   2023 (31 Desember 2022: Rp 1.426.003.101 ribu)              (December 31, 2022: Rp 1,426,003,101 thousand)
   yang digunakan sebagai jaminan atas utang obligasi          which was used as collateral of bonds payable
   (Catatan 18).                                               (Note 18).

   Berdasarkan Perjanjian No. 26 tanggal 15 Agustus            Based on Agreement No. 26 dated August 15, 2022,
   2022, Perusahaan menandatangani perjanjian                  the Company entered into revolving joint financing
   pembiayaan bersama yang bersifat berulang dengan            agreement with PT Bank CIMB Niaga Tbk. The usage
   PT Bank CIMB Niaga Tbk. Penggunaan joint                    of this joint financing are for car financing and
   financing ini adalah untuk pembiayaan mobil dan             subrogation. Bank agreed to provide a joint financing
   subrogasi. Bank menyetujui untuk memberikan                 facility maximum Rp 250,000,000 thousand. The
   fasilitas pembiayaan bersama dengan jumlah                  facility has a term until January 31, 2025 and can be
   maksimum sebesar Rp 250.000.000 ribu. Jangka                extended upon the agreement of both parties. The joint
   waktu perjanjian ini berlaku sampai dengan tanggal          financing portion for bank is 90% of the total financing
   31 Januari 2025 dan dapat diperpanjang sesuai               facilities and the joint financing portion for BAF is 10%
   kesepakatan kedua belah pihak. Porsi pembiayaan             of the total financing facilities.
   bersama untuk bank sebesar 90% dari total fasilitas
   pembiayaan dan porsi pembiayaan bersama untuk
   BAF sebesar 10% dari total fasilitas pembiayaan.

   Tingkat suku bunga yang ditawarkan untuk jangka             Interest rate offered for loan terms of 1-5 years are
   waktu pinjaman 1-5 tahun berkisar 7,7% - 7,9%.              ranging from 7.7% - 7.9%.

   Berdasarkan       Perjanjian   No.    08/PKS/ICF-           Based on Agreement No. 08/PKS/ICF-SDM/VIIII/2022
   SDM/VIII/2022 tanggal 18 Agustus 2022, Perusahaan           dated August 18, 2022, the Company entered into
   mengadakan perjanjian pembiayaan bersama yang               revolving joint financing agreement with PT Bank
   bersifat berulang dengan PT Bank Permata Tbk.               Permata Tbk. The usage of this joint financing are for
   Pembiayaan bersama ini digunakan untuk                      new motorcycles financing, consumer assets
   pembiayaan sepeda motor baru, pembelian aset                purchase without recourse or subrogation. Bank
   konsumen tanpa recourse atau subrogasi. Bank                agreed to provide a joint financing facility maximum
   setuju untuk memberikan fasilitas pembiayaan                Rp 400,000,000 thousand. The facility has a term until
   bersama sebanyak-banyaknya Rp 400.000.000 ribu.             August 18, 2024 and renewable upon the agreement
   Jangka waktu fasilitas ini berlaku sampai dengan            of both parties. The joint financing portion for bank is
   tanggal 18 Agustus 2024 dan dapat diperpanjang              90% of the total financing facilities and the joint
   sesuai kesepakatan kedua belah pihak. Porsi                 financing portion for BAF is 10% of the total financing
   pembiayaan bersama untuk bank sebesar 90% dari              facilities. Interest rates per annum at 12% - 13%.
   total fasilitas pembiayaan dan porsi pembiayaan
   bersama untuk BAF sebesar 10% dari total fasilitas
   pembiayaan. Tingkat suku bunga per tahun sebesar
   12% - 13%.

   Pada tanggal 31 Desember 2023, saldo atas                   As of December 31, 2023, the outstanding balances
   transaksi    pembiayaan     bersama  sebesar                for joint financing transaction amounting to
   Rp    1.326.062     ribu (31 Desember 2022:                 Rp 1,326,062 thousand (December 31, 2022:
   Rp 1.616.979 ribu).                                         Rp 1,616,979 thousand).




                                                         275
Page 300
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                                                           PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                             NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                                     FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                                                  DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Piutang Pembiayaan - Berdasarkan Umur Piutang                                                       Financing Receivable - Days Past Due

                                                                                                    31 Desember 2023/December 31, 2023
                                                                                                            Jatuh tempo/Past due
                                                        Belum jatuh
                                                          tempo/               < 30 hari/             31 – 60 hari/       61 – 90 hari/          >90 hari/             Jumlah/
                                                        Not past due             days                    days                days                 days                  Total
                                                          Rp '000               Rp '000                 Rp '000             Rp '000               Rp '000              Rp '000

   Tingkat kerugian kredit ekspektasian/
   Expected credit loss rate                                        4%                      17%                   24%                  36%                   76%

   Jumlah piutang pembiayaan (setelah
     dikurangi pendapatan pembiayaan
     yang belum diakui) pada saat gagal bayar/
   Total financing receivables (after deducting
     with unearned financing income)
     amount of default                                 11.807.679.279           747.376.872             643.863.874         301.265.985          593.854.786        14.094.040.796

   ECL 12 bulan/12-month ECL                             (416.955.086)         (124.740.690)               -                   -                     -                (541.695.776)
   ECL sepanjang umur/Lifetime ECL                           -                     -                   (153.004.157)       (108.902.006)         (450.665.655)        (712.571.818)

   Jumlah/Total                                                                                                                                                     12.839.773.202



                                                                                                    31 Desember 2022/December 31, 2022
                                                                                                            Jatuh tempo/Past due
                                                        Belum jatuh
                                                          tempo/               < 30 hari/             31 – 60 hari/       61 – 90 hari/          >90 hari/             Jumlah/
                                                        Not past due             days                    days                days                 days                  Total
                                                          Rp '000               Rp '000                 Rp '000             Rp '000               Rp '000              Rp '000

   Tingkat kerugian kredit ekspektasian/
   Expected credit loss rate                                        3%                      17%                   23%                  36%                   76%

   Jumlah piutang pembiayaan (setelah
     dikurangi pendapatan pembiayaan
     yang belum diakui) pada saat gagal bayar/
   Total financing receivables (after deducting
     with unearned financing income)
     amount of default                                 11.679.638.873           732.311.012             625.700.327         283.954.540          529.461.958        13.851.066.710

   ECL 12 bulan/12-month ECL                             (358.907.276)         (125.548.448)               -                   -                     -                (484.455.724)
   ECL sepanjang umur/Lifetime ECL                           -                     -                   (146.723.614)       (103.212.747)         (403.756.774)        (653.693.135)

   Jumlah/Total                                                                                                                                                     12.712.917.851




   Mutasi cadangan kerugian kredit ekspektasian                                                        The changes in the allowance for expected credit
   piutang pembiayaan adalah sebagai berikut:                                                          losses of financing receivable are as follows:

                                                                            31 Desember 2023/December 31, 2023
                                                   Tahap 1/              Tahap 2/             Tahap 3/                       Jumlah/
                                                   Stage 1               Stage 2               Stage 3                        Total
                                                   Rp '000               Rp '000               Rp '000                       Rp '000

   Saldo awal - 1 Januari 2023                     484.455.724           249.936.361                  403.756.774              1.138.148.859     Beginning balance - January 1, 2023

   Transfer tahap 1                                   9.381.172           (9.017.590)                    (363.582)              -                Transfer to stage 1
   Transfer tahap 2                                 (38.991.267)          39.430.616                     (439.349)              -                Transfer to stage 2
   Transfer tahap 3                                 (24.784.770)         (13.092.538)                  37.877.308               -                Transfer to stage 3
   Pencadangan baru dan kenaikan cadangan                                                                                                        New and increased provisions
     (dikurangi dengan pembalikan)                  859.247.752          366.936.003                  604.420.058               1.830.603.813      (net of releases)
   Penghapusan                                     (747.612.835)        (372.286.689)                (594.585.554)             (1.714.485.078)   Written-off

   Saldo akhir - 31 Desember 2023                  541.695.776           261.906.163                  450.665.655              1.254.267.594     Ending balance - December 31, 2023



                                                                        31 Desember 2022/December 31, 2022
                                                  Tahap 1/              Tahap 2/          Tahap 3/                          Jumlah/
                                                  Stage 1               Stage 2           Stage 3                            Total
                                                  Rp '000               Rp '000           Rp '000                           Rp '000

    Saldo awal - 1 Januari 2021                   501.689.996          221.736.249                  343.211.994              1.066.638.239       Beginning balance - January 1, 2021

    Transfer tahap 1                       15.840.501                   (14.811.882)                 (1.028.619)                -                Transfer to stage 1
    Transfer tahap 2                      (54.395.312)                   56.266.605                  (1.871.293)                -                Transfer to stage 2
    Transfer tahap 3                      (26.401.691)                 (128.114.385)                154.516.076                 -                Transfer to stage 3
    Pencadangan baru dan kenaikan cadangan                                                                                                       New and increased provisions
      (dikurangi dengan pembalikan)        47.722.230                  114.875.964                 1.142.199.457             1.304.797.651         (net of releases)
    Penghapusan                                -                           (16.190)               (1.233.270.841)           (1.233.287.031)      Written-off

    Saldo akhir - 31 Desember 2022                484.455.724           249.936.361                  403.756.774              1.138.148.859      Ending balance - December 31, 2022




                                                                                   276
Page 301
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                       PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                 FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                              DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

     Tidak ada perubahan dalam teknik estimasi atau                      There has been no change in the estimation
     asumsi signifikan yang dibuat selama periode                        techniques or significant assumptions made during the
     pelaporan berjalan dalam menilai penyisihan                         current reporting period in assessing the loss
     kerugian untuk aset keuangan tersebut.                              allowance for these financial assets.


7.   PIUTANG LAIN-LAIN - BERSIH                                    7.    OTHER ACCOUNTS RECEIVABLE - NET

                                                  31 Desember/     31 Desember/
                                                  December 31,     December 31,
                                                      2023             2022
                                                     Rp '000          Rp '000

     Pihak berelasi                                                                    Related parties
       Piutang direksi (Catatan 34)                   2.188.398          2.887.379       Directors receivables (Note 34)
     Pihak ketiga                                                                      Third parties
       Piutang karyawan                              39.857.944         22.945.539       Employee receivables
       Piutang atas penagihan biaya promosi           2.775.129          2.063.050       Receivables of claimed promotion expenses
       Piutang pengembalian premi asuransi              246.789          1.509.226       Insurance premium refund receivables
       Lain-lain - bersih                            14.395.063          8.208.443       Others - net

       Piutang pembiayaan dari jaminan - bersih                                          Financing receivable from collateral - net
         Piutang pembiayaan dari jaminan             95.924.203          45.548.022        Financing receivable from collateral
         Cadangan kerugian kredit ekspektasian      (34.078.735)        (16.061.108)       Allowance for expected credit losses

       Sub jumlah - bersih                           61.845.468         29.486.914       Subtotal - net

     Jumlah                                         121.308.791         67.100.551     Total

     Piutang Karyawan                                                   Employee Receivables

     Piutang karyawan merupakan pinjaman yang                           Employee receivables represents loan provided to
     diberikan kepada karyawan untuk kepemilikan                        employees for vehicle ownership. This loan has varies
     kendaraan bermotor. Jangka waktu pinjaman                          tenure ranging from 3 - 5 years.
     bervariasi antara 3 - 5 tahun.

     Piutang Direksi                                                    Directors Receivables

     Piutang direksi merupakan pinjaman yang diberikan                  Directors receivables represents loan provided to
     kepada direksi untuk kepemilikan kendaraan                         directors for vehicle ownership. This loan has tenure
     bermotor. Jangka waktu pinjamannya adalah 3 tahun.                 for 3 years.

     Piutang atas Penagihan Biaya Promosi                               Receivables of Claimed Promotion Expenses

     Piutang ini merupakan piutang atas penagihan biaya                 This receivables represent receivable from marketing
     promosi yang dilakukan Perusahaan untuk                            activities done by the Company to insurance company.
     perusahaan asuransi. Piutang atas penagihan biaya                  The receivables of claimed promotion expenses are
     promosi ini tidak dikenakan bunga dan akan                         not subject to interest and will be paid within one year.
     diselesaikan dalam jangka waktu satu tahun.

     Lain-lain                                                          Others

     Piutang lain-lain kepada pihak ketiga terutama                     Other receivable from third parties primarily represents
     merupakan piutang lain-lain yang berhubungan                       receivable from financing activities and receivables
     dengan kegiatan pembiayaan dan piutang atas biaya                  from collection fee to customer.
     penagihan ke nasabah.

     Piutang Pembiayaan dari Jaminan                                    Financing Receivable from Collateral

     Piutang pembiayaan jaminan merupakan piutang                       Financing receivable from collateral represents
     pembiayaan konsumen yang kendaraannya diambil                      financing receivable that vehicles have been
     alih untuk penyelesaian piutang nasabah.                           foreclosed to cover customer receivable.




                                                           277
Page 302
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                  PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                            FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                         DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Piutang pembiayaan dari jaminan dijamin dengan                    Financing receivable from collateral are secured with
   agunan. Jika terjadi gagal bayar, Perusahaan berhak               collateral. In the event of default, the Company is
   untuk menjual aset tersebut, dan berhak atas setiap               entitled to sell the asset, and has rights to any
   hasil dari penjualan aset tersebut sampai jumlah total            proceeds from such a sale up to the total amount
   piutang dari nasabah.                                             receivable from the customer.

   Manajemen mengestimasi penyisihan kerugian atas                   Management estimates the loss allowance on
   piutang pembiayaan dari jaminan pada tanggal                      financing receivable from collateral at December 31,
   31 Desember 2023 sebesar ECL sepanjang umur.                      2023 at an amount equal to lifetime ECL. Allowance
   Penyisihan kerugian kredit ekspektasian sebesar                   for expected credit losses amounting to Rp 34,078,735
   Rp 34.078.735 ribu (2022: Rp 16.061.108 ribu)                     thousand (2022: Rp 16,061,108 thousand) considers
   memperhitungkan nilai jaminan yang dimiliki atas                  the value of collateral held over these receivables.
   piutang tersebut.

   Untuk tujuan penilaian penurunan nilai piutang lain-              For purpose of impairment assessment other accounts
   lain, kecuali piutang pembiayaan dari jaminan dan                 receivable, except finance receivable from collateral
   lain-lain, dianggap memiliki risiko kredit yang rendah            and others are considered to have low credit risk and
   dan tidak ada peningkatan signifikan dalam risiko                 there has been no significant increase in the risk of
   gagal bayar sejak pengakuan awal. Oleh karena itu,                default on the receivables since initial recognition.
   untuk tujuan penilaian penurunan nilai pinjaman ini,              Accordingly, for the purpose of impairment
   cadangan kerugian diukur sejumlah ECL 12 bulan,                   assessment for these receivables, the loss allowance
   kecuali untuk piutang lain - lain, yang cadangan                  is measured at an amount equal to 12-month ECL,
   kerugian penurunan nilai nya diukur sejumlah ECL                  except for other accounts receivable, where the loss
   sepanjang umur.                                                   allowance is measured at an amount equal to lifetime
                                                                     ECL.

   Dalam menentukan ECL, manajemen telah                             In determining the ECL, management has taken into
   memperhitungkan posisi keuangan pihak terkait,                    account the financial position of the relevant parties,
   disesuaikan dengan faktor-faktor spesifik dari pihak              adjusted for factors that are specific to the relevant
   terkait,   dalam    memperkirakan     kemungkinan                 parties, in estimating the probability of default of the
   terjadinya gagal bayar pinjaman serta kerugian saat               other accounts receivable as well as the loss upon
   terjadinya gagal bayar. Manajemen menentukan                      default. Management determines the other accounts
   bahwa pinjaman kepada pihak terkait memiliki                      receivable from relevant parties are subject to
   kerugian kredit yang tidak material.                              immaterial credit loss.

   Tidak ada perubahan dalam teknik estimasi atau                    There has been no change in the estimation
   asumsi signifikan yang dibuat selama periode                      techniques or significant assumptions made during the
   pelaporan berjalan dalam penilaian cadangan                       current reporting period in assessing the loss
   kerugian piutang lain-lain.                                       allowance for other accounts receivable.

   Mutasi cadangan kerugian kredit piutang pembiayaan                The changes in the allowance for credit losses of
   dari jaminan adalah sebagai berikut:                              receivable from collateral are as follows:

                                                31 Desember/      31 Desember/
                                                December 31,      December 31,
                                                    2023              2022
                                                   Rp '000           Rp '000

    Saldo awal tahun                                16.061.108       15.827.832    Balance at beginning of year
    Penyisihan tahun berjalan                      106.305.212       47.323.503    Allowance during the year
    Penghapusan                                    (88.287.585)     (47.090.227)   Written off
    Saldo akhir                                     34.078.735       16.061.108    Balance at end of year




                                                            278
Page 303
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                         PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                   FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

8.   UANG MUKA                                                    8.    ADVANCES

                                                31 Desember/      31 Desember/
                                                December 31,      December 31,
                                                    2023              2022
                                                   Rp '000           Rp '000
     Uang muka pembelian perangkat lunak                                              Advance for purchase of computer
      komputer                                     22.840.006          22.875.030      software
                                                                                      Advance for purchase of property
     Uang muka pembelian aset tetap                 8.722.119           7.630.897      and equipment
     Jumlah                                        31.562.125          30.505.927     Total


     Uang muka pembelian perangkat lunak terutama                       Advances are mainly made to PT Password Solusi
     dilakukan kepada PT Password Solusi Sistem dan                     Sistem and PT Enigma Cipta Humanika in relation to
     PT Enigma Cipta Humanika terkait optimalisasi                      optimizing digitalization in various sectors.
     digitalisasi dalam berbagai sektor untuk mendukung
     operasional Perusahaan.


9.   BIAYA DIBAYAR DIMUKA                                         9.    PREPAID EXPENSES

                                                31 Desember/      31 Desember/
                                                December 31,      December 31,
                                                    2023              2022
                                                   Rp '000           Rp '000

     Pemeliharaan teknis perangkat lunak           23.298.368          17.528.556     Technical maintenance of software
     Asuransi                                       7.002.761           5.608.613     Insurance
     Sewa - pihak ketiga                            4.159.694           5.952.106     Rent - third parties
     Program pemasaran                              1.104.443           1.260.877     Marketing program
     Lainnya                                          589.703             691.669     Others
     Jumlah                                        36.154.969          31.041.821     Total

     Seluruh biaya dibayar dimuka, kecuali biaya sewa,                  All prepaid expenses, except for rent, will mature within
     akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun. Pada                      one year. As of December 31, 2023 and 2022, rent
     tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, sewa diatas                     above one year are considered as low value asset.
     satu tahun merupakan sewa bernilai rendah.

     Bagian dari biaya sewa dibayar dimuka menurut jatuh                Portion of prepaid rent expenses based on the maturity
     temponya adalah sebagai berikut:                                   are as follows:

                                                 31 Desember/     31 Desember/
                                                 December 31,     December 31,
                                                     2023             2022
                                                    Rp '000          Rp '000

     Dalam waktu satu tahun                          2.905.064           4.695.624     Within one year
     Diatas satu tahun                               1.254.630           1.256.482     Above one year
     Jumlah                                          4.159.694           5.952.106     Total

     Pembayaran di muka sehubungan dengan                               Prepayments relating to technical maintenance of
     pemeliharaan teknis perangkat lunak terutama                       software are mainly made to PT Nusantara Compnet
     dilakukan kepada PT Nusantara Compnet Integrator,                  Integrator, PT Bhakti Solusindo, PT Mitra Integrasi
     PT Bhakti Solusindo, PT Mitra Integrasi Informatika,               Informatika, and PT Adicipta Inovasi Teknologi.
     dan PT Adicipta Inovasi Teknologi.

     Akun biaya dibayar dimuka lainnya terutama berasal                 Other prepaid expense mainly represent expenses for
     dari biaya atas tunjangan operasional.                             operational allowances.




                                                            279
Page 304
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                          FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                       DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

10. ASET TETAP                                             10. PROPERTY AND EQUIPMENT

                              1 Januari/                                31 Desember/
                              January 1,    Penambahan/    Pengurangan/ December 31,
                                2023         Additions      Deductions      2023
                               Rp '000        Rp '000        Rp '000       Rp '000

    Biaya perolehan:                                                                       At cost:
    Kepemilikan langsung                                                                   Direct Ownership
      Tanah                    88.679.845         -              -            88.679.845     Land
      Gedung                  203.989.210         -              -           203.989.210     Building
      Prasarana gedung         71.579.348      8.552.434             610      80.131.172     Leasehold improvement
      Perangkat kantor                                                                       Office furniture, fixture
        dan perabot           254.201.321     40.812.222      8.765.958      286.247.585       and equipment
      Kendaraan                 5.641.201        911.657        260.450        6.292.408     Vehicles

    Jumlah                    624.090.925     50.276.313      9.027.018      665.340.220   Total

    Akumulasi penyusutan:                                                                  Accumulated depreciation:
    Kepemilikan langsung                                                                   Direct Ownership
      Gedung                   36.569.096     10.209.866         -            46.778.962     Building
      Prasarana gedung         58.354.053      6.791.728              13      65.145.768     Leasehold improvement
      Perangkat kantor                                                                       Office furniture, fixture
       dan perabot            188.769.401     30.893.491      8.075.427      211.587.465       and equipment
      Kendaraan                 3.530.138      1.010.172        245.637        4.294.673     Vehicles

    Jumlah                    287.222.688     48.905.257      8.321.077      327.806.868   Total

    Nilai tercatat bersih     336.868.237                                    337.533.352   Net carrying amount


                              1 Januari/                                31 Desember/
                              January 1,    Penambahan/    Pengurangan/ December 31,
                                2022         Additions      Deductions      2022
                               Rp '000        Rp '000        Rp '000       Rp '000

    Biaya perolehan:                                                                       At cost:
      Tanah                    88.679.845        -              -             88.679.845     Land
      Gedung                  203.989.210        -              -            203.989.210     Building
      Prasarana gedung         64.995.458     6.583.890         -             71.579.348     Leasehold improvement
      Perangkat kantor                                                                       Office furniture, fixture
        dan perabot           208.284.512    46.604.816        688.007       254.201.321       and equipment
      Kendaraan                 4.062.501     1.635.700         57.000         5.641.201     Vehicles

    Jumlah                    570.011.526    54.824.406        745.007       624.090.925   Total

    Akumulasi penyusutan:                                                                  Accumulated depreciation:
      Gedung                   26.359.229    10.209.867         -             36.569.096     Building
      Prasarana gedung         52.806.668     5.547.385         -             58.354.053     Leasehold improvement
      Perangkat kantor                                                                       Office furniture, fixture
       dan perabot            160.874.392    28.515.885        620.876       188.769.401       and equipment
      Kendaraan                 2.781.713       797.737         49.312         3.530.138     Vehicles

    Jumlah                    242.822.002    45.070.874        670.188       287.222.688   Total

    Nilai tercatat bersih     327.189.524                                    336.868.237   Net carrying amount


   Seluruh aset tetap Perusahaan digunakan untuk               All of the Company’s property and equipment are used
   kegiatan operasional Perusahaan.                            in the Company’s operational activity.

   Penyusutan yang dibebankan pada laba rugi                   Depreciation charged to profit or loss amounted to
   sejumlah Rp 48.905.257 ribu pada 31 Desember                Rp 48,905,257 thousand in December 31, 2023
   2023 (31 Desember 2022: Rp 45.070.874 ribu).                (December 31, 2022: Rp 45,070,874 thousand).




                                                   280
Page 305
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                            PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                      FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                   DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Kerugian penjualan aset tetap adalah sebagai                               Loss on sale of property and equipment are as follows:
   berikut:

                                                  31 Desember/          31 Desember/
                                                  December 31,          December 31,
                                                      2023                  2022
                                                     Rp '000               Rp '000

   Jumlah tercatat                                      705.941                 74.819       Net carrying amount
   Hasil penjualan aset tetap                           317.414                 61.789       Proceeds from sale of property and equipment

   Kerugian penjualan aset tetap                       (388.527)                (13.030)     Loss on sale of property and equipment

   Kerugian atas penjualan aset tetap disajikan sebagai                       Loss on sale of property and equipment is presented
   bagian dari pendapatan lain-lain pada laporan laba                         as part of other income in the statement of profit or loss
   rugi dan penghasilan komprehensif lain.                                    and other comprehensive income.

   Perusahaan memiliki sebidang tanah dengan luas                             The Company owns a parcel of land located in
   area 4.827 meter persegi dengan hak legal berupa                           Jagakarsa, South Jakarta with total area of 4,827
   Hak Guna Bangunan (HGB) di Jagakarsa, Jakarta                              square meters with Building Use Right (Hak Guna
   Selatan yang berlaku selama 30 tahun sampai                                Bangunan or HGB) for a period of 30 years until 2045.
   dengan 2045. Perusahaan membangun gedung                                   The Company builds a building office in this area, for
   kantor pada bidang tanah ini yang digunakan untuk                          Company’s business activities. Management believes
   kegiatan     bisnis    Perusahaan.     Manajemen                           that there will be no difficulty in the extension of the
   berkeyakinan bahwa tidak terdapat masalah untuk                            landrights since the land was acquired legally and
   memperpanjang hak atas tanah karena seluruh tanah                          supported by sufficient evidence of ownership.
   dimiliki secara legal dan didukung dengan bukti
   kepemilikan yang memadai.

   Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak                              As of December 31, 2023 and 2022, there are no
   terdapat aset tetap yang penggunaannya dihentikan                          property and equipment, which temporary unused and
   sementara atau yang dihentikan dari penggunaan                             discontinued from active use.
   aktif.

   Pada tanggal 31 Desember 2023, aset tetap kecuali                          As of December 31, 2023, property and equipment,
   tanah       telah      diasuransikan      kepada                           except       land,      were        insured       with
   PT Asuransi MSIG Indonesia dan PT Lippo General                            PT Asuransi MSIG Indonesia and PT Lippo General
   Insurance Tbk, pihak ketiga, terhadap risiko                               Insurance Tbk, third parties, against fire, theft and
   kebakaran, pencurian dan risiko lainnya dengan                             other possible risks for Rp 332,933,286 thousand
   jumlah pertanggungan sebesar Rp 332.933.286 ribu                           (December 31, 2022: with PT Asuransi MSIG
   (31 Desember 2022: kepada PT Asuransi MSIG                                 Indonesia Rp 321,572,033 thousand). Management
   Indonesia Rp 321.572.033 ribu). Manajemen                                  believes that the insurance coverage is adequate to
   berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut                             cover possible losses on the assets insured.
   cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas
   aset yang dipertanggungkan.


11. ASET TAKBERWUJUD                                                    11. INTANGIBLE ASSETS

                                   1 Januari/                                         31 Desember/
                                   January 1,    Penambahan/         Pengurangan/     December 31
                                     2023         Additions           Deductions          2023
                                    Rp '000        Rp '000             Rp '000           Rp '000
    Biaya perolehan                                                                                      At cost
      Perangkat lunak              198.853.758    34.154.181              -              233.007.939       Computer software

    Akumulasi amortisasi                                                                                 Accumulated amortisation
      Perangkat lunak              117.075.766    38.751.007              -              155.826.773       Computer software

    Nilai tercatat bersih           81.777.992                                             77.181.166    Net Carrying Amount




                                                               281
Page 306
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                                    PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                      NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                              FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                           DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

                                      1 Januari/                                           31 Desember/
                                      January 1,    Penambahan/          Pengurangan/      December 31
                                        2022         Additions            Deductions           2022
                                       Rp '000        Rp '000              Rp '000            Rp '000
    Biaya perolehan                                                                                            At cost
      Perangkat lunak                 159.067.470    39.786.288               -                198.853.758       Computer software

    Akumulasi amortisasi                                                                                       Accumulated amortisation
      Perangkat lunak                  81.271.200    35.804.566               -                117.075.766       Computer software

    Nilai tercatat bersih              77.796.270                                               81.777.992     Net Carrying Amount


   Amortisasi yang dibebankan pada laba rugi sejumlah                              Amortization charged to profit or loss amounted to
   Rp 38.751.007 ribu pada 31 Desember 2023                                        Rp 38,751,007 thousand in December 31, 2023
   (31 Desember 2022: Rp 35.804.566 ribu).                                         (December 31, 2022: Rp 35,804,566 thousand).


12. ASET HAK-GUNA                                                           12. RIGHT-OF-USE ASSETS

   Perusahaan menyewa beberapa aset berupa                                         The Company leases several assets in the form of
   bangunan. Masa sewa rata-rata adalah 2 tahun.                                   building. The average lease term is 2 years.

                                      1 Januari/                                           31 Desember/
                                      January 1,    Penambahan/          Pengurangan/      December 31
                                        2023         Additions            Deductions           2023
                                       Rp '000        Rp '000              Rp '000            Rp '000

   Biaya perolehan:                                                                                            At cost:
     Bangunan                          61.459.781     19.540.850           21.996.514           59.004.117       Building

   Akumulasi penyusutan:                                                                                       Accumulated depreciation:
     Bangunan                          33.553.584     19.394.195           21.996.514           30.951.265       Building

   Nilai tercatat bersih               27.906.197                                               28.052.852     Net carrying amount


                                      1 Januari/                                           31 Desember/
                                      January 1,    Penambahan/          Pengurangan/      December 31
                                        2022         Additions            Deductions           2022
                                       Rp '000        Rp '000              Rp '000            Rp '000

   Biaya perolehan:                                                                                            At cost:
     Bangunan                          59.062.619     17.533.559           15.136.397           61.459.781       Building

   Akumulasi penyusutan:                                                                                       Accumulated depreciation:
     Bangunan                          25.985.206     22.704.775           15.136.397           33.553.584       Building

   Nilai tercatat bersih               33.077.413                                               27.906.197     Net carrying amount

   Analisis jatuh tempo liabilitas sewa disajikan pada                             The maturity analysis of lease liabilities is presented in
   Catatan 19.                                                                     Note 19.

   Jumlah yang diakui ke laba rugi yang timbul dari sewa                           Amounts recognized in profit or loss arising from
   adalah sebagai berikut:                                                         leases are as follows:

                                                         2023                   2022
                                                        Rp '000                Rp '000

   Beban penyusutan aset hak-guna                       19.394.195                22.704.775     Depreciation expense on right-of-use assets

   Beban bunga atas liabilitas sewa                        450.644                  552.987      Interest expense on lease liabilities

   Beban yang berkaitan dengan
     sewa jangka pendek                                  1.529.757                 2.967.210     Expense relating to short-term leases

   Beban yang berkaitan dengan sewa aset
     bernilai rendah                                        69.703                   59.097      Expense relating to leases of low-value assets




                                                                   282
Page 307
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                   PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                             FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                          DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Jumlah pengeluaran kas untuk sewa (termasuk sewa               The total cash outflow for leases (including short-term
   jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah)                   leases and leases of low value assets) amounted to
   sebesar Rp 5.065 juta pada tahun 2023 (2022:                   Rp 5,065 million in 2023 (2022: Rp 8,195 million).
   Rp 8.195 juta).


13. ASET LAINNYA                                              13. OTHER ASSETS

   Akun ini terutama berasal dari uang jaminan untuk              This account mainly represents refundable deposit for
   sewa kantor cabang Perusahaan.                                 the rent of the Company’s branch office.


14. PINJAMAN BANK                                             14. BANK LOANS

                                              31 Desember/    31 Desember/
                                              December 31,    December 31,
                                                  2023            2022
                                                 Rp '000         Rp '000
   a). Berdasarkan kreditur                                                     a). By creditor
       Pinjaman Jangka Panjang                                                      Long Term Loans

      Pihak ketiga                                                                Third parties
      PT Bank Maybank Indonesia Tbk                                               PT Bank Maybank Indonesia Tbk
        Rp 700.000.000 ribu pada 2023           700.000.000        -                Rp 700,000,000 thousand in 2023
        (2022: nihil)                                                               (2022: nil)
      PT Bank BTPN Tbk                                                            PT Bank BTPN Tbk
        US$ 33.517.969 pada 2023                                                    US$ 33,517,969 in 2023
        (2022: Rp 100.000.000 ribu dan                                              (2022: Rp 100,000,000 thousand and
        US$ 23.411.313)                         516.713.022     468.283.362         US$ 23,411,313)
      PT Bank Mizuho Indonesia                                                    PT Bank Mizuho Indonesia
        US$ 15.965.084 pada 2023                                                    US$ 15,965,084 in 2023
        (2022: Rp 135.000.000 ribu dan                                              (2022: Rp 135,000,000 thousand and
        US$ 38.174.456)                         246.117.730     735.522.374         US$ 38,174,456)
      MUFG Bank Ltd., Cabang Jakarta                                              MUFG Bank Ltd., Jakarta Branch
        Rp 120.000.000 ribu pada 2023                                               Rp 120,000,000 thousand in 2023
        (2022: nihil)                           120.000.000        -                (2022: nil)
      PT Bank ANZ Indonesia                                                       PT Bank ANZ Indonesia
        (2022: Rp 65.000.000 ribu dan                                               (2022: Rp 65,000,000 thousand and
        US$ 16.033.461)                            -            317.222.377         US$ 16,033,461)
      Sumitomo Mitsui Trust Bank., Ltd.                                           Sumitomo Mitsui Trust Bank., Ltd.
        (2022: US$ 14.000.000)                     -            220.234.000         (2022: US$ 14,000,000)
      Sub Jumlah                              1.582.830.752   1.741.262.113       Sub Total

      Pinjaman Jangka Pendek                                                      Short Term Loans

      Pihak ketiga                                                                Third parties
      PT Bank Mizuho Indonesia                                                    PT Bank Mizuho Indonesia
        Rp 135.000.000 ribu dan                                                     Rp 135,000,000 thousand and
        US$38.174.456 pada 2023                                                     US$ 38,174,456 in 2023
        (2022: nihil)                           723.497.420        -                (2022: nil)
      MUFG Bank Ltd., Cabang Jakarta                                              MUFG Bank Ltd., Jakarta Branch
        Rp 650.000.000 ribu pada 2023                                               Rp 650,000,000 thousand in 2023
        (2022: Rp 1.000.000.000 ribu)           650.000.000   1.000.000.000         (2022: Rp 1,000,000,000 thousand)
      Bank of America, N.A., Cabang Jakarta                                       Bank of America, N.A., Jakarta Branch
        US$ 41,457,869 pada 2023                                                    US$ 41,457,869 in 2023
        (2022: Rp 624.000.000 ribu)             639.114.509     624.000.000         (2022: Rp 624,000,000 thousand)
      Citibank, N.A., Cabang Jakarta                                              Citibank, N.A., Jakarta Branch
        Rp 470.000.000 ribu pada 2023                                               Rp 470,000,000 thousand in 2023
        (2022: Rp 638.000.000 ribu)             470.000.000     638.000.000         (2022: Rp 638,000,000 thousand)
      PT Bank BTPN Tbk.                                                           PT Bank BTPN Tbk.
        Rp 100.000.000 ribu dan                                                     Rp 100,000,000 thousand and
        US$ 23.411.312 pada 2023                                                    US$ 23,411,312 in 2023
        (2022: Rp 260.000.000 ribu dan                                              (2022: Rp 260,000,000 thousand and
        US$ 20.994.694)                         460.908.799     590.267.536         US$ 20,994,694)




                                                        283
Page 308
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                  PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                            FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                         DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

                                            31 Desember/     31 Desember/
                                            December 31,     December 31,
                                                2023             2022
                                               Rp '000          Rp '000

      Pinjaman Jangka Pendek                                                      Short Term Loans

      Pihak ketiga                                                                Third parties
      Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta                                            Deutsche Bank AG, Jakarta Branch
        Rp 275.000.000 ribu pada 2023                                               Rp 275,000,000 thousand in 2023
        (2022: Rp 150.000.000 ribu)           275.000.000      150.000.000          (2022: Rp 150,000,000 thousand)
      Sumitomo Mitsui Trust Bank., Ltd.                                           Sumitomo Mitsui Trust Bank., Ltd.
        US$ 14.000.000 pada 2023                                                    US$ 14,000,000 in 2023
        (2022: US$ 3.500.000)                 215.824.000       55.058.500          (2022: US$ 3,500,000)
      PT Bank Central Asia Tbk                                                    PT Bank Central Asia Tbk
        Rp 150.000.000 ribu pada 2023                                               Rp 150,000,000 in 2023
        (2022: Rp 30.000.000)                 150.000.000       30.000.000          (2022: Rp 30,000,000)
      PT Bank HSBC Indonesia                                                      PT Bank HSBC Indonesia
        Rp 150.000.000 ribu pada 2023         150.000.000          -                Rp 150,000,000 thousand in 2023
      PT Bank Digital BCA                                                         PT Bank Digital BCA
        Rp 100.000.000 ribu pada 2023         100.000.000          -                Rp 100,000,000 thousand in 2023
      PT CIMB Niaga Tbk                                                           PT CIMB Niaga Tbk
        Rp 100.000.000 ribu pada 2023         100.000.000          -                Rp 100,000,000 thousand in 2023
      PT Bank Victoria International Tbk                                          PT Bank Victoria International Tbk
        Rp 50.000.000 ribu pada 2023                                                Rp 50,000,000 thousand in 2023
        (2022: Rp 205.000.000 ribu)            50.000.000      205.000.000          (2022: Rp 205,000,000 thousand)
      PT BCA Syariah                                                              PT BCA Syariah
        Rp 50.000.000 ribu pada 2023           50.000.000          -                Rp 50,000,000 thousand in 2023
      PT Bank Muamalat Indonesia Tbk                                              PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
        Rp 40.000.000 ribu pada 2023                                                Rp 40,000,000 thousand in 2023
        (2022: Rp 10.000.000)                  40.000.000       10.000.000          (2022: Rp 10,000,000)
      PT Bank Victoria Syariah                                                    PT Bank Victoria Syariah
        Rp 30.000.000 ribu pada 2023                                                Rp 30,000,000 thousand in 2023
        (2022: Rp 5.000.000)                   30.000.000        5.000.000          (2022: Rp 5,000,000)
      Bank of America, N.A., Cabang Tokyo                                         Bank of America, N.A., Tokyo Branch
        (2022: US$ 45.000.000)                    -            707.895.000          (2022: US$ 45,000,000)
      PT Bank ANZ Indonesia                                                       PT Bank ANZ Indonesia
        (2022: Rp 625.000.000 ribu)               -            625.000.000          (2022: Rp 625,000,000 thousand)

      Jumlah                                4.104.344.728    4.640.221.036        Total

      Jumlah pinjaman                       5.687.175.480    6.381.483.149        Total loans

   b). Berdasarkan mata uang                                                   b). By currency
       Pinjaman Jangka Panjang                                                     Long Term Loans

      Pihak ketiga                                                                Third parties
      Dolar Amerika Serikat                   762.830.752    1.441.262.113        United States Dollar
      Indonesia Rupiah                        820.000.000      300.000.000        Indonesian Rupiah

      Jumlah                                1.582.830.752    1.741.262.113        Total

      Pinjaman Jangka Pendek                                                      Short Term Loans

      Pihak ketiga                                                                Third parties
      Dolar Amerika Serikat                 1.804.344.728    1.093.221.036        United States Dollar
      Indonesia Rupiah                      2.300.000.000    3.547.000.000        Indonesian Rupiah

      Jumlah                                4.104.344.728    4.640.221.036        Total

      Jumlah pinjaman                       5.687.175.480    6.381.483.149        Total loans

   Tingkat bunga                                                               Interest rates
      Dolar Amerika Serikat                 2.05% - 6.71%    1.17% - 5.64%         United States Dollar
      Indonesia Rupiah                      6.27% - 8.10%    3.90% - 8.10%         Indonesian Rupiah




                                                       284
Page 309
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                                                                        PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                                          NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                                                  FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                                                               DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Beberapa fasilitas pinjaman di atas dijamin dengan                                                            Several loans facility were guaranteed with standby
   standby letters of credit dan letters of guarantee dari                                                       letters of credit and letters of guarantee from its parent
   perusahaan induk, Mitsui & Co., Ltd., Jepang dan JA                                                           company, Mitsui & Co., Ltd., Japan and JA Mitsui
   Mitsui Leasing., Ltd. Tidak terdapat aset yang                                                                Leasing., Ltd. There is no asset guaranteed pertain to
   dijaminkan untuk seluruh fasilitas pinjaman ini.                                                              these loan facilities. The Company hedged the loans
   Perusahaan melakukan lindung nilai atas pinjaman                                                              to manage market risks related to foreign currency
   untuk mengelola risiko pasar terkait dengan nilai tukar                                                       exchange rates using cross currency swaps contract
   mata uang asing dengan menggunakan kontrak cross                                                              (Note 30).
   currency swap (Catatan 30).

   Ringkasan fasilitas pinjaman bank Perusahaan                                                                  A summary of the Company's bank loan facilities are
   adalah sebagai berikut:                                                                                       as follows:
                                                                                    Batas kredit
                                                                                  (dalam ribuan
                                                                                 mata uang asli)/
                                                                                     Credit limit
                      Bank/                   Fasilitas/          Basis/           (in thousand                                                  Bunga/                                            Tanggal jatuh tempo/
                      Bank                     Facility           Base           original amount)                                               Interest                                                Due date

   MUFG Bank Ltd.,                   Fasilitas modal kerja/     Guarantee   Rp       2.200.000.000   Suku bunga akan dibebankan atas suatu pinjaman pada jangka waktu bunga                     31 Desember 2024/
   Cabang Jakarta/Jakarta Branch     Working capital facility                                        dan mata uang tertentu                                                                     December 31, 2024
                                                                                                     USD - bunga referensi + margin yang berlaku
                                                                                                     JPY - JBA TIBOR + margin yang berlaku
                                                                                                     IDR - biaya pendanaan + margin yang berlaku
                                                                                                     Margin yang berlaku:
                                                                                                     Untuk pinjaman dalam rupiah, sampai dengan 1 tahun : 0,375% per tahun.
                                                                                                     lebih dari 1 tahun sampai dengan 2 tahun: 1,00% per tahun
                                                                                                     lebih dari 2 tahun sampai dengan 4 tahun: 1,20% per tahun
                                                                                                     Untuk pinjaman dalam USD dan/atau JPY, sampai dengan tahun: 1,10% per tahun
                                                                                                     lebih dari 1 tahun sampai dengan 2 tahun: 1,40% per tahun
                                                                                                     lebih dari 2 tahun sampai dengan 4 tahun: 1,65% per tahun/
                                                                                                     Interest rate shall be charged over a loan for the relevant interest period and currency
                                                                                                     USD - Reference rate + applicable margin
                                                                                                     JPY - JBA TIBOR + applicable margin
                                                                                                     IDR - COF + applicable margin
                                                                                                     Applicable margin:
                                                                                                     For loan in IDR, up to 1 year: 0.375% p.a. more than 1 year up to 2 years: 1.00% p.a
                                                                                                     more than 2 years up to 4 years: 1.20% p.a.
                                                                                                     For loan in USD and/or JPY, up to 1 year: 1.10% p.a.
                                                                                                     more than 1 year up to 2 years: 1.40% p.a
                                                                                                     more than 2 years up to 4 years: 1.65% p.a.

   MUFG Bank Ltd.,                   Fasilitas modal kerja/      Clean      Rp       1.000.000.000   Suku bunga akan dibebankan atas suatu pinjaman pada jangka waktu bunga                     31 Desember 2024/
   Cabang Jakarta/Jakarta Branch     Working capital facility                                        dan mata uang tertentu                                                                     December 31, 2024
                                                                                                     USD - bunga referensi + margin yang berlaku
                                                                                                     JPY - JBA TIBOR + margin yang berlaku
                                                                                                     IDR - biaya pendanaan + marjin yang berlaku
                                                                                                     Margin yang berlaku:
                                                                                                     Untuk pinjaman dalam rupiah, sampai dengan 1 tahun : 0,65% per tahun.
                                                                                                     lebih dari 1 tahun sampai dengan 2 tahun: 1,30% per tahun
                                                                                                     lebih dari 2 tahun sampai dengan 3 tahun: 1,47% per tahun
                                                                                                     Untuk pinjaman dalam USD dan/atau JPY, sampai dengan tahun: 1,25% per tahun
                                                                                                     lebih dari 1 tahun sampai dengan 2 tahun: 1,65% per tahun/
                                                                                                     lebih dari 2 tahun sampai dengan 3 tahun: 1,95% per tahun
                                                                                                     Interest rate shall be charged over a loan for the relevant interest period and currency
                                                                                                     USD - reference rate + applicable margin
                                                                                                     JPY - JBA TIBOR + applicable margin
                                                                                                     IDR - COF + applicable margin
                                                                                                     Applicable margin:
                                                                                                     For loan in IDR, up to 1 year: 0.65% p.a. More than 1 year up to 2 years: 1.30% p.a
                                                                                                     more than 2 years up to 3 years: 1.47% p.a
                                                                                                     For loan in USD and/or JPY, up to 1 year: 1.25% p.a.
                                                                                                     more than 1 year up to 2 years: 1.65% p.a
                                                                                                     more than 2 years up to 3 years: 1.95% p.a

   PT Bank Mizuho Indonesia          Fasilitas modal kerja/     Guarantee   Rp       1.500.000.000   Biaya pendanaan + 0,3% untuk penarikan menggunakan mata uang                               31 Desember 2024/
                                     Working capital facility                                        Rupiah dan Dolar Amerika Serikat/Cost of Fund + 0.3% for drawdown                          December 31, 2024
                                                                                                     using Rupiah and US$ currency

   PT Bank Mizuho Indonesia          Fasilitas modal kerja/      Clean      Rp         950.000.000   Biaya pendanaan + 0,6% untuk penarikan menggunakan mata uang                               31 Desember 2024/
                                     Working capital facility                                        Rupiah dan Dolar Amerika Serikat/Cost of Fund + 0.6% for drawdown                          December 31, 2024
                                                                                                     using Rupiah and US$ currency

   PT Bank BTPN Tbk.                 Fasilitas modal kerja/     Guarantee   Rp       1.825.000.000   Biaya Pendanaan + 0,375%/                                                                  31 Desember 2024/
                                     Working capital facility                                        Cost of Fund + 0.375%                                                                      December 31, 2024

   PT Bank BTPN Tbk.                 Fasilitas modal kerja/      Clean      Rp       1.000.000.000   Biaya Pendanaan + 1,10%/                                                                   31 Desember 2024/
                                     Working capital facility                                        Cost of Fund + 1.10%                                                                       December 31, 2024

   Citibank, N.A., Cabang Jakarta/   Fasilitas modal kerja/     Guarantee   Rp       1.850.000.000   Sesuai dengan tingkat bunga yang diberitahukan oleh bank/                                  31 Desember 2024/
   Jakarta Branch                    Working capital facility                                        At the rates notified by the bank                                                          December 31, 2024

   Citibank, N.A., Cabang Jakarta/   Fasilitas modal kerja/      Clean      Rp         500.000.000   Sesuai dengan tingkat bunga yang diberitahukan oleh bank/                                  7 April 2024/
   Jakarta Branch                    Working capital facility                                        At the rates notified by the bank                                                          April 7, 2024

   Citibank, N.A., Cabang Jakarta/   Cerukan/                   Guarantee   Rp          50.000.000   Sesuai dengan tingkat bunga yang diberitahukan oleh bank/                                  1 November 2024/
   Jakarta Branch                    Overdraft                                                       At the rates notified by the bank                                                          November 1, 2024
                                                                 Clean      Rp          38.000.000   Biaya Pendanaan + 0,75%/                                                                   31 Januari 2024/
                                                                                                     Cost of Fund + 0.75 %                                                                      January 31, 2024




                                                                                           285
Page 310
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                                                                                 PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                                                           FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                                                                        DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

                                                                                           Batas kredit
                                                                                         (dalam ribuan
                                                                                        mata uang asli)/
                                                                                            Credit limit
                      Bank/                         Fasilitas/          Basis/            (in thousand                                                       Bunga/                                           Tanggal jatuh tempo/
                      Bank                           Facility           Base            original amount)                                                    Interest                                               Due date

   Sumitomo Mitsui Trust Bank Ltd.,        Fasilitas modal kerja/     Guarantee   US$               20.000    Biaya Pendanaan + 0,67% untuk pinjaman dalam Dolar Amerika Serikat                           31 Desember 2024/
   Cabang Singapura/Singapore Branch       Working capital facility                                           dengan tenor sampai dengan 1 tahun dan Biaya Pendanaan + 0,84%                               December 31, 2024
                                                                                                              untuk pinjaman dalam Dolar Amerika Serikat dengan tenor lebih dari 1 tahun
                                                                                                              sampai dengan 2 tahun.
                                                                                                              Untuk pinjaman dalam Rupiah untuk seluruh jangka waktu bunga yang
                                                                                                              berlaku adalah suku bunga per tahun sebagaimana disetujui bersama
                                                                                                              oleh Debitur dan Bank/
                                                                                                              COF + 0.67% for USD loan with a tenure up to 1 year and COF + 0.84%
                                                                                                              for USD loan with a tenure over 1 year and up to 2 years
                                                                                                              For Loan IDR For All Interest Period applicable thereto shall be at the rate
                                                                                                              per annum as mutually agreed to by both the Borrower and the Bank

   Bank of America N.A., Cabang Jakarta/   Fasilitas modal kerja/      Clean      US$        52.000 atau/or   Akan ditentukan pada saat penarikan                                                          1 November 2024/
   Jakarta Branch                          Working capital facility               Rp          624.000.000     To be determined at the time of utilization                                                  November 1, 2024

   PT Bank ANZ Indonesia                   Fasilitas modal kerja/     Guarantee   Rp          500.000.000     Disetujui oleh Bank dan Perusahaan/                                                          31 Desember 2024/
                                           Working capital facility                                           To be mutually agreed by Bank and Company                                                    December 31, 2024

   PT Bank HSBC Indonesia                  Fasilitas modal kerja/      Clean      US$       10.000 atau/or    Biaya pendanaan + 1.75% untuk penarikan dalam Dolar Amerika Serikat                          30 Juni 2024/
                                           Working capital facility               Rp          150.000.000     dan Rupiah/                                                                                  June 30, 2024
                                                                                                              Cost of Fund + 1.75% for drawdown using US$ and Rupiah currency

                                           Fasilitas modal kerja/     Guarantee   US$       20.000 atau/or    Biaya pendanaan + 1.5% untuk penarikan dalam Dolar Amerika Serikat                           30 Juni 2024/
                                           Working capital facility               Rp           300.000.000    dan biaya pendanaan + 1.75% untuk penarikan dalam Rupiah/                                    June 30, 2024
                                                                                                              Cost of Fund + 1.5% for drawdown using US$ currency
                                                                                                              and Cost of Fund + 1.75% for drawdown using Rupiah currency

                                           Cerukan/                   Guarantee   Rp           20.000.000     Untuk fasilitas cerukan: bunga pinjaman dari bank - 2%/                                      30 Juni 2024/
                                           Overdraft                                                          For overdraft facility: bank's best lending rate - 2%                                        June 30, 2024

   Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta/       Fasilitas modal kerja/     Guarantee   US$               55.000    Biaya pendanaan + 0.7%/                                                                      31 Oktober 2024/
   Jakarta Branch                          Working capital facility                                           Cost of Fund + 0.7%                                                                          October 31, 2024

                                           Fasilitas modal kerja/      Clean      US$               20.000    Bunga akan dikenakan pada rate yang dapat ditentukan oleh bank                               31 Oktober 2024/
                                           Working capital facility                                           dari waktu ke waktu/Interest shall be charged at a rate as may be                            October 31, 2024
                                                                                                              determined by bank from time to time

   PT Bank Central Asia Tbk                Fasilitas modal kerja/     Guarantee   Rp          150.000.000     Berdasarkan negosisasi sebelum tanggal penarikan/                                            21 Januari 2024/
                                           Working capital facility                                           Based on the negotiation prior to the drawdown date                                          January 21, 2024

                                           Cerukan/                   Guarantee   Rp            30.000.000    9.5% p.a                                                                                     21 Januari 2024/
                                           Overdraft                                                                                                                                                       January 21, 2024

                                           Fasilitas modal kerja/      Clean      Rp          150.000.000     Berdasarkan negosisasi sebelum tanggal penarikan/                                            21 Januari 2024/
                                           Working capital facility                                           Based on the negotiation prior to the drawdown date                                          January 21, 2024

   PT Bank Victoria Internasional, Tbk,    Fasilitas modal kerja/      Clean      Rp          250.000.000     Sesuai suku bunga pasar yang berlaku dan yang akan disepakati pada                           24 Mei 2024/
   Cabang Jakarta/Jakarta Branch           Working capital facility                                           saat penarikan fasilitas                                                                     May 24, 2024
                                                                                                              In accordance with the prevailing market interest rate, which will be agreed
                                                                                                              upon at the time of withdrawal of the facility.

                                           Fasilitas modal kerja/      Clean      Rp          100.000.000     Sesuai suku bunga pasar yang berlaku dan yang akan disepakati pada                           24 Mei 2024/
                                           Working capital facility                                           saat penarikan fasilitas                                                                     May 24, 2024
                                                                                                              In accordance with the prevailing market interest rate, which will be agreed
                                                                                                              upon at the time of withdrawal of the facility.

   Bank Standard Chartered Indonesia,      Fasilitas modal kerja/     Guarantee   Rp          350.000.000     Akan diberitahukan sebelum pencairan                                                         31 Agustus 2024/
   Cabang Jakarta/Jakarta Branch           Working capital facility                                           To be advised prior to drawdown                                                              August 31, 2024

                                                                       Clean      Rp           93.000.000     Akan diberitahukan sebelum pencairan                                                         31 Agustus 2024/
                                                                                                              To be advised prior to drawdown                                                              August 31, 2024

   PT Bank Victoria Syariah                Fasilitas modal kerja/      Clean      Rp           40.000.000     Suku bunga pasar dan berdasarkan negosiasi pada saat penarikan/                              31 Agustus 2024/
                                           Working capital facility                                           At market rate and based on negotiation at drawdown                                          August 31, 2024

   PT Bank CIMB Niaga Tbk                  Fasilitas modal kerja/      Clean      Rp          200.000.000     Fasilitas Pinjaman Tetap : indikasi sebesar 6,75% p.a (bunga tetap);                         8 Agustus 2024/
                                           Working capital facility                                           Bunga yang akan disepakati pada saat penarikan                                               August 8, 2024
                                                                                                              Fasilitas Pembiayaan Modal Kerja iB: Akan ditentukan sebelum penarikan dan
                                                                                                              dicantumkan dalam Penarikan
                                                                                                              Fixed Loan Facility: indicative of 6.75% p.a (fixed rate); Interest to be agreed at the
                                                                                                              time of drawdown
                                                                                                              Working Capital iB Financing Facility: Will be determined before withdrawal and
                                                                                                              listed in the Withdrawal

   PT Bank Central Asia Syariah            Fasilitas modal kerja/      Clean      Rp           100.000.000    Suku Bunga ditentukan sesuai Expected Financing Return Bank                                  30 November 2024/
                                           Working capital facility                                           The Interest rate is determined according to the Bank's Expected                             November 30, 2024
                                                                                                              Financing Return

   PT Bank Muamalat Indonesia Tbk          Fasilitas modal kerja/      Clean      Rp           100.000.000    Nisbah Bagi Hasil akan ditentukan pada saat penarikan dengan eqv. rate 6% p.a                19 Maret 2024/
                                           Working capital facility                                           Profit Sharing Ratio will be determined at the time of drawdown with eqv. rate 6% p.a        March 19, 2024

   PT Bank Maybank Indonesia Tbk           Fasilitas modal kerja/      Clean      Rp           500.000.000    1 tahun: 7.3% p.a. 2 tahun: 7.7% p.a. 3 tahun: 8.1% p.a.                                       21 Februari 2024/
                                           Working capital facility                                           Suku bunga di atas bersifat indicative dan dapat disesuaikan pada saat pencairan.              February 21, 2024
                                                                                                              1 year: 7.3% p.a. 2 years: 7.7% p.a. 3 years: 8.1% p.a.
                                                                                                              The interest rates shown above are indicative and can be adjusted at the time of disbursement.

                                           Fasilitas modal kerja/      Clean      Rp           750.000.000    2 tahun: 7.95% p.a. 3 tahun: 8.1% p.a.                                                         15 Desember 2024/
                                           Working capital facility                                           Suku bunga di atas bersifat indicative dan dapat disesuaikan pada saat pencairan.              December 15, 2024
                                                                                                              2 years: 7.95% p.a. 3 years: 8.1% p.a.
                                                                                                              The interest rates shown above are indicative and can be adjusted at the time of disbursement.

   PT Bank Digital BCA                     Fasilitas modal kerja/      Clean      Rp          100.000.000     7.15% p.a., tetap selama jangka waktu./                                                      21 Desember 2024/
                                           Working capital facility                                           7.15% p.a., fixed during the Term                                                            December 21, 2024




                                                                                                  286
Page 311
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                              PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                        FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                     DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Sampai dengan tanggal laporan keuangan,                       As of the issuance date of the financial statements, the
   perusahaan     telah     mendapatkan fasilitas                Company has obtained extension facilities from the
   perpanjangan dari bank berikut ini:                           following banks:

   x PT Bank Central Asia Tbk (Guarantee) fasilitas              x PT Bank Central Asia Tbk (Guarantee) working
     modal kerja sebesar Rp 150.000.000 ribu, efektif              capital facility of Rp 150,000,000 thousand,
     sampai dengan tanggal 16 Juli 2024.                           effective until July 16, 2024.

   x PT Bank Central Asia Tbk (Guarantee) fasilitas              x PT Bank Central Asia Tbk (Guarantee) overdraft
     cerukan sebesar Rp 30.000.000 ribu, efektif                   facility of Rp 30,000,000 thousand, effective until
     sampai dengan tanggal 16 Juli 2024.                           July 16, 2024.

   x PT Bank Central Asia Tbk (Clean) fasilitas cerukan          x PT Bank Central Asia Tbk (Clean) working capital
     sebesar Rp 150.000.000 ribu, efektif sampai                   facility of Rp 150,000,000 thousand, effective until
     dengan tanggal 16 Juli 2024.                                  July 16, 2024.

   x Berdasarkan amandemen perjanjian kredit                     x Based on amendment to credit agreement No. 042
     No. 042 tanggal 4 April 2024, terdapat                        dated 4 April 2024, there is an additional working
     penambahan fasilitas modal kerja dari PT Bank                 capital facility from PT Bank BTPN Tbk (Clean),
     BTPN Tbk (Clean), menjadi sebesar Rp                          amounting to Rp 1,200,000,000 thousand, effective
     1.200.000.000 ribu, efektif sampai dengan 31                  until December 31, 2024.
     Desember 2024.

   x PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Clean), fasilitas           x PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Clean), working
     modal kerja sebesar Rp 100.000.000 ribu, efektif              capital facility of Rp 100,000,000 thousand,
     sampai dengan tanggal 29 Juni 2024.                           effective until June 29, 2024.

   x Citibank, N.A., Cabang Jakarta (Clean), fasilitas           x Citibank, N.A., Jakarta Branch (Clean), working
     modal kerja sebesar Rp 500.000.000 ribu, efektif              capital facility of Rp 500,000,000 thousand,
     sampai dengan tanggal 7 April 2025.                           effective until April 7, 2025.

   x Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan                 x Based on Credit Approval Notification Letter
     Kredit      (“SPPK”)       No.     056/BOI/IV/202             (“SPPK”) No. 056/BOI/IV/202 on April 18 2024, the
     tanggal 18 April 2024, Perusahaan menerima                    Company received a working capital facility from
     fasilitas modal kerja dari PT Bank Oke Indonesia              PT Bank Oke Indonesia Tbk (Clean) amounting to
     Tbk (Clean) sebesar Rp 250.000.000 ribu, efektif              Rp 250,000,000 thousand, effective from
     pada tanggal 22 April 2024 sampai dengan                      April 22, 2024 to October 22, 2024, and working
     tanggal 22 Oktober 2024, dan fasilitas modal kerja            capital facility amounting to Rp 250,000,000
     sebesar Rp 250.000.000 ribu, efektif pada tanggal             thousand, effective on April 22, 2024 to April 22,
     22 April 2024 sampai dengan tanggal 22 April                  2025, at rates 7,75% per annum for each working
     2025 dengan tingkat bunga 7.75% per tahun untuk               capital facility.
     masing-masing fasilitas modal kerja.

   x Sampai dengan tanggal pelaporan ini, fasilitas              x Up to the date of these financial statements, loan
     pinjaman    dari    Citibank (Clean) sebesar                  facility from Citibank (Clean) amounting to
     Rp 38.000.000 ribu tidak diperpanjang, dan tidak              Rp 38,000,000 thousand is not extended and there
     terdapat saldo terutang atas fasilitas pinjaman ini           is no outstanding balance of this loan facility as of
     pada tanggal 31 Desember 2023.                                December 31, 2023.

   x Sampai dengan tanggal pelaporan ini, fasilitas              x Up to the date of these financial statements, loan
     pinjaman dari PT Bank Maybank Indonesia Tbk                   facility from PT Bank Maybank Indonesia Tbk
     (Clean) sebesar Rp 500.000.000 ribu sudah                     (Clean) amounting to Rp 500,000,000 thousand
     dicairkan seluruhnya. Terdapat saldo pinjaman                 already fully drawn. There is loan outstanding from
     atas         fasilitas      ini       sebesar                 this facility amounting to Rp 500,000,000 thousand
     Rp      500.000.000    ribu     pada   tanggal                as of December 31, 2023.
     31 Desember 2023.

   Utang bank digunakan oleh Perusahaan untuk modal              The Company’s bank loans are used for Company’s
   kerja Perusahaan.                                             working capital.




                                                           287
Page 312
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                          PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                    FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                 DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Fasilitas pinjaman dengan MUFG Bank Ltd., dan                          The loan facilities with MUFG Bank Ltd., and
   PT Bank Mizuho Indonesia mencakup persyaratan                          PT Bank Mizuho Indonesia contain covenants which
   Perusahaan diharuskan untuk menjaga porsi                              the Company is required to maintain stock ownership
   kepemilikan saham oleh Mitsui & Co. Ltd., Jepang,                      of Mitsui & Co. Ltd., Japan, and/or JA Mitsui Leasing
   dan/atau JA Mitsui Leasing Ltd., dan/atau Yamaha                       Ltd., and/or Yamaha Motor Co. Ltd., either direct or
   Motor Co. Ltd., baik secara langsung maupun tidak                      indirect at least 51% from total paid in capital.
   langsung sekurang-kurangnya 51% dari total modal
   disetor.

   Fasilitas pinjaman dengan PT Bank BTPN Tbk                             The loan facilities with PT Bank BTPN Tbk contain
   mencakup persyaratan Perusahaan diharuskan untuk                       covenants which the Company is required to maintain
   menjaga porsi kepemilikan saham oleh Mitsui & Co.                      stock ownership of Mitsui & Co. Ltd., Japan, and/or JA
   Ltd., Jepang, dan/atau JA Mitsui Leasing Ltd.,                         Mitsui Leasing Ltd., and/or Yamaha Motor Co. Ltd.,
   dan/atau Yamaha Motor Co. Ltd., dan/atau                               and/or PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing
   PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing baik                           either direct or indirect at least 51% from total paid in
   secara langsung maupun tidak langsung sekurang-                        capital.
   kurangnya 51% dari total modal disetor.

   Fasilitas pinjaman dengan Deutsche Bank AG,                            The loan facilities with Deutsche Bank AG, Jakarta
   Cabang Jakarta, Bank Standard Chartered                                Branch, Bank Standard Chartered Indonesia, PT Bank
   Indonesia, PT Bank HSBC Indonesia, PT Bank                             HSBC Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank
   Central Asia Tbk, PT Bank ANZ Indonesia, PT Bank                       ANZ Indonesia, PT Bank Victoria Internasional, Tbk,
   Victoria Internasional, Tbk, Bank of America N.A.,                     Bank of America N.A., Jakarta Branch, PT Bank
   Cabang Jakarta, PT Bank Victoria Syariah, PT Bank                      Victoria Syariah, PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank
   CIMB Niaga Tbk, PT Bank BCA Syariah, PT Bank                           BCA Syariah, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, PT
   Muamalat Indonesia Tbk, PT Bank Maybank                                Bank Maybank Indonesia Tbk contain covenants
   Indonesia Tbk mencakup persyaratan Perusahaan                          which the Company is required to maintain stock
   diharuskan untuk menjaga porsi kepemilikan saham                       ownership of Mitsui & Co. Ltd., Japan, and/or JA Mitsui
   oleh Mitsui & Co. Ltd., Jepang, dan/atau JA Mitsui                     Leasing Ltd., and/or Yamaha Motor Co. Ltd., and/or PT
   Leasing Ltd., dan/atau Yamaha Motor Co. Ltd., dan                      Yamaha Indonesia Motor Manufacturing either direct
   PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing baik                           or indirect at least 67% from total paid in capital.
   secara langsung maupun tidak langsung sekurang-
   kurangnya 67% dari total modal disetor.

   Perusahaan dilarang mengadakan transaksi untuk                         The company shall not enter into a transaction to sell,
   menjual, menyewakan, mengalihkan atau melepas                          lease, transfer or otherwise dispose of any assets
   asetnya yang diperkirakan memiliki dampak yang                         which might be expected to have a material adverse
   merugikan secara material, kecuali dalam rangka                        effect unless in the general course of business of the
   kegiatan   usaha    normal     Perusahaan      dan                     Company and maintain certain financial ratios.
   mempertahankan rasio - rasio keuangan tertentu.

   Perusahaan telah mematuhi semua persyaratan yang                       The Company has complied with all covenants
   disebutkan dalam perjanjian pinjaman.                                  mentioned in loan agreements.

   Rata-rata tertimbang suku bunga efektif pinjaman                       Weighted average effective interest rate of loans in
   untuk 31 Desember 2023 adalah 6,87% (2022:                             December 31, 2023 is 6.87% (2022: 4.38%).
   4,38%).

   Utang bank memiliki suku bunga tetap maupun                            Bank loans are arranged at both fixed and floating
   variabel, sehingga Perusahaan terpapar risiko suku                     interest rates, thus, exposing the Company to fair
   bunga atas nilai wajar (fair value interest rate risk) dan             value interest rate risk and cash flow interest rate risk.
   risiko suku bunga atas arus kas (cash flow interest
   rate risk).

   Nilai tercatat pada biaya perolehan diamortisasi dari                  Carrying amount at amortized cost of the bank loans
   utang bank adalah sebagai berikut:                                     are as follows:

                                                   31 Desember/       31 Desember/
                                                   December 31,       December 31,
                                                       2023               2022
                                                      Rp '000            Rp '000

   Utang bank                                       5.687.175.480     6.381.483.149    Bank loan
   Bunga yang masih harus dibayar (Catatan 17)        108.768.858       108.074.143    Accrued interest (Note 17)

   Jumlah                                           5.795.944.338     6.489.557.292    Total




                                                                288
Page 313
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                          PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                    FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                 DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

15. UTANG PAJAK                                                      15. TAXES PAYABLE

                                                  31 Desember/        31 Desember/
                                                  December 31,        December 31,
                                                      2023                2022
                                                     Rp '000             Rp '000
    Pajak yang dipungut                                                                 Withholding taxes
      Pasal 21                                         4.957.747          4.818.019       Article 21
      Pasal 23                                         1.227.564          1.451.391       Article 23
      Pasal 4 ayat 2                                     224.574            435.574       Article 4(2)
    Pajak penghasilan                                                                   Corporate income taxes
      Pasal 25                                        10.261.948         17.508.608       Article 25
      Pasal 29 (Catatan 27)                           34.991.124         62.296.551       Article 29 (Note 27)
    Pajak pertambahan nilai - bersih                   2.861.237          1.167.573     Value added tax - net
    Jumlah                                            54.524.194         87.677.716     Total


16. UTANG LAIN-LAIN                                                  16. OTHER ACCOUNTS PAYABLE

                                                  31 Desember/       31 Desember/
                                                  December 31,       December 31,
                                                      2023               2022
                                                     Rp '000            Rp '000

    Utang kepada dealer                              215.566.850        162.559.008     Dealer payables
    Utang asuransi                                    33.889.525         45.798.377     Insurance payables
    Uang jaminan pelanggan                            21.221.991         15.713.066     Customers' deposit
    Denda administrasi pajak                                                            Tax administration penalty
      PPh badan FY2012 (Catatan 35)                     -                11.378.582        corporate income tax FY2012 (Note 35)
    Lain-lain                                               19.854            7.193     Others
    Jumlah                                           270.698.220        235.456.226     Total

   Utang kepada dealer merupakan utang kepada                            Dealer payables represent payable to motor-vehicle
   dealer   kendaraan    bermotor     (pihak   ketiga)                   dealer (third parties) in connection with the financing
   sehubungan dengan kegiatan pembiayaan yang tidak                      activities which do not bear interest and has no
   dikenakan bunga dan tidak memiliki jangka waktu                       repayment terms, which usually pay within two and
   pembayaran yang tertulis, yang biasanya dibayarkan                    three days.
   dalam waktu dua sampai tiga hari.
   Utang lain-lain lainnya terutama merupakan utang                      Other payables mainly represent payable to third
   kepada pihak ketiga sehubungan dengan biaya                           parties in relation with employee gathering expenses,
   pertemuan karyawan, servis mobil, dan biaya                           car services, and branch control expenses.
   pengawasan cabang.

17. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR                                   17. ACCRUED EXPENSES
                                                  31 Desember/       31 Desember/
                                                  December 31,       December 31,
                                                      2023               2022
                                                     Rp '000            Rp '000

    Utang bunga dari pinjaman bank (Catatan 14)     108.768.858        108.074.143     Interest from bank loans (Note 14)
    Komisi                                           51.211.183         37.748.446     Commission
    Utang bunga obligasi                             34.452.666         22.830.779     Interest bonds
    Bonus                                            30.284.476         64.082.932     Bonus
    Hiburan                                          18.070.933         38.207.964     Entertainment
    Jasa profesional                                 16.555.741         19.949.250     Professional fee
    Klaim asuransi untuk pelanggan                    9.576.811          5.047.310     Insurance claim to customers
    Perangkat lunak                                   6.166.579         12.388.889     Software
    Perbaikan dan pemeliharaan                        4.808.336          5.078.037     Repairs and maintenance
    Komunikasi dan internet                           2.269.184          5.659.049     Communication and internet
    Jaminan fidusia                                   2.291.236          1.461.420     Fiducia
    Pengaturan pinjaman dan penjaminan                                                 Loan arrangement and guarantee fees
      (Catatan 34)                                    1.211.524          2.419.717        (Note 34)
    Dana sosial Perusahaan                            1.201.565          2.705.631     Company's social fund
    Lain-lain                                        27.541.363         34.588.321     Others
    Jumlah                                          314.410.455        360.241.888     Total




                                                              289
Page 314
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                          PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                    FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                 DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Biaya yang masih harus dibayar lainnya terutama                          Other accrued costs mainly represent debts to third
   merupakan utang kepada pihak ketiga yang belum                           parties which invoices have not been received in
   diterima tagihannya sehubungan dengan biaya                              relation with promotion costs, shipping costs, gift
   promosi, biaya pengiriman, pembelian hadiah,                             purchases, training and other operational costs.
   pelatihan, dan biaya operasional lainnya.

18. UTANG OBLIGASI                                                      18. BONDS PAYABLE

                                                     31 Desember/       31 Desember/
                                                     December 31,       December 31,
                                                         2023               2022
                                                       Rp '000             Rp '000
   Obligasi Berkelanjutan I Tahap II                                                          Sustainable Bond I Phase II
   Seri B                                              725.000.000         725.000.000        Series B

   Obligasi Berkelanjutan I Tahap III                                                         Sustainable Bond I Phase III
   Seri B                                              625.000.000         625.000.000        Series B

   Obligasi Berkelanjutan I Tahap IV                   500.000.000         500.000.000        Sustainable Bond I Phase IV

   Obligasi Berkelanjutan I Tahap V                    775.000.000         775.000.000        Sustainable Bond I Phase V

   Obligasi Berkelanjutan II Tahap I                                                          Sustainable Bond II Phase I
   Seri A                                                  -                88.500.000        Series A
   Seri B                                               11.500.000          11.500.000        Series B

   Obligasi Berkelanjutan II Tahap II                                                         Sustainable Bond II Phase II
   Seri A                                                  -               655.000.000        Series A
   Seri B                                              545.000.000         545.000.000        Series B
   Obligasi Berkelanjutan II Tahap III                                                        Sustainable Bond II Phase III
   Seri A                                              401.000.000            -               Series A
   Seri B                                              841.000.000            -               Series B

   Obligasi Berkelanjutan II Tahap IV                  458.000.000            -               Sustainable Bond II Phase IV

   Obligasi Berkelanjutan I Tahap I                         -              100.000.000        Sustainable Bond I Phase I

   Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I                                                           Sustainable Sukuk Mudharabah I
     Tahap I                                                -               15.000.000        Phase I
     Tahap II                                                                                 Phase II
       Seri B                                               -              112.000.000          Series B

   Jumlah                                            4.881.500.000       4.152.000.000        Total

   Biaya perolehan pinjaman yang
     belum diamortisasi                                  (7.812.557)       (10.725.771)       Unamortized transaction costs

   Bersih                                            4.873.687.443       4.141.274.229        Net

   Dikurangi bagian yang jatuh tempo
     dalam satu tahun                                (2.251.000.000)      (970.500.000)       Less current maturity

   Bagian jangka panjang                             2.622.687.443       3.170.774.229        Long-term portion


   Obligasi Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap                       Sustainable Bond I Bussan Auto Finance Phase I year
   I tahun 2020                                                             2020

   Pada bulan Juli 2020, Perusahaan melakukan                               In July 2020, the Company held a bond offering called
   penawaran umum obligasi bernama "Obligasi                                "Sustainable Bond I Bussan Auto Finance Phase I
   Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap I tahun                        year 2020". The transaction costs associated with the
   2020". Biaya transaksi yang terkait dengan                               issuance of these bonds are Rp 2,523,833 thousand,
   penerbitan obligasi ini adalah sebesar Rp 2.523.833                      this transaction cost included the transaction cost with
   ribu, biaya tersebut termasuk biaya penerbitan                           the issuance of the Sustainable Bond I Busan Auto
   Obligasi Berkelanjutan I Busan Auto Finance Tahap I                      Finance Phase I year 2020. All funds obtained will be
   tahun 2020. Seluruh dana yang diperoleh akan                             used for the Company's working capital. These bonds
   digunakan untuk modal kerja Perusahaan. Obligasi                         are issued scripless and are offered at their principal
   ini diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan sebesar                      value as below:
   nilai pokoknya sebagai berikut:

                                         Pokok/Principal        Jangka waktu/Term         Bunga/Interest
                                          100.000.000.000          3 tahun/years             8,25%




                                                                 290
Page 315
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                          FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                       DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet              Bond payments are made in full (bullet payment) when
   payment) saat jatuh tempo. Bunga obligasi terutang              due. Bond interest is payable every three months from
   setiap tiga bulan mulai dari 4 November 2020 sampai             November 4, 2020 to August 4, 2023. Purchases of
   dengan 4 Agustus 2023. Pembelian obligasi dapat                 bonds can be made after one year from the date of
   dilakukan setelah satu tahun dari tanggal penjatahan            allotment based on market prices.
   berdasarkan harga pasar.

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak sebagai wali            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk act as trustee. At the
   amanat. Pada saat diterbitkan, Obligasi tersebut                time of issuance, the Bond received the AAA(idn) Fitch
   mendapatkan AAA(idn) Fitch rating dan tercatat pada             rating and was listed on the Indonesia Stock Exchange
   Bursa Efek Indonesia pada 5 Agustus 2020. Obligasi              on August 5, 2020. The bonds are guaranteed by the
   ini dijamin dengan piutang performing Perusahaan                Company's performing receivables amounting to 50%
   sebesar 50% (lima puluh persen) dari nilai pokok                (fifty percent) of the principal value of the bonds.
   obligasi.

   Pembatasan-pembatasan penting yang diatur dalam                 Important restrictions stipulated in the agreement are:
   perjanjian adalah:

   1.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,               1.   Without written approval from trustee, the
        Perusahaan dilarang melakukan pembayaran                        Company is not permitted to make dividend
        dividen pada tahun buku dimana Perusahaan                       payment in the fiscal year where the Company is
        lalai dalam melakukan pembayaran bunga atau                     absent to make payment on the interest and/or
        pokok yang terutang.                                            principal due.

   2.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,               2.   Without the written consent of the trustee, the
        Perusahaan dilarang memberikan pinjaman atau                    Company is prohibited from providing loans or
        kredit kepada afiliasi, kecuali atas pinjaman yang              loans to affiliates, except for loans that have
        telah ada sebelum perjanjian dengan wali                        existed before the agreement with trustee and
        amanat dan pinjaman dalam rangka kegiatan                       loans relates with the Company’s normal
        operasional Perusahaan.                                         operation.

   3.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,               3.   Without written approval from the trustee, the
        Perusahaan dilarang menjual, mentransfer atau                   Company is prohibited from selling, transferring all
        mengalihkan seluruh atau sebagian dari harta                    or part of its assets, either one by one or any
        kekayaannya, baik satu persatu ataupun jumlah                   transfer amounting to 30% (thirty percent) or more
        pengalihan sebesar 30% (tiga puluh persen) atau                 of the Company's total assets, except for the
        lebih dari total aset Perusahaan, kecuali dalam                 Company's operational activities.
        rangka kegiatan operasional Perusahaan.

   4.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,               4.   Without the written consent of the trustee, the
        Perusahaan dilarang melakukan penggabungan,                     Company is prohibited to merge, consolidated
        konsolidasi, dan peleburan dengan perusahaan                    and amalgamate with other companies except it is
        lain kecuali sepanjang yang dilakukan pada                      carried out in the same business and does not
        bidang usaha yang sama dan tidak mempunyai                      have a negative impact on the Company's
        dampak negatif terhadap jalannya usaha                          business and does not affect the Company's
        Perusahaan      serta   tidak  mempengaruhi                     ability to make principal payments and/or bond
        kemampuan Perusahaan dalam melakukan                            interest.
        pembayaran pokok obligasi dan/atau bunga
        obligasi.

   Perusahaan telah mematuhi semua persyaratan yang                The Company has complied with all covenants
   disebutkan dalam perjanjian.                                    mentioned in the agreements.

   Pada tanggal 4 Agustus 2023, Perusahaan telah                   On August 4, 2023, the Company has fully paid the
   melakukan pelunasan atas seluruh pokok pinjaman                 principal of Sustainable Bond I Phase I year 2020
   utang Obligasi Berkelanjutan I Tahap I tahun 2020               amounting to Rp 100,000,000 thousand.
   sebesar Rp 100.000.000 ribu.




                                                             291
Page 316
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                  PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                            FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                         DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Bussan Auto                      Sustainable Sukuk Mudharabah I Bussan Auto
   Finance tahap I tahun 2020                                        Finance Phase I year 2020

   Pada bulan Juli 2020, Perusahaan melakukan                        In July 2020, the Company held a sukuk offering called
   penawaran     umum     sukuk    bernama     "Sukuk                "Sustainable Sukuk Mudharabah I Bussan Auto
   Mudharabah Berkelanjutan I Bussan Auto Finance                    Finance Phase I year 2020". The transaction costs
   Tahap I tahun 2020". Biaya transaksi yang terkait                 associated with the issuance of these sukuk
   dengan penerbitan sukuk mudharabah ini adalah                     mudharabah are Rp 2,523,833 thousand, this
   sebesar Rp 2.523.833 ribu, biaya tersebut termasuk                transaction cost included the transaction cost with the
   biaya penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Bussan                  issuance of the Sustainable Bond I Busan Auto
   Auto Finance Tahap I tahun 2020. Seluruh dana yang                Finance Phase I year 2020. All funds obtained will be
   diperoleh akan digunakan untuk modal kerja                        used for the Company's working capital. These sukuk
   Perusahaan. Sukuk mudharabah ini diterbitkan tanpa                mudharabah are issued scripless and are offered at
   warkat dan ditawarkan sebesar nilai pokoknya                      their principal value as below:
   sebagai berikut:

                                                                                Bagi hasil/Profit
                                   Pokok/Principal       Jangka waktu/Term         sharing
                                     15.000.000.000         3 tahun/years            8,25%

   Pembayaran dana sukuk mudharabah dilakukan                        Fund sukuk Mudharabah payment are made in full
   secara penuh (bullet payment) saat jatuh tempo.                   (bullet payment) when due. Profit sharing income is
   Pendapatan bagi hasil dibayarkan setiap tiga bulan                payable every three months from November 4, 2020 to
   mulai dari 4 November 2020 sampai dengan                          August 4, 2023. Purchases of sukuk mudharabah can
   4 Agustus 2023. Pembelian sukuk mudharabah dapat                  be made after one year from the date of allotment
   dilakukan setelah satu tahun dari tanggal penjatahan              based on market prices.
   berdasarkan harga pasar.

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak sebagai wali              PT Bank Mandiri (Persero) Tbk act as trustee. At the
   amanat. Pada saat diterbitkan, sukuk tersebut                     time of issuance, the sukuk received the AAA(idn)
   mendapatkan AAA(idn) Fitch rating dan tercatat pada               Fitch rating and was listed on the Indonesia Stock
   Bursa Efek Indonesia pada 5 Agustus 2020. Sukuk ini               Exchange on August 5, 2020. The sukuk are
   dijamin dengan piutang performing Perusahaan                      guaranteed by the Company's performing receivables
   sebesar 50% (lima puluh persen) dari nilai pokok                  amounting to 50% (fifty percent) of the principal value
   sukuk.                                                            of the sukuk.

   Pembatasan-pembatasan penting yang diatur dalam                   Important restrictions stipulated in the agreement are:
   perjanjian adalah:

   1.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                1.    Without written approval from the trustee, the
        Perusahaan dilarang melakukan pembagian                           Company is prohibited from dividend distribution
        dividen pada tahun buku dimana Perusahaan                         in the financial year where the Company negligent
        lalai dalam melakukan pembayaran bunga atau                       in making payments of interest or principal owed.
        pokok yang terutang.
   2.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                 2.   Without the written consent of the trustee, the
        Perusahaan dilarang memberikan pinjaman atau                      Company is prohibited from providing loans or
        kredit kepada afiliasi, kecuali atas pinjaman yang                loans to affiliates, except for loans that have
        telah ada sebelum perjanjian dengan wali                          existed before the agreement with trustee and
        amanat dan pinjaman dalam rangka kegiatan                         loans relates with the Company’s normal
        operasional Perusahaan.                                           operations.

   3.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                 3.   Without written approval from the trustee, the
        Perusahaan dilarang menjual, mentransfer atau                     Company is prohibited from selling, transferring all
        mengalihkan seluruh atau sebagian dari harta                      or part of its assets, either one by one or any
        kekayaannya, baik satu persatu ataupun jumlah                     transfer amounting to 30% (thirty percent) or more
        pengalihan sebesar 30% (tiga puluh persen) atau                   of the Company's total assets, except for the
        lebih dari total aset Perusahaan, kecuali dalam                   Company's operational activities.
        rangka kegiatan operasional Perusahaan.




                                                             292
Page 317
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                     PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                               FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                            DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   4.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                    4.   Without the written consent of the trustee, the
        Perusahaan dilarang melakukan penggabungan,                          Company is prohibited to merge, consolidated
        konsolidasi, dan peleburan dengan perusahaan                         and amalgamate with other companies except it is
        lain kecuali sepanjang yang dilakukan pada                           carried out in the same business and does not
        bidang usaha yang sama dan tidak mempunyai                           have a negative impact on the Company's
        dampak negatif terhadap jalannya usaha                               business and does not affect the Company's
        Perusahaan      serta   tidak  mempengaruhi                          ability to make principal payments and/or bond
        kemampuan Perusahaan dalam melakukan                                 interest.
        pembayaran pokok obligasi dan/atau bunga
        obligasi.

   Perusahaan telah mematuhi semua persyaratan yang                     The Company has complied with all covenants
   disebutkan dalam perjanjian.                                         mentioned in the agreements.

   Pada tanggal 4 Agustus 2023, Perusahaan telah                        On August 4, 2023, the Company has fully paid the
   melakukan pelunasan atas seluruh pokok pinjaman                      principal of Sustainable Sukuk Mudharabah I Phase I
   utang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I tahap I                       year 2020 amounting to Rp 15,000,000 thousand.
   tahun 2020 sebesar Rp 15.000.000 ribu.

   Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Bussan Auto                         Sustainable Sukuk I Bussan Auto Finance Phase II
   Finance Tahap II tahun 2020                                          year 2020

   Pada bulan Oktober 2020, Perusahaan melakukan                        In October 2020, the Company held a sukuk offering
   penawaran      umum    sukuk     bernama    "Sukuk                   called " Sustainable Sukuk Mudharabah I Bussan Auto
   Mudharabah Berkelanjutan I Bussan Auto Finance                       Finance Phase II year 2020". The transaction costs
   Tahap II tahun 2020". Biaya transaksi yang terkait                   associated with the issuance of these sukuk
   dengan penerbitan sukuk mudharabah ini adalah                        mudharabah are Rp 1,361,350 thousand. All funds
   sebesar Rp 1.361.350 ribu. Seluruh dana yang                         obtained will be used for the Company's working
   diperoleh akan digunakan untuk modal kerja                           capital. These sukuk mudharabah are issued scripless
   Perusahaan. Sukuk mudharabah ini diterbitkan tanpa                   and are offered at their principal value, in 2 series,
   warkat dan ditawarkan sebesar nilai pokoknya, dalam                  namely:
   2 seri, yaitu:

                                                                                          Bagi hasil/
                     Seri/Series      Pokok/Principal           Jangka waktu/Term        Profit sharing
                          A             373.000.000.000            370 hari/days            5,75%
                          B             112.000.000.000            3 tahun/years            7,25%

   Pembayaran dana sukuk mudharabah dilakukan                           Fund sukuk mudharabah payments are made in full
   secara penuh (bullet payment) saat jatuh tempo.                      (bullet payment) when due. Profit sharing income is
   Pendapatan bagi hasil terutang setiap tiga bulan                     payable every three months from January 22, 2021 to
   mulai dari 22 Januari 2021 sampai dengan                             October 29, 2021 for series A sukuk mudharabah and
   29 Oktober 2021 untuk sukuk mudhrabah seri A dan                     October 22, 2023 for series B sukuk mudharabah.
   tanggal 22 Oktober 2023 untuk sukuk mudharabah                       Purchases of sukuk mudharabah can be made after
   seri B. Pembelian sukuk mudharabah dapat                             one year from the date of allotment based on market
   dilakukan setelah satu tahun dari tanggal penjatahan                 prices.
   berdasarkan harga pasar.

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak sebagai wali                 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk act as trustee. At the
   amanat. Pada saat diterbitkan, sukuk tersebut                        time of issuance, the sukuk received the AAA(idn)
   mendapatkan AAA(idn) Fitch rating dan tercatat pada                  Fitch rating and was listed on the Indonesia Stock
   Bursa Efek Indonesia pada 23 Oktober 2020. Sukuk                     Exchange on October 23, 2020. The sukuk are
   ini dijamin dengan piutang performing Perusahaan                     guaranteed by the Company's performing receivables
   sebesar 50% (lima puluh persen) dari nilai pokok                     amounting to 50% (fifty percent) of the principal value
   sukuk.                                                               of the sukuk.




                                                          293
Page 318
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                    PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                              FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                           DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Pembatasan-pembatasan penting yang diatur dalam                     Important restrictions stipulated in the agreement are:
   perjanjian adalah:

   1.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                   1.   Without written approval from trustee, the
        Perusahaan dilarang melakukan pembayaran                            Company is not permitted to make dividend
        dividen pada tahun buku dimana Perusahaan                           payment in the fiscal year where the Company is
        lalai dalam melakukan pembayaran bunga atau                         absent to make payment on the interest and/or
        pokok yang terutang.                                                principal due.

   2.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                   2.   Without the written consent of the trustee, the
        Perusahaan dilarang memberikan pinjaman atau                        Company is prohibited from providing loans or
        kredit kepada afiliasi, kecuali atas pinjaman yang                  loans to affiliates, except for loans that have
        telah ada sebelum perjanjian dengan wali                            existed before the agreement with trustee and
        amanat dan pinjaman dalam rangka kegiatan                           loans relates with the Company’s normal
        operasional Perusahaan.                                             operations.

   3.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                   3.   Without written approval from the trustee, the
        Perusahaan dilarang menjual, mentransfer atau                       Company is prohibited from selling, transferring all
        mengalihkan seluruh atau sebagian dari harta                        or part of its assets, either one by one or any
        kekayaannya, baik satu persatu ataupun jumlah                       transfer amounting to 30% (thirty percent) or more
        pengalihan sebesar 30% (tiga puluh persen) atau                     of the Company's total assets, except for the
        lebih dari total aset Perusahaan, kecuali dalam                     Company's operational activities.
        rangka kegiatan operasional Perusahaan.

   4.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                   4.   Without the written consent of the trustee, the
        Perusahaan dilarang melakukan penggabungan,                         Company is prohibited to merge, consolidated
        konsolidasi, dan peleburan dengan perusahaan                        and amalgamate with other companies except it is
        lain kecuali sepanjang yang dilakukan pada                          carried out in the same business and does not
        bidang usaha yang sama dan tidak mempunyai                          have a negative impact on the Company's
        dampak negatif terhadap jalannya usaha                              business and does not affect the Company's
        Perusahaan      serta   tidak  mempengaruhi                         ability to make principal payments and/or bond
        kemampuan Perusahaan dalam melakukan                                interest.
        pembayaran pokok obligasi dan/atau bunga
        obligasi.

   Perusahaan telah mematuhi semua persyaratan yang                    The Company has complied with all covenants
   disebutkan dalam perjanjian.                                        mentioned in agreements.

   Pada tanggal 29 Oktober 2021, Perusahaan telah                      On October 29, 2021, the Company has fully paid the
   melakukan pelunasan atas seluruh pokok pinjaman                     principal of Sustainable Sukuk Mudharabah I Phase II
   utang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap II                     Series A year 2020 amounting to Rp 373,000,000
   Seri A tahun 2020 sebesar Rp 373.000.000 ribu.                      thousand.

   Pada tanggal 23 Oktober 2023, Perusahaan telah                      On October 23, 2023, the Company has fully paid the
   melakukan pelunasan atas seluruh pokok pinjaman                     principal of Sustainable Sukuk Mudharabah I Phase II
   utang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap II                     Series B year 2020 amounting to Rp 112,000,000
   Seri B tahun 2020 sebesar Rp 112.000.000 ribu.                      thousand.

   Obligasi Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap                  Sustainable Bond I Bussan Auto Finance Phase II year
   II tahun 2021                                                       2021

   Pada bulan April 2021, Perusahaan melakukan                         In April 2021, the Company held a bond offering called
   penawaran umum obligasi bernama "Obligasi                           "Sustainable Bond I Bussan Auto Finance Phase II
   Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap II tahun                  year 2021". The transaction costs associated with the
   2021". Biaya transaksi yang terkait dengan                          issuance of these bonds are Rp 3,516,733 thousand.
   penerbitan obligasi ini adalah sebesar Rp 3.516.733                 All funds obtained will be used for the Company's
   ribu. Seluruh dana yang diperoleh akan digunakan                    working capital. These bonds are issued scripless and
   untuk modal kerja Perusahaan. Obligasi ini                          are offered at their principal value, in 2 series, namely:
   diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan sebesar nilai
   nilai pokoknya, dalam 2 seri, yaitu:

                       Seri/Series      Pokok/Principal        Jangka waktu/Term       Bunga/Interest
                            A            500.000.000.000          370 hari/days           4,90%
                            B            725.000.000.000          3 tahun/years           6,90%




                                                             294
Page 319
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                 PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                           FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                        DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet              Bond payments are made in full (bullet payment) when
   payment) saat jatuh tempo. Bunga obligasi terutang              due. Bond interest is payable every three months from
   setiap tiga bulan mulai dari 27 Juli 2021 sampai                July 27, 2021 to May 7, 2022 for series A bonds and
   dengan 7 Mei 2022 untuk obligasi seri A dan                     July 27, 2021 to April 27, 2024 for series B bonds.
   27 Juli 2021 sampai 27 April 2024 untuk obligasi seri           Purchases of bonds can be made after one year from
   B. Pembelian obligasi dapat dilakukan setelah satu              the date of allotment based on market prices.
   tahun dari tanggal penjatahan berdasarkan harga
   pasar.

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak sebagai wali            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk act as trustee. At the
   amanat. Pada saat diterbitkan, Obligasi tersebut                time of issuance, the Bond received the AAA(idn) Fitch
   mendapatkan AAA(idn) Fitch rating rating dan tercatat           rating and was listed on the Indonesia Stock Exchange
   pada Bursa Efek Indonesia pada 28 April 2021.                   on April 28, 2021. The bonds are guaranteed by the
   Obligasi ini dijamin dengan piutang performing                  Company's performing receivables amounting to 50%
   Perusahaan sebesar 50% (lima puluh persen) dari                 (fifty percent) of the principal value of the bonds.
   nilai pokok obligasi.

   Pembatasan-pembatasan penting yang diatur dalam                 Important restrictions stipulated in the agreement are:
   perjanjian adalah:

   1.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,               1.   Without written approval from the trustee, the
        Perusahaan dilarang melakukan pembagian                         Company is prohibited from dividend distribution
        dividen pada tahun buku dimana Perusahaan                       in the financial year where the Company negligent
        lalai dalam melakukan pembayaran bunga atau                     in making payments of interest or principal owed.
        pokok yang terutang.

   2.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,               2.   Without the written consent of the trustee, the
        Perusahaan dilarang memberikan pinjaman atau                    Company is prohibited from providing loans or
        kredit kepada afiliasi, kecuali atas pinjaman yang              loans to affiliates, except for loans that have
        telah ada sebelum perjanjian dengan wali                        existed before the agreement with trustee and
        amanat dan pinjaman dalam rangka kegiatan                       loans relates with the Company’s normal
        operasional Perusahaan.                                         operations.

   3.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,               3.   Without written approval from the trustee, the
        Perusahaan dilarang menjual, mentransfer atau                   Company is prohibited from selling, transferring all
        mengalihkan seluruh atau sebagian dari harta                    or part of its assets, either one by one or any
        kekayaannya, baik satu persatu ataupun jumlah                   transfer amounting to 30% (thirty percent) or more
        pengalihan sebesar 30% (tiga puluh persen) atau                 of the Company's total assets, except for the
        lebih dari total aset Perusahaan, kecuali dalam                 Company's operational activities.
        rangka kegiatan operasional Perusahaan.

   4.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,               4.   Without the written consent of the trustee, the
        Perusahaan dilarang melakukan penggabungan,                     Company is prohibited to merge, consolidated and
        konsolidasi, dan peleburan dengan perusahaan                    amalgamate with other companies except it is
        lain kecuali sepanjang yang dilakukan pada                      carried out in the same business and does not
        bidang usaha yang sama dan tidak mempunyai                      have a negative impact on the Company's
        dampak negatif terhadap jalannya usaha                          business and does not affect the Company's
        Perusahaan      serta   tidak  mempengaruhi                     ability to make principal payments and/or bond
        kemampuan Perusahaan dalam melakukan                            interest.
        pembayaran pokok obligasi dan/atau bunga
        obligasi.

   Perusahaan telah mematuhi semua persyaratan yang                The Company has complied with all covenants
   disebutkan dalam perjanjian.                                    mentioned in agreements.

   Pada tanggal 9 Mei 2022, Perusahaan telah                       On May 9, 2022, the Company has fully paid the
   melakukan pelunasan atas seluruh pokok pinjaman                 principal of Sustainable Bond I Bussan Auto Finance
   utang Obligasi Berkelanjutan I Bussan Auto Finance              Phase II Series A year 2021 amounting to
   Tahap    II   Seri   A     tahun   2021    sebesar              Rp 500,000,000 thousand.
   Rp 500.000.000 ribu.




                                                             295
Page 320
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                    PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                              FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                           DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Obligasi Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap                 Sustainable Bond I Bussan Auto Finance Phase III
   III tahun 2021                                                     year 2021

   Pada bulan September 2021, Perusahaan melakukan                    In September 2021, the Company held a bond offering
   penawaran umum obligasi bernama "Obligasi                          called "Sustainable Bond I Bussan Auto Finance
   Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap III tahun                Phase III year 2021". The transaction costs associated
   2021". Biaya transaksi yang terkait dengan                         with the issuance of these bonds are Rp 1,815,537
   penerbitan obligasi ini adalah sebesar Rp 1.815.537                thousand. All funds obtained will be used for the
   ribu. Seluruh dana yang diperoleh akan digunakan                   Company's working capital. These bonds are issued
   untuk modal kerja Perusahaan. Obligasi ini                         scripless and are offered at their principal value, in 2
   diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan sebesar nilai              series, namely:
   nilai pokoknya, dalam 2 seri, yaitu:

                       Seri/Series      Pokok/Principal        Jangka waktu/Term       Bunga/Interest
                            A            150.000.000.000          367 hari/days           3,75%
                            B            625.000.000.000          3 tahun/years           5,75%

   Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet                 Bond payments are made in full (bullet payment) when
   payment) saat jatuh tempo. Bunga obligasi terutang                 due. Bond interest is payable every three months from
   setiap tiga bulan mulai dari 28 Desember 2021                      December 28, 2021 to October 5, 2022 for series A
   sampai dengan 5 Oktober 2022 untuk obligasi seri A                 bonds and December 28, 2021 to September 28, 2024
   dan 28 Desember 2021 sampai 28 September 2024                      for series B bonds. Purchases of bonds can be made
   untuk obligasi seri B. Pembelian obligasi dapat                    after one year from the date of allotment based on
   dilakukan setelah satu tahun dari tanggal penjatahan               market prices.
   berdasarkan harga pasar.

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak sebagai wali               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk act as trustee. At the
   amanat. Pada saat diterbitkan, Obligasi tersebut                   time of issuance, the Bond received the AAA(idn) Fitch
   mendapatkan AAA(idn) Fitch rating dan tercatat pada                rating and was listed on the Indonesia Stock Exchange
   Bursa Efek Indonesia pada 29 September 2021.                       on September 29, 2021. The bonds are guaranteed
   Obligasi ini dijamin dengan piutang performing                     by the Company's performing receivables amounting
   Perusahaan sebesar 50% (lima puluh persen) dari                    to 50% (fifty percent) of the principal value of the
   nilai pokok obligasi.                                              bonds.

   Pembatasan-pembatasan penting yang diatur dalam                    Important restrictions stipulated in the agreement are:
   perjanjian adalah:

   1.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                  1.   Without written approval from the trustee, the
        Perusahaan dilarang melakukan pembagian                            Company is prohibited from dividend distribution
        dividen pada tahun buku dimana Perusahaan                          in the financial year where the Company negligent
        lalai dalam melakukan pembayaran bunga atau                        in making payments of interest or principal owed.
        pokok yang terutang.

   2.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                  2.   Without the written consent of the trustee, the
        Perusahaan dilarang memberikan pinjaman atau                       Company is prohibited from providing loans or
        kredit kepada afiliasi, kecuali atas pinjaman yang                 loans to affiliates, except for loans that have
        telah ada sebelum perjanjian dengan wali                           existed before the agreement with trustee and
        amanat dan pinjaman dalam rangka kegiatan                          loans relates with the Company’s normal
        operasional Perusahaan.                                            operations.

   3.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                  3.   Without written approval from the trustee, the
        Perusahaan dilarang menjual, mentransfer atau                      Company is prohibited from selling, transferring all
        mengalihkan seluruh atau sebagian dari harta                       or part of its assets, either one by one or any
        kekayaannya, baik satu persatu ataupun jumlah                      transfer amounting to 30% (thirty percent) or more
        pengalihan sebesar 30% (tiga puluh persen) atau                    of the Company's total assets, except for the
        lebih dari total aset Perusahaan, kecuali dalam                    Company's operational activities.
        rangka kegiatan operasional Perusahaan.




                                                             296
Page 321
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                        PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                          NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                  FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                               DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   4.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                    4.      Without the written consent of the trustee, the
        Perusahaan dilarang melakukan penggabungan,                             Company is prohibited to merge, consolidated and
        konsolidasi, dan peleburan dengan perusahaan                            amalgamate with other companies except it is
        lain kecuali sepanjang yang dilakukan pada                              carried out in the same business and does not
        bidang usaha yang sama dan tidak mempunyai                              have a negative impact on the Company's
        dampak negatif terhadap jalannya usaha                                  business and does not affect the Company's
        Perusahaan      serta   tidak  mempengaruhi                             ability to make principal payments and/or bond
        kemampuan Perusahaan dalam melakukan                                    interest.
        pembayaran pokok obligasi dan/atau bunga
        obligasi.

   Perusahaan telah mematuhi semua persyaratan yang                     The Company has complied with all covenants
   disebutkan dalam perjanjian.                                         mentioned in agreements.

   Pada tanggal 5 Oktober 2022, Perusahaan telah                        On October 5, 2022, the Company has fully paid the
   melakukan pelunasan atas seluruh pokok pinjaman                      principal of Sustainable Bond I Bussan Auto Finance
   utang Obligasi Berkelanjutan I Bussan Auto Finance                   Phase III Series A year 2021 amounting to
   Tahap III Seri A tahun 2021 sebesar Rp 150.000.000                   Rp 150,000,000 thousand.
   ribu.

   Obligasi Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap                   Sustainable Bond I Bussan Auto Finance Phase IV
   IV tahun 2021                                                        year 2021

   Pada bulan Desember 2021, Perusahaan melakukan                       In December 2021, the Company held a bond offering
   penawaran umum obligasi bernama "Obligasi                            called "Sustainable Bond I Bussan Auto Finance
   Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap IV tahun                   Phase IV year 2021". The transaction costs associated
   2021". Biaya transaksi yang terkait dengan penerbitan                with the issuance of these bonds are Rp 1,748,400
   obligasi ini adalah sebesar Rp 1.748.400 ribu.                       thousand. All funds obtained will be used for the
   Seluruh dana yang diperoleh akan digunakan untuk                     Company's working capital. These bonds are issued
   modal kerja Perusahaan. Obligasi ini diterbitkan tanpa               scripless and are offered at their principal value, as
   warkat dan ditawarkan sebesar nilai nilai pokoknya,                  below:
   sebagai berikut:

                                   Pokok/Principal          Jangka waktu/Term          Bunga/Interest
                                     500.000.000.000           3 tahun/years              5,75%

   Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet                   Bond payments are made in full (bullet payment) when
   payment) saat jatuh tempo. Bunga obligasi terutang                   due. Bond interest is payable every three months from
   setiap tiga bulan mulai dari 15 Maret 2022 sampai                    March 15, 2022 to December 15, 2024. Purchases of
   dengan 15 Desember 2024. Pembelian obligasi dapat                    bonds can be made after one year from the date of
   dilakukan setelah satu tahun dari tanggal penjatahan                 allotment based on market prices.
   berdasarkan harga pasar.

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak sebagai wali                 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk act as trustee. At the
   amanat. Pada saat diterbitkan, Obligasi tersebut                     time of issuance, the Bond received the AAA(idn) Fitch
   mendapatkan AAA(idn) Fitch rating dan tercatat pada                  rating and was listed on the Indonesia Stock Exchange
   Bursa Efek Indonesia pada 16 Desember 2021.                          on December 16, 2021. The bonds are guaranteed by
   Obligasi ini dijamin dengan piutang performing                       the Company's performing receivables amounting to
   Perusahaan sebesar 50% (lima puluh persen) dari                      50% (fifty percent) of the principal value of the bonds.
   nilai pokok obligasi.

   Pembatasan-pembatasan penting yang diatur dalam                      Important restrictions stipulated in the agreement are:
   perjanjian adalah:

   1.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                    1.      Without written approval from the trustee, the
        Perusahaan dilarang melakukan pembagian                                 Company is prohibited from dividend distribution
        dividen pada tahun buku dimana Perusahaan                               in the financial year where the Company negligent
        lalai dalam melakukan pembayaran bunga atau                             in making payments of interest or principal owed.
        pokok yang terutang.




                                                            297
Page 322
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                        PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                          NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                  FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                               DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   2.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                       2.   Without the written consent of the trustee, the
        Perusahaan dilarang memberikan pinjaman atau                            Company is prohibited from providing loans or
        kredit kepada afiliasi, kecuali atas pinjaman yang                      loans to affiliates, except for loans that have
        telah ada sebelum perjanjian dengan wali                                existed before the agreement with trustee and
        amanat dan pinjaman dalam rangka kegiatan                               loans relates with the Company’s normal
        operasional Perusahaan.                                                 operations.

   3.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                       3.   Without written approval from the trustee, the
        Perusahaan dilarang menjual, mentransfer atau                           Company is prohibited from selling, transferring all
        mengalihkan seluruh atau sebagian dari harta                            or part of its assets, either one by one or any
        kekayaannya, baik satu persatu ataupun jumlah                           transfer amounting to 30% (thirty percent) or more
        pengalihan sebesar 30% (tiga puluh persen) atau                         of the Company's total assets, except for the
        lebih dari total aset Perusahaan, kecuali dalam                         Company's operational activities.
        rangka kegiatan operasional Perusahaan.

   4.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                       4.   Without the written consent of the trustee, the
        Perusahaan dilarang melakukan penggabungan,                             Company is prohibited to merge, consolidated
        konsolidasi, dan peleburan dengan perusahaan                            and amalgamate with other companies except it is
        lain kecuali sepanjang yang dilakukan pada                              carried out in the same business and does not
        bidang usaha yang sama dan tidak mempunyai                              have a negative impact on the Company's
        dampak negatif terhadap jalannya usaha                                  business and does not affect the Company's
        Perusahaan      serta   tidak  mempengaruhi                             ability to make principal payments and/or bond
        kemampuan Perusahaan dalam melakukan                                    interest.
        pembayaran pokok obligasi dan/atau bunga
        obligasi.

   Perusahaan telah mematuhi semua persyaratan yang                        The Company has complied with all covenants
   disebutkan dalam perjanjian.                                            mentioned in agreements.

   Obligasi Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap                      Sustainable Bond I Bussan Auto Finance Phase V
   V tahun 2022                                                            year 2022

   Pada bulan Maret 2022, Perusahaan melakukan                             In March 2022, the Company held a bond offering
   penawaran umum obligasi bernama "Obligasi                               called "Sustainable Bond I Bussan Auto Finance
   Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap V tahun                       Phase V year 2022". The transaction costs associated
   2022". Biaya transaksi yang terkait dengan                              with the issuance of these bonds are Rp 2,429,228
   penerbitan obligasi ini adalah sebesar Rp 2.429.228                     thousand. All funds obtained will be used for the
   ribu. Seluruh dana yang diperoleh akan digunakan                        Company's working capital. These bonds are issued
   untuk modal kerja Perusahaan. Obligasi ini diterbitkan                  scripless and are offered at their principal value, as
   tanpa warkat dan ditawarkan sebesar nilai nilai                         below:
   pokoknya, sebagai berikut:

                                        Pokok/Principal            Jangka waktu/Term        Bunga/Interest
                                          775.000.000.000             3 tahun/years            5,90%

   Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet                      Bond payments are made in full (bullet payment) when
   payment) saat jatuh tempo. Bunga obligasi terutang                      due. Bond interest is payable every three months from
   setiap tiga bulan mulai dari 17 Juni 2022 sampai                        June 17, 2022 to March 17, 2025. Purchases of bonds
   dengan 17 Maret 2025. Pembelian obligasi dapat                          can be made after one year from the date of allotment
   dilakukan setelah satu tahun dari tanggal penjatahan                    based on market prices.
   berdasarkan harga pasar.

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak sebagai wali                    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk act as trustee. At the
   amanat. Pada saat diterbitkan, Obligasi tersebut                        time of issuance, the Bond received the AAA(idn) Fitch
   mendapatkan AAA(idn) Fitch rating dan tercatat pada                     rating and was listed on the Indonesia Stock Exchange
   Bursa Efek Indonesia pada 18 Maret 2022. Obligasi                       on March 18, 2022. The bonds are guaranteed by the
   ini dijamin dengan piutang performing Perusahaan                        Company's performing receivables amounting to 50%
   sebesar 50% (lima puluh persen) dari nilai pokok                        (fifty percent) of the principal value of the bonds.
   obligasi.




                                                             298
Page 323
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                   PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                             FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                          DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Pembatasan-pembatasan penting yang diatur dalam                    Important restrictions stipulated in the agreement are:
   perjanjian adalah:

   1.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                  1.   Without written approval from the trustee, the
        Perusahaan dilarang melakukan pembagian                            Company is prohibited from dividend distribution
        dividen pada tahun buku dimana Perusahaan                          in the financial year where the Company negligent
        lalai dalam melakukan pembayaran bunga atau                        in making payments of interest or principal owed.
        pokok yang terutang.

   2.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                  2.   Without the written consent of the trustee, the
        Perusahaan dilarang memberikan pinjaman atau                       Company is prohibited from providing loans or
        kredit kepada afiliasi, kecuali atas pinjaman yang                 loans to affiliates, except for loans that have
        telah ada sebelum perjanjian dengan wali                           existed before the agreement with trustee and
        amanat dan pinjaman dalam rangka kegiatan                          loans relates with the Company’s normal
        operasional Perusahaan.                                            operations.

   3.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                  3.   Without written approval from the trustee, the
        Perusahaan dilarang menjual, mentransfer atau                      Company is prohibited from selling, transferring all
        mengalihkan seluruh atau sebagian dari harta                       or part of its assets, either one by one or any
        kekayaannya, baik satu persatu ataupun jumlah                      transfer amounting to 30% (thirty percent) or more
        pengalihan sebesar 30% (tiga puluh persen) atau                    of the Company's total assets, except for the
        lebih dari total aset Perusahaan, kecuali dalam                    Company's operational activities.
        rangka kegiatan operasional Perusahaan.

   4.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                  4.   Without the written consent of the trustee, the
        Perusahaan dilarang melakukan penggabungan,                        Company is prohibited to merge, consolidated
        konsolidasi, dan peleburan dengan perusahaan                       and amalgamate with other companies except it is
        lain kecuali sepanjang yang dilakukan pada                         carried out in the same business and does not
        bidang usaha yang sama dan tidak mempunyai                         have a negative impact on the Company's
        dampak negatif terhadap jalannya usaha                             business and does not affect the Company's
        Perusahaan      serta   tidak  mempengaruhi                        ability to make principal payments and/or bond
        kemampuan Perusahaan dalam melakukan                               interest.
        pembayaran pokok obligasi dan/atau bunga
        obligasi.

   Perusahaan telah mematuhi semua persyaratan yang                   The Company has complied with all covenants
   disebutkan dalam perjanjian.                                       mentioned in agreements.

   Obligasi Berkelanjutan II Bussan Auto Finance                      Sustainable Bond II Bussan Auto Finance Phase I year
   Tahap I tahun 2022                                                 2022

   Pada bulan Juni 2022, Perusahaan melakukan                         In June 2022, the Company held a bond offering called
   penawaran umum obligasi bernama "Obligasi                          "Sustainable Bond II Bussan Auto Finance Phase I
   Berkelanjutan II Bussan Auto Finance Tahap I tahun                 year 2022". The transaction costs associated with the
   2022". Biaya transaksi yang terkait dengan                         issuance of these bonds are Rp 2,191,477 thousand.
   penerbitan obligasi ini adalah sebesar Rp 2.191.477                All funds obtained will be used for the Company's
   ribu. Seluruh dana yang diperoleh akan digunakan                   working capital. These bonds are issued scripless and
   untuk modal kerja Perusahaan. Obligasi ini diterbitkan             are offered at their principal value, as below:
   tanpa warkat dan ditawarkan sebesar nilai nilai
   pokoknya, sebagai berikut:

                       Seri/Series      Pokok/Principal        Jangka waktu/Term       Bunga/Interest
                            A             88.500.000.000          370 hari/days           4,10%
                            B             11.500.000.000          3 tahun/years           7,00%

   Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet                 Bond payments are made in full (bullet payment) when
   payment) saat jatuh tempo. Bunga obligasi terutang                 due. Bond interest is payable every three months from
   setiap tiga bulan mulai dari 5 Oktober 2022 sampai                 October 5, 2022 to July 15, 2023 for series A bonds
   dengan 15 Juli 2023 untuk obligasi seri A dan                      and October 5, 2022 to July 5, 2025 for series B bonds.
   5 Oktober 2022 sampai dengan 5 Juli 2025 untuk                     Purchases of bonds can be made after one year from
   obligasi seri B. Pembelian obligasi dapat dilakukan                the date of allotment based on market prices.
   setelah satu tahun dari tanggal penjatahan
   berdasarkan harga pasar.




                                                             299
Page 324
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                          FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                       DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak sebagai wali            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk act as trustee. At the
   amanat. Pada saat diterbitkan, Obligasi tersebut                time of issuance, the Bond received the AAA(idn) Fitch
   mendapatkan AAA(idn) Fitch rating dan idAAA                     rating and idAAA Pefindo rating, was listed on the
   Pefindo rating, tercatat pada Bursa Efek Indonesia              Indonesia Stock Exchange on July 6, 2022. These
   pada 6 Juli 2022. Obligasi ini tidak menggunakan                bonds do not have collateral.
   jaminan.

   Pembatasan-pembatasan penting yang diatur dalam                 Important restrictions stipulated in the agreement are:
   perjanjian adalah:

   1.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,               1.   Without written approval from the trustee, the
        Perusahaan dilarang melakukan pembagian                         Company is prohibited from dividend distribution
        dividen pada tahun buku dimana Perusahaan                       in the financial year where the Company negligent
        lalai dalam melakukan pembayaran bunga atau                     in making payments of interest or principal owed.
        pokok yang terutang.

   2.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,               2.   Without the written consent of the trustee, the
        Perusahaan dilarang memberikan pinjaman atau                    Company is prohibited from providing loans or
        kredit kepada afiliasi, kecuali atas pinjaman yang              loans to affiliates, except for loans that have
        telah ada sebelum perjanjian dengan wali                        existed before the agreement with trustee and
        amanat dan pinjaman dalam rangka kegiatan                       loans relates with the Company’s normal
        operasional Perusahaan.                                         operations.

   3.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,               3.   Without written approval from the trustee, the
        Perusahaan dilarang menjual, mentransfer atau                   Company is prohibited from selling, transferring all
        mengalihkan seluruh atau sebagian dari harta                    or part of its assets, either one by one or any
        kekayaannya, baik satu persatu ataupun jumlah                   transfer amounting to 30% (thirty percent) or more
        pengalihan sebesar 30% (tiga puluh persen) atau                 of the Company's total assets, except for the
        lebih dari total aset Perusahaan, kecuali dalam                 Company's operational activities.
        rangka kegiatan operasional Perusahaan.

   4.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,               4.   Without the written consent of the trustee, the
        Perusahaan dilarang melakukan penggabungan,                     Company is prohibited to merge, consolidated
        konsolidasi, dan peleburan dengan perusahaan                    and amalgamate with other companies except it is
        lain kecuali sepanjang yang dilakukan pada                      carried out in the same business and does not
        bidang usaha yang sama dan tidak mempunyai                      have a negative impact on the Company's
        dampak negatif terhadap jalannya usaha                          business and does not affect the Company's
        Perusahaan      serta   tidak  mempengaruhi                     ability to make principal payments and/or bond
        kemampuan Perusahaan dalam melakukan                            interest.
        pembayaran pokok obligasi dan/atau bunga
        obligasi.

   Perusahaan telah mematuhi semua persyaratan yang                The Company has complied with all covenants
   disebutkan dalam perjanjian.                                    mentioned in agreements.

   Pada tanggal 17 Juli 2023, Perusahaan telah                     On July 17, 2023, the Company has fully paid the
   melakukan pelunasan atas seluruh pokok pinjaman                 principal of Sustainable Bond II Phase I year 2022
   utang Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2022              Series A amounting to Rp 88,500,000 thousand.
   Seri A sebesar Rp 88.500.000 ribu.




                                                             300
Page 325
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                   PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                             FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                          DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Obligasi Berkelanjutan II Bussan Auto Finance                      Sustainable Bond II Bussan Auto Finance Phase II
   Tahap II tahun 2022                                                year 2022

   Pada bulan November 2022, Perusahaan melakukan                     In November 2022, the Company held a bond offering
   penawaran umum obligasi bernama "Obligasi                          called "Sustainable Bond II Bussan Auto Finance
   Berkelanjutan II Bussan Auto Finance Tahap II tahun                Phase II year 2022". The transaction costs associated
   2022". Biaya transaksi yang terkait dengan                         with the issuance of these bonds are Rp 4,332,219
   penerbitan obligasi ini adalah sebesar Rp 4.332.219                thousand. All funds obtained will be used for the
   ribu. Seluruh dana yang diperoleh akan digunakan                   Company's working capital. These bonds are issued
   untuk modal kerja Perusahaan. Obligasi ini diterbitkan             scripless and are offered at their principal value, as
   tanpa warkat dan ditawarkan sebesar nilai nilai                    below:
   pokoknya, sebagai berikut:

                      Seri/Series       Pokok/Principal        Jangka waktu/Term       Bunga/Interest
                           A             655.000.000.000          370 hari/days           5,98%
                           B             545.000.000.000          3 tahun/years           7,75%

   Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet                 Bond payments are made in full (bullet payment) when
   payment) saat jatuh tempo. Bunga obligasi terutang                 due. Bond interest is payable every three months from
   setiap tiga bulan mulai dari 2 Maret 2023 sampai                   March 2, 2023 to December 12, 2023 for series A
   dengan 12 Desember 2023 untuk obligasi seri A dan                  bonds and March 2, 2023 to December 2, 2025 for
   2 Maret 2023 sampai dengan 2 Desember 2025 untuk                   series B bonds. Purchases of bonds can be made after
   obligasi seri B. Pembelian obligasi dapat dilakukan                one year from the date of allotment based on market
   setelah satu tahun dari tanggal penjatahan                         prices.
   berdasarkan harga pasar.

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak sebagai wali               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk act as trustee. At the
   amanat. Pada saat diterbitkan, Obligasi tersebut                   time of issuance, the Bond received the AAA(idn) Fitch
   mendapatkan AAA(idn) Fitch rating dan idAAA                        rating and idAAA Pefindo rating and was listed on the
   Pefindo rating dan tercatat pada Bursa Efek Indonesia              Indonesia Stock Exchange on December 5, 2022.
   pada 5 Desember 2022. Obligasi ini tidak                           These bonds do not have collateral.
   menggunakan jaminan.

   Pembatasan-pembatasan penting yang diatur dalam                    Important restrictions stipulated in the agreement are:
   perjanjian adalah:

   1.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                  1.   Without written approval from the trustee, the
        Perusahaan dilarang melakukan pembagian                            Company is prohibited from dividend distribution
        dividen pada tahun buku dimana Perusahaan                          in the financial year where the Company negligent
        lalai dalam melakukan pembayaran bunga atau                        in making payments of interest or principal owed.
        pokok yang terutang.

   2.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                  2.   Without the written consent of the trustee, the
        Perusahaan dilarang memberikan pinjaman atau                       Company is prohibited from providing loans or
        kredit kepada afiliasi, kecuali atas pinjaman yang                 loans to affiliates, except for loans that have
        telah ada sebelum perjanjian dengan wali                           existed before the agreement with trustee and
        amanat dan pinjaman dalam rangka kegiatan                          loans relates with the Company’s normal
        operasional Perusahaan.                                            operations.

   3.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                  3.   Without written approval from the trustee, the
        Perusahaan dilarang menjual, mentransfer atau                      Company is prohibited from selling, transferring all
        mengalihkan seluruh atau sebagian dari harta                       or part of its assets, either one by one or any
        kekayaannya, baik satu persatu ataupun jumlah                      transfer amounting to 30% (thirty percent) or more
        pengalihan sebesar 30% (tiga puluh persen) atau                    of the Company's total assets, except for the
        lebih dari total aset Perusahaan, kecuali dalam                    Company's operational activities.
        rangka kegiatan operasional Perusahaan.




                                                             301
Page 326
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                      PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                             DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   4.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                     4.   Without the written consent of the trustee, the
        Perusahaan dilarang melakukan penggabungan,                           Company is prohibited to merge, consolidated
        konsolidasi, dan peleburan dengan perusahaan                          and amalgamate with other companies except it is
        lain kecuali sepanjang yang dilakukan pada                            carried out in the same business and does not
        bidang usaha yang sama dan tidak mempunyai                            have a negative impact on the Company's
        dampak negatif terhadap jalannya usaha                                business and does not affect the Company's
        Perusahaan      serta   tidak  mempengaruhi                           ability to make principal payments and/or bond
        kemampuan Perusahaan dalam melakukan                                  interest.
        pembayaran pokok obligasi dan/atau bunga
        obligasi.

   Perusahaan telah mematuhi semua persyaratan yang                      The Company has complied with all covenants
   disebutkan dalam perjanjian.                                          mentioned in agreements.

   Pada tanggal 12 Desember 2023, Perusahaan telah                       On December 12, 2023, the Company has fully paid
   melakukan pelunasan atas seluruh pokok pinjaman                       the principal of Sustainable Bond II Phase II year 2022
   utang Obligasi Berkelanjutan II Tahap II tahun 2022                   Series A amounting to Rp 655,000,000 thousand.
   Seri A sebesar Rp 655.000.000 ribu.

   Obligasi Berkelanjutan II Bussan Auto Finance tahap                   Sustainable Bond II Bussan Auto Finance Phase III
   III tahun 2023                                                        year 2023

   Pada bulan April 2023, Perusahaan melakukan                           In April 2023, the Company held a bond offering called
   penawaran umum obligasi bernama "Obligasi                             "Sustainable Bond II Bussan Auto Finance Phase III
   Berkelanjutan II Bussan Auto Finance Tahap III tahun                  year 2023". The transaction costs associated with the
   2023". Biaya transaksi yang terkait dengan                            issuance of these bonds are Rp 4,365,593 thousand.
   penerbitan obligasi ini adalah sebesar Rp 4.365.593                   All funds obtained will be used for the Company's
   ribu. Seluruh dana yang diperoleh akan digunakan                      working capital. These bonds are issued scripless and
   untuk modal kerja Perusahaan. Obligasi ini diterbitkan                are offered at their principal value, as below:
   tanpa warkat dan ditawarkan sebesar nilai nilai
   pokoknya, sebagai berikut:

                        Seri/Series      Pokok/Principal          Jangka waktu/Term       Bunga/Interest
                             A           401.000.000.000             370 hari/days           5,98%
                             B           841.000.000.000             3 tahun/years           7,10%

   Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet                    Bond payments are made in full (bullet payment) when
   payment) saat jatuh tempo. Bunga obligasi terutang                    due. Bond interest is payable every three months from
   setiap tiga bulan mulai dari 18 Juli 2023 sampai                      July 18, 2023 to April 28, 2024 for series A bonds and
   dengan 28 April 2024 untuk obligasi seri A dan                        July 18, 2023 to April 18, 2026 for series B bonds.
   18 Juli 2023 sampai dengan 18 April 2026 untuk                        Purchases of bonds can be made after one year from
   obligasi seri B. Pembelian obligasi dapat dilakukan                   the date of allotment based on market prices.
   setelah satu tahun dari tanggal penjatahan
   berdasarkan harga pasar.

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak sebagai wali                  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk act as trustee. At the
   amanat. Pada saat diterbitkan, Obligasi tersebut                      time of issuance, the Bond received the AAA(idn) Fitch
   mendapatkan AAA(idn) Fitch rating dan idAAA                           rating and idAAA Pefindo rating, was listed on the
   Pefindo rating, tercatat pada Bursa Efek Indonesia                    Indonesia Stock Exchange on April 26, 2023. These
   pada 26 April 2023. Obligasi ini tidak menggunakan                    bonds do not have collateral.
   jaminan.

   Pembatasan-pembatasan penting yang diatur dalam                       Important restrictions stipulated in the agreement are:
   perjanjian adalah:

   1.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                     1.   Without written approval from the trustee, the
        Perusahaan dilarang melakukan pembagian                               Company is prohibited from dividend distribution
        dividen pada tahun buku dimana Perusahaan                             in the financial year where the Company negligent
        lalai dalam melakukan pembayaran bunga atau                           in making payments of interest or principal owed.
        pokok yang terutang.




                                                            302
Page 327
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                    PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                              FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                           DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   2.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                  2.   Without the written consent of the trustee, the
        Perusahaan dilarang memberikan pinjaman atau                       Company is prohibited from providing loans or
        kredit kepada afiliasi, kecuali atas pinjaman yang                 loans to affiliates, except for loans that have
        telah ada sebelum perjanjian dengan wali                           existed before the agreement with trustee and
        amanat dan pinjaman dalam rangka kegiatan                          loans relates with the Company’s normal
        operasional Perusahaan.                                            operations.

   3.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                  3.   Without written approval from the trustee, the
        Perusahaan dilarang menjual, mentransfer atau                      Company is prohibited from selling, transferring all
        mengalihkan seluruh atau sebagian dari harta                       or part of its assets, either one by one or any
        kekayaannya, baik satu persatu ataupun jumlah                      transfer amounting to 30% (thirty percent) or more
        pengalihan sebesar 30% (tiga puluh persen) atau                    of the Company's total assets, except for the
        lebih dari total aset Perusahaan, kecuali dalam                    Company's operational activities.
        rangka kegiatan operasional Perusahaan.

   4.   Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                  4.   Without the written consent of the trustee, the
        Perusahaan dilarang melakukan penggabungan,                        Company is prohibited to merge, consolidated
        konsolidasi, dan peleburan dengan perusahaan                       and amalgamate with other companies except it is
        lain kecuali sepanjang yang dilakukan pada                         carried out in the same business and does not
        bidang usaha yang sama dan tidak mempunyai                         have a negative impact on the Company's
        dampak negatif terhadap jalannya usaha                             business and does not affect the Company's
        Perusahaan      serta   tidak  mempengaruhi                        ability to make principal payments and/or bond
        kemampuan Perusahaan dalam melakukan                               interest.
        pembayaran pokok obligasi dan/atau bunga
        obligasi.

   Perusahaan telah mematuhi semua persyaratan yang                   The Company has complied with all covenants
   disebutkan dalam perjanjian.                                       mentioned in agreements.

   Obligasi Berkelanjutan II Bussan Auto Finance Tahap                Sustainable Bond II Bussan Auto Finance Phase IV
   IV tahun 2023                                                      year 2023

   Pada bulan September 2023, Perusahaan melakukan                    In September 2023, the Company held a bond offering
   penawaran umum obligasi bernama "Obligasi                          called "Sustainable Bond II Bussan Auto Finance
   Berkelanjutan II Bussan Auto Finance Tahap IV tahun                Phase IV year 2023". The transaction costs associated
   2023". Biaya transaksi yang terkait dengan                         with the issuance of these bonds are Rp 1,860,177
   penerbitan obligasi ini adalah sebesar Rp 1.860.177                thousand. All funds obtained will be used for the
   ribu. Seluruh dana yang diperoleh akan digunakan                   Company's working capital. These bonds are issued
   untuk modal kerja Perusahaan. Obligasi ini diterbitkan             scripless and are offered at their principal value, as
   tanpa warkat dan ditawarkan sebesar nilai nilai                    below:
   pokoknya, sebagai berikut:

                           Pokok/Principal        Jangka waktu/Term        Bunga/Interest
                           458.000.000.000           3 tahun/years            6,50%

   Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet                 Bond payments are made in full (bullet payment) when
   payment) saat jatuh tempo. Bunga obligasi terutang                 due. Bond interest is payable every three months from
   setiap tiga bulan mulai dari 8 Desember 2023 sampai                December 8, 2023 to September 8, 2026. Purchases
   dengan 8 September 2026. Pembelian obligasi dapat                  of bonds can be made after one year from the date of
   dilakukan setelah satu tahun dari tanggal penjatahan               allotment based on market prices.
   berdasarkan harga pasar.

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak sebagai wali               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk act as trustee. At the
   amanat. Pada saat diterbitkan, Obligasi tersebut                   time of issuance, the Bond received the AAA(idn) Fitch
   mendapatkan AAA(idn) Fitch rating dan idAAA                        rating and idAAA Pefindo rating, was listed on the
   Pefindo rating, tercatat pada Bursa Efek Indonesia                 Indonesia Stock Exchange on September 11, 2023.
   pada 11 September 2023. Obligasi ini tidak                         These bonds do not have collateral.
   menggunakan jaminan.




                                                             303
Page 328
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                           PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                             NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                     FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                  DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Pembatasan-pembatasan penting yang diatur dalam                         Important restrictions stipulated in the agreement are:
   perjanjian adalah:

   1.      Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                    1.   Without written approval from the trustee, the
           Perusahaan dilarang melakukan pembagian                              Company is prohibited from dividend distribution
           dividen pada tahun buku dimana Perusahaan                            in the financial year where the Company negligent
           lalai dalam melakukan pembayaran bunga atau                          in making payments of interest or principal owed.
           pokok yang terutang.

   2.      Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                    2.   Without the written consent of the trustee, the
           Perusahaan dilarang memberikan pinjaman atau                         Company is prohibited from providing loans or
           kredit kepada afiliasi, kecuali atas pinjaman yang                   loans to affiliates, except for loans that have
           telah ada sebelum perjanjian dengan wali                             existed before the agreement with trustee and
           amanat dan pinjaman dalam rangka kegiatan                            loans relates with the Company’s normal
           operasional Perusahaan.                                              operations.

   3.      Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                    3.   Without written approval from the trustee, the
           Perusahaan dilarang menjual, mentransfer atau                        Company is prohibited from selling, transferring all
           mengalihkan seluruh atau sebagian dari harta                         or part of its assets, either one by one or any
           kekayaannya, baik satu persatu ataupun jumlah                        transfer amounting to 30% (thirty percent) or more
           pengalihan sebesar 30% (tiga puluh persen) atau                      of the Company's total assets, except for the
           lebih dari total aset Perusahaan, kecuali dalam                      Company's operational activities.
           rangka kegiatan operasional Perusahaan.

   4.      Tanpa persetujuan tertulis dari wali amanat,                    4.   Without the written consent of the trustee, the
           Perusahaan dilarang melakukan penggabungan,                          Company is prohibited to merge, consolidated
           konsolidasi, dan peleburan dengan perusahaan                         and amalgamate with other companies except it is
           lain kecuali sepanjang yang dilakukan pada                           carried out in the same business and does not
           bidang usaha yang sama dan tidak mempunyai                           have a negative impact on the Company's
           dampak negatif terhadap jalannya usaha                               business and does not affect the Company's
           Perusahaan      serta   tidak  mempengaruhi                          ability to make principal payments and/or bond
           kemampuan Perusahaan dalam melakukan                                 interest.
           pembayaran pokok obligasi dan/atau bunga
           obligasi.

   Perusahaan telah mematuhi semua persyaratan yang                        The Company has complied with all covenants
   disebutkan dalam perjanjian.                                            mentioned in agreements.


19. LIABILITAS SEWA                                                   19. LEASE LIABILITES

                                                    31 Desember /     31 Desember /
                                                    December 31       December 31
                                                        2023              2022
                                                       Rp '000           Rp '000

   a. Analisis jatuh tempo                                                              a. Maturity analysis

        Tahun 1                                         3.508.792         3.286.792       Year 1
        Tahun 2                                           -               2.727.320       Year 2
        Tahun 3                                           -                  43.677       Year 3
        Tahun 4                                           -                  43.677       Year 4
                                                         3.508.792         6.101.466
        Bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun        (3.508.792)       (3.286.792)     Current maturity
        Liabilitas sewa jangka panjang                    -               2.814.674       Non-current lease liabilities

   b. Rincian liabilitas sewa berdasarkan pesewa:                                       b. By lessor

        E J T Lembong                                   2.236.911         4.629.081       E J T Lembong
        Wilianto Tanta                                    634.130           -             Wilianto Tanta
        PT Kolaborasi Global Sukses                       472.326          -              PT Kolaborasi Global Sukses
        DRS Saiful Rizal Siregar                          -                 416.637       DRS Saiful Rizal Siregar
        Lain-lain                                         165.425         1.055.748       Others
        Jumlah                                          3.508.792         6.101.466       Total




                                                                304
Page 329
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                          FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                       DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Perusahaan tidak menghadapi risiko likuiditas yang              The Company does not face a significant liquidity risk
   signifikan sehubungan dengan liabilitas sewa.                   with regard to its lease liabilities. Lease liabilities are
   Liabilitas sewa diawasi oleh fungsi treasury                    monitored within the Company's treasury function.
   Perusahaan.

   Rata-rata tertimbang suku bunga pinjaman                        The weighted average lessee’s incremental
   inkremental penyewa yang diterapkan pada liabilitas             borrowing rate applied to the lease liabilities
   sewa yang diakui dalam laporan posisi keuangan                  recognised in the statement of financial position at
   pada 31 Desember 2023 adalah 7,50% (2022:                       December 31, 2023 is 7.50% (2022: 5.75%).
   5,75%).


20. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA                             20. POST-EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION

   Perusahaan menyelenggarakan imbalan pasca kerja                The Company provides post-employment benefits to
   untuk 3.497 karyawan untuk tahun yang berakhir                 3,497 employees for the year ended December 31,
   31 Desember 2023 (31 Desember 2022: 3.666                      2023 (December 31, 2022: 3,666 employees),
   karyawan)    sesuai  dengan    Undang-Undang                   respectively in accordance with Labor Law.
   Ketenagakerjaan.

   Program imbalan pasca kerja membuat Perusahaan                 The post-employment benefits plan makes the
   terekspos terhadap risiko aktuarial seperti risiko             Company exposed to actuarial risks such as interest
   tingkat bunga dan risiko gaji.                                 rate risk and salary risk.

   Risiko tingkat bunga                                           Interest rate risk

   Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan                A decrease in the bond interest rate will increase the
   liabilitas program.                                            plan liability.

   Risiko harapan hidup                                           Longevity risk

   Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan             The present value of the defined benefit plan liability is
   mengacu pada estimasi terbaik dari mortalitas                  calculated by reference to the best estimate of the
   peserta program baik selama dan setelah kontrak                mortality of plan participants both during and after their
   kerja. Peningkatan harapan hidup peserta program               employment. An increase in the life expectancy of the
   akan meningkatkan liabilitas program.                          plan participants will increase the plan’s liability.

   Risiko gaji                                                    Salary risk

   Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan             The present value of the defined benefit plan liability is
   mengacu pada gaji masa depan peserta program.                  calculated by reference to the future salaries of plan
   Dengan demikian, kenaikan gaji peserta program                 participants. As such, an increase in the salary of the
   akan meningkatkan liabilitas program itu.                      plan participants will increase the plan’s liability.




                                                         305
Page 330
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                          PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                    FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                 DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Beban imbalan pasca kerja yang diakui di laporan                       The details of the post-employment benefit expense
   laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah                     recognized in the statement of profit or loss and other
   sebagai berikut:                                                       comprehensive income are as follows:

                                                  31 Desember/       31 Desember/
                                                  December 31,       December 31,
                                                      2023               2022
                                                     Rp '000            Rp '000

    Biaya jasa kini                                   17.671.208         15.598.452     Current service costs
    Kerugian atas penyelesaian                         1.705.040         13.624.272     Loss on settlement
    Beban bunga                                        9.924.192         10.224.924     Interest costs
    Penyesuaian saldo awal                               -              (21.330.240)    Adjustment at the beginning balance
    Komponen dari biaya imbalan pasca kerja                                             Component of post-employment
      diakui dalam laba rugi                          29.300.440         18.117.408        benefit costs recognized in profit or loss

    Pengukuran kembali kerugian (keuntungan)                                            Remeasurement of actuarial loss (gain)
     aktuarial yang timbul dari:                                                         arising from:
       Perubahan asumsi keuangan                       6.649.488         (6.137.990)       Changes in financial assumption
       Penyesuaian atas pengalaman                     2.798.470         (4.211.147)       Experience adjustments
    Komponen beban imbalan pasca kerja yang                                             Component of post-employment benefit cost
     diakui dalam penghasilan komprehensif lain        9.447.958        (10.349.137)     recognized in other comprehensive income

    Jumlah                                            38.748.398          7.768.271     Total


   Liabilitas imbalan pasca kerja yang diakui dalam                       Post-employment benefits obligation recognized in the
   laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut:                        statements of financial position are as follows:

                                                  31 Desember/       31 Desember/
                                                  December 31,       December 31,
                                                      2023               2022
                                                     Rp '000            Rp '000

    Nilai kini kewajiban imbalan                                                        Present value of post-employment
      pasca kerja                                   165.704.169        137.543.652        benefits obligation


   Mutasi nilai kini kewajiban imbalan pasca kerja                        Movements in the present value of post-employment
   adalah sebagai berikut:                                                benefits obligation are as follows:

                                                   31 Desember/       31 Desember/
                                                   December 31,       December 31,
                                                       2023               2022
                                                      Rp '000            Rp '000

   Nilai kini kewajiban awal                         137.543.652         154.003.800      Beginning present value of obligation
   Biaya jasa kini                                    17.671.208          15.598.452      Current service costs
   Kerugian atas penyelesaian                          1.705.040          13.624.272      Loss on settlement
   Beban bunga                                         9.924.192          10.224.924      Interest costs
   Pembayaran manfaat                                (10.587.881)        (24.228.419)     Benefits paid
   Penyesuaian pada saldo awal                           -               (21.330.240)     Adjustment at the beginning balance
   Kerugian (keuntungan) aktuarial yang diakui                                            Actuarial loss (gain) recognized
     dalam penghasilan komprehensif lain               9.447.958         (10.349.137)        in other comprehensive income

   Nilai kini kewajiban akhir                        165.704.169         137.543.652      Ending present value of obligation

   Pada tanggal 31 Desember 2023, Perusahaan                              As of December 31, 2023, the Company recognized
   mengakui provisi kewajiban imbalan pasca kerja                         provision of post-employment benefits obligations in
   sesuai dengan laporan aktuaria dari aktuaris                           accordance with actuary report issued by independent
   independen, Kantor Konsultan Aktuaria (“KKA”) I Gde                    actuary, Kantor Konsultan Aktuaria (“KKA”) I Gde Eka
   Eka Sarmaja, FSAI dan Rekan, dalam laporannya                          Sarmaja, FSAI dan Rekan, based on its report dated
   tanggal 17 Januari 2024 (2022: 8 Februari 2023),                       January 17, 2024 (2022: February 8, 2023), using the
   dengan menggunakan metode projected unit credit.                       projected unit credit method.




                                                               306
Page 331
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                                     PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                       NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                               FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                            DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Asumsi utama yang digunakan dalam menentukan                                       The actuarial valuation was carried out using the
   penilaian aktuarial adalah sebagai berikut:                                        following key assumptions:

                                          31 Desember/December 31 , 2023         31 Desember/December 31 , 2022

    Tingkat diskonto per tahun        : 6,75%                                  7,25%                                  :   Discount rate per annum
    Tingkat kenaikan gaji per tahun   : 6,5% untuk tingkat 2 keatas dan        6,5% untuk tingkat 2 keatas dan        :   Salary increment rate per annum
                                        5,5% untuk tingkat 1/6,5% for grade 2  5,5% untuk tingkat 1/6,5% for grade 2
                                        above and 5,5% for grade 1             above and 5,5% for grade 1
    Tingkat kematian                  : TMI 2019                               TMI 2019                               :   Mortality rate
    Tingkat cacat                     : 10% of TMI 2019                        10% of TMI 2019                        :   Disability rate
    Tingkat pengunduran diri          : 2% untuk usia sampai 22,               2% untuk usia sampai 22,               :   Voluntary resignation
                                        10% pada usia 23, manurun linier ke 2% 10% pada usia 23, manurun linier ke 2%
                                        pada usia 45 dan 2% pada usia 46       pada usia 45 dan 2% pada usia 46
                                        sampai 54 tahun/                       sampai 54 tahun/
                                        2% up to age 22, 10% at age 23,        2% up to age 22, 10% at age 23,
                                        and decrease linearly to 2% at age 45  and decrease linearly to 2% at age 45
                                        2% at age 46 until at age 54           2% at age 46 until at age 54
    Umur pensiun normal               : 55 tahun/year                          55 tahun/year                          :   Normal retirement age

   Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan                                   Significant actuarial assumptions for the determination
   kewajiban imbalan pasti adalah tingkat diskonto dan                                of the defined benefits obligation are discount rate and
   kenaikan gaji yang diharapkan. Sensitivitas analisis di                            expected salary increase. The sensitivity analyses
   bawah ini ditentukan berdasarkan masing-masing                                     below have been determined based on reasonably
   perubahan asumsi yang mungkin terjadi pada akhir                                   possible changes of the respective assumptions
   periode pelaporan, dengan semua asumsi lain                                        occurring at the end of the reporting period, while
   konstan.                                                                           holding all other assumptions constant.

   Jika tingkat diskonto lebih tinggi (lebih rendah) 1%,                              If the discount rate is 1% higher (lower), the defined
   kewajiban imbalan pasti akan berkurang sebesar                                     benefits obligation would decrease by Rp 13,594,330
   Rp      13.594.330     ribu    (meningkat     sebesar                              thousand (increase by Rp 15,382,449 thousand)
   Rp 15.382.449 ribu) (2022: tingkat diskonto lebih                                  (2022: discount rate is 1% higher (lower), the defined
   tinggi (lebih rendah) 1% kewajiban imbalan pasti                                   benefit obligations decrease by Rp 11,479,629
   berkurang sebesar Rp 11.479.629 ribu (meningkat                                    thousand (increase by Rp 13,023,462 thousand)).
   sebesar Rp 13.023.462 ribu)).

   Jika tingkat pertumbuhan gaji lebih tinggi (lebih                                  If the expected salary growth increases (decreases) by
   rendah) 1%, kewajiban imbalan pasti akan meningkat                                 1%, the defined benefit obligation would increase by
   sebesar Rp 16.112.872 ribu (berkurang sebesar                                      Rp 16,112,872 thousand (decrease by Rp 14,452,926
   Rp 14.452.926 ribu) (2022: tingkat pertumbuhan gaji                                thousand) (2022: expected salary growth increase
   lebih tinggi (rendah) 1%, kewajiban imbalan pasti                                  (decrease) by 1%, the defined benefit obligation
   akan meningkat sebesar Rp 13.701.226 ribu                                          increase by Rp 13,701,226 thousand (decrease by
   (berkurang sebesar Rp 12.250.199 ribu)).                                           Rp 12,250,199 thousand)).

   Analisis sensitivitas yang disajikan di atas mungkin                               The sensitivity analysis presented above may not be
   tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam                                     representative of the actual change in the defined
   kewajiban imbalan pasti mengingat bahwa                                            benefits obligation as it is unlikely that the change in
   perubahan asumsi terjadinya tidak terisolasi satu                                  assumptions would occur in isolation of one another
   sama lain karena beberapa asumsi tersebut mungkin                                  as some of the assumptions may be correlated.
   berkorelasi.

   Selanjutnya, dalam menyajikan analisis sensitivitas di                             Furthermore, in presenting the above sensitivity
   atas, nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung                                  analysis, the present value of the defined benefits
   dengan menggunakan metode projected unit credit                                    obligation has been calculated using the projected unit
   pada akhir periode pelaporan, yang sama dengan                                     credit method at the end of the reporting period, which
   yang diterapkan dalam menghitung liabilitas manfaat                                is the same as that applied in calculating the defined
   pasti yang diakui dalam laporan posisi keuangan.                                   benefits obligation recognized in the statement of
                                                                                      financial position.




                                                                       307
Page 332
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                      PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                             DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Jadwal jatuh tempo dari kewajiban imbalan pasca                     The maturity profile of undiscounted post-employment
   kerja yang tidak didiskontokan adalah sebagai                       benefits obligation are as follows:
   berikut:

                                              31 Desember/       31 Desember/
                                              December 31,       December 31,
                                                  2023               2022
                                                 Rp '000            Rp '000

   1 tahun                                         8.212.952         7.845.805     Within 1 year
   2 - 5 tahun                                    49.233.898        37.872.084     Between 2 - 5 years
   Lebih dari 5 tahun                            907.131.576       859.078.809     More than 5 years
   Total                                         964.578.426       904.796.698     Total

   Durasi rata-rata dari kewajiban imbalan pada tanggal                The average duration of the benefits obligation at
   31   Desember        2023    adalah    8,87    tahun                December 31, 2023 is 8.87 years (December 31,
   (31 Desember 2022: 9,06 tahun).                                     2022: 9.06 years).

   Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang                    There was no change in the methods and assumptions
   digunakan dalam penyusunan analisis sensitivitas                    used in preparing the sensitivity analysis from prior
   dari tahun sebelumnya.                                              years.


21. MODAL SAHAM                                                   21. CAPITAL STOCK

                                                 31 Desember/December 31, 2023
                                                                                    Jumlah
                                     Jumlah saham/    Persentase pemilikan/      modal disetor/
                                       Number of         Percentage of           Total paid-up
           Nama pemegang saham          shares            Ownership                 capital                Name of stockholders
                                                               %                    Rp '000

    Mitsui & Co., Ltd., Jepang            159.107                    45,00          159.107.000    Mitsui & Co., Ltd., Japan
    JA Mitsui Leasing Ltd., Jepang         70.714                    20,00           70.714.000    JA Mitsui Leasing Ltd., Japan
    Yamaha Motor Co., Ltd., Jepang         62.464                    17,70           62.464.000    Yamaha Motor Co., Ltd., Japan
    PT Sinergi Autoindo Abadi              53.036                    15,00           53.036.000    PT Sinergi Autoindo Abadi
    PT Yamaha Indonesia Motor                                                                      PT Yamaha Indonesia Motor
        Manufacturing                        8.250                     2,30           8.250.000      Manufacturing

    Jumlah                                353.571                   100,00          353.571.000    Total


                                                 31 Desember/December 31, 2022
                                                                                    Jumlah
                                     Jumlah saham/    Persentase pemilikan/      modal disetor/
                                       Number of         Percentage of           Total paid-up
           Nama pemegang saham          shares            Ownership                 capital                Name of stockholders
                                                               %                    Rp '000

    Mitsui & Co., Ltd., Jepang            229.821                    65,00          229.821.000    Mitsui & Co., Ltd., Japan
    Yamaha Motor Co., Ltd., Jepang         62.464                    17,70           62.464.000    Yamaha Motor Co., Ltd., Japan
    PT Sinergi Autoindo Abadi              53.036                    15,00           53.036.000    PT Sinergi Autoindo Abadi
    PT Yamaha Indonesia Motor                                                                      PT Yamaha Indonesia Motor
        Manufacturing                        8.250                     2,30           8.250.000      Manufacturing

    Jumlah                                353.571                   100,00          353.571.000    Total

   Berdasarkan rapat umum pemegang saham tanggal                       Based on shareholders meeting dated December 27,
   27 Desember 2019, pemegang saham menyetujui                         2019, the shareholders approved to allocate certain
   alokasi sejumlah Rp 71.400.000 ribu dari saldo laba                 amount of Rp 71,400,000 thousand from
   yang tidak ditentukan penggunaannya menjadi                         unappropriated retained earnings to a statutory
   cadangan umum. Keputusan ini telah dicatat dalam                    reserve. This resolution has been recorded in notarial
   akta notaris No. 4 tanggal 8 Januari 2020 dari Marina               deed No. 4 dated January 8, 2020 of Marina
   Soewarna, S.H., notaris di Jakarta.                                 Soewarna, S.H., notary in Jakarta.




                                                           308
Page 333
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                        PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                          NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                  FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                               DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Berdasarkan akta notaris No. 121 tanggal                            Based on notarial deed No. 121 dated December 16,
   16 Desember 2013 dari Marina Soewana, S.H.,                         2013 of Marina Soewana, S.H., notary in Jakarta, the
   notaris di Jakarta, pemegang saham setuju untuk                     stockholders approved the issuance of 78,571 shares
   menerbitkan 78.571 lembar saham dengan nilai                        at Rp 1,000,000 par value per share. The proceeds
   nominal Rp 1.000.000 per lembar saham. Hasil dari                   from the issuance of the shares received by the
   penerbitan saham baru ini diterima oleh Perusahaan                  Company on December 20, 2013 amounted to
   pada tanggal 20 Desember 2013 sejumlah                              Rp 314,429,000 thousand. The difference between
   Rp 314.429.000 ribu. Perbedaan antara nilai yang                    the proceeds and the paid up capital amounting to
   diperoleh dengan nilai yang disetor sebesar                         Rp 235,858,000 thousand was recognized as
   Rp 235.858.000 ribu dicatat sebagai tambahan modal                  additional paid-in capital.
   disetor.

   Berdasarkan rapat umum pemegang saham tanggal                       Based       on     shareholders     meeting      dated
   13 April 2022, pemegang saham menyetujui                            April 13, 2022, the shareholders approved to distribute
   pembagian dividen 2021 sebesar Rp 142.118.232                       cash      dividends     for  2021     amounting      to
   ribu atau setara dengan Rp 401,95 ribu per saham                    Rp 142,118,232 thousand or equivalent with
   dimana pembagian dividen kepada para pemegang                       Rp 401.95 thousand per share where the distribution
   saham berdasarkan persentase kepemilikan saham.                     of the dividend to shareholders is based on the
   Dividen tersebut telah dibayarkan tanggal 14 April                  percentage of share ownership. This dividends were
   2022.                                                               paid in April 14, 2022.

   Berdasarkan akta notaris No. 28 tanggal                             Based on notarial deed No. 28 dated September 26,
   26 September 2023 dari Marina Soewana, S.H.,                        2023 of Marina Soewana, S.H., notary in Jakarta, the
   notaris di Jakarta, pemegang saham menyetujui                       stockholders approved the transfer of shares of Mitsui
   pengalihan saham Mitsui & Co., Ltd., Jepang sebesar                 & Co., Ltd., Japan amounting to 70,714 shares to JA
   70.714 lembar saham kepada JA Mitsui Leasing Ltd.,                  Mitsui Leasing Ltd., Japan. This notarial deed was
   Jepang. Akta ini telah memperoleh persetujuan dari                  approved by the Minister of Law and Human Rights of
   Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik                        the Republic of Indonesia in decision letter No. AHU-
   Indonesia dengan surat keputusan No. AHU-                           AH.01.03-0122682 dated September 26, 2023.
   AH.01.03-0122682 tanggal 26 September 2023.

   Berdasarkan rapat umum pemegang saham tanggal                       Based      on     shareholders   meeting      dated
   8 Mei 2023, pemegang saham menyetujui pembagian                     May 8, 2023, the shareholders approved to distribute
   dividen 2022 sebesar Rp 239.081.528 ribu atau                       cash     dividends    for   2022   amounting      to
   setara dengan Rp 676,19 ribu per saham dimana                       Rp 239,081,528 thousand or equivalent with
   pembagian dividen kepada para pemegang saham                        Rp 676.19 thousand per share where the distribution
   berdasarkan persentase kepemilikan saham. Dividen                   of the dividend to shareholders is based on the
   tersebut telah dibayarkan tanggal 11 Mei 2023.                      percentage of share ownership. This dividends were
                                                                       paid in May 11, 2023.

22. PENDAPATAN PEMBIAYAAN                                          22. FINANCING INCOME
                                                    2023              2022
                                                   Rp '000           Rp '000

    Pendapatan bunga dari aktivitas pembiayaan   3.737.079.107     3.569.298.717     Interest income from financing activities
    Pendapatan administrasi                        253.476.385       229.957.223     Administration income
    Pendapatan bunga atas keterlambatan                                              Interest income from late
      pembayaran                                  225.630.709       195.838.093         payment
    Penerimaan kembali piutang yang                                                  Recovery of writen off
      telah dihapuskan                            109.835.333       114.852.374         receivable
    Denda atas penghentian kontrak dipercepat      31.744.723        29.371.237      Penalty on early termination of contracts
    Lain-lain                                     119.232.115       109.508.569      Others
    Jumlah                                       4.476.998.372     4.248.826.213     Total

   Jumlah pendapatan pembiayaan berdasarkan                            Total financing income based on type of product are
   jenis produknya adalah sebagai berikut:                             as follows:

                                                     2023               2022
                                                    Rp '000            Rp '000

   Pendapatan konvensional                        3.560.218.286      3.606.704.871      Conventional income
   Pendapatan syariah                               916.780.086        642.121.342      Sharia income

   Jumlah                                         4.476.998.372      4.248.826.213      Total




                                                             309
Page 334
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                               PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                         FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                      DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Amortisasi biaya transaksi yang diakui sebagai                Amortization of transaction costs which were
   pengurang pendapatan bunga dari aktivitas                     recognized as a deduction of interest income from
   pembiayaan sejumlah Rp        443.529.935 ribu                financing activities amounted to Rp 443,529,935
   (31 Desember 2022: Rp 395.957.903 ribu).                      thousand (December 31, 2022: Rp 395,957,903
                                                                 thousand).

   Pada tahun 2023 dan 2022, tidak ada transaksi                 In 2023 and 2022, there were no transactions made to
   kepada satu pihak yang melebihi 10% dari                      any single party that exceeding 10% of financing
   pendapatan sewa pembiayaan.                                   income.

   Pendapatan    pembiayaan     lain-lain  terutama              Other financing income mainly represents income
   merupakan pendapatan atas jasa pengurusan surat               from processing motorcycle certificate, income from
   motor, pendapatan atas jasa penagihan cicilan dan             collection fees and income from online payment fees.
   pendapatan atas jasa pembayaran secara daring.

23. PENDAPATAN LAIN-LAIN                                      23. OTHER INCOME

   Pendapatan lain      lain   terutama  merupakan               Other income mainly represents fee from marketing
   pendapatan atas jasa kegiatan pemasaran bersama               activities with insurance company.
   perusahaan asuransi.


24. BUNGA DAN BEBAN PEMBIAYAAN                                24. INTEREST AND FINANCING CHARGES
                                               2023              2022
                                              Rp '000           Rp '000

    Beban bunga pinjaman                      365.167.768      315.719.451    Interest expenses from loans
    Beban bunga obligasi                      322.704.607      273.875.239    Interest expense of bonds
    Jumlah                                    687.872.375      589.594.690    Total


25. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI                               25. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES

                                               2023              2022
                                              Rp '000           Rp '000
    Jasa profesional                          428.701.773       368.348.890   Professional service fees
    Penyusutan dan amortisasi                                                 Depreciation and amortization
      (Catatan 10, 11, dan 12)                107.050.459       103.580.216     (Note 10, 11 and 12)
    Beban kantor                               78.964.652        77.693.935   Office expenses
    Komputer                                   69.195.731        60.031.012   Computer
    Komisi dan penagihan                       51.525.726        32.407.789   Commissions and collections
    Komunikasi                                 38.776.427        38.795.399   Communication
    Perjalanan dinas                           23.214.712        28.693.849   Traveling
    Beban administrasi bank                    14.750.503        12.502.333   Bank administrative charges
    Materai                                    13.541.628        13.493.149   Stamp duties
    Perijinan, asuransi, pemeliharaan dan                                     License, insurance, repairs and
      perbaikan dan bensin yang berkaitan                                       maintenance and gasoline related
      dengan kendaraan                         11.847.282        11.458.047     to vehicles
    Pelatihan                                   6.685.354         7.452.377   Training
    Biaya kantor lainnya                        5.934.709         8.277.685   Other office expenses
    Sewa kantor                                 4.797.650         4.701.548   Office rental
    Denda administrasi pajak (Catatan 35)         284.738        11.378.582   Tax administration penalty (Note 35)
    Beban lain-lain                            14.348.498        11.268.313   Miscellaneous
    Jumlah                                    869.619.842       790.083.124   Total

   Beban umum dan administrasi lain-lain terutama                Miscellaneous      expenses     mainly   represents
   merupakan beban terkait jasa profesional untuk                professional service fees related to bonds issuance
   penerbitan obligasi dan beban kantor lainnya.                 and other office expenses.

26. BEBAN PEMASARAN                                           26. MARKETING EXPENSES
   Saldo dari akun ini merupakan biaya untuk promosi             This account represents expenses for promotion and
   dan kegiatan pemasaran lainnya.                               other marketing activities.




                                                        310
Page 335
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                     PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                               FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                            DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

27. PAJAK PENGHASILAN                                             27. INCOME TAX

                                                  2023               2022
                                                 Rp '000            Rp '000

    Pajak kini                                   117.460.359        229.641.652     Current tax
    Penyesuaian pajak penghasilan                                                   Adjustment on corporate income tax
      badan (Catatan 35)                                                              (Note 35)
        Tahun fiskal 2018                            651.872            -               Fiscal year 2018
        Tahun fiskal 2012                            -               71.728.696         Fiscal year 2012
    Pajak tangguhan                              (10.058.663)        (7.208.354)    Deferred tax

    Jumlah beban pajak penghasilan               108.053.568        294.161.994     Total income tax expense

   Pajak kini                                                         Current tax

   Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut                     A reconciliation between profit before tax per
   laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain                statements of profit or loss and other comprehensive
   dengan laba kena pajak adalah sebagai berikut:                     income and accumulated fiscal losses is as follows:

                                                  2023               2022
                                                 Rp '000            Rp '000
    Laba sebelum pajak menurut laporan                                             Profit before tax per statements
      laba rugi dan penghasilan                                                      of profit or loss and other
      komprehensif lain                          478.605.528       977.252.699       comprehensive income

    Perbedaan temporer:                                                            Temporary differences:
                                                                                     Allowance for expected credit losses
      Cadangan kerugian kredit ekspektasian      107.177.117        16.791.616         of receivables
      Biaya yang masih harus dibayar             (80.471.202)       21.899.222       Accrued expenses
      Imbalan pasca kerja                         18.712.559        (6.111.011)      Post-employment benefits
      Perbedaan penyusutan                                                           Difference between commercial
        komersial dan fiskal                        302.719            185.418         and fiscal depreciation

    Jumlah                                        45.721.193        32.765.245       Total

    Beban (pendapatan) yang tidak dapat                                            Non-deductible expense
     diperhitungkan menurut fiskal:                                                 (non-taxable income):
     Akomodasi                                      242.509         10.619.094      Accommodation
     Denda administrasi pajak (Catatan 35)                                          Tax administration penalty (Note 35)
       Pajak penghasilan badan                                                         Corporate income tax
         Tahun fiskal 2018                          284.738            -                  Fiscal year 2018
         Tahun fiskal 2012                          -               11.378.582           Fiscal year 2012
     Pendapatan bunga yang telah                                                    Interest income subjected
       dikenakan pajak final                      (2.804.082)       (2.279.550)        to final tax
     Lain-lain                                    11.860.837        14.089.620      Others

    Jumlah                                         9.584.002        33.807.746       Total

    Laba kena pajak                              533.910.723      1.043.825.690    Taxable income


   Perhitungan beban dan utang pajak kini adalah                      Current tax expense and payable are computed as
   sebagai berikut:                                                   follows:
                                                31 Desember/         31 Desember/
                                              December 31, 2023    December 31, 2022
                                                   Rp '000              Rp '000
    Beban pajak kini pada tarif pajak                                                    Current tax expense at
      efektif 22%                                  117.460.359           229.641.652       statutory tax rate of 22%
    Dikurangi pembayaran pajak dimuka                                                    Less prepaid taxes
      Pajak penghasilan                                                                    Income taxes
        Pasal 23                                      4.626.726            4.424.987          Article 23
        Pasal 25                                     77.842.509          162.920.114          Article 25
      Jumlah                                         82.469.235          167.345.101         Total
    Utang pajak kini (Catatan 15)                    34.991.124             62.296.551   Current tax payable (Note 15)




                                                           311
Page 336
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                                 PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                           FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                        DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Perhitungan Pajak Penghasilan (“PPh”) badan                                 The Company’s corporate income tax (“CIT”)
   Perusahaan adalah suatu perhitungan sementara                               calculation is a preliminary estimate made for
   yang dibuat untuk tujuan akuntansi dan dapat                                accounting purposes and is subject to revision when
   berubah pada waktu Perusahaan menyampaikan                                  the Company files its annual corporate income tax
   surat pemberitahuan tahunan pajak.                                          return.

   Pajak Tangguhan                                                             Deferred Tax

   Rincian dari aset pajak tangguhan Perusahaan                                Details of the Company’s deferred tax assets - net are
   adalah sebagai berikut:                                                     as follows:

                                                                          Dikreditkan
                                                     Dikreditkan         (dibebankan)
                                                    (dibebankan)        ke penghasilan
                                                    ke laba rugi/     komprehensif lain/
                                                      Credited        Credited (charged)
                                    1 Januari/        (charged)             to other          31 Desember/
                                    January 1     to profit or loss    comprehensive          December 31
                                      2023           for the year           income                2023
                                     Rp '000           Rp '000               Rp '000             Rp '000
    Cadangan kerugian kredit                                                                                  Allowance for expected
      ekspektasian                  142.538.951        23.578.966              -                166.117.917      credit losses
    Nilai wajar kontrak                                                                                       Fair value of derivative financial
      lindung nilai derivatif        17.226.044          -                   (8.584.586)          8.641.458      instrument hedging contract
    Imbalan pasca kerja              29.686.454         4.116.763             2.078.551          35.881.768   Post-employment benefits
                                                                                                              Depreciation of property
    Penyusutan aset tetap               415.257            66.598              -                    481.855      and equipment
    Akrual                           37.136.523       (17.703.664)             -                 19.432.859   Accrual

    Aset pajak tangguhan - bersih   227.003.229        10.058.663            (6.506.035)        230.555.857   Deferred tax assets - net



                                                                          Dikreditkan
                                                     Dikreditkan         (dibebankan)
                                                    (dibebankan)        ke penghasilan
                                                    ke laba rugi /    komprehensif lain /
                                                      Credited        Credited (charged)
                                    1 Januari/        (charged)             to other          31 Desember/
                                    January 1     to profit or loss    comprehensive          December 31
                                      2022           for the year           income                2022
                                     Rp '000           Rp '000               Rp '000             Rp '000
    Cadangan kerugian kredit                                                                                  Allowance for expected
      ekspektasian                  138.844.795         3.694.156              -                142.538.951      credit losses
    Nilai wajar kontrak                                                                                       Fair value of derivative financial
      lindung nilai derivatif         2.837.631           -                 14.388.413           17.226.044      instrument hedging contract
    Imbalan pasca kerja              33.307.686         (1.344.422)         (2.276.810)          29.686.454   Post-employment benefits
                                                                                                              Depreciation of property
    Penyusutan aset tetap               374.465            40.792              -                    415.257      and equipment
    Akrual                           32.318.695         4.817.828              -                 37.136.523   Accrual

    Aset pajak tangguhan - bersih   207.683.272         7.208.354           12.111.603          227.003.229   Deferred tax assets - net




                                                               312
Page 337
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                    PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                              FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                           DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Rekonsiliasi antara beban pajak dan hasil perkalian                 A reconciliation between the total tax expense and the
   laba akuntansi sebelum pajak dengan tarif pajak yang                amounts computed by applying the effective tax rates
   berlaku adalah sebagai berikut:                                     to profit before tax is as follows:

                                                   2023               2022
                                                  Rp '000            Rp '000
    Laba sebelum pajak pada laporan laba                                            Profit before tax per statements of profit
      rugi dan penghasilan komprehensif lain      478.605.528       977.252.699       or loss and other comprehensive income
    Pajak penghasilan dengan tarif pajak
      efektif 22%                                (105.293.216)      (214.995.594)   Tax expenses at effective tax rate 22%

    Pengaruh pajak atas (pendapatan) beban
     yang tidak dapat diperhitungkan                                                Tax effect of (nondeductible expense)
     menurut fiskal:                                                                  non taxable income:
     Penghasilan bunga yang telah
       dikenakan pajak final                         616.898             501.501      Interest income subjected to final tax
     Akomodasi                                       (53.352)         (2.336.201)     Accomodation
     Denda administrasi pajak (Catatan 35)                                            Tax administration penalty (Note 35)
       Pajak penghasilan badan                                                           Corporate income tax
         Tahun fiskal 2018                              (62.642)         -                 Fiscal year 2018
         Tahun fiskal 2012                            -               (2.503.288)          Fiscal year 2012
     Lain-lain                                     (2.609.384)        (3.099.716)     Others
    Jumlah                                         (2.108.480)        (7.437.704)     Total

    Penyesuaian pajak penghasilan badan                                               Adjustment on corporate income tax
     Tahun fiskal 2018 (Catatan 35)                  (651.872)           -             Fiscal year 2018 (Note 35)
     Tahun fiskal 2012 (Catatan 35)                   -              (71.728.696)      Fiscal year 2012 (Note 35)
    Jumlah beban pajak                           (108.053.568)      (294.161.994)   Total tax expenses



28. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                  28. OTHER COMPREHENSIVE INCOME

   Akun ini terdiri atas penghasilan komprehensif lain                This account comprises of items of other
   yang diakumulasi dalam ekuitas. Rincian penghasilan                comprehensive income that are accumulated in equity.
   komprehensif lain yang diakumulasi dalam ekuitas                   The details of other comprehensive income
   adalah sebagai berikut:                                            accumulated in equity are as follows:

                                                   2023                2022
                                                  Rp '000            Rp '000

    Liabilitas imbalan pasti                       (4.326.263)         3.043.144     Defined benefits obligation
    Cadangan lindung nilai arus kas               (30.637.896)       (61.074.155)    Cash flow hedging reserve

    Saldo akhir tahun                             (34.964.159)       (58.031.011)    Balance at end of year

   Cadangan lindung nilai arus kas merupakan bagian                   The cash flow hedging reserve represents the
   kumulatif keuntungan dan kerugian instrumen lindung                cumulative portion of gains and losses on hedging
   nilai yang dianggap efektif dalam lindung nilai arus               instruments deemed effective in cash flow hedges.
   kas. Keuntungan atau kerugian kumulatif yang                       The cumulative deferred gain or loss on the hedging
   ditangguhkan      atas   instrumen    lindung   nilai              instrument is reclassified to profit or loss only when the
   direklasifikasi ke laba rugi hanya ketika transaksi                hedged transaction affects the profit or loss.
   yang dilindungi nilai mempengaruhi laba rugi.

   Keuntungan dan kerugian yang direklasifikasi dari                  Gains and losses reclassified from equity into profit or
   ekuitas ke laba rugi selama tahun berjalan termasuk                loss during the year are included in the following line
   dalam pos yang bersangkutan di laporan laba rugi                   items in the statements of profit or loss and other
   dan penghasilan komprehensif lain.                                 comprehensive income.




                                                            313
Page 338
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                                 PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                           FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                        DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Cadangan lindung nilai arus kas                                               Cash flow hedging reserve

                                                           2023               2022
                                                          Rp '000            Rp '000

   Saldo awal tahun                                       (61.074.155)       (10.060.690)      Balance at beginning of year
   Keuntungan (kerugian) atas lindung nilai arus kas       14.691.332        (68.001.951)      Gain (loss) recognised on cash flow hedges
   Pajak penghasilan terkait keuntungan (kerugian)
    yang diakui pada penghasilan                                                               Income tax related to gain (loss) recognised
    komprehensif lain                                     (3.232.093)        14.960.429           in other comprehensive income
   Penyelesaian kontrak derivatif                         24.329.513          2.600.073        Settlement of derivative contract
   Pajak penghasilan terkait pelunasan                                                         Income tax related to the settlement
    kontrak derivatif                                      (5.352.493)         (572.016)          of derivative contract

   Saldo akhir tahun                                      (30.637.896)       (61.074.155)      Balance at end of year

   Liabilitas imbalan pasti                                                      Defined benefits obligation

                                                            2023                2022
                                                           Rp '000            Rp '000

   Saldo awal tahun                                          3.043.144         (5.029.183)       Balance at beginning of year
   (Kerugian) keuntungan aktuarial atas pengukuran                                               Actuarial (loss) gain on remeasurement
     kembali liabilitas imbalan pasca kerja                 (9.447.958)        10.349.137          of post employment benefit obligation
   Pajak penghasilan terkait keuntungan                                                          Income tax related to gain
     yang diakui pada penghasilan                                                                  recognised in other comprehensive
     komprehensif lain                                       2.078.551         (2.276.810)         income

   Saldo akhir tahun                                        (4.326.263)         3.043.144        Balance at end of year

   Liabilitas imbalan pasca kerja terdiri dari akumulasi                         The post-employment benefit obligation represents
   porsi keuntungan/kerugian aktuarial yang berasal                              the cumulative portion actuarial gain/loss from
   dari     imbalan    karyawan.      Porsi    akumulasi                         employee benefits. The cumulative portion of actuarial
   keuntungan/kerugian      aktuarial    dari    imbalan                         gain/loss from employee benefits will not be
   karyawan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi.                             reclassified to the profit or loss.


29. LABA PER SAHAM                                                          29. EARNINGS PER SHARE

   Perhitungan laba per saham dasar dilakukan                                    The computation of basic earnings per shares is based
   berdasarkan informasi di bawah ini:                                           on the following information:

                                                           2023                2022
                                                          Rp '000             Rp '000

   Laba bersih periode berjalan                                                                  Profit for the period

   Laba bersih untuk perhitungan laba                                                            Earnings for computation of basic
     per saham dasar                                      370.551.960         683.090.705          earnings per share

   Jumlah saham (dalam angka penuh)                    Lembar/Shares       Lembar/Shares         Number of shares (in full amount)

   Jumlah rata-rata tertimbang saham                                                             Weighted average number of ordinary
     biasa untuk perhitungan laba                                                                 shares for computation of basic
     per saham dasar                                           353.571               353.571      earnings per share

   Laba per saham dasar                                                                          Basic earnings per share
     (dalam angka Rupiah penuh)                              1.048.027           1.931.976         (in full amount of Rupiah)




                                                                     314
Page 339
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                                   PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                             FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                          DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

30. TRANSAKSI DERIVATIF                                                        30. DERIVATIVE TRANSACTIONS

   Perusahaan menghadapi risiko arus kas terkait                                      The Company is exposed to cash flows risks related to
   dengan nilai tukar mata uang asing dan tingkat suku                                foreign currency exchange rates and interest rates in
   bunga dalam menjalankan kegiatan bisnisnya.                                        the ordinary course of business.

   Untuk mengurangi risiko yang ada, Perusahaan                                       In order to reduce these risks, the Company uses
   menggunakan instrumen derivatif cross currency                                     cross currency swaps to hedge the exposure of the
   swap untuk melindungi arus kas masa mendatang                                      estimated future cash flows of bank loans.
   dari pinjaman bank.

   Saldo nilai wajar instrumen derivatif Perusahaan                                   The fair values of the Company’s derivative
   adalah sebagai berikut:                                                            instruments that are outstanding are summarized
                                                                                      below:

                                                         31 Desember/          31 Desember/
                                                         December 31,          December 31,
                                                             2023                  2022
                                                            Rp '000               Rp '000

    Piutang derivatif                                        63.341.133           128.527.498      Derivative receivables
    Utang derivatif                                         (14.909.632)           (6.890.047)     Derivative payables

    Jumlah                                                   48.431.501           121.637.451      Total

   Cross currency swap ditetapkan sebagai lindung nilai                               The cross currency swaps were designated as
   arus kas yang efektif. Oleh karenanya, perubahan                                   effective cash flow hedges. Hence, the changes in
   nilai wajar instrument derivatif tersebut dicatat pada                             their fair values were recognized in equity. The
   ekuitas. Estimasi nilai wajar dari instrumen derivatif                             estimated fair values of the derivative instruments are
   dihitung berdasarkan tingkat bunga pasar.                                          calculated based on market rates. Unrealized gain net
   Keuntungan yang belum direalisasi setelah pajak                                    of tax amounting to Rp 30,436,259 thousand (2022:
   sejumlah Rp 30.436.259 ribu (2022: kerugian yang                                   unrealized loss net of tax amounting to
   belum     direalisasi   setelah      pajak   sejumlah                              Rp     51,013,465 thousand) on fair value of the
   Rp 51.013.465 ribu) atas nilai wajar instrumen                                     derivative financial instruments are recognized in other
   keuangan derivatif dicatat pada penghasilan                                        comprehensive income.
   komprehensif lain.

   Rincian cross-currency           swaps     (“CCS”)     adalah                      The details of cross-currency swaps (“CCS”) are as
   sebagai berikut:                                                                   follows:

                                                       31 Desember/December 31, 2023                        31 Desember/December 31, 2022

   Bank-Bank yang menjadi lawan transaksi/
   Banker act as counterparties:             Sumitomo Mitsui Trust Bank, Singapore;               Sumitomo Mitsui Trust Bank, Singapore;
                                             PT Bank BTPN Tbk, Jakarta;                           PT Bank BTPN Tbk, Jakarta;
                                             PT Bank Mizuho Indonesia, Jakarta; dan/and           PT Bank Mizuho Indonesia, Jakarta;
                                             Bank of America N.A., Tokyo                          Bank of America N.A., Tokyo; dan/and
                                                                                                  PT Bank ANZ Indonesia


   Jatuh Tempo/Maturity                      Berbagai tanggal sampai dengan Desember 2025/        Berbagai tanggal sampai dengan Desember 2024/
                                             Various date up to December 2025                     Various date up to December 2024

   Kurs forward/Forward rate
      CCS USD                                Rp 14.270 - Rp 15.620                                Rp 14.073 - Rp 15.620




                                                                     315
Page 340
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                                  PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                            FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                         DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Tabel di bawah ini merinci jumlah pokok nosional dan                            The following tables detail the notional principal
   waktu yang tersisa dari kontrak cross currency swaps                            amounts and remaining term of cross currency swap
   yang beredar pada akhir periode pelaporan.                                      contracts outstanding at the end of the reporting
                                                                                   periods.

                                                          31 Desember/December 31, 2023
        Tingkat bunga fluktuatif yang diterima dalam US$/
                  Floating rate received in US$                  Tingkat suku bunga tetap           Nilai pokok
       Tingkat bunga tetap yang dibayarkan dalam Rupiah/        menurut kontrak/Contracted       nosional/Notional
                    Fixed rate paid in Rupiah                       fixed interest rate           principal value       Nilai wajar/Fair value
                                                                                                      Rp '000                  Rp '000

   Satu tahun/One year                                                    5.6% - 8.1%                 1.734.464.625                 54.259.053
   Dua tahun/Two years                                                    7.3% - 7.6%                   745.000.000                 (5.827.552)

   Jumlah/Total                                                                                       2.479.464.625                 48.431.501



                                                          31 Desember/December 31, 2022
        Tingkat bunga fluktuatif yang diterima dalam US$/
                  Floating rate received in US$                  Tingkat suku bunga tetap           Nilai pokok
       Tingkat bunga tetap yang dibayarkan dalam Rupiah/        menurut kontrak/Contracted       nosional/Notional
                    Fixed rate paid in Rupiah                       fixed interest rate           principal value       Nilai wajar/Fair value
                                                                                                      Rp '000                  Rp '000

   Satu tahun/One year                                                     5.3% - 6%                    994.765.500                 87.321.166
   Dua tahun/Two years                                                    5.6% - 8.1%                 1.339.780.000                 34.316.285

   Jumlah/Total                                                                                       2.334.545.500              121.637.451



31. PENGUNGKAPAN TAMBAHAN ATAS AKTIVITAS                                      31. SUPPLEMENTAL DISCLOSURE ON NON CASH
    INVESTASI NON KAS                                                             INVESTING ACTIVITIES

                                                           2023                   2022
                                                          Rp '000                Rp '000

    Aktivitas investasi nonkas:                                                                Non-cash investing activities:
      Pemindahan dari uang muka ke                                                               Transfer of advances to property
         aset tetap                                         5.751.345             16.794.348       and equipment
      Pemindahan dari uang muka                                                                  Transfer of advances to computer
         ke perangkat lunak                                20.472.409             13.759.032       software


32. SEGMEN OPERASI                                                            32. OPERATION SEGMENT

   Perusahaan     melaporkan      segmen                operasi                    The Company reported operating segment into the
   berdasarkan kategori sebagai berikut:                                           following categories:

   x     Pembiayaan sepeda motor                                                   x    Motor cycle financing

   x     Pembiayaan lainnya                                                        x    Other financing activities

   Pembagian aset segmen dicatat berdasarkan piutang                               The distribution of segment asset presented is based
   pembiayaan neto yang timbul dari kegiatan                                       on net receivables arising from financing activities by
   pembiayaan berdasarkan masing-masing kategori di                                each category above.
   atas.

   Pembagian liabilitas segmen dicatat berdasarkan                                 The distribution of segment liabilities presented is
   proporsi piutang pembiayaan berdasarkan kategori                                based on the proportion of finance receivables by
   segmen dengan saldo pinjaman bank dan utang                                     category to the outstanding bank loans and payables
   kepada dealer.                                                                  to dealers.




                                                                    316
Page 341
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                           PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                             NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                     FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                  DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   Informasi mengenai segmen usaha Perusahaan                                Information concerning the Company’s operating
   adalah sebagai berikut:                                                   segment are as follows:

   Informasi berdasarkan jenis pembiayaan:                                   Information based on type of financing:

                                                        31 Desember/December 31, 2023
                                                                  Pembiayaan
                                              Pembiayaan             lainnya/
                                             sepeda motor/      Other financing       Jumlah/
                                           Motorcyle financing      activities         Total
                                                Rp '000              Rp '000          Rp '000

     Pendapatan pembiayaan                      2.790.915.444     1.686.082.928     4.476.998.372   Financing income
     Pendapatan tidak dapat dialokasikan                                                            Unallocated income
      Bunga                                                                             2.804.082     Interest
      Lain-lain                                                                        89.059.602     Others

     Jumlah pendapatan                                                              4.568.862.056   Total revenue

     ASET                                                                                           ASSETS
     Aset segmen                                7.580.999.069     5.380.082.924    12.961.081.993   Segment assets
     Aset tidak dapat dialokasikan                                                  1.140.913.986   Unallocated assets
     Jumlah Aset                                                                   14.101.995.979   Total Assets
     LIABILITAS                                                                                     LIABILITIES
     Liabilitas segmen                          6.376.931.148     4.399.498.625    10.776.429.773   Segment liabilities
     Liabilitas tidak dapat dialokasikan                                              608.188.612   Unallocated liabilities
     Jumlah Liabilitas                                                             11.384.618.385   Total Liabilities

     Beban penyusutan dan amortisasi                                                 107.050.459    Depreciation expense and amortization

     Pengeluaran modal                                                                              Capital expenditures
      Aset tetap                                                                       50.276.313    Property and equipment
      Perangkat lunak komputer                                                         34.154.181    Computer software
     Jumlah pengeluaran modal                                                         84.430.494    Total capital expenditures


                                                        31 Desember/December 31, 2022
                                                                  Pembiayaan
                                              Pembiayaan             lainnya/
                                             sepeda motor/      Other financing       Jumlah/
                                           Motorcyle financing      activities         Total
                                                Rp '000              Rp '000          Rp '000

     Pendapatan pembiayaan                      2.918.264.881     1.330.561.332     4.248.826.213   Financing income
     Pendapatan tidak dapat dialokasikan                                                            Unallocated income
      Bunga                                                                             2.279.550     Interest
      Lain-lain                                                                        85.751.592     Others

     Jumlah pendapatan                                                              4.336.857.355   Total revenue

     ASET                                                                                           ASSETS
     Aset segmen                                7.939.443.602     4.807.796.023    12.747.239.625   Segment assets
     Aset tidak dapat dialokasikan                                                  1.172.269.058   Unallocated assets
     Jumlah Aset                                                                   13.919.508.683   Total Assets
     LIABILITAS                                                                                     LIABILITIES
     Liabilitas segmen                          6.678.061.754     4.007.254.632    10.685.316.386   Segment liabilities
     Liabilitas tidak dapat dialokasikan                                              671.351.987   Unallocated liabilities
     Jumlah Liabilitas                                                             11.356.668.373   Total Liabilities

     Beban penyusutan dan amortisasi                                                 103.580.216    Depreciation expense and amortization

     Pengeluaran modal                                                                              Capital expenditures
      Aset tetap                                                                       54.824.406    Property and equipment
      Perangkat lunak komputer                                                         39.786.288    Computer software
     Jumlah pengeluaran modal                                                         94.610.694    Total capital expenditures


   Seluruh aset dan konsumen Perusahaan berada di                             All of the Company’s assets and customers are
   Indonesia.                                                                 located in Indonesia.




                                                                317
Page 342
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                                  PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                            FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                         DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

33. INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO                                       33. FINANCIAL INSTRUMENTS, FINANCIAL RISK AND
    KEUANGAN DAN RISIKO MODAL                                                      CAPITAL RISK MANAGEMENT

   a.   Kategori dan kelas instrumen keuangan                                     a.    Categories        and      classes       of      financial
                                                                                        instruments

                                                             31 Desember/December 31, 2023
                                          Aset keuangan                         Liabilitas keuangan
                                             pada biaya      Derivatif yang          pada biaya
                                             perolehan      digunakan untuk          perolehan
                                           diamortisasi/      lindung nilai/       diamortisasi/
                                         Financial assets      Derivatives            Financial
                                            at amortized         used for           liabilities at       Jumlah/
                                                cost             hedging          amortized cost          Total
                                              Rp'000              Rp'000                Rp'000           Rp'000

        Aset Keuangan                                                                                                  Financial Assets
        Bank                                 304.205.030           -                     -               304.205.030   Cash in banks
        Piutang pembiayaan - bersih       12.839.773.202           -                     -            12.839.773.202   Financing receivables - net
        Piutang derivatif                        -              63.341.133               -                63.341.133   Derivative receivables
        Piutang lain-lain - bersih           121.308.791           -                     -               121.308.791   Other accounts receivable - net
        Aset lainnya                                                                                                   Other assets
          Uang jaminan                         2.494.272           -                     -                 2.494.272     Refundable deposit
        Jumlah Aset Keuangan              13.267.781.295        63.341.133               -            13.331.122.428   Total Financial Assets

        Liabilitas Keuangan                                                                                            Financial Liabilities
        Pinjaman bank                            -                 -               5.687.175.480       5.687.175.480   Bank loans
        Utang derivatif                          -              14.909.632              -                 14.909.632   Derivative payables
        Utang lain-lain                          -                 -                 270.698.220         270.698.220   Other accounts payable
        Biaya yang masih harus dibayar           -                 -                 314.410.455         314.410.455   Accrued expenses
        Utang obligasi                           -                 -               4.873.687.443       4.873.687.443   Bonds payable
        Jumlah Liabilitas Keuangan               -              14.909.632        11.145.971.598      11.160.881.230   Total Financial Liabilities



                                                             31 Desember/December 31, 2022
                                          Aset keuangan                         Liabilitas keuangan
                                             pada biaya      Derivatif yang          pada biaya
                                             perolehan      digunakan untuk          perolehan
                                           diamortisasi/      lindung nilai/       diamortisasi/
                                         Financial assets      Derivatives            Financial
                                            at amortized         used for           liabilities at       Jumlah/
                                                cost             hedging          amortized cost          Total
                                              Rp'000              Rp'000                Rp'000           Rp'000

        Aset Keuangan                                                                                                  Financial Assets
        Bank                                 247.201.940           -                     -               247.201.940   Cash in banks
        Piutang pembiayaan - bersih       12.712.917.851           -                     -            12.712.917.851   Financing receivables - net
        Piutang derivatif                        -             128.527.498               -               128.527.498   Derivative receivables
        Piutang lain-lain - bersih            67.100.551           -                     -                67.100.551   Other accounts receivable - net
        Aset lainnya                                                                                                   Other assets
          Uang jaminan                         2.590.117           -                     -                 2.590.117     Refundable deposit
        Jumlah Aset Keuangan              13.029.810.459       128.527.498               -            13.158.337.957   Total Financial Assets

        Liabilitas Keuangan                                                                                            Financial Liabilities
        Pinjaman bank                            -                 -               6.381.483.149       6.381.483.149   Bank loans
        Utang derivatif                          -               6.890.047              -                  6.890.047   Derivative payables
        Utang lain-lain                          -                 -                 235.456.226         235.456.226   Other accounts payable
        Biaya yang masih harus dibayar           -                 -                 360.241.888         360.241.888   Accrued expenses
        Utang obligasi                           -                 -               4.141.274.229       4.141.274.229   Bonds payable
        Jumlah Liabilitas Keuangan               -               6.890.047        11.118.455.492      11.125.345.539   Total Financial Liabilities




                                                                  318
Page 343
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                 PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                           FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                        DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   b.   Manajemen risiko modal                                     b.   Capital risk management

        Perusahaan mengelola risiko modal untuk                         The Company manages capital risk to ensure that
        memastikan bahwa Perusahaan mampu untuk                         it will be able to continue as a going concern, in
        melanjutkan usahanya, selain itu untuk                          addition to maximizing the profits of the
        memaksimalkan keuntungan pemegang saham                         shareholders through the optimization of the
        melalui optimalisasi antara saldo utang dan                     balance of debt and equity. The Company strategy
        ekuitas. Strategi Perusahaan tidak berubah sejak                remains unchanged from 2021. The Company's
        2021. Struktur modal Perusahaan terdiri dari                    capital structure consists of bank loans (Note 14),
        pinjaman bank (Catatan 14), utang obligasi                      bonds payable (Note 18) and equity shareholders
        (Catatan 18) dan ekuitas pemegang saham yang                    consisting of capital stock (Note 21), additional
        terdiri dari modal ditempatkan (Catatan 21),                    paid-in capital (Note 21), other comprehensive
        tambahan modal disetor (Catatan 21),                            income (Note 28) and retained earnings.
        penghasilan komprehensif lain (Catatan 28) dan
        saldo laba.

        Dewan Direksi Perusahaan secara berkala                         The Board of Directors of the Company
        melakukan penelaahan atas struktur permodalan                   periodically reviews the Company's capital
        Perusahaan. Sebagai bagian dari penelaahan                      structure. As part of this review, the Board of
        ini, Dewan Direksi mempertimbangkan biaya                       Directors considers the cost of capital and related
        permodalan dan risiko yang berhubungan.                         risk.

   c.   Tujuan dan kebijakan manajemen risiko                      c.   Financial risk management objectives and
        keuangan                                                        policies

        Tujuan utama dari seluruh kebijakan manajemen                   The main objective of the Company’s overall
        risiko keuangan Perusahaan adalah untuk                         financial risk management and policies is to
        memelihara dan melindungi Perusahaan melalui                    maintain and protect the Company through
        identifikasi, analisa dan pemantauan risiko yang                identifying, analyzing and monitoring the risks
        dapat timbul dari berbagai macam aktivitas yang                 faced by the Company, which might arise from its
        dilakukan oleh Perusahaan.                                      various activities.

        Tujuan dan kebijakan manajemen risiko                           The objectives and policies of financial risk
        keuangan dicapai melalui pembentukan dan                        management is actualized through the formation
        pengembangan pola pikir yang proaktif dan kuat                  and development of a strong and proactive risk
        terhadap risiko, penguatan Tata Kelola                          mindset,      strengthening     Good     Corporate
        Perusahaan       dan    Pengendalian     Internal,              Governance and Internal Control, preserving the
        menumbuhkan nilai kepatuhan terhadap                            value of compliance with regulations, as well as
        peraturan, serta mendirikan struktur proses kerja               establishing structured and healthy working
        yang sehat. Pola pikir proaktif yang kuat                       processes. This strong and proactive risk mindset
        terhadap risiko dibentuk melalui pembentukan                    is created by building a strong awareness of risk
        kesadaran yang kuat atas risiko yang dimulai                    starting from the Board of Commissioners, and
        dari Dewan Komisaris, dan Dewan Direksi                         Board of Directors to all employees at all level in
        hingga ke seluruh pegawai pada semua                            the organizational hierarchy. Strengthened Good
        tingkatan organisasi. Penguatan Tata Kelola                     Corporate Governance and Internal Control is
        Perusahaan       dan    Pengendalian      Internal              implemented through training and establishment
        diterapkan melalui pelatihan dan pembuatan                      of management standards and procedures which
        standar dan prosedur oleh manajemen yang                        aim to develop a disciplined and constructive
        bertujuan untuk membangun sebuah lingkungan                     control environment, where all employees
        pengendalian yang konstruktif dan disiplin,                     understand their roles and obligations. The value
        dimana seluruh karyawan memahami peran dan                      of compliance to the existing and prevailing
        kewajiban mereka. Nilai kepatuhan terhadap                      regulations is cultivated and embedded into all
        peraturan yang sudah berlaku dibudidayakan                      employees of the Company, by applying
        dan     ditanamkan       dengan     menerapkan                  “Compliance Hotline” and “Operational Control
        “Compliance Hotline” dan “Operational Control                   Hotline (human resources, marketing, finance,
        Hotline (sumber daya manusia, pemasaran,                        administration, collection)”. Building strong and
        keuangan, administrasi dan penagihan)”.                         healthy processes as well as risk capabilities is
        Membangun proses kerja yang sehat dan kuat                      performed with a continuous assessment of the
        serta memiliki kapabilitas untuk mengelola risiko               various activities involving risk handling such as
        dilakukan melalui evaluasi yang berkelanjutan                   identification, measurement, monitoring, and risk
        melalui berbagai aktivitas penanganan risiko                    control.
        seperti identifikasi, pengukuran, pengawasan
        dan pengendalian risiko.




                                                             319
Page 344
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                                         PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                           NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                   FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                                DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

       Risiko pasar                                                                            Market risk

       Risiko pasar ialah risiko atas fluktuasi nilai wajar                                      Market risk is the risk that the fair value of future
       dari arus kas masa mendatang dari instrumen                                               cash flows of a financial instrument will fluctuate
       keuangan disebabkan oleh perubahan dari                                                   because of changes in market prices.
       harga pasar.

       Risiko pasar terdiri dari empat tipe risiko,                                              Market risks comprise four types of risk, those are
       diantaranya adalah risiko tingkat bunga, risiko                                           interest rate risk, currency risk, commodity price
       mata uang asing, risiko harga komoditas dan                                               risk and other price risk, such as equity price risk.
       risko harga lain-lain, seperti risiko harga ekuitas.                                      Financial instruments affected by market risk
       Instrumen keuangan yang dipengaruhi oleh                                                  include bank loans, bonds payable and derivative
       risiko pasar termasuk pinjaman bank, utang                                                financial instruments.
       obligasi dan instrumen keuangan derivatif.

       Aktivitas Perusahaan terekspos terutama untuk                                             The Company’s activities expose it primarily to the
       risiko keuangan atas perubahan nilai tukar mata                                           financial risks of changes in foreign currency
       uang asing dan suku bunga. Perusahaan                                                     exchange rates and interest rates. The Company
       membuat kontrak instrumen keuangan derivatif                                              enters into derivative financial instruments
       untuk mengelola eksposur risiko mata uang                                                 contracts to manage its exposure to foreign
       asing dan risiko suku bunga, termasuk cross                                               currency risk and interest rate risk, including cross
       currency swap untuk melindungi keragaman                                                  currency swap to hedge variability of floating
       suku bunga mengambang yang timbul dari kurs                                               interest rate arising on the foreign currency
       mengambang atas pinjaman bank yang                                                        denominated bank loan.
       didenominasi dalam mata uang asing.

       i.   Manajemen risiko mata uang asing                                                   i.    Foreign currency risk management

            Risiko mata uang asing adalah risiko atas                                                Foreign currency risk is the risk that the fair
            nilai wajar aset atau liabilitas keuangan akan                                           value of a financial asset or financial liability
            berfluktuasi karena perubahan nilai tukar                                                will fluctuate due to changes in foreign
            mata uang asing. Perusahaan terekspos                                                    exchange rates. The Company is exposed to
            pengaruh fluktuasi nilai tukar mata uang                                                 the effect of foreign currency exchange rate
            asing karena transaksi yang didenominasi                                                 fluctuation mainly because of foreign
            mata uang asing, seperti pinjaman bank                                                   currency denominated transactions, such as
            yang didenominasi dalam mata uang asing                                                  bank loans denominated in foreign currencies
            (Catatan 14). Perusahaan menghadapi                                                      (Note 14). The Company is mainly exposed to
            risiko atas Dolar Amerika Serikat (US$).                                                 the United States Dollar (US$). To help
            Untuk      membantu        mengelola     risiko,                                         manage the risk, the Company has a policy to
            Perusahaan memiliki kebijakan untuk                                                      hedge all loan in foreign currency to avoid any
            melindungi seluruh pinjaman dalam valuta                                                 risk of foreign currency fluctuation against
            asing untuk menghindari segala risiko dari                                               Indonesian Rupiah.
            fluktuasi mata uang asing terhadap Rupiah
            Indonesia.

            Tabel dibawah ini meringkas instrumen                                                    The table below summarizes the Company’s
            keuangan Perusahaan dengan denominasi                                                    foreign currency denominated financial
            dalam mata uang asing (tidak termasuk                                                    instruments (excluding financial instruments
            instrumen keuangan yang digunakan untuk                                                  used for hedging).
            lindung nilai).

                                    31 Desember/December 31 , 2023                       31 Desember/December 31 , 2022
                                                             Setara dengan                                        Setara dengan
                                                             IDR (Rp '000)/                                       IDR (Rp '000)/
                                                              Equivalent                                           Equivalent
                            US$/USD          JPY/JPY        in IDR (Rp '000)     US$/USD             JPY/JPY     in IDR (Rp '000)

            Kas dan bank        125.260          37.070              1.935.071        59.447            37.998            939.631    Cash on hand and in banks
            Pinjaman bank   (166.526.692)        -            (2.567.175.480)    (161.113.925)          -          (2.534.483.149)   Bank loans

                            (166.401.432)        37.070       (2.565.240.409)    (161.054.478)          37.998     (2.533.543.518)




                                                                         320
Page 345
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                                PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                          FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                       DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

            Kurs yang digunakan oleh Perusahaan                                            The conversion rates used by the Company
            adalah sebagai berikut:                                                        are as follows:

                                                         31 Desember/           31 Desember/
                                                         December 31,           December 31,
                                                             2023                   2022

            1 US$                                                15.416,00           15.731,00      USD 1
            1 JPY                                                   109,55              117,56      JPY 1

            Tabel      dibawah   ini   menggambarkan                                       The following table demonstrates the
            sensitivitas terhadap perubahan wajar nilai                                    sensitivity to a reasonably possible change in
            tukar Dolar Amerika Serikat terhadap Rp,                                       the US$ - Rp exchange rates, with all
            dengan semua variabel lainnya tetap                                            variables held constant, of the Company’s
            konstan, efek laba sebelum pajak                                               profit before income tax.
            penghasilan Perusahaan.

                                31 Desember/December 31, 2023                 31 Desember/December 31, 2022
                                                 USD                                          USD
                                    Kenaikan                                       Kenaikan
                                  (Penurunan)/           Efek/Impact             (Penurunan)/          Efek/Impact
                              Increase (Decrease)          Rp'000            Increase (Decrease)         Rp'000

                                          +1%             (25.652.404)              +1%                 (25.335.435)
                                          -1%              25.652.404               -1%                  25.335.435

      ii.   Manajemen risiko tingkat bunga                                           ii.   Interest rate risk management

            Risiko tingkat bunga adalah risiko nilai wajar                                 Interest rate risk is the risk that the fair value
            arus kas masa mendatang dari instrumen                                         or future cash flows of a financial instrument
            keuangan       yang    akan      berfluktuasi                                  will fluctuate because of changes in market
            disebabkan perubahan tingkat bunga pasar.                                      interest rate. The Company is exposed to
            Perusahaan terekspos pengaruh perubahan                                        change in interest rate due to its impact on
            tingkat suku bunga atas dampaknya                                              banks and borrowings that carry floating
            terhadap bank dan pinjaman dengan tingkat                                      interest rate.
            bunga mengambang.

            Berikut ini adalah tabel ilustrasi instrumen                                   The following tables illustrate the Company’s
            keuangan Perusahaan yang dikenakan                                             interest-bearing     financial     instruments
            bunga (tidak termasuk instrumen derivatif):                                    (excluding derivatives financial instruments):

                                                            31 Desember/December 31 , 2023
                                                Tingkat Bunga       Tingkat Bunga
                                                Mengambang/             Tetap/             Jumlah/
                                                Floating Rate        Fixed Rate             Total
                                                   Rp '000             Rp '000             Rp '000

            Aset Keuangan                                                                                      Financial Assets:
            Bank                                   304.205.030                -                 304.205.030    Cash in banks
            Piutang pembiayaan - bersih               -                 12.839.773.202       12.839.773.202    Financing receivables - net


            Liabilitas Keuangan                                                                                Financial Liabilities:
            Pinjaman bank                        2.567.175.480           3.120.000.000        5.687.175.480    Bank loans
            Utang obligasi                            -                  4.873.687.443        4.873.687.443    Bonds payable




                                                                  321
Page 346
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                       PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                 FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                              DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

                                                     31 Desember/December 31 , 2022
                                         Tingkat Bunga       Tingkat Bunga
                                         Mengambang/             Tetap/             Jumlah/
                                         Floating Rate        Fixed Rate             Total
                                            Rp '000             Rp '000             Rp '000

           Aset Keuangan                                                                                 Financial Assets:
           Bank                             247.201.940                -               247.201.940       Cash in banks
           Piutang pembiayaan - bersih         -                 12.712.917.851     12.712.917.851       Financing receivables - net

           Liabilitas Keuangan                                                                           Financial Liabilities:
           Pinjaman bank                  2.534.483.149           3.847.000.000         6.381.483.149    Bank loans
           Utang obligasi                      -                  4.141.274.229         4.141.274.229    Bonds payable

          Perusahaan mempraktekkan pengelolaan                                    The Company’s practice is to manage its
          tingkat bunga (biaya pendanaan) atas                                    interest rate (cost of fund) on Indonesian
          pinjaman dalam mata uang Rupiah dengan                                  Rupiah denominated loans using fixed rate in
          menggunakan tingkat bunga tetap untuk                                   order to cover interest rate which is charged
          menutup tingkat bunga yang dibebankan                                   to customers. The Company has a policy to
          kepada pelanggan. Perusahaan memiliki                                   hedge through cross currency swap contracts
          kebijakan untuk melakukan lindung nilai                                 to change its cash flow exposure from IDR to
          melalui kontrak cross currency swap untuk                               USD. Fair value of derivative resulting from
          mengubah eksposur arus kas dari IDR ke                                  cross currency swap contracts are:
          US$. Nilai wajar dari kontrak cross currency
          swap adalah:

                                                    31 Desember/           31 Desember/
                                                    December 31,           December 31,
                                                        2023                   2022
                                                          Rp '000             Rp '000

          Piutang derivatif                                63.341.133        128.527.498       Derivative receivables
          Utang derivatif                                 (14.909.632)        (6.890.047)      Derivative payables

          Analisa sensitivitas pada bagian dibawah ini                            The sensitivity analysis in the following
          berhubungan dengan posisi bank dan                                      sections relate to the position of cash in bank
          pinjaman bank pada tanggal 31 Desember                                  and bank loans as at December 31, 2023 and
          2023 dan 2022. Analisa sensitivitas tersebut                            2022. The sensitivity analysis have been
          disusun dengan menggunakan asumsi                                       prepared by using assumption of a
          perubahan pada suku bunga yang mungkin                                  reasonable possible change in the interest
          terjadi, dimana seluruh variabel lainnya                                rate with all other variables held constant of
          dianggap tetap, atas jumlah pinjaman bank                               the total bank loans with cash in bank that
          yang memiliki tingkat bunga mengambang                                  carry floating interest rate.
          dikurangi dengan bank.

                      31 Desember/December 31 , 2023                                31 Desember/December 31 , 2022
                                           Pengaruh laba                                                 Pengaruh laba
                                     sebelum pajak penghasilan/                                    sebelum pajak penghasilan/
                                           Effect on profit                                              Effect on profit
            Perubahan basis poin/       before income tax                 Perubahan basis poin/       before income tax
            Change in basis points            Rp ('000)                   Change in basis points            Rp ('000)

                       +50                            (11.314.852)                 +50                                     (11.436.406)
                       -50                             11.314.852                  -50                                      11.436.406




                                                           322
Page 347
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                            PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                      FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                   DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

      iii.   Manajemen risiko kredit                                iii. Credit risk management

             Risiko kredit                                              Credit risk

             Risiko kredit adalah risiko dimana                         Credit risk is the risk that a customer or
             pelanggan lalai pada kewajiban kontraktual                 counterparty will default on its contractual
             yang mengakibatkan kerugian finansial                      obligations resulting in financial loss to the
             kepada Perusahaan. Kegiatan utama                          Company. The Company’s main income
             perusahaan       adalah       menghasilkan                 generating activity is lending to customers
             pendapatan dengan memberikan pinjaman                      and therefore credit risk is a principal risk.
             kepada pelanggan dan karena itu risiko                     Credit risk mainly arises from cash in banks,
             kredit merupakan risiko utama. Risiko kredit               financing    receivables,    and      financing
             terutama timbul dari rekening bank, piutang                receivables from collateral. The Company
             pembiayaan, dan piutang pembiayaan dari                    considers all elements of credit risk exposure
             jaminan. Perusahaan mempertimbangkan                       such as counterparty default risk, for risk
             semua elemen dari eksposur risiko kredit                   management purposes.
             seperti risiko gagal bayar dari pelanggan
             untuk tujuan manajemen risiko.

             Manajemen risiko kredit                                    Credit risk management

             Komite kredit Perusahaan bertanggung                       The Company’s credit committee is
             jawab untuk mengelola risiko kredit                        responsible for managing the Company’s
             Perusahaan dengan cara:                                    credit risk by:

             x   Menetapkan          kerangka        kerja              x   Establishing a robust control regarding
                 pengendalian yang kuat mengenai                            the authorisation structure for the
                 struktur otorisasi untuk persetujuan dan                   approval and renewal of credit facilities.
                 perpanjangan fasilitas kredit.

             x   Memastikan bahwa aplikasi telah                        x   Ensuring that the application has been
                 melalui proses survei yang memadai                         through a proper survey process to
                 untuk mendapatkan informasi yang                           gather information needed for credit
                 dibutuhkan untuk analisis kredit.                          analysis.

             x   Membuat kebijakan kredit untuk                         x   Creating credit policies to protect the
                 melindungi Perusahaan terhadap risiko                      Company against the identified risks
                 yang       teridentifikasi      termasuk                   including the requirements to obtain
                 persyaratan      untuk     mendapatkan                     collateral from borrowers, to perform
                 agunan      dari     peminjam,      untuk                  robust ongoing credit assessment of
                 melakukan         penilaian         kredit                 borrowers and to continually monitor
                 berkelanjutan yang kuat dari peminjam                      exposures against internal risk limits.
                 dan untuk terus memantau eksposur
                 terhadap batas risiko internal.

             x   Mengembangkan dan memelihara                           x   Developing    and   maintaining     the
                 proses Perusahaan untuk mengukur                           Company’s processes for measuring
                 ECL termasuk pemantauan risiko                             ECL including monitoring of credit risk,
                 kredit, penggabungan informasi masa                        incorporation  of   forward    looking
                 depan dan metode yang digunakan                            information and the method used to
                 untuk mengukur ECL.                                        measure ECL.

             x   Memastikan      bahwa     Perusahaan                   x   Ensuring that the Company’s has
                 memiliki kebijakan dan prosedur yang                       policies and procedures in place to
                 tepat    untuk     memelihara    dan                       appropriately maintain and validate
                 memvalidasi model yang digunakan                           models used to assess and measure
                 untuk menilai dan mengukur ECL.                            ECL.




                                                              323
Page 348
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                                     PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                       NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                               FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                            DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

           x       Membentuk penilaian akuntansi risiko                                          x           Establishing a sound credit risk
                   kredit dan proses pengukuran yang                                                         accounting        assessment           and
                   memberikan dasar yang kuat untuk                                                          measurement process that provides it
                   sistem generik, alat dan data untuk                                                       with a strong basis for common systems,
                   menilai risiko kredit dan untuk                                                           tools and data to assess credit risk and
                   memperhitungkan ECL. Memberikan                                                           to account for ECL. Providing advice,
                   saran, panduan dan keterampilan                                                           guidance and specialist skills to business
                   spesialis untuk satuan bisnis untuk                                                       units to promote best practice throughout
                   mempromosikan praktik terbaik di                                                          the Company in the management of
                   seluruh Perusahaan dalam pengelolaan                                                      credit risk.
                   risiko kredit.

          Fungsi audit internal melakukan audit rutin                                            The internal audit function performs regular
          memastikan bahwa pengendalian dan                                                      audits making sure that the established
          prosedur yang ditetapkan dirancang dan                                                 controls and procedures are adequately
          diimplementasikan secara memadai.                                                      designed and implemented.

          Tabel berikut berisi analisa umur atas aset                                            The table below shows the aging analysis of
          keuangan Perusahaan (sebelum cadangan                                                  the Company’s financial assets (before any
          kerugian kredit ekspektasian):                                                         allowance for expected credit losses):

                                                                 31 Desember/December 31 , 2023
                                   Belum jatuh       Telah jatuh tempo tetapi tidak mengalami
                                 tempo dan tidak                  penurunan nilai/
                                    mengalami                Past due but not impaired
                                 penurunan nilai/   Kurang dari      31 sampai       Lebih dari Mengalami
                                     Neither          30 hari/     dengan 60 hari/    60 hari/  penurunan
                                   Past due nor     Less than          31 to         More than     nilai/           Jumlah/
                                    Impaired          30 days         60 days         60 days    Impaired            Total
                                     Rp' 000          Rp' 000         Rp' 000         Rp' 000     Rp' 000           Rp' 000

          Bank                      304.205.030         -              -              -              -              304.205.030     Cash in banks
          Piutang derivatif          63.341.133         -              -              -              -               63.341.133     Derivative receivables
          Piutang                                                                                                                   Receivables
            Piutang pembiayaan   11.390.724.193     622.636.182    490.859.717    335.553.110 1.254.267.594       14.094.040.796     Financing receivables
            Piutang lain-lain       121.308.791         -               -              -         34.078.735          155.387.526     Other accounts receivable
          Aset lainnya                                                                                                              Other assets
            Uang jaminan              2.494.272          -             -              -             -                  2.494.272     Refundable deposit
          Jumlah                 11.882.073.419      622.636.182   490.859.717    335.553.110 1.288.346.329       14.619.468.757    Total



                                                                31 Desember/December 31 , 2022
                                   Belum jatuh       Telah jatuh tempo tetapi tidak mengalami
                                 tempo dan tidak                  penurunan nilai/
                                    mengalami                Past due but not impaired
                                 penurunan nilai/   Kurang dari      31 sampai       Lebih dari Mengalami
                                     Neither          30 hari/     dengan 60 hari/    60 hari/  penurunan
                                   Past due nor     Less than          31 to         More than     nilai/             Jumlah/
                                    Impaired          30 days         60 days         60 days    Impaired              Total
                                     Rp' 000          Rp' 000         Rp' 000         Rp' 000     Rp' 000             Rp' 000

          Bank                       247.201.940         -                 -              -              -           247.201.940     Cash in banks
          Piutang derivatif          128.527.498         -                 -              -              -           128.527.498     Derivative receivables
          Piutang                                                                                                                    Receivables
            Piutang pembiayaan   11.320.731.597     606.762.564    478.976.713    306.446.977 1.138.148.859        13.851.066.710     Financing receivables
            Piutang lain-lain        67.100.551         -               -              -         16.061.108            83.161.659     Other accounts receivable
          Aset lainnya                                                                                                               Other assets
            Uang jaminan              2.590.117          -              -              -             -                  2.590.117     Refundable deposit
          Jumlah                 11.766.151.703      606.762.564    478.976.713    306.446.977 1.154.209.967       14.312.547.924    Total




                                                                      324
Page 349
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                      PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                             DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

         Peningkatan risiko kredit yang signifikan               Significant Increase in Credit Risks

         Perusahaan      memonitor      semua       aset         The Company monitors all financial assets
         keuangan yang tunduk pada persyaratan                   that are subject to impairment requirements
         penurunan nilai untuk menilai apakah ada                to assess whether there has been a
         peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak         significant increase in credit risk since initial
         pengakuan awal. Jika ada peningkatan risiko             recognition. If there has been a significant
         kredit yang signifikan Perusahaan akan                  increase in credit risk the Company will
         mengukur cadangan kerugian sepanjang                    measure the loss allowance based on lifetime
         umur daripada ECL 12-bulan.                             rather than 12-month ECL.

         Perusahaan           mengembangkan          dan         The Company develop and maintain the
         memelihara penilaian risiko kredit untuk                Company’s credit risk grading to categorize
         mengkategorikan eksposur sesuai dengan                  exposures according to their degree of risk of
         tingkat risiko gagal bayar. Kerangka penilaian          default. The Company’s credit risk grading
         risiko kredit Perusahaan terdiri dari sub               framework comprises by sub-group, which
         kelompok yang ditentukan berdasarkan                    are determined based on number of
         jumlah cicilan yang telah jatuh tempo.                  installment overdue. The credit grading
         Informasi peringkat kredit didasarkan pada              information is based on a range of data that
         serangkaian data yang ditentukan sebagai                is determined to be predictive to risk of default
         prediktif terhadap risiko gagal bayar dan               and applying experienced credit judgement.
         menerapkan penilaian kredit berdasarkan                 The nature of the exposure and type of
         pengalaman. Sifat eksposur dan jenis                    borrower are taken into account in the
         peminjam dipertimbangkan dalam analisis.                analysis. Credit risk grades are defined using
         Tingkat       risiko    kredit    didefinisikan         qualitative and quantitative factors that are
         menggunakan faktor kualitatif dan kuantitatif           indicative of risk of defaults.
         yang menunjukkan risiko gagal bayar.

         Perusahaan menggunakan jumlah cicilan                   The Company uses number of installment
         yang telah jatuh tempo sebagai input utama              overdue as a primary input into the
         ke dalam penentuan struktur jangka waktu PD             determination of the term structure of the PD
         untuk eksposur. Perusahaan mengumpulkan                 for exposures. The Company collects
         informasi kinerja dan standar tentang                   performance and default information about its
         eksposur risiko kredit yang dianalisis oleh             credit risk exposure analysed by jurisdiction
         yurisdiksi atau wilayah dan menurut jenis               or region and by type of product and borrower
         produk dan peminjam serta penilaian risiko              as well as by credit risk grading. The
         kredit. Informasi yang digunakan berasal dari           information used is both internal and external
         internal dan eksternal tergantung pada                  depending on the portfolio assessed.
         portofolio yang dinilai.

         Perusahaan menganggap bahwa risiko kredit               The Company presume that the credit risk on
         pada aset keuangan telah meningkat secara               a financial assets has increase significantly
         signifikan sejak pengakuan awal ketika                  since initial recognition when contractual
         pembayaran kontraktual tertunggak lebih dari            payments are more than 30 days, unless the
         30 hari, kecuali jika Perusahaan memiliki               Company has reasonable and supportable
         informasi yang wajar dan terdukung yang                 information that demonstrates otherwise. The
         menunjukkan        sebaliknya.     Perusahaan           Company uses forward-looking that is
         menggunakan informasi masa depan yang                   available without undue cost or effort in its
         tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan              assessment of significant increase of credit
         dalam penilaian peningkatan risiko kredit               risk by updating qualitative and quantitative
         yang     signifikan    dengan     memperbarui           economic information to update the credit
         informasi ekonomi kualitatif dan kuantitatif            grading. A deteriorate changes in the credit
         untuk     memperbarui       peringkat   kredit.         grading will consider as significant increase in
         Perubahan yang memburuk pada peringkat                  credit risk.
         kredit akan dianggap sebagai peningkatan
         risiko kredit yang signifikan.




                                                           325
Page 350
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                    PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                              FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                           DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

         Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian               Measurement of Expected Credit Loss
         (ECL)                                                 (ECL)

         Input utama yang digunakan oleh Perusahaan            The key inputs used by the Company for
         untuk mengukur ECL adalah:                            measuring ECL are:

         x   Probability of Default (PD)                       x    Probability of Default (PD)
         x   Loss Given Default (LGD)                          x    Loss Given Default (LGD)
         x   Exposure at Default (EAD)                         x    Exposure at Default (EAD)

         Probability of Default (PD)                           Probability of Default (PD)

         PD adalah perkiraan kemungkinan gagal                 PD is an estimate of the likelihood of default
         bayar pada horizon waktu tertentu.                    over a given time horizon. It is estimated as
         Diperkirakan pada suatu waktu tertentu dan            at a point in time and the calculation of PD is
         perhitungan PD dilakukan berdasarkan setiap           done based on each credit grading and
         peringkat kredit dan segmen. Estimasi ini             segment. The estimation is calculating based
         dihitung berdasarkan data historis gagal              on 12-month historical default event data of
         bayar selama 12 bulan untuk perhitungan PD            12-month for calculation 12-month PD and
         12 bulan dan data historis gagal bayar tiga           three years historical default event data for
         tahun untuk perhitungan PD sepanjang                  calculation lifetime PD.
         umurnya.

         Loss Given Default (LGD)                              Loss Given Default (LGD)

         LGD adalah estimasi kemungkinan kerugian              LGD is an estimate likely loss on the amount
         pada jumlah eksposur, yang umumnya                    of exposure, which is generally expressed as
         dinyatakan sebagai persentase dari EAD.               a percentage of EAD. It is based on the
         LGD didasarkan pada perbedaan antara arus             difference between contractual cash flow due
         kas kontraktual yang jatuh tempo dan yang             and those that the lender would expect to
         diharapkan akan diterima oleh pemberi                 receive, taking into account cash flows from
         pinjaman, dengan memperhitungkan arus kas             any collateral.
         dari jaminan.

         Exposure at Default (EAD)                             Exposure at Default (EAD)

         EAD adalah jumlah eksposur Perusahaan                 EAD is the amount to which the Company
         dari peminjam pada saat gagal bayar.                  was exposed to the borrower at the time of
         Perusahaan menggunakan model EAD yang                 default. The Company uses EAD models that
         mencerminkan karakteristik portofolio.                reflect the characteristic of the portofolios.

         Penggabungan informasi masa depan                     Incorporation        of       forward-looking
                                                               information

         Perusahaan menggunakan informasi masa                 The      Company       uses    forward-looking
         depan yang tersedia tanpa biaya atau upaya            information that is available without undue
         berlebihan dalam penilaian peningkatan risiko         cost or effort in its assessment of significant
         kredit yang signifikan serta dalam pengukuran         increase of credit risk as well as in its
         ECL. Perusahaan melakukan probabilitas                measurement of ECL. The Company applies
         untuk skenario ramalan yang diidentifikasi.           probabilities to the forecast scenarios
         Perusahaan telah mengidentifikasi dan                 identified. The Company has identified and
         mendokumentasikan penentu utama risiko                documented key drivers of credit risk and
         kredit dan kerugian kredit untuk setiap               credit losses for each portfolio of financial
         portofolio instrumen keuangan dan, dengan             instruments and, using a statistical analysis of
         menggunakan analisis statistik data historis,         historical data, has estimated relationships
         telah memperkirakan hubungan antara                   between macro-economic variables and
         variabel makro-ekonomi dan risiko kredit dan          credit risk and credit losses. The Company
         kerugian kredit. Perusahaan tidak melakukan           has not made changes in the estimation
         perubahan pada teknik estimasi atau asumsi            techniques or significant assumptions made
         signifikan yang dilakukan selama periode              during the reporting period.
         pelaporan.




                                                         326
Page 351
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                      PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                             DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

         Perusahaan memiliki prosedur pemantauan                                  The Company has monitoring procedures in
         untuk memastikan bahwa kriteria yang                                     place to make sure that the criteria used to
         digunakan         untuk         mengidentifikasi                         identify significant increases in credit are
         peningkatan kredit yang signifikan efektif,                              effective, meaning that significant increase in
         yang berarti bahwa peningkatan risiko kredit                             credit risk is identified before the exposure is
         yang     signifikan   diidentifikasi  sebelum                            defaulted or when the asset becomes 30 days
         eksposur gagal atau ketika aset menjadi                                  past due. The Company performs periodic
         30 hari jatuh tempo. Perusahaan melakukan                                back-testing of its ratings to consider whether
         pengujian kembali pemeringkatan secara                                   the drivers of credit risk that led to default
         berkala untuk mempertimbangkan apakah                                    were accurately reflected in the rating in a
         risiko kredit yang menyebabkan gagal bayar                               timely manner.
         secara akurat tercermin dalam peringkat pada
         waktu yang tepat.

         Pengelompokan berdasarkan karakteristik                                  Grouping based          on     shared     risks
         risiko bersama                                                           characteristics

         Ketika ECL diukur secara kolektif, instrumen                             When ECL are measured on a collective
         keuangan      dikelompokkan    berdasarkan                               basis, the financial instruments are grouped
         karakteristik risiko bersama, seperti jenis                              on the basis of shared risk characteristics,
         instrumen, sifat pembiayaan, segmen atau                                 such as instrument type, nature of financing,
         jenis piutang pembiayaan, dan jumlah cicilan                             segment or type of financing receivable, and
         yang telah jatuh tempo. Pengelompokan                                    number of installment overdue. The Grouping
         ditinjau secara teratur untuk memastikan                                 are reviewed on a regular basis to ensure that
         bahwa masing-masing kelompok terdiri dari                                each group is composed of homogeneous
         paparan yang homogen.                                                    exposures.

          Kerangka peringkat risiko kredit kini                                   The Company’s current credit risk grading
          Perusahaan terdiri dari kategori berikut:                               framework   comprises    the     following
                                                                                  categories:

             Kategori/                                                                         Dasar pengakuan ECL/
             Category                           Deskripsi/Description                          Basis for recognizing ECL

          Lancar/            Pihak lawan memiliki risiko gagal bayar yang rendah dan           ECL 12 bulan/
          Performing         tidak memiliki tunggakan./                                        12-month ECL
                             The counterparty has a low risk of default and does not
                             have any past-due amounts.

          Dicadangkan/       Jumlah yang tertunggak > 30 hari atau telah ada                   ECL sepanjang umur -
          Doubtful           peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak                   kredit tidak memburuk/
                             pengakuan awal./                                                  Lifetime ECL - not
                             Amount is >30 days past due or there has been a                   credit-impaired
                             significant increase in credit risk since initial recognition.

          Gagal bayar/       Jumlah yang tertunggak > 90 hari atau ada bukti yang              ECL sepanjang umur - kredit
          In default         mengindikasikan aset mengalami penurunan nilai kredit./           memburuk/
                             Amount is >90 days past due or there is evidence                  Lifetime ECL - credit-impaired
                             indicating the asset is credit-impaired.

          Penghapusan/       Ada bukti yang mengindikasikan bahwa debitur dalam                Saldo dihapuskan/
          Write-off          kesulitan keuangan yang buruk dan Perusahaan tidak                Amount is written off
                             memiliki prospek pemulihan yang realistis./
                             There is evidence indicating that the debtor is in severe
                             financial difficulty and the Company has no realistic
                             prospect of recovery.




                                                            327
Page 352
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                                               PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                         FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                                      DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

          Tabel di bawah merinci kualitas kredit aset                                                      The tables below detail the credit quality of
          keuangan Perusahaan serta eksposur                                                               the Company’s financial assets as well as the
          maksimum Perusahaan terhadap risiko kredit                                                       Company’s maximum exposure to credit risk
          menurut peringkat peringkat risiko kredit:                                                       by credit risk rating grades:

                                                         Kerugian kredit ekspektasian           Peringkat
                                                       12 bulan atau sepanjang umurnya/       kredit internal/   Nilai tercatat/     Cadangan            Nilai tercatat
           31 Desember 2023/              Catatan/               12-month or                 Internal credit       Carrying           kerugian/             bersih/
           December 31, 2023               Notes                 lifetime ECL                    grading           amount          Loss allowance    Net carrying amount
                                                                                            Kategori/Category       Rp '000            Rp '000              Rp '000

           Bank/                                     Kerugian kredit ekspektasian          Lancar/
            Cash in banks                    5       12 bulan/12-month ECL                  Performing              304.205.030          -                  304.205.030

           Piutang pembiayaan/                       Kerugian kredit ekspektasian          Lancar/
           Financing receivables             6       12 bulan/12-month ECL                  Performing           12.555.056.151      (541.695.776)       12.013.360.375

                                                     Kerugian kredit ekspektasian          Dicadangkan/
                                                     sepanjang umurnya - tidak              Doubtful                945.129.859      (261.906.163)          683.223.696
                                                     mengalami penurunan nilai/
                                                     Lifetime ECL - not credit impaired

                                                     Kerugian kredit ekspektasian          Gagal bayar/
                                                     sepanjang umurnya - mengalami          Default                 593.854.786      (450.665.655)          143.189.131
                                                     penurunan nilai/
                                                     Lifetime ECL - credit impaired

           Piutang derivatif/                        Kerugian kredit ekspektasian         Lancar/                    63.341.133          -                   63.341.133
            Derivative receivables          29       12 bulan/12-month ECL                 Performing

           Piutang lain-lain/                        Kerugian kredit ekspektasian          Lancar/
            Other receivables                7       12 bulan/12-month ECL                  Performing               59.463.323          -                   59.463.323

                                                     Kerugian kredit ekspektasian
                                                     sepanjang umurnya - mengalami
                                                     penurunan nilai/                      Gagal bayar/
                                                     Lifetime ECL - credit impaired         Default                  95.924.203       (34.078.735)           61.845.468

           Aset lainnya - Uang jaminan/
            Other assets - Refundable                Kerugian kredit ekspektasian          Lancar/
               deposit                               12 bulan/12-month ECL                  Performing                 2.494.272         -                    2.494.272
                                                     Jumlah/Total                                                14.619.468.757    (1.288.346.329)       13.331.122.428



                                                         Kerugian kredit ekspektasian           Peringkat
                                                       12 bulan atau sepanjang umurnya/       kredit internal/   Nilai tercatat/     Cadangan            Nilai tercatat
           31 Desember 2022/              Catatan/               12-month or                 Internal credit       Carrying           kerugian/             bersih/
           December 31, 2022               Notes                 lifetime ECL                    grading           amount          Loss allowance    Net carrying amount
                                                                                            Kategori/Category       Rp '000            Rp '000              Rp '000

           Bank/                                     Kerugian kredit ekspektasian          Lancar/
            Cash in banks                    5       12 bulan/12-month ECL                  Performing              247.201.940          -                  247.201.940

           Piutang pembiayaan/                       Kerugian kredit ekspektasian          Lancar/
           Financing receivables             6       12 bulan/12-month ECL                  Performing           12.411.949.885      (484.455.724)       11.927.494.161

                                                     Kerugian kredit ekspektasian          Dicadangkan/
                                                     sepanjang umurnya - tidak              Doubtful                909.654.867      (249.936.361)          659.718.506
                                                     mengalami penurunan nilai/
                                                     Lifetime ECL - not credit impaired

                                                     Kerugian kredit ekspektasian          Gagal bayar/
                                                     sepanjang umurnya - mengalami          Default                 529.461.958      (403.756.774)          125.705.184
                                                     penurunan nilai/
                                                     Lifetime ECL - credit impaired

           Piutang derivatif/                        Kerugian kredit ekspektasian         Lancar/
            Derivative receivables          29       12 bulan/12-month ECL                 Performing               128.527.498          -                  128.527.498

           Piutang lain-lain/                        Kerugian kredit ekspektasian          Lancar/
            Other receivables                7       12 bulan/12-month ECL                  Performing               37.613.637          -                   37.613.637

                                                     Kerugian kredit ekspektasian
                                                     sepanjang umurnya - mengalami
                                                     penurunan nilai/                      Gagal bayar/
                                                     Lifetime ECL - credit impaired         Default                  45.548.022       (16.061.108)           29.486.914

           Aset lainnya - Uang jaminan/
            Other assets - Refundable                Kerugian kredit ekspektasian          Lancar/
               deposit                               12 bulan/12-month ECL                  Performing                 2.590.117         -                    2.590.117
                                                     Jumlah/Total                                                14.312.547.924    (1.154.209.967)       13.158.337.957




                                                                               328
Page 353
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                     PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                               FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                            DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

         x   Eksposur maksimum           terhadap   risiko                       x    Maximum exposure to credit risk
             kredit

             Risiko eksposur Perusahaan terhadap                                      The Company’s exposure to credit risk
             risiko kredit terutama berasal dari piutang                              mainly comes from the financing
             pembiayaan,          dimana      eksposur                                receivables, of which, the maximum
             maksimum terhadap risiko kredit sama                                     exposure to credit risk equals to its
             dengan nilai tercatat setelah dikurangi                                  carrying amount net of allowance,
             cadangan kredit, tanpa memperhitungkan                                   without taking into account the value of
             nilai agunan yang diperoleh.                                             collateral obtained.

         x   Jaminan dan peningkatan kredit lainnya                              x    Collateral and other credit enhancement

             Jumlah dan jenis agunan yang                                             The amount and type of collateral
             dibutuhkan tergantung pada penilaian                                     required depends on an assessment of
             risiko kredit dari nasabah. Pedoman                                      the credit risk of the counterparty.
             diterapkan mengenai tingkat penerimaan                                   Guidelines are implemented regarding
             dan parameter penilaian.                                                 the acceptability of types of collateral
                                                                                      and valuation parameters.

             Umumnya, agunan diperlukan untuk                                         Generally, collateral is required for all
             semua pembayaran kredit dan juga                                         credit repayment and also as a form of
             sebagai bentuk mitigasi risiko kredit.                                   credit risk mitigation. The primary source
             Sumber utama pembayaran kredit adalah                                    of credit repayment is the funds
             dana yang dihasilkan dari pendapatan                                     generated from income of the borrowers.
             dari peminjam.

             Jaminan yang dapat diterima oleh                                         Collateral acceptable by the Company
             Perusahaan dari debitur adalah Sertifikat                                from debtors is the Certificate of
             Kepemilikan ("BPKB") kendaraan yang                                      Ownership (“BPKB”) of the vehicles
             dibiayai oleh Perusahaan.                                                financed by the Company.

         x   Jaminan                                                             x    Collateral

             Perusahaan telah menerapkan kebijakan                                    The Company has implemented policies
             untuk mengurangi risiko kredit, termasuk                                 to mitigate credit risk, which include
             mengambil jaminan sebagai jaminan                                        taking collaterals as a guarantee for loan
             pelunasan pinjaman jika kewajiban                                        repayment if contractual obligations are
             kontraktual tidak terpenuhi. Jenis agunan                                not met. The types of collateral accepted
             yang     diterima      untuk     pinjaman                                for financing loans to mitigate credit risk
             pembiayaan untuk mengurangi risiko                                       include motorcycle, farm machinery, car
             kredit meliputi sepeda motor, mesin                                      and electronics devices.
             pertanian, mobil dan peralatan elektronik.

                                                       Piutang pembiayaan/Financing receivables
                                                         31 Desember/           31 Desember/
                                                        December 31,           December 31,
                                                             2023                    2022
                                                            Rp'000                 Rp'000

             Eksposur kredit - bruto                         14.094.040.796      13.851.066.710    Credit exposure - gross
             Nilai jaminan berdasarkan                                                             Collateral value based
                penilaian Perusahaan                         14.812.430.143      15.275.010.039      on Company's assessment

             Jumlah eksposur kredit tanpa jaminan                   -                 -            Total unsecured credit exposure




                                                              329
Page 354
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                 PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                           FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                        DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

                  Estimasi nilai wajar jaminan adalah                        The estimated fair value of collateral are as
                  sebagai berikut:                                           follows:

                                                     31 Desember/       31 Desember/
                                                     December31,        December31,
                                                         2023               2022
                                                        Rp'000             Rp'000
                  Jenis jaminan                                                              Types of collateral
                  Sepeda motor                         11.570.336.707    11.759.882.608      Motorcyles
                  Mobil                                 3.029.555.090     3.146.698.314      Cars
                  Alat-alat elektronik                    150.654.799       282.217.059      Electronics devices
                  Mesin pertanian                          39.856.985        38.093.255      Farmer machineries
                  Lain-lain                                22.026.562        48.118.803      Others
                  Total                                14.812.430.143    15.275.010.039      Total

                  Persyaratan      agunan      bukanlah                          Collateral requirements are not a
                  merupakan pengganti faktor kemampuan                           substitute factor for the capability of the
                  debitur dalam hal pembayaran kembali                           debtor in respect of repayment of credit,
                  kredit,  dimana    hal   ini  menjadi                          where it is a primary consideration in any
                  pertimbangan utama dalam setiap                                decision to grant credit.
                  keputusan pemberian kredit.

            x     Konsentrasi risiko kredit                                  x   Concentration of credit risk

                  Risiko kredit terpusat timbul saat                             Concentration of credit risk arises when
                  sejumlah nasabah yang memiliki aktivitas                       a number of customers is engaged in
                  bisnis serupa atau beraktivitas dalam                          similar business activities or activities
                  suatu lokasi geografis yang sama, atau                         within the same geographic region, or
                  memiliki karekteristik yang serupa yang                        when they have similar characteristics
                  akan menyebabkan kemampuan untuk                               that would cause their ability to meet
                  memenuhi kewajiban kontraktualnya                              contractual obligations to be similarly
                  bersama-sama         dipengaruhi    oleh                       affected by changes in economic or
                  perubahan kondisi ekonomi atau yang                            other conditions.
                  lainnya.

                  Perusahaan       mengevaluasi      bahwa                       The       Company      evaluates     the
                  konsentrasi risiko terkait dengan piutang                      concentration of risk with respect to its
                  pembiayaan adalah rendah, pelanggan                            financing receivables as low, as its
                  Perusahaan berada pada beberapa                                customers are located in several
                  yuridikasi dan industri dan beroperasi di                      jurisdictions and industries and operate
                  pasar yang independen.                                         in largely independent markets.

      iv.       Manajemen risiko likuiditas                              iv. Liquidity risk management

                Risiko likuiditas adalah risiko dimana                       Liquidity risk is the risk that the Company has
                Perusahaan tidak memiliki kapasitas yang                     insufficient capacity to fund increase in
                memadai untuk mendanai penambahan                            assets, or is unable to meet its payment
                aset atau memenuhi liabilitas mereka yang                    obligations as they fall due.
                telah jatuh tempo.

                Untuk     memitigasi    risiko   likuiditas,                 To mitigate the liquidity risk, the Company
                Perusahaan     menggunakan       beberapa                    diversifies funding resources. Besides
                sumber pendanaan. Selain pembayaran dari                     customer’s installment collections, the
                cicilan      pelanggan,        Perusahaan                    Company generates funding resources from
                mendapatkan sumber dana dari pinjaman                        bank loans. The Company also leverages
                bank. Perusahaan juga memastikan sumber                      long-term funding resources for financing its
                dana dalam jangka panjang digunakan                          long-term receivables. Further, the Company
                untuk membiayai piutang jangka panjang.                      receives strong support from its Parent
                Selanjutnya, Perusahaan mendapatkan                          Company through Letter of Guarantee to
                dukungan yang kuat dari Induk Perusahaan                     secure most of the Company’s funding.
                melalui Surat Jaminan untuk menjamin
                hampir seluruh pembiayaan Perusahaan.




                                                               330
Page 355
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                                                             PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                                       FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                                                    DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

           Tabel berikut ini adalah ilustrasi jatuh tempo                                                                The following tables illustrate the maturity
           aset dan liabilitas keuangan Perusahaan                                                                       analysis of the Company’s financial assets
           berdasarkan pembayaran kontrak yang                                                                           and liabilities based on contractual
           tidak didiskonto:                                                                                             undiscounted payments:
                                                                                    31 Desember/December 31, 2023

                                             Tingkat bunga
                                                  efektif
                                                 rata-rata
                                               tertimbang/        Kurang dari       ≥ 6 bulan dan      ≥ 12 bulan dan         Lebih dari
                                                Weighted           6 bulan /         ≤ 12 bulan /        ≤ 36 bulan /         36 bulan /
                                            average effective     Less than        ≥ 6 months and     ≥ 12 months and         More than      Jumlah/
                                              interest rate        6 months          ≤ 12 months        ≤ 36 months           36 months       Total
                                                     %              Rp' 000             Rp' 000            Rp' 000             Rp' 000       Rp' 000

           Aset Keuangan                                                                                                                                    Financial Assets
           Bank                                                     304.205.030          -                   -                    -           304.205.030   Cash in banks
           Piutang pembiayaan - kotor                            17.917.470.144        72.523.653             101.014             -        17.990.094.811   Financing receivables - gross
                                                                                                                                                            Other accounts receivables -
           Piutang lain-lain - kotor                               155.387.526            -                  -                    -          155.387.526       gross
           Piutang derivatif pada                                                                                                                           Derivative receivables at net
             nilai bersih pelunasan                                 44.646.568           8.030.790           1.771.341            -           54.448.699       settlement amount
           Aset lainnya                                                                                                                                     Other assets
             Uang jaminan                                             2.494.272           -                  -                    -             2.494.272      Refundable deposit

           Jumlah                                                18.424.203.540        80.554.443           1.872.355             -        18.506.630.338   Total

           Liabilitas keuangan                                                                                                                              Financial Liabilities
           Utang lain-lain                                         270.698.220            -                  -                    -          270.698.220    Other accounts payable
           Biaya yang masih harus dibayar                          314.410.454            -                  -                    -          314.410.454    Accrued expenses
           Utang derivatif pada                                                                                                                             Derivative payables at net
             nilai bersih pelunasan                                 701.233.852        452.386.742          4.574.475             -         1.158.195.069      settlement amount
           Pinjaman bank                  2,05% - 8,10%           2.558.462.987      1.507.515.716      1.712.489.815             -         5.778.468.518   Bank loans
           Utang obligasi                 5,75% - 7,75%             877.475.450      1.657.401.023      2.826.436.500             -         5.361.312.973   Bonds payable

           Jumlah                                                 4.722.280.963      3.617.303.481      4.543.500.790             -        12.883.085.234   Total



                                                                                    31 Desember/December 31, 2022

                                             Tingkat bunga
                                                  efektif
                                                 rata-rata
                                               tertimbang/         Kurang dari      ≥ 6 bulan dan      ≥ 12 bulan dan         Lebih dari
                                            Weighted average        6 bulan /        ≤ 12 bulan /        ≤ 36 bulan /         36 bulan /
                                            effective interest     Less than       ≥ 6 months and     ≥ 12 months and         More than       Jumlah/
                                                   rate             6 months         ≤ 12 months        ≤ 36 months           36 months        Total
                                                     %               Rp' 000            Rp' 000            Rp' 000             Rp' 000        Rp' 000

           Aset Keuangan                                                                                                                                    Financial Assets
           Bank                                                     247.201.940           -                      -                    -       247.201.940   Cash in banks
           Piutang pembiayaan - kotor                            17.692.530.120         70.869.096                   97.955           -    17.763.497.171   Financing receivables - gross
                                                                                                                                                            Other accounts receivables -
           Piutang lain-lain - kotor                                 83.161.659               -                  -                    -        83.161.659      gross
           Piutang derivatif pada                                                                                                                           Derivative receivables at net
             nilai bersih pelunasan                                  26.285.354         40.554.176          79.702.436                -       146.541.965      settlement amount
           Aset lainnya                                                                                                                                     Other assets
             Uang jaminan                                              2.590.117              -                  -                    -         2.590.117      Refundable deposit

           Jumlah                                                18.051.769.190        111.423.272          79.800.391                -    18.242.992.852   Total

           Liabilitas keuangan                                                                                                                              Financial Liabilities
           Utang lain-lain                                          235.456.226               -                  -                    -       235.456.226   Other accounts payable
           Biaya yang masih harus dibayar                           360.241.888               -                  -                    -       360.241.888   Accrued expenses
           Utang derivatif pada                                                                                                                             Derivative payables at net
             nilai bersih pelunasan                                    4.047.003          3.596.734          9.123.760                -        16.767.498      settlement amount
           Pinjaman bank                      1,17% - 8,10%        3.225.260.546      1.723.298.748      1.808.705.308                -     6.757.264.602   Bank loans
           Utang obligasi                     4,10% - 8,25%          131.942.500      1.100.375.236      3.393.755.625                -     4.626.073.361   Bonds payable

           Jumlah                                                  3.956.948.163      2.827.270.718      5.211.584.693                -    11.995.803.575   Total




                                                                                    331
Page 356
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                          PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                    FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                 DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

      v.   Nilai wajar instrumen keuangan                                       v.   Fair value of financial instruments

           Kecuali disebutkan dalam tabel dibawah ini,                               Except as detailed in the following table,
           manajemen berpendapat bahwa nilai                                         management considers that the carrying
           tercatat aset dan liabilitas keuangan yang                                amounts of financial assets and financial
           dicatat sebesar biaya perolehan diamortisasi                              liabilities recorded at amortized cost in the
           dalam laporan keuangan mendekati nilai                                    financial statements approximate their fair
           wajarnya karena jatuh tempo dalam jangka                                  values because of their short-term maturities
           pendek atau mempunyai tingkat suku bunga                                  or they carry market rates of interest:
           pasar:

                                           31 Desember/December 31, 2023      31 Desember/December 31, 2022
                                           Nilai tercatat/   Nilai wajar/     Nilai tercatat/   Nilai wajar/
                                             Carrying            Fair           Carrying            Fair
                                              amount            value            amount            value
                                              Rp '000          Rp '000           Rp '000          Rp '000
           Aset Keuangan                                                                                         Financial Assets
           Pada biaya perolehan
              diamortisasi                                                                                       At amortized cost
           Piutang pembiayaan - bersih     12.839.773.202    14.489.536.318   12.712.917.851    14.203.081.188   Financing receivables - net
           Piutang lain-lain - bersih         121.308.791       121.308.791       67.100.551        67.150.415   Other receivables - net

           Liabilitas Keuangan                                                                                   Financial Liabilities
           Pada biaya perolehan
              diamortisasi                                                                                       At amortized cost
           Pinjaman bank jangka pendek      4.104.344.728     4.104.344.728    4.640.221.036     4.640.221.036   Short term bank loans
           Utang obligasi jangka pendek     2.251.000.000     2.251.000.000      970.500.000       970.500.000   Short term bonds payable
           Pinjaman bank jangka panjang     1.582.830.752     1.598.953.402    1.741.262.113     1.708.416.173   Long term bank loans
           Utang obligasi jangka panjang    2.622.687.443     2.622.345.174    3.170.774.229     3.237.939.053   Long term bonds payable

           Nilai wajar dari instrumen keuangan diatas                                The fair value for the above financial
           ditentukan dengan mendiskonto estimasi                                    instruments, were determined by discounting
           arus kas, dengan menggunakan tingkat                                      estimated cash flows using discount rates
           diskonto untuk instrumen keuangan dengan                                  based on financial instrument with similar
           periode dan jatuh tempo yang serupa.                                      terms and maturities.

           Hirarki Nilai Wajar                                                       Fair Value Hierarchy

           Perusahaan menggunakan hirarki untuk                                      The Company uses the following hierarchy for
           menentukan nilai wajar dari aset dan                                      determining the fair value of financial assets
           kewajiban keuangan:                                                       and financial liabilities:

           Level 1: harga kuotasi (tidak disesuaikan)                                Level 1: quoted (unadjusted) prices in active
           pada pasar aktif untuk aset dan liabilitas                                markets for identical assets or liabilities that
           yang identik, dimana entitas dapat                                        the entity can access at the measurement
           mengakses pada tanggal pengukuran.                                        date.

           Level 2: teknik lainnya untuk seluruh                                     Level 2: other techniques for which all inputs
           informasi yang mempunyai pengaruh                                         which have a significant effect on the
           signifikan pada saat mencatat nilai wajar                                 recorded fair value are observable, either
           dapat di observasi baik secara langsung                                   directly or indirectly.
           ataupun tidak lansung.

           Level 3: teknik yang menggunakan informasi                                Level 3: techniques which use inputs which
           yang mempunyai pengaruh yang signifikan                                   have a significant effect on the recorded fair
           pada saat mencatat nilai wajar yang tidak                                 value that are not based on observable
           didasarkan pada observasi data pasar.                                     market data.




                                                              332
Page 357
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                         PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                   FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

           Tabel berikut ini merupakan hirarki nilai                                 The table below sets out the fair value
           wajar dari aset/liabilitas keuangan:                                      hierarchy of the financial assets/liabilities:

                                                      31 Desember/December 31, 2023
                                              Nilai wajar
                                              instrumen
                                            lindung nilai/        Biaya
                                             Fair value-        perolehan
                                               hedging         diamortisasi/        Jumlah/
                                            instruments       Amortised cost         Total
                                              Rp' 000               Rp' 000         Rp' 000
           Aset Keuangan                                                                          Financial Assets
           Tingkat 2:                                                                             Level 2:
             Piutang pembiayaan - bersih          -           14.489.536.318     14.489.536.318     Financing receivables - net
             Piutang lain-lain - bersih                            121.308.791     121.308.791      Other accounts receivable - net
             Piutang derivatif                63.341.133               -            63.341.133      Derivative receivables


           Jumlah Aset Keuangan               63.341.133      14.610.845.109     14.674.186.242   Total Financial Assets


           Liabilitas Keuangan                                                                    Financial Liabilities
           Tingkat 2:                                                                             Level 2:
             Utang obligasi                       -            2.622.345.174      2.622.345.174     Bonds payable
             Pinjaman bank jangka panjang         -            1.598.953.402      1.598.953.402     Long term bank loans
             Utang derivatif                  14.909.632               -            14.909.632      Derivative payables


           Jumlah Liabilitas Keuangan         14.909.632       4.221.298.576      4.236.208.208   Total Financial Liabilities



                                                      31 Desember/December 31, 2022
                                              Nilai wajar
                                              instrumen
                                            lindung nilai/        Biaya
                                             Fair value-        perolehan
                                               hedging         diamortisasi/        Jumlah/
                                            instruments       Amortised cost         Total
                                              Rp' 000               Rp' 000         Rp' 000
           Aset Keuangan                                                                          Financial Assets
           Tingkat 2:                                                                             Level 2:
             Piutang pembiayaan - bersih          -           14.203.081.188     14.203.081.188     Financing receivables - net
             Piutang lain-lain - bersih                             67.100.551      67.100.551      Other accounts receivable - net
             Piutang derivatif              128.527.498                -           128.527.498      Derivative receivables


           Jumlah Aset Keuangan             128.527.498       14.270.181.739     14.398.709.237   Total Financial Assets


           Liabilitas Keuangan                                                                    Financial Liabilities
           Tingkat 1:                                                                             Level 1:
             Utang obligasi                       -            3.237.939.053      3.237.939.053     Bonds payable
           Tingkat 2:                                                                             Level 2:
             Pinjaman bank jangka panjang                      1.708.416.173      1.708.416.173     Long term bank loans
             Utang derivatif                   6.890.047               -              6.890.047     Derivative payables


           Jumlah Liabilitas Keuangan          6.890.047       4.946.355.226      4.953.245.273   Total Financial Liabilities


       Tidak ada transfer pada level aset keuangan dan                           There are no transfer at level of financial assets
       liabilitas keuangan.                                                      and financial liabilities.




                                                             333
Page 358
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                       PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                 FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                              DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

34. SIFAT DAN        TRANSAKSI          MATERIAL   PIHAK           34. NATURE OF RELATIONSHIP AND MATERIALS
    BERELASI                                                           TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES

   Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan                            In the normal course of business, the Company
   melakukan transaksi usaha dan keuangan dengan                      entered into business and financial transactions with
   pihak-pihak berelasi, berdasarkan syarat dan                       related parties, which are conducted based on the
   ketentuan yang disetujui kedua belah pihak.                        agreed terms and conditions by both parties.

   Sifat Pihak Berelasi                                               Nature of Relationship

   Mitsui & Co. Ltd., Jepang (MCJ) adalah pemegang                    Mitsui & Co. Ltd., Japan (MCJ) is the Company’s
   saham utama Perusahaan, entitas induk utama,                       majority stockholder, ultimate parent company,
   penjamin utang bank.                                               guarantor of bank loans.

   JA Mitsui Leasing Ltd., Jepang adalah pemegang                     JA Mitsui Leasing Ltd., Japan is the Company’s
   saham Perusahaan dan penjamin utang bank.                          stockholder and guarantor of bank loans.

   Transaksi-transaksi Pihak Berelasi                                 Transactions with Related Parties

   a.   Perusahaan menerima dukungan dan bantuan                      a.       The Company receives support and assistance
        dari MCJ, yang antara lain mencakup dukungan                           from MCJ, which among other things, include the
        dan bantuan untuk mengembangkan pelanggan                              support and assistance to promote new business
        dan mempromosikan bisnis baru dan untuk                                and develop new customers and to strengthen
        memperkuat hubungan dengan pelanggan,                                  the relationship with the customers, including
        termasuk      bank.    Sebagai      kompensasi,                        banks. As compensation, the Company was
        Perusahaan ditagih beban pengaturan pinjaman                           charged with arrangement and guarantee fees
        dan penjaminan sebesar Rp 8.114.274 ribu                               amounting to Rp 8,114,274 thousand (December
        (Desember 31, 2022: Rp 17.835.919 ribu). Pada                          31, 2022: Rp 17,835,919 thousand). At reporting
        tanggal pelaporan, kewajiban atas transaksi                            date, the liabilities for these transactions were
        tersebut dicatat sebagai bagian dari biaya masih                       presented as part of accrued expenses
        harus dibayar (Catatan 17).                                            (Note 17).

   b.   Perusahaan memberikan fasilitas pinjaman                      b.       The Company provides non-interest bearing loan
        tanpa bunga kepada direksi untuk kepemilikan                           facilities to directors for vehicle ownership. This
        kendaraan bermotor. Jangka waktu pinjaman                              facilitites have varied tenure from 3 - 5 years. The
        bervariasi antara 3 - 5 tahun. Saldo piutang                           outstanding net receivables from directors
        bersih kepada direksi 31 Desember 2023                                 December          31,    2023      amounting      to
        sebesar Rp 2.188.398 ribu (31 Desember 2022:                           Rp 2,188,398 thousand (December 31, 2022:
        Rp 2.887.379 ribu) dicatat sebagai bagian dari                         Rp 2,887,379 thousand) were recorded as part of
        piutang lain-lain (Catatan 7).                                         other accounts receivable (Note 7).

   c.   Remunerasi yang diberikan ke Direktur dan                     c.       Remunerations provided to Directors and
        Komisaris Rp 25.229.834 ribu tahun 2023 (2022:                         Commissioners amounting to Rp 25,229,834
        Rp 31.663.813 ribu), dengan rincian sebagai                            thousand in 2023         (2022: Rp 31,663,813
        berikut:                                                               thousand), the details are as follows:

                                                    2023              2022
                                                   Rp '000           Rp '000

        Imbalan kerja jangka pendek                 22.704.866       29.255.737       Short-term employees benefits
        Imbalan kerja jangka-panjang lainnya         1.721.208        1.670.556       Other long-term benefits
        Pesangon pemutusan kontrak kerja               803.760          737.520       Termination benefits
                                                    25.229.834       31.663.813

   d.   Berdasarkan akta notaris No. 28 tanggal                       d.       Based on notarial deed No. 28 dated September
        26 September 2023 dari Marina Soewana, S.H.,                           26, 2023 of Marina Soewana, S.H., notary in
        notaris di Jakarta, pemegang saham menyetujui                          Jakarta, the stockholders approved the transfer
        pengalihan saham Mitsui & Co., Ltd., Jepang                            of shares of Mitsui & Co., Ltd., Japan amounting
        sebesar 70.714 lembar saham kepada JA Mitsui                           to 70,714 shares to JA Mitsui Leasing Ltd.,
        Leasing Ltd., Jepang. Perubahan ini telah                              Japan. Such amendment was acknowledged and
        diterima dan dicatat oleh Kementerian Hukum                            recorded by Ministry of Law and Human Rights
        dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia                               of the Republic of Indonesia based on letter No.
        berdasarkan surat No. AHU-AH.01.03-0122682                             AHU-AH.01.03-0122682 dated September 26,
        tanggal 26 September 2023.                                             2023.




                                                             334
Page 359
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                               PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                         FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                      DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

35. AUDIT PAJAK                                                35. TAX AUDIT

   TAHUN FISKAL 2012                                              FISCAL YEAR 2012

   Pada tanggal 11 Desember 2017, Perusahaan                      On December 11, 2017, the Company received Nil Tax
   menerima Surat Ketetapan Pajak Nihil (“SKPN”) atas             Assessment Letters (“SKPN”) as a result of tax audit
   hasil pemeriksaan pajak tahun fiskal 2012. SKPN                for fiscal year 2012. The said SKPN also stated that
   tersebut juga menyatakan bahwa rugi fiskal tahun               the fiscal loss from year 2012 is amounting to Rp
   2012 adalah sebesar Rp 305.999.051 ribu lebih kecil            305,999,051 thousand, which is smaller than the fiscal
   dari yang dilaporkan pada tahun 2012, yaitu sebesar            loss reported in year 2012 amounting to Rp
   Rp 592.913.834 ribu. Pada tanggal 7 Maret 2018,                592,913,384 thousand. On March 7, 2018, the
   Perusahaan mengajukan keberatan ke Kantor Pajak                Company submit objection to Tax Office against this
   atas keputusan ini. Pada tanggal 7 Februari 2019,              decision. The Company filed an appeal against
   Perusahan menerima penolakan atas keputusan ini.               rejection from Tax Office regarding this decision. The
   Perusahaan telah mengajukan banding atas                       Company filed an appeal against rejection from Tax
   penolakan dari Kantor Pajak. Pada tanggal 21 Maret             Office. On March 21, 2022, through the
   2022, melalui penerbitan Putusan Banding No. PUT-              issuance      of    Appeal    Decision    No.    PUT-
   003987.15/2019/PP/M.XIVA, Perusahaan menerima                  003987.15/2019/PP/M.XIVA, the Company received a
   penolakan dari Pengadilan Pajak. Sebagai respon                rejection from the Tax Court. As a response to the
   atas penolakan banding, Perusahaan mengajukan                  rejection of the appeal, the Company submitted a
   Peninjauan Kembali melalui memori Peninjauan                   Judicial Review by filling out the Judical Review
   Kembali tanggal 28 Juni 2022 dan Perusahaan telah              Memory dated June 28, 2022. The Company has paid
   membayar sebesar Rp 71.728.696 ribu pada tanggal               amounting to Rp 71,728,696 thousand on June 16,
   16 Juni 2022 yang dicatat sebagai penyesuaian PPh              2022 and recorded as adjustment on Corporate
   Badan untuk perhitungan beban pajak di periode                 Income Tax for calculating tax expense in the current
   berjalan (Catatan 27). Pada tanggal 14 Juli 2022,              period (Note 27). On July 14, 2022, the Company
   Perusahaan menerima Surat Tagihan Pajak (“STP”)                received        Notice     of      Tax      Collection
   No. 00031/106/17/096/22 atas denda administrasi                No. 00031/106/17/096/22 for administrative tax
   pajak sebesar Rp 11.378.582 ribu terkait dengan                penalty amounting to Rp 11,378,582 thousand related
   penjelasan diatas. Pada tanggal 31 Desember 2022,              to explanation above. As of December 31, 2022, the
   Perusahaan telah mencatat denda administrasi pajak             Company has recorded administrative tax penalty as
   tersebut sebagai bagian dari utang lain-lain                   part of other accounts payable (Note 16).
   (Catatan 16).

   Pada tanggal 14 Agustus 2023, Perusahaan                       On August 14, 2023, the Company received Supreme
   menerima putusan Mahkamah Agung yang                           Court decision stated that Supreme Court declined the
   menyatakan bahwa Mahkamah Agung menolak                        Company's Judicial Review request. The Company
   permohonan peninjauan kembali dari Perusahaan.                 has paid the tax penalties amounting to Rp 11,378,582
   Perusahaan telah membayar denda administrasi                   thousand on April 6, 2023.
   pajak sebesar Rp 11.378.582 ribu pada tanggal
   6 April 2023.

   TAHUN FISKAL 2018                                              FISCAL YEAR 2018

   Pada tanggal 28 November 2023, Perusahaan                      On November 28, 2023, the Company received tax
   menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar                    underpayment assessment letters (“SKPKB”) for
   (“SKPKB”) atas pajak penghasilan badan untuk tahun             corporate income tax 2018 amounting to Rp 651,872
   fiskal 2018 sebesar Rp 651.872 ribu dan denda                  thousand and tax penalties Rp 284,738 thousand
   administrasi sebesar Rp 284.738 ribu (Catatan 27).             (Note 27). The result of the tax assessment was
   Hasil keputusan tersebut dibebankan pada laba rugi             charged to the current year profit or loss. The
   tahun berjalan. Perusahaan telah membayar kurang               Company has paid the underpayment tax on
   bayar pajak tersebut pada tanggal 5 Desember 2023.             December 5, 2023.




                                                         335
Page 360
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                               PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                         FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                      DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

36. INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN - UNIT                         36. SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION -
    SYARIAH                                                        SHARIA UNIT

                                            31 Desember/          31 Desember/
                                            December 31,          December 31,
                                                2023                  2022
                                               Rp '000               Rp '000

   Piutang pembiayaan murabahah                                                       Murabahah financing receivables
   Piutang pembiayaan murabahah - bruto          83.481.073           87.969.371      Murabahah financing receivables - gross
   Pendapatan pembiayaan murabahah
       yang belum diakui                        (19.439.577)          (21.944.312)    Unearned murabahah financing income
   Cadangan kerugian kredit ekspektasian         (6.025.311)           (5.411.406)    Allowance for expected credit losses

   Piutang pembiayaan murabahah - bersih         58.016.185           60.613.653      Murabahah financing receivables - net

   Utang kepada dealer                            1.241.390             1.300.018     Dealer payables

   PENDAPATAN                                                                         INCOME
   Pendapatan margin                            22.293.129            21.391.858      Margin income

   Jumlah pendapatan operasional                22.293.129            21.391.858      Total operating income


   Piutang pembiayaan IMBT                                                            IMBT financing receivables
   Piutang pembiayaan IMBT - bruto            3.245.219.925         2.326.054.470     IMBT financing receivables - gross
   Pendapatan pembiayaan IMBT
       yang belum diakui                       (726.386.801)         (519.243.172)    Unearned IMBT financing income
   Cadangan kerugian kredit ekspektasian       (201.665.119)         (102.825.153)    Allowance for expected credit losses

   Piutang pembiayaan IMBT - bersih           2.317.168.005         1.703.986.145     IMBT financing receivables - net

   PENDAPATAN                                                                         INCOME
   Pendapatan Imbal Jasa (Ujrah)               888.875.780           612.913.857      Margin fee income (Ujrah)

   Jumlah pendapatan operasional               888.875.780           612.913.857      Total operating income


   Piutang pembiayaan mudharabah                                                     Mudharabah financing receivables
   Piutang pembiayaan mudharabah - bruto         1.169.152            43.193.454     Mudharabah financing receivables - gross
   Pendapatan pembiayaan mudharabah
       yang belum diakui                          (129.120)           (6.334.271)    Unearned mudharabah financing income
   Cadangan kerugian kredit ekspektasian          (387.987)          (10.543.940)    Allowance for expected credit losses

   Piutang pembiayaan mudharabah - bersih          652.045            26.315.243     Mudharabah financing receivables - net

   PENDAPATAN                                                                        INCOME
   Pendapatan bagi hasil                         5.611.177             7.815.627     Revenue sharing

   Jumlah pendapatan operasional                 5.611.177             7.815.627     Total operating income




                                                    336
Page 361
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                                                         PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                           NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                                   FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                                                                DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

37. REKONSILIASI LIABILITAS YANG TIMBUL DARI                                                   37. RECONCILIATION OF LIABILITIES ARISING FROM
    AKTIVITAS PEMBIAYAAN                                                                           FINANCING ACTIVITIES

   Tabel di bawah ini menjelaskan perubahan dalam                                                      The table below details changes in the Company’s
   liabilitas Perusahaan yang timbul dari aktivitas                                                    liabilities arising from financing activities, including
   pembiayaan, termasuk perubahan yang timbul dari                                                     both cash and non-cash changes. Liabilities arising
   arus kas dan perubahan nonkas. Liabilitas yang                                                      from financing activities are those for which cash flows
   timbul dari aktivitas pembiayaan adalah liabilitas yang                                             were, or future cash flows will be, classified in the
   arus kas, atau arus kas masa depannya,                                                              Company’s statement of cash flows as cash flows from
   diklasifikasikan dalam laporan arus kas Perusahaan                                                  financing activities.
   sebagai arus kas dari aktivitas pembiayaan.
                                                                                    Perubahan non kas/ Non-cash changes
                                          Arus kas       Pergerakan        Amortisasi biaya     Penambahan            Biaya
                                        dari aktivitas   valuta asing/    penerbitan obligasi/ aset hak-guna/      yang masih
                                        pendanaan/        Movement          Amortization of      Addition to      harus dibayar/
                        1 Januari/       Financing        of foreign        bond issuance        right-of-use       Accrued          Penyesuaian/       31 Desember/
                     January 31, 2023    cash flows       exchange              costs            asset costs        expense           Adjustment      December 31, 2023
                         Rp'000            Rp'000          Rp'000              Rp'000             Rp'000              Rp'000           Rp'000              Rp'000

   Liabilitas sewa         6.101.466       (6.135.919)        -                   -                 3.092.601        450.644              -                   3.508.792   Lease liabilities
   Pinjaman bank       6.381.483.149     (582.082.000)    (112.225.669)           -                  -                   -                -               5.687.175.480   Bank loans
   Utang obligasi      4.141.274.229      723.274.230         -                  9.138.984           -                   -                -               4.873.687.443   Bonds payable

   Jumlah              9.155.484.698      135.056.311     (112.225.669)          9.138.984          3.092.601            -                -              10.564.371.715   Total



                                                                                    Perubahan non kas/ Non-cash changes
                                          Arus kas       Pergerakan        Amortisasi biaya     Penambahan            Biaya
                                        dari aktivitas   valuta asing/    penerbitan obligasi/ aset hak-guna/      yang masih
                                        pendanaan/        Movement          Amortization of      Addition to      harus dibayar/
                        1 Januari/       Financing        of foreign        bond issuance        right-of-use       Accrued          Penyesuaian/       31 Desember/
                     January 31, 2022    cash flows       exchange              costs            asset costs        expense           Adjustment      December 31, 2022
                         Rp'000            Rp'000          Rp'000              Rp'000             Rp'000              Rp'000           Rp'000              Rp'000

   Liabilitas sewa        10.175.802      (21.051.129)        -                   -                17.533.558            -                (556.765)           6.101.466   Lease liabilities
   Pinjaman bank       5.227.088.999      976.780.000      177.614.150            -                  -                   -                -               6.381.483.149   Bank loans
   Utang obligasi      3.918.219.897      216.990.577         -                  7.007.255           -                   (943.500)        -               4.141.274.229   Bonds payable

   Jumlah              9.155.484.698    1.172.719.448      177.614.150           7.007.255         17.533.558            (943.500)        (556.765)      10.528.858.844   Total




38. PENERBITAN KEMBALI LAPORAN KEUANGAN                                                        38. REISSUANCE OF FINANCIAL STATEMENTS

   Sehubungan dengan rencana Perusahaan untuk                                                          In relation with the Company’s plan to conduct the
   melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi                                                     Public Offering of Sustainable Bond III Bussan Auto
   Berkelanjutan III Bussan Auto Finance, Perusahaan                                                   Finance, the Company has reissued these financial
   telah menerbitkan kembali laporan keuangan untuk                                                    statements for the years ended December 31, 2023
   tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan                                                      and 2022 to conform with prevailing capital market
   2022 untuk disesuaikan dengan peraturan pasar                                                       regulation. The changes are as follows:
   modal yang berlaku. Perubahan tersebut adalah
   sebagai berikut:

   a.    Catatan 1a, sehubungan dengan penambahan                                                     a.      Note 1a, in relation with additional disclosure
         pengungkapan mengenai definisi manajemen                                                             regarding definition of the Company’s key
         kunci Perusahaan.                                                                                    management.
   b.    Catatan 8, sehubungan dengan pengungkapan                                                    b.      Note 8, in relation with disclosures regarding the
         mengenai pihak-pihak yang menerima uang                                                              parties with whom advances were made.
         muka.
   c.    Catatan 9, sehubungan dengan pengungkapan                                                    c.      Note 9, in relation with disclosures regarding the
         mengenai      pihak-pihak   yang     menerima                                                        parties with whom prepayments were made and
         pembayaran di muka dan sifat dari biaya dibayar                                                      nature of other prepaid expenses.
         dimuka lainnya.
   d.    Catatan 10, sehubungan dengan pengungkapan                                                   d.      Note 10, in relation to disclosure that the property
         bahwa aset tetap kecuali tanah telah                                                                 and equipment, except land, were insured with
         diasuransikan dengan pihak ketiga.                                                                   third parties.
   e.    Catatan 13, sehubungan dengan sifat aset                                                     e.      Note 13, in relation with nature of other assets.
         lainnya.
   f.    Catatan 16, sehubungan dengan sifat utang lain-                                              f.      Note 16, in relation with nature of other payables.
         lain lainnya.




                                                                                    337
Page 362
PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                       PT BUSSAN AUTO FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                 FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 - Lanjutan                                              DECEMBER 31, 2023 AND 2022 - Continued

   g.   Catatan 17, sehubungan dengan sifat biaya yang                    g.   Note 17, in relation with nature of other accrued
        masih harus dibayar lainnya.                                           expenses.
   h.   Catatan 22, sehubungan dengan              sifat                  h.   Note 22, in relation with nature of other financing
        pendapatan pembiayaan lain-lain                                        income.
   i.   Catatan 23,       sehubungan dengan        sifat                  i.   Note 23, in relation with nature of other income.
        pendapatan lain lain.
   j.   Catatan 25, sehubungan dengan sifat beban                         j.   Note 25, in relation with nature of miscellaneous
        umum dan administrasi lain-lain.                                       general and administrative expenses.


39. TANGGUNG    JAWAB   MANAJEMEN   DAN                                39. MANAGEMENT       RESPONSIBILITY                  AND
    PERSETUJUAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      APPROVAL OF FINANCIAL STATEMENTS

   Penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan                        The preparation and fair presentation of the financial
   dari halaman 1 sampai dengan halaman 102                               statements on pages 1 to 102 were the responsibilities
   merupakan tanggung jawab manajemen, dan telah                          of the management, and were approved by the
   disetujui oleh Direktur untuk diterbitkan pada tanggal                 Directors and authorized for issue on May 30, 2024.
   30 Mei 2024.



                                                            ********




                                                             338
Page 363
    PT BUSSAN AUTO FINANCE                                                                              PT BUSSAN AUTO FINANCE
    INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN                                                            SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
    RASIO-RASIO KEUANGAN OTORITAS                                                                   FINANCIAL RATIO OF FINANCIAL
    JASA KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT)                                                                SERVICES AUTHORITY (UNAUDITED)
    31 DESEMBER 2023 DAN 2022                                                                         DECEMBER 31, 2023 AND 2022

    INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN - RASIO - RASIO                                  SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION  -
    KEUANGAN OTORITAS JASA KEUANGAN                                              FINANCIAL RATIO OF FINANCIAL SERVICES
                                                                                 AUTHORITY

    Berdasarkan POJK No. 35/POJK.05/2018 tanggal                                 Based on POJK No. 35/POJK.05/2018 dated
    31 Desember 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha                               December 31, 2018 regarding the Organisation of
    Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan diharuskan untuk                           Financing Company Business, the Company is required to
    memenuhi sejumlah rasio keuangan tertentu. Rasio-rasio                       comply with several financial ratios. These ratios have been
    ini dibuat oleh Perusahaan berdasarkan formula                               prepared by the Company based on the formula as
    sebagaimana ditentukan dalam peraturan OJK untuk                             prescribed in the said OJK regulation for regulatory
    tujuan kepatuhan terhadap peraturan.                                         compliance purposes.

    Berikut ini adalah rasio-rasio keuangan berdasarkan                          The following are the financial ratios based on OJK
    Peraturan OJK:                                                               Regulations (OJK):

                                                                   31 Desember/          31 Desember/
                                                                   December 31           December 31
                                                                       2023                  2022
                                                                   (Tidak diaudit/       (Tidak diaudit/
                                                                    Unaudited )           Unaudited )
                                                                         %                     %

    Rasio piutang pembiayaan bersih terhadap total aset              91,05%                91,33%          Net financing receivable to total assets ratio
    Rasio modal sendiri modal disetor                                461,02%               434,80%         Equity to paid capital ratio
    Rasio piutang pembiayaan bermasalah                               1,02%                 0,91%          Non performing financing ratio
    Rasio saldo piutang pembiayaan neto terhadap total pinjaman      121,58%               120,81%         Net financing receivable to total loan
    Rasio saldo piutang pembiayaan investasi dan                                                           Invesment financing and
     pembiayaan modal kerja dibandingkan dengan                                                               working capital financing receivable
     total saldo piutang pembiayaan                                   24,22%                26,87%             to total financing receivable ratio
    Rasio permodalan                                                  27,01%                25,75%         Capital ratio
    Rasio gearing                                                       3,89                  4,11         Gearing ratio
    Tingkat kesehatan keuangan                                    1 (sangat sehat)      1 (sangat sehat)   Company soundness level




p




                                                                       339
Page 364
Halaman ini sengaja dikosongkan




              208

File

File Open PDF
Source IDX
Size7.12 MB
Published5 Jul 2024
Pages364
Characters1,580,137
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 172 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT BUSSAN AUTO FINANCE p.1 ×100
linked org Mandiri Sekuritas p.1 ×6
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk. p.1 ×27
linked org Bank Central Asia Tbk. p.15 ×10
linked org Bank CIMB Niaga Tbk. p.15 ×5
linked org Bank HSBC Indonesia. p.15 ×4
linked org Bank Maybank Indonesia Tbk. p.15 ×8
linked org Bank Mizuho Indonesia. p.15 ×8
linked — Standard Chartered p.15 ×3
linked org Bank Victoria International Tbk. p.15 ×5
linked org Asian Development Bank p.17
linked org JA Mitsui Leasing p.18 ×29
linked org Yamaha Motor Co., Ltd. p.18 ×35
linked org Sinergi Autoindo p.18 ×5
linked org Yamaha Indonesia p.18 ×12
linked org Bank Oke Indonesia Tbk p.49 ×2
linked person Toshiyuki Kojima p.127 ×5
linked person Masami Shiobara p.127 ×3
linked person Naotaka Takeshita p.127 ×3
linked person Dani Firmansjah p.127 ×8
linked person Lynn Ramli p.127 ×3
linked person Akira Sugai p.127 ×3
linked person Koji Kato p.127 ×3
linked person Sigit Sembodo p.127 ×3
linked person A Lung Ng p.127 ×3
linked org BFI Finance Indonesia Tbk p.129 ×2
linked org Akasha Wira International Tbk p.130 ×2
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk p.131 ×11
linked org PT Bank UOB Indonesia p.131 ×3
linked org Adira Dinamika Multi Finance Tbk p.134 ×10
linked org Astra International Tbk p.144 ×2
linked org PT Astra Sedaya Finance p.144
linked org Sinarmas Land p.144
linked org PT Bank DBS Indonesia p.144
linked person Samuel Manasseh p.144 ×2
linked person Jimmy Iskandar p.144 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×12
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1 ×4
possible org Negara Republik Indonesia p.2 ×22
possible org MUFG Bank p.15 ×10
possible person Gatot Subroto p.38
possible org Bank BTPN Tbk p.45 ×10
possible org PT Bank Mizuho p.47 ×9
possible org Bank Sinarmas Tbk p.134 ×2
possible person Nurdayadi p.142
possible person Prabowo p.142 ×2
unresolved org PT BUSSAN AUTO FINANCE Kegiatan Usaha Utama p.1
unresolved org PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA p.1 ×5
unresolved org PT FITCH RATINGS INDONESIA p.1 ×2
unresolved org PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA p.1 ×2
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas p.1 ×3
unresolved org PT Mandiri Sekuritas WALI AMANAT p.1
unresolved org Bapepam p.2 ×6
unresolved org PT Bussan Auto Finance. Semua Lembaga p.2
unresolved org | berarti Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan (a member of Deloitte · Akuntan Publik p.5
unresolved org Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan p.5 ×6
unresolved org Kantor Akuntan Publik Imelda p.5 ×5
unresolved org | berarti Thamrin & Rekan (TR&Co) Law Firm yang melakukan · Konsultan Hukum p.7
unresolved org Thamrin & Rekan p.7
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.8 ×3
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.8
unresolved org Menteri Hukum dan Perundang-undangan Republik Indonesia p.8
unresolved person Kantor Notaris Fathiah Helmi · Notaris p.8 ×10
unresolved org PT Bank ANZ Indonesia. BCA p.15
unresolved org PT Bank Digital BCA BCA Syariah p.15
unresolved org PT Bank BCA Syariah. BTPN p.15
unresolved org Bank Tabungan Pensiunan Negara Tbk p.15 ×4
unresolved org PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia p.15
unresolved org PT Bank HSBC Indonesia. Maybank p.15
unresolved org PT Bank Mizuho Indonesia. Muamalat p.15
unresolved org Bank Muamalat Indonesia Tbk. p.15 ×6
unresolved org PT Bank Victoria Syariah. p.15 ×5
unresolved org PT Pembiayaan Getraco Indonesia p.16 ×7
unresolved org PT Danamon Sanggrahan p.16 ×2
unresolved person Marina Soewana · Notaris p.18 ×24
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.18 ×5
unresolved org PT Sinergi Autoindo Abadi p.18 ×5
unresolved org PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing p.18 ×12
unresolved org Menteri Keuangan p.22 ×3
unresolved — Faks. p.38 ×2
unresolved org PT Bussan Auto Finance Kegiatan p.43
unresolved org PT Bank Digital BCA p.45 ×3
unresolved org PT CIMB Niaga Tbk p.45
unresolved org Niaga Tbk p.45 ×2
unresolved org PT BCA Syariah p.46
unresolved org PT Bank ANZ Indonesia p.48 ×2
unresolved org PT Bank HSBC p.48
unresolved org PT Bank Central p.48
unresolved org Asia Tbk p.48
unresolved org PT Bank Victoria p.48 ×3
unresolved org Internasional Tbk p.48
unresolved org Bank Standard p.48
unresolved org PT Bank Victoria Syariah Fasilitas p.48
unresolved org PT Bank Muamalat p.49
unresolved org Indonesia Tbk p.49 ×2
unresolved org Co. Ltd. p.50 ×7
unresolved org Yamaha Motor Co. Ltd. p.50 ×6
unresolved org Bank Standard Chartered Indonesia p.50
unresolved org Bank Victoria Internasional Tbk p.50 ×2
unresolved org PT Bank BCA Syariah p.50
unresolved org PT Kolaborasi Global Sukses p.58
unresolved org FSAI dan Rekan p.59
unresolved org Bank Mizuho Porsi p.64
unresolved org PT Yamaha Motor Manufacturing p.64 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.67 ×3
unresolved org PT Enigma Cipta Humanika p.80
unresolved org PT Trees Solutions p.80
unresolved org PT Kobus Smart Service. Seluruh p.80
unresolved person Sugiri Kadarisman · Notaris p.89
unresolved org PT Danamon Mits Otomotif Finance p.89 ×4
unresolved person Siti Pertiwi Henny Singgih · Notaris p.89
unresolved person H. Parlindungan Lumban Tobing · Notaris p.89 ×2
unresolved org PT Bussan Auto Finance. Anggaran p.89
unresolved org PT Mitsui Indonesia p.90 ×2
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.92 ×2
unresolved org Departemen Keuangan Republik Indonesia No. S- p.92 ×2
unresolved org PT Danamon Mits Otomotif Finance. Surat Departemen Keuangan p.92
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Pusat. Sehubungan p.92
unresolved person Sri Buena Brahmana · Notaris p.92
unresolved person Stephanie Wilmarta · Notaris p.93
unresolved org Yamaha Co., Ltd. p.101
unresolved org Bank Mizuho. Fasilitas p.101
unresolved person Nurhasanah · Notaris p.110
unresolved person Stephanie Wilamarta · Notaris p.112 ×3
unresolved org Kantor Akuntan Publik p.113
unresolved org PT Bussan Auto Finance Atas Nama Mitsui p.123
unresolved org Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum p.123
unresolved person Fujii Takashi p.123 ×3
unresolved org Bank West Client p.125
unresolved org Barclays Securities Japan Limited p.125
unresolved person Charles MP Gultom p.127
unresolved org Operating Officer India Pvt. Ltd. p.128
unresolved org Strategy Planning India Yamaha Motor India Pvt. Ltd. p.128
unresolved org Project Manager Toyota Motor Corporation p.128
unresolved org Staff Finance Division Yamaha Motor Co., Ltd. p.129
unresolved org Motorcycle Business Operation Division Yamaha Motor Co., Ltd. p.129
unresolved org Manager Financial Service Development Division Yamaha Motor Co., Ltd. p.129
unresolved org Financial Service Development Division Yamaha Motor Co., Ltd. p.129
unresolved org PT Saseka Gelora Finance p.129
unresolved org PT IFS Capital Indonesia p.129
unresolved org PT Indosurya Inti Finance p.129
unresolved org Intan Baruprana Finance Tbk p.129 ×4
unresolved org PT Aditama Finance p.129
unresolved org PT Smart Multi Finance p.129
unresolved org Buana Finance Tbk p.129 ×2
unresolved org Bank Internasional Indonesia Tbk p.130 ×2
unresolved org PT BNI Multifinance p.130
unresolved org PT Buana Chandra Artha Pratama p.130
unresolved org PT Aeon Credit Service Indonesia p.130 ×5
unresolved org PT IFS Capital Indonesia. Beliau p.130
unresolved org PT Bank Merincorp p.130
unresolved org Ades Waters Indonesia Tbk p.130 ×2
unresolved org PT Adira Quantum Multifinance p.131 ×2
unresolved org London Process Centre Ltd. p.132
unresolved org Senior Auditing Manager Internal Audit Division Mitsui Co., Ltd. p.132
unresolved org PT Primus Financial Services p.133
unresolved org PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia p.133
unresolved org PT Subentra Finance p.133
unresolved org PT ANZ Panin Bank p.134
unresolved person Deputi · Direktur p.134
unresolved org PT Bank BNI Syariah p.139
unresolved — Puji Arianti · Sekretaris Perusahaan p.140
unresolved org PT Adira Quantum Multi Finance p.140 ×3
unresolved org PT Columbindo Perdana p.140
unresolved org Departemen Teknologi Informasi p.140
unresolved org PT Bussan Auto Finance No. SK- p.141 ×4
unresolved org PT Asuransi Adira Dinamika p.142
unresolved org PT BPR Danamasa Cimahi p.142
unresolved person Heru Absoro p.142 ×2
unresolved org PT Astra Honda Motor p.144
unresolved org PT Toyota Astra Motor p.144
unresolved org PT Hasjrat Multifinance. p.144

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result