Back to announcement
20240703_ELSA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31679060.pdf
Other Text extracted ELSASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 8
Page 1
Go To English Page
Nomor Surat L9.013C-2024.156
Nama Perusahaan Elnusa Tbk
Kode Emiten ELSA
Lampiran 2
Siaran Pers - Teknologi Tagging Elnusa Dukung Pelestarian Hiu Paus di
Perihal
Papua Tengah
Dengan ini kami untuk dan atas nama perusahaan menyampaikan Laporan Informasi atau Fakta Material sebagai
berikut:
Nama Emiten atau Perusahaan Publik Elnusa Tbk
Bidang Usaha Jasa Energi
Telepon (021) 788-30850
Faksimili (021) 788-30883
Alamat Surat Elektronik (email) corporate@elnusa.co.id
Tanggal Kejadian 02 Juli 2024
Jenis Informasi atau Fakta Material Siaran Pers - Teknologi Tagging Elnusa Dukung Pelestarian
Hiu Paus di Papua Tengah
Page 2
Uraian Informasi atau Fakta Material Jakarta, 2 Juli 2024 - PT Elnusa Tbk (ELNUSA, IDX: ELSA)
melalui anak usahanya, PT Sigma Cipta Utama (SCU) yang
bergerak dibidang bisnis data manajemen dan solusi ICT
(Information, Communication, and Technology) turut berperan
dalam program identifikasi dan monitoring pergerakan hiu
paus di Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC),
Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Dalam program ini, SCU
merupakan mitra pelaksana yang diberikan kepercayaan oleh
Pertamina Foundation di mana proyek tersebut adalah salah
satu program kolaborasi CSR PT Pertamina Internasional
Shipping bersama PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina
Foundation, sebagai dukungan Pertamina terhadap konservasi
hewan laut yang dilindungi.
Dikenal sebagai satwa raksasa pengembara samudera, hiu
paus (Rhincodon Typus) keberadaannya terancam di lautan
Indonesia, berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan
Perikanan Republik Indonesia Nomor 19/Kepmen-KP/2013,
menetapkan hiu paus sebagai satwa yang dilindungi dari
berbagai aktivitas ekstraktif. Di Indonesia, hiu paus tersebar di
beberapa wilayah perairan diantaranya Teluk Gorontalo,
Banggai Kepulauan, Probolinggo, Teluk Saleh, Talisayan,
Kaimana dan Teluk Cenderawasih. Di TNTC sebanyak 7
individu hiu paus baru telah terdata dari hasil monitoring yang
dilakukan oleh Whale Shark Center (WSC) Kwatisore yang
dikelola sejak November 2023 oleh Pertamina International
Shipping (PIS) dan Balai Besar Taman Nasional Teluk
Cenderawasih (BBTNTC) Kementerian Lingkungan Hidup dan
Kehutanan (KLHK)
Hiu bertubuh totol ini memiliki peranan yang sangat penting
dalam ekosistem dan ekologi laut. Ukurannya yang besar dan
sifatnya yang cenderung ramah terhadap manusia seringkali
menjadi ancaman bagi vertebrata laut itu sendiri. Hiu paus
seringkali ditemukan dalam keadaan terluka akibat menabrak
bagang ikan, menabrak badan perahu bahkan terkena baling-
baling perahu nelayan maupun wisatawan, dan tidak jarang
tersangkut jaring-jaring nelayan. Melihat kondisi tersebut,
diperlukan upaya mitigasi untuk mengurangi kasus kematian
hiu paus, salah satunya melalui pemasangan alat pelacak
pada sirip hiu paus (Tagging) untuk merekam dan mengolah
data perilaku hiu paus.
SCU dalam hal ini memiliki kompetensi layanan ICT mendapat
kepercayaan dari Pertamina Foundation untuk melakukan
proses pemasangan alat tagging pada sirip hiu paus, alat
tagging tersebut dilengkapi antena yang dapat mengirim sinyal
dan data ke satelit sehingga pergerakan hiu paus dapat
dipantau melalui sistem satelit. Hasil data monitoring
pergerakan hiu paus ini akan digunakan oleh PIS untuk
mempelajari jalur migrasi hiu paus di area perairan Papua dan
menyesuaikan rute pelayaran kapal PIS agar tidak
menganggu jalur hiu paus.
Direktur Utama Elnusa Bachtiar Soeria Atmadja menjelaskan,
"Kami bersemangat dapat berkontribusi dalam program
pelestarian hiu paus di Taman Nasional Teluk Cenderawasih
melalui teknologi tagging yang kami miliki. Ini merupakan
langkah konkret kami dalam mendukung upaya konservasi
dan pelestarian lingkungan laut. Kerja sama ini tidak hanya
menunjukkan komitmen kami terhadap tanggung jawab sosial
perusahaan, tetapi juga membuktikan kemampuan kami dalam
menghadirkan solusi teknologi yang bermanfaat bagi
Page 3
keberlanjutan ekosistem laut Indonesia," kata Bachtiar.
Sementara itu, Direktur SCU Adi Yatama Adi Guna,
menyampaikan "Proyek tagging whale shark ini menjadi
kebanggaan tersendiri bagi SCU, bahwa kompetensi dibidang
ICT yang mumpuni telah kembali diimplementasikan, sehingga
diberikan kepercayaan oleh Pertamina Foundation untuk
melaksanakan proses tagging ke 3 ekor hiu paus di TNTC. Ini
menunjukkan bahwa kami memiliki peranan penting dalam
Mendukung upaya Pertamina mewujudkan tujuan SDGs
(Suistainable Development Goals) Poin 14 Life Bellow Water.
Semoga ke depannya SCU terus dilibatkan dan berkontribusi
dalam proyek strategis Pertamina Group dalam hal
keberlanjutan lingkungan maupun bisnis lainnya," tutup Adi.
Sekilas Elnusa (IDX: ELSA)
PT Elnusa Tbk (Elnusa) merupakan Anak Perusahaan PT
Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tergabung dalam
Subholding Upstream Pertamina, bergerak dalam bidang jasa
energi yang terintegrasi untuk memberikan solusi total. Elnusa
memiliki DNA Resillience dan inovasi lebih dari 54 Tahun
dalam industri energi, memiliki kompetensi inti pada jasa hulu
migas, jasa distribusi dan logistik energi serta jasa penunjang.
Lini jasa hulu migas meliputi jasa Geoscience & Reservoir
(land, transition zone & marine serta data processing), jasa
pengeboran & pemeliharaan lapangan migas (drilling &
workover), jasa engineering, procurement, construction &
operation maintenance (EPC-OM). Lini jasa distribusi dan
logistik energi meliputi jasa transportasi BBM, pengelolaan
depot, dan penjualan chemical. Lini jasa penunjang meliputi
jasa marine support, fabrikasi, hingga manajemen data.
Elnusa terus berkomitmen menerapkan Tata Kelola
Perusahaaan sesuai dengan prinsip-prinsip GCG dan juga
ESG untuk memuwujudkan Perusahaan yang berdaya saing
tinggi, terus tumbuh dan memberikan kebermanfaatan yang
keberlanjutan untuk seluruh pemangku kepentingan. Informasi
lebih lanjut dapat diakses pada www.elnusa.co.id
Dampak kejadian, informasi atau fakta Tidak Ada
material tersebut terhadap kegiatan
operasional, hukum, kondisi keuangan,
atau kelangsungan usaha Emiten atau
Perusahaan Publik
Demikian untuk diketahui.
Hormat Kami,
Elnusa Tbk
Retnowati
Corporate Governance Specialist
Elnusa Tbk
Graha Elnusa, Jl. TB Simatupang Kav. 1B, Jakarta 12560
Telepon : (021) 788-30850, Fax : (021) 788-30883, www.elnusa.co.id
Page 4
Nama Pengirim Retnowati
Jabatan Corporate Governance Specialist
Tanggal dan Waktu 03-07-2024 17:50
Lampiran 1. Elnusa Tagging Technology Supports Conservation.pdf
2. Teknologi Tagging Elnusa Dukung Pelestarian.pdf
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Elnusa Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik oleh sistem pelaporan elektronik. Elnusa Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi yang tertera
didalam dokumen ini.
Page 5
Go To Indonesian Page
Letter / Announcement No. L9.013C-2024.156
Issuer Name Elnusa Tbk
Issuer Code ELSA
Attachment 2
Subject Press Release - Elnusa Tagging Technology Supports Whale Shark
Conservation in Central Papua
The company hereby announce the Material Information or Facts Report as follows
Name of Issuer or Public Company Elnusa Tbk
Business Activities Jasa Energi
Telephone (021) 788-30850
Faximile (021) 788-30883
Email Address corporate@elnusa.co.id
Date of Event 02 July 2024
Press Release - Elnusa Tagging Technology Supports Whale
Type of Material Information or Facts Shark Conservation in Central Papua
Page 6
Description of Material Information or Jakarta, 2 July 2024 - PT Elnusa Tbk (ELNUSA, IDX: ELSA)
Facts through its subsidiary, PT Sigma Cipta Utama (SCU), which
operates in the management data business and ICT
(Information, Communication and Technology) solutions, plays
a role in the identification and monitoring the movement of
whale sharks in Cenderawasih Bay National Park (TNTC),
Nabire Regency, Central Papua. In this program, SCU is an
implementing partner trusted by the Pertamina Foundation
where the project is one of the CSR collaboration programs of
PT Pertamina Internasional Shipping with PT Pertamina
(Persero) through the Pertamina Foundation, as Pertamina's
support for the conservation of protected marine animals.
Known as a giant animal that roams the oceans, the whale
shark (Rhincodon Typus) is threatened in Indonesia's oceans,
based on the Decree of the Minister of Maritime Affairs and
Fisheries of the Republic of Indonesia Number 19/Kepmen-
KP/2013, determining the whale shark as an animal that is
protected from various extractive activities. In Indonesia, whale
sharks are distributed in several water areas including
Gorontalo Bay, Banggai Islands, Probolinggo, Saleh Bay,
Talisayan, Kaimana and Cenderawasih Bay. At TNTC, 7 new
whale sharks have been recorded as a result of monitoring
carried out by the Whale Shark Center (WSC) Kwatisore which
has been managed since November 2023 by Pertamina
International Shipping (PIS) and the Cenderawasih Bay
National Park Center (BBTNTC) Ministry of Environment and
Forestry (KLHK)
This spotted shark has a very important role in marine
ecosystems and ecology. Their large size and friendly nature
towards humans often pose a threat to marine vertebrates
themselves. Whale sharks are often found injured as a result
of hitting fish trunks, hitting boat bodies and even being hit by
the propellers of fishermen's or tourist boats, and often get
caught in fishermen's nets. Seeing these conditions, mitigation
efforts are needed to reduce cases of whale shark deaths, one
of which is by installing tracking devices on whale shark fins
(Tagging) to record and process data on whale shark behavior.
In this case, SCU has ICT service competence and has
received the trust of the Pertamina Foundation to carry out the
process of installing tagging tools on whale shark fins. The
tagging tools are equipped with antennas that can send
signals and data to satellites so that the movements of whale
sharks can be monitored via a satellite system. The results of
monitoring data on whale shark movements will be used by
PIS to study the migration routes of whale sharks in Papuan
waters and adjust the shipping routes of PIS ships so as not to
disturb the whale sharks' paths.
Elnusa Main Director Bachtiar Soeria Atmadja explained, "We
are excited to be able to contribute to the whale shark
conservation program in Cenderawasih Bay National Park
through our tagging technology. This is our concrete step in
supporting conservation and preservation efforts of the marine
environment. "This collaboration not only shows our
commitment to corporate social responsibility, but also proves
our ability to provide technological solutions that are beneficial
for the sustainability of Indonesia's marine ecosystem," said
Bachtiar.
Meanwhile, SCU Director Adi Yatama Adi Guna, said "This
Page 7
whale shark tagging project is a source of pride for SCU, that
competent competence in the field of ICT has been
implemented again, so that the Pertamina Foundation has
been given the trust to carry out the tagging process for the 3
whale sharks at TNTC . This shows that we have an important
role in supporting Pertamina's efforts to realize SDGs
(Suistainable Development Goals) Point 14 Life Bellow Water.
"Hopefully in the future SCU will continue to be involved and
contribute to Pertamina Group's strategic projects in terms of
environmental sustainability and other businesses," concluded
Adi.
About Elnusa (IDX: ELSA)
PT Elnusa Tbk (Elnusa) is a subsidiary of PT Pertamina Hulu
Energi (PHE) which is part of the Pertamina Upstream
Subholding, which operates in the field of integrated energy
services to provide total solutions. Elnusa has DNA of
Resilience and innovation for more than 54 years in the energy
industry, has core competencies in upstream oil and gas
services, energy distribution and logistics services and
supporting services. The upstream oil and gas service line
includes Geoscience & Reservoir services (land, transition
zone & marine and data processing), drilling & oil and gas field
maintenance services (drilling & workover), engineering,
procurement, construction & operation maintenance (EPC-OM)
services. The energy distribution and logistics service line
includes fuel transportation services, depot management and
chemical sales. The supporting service line includes marine
support services, fabrication, and data management. Elnusa
continues to be committed to implementing Corporate
Governance in accordance with GCG and ESG principles to
create a company that is highly competitive, continues to grow
and provides sustainable benefits for all stakeholders. Further
information can be accessed at www.elnusa.co.id
Impact of event, material information or No Impact
facts towards Issuers or Public
Company’s operational activities, legal,
financial condition, or going concern
Thus to be informed accordingly.
Respectfully,
Elnusa Tbk
Retnowati
Corporate Governance Specialist
Elnusa Tbk
Graha Elnusa, Jl. TB Simatupang Kav. 1B, Jakarta 12560
Phone : (021) 788-30850, Fax : (021) 788-30883, www.elnusa.co.id
Sender Name Retnowati
Page 8
Function Corporate Governance Specialist
Date and Time 03-07-2024 17:50
Attachment 1. Elnusa Tagging Technology Supports Conservation.pdf
2. Teknologi Tagging Elnusa Dukung Pelestarian.pdf
This is an official document of Elnusa Tbk that does not require a signature as it was generated electronically by
the electronic reporting system. Elnusa Tbk is fully responsible for the information contained within this document.
Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Sigma Cipta Utama
p.2 ×2
unresolved
org
PT Pertamina Internasional Shipping
p.2 ×2
unresolved
org
Menteri Kelautan
p.2
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup
p.2
unresolved
person
Retnowati
· Corporate Governance Specialist
p.3 ×2
unresolved
org
Minister of Maritime Affairs
p.6
unresolved
org
Ministry of Environment
p.6
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.