Back to announcement
20240703_ELSA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31679060_lamp2.pdf
Other Text extracted ELSASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
Narahubung:
Jayanty Oktavia Maulina (Anty)
Manager of Corporate Communications
Graha Elnusa 16th Floor, Jl. TB Simatupang Kav. 1B, Jakarta 12560
Tel: (021) 7883 0850 | Fax: (021) 7883 0907 | Mob: +62813 1787 1717
E-mail: jayanty.maulina@elnusa.co.id
SIARAN PERS
Teknologi Tagging Elnusa Dukung Pelestarian Hiu Paus di
Papua Tengah
Jakarta, 2 Juli 2024 - PT Elnusa Tbk (ELNUSA, IDX: ELSA) melalui anak usahanya, PT Sigma Cipta Utama (SCU) yang bergerak dibidang bisnis data
manajemen dan solusi ICT (Information, Communication, and Technology) turut berperan dalam program identifikasi dan monitoring pergerakan
hiu paus di Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC), Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Dalam program ini, SCU merupakan mitra pelaksana
yang diberikan kepercayaan oleh Pertamina Foundation di mana proyek tersebut adalah salah satu program kolaborasi CSR PT Pertamina
Internasional Shipping bersama PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation, sebagai dukungan Pertamina terhadap konservasi hewan
laut yang dilindungi.
Dikenal sebagai satwa raksasa pengembara samudera, hiu paus (Rhincodon Typus) keberadaannya terancam di lautan Indonesia, berdasarkan
Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 19/Kepmen-KP/2013, menetapkan hiu paus sebagai satwa yang dilindungi
dari berbagai aktivitas ekstraktif. Di Indonesia, hiu paus tersebar di beberapa wilayah perairan diantaranya Teluk Gorontalo, Banggai Kepulauan,
Probolinggo, Teluk Saleh, Talisayan, Kaimana dan Teluk Cenderawasih. Di TNTC sebanyak 7 individu hiu paus baru telah terdata dari hasil monitoring
yang dilakukan oleh Whale Shark Center (WSC) Kwatisore yang dikelola sejak November 2023 oleh Pertamina International Shipping (PIS) dan Balai
Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih (BBTNTC) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)
Hiu bertubuh totol ini memiliki peranan yang sangat penting dalam ekosistem dan ekologi laut. Ukurannya yang besar dan sifatnya yang cenderung
ramah terhadap manusia seringkali menjadi ancaman bagi vertebrata laut itu sendiri. Hiu paus seringkali ditemukan dalam keadaan terluka akibat
menabrak bagang ikan, menabrak badan perahu bahkan terkena baling-baling perahu nelayan maupun wisatawan, dan tidak jarang tersangkut
jaring-jaring nelayan. Melihat kondisi tersebut, diperlukan upaya mitigasi untuk mengurangi kasus kematian hiu paus, salah satunya melalui
pemasangan alat pelacak pada sirip hiu paus (Tagging) untuk merekam dan mengolah data perilaku hiu paus.
SCU dalam hal ini memiliki kompetensi layanan ICT mendapat kepercayaan dari Pertamina Foundation untuk melakukan proses pemasangan alat
tagging pada sirip hiu paus, alat tagging tersebut dilengkapi antena yang dapat mengirim sinyal dan data ke satelit sehingga pergerakan hiu paus
dapat dipantau melalui sistem satelit. Hasil data monitoring pergerakan hiu paus ini akan digunakan oleh PIS untuk mempelajari jalur migrasi hiu
paus di area perairan Papua dan menyesuaikan rute pelayaran kapal PIS agar tidak menganggu jalur hiu paus.
Direktur Utama Elnusa Bachtiar Soeria Atmadja menjelaskan, “Kami bersemangat dapat berkontribusi dalam program pelestarian hiu paus di Taman
Nasional Teluk Cenderawasih melalui teknologi tagging yang kami miliki. Ini merupakan langkah konkret kami dalam mendukung upaya konservasi
dan pelestarian lingkungan laut. Kerja sama ini tidak hanya menunjukkan komitmen kami terhadap tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga
membuktikan kemampuan kami dalam menghadirkan solusi teknologi yang bermanfaat bagi keberlanjutan ekosistem laut Indonesia,” kata
Bachtiar.
Sementara itu, Direktur SCU Adi Yatama Adi Guna, menyampaikan “Proyek tagging whale shark ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi SCU, bahwa
kompetensi dibidang ICT yang mumpuni telah kembali diimplementasikan, sehingga diberikan kepercayaan oleh Pertamina Foundation untuk
melaksanakan proses tagging ke 3 ekor hiu paus di TNTC. Ini menunjukkan bahwa kami memiliki peranan penting dalam Mendukung upaya
Pertamina mewujudkan tujuan SDGs (Suistainable Development Goals) Poin 14 Life Bellow Water. Semoga ke depannya SCU terus dilibatkan dan
berkontribusi dalam proyek strategis Pertamina Group dalam hal keberlanjutan lingkungan maupun bisnis lainnya,” tutup Adi.
Sekilas Elnusa (IDX: ELSA)
PT Elnusa Tbk (Elnusa) merupakan Anak Perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina,
bergerak dalam bidang jasa energi yang terintegrasi untuk memberikan solusi total. Elnusa memiliki DNA Resillience dan inovasi lebih dari 54 Tahun
dalam industri energi, memiliki kompetensi inti pada jasa hulu migas, jasa distribusi dan logistik energi serta jasa penunjang. Lini jasa hulu migas
meliputi jasa Geoscience & Reservoir (land, transition zone & marine serta data processing), jasa pengeboran & pemeliharaan lapangan migas
(drilling & workover), jasa engineering, procurement, construction & operation maintenance (EPC-OM). Lini jasa distribusi dan logistik energi
meliputi jasa transportasi BBM, pengelolaan depot, dan penjualan chemical. Lini jasa penunjang meliputi jasa marine support, fabrikasi, hingga
manajemen data. Elnusa terus berkomitmen menerapkan Tata Kelola Perusahaaan sesuai dengan prinsip-prinsip GCG dan juga ESG untuk
memuwujudkan Perusahaan yang berdaya saing tinggi, terus tumbuh dan memberikan kebermanfaatan yang keberlanjutan untuk seluruh
pemangku kepentingan. Informasi lebih lanjut dapat diakses pada www.elnusa.co.id
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Sigma Cipta Utama
p.1
unresolved
org
PT Pertamina Internasional Shipping
p.1
unresolved
org
Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia
p.1
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.