Skip to content
Back to announcement

20240702_UNTR_Informasi Transaksi Afiliasi_31678476_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review UNTR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 64

Page 1

          
Page 2
                                      DAFTAR ISI

• SURAT PENGANTAR YANG BERISIKAN RINGKASAN HASIL
  PENDAPAT KEWAJARAN                                          1
• PERNYATAAN PENILAI                                         14

I.     PENDAHULUAN                                           16
I.1    Dasar Penugasan                                       16
I.2    Identifikasi Status Penilai                           16
I.3    Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan       17
I.4    Identifikasi Objek Penilaian                          17
I.5    Jenis Mata Uang yang Digunakan                        17
I.6    Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi           17
I.7    Ringkasan Rencana Transaksi                           18
I.8    Maksud dan Tujuan Penilaian                           18
I.9    Benturan Kepentingan Rencana Transaksi                19
I.10   Tanggal Penilaian                                     19
I.11   Tingkat Kedalaman Investigasi                         19
I.12   Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan      19
I.13   Asumsi dan Kondisi Pembatas                           20
I.14   Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi          23
I.15   Standar Penilaian                                     23
I.16   Metode dan Prosedur Penyusunan Pendapat Kewajaran     23
I.17   Kejadian-Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian
       (Subsequent Events)                                   24

II.    ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN                           25
II.1   Analisis Pengaruh Transaksi Pinjam Meminjam Dana
       Terhadap Keuangan Perseroan                           25
II.2   Pihak-Pihak yang Bertransaksi                         25
II.3   Susunan Pemegang Saham dan Susunan Manajemen          25
       Perseroan
II.4   Susunan Pemegang Saham dan Susunan Manajemen ARKO     26
II.5   Hubungan antara Pihak-Pihak yang Bertransaksi         27
Page 3
II.6     Perjanjian dan Persyaratan Rencana Transaksi                 27
II.7     Analisis Likuiditas                                          28
II.8     Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi                         28
II.9     Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi                   29
II.9.1   Riwayat Singkat dan Sifat Kegiatan Usaha                     29
II.9.2   Analisis Industri dan Lingkungan                             30
II.9.3   Analisis Operasional dan Prospek Perseroan                   33
II.9.4   Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi                  33
II.9.5   Keuntungan dan Kerugian atas Dilakukannya Rencana
         Transaksi                                                    33
II.9.6   Analisis Dampak Leverage pada Keuangan                       34
II.9.7   Analisis Dampak Likuiditas                                   35
II.9.8   Analisis Dampak Keuangan jika Proyek yang Dibiayai
         Mengalami Kegagalan                                          35
II.10    Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi                  35
II.10.1 Penilaian Kinerja Historis                                    35
II.10.2 Analisis Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi       38
II.10.3 Analisis Rasio Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana
        Transaksi                                                     40
II.10.4 Penilaian atas Proyeksi Penjualan                             41
II.10.5 Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi
        Rencana Transaksi                                             44
II.10.6 Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari
        Rencana Transaksi                                             47
II.10.7 Analisis Yield Pinjaman Rencana Transaksi                     47
II.10.8 Analisis Inkremental                                          47
II.10.9 Analisis Sensitivitas                                         49
II.11    Analisis Kelayakan Rencana Penggunaan          Dana   atas
         Transaksi Pinjam Meminjam Dana                               50
II.11.1 Analisis Kelayakan Investasi                                  50
II.11.2 Analisis Kelayakan Pelunasan Utang                            50
II.11.3 Analisis atas Faktor-Faktor Lain yang Relevan                 50
II.12    Analisis atas Jaminan                                        50
Page 4
III.   KESIMPULAN ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN   51
• INDEPENDESI PENILAI                           55
• PENUTUP                                       55
LAMPIRAN
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8

          
Page 9

          
Page 10

          
Page 11

          
Page 12

          
Page 13

          
Page 14

          
Page 15

          
Page 16

          
Page 17

          
Page 18
                                                                                   14




PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda
tangan di bawah ini menyatakan bahwa:
1. Laporan ini disusun untuk kepentingan Direksi UNTR sehubungan dengan rencana
    tersebut, dan tidak digunakan oleh pihak lain. Selanjutnya laporan ini tidak
    dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi kepada pemegang saham UNTR
    untuk menyetujui atau tidak menyetujui Rencana Transaksi tersebut atau
    mengambil tindakan-tindakan tertentu atas Rencana Transaksi tersebut.
2. Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian kesimpulan nilai akhir telah
    dilakukan dengan benar sesuai dengan pemahaman terbaik dari penilai.
3. Analisis dan kesimpulan nilai akhir hanya dibatasi oleh asumsi-asumsi dan kondisi
    pembatas yang diungkapkan di dalam laporan ini.
4. Penilai tidak mempunyai kepentingan terhadap hasil penilaian yang dibuat dan
    tidak memiliki kepentingan pribadi maupun keberpihakan kepada pihak-pihak
    lain yang memiliki kepentingan terhadap objek penilaian.
5. Imbalan jasa Penilai tidak berkaitan dengan hasil penilaian yang dilaporkan.
6. Kami telah melakukan penilaian dan menyusun laporan ini sesuai dengan
    Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
    Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.04/2020 tentang
    Pedoman Penilaain dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Kode
    Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII-2018 (KEPI & SPI
    edisi VII-2018), serta peraturan perundangan yang berlaku.
7. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan
    diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui pemerintah (MAPPI).
8. Penilai memiliki pemahaman mengenai objek penilaian yang dibuat.
9. Data ekonomi dan industri dalam menyusun laporan ini diperoleh dari berbagai
    sumber yang diyakini Penilai dapat dipertanggungjawabkan.
10. Tidak seorangpun, kecuali yang disebutkan dalam laporan ini, telah menyediakan
    bantuan profesional dalam menyiapkan laporan.
11. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam laporan
    ini serta dipresentasikan dalam laporan ini adalah benar dan akurat sesuai
    dengan pemahaman terbaik dari penilai.
12. Kesimpulan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah
    disajikan sebagai kesimpulan nilai akhir.
13. Penilai bertanggung jawab atas laporan ini.
Page 19

          
Page 20
                                                                              16




I.    PENDAHULUAN

I.1   Dasar Penugasan
      Berdasarkan permintaan dari PT United Tractors Tbk untuk memberikan
      Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) atas Rencana Transaksi
      Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham antara PT United Tractors Tbk
      dengan PT Arkora Hydro Tbk yang tertuang dalam:
      • Surat Permohonan Penilaian No. LUT/068/9960/IV/2024 tanggal 30 April
        2024 dari PT United Tractors Tbk;
      • Surat Penawaran No. 0280/NDR-SB/Prop/V/24 tanggal dari KJPP Nirboyo
        Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan yang telah disetujui oleh PT United
        Tractors Tbk;
      • Surat Penunjukan No. LUT/069/9960/V/2024 tanggal 3 Mei 2024 dari
        PT United Tractors Tbk;
      • Surat Perjanjian Kerja No. 014/NDR-SB/SPK/V/24 tanggal 10 Mei 2024
        antara PT United Tractors Tbk dengan KJPP Nirboyo Adiputro, Dewi
        Apriyanti & Rekan.
      Dengan ini kami menyatakan bahwa kami telah melakukan investigasi dan
      penilaian atas kewajaran rencana transaksi di atas, serta menyampaikan
      laporan ini untuk keperluan pengguna laporan.

I.2   Identifikasi Status Penilai
      • Penilaian ini telah dilaksanakan oleh Penilai Publik Satya Bima Nugraha,
        S.E., MAPPI (Cert.) yang merupakan Rekan di KJPP Nirboyo Adiputro, Dewi
        Apriyanti & Rekan (“KJPP NDR”) dengan Izin Penilai No. B-1.23.00654 dari
        Kementerian Keuangan Republik Indonesia;
      • Penilai tersebut di atas terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan Bidang
        Pasar Modal Republik Indonesia dengan No. STTD.PB-58/PM.021/2024;
      • Penilai dalam posisi untuk memberikan penilaian yang objektif dan tidak
        memihak;
      • Penilai tidak mempunyai benturan kepentingan dan/atau potensi
        benturan kepentingan dengan subjek dan/atau objek penilaian;
      • Penilai tidak memiliki keterlibatan material terkait dengan objek
        penilaian;
      • Penilai memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian dan kami tidak
        menggunakan bantuan tenaga ahli dari luar KJPP NDR dalam melaksanakan
        penilaian ini.
Page 21
                                                                                 17




I.3   Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
      • Identitas Pemberi Tugas
        Nama               : PT United Tractors Tbk
        Alamat             : Jalan Raya Bekasi Km. 22, Jakarta
        Bidang usaha       : Perdagangan
        Telepon/Faks       : 021-24579999
        Email              : ramandhika@unitedtractors.com
        Contact person     : Bapak Ramandhika
        Jabatan            : Departement Head
      • Pengguna Laporan : PT United Tractors Tbk

I.4   Identifikasi Objek Penilaian
      Objek penilaian adalah penyusunan Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion)
      atas rencana transaksi Rencana Transaksi Perjanjian Pinjaman Pemegang
      Saham antara PT United Tractors Tbk (“UNTR”) dengan PT Arkora Hydro Tbk
      (“ARKO”)

      Tujuan pinjaman pemegang saham antara UNTR dan ARKO adalah mendukung
      kegiatan operasional ARKO, dimana ARKO sebagai peminjam akan
      menggunakan dana yang dipinjam untuk kegiatan konstruksi project PLTA
      Pongmbembe di Sulawesi Selatan dengan kapasitas sebesar 3x6,66 MW (20
      MW). Jumlah pinjaman yang diberikan dari UT kepada ARKORA merupakan
      porsi ekuitas untuk pengerjaan project PLTA tersebut:

      Selanjutnya dalam laporan ini, rencana transaksi di atas akan disebut sebagai
      “Rencana Transaksi”.

I.5   Jenis Mata Uang yang Digunakan
      Rencana Transaksi dilaksanakan dengan menggunakan mata uang Indonesia
      Rupiah (“Rp”).

I.6   Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi
      Alasan dilakukan Rencana Transaksi adalah untuk mendukung kegiatan
      operasional ARKO, dimana ARKO sebagai peminjam akan menggunakan dana
      yang dipinjam untuk kegiatan konstruksi project PLTA Pongmbembe di
      Sulawesi Selatan dengan kapasitas sebesar 3x6,66 MW (20 MW). Jumlah
      pinjaman yang diberikan dari UNTR kepada ARKO merupakan porsi ekuitas
      untuk pengerjaan project PLTA tersebut.
Page 22
                                                                               18




I.7    Ringkasan Rencana Transaksi
       Dalam draft Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham antara UNTR dan ARKO,
       (“Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham”) yang diperoleh dari manajemen
       UNTR, beberapa syarat dan ketentuan yang disepakati antara lain:
       • Nilai fasilitas maksimum sebesar Rp150.000.000.000 (Seratus Lima Puluh
         Miliar Rupiah) yang telah disetujui oleh Kreditur dalam bentuk fasilitas
         pinjaman berulang (revolving loan);
       • Jatuh Tempo Pinjaman adalah paling lambat 7 (tujuh) tahun sejak Tanggal
         Penarikan, pembayaran 30% Pinjaman dilakukan secara angsuran dengan
         periode 3 (tiga) bulanan, dan 70% dari Pinjaman akan dibayarkan dengan
         Milestone Payment pada tahun ke-4 (empat) , tahun ke-5,5 (lima koma
         lima), dan tahun ke-7 (tujuh) atau yang disepakati oleh Para Pihak;
       • Periode Pembayaran Suku Bunga Pinjaman adalah periode 3 (tiga) bulan
         atau yang disepakati oleh Para Pihak.
         Periode Pembayaran Bunga selanjutnya adalah periode yang diberitahukan
         oleh Debitur kepada Kreditur, pemberitahuan diberikan satu hari sebelum
         berakhirnya Periode Pembayaran Bunga. Apabila Debitur tidak
         memberikan pemberitahuan sebelumnya, maka Periode Pembayaran
         Bunga selanjutnya adalah sama dengan Periode pembayaran Bunga
         sebelumnya.
         Periode Pembayaran Bunga yang berakhir bukan pada Hari Kerja adalah
         periode yang berakhir pada Hari Kerja berikutnya dan Periode Pembayaran
         Bunga yang berakhir setelah Tanggal Pembayaran akan berakhir pada
         Tanggal Pembayaran.
       • Tingkat suku bunga Margin 2.3% + JIBOR 3 Months per annum

 I.8   Maksud dan Tujuan Penilaian
       Pelaksanaan penilaian ini dimaksudkan untuk memberikan pendapat
       kewajaran (fairness opinion) atas Rencana Transaksi yang ditujukan dalam
       rangka memenuhi ketentuan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal
       1 Juli 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
Page 23
                                                                             19




       Berdasarkan penjelasan dari manajemen UNTR, Rencana Transaksi
       memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi namun bukan
       termasuk transaksi material karena nilai Rencana Transaksi besarannya di
       bawah 20% dari ekuitas UNTR per 31 Desember 2023.
       Dalam Juta Rupiah
                                                      Total

       Jumlah pinjaman                                150.000
       Nilai buku ekuitas UT per 31 Desember 2023   84.035.563
       % Nilai transaksi terhadap Nilai buku UT          0,18%

I.9    Benturan Kepentingan Rencana Transaksi
       Berdasarkan penjelasan dari manajemen UNTR, Rencana Transaksi tidak
       terdapat benturan kepentingan.

I.10   Tanggal Penilaian
       • Tanggal penilaian adalah per tanggal 31 Desember 2023.
       • Tanggal laporan penilaian adalah tanggal 27 Juni 2024.

I.11   Tingkat Kedalaman Investigasi
       Dalam melaksanakan penilaian ini kami telah melakukan investigasi untuk
       mengumpulkan data dengan cara melakukan wawancara dengan manajemen
       UNTR serta melakukan penelaahan, perhitungan dan analisis dari data dan
       informasi yang diperoleh dari manajemen UNTR maupun sumber-sumber
       lainnya yang relevan dan dapat diandalkan.
       Dalam proses penilaian ini kami melakukan wawancara dengan:
       • Ibu. Inge Teja sebagai Corporate Financial Planning Department Head
         UNTR;
       • Bpk. Rendih sebagai Team Member Corporate Treasury UNTR.

I.12   Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan
       Dalam mempersiapkan laporan ini, kami menggunakan data dan informasi
       yang diperoleh dari manajemen UNTR maupun sumber-sumber lainnya yang
       relevan dan dapat diandalkan. Data dan informasi yang digunakan adalah
       sebagai berikut:
       1. Draft Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham antara UNTR dan ARKO;
       2. Laporan Keuangan UNTR per tanggal 31 Desember 2018 sampai dengan
           31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
           Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (PwC) dengan opini wajar dalam
           semua hal yang material;
Page 24
                                                                               20




       3. Laporan Keuangan ARKO per tanggal 31 Desember 2019 sampai dengan
           31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Imelda &
           Rekan (Deloitte) dengan opini wajar dalam semua hal yang material;
       4. Proyeksi Keuangan UNTR sebelum dan sesudah Rencana Transaksi
           diperoleh dari manajemen UNTR;
       5. Proforma keuangan UNTR dengan adanya Rencana Transaksi yang
           diperoleh dari manajemen UNTR;
       6. Dokumen legal UNTR dan ARKO seperti Akta Pendirian dan Akta
           Perubahannya, SIUP, TDP, NPWP, SKDP serta dokumen-dokumen penting
           lainnya;
       7. Data dan informasi keuangan yang diperoleh dari Damodaran tanggal 1
           Januari 2024 dan 5 Januari 2024;
       8. Data dan informasi mengenai obligasi Pemerintah Republik Indonesia
           dalam Rupiah yang diperoleh dari PHEI 30 Desember 2023;
       9. Data dan informasi mengenai tingkat suku bunga rata-rata kredit Bank
           Umum kepada pihak bukan bank dalam Rupiah untuk bulan Desember
           2023 yang diperoleh dari Statistik Perbankan Indonesia Otoritas Jasa
           Keuangan;
       10. Data dan infomrasi mengenai tingkat suku bunga pinjaman Bank Persero
           dalam Rupiah untuk bulan Desember 2023 yang diperoleh dari Bank
           Indonesia;
       11. Analisis ekonomi berdasarkan data dan informasi yang diperoleh dari
           Economic Intelligence Unit (EIU), Bank Indonesia serta data dan
           informasi lainnya yang dipublikasikan secara umum;
       12. Wawancara dengan manajemen UNTR sehubungan dengan Rencana
           Transaksi;
       13. Berbagai sumber informasi, baik dari media cetak dan elektronik maupun
           dari hasil analisis lainnya yang kami anggap relevan.
        Kami berasumsi bahwa data dan informasi yang diberikan telah diungkapkan
        sepenuhnya, sejujurnya, benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

I.13   ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
       Asumsi:
       1. Kami mengasumsikan bahwa UNTR merupakan perusahaan yang
          berkelanjutan usahanya di masa mendatang (going concern) dan dikelola
          oleh manajemen yang profesional dan kompeten.
       2. Kami mengasumsikan bahwa Rencana Transaksi tersebut di jalankan
          seperti yang telah dijelaskan oleh manajemen UNTR dan sesuai dengan
          kesepakatan serta kebenaran informasi mengenai Rencana Transaksi
          tersebut yang diungkap oleh pihak UNTR dalam draft Perjanjian Pinjaman
          Pemegang Saham yang telah kami terima.
Page 25
                                                                          21




3. Kami mengasumsikan bahwa sejak tanggal penerbitan laporan ini sampai
    dengan tanggal efektifnya Rencana Transaksi tidak terjadi perubahan
    apapun yang berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang
    digunakan dalam penyusunan pendapat kewajaran ini.
4. Seluruh data dan informasi yang diberikan telah diungkapkan sepenuhnya,
    sejujurnya, benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
5. Seluruh pernyataan dan data yang terdapat di dalam laporan ini adalah
    relevan, benar dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan prosedur
    penilaian yang umum berlaku dan disampaikan dengan itikad baik.
6. Kami menggunakan proyeksi tambahan penjualan alat berat yang
    diperoleh dari manajemen UNTR dan kami telah melakukan penyesuaian
    yang mencerminkan kewajaran proyeksi dengan kemampuan
    pencapaiannya (fiduciary duty).
7. Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran
    proyeksi tambahan penjualan alat berat.
8. Seluruh asumsi penilaian yang digunakan di dalam proses penelaahan
    proyeksi tambahan penjualan alat berat didasarkan kepada dokumen
    pendukung yang diterima dari manajemen UNTR.
9. Kami telah menelaah informasi atas status hukum objek penilaian dari
    pemberi tugas.
10. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan atas tarif perpajakan
    atau tingkat suku bunga yang didapat dari proyeksi tambahan penjualan
    alat berat yang telah diberikan kepada kami.
11. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap iklim politik,
    ekonomi dan hukum di mana UNTR melakukan bisnisnya.
12. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap susunan
    manajemen UNTR maupun ARKO.
13. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap peraturan dan
    hukum yang berlaku di dalam negara di mana UNTR mempunyai bisnis
    usaha yang mempengaruhi pendapatan UNTR.
14. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap tenaga kerja
    dan biaya lain-lain yang signifikan.
15. Tidak ada gangguan yang material dan signifikan terhadap hubungan
    industrial atau asosiasi tenaga kerja.
16. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap kebijakan
    akuntansi yang digunakan oleh manajemen UNTR.
17. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap teknologi
    industri dan kompetisi pasar di negara di mana UNTR menjalankan
    bisnisnya.
18. Kami bertanggung jawab atas laporan ini dan kesimpulan nilai akhir.
Page 26
                                                                           22




Kondisi pembatas:
1. Laporan ini bersifat non-disclaimer opinion.
2. Laporan ini dilaksanakan sesuai dengan tujuan penilaian yang dinyatakan
   dalam laporan, oleh karena itu tidak dapat digunakan dan atau dikutip
   untuk tujuan lain tanpa adanya ijin tertulis dari KJPP NDR.
3. Informasi yang telah diberikan oleh Pemberi Tugas kepada Penilai, seperti
   yang disebutkan dalam laporan ini, dianggap layak dan dapat dipercaya,
   tetapi Penilai tidak bertanggung jawab jika ternyata informasi yang
   diberikan itu terbukti tidak sesuai dengan hal yang sesungguhnya.
   Informasi yang dinyatakan tanpa menyebutkan sumbernya merupakan
   hasil penelaahan KJPP NDR terhadap datadata yang ada, pemeriksaan atas
   dokumen, ataupun keterangan dari Instansi pemerintah yang berwenang.
   Tanggung jawab untuk memeriksa kembali kebenaran informasi tersebut
   sepenuhnya berada di pihak Pemberi Tugas;
4. Laporan ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat
   rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
5. Penilaian yang KJPP NDR lakukan didasarkan pada data dan informasi yang
   diberikan oleh manajemen. Mengingat hasil dari penilaian KJPP NDR
   sangat tergantung dari kelengkapan, keakuratan dan penyajian data serta
   asumsi-asumsi yang mendasarinya, perubahan pada data seperti adanya
   informasi baru dari publik, informasi yang merupakan hasil penyelidikan
   khusus ataupun dari sumber-sumber lainnya dapat memberikan hasil yang
   berbeda dari hasil penilaian KJPP NDR. Oleh karena itu, KJPP NDR
   sampaikan bahwa perubahan terhadap data yang digunakan dapat
   berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa perbedaan yang terjadi
   dapat bersifat material. Walaupun isi dari laporan ini telah dilaksanakan
   dengan itikad baik dan cara yang profesional, namun KJPP NDR tidak
   bertanggung jawab atas adanya kemungkinan terjadi perbedaan
   kesimpulan yang disebabkan oleh analisis tambahan ataupun adanya
   perubahan dalam data yang dijadikan sebagai dasar penilaian.
6. Nilai yang dicantumkan dalam laporan ini serta setiap nilai lain dalam
   laporan yang merupakan bagian dari objek yang dinilai, hanya berlaku
   sesuai dengan maksud dan tujuan penilaian. Nilai yang digunakan dalam
   laporan ini tidak boleh digunakan untuk tujuan penilaian lain yang dapat
   mengakibatkan terjadinya kesalahan.
7. Laporan ini disusun berdasarkan pertimbangan perekonomian, kondisi
   umum bisnis dan kondisi keuangan serta kondisi usaha UNTR. Analisis,
   pendapat serta kesimpulan yang kami buat dalam laporan ini telah sesuai
   Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian
   Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Surat Edaran OJK No.
   17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaain dan Penyajian Laporan
Page 27
                                                                                  23




           Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
           Penilaian Indonesia Edisi VII-2018 (KEPI & SPI edisi VII-2018), serta
           peraturan perundangan yang berlaku.
       8. Perubahan material atas kondisi-kondisi tertentu bisa memberikan
           dampak yang tidak dapat diprediksi dan dapat berpengaruh terhadap
           pendapat kewajaran ini.
       9. Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau
           melengkapi penilaian ini akibat dari peristiwa-peristiwa yang terjadi
           setelah tanggal laporan (subsequent events).
       10. KJPP Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan maupun para Penilai dan
           karyawan lainnya sama sekali tidak mempunyai kepentingan finansial
           terhadap nilai yang diperoleh.
       11. Laporan ini dianggap sah apabila tertera cap (seal) KJPP Nirboyo
           Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan, pada lembar tanda tangan
           penanggung jawab laporan.

I.13    Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi
        Laporan ini dan/atau referensi yang melampirinya dilaksanakan sesuai
        dengan maksud dan tujuan penilaian yang dinyatakan dalam laporan serta
        laporan ini bersifat terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
        bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.

I.14    Standar Penilaian
        Kami menyusun laporan ini sesuai dengan Peraturan OJK No.
        35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis
        di Pasar Modal, Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman
        Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Kode Etik
        Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII-2018 (KEPI & SPI
        edisi VII-2018), serta Peraturan Perundangan yang berlaku.

I.15    Metode dan Prosedur Penyusunan Pendapat Kewajaran
        Analisis pendapat kewajaran yang kami lakukan atas Rencana Transaksi
        adalah:
        • Analisis pengaruh transaksi pinjam meminjam dana terhadap keuangan
          perusahaan;
        • Identifikasi dan hubungan antara pihak-pihak;
        • Analisis perjanjian dan persyaratan yang disepakati;
        • Analisis likuiditas;
        • Analisis manfaat dan risiko;
        • Analisis kualitatif;
        • Analisis kuantitatif;
Page 28
                                                                             24




       • Analisis kelayakan rencana penggunaan dana;
       • Analisis atas jaminan.

I.16   Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Events)
       Terdapat kejadian penting yang patut diketahui setelah Tanggal Penilaian
       yang tidak mempengaruhi hasil penilaian sebagai berikut:
       • Berdasarkan Akta No. 98 tanggal 24 April 2024 dari Notaris Jose Dima
         Satria, S.H., M.Kn. mengenai perubahan susunan Dewan Komisaris dan
         Direksi UNTR. Akta perubahan sudah mendapatkan persetujuan dari
         Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan
         nomor AHU-AH.01.09-0187465 tanggal 7 Mei 2024.

         Susunan Dewan Komisaris dan Direksi UNTR per 24 April 2024 adalah
         sebagai berikut:
         Dewan Komisaris
         Presiden Komisaris         : Djony Bunarto Tjondro
         Wakil Presiden Komisaris   : Rudy
         Komisaris                  : Djoko Pranoto Santoso
         Komisaris                  : Benjamin Herrenden Birks
         Komisaris Independen       : Paulus Bambang Widjarnako
         Komisaris Independen       : Nanan Soekarna
         Komisaris Independen       : Bruce Malcolm Cox

         Direksi
         Presiden Direktur          : Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
         Direktur                   : Loudy Irwanto Ellias
         Direktur                   : Iwan Hadiantoro
         Direktur                   : Idot Supriadi
         Direktur                   : Edhie Sarwono
         Direktur                   : Widjaja Kartika
         Direktur                   : Vilihati Surya
Page 29
                                                                                25




II     ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN

II.1   Analisis Pengaruh Transaksi Pinjam Meminjam Dana Terhadap
       Keuangan
       Berdasarkan proforma keuangan per 31 Desember 2023 yang diperoleh dari
       manajemen UNTR, kami melakukan perbandingan analisis rasio keuangan
       antara sebelum dan sesudah Rencana Transaksi dilakukan. Hasil analisis
       menunjukkan bahwa rasio likuiditas mengalami perubahan namun tidak
       signifikan. Sedangkan rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas tidak
       mengalami perubahan.

II.2   Pihak-Pihak yang Bertransaksi
       Berdasarkan draft Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham, pihak-pihak yang
       terlibat dalam transaksi adalah:
       • UNTR sebagai pihak pemilik piutang;
       • ARKO sebagai pihak yang berhutang.

II.3   Susunan Pemegang Saham serta Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
       dari Pihak yang Bertransaksi
       Uraian Singkat PT United Tractors Tbk
       Susunan pemegang saham UNTR per 31 Desember 2023 adalah sebagai
       berikut:
                                                     Nilai (Jutaan    Persentase
            Nama Perusahaan         Jumlah Saham
                                                        Rupiah)      Kepemilikan
       PT Astra International Tbk   2.219.317.358       554.829         59,50%
       Masyrakat                    1.412.491.778       353.123         37,86%

       Jumal saham beredar           3.631.809.136     907.952         97,36%
       Saham tresuri                   98.326.000       24.582          2,64%
                  Total             3.730.135.136      932.534        100,00%

       Susunan Dewan Komisaris dan Direksi UNTR per 31 Desember 2023 adalah
       sebagai berikut:
       Dewan Komisaris
       Presiden Komisaris       : Djony Bunarto Tjondro
       Wakil Presiden Komisaris : Gidion Hasan
       Komisaris                : Djoko Pranoto Santoso
       Komisaris                : Benjamin Herrenden Birks
       Komisaris Independen     : Paulus Bambang Widjarnako
       Komisaris Independen     : Nanan Soekarna
Page 30
                                                                                                 26




       Direksi
       Presiden Direktur                : Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
       Direktur                         : Loudy Irwanto Ellias
       Direktur                         : Idot Supriadi
       Direktur                         : Iwan Hadiantoro
       Direktur                         : Edhie Sarwono
       Direktur                         : Widjaja Kartika

       Pada saat laporan ini dikeluarkan tidak terdapat perubahan pada susunan
       pemegang saham namun terdapat perubahan susunan Dewan Komisaris dan
       Direksi UNTR sebagaimana disebutkan dalam I.16.

II.4   Uraian Singkat PT Arkora Hydro Tbk
       Susunan pemegang saham ARKO per 31 Desember 2023 adalah sebagai
       berikut:
                                                                          Persentase
                      Pemegang saham                   Jumlah Saham                     Jumlah
                                                                         Kepemilikan
       PT Arkora Bakti Indonesia                         1.391.760.000         47,52%       34.794
       PT Energia Prima Nusantara                          777.487.893         26,55%       19.437
       ACEI Singapore Holdings Private Ltd                 295.038.107         10,07%        7.376
       Aldo Henry Artoko (Direktur Utama)                    3.000.000          0,10%           75
       Masyarakat (masing-masing kepemilikan dibawah 5%)   461.209.000         15,75%       11.530
       Jumlah                                          2.928.495.000         100,00%       73.212
       Susunan Dewan Komisaris dan Direksi ARKO per 31 Desember 2023 adalah
       sebagai berikut:
       Dewan Komisaris
       Komisaris Utama          : Arya Pradana Setiadharma
       Komisaris                : Iwan Hadiantoro
       Komisaris Independen     : Drs. Indarto S.H.
       Direksi
       Direktur Utama           : Aldo Henry Artoko
       Direktur                 : Ismu Nugroho
       Direktur                 : Ricky Hartono
       Direktur                 : Boy Gemino Kalauserang

       Pada saat laporan ini dikeluarkan tidak terdapat perubahan pada susunan
       pemegang saham serta susunan Dewan Komisaris dan Direksi ARKO.
Page 31
                                                                                27




II.5   Hubungan antara Pihak-Pihak yang Bertransaksi
       Berdasarkan analisis terhadap dokumen korporasi atas pihak yang
       bertransaksi serta berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen
       UNTR, terdapat hubungan afiliasi antara pihak yang bertransaksi berupa
       hubungan kepemilikan yang disebabkan oleh:
       • UNTR dan EPN memiliki hubungan afiliasi karena EPN merupakan
         perusahaan yang 51,01% sahamnya dimiliki oleh UT dan 48,99% sahamnya
         dimiliki oleh PAMA.
       • UNTR dan PT Bina Pertiwi Energi (BPE) memiliki hubungan afiliasi karena
         BPE merupakan perusahaan yang 99,995% sahamnya dimiliki oleh UNTR
         dan 0,005% sahamnya dimiliki oleh PT United Tractors Pandu Engineering.
       • ARKO merupakan perusahaan yang dimiliki oleh EPN baik secara langsung
         maupun tidak langsung sebanyak 31,49% dimana 26,55 % sahamnya dimiliki
         oleh EPN dan 4,94% sahamnya dimiliki secara tidak langsung oleh EPN
         melalui BPE;
       • Bpk. Iwan Hadiantoro menjabat sebagai Direktur di UNTR dan juga
         menjabat sebagai Komisaris di EPN, Presiden Komisaris di BPE dan
         Komisaris di ARKO per 31 Desember 2023 hingga tanggal laporan ini
         diterbitkan.

II.6   Perjanjian dan Persyaratan Rencana Transaksi
       Dalam draft Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham yang diperoleh dari
       manajemen UNTR, beberapa syarat dan ketentuan yang disepakati antara
       lain:
       • Nilai fasilitas maksimum sebesar Rp150.000.000.000 (seratus lima puluh
          miliar Rupiah) yang telah disetujui oleh Kreditur dalam bentuk fasilitas
          pinjaman berulang (revolving loan);
       • Jatuh Tempo Pinjaman adalah paling lambat 7 (tujuh) tahun sejak Tanggal
          Penarikan, pembayaran 30% Pinjaman dilakukan secara angsuran dengan
          periode 3 (tiga) bulanan, dan 70% dari Pinjaman akan dibayarkan dengan
          Milestone Payment pada tahun ke-4 (empat) , tahun ke-5,5 (lima koma
          lima), dan tahun ke-7 (tujuh) atau yang disepakati oleh Para Pihak;
       • Periode Pembayaran Suku Bunga Pinjaman adalah periode 3 (tiga) bulan
          atau yang disepakati oleh Para Pihak.
         Periode Pembayaran Bunga selanjutnya adalah periode yang diberitahukan
         oleh Debitur kepada Kreditur, pemberitahuan diberikan 1 (satu) hari
         sebelum berakhirnya Periode Pembayaran Bunga. Apabila Debitur tidak
         memberikan pemberitahuan sebelumnya, maka Periode Pembayaran
         Bunga selanjutnya adalah sama dengan Periode pembayaran Bunga
         sebelumnya.
Page 32
                                                                                           28




         Periode Pembayaran Bunga yang berakhir bukan pada Hari Kerja adalah
         periode yang berakhir pada Hari Kerja berikutnya dan Periode Pembayaran
         Bunga yang berakhir setelah Tanggal Pembayaran akan berakhir pada
         Tanggal Pembayaran.
       • Tingkat suku bunga Margin 2.3% + JIBOR 3 Months per annum

II.7   Analisis Likuiditas
       Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, rasio likuiditas UNTR akan
       mengalami perubahan karena sumber dana yang digunakan oleh UNTR
       merupakan dana internal perusahaan namun perubahannya tidak signifikan.

       Dengan penurunan jumlah kas dan setara kas maka berikut merupakan hasil
       perbandingan rasio likuiditas antara sebelum dan sesudah Rencana Transaksi:
                                          Sebelum Rencana Sesudah Rencana
                    Analisis Rasio           Transaksi        Transaksi      Penyesuaian
                                             31-Dec-23       31-Dec-23
       Rasio likuditas
         Rasio lancar                                1,46             1,46            0,00%
         Rasio cepat                                 1,06             1,06            0,00%
         Rasio kas                                   0,43             0,43           -0,81%
       Rasio solvabilitas
         Debt to equity ratio                        0,22             0,22           0,00%
         Long term debt to equity ratio              0,21             0,21           0,00%
         Debt to total assets ratio                  0,12             0,12           0,00%
       Rasio profitabilitas
         Gross profit margin                         0,28             0,28           0,00%
         Net profit margin                           0,16             0,16           0,00%

II.8   Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi
       Manfaat Rencana Transaksi adalah:
       • Bagi UNTR, dengan Rencana Transaksi berpotensi mendapatkan tambahan
         pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga yang lebih tinggi dari suku
         bunga pasar, suku bunga OJK dan suku bunga modal kerja Bank Indonesia.
          Tingkat suku bunga pasar berdasarkan yield obligasi Pemerintah Republik
          Indonesia dalam Rupiah per 31 Desember 2023 untuk jangka waktu 8 tahun
          adalah sebesar 6,55%, suku bunga OJK adalah sebesar 8,15% dan suku
          bunga modal kerja Bank Indonesia per Desember 2023 adalah sebesar
          8,93%;
       Risiko Rencana Transaksi adalah:
       • Dengan Rencana Transaksi ini, UNTR akan menanggung risiko gagal bayar
          dari ARKO.
Page 33
                                                                               29




II.9   Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi

II.9.1 Riwayat Singkat dan Sifat Kegiatan Usaha
       PT United Tractors Tbk
       Perseroan didirikan di Indonesia pada tanggal 13 Oktober 1972 dengan nama
       PT Inter Astra Motor Works, berdasarkan Akta Pendirian No. 69 di hadapan
       Djojo Muljadi, S.H. Terdapat perubahan nomor 101 atas akta pendirian yang
       disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
       No. Y.A.5/34/8 tanggal 6 Februari 1973 dan diumumkan dalam Lembaran
       Berita Negara No. 31, Tambahan No. 281 tanggal 17 April 1973 yang
       mengubah nama Perseroan menjadi PT United Tractors. Anggaran Dasar
       Perseroan telah mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Perseroan sejak
       19 September 1989 telah menjadi perusahaan publik dengan mencatatkan
       sahamnya di Bursa Efek Indonesia.

       Perubahan Anggaran Dasar terakhir dan perubahan pasal 3 Anggaran Dasar
       mengenai maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan sebagaimana
       dituangkan dalam akta No. 79 tanggal 8 April 2022 yang dibuat di hadapan
       Jose Dima Satria, S.H., M.Kn, notaris di Jakarta, yang telah mendapat
       mendapat pemberitahuan penerimaan pemberitahuan perubahan Anggaran
       Dasar dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai
       dengan suratnya tanggal 19 April 2022 No. AHU-0028206.AH.01.02.
       tahun 2022.

       Selain itu, Perseroan telah melakukan perubahan susunan Direksi
       sebagaimana dituangkan dalam Akta No.51 tanggal 12 April 2023 yang dibuat
       dihadapan Jose Dimas Satria, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta, yang telah
       mendapat pemberitahuan penerimaan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
       Manusia Republik Indonesia sesuai dengan suratnya tanggal 4 Mei 2023
       No.AHU-AH.01.09-0114064.

       Ruang lingkup kegiatan utama Perseroan dan entitas anak (bersama-sama
       disebut “Grup”) meliputi penjualan dan penyewaan alat berat (“mesin
       konstruksi”) beserta pelayanan purna jual; penambangan dan kontraktor
       penambangan; rekayasa, perencanaan, perakitan dan pembuatan komponen
       mesin, alat, peralatan dan alat berat; pembuatan kapal serta jasa
       perbaikannya; penyewaan kapal dan angkutan pelayaran; industri konstruksi;
       pembangkit listrik; dan energi.

       Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1973. Perseroan
       berkedudukan di Jakarta, Indonesia.
Page 34
                                                                                  30




       Perseroan dikendalikan oleh induk perusahaannya yaitu PT Astra
       International Tbk, perusahaan yang didirikan di Indonesia. Pemegang saham
       terbesar PT Astra International Tbk adalah Jardine Cycle & Carriage Ltd,
       perusahaan yang didirikan di Singapura. Jardine Cycle & Carriage Ltd. adalah
       anak perusahaan dari Jardine Matheson Hodings Ltd., perusahaan yang
       didirikan di Bermuda.

       PT Arkora Hydro Tbk
       PT. Arkora Hydro Tbk ("Perusahaan") didirikan berdasarkan Akta Notaris No.
       15 tanggal 5 Agustus 2010 dari Darmawan Tjoa, S.H., S.E., notaris di Jakarta.
       Akta Pendirian Perusahaan telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
       Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusannya No. AHU-
       40544.AH.01.01. Tahun 2010 tanggal 18 Agustus 2010 dan telah diumumkan
       pada Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. 28601 pada Berita
       Negara Republik Indonesia No. 73, tanggal 13 September 2011. Anggaran
       dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
       Akta Notaris No. 58 tanggal 16 September 2022 dari Dr. Sugih Haryati, S.H.,
       M.Kn., notaris di Jakarta terkait peningkatan modal ditempatkan dan disetor
       Perusahaan melalui Penawaran Umum. Akta perubahan ini telah memperoleh
       persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
       dengan Surat Keputusannya No. AHU-0184868.AH.01.11 Tahun 2022 tanggal
       16 September 2022.
       Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, maksud dan tujuan
       kegiatan Perusahaan bergerak dalam bidang pembangkit tenaga listrik dan
       melakukan penyertaan modal pada entitas lain. Perusahaan mulai beroperasi
       secara komersial pada tahun 2017. Perusahaan mulai beroperasi secara
       komersial pada tahun 2017.
       Kantor pusat Perusahaan beralamat di Treasury Tower Lt. 9 Unit G-H District
       8, Jalan Jenderal Sudirman Kav. Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

II.9.2 Analisis Industri dan Lingkungan
       Kinerja Ekonomi Indonesia
       Perekonomian dunia melambat dengan ketidakpastian pasar keuangan yang
       mulai mereda. Bank Indonesia (BI) memprakirakan pertumbuhan ekonomi
       global tahun 2023 sebesar 3,0% dan melambat menjadi 2,8% pada 2024.
       Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) dan India tahun 2023 lebih baik
       dari prakiraan awal ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan ekspansi
       pemerintah. Sementara itu, ekonomi Tiongkok melemah seiring dengan
       konsumsi rumah tangga dan investasi yang tumbuh terbatas. Inflasi di negara
       maju, termasuk di AS, dalam kecenderungan menurun tetapi tingkatnya
       masih di atas sasaran. Suku bunga kebijakan moneter, termasuk Fed Funds
Page 35
                                                                           31




Rate (FFR), diprakirakan telah mencapai puncaknya namun masih akan
bertahan tinggi dalam waktu yang lama (high for longer). Demikian pula yield
obligasi Pemerintah negara maju, termasuk US Treasury, diprakirakan dalam
kecenderungan menurun tetapi tingkatnya masih akan tinggi sejalan dengan
premi risiko jangka panjang (term-premia) terkait besarnya pembiayaan
fiskal dan utang pemerintah. Kejelasan arah kebijakan moneter di negara
maju tersebut mendorong mulai meredanya ketidakpastian pasar keuangan
global. Sehubungan dengan itu, aliran modal sejauh ini mulai kembali masuk
dan menurunkan tekanan pelemahan nilai tukar di negara emerging market,
termasuk Indonesia. Ke depan, sejumlah risiko dapat kembali meningkatkan
ketidakpastian perekonomian dunia, di antaranya masih berlanjutnya
ketegangan geopolitik, pelemahan ekonomi di sejumlah negara termasuk
Tiongkok, serta masih tingginya suku bunga kebijakan moneter dan yield
obligasi di negara maju.
Perekonomian Indonesia tetap tumbuh baik didukung oleh permintaan
domestik. Konsumsi rumah tangga dan investasi tetap tumbuh sejalan dengan
keyakinan masyarakat dan berlanjutnya penyelesaian Proyek Strategis
Nasional (PSN). Perkembangan ini dikonfirmasi oleh sejumlah indikator
utama hingga bulan Desember 2023, seperti keyakinan konsumen, penjualan
eceran, dan Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur. Sementara itu,
kinerja ekspor cenderung lebih baik, seiring dengan peningkatan permintaan
beberapa mitra dagang utama, seperti AS dan India. Berdasarkan Lapangan
Usaha (LU), kinerja perekonomian terutama didorong oleh Perdagangan
Besar dan Eceran, Industri Pengolahan, serta Konstruksi. BI memprakirakan
pertumbuhan ekonomi 2023 berada dalam kisaran 4,5-5,3%. Pada 2024,
kinerja konsumsi, baik swasta maupun Pemerintah, dan investasi
diprakirakan terus meningkat sejalan dengan keyakinan konsumsi masyarakat
yang tetap kuat, dampak positif pelaksanaan Pemilu, serta keberlanjutan
pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN). Dengan perkembangan
tersebut, pertumbuhan ekonomi 2024 diprakirakan meningkat dalam kisaran
4,7-5,5%. Ke depan, BI akan terus memperkuat sinergi stimulus fiskal
Pemerintah dengan stimulus makroprudensial BI untuk mendorong
pertumbuhan ekonomi, khususnya dari sisi permintaan.
Inflasi tetap terjaga dalam kisaran sasaran. Inflasi IHK November 2023
terkendali pada 2,86% (yoy) sehingga diprakirakan inflasi IHK tahun 2023 akan
berada dalam kisaran 3,0±1%. Perkembangan ini dipengaruhi oleh inflasi inti
yang tetap rendah sebesar 1,87% (yoy) sejalan dengan konsistensi kebijakan
suku bunga dan stabilisasi nilai tukar Rupiah oleh BI. Inflasi administered
prices juga rendah sebesar 2,07% (yoy). Sementara itu, inflasi kelompok
volatile food naik menjadi 7,59% (yoy) dipengaruhi oleh faktor musiman yang
Page 36
                                                                          32




memengaruhi produksi beberapa komoditas hortikultura. BI akan terus
mencermati sejumlah risiko yang dapat mengganggu terkendalinya inflasi,
terutama yang bersumber dari harga pangan. Untuk itu, BI tetap memperkuat
bauran kebijakan moneter dan mempererat sinergi dengan Pemerintah
(Pusat dan Daerah) dalam TPIP dan TPID melalui penguatan GNPIP di berbagai
daerah untuk memastikan inflasi terkendali dalam kisaran 2,5±1% pada 2024.
Outlook Indonesia berdasarkan EIU per 9 Januari 2024 adalah:
  Keterangan      2024       2025      2026       2027      2028

      GDP         5,10%      5,20%     5,10%      5,00%     5,20%
     Inflasi      2,80%      2,70%     3,20%      3,20%     3,10%

Industri Alat Berat
Industri alat berat saat ini menghadapi tekanan akibat penurunan harga
komoditas pertambangan. Pelaku industri ini telah menetapkan target
kinerja yang realistis untuk tahun 2024. Produksi alat berat nasional pada
tahun 2023 mencapai 8.066 mengalami penurunan signifikan sebesar 8,61%
dibandingkan tahun sebelumnya unit dari total produksi pada tahun 2022
adalah 8.826. Penurunan ini disebabkan oleh pelemahan harga komoditas
pertambangan.

Sektor pertambangan diperkirakan masih menjadi kontributor utama
penjualan alat berat nasional. Terlepas dari turunnya harga komoditas,
aktivitas produksi pada dasarnya tetap berjalan. Kebutuhan terhadap alat
berat baru di sektor tambang tetap ada, meski belum tentu setinggi periode
sebelumnya.

Himpunan Industri Alat Berat Indonesia (Hinabi) menargetkan produksi tahun
2024 sebanyak 8.000 unit. Sektor pertambangan masih diprediksi akan
menjadi kontributor utama penjualan alat berat di tingkat nasional.
Meskipun harga komoditas turun, produksi masih berlanjut, karena
kebutuhan akan alat berat baru tetap ada, meskipun mungkin tidak sebesar
periode sebelumnya. Salah satu masalah di industri alat berat adalah
keterbatasan unit yang di produksi sehingga banyak pembeli alat berat harus
menuggu (Indent).

Di lain sisi tren pergeseran teknologi dari bahan bakar fosil menjadi energi
yang dapat di perbarui (renewable energy) pada industri alat berat masih
dalam proses penelitian dan belum dirasakan layaknya industri mobil saat
ini. Penggunaan alat berat berteknologi ramah lingkungan di harapkan akan
semakin meningkat di masa mendatang.
Page 37
                                                                                  33




       Secara keseluruhan industri alat berat masih prospektif di masa depan
       dengan salah satu tantangannya adalah pergantian dari alat berat energi fosil
       menjadi energi terbarukan yang masih dalam tahap penelitian. Perusahaan
       yang memiliki keunggulan kompetitif pada mesin yang berbasis Internal
       Combustion Engine (ICE) masih menjadi andalan sebelum perubahan itu
       datang.

II.9.3 Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan
       Pendapatan UNTR sejak tahun 2019 sampai dengan 2023 mengalami
       pertumbuhan rata-rata tahunan CAGR sebesar 11,09%. Walaupun pendapatan
       sempat mengalami penurunan di tahun 2020 dan 2021 yang disebabkan oleh
       pandemi Covid-19, namun di tahun 2022 dengan adanya peningkatan harga
       jual batubara, pendapatan UNTR dapat mengalami pertumbuhan yang cukup
       signifikan.

       Panas bumi mempunyai peluang yang baik untuk dikembangkan di Indonesia
       karena sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia. Tenaga panas bumi
       memberikan kombinasi atribut yang menarik dibandingkan dengan jenis
       teknologi pembangkit listrik lainnya karena rendah karbon, hemat biaya, dan
       dapat diandalkan. Dibandingkan dengan energi terbarukan yang bersifat
       intermiten seperti tenaga angin dan matahari, energi ini dapat menyediakan
       daya beban dasar yang stabil dan memerlukan penggunaan yang lebih kecil.
       Dikombinasikan dengan potensi sumber daya yang besar di Indonesia,
       pertumbuhan permintaan listrik yang pesat dan dukungan kebijakan
       terhadap energi terbarukan, panas bumi mempunyai keunggulan
       dibandingkan pilihan pembangkit listrik lainnya.

II.9.4 Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi
       Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah untuk mendukung kegiatan
       operasional ARKO, dimana ARKO sebagai peminjam akan menggunakan dana
       yang dipinjam untuk kegiatan konstruksi project PLTA Pongbembe di
       Sulawesi Selatan dengan kapasitas sebesar 3x6,66 MW (20 MW). Jumlah
       pinjaman yang diberikan oleh UNTR kepada ARKO merupakan porsi ekuitas
       untuk pengerjaan project PLTA tersebut.

II.9.5 Keuntungan dan Kerugian atas Dilakukannya Rencana Transaksi
       Keuntungan Rencana Transaksi adalah:
       • Melalui rencana transaksi Shareholder loan ini, ARKO berpeluang untuk
         berkembang dan melakukan ekspansi lagi di bidang bisnis Pembangkit
         Listrik Tenaga Air / Mini Hidro, yang dimana nantinya akan mempengaruhi
         juga laporan keuangan UNTR secara konsolidasi jika ARKO sudah
         melakukan berbagai ekspansi dan juga dapat menghemat biaya beban
Page 38
                                                                                                     34




         bunga dikarenakan rate yang UNTR berikan lebih murah dibandingkan
         dengan Pemberi Pinjaman lain nya.
       Kerugian Rencana Transaksi adalah:
       • Risiko adanya kegagalan ekspansi bisnis ataupun pengelolaan shareholder
         loan yang UNTR berikan dengan kurang baik pada ARKO yang menyebabkan
         performance keuangan ARKO menjadi buruk.

II.9.6 Analisis Dampak Leverage pada Keuangan
       Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, rasio solvabilitas tidak akan
       mengalami perubahan karena sumber dana yang digunakan UNTR untuk
       melakukan Rencana Transaksi merupakan dana internal perusahaan.
                                                  Sebelum Rencana Sesudah Rencana
                      Analisis Rasio                 Transaksi        Transaksi        Penyesuaian
                                                     31-Dec-23          31-Dec-23
       Rasio solvabilitas
         Debt to equity ratio                                    0,22           0,22           0,00%
         Long term debt to equity ratio                          0,21           0,21           0,00%
         Debt to total assets ratio                              0,12           0,12           0,00%

       Kami juga melakukan perbandingan debt to equity ratio UNTR dengan debt
       to equity ratio industri berdasarkan data Damodaran selama 5 tahun
       terakhir. Hasil perbandingan adalah sebagai berikut:
                                   Debt to equity ratio
             Periode
                                  Industri         UT
               2019                    53.52%           23.06%
               2020                    57.71%           19.77%
               2021                    44.55%           12.79%
               2022                    26.08%            3.35%
               2023                    21.80%           22.46%
            Minimum                    21.80%            3.35%
            Maksimum                   57.71%           23.06%
             Median                    44.55%           19.77%
              Mean                     40.73%           16.29%

       Dari tabel di atas diperoleh rata-rata debt to equity ratio UNTR selama
       5 tahun terakhir adalah sebesar 16,29% dan per 31 Desember 2023 adalah
       sebesar 22,46%. Berdasarkan data Damodaran untuk Coal & Related Energy
       untuk negara berkembang rata-rata rasio utang terhadap ekuitas selama 5
       tahun terakhir adalah sebesar 40,73% dan per 31 Desember 2022 adalah
       sebesar 21,80%.

       Maka dapat disimpulkan bahwa dalam 5 tahun terakhir dan per
       31 Desember 2023, posisi leverage UNTR masih lebih baik dibandingkan
       industri. Selain itu Rencana Transaksi tidak mempengaruhi leverage UNTR
       karena dana yang digunakan merupakan dana internal UNTR.
Page 39
                                                                                                              35




II.9.7 Analisis Dampak Likuiditas
       Seperti yang ditunjukkan dalam tabel dalam bab II.7 bahwa dengan
       dilakukannya Rencana Transaksi rasio likuiditas UNTR akan mengalami
       perubahan yang disebabkan oleh sumber dana yang digunakan oleh UNTR
       untuk melakukan Rencana Transaksi merupakan dana internal perusahaan
       namun perubahannya tidak signifikan.

II.9.8 Analisis Dampak Keuangan jika Proyek yang Dibiayai Mengalami
       Kegagalan
       Berdasarkan analisis rasio keuangan sesudah Rencana Transaksi menunjukkan
       bahwa rasio likuiditas UNTR tidak mengalami perubahan yang signifikan.
       Sehingga apabila ARKO mengalami gagal bayar untuk mengembalikan
       kewajibannya kepada UNTR, maka UNTR tetap dapat memenuhi kewajiban
       jangka pendeknya.

II.10   Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi

II.10.1 Penilaian Kinerja Historis
        Berdasarkan data Laporan Keuangan Auditan UNTR per 31 Desember 2019
        sampai dengan per 31 Desember 2023 yang kami peroleh dari manajemen
        UNTR, kondisi keuangan UNTR adalah sebagai berikut:
        Laporan Posisi Keuangan
        Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                             Audit         Audit        Audit         Audit         Audit
                                           31-Dec-19     31-Dec-20    31-Dec-21     31-Dec-22     31-Dec-23

        Aset
        Aset lancar
        Jumlah aset lancar                  50.826.955   44.195.782    60.604.068    78.930.048    62.667.105
        Aset tidak lancar

        Jumlah aset tidak lancar            60.886.420   55.605.181    51.957.288    61.548.172    91.361.143

        Jumlah aset                        111.713.375   99.800.963   112.561.356   140.478.220   154.028.248
        Liabilitas
        Liabilitas jangka pendek

        Jumlah liabilitas jangka pendek     32.585.529   20.943.824    30.489.218    42.037.402    43.038.299

        Liabilitas jangka panjang
        Jumlah liabilitas jangka panjang    18.017.772   15.709.999    10.249.381     8.926.993    26.954.386
        Jumlah liabilitas                   50.603.301   36.653.823    40.738.599    50.964.395    69.992.685

        Ekuitas
        Jumlah ekuitas                      61.110.074   63.147.140    71.822.757    89.513.825    84.035.563
        Jumlah liabilitas & ekuitas        111.713.375   99.800.963   112.561.356   140.478.220   154.028.248
Page 40
                                                                                                              36




Jumlah aset UNTR sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
peningkatan rata-rata tahunan Compound Annual Growth Rate (“CAGR”)
sebesar 8,36%.

Jumlah liabilitas UNTR sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 8,45%.

Jumlah ekuitas UNTR sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 8,29%.

Laporan Laba Rugi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                    Audit           Audit           Audit           Audit           Audit
                                  31-Dec-19       31-Dec-20       31-Dec-21       31-Dec-22       31-Dec-23
Pendapatan bersih                  84.430.478      60.346.784      79.460.503     123.607.460     128.583.264
Beban pokok pendapatan             (63.199.825)    (47.357.491)    (59.795.542)    (88.848.772)    (92.797.027)
Laba/(rugi) bruto                 21.230.653      12.989.293      19.664.961      34.758.688      35.786.237

Beban penjualan                     (1.039.971)     (1.342.063)     (1.125.733)     (1.064.580)     (1.321.419)
Beban umum & administrasi           (3.585.671)     (3.353.253)     (3.663.613)     (4.561.392)     (4.741.675)
Kerugian penurunan nilai
  properti pertambangan
Beban lain-lain - bersih              188.560         (824.035)       (980.291)       (560.803)       (885.424)
Penghasilan keuangan                   616.712         758.513         871.973         998.148       1.126.994
Biaya keuangan                      (2.333.765)     (1.539.907)       (754.155)       (759.935)     (1.879.411)
Bagian atas laba bersih entitas
   asosiasi & ventura bersama         400.367         322.638         449.108         635.915         635.038

Laba sebelum pajak penghasilan    15.476.885       7.011.186      14.462.250      29.446.041      28.720.340
Beban pajak penghasilan             (4.342.244)     (1.378.761)     (3.853.983)     (6.452.368)     (6.590.244)

Laba tahun berjalan               11.134.641       5.632.425      10.608.267      22.993.673      22.130.096


Jumlah pendapatan UNTR sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 11,09%.

Jumlah laba bruto UNTR sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 13,94%.

Jumlah laba tahun berjalan UNTR sejak tahun 2019 sampai dengan tahun
2023 mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 18,73%.

Performa UNTR secara keseluruhan mengalami peningkatan namun pada
tahun 2020 mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19. Pada tahun 2021
sudah mulai menunjukkan pemulihan dari Covid-19 bahkan pada 2022 UNTR
sudah melebihi kinerja sebelum terjadinya pandemi Covid-19.
Page 41
                                                                                                               37




Laporan Arus Kas
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                        Audit           Audit          Audit          Audit          Audit
                                      31-Dec-19       31-Dec-20      31-Dec-21      31-Dec-22      31-Dec-23

Arus kas dari aktivitas operasi
Arus kas bersih diperoleh dari
  (digunakan untuk)
  aktivitas operasi                    9.435.985      18.557.088     23.284.854     32.891.585     26.346.848
Arus kas dari aktivitas investasi

Arus kas bersih diperoleh dari /
  (digunakan untuk)
   aktivitas investasi                 (9.757.541)     (2.594.328)    (3.158.997)   (10.401.292)   (33.439.773)

Arus kas dari aktivitas pendanaan
Arus kas bersih diperoleh dari /
   (digunakan untuk)
   aktivitas pendanaan                  (830.690)      (7.834.254)    (7.419.838)   (18.653.279)   (12.230.036)

Kenaikan / (penurunan) bersih
  kas & setara kas                      (1.152.246)     8.128.506     12.706.019      3.837.014     (19.322.961)
Kas dan setara kas pada awal tahun     13.438.175      12.090.661     20.498.574     33.321.741     38.281.513
Dampak perubahan selisih kurs
   terhadap kas dan setara kas           (195.268)        279.407        117.148      1.122.758       (361.943)
Kas dan setara kas pada akhir tahun    12.090.661      20.498.574     33.321.741     38.281.513     18.596.609


Sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 aktivitas operasi UNTR secara
keseluruhan mampu untuk memenuhi kebutuhan kegiatan investasi dan
memenuhi dalam kegiatan pendanaan, pada tahun 2023 UNTR banyak
melakukan perolehan aset tetap berupa alat berat.

Analisis Rasio
              Analisis rasio          31-Dec-19       31-Dec-20      31-Dec-21      31-Dec-22      31-Dec-23

Rasio likuditas
   Rasio lancar                               1.56           2.11           1.99           1.88            1.46
   Rasio cepat                                1.22           1.73           1.68           1.51            1.06
   Rasio kas                                  0.37           0.98           1.09           0.91            0.43
Rasio solvabilitas
   Debt to equity ratio                       0.23           0.20           0.13           0.03            0.22
   Long term debt to equity ratio             0.17           0.13           0.04           0.01            0.21
   Debt to total assets ratio                 0.03           0.04           0.06           0.01            0.01
Rasio profitabilitas
   Gross profit margin                      25.15%          21.52%         24.75%         28.12%         27.83%
   Net profit margin                        13.40%           9.95%         12.94%         16.99%         16.03%


Rasio Likuiditas
Rasio lancar mengalami penurunan dari 1,56 pada tahun 2019 menjadi 1,46
pada tahun 2023. Rasio cepat mengalami penurunan dari 1,22 pada tahun
2019 menjadi 1,06 pada tahun 2023. Rasio kas mengalami peningkatan dari
0,37 pada tahun 2019 menjadi 0,43 pada tahun 2023.
Page 42
                                                                            38




      Sejak tahun 2019 sampai 2023 aset lancar secara keseluruhan UNTR mampu
      memenuhi kewajiban jangka pendeknya, karena rasio likuiditas secara
      keseluruhan berada di atas 1.

      Rasio Solvabilitas
      Debt to equity ratio mengalami penurunan dari 0,23 pada tahun 2018
      menjadi 0,22 pada tahun 2023. Long term debt to equity ratio mengalami
      peningkatan dari 0,17 pada tahun 2019 menjadi 0,21 pada tahun 2023.
      Debt to total assets ratio mengalami penurunan dari 0,13 pada tahun 2018
      menjadi 0,12 pada tahun 2023.

      Mulai dari tahun 2020, UNTR secara bertahap mengurangi jumlah utang yang
      dimilikinya, terutama pada tahun 2021. Keputusan ini diambil karena UNTR
      memiliki posisi kas yang mencukupi. Pada tahun 2023 menambah utang bank
      jangka panjang karena merupakan salah satu cara pendanaan untuk
      melakukan kegiatan investasi terutama kegiatan akusisi dan kebutuhan
      modal kerja.

      Rasio Profitabilitas
      Gross profit margin mengalami peningkatan dari 25,15% pada tahun 2019
      menjadi 27,83% pada tahun 2023. Net profit margin mengalami peningkatan
      dari 13,40% pada tahun 2019 menjadi 16,03% pada tahun 2023.

II.10.2 Analisis Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi
        Berdasarkan proforma keuangan yang diberikan oleh manajemen UNTR,
        dengan asumsi:
        • Dana yang digunakan dalam Rencana Transaksi adalah dana internal
          perusahaan;
        • Nilai Rencana Transaksi adalah sebesar Rp150.000.000.000.-
      maka pengaruh Rencana Transaksi terhadap posisi keuangan dan kinerja
      UNTR adalah sebagai berikut:
Page 43
                                                                                     39




Proforma Posisi Keuangan
Disajikan dalam Jutaan Rupiah
                                   Sebelum Rencana                     Sesudah Rencana
                                                     Penyesuaian
                                      Transaksi                            Transaksi
                                      31-Dec-23                           31-Dec-23
Aset
Aset lancar
Kas & setara kas                        18.596.609        (150.000)         18.446.609
Piutang non usaha                        2.040.719         150.000           2.190.719
Jumlah aset lancar                     62.667.105                -         62.667.105
Aset tidak lancar
   Pihak ketiga                            311.702                             311.702
   Pihak berelasi                        2.867.712                           2.867.712
Piutang non usaha                        3.179.414                           3.179.414
Investasi pada entitas asosiasi
   & ventura bersama                    14.853.244                          14.853.244
Jumlah aset tidak lancar               91.361.143                  -       91.361.143
Jumlah aset                           154.028.248                  -      154.028.248
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Jumlah liabilitas jangka pendek        43.038.299                  -       43.038.299
Liabilitas jangka panjang
Jumlah liabilitas jangka panjang       26.954.386                  -       26.954.386
Jumlah liabilitas                      69.992.685                  -       69.992.685
Ekuitas
Jumlah ekuitas                         84.035.563                  -       84.035.563
Jumlah liabilitas & ekuitas           154.028.248                  -      154.028.248
Proforma posisi keuangan mengenai pengaruh Rencana Transaksi
menunjukkan perbedaan antara sebelum dan sesudah Rencana Transaksi
pada tanggal 31 Desember 2023 yang disebabkan oleh:
• Jumlah kas & setara kas berkurang sebesar Rp150.000 Juta yang
  disebabkan untuk Rencana Transaksi pinjaman kepada ARKO;
• Jumlah piutang non usaha bertambah sebesar Rp150.000 Juta yang
  disebabkan pencatatan piutang pemegang saham ARKO;
Page 44
                                                                                               40




      Proforma Laba Rugi
      Disajikan dalam Jutaan Rupiah
                                          Sebelum Rencana                       Sesudah Rencana
                                                              Penyesuaian
                                             Transaksi                              Transaksi
                                             31-Dec-23                             31-Dec-23
       Pendapatan bersih                       128.583.264                          128.583.264
       Beban pokok pendapatan                  (92.797.027)                         (92.797.027)
       Laba/(rugi) bruto                       35.786.237                   -       35.786.237
       Beban penjualan                          (1.321.419)                          (1.321.419)
       Beban umum & administrasi                (4.741.675)                          (4.741.675)
       Kerugian penurunan nilai
          properti pertambangan
       Penghasilan lain-lain                             -                                    -
       Beban lain-lain                            (885.424)                            (885.424)
       Penghasilan keuangan                      1.126.994                            1.126.994
       Biaya keuangan                           (1.879.411)                          (1.879.411)
       Bagian atas laba bersih entitas
          asosiasi & ventura bersama               635.038                              635.038
       Laba sebelum pajak penghasilan          28.720.340                   -       28.720.340
       Beban pajak penghasilan                  (6.590.244)                          (6.590.244)
       Laba tahun berjalan                     22.130.096                   -       22.130.096

      Proforma laba rugi mengenai pengaruh Rencana Transaksi menunjukkan
      tidak adanya perbedaan antara sebelum dan sesudah Rencana Transaksi pada
      tanggal 31 Desember 2023.

II.10.3 Analisis Rasio Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi
                                          Sebelum Rencana Sesudah Rencana
                    Analisis Rasio           Transaksi        Transaksi          Penyesuaian
                                             31-Dec-23        31-Dec-23
       Rasio likuditas
         Rasio lancar                                 1,46             1,46               0,00%
         Rasio cepat                                  1,06             1,06               0,00%
         Rasio kas                                    0,43             0,43              -0,81%
       Rasio solvabilitas
         Debt to equity ratio                         0,22             0,22               0,00%
         Long term debt to equity ratio               0,21             0,21               0,00%
         Debt to total assets ratio                   0,12             0,12               0,00%
       Rasio profitabilitas
         Gross profit margin                          0,28             0,28               0,00%
         Net profit margin                            0,16             0,16               0,00%
      Dari tabel di atas, dapat diperoleh informasi bahwa per 31 Desember 2023,
      dengan dilakukannya Rencana Transaksi maka:
      • Rasio likuiditas mengalami perubahan yang disebabkan oleh sumber dana
        yang digunakan UNTR untuk melakukan Rencana Transaksi merupakan
        dana internal perusahaan namun perubahannya tidak signifikan;
Page 45
                                                                                 41




       • Rasio solvabilitas tidak mengalami perubahan karena sumber dana yang
         digunakan UNTR untuk melakukan Rencana Transaksi merupakan dana
         internal perusahaan;
       • Rasio profitabilitas tidak mengalami perubahan karena Rencana Transaksi
         tidak memengaruhi laba rugi UNTR pada 31 Desember 2023.

       Dari hasil analisis atas proforma keuangan sebelum dan sesudah Rencana
       Transaksi dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi akan memengaruhi
       rasio likuiditas UNTR, namun perubahannya tidak signifikan. Sedangkan
       untuk rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas tidak mengalami perubahan.

II.10.4 Penilaian atas Proyeksi Keuangan
        Kami melakukan perbandingan atas proyeksi keuangan sebelum dan sesudah
        Rencana Transaksi yang sudah disiapkan oleh manajemen UNTR. Asumsi
        utama yang digunakan adalah bahwa:
        • Dalam proyeksi keuangan sebelum Rencana Transaksi diasumsikan
          Rencana Transaksi pinjaman kepada ARKO tidak dilakukan;
        • Dalam proyeksi keuangan sesudah Rencana Transaksi, diasumsikan
          Rencana Transaksi pinjaman kepada ARKO dilakukan;
Page 46
                                                                                               42




Hasil perbandingan adalah sebagai berikut:

Analisis Proyeksi Laba Rugi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
         Keterangan             2024          2025          2026          2027          2028

Pendapatan
  Sebelum Rencana Transaksi   123.271.796 122.484.073 124.247.210 127.444.970 130.725.031
  Sesudah Rencana Transaksi   123.271.796 122.484.073 124.247.210 127.444.970 130.725.031
  Selisih                                -           -           -           -           -
  Selisih %                          0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%
Laba Kotor
  Sebelum Rencana Transaksi   29.430.583    26.907.040    28.111.469    28.834.976    29.577.104
  Sesudah Rencana Transaksi   29.430.583    26.907.040    28.111.469    28.834.976    29.577.104
  Selisih                               -             -             -             -             -
  Selisih %                         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%
Laba Operasi
  Sebelum Rencana Transaksi   22.925.012    20.344.629    21.280.906    21.828.614    22.390.419
  Sesudah Rencana Transaksi   22.925.012    20.344.629    21.280.906    21.828.614    22.390.419
  Selisih                               -             -             -             -             -
  Selisih %                         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%
Laba/(Rugi) Sebelum Pajak
  Sebelum Rencana Transaksi   21.142.544    18.894.244    20.211.780    20.729.943    21.248.598
  Sesudah Rencana Transaksi   21.144.007    18.899.941    20.217.225    20.738.930    21.258.065
  Selisih                          1.463         5.696         5.445         8.987         9.467
  Selisih %                         0,01%         0,03%         0,03%         0,04%         0,04%
Laba/(Rugi) Tahun Berjalan
  Sebelum Rencana Transaksi   16.488.757    14.798.356    15.866.703    16.273.036    16.676.983
  Sesudah Rencana Transaksi   16.489.803    14.802.425    15.870.592    16.279.456    16.683.745
  Selisih                          1.045         4.069         3.890         6.420         6.762
  Selisih %                         0,01%         0,03%         0,02%         0,04%         0,04%
Dari perbandingan proyeksi laba rugi sebelum dan sesudah Rencana Transaksi
menunjukkan bahwa sesudah Rencana Transaksi profitabilitas UNTR akan
lebih tinggi dibandingkan sebelum Rencana Transaksi yang disebabkan oleh:
• Tambahan pendapatan bunga yang diterima oleh UNTR, serta equity
   income /(loss) dari ARKO.
Page 47
                                                                                                43




Analisis Proyeksi Posisi Keuangan
Disajikan dalam jutaan Rupiah
          Keterangan             2024          2025          2026          2027          2028

Aset
  Sebelum Rencana Transaksi    165.880.696 171.360.845 174.074.763 178.591.820 183.210.260
  Sesudah Rencana Transaksi    165.882.160 171.368.004 174.087.368 178.613.413 183.241.319
  Selisih                            1.463       7.159      12.605      21.592      31.059
  Selisih %                           0,00%       0,00%       0,01%       0,01%       0,02%
Liabilitas
   Sebelum Rencana Transaksi   70.385.533    71.225.929    63.890.743    65.535.104    67.221.786
   Sesudah Rencana Transaksi   70.385.951    71.227.974    63.894.343    65.541.272    67.230.658
   Selisih                            418         2.045         3.601         6.168         8.873
   Selisih %                         0,00%         0,00%         0,01%         0,01%         0,01%
Ekuitas
  Sebelum Rencana Transaksi    95.495.163 100.134.916 110.184.020 113.056.717 115.988.475
  Sesudah Rencana Transaksi    95.496.208 100.140.031 110.193.024 113.072.141 116.010.661
  Selisih                           1.045       5.114       9.004      15.424      22.186
  Selisih %                          0,00%       0,01%       0,01%       0,01%       0,02%
Dari perbandingan proyeksi posisi keuangan sebelum dan sesudah Rencana
Transaksi menunjukkan bahwa perbedaan muncul yang disebabkan oleh:
• Penurunan kas dan setara kas yang disebabkan oleh penarikan pinjaman
  ARKO secara bertahap pada tahun 2024 sebesar Rp80 miliar, tahun 2026
  sebesar Rp35 miliar, dan tahun 2027 sebesar Rp35 miliar;
• Peningkatan piutang usaha selaras dengan penarikan pinjaman oleh ARKO;
• Tambahan pendapatan bunga yang diterima oleh UNTR, serta equity
  income /(loss) dari ARKO.
Page 48
                                                                                                    44




II.10.5 Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi Rencana
        Transaksi
        Berdasarkan data Laporan Keuangan Auditan ARKO per 31 Desember 2019
        sampai dengan per 31 Desember 2023 yang kami peroleh dari manajemen
        UNTR, kondisi keuangan ARKO adalah sebagai berikut:
       Laporan Posisi Keuangan
       Disajikan dalam Juta Rupiah
                                            Audit       Audit       Audit       Audit       Audit
                                          31-Dec-19   31-Dec-20   31-Dec-21   31-Dec-22   31-Dec-23

       Aset
       Aset Lancar
       Jumlah Aset Lancar                    19.881      49.791      53.835     182.778     153.640
       Aset Tidak Lancar
       Jumlah Aset Tidak Lancar             513.934     510.797     634.779     765.165   1.003.999
       Jumlah Aset                          533.815     560.588     688.614     947.943   1.157.639
       Liabilitas dan Ekuitas
       Liabilitas Jangka Pendek
       Jumlah Liabilitas Jangka Pendek       42.168      18.123     167.048     160.822      70.225
       Liabilitas Jangka Panjang
       Jumlah Liabilitas Jangka Panjang     349.911     421.750     350.540     387.110     649.498
       Jumlah Liabilitas                    392.079     439.873     517.588     547.932     719.723
       Ekuitas
       Jumlah Ekuitas                       141.736     120.715     171.026     400.011     437.916
       Jumlah Liabilitas dan Ekuitas        533.815     560.588     688.614     947.943   1.157.639


       Jumlah aset ARKO sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
       peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 21,35%.

       Jumlah liabilitas ARKO sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
       mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 16,40%.

       Jumlah ekuitas ARKO sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
       peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 32,58%.
Page 49
                                                                                                              45




Laporan Laba Rugi
Disajikan dalam Juta Rupiah
                                              Audit         Audit         Audit         Audit         Audit
                                            31-Dec-19     31-Dec-20     31-Dec-21     31-Dec-22     31-Dec-23

Pendapatan                                     145.119        52.094       198.393       247.884       178.790
Beban pokok pendapatan                         (95.435)      (22.944)      (89.276)     (120.765)     (104.822)
Laba kotor                                     49.684        29.150       109.117       127.119        73.968
Beban usaha
  Beban umum dan administrasi                  (21.977)      (32.775)      (18.010)      (31.075)      (28.501)
  Beban keuangan                               (36.739)      (38.955)      (52.055)      (50.866)      (47.753)
  Beban penjualan                                   (4)
  Penghasilan keuangan                          17.051        24.985        33.938        48.232        61.694
  Kerugian atas selisih kurs, bersih             4.185        (8.236)       (1.307)      (15.475)         (977)
  (Kerugian) keuntungan lain-lain, bersih          214            (5)        3.788         1.858        (1.160)
Laba sebelum pajak                             12.414       (25.835)       75.471        79.795        57.271
Beban pajak                                    (21.032)        2.873       (25.741)      (27.088)      (18.163)
Laba bersih tahun berjalan                     (8.618)      (22.962)       49.730        52.707        39.108


ARKO mulai beroperasi secara komersial pada Desember 2017 dan sejak
tahun 2019 sampai dengan 2020 masih mengalami rugi tahun berjalan.
Namun, pada tahun 2021 sampai dengan 2023 laba tahun berjalan ARKO
sudah mencatatkan laba tahun berjalan.
Page 50
                                                                                                                                 46




Laporan Arus Kas
Disajikan dalam Juta Rupiah
                                                     Audit            Audit            Audit            Audit            Audit
                                                   31-Dec-19        31-Dec-20        31-Dec-21        31-Dec-22        31-Dec-23

Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Operasional     (67.205)          10.927           25.773          (41.122)         (14.750)
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi        (6.379)          (9.752)          (3.874)         (14.761)         (76.074)
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan        49.621           10.221          (31.047)         132.431           65.841
(Penurunan) kenaikan bersih kas dan setara kas       (23.964)          11.397           (9.147)          76.548          (24.982)
Kas dan setara kas - awal tahun                        37.883           13.919           25.315           16.168           92.717
Kas dan setara kas - akhir tahun                       13.919           25.315           16.168           92.717           67.734
ARKO mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2017. Sehingga untuk
memenuhi aktivitas operasinya sejak tahun 2019 sampai dengan 2023, ARKO
menggunakan pinjaman berjangka dan penerbitan obligasi.

Analisis Rasio
                  Analisis rasio                   31-Dec-19        31-Dec-20        31-Dec-21        31-Dec-22         31-Dec-23

Rasio likuditas
  Rasio lancar                                           0,47             2,75              0,32                1,14             2,19
  Rasio cepat                                            0,47             2,75              0,32                1,14             2,19
  Rasio kas                                              0,33             1,40              0,10                0,58             0,96
Rasio solvabilitas
  Debt to equity ratio                                       2,44             3,36             2,51             1,13             1,30
  Long term debt to equity ratio                             2,22             3,24             1,74             0,77             1,27
  Debt to total assets ratio                                 0,65             0,72             0,62             0,48             0,49
Rasio profitabilitas
  Gross profit margin                                  34,24%            55,96%           55,00%           51,28%           41,37%
  Net profit margin                                    -5,94%           -44,08%           25,07%           21,26%           21,87%


Rasio likuiditas
Secara keseluruhan rasio lancar dan rasio cepat ARKO pada tahun 2022 dan
2023 berada di atas 1 yang disebabkan oleh peningkatan kas di periode
tersebut.

Rasio Solvabilitas
Rasio Solvabilitas mengalami peningkatan karena untuk untuk memenuhi
kebutuhan pengembangan serta operasional dari tahun 2019 sampai dengan
2023.
Page 51
                                                                                47




       Rasio Profitabilitas
       ARKO mulai beroperasi secara komersial pada Desember 2017 dan sejak
       tahun 2021 sampai dengan 2023 masih mengalami rugi usaha. Namun, pada
       tahun 2021 sampai dengan 2023 laba tahun berjalan ARKO sudah
       mencatatkan laba tahun berjalan.

II.10.6 Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari Rencana
        Transaksi
        Berdasarkan analisis rasio likuditas sesudah Rencana Transaksi menunjukkan
        bahwa, rasio lancar UNTR tidak mengalami perubahan yang signifikan dan
        berada di atas 1. Sehingga apabila ARKO sebagai pihak penerima pinjaman
        mengalami gagal bayar untuk mengembalikan kewajibannya kepada UNTR,
        maka UNTR tetap dapat memenuhi kewajiban jangka pendeknya.

II.10.7 Analisis Yield Pinjaman Rencana Transaksi
        Sesuai dengan draft Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham bahwa syarat dan
        ketentuan yang diatur di dalam Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham masih
        tetap berlaku maka suku bunga Rencana Transaksi yang disepakati adalah
        sebesar 2.3% + JIBOR 3 Months per annum dan pembayaran bunga akan
        dibayarkan setiap 3 bulanan.

       Kami melakukan analisis dengan membandingkan tingkat suku bunga Rencana
       Transaksi dengan tingkat suku bunga pasar, tingkat suku bunga OJK dan
       tingkat suku bunga modal kerja. Tingkat suku bunga pasar berdasarkan yield
       obligasi Pemerintah Republik Indonesia dalam Rupiah per 31 Desember 2023
       untuk jangka waktu 7 tahun adalah sebesar 6,53%, suku bunga OJK adalah
       sebesar 8,15% dan tingkat suku bunga modal kerja Bank Indonesia per
       31 Desember 2023 adalah sebesar 8,93%.

       Dari analisis perbandingan antara tingkat suku bunga Rencana Transaksi
       dengan tingkat suku bunga pasar dan tingkat suku bunga MTN dapat
       disimpulkan bahwa tingkat suku bunga dalam Rencana Transaksi lebih tinggi
       dibandingkan tingkat suku bunga pasar, tingkat suku bunga OJK dan tingkat
       suku bunga modal kerja.

II.10.8 Analisis Inkremental
        Kontribusi Nilai Tambah
        Dalam analisis ini kami melakukan membandingkan pendapatan bunga yang
        akan diperoleh dari suku bunga Rencana Transaksi dengan pendapatan bunga
        yang akan diperoleh apabila UNTR menempatkan dana yang tersedia di
        obligasi Pemerintah Republik Indonesia dalam Rupiah per 31 Desember 2023.
Page 52
                                                                                              48




Berikut merupakan analisis perbandingan pendapatan bunga selama periode
pinjaman yang diperoleh dengan suku bunga Rencana Transaksi dan tingkat
suku bunga pasar:
Disajikan dalam Juta Rupiah
                                                     Pendapatan Bunga
                                            Suku Bunga
                                                                 Suku Bunga Pasar
                                         Rencana Transaksi
Jumlah pinjaman (Juta Rupiah)                  150.000                      150.000
Suku bunga                                      9,25%                        6,53%
  Suku bunga                                    2,30%
  Suku bunga JIBOR 3M                           6,95%
Pembayaran bunga                              3 Bulanan                    3 Bulanan
Periode pinjaman (tahun)                          7                            7
Total pendapatan bunga selama
                                               57.094                       39.257
periode pinjaman
Selisih                                                                     17.837
% Selisih                                                                   31,24%

Dari analisis kontribusi nilai tambah diperoleh informasi bahwa total
pendapatan bunga selama periode pinjaman yang diperoleh dengan tingkat
suku bunga Rencana Transaksi lebih tinggi 31,24% dibandingkan total
pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga pasar;

Sehingga dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi lebih menguntungkan
dibandingkan apabila UNTR menempatkan dana yang tersedia di obligasi
Pemerintah Republik Indonesia dalam Rupiah.

Biaya Atau Pendapatan Yang Relevan
Disajikan dalam jutaan Rupiah
         Keterangan              2024          2025         2026         2027          2028

Laba/(Rugi) Tahun Berjalan
  Sebelum Rencana Transaksi      16.488.757   14.798.356   15.866.703   16.273.036    16.676.983
  Sesudah Rencana Transaksi      16.489.803   14.802.425   15.870.592   16.279.456    16.683.745
Lembar saham                  3.698.414.000
EPS (dalam rupiah penuh)
  Sebelum Rencana Transaksi          4.458        4.001        4.290        4.400         4.509
  Sesudah Rencana Transaksi          4.459        4.002        4.291        4.402         4.511
  Selisih                                0            1            1            2             2
  Selisih %                          0,01%        0,03%        0,02%        0,04%         0,04%
Berdasarkan proyeksi keuangan sebelum dan sesudah Rencana Transaksi yang
diperolah dari manajemen UNTR menunjukkan bahwa laba per saham
sesudah Rencana Transaksi akan lebih tinggi dibandingkan sebelum Rencana
Transaksi yang disebabkan oleh Tambahan pendapatan bunga yang diterima
oleh UNTR, serta equity income /(loss) dari ARKO.
Page 53
                                                                                                                                             49




       Informasi Non Keuangan Yang Relevan
       Berdasarkan data yang diperoleh dari manajemen UNTR, kami tidak
       menemukan adanya informasi non keuangan material lainnya yang relevan
       atas Rencana Transaksi selain dari informasi yang sudah kami sampaikan
       dalam laporan ini.

II.10.9 Analisis Sensitivitas
        Analisis sensitivitas dilakukan dengan melihat pengaruh perubahan tingkat
        suku bunga pasar terhadap selisih antara total pendapatan bunga selama
        periode pinjaman dengan tingkat suku bunga Rencana Transaksi dengan total
        pendapatan bunga selama periode pinjaman dengan tingkat suku bunga
        pasar. Dalam analisis ini kami mengasumsikan bahwa tingkat suku bunga
        pasar akan mengalami kenaikan dan penurunan sebesar 10% dan 20%. Hasil
        analisis adalah sebagai berikut:
       Disajikan dalam Juta Rupiah

                                                                                    Pendapatan Bunga

                                            Suku Bunga                      Suku Bunga Pasar Suku Bunga Pasar Suku Bunga Pasar Suku Bunga Pasar
                                                           Suku Bunga Pasar
                                         Rencana Transaksi                      Naik 10%         Naik 20%        Turun 10%        Turun 20%

       Jumlah pinjaman (Rp)                        150.000          150.000          150.000          150.000          150.000           150.000
       Suku bunga                              9,25%            6,53%            7,18%            7,83%            5,87%             5,22%
       Pembayaran bunga                      3 Bulanan        3 Bulanan        3 Bulanan        3 Bulanan        3 Bulanan         3 Bulanan
       Periode pinjaman (tahun)                  7                7                7                7                7                 7
       Total pendapatan bunga selama
                                                   57.094           39.257           43.456            47.703          35.107            31.006
       periode pinjaman
       Selisih dengan pendapatan bunga
                                                                   (17.837)         (13.638)           (9.392)         (21.987)         (26.089)
       Rencana Transaksi
       % Selisih                                                    -31,24%          -23,89%           -16,45%         -38,51%           -45,69%
       % Selisih terhadap selisih awal                                               -23,54%           -47,35%          23,27%            46,26%

       Dari analisis di atas diperoleh informasi bahwa:
       • Apabila tingkat suku bunga pasar mengalami kenaikan 10% maka
         pendapatan bunga selama periode pinjaman yang diperoleh lebih rendah
         23,89% dibandingkan pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga
         Rencana Transaksi. Perubahan ini setara dengan peningkatan sebesar
         23,54% dibandingkan dari selisih awal pendapatan bunga;
       • Apabila tingkat suku bunga pasar mengalami kenaikan 20% maka
         pendapatan bunga selama periode pinjaman yang diperoleh lebih rendah
         16,45% dibandingkan pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga
         Rencana Transaksi. Perubahan ini setara dengan peningkatan sebesar
         47,35% dibandingkan dari selisih awal pendapatan bunga;
       • Apabila tingkat suku bunga pasar mengalami penurunan 10% maka
         pendapatan bunga selama periode pinjaman yang diperoleh lebih rendah
         38,51% dibandingkan pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga
         Rencana Transaksi. Perubahan ini setara dengan penurunan sebesar
         23,27% dibandingkan dari selisih awal pendapatan bunga;
Page 54
                                                                                   50




        • Apabila tingkat suku bunga pasar mengalami penurunan 20% maka
          pendapatan bunga selama periode pinjaman yang diperoleh lebih rendah
          45,69% dibandingkan pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga
          Rencana Transaksi. Perubahan ini setara dengan penurunan sebesar
          46,26% dibandingkan dari selisih awal pendapatan bunga.
        Sehingga dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi sensitif terhadap
        perubahan tingkat suku bunga pasar.

II.11   Analisis Kelayakan Rencana Penggunaan Dana atas Transaksi Pinjam
        Meminjam Dana

II.11.1 Analisis Kelayakan Investasi
        Bagi UNTR, dapat mendapatkan tingkat suku bunga yang lebih tinggi
        dibandingkan tingkat suku bunga pasar, tingkat suku bunga OJK dan tingkat
        suku bunga modal kerja.

II.11.2 Analisis Kelayakan Pelunasan Utang
        Secara historikal, rasio lancar ARKO berada di atas 1 yang dimana aset lancar
        ARKO dari tahun 2022 dan tahun 2023 mampu untuk mengembalikan
        kewajibannya. Selain itu, berdasarkan informasi yang diperoleh dari
        manajemen UNTR, secara konsolidasi akan ada 1 project company dari ARKO
        yang beroperasi pada tahun 2024, diharapkan dari project company tersebut
        dapat menghasilkan kas ARKO secara konsolidasi, sehingga ARKO mampu
        membayar pinjaman ini.

II.11.3 Analisis atas Faktor-Faktor Lain yang Relevan
        Dengan pertimbangan bahwa Rencana Transaksi akan dilakukan seperti yang
        dijelaskan oleh manajemen UNTR dan tidak ada lagi perubahan dari draft
        Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham sampai dengan tanggal efektifnya
        Rencana Transaksi, maka kami berkesimpulan tidak terdapat faktor-faktor
        lain yang relevan.

II.12   Analisis atas Jaminan
        Dalam Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham tidak diatur mengenai jaminan.
        Namun untuk meminimalisasi risiko gagal bayar, berdasarkan penjelasan
        manajemen UNTR apabila ARKO sebagai pihak penerima pinjaman
        mengalami gagal bayar untuk mengembalikan kewajibannya kepada UNTR,
        maka UNTR tetap dapat memenuhi kewajiban jangka pendeknya.
Page 55
                                                                               51




III   KESIMPULAN ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN
      Hasil analisis pendapat kewajaran yang kami lakukan atas Rencana Transaksi
      adalah sebagai berikut:
      • Analisis pengaruh transaksi pinjam meminjam dana terhadap keuangan
        perusahaan:
        Berdasarkan proforma keuangan per 31 Desember 2023 yang diperoleh dari
        manajemen UNTR, kami melakukan perbandingan analisis rasio keuangan
        antara sebelum dan sesudah Rencana Transaksi dilakukan. Hasil analisis
        menunjukkan bahwa rasio likuiditas mengalami perubahan namun tidak
        signifikan. Sedangkan rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas tidak
        mengalami perubahan.
      • Identifikasi dan hubungan antara pihak-pihak:
        a. Berdasarkan draft Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham, pihak-pihak
             yang terlibat dalam transaksi adalah:
             • UNTR sebagai pihak pemilik piutang;
             • ARKO sebagai pihak yang berhutang.
        b. Berdasarkan analisis terhadap dokumen korporasi atas pihak yang
             bertransaksi serta berdasarkan informasi yang diperoleh dari
             manajemen UNTR, terdapat hubungan afiliasi antara pihak yang
             bertransaksi berupa hubungan kepemilikan yang disebabkan oleh:
             • UNTR dan EPN memiliki hubungan afiliasi karena EPN merupakan
                perusahaan yang 51,01% sahamnya dimiliki oleh UNTR dan 48,99%
                sahamnya dimiliki oleh PAMA.
             • UNTR dan PT Bina Pertiwi Energi (BPE) memiliki hubungan afiliasi
                karena BPE merupakan perusahaan yang 99,995% sahamnya dimiliki
                oleh UT dan 0,005% sahamnya dimiliki oleh PT United Tractors
                Pandu Engineering.
             • ARKO merupakan perusahaan yang dimiliki oleh EPN baik secara
                langsung maupun tidak langsung sebanyak 31,49% dimana 26,55%
                sahamnya dimiliki oleh EPN dan 4,94% sahamnya dimiliki secara
                tidak langsung oleh EPN melalui BPE;
             • Bpk. Iwan Hadiantoro menjabat sebagai Direktur di UNTR dan juga
                menjabat sebagai Komisaris di EPN, Presiden Komisaris di BPE dan
                Komisaris di ARKO per 31 Desember 2023 hingga tanggal laporan ini
                diterbitkan;
Page 56
                                                                           52




• Analisis perjanjian dan persyaratan yang disepakati:
  Dalam draft Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham yang diperoleh dari
  manajemen UNTR, beberapa syarat dan ketentuan yang disepakati antara
  lain:
  - Nilai fasilitas maksimum sebesar Rp150.000.000.000 (seratus lima puluh
     miliar Rupiah) yang telah disetujui oleh Kreditur dalam bentuk fasilitas
     pinjaman berulang (revolving loan);
  - Jatuh Tempo Pinjaman adalah paling lambat 7 (tujuh) tahun sejak
     Tanggal Penarikan, pembayaran 30% Pinjaman dilakukan secara
     angsuran dengan periode 3 (tiga) bulanan, dan 70% dari Pinjaman akan
     dibayarkan dengan Milestone Payment pada tahun ke-4 (empat) , tahun
     ke-5,5 (lima koma lima), dan tahun ke-7 (tujuh) atau yang disepakati
     oleh Para Pihak;
  - Periode Pembayaran Suku Bunga Pinjaman adalah periode 3 (tiga) bulan
     atau yang disepakati oleh Para Pihak.
     Periode Pembayaran Bunga selanjutnya adalah periode yang
     diberitahukan oleh Debitur kepada Kreditur, pemberitahuan diberikan
     1 (satu) hari sebelum berakhirnya Periode Pembayaran Bunga. Apabila
     Debitur tidak memberikan pemberitahuan sebelumnya, maka Periode
     Pembayaran Bunga selanjutnya adalah sama dengan Periode
     pembayaran Bunga sebelumnya.
     Periode Pembayaran Bunga yang berakhir bukan pada Hari Kerja adalah
     periode yang berakhir pada Hari Kerja berikutnya dan Periode
     Pembayaran Bunga yang berakhir setelah Tanggal Pembayaran akan
     berakhir pada Tanggal Pembayaran.
  - Tingkat suku bunga sebesar Margin 2.3% + JIBOR 3 Months per annum.
• Analisis likuiditas:
  Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, rasio likuiditas UNTR akan
  mengalami perubahan karena sumber dana yang digunakan oleh UNTR dan
  ARKO merupakan dana internal perusahaan namun perubahannya tidak
  signifikan.
• Analisis manfaat dan risiko:
  a. Manfaat Rencana Transaksi adalah:
      • Bagi UNTR, dengan Rencana Transaksi berpotensi mendapatkan
          tambahan pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga yang lebih
          tinggi dari suku bunga pasar, suku bunga OJK dan suku bunga modal
          kerja Bank Indonesia.
Page 57
                                                                          53




         Tingkat suku bunga pasar berdasarkan yield obligasi Pemerintah
         Republik Indonesia dalam Rupiah per 31 Desember 2023 untuk
         jangka waktu 7 tahun adalah sebesar 6,53%, suku bunga OJK adalah
         sebesar 8,15% dan suku bunga modal kerja Bank Indonesia per
         Desember 2023 adalah sebesar 8,93%;
  b. Risiko Rencana Transaksi adalah:
     • Dengan Rencana Transaksi ini, UNTR akan menanggung risiko gagal
         bayar dari ARKO.
• Analisis kualitatif:
  a. Keuntungan Rencana Transaksi adalah:
     • Melalui rencana transaksi Shareholder loan ini, ARKO berpeluang
         untuk berkembang dan melakukan ekspansi lagi di bidang bisnis
         Pembangkit Listrik Tenaga Air / Mini Hidro, yang dimana nantinya
         akan mempengaruhi juga laporan keuangan UNTR secara konsolidasi
         jika ARKO sudah melakukan berbagai ekspansi dan juga dapat
         menghemat biaya beban bunga dikarenakan rate yang UNTR berikan
         lebih murah dibandingkan dengan Pemberi Pinjaman lain nya.
  b. Kerugian Rencana Transaksi adalah:
     • Risiko adanya kegagalan ekspansi bisnis ataupun pengelolaan
         shareholder loan yang UNTR berikan dengan kurang baik pada ARKO
         yang menyebabkan performance keuangan ARKO menjadi buruk.
• Analisis kuantitatif:
  a. Dari hasil analisis atas proforma keuangan sebelum dan sesudah
     Rencana Transaksi dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi akan
     memengaruhi rasio likuiditas UNTR, namun perubahannya tidak
     signifikan. Sedangkan untuk rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas
     tidak mengalami perubahan;
  b. Dari perbandingan proyeksi laba rugi sebelum dan sesudah Rencana
     Transaksi menunjukkan bahwa sesudah Rencana Transaksi
     profitabilitas UNTR akan lebih tinggi dibandingkan sebelum Rencana
     Transaksi yang disebabkan oleh:
     • Tambahan pendapatan bunga yang diterima oleh UNTR, serta
         equity income /(loss) dari ARKO.
  c. Dari analisis perbandingan antara tingkat suku bunga Rencana
     Transaksi dengan tingkat suku bunga pasar, suku bunga OJK dan
     tingkat suku bunga modal kerja dapat disimpulkan bahwa tingkat suku
     bunga dalam Rencana Transaksi lebih tinggi dibandingkan tingkat suku
     bunga pasar, suku bunga OJK dan tingkat suku bunga modal kerja;
Page 58
                                                                         54




  d. Dari analisis kontribusi nilai tambah diperoleh informasi bahwa total
     pendapatan bunga selama periode pinjaman yang diperoleh dengan
     tingkat suku bunga Rencana Transaksi lebih tinggi 31,24%
     dibandingkan total pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga
     pasar. Apabila dibandingkan dengan tingkat suku bunga OJK,
     pendapatan bunga lebih tinggi 12,79% dan jika dibandingkan dengan
     tingkat suku bunga modal kerja, pendapatan bunga lebih tinggi 3,75%.
      Sehingga dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi lebih
      menguntungkan dibandingkan apabila UNTR menempatkan dana yang
      tersedia di obligasi Pemerintah Republik Indonesia dalam Rupiah, suku
      bunga OJK dan suku bunga modal kerja Bank Indonesia.
• Analisis kelayakan rencana penggunaan dana:
  a. Bagi UNTR, dapat mendapatkan tingkat suku bunga yang lebih tinggi
      dibandingkan tingkat suku bunga obligasi Pemerintah Republik
      Indonesia dalam Rupiah, suku bunga OJK dan suku bunga modal kerja
      Bank Indonesia.
  b. Penyaluran dana pinjaman kepada ARKO untuk mendukung kegiatan
      operasional dan konstruksi project PLTA Pongmbembe di Sulawesi
      Selatan dengan kapasitas sebesar 3x6,66 MW (20 MW).
• Analisis atas jaminan:
  Dalam Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham tidak diatur mengenai
  jaminan. Namun untuk meminimalisasi risiko gagal bayar, berdasarkan
  penjelasan manajemen UNTR apabila ARKO sebagai pihak penerima
  pinjaman mengalami gagal bayar untuk mengembalikan kewajibannya
  kepada UNTR, maka UNTR tetap dapat memenuhi kewajiban jangka
  pendeknya.

Kesimpulan
Berdasarkan analisis pendapat kewajaran yang kami lakukan atas Rencana
Transaksi, maka kami berkesimpulan bahwa Rencana Transaksi Perjanjian
Pinjaman Pemegang Saham antara PT United Tractors Tbk (“UNTR”)
dengan PT Arkora Hydro Tbk (“ARKO”) dengan jumlah pinjaman sebesar
Rp150.000.000.000,- (Seratus Lima Puluh Miliar Rupiah) per 31 Desember
2023 adalah Wajar.
Page 59

          
Page 60
                                                                                                                            Lampiran 1
PT UNITED TRACTORS Tbk
Analisis Sensitivitas
Disajikan dalam Juta Rupiah

                                                                             Pendapatan Bunga

                                     Suku Bunga                      Suku Bunga Pasar Suku Bunga Pasar Suku Bunga Pasar Suku Bunga Pasar
                                                    Suku Bunga Pasar
                                  Rencana Transaksi                      Naik 10%         Naik 20%        Turun 10%        Turun 20%

Jumlah pinjaman (Rp)                        150.000          150.000          150.000          150.000          150.000           150.000
Suku bunga                              9,25%            6,53%            7,18%            7,83%            5,87%             5,22%
Pembayaran bunga                      3 Bulanan        3 Bulanan        3 Bulanan        3 Bulanan        3 Bulanan         3 Bulanan
Periode pinjaman (tahun)                  7                7                7                7                7                 7
Total pendapatan bunga selama
                                            57.094           39.257           43.456            47.703          35.107            31.006
periode pinjaman
Selisih dengan pendapatan bunga
                                                            (17.837)         (13.638)           (9.392)         (21.987)         (26.089)
Rencana Transaksi
% Selisih                                                    -31,24%          -23,89%           -16,45%         -38,51%           -45,69%
% Selisih terhadap selisih awal                                               -23,54%           -47,35%          23,27%            46,26%
Page 61
                                                           Lampiran 2


PT UNITED TRACTORS Tbk
Perhitungan Pendapatan Bunga dengan Suku Bunga Rencana Transaksi
Dalam Juta Rupiah
Penarikan pinjaman               150.000
Tingkat bunga                      9,25%
Pembayaran pinjaman            3 Bulanan
Tenor                                  7 Tahun
                                                          Pendapatan
               Pinjaman      Angsuran       Pokok
                                                            bunga
   31-Dec-23
   01-Jan-24       150.000
           1       142.145       14.792           7.855         6.938
           2       133.927       14.792           8.218         6.574
           3       125.328       14.792           8.598         6.194
           4       116.332       14.792           8.996         5.796
           5       106.920       14.792           9.412         5.380
           6        97.073       14.792           9.847         4.945
           7        86.770       14.792          10.303         4.490
           8        75.991       14.792          10.779         4.013
           9        64.713       14.792          11.278         3.515
          10        52.913       14.792          11.799         2.993
          11        40.568       14.792          12.345         2.447
          12        27.652       14.792          12.916         1.876
          13        14.139       14.792          13.514         1.279
          14             0       14.792          14.139           654
                               207.094       150.000          57.094
Page 62
                                                                          Lampiran 2-1
PT UNITED TRACTORS Tbk
Perhitungan Pendapatan Bunga dengan Suku Bunga Yield Obligasi Pemerintah Republik Indonesia
Dalam Juta Rupiah
Penarikan pinjaman               150.000
Tingkat bunga                      6,53%
Pembayaran pinjaman            3 Bulanan
Tenor                                  7 Tahun
                                                          Pendapatan
               Pinjaman      Angsuran       Pokok
                                                            bunga
   31-Dec-23
   01-Jan-24       150.000
           1       141.377        13.518          8.623         4.895
           2       132.472        13.518          8.905         4.613
           3       123.276        13.518          9.195         4.323
           4       113.781        13.518          9.496         4.023
           5       103.975        13.518          9.805         3.713
           6        93.850        13.518         10.125         3.393
           7        83.394        13.518         10.456         3.063
           8        72.597        13.518         10.797         2.721
           9        61.448        13.518         11.149         2.369
          10        49.934        13.518         11.513         2.005
          11        38.045        13.518         11.889         1.629
          12        25.769        13.518         12.277         1.242
          13        13.091        13.518         12.677           841
          14             0        13.518         13.091           427
                                189.257       150.000         39.257
Page 63
                                                         Lampiran 2-2


PT UNITED TRACTORS Tbk
Perhitungan Pendapatan Bunga dengan Suku Bunga OJK
Dalam Juta Rupiah
Penarikan pinjaman              150.000
Tingkat bunga                     8,15%
Pembayaran pinjaman           3 Bulanan
Tenor                                 7 Tahun
                                                         Pendapatan
               Pinjaman     Angsuran       Pokok
                                                           bunga
   31-Dec-23
   01-Jan-24      150.000
           1      141.842       14.271           8.158         6.112
           2      133.351       14.271           8.491         5.780
           3      124.514       14.271           8.837         5.434
           4      115.318       14.271           9.197         5.074
           5      105.746       14.271           9.572         4.699
           6       95.784       14.271           9.962         4.309
           7       85.417       14.271          10.368         3.903
           8       74.627       14.271          10.790         3.481
           9       63.397       14.271          11.230         3.041
          10       51.710       14.271          11.687         2.583
          11       39.546       14.271          12.164         2.107
          12       26.887       14.271          12.659         1.611
          13       13.712       14.271          13.175         1.096
          14            0       14.271          13.712           559
                               199.790      150.000           49.790
Page 64
                                                                Lampiran 3


PT UNITED TRACTORS Tbk
Perhitungan Pendapatan Bunga dengan Suku Bunga Modal Kerja Bank Indonesia
Dalam Juta Rupiah
Penarikan pinjaman               150.000
Tingkat bunga                      8,93%
Pembayaran pinjaman            3 Bulanan
Tenor                                  7 Tahun
                                                          Pendapatan
               Pinjaman      Angsuran       Pokok
                                                            bunga
   31-Dec-23
   01-Jan-24       150.000
           1       142.058       14.640           7.942         6.698
           2       133.761       14.640           8.297         6.343
           3       125.094       14.640           8.667         5.972
           4       116.039       14.640           9.054         5.585
           5       106.581       14.640           9.459         5.181
           6        96.700       14.640           9.881         4.759
           7        86.378       14.640          10.322         4.318
           8        75.595       14.640          10.783         3.857
           9        64.331       14.640          11.264         3.375
          10        52.563       14.640          11.767         2.872
          11        40.271       14.640          12.293         2.347
          12        27.429       14.640          12.842         1.798
          13        14.014       14.640          13.415         1.225
          14             0       14.640          14.014           626
                                204.956      150.000          54.956

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.71 MB
Published2 Jul 2024
Pages64
Characters111,610
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 58 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org United Tractors Tbk p.20 ×51
linked org Arkora Hydro Tbk p.20 ×17
linked person Djony Bunarto Tjondro p.28 ×2
linked person Djoko Pranoto Santoso p.28 ×2
linked person Benjamin Herrenden p.28 ×2
linked person Paulus Bambang p.28 ×2
linked person Bruce Malcolm Cox p.28
linked person Loudy Irwanto Ellias p.28 ×2
linked person Iwan Hadiantoro · Direktur p.28 ×7
linked person Idot Supriadi p.28 ×2
linked person Widjaja Kartika p.28 ×2
linked person Vilihati Surya p.28
linked org Astra International Tbk p.29 ×8
linked org PT Energia Prima Nusantara p.30
linked person Aldo Henry Artoko p.30 ×2
linked person Arya Pradana Setiadharma p.30
linked org PT Bina Pertiwi Energi p.31 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.20 ×2
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.24 ×9
possible org Bank Persero p.24
possible person Franciscus Xaverius p.28 ×2
possible person Gidion Hasan · Presiden Komisaris p.29 ×2
possible org PT Arkora Bakti Indonesia p.30
possible — ACEI Singapore p.30
possible person Drs. Indarto S.H. p.30
possible person Ricky Hartono p.30
possible org Bursa Efek Indonesia p.33
possible — Jardine Cycle & Carriage p.34 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.34 ×2
unresolved org KJPP Nirboyo Adiputro p.20 ×5
unresolved org Dewi Apriyanti & Rekan p.20 ×5
unresolved person Penilai Publik Satya Bima Nugraha p.20
unresolved org KJPP NDR p.20 ×8
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia p.20
unresolved — Telepon/Faks p.21
unresolved person Ramandhika p.21
unresolved person Rendih p.23
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tanudiredja p.23
unresolved org Rintis & Rekan p.23
unresolved org Kantor Akuntan Imelda & Rekan p.24
unresolved org Bank Indonesia p.24 ×11
unresolved org KJPP NDR. Oleh p.26
unresolved person Jose Dima Satria p.28 ×2
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.28
unresolved — Loudy Irwanto Elli · Direktur p.28 ×2
unresolved org ACEI Singapore Holdings Private Ltd p.30
unresolved org PT Inter Astra Motor Works p.33
unresolved person Djojo Muljadi p.33
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.33
unresolved org PT United Tractors. Anggaran Dasar p.33
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.33 ×4
unresolved person Jose Dimas Satria p.33
unresolved org Carriage Ltd p.34 ×2
unresolved org Jardine Matheson Hodings Ltd. p.34
unresolved person Darmawan Tjoa p.34
unresolved person Dr. Sugih Haryati p.34 ×2
unresolved org Bank Indonesia Dalam Juta Rupiah Penarikan p.64

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.182 5764 ms 12 Sep 2026 23:01
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '0.18'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result