Skip to content
Back to announcement

20240702_UNTR_Informasi Transaksi Afiliasi_31678542_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review UNTR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 101

Page 1

          
Page 2
                                                                  i




                                      DAFTAR ISI

• SURAT PENGANTAR YANG BERISIKAN RINGKASAN HASIL
  PENDAPAT KEWAJARAN                                         1
• PERNYATAAN PENILAI                                         21

I.     PENDAHULUAN                                           23
I.1    Dasar Penugasan                                       23
I.2    Identifikasi Status Penilai                           23
I.3    Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan       24
I.4    Identifikasi Objek Penilaian                          24
I.5    Jenis Mata Uang yang Digunakan                        25
I.6    Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi           25
I.7    Ringkasan Rencana Transaksi                           26
I.8    Maksud dan Tujuan Penilaian                           32
I.9    Benturan Kepentingan Rencana Transaksi                32
I.10   Tanggal Penilaian                                     32
I.11   Tingkat Kedalaman Investigasi                         32
I.12   Sifat dan Sumber Informasi Yang Dapat Diandalkan      33
I.13   Asumsi dan Kondisi Pembatas                           34
I.14   Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi          36
I.15   Standar Penilaian                                     36
I.16   Metode dan Prosedur Penyusunan Pendapat Kewajaran     37
I.17   Kejadian-Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian
       (Subsequent Events)                                   37

II.    ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN                           39
II.1   Analisis Pengaruh Transaksi Pinjam Meminjam Dana
       Terhadap Keuangan Perseroan                           39
II.2   Pihak-Pihak yang Bertransaksi                         39
II.3   Susunan Pemegang Saham dan Susunan Manajemen          40
       Perseroan
II.4   Susunan Pemegang Saham dan Susunan Manajemen SANF     41
II.5   Hubungan antara Pihak-Pihak yang Bertransaksi         42
Page 3
                                                                           ii




II.6     Perjanjian dan Persyaratan Rencana Transaksi                 43
II.7     Analisis Likuiditas                                          47
II.8     Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi                         47
II.9     Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi                   48
II.9.1   Riwayat Singkat dan Sifat Kegiatan Usaha                     48
II.9.2   Analisis Industri dan Lingkungan                             50
II.9.3   Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan                  52
II.9.4   Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi                  53
II.9.5   Keuntungan dan Kerugian atas Dilakukannya Rencana
         Transaksi                                                    54
II.9.6   Analisis Dampak Leverage pada Keuangan                       54
II.9.7   Analisis Dampak Likuiditas                                   55
II.9.8   Analisis Dampak Keuangan jika Proyek yang Dibiayai
         Mengalami Kegagalan                                          56
II.10    Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi                  57
II.10.1 Penilaian Kinerja Historis                                    57
II.10.2 Analisis Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi       60
II.10.3 Analisis Rasio Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana
        Transaksi                                                     64
II.10.4 Penilaian atas Proyeksi Penjualan                             64
II.10.5 Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi
        Rencana Transaksi                                             65
II.10.6 Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari
        Rencana Transaksi                                             68
II.10.7 Analisis Inkremental                                          68
II.10.8 Analisis Sensitivitas                                         76
II.11    Analisis Kelayakan Rencana Penggunaan          Dana   atas
         Transaksi Pinjam Meminjam Dana                               83
II.11.1 Analisis Kelayakan Investasi                                  83
II.11.2 Analisis Kelayakan Pelunasan Utang                            83
II.11.3 Analisis atas Faktor-Faktor Lain yang Relevan                 83
II.12    Analisis atas Jaminan                                        83
Page 4
                                                                                  iii




III.   KESIMPULAN ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN                                85
• INDEPENDESI PENILAI                                                        91
• PENUTUP                                                                    91
LAMPIRAN
Lampiran 1 – Data Pasar MTN
Lampiran 2 – Perhitungan Analisis Sensitivitas Terhadap Tingkat Penjualan
Lampiran 3 – Perhitungan Analisis Sensitivitas Terhadap Tingkat Suku Bunga
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8

          
Page 9

          
Page 10

          
Page 11

          
Page 12

          
Page 13

          
Page 14

          
Page 15

          
Page 16

          
Page 17

          
Page 18

          
Page 19

          
Page 20

          
Page 21

          
Page 22

          
Page 23

          
Page 24

          
Page 25

          
Page 26

          
Page 27
                                                                              23




I.    PENDAHULUAN

I.1   Dasar Penugasan
      Berdasarkan permintaan dari PT United Tractors Tbk (“Perseroan”) untuk
      memberikan pendapat atas Kewajaran atas Rencana Transaksi Perubahan
      Syarat    dan    Ketentuan     dalam     Perjanjian   Pinjaman     antara
      PT United Tractors Tbk dan PT Surya Artha Nusantara Finance (“SANF”)
      yang tertuang dalam:
      • Surat Permintaan Penawaran No. LUT/179/9960/III/2024 tanggal
         12 Maret 2024 dari PT United Tractors Tbk;
      • Surat Penawaran No. 0180/NDR-SB/Prop/III/24 tanggal 14 Maret 2024 dari
         KJPP Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan yang telah disetujui;
      • Surat Penunjukkan No. LUT/180/9960/III/2024 tanggal 15 Maret 2024 dari
         PT United Tractors Tbk;
      • Surat Perjanjian Kerja No. 006/NDR-SB/SPK/III/24 tanggal 18 Maret 2024
         antara KJPP Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan dengan
         PT United Tractors Tbk.

      Dengan ini kami menyatakan bahwa kami telah melakukan investigasi dan
      penilaian atas kewajaran rencana transaksi di atas, serta menyampaikan
      laporan ini untuk keperluan Pengguna Laporan.

I.2   Identifikasi Status Penilai
      • Penilaian ini telah dilaksanakan oleh Penilai Publik Satya Bima Nugraha,
        S.E., MAPPI (Cert.) yang merupakan Rekan pada KJPP Nirboyo Adiputro,
        Dewi Apriyanti & Rekan (“KJPP NDR” / “kami”) dengan Izin Penilai No.
        B-1.23.00654 dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia;
      • Penilai tersebut di atas terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan Republik
        Indonesia Bidang Pasar Modal dengan No. STTD.PB-58/PM.021/2024;
      • Penilai dalam posisi untuk memberikan penilaian objektif dan tidak
        memihak;
      • Penilai tidak mempunyai benturan kepentingan atau potensi benturan
        kepentingan dengan subjek dan/atau objek penilaian;
      • Penilai tidak memiliki keterlibatan material terkait dengan objek
        penilaian;
      • Penilai memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian dan kami tidak
        menggunakan bantuan tenaga ahli dari luar KJPP NDR dalam melaksanakan
        penilaian ini.
Page 28
                                                                               24




I.3   Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
      • Identitas Pemberi Tugas
        Nama               : PT United Tractors Tbk
        Alamat             : Jalan Raya Bekasi Km. 22, Jakarta
        Bidang usaha       : Perdagangan
        Telepon/Faks       : 021-24579999
        Email              : ramandhika@unitedtractors.com
        Contact Person     : Bapak Ramandhika
        Jabatan            : Department Head Corporate Treasury
      • Pengguna Laporan : PT United Tractors Tbk

I.4   Identifikasi Objek Penilaian
      Objek penilaian adalah penyusunan Pendapat Kewajaran atas Rencana
      Transaksi perubahan syarat dan ketentuan dalam Perjanjian Pinjaman antara
      PT United Tractors Tbk (“Perseroan”) dan PT Surya Artha Nusantara Finance
      (“SANF”) sebagaimana akan dicantumkan dalam Amandemen IX dari
      Perjanjian Pinjaman (“Amandemen IX”).

      Perseroan dan SANF telah menandatangani:
      • Perjanjian Pinjaman tanggal 18 Mei 2016;
      • Amandemen No. 01/UT-SANF/V/2017 tanggal 24 Mei 2017;
      • Amandemen No. 02/UT-SANF/V/2018 tanggal 25 Mei 2018;
      • Amandemen No. 03/UT-SANF/VI/2019 tanggal 14 Juni 2019;
      • Amandemen No. 04/UT-SANF/V/2020 tanggal 19 Mei 2020;
      • Amandemen No. 05/UT-SANF/VIII/2020 tanggal 31 Agustus 2020;
      • Amandemen No. 06/UT-SANF/VI/2021 tanggal 11 Juni 2021;
      • Amandemen No. 07/UT-SANF/VI/2022 tanggal 24 Juni 2022; dan
      • Amandemen No. 08/UT-SANF/VI/2023 tanggal 26 Juni 2023;
      (seluruhnya disebut “Perjanjian Pinjaman”), sehubungan dengan pinjaman
      yang diberikan oleh Perseroan kepada SANF sebesar Rp1.800.000.000.000,-
      (Satu Triliun Delapan Ratus Miliar Rupiah).

      Perubahan yang tercantum dalam draft Amandemen IX yaitu:
      • Periode ketersediaan berarti periode dari dan termasuk tanggal perjanjian
        ini ditandatangani sampai dengan tanggal 30 Juni 2025 atau periode lain
        yang disetujui oleh pemberi pinjaman;
      • Perubahan kalkulasi bunga, sebagai berikut:
        i. Suku bunga atas setiap pinjaman untuk setiap periode bunga adalah
           maksimal sebesar 6,75% (enam koma tujuh lima persen) per tahun
           (“Suku Bunga”);
Page 29
                                                                                25




        ii. Ketentuan suku bunga sebagaimana diatur dalam poin (i) dapat
            dikecualikan berdasarkan pertimbangan pemberi pinjaman dan pemberi
            pinjaman atas diskresinya sendiri berhak untuk menentukan besaran
            nilai pengecualian suku bunga tersebut dengan nilai tidak kurang dari
            5% (lima persen) per tahun. Penentuan besaran suku bunga pada
            masing-masing penarikan pinjaman akan ditentukan oleh kebutuhan
            pasar dan juga cost of fund pada saat permohonan penarikan pinjaman
            diberikan oleh pemberi pinjaman kepada penerima pinjaman. Suku
            bunga yang akan diberlakukan akan diberitahukan oleh pemberi
            pinjaman dalam surat pemberitahuan terpisah dan akan terus berlaku
            hingga adanya pemberitahuan berikutnya. Perhitungan bunga diatur
            dalam pasal 9 perjanjian ini dan pembayaran merujuk kepada pasal 6.1
            (pembayaran kembali pinjaman-pinjaman) perjanjian ini.

      Selanjutnya dalam laporan ini Rencana Transaksi di atas akan disebut sebagai
      “Rencana Transaksi”.

I.5   Jenis Mata Uang yang Digunakan
      Rencana Transaksi dilaksanakan menggunakan mata uang Indonesia Rupiah
      (“Rp”).

I.6   Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi
      Alasan dilakukannya transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan dan
      SANF adalah untuk mendukung kegiatan operasional Perseroan, di mana SANF
      sebagai penerima pinjaman akan menggunakan dana yang dipinjam untuk
      pembiayaan pembelian alat-alat berat dari konsumen Perseroan. Hal ini
      dilakukan agar pembiayaan atau program ini menarik bagi konsumen.
      Rencana Transaksi dilakukan untuk mendukung penjualan alat berat
      Perseroan pada tahun 2024 khususnya penjualan alat berat produk Komatsu
      tipe PC135, PC200, D85, Bomag tipe BW212, UD Truck tipe CWE370, Scania
      tipe P410 dan P360.

      Dana yang diperoleh akan digunakan oleh SANF untuk membiayai penjualan
      alat berat Perseroan kepada konsumen dengan tingkat suku bunga yang
      kompetitif. Dengan pembiayaan ini diharapkan dapat meningkatkan dan
      mempertahankan pangsa pasar alat berat Perseroan di tengah kompetisi yang
      sangat ketat.
Page 30
                                                                             26




I.7   Ringkasan Rencana Transaksi
      Dalam Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan SANF yang dilakukan pada
      18 Mei 2016, Perseroan dan SANF sepakat untuk melakukan transaksi pinjam
      meminjam dana dengan syarat dan ketentuan yang telah disetujui oleh kedua
      belah pihak. Beberapa syarat dan ketentuan yang diatur dalam Perjanjian
      Pinjaman antara Perseroan dan SANF antara lain sebagai berikut:
      • Jumlah fasilitas yang diberikan adalah sebesar Rp1.000.000.000.000,-
         (Satu Triliun Rupiah);
      • Periode ketersediaan hingga 31 Desember 2016;
      • Tanggal pengakhiran perjanjian adalah maksimal 3 tahun sejak periode
         ketersediaan;
      • Setiap penarikan pinjaman beserta bunga akan dibayarkan dengan
         pembayaran angsuran selama 12 kali angsuran per pinjaman dengan
         jangka waktu 3 bulanan;
      • Suku bunga adalah 6% per tahun dengan periode bunga adalah 3 bulanan;
      • Penerima pinjaman wajib menyerahkan jaminan yang nilainya minimal
         setara dengan 60% dari besarnya pinjaman yang telah digunakan dan
         terutang.

      Selanjutnya pada 24 Mei 2017, Perseroan dan SANF sepakat untuk melakukan
      amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
      No. 01/UT-SANF/V/2017 telah dilakukan amandemen pertama terhadap
      Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan SANF (“Amandemen I”).
      Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen I antara lain sebagai
      berikut:
      • Periode ketersediaan hingga 24 Mei 2018;
      • Tanggal pengakhiran pinjaman adalah maksimal 4 tahun sejak tanggal
        penggunaan pinjaman terakhir yang masih dalam periode ketersediaan;
      • Setiap penarikan pinjaman beserta bunga akan dibayarkan dengan
        pembayaran angsuran selama 16 kali angsuran per pinjaman dengan
        jangka waktu 3 bulanan;
      • Suku bunga adalah 5% per tahun dengan periode bunga adalah 3 bulanan.

      Selanjutnya pada 25 Mei 2018, Perseroan dan SANF sepakat untuk melakukan
      amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
      No. 02/UT-SANF/V/2018 telah dilakukan amandemen kedua terhadap
      Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan SANF (“Amandemen II”).
      Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen II adalah sebagai berikut:
       • Periode ketersediaan hingga 31 Mei 2019;
       • Jumlah fasilitas yang diberikan adalah sebesar Rp1.750.000.000.000,-
         (Satu Triliun Tujuh Ratus Lima Puluh Miliar Rupiah).
Page 31
                                                                         27




Selanjutnya pada 14 Juni 2019, Perseroan dan SANF sepakat untuk melakukan
amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 03/UT-SANF/VI/2019 telah dilakukan amandemen ketiga terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan SANF (“Amandemen III”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen III adalah sebagai
berikut:
 • Periode ketersediaan hingga 30 Juni 2020;
 • Jumlah fasilitas yang diberikan adalah sebesar Rp1.800.000.000.000,-
   (Satu Triliun Delapan Ratus Miliar Rupiah);
 • Fasilitas yang diberikan merupakan fasilitas tanpa komitmen dan bersifat
   berulang (revolving). Penerima pinjaman dapat meminjam kembali
   sebagian atau seluruh pinjaman yang telah dibayarkan atau dibayarkan
   kembali secara dipercepat selama periode ketersediaan selama jumlah
   pokok      terutang    yang     belum     dilunasi   tidak   melampaui
   Rp1.800.000.000.000,-;
 • Menghapus ketentuan mengenai jaminan.

Selanjutnya pada 19 Mei 2020, Perseroan dan SANF sepakat untuk melakukan
amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 04/UT-SANF/V/2020 telah dilakukan amandemen keempat terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan SANF (“Amandemen IV”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen IV adalah sebagai
berikut:
 • Periode ketersediaan hingga 30 Juni 2021.

Selanjutnya pada 31 Agustus 2020, Perseroan dan SANF sepakat untuk
melakukan amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 05/UT-SANF/VIII/2020 telah dilakukan amandemen kelima terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan SANF (“Amandemen V”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen V adalah sebagai
berikut:
 • Suku bunga atas setiap pinjaman untuk setiap periode bunga pada
   penarikan pertama akan dibagi menjadi dua tranche yaitu:
   o Tranche A sebesar 5% per tahun, yang berlaku untuk pembiayaan atas
      kendaraan (truk dan/atau bus) dan/atau alat berat yang akan
      disepakati oleh Perseroan dan SANF dengan ketentuan bahwa pemberi
      pinjaman merupakan distributor atas tipe tersebut;
Page 32
                                                                           28




  o Tranche B sebesar 6,5% per tahun, yang berlaku untuk pembiayaan atas
     alat berat excavator merek Komatsu tipe PC200-M1 atau tipe lainnya
     yang akan disepakati dikemudian hari oleh Perseroan dan SANF dengan
     ketentuan bahwa pemberi pinjaman merupakan distributor atas tipe
     tersebut.
• Suku bunga untuk pinjaman pada penarikan berikutnya dapat berubah
  tergantung pada kondisi pasar uang yang akan diberitahukan sebelumnya
  oleh pemberi pinjaman dan disepakati oleh Perseroan dan SANF
  berdasarkan suatu kesepakatan tertulis.

Selanjutnya pada 11 Juni 2021, Perseroan dan SANF sepakat untuk melakukan
amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 06/UT-SANF/VI/2021 telah dilakukan amandemen keenam terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan SANF (“Amandemen VI”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen VI adalah sebagai
berikut:
 • Periode ketersediaan berarti periode dari dan termasuk tanggal
   perjanjian ini ditandatangani sampai dengan tanggal 31 Agustus 2022 atau
   periode lain yang disetujui oleh pemberi pinjaman;
 • Tanggal pengakhiran berarti tanggal pengakhiran pinjaman yaitu
   maksimal 5 tahun sejak tanggal penggunaan pinjaman terakhir yang masih
   dalam periode ketersediaan (kecuali bahwa jika tanggal pengakhiran yang
   secara lain jatuh pada hari bukan hari kerja, sebagai gantinya adalah pada
   hari kerja segera sebelumnya) dan seluruh hak dan kewajiban Perseroan
   dan SANF berdasarkan perjanjian ini telah terpenuhi;
 • Suku bunga atas setiap pinjaman untuk setiap periode bunga pada
   penarikan pertama akan dibagi menjadi dua tranche yaitu:
   o Tranche A sebesar 5% (lima persen) efektif (effective) per tahun,
      berlaku untuk pembiayaan atas kendaraan (truk dan/atau bus)
      dan/atau alat berat yang akan disepakati dikemudian hari oleh kedua
      belah pihak dengan ketentuan bahwa pemberi pinjaman merupakan
      distributor atas tipe tersebut (“Suku Bunga A”);
   o Tranche B sebesar 6,5% (enam koma lima persen) efektif (effective) per
      tahun, berlaku untuk pembiayaan atas kendaraan (truk dan/atau bus)
      dan/atau alat berat yang akan disepakati dikemudian hari oleh kedua
      belah pihak dengan ketentuan bahwa pemberi pinjaman merupakan
      distributor atas tipe tersebut (“Suku Bunga B”).

   (Secara bersama-sama suku bunga A dan suku bunga B akan disebut
   dengan suku bunga).
Page 33
                                                                         29




   Suku bunga untuk pinjaman pada penarikan berikutnya dapat berubah
   tergantung pada kondisi pasar uang yang akan diberitahukan sebelumnya
   oleh pemberi pinjaman dan disepakati oleh Perseroan dan SANF
   berdasarkan suatu kesepakatan tertulis. Perhitungan bunga diatur dalam
   pasal 9 perjanjian dan pembayaran merujuk kepada pasal 6.1
   (pembayaran kembali pinjaman-pinjaman) perjanjian ini.

Selanjutnya pada 24 Juni 2022, Perseroan dan SANF sepakat untuk melakukan
amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 07/UT-SANF/VI/2022 telah dilakukan amandemen ketujuh terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan SANF (“Amandemen VII”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen VII adalah sebagai
berikut:
• Periode ketersediaan berarti periode dari dan termasuk tanggal
   perjanjian ini ditandatangani sampai dengan tanggal 30 Juni 2023 atau
   periode lain yang disetujui oleh pemberi pinjaman.

Selanjutnya pada 26 Juni 2023, Perseroan dan SANF sepakat untuk melakukan
amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 08/UT-SANF/VI/2023 telah dilakukan amandemen ketujuh terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan SANF (“Amandemen VIII”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen VIII adalah sebagai
berikut:
• Periode ketersediaan berarti periode dari dan termasuk tanggal perjanjian
  ini ditandatangani sampai dengan tanggal 30 Juni 2024 atau periode lain
  yang disetujui oleh pemberi pinjaman.

Rencana Transaksi merupakan amandemen kesembilan atas Perjanjian
Pinjaman antara Perseroan dan SANF (“Amandemen IX”). Berdasarkan draft
Amandemen IX, perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen IX
adalah bahwa:
• Periode ketersediaan berarti periode dari dan termasuk tanggal perjanjian
   ini ditandatangani sampai dengan tanggal 30 Juni 2025 atau periode lain
   yang disetujui oleh pemberi pinjaman;
• Perubahan kalkulasi bunga, sebagai berikut:
   i. Suku bunga atas setiap pinjaman untuk setiap periode bunga adalah
      maksimal sebesar 6,75% (enam koma tujuh lima persen) per tahun
      (“Suku Bunga”);
Page 34
                                                                       30




ii. Ketentuan suku bunga sebagaimana diatur dalam poin (i) dapat
    dikecualikan berdasarkan pertimbangan pemberi pinjaman dan pemberi
    pinjaman atas diskresinya sendiri berhak untuk menentukan besaran
    nilai pengecualian suku bunga tersebut dengan nilai tidak kurang dari
    5% (lima persen) per tahun. Penentuan besaran suku bunga pada
    masing-masing penarikan pinjaman akan ditentukan oleh kebutuhan
    pasar dan juga cost of fund pada saat permohonan penarikan pinjaman
    diberikan oleh pemberi pinjaman kepada penerima pinjaman. Suku
    bunga yang akan diberlakukan akan diberitahukan oleh pemberi
    pinjaman dalam surat pemberitahuan terpisah dan akan terus berlaku
    hingga adanya pemberitahuan berikutnya. Perhitungan bunga diatur
    dalam pasal 9 perjanjian ini dan pembayaran merujuk kepada pasal 6.1
    (pembayaran kembali pinjaman-pinjaman) perjanjian ini.
Page 35
                                                                               31




Berdasarkan informasi dari manajemen Perseroan, jumlah penjualan alat
berat selama Periode Ketersediaan adalah sebagai berikut:
                                                                       Rata-rata
        Produk     Unit         Harga      Penjualan    Suku Bunga
                                                                      Tertimbang

Suku bunga 5%
PC 135                     30      1.360       40.810         5,00%
PC 200                      0      1.543            0         5,00%
D85                         0      3.780            0         5,00%
BW212                       0      1.164            0         5,00%
CWE370                      0      1.776            0         5,00%
P410                        0      2.805            0         5,00%
P360                        0      2.300            0         5,00%
Total                     30                   40.810         5,00%         0,31%
Suku bunga 5,5%
PC 135                     10      1.360       13.603         5,50%
PC 200                      0      1.543            0         5,50%
D85                         0      3.780            0         5,50%
BW212                       0      1.164            0         5,50%
CWE370                      0      1.776            0         5,50%
P410                        0      2.805            0         5,50%
P360                        0      2.300            0         5,50%
Total                     10                   13.603         5,50%         0,11%
Suku bunga 6%
PC 135                     13      1.360       17.684         6,00%
PC 200                     22      1.543       33.955         6,00%
D85                         1      3.780        3.780         6,00%
BW212                       4      1.164        4.657         6,00%
CWE370                      4      1.776        7.104         6,00%
P410                        0      2.805            0         6,00%
P360                        0      2.300            0         6,00%
Total                     44                   67.181         6,00%         0,62%
Suku bunga 6,5%
PC 135                     14      1.360       19.045         6,50%
PC 200                     30      1.543       46.302         6,50%
D85                         8      3.780       30.242         6,50%
BW212                       2      1.164        2.329         6,50%
CWE370                      5      1.776        8.880         6,50%
P410                       12      2.805       33.660         6,50%
P360                        0      2.300            0         6,50%
Total                     71                  140.457         6,50%         1,39%
Suku bunga 6,75%
PC 135                     50      1.360       68.017         6,75%
PC 200                     89      1.543      137.362         6,75%
D85                        24      3.780       90.726         6,75%
BW212                      15      1.164       17.465         6,75%
CWE370                     13      1.776       23.088         6,75%
P410                       15      2.805       42.075         6,75%
P360                        6      2.300       13.800         6,75%
Total                     212                 392.534         6,75%         4,05%

Total Pendapatan          367                 654.585                       6,48%
Page 36
                                                                                32




I.8    Maksud dan Tujuan Penilaian
       Pelaksanaan penilaian ini dimaksudkan untuk memberikan pendapat
       kewajaran (fairness opinion) atas Rencana Transaksi yang ditujukan dalam
       rangka memenuhi ketentuan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal
       1 Juli 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

       Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi di
       atas memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi namun bukan
       transaksi material karena nilai Rencana Transaksi di bawah 20% dari ekuitas
       Perseroan per 31 Desember 2022.

       Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                                    Total

       Jumlah pinjaman                               1.800.000
       Nilai buku ekuitas UT per 31 Desember 2023   84.035.563
       % nilai transaksi terhadap nilai buku UT             2,14%


I.9    Benturan Kepentingan Rencana Transaksi
       Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi di
       atas tidak terdapat benturan kepentingan.

I.10   Tanggal Penilaian
       • Tanggal penilaian adalah per 31 Desember 2023
       • Tanggal laporan penilaian adalah 27 Juni 2024

I.11   Tingkat Kedalaman Investigasi
       Dalam melaksanakan penilaian ini kami telah melakukan investigasi untuk
       mengumpulkan data dan informasi dari manajemen Perseroan dengan cara
       melakukan wawancara serta melakukan verifikasi, perhitungan dan analisis
       dari data dan informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan maupun
       sumber-sumber lainnya yang relevan dan dapat diandalkan.

       Dalam proses penilaian ini kami melakukan wawancara dengan:
       • Bapak Ramandhika sebagai Department Head Corporate Treasury
         Perseroan;
       • Bapak Rendih sebagai Team Member Corporate Treasury Perseroan.
Page 37
                                                                              33




I.12   Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan
       Dalam mempersiapkan laporan ini, kami menggunakan data dan informasi
       yang diperoleh dari manajemen Perseroan maupun sumber-sumber lainnya
       yang relevan dan dapat diandalkan. Data dan informasi yang digunakan
       adalah sebagai berikut:
       1. Draft Amandemen IX Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan SANF;
       2. Amandemen No. 08/UT-SANF/VI/2023 Perjanjian Pinjaman antara
           Perseroan dan SANF;
       3. Amandemen No. 07/UT-SANF/VI/2022 Perjanjian Pinjaman antara
           Perseroan dan SANF;
       4. Amandemen No. 06/UT-SANF/VI/2021 Perjanjian Pinjaman antara
           Perseroan dan SANF;
       5. Amandemen No. 05/UT-SANF/VIII/2020 Perjanjian Pinjaman antara
           Perseroan dan SANF;
       6. Amandemen No. 04/UT-SANF/V/2020 Perjanjian Pinjaman antara
           Perseroan dan SANF;
       7. Amandemen No. 03/UT-SANF/VI/2019 Perjanjian Pinjaman antara
           Perseroan dan SANF;
       8. Amandemen No. 02/UT-SANF/V/2018 Perjanjian Pinjaman antara
           Perseroan dan SANF;
       9. Amandemen No. 01/UT-SANF/V/2017 Perjanjian Pinjaman antara
           Perseroan dan SANF;
       10. Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan SANF;
       11. Laporan Keuangan Perseroan per tanggal 31 Desember 2019 sampai
           dengan 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
           Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (PwC) dengan opini wajar dalam
           semua hal yang material;
       12. Laporan Keuangan SANF per tanggal 31 Desember 2019 sampai dengan
           31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
           Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (PwC) dengan opini wajar dalam
           semua hal yang material;
       13. Proyeksi tambahan penjualan alat berat yang diperoleh dari manajemen
           Perseroan;
       14. Proforma keuangan Perseroan dengan adanya Rencana Transaksi yang
           diperoleh dari manajemen Perseroan;
       15. Dokumen legal Perseroan dan SANF antara lain Akta Pendirian dan Akta
           Perubahannya, SIUP, TDP, NPWP, SKDP serta dokumen-dokumen penting
           lainnya;
       16. Data dan informasi keuangan yang diperoleh dari Damodaran tanggal
           1 Januari 2024 dan 5 Januari 2024;
Page 38
                                                                                34




       17. Data dan informasi mengenai tingkat suku bunga obligasi Pemerintah
           Republik Indonesia dari Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) per
           29 Desember 2023;
       18. Data dan informasi mengenai tingkat bunga pinjaman dari SEKI Bank
           Indonesia per Desember 2023;
       19. Analisis ekonomi berdasarkan data dan informasi yang diperoleh dari
           Economist Intelligence Unit (EIU), Bank Indonesia serta data dan
           informasi lainnya yang dipublikasikan secara umum;
       20. Wawancara dengan manajemen Perseroan sehubungan dengan Rencana
           Transaksi;
       21. Berbagai sumber informasi, baik dari media cetak dan elektronik maupun
           dari hasil analisis lainnya yang kami anggap relevan.

       Kami berasumsi bahwa data dan informasi yang diberikan telah diungkapkan
       sepenuhnya, sejujurnya, benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

I.13   Asumsi dan Kondisi Pembatas
       Asumsi:
       1. Kami mengasumsikan bahwa Rencana Transaksi dijalankan seperti yang
          telah dijelaskan oleh manajemen Perseroan dan sesuai dengan
          kesepakatan serta kebenaran informasi mengenai Rencana Transaksi
          yang diungkapkan oleh manajemen dalam draft Amandemen                 IX
          Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan SANF yang telah kami terima;
       2. Kami mengasumsikan bahwa sejak tanggal penerbitan laporan ini sampai
          dengan tanggal efektifnya Rencana Transaksi tidak terjadi perubahan
          apapun yang berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang
          digunakan di dalam analisis penyusunan pendapat kewajaran;
       3. Kami mengasumsikan bahwa pihak yang bertransaksi merupakan
          perusahaan yang berkelanjutan usahanya di masa mendatang dan
          dikelola oleh manajemen yang profesional dan kompeten (going
          concern);
       4. Seluruh data dan informasi yang diterima dari Perseroan sehubungan
          dengan penilaian ini adalah relevan, benar dan dapat dipercaya;
       5. Seluruh pernyataan serta data dan informasi yang terdapat di dalam
          laporan ini adalah relevan, benar dan dapat dipertanggungjawabkan
          sesuai dengan prosedur penilaian yang berlaku umum dan disampaikan
          dengan itikad baik;
       6. Kami memperoleh informasi atas status hukum pihak yang bertransaksi,
          namun kami tidak melakukan pengecekan terhadap keabsahannya;
       7. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap iklim politik,
          ekonomi dan hukum di mana Perseroan melakukan kegiatan bisnisnya;
Page 39
                                                                        35




8. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap susunan
    pengurus Perseroan;
9. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap peraturan
    dan hukum yang berlaku yang mempengaruhi pendapatan Perseroan di
    dalam menjalankan bisnisnya;
10. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap biaya tenaga
    kerja dan biaya lain-lain yang signifikan;
11. Tidak ada gangguan yang material dan signifikan terhadap hubungan
    industrial atau asosiasi tenaga kerja;
12. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap kebijakan
    akuntansi yang digunakan oleh Perseroan;
13. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap teknologi
    industri dan kompetisi pasar di mana Perseroan menjalankan bisnisnya.

Kondisi pembatas:
1. Laporan ini bersifat non-disclaimer opinion;
2. Laporan ini dilaksanakan sesuai dengan tujuan penilaian yang dinyatakan
   dalam laporan, oleh karena itu tidak dapat digunakan dan/atau dikutip
   untuk tujuan lain;
3. Laporan ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang
   bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan;
4. Informasi yang telah diberikan oleh Perseroan kepada kami, seperti yang
   disebutkan di dalam laporan ini, dianggap layak dan dapat dipercaya,
   tetapi kami tidak bertanggung jawab jika ternyata informasi yang
   diberikan terbukti tidak sesuai dengan hal yang sesungguhnya. Informasi
   yang dinyatakan tanpa menyebutkan sumbernya merupakan hasil
   penelaahan kami terhadap data-data yang ada, pemeriksaan atas
   dokumen, ataupun keterangan dari instansi pemerintah yang berwenang.
   Tanggung jawab untuk memeriksa kembali kebenaran informasi tersebut
   sepenuhnya berada di pihak Perseroan;
Page 40
                                                                                   36




       5. Penilaian yang kami lakukan didasarkan pada data dan informasi yang
          diberikan oleh Perseroan. Mengingat hasil dari penilaian kami sangat
          tergantung dari kelengkapan, keakuratan dan penyajian data serta
          asumsi-asumsi yang mendasarinya, perubahan pada data seperti adanya
          informasi baru dari publik, informasi yang merupakan hasil penyelidikan
          khusus ataupun dari sumber-sumber lainnya dapat merubah hasil dari
          penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa perubahan
          terhadap data yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil
          penilaian dan bahwa perbedaan yang terjadi dapat bersifat material.
          Walaupun isi dari laporan ini telah dilaksanakan dengan itikad baik dan
          cara yang profesional, kami tidak bertanggung jawab atas adanya
          kemungkinan yang terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan
          oleh analisis tambahan ataupun adanya perubahan dalam data yang
          dijadikan sebagai dasar penilaian;
       6. Kami menggunakan proyeksi penjualan alat berat yang diperoleh dari
          Perseroan dan kami telah melakukan penyesuaian yang mencerminkan
          kewajaran proyeksi sesuai dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary
          duty). Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan
          kewajaran proyeksi keuangan yang telah disesuaikan;
       7. Kami bertanggung jawab atas laporan ini dan opini kewajaran;
       8. Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau
          melengkapi penilaian ini akibat dari peristiwa-peristiwa yang terjadi
          setelah tanggal Laporan Penilaian (subsequent events);
       9. Laporan ini dianggap sah apabila tertera cap (seal) KJPP Nirboyo
          Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan, pada lembar tanda tangan
          penanggung jawab Laporan.

I.14   Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi
       Laporan ini dan/atau referensi yang melampirinya dilaksanakan sesuai
       dengan maksud dan tujuan penilaian yang dinyatakan dalam laporan serta
       laporan ini bersifat terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
       bersifat rahasia, yang dapat memengaruhi operasional Perseroan.

I.15   Standar Penilaian
       Kami telah melakukan penyusunan laporan pendapat kewajaran ini sesuai
       dengan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian
       Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Surat Edaran OJK No.
       17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan
       Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
       Penilaian Indonesia Edisi VII-2018 (KEPI & SPI edisi VII-2018), serta peraturan
       perundangan yang berlaku.
Page 41
                                                                              37




I.16   Metode dan Prosedur Penyusunan Pendapat Kewajaran
       Analisis pendapat kewajaran yang kami lakukan atas Rencana Transaksi
       adalah:
       • Analisis pengaruh transaksi pinjam meminjam dana terhadap keuangan
         Perseroan;
       • Identifikasi dan hubungan antara pihak-pihak;
       • Analisis perjanjian dan persyaratan yang disepakati oleh pihak;
       • Analisis likuiditas;
       • Analisis manfaat dan risiko;
       • Analisis kualitatif;
       • Analisis kuantitatif;
       • Analisis kelayakan rencana penggunaan dana;
       • Analisis atas jaminan.

I.17   Kejadian-Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent
       Events)
       Dalam penilaian atas kewajaran Rencana Transaksi per tanggal
       31 Desember 2023, terdapat kejadian penting yang diketahui maupun yang
       patut diketahui setelah tanggal penilaian sampai dengan tanggal laporan
       dikeluarkan yang tidak mempengaruhi hasil penilaian yaitu:
       • Per 24 April 2024, berdasarkan Akta No. 98 tanggal 24 April 2024 dari
          Notaris Jose Dima Satria S.H., M.Kn terdapat perubahan susunan Dewan
          Komisaris dan Direksi Perseroan yaitu terdapat pengunduran diri dari
          Bapak Gidion Hasan sebagai Wakil Presiden Komisaris Perseroan dan
          pengangkatan Bapak Rudy sebagai Wakil Presiden Komisaris Perseroan,
          Bapak Chiew Sin Cheok sebagai Komisaris Perseroan, Bapak Bruce Malcom
          Cox sebagai Komisaris Independen Perseroan, serta Ibu Vilihati Surya
          sebagai Direktur Perseroan. Sehingga susunan anggota Direksi dan Dewan
          Komisaris Perseroan menjadi sebagai berikut:
          Dewan Komisaris
          Presiden Komisaris       : Djony Bunarto Tjondro
          Wakil Presiden Komisaris : Rudy
          Komisaris                : Chiew Sin Cheok
          Komisaris                : Djoko Pranoto Santoso
          Komisaris                : Benjamin Herrenden Birks
          Komisaris Independen     : Paulus Bambang Widjarnako
          Komisaris Independen     : Nanan Soekarna
          Komisaris Independen     : Bruce Malcolm Cox
Page 42
                                                           38




Direksi
Presiden Direktur   : Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
Direktur            : Widjaja Kartika
Direktur            : Loudy Irwanto Ellias
Direktur            : Idot Supriadi
Direktur            : Iwan Hadiantoro
Direktur            : Edhie Sarwono
Direktur            : Vilihati Surya
Page 43
                                                                                  39




II     ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN

II.1   Analisis Pengaruh Transaksi Pinjam Meminjam Dana Terhadap
       Keuangan Perseroan
       Analisis pengaruh transaksi pinjam meminjam dana terhadap keuangan
       Perseroan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam rasio likuiditas
       antara sebelum dan sesudah transaksi. Berdasarkan proforma posisi
       keuangan per 31 Desember 2023 yang diperoleh dari manajemen Perseroan,
       perbedaan ini muncul akibat dari sumber dana yang digunakan Perseroan
       untuk membiayai transaksi pinjam meminjam dana merupakan dana internal
       Perseroan.
                      Analisis rasio       Sebelum       Sesudah        Selisih

       Rasio likuditas
          Rasio lancar                           1,46          1,44          -1,04%
          Rasio cepat                            1,06          1,04          -1,44%
          Rasio kas                              0,43          0,42          -3,52%

       Rasio solvabilitas
          Debt to equity ratio                   0,22          0,22           0,00%
          Long term debt to equity ratio         0,21          0,21           0,00%
          Debt to total assets ratio             0,12          0,12           0,00%

       Rasio profitabilitas
          Gross profit margin                   27,83%        27,83%          0,00%
          Net profit margin                     16,03%        16,03%          0,00%


       Dengan membandingkan analisis rasio keuangan antara Laporan Keuangan
       Perseroan per 31 Desember 2023 dengan proforma keuangan Perseroan per
       31 Desember 2023, diperoleh bahwa rasio likuiditas mengalami perubahan
       dengan jumlah yang tidak signifikan. Sedangkan rasio solvabilitas dan rasio
       profitabilitas tidak mengalami perubahan.

II.2   Pihak-Pihak yang Bertransaksi
       Berdasarkan Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan SANF, pihak-pihak
       yang terlibat dalam transaksi adalah:
       • Perseroan sebagai pihak pemberi pinjaman;
       • SANF sebagai pihak penerima pinjaman.
Page 44
                                                                                     40




II.3   Susunan Pemegang Saham dan Susunan Manajemen Perseroan
       Perseroan adalah perusahaan yang dikendalikan oleh induk perusahaannya
       yaitu PT Astra International Tbk, perusahaan yang didirikan di Indonesia.

       Susunan pemegang saham Perseroan per 31 Desember 2023 adalah sebagai
       berikut:
                                                           Persentase
                Pemegang saham           Jumlah saham                      Jumlah
                                                          Kepemilikan

       PT Astra International Tbk         2.219.317.358           59,50%       554.829
       Fransiscus Xaverius Laksana
                                                200.000            0,01%            50
       Kesuma (Presiden Direktur)
       Iwan Hadiantoro (Direktur)               166.400            0,00%            42
       Loudy Irwanto Ellias (Direktur)           34.515            0,00%             9
       Edjie Sarwono (Direktur)                  18.100            0,00%             5
       Widjaja Kartika (Direktur)                 2.000            0,00%             1
       Masyarakat selain Direksi
         (masing-masing kepemilikan di
                                          1.412.070.763           37,86%       353.016
         bawah 5%)
       Jumlah saham beredar               3.631.809.136           97,36%       907.952
       Saham treasuri                        98.326.000            2,64%        24.582
       Jumlah                             3.730.135.136         100,00%       932.534


       Susunan manajemen Perseroan per 31 Desember 2023 adalah sebagai
       berikut:
       Dewan Komisaris
       Presiden Komisaris       : Djony Bunarto Tjondro
       Wakil Presiden Komisaris : Gidion Hasan
       Komisaris                : Djoko Pranoto Santoso
       Komisaris                : Benjamin Herrenden Birks
       Komisaris Independen     : Paulus Bambang Widjarnako
       Komisaris Independen     : Nanan Soekarna
       Direksi
       Presiden Direktur        : Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
       Direktur                 : Loudy Irwanto Ellias
       Direktur                 : Iwan Hadiantoro
       Direktur                 : Idot Supriadi
       Direktur                 : Edhie Sarwono
       Direktur                 : Widjaja Kartika
Page 45
                                                                                41




       Pada saat laporan ini dikeluarkan terdapat perubahan pada susunan Dewan
       Komisaris dan Direksi Perseroan. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
       Perseroan saat laporan ini dikeluarkan seperti yang dinyatakan dalam bab
       I.17.

II.4   Susunan Pemegang Saham dan Susunan Manajemen SANF
       Susunan pemegang saham SANF per 31 Desember 2023 adalah sebagai
       berikut:
                                                         Persentase
                  Pemegang saham        Jumlah saham                   Jumlah
                                                        Kepemilikan

       PT Sedaya Multi Investama          344.931.040         60,00%      344.931
       Marubeni Corporation, Japan        201.209.774         35,00%      201.210
       PT Marubeni Indonesia               28.744.253          5,00%       28.744

       Jumlah                             574.885.067       100,00%      574.885


       Susunan manajemen SANF per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
       Dewan Komisaris
       Presiden Komisaris      : Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
       Komisaris               : Arietta Adrianti
       Komisaris               : Masamichi Takeda
       Komisaris Independen    : Buntoro Muljono
       Komisaris Independen    : Hardi Montana
       Direksi
       Presiden Direktur       : Wempy Kunto Wiambodo
       Direktur                : Handy Hartono
       Direktur                : Handri Susanto
       Direktur                : Kiyoshi Kuribara

       Pada saat laporan ini dikeluarkan, tidak terdapat perubahan pemegang
       saham serta susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris SANF.
Page 46
                                                                                                                                             42




II.5   Hubungan antara Pihak-Pihak yang Bertransaksi
       Berdasarkan analisis terhadap dokumen korporasi Perseroan dan SANF serta
       informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan, hubungan kepemilikan
       dan hubungan kepengurusan antara pihak-pihak yang bertransaksi adalah
       sebagai berikut:

       Hubungan Kepemilikan
       Perseroan dan SANF memiliki hubungan afiliasi karena kedua perusahaan ini
       tergabung dalam Grup dari PT Astra International Tbk “Group ASTRA”.
       59,50% saham Perseroan dimiliki oleh PT Astra International Tbk, sedangkan
       60,00% saham SANF dimiliki oleh PT Sedaya Multi Investama yang 99,99%
       sahamnya dimiliki oleh PT Astra International Tbk.




       Hubungan Kepengurusan
       Per 31 Desember 2023
           Susunan Manajemen             UT 31 Desember 2023                    UT 24 April 2024                  SANF 31 Desember 2023

       Dewan Komisaris
       Presiden Komisaris         Djony Bunarto Tjondro                Djony Bunarto Tjondro                Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
       Wakil Presiden Komisaris   Gidion Hasan                         Rudy                                 -
       Komisaris                  Djoko Pranoto                        Djoko Pranoto Santoso                Arietta Adrianti
       Komisaris                  Benjamin Herrenden Birks             Benjamin Herrenden Birks             Masamichi Takeda
       Komisaris                  -                                    Chiew Sin Cheok                      -
       Komisaris independen       Paulus Bambang Widjarnako            Paulus Bambang Widjanarko            Buntoro Muljono
       Komisaris independen       Nanan Soekarna                       Nanan Soekarna                       Handoko Pranoto
       Komisaris independen       -                                    Bruce Malcolm Cox                    -
       Direksi
       Presiden Direktur          Franciscus Xaverius Laksana Kesuma   Franciscus Xaverius Laksana Kesuma   Wempy Kunto Wiambodo
       Direktur                   Loudy Irwanto Ellias                 Loudy Irwanto Ellias                 Handy Hartono
       Direktur                   Iwan Hadiantoro                      Iwan Hadiantoro                      Handri Susanto
       Direktur                   Idot Supriadi                        Idot Supriadi                        Kiyoshi Kuribara
       Direktur                   Edhie Sarwono                        Edhie Sarwono                        -
       Direktur                   Widjaja Kartika                      Widjaja Kartika                      -
       Direktur                   -                                    Vilihati Surya                       -

       • Bapak Franciscus Xaverius Laksana Kesuma menjabat sebagai Presiden
         Direktur di Perseroan dan juga menjabat sebagai Presiden Komisaris di
         SANF per 31 Desember 2023 hingga tanggal laporan ini diterbitkan.
Page 47
                                                                              43




II.6   Perjanjian dan Persyaratan Rencana Transaksi
       Dalam Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan SANF yang dilakukan pada
       18 Mei 2016, Perseroan dan SANF sepakat untuk melakukan transaksi pinjam
       meminjam dana dengan syarat dan ketentuan yang telah disetujui oleh kedua
       belah pihak. Beberapa syarat dan ketentuan yang diatur dalam Perjanjian
       Pinjaman antara Perseroan dan SANF antara lain sebagai berikut:
       • Jumlah fasilitas yang diberikan adalah sebesar Rp1.000.000.000.000,-
          (Satu Triliun Rupiah);
       • Periode ketersediaan hingga 31 Desember 2016;
       • Tanggal pengakhiran perjanjian adalah maksimal 3 tahun sejak periode
          ketersediaan;
       • Setiap penarikan pinjaman beserta bunga akan dibayarkan dengan
          pembayaran angsuran selama 12 kali angsuran per pinjaman dengan jangka
          waktu 3 bulanan;
       • Suku bunga adalah 6% per tahun dengan periode bunga adalah 3 bulanan;
       • Penerima pinjaman wajib menyerahkan jaminan yang nilainya minimal
          setara dengan 60% dari besarnya pinjaman yang telah digunakan dan
          terutang.

       Selanjutnya pada 24 Mei 2017, Perseroan dan SANF sepakat untuk melakukan
       amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
       No. 01/UT-SANF/V/2017 telah dilakukan amandemen pertama terhadap
       Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan SANF (“Amandemen I”).
       Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen I antara lain sebagai
       berikut:
       • Periode ketersediaan hingga 24 Mei 2018;
       • Tanggal pengakhiran pinjaman adalah maksimal 4 tahun sejak tanggal
         penggunaan pinjaman terakhir yang masih dalam periode ketersediaan;
       • Setiap penarikan pinjaman beserta bunga akan dibayarkan dengan
         pembayaran angsuran selama 16 kali angsuran per pinjaman dengan jangka
         waktu 3 bulanan;
       • Suku bunga adalah 5% per tahun dengan periode bunga adalah 3 bulanan.
Page 48
                                                                        44




Selanjutnya pada 25 Mei 2018, Perseroan dan SANF sepakat untuk melakukan
amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 02/UT-SANF/V/2018 telah dilakukan amandemen kedua terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan SANF (“Amandemen II”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen II adalah sebagai berikut:
• Periode ketersediaan hingga 31 Mei 2019;
• Jumlah fasilitas yang diberikan adalah sebesar Rp1.750.000.000.000,-
  (Satu Triliun Tujuh Ratus Lima Puluh Miliar Rupiah).

Selanjutnya pada 14 Juni 2019, Perseroan dan SANF sepakat untuk melakukan
amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 03/UT-SANF/VI/2019 telah dilakukan amandemen ketiga terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan SANF (“Amandemen III”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen III adalah sebagai
berikut:
• Periode ketersediaan hingga 30 Juni 2020;
• Jumlah fasilitas yang diberikan adalah sebesar Rp1.800.000.000.000,-
  (Satu Triliun Delapan Ratus Miliar Rupiah);
• Fasilitas yang diberikan merupakan fasilitas tanpa komitmen dan bersifat
  berulang (revolving). Penerima pinjaman dapat meminjam kembali
  sebagian atau seluruh pinjaman yang telah dibayarkan atau dibayarkan
  kembali secara dipercepat selama periode ketersediaan selama jumlah
  pokok      terutang    yang     belum     dilunasi   tidak   melampaui
  Rp1.800.000.000.000,-;
• Menghapus ketentuan mengenai jaminan.

Selanjutnya pada 19 Mei 2020, Perseroan dan SANF sepakat untuk melakukan
amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 04/UT-SANF/V/2020 telah dilakukan amandemen keempat terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan SANF (“Amandemen IV”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen IV adalah sebagai
berikut:
• Periode ketersediaan hingga 30 Juni 2021.
Page 49
                                                                         45




Selanjutnya pada 31 Agustus 2020, Perseroan dan SANF sepakat untuk
melakukan amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 05/UT-SANF/VIII/2020 telah dilakukan amandemen kelima terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan SANF (“Amandemen V”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen V adalah sebagai
berikut:
• Suku bunga atas setiap pinjaman untuk setiap periode bunga pada
  penarikan pertama akan dibagi menjadi dua tranche yaitu:
  o Tranche A sebesar 5% per tahun, yang berlaku untuk pembiayaan atas
     kendaraan (truk dan/atau bus) dan/atau alat berat yang akan disepakati
     oleh Perseroan dan SANF dengan ketentuan bahwa pemberi pinjaman
     merupakan distributor atas tipe tersebut;
  o Tranche B sebesar 6,5% per tahun, yang berlaku untuk pembiayaan atas
     alat berat excavator merek Komatsu tipe PC200-M1 atau tipe lainnya
     yang akan disepakati dikemudian hari oleh Perseroan dan SANF dengan
     ketentuan bahwa pemberi pinjaman merupakan distributor atas tipe
     tersebut.
• Suku bunga untuk pinjaman pada penarikan berikutnya dapat berubah
  tergantung pada kondisi pasar uang yang akan diberitahukan sebelumnya
  oleh pemberi pinjaman dan disepakati oleh Perseroan dan SANF
  berdasarkan suatu kesepakatan tertulis.

Selanjutnya pada 11 Juni 2021, Perseroan dan SANF sepakat untuk melakukan
amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 06/UT-SANF/VI/2021 telah dilakukan amandemen keenam terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan SANF (“Amandemen VI”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen VI adalah sebagai
berikut:
• Periode ketersediaan berarti periode dari dan termasuk tanggal perjanjian
  ini ditandatangani sampai dengan tanggal 31 Agustus 2022 atau periode
  lain yang disetujui oleh pemberi pinjaman.
• Tanggal pengakhiran berarti tanggal pengakhiran pinjaman yaitu maksimal
  5 tahun sejak tanggal penggunaan pinjaman terakhir yang masih dalam
  periode ketersediaan (kecuali bahwa jika tanggal pengakhiran yang secara
  lain jatuh pada hari bukan hari kerja, sebagai gantinya adalah pada hari
  kerja segera sebelumnya) dan seluruh hak dan kewajiban Perseroan dan
  SANF berdasarkan perjanjian ini telah terpenuhi;
Page 50
                                                                        46




• Suku bunga atas setiap pinjaman untuk setiap periode bunga pada
  penarikan pertama akan dibagi menjadi dua tranche yaitu:
  o Tranche A sebesar 5% (lima persen) efektif (effective) per tahun,
    berlaku untuk pembiayaan atas kendaraan (truk dan/atau bus) dan/atau
    alat berat yang akan disepakati dikemudian hari oleh kedua belah pihak
    dengan ketentuan bahwa pemberi pinjaman merupakan distributor atas
    tipe tersebut (“Suku Bunga A”);
  o Tranche B sebesar 6,5% (enam koma lima persen) efektif (effective) per
    tahun, berlaku untuk pembiayaan atas kendaraan (truk dan/atau bus)
    dan/atau alat berat yang akan disepakati dikemudian hari oleh kedua
    belah pihak dengan ketentuan bahwa pemberi pinjaman merupakan
    distributor atas tipe tersebut (“Suku Bunga B”).

  (Secara bersama-sama suku bunga A dan suku bunga B akan disebut dengan
  suku bunga).

  Suku bunga untuk pinjaman pada penarikan berikutnya dapat berubah
  tergantung pada kondisi pasar uang yang akan diberitahukan sebelumnya
  oleh pemberi pinjaman dan disepakati oleh Perseroan dan SANF
  berdasarkan suatu kesepakatan tertulis. Perhitungan bunga diatur dalam
  pasal 9 perjanjian dan pembayaran merujuk kepada pasal 6.1 (pembayaran
  kembali pinjaman-pinjaman) perjanjian ini.

Selanjutnya pada 24 Juni 2022, Perseroan dan SANF sepakat untuk melakukan
amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 07/UT-SANF/VI/2022 telah dilakukan amandemen ketujuh terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan SANF (“Amandemen VII”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen VII adalah sebagai
berikut:
• Periode ketersediaan berarti periode dari dan termasuk tanggal
   perjanjian ini ditandatangani sampai dengan tanggal 30 Juni 2023 atau
   periode lain yang disetujui oleh pemberi pinjaman.

Selanjutnya pada 26 Juni 2023, Perseroan dan SANF sepakat untuk melakukan
amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 08/UT-SANF/VI/2023 telah dilakukan amandemen ketujuh terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan SANF (“Amandemen VIII”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen VIII adalah sebagai
berikut:
• Periode ketersediaan berarti periode dari dan termasuk tanggal
   perjanjian ini ditandatangani sampai dengan tanggal 30 Juni 2024 atau
   periode lain yang disetujui oleh pemberi pinjaman.
Page 51
                                                                                   47




       Rencana Transaksi merupakan amandemen kesembilan atas Perjanjian
       Pinjaman antara Perseroan dan SANF (“Amandemen IX”). Berdasarkan draft
       Amandemen IX, perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen IX
       adalah bahwa:
       • Periode ketersediaan berarti periode dari dan termasuk tanggal
          perjanjian ini ditandatangani sampai dengan tanggal 30 Juni 2025 atau
          periode lain yang disetujui oleh pemberi pinjaman;
       • Perubahan kalkulasi bunga, sebagai berikut:
           i. Suku bunga atas setiap pinjaman untuk setiap periode bunga adalah
               maksimal sebesar 6,75% (enam koma tujuh lima persen) per tahun
               (“Suku Bunga”);
           ii. Ketentuan suku bunga sebagaimana diatur dalam poin (i) dapat
               dikecualikan berdasarkan pertimbangan pemberi pinjaman dan
               pemberi pinjaman atas diskresinya sendiri berhak untuk menentukan
               besaran nilai pengecualian suku bunga tersebut dengan nilai tidak
               kurang dari 5% (lima persen) per tahun. Penentuan besaran suku bunga
               pada masing-masing penarikan pinjaman akan ditentukan oleh
               kebutuhan pasar dan juga cost of fund pada saat permohonan
               penarikan pinjaman diberikan oleh pemberi pinjaman kepada
               penerima pinjaman. Suku bunga yang akan diberlakukan akan
               diberitahukan oleh pemberi pinjaman dalam surat pemberitahuan
               terpisah dan akan terus berlaku hingga adanya pemberitahuan
               berikutnya. Perhitungan bunga diatur dalam pasal 9 perjanjian ini dan
               pembayaran merujuk kepada pasal 6.1 (pembayaran kembali
               pinjaman-pinjaman) perjanjian ini.

II.7   Analisis Likuiditas
       Dengan membandingkan analisis rasio keuangan antara Laporan Keuangan
       Perseroan per 31 Desember 2023 dengan proforma keuangan Perseroan per
       31 Desember 2023, diperoleh bahwa rasio likuiditas mengalami perubahan
       dengan jumlah yang tidak signifikan.
                      Analisis rasio       Sebelum        Sesudah        Selisih

       Rasio likuditas
          Rasio lancar                            1,46          1,44          -1,04%
          Rasio cepat                             1,06          1,04          -1,44%
          Rasio kas                               0,43          0,42          -3,52%


II.8   Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi
       Manfaat Rencana Transaksi adalah:
       • Perseroan akan mendapatkan pendapatan bunga dari SANF dan tambahan
         penjualan alat berat.
Page 52
                                                                                 48




       Risiko Rencana Transaksi adalah:
       • Risiko tidak tercapainya target penjualan alat-alat berat Perseroan;
       • Risiko bila terjadi gagal bayar dari konsumen SANF.
II.9   Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi
II.9.1 Riwayat Singkat dan Sifat Kegiatan Usaha
       PT United Tractors Tbk
       Perseroan didirikan di Indonesia pada tanggal 13 Oktober 1972 dengan nama
       PT Inter Astra Motor Works, berdasarkan Akta Pendirian No. 69 di hadapan
       Djojo Muljadi, S.H. Terdapat perubahan nomor 101 atas akta pendirian yang
       disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
       No. Y.A.5/34/8 tanggal 6 Februari 1973 dan diumumkan dalam Lembaran
       Berita Negara No. 31, Tambahan No. 281 tanggal 17 April 1973 yang
       mengubah nama Perseroan menjadi PT United Tractors. Anggaran Dasar
       Perseroan telah mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Perseroan sejak
       19 September 1989 telah menjadi perusahaan publik dengan mencatatkan
       sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Perubahan Anggaran Dasar terakhir dan
       perubahan pasal 3 Anggaran Dasar mengenai maksud dan tujuan serta
       kegiatan usaha Perseroan sebagaimana dituangkan dalam akta No. 79 tanggal
       8 April 2022 yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn, notaris di
       Jakarta, yang telah mendapat mendapat pemberitahuan penerimaan
       pemberitahuan perubahan Anggaran Dasar dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
       Manusia Republik Indonesia sesuai dengan suratnya tanggal 19 April 2022 No.
       AHU-0028206.AH.01.02.tahun 2022.
       Selain itu, Perseroan telah melakukan perubahan susunan Direksi
       sebagaimana dituangkan dalam Akta No.51 tanggal 12 April 2023 yang dibuat
       dihadapan Jose Dimas Satria, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta, yang telah
       mendapat pemberitahuan penerimaan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
       Manusia Republik Indonesia sesuai dengan suratnya tanggal 4 Mei 2023
       No.AHU-AH.01.09-0114064.
       Ruang lingkup kegiatan utama Perseroan dan entitas anak (bersama-sama
       disebut “Grup”) meliputi penjualan dan penyewaan alat berat (“mesin
       konstruksi”) beserta pelayanan purna jual; penambangan dan kontraktor
       penambangan; rekayasa, perencanaan, perakitan dan pembuatan komponen
       mesin, alat, peralatan dan alat berat; pembuatan kapal serta jasa
       perbaikannya; penyewaan kapal dan angkutan pelayaran; industri konstruksi;
       pembangkit listrik; dan energi.
       Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1973. Perseroan
       berkedudukan di Jakarta, Indonesia.
       Perseroan dikendalikan oleh induk perusahaannya yaitu PT Astra
       International Tbk, perusahaan yang didirikan di Indonesia. Pemegang saham
Page 53
                                                                          49




terbesar PT Astra International Tbk adalah Jardine Cycle & Carriage Ltd,
perusahaan yang didirikan di Singapura. Jardine Cycle & Carriage Ltd. adalah
anak perusahaan dari Jardine Matheson Hodings Ltd., perusahaan yang
didirikan di Bermuda.
Perseroan      dikendalikan     oleh     induk    perusahaannya       yaitu
PT Astra International Tbk, perusahaan yang didirikan di Indonesia.
Pemegang saham terbesar PT Astra International Tbk adalah
Jardine Cycle & Carriage Ltd, perusahaan yang didirikan di Singapura.
Jardine Cycle & Carriage Ltd. adalah anak perusahaan dari Jardine Matheson
Hodings Ltd., perusahaan yang didirikan di Bermuda.
PT Surya Artha Nusantara Finance
PT Surya Artha Nusantara Finance (“SANF”) didirikan dengan nama PT Sangga
Loka Subur berdasarkan Akta Notaris Nyonya Rukmasanti Hardjasatya, S.H.,
No. 58 tanggal 25 Agustus 1983. Akta Pendirian ini telah disetujui oleh
Menteri Kehakiman Republik Indonesia pada tanggal 19 Januari 1984 melalui
Surat Keputusan No. C2-423 HT01.01-Th84, dan didaftarkan dalam Buku
Register di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No. 697/1984 tanggal 6 Maret
1984 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 38
tanggal 15 Mei 1984, Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. 484.
Anggaran Dasar SANF telah mengalami beberapa kali perubahan dan yang
terakhir berdasarkan Akta Notaris Wiwik Condro, S.H., No. 53 tanggal 14
September 2022 mengenai penyesuaian maksud dan tujuan serta kegiatan
usaha Perseroan terhadap Pasal 2 ayat 2 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 35 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan
Pembiayaan. Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia     Republik     Indonesia     melalui     Surat    Keputusannya
No. AHU-0066835.AH.01.02 Tahun 2022 tanggal 16 September 2022, dan
didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU- 0184479.AH.01.11 Tahun 2022
tanggal 16 September 2022.
SANF memperoleh Izin Usaha dalam bidang usaha lembaga pembiayaan dari
Menteri Keuangan Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
No. 1660/KMK.013/1990 tanggal 31 Desember 1990. SANF mulai beroperasi
secara komersial pada tahun 1985.
SANF bergerak di bidang pembiayaan investasi dengan cara sewa
pembiayaan, jual dan sewa balik, anjak piutang dengan pemberian jaminan
dari penjual piutang, pembelian dengan pembayaran secara angsuran, serta
pembiayaan modal kerja dengan cara jual dan sewa balik, anjak piutang
dengan pemberian jaminan dari penjual piutang, anjak piutang tanpa
pemberian jaminan dari penjual piutang dan fasilitas modal usaha.
Page 54
                                                                                 50




II.9.2 Analisis Industri dan Lingkungan
       Kinerja Ekonomi Indonesia
       Perekonomian dunia melambat dengan ketidakpastian pasar keuangan yang
       mulai mereda. Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi global
       tahun 2023 sebesar 3,0% dan melambat menjadi 2,8% pada 2024.
       Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) dan India tahun 2023 lebih baik
       dari prakiraan awal ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan ekspansi
       pemerintah. Sementara itu, ekonomi Tiongkok melemah seiring dengan
       konsumsi rumah tangga dan investasi yang tumbuh terbatas. Inflasi di negara
       maju, termasuk di AS, dalam kecenderungan menurun tetapi tingkatnya
       masih di atas sasaran. Suku bunga kebijakan moneter, termasuk Fed Funds
       Rate (FFR), diprakirakan telah mencapai puncaknya namun masih akan
       bertahan tinggi dalam waktu yang lama (high for longer). Demikian pula yield
       obligasi Pemerintah negara maju, termasuk US Treasury, diprakirakan dalam
       kecenderungan menurun tetapi tingkatnya masih akan tinggi sejalan dengan
       premi risiko jangka panjang (term-premia) terkait besarnya pembiayaan
       fiskal dan utang pemerintah. Kejelasan arah kebijakan moneter di negara
       maju tersebut mendorong mulai meredanya ketidakpastian pasar keuangan
       global. Sehubungan dengan itu, aliran modal sejauh ini mulai kembali masuk
       dan menurunkan tekanan pelemahan nilai tukar di negara emerging market,
       termasuk Indonesia. Ke depan, sejumlah risiko dapat kembali meningkatkan
       ketidakpastian perekonomian dunia, di antaranya masih berlanjutnya
       ketegangan geopolitik, pelemahan ekonomi di sejumlah negara termasuk
       Tiongkok, serta masih tingginya suku bunga kebijakan moneter dan yield
       obligasi di negara maju.

       Perekonomian Indonesia tetap tumbuh baik didukung oleh permintaan
       domestik. Konsumsi rumah tangga dan investasi tetap tumbuh sejalan dengan
       keyakinan masyarakat dan berlanjutnya penyelesaian Proyek Strategis
       Nasional (PSN). Perkembangan ini dikonfirmasi oleh sejumlah indikator
       utama hingga bulan Desember 2023, seperti keyakinan konsumen, penjualan
       eceran, dan Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur. Sementara itu,
       kinerja ekspor cenderung lebih baik, seiring dengan peningkatan permintaan
       beberapa mitra dagang utama, seperti AS dan India. Berdasarkan Lapangan
       Usaha (LU), kinerja perekonomian terutama didorong oleh Perdagangan
       Besar dan Eceran, Industri Pengolahan, serta Konstruksi.
Page 55
                                                                                      51




Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi 2023 berada dalam
kisaran 4,5-5,3%. Pada 2024, kinerja konsumsi, baik swasta maupun
Pemerintah, dan investasi diprakirakan terus meningkat sejalan dengan
keyakinan konsumsi masyarakat yang tetap kuat, dampak positif pelaksanaan
Pemilu, serta keberlanjutan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN).
Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2024 diprakirakan
meningkat dalam kisaran 4,7-5,5%. Ke depan, Bank Indonesia akan terus
memperkuat sinergi stimulus fiskal Pemerintah dengan stimulus
makroprudensial Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,
khususnya dari sisi permintaan.

Inflasi tetap terjaga dalam kisaran sasaran. Inflasi IHK November 2023
terkendali pada 2,86% (yoy) sehingga diprakirakan inflasi IHK tahun 2023 akan
berada dalam kisaran 3,0±1%. Perkembangan ini dipengaruhi oleh inflasi inti
yang tetap rendah sebesar 1,87% (yoy) sejalan dengan konsistensi kebijakan
suku bunga dan stabilisasi nilai tukar Rupiah oleh Bank Indonesia. Inflasi
administered prices juga rendah sebesar 2,07% (yoy). Sementara itu, inflasi
kelompok volatile food naik menjadi 7,59% (yoy) dipengaruhi oleh faktor
musiman yang memengaruhi produksi beberapa komoditas hortikultura. Bank
Indonesia akan terus mencermati sejumlah risiko yang dapat mengganggu
terkendalinya inflasi, terutama yang bersumber dari harga pangan. Untuk
itu, Bank Indonesia tetap memperkuat bauran kebijakan moneter dan
mempererat sinergi dengan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam TPIP dan
TPID melalui penguatan GNPIP di berbagai daerah untuk memastikan inflasi
terkendali dalam kisaran 2,5±1% pada 2024.

Berdasarkan data Economist Intelligence Unit yang dikeluarkan
15 Desember 2023, berikut merupakan estimasi tingkat pertumbuhan
domestik bruto (PDB) dan tingkat inflasi di Indonesia sejak 2023 sampai
dengan 2028.
                             2023      2024      2025      2026      2027      2028

GDP                            4,90%     5,10%     5,20%     5,10%     5,00%     5,20%
Consumer price (av)            3,70%     2,80%     2,70%     3,20%     3,20%     3,10%
Sumber: EIU 9 Januari 2024

Prospek Industri Alat Berat
Industri alat berat sedang berada di dalam tekanan seiring rendahnya harga
komoditas pertambangan. Berdasarkan data Himpunan Industri Alat Berat
Indonesia (Hinabi), produksi alat berat nasional sepanjang 2023 tercatat
sebanyak 8.066 unit. Angka ini lebih rendah 8,61% year on year (YoY)
dibandingkan produksi alat berat nasional pada 2022 yakni 8.826 unit.
Page 56
                                                                                  52




       Pelemahan harga komoditas pertambangan seperti batubara dan nikel cukup
       mempengaruhi realisasi produksi alat berat di Indonesia. Sebab, banyak
       pelaku usaha tambang mengurangi pembelian alat berat baru ketika harga
       komoditas kurang bersahabat bagi kelangsungan bisnisnya.

       Tahun 2024 akan menjadi tantangan bagi industri alat berat Indonesia. Di
       sektor pertambangan, melandainya harga komoditas batu bara dan nikel
       membuat konsumen memilih bersikap wait and see menunggu perkembangan
       harga komoditas ke depan.

       Risiko penurunan harga komoditas yang dibarengi perlambatan ekonomi
       masih menjadi ancaman bagi para produsen alat berat. Sektor pertambangan
       diperkirakan masih menjadi kontributor utama penjualan alat berat nasional.
       Terlepas dari turunnya harga komoditas, aktivitas produksi pada dasarnya
       tetap berjalan. Alhasil, kebutuhan terhadap alat berat baru di sektor
       tambang tetap ada, kendati belum tentu setinggi periode sebelumnya.
       Persaingan di pasar alat berat juga diyakini akan semakin ketat seiring
       kehadiran pemain-pemain baru di industri tersebut.

II.9.3 Analisis Operasional dan Prospek Perseroan
       Perseroan mengantisipasi volatilitas harga batu bara dengan terus menjaga
       dan meningkatkan keunggulan operasional dan efisiensi berkelanjutan.
       Walaupun kondisi bisnis tidak sebaik tahun 2022 dengan indeks harga acuan
       batu bara yang turun signifikan, Perseroan dapat mempertahankan
       pencapaian kinerja yang positif. Perseroan membukukan pendapatan
       konsolidasian pada tahun 2023 sebesar Rp128,6 triliun atau naik 4% dari
       Rp123,6 triliun pada tahun 2022.

       Beban pokok pendapatan pada tahun 2023 sebesar Rp92,8 triliun atau naik
       4% dari Rp88,8 triliun dan menghasilkan laba bruto sebesar Rp35,8 triliun,
       naik 3% dari Rp34,8 triliun pada tahun 2022. Perseroan memperoleh laba
       tahun berjalan tercatat pada tahun 2023 sebesar Rp22,1 triliun, sedikit turun
       sebesar 4% dari Rp23,0 triliun pada tahun 2022. Laba tahun berjalan yang
       diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp20,6 triliun, sedikit
       turun sebesar 2% dari Rp21,0 triliun pada tahun 2022 dikarenakan adanya
       kenaikan biaya keuangan dan kerugian nilai tukar mata uang asing.

       Tren penurunan harga komoditas menyebabkan pasar alat berat menyusut
       akibat pelanggan menunda atau bahkan membatalkan investasi pembelian
       alat berat untuk menjaga profitabilitas dan keberlangsungan usaha.
       Di tengah desakan isu ESG, Perseroan mencermati dan mempelajari arah
       perubahan teknologi.
Page 57
                                                                                                           53




       Perseroan bersama mitra principal alat berat terus berkolaborasi
       mengembangkan produk-produk inovatif berteknologi ramah lingkungan
       untuk ikut andil dalam gerakan bersama mengurangi emisi gas rumah kaca
       dan menciptakan ekosistem yang positif bagi masyarakat Indonesia.

       Tabel di bawah menunjukkan posisi penjualan alat berat Perseroan dalam
       pasar.
                                               31-Dec-19    31-Dec-20    31-Dec-21    31-Dec-22    31-Dec-23
       Penjualan alat berat UT                      2.926       1.564         3.088        5.753        5.270
       Total pasar peralatan berat Indonesia        9.754       5.393        14.705       20.546       18.123
       Market share                                30,00%       29,00%       21,00%       28,00%       29,08%


       Berdasarkan data manajemen di atas, selama rata-rata 5 tahun kontribusi
       Perseroan pada total penjualan alat berat di Indonesia sebesar 27,42%.

II.9.4 Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi
       Alasan dilakukannya transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan dan
       SANF adalah untuk mendukung kegiatan operasional Perseroan, di mana SANF
       sebagai penerima pinjaman akan menggunakan dana yang dipinjam untuk
       pembiayaan pembelian alat-alat berat dari konsumen Perseroan. Hal ini
       dilakukan agar pembiayaan atau program ini menarik bagi konsumen.
       Rencana Transaksi dilakukan untuk mendukung penjualan alat berat
       Perseroan pada tahun 2024 khususnya penjualan alat berat produk Komatsu
       tipe PC135, PC200, D85, Bomag tipe BW212, UD Truck tipe CWE370, Scania
       tipe P410 dan P360.

       Dana yang diperoleh akan digunakan oleh SANF untuk membiayai penjualan
       alat berat Perseroan kepada konsumen dengan tingkat suku bunga yang
       kompetitif. Dengan pembiayaan ini diharapkan dapat meningkatkan dan
       mempertahankan pangsa pasar alat berat Perseroan di tengah kompetisi yang
       sangat ketat.
Page 58
                                                                                 54




II.9.5 Keuntungan dan Kerugian atas Dilakukannya Rencana Transaksi
       Keuntungan Rencana Transaksi adalah:
       • Untuk mengantisipasi peningkatan kompetisi karena banyaknya supply
         alat berat dari pasar global, sekaligus mengubah strategi penjualan.
         Melalui Rencana Transaksi, Perseroan bekerja sama dengan SANF untuk
         menyediakan kemudahan dalam pembiayaan alat berat dengan tingkat
         bunga yang lebih kompetitif. Hal ini perlu dilakukan karena hampir
         sebagian besar dari penjualan alat berat didanai oleh perbankan atau
         lembaga pembiayaan (leasing).
         Dengan tingkat suku bunga yang kompetitif, akan memberikan kemudahan
         pembiayaan bagi pelanggan Perseroan dalam pembelian alat berat
         sehingga diharapkan dapat meningkatkan pangsa pasar serta penjualan
         alat berat produk Komatsu tipe PC135, PC200, D85, Bomag tipe BW212,
         UD Truck tipe CWE370, Scania tipe P410 dan P360;
       • Melalui program fasilitas pembiayaan yang kompetitif yang dapat
         ditawarkan oleh SANF karena adanya Rencana Transaksi dan
         dikombinasikan dengan program pemasaran lainnya diharapkan Perseroan
         akan mampu mempertahankan pangsa pasar dan diharapkan akan
         mengalami peningkatan kedepannya.

       Kerugian Rencana Transaksi adalah:
       • Saldo kas Perseroan akan mengalami penurunan;
       • Likuiditas Perseroan akan mengalami penurunan            walaupun   tidak
         signifikan.

II.9.6 Analisis Dampak Leverage pada Keuangan
       Dengan membandingkan analisis rasio keuangan antara Laporan Keuangan
       Perseroan per 31 Desember 2023 dengan proforma keuangan Perseroan per
       31 Desember 2023, diperoleh bahwa tidak terdapat dampak pada leverage
       Perseroan dalam Rencana Transaksi ini. Hal ini disebabkan oleh dana yang
       digunakan Perseroan untuk memberikan pinjaman merupakan dana internal
       Perseroan, bukan melalui pinjaman.
                     Analisis rasio        Sebelum      Sesudah        Selisih

       Rasio solvabilitas
          Debt to equity ratio                   0,22         0,22           0,00%
          Long term debt to equity ratio         0,21         0,21           0,00%
          Debt to total assets ratio             0,12         0,12           0,00%
Page 59
                                                                                 55




       Rasio utang terhadap ekuitas Perseroan selama 5 tahun terakhir
       dibandingkan dengan rasio utang terhadap ekuitas industri metals & mining
       selama 5 tahun terakhir yang diperoleh dari data Damodaran. Hasil analisis
       adalah sebagai berikut:
                             Debt to equity ratio
             Periode
                           Industri           UT

                 2019            58,64%             23,06%
                 2020            45,93%             19,77%
                 2021            29,91%             12,79%
                 2022            33,93%              3,35%
                 2023            35,00%             22,46%

       Minimum                  29,91%               3,35%
       Maksimum                 58,64%              23,06%
       Median                   35,00%              19,77%
       Rata-rata                40,68%              16,29%


       Dari tabel di atas diperoleh rata-rata debt to equity ratio Perseroan selama
       5 tahun terakhir adalah sebesar 16,29% dan per 31 Desember 2023 adalah
       sebesar 22,46%. Berdasarkan data Damodaran untuk industri metals & mining
       untuk negara berkembang rata-rata rasio utang terhadap ekuitas selama 5
       tahun terakhir adalah sebesar 40,68% dan per 31 Desember 2023 adalah
       sebesar 35,00%.

       Maka dapat disimpulkan bahwa dalam 5 tahun terakhir dan per
       31 Desember 2023, posisi leverage Perseroan masih lebih baik dibandingkan
       industri. Selain itu Rencana Transaksi tidak mempengaruhi leverage
       Perseroan karena dana yang digunakan merupakan dana internal Perseroan.

II.9.7 Analisis Dampak Likuiditas
       Penyaluran dana pinjaman oleh Perseroan dilakukan apabila terdapat
       transaksi penjualan alat berat Perseroan yang membutuhkan fasilitas
       pembiayaan dari SANF. Sehingga jika terjadi penjualan alat berat maka dana
       pinjaman tidak disalurkan oleh Pemberi Pinjaman.
Page 60
                                                                           56




II.9.8 Analisis Dampak Keuangan jika Proyek yang Dibiayai Mengalami
       Kegagalan
       Penyaluran dana dalam transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan
       dan SANF disesuaikan dengan pencapaian target penjualan. Sehingga jika
       mengalami kegagalan, atau dalam kasus ini tidak terjadi penjualan alat
       berat, maka dana pinjaman tidak disalurkan oleh pemberi pinjaman.
       Sementara untuk dana yang telah disalurkan namun konsumen mengalami
       gagal bayar, maka Perseroan akan memperoleh dukungan dari SANF untuk
       melakukan penagihannya. Dengan demikian risiko kegagalan ini dapat
       diminimalisir.
Page 61
                                                                                                              57




II.10   Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi

II.10.1 Penilaian Kinerja Historis
        Berdasarkan    data   Laporan  Keuangan    Auditan    Perseroan   per
        31 Desember 2019 sampai dengan per 31 Desember 2023 yang kami peroleh
        dari manajemen Perseroan, kondisi keuangan Perseroan adalah sebagai
        berikut:
        Laporan Posisi Keuangan
        Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                             Audit         Audit        Audit         Audit         Audit
                      Keterangan
                                           31-Dec-19     31-Dec-20    31-Dec-21     31-Dec-22     31-Dec-23

        Aset
        Aset lancar

        Jumlah aset lancar                  50.826.955   44.195.782    60.604.068    78.930.048    62.667.105

        Aset tidak lancar

        Jumlah aset tidak lancar            60.886.420   55.605.181    51.957.288    61.548.172    91.361.143

        Jumlah aset                        111.713.375   99.800.963   112.561.356   140.478.220   154.028.248

        Liabilitas
        Liabilitas jangka pendek

        Jumlah liabilitas jangka pendek     32.585.529   20.943.824    30.489.218    42.037.402    43.038.299

        Liabilitas jangka panjang

        Jumlah liabilitas jangka panjang    18.017.772   15.709.999    10.249.381     8.926.993    26.954.386

        Jumlah liabilitas                   50.603.301   36.653.823    40.738.599    50.964.395    69.992.685

        Ekuitas

        Jumlah ekuitas                      61.110.074   63.147.140    71.822.757    89.513.825    84.035.563

        Jumlah liabilitas & ekuitas        111.713.375   99.800.963   112.561.356   140.478.220   154.028.248


        Jumlah aset Perseroan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
        mengalami peningkatan rata-rata tahunan Compound Annual Growth Rate
        (“CAGR”) sebesar 8,36%.

        Jumlah liabilitas Perseroan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
        mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 8,45%.

        Jumlah ekuitas Perseroan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
        mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 8,29%.
Page 62
                                                                                                                58




Laporan Laba Rugi
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                        Audit          Audit          Audit           Audit           Audit
             Keterangan
                                      31-Dec-19      31-Dec-20      31-Dec-21       31-Dec-22       31-Dec-23

Pendapatan bersih                     84.430.478     60.346.784     79.460.503      123.607.460     128.583.264
Beban pokok pendapatan                (63.199.825)   (47.357.491)   (59.795.542)    (88.848.772)    (92.797.027)

Laba/(rugi) bruto                     21.230.653     12.989.293     19.664.961      34.758.688      35.786.237

Beban penjualan                        (1.039.971)    (1.342.063)    (1.125.733)     (1.064.580)     (1.321.419)
Beban umum & administrasi              (3.585.671)    (3.353.253)    (3.663.613)     (4.561.392)     (4.741.675)
Kerugian penurunan nilai
   properti pertambangan
Penghasilan lain-lain                    501.446        560.219                 0               0               0
Beban lain-lain                          (312.886)    (1.384.254)      (980.291)       (560.803)       (885.424)
Penghasilan keuangan                     616.712        758.513        871.973         998.148        1.126.994
Biaya keuangan                         (2.333.765)    (1.539.907)      (754.155)       (759.935)     (1.879.411)
Bagian atas laba bersih entitas
   asosiasi & ventura bersama            400.367        322.638        449.108         635.915         635.038

Laba sebelum pajak penghasilan        15.476.885      7.011.186     14.462.250      29.446.041      28.720.340

Beban pajak penghasilan                (4.342.244)    (1.378.761)    (3.853.983)     (6.452.368)     (6.590.244)

Laba tahun berjalan                   11.134.641      5.632.425     10.608.267      22.993.673      22.130.096

Laba setelah pajak yg diatribusikan
   kepada:
   Pemilik entitas induk              11.312.071      6.003.200     10.279.683       21.005.105      20.611.775
   Kepentingan non pengendali            (177.430)      (370.775)      328.584        1.988.568       1.518.321
                                      11.134.641      5.632.425     10.608.267       22.993.673      22.130.096


Jumlah pendapatan Perseroan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 11,09%.

Jumlah laba bruto Perseroan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 13,94%.

Jumlah laba tahun berjalan Perseroan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun
2023 mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 18,73%.
Page 63
                                                                                                            59




Laporan Arus Kas
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                        Audit          Audit          Audit          Audit          Audit
              Keterangan
                                      31-Dec-19      31-Dec-20      31-Dec-21      31-Dec-22      31-Dec-23

Arus kas dari aktivitas operasi
Kas bersih diperoleh dari
  aktivitas operasi                    9.435.985     18.557.088     23.284.854     32.891.585      26.346.848

Arus kas dari aktivitas investasi
Kas bersih yang digunakan untuk
  aktivitas investasi                  (9.757.541)    (2.594.328)    (3.158.997)   (10.401.292)   (33.439.773)

Arus kas dari aktivitas pendanaan
Kas bersih yang digunakan untuk
  aktivitas pendanaan                   (830.690)     (7.834.254)    (7.419.838)   (18.653.279)   (12.230.036)

Kenaikan / (penurunan) bersih
  kas & setara kas                     (1.152.246)     8.128.506     12.706.019      3.837.014    (19.322.961)
Kas dan setara kas pada awal tahun     13.438.175     12.090.661     20.498.574     33.321.741     38.281.513
Dampak perubahan selisih kurs
  terhadap kas dan setara kas            (195.268)       279.407        117.148      1.122.758       (361.943)
Kas dan setara kas pada akhir tahun   12.090.661     20.498.574     33.321.741     38.281.513      18.596.609


Sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 aktivitas operasi Perseroan
secara keseluruhan mampu untuk memenuhi kebutuhan kegiatan investasi
dan memenuhi pembayaran pinjaman dalam kegiatan pendanaan.

Analisis Rasio
           Analisis rasio             31-Dec-19      31-Dec-20      31-Dec-21      31-Dec-22      31-Dec-23

Rasio likuditas
  Rasio lancar                              1,56           2,11           1,99           1,88           1,46
  Rasio cepat                               1,22           1,73           1,68           1,51           1,06
  Rasio kas                                 0,37           0,98           1,09           0,91           0,43

Rasio solvabilitas
  Debt to equity ratio                      0,23           0,20           0,13           0,03           0,22
  Long term debt to equity ratio            0,17           0,13           0,04           0,01           0,21
  Debt to total assets ratio                0,13           0,13           0,08           0,02           0,12

Rasio profitabilitas
  Gross profit margin                      25,15%         21,52%         24,75%         28,12%         27,83%
  Net profit margin                        13,40%          9,95%         12,94%         16,99%         16,03%


Rasio Likuiditas
Sejak 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2023, rasio lancar
berada di kisaran 1,46x sampai dengan 2,11x. Rasio cepat berada di kisaran
1,06x sampai dengan 1,73x. Rasio kas berada di kisaran 0,37x sampai dengan
1,09x.
Page 64
                                                                               60




       Secara keseluruhan, aset lancar Perseroan mampu memenuhi kewajiban
       jangka pendeknya, karena rasio likuiditas secara keseluruhan berada
       di atas 1.

       Rasio Solvabilitas
       Debt to equity ratio mengalami penurunan dari 0,23 pada tahun 2019
       menjadi 0,22 pada tahun 2023. Long term debt to equity ratio mengalami
       peningkatan dari 0,17 pada tahun 2019 menjadi 0,21 pada tahun 2023.
       Debt to total assets ratio mengalami peningkatan dari 0,13 pada tahun 2019
       menjadi 0,12 pada tahun 2023.

       Rasio Profitabilitas
       Gross profit margin mengalami peningkatan dari 25,15% pada tahun 2019
       menjadi 27,83% pada tahun 2023. Net profit margin mengalami peningkatan
       dari 13,40% pada tahun 2019 menjadi 16,03% pada tahun 2023.

II.10.2 Analisis Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi
        Asumsi yang digunakan dalam perhitungan pengaruh Rencana Transaksi
        adalah sebagai berikut:
        • Rencana Transaksi akan dilaksanakan sebelum 30 Juni 2024;
        • Sumber dana Perseroan untuk memberikan pinjaman adalah dana internal;
        • Jumlah fasilitas pinjaman yang akan digunakan adalah sebesar
          Rp654.585.000.000,-;
        • Akun kas dan setara kas akan disesuaikan sehubungan dengan
          Rencana Transaksi;
        • Akun piutang non usaha akan disesuaikan sehubungan dengan
          Rencana Transaksi.
Page 65
                                                                             61




Pengaruh Rencana Transaksi terhadap posisi keuangan dan kinerja Perseroan
adalah sebagai berikut:

Proforma Posisi Keuangan
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
              Keterangan           Sebelum       Penyesuaian       Sesudah

Aset
Aset lancar

Kas & setara kas                    18.596.609       (654.585)      17.942.024
Jumlah aset lancar                  62.667.105       (654.585)      62.012.520

Aset tidak lancar

   Pihak ketiga                        311.702                         311.702
   Pihak berelasi                    2.867.712        654.585        3.522.297
Piutang non usaha                    3.179.414        654.585        3.833.999
Jumlah aset tidak lancar            91.361.143        654.585       92.015.728

Jumlah aset                        154.028.248                 0   154.028.248

Liabilitas
Liabilitas jangka pendek

Jumlah liabilitas jangka pendek     43.038.299                 0    43.038.299

Liabilitas jangka panjang

Jumlah liabilitas jangka panjang    26.954.386                 0    26.954.386

Jumlah liabilitas                   69.992.685                 0    69.992.685

Ekuitas

Jumlah ekuitas                      84.035.563                 0    84.035.563

Jumlah liabilitas & ekuitas        154.028.248                 0   154.028.248


Proforma posisi keuangan mengenai pengaruh Rencana Transaksi
menunjukkan adanya perbedaan antara sebelum dan sesudah Rencana
Transaksi pada tanggal 31 Desember 2023 yang disebabkan oleh:
• Proforma jumlah aset lancar Perseroan berkurang sebesar
  Rp654.585.000.000,- yang berasal dari pengurangan akun kas dan setara
  kas sebagai akibat dari Rencana Transaksi;
• Proforma jumlah aset tidak lancar Perseroan bertambah sebesar
  Rp654.585.000.000,- yang berasal dari penambahan akun piutang non
  usaha pihak berelasi sebagai akibat dari Rencana Transaksi.
Page 66
                                                                                 62




Proforma Laba Rugi
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
               Keterangan             Sebelum        Penyesuaian       Sesudah

Pendapatan bersih                     128.583.264                      128.583.264
Beban pokok pendapatan                (92.797.027)                     (92.797.027)

Laba/(rugi) bruto                     35.786.237                   0   35.786.237

Beban penjualan                        (1.321.419)                      (1.321.419)
Beban umum & administrasi              (4.741.675)                      (4.741.675)
Kerugian penurunan nilai
   properti pertambangan
Penghasilan lain-lain                           0                                0
Beban lain-lain                          (885.424)                        (885.424)
Penghasilan keuangan                    1.126.994                        1.126.994
Biaya keuangan                         (1.879.411)                      (1.879.411)
Bagian atas laba bersih entitas
   asosiasi & ventura bersama            635.038                          635.038

Laba sebelum pajak penghasilan        28.720.340                   0   28.720.340

Beban pajak penghasilan                (6.590.244)                      (6.590.244)

Laba tahun berjalan                   22.130.096                   0   22.130.096

Laba setelah pajak yg diatribusikan
   kepada:
   Pemilik entitas induk               20.611.775                       20.611.775
   Kepentingan non pengendali           1.518.321                        1.518.321


Proforma laba rugi mengenai pengaruh Rencana Transaksi menunjukkan
tidak terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah Rencana Transaksi
pada tanggal 31 Desember 2023.
Page 67
                                                                                 63




Proforma Arus Kas
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
               Keterangan             Sebelum        Penyesuaian       Sesudah

Arus kas dari aktivitas operasi
Arus kas bersih diperoleh dari
   (digunakan untuk)
   aktivitas operasi                  26.346.848                   0   26.346.848

Arus kas dari aktivitas investasi

Penambahan pinjaman kepada
   pihak ketiga                          (430.109)       (654.585)      (1.084.694)

Arus kas bersih diperoleh dari /
   (digunakan untuk)
   aktivitas investasi                (33.439.773)       (654.585)     (34.094.358)

Arus kas dari aktivitas pendanaan

Arus kas bersih diperoleh dari /
   (digunakan untuk)
   aktivitas pendanaan                (12.230.036)                 0   (12.230.036)

Kenaikan / (penurunan) bersih
   kas & setara kas                   (19.322.961)       (654.585)     (19.977.546)
Kas dan setara kas pada awal tahun     38.281.513                       38.281.513
Dampak perubahan selisih kurs
   terhadap kas dan setara kas           (361.943)                        (361.943)
Kas dan setara kas pada akhir tahun    18.596.609        (654.585)      17.942.024


Proforma arus kas mengenai pengaruh Rencana Transaksi menunjukkan
adanya perbedaan antara sebelum dan sesudah Rencana Transaksi pada
tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp654.585.000.000,- yang berasal dari
pengurangan akun kas dan setara kas sebagai akibat dari Rencana Transaksi.
Page 68
                                                                                   64




II.10.3 Analisis Rasio Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi
                      Analisis rasio       Sebelum        Sesudah        Selisih

       Rasio likuditas
          Rasio lancar                           1,46           1,44          -1,04%
          Rasio cepat                            1,06           1,04          -1,44%
          Rasio kas                              0,43           0,42          -3,52%

       Rasio solvabilitas
          Debt to equity ratio                   0,22           0,22           0,00%
          Long term debt to equity ratio         0,21           0,21           0,00%
          Debt to total assets ratio             0,12           0,12           0,00%

       Rasio profitabilitas
          Gross profit margin                   27,83%         27,83%          0,00%
          Net profit margin                     16,03%         16,03%          0,00%


       Analisis pengaruh transaksi pinjam meminjam dana terhadap keuangan
       Perseroan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam rasio likuiditas
       antara sebelum dan sesudah transaksi. Berdasarkan proforma posisi
       keuangan per 31 Desember 2023 yang diperoleh dari manajemen Perseroan,
       perbedaan ini muncul akibat dari sumber dana yang digunakan Perseroan
       untuk membiayai transaksi pinjam meminjam dana merupakan dana internal
       Perseroan.

       Dengan membandingkan analisis rasio keuangan antara Laporan Keuangan
       Perseroan per 31 Desember 2023 dengan proforma keuangan Perseroan
       per 31 Desember 2023, diperoleh bahwa rasio likuiditas mengalami
       perubahan dengan jumlah yang tidak signifikan. Sedangkan rasio solvabilitas
       dan rasio profitabilitas tidak mengalami perubahan.

II.10.4 Penilaian atas Proyeksi Penjualan
        Dalam memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, Penilai
        tidak menggunakan data proyeksi keuangan dari manajemen Perseroan,
        namun data yang digunakan adalah proyeksi tambahan penjualan alat berat
        dari penyaluran pinjaman yang diperoleh dari manajemen Perseroan. Kami
        telah melakukan penelaahan atas kewajaran pencapaian target penjualan
        dan tingkat keuntungan yang wajar.

       Selama 5 tahun terakhir rata-rata net profit margin Perseroan adalah sebesar
       13,86%. Tambahan penjualan alat berat sebesar Rp654.585.000.000,-
       diasumsikan Perseroan akan mendapat tambahan laba tahun berjalan
       sebesar 10%.
Page 69
                                                                                                   65




II.10.5 Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi Rencana
        Transaksi
        Performa Keuangan SANF selama lima tahun terakhir secara CAGR
        menunjukkan bahwa SANF dalam kondisi keuangan yang sedang mengalami
        peningkatan. Performa keuangan SANF tahun 2019 sedang menunjukkan
        penguatan yang disebabkan oleh momentum pemulihan komoditas batu bara
        sejak tahun 2016 dan masih menunjukkan pergerakan harga yang dinamis
        walaupun tetap bertahan di tren positif serta masifnya proyek pembangunan
        infrastruktur oleh pemerintah akan mempengaruhi industri alat berat.
        Namun pada 2020 SANF mengalami penurunan performa keuangan yang
        disebabkan oleh pandemi Covid-19. Pada tahun 2021 performa SANF mulai
        menunjukkan pemulihan. Pada tahun 2022 dan 2023 performa SANF sudah
        melebihi performa sebelum pandemi terjadi serta diharapkan pembayaran
        pinjaman pada saat jatuh tempo dapat dipenuhi.

       Berdasarkan data Laporan Keuangan Auditan, kondisi keuangan SANF adalah
       sebagai berikut:

       Laporan Posisi Keuangan
       Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                       Audit        Audit        Audit        Audit        Audit
                                     31-Dec-19    31-Dec-20    31-Dec-21    31-Dec-22    31-Dec-23

       Aset

       Jumlah aset                    3.604.338    2.813.958    3.485.018    5.029.020    6.110.482

       Liabilitas

       Jumlah liabilitas              2.857.553    2.060.694    2.679.607    4.114.849    5.027.987

       Ekuitas

       Jumlah ekuitas                   746.785      753.264      805.411      914.171    1.082.495

       Jumlah liabilitas & ekuitas    3.604.338    2.813.958    3.485.018    5.029.020    6.110.482


       Jumlah aset SANF sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
       peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 14,11%.

       Jumlah liabilitas SANF sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
       mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 15,17%.

       Jumlah ekuitas SANF sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
       peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 9,73%.
Page 70
                                                                                                           66




Laporan Laba Rugi
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                        Audit         Audit         Audit           Audit          Audit
                                      31-Dec-19     31-Dec-20     31-Dec-21       31-Dec-22      31-Dec-23

Pendapatan
Sewa pembiayaan                          252.604       252.786       251.592         417.885        608.642
Pembiayaan konsumen                       69.412        30.072       104.468          69.813         67.299
Pembiayaan modal usaha                    13.703         4.036              198             19               0
Anjak piutang                             11.151         8.610         6.425          10.081         15.001
Pendapatan bunga & lain-lain              70.265        47.101        21.986          13.450         23.561
                                         417.135       342.605       384.669         511.248        714.503
Beban
Beban bunga & keuangan                  (219.721)     (138.974)     (125.529)       (191.305)      (313.901)
Beban usaha                              (87.819)      (84.649)      (89.957)       (107.234)      (132.006)
Penyisihan kerugian penurunan nilai      (32.485)      (98.267)     (101.912)        (78.482)       (53.643)
Beban pajak final                         (9.069)       (4.342)         (526)         (1.275)        (3.263)
                                        (349.094)     (326.232)     (317.924)       (378.296)      (502.813)

Laba sebelum pajak penghasilan            68.041        16.373        66.745         132.952        211.690

Beban pajak penghasilan                  (16.246)       (3.663)      (14.704)        (29.326)       (46.266)

Laba bersih tahun berjalan                51.795        12.710        52.041         103.626        165.424


Jumlah pendapatan SANF sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 14,40%.

Jumlah laba tahun berjalan SANF sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 33,68%.
Page 71
                                                                                                               67




Laporan Arus Kas
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                       Audit         Audit          Audit            Audit            Audit
                                    31-Dec-19      31-Dec-20      31-Dec-21        31-Dec-22        31-Dec-23

Arus kas dari aktivitas operasi

Arus kas bersih diperoleh dari
   (digunakan untuk)
   aktivitas operasi                    886.510        92.435       (619.886)      (1.309.560)        (873.868)

Arus kas dari aktivitas investasi

Arus kas bersih diperoleh dari /
   (digunakan untuk)
   aktivitas investasi                     (408)        (1.012)       (3.425)          (4.592)         (11.814)

Arus kas dari aktivitas pendanaan

Arus kas bersih diperoleh dari /
   (digunakan untuk)
   aktivitas pendanaan                 (689.722)     (872.964)       557.912        1.614.669          855.329

Kenaikan/(penurunan) bersih
   kas & setara kas                     196.380       (781.541)      (65.399)         300.517          (77.829)
Penyesuaian selisih kurs                   (150)        (1.187)             (42)             612              316
Kas & setara kas awal tahun             772.616        968.846       186.118          120.677          421.806
Kas & setara kas akhir tahun            968.846        186.118       120.677          421.806          344.293


Sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 aktivitas operasi SANF secara
keseluruhan tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan kegiatan investasi dan
memenuhi pembayaran pinjaman dalam kegiatan pendanaan.

Analisis Rasio
           Analisis rasio           31-Dec-19      31-Dec-20      31-Dec-21        31-Dec-22        31-Dec-23

Rasio solvabilitas
   Debt to equity ratio                    3,83          2,74           3,33                 4,50             4,64
   Debt to total assets ratio              0,79          0,73           0,77                 0,82             0,82

Rasio profitabilitas
   Net profit margin                     12,42%          3,71%         13,53%           20,27%            23,15%


Rasio Solvabilitas
Debt to equity ratio mengalami peningkatan dari 3,83 pada tahun 2019
menjadi 4,64 pada tahun 2023. Debt to total assets ratio mengalami
peningkatan dari 0,79 pada tahun 2019 menjadi 0,82 pada tahun 2023.

Selama tahun 2019 sampai 2023, porsi utang secara keseluruhan mengalami
peningkatan.

Rasio Profitabilitas
Net profit margin mengalami peningkatan dari 12,42% pada tahun 2019
menjadi 23,15% pada tahun 2023.
Page 72
                                                                                             68




II.10.6 Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari Rencana
        Transaksi
        Jumlah fasilitas pinjaman yang akan digunakan dalam Rencana Transaksi
        adalah sebesar Rp654.585.000.000,-. Untuk memenuhi pinjaman tersebut
        Perseroan akan menggunakan dana internalnya. Saldo kas yang tersedia di
        Perseroan per 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp18.596.609.000.000,-.
        Sehingga dapat disimpulkan bahwa keuangan Perseroan tidak akan terganggu
        karena jika mengacu kepada rasio likuiditas yang terdapat pada tabel bab
        II.10.3, perbedaan yang muncul tidaklah signifikan.

       Dalam Perjanjian Pinjaman Pasal 17.1 diatur mengenai financial covenant
       yang harus dipenuhi SANF kepada Perseroan yaitu SANF sebagai penerima
       pinjaman wajib untuk menyerahkan laporan keuangan kepada Perseroan
       sebagai pemberi pinjaman.

II.10.7 Analisis Inkremental
        Alasan dilakukannya transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan dan
        SANF adalah untuk mendukung kegiatan operasional Perseroan, di mana SANF
        sebagai penerima pinjaman akan menggunakan dana yang dipinjam untuk
        pembiayaan pembelian alat-alat berat dari konsumen Perseroan. Hal ini
        dilakukan agar pembiayaan atau program ini menarik bagi konsumen.

       Berdasarkan informasi dari manajemen Perseroan, target penjualan alat
       berat sebagai berikut:

          Periode      Produk   Kuantitas   Harga/unit     Penjualan     Target net profit

            Jul-24   PC 130            8           1.360        10.883                1.088
                     PC 200           12           1.543        18.521                1.852
                     D85               3           3.780        11.341                1.134
                     BW211             1           1.164         1.164                  116
                     CWE370            0           1.776             0                    0
                     P410              0           2.805             0                    0
                     P360              0           2.300             0                    0
       Jumlah                         24                        41.909                4.191
           Aug-24    PC 130            7           1.360         9.522                  952
                     PC 200           11           1.543        16.977                1.698
                     D85               4           3.780        15.121                1.512
                     BW211             4           1.164         4.657                  466
                     CWE370            2           1.776         3.552                  355
                     P410              0           2.805             0                    0
                     P360              0           2.300             0                    0
       Jumlah                         28                        49.830                4.983
Page 73
                                                                                     69




  Periode      Produk   Kuantitas   Harga/unit     Penjualan     Target net profit

    Sep-24   PC 130           11           1.360        14.964                1.496
             PC 200           11           1.543        16.977                1.698
             D85               3           3.780        11.341                1.134
             BW211             0           1.164             0                    0
             CWE370            4           1.776         7.104                  710
             P410              3           2.805         8.415                  842
             P360              0           2.300             0                    0
Jumlah                        32                        58.801                5.880
    Oct-24   PC 130           12           1.360        16.324                1.632
             PC 200            7           1.543        10.804                1.080
             D85               6           3.780        22.682                2.268
             BW211             2           1.164         2.329                  233
             CWE370            2           1.776         3.552                  355
             P410              2           2.805         5.610                  561
             P360              0           2.300             0                    0
Jumlah                        31                        61.300                6.130
    Nov-24   PC 130           12           1.360        16.324                1.632
             PC 200           10           1.543        15.434                1.543
             D85               7           3.780        26.462                2.646
             BW211             3           1.164         3.493                  349
             CWE370            0           1.776             0                    0
             P410              4           2.805        11.220                1.122
             P360              1           2.300         2.300                  230
Jumlah                        37                        75.233                7.523
    Dec-24   PC 130           12           1.360        16.324                1.632
             PC 200           16           1.543        24.694                2.469
             D85               6           3.780        22.682                2.268
             BW211             2           1.164         2.329                  233
             CWE370            2           1.776         3.552                  355
             P410              2           2.805         5.610                  561
             P360              1           2.300         2.300                  230
Jumlah                        41                        77.491                7.749
    Jan-25   PC 130           11           1.360        14.964                1.496
             PC 200           14           1.543        21.608                2.161
             D85               0           3.780             0                    0
             BW211             4           1.164         4.657                  466
             CWE370            3           1.776         5.328                  533
             P410              6           2.805        16.830                1.683
             P360              1           2.300         2.300                  230
Jumlah                        39                        65.687                6.569
Page 74
                                                                                     70




  Periode      Produk   Kuantitas   Harga/unit     Penjualan     Target net profit

    Feb-25   PC 130           11           1.360        14.964                1.496
             PC 200           19           1.543        29.325                2.932
             D85               4           3.780        15.121                1.512
             BW211             5           1.164         5.822                  582
             CWE370            4           1.776         7.104                  710
             P410              4           2.805        11.220                1.122
             P360              1           2.300         2.300                  230
Jumlah                        48                        85.855                8.586
    Mar-25   PC 130            7           1.360         9.522                  952
             PC 200           20           1.543        30.868                3.087
             D85               0           3.780             0                    0
             BW211             0           1.164             0                    0
             CWE370            3           1.776         5.328                  533
             P410              2           2.805         5.610                  561
             P360              1           2.300         2.300                  230
Jumlah                        33                        53.628                5.363
    Apr-25   PC 130             7          1.360         9.522                  952
             PC 200             3          1.543         4.630                  463
             D85                0          3.780             0                    0
             BW211              0          1.164             0                    0
             CWE370             2          1.776         3.552                  355
             P410               2          2.805         5.610                  561
             P360               0          2.300             0                    0
Jumlah                        14                        23.315                2.331
    May-25   PC 130           11           1.360        14.964                1.496
             PC 200           12           1.543        18.521                1.852
             D85               0           3.780             0                    0
             BW211             0           1.164             0                    0
             CWE370            0           1.776             0                    0
             P410              2           2.805         5.610                  561
             P360              1           2.300         2.300                  230
Jumlah                        26                        41.394                4.139
    Jun-25   PC 130             8          1.360        10.883                1.088
             PC 200             6          1.543         9.260                  926
             D85                0          3.780             0                    0
             BW211              0          1.164             0                    0
             CWE370             0          1.776             0                    0
             P410               0          2.805             0                    0
             P360               0          2.300             0                    0
Jumlah                        14                        20.143                2.014
Jumlah                       367                       654.585               65.459
Page 75
                                                                           71




Untuk produk Komatsu tipe PC135, PC200, D85, Bomag tipe BW212, UD Truck
tipe CWE370, Scania tipe P410 dan P360 diasumsikan Perseroan akan
mendapat tambahan laba tahun berjalan sebesar 10% dan mendapatkan
tambahan pendapatan bunga dari Rencana Transaksi dengan tingkat suku
bunga sebesar 5% sampai dengan 6,75% per tahun yang akan dibayarkan
setiap 3 bulanan. Berdasarkan hasil analisis, rata-rata tertimbang suku bunga
Rencana Transaksi adalah sebesar 6,48%.

Analisis inkremental dilakukan dengan cara membandingkan jumlah
pendapatan yang diperoleh dari transaksi pinjam meminjam dana antara
Perseroan dan SANF, di mana Perseroan akan mendapatkan pendapatan
bunga serta tambahan laba dari penjualan alat berat, dengan jumlah
pendapatan yang diperoleh apabila Perseroan tidak melakukan transaksi
pinjam meminjam dengan SANF.

Apabila Perseroan tidak menyalurkan fasilitas dana kepada SANF untuk
kebutuhan Rencana Transaksi, maka diasumsikan:
• Perseroan dapat menyalurkan fasilitas dana untuk memperoleh
  pendapatan bunga dengan membeli MTN yang menggunakan tingkat suku
  bunga pasar;
• Perseroan dapat menyalurkan fasilitas dana dengan tingkat suku bunga
  modal kerja Bank Indonesia sehingga dapat memperoleh pendapatan
  bunga. Akibat besaran suku bunga mengikuti tingkat suku bunga pasar
  sehingga penerima pinjaman tidak ada keharusan untuk menggunakan
  dana yang diterima untuk membeli produk dari Perseroan. Sehingga tidak
  ada penambahan dari penjualan alat berat.

Hasil analisis adalah sebagai berikut:
• Transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan dan SANF
  Dalam transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan dan SANF, selain
  pendapatan bunga Perseroan juga akan memperoleh tambahan laba dari
  penjualan alat beratnya.

  Hasil dari tambahan laba tahun berjalan akan didiskontokan untuk
  mendapatkan nilai kini. Tingkat diskonto yang digunakan adalah sebesar
  12,24% yang diperoleh dengan menggunakan Metode Weighted Average
  Cost of Capital (WACC) dengan perhitungan sebagai berikut:
Page 76
                                                                                                       72




Perhitungan Tingkat Diskonto
Weighted Average Cost of Capital (WACC)
Per 31 Desember 2023

                    Indikator                      Jumlah                       Sumber

Beta                      Unlevered beta                 1,00    Damodaran Januari 2024
                          Debt to equity ratio          35,00%   Damodaran Januari 2024
                          Pajak                         22,00%
                          Levered beta                   1,28
Cost of equity (Ke)       Levered beta                    1,28   Damodaran Januari 2024
                          Risk free rates                6,60%   PHEI 29 Desember 2023 - SUN 10 th
                          Risk premium                   7,38%   Damodaran Januari 2024
                          Default spread                 2,07%   Damodaran Januari 2024
                          Biaya Ekuitas (Ke)            13,95%
Cost of debt (Kd)         Pinjaman investasi             9,41%   SEKI Bank Indonesia Desember 2023
                          Pajak                         22,00%
                          Biaya Hutang (Kd)              7,34%
Tingkat diskonto          Biaya ekuitas (Ke)            13,95%
                          Porsi ekuitas (We)            74,07%
                          Biaya hutang (Kd)              7,34%
                          Porsi utang (Wd)              25,93%
                          WACC                          12,24%   WACC = (Ke x We) + (Kd x Wd)


Perhitungan nilai kini dari tambahan penjualan adalah sebagai berikut:
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
Perhitungan present value pendapatan laba, penjualan sesuai dengan target yang ditentukan
                                                   Tingkat       Diskon        Diskon        Present
    Periode           Penjualan     Laba bersih
                                                   diskonto      periode       faktor         value

       31-Dec-23
           Jul-24         41.909           4.191        12,24%        2,33          0,93         3.906
          Aug-24          49.830           4.983        12,24%        2,67          0,92         4.598
          Sep-24          58.801           5.880        12,24%        3,00          0,91         5.372
          Oct-24          61.300           6.130        12,24%        3,33          0,90         5.544
          Nov-24          75.233           7.523        12,24%        3,67          0,90         6.736
          Dec-24          77.491           7.749        12,24%        4,00          0,89         6.869
          Jan-25          65.687           6.569        12,24%        4,33          0,88         5.765
          Feb-25          85.855           8.586        12,24%        4,67          0,87         7.459
          Mar-25          53.628           5.363        12,24%        5,00          0,86         4.613
          Apr-25          23.315           2.331        12,24%        5,33          0,85         1.985
          May-25          41.394           4.139        12,24%        5,67          0,84         3.490
          Jun-25          20.143           2.014        12,24%        6,00          0,83         1.681
Jumlah                  654.585          65.459                                                 58.020


Nilai kini dari tambahan                         laba   tahun     berjalan       adalah       sebesar
Rp58.020.000.000,-.
Page 77
                                                                 73




Pendapatan bunga yang diperoleh dari transaksi pinjam meminjam dana
antara Perseroan dan SANF adalah sebagai berikut:
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                     Pendapatan bunga
             Periode
                                     Rencana Transaksi
               Jul-24                           5.075
               Aug-24                           6.084
               Sep-24                           7.194
               Oct-24                           7.413
               Nov-24                           9.083
               Dec-24                           9.248
               Jan-25                           7.718
               Feb-25                          10.064
               Mar-25                           6.197
               Apr-25                           2.616
               May-25                           4.668
               Jun-25                           2.265
Jumlah pendapatan bunga                        77.625

Jumlah Pendapatan bunga adalah sebesar Rp77.625.000.000,-.

Jumlah pendapatan yang diperoleh Perseroan dari transaksi pinjam
meminjam dana antara Perseroan dan SANF adalah sebagai berikut:
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                     Pendapatan bunga
             Periode
                                     Rencana Transaksi
               Jul-24                           5.075
               Aug-24                           6.084
               Sep-24                           7.194
               Oct-24                           7.413
               Nov-24                           9.083
               Dec-24                           9.248
               Jan-25                           7.718
               Feb-25                          10.064
               Mar-25                           6.197
               Apr-25                           2.616
               May-25                           4.668
               Jun-25                           2.265
Jumlah pendapatan bunga                        77.625
Nilai kini dari tambahan penjualan
   alat berat                                  58.020
Jumlah pendapatan bunga dan
  tambahan penjualan alat berat               135.645

Jumlah pendapatan adalah sebesar Rp135.645.000.000,-.
Page 78
                                                                        74




• Pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga pasar
  Berdasarkan penelitian terbatas yang kami lakukan terhadap tingkat suku
  bunga MTN yang diterbitkan pada tahun 2022 dan 2023 dengan tenor
  4 sampai dengan 5 tahun dengan pembayaran bunga setiap 3 bulanan,
  diperoleh bahwa tingkat suku bunga MTN adalah minimal 6,95%, maksimal
  11,65%, median 10,13% dan rata-rata 10,02%. Kami menyimpulkan bahwa
  rata-rata tingkat suku bunga MTN sebagai tingkat suku bunga pasar. Hasil
  perhitungan pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga pasar adalah
  sebagai berikut:
  Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                   Pendapatan bunga
              Periode
                                   Suku Bunga Pasar
                Jul-24                        8.158
                Aug-24                        9.629
                Sep-24                       11.279
                Oct-24                       11.673
                Nov-24                       14.221
                Dec-24                       14.540
                Jan-25                       12.235
                Feb-25                       15.874
                Mar-25                        9.843
                Apr-25                        4.248
                May-25                        7.486
                Jun-25                        3.616
  Jumlah pendapatan bunga                  122.803

  Jumlah pendapatan adalah sebesar Rp122.803.000.000,-.
Page 79
                                                                     75




• Pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga pinjaman modal kerja
  Bank Indonesia
  Hasil perhitungan pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga pinjaman
  modal kerja Bank Indonesia sebesar 8,93% adalah sebagai berikut:
  Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                   Pendapatan bunga
             Periode
                                        SEKI BI
               Jul-24                         7.217
               Aug-24                         8.518
               Sep-24                         9.978
               Oct-24                        10.326
               Nov-24                        12.580
               Dec-24                        12.863
               Jan-25                        10.823
               Feb-25                        14.043
               Mar-25                         8.707
               Apr-25                         3.758
               May-25                         6.623
               Jun-25                         3.199
  Jumlah pendapatan bunga                  108.636

  Jumlah pendapatan adalah sebesar Rp108.636.000.000,-.
Page 80
                                                                                                76




       Perbandingan antara ketiga jumlah pendapatan di atas adalah sebagai
       berikut:
                                                                 Pendapatan bunga
                     Periode
                                             Rencana Transaksi   Suku Bunga Pasar    SEKI BI
                       Jul-24                           5.075               8.158           7.217
                       Aug-24                           6.084               9.629           8.518
                       Sep-24                           7.194              11.279           9.978
                       Oct-24                           7.413              11.673          10.326
                       Nov-24                           9.083              14.221          12.580
                       Dec-24                           9.248              14.540          12.863
                       Jan-25                           7.718              12.235          10.823
                       Feb-25                          10.064              15.874          14.043
                       Mar-25                           6.197               9.843           8.707
                       Apr-25                           2.616               4.248           3.758
                       May-25                           4.668               7.486           6.623
                       Jun-25                           2.265               3.616           3.199
        Jumlah pendapatan bunga                        77.625            122.803         108.636
        Nilai kini dari tambahan penjualan
           alat berat                                  58.020                   0               0
        Jumlah pendapatan bunga dan
          tambahan penjualan alat berat               135.645            122.803         108.636
        Selisih                                                            12.842          27.009
        % selisih                                                           10,46%          24,86%

       Hasil analisis inkremental di atas menunjukkan bahwa jumlah pendapatan
       yang diperoleh dari transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan dan
       SANF lebih menguntungkan dibandingkan dengan jumlah pendapatan bunga
       yang diperoleh dari membeli MTN dengan memperoleh pendapatan bunga
       dengan menggunakan tingkat suku bunga pasar dan dari pendapatan bunga
       yang diperoleh dari memberikan pinjaman dengan menggunakan tingkat suku
       bunga modal kerja Bank Indonesia.

II.10.8 Analisis Sensitivitas
        Sensitivitas Terhadap Tingkat Suku Bunga Pasar dan Tingkat Suku Bunga
        Modal Kerja Bank Indonesia
        Analisis sensitivitas terhadap tingkat suku bunga pasar dan tingkat suku
        bunga modal kerja Bank Indonesia dilakukan dengan cara melihat pengaruh
        dari perubahan tingkat suku bunga pasar dan tingkat suku bunga modal kerja
        Bank Indonesia terhadap selisih antara jumlah pendapatan yang diperoleh
        dari transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan dan SANF dengan
        pendapatan bunga pasar dan pendapatan bunga modal kerja Bank Indonesia.
Page 81
                                                                                                                  77




Dalam analisis ini kami asumsikan bahwa tingkat suku bunga pasar dan
tingkat suku bunga pinjaman modal kerja Bank Indonesia mengalami
kenaikan dan penurunan sebesar 10% dan 20%. Hasil analisis adalah sebagai
berikut:

Perhitungan analisis sensitivitas dengan tingkat suku bunga pasar
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
Sensitivitas tingkat bunga pasar
                                                                 Pendapatan bunga
                Periode              Rencana      Suku Bunga
                                                               Naik 10%       Naik 20%       Turun 10%    Turun 20%
                                     Transaksi       Pasar

Jumlah pendapatan bunga                  77.625      122.803     135.963        149.277         109.799       96.953
Nilai kini dari tambahan penjualan
   alat berat                            58.020            0              0              0           0            0

Jumlah pendapatan bunga dan
   tambahan penjualan alat berat       135.645       122.803     135.963        149.277        109.799       96.953

Selisih                                               12.842        (318)       (13.632)         25.846       38.692
% selisih                                                        -102,47%       -206,15%        101,26%      201,30%


Hasil analisis menunjukkan:
• Hasil perhitungan analisis sensitivitas dengan tingkat suku bunga pasar:
  o Jika tingkat suku bunga pasar naik 10% maka selisih jumlah pendapatan
      menjadi negatif Rp318.000.000,- atau lebih rendah 102,47%
      dibandingkan selisih awal dengan jumlah pendapatan transaksi pinjam
      meminjam dana antara Perseroan dan SANF;
  o Jika tingkat suku bunga pasar naik 20% maka selisih jumlah pendapatan
      menjadi negatif Rp13.632.000.000,- atau lebih rendah 206,15%
      dibandingkan selisih awal dengan jumlah pendapatan transaksi pinjam
      meminjam dana antara Perseroan dan SANF;
  o Jika tingkat suku bunga pasar turun 10% maka selisih jumlah
      pendapatan menjadi Rp25.846.000.000,- atau lebih tinggi 101,26%
      dibandingkan selisih awal dengan jumlah pendapatan transaksi pinjam
      meminjam dana antara Perseroan dan SANF;
  o Jika tingkat suku bunga pasar turun 20% maka selisih jumlah
      pendapatan menjadi Rp38.692.000.000,- atau lebih tinggi 201,30%
      dibandingkan selisih awal dengan jumlah pendapatan transaksi pinjam
      meminjam dana antara Perseroan dan SANF.
Page 82
                                                                                                                        78




Perhitungan analisis sensitivitas dengan tingkat suku bunga modal kerja
Bank Indonesia
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
Sensitivitas tingkat bunga kredit modal kerja SEKI BI
                                                                        Pendapatan bunga
                Periode                  Rencana
                                                        SEKI BI       Naik 10%       Naik 20%       Turun 10%    Turun 20%
                                         Transaksi

Jumlah pendapatan bunga                      77.625      108.636        120.202        131.892          97.195       85.880
Nilai kini dari tambahan penjualan
   alat berat                                58.020               0              0              0           0            0

Jumlah pendapatan bunga dan
   tambahan penjualan alat berat           135.645       108.636        120.202        131.892         97.195       85.880

Selisih                                                    27.009        15.443          3.753          38.450       49.765
% selisih                                                                -42,82%        -86,11%         42,36%       84,25%


Hasil analisis menunjukkan:
• Hasil perhitungan analisis sensitivitas dengan tingkat suku bunga modal
  kerja Bank Indonesia:
  o Jika tingkat suku bunga modal kerja Bank Indonesia naik 10% maka
      selisih jumlah pendapatan menjadi Rp15.443.000.000,- atau lebih
      rendah 42,82% dibandingkan selisih awal dengan jumlah pendapatan
      transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan dan SANF;
  o Jika tingkat suku bunga modal kerja Bank Indonesia naik 20% maka
      selisih jumlah pendapatan menjadi Rp3.753.000.000,- atau lebih
      rendah 86,11% dibandingkan selisih awal dengan jumlah pendapatan
      transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan dan SANF;
  o Jika tingkat suku bunga modal kerja Bank Indonesia turun 10% maka
      selisih jumlah pendapatan menjadi Rp38.450.000.000,- atau lebih tinggi
      42,36% dibandingkan selisih awal dengan jumlah pendapatan transaksi
      pinjam meminjam dana antara Perseroan dan SANF;
  o Jika tingkat suku bunga modal kerja Bank Indonesia turun 20% maka
      selisih jumlah pendapatan menjadi Rp49.765.000.000,- atau lebih tinggi
      84,25% dibandingkan selisih awal dengan jumlah pendapatan transaksi
      pinjam meminjam dana antara Perseroan dan SANF.

Maka dapat disimpulkan bahwa jumlah pendapatan transaksi pinjam
meminjam dana antara Perseroan dan SANF sensitif terhadap tingkat suku
bunga pasar dan tingkat suku bunga pinjaman modal kerja Bank Indonesia.
Page 83
                                                                           79




Sensitivitas Terhadap Tingkat Laba Penjualan
Analisis sensitivitas terhadap tingkat laba penjualan dilakukan dengan cara
melihat pengaruh dari perubahan tingkat laba penjualan terhadap selisih
antara jumlah pendapatan diperoleh dari transaksi pinjam meminjam dana
antara Perseroan dan SANF dengan pendapatan bunga pasar dan pendapatan
bunga modal kerja.

Dalam analisis ini kami asumsikan bahwa tingkat laba penjualan mengalami
penurunan sebesar 5% dan 10%. Hasil analisis adalah sebagai berikut:
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                Penjualan            100%        Turun 5%      Turun 10%

Jumlah pendapatan dengan tingkat
   bunga perjanjian pinjaman            77.625        77.625        77.625
Nilai kini dari tambahan penjualan
   alat berat                           58.020        55.119        52.218

Jumlah pendapatan bunga dan
   tambahan penjualan alat berat      135.645       132.744        129.843

Jumlah pendapatan dengan tingkat
   suku bunga MTN                      122.803
Selisih                                 12.842         9.941         7.040
% selisih                                            -22,59%        -45,18%

Jumlah pendapatan dengan tingkat
   suku bunga SEKI BI                  108.636
Selisih                                 27.009        24.108        21.207
% selisih                                            -10,74%        -21,48%


Hasil analisis menunjukkan:
• Hasil perhitungan analisis sensitivitas dengan tingkat suku bunga pasar:
  o Jika tingkat penjualan turun 5% maka selisih jumlah pendapatan
      menjadi Rp9.941.000.000,- atau lebih rendah 22,59% dibandingkan
      selisih awal dengan jumlah pendapatan transaksi pinjam meminjam
      dana antara Perseroan dan SANF;
  o Jika tingkat penjualan turun 10% maka selisih jumlah pendapatan
      menjadi negatif Rp7.040.000.000,- atau lebih rendah 45,18%
      dibandingkan selisih awal dengan jumlah pendapatan transaksi pinjam
      meminjam dana antara Perseroan dan SANF.
Page 84
                                                                           80




• Hasil perhitungan analisis sensitivitas dengan tingkat suku bunga modal
  kerja Bank Indonesia:
  o Jika tingkat penjualan turun 5% maka selisih jumlah pendapatan
    menjadi Rp24.108.000.000,- atau lebih rendah 10,74% dibandingkan
    selisih awal dengan jumlah pendapatan transaksi pinjam meminjam
    dana antara Perseroan dan SANF;
  o Jika tingkat penjualan turun 10% maka selisih jumlah pendapatan
    menjadi Rp21.207.000.000,- atau lebih rendah 21,48% dibandingkan
    selisih awal dengan jumlah pendapatan transaksi pinjam meminjam
    dana antara Perseroan dan SANF.

Maka dapat disimpulkan bahwa jumlah pendapatan transaksi pinjam
meminjam dana antara Perseroan dan SANF sensitif terhadap tingkat laba
penjualan.

Sensitivitas Terhadap Perubahan Suku Bunga Rencana Transaksi
Analisis sensitivitas terhadap tingkat suku bunga Rencana Transaksi dilakukan
dengan cara melihat pengaruh dari perubahan tingkat suku bunga Rencana
Transaksi terhadap selisih antara jumlah pendapatan yang diperoleh dari
transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan dan SANF dengan
pendapatan bunga pasar dan pendapatan bunga modal kerja Bank Indonesia.
Page 85
                                                                                                              81




Dalam analisis ini kami asumsikan bahwa tingkat suku bunga Rencana
Transaksi menjadi 5,00% (turun 22,89%) dan 6,75% (naik 4,10%) yang
merupakan batas bawah dan batas atas suku bunga yang disepakati. Hasil
analisis adalah sebagai berikut:

Perhitungan analisis sensitivitas dengan tingkat suku bunga pasar
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                                                 Pendapatan bunga
              Periode
                                     Suku Bunga Pasar   Rencana Transaksi   Suku bunga 5%      Suku bunga 6,75%
               Jul-24                           8.158              5.075             3.935                5.376
               Aug-24                           9.629              6.084             4.645                6.346
               Sep-24                          11.279              7.194             5.441                7.433
               Oct-24                          11.673              7.413             5.630                7.692
               Nov-24                          14.221              9.083             6.859                9.371
               Dec-24                          14.540              9.248             7.013                9.582
               Jan-25                          12.235              7.718             5.901                8.063
               Feb-25                          15.874             10.064             7.657               10.461
               Mar-25                           9.843              6.197             4.748                6.486
               Apr-25                           4.248              2.616             2.049                2.799
               May-25                           7.486              4.668             3.611                4.934
               Jun-25                           3.616              2.265             1.744                2.383
Jumlah pendapatan bunga                      122.803              77.625            59.233               80.928
Nilai kini dari tambahan penjualan
   alat berat                                       0             58.020            58.020               58.020
Jumlah pendapatan bunga dan
  tambahan penjualan alat berat              122.803             135.645           117.253             138.947
Selisih                                                           12.842             (5.550)             16.144
% selisih                                                           9,47%             -4,73%              11,62%
% perubahan selisih                                                                -143,22%               25,71%


Hasil analisis menunjukkan:
• Hasil perhitungan analisis sensitivitas dengan tingkat suku bunga pasar:
  o Jika tingkat suku bunga Rencana Transaksi sebesar 5% untuk semua
      produk maka selisih jumlah pendapatan menjadi negatif
      Rp5.550.000.000,- atau lebih rendah 143,22% dibandingkan selisih awal
      dengan jumlah pendapatan dengan tingkat suku bunga pasar;
  o Jika tingkat suku bunga Rencana Transaksi sebesar 6,75% untuk semua
      produk maka selisih jumlah pendapatan menjadi Rp16.144.000.000,-
      atau lebih tinggi 25,71% dibandingkan selisih awal dengan jumlah
      pendapatan dengan tingkat suku bunga pasar.
Page 86
                                                                                                         82




Perhitungan analisis sensitivitas dengan tingkat suku bunga modal kerja
Bank Indonesia
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                                             Pendapatan bunga
              Periode
                                     SEKI BI        Rencana Transaksi   Suku bunga 5%     Suku bunga 6,75%
               Jul-24                       7.217              5.075             3.935               5.376
               Aug-24                       8.518              6.084             4.645               6.346
               Sep-24                       9.978              7.194             5.441               7.433
               Oct-24                      10.326              7.413             5.630               7.692
               Nov-24                      12.580              9.083             6.859               9.371
               Dec-24                      12.863              9.248             7.013               9.582
               Jan-25                      10.823              7.718             5.901               8.063
               Feb-25                      14.043             10.064             7.657              10.461
               Mar-25                       8.707              6.197             4.748               6.486
               Apr-25                       3.758              2.616             2.049               2.799
               May-25                       6.623              4.668             3.611               4.934
               Jun-25                       3.199              2.265             1.744               2.383
Jumlah pendapatan bunga                  108.636              77.625            59.233              80.928
Nilai kini dari tambahan penjualan
   alat berat                                  0              58.020            58.020              58.020
Jumlah pendapatan bunga dan
  tambahan penjualan alat berat          108.636             135.645           117.253            138.947
Selisih                                                       27.009             8.617              30.311
% selisih                                                      19,91%             7,35%              21,81%
% perubahan selisih                                                             -68,10%              12,23%


Hasil analisis menunjukkan:
• Hasil perhitungan analisis sensitivitas dengan tingkat suku bunga modal
  kerja Bank Indonesia:
  o Jika tingkat suku bunga Rencana Transaksi sebesar 5% untuk semua
      produk maka selisih jumlah pendapatan menjadi Rp8.617.000.000,-
      atau lebih rendah 68,10% dibandingkan selisih awal dengan jumlah
      pendapatan dengan tingkat suku bunga modal kerja Bank Indonesia;
  o Jika tingkat suku bunga Rencana Transaksi sebesar 6,75% untuk semua
      produk maka selisih jumlah pendapatan menjadi Rp30.311.000.000,-
      atau lebih tinggi 12,23% dibandingkan selisih awal dengan jumlah
      pendapatan dengan tingkat suku bunga modal kerja Bank Indonesia.
Maka dapat disimpulkan bahwa jumlah pendapatan transaksi pinjam
meminjam dana antara Perseroan dan SANF sensitif terhadap perubahan suku
bunga Rencana Transaksi.
Page 87
                                                                               83




II.11   Analisis Kelayakan Rencana Penggunaan Dana atas Transaksi Pinjam
        Meminjam Dana

II.11.1 Analisis Kelayakan Investasi
        Penyaluran dana dalam transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan
        dan SANF akan digunakan untuk mendukung penjualan alat berat sesuai
        dengan target penjualan. Dalam proyeksi tambahan penjualan alat berat
        sebesar Rp654.585.000.000,- diasumsikan Perseroan akan mendapat
        tambahan laba tahun berjalan sebesar 10%. Selama 5 tahun terakhir
        rata-rata net profit margin Perseroan adalah sebesar 13,86%.

II.11.2 Analisis Kelayakan Pelunasan Utang
        Penyaluran dana dalam transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan
        dan SANF akan digunakan untuk mendukung penjualan alat berat sesuai
        dengan target penjualan. Sehingga pinjaman dari Perseroan baru akan
        disalurkan jika terjadi penjualan oleh SANF kepada konsumen.

        Performa Keuangan SANF selama lima tahun terakhir secara CAGR
        menunjukkan bahwa SANF dalam kondisi keuangan yang sedang mengalami
        peningkatan. Performa keuangan SANF tahun 2019 sedang menunjukkan
        penguatan yang disebabkan oleh momentum pemulihan komoditas batu bara
        sejak tahun 2016 dan masih menunjukkan pergerakan harga yang dinamis
        walaupun tetap bertahan di tren positif serta masifnya proyek pembangunan
        infrastruktur oleh pemerintah akan mempengaruhi industri alat berat.
        Namun pada 2020 SANF mengalami penurunan performa keuangan yang
        disebabkan oleh pandemi Covid-19. Pada tahun 2021 performa SANF mulai
        menunjukkan pemulihan. Pada tahun 2022 dan 2023 performa SANF sudah
        melebihi performa sebelum pandemi terjadi serta diharapkan pembayaran
        pinjaman pada saat jatuh tempo dapat dipenuhi.

II.11.3 Analisis atas Faktor-Faktor Lain yang Relevan
        Dengan mempertimbangkan bahwa penyaluran dana untuk mendukung
        penjualan alat berat sesuai dengan target penjualan, maka kami
        berkesimpulan tidak terdapat faktor-faktor lain yang relevan.

II.12   Analisis atas Jaminan
        Dalam Perjanjian Pinjaman beserta amandemen yang telah dan akan
        dilakukan atas Perjanjian Pinjaman, tidak diatur ketentuan mengenai
        jaminan. Namun di dalam Perjanjian Pinjaman diatur mengenai mekanisme
        peristiwa wanprestasi sebagai suatu jaminan hak-hak dan kewajiban
        Perseroan dan SANF dalam melaksanakan Perjanjian Pinjaman.
Page 88
                                                                         84




Jaminan juga diperoleh secara langsung maupun tidak langsung karena
kedudukan Perseroan dan SANF dikendalikan oleh kelompok usaha yang sama
yaitu Grup ASTRA. Dengan berada dalam satu kelompok usaha yang sama,
diharapkan bahwa pelunasan pinjaman pada saat jatuh tempo lebih dapat
dikendalikan sehingga mengurangi risiko tidak tertagih.

Di samping itu SANF dan Perseroan sepakat dana pinjaman tersebut akan
digunakan hanya untuk membiayai pembelian alat berat oleh pelanggan
Perseroan dan Perseroan dapat ikut terlibat dalam proses penilaian dan
seleksi pelanggan sehingga mengurangi risiko.

Performa Keuangan SANF selama lima tahun terakhir secara CAGR
menunjukkan bahwa SANF dalam kondisi keuangan yang sedang mengalami
peningkatan. Performa keuangan SANF tahun 2019 sedang menunjukkan
penguatan yang disebabkan oleh momentum pemulihan komoditas batu bara
sejak tahun 2016 dan masih menunjukkan pergerakan harga yang dinamis
walaupun tetap bertahan di tren positif serta masifnya proyek pembangunan
infrastruktur oleh pemerintah akan mempengaruhi industri alat berat.
Namun pada 2020 SANF mengalami penurunan performa keuangan yang
disebabkan oleh pandemi Covid-19. Pada tahun 2021 performa SANF mulai
menunjukkan pemulihan. Pada tahun 2022 dan 2023 performa SANF sudah
melebihi performa sebelum pandemi terjadi serta diharapkan pembayaran
pinjaman pada saat jatuh tempo dapat dipenuhi.

Berdasarkan analisis tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa risiko tidak
tertagih dan terbayarnya pinjaman dapat diminimalisasi.
Page 89
                                                                                      85




III   KESIMPULAN ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN
      Hasil analisis pendapat kewajaran yang kami lakukan atas Rencana Transaksi
      adalah sebagai berikut:
      • Analisis pengaruh transaksi pinjam meminjam dana terhadap keuangan
        Perseroan:
        a. Alasan dilakukannya transaksi pinjam meminjam dana antara
             Perseroan dan SANF adalah untuk mendukung kegiatan operasional
             Perseroan, di mana SANF sebagai penerima pinjaman akan
             menggunakan dana yang dipinjam untuk pembiayaan pembelian alat-
             alat berat dari konsumen Perseroan. Hal ini dilakukan agar
             pembiayaan atau program ini menarik bagi konsumen. Rencana
             Transaksi dilakukan untuk mendukung penjualan alat berat Perseroan
             pada tahun 2024 khususnya penjualan alat berat produk Komatsu tipe
             PC135, PC200, D85, Bomag tipe BW212, UD Truck tipe CWE370, Scania
             tipe P410 dan P360;
        b. Analisis pengaruh transaksi pinjam meminjam dana terhadap
             keuangan Perseroan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam
             rasio likuiditas antara sebelum dan sesudah transaksi. Berdasarkan
             proforma posisi keuangan per 31 Desember 2023 yang diperoleh dari
             manajemen Perseroan, perbedaan ini muncul akibat dari sumber dana
             yang digunakan Perseroan untuk membiayai transaksi pinjam
             meminjam dana merupakan dana internal Perseroan.
                           Analisis rasio       Sebelum       Sesudah       Selisih

            Rasio likuditas
               Rasio lancar                           1,46          1,44         -1,04%
               Rasio cepat                            1,06          1,04         -1,44%
               Rasio kas                              0,43          0,42         -3,52%

            Rasio solvabilitas
               Debt to equity ratio                   0,22          0,22          0,00%
               Long term debt to equity ratio         0,21          0,21          0,00%
               Debt to total assets ratio             0,12          0,12          0,00%

            Rasio profitabilitas
               Gross profit margin                   27,83%        27,83%         0,00%
               Net profit margin                     16,03%        16,03%         0,00%


            Dengan membandingkan analisis rasio keuangan antara Laporan
            Keuangan Perseroan per 31 Desember 2023 dengan proforma keuangan
            Perseroan per 31 Desember 2023, diperoleh bahwa rasio likuiditas
            mengalami perubahan dengan jumlah yang tidak signifikan. Sedangkan
            rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas tidak mengalami perubahan.
Page 90
                                                                         86




• Identifikasi dan hubungan antara pihak-pihak:
  a. Berdasarkan Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan SANF, pihak-
      pihak yang terlibat dalam transaksi adalah:
      • Perseroan sebagai pihak pemberi pinjaman;
      • SANF sebagai pihak penerima pinjaman.
  b. Berdasarkan analisis terhadap dokumen korporasi Perseroan dan SANF
      serta informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan, hubungan
      afiliasi antara pihak-pihak yang bertransaksi adalah sebagai berikut:
      • Perseroan dan SANF memiliki hubungan afiliasi karena kedua
         perusahaan ini tergabung dalam Group ASTRA. 59,50% saham
         Perseroan dimiliki oleh PT Astra International Tbk, sedangkan
         60,00% saham SANF dimiliki oleh PT Sedaya Multi Investama yang
         99,99% sahamnya dimiliki oleh PT Astra International Tbk;
      • Bapak Franciscus Xaverius Laksana Kesuma menjabat sebagai
         Presiden Direktur di Perseroan dan juga menjabat sebagai Presiden
         Komisaris di SANF per 31 Desember 2022 hingga tanggal laporan ini
         diterbitkan.

• Analisis perjanjian dan persyaratan yang disepakati:
  a. Rencana Transaksi merupakan Amandemen IX atas Perjanjian
     Pinjaman antara Perseroan dan SANF. Berdasarkan draft Amandemen
     IX, perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen IX adalah
     bahwa:
     • Periode ketersediaan berarti periode dari dan termasuk tanggal
         perjanjian ini ditandatangani sampai dengan tanggal 30 Juni 2025
         atau periode lain yang disetujui oleh pemberi pinjaman
     • Perubahan kalkulasi bunga, sebagai berikut:
         i. Suku bunga atas setiap pinjaman untuk setiap periode bunga
             adalah maksimal sebesar 6,75% (enam koma tujuh lima persen)
             per tahun (“Suku Bunga”);
         ii. Ketentuan suku bunga sebagaimana diatur dalam poin (i) dapat
             dikecualikan berdasarkan pertimbangan pemberi pinjaman dan
             pemberi pinjaman atas diskresinya sendiri berhak untuk
             menentukan besaran nilai pengecualian suku bunga tersebut
             dengan nilai tidak kurang dari 5% (lima persen) per tahun.
             Penentuan besaran suku bunga pada masing-masing penarikan
             pinjaman akan ditentukan oleh kebutuhan pasar dan juga cost of
             fund pada saat permohonan penarikan pinjaman diberikan oleh
             pemberi pinjaman kepada penerima pinjaman.
Page 91
                                                                         87




           Suku bunga yang akan diberlakukan akan diberitahukan oleh
           pemberi pinjaman dalam surat pemberitahuan terpisah dan akan
           terus berlaku hingga adanya pemberitahuan berikutnya.
           Perhitungan bunga diatur dalam pasal 9 perjanjian ini dan
           pembayaran merujuk kepada pasal 6.1 (pembayaran kembali
           pinjaman-pinjaman) perjanjian ini.

  b. Berkaitan dengan transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan
     dan SANF, para pihak sepakat untuk produk yang ditransaksikan yaitu
     produk Komatsu tipe PC135, PC200, D85, Bomag tipe BW212, UD Truck
     tipe CWE370, Scania tipe P410 dan P360 dengan tingkat suku bunga
     maksimal 6,75% per tahun dapat dikecualikan berdasarkan
     pertimbangan pemberi pinjaman dan pemberi pinjaman atas
     diskresinya sendiri berhak untuk menentukan besaran nilai
     pengecualian suku bunga tersebut dengan nilai tidak kurang dari 5%
     per tahun. Penentuan besaran suku bunga pada masing-masing
     penarikan pinjaman akan ditentukan oleh kebutuhan pasar dan juga
     cost of fund pada saat permohonan penarikan pinjaman diberikan oleh
     pemberi pinjaman kepada penerima pinjaman.

• Analisis likuiditas:
  Dengan membandingkan analisis rasio keuangan antara Laporan Keuangan
  Perseroan per 31 Desember 2023 dengan proforma keuangan Perseroan
  per 31 Desember 2023, diperoleh bahwa rasio likuiditas mengalami
  perubahan dengan jumlah yang tidak signifikan.

• Analisis manfaat dan risiko:
  a. Manfaat Rencana Transaksi adalah
     • Perseroan akan mendapatkan pendapatan bunga dari SANF dan
         tambahan penjualan alat berat.
  b. Risiko Rencana Transaksi adalah:
     • Risiko tidak tercapainya target penjualan alat-alat berat Perseroan;
     • Risiko bila terjadi gagal bayar dari konsumen SANF.

• Analisis kualitatif:
  a. Perseroan mengantisipasi volatilitas harga batu bara dengan terus
     menjaga dan meningkatkan keunggulan operasional dan efisiensi
     berkelanjutan. Walaupun kondisi bisnis tidak sebaik tahun 2022
     dengan indeks harga acuan batu bara yang turun signifikan, Perseroan
     dapat mempertahankan pencapaian kinerja yang positif. Perseroan
     membukukan pendapatan konsolidasian pada tahun 2023 sebesar
     Rp128,6 triliun atau naik 4% dari Rp123,6 triliun pada tahun 2022.
Page 92
                                                                       88




   Beban pokok pendapatan pada tahun 2023 sebesar Rp92,8 triliun atau
   naik 4% dari Rp88,8 triliun dan menghasilkan laba bruto sebesar Rp35,8
   triliun, naik 3% dari Rp34,8 triliun pada tahun 2022. Perseroan
   memperoleh laba tahun berjalan tercatat pada tahun 2023 sebesar
   Rp22,1 triliun, sedikit turun sebesar 4% dari Rp23,0 triliun pada tahun
   2022. Laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas
   induk sebesar Rp20,6 triliun, sedikit turun sebesar 2% dari Rp21,0
   triliun pada tahun 2022 dikarenakan adanya kenaikan biaya keuangan
   dan kerugian nilai tukar mata uang asing.
   Tren penurunan harga komoditas menyebabkan pasar alat berat
   menyusut akibat pelanggan menunda atau bahkan membatalkan
   investasi pembelian alat berat untuk menjaga profitabilitas dan
   keberlangsungan usaha. Di tengah desakan isu ESG, Perseroan
   mencermati dan mempelajari arah perubahan teknologi.
b. Keuntungan Rencana Transaksi adalah:
   • Untuk mengantisipasi peningkatan kompetisi karena banyaknya
     supply alat berat dari pasar global, sekaligus mengubah strategi
     penjualan. Melalui Rencana Transaksi, Perseroan bekerja sama
     dengan SANF untuk menyediakan kemudahan dalam pembiayaan
     alat berat dengan tingkat bunga yang lebih kompetitif. Hal ini perlu
     dilakukan karena hampir sebagian besar dari penjualan alat berat
     didanai oleh perbankan atau lembaga pembiayaan (leasing).
     Dengan tingkat suku bunga yang kompetitif, akan memberikan
     kemudahan pembiayaan bagi pelanggan Perseroan dalam
     pembelian alat berat sehingga diharapkan dapat meningkatkan
     pangsa pasar serta penjualan alat berat produk Komatsu tipe
     PC135, PC200, D85, Bomag tipe BW212, UD Truck tipe CWE370,
     Scania tipe P410 dan P360;
   • Melalui program fasilitas pembiayaan yang kompetitif yang dapat
     ditawarkan oleh SANF karena adanya Rencana Transaksi dan
     dikombinasikan dengan program pemasaran lainnya diharapkan
     Perseroan akan mampu mempertahankan pangsa pasar dan
     diharapkan akan mengalami peningkatan kedepannya.
   Kerugian Rencana Transaksi adalah:
   • Saldo kas Perseroan akan mengalami penurunan;
   • Likuiditas Perseroan akan mengalami penurunan walaupun tidak
     signifikan.
Page 93
                                                                        89




  c. Penyaluran dana dalam transaksi pinjam meminjam dana antara
     Perseroan dan SANF disesuaikan dengan pencapaian target penjualan.
     Sehingga jika mengalami kegagalan, atau dalam kasus ini tidak terjadi
     penjualan alat berat, maka dana pinjaman tidak disalurkan oleh
     pemberi pinjaman. Sementara untuk dana yang telah disalurkan
     namun konsumen mengalami gagal bayar, maka Perseroan akan
     memperoleh dukungan dari SANF untuk melakukan penagihannya.
     Dengan demikian risiko kegagalan ini dapat diminimalisir.

• Analisis kuantitatif:
  a. Hasil analisis inkremental menunjukkan bahwa jumlah pendapatan
     yang diperoleh dari transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan
     dan SANF lebih menguntungkan dibandingkan dengan jumlah
     pendapatan bunga yang diperoleh dari membeli MTN dengan
     memperoleh pendapatan bunga dengan menggunakan tingkat suku
     bunga pasar dan dari pendapatan bunga yang diperoleh dari
     memberikan pinjaman dengan menggunakan tingkat suku bunga modal
     kerja Bank Indonesia;
  b. Dengan Rencana Transaksi dengan tingkat suku bunga sebesar 5%
     sampai dengan 6,75% per tahun akan diperoleh pendapatan sebesar
     Rp135.645.000.000,-. Dengan membeli MTN dengan tingkat suku
     bunga pasar akan diperoleh pendapatan sebesar Rp122.803.000.000,-
     atau lebih rendah 10,46% dari pendapatan yang diperoleh dari
     Rencana Transaksi. Dengan memberikan pinjaman dengan
     menggunakan tingkat suku bunga modal kerja Bank Indonesia akan
     diperoleh pendapatan sebesar Rp108.636.000.000,- atau lebih rendah
     24,86% dari pendapatan yang diperoleh dari Rencana Transaksi;
  c. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa jumlah pendapatan transaksi
     pinjam meminjam dana antara Perseroan dan SANF sensitif terhadap
     tingkat suku bunga pasar dan tingkat suku bunga pinjaman modal kerja
     Bank Indonesia, dan sensitif terhadap tingkat laba penjualan serta
     sensitif terhadap perubahan suku bunga Rencana Transaksi.

• Analisis kelayakan rencana penggunaan dana:
  Penyaluran dana dalam transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan
  dan SANF akan digunakan untuk mendukung penjualan alat berat sesuai
  dengan target penjualan. Dalam proyeksi tambahan penjualan alat berat
  sebesar Rp654.585.000.000,- diasumsikan Perseroan akan mendapat
  tambahan laba tahun berjalan sebesar 10%. Selama 5 tahun terakhir rata-
  rata net profit margin Perseroan adalah sebesar 13,86%.
Page 94
                                                                         90




• Analisis atas jaminan:
  Dalam Perjanjian Pinjaman beserta amandemen yang telah dan akan
  dilakukan atas Perjanjian Pinjaman, tidak diatur ketentuan mengenai
  jaminan. Namun di dalam Perjanjian Pinjaman diatur mengenai
  mekanisme peristiwa wanprestasi sebagai suatu jaminan hak-hak dan
  kewajiban Perseroan dan SANF dalam melaksanakan Perjanjian Pinjaman.
  Jaminan juga diperoleh secara langsung maupun tidak langsung karena
  kedudukan Perseroan dan SANF dikendalikan oleh kelompok usaha yang
  sama yaitu Grup ASTRA. Dengan berada dalam satu kelompok usaha yang
  sama, diharapkan bahwa pelunasan pinjaman pada saat jatuh tempo lebih
  dapat dikendalikan sehingga mengurangi risiko tidak tertagih.
  Di samping itu SANF dan Perseroan sepakat dana pinjaman tersebut akan
  digunakan hanya untuk membiayai pembelian alat berat oleh pelanggan
  Perseroan dan Perseroan dapat ikut terlibat dalam proses penilaian dan
  seleksi pelanggan sehingga mengurangi risiko.
  Performa Keuangan SANF selama lima tahun terakhir secara CAGR
  menunjukkan bahwa SANF dalam kondisi keuangan yang sedang
  mengalami peningkatan. Performa keuangan SANF tahun 2019 sedang
  menunjukkan penguatan yang disebabkan oleh momentum pemulihan
  komoditas batu bara sejak tahun 2016 dan masih menunjukkan pergerakan
  harga yang dinamis walaupun tetap bertahan di tren positif serta masifnya
  proyek pembangunan infrastruktur oleh pemerintah akan mempengaruhi
  industri alat berat. Namun pada 2020 SANF mengalami penurunan
  performa keuangan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. Pada tahun
  2021 performa SANF mulai menunjukkan pemulihan. Pada tahun 2022 dan
  2023 performa SANF sudah melebihi performa sebelum pandemi terjadi
  serta diharapkan pembayaran pinjaman pada saat jatuh tempo dapat
  dipenuhi.
  Berdasarkan analisis tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa risiko
  tidak tertagih dan terbayarnya pinjaman dapat diminimalisasi.

Kesimpulan
Berdasarkan analisis pendapat kewajaran yang kami lakukan atas Rencana
Transaksi, maka kami berkesimpulan bahwa Rencana Transaksi Perubahan
Syarat    dan    Ketentuan    dalam    Perjanjian   Pinjaman     antara
PT United Tractors Tbk dan PT Surya Artha Nusantara Finance per tanggal
31 Desember 2023 adalah Wajar.
Page 95

          
Page 96
                                                                                                                                                 Lampiran 1
PT UNITED TRACTORS Tbk
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
Medium Term Note (Sorted )

 NO           Nama Surat Berharga                       Penerbit              Mata uang      Nominal     Jatuh tempo     Kupon      Pembayaran      Status
 1    MTN ASIAN BULK LOGISTICS I TAHUN      ASIAN BULK LOGISTICS, PT         Jutaan Rupiah   1.000.000    21-Jun-2027       9,00%    3 bulanan      Aktif
      2022
 2    MTN SUBORDINASI II PT BANK MANDIRI    Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT   Jutaan Rupiah     100.000    23-Jun-2028       6,95%    3 bulanan      Aktif
      (PERSERO) Tbk TAHUN 2023
 3    MTN WAHANA INTERFOOD NUSANTARA        WAHANA INTERFOOD NUSANTARA       Jutaan Rupiah     150.000    18-Apr-2028      11,25%    3 bulanan      Aktif
      TBK I TAHUN 2023 TAHAP II             Tbk, PT
 4    MTN PT DWI GUNA LAKSANA TBK TAHUN DWI GUNA LAKSANA Tbk, PT             Jutaan Rupiah     200.000     13-Jul-2027     10,00%    3 bulanan      Aktif
      2022
 5    MTN INKA MULTI SOLUSI II TAHUN 2023 Inka Multi Solusi, PT              Jutaan Rupiah     500.000    22-Nov-2028      11,58%    3 bulanan      Aktif

 6    MTN I PT LEN INDUSTRI (PERSERO)       Len Industri (Persero),PT        Jutaan Rupiah     200.000    22-Jun-2027      11,65%    3 bulanan      Aktif
      TAHUN 2023 TAHAP I SERI B
 7    MTN PAN PACIFIC INVESTAMA I TAHUN     Pan Pacific Investama, PT        Jutaan Rupiah     300.000    14-Feb-2027       9,50%    3 bulanan      Aktif
      2022
 8    MTN III PT PNM VENTURE CAPITAL        Permodalan Nasional Madani       Jutaan Rupiah     200.000    25-Jan-2026      10,25%    3 bulanan      Aktif
      TAHUN 2022 SERI A                     Venture Capital, PT
                                                                                                         Minimum            6,95%
                                                                                                         Maksimum          11,65%
                                                                                                         Median            10,13%
                                                                                                         Mean              10,02%
Page 97
                                                                                                              Lampiran 2


PT UNITED TRACTORS Tbk
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
Perhitungan present value pendapatan laba, penjualan sesuai dengan target yang ditentukan
                                                   Tingkat
    Periode           Penjualan    Laba bersih                   Diskon periode Diskon faktor Present value
                                                   diskonto

         31-Dec-23
             Jul-24       41.909         4.191          12,24%            2,33          0,93          3.906
            Aug-24        49.830         4.983          12,24%            2,67          0,92          4.598
            Sep-24        58.801         5.880          12,24%            3,00          0,91          5.372
            Oct-24        61.300         6.130          12,24%            3,33          0,90          5.544
            Nov-24        75.233         7.523          12,24%            3,67          0,90          6.736
            Dec-24        77.491         7.749          12,24%            4,00          0,89          6.869
            Jan-25        65.687         6.569          12,24%            4,33          0,88          5.765
            Feb-25        85.855         8.586          12,24%            4,67          0,87          7.459
            Mar-25        53.628         5.363          12,24%            5,00          0,86          4.613
            Apr-25        23.315         2.331          12,24%            5,33          0,85          1.985
            May-25        41.394         4.139          12,24%            5,67          0,84          3.490
            Jun-25        20.143         2.014          12,24%            6,00          0,83          1.681
Jumlah                   654.585        65.459                                                      58.020
Page 98
                                                                                                              Lampiran 2-1
PT UNITED TRACTORS Tbk
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
Perhitungan present value pendapatan laba, penjualan turun 5% dari target yang ditentukan
                                                   Tingkat
    Periode           Penjualan    Laba bersih                   Diskon periode Diskon faktor Present value
                                                   diskonto

         31-Dec-23
             Jul-24       39.813         3.981          12,24%            2,33          0,93          3.711
            Aug-24        47.339         4.734          12,24%            2,67          0,92          4.368
            Sep-24        55.861         5.586          12,24%            3,00          0,91          5.103
            Oct-24        58.235         5.824          12,24%            3,33          0,90          5.267
            Nov-24        71.471         7.147          12,24%            3,67          0,90          6.400
            Dec-24        73.616         7.362          12,24%            4,00          0,89          6.526
            Jan-25        62.402         6.240          12,24%            4,33          0,88          5.476
            Feb-25        81.562         8.156          12,24%            4,67          0,87          7.086
            Mar-25        50.947         5.095          12,24%            5,00          0,86          4.382
            Apr-25        22.149         2.215          12,24%            5,33          0,85          1.886
            May-25        39.325         3.932          12,24%            5,67          0,84          3.315
            Jun-25        19.136         1.914          12,24%            6,00          0,83          1.597
Jumlah                   621.856        62.186                                                      55.119
Page 99
                                                                                                              Lampiran 2-2
PT UNITED TRACTORS Tbk
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
Perhitungan present value pendapatan laba, penjualan turun 10% dari target yang ditentukan
                                                   Tingkat
    Periode           Penjualan    Laba bersih                   Diskon periode Diskon faktor Present value
                                                   diskonto

         31-Dec-23
             Jul-24       37.718         3.772          12,24%            2,33          0,93          3.516
            Aug-24        44.847         4.485          12,24%            2,67          0,92          4.138
            Sep-24        52.921         5.292          12,24%            3,00          0,91          4.835
            Oct-24        55.170         5.517          12,24%            3,33          0,90          4.990
            Nov-24        67.710         6.771          12,24%            3,67          0,90          6.063
            Dec-24        69.742         6.974          12,24%            4,00          0,89          6.182
            Jan-25        59.118         5.912          12,24%            4,33          0,88          5.188
            Feb-25        77.270         7.727          12,24%            4,67          0,87          6.713
            Mar-25        48.265         4.827          12,24%            5,00          0,86          4.152
            Apr-25        20.983         2.098          12,24%            5,33          0,85          1.787
            May-25        37.255         3.726          12,24%            5,67          0,84          3.141
            Jun-25        18.129         1.813          12,24%            6,00          0,83          1.513
Jumlah                   589.127        58.913                                                      52.218
Page 100
                                                                                                         Lampiran 3


PT UNITED TRACTORS Tbk
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
Perhitungan pendapatan bunga MTN, apabila mengalami kenaikan 10% dan 20% serta penurunan sebesar 10% dan 20%
                                        Pendapatan bunga MTN
      Periode
                        Naik 10%       Naik 20%      Turun 10%          Turun 20%
             Jul-24           9.033          9.917            7.294            6.441
            Aug-24           10.661         11.705            8.610            7.602
            Sep-24           12.488         13.711           10.085            8.905
            Oct-24           12.924         14.189           10.437            9.216
            Nov-24           15.745         17.286           12.715           11.227
            Dec-24           16.098         17.675           13.000           11.479
            Jan-25           13.546         14.872           10.939            9.659
            Feb-25           17.575         19.296           14.193           12.533
            Mar-25           10.898         11.965            8.801            7.771
            Apr-25            4.703          5.163            3.798            3.354
            May-25            8.289          9.100            6.694            5.911
            Jun-25            4.004          4.396            3.233            2.855
Jumlah                      135.963        149.277          109.799          96.953
Page 101
                                                                                                                         Lampiran 3-1
PT UNITED TRACTORS Tbk
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
Perhitungan pendapatan bunga kredit modal kerja SEKI BI, apabila mengalami kenaikan 10% dan 20% serta penurunan sebesar 10% dan 20%
                                        Pendapatan bunga SEKI BI
      Periode
                        Naik 10%        Naik 20%      Turun 10%          Turun 20%

             Jul-24           7.986            8.762            6.457            5.705
            Aug-24            9.425           10.342            7.621            6.734
            Sep-24           11.041           12.114            8.927            7.888
            Oct-24           11.425           12.537            9.239            8.163
            Nov-24           13.920           15.273           11.255            9.945
            Dec-24           14.232           15.616           11.508           10.168
            Jan-25           11.976           13.140            9.683            8.556
            Feb-25           15.538           17.049           12.564           11.101
            Mar-25            9.634           10.571            7.790            6.883
            Apr-25            4.158            4.562            3.362            2.971
            May-25            7.328            8.041            5.925            5.236
            Jun-25            3.540            3.884            2.862            2.529
Jumlah                      120.202         131.892           97.195           85.880

File

File Open PDF
Source IDX
Size14.6 MB
Published2 Jul 2024
Pages101
Characters175,698
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 74 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org United Tractors Tbk p.27 ×48
linked org PT Surya Artha Nusantara Finance p.27 ×9
linked person Chiew Sin Cheok · Komisaris p.41 ×3
linked person Vilihati Surya · Direktur p.41 ×3
linked person Djony Bunarto Tjondro · Presiden Komisaris p.41 ×5
linked person Djoko Pranoto Santoso · Komisaris p.41 ×4
linked person Bruce Malcolm Cox p.41 ×2
linked person Widjaja Kartika · Direktur p.42 ×5
linked person Loudy Irwanto Ellias · Direktur p.42 ×5
linked person Idot Supriadi · Direktur p.42 ×4
linked person Iwan Hadiantoro · Direktur p.42 ×5
linked org Astra International Tbk p.44 ×32
linked person Arietta Adrianti p.45 ×2
linked person Wempy Kunto Wiambodo p.45 ×2
linked person Kiyoshi Kuribara p.45 ×2
linked person Paulus Bambang Widjanarko p.46 ×4
linked org II PT BANK MANDIRI p.96
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.96 ×3
linked org WAHANA INTERFOOD NUSANTARA p.96 ×2
linked org DWI GUNA LAKSANA TBK p.96 ×3
linked org PAN PACIFIC INVESTAMA p.96 ×2
linked org Permodalan Nasional Madani p.96
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.38
possible person Gidion Hasan · Presiden Komisaris p.41 ×6
possible person Rudy · Presiden Komisaris p.41 ×2
possible person Buntoro Muljono p.45 ×2
possible person Handy Hartono p.45 ×2
possible person Handri Susanto p.45 ×2
possible person Handoko Pranoto p.46
possible org Bursa Efek Indonesia p.52
possible — Jardine Cycle & Carriage p.53 ×4
possible org Negara Republik Indonesia p.53 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.53
unresolved org KJPP Nirboyo Adiputro p.27 ×4
unresolved org Dewi Apriyanti & Rekan p.27 ×4
unresolved person Penilai Publik Satya Bima Nugraha p.27
unresolved org KJPP NDR p.27 ×2
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia p.27
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.27
unresolved — Telepon/Faks p.28
unresolved person Ramandhika p.28 ×2
unresolved person Rendih p.36
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tanudiredja p.37 ×2
unresolved org Rintis & Rekan p.37 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.38 ×35
unresolved person Jose Dima Satria S.H. p.41 ×2
unresolved person Bruce Malcom Cox · Komisaris Independen p.41
unresolved — Loudy Irwanto Elli · Direktur p.42 ×2
unresolved org PT Sedaya Multi Investama p.45 ×3
unresolved org Marubeni Corporation p.45
unresolved org PT Marubeni Indonesia p.45
unresolved person Benjamin Herrenden Birks · Komisaris p.46 ×5
unresolved person Edhie Sarwono · Direktur p.46
unresolved person Franciscus Xaverius Laksana Kesuma · Presiden Direktur p.46 ×12
unresolved org PT Inter Astra Motor Works p.52
unresolved person Djojo Muljadi p.52
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.52 ×2
unresolved org PT United Tractors. Anggaran Dasar p.52
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.52 ×2
unresolved person Jose Dimas Satria p.52
unresolved org Carriage Ltd p.53 ×4
unresolved org Jardine Matheson Hodings Ltd. p.53 ×2
unresolved org PT Sangga Loka Subur p.53
unresolved person Akta Notaris Nyonya Rukmasanti Hardjasatya p.53 ×2
unresolved org Pengadilan Negeri Jakarta Pusat p.53
unresolved person Akta Notaris Wiwik Condro p.53
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.53
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.53
unresolved org Bank Indonesia. Inflasi p.55
unresolved org Bank Indonesia. II. p.80
unresolved org Aktif (PERSERO) Tbk p.96 ×2
unresolved org TAHUN DWI GUNA LAKSANA Tbk p.96
unresolved org PT LEN INDUSTRI (PERSERO) p.96
unresolved org PT PNM VENTURE CAPITAL p.96

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.182 9093 ms 12 Sep 2026 23:01
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '2.14'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result