Back to announcement
20240702_DSFI_Ringkasan Risalah//Risalah RUPS_31678091_lamp2.pdf
RUPS minutes Needs review DSFISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1 OCR 0.932
Jakarta, 02 Juli 2024 No. 1: 125/DSFI-CS/VI1/2024 Klasifikasi : Biasa Perihal — : Penyampaian Hasil RUPS Tahunan Lamp. 1 3 (tiga) lembar Kepada Yth. PT. Bursa Efek Indonesia Jakarta Stock Exchange Building Jl. Jend, Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 Dengan hormat, Sehubungan dengan telah dilaksanakannya acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun Buku 2023 PT Dharma Samudera Fishing Industries, Tbk yang diadakan pada: Hari/tanggal : Jumat, 28 Juni 2024 Waktu : Pukul 14.32 — 15.02 WIB Tempat : Prime Space Co-working. The Bellezza Shopping Arcade, Jalan Permata Hijau Nomor 34, Jakarta Selatan, Indonesia Maka dengan ini kami sampaikan hasil dari acara Rapat tersebut yang kami muat di situs web IDX, situs web SPE, situs web eASY.KSEI dan situs web Perseroan Kami lampirkan Surat Keterangan dari Notaris DR. Putra Utomo, SH, MKn. Nomor : 43/NOT/VII/2024 RUPST tanggal 28 Juni 2024, dan bukti iklan Hasil Rapat Umum Pemegang Saham yang kami muat di situs web IDX, situs web SPE, situs web eASY.KSEI dan situs web Perseroan pada tanggal 02 Juli 2024. Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk Jl. Laks RE. Martadinata I, TanjungPriok, Jakarta 14310, Indonesia " P: 462 21 4301001, 4371010, 4353965 | F: 462 21 4303412 | www.dharmasamudera.id
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT. Bursa Efek Indonesia Jakarta Stock Exchange Building
p.1
unresolved
person
DR. Putra Utomo
p.1 ×2
unresolved
org
Dharma Samudera Fishing Industries Tbk
p.1 ×3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.000
85 ms
13 Sep 2026 16:19
no RUPS minutes content - likely misclassified