Skip to content
Back to announcement

20240701_UNTR_Informasi Transaksi Afiliasi_31677779_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review UNTR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 70

Page 1

          
Page 2
                                        DAFTAR ISI

• SURAT PENGANTAR YANG BERISIKAN RINGKASAN HASIL
  PENDAPAT KEWAJARAN                                            1
• PERNYATAAN PENILAI                                           12

I.       PENDAHULUAN                                           14
I.1      Dasar Penugasan                                       14
I.2      Identifikasi Status Penilai                           14
I.3      Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan       15
I.4      Identifikasi Objek Penilaian                          15
I.5      Jenis Mata Uang yang Digunakan                        15
I.6      Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi           15
I.7      Ringkasan Rencana Transaksi                           16
I.8      Maksud dan Tujuan Penilaian                           16
I.9      Benturan Kepentingan Rencana Transaksi                16
I.10     Tanggal Penilaian                                     16
I.11     Tingkat Kedalaman Investigasi                         17
I.12     Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan      17
I.13     Asumsi dan Kondisi Pembatas                           18
I.14     Persyaratan Atas Persetujuan untuk Publikasi          20
I.15     Standar Penilaian                                     21
I.16     Metode dan Prosedur Penyusunan Pendapat Kewajaran     21
I.17     Kejadian-kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian
         (Subsequent Events)                                   21

II.      ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN                           23
II.1     Analisis Rencana Transaksi                            23
II.1.1   Pihak-pihak yang Bertransaksi                         23
II.1.2   Susunan Pemegang Saham dan Susunan Manajemen          23
         Pihak yang Bertransaksi
II.1.3   Hubungan antara Pihak-pihak yang Bertransaksi         25
II.1.4   Perjanjian dan Persyaratan Rencana Transaksi          25
Page 3
II.1.5   Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi                       25
II.2     Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi                 26
II.2.1   Riwayat Singkat dan Sifat Kegiatan Usaha                   26
II.2.2   Analisis Industri dan Lingkungan                           28
II.2.3   Analisis Operasional dan Prospek Perseroan                 30
II.2.4   Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi                31
II.2.5   Keuntungan dan Kerugian atas Dilakukannya Rencana
         Transaksi                                                  32
II.3     Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi                33
II.3.1   Penilaian Kinerja Historis                                 33
II.3.2   Analisis Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi    37
II.3.3   Analisis Rasio Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana
         Transaksi                                                  39
II.3.4   Penilaian atas Proyeksi Keuangan                           40
II.3.5   Analisis Inkremental                                       42
II.3.6   Analisis Sensitivitas                                      44
II.3.7   Analisis atas Kewajaran Nilai Rencana Transaksi            45
II.3.8   Analisis atas Faktor-faktor Lain yang Relevan              45

III.     KESIMPULAN ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN                     46

• INDEPENDESI PENILAI                                               49
• PENUTUP                                                           49
LAMPIRAN
Lampiran 1 – Proyeksi Laba Rugi – Sebelum Rencana Transaksi
Lampiran 2 – Proyeksi Posisi Keuangan – Sebelum Rencana Transaksi
Lampiran 3 – Proyeksi Laba Rugi – Sesudah Rencana Transaksi
Lampiran 4 – Proyeksi Posisi Keuangan – Sesudah Rencana Transaksi
Lampiran 5 – Ringkas Penilaian atas 35% Ekuitas milik PT Harmoni
             Mitra Utama
Page 4

          
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8

          
Page 9

          
Page 10

          
Page 11

          
Page 12

          
Page 13

          
Page 14

          
Page 15

          
Page 16
                                                                                  12




PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda
tangan di bawah ini menyatakan bahwa:
1. Laporan ini disusun untuk kepentingan Direksi Perseroan sehubungan dengan
    rencana tersebut, dan tidak digunakan oleh pihak lain. Selanjutnya laporan ini
    tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi kepada pemegang saham
    Perseroan untuk menyetujui atau tidak menyetujui Rencana Transaksi tersebut
    atau mengambil tindakan-tindakan tertentu atas Rencana Transaksi tersebut.
2. Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian kesimpulan nilai akhir telah
    dilakukan dengan benar sesuai dengan pemahaman terbaik dari Penilai.
3. Analisis dan kesimpulan nilai akhir hanya dibatasi oleh asumsi-asumsi dan kondisi
    pembatas yang diungkapkan di dalam laporan ini.
4. Penilai tidak mempunyai kepentingan terhadap hasil penilaian yang dibuat dan
    tidak memiliki kepentingan pribadi maupun keberpihakan kepada pihak-pihak
    lain yang memiliki kepentingan terhadap objek penilaian.
5. Imbalan jasa Penilai tidak berkaitan dengan hasil penilaian yang dilaporkan.
6. Kami telah melakukan penilaian dan menyusun laporan ini sesuai dengan POJK
    No. 35/POJK.04/2020, SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020, serta KEPI & SPI edisi VII-
    2018, serta Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.
7. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan
    diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui pemerintah (MAPPI).
8. Penilai memiliki pemahaman mengenai objek penilaian yang dibuat.
9. Data ekonomi dan industri dalam menyusun laporan ini diperoleh dari berbagai
    sumber yang diyakini Penilai dapat dipertanggungjawabkan.
10. Tidak seorangpun, kecuali yang disebutkan dalam laporan ini, telah menyediakan
    bantuan profesional dalam menyiapkan laporan.
11. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam laporan
    ini serta dipresentasikan dalam laporan ini adalah benar dan akurat sesuai
    dengan pemahaman terbaik dari Penilai.
12. Kesimpulan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah
    disajikan sebagai kesimpulan nilai akhir.
13. Penilai bertanggung jawab atas laporan ini.
Page 17

          
Page 18
                                                                              14




I.    PENDAHULUAN

I.1   Dasar Penugasan
      Berdasarkan permintaan dari PT United Tractors Tbk (”Perseroan”) untuk
      melakukan penilaian atas Kewajaran Rencana Transaksi Penjualan 35%
      Ekuitas PT Harmoni Mitra Utama yang Dimiliki oleh PT United Tractors Tbk
      kepada PT Serasi Autoraya yang tertuang dalam:
      • Surat Permohonan Penilaian No.LUT/024/9960/II/2024 tanggal 28
        Februari 2024 dari PT United Tractors Tbk;
      • Surat Penawaran No. 0145/NDR-SB/Prop/III/24 tanggal 1 Maret 2024 dari
        KJPP Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan yang telah disetujui oleh
        PT United Tractors Tbk;
      • Surat Penunjukan No.LUT/025/9960/III/2024 tanggal 4 Maret 2024 dari PT
        United Tractors Tbk;
      • Surat Perjanjian Kerja No. 005/NDR-SB/SPK/III/24 tanggal 5 Maret 2024
        antara KJPP Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan dengan PT United
        Tractors Tbk.

      Dengan ini kami menyatakan bahwa kami telah melakukan investigasi dan
      penilaian atas kewajaran rencana transaksi di atas, serta menyampaikan
      laporan ini untuk keperluan Pengguna Laporan.

I.2   Identifikasi Status Penilai
      • Penilaian ini telah dilaksanakan oleh Penilai Publik Satya Bima Nugraha,
        S.E., MAPPI (Cert.) yang merupakan Rekan pada KJPP Nirboyo Adiputro,
        Dewi Apriyanti & Rekan (“KJPP NDR” / “Kami”) dengan Izin Penilai No.
        B-1.23.00654 dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia;
      • Penilai tersebut di atas terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan Republik
        Indonesia Bidang Pasar Modal dengan No. STTD.PB-58/PM.021/2024;
      • Penilai dalam posisi untuk memberikan penilaian objektif dan tidak
        memihak;
      • Penilai tidak mempunyai benturan kepentingan atau potensi benturan
        kepentingan dengan subjek dan/atau objek penilaian;
      • Penilai tidak memiliki keterlibatan material terkait dengan objek
        penilaian;
      • Penilai memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian dan kami tidak
        menggunakan bantuan tenaga ahli dari luar KJPP NDR dalam melaksanakan
        penilaian ini.
Page 19
                                                                             15




I.3   Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
      • Identitas Pemberi Tugas
         Nama               : PT United Tractors Tbk
         Alamat             : Jalan Raya Bekasi Km. 22, Jakarta
         Bidang usaha       : Perdagangan
         Telepon/Faks       : 021-24579999
         Website            : www.unitedtractors.com
         E-mail             : inget@unitedtractors.com
         Contact Person     : Ibu Inge Teja
         Jabatan            : Corporate Financial Planning Department Head
      • Pengguna Laporan : PT United Tractors Tbk

I.4   Identifikasi Objek Penilaian
      Objek penilaian adalah penyusunan Pendapat Kewajaran atas rencana
      transaksi penjualan 35% ekuitas PT Harmoni Mitra Utama (“HMU”) yang
      dimiliki oleh Perseroan kepada PT Serasi Autoraya (“SERA”) dengan nilai
      rencana transaksi sebesar Rp15.000.000.000,- (Lima Belas Miliar Rupiah).

      Selanjutnya dalam laporan ini transaksi di atas akan disebut sebagai
      “Rencana Transaksi”.

I.5   Jenis Mata Uang yang Digunakan
      Rencana Transaksi dilaksanakan dengan menggunakan mata uang Rupiah
      (“Rp”).

I.6   Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi
      HMU adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengangkutan dan
      pergudangan HMU sebagai perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 2008.
      HMU dalam menjalankan kegiatan usahanya telah memberikan jasanya salah
      satunya kepada Perseroan untuk memenuhi kebutuhan logistik dari
      Perseroan..

      SERA sebagai pihak pembeli memiliki anak perusahaan yaitu PT Serasi
      Logistics Indonesia (“SLI”) yang menjadi partner logistik bagi HMU dalam
      jasa forwarding dan jasa trucking untuk mendukung kebutuhan logistik
      Perseroan. HMU akan mempunyai fokus jasa pada bidang pergudangan dan
      SLI akan mempunyai fokus di bidang transportasi dan pengantaran. Sehingga
      diharapkan organisasi menjadi lebih efisien dalam rangka meningkat
      keunggulan dan untuk meraih pangsa pasar yang lebih besar.

      Dengan adanya Rencana Transaksi, maka Perseroan dapat lebih fokus kepada
      core business perusahaan yaitu sebagai perusahaan distribusi alat berat.
Page 20
                                                                                16




I.7    Ringkasan Rencana Transaksi
       Dalam draft Perjanjian Jual Beli Saham antara Perseroan dengan SERA yang
       diperoleh dari manajemen Perseroan, beberapa syarat dan ketentuan yang
       disepakati oleh pihak penjual dan pembeli adalah sebagai berikut:
       • Perseroan bermaksud untuk menjual kepemilikan seluruh sahamnya dalam
          HMU sebanyak 7.875.000 lembar saham atau setara dengan 35,00% dan
          mengalihkannya kepada SERA;
       • Total nilai transaksi dari jual beli saham adalah sebesar
          Rp15.000.000.000,-.

I.8    Maksud dan Tujuan Penilaian
       Pelaksanaan penilaian ini dimaksudkan untuk memberikan pendapat
       kewajaran (fairness opinion) atas Rencana Transaksi yang ditujukan dalam
       rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
       No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
       Transaksi Benturan Kepentingan.

       Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi di
       atas memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi namun bukan
       transaksi material karena nilai Rencana Transaksi di bawah 20% dari ekuitas
       Perseroan per 31 Desember 2023.
                          Keterangan                        Jumlah

       Nilai Rencana Transaksi (jutaan Rupiah)              15.000
       Nilai buku ekuitas
                                                           84.035.563
       per 31 Desember 2023 (jutaan Rupiah)
       Persentase nilai Rencana Transaksi terhadap nilai
                                                             0,02%
       buku ekuitas Perseroan per 31 Desember 2023

I.9    Benturan Kepentingan Rencana Transaksi
       Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi di
       atas tidak terdapat benturan kepentingan.

I.10   Tanggal Penilaian
       • Tanggal Penilaian adalah per tanggal 31 Desember 2023
       • Tanggal Laporan Penilaian adalah tanggal 24 Desember 2023
Page 21
                                                                                  17




I.11   Tingkat Kedalaman Investigasi
       Dalam melaksanakan penilaian ini kami telah melakukan investigasi untuk
       mengumpulkan data dan informasi dari manajemen Perseroan dengan cara
       melakukan wawancara serta melakukan verifikasi, perhitungan dan analisis
       dari data dan informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan maupun
       sumber-sumber lainnya yang relevan dan dapat diandalkan.

       Dalam proses penilaian ini kami melakukan wawancara dengan:
       • Ibu Inge Teja sebagai Corporate Financial Planning Department Head di
         Perseroan;
       • Bpk. M. Ilham Gunawan sebagai Corporate Financial Planning Staff di
         Perseroan;
       • Bpk. Kemas Aldiandra F sebagai Corporate Financial Planning Staff di
         Perseroan.

I.12   Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan
       Dalam mempersiapkan laporan ini, kami menggunakan data dan informasi
       yang diperoleh dari manajemen Perseroan maupun sumber-sumber lainnya
       yang relevan dan dapat diandalkan. Data dan informasi yang digunakan
       adalah sebagai berikut:
       1. Draft Perjanjian Jual Beli Saham antara Perseroan dengan SERA;
       2. Laporan Penilaian atas 35% ekuitas HMU dengan nomor laporan No.
           00345/2.0018-00/BS/05/0654/1/VI/2024 tanggal 21 Juni 2024 yang
           dilakukan oleh Penilai Publik Satya Bima Nugraha, S.E., MAPPI (Cert.)
           sebagai rekan di KJPP NDR. Penilai tersebut telah terdaftar pada Otoritas
           Jasa Keuangan Republik Indonesia Bidang Pasar Modal dengan No.
           STTD.PB-58/PM.021/2024;
       3. Laporan Keuangan konsolidasi Perseroan per tanggal 31 Desember 2019
           sampai dengan 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan
           Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (PwC Indonesia) dengan
           opini wajar dalam semua hal yang material;
       4. Proyeksi keuangan Perseroan sebelum dan sesudah Rencana Transaksi
           meliputi proyeksi laba rugi dan proyeksi posisi keuangan;
       5. Proforma keuangan Perseroan dengan adanya Rencana Transaksi meliputi
           proforma posisi keuangan dan profoma posisi keuangan untuk periode
           31 Desember 2023;
       6. Dokumen legal Perseroan, HMU dan SERA seperti Akta Pendirian dan Akta
           Perubahannya, NIB, NPWP, Izin Lokasi serta dokumen-dokumen penting
           lainnya;
Page 22
                                                                                18




       7.   Analisis ekonomi berdasarkan data dan informasi yang diperoleh dari
            Economist Intelligence Unit (EIU), Bank Indonesia (BI) serta data dan
            informasi lainnya yang dipublikasikan secara umum;
       8.   Wawancara dengan manajemen Perseroan sehubungan dengan Rencana
            Transaksi;
       9.   Berbagai sumber informasi, baik dari media cetak dan elektronik maupun
            dari hasil analisis lainnya yang kami anggap relevan.

       Kami berasumsi bahwa data dan informasi yang diberikan telah diungkapkan
       sepenuhnya, sejujurnya, benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

I.13   Asumsi dan Kondisi Pembatas
       Asumsi:
       1. Kami mengasumsikan bahwa Rencana Transaksi dijalankan seperti yang
          telah dijelaskan oleh manajemen Pemberi Tugas dan sesuai dengan
          kesepakatan serta kebenaran informasi mengenai Rencana Transaksi
          yang diungkapkan oleh manajemen dalam draft Perjanjian Jual Beli
          Saham antara Perseroan dengan SERA yang telah kami terima;
       2. Kami mengasumsikan bahwa sejak tanggal penerbitan laporan penilaian
          sampai dengan tanggal efektifnya Rencana Transaksi tidak terjadi
          perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap asumsi-
          asumsi yang digunakan di dalam analisis penyusunan pendapat
          kewajaran;
       3. Kami mengasumsikan bahwa pihak yang bertransaksi merupakan
          perusahaan yang berkelanjutan usahanya dimasa mendatang dan dikelola
          oleh manajemen yang profesional dan kompeten (going concern);
       4. Seluruh data dan informasi yang diterima dari Pemberi Tugas sehubungan
          dengan penilaian ini adalah relevan, benar dan dapat dipercaya;
       5. Seluruh pernyataan serta data dan informasi yang terdapat di dalam
          laporan     penilaian    adalah     relevan,    benar     dan    dapat
          dipertanggungjawabkan sesuai dengan prosedur penilaian yang berlaku
          umum dan disampaikan dengan itikad baik;
       6. Kami memperoleh informasi atas status hukum pihak yang bertransaksi,
          namun kami tidak melakukan pengecekan terhadap keabsahannya;
       7. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap iklim politik,
          ekonomi dan hukum di mana perusahaan melakukan kegiatan bisnisnya;
       8. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap susunan
          pengurus perusahaan;
       9. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap peraturan
          dan hukum yang berlaku yang mempengaruhi pendapatan perusahaan
          didalam menjalankan bisnisnya;
Page 23
                                                                         19




10. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap biaya tenaga
    kerja dan biaya lain-lain yang signifikan;
11. Tidak ada gangguan yang material dan signifikan terhadap hubungan
    industrial atau asosiasi tenaga kerja;
12. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap kebijakan
    akuntansi yang digunakan oleh perusahaan;
13. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap teknologi
    industri dan kompetisi pasar di mana Perusahaan menjalankan bisnisnya.

Kondisi pembatas:
1. Laporan Penilaian bersifat non-disclaimer opinion;
2. Laporan Penilaian dilaksanakan sesuai dengan maksud dan tujuan
   penilaian yang dinyatakan di dalam laporan, oleh karena itu tidak dapat
   digunakan dan/atau dikutip untuk tujuan lain;
3. Laporan penilaian terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang
   bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional Perusahaan;
4. Pendapat kewajaran yang dicantumkan dalam Laporan Penilaian serta
   setiap hasil analisis dalam Laporan Penilaian yang merupakan bagian dari
   objek yang dinilai, hanya berlaku sesuai dengan maksud dan tujuan
   penilaian. Pendapat kewajaran dan hasil analisis yang digunakan dalam
   Laporan Penilaian tidak boleh digunakan untuk tujuan penilaian lain yang
   dapat mengakibatkan terjadinya kesalahan;
5. Informasi yang telah diberikan oleh Pemberi Tugas kepada kami, seperti
   yang disebutkan di dalam Laporan Penilaian, dianggap layak dan dapat
   dipercaya, tetapi kami tidak bertanggung jawab jika ternyata informasi
   yang diberikan terbukti tidak sesuai dengan hal yang sesungguhnya.
   Informasi yang dinyatakan tanpa menyebutkan sumbernya merupakan
   hasil penelaahan kami terhadap data-data yang ada, pemeriksaan atas
   dokumen, ataupun keterangan dari instansi pemerintah yang berwenang.
   Tanggung jawab untuk memeriksa kembali kebenaran informasi tersebut
   sepenuhnya berada di pihak Pemberi Tugas;
Page 24
                                                                                 20




       6. Penilaian yang kami lakukan didasarkan pada data dan informasi yang
           diberikan oleh Pemberi Tugas. Mengingat hasil dari penilaian kami sangat
           tergantung dari kelengkapan, keakuratan dan penyajian data serta
           asumsi-asumsi yang mendasarinya, perubahan pada data seperti adanya
           informasi baru dari publik, informasi yang merupakan hasil penyelidikan
           khusus ataupun dari sumber-sumber lainnya dapat mengubah hasil dari
           penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa perubahan
           terhadap data yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil
           penilaian dan bahwa perbedaan yang terjadi dapat bersifat material.
           Walaupun isi dari Laporan Penilaian telah dilaksanakan dengan itikad
           baik dan cara yang profesional, kami tidak bertanggung jawab atas
           adanya kemungkinan yang terjadinya perbedaan kesimpulan yang
           disebabkan oleh analisis tambahan ataupun adanya perubahan dalam
           data yang dijadikan sebagai dasar penilaian;
       7. Kami menggunakan Proyeksi Keuangan yang diperoleh dari Pemberi
           Tugas dan kami telah melakukan penyesuaian yang mencerminkan
           kewajaran proyeksi sesuai dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary
           duty). Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan
           kewajaran proyeksi keuangan yang telah disesuaikan;
       8. Kami bertanggung jawab atas Laporan Penilaian dan opini kewajaran;
       9. Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau
           melengkapi penilaian ini akibat dari peristiwa-peristiwa yang terjadi
           setelah tanggal Laporan Penilaian (subsequent events);
       10. Laporan Penilaian dianggap sah apabila tertera cap (seal) KJPP Nirboyo
           Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan pada lembar tanda tangan
           penanggung jawab Laporan.

I.14   Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi
       Laporan ini dan/atau referensi yang melampirinya dilaksanakan sesuai
       dengan maksud dan tujuan penilaian yang dinyatakan dalam laporan serta
       laporan ini bersifat terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang
       bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.

I.15   Standar Penilaian
       Kami telah melakukan penilaian dan menyusun laporan sesuai dengan
       Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian
       Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK No. 35/POJK.04/2020”),
       Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan
       Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“SEOJK No.
       17/SEOJK.04/2020”), Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian
       Indonesia Edisi VII-2018 (“KEPI & SPI edisi VII-2018”), serta Peraturan
       Perundang-undangan yang berlaku.
Page 25
                                                                                 21




I.16   Metode dan Prosedur Penyusunan Pendapat Kewajaran
       Analisis pendapat kewajaran yang kami lakukan atas Rencana Transaksi
       adalah:
       • Analisis transaksi;
       • Analisis kualitatif;
       • Analisis kuantitatif;
       • Analisis atas kewajaran nilai transaksi;
       • Analisis atas faktor lain yang relevan.

I.17   Kejadian-kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent
       Events)
       Dalam penilaian atas kewajaran Rencana Transaksi per tanggal 31 Desember
       2023, terdapat kejadian penting yang diketahui maupun yang patut diketahui
       setelah tanggal penilaian sampai dengan tanggal laporan dikeluarkan yang
       tidak mempengaruhi hasil penilaian yaitu:
       • Per 24 April 2024, berdasarkan akta No.98 tanggal 24 April 2024 yang
          dibuat dihadapan Jose Dimas Satria, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta, yang
          telah mendapat pemberitahuan penerimaan perubahan data Perseroan
          dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai
          dengan suratnya tanggal 7 Mei 2024 No.AHU-AH.01.09-0187465 terdapat
          perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.
          Dewan Komisaris
          Presiden Komisaris       : Djony Bunarto Tjondro
          Wakil Presiden Komisaris : Rudy
          Komisaris                : Chiew Sin Cheok
          Komisaris                : Djoko Pranoto Santoso
          Komisaris                : Benjamin Herrenden Birks
          Komisaris Independen     : Paulus Bambang Widjarnako
          Komisaris Independen     : Nanan Soekarna
          Komisaris Independen     : Bruce Malcolm Cox
          Direksi
          Presiden Direktur        : Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
          Direktur                 : Widjaja Kartika
          Direktur                 : Loudy Irwanto Ellias
          Direktur                 : Idot Supriadi
          Direktur                 : Iwan Hadiantoro
          Direktur                 : Edhie Sarwono
          Direktur                 : Vilihati Surya
Page 26
                                                                          22




• Per 1 Mei 2024, berdasarkan akta No. 20 tanggal 29 April 2024 dari Notaris
  Ivan Gelium Lantu, S.H., M.Kn terdapat perubahan susunan Dewan
  Komisaris dan Direksi SERA.
  Dewan Komisaris
  Presiden Komisaris        : Gidion Hasan
  Komisaris                 : Henry Tanoto
  Direksi
  Presiden Direktur         : Mohammad Farauk
  Direktur                  : Hadi Winarto
  Direktur                  : Yudas Tadeus Go Wie Lien
Page 27
                                                                                       23




II     ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN

II.1   Analisis Rencana Transaksi

II.1.1 Pihak-Pihak yang Bertransaksi
       Berdasarkan draft Perjanjian Jual Beli Saham antara Perseroan dengan SERA
       terkait Rencana Transaksi antara Perseroan dengan SERA, pihak-pihak yang
       terlibat dalam Rencana Transaksi adalah:
       • Perseroan, sebagai pihak penjual;
       • SERA, sebagai pihak pembeli.

II.1.2 Susunan Pemegang Saham dan Susunan Manajemen Pihak yang
       Bertransaksi
       Uraian Singkat PT United Tractors Tbk
       Perseroan adalah perusahaan yang dikendalikan oleh induk perusahaannya
       yaitu PT Astra International Tbk, perusahaan yang didirikan di Indonesia.

       Susunan pemegang saham Perseroan per 31 Desember 2023 adalah sebagai
       berikut:
       Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                                                          Persentase
                                          Jumlah Saham       Nilai
                                                                         Kepemilikan

       PT Astra International Tbk            2.219.317.358     554.829        59,497%
       Masyarakat                            1.412.491.778     353.123        37,867%
       Jumlah saham beredar                  3.631.809.136     907.952        97,364%
       Saham treasuri                          98.326.000       24.582         2,636%


       Jumlah                              3.730.135.136      932.534        100,000%


       Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan per 31 Desember 2023 adalah
       sebagai berikut:
       Dewan Komisaris
       Presiden Komisaris        : Djony Bunarto Tjondro
       Wakil Presiden Komisaris : Gidion Hasan
       Komisaris                 : Djoko Pranoto Santoso
       Komisaris                 : Benjamin Herrenden Birks
       Komisaris Independen      : Paulus Bambang Widjanarko
       Komisaris Independen      : Nanan Soekarna
Page 28
                                                                                24




Direksi
Presiden Direktur            :   Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
Direktur                     :   Loudy Irwanto Ellias
Direktur                     :   Iwan Hadiantoro
Direktur                     :   Idot Supriadi
Direktur                     :   Edhie Sarwono
Direktur                     :   Widjaja Kartika

Pada saat laporan ini dikeluarkan terdapat perubahan pada susunan Dewan
Komisaris dan Direksi Perseroan. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Perseroan saat laporan ini dikeluarkan seperti yang dinyatakan dalam bab
I.17.

Uraian Singkat PT Serasi Autoraya
Susunan pemegang saham SERA per 31 Desember 2023 adalah sebagai
berikut:
Disajikan dalam jutaan Rupiah
       Nama Perusahaan            Jumlah Saham         Kepemilikan     Jumlah

PT Astra International Tbk               784.999.000        99,9999%     784.999
PT Arya Kharisma                               1.000         0,0001%           1
Jumlah                                  785.000.000      100,0000%       785.000


Susunan Dewan Komisaris dan Direksi SERA per 31 Desember 2023 adalah
sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris      : Gidion Hasan
Komisaris               : Henry Tanoto
Komisaris Independen    : Juliani Eliza Syaftari
Direksi
Presiden Direktur       : Henry Christian Wong
Direktur                : Naga Sujady
Direktur                : Hadi Winarto
Direktur                : Yudas Tadeus Go Wie Lien

Pada saat laporan ini dikeluarkan terdapat perubahan pada susunan Dewan
Komisaris dan Direksi SERA. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
saat laporan ini dikeluarkan seperti yang dinyatakan dalam bab I.17.
Page 29
                                                                                25




II.1.3 Hubungan antara Pihak-Pihak yang Bertransaksi
       Berdasarkan analisis terhadap dokumen korporasi Perseroan dan SERA serta
       informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pihak-pihak yang
       terlibat dalam Rencana Transaksi memiliki hubungan afiliasi yang disebabkan
       oleh:
       • Perseroan dan SERA dikendalikan oleh PT Astra International Tbk;
       • Bpk. Gidion Hasan menjabat sebagai Wakil Presiden Komisaris di Perseroan
          per 31 Desember 2023 sampai dengan ditutupnya rapat umum pemegang
          saham tahunan Perseroan tahun 2023 yang telah dilaksanakan pada 24
          April 2024 serta menjabat sebagai Presiden Komisaris di SERA per 31
          Desember 2023. Namun pPada saat laporan ini dikeluarkan Bpk. Gidion
          Hasan sudah tidak menjabat Wakil Presiden Komisaris di Perseroan.

II.1.4 Perjanjian dan Persyaratan Rencana Transaksi
       Dalam draft Perjanjian Jual Beli Saham antara Perseroan dengan SERA yang
       diperoleh dari manajemen Perseroan, beberapa syarat dan ketentuan yang
       disepakati oleh pihak penjual dan pembeli adalah sebagai berikut:
       • Perseroan bermaksud untuk menjual kepemilikan seluruh sahamnya dalam
          HMU sebanyak 7.875.000 lembar saham atau setara dengan 35,00% dan
          mengalihkannya kepada SERA;
       • Total nilai transaksi dari jual beli saham adalah sebesar
          Rp15.000.000.000,-.

II.1.5 Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi
       Manfaat Rencana Transaksi adalah:
       • Perseroan memperoleh tambahan kas dan setara kas sebesar
         Rp15.000.000.000,- yang dapat digunakan Perseroan untuk diinvestasikan
         dan berpotensi memperoleh tambahan pendapatan bunga;
       • Manajemen Perseroan dapat lebih fokus kepada core business perusahaan
         yaitu sebagai perusahaan distribusi alat berat.

       Risiko Rencana Transaksi adalah:
       • Perseroan kehilangan potensi keuntungan dari asosiasi (equity income)
          dari entitas asosiasi. Namun berdasarkan laporan keuangan historis HMU,
          selama 4 (empat) tahun terakhir HMU mengalami kerugian.
Page 30
                                                                               26




II.2   Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi

II.2.1 Riwayat Singkat dan Sifat Kegiatan Usaha
       PT United Tractors Tbk
       Perseroan didirikan di Indonesia pada tanggal 13 Oktober 1972 dengan nama
       PT Inter Astra Motor Works, berdasarkan Akta Pendirian No. 69 di hadapan
       Djojo Muljadi, S.H. Terdapat perubahan nomor 101 atas akta pendirian yang
       disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
       No. Y.A.5/34/8 tanggal 6 Februari 1973 dan diumumkan dalam Lembaran
       Berita Negara No. 31, Tambahan No. 281 tanggal 17 April 1973 yang
       mengubah nama Perseroan menjadi PT United Tractors. Anggaran Dasar
       Perseroan telah mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Perseroan sejak
       19 September 1989 telah menjadi perusahaan publik dengan mencatatkan
       sahamnya di Bursa Efek Indonesia.

       Perubahan Anggaran Dasar terakhir dan perubahan pasal 3 Anggaran Dasar
       mengenai maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan sebagaimana
       dituangkan dalam akta No. 79 tanggal 8 April 2022 yang dibuat di hadapan
       Jose Dima Satria, S.H., M.Kn, notaris di Jakarta, yang telah mendapat
       mendapat pemberitahuan penerimaan pemberitahuan perubahan Anggaran
       Dasar dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai
       dengan suratnya tanggal 19 April 2022 No. AHU-0028206.AH.01.02.
       tahun 2022.

       Selain itu, Perseroan telah melakukan perubahan susunan Direksi
       sebagaimana dituangkan dalam Akta No.51 tanggal 12 April 2023 yang dibuat
       dihadapan Jose Dimas Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang telah
       mendapat pemberitahuan penerimaan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
       Manusia Republik Indonesia sesuai dengan suratnya tanggal 4 Mei 2023
       No.AHU-AH.01.09-0114064.

       Ruang lingkup kegiatan utama Perseroan dan entitas anak (bersama-sama
       disebut “Grup”) meliputi penjualan dan penyewaan alat berat (“mesin
       konstruksi”) beserta pelayanan purna jual; penambangan dan kontraktor
       penambangan; rekayasa, perencanaan, perakitan dan pembuatan komponen
       mesin, alat, peralatan dan alat berat; pembuatan kapal serta jasa
       perbaikannya; penyewaan kapal dan angkutan pelayaran; industri konstruksi;
       pembangkit listrik; dan energi.

       Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1973. Perseroan
       berkedudukan di Jakarta, Indonesia.
Page 31
                                                                          27




Perseroan dikendalikan oleh induk perusahaannya yaitu PT Astra
International Tbk, perusahaan yang didirikan di Indonesia. Pemegang saham
terbesar PT Astra International Tbk adalah Jardine Cycle & Carriage Ltd,
perusahaan yang didirikan di Singapura. Jardine Cycle & Carriage Ltd. adalah
anak perusahaan dari Jardine Matheson Hodings Ltd., perusahaan yang
didirikan di Bermuda.

PT Serasi Autoraya
SERA didirikan berdasarkan Akta Notaris Ny. Rukmasanti Hardjasatya, S.H.,
No. 54 tanggal 22 Maret 1990, sebagaimana telah diubah berdasarkan Akta
Notaris Ny. Rukmasanti Hardjasatya, SH., No. 31 tanggal 13 Juni 1991. Akta
pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia
dalam surat keputusan No. C2 2558.HT.01.01.Th 91 tanggal 26 Juni 1991
serta diumumkan dalam Berita Negara No. 67 tanggal 20 Agustus 1991,
Tambahan No. 2594.

Untuk memenuhi ketentuan Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 2018
tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik,
Anggaran Dasar SERA telah dilakukan penyesuaian. Penyesuaian tersebut
dinyatakan dalam Akta Notaris Aulia Taufani, S.H., No. 39 tanggal 31 Januari
2020 sehubungan dengan perubahan maksud dan tujuan serta kegiatan
usaha. Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dalam surat keputusan No. AHU
0027154.AH.01.11 Th 2020 tanggal 10 Februari 2020.

Anggaran Dasar SERA telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan
terakhir dilakukan melalui Akta Notaris Ivan Gelium Lantu, S.H., M.Kn., No.
2 tanggal 16 Juni 2022 sehubungan dengan peningkatan modal ditempatkan
perusahaan. Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dalam surat keputusan No. AHU AH.01.03-
0251727 tanggal 17 Juni 2022.

Ruang lingkup kegiatan SERA seperti yang tertuang dalam Anggaran Dasarnya
adalah penyewaan, ketenagakerjaan dan agen perjalanan; pengangkutan
dan pergudangan; industri pengolahan; perdagangan besar dan eceran;
reparasi dan perawatan; pertambangan dan penggalian; konstruksi; aktivitas
profesional ilmiah dan teknis; informasi dan komunikasi. Pada saat ini
kegiatan usaha utama perusahaan adalah di bidang jasa penyewaan
kendaraan. SERA berkedudukan di Jakarta dan memiliki cabang di kota kota
besar Indonesia. Perseroan memulai kegiatan komersialnya pada tahun 1990.
Page 32
                                                                                 28




       SERA dan entitas anak dikendalikan oleh PT Astra International Tbk, entitas
       induk langsung, yang berdomisili di Indonesia. Pemegang saham terbesar
       PT Astra International Tbk adalah Jardine Cycle & Carriage Ltd, perusahaan
       yang didirikan di Singapura. Jardine Cycle & Carriage Ltd. adalah anak
       perusahaan dari Jardine Matheson Hodings Ltd., perusahaan yang didirikan
       di Bermuda.

II.2.2 Analisis Industri dan Lingkungan
       Kinerja Ekonomi Indonesia
       Perekonomian dunia melambat dengan ketidakpastian pasar keuangan yang
       mulai mereda. Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi global
       tahun 2023 sebesar 3,0% dan melambat menjadi 2,8% pada tahun 2024.
       Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) dan India tahun 2023 lebih baik
       dari prakiraan awal ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan ekspansi
       pemerintah. Sementara itu, ekonomi Tiongkok melemah seiring dengan
       konsumsi rumah tangga dan investasi yang tumbuh terbatas. Inflasi di negara
       maju, termasuk di AS, dalam kecenderungan menurun tetapi tingkatnya
       masih di atas sasaran. Suku bunga kebijakan moneter, termasuk Fed Funds
       Rate (FFR), diprakirakan telah mencapai puncaknya namun masih akan
       bertahan tinggi dalam waktu yang lama (high for longer). Demikian pula yield
       obligasi Pemerintah negara maju, termasuk US Treasury, diprakirakan dalam
       kecenderungan menurun tetapi tingkatnya masih akan tinggi sejalan dengan
       premi risiko jangka panjang (term-premia) terkait besarnya pembiayaan
       fiskal dan utang pemerintah. Kejelasan arah kebijakan moneter di negara
       maju tersebut mendorong mulai meredanya ketidakpastian pasar keuangan
       global. Sehubungan dengan itu, aliran modal sejauh ini mulai kembali masuk
       dan menurunkan tekanan pelemahan nilai tukar di negara emerging market,
       termasuk Indonesia. Ke depan, sejumlah risiko dapat kembali meningkatkan
       ketidakpastian perekonomian dunia, di antaranya masih berlanjutnya
       ketegangan geopolitik, pelemahan ekonomi di sejumlah negara termasuk
       Tiongkok, serta masih tingginya suku bunga kebijakan moneter dan yield
       obligasi di negara maju.
Page 33
                                                                           29




Perekonomian Indonesia tetap tumbuh baik didukung oleh permintaan
domestik. Konsumsi rumah tangga dan investasi tetap tumbuh sejalan dengan
keyakinan masyarakat dan berlanjutnya penyelesaian Proyek Strategis
Nasional (PSN). Perkembangan ini dikonfirmasi oleh sejumlah indikator
utama hingga bulan Desember 2023, seperti keyakinan konsumen, penjualan
eceran, dan Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur. Sementara itu,
kinerja ekspor cenderung lebih baik, seiring dengan peningkatan permintaan
beberapa mitra dagang utama, seperti AS dan India. Berdasarkan Lapangan
Usaha (LU), kinerja perekonomian terutama didorong oleh Perdagangan
Besar dan Eceran, Industri Pengolahan, serta Konstruksi.

Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi tahun 2023 berada
dalam kisaran 4,5-5,3%. Pada tahun 2024, kinerja konsumsi, baik swasta
maupun Pemerintah, dan investasi diprakirakan terus meningkat sejalan
dengan keyakinan konsumsi masyarakat yang tetap kuat, dampak positif
pelaksanaan Pemilu, serta keberlanjutan pembangunan Proyek Strategis
Nasional (PSN). Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi
tahun 2024 diprakirakan meningkat dalam kisaran 4,7-5,5%. Ke depan, Bank
Indonesia akan terus memperkuat sinergi stimulus fiskal Pemerintah dengan
stimulus makroprudensial Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan
ekonomi, khususnya dari sisi permintaan.

Inflasi tetap terjaga dalam kisaran sasaran. Inflasi IHK bulan November 2023
terkendali pada 2,86% (yoy) sehingga diprakirakan inflasi IHK tahun 2023 akan
berada dalam kisaran 3,0±1%. Perkembangan ini dipengaruhi oleh inflasi inti
yang tetap rendah sebesar 1,87% (yoy) sejalan dengan konsistensi kebijakan
suku bunga dan stabilisasi nilai tukar Rupiah oleh Bank Indonesia. Inflasi
administered prices juga rendah sebesar 2,07% (yoy). Sementara itu, inflasi
kelompok volatile food naik menjadi 7,59% (yoy) dipengaruhi oleh faktor
musiman yang memengaruhi produksi beberapa komoditas hortikultura. Bank
Indonesia akan terus mencermati sejumlah risiko yang dapat mengganggu
terkendalinya inflasi, terutama yang bersumber dari harga pangan. Untuk
itu, Bank Indonesia tetap memperkuat bauran kebijakan moneter dan
mempererat sinergi dengan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam TPIP dan
TPID melalui penguatan GNPIP di berbagai daerah untuk memastikan inflasi
terkendali dalam kisaran 2,5±1% pada tahun 2024.
Page 34
                                                                                   30




       Berdasarkan data Economist Intelligence Unit yang dikeluarkan 9 Januari
       2024, berikut merupakan estimasi tingkat pertumbuhan domestik bruto (PDB)
       dan tingkat inflasi di Indonesia sejak 2023 sampai dengan 2028.
          Keterangan       2024      2025       2026      2027       2028

              GDP         5,10%      5,20%      5,10%     5,00%      5,20%
             Inflasi      2,80%      2,70%      3,20%     3,20%      3,10%

       Prospek Industri Alat Berat
       Industri alat berat sedang berada di dalam tekanan seiring rendahnya harga
       komoditas pertambangan. Berdasarkan data Himpunan Industri Alat Berat
       Indonesia (Hinabi), produksi alat berat nasional sepanjang 2023 tercatat
       sebanyak 8.066 unit. Angka ini lebih rendah 8,61% year on year (YoY)
       dibandingkan produksi alat berat nasional pada 2022 yakni 8.826 unit.

       Pelemahan harga komoditas pertambangan seperti batubara dan nikel cukup
       mempengaruhi realisasi produksi alat berat di Indonesia. Sebab, banyak
       pelaku usaha tambang mengurangi pembelian alat berat baru ketika harga
       komoditas kurang bersahabat bagi kelangsungan bisnisnya.

       Tahun 2024 akan menjadi tantangan bagi industri alat berat Indonesia. Di
       sektor pertambangan, melandainya harga komoditas batu bara dan nikel
       membuat konsumen memilih bersikap wait and see menunggu perkembangan
       harga komoditas ke depan.

       Risiko penurunan harga komoditas yang dibarengi perlambatan ekonomi
       masih menjadi ancaman bagi para produsen alat berat. Sektor pertambangan
       diperkirakan masih menjadi kontributor utama penjualan alat berat nasional.
       Terlepas dari turunnya harga komoditas, aktivitas produksi pada dasarnya
       tetap berjalan. Alhasil, kebutuhan terhadap alat berat baru di sektor
       tambang tetap ada, kendati belum tentu setinggi periode sebelumnya.
       Persaingan di pasar alat berat juga diyakini akan semakin ketat seiring
       kehadiran pemain-pemain baru di industri tersebut.

II.2.3 Analisis Operasional dan Prospek Perseroan
       Perseroan mengantisipasi volatilitas harga batu bara dengan terus menjaga
       dan meningkatkan keunggulan operasional dan efisiensi berkelanjutan.
       Walaupun kondisi bisnis tidak sebaik tahun 2022 dengan indeks harga acuan
       batu bara yang turun signifikan, Perseroan dapat mempertahankan
       pencapaian kinerja yang positif. Perseroan membukukan pendapatan
       konsolidasian sebesar Rp128,6 triliun, naik 4% dari Rp123,6 triliun pada tahun
       2022.
Page 35
                                                                                 31




       Beban pokok pendapatan sebesar Rp92,8 triliun, naik 4% dari Rp88,8 triliun
       dan menghasilkan laba bruto sebesar Rp35,8 triliun, naik 3% dari Rp34,8
       triliun pada tahun 2022. Perseroan memperoleh laba tahun berjalan tercatat
       sebesar Rp22,1 triliun, sedikit turun sebesar 4% dari Rp23,0 triliun. Laba
       tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar
       Rp20,6 triliun, sedikit turun sebesar 2% dari Rp21,0 triliun pada tahun 2022
       dikarenakan adanya kenaikan biaya keuangan dan kerugian nilai tukar mata
       uang asing.

       Tren penurunan harga komoditas menyebabkan pasar alat berat menyusut
       akibat pelanggan menunda atau bahkan membatalkan investasi pembelian
       alat berat untuk menjaga provitabilitas dan keberlangsungan usaha.
       Di tengah desakan isu ESG, Perseroan mencermati dan mempelajari arah
       perubahan teknologi.

       Perseroan bersama mitra principal alat berat terus berkolaborasi
       mengembangkan produk-produk inovatif berteknologi ramah lingkungan
       untuk ikut andil dalam gerakan bersama mengurangi emisi gas rumah kaca
       dan menciptakan ekosistem yang positif bagi masyarakat Indonesia.

II.2.4 Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi
       HMU adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengangkutan dan
       pergudangan HMU sebagai perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 2008.
       HMU dalam menjalankan kegiatan usahanya telah memberikan jasanya salah
       satunya kepada Perseroan untuk memenuhi kebutuhan logistik dari
       Perseroan.

       SERA sebagai pihak pembeli memiliki anak perusahaan yaitu SLI yang menjadi
       partner logistik bagi HMU dalam jasa forwarding dan jasa trucking untuk
       mendukung kebutuhan logistik Perseroan. HMU akan mempunyai fokus jasa
       pada bidang pergudangan dan SLI akan mempunyai fokus di bidang
       transportasi dan pengantaran. Sehingga diharapkan organisasi menjadi lebih
       efisien dalam rangka meningkat keunggulan dan untuk meraih pangsa pasar
       yang lebih besar.

       Dengan adanya Rencana Transaksi, maka Perseroan dapat lebih fokus kepada
       core business perusahaan yaitu sebagai perusahaan distribusi alat berat.
Page 36
                                                                       32




II.2.5 Keuntungan dan Kerugian atas Dilakukannya Rencana Transaksi
       Keuntungan Rencana Transaksi adalah:
       • Perseroan mendapat tambahan dana sebesar Rp15.000.000.000,- dari
         Rencana Transaksi.

      Kerugian Rencana Transaksi adalah:
      • Berkurangnya kesempatan manpower/karyawan Perseroan untuk
        mengembangkan potensi dan kompetensi sebagai salah satu jajaran
        manajemen di HMU.
Page 37
                                                                                                          33




II.3   Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi

II.3.1 Penilaian Kinerja Historis
       Berdasarkan data Laporan Keuangan konsolidasi Perseroan per 31 Desember
       2019 sampai dengan per 31 Desember 2023 yang telah di audit yang kami
       peroleh dari manajemen Perseroan, kondisi keuangan Perseroan adalah
       sebagai berikut:
       Laporan Posisi Keuangan
       Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                            Audit         Audit        Audit         Audit         Audit
                      Keterangan
                                          31-Dec-19     31-Dec-20    31-Dec-21     31-Dec-22     31-Dec-23
       Aset
       Aset lancar

       Jumlah aset lancar                  50.826.955   44.195.782    60.604.068    78.930.048    62.667.105

       Aset tidak lancar
       Jumlah aset tidak lancar            60.886.420   55.605.181    51.957.288    61.548.172    91.361.143

       Jumlah aset                        111.713.375   99.800.963   112.561.356   140.478.220   154.028.248
       Liabilitas
       Liabilitas jangka pendek

       Jumlah liabilitas jangka pendek     32.585.529   20.943.824    30.489.218    42.037.402    43.038.299
       Liabilitas jangka panjang
       Jumlah liabilitas jangka panjang    18.017.772   15.709.999    10.249.381     8.926.993    26.954.386
       Jumlah liabilitas                   50.603.301   36.653.823    40.738.599    50.964.395    69.992.685

       Ekuitas
       Jumlah ekuitas                      61.110.074   63.147.140    71.822.757    89.513.825    84.035.563
       Jumlah liabilitas & ekuitas        111.713.375   99.800.963   112.561.356   140.478.220   154.028.248


       Jumlah aset Perseroan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
       mengalami peningkatan rata-rata tahunan Compound Annual Growth Rate
       (“CAGR”) sebesar 8,36%.

       Jumlah liabilitas Perseroan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
       mengalami penurunan rata-rata tahunan CAGR sebesar 8,45%.

       Jumlah ekuitas Perseroan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
       mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 8,29%.
Page 38
                                                                                                              34




Laporan Laba Rugi
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                    Audit           Audit           Audit           Audit           Audit
               Keterangan
                                  31-Dec-19       31-Dec-20       31-Dec-21       31-Dec-22       31-Dec-23
Pendapatan bersih                   84.430.478      60.346.784      79.460.503    123.607.460     128.583.264
Beban pokok pendapatan             (63.199.825)    (47.357.491)    (59.795.542)   (88.848.772)    (92.797.027)
Laba bruto                        21.230.653      12.989.293      19.664.961      34.758.688      35.786.237

Beban penjualan                     (1.039.971)     (1.342.063)     (1.125.733)     (1.064.580)     (1.321.419)
Beban umum & administrasi           (3.585.671)     (3.353.253)     (3.663.613)     (4.561.392)     (4.741.675)
Penghasilan lain-lain                  501.446         560.219               0               0               0
Beban lain-lain                       (312.886)     (1.384.254)       (980.291)      (560.803)       (885.424)
Penghasilan keuangan                   616.712         758.513         871.973        998.148       1.126.994
Biaya keuangan                      (2.333.765)     (1.539.907)       (754.155)      (759.935)      (1.879.411)
Bagian atas laba bersih entitas
  asosiasi & ventura bersama          400.367         322.638         449.108         635.915         635.038
Laba sebelum pajak penghasilan    15.476.885       7.011.186      14.462.250      29.446.041      28.720.340
Beban pajak penghasilan             (4.342.244)     (1.378.761)     (3.853.983)     (6.452.368)     (6.590.244)

Laba tahun berjalan               11.134.641       5.632.425      10.608.267      22.993.673      22.130.096


Jumlah pendapatan Perseroan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 11,09%.

Jumlah laba bruto Perseroan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 13,94%.

Jumlah laba tahun berjalan Perseroan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun
2023 mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 18,73%.

Performa Perseroan secara keseluruhan mengalami peningkatan namun pada
tahun 2020 mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19. Pada tahun 2021
sudah mulai menunjukkan perbaikan bahkan pada tahun 2023 sudah kembali
meningkat melebihi kinerja sebelum terjadinya pandemi Covid-19.
Page 39
                                                                                                                      35




Laporan Arus Kas
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                         Audit            Audit            Audit           Audit            Audit
                   Keterangan
                                       31-Dec-19        31-Dec-20       31-Dec-21        31-Dec-22        31-Dec-23

Arus kas dari aktivitas operasi
Kas bersih diperoleh dari
  aktivitas operasi                      9.435.985       18.557.088      23.284.854       32.891.585       26.346.848
Arus kas dari aktivitas investasi
Kas bersih yang digunakan untuk
  aktivitas investasi                   (9.757.541)      (2.594.328)      (3.158.997)    (10.401.292)     (33.439.773)
Arus kas dari aktivitas pendanaan
Kas bersih yang digunakan untuk
  aktivitas pendanaan                     (830.690)      (7.834.254)      (7.419.838)    (18.653.279)     (12.230.036)

Kenaikan / (penurunan) bersih
  kas & setara kas                       (1.152.246)       8.128.506      12.706.019        3.837.014      (19.322.961)
Kas dan setara kas pada awal tahun       13.438.175       12.090.661      20.498.574       33.321.741       38.281.513
Dampak perubahan selisih kurs
  terhadap kas dan setara kas              (195.268)         279.407         117.148        1.122.758         (361.943)
Kas dan setara kas pada akhir tahun     12.090.661       20.498.574      33.321.741       38.281.513       18.596.609



Sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 aktivitas operasi Perseroan
secara keseluruhan mampu untuk memenuhi kebutuhan kegiatan investasi
dan memenuhi pembayaran pinjaman dalam kegiatan pendanaan.

Analisis Rasio
                                        Audit            Audit            Audit            Audit            Audit
               Analisis Rasio
                                      31-Dec-19        31-Dec-20        31-Dec-21        31-Dec-22        31-Dec-23

Rasio likuiditas
Rasio lancar                                    1,56             2,11             1,99             1,88             1,46
Rasio cepat                                     1,22             1,73             1,68             1,51             1,06
Rasio kas                                       0,37             0,98             1,09             0,91             0,43

Rasio solvabilitas
Debt to equity ratio                       23,06%            19,77%           12,79%            3,35%           22,46%
Debt to total assets ratio                 12,61%            12,51%            8,16%            2,14%           12,25%
Long term debt to equity ratio             17,37%            13,36%            4,15%            1,13%           20,92%

Rasio profitabilitas
Gross profit margin                        25,15%            21,52%           24,75%          28,12%            27,83%
Net profit margin                          13,19%             9,33%           13,35%          18,60%            17,21%
ROA                                             0,10             0,06             0,09             0,16             0,14
ROE                                             0,18             0,09             0,15             0,26             0,26


Rasio Likuiditas
Rasio lancar mengalami penurunan dari 1,56 pada tahun 2019 menjadi 1,46
pada tahun 2023. Rasio cepat mengalami penurunan dari 1,22 pada tahun
2019 menjadi 1,06 pada tahun 2023. Rasio kas mengalami peningkatan dari
0,37 pada tahun 2019 menjadi 0,43 pada tahun 2023.

Sejak tahun 2019 sampai 2023 aset lancar secara keseluruhan Perseroan
mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya, karena rasio likuiditas
secara keseluruhan berada di atas 1.
Page 40
                                                                        36




Rasio Solvabilitas
Debt to equity ratio mengalami penurunan dari 23,06% pada tahun 2019
menjadi 22,46% pada tahun 2023. Long term debt to equity ratio mengalami
penurunan dari 12,61% pada tahun 2019 menjadi 12,25% pada tahun 2023.
Debt to total assets ratio mengalami peningkatan dari 17,37% pada tahun
2019 menjadi 20,92% pada tahun 2023.

Mulai dari tahun 2020, Perseroan secara bertahap mengurangi jumlah utang
yang dimilikinya, terutama pada tahun 2021. Keputusan ini diambil karena
Perseroan memiliki posisi kas yang mencukupi. Pada tahun 2023 menambah
utang bank jangka panjang karena merupakan salah satu cara pendanaan
untuk melakukan kegiatan investasi terutama kegiatan akusisi dan kebutuhan
modal kerja.

Rasio Profitabilitas
Gross profit margin mengalami peningkatan dari 25,15% pada tahun 2019
menjadi 27,83% pada tahun 2023. Net profit margin mengalami peningkatan
dari 13,40% pada tahun 2019 menjadi 16,03% pada tahun 2023.
Page 41
                                                                                                       37




II.3.2 Analisis Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi
       Berdasarkan performa keuangan yang telah disusun oleh manajemn
       Perseroan, dampak dari Rencana Transaksi terhadap performa keuangan
       Perseroan per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

      Proforma Posisi Keuangan
      Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                                   Sebelum Rencana                      Sesudah Rencana
                                                      Transaksi       Penyesuaian           Transaksi
                                                      31-Dec-23                            31-Dec-23
       Aset
       Aset lancar
       Kas & setara kas                                  18.596.609           15.000          18.611.609
       Jumlah aset lancar                               62.667.105           15.000          62.682.105
       Aset tidak lancar
       Investasi pada entitas asosiasi & ventura
                                                         14.853.244          (21.405)         14.831.839
       bersama
       Jumlah aset tidak lancar                         91.361.143          (21.405)         91.339.738

       Jumlah aset                                     154.028.248           (6.405)        154.021.843
       Liabilitas
       Liabilitas jangka pendek
       Jumlah liabilitas jangka pendek                  43.038.299                  0        43.038.299
       Liabilitas jangka panjang
       Jumlah liabilitas jangka panjang                 26.954.386                  0        26.954.386
       Jumlah liabilitas                                69.992.685                  0        69.992.685

       Ekuitas
       Tambahan modal disetor                             9.703.937           (6.405)          9.697.532
       Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
                                                         79.250.552           (6.405)         79.244.147
       pemiliki entitas induk
       Kepentingan nonpengendali                          4.785.011                            4.785.011
       Jumlah ekuitas                                   84.035.563           (6.405)         84.029.158
       Jumlah liabilitas & ekuitas                     154.028.248           (6.405)        154.021.843


      Proforma posisi keuangan Perseroan menunjukkan bahwa Rencana Transaksi
      mempengaruhi:
      • Kas & setara kas bertambah sebesar Rp15.000 juta sesuai dengan jumlah
        nilai Rencana Transaksi;
      • Investasi pada entitas asosiasi & ventura bersama berkurang sebesar
        Rp21.405 juta yang merupakan nilai buku investasi Perseroan pada HMU;
Page 42
                                                                                                  38




• Transaksi dengan kepentingan nonpengendali berkurang sebesar Rp6.405
  juta merupakan selisih dari nilai buku investasi HMU dalam Perseroan
  dengan nilai Rencana Transaksi-nya. Berdasarkan PSAK 338 yang mengatur
  mengenai kombinasi bisnis entitas sepengendali, selisih antara jumlah
  imbalan yang dialihkan dan jumlah tercatat dari setiap transaksi
  kombinasi bisnis entitas sepengendali disajikan pada ekuitas pihak
  pembeli maupun penjual.

Proforma Laba Rugi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                             Sebelum Rencana                       Sesudah Rencana
                                                Transaksi        Penyesuaian           Transaksi
                                                31-Dec-23                             31-Dec-23
Pendapatan                                        128.583.264                           128.583.264
Beban pokok pendapatan                            (92.797.027)                          (92.797.027)
Laba kotor                                        35.786.237                   0        35.786.237
Beban penjualan                                    (1.321.419)                           (1.321.419)
Beban umum & administrasi                          (4.741.675)                           (4.741.675)
Penghasilan lain-lain
Beban lain-lain                                      (885.424)                             (885.424)
Penghasilan keuangan                                1.126.994                             1.126.994
Biaya keuangan                                     (1.879.411)                           (1.879.411)
Bagian atas laba bersih entitas asosiasi &
                                                     635.038                                635.038
ventura bersama
Laba sebelum pajak penghasilan                    28.720.340                   0        28.720.340

Beban pajak penghasilan                            (6.590.244)                           (6.590.244)
Laba tahun berjalan                               22.130.096                   0        22.130.096
Laba komprehensif lainnya                            (987.289)                             (987.289)

Jumlah laba komprehensif tahun
                                                  21.142.807                   0        21.142.807
berjalan


Proforma laba rugi Perseroan menunjukkan bahwa Rencana Transaksi tidak
mempengaruhi laba rugi Perseroan karena berdasarkan PSAK 338 yang
mengatur mengenai kombinasi bisnis entitas sepengendali, selisih antara
jumlah imbalan yang dialihkan dan jumlah tercatat dari setiap transaksi
kombinasi bisnis entitas sepengendali disajikan pada ekuitas pihak pembeli
maupun penjual.
Page 43
                                                                                                39




II.3.3 Analisis Rasio Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi
                                        Sebelum Rencana       Sesudah Rencana
                      Analisis Rasio       Transaksi             Transaksi          Selisih
                                           31-Dec-23             31-Dec-23
       Rasio likuiditas
       Rasio lancar                                    1,46                  1,46             0,02%
       Rasio cepat                                     1,06                  1,06             0,03%
       Rasio kas                                       0,43                  0,43             0,08%
       Rasio solvabilitas
       Debt to equity ratio                       22,46%                22,46%                0,01%
       Debt to total assets ratio                 12,25%                12,25%                0,00%
       Long term debt to equity ratio             20,92%                20,92%                0,01%

       Rasio profitabilitas
       Gross profit margin                        27,83%                27,83%                0,00%
       Net profit margin                          17,21%                17,21%                0,00%
       ROA                                             0,14                  0,14             0,00%
       ROE                                             0,26                  0,26             0,01%


      Analisis rasio atas proforma keuangan Perseroan menunjukkan bahwa
      Rencana Transaksi mempengaruhi:
      • Rasio likuiditas karena adanya tambahan kas yang disebabkan Rencana
        Transaksi;
      • Rasio solvabilitas karena penurunan jumlah ekuitas yang disebabkan
        mengakui selisih antara nilai Rencana Transaksi dengan nilai buku
        tercatat;
      • Rasio profitabilitas, secara khusus untuk rasio return on equity penurunan
        jumlah ekuitas yang disebabkan mengakui selisih antara nilai Rencana
        Transaksi dengan nilai buku tercatat.

      Sehingga dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi dapat mempengaruhi
      performa keuangan Perseroan per 31 Desember 2023 namun perubahannya
      tidak signifikan.
Page 44
                                                                                                                40




II.3.4 Penilaian atas Proyeksi Keuangan
       Dalam Menyusun proyeksi keuangan, asumsi utama yang digunakan oleh
       manajemen Perseroan adalah sebagai berikut:
       • Dalam proyeksi keuangan sebelum Rencana Transaksi, rencana penjualan
         35% ekuitas HMU yang dimiliki oleh Perseroan tidak dilakukan sehingga
         Perseroan mengakui potensi keuntungan atau kerugian dari HMU selama
         periode proyeksi;
       • Dalam proyeksi keuangan sesudah Rencana Transaksi, rencana penjualan
         35% ekuitas HMU yang dimiliki oleh Perseroan dilakukan sehingga
         Perseroan tidak mengakui potensi keuntungan atau kerugian dari HMU
         selama periode proyeksi serta dana yang diterima ditempatkan pada
         investasi deposito dengan tingkat pengembalian 6%.

       Atas proyeksi keuangan Perseroan yang kami terima, kami melakukan
       penyesuaian proyeksi keuangan dengan melihat kepada tingkat kewajaran
       atas profitabilitas Perseroan selama periode proyeksi berdasarkan data
       historis dan asumsi-asumsi yang disampaikan oleh manajemen.

       Perbandingan antara proyeksi keuangan sebelum dan sesudah Rencana
       Transaksi adalah sebagai berikut:

       Analisis Proyeksi Laba Rugi
       Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                         Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi
                                        31-Dec-24      31-Dec-25      31-Dec-26      31-Dec-27      31-Dec-28
       Pendapatan
       Sesudah Rencana Transaksi        123.271.796    122.484.073    124.247.210    127.444.970    130.725.031
       Sebelum Rencana Transaksi        123.271.796    122.484.073    124.247.210    127.444.970    130.725.031
       Selisih                                    0              0              0              0              0
       % selisih                             0,000%         0,000%         0,000%         0,000%         0,000%
       Laba Kotor
       Sesudah Rencana Transaksi         29.430.583     26.907.040     28.111.469     28.834.976     29.577.104
       Sebelum Rencana Transaksi         29.430.583     26.907.040     28.111.469     28.834.976     29.577.104
       Selisih                                     0              0              0              0              0
       % selisih                              0,000%         0,000%         0,000%         0,000%         0,000%
       EBIT
       Sesudah Rencana Transaksi         22.925.012     20.344.629     21.280.906     21.828.614     22.390.419
       Sebelum Rencana Transaksi         22.925.012     20.344.629     21.280.906     21.828.614     22.390.419
       Selisih                                     0              0              0              0              0
       % selisih                              0,000%         0,000%         0,000%         0,000%         0,000%
       Laba Sebelum Pajak Penghasilan
       Sesudah Rencana Transaksi         21.221.110     18.740.797     20.049.099     20.572.653     21.084.306
       Sebelum Rencana Transaksi         21.220.253     18.739.957     20.048.229     20.571.794     21.083.504
       Selisih                                  857            840            870            859            802
       % selisih                             0,004%         0,004%         0,004%         0,004%         0,004%
       Laba Tahun Berjalan
       Sesudah Rencana Transaksi         16.556.781     14.648.453     15.711.262     16.126.952     16.527.858
       Sebelum Rencana Transaksi         16.555.924     14.647.613     15.710.392     16.126.094     16.527.056
       Selisih                                   857            840            870            859            802
       % selisih                              0,005%         0,006%         0,006%         0,005%         0,005%
Page 45
                                                                                                        41




Dari perbandingan proyeksi laba rugi sebelum dan sesudah Rencana Transaksi
di atas menunjukkan bahwa dengan Rencana Transaksi, Perseroan akan
mengalami peningkatan profitabilitas yang disebabkan oleh manajemen
Perseroan mengasumsikan HMU masih mengalami kerugian dalam periode
proyeksi serta Perseroan mendapatkan tambahan pendapatan bunga dari
penggunaan dana yang diterima dari Rencana Transaksi.

Analisis Proyeksi Posisi Keuangan
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                             Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi
                            31-Dec-24       31-Dec-25       31-Dec-26       31-Dec-27       31-Dec-28
Aset Lancar
Sesudah Rencana Transaksi    61.701.825      64.680.658      70.560.174      72.622.053      74.674.781
Sebelum Rencana Transaksi    61.686.105      64.664.184      70.542.909      72.603.959      74.655.818
Selisih                          15.720          16.475          17.265          18.094          18.963
% selisih                        0,025%           0,025%          0,024%          0,025%          0,025%
Aset Tidak Lancar
Sesudah Rencana Transaksi   104.254.425     106.911.383     103.964.596     106.608.488     109.368.489
Sebelum Rencana Transaksi   104.275.693     106.932.566     103.985.700     106.629.562     109.389.629
Selisih                         (21.268)        (21.183)        (21.104)        (21.074)        (21.140)
% selisih                        -0,020%         -0,020%         -0,020%         -0,020%         -0,019%

Liabilitas Jangka Pendek
Sesudah Rencana Transaksi    39.185.163      45.935.700      45.343.461      46.510.110      47.706.786
Sebelum Rencana Transaksi    39.185.163      45.935.700      45.343.461      46.510.110      47.706.786
Selisih                                0               0               0               0               0
% selisih                         0,000%          0,000%          0,000%          0,000%          0,000%
Liabilitas Jangka Panjang
Sesudah Rencana Transaksi    31.214.306      25.304.164      18.561.218      19.038.929      19.528.935
Sebelum Rencana Transaksi    31.214.306      25.304.164      18.561.218      19.038.929      19.528.935
Selisih                               0                0               0               0               0
% selisih                        0,000%           0,000%          0,000%          0,000%          0,000%
Ekuitas
Sesudah Rencana Transaksi    95.556.781     100.352.177     110.620.092     113.681.501     116.807.548
Sebelum Rencana Transaksi    95.562.329     100.356.886     110.623.930     113.684.481     116.809.725
Selisih                           (5.548)         (4.708)         (3.838)         (2.980)         (2.178)
% selisih                        -0,006%         -0,005%         -0,003%         -0,003%         -0,002%



Dari perbandingan proyeksi keuangan sebelum dan sesudah Rencana
Transaksi di atas menunjukkan bahwa dengan Rencana Transaksi:
• Aset lancar Perseroan mengalami peningkatan dari tambahan kas & setara
  kas dari penjualan saham HMU yang digunakan untuk berinvestasi jangka
  pendek yang menghasilkan pendapatan bunga;
• Aset tidak lancar Perseroan mengalami penurunan akibat menghapus
  pencatatan investasi pada HMU;
• Ekuitas Perseroan mengalami penurunan akibat selisih dari nilai buku
  investasi HMU dalam Perseroan dengan nilai Rencana Transaksi-nya. Selain
  itu perbedaan sebelum dan sesudah Rencana Transaksi juga muncul dari
  perbedaan dari tidak mengakui kerugian HMU.
Page 46
                                                                                42




       Sehingga dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi dapat mempengaruhi
       performa Perseroan di masa mendatang karena karena dalam periode
       proyeksi, Perseroan berpotensi akan mendapatkan keuntungan yang lebih
       besar dari interest income jika dibandingkan dengan equity loss HMU.

II.3.5 Analisis Inkremental
       Analisis inkremental dilakukan dengan cara:
       • Melihat kontribusi nilai tambah terhadap Perseroan sebagai akibat dari
         Rencana Transaksi;
       • Biaya atau pendapatan yang relevan;
       • Informasi non keuangan yang relevan;
       • Prosedur pengambilan keputusan oleh Perseroan dalam menentukan
         rencana dan nilai dari Rencana Transaksi;
       • Hal material lainnya.

       Hasil analisis adalah sebagai berikut:

       Kontribusi Nilai Tambah
       Dalam analisis ini, nilai Rencana Transaksi kami bandingkan dengan Nilai
       Pasar-nya.

       Disajikan dalam jutaan Rupiah
       Nilai Rencana Transaksi                         15.000
                                         Nilai Pasar
       Nilai 35% ekuitas HMU                           14.744
       Selisih                                            256
       Selisih %                                        1,74%


       Tabel di atas menunjukkan bahwa Rencana Transaksi memberikan
       keuntungan bagi Perseroan karena nilai Rencana Transaksi lebih tinggi 1,74%
       dibandingkan Nilai Pasar-nya.
Page 47
                                                                                                      43




Biaya atau Pendapatan yang Relevan
Dalam analisis ini kami membandingkan proyeksi laba per saham yang akan
diterima oleh pemegang saham sesudah Rencana Transaksi dan sebelum
Rencana Transaksi.

Disajikan dalam jutaan Rupiah
                             Proyeksi         Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi
                            31-Dec-24        31-Dec-25      31-Dec-26      31-Dec-27      31-Dec-28
Laba Tahun Berjalan
Sesudah Rencana Transaksi     16.556.781      14.648.453     15.711.262     16.126.952     16.527.858
Sebelum Rencana Transaksi     16.555.924      14.647.613     15.710.392     16.126.094     16.527.056
Lembar saham                3.730.135.136
Laba Per Saham (Rupiah)
Sesudah Rencana Transaksi        4.438,65       3.927,06       4.211,98       4.323,42       4.430,90
Sebelum Rencana Transaksi        4.438,42       3.926,83       4.211,75       4.323,19       4.430,69
Selisih                               0,23           0,23           0,23           0,23           0,22
% selisih                           0,005%         0,006%         0,006%         0,005%         0,005%


Tabel di atas menunjukkan bahwa dengan Rencana Transaksi dapat
mempengaruhi performa Perseroan di masa mendatang karena karena dalam
periode proyeksi, Perseroan berpotensi akan mendapatkan keuntungan yang
lebih besar dari interest income jika dibandingkan dengan equity loss HMU.

Informasi Non Keuangan yang Relevan
Dengan adanya Rencana Transaksi, maka Perseroan dapat lebih fokus kepada
core business perusahaan yaitu sebagai perusahaan distribusi alat berat.

Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perseroan dalam Menentukan
Rencana dan Nilai Rencana Transaksi
Berdasarkan informasi dari manajemen Perseroan, dalam menentukan nilai
transaksi, masing-masing manajemen dari pihak yang bertransaksi valuasi
internal terhadap HMU berdasarkan proyeksi bisnis yang diberikan oleh
manajemen HMU yang digunakan oleh kedua belah pihak untuk bernegoisasi
nilai transaksi.

Informasi Material Lainnya
Rencana Transaksi akan dilaksanakan sesuai dengan syarat dan ketentuan
yang sudah disepakati di dalam draft Perjanjian Jual Beli Saham antara
Perseroan dengan SERA dan berdasarkan informasi dari manajemen
Perseroan hal-hal yang sudah disepakati di dalam draft Perjanjian Jual Beli
Saham yang diberikan kepada kami tidak akan mengalami perubahan hingga
pelaksanaan Rencana Transaksi.
Page 48
                                                                                                             44




II.3.6 Analisis Sensitivitas
       Analisis sensitivitas dilakukan dengan cara melihat pengaruh dari perubahan
       nilai Rencana Transaksi terhadap Nilai Pasar-nya. Dalam analisis ini kami
       menagasumsikan nilai Rencana Transaksi mengalami kenaikan dan penurunan
       sebesar 10% dan 20%.

       Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                                           Nilai Rencana Transaksi
                                     Awal       Naik 10%          Naik 20%       Turun 10%       Turun 20%
       Nilai Rencana Transaksi         15.000       16.500             18.000          13.500          12.000
       Nilai Pasar 35% ekuitas HMU     14.744       14.744             14.744          14.744          14.744
       Selisih                            256        1.756               3.256         (1.244)         (2.744)
       Selisih %                        1,74%        11,91%             22,08%          -8,44%        -18,61%
       Perubahan                                    585,94%           1171,88%       -585,94%       -1171,88%


       Tabel di atas menunjukkan bahwa
       • Apabila nilai Rencana Transaksi naik 10% maka selisih antara nilai Rencana
         Transaksi terhadap Nilai Pasar-nya adalah 11,91%. Perubahan ini setara
         dengan kenaikan 585,94% terhadap selisih awal Rencana Transaksi
         terhadap Nilai Pasar-nya;
       • Apabila nilai Rencana Transaksi naik 20% maka selisih antara nilai Rencana
         Transaksi terhadap Nilai Pasar-nya adalah 22,08%. Perubahan ini setara
         dengan kenaikan 1171,88% terhadap selisih awal Rencana Transaksi
         terhadap Nilai Pasar-nya;
       • Apabila nilai Rencana Transaksi turun 10% maka selisih antara nilai
         Rencana Transaksi terhadap Nilai Pasar-nya adalah -8,44%. Perubahan ini
         setara dengan penurunan 585,94% terhadap selisih awal Rencana Transaksi
         terhadap Nilai Pasar-nya;
       • Apabila nilai Rencana Transaksi turun 20% maka selisih antara nilai
         Rencana Transaksi terhadap Nilai Pasar-nya adalah -18,61%. Perubahan ini
         setara dengan penurunan 1171,88% terhadap selisih awal Rencana
         Transaksi terhadap Nilai Pasar-nya.

       Sehingga dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi sensitif terhadap
       perubahan nilai Rencana Transaksi.
Page 49
                                                                                  45




II.3.7 Analisis atas Kewajaran Nilai Rencana Transaksi
       Berdasarkan Laporan Penilaian atas 35% ekuitas HMU dengan nomor laporan
       No. 00345/2.0018-00/BS/05/0654/1/VI/2024 tanggal 21 Juni 2024 yang
       dilakukan oleh Penilai Publik Satya Bima Nugraha, S.E., MAPPI (Cert.) sebagai
       rekan di KJPP NDR. Penilai tersebut telah terdaftar pada Otoritas Jasa
       Keuangan Republik Indonesia Bidang Pasar Modal dengan No. STTD.PB-
       58/PM.021/2024, diperoleh informasi bahwa Nilai Pasar atas 35% ekuitas
       HMU yang dimiliki oleh Perseroan per 31 Desember 2023 adalah sebesar
       Rp14.744.000.000,- (empat belas miliar tujuh ratus empat puluh empat juta
       Rupiah).

       Nilai Rencana Transaksi yang disepakati atas penjualan 35% ekuitas HMU
       adalah sebesar Rp15.000.000.000,-.

       Berdasarkan informasi di atas, perbandingan nilai Rencana Transaksi dengan
       Nilai Pasar-nya adalah sebagai berikut:

       Disajikan dalam jutaan Rupiah
        Nilai Rencana Transaksi                       15.000
                                        Nilai Pasar
        Nilai 35% ekuitas HMU                         14.744
        Selisih                                          256
        Selisih %                                      1,74%


       Dari perbandingan di atas menunjukkan bahwa nilai Rencana Transaksi lebih
       tinggi Rp256 juta atau lebih tinggi 1,74% dibandingkan Nilai Pasar-nya.
       Sehingga dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi sudah memenuhi
       ketentuan POJK No. 35 Pasal 48.b., di mana diatur mengenai batas atas dan
       batas bawah pada kisaran nilai tidak boleh melebihi 7,5% dari nilai yang
       dijadikan acuan.

II.3.8 Analisis atas Faktor-Faktor Lain yang Relevan
       Rencana Transaksi akan dilaksanakan sesuai dengan syarat dan ketentuan
       yang sudah disepakati di dalam draft Perjanjian Jual Beli Saham antara
       Perseroan dengan SERA dan berdasarkan informasi dari manajemen
       Perseroan hal-hal yang sudah disepakati di dalam draft Perjanjian Jual Beli
       Saham yang diberikan kepada kami tidak akan mengalami perubahan hingga
       pelaksanaan Rencana Transaksi.
Page 50
                                                                               46




III   KESIMPULAN ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN
      Hasil analisis pendapat kewajaran yang kami lakukan atas Rencana Transaksi
      adalah sebagai berikut:
      • Analisis Rencana Transaksi:
        a. Berdasarkan draft Perjanjian Jual Beli Saham antara Perseroan dengan
            SERA terkait Rencana Transaksi antara Perseroan dengan SERA, pihak-
            pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi adalah:
            • Perseroan, sebagai pihak penjual;
            • SERA, sebagai pihak pembeli.
        b. Berdasarkan analisis terhadap dokumen korporasi Perseroan dan SERA
            serta informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pihak-pihak
            yang terlibat dalam Rencana Transaksi memiliki hubungan afiliasi yang
            disebabkan oleh:
            • Perseroan dan SERA dikendalikan oleh PT Astra International Tbk;
            • Bpk. Gidion Hasan menjabat sebagai Wakil Presiden Komisaris di
               Perseroan per 31 Desember 2023 sampai dengan ditutupnya rapat
               umum pemegang saham tahunan Perseroan tahun 2023 yang telah
               dilaksanakan pada 24 April 2024 serta menjabat sebagai Presiden
               Komisaris di SERA per 31 Desember 2023. Pada saat laporan ini
               dikeluarkan Bpk. Gidion Hasan sudah tidak menjabat Wakil Presiden
               Komisaris di Perseroan.
        c. Dalam draft Perjanjian Jual Beli Saham antara Perseroan dengan SERA
            yang diperoleh dari manajemen Perseroan, beberapa syarat dan
            ketentuan yang disepakati oleh pihak penjual dan pembeli adalah
            sebagai berikut:
            • Perseroan bermaksud untuk menjual kepemilikan seluruh sahamnya
               dalam HMU sebanyak 7.875.000 lembar saham atau setara dengan
               35,00% dan mengalihkannya kepada SERA;
            • Total nilai transaksi dari jual beli saham adalah sebesar
               Rp15.000.000.000,-.
        d. Manfaat Rencana Transaksi adalah:
            • Perseroan memperoleh tambahan kas dan setara kas sebesar
               Rp15.000.000.000,- yang dapat digunakan Perseroan untuk
               diinvestasikan dan berpotensi memperoleh tambahan pendapatan
               bunga;
            • Manajemen Perseroan dapat lebih fokus kepada core business
               perusahaan yaitu sebagai perusahaan distribusi alat berat.
Page 51
                                                                         47




  e. Risiko Rencana Transaksi adalah:
     • Perseroan kehilangan potensi keuntungan dari asosiasi (equity
        income) dari entitas asosiasi. Namun berdasarkan laporan keuangan
        historis HMU, selama 4 (empat) tahun terakhir HMU mengalami
        kerugian.

• Analisis kualitatif:
  a. HMU adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengangkutan dan
     pergudangan HMU sebagai perusahaan yang telah berdiri sejak tahun
     2008. HMU dalam menjalankan kegiatan usahanya telah memberikan
     jasanya salah satunya kepada Perseroan untuk memenuhi kebutuhan
     logistik dari Perseroan.
     SERA sebagai pihak pembeli memiliki anak perusahaan yaitu SLI yang
     menjadi partner logistik bagi HMU dalam jasa forwarding dan jasa
     trucking untuk mendukung kebutuhan logistik Perseroan. HMU akan
     mempunyai fokus jasa pada bidang pergudangan dan SLI akan
     mempunyai fokus di bidang transportasi dan pengantaran. Sehingga
     diharapkan organisasi menjadi lebih efisien dalam rangka meningkat
     keunggulan dan untuk meraih pangsa pasar yang lebih besar.
     Dengan adanya Rencana Transaksi, maka Perseroan dapat lebih fokus
     kepada core business perusahaan yaitu sebagai perusahaan distribusi
     alat berat.
  b. Keuntungan Rencana Transaksi adalah:
     • Perseroan mendapat tambahan dana sebesar Rp15.000.000.000,-
        dari Rencana Transaksi.
  c. Kerugian Rencana Transaksi adalah:
     • Berkurangnya kesempatan manpower/karyawan Perseroan untuk
        mengembangkan potensi dan kompetensi sebagai salah satu jajaran
        manajemen di HMU.

• Analisis kuantitatif:
  a. Rencana Transaksi dapat mempengaruhi performa keuangan Perseroan
     per 31 Desember 2023 namun perubahannya tidak signifikan;
  b. Rencana Transaksi dapat mempengaruhi performa Perseroan di masa
     mendatang karena karena dalam periode proyeksi, Perseroan
     berpotensi akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari
     interest income jika dibandingkan dengan equity loss HMU;
  c. Rencana Transaksi memberikan keuntungan bagi Perseroan karena nilai
     Rencana Transaksi lebih tinggi 2,67% dibandingkan Nilai Pasar-nya;
  d. Rencana Transaksi sensitif terhadap perubahan nilai Rencana Transaksi.
Page 52
                                                                         48




• Analisis atas kewajaran nilai Rencana Transaksi:
  Nilai Rencana Transaksi                       15.000
                                  Nilai Pasar
  Nilai 35% ekuitas HMU                         14.744
  Selisih                                          256
  Selisih %                                      1,74%

  Dari perbandingan di atas menunjukkan bahwa nilai Rencana Transaksi
  lebih tinggi Rp256 juta atau lebih tinggi 1,74% dibandingkan Nilai Pasar-
  nya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi sudah
  memenuhi ketentuan POJK No. 35 Pasal 48.b., di mana diatur mengenai
  batas atas dan batas bawah pada kisaran nilai tidak boleh melebihi 7,5%
  dari nilai yang dijadikan acuan.

• Analisis atas faktor lain yang relevan:
  Rencana Transaksi akan dilaksanakan sesuai dengan syarat dan ketentuan
  yang sudah disepakati di dalam draft Perjanjian Jual Beli Saham antara
  Perseroan dengan SERA dan berdasarkan informasi dari manajemen
  Perseroan hal-hal yang sudah disepakati di dalam draft Perjanjian Jual
  Beli Saham yang diberikan kepada kami tidak akan mengalami perubahan
  hingga pelaksanaan Rencana Transaksi.

Kesimpulan
Berdasarkan analisis pendapat kewajaran yang kami lakukan, kami
berkesimpulan bahwa Rencana Transaksi Penjualan 35% Ekuitas
PT Harmoni Mitra Utama yang Dimiliki oleh PT United Tractors Tbk kepada
PT Serasi Autoraya dengan Nilai Rencana Transaksi Sebesar
Rp15.000.000.000,- (Lima Belas Miliar Rupiah) per Tanggal
31 Desember 2023 Adalah Wajar.
Page 53

          
Page 54
                                                                                                                    Lampiran 1

PT United Tractors Tbk
Proyeksi Laba Rugi – Sebelum Rencana Transaksi
Dalam jutaan Rupiah
                                    Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi
                                    31-Dec-24       31-Dec-25       31-Dec-26       31-Dec-27       31-Dec-28

Pendapatan                          123.271.796     122.484.073     124.247.210     127.444.970     130.725.031
Beban pokok pendapatan               (93.841.213)    (95.577.033)    (96.135.741)    (98.609.994)   (101.147.927)
Laba kotor                          29.430.583      26.907.040      28.111.469      28.834.976      29.577.104

Beban operasi                         (6.505.571)     (6.562.411)     (6.830.564)     (7.006.362)     (7.186.686)

EBIT                                22.925.012      20.344.629      21.280.906      21.828.614      22.390.419
Keuntungan/(kerugian) nilai tukar               0               0               0               0               0
Penghasilan/(beban) keuangan          (1.971.984)     (2.314.430)     (2.017.992)     (2.087.111)     (2.157.517)
Penghasilan/(beban) lain-lain           267.225         709.759         785.316         830.291         850.602

Laba sebelum pajak penghasilan      21.220.253      18.739.957      20.048.229      20.571.794      21.083.504
Beban pajak penghasilan               (4.664.329)     (4.092.344)     (4.337.837)     (4.445.700)     (4.556.448)

Laba tahun berjalan                 16.555.924      14.647.613      15.710.392      16.126.094      16.527.056
Page 55
                                                                                                                       Lampiran 2

PT United Tractors Tbk
Proyeksi Posisi Keuangan – Sebelum Rencana Transaksi
Dalam jutaan Rupiah
                                             Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi
                 Keterangan
                                            31-Dec-24      31-Dec-25      31-Dec-26      31-Dec-27      31-Dec-28
Aset
Aset lancar
Kas & setara kas                              15.956.329     18.368.130     20.431.447     21.348.271     22.228.934
Piutang usaha                                 20.353.851     20.145.133     20.991.689     21.369.477     21.757.020
Persediaan                                    17.184.258     19.612.429     22.084.765     22.653.162     23.236.188
Uang muka                                      1.918.782      1.257.202      1.240.147      1.272.065      1.304.804
Biaya dibayar di muka                                  0              0              0              0              0
Aset lancar lain-lain                          6.272.885      5.281.290      5.794.861      5.960.983      6.128.872
Jumlah aset lancar                           61.686.105     64.664.184     70.542.909     72.603.959     74.655.818

Aset tidak lancar
Piutang dari pemegang saham                    1.567.609      1.361.830      1.223.674      1.094.055       962.216
Investasi pada entitas asosiasi & ventura
                                              21.285.280     21.221.200     22.177.543     22.877.015     23.641.533
bersama
Aset tetap                                    66.597.643     70.935.833     67.476.526     69.213.175     70.994.520
Properti pertambangan                                  0              0              0              0              0
Aset pajak tangguhan                           3.509.155      3.341.900      3.403.926      3.491.533      3.581.395

Beban eksplorasi & pengembangan tangguhan      7.165.135      5.506.482      5.150.273      5.282.826      5.418.791

Goodwill                                       2.392.764      2.393.696      2.393.696      2.455.302      2.518.495
Aset tidak lancar lain-lain                    1.758.107      2.171.625      2.160.062      2.215.655      2.272.680
Jumlah aset tidak lancar                    104.275.693    106.932.566    103.985.700    106.629.562    109.389.629
Jumlah aset                                 165.961.798    171.596.750    174.528.609    179.233.521    184.045.447
Page 56
                                                                                                                     Lampiran 2-1

PT United Tractors Tbk
Proyeksi Posisi Keuangan – Sebelum Rencana Transaksi (Lanjutan)
Dalam jutaan Rupiah
                                           Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi
                 Keterangan
                                          31-Dec-24      31-Dec-25      31-Dec-26      31-Dec-27      31-Dec-28

Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha                                 23.234.614     22.577.769     23.360.837     23.962.076     24.578.790
Akrual                                       6.862.237     10.401.596     10.694.395     10.969.637     11.251.964
Utang pajak                                  2.514.364      1.787.951      1.739.782      1.784.200      1.829.762
Liabilitas jangka pendek lain-lain           6.573.948     11.168.383      9.548.447      9.794.196     10.046.270
Jumlah liabilitas jangka pendek            39.185.163     45.935.700     45.343.461     46.510.110     47.706.786
Liabilitas jangka panjang
Liabilitas pajak tangguhan                   4.575.553      3.351.206      3.071.085      3.150.126      3.231.201
Pinjaman bank jangka panjang                20.757.307     14.989.407      8.619.907      8.841.758      9.069.319
Liabilitas imbalan kerja                     5.057.487      6.157.108      6.200.986      6.360.581      6.524.284
Liabilitas jangka panjang lain-lain            823.958        806.443        669.239        686.463        704.131
Jumlah liabilitas jangka panjang           31.214.306     25.304.164     18.561.218     19.038.929     19.528.935
Jumlah liabilitas                          70.399.469     71.239.864     63.904.678     65.549.039     67.235.721
Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
                                            90.455.460     95.806.609    105.844.691    108.782.238    111.781.312
pemiliki entitas induk
Kepentingan nonpengendali                    5.106.869      4.550.277      4.779.240      4.902.243      5.028.413
Jumlah ekuitas                             95.562.329    100.356.886    110.623.930    113.684.481    116.809.725

Jumlah liabilitas & ekuitas               165.961.798    171.596.750    174.528.609    179.233.521    184.045.447
Page 57
                                                                                                                    Lampiran 3

PT United Tractors Tbk
Proyeksi Laba Rugi – Sesudah Rencana Transaksi
Dalam jutaan Rupiah
                                    Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi
                                    31-Dec-24       31-Dec-25       31-Dec-26       31-Dec-27       31-Dec-28

Pendapatan                          123.271.796     122.484.073     124.247.210     127.444.970     130.725.031
Beban pokok pendapatan               (93.841.213)    (95.577.033)    (96.135.741)    (98.609.994)   (101.147.927)

Laba kotor                          29.430.583      26.907.040      28.111.469      28.834.976      29.577.104

Beban operasi                         (6.505.571)     (6.562.411)     (6.830.564)     (7.006.362)     (7.186.686)

EBIT                                22.925.012      20.344.629      21.280.906      21.828.614      22.390.419

Keuntungan/(kerugian) nilai tukar               0               0               0               0               0
Penghasilan/(beban) keuangan          (1.971.084)     (2.313.487)     (2.017.004)     (2.086.075)     (2.156.431)
Penghasilan/(beban) lain-lain           267.182         709.655         785.197         830.113         850.319

Laba sebelum pajak penghasilan      21.221.110      18.740.797      20.049.099      20.572.653      21.084.306

Beban pajak penghasilan               (4.664.329)     (4.092.344)     (4.337.837)     (4.445.700)     (4.556.448)

Laba tahun berjalan                 16.556.781      14.648.453      15.711.262      16.126.952      16.527.858
Page 58
                                                                                                                       Lampiran 4

PT United Tractors Tbk
Proyeksi Posisi Keuangan – Sesudah Rencana Transaksi
Dalam jutaan Rupiah
                                             Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi
                 Keterangan
                                            31-Dec-24      31-Dec-25      31-Dec-26      31-Dec-27      31-Dec-28
Aset
Aset lancar
Kas & setara kas                              15.972.049     18.384.605     20.448.712     21.366.365     22.247.896
Piutang usaha                                 20.353.851     20.145.133     20.991.689     21.369.477     21.757.020
Persediaan                                    17.184.258     19.612.429     22.084.765     22.653.162     23.236.188
Uang muka                                      1.918.782      1.257.202      1.240.147      1.272.065      1.304.804
Biaya dibayar di muka                                  0              0              0              0              0
Aset lancar lain-lain                          6.272.885      5.281.290      5.794.861      5.960.983      6.128.872
Jumlah aset lancar                           61.701.825     64.680.658     70.560.174     72.622.053     74.674.781

Aset tidak lancar
Piutang dari pemegang saham                    1.567.609      1.361.830      1.223.674      1.094.055       962.216
Investasi pada entitas asosiasi & ventura
                                              21.264.012     21.200.017     22.156.440     22.855.941     23.620.393
bersama
Aset tetap                                    66.597.643     70.935.833     67.476.526     69.213.175     70.994.520
Properti pertambangan                                  0              0              0              0              0
Aset pajak tangguhan                           3.509.155      3.341.900      3.403.926      3.491.533      3.581.395

Beban eksplorasi & pengembangan tangguhan      7.165.135      5.506.482      5.150.273      5.282.826      5.418.791

Goodwill                                       2.392.764      2.393.696      2.393.696      2.455.302      2.518.495
Aset tidak lancar lain-lain                    1.758.107      2.171.625      2.160.062      2.215.655      2.272.680
Jumlah aset tidak lancar                    104.254.425    106.911.383    103.964.596    106.608.488    109.368.489
Jumlah aset                                 165.956.250    171.592.042    174.524.770    179.230.541    184.043.269
Page 59
                                                                                                                     Lampiran 4-1

PT United Tractors Tbk
Proyeksi Posisi Keuangan – Sesudah Rencana Transaksi (Lanjutan)
Dalam jutaan Rupiah
                                           Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi
                 Keterangan
                                          31-Dec-24      31-Dec-25      31-Dec-26      31-Dec-27      31-Dec-28

Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha                                 23.234.614     22.577.769     23.360.837     23.962.076     24.578.790
Akrual                                       6.862.237     10.401.596     10.694.395     10.969.637     11.251.964
Utang pajak                                  2.514.364      1.787.951      1.739.782      1.784.200      1.829.762
Liabilitas jangka pendek lain-lain           6.573.948     11.168.383      9.548.447      9.794.196     10.046.270

Jumlah liabilitas jangka pendek            39.185.163     45.935.700     45.343.461     46.510.110     47.706.786
Liabilitas jangka panjang
Liabilitas pajak tangguhan                   4.575.553      3.351.206      3.071.085      3.150.126      3.231.201
Pinjaman bank jangka panjang                20.757.307     14.989.407      8.619.907      8.841.758      9.069.319
Liabilitas imbalan kerja                     5.057.487      6.157.108      6.200.986      6.360.581      6.524.284
Liabilitas jangka panjang lain-lain            823.958        806.443        669.239        686.463        704.131

Jumlah liabilitas jangka panjang           31.214.306     25.304.164     18.561.218     19.038.929     19.528.935
Jumlah liabilitas                          70.399.469     71.239.864     63.904.678     65.549.039     67.235.721

Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
                                            90.449.912     95.801.900    105.840.852    108.779.258    111.779.135
pemiliki entitas induk
Kepentingan nonpengendali                    5.106.869      4.550.277      4.779.240      4.902.243      5.028.413
Jumlah ekuitas                             95.556.781    100.352.177    110.620.092    113.681.501    116.807.548

Jumlah liabilitas & ekuitas               165.956.250    171.592.042    174.524.770    179.230.541    184.043.269
Page 60
                                                                                                  Lampiran 5

PT United Tractors Tbk
Laporan Ringkas Penilaian atas 35% Ekutitas PT Harmoni Mitra Utama milik PT United Tractors Tbk
Page 61

          
Page 62

          
Page 63

          
Page 64

          
Page 65

          
Page 66

          
Page 67

          
Page 68

          
Page 69

          
Page 70

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size9.95 MB
Published1 Jul 2024
Pages70
Characters100,204
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 55 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org United Tractors Tbk · Penilai p.18 ×57
linked org PT Serasi Autoraya p.18 ×7
linked person Djony Bunarto Tjondro p.25 ×2
linked person Chiew Sin Cheok p.25
linked person Djoko Pranoto Santoso p.25 ×2
linked person Benjamin Herrenden p.25 ×2
linked person Bruce Malcolm Cox p.25
linked person Widjaja Kartika p.25 ×2
linked person Loudy Irwanto Ellias p.25 ×2
linked person Idot Supriadi p.25 ×2
linked person Iwan Hadiantoro p.25 ×2
linked person Vilihati Surya p.25
linked org Astra International Tbk p.27 ×26
linked person Paulus Bambang Widjanarko p.27 ×2
linked person Juliani Eliza Syaftari p.28
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.20
possible person Rudy · Presiden Komisaris p.25 ×2
possible person Franciscus Xaverius p.25 ×2
possible person Gidion Hasan · Presiden Komisaris p.26 ×11
possible person Henry Tanoto p.26 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.30
possible — Jardine Cycle & Carriage p.31 ×4
unresolved — Ringk · Penilai p.3
unresolved org PT Harmoni Mitra Utama p.3 ×5
unresolved org KJPP Nirboyo Adiputro p.18 ×4
unresolved org Dewi Apriyanti & Rekan p.18 ×4
unresolved person Penilai Publik Satya Bima Nugraha p.18 ×3
unresolved org KJPP NDR p.18 ×2
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia p.18
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.18 ×3
unresolved — Telepon/Faks p.19
unresolved person Inge Teja p.19 ×2
unresolved org PT Serasi Logistics Indonesia p.19
unresolved person M. Ilham Gunawan p.21
unresolved person Kemas Aldiandra F p.21
unresolved org KJPP NDR. Penilai p.21 ×2
unresolved org Rintis & Rekan p.21
unresolved org Bank Indonesia p.22 ×8
unresolved person Jose Dimas Satria · Notaris p.25 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.25 ×5
unresolved — Loudy Irwanto Elli · Direktur p.25 ×2
unresolved org PT Serasi Autoraya Susunan p.28
unresolved org PT Arya Kharisma p.28
unresolved org PT Inter Astra Motor Works p.30
unresolved person Djojo Muljadi p.30
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.30 ×2
unresolved org PT United Tractors. Anggaran Dasar p.30
unresolved person Jose Dima Satria p.30
unresolved org Carriage Ltd p.31 ×4
unresolved org Jardine Matheson Hodings Ltd. p.31 ×2
unresolved org PT Serasi Autoraya SERA p.31
unresolved person Akta Notaris Ny. Rukmasanti Hardjasatya p.31 ×4
unresolved person Akta Notaris Aulia Taufani p.31
unresolved person Akta Notaris Ivan Gelium Lantu p.31 ×2
unresolved org Bank Indonesia. Inflasi p.33

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 4432 ms 12 Sep 2026 23:01
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result