Back to announcement
20240628_BMHS_Laporan Informasi dan Fakta Material_31677132_lamp3.pdf
Asset transaction Needs review BMHSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 81
Page 1
LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
PT BUNDAMEDIK TBK
No. 00005/2.0120-04/BS/10/0627/1/VI/2024
Tanggal: 26 Juni 2024
Tanggal Pendapat Kewajaran 31 Desember 2023
Page 2
Kantor Cabang Jakarta Selatan
The AKKAS Commercial Building, Lt.2
Jl. T.B. Simatupang No.23 Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan
Telp. : +62 21 78343013 | Wilayah Kerja Seluruh Indonesia
No. Laporan: 00005/2.0120-04/BS/10/0627/1/VI/2024 Jakarta, 26 Juni 2024
Kepada Yth.
PT Bundamedik Tbk
Jl. Teuku Cik Ditiro No. 28
Menteng, Jakarta Pusat
Perihal : Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk
Sesuai penugasan dari PT Bundamedik Tbk kepada Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki dan
Rekan (”HMR” atau ”Penilai” atau ”kami”) untuk keperluan Pendapat Kewajaran atas rencana transaksi
sewa ruang kantor di Gedung Diagnos Tower yang dimiliki PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (“DGNS”)
oleh PT Bundamedik Tbk (”Perseroan”) sebagaimana tertuang dalam Surat Penawaran No.
036/SP/HMR-JKSL/B/VI/2024 tanggal 12 Juni 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.
Perseroan dan DGNS terafiliasi berdasarkan hubungan kepemilikan saham dengan sebesar 41,20%
saham DGNS dimiliki oleh Perseroan serta terafiliasi berdasarkan jabatan kepengurusan. Saham
Perseroan dan DGNS baik secara langsung dan tidak langsung dimiliki oleh pengendali yang sama yaitu
PT Bunda Investama Indonesia. Rencana Transaksi masuk dalam transaksi yang diatur dalam POJK
42/POJK.04/2020 terkait Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan dan tidak termasuk ke
dalam transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material
dan Perubahan Kegiatan Usaha. Kami telah melakukan pendapat kewajaran secara independen dengan
tanggal pendapat kewajaran 31 Desember 2023.
Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi
Rencana Transaksi dilakukan dikarenakan lokasi yang berdekatan dengan anak usaha Perseroan
sehingga mampu memudahkan koordinasi antar tim yang dimiliki Perseroan dengan tim DGNS dan harga
sewa yang kompetitif.
Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Pemberi tugas dan pengguna laporan pendapat kewajaran ini adalah:
Nama : PT Bundamedik Tbk
Bidang Usaha : Aktivitas Rumah Sakit Swasta
Alamat : Jl. Teuku Cik Ditiro No. 28 Menteng, Jakarta Pusat
Telepon dan Faks. : 021-3192 3344/021-3190 5915
E-mail : corsec@bmhs.co.id
Status Penilai
Penilai Publik Willyams merupakan Penilai Publik dengan Nomor Izin B-1.22.00627 sebagai Rekan di
KJPP Herman Meirizki dan Rekan dengan Nomor Izin Usaha 2.14.0120, domisili Kota Jakarta Selatan
dengan wilayah kerja di seluruh Indonesia. KJPP Herman Meirizki dan Rekan merupakan KJPP resmi yang
telah mendapatkan izin dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri
Keuangan No. 66/KM.1/2014 tanggal 10 Februari 2014. Kami juga telah terdaftar sebagai kantor jasa
profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah terdaftar sebagai Profesi
Penunjang Pasar Modal (Penilai Bisnis) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal
Nomor STTD.PB‐57/PM.02/2023 serta terdaftar sebagai Penilai Bisnis di Industri Keuangan Non-Bank
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | i
Page 3
(IKNB) Nomor 296/PD.021/STTD-P/2023. Penugasan dilakukan sesuai dengan Standar Penilaian
Indonesia (SPI) Edisi VII-2018 serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020 tentang
Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK 35/2020”), Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK
17/2020”), dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”).
Kami menggunakan bantuan tenaga ahli yaitu Penilai Publik bidang Properti dari KJPP Herman Meirizki
dan Rekan yaitu Susi Meirizki dengan Nomor Izin P-1.13.00374 dan terdaftar sebagai Profesi Penunjang
Pasar Modal (Penilai Properti) dengan Nomor STTD.PP-08/PJ-1/PM.02/2023 untuk melakukan penilaian
nilai sewa pasar atas ruang kantor yang menjadi objek pendapat kewajaran.
Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini kami telah bertindak secara independen, tidak
ada benturan kepentingan, dan tidak terafiliasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana
Transaksi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan
penugasan ini. Laporan pendapat kewajaran ini juga tidak ditujukan untuk memberikan keuntungan atau
kerugian pada pihak manapun. Biaya jasa tidak mempengaruhi opini pendapat kewajaran yang terdapat
dalam laporan ini.
Objek Pendapat Kewajaran
Objek pendapat kewajaran adalah rencana transaksi sewa ruang kantor seluas 680m2 di Gedung
Diagnos Tower yang terletak di terletak di Jalan Teuku Cik Ditiro No. 11 Menteng Jakarta Pusat, antara PT
Bundamedik Tbk sebagai penyewa dan PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk sebagai yang menyewakan
(selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”).
Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran
Maksud dan tujuan pendapat kewajaran ini adalah untuk memberikan opini kewajaran atas Rencana
Transaksi. Laporan pendapat kewajaran ini dipergunakan sebagai salah satu dokumen pendukung
penyampaian keterbukaan informasi yang akan dilakukan Perseroan sebagaimana diatur dalam POJK
42/2020.
Tanggal Pendapat Kewajaran
Tanggal pendapat kewajaran dalam laporan pendapat kewajaran ini adalah per tanggal 31 Desember
2023.
Ruang Lingkup Penugasan
Ruang lingkup penugasan meliputi:
Pengumpulan data dan wawancara sehubungan dengan Rencana Transaksi;
Analisis transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis inkremental, dan analisis atas kewajaran
transaksi;
Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan;
Penulisan laporan pendapat kewajaran.
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | ii
Page 4
Para Pihak yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
1. Perseroan sebagai pihak penyewa;
2. DGNS sebagai pihak yang menyewakan ruang kantor.
Materialitas atas Rencana Transaksi
Jumlah ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan audit konsolidasi per 31 Desember 2023 oleh
Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan No. 00047/3.0423/AU.1/10/1042-
3/1/III/2024 tanggal 27 Maret 2024 tercatat sebesar Rp1.800,04 miliar sedangkan total biaya sewa dan
service charge selama masa sewa 9 (sembilan) tahun dalam Rencana Transaksi adalah sebesar Rp
13.102.898.633 sehingga nilai Rencana Transaksi ekuivalen dengan 0,73% ekuitas Perseroan per 31
Desember 2023. Dengan demikian Rencana Transaksi ini tidak termasuk transaksi material
sebagaimana dimaksud dalam POJK 17/2020.
Asumsi dan Kondisi Pembatas
Tanpa mengurangi tanggung jawab kami sebagai Penilai, Pendapat Kewajaran ini dibatasi oleh asumsi
dan kondisi pembatas sebagai berikut:
Laporan pendapat kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion;
Proyeksi laporan keuangan berasal dari manajemen Perseroan dan telah disesuaikan untuk
mencerminkan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty);
Kami bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran dan opini dalam laporan pendapat
kewajaran;
HMR mengasumsikan bahwa setelah tanggal diterbitkannya laporan pendapat kewajaran ini tidak
terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap Rencana Transaksi;
Dalam melakukan analisis, HMR bergantung pada data-data dari pihak manajemen atau pemberi
tugas baik dari data keuangan, legalitas, informasi dalam draft perjanjian terkait Rencana Transaksi,
dan sebagainya;
HMR telah melakukan penelaahan yang diperlukan atas data-data yang diterima dari pihak
manajemen untuk analisis Rencana Transaksi ini. Kebenaran, keandalan, dan keakuratan atas data-
data tersebut adalah tanggung jawab pihak manajemen;
Setiap perubahan atas data dan informasi yang baru diketahui setelah tanggal laporan pendapat
kewajaran yang dapat mempengaruhi hasil pendapat kewajaran secara material bukan merupakan
tanggung jawab kami. Jika terdapat fakta atau informasi lainnya yang baru diketahui setelah
diterbitkannya laporan pendapat kewajaran yang dapat mempengaruhi hasil pendapat kewajaran
secara material, maka Penilai tidak bertanggungjawab untuk memperbarui hasil pendapat
kewajaran ini dikemudian hari;
Pendapat kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah pada tanggal pendapat kewajaran ini;
Pendapat kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan. Penggunaan sebagian dari analisis
dan informasi, tanpa mempertimbangkan isi pendapat kewajaran ini secara keseluruhan dapat
menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat kewajaran ini;
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | iii
Page 5
Dalam melakukan analisis terhadap industri terkait dengan kegiatan usaha Perseroan, kami telah
menggunakan data dari sumber-sumber eksternal yang menurut pertimbangan kami dapat
dipercaya;
Data keuangan historis Perseroan kami peroleh dari laporan keuangan yang telah diaudit oleh
Akuntan Publik Independen yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, oleh karena itu kami tidak
melakukan konfirmasi dan verifikasi atas kebenaran data yang disajikan pada laporan keuangan
tersebut;
Kami tidak melakukan due diligence atas aspek hukum dan perpajakan Perseroan ataupun
implikasinya atas dilakukannya Rencana Transaksi;
Proyeksi keuangan beserta asumsi perhitungannya kami peroleh dari pemberi tugas, dan telah
dilakukan beberapa penyesuaian sesuai dengan kebutuhan pemberian pendapat kewajaran;
Laporan pendapat kewajaran ini terbuka untuk publik kecuali untuk informasi yang bersifat rahasia
yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan;
Pekerjaan kami tidak dapat ditafsirkan atau dimaksudkan sebagai suatu penelaahan audit atau
pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu dan juga tidak dimaksudkan untuk mengungkapkan
kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan, atau penyimpangan dalam laporan keuangan,
dan/atau pelanggaran hukum.
Pendekatan dan Prosedur Pekerjaan
Dalam menganalisis kewajaran Rencana Transaksi, kami melakukan prosedur analisis sebagai berikut:
1. Analisis transaksi;
2. Analisis kualitatif dan kuantitatif;
3. Analisis kewajaran transaksi;
4. Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan.
Subsequent Event
Subsequent event yang terjadi diantara tanggal pendapat kewajaran dan tanggal penerbitan laporan
pendapat kewajaran yaitu terdapat perubahan susunan Direksi dan Komisaris Perseroan setelah 31
Desember 2023.
Publikasi atas Laporan Pendapat Kewajaran
Laporan pendapat kewajaran ini terbuka untuk publik, kecuali untuk informasi yang bersifat rahasia yang
dapat mempengaruhi operasional Perseroan. Publikasi ataupun penggunaan laporan pendapat
kewajaran ditujukan hanya untuk maksud dan tujuan pendapat kewajaran yang dinyatakan dalam
laporan ini. Laporan pendapat kewajaran hanya untuk digunakan oleh pengguna laporan yang dinyatakan
dalam laporan. HMR tidak bertanggung jawab atas tuntutan baik saat ini ataupun di masa depan terkait
dengan penyalahgunaan ataupun penggunaan sebagian atau keseluruhan informasi dalam laporan
pendapat kewajaran ini oleh pihak selain dari pengguna laporan dan untuk tujuan selain yang telah
dinyatakan dalam laporan pendapat kewajaran ini.
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | iv
Page 6
Page 7
Page 8
DAFTAR ISI
PERNYATAAN PROFESIONAL PENILAI ................................................................................................ vi
DAFTAR ISI ....................................................................................................................................... vii
DAFTAR TABEL .................................................................................................................................. ix
DAFTAR GAMBAR ............................................................................................................................... x
DAFTAR GRAFIK ................................................................................................................................ xi
1. PENDAHULUAN.......................................................................................................................... 1
1.1. Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan............................................................ 1
1.2. Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi ................................................................. 1
1.3. Status Penilai .................................................................................................................. 1
1.4. Independensi Penilai ....................................................................................................... 1
1.5. Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran ......................................................................... 2
1.6. Objek Pendapat Kewajaran .............................................................................................. 2
1.7. Tanggal Pendapat Kewajaran ........................................................................................... 2
1.8. Ruang Lingkup Penugasan ............................................................................................... 2
1.9. Asumsi dan Kondisi Pembatas ......................................................................................... 2
1.10. Pendekatan dan Prosedur Penilaian ................................................................................. 3
1.11. Sumber Data dan Informasi ............................................................................................. 3
1.12. Subsequent Event ........................................................................................................... 4
1.13. Publikasi atas Laporan Pendapat Kewajaran..................................................................... 4
2. ANALISIS RENCANA TRANSAKSI.................................................................................................. 5
2.1. Identifikasi Pihak-Pihak yang Bertransaksi ........................................................................ 5
2.2. Hubungan Pihak-Pihak yang Bertransaksi ......................................................................... 7
2.3. Materialitas Rencana Transaksi........................................................................................ 8
2.4. Perjanjian dan Persyaratan Yang Disepakati Dalam Rencana Transaksi ............................. 8
2.4.1. Para Pihak Yang Bertransaksi .......................................................................................... 9
2.4.2. Objek Rencana Transaksi................................................................................................ 9
2.4.3. Masa Sewa ..................................................................................................................... 9
2.4.4. Biaya Sewa dan Service Charge ....................................................................................... 9
2.4.5. Pembayaran Biaya Sewa dan Service Charge ................................................................... 9
2.5. Penilaian Atas Risiko dan Manfaat dari Rencana Transaksi ................................................ 9
2.5.1. Manfaat Rencana Transaksi ............................................................................................ 9
2.5.2. Risiko Rencana Transaksi ............................................................................................... 9
3. ANALISIS KUALITATIF ................................................................................................................ 10
3.1. Tinjauan Ekonomi .......................................................................................................... 10
3.1.1. Indeks Harga Saham Gabungan .................................................................................... 10
3.1.2. Nilai Tukar Rupiah ........................................................................................................ 11
3.1.3. Suku Bunga .................................................................................................................. 11
3.1.4. Inflasi ........................................................................................................................ 11
3.2. Analisis Industri dan Lingkungan .................................................................................... 12
3.2.1. Jumlah Rumah Sakit di Indonesia ................................................................................... 12
3.2.2. Rasio Penduduk Terhadap Tempat Tidur Rumah Sakit ..................................................... 14
3.3. Analisis Operasional dan Prospek Perseroan .................................................................. 14
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | vii
Page 9
3.4. Analisis SWOT ............................................................................................................... 15
3.5. Pertimbangan dan Alasan dilakukannya Rencana Transaksi ............................................ 16
3.6. Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif ........................................................... 16
4. ANALISIS KUANTITATIF ............................................................................................................. 17
4.1. Potensi Pendapatan, Aset, Kewajiban, dan Kondisi Keuangan Perseroan ......................... 17
4.1.1. Laporan Posisi Keuangan Historis ................................................................................. 17
4.1.2. Laporan Laba Rugi Historis ........................................................................................... 19
4.1.3. Laporan Arus Kas Historis ............................................................................................. 20
4.1.4. Analisis Rasio Keuangan Historis .................................................................................. 21
4.1.5. Penilaian Atas Proyeksi Laporan Keuangan .................................................................... 22
4.1.6. Analisis Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi ..................................... 27
4.1.7. Analisis Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi ..................................... 30
4.2. Hasil Penilaian Penilai Independen ................................................................................ 30
4.3. Analisis Inkremental ...................................................................................................... 31
4.3.1. Biaya atau Pendapatan yang Relevan ............................................................................. 32
4.3.2. Informasi Non Keuangan yang Relevan ........................................................................... 32
4.3.3. Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perseroan .......................................................... 32
5. KESIMPULAN ............................................................................................................................. 33
5.1. Analisis atas Kewajaran Rencana Transaksi .................................................................... 33
5.2. Opini Pendapat Kewajaran ............................................................................................. 33
6. LAMPIRAN .................................................................................................................................... 34
7. REFERENSI................................................................................................................................... 35
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | viii
Page 10
DAFTAR TABEL
Tabel 1. Pemegang Saham Perseroan ................................................................................................. 6
Tabel 2. Pemegang Saham DGNS........................................................................................................ 7
Tabel 3. Kinerja Operasional per Segmen Usaha ................................................................................ 14
Tabel 4. Laporan Posisi Keuangan ..................................................................................................... 17
Tabel 5. Laporan Laba Rugi ............................................................................................................... 19
Tabel 6. Laporan Arus Kas................................................................................................................. 20
Tabel 7. Analisis Rasio Keuangan ...................................................................................................... 21
Tabel 8. Proyeksi Laporan Laba Rugi Tanpa Rencana Transaksi .......................................................... 22
Tabel 9. Proyeksi Laporan Laba Rugi Dengan Rencana Transaksi ........................................................ 22
Tabel 10. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi .............................................. 24
Tabel 11. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi ............................................ 26
Tabel 12. Analisis Rasio Keuangan Dengan Rencana Transaksi .......................................................... 28
Tabel 13. Analisis Rasio Keuangan Tanpa Rencana Transaksi ............................................................. 28
Tabel 14. Proforma Laporan Posisi Keuangan .................................................................................... 30
Tabel 15. Analisis Inkremental .......................................................................................................... 31
Tabel 16. Analisis Biaya dan Pendapatan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi ................................ 32
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | ix
Page 11
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. Hubungan Kepemilikan Saham Perseroan dan DGNS ........................................................... 8
Gambar 2. Alur Transaksi ........................................................................................................................ 8
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | x
Page 12
DAFTAR GRAFIK
Grafik 1. IHSG Tahun Desember 2018- Juni 2023 ............................................................................... 10
Grafik 2. Pergerakan Kurs Tengah BI USD-IDR 2018- Juni 2023 ........................................................... 11
Grafik 3. Inflasi Periode Desember 2018- Juni 2023 ........................................................................... 12
Grafik 4. Harga Batu Bara Acuan Indonesia (Juni-Juli 2023) ................................................................ 13
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | xi
Page 13
1. PENDAHULUAN
1.1. Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Pemberi tugas dan pengguna laporan pendapat kewajaran ini adalah:
Nama : PT Bundamedik Tbk
Bidang Usaha : Aktivitas Rumah Sakit Swasta
Alamat : Jl. Teuku Cik Ditiro No. 28 Menteng, Jakarta Pusat
Telepon dan Faks. : 021-3192 3344/021-3190 5915
E-mail : corsec@bmhs.co.id
1.2. Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi
Rencana Transaksi dilakukan dikarenakan lokasi yang berdekatan dengan anak usaha Perseroan
sehingga mampu memudahkan koordinasi antar tim yang dimiliki Perseroan dengan tim DGNS dan harga
sewa yang kompetitif.
1.3. Status Penilai
Penilai Publik Willyams merupakan Penilai Publik dengan Nomor Izin B-1.22.00627 sebagai Rekan di
KJPP Herman Meirizki dan Rekan dengan Nomor Izin Usaha 2.14.0120, domisili Kota Jakarta Selatan
dengan wilayah kerja di seluruh Indonesia. KJPP Herman Meirizki dan Rekan merupakan KJPP resmi yang
telah mendapatkan izin dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri
Keuangan No. 66/KM.1/2014 tanggal 10 Februari 2014. Kami juga telah terdaftar sebagai kantor jasa
profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah terdaftar sebagai Profesi
Penunjang Pasar Modal (Penilai Bisnis) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal
Nomor STTD.PB‐57/PM.02/2023 serta terdaftar sebagai Penilai Bisnis di Industri Keuangan Non-Bank
(IKNB) Nomor 296/PD.021/STTD-P/2023. Penugasan dilakukan sesuai dengan Standar Penilaian
Indonesia (SPI) Edisi VII-2018 serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020 tentang
Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK 35/2020”), Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK
17/2020”), dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”).
Kami menggunakan bantuan tenaga ahli yaitu Penilai Publik bidang Properti dari KJPP Herman Meirizki
dan Rekan yaitu Susi Meirizki dengan Nomor Izin P-1.13.00374 dan terdaftar sebagai Profesi Penunjang
Pasar Modal (Penilai Properti) dengan Nomor STTD.PP-08/PJ-1/PM.02/2023 untuk melakukan penilaian
nilai sewa pasar atas ruang kantor yang menjadi objek pendapat kewajaran.
1.4. Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini kami telah bertindak secara independen, tidak
ada benturan kepentingan, dan tidak terafiliasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana
Transaksi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan
penugasan ini. Laporan pendapat kewajaran ini juga tidak ditujukan untuk memberikan keuntungan atau
kerugian pada pihak manapun. Biaya jasa tidak mempengaruhi opini pendapat kewajaran yang terdapat
dalam laporan ini.
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 1
Page 14
1.5. Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran
Maksud dan tujuan pendapat kewajaran ini adalah untuk memberikan opini kewajaran atas Rencana
Transaksi. Laporan pendapat kewajaran ini dipergunakan sebagai salah satu dokumen pendukung
penyampaian keterbukaan informasi yang akan dilakukan Perseroan sebagaimana diatur dalam POJK
42/2020.
1.6. Objek Pendapat Kewajaran
Objek pendapat kewajaran adalah rencana transaksi sewa ruang kantor seluas 680m2 di Gedung
Diagnos Tower yang terletak di terletak di Jalan Teuku Cik Ditiro No. 11 Menteng Jakarta Pusat, antara PT
Bundamedik Tbk sebagai penyewa dan PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk sebagai yang menyewakan
(selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”).
1.7. Tanggal Pendapat Kewajaran
Tanggal pendapat kewajaran dalam laporan pendapat kewajaran ini adalah per tanggal 31 Desember
2023.
1.8. Ruang Lingkup Penugasan
Ruang lingkup penugasan meliputi:
Pengumpulan data dan wawancara sehubungan dengan Rencana Transaksi;
Analisis transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis inkremental, dan analisis atas kewajaran
transaksi;
Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan;
Penulisan laporan pendapat kewajaran.
1.9. Asumsi dan Kondisi Pembatas
Tanpa mengurangi tanggung jawab kami sebagai Penilai, Pendapat Kewajaran ini dibatasi oleh asumsi
dan kondisi pembatas sebagai berikut:
Laporan pendapat kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion;
Proyeksi laporan keuangan berasal dari manajemen Perseroan dan telah disesuaikan untuk
mencerminkan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty);
Kami bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran dan opini dalam laporan pendapat
kewajaran;
HMR mengasumsikan bahwa setelah tanggal diterbitkannya laporan pendapat kewajaran ini tidak
terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap Rencana Transaksi;
Dalam melakukan analisis, HMR bergantung pada data-data dari pihak manajemen atau pemberi
tugas baik dari data keuangan, legalitas, informasi dalam draft perjanjian terkait Rencana Transaksi,
dan sebagainya;
HMR telah melakukan penelaahan yang diperlukan atas data-data yang diterima dari pihak
manajemen untuk analisis Rencana Transaksi ini. Kebenaran, keandalan, dan keakuratan atas data-
data tersebut adalah tanggung jawab pihak manajemen;
Setiap perubahan atas data dan informasi yang baru diketahui setelah tanggal laporan pendapat
kewajaran yang dapat mempengaruhi hasil pendapat kewajaran secara material bukan merupakan
tanggung jawab kami. Jika terdapat fakta atau informasi lainnya yang baru diketahui setelah
diterbitkannya laporan pendapat kewajaran yang dapat mempengaruhi hasil pendapat kewajaran
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 2
Page 15
secara material, maka Penilai tidak bertanggung jawab untuk memperbarui hasil pendapat
kewajaran ini dikemudian hari;
Pendapat kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah pada tanggal pendapat kewajaran ini;
Pendapat kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan. Penggunaan sebagian dari analisis
dan informasi, tanpa mempertimbangkan isi pendapat kewajaran ini secara keseluruhan dapat
menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat kewajaran ini;
Dalam melakukan analisis terhadap industri terkait dengan kegiatan usaha Perseroan, kami telah
menggunakan data dari sumber-sumber eksternal yang menurut pertimbangan kami dapat
dipercaya;
Data keuangan historis Perseroan kami peroleh dari laporan keuangan yang telah diaudit oleh
Akuntan Publik Independen yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, oleh karena itu kami tidak
melakukan konfirmasi dan verifikasi atas kebenaran data yang disajikan pada laporan keuangan
tersebut;
Kami tidak melakukan due diligence atas aspek hukum dan perpajakan Perseroan ataupun
implikasinya atas dilakukannya Rencana Transaksi;
Proyeksi keuangan beserta asumsi perhitungannya kami peroleh dari pemberi tugas, dan telah
dilakukan beberapa penyesuaian sesuai dengan kebutuhan pemberian pendapat kewajaran;
Laporan pendapat kewajaran ini terbuka untuk publik kecuali untuk informasi yang bersifat rahasia
yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan;
Pekerjaan kami tidak dapat ditafsirkan atau dimaksudkan sebagai suatu penelaahan audit atau
pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu dan juga tidak dimaksudkan untuk mengungkapkan
kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan, atau penyimpangan dalam laporan keuangan,
dan/atau pelanggaran hukum.
1.10. Pendekatan dan Prosedur Penilaian
Dalam menganalisis kewajaran Rencana Transaksi, kami melakukan prosedur analisis sebagai berikut:
1. Analisis transaksi;
2. Analisis kualitatif dan kuantitatif;
3. Analisis atas kewajaran transaksi;
4. Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan.
1.11. Sumber Data dan Informasi
Dalam memberikan pendapat kewajaran ini kami menggunakan data dan informasi berikut:
1. Laporan keuangan audit konsolidasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2019 oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan Nomor
00077/3.0423/AU.1/10/1042-1/1/V/2021 tanggal 3 Mei 2021 dengan pendapat wajar tanpa
pengecualian;
2. Laporan keuangan audit konsolidasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2020 oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan Nomor
00077/3.0423/AU.1/10/1042-1/1/V/2021 tanggal 3 Mei 2021 dengan pendapat wajar tanpa
pengecualian;
3. Laporan keuangan audit konsolidasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021 oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan Nomor
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 3
Page 16
00037/3.0423/AU.1/10/1042-2/1/IV/2022 tanggal 1 April 2022 dengan pendapat wajar tanpa
pengecualian;
4. Laporan keuangan audit konsolidasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022 oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan No.
00034/3.0423/AU.1/10/1836-1/1/III/2023 tanggal 30 Maret 2023 dengan pendapat wajar tanpa
pengecualian;
5. Laporan keuangan audit konsolidasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2023 oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan No.
00047/3.0423/AU.1/10/1042-3/1/III/2024 tanggal 27 Maret 2024 dengan pendapat wajar tanpa
pengecualian;
6. Proyeksi keuangan Perseroan tahun 2024-2033 tanpa dan dengan Rencana Transaksi, yang disusun
oleh manajemen Perseroan;
7. Proforma laporan keuangan Perseroan sesudah dilakukannya transaksi dan penjelasan atas
proforma laporan keuangan per 31 Desember 2023;
8. Laporan penilaian aset oleh KJPP Herman Meirizki dan Rekan dengan Nomor 00665/2.0120-
00/PI/10/0374/1/VI/2024 tanggal 25 Juni 2024;
9. Salinan draft perjanjian sewa antara Perseroan dan DGNS;
10. Legalitas lainnya yang terkait dengan Perseroan;
11. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan mengenai alasan, latar belakang, dan hal-
hal lainnya terkait dengan Rencana Transaksi;
12. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan dan pihak-pihak lain yang relevan.
1.12. Subsequent Event
Subsequent event yang terjadi diantara tanggal pendapat kewajaran dan tanggal penerbitan laporan
pendapat kewajaran yaitu terdapat perubahan susunan Direksi dan Komisaris Perseroan setelah 31
Desember 2023.
1.13. Publikasi atas Laporan Pendapat Kewajaran
Laporan pendapat kewajaran ini terbuka untuk publik, kecuali untuk informasi yang bersifat rahasia yang
dapat mempengaruhi operasional Perseroan. Publikasi ataupun penggunaan laporan pendapat
kewajaran ditujukan hanya untuk maksud dan tujuan pendapat kewajaran yang dinyatakan dalam
laporan ini. Laporan pendapat kewajaran hanya untuk digunakan oleh pengguna laporan yang dinyatakan
dalam laporan. HMR tidak bertanggung jawab atas tuntutan baik saat ini ataupun di masa depan terkait
dengan penyalahgunaan ataupun penggunaan sebagian atau keseluruhan informasi dalam laporan
pendapat kewajaran ini oleh pihak selain dari pengguna laporan dan untuk tujuan selain yang telah
dinyatakan dalam laporan pendapat kewajaran ini.
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 4
Page 17
2. ANALISIS RENCANA TRANSAKSI
2.1. Identifikasi Pihak-Pihak yang Bertransaksi
2.1.1. PT Bundamedik Tbk (”Perseroan”)
Gambaran Umum
PT Bundamedik Tbk (“Perseroan”) didirikan pada tanggal 13 April 1978 berdasarkan Akta No. 21 dari
Notaris Adlan Yulizar, S.H.. Akta pendirian tersebut telah mendapatkan pengesahan dari Menteri
Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. Y.A.5/160/18 tanggal 28 September 1978.
Anggaran Dasar Perseroan mengalami perubahan terakhir dengan Akta No. 71 tanggal 7 Desember 2023
dari Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, mengenai perubahan susunan Dewan Komisaris
dan Dewan Direksi. Perubahan Akta tersebut telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi
Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Penerimaan
Pemberitahuan No. AHU-AH.01.09-0196559 tanggal 15 Desember 2023.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, kegiatan utama Perseroan adalah dalam bidang
Aktivitas Rumah Sakit Swasta. Perseroan memulai kegiatan operasi komersialnya pada tahun 1978.
Perseroan berdomisili di Jalan Teuku Cik Ditiro No. 28, Menteng, Jakarta. Entitas induk Perseroan dan
entitas induk terakhir dalam Grup adalah PT Bunda Investama Indonesia.
Susunan Pengurus dan Pemegang Saham Perseroan
Berdasarkan Akta Nomor 71 tanggal 7 Desember 2023, susunan Pengurus dan Pemegang Saham
Perseroan per 31 Desember 2023 sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Ivan Rizal Sini
Wakil Komisaris Utama : Wishnutama Kusubandio
Komisaris : Rito Alam Rizal Sini
Komisaris : Sunata Tjiterosampurno
Komisaris Independen : Chairul Radjab Nasution
Komisaris Independen : Wishnutama Kusubandio
Dewan Direksi
Direktur Utama : Mesha Rizal Sini
Direktur : Nurhadi Yudiyantho
Direktur : Tedy Homogin
Direktur : Emilia Rouli
Direktur : Cuncun Wijaya
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 5
Page 18
Tabel 1. Pemegang Saham Perseroan
Jumlah saham Persentase
ditempatkan dan Kepemilikan
Pemegang Saham disetor penuh (%) Jumlah
PT Bunda Investama Indonesia 4.935.430.900 57,37% 98.708.618.000
Komisaris dan Direksi
Ivan Rizal Sini 278.600.000 3,24% 5.572.000.000
Mesha Rizal Sini 278.600.000 3,24% 5.572.000.000
Rito Alam Rizal Sini 278.600.000 3,24% 5.572.000.000
Renobulan Rizal Sini Suheimi 207.786.000 2,42% 4.155.720.000
Ietje Ika S. Rizal Sini 157.865.000 1,83% 3.157.300.000
Masyarakat (masing-masing di bawah 2.466.534.276 28,66% 49.330.685.520
5%)
Jumlah 8.603.416.176 100,00% 172.068.323.520
Sumber: Laporan Bulanan Perseroan Desember 2023
2.1.2. PT Diagnos Laboratorium Utama (”DGNS”)
Gambaran Umum
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk ("DGNS") didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 29 Agustus
2007 dalam rangka Undang- Undang Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 Tahun 1968 berdasarkan
Akta No. 17 tanggal 29 Agustus 2007, dari Martinef, S.H., M.Si., Notaris di Bekasi. Akta pendirian tersebut
telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. C-02387 HT.01.01-TH.2007 Tahun 2007 tanggal 6 November 2007.
Anggaran dasar DGNS telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta No. 34 tanggal 19
Juni 2023 dari Rahayu Ningsih, S.H., Notaris di Jakarta Selatan, mengenai Perubahan Pasal 17 Anggaran
Dasar tentang Rencana Kerja Tahun buku dan Laporan Tahunan. Perubahan ini telah disetujui oleh
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-
0084623 tanggal 27 Juni 2023.
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar, ruang lingkup DGNS bergerak dalam menyediakan pelayanan
penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat gambar diagnosis lainnya, laboratorium
pemeriksaan darah, gudang farmasi, bank mata, bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ dan
pelayanan penunjang medik lainnya. Serta sejak bulan Juli 2022, DGNS juga bergerak dalam
menyediakan aktivitas klinik swasta.
DGNS berkedudukan di Gedung Graha Anam Jalan Teuku Cik Ditiro No. 11A, Gondangdia, Menteng,
Jakarta Pusat dengan 5 kantor cabang yang didukung oleh 27 outlet berlokasi di Jakarta, Depok,
Denpasar, Padang, Makassar dan Batam. Entitas induk DGNS adalah PT Bundamedik Tbk (“BMHS”) dan
entitas induk terakhir adalah PT Bunda Investama Indonesia.
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 6
Page 19
Susunan Pengurus dan Pemegang Saham DGNS
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi DGNS per tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Ivan Rizal Sini
Komisaris Independen : Martinus Eliatulo Zega
Komisaris : Nurhadi Yudiantho
Dewan Direksi
Direktur Utama : Mesha Rizal Sini
Direktur : Renobulan Rizal Sini
Direktur : Dennis Jacobus
Direksi : Dilly Dwiasri
Direktur : Fergus Richard
Pemegang saham DGNS per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Tabel 2. Pemegang Saham DGNS
Jumlah saham Persentase
Pemegang Saham ditempatkan dan Kepemilikan Jumlah
disetor penuh (%)
PT Bundamedik Tbk 515.000.000 41,20% 12.875.000.000
PT Bunda Investama Indonesia 485.000.000 38,80% 12.125.000.000
Masyarakat 250.000.000 20,00% 6.250.000.000
Jumlah 1.250.000.000 100% 31.250.000.000
Sumber: laporan audit DGNS tahun 2023
2.2. Hubungan Pihak-Pihak yang Bertransaksi
Sesuai dengan POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan, Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh
perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali dengan afiliasi dari perusahaan terbuka atau afiliasi dari
anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali, termasuk setiap
aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk
kepentingan afiliasi dari perusahaan terbuka atau afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris,
pemegang saham utama, atau pengendali.
Hubungan kepengurusan antara Perseroan dan DGNS per 31 Desember 2023 yaitu:
Ivan Rizal Sini menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan dan Komisaris Utama DGNS;
Nurhadi Yudiyantho menjabat sebagai Direktur pada Perseroan dan Komisaris pada DGNS;
Mesha Rizal Sini menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan dan Direktur Utama DGNS.
Hubungan antara pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi berdasarkan kepemilikan saham
yaitu:
Perseroan memiliki 41,20% saham DGNS;
Sebesar 57,37% saham Perseroan dan 38,80% saham DGNS dimiliki oleh PT Bunda Investama
Indonesia;
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 7
Page 20
Ivan Rizal Sini dan Mesha Rizal Sini masing-masing memiliki 3,24% saham Perseroan selain juga
menjabat pada Perseroan dan DGNS.
Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh manajemen Perseroan, tidak terdapat benturan
kepentingan atas Rencana Transaksi yang akan dilakukan. Selanjutnya, hubungan afiliasi antara
Perseroan dengan DGNS berdasarkan kepemilikan saham dan alur Rencana Transaksi tergambar pada
Gambar berikut:
Gambar 1. Hubungan Kepemilikan Saham Perseroan dan DGNS
Sumber: laporan audit 2023 Perseroan dan DGNS (diolah)
Gambar 2. Alur Rencana Transaksi
Sumber: manajemen Perseroan dan draft perjanjian
2.3. Materialitas Rencana Transaksi
Sesuai dengan POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi material dan Perubahan Kegiatan Usaha,
suatu transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material apabila nilai transaksi sama dengan 20% (dua
puluh persen) atau lebih dari ekuitas perusahaan terbuka.
Jumlah ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan audit konsolidasi per 31 Desember 2023 oleh
Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan No. 00047/3.0423/AU.1/10/1042-
3/1/III/2024 tanggal 27 Maret 2024 tercatat sebesar Rp1.800,04 miliar sedangkan total biaya sewa dan
service charge selama masa sewa 9 (sembilan) tahun dalam Rencana Transaksi adalah sebesar Rp
13.102.898.633 sehingga nilai Rencana Transaksi ekuivalen dengan 0,73% ekuitas Perseroan per 31
Desember 2023. Dengan demikian Rencana Transaksi ini tidak termasuk transaksi material sebagaimana
dimaksud dalam POJK 17/2020.
2.4. Perjanjian dan Persyaratan Yang Disepakati Dalam Rencana Transaksi
Ketentuan berdasarkan draft perjanjian sewa menyewa ruang usaha Gedung Diagnos Tower antara
Perseroan dan DGNS adalah sebagai berikut:
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 8
Page 21
2.4.1. Para Pihak Yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang melakukan Rencana Transaksi adalah:
1. Perseroan sebagai pihak penyewa;
2. DGNS sebagai pemilik Gedung Diagnos Tower dan bertindak sebagai pihak yang menyewakan.
2.4.2. Objek Rencana Transaksi
Objek Rencana Transaksi adalah sewa ruang kantor lantai 6 seluas 340m2 dan lantai 7 seluas 340m2
dengan total area keseluruhan seluas 680m2.
2.4.3. Masa Sewa
Masa sewa yang disepakati dalam Rencana Transaksi adalah 9 (sembilan) tahun.
2.4.4. Biaya Sewa dan Service Charge
Selama jangka waktu sewa berlangsung, Perseroan wajib untuk membayar biaya sewa atas ruang usaha
sebagaimana dimaksud dalam draft perjanjian sewa menyewa ruang usaha Gedung Diagnos Tower
kepada DGNS sebesar Rp 125.000 per m2 (meter persegi) per bulan (exclude PPN) dan wajib membayar
biaya service charge kepada DGNS sebesar Rp 49.000 per m2 (meter persegi) per bulan (exclude PPN).
Penyesuaian kenaikan besaran service charge sebesar 3% (tiga persen) dilakukan setiap tahunnya
sampai dengan tahun ke-5 (lima) dan menjadi tetap dari tahun ke-6 (enam) sampai dengan berakhirnya
masa sewa di tahun ke-9 (sembilan).
2.4.5. Pembayaran Biaya Sewa dan Service Charge
Pembayaran biaya sewa ruang usaha dan pembayaran service charge sebagaimana dimaksud dalam
draft perjanjian sewa menyewa ruang usaha Gedung Diagnos Tower kepada DGNS dilakukan melalui
transfer ke nomor rekening Bank milik DGNS, sebagai berikut:
Nama Bank : Bank Mandiri
Nomor Rekening : 123.00677.06780
Atas Nama : PT Diagnos Laboratorium Utama
Pembayaran biaya sewa atas ruang usaha selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari
kalender setelah draft perjanjian sewa menyewa ruang usaha Gedung Diagnos Tower ditandatangani oleh
Perseroan dan DGNS. Pembayaran biaya service charge wajib dilakukan oleh Perseroan setiap bulannya
selambat-lambatnya pada hari ke-14 (empat belas) setiap bulannya.
2.5. Penilaian Atas Risiko dan Manfaat dari Rencana Transaksi
2.5.1. Manfaat Rencana Transaksi
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi ini terdapat manfaat yang diterima Perseroan yaitu efisiensi
biaya sewa dan Perseroan dapat melakukan sinergi antar perusahaan dalam satu grup dengan lebih baik.
2.5.2. Risiko Rencana Transaksi
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi ini risiko yang akan mungkin ditanggung Perseroan yaitu biaya
kesempatan (opportunity cost secara konsolidasian pada Perseroan) apabila ruang kantor dapat
disewakan kepada pihak ketiga dengan biaya sewa yang lebih tinggi.
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 9
Page 22
3. ANALISIS KUALITATIF
3.1. Tinjauan Ekonomi
3.1.1. Indeks Harga Saham Gabungan
Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melemah pada perdagangan terakhir tahun 2023. IHSG ditutup
melemah 31,09 poin atau 0,43 persen ke 7.272,79. Statistik menunjukkan 263 saham menguat, 273
saham melemah, dan 228 saham tidak berubah. Adapun nilai transaksi perdagangan sepanjang hari
mencapai Rp9,02 triliun, dengan volume saham yang ditransaksikan mencapai 17,26 miliar saham. Data
Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukan, 6 dari 11 indeks sektoral melemah, dengan sektor material dasar
terkoreksi paling dalam 1,65 persen, diikuti sektor transportasi turun 0,72 persen, dan sektor
infrastruktur terkoreksi 0,63 persen. Di sisi lain, sektor teknologi menguat paling tinggi yaitu sebesar 1,05
persen, diikuti sektor kesehatan 0,63 persen, hingga sektor konsumer siklikal naik 0,53 persen.
Selama tahun 2023, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pertumbuhan positif.
Indeks komposit naik 6,16 persen secara year-to-date (YtD) per hari terakhir perdagangan pada 29
Desember 2023. Adapun level tertinggi indeks komposit berada di level 7.313,34 yang dicapai pada hari
terakhir. Level terendah ada di 6.542,79 yang yaitu pada 16 Maret 2023, di mana saat itu indeks
mengalami tekanan mencapai 1,29 persen.
Berbagai sentimen baik dari domestik dan luar negeri menggerakkan volatilitas indeks. Pada Januari
2023, Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve mengumumkan kenaikan suku bunga Fed Rate
sehingga berdampak terhadap instrumen ekuitas di regional sementara Bank Indonesia menahan suku
bunga pada Februari 2023. Kasus Silicon Valley pada Maret 2023 membebani indeks hingga menyentuh
area 6.800. Memasuki Mei hingga Juni 2023, komoditas energi terutama batu bara mengalami tekanan
akibat kondisi makro global. Indeks terapresiasi berkat penurunan inflasi Amerika Serikat pada Juli hingga
September namun krisis geopolitik Timur Tengah pada Oktober 2023 membuat indeks berada di level
6.800. Akhir tahun 2023 yaitu pada November hingga Desember, The Fed memberi sinyal penurunan suku
bunga Fed Rate mulai tahun depan yang memberikan sentimen positif sehingga indeks mampu menutup
2023 dengan baik.
Grafik 1. IHSG Per 31 Desember Tahun 2018-2023
IHSG
8.000,00
7.000,00
6.000,00
5.000,00
4.000,00
3.000,00
2018 2019 2020 2021 2022 2023
Close Price
Sumber: Yahoo Finance
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 10
Page 23
3.1.2. Nilai Tukar Rupiah
Kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada tanggal 29 Desember 2023 mencatat Rupiah berada pada level
Rp15.416,00. Berikut pergerakan nilai tukar kurs tengah Rupiah dari akhir tahun 2018-2023:
Grafik 2. Pergerakan Kurs Tengah BI USD-IDR 2018-2023
Sumber: Bank Indonesia
3.1.3. Suku Bunga
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 20-21 Desember 2023 memutuskan untuk
mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 6,00%, suku bunga Deposit Facility
sebesar 5,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75%. Mulai 21 Desember 2023, Bank
Indonesia memperkenalkan istilah BI-Rate sebagai pengganti BI 7-Day (Reverse) Repo Rate sebagai
bagian dari upaya untuk memperbaiki komunikasi kebijakan moneter. Perubahan ini tidak mengubah
esensi atau tujuan dari BI-Rate sebagai indikator kebijakan moneter Bank Indonesia, dan tetap merujuk
pada transaksi reverse repo Bank Indonesia dengan tenor 7 hari.
Keputusan untuk mempertahankan BI-Rate pada tingkat 6,00% tetap sejalan dengan fokus kebijakan
moneter yang menekankan stabilitas, dengan tujuan menguatkan nilai tukar Rupiah dan mengambil
langkah-langkah preventif serta proaktif untuk menjaga inflasi agar tetap terkendali dalam kisaran
2,5±1% pada tahun 2024. Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap
mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan makroprudensial yang lebih longgar
masih diimplementasikan untuk mendorong perbankan dalam memberikan kredit dan pembiayaan
kepada pelaku usaha dan masyarakat. Percepatan dalam digitalisasi sistem pembayaran terus
ditekankan guna meningkatkan volume transaksi dan memperluas inklusi keuangan digital, termasuk
dalam digitalisasi transaksi keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah.
3.1.4. Inflasi
Berdasarkan data dari Bank Indonesia, inflasi pada bulan Desember 2023 adalah sebesar 2,61%.
Berdasarkan Grafik 3, tingkat inflasi cenderung mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2021
sampai dengan tahun 2022, tetapi pada bulan Desember 2023 mengalami penurunan. Berikut
merupakan Grafik inflasi bulan Desember tahun 2019-2023:
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 11
Page 24
Grafik 3. Inflasi Periode Desember 2019- 2023
Sumber: BI
3.2. Analisis Industri dan Lingkungan
Penyelenggaraan Kesehatan di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang
hak, kewajiban, tanggung jawab, dan penyelenggaraan kesehatan di Indonesia sekaligus menjadi payung
hukum sistem kesehatan di Indonesia. Transformasi di sektor kesehatan dapat mendorong pertumbuhan
ekonomi yang signifikan dengan menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif. Pemerintah berfokus
pada pembangunan sistem kesehatan yang kuat dan responsif untuk meningkatkan kesehatan dan
meningkatkan usia masyarakat.
Perkembangan signifikan pada industri layanan kesehatan di Indonesia akan menciptakan layanan yang
efisien dan terjangkau. Perkembangan itu diantaranya adalah adopsi teknologi dalam layanan kesehatan
seperti telemedicine, big data, dan kecerdasan buatan (AI) untuk diagnosis dan perawatan. Pemerintah
turut berperan dalam perkembangan tersebut dengan memberikan dukungan anggaran kesehatan dalam
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp186,4 triliun atau naik 8,1% dari tahun
sebelumnya. Kebijakan-kebijakan Pemerintah Republik Indonesia mencakup inisiatif untuk
meningkatkan industri farmasi, akses dan kualitas layanan kesehatan, serta mendukung program
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pemerintah turut memberikan dukungan melalui insentif fiskal untuk
meningkatkan investasi industri pionir dan strategis, termasuk industri farmasi dan alat kesehatan
berupa Tax Holiday, Super Tax Deduction untuk penelitian dan pengembangan hingga 300 persen serta
Super Tax Deduction Vokasi hingga 200 persen.
3.2.1. Jumlah Rumah Sakit di Indonesia
Dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dinyatakan bahwa fasilitas pelayanan
kesehatan adalah suatu alat dan/atau tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan
kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif, maupun rehabilitatif yang dilakukan oleh pemerintah pusat,
pemerintah daerah, dan/atau masyarakat. Pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan sesuai dengan
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2019 adalah proses untuk
meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kemampuan individu, keluarga serta masyarakat untuk
berperan aktif dalam upaya kesehatan yang dilaksanakan dengan cara memfasilitasi proses pemecahan
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 12
Page 25
masalah melalui pendekatan edukatif dan partisipatif serta memperhatikan kebutuhan, potensi dan
sosial budaya setempat.
Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, selama lima tahun terakhir jumlah rumah sakit di
Indonesia terus mengalami peningkatan dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 2,2% per tahun. Pada
tahun 2022 jumlah rumah sakit telah mencapai 3.072 unit yang terbagi menjadi 2 (dua) jenis, yaitu rumah
sakit umum dan rumah sakit khusus. Pada periode yang sama rumah sakit umum sebanyak 2.561 unit
dan rumah sakit khusus sebanyak 511 unit.
Grafik 4. Jumlah Rumah Sakit Umum Dan Rumah Sakit Khusus
di Indonesia Tahun 2018 – 2022
Sumber: Ditjen Pelayanan Kesehatan, Kemenkes RI, 2023
Pada tahun 2022, RSU yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat sebanyak 241 RSU (9,4%),
Pemerintah Daerah sebanyak 817 RSU (31,9%), dan swasta 1.503 RSU (56,7%). Adapun rincian jumlah
rumah sakit menurut jenis, kepemilikan, dan provinsi sebagai berikut:
Grafik 5. Jumlah Rumah Sakit Umum Menurut Pengelola
No Penyelenggara 2018 2019 2020 2021 2022
Pemerintah Pusat 228 228 230 236 241
1 Kementerian Kesehatan 15 18 19 19 20
2 TNI/POLRI 158 159 160 164 165
3 Kementerian Lain dari BUMN 55 51 51 53 56
Pemerintah Daerah 705 732 773 790 817
1 Pemerintah Provinsi 91 92 97 96 97
2 Pemerintah Kabupaten/Kota 614 640 676 694 720
Swasta 1.336 1.384 1.445 1.496 1.503
Total Keseluruhan 2.269 2.344 2.448 2.522 2.561
Sumber: Ditjen Pelayanan Kesehatan, Kemenkes RI, 2023
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 13
Page 26
3.2.2. Rasio Penduduk Terhadap Tempat Tidur Rumah Sakit
Terpenuhi atau tidaknya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan rujukan dan perorangan
di suatu wilayah dapat dilihat dari rasio tempat tidur terhadap 1.000 penduduk. Rasio tempat tidur di
rumah sakit di Indonesia pada tahun 2022 sebesar 1,40 per 1.000 penduduk. Rasio ini meningkat
dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu sebesar 1,36 per 1.000 penduduk, sehingga kebutuhan tempat
tidur masih tercukupi. Rasio tempat tidur di rumah sakit di Indonesia sejak tahun 2018 sampai dengan
tahun 2022 ditampilkan pada Gambar berikut:
Grafik 6. Jumlah Tempat Tidur Rumah Sakit Per 1.000 Penduduk di Indonesia,
2019 - 2022
1,42
1,4
1,36
1,17 1,18
2018 2019 2020 2021 2022
Sumber: Ditjen Pelayanan Kesehatan, Kemenkes RI, 2023
3.3. Analisis Operasional dan Prospek Perseroan
Perseroan memiliki ekosistem pelayanan kesehatan mulai dari perencanaan kehamilan, masa
kehamilan dan kelahiran, masa balita, tumbuh kembang anak, dewasa, sampai perawatan usia lanjut.
Secara preventif, Perseroan menyediakan layanan healthcare lifestyle, medical check up, dan konsultasi
dokter; sedangkan secara kuratif melalui unit layanan yang dimiliki, dan obat-obatan melalui BGP.
Perseroan turut mengintegrasikan pelayanan kesehatan dengan teknologi modern, klinik, klinik gigi,
laboratorium, pelatihan tenaga medis dan tenaga kesehatan, evakuasi medis, medical tourism, hotel,
homecare, sampai sektor properti.
Tabel 3. Kinerja Operasional per Segmen Usaha
Tahun
Segmen Usaha
Satuan 2023 2022
Rawat Jalan Pasien 570.828 501.052
Rawat Inap Pasien 42.500 34.346
Jumlah Hari Rawat Inap Hari 103.357 123.806
Kapasitas Tempat Tidur Unit 631 631
Morula Siklus 5.078 5.715
Tes Laboratorium Tes 685.701 888.033
Sumber: Laporan Tahunan Perseroan Tahun 2023
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 14
Page 27
Perseroan mencatat pertumbuhan kinerja operasional pada jumlah pasien rawat inap sebesar 24% dan
pasien rawat jalan sebesar 13%. Jumlah pasien rawat inap dan rawat jalan pada tahun 2022 masing-
masing sebesar 34.346 dan 501.052, sedangkan jumlah pasien rawat inap dan rawat jalan pada tahun
2023 masing-masing sebesar 42.500 dan 570.828. Layanan bayi tabung mengalami penurunan dari
888.033 tes di tahun 2022 menjadi 685.701 tes di tahun 2023.
Sampai dengan 31 Desember 2023, Perseroan memiliki 3.156 orang karyawan, turun dibandingkan
dengan tahun 2022 sebanyak 3.253 orang.
Pemerintah memberikan dukungan anggaran kesehatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja
Negara (APBN) sebesar Rp186,4 triliun atau naik 8,1% dari tahun sebelumnya. Dengan besarnya jumlah
penduduk di Indonesia maka prospek usaha pelayanan kesehatan tetap positif dan terbuka luas
terutama pasar kesehatan digital. Perseroan terus mengembangkan teknologi enterprise data
management selain teknologi bedah robotik dan advanced laparoscopy yang telah menjadi keunggulan
Perseroan.
3.4. Analisis SWOT
Berikut adalah analisis SWOT Perseroan:
Kekuatan
Memiliki ekosistem pelayanan kesehatan mulai dari perencanaan kehamilan, masa kehamilan dan
kelahiran, masa balita, tumbuh kembang anak, dewasa, sampai perawatan usia lanjut;
Melalui Morula Indonesia (MI), Perseroan merupakan penyedia layanan kesehatan terkemuka
dalam layanan bayi tabung dengan layanan fertilitas yang disediakan meliputi in vitro fertilization,
egg banking, insemination, PGT-A, MESA, PESA, TESA, dan TESE;
Integrasi layanan kesehatan dengan teknologi modern, klinik, klinik gigi, laboratorium, pelatihan
tenaga medis dan tenaga kesehatan, evakuasi medis, medical tourism, hotel, homecare, sampai
sektor properti;
Memiliki jaringan laboratorium klinik melalui anak usaha yaitu PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
(DGNS);
Peningkatan jumlah Profesor, Spesialis, dan Subspesialis;
RSU Bunda Jakarta dan RSIA Bunda Jakarta telah memenuhi standar akreditasi internasional EquIP6
ACHS;
Morula IVF telah memenuhi standar akreditasi Reproductive Technology Accreditation Committee
(RTAC);
Sebanyak 7 Rumah Sakit Bunda Group telah melakukan proses akreditasi Paripurna;
Perseroan tetap berekspansi baik melalui akuisisi Rumah Sakit ataupun pembangunan rumah sakit.
Kelemahan
Mengalami penurunan pendapatan dan laba setelah penurunan kasus pandemi Covid-19.
Peluang
Jumlah populasi Indonesia yang sangat besar merupakan peluang untuk penyediaan layanan
Kesehatan;
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 15
Page 28
Kebijakan pemerintah dalam mendukung peningkatan layanan kesehatan baik kebijakan fiskal
ataupun berupa program kesehatan seperti JKN;
Ancaman
Persaingan ekspansi dengan emiten-emiten penyedia layanan kesehatan lainnya;
Persaingan harga dengan emiten-emiten penyedia layanan kesehatan lainnya;
Stigma pelayanan kesehatan di Indonesia yang kurang optimal sehingga masyarakat Indonesia
memilih untuk berobat ke luar negeri.
3.5. Pertimbangan dan Alasan dilakukannya Rencana Transaksi
Alasan dan latar belakang dilakukannya Rencana Transaksi ini adalah Perseroan bermaksud
memindahkan lokasi kantor ke Gedung Diagnos Tower yang dimiliki oleh PT Diagnos Laboratorium Utama
Tbk yang terafiliasi dengan Perseroan. Dengan perpindahan tersebut Perseroan dapat melakukan
efisiensi biaya dan diharapkan dapat melakukan sinergi antar perusahaan dalam satu grup dengan lebih
baik.
3.6. Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi ini terdapat keuntungan yang diterima Perseroan antara lain
efisiensi biaya sewa dan Perseroan dapat melakukan sinergi antar perusahaan dalam satu grup dengan
lebih baik.
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi ini kerugian yang akan mungkin ditanggung Perseroan yaitu
biaya kesempatan (opportunity cost secara konsolidasian pada Perseroan) apabila ruang kantor dapat
disewakan kepada pihak ketiga dengan biaya sewa yang lebih tinggi.
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 16
Page 29
4. ANALISIS KUANTITATIF
4.1. Potensi Pendapatan, Aset, Kewajiban, dan Kondisi Keuangan Perseroan
4.1.1. Laporan Posisi Keuangan Historis
Berikut merupakan laporan posisi keuangan audit konsolidasi Perseroan per 31 Desember tahun 2019-
2023 (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Tabel 4. Laporan Posisi Keuangan
Audited Audited Audited Audited Audited
31-Des-19 31-Des-20 31-Des-21 31-Des-22 31-Des-23
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 100.254.587.466 641.524.826.591 829.761.008.475 629.277.670.892 622.058.009.425
Aset keuangan lancar lainnya - - 22.124.975.124 8.644.876.453 5.765.989.760
Piutang Usaha
Pihak berelasi 54.465.100 28.164.728.810 - - -
Pihak ketiga - Neto 61.794.628.111 145.782.031.933 156.760.305.676 114.643.521.666 110.468.662.796
Piutang lain-lain - Neto
Pihak berelasi 28.936.306.790 60.204.755.098 46.888.909.257 16.045.109.255 15.239.704.881
Pihak ketiga 8.263.140.255 7.192.466.443 5.022.979.545 19.858.722.690 11.451.721.638
Persediaan 16.228.817.156 24.799.001.993 38.894.708.132 39.449.108.364 42.198.489.975
Biaya dibayar di muka dan uang muka 8.303.413.687 11.105.190.724 29.085.852.029 58.381.514.946 60.886.480.841
Pajak dibayar di muka 7.261.554.200 2.115.558.294 2.566.985.695 1.529.556.969 977.102.356
Jumlah Aset Lancar 231.096.912.765 920.888.559.886 1.131.105.723.933 887.830.081.235 869.046.161.672
Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan 8.920.188.321 12.573.860.849 15.236.931.143 15.497.585.903 22.630.890.720
Investasi saham 22.765.102.334 - 21.495.000.000 78.689.500.000 83.195.500.000
Aset tetap - Neto 1.124.339.697.207 1.263.849.014.009 1.499.198.307.038 1.757.540.033.465 1.863.253.878.489
Aset hak guna - Neto - 29.277.406.956 60.480.439.977 86.574.078.236 102.986.330.128
Goodwill - - 50.811.634.395 94.793.507.471 94.793.507.471
Biaya dibayar di muka dan uang muka - - - 8.241.426.422 13.099.723.470
Aset tidak lancar lainnya 13.636.112.455 19.980.113.163 35.368.485.942 9.443.936.258 34.156.042.498
Jumlah Aset Tidak Lancar 1.169.661.100.317 1.325.680.394.977 1.682.590.798.495 2.050.780.067.755 2.214.115.872.776
Jumlah Aset 1.400.758.013.082 2.246.568.954.863 2.813.696.522.428 2.938.610.148.990 3.083.162.034.448
1 1 1
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek - 397.023.269.188 391.717.789.095 391.717.789.095 411.753.242.245
Utang Usaha
Pihak berelasi 15.962.576.628 26.709.213.177 - - -
Pihak ketiga 58.715.696.377 109.240.725.848 119.160.438.932 91.788.261.047 55.770.943.580
Utang lain-lain
Pihak berelasi 32.342.262.609 5.782.423.532 3.243.418.748 - 460.175.720
Pihak ketiga 10.969.025.074 14.137.366.989 4.730.904.801 6.772.289.976 16.449.688.543
Pendapatan diterima di muka 40.687.016.453 61.107.462.440 32.836.740.934 23.572.537.474 16.128.774.673
Beban akrual 9.362.254.845 28.153.984.042 43.395.716.407 27.024.933.340 30.344.679.306
Utang pajak 15.656.460.573 42.712.017.601 90.492.583.600 21.247.052.976 18.954.459.126
Liabilitas jangka panjang yang
jatuh tempo dalam satu tahun
Utang bank 74.633.351.120 15.989.719.364 28.275.076.891 60.501.895.336 4.427.592.447
Sewa 253.268.160 13.131.353.419 22.644.455.428 21.237.249.027 15.341.991.373
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 258.581.911.839 713.987.535.600 736.497.124.836 643.862.008.271 569.631.547.013
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 17
Page 30
Audited Audited Audited Audited Audited
31-Dec-19 31-Dec-20 31-Dec-21 31-Dec-22 31-Dec-23
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas pajak tangguhan - 114.698.348 136.472.211 18.370.139 -
Liabilitas imbalan pasca-kerja 33.367.911.662 44.205.817.386 51.410.006.855 28.534.604.984 25.063.931.536
Utang obligasi konversi - 301.000.000.000 - - -
Liabilitas jangka panjang - setelah
dikurangi bagian yang jatuh
tempo dalam satu tahun
Utang bank 442.986.675.888 76.775.120.888 193.498.426.984 402.935.937.334 610.997.380.701
Sewa 227.418.960 10.142.118.144 35.938.489.892 55.026.783.857 77.433.266.746
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 476.582.006.510 432.237.754.766 280.983.395.942 486.515.696.314 713.494.578.983
Jumlah Liabilitas 735.163.918.349 1.146.225.290.366 1.017.480.520.778 1.130.377.704.585 1.283.126.125.996
Ekuitas
Modal ditempatkan dan disetor penuh 1.000.000.000 150.000.000.000 172.068.323.520 172.068.323.520 172.068.323.520
Tambahan modal disetor 74.440.819.965 53.025.969.260 449.168.394.522 437.383.152.743 437.383.152.743
Komponen ekuitas lainnya - - - - (2.383.756.076)
Penghasilan komprehensif lain
Surplus revaluasi aset tetap,
setelah pajak 564.305.572.966 690.499.269.307 690.499.269.307 690.499.269.307 690.499.269.307
Pengukuran kembali program
imbalan pasti, setelah pajak (4.115.007.824) (3.524.093.369) (7.377.842.361) (1.893.856.934) 2.475.126.730
Laba (Rugi) yang belum direalisasi
atas penurunan nilai pasar
aset keuangan lancar lainnya - - 4.314.486.981 (5.200.876.821) (8.079.763.514)
Saldo laba (17.049.374.403) 126.747.229.866 242.067.057.628 303.294.784.801 297.850.794.905
Jumlah 618.582.010.704 1.016.748.375.064 1.550.739.689.597 1.596.150.796.616 1.589.813.147.615
Kepentingan nonpengendali 47.012.084.029 83.595.289.433 245.476.312.053 212.081.647.789 210.222.760.837
Jumlah Ekuitas 665.594.094.733 1.100.343.664.497 1.796.216.001.650 1.808.232.444.405 1.800.035.908.452
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 1.400.758.013.082 2.246.568.954.863 2.813.696.522.428 2.938.610.148.990 3.083.162.034.448
Sumber: laporan keuangan audit konsolidasi Perseroan
Aset Lancar
Total aset lancar Perseroan per 31 Desember tahun 2019-2023 masing-masing sebesar Rp231,10 miliar,
Rp 920,89 miliar, Rp1.131,11 miliar, Rp887,83 miliar, dan Rp869,05 miliar. Sebagian besar aset lancar
terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain dan persediaan. Current ratio Perseroan
per 31 Desember tahun 2019-2023 masing-masing sebesar 0,89 kali, 1,29 kali, 1,54 kali, 1,38 kali dan
1,53 kali.
Aset Tidak Lancar
Total aset tidak lancar Perseroan per 31 Desember tahun 2019-2023 masing-masing sebesar Rp1.169,66
miliar, Rp1,325,68 miliar, Rp1.682,59 miliar, Rp2.050,78 miliar dan Rp2.214,12 miliar. Aset tidak lancar
Perseroan sebagian besar terdiri dari aset tetap, aset hak guna serta goodwill. Per 31 Desember 2023,
aset tetap dan aset hak guna secara bersama-sama berkontribusi sebesar 63,77% terhadap total aset
Perseroan.
Liabilitas Jangka Pendek
Total liabilitas jangka pendek Perseroan per 31 Desember tahun 2019-2023 masing-masing sebesar
Rp258,58 miliar, Rp713,99 miliar, Rp736,50 miliar, Rp643,86 miliar, dan Rp569,63 miliar. Sebagian
besar liabilitas jangka pendek Perseroan terdiri dari utang bank jangka pendek dan utang usaha. Per 31
Desember 2023 utang bank jangka pendek Perseroan tercatat sebesar Rp411,75 miliar.
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 18
Page 31
Liabilitas Jangka Panjang
Total liabilitas jangka panjang Perseroan per 31 Desember tahun 2019-2023 masing-masing sebesar
Rp476,58 miliar, Rp432,24 miliar, Rp280,98 miliar, Rp486,52 miliar dan Rp713,49 miliar. Sebagian besar
liabilitas jangka panjang Perseroan terdiri dari utang bank jangka panjang.
Total Ekuitas
Perseroan secara umum memiliki total ekuitas positif per 31 Desember 2019-2023 masing-masing
sebesar Rp665,59 miliar, Rp1.100,34 miliar, Rp 1.796,22 miliar, Rp1.808,23 miliar, dan Rp1.800,04
miliar. Modal saham Perseroan per 31 Desember 2023 tercatat sebesar Rp172,07 miliar.
4.1.2. Laporan Laba Rugi Historis
Pendapatan Usaha
Total pendapatan usaha Perseroan pada tahun 2019-2023 masing-masing sebesar Rp964,89 miliar,
Rp1.148,14 miliar, Rp1.890,80 miliar, Rp1.658,69 miliar, dan Rp1.488,20 miliar. Pendapatan usaha
Perseroan terdiri dari rawat inap, rawat jalan, fertilisasi in vitro, dan hotel.
Beban Pokok Pendapatan
Total beban pokok pendapatan pada tahun 2019-2023 masing-masing sebesar Rp507,77 miliar,
Rp654,99 miliar, Rp916,78 miliar, Rp894,14 miliar, dan Rp792,38 miliar.
Laba Usaha
Perseroan membukukan laba usaha pada tahun 2019-2023 masing-masing sebesar Rp132,53 miliar,
Rp156,28 miliar, Rp463,37 miliar, Rp215,10 miliar, dan Rp90,55 miliar. Operating profit margin
Perseroan pada tahun 2019-2023 masing-masing sebesar 13,74%, 13,61%, 24,51%, 12,97%, dan
6,08%.
Laba Tahun Berjalan
Perseroan membukukan laba tahun berjalan pada tahun 2019-2023 masing-masing sebesar Rp31,32
miliar, Rp118,46 miliar, Rp354,65 miliar, Rp128,93 miliar, dan Rp16,23 miliar. Net profit margin
Perseroan pada tahun 2019-2023 masing-masing sebesar 3,25%, 10,32%, 18,76%, 7,77%, dan 1,09%.
Berikut merupakan laporan laba rugi audit konsolidasi Perseroan tahun 2019-2023 (dalam Rupiah,
kecuali dinyatakan lain):
Tabel 5. Laporan Laba Rugi
Audited Audited Audited Audited Audited
FY2019 FY2020 FY2021 FY2022 FY2023
Pendapatan 964.892.513.429 1.148.144.381.712 1.890.800.275.747 1.658.687.911.222 1.488.197.483.371
Beban pokok pendapatan (507.768.057.174) (654.993.791.224) (916.779.194.679) (894.135.274.139) (792.384.606.260)
Laba bruto 457.124.456.255 493.150.590.488 974.021.081.068 764.552.637.083 695.812.877.111
Beban usaha (324.589.945.027) (336.874.850.934) (510.647.767.433) (549.453.811.729) (605.261.362.551)
Penghasilan keuangan 2.041.169.378 4.733.986.258 10.178.168.958 8.362.881.293 8.424.381.208
Beban keuangan (58.393.142.478) (53.119.718.188) (28.015.892.568) (47.119.576.208) (57.763.637.343)
Beban pajak final (1.672.346.717) - - - -
Bagian atas laba neto entitas asosiasi 4.544.549.507 25.816.403.786 - - -
Penghasilan (beban) operasi lain - Neto (33.613.557.326) 11.285.526.111 11.603.095.497 447.889.572 (889.202.701)
Laba sebelum pajak 45.441.183.592 144.991.937.521 457.138.685.522 176.790.020.011 40.323.055.724
Beban pajak penghasilan (14.124.230.246) (26.531.851.745) (102.489.898.340) (47.858.164.349) (24.093.626.876)
Laba tahun berjalan 31.316.953.346 118.460.085.776 354.648.787.182 128.931.855.662 16.229.428.848
Sumber: laporan keuangan audit konsolidasi Perseroan
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 19
Page 32
4.1.3. Laporan Arus Kas Historis
Aktivitas Operasi
Perseroan membukukan arus kas positif dari aktivitas operasi selama tahun 2019-2023 yang
menunjukkan bahwa kegiatan operasional berjalan baik. Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas
operasi selama tahun 2019-2023 yang diperoleh Perseroan masing-masing sebesar Rp205,34 miliar,
Rp190,36 miliar, Rp349,44 miliar, Rp131,08 miliar, dan Rp51,44 miliar.
Aktivitas Investasi
Selama tahun 2019-2023 Perseroan mencatat arus kas yang digunakan dalam aktivitas investasi masing-
masing sebesar Rp191,92 miliar, Rp49,17 miliar, Rp319,67 miliar, Rp438,03 miliar, dan Rp212,22 miliar.
Aktivitas Pendanaan
Pada tahun 2020-2023 Perseroan mencatat arus kas yang dihasikan dalam aktivitas pendanaan masing-
masing sebesar Rp383,55 miliar, Rp158,47 miliar, Rp106,47 miliar, dan Rp153,56 miliar, dan pada tahun
2019 mencatat arus kas digunakan dalam aktivitas pendanaan adalah sebesar Rp15,80 miliar.
Berikut merupakan laporan audit arus kas konsolidasi Perseroan tahun 2019-2023 (dalam Rupiah,
kecuali dinyatakan lain):
Tabel 6. Laporan Arus Kas
FY2019 FY2020 FY2021 FY2022 FY2023
Arus kas dari aktivitas operasi
Penerimaan dari pelanggan 968.069.668.630 1.108.386.681.210 1.673.629.993.229 1.777.236.400.921 1.284.421.935.179
Pembayaran kepada pemasok dan beban usaha(505.843.866.981) (488.994.511.106) (1.027.848.868.469) (1.152.049.889.006) (777.550.032.840)
Pembayaran kepada pegawai (149.705.041.301) (377.415.649.994) (255.618.642.338) (353.477.512.450) (377.149.298.776)
Penerimaan dari penghasilan keuangan 2.041.169.378 4.733.986.258 10.178.168.958 8.362.881.293 8.424.381.208
Pembayaran beban keuangan (58.393.142.478) (52.762.483.046) (28.015.892.568) (47.119.576.208) (57.763.637.343)
Pembayaran pajak penghasilan (17.214.155.015) (14.875.016.357) (34.489.462.129) (102.315.834.680) (28.055.416.243)
Penerimaan (pembayaran) dari operasi lain - Neto
(33.613.557.326) 11.285.526.112 11.603.095.497 447.889.572 (889.202.701)
Arus kas bersih dari aktivitas operasi 205.341.074.907 190.358.533.077 349.438.392.180 131.084.359.442 51.438.728.484
Arus kas untuk aktivitas investasi
Perolehan aset tetap (188.378.553.153) (49.606.709.171) (298.175.362.181) (301.730.050.964) (209.353.390.575)
Hasil penjualan aset tetap 54.464.990 228.333.334 - 24.787.500 1.637.850.000
Peningkatan investasi saham - - (21.495.000.000) (136.328.592.967) (4.506.000.000)
Penurunan aset tidak lancar lainnya - 206.245.731 - - -
Penyertaan saham (11.508.300.831) - - - -
Penambahan (pengurangan) uang jaminan 7.916.928.195 - - - -
Arus kas bersih untuk aktivitas investasi (191.915.460.799) (49.172.130.106) (319.670.362.181) (438.033.856.431) (212.221.540.575)
Arus kas dari aktivitas pendanaan
Penerimaan pinjaman bank 15.663.780.604 - 143.795.915.364 297.955.298.245 1.152.656.202.389
Pembayaran pinjaman bank (31.167.988.303) (27.831.917.568) (20.092.731.834) (56.290.969.450) (976.305.604.183)
Pembayaran dividen kas (14.642.093.000) (10.540.895.446) (40.854.781.530) (140.280.006.679) (22.787.447.582)
Setoran modal dari pihak nonpengendali 60.000.000 - 3.000.000 5.081.837.290 -
Penerbitan (pelunasan) utang obligasi konversi - 301.000.000.000 (157.718.500.160) - -
Penerimaan dari (pembayaran kepada) pihak berelasi
14.335.151.953 (28.081.621.182) 7.246.377.915 - -
Setoran modal - 149.000.000.000 226.088.872.130 - -
Pembayaran sewa (53.629.834) - - - -
Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan (15.804.778.580) 383.545.565.804 158.468.151.885 106.466.159.406 153.563.150.624
Kenaikan (penurunan) bersih kas dan setara kas (2.379.164.472) 524.731.968.775 188.236.181.884 (200.483.337.583) (7.219.661.467)
Kas dan setara kas awal tahun 102.633.751.938 100.254.587.466 641.524.826.591 829.761.008.475 629.277.670.892
Kas dan setara kas akhir tahun 100.254.587.466 624.986.556.241 829.761.008.475 629.277.670.892 622.058.009.425
Sumber: laporan keuangan audit dan limited review konsolidasi Perseroan
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 20
Page 33
4.1.4. Analisis Rasio Keuangan Historis
Likuiditas
Likuiditas dihitung berdasarkan perbandingan antara aset lancar dibandingkan dengan liabilitas lancar,
yang mencerminkan kemampuan Perseroan dalam memenuhi liabilitas jangka pendeknya. Per 31
Desember 2023 rasio lancar, rasio cepat, dan rasio kas Perseroan berturut-turut berada di 1,53 kali, 1,34
kali, dan 1,09 kali.
Profitabilitas
Rasio profitabilitas adalah rasio atau perbandingan untuk mengetahui kemampuan Perseroan untuk
mendapatkan laba dari pendapatan, aset, dan ekuitas berdasarkan dasar pengukuran tertentu. Rata-rata
marjin laba kotor Perseroan per 31 Desember tahun 2019-2023 adalah sebesar 46,94%. Sementara itu,
rata-rata marjin laba bersih yang berhasil dicapai Perseroan selama tahun 2019-2023 adalah sebesar
8,24%.
Aktivitas
Berdasarkan analisis atas rasio aktivitas Perseroan tahun 2019-2023 rata-rata hari perputaran piutang
usaha di 32 hari, hari perputaran persediaan di 15 hari, dan hari perputaran utang usaha di 47 hari.
Solvabilitas
Rasio solvabilitas adalah rasio yang digunakan untuk menilai kemampuan Perseroan dalam membayar
seluruh utangnya baik utang jangka pendek maupun utang jangka panjang. Perseroan memiliki rata-rata
debt to asset ratio per 31 Desember tahun 2019-2023 sebesar 55,12% dan rata-rata debt to equity ratio
sebesar 30,35%.
Berikut merupakan analisis rasio keuangan Perseroan tahun 2019-2023:
Tabel 7. Analisis Rasio Keuangan
31-Des-19 31-Des-20 31-Des-21 31-Des-22 31-Des-23 Avg. Historis
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio 0,89 1,29 1,54 1,38 1,53 1,32
Quick ratio 0,77 1,24 1,44 1,22 1,34 1,20
Cash ratio 0,39 0,90 1,13 0,98 1,09 0,90
ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover 16 7 12 14 13 12
Inventory turnover 31 26 24 23 19 25
Acc. Payable turnover 7 5 8 10 14 9
Days of Acc. Receivable 23 55 30 25 27 32
Days of Inventory 12 14 15 16 19 15
Days of Acc. Payable 53 75 47 37 25 47
PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin 47,38% 42,95% 51,51% 46,09% 46,76% 46,94%
Net profit margin 3,25% 10,32% 18,76% 7,77% 1,09% 8,24%
SOLVENCY RATIOS
Debt to equity 77,84% 46,63% 37,42% 51,51% 62,22% 55,12%
Debt to assets 36,99% 22,84% 23,89% 31,70% 36,32% 30,35%
Sumber: data olahan
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 21
Page 34
4.1.5. Penilaian Atas Proyeksi Laporan Keuangan
Proyeksi laporan keuangan telah dipersiapkan oleh manajemen Perseroan. Penyesuaian terhadap
proyeksi manajemen dilakukan untuk menghasilkan proyeksi yang lebih wajar.
Proyeksi Laporan Laba Rugi
Berikut adalah proyeksi Laba Rugi Perseroan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana Transaksi
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Tabel 8. Proyeksi Laporan Laba Rugi Tanpa Rencana Transaksi
Projection Projection Projection Projection Projection
FY2024 FY2025 FY2026 FY2027 FY2028
Pendapatan 1.894.303 2.067.299 2.226.758 2.382.450 2.532.910
Beban pokok pendapatan (1.041.047) (1.126.641) (1.206.159) (1.284.314) (1.361.182)
Laba bruto 853.256 940.658 1.020.599 1.098.136 1.171.728
Beban usaha (643.353) (704.451) (744.947) (783.106) (812.671)
Penghasilan keuangan - - - - -
Beban keuangan (46.134) (42.635) (38.451) (39.734) (37.105)
Laba sebelum pajak 163.768 193.572 237.201 275.296 321.952
Beban pajak penghasilan (30.109) (37.433) (44.609) (50.777) (60.153)
Laba tahun berjalan 133.660 156.139 192.592 224.519 261.799
Projection Projection Projection Projection Projection
FY2029 FY2030 FY2031 FY2032 FY2033
Pendapatan 2.675.535 2.828.077 2.990.996 3.165.625 3.352.841
Beban pokok pendapatan (1.434.786) (1.513.325) (1.597.031) (1.686.541) (1.782.281)
Laba bruto 1.240.749 1.314.752 1.393.965 1.479.084 1.570.560
Beban usaha (849.540) (889.292) (931.728) (973.859) (1.021.822)
Penghasilan keuangan - - - - -
Beban keuangan (33.335) (32.053) (24.857) (16.146) (12.144)
Laba sebelum pajak 357.875 393.407 437.379 489.080 536.594
Beban pajak penghasilan (67.051) (73.649) (81.891) (91.628) (100.428)
Laba tahun berjalan 290.824 319.758 355.489 397.452 436.166
Sumber: data olahan
Tabel 9. Proyeksi Laporan Laba Rugi Dengan Rencana Transaksi
Projection Projection Projection Projection Projection
FY2024 FY2025 FY2026 FY2027 FY2028
Pendapatan 1.894.303 2.067.299 2.226.758 2.382.450 2.532.910
Beban pokok pendapatan (1.041.047) (1.126.641) (1.206.159) (1.284.314) (1.361.182)
Laba bruto 853.256 940.658 1.020.599 1.098.136 1.171.728
Beban usaha (642.030) (702.247) (742.551) (780.505) (809.848)
Penghasilan keuangan - - - - -
Beban keuangan (45.425) (41.207) (37.006) (38.273) (35.628)
Laba sebelum pajak 165.801 197.203 241.041 279.358 326.252
Beban pajak penghasilan (30.109) (37.433) (44.609) (50.777) (60.153)
Laba tahun berjalan 135.693 159.771 196.432 228.581 266.098
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 22
Page 35
Projection Projection Projection Projection Projection
FY2029 FY2030 FY2031 FY2032 FY2033
Pendapatan 2.675.535 2.828.077 2.990.996 3.165.625 3.352.841
Beban pokok pendapatan (1.434.786) (1.513.325) (1.597.031) (1.686.541) (1.782.281)
Laba bruto 1.240.749 1.314.752 1.393.965 1.479.084 1.570.560
Beban usaha (846.496) (886.009) (928.187) (970.039) (1.017.701)
Penghasilan keuangan - - - - -
Beban keuangan (31.858) (30.576) (23.380) (14.669) (10.667)
Laba sebelum pajak 362.396 398.167 442.398 494.377 542.192
Beban pajak penghasilan (67.051) (73.649) (81.891) (91.628) (100.428)
Laba tahun berjalan 295.345 324.518 360.507 402.749 441.764
Sumber: data olahan
Berikut merupakan analisis proyeksi laporan laba rugi tanpa Rencana Transaksi dan dengan Rencana
Transaksi:
Terdapat perbedaan beban usaha dimana total beban usaha Dengan dilaksanakannya Rencana
Transaksi lebih kecil dibandingkan Tanpa Rencana Transaksi yang dikarenakan lebih rendahnya
beban sewa kantor;
Laba bersih Perseroan akan meningkat dengan dilakukannya Rencana Transaksi dikarenakan total
beban usaha yang lebih kecil.
Proyeksi Laporan Posisi Keuangan
Analisis proyeksi laporan posisi keuangan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana Transaksi
adalah sebagai berikut:
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi total aset Perseroan akan meningkat dikarenakan
peningkatan kas dan setara kas disebabkan penurunan biaya operasional berupa biaya sewa kantor;
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi total ekuitas Perseroan akan meningkat dikarenakan
peningkatan laba ditahan Perseroan.
Berikut adalah proyeksi laporan posisi keuangan Perseroan tanpa Rencana Transaksi dan dengan
Rencana Transaksi (dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 23
Page 36
Tabel 10. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi
Projection Projection Projection Projection Projection
31-Des-24 31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 1.296.323 1.418.076 1.608.402 1.800.502 1.968.069
Aset keuangan lancar lainnya 26.846 26.846 26.846 26.846 26.846
Piutang Usaha 218.477 274.868 289.375 344.426 421.781
Piutang lain-lain - Neto 449.365 449.365 449.365 449.365 449.365
Persediaan 41.334 41.741 49.773 49.655 58.025
Biaya dibayar di muka dan uang muka 93.520 106.207 117.671 128.891 139.842
Pajak dibayar di muka 5.121 5.121 5.121 5.121 5.121
Jumlah Aset Lancar 2.130.985 2.322.224 2.546.552 2.804.805 3.069.048
Jumlah Aset Tidak Lancar 2.268.597 2.176.504 2.144.753 2.056.157 1.980.073
RAC Aset 1.428.993 1.428.993 1.428.993 1.428.993 1.428.993
Jumlah Aset 5.828.575 5.927.721 6.120.299 6.289.955 6.478.114
- - - - -
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek 397.002 397.002 397.002 397.002 397.002
Utang Usaha 101.865 106.754 117.471 119.601 133.525
Utang lain-lain 390.932 390.932 390.932 390.932 390.932
Pendapatan diterima di muka 19.687 21.184 22.829 24.633 26.608
Beban akrual 36.644 36.644 36.644 36.644 36.644
Utang pajak 10.613 10.613 10.613 10.613 10.613
Liabilitas jangka panjang yang
jatuh tempo dalam satu tahun 639.616 637.555 602.189 589.225 546.740
Utang bank
Sewa
Utang lain-lain jangka pendek 2.797 3.075 3.372 3.698 4.043
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.599.157 1.603.760 1.581.053 1.572.348 1.546.108
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 718.393 660.076 686.041 644.568 603.095
RAC Liabilitas 1.426.330 1.426.330 1.426.330 1.426.330 1.426.330
Jumlah Liabilitas 3.743.879 3.690.165 3.693.423 3.643.245 3.575.532
Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk
Modal ditempatkan dan disetor penuh 279.037 279.037 279.037 279.037 279.037
Tambahan modal disetor 460.285 460.285 460.285 460.285 460.285
Komponen ekuitas lainnya
Penghasilan komprehensif lain (9.927) (9.927) (9.927) (9.927) (9.927)
Surplus revaluasi aset tetap 665.565 665.565 665.565 665.565 665.565
Deviden (23.933) (27.213) (30.485) (35.170) (41.096)
Laba ditahan 557.441 684.642 834.000 1.019.471 1.236.513
Saldo laba 127.201 149.357 185.471 217.042 253.948
Jumlah 2.055.669 2.201.747 2.383.947 2.596.304 2.844.326
Kepentingan nonpengendali 29.027 35.808 42.929 50.406 58.256
Jumlah Ekuitas 2.084.696 2.237.555 2.426.876 2.646.710 2.902.582
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 5.828.575 5.927.721 6.120.299 6.289.955 6.478.114
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 24
Page 37
Tabel 10. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi
Projection Projection Projection Projection Projection
31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32 31-Des-33
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 2.131.056 2.271.650 2.410.798 2.560.464 2.815.240
Aset keuangan lancar lainnya 26.846 26.846 26.846 26.846 26.846
Piutang Usaha 482.811 552.287 620.207 708.264 779.650
Piutang lain-lain - Neto 449.365 449.365 449.365 449.365 449.365
Persediaan 56.972 65.993 65.486 75.079 75.419
Biaya dibayar di muka dan uang muka 150.499 170.656 191.461 210.877 229.868
Pajak dibayar di muka 5.121 5.121 5.121 5.121 5.121
Jumlah Aset Lancar 3.302.668 3.541.917 3.769.282 4.036.016 4.381.509
Jumlah Aset Tidak Lancar 1.964.805 1.892.143 1.821.056 1.813.730 1.749.651
RAC Aset 1.428.993 1.428.993 1.428.993 1.428.993 1.428.993
Jumlah Aset 6.696.466 6.863.053 7.019.332 7.278.738 7.560.153
- - - - -
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek 397.002 397.002 397.002 397.002 397.002
Utang Usaha 131.635 150.140 145.621 168.595 161.900
Utang lain-lain 390.932 390.932 390.932 390.932 390.932
Pendapatan diterima di muka 28.778 31.159 33.761 36.619 39.756
Beban akrual 36.644 36.644 36.644 36.644 36.644
Utang pajak 10.613 10.613 10.613 10.613 10.613
Liabilitas jangka panjang yang
jatuh tempo dalam satu tahun 476.045 377.141 264.301 135.045 63.279
Utang bank
Sewa
Utang lain-lain jangka pendek 4.446 4.876 5.346 5.845 6.428
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.476.097 1.398.508 1.284.220 1.181.296 1.106.553
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 609.094 543.862 471.076 450.439 387.762
RAC Liabilitas 1.426.330 1.426.330 1.426.330 1.426.330 1.426.330
Jumlah Liabilitas 3.511.521 3.368.699 3.181.626 3.058.065 2.920.645
Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk
Modal ditempatkan dan disetor penuh 279.037 279.037 279.037 279.037 279.037
Tambahan modal disetor 460.285 460.285 460.285 460.285 460.285
Komponen ekuitas lainnya
Penghasilan komprehensif lain (9.927) (9.927) (9.927) (9.927) (9.927)
Surplus revaluasi aset tetap 665.565 665.565 665.565 665.565 665.565
Deviden (49.556) (59.906) (72.043) (86.527) (103.859)
Laba ditahan 1.490.462 1.773.043 2.084.146 2.430.546 2.818.456
Saldo laba 282.581 311.103 346.401 387.910 426.146
Jumlah 3.118.447 3.419.200 3.753.464 4.126.889 4.535.704
Kepentingan nonpengendali 66.499 75.154 84.242 93.785 103.804
Jumlah Ekuitas 3.184.946 3.494.354 3.837.706 4.220.673 4.639.508
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 6.696.466 6.863.053 7.019.332 7.278.738 7.560.153
Sumber: data olahan
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 25
Page 38
Tabel 11. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi
Projection Projection Projection Projection Projection
31-Des-24 31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 1.296.936 1.418.852 1.609.353 1.801.643 1.969.415
Aset keuangan lancar lainnya 26.846 26.846 26.846 26.846 26.846
Piutang Usaha 218.477 274.868 289.375 344.426 421.781
Piutang lain-lain - Neto 449.365 449.365 449.365 449.365 449.365
Persediaan 41.334 41.741 49.773 49.655 58.025
Biaya dibayar di muka dan uang muka 93.520 106.207 117.671 128.891 139.842
Pajak dibayar di muka 5.121 5.121 5.121 5.121 5.121
Jumlah Aset Lancar 2.131.598 2.322.999 2.547.504 2.805.946 3.070.393
Jumlah Aset Tidak Lancar 2.268.597 2.176.504 2.144.753 2.056.157 1.980.073
RAC Aset 1.428.993 1.428.993 1.428.993 1.428.993 1.428.993
Jumlah Aset 5.829.189 5.928.496 6.121.250 6.291.096 6.479.460
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek 397.002 397.002 397.002 397.002 397.002
Utang Usaha 101.865 106.754 117.471 119.601 133.525
Utang lain-lain 390.932 390.932 390.932 390.932 390.932
Pendapatan diterima di muka 19.687 21.184 22.829 24.633 26.608
Beban akrual 36.644 36.644 36.644 36.644 36.644
Utang pajak 10.613 10.613 10.613 10.613 10.613
Liabilitas jangka panjang yang
jatuh tempo dalam satu tahun 639.616 637.555 602.189 589.225 546.740
Utang bank
Sewa
Utang lain-lain jangka pendek 2.797 3.075 3.372 3.698 4.043
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.599.157 1.603.760 1.581.053 1.572.348 1.546.108
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 718.393 660.076 686.041 644.568 603.095
RAC Liabilitas 1.426.330 1.426.330 1.426.330 1.426.330 1.426.330
Jumlah Liabilitas 3.743.879 3.690.165 3.693.423 3.643.245 3.575.532
Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk
Modal ditempatkan dan disetor penuh 279.037 279.037 279.037 279.037 279.037
Tambahan modal disetor 460.285 460.285 460.285 460.285 460.285
Komponen ekuitas lainnya
Penghasilan komprehensif lain (9.927) (9.927) (9.927) (9.927) (9.927)
Surplus revaluasi aset tetap 665.565 665.565 665.565 665.565 665.565
Deviden (23.933) (27.213) (30.485) (35.170) (41.096)
Laba ditahan 558.054 685.418 834.951 1.020.612 1.237.859
Saldo laba 127.201 149.357 185.471 217.042 253.948
Jumlah 2.056.282 2.202.523 2.384.898 2.597.445 2.845.672
Kepentingan nonpengendali 29.027 35.808 42.929 50.406 58.256
Jumlah Ekuitas 2.085.309 2.238.331 2.427.827 2.647.851 2.903.928
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 5.829.189 5.928.496 6.121.250 6.291.096 6.479.460
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 26
Page 39
Tabel 11. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi
Projection Projection Projection Projection Projection
31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32 31-Des-33
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 2.132.623 2.273.456 2.412.862 2.562.807 2.817.884
Aset keuangan lancar lainnya 26.846 26.846 26.846 26.846 26.846
Piutang Usaha 482.811 552.287 620.207 708.264 779.650
Piutang lain-lain - Neto 449.365 449.365 449.365 449.365 449.365
Persediaan 56.972 65.993 65.486 75.079 75.419
Biaya dibayar di muka dan uang muka 150.499 170.656 191.461 210.877 229.868
Pajak dibayar di muka 5.121 5.121 5.121 5.121 5.121
Jumlah Aset Lancar 3.304.236 3.543.723 3.771.346 4.038.358 4.384.153
Jumlah Aset Tidak Lancar 1.964.805 1.892.143 1.821.056 1.813.730 1.749.651
RAC Aset 1.428.993 1.428.993 1.428.993 1.428.993 1.428.993
Jumlah Aset 6.698.034 6.864.859 7.021.396 7.281.081 7.562.797
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek 397.002 397.002 397.002 397.002 397.002
Utang Usaha 131.635 150.140 145.621 168.595 161.900
Utang lain-lain 390.932 390.932 390.932 390.932 390.932
Pendapatan diterima di muka 28.778 31.159 33.761 36.619 39.756
Beban akrual 36.644 36.644 36.644 36.644 36.644
Utang pajak 10.613 10.613 10.613 10.613 10.613
Liabilitas jangka panjang yang
jatuh tempo dalam satu tahun 476.045 377.141 264.301 135.045 63.279
Utang bank
Sewa
Utang lain-lain jangka pendek 4.446 4.876 5.346 5.845 6.428
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.476.097 1.398.508 1.284.220 1.181.296 1.106.553
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 609.094 543.862 471.076 450.439 387.762
RAC Liabilitas 1.426.330 1.426.330 1.426.330 1.426.330 1.426.330
Jumlah Liabilitas 3.511.521 3.368.699 3.181.626 3.058.065 2.920.645
Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk
Modal ditempatkan dan disetor penuh 279.037 279.037 279.037 279.037 279.037
Tambahan modal disetor 460.285 460.285 460.285 460.285 460.285
Komponen ekuitas lainnya
Penghasilan komprehensif lain (9.927) (9.927) (9.927) (9.927) (9.927)
Surplus revaluasi aset tetap 665.565 665.565 665.565 665.565 665.565
Deviden (49.556) (59.906) (72.043) (86.527) (103.859)
Laba ditahan 1.492.029 1.774.849 2.086.210 2.432.889 2.821.100
Saldo laba 282.581 311.103 346.401 387.910 426.146
Jumlah 3.120.014 3.421.006 3.755.528 4.129.232 4.538.348
Kepentingan nonpengendali 66.499 75.154 84.242 93.785 103.804
Jumlah Ekuitas 3.186.513 3.496.160 3.839.770 4.223.016 4.642.152
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 6.698.034 6.864.859 7.021.396 7.281.081 7.562.797
Sumber: data olahan
4.1.6. Analisis Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi
Di bawah ini merupakan perbandingan analisis proyeksi rasio keuangan dengan membandingkan antara
Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana Transaksi.
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 27
Page 40
Tabel 12. Analisis Rasio Keuangan Dengan Rencana Transaksi
31-Des-24 31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio 1,33 1,45 1,61 1,78 1,99
Quick ratio 1,25 1,35 1,50 1,67 1,85
Cash ratio 0,81 0,88 1,02 1,15 1,27
ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover 9 8 8 7 6
Inventory turnover 25 27 24 26 23
Acc. Payable turnover 10 11 10 11 10
Days of Acc. Receivable 42 48 47 52 60
Days of Inventory 14 13 15 14 15
Days of Acc. Payable 35 34 35 34 35
PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin 45,04% 45,50% 45,83% 46,09% 46,26%
Net profit margin 7,16% 7,73% 8,82% 9,59% 10,51%
SOLVENCY RATIOS
Debt to equity 82,43% 74,10% 67,93% 60,23% 52,02%
Debt to assets 29,49% 27,98% 26,94% 25,35% 23,32%
31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32 31-Des-33
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio 2,24 2,53 2,94 3,42 3,96
Quick ratio 2,09 2,36 2,73 3,17 3,68
Cash ratio 1,44 1,63 1,88 2,17 2,55
ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover 6 5 5 4 4
Inventory turnover 25 23 24 22 24
Acc. Payable turnover 11 10 11 10 11
Days of Acc. Receivable 65 70 75 81 84
Days of Inventory 14 16 15 16 15
Days of Acc. Payable 33 36 33 36 33
PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin 46,37% 46,49% 46,61% 46,72% 46,84%
Net profit margin 11,04% 11,47% 12,05% 12,72% 13,18%
SOLVENCY RATIOS
Debt to equity 45,38% 36,67% 28,55% 22,41% 17,49%
Debt to assets 21,59% 18,67% 15,61% 13,00% 10,74%
Sumber: data olahan
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 28
Page 41
Tabel 13. Analisis Rasio Keuangan Tanpa Rencana Transaksi
31-Des-24 31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio 1,33 1,45 1,61 1,78 1,99
Quick ratio 1,25 1,35 1,50 1,67 1,85
Cash ratio 0,81 0,88 1,02 1,15 1,27
ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover 8,67 7,52 7,70 6,92 6,01
Inventory turnover 25,19 26,99 24,23 25,86 23,46
Acc. Payable turnover 10,22 10,55 10,27 10,74 10,19
Days of Acc. Receivable 42 48 47 52 60
Days of Inventory 14 13 15 14 15
Days of Acc. Payable 35 34 35 34 35
PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin 45,04% 45,50% 45,83% 46,09% 46,26%
Net profit margin 7,06% 7,55% 8,65% 9,42% 10,34%
SOLVENCY RATIOS
Debt to equity 82,45% 74,12% 67,95% 60,25% 52,05%
Debt to assets 29,49% 27,98% 26,95% 25,35% 23,32%
31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32 31-Des-33
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio 2,24 2,53 2,94 3,42 3,96
Quick ratio 2,09 2,36 2,73 3,17 3,68
Cash ratio 1,44 1,62 1,88 2,17 2,54
ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover 5,54 5,12 4,82 4,47 4,30
Inventory turnover 25,18 22,93 24,39 22,46 23,63
Acc. Payable turnover 10,90 10,08 10,97 10,00 11,01
Days of Acc. Receivable 65 70 75 81 84
Days of Inventory 14 16 15 16 15
Days of Acc. Payable 33 36 33 36 33
PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin 46,37% 46,49% 46,61% 46,72% 46,84%
Net profit margin 10,87% 11,31% 11,89% 12,56% 13,01%
SOLVENCY RATIOS
Debt to equity 45,40% 36,68% 28,57% 22,42% 17,50%
Debt to assets 21,59% 18,68% 15,62% 13,00% 10,74%
Sumber: data olahan
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 29
Page 42
Secara umum, tidak terdapat dampak yang signifikan dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi.
Dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi Net profit margin Perseroan mengalami kenaikan yang
diakibatkan oleh penurunan harga sewa kantor.
4.1.7. Analisis Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi
Pelaksanaan Rencana Transaksi akan menyebabkan beberapa perubahan pada laporan posisi keuangan
Perseroan. Laporan proforma posisi keuangan tanpa dan dengan Rencana Transaksi memberikan
gambaran mengenai efek dari Rencana Transaksi tersebut. Laporan posisi keuangan Tanpa Rencana
Transaksi diambil dari laporan keuangan per 31 Desember 2023 oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata
Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan No. 00047/3.0423/AU.1/10/1042-3/1/III/2024 tanggal 27 Maret
2024 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian, sedangkan laporan keuangan proforma yang
dipersiapkan oleh Manajemen Perseroan. Berikut merupakan proforma laporan posisi keuangan dengan
dilakukannya Rencana Transaksi (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Tabel 14. Proforma Laporan Posisi Keuangan
Sumber: manajemen
Secara keseluruhan efek Rencana Transaksi terhadap laporan posisi keuangan Perseroan yaitu
penambahan aset berupa kas dan setara kas dan penambahan ekuitas berupa saldo laba berasal dari
penghematan beban sewa yang dibayarkan untuk sewa pada gedung kantor sebelumnya (Tanpa Rencana
Transaksi). Analisis pada laporan proforma menggunakan beban sewa untuk periode 1 (satu) tahun.
4.2. Hasil Penilaian Penilai Independen
Terkait dengan Rencana Transaksi, Perseroan telah menugaskan kepada KJPP Herman Meirizki dan
Rekan klasifikasi bidang properti (aset) untuk melakukan penilaian atas nilai sewa pasar, yang secara
ringkas dapat digambarkan sebagai berikut:
Nomor Laporan : 00665/2.0120-00/PI/10/0374/1/VI/2024
Penilai Publik : Susi Meirizki
No. Izin Penilai : P-1.13.00374
No. STTD : STTD.PP-08/PJ-1/PM.02/2023
Tanggal Laporan : 25 Juni 2024
Tanggal Penilaian : 31 Desember 2023
Objek Penilaian : Ruang Kantor, Menteng – Jakarta Pusat, meliputi ruang kantor dengan luas
yang berdasarkan lingkup penugasan 680 meter persegi. Aset tersebut
terletak di Diagnos Tower Lantai 6 dan 7, Jalan Teuku Cik Ditiro No.11,
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 30
Page 43
Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat, Provinsi
DKI Jakarta
Maksud dan Tujuan : untuk melakukan verifikasi antara dokumen dan kondisi fisik di lapangan,
Penilaian memperoleh dan memberikan opini independen atas Nilai Sewa Pasar
dari properti dimaksud sesuai lingkup penugasan yang dapat digunakan
sebagai dasar pertimbangan untuk Kepentingan Transaksi Atas Objek
Properti Sewa Per 31 Desember 2023 dan oleh karenanya tidak
direkomendasikan untuk penggunaan lainnya. Penilaian ini dilaksanakan
untuk kepentingan Pasar Modal. Oleh karena itu, dalam penilaian ini harus
memenuhi ketentuan-ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No.28/POJK.04/2021, tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
Properti di Pasar Modal.
Dasar Nilai : Nilai Sewa Pasar
Kesimpulan Nilai : Nilai Sewa Pasar Rp131.800/m2/bulan untuk sewa. Service charge
sebesar Rp50.320/m2/bulan.
Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh KJPP Herman Meirizki dan Rekan, Nilai Sewa Pasar
adalah sebesar Rp131.800 per m2 per bulan dengan Service Charge sebesar Rp50.320 per m2 per bulan,
sedangkan harga Rencana Transaksi adalah sebesar Rp125.000 per m2 per bulan dan service charge
sebesar Rp49.000 per m2 per bulan, yang berarti berada dalam kisaran batas atas dan batas bawah dari
Nilai Sewa Pasar Objek Transaksi sebesar 7,5% sesuai POJK 35/2020 Pasal 48.b.
4.3. Analisis Inkremental
Dari proyeksi keuangan terlihat dengan adanya Rencana Transaksi memberikan kontribusi nilai tambah
yang dapat dilihat pada tabel berikut (dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Tabel 15. Analisis Inkremental
FY2024 FY2025 FY2026 FY2027 FY2028 FY2029 FY2030 FY2031 FY2032 FY2033
LABA BERSIH
Laba bersih (dengan transaksi) 135.693 159.771 196.432 228.581 266.098 295.345 324.518 360.507 402.749 441.764
Laba bersih (tanpa transaksi) 133.660 156.139 192.592 224.519 261.799 290.824 319.758 355.489 397.452 436.166
Selisih 2.033 3.632 3.840 4.062 4.300 4.521 4.760 5.018 5.297 5.598
TOTAL ASET
Total aset (dengan transaksi) 5.829.189 5.928.496 6.121.250 6.291.096 6.479.460 6.698.034 6.864.859 7.021.396 7.281.081 7.562.797
Total aset (tanpa transaksi) 5.828.575 5.927.721 6.120.299 6.289.955 6.478.114 6.696.466 6.863.053 7.019.332 7.278.738 7.560.153
Selisih 613 776 951 1.141 1.346 1.567 1.806 2.064 2.343 2.644
TOTAL LIABILITAS
Total liabilitas (dengan transaksi) 3.743.879 3.690.165 3.693.423 3.643.245 3.575.532 3.511.521 3.368.699 3.181.626 3.058.065 2.920.645
Total liabilitas (tanpa transaksi) 3.743.879 3.690.165 3.693.423 3.643.245 3.575.532 3.511.521 3.368.699 3.181.626 3.058.065 2.920.645
Selisih - - - - - - - - - -
TOTAL EKUITAS
Total Ekuitas (dengan transaksi) 2.085.309 2.238.331 2.427.827 2.647.851 2.903.928 3.186.513 3.496.160 3.839.770 4.223.016 4.642.152
Total Ekuitas (tanpa transaksi) 2.084.696 2.237.555 2.426.876 2.646.710 2.902.582 3.184.946 3.494.354 3.837.706 4.220.673 4.639.508
Selisih 613 776 951 1.141 1.346 1.567 1.806 2.064 2.343 2.644
Sumber: data olahan
Berdasarkan tabel diatas menunjukkan hal sebagai berikut:
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi akan meningkatkan laba bersih Perseroan dari penurunan
beban usaha Perseroan berupa sewa gedung kantor;
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, total aset akan meningkatkan dengan penambahan kas dan
setara kas;
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 31
Page 44
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, total ekuitas Perseroan akan meningkat dengan
penambahan saldo laba.
4.3.1. Biaya atau Pendapatan yang Relevan
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi akan menurunkan beban usaha dalam bentuk penghematan
beban sewa. Perbandingan pendapatan dan beban usaha antara Dengan dan Tanpa Rencana Transaksi
adalah sebagai berikut (dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Tabel 16. Analisis Biaya dan Pendapatan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi
FY2024 FY2025 FY2026 FY2027 FY2028 FY2029 FY2030 FY2031 FY2032 FY2033
TOTAL PENDAPATAN
Dengan Transaksi 1.894.303 2.067.299 2.226.758 2.382.450 2.532.910 2.675.535 2.828.077 2.990.996 3.165.625 3.352.841
Tanpa Transaksi 1.894.303 2.067.299 2.226.758 2.382.450 2.532.910 2.675.535 2.828.077 2.990.996 3.165.625 3.352.841
Selisih - - - - - - - - - -
BEBAN USAHA
Dengan Transaksi 642.030 702.247 742.551 780.505 809.848 846.496 886.009 928.187 970.039 1.017.701
Tanpa Transaksi 643.353 704.451 744.947 783.106 812.671 849.540 889.292 931.728 973.859 1.021.822
Selisih (Penghematan) (1.323) (2.204) (2.396) (2.602) (2.823) (3.044) (3.283) (3.541) (3.820) (4.121)
Sumber: data olahan
4.3.2. Informasi Non Keuangan yang Relevan
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen, Rencana Transaksi ini berkaitan dengan langkah
Perseroan untuk melakukan efisien atas beban sewa sekaligus untuk mendekatkan lokasi kantor dari
Perseroan dan anak usaha dalam Grup Perseroan sehingga diharapkan dapat meningkatkan sinergi dan
mempercepat pengambilan keputusan.
4.3.3. Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perseroan
Perseroan telah menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki dan Rekan untuk melakukan
perhitungan nilai sewa pasar Diagnos Tower sebagai dasar pertimbangan harga sewa yang ditetapkan
dalam draft perjanjian serta telah menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki dan Rekan untuk
melakukan analisis pendapat kewajaran.
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 32
Page 45
5. KESIMPULAN
5.1. Analisis atas Kewajaran Rencana Transaksi
Berdasarkan kajian-kajian yang telah diungkapkan di atas, berikut adalah analisis atas kewajaran
Rencana Transaksi:
1. Rencana Transaksi adalah sewa ruang kantor seluas 680m2 di Gedung Diagnos Tower yang terletak
di terletak di Jalan Teuku Cik Ditiro No. 11 Menteng Jakarta Pusat antara PT Bundamedik Tbk sebagai
penyewa dan PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk sebagai yang menyewakan;
2. Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh KJPP Herman Meirizki dan Rekan, Nilai Sewa Pasar
adalah sebesar Rp131.800 per m2 per bulan dan Service Charge sebesar Rp50.320 per m2 per bulan,
sedangkan harga Rencana Transaksi adalah sebesar Rp125.000 per m2 per bulan dan service charge
sebesar Rp49.000 per m2 per bulan, yang berarti berada dalam kisaran batas atas dan batas bawah
dari Nilai Sewa Pasar Objek Transaksi sebesar 7,5% sesuai POJK 35/2020 Pasal 48.b.
3. Dari analisis terhadap proyeksi laporan keuangan Perseroan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan
Rencana Transaksi, Perseroan akan mendapatkan penghematan beban usaha terutama beban
sewa;
4. Berdasarkan analisis kualitatif, Perseroan dapat meningkatkan sinergi dan mempercepat
pengambilan keputusan dengan lokasi kantor dari Perseroan dan anak usaha dalam Grup Perseroan
dalam satu gedung kantor.
5.2. Opini Pendapat Kewajaran
Berdasarkan analisis yang kami lakukan terhadap kewajaran Rencana Transaksi yang meliputi analisis
transaksi, analisis kualitatif, analisis kuantitatif, analisis kewajaran transaksi, dan analisis atas faktor-
faktor lain yang relevan, HMR berpendapat bahwa Rencana Transaksi sewa ruang kantor seluas 680m2
di Diagnos Tower oleh Perseroan adalah Wajar.
Kesimpulan Pendapat Kewajaran di atas berlaku apabila tidak terdapat perubahan yang berdampak
signifikan terhadap Rencana Transaksi, seperti perubahan kondisi perekonomian secara umum,
peraturan-peraturan pemerintah, serta kondisi internal Perseroan maupun faktor-faktor lainnya.
Perubahan-perubahan sebagai akibat dari faktor-faktor tersebut setelah tanggal dikeluarkannya Laporan
Pendapat Kewajaran ini mungkin dapat memberikan hasil yang berbeda terhadap kesimpulan pendapat
kewajaran.
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 33
Page 46
6. LAMPIRAN
1. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi per 31 Desember 2024-2033;
2. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi per 31 Desember 2024-2033;
3. Proyeksi Laporan Laba Rugi Tanpa Rencana Transaksi Periode Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-
Desember Tahun 2024-2033;
4. Proyeksi Laporan Laba Rugi Dengan Rencana Transaksi Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-
Desember Tahun 2024-2033;
5. Proyeksi Laporan Arus Kas Tanpa Rencana Transaksi Periode Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-
Desember Tahun 2024-2033;
6. Proyeksi Laporan Arus Kas Dengan Rencana Transaksi Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-
Desember Tahun 2024-2033;
7. Analisis Rasio Keuangan Tanpa Rencana Transaksi per 31 Desember Tahun 2024-2033;
8. Analisis Rasio Keuangan Dengan Rencana Transaksi per 31 Desember Tahun 2024-2033;
9. Proforma Laporan Posisi Keuangan;
10. Laporan Ringkas Penilaian Aset.
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 34
Page 47
7. REFERENSI
1. Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018 (KEPI & SPI Edisi VII-
2018) dan Edisi Revisi SPI 300, 310, dan 330;
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK 35/2020”);
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha (”POJK 17/2020”);
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”);
5. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman
Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“SEOJK 17/2020”);
6. Media online lainnya.
Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 35
Page 48
Lampiran 1
Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi per 31 Desember 2024-2033
Projection Projection Projection Projection Projection
31-Des-24 31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 1.296.323 1.418.076 1.608.402 1.800.502 1.968.069
Aset keuangan lancar lainnya 26.846 26.846 26.846 26.846 26.846
Piutang Usaha 218.477 274.868 289.375 344.426 421.781
Piutang lain-lain - Neto 449.365 449.365 449.365 449.365 449.365
Persediaan 41.334 41.741 49.773 49.655 58.025
Biaya dibayar di muka dan uang muka 93.520 106.207 117.671 128.891 139.842
Pajak dibayar di muka 5.121 5.121 5.121 5.121 5.121
Jumlah Aset Lancar 2.130.985 2.322.224 2.546.552 2.804.805 3.069.048
Jumlah Aset Tidak Lancar 2.268.597 2.176.504 2.144.753 2.056.157 1.980.073
RAC Aset 1.428.993 1.428.993 1.428.993 1.428.993 1.428.993
Jumlah Aset 5.828.575 5.927.721 6.120.299 6.289.955 6.478.114
- - - - -
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek 397.002 397.002 397.002 397.002 397.002
Utang Usaha 101.865 106.754 117.471 119.601 133.525
Utang lain-lain 390.932 390.932 390.932 390.932 390.932
Pendapatan diterima di muka 19.687 21.184 22.829 24.633 26.608
Beban akrual 36.644 36.644 36.644 36.644 36.644
Utang pajak 10.613 10.613 10.613 10.613 10.613
Liabilitas jangka panjang yang
jatuh tempo dalam satu tahun 639.616 637.555 602.189 589.225 546.740
Utang bank
Sewa
Utang lain-lain jangka pendek 2.797 3.075 3.372 3.698 4.043
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.599.157 1.603.760 1.581.053 1.572.348 1.546.108
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 718.393 660.076 686.041 644.568 603.095
RAC Liabilitas 1.426.330 1.426.330 1.426.330 1.426.330 1.426.330
Jumlah Liabilitas 3.743.879 3.690.165 3.693.423 3.643.245 3.575.532
Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk
Modal ditempatkan dan disetor penuh 279.037 279.037 279.037 279.037 279.037
Tambahan modal disetor 460.285 460.285 460.285 460.285 460.285
Komponen ekuitas lainnya
Penghasilan komprehensif lain (9.927) (9.927) (9.927) (9.927) (9.927)
Surplus revaluasi aset tetap 665.565 665.565 665.565 665.565 665.565
Deviden (23.933) (27.213) (30.485) (35.170) (41.096)
Laba ditahan 557.441 684.642 834.000 1.019.471 1.236.513
Saldo laba 127.201 149.357 185.471 217.042 253.948
Jumlah 2.055.669 2.201.747 2.383.947 2.596.304 2.844.326
Kepentingan nonpengendali 29.027 35.808 42.929 50.406 58.256
Jumlah Ekuitas 2.084.696 2.237.555 2.426.876 2.646.710 2.902.582
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 5.828.575 5.927.721 6.120.299 6.289.955 6.478.114
Page 49
Lampiran 1
Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi per 31 Desember 2024-2033
Projection Projection Projection Projection Projection
31-Des-24 31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 1.296.323 1.418.076 1.608.402 1.800.502 1.968.069
Aset keuangan lancar lainnya 26.846 26.846 26.846 26.846 26.846
Piutang Usaha 218.477 274.868 289.375 344.426 421.781
Piutang lain-lain - Neto 449.365 449.365 449.365 449.365 449.365
Persediaan 41.334 41.741 49.773 49.655 58.025
Biaya dibayar di muka dan uang muka 93.520 106.207 117.671 128.891 139.842
Pajak dibayar di muka 5.121 5.121 5.121 5.121 5.121
Jumlah Aset Lancar 2.130.985 2.322.224 2.546.552 2.804.805 3.069.048
Jumlah Aset Tidak Lancar 2.268.597 2.176.504 2.144.753 2.056.157 1.980.073
RAC Aset 1.428.993 1.428.993 1.428.993 1.428.993 1.428.993
Jumlah Aset 5.828.575 5.927.721 6.120.299 6.289.955 6.478.114
- - - - -
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek 397.002 397.002 397.002 397.002 397.002
Utang Usaha 101.865 106.754 117.471 119.601 133.525
Utang lain-lain 390.932 390.932 390.932 390.932 390.932
Pendapatan diterima di muka 19.687 21.184 22.829 24.633 26.608
Beban akrual 36.644 36.644 36.644 36.644 36.644
Utang pajak 10.613 10.613 10.613 10.613 10.613
Liabilitas jangka panjang yang
jatuh tempo dalam satu tahun 639.616 637.555 602.189 589.225 546.740
Utang bank
Sewa
Utang lain-lain jangka pendek 2.797 3.075 3.372 3.698 4.043
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.599.157 1.603.760 1.581.053 1.572.348 1.546.108
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 718.393 660.076 686.041 644.568 603.095
RAC Liabilitas 1.426.330 1.426.330 1.426.330 1.426.330 1.426.330
Jumlah Liabilitas 3.743.879 3.690.165 3.693.423 3.643.245 3.575.532
Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk
Modal ditempatkan dan disetor penuh 279.037 279.037 279.037 279.037 279.037
Tambahan modal disetor 460.285 460.285 460.285 460.285 460.285
Komponen ekuitas lainnya
Penghasilan komprehensif lain (9.927) (9.927) (9.927) (9.927) (9.927)
Surplus revaluasi aset tetap 665.565 665.565 665.565 665.565 665.565
Deviden (23.933) (27.213) (30.485) (35.170) (41.096)
Laba ditahan 557.441 684.642 834.000 1.019.471 1.236.513
Saldo laba 127.201 149.357 185.471 217.042 253.948
Jumlah 2.055.669 2.201.747 2.383.947 2.596.304 2.844.326
Kepentingan nonpengendali 29.027 35.808 42.929 50.406 58.256
Jumlah Ekuitas 2.084.696 2.237.555 2.426.876 2.646.710 2.902.582
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 5.828.575 5.927.721 6.120.299 6.289.955 6.478.114
Page 50
Lampiran 2
Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi per 31 Desember 2024-2033
Projection Projection Projection Projection Projection
31-Des-24 31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 1.296.936 1.418.852 1.609.353 1.801.643 1.969.415
Aset keuangan lancar lainnya 26.846 26.846 26.846 26.846 26.846
Piutang Usaha 218.477 274.868 289.375 344.426 421.781
Piutang lain-lain - Neto 449.365 449.365 449.365 449.365 449.365
Persediaan 41.334 41.741 49.773 49.655 58.025
Biaya dibayar di muka dan uang muka 93.520 106.207 117.671 128.891 139.842
Pajak dibayar di muka 5.121 5.121 5.121 5.121 5.121
Jumlah Aset Lancar 2.131.598 2.322.999 2.547.504 2.805.946 3.070.393
Jumlah Aset Tidak Lancar 2.268.597 2.176.504 2.144.753 2.056.157 1.980.073
RAC Aset 1.428.993 1.428.993 1.428.993 1.428.993 1.428.993
Jumlah Aset 5.829.189 5.928.496 6.121.250 6.291.096 6.479.460
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek 397.002 397.002 397.002 397.002 397.002
Utang Usaha 101.865 106.754 117.471 119.601 133.525
Utang lain-lain 390.932 390.932 390.932 390.932 390.932
Pendapatan diterima di muka 19.687 21.184 22.829 24.633 26.608
Beban akrual 36.644 36.644 36.644 36.644 36.644
Utang pajak 10.613 10.613 10.613 10.613 10.613
Liabilitas jangka panjang yang
jatuh tempo dalam satu tahun 639.616 637.555 602.189 589.225 546.740
Utang bank
Sewa
Utang lain-lain jangka pendek 2.797 3.075 3.372 3.698 4.043
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.599.157 1.603.760 1.581.053 1.572.348 1.546.108
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 718.393 660.076 686.041 644.568 603.095
RAC Liabilitas 1.426.330 1.426.330 1.426.330 1.426.330 1.426.330
Jumlah Liabilitas 3.743.879 3.690.165 3.693.423 3.643.245 3.575.532
Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk
Modal ditempatkan dan disetor penuh 279.037 279.037 279.037 279.037 279.037
Tambahan modal disetor 460.285 460.285 460.285 460.285 460.285
Komponen ekuitas lainnya
Penghasilan komprehensif lain (9.927) (9.927) (9.927) (9.927) (9.927)
Surplus revaluasi aset tetap 665.565 665.565 665.565 665.565 665.565
Deviden (23.933) (27.213) (30.485) (35.170) (41.096)
Laba ditahan 558.054 685.418 834.951 1.020.612 1.237.859
Saldo laba 127.201 149.357 185.471 217.042 253.948
Jumlah 2.056.282 2.202.523 2.384.898 2.597.445 2.845.672
Kepentingan nonpengendali 29.027 35.808 42.929 50.406 58.256
Jumlah Ekuitas 2.085.309 2.238.331 2.427.827 2.647.851 2.903.928
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 5.829.189 5.928.496 6.121.250 6.291.096 6.479.460
Page 51
Lampiran 2
Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi per 31 Desember 2024-2033
Projection Projection Projection Projection Projection
31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32 31-Des-33
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 2.132.623 2.273.456 2.412.862 2.562.807 2.817.884
Aset keuangan lancar lainnya 26.846 26.846 26.846 26.846 26.846
Piutang Usaha 482.811 552.287 620.207 708.264 779.650
Piutang lain-lain - Neto 449.365 449.365 449.365 449.365 449.365
Persediaan 56.972 65.993 65.486 75.079 75.419
Biaya dibayar di muka dan uang muka 150.499 170.656 191.461 210.877 229.868
Pajak dibayar di muka 5.121 5.121 5.121 5.121 5.121
Jumlah Aset Lancar 3.304.236 3.543.723 3.771.346 4.038.358 4.384.153
Jumlah Aset Tidak Lancar 1.964.805 1.892.143 1.821.056 1.813.730 1.749.651
RAC Aset 1.428.993 1.428.993 1.428.993 1.428.993 1.428.993
Jumlah Aset 6.698.034 6.864.859 7.021.396 7.281.081 7.562.797
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek 397.002 397.002 397.002 397.002 397.002
Utang Usaha 131.635 150.140 145.621 168.595 161.900
Utang lain-lain 390.932 390.932 390.932 390.932 390.932
Pendapatan diterima di muka 28.778 31.159 33.761 36.619 39.756
Beban akrual 36.644 36.644 36.644 36.644 36.644
Utang pajak 10.613 10.613 10.613 10.613 10.613
Liabilitas jangka panjang yang
jatuh tempo dalam satu tahun 476.045 377.141 264.301 135.045 63.279
Utang bank
Sewa
Utang lain-lain jangka pendek 4.446 4.876 5.346 5.845 6.428
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.476.097 1.398.508 1.284.220 1.181.296 1.106.553
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 609.094 543.862 471.076 450.439 387.762
RAC Liabilitas 1.426.330 1.426.330 1.426.330 1.426.330 1.426.330
Jumlah Liabilitas 3.511.521 3.368.699 3.181.626 3.058.065 2.920.645
Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk
Modal ditempatkan dan disetor penuh 279.037 279.037 279.037 279.037 279.037
Tambahan modal disetor 460.285 460.285 460.285 460.285 460.285
Komponen ekuitas lainnya
Penghasilan komprehensif lain (9.927) (9.927) (9.927) (9.927) (9.927)
Surplus revaluasi aset tetap 665.565 665.565 665.565 665.565 665.565
Deviden (49.556) (59.906) (72.043) (86.527) (103.859)
Laba ditahan 1.492.029 1.774.849 2.086.210 2.432.889 2.821.100
Saldo laba 282.581 311.103 346.401 387.910 426.146
Jumlah 3.120.014 3.421.006 3.755.528 4.129.232 4.538.348
Kepentingan nonpengendali 66.499 75.154 84.242 93.785 103.804
Jumlah Ekuitas 3.186.513 3.496.160 3.839.770 4.223.016 4.642.152
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 6.698.034 6.864.859 7.021.396 7.281.081 7.562.797
Page 52
Lampiran 3
Proyeksi Laporan Laba Rugi Tanpa Rencana Transaksi Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-
Desember Tahun 2024-2033
Projection Projection Projection Projection Projection
FY2024 FY2025 FY2026 FY2027 FY2028
Pendapatan 1.894.303 2.067.299 2.226.758 2.382.450 2.532.910
Beban pokok pendapatan (1.041.047) (1.126.641) (1.206.159) (1.284.314) (1.361.182)
Laba bruto 853.256 940.658 1.020.599 1.098.136 1.171.728
Beban usaha (643.353) (704.451) (744.947) (783.106) (812.671)
Penghasilan keuangan - - - - -
Beban keuangan (46.134) (42.635) (38.451) (39.734) (37.105)
Laba sebelum pajak 163.768 193.572 237.201 275.296 321.952
Beban pajak penghasilan (30.109) (37.433) (44.609) (50.777) (60.153)
Laba tahun berjalan 133.660 156.139 192.592 224.519 261.799
Projection Projection Projection Projection Projection
FY2029 FY2030 FY2031 FY2032 FY2033
Pendapatan 2.675.535 2.828.077 2.990.996 3.165.625 3.352.841
Beban pokok pendapatan (1.434.786) (1.513.325) (1.597.031) (1.686.541) (1.782.281)
Laba bruto 1.240.749 1.314.752 1.393.965 1.479.084 1.570.560
Beban usaha (849.540) (889.292) (931.728) (973.859) (1.021.822)
Penghasilan keuangan - - - - -
Beban keuangan (33.335) (32.053) (24.857) (16.146) (12.144)
Laba sebelum pajak 357.875 393.407 437.379 489.080 536.594
Beban pajak penghasilan (67.051) (73.649) (81.891) (91.628) (100.428)
Laba tahun berjalan 290.824 319.758 355.489 397.452 436.166
Page 53
Lampiran 4
Proyeksi Laporan Laba Rugi Dengan Rencana Transaksi Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-
Desember Tahun 2024-2033
Projection Projection Projection Projection Projection
FY2024 FY2025 FY2026 FY2027 FY2028
Pendapatan 1.894.303 2.067.299 2.226.758 2.382.450 2.532.910
Beban pokok pendapatan (1.041.047) (1.126.641) (1.206.159) (1.284.314) (1.361.182)
Laba bruto 853.256 940.658 1.020.599 1.098.136 1.171.728
Beban usaha (642.030) (702.247) (742.551) (780.505) (809.848)
Penghasilan keuangan - - - - -
Beban keuangan (45.425) (41.207) (37.006) (38.273) (35.628)
Laba sebelum pajak 165.801 197.203 241.041 279.358 326.252
Beban pajak penghasilan (30.109) (37.433) (44.609) (50.777) (60.153)
Laba tahun berjalan 135.693 159.771 196.432 228.581 266.098
Projection Projection Projection Projection Projection
FY2029 FY2030 FY2031 FY2032 FY2033
Pendapatan 2.675.535 2.828.077 2.990.996 3.165.625 3.352.841
Beban pokok pendapatan (1.434.786) (1.513.325) (1.597.031) (1.686.541) (1.782.281)
Laba bruto 1.240.749 1.314.752 1.393.965 1.479.084 1.570.560
Beban usaha (846.496) (886.009) (928.187) (970.039) (1.017.701)
Penghasilan keuangan - - - - -
Beban keuangan (31.858) (30.576) (23.380) (14.669) (10.667)
Laba sebelum pajak 362.396 398.167 442.398 494.377 542.192
Beban pajak penghasilan (67.051) (73.649) (81.891) (91.628) (100.428)
Laba tahun berjalan 295.345 324.518 360.507 402.749 441.764
Page 54
Lampiran 5
Proyeksi Laporan Arus Kas Tanpa Rencana Transaksi Periode Periode 12 Bulan
dari Bulan Januari-Desember Tahun 2024-2033
FY2024 FY2025 FY2026 FY2027 FY2028
Arus kas dari aktivitas operasi
Pendapatan 1.894.303 2.067.299 2.226.758 2.382.450 2.532.910
Pembayaran beban pokok pendapatan (1.041.047) (1.126.641) (1.206.159) (1.284.314) (1.361.182)
Pembayaran beban usaha (504.994) (559.077) (599.163) (637.560) (678.222)
Pembayaran beban keuangan (42.258) (40.076) (37.206) (35.532) (34.218)
Pembayaran pajak (30.109) (37.433) (44.609) (50.777) (60.153)
Penerimaan (pembayaran) dari operasi lain - Neto (3.876) (2.560) (1.245) (4.202) (2.888)
Modal kerja (62.359) (60.780) (20.758) (58.488) (78.481)
Arus kas bersih dari aktivitas operasi 209.660 240.733 317.618 311.577 317.767
Arus kas untuk aktivitas investasi
Perolehan aset tetap (23.811) (5.000) (5.000) (5.000) (5.000)
Organic Capex (54.392) (48.280) (50.103) (51.950) (53.365)
Arus kas bersih untuk aktivitas investasi (78.203) (53.280) (55.103) (56.950) (58.365)
Arus kas dari aktivitas pendanaan
Penerimaan pinjaman bank 588.014 - - - -
Pembayaran pinjaman bank (7.247) (38.279) (46.232) (32.338) (61.858)
Pembayaran dividen kas (1.028) (3.280) (3.272) (4.685) (5.926)
Pendapatan bunga 17 17 17 17 17
Pembayaran pembiayaan utang usaha (20.057) (20.057) (20.057) (20.057) (20.057)
Bunga pembiayaan utang usaha (3.512) (2.058) (604) (3.422) (1.968)
Pembayaran liabilitas sewa (2.042) (2.042) (2.042) (2.042) (2.042)
Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan 554.145 (65.699) (72.189) (62.527) (91.835)
Kenaikan (penurunan) bersih kas dan setara kas 685.601 121.754 190.326 192.100 167.567
Kas dan setara kas awal tahun 610.722 1.296.323 1.418.076 1.608.402 1.800.502
Kas dan setara kas akhir tahun 1.296.323 1.418.076 1.608.402 1.800.502 1.968.069
Page 55
Lampiran 5
Proyeksi Laporan Arus Kas Tanpa Rencana Transaksi Periode Periode 12 Bulan
dari Bulan Januari-Desember Tahun 2024-2033
FY2029 FY2030 FY2031 FY2032 FY2033
Arus kas dari aktivitas operasi
Pendapatan 2.675.535 2.828.077 2.990.996 3.165.625 3.352.841
Pembayaran beban pokok pendapatan (1.434.786) (1.513.325) (1.597.031) (1.686.541) (1.782.281)
Pembayaran beban usaha (715.510) (755.280) (797.718) (843.049) (891.501)
Pembayaran beban keuangan (31.764) (27.531) (21.658) (14.278) (7.344)
Pembayaran pajak (67.051) (73.649) (81.891) (91.628) (100.428)
Penerimaan (pembayaran) dari operasi lain - Neto (1.570) (4.522) (3.199) (1.868) (4.800)
Modal kerja (69.454) (74.025) (87.804) (90.328) (90.469)
Arus kas bersih dari aktivitas operasi 355.401 379.746 401.696 437.934 476.017
Arus kas untuk aktivitas investasi
Perolehan aset tetap (5.000) (5.000) (5.000) (5.000) (5.000)
Organic Capex (54.832) (56.351) (57.924) (59.553) (61.241)
Arus kas bersih untuk aktivitas investasi (59.832) (61.351) (62.924) (64.553) (66.241)
Arus kas dari aktivitas pendanaan
Penerimaan pinjaman bank - - - - -
Pembayaran pinjaman bank (101.526) (142.038) (163.526) (186.724) (112.344)
Pembayaran dividen kas (8.460) (10.350) (12.137) (14.485) (17.331)
Pendapatan bunga 17 17 17 17 17
Pembayaran pembiayaan utang usaha (20.057) (20.057) (20.057) (20.057) (20.057)
Bunga pembiayaan utang usaha (514) (3.332) (1.878) (424) (3.242)
Pembayaran liabilitas sewa (2.042) (2.042) (2.042) (2.042) (2.042)
Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan (132.582) (177.802) (199.623) (223.714) (155.000)
Kenaikan (penurunan) bersih kas dan setara kas 162.987 140.593 139.148 149.666 254.776
Kas dan setara kas awal tahun 1.968.069 2.131.056 2.271.650 2.410.798 2.560.464
Kas dan setara kas akhir tahun 2.131.056 2.271.650 2.410.798 2.560.464 2.815.240
Page 56
Lampiran 6
Proyeksi Laporan Arus Kas Dengan Rencana Transaksi Periode Periode 12 Bulan
dari Bulan Januari-Desember Tahun 2024-2033
FY2024 FY2025 FY2026 FY2027 FY2028
Arus kas dari aktivitas operasi
Pendapatan 1.894.303 2.067.299 2.226.758 2.382.450 2.532.910
Pembayaran beban pokok pendapatan (1.041.047) (1.126.641) (1.206.159) (1.284.314) (1.361.182)
Pembayaran beban usaha (503.671) (556.873) (596.767) (634.958) (675.399)
Pembayaran beban keuangan (42.258) (40.076) (37.206) (35.532) (34.218)
Pembayaran pajak (30.109) (37.433) (44.609) (50.777) (60.153)
Penerimaan (pembayaran) dari operasi lain - Neto (4.586) (3.988) (2.689) (5.663) (4.364)
Modal kerja (62.359) (60.780) (20.758) (58.488) (78.481)
Arus kas bersih dari aktivitas operasi 210.273 241.509 318.570 312.718 319.113
Arus kas untuk aktivitas investasi
Perolehan aset tetap (23.811) (5.000) (5.000) (5.000) (5.000)
Organic Capex (54.392) (48.280) (50.103) (51.950) (53.365)
Arus kas bersih untuk aktivitas investasi (78.203) (53.280) (55.103) (56.950) (58.365)
Arus kas dari aktivitas pendanaan
Penerimaan pinjaman bank 588.014 - - - -
Pembayaran pinjaman bank (7.247) (38.279) (46.232) (32.338) (61.858)
Pembayaran dividen kas (1.028) (3.280) (3.272) (4.685) (5.926)
Pendapatan bunga 17 17 17 17 17
Pembayaran pembiayaan utang usaha (20.057) (20.057) (20.057) (20.057) (20.057)
Bunga pembiayaan utang usaha (3.512) (2.058) (604) (3.422) (1.968)
Pembayaran liabilitas sewa (2.042) (2.042) (2.042) (2.042) (2.042)
Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan 554.145 (65.699) (72.189) (62.527) (91.835)
Kenaikan (penurunan) bersih kas dan setara kas 686.214 122.529 191.277 193.241 168.913
Kas dan setara kas awal tahun 610.722 1.296.323 1.418.076 1.608.402 1.800.502
Kas dan setara kas akhir tahun 1.296.936 1.418.852 1.609.353 1.801.643 1.969.415
Page 57
Lampiran 6
Proyeksi Laporan Arus Kas Dengan Rencana Transaksi Periode Periode 12 Bulan
dari Bulan Januari-Desember Tahun 2024-2033
FY2029 FY2030 FY2031 FY2032 FY2033
Arus kas dari aktivitas operasi
Pendapatan 2.675.535 2.828.077 2.990.996 3.165.625 3.352.841
Pembayaran beban pokok pendapatan (1.434.786) (1.513.325) (1.597.031) (1.686.541) (1.782.281)
Pembayaran beban usaha (712.465) (751.997) (794.176) (839.229) (887.381)
Pembayaran beban keuangan (31.764) (27.531) (21.658) (14.278) (7.344)
Pembayaran pajak (67.051) (73.649) (81.891) (91.628) (100.428)
Penerimaan (pembayaran) dari operasi lain - Neto (3.047) (5.999) (4.676) (3.345) (6.277)
Modal kerja (69.454) (74.025) (87.804) (90.328) (90.469)
Arus kas bersih dari aktivitas operasi 356.968 381.552 403.760 440.277 478.661
Arus kas untuk aktivitas investasi
Perolehan aset tetap (5.000) (5.000) (5.000) (5.000) (5.000)
Organic Capex (54.832) (56.351) (57.924) (59.553) (61.241)
Arus kas bersih untuk aktivitas investasi (59.832) (61.351) (62.924) (64.553) (66.241)
Arus kas dari aktivitas pendanaan
Penerimaan pinjaman bank - - - - -
Pembayaran pinjaman bank (101.526) (142.038) (163.526) (186.724) (112.344)
Pembayaran dividen kas (8.460) (10.350) (12.137) (14.485) (17.331)
Pendapatan bunga 17 17 17 17 17
Pembayaran pembiayaan utang usaha (20.057) (20.057) (20.057) (20.057) (20.057)
Bunga pembiayaan utang usaha (514) (3.332) (1.878) (424) (3.242)
Pembayaran liabilitas sewa (2.042) (2.042) (2.042) (2.042) (2.042)
Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan (132.582) (177.802) (199.623) (223.714) (155.000)
Kenaikan (penurunan) bersih kas dan setara kas 164.554 142.400 141.213 152.009 257.420
Kas dan setara kas awal tahun 1.968.069 2.131.056 2.271.650 2.410.798 2.560.464
Kas dan setara kas akhir tahun 2.132.623 2.273.456 2.412.862 2.562.807 2.817.884
Page 58
Lampiran 7
Analisis Rasio Keuangan Tanpa Rencana Transaksi per 31 Desember Tahun 2023-2033
31-Des-24 31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio 1,33 1,45 1,61 1,78 1,99
Quick ratio 1,25 1,35 1,50 1,67 1,85
Cash ratio 0,81 0,88 1,02 1,15 1,27
ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover 8,67 7,52 7,70 6,92 6,01
Inventory turnover 25,19 26,99 24,23 25,86 23,46
Acc. Payable turnover 10,22 10,55 10,27 10,74 10,19
Days of Acc. Receivable 42 48 47 52 60
Days of Inventory 14 13 15 14 15
Days of Acc. Payable 35 34 35 34 35
PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin 45,04% 45,50% 45,83% 46,09% 46,26%
Net profit margin 7,06% 7,55% 8,65% 9,42% 10,34%
SOLVENCY RATIOS
Debt to equity 82,45% 74,12% 67,95% 60,25% 52,05%
Debt to assets 29,49% 27,98% 26,95% 25,35% 23,32%
31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32 31-Des-33
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio 2,24 2,53 2,94 3,42 3,96
Quick ratio 2,09 2,36 2,73 3,17 3,68
Cash ratio 1,44 1,62 1,88 2,17 2,54
ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover 5,54 5,12 4,82 4,47 4,30
Inventory turnover 25,18 22,93 24,39 22,46 23,63
Acc. Payable turnover 10,90 10,08 10,97 10,00 11,01
Days of Acc. Receivable 65 70 75 81 84
Days of Inventory 14 16 15 16 15
Days of Acc. Payable 33 36 33 36 33
PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin 46,37% 46,49% 46,61% 46,72% 46,84%
Net profit margin 10,87% 11,31% 11,89% 12,56% 13,01%
SOLVENCY RATIOS
Debt to equity 45,40% 36,68% 28,57% 22,42% 17,50%
Debt to assets 21,59% 18,68% 15,62% 13,00% 10,74%
Page 59
Lampiran 8
Analisis Rasio Keuangan Dengan Rencana Transaksi per 31 Desember Tahun 2023-2033
31-Des-24 31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio 1,33 1,45 1,61 1,78 1,99
Quick ratio 1,25 1,35 1,50 1,67 1,85
Cash ratio 0,81 0,88 1,02 1,15 1,27
ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover 9 8 8 7 6
Inventory turnover 25 27 24 26 23
Acc. Payable turnover 10 11 10 11 10
Days of Acc. Receivable 42 48 47 52 60
Days of Inventory 14 13 15 14 15
Days of Acc. Payable 35 34 35 34 35
PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin 45,04% 45,50% 45,83% 46,09% 46,26%
Net profit margin 7,16% 7,73% 8,82% 9,59% 10,51%
SOLVENCY RATIOS
Debt to equity 82,43% 74,10% 67,93% 60,23% 52,02%
Debt to assets 29,49% 27,98% 26,94% 25,35% 23,32%
31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32 31-Des-33
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio 2,24 2,53 2,94 3,42 3,96
Quick ratio 2,09 2,36 2,73 3,17 3,68
Cash ratio 1,44 1,63 1,88 2,17 2,55
ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover 6 5 5 4 4
Inventory turnover 25 23 24 22 24
Acc. Payable turnover 11 10 11 10 11
Days of Acc. Receivable 65 70 75 81 84
Days of Inventory 14 16 15 16 15
Days of Acc. Payable 33 36 33 36 33
PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin 46,37% 46,49% 46,61% 46,72% 46,84%
Net profit margin 11,04% 11,47% 12,05% 12,72% 13,18%
SOLVENCY RATIOS
Debt to equity 45,38% 36,67% 28,55% 22,41% 17,49%
Debt to assets 21,59% 18,67% 15,61% 13,00% 10,74%
Page 60
Lampiran 9
Proforma Laporan Posisi Keuangan
31 Desember 2023/ Penyesuaian 31 Desember 2023/
(Audited) Dr. Cr. (Proforma)
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 622.058.009.425 2.032.909.560 624.090.918.985
Aset keuangan lancar lainnya 5.765.989.760 5.765.989.760
Piutang usaha
Pihak berelasi 0 0
Pihak ketiga - Neto 110.468.662.796 110.468.662.796
Piutang lain-lain
Pihak berelasi 15.239.704.881 15.239.704.881
Pihak ketiga - Neto 11.451.721.638 11.451.721.638
Persediaan 42.198.489.975 42.198.489.975
Biaya dibayar di muka dan uang muka 60.886.480.841 60.886.480.841
Pajak dibayar di muka 977.102.356 977.102.356
Aset lancar lainnya 0 0
Jumlah Aset Lancar 869.046.161.672 871.079.071.232
Jumlah Aset Tidak Lancar 2.214.115.872.776 2.214.115.872.776
JUMLAH ASET 3.083.162.034.448 3.085.194.944.008
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 569.631.547.013 569.631.547.013
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 713.494.578.983 713.494.578.983
JUMLAH LIABILITAS 1.283.126.125.996 1.283.126.125.996
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal
Rp 20 per saham
Modal dasar - 400.000.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor
penuh - 8.603.416.176 saham 172.068.323.520 172.068.323.520
Tambahan modal disetor 437.383.152.743 437.383.152.743
Komponen ekuitas lainnya ( 2.383.756.076) ( 2.383.756.076)
Penghasilan komprehensif lain
Surplus revaluasi aset tetap, setelah pajak 690.499.269.307 690.499.269.307
Pengukuran kembali program imbalan
pasti, setelah pajak 2.475.126.730 2.475.126.730
Bagian atas penghasilan komprehensif
lain entitas asosiasi
Laba yang belum direalisasi
atas kenaikan nilai pasar
aset keuangan lancar lainnya ( 8.079.763.514) ( 8.079.763.514)
Saldo laba 297.850.794.905 2.032.909.560 299.883.704.465
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk 1.589.813.147.615 1.591.846.057.175
Kepentingan non pengendali 210.222.760.837 210.222.760.837
JUMLAH EKUITAS 1.800.035.908.452 1.802.068.818.012
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 3.083.162.034.448 3.085.194.944.008
Page 61
EXECUTIVE SUMMARY
DISIAPKAN UNTUK KEPENTINGAN
PT BUNDAMEDIK Tbk
TERLETAK DI :
DIAGNOS TOWER LANTAI 6 DAN 7
JALAN TEUKU CIK DITIRO NO. 11
KELURAHAN GONDANGDIA
KECAMATAN MENTENG
KOTA JAKARTA PUSAT
PROVINSI DKI JAKARTA
Page 62
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
Herman Meirizki dan Rekan
Kantor Pusat Jakarta ; Kep. Menkeu No. 350/Km.1/2016
Bidang Jasa : Penilai Properti ; Wilayah Kerja : Republik Indonesia
The Akkas Commercial Building Lt.6, Jl. TB. Simatupang No. 23 , RT 11 RW 04,
Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12530
PENDAHULUAN
Jakarta, 25 Juni 2024
No. File : 00665/2.0120-00/PI/10/0374/1/VI/2024
Perihal : Penilaian Aset
Kepada Yth.
PT BUNDAMEDIK Tbk
Jl. Teuku Cik Ditiro No. 28,
Menteng, Jakarta Pusat
Dengan hormat,
Berdasarkan Surat Proposal Penawaran Jasa Penilaian Aset No. 061215/SP/HMR-JKT/PP-
LR/2024 yang telah disetujui tanggal 13 Juni 2024, tentang Pekerjaan Konsultan untuk Jasa
Penilaian Aset, untuk itu kami telah melakukan inspeksi ke lokasi aset yang dimaksud dalam
rangka penilaian terhadap aset tersebut, sesuai dengan dokumen-dokumen, pernyataan-
pernyataan, dan keterangan-keterangan yang diberikan oleh Pemberi Tugas.
Adapun aset yang dimaksud sebagai objek penilaian adalah:
Ruang Kantor, Menteng - Jakarta Pusat
Meliputi ruang kantor dengan luas yang berdasarkan lingkup penugasan 680 meter persegi.
Aset tersebut terletak di Diagnos Tower Lantai 6 dan 7, Jalan Teuku Cik Ditiro No. 11,
Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta.
STATUS PENILAI
Penilai Publik sebagai penanggung jawab pekerjaan ini adalah :
• Susi Meirizki, ST., MAPPI (Cert)
- No. MAPPI : 08-S-02197
- No. Register Penilai : RMK – 2017.00334
- No. Ijin Penilai Publik : P.1 - 13.00374
- Klasifikasi Bidang : Penilaian Properti (P)
Jasa
- No. STTD : STTD.PP-08/PJ-1/PM.02/2023
_______________________________________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY PT BUNDAMEDIK Tbk 1
(021) 2940 7271 hmrvaluation@gmail.com www.hmr.co.id
Cabang : Tangerang Selatan (B); Papua Barat (PS); Surabaya (PS); Jakarta Selatan (B)
Page 63
bertindak dalam kapasitasnya sebagai Penilai Publik dalam proses penilaian properti dan sebagai Pemimpin Rekan dalam Persekutuan Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki & Rekan selaku penyedia jasa penilaian independen. Dalam proses penilaian properti yang dilakukan oleh Persekutuan Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki dan Rekan akan melibatkan Penilai yang terdiri dari Penilai Publik dan Tenaga Penilai serta dibantu oleh Tenaga Pendukung yang kesemuanya merupakan karyawan Persekutuan Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki dan Rekan. Seluruh Penilai, ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu kesatuan tim penugasan di bawah kordinator Penilai Publik. Penilai tidak sedang memiliki atau memiliki potensi benturan kepentingan dengan Pemberi Tugas ataupun dengan Objek Penilaian. Oleh karena itu, Penilai berada dalam posisi untuk memberikan penilaian obyektif dan tidak memihak. Penilai merupakan Penilai yang berkompeten untuk melakukan penilaian atas Objek Penilaian, tanpa menggunakan tenaga ahli dari luar. PEMBERI TUGAS Pemberi Tugas : PT BUNDAMEDIK Tbk Bidang Usaha : Aktivitas Rumah Sakit Alamat Kantor : Jalan Teuku Cik Ditiro No. 28, Menteng, Jakarta Pusat Telepon : 021-3192 3344/ 021-3190 5915 Email : corse@bmhs.co.id Pemberi tugas memastikan bahwa dalam waktu yang bersamaan (dalam kurun waktu 2 bulan), aset atau objek penilaian tersebut tidak sedang atau telah dilakukan penilaian lain, untuk maksud, tujuan, pengguna laporan dan tanggal penilaian yang sama atau berdekatan. PENGGUNA LAPORAN Pengguna Laporan : PT BUNDAMEDIK Tbk Bidang Usaha : Aktivitas Rumah Sakit Alamat Kantor : Jalan Teuku Cik Ditiro No. 28, Menteng, Jakarta Pusat Telepon : 021-3192 3344/ 021-3190 5915 Email : corse@bmhs.co.id MAKSUD DAN TUJUAN PENILAIAN Maksud penilaian ini adalah untuk melakukan verifikasi antara dokumen dan kondisi fisik di lapangan, memperoleh dan memberikan opini independen atas Nilai Sewa Pasar dari properti dimaksud sesuai lingkup penugasan yang dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan untuk Kepentingan Transaksi Atas Objek Properti Sewa Per 31 Desember 2023 dan oleh karenanya tidak direkomendasikan untuk penggunaan lainnya. _______________________________________________________________________________________ EXECUTIVE SUMMARY PT BUNDAMEDIK Tbk 2
Page 64
Penilaian ini dilaksanakan untuk kepentingan Pasar Modal. Oleh karena itu, dalam penilaian ini harus memenuhi ketentuan-ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 28/POJK.04/2021, tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal. DASAR NILAI Dasar Nilai menjelaskan premis fundamental yang mendasari nilai yang dilaporkan, sebagaimana diatur dalam SPI 101 dan SPI 102. Adalah suatu hal yang kritikal bahwa dasar Nilai sesuai dengan persyaratan dan tujuan dari penugasan penilaian, dikarenakan Dasar Nilai dapat mempengaruhi Penilai dalam menentukan pemilihan metode penilaian, data masukan dan asumsi serta opini nilai akhir (SPI 2018, KPUP Butir 9-1). Dasar nilai yang sesuai dengan tujuan penilaian adalah Nilai Sewa Pasar. (SPI 2018, SPI 103 Tabel Rujukan A.10) NILAI PASAR (MARKET VALUE) Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan. (Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 28/POJK.04/2021) Nilai Pasar didefinisikan sebagai estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar untuk penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan. (SPI 2018, SPI 101 Butir 3.1) Konsep Nilai Pasar tidak harus tergantung pada transaksi sebenarnya yang terjadi pada tanggal penilaian. Nilai Pasar lebih merupakan estimasi harga yang mungkin terjadi dalam penjualan pada tanggal penilaian sesuai dengan persyaratan definisi Nilai Pasar. Nilai Pasar merupakan representasi atas harga yang disepakati pembeli dan penjual pada waktu itu sesuai definisi Nilai Pasar, yang sebelumnya masing-masing pihak telah mempunyai cukup waktu untuk menguji kemungkinan dan kesempatan lain serta menyadari bahwa kemungkinan akan diperlukan waktu untuk menyiapkan kontrak formal dan dokumentasi lainnya. (SPI 101 - 6.2) _______________________________________________________________________________________ EXECUTIVE SUMMARY PT BUNDAMEDIK Tbk 3
Page 65
NILAI SEWA PASAR (MARKET RENTAL VALUE )
Nilai Sewa Pasar (Market Rental Value ) adalah perkiraan jumlah uang yang dapat diperoleh
dari penyewaan suatu aset pada tanggal penilaian, antara pemilik yang berminat
menyewakan dan penyewa yang berminat menyewa sesuai persyaratan sewa yang layak
dalam transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, dan tiap-tiap pihak
mengetahui, bertindak hati-hati, dan tanpa paksaan. (SPI 2018, SPI 101 Butir 3.6)
TANGGAL PENILAIAN
Penilaian dilakukan berdasarkan atas Nilai Sewa Pasar dengan tanggal penilaian 31 Desember
2023 dan inspeksi lapangan dilaksanakan pada tanggal 19 Juni 2024. Penulisan dan analisa
dalam laporan ini berdasarkan tanggal penilaian dan pengamatan pada tanggal inspeksi.
KESIMPULAN NILAI
Laporan Penilaian ini disusun dan dikeluarkan berdasarkan beberapa asumsi atas semua
dokumen, pernyataan dan keterangan baik lisan maupun tulisan, berikut dokumen dalam
bentuk fotokopi, turunan dan/atau salinan yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang dari
pihak pemberi tugas atau pihak ketiga kepada kami untuk tujuan pekerjaan penilaian ini
adalah benar, akurat, lengkap, dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, serta didukung
oleh kemampuan, keahlian, data-data statistik dan data lainnya yang berhubungan dengan
laporan penilaian ini yang kami miliki. Oleh sebab itu kami tidak bertanggung jawab jika
data/ informasi tersebut yang diberikan kepada kami tidak sesuai dengan keadaan yang
sebenarnya, sehingga hasil penilaian yang dihasilkan menjadi tidak valid/ tidak akurat dan
oleh karenanya harus dilakukan penilaian ulang.
Penilaian ini bergantung pada hal-hal sebagai berikut :
1. Menghasilkan laporan penilaian properti yang bersifat non-disclaimer opinion.
2. Mencerminkan bahwa penilai properti telah melakukan penelaahan atas dokumen -
dokumen yang digunakan dalam proses penilaian.
3. Mencerminkan bahwa data dan informasi yang diperoleh bersumber dari atau divalidasi
oleh Asosiasi Profesi Penilai.
4. Menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
pencapaiannya (fiduciary duty).
5. Mencerminkan bahwa penilai properti bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian
dan kewajaran proyeksi keuangan.
6. Menghasilkan laporan penilaian properti yang terbuka untuk publik kecuali terdapat
informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
7. Mencerminkan bahwa penilai properti bertanggung jawab atas laporan penilaian
properti dan kesimpulan nilai akhir.
8. Mencerminkan bahwa penilai properti telah melakukan penelaahan atas status hukum
obyek penilaian.
_______________________________________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY PT BUNDAMEDIK Tbk 4
Page 66
9. Aset dimaksud dilengkapi dengan dokumen yang berlaku dan sah secara hukum, dapat
dialihkan dan bebas dari ikatan, tuntutan atau halangan apapun juga selain yang
dikemukakan dalam laporan ini. Aset yang dinilai seolah-olah bebas dan bersih dibawah
tanggung jawab (milik) pemberi tugas.
10. Aset dimaksud tetap dikelola dan dirawat secara wajar selama masa pemakaian.
11. Aset dimaksud tidak terjadi perubahan kondisi fisik secara signifikan dan/atau tidak
terjadi penyerobotan oleh pihak lain selama pemakaian.
12. Nilai Aset dimaksud dianggap dimiliki dengan cara dibeli secara tunai sehingga cara
pembelian dan progres pembayaran / cicilan angsuran yang masih tersisa saat ini tidak
mempengaruhi nilai yang kami rekomendasikan.
13. Asumsi-asumsi dan Syarat-syarat Pembatasan Umum, kondisi, komentar, dan detail
yang tertulis di dalam laporan ini.
Berdasarkan Standar Penilaian Indonesia (SPI), dan dengan mempertimbangkan seluruh
informasi yang relevan serta mengamati kondisi pasar makro perekonomian Indonesia yang
ada, maka kami berpendapat sesuai dengan asumsi-asumsi, metode penilaian, syarat-syarat
dan/atau pembatasan-pembatasan tertentu, serta kami mengasumsikan bahwa semua data
dan informasi yang kami terima adalah benar dan akurat, bahwa nilai sewa pasar tersebut
pada tanggal penilaian, adalah sebagai berikut :
_______________________________________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY PT BUNDAMEDIK Tbk 5
Page 67
STTD.PP-08/PJ-1/PM.02/2023 EXECUTIVE SUMMARY
Page 68
DAFTAR ISI
Halaman
SURAT PENGANTAR 1
DAFTAR ISI 7
PERNYATAAN PENILAI 8
RINGKASAN NILAI 10
I. DEFINISI & LINGKUP PENUGASAN I - 1
I.1 Status Penilai I - 1
I.2 Pemberi Tugas I - 1
I.3 Pengguna Laporan I - 2
I.4 Objek Penilaian I - 2
I.5 Hak Kepemilikan I - 2
I.6 Jenis Mata Uang Yang Digunakan I - 2
I.7 Maksud dan Tujuan Penilaian I - 2
I.8 Dasar Nilai I - 3
I.9 Tanggal Penilaian I - 4
I.10 Tingkat Kedalaman Investigasi I - 4
I.11 Sifat dan Sumber Informasi Yang Dapat Diandalkan I - 5
I.12 Definisi dan Istilah Yang Digunakan Dalam Penilaian I - 5
I.13 Asumsi Umum I - 6
I.14 Asumsi Khusus I - 6
I.15 Persyaratan dan Persetujuan Untuk Publikasi I - 7
I.16 Konfirmasi Dasar Penilaian I - 7
I.17 Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian I - 7
I.18 Ruang Lingkup dan Proses Penilaian I - 7
I.19 Pendekatan dan Metode Penilaian Yang Digunakan I - 7
I.20 Kesimpulan Nilai I - 10
_______________________________________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY PT BUNDAMEDIK Tbk 7
Page 69
PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai penilai, maka kami yang bertanda
tangan di bawah ini menyatakan bahwa :
1. Memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 28/POJK.04/2021, tentang Penilaian
dan Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal menyatakan bahwa:
a) Penugasan Penilaian Profesional telah dilakukan terhadap objek Penilaian pada
Tanggal Penilaian;
b) Analisis telah dilakukan untuk tujuan Penilaian yang diungkapkan dalam
Laporan Penilaian Properti;
c) Penugasan Penilaian Profesional telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan;
d) Telah dilakukan inspeksi terhadap objek Penilaian;
e) Perkiraan Nilai yang dihasilkan dalam Penugasan Penilaian Profesional telah
disajikan sebagai kesimpulan Nilai;
f) Lingkup pekerjaan dan data yang di analisa telah diungkapkan;
g) Kesimpulan Nilai telah sesuai dengan asumsi dan kondisi pembatas;
h) Seluruh data dan informasi yang diungkapkan dalam laporan dapat di
pertanggung jawabkan; dan
i) Besaran imbalan jasa penilai tidak tergantung pada hasil Penilaian.
2. Pernyataan dalam laporan Penilaian ini, sebatas pengetahuan kami, adalah benar dan
akurat.
3. Analisis, opini, dan kesimpulan yang dinyatakan di dalam Laporan Penilaian ini dibatasi
oleh asumsi dan batasan-batasan yang diungkapkan di dalam Laporan Penilaian, yang
mana merupakan hasil analisis, opini dan kesimpulan Penilai yang tidak berpihak dan
tidak memiliki benturan kepentingan.
4. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang
terhadap properti yang dinilai, maupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan
kepada pihak-pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap properti yang dinilai.
5. Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan opini Penilaian yang telah
disepakati sebelumnya dengan Pemberi Tugas.
6. Biaya jasa profesional tidak dikaitkan dengan nilai yang telah ditentukan sebelumnya
atau gambaran nilai yang diinginkan oleh Pemberi Tugas, besaran opini nilai, pencapaian
hasil yang dinyatakan, atau adanya kondisi yang terjadi kemudian (subsequent event )
yang berhubungan secara langsung dengan penggunaan dimaksud.
7. Penilai telah mengikuti persyaratan pendidikan professional yang
ditetapkan/dilaksanakan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
_______________________________________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY PT BUNDAMEDIK Tbk 8
Page 70
No. Nama Penilai Kualifikasi Profesional Tanda Tangan
1. Susi Meirizki, S.T. MAPPI (Cert.) Penilai Publik
Izin Penilai P.1-13.00374 (Properti),
MAPPI 08-S-02197 Penanggung Jawab,
No. Register RMK-2017.00334 Reviewer
No. STTD STTD.PP-08/PJ-1/PM.02/2023
2. Ibnu Rohsid, S.P., MAPPI (Cert.) Reviewer
Izin Penilai P.1-22.00615
MAPPI 10-S-02554
No. Register RMK-2017.01652
3. Fitriyana Sari Raharja, S.T. Quality Assurance
MAPPI 16-T-06912
No. Register RMK-2018.02077
4. Azhari Pambudi, S.M. Penilai,
MAPPI 17-P-08061 Pelaksana Inspeksi
No. Register RMK-2021.04137
EXECUTIVE SUMMARY
Page 71
RINGKASAN NILAI
PENILAIAN ASET UNTUK KEPENTINGAN PT BUNDAMEDIK Tbk
TANGGAL PENILAIAN : 31 DESEMBER 2023
RUANG KANTOR - DIAGNOS TOWER LANTAI 6 DAN 7, JALAN TEUKU CIK DITIRO
NO. 11, KELURAHAN GONDANGDIA, KECAMATAN MENTENG, KOTA JAKARTA
PUSAT, PROVINSI DKI JAKARTA
NILAI SEWA PASAR SERVICE CHARGE
URAIAN
(Rp/m²/Bulan) (Rp/m²/Bulan)
- RUANG KANTOR (680 M²) 131.800,- 50.320,-
Terdiri dari :
- Lantai 6 (340 m2)
- Lantai 7 (340 m2)
TOTAL 131.800,- 50.320,-
_______________________________________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY PT BUNDAMEDIK Tbk 10
Page 72
I. DEFINISI & LINGKUP PENUGASAN
I.1 STATUS PENILAI
Penilai Publik sebagai penanggung jawab pekerjaan ini adalah :
• Susi Meirizki, ST., MAPPI (Cert)
- No. MAPPI : 08-S-02197
- No. Register Penilai : RMK – 2017.00334
- No. Ijin Penilai Publik : P.1 - 13.00374
- Klasifikasi Bidang : Penilaian Properti (P)
Jasa
- No. STTD : STTD.PP-08/PJ-1/PM.02/2023
bertindak dalam kapasitasnya sebagai Penilai Publik dalam proses penilaian properti dan
sebagai Pemimpin Rekan dalam Persekutuan Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki &
Rekan selaku penyedia jasa penilaian independen. Dalam proses penilaian properti yang
dilakukan oleh Persekutuan Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki dan Rekan akan
melibatkan Penilai yang terdiri dari Penilai Publik dan Tenaga Penilai serta dibantu oleh
Tenaga Pendukung yang kesemuanya merupakan karyawan Persekutuan Kantor Jasa
Penilai Publik Herman Meirizki dan Rekan.
Seluruh Penilai, ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu kesatuan tim
penugasan di bawah kordinator Penilai Publik. Penilai tidak sedang memiliki atau memiliki
potensi benturan kepentingan dengan Pemberi Tugas ataupun dengan Objek Penilaian. Oleh
karena itu, Penilai berada dalam posisi untuk memberikan penilaian obyektif dan tidak
memihak. Penilai merupakan Penilai yang berkompeten untuk melakukan penilaian atas
Objek Penilaian, tanpa menggunakan tenaga ahli dari luar.
I.2 PEMBERI TUGAS
Pemberi Tugas : PT BUNDAMEDIK Tbk
Bidang Usaha : Aktivitas Rumah Sakit
Alamat Kantor : Jalan Teuku Cik Ditiro No. 28, Menteng, Jakarta Pusat
Telepon : 021-3192 3344/ 021-3190 5915
Email : corse@bmhs.co.id
Pemberi tugas memastikan bahwa dalam waktu yang bersamaan (dalam kurun waktu 2
bulan), aset atau objek penilaian tersebut tidak sedang atau telah dilakukan penilaian lain,
untuk maksud, tujuan, pengguna laporan dan tanggal penilaian yang sama atau berdekatan.
___________________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY PT BUNDAMEDIK Tbk I-1
Page 73
I. 3 PENGGUNA LAPORAN Pengguna Laporan : PT BUNDAMEDIK Tbk Bidang Usaha : Aktivitas Rumah Sakit Alamat Kantor : Jalan Teuku Cik Ditiro No. 28, Menteng, Jakarta Pusat Telepon : 021-3192 3344/ 021-3190 5915 Email : corse@bmhs.co.id I.4 OBJEK PENILAIAN Meliputi ruang kantor dengan luas yang berdasarkan lingkup penugasan 680 meter persegi. Aset tersebut terletak di Diagnos Tower Lantai 6 dan 7, Jalan Teuku Cik Ditiro No. 11, Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta. Pada saat inspeksi objek yang dinilai berupa ruang kantor dalam kondisi unfurnished dan baik. Realisasi pembangunan atas objek ini telah sesuai dengan Rencana Detail Tata Ruang yang ditetapkan dan sarana infrastruktur listrik, telepon dan instalasi air bersih, telah tersedia. I.5 HAK KEPEMILIKAN Aset yang dinilai berdasarkan pada lingkup penugasan dan aset yang ditunjukan pada saat inspeksi lapangan. Kepemilikan aset tersebut adalah milik PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk berdasarkan SHGB No. 1579, karenanya kami tidak berkewajiban lebih jauh untuk meneliti kepemilikan aset secara legal. Berdasarkan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Jakarta Pusat, objek yang dinilai berada di Zona Perkantoran, Perdagangan dan Jasa skala SWP. I. 6 JENIS MATA UANG YANG DIGUNAKAN Kami menilai aset dimaksud dengan menggunakan Mata Uang Rupiah. Kami mengingatkan bahwa penggunaan nilai tukar selain yang tercantum dalam laporan ini tidak berlaku. I.7 MAKSUD DAN TUJUAN PENILAIAN Maksud penilaian ini adalah untuk melakukan verifikasi antara dokumen dan kondisi fisik di lapangan, memperoleh dan memberikan opini independen atas Nilai Sewa Pasar dari properti dimaksud sesuai lingkup penugasan yang dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan untuk Kepentingan Transaksi Atas Objek Properti Sewa Per 31 Desember 2023 dan oleh karenanya tidak direkomendasikan untuk penggunaan lainnya. Penilaian ini dilaksanakan untuk kepentingan Pasar Modal. Oleh karena itu, dalam penilaian ini harus memenuhi ketentuan-ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 28/POJK.04/2021, tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal. ___________________________________________________________________ EXECUTIVE SUMMARY PT BUNDAMEDIK Tbk I-2
Page 74
I. 8 DASAR NILAI Dasar Nilai menjelaskan premis fundamental yang mendasari nilai yang dilaporkan, sebagaimana diatur dalam SPI 101 dan SPI 102. Adalah suatu hal yang kritikal bahwa dasar Nilai sesuai dengan persyaratan dan tujuan dari penugasan penilaian, dikarenakan Dasar Nilai dapat mempengaruhi Penilai dalam menentukan pemilihan metode penilaian, data masukan dan asumsi serta opini nilai akhir (SPI 2018, KPUP Butir 9-1). Dasar nilai yang sesuai dengan tujuan penilaian adalah Nilai Sewa Pasar. (SPI 2018, SPI 103 Tabel Rujukan A.10) NILAI PASAR (MARKET VALUE) Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan. (Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 28/POJK.04/2021) Nilai Pasar didefinisikan sebagai estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar untuk penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan. (SPI 2018, SPI 101 Butir 3.1) Konsep Nilai Pasar tidak harus tergantung pada transaksi sebenarnya yang terjadi pada tanggal penilaian. Nilai Pasar lebih merupakan estimasi harga yang mungkin terjadi dalam penjualan pada tanggal penilaian sesuai dengan persyaratan definisi Nilai Pasar. Nilai Pasar merupakan representasi atas harga yang disepakati pembeli dan penjual pada waktu itu sesuai definisi Nilai Pasar, yang sebelumnya masing-masing pihak telah mempunyai cukup waktu untuk menguji kemungkinan dan kesempatan lain serta menyadari bahwa kemungkinan akan diperlukan waktu untuk menyiapkan kontrak formal dan dokumentasi lainnya. (SPI 101 - 6.2) NILAI SEWA PASAR (MARKET RENTAL VALUE ) Nilai Sewa Pasar (Market Rental Value ) adalah perkiraan jumlah uang yang dapat diperoleh dari penyewaan suatu aset pada tanggal penilaian, antara pemilik yang berminat menyewakan dan penyewa yang berminat menyewa sesuai persyaratan sewa yang layak dalam transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, dan tiap-tiap pihak mengetahui, bertindak hati-hati, dan tanpa paksaan. (SPI 2018, SPI 101 Butir 3.6) ___________________________________________________________________ EXECUTIVE SUMMARY PT BUNDAMEDIK Tbk I-3
Page 75
I.9 TANGGAL PENILAIAN Penilaian dilakukan berdasarkan atas Nilai Sewa Pasar dengan tanggal penilaian 31 Desember 2023 dan inspeksi lapangan dilaksanakan pada tanggal 19 Juni 2024. Penulisan dan analisa dalam laporan ini berdasarkan tanggal penilaian dan pengamatan pada tanggal inspeksi. I.10 TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI Investigasi lapangan merupakan bagian kegiatan investigasi. Investigasi lapangan ditujukan untuk melakukan verifikasi data dengan kondisi sebenarnya objek yang dinilai. Pelaksanaan investigasi lapangan telah kami laksanakan dan selama melakukan investigasi lapangan kami didampingi oleh Bapak Nanda (selaku perwakilan dari pemberi tugas). Pendamping menunjukan aset yang dijadikan objek yang dinilai serta memberikan informasi dan penjelasan berkaitan spesifikasi dan kondisi aset yang dijadikan objek yang dinilai. Dalam penilaian ini kami melakukan verifikasi kesesuaian antara data objek yang dinilai dari pemberi tugas dengan kondisi objek yang dinilai dari investigasi lapangan berdasarkan daftar aset yang diberikan oleh pemberi tugas. Dalam melakukan kegiatan penilaian ini, kami melakukan inspeksi terhadap seluruh aset- aset yang disepakati oleh pemberi tugas, yang termasuk kedalam ruang lingkup penilaian, namun demikian kami tidak melakukan inspeksi terhadap aset / sarana atau instalasi yang tertutup, tidak dapat dijangkau dan membahayakan, serta bagian yang tertanam. Oleh karenanya kami tidak memberikan pendapat umum atas kondisi aset tersebut yang dalam perhitungannya berdasarkan pengamatan visual dan dianggap dalam kondisi yang masih dapat berjalan dan akan diperhitungkan secara wajar sesuai dengan fungsinya. Kami tidak melakukan pengukuran luas ruang kantor namun kami melakukan pengecekan terhadap batas-batas atas objek yang dinilai. Dalam penilaian ini luas ruang kantor berdasarkan lingkup penugasan, kami tidak berkewajiban lebih jauh untuk meneliti kepemilikan aset secara legal. Dalam melakukan investigasi lapangan, penelaah, perhitungan dan analisa terhadap objek penilaian kami memiliki keterbatasan dalam beberapa hal antara lain disebabkan oleh instalasi yang tertutup, tidak dapat dijangkau dan membahayakan, serta bagian yang tertanam. Selain itu kami tidak berkewajiban lebih jauh untuk meneliti kepemilikan aset secara legal. ___________________________________________________________________ EXECUTIVE SUMMARY PT BUNDAMEDIK Tbk I-4
Page 76
I. 11 SIFAT DAN SUMBER INFORMASI YANG DAPAT DIANDALKAN Semua informasi dan data (dokumen) yang diberikan oleh Pemberi Tugas dan/ atau dari pihak ketiga beserta salinannya adalah sah, benar, lengkap dan telah sesuai dengan kondisi saat ini serta tidak mengalami perubahan sampai dengan tanggal penilaian. Data-data tersebut dianggap benar dan sesuai aslinya. Data dan informasi lain yang dianggap dapat dipercaya dalam mendukung pelaksanaan penilaian bersumber dari Lembaga resmi pemerintah atau swasta yang mempublikasikan data informasi terkait dengan properti, seperti Dinas Tata Kota, Bank Indonesia, KEPI dan SPI Edisi VII Tahun 2018, MAPPI, dan sumber lainnya yang dapat dipercaya. I.12 DEFINISI DAN ISTILAH YANG DIGUNAKAN DALAM PENILAIAN Dalam penilaian ini kami berpedoman pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 28/POJK.04/2021 dan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII Tahun 2018. Dalam Standar Penilaian Indonesia didefinisikan sebagai berikut : a. Nilai (Value ) Nilai adalah suatu opini dari manfaat ekonomi atas kepemilikan aset, atau harga yang paling mungkin dibayarkan untuk suatu aset dalam pertukaran, sehingga nilai bukan merupakan fakta. Aset diartikan juga sebagai barang dan jasa. Nilai dalam pertukaran adalah suatu harga hipotesis, dimana hipotesis dari nilai estimasi dan ditentukan oleh tujuan penilaian pada waktu tertentu. Nilai bagi pemilik adalah suatu estimasi dari manfaat yang akan diperoleh pihak tertentu atas suatu kepemilikan. (SPI 2018, KPUP Butir 4.4) b. Harga (Price ) Harga adalah sejumlah uang yang diminta, ditawarkan, atau dibayarkan untuk suatu aset. Karena kemampuan keuangan, motivasi atau kepentingan khusus dari pembeli atau penjual, harga yang dibayarkan mungkin berbeda dengan nilai dari aset tersebut berdasarkan anggapan pihak lain. (SPI 2018, KPUP Butir 4.2) c. Nilai Pasar (Market Value ) Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan. (Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 28/POJK.04/2021) ___________________________________________________________________ EXECUTIVE SUMMARY PT BUNDAMEDIK Tbk I-5
Page 77
Nilai Pasar didefinisikan sebagai estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar
untuk penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang
berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas
ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua pihak masing-masing
bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan. (SPI
2018, SPI 101 Butir 3.1)
d. Nilai Sewa Pasar (Market Rental Value )
Nilai Sewa Pasar (Market Rental Value ) adalah perkiraan jumlah uang yang dapat diperoleh
dari penyewaan suatu aset pada tanggal penilaian, antara pemilik yang berminat
menyewakan dan penyewa yang berminat menyewa sesuai persyaratan sewa yang layak
dalam transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, dan tiap-tiap
pihak mengetahui, bertindak hati-hati, dan tanpa paksaan. (SPI 2018, SPI 101 Butir 3.6)
e. Penggunaan Terbaik dan Tertinggi (Highest and Best Use )
Penggunaan Terbaik dan Tertinggi didefinisikan sebagai penggunaan yang paling layak dan
optimal dari suatu aset, yang secara fisik dimungkinkan, dapat dibenarkan secara wajar,
secara hukum sah, secara finansial layak, dan menghasilkan nilai tertinggi.
I. 13 ASUMSI UMUM
- Nilai yang dicantumkan dalam laporan ini dan setiap nilai dalam laporan yang
merupakan bagian dari objek penilaian hanya berlaku sesuai dengan maksud dan
tujuan penilaian. Nilai dalam laporan penilaian ini tidak boleh digunakan untuk tujuan
penilaian lain yang dapat mengakibatkan terjadinya kesalahan.
- Untuk keperluan penilaian ini kami beranggapan bahwa aset dimaksud telah
dilengkapi dengan surat tanah yang sah secara hukum, dapat dialihkan dan bebas dari
ikatan, tuntutan atau halangan apapun juga selain yang dikemukakan dalam laporan
ini.
I. 14 ASUMSI KHUSUS
- Tanggal penilaian sebelum tanggal inspeksi di lapangan, oleh karena itu kami
mempunyai asumsi bahwa tidak ada perubahan yang signifikan pada kondisi properti
yang dinilai antara tanggal penilaian dan tanggal inspeksi di lapangan. Apabila
terdapat perubahan maka laporan penilaian ini tidak berlaku.
- Kami tidak melakukan pengukuran ruang kantor, namun demikian kami melakukan
pengecekan terhadap batas - batas yang ditunjukkan oleh Bapak Nanda (selaku
perwakilan dari pemberi tugas). Luas ruang kantor berdasarkan lingkup penugasan.
___________________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY PT BUNDAMEDIK Tbk I-6
Page 78
I. 15 PERSYARATAN DAN PERSETUJUAN UNTUK PUBLIKASI Hasil Penilaian ini hanya ditujukan kepada Pemberi Tugas sesuai dengan tujuan yang telah disetujui. Untuk penggunaan maupun publikasi kepada pihak selain Pemberi Tugas, terhadap keseluruhan atau sebagian dari laporan, atau referensi yang dipublikasikan, termasuk referensi mengenai laporan keuangan perusahaan, dan/atau laporan direksi/pimpinan perusahaan, dan/atau pernyataan atau kajian lainnya atau pernyataan/edaran apapun, maka Pemberi Tugas harus mendapatkan persetujuan tertulis dari KJPP Herman Meirizki dan Rekan. I. 16 KONFIRMASI DASAR PENILAIAN Analisis, opini dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan penilaian telah dibuat dengan memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 28/POJK.04/2021 serta ketentuan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII Tahun 2018. I. 17 KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL PENILAIAN Kejadian - kejadian penting setelah tanggal penilaian (subsequent events ) tidak dapat digunakan untuk memutakhirkan hasil penilaian. I. 18 RUANG LINGKUP DAN PROSES PENILAIAN Proses penilaian merupakan tahapan-tahapan penentuan properti yang didasarkan pada tujuan untuk memahami permasalahan, merencanakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka pemecahan masalah tersebut, mendapatkan data-data, mengklasifikasikan data, menganalisis selanjutnya menghasilkan opini nilai. Tahapan - tahapan tersebut adalah sebagai berikut : 1. Identifikasi permasalahan 2. Analisis Pendahuluan 3. Inspeksi lapangan 4. Pengumpulan data dan analisis 5. Penerapan Metoda penilaian 6. Kesimpulan Nilai dan Laporan Penilaian I.19 PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN YANG DIGUNAKAN Pendekatan dan metode penilaian serta prosedur penilaian yang digunakan sesuai dengan dengan Standar Penilaian Indonesia (SPI) dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 28/POJK.04/2021, tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal. ___________________________________________________________________ EXECUTIVE SUMMARY PT BUNDAMEDIK Tbk I-7
Page 79
Terdapat beberapa metode yang lazim digunakan dalam penilaian suatu aset yaitu Pendekatan Pasar, Pendekatan Pendapatan dan Pendekatan Biaya. Prinsipnya semua metode dapat diaplikasikan terhadap semua jenis aset, tetapi pada kenyataannya ada beberapa metode yang kurang sesuai atau terpaksa tidak dapat digunakan sehubungan dengan data-data yang disyaratkan oleh metode bersangkutan tidak terpenuhi atau lebih disebabkan oleh tujuan dari pada penilaian itu sendiri. Berdasarkan profil objek penilaian, aset yang dinilai dimiliki oleh PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk. Berdasarkan jenis dan karakteristik aset, maka jenis aset dapat digolongkan sebagai penilaian unit properti. Aset yang dinilai merupakan Aset Non Operasional PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk. Sesuai dengan jenis dan karakteristik objek penilaian tersebut dan dengan mempertimbangkan jenis Objek Penilaian, Tujuan Penilaian dan Pendekatan Penilaian yang dapat digunakan serta memperhatikan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 28/POJK.04/2021, maka dalam penilaian ini untuk menentukan Nilai Sewa Pasar digunakan pendekatan penilaian dapatdijelaskan sebagai berikut : - Ruang Kantor Objek penilaian berupa ruang kantor dilakukan penilaian dengan menggunakan Pendekatan Pasar dengan Metode Perbandingan Data Pasar. Pendekatan Pendapatan hampir tidak memungkinkan dalam penilaian ruang kantor karena termasuk penilaian unit properti. Pendekatan biaya tidak bisa diterapkan dalam proses penilaian unit properti ini yang dinilai hanya sebagian. Pemilihan pendekatan dalam penilaian sangat tergantung dari jenis objek yang dinilai dan ketersediaan data di lapangan. Sesuai maksud dan tujuan penilaian, dasar nilai, jenis dan karakteristik objek penilaian serta ketersediaan data pasar di lapangan, maka pendekatan penilaian berbasis pasar untuk real properti menurut KEPI & SPI Edisi VII Tahun 2018 (KPUP) dalam penilaian ini pendekatan yang digunakan adalah : - Pendekatan Pasar Pendekatan Pasar menghasilkan indikasi nilai dengan cara membandingkan aset yang dinilai dengan aset yang identik atau sebanding, dimana informasi harga transaksi atau penawaran tersedia. (SPI 2018 - KPUP 15.1) ___________________________________________________________________ EXECUTIVE SUMMARY PT BUNDAMEDIK Tbk I-8
Page 80
Dalam Pendekatan Pasar, langkah pertama adalah mempertimbangkan harga yang baru
terjadi di pasar dari transaksi aset yang identik atau sebanding. Jika transaksi terakhir yang
telah terjadi hanya sedikit, dapat dipertimbangkan dengan menggunakan harga yang
ditawarkan (untuk dijual) atau yang terdaftar (listed ) dari aset yang identik atau sebanding,
relevansinya dengan informasi ini perlu diketahui secara jelas dan dengan seksama
dianalisis. Dalam hal ini perlu dilakukan penyesuaian atas informasi harga transaksi atau
penawaran apabila terdapat perbedaan dengan transaksi yang sebenarnya, sesuai dengan
Dasar Nilai dan asumsi yang akan digunakan dalam penilaian. Perbedaan dapat juga
meliputi karakteristik hukum, ekonomi atau fisik dari aset yang ditransaksikan dan yang
dinilai. (SPI 2018 - KPUP 15.2)
Metode yang termasuk dalam Pendekatan Pasar meliputi :
a. Metode Perbandingan data Pasar V
P
alue
r op
of
er ty
b. Metode Pembanding Perdagangan Tercatat di Bursa (Guideline Publicy traded
Comporable Method )
c. Pertimbangan lainnya dalam Pendekatan Pasar
Maka sesuai dengan KEPI & SPI Edisi VII Tahun 2018 – SPI 106 dalam penilaian ini
digunakan Pendekatan sebagai berikut :
PENDEKATAN METODE YANG DIGUNAKAN
- Pendekatan Pasar - Perbandingan Data Pasar
___________________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY PT BUNDAMEDIK Tbk I-9
Page 81
I.20 KESIMPULAN PENILAIAN
Laporan Penilaian ini disusun dan dikeluarkan berdasarkan beberapa asumsi atas semua
dokumen, pernyataan dan keterangan baik lisan maupun tulisan, berikut dokumen dalam
bentuk fotokopi, turunan dan/atau salinan yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang
dari pihak pemberi tugas atau pihak ketiga kepada kami untuk tujuan pekerjaan penilaian
ini adalah benar, akurat, lengkap, dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, serta
didukung oleh kemampuan, keahlian, data-data statistik dan data lainnya yang
berhubungan dengan laporan penilaian ini yang kami miliki. Oleh sebab itu kami tidak
bertanggung jawab jika data/ informasi tersebut yang diberikan kepada kami tidak sesuai
dengan keadaan yang sebenarnya, sehingga hasil penilaian yang dihasilkan menjadi tidak
valid/ tidak akurat dan oleh karenanya harus dilakukan penilaian ulang.
Penilaian ini bergantung pada hal-hal sebagai berikut :
1. Menghasilkan laporan penilaian properti yang bersifat non-disclaimer opinion.
2. Mencerminkan bahwa penilai properti telah melakukan penelaahan atas dokumen -
dokumen yang digunakan dalam proses penilaian.
3. Mencerminkan bahwa data dan informasi yang diperoleh bersumber dari atau
divalidasi oleh Asosiasi Profesi Penilai.
4. Menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
pencapaiannya (fiduciary duty).
5. Mencerminkan bahwa penilai properti bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian
dan kewajaran proyeksi keuangan.
Berdasarkan Standar Penilaian Indonesia (SPI), dan dengan mempertimbangkan seluruh
informasi yang relevan serta mengamati kondisi pasar makro perekonomian Indonesia yang
ada, maka kami berpendapat sesuai dengan asumsi-asumsi, metode penilaian, syarat-syarat
dan/atau pembatasan-pembatasan tertentu, serta kami mengasumsikan bahwa semua data
dan informasi yang kami terima adalah benar dan akurat. Setelah memperhatikan berbagai
faktor yang berhubungan dengan penilaian ini, maka kami berpendapat bahwa Nilai Aset
ini pada tanggal penilaian adalah :
Nilai Sewa Pasar per meter persegi per bulan :
Rp 131.800,-
(SERATUS TIGA PULUH SATU RIBU DELAPAN RATUS RUPIAH)
Service Charge per meter persegi per bulan :
Rp 50.320,-
(LIMA PULUH RIBU TIGA RATUS DUA PULUH RUPIAH)
___________________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY PT BUNDAMEDIK Tbk I-10
Names mentioned 58 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki dan Rekan
p.2 ×4
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki
p.2 ×7
unresolved
org
PT Bunda Investama Indonesia. Rencana Transaksi
p.2
unresolved
org
KJPP Herman Meirizki dan Rekan
p.2 ×9
unresolved
org
KJPP Herman Meirizki
p.2 ×11
unresolved
org
Indonesia. KJPP Herman Meirizki dan Rekan
p.2 ×2
unresolved
org
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
p.2 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.2 ×2
unresolved
org
Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk
p.2 ×2
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan
p.4 ×5
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang
p.4 ×5
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Tanudiredja
p.15 ×3
unresolved
org
Rintis & Rekan
p.15 ×3
unresolved
person
Adlan Yulizar
p.17
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.17
unresolved
person
Jose Dima Satria
p.17
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.17
unresolved
org
PT Bunda Investama Indonesia. Susunan Pengurus
p.17
unresolved
person
Martinef
p.18
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.18 ×2
unresolved
person
Rahayu Ningsih
p.18
unresolved
org
Bank Mandiri Nomor Rekening
p.21
unresolved
org
PT Diagnos Laboratorium Utama Pembayaran
p.21
unresolved
org
Bank Sentral Amerika Serikat
p.22
unresolved
org
Bank Indonesia
p.22 ×9
unresolved
org
Menteri Kesehatan Republik Indonesia
p.24
unresolved
org
Kementerian Kesehatan
p.25 ×2
unresolved
org
Kementerian Lain
p.25
unresolved
—
Ringk
· Penilai
p.46
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.47 ×4
unresolved
org
Persekutuan Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki & Rekan
p.63 ×2
unresolved
org
Persekutuan Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki dan Rekan
p.63 ×4
unresolved
person
Susi Meirizki
p.70
unresolved
person
Fitriyana Sari Raharja
p.70
unresolved
person
Nanda
p.75 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.500
4497 ms
12 Sep 2026 23:01
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': 'Kualifikasi Profesional Tanda Tangan',
'assets': [{'area_sqm': None,
'category': 'OTHER',
'description': 'sebesar 7,5% sesuai POJK 35/2020 Pasal 48.b.'}],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'CONFLICT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': 'sebesar 7,5% sesuai POJK 35/2020 Pasal 48.b.',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': '2023-12-31',
'value': '20'}