Skip to content
Back to announcement

20240628_BMHS_Laporan Informasi dan Fakta Material_31677132_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review BMHS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 81

Page 1
      LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
            PT BUNDAMEDIK TBK
 No. 00005/2.0120-04/BS/10/0627/1/VI/2024
            Tanggal: 26 Juni 2024

Tanggal Pendapat Kewajaran 31 Desember 2023
Page 2
                                                                                                Kantor Cabang Jakarta Selatan
                                                                                           The AKKAS Commercial Building, Lt.2
                                                            Jl. T.B. Simatupang No.23 Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan
                                                                      Telp. : +62 21 78343013 | Wilayah Kerja Seluruh Indonesia


No. Laporan: 00005/2.0120-04/BS/10/0627/1/VI/2024                                    Jakarta, 26 Juni 2024

Kepada Yth.
PT Bundamedik Tbk
Jl. Teuku Cik Ditiro No. 28
Menteng, Jakarta Pusat

Perihal     :   Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk

Sesuai penugasan dari PT Bundamedik Tbk kepada Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki dan
Rekan (”HMR” atau ”Penilai” atau ”kami”) untuk keperluan Pendapat Kewajaran atas rencana transaksi
sewa ruang kantor di Gedung Diagnos Tower yang dimiliki PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (“DGNS”)
oleh PT Bundamedik Tbk (”Perseroan”) sebagaimana tertuang dalam Surat Penawaran No.
036/SP/HMR-JKSL/B/VI/2024 tanggal 12 Juni 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.
Perseroan dan DGNS terafiliasi berdasarkan hubungan kepemilikan saham dengan sebesar 41,20%
saham DGNS dimiliki oleh Perseroan serta terafiliasi berdasarkan jabatan kepengurusan. Saham
Perseroan dan DGNS baik secara langsung dan tidak langsung dimiliki oleh pengendali yang sama yaitu
PT Bunda Investama Indonesia. Rencana Transaksi masuk dalam transaksi yang diatur dalam POJK
42/POJK.04/2020 terkait Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan dan tidak termasuk ke
dalam transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material
dan Perubahan Kegiatan Usaha. Kami telah melakukan pendapat kewajaran secara independen dengan
tanggal pendapat kewajaran 31 Desember 2023.

Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi
Rencana Transaksi dilakukan dikarenakan lokasi yang berdekatan dengan anak usaha Perseroan
sehingga mampu memudahkan koordinasi antar tim yang dimiliki Perseroan dengan tim DGNS dan harga
sewa yang kompetitif.

Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Pemberi tugas dan pengguna laporan pendapat kewajaran ini adalah:
Nama               : PT Bundamedik Tbk
Bidang Usaha       : Aktivitas Rumah Sakit Swasta
Alamat             : Jl. Teuku Cik Ditiro No. 28 Menteng, Jakarta Pusat
Telepon dan Faks. : 021-3192 3344/021-3190 5915
E-mail             : corsec@bmhs.co.id

Status Penilai
Penilai Publik Willyams merupakan Penilai Publik dengan Nomor Izin B-1.22.00627 sebagai Rekan di
KJPP Herman Meirizki dan Rekan dengan Nomor Izin Usaha 2.14.0120, domisili Kota Jakarta Selatan
dengan wilayah kerja di seluruh Indonesia. KJPP Herman Meirizki dan Rekan merupakan KJPP resmi yang
telah mendapatkan izin dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri
Keuangan No. 66/KM.1/2014 tanggal 10 Februari 2014. Kami juga telah terdaftar sebagai kantor jasa
profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah terdaftar sebagai Profesi
Penunjang Pasar Modal (Penilai Bisnis) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal
Nomor STTD.PB‐57/PM.02/2023 serta terdaftar sebagai Penilai Bisnis di Industri Keuangan Non-Bank



                                                         Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | i
Page 3
(IKNB) Nomor 296/PD.021/STTD-P/2023. Penugasan dilakukan sesuai dengan Standar Penilaian
Indonesia (SPI) Edisi VII-2018 serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020 tentang
Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK 35/2020”), Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK
17/2020”), dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”).

Kami menggunakan bantuan tenaga ahli yaitu Penilai Publik bidang Properti dari KJPP Herman Meirizki
dan Rekan yaitu Susi Meirizki dengan Nomor Izin P-1.13.00374 dan terdaftar sebagai Profesi Penunjang
Pasar Modal (Penilai Properti) dengan Nomor STTD.PP-08/PJ-1/PM.02/2023 untuk melakukan penilaian
nilai sewa pasar atas ruang kantor yang menjadi objek pendapat kewajaran.

Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini kami telah bertindak secara independen, tidak
ada benturan kepentingan, dan tidak terafiliasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana
Transaksi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan
penugasan ini. Laporan pendapat kewajaran ini juga tidak ditujukan untuk memberikan keuntungan atau
kerugian pada pihak manapun. Biaya jasa tidak mempengaruhi opini pendapat kewajaran yang terdapat
dalam laporan ini.

Objek Pendapat Kewajaran
Objek pendapat kewajaran adalah rencana transaksi sewa ruang kantor seluas 680m2 di Gedung
Diagnos Tower yang terletak di terletak di Jalan Teuku Cik Ditiro No. 11 Menteng Jakarta Pusat, antara PT
Bundamedik Tbk sebagai penyewa dan PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk sebagai yang menyewakan
(selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”).

Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran
Maksud dan tujuan pendapat kewajaran ini adalah untuk memberikan opini kewajaran atas Rencana
Transaksi. Laporan pendapat kewajaran ini dipergunakan sebagai salah satu dokumen pendukung
penyampaian keterbukaan informasi yang akan dilakukan Perseroan sebagaimana diatur dalam POJK
42/2020.

Tanggal Pendapat Kewajaran
Tanggal pendapat kewajaran dalam laporan pendapat kewajaran ini adalah per tanggal 31 Desember
2023.

Ruang Lingkup Penugasan
Ruang lingkup penugasan meliputi:
 Pengumpulan data dan wawancara sehubungan dengan Rencana Transaksi;
 Analisis transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis inkremental, dan analisis atas kewajaran
  transaksi;
 Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan;
 Penulisan laporan pendapat kewajaran.




                                                             Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | ii
Page 4
Para Pihak yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
1. Perseroan sebagai pihak penyewa;
2. DGNS sebagai pihak yang menyewakan ruang kantor.

Materialitas atas Rencana Transaksi
Jumlah ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan audit konsolidasi per 31 Desember 2023 oleh
Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan No. 00047/3.0423/AU.1/10/1042-
3/1/III/2024 tanggal 27 Maret 2024 tercatat sebesar Rp1.800,04 miliar sedangkan total biaya sewa dan
service charge selama masa sewa 9 (sembilan) tahun dalam Rencana Transaksi adalah sebesar Rp
13.102.898.633 sehingga nilai Rencana Transaksi ekuivalen dengan 0,73% ekuitas Perseroan per 31
Desember 2023. Dengan demikian Rencana Transaksi ini tidak termasuk transaksi material
sebagaimana dimaksud dalam POJK 17/2020.

Asumsi dan Kondisi Pembatas
Tanpa mengurangi tanggung jawab kami sebagai Penilai, Pendapat Kewajaran ini dibatasi oleh asumsi
dan kondisi pembatas sebagai berikut:
 Laporan pendapat kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion;
 Proyeksi laporan keuangan berasal dari manajemen Perseroan dan telah disesuaikan untuk
    mencerminkan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty);
 Kami bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran dan opini dalam laporan pendapat
    kewajaran;
 HMR mengasumsikan bahwa setelah tanggal diterbitkannya laporan pendapat kewajaran ini tidak
    terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap Rencana Transaksi;
 Dalam melakukan analisis, HMR bergantung pada data-data dari pihak manajemen atau pemberi
    tugas baik dari data keuangan, legalitas, informasi dalam draft perjanjian terkait Rencana Transaksi,
    dan sebagainya;
 HMR telah melakukan penelaahan yang diperlukan atas data-data yang diterima dari pihak
    manajemen untuk analisis Rencana Transaksi ini. Kebenaran, keandalan, dan keakuratan atas data-
    data tersebut adalah tanggung jawab pihak manajemen;
 Setiap perubahan atas data dan informasi yang baru diketahui setelah tanggal laporan pendapat
    kewajaran yang dapat mempengaruhi hasil pendapat kewajaran secara material bukan merupakan
    tanggung jawab kami. Jika terdapat fakta atau informasi lainnya yang baru diketahui setelah
    diterbitkannya laporan pendapat kewajaran yang dapat mempengaruhi hasil pendapat kewajaran
    secara material, maka Penilai tidak bertanggungjawab untuk memperbarui hasil pendapat
    kewajaran ini dikemudian hari;
 Pendapat kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
    dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah pada tanggal pendapat kewajaran ini;
 Pendapat kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan. Penggunaan sebagian dari analisis
    dan informasi, tanpa mempertimbangkan isi pendapat kewajaran ini secara keseluruhan dapat
    menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat kewajaran ini;




                                                           Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | iii
Page 5
   Dalam melakukan analisis terhadap industri terkait dengan kegiatan usaha Perseroan, kami telah
    menggunakan data dari sumber-sumber eksternal yang menurut pertimbangan kami dapat
    dipercaya;
   Data keuangan historis Perseroan kami peroleh dari laporan keuangan yang telah diaudit oleh
    Akuntan Publik Independen yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, oleh karena itu kami tidak
    melakukan konfirmasi dan verifikasi atas kebenaran data yang disajikan pada laporan keuangan
    tersebut;
   Kami tidak melakukan due diligence atas aspek hukum dan perpajakan Perseroan ataupun
    implikasinya atas dilakukannya Rencana Transaksi;
   Proyeksi keuangan beserta asumsi perhitungannya kami peroleh dari pemberi tugas, dan telah
    dilakukan beberapa penyesuaian sesuai dengan kebutuhan pemberian pendapat kewajaran;
   Laporan pendapat kewajaran ini terbuka untuk publik kecuali untuk informasi yang bersifat rahasia
    yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan;
   Pekerjaan kami tidak dapat ditafsirkan atau dimaksudkan sebagai suatu penelaahan audit atau
    pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu dan juga tidak dimaksudkan untuk mengungkapkan
    kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan, atau penyimpangan dalam laporan keuangan,
    dan/atau pelanggaran hukum.

Pendekatan dan Prosedur Pekerjaan
Dalam menganalisis kewajaran Rencana Transaksi, kami melakukan prosedur analisis sebagai berikut:
1. Analisis transaksi;
2. Analisis kualitatif dan kuantitatif;
3. Analisis kewajaran transaksi;
4. Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan.

Subsequent Event
Subsequent event yang terjadi diantara tanggal pendapat kewajaran dan tanggal penerbitan laporan
pendapat kewajaran yaitu terdapat perubahan susunan Direksi dan Komisaris Perseroan setelah 31
Desember 2023.

Publikasi atas Laporan Pendapat Kewajaran
Laporan pendapat kewajaran ini terbuka untuk publik, kecuali untuk informasi yang bersifat rahasia yang
dapat mempengaruhi operasional Perseroan. Publikasi ataupun penggunaan laporan pendapat
kewajaran ditujukan hanya untuk maksud dan tujuan pendapat kewajaran yang dinyatakan dalam
laporan ini. Laporan pendapat kewajaran hanya untuk digunakan oleh pengguna laporan yang dinyatakan
dalam laporan. HMR tidak bertanggung jawab atas tuntutan baik saat ini ataupun di masa depan terkait
dengan penyalahgunaan ataupun penggunaan sebagian atau keseluruhan informasi dalam laporan
pendapat kewajaran ini oleh pihak selain dari pengguna laporan dan untuk tujuan selain yang telah
dinyatakan dalam laporan pendapat kewajaran ini.




                                                          Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | iv
Page 6

          
Page 7

          
Page 8
DAFTAR ISI

PERNYATAAN PROFESIONAL PENILAI ................................................................................................ vi
DAFTAR ISI ....................................................................................................................................... vii
DAFTAR TABEL .................................................................................................................................. ix
DAFTAR GAMBAR ............................................................................................................................... x
DAFTAR GRAFIK ................................................................................................................................ xi
1. PENDAHULUAN.......................................................................................................................... 1
    1.1. Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan............................................................ 1
    1.2. Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi ................................................................. 1
    1.3. Status Penilai .................................................................................................................. 1
    1.4. Independensi Penilai ....................................................................................................... 1
    1.5. Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran ......................................................................... 2
    1.6. Objek Pendapat Kewajaran .............................................................................................. 2
    1.7. Tanggal Pendapat Kewajaran ........................................................................................... 2
    1.8. Ruang Lingkup Penugasan ............................................................................................... 2
    1.9. Asumsi dan Kondisi Pembatas ......................................................................................... 2
    1.10. Pendekatan dan Prosedur Penilaian ................................................................................. 3
    1.11. Sumber Data dan Informasi ............................................................................................. 3
    1.12. Subsequent Event ........................................................................................................... 4
    1.13. Publikasi atas Laporan Pendapat Kewajaran..................................................................... 4
2. ANALISIS RENCANA TRANSAKSI.................................................................................................. 5
    2.1. Identifikasi Pihak-Pihak yang Bertransaksi ........................................................................ 5
    2.2. Hubungan Pihak-Pihak yang Bertransaksi ......................................................................... 7
    2.3. Materialitas Rencana Transaksi........................................................................................ 8
    2.4. Perjanjian dan Persyaratan Yang Disepakati Dalam Rencana Transaksi ............................. 8
    2.4.1. Para Pihak Yang Bertransaksi .......................................................................................... 9
    2.4.2. Objek Rencana Transaksi................................................................................................ 9
    2.4.3. Masa Sewa ..................................................................................................................... 9
    2.4.4. Biaya Sewa dan Service Charge ....................................................................................... 9
    2.4.5. Pembayaran Biaya Sewa dan Service Charge ................................................................... 9
    2.5. Penilaian Atas Risiko dan Manfaat dari Rencana Transaksi ................................................ 9
    2.5.1. Manfaat Rencana Transaksi ............................................................................................ 9
    2.5.2. Risiko Rencana Transaksi ............................................................................................... 9
3. ANALISIS KUALITATIF ................................................................................................................ 10
    3.1. Tinjauan Ekonomi .......................................................................................................... 10
    3.1.1. Indeks Harga Saham Gabungan .................................................................................... 10
    3.1.2. Nilai Tukar Rupiah ........................................................................................................ 11
    3.1.3. Suku Bunga .................................................................................................................. 11
    3.1.4. Inflasi ........................................................................................................................ 11
    3.2. Analisis Industri dan Lingkungan .................................................................................... 12
    3.2.1. Jumlah Rumah Sakit di Indonesia ................................................................................... 12
    3.2.2. Rasio Penduduk Terhadap Tempat Tidur Rumah Sakit ..................................................... 14
    3.3. Analisis Operasional dan Prospek Perseroan .................................................................. 14



                                                                                    Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | vii
Page 9
     3.4. Analisis SWOT ............................................................................................................... 15
     3.5. Pertimbangan dan Alasan dilakukannya Rencana Transaksi ............................................ 16
     3.6. Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif ........................................................... 16
4. ANALISIS KUANTITATIF ............................................................................................................. 17
     4.1. Potensi Pendapatan, Aset, Kewajiban, dan Kondisi Keuangan Perseroan ......................... 17
     4.1.1. Laporan Posisi Keuangan Historis ................................................................................. 17
     4.1.2. Laporan Laba Rugi Historis ........................................................................................... 19
     4.1.3. Laporan Arus Kas Historis ............................................................................................. 20
     4.1.4. Analisis Rasio Keuangan Historis .................................................................................. 21
     4.1.5. Penilaian Atas Proyeksi Laporan Keuangan .................................................................... 22
     4.1.6. Analisis Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi ..................................... 27
     4.1.7. Analisis Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi ..................................... 30
     4.2. Hasil Penilaian Penilai Independen ................................................................................ 30
     4.3. Analisis Inkremental ...................................................................................................... 31
     4.3.1. Biaya atau Pendapatan yang Relevan ............................................................................. 32
     4.3.2. Informasi Non Keuangan yang Relevan ........................................................................... 32
     4.3.3. Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perseroan .......................................................... 32
5. KESIMPULAN ............................................................................................................................. 33
     5.1. Analisis atas Kewajaran Rencana Transaksi .................................................................... 33
     5.2. Opini Pendapat Kewajaran ............................................................................................. 33
6. LAMPIRAN .................................................................................................................................... 34
7. REFERENSI................................................................................................................................... 35




                                                                                 Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | viii
Page 10
DAFTAR TABEL

Tabel 1. Pemegang Saham Perseroan ................................................................................................. 6
Tabel 2. Pemegang Saham DGNS........................................................................................................ 7
Tabel 3. Kinerja Operasional per Segmen Usaha ................................................................................ 14
Tabel 4. Laporan Posisi Keuangan ..................................................................................................... 17
Tabel 5. Laporan Laba Rugi ............................................................................................................... 19
Tabel 6. Laporan Arus Kas................................................................................................................. 20
Tabel 7. Analisis Rasio Keuangan ...................................................................................................... 21
Tabel 8. Proyeksi Laporan Laba Rugi Tanpa Rencana Transaksi .......................................................... 22
Tabel 9. Proyeksi Laporan Laba Rugi Dengan Rencana Transaksi ........................................................ 22
Tabel 10. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi .............................................. 24
Tabel 11. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi ............................................ 26
Tabel 12. Analisis Rasio Keuangan Dengan Rencana Transaksi .......................................................... 28
Tabel 13. Analisis Rasio Keuangan Tanpa Rencana Transaksi ............................................................. 28
Tabel 14. Proforma Laporan Posisi Keuangan .................................................................................... 30
Tabel 15. Analisis Inkremental .......................................................................................................... 31
Tabel 16. Analisis Biaya dan Pendapatan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi ................................ 32




                                                                               Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | ix
Page 11
DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Hubungan Kepemilikan Saham Perseroan dan DGNS ........................................................... 8
Gambar 2. Alur Transaksi ........................................................................................................................ 8




                                                                                   Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | x
Page 12
DAFTAR GRAFIK

Grafik 1. IHSG Tahun Desember 2018- Juni 2023 ............................................................................... 10
Grafik 2. Pergerakan Kurs Tengah BI USD-IDR 2018- Juni 2023 ........................................................... 11
Grafik 3. Inflasi Periode Desember 2018- Juni 2023 ........................................................................... 12
Grafik 4. Harga Batu Bara Acuan Indonesia (Juni-Juli 2023) ................................................................ 13




                                                                         Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | xi
Page 13
1. PENDAHULUAN

1.1. Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Pemberi tugas dan pengguna laporan pendapat kewajaran ini adalah:
Nama                : PT Bundamedik Tbk
Bidang Usaha        : Aktivitas Rumah Sakit Swasta
Alamat              : Jl. Teuku Cik Ditiro No. 28 Menteng, Jakarta Pusat
Telepon dan Faks. : 021-3192 3344/021-3190 5915
E-mail              : corsec@bmhs.co.id

1.2. Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi
Rencana Transaksi dilakukan dikarenakan lokasi yang berdekatan dengan anak usaha Perseroan
sehingga mampu memudahkan koordinasi antar tim yang dimiliki Perseroan dengan tim DGNS dan harga
sewa yang kompetitif.

1.3. Status Penilai
Penilai Publik Willyams merupakan Penilai Publik dengan Nomor Izin B-1.22.00627 sebagai Rekan di
KJPP Herman Meirizki dan Rekan dengan Nomor Izin Usaha 2.14.0120, domisili Kota Jakarta Selatan
dengan wilayah kerja di seluruh Indonesia. KJPP Herman Meirizki dan Rekan merupakan KJPP resmi yang
telah mendapatkan izin dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri
Keuangan No. 66/KM.1/2014 tanggal 10 Februari 2014. Kami juga telah terdaftar sebagai kantor jasa
profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah terdaftar sebagai Profesi
Penunjang Pasar Modal (Penilai Bisnis) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal
Nomor STTD.PB‐57/PM.02/2023 serta terdaftar sebagai Penilai Bisnis di Industri Keuangan Non-Bank
(IKNB) Nomor 296/PD.021/STTD-P/2023. Penugasan dilakukan sesuai dengan Standar Penilaian
Indonesia (SPI) Edisi VII-2018 serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020 tentang
Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK 35/2020”), Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK
17/2020”), dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”).

Kami menggunakan bantuan tenaga ahli yaitu Penilai Publik bidang Properti dari KJPP Herman Meirizki
dan Rekan yaitu Susi Meirizki dengan Nomor Izin P-1.13.00374 dan terdaftar sebagai Profesi Penunjang
Pasar Modal (Penilai Properti) dengan Nomor STTD.PP-08/PJ-1/PM.02/2023 untuk melakukan penilaian
nilai sewa pasar atas ruang kantor yang menjadi objek pendapat kewajaran.

1.4. Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini kami telah bertindak secara independen, tidak
ada benturan kepentingan, dan tidak terafiliasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana
Transaksi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan
penugasan ini. Laporan pendapat kewajaran ini juga tidak ditujukan untuk memberikan keuntungan atau
kerugian pada pihak manapun. Biaya jasa tidak mempengaruhi opini pendapat kewajaran yang terdapat
dalam laporan ini.




                                                         Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 1
Page 14
1.5. Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran
Maksud dan tujuan pendapat kewajaran ini adalah untuk memberikan opini kewajaran atas Rencana
Transaksi. Laporan pendapat kewajaran ini dipergunakan sebagai salah satu dokumen pendukung
penyampaian keterbukaan informasi yang akan dilakukan Perseroan sebagaimana diatur dalam POJK
42/2020.

1.6. Objek Pendapat Kewajaran
Objek pendapat kewajaran adalah rencana transaksi sewa ruang kantor seluas 680m2 di Gedung
Diagnos Tower yang terletak di terletak di Jalan Teuku Cik Ditiro No. 11 Menteng Jakarta Pusat, antara PT
Bundamedik Tbk sebagai penyewa dan PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk sebagai yang menyewakan
(selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”).

1.7. Tanggal Pendapat Kewajaran
Tanggal pendapat kewajaran dalam laporan pendapat kewajaran ini adalah per tanggal 31 Desember
2023.

1.8. Ruang Lingkup Penugasan
Ruang lingkup penugasan meliputi:
 Pengumpulan data dan wawancara sehubungan dengan Rencana Transaksi;
 Analisis transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis inkremental, dan analisis atas kewajaran
   transaksi;
 Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan;
 Penulisan laporan pendapat kewajaran.

1.9. Asumsi dan Kondisi Pembatas
Tanpa mengurangi tanggung jawab kami sebagai Penilai, Pendapat Kewajaran ini dibatasi oleh asumsi
dan kondisi pembatas sebagai berikut:
 Laporan pendapat kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion;
 Proyeksi laporan keuangan berasal dari manajemen Perseroan dan telah disesuaikan untuk
    mencerminkan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty);
 Kami bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran dan opini dalam laporan pendapat
    kewajaran;
 HMR mengasumsikan bahwa setelah tanggal diterbitkannya laporan pendapat kewajaran ini tidak
    terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap Rencana Transaksi;
 Dalam melakukan analisis, HMR bergantung pada data-data dari pihak manajemen atau pemberi
    tugas baik dari data keuangan, legalitas, informasi dalam draft perjanjian terkait Rencana Transaksi,
    dan sebagainya;
 HMR telah melakukan penelaahan yang diperlukan atas data-data yang diterima dari pihak
    manajemen untuk analisis Rencana Transaksi ini. Kebenaran, keandalan, dan keakuratan atas data-
    data tersebut adalah tanggung jawab pihak manajemen;
 Setiap perubahan atas data dan informasi yang baru diketahui setelah tanggal laporan pendapat
    kewajaran yang dapat mempengaruhi hasil pendapat kewajaran secara material bukan merupakan
    tanggung jawab kami. Jika terdapat fakta atau informasi lainnya yang baru diketahui setelah
    diterbitkannya laporan pendapat kewajaran yang dapat mempengaruhi hasil pendapat kewajaran




                                                             Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 2
Page 15
    secara material, maka Penilai tidak bertanggung jawab untuk memperbarui hasil pendapat
    kewajaran ini dikemudian hari;
   Pendapat kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
    dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah pada tanggal pendapat kewajaran ini;
   Pendapat kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan. Penggunaan sebagian dari analisis
    dan informasi, tanpa mempertimbangkan isi pendapat kewajaran ini secara keseluruhan dapat
    menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat kewajaran ini;
   Dalam melakukan analisis terhadap industri terkait dengan kegiatan usaha Perseroan, kami telah
    menggunakan data dari sumber-sumber eksternal yang menurut pertimbangan kami dapat
    dipercaya;
   Data keuangan historis Perseroan kami peroleh dari laporan keuangan yang telah diaudit oleh
    Akuntan Publik Independen yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, oleh karena itu kami tidak
    melakukan konfirmasi dan verifikasi atas kebenaran data yang disajikan pada laporan keuangan
    tersebut;
   Kami tidak melakukan due diligence atas aspek hukum dan perpajakan Perseroan ataupun
    implikasinya atas dilakukannya Rencana Transaksi;
   Proyeksi keuangan beserta asumsi perhitungannya kami peroleh dari pemberi tugas, dan telah
    dilakukan beberapa penyesuaian sesuai dengan kebutuhan pemberian pendapat kewajaran;
   Laporan pendapat kewajaran ini terbuka untuk publik kecuali untuk informasi yang bersifat rahasia
    yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan;
   Pekerjaan kami tidak dapat ditafsirkan atau dimaksudkan sebagai suatu penelaahan audit atau
    pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu dan juga tidak dimaksudkan untuk mengungkapkan
    kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan, atau penyimpangan dalam laporan keuangan,
    dan/atau pelanggaran hukum.

1.10. Pendekatan dan Prosedur Penilaian
Dalam menganalisis kewajaran Rencana Transaksi, kami melakukan prosedur analisis sebagai berikut:
1. Analisis transaksi;
2. Analisis kualitatif dan kuantitatif;
3. Analisis atas kewajaran transaksi;
4. Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan.

1.11. Sumber Data dan Informasi
Dalam memberikan pendapat kewajaran ini kami menggunakan data dan informasi berikut:
1. Laporan keuangan audit konsolidasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
     Desember 2019 oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan Nomor
     00077/3.0423/AU.1/10/1042-1/1/V/2021 tanggal 3 Mei 2021 dengan pendapat wajar tanpa
     pengecualian;
2. Laporan keuangan audit konsolidasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
     Desember 2020 oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan Nomor
     00077/3.0423/AU.1/10/1042-1/1/V/2021 tanggal 3 Mei 2021 dengan pendapat wajar tanpa
     pengecualian;
3. Laporan keuangan audit konsolidasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
     Desember 2021 oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan Nomor




                                                         Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 3
Page 16
    00037/3.0423/AU.1/10/1042-2/1/IV/2022 tanggal 1 April 2022 dengan pendapat wajar tanpa
    pengecualian;
4. Laporan keuangan audit konsolidasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
    Desember 2022 oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan No.
    00034/3.0423/AU.1/10/1836-1/1/III/2023 tanggal 30 Maret 2023 dengan pendapat wajar tanpa
    pengecualian;
5. Laporan keuangan audit konsolidasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
    Desember 2023 oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan No.
    00047/3.0423/AU.1/10/1042-3/1/III/2024 tanggal 27 Maret 2024 dengan pendapat wajar tanpa
    pengecualian;
6. Proyeksi keuangan Perseroan tahun 2024-2033 tanpa dan dengan Rencana Transaksi, yang disusun
    oleh manajemen Perseroan;
7. Proforma laporan keuangan Perseroan sesudah dilakukannya transaksi dan penjelasan atas
    proforma laporan keuangan per 31 Desember 2023;
8. Laporan penilaian aset oleh KJPP Herman Meirizki dan Rekan dengan Nomor 00665/2.0120-
    00/PI/10/0374/1/VI/2024 tanggal 25 Juni 2024;
9. Salinan draft perjanjian sewa antara Perseroan dan DGNS;
10. Legalitas lainnya yang terkait dengan Perseroan;
11. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan mengenai alasan, latar belakang, dan hal-
    hal lainnya terkait dengan Rencana Transaksi;
12. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan dan pihak-pihak lain yang relevan.

1.12. Subsequent Event
Subsequent event yang terjadi diantara tanggal pendapat kewajaran dan tanggal penerbitan laporan
pendapat kewajaran yaitu terdapat perubahan susunan Direksi dan Komisaris Perseroan setelah 31
Desember 2023.

1.13. Publikasi atas Laporan Pendapat Kewajaran
Laporan pendapat kewajaran ini terbuka untuk publik, kecuali untuk informasi yang bersifat rahasia yang
dapat mempengaruhi operasional Perseroan. Publikasi ataupun penggunaan laporan pendapat
kewajaran ditujukan hanya untuk maksud dan tujuan pendapat kewajaran yang dinyatakan dalam
laporan ini. Laporan pendapat kewajaran hanya untuk digunakan oleh pengguna laporan yang dinyatakan
dalam laporan. HMR tidak bertanggung jawab atas tuntutan baik saat ini ataupun di masa depan terkait
dengan penyalahgunaan ataupun penggunaan sebagian atau keseluruhan informasi dalam laporan
pendapat kewajaran ini oleh pihak selain dari pengguna laporan dan untuk tujuan selain yang telah
dinyatakan dalam laporan pendapat kewajaran ini.




                                                          Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 4
Page 17
2.   ANALISIS RENCANA TRANSAKSI

2.1. Identifikasi Pihak-Pihak yang Bertransaksi
2.1.1. PT Bundamedik Tbk (”Perseroan”)
Gambaran Umum
PT Bundamedik Tbk (“Perseroan”) didirikan pada tanggal 13 April 1978 berdasarkan Akta No. 21 dari
Notaris Adlan Yulizar, S.H.. Akta pendirian tersebut telah mendapatkan pengesahan dari Menteri
Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. Y.A.5/160/18 tanggal 28 September 1978.
Anggaran Dasar Perseroan mengalami perubahan terakhir dengan Akta No. 71 tanggal 7 Desember 2023
dari Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, mengenai perubahan susunan Dewan Komisaris
dan Dewan Direksi. Perubahan Akta tersebut telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi
Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Penerimaan
Pemberitahuan No. AHU-AH.01.09-0196559 tanggal 15 Desember 2023.

Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, kegiatan utama Perseroan adalah dalam bidang
Aktivitas Rumah Sakit Swasta. Perseroan memulai kegiatan operasi komersialnya pada tahun 1978.
Perseroan berdomisili di Jalan Teuku Cik Ditiro No. 28, Menteng, Jakarta. Entitas induk Perseroan dan
entitas induk terakhir dalam Grup adalah PT Bunda Investama Indonesia.

Susunan Pengurus dan Pemegang Saham Perseroan
Berdasarkan Akta Nomor 71 tanggal 7 Desember 2023, susunan Pengurus dan Pemegang Saham
Perseroan per 31 Desember 2023 sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama                          : Ivan Rizal Sini
Wakil Komisaris Utama                    : Wishnutama Kusubandio
Komisaris                                : Rito Alam Rizal Sini
Komisaris                                : Sunata Tjiterosampurno
Komisaris Independen                     : Chairul Radjab Nasution
Komisaris Independen                     : Wishnutama Kusubandio

Dewan Direksi
Direktur Utama                           : Mesha Rizal Sini
Direktur                                 : Nurhadi Yudiyantho
Direktur                                 : Tedy Homogin
Direktur                                 : Emilia Rouli
Direktur                                 : Cuncun Wijaya




                                                         Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 5
Page 18
                              Tabel 1. Pemegang Saham Perseroan
                                         Jumlah saham    Persentase
                                        ditempatkan dan Kepemilikan
            Pemegang Saham               disetor penuh       (%)                           Jumlah
 PT Bunda Investama Indonesia              4.935.430.900      57,37%                      98.708.618.000
 Komisaris dan Direksi
     Ivan Rizal Sini                         278.600.000       3,24%                       5.572.000.000
     Mesha Rizal Sini                        278.600.000       3,24%                       5.572.000.000
     Rito Alam Rizal Sini                    278.600.000       3,24%                       5.572.000.000
 Renobulan Rizal Sini Suheimi                207.786.000       2,42%                       4.155.720.000
 Ietje Ika S. Rizal Sini                     157.865.000       1,83%                       3.157.300.000
 Masyarakat (masing-masing di bawah        2.466.534.276      28,66%                      49.330.685.520
 5%)
 Jumlah                                    8.603.416.176     100,00%                    172.068.323.520
                              Sumber: Laporan Bulanan Perseroan Desember 2023


2.1.2. PT Diagnos Laboratorium Utama (”DGNS”)
Gambaran Umum
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk ("DGNS") didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 29 Agustus
2007 dalam rangka Undang- Undang Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 Tahun 1968 berdasarkan
Akta No. 17 tanggal 29 Agustus 2007, dari Martinef, S.H., M.Si., Notaris di Bekasi. Akta pendirian tersebut
telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. C-02387 HT.01.01-TH.2007 Tahun 2007 tanggal 6 November 2007.

Anggaran dasar DGNS telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta No. 34 tanggal 19
Juni 2023 dari Rahayu Ningsih, S.H., Notaris di Jakarta Selatan, mengenai Perubahan Pasal 17 Anggaran
Dasar tentang Rencana Kerja Tahun buku dan Laporan Tahunan. Perubahan ini telah disetujui oleh
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-
0084623 tanggal 27 Juni 2023.

Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar, ruang lingkup DGNS bergerak dalam menyediakan pelayanan
penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat gambar diagnosis lainnya, laboratorium
pemeriksaan darah, gudang farmasi, bank mata, bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ dan
pelayanan penunjang medik lainnya. Serta sejak bulan Juli 2022, DGNS juga bergerak dalam
menyediakan aktivitas klinik swasta.

DGNS berkedudukan di Gedung Graha Anam Jalan Teuku Cik Ditiro No. 11A, Gondangdia, Menteng,
Jakarta Pusat dengan 5 kantor cabang yang didukung oleh 27 outlet berlokasi di Jakarta, Depok,
Denpasar, Padang, Makassar dan Batam. Entitas induk DGNS adalah PT Bundamedik Tbk (“BMHS”) dan
entitas induk terakhir adalah PT Bunda Investama Indonesia.




                                                             Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 6
Page 19
Susunan Pengurus dan Pemegang Saham DGNS
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi DGNS per tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama              : Ivan Rizal Sini
Komisaris Independen         : Martinus Eliatulo Zega
Komisaris                    : Nurhadi Yudiantho

Dewan Direksi
Direktur Utama               : Mesha Rizal Sini
Direktur                     : Renobulan Rizal Sini
Direktur                     : Dennis Jacobus
Direksi                      : Dilly Dwiasri
Direktur                     : Fergus Richard

Pemegang saham DGNS per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                   Tabel 2. Pemegang Saham DGNS
                                           Jumlah saham     Persentase
          Pemegang Saham                 ditempatkan dan    Kepemilikan                    Jumlah
                                           disetor penuh        (%)
 PT Bundamedik Tbk                              515.000.000      41,20%                   12.875.000.000
 PT Bunda Investama Indonesia                   485.000.000      38,80%                   12.125.000.000
 Masyarakat                                     250.000.000      20,00%                    6.250.000.000
 Jumlah                                       1.250.000.000        100%                   31.250.000.000
                                   Sumber: laporan audit DGNS tahun 2023


2.2. Hubungan Pihak-Pihak yang Bertransaksi
Sesuai dengan POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan, Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh
perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali dengan afiliasi dari perusahaan terbuka atau afiliasi dari
anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali, termasuk setiap
aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk
kepentingan afiliasi dari perusahaan terbuka atau afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris,
pemegang saham utama, atau pengendali.

Hubungan kepengurusan antara Perseroan dan DGNS per 31 Desember 2023 yaitu:
 Ivan Rizal Sini menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan dan Komisaris Utama DGNS;
 Nurhadi Yudiyantho menjabat sebagai Direktur pada Perseroan dan Komisaris pada DGNS;
 Mesha Rizal Sini menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan dan Direktur Utama DGNS.

Hubungan antara pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi berdasarkan kepemilikan saham
yaitu:
 Perseroan memiliki 41,20% saham DGNS;
 Sebesar 57,37% saham Perseroan dan 38,80% saham DGNS dimiliki oleh PT Bunda Investama
   Indonesia;



                                                             Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 7
Page 20
 Ivan Rizal Sini dan Mesha Rizal Sini masing-masing memiliki 3,24% saham Perseroan selain juga
  menjabat pada Perseroan dan DGNS.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh manajemen Perseroan, tidak terdapat benturan
kepentingan atas Rencana Transaksi yang akan dilakukan. Selanjutnya, hubungan afiliasi antara
Perseroan dengan DGNS berdasarkan kepemilikan saham dan alur Rencana Transaksi tergambar pada
Gambar berikut:

                  Gambar 1. Hubungan Kepemilikan Saham Perseroan dan DGNS




                           Sumber: laporan audit 2023 Perseroan dan DGNS (diolah)


                                 Gambar 2. Alur Rencana Transaksi




                             Sumber: manajemen Perseroan dan draft perjanjian


2.3.    Materialitas Rencana Transaksi
Sesuai dengan POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi material dan Perubahan Kegiatan Usaha,
suatu transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material apabila nilai transaksi sama dengan 20% (dua
puluh persen) atau lebih dari ekuitas perusahaan terbuka.

Jumlah ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan audit konsolidasi per 31 Desember 2023 oleh
Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan No. 00047/3.0423/AU.1/10/1042-
3/1/III/2024 tanggal 27 Maret 2024 tercatat sebesar Rp1.800,04 miliar sedangkan total biaya sewa dan
service charge selama masa sewa 9 (sembilan) tahun dalam Rencana Transaksi adalah sebesar Rp
13.102.898.633 sehingga nilai Rencana Transaksi ekuivalen dengan 0,73% ekuitas Perseroan per 31
Desember 2023. Dengan demikian Rencana Transaksi ini tidak termasuk transaksi material sebagaimana
dimaksud dalam POJK 17/2020.

2.4.   Perjanjian dan Persyaratan Yang Disepakati Dalam Rencana Transaksi
Ketentuan berdasarkan draft perjanjian sewa menyewa ruang usaha Gedung Diagnos Tower antara
Perseroan dan DGNS adalah sebagai berikut:




                                                              Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 8
Page 21
2.4.1. Para Pihak Yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang melakukan Rencana Transaksi adalah:
1. Perseroan sebagai pihak penyewa;
2. DGNS sebagai pemilik Gedung Diagnos Tower dan bertindak sebagai pihak yang menyewakan.

2.4.2. Objek Rencana Transaksi
Objek Rencana Transaksi adalah sewa ruang kantor lantai 6 seluas 340m2 dan lantai 7 seluas 340m2
dengan total area keseluruhan seluas 680m2.

2.4.3. Masa Sewa
Masa sewa yang disepakati dalam Rencana Transaksi adalah 9 (sembilan) tahun.

2.4.4. Biaya Sewa dan Service Charge
Selama jangka waktu sewa berlangsung, Perseroan wajib untuk membayar biaya sewa atas ruang usaha
sebagaimana dimaksud dalam draft perjanjian sewa menyewa ruang usaha Gedung Diagnos Tower
kepada DGNS sebesar Rp 125.000 per m2 (meter persegi) per bulan (exclude PPN) dan wajib membayar
biaya service charge kepada DGNS sebesar Rp 49.000 per m2 (meter persegi) per bulan (exclude PPN).
Penyesuaian kenaikan besaran service charge sebesar 3% (tiga persen) dilakukan setiap tahunnya
sampai dengan tahun ke-5 (lima) dan menjadi tetap dari tahun ke-6 (enam) sampai dengan berakhirnya
masa sewa di tahun ke-9 (sembilan).

2.4.5. Pembayaran Biaya Sewa dan Service Charge
Pembayaran biaya sewa ruang usaha dan pembayaran service charge sebagaimana dimaksud dalam
draft perjanjian sewa menyewa ruang usaha Gedung Diagnos Tower kepada DGNS dilakukan melalui
transfer ke nomor rekening Bank milik DGNS, sebagai berikut:
Nama Bank               : Bank Mandiri
Nomor Rekening          : 123.00677.06780
Atas Nama               : PT Diagnos Laboratorium Utama

Pembayaran biaya sewa atas ruang usaha selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari
kalender setelah draft perjanjian sewa menyewa ruang usaha Gedung Diagnos Tower ditandatangani oleh
Perseroan dan DGNS. Pembayaran biaya service charge wajib dilakukan oleh Perseroan setiap bulannya
selambat-lambatnya pada hari ke-14 (empat belas) setiap bulannya.

2.5.    Penilaian Atas Risiko dan Manfaat dari Rencana Transaksi
2.5.1. Manfaat Rencana Transaksi
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi ini terdapat manfaat yang diterima Perseroan yaitu efisiensi
biaya sewa dan Perseroan dapat melakukan sinergi antar perusahaan dalam satu grup dengan lebih baik.

2.5.2. Risiko Rencana Transaksi
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi ini risiko yang akan mungkin ditanggung Perseroan yaitu biaya
kesempatan (opportunity cost secara konsolidasian pada Perseroan) apabila ruang kantor dapat
disewakan kepada pihak ketiga dengan biaya sewa yang lebih tinggi.




                                                        Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 9
Page 22
3.      ANALISIS KUALITATIF

3.1.     Tinjauan Ekonomi
3.1.1. Indeks Harga Saham Gabungan
Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melemah pada perdagangan terakhir tahun 2023. IHSG ditutup
melemah 31,09 poin atau 0,43 persen ke 7.272,79. Statistik menunjukkan 263 saham menguat, 273
saham melemah, dan 228 saham tidak berubah. Adapun nilai transaksi perdagangan sepanjang hari
mencapai Rp9,02 triliun, dengan volume saham yang ditransaksikan mencapai 17,26 miliar saham. Data
Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukan, 6 dari 11 indeks sektoral melemah, dengan sektor material dasar
terkoreksi paling dalam 1,65 persen, diikuti sektor transportasi turun 0,72 persen, dan sektor
infrastruktur terkoreksi 0,63 persen. Di sisi lain, sektor teknologi menguat paling tinggi yaitu sebesar 1,05
persen, diikuti sektor kesehatan 0,63 persen, hingga sektor konsumer siklikal naik 0,53 persen.

Selama tahun 2023, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pertumbuhan positif.
Indeks komposit naik 6,16 persen secara year-to-date (YtD) per hari terakhir perdagangan pada 29
Desember 2023. Adapun level tertinggi indeks komposit berada di level 7.313,34 yang dicapai pada hari
terakhir. Level terendah ada di 6.542,79 yang yaitu pada 16 Maret 2023, di mana saat itu indeks
mengalami tekanan mencapai 1,29 persen.

Berbagai sentimen baik dari domestik dan luar negeri menggerakkan volatilitas indeks. Pada Januari
2023, Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve mengumumkan kenaikan suku bunga Fed Rate
sehingga berdampak terhadap instrumen ekuitas di regional sementara Bank Indonesia menahan suku
bunga pada Februari 2023. Kasus Silicon Valley pada Maret 2023 membebani indeks hingga menyentuh
area 6.800. Memasuki Mei hingga Juni 2023, komoditas energi terutama batu bara mengalami tekanan
akibat kondisi makro global. Indeks terapresiasi berkat penurunan inflasi Amerika Serikat pada Juli hingga
September namun krisis geopolitik Timur Tengah pada Oktober 2023 membuat indeks berada di level
6.800. Akhir tahun 2023 yaitu pada November hingga Desember, The Fed memberi sinyal penurunan suku
bunga Fed Rate mulai tahun depan yang memberikan sentimen positif sehingga indeks mampu menutup
2023 dengan baik.

                              Grafik 1. IHSG Per 31 Desember Tahun 2018-2023

                                                  IHSG
        8.000,00

      7.000,00

      6.000,00

      5.000,00

      4.000,00

      3.000,00
                       2018          2019         2020            2021         2022          2023
                                                    Close Price

                                            Sumber: Yahoo Finance




                                                              Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 10
Page 23
3.1.2. Nilai Tukar Rupiah
Kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada tanggal 29 Desember 2023 mencatat Rupiah berada pada level
Rp15.416,00. Berikut pergerakan nilai tukar kurs tengah Rupiah dari akhir tahun 2018-2023:

                      Grafik 2. Pergerakan Kurs Tengah BI USD-IDR 2018-2023




                                        Sumber: Bank Indonesia


3.1.3. Suku Bunga
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 20-21 Desember 2023 memutuskan untuk
mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 6,00%, suku bunga Deposit Facility
sebesar 5,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75%. Mulai 21 Desember 2023, Bank
Indonesia memperkenalkan istilah BI-Rate sebagai pengganti BI 7-Day (Reverse) Repo Rate sebagai
bagian dari upaya untuk memperbaiki komunikasi kebijakan moneter. Perubahan ini tidak mengubah
esensi atau tujuan dari BI-Rate sebagai indikator kebijakan moneter Bank Indonesia, dan tetap merujuk
pada transaksi reverse repo Bank Indonesia dengan tenor 7 hari.

Keputusan untuk mempertahankan BI-Rate pada tingkat 6,00% tetap sejalan dengan fokus kebijakan
moneter yang menekankan stabilitas, dengan tujuan menguatkan nilai tukar Rupiah dan mengambil
langkah-langkah preventif serta proaktif untuk menjaga inflasi agar tetap terkendali dalam kisaran
2,5±1% pada tahun 2024. Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap
mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan makroprudensial yang lebih longgar
masih diimplementasikan untuk mendorong perbankan dalam memberikan kredit dan pembiayaan
kepada pelaku usaha dan masyarakat. Percepatan dalam digitalisasi sistem pembayaran terus
ditekankan guna meningkatkan volume transaksi dan memperluas inklusi keuangan digital, termasuk
dalam digitalisasi transaksi keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah.

3.1.4. Inflasi
Berdasarkan data dari Bank Indonesia, inflasi pada bulan Desember 2023 adalah sebesar 2,61%.
Berdasarkan Grafik 3, tingkat inflasi cenderung mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2021
sampai dengan tahun 2022, tetapi pada bulan Desember 2023 mengalami penurunan. Berikut
merupakan Grafik inflasi bulan Desember tahun 2019-2023:




                                                         Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 11
Page 24
                            Grafik 3. Inflasi Periode Desember 2019- 2023




                                               Sumber: BI


3.2.    Analisis Industri dan Lingkungan
Penyelenggaraan Kesehatan di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang
hak, kewajiban, tanggung jawab, dan penyelenggaraan kesehatan di Indonesia sekaligus menjadi payung
hukum sistem kesehatan di Indonesia. Transformasi di sektor kesehatan dapat mendorong pertumbuhan
ekonomi yang signifikan dengan menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif. Pemerintah berfokus
pada pembangunan sistem kesehatan yang kuat dan responsif untuk meningkatkan kesehatan dan
meningkatkan usia masyarakat.

Perkembangan signifikan pada industri layanan kesehatan di Indonesia akan menciptakan layanan yang
efisien dan terjangkau. Perkembangan itu diantaranya adalah adopsi teknologi dalam layanan kesehatan
seperti telemedicine, big data, dan kecerdasan buatan (AI) untuk diagnosis dan perawatan. Pemerintah
turut berperan dalam perkembangan tersebut dengan memberikan dukungan anggaran kesehatan dalam
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp186,4 triliun atau naik 8,1% dari tahun
sebelumnya. Kebijakan-kebijakan Pemerintah Republik Indonesia mencakup inisiatif untuk
meningkatkan industri farmasi, akses dan kualitas layanan kesehatan, serta mendukung program
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pemerintah turut memberikan dukungan melalui insentif fiskal untuk
meningkatkan investasi industri pionir dan strategis, termasuk industri farmasi dan alat kesehatan
berupa Tax Holiday, Super Tax Deduction untuk penelitian dan pengembangan hingga 300 persen serta
Super Tax Deduction Vokasi hingga 200 persen.

3.2.1. Jumlah Rumah Sakit di Indonesia
Dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dinyatakan bahwa fasilitas pelayanan
kesehatan adalah suatu alat dan/atau tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan
kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif, maupun rehabilitatif yang dilakukan oleh pemerintah pusat,
pemerintah daerah, dan/atau masyarakat. Pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan sesuai dengan
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2019 adalah proses untuk
meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kemampuan individu, keluarga serta masyarakat untuk
berperan aktif dalam upaya kesehatan yang dilaksanakan dengan cara memfasilitasi proses pemecahan




                                                            Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 12
Page 25
masalah melalui pendekatan edukatif dan partisipatif serta memperhatikan kebutuhan, potensi dan
sosial budaya setempat.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, selama lima tahun terakhir jumlah rumah sakit di
Indonesia terus mengalami peningkatan dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 2,2% per tahun. Pada
tahun 2022 jumlah rumah sakit telah mencapai 3.072 unit yang terbagi menjadi 2 (dua) jenis, yaitu rumah
sakit umum dan rumah sakit khusus. Pada periode yang sama rumah sakit umum sebanyak 2.561 unit
dan rumah sakit khusus sebanyak 511 unit.

                    Grafik 4. Jumlah Rumah Sakit Umum Dan Rumah Sakit Khusus
                                   di Indonesia Tahun 2018 – 2022




                             Sumber: Ditjen Pelayanan Kesehatan, Kemenkes RI, 2023


Pada tahun 2022, RSU yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat sebanyak 241 RSU (9,4%),
Pemerintah Daerah sebanyak 817 RSU (31,9%), dan swasta 1.503 RSU (56,7%). Adapun rincian jumlah
rumah sakit menurut jenis, kepemilikan, dan provinsi sebagai berikut:

                       Grafik 5. Jumlah Rumah Sakit Umum Menurut Pengelola
           No             Penyelenggara               2018       2019       2020      2021      2022
         Pemerintah Pusat                             228        228        230       236       241
            1     Kementerian Kesehatan                15         18         19        19        20
            2     TNI/POLRI                           158        159        160       164       165
            3     Kementerian Lain dari BUMN           55         51         51        53        56

         Pemerintah Daerah                            705        732        773       790       817
            1     Pemerintah Provinsi                  91         92         97        96        97
            2     Pemerintah Kabupaten/Kota           614        640        676       694       720

         Swasta                                      1.336      1.384     1.445      1.496    1.503
         Total Keseluruhan                           2.269      2.344     2.448      2.522    2.561
                             Sumber: Ditjen Pelayanan Kesehatan, Kemenkes RI, 2023




                                                              Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 13
Page 26
3.2.2. Rasio Penduduk Terhadap Tempat Tidur Rumah Sakit
Terpenuhi atau tidaknya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan rujukan dan perorangan
di suatu wilayah dapat dilihat dari rasio tempat tidur terhadap 1.000 penduduk. Rasio tempat tidur di
rumah sakit di Indonesia pada tahun 2022 sebesar 1,40 per 1.000 penduduk. Rasio ini meningkat
dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu sebesar 1,36 per 1.000 penduduk, sehingga kebutuhan tempat
tidur masih tercukupi. Rasio tempat tidur di rumah sakit di Indonesia sejak tahun 2018 sampai dengan
tahun 2022 ditampilkan pada Gambar berikut:

           Grafik 6. Jumlah Tempat Tidur Rumah Sakit Per 1.000 Penduduk di Indonesia,
                                           2019 - 2022



                                                   1,42
                                                                                     1,4
                                                                    1,36




                  1,17            1,18




                  2018           2019             2020              2021            2022

                           Sumber: Ditjen Pelayanan Kesehatan, Kemenkes RI, 2023


3.3.    Analisis Operasional dan Prospek Perseroan
Perseroan memiliki ekosistem pelayanan kesehatan mulai dari perencanaan kehamilan, masa
kehamilan dan kelahiran, masa balita, tumbuh kembang anak, dewasa, sampai perawatan usia lanjut.
Secara preventif, Perseroan menyediakan layanan healthcare lifestyle, medical check up, dan konsultasi
dokter; sedangkan secara kuratif melalui unit layanan yang dimiliki, dan obat-obatan melalui BGP.
Perseroan turut mengintegrasikan pelayanan kesehatan dengan teknologi modern, klinik, klinik gigi,
laboratorium, pelatihan tenaga medis dan tenaga kesehatan, evakuasi medis, medical tourism, hotel,
homecare, sampai sektor properti.

                           Tabel 3. Kinerja Operasional per Segmen Usaha
                                                                       Tahun
                        Segmen Usaha
                                                    Satuan       2023        2022
             Rawat Jalan                             Pasien      570.828     501.052
             Rawat Inap                              Pasien       42.500      34.346
             Jumlah Hari Rawat Inap                   Hari       103.357     123.806
             Kapasitas Tempat Tidur                   Unit           631         631
             Morula                                  Siklus        5.078       5.715
             Tes Laboratorium                         Tes        685.701     888.033
                              Sumber: Laporan Tahunan Perseroan Tahun 2023




                                                            Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 14
Page 27
Perseroan mencatat pertumbuhan kinerja operasional pada jumlah pasien rawat inap sebesar 24% dan
pasien rawat jalan sebesar 13%. Jumlah pasien rawat inap dan rawat jalan pada tahun 2022 masing-
masing sebesar 34.346 dan 501.052, sedangkan jumlah pasien rawat inap dan rawat jalan pada tahun
2023 masing-masing sebesar 42.500 dan 570.828. Layanan bayi tabung mengalami penurunan dari
888.033 tes di tahun 2022 menjadi 685.701 tes di tahun 2023.

Sampai dengan 31 Desember 2023, Perseroan memiliki 3.156 orang karyawan, turun dibandingkan
dengan tahun 2022 sebanyak 3.253 orang.

Pemerintah memberikan dukungan anggaran kesehatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja
Negara (APBN) sebesar Rp186,4 triliun atau naik 8,1% dari tahun sebelumnya. Dengan besarnya jumlah
penduduk di Indonesia maka prospek usaha pelayanan kesehatan tetap positif dan terbuka luas
terutama pasar kesehatan digital. Perseroan terus mengembangkan teknologi enterprise data
management selain teknologi bedah robotik dan advanced laparoscopy yang telah menjadi keunggulan
Perseroan.

3.4.     Analisis SWOT
Berikut adalah analisis SWOT Perseroan:

Kekuatan
   Memiliki ekosistem pelayanan kesehatan mulai dari perencanaan kehamilan, masa kehamilan dan
    kelahiran, masa balita, tumbuh kembang anak, dewasa, sampai perawatan usia lanjut;
   Melalui Morula Indonesia (MI), Perseroan merupakan penyedia layanan kesehatan terkemuka
    dalam layanan bayi tabung dengan layanan fertilitas yang disediakan meliputi in vitro fertilization,
    egg banking, insemination, PGT-A, MESA, PESA, TESA, dan TESE;
   Integrasi layanan kesehatan dengan teknologi modern, klinik, klinik gigi, laboratorium, pelatihan
    tenaga medis dan tenaga kesehatan, evakuasi medis, medical tourism, hotel, homecare, sampai
    sektor properti;
   Memiliki jaringan laboratorium klinik melalui anak usaha yaitu PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
    (DGNS);
   Peningkatan jumlah Profesor, Spesialis, dan Subspesialis;
   RSU Bunda Jakarta dan RSIA Bunda Jakarta telah memenuhi standar akreditasi internasional EquIP6
    ACHS;
   Morula IVF telah memenuhi standar akreditasi Reproductive Technology Accreditation Committee
    (RTAC);
   Sebanyak 7 Rumah Sakit Bunda Group telah melakukan proses akreditasi Paripurna;
   Perseroan tetap berekspansi baik melalui akuisisi Rumah Sakit ataupun pembangunan rumah sakit.

Kelemahan
 Mengalami penurunan pendapatan dan laba setelah penurunan kasus pandemi Covid-19.

Peluang
 Jumlah populasi Indonesia yang sangat besar merupakan peluang untuk penyediaan layanan
    Kesehatan;




                                                          Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 15
Page 28
   Kebijakan pemerintah dalam mendukung peningkatan layanan kesehatan baik kebijakan fiskal
    ataupun berupa program kesehatan seperti JKN;

Ancaman
 Persaingan ekspansi dengan emiten-emiten penyedia layanan kesehatan lainnya;
 Persaingan harga dengan emiten-emiten penyedia layanan kesehatan lainnya;
 Stigma pelayanan kesehatan di Indonesia yang kurang optimal sehingga masyarakat Indonesia
   memilih untuk berobat ke luar negeri.

3.5. Pertimbangan dan Alasan dilakukannya Rencana Transaksi
Alasan dan latar belakang dilakukannya Rencana Transaksi ini adalah Perseroan bermaksud
memindahkan lokasi kantor ke Gedung Diagnos Tower yang dimiliki oleh PT Diagnos Laboratorium Utama
Tbk yang terafiliasi dengan Perseroan. Dengan perpindahan tersebut Perseroan dapat melakukan
efisiensi biaya dan diharapkan dapat melakukan sinergi antar perusahaan dalam satu grup dengan lebih
baik.

3.6. Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi ini terdapat keuntungan yang diterima Perseroan antara lain
efisiensi biaya sewa dan Perseroan dapat melakukan sinergi antar perusahaan dalam satu grup dengan
lebih baik.

Dengan dilakukannya Rencana Transaksi ini kerugian yang akan mungkin ditanggung Perseroan yaitu
biaya kesempatan (opportunity cost secara konsolidasian pada Perseroan) apabila ruang kantor dapat
disewakan kepada pihak ketiga dengan biaya sewa yang lebih tinggi.




                                                       Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 16
Page 29
4.            ANALISIS KUANTITATIF

4.1.     Potensi Pendapatan, Aset, Kewajiban, dan Kondisi Keuangan Perseroan
4.1.1.   Laporan Posisi Keuangan Historis
Berikut merupakan laporan posisi keuangan audit konsolidasi Perseroan per 31 Desember tahun 2019-
2023 (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):

                                         Tabel 4. Laporan Posisi Keuangan
                                          Audited             Audited            Audited             Audited              Audited
                                         31-Des-19           31-Des-20          31-Des-21           31-Des-22            31-Des-23
Aset

Aset Lancar
Kas dan setara kas                     100.254.587.466     641.524.826.591     829.761.008.475     629.277.670.892     622.058.009.425
Aset keuangan lancar lainnya                 -                   -              22.124.975.124       8.644.876.453       5.765.989.760
Piutang Usaha
   Pihak berelasi                           54.465.100      28.164.728.810                   -                   -                   -
   Pihak ketiga - Neto                  61.794.628.111     145.782.031.933     156.760.305.676     114.643.521.666     110.468.662.796
Piutang lain-lain - Neto
   Pihak berelasi                       28.936.306.790      60.204.755.098      46.888.909.257      16.045.109.255      15.239.704.881
   Pihak ketiga                          8.263.140.255       7.192.466.443       5.022.979.545      19.858.722.690      11.451.721.638
Persediaan                              16.228.817.156      24.799.001.993      38.894.708.132      39.449.108.364      42.198.489.975
Biaya dibayar di muka dan uang muka      8.303.413.687      11.105.190.724      29.085.852.029      58.381.514.946      60.886.480.841
Pajak dibayar di muka                    7.261.554.200       2.115.558.294       2.566.985.695       1.529.556.969         977.102.356
Jumlah Aset Lancar                     231.096.912.765     920.888.559.886    1.131.105.723.933    887.830.081.235     869.046.161.672
Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan                      8.920.188.321      12.573.860.849      15.236.931.143      15.497.585.903      22.630.890.720
Investasi saham                          22.765.102.334           -              21.495.000.000      78.689.500.000      83.195.500.000
Aset tetap - Neto                     1.124.339.697.207   1.263.849.014.009   1.499.198.307.038   1.757.540.033.465   1.863.253.878.489
Aset hak guna - Neto                          -              29.277.406.956      60.480.439.977      86.574.078.236     102.986.330.128
Goodwill                                      -                   -              50.811.634.395      94.793.507.471      94.793.507.471
Biaya dibayar di muka dan uang muka           -                   -                  -                8.241.426.422      13.099.723.470
Aset tidak lancar lainnya                13.636.112.455      19.980.113.163      35.368.485.942       9.443.936.258      34.156.042.498
Jumlah Aset Tidak Lancar              1.169.661.100.317   1.325.680.394.977   1.682.590.798.495   2.050.780.067.755   2.214.115.872.776
Jumlah Aset                           1.400.758.013.082   2.246.568.954.863   2.813.696.522.428   2.938.610.148.990   3.083.162.034.448
                                                                                              1                   1                   1
Liabilitas

Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek                              -    397.023.269.188     391.717.789.095     391.717.789.095     411.753.242.245
Utang Usaha
   Pihak berelasi                       15.962.576.628      26.709.213.177                   -                   -                   -
   Pihak ketiga                         58.715.696.377     109.240.725.848     119.160.438.932      91.788.261.047      55.770.943.580
Utang lain-lain
   Pihak berelasi                       32.342.262.609       5.782.423.532       3.243.418.748          -                  460.175.720
   Pihak ketiga                         10.969.025.074      14.137.366.989       4.730.904.801       6.772.289.976      16.449.688.543
Pendapatan diterima di muka             40.687.016.453      61.107.462.440      32.836.740.934      23.572.537.474      16.128.774.673
Beban akrual                             9.362.254.845      28.153.984.042      43.395.716.407      27.024.933.340      30.344.679.306
Utang pajak                             15.656.460.573      42.712.017.601      90.492.583.600      21.247.052.976      18.954.459.126
Liabilitas jangka panjang yang
   jatuh tempo dalam satu tahun
   Utang bank                           74.633.351.120      15.989.719.364      28.275.076.891      60.501.895.336       4.427.592.447
   Sewa                                    253.268.160      13.131.353.419      22.644.455.428      21.237.249.027      15.341.991.373

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek        258.581.911.839     713.987.535.600     736.497.124.836     643.862.008.271     569.631.547.013




                                                                         Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 17
Page 30
                                              Audited              Audited              Audited              Audited              Audited
                                             31-Dec-19            31-Dec-20            31-Dec-21            31-Dec-22            31-Dec-23
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas pajak tangguhan                       -                  114.698.348          136.472.211           18.370.139            -
Liabilitas imbalan pasca-kerja              33.367.911.662       44.205.817.386       51.410.006.855       28.534.604.984       25.063.931.536
Utang obligasi konversi                          -              301.000.000.000            -                    -                    -
Liabilitas jangka panjang - setelah
   dikurangi bagian yang jatuh
   tempo dalam satu tahun
   Utang bank                              442.986.675.888       76.775.120.888      193.498.426.984      402.935.937.334      610.997.380.701
   Sewa                                        227.418.960       10.142.118.144       35.938.489.892       55.026.783.857       77.433.266.746

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang           476.582.006.510      432.237.754.766      280.983.395.942      486.515.696.314      713.494.578.983

Jumlah Liabilitas                          735.163.918.349     1.146.225.290.366    1.017.480.520.778    1.130.377.704.585    1.283.126.125.996

Ekuitas
Modal ditempatkan dan disetor penuh          1.000.000.000      150.000.000.000      172.068.323.520      172.068.323.520      172.068.323.520
Tambahan modal disetor                      74.440.819.965       53.025.969.260      449.168.394.522      437.383.152.743      437.383.152.743
Komponen ekuitas lainnya                                 -                    -                    -                    -       (2.383.756.076)
Penghasilan komprehensif lain
  Surplus revaluasi aset tetap,
     setelah pajak                         564.305.572.966      690.499.269.307      690.499.269.307      690.499.269.307      690.499.269.307
  Pengukuran kembali program
     imbalan pasti, setelah pajak            (4.115.007.824)      (3.524.093.369)      (7.377.842.361)      (1.893.856.934)      2.475.126.730
  Laba (Rugi) yang belum direalisasi
     atas penurunan nilai pasar
     aset keuangan lancar lainnya                         -                   -        4.314.486.981       (5.200.876.821)      (8.079.763.514)
Saldo laba                                  (17.049.374.403)    126.747.229.866      242.067.057.628      303.294.784.801      297.850.794.905

Jumlah                                     618.582.010.704     1.016.748.375.064    1.550.739.689.597    1.596.150.796.616    1.589.813.147.615
Kepentingan nonpengendali                   47.012.084.029        83.595.289.433      245.476.312.053      212.081.647.789      210.222.760.837

Jumlah Ekuitas                             665.594.094.733     1.100.343.664.497    1.796.216.001.650    1.808.232.444.405    1.800.035.908.452

Jumlah Liabilitas dan Ekuitas             1.400.758.013.082    2.246.568.954.863    2.813.696.522.428    2.938.610.148.990    3.083.162.034.448
                                       Sumber: laporan keuangan audit konsolidasi Perseroan


Aset Lancar
Total aset lancar Perseroan per 31 Desember tahun 2019-2023 masing-masing sebesar Rp231,10 miliar,
Rp 920,89 miliar, Rp1.131,11 miliar, Rp887,83 miliar, dan Rp869,05 miliar. Sebagian besar aset lancar
terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain dan persediaan. Current ratio Perseroan
per 31 Desember tahun 2019-2023 masing-masing sebesar 0,89 kali, 1,29 kali, 1,54 kali, 1,38 kali dan
1,53 kali.

Aset Tidak Lancar
Total aset tidak lancar Perseroan per 31 Desember tahun 2019-2023 masing-masing sebesar Rp1.169,66
miliar, Rp1,325,68 miliar, Rp1.682,59 miliar, Rp2.050,78 miliar dan Rp2.214,12 miliar. Aset tidak lancar
Perseroan sebagian besar terdiri dari aset tetap, aset hak guna serta goodwill. Per 31 Desember 2023,
aset tetap dan aset hak guna secara bersama-sama berkontribusi sebesar 63,77% terhadap total aset
Perseroan.

Liabilitas Jangka Pendek
Total liabilitas jangka pendek Perseroan per 31 Desember tahun 2019-2023 masing-masing sebesar
Rp258,58 miliar, Rp713,99 miliar, Rp736,50 miliar, Rp643,86 miliar, dan Rp569,63 miliar. Sebagian
besar liabilitas jangka pendek Perseroan terdiri dari utang bank jangka pendek dan utang usaha. Per 31
Desember 2023 utang bank jangka pendek Perseroan tercatat sebesar Rp411,75 miliar.




                                                                               Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 18
Page 31
Liabilitas Jangka Panjang
Total liabilitas jangka panjang Perseroan per 31 Desember tahun 2019-2023 masing-masing sebesar
Rp476,58 miliar, Rp432,24 miliar, Rp280,98 miliar, Rp486,52 miliar dan Rp713,49 miliar. Sebagian besar
liabilitas jangka panjang Perseroan terdiri dari utang bank jangka panjang.

Total Ekuitas
Perseroan secara umum memiliki total ekuitas positif per 31 Desember 2019-2023 masing-masing
sebesar Rp665,59 miliar, Rp1.100,34 miliar, Rp 1.796,22 miliar, Rp1.808,23 miliar, dan Rp1.800,04
miliar. Modal saham Perseroan per 31 Desember 2023 tercatat sebesar Rp172,07 miliar.

4.1.2.   Laporan Laba Rugi Historis
Pendapatan Usaha
Total pendapatan usaha Perseroan pada tahun 2019-2023 masing-masing sebesar Rp964,89 miliar,
Rp1.148,14 miliar, Rp1.890,80 miliar, Rp1.658,69 miliar, dan Rp1.488,20 miliar. Pendapatan usaha
Perseroan terdiri dari rawat inap, rawat jalan, fertilisasi in vitro, dan hotel.

Beban Pokok Pendapatan
Total beban pokok pendapatan pada tahun 2019-2023 masing-masing sebesar Rp507,77 miliar,
Rp654,99 miliar, Rp916,78 miliar, Rp894,14 miliar, dan Rp792,38 miliar.

Laba Usaha
Perseroan membukukan laba usaha pada tahun 2019-2023 masing-masing sebesar Rp132,53 miliar,
Rp156,28 miliar, Rp463,37 miliar, Rp215,10 miliar, dan Rp90,55 miliar. Operating profit margin
Perseroan pada tahun 2019-2023 masing-masing sebesar 13,74%, 13,61%, 24,51%, 12,97%, dan
6,08%.

Laba Tahun Berjalan
Perseroan membukukan laba tahun berjalan pada tahun 2019-2023 masing-masing sebesar Rp31,32
miliar, Rp118,46 miliar, Rp354,65 miliar, Rp128,93 miliar, dan Rp16,23 miliar. Net profit margin
Perseroan pada tahun 2019-2023 masing-masing sebesar 3,25%, 10,32%, 18,76%, 7,77%, dan 1,09%.

Berikut merupakan laporan laba rugi audit konsolidasi Perseroan tahun 2019-2023 (dalam Rupiah,
kecuali dinyatakan lain):

                                                    Tabel 5. Laporan Laba Rugi
                                                 Audited           Audited              Audited              Audited           Audited
                                                  FY2019            FY2020              FY2021               FY2022             FY2023
Pendapatan                                     964.892.513.429 1.148.144.381.712    1.890.800.275.747    1.658.687.911.222 1.488.197.483.371
Beban pokok pendapatan                        (507.768.057.174) (654.993.791.224)    (916.779.194.679)    (894.135.274.139) (792.384.606.260)
Laba bruto                                     457.124.456.255   493.150.590.488      974.021.081.068      764.552.637.083   695.812.877.111
Beban usaha                                   (324.589.945.027) (336.874.850.934)    (510.647.767.433)    (549.453.811.729) (605.261.362.551)
Penghasilan keuangan                             2.041.169.378     4.733.986.258       10.178.168.958        8.362.881.293     8.424.381.208
Beban keuangan                                 (58.393.142.478)  (53.119.718.188)     (28.015.892.568)     (47.119.576.208)  (57.763.637.343)
Beban pajak final                               (1.672.346.717)                -                    -                    -                 -
Bagian atas laba neto entitas asosiasi           4.544.549.507    25.816.403.786                    -                    -                 -
Penghasilan (beban) operasi lain - Neto        (33.613.557.326)   11.285.526.111       11.603.095.497          447.889.572      (889.202.701)
Laba sebelum pajak                              45.441.183.592   144.991.937.521      457.138.685.522      176.790.020.011    40.323.055.724
Beban pajak penghasilan                        (14.124.230.246)  (26.531.851.745)    (102.489.898.340)     (47.858.164.349)  (24.093.626.876)
Laba tahun berjalan                             31.316.953.346   118.460.085.776      354.648.787.182      128.931.855.662    16.229.428.848
                                          Sumber: laporan keuangan audit konsolidasi Perseroan




                                                                               Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 19
Page 32
4.1.3.    Laporan Arus Kas Historis
Aktivitas Operasi
Perseroan membukukan arus kas positif dari aktivitas operasi selama tahun 2019-2023 yang
menunjukkan bahwa kegiatan operasional berjalan baik. Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas
operasi selama tahun 2019-2023 yang diperoleh Perseroan masing-masing sebesar Rp205,34 miliar,
Rp190,36 miliar, Rp349,44 miliar, Rp131,08 miliar, dan Rp51,44 miliar.

Aktivitas Investasi
Selama tahun 2019-2023 Perseroan mencatat arus kas yang digunakan dalam aktivitas investasi masing-
masing sebesar Rp191,92 miliar, Rp49,17 miliar, Rp319,67 miliar, Rp438,03 miliar, dan Rp212,22 miliar.

Aktivitas Pendanaan
Pada tahun 2020-2023 Perseroan mencatat arus kas yang dihasikan dalam aktivitas pendanaan masing-
masing sebesar Rp383,55 miliar, Rp158,47 miliar, Rp106,47 miliar, dan Rp153,56 miliar, dan pada tahun
2019 mencatat arus kas digunakan dalam aktivitas pendanaan adalah sebesar Rp15,80 miliar.

Berikut merupakan laporan audit arus kas konsolidasi Perseroan tahun 2019-2023 (dalam Rupiah,
kecuali dinyatakan lain):

                                                      Tabel 6. Laporan Arus Kas
                                                 FY2019               FY2020                FY2021                FY2022               FY2023
Arus kas dari aktivitas operasi
Penerimaan dari pelanggan                     968.069.668.630     1.108.386.681.210     1.673.629.993.229     1.777.236.400.921    1.284.421.935.179
Pembayaran kepada pemasok dan beban usaha(505.843.866.981)         (488.994.511.106)   (1.027.848.868.469)   (1.152.049.889.006)    (777.550.032.840)
Pembayaran kepada pegawai                    (149.705.041.301)     (377.415.649.994)     (255.618.642.338)     (353.477.512.450)    (377.149.298.776)
Penerimaan dari penghasilan keuangan            2.041.169.378         4.733.986.258        10.178.168.958         8.362.881.293        8.424.381.208
Pembayaran beban keuangan                     (58.393.142.478)      (52.762.483.046)      (28.015.892.568)      (47.119.576.208)     (57.763.637.343)
Pembayaran pajak penghasilan                  (17.214.155.015)      (14.875.016.357)      (34.489.462.129)     (102.315.834.680)     (28.055.416.243)
Penerimaan (pembayaran) dari operasi lain - Neto
                                              (33.613.557.326)       11.285.526.112        11.603.095.497           447.889.572         (889.202.701)

Arus kas bersih dari aktivitas operasi        205.341.074.907      190.358.533.077       349.438.392.180       131.084.359.442       51.438.728.484

Arus kas untuk aktivitas investasi
Perolehan aset tetap                         (188.378.553.153)      (49.606.709.171)    (298.175.362.181)     (301.730.050.964)    (209.353.390.575)
Hasil penjualan aset tetap                         54.464.990           228.333.334                    -            24.787.500        1.637.850.000
Peningkatan investasi saham                                 -                     -      (21.495.000.000)     (136.328.592.967)      (4.506.000.000)
Penurunan aset tidak lancar lainnya                         -           206.245.731                    -                     -                    -
Penyertaan saham                              (11.508.300.831)                    -                    -                     -                    -
Penambahan (pengurangan) uang jaminan           7.916.928.195                     -                    -                     -                    -

Arus kas bersih untuk aktivitas investasi    (191.915.460.799)      (49.172.130.106)    (319.670.362.181)     (438.033.856.431)    (212.221.540.575)

Arus kas dari aktivitas pendanaan
Penerimaan pinjaman bank                        15.663.780.604                   -       143.795.915.364       297.955.298.245     1.152.656.202.389
Pembayaran pinjaman bank                       (31.167.988.303)    (27.831.917.568)      (20.092.731.834)      (56.290.969.450)     (976.305.604.183)
Pembayaran dividen kas                         (14.642.093.000)    (10.540.895.446)      (40.854.781.530)     (140.280.006.679)      (22.787.447.582)
Setoran modal dari pihak nonpengendali              60.000.000                   -             3.000.000         5.081.837.290                     -
Penerbitan (pelunasan) utang obligasi konversi               -     301.000.000.000      (157.718.500.160)                    -                     -
Penerimaan dari (pembayaran kepada) pihak berelasi
                                                14.335.151.953     (28.081.621.182)        7.246.377.915                     -                     -
Setoran modal                                                -     149.000.000.000       226.088.872.130                     -                     -
Pembayaran sewa                                    (53.629.834)                  -                     -                     -                     -

Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan       (15.804.778.580)    383.545.565.804       158.468.151.885       106.466.159.406      153.563.150.624

Kenaikan (penurunan) bersih kas dan setara kas (2.379.164.472)     524.731.968.775       188.236.181.884      (200.483.337.583)      (7.219.661.467)
Kas dan setara kas awal tahun                 102.633.751.938      100.254.587.466       641.524.826.591       829.761.008.475      629.277.670.892
Kas dan setara kas akhir tahun                100.254.587.466      624.986.556.241       829.761.008.475       629.277.670.892      622.058.009.425
                               Sumber: laporan keuangan audit dan limited review konsolidasi Perseroan




                                                                                  Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 20
Page 33
4.1.4. Analisis Rasio Keuangan Historis
Likuiditas
Likuiditas dihitung berdasarkan perbandingan antara aset lancar dibandingkan dengan liabilitas lancar,
yang mencerminkan kemampuan Perseroan dalam memenuhi liabilitas jangka pendeknya. Per 31
Desember 2023 rasio lancar, rasio cepat, dan rasio kas Perseroan berturut-turut berada di 1,53 kali, 1,34
kali, dan 1,09 kali.

Profitabilitas
Rasio profitabilitas adalah rasio atau perbandingan untuk mengetahui kemampuan Perseroan untuk
mendapatkan laba dari pendapatan, aset, dan ekuitas berdasarkan dasar pengukuran tertentu. Rata-rata
marjin laba kotor Perseroan per 31 Desember tahun 2019-2023 adalah sebesar 46,94%. Sementara itu,
rata-rata marjin laba bersih yang berhasil dicapai Perseroan selama tahun 2019-2023 adalah sebesar
8,24%.

Aktivitas
Berdasarkan analisis atas rasio aktivitas Perseroan tahun 2019-2023 rata-rata hari perputaran piutang
usaha di 32 hari, hari perputaran persediaan di 15 hari, dan hari perputaran utang usaha di 47 hari.

Solvabilitas
Rasio solvabilitas adalah rasio yang digunakan untuk menilai kemampuan Perseroan dalam membayar
seluruh utangnya baik utang jangka pendek maupun utang jangka panjang. Perseroan memiliki rata-rata
debt to asset ratio per 31 Desember tahun 2019-2023 sebesar 55,12% dan rata-rata debt to equity ratio
sebesar 30,35%.

Berikut merupakan analisis rasio keuangan Perseroan tahun 2019-2023:

                                      Tabel 7. Analisis Rasio Keuangan
                                      31-Des-19 31-Des-20 31-Des-21 31-Des-22 31-Des-23 Avg. Historis
           LIQUIDITY RATIOS
           Current ratio                  0,89        1,29      1,54      1,38      1,53         1,32
           Quick ratio                    0,77        1,24      1,44      1,22      1,34         1,20
           Cash ratio                     0,39        0,90      1,13      0,98      1,09         0,90

           ACTIVITY RATIOS
           Acc. Receivable turnover         16           7        12        14        13          12
           Inventory turnover               31          26        24        23        19          25
           Acc. Payable turnover             7           5         8        10        14           9
           Days of Acc. Receivable          23          55        30        25        27          32
           Days of Inventory                12          14        15        16        19          15
           Days of Acc. Payable             53          75        47        37        25          47

           PROFITABILITY RATIOS
           Gross profit margin          47,38%      42,95%    51,51%    46,09%    46,76%       46,94%
           Net profit margin             3,25%      10,32%    18,76%     7,77%     1,09%        8,24%

           SOLVENCY RATIOS
           Debt to equity               77,84%      46,63%    37,42%    51,51%    62,22%       55,12%
           Debt to assets               36,99%      22,84%    23,89%    31,70%    36,32%       30,35%

                                                 Sumber: data olahan




                                                                 Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 21
Page 34
4.1.5. Penilaian Atas Proyeksi Laporan Keuangan
Proyeksi laporan keuangan telah dipersiapkan oleh manajemen Perseroan. Penyesuaian terhadap
proyeksi manajemen dilakukan untuk menghasilkan proyeksi yang lebih wajar.

Proyeksi Laporan Laba Rugi
Berikut adalah proyeksi Laba Rugi Perseroan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana Transaksi
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain):

                  Tabel 8. Proyeksi Laporan Laba Rugi Tanpa Rencana Transaksi
                             Projection      Projection       Projection      Projection      Projection
                               FY2024          FY2025           FY2026          FY2027          FY2028
Pendapatan                     1.894.303       2.067.299        2.226.758       2.382.450       2.532.910
Beban pokok pendapatan        (1.041.047)     (1.126.641)      (1.206.159)     (1.284.314)     (1.361.182)
Laba bruto                       853.256         940.658        1.020.599       1.098.136       1.171.728
Beban usaha                     (643.353)       (704.451)        (744.947)       (783.106)       (812.671)
Penghasilan keuangan                    -               -                -               -               -
Beban keuangan                    (46.134)        (42.635)         (38.451)        (39.734)        (37.105)
Laba sebelum pajak               163.768         193.572          237.201         275.296         321.952
Beban pajak penghasilan           (30.109)        (37.433)         (44.609)        (50.777)        (60.153)
Laba tahun berjalan              133.660         156.139          192.592         224.519         261.799
                             Projection      Projection       Projection      Projection      Projection
                               FY2029          FY2030           FY2031          FY2032          FY2033
Pendapatan                     2.675.535       2.828.077        2.990.996       3.165.625       3.352.841
Beban pokok pendapatan        (1.434.786)     (1.513.325)      (1.597.031)     (1.686.541)     (1.782.281)
Laba bruto                     1.240.749       1.314.752        1.393.965       1.479.084       1.570.560
Beban usaha                     (849.540)       (889.292)        (931.728)       (973.859)     (1.021.822)
Penghasilan keuangan                    -               -                -               -               -
Beban keuangan                    (33.335)        (32.053)         (24.857)        (16.146)        (12.144)
Laba sebelum pajak               357.875         393.407          437.379         489.080         536.594
Beban pajak penghasilan           (67.051)        (73.649)         (81.891)        (91.628)      (100.428)
Laba tahun berjalan              290.824         319.758          355.489         397.452         436.166
                                        Sumber: data olahan


                 Tabel 9. Proyeksi Laporan Laba Rugi Dengan Rencana Transaksi
                             Projection Projection Projection Projection Projection
                               FY2024      FY2025      FY2026      FY2027      FY2028
Pendapatan                     1.894.303   2.067.299   2.226.758   2.382.450   2.532.910
Beban pokok pendapatan        (1.041.047) (1.126.641) (1.206.159) (1.284.314) (1.361.182)
Laba bruto                       853.256     940.658   1.020.599   1.098.136   1.171.728
Beban usaha                     (642.030)   (702.247)   (742.551)   (780.505)   (809.848)
Penghasilan keuangan                   -           -           -           -           -
Beban keuangan                   (45.425)    (41.207)    (37.006)    (38.273)    (35.628)
Laba sebelum pajak               165.801     197.203     241.041     279.358     326.252
Beban pajak penghasilan          (30.109)    (37.433)    (44.609)    (50.777)    (60.153)
Laba tahun berjalan              135.693     159.771     196.432     228.581     266.098




                                                        Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 22
Page 35
                             Projection Projection Projection Projection Projection
                               FY2029      FY2030      FY2031      FY2032      FY2033
Pendapatan                     2.675.535   2.828.077   2.990.996   3.165.625   3.352.841
Beban pokok pendapatan        (1.434.786) (1.513.325) (1.597.031) (1.686.541) (1.782.281)
Laba bruto                     1.240.749   1.314.752   1.393.965   1.479.084   1.570.560
Beban usaha                     (846.496)   (886.009)   (928.187)   (970.039) (1.017.701)
Penghasilan keuangan                   -           -           -           -           -
Beban keuangan                   (31.858)    (30.576)    (23.380)    (14.669)    (10.667)
Laba sebelum pajak               362.396     398.167     442.398     494.377     542.192
Beban pajak penghasilan          (67.051)    (73.649)    (81.891)    (91.628)   (100.428)
Laba tahun berjalan              295.345     324.518     360.507     402.749     441.764
                                        Sumber: data olahan


Berikut merupakan analisis proyeksi laporan laba rugi tanpa Rencana Transaksi dan dengan Rencana
Transaksi:
 Terdapat perbedaan beban usaha dimana total beban usaha Dengan dilaksanakannya Rencana
   Transaksi lebih kecil dibandingkan Tanpa Rencana Transaksi yang dikarenakan lebih rendahnya
   beban sewa kantor;
 Laba bersih Perseroan akan meningkat dengan dilakukannya Rencana Transaksi dikarenakan total
   beban usaha yang lebih kecil.

Proyeksi Laporan Posisi Keuangan
Analisis proyeksi laporan posisi keuangan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana Transaksi
adalah sebagai berikut:
 Dengan dilakukannya Rencana Transaksi total aset Perseroan akan meningkat dikarenakan
   peningkatan kas dan setara kas disebabkan penurunan biaya operasional berupa biaya sewa kantor;
 Dengan dilakukannya Rencana Transaksi total ekuitas Perseroan akan meningkat dikarenakan
   peningkatan laba ditahan Perseroan.

Berikut adalah proyeksi laporan posisi keuangan Perseroan tanpa Rencana Transaksi dan dengan
Rencana Transaksi (dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain):




                                                        Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 23
Page 36
                  Tabel 10. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi
                                        Projection      Projection      Projection      Projection      Projection
                                        31-Des-24       31-Des-25       31-Des-26       31-Des-27       31-Des-28
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas                        1.296.323       1.418.076       1.608.402       1.800.502       1.968.069
Aset keuangan lancar lainnya                 26.846          26.846          26.846          26.846          26.846
Piutang Usaha                               218.477         274.868         289.375         344.426         421.781
Piutang lain-lain - Neto                    449.365         449.365         449.365         449.365         449.365
Persediaan                                   41.334          41.741          49.773          49.655          58.025
Biaya dibayar di muka dan uang muka          93.520         106.207         117.671         128.891         139.842
Pajak dibayar di muka                         5.121           5.121           5.121           5.121           5.121
Jumlah Aset Lancar                        2.130.985       2.322.224       2.546.552       2.804.805       3.069.048
Jumlah Aset Tidak Lancar                  2.268.597       2.176.504       2.144.753       2.056.157       1.980.073
RAC Aset                                  1.428.993       1.428.993       1.428.993       1.428.993       1.428.993
Jumlah Aset                               5.828.575       5.927.721       6.120.299       6.289.955       6.478.114
                                                  -               -               -               -               -
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek                    397.002         397.002         397.002         397.002         397.002
Utang Usaha                                 101.865         106.754         117.471         119.601         133.525
Utang lain-lain                             390.932         390.932         390.932         390.932         390.932
Pendapatan diterima di muka                  19.687          21.184          22.829          24.633          26.608
Beban akrual                                 36.644          36.644          36.644          36.644          36.644
Utang pajak                                  10.613          10.613          10.613          10.613          10.613
Liabilitas jangka panjang yang
  jatuh tempo dalam satu tahun              639.616         637.555         602.189         589.225         546.740
  Utang bank
  Sewa
Utang lain-lain jangka pendek                 2.797           3.075           3.372           3.698           4.043
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek           1.599.157       1.603.760       1.581.053       1.572.348       1.546.108
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang            718.393         660.076         686.041         644.568         603.095
RAC Liabilitas                            1.426.330       1.426.330       1.426.330       1.426.330       1.426.330
Jumlah Liabilitas                         3.743.879       3.690.165       3.693.423       3.643.245       3.575.532

Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan
  kepada pemilik entitas induk
Modal ditempatkan dan disetor penuh         279.037         279.037         279.037         279.037         279.037
Tambahan modal disetor                      460.285         460.285         460.285         460.285         460.285
Komponen ekuitas lainnya
Penghasilan komprehensif lain                 (9.927)         (9.927)         (9.927)         (9.927)         (9.927)
Surplus revaluasi aset tetap                665.565         665.565         665.565         665.565         665.565
Deviden                                      (23.933)        (27.213)        (30.485)        (35.170)        (41.096)
Laba ditahan                                557.441         684.642         834.000       1.019.471       1.236.513
Saldo laba                                  127.201         149.357         185.471         217.042         253.948
Jumlah                                    2.055.669       2.201.747       2.383.947       2.596.304       2.844.326
Kepentingan nonpengendali                     29.027          35.808          42.929          50.406          58.256
Jumlah Ekuitas                            2.084.696       2.237.555       2.426.876       2.646.710       2.902.582
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas             5.828.575       5.927.721       6.120.299       6.289.955       6.478.114




                                                             Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 24
Page 37
                  Tabel 10. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi
                                        Projection      Projection      Projection      Projection      Projection
                                        31-Des-29       31-Des-30       31-Des-31       31-Des-32       31-Des-33
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas                        2.131.056       2.271.650       2.410.798       2.560.464       2.815.240
Aset keuangan lancar lainnya                 26.846          26.846          26.846          26.846          26.846
Piutang Usaha                               482.811         552.287         620.207         708.264         779.650
Piutang lain-lain - Neto                    449.365         449.365         449.365         449.365         449.365
Persediaan                                   56.972          65.993          65.486          75.079          75.419
Biaya dibayar di muka dan uang muka         150.499         170.656         191.461         210.877         229.868
Pajak dibayar di muka                         5.121           5.121           5.121           5.121           5.121
Jumlah Aset Lancar                        3.302.668       3.541.917       3.769.282       4.036.016       4.381.509
Jumlah Aset Tidak Lancar                  1.964.805       1.892.143       1.821.056       1.813.730       1.749.651
RAC Aset                                  1.428.993       1.428.993       1.428.993       1.428.993       1.428.993
Jumlah Aset                               6.696.466       6.863.053       7.019.332       7.278.738       7.560.153
                                                  -               -               -               -               -
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek                    397.002         397.002         397.002         397.002         397.002
Utang Usaha                                 131.635         150.140         145.621         168.595         161.900
Utang lain-lain                             390.932         390.932         390.932         390.932         390.932
Pendapatan diterima di muka                  28.778          31.159          33.761          36.619          39.756
Beban akrual                                 36.644          36.644          36.644          36.644          36.644
Utang pajak                                  10.613          10.613          10.613          10.613          10.613
Liabilitas jangka panjang yang
  jatuh tempo dalam satu tahun              476.045         377.141         264.301         135.045          63.279
  Utang bank
  Sewa
Utang lain-lain jangka pendek                 4.446           4.876           5.346           5.845           6.428
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek           1.476.097       1.398.508       1.284.220       1.181.296       1.106.553
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang            609.094         543.862         471.076         450.439         387.762
RAC Liabilitas                            1.426.330       1.426.330       1.426.330       1.426.330       1.426.330
Jumlah Liabilitas                         3.511.521       3.368.699       3.181.626       3.058.065       2.920.645

Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan
  kepada pemilik entitas induk
Modal ditempatkan dan disetor penuh         279.037         279.037         279.037         279.037         279.037
Tambahan modal disetor                      460.285         460.285         460.285         460.285         460.285
Komponen ekuitas lainnya
Penghasilan komprehensif lain                 (9.927)         (9.927)         (9.927)         (9.927)         (9.927)
Surplus revaluasi aset tetap                665.565         665.565         665.565         665.565         665.565
Deviden                                      (49.556)        (59.906)        (72.043)        (86.527)      (103.859)
Laba ditahan                              1.490.462       1.773.043       2.084.146       2.430.546       2.818.456
Saldo laba                                  282.581         311.103         346.401         387.910         426.146
Jumlah                                    3.118.447       3.419.200       3.753.464       4.126.889       4.535.704
Kepentingan nonpengendali                     66.499          75.154          84.242          93.785        103.804
Jumlah Ekuitas                            3.184.946       3.494.354       3.837.706       4.220.673       4.639.508
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas             6.696.466       6.863.053       7.019.332       7.278.738       7.560.153
                                           Sumber: data olahan




                                                             Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 25
Page 38
                 Tabel 11. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi
                                       Projection      Projection      Projection      Projection      Projection
                                       31-Des-24       31-Des-25       31-Des-26       31-Des-27       31-Des-28
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas                       1.296.936       1.418.852       1.609.353       1.801.643       1.969.415
Aset keuangan lancar lainnya                26.846          26.846          26.846          26.846          26.846
Piutang Usaha                              218.477         274.868         289.375         344.426         421.781
Piutang lain-lain - Neto                   449.365         449.365         449.365         449.365         449.365
Persediaan                                  41.334          41.741          49.773          49.655          58.025
Biaya dibayar di muka dan uang muka         93.520         106.207         117.671         128.891         139.842
Pajak dibayar di muka                        5.121           5.121           5.121           5.121           5.121
Jumlah Aset Lancar                       2.131.598       2.322.999       2.547.504       2.805.946       3.070.393
Jumlah Aset Tidak Lancar                 2.268.597       2.176.504       2.144.753       2.056.157       1.980.073
RAC Aset                                 1.428.993       1.428.993       1.428.993       1.428.993       1.428.993
Jumlah Aset                              5.829.189       5.928.496       6.121.250       6.291.096       6.479.460

Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek                   397.002         397.002         397.002         397.002         397.002
Utang Usaha                                101.865         106.754         117.471         119.601         133.525
Utang lain-lain                            390.932         390.932         390.932         390.932         390.932
Pendapatan diterima di muka                 19.687          21.184          22.829          24.633          26.608
Beban akrual                                36.644          36.644          36.644          36.644          36.644
Utang pajak                                 10.613          10.613          10.613          10.613          10.613
Liabilitas jangka panjang yang
  jatuh tempo dalam satu tahun             639.616         637.555         602.189         589.225         546.740
  Utang bank
  Sewa
Utang lain-lain jangka pendek                2.797           3.075           3.372           3.698           4.043
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek          1.599.157       1.603.760       1.581.053       1.572.348       1.546.108
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang           718.393         660.076         686.041         644.568         603.095
RAC Liabilitas                           1.426.330       1.426.330       1.426.330       1.426.330       1.426.330
Jumlah Liabilitas                        3.743.879       3.690.165       3.693.423       3.643.245       3.575.532

Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan
  kepada pemilik entitas induk
Modal ditempatkan dan disetor penuh        279.037         279.037         279.037         279.037         279.037
Tambahan modal disetor                     460.285         460.285         460.285         460.285         460.285
Komponen ekuitas lainnya
Penghasilan komprehensif lain                (9.927)         (9.927)         (9.927)         (9.927)         (9.927)
Surplus revaluasi aset tetap               665.565         665.565         665.565         665.565         665.565
Deviden                                     (23.933)        (27.213)        (30.485)        (35.170)        (41.096)
Laba ditahan                               558.054         685.418         834.951       1.020.612       1.237.859
Saldo laba                                 127.201         149.357         185.471         217.042         253.948
Jumlah                                   2.056.282       2.202.523       2.384.898       2.597.445       2.845.672
Kepentingan nonpengendali                    29.027          35.808          42.929          50.406          58.256
Jumlah Ekuitas                           2.085.309       2.238.331       2.427.827       2.647.851       2.903.928
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas            5.829.189       5.928.496       6.121.250       6.291.096       6.479.460




                                                            Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 26
Page 39
                 Tabel 11. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi
                                       Projection      Projection      Projection      Projection      Projection
                                       31-Des-29       31-Des-30       31-Des-31       31-Des-32       31-Des-33
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas                       2.132.623       2.273.456       2.412.862       2.562.807       2.817.884
Aset keuangan lancar lainnya                26.846          26.846          26.846          26.846          26.846
Piutang Usaha                              482.811         552.287         620.207         708.264         779.650
Piutang lain-lain - Neto                   449.365         449.365         449.365         449.365         449.365
Persediaan                                  56.972          65.993          65.486          75.079          75.419
Biaya dibayar di muka dan uang muka        150.499         170.656         191.461         210.877         229.868
Pajak dibayar di muka                        5.121           5.121           5.121           5.121           5.121
Jumlah Aset Lancar                       3.304.236       3.543.723       3.771.346       4.038.358       4.384.153
Jumlah Aset Tidak Lancar                 1.964.805       1.892.143       1.821.056       1.813.730       1.749.651
RAC Aset                                 1.428.993       1.428.993       1.428.993       1.428.993       1.428.993
Jumlah Aset                              6.698.034       6.864.859       7.021.396       7.281.081       7.562.797

Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek                   397.002         397.002         397.002         397.002         397.002
Utang Usaha                                131.635         150.140         145.621         168.595         161.900
Utang lain-lain                            390.932         390.932         390.932         390.932         390.932
Pendapatan diterima di muka                 28.778          31.159          33.761          36.619          39.756
Beban akrual                                36.644          36.644          36.644          36.644          36.644
Utang pajak                                 10.613          10.613          10.613          10.613          10.613
Liabilitas jangka panjang yang
  jatuh tempo dalam satu tahun             476.045         377.141         264.301         135.045          63.279
  Utang bank
  Sewa
Utang lain-lain jangka pendek                4.446           4.876           5.346           5.845           6.428
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek          1.476.097       1.398.508       1.284.220       1.181.296       1.106.553
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang           609.094         543.862         471.076         450.439         387.762
RAC Liabilitas                           1.426.330       1.426.330       1.426.330       1.426.330       1.426.330
Jumlah Liabilitas                        3.511.521       3.368.699       3.181.626       3.058.065       2.920.645

Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan
  kepada pemilik entitas induk
Modal ditempatkan dan disetor penuh        279.037         279.037         279.037         279.037         279.037
Tambahan modal disetor                     460.285         460.285         460.285         460.285         460.285
Komponen ekuitas lainnya
Penghasilan komprehensif lain                (9.927)         (9.927)         (9.927)         (9.927)         (9.927)
Surplus revaluasi aset tetap               665.565         665.565         665.565         665.565         665.565
Deviden                                     (49.556)        (59.906)        (72.043)        (86.527)      (103.859)
Laba ditahan                             1.492.029       1.774.849       2.086.210       2.432.889       2.821.100
Saldo laba                                 282.581         311.103         346.401         387.910         426.146
Jumlah                                   3.120.014       3.421.006       3.755.528       4.129.232       4.538.348
Kepentingan nonpengendali                    66.499          75.154          84.242          93.785        103.804
Jumlah Ekuitas                           3.186.513       3.496.160       3.839.770       4.223.016       4.642.152
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas            6.698.034       6.864.859       7.021.396       7.281.081       7.562.797
                                          Sumber: data olahan


4.1.6. Analisis Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi
Di bawah ini merupakan perbandingan analisis proyeksi rasio keuangan dengan membandingkan antara
Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana Transaksi.




                                                            Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 27
Page 40
                    Tabel 12. Analisis Rasio Keuangan Dengan Rencana Transaksi
                                    31-Des-24    31-Des-25      31-Des-26     31-Des-27      31-Des-28
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio                            1,33           1,45           1,61          1,78           1,99
Quick ratio                              1,25           1,35           1,50          1,67           1,85
Cash ratio                               0,81           0,88           1,02          1,15           1,27

ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover                    9              8              8             7              6
Inventory turnover                         25             27             24            26             23
Acc. Payable turnover                      10             11             10            11             10
Days of Acc. Receivable                    42             48             47            52             60
Days of Inventory                          14             13             15            14             15
Days of Acc. Payable                       35             34             35            34             35

PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin                    45,04%         45,50%        45,83%         46,09%        46,26%
Net profit margin                       7,16%          7,73%         8,82%          9,59%        10,51%

SOLVENCY RATIOS
Debt to equity                         82,43%         74,10%        67,93%         60,23%        52,02%
Debt to assets                         29,49%         27,98%        26,94%         25,35%        23,32%

                                    31-Des-29    31-Des-30      31-Des-31     31-Des-32      31-Des-33
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio                            2,24           2,53           2,94          3,42           3,96
Quick ratio                              2,09           2,36           2,73          3,17           3,68
Cash ratio                               1,44           1,63           1,88          2,17           2,55

ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover                    6              5              5             4              4
Inventory turnover                         25             23             24            22             24
Acc. Payable turnover                      11             10             11            10             11
Days of Acc. Receivable                    65             70             75            81             84
Days of Inventory                          14             16             15            16             15
Days of Acc. Payable                       33             36             33            36             33

PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin                    46,37%         46,49%        46,61%         46,72%        46,84%
Net profit margin                      11,04%         11,47%        12,05%         12,72%        13,18%

SOLVENCY RATIOS
Debt to equity                         45,38%         36,67%        28,55%         22,41%        17,49%
Debt to assets                         21,59%         18,67%        15,61%         13,00%        10,74%

                                         Sumber: data olahan




                                                         Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 28
Page 41
                    Tabel 13. Analisis Rasio Keuangan Tanpa Rencana Transaksi
                                31-Des-24      31-Des-25   31-Des-26    31-Des-27          31-Des-28
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio                         1,33          1,45            1,61           1,78           1,99
Quick ratio                           1,25          1,35            1,50           1,67           1,85
Cash ratio                            0,81          0,88            1,02           1,15           1,27

ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover             8,67           7,52           7,70            6,92           6,01
Inventory turnover                  25,19          26,99          24,23           25,86          23,46
Acc. Payable turnover               10,22          10,55          10,27           10,74          10,19
Days of Acc. Receivable                42             48             47              52             60
Days of Inventory                      14             13             15              14             15
Days of Acc. Payable                   35             34             35              34             35

PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin                45,04%         45,50%         45,83%          46,09%         46,26%
Net profit margin                   7,06%          7,55%          8,65%           9,42%         10,34%

SOLVENCY RATIOS
Debt to equity                     82,45%         74,12%         67,95%          60,25%         52,05%
Debt to assets                     29,49%         27,98%         26,95%          25,35%         23,32%

                               31-Des-29     31-Des-30        31-Des-31     31-Des-32      31-Des-33
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio                         2,24          2,53            2,94           3,42           3,96
Quick ratio                           2,09          2,36            2,73           3,17           3,68
Cash ratio                            1,44          1,62            1,88           2,17           2,54

ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover             5,54           5,12           4,82            4,47           4,30
Inventory turnover                  25,18          22,93          24,39           22,46          23,63
Acc. Payable turnover               10,90          10,08          10,97           10,00          11,01
Days of Acc. Receivable                65             70             75              81             84
Days of Inventory                      14             16             15              16             15
Days of Acc. Payable                   33             36             33              36             33

PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin                46,37%         46,49%         46,61%          46,72%         46,84%
Net profit margin                  10,87%         11,31%         11,89%          12,56%         13,01%

SOLVENCY RATIOS
Debt to equity                     45,40%         36,68%         28,57%          22,42%         17,50%
Debt to assets                     21,59%         18,68%         15,62%          13,00%         10,74%

                                        Sumber: data olahan




                                                        Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 29
Page 42
Secara umum, tidak terdapat dampak yang signifikan dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi.
Dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi Net profit margin Perseroan mengalami kenaikan yang
diakibatkan oleh penurunan harga sewa kantor.

4.1.7. Analisis Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi
Pelaksanaan Rencana Transaksi akan menyebabkan beberapa perubahan pada laporan posisi keuangan
Perseroan. Laporan proforma posisi keuangan tanpa dan dengan Rencana Transaksi memberikan
gambaran mengenai efek dari Rencana Transaksi tersebut. Laporan posisi keuangan Tanpa Rencana
Transaksi diambil dari laporan keuangan per 31 Desember 2023 oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata
Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan No. 00047/3.0423/AU.1/10/1042-3/1/III/2024 tanggal 27 Maret
2024 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian, sedangkan laporan keuangan proforma yang
dipersiapkan oleh Manajemen Perseroan. Berikut merupakan proforma laporan posisi keuangan dengan
dilakukannya Rencana Transaksi (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):

                            Tabel 14. Proforma Laporan Posisi Keuangan




                                          Sumber: manajemen


Secara keseluruhan efek Rencana Transaksi terhadap laporan posisi keuangan Perseroan yaitu
penambahan aset berupa kas dan setara kas dan penambahan ekuitas berupa saldo laba berasal dari
penghematan beban sewa yang dibayarkan untuk sewa pada gedung kantor sebelumnya (Tanpa Rencana
Transaksi). Analisis pada laporan proforma menggunakan beban sewa untuk periode 1 (satu) tahun.

4.2. Hasil Penilaian Penilai Independen
Terkait dengan Rencana Transaksi, Perseroan telah menugaskan kepada KJPP Herman Meirizki dan
Rekan klasifikasi bidang properti (aset) untuk melakukan penilaian atas nilai sewa pasar, yang secara
ringkas dapat digambarkan sebagai berikut:
Nomor Laporan            : 00665/2.0120-00/PI/10/0374/1/VI/2024
Penilai Publik           : Susi Meirizki
No. Izin Penilai         : P-1.13.00374
No. STTD                 : STTD.PP-08/PJ-1/PM.02/2023
Tanggal Laporan          : 25 Juni 2024
Tanggal Penilaian        : 31 Desember 2023
Objek Penilaian          : Ruang Kantor, Menteng – Jakarta Pusat, meliputi ruang kantor dengan luas
                            yang berdasarkan lingkup penugasan 680 meter persegi. Aset tersebut
                            terletak di Diagnos Tower Lantai 6 dan 7, Jalan Teuku Cik Ditiro No.11,



                                                        Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 30
Page 43
                                          Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat, Provinsi
                                          DKI Jakarta
Maksud dan Tujuan :                       untuk melakukan verifikasi antara dokumen dan kondisi fisik di lapangan,
Penilaian                                 memperoleh dan memberikan opini independen atas Nilai Sewa Pasar
                                          dari properti dimaksud sesuai lingkup penugasan yang dapat digunakan
                                          sebagai dasar pertimbangan untuk Kepentingan Transaksi Atas Objek
                                          Properti Sewa Per 31 Desember 2023 dan oleh karenanya tidak
                                          direkomendasikan untuk penggunaan lainnya. Penilaian ini dilaksanakan
                                          untuk kepentingan Pasar Modal. Oleh karena itu, dalam penilaian ini harus
                                          memenuhi ketentuan-ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                                          No.28/POJK.04/2021, tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
                                          Properti di Pasar Modal.
Dasar Nilai                           :   Nilai Sewa Pasar
Kesimpulan Nilai                      :   Nilai Sewa Pasar Rp131.800/m2/bulan untuk sewa. Service charge
                                          sebesar Rp50.320/m2/bulan.

Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh KJPP Herman Meirizki dan Rekan, Nilai Sewa Pasar
adalah sebesar Rp131.800 per m2 per bulan dengan Service Charge sebesar Rp50.320 per m2 per bulan,
sedangkan harga Rencana Transaksi adalah sebesar Rp125.000 per m2 per bulan dan service charge
sebesar Rp49.000 per m2 per bulan, yang berarti berada dalam kisaran batas atas dan batas bawah dari
Nilai Sewa Pasar Objek Transaksi sebesar 7,5% sesuai POJK 35/2020 Pasal 48.b.

4.3. Analisis Inkremental
Dari proyeksi keuangan terlihat dengan adanya Rencana Transaksi memberikan kontribusi nilai tambah
yang dapat dilihat pada tabel berikut (dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain):

                                                   Tabel 15. Analisis Inkremental
                                          FY2024          FY2025      FY2026      FY2027      FY2028      FY2029      FY2030      FY2031      FY2032      FY2033
LABA BERSIH
Laba bersih (dengan transaksi)                 135.693     159.771     196.432     228.581     266.098     295.345     324.518     360.507     402.749     441.764
Laba bersih (tanpa transaksi)                  133.660     156.139     192.592     224.519     261.799     290.824     319.758     355.489     397.452     436.166
Selisih                                          2.033       3.632       3.840       4.062       4.300       4.521       4.760       5.018       5.297       5.598

TOTAL ASET
Total aset (dengan transaksi)                 5.829.189   5.928.496   6.121.250   6.291.096   6.479.460   6.698.034   6.864.859   7.021.396   7.281.081   7.562.797
Total aset (tanpa transaksi)                  5.828.575   5.927.721   6.120.299   6.289.955   6.478.114   6.696.466   6.863.053   7.019.332   7.278.738   7.560.153
Selisih                                             613         776         951       1.141       1.346       1.567       1.806       2.064       2.343       2.644

TOTAL LIABILITAS
Total liabilitas (dengan transaksi)           3.743.879   3.690.165   3.693.423   3.643.245   3.575.532   3.511.521   3.368.699   3.181.626   3.058.065   2.920.645
Total liabilitas (tanpa transaksi)            3.743.879   3.690.165   3.693.423   3.643.245   3.575.532   3.511.521   3.368.699   3.181.626   3.058.065   2.920.645
Selisih                                               -           -           -           -           -           -           -           -           -           -

TOTAL EKUITAS
Total Ekuitas (dengan transaksi)              2.085.309   2.238.331   2.427.827   2.647.851   2.903.928   3.186.513   3.496.160   3.839.770   4.223.016   4.642.152
Total Ekuitas (tanpa transaksi)               2.084.696   2.237.555   2.426.876   2.646.710   2.902.582   3.184.946   3.494.354   3.837.706   4.220.673   4.639.508
Selisih                                             613         776         951       1.141       1.346       1.567       1.806       2.064       2.343       2.644


                                                               Sumber: data olahan


Berdasarkan tabel diatas menunjukkan hal sebagai berikut:
 Dengan dilakukannya Rencana Transaksi akan meningkatkan laba bersih Perseroan dari penurunan
   beban usaha Perseroan berupa sewa gedung kantor;
 Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, total aset akan meningkatkan dengan penambahan kas dan
   setara kas;




                                                                                        Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 31
Page 44
 Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, total ekuitas Perseroan akan meningkat dengan
  penambahan saldo laba.

4.3.1. Biaya atau Pendapatan yang Relevan
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi akan menurunkan beban usaha dalam bentuk penghematan
beban sewa. Perbandingan pendapatan dan beban usaha antara Dengan dan Tanpa Rencana Transaksi
adalah sebagai berikut (dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain):

               Tabel 16. Analisis Biaya dan Pendapatan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi
                        FY2024       FY2025      FY2026      FY2027      FY2028      FY2029      FY2030       FY2031      FY2032      FY2033
TOTAL PENDAPATAN
Dengan Transaksi         1.894.303   2.067.299   2.226.758   2.382.450   2.532.910   2.675.535   2.828.077    2.990.996   3.165.625   3.352.841
Tanpa Transaksi          1.894.303   2.067.299   2.226.758   2.382.450   2.532.910   2.675.535   2.828.077    2.990.996   3.165.625   3.352.841
Selisih                          -           -           -           -           -           -           -            -           -           -

BEBAN USAHA
Dengan Transaksi          642.030     702.247     742.551     780.505     809.848     846.496      886.009     928.187      970.039 1.017.701
Tanpa Transaksi           643.353     704.451     744.947     783.106     812.671     849.540      889.292     931.728      973.859 1.021.822
Selisih (Penghematan)      (1.323)     (2.204)     (2.396)     (2.602)     (2.823)     (3.044)      (3.283)     (3.541)      (3.820)   (4.121)


                                                      Sumber: data olahan


4.3.2. Informasi Non Keuangan yang Relevan
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen, Rencana Transaksi ini berkaitan dengan langkah
Perseroan untuk melakukan efisien atas beban sewa sekaligus untuk mendekatkan lokasi kantor dari
Perseroan dan anak usaha dalam Grup Perseroan sehingga diharapkan dapat meningkatkan sinergi dan
mempercepat pengambilan keputusan.

4.3.3. Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perseroan
Perseroan telah menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki dan Rekan untuk melakukan
perhitungan nilai sewa pasar Diagnos Tower sebagai dasar pertimbangan harga sewa yang ditetapkan
dalam draft perjanjian serta telah menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki dan Rekan untuk
melakukan analisis pendapat kewajaran.




                                                                            Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 32
Page 45
5. KESIMPULAN

5.1. Analisis atas Kewajaran Rencana Transaksi
Berdasarkan kajian-kajian yang telah diungkapkan di atas, berikut adalah analisis atas kewajaran
Rencana Transaksi:
1. Rencana Transaksi adalah sewa ruang kantor seluas 680m2 di Gedung Diagnos Tower yang terletak
    di terletak di Jalan Teuku Cik Ditiro No. 11 Menteng Jakarta Pusat antara PT Bundamedik Tbk sebagai
    penyewa dan PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk sebagai yang menyewakan;
2. Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh KJPP Herman Meirizki dan Rekan, Nilai Sewa Pasar
    adalah sebesar Rp131.800 per m2 per bulan dan Service Charge sebesar Rp50.320 per m2 per bulan,
    sedangkan harga Rencana Transaksi adalah sebesar Rp125.000 per m2 per bulan dan service charge
    sebesar Rp49.000 per m2 per bulan, yang berarti berada dalam kisaran batas atas dan batas bawah
    dari Nilai Sewa Pasar Objek Transaksi sebesar 7,5% sesuai POJK 35/2020 Pasal 48.b.
3. Dari analisis terhadap proyeksi laporan keuangan Perseroan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan
    Rencana Transaksi, Perseroan akan mendapatkan penghematan beban usaha terutama beban
    sewa;
4. Berdasarkan analisis kualitatif, Perseroan dapat meningkatkan sinergi dan mempercepat
    pengambilan keputusan dengan lokasi kantor dari Perseroan dan anak usaha dalam Grup Perseroan
    dalam satu gedung kantor.

5.2. Opini Pendapat Kewajaran
Berdasarkan analisis yang kami lakukan terhadap kewajaran Rencana Transaksi yang meliputi analisis
transaksi, analisis kualitatif, analisis kuantitatif, analisis kewajaran transaksi, dan analisis atas faktor-
faktor lain yang relevan, HMR berpendapat bahwa Rencana Transaksi sewa ruang kantor seluas 680m2
di Diagnos Tower oleh Perseroan adalah Wajar.

Kesimpulan Pendapat Kewajaran di atas berlaku apabila tidak terdapat perubahan yang berdampak
signifikan terhadap Rencana Transaksi, seperti perubahan kondisi perekonomian secara umum,
peraturan-peraturan pemerintah, serta kondisi internal Perseroan maupun faktor-faktor lainnya.
Perubahan-perubahan sebagai akibat dari faktor-faktor tersebut setelah tanggal dikeluarkannya Laporan
Pendapat Kewajaran ini mungkin dapat memberikan hasil yang berbeda terhadap kesimpulan pendapat
kewajaran.




                                                             Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 33
Page 46
6. LAMPIRAN

1.  Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi per 31 Desember 2024-2033;
2.  Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi per 31 Desember 2024-2033;
3.  Proyeksi Laporan Laba Rugi Tanpa Rencana Transaksi Periode Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-
    Desember Tahun 2024-2033;
4. Proyeksi Laporan Laba Rugi Dengan Rencana Transaksi Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-
    Desember Tahun 2024-2033;
5. Proyeksi Laporan Arus Kas Tanpa Rencana Transaksi Periode Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-
    Desember Tahun 2024-2033;
6. Proyeksi Laporan Arus Kas Dengan Rencana Transaksi Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-
    Desember Tahun 2024-2033;
7. Analisis Rasio Keuangan Tanpa Rencana Transaksi per 31 Desember Tahun 2024-2033;
8. Analisis Rasio Keuangan Dengan Rencana Transaksi per 31 Desember Tahun 2024-2033;
9. Proforma Laporan Posisi Keuangan;
10. Laporan Ringkas Penilaian Aset.




                                                       Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 34
Page 47
7. REFERENSI

1. Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018 (KEPI & SPI Edisi VII-
   2018) dan Edisi Revisi SPI 300, 310, dan 330;
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
   Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK 35/2020”);
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
   Perubahan Kegiatan Usaha (”POJK 17/2020”);
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
   Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”);
5. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman
   Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“SEOJK 17/2020”);
6. Media online lainnya.




                                                           Laporan Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk | 35
Page 48
                                                                                                      Lampiran 1

      Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi per 31 Desember 2024-2033
                                      Projection      Projection      Projection      Projection      Projection
                                      31-Des-24       31-Des-25       31-Des-26       31-Des-27       31-Des-28
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas                      1.296.323       1.418.076       1.608.402       1.800.502       1.968.069
Aset keuangan lancar lainnya               26.846          26.846          26.846          26.846          26.846
Piutang Usaha                             218.477         274.868         289.375         344.426         421.781
Piutang lain-lain - Neto                  449.365         449.365         449.365         449.365         449.365
Persediaan                                 41.334          41.741          49.773          49.655          58.025
Biaya dibayar di muka dan uang muka        93.520         106.207         117.671         128.891         139.842
Pajak dibayar di muka                       5.121           5.121           5.121           5.121           5.121
Jumlah Aset Lancar                      2.130.985       2.322.224       2.546.552       2.804.805       3.069.048
Jumlah Aset Tidak Lancar                2.268.597       2.176.504       2.144.753       2.056.157       1.980.073
RAC Aset                                1.428.993       1.428.993       1.428.993       1.428.993       1.428.993
Jumlah Aset                             5.828.575       5.927.721       6.120.299       6.289.955       6.478.114
                                                -               -               -               -               -
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek                  397.002         397.002         397.002         397.002         397.002
Utang Usaha                               101.865         106.754         117.471         119.601         133.525
Utang lain-lain                           390.932         390.932         390.932         390.932         390.932
Pendapatan diterima di muka                19.687          21.184          22.829          24.633          26.608
Beban akrual                               36.644          36.644          36.644          36.644          36.644
Utang pajak                                10.613          10.613          10.613          10.613          10.613
Liabilitas jangka panjang yang
  jatuh tempo dalam satu tahun            639.616         637.555         602.189         589.225         546.740
  Utang bank
  Sewa
Utang lain-lain jangka pendek               2.797           3.075           3.372           3.698           4.043
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek         1.599.157       1.603.760       1.581.053       1.572.348       1.546.108
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang          718.393         660.076         686.041         644.568         603.095
RAC Liabilitas                          1.426.330       1.426.330       1.426.330       1.426.330       1.426.330
Jumlah Liabilitas                       3.743.879       3.690.165       3.693.423       3.643.245       3.575.532

Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan
  kepada pemilik entitas induk
Modal ditempatkan dan disetor penuh       279.037         279.037         279.037         279.037         279.037
Tambahan modal disetor                    460.285         460.285         460.285         460.285         460.285
Komponen ekuitas lainnya
Penghasilan komprehensif lain               (9.927)         (9.927)         (9.927)         (9.927)         (9.927)
Surplus revaluasi aset tetap              665.565         665.565         665.565         665.565         665.565
Deviden                                    (23.933)        (27.213)        (30.485)        (35.170)        (41.096)
Laba ditahan                              557.441         684.642         834.000       1.019.471       1.236.513
Saldo laba                                127.201         149.357         185.471         217.042         253.948
Jumlah                                  2.055.669       2.201.747       2.383.947       2.596.304       2.844.326
Kepentingan nonpengendali                   29.027          35.808          42.929          50.406          58.256
Jumlah Ekuitas                          2.084.696       2.237.555       2.426.876       2.646.710       2.902.582
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas           5.828.575       5.927.721       6.120.299       6.289.955       6.478.114
Page 49
                                                                                                      Lampiran 1

      Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi per 31 Desember 2024-2033
                                      Projection      Projection      Projection      Projection      Projection
                                      31-Des-24       31-Des-25       31-Des-26       31-Des-27       31-Des-28
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas                      1.296.323       1.418.076       1.608.402       1.800.502       1.968.069
Aset keuangan lancar lainnya               26.846          26.846          26.846          26.846          26.846
Piutang Usaha                             218.477         274.868         289.375         344.426         421.781
Piutang lain-lain - Neto                  449.365         449.365         449.365         449.365         449.365
Persediaan                                 41.334          41.741          49.773          49.655          58.025
Biaya dibayar di muka dan uang muka        93.520         106.207         117.671         128.891         139.842
Pajak dibayar di muka                       5.121           5.121           5.121           5.121           5.121
Jumlah Aset Lancar                      2.130.985       2.322.224       2.546.552       2.804.805       3.069.048
Jumlah Aset Tidak Lancar                2.268.597       2.176.504       2.144.753       2.056.157       1.980.073
RAC Aset                                1.428.993       1.428.993       1.428.993       1.428.993       1.428.993
Jumlah Aset                             5.828.575       5.927.721       6.120.299       6.289.955       6.478.114
                                                -               -               -               -               -
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek                  397.002         397.002         397.002         397.002         397.002
Utang Usaha                               101.865         106.754         117.471         119.601         133.525
Utang lain-lain                           390.932         390.932         390.932         390.932         390.932
Pendapatan diterima di muka                19.687          21.184          22.829          24.633          26.608
Beban akrual                               36.644          36.644          36.644          36.644          36.644
Utang pajak                                10.613          10.613          10.613          10.613          10.613
Liabilitas jangka panjang yang
  jatuh tempo dalam satu tahun            639.616         637.555         602.189         589.225         546.740
  Utang bank
  Sewa
Utang lain-lain jangka pendek               2.797           3.075           3.372           3.698           4.043
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek         1.599.157       1.603.760       1.581.053       1.572.348       1.546.108
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang          718.393         660.076         686.041         644.568         603.095
RAC Liabilitas                          1.426.330       1.426.330       1.426.330       1.426.330       1.426.330
Jumlah Liabilitas                       3.743.879       3.690.165       3.693.423       3.643.245       3.575.532

Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan
  kepada pemilik entitas induk
Modal ditempatkan dan disetor penuh       279.037         279.037         279.037         279.037         279.037
Tambahan modal disetor                    460.285         460.285         460.285         460.285         460.285
Komponen ekuitas lainnya
Penghasilan komprehensif lain               (9.927)         (9.927)         (9.927)         (9.927)         (9.927)
Surplus revaluasi aset tetap              665.565         665.565         665.565         665.565         665.565
Deviden                                    (23.933)        (27.213)        (30.485)        (35.170)        (41.096)
Laba ditahan                              557.441         684.642         834.000       1.019.471       1.236.513
Saldo laba                                127.201         149.357         185.471         217.042         253.948
Jumlah                                  2.055.669       2.201.747       2.383.947       2.596.304       2.844.326
Kepentingan nonpengendali                   29.027          35.808          42.929          50.406          58.256
Jumlah Ekuitas                          2.084.696       2.237.555       2.426.876       2.646.710       2.902.582
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas           5.828.575       5.927.721       6.120.299       6.289.955       6.478.114
Page 50
                                                                                                      Lampiran 2

     Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi per 31 Desember 2024-2033
                                      Projection      Projection      Projection      Projection      Projection
                                      31-Des-24       31-Des-25       31-Des-26       31-Des-27       31-Des-28
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas                      1.296.936       1.418.852       1.609.353       1.801.643       1.969.415
Aset keuangan lancar lainnya               26.846          26.846          26.846          26.846          26.846
Piutang Usaha                             218.477         274.868         289.375         344.426         421.781
Piutang lain-lain - Neto                  449.365         449.365         449.365         449.365         449.365
Persediaan                                 41.334          41.741          49.773          49.655          58.025
Biaya dibayar di muka dan uang muka        93.520         106.207         117.671         128.891         139.842
Pajak dibayar di muka                       5.121           5.121           5.121           5.121           5.121
Jumlah Aset Lancar                      2.131.598       2.322.999       2.547.504       2.805.946       3.070.393
Jumlah Aset Tidak Lancar                2.268.597       2.176.504       2.144.753       2.056.157       1.980.073
RAC Aset                                1.428.993       1.428.993       1.428.993       1.428.993       1.428.993
Jumlah Aset                             5.829.189       5.928.496       6.121.250       6.291.096       6.479.460

Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek                  397.002         397.002         397.002         397.002         397.002
Utang Usaha                               101.865         106.754         117.471         119.601         133.525
Utang lain-lain                           390.932         390.932         390.932         390.932         390.932
Pendapatan diterima di muka                19.687          21.184          22.829          24.633          26.608
Beban akrual                               36.644          36.644          36.644          36.644          36.644
Utang pajak                                10.613          10.613          10.613          10.613          10.613
Liabilitas jangka panjang yang
  jatuh tempo dalam satu tahun            639.616         637.555         602.189         589.225         546.740
  Utang bank
  Sewa
Utang lain-lain jangka pendek               2.797           3.075           3.372           3.698           4.043
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek         1.599.157       1.603.760       1.581.053       1.572.348       1.546.108
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang          718.393         660.076         686.041         644.568         603.095
RAC Liabilitas                          1.426.330       1.426.330       1.426.330       1.426.330       1.426.330
Jumlah Liabilitas                       3.743.879       3.690.165       3.693.423       3.643.245       3.575.532

Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan
  kepada pemilik entitas induk
Modal ditempatkan dan disetor penuh       279.037         279.037         279.037         279.037         279.037
Tambahan modal disetor                    460.285         460.285         460.285         460.285         460.285
Komponen ekuitas lainnya
Penghasilan komprehensif lain               (9.927)         (9.927)         (9.927)         (9.927)         (9.927)
Surplus revaluasi aset tetap              665.565         665.565         665.565         665.565         665.565
Deviden                                    (23.933)        (27.213)        (30.485)        (35.170)        (41.096)
Laba ditahan                              558.054         685.418         834.951       1.020.612       1.237.859
Saldo laba                                127.201         149.357         185.471         217.042         253.948
Jumlah                                  2.056.282       2.202.523       2.384.898       2.597.445       2.845.672
Kepentingan nonpengendali                   29.027          35.808          42.929          50.406          58.256
Jumlah Ekuitas                          2.085.309       2.238.331       2.427.827       2.647.851       2.903.928
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas           5.829.189       5.928.496       6.121.250       6.291.096       6.479.460
Page 51
                                                                                                      Lampiran 2

     Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi per 31 Desember 2024-2033
                                      Projection      Projection      Projection      Projection      Projection
                                      31-Des-29       31-Des-30       31-Des-31       31-Des-32       31-Des-33
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas                      2.132.623       2.273.456       2.412.862       2.562.807       2.817.884
Aset keuangan lancar lainnya               26.846          26.846          26.846          26.846          26.846
Piutang Usaha                             482.811         552.287         620.207         708.264         779.650
Piutang lain-lain - Neto                  449.365         449.365         449.365         449.365         449.365
Persediaan                                 56.972          65.993          65.486          75.079          75.419
Biaya dibayar di muka dan uang muka       150.499         170.656         191.461         210.877         229.868
Pajak dibayar di muka                       5.121           5.121           5.121           5.121           5.121
Jumlah Aset Lancar                      3.304.236       3.543.723       3.771.346       4.038.358       4.384.153
Jumlah Aset Tidak Lancar                1.964.805       1.892.143       1.821.056       1.813.730       1.749.651
RAC Aset                                1.428.993       1.428.993       1.428.993       1.428.993       1.428.993
Jumlah Aset                             6.698.034       6.864.859       7.021.396       7.281.081       7.562.797

Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek                  397.002         397.002         397.002         397.002         397.002
Utang Usaha                               131.635         150.140         145.621         168.595         161.900
Utang lain-lain                           390.932         390.932         390.932         390.932         390.932
Pendapatan diterima di muka                28.778          31.159          33.761          36.619          39.756
Beban akrual                               36.644          36.644          36.644          36.644          36.644
Utang pajak                                10.613          10.613          10.613          10.613          10.613
Liabilitas jangka panjang yang
  jatuh tempo dalam satu tahun            476.045         377.141         264.301         135.045          63.279
  Utang bank
  Sewa
Utang lain-lain jangka pendek               4.446           4.876           5.346           5.845           6.428
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek         1.476.097       1.398.508       1.284.220       1.181.296       1.106.553
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang          609.094         543.862         471.076         450.439         387.762
RAC Liabilitas                          1.426.330       1.426.330       1.426.330       1.426.330       1.426.330
Jumlah Liabilitas                       3.511.521       3.368.699       3.181.626       3.058.065       2.920.645

Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan
  kepada pemilik entitas induk
Modal ditempatkan dan disetor penuh       279.037         279.037         279.037         279.037         279.037
Tambahan modal disetor                    460.285         460.285         460.285         460.285         460.285
Komponen ekuitas lainnya
Penghasilan komprehensif lain               (9.927)         (9.927)         (9.927)         (9.927)         (9.927)
Surplus revaluasi aset tetap              665.565         665.565         665.565         665.565         665.565
Deviden                                    (49.556)        (59.906)        (72.043)        (86.527)      (103.859)
Laba ditahan                            1.492.029       1.774.849       2.086.210       2.432.889       2.821.100
Saldo laba                                282.581         311.103         346.401         387.910         426.146
Jumlah                                  3.120.014       3.421.006       3.755.528       4.129.232       4.538.348
Kepentingan nonpengendali                   66.499          75.154          84.242          93.785        103.804
Jumlah Ekuitas                          3.186.513       3.496.160       3.839.770       4.223.016       4.642.152
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas           6.698.034       6.864.859       7.021.396       7.281.081       7.562.797
Page 52
                                                                                              Lampiran 3

    Proyeksi Laporan Laba Rugi Tanpa Rencana Transaksi Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-
                                   Desember Tahun 2024-2033
                            Projection     Projection   Projection   Projection     Projection
                               FY2024       FY2025       FY2026        FY2027        FY2028
Pendapatan                    1.894.303     2.067.299    2.226.758    2.382.450      2.532.910
Beban pokok pendapatan       (1.041.047) (1.126.641) (1.206.159) (1.284.314) (1.361.182)
Laba bruto                       853.256      940.658    1.020.599    1.098.136      1.171.728
Beban usaha                     (643.353)    (704.451)    (744.947)     (783.106)     (812.671)
Penghasilan keuangan                    -             -            -            -              -
Beban keuangan                    (46.134)     (42.635)     (38.451)      (39.734)      (37.105)
Laba sebelum pajak               163.768      193.572      237.201       275.296       321.952
Beban pajak penghasilan           (30.109)     (37.433)     (44.609)      (50.777)      (60.153)
Laba tahun berjalan              133.660      156.139      192.592       224.519       261.799
                             Projection      Projection      Projection      Projection      Projection
                               FY2029          FY2030          FY2031          FY2032          FY2033
Pendapatan                     2.675.535       2.828.077       2.990.996       3.165.625       3.352.841
Beban pokok pendapatan        (1.434.786)     (1.513.325)     (1.597.031)     (1.686.541)     (1.782.281)
Laba bruto                     1.240.749       1.314.752       1.393.965       1.479.084       1.570.560
Beban usaha                     (849.540)       (889.292)       (931.728)       (973.859)     (1.021.822)
Penghasilan keuangan                    -               -               -               -               -
Beban keuangan                    (33.335)        (32.053)        (24.857)        (16.146)        (12.144)
Laba sebelum pajak               357.875         393.407         437.379         489.080         536.594
Beban pajak penghasilan           (67.051)        (73.649)        (81.891)        (91.628)      (100.428)
Laba tahun berjalan              290.824         319.758         355.489         397.452         436.166
Page 53
                                                                                   Lampiran 4

  Proyeksi Laporan Laba Rugi Dengan Rencana Transaksi Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-
                                Desember Tahun 2024-2033
                           Projection Projection Projection Projection Projection
                             FY2024      FY2025      FY2026      FY2027      FY2028
Pendapatan                   1.894.303   2.067.299   2.226.758   2.382.450   2.532.910
Beban pokok pendapatan      (1.041.047) (1.126.641) (1.206.159) (1.284.314) (1.361.182)
Laba bruto                     853.256     940.658   1.020.599   1.098.136   1.171.728
Beban usaha                   (642.030)   (702.247)   (742.551)   (780.505)   (809.848)
Penghasilan keuangan                 -           -           -           -           -
Beban keuangan                 (45.425)    (41.207)    (37.006)    (38.273)    (35.628)
Laba sebelum pajak             165.801     197.203     241.041     279.358     326.252
Beban pajak penghasilan        (30.109)    (37.433)    (44.609)    (50.777)    (60.153)
Laba tahun berjalan            135.693     159.771     196.432     228.581     266.098
                           Projection Projection Projection Projection Projection
                             FY2029      FY2030      FY2031      FY2032      FY2033
Pendapatan                   2.675.535   2.828.077   2.990.996   3.165.625   3.352.841
Beban pokok pendapatan      (1.434.786) (1.513.325) (1.597.031) (1.686.541) (1.782.281)
Laba bruto                   1.240.749   1.314.752   1.393.965   1.479.084   1.570.560
Beban usaha                   (846.496)   (886.009)   (928.187)   (970.039) (1.017.701)
Penghasilan keuangan                 -           -           -           -           -
Beban keuangan                 (31.858)    (30.576)    (23.380)    (14.669)    (10.667)
Laba sebelum pajak             362.396     398.167     442.398     494.377     542.192
Beban pajak penghasilan        (67.051)    (73.649)    (81.891)    (91.628)   (100.428)
Laba tahun berjalan            295.345     324.518     360.507     402.749     441.764
Page 54
                                                                                                           Lampiran 5

             Proyeksi Laporan Arus Kas Tanpa Rencana Transaksi Periode Periode 12 Bulan
                            dari Bulan Januari-Desember Tahun 2024-2033
                                                FY2024          FY2025         FY2026        FY2027          FY2028
Arus kas dari aktivitas operasi
Pendapatan                                         1.894.303      2.067.299     2.226.758     2.382.450      2.532.910
Pembayaran beban pokok pendapatan                 (1.041.047)    (1.126.641)   (1.206.159)   (1.284.314)    (1.361.182)
Pembayaran beban usaha                              (504.994)      (559.077)     (599.163)     (637.560)      (678.222)
Pembayaran beban keuangan                            (42.258)       (40.076)      (37.206)      (35.532)       (34.218)
Pembayaran pajak                                     (30.109)       (37.433)      (44.609)      (50.777)       (60.153)
Penerimaan (pembayaran) dari operasi lain - Neto      (3.876)        (2.560)       (1.245)       (4.202)        (2.888)
Modal kerja                                          (62.359)       (60.780)      (20.758)      (58.488)       (78.481)
Arus kas bersih dari aktivitas operasi              209.660        240.733       317.618       311.577        317.767

Arus kas untuk aktivitas investasi
Perolehan aset tetap                                 (23.811)       (5.000)       (5.000)        (5.000)        (5.000)
Organic Capex                                        (54.392)      (48.280)      (50.103)       (51.950)       (53.365)
Arus kas bersih untuk aktivitas investasi            (78.203)      (53.280)      (55.103)       (56.950)       (58.365)

Arus kas dari aktivitas pendanaan
Penerimaan pinjaman bank                            588.014              -             -              -              -
Pembayaran pinjaman bank                             (7.247)       (38.279)      (46.232)       (32.338)       (61.858)
Pembayaran dividen kas                               (1.028)        (3.280)       (3.272)        (4.685)        (5.926)
Pendapatan bunga                                         17             17            17             17             17
Pembayaran pembiayaan utang usaha                   (20.057)       (20.057)      (20.057)       (20.057)       (20.057)
Bunga pembiayaan utang usaha                         (3.512)        (2.058)         (604)        (3.422)        (1.968)
Pembayaran liabilitas sewa                           (2.042)        (2.042)       (2.042)        (2.042)        (2.042)
Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan            554.145        (65.699)      (72.189)       (62.527)       (91.835)
Kenaikan (penurunan) bersih kas dan setara kas       685.601       121.754       190.326       192.100         167.567
Kas dan setara kas awal tahun                        610.722     1.296.323     1.418.076     1.608.402       1.800.502
Kas dan setara kas akhir tahun                     1.296.323     1.418.076     1.608.402     1.800.502       1.968.069
Page 55
                                                                                                     Lampiran 5

            Proyeksi Laporan Arus Kas Tanpa Rencana Transaksi Periode Periode 12 Bulan
                           dari Bulan Januari-Desember Tahun 2024-2033
                                              FY2029       FY2030        FY2031        FY2032         FY2033
Arus kas dari aktivitas operasi
Pendapatan                                    2.675.535     2.828.077     2.990.996     3.165.625      3.352.841
Pembayaran beban pokok pendapatan            (1.434.786)   (1.513.325)   (1.597.031)   (1.686.541)    (1.782.281)
Pembayaran beban usaha                         (715.510)     (755.280)     (797.718)     (843.049)      (891.501)
Pembayaran beban keuangan                       (31.764)      (27.531)      (21.658)      (14.278)        (7.344)
Pembayaran pajak                                (67.051)      (73.649)      (81.891)      (91.628)      (100.428)
Penerimaan (pembayaran) dari operasi lain - Neto (1.570)       (4.522)       (3.199)       (1.868)        (4.800)
Modal kerja                                     (69.454)      (74.025)      (87.804)      (90.328)       (90.469)
Arus kas bersih dari aktivitas operasi          355.401      379.746       401.696       437.934        476.017

Arus kas untuk aktivitas investasi
Perolehan aset tetap                             (5.000)       (5.000)      (5.000)       (5.000)        (5.000)
Organic Capex                                   (54.832)      (56.351)     (57.924)      (59.553)       (61.241)
Arus kas bersih untuk aktivitas investasi       (59.832)      (61.351)     (62.924)      (64.553)       (66.241)

Arus kas dari aktivitas pendanaan
Penerimaan pinjaman bank                              -            -             -             -              -
Pembayaran pinjaman bank                       (101.526)    (142.038)     (163.526)     (186.724)      (112.344)
Pembayaran dividen kas                           (8.460)     (10.350)      (12.137)      (14.485)       (17.331)
Pendapatan bunga                                     17           17            17            17             17
Pembayaran pembiayaan utang usaha               (20.057)     (20.057)      (20.057)      (20.057)       (20.057)
Bunga pembiayaan utang usaha                       (514)      (3.332)       (1.878)         (424)        (3.242)
Pembayaran liabilitas sewa                       (2.042)      (2.042)       (2.042)       (2.042)        (2.042)
Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan       (132.582)    (177.802)     (199.623)     (223.714)      (155.000)
Kenaikan (penurunan) bersih kas dan setara kas 162.987       140.593       139.148       149.666        254.776
Kas dan setara kas awal tahun                 1.968.069    2.131.056     2.271.650     2.410.798      2.560.464
Kas dan setara kas akhir tahun                2.131.056    2.271.650     2.410.798     2.560.464      2.815.240
Page 56
                                                                                                     Lampiran 6

             Proyeksi Laporan Arus Kas Dengan Rencana Transaksi Periode Periode 12 Bulan
                            dari Bulan Januari-Desember Tahun 2024-2033
                                                      FY2024      FY2025       FY2026       FY2027       FY2028
Arus kas dari aktivitas operasi
Pendapatan                                            1.894.303 2.067.299 2.226.758 2.382.450 2.532.910
Pembayaran beban pokok pendapatan                    (1.041.047) (1.126.641) (1.206.159) (1.284.314) (1.361.182)
Pembayaran beban usaha                                 (503.671)   (556.873)   (596.767)   (634.958)   (675.399)
Pembayaran beban keuangan                               (42.258)    (40.076)    (37.206)    (35.532)    (34.218)
Pembayaran pajak                                        (30.109)    (37.433)    (44.609)    (50.777)    (60.153)
Penerimaan (pembayaran) dari operasi lain - Neto         (4.586)     (3.988)     (2.689)     (5.663)     (4.364)
Modal kerja                                             (62.359)    (60.780)    (20.758)    (58.488)    (78.481)
Arus kas bersih dari aktivitas operasi                 210.273     241.509      318.570      312.718      319.113

Arus kas untuk aktivitas investasi
Perolehan aset tetap                                   (23.811)      (5.000)      (5.000)      (5.000)      (5.000)
Organic Capex                                          (54.392)     (48.280)     (50.103)     (51.950)     (53.365)
Arus kas bersih untuk aktivitas investasi              (78.203)     (53.280)     (55.103)     (56.950)     (58.365)

Arus kas dari aktivitas pendanaan
Penerimaan pinjaman bank                               588.014            -            -            -            -
Pembayaran pinjaman bank                                (7.247)     (38.279)     (46.232)     (32.338)     (61.858)
Pembayaran dividen kas                                  (1.028)      (3.280)      (3.272)      (4.685)      (5.926)
Pendapatan bunga                                            17           17           17           17           17
Pembayaran pembiayaan utang usaha                      (20.057)     (20.057)     (20.057)     (20.057)     (20.057)
Bunga pembiayaan utang usaha                            (3.512)      (2.058)        (604)      (3.422)      (1.968)
Pembayaran liabilitas sewa                              (2.042)      (2.042)      (2.042)      (2.042)      (2.042)
Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan               554.145      (65.699)     (72.189)     (62.527)     (91.835)
Kenaikan (penurunan) bersih kas dan setara kas         686.214      122.529      191.277      193.241      168.913
Kas dan setara kas awal tahun                          610.722    1.296.323    1.418.076    1.608.402    1.800.502
Kas dan setara kas akhir tahun                       1.296.936    1.418.852    1.609.353    1.801.643    1.969.415
Page 57
                                                                                                     Lampiran 6

             Proyeksi Laporan Arus Kas Dengan Rencana Transaksi Periode Periode 12 Bulan
                            dari Bulan Januari-Desember Tahun 2024-2033
                                                      FY2029      FY2030       FY2031       FY2032       FY2033
Arus kas dari aktivitas operasi
Pendapatan                                            2.675.535 2.828.077 2.990.996 3.165.625 3.352.841
Pembayaran beban pokok pendapatan                    (1.434.786) (1.513.325) (1.597.031) (1.686.541) (1.782.281)
Pembayaran beban usaha                                 (712.465)   (751.997)   (794.176)   (839.229)   (887.381)
Pembayaran beban keuangan                               (31.764)    (27.531)    (21.658)    (14.278)     (7.344)
Pembayaran pajak                                        (67.051)    (73.649)    (81.891)    (91.628)   (100.428)
Penerimaan (pembayaran) dari operasi lain - Neto         (3.047)     (5.999)     (4.676)     (3.345)     (6.277)
Modal kerja                                             (69.454)    (74.025)    (87.804)    (90.328)    (90.469)
Arus kas bersih dari aktivitas operasi                 356.968     381.552      403.760      440.277      478.661

Arus kas untuk aktivitas investasi
Perolehan aset tetap                                    (5.000)      (5.000)      (5.000)      (5.000)      (5.000)
Organic Capex                                          (54.832)     (56.351)     (57.924)     (59.553)     (61.241)
Arus kas bersih untuk aktivitas investasi              (59.832)     (61.351)     (62.924)     (64.553)     (66.241)

Arus kas dari aktivitas pendanaan
Penerimaan pinjaman bank                                     -           -            -            -            -
Pembayaran pinjaman bank                              (101.526)   (142.038)    (163.526)    (186.724)    (112.344)
Pembayaran dividen kas                                  (8.460)    (10.350)     (12.137)     (14.485)     (17.331)
Pendapatan bunga                                            17          17           17           17           17
Pembayaran pembiayaan utang usaha                      (20.057)    (20.057)     (20.057)     (20.057)     (20.057)
Bunga pembiayaan utang usaha                              (514)     (3.332)      (1.878)        (424)      (3.242)
Pembayaran liabilitas sewa                              (2.042)     (2.042)      (2.042)      (2.042)      (2.042)
Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan              (132.582)   (177.802)    (199.623)    (223.714)    (155.000)
Kenaikan (penurunan) bersih kas dan setara kas         164.554      142.400      141.213      152.009      257.420
Kas dan setara kas awal tahun                        1.968.069    2.131.056    2.271.650    2.410.798    2.560.464
Kas dan setara kas akhir tahun                       2.132.623    2.273.456    2.412.862    2.562.807    2.817.884
Page 58
                                                                                  Lampiran 7

       Analisis Rasio Keuangan Tanpa Rencana Transaksi per 31 Desember Tahun 2023-2033
                               31-Des-24   31-Des-25     31-Des-26   31-Des-27    31-Des-28
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio                        1,33         1,45         1,61        1,78         1,99
Quick ratio                          1,25         1,35         1,50        1,67         1,85
Cash ratio                           0,81         0,88         1,02        1,15         1,27

ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover           8,67         7,52         7,70         6,92         6,01
Inventory turnover                25,19        26,99        24,23        25,86        23,46
Acc. Payable turnover             10,22        10,55        10,27        10,74        10,19
Days of Acc. Receivable              42           48           47           52           60
Days of Inventory                    14           13           15           14           15
Days of Acc. Payable                 35           34           35           34           35

PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin              45,04%       45,50%       45,83%       46,09%        46,26%
Net profit margin                 7,06%        7,55%        8,65%        9,42%        10,34%

SOLVENCY RATIOS
Debt to equity                   82,45%       74,12%       67,95%       60,25%        52,05%
Debt to assets                   29,49%       27,98%       26,95%       25,35%        23,32%

                             31-Des-29     31-Des-30    31-Des-31    31-Des-32    31-Des-33
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio                       2,24         2,53         2,94         3,42         3,96
Quick ratio                         2,09         2,36         2,73         3,17         3,68
Cash ratio                          1,44         1,62         1,88         2,17         2,54

ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover           5,54         5,12         4,82         4,47         4,30
Inventory turnover                25,18        22,93        24,39        22,46        23,63
Acc. Payable turnover             10,90        10,08        10,97        10,00        11,01
Days of Acc. Receivable              65           70           75           81           84
Days of Inventory                    14           16           15           16           15
Days of Acc. Payable                 33           36           33           36           33

PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin              46,37%       46,49%       46,61%       46,72%        46,84%
Net profit margin                10,87%       11,31%       11,89%       12,56%        13,01%

SOLVENCY RATIOS
Debt to equity                   45,40%       36,68%       28,57%       22,42%        17,50%
Debt to assets                   21,59%       18,68%       15,62%       13,00%        10,74%
Page 59
                                                                                  Lampiran 8

      Analisis Rasio Keuangan Dengan Rencana Transaksi per 31 Desember Tahun 2023-2033
                                 31-Des-24    31-Des-25   31-Des-26   31-Des-27   31-Des-28
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio                          1,33        1,45        1,61        1,78          1,99
Quick ratio                            1,25        1,35        1,50        1,67          1,85
Cash ratio                             0,81        0,88        1,02        1,15          1,27

ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover                 9            8           8           7            6
Inventory turnover                      25           27          24          26           23
Acc. Payable turnover                   10           11          10          11           10
Days of Acc. Receivable                 42           48          47          52           60
Days of Inventory                       14           13          15          14           15
Days of Acc. Payable                    35           34          35          34           35

PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin                  45,04%      45,50%      45,83%      46,09%      46,26%
Net profit margin                     7,16%       7,73%       8,82%       9,59%      10,51%

SOLVENCY RATIOS
Debt to equity                       82,43%      74,10%      67,93%      60,23%      52,02%
Debt to assets                       29,49%      27,98%      26,94%      25,35%      23,32%

                                 31-Des-29    31-Des-30   31-Des-31   31-Des-32   31-Des-33
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio                          2,24        2,53        2,94        3,42          3,96
Quick ratio                            2,09        2,36        2,73        3,17          3,68
Cash ratio                             1,44        1,63        1,88        2,17          2,55

ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover                 6            5           5           4            4
Inventory turnover                      25           23          24          22           24
Acc. Payable turnover                   11           10          11          10           11
Days of Acc. Receivable                 65           70          75          81           84
Days of Inventory                       14           16          15          16           15
Days of Acc. Payable                    33           36          33          36           33

PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin                  46,37%      46,49%      46,61%      46,72%      46,84%
Net profit margin                    11,04%      11,47%      12,05%      12,72%      13,18%

SOLVENCY RATIOS
Debt to equity                       45,38%      36,67%      28,55%      22,41%      17,49%
Debt to assets                       21,59%      18,67%      15,61%      13,00%      10,74%
Page 60
                                                                                                                         Lampiran 9

                                                Proforma Laporan Posisi Keuangan
                                                    31 Desember 2023/             Penyesuaian                       31 Desember 2023/
                                                         (Audited)        Dr.                   Cr.                     (Proforma)

ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                     622.058.009.425    2.032.909.560                                  624.090.918.985
Aset keuangan lancar lainnya                             5.765.989.760                                                     5.765.989.760
Piutang usaha
  Pihak berelasi                                                     0                                                                 0
  Pihak ketiga - Neto                                  110.468.662.796                                                   110.468.662.796
Piutang lain-lain
  Pihak berelasi                                        15.239.704.881                                                    15.239.704.881
  Pihak ketiga - Neto                                   11.451.721.638                                                    11.451.721.638
Persediaan                                              42.198.489.975                                                    42.198.489.975
Biaya dibayar di muka dan uang muka                     60.886.480.841                                                    60.886.480.841
Pajak dibayar di muka                                      977.102.356                                                       977.102.356
Aset lancar lainnya                                                  0                                                                 0
Jumlah Aset Lancar                                     869.046.161.672                                                   871.079.071.232
Jumlah Aset Tidak Lancar                             2.214.115.872.776                                                 2.214.115.872.776
JUMLAH ASET                                          3.083.162.034.448                                                 3.085.194.944.008

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                        569.631.547.013                                                   569.631.547.013
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                       713.494.578.983                                                   713.494.578.983
JUMLAH LIABILITAS                                    1.283.126.125.996                                                 1.283.126.125.996

EKUITAS
Modal saham - nilai nominal
  Rp 20 per saham
  Modal dasar - 400.000.000.000 saham
  Modal ditempatkan dan disetor
    penuh - 8.603.416.176 saham                        172.068.323.520                                                   172.068.323.520
Tambahan modal disetor                                 437.383.152.743                                                   437.383.152.743
Komponen ekuitas lainnya                        (        2.383.756.076)                                         (          2.383.756.076)
Penghasilan komprehensif lain
  Surplus revaluasi aset tetap, setelah pajak          690.499.269.307                                                   690.499.269.307
  Pengukuran kembali program imbalan
    pasti, setelah pajak                                 2.475.126.730                                                     2.475.126.730
  Bagian atas penghasilan komprehensif
    lain entitas asosiasi
  Laba yang belum direalisasi
    atas kenaikan nilai pasar
    aset keuangan lancar lainnya                (        8.079.763.514)                                         (          8.079.763.514)
Saldo laba                                             297.850.794.905                          2.032.909.560            299.883.704.465
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan
  kepada pemilik entitas induk                       1.589.813.147.615                                                 1.591.846.057.175
Kepentingan non pengendali                             210.222.760.837                                                   210.222.760.837
JUMLAH EKUITAS                                       1.800.035.908.452                                                 1.802.068.818.012
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                        3.083.162.034.448                                                 3.085.194.944.008
Page 61
   EXECUTIVE SUMMARY
DISIAPKAN UNTUK KEPENTINGAN

    PT BUNDAMEDIK Tbk

         TERLETAK DI :
 DIAGNOS TOWER LANTAI 6 DAN 7
  JALAN TEUKU CIK DITIRO NO. 11
    KELURAHAN GONDANGDIA
     KECAMATAN MENTENG
      KOTA JAKARTA PUSAT
      PROVINSI DKI JAKARTA
Page 62
                KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
                Herman Meirizki dan Rekan
                Kantor Pusat Jakarta ; Kep. Menkeu No. 350/Km.1/2016
                Bidang Jasa : Penilai Properti ; Wilayah Kerja : Republik Indonesia
                The Akkas Commercial Building Lt.6, Jl. TB. Simatupang No. 23 , RT 11 RW 04,
                Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12530


                                                     PENDAHULUAN

Jakarta, 25 Juni 2024

No. File    : 00665/2.0120-00/PI/10/0374/1/VI/2024
Perihal     : Penilaian Aset

Kepada Yth.
PT BUNDAMEDIK Tbk
Jl. Teuku Cik Ditiro No. 28,
Menteng, Jakarta Pusat

Dengan hormat,

Berdasarkan Surat Proposal Penawaran Jasa Penilaian Aset No. 061215/SP/HMR-JKT/PP-
LR/2024 yang telah disetujui tanggal 13 Juni 2024, tentang Pekerjaan Konsultan untuk Jasa
Penilaian Aset, untuk itu kami telah melakukan inspeksi ke lokasi aset yang dimaksud dalam
rangka penilaian terhadap aset tersebut, sesuai dengan dokumen-dokumen, pernyataan-
pernyataan, dan keterangan-keterangan yang diberikan oleh Pemberi Tugas.

Adapun aset yang dimaksud sebagai objek penilaian adalah:

Ruang Kantor, Menteng - Jakarta Pusat

Meliputi ruang kantor dengan luas yang berdasarkan lingkup penugasan 680 meter persegi.
Aset tersebut terletak di Diagnos Tower Lantai 6 dan 7, Jalan Teuku Cik Ditiro No. 11,
Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta.

STATUS PENILAI

Penilai Publik sebagai penanggung jawab pekerjaan ini adalah :

• Susi Meirizki, ST., MAPPI (Cert)

  -   No. MAPPI                     : 08-S-02197

  -   No. Register Penilai          : RMK – 2017.00334

  -   No. Ijin Penilai Publik : P.1 - 13.00374

  -   Klasifikasi Bidang            : Penilaian Properti (P)
      Jasa
  -   No. STTD                       : STTD.PP-08/PJ-1/PM.02/2023




_______________________________________________________________________________________

EXECUTIVE SUMMARY                                      PT BUNDAMEDIK Tbk                                   1



                             (021) 2940 7271     hmrvaluation@gmail.com          www.hmr.co.id
                    Cabang : Tangerang Selatan (B); Papua Barat (PS); Surabaya (PS); Jakarta Selatan (B)
Page 63
bertindak dalam kapasitasnya sebagai Penilai Publik dalam proses penilaian properti dan
sebagai Pemimpin Rekan dalam Persekutuan Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki &
Rekan selaku penyedia jasa penilaian independen. Dalam proses penilaian properti yang
dilakukan oleh Persekutuan Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki dan Rekan akan
melibatkan Penilai yang terdiri dari Penilai Publik dan Tenaga Penilai serta dibantu oleh
Tenaga Pendukung yang kesemuanya merupakan karyawan Persekutuan Kantor Jasa Penilai
Publik Herman Meirizki dan Rekan.

Seluruh Penilai, ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu kesatuan tim
penugasan di bawah kordinator Penilai Publik. Penilai tidak sedang memiliki atau memiliki
potensi benturan kepentingan dengan Pemberi Tugas ataupun dengan Objek Penilaian. Oleh
karena itu, Penilai berada dalam posisi untuk memberikan penilaian obyektif dan tidak
memihak. Penilai merupakan Penilai yang berkompeten untuk melakukan penilaian atas
Objek Penilaian, tanpa menggunakan tenaga ahli dari luar.

PEMBERI TUGAS
Pemberi Tugas          :   PT BUNDAMEDIK Tbk
Bidang Usaha           :   Aktivitas Rumah Sakit
Alamat Kantor          :   Jalan Teuku Cik Ditiro No. 28, Menteng, Jakarta Pusat
Telepon                :   021-3192 3344/ 021-3190 5915
Email                  :   corse@bmhs.co.id

Pemberi tugas memastikan bahwa dalam waktu yang bersamaan (dalam kurun waktu 2
bulan), aset atau objek penilaian tersebut tidak sedang atau telah dilakukan penilaian lain,
untuk maksud, tujuan, pengguna laporan dan tanggal penilaian yang sama atau berdekatan.


PENGGUNA LAPORAN
Pengguna Laporan       :   PT BUNDAMEDIK Tbk
Bidang Usaha           :   Aktivitas Rumah Sakit
Alamat Kantor          :   Jalan Teuku Cik Ditiro No. 28, Menteng, Jakarta Pusat
Telepon                :   021-3192 3344/ 021-3190 5915
Email                  :   corse@bmhs.co.id

MAKSUD DAN TUJUAN PENILAIAN
Maksud penilaian ini adalah untuk melakukan verifikasi antara dokumen dan kondisi fisik di
lapangan, memperoleh dan memberikan opini independen atas Nilai Sewa Pasar dari properti
dimaksud sesuai lingkup penugasan yang dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan
untuk Kepentingan Transaksi Atas Objek Properti Sewa Per 31 Desember 2023 dan oleh
karenanya tidak direkomendasikan untuk penggunaan lainnya.



_______________________________________________________________________________________

EXECUTIVE SUMMARY                     PT BUNDAMEDIK Tbk                                    2
Page 64
Penilaian ini dilaksanakan untuk kepentingan Pasar Modal. Oleh karena itu, dalam penilaian
ini harus memenuhi ketentuan-ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
28/POJK.04/2021, tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar
Modal.

DASAR NILAI
Dasar Nilai menjelaskan premis fundamental yang mendasari nilai yang dilaporkan,
sebagaimana diatur dalam SPI 101 dan SPI 102. Adalah suatu hal yang kritikal bahwa dasar
Nilai sesuai dengan persyaratan dan tujuan dari penugasan penilaian, dikarenakan Dasar
Nilai dapat mempengaruhi Penilai dalam menentukan pemilihan metode penilaian, data
masukan dan asumsi serta opini nilai akhir (SPI 2018, KPUP Butir 9-1). Dasar nilai yang sesuai
dengan tujuan penilaian adalah Nilai Sewa Pasar. (SPI 2018, SPI 103 Tabel Rujukan A.10)


NILAI PASAR (MARKET VALUE)
Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar dari hasil
penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat
membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing-masing bertindak atas
dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan. (Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 28/POJK.04/2021)

Nilai Pasar didefinisikan sebagai estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar
untuk penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang
berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan,
yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua pihak masing-masing bertindak
atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan. (SPI 2018, SPI 101
Butir 3.1)

Konsep Nilai Pasar tidak harus tergantung pada transaksi sebenarnya yang terjadi pada
tanggal penilaian. Nilai Pasar lebih merupakan estimasi harga yang mungkin terjadi dalam
penjualan pada tanggal penilaian sesuai dengan persyaratan definisi Nilai Pasar. Nilai Pasar
merupakan representasi atas harga yang disepakati pembeli dan penjual pada waktu itu
sesuai definisi Nilai Pasar, yang sebelumnya masing-masing pihak telah mempunyai cukup
waktu untuk menguji kemungkinan dan kesempatan lain serta menyadari bahwa
kemungkinan akan diperlukan waktu untuk menyiapkan kontrak formal dan dokumentasi
lainnya. (SPI 101 - 6.2)




_______________________________________________________________________________________

EXECUTIVE SUMMARY                      PT BUNDAMEDIK Tbk                                       3
Page 65
NILAI SEWA PASAR (MARKET RENTAL VALUE )

Nilai Sewa Pasar (Market Rental Value ) adalah perkiraan jumlah uang yang dapat diperoleh
dari penyewaan suatu aset pada tanggal penilaian, antara pemilik yang berminat
menyewakan dan penyewa yang berminat menyewa sesuai persyaratan sewa yang layak
dalam transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, dan tiap-tiap pihak
mengetahui, bertindak hati-hati, dan tanpa paksaan. (SPI 2018, SPI 101 Butir 3.6)

TANGGAL PENILAIAN
Penilaian dilakukan berdasarkan atas Nilai Sewa Pasar dengan tanggal penilaian 31 Desember
2023 dan inspeksi lapangan dilaksanakan pada tanggal 19 Juni 2024. Penulisan dan analisa
dalam laporan ini berdasarkan tanggal penilaian dan pengamatan pada tanggal inspeksi.

KESIMPULAN NILAI
Laporan Penilaian ini disusun dan dikeluarkan berdasarkan beberapa asumsi atas semua
dokumen, pernyataan dan keterangan baik lisan maupun tulisan, berikut dokumen dalam
bentuk fotokopi, turunan dan/atau salinan yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang dari
pihak pemberi tugas atau pihak ketiga kepada kami untuk tujuan pekerjaan penilaian ini
adalah benar, akurat, lengkap, dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, serta didukung
oleh kemampuan, keahlian, data-data statistik dan data lainnya yang berhubungan dengan
laporan penilaian ini yang kami miliki. Oleh sebab itu kami tidak bertanggung jawab jika
data/ informasi tersebut yang diberikan kepada kami tidak sesuai dengan keadaan yang
sebenarnya, sehingga hasil penilaian yang dihasilkan menjadi tidak valid/ tidak akurat dan
oleh karenanya harus dilakukan penilaian ulang.

Penilaian ini bergantung pada hal-hal sebagai berikut :
1.   Menghasilkan laporan penilaian properti yang bersifat non-disclaimer opinion.
2.   Mencerminkan bahwa penilai properti telah melakukan penelaahan atas dokumen -
     dokumen yang digunakan dalam proses penilaian.
3.   Mencerminkan bahwa data dan informasi yang diperoleh bersumber dari atau divalidasi
     oleh Asosiasi Profesi Penilai.
4.   Menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
     kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
     pencapaiannya (fiduciary duty).
5.   Mencerminkan bahwa penilai properti bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian
     dan kewajaran proyeksi keuangan.
6.   Menghasilkan laporan penilaian properti yang terbuka untuk publik kecuali terdapat
     informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
7.   Mencerminkan bahwa penilai properti bertanggung jawab atas laporan penilaian
     properti dan kesimpulan nilai akhir.
8.   Mencerminkan bahwa penilai properti telah melakukan penelaahan atas status hukum
     obyek penilaian.
_______________________________________________________________________________________

EXECUTIVE SUMMARY                     PT BUNDAMEDIK Tbk                                   4
Page 66
9.    Aset dimaksud dilengkapi dengan dokumen yang berlaku dan sah secara hukum, dapat
      dialihkan dan bebas dari ikatan, tuntutan atau halangan apapun juga selain yang
      dikemukakan dalam laporan ini. Aset yang dinilai seolah-olah bebas dan bersih dibawah
      tanggung jawab (milik) pemberi tugas.
10.   Aset dimaksud tetap dikelola dan dirawat secara wajar selama masa pemakaian.
11.   Aset dimaksud tidak terjadi perubahan kondisi fisik secara signifikan dan/atau tidak
      terjadi penyerobotan oleh pihak lain selama pemakaian.
12.   Nilai Aset dimaksud dianggap dimiliki dengan cara dibeli secara tunai sehingga cara
      pembelian dan progres pembayaran / cicilan angsuran yang masih tersisa saat ini tidak
      mempengaruhi nilai yang kami rekomendasikan.
13.   Asumsi-asumsi dan Syarat-syarat Pembatasan Umum, kondisi, komentar, dan detail
      yang tertulis di dalam laporan ini.
Berdasarkan Standar Penilaian Indonesia (SPI), dan dengan mempertimbangkan seluruh
informasi yang relevan serta mengamati kondisi pasar makro perekonomian Indonesia yang
ada, maka kami berpendapat sesuai dengan asumsi-asumsi, metode penilaian, syarat-syarat
dan/atau pembatasan-pembatasan tertentu, serta kami mengasumsikan bahwa semua data
dan informasi yang kami terima adalah benar dan akurat, bahwa nilai sewa pasar tersebut
pada tanggal penilaian, adalah sebagai berikut :




_______________________________________________________________________________________

EXECUTIVE SUMMARY                           PT BUNDAMEDIK Tbk                             5
Page 67
                    STTD.PP-08/PJ-1/PM.02/2023



EXECUTIVE SUMMARY
Page 68
                                     DAFTAR ISI
                                                                              Halaman
SURAT PENGANTAR                                                                       1
DAFTAR ISI                                                                            7
PERNYATAAN PENILAI                                                                    8
RINGKASAN NILAI                                                                      10

I.   DEFINISI & LINGKUP PENUGASAN                                               I   - 1
     I.1    Status Penilai                                                      I   - 1
     I.2    Pemberi Tugas                                                       I   - 1
     I.3    Pengguna Laporan                                                    I   - 2
     I.4    Objek Penilaian                                                     I   - 2
     I.5    Hak Kepemilikan                                                     I   - 2
     I.6    Jenis Mata Uang Yang Digunakan                                      I   - 2
     I.7    Maksud dan Tujuan Penilaian                                         I   - 2
     I.8    Dasar Nilai                                                         I   - 3
     I.9    Tanggal Penilaian                                                   I   - 4
     I.10   Tingkat Kedalaman Investigasi                                       I   - 4
     I.11   Sifat dan Sumber Informasi Yang Dapat Diandalkan                    I   - 5
     I.12   Definisi dan Istilah Yang Digunakan Dalam Penilaian                 I   - 5
     I.13   Asumsi Umum                                                         I   - 6
     I.14   Asumsi Khusus                                                       I   - 6
     I.15   Persyaratan dan Persetujuan Untuk Publikasi                         I   - 7
     I.16   Konfirmasi Dasar Penilaian                                          I   - 7
     I.17   Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian                          I   - 7
     I.18   Ruang Lingkup dan Proses Penilaian                                  I   - 7
     I.19   Pendekatan dan Metode Penilaian Yang Digunakan                      I   - 7
     I.20   Kesimpulan Nilai                                                    I   - 10




_______________________________________________________________________________________

EXECUTIVE SUMMARY                    PT BUNDAMEDIK Tbk                                  7
Page 69
                                 PERNYATAAN PENILAI

Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai penilai, maka kami yang bertanda
tangan di bawah ini menyatakan bahwa :

1.   Memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 28/POJK.04/2021, tentang Penilaian
     dan Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal menyatakan bahwa:
     a)   Penugasan Penilaian Profesional telah dilakukan terhadap objek Penilaian pada
          Tanggal Penilaian;
     b)   Analisis telah dilakukan untuk tujuan Penilaian yang diungkapkan dalam
          Laporan Penilaian Properti;
     c)   Penugasan Penilaian Profesional telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan
          peraturan perundang-undangan;
     d)   Telah dilakukan inspeksi terhadap objek Penilaian;
     e)   Perkiraan Nilai yang dihasilkan dalam Penugasan Penilaian Profesional telah
          disajikan sebagai kesimpulan Nilai;
     f)   Lingkup pekerjaan dan data yang di analisa telah diungkapkan;
     g)   Kesimpulan Nilai telah sesuai dengan asumsi dan kondisi pembatas;
     h)   Seluruh data dan informasi yang diungkapkan dalam laporan dapat di
          pertanggung jawabkan; dan
     i)   Besaran imbalan jasa penilai tidak tergantung pada hasil Penilaian.
2.   Pernyataan dalam laporan Penilaian ini, sebatas pengetahuan kami, adalah benar dan
     akurat.
3.   Analisis, opini, dan kesimpulan yang dinyatakan di dalam Laporan Penilaian ini dibatasi
     oleh asumsi dan batasan-batasan yang diungkapkan di dalam Laporan Penilaian, yang
     mana merupakan hasil analisis, opini dan kesimpulan Penilai yang tidak berpihak dan
     tidak memiliki benturan kepentingan.
4.   Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang

     terhadap properti yang dinilai, maupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan

     kepada pihak-pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap properti yang dinilai.
5.   Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan opini Penilaian yang telah
     disepakati sebelumnya dengan Pemberi Tugas.
6.   Biaya jasa profesional tidak dikaitkan dengan nilai yang telah ditentukan sebelumnya
     atau gambaran nilai yang diinginkan oleh Pemberi Tugas, besaran opini nilai, pencapaian
     hasil yang dinyatakan, atau adanya kondisi yang terjadi kemudian (subsequent event )
     yang berhubungan secara langsung dengan penggunaan dimaksud.
7.   Penilai   telah    mengikuti    persyaratan      pendidikan      professional yang
     ditetapkan/dilaksanakan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
_______________________________________________________________________________________

EXECUTIVE SUMMARY                     PT BUNDAMEDIK Tbk                                    8
Page 70
No.                  Nama Penilai                 Kualifikasi Profesional Tanda Tangan

1.    Susi Meirizki, S.T. MAPPI (Cert.)           Penilai Publik
      Izin Penilai   P.1-13.00374                 (Properti),
      MAPPI          08-S-02197                   Penanggung Jawab,
      No. Register   RMK-2017.00334               Reviewer
      No. STTD       STTD.PP-08/PJ-1/PM.02/2023
2.    Ibnu Rohsid, S.P., MAPPI (Cert.)            Reviewer
      Izin Penilai  P.1-22.00615
      MAPPI         10-S-02554
      No. Register  RMK-2017.01652

3.    Fitriyana Sari Raharja, S.T.                Quality Assurance
      MAPPI           16-T-06912
      No. Register    RMK-2018.02077

4.    Azhari Pambudi, S.M.                        Penilai,
      MAPPI        17-P-08061                     Pelaksana Inspeksi
      No. Register RMK-2021.04137




 EXECUTIVE SUMMARY
Page 71
RINGKASAN NILAI
PENILAIAN ASET UNTUK KEPENTINGAN PT BUNDAMEDIK Tbk
TANGGAL PENILAIAN : 31 DESEMBER 2023

RUANG KANTOR - DIAGNOS TOWER LANTAI 6 DAN 7, JALAN TEUKU CIK DITIRO
NO. 11, KELURAHAN GONDANGDIA, KECAMATAN MENTENG, KOTA JAKARTA
PUSAT, PROVINSI DKI JAKARTA


                                              NILAI SEWA PASAR SERVICE CHARGE
                    URAIAN
                                                 (Rp/m²/Bulan)   (Rp/m²/Bulan)


- RUANG KANTOR (680 M²)                                  131.800,-            50.320,-
    Terdiri dari :
       - Lantai 6 (340 m2)
       - Lantai 7 (340 m2)

                     TOTAL                               131.800,-           50.320,-




_______________________________________________________________________________________

EXECUTIVE SUMMARY                   PT BUNDAMEDIK Tbk                                   10
Page 72
I. DEFINISI & LINGKUP PENUGASAN

I.1 STATUS PENILAI

Penilai Publik sebagai penanggung jawab pekerjaan ini adalah :

• Susi Meirizki, ST., MAPPI (Cert)

  -   No. MAPPI                : 08-S-02197

  -   No. Register Penilai     : RMK – 2017.00334

  -   No. Ijin Penilai Publik : P.1 - 13.00374

  -   Klasifikasi Bidang       : Penilaian Properti (P)
      Jasa
  -   No. STTD                 : STTD.PP-08/PJ-1/PM.02/2023

bertindak dalam kapasitasnya sebagai Penilai Publik dalam proses penilaian properti dan
sebagai Pemimpin Rekan dalam Persekutuan Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki &
Rekan selaku penyedia jasa penilaian independen. Dalam proses penilaian properti yang
dilakukan oleh Persekutuan Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki dan Rekan akan
melibatkan Penilai yang terdiri dari Penilai Publik dan Tenaga Penilai serta dibantu oleh
Tenaga Pendukung yang kesemuanya merupakan karyawan Persekutuan Kantor Jasa
Penilai Publik Herman Meirizki dan Rekan.

Seluruh Penilai, ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu kesatuan tim
penugasan di bawah kordinator Penilai Publik. Penilai tidak sedang memiliki atau memiliki
potensi benturan kepentingan dengan Pemberi Tugas ataupun dengan Objek Penilaian. Oleh
karena itu, Penilai berada dalam posisi untuk memberikan penilaian obyektif dan tidak
memihak. Penilai merupakan Penilai yang berkompeten untuk melakukan penilaian atas
Objek Penilaian, tanpa menggunakan tenaga ahli dari luar.


I.2 PEMBERI TUGAS
Pemberi Tugas              :   PT BUNDAMEDIK Tbk
Bidang Usaha               :   Aktivitas Rumah Sakit
Alamat Kantor              :   Jalan Teuku Cik Ditiro No. 28, Menteng, Jakarta Pusat
Telepon                    :   021-3192 3344/ 021-3190 5915
Email                      :   corse@bmhs.co.id

Pemberi tugas memastikan bahwa dalam waktu yang bersamaan (dalam kurun waktu 2
bulan), aset atau objek penilaian tersebut tidak sedang atau telah dilakukan penilaian lain,
untuk maksud, tujuan, pengguna laporan dan tanggal penilaian yang sama atau berdekatan.




___________________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY                             PT BUNDAMEDIK Tbk                            I-1
Page 73
I. 3 PENGGUNA LAPORAN
Pengguna Laporan        :   PT BUNDAMEDIK Tbk
Bidang Usaha            :   Aktivitas Rumah Sakit
Alamat Kantor           :   Jalan Teuku Cik Ditiro No. 28, Menteng, Jakarta Pusat
Telepon                 :   021-3192 3344/ 021-3190 5915
Email                   :   corse@bmhs.co.id

I.4 OBJEK PENILAIAN

Meliputi ruang kantor dengan luas yang berdasarkan lingkup penugasan 680 meter persegi.
Aset tersebut terletak di Diagnos Tower Lantai 6 dan 7, Jalan Teuku Cik Ditiro No. 11,
Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta.
Pada saat inspeksi objek yang dinilai berupa ruang kantor dalam kondisi unfurnished dan
baik.
Realisasi pembangunan atas objek ini telah sesuai dengan Rencana Detail Tata Ruang yang
ditetapkan dan sarana infrastruktur listrik, telepon dan instalasi air bersih, telah tersedia.

I.5 HAK KEPEMILIKAN
Aset yang dinilai berdasarkan pada lingkup penugasan dan aset yang ditunjukan pada saat
inspeksi lapangan. Kepemilikan aset tersebut adalah milik PT Diagnos Laboratorium Utama
Tbk berdasarkan SHGB No. 1579, karenanya kami tidak berkewajiban lebih jauh untuk
meneliti kepemilikan aset secara legal.
Berdasarkan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Jakarta Pusat, objek yang dinilai
berada di Zona Perkantoran, Perdagangan dan Jasa skala SWP.

I. 6 JENIS MATA UANG YANG DIGUNAKAN
Kami menilai aset dimaksud dengan menggunakan Mata Uang Rupiah. Kami mengingatkan
bahwa penggunaan nilai tukar selain yang tercantum dalam laporan ini tidak berlaku.


I.7 MAKSUD DAN TUJUAN PENILAIAN
Maksud penilaian ini adalah untuk melakukan verifikasi antara dokumen dan kondisi fisik
di lapangan, memperoleh dan memberikan opini independen atas Nilai Sewa Pasar dari
properti dimaksud sesuai lingkup penugasan yang dapat digunakan sebagai dasar
pertimbangan untuk Kepentingan Transaksi Atas Objek Properti Sewa Per 31 Desember
2023 dan oleh karenanya tidak direkomendasikan untuk penggunaan lainnya.

Penilaian ini dilaksanakan untuk kepentingan Pasar Modal. Oleh karena itu, dalam penilaian
ini harus memenuhi ketentuan-ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
28/POJK.04/2021, tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar
Modal.

___________________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY                       PT BUNDAMEDIK Tbk                                    I-2
Page 74
I. 8 DASAR NILAI
Dasar Nilai menjelaskan premis fundamental yang mendasari nilai yang dilaporkan,
sebagaimana diatur dalam SPI 101 dan SPI 102. Adalah suatu hal yang kritikal bahwa dasar
Nilai sesuai dengan persyaratan dan tujuan dari penugasan penilaian, dikarenakan Dasar
Nilai dapat mempengaruhi Penilai dalam menentukan pemilihan metode penilaian, data
masukan dan asumsi serta opini nilai akhir (SPI 2018, KPUP Butir 9-1). Dasar nilai yang
sesuai dengan tujuan penilaian adalah Nilai Sewa Pasar. (SPI 2018, SPI 103 Tabel Rujukan
A.10)

NILAI PASAR (MARKET VALUE)

Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar dari hasil
penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal Penilaian, antara pembeli yang
berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas
ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing-masing
bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan.
(Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 28/POJK.04/2021)

Nilai Pasar didefinisikan sebagai estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar
untuk penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang
berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas
ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua pihak masing-masing
bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan. (SPI
2018, SPI 101 Butir 3.1)

Konsep Nilai Pasar tidak harus tergantung pada transaksi sebenarnya yang terjadi pada
tanggal penilaian. Nilai Pasar lebih merupakan estimasi harga yang mungkin terjadi dalam
penjualan pada tanggal penilaian sesuai dengan persyaratan definisi Nilai Pasar. Nilai Pasar
merupakan representasi atas harga yang disepakati pembeli dan penjual pada waktu itu
sesuai definisi Nilai Pasar, yang sebelumnya masing-masing pihak telah mempunyai cukup
waktu untuk menguji kemungkinan dan kesempatan lain serta menyadari bahwa
kemungkinan akan diperlukan waktu untuk menyiapkan kontrak formal dan dokumentasi
lainnya. (SPI 101 - 6.2)

NILAI SEWA PASAR (MARKET RENTAL VALUE )

Nilai Sewa Pasar (Market Rental Value ) adalah perkiraan jumlah uang yang dapat diperoleh
dari penyewaan suatu aset pada tanggal penilaian, antara pemilik yang berminat
menyewakan dan penyewa yang berminat menyewa sesuai persyaratan sewa yang layak
dalam transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, dan tiap-tiap
pihak mengetahui, bertindak hati-hati, dan tanpa paksaan. (SPI 2018, SPI 101 Butir 3.6)



___________________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY                      PT BUNDAMEDIK Tbk                                   I-3
Page 75
I.9 TANGGAL PENILAIAN
Penilaian dilakukan berdasarkan atas Nilai Sewa Pasar dengan tanggal penilaian 31
Desember 2023 dan inspeksi lapangan dilaksanakan pada tanggal 19 Juni 2024. Penulisan
dan analisa dalam laporan ini berdasarkan tanggal penilaian dan pengamatan pada tanggal
inspeksi.

I.10 TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI
Investigasi lapangan merupakan bagian kegiatan investigasi. Investigasi lapangan ditujukan
untuk melakukan verifikasi data dengan kondisi sebenarnya objek yang dinilai. Pelaksanaan
investigasi lapangan telah kami laksanakan dan selama melakukan investigasi lapangan
kami didampingi oleh Bapak Nanda (selaku perwakilan dari pemberi tugas).

Pendamping menunjukan aset yang dijadikan objek yang dinilai serta memberikan
informasi dan penjelasan berkaitan spesifikasi dan kondisi aset yang dijadikan objek yang
dinilai.

Dalam penilaian ini kami melakukan verifikasi kesesuaian antara data objek yang dinilai
dari pemberi tugas dengan kondisi objek yang dinilai dari investigasi lapangan berdasarkan
daftar aset yang diberikan oleh pemberi tugas.

Dalam melakukan kegiatan penilaian ini, kami melakukan inspeksi terhadap seluruh aset-
aset yang disepakati oleh pemberi tugas, yang termasuk kedalam ruang lingkup penilaian,
namun demikian kami tidak melakukan inspeksi terhadap aset / sarana atau instalasi yang
tertutup, tidak dapat dijangkau dan membahayakan, serta bagian yang tertanam. Oleh
karenanya kami tidak memberikan pendapat umum atas kondisi aset tersebut yang dalam
perhitungannya berdasarkan pengamatan visual dan dianggap dalam kondisi yang masih
dapat berjalan dan akan diperhitungkan secara wajar sesuai dengan fungsinya. Kami tidak
melakukan pengukuran luas ruang kantor namun kami melakukan pengecekan terhadap
batas-batas atas objek yang dinilai. Dalam penilaian ini luas ruang kantor berdasarkan
lingkup penugasan, kami tidak berkewajiban lebih jauh untuk meneliti kepemilikan aset
secara legal.

Dalam melakukan investigasi lapangan, penelaah, perhitungan dan analisa terhadap objek
penilaian kami memiliki keterbatasan dalam beberapa hal antara lain disebabkan oleh
instalasi yang tertutup, tidak dapat dijangkau dan membahayakan, serta bagian yang
tertanam. Selain itu kami tidak berkewajiban lebih jauh untuk meneliti kepemilikan aset
secara legal.




___________________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY                     PT BUNDAMEDIK Tbk                                  I-4
Page 76
I. 11 SIFAT DAN SUMBER INFORMASI YANG DAPAT DIANDALKAN
Semua informasi dan data (dokumen) yang diberikan oleh Pemberi Tugas dan/ atau dari
pihak ketiga beserta salinannya adalah sah, benar, lengkap dan telah sesuai dengan kondisi
saat ini serta tidak mengalami perubahan sampai dengan tanggal penilaian. Data-data
tersebut dianggap benar dan sesuai aslinya. Data dan informasi lain yang dianggap dapat
dipercaya dalam mendukung pelaksanaan penilaian bersumber dari Lembaga resmi
pemerintah atau swasta yang mempublikasikan data informasi terkait dengan properti,
seperti Dinas Tata Kota, Bank Indonesia, KEPI dan SPI Edisi VII Tahun 2018, MAPPI, dan
sumber lainnya yang dapat dipercaya.


I.12 DEFINISI DAN ISTILAH YANG DIGUNAKAN DALAM PENILAIAN

Dalam penilaian ini kami berpedoman pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
28/POJK.04/2021 dan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan Standar Penilaian Indonesia
(SPI) Edisi VII Tahun 2018. Dalam Standar Penilaian Indonesia didefinisikan sebagai berikut
:

a.   Nilai (Value )
Nilai adalah suatu opini dari manfaat ekonomi atas kepemilikan aset, atau harga yang
paling mungkin dibayarkan untuk suatu aset dalam pertukaran, sehingga nilai bukan
merupakan fakta. Aset diartikan juga sebagai barang dan jasa.
Nilai dalam pertukaran adalah suatu harga hipotesis, dimana hipotesis dari nilai estimasi
dan ditentukan oleh tujuan penilaian pada waktu tertentu. Nilai bagi pemilik adalah suatu
estimasi dari manfaat yang akan diperoleh pihak tertentu atas suatu kepemilikan. (SPI 2018,
KPUP Butir 4.4)

b.   Harga (Price )
Harga adalah sejumlah uang yang diminta, ditawarkan, atau dibayarkan untuk suatu aset.
Karena kemampuan keuangan, motivasi atau kepentingan khusus dari pembeli atau penjual,
harga yang dibayarkan mungkin berbeda dengan nilai dari aset tersebut berdasarkan
anggapan pihak lain. (SPI 2018, KPUP Butir 4.2)

c.   Nilai Pasar (Market Value )
Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar dari hasil
penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal Penilaian, antara pembeli yang
berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas
ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing-masing
bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan.
(Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 28/POJK.04/2021)




___________________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY                     PT BUNDAMEDIK Tbk                                   I-5
Page 77
Nilai Pasar didefinisikan sebagai estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar
untuk penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang
berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas
ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua pihak masing-masing
bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan. (SPI
2018, SPI 101 Butir 3.1)

d.       Nilai Sewa Pasar (Market Rental Value )
Nilai Sewa Pasar (Market Rental Value ) adalah perkiraan jumlah uang yang dapat diperoleh
dari penyewaan suatu aset pada tanggal penilaian, antara pemilik yang berminat
menyewakan dan penyewa yang berminat menyewa sesuai persyaratan sewa yang layak
dalam transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, dan tiap-tiap
pihak mengetahui, bertindak hati-hati, dan tanpa paksaan. (SPI 2018, SPI 101 Butir 3.6)

e.       Penggunaan Terbaik dan Tertinggi (Highest and Best Use )
Penggunaan Terbaik dan Tertinggi didefinisikan sebagai penggunaan yang paling layak dan
optimal dari suatu aset, yang secara fisik dimungkinkan, dapat dibenarkan secara wajar,
secara hukum sah, secara finansial layak, dan menghasilkan nilai tertinggi.

I. 13 ASUMSI UMUM
     -   Nilai yang dicantumkan dalam laporan ini dan setiap nilai dalam laporan yang
         merupakan bagian dari objek penilaian hanya berlaku sesuai dengan maksud dan
         tujuan penilaian. Nilai dalam laporan penilaian ini tidak boleh digunakan untuk tujuan
         penilaian lain yang dapat mengakibatkan terjadinya kesalahan.

     -   Untuk keperluan penilaian ini kami beranggapan bahwa aset dimaksud telah
         dilengkapi dengan surat tanah yang sah secara hukum, dapat dialihkan dan bebas dari
         ikatan, tuntutan atau halangan apapun juga selain yang dikemukakan dalam laporan
         ini.


I. 14 ASUMSI KHUSUS
     -   Tanggal penilaian sebelum tanggal inspeksi di lapangan, oleh karena itu kami
         mempunyai asumsi bahwa tidak ada perubahan yang signifikan pada kondisi properti
         yang dinilai antara tanggal penilaian dan tanggal inspeksi di lapangan. Apabila
         terdapat perubahan maka laporan penilaian ini tidak berlaku.

     -   Kami tidak melakukan pengukuran ruang kantor, namun demikian kami melakukan
         pengecekan terhadap batas - batas yang ditunjukkan oleh Bapak Nanda (selaku
         perwakilan dari pemberi tugas). Luas ruang kantor berdasarkan lingkup penugasan.




___________________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY                         PT BUNDAMEDIK Tbk                                   I-6
Page 78
I. 15 PERSYARATAN DAN PERSETUJUAN UNTUK PUBLIKASI
Hasil Penilaian ini hanya ditujukan kepada Pemberi Tugas sesuai dengan tujuan yang telah
disetujui. Untuk penggunaan maupun publikasi kepada pihak selain Pemberi Tugas,
terhadap keseluruhan atau sebagian dari laporan, atau referensi yang dipublikasikan,
termasuk referensi mengenai laporan keuangan perusahaan, dan/atau laporan
direksi/pimpinan perusahaan, dan/atau pernyataan atau kajian lainnya atau
pernyataan/edaran apapun, maka Pemberi Tugas harus mendapatkan persetujuan tertulis
dari KJPP Herman Meirizki dan Rekan.

I. 16 KONFIRMASI DASAR PENILAIAN
Analisis, opini dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan penilaian telah dibuat
dengan memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 28/POJK.04/2021 serta ketentuan
Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII Tahun
2018.


I. 17 KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL PENILAIAN
Kejadian - kejadian penting setelah tanggal penilaian (subsequent events ) tidak dapat
digunakan untuk memutakhirkan hasil penilaian.


I. 18 RUANG LINGKUP DAN PROSES PENILAIAN
Proses penilaian merupakan tahapan-tahapan penentuan properti yang didasarkan pada
tujuan untuk memahami permasalahan, merencanakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam
rangka pemecahan masalah tersebut, mendapatkan data-data, mengklasifikasikan data,
menganalisis selanjutnya menghasilkan opini nilai. Tahapan - tahapan tersebut adalah
sebagai berikut :

1.   Identifikasi permasalahan
2.   Analisis Pendahuluan
3.   Inspeksi lapangan
4.   Pengumpulan data dan analisis
5.   Penerapan Metoda penilaian
6.   Kesimpulan Nilai dan Laporan Penilaian

I.19 PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN YANG DIGUNAKAN
Pendekatan dan metode penilaian serta prosedur penilaian yang digunakan sesuai dengan
dengan Standar Penilaian Indonesia (SPI) dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
28/POJK.04/2021, tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar
Modal.


___________________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY                      PT BUNDAMEDIK Tbk                                    I-7
Page 79
Terdapat beberapa metode yang lazim digunakan dalam penilaian suatu aset yaitu
Pendekatan Pasar, Pendekatan Pendapatan dan Pendekatan Biaya. Prinsipnya semua
metode dapat diaplikasikan terhadap semua jenis aset, tetapi pada kenyataannya ada
beberapa metode yang kurang sesuai atau terpaksa tidak dapat digunakan sehubungan
dengan data-data yang disyaratkan oleh metode bersangkutan tidak terpenuhi atau lebih
disebabkan oleh tujuan dari pada penilaian itu sendiri.
Berdasarkan profil objek penilaian, aset yang dinilai dimiliki oleh PT Diagnos Laboratorium
Utama Tbk. Berdasarkan jenis dan karakteristik aset, maka jenis aset dapat digolongkan
sebagai penilaian unit properti.
Aset yang dinilai merupakan Aset Non Operasional PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk.
Sesuai dengan jenis dan karakteristik objek penilaian tersebut dan dengan
mempertimbangkan jenis Objek Penilaian, Tujuan Penilaian dan Pendekatan Penilaian
yang dapat digunakan serta memperhatikan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
28/POJK.04/2021, maka dalam penilaian ini untuk menentukan Nilai Sewa Pasar
digunakan pendekatan penilaian dapatdijelaskan sebagai berikut :
  -   Ruang Kantor

Objek penilaian berupa ruang kantor dilakukan penilaian dengan menggunakan Pendekatan
Pasar dengan Metode Perbandingan Data Pasar. Pendekatan Pendapatan hampir tidak
memungkinkan dalam penilaian ruang kantor karena termasuk penilaian unit properti.
Pendekatan biaya tidak bisa diterapkan dalam proses penilaian unit properti ini yang dinilai
hanya sebagian.
Pemilihan pendekatan dalam penilaian sangat tergantung dari jenis objek yang dinilai dan
ketersediaan data di lapangan. Sesuai maksud dan tujuan penilaian, dasar nilai, jenis dan
karakteristik objek penilaian serta ketersediaan data pasar di lapangan, maka pendekatan
penilaian berbasis pasar untuk real properti menurut KEPI & SPI Edisi VII Tahun 2018
(KPUP) dalam penilaian ini pendekatan yang digunakan adalah :

  -   Pendekatan Pasar

Pendekatan Pasar menghasilkan indikasi nilai dengan cara membandingkan aset yang
dinilai dengan aset yang identik atau sebanding, dimana informasi harga transaksi atau
penawaran tersedia. (SPI 2018 - KPUP 15.1)




___________________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY                      PT BUNDAMEDIK Tbk                                   I-8
Page 80
Dalam Pendekatan Pasar, langkah pertama adalah mempertimbangkan harga yang baru
terjadi di pasar dari transaksi aset yang identik atau sebanding. Jika transaksi terakhir yang
telah terjadi hanya sedikit, dapat dipertimbangkan dengan menggunakan harga yang
ditawarkan (untuk dijual) atau yang terdaftar (listed ) dari aset yang identik atau sebanding,
relevansinya dengan informasi ini perlu diketahui secara jelas dan dengan seksama
dianalisis. Dalam hal ini perlu dilakukan penyesuaian atas informasi harga transaksi atau
penawaran apabila terdapat perbedaan dengan transaksi yang sebenarnya, sesuai dengan
Dasar Nilai dan asumsi yang akan digunakan dalam penilaian. Perbedaan dapat juga
meliputi karakteristik hukum, ekonomi atau fisik dari aset yang ditransaksikan dan yang
dinilai. (SPI 2018 - KPUP 15.2)

Metode yang termasuk dalam Pendekatan Pasar meliputi :
a.   Metode Perbandingan data Pasar                                                                    V
                                                                                                       P
                                                                                                        alue
                                                                                                        r op
                                                                                                              of
                                                                                                             er ty




b.   Metode Pembanding Perdagangan Tercatat di Bursa (Guideline Publicy traded
     Comporable Method )

c.   Pertimbangan lainnya dalam Pendekatan Pasar

Maka sesuai dengan KEPI & SPI Edisi VII Tahun 2018 – SPI 106 dalam penilaian ini
digunakan Pendekatan sebagai berikut :

              PENDEKATAN                             METODE YANG DIGUNAKAN
- Pendekatan Pasar                           - Perbandingan Data Pasar




___________________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY                       PT BUNDAMEDIK Tbk                                        I-9
Page 81
I.20 KESIMPULAN PENILAIAN
Laporan Penilaian ini disusun dan dikeluarkan berdasarkan beberapa asumsi atas semua
dokumen, pernyataan dan keterangan baik lisan maupun tulisan, berikut dokumen dalam
bentuk fotokopi, turunan dan/atau salinan yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang
dari pihak pemberi tugas atau pihak ketiga kepada kami untuk tujuan pekerjaan penilaian
ini adalah benar, akurat, lengkap, dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, serta
didukung oleh kemampuan, keahlian, data-data statistik dan data lainnya yang
berhubungan dengan laporan penilaian ini yang kami miliki. Oleh sebab itu kami tidak
bertanggung jawab jika data/ informasi tersebut yang diberikan kepada kami tidak sesuai
dengan keadaan yang sebenarnya, sehingga hasil penilaian yang dihasilkan menjadi tidak
valid/ tidak akurat dan oleh karenanya harus dilakukan penilaian ulang.

Penilaian ini bergantung pada hal-hal sebagai berikut :
1.   Menghasilkan laporan penilaian properti yang bersifat non-disclaimer opinion.
2.   Mencerminkan bahwa penilai properti telah melakukan penelaahan atas dokumen -
     dokumen yang digunakan dalam proses penilaian.
3.   Mencerminkan bahwa data dan informasi yang diperoleh bersumber dari atau
     divalidasi oleh Asosiasi Profesi Penilai.
4.   Menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
     kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
     pencapaiannya (fiduciary duty).
5.   Mencerminkan bahwa penilai properti bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian
     dan kewajaran proyeksi keuangan.

Berdasarkan Standar Penilaian Indonesia (SPI), dan dengan mempertimbangkan seluruh
informasi yang relevan serta mengamati kondisi pasar makro perekonomian Indonesia yang
ada, maka kami berpendapat sesuai dengan asumsi-asumsi, metode penilaian, syarat-syarat
dan/atau pembatasan-pembatasan tertentu, serta kami mengasumsikan bahwa semua data
dan informasi yang kami terima adalah benar dan akurat. Setelah memperhatikan berbagai
faktor yang berhubungan dengan penilaian ini, maka kami berpendapat bahwa Nilai Aset
ini pada tanggal penilaian adalah :

Nilai Sewa Pasar per meter persegi per bulan :
                                       Rp 131.800,-
               (SERATUS TIGA PULUH SATU RIBU DELAPAN RATUS RUPIAH)

Service Charge per meter persegi per bulan :
                                       Rp 50.320,-
                    (LIMA PULUH RIBU TIGA RATUS DUA PULUH RUPIAH)




___________________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY                       PT BUNDAMEDIK Tbk                            I-10

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.25 MB
Published28 Jun 2024
Pages81
Characters222,999
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 58 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Menteng, Jakarta Pusat p.2 ×14
linked org Diagnos Laboratorium Utama Tbk p.2 ×32
linked person Ivan Rizal Sini · Komisaris Utama p.17 ×5
linked person Wishnutama Kusubandio p.17 ×2
linked — Rito Alam Rizal Sini p.17 ×2
linked person Sunata Tjiterosampurno p.17
linked person Chairul Radjab Nasution p.17
linked person Mesha Rizal Sini · Direktur Utama p.17 ×5
linked org PT Bunda Investama p.18 ×2
linked person Renobulan Rizal Sini Suheimi p.18 ×2
linked — Ietje Ika S. Rizal Sini p.18
linked person Dilly Dwiasri p.19
linked org Bank Mandiri p.21
linked org Silicon Valley p.22
linked org Pemerintah Provinsi p.25
possible org BUNDAMEDIK TBK p.1 ×166
possible org Bunda Investama Indonesia. p.2 ×9
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×21
possible person Nurhadi Yudiyantho · Direktur p.17 ×2
possible person Dennis Jacobus p.19
possible org Bursa Efek Indonesia p.22
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.24
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki dan Rekan p.2 ×4
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki p.2 ×7
unresolved org PT Bunda Investama Indonesia. Rencana Transaksi p.2
unresolved org KJPP Herman Meirizki dan Rekan p.2 ×9
unresolved org KJPP Herman Meirizki p.2 ×11
unresolved org Indonesia. KJPP Herman Meirizki dan Rekan p.2 ×2
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia p.2 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.2 ×2
unresolved org Pendapat Kewajaran PT Bundamedik Tbk p.2 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan p.4 ×5
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang p.4 ×5
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tanudiredja p.15 ×3
unresolved org Rintis & Rekan p.15 ×3
unresolved person Adlan Yulizar p.17
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.17
unresolved person Jose Dima Satria p.17
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.17
unresolved org PT Bunda Investama Indonesia. Susunan Pengurus p.17
unresolved person Martinef p.18
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.18 ×2
unresolved person Rahayu Ningsih p.18
unresolved org Bank Mandiri Nomor Rekening p.21
unresolved org PT Diagnos Laboratorium Utama Pembayaran p.21
unresolved org Bank Sentral Amerika Serikat p.22
unresolved org Bank Indonesia p.22 ×9
unresolved org Menteri Kesehatan Republik Indonesia p.24
unresolved org Kementerian Kesehatan p.25 ×2
unresolved org Kementerian Lain p.25
unresolved — Ringk · Penilai p.46
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.47 ×4
unresolved org Persekutuan Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki & Rekan p.63 ×2
unresolved org Persekutuan Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki dan Rekan p.63 ×4
unresolved person Susi Meirizki p.70
unresolved person Fitriyana Sari Raharja p.70
unresolved person Nanda p.75 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.500 4497 ms 12 Sep 2026 23:01
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': 'Kualifikasi Profesional Tanda Tangan',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': 'sebesar 7,5% sesuai POJK 35/2020 Pasal 48.b.'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': 'sebesar 7,5% sesuai POJK 35/2020 Pasal 48.b.',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': '2023-12-31',
 'value': '20'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result