Back to announcement
20240520_UCID_Informasi Transaksi Afiliasi_31641020_lamp1.pdf
Asset transaction Needs review UCIDSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 67
Page 1
Laporan No. 00139/2.0118-00/BS/04/0596/1/V/2024
File No. 042.1/IDR/DO.2/BFO/V/2024
LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
RENCANA TRANSAKSI
PEMBELIAN KOMPONEN (ATTACHMENT) MESIN MC52
MILIK UNICHARM CORPORATION
OLEH PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk
KJPP ISKANDAR DAN REKAN
2024
Page 2
SURAT LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI
Laporan No. 00139/2.0118-00/BS/04/0596/1/V/2024
File No. 042.1/IDR/DO.2/BFO/V/2024 Jakarta, 10 Mei 2024
Kepada Yth.
Direksi
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk
Sinarmas MSIG Tower 42F
Jalan Jend. Sudirman Kav.21
Karet, Setiabudi
Jakarta Selatan 12920
Dengan hormat,
Perihal : Laporan Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Pembelian Komponen
(Attachment) mesin MC52 milik Unicharm Corporation oleh PT Uni-Charm
Indonesia Tbk
Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (IDR atau Penilai atau Kami) telah memperoleh izin
usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No. 772/KM.1/2013 tanggal 12
November 2013 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan Surat No. S-
774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013 dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar
Modal yang telah dilakukan pendaftaran ulang dengan No. STTD.PPB-43/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 6
Juli 2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar Modal.
Berdasarkan surat proposal/kontrak perjanjian kerja yang telah disepakati antara IDR dengan PT Uni-
Charm Indonesia Tbk No. 008.2/IDR/DO.2/Pr-BFO/I/2024 tanggal 11 Januari 2024, IDR telah
melaksanakan Penilaian untuk Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Pembelian Komponen
(Attachment) mesin MC52 milik Unicharm Corporation oleh PT Uni-Charm Indonesia Tbk seperti yang
tertuang dalam laporan ini.
Latar Belakang
PT Uni-Charm Indonesia Tbk (selanjutnya disebut UCID atau Perseroan atau Perusahaan atau Pemberi
Tugas) merupakan perusahaan terbuka yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). UCID berencana
melakukan pembelian komponen (attachment) mesin MC52 milik Unicharm Corporation (selanjutnya
disebut UNCR). Rencana pembelian komponen (attachment) mesin MC52 milik UNCR oleh UCID
selanjutnya disebut Rencana Transaksi.
Sebagai perusahaan terbuka, Perseroan wajib menaati Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk
melaksanakan transaksi tersebut, terutama Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 dan No.
42/POJK.04/2020. Sehubungan dengan Rencana Transaksi tersebut, Perseroan telah menunjuk serta
menggunakan pendapat dari Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (selanjutnya disebut IDR
atau Penilai atau Kami), selaku Penilai Independen yang memberikan pendapat kewajaran atas
Rencana Transaksi tersebut.
IDR telah memperoleh izin usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No.
772/KM.1/2013 tanggal 12 November 2013 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
berdasarkan Surat No. S-774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013 dengan Surat Tanda Terdaftar
i
Page 3
Profesi Penunjang Pasar Modal yang telah dilakukan pendaftaran ulang dengan No. STTD.PPB-43/PJ- 1/PM.02/2023 tanggal 6 Juli 2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar Modal. Objek Penilaian Objek penilaian adalah rencana transaksi pembelian komponen (attachment) mesin MC52 milik UNCR oleh UCID. Pihak-Pihak Yang Bertransaksi Pihak-pihak yang bertransaksi adalah UCID selaku pembeli dan UNCR sebagai penjual yang memiliki komponen (attachment) mesin MC52. Maksud dan Tujuan Penilaian Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan penilaian independen atas pendapat kewajaran (Fairness Opinion) atas Rencana Transaksi dengan tujuan pelaksanaan transaksi. Tanggal Penilaian Tanggal penilaian 31 Desember 2023 ditetapkan berdasarkan laporan keuangan Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Siddharta Widjaja & Rekan dan ditandatangani oleh Akuntan Publik Harry Widjaja yang terdaftar di OJK. Asumsi dan Kondisi Pembatas • Laporan Penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion. • Penilai melakukan penelaahan atas status hukum dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses penilaian. • Data dan informasi berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya. • Proyeksi keuangan yang digunakan adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty), jika penilaian menggunakan proyeksi keuangan. • Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan. • Laporan Penilaian ini terbuka untuk publik kecuali informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan. • Penilai bertanggung jawab atas Laporan Penilaian dan kesimpulan nilai akhir. • Penilai memperoleh informasi atas status hukum Objek Penilaian dari pemberi tugas. • Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas lainnya diungkapkan dalam laporan. Pendekatan dan Metode Sesuai dengan ruang lingkup penilaian, pendekatan dan metode yang digunakan adalah: a. Melakukan analisis transaksi. b. Melakukan analisis kualitatif atas Rencana Transaksi. c. Melakukan analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi. d. Melakukan analisis kewajaran nilai transaksi. e. Melakukan analisis atas faktor lain yang relevan. Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event) Sejak tanggal penilaian hingga tanggal penerbitan laporan ini tidak terjadi perubahan yang berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian yang dapat secara signifikan mempengaruhi hasil penilaian. Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk ii
Page 4
Pendapat Kewajaran Atas Transaksi Hasil analisis atas nilai transaksi pembelian komponen (attachment) mesin MC52 milik UNCR oleh UCID adalah nilai transaksi lebih rendah dari Nilai Pasarnya namun masih dalam kisaran wajar memberikan kesimpulan bahwa nilai transaksi adalah wajar. Hasil analisis atas dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan pemegang saham memberikan kesimpulan bahwa dengan dilakukannya transaksi akan meningkatkan pendapatan dan laba yang dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan sejalan dengan kepentingan pemegang saham. HasH analisis atas pertimbangan bisnis dari manajemen terkait dengan transaksi terhadap kepentingan pemegang saham adalah Perseroan dapat memproduksi produk popok yang tipis dengan tingkat penyerapan tinggi dan memiliki harga juallebih tinggi sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan laba Perseroan sesuai dengan kepentingan pemegang saham. Berdasarkan kesimpulan dari hasH analisis tersebut diatas, maka kami berpendapat bahwa rencana transaksi adalah wajar. Adhitya Anindi"to. S~I.l<om .• S.H .• M.M .• MAPPI (Cert.) Pemimpin Rekan Penilai Properti/ Aset dan Bisnis MAPPI No.: 11-S-03079 RMK-2017.00547 NIPP Menkeu No. P -1.16.00463 NIPP Menkeu No. B -1.21.00596 STTO OJK No: STTO. PPB-43/PJ-1/PM. 02/2023 Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk iii
Page 5
PERNVATAAN PENILAI
l. Bahwa penugasan penilaian Pendapat Kewajaran dilakukan atas Rencana Transaksi.
2. Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini Kami telah bertindak secara independen
tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan Perseroan, maupun pemegang saham
Perseroan ataupun pihak-pihak yang terkait dengan Perseroan tersebut. Kami juga tidak
mempunyai kepentingan ataupun keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini.
Selanjutnya, laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan
atau kerugian pada pihak mana pun.
3. Bahwa perhitungan dan analisis dalam pemberian pendapat kewajaran telah dilakukan
dengan benar sebagaimana diungkapkan dalam laporan ini.
4. Bahwa penugasan penilaian profesional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
5. Penilai menaati Kode Etik Penilai Indonesia dan penilaian dilakukan sesuai dengan Standar
Penilaian Indonesia (KEPI & SPI VII-2018)
6. Bahwa penilaian yang dihasilkan dalam penugasan penilaian professional telah disajikan sebagai
kesimpulan.
7. Bahwa lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan.
8. Bahwa kami bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran.
9. Bahwa kesimpulan penilaian telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas.
10. Bahwa data ekonomi dan industri dalam laporan ini diperoleh dari berbagai sumber yang diyakini
penilai dapat dipertanggungjawabkan.
Penilai Publik,
Adhitya Anindito, S.I.Kom., S.H., M.M., MAPPI (Cert.)
MAPPI No.: 11-S-03079
RMK-2017.00547
NIPP Menkeu No. P -1.16.00463
NIPP Menkeu No. B -1.21.00596
STTO OJK No: STTO. PPB-43/PJ-1/PM. 02/2023
Reviuer,
Radithe Pramudito, SE., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
MAPPI No.: 10-S-02670
RMK-2017.00316
Penilai,
Sigit E. Purnomo, SE.
MAPPI No.: 19-T-09657
RMK-2020.03575
Ryan Suradireja
MAPPI No.: 19-P-09941
RMK-2021.03692
Syafika Firdausha, A.Md.Ak.
MAPPI No.: 21-P-11013
RMK- 2022.04256
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk iv
Page 6
DAFTAR ISI
SURAT LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI .......................................... i
PERNYATAAN PENILAI ................................................................................................................. iv
DAFTAR ISI ................................................................................................................................... v
BAB I PENDAHULUAN................................................................................................................. I-1
1.1. Latar Belakang ............................................................................................................................ I-1
1.2. Identitas Pemberi Tugas ............................................................................................................. I-1
1.3. Objek Penilaian ........................................................................................................................... I-1
1.4. Maksud dan Tujuan Penilaian..................................................................................................... I-1
1.5. Tanggal Penilaian ........................................................................................................................ I-1
1.6. Ruang Lingkup Penilaian ............................................................................................................. I-2
1.7. Pendekatan dan Metode ............................................................................................................ I-2
1.8. Pihak-Pihak Yang Bertransaksi .................................................................................................... I-2
1.9. Pernyataan Independensi dan Tidak Adanya Benturan Kepentingan ........................................ I-2
1.10. Uraian Mengenai Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Serta Hasil Penilaian Oleh ................
Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Yang Menjadi Dasar Dalam Pemberian ........................
Pendapat Kewajaran Atas Rencana Transaksi ............................................................................ I-3
1.11. Sumber Data ............................................................................................................................... I-3
1.12. Informasi Mengenai Identitas Dan Jabatan Pihak-Pihak Yang Telah Diwawancarai .....................
Dan Hubungannya Dengan Objek Penilaian ............................................................................... I-4
1.13. Asumsi dan Kondisi Pembatas .................................................................................................... I-4
1.14. Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event) ............................................................ I-6
1.15. Definisi dan Istilah ...................................................................................................................... I-6
BAB II ANALISIS TRANSAKSI ....................................................................................................... II-1
2.1. Analisis Pengaruh Transaksi Terhadap Keuangan Perseroan .................................................... II-1
2.2. Analisis likuiditas Dari Transaksi ................................................................................................ II-1
2.3. Nilai Transaksi ............................................................................................................................ II-1
2.4. Materialitas Nilai Transaksi........................................................................................................ II-1
2.5. Hubungan Antara Pihak-Pihak Yang Bertransaksi ..................................................................... II-2
2.6. Analisis Perjanjian Dan Persyaratan Yang Telah Disepakati ...................................................... II-3
2.7. Analisis Manfaat Dan Risiko Dari Transaksi ............................................................................... II-3
BAB III ANALISIS KUALITATIF .................................................................................................... III-1
3.1. Riwayat Singkat Perusahaan Dan Kegiatan Usaha ................................................................... III-1
3.2. Analisis Industri dan Lingkungan .............................................................................................. III-3
3.3. Alasan Dilakukannya Transaksi ................................................................................................. III-9
3.4. Keuntungan Dan Kerugian Yang Bersifat Kualitatif Atas Transaksi Yang Akan Dilakukan ........ III-9
BAB IV ANALISIS KUANTITATIF ................................................................................................. IV-1
4.1. Penilaian Atas Potensi Pendapatan, Aset, Kewajiban dan Kondisi Keuangan ......................... IV-1
4.2. Analisis Inkremental .............................................................................................................. IV-21
BAB V ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI ......................................................................... V-1
5.1. Hasil Penilaian Objek Transaksi ................................................................................................ V-1
5.2. Nilai Transaksi ........................................................................................................................... V-1
5.3. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi ............................................................................................ V-1
5.4. Analisis Bahwa Nilai Transaksi Memberikan Nilai Tambah dari Transaksi Yang Dilakukan ..... V-1
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk v
Page 7
BAB VI ANALISIS ATAS FAKTOR LAIN YANG RELEVAN ................................................................ VI-1 6.1. Analisis Ketidakpastian Rencana Pembiayaan Dalam Rencana Transaksi ............................... VI-1 6.2. Analisis Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang ....................................................................... VI-1 6.3. Analisis Ketidakpastian Risiko Pasar ........................................................................................ VI-1 6.4. Analisis Faktor Lain Yang Berpengaruh.................................................................................... VI-1 BAB VII KESIMPULAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI ............................................. VII-1 LAMPIRAN Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk vi
Page 8
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
PT Uni-Charm Indonesia Tbk (selanjutnya disebut UCID atau Perseroan atau Perusahaan atau
Pemberi Tugas) merupakan perusahaan terbuka yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
UCID berencana melakukan pembelian komponen (attachment) mesin MC52 milik Unicharm
Corporation (selanjutnya disebut UNCR). Rencana pembelian komponen (attachment) mesin
MC52 milik UNCR oleh UCID selanjutnya disebut Rencana Transaksi.
Sebagai perusahaan terbuka, Perseroan wajib menaati Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
untuk melaksanakan transaksi tersebut, terutama Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 dan No.
42/POJK.04/2020. Sehubungan dengan Rencana Transaksi tersebut, Perseroan telah menunjuk
serta menggunakan pendapat dari Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (selanjutnya
disebut IDR atau Penilai atau Kami), selaku Penilai Independen yang memberikan pendapat
kewajaran atas Rencana Transaksi tersebut.
IDR telah memperoleh izin usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No.
772/KM.1/2013 tanggal 12 November 2013 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
berdasarkan Surat No. S-774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013 dengan Surat Tanda
Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal yang telah dilakukan pendaftaran ulang dengan No.
STTD.PPB-43/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 6 Juli 2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di
Pasar Modal.
1.2. Identitas Pemberi Tugas
Nama Pemberi Tugas : PT Uni-Charm Indonesia Tbk
Bidang Usaha : Bergerak dalam bidang industri pembalut kesehatan, termasuk
memproduksi dan memasarkan pembalut kesehatan, pembalut wanita,
pelapis celana, popok bayi dan perawatan hewan peliharaan.
Alamat Kantor : Sinarmas MSIG Tower 42F Jalan Jend. Sudirman Kav.21 Karet, Setiabudi
Jakarta Selatan 12920
No. Telepon/Fax : +62 21 2918 9191
Email : corporate-secretary@unicharm.co.id
Website : www.unicharm.co.id
1.3. Objek Penilaian
Objek penilaian adalah rencana transaksi pembelian komponen (attachment) mesin MC52 milik
UNCR oleh UCID.
1.4. Maksud dan Tujuan Penilaian
Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan penilaian independen atas pendapat
kewajaran (Fairness Opinion) atas Rencana Transaksi dengan tujuan pelaksanaan transaksi.
1.5. Tanggal Penilaian
Tanggal penilaian 31 Desember 2023 ditetapkan berdasarkan laporan keuangan Perseroan yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
Siddharta Widjaja & Rekan dan ditandatangani oleh Akuntan Publik Harry Widjaja yang terdaftar
di OJK.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk I-1
Page 9
1.6. Ruang Lingkup Penilaian
Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) merupakan suatu pernyataan yang diberikan oleh
Penilai Usaha untuk menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan dilakukan adalah wajar atau
tidak wajar. Ruang lingkup penilaian, antara lain:
a. Identifikasi masalah (identifikasi asumsi dan kondisi pembatas, tujuan dan objek penilaian,
definisi penilaian dan tanggal penilaian),
b. Pengumpulan data,
c. Analisis data,
d. Estimasi nilai sesuai dengan dasar nilai dan premis nilai yang digunakan dengan
menggunakan pendekatan penilaian,
e. Penulisan laporan.
Sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian
dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, pemberian pendapat kewajaran setelah
dilakukan analisis atas:
a. Nilai dari objek yang ditransaksikan.
b. Dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan pemegang
saham.
c. Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen perusahaan terkait dengan Rencana
Transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan pemegang saham.
Sifat Rencana Transaksi terkait dengan ada atau tidak adanya hubungan antara pihak-pihak yang
bertransaksi diatur sesuai dengan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi
dan Benturan Kepentingan dan nilai materialitas Rencana Transaksi diatur sesuai dengan
Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
Sehubungan dengan peraturan-peraturan tersebut berkaitan dengan penunjukkan IDR untuk
memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, maka ruang lingkup pendapat
kewajaran berdasarkan pada analisis atas kewajaran dari Rencana Transaksi tersebut.
1.7. Pendekatan dan Metode
Sesuai dengan ruang lingkup penilaian, pendekatan dan metode yang digunakan adalah:
a. Melakukan analisis transaksi.
b. Melakukan analisis kualitatif atas Rencana Transaksi.
c. Melakukan analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi.
d. Melakukan analisis kewajaran nilai transaksi.
e. Melakukan analisis atas faktor lain yang relevan.
1.8. Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang bertransaksi adalah UCID selaku pembeli dan UNCR sebagai penjual yang
memiliki komponen (attachment) mesin MC52.
1.9. Pernyataan Independensi dan Tidak Adanya Benturan Kepentingan
1. Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini kami tidak ada benturan
kepentingan dengan Perseroan maupun pihak yang terafiliasi dengan Perseroan dan
transaksi yang akan dilakukan Perseroan.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk I-2
Page 10
2. Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini kami telah bertindak secara
independen tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan Perseroan, maupun
pemegang saham Perseroan ataupun pihak-pihak yang terkait dengan Perseroan tersebut.
Kami juga tidak mempunyai kepentingan ataupun keuntungan pribadi berkaitan dengan
penugasan ini. Selanjutnya, laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk
memberikan keuntungan atau kerugian pada pihak manapun.
3. Tidak ada satupun dari pemilik ataupun pegawai kami yang memiliki kepentingan dalam
bentuk apapun yang dapat menghalangi kami untuk melakukan penilaian secara
independen terhadap pendapat kewajaran ini. Kompensasi dan honorarium kami tidak
bergantung kepada kejadian maupun kesimpulan yang diambil oleh Perseroan sebagai
akibat dari laporan kami ini.
1.10. Uraian Mengenai Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Serta Hasil Penilaian Oleh Penilai
Usaha Dan/Atau Penilai Properti Yang Menjadi Dasar Dalam Pemberian Pendapat Kewajaran
Atas Rencana Transaksi
Dalam pendapat kewajaran ini kami menggunakan hasil penilaian dari Penilai Properti yang
telah melakukan penilaian terhadap objek transaksi.
Berdasarkan Laporan Penilaian Properti No. 00133/2.0118-00/PP/04/0463/1/V/2024 tanggal 2
Mei 2024 yang diterbitkan oleh KJPP Iskandar dan Rekan, menyatakan bahwa Nilai Pasar
Komponen (Attachment) Mesin Manufaktur Popok MC 52 per 31 Desember 2023 adalah
sejumlah Rp 28.291.000.000,- (Dua Puluh Delapan Miliar Dua Ratus Sembilan Puluh Satu Juta
Rupiah).
1.11. Sumber Data
Dalam menyusun Pendapat Kewajaran ini, kami telah menelaah, mempertimbangkan,
mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi, antara lain sebagai berikut:
a) Copy legalitas dan perizinan UCID.
b) Copy legalitas dan perizinan UNCR.
c) Laporan keuangan UCID untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang
telah diaudit oleh KAP Siddharta Widjaja & Rekan dan telah ditandatangani oleh Harry
Widjaja dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
d) Laporan keuangan UCID untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang
telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan telah ditandatangani oleh
Andry Danil Atmadja dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
e) Laporan keuangan UCID untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 yang
telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan telah ditandatangani oleh
Ade Setiawan Elimin dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
f) Laporan keuangan UCID untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang
telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan telah ditandatangani oleh
Ade Setiawan Elimin dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
g) Laporan keuangan UCID untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 yang
telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan telah ditandatangani oleh
Nita Skolastika Ruslim dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
h) Laporan keuangan proforma UCID per 31 Desember 2023 sebelum dan setelah transaksi dari
manajemen Perseroan.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk I-3
Page 11
i) Draft Individual Contract of Master Sales Agreement for Machinery (Machine 52) antara
UCID dan UNCR.
j) Proyeksi keuangan dari manajemen Perseroan.
k) Laporan Penilaian Properti Komponen (Attachment) Mesin Manufaktur Popok MC 52 per 31
Desember 2023 No. 00133/2.0118-00/PP/04/0463/1/V/2024 tanggal 2 Mei 2024.
l) Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan mengenai alasan, latar belakang, dan
hal-hal lain yang terkait dengan Transaksi.
1.12. Informasi Mengenai Identitas Dan Jabatan Pihak-Pihak Yang Telah Diwawancarai Dan
Hubungannya Dengan Objek Penilaian
Kami telah melakukan diskusi dan wawancara dengan manajemen Perseroan pada tanggal 1
Februari 2024 – 30 April 2024. Identitas yang kami wawancarai adalah Bapak Johan Silaen
sebagai representatif UCID.
1.13. Asumsi dan Kondisi Pembatas
a) Laporan Penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion.
b) Penilai melakukan penelaahan atas status hukum dokumen-dokumen yang digunakan
dalam proses penilaian.
c) Data dan informasi berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
d) Proyeksi keuangan yang digunakan adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan
kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty), jika penilaian menggunakan proyeksi
keuangan.
e) Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan.
f) Laporan Penilaian ini terbuka untuk publik kecuali informasi yang bersifat rahasia, yang
dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
g) Penilai bertanggung jawab atas Laporan Penilaian dan kesimpulan nilai akhir.
h) Penilai memperoleh informasi atas status hukum Objek Penilaian dari pemberi tugas.
i) IDR mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan pendapat ini sampai dengan terjadinya
Transaksi tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap
Transaksi.
j) Pendapat ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan bahwa penggunaan sebagian dari
analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan analisis dapat
menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat
tersebut. Penyusunan pendapat ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak
dapat dilakukan melalui analisis yang tidak lengkap.
k) Pendapat Kewajaran tersebut disusun dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan
perekonomian, kondisi umum bisnis dan keuangan, serta peraturan pemerintah pada
tanggal Pendapat ini dikeluarkan. Penilaian Kewajaran ini hanya dilakukan terhadap
Transaksi seperti yang diuraikan diatas.
l) IDR tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi pendapatnya
karena peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.
m) Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan prinsip integritas informasi dan data. Dalam
menyusun Pendapat Kewajaran ini, IDR melandaskan dan berdasarkan pada informasi dan
data sebagaimana diberikan manajemen Perseroan yang mana berdasarkan hakekat
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk I-4
Page 12
kewajaran adalah benar, lengkap, dapat diandalkan, serta tidak menyesatkan. IDR tidak
melakukan audit ataupun uji kepatuhan secara mendetail atas penjelasan maupun data-
data yang diberikan oleh manajemen Perseroan, baik lisan maupun tulisan, dan dengan
demikian IDR tidak dapat memberikan jaminan atau bertanggung-jawab terhadap
kebenaran dan kelengkapan dari informasi atau penjelasan tersebut.
n) Sebagai dasar bagi IDR untuk melakukan analisis dalam mempersiapkan Pendapat
Kewajaran atas Transaksi, IDR menggunakan data-data sebagaimana tercantum pada
Sumber Data pada laporan pendapat kewajaran sebagai bahan pertimbangan.
o) Segala perubahan terhadap data-data tersebut di atas dapat mempengaruhi hasil penilaian
IDR secara material. Oleh karena itu, IDR tidak dapat menerima tanggung jawab atas
kemungkinan terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan perubahan data
tersebut.
p) Pendapat Kewajaran ini disusun hanya dengan mempertimbangkan sudut pandang
pemegang saham Perseroan dan tidak mempertimbangkan sudut pandang stakeholders
lain serta aspek-aspek lainnya.
q) IDR menganggap bahwa sejak tanggal penerbitan Laporan Pendapat Kewajaran ini sampai
dengan tanggal terjadinya Transaksi tidak terjadi perubahan yang sangat berpengaruh
secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam Laporan Pendapat
Kewajaran.
r) Dengan ini IDR menyatakan bahwa penugasan IDR tidak termasuk menganalisis transaksi-
transaksi di luar Transaksi yang mungkin tersedia bagi Perseroan serta pengaruh dari
transaksi-transaksi tersebut terhadap Transaksi.
s) IDR tidak melakukan penelitian atas keabsahan Transaksi dari segi hukum dan implikasi
aspek perpajakan dari Transaksi tersebut.
t) Mengingat bahwa adanya kemungkinan terjadinya perbedaan waktu dari tanggal laporan
ini dengan pelaksanaan Transaksi, maka kesimpulan di atas berlaku bila tidak ada
perubahan yang memiliki dampak yang signifikan terhadap nilai dari Transaksi. Perubahan
tersebut termasuk perubahan baik secara internal pada masing-masing perusahaan
maupun secara eksternal meliputi: kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
dan keuangan, serta peraturan pemerintah Indonesia setelah tanggal laporan ini
dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal laporan ini dikeluarkan terjadi perubahan tersebut
di atas, maka pendapat kewajaran atas Transaksi ini mungkin berbeda.
u) Pendapat Kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Transaksi dan tidak
dapat dipergunakan untuk kepentingan lain maupun pihak lain.
v) Pendapat Kewajaran ini juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi untuk
menyetujui atau tidak menyetujui Transaksi atau mengambil tindakan tertentu atas
Transaksi tersebut.
w) IDR juga berpegang kepada surat pernyataan manajemen Perseroan (management
representation letter) atas penugasan IDR untuk mempersiapkan Laporan Pendapat
Kewajaran, bahwa perseroan telah menyampaikan seluruh informasi penting dan relevan
berkenaan dengan Transaksi dan sepanjang pengetahuan manajemen Perseroan tidak ada
faktor material yang belum diungkapkan dan dapat menyesatkan.
x) Data dan informasi yang diterima Penilai dari Pemberi Tugas diasumsikan benar dan dapat
dipertanggungjawabkan, antara lain termasuk penunjukan letak lokasi tempat, spesifikasi
jenis dan jumlah asset objek penilaian dan apabila data dan informasi tersebut tidak benar
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk I-5
Page 13
maka Pemberi Tugas membebaskan Penilai dari tanggung jawab atas hasil penilaian yang
tidak tepat dikarenakan kesalahan tersebut.
y) Informasi yang telah diberikan pihak lain kepada Penilai seperti yang telah disebutkan
dalam laporan penilaian dianggap layak dan dipercaya, tetapi Penilai tidak
bertanggungjawab jika ternyata informasi yang diberikan itu terbukti tidak sesuai dengan
hal yang sesungguhnya. Tanggung jawab untuk memeriksa kembali kebenaran informasi
tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemberi Tugas.
z) Adalah bukan tugas Penilai untuk melakukan uji tuntas (due diligence) dari aspek hukum
atas catatan publik serta catatan kepemilikan.
aa) Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas dari laporan penilaian yang dibuat terpisah sebagai
satu kesatuan dari laporan ini akan dituangkan didalam laporan penilaian yang dibuat
terpisah tersebut.
bb) Laporan ini tidak sah jika tidak dibubuhi tanda tangan asli/basah Pemimpin Rekan/Rekan
dan stempel/seal perusahaan KJPP Iskandar dan Rekan serta tidak dapat
dipertanggungjawabkan bilamana Pemberi Tugas tidak melunasi imbalan jasa atas
pekerjaan penilaian ini.
cc) Asumsi-asumsi dan kondisi pembatas ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan
(integral) dari laporan ini.
1.14. Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)
Sejak tanggal penilaian hingga tanggal penerbitan laporan ini tidak terjadi perubahan yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian yang
dapat secara signifikan mempengaruhi hasil penilaian.
1.15. Definisi dan Istilah
Penilaian Bisnis adalah proses pekerjaan untuk memberikan opini tertulis atas objek Penilaian
Bisnis sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Penilai yang
melakukan kegiatan di pasar modal (Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 pasal 1 angka 5).
Asumsi adalah sesuatu yang dianggap akan terjadi termasuk fakta, syarat, atau keadaan yang
mungkin dapat mempengaruhi objek Penilaian atau pendekatan penilaian dan kewajarannya
telah dianalisis oleh Penilai Bisnis sebagai bagian dari proses Penilaian (Peraturan OJK No.
35/POJK.04/2020 pasal 1 angka 15).
Pendapat Kewajaran adalah suatu pernyataan yang diberikan oleh Penilai Bisnis untuk
menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan dilakukan adalah wajar atau tidak wajar
(Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 pasal 1 angka 38).
Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset
atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual
yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan
secara layak, di mana kedua Pihak masing–masing bertindak atas dasar pemahaman yang
dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan (Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 pasal 1
angka 14).
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk I-6
Page 14
Nilai Pasar didefinisikan sebagai estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar
untuk penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat
membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar
pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan (SPI 101 Edisi VII-2018 angka
3.1).
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk I-7
Page 15
BAB II
ANALISIS TRANSAKSI
2.1. Analisis Pengaruh Transaksi Terhadap Keuangan Perseroan
Dengan transaksi pembelian komponen (attachment) mesin MC52 milik UNCR oleh UCID
berdasarkan proforma posisi keuangan likuiditas dan solvabilitas Perseroan mengalami
peningkatan Berdasarkan proyeksi posisi keuangan likuiditas dan solvabilitas Perseroan
mengalami peningkatan.
2.2. Analisis likuiditas Dari Transaksi
Berdasarkan analisis proforma dan proyeksi posisi keuangan dengan dilakukannya transaksi
likuiditas Perseroan mengalami peningkatan.
2.3. Nilai Transaksi
Berdasarkan Draft Individual Contract of Master Sales Agreement for Machinery (Machine 52)
harga pembelian komponen (attachment) mesin MC52 milik UNCR oleh UCID sebesar Rp
28.154.457.543,-. Dengan demikian nilai transaksi sebesar Rp 28.154.457.543,-.
2.4. Materialitas Nilai Transaksi
Berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha, suatu transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material apabila nilai transaksi
sama dengan 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka.
Dalam hal perusahaan terbuka memiliki ekuitas negatif transaksi dikategorikan sebagai
Transaksi Material apabila nilai transaksi sama dengan 10% atau lebih dari total aset Perusahaan
Terbuka.
Perusahaan Terbuka yang akan melakukan Transaksi Material wajib terlebih dahulu
memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dalam hal:
1. Transaksi Material lebih dari 50% terhadap ekuitas atau aset atau laba bersih atau
pendapatan usaha Perseroan.
2. Transaksi Material lebih dari 25% terhadap aset Perseroan apabila ekuitas Perseroan
negatif.
3. Laporan Penilai menyatakan bahwa Transaksi Material yang akan dilakukan tidak wajar.
Berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha, transaksi berupa perolehan dan pelepasan atas perusahaan atau segmen
operasi dikategorikan sebagai Transaksi Material dalam hal:
a. Nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka;
b. Total aset yang menjadi objek transaksi dibagi total aset Perusahaan Terbuka nilainya sama
dengan atau lebih dari 20%;
c. Laba bersih objek transaksi dibagi dengan laba bersih Perusahaan Terbuka nilainya sama
dengan atau lebih dari 20%; atau
d. Pendapatan usaha objek transaksi dibagi dengan pendapatan usaha Perusahaan Terbuka
nilainya sama dengan atau lebih dari 20%.
Nilai transaksi sebesar Rp 28.154.457.543,- dan ekuitas Perseroan berdasarkan laporan
keuangan yang telah diaudit KAP Siddharta Widjaja & Rekan per 31 Desember 2023 adalah
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk II-1
Page 16
sebesar Rp 5.563.650.000.000,-, dengan demikian materialitas nilai transaksi 0,51% dari ekuitas
Perseroan.
Dari uraian tersebut diatas, Rencana Transaksi tidak termasuk transaksi material dan tidak
memerlukan persetujuan RUPS sesuai dengan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang
Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
2.5. Hubungan Antara Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang bertransaksi adalah UCID selaku pembeli dan UNCR sebagai penjual yang
memiliki komponen (attachment) mesin MC52.
Hubungan Kepemilikan Saham
Keterangan
UNCR : Unicharm Corporation
UCID : PT Uni-Charm Indonesia Tbk
Berdasarkan analisis hubungan kepemilikan saham, UNCR merupakan pemegang 59,20% saham
UCID. Dengan demikian antara UNCR dengan UCID terdapat hubungan kepemilikan saham.
Hubungan Kepengurusan
Hubungan kepengurusan antara Perseroan dan UNCR adalah sebagai berikut:
No. Nama Perseroan UC
1 Takashi Kan PK
2 Kohei Yoshida K
3 Hendra Jaya Kosasih K
4 Ubaidillah Nugraha KI
5 Suryamin Halim KI
6 Takumi Terakawa PD
7 Kazuhide Ikeya D
8 Sri Haryani D
9 Kurniawan Yuwono D
10 Takahisa Takahara DU
11 Toshifumi Hikosaka D
12 Kenji Takaku D
13 Hiroaki Sugita D
14 Noriko Rzonca D
15 Shigeru Asada D
Keterangan
PK : Presiden Komisaris
KI : Komisaris Independen
K : Komisaris
PD : Presiden Direktur
D : Direktur
Berdasarkan analisis hubungan kepengurusan, tidak terdapat hubungan kepengurusan antara
Perseroan dan UNCR.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk II-2
Page 17
Dengan demikian Rencana Transaksi termasuk Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam
Peraturan OJK No. 42 /POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan.
Uraian mengenai ada atau tidak adanya benturan kepentingan atas transaksi yang akan
dilakukan Perseroan dinyatakan dalam Surat Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan.
2.6. Analisis Perjanjian Dan Persyaratan Yang Telah Disepakati
Berdasarkan Draft Individual Contract of Master Sales Agreement for Machinery (Machine 52)
antara UCID dan UNCR, hal-hal penting dalam perjanjian tersebut adalah sebagai berikut:
- Pihak-pihak yang bertransaksi adalah UCID selaku pembeli dan UNCR sebagai penjual yang
memiliki komponen (attachment) mesin MC52.
- UCID dan UNCR setuju untuk melakukan jual beli komponen (attachment) mesin MC52
dengan harga sebesar Rp 28.154.457.543,-, dengan kondisi mesin terpasang ditempat
pembeli dan dapat beroperasi normal.
- Transaksi tersebut dapat dilaksanakan apabila telah dikeluarkan pendapat kewajaran oleh
penilai independen yang menilai kewajaran transaksi pembelian mesin berdasarkan
Perjanjian ini sebagaimana disyaratkan dalam peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang
berlaku di bidang pasar modal, sepanjang hasil pendapat kewajaran tersebut wajar.
Dokumen transaksi yang ada masih berupa draft, pihak-pihak yang bertransaksi belum memiliki
perjanjian dan persyaratan tertulis yang telah disepakati dan mengikat.
2.7. Analisis Manfaat Dan Risiko Dari Transaksi
Manfaat transaksi adalah sebagai berikut:
• Dengan dilakukannya transaksi akan meningkatkan pendapatan dan laba Perseroan, yang
pada akhirnya dapat menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.
Risiko transaksi adalah sebagai berikut:
• Risiko tidak tercapainya kinerja Perseroan seperti yang diharapkan akibat UCID tidak dapat
mengoptimalkan aset yang telah dibeli sehingga penggunaan aset tersebut menjadi tidak
efisien, hal ini dapat diminimalisir dengan manajemen yang berpengalaman dibidangnya.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk II-3
Page 18
BAB III
ANALISIS KUALITATIF
3.1. Riwayat Singkat Perusahaan Dan Kegiatan Usaha
Perseroan
a) Riwayat Singkat Perseroan
PT Uni-Charm Indonesia Tbk didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 37 tanggal 5 Juni 1997
oleh Linda Herawati S.H. Akta Pendirian Perusahaan telah mendapat pengesahan dari
Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2- 9632.HT.01.01.Th.97
tanggal 18 September 1997 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
No. 56 tanggal 14 Juli 1998, Tambahan No. 3838.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir
dibuat melalui Akta Notaris No. 185 tanggal 27 Agustus 2020 oleh Christina Dwi Utami, S.H.,
M. Hum., M.Kn., dalam rangka penyesuaian dengan ketentuan dalam Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan 15/2020. Akta ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0377538 tanggal 31
Agustus 2020.
Kantor dan fasilitas manufaktur utama Perusahaan berlokasi di Kawasan Industri KIIC,
Karawang, Jawa Barat, Indonesia. Perusahaan juga memiliki fasilitas manufaktur di Taman
Industri Ngoro, Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia dan kantor yang beralamat di Sinarmas
MSIG Tower, lantai 42, Jalan Jendral Sudirman Kav. 21, Jakarta, Indonesia.
b) Kegiatan Usaha
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan meliputi
bidang industri pembalut kesehatan, termasuk memproduksi dan memasarkan pembalut
kesehatan, pembalut wanita, pelapis celana, popok bayi dan perawatan hewan peliharaan.
c) Susunan Pemegang Saham
Berdasarkan laporan keuangan (audit) Perseroan per 31 Desember 2023, susunan pemegang
saham Perseroan adalah sebagai berikut:
Jumlah Saham Persentase Jumlah
No. Pemegang Saham
(Lembar) (%) (Rp.Juta)
1 Unicharm Corporation 2.460.690.846 59,20% 246.070
2 PT Purinusa Ekapersada 864.567.054 20,80% 86.456
3 Masyarakat (masing-masing dibawah 5%) 818.054.400 19,68% 81.805
4 Saham tresuri 13.260.000 0,32% 1.326
Jumlah 4.156.572.300 100,00% 415.657
d) Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan berdasarkan laporan keuangan (audit) per
31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk III-1
Page 19
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Takashi Kan
Komisaris : Kohei Yoshida
Komisaris : Hendra Jaya Kosasih
Komisaris Independen : Ubaidillah Nugraha
Komisaris Independen : Suryamin Halim
Direksi
Presiden Direktur : Takumi Terakawa
Direktur : Kazuhide Ikeya
Direktur : Sri Haryani
Direktur : Kurniawan Yuwono
Unicharm Corporation (UNCR)
a) Riwayat Singkat
UNCR adalah suatu badan hukum yang didirikan berdasarkan hukum negara Jepang pada
tanggal 10 Februari 1961, berkedudukan di 182 Shimobun, Kinsei-cho, Shikokuchuo-City,
Ehime, Jepang.
b) Kegiatan Usaha
UNCR bergerak dalam bidang manufaktur dan penjualan Popok bayi, Popok dewasa,
Pembalut wanita, Produk kecantikan, Perawatan hewan, dan lainnya.
c) Susunan Pemegang Saham
Susunan Pemegang saham UNCR adalah sebagai berikut:
Persentase
No. Pemegang Saham
(%)
1 Individuals 5,80%
2 Financial institution 25,40%
3 Domestic corporations 32,30%
4 Foreign investor 30,80%
5 Securities companies 1,30%
6 Treasury stock 4,40%
Jumlah 100,00%
d) Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Susunan pemegang dewan komisaris dan direksi UNCR adalah sebagai berikut:
Direksi
Direktur Utama : Takahisa Takahara
Direktur : Toshifumi Hikosaka
Direktur : Kenji Takaku
Direktur : Hiroaki Sugita
Direktur : Noriko Rzonca
Direktur : Shigeru Asada
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk III-2
Page 20
3.2. Analisis Industri dan Lingkungan
3.2.1. Tinjauan Makro Ekonomi
PDB Menurut Lapangan Usaha
Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2023 (c-to-c)
Ekonomi Indonesia tahun 2023 tumbuh sebesar 5,05%. Pertumbuhan terjadi pada seluruh
lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Transportasi
dan Pergudangan sebesar 13,96%; diikuti Jasa Lainnya sebesar 10,52%; dan Penyediaan
Akomodasi dan Makan Minum sebesar 10,01%. Sementara itu, Industri Pengolahan yang
memiliki peran dominan tumbuh 4,64%. Sedangkan Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan serta
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor masing-masing tumbuh
sebesar 1,30% dan 4,85%.
Gambar 1. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (c-to-c) (%)
Sumber: Badan Pusat Statistik
Struktur PDB Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku tahun 2023 tidak
menunjukkan perubahan berarti. Perekonomian Indonesia masih didominasi oleh Lapangan
Usaha Industri Pengolahan sebesar 18,67%; diikuti oleh Perdagangan Besar dan Eceran;
Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 12,94%; Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
sebesar 12,53%; Pertambangan dan Penggalian sebesar 10,52%; serta Konstruksi sebesar
9,92%. Peranan kelima lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Indonesia mencapai
64,58%.
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2023 Terhadap Triwulan IV-2022 (y-on-y)
Ekonomi Indonesia triwulan IV-2023 terhadap triwulan IV-2022 (y-on-y) tumbuh sebesar 5,04%.
Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha. Lapangan usaha yang tumbuh signifikan
adalah Transportasi dan Pergudangan sebesar 10,33%; diikuti Jasa Lainnya sebesar 10,15%; dan
Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 8,68%. Sebagai lapangan usaha yang memiliki peran
dominan, Industri Pengolahan tumbuh sebesar 4,07%. Sedangkan Pertanian, Kehutanan, dan
Perikanan serta Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor masing-
masing tumbuh sebesar 1,12% dan 4,09%.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk III-3
Page 21
Gambar 2. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (y-on-y) (%)
Sumber: Badan Pusat Statistik
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2023 Terhadap Triwulan III-2023 (q-to-q)
Ekonomi Indonesia pada triwulan IV-2023 tumbuh sebesar 0,45% (q-to-q) dibanding triwulan
III-2023. Hampir seluruh lapangan usaha tumbuh positif. Lapangan Usaha Administrasi
Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib tumbuh signifikan sebesar 19,81%; diikuti
Jasa Pendidikan sebesar 14,46%; serta Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 8,66%.
Industri Pengolahan yang memiliki peran dominan tumbuh 0,51%. Sementara untuk Pertanian,
Kehutanan, dan Perikanan serta Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda
Motor masing-masing mengalami kontraksi sebesar 17,70% dan 0,27%.
Gambar 3. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (q-to-q) (%)
Sumber: Badan Pusat Statistik
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk III-4
Page 22
PDB Menurut Pengeluaran
Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2023 (c-to-c)
Ekonomi Indonesia tahun 2023 tumbuh sebesar 5,05%. Pertumbuhan terjadi pada semua
Komponen Pengeluaran. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen PK-LNPRT sebesar
9,83%; diikuti Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 4,82%;
Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 4,40%; Komponen PK-P sebesar
2,95%; dan Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 1,32%. Sementara itu, Komponen Impor
Barang dan Jasa (yang merupakan faktor pengurang dalam PDB menurut Pengeluaran)
terkontraksi sebesar 1,65%.
Gambar 4. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (c-to-c) (%)
Sumber: Badan Pusat Statistik
Struktur PDB Indonesia menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku tahun 2023 tidak
menunjukkan perubahan yang berarti. Perekonomian Indonesia masih didominasi oleh
Komponen PK-RT yang mencakup lebih dari separuh PDB Indonesia yaitu sebesar 53,18%;
diikuti oleh komponen PMTB sebesar 29,33%; Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar
21,75%; Komponen PK-P sebesar 7,45%; Komponen PK-LNPRT sebesar 1,25%; dan Komponen
Perubahan Inventori sebesar 1,19%. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa memiliki
peran sebesar 19,57%.
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2023 Terhadap Triwulan IV-2022 (y-on-y)
Ekonomi Indonesia triwulan IV-2023 terhadap triwulan IV-2022 tumbuh sebesar 5,04% (y-on-y).
Pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen PK-LNPRT sebesar 18,11%; diikuti Komponen
PMTB sebesar 5,02%; Komponen PK-RT sebesar 4,47%; Komponen PK-P sebesar 2,81%; serta
Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 1,64%. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan
Jasa terkontraksi sebesar 0,15%.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk III-5
Page 23
Gambar 5. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (y-on-y) (%)
Sumber: Badan Pusat Statistik
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2023 Terhadap Triwulan III-2023 (q-to-q)
Ekonomi Indonesia pada triwulan IV-2023 dibanding triwulan III-2023 (q-to-q) tumbuh sebesar
0,45%. Pertumbuhan terjadi pada semua Komponen Pengeluaran. Pertumbuhan tertinggi
dicapai oleh Komponen PK-P sebesar 39,13%; diikuti oleh Komponen PK-LNPRT; Komponen
Ekspor Barang dan Jasa; dan Komponen PMTB yang masing-masing tumbuh sebesar 11,75%;
5,75%; dan 2,57%. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa tumbuh sebesar 4,31%.
Gambar 6. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (q-to-q) (%)
Sumber: Badan Pusat Statistik
3.2.2. Perkembangan Industri
Perkembangan Industri Popok dan Pembalut di Indonesia
Menurut survei yang dilakukan Kurious-Katadata Insight Center (KIC), mayoritas atau 43%
responden menyatakan mereka mengganti popok bayi sebanyak tiga kali per harinya. Adapun
responden yang menggantikan popok bayi dua kali per hari, yaitu sebanyak 20,6%. Lalu terdapat
14,4% responden yang mengganti popok bayi lebih dari 4 kali sehari. Selain itu, ada pula 3,2%
responden yang menyatakan anaknya sudah tidak menggunakan popok lagi. Kurious-KIC
melakukan survei terhadap 599 responden dengan proporsi 54,8% responden laki-laki dan
45,2% responden perempuan.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk III-6
Page 24
Namun, untuk survei terkait frekuensi mengganti popok per harinya melibatkan 277 responden
yang memiliki anak dengan usia di bawah 5 tahun. Mayoritas responden berasal dari Pulau Jawa
selain Jakarta, yaitu sebanyak 64,6%. Diikuti responden dari DKI Jakarta (15,9%), dan Pulau
Sumatra (11,2%). Sementara proporsi responden yang berasal dari Kalimantan, Sulawesi, Bali-
Nusa, dan Maluku-Papua berada di rentang 3,3%-0,2%. Sebagian besar responden berusia
antara 35-44 tahun (35,2%), diikuti kelompok usia 25-34 tahun (29,5%), dan kelompok usia 45-
54 tahun (21%). Survei dilakukan pada 18-26 Juli 2023 menggunakan metode computer-assisted
web interviewing (CAWI) dengan toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 4% dan tingkat
kepercayaan 95%.
Penggunaan popok biasanya berlangsung mulai 0 bulan atau new born hingga 2 tahun. Oleh
karena itu, pertumbuhan produk popok bayi di Indonesia mampu menembus angka belasan
hingga puluhan triliun rupiah per tahun dengan tren pasar pertumbuhan popok bayi di Indonesia
mencapai 18-20% per tahun.
Grafik 1. Nilai Penjualan Ritel Popok Bayi di Indonesia (2015-2023*)
Sumber: databoks.katadata.co.id, 2023
Euromonitor International memproyeksikan penjualan popok bayi biasa dan disposable pants di
Indonesia akan terus naik dengan CAGR 10,8% per tahun selama periode 2018-2023, hingga
nilainya mencapai Rp33,5 triliun pada 2023 seperti terlihat pada grafik. Kendati demikian,
menurut Euromonitor International tingkat penggunaan popok di Indonesia masih tergolong
rendah dibanding sejumlah negara tetangga. Data dari Future Market Insights tahun 2023
memprediksi market popok bayi bernilai US$70 miliar di tahun 2023 dan akan mencapai angka
US$120 miliar di tahun 2033. Persentase pertumbuhannya selama periode forecasting tersebut
sebesar 5,5%. Pada tahun 2019 Euromonitor International memproyeksikan penjualan popok
bayi biasa dan disposable pants akan terus meningkat dengan persentase tingkat pertumbuhan
10,8% per tahun selama periode 2018-2023. Dan pada tahun 2023 proyeksi nilai mencapai
Rp33,5 triliun.
Pada 2018 anak berusia 0-4 tahun di Indonesia rata-rata menggunakan 282 popok/disposable
pants per tahun. Sedangkan di Thailand dan Malaysia tingkat penggunaannya rata-rata
mencapai 430 popok/disposable pants per tahun, dan Jepang 1.735 popok/disposable pants per
tahun pada periode sama. Hal ini menunjukkan ruang yang signifikan untuk penggunaan dan
pemakaian yang lebih besar di Indonesia, jika dibandingkan dengan pasar Asia Tenggara lainnya
serta ekonomi yang sudah maju seperti Jepang. Keluarga di daerah perdesaan kadang
menggunakan popok kain yang bisa dicuci daripada popok sekali pakai karena pertimbangan
biaya. Namun, pemakaian terus meningkat seiring dengan jumlah orang tua di Indonesia yang
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk III-7
Page 25
menghargai kenyamanan dengan menggunakan popok sekali pakai. Dengan tingkat pendapatan
yang terus meningkat, permintaan terhadap produk-produk premium juga meningkat.
Tak hanya bayi, orang dewasa, khususnya lansia, kadang perlu menggunakan popok. Sejak 2015,
populasi masyarakat dengan usia di atas 60 tahun meningkat hampir 2 kali lipat dari 12%
menjadi 22%. Sebagian besar dari jumlah tersebut berada di negara berkembang seperti
Indonesia. Meski jumlahnya banyak, masih sedikit sekali lansia yang memiliki kualitas atau
tingkat kesehatan yang baik. Seperti popok bayi, popok dewasa juga harus rutin diganti agar
kesehatan lansia tetap terjaga. Popok dewasa diganti minimal 3 kali dalam sehari. Saat siang
ganti 2 kali, sedangkan malam ganti 1 kali. Dengan mengganti popok dewasa secara teratur
setiap hari, lansia akan terhindar dari iritasi kulit dan masalah kesehatan lainnya. Pasar popok
dewasa diperkirakan bertumbuh sebesar 15 persen per tahunnya dengan ukuran pasar sekitar
Rp 1 triliun per tahun.
Sementara itu, persaingan pasar industri pembalut wanita mengalami kemajuan yang pesat
seiring dengan meningkatnya jumlah wanita usia subur dari tahun ke tahun. Berdasarkan data
proyeksi pertumbuhan penduduk Indonesia yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik,
proyeksi jumlah perempuan yang dikategorikan berdasarkan kelompok umur pada tahun 2040–
2050 terus meningkat. Wanita mengalami menstruasi saat menginjak remaja dan biasanya
berakhir saat wanita memasuki usia 45 hingga 55 tahun. Pada tahun 2040, jumlah wanita
dengan kategori usia 15 sampai 54 tahun diproyeksikan sebanyak 85.5 juta atau setara dengan
53,91% dari total proyeksi jumlah wanita pada tahun tersebut. Hal inilah yang menyebabkan
kaum wanita menjadi salah satu target peluang bisnis yang sangat potensial bagi industri
pembalut kedepannya.
3.2.3. Analisis Operasional Dan Prospek Perusahaan
UCID mencatatkan pendapatan pada tahun 2023 sebesar Rp 10.245.160 juta dan mencatatkan
laba bersih sebesar Rp 434.532 juta. Berdasarkan analisis vertikal laba rugi penyesuaian tahun
2023 tercatat proporsi beban pokok pendapatan terhadap pendapatan sebesar 76,27%,
proporsi laba kotor Perseroan sebesar 23,73%.
Belakangan, kampanye penggunaan barang-barang ramah lingkungan kian digalakkan. Mulai
dari sedotan plastik, gerakan membawa botol minum, hingga kantung plastik berbayar.
Gerakan-gerakan ini mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjadi agen perubahan demi
bumi yang lestari. Hal ini menciptakan peluang bisnis dengan memproduksi bahan organik
menjadi terbuka. Kebutuhan konsumen datang dari fakta bahwa produk yang terbuat dari
bahan organik dianggap sehat, aman untuk kulit dan bebas bahan kimia. Bagi orang tua,
kesehatan kulit bayi tentunya menjadi perhatian utama, sehingga produk yang aman untuk kulit
bayi menjadi poin penting yang dicari oleh konsumen. Studi menemukan bahwa sebanyak 48%
Ibu menggunakan produk organik, mulai dari makanan Ibu, makanan bayi, skincare, dan
pakaian. Produk organik diminati karena dianggap baik untuk kesehatan (50%), aman untuk kulit
(24%), serta tidak mengandung bahan kimia (16%).
Kebutuhan akan popok tidak hanya lembut namun aman yang terbuat dari bahan organik
meningkat. Beberapa poin peluang yang harus diperhatikan oleh para brand-brand popok bayi
adalah meningkatnya permintaan produk popok bayi yang sifatnya premium dan eco-friendly,
adanya peningkatan angka kelahiran di negara-negara berkembang mendorong pertumbuhan
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk III-8
Page 26
pasar popok bayi, dan berkembangnya teknologi lebih canggih di bahan pembuatan popok dan
desain membuka peluang baru untuk inovasi baru.
Di Indonesia terdapat sekitar 18 juta jiwa lansia. Jumlah ini merupakan 7,8% dari total populasi
penduduk dan sebanyak 25% lansia menderita penyakit degeneratif dan hidup tergantung pada
orang lain. Salah satu dari penyakit ini adalah inkontinensia urin. Inkontinensia urin pada lansia
adalah kondisi hilangnya kendali kandungan kemih yang menyebabkan seseorang buang air kecil
atau besar tanpa memperhitungkan ketepatan waktu dan tempat. Jumlah pasien dengan
kondisi medis kronis ini atau yang berada di panti jompo bisa mencapai 70%. Inkontinensia urin
dapat memengaruhi kualitas hidup karena dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, hubungan
interpersonal, kesehatan psikologis, dan juga interaksi sosial.
Pada tahun 2025, jumlah lansia di pasar domestik diprediksikan akan berada pada kisaran 36
juta. Artinya, potensi bisnis popok dewasa, terutama untuk segmen lansia memang sangat
menjanjikan. Berdasarkan hal tersebut, kebutuhan penggunaan popok merupakan salah satu
bentuk pemenuhan perawatan pada lansia. Popok dewasa tidak hanya digunakan oleh para
lansia, tetapi juga untuk orang-orang yang memiliki kebutuhan khusus. Penggunaan popok
dewasa akan memungkinkan penggunanya melakukan aktivitas sehari-hari tanpa rasa khawatir,
menjaga kebersihan dan mencegah infeksi, serta tidak perlu repot berulang kali ke toilet,
termasuk mencegah ruam dan luka baring.
Bisnis Perseroan masih berpusat pada Baby Care, namun Perseroan akan lebih mengembangkan
Feminine Care dan Wellness Care yang pertumbuhannya lebih tinggi dari Baby Care. Selain itu,
Perseroan juga telah memasuki kategori bisnis baru yaitu Pet Care. Perseroan akan terus
mengembangkan kategori-kategori ini sehingga nantinya bisa menjadi pilar bisnis lain selain
Baby Care. Untuk meningkatkan kinerja, manajemen Perseroan berupaya mendorong akselerasi
produk premium yang dianggap punya potensi profitabilitas lebih baik dibandingkan produk
lainnya Perseroan juga akan meningkatkan penetrasi pasar melalui peluncuran produk baru
yang dibarengi oleh perbaikan kualitas produk yang telah ada.
3.3. Alasan Dilakukannya Transaksi
Alasan dilakukannya transaksi antara lain adalah:
− Perseroan dapat memproduksi produk popok yang tipis dengan tingkat penyerapan tinggi
dan memiliki harga jual yang lebih tinggi sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan
laba Perseroan.
3.4. Keuntungan Dan Kerugian Yang Bersifat Kualitatif Atas Transaksi Yang Akan Dilakukan
Keuntungan yang bersifat kualitatif adalah dengan membeli mesin untuk mendukung kebutuhan
operasional, maka Perseroan dapat memperoleh reputasi baik dari shareholder sebagai
perusahaan yang terus berinovasi.
Kerugian yang bersifat kualitatif diperkirakan tidak ada.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk III-9
Page 27
BAB IV
ANALISIS KUANTITATIF
4.1. Penilaian Atas Potensi Pendapatan, Aset, Kewajiban dan Kondisi Keuangan
4.1.1. Penilaian Kinerja Historis
Kinerja historis diperoleh dari laporan keuangan UCID periode 31 Desember 2019 – 2022
(audited) oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan periode 31 Desember 2023
(audited) oleh KAP Siddharta Widjaja & Rekan.
Laporan Laba Rugi
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laba Rugi (Rp. Juta)
Tahun
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023
PENDAPATAN 8.519.760 8.433.933 9.116.592 10.317.193 10.245.160
BEBAN POKOK PENDAPATAN (6.372.253) (6.707.984) (7.255.344) (8.425.728) (8.221.202)
LABA KOTOR 2.147.507 1.725.949 1.861.248 1.891.465 2.023.958
BEBAN USAHA
Beban penjualan (1.304.190) (956.720) (970.624) (1.172.943) (1.223.093)
Beban umum dan administrasi (254.875) (201.913) (283.922) (237.785) (261.680)
Jumlah (1.559.065) (1.158.633) (1.254.546) (1.410.728) (1.484.773)
LABA (RUGI) USAHA 588.442 567.316 606.702 480.737 539.185
Biaya keuangan (44.012) (47.653) (29.748) (23.491) (20.345)
Penghasilan keuangan 29.566 54.506 28.355 25.354 32.646
(Kerugian)/keuntungan selisih kurs 40.758 (105.422) 21.785 (8.722) 11.358
Beban pajak (70.792) (7.544) (15.761) (19.131) (3.721)
Lain-lain 5.412 6.852 7.129 (23.664) 15.092
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK 549.374 468.055 618.462 431.083 574.215
Pajak (150.670) (156.373) (138.402) (117.435) (139.683)
LABA (RUGI) BERSIH 398.704 311.682 480.060 313.648 434.532
Penghasilan komprehensif lain (9.131) 6.664 4.592 4.491 28.095
LABA KOMPREHENSIF 389.573 318.346 484.652 318.139 462.627
Rata-rata
Rasio Profitabilitas
2019-2023
Margin Laba Kotor 20,83% 25,21% 20,46% 20,42% 18,33% 19,76%
Margin Laba Usaha 6,04% 6,91% 6,73% 6,65% 4,66% 5,26%
Margin Laba Sebelum Pajak 5,71% 6,45% 5,55% 6,78% 4,18% 5,60%
Margin Laba Bersih 4,18% 4,68% 3,70% 5,27% 3,04% 4,24%
Sumber : Laporan keuangan tahun 2019 - 2023 (audited)
Laporan laba rugi yang telah disesuaikan pencatatannya yang meliputi EBITDA adalah sebagai
berikut:
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-1
Page 28
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laba Rugi Penyesuaian (Rp.Juta)
Tahun
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023
PENDAPATAN 8.519.760 8.433.933 9.116.592 10.317.193 10.245.160
BEBAN POKOK PENDAPATAN (6.025.574) (6.354.047) (6.872.032) (8.012.079) (7.814.377)
LABA KOTOR 2.494.186 2.079.886 2.244.560 2.305.114 2.430.783
Beban penjualan (1.304.190) (893.120) (905.402) (1.115.407) (1.156.696)
Beban umum dan administrasi (250.376) (183.731) (265.874) (223.282) (248.909)
EBITDA 939.620 1.003.035 1.073.284 966.425 1.025.178
Depresiasi dan amortisasi (351.178) (435.719) (466.582) (485.688) (485.993)
EBIT 588.442 567.316 606.702 480.737 539.185
Biaya keuangan (44.012) (47.653) (29.748) (23.491) (20.345)
Penghasilan keuangan 29.566 54.506 28.355 25.354 32.646
(Kerugian)/keuntungan selisih kurs 40.758 (105.422) 21.785 (8.722) 11.358
Beban pajak (70.792) (7.544) (15.761) (19.131) (3.721)
Lain-lain 5.412 6.852 7.129 (23.664) 15.092
EBT 549.374 468.055 618.462 431.083 574.215
Pajak (150.670) (156.373) (138.402) (117.435) (139.683)
LABA BERSIH (EAT) 398.704 311.682 480.060 313.648 434.532
Penghasilan komprehensif lain (9.131) 6.664 4.592 4.491 28.095
LABA KOMPREHENSIF 389.573 318.346 484.652 318.139 462.627
Rata-rata
Rasio Profitabilitas
2019-2023
EBITDA/Sales 10,81% 11,03% 11,89% 11,77% 9,37% 10,01%
EBIT/Sales 6,04% 6,91% 6,73% 6,65% 4,66% 5,26%
EBT/Sales 5,71% 6,45% 5,55% 6,78% 4,18% 5,60%
EAT/Sales 4,18% 4,68% 3,70% 5,27% 3,04% 4,24%
Analisis vertikal laporan laba rugi penyesuaian adalah sebagai berikut:
Analisis Vertikal Laba Rugi Penyesuaian
Tahun Rata-rata
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023 2019-2023
PENDAPATAN 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
BEBAN POKOK PENDAPATAN -70,72% -75,34% -75,38% -77,66% -76,27% -75,07%
LABA KOTOR 29,28% 24,66% 24,62% 22,34% 23,73% 24,93%
Beban penjualan -15,31% -10,59% -9,93% -10,81% -11,29% -11,59%
Beban umum dan administrasi -2,94% -2,18% -2,92% -2,16% -2,43% -2,53%
EBITDA 11,03% 11,89% 11,77% 9,37% 10,01% 10,81%
Depresiasi -4,12% -5,17% -5,12% -4,71% -4,74% -4,77%
EBIT 6,91% 6,73% 6,65% 4,66% 5,26% 6,04%
Biaya keuangan -0,52% -0,57% -0,33% -0,23% -0,20% -0,37%
Penghasilan keuangan 0,35% 0,65% 0,31% 0,25% 0,32% 0,37%
(Kerugian)/keuntungan selisih kurs 0,48% -1,25% 0,24% -0,08% 0,11% -0,10%
Beban pajak -0,83% -0,09% -0,17% -0,19% -0,04% -0,26%
Lain-lain 0,06% 0,08% 0,08% -0,23% 0,15% 0,03%
EBT 6,45% 5,55% 6,78% 4,18% 5,60% 5,71%
Pajak -1,77% -1,85% -1,52% -1,14% -1,36% -1,53%
LABA BERSIH (EAT) 4,68% 3,70% 5,27% 3,04% 4,24% 4,18%
Penghasilan komprehensif lain -0,11% 0,08% 0,05% 0,04% 0,27% 0,07%
LABA KOMPREHENSIF 4,57% 3,77% 5,32% 3,08% 4,52% 4,25%
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-2
Page 29
Analisis horizontal laba rugi penyesuaian adalah sebagai berikut:
Analisis Horizontal Laba Rugi Penyesuaian
Tahun Rata-rata
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023 2019-2023
PENDAPATAN n/a -1,01% 8,09% 13,17% -0,70% 4,89%
BEBAN POKOK PENDAPATAN n/a 5,45% 8,15% 16,59% -2,47% 6,93%
LABA KOTOR n/a -16,61% 7,92% 2,70% 5,45% -0,14%
Beban penjualan n/a -31,52% 1,38% 23,19% 3,70% -0,81%
Beban umum dan administrasi n/a -26,62% 44,71% -16,02% 11,48% 3,39%
EBITDA n/a 6,75% 7,00% -9,96% 6,08% 2,47%
Depresiasi n/a 24,07% 7,08% 4,09% 0,06% 8,83%
EBIT n/a -3,59% 6,94% -20,76% 12,16% -1,31%
Biaya keuangan n/a 8,27% -37,57% -21,03% -13,39% -15,93%
Penghasilan keuangan n/a 84,35% -47,98% -10,58% 28,76% 13,64%
(Kerugian)/keuntungan selisih kurs n/a -358,65% -120,66% -140,04% -230,22% -212,39%
Beban pajak n/a -89,34% 108,92% 21,38% -80,55% -9,90%
Lain-lain n/a 26,61% 4,04% -431,94% -163,78% -141,27%
EBT n/a -14,80% 32,13% -30,30% 33,20% 5,06%
Pajak n/a 3,79% -11,49% -15,15% 18,94% -0,98%
LABA BERSIH (EAT) n/a -21,83% 54,02% -34,66% 38,54% 9,02%
Penghasilan komprehensif lain n/a -172,98% -31,09% -2,20% 525,58% 79,83%
LABA KOMPREHENSIF n/a -18,28% 52,24% -34,36% 45,42% 11,25%
Berdasarkan analisis vertikal laba rugi penyesuaian, beban pokok pendapatan terhadap
pendapatan 76,27% pada tahun 2023. Beban umum dan administrasi dan beban penjualan
terhadap pendapatan masing-masing sebesar 2,43% dan 11,29% pada tahun 2023. Berdasarkan
analisis horizontal laba rugi penyesuaian, rata-rata pertumbuhan pendapatan Perseroan pada
periode 2019-2023 sebesar 4,89%. EBITDA Perseroan tercatat positif Rp 1.025.178 juta pada
tahun 2023, EBIT pada tahun 2023 tercatat positif Rp 539.185 juta dan, EBT pada tahun 2023
tercatat positif Rp 574.215 juta dan EAT pada tahun 2023 tercatat positif Rp 434.532 juta.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-3
Page 30
Laporan Posisi Keuangan
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Posisi Keuangan (Rp.Juta)
Tahun
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 1.986.649 1.428.189 1.499.252 1.372.156 1.852.974
Deposito berjangka 1.088 1.104 1.117 1.231 -
Piutang usaha 2.367.986 2.044.812 2.159.509 2.610.014 2.375.398
Piutang lain-lain 20.035 40.234 21.437 38.251 21.097
Persediaan 638.942 591.966 964.332 1.311.922 1.214.485
Piutang derivatif - - - 493 -
Klaim pengembalian pajak dan pajak lainnya 497.816 442.181 144.449 365.856 50.549
Biaya dibayar di muka - lancar 49.125 11.662 25.894 88.470 91.987
Jumlah Aset Lancar 5.561.641 4.560.148 4.815.990 5.788.393 5.606.490
Aset Tidak Lancar
Aset tetap
Nilai perolehan 5.273.022 5.569.022 5.820.845 5.891.739 6.122.430
Akumulasi penyusutan 2.635.727 2.965.840 3.315.621 3.702.819 4.042.827
Nilai buku 2.637.295 2.603.182 2.505.224 2.188.920 2.079.603
Uang muka aset tetap - 1.447 - - -
Aset hak guna
Nilai perolehan - 743.794 723.964 689.646 775.479
Akumulasi amortisasi - 371.853 415.232 450.003 512.223
Nilai buku - 371.941 308.732 239.643 263.256
Aset pajak tangguhan 114.188 98.178 141.647 160.188 183.899
Klaim pengembalian pajak - - - - 346.627
Deposit yang dapat dikembalikan 2.929 2.878 2.515 2.642 4.473
Biaya dibayar di muka - tidak lancar - - 3.779 2.752 3.506
Jumlah Aset Tidak Lancar 2.754.412 3.077.626 2.961.897 2.594.145 2.881.364
JUMLAH ASET 8.316.053 7.637.774 7.777.887 8.382.538 8.487.854
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha 839.494 808.273 1.016.787 1.256.707 1.031.581
Utang lain-lain 49.622 148.460 208.082 151.926 163.358
Akrual 1.154.361 1.118.328 1.000.737 1.184.639 1.203.936
Utang derivatif 2.514 2.089 487 - 879
Pendapatan tangguhan - 6.682 9.260 6.389 1.272
Utang pajak 91.140 67.319 32.381 146.467 40.769
Pinjaman bank 140.899 - - - -
Liabilitas sewa - jangka pendek - 83.268 91.935 92.802 99.052
Pinjaman pihak berelasi - jangka 36.849 354.629 27.632 - -
Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek - 1.589 2.765 5.515 2.215
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 2.314.879 2.590.637 2.390.066 2.844.445 2.543.062
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas sewa - jangka panjang - 359.906 286.750 209.817 215.815
Pinjaman pihak berelasi - jangka 1.520.460 44.554 17.440 - -
Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang 139.105 124.362 143.000 164.523 165.327
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 1.659.565 528.822 447.190 374.340 381.142
JUMLAH LIABILITAS 3.974.444 3.119.459 2.837.256 3.218.785 2.924.204
Ekuitas
Modal saham 415.657 415.657 415.657 415.657 415.657
Saham tresuri - (19.997) (19.997) (19.997) (19.997)
Selisih kurs atas modal disetor 11.503 11.503 11.503 11.503 11.503
Tambahan modal disetor 1.061.876 1.064.255 1.064.255 1.064.255 1.064.255
Cadangan alokasi saham karyawan 476 - - - -
Saldo laba (rugi) 2.851.831 3.046.405 3.468.396 3.691.329 4.091.268
Kepentingan non-pengendali 266 492 817 1.006 964
Jumlah Ekuitas 4.341.609 4.518.315 4.940.631 5.163.753 5.563.650
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 8.316.053 7.637.774 7.777.887 8.382.538 8.487.854
Rata-rata
Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
2019-2023
Current Ratio 208,35% 240,26% 176,02% 201,50% 203,50% 220,46%
Debt to Equity Ratio 66,58% 91,54% 69,04% 57,43% 62,33% 52,56%
Debt to Asset Ratio 39,59% 47,79% 40,84% 36,48% 38,40% 34,45%
Sumber : Laporan keuangan tahun 2019 - 2023 (audited)
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-4
Page 31
Laporan Arus Kas
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk
Arus Kas (Rp. Juta)
Tahun
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan 9.367.819 10.636.298 11.120.331 12.026.749 12.668.402
Pembayaran kepada pemasok dan pihak lain (8.539.917) (8.710.616) (9.978.850) (11.107.872) (11.113.671)
Pembayaran kepada karyawan (396.086) (439.271) (458.658) (474.222) (515.828)
Penerimaan dari aktivitas operasi lainnya 21.709 16.583 49.757 7.743 55.871
Pembayaran untuk aktivitas operasi lainnya (18.601) (26.215) (23.977) (20.542) (18.779)
Pembayaran pajak penghasilan badan (310.736) (172.916) (215.917) (278.815) (202.314)
Penerimaan dari hasil surat ketetapan pajak 2.086 30.537 304.213 118.536 31.732
Penerimaan penghasilan keuangan 29.566 54.506 28.355 25.354 36.330
Pembayaran biaya keuangan (44.578) (48.269) (29.831) (23.570) (21.537)
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Operasi 111.262 1.340.637 795.423 273.361 920.206
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Pembelian aset tetap (49.697) (296.062) (233.834) (167.374) (275.111)
Hasil dari penjualan aset tetap 45 263 - 246 433
Hasil dari penjualan aset dimiliki untuk dijual 51.828 - - - -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Investasi 2.176 (295.799) (233.834) (167.128) (274.678)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran pinjaman pihak berelasi (308.632) (1.267.465) (339.892) (47.259) -
Pembayaran atas porsi pokok liabilitas sewa - (81.519) (88.805) (92.157) (98.704)
Pembayaran dividen kas - (79.744) (62.336) (95.017) (62.730)
Penerimaan pinjaman bank 182.474 91.222 - - -
Pembayaran pinjaman bank (293.878) (246.802) - - -
Pembelian kembali saham - (19.997) - - -
Penerimaan dari penerbitan saham baru 1.246.971 - - - -
Pembayaran biaya emisi saham (93.115) - - - -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Pendanaan 733.820 (1.604.305) (491.033) (234.433) (161.434)
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS & SETARA KAS 847.258 (559.467) 70.556 (128.200) 484.094
KAS & SETARA KAS AWAL TAHUN 1.140.083 1.986.649 1.428.189 1.499.252 1.372.156
Dampak selisih kurs terhadap kas dan setara kas (692) 1.007 507 1.104 (3.276)
KAS & SETARA KAS AKHIR TAHUN 1.986.649 1.428.189 1.499.252 1.372.156 1.852.974
Sumber : Laporan keuangan tahun 2019 - 2023 (audited)
Pendapatan
Pertumbuhan pendapatan tahun 2019 – 2023 adalah sebagai berikut:
Pertumbuhan Pendapatan
Tahun Rata-rata
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023 2019-2023
(%)
Total pertumbuhan 2,03% -1,01% 8,09% 13,17% -0,70% 4,32%
(Rp.Juta)
Total pendapatan 8.519.760 8.433.933 9.116.592 10.317.193 10.245.160
Tahun 2019 Perseroan mencatatkan total pendapatan sebesar Rp 8.519.760 juta dan menurun
-1,01% ditahun 2020 menjadi Rp 8.433.933 juta. Tahun 2021 pertumbuhan pendapatan
Perseroan meningkat 8,09% menjadi Rp 9.116.592 juta. Tahun 2022 pertumbuhan pendapatan
Perseroan meningkat 13,17% menjadi Rp 10.317.193 juta. Tahun 2023 pertumbuhan
pendapatan Perseroan menurun -0,70% menjadi Rp 10.245.160 juta.
Aset
Komposisi aset Perseroan pada tahun 2019 – 2023 adalah sebagai berikut:
Komposisi Aset
Tahun Rata-rata
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023 2019-2023
(%)
Aset Lancar 66,88% 59,71% 61,92% 69,05% 66,05% 64,72%
Aset Tidak Lancar 33,12% 40,29% 38,08% 30,95% 33,95% 35,28%
Jumlah 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
(Rp.Juta)
Aset Lancar 5.561.641 4.560.148 4.815.990 5.788.393 5.606.490
Aset Tidak Lancar 2.754.412 3.077.626 2.961.897 2.594.145 2.881.364
Jumlah 8.316.053 7.637.774 7.777.887 8.382.538 8.487.854
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-5
Page 32
Selama tahun 2019 – 2023 komposisi aset Perseroan didominasi oleh aset lancar dengan rata-
rata proporsi terhadap total aset sebesar 64,72%, diikuti oleh aset tidak lancar sebesar 35,28%.
Komposisi aset lancar terbesar adalah piutang usaha serta kas dan setara kas, sedangkan
komposisi aset tidak lancar didominasi utamanya oleh aset tetap. Tahun 2022, komposisi aset
Perseroan terdiri dari 69,05% aset lancar dan 30,95% aset tidak lancar. Pada tahun 2023,
komposisi aset Perseroan terdiri dari 66,05% aset lancar dan 33,95% aset tidak lancar.
Selanjutnya, pertumbuhan aset Perseroan disajikan sebagai berikut:
Pertumbuhan Aset
Tahun Rata-rata
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023 2019-2023
(%)
Aset Lancar n/a -18,01% 5,61% 20,19% -3,14% 1,16%
Aset Tidak Lancar n/a 11,73% -3,76% -12,42% 11,07% 1,66%
Jumlah n/a -8,16% 1,83% 7,77% 1,26% 0,68%
Dalam tahun 2019 – 2023 pertumbuhan aset Perseroan cenderung meningkat dengan tingkat
pertumbuhan aset rata-rata sebesar 0,68%. Tahun 2019, Perseroan membukukan total aset
sebesar Rp 8.316.053 juta yang didominasi oleh aset tetap. Di tahun 2020, pertumbuhan aset
Perseroan menurun 8,16% sehingga total aset Perseroan menjadi Rp 7.637.774 juta yang terdiri
dari Rp 4.560.148 juta aset lancar dan Rp 3.077.626 juta aset tidak lancar. Pada tahun 2021,
pertumbuhan aset Perseroan meningkat sebesar 1,83% sehingga aset Perseroan menjadi Rp
7.777.887 juta yang terdiri dari aset lancar sebesar Rp 4.815.990 juta dan aset tidak lancar Rp
2.961.897 juta. Di tahun 2022, pertumbuhan aset Perseroan meningkat 7,77% sehingga total
aset Perseroan menjadi Rp 8.382.538 juta yang terdiri dari Rp 5.788.393 juta aset lancar dan Rp
2.594.145 juta aset tidak lancar. Pada tahun 2023, pertumbuhan aset Perseroan meningkat
1,26% sehingga total aset Perseroan menjadi Rp 8.487.854 juta yang terdiri dari Rp 5.606.490
juta aset lancar dan Rp 2.881.364 juta aset tidak lancar.
Liabilitas
Berdasarkan laporan posisi keuangan tahun 2019 – 2023, berikut disajikan komposisi liabilitas
perusahaan:
Komposisi Liabilitas
Tahun Rata-rata
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023 2019-2023
(%)
Liabilitas Jangka Pendek 58,24% 83,05% 84,24% 88,37% 86,97% 80,17%
Liabilitas Jangka Panjang 41,76% 16,95% 15,76% 11,63% 13,03% 19,83%
Jumlah 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
(Rp.Juta)
Liabilitas Jangka Pendek 2.314.879 2.590.637 2.390.066 2.844.445 2.543.062
Liabilitas Jangka Panjang 1.659.565 528.822 447.190 374.340 381.142
Jumlah 3.974.444 3.119.459 2.837.256 3.218.785 2.924.204
Pada tahun 2019 – 2023 komposisi liabilitas Perseroan didominasi oleh liabilitas jangka pendek
dengan proporsi terhadap total liabilitas sebesar 80,17% diikuti oleh liabilitas jangka panjang
sebesar 19,83%. Komposisi liabilitas jangka pendek terbesar utamanya berasal dari akrual dan
provisi sedangkan komposisi liabilitas jangka panjang didominasi oleh pinjaman pihak berelasi
dan liabilitas sewa. Di tahun 2022, komposisi liabilitas Perseroan sebesar 88,37% liabilitas jangka
pendek dan 11,63% liabilitas jangka panjang. Pada tahun 2023, komposisi liabilitas Perseroan
sebesar 86,97% liabilitas jangka pendek dan 13,03% liabilitas jangka panjang.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-6
Page 33
Selanjutnya, pertumbuhan liabilitas perusahaan disajikan sebagai berikut:
Pertumbuhan Liabilitas
Tahun Rata-rata
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023 2019-2023
(%)
Liabilitas Jangka Pendek n/a 11,91% -7,74% 19,01% -10,60% 3,15%
Liabilitas Jangka Panjang n/a -68,13% -15,44% -16,29% 1,82% -24,51%
Jumlah n/a -21,51% -9,05% 13,45% -9,15% -6,57%
Dalam tahun 2019 – 2023, pertumbuhan liabilitas Perseroan cenderung fluktuatif dengan
tingkat pertumbuhan liabilitas rata-rata sebesar -6,57%. Pada tahun 2019, Perseroan
mencatatkan total liabilitas sebesar Rp 3.974.444 juta yang terdiri dari Rp 2.314.879 juta
liabilitas Jangka Pendek dan Rp 1.659.565 juta liabilitas Jangka Panjang. Tahun 2020,
pertumbuhan liabilitas Perseroan menurun -21,51% sehingga total liabilitas menjadi Rp
3.119.459 juta. Tahun 2021, pertumbuhan liabilitas Perseroan kembali menurun -9,05%
sehingga total liabilitas menjadi Rp 2.837.256 juta. Pada tahun 2022, pertumbuhan liabilitas
Perseroan meningkat 13,45% sehingga total liabilitas menjadi Rp 3.218.785 juta. Di tahun 2023,
pertumbuhan liabilitas Perseroan menurun -9,15% sehingga total liabilitas menjadi Rp
2.924.204 juta.
Penilaian Arus Kas
Pada tahun 2019, arus kas operasi Perseroan tercatat positif sebesar Rp 111.262 juta yang
utamanya berasal dari Penerimaan dari pelanggan. Di tahun 2020, Perseroan memperoleh kas
dari aktivitas operasi sebesar Rp 1.340.637 juta yang utamanya berasal dari Penerimaan dari
pelanggan. Pada tahun 2021, Perseroan tercatat memperoleh kas dari aktivitas operasi sebesar
Rp 795.423 juta yang utamanya berasal dari penerimaan dari pelanggan. Pada tahun 2022,
Perseroan tercatat memperoleh kas dari aktivitas operasi sebesar Rp 273.361 juta yang
utamanya berasal dari penerimaan dari pelanggan. Di tahun 2023, Perseroan tercatat
memperoleh kas dari aktivitas operasi sebesar Rp 920.206 juta yang utamanya berasal dari
penerimaan dari pelanggan.
Selanjutnya tahun 2019, Perseroan tercatat memperoleh kas dari aktivitas investasi sebesar Rp
2.176 juta utamanya dari hasil dari penjualan aset dimiliki untuk dijual. Di tahun 2020, Perseroan
tercatat menggunakan kas untuk aktivitas investasi sebesar Rp 295.799 juta yang utamanya
untuk Pembelian aset tetap. Di tahun 2021, Perseroan tercatat menggunakan kas untuk aktivitas
investasi sebesar Rp 233.834 juta yang seluruhnya untuk pembelian aset tetap. Di tahun 2022,
Perseroan tercatat menggunakan kas untuk aktivitas investasi sebesar Rp 167.128 juta yang
utamanya untuk pembelian aset tetap. Pada tahun 2023, Perseroan tercatat menggunakan kas
untuk aktivitas investasi sebesar Rp 274.678 juta yang utamanya untuk pembelian aset tetap.
Pada tahun 2019, Perseroan memperoleh kas dari aktivitas pendanaan sebesar Rp 733.820 juta
yang utamanya dari penerimaan dari penerbitan saham baru. Di tahun 2020, arus kas dari
aktivitas pendanaan tercatat negatif sebesar Rp 1.604.305 juta yang utamanya untuk
pembayaran pinjaman pihak berelasi. Pada tahun 2021, arus kas dari aktivitas pendanaan
tercatat negatif sebesar Rp 491.033 juta yang utamanya untuk pembayaran pinjaman pihak
berelasi. Tahun 2022, arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat negatif sebesar Rp 234.433 juta
yang utamanya untuk pembayaran dividen kas dan pembayaran atas porsi pokok liabilitas sewa.
Di tahun 2023, arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat negatif sebesar Rp 161.434 juta yang
utamanya untuk pembayaran dividen kas dan pembayaran atas porsi pokok liabilitas sewa.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-7
Page 34
Kas Perseroan di tahun 2019 tercatat sebesar Rp 1.986.649 juta dan menurun -28,11% dari
tahun sebelumnya menjadi Rp 1.428.189 juta yang utamanya dari penggunaan kas aktivitas
pendanaan. Di tahun 2021 kas Perseroan meningkat 4,98% menjadi Rp 1.499.252 juta yang
utamanya berasal dari kas aktivitas operasi positif. Di tahun 2022 kas Perseroan menurun -8,48%
menjadi Rp 1.372.156 juta yang utamanya berasal dari kas aktivitas investasi dan kas aktivitas
pendanaan. Pada tahun 2023 kas Perseroan meningkat 35,04% menjadi Rp 1.852.974 juta yang
utamanya berasal dari kas aktivitas operasi.
Saldo kas pada setiap tahun selalu positif karena kebutuhan kas untuk operasi dan investasi
disesuaikan dengan pendanaannya.
4.1.2. Analisis Rasio Keuangan
Rasio keuangan disajikan sebagai berikut:
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Analisis Rasio
Tahun Rata-rata
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023 2019-2023
Pertumbuhan Pendapatan 2,03% -1,01% 8,09% 13,17% -0,70% 4,32%
Rasio Profitabilitas
EBITDA/Sales 11,03% 11,89% 11,77% 9,37% 10,01% 10,81%
EBIT/Sales 6,91% 6,73% 6,65% 4,66% 5,26% 6,04%
EBT/Sales 6,45% 5,55% 6,78% 4,18% 5,60% 5,71%
EAT/Sales 4,68% 3,70% 5,27% 3,04% 4,24% 4,18%
ROE 9,18% 6,90% 9,72% 6,07% 7,81% 7,94%
ROA 4,79% 4,08% 6,17% 3,74% 5,12% 4,78%
Rasio Efektivitas
Perputaran Piutang Usaha 3,60x 4,12x 4,22x 3,95x 4,31x 4,04x
Perputaran Persediaan 9,43x 10,73x 7,13x 6,11x 6,43x 7,97x
Perputaran Aset 1,02x 1,10x 1,17x 1,23x 1,21x 1,15x
Perputaran Utang Usaha 7,18x 7,86x 6,76x 6,38x 7,58x 7,15x
Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
Current Ratio 2,40x 1,76x 2,02x 2,03x 2,20x 2,08x
Debt to Equity 0,92x 0,69x 0,57x 0,62x 0,53x 0,67x
Debt to Asset 0,48x 0,41x 0,36x 0,38x 0,34x 0,40x
Profitabilitas merupakan kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba selama periode
tertentu dari kegiatan bisnis yang dilakukannya. Selama tahun 2019 – 2023, rasio profitabilitas
Perseroan terus meningkat. Rata-rata profitabilitas Perseroan yang diukur menggunakan
EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales, dan EAT/Sales berturut-turut adalah 10,81%, 6,04%, 5,71%
dan 4,18%. Pada tahun 2023, EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales, dan EAT/Sales masing-
masing sebesar 10,01%, 5,26%, 5,60% dan 4,24%.
Sedangkan profitabilitas Perseroan yang dikaitkan dengan pengembalian terhadap perusahaan
dan pemegang saham yang diukur dengan Return on Equity (ROE) dan Return on Asset (ROA).
Rata-rata ROE dan ROA Perseroan dalam tahun 2019 – 2023 masing-masing 7,94% dan 4,78%.
Pada tahun 2023 tercatat ROE dan ROA Perseroan masing-masing sebesar 7,81% dan 5,12%.
Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek yang
harus dibayar dengan aset lancarnya. Dalam mengukur tingkat likuiditas perusahaan, digunakan
Current Ratio (CR). Semakin tinggi CR maka semakin tinggi likuiditas suatu perusahaan. Pada
tahun 2019 – 2023, pertumbuhan likuiditas perusahaan cenderung fluktuatif dengan Current
Ratio tahun 2023 sebesar 2,20x, artinya Perseroan memiliki Rp 2,20 aset lancar yang dapat
digunakan untuk memenuhi setiap Rp 1 utang lancarnya.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-8
Page 35
Solvabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk melunasi seluruh kewajibannya ketika
dilikuidasi yang diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER) dan Debt to Asset Ratio (DAR). Semakin
rendah DER dan DAR maka semakin tinggi solvabilitas perusahaan. Solvabilitas Perseroan tahun
2019 – 2023 cenderung berfluktuasi, dengan DER dan DAR tahun 2023 masing-masing adalah
0,53x dan 0,34x. Artinya, perusahaan memiliki utang Rp 0,53 untuk setiap Rp 1 ekuitas yang
dimilikinya serta setiap Rp 1 aset perusahaan dibiayai oleh utang sebesar Rp 0,34.
Rasio Efektivitas
Efektivitas adalah kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan seluruh sumber daya yang
dimilikinya. Efektivitas dapat diukur dengan rasio perputaran piutang usaha, perputaran
persediaan, perputaran aset dan perputaran utang usaha.
Rasio perputaran piutang usaha tahun 2019 – 2023 cenderung berfluktuasi dari 3,60x pada
tahun 2019 menjadi 4,31x pada tahun 2023 atau selama tahun tersebut rata-rata sebesar 4,04x.
Pada tahun 2023 tingkat perputaran piutang usaha sebesar 4,31x, artinya dalam satu tahun
Perseroan dapat menagih piutang usahanya selama ±85 hari.
Rasio perputaran persediaan tahun 2019 – 2023 cenderung berfluktuasi dari 9,43x pada tahun
2019 menjadi 6,43x pada tahun 2023 atau selama tahun tersebut rata-rata sebesar 7,97x. Pada
tahun 2023 tingkat perputaran persediaan sebesar 6,43x, artinya dalam satu tahun Perseroan
dapat menghabiskan persediaannya selama ±57 hari.
Rasio perputaran aset dalam tahun 2019 – 2023 cenderung berfluktuasi dari 1,02x pada tahun
2019 menjadi 1,21x pada tahun 2023 atau selama tahun tersebut rata-rata sebesar 1,15x. Pada
tahun 2023 tingkat perputaran aset Perseroan sebesar 1,21x, artinya Perseroan
menginvestasikan asetnya selama ±302 hari untuk memperoleh pendapatan.
Rasio perputaran utang usaha dalam tahun 2019 – 2023 cenderung fluktuatif dari 7,18x pada
tahun 2019 menjadi 7,58x pada tahun 2023 atau selama tahun tersebut rata-rata sebesar 7,15x.
Pada tahun 2023 tingkat perputaran utang usaha sebesar 7,58x, artinya Perseroan dapat
melunasi utang usahanya dalam waktu ±48 hari.
4.1.3. Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan Keuangan Setelah
Transaksi
Analisis dilakukan mencakup analisis dampak transaksi terhadap laporan keuangan Perseroan
yang dilakukan berdasarkan informasi keuangan proforma Perseroan sebelum dan setelah
transaksi pada tanggal 31 Desember 2023 dari manajemen Perseroan.
Tujuan informasi keuangan Proforma adalah untuk memperlihatkan dampak signifikan
transaksi yang terjadi atas informasi keuangan historis. Namun, Informasi keuangan proforma
bukan merupakan petunjuk hasil usaha atau dampak yang berkaitan atas posisi keuangan
sebagai akibat dari transaksi yang telah terjadi sebelumnya. Informasi keuangan proforma
disusun dengan menggunakan asumsi-asumsi sebagai berikut:
• Laporan posisi keuangan sebelum transaksi diambil dari laporan keuangan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik
Harry Widjaja dari KAP Siddharta Widjaja & Rekan.
• Pelaksanaan transaksi telah berlaku efektif pada tanggal 31 Desember 2023.
• Pelaksanaan transaksi telah efektif dan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang
berlaku.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-9
Page 36
Informasi keuangan proforma tersebut adalah sebagai berikut:
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Posisi Keuangan Proforma (Rp.Juta)
Sebelum Setelah
Uraian Transaksi Penyesuaian Transaksi
31 Des 2023 31 Des 2023
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 1.852.974 (28.154) 1.824.820
Deposito berjangka - - -
Piutang usaha 2.375.398 - 2.375.398
Piutang lain-lain 21.097 - 21.097
Persediaan 1.214.485 - 1.214.485
Piutang derivatif - - -
Klaim pengembalian pajak dan pajak lainnya 50.549 - 50.549
Biaya dibayar di muka - lancar 91.987 - 91.987
Jumlah Aset Lancar 5.606.490 (28.154) 5.578.336
Aset Tidak Lancar
Aset tetap 2.079.603 5.231 2.084.834
Aset tetap 2.049.614 28.154 2.077.768
Aset dalam pembangunan 29.989 (22.923) 7.066
Uang muka aset tetap - - -
Aset hak guna 263.256 - 263.256
Aset pajak tangguhan 183.899 - 183.899
Klaim pengembalian pajak 346.627 - 346.627
Deposit yang dapat dikembalikan 4.473 - 4.473
Biaya dibayar di muka - tidak lancar 3.506 - 3.506
Jumlah Aset Tidak Lancar 2.881.364 5.231 2.886.595
JUMLAH ASET 8.487.854 (22.923) 8.464.931
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha 1.031.581 - 1.031.581
Utang lain-lain 163.358 (22.923) 140.435
Akrual 1.203.936 - 1.203.936
Utang derivatif 879 - 879
Pendapatan tangguhan 1.272 - 1.272
Utang pajak 40.769 - 40.769
Pinjaman bank - - -
Liabilitas sewa - jangka pendek 99.052 - 99.052
Pinjaman pihak berelasi - jangka pendek - - -
Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek 2.215 - 2.215
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 2.543.062 (22.923) 2.520.139
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas sewa - jangka panjang 215.815 - 215.815
Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang - - -
Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang 165.327 - 165.327
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 381.142 - 381.142
JUMLAH LIABILITAS 2.924.204 (22.923) 2.901.281
Ekuitas
Modal saham 415.657 - 415.657
Saham tresuri (19.997) - (19.997)
Selisih kurs atas modal disetor 11.503 - 11.503
Tambahan modal disetor 1.064.255 - 1.064.255
Saldo laba (rugi) 4.091.268 - 4.091.268
Kepentingan non-pengendali 964 - 964
Jumlah Ekuitas 5.563.650 - 5.563.650
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 8.487.854 (22.923) 8.464.931
Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
Current Ratio 220,46% 221,35%
Debt to Equity Ratio 52,56% 52,15%
Debt to Asset Ratio 34,45% 34,27%
Sumber: Manajemen Perseroan
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-10
Page 37
Berikut adalah analisis singkat atas informasi posisi keuangan proforma Perseroan per 31
Desember 2023 atas transaksi:
• Proforma aset lancar mengalami penurunan 0,50% dari Rp 5.606.490 juta menjadi
Rp 5.578.336 juta.
• Proforma aset tidak lancar mengalami peningkatan 0,18% dari Rp 2.881.364 juta menjadi
Rp 2.886.595 juta.
• Secara keseluruhan proforma aset Perseroan setelah dilakukannya Rencana Transaksi
mengalami penurunan 0,27% dari Rp 8.487.854 juta menjadi Rp 8.464.931 juta.
• Proforma liabilitas jangka pendek mengalami penurunan 0,90% dari Rp 2.543.062 juta
menjadi Rp 2.520.139 juta.
• Proforma liabilitas jangka panjang tidak mengalami perubahan.
• Secara keseluruhan proforma liabilitas Perseroan mengalami penurunan 0,78% dari Rp
2.924.204 juta menjadi Rp 2.901.281 juta.
• Proforma ekuitas tidak mengalami perubahan.
• Proforma Current Ratio mengalami peningkatan dari 220,46% menjadi 221,35%.
• Proforma Debt to Equity Ratio dan Debt to Asset Ratio mengalami penurunan dari masing-
masing sebesar 52,56% dan 34,45% menjadi 52,15% dan 34,27%.
Berdasarkan uraian tersebut diatas dapat disimpulkan dengan dilakukannya transaksi kondisi
likuiditas dan solvabilitas Perseroan mengalami peningkatan.
4.1.4. Penilaian Atas Proyeksi Keuangan yang Diperoleh dari Manajemen
Kami telah menerima proyeksi keuangan tanpa dan dengan transaksi dari manajemen. Proyeksi
keuangan tersebut telah kami sesuaikan. Berdasarkan penilaian kami, proyeksi keuangan
tersebut yang telah disesuaikan telah mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat
oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya. Proyeksi keuangan yang digunakan
adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
a. Proyeksi Keuangan Perseroan Tanpa Transaksi
Asumsi – Asumsi
Jangka Waktu Proyeksi
Proyeksi keuangan disajikan mulai dari 1 Januari 2024 – 31 Desember 2028.
Laporan Laba (Rugi)
▪ Pendapatan diasumsikan meningkat 5,00% setiap tahun.
▪ Beban pokok pendapatan diasumsikan sebesar 76,50% dari pendapatan setiap tahun.
▪ Beban penjualan diasumsikan sebesar 11,50% dari pendapatan setiap tahun.
▪ Beban umum dan administrasi diasumsikan sebesar 2,50% dari pendapatan setiap
tahun.
▪ Perhitungan penyusutan dan amortisasi dengan metode garis lurus dengan sisa umur
ekonomis yang wajar disajikan pada lampiran 1.
▪ Tarif pajak diasumsikan sebesar 22,00% dari laba sebelum pajak dengan menerapkan tax
loss carry forward.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-11
Page 38
Laporan Posisi Keuangan
▪ Aset lancar
− Deposito berjangka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Piutang usaha diasumsikan sebesar 85 hari dari pendapatan.
− Piutang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Persediaan diasumsikan 60 hari dari beban pokok pendapatan.
− Aset dimiliki untuk dijual diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Piutang derivatif diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Pajak dibayar di muka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Biaya dibayar di muka - lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
2023.
▪ Aset tidak lancar
− Aset tetap
Nilai perolehan diasumsikan meningkat per tahun dari tahun sebelumnya sebagai
capex. Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi
penyusutan tahun sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan disajikan pada
lampiran 1.
− Uang muka aset tetap diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Aset hak guna
Nilai perolehan diasumsikan tetap. Akumulasi penyusutan dihitung dengan
menambahkan akumulasi penyusutan tahun sebelumnya dengan penyusutan
tahun berjalan disajikan pada lampiran 1.
− Aset pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Pajak dibayar dimuka tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31
Desember 2023.
− Uang jaminan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Biaya dibayar di muka - tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31
Desember 2023.
▪ Liabilitas jangka pendek
− Utang usaha diasumsikan sebesar 50 hari dari beban pokok pendapatan.
− Utang lain-lain – pihak berelasi diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
2023.
− Akrual dan provisi diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Utang derivatif diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Pendapatan tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Utang pajak diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Pinjaman bank diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Liabilitas sewa - jangka pendek diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
2023.
− Pinjaman pihak berelasi - jangka pendek diasumsikan tetap, sama dengan per 31
Desember 2023.
− Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek diasumsikan tetap, sama dengan per 31
Desember 2023.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-12
Page 39
▪ Liabilitas jangka panjang
− Liabilitas sewa - jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
2023.
− Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 31
Desember 2023.
− Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 31
Desember 2023.
▪ Ekuitas
− Modal saham diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Saham tresuri diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Selisih kurs atas modal disetor diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
2023.
− Tambahan modal disetor diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Cadangan alokasi saham karyawan diasumsikan tetap, sama dengan per 31
Desember 2023.
− Saldo laba (rugi) adalah penjumlahan antara laba (rugi) bersih periode berjalan
dengan saldo (rugi) laba periode sebelumnya.
− Kepentingan non-pengendali diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
2023.
Asumsi – asumsi yang digunakan yang terkait langsung dengan kegiatan usaha dalam
proyeksi posisi keuangan adalah wajar.
Proyeksi Laba Rugi Tanpa Dilakukannya Transaksi
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Proyeksi Laba Rugi Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
Tahun Tahun
Uraian
2023 2024 2025 2026 2027 2028
PENDAPATAN 10.245.160 10.757.418 11.295.289 11.860.053 12.453.056 13.075.709
BEBAN POKOK PENDAPATAN (7.814.377) (8.229.425) (8.640.896) (9.072.941) (9.526.588) (10.002.917)
LABA KOTOR 2.430.783 2.527.993 2.654.393 2.787.113 2.926.468 3.072.792
Beban penjualan (1.156.696) (1.237.103) (1.298.958) (1.363.906) (1.432.101) (1.503.707)
Beban umum dan administrasi (248.909) (268.935) (282.382) (296.501) (311.326) (326.893)
EBITDA 1.025.178 1.021.955 1.073.052 1.126.705 1.183.040 1.242.192
Depresiasi dan amortisasi (485.993) (470.040) (487.611) (511.358) (271.192) (200.909)
EBIT 539.185 551.914 585.442 615.347 911.849 1.041.284
Biaya keuangan (20.345) - - - - -
Penghasilan keuangan 32.646 - - - - -
(Kerugian)/keuntungan selisih kurs 11.358 - - - - -
Beban pajak (3.721) - - - - -
Lain-lain 15.092 - - - - -
EBT 574.215 551.914 585.442 615.347 911.849 1.041.284
Pajak (139.683) (121.421) (128.797) (135.376) (200.607) (229.082)
LABA BERSIH (EAT) 434.532 430.493 456.645 479.971 711.242 812.201
Rata-rata
Rasio Profitabilitas
2024-2028
EBITDA/Sales 9,50% 10,01% 9,50% 9,50% 9,50% 9,50% 9,50%
EBIT/Sales 6,16% 5,26% 5,13% 5,18% 5,19% 7,32% 7,96%
EBT/Sales 6,16% 5,60% 5,13% 5,18% 5,19% 7,32% 7,96%
EAT/Sales 4,80% 4,24% 4,00% 4,04% 4,05% 5,71% 6,21%
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-13
Page 40
Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Dilakukannya Transaksi
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
Tahun Tahun Proyeksi
Uraian
2023 2024 2025 2026 2027 2028
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 1.852.974 2.462.457 3.151.444 3.880.679 4.593.850 5.330.172
Deposito berjangka - - - - - -
Piutang usaha 2.375.398 2.505.152 2.630.410 2.761.930 2.900.027 3.045.028
Piutang lain-lain 21.097 21.097 21.097 21.097 21.097 21.097
Persediaan 1.214.485 1.352.782 1.420.421 1.491.442 1.566.014 1.644.315
Piutang derivatif - - - - - -
Klaim pengembalian pajak dan pajak lainnya 50.549 50.549 50.549 50.549 50.549 50.549
Biaya dibayar di muka - lancar 91.987 91.987 91.987 91.987 91.987 91.987
Jumlah Aset Lancar 5.606.490 6.484.024 7.365.908 8.297.684 9.223.524 10.183.148
Aset Tidak Lancar
Aset tetap
Nilai perolehan 6.122.430 6.241.167 6.359.904 6.478.641 6.597.378 6.716.115
Akumulasi penyusutan 4.042.827 4.487.018 4.948.779 5.434.288 5.679.631 5.854.690
Nilai buku 2.079.603 1.754.149 1.411.125 1.044.353 917.747 861.425
Uang muka aset tetap - - - - - -
Aset hak guna
Nilai perolehan 775.479 775.479 775.479 775.479 775.479 775.479
Akumulasi amortisasi 512.223 538.072 563.922 589.771 615.620 641.470
Nilai buku 263.256 237.407 211.557 185.708 159.859 134.010
Aset pajak tangguhan 183.899 183.899 183.899 183.899 183.899 183.899
Klaim pengembalian pajak 346.627 346.627 346.627 346.627 346.627 346.627
Deposit yang dapat dikembalikan 4.473 4.473 4.473 4.473 4.473 4.473
Biaya dibayar di muka - tidak lancar 3.506 3.506 3.506 3.506 3.506 3.506
Jumlah Aset Tidak Lancar 2.881.364 2.530.061 2.161.187 1.768.566 1.616.111 1.533.939
JUMLAH ASET 8.487.854 9.014.085 9.527.095 10.066.250 10.839.635 11.717.087
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha 1.031.581 1.127.318 1.183.684 1.242.869 1.305.012 1.370.263
Utang lain-lain 163.358 163.358 163.358 163.358 163.358 163.358
Akrual 1.203.936 1.203.936 1.203.936 1.203.936 1.203.936 1.203.936
Utang derivatif 879 879 879 879 879 879
Pendapatan tangguhan 1.272 1.272 1.272 1.272 1.272 1.272
Utang pajak 40.769 40.769 40.769 40.769 40.769 40.769
Pinjaman bank - - - - - -
Liabilitas sewa - jangka pendek 99.052 99.052 99.052 99.052 99.052 99.052
Pinjaman pihak berelasi - jangka - - - - - -
Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek 2.215 2.215 2.215 2.215 2.215 2.215
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 2.543.062 2.638.799 2.695.165 2.754.350 2.816.493 2.881.744
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas sewa - jangka panjang 215.815 215.815 215.815 215.815 215.815 215.815
Pinjaman pihak berelasi - jangka - - - - - -
Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang 165.327 165.327 165.327 165.327 165.327 165.327
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 381.142 381.142 381.142 381.142 381.142 381.142
JUMLAH LIABILITAS 2.924.204 3.019.941 3.076.307 3.135.492 3.197.635 3.262.886
Ekuitas
Modal saham 415.657 415.657 415.657 415.657 415.657 415.657
Saham tresuri (19.997) (19.997) (19.997) (19.997) (19.997) (19.997)
Selisih kurs atas modal disetor 11.503 11.503 11.503 11.503 11.503 11.503
Tambahan modal disetor 1.064.255 1.064.255 1.064.255 1.064.255 1.064.255 1.064.255
Cadangan alokasi saham karyawan - - - - - -
Saldo laba (rugi) 4.091.268 4.521.761 4.978.406 5.458.377 6.169.618 6.981.820
Kepentingan non-pengendali 964 964 964 964 964 964
Jumlah Ekuitas 5.563.650 5.994.143 6.450.788 6.930.759 7.642.000 8.454.202
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 8.487.854 9.014.085 9.527.095 10.066.250 10.839.635 11.717.087
Rata-rata
Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
2024-2028
Current Ratio 300,23% 220,46% 245,72% 273,30% 301,26% 327,48% 353,37%
Debt to Equity Ratio 44,75% 52,56% 50,38% 47,69% 45,24% 41,84% 38,59%
Debt to Asset Ratio 30,86% 34,45% 33,50% 32,29% 31,15% 29,50% 27,85%
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-14
Page 41
Proyeksi Arus Kas Tanpa Dilakukannya Transaksi
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Proyeksi Arus Kas Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
Tahun Proyeksi
Uraian
2024 2025 2026 2027 2028
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Laba Bersih 430.493 456.645 479.971 711.242 812.201
Depresiasi dan amortisasi 470.040 487.611 511.358 271.192 200.909
Perubahan Modal Kerja :
(Kenaikan) Penurunan Deposito berjangka - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Piutang usaha (129.754) (125.258) (131.520) (138.097) (145.001)
(Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Persediaan (138.297) (67.639) (71.021) (74.572) (78.301)
(Kenaikan) Penurunan Piutang derivatif - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Klaim pengembalian pajak dan pajak lainnya - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Biaya dibayar di muka - lancar - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Uang muka aset tetap - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Aset pajak tangguhan - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Klaim pengembalian pajak - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Deposit yang dapat dikembalikan - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Biaya dibayar di muka - tidak lancar - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Utang usaha 95.737 56.366 59.184 62.143 65.251
Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Akrual - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Pendapatan tangguhan - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Utang pajak - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang - - - - -
Perubahan Modal Kerja (172.314) (136.531) (143.357) (150.525) (158.051)
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Operasi 728.220 807.724 847.971 831.908 855.058
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
(Kenaikan) Penurunan Aset tetap (118.737) (118.737) (118.737) (118.737) (118.737)
(Kenaikan) Penurunan Aset hak guna - - - - -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Investasi (118.737) (118.737) (118.737) (118.737) (118.737)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Kenaikan (Penurunan) Utang derivatif - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Pinjaman bank - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas sewa - jangka pendek - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Pinjaman pihak berelasi - jangka pendek - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas sewa - jangka panjang - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Modal saham - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Saham tresuri - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Selisih kurs atas modal disetor - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Tambahan modal disetor - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Cadangan alokasi saham karyawan - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Kepentingan non-pengendali - - - - -
Penyesuaian - - - - -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Pendanaan - - - - -
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK 609.483 688.988 729.234 713.172 736.322
KAS DAN BANK AWAL TAHUN 1.852.974 2.462.457 3.151.444 3.880.679 4.593.850
KAS DAN BANK AKHIR TAHUN 2.462.457 3.151.444 3.880.679 4.593.850 5.330.172
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-15
Page 42
b. Proyeksi Keuangan Perseroan Dengan Transaksi
Asumsi – Asumsi
Jangka Waktu Proyeksi
Proyeksi keuangan disajikan mulai dari 1 Januari 2024 – 31 Desember 2028.
Laporan Laba (Rugi)
▪ Pendapatan tahun 2024 diasumsikan sebesar 5,00% dari tahun sebelumnya ditambah
asumsi kontribusi produk popok baru sebesar 0,75% dan selanjutnya diasumsikan
meningkat 5,00% setiap tahun.
▪ Beban pokok pendapatan diasumsikan sebesar 76,50% dari pendapatan ditambah
asumsi kenaikan biaya sebesar 0,10% setiap tahun.
▪ Beban penjualan dengan dilakukannya transaksi diasumsikan sama dengan beban
penjualan tanpa dilakukannya transaksi.
▪ Beban umum dan administrasi dengan dilakukannya transaksi diasumsikan sama dengan
Beban umum dan administrasi tanpa dilakukannya transaksi.
▪ Perhitungan penyusutan dan amortisasi dengan metode garis lurus dengan sisa umur
ekonomis yang wajar disajikan pada lampiran 1.
▪ Tarif pajak diasumsikan sebesar 22,00% dari laba sebelum pajak dengan menerapkan tax
loss carry forward.
Laporan Posisi Keuangan
▪ Aset lancar
− Deposito berjangka diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember
2023.
− Piutang usaha diasumsikan sebesar 85 hari dari pendapatan.
− Piutang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember 2023.
− Persediaan diasumsikan 60 hari dari beban pokok pendapatan.
− Aset dimiliki untuk dijual diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31
Desember 2023.
− Piutang derivatif diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember 2023.
− Pajak dibayar di muka diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember
2023.
− Biaya dibayar di muka - lancar diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31
Desember 2023.
▪ Aset tidak lancar
− Aset tetap
Nilai perolehan diasumsikan meningkat per tahun dari tahun sebelumnya sebagai
capex. Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi
penyusutan tahun sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan disajikan pada
lampiran 1.
− Uang muka aset tetap diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember
2023.
− Aset hak guna
Nilai perolehan diasumsikan tetap. Akumulasi penyusutan dihitung dengan
menambahkan akumulasi penyusutan tahun sebelumnya dengan penyusutan
tahun berjalan disajikan pada lampiran 1.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-16
Page 43
− Aset pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember
2023.
− Pajak dibayar dimuka tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan proforma per
31 Desember 2023.
− Uang jaminan diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember 2023.
− Biaya dibayar di muka - tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan proforma per
31 Desember 2023.
▪ Liabilitas jangka pendek
− Utang usaha diasumsikan sebesar 50 hari dari beban pokok pendapatan.
− Utang lain-lain – pihak berelasi diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31
Desember 2023.
− Akrual dan provisi diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember
2023.
− Utang derivatif diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember 2023.
− Pendapatan tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31
Desember 2023.
− Utang pajak diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember 2023.
− Pinjaman bank diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember 2023.
− Liabilitas sewa - jangka pendek diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31
Desember 2023.
− Pinjaman pihak berelasi - jangka pendek diasumsikan tetap, sama dengan proforma
per 31 Desember 2023.
− Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek diasumsikan tetap, sama dengan proforma
per 31 Desember 2023.
▪ Liabilitas jangka panjang
− Liabilitas sewa - jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31
Desember 2023.
− Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan proforma
per 31 Desember 2023.
− Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan proforma
per 31 Desember 2023.
▪ Ekuitas
− Modal saham diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember 2023.
− Saham tresuri diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember 2023.
− Selisih kurs atas modal disetor diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31
Desember 2023.
− Tambahan modal disetor diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31
Desember 2023.
− Cadangan alokasi saham karyawan diasumsikan tetap, sama dengan proforma per
31 Desember 2023.
− Saldo laba (rugi) adalah penjumlahan antara laba (rugi) bersih periode berjalan
dengan saldo (rugi) laba periode sebelumnya.
− Kepentingan non-pengendali diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31
Desember 2023.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-17
Page 44
Asumsi – asumsi yang digunakan yang terkait langsung dengan kegiatan usaha dalam
proyeksi posisi keuangan adalah wajar.
Proyeksi Laba Rugi Dengan Dilakukannya Transaksi
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Proyeksi Laba Rugi Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
Tahun Tahun Proyeksi
Uraian
2023 2024 2025 2026 2027 2028
PENDAPATAN 10.245.160 10.834.257 11.375.970 11.944.768 12.542.006 13.169.107
BEBAN POKOK PENDAPATAN (7.814.377) (8.299.041) (8.713.993) (9.149.692) (9.607.177) (10.087.536)
LABA KOTOR 2.430.783 2.535.216 2.661.977 2.795.076 2.934.830 3.081.571
Beban penjualan (1.156.696) (1.237.103) (1.298.958) (1.363.906) (1.432.101) (1.503.707)
Beban umum dan administrasi (248.909) (268.935) (282.382) (296.501) (311.326) (326.893)
EBITDA 1.025.178 1.029.178 1.080.636 1.134.668 1.191.402 1.250.972
Depresiasi dan amortisasi (485.993) (470.040) (489.957) (513.817) (273.763) (203.593)
EBIT 539.185 559.137 590.680 620.851 917.638 1.047.379
Biaya keuangan (20.345) - - - - -
Penghasilan keuangan 32.646 - - - - -
(Kerugian)/keuntungan selisih kurs 11.358 - - - - -
Beban pajak (3.721) - - - - -
Lain-lain 15.092 - - - - -
EBT 574.215 559.137 590.680 620.851 917.638 1.047.379
Pajak (139.683) (123.010) (129.950) (136.587) (201.880) (230.423)
LABA BERSIH (EAT) 434.532 436.127 460.730 484.264 715.758 816.956
Rata-rata
Rasio Profitabilitas
2024-2028
EBITDA/Sales 9,50% 10,01% 9,50% 9,50% 9,50% 9,50% 9,50%
EBIT/Sales 6,16% 5,26% 5,16% 5,19% 5,20% 7,32% 7,95%
EBT/Sales 6,16% 5,60% 5,16% 5,19% 5,20% 7,32% 7,95%
EAT/Sales 4,81% 4,24% 4,03% 4,05% 4,05% 5,71% 6,20%
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-18
Page 45
Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Dilakukannya Transaksi
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
Tahun Proforma Tahun Proyeksi
Uraian
2023 2023 2024 2025 2026 2027 2028
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 1.852.974 1.824.820 2.420.135 3.114.001 3.848.385 4.566.989 5.309.040
Deposito berjangka - - - - - - -
Piutang usaha 2.375.398 2.375.398 2.523.046 2.649.198 2.781.658 2.920.741 3.066.778
Piutang lain-lain 21.097 21.097 21.097 21.097 21.097 21.097 21.097
Persediaan 1.214.485 1.214.485 1.364.226 1.432.437 1.504.059 1.579.262 1.658.225
Piutang derivatif - - - - - - -
Klaim pengembalian pajak dan pajak lainnya 50.549 50.549 50.549 50.549 50.549 50.549 50.549
Biaya dibayar di muka - lancar 91.987 91.987 91.987 91.987 91.987 91.987 91.987
Jumlah Aset Lancar 5.606.490 5.578.336 6.471.040 7.359.269 8.297.735 9.230.626 10.197.676
Aset Tidak Lancar
Aset tetap
Nilai perolehan 6.122.430 6.127.661 6.246.398 6.365.698 6.484.998 6.604.298 6.723.598
Akumulasi penyusutan 4.042.827 4.042.827 4.487.018 4.951.126 5.439.093 5.687.007 5.864.750
Nilai buku 2.079.603 2.084.834 1.759.380 1.414.573 1.045.905 917.291 858.848
Uang muka aset tetap - - - - - - -
Aset hak guna
Nilai perolehan 775.479 775.479 775.479 775.479 775.479 775.479 775.479
Akumulasi amortisasi 512.223 512.223 538.072 563.922 589.771 615.620 641.470
Nilai buku 263.256 263.256 237.407 211.557 185.708 159.859 134.010
Aset pajak tangguhan 183.899 183.899 183.899 183.899 183.899 183.899 183.899
Klaim pengembalian pajak 346.627 346.627 346.627 346.627 346.627 346.627 346.627
Deposit yang dapat dikembalikan 4.473 4.473 4.473 4.473 4.473 4.473 4.473
Biaya dibayar di muka - tidak lancar 3.506 3.506 3.506 3.506 3.506 3.506 3.506
Jumlah Aset Tidak Lancar 2.881.364 2.886.595 2.535.292 2.164.635 1.770.118 1.615.655 1.531.362
JUMLAH ASET 8.487.854 8.464.931 9.006.332 9.523.905 10.067.854 10.846.281 11.729.039
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha 1.031.581 1.031.581 1.136.855 1.193.698 1.253.383 1.316.052 1.381.854
Utang lain-lain 163.358 140.435 140.435 140.435 140.435 140.435 140.435
Akrual 1.203.936 1.203.936 1.203.936 1.203.936 1.203.936 1.203.936 1.203.936
Utang derivatif 879 879 879 879 879 879 879
Pendapatan tangguhan 1.272 1.272 1.272 1.272 1.272 1.272 1.272
Utang pajak 40.769 40.769 40.769 40.769 40.769 40.769 40.769
Pinjaman bank - - - - - - -
Liabilitas sewa - jangka pendek 99.052 99.052 99.052 99.052 99.052 99.052 99.052
Pinjaman pihak berelasi - jangka pendek - - - - - - -
Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek 2.215 2.215 2.215 2.215 2.215 2.215 2.215
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 2.543.062 2.520.139 2.625.413 2.682.255 2.741.940 2.804.609 2.870.412
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas sewa - jangka panjang 215.815 215.815 215.815 215.815 215.815 215.815 215.815
Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang - - - - - - -
Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang 165.327 165.327 165.327 165.327 165.327 165.327 165.327
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 381.142 381.142 381.142 381.142 381.142 381.142 381.142
JUMLAH LIABILITAS 2.924.204 2.901.281 3.006.555 3.063.397 3.123.082 3.185.751 3.251.554
Ekuitas
Modal saham 415.657 415.657 415.657 415.657 415.657 415.657 415.657
Saham tresuri (19.997) (19.997) (19.997) (19.997) (19.997) (19.997) (19.997)
Selisih kurs atas modal disetor 11.503 11.503 11.503 11.503 11.503 11.503 11.503
Tambahan modal disetor 1.064.255 1.064.255 1.064.255 1.064.255 1.064.255 1.064.255 1.064.255
Cadangan alokasi saham karyawan - - - - - - -
Saldo laba (rugi) 4.091.268 4.091.268 4.527.395 4.988.125 5.472.389 6.188.147 7.005.103
Kepentingan non-pengendali 964 964 964 964 964 964 964
Jumlah Ekuitas 5.563.650 5.563.650 5.999.777 6.460.507 6.944.771 7.660.529 8.477.485
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 8.487.854 8.464.931 9.006.332 9.523.905 10.067.854 10.846.281 11.729.039
Rata-rata
Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
2024-2028
Current Ratio 301,57% 220,46% 221,35% 246,48% 274,37% 302,62% 329,12% 355,27%
Debt to Equity Ratio 44,49% 52,56% 52,15% 50,11% 47,42% 44,97% 41,59% 38,36%
Debt to Asset Ratio 30,73% 34,45% 34,27% 33,38% 32,17% 31,02% 29,37% 27,72%
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-19
Page 46
Proyeksi Arus Kas Dengan Dilakukannya Transaksi
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Proyeksi Arus Kas Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
Tahun Proyeksi
Uraian
2024 2025 2026 2027 2028
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Laba Bersih 436.127 460.730 484.264 715.758 816.956
Depresiasi dan amortisasi 470.040 489.957 513.817 273.763 203.593
Perubahan Modal Kerja :
(Kenaikan) Penurunan Deposito berjangka - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Piutang usaha (147.648) (126.152) (132.460) (139.083) (146.037)
(Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Persediaan (149.741) (68.211) (71.622) (75.203) (78.963)
(Kenaikan) Penurunan Piutang derivatif - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Klaim pengembalian pajak dan pajak lainnya - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Biaya dibayar di muka - lancar - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Uang muka aset tetap - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Aset pajak tangguhan - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Klaim pengembalian pajak - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Deposit yang dapat dikembalikan - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Biaya dibayar di muka - tidak lancar - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Utang usaha 105.274 56.843 59.685 62.669 65.803
Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain (22.923) - - - -
Kenaikan (Penurunan) Akrual - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Pendapatan tangguhan - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Utang pajak - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang - - - - -
Perubahan Modal Kerja (215.038) (137.521) (144.397) (151.617) (159.198)
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Operasi 691.129 813.166 853.684 837.904 861.351
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
(Kenaikan) Penurunan Aset tetap (123.968) (119.300) (119.300) (119.300) (119.300)
(Kenaikan) Penurunan Aset hak guna - - - - -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Investasi (123.968) (119.300) (119.300) (119.300) (119.300)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Kenaikan (Penurunan) Utang derivatif - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Pinjaman bank - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas sewa - jangka pendek - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Pinjaman pihak berelasi - jangka pendek - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas sewa - jangka panjang - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Modal saham - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Saham tresuri - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Selisih kurs atas modal disetor - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Tambahan modal disetor - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Cadangan alokasi saham karyawan - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Kepentingan non-pengendali - - - - -
Penyesuaian - - - - -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Pendanaan - - - - -
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK 567.161 693.866 734.384 718.604 742.051
KAS DAN BANK AWAL TAHUN 1.852.974 2.420.135 3.114.001 3.848.385 4.566.989
KAS DAN BANK AKHIR TAHUN 2.420.135 3.114.001 3.848.385 4.566.989 5.309.040
Tanpa dilakukannya transaksi rata-rata EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales dan EAT/Sales
Perseroan masing-masing sebesar 9,50%, 6,16%, 6,16% dan 4,80%. Sedangkan dengan
dilakukannya transaksi rata-rata EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales dan EAT/Sales
Perseroan setiap tahun masing-masing sebesar 9,50%, 6,16%, 6,16% dan 4,81%. Dengan
demikian dengan dilakukannya transaksi profitabilitas Perseroan yang diukur dari EAT/Sales
mengalami peningkatan.
Tanpa dilakukannya transaksi likuiditas Perseroan yang diukur dengan rata-rata Current
Ratio (CR) sebesar 300,23% sedangkan dengan dilakukannya transaksi CR Perseroan menjadi
301,57%.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-20
Page 47
Tanpa dilakukannya transaksi solvabilitas Perseroan yang diukur dengan rata-rata Debt to
Equity Ratio (DER) dan Debt to Assets Ratio (DAR) masing-masing 44,75% dan 30,86%
sedangkan dengan dilakukannya transaksi DER dan DAR Perseroan menjadi 44,49% dan
30,73%.
Dengan transaksi, proyeksi posisi keuangan Perseroan menunjukan bahwa likuiditas dan
solvabilitas Perseroan mengalami peningkatan.
Dengan dan tanpa transaksi proyeksi arus kas Perseroan menunjukkan tidak ada cash
deficiency dan kelangsungan usaha Perseroan selama umur proyeksi terjamin.
4.2. Analisis Inkremental
Analisis inkremental untuk mengukur nilai tambah dari transaksi dengan mempertimbangkan:
− Konstribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari transaksi dan dampaknya
terhadap proyeksi keuangan.
− Biaya dan pendapatan yang relevan.
− Informasi non keuangan yang relevan.
− Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan rencana dan nilai
transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.
− Hal-hal material lain.
4.2.1. Konstribusi Nilai Tambah
Berdasarkan proyeksi keuangan dampak dilakukannya transaksi akan meningkatkan
pendapatan dan laba Perseroan yang memberikan nilai tambah bagi Perseroan.
Analisis kontribusi nilai tambah terhadap pendapatan dan laba Perseroan dapat dihitung
sebagai berikut:
Konstribusi Nilai Tambah Terhadap Pendapatan dan Laba Perseroan (Rp.Juta)
Tahun
Uraian Jumlah
2024 2025 2026 2027 2028
Dengan Transaksi (1)
Pendapatan 10.834.257 11.375.970 11.944.768 12.542.006 13.169.107 59.866.107
EBITDA 1.029.178 1.080.636 1.134.668 1.191.402 1.250.972 5.686.856
EBIT 559.137 590.680 620.851 917.638 1.047.379 3.735.686
EBT 559.137 590.680 620.851 917.638 1.047.379 3.735.686
EAT 436.127 460.730 484.264 715.758 816.956 2.913.835
Tanpa Transaksi (2)
Pendapatan 10.757.418 11.295.289 11.860.053 12.453.056 13.075.709 59.441.525
EBITDA 1.021.955 1.073.052 1.126.705 1.183.040 1.242.192 5.646.945
EBIT 551.914 585.442 615.347 911.849 1.041.284 3.705.836
EBT 551.914 585.442 615.347 911.849 1.041.284 3.705.836
EAT 430.493 456.645 479.971 711.242 812.201 2.890.552
Konstribusi Nilai Tambah (1-2)
Pendapatan 76.839 80.681 84.715 88.950 93.398 424.582
EBITDA 7.223 7.584 7.963 8.361 8.779 39.911
EBIT 7.223 5.238 5.504 5.790 6.095 29.850
EBT 7.223 5.238 5.504 5.790 6.095 29.850
EAT 5.634 4.085 4.293 4.516 4.754 23.283
Berdasarkan hasil perhitungan, terlihat bahwa dengan dilakukannya transaksi memberikan
konstribusi nilai tambah terhadap pendapatan dan laba Perseroan. Dengan dilakukannya
transaksi, peningkatan kontribusi nilai tambah pada periode 1 Januari 2024 – 31 Desember 2028
terhadap pendapatan sebesar Rp 424.582 juta dan laba EBITDA, EBIT, EBT serta EAT masing-
masing sebesar Rp 39.911 juta, Rp 29.850 juta, Rp 29.850 juta dan Rp 23.283 juta.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-21
Page 48
Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan dilakukannya transaksi,
Perseroan akan memperoleh nilai tambah berupa peningkatan pendapatan dan laba yang akan
menguntungkan Perseroan.
4.2.2. Biaya dan Pendapatan yang Relevan
Perseroan akan memperhatikan biaya dan pendapatan yang relevan sesuai dengan keadaan
industri dan margin laba yang diharapkan. Apabila pendapatan berkurang Perseroan akan
menurunkan biaya secara proporsional hingga margin laba yang diharapkan dapat tercapai.
Dengan demikian transaksi yang dilakukan memberikan nilai tambah bagi Perseroan.
4.2.3. Informasi Non Keuangan yang Relevan
Informasi non keuangan yang relevan adalah dengan modifikasi komponen (attachment) mesin
MC52 Perseroan dapat memproduksi varian produk baru yang lebih premium sehingga dapat
memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.
4.2.4. Prosedur Pengambilan Keputusan Oleh Perseroan Dalam Menentukan Rencana Transaksi dan
Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif lain
Prosedur pengambilan keputusan oleh Perseroan dalam menentukan Rencana Transaksi dan
nilai transaksi adalah dilakukan oleh Direksi dengan persetujuan Komisaris Perseroan. Rencana
Transaksi dan nilai transaksi dengan persyaratan yang mudah, transparan dan akuntabel yang
dapat dipenuhi Perseroan sesuai dengan Peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Alternatif lain dari Rencana Transaksi apabila dilakukan dengan pihak lain tidak ada dan
Perseroan tidak mengenal pihak lain tersebut, sehingga Rencana Transaksi tidak dapat
dilaksanakan.
4.2.5. Hal-Hal Material Lainnya
Hal-hal material lainnya terkait dengan analisis inkremental dari Rencana Transaksi tidak ada.
Dengan analisis inkremental yang telah dilakukan, Penilai meyakini bahwa Rencana Transaksi
adalah wajar dan memberikan nilai tambah bagi Perseroan.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-22
Page 49
BAB V
ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI
Analisis kewajaran nilai transaksi meliputi :
a. Perbandingan antara nilai transaksi dengan hasil penilaian atas transaksi yang dilakukan.
b. Analisis untuk memastikan bahwa nilai transaksi memberikan nilai tambah dari transaksi yang
dilakukan.
Kewajaran nilai transaksi berdasarkan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Pedoman
Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, menyatakan bahwa batas atas dan
batas bawah pada kisaran nilai tidak melebihi 7,50% dari nilai hasil penilaian.
5.1. Hasil Penilaian Objek Transaksi
Berdasarkan Laporan Penilaian Properti No. 00133/2.0118-00/PP/04/0463/1/V/2024 tanggal 2
Mei 2024 yang diterbitkan oleh KJPP Iskandar dan Rekan, menyatakan bahwa Nilai Pasar
Komponen (attachment) Mesin Manufaktur Popok MC 52 per 31 Desember 2023 adalah
sejumlah Rp 28.291.000.000,- (Dua Puluh Delapan Miliar Dua Ratus Sembilan Puluh Satu Juta
Rupiah).
5.2. Nilai Transaksi
Berdasarkan Draft Individual Contract of Master Sales Agreement for Machinery (Machine 52)
harga pembelian komponen (attachment) mesin MC52 milik UNCR oleh UCID sebesar Rp
28.154.457.543,-. Dengan demikian nilai transaksi sebesar Rp 28.154.457.543,-.
5.3. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi
Nilai transaksi pembelian komponen (attachment) mesin MC52 adalah sebesar Rp
28.154.457.543,- dan Nilai Pasarnya adalah Rp 28.291.000.000,- maka nilai transaksi lebih
rendah 0,48% dari Nilai Pasarnya namun masih dalam kisaran wajar. Dengan demikian kami
berpendapat bahwa nilai transaksi adalah wajar.
5.4. Analisis Bahwa Nilai Transaksi Memberikan Nilai Tambah dari Transaksi Yang Dilakukan
Berdasarkan hasil analisis dapat dipastikan bahwa nilai transaksi memberikan nilai tambah
sebagai berikut:
• Dengan dilakukannya transaksi, peningkatan kontribusi nilai tambah pada periode 1 Januari
2024 – 31 Desember 2028 terhadap pendapatan sebesar Rp 424.582 juta dan laba EBITDA,
EBIT, EBT serta EAT masing-masing sebesar Rp 39.911 juta, Rp 29.850 juta, Rp 29.850 juta
dan Rp 23.283 juta.
Berdasarkan analisis tersebut, kami berpendapat bahwa nilai transaksi adalah wajar.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk V-1
Page 50
BAB VI
ANALISIS ATAS FAKTOR LAIN YANG RELEVAN
6.1. Analisis Ketidakpastian Rencana Pembiayaan Dalam Rencana Transaksi
Rencana transaksi merupakan pembelian komponen (attachment) mesin MC52 milik UNCR oleh
UCID yang seluruhnya bersumber dari dana kas Perseroan, berdasarkan laporan keuangan
Perseroan periode 31 Desember 2023 kas dan setara kas yang dimiliki oleh Perseroan sebesar
Rp 1.852.974 juta, sehingga Perseroan memiliki kas yang cukup untuk melakukan transaksi.
6.2. Analisis Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang
Laporan keuangan Perseroan dan komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang Rupiah.
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 20-21 Desember 2023 memutuskan untuk
mempertahankan BI-Rate sebesar 6,00%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,25%, dan suku
bunga Lending Facility sebesar 6,75%. Terhitung mulai 21 Desember 2023, Bank Indonesia
menggunakan nama BI-Rate sebagai suku bunga kebijakan menggantikan BI 7-Day (Reverse)
Repo Rate untuk memperkuat komunikasi kebijakan moneter. Penggantian nama ini tidak
mengubah makna dan tujuan BI-Rate sebagai stance kebijakan moneter Bank Indonesia, serta
operasionalisasinya tetap mengacu pada transaksi reverse repo Bank Indonesia tenor 7 (tujuh)
hari.
Keputusan mempertahankan BI-Rate pada level 6,00% tetap konsisten dengan fokus kebijakan
moneter yang pro-stability yaitu untuk penguatan stabilisasi nilai tukar Rupiah serta langkah
pre-emptive dan forward looking untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam sasaran
2,5±1% pada 2024. Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap
pro-growth untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan
makroprudensial longgar terus ditempuh untuk mendorong kredit/pembiayaan perbankan
kepada dunia usaha dan rumah tangga. Akselerasi digitalisasi sistem pembayaran juga terus
didorong untuk meningkatkan volume transaksi dan memperluas inklusi ekonomi-keuangan
digital, termasuk digitalisasi transaksi keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah.
6.3. Analisis Ketidakpastian Risiko Pasar
Berikut beberapa faktor utama yang dapat menyebabkan ketidakpastian risiko pasar dalam
industri popok dan pembalut:
1. Inovasi produk: desain produk, bahan ramah lingkungan dan harga dapat mempengaruhi
pilihan konsumen.
2. Harga bahan baku: fluktuasi harga bahan baku, seperti kapas dan bahan kimia, dapat
mempengaruhi biaya produksi.
3. Lingkungan: perusahaan perlu menyiapkan strategi untuk memenuhi tuntutan pasar akan
dampak lingkungan dari limbah yang dihasilkan.
6.4. Analisis Faktor Lain Yang Berpengaruh
Pendapat kewajaran ini disusun berdasarkan asumsi bahwa Transaksi yang akan dilakukan oleh
manajemen Perseroan sesuai dengan Rencana Transaksi.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk VI-1
Page 51
BAB VII
KESIMPULAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI
Hasil analisis atas nilai transaksi pembelian komponen (attachment) mesin MC52 milik UNCR
oleh UCID adalah nilai transaksi lebih rendah dari Nilai Pasarnya namun masih dalam kisaran
wajar memberikan kesimpulan bahwa nilai transaksi adalah wajar.
Hasil analisis atas dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
pemegang saham memberikan kesimpulan bahwa dengan dilakukannya transaksi akan
meningkatkan pendapatan dan laba yang dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan
sejalan dengan kepentingan pemegang saham.
Hasil analisis atas pertimbangan bisnis dari manajemen terkait dengan transaksi terhadap
kepentingan pemegang saham adalah Perseroan dapat memproduksi produk popok yang tipis
dengan tingkat penyerapan tinggi dan memiliki harga jual lebih tinggi sehingga dapat
meningkatkan pendapatan dan laba Perseroan sesuai dengan kepentingan pemegang saham.
Berdasarkan kesimpulan dari hasil analisis tersebut diatas, maka kami berpendapat bahwa
rencana transaksi adalah wajar.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk VII-1
Page 52
LAMPIRAN Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk VII-1
Page 53
Lampiran 1
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Perhitungan Nilai Perolehan, Penyusutan dan Akumulasi Penyusutan Aset Tetap (Rp.Juta) (Tanpa Dilakukannya Transaksi)
Umur Tahun Tahun Proyeksi
Uraian
Ekonomis 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029
ASET TETAP
A. Nilai Perolehan
Tanah 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594
Bangunan 1.601.396 1.601.396 1.601.396 1.601.396 1.601.396 1.601.396 1.601.396
Mesin dan peralatan 4.295.330 4.295.330 4.295.330 4.295.330 4.295.330 4.295.330 4.295.330
Peralatan pabrik 31.233 31.233 31.233 31.233 31.233 31.233 31.233
Kendaraan bermotor 2.157 2.157 2.157 2.157 2.157 2.157 2.157
Peralatan kantor 6.731 6.731 6.731 6.731 6.731 6.731 6.731
Aset dalam pembangunan 29.989 29.989 29.989 29.989 29.989 29.989 29.989
Capex 118.737 118.737 118.737 118.737 118.737 118.737
Akumulasi Capex 118.737 237.474 356.211 474.948 593.685 712.422
Jumlah Nilai Perolehan 6.122.430 6.241.167 6.359.904 6.478.641 6.597.378 6.716.115 6.834.852
B. Penyusutan Aset Tetap
Bangunan 20 80.070 80.070 80.070 80.070 80.070 80.070
Mesin dan peralatan 12 357.944 357.944 357.944 94.031 - -
Peralatan pabrik 4 5.957 - - - - -
Kendaraan bermotor 8 48 - - - - -
Peralatan kantor 4 172 - - - - -
Capex 5 - 23.747 47.495 71.242 94.990 118.737
Jumlah Penyusutan Aset Tetap - 444.191 461.761 485.509 245.342 175.059 198.807
C. Akumulasi Penyusutan
Bangunan 881.416 961.486 1.041.556 1.121.625 1.201.695 1.281.765 1.361.835
Mesin dan peralatan 3.127.467 3.485.411 3.843.355 4.201.300 4.295.330 4.295.330 4.295.330
Peralatan pabrik 25.276 31.233 31.233 31.233 31.233 31.233 31.233
Kendaraan bermotor 2.109 2.157 2.157 2.157 2.157 2.157 2.157
Peralatan kantor 6.559 6.731 6.731 6.731 6.731 6.731 6.731
Capex - 23.747 71.242 142.484 237.474 356.211
Jumlah Akumulasi Penyusutan 4.042.827 4.487.018 4.948.779 5.434.288 5.679.631 5.854.690 6.053.497
D. Nilai Buku
Tanah 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594
Bangunan 719.980 639.910 559.840 479.771 399.701 319.631 239.561
Mesin dan peralatan 1.167.863 809.919 451.975 94.031 - - -
Peralatan pabrik 5.957 - - - - - -
Kendaraan bermotor 48 - - - - - -
Peralatan kantor 172 - - - - - -
Aset dalam pembangunan 29.989 29.989 29.989 29.989 29.989 29.989 29.989
Capex - 118.737 213.726 284.969 332.463 356.211 356.211
Jumlah Nilai Buku 2.079.603 1.754.149 1.411.125 1.044.353 917.747 861.425 781.355
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk VII-1
Page 54
Lampiran 1 (Lanjutan)
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Perhitungan Nilai Perolehan, Penyusutan dan Akumulasi Penyusutan Aset Tetap (Rp.Juta) (Dengan Dilakukannya Transaksi)
Umur Tahun Tahun Proyeksi
Uraian
Ekonomis 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029
ASET TETAP
A. Nilai Perolehan
Tanah 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594
Bangunan 1.601.396 1.601.396 1.601.396 1.601.396 1.601.396 1.601.396 1.601.396
Mesin dan peralatan 4.295.330 4.295.330 4.295.330 4.295.330 4.295.330 4.295.330 4.295.330
Komponen mesin MC52 - 28.154 28.154 28.154 28.154 28.154 28.154
Peralatan pabrik 31.233 31.233 31.233 31.233 31.233 31.233 31.233
Peralatan kantor 2.157 2.157 2.157 2.157 2.157 2.157 2.157
Kendaraan bermotor 6.731 6.731 6.731 6.731 6.731 6.731 6.731
Aset dalam pembangunan 29.989 7.066 7.066 7.066 7.066 7.066 7.066
Capex 118.737 119.300 119.300 119.300 119.300 119.300
Akumulasi Capex 118.737 238.037 357.337 476.637 595.937 715.237
Jumlah Nilai Perolehan 6.122.430 6.246.398 6.365.698 6.484.998 6.604.298 6.723.598 6.842.898
B. Penyusutan Aset Tetap
Bangunan 20 80.070 80.070 80.070 80.070 80.070 80.070
Mesin dan peralatan 12 357.944 357.944 357.944 94.031 - -
Komponen mesin MC52 12 - 2.346 2.346 2.346 2.346 2.346
Peralatan pabrik 8 5.957 - - - - -
Peralatan kantor 4 48 - - - - -
Kendaraan bermotor 5 172 - - - - -
Capex 5 - 23.747 47.607 71.467 95.327 119.187
Jumlah Penyusutan Aset Tetap - 444.191 464.108 487.968 247.914 177.743 201.603
C. Akumulasi Penyusutan
Bangunan 881.416 961.486 1.041.556 1.121.625 1.201.695 1.281.765 1.361.835
Mesin dan peralatan 3.127.467 3.485.411 3.843.355 4.201.300 4.295.330 4.295.330 4.295.330
Komponen mesin MC52 - 2.346 4.692 7.039 9.385 11.731
Peralatan pabrik 25.276 31.233 31.233 31.233 31.233 31.233 31.233
Peralatan kantor 2.109 2.157 2.157 2.157 2.157 2.157 2.157
Kendaraan bermotor 6.559 6.731 6.731 6.731 6.731 6.731 6.731
Capex - 23.747 71.355 142.822 238.150 357.337
Jumlah Akumulasi Penyusutan 4.042.827 4.487.018 4.951.126 5.439.093 5.687.007 5.864.750 6.066.354
D. Nilai Buku
Tanah 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594
Bangunan 719.980 639.910 559.840 479.771 399.701 319.631 239.561
Mesin dan peralatan 1.167.863 809.919 451.975 94.031 - - -
Komponen mesin MC52 - 28.154 25.808 23.462 21.116 18.770 16.423
Peralatan pabrik 5.957 - - - - - -
Peralatan kantor 48 - - - - - -
Kendaraan bermotor 172 - - - - - -
Aset dalam pembangunan 29.989 7.066 7.066 7.066 7.066 7.066 7.066
Capex - 118.737 214.290 285.982 333.815 357.787 357.900
Jumlah Nilai Buku 2.079.603 1.759.380 1.414.573 1.045.905 917.291 858.848 776.545
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk VII-2
Page 55
Lampiran 1 (Lanjutan)
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Perhitungan Nilai Perolehan, Amortisasi dan Akumulasi Amortisasi Aset Hak Guna (Rp.Juta)
Umur Tahun Tahun Proyeksi
Uraian
Ekonomis 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029
ASET HAK GUNA
Nilai Perolehan
Aset hak guna 775.479 775.479 775.479 775.479 775.479 775.479 775.479
Jumlah Nilai Perolehan 775.479 775.479 775.479 775.479 775.479 775.479 775.479
Amortisasi
Aset hak guna 30 25.849 25.849 25.849 25.849 25.849 25.849
Jumlah Amortisasi 25.849 25.849 25.849 25.849 25.849 25.849
Akumulasi Amortisasi
Aset hak guna 512.223 538.072 563.922 589.771 615.620 641.470 667.319
Jumlah Akumulasi Amortisasi 512.223 538.072 563.922 589.771 615.620 641.470 667.319
Nilai Buku
Aset hak guna 263.256 237.407 211.557 185.708 159.859 134.010 108.160
Jumlah Nilai Buku 263.256 237.407 211.557 185.708 159.859 134.010 108.160
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk VII-3
Page 56
Page 57
Page 58
Page 59
Page 60
Page 61
Page 62
Page 63
Page 64
Page 65
Page 66
Page 67
Names mentioned 49 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.2 ×3
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan
p.2 ×2
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar
p.2 ×2
unresolved
org
Siddharta Widjaja & Rekan
p.3 ×6
unresolved
person
Radithe Pramudito
p.5
unresolved
person
Sigit E. Purnomo
p.5
unresolved
org
KJPP Iskandar dan Rekan
p.10 ×3
unresolved
org
Siddharta Widjaja
p.10 ×4
unresolved
org
Tanudiredja
p.10 ×5
unresolved
org
Rintis & Rekan
p.10 ×5
unresolved
person
Johan Silaen
p.11
unresolved
person
H. Akta Pendirian
p.18
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.18
unresolved
person
Christina Dwi Utami
p.18
unresolved
person
M. Hum.
p.18
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.18
unresolved
—
III-1
p.18
unresolved
org
Kurniawan Yuwono Unicharm Corporation
p.19
unresolved
—
: Takahisa Takahara
p.19
unresolved
—
: Toshifumi Hikosaka
p.19
unresolved
—
: Hiroaki Sugita
p.19
unresolved
—
: Noriko Rzonca
p.19
unresolved
—
: Shigeru Asada
p.19
unresolved
—
III-2
p.19
unresolved
org
Pusat Statistik Struktur PDB Indonesia
p.20 ×2
unresolved
org
Pusat Statistik Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-
p.21 ×2
unresolved
org
Pusat Statistik Pendapat Kewajaran
p.21
unresolved
org
Pusat Statistik
p.23 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.50 ×4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.455
3364 ms
12 Sep 2026 23:01
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [{'area_sqm': None,
'category': 'OTHER',
'description': '................................................................................................ '
'V-1'}],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL_FACT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '................................................................................................ '
'V-1',
'object_truncated': True,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': '52'}