Skip to content
Back to announcement

20240625_BBCA_Informasi Transaksi Afiliasi_31674764_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review BBCA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 4

Page 1 OCR 0.907
LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN

PT BANK CENTRAL ASIA Tbk

Tanggal Penilaian

31 Desernber 2023

DESSR

A Valuation Firm

KJPP DESMAR, SUSANTO, SALMAN DAN REKAN

Page 2 OCR 0.944
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

DESMAR, SUSANTO, SALMAN DAN REKAN

PROPERTY VALUATION, BUSINESS VALUATION & ADVISORY
Licence No. 2.17.0142, KMK 420/KM.1/2022, Wilayah Kerja Negara Republik Indonesia

Jakarta, 13 Maret 2024

Kepada Yth.

PT Bank Central Asia Tbk

Divisi Logistik dan Gedung

Wisma Asia 1 Lantai 16, Jl. Let. Jend. S. Parman Kav.79
Jakarta Barat 11420

No. Laporan  : 00013/2.0142-00/BS/07/0177/1/11/2024
Hal : Laporan Pendapat Kewajaran PT Bank Central Asia Tbk

Dengan hormat,

LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk

Berdasarkan persetujuan atas surat penawaran nomor 0006/2.0142-00/PB-A/DSSR-03/0177/X11/2023
tertanggal 18 Desember 2023, Kantor Jasa Penilai Publik Desmar, Susanto, Salman dan Rekan
(selanjutnya disebut “KJPP DSSR” atau “Kami”) mendapat penugasan dari PT Bank Central Asia Tbk
(selanjutnya disebut “Perseroan” atau “BCA”) untuk memberikan pendapat kewajaran sehubungan
dengan rencana transaksi antara Perseroan dengan PT Grand Indonesia (selanjutnya disebut “GI”)
berupa rencana transaksi sewa menyewa ruangan seluas & 1.932,04 m? milik GI yang terletak di Gedung
Menara BCA, Grand Indonesia lantai 40, Jalan M.H. Thamrin Nomor 1, Menteng, Jakarta Pusat
(selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”).

Perseroan didirikan dan beroperasi sebagai perusahaan yang bergerak di bidang bank umum sesuai
dengan peraturan yang berlaku di Indonesia, sedangkan GI merupakan perusahaan yang dikendalikan
pemegang saham utama Perseroan dan bergerak di bidang usaha properti dan perhotelan.

Alasan dilakukannya transaksi ini adalah terkait dengan adanya kebutuhan penambahan area kerja dari
beberapa unit kerja Perseroan dikarenakan adanya penambahan Sumber Daya Manusia (“SDM”), dan
setelah dilakukan analisis maka Perseroan bermaksud untuk menyewa ruangan di Lantai 40 Gedung
Menara BCA. Pertimbangan memilih lokasi tersebut adalah karena unit kerja Perseroan yang akan
menempati ruangan sewa tersebut membutuhkan lokasi yang dekat dengan Direksi dan unit bisnis BCA
lainnya yang berlokasi di Menara BCA, Grand Indonesia, sehingga diharapkan dapat mempermudah
koordinasi antar masing-masing unit di BCA. Adapun pertimbangan lain adalah dari segi harga yang
diberikan oleh GI, Perseroan melihat harga penawaran yang diberikan merupakan harga terbaik.

Objek analisis pendapat kewajaran dalam hal ini adalah memberikan pendapat kewajaran atas Rencana
Transaksi.

Analisis kewajaran dilaksanakan per tanggal 31 Desember 2023, dimana parameter dan
laporan keuangan yang digunakan dalam analisis kewajaran tersebut menggunakan data per
tanggal 31 Desember 2023.

Gedung TRANKA 2”“ Floor, J. Raya Pasar Min
« Phone (6221

Kantor Pusat Jakarta
Page 3 OCR 0.959
DSS

Dalam melakukan analisis kewajaran, sebagai dasar dan pertimbangan bagi kami dalam memberikan
pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi tersebut, kami mengacu pada informasi dan data
sebagaimana diberikan oleh manajemen Perseroan, yang mana kami mengasumsikan bahwa informasi
dan data yang telah diberikan oleh manajemen Perseroan adalah benar, lengkap, dapat diandalkan, dan
tidak menyesatkan. Kami tidak melakukan audit atau pun verifikasi secara mendetail atas semua
informasi dan data yang telah diberikan oleh manajemen Perseroan, baik lisan maupun tulisan, dan
dengan demikian kami tidak dapat memberikan jaminan atau bertanggung jawab apabila informasi dan
data yang diberikan tersebut tidak lengkap atau menyesatkan.

Pendekatan dan metode penilaian yang kami gunakan dalam menilai kewajaran atas Rencana Transaksi
antara Perseroan dengan GI adalah dengan menggunakan metodologi analisis kualitatif dan analisis
kuantitatif. Analisis kualitatif berupa analisis terhadap latar belakang, manfaat dan risiko atas Rencana
Transaksi, analisis terhadap pihak-pihak yang akan melakukan Rencana Transaksi dan hubungan
keterkaitan antara pihak-pihak tersebut, serta analisis terhadap kondisi industri dan prospek industri
atau bidang usaha yang dijalankan oleh Perseroan. Analisis kuantitatif berupa analisis kinerja keuangan
Perseroan, analisis terhadap laporan keuangan proforma, serta analisis perbandingan nilai Rencana
Transaksi.

Secara kualitatif, dapat diketahui bahwa pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi ini adalah
Perseroan selaku pihak Penyewa serta GI selaku pihak pemilik atau pemberi sewa. Rencana Transaksi
ini merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 3 Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (“OJK”) No. 42/ POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan,
karena dari segi kepemilikan saham, Perseroan dan GI secara tidak langsung dikendalikan oleh pihak
yang sama yaitu oleh Bapak Robert Budi Hartono dan Bapak Michael Bambang Hartono. Direksi dan
Dewan Komisaris Perseroan, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama menyatakan bahwa
Rencana Transaksi tidak mengandung transaksi Benturan Kepentingan. Rencana Transaksi ini juga bukan
merupakan transaksi material bagi Perseroan karena nilai Rencana Transaksi secara keseluruhan untuk
masa sewa selama 3 (tiga) tahun sebesar Rp26,32 miliar adalah kurang dari 20X (dua puluh persen) dari
jumlah ekuitas Perseroan sebesar Rp242,5 triliun berdasarkan laporan keuangan Perseroan untuk tahun
buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Rencana Transaksi antara Perseroan dengan GI
akan memberikan manfaat dan keuntungan bagi Perseroan dikarenakan terpenuhinya kebutuhan area
kerja untuk unit kerja yang akan melakukan penambahan SDM dengan lokasi yang berdekatan, hal ini
untuk memudahkan unit kerja Perseroan yang akan menempati Lantai 40 berkoordinasi dengan unit
kerja Perseroan lainnya yang berada di Gedung Menara BCA. Dalam hal prospek bisnis Perseroan
kedepan, seiring dengan prospek pertumbuhan ekonomi domestik tahun 2024 yang diperkirakan cukup
baik meskipun Indonesia tengah memasuki tahun politik, Perseroan optimis industri perbankan nasional
diprediksi akan tetap tumbuh di tahun 2024 sejalan dengan pertumbuhan ekonomi domestik. Meskipun
kredit diperkirakan tumbuh lebih cepat dibandingkan dana pihak ketiga, likuiditas industri perbankan
akan tetap berada pada tingkat yang memadai dengan permodalan yang kokoh untuk mendukung
ekspansi bisnis.

Secara kuantitatif mengacu pada laporan keuangan Perseroan selama 5 (lima) tahun terakhir, dapat
dilihat bahwa pendapatan bunga Perseroan dalam 5 (lima) tahun terakhir selalu mengalami
peningkatan, dimana berdasarkan hasil perhitungan, pertumbuhan pendapatan bunga Perseroan
secara CAGR (Compound Annual Growth Rate) selama 5 (lima) tahun terakhir menunjukkan angka
sebesar 8,296 (delapan koma dua persen). Adapun beban bunga selama 5 (lima) tahun terakhir secara
CAGR mencatat adanya penurunan beban bunga sebesar 2,196 (dua koma satu persen). Seiring dengan
tren meningkatnya pendapatan Bunga Perseroan dan menurunnya beban bunga Perseroan dalam 5
(lima) tahun terakhir mengakibatkan pendapatan bunga bersih Perseroan selalu mengalami

LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT BANK CENTRAL ASIA Tbk. | 2 |
Page 4 OCR 0.946
pertumbuhan dengan tingkat pertumbuhan sehesar 10,594 (sepuluh koma lima persen). Kinerja
keuangan Perseroan yang cukup cemerlang dalam 5 (lima) tahun terakhir juga dapat dilihat melalui
rasio-rasio keuangan Perseroan, khususnya rasio rentabilitas Perseroan mengingat rasio tersebut
mengindikasikan kemampuan Perseroan dalam memperoleh keuntungan atau laba.

Beberapa rasio rentabilitas Perseroan diantaranya adalah ROA, ROE, NIM, serta BOPO dimana dalam 5
(lima) tahun terakhir secara rata-rata masing-masing mencapai 3,196 (tiga koma satu persen): 19,64
(sembilan belas koma enam persen): 5,696 (lima koma enam persen) : dan 53,456 (lima puluh tiga koma
empal persen). Dari sisi likuiditas juga dapat dilihat bahwa kemampuan Perseroan untuk memenuhi
kewajiban keuangannya cukup baik hal ini dapat diukur dengan besaran rasio kredit terhadap total
simpanan (loan to deposit ratio) atau disingkat LDR dimana dalam 5 (lima) tahun terakhir secara rata-
rata rasio LDR Perseroan mencapai 68,746 (enam puluh delapan koma tujuh persen). Adapun dampak
keuangan secara konsolidasi dari Rencana Transaksi yang akan dilakukan oleh Perseroan, mengacu pada
laporan keuangan proforma konsolidasi Perseroan dapat dilihat adanya penurunan pada total aset
sebesar Rp7,1 miliar dimana penurunan tersebut disebabkan oleh adanya penurunan kas sebesar Rp7,1
miliar. Adapun dari sisi ekuitas juga terjadi penurunan sebesar Rp7,1 miliar dimana penurunan tersebut
disebabkan oleh adanya penurunan saldo laba Perseroan sebagai akibat bertambahnya beban biaya
operasional lainnya seiring dengan bertambahnya pengeluaran beban sewa Perseroan. Berdasarkan
analisis kewajaran nilai transaksi, dapat diketahui bahwa nilai Rencana Transaksi tidak melebihi batas
atas dan batas bawah sebesar 7,54 dari nilai sewa pasar.

Dengan demikian, berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek
yang terkait dalam rangka menentukan dampak positif secara kualitatif maupun kuantitatif dari Rencana
Transaksi yang akan dilakukan, maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi yang akan dilakukan
oleh Perseroan adalah wajar.

Kami menyatakan dengan sesungguhnya, bahwa dalam melaksanakan penugasan ini, kami bertindak
sebagai pihak independen yang tidak terikat dengan kepentingan apapun, baik saat ini maupun di masa
datang terkait dengan usaha Perseroan maupun atas Rencana Transaksi yang akan dilakukan.

Demikian laporan pendapat kewajaran ini kami sampaikan, atas kerjasama dan kepercayaan yang telah
diberikan kepada kami untuk penugasan ini kami mengucapkan terima kasih.

Hormat kami,
KJPP DESMAR, SUSANTO, SALMAN DAN REKAN
Rekan

A Valkaton Firm
or Jasa Penilai #ubiik
DESMAR. SUSANTO, SALMAWDAN REKAN

Desmar Dam Sitompul, MAPPI (Cert)
NIPP Bisnis: B-1.09.00177

MAPPI 1 05-S-01864

STTD : PB-42/PM.2/2018

LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT BANK CENTRAL ASIA Tbk. Ea

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.98 MB
Published25 Jun 2024
Pages4
Characters9,997
Text sourceOCR
OCR confidence0.939

Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org BANK CENTRAL ASIA Tbk p.1 ×20
linked org PT Grand Indonesia p.2 ×3
linked person Menteng, Jakarta Pusat p.2
linked person Robert Budi Hartono p.3
possible org Negara Republik Indonesia p.2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.3
unresolved org KJPP DESMAR p.1 ×2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Desmar p.2
unresolved org Salman dan Rekan p.2
unresolved org KJPP DSSR p.2
unresolved person H. Thamrin p.2
unresolved person Michael Bambang Hartono. p.3 ×2
unresolved org SALMAWDAN REKAN Desmar Dam Sitompul p.4

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 339 ms 13 Sep 2026 16:23
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result