Skip to content
Back to announcement

20240613_WIKA_Informasi Transaksi Afiliasi_31661475_lamp6.pdf

Asset transaction Needs review WIKA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 75

Page 1
 Laporan No. 00156/2.0118-00/BS/03/0596/1/VI/2024
        File No. 048.1/IDR/DO.2/BFO/VI/2024
          LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
                 RENCANA TRANSAKSI
           PENAMBAHAN SETORAN MODAL
DENGAN SKEMA KONVERSI UTANG PEMEGANG SAHAM
      MENJADI SAHAM (DEBT TO EQUITY SWAP)
      PADA PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI
       OLEH PT WIJAYA KARYA (PERSERO) Tbk




          KJPP ISKANDAR DAN REKAN
                    2024
Page 2
        SURAT LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI


Laporan No. 00156/2.0118-00/BS/03/0596/1/VI/2024
File No. 048.1/IDR/DO.2/BFO/VI/2024                                            Jakarta, 5 Juni 2024

Kepada Yth.
Direksi
PT WIJAYA KARYA (PERSERO) Tbk
WIKA Tower II
Jalan D.I. Panjaitan Kav. 9-10
Jakarta, 13340


Dengan hormat,

       Perihal : Laporan Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Penambahan Setoran Modal
                 Dengan Skema Konversi Utang Pemegang Saham Menjadi Saham (Debt To Equity
                 Swap) pada PT Wijaya Karya Industri Energi oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk

Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (IDR atau Penilai atau Kami) telah memperoleh izin
usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No. 772/KM.1/2013 tanggal 12
November 2013 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan Surat No. S-
774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013 dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar
Modal No. STTD.PPB-43/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 6 Juli 2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis
di Pasar Modal.
Berdasarkan surat proposal/kontrak perjanjian kerja yang telah disepakati antara IDR dengan PT
Wijaya Karya (Persero) Tbk No. 013.7/IDR/DO.2/Pr-BFO/I/2024 tanggal 18 Januari 2024 dan PPJ No.
TP.01.03/A.FIN.00008/2024 tanggal 25 April 2024, IDR telah melaksanakan Penilaian untuk Pendapat
Kewajaran Rencana Transaksi Penambahan Setoran Modal Dengan Skema Konversi Utang Pemegang
Saham Menjadi Saham (Debt To Equity Swap) pada PT Wijaya Karya Industri Energi oleh PT Wijaya
Karya (Persero) Tbk seperti yang tertuang dalam laporan ini.
Latar Belakang
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (selanjutnya disebut Perseroan atau Perusahaan atau Pemberi Tugas
atau WIKA) merupakan perusahaan terbuka yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (selanjutnya
disebut BEI). WIKA memiliki perusahaan terkendali yaitu PT Wijaya Karya Industri Energi (selanjutnya
disebut WINNER) dengan kepemilikan 40,00% saham dan PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi
(selanjutnya disebut WRK) dengan kepemilikan 97,99% saham. WRK sebagai perusahaan terkendali
WIKA merupakan pemegang 60,00% saham WINNER. Dengan demikian WIKA memiliki 100% saham
WINNER secara langsung dan tidak langsung melalui WRK.
WINNER memiliki pinjaman kepada WIKA dengan saldo pinjaman berdasarkan laporan keuangan
WINNER per 31 Desember 2023 sebesar Rp 8.024.000.000,- yang berasal dari Perjanjian Pinjaman
Fasilitas Cash Loan Nomor: TP.01.03/A.DIR.03981/2019 dan MJ.01.01/WIE-A.DIR.018/2019 tanggal 27
Juni 2019 (selanjutnya disebut Perjanjian Pinjaman). WIKA berencana untuk melakukan penambahan
setoran dengan skema konversi utang pemegang saham menjadi saham (debt to equity swap) atas
Perjanjian Pinjaman yang sebelumnya telah dilakukan. Rencana penambahan setoran modal dengan




                                                                                                      i
Page 3
skema konversi utang pemegang saham menjadi saham (debt to equity swap) pada WINNER oleh
WIKA selanjutnya disebut Rencana Transaksi.
Sebagai perusahaan terbuka, Perseroan wajib menaati Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk
melaksanakan transaksi tersebut, terutama Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha dan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
Sehubungan dengan Rencana Transaksi tersebut, Perseroan telah menunjuk serta menggunakan
pendapat dari Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (selanjutnya disebut IDR atau Penilai atau
Kami), selaku Penilai Independen yang memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi
tersebut.
IDR telah memperoleh izin usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No.
772/KM.1/2013 tanggal 12 November 2013 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (selanjutnya
disebut OJK) berdasarkan Surat No. S-774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013 dengan Surat
Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. STTD.PPB-43/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 6 Juli
2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar Modal.
Objek Penilaian
Objek Penilaian adalah rencana transaksi penambahan setoran modal dengan skema konversi utang
pemegang saham menjadi saham (debt to equity swap) pada WINNER oleh WIKA.
Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang bertransaksi adalah WIKA dengan WINNER, dimana WIKA sebagai pemberi setoran
modal dan WINNER sebagai penerima setoran modal.
Maksud dan Tujuan Penilaian
Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan penilaian independen atas pendapat kewajaran
(Fairness Opinion) atas Rencana Transaksi dengan tujuan pelaksanaan transaksi.
Tanggal Penilaian
Tanggal penilaian 31 Desember 2023 ditetapkan berdasarkan laporan keuangan Perseroan yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Benny Andria dari
Kantor Akuntan Publik (KAP) Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan yang terdaftar di OJK.
Asumsi dan Kondisi Pembatas
• Laporan Penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion.
• Penilai melakukan penelaahan atas status hukum dokumen-dokumen yang digunakan dalam
   proses penilaian.
• Data dan informasi berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
• Proyeksi keuangan yang digunakan adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
   mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
   pencapaiannya (fiduciary duty), jika penilaian menggunakan proyeksi keuangan.
• Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan.
• Laporan Penilaian ini terbuka untuk publik kecuali informasi yang bersifat rahasia, yang dapat
   memengaruhi operasional perusahaan.
• Penilai bertanggung jawab atas laporan penilaian dan kesimpulan nilai akhir.
• Penilai memperoleh informasi atas status hukum Objek Penilaian dari Pemberi Tugas.
• Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas lainnya diungkapkan dalam laporan.



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                             ii
Page 4
Pendekatan dan Metode
Sesuai dengan ruang lingkup penilaian, pendekatan dan metode yang digunakan adalah:
a. Melakukan analisis transaksi.
b. Melakukan analisis kualitatif atas Rencana Transaksi.
c. Melakukan analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi.
d. Melakukan analisis kewajaran nilai transaksi.
e. Melakukan analisis atas faktor lain yang relevan.
Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)
WIKA dan lembaga keuangan telah melakukan penandatanganan perjanjian addendum dan
penyertaan kembali perjanjian kredit untuk tujuan restrukturisasi, sehingga pinjaman ini menjadi
bagian jangka Panjang. Hal ini sebagaimana tertuang dalam Akta Nomor 9 tanggal 23 Januari 2024,
dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta dan Akta Nomor 10 tanggal 23 Januari 2024,
dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta. Total nilai pinjaman yang direstrukturisasi
secara keseluruhan adalah sejumlah Rp20.798.469.595.445,- dengan tingkat suku bunga 4% per
tahun.
Berdasarkan akta No. 7 tanggal 17 Januari 2024 tentang Perubahan Anggaran Dasar WIKA yang dibuat
di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah mendapatkan persetujuan dari Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-0003965.AH.01.02.TAHUN 2024 tanggal 18 Januari 2024,
telah terjadi penyusunan kembali seluruh Anggaran Dasar Perseroan.
Sejak tanggal penilaian hingga tanggal penerbitan laporan ini tidak terjadi perubahan yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian yang dapat
secara signifikan mempengaruhi hasil penilaian.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                             iii
Page 5
Pendapat Kewajaran Atas Transaksi
Hasil analisis atas nilai transaksi penambahan setoran modal dengan skema konversi utang pemegang
saham menjadi saham {debt to equity swap) pada WINNER oleh WIKA adalah nilai transaksi dibawah
dari Nilai Pasarnya.      Dengan dilakukannya         transaksi persentase kepemilikan           saham Perseroan pada
WINNER mengalami peningkatan.              Dengan demikian nilai transaksi adalah wajar.

Hasil analisis atas dampak          keuangan      dari transaksi      yang akan dilakukan        terhadap     kepentingan
pemegang saham memberikan               kesimpulan      bahwa berdasarkan analisis laporan keuangan proforma
dan proyeksi keuangan          Perseroan tidak terdapat           kontribusi    nilai tambah    bagi Perseroan, namun
dengan dilakukannya transaksi akan meningkatkan                 laba, likuiditas dan solvabilitas WINNER yang dapat
memberikan       nilai tambah       bagi Perseroan        secara konsolidasi,      dengan      demikian    sesuai dengan
kepentingan pemegang saham.

Hasil analisis atas pertimbangan        bisnis dari manajemen terkait dengan transaksi terhadap kepentingan
pemegang      saham adalah WIKA dapat                membantu       WINNER untuk       meningkatkan         solvabilitasnya
sehingga akan meningkatkan             kepercayaan      dari perbankan         atau lembaga keuangan lainnya untuk
memperoleh       kredit   baru memberikan           kesimpulan      bahwa pertimbangan          bisnis dari manajemen
tersebut sejalan dengan kepentingan             pemegang saham.

Berdasarkan kesimpulan dari hasil analisis tersebut diatas, maka Kami berpendapat                         bahwa transaksi
adalah wajar.




Pemimpin Rekan
Penilai Properti/ Aset dan Bisnis
MAPP/ No.: 11-5-03079
RMK-2017.00547
NIPP Menkeu No. P-1.16.00463
NIPP Menkeu No. B -1.21.00596
STTD OJK No: STTD.PPB-43/PJ-1/PM.02/2023




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                       iv
Page 6
                                                                                             O i~!!~~!~rt~~~;~15!~
                                                                                                   Kantor Jasa Penilai Publik




                                                PERNYATAAN PENILAI


1.    Bahwa penugasan penilaian Pendapat Kewajaran dilakukan atas Rencana Transaksi.
2.    Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini Kami telah bertindak secara independen
      tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan Perseroan, maupun pemegang saham
      Perseroan ataupun pihak-pihak yang terkait dengan Perseroan tersebut. Kami juga tidak
      mempunyai kepentingan ataupun keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini.
      Selanjutnya, laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan
      atau kerugian pada pihak manapun.
3.    Bahwa perhitungan dan analisis dalam pemberian pendapat kewajaran telah dilakukan
      dengan benar sebagaimana diungkapkan dalam laporan ini.
4.    Bahwa penugasan penilaian                  profesional      telah    dilaksanakan   sesuai dengan peraturan
      perundang-undangan yang berlaku.
5.    Penilai menaati Kode Etik Penilai Indonesia dan penilaian dilakukan sesuai dengan Standar
      Penilaian Indonesia {KEPI & SPI Vll-2018)
6.    Bahwa penilaian yang dihasilkan dalam penugasan penilaian professional telah disajikan sebagai
      kesimpulan.
7.    Bahwa lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan.
8.     Bahwa kami bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran.
9.     Bahwa kesimpulan penilaian telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas.
10.    Bahwa data ekonomi dan industri dalam laporan ini diperoleh dari berbagai sumber yang diyakini
       penilai dapat dipertanggungjawabkan.


       Penilai Publik,
       Adhitya Anindito, S.I.Kom., S.H., M.M., MAPPI (Cert.)
       MAPP/ No.: 11-5-03079
       RMK-2017.00547
       NIPP Menkeu No. P-1.16.00463
       NIPP Menkeu No. B -1.21.00596
       5TTD OJK No: 5TTD.PPB-43/PJ-1/PM.02/2023


       Reviuer,
       Radithe Pramudito, SE., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
       MAPP/ No.: 10-5-02670
       RMK-2017.00316


        Penilai,
        Sigit E. Purnomo, SE.
        MAPP/ No.: 19-T-09657
        RMK-2020.03575



        Ryan Suradireja
        MAPP/ No.: 19-P-09941
        RMK-2021.03692




 Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya {Persero) Tbk                                                 v
Page 7
                                                                 DAFTAR ISI

SURAT LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI .......................................... i
PERNYATAAN PENILAI .................................................................................................................. v
DAFTAR ISI .................................................................................................................................. vi
BAB I PENDAHULUAN................................................................................................................. I-1
1.1. Latar Belakang ............................................................................................................................ I-1
1.2. Identitas Pemberi Tugas ............................................................................................................. I-1
1.3. Objek Penilaian ........................................................................................................................... I-2
1.4. Maksud dan Tujuan Penilaian..................................................................................................... I-2
1.5. Tanggal Penilaian ........................................................................................................................ I-2
1.6. Ruang Lingkup Penilaian ............................................................................................................. I-2
1.7. Pendekatan dan Metode ............................................................................................................ I-3
1.8. Pihak-Pihak Yang Bertransaksi .................................................................................................... I-3
1.9. Pernyataan Independensi dan Tidak Adanya Benturan Kepentingan ........................................ I-3
1.10. Uraian Mengenai Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Serta Hasil Penilaian Oleh ................
      Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Yang Menjadi Dasar Dalam Pemberian ........................
      Pendapat Kewajaran Atas Rencana Transaksi ............................................................................ I-3
1.11. Sumber Data ............................................................................................................................... I-3
1.12. Informasi Mengenai Identitas Dan Jabatan Pihak-Pihak Yang Telah Diwawancarai .....................
      Dan Hubungannya Dengan Objek Penilaian ............................................................................... I-4
1.13. Asumsi dan Kondisi Pembatas .................................................................................................... I-4
1.14. Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event) ............................................................ I-6
1.15. Definisi dan Istilah ...................................................................................................................... I-7
BAB II ANALISIS TRANSAKSI ....................................................................................................... II-1
2.1. Analisis Pengaruh Transaksi Terhadap Keuangan Perseroan .................................................... II-1
2.2. Analisis likuiditas Dari Transaksi ................................................................................................ II-1
2.3. Nilai Transaksi ............................................................................................................................ II-1
2.4. Materialitas Nilai Transaksi........................................................................................................ II-1
2.5. Hubungan Antara Pihak-Pihak Yang Bertransaksi ..................................................................... II-2
2.6. Analisis Perjanjian Dan Persyaratan Yang Telah Disepakati ...................................................... II-3
2.7. Analisis Manfaat Dan Risiko Dari Transaksi ............................................................................... II-4
BAB III ANALISIS KUALITATIF .................................................................................................... III-1
3.1. Riwayat Singkat Perusahaan Dan Kegiatan Usaha ................................................................... III-1
3.2. Analisis Industri dan Lingkungan .............................................................................................. III-3
3.3. Alasan Dilakukannya Transaksi ............................................................................................... III-10
3.4. Keuntungan Dan Kerugian Yang Bersifat Kualitatif Atas Transaksi Yang Akan Dilakukan ...... III-10
BAB IV ANALISIS KUANTITATIF ................................................................................................. IV-1
4.1. Penilaian Atas Potensi Pendapatan, Aset, Kewajiban dan Kondisi Keuangan ......................... IV-1
4.2. Analisis Inkremental .............................................................................................................. IV-24
BAB V ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI ......................................................................... V-1
5.1. Hasil Penilaian Objek Transaksi ................................................................................................ V-1
5.2. Nilai Transaksi ........................................................................................................................... V-1
5.3. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi ............................................................................................ V-1
5.4. Analisis Bahwa Nilai Transaksi Memberikan Nilai Tambah dari Transaksi Yang Dilakukan ..... V-1
BAB VI ANALISIS ATAS FAKTOR LAIN YANG RELEVAN ................................................................ VI-1
6.1. Analisis Ketidakpastian Rencana Pembiayaan Dalam Rencana Transaksi ............................... VI-1
6.2. Analisis Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang ....................................................................... VI-1
6.3. Analisis Ketidakpastian Risiko Pasar ......................................................................................... VI-1



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                                            vi
Page 8
6.4.    Analisis Faktor Lain Yang Berpengaruh.................................................................................... VI-2

BAB VII KESIMPULAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI ............................................. VII-1
LAMPIRAN




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                            vii
Page 9
                                                         BAB I
                                                     PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
     PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (selanjutnya disebut Perseroan atau Perusahaan atau Pemberi
     Tugas atau WIKA) merupakan perusahaan terbuka yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia
     (selanjutnya disebut BEI). WIKA memiliki perusahaan terkendali yaitu PT Wijaya Karya Industri
     Energi (selanjutnya disebut WINNER) dengan kepemilikan 40,00% saham dan PT Wijaya Karya
     Rekayasa Konstruksi (selanjutnya disebut WRK) dengan kepemilikan 97,99% saham. WRK
     sebagai perusahaan terkendali WIKA merupakan pemegang 60,00% saham WINNER. Dengan
     demikian WIKA memiliki 100% saham WINNER secara langsung dan tidak langsung melalui WRK.
       WINNER memiliki pinjaman kepada WIKA dengan saldo pinjaman berdasarkan laporan
       keuangan WINNER per 31 Desember 2023 sebesar Rp 8.024.000.000,- yang berasal dari
       Perjanjian Pinjaman Fasilitas Cash Loan Nomor: TP.01.03/A.DIR.03981/2019 dan MJ.01.01/WIE-
       A.DIR.018/2019 tanggal 27 Juni 2019 (selanjutnya disebut Perjanjian Pinjaman). WIKA
       berencana untuk melakukan penambahan setoran dengan skema konversi utang pemegang
       saham menjadi saham (debt to equity swap) atas Perjanjian Pinjaman yang sebelumnya telah
       dilakukan. Rencana penambahan setoran modal dengan skema konversi utang pemegang
       saham menjadi saham (debt to equity swap) pada WINNER oleh WIKA selanjutnya disebut
       Rencana Transaksi.
       Sebagai perusahaan terbuka, Perseroan wajib menaati Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
       untuk melaksanakan transaksi tersebut, terutama Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang
       Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha dan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020
       tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
       Sehubungan dengan Rencana Transaksi tersebut, Perseroan telah menunjuk serta
       menggunakan pendapat dari Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (selanjutnya disebut
       IDR atau Penilai atau Kami), selaku Penilai Independen yang memberikan pendapat kewajaran
       atas Rencana Transaksi tersebut.
       IDR telah memperoleh izin usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No.
       772/KM.1/2013 tanggal 12 November 2013 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan
       (selanjutnya disebut OJK) berdasarkan Surat No. S-774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013
       dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. STTD.PPB-43/PJ-
       1/PM.02/2023 tanggal 6 Juli 2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar Modal.
1.2. Identitas Pemberi Tugas
     Nama Pemberi Tugas : PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
     Bidang Usaha         : Industri konstruksi, industri pabrikasi, jasa penyewaan, jasa
                             keagenan, investasi, agro industri, industri energi, energi
                             terbarukan      dan      energi     konversi,     penyelenggaraan
                             perkeretaapian, penyelenggaraan pelabuhan, penyelenggaraan
                             kebandarudaraan,       logistik,     perdagangan,     engineering
                             procurement construction, pengembangan dan pengelolaan
                             kawasan, layanan peningkatan kemampuan dibidang jasa
                             konstruksi,   teknologi     informasi,   jasa   enjinering    dan
                             perencanaan, investasi dan pengelolaan usaha dibidang



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                         I-1
Page 10
                                        prasarana dan sarana dasar (infrastruktur) untuk menghasilkan
                                        barang dan/ atau jasa
       Alamat Kantor         :          WIKA Tower II Jalan D.I. Panjaitan Kav. 9-10 Jakarta, 13340
       No. Telepon/Faksimile :          021 – 8067 9200
       E-mail                :          adwijaya@wika.co.id
       Situs Web             :          www.wika.co.id
1.3. Objek Penilaian
     Objek Penilaian adalah rencana transaksi penambahan setoran modal dengan skema konversi
     utang pemegang saham menjadi saham (debt to equity swap) pada WINNER oleh WIKA.
1.4. Maksud dan Tujuan Penilaian
     Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan penilaian independen atas pendapat
     kewajaran (Fairness Opinion) atas Rencana Transaksi dengan tujuan pelaksanaan transaksi.
1.5. Tanggal Penilaian
     Tanggal penilaian 31 Desember 2023 ditetapkan berdasarkan laporan keuangan Perseroan yang
     berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Benny Andria
     dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan yang terdaftar di
     OJK.
1.6. Ruang Lingkup Penilaian
     Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) merupakan suatu pernyataan yang diberikan oleh
     Penilai Usaha untuk menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan dilakukan adalah wajar atau
     tidak wajar. Ruang lingkup penilaian, antara lain:
       a. Identifikasi masalah (identifikasi asumsi dan kondisi pembatas, tujuan dan objek penilaian,
           definisi penilaian dan tanggal penilaian),
       b. Pengumpulan data,
       c. Analisis data,
       d. Estimasi nilai sesuai dengan dasar nilai dan premis nilai yang digunakan dengan
           menggunakan pendekatan penilaian,
       e. Penulisan laporan.
       Sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian
       dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, pemberian pendapat kewajaran setelah
       dilakukan analisis atas:
       a. Nilai dari objek yang ditransaksikan.
       b. Dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan pemegang
           saham.
       c. Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen perusahaan terkait dengan Rencana
           Transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan pemegang saham.
       Sifat Rencana Transaksi terkait dengan ada atau tidak adanya hubungan antara pihak-pihak yang
       bertransaksi diatur sesuai dengan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi
       dan Transaksi Benturan Kepentingan dan nilai materialitas Rencana Transaksi diatur sesuai
       dengan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
       Kegiatan Usaha.
       Sehubungan dengan peraturan-peraturan tersebut berkaitan dengan penunjukan IDR untuk
       memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, maka ruang lingkup pendapat
       kewajaran berdasarkan pada analisis atas kewajaran dari Rencana Transaksi tersebut.


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                           I-2
Page 11
1.7. Pendekatan dan Metode
     Sesuai dengan ruang lingkup penilaian, pendekatan dan metode yang digunakan adalah:
     a. Melakukan analisis transaksi.
     b. Melakukan analisis kualitatif atas Rencana Transaksi.
     c. Melakukan analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi.
     d. Melakukan analisis kewajaran nilai transaksi.
     e. Melakukan analisis atas faktor lain yang relevan.
1.8. Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
     Pihak-pihak yang bertransaksi adalah WIKA dengan WINNER, dimana WIKA sebagai pemberi
     setoran modal dan WINNER sebagai penerima setoran modal.
1.9. Pernyataan Independensi dan Tidak Adanya Benturan Kepentingan
     1. Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini Kami tidak ada benturan
         kepentingan dengan Perseroan maupun pihak yang terafiliasi dengan Perseroan dan
         transaksi yang akan dilakukan Perseroan.
       2. Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini Kami telah bertindak secara
          independen tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan Perseroan, maupun pemegang
          saham Perseroan ataupun pihak-pihak yang terkait dengan Perseroan tersebut. Kami juga
          tidak mempunyai kepentingan ataupun keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan
          ini. Selanjutnya, laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan
          keuntungan atau kerugian pada pihak manapun.
       3. Tidak ada satupun dari pemilik ataupun pegawai Kami yang memiliki kepentingan dalam
          bentuk apapun yang dapat menghalangi Kami untuk melakukan penilaian secara
          independen terhadap pendapat kewajaran ini. Kompensasi dan honorarium Kami tidak
          bergantung kepada kejadian maupun kesimpulan yang diambil oleh Perseroan sebagai
          akibat dari laporan Kami ini.
1.10. Uraian Mengenai Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Serta Hasil Penilaian Oleh Penilai
      Usaha Dan/Atau Penilai Properti Yang Menjadi Dasar Dalam Pemberian Pendapat Kewajaran
      Atas Rencana Transaksi
      Dalam pendapat kewajaran ini Kami menggunakan hasil penilaian dari Penilai Usaha yang telah
      melakukan penilaian terhadap objek transaksi. Objek transaksi adalah saham WINNER.
       Berdasarkan Laporan Penilaian Saham WINNER No. 00152/2.0118-00/BS/03/0596/1/V/2024
       tanggal 21 Mei 2024 yang diterbitkan oleh KJPP Iskandar dan Rekan, menyatakan bahwa Nilai
       Pasar 107.234.000 saham atau 100% saham WINNER per 31 Desember 2023 adalah Rp
       187.000.000.000,- atau untuk setiap saham adalah Rp 1.744,-.
1.11. Sumber Data
      Dalam menyusun Pendapat Kewajaran ini, Kami telah menelaah, mempertimbangkan,
      mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi, antara lain sebagai berikut:
       a) Copy legalitas dan perizinan WIKA.
       b) Copy legalitas dan perizinan WINNER.
       c) Laporan keuangan WIKA untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
          yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Benny Andria dari KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto,
          Mawar & Rekan dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                       I-3
Page 12
         d) Laporan keuangan WIKA untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
            yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Benny Andria dari KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto,
            Mawar & Rekan dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
         e) Laporan keuangan WIKA untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021
            yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Benny Andria dari KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto,
            Mawar & Rekan dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
         f) Laporan keuangan WIKA untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang
            yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Rudi Hartono Purba dari KAP Amir Abadi Jusuf,
            Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
         g) Laporan keuangan WIKA untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 yang
            yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Rudi Hartono Purba dari KAP Amir Abadi Jusuf,
            Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
         h) Laporan keuangan proforma WIKA per 31 Desember 2023 sebelum dan setelah transaksi
            dari manajemen Perseroan.
         i) Laporan Penilaian Saham WINNER No. 00152/2.0118-00/BS/03/0596/1/V/2024 tanggal 21
            Mei 2024 yang diterbitkan oleh KJPP Iskandar dan Rekan.
         j) Draft keputusan pemegang saham di luar rapat WINNER.
         k) Proyeksi keuangan dari manajemen Perseroan.
         l) Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan mengenai alasan, latar belakang,
            dan hal-hal lain yang terkait dengan Transaksi.
1.12. Informasi Mengenai Identitas Dan Jabatan Pihak-Pihak Yang Telah Diwawancarai Dan
      Hubungannya Dengan Objek Penilaian
      Kami telah melakukan diskusi dan wawancara dengan manajemen Perseroan pada tanggal 22
      April – 30 Mei 2024. Identitas yang Kami wawancarai adalah Bapak Dhonny Ariyanto sebagai
      representatif WIKA.
1.13. Asumsi dan Kondisi Pembatas
       a. Laporan Penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion.
       b. Penilai melakukan penelaahan atas status hukum dokumen-dokumen yang digunakan
          dalam proses penilaian.
       c. Data dan informasi berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
       d. Proyeksi keuangan yang digunakan adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
          mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan
          kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty), jika penilaian menggunakan proyeksi
          keuangan.
       e. Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan.
       f. Laporan Penilaian ini terbuka untuk publik kecuali informasi yang bersifat rahasia, yang
          dapat memengaruhi operasional perusahaan.
       g. Penilai bertanggung jawab atas laporan penilaian dan kesimpulan nilai akhir.
       h. Penilai memperoleh informasi atas status hukum Objek Penilaian dari Pemberi Tugas.
       i. IDR mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan pendapat ini sampai dengan terjadinya
          Rencana Transaksi tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material
          terhadap Rencana Transaksi.
       j. Pendapat ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan bahwa penggunaan sebagian dari
          analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan analisis dapat



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                         I-4
Page 13
            menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat
            tersebut. Penyusunan pendapat ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak
            dapat dilakukan melalui analisis yang tidak lengkap.
         k. Pendapat Kewajaran tersebut disusun dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan
            perekonomian, kondisi umum bisnis dan keuangan, serta peraturan pemerintah pada
            tanggal Pendapat ini dikeluarkan. Penilaian Kewajaran ini hanya dilakukan terhadap
            Rencana Transaksi seperti yang diuraikan di atas.
         l. IDR tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi pendapatnya
            karena peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.
         m. Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan prinsip integritas informasi dan data. Dalam
            menyusun Pendapat Kewajaran ini, IDR melandaskan dan berdasarkan pada informasi dan
            data sebagaimana diberikan manajemen Perseroan yang mana berdasarkan hakikat
            kewajaran adalah benar, lengkap, dapat diandalkan, serta tidak menyesatkan. IDR tidak
            melakukan audit ataupun uji kepatuhan secara mendetail atas penjelasan maupun data-
            data yang diberikan oleh manajemen Perseroan, baik lisan maupun tulisan, dan dengan
            demikian IDR tidak dapat memberikan jaminan atau bertanggung-jawab terhadap
            kebenaran dan kelengkapan dari informasi atau penjelasan tersebut.
         n. Sebagai dasar bagi IDR untuk melakukan analisis dalam mempersiapkan Pendapat
            Kewajaran atas Rencana Transaksi, IDR menggunakan data-data sebagaimana tercantum
            pada Sumber Data pada laporan pendapat kewajaran sebagai bahan pertimbangan.
         o. Segala perubahan terhadap data-data tersebut di atas dapat memengaruhi hasil penilaian
            IDR secara material. Oleh karena itu, IDR tidak dapat menerima tanggung jawab atas
            kemungkinan terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan perubahan data
            tersebut.
         p. Pendapat Kewajaran ini disusun hanya dengan mempertimbangkan sudut pandang
            pemegang saham Perseroan dan tidak mempertimbangkan sudut pandang stakeholders
            lain serta aspek-aspek lainnya.
         q. IDR menganggap bahwa sejak tanggal penerbitan laporan pendapat kewajaran ini sampai
            dengan tanggal terjadinya Rencana Transaksi tidak terjadi perubahan yang sangat
            berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam laporan
            pendapat kewajaran.
         r. Dengan ini IDR menyatakan bahwa penugasan IDR tidak termasuk menganalisis transaksi-
            transaksi di luar Rencana Transaksi yang mungkin tersedia bagi Perseroan serta pengaruh
            dari transaksi-transaksi tersebut terhadap Rencana Transaksi.
         s. IDR tidak melakukan penelitian atas keabsahan Rencana Transaksi dari segi hukum dan
            implikasi aspek perpajakan dari Rencana Transaksi tersebut.
         t. Mengingat bahwa adanya kemungkinan terjadinya perbedaan waktu dari tanggal laporan
            ini dengan pelaksanaan Rencana Transaksi, maka kesimpulan di atas berlaku bila tidak ada
            perubahan yang memiliki dampak yang signifikan terhadap nilai dari Rencana Transaksi.
            Perubahan tersebut termasuk perubahan baik secara internal pada masing-masing
            perusahaan maupun secara eksternal meliputi: kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
            umum bisnis dan keuangan, serta peraturan pemerintah Indonesia setelah tanggal laporan
            ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal laporan ini dikeluarkan terjadi perubahan
            tersebut di atas, maka pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi ini mungkin berbeda.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                          I-5
Page 14
         u. Pendapat Kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Rencana Transaksi
             dan tidak dapat dipergunakan untuk kepentingan lain maupun pihak lain.
         v. Pendapat Kewajaran ini juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi untuk
             menyetujui atau tidak menyetujui Rencana Transaksi atau mengambil tindakan tertentu
             atas Rencana Transaksi tersebut.
         w. IDR juga berpegang kepada surat pernyataan manajemen Perseroan (management
             representation letter) atas penugasan IDR untuk mempersiapkan laporan pendapat
             kewajaran, bahwa Perseroan telah menyampaikan seluruh informasi penting dan relevan
             berkenaan dengan Rencana Transaksi dan sepanjang pengetahuan manajemen Perseroan
             tidak ada faktor material yang belum diungkapkan dan dapat menyesatkan.
         x. Data dan informasi yang diterima Penilai dari Pemberi Tugas diasumsikan benar dan dapat
             dipertanggungjawabkan, antara lain termasuk penunjukan letak lokasi tempat, spesifikasi
             jenis dan jumlah aset objek penilaian dan apabila data dan informasi tersebut tidak benar
             maka Pemberi Tugas membebaskan Penilai dari tanggung jawab atas hasil penilaian yang
             tidak tepat dikarenakan kesalahan tersebut.
         y. Informasi yang telah diberikan pihak lain kepada Penilai seperti yang telah disebutkan
             dalam laporan penilaian dianggap layak dan dipercaya, tetapi Penilai tidak
             bertanggungjawab jika ternyata informasi yang diberikan itu terbukti tidak sesuai dengan
             hal yang sesungguhnya. Tanggung jawab untuk memeriksa kembali kebenaran informasi
             tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemberi Tugas.
         z. Adalah bukan tugas Penilai untuk melakukan uji tuntas (due diligence) dari aspek hukum
             atas catatan publik serta catatan kepemilikan.
         aa. Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas dari laporan penilaian yang dibuat terpisah sebagai
             satu kesatuan dari laporan ini akan dituangkan di dalam laporan penilaian yang dibuat
             terpisah tersebut.
         bb. Laporan ini tidak sah jika tidak dibubuhi tandatangan asli/basah Pemimpin Rekan/Rekan
             dan stempel/seal perusahaan KJPP Iskandar dan Rekan serta tidak dapat
             dipertanggungjawabkan bilamana Pemberi Tugas tidak melunasi imbalan jasa atas
             pekerjaan penilaian ini.
         cc. Asumsi-asumsi dan kondisi pembatas ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan
             (integral) dari laporan ini.
1.14. Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)
      WIKA dan lembaga keuangan telah melakukan penandatanganan perjanjian addendum dan
      penyertaan kembali perjanjian kredit untuk tujuan restrukturisasi, sehingga pinjaman ini
      menjadi bagian jangka Panjang. Hal ini sebagaimana tertuang dalam Akta Nomor 9 tanggal 23
      Januari 2024, dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta dan Akta Nomor 10
      tanggal 23 Januari 2024, dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta. Total nilai
      pinjaman yang direstrukturisasi secara keseluruhan adalah sejumlah Rp20.798.469.595.445,-
      dengan tingkat suku bunga 4% per tahun.
       Berdasarkan akta No. 7 tanggal 17 Januari 2024 tentang Perubahan Anggaran Dasar WIKA yang
       dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah mendapatkan persetujuan
       dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-0003965.AH.01.02.TAHUN 2024 tanggal
       18 Januari 2024, telah terjadi penyusunan kembali seluruh Anggaran Dasar Perseroan.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                            I-6
Page 15
       Sejak tanggal penilaian hingga tanggal penerbitan laporan ini tidak terjadi perubahan yang
       berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian yang
       dapat secara signifikan mempengaruhi hasil penilaian.

1.15. Definisi dan Istilah
      Penilaian Bisnis adalah proses pekerjaan untuk memberikan opini tertulis atas objek Penilaian
      Bisnis sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Penilai yang
      melakukan kegiatan di pasar modal (Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 pasal 1 angka 5).
        Asumsi adalah sesuatu yang dianggap akan terjadi termasuk fakta, syarat, atau keadaan yang
        mungkin dapat mempengaruhi objek Penilaian atau pendekatan penilaian dan kewajarannya
        telah dianalisis oleh Penilai Bisnis sebagai bagian dari proses Penilaian (Peraturan OJK No.
        35/POJK.04/2020 pasal 1 angka 15).
        Laporan Penilaian Bisnis adalah laporan tertulis yang dibuat oleh Penilai Bisnis yang memuat
        pendapat Penilai Bisnis mengenai objek Penilaian serta menyajikan informasi tentang proses
        Penilaian (Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 pasal 1 angka 24).
        Pendapat Kewajaran adalah suatu pernyataan yang diberikan oleh Penilai Bisnis untuk
        menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan dilakukan adalah wajar atau tidak wajar
        (Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 pasal 1 angka 38).
        Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset
        atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual
        yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan
        secara layak, di mana kedua Pihak masing–masing bertindak atas dasar pemahaman yang
        dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan (Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 pasal 1
        angka 14).
        Nilai Pasar didefinisikan sebagai estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar
        untuk penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat
        membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
        pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar
        pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan (SPI 101 Edisi VII-2018 angka
        3.1).




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                             I-7
Page 16
                                                      BAB II
                                                ANALISIS TRANSAKSI


2.1. Analisis Pengaruh Transaksi Terhadap Keuangan Perseroan
     Berdasarkan proforma posisi keuangan dan proyeksi keuangan, dengan dilakukannya transaksi
     profitabilitas, likuiditas dan solvabilitas Perseroan tidak mengalami perubahan.

2.2. Analisis likuiditas Dari Transaksi
     Berdasarkan analisis proforma posisi keuangan dan proyeksi keuangan Perseroan dengan
     dilakukannya transaksi likuiditas Perseroan tidak mengalami perubahan.

2.3. Nilai Transaksi
     Berdasarkan draft keputusan pemegang saham di luar rapat WINNER, rencana transaksi yang
     akan dilakukan yaitu penambahan setoran modal dengan skema konversi utang pemegang
     saham menjadi saham (debt to equity swap) pada WINNER oleh WIKA. WIKA akan mengambil
     bagian saham baru yang diterbitkan WINNER sebesar Rp 8.024.000.000,- dengan nilai transaksi
     sebesar Rp 1.000,- per saham.

2.4. Materialitas Nilai Transaksi
     Berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
     Kegiatan Usaha, suatu transaksi dikategorikan sebagai transaksi material apabila nilai transaksi
     sama dengan 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas perusahaan terbuka.
       Dalam hal perusahaan terbuka memiliki ekuitas negatif transaksi dikategorikan sebagai
       transaksi material apabila nilai transaksi sama dengan 10% atau lebih dari total aset perusahaan
       terbuka.
       Perusahaan terbuka yang akan melakukan transaksi material wajib terlebih dahulu memperoleh
       persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dalam hal:
       1. Transaksi material lebih dari 50% terhadap ekuitas atau aset atau laba bersih atau
          pendapatan usaha Perseroan.
       2. Transaksi material lebih dari 25% terhadap aset Perseroan apabila ekuitas Perseroan
          negatif.
       3. Laporan Penilai menyatakan bahwa transaksi material yang akan dilakukan tidak wajar.
       Berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
       Kegiatan Usaha, transaksi berupa perolehan dan pelepasan atas perusahaan atau segmen
       operasi dikategorikan sebagai transaksi material dalam hal:
       a. Nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas perusahaan terbuka;
       b. Total aset yang menjadi objek transaksi dibagi total aset perusahaan terbuka nilainya sama
          dengan atau lebih dari 20%;
       c. Laba bersih objek transaksi dibagi dengan laba bersih perusahaan terbuka nilainya sama
          dengan atau lebih dari 20%; atau
       d. Pendapatan usaha objek transaksi dibagi dengan pendapatan usaha perusahaan terbuka
          nilainya sama dengan atau lebih dari 20%.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                            II-1
Page 17
       Nilai transaksi Rencana Transaksi adalah sebesar Rp 8.024.000.000,- dan ekuitas Perseroan
       berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Benny Andria dari KAP
       Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan per 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp
       9.571.613.042.000,-, dengan demikian materialitas nilai transaksi 0,08% dari ekuitas Perseroan.
       Dari uraian tersebut diatas, Rencana Transaksi tidak termasuk transaksi material dan tidak
       memerlukan persetujuan RUPS sesuai dengan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang
       Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

2.5. Hubungan Antara Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
     Pihak-pihak yang bertransaksi adalah WIKA dengan WINNER, dimana WIKA sebagai pemberi
     setoran modal dan WINNER sebagai penerima setoran modal.

       Hubungan Kepemilikan Saham




       Keterangan
       WIKA       : PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
       WRK        : PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi
       WINNER     : PT Wijaya Karya Industri Energi

       Berdasarkan analisis hubungan kepemilikan saham, terdapat hubungan kepemilikan saham
       antara WIKA dengan WINNER yaitu WIKA sebagai pemegang 40,00% saham WINNER dan WIKA
       sebagai pemegang 60,00% saham WINNER melalui WRK. Dengan demikian antara WIKA dengan
       WINNER terdapat hubungan kepemilikan.
       Hubungan Kepengurusan
       Hubungan kepengurusan antara Perseroan dan WINNER adalah sebagai berikut:
                      Nama            Perseroan      WINNER
        Jarot Widyoko                     KU             -
        Firdaus Ali                        K             -
        Satya Bhakti Parikesit             K             -
        Harris Arthur Hedar                K             -
        Adityawarman                       KI            -
        Suryo Hapsoro Tri Utomo            KI            -
        Rusmanto                           KI            -
        Agung Budi Waskito                DU             -
        Adityo Kusumo                      D             -
        Hananto Aji                        D             -
        Harum Akhmad Zuhdi                 D             -
        Rudy Hartono                       D             -
        Ayu Widya Kiswari                  D             -
        Hadjar Seti Adji                   D             -
        Baju Wibisono                      P            KU
        Atut Meilaksono                    -             K
        Anung Caksono Adi                  P            DU
        Krismantoro                        P             D




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                           II-2
Page 18
       Keterangan:
       KU : Komisaris Utama
       K     : Komisaris
       KI    : Komisaris Independen
       DU : Direktur Utama
       D     : Direktur
       P     : Pegawai

       Berdasarkan analisis hubungan kepengurusan, terdapat hubungan kepengurusan antara
       Perseroan dan WINNER dimana Baju Wibisono sebagai Pegawai Perseroan juga merupakan
       Komisaris Utama WINNER, Anung Caksono Adi sebagai Pegawai Perseroan juga merupakan
       Direktur Utama WINNER, dan Krismantoro sebagai Pegawai Perseroan juga merupakan Direktur
       WINNER.
       Dengan demikian Rencana Transaksi termasuk transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam
       Peraturan OJK No. 42 /POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
       Kepentingan.
       Uraian mengenai ada atau tidak adanya benturan kepentingan atas transaksi yang akan
       dilakukan Perseroan dinyatakan dalam Surat Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris
       Perseroan.
2.6. Analisis Perjanjian Dan Persyaratan Yang Telah Disepakati
     Berdasarkan draft keputusan pemegang saham di luar rapat WINNER, hal-hal pokok dalam
     dokumen tersebut adalah sebagai berikut:
       -      WIKA telah menyetujui untuk melakukan Debt Swap to Equity atas utang WINNER pada
              Perjanjian Pinjaman yang belum dibayarkan sebesar Rp8.024.000.000,- (delapan miliar dua
              puluh empat juta Rupiah).
       -      WRK dan WIKA telah menyetujui pengeluaran saham simpanan dalam rangka peningkatan
              modal ditempatkan/disetor WINNER sejumlah 20.060.000 saham atau senilai
              Rp20.060.000.000,- (dua puluh miliar enam puluh juta Rupiah) dengan harga saham
              Rp1.000,- (Seribu Rupiah) per saham.
       -      Berdasarkan konfirmasi WRK dan WIKA, WRK tidak mengambil seluruh dari bagian porsi
              kepemilikannya, sementara WIKA mengambil seluruh dari bagian porsi kepemilikannya
              sebesar Rp8.024.000.000,- dalam bentuk debt to equity swap.
       -      Dengan demikian WINNER akan menerima tambahan setoran modal dari WIKA sebesar Rp
              8.024.000.000,-.
       -      Nilai transaksi sebesar Rp 1.000,- per lembar saham WINNER.
       Dengan demikian susunan pemegang saham WINNER sebelum dan setelah transaksi dengan
       asumsi efektif per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
           PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI
           Sebelum dilakukannya transaksi
                                                     Jumlah Saham Persentase            Jumlah
           No.          Pemegang Saham
                                                       (Lembar)      (%)                 (Rp)
            1 PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi       64.340.400         60,00%    64.340.400.000
            2 PT Wijaya Karya (Persero) Tbk             42.893.600         40,00%    42.893.600.000
              Jumlah                                   107.234.000        100,00%   107.234.000.000




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                               II-3
Page 19
        PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI
        Setelah dilakukannya transaksi
                                                     Jumlah Saham Persentase            Jumlah
        No.            Pemegang Saham
                                                       (Lembar)      (%)                 (Rp)
         1 PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi          64.340.400         55,82%    64.340.400.000
         2 PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                50.917.600         44,18%    50.917.600.000
           Jumlah                                      115.258.000        100,00%   115.258.000.000

       Dokumen transaksi yang ada masih berupa draft, pihak-pihak yang bertransaksi belum memiliki
       perjanjian dan persyaratan tertulis yang telah disepakati dan mengikat.
2.7. Analisis Manfaat Dan Risiko Dari Transaksi
     Manfaat transaksi adalah sebagai berikut:
      • Dengan dilakukannya transaksi, WIKA dapat meningkatkan kepemilikan sahamnya secara
          langsung kepada WINNER.
      • Dengan dilakukannya transaksi, akan meningkatkan solvabilitas WINNER dan WINNER
          dapat melakukan penghematan biaya bunga pinjaman kepada WIKA.
       Risiko transaksi adalah sebagai berikut:
        • Tidak tercapainya kinerja keuangan WINNER seperti yang diproyeksikan, sehingga target
            yang direncanakan Perseroan tidak berjalan secara optimal sebagaimana yang
            direncanakan.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                               II-4
Page 20
                                                      BAB III
                                                ANALISIS KUALITATIF


  3.1. Riwayat Singkat Perusahaan Dan Kegiatan Usaha
       Perseroan
       a) Riwayat Singkat
          PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (Perseroan) didirikan pada tanggal 29 Maret 1961
          berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 64 tahun 1961, dari perusahaan asing bernama
          "Naamloze Vennotschap Technische Handel Maatschappij en Bouwbedijf Vis en Co.” yang
          dinasionalisasi Pemerintah Republik Indonesia.
            Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 40 tahun 1971, status Perusahaan berubah dari
            Perusahaan Negara menjadi Perusahaan (Persero). Selanjutnya, Perusahaan dinamakan PT
            Wijaya Karya (Persero) berdasarkan Akta Perusahaan Terbatas No. 110 tanggal 20 Desember
            1972 dari Dian Paramita Tamzil, pengganti Djojo Muljadi, S.H., Notaris di Jakarta, dan
            perubahan naskah pendirian Perseroan Terbatas dari Kartini Muljadi, S.H., Notaris di Jakarta
            berdasarkan Akta No. 106 tanggal 17 April 1973. Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri
            Kehakiman Republik Indonesia pada tanggal 8 Mei 1973 dengan Surat Keputusan No.
            Y.A.5/165/14 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 76 tanggal 21
            September 1973, tambahan Berita Negara No. 683.
            Anggaran Dasar telah mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir kali diubah dengan
            Akta No. 4 tanggal 5 Agustus 2022 dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta
            dan telah mendapat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan dari Menteri
            Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH.01.09-0042229 tahun 2022.
        b) Kegiatan Usaha
           Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan adalah
           berusaha dalam industri konstruksi, industri pabrikasi, jasa penyewaan, jasa keagenan,
           investasi, agro industri, industri energi, energi terbarukan dan energi konversi,
           penyelenggaraan perkeretaapian, penyelenggaraan pelabuhan, penyelenggaraan
           kebandarudaraan, logistik, perdagangan, engineering procurement construction,
           pengembangan dan pengelolaan kawasan, layanan peningkatan kemampuan dibidang jasa
           konstruksi, teknologi informasi, jasa enjinering dan perencanaan, investasi dan pengelolaan
           usaha dibidang prasarana dan sarana dasar (infrastruktur) untuk menghasilkan barang dan/
           atau jasa.
        c) Susunan Pemegang Saham
           Susunan Pemegang saham Perseroan berdasarkan laporan keuangan audit tahun 2023
           adalah sebagai berikut:
                                                            Jumlah Saham      Persentase      Jumlah
             No.            Pemegang Saham
                                                               (Lembar)          (%)           (Rp)
                Saham Preferen (Seri A Dwiwarna)
              1                                                           1       0,000%               100
                Pemerintah Republik Indonesia
                Saham Biasa (Seri B)
              2                                              5.834.849.999       65,049%   583.484.999.900
                Pemerintah Republik Indonesia
              3 Agung Budi Waskito (Dirut)                          184.200       0,002%       18.420.000
              4 Masyarakat                                   3.134.917.172       34,949%   313.491.717.200
                   Jumlah                                    8.969.951.372       100,00%   896.995.137.200



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                      III-1
Page 21
        d) Susunan Pengurus
           Susunan pengurus Perseroan berdasarkan laporan keuangan audit tahun 2023 adalah
           sebagai berikut:
            Dewan Komisaris
            Komisaris Utama                                       : Jarot Widyoko
            Komisaris                                             : Firdaus Ali
            Komisaris                                             : Satya Bhakti Parikesit
            Komisaris                                             : Harris Arthur Hedar
            Komisaris Independen                                  : Adityawarman
            Komisaris Independen                                  : Suryo Hapsoro Tri Utomo
            Komisaris Independen                                  : Rusmanto
            Direksi
            Direktur Utama                                        : Agung Budi Waskito
            Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko                : Adityo Kusumo
            Direktur Operasi I                                    : Hananto Aji
            Direktur Operasi II                                   : Harum Akhmad Zuhdi
            Direktur Operasi III                                  : Rudy Hartono
            Direktur Quality, Health, Safety and Environtment     : Ayu Widya Kiswari
            Direktur Human Capital dan Pengembangan               : Hadjar Seti Adji

       PT Wijaya Karya Industri Energi
       a) Riwayat Singkat
          PT Wijaya Karya Industri Energi (WINNER) didirikan berdasarkan akta No. 32 tanggal 18 Juni
          2010 dari Notaris Ryan Bayu Candra S.H., MKn. Akta Pendirian ini telah memeroleh
          pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
          Keputusan No. AHU-32045.AH.01.01/2010 tanggal 24 Juni 2010. Perubahan nama
          Perusahaan dari PT Wijaya Karya Intrade Energi menjadi PT Wijaya Karya Industri Energi
          berdasarkan Akta Notaris No. 35 tanggal 20 Mei 2013 dari Notaris M. Nova Faisal, S.H., M.Kn.
           Akta perubahan terakhir WINNER berdasarkan Akta Notaris Ryan Bayu Candra, SH., M.Kn.
           No. 33 tanggal 11 April 2022, mengenai perubahan anggaran dasar WINNER. Perubahan
           Anggaran Dasar ini telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
           Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-0030881.AH.01.02.TAHUN 2022
           Tanggal 27 April 2022.
        b) Kegiatan Usaha
           Sesuai dengan anggaran dasar WINNER, maksud dan tujuan WINNER adalah berusaha dalam
           bidang industri pengolahan, konstruksi, pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara
           dingin, perdagangan dan aktivitas perusahaan holding.
        c) Susunan Pemegang Saham
           Susunan Pemegang saham WINNER berdasarkan laporan keuangan (audited) periode 31
           Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                            Jumlah Saham Persentase                  Jumlah
             No.             Pemegang Saham
                                                              (Lembar)      (%)                       (Rp)
              1 PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi              64.340.400             60,00%    64.340.400.000
              2 PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                    42.893.600             40,00%    42.893.600.000
                Jumlah                                          107.234.000            100,00%   107.234.000.000




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                            III-2
Page 22
        d) Susunan Pengurus
           Susunan pengurus WINNER berdasarkan laporan keuangan (audited) periode 31 Desember
           2023 adalah sebagai berikut:
            Dewan Komisaris
            Komisaris Utama                        : Baju Wibisono
            Komisaris                              : Atut Meilaksono
            Direksi
            Direktur Utama                         : Anung Caksono Adi
            Direktur Keuangan, Human Capital ,
                                                   : Krismantoro
            dan Manajemen Risiko


3.2. Analisis Industri dan Lingkungan
3.2.1. Tinjauan Makro Ekonomi
       PDB Menurut Lapangan Usaha
       Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2023 (c-to-c)
       Ekonomi Indonesia tahun 2023 tumbuh sebesar 5,05%. Pertumbuhan terjadi pada seluruh
       lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Transportasi
       dan Pergudangan sebesar 13,96%; diikuti Jasa Lainnya sebesar 10,52%; dan Penyediaan
       Akomodasi dan Makan Minum sebesar 10,01%. Sementara itu, Industri Pengolahan yang
       memiliki peran dominan tumbuh 4,64%. Sedangkan Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan serta
       Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor masing-masing tumbuh
       sebesar 1,30% dan 4,85%.




                                 Gambar 1. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (c-to-c) (%)
                                                 Sumber: Badan Pusat Statistik
        Struktur PDB Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku tahun 2023 tidak
        menunjukkan perubahan berarti. Perekonomian Indonesia masih didominasi oleh Lapangan
        Usaha Industri Pengolahan sebesar 18,67%; diikuti oleh Perdagangan Besar dan Eceran;
        Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 12,94%; Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
        sebesar 12,53%; Pertambangan dan Penggalian sebesar 10,52%; serta Konstruksi sebesar
        9,92%. Peranan kelima lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Indonesia mencapai
        64,58%.
        Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2023 Terhadap Triwulan IV-2022 (y-on-y)
        Ekonomi Indonesia triwulan IV-2023 terhadap triwulan IV-2022 (y-on-y) tumbuh sebesar 5,04%.
        Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha. Lapangan usaha yang tumbuh signifikan


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                           III-3
Page 23
        adalah Transportasi dan Pergudangan sebesar 10,33%; diikuti Jasa Lainnya sebesar 10,15%; dan
        Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 8,68%. Sebagai lapangan usaha yang memiliki peran
        dominan, Industri Pengolahan tumbuh sebesar 4,07%. Sedangkan Pertanian, Kehutanan, dan
        Perikanan serta Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor masing-
        masing tumbuh sebesar 1,12% dan 4,09%.




                                 Gambar 2. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (y-on-y) (%)
                                                  Sumber: Badan Pusat Statistik

        Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2023 Terhadap Triwulan III-2023 (q-to-q)
        Ekonomi Indonesia pada triwulan IV-2023 tumbuh sebesar 0,45% (q-to-q) dibanding triwulan
        III-2023. Hampir seluruh lapangan usaha tumbuh positif. Lapangan Usaha Administrasi
        Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib tumbuh signifikan sebesar 19,81%; diikuti
        Jasa Pendidikan sebesar 14,46%; serta Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 8,66%.
        Industri Pengolahan yang memiliki peran dominan tumbuh 0,51%. Sementara untuk Pertanian,
        Kehutanan, dan Perikanan serta Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda
        Motor masing-masing mengalami kontraksi sebesar 17,70% dan 0,27%.




                                Gambar 3. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (q-to-q) (%)
                                                 Sumber: Badan Pusat Statistik



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                           III-4
Page 24
       PDB Menurut Pengeluaran
       Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2023 (c-to-c)
       Ekonomi Indonesia tahun 2023 tumbuh sebesar 5,05%. Pertumbuhan terjadi pada semua
       Komponen Pengeluaran. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen PK-LNPRT sebesar
       9,83%; diikuti Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 4,82%;
       Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 4,40%; Komponen PK-P sebesar
       2,95%; dan Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 1,32%. Sementara itu, Komponen Impor
       Barang dan Jasa (yang merupakan faktor pengurang dalam PDB menurut Pengeluaran)
       terkontraksi sebesar 1,65%.




                             Gambar 4. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (c-to-c) (%)
                                                 Sumber: Badan Pusat Statistik

        Struktur PDB Indonesia menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku tahun 2023 tidak
        menunjukkan perubahan yang berarti. Perekonomian Indonesia masih didominasi oleh
        Komponen PK-RT yang mencakup lebih dari separuh PDB Indonesia yaitu sebesar 53,18%;
        diikuti oleh komponen PMTB sebesar 29,33%; Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar
        21,75%; Komponen PK-P sebesar 7,45%; Komponen PK-LNPRT sebesar 1,25%; dan Komponen
        Perubahan Inventori sebesar 1,19%. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa memiliki
        peran sebesar 19,57%.
       Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2023 Terhadap Triwulan IV-2022 (y-on-y)
       Ekonomi Indonesia triwulan IV-2023 terhadap triwulan IV-2022 tumbuh sebesar 5,04% (y-on-y).
       Pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen PK-LNPRT sebesar 18,11%; diikuti Komponen
       PMTB sebesar 5,02%; Komponen PK-RT sebesar 4,47%; Komponen PK-P sebesar 2,81%; serta
       Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 1,64%. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan
       Jasa terkontraksi sebesar 0,15%.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                             III-5
Page 25
                             Gambar 5. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (y-on-y) (%)
                                                 Sumber: Badan Pusat Statistik

        Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2023 Terhadap Triwulan III-2023 (q-to-q)
        Ekonomi Indonesia pada triwulan IV-2023 dibanding triwulan III-2023 (q-to-q) tumbuh sebesar
        0,45%. Pertumbuhan terjadi pada semua Komponen Pengeluaran. Pertumbuhan tertinggi
        dicapai oleh Komponen PK-P sebesar 39,13%; diikuti oleh Komponen PK-LNPRT; Komponen
        Ekspor Barang dan Jasa; dan Komponen PMTB yang masing-masing tumbuh sebesar 11,75%;
        5,75%; dan 2,57%. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa tumbuh sebesar 4,31%.




                             Gambar 6. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (q-to-q) (%)
                                                 Sumber: Badan Pusat Statistik
3.2.2. Perkembangan Industri
       Perkembangan Industri Konstruksi
       Pertumbuhan ekonomi nasional pada Triwulan IV-2023 mencapai 5,04% (year on year/yoy),
       atau lebih tinggi ketimbang Triwulan III-2023 sebesar 4,94% (yoy). Pembangunan infrastruktur
       merupakan mobil penggerak pembangunan nasional. Keberadaan infrastruktur yang memadai
       akan berkontribusi pada kelancaran produksi maupun distribusi barang dan jasa yang dapat
       meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara dan meningkatkan pemerataan ekonomi di
       wilayah-wilayah. Pembangunan infrastruktur merupakan bagian integral dari pembangunan
       kelembagaan dan perekonomian yang bertumpu pada peningkatan produktivitas.
        Saat ini, pemerintah berfokus pada meningkatkan investasi, baik investasi publik maupun
        swasta, guna menaikkan ekspansi ekonomi Indonesia. Khususnya investasi di bidang


 Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                            III-6
Page 26
       infrastruktur dalam rangka peningkatan konektivitas di seluruh Indonesia. Pembangunan
       infrastruktur di Indonesia menjadi salah satu faktor meningkatnya peran sektor konstruksi
       terhadap perekonomian Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari besarnya kontribusi sektor
       konstruksi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 9,86 % pada triwulan III/2023.
       Adapun sepanjang kuartal IV-2023, sektor konstruksi tumbuh kencang melampaui kinerja
       pertumbuhan pada periode yang sama tahun lalu. Di sisi lain, kinerja pertumbuhan real estat
       cenderung stagnan.
       Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan sektor konstruksi tumbuh 7,68%
       secara tahunan atau (year on year/yoy) pada kuartal IV-2023, dengan kontribusi terhadap total
       produk domestik bruto (PDB) 10,49%. Laju pertumbuhan sektor konstruksi tercatat jauh lebih
       kencang dibandingkan realisasi pada kuartal III-2023 yang hanya menapai 6,39% yoy.
       Kontribusinya terhadap PDB saat itu pun hanya sebesar 9,86%. Hal ini dipengaruhi oleh
       pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan kemudian pembangunan jalan tol, dan
       beberapa pembangunan rumah. Sementara itu, untuk real estat, tumbuhnya hanya 2,18%
       dengan sumbangannya terhadap PDB hanya 2,41% yoy pada kuartal IV-2023. Pada kuartal III-
       2023, sektor real estat mampu mencatatkan pertumbuhan 2,21% dengan kontribusi ke PDB
       2,40%. Sepanjang tahun 2023 atau secara kumulatif (cumulative to cumulative/ctc),
       pertumbuhan sektor konstruksi sebesar 4,91% dengan kontribusi sebesar 9,92% dalam struktur
       PDB menurut lapangan usaha. Sedangkan real estat tumbuh 1,43% dengan distribusi 2,42%.
       Indikator penting yang menunjukkan fluktuasi konstruksi di Indonesia adalah Indeks Nilai
       Konstruksi yang Diselesaikan. Indeks ini menggambarkan perkembangan realisasi fisik pekerjaan
       konstruksi yang diselesaikan dalam satu triwulan pada suatu wilayah. Indeks nilai konstruksi
       yang diselesaikan sebesar 154,60 pada triwulan IV tahun 2022 dan 168,22 pada triwulan IV
       tahun 2023. Hal ini menunjukkan bahwa nilai konstruksi yang diselesaikan pada triwulan IV
       tahun 2023 tumbuh sebesar 8,81% dibanding triwulan yang sama tahun 2022 (y-on-y). Jika
       dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (q-to-q), nilai konstruksi yang diselesaikan
       meningkat sebesar 4,61%. Angka pertumbuhan ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan
       pertumbuhan q-to-q pada triwulan IV tahun 2022 yang hanya tumbuh sebesar 4,21%.




                     Gambar 1. Indeks dan Pertumbuhan (q-to-q) Nilai Konstruksi yang Diselesaikan Triwulanan
                                                Sumber: Badan Pusat Statistik




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                        III-7
Page 27
3.1.1. Analisis Operasional Dan Prospek Perusahaan
       Ditinjau dari segi kinerja keuangan tahun 2023, terjadi kenaikan pendapatan Perseroan sebesar
       4,89% dari semula pada tahun 2022 dan laba kotor mengalami penurunan -12,63% dan laba
       bersih mengalami penurunan -62.266,44%. Dari sisi aset dan ekuitas, Perseroan mengalami
       penurunan aset pada tahun 2023 sebesar -12,11%, dan ekuitas Perseroan juga menurun -
       45,28%.
       Tahun 2024 akan diwarnai oleh tantangan global yang signifikan. Proyeksi Dana Moneter
       Internasional (IMF) menyebutkan pertumbuhan ekonomi global akan melambat menjadi 2,9%,
       dipicu oleh perang di Ukraina, inflasi tinggi, dan kenaikan suku bunga. IMF memperkirakan inflasi
       global akan mencapai 6,5% pada tahun 2023, turun dari 8,8% pada tahun 2022. Namun, inflasi
       masih diperkirakan akan tetap tinggi pada tahun 2024, sebesar 4,1%. Selain itu, IMF
       memperkirakan suku bunga kebijakan global akan mencapai 5,2% pada tahun 2024, naik dari
       3,5% pada tahun 2022. Di sisi lain, menurut laporan Prospek Ekonomi Global (GEP) yang
       diterbitkan oleh Bank Dunia pada Januari 2024, ekonomi global diperkirakan akan mengalami
       perlambatan pertumbuhan dari 2,6% pada tahun 2023 menjadi 2,4% pada tahun 2024 yang
       merupakan perlambatan ketiga kalinya secara berturut-turut
       Terlepas dari tantangan global ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan akan
       meningkat, memposisikan dirinya di antara negara-negara G20 dan ASEAN. Tahun 2024 memiliki
       arti khusus karena Pemilihan Legislatif dan Presiden Indonesia, yang diperkirakan akan
       berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Tahun 2024, Pemerintah juga tetap memprioritaskan
       proyek infrastruktur mengingat proyek infrastruktur memainkan peran penting dan
       berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan
       pembangunan infrastruktur. Maka dari itu, arsitektur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
       (APBN) 2024 juga diarahkan untuk mendukung hal tersebut. Belanja negara dalam APBN 2024
       tercatat Rp3.325,1 triliun. Sementara, alokasi anggaran infrastruktur dalam APBN 2024 sebesar
       Rp422,7 triliun. Nilai ini naik 5,8% dari proyeksi realisasi anggaran infrastruktur 2023 sebesar
       Rp399,6 triliun.
       Prospek pasar yang positif diharapkan dapat melukiskan gambaran optimis industri konstruksi
       Indonesia di tahun mendatang, menanamkan kepercayaan di antara para pemangku
       kepentingan pelaku industri dalam negeri. Untuk menyikapi agenda infrastruktur pada 2024
       yang moderat disambut Perseroan dengan strategi yang tepat untuk mempercepat pemulihan
       secara berkelanjutan.
       Pertumbuhan ekonomi global yang masih dalam tren perlambatan pada tahun 2023 akan sedikit
       membaik di tahun 2024. IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi global melambat dari 3,5% di
       tahun 2022 menjadi 3,0% di tahun 2023, dan tetap stabil hingga tahun 2024. Sejalan dengan
       pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan volume perdagangan global yang telah tumbuh sebesar
       5,2% (yoy) pada tahun 2022 akan melambat di tahun 2023 ke level 2,0% (yoy) dan rebound ke
       level 3,7% (yoy) di tahun 2024. Negara berkembang diharapkan menjadi penopang utama
       pemulihan ekonomi global tahun 2024 di tengah prospek ekonomi negara maju yang masih
       lemah. Sementara itu, inflasi global yang di tahun 2023 diproyeksikan menyentuh 6,8% akan
       mereda di tahun 2024 ke sekitar 5,2%.
       Tren moderasi inflasi dan berkurangnya agresivitas pengetatan moneter memberi ruang bagi
       pemulihan global di tahun 2024. Tekanan inflasi global yang sudah mereda sejak tahun 2023
       akan terus melanjutkan moderasi hingga tahun 2024. Namun demikian, inflasi yang persisten


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                             III-8
Page 28
       tinggi di atas target jangka menengah berpotensi masih terjadi di beberapa negara maju. Seiring
       dengan tekanan inflasi global yang terus mereda, agresivitas pengetatan moneter di tahun 2024
       akan mereda dan pelonggaran diperkirakan akan dilakukan oleh beberapa negara utama,
       termasuk AS. Dalam dot plot terkini The Fed (Juni 2023), terindikasi suku bunga acuan Fed Funds
       Rate (FFR) akan turun ke level 4,50% di akhir tahun 2024. Meskipun demikian, tingkat suku
       bunga acuan tersebut relatif masih tinggi dan akan bertahan tinggi (higher for longer) dalam
       beberapa periode ke depan akibat inflasi yang masih di atas target. Di sisi fiskal, berbagai negara
       utama terus berupaya untuk memberikan daya dukung bagi perekonomian. Kebijakan fiskal
       yang sangat akomodatif terus diimplementasikan Tiongkok khususnya untuk pemulihan sektor
       properti, sementara dukungan fiskal di negara AS dan Eropa cenderung lebih terbatas akibat
       menyempitnya ruang fiskal dan tekanan inflasi yang masih tinggi.
       Prospek perekonomian global masih dibayangi berbagai tantangan yang berat. Meskipun
       pandemi Covid-19 sudah mereda, namun scarring effect yang ditimbulkan belum sepenuhnya
       teratasi, termasuk tekanan inflasi yang masih tinggi akibat disrupsi rantai pasok dan juga konflik
       Rusia – Ukraina yang belum usai. Tingginya tekanan inflasi telah mendorong pengetatan
       kebijakan moneter di banyak negara, terutama di negara maju, yang berakibat pada ketatnya
       likuiditas dan meningkatnya volatilitas di sektor keuangan global. Berbagai tantangan
       menyebabkan semakin kompleksnya respons kebijakan yang harus dilakukan di banyak negara,
       yang berpotensi disruptif dan mengancam prospek pemulihan ekonomi global. Tantangan
       tersebut juga bisa berdampak negatif bagi arus investasi asing yang masuk ke Indonesia, tingkat
       harga dan suku bunga, serta kinerja ekonomi domestik.
       Dengan memperhatikan arah dan strategi kebijakan fiskal tahun 2024 yang didesain untuk
       mendorong reformasi struktural dalam rangka percepatan transformasi ekonomi yang inklusif
       dan berkelanjutan dengan tetap memperhatikan pembiayaan anggaran yang inovatif, prudent
       dan sustainable, defisit anggaran diperkirakan akan berada pada tingkat 2,29 persen terhadap
       PDB atau lebih rendah dari outlook 2023.
       Pada tahun 2024, anggaran infrastruktur difokuskan mendukung transformasi ekonomi untuk
       pemerataan pembangunan, dengan arah kebijakan yaitu:
        a.    Mempercepat pembangunan infrastruktur penggerak ekonomi (konektivitas dan
              transportasi, energi dan ketenagalistrikan, dan pangan);
        b.    Memprioritaskan penyediaan infrastruktur pelayanan dasar dan proyek-proyek.
        c.    Mendukung percepatan penyelesaian pembangunan Ibu Kota Nusantara (“IKN”) secara
              bertahap dan berkelanjutan;
        d.    Melakukan pemerataan dan penguatan akses Teknologi Informasi dan Komunikasi (“TIK”)
              yang mendukung transformasi digital; dan
        e.    Mendorong pemberdayaan partisipasi badan usaha melalui skema Kerja Sama Pemerintah
              dengan Badan Usaha (“KPBU”) dalam pembangunan infrastruktur.
        Berdasarkan hal tersebut diatas Perseroan masih berusaha dalam menjaga operasi bisnisnya
        sekalipun dihadapkan pada sejumlah tantangan sepanjang tahun 2023. Catatan itu didukung
        oleh penjualan Perseroan yang diperoleh sebesar Rp22,53 triliun yang mayoritasnya
        disumbangkan oleh proyek infrastruktur dan gedung. Kontribusi lainnya berasal dari proyek
        energi dan industrial plant, sektor industri, serta realty dan properti. Sampai dengan Desember
        2023, Perseroan mendapatkan kontrak baru sebesar Rp29,25 triliun sehingga total kontrak



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                              III-9
Page 29
        dihadapi sampai dengan Desember 2023 yaitu sebesar Rp73,90 triliun. Kontrak baru yang
        berhasil didapatkan di antaranya adalah LPG Refrigated Jawa Timur Tahap 2 sebesar Rp3,58
        triliun, Tol Japek Selatan Seksi II sebesar Rp1,62 triliun, Bendungan Cijurey sebesar Rp725 miliar
        dan proyek lainnya. Perseroan juga tengah fokus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi
        digital. Saat ini, proses digitalisasi yang berlangsung di Perseroan telah mengubah secara
        signifikan cara kerja dari sisi perencanaan, proses pembangunan sampai pada monitoring dan
        evaluasi kinerja operasi dan keuangan proyek secara real time dan efektif.
        Untuk mengurangi tekanan utang berbunga yang membebani kinerja sekaligus memastikan
        kecukupan dana modal kerja operasi, di tahun 2023 Perseroan berinisiatif untuk melakukan
        restrukturisasi pinjaman perbankan di WIKA Induk. Skema penyelesaian utang melalui
        restrukturisasi telah disampaikan dan dikomunikasikan kepada kreditur yang terdiri dari Bank
        dan Institusi Keuangan, yaitu dengan mengajukan amandemen dan pemanjangan tenor utang
        yang direstrukturisasi serta penurunan tingkat suku bunga selama periode restrukturisasi.
       Dalam rangka mendukung pertumbuhan Perusahaan, WIKA memiliki beberapa strategi antara
       lain restrukturisasi keuangan, perbaikan tata kelola dan manajemen risiko, percepatan
       penagihan piutang bermasalah, asset recycling, perbaikan Portofolio Orderbook, penurunan
       operating expense, penurunan saldo pinjaman talangan supplier, serta penguatan struktur
       permodalan.

3.3. Alasan Dilakukannya Transaksi
     Alasan dilakukannya transaksi antara lain adalah:
     − Dengan dilakukannya transaksi, WIKA dapat membantu WINNER untuk meningkatkan
         solvabilitasnya sehingga akan meningkatkan kepercayaan dari perbankan atau lembaga
         keuangan lainnya.

3.4. Keuntungan Dan Kerugian Yang Bersifat Kualitatif Atas Transaksi Yang Akan Dilakukan
     Keuntungan Perseroan yang bersifat kualitatif adalah Perseroan sebagai induk WINNER dapat
     membantu memperbaiki kemampuan keuangan WINNER sehingga Perseroan dapat memperoleh
     reputasi sebagai induk perusahaan yang profesional dalam mengelola group Perseroan.
       Kerugian Perseroan yang bersifat kualitatif atas transaksi yang dilakukan tidak ada.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                             III-10
Page 30
                                                      BAB IV
                                               ANALISIS KUANTITATIF

4.1. Penilaian Atas Potensi Pendapatan, Aset, Kewajiban dan Kondisi Keuangan
4.1.1. Penilaian Kinerja Historis
       Kinerja historis diperoleh dari laporan keuangan WIKA periode 31 Desember 2019 – 2023
       (audited) dan periode 31 Desember 2023 (audited) oleh KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar
       & Rekan.
       Laporan Laba Rugi
        PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
        Laba Rugi (Rp.Juta)
                                                                                     Tahun
                            Uraian
                                                            2019         2020         2021         2022         2023
        PENDAPATAN BERSIH                                 27.212.914 16.536.382 17.809.718 21.480.792 22.530.356
        BEBAN POKOK PENDAPATAN                           (23.732.835) (15.011.596) (16.115.148) (19.278.402) (20.668.209)
        LABA KOTOR                                         3.480.079    1.524.785    1.694.570    2.202.390    1.862.146
        Beban usaha
          Umum dan administrasi                             (917.358)       (883.293)     (779.834)     (722.177)     (973.998)
          Penjualan                                          (13.185)        (11.276)       (8.579)       (4.762)      (10.271)
        LABA (RUGI) USAHA                                  2.549.536         630.216       906.156     1.475.451       877.878
        Pendapatan lain-lain                               1.182.571       3.067.647     1.471.688     1.557.288       697.835
        Beban lain-lain                                      (37.712)     (2.233.922)   (1.254.860)   (1.317.587)   (5.404.164)
        Beban keuangan                                      (884.252)     (1.221.502)   (1.157.284)   (1.371.878)   (3.206.109)
        Beban pajak penghasilan final                       (696.178)       (400.877)     (412.524)     (374.564)     (500.558)
        Bagian rugi entitas asosiasi                        (263.821)         (3.459)      (28.886)      (99.355)      (91.144)
        Bagian laba entitas ventura bersama                  939.112         472.172       672.373       306.726      (139.283)
        LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                          2.789.256         310.276       196.664       176.081    (7.765.545)
        PAJAK                                               (168.241)         12.067        17.760      (163.494)      (58.994)
        LABA (RUGI) BERSIH                                 2.621.015         322.343       214.425        12.586    (7.824.539)
        Penghasilan Komprehensif Lain                        (93.096)        (20.775)       22.375         5.284       (74.396)
        LABA KOMPREHENSIF                                  2.527.919         301.567       236.800        17.871    (7.898.935)
                                         Rata-rata
        Rasio Profitabilitas
                                         2019-2023
        Margin Laba Kotor                     10,01%          12,79%          9,22%         9,51%        10,25%         8,27%
        Margin Laba Usaha                      5,81%           9,37%          3,81%         5,09%         6,87%         3,90%
        Margin Laba Sebelum Pajak             -4,08%          10,25%          1,88%         1,10%         0,82%       -34,47%
        Margin Laba Bersih                    -4,38%           9,63%          1,95%         1,20%         0,06%       -34,73%
       Sumber : Laporan Keuangan tahun 2019 – 2023 (audited)




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                   IV-1
Page 31
       Laporan laba rugi yang telah disesuaikan pencatatannya yang meliputi EBITDA adalah sebagai
       berikut:
        PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
        Laba Rugi Penyesuaian (Rp.Juta)
                                                                                          Tahun
                            Uraian
                                                            2019         2020         2021         2022         2023
        PENDAPATAN BERSIH                                 27.212.914 16.536.382 17.809.718 21.480.792 22.530.356
        BEBAN POKOK PENDAPATAN                           (23.212.681) (14.496.897) (14.889.974) (18.787.282) (20.177.090)
        LABA KOTOR                                         4.000.233    2.039.485    2.919.744    2.693.509    2.353.266
        Beban usaha
          Umum dan administrasi                             (917.358)        (883.293)     (779.834)     (722.177)      (973.998)
          Penjualan                                          (13.185)         (11.276)       (8.579)       (4.762)       (10.271)
        EBITDA                                             3.069.690        1.144.916     2.131.331     1.966.570      1.368.997
        Depresiasi                                          (520.154)        (514.699)   (1.225.174)     (491.120)      (491.120)
        EBIT                                               2.549.536          630.216       906.156     1.475.451        877.878
        Pendapatan lain-lain                               1.182.571        3.067.647     1.471.688     1.557.288        697.835
        Beban lain-lain                                      (37.712)      (2.233.922)   (1.254.860)   (1.317.587)    (5.404.164)
        Beban keuangan                                      (884.252)      (1.221.502)   (1.157.284)   (1.371.878)    (3.206.109)
        Beban pajak penghasilan final                       (696.178)        (400.877)     (412.524)     (374.564)      (500.558)
        Bagian rugi entitas asosiasi                        (263.821)          (3.459)      (28.886)      (99.355)       (91.144)
        Bagian laba entitas ventura bersama                  939.112          472.172       672.373       306.726       (139.283)
        EBT                                                2.789.256          310.276       196.664       176.081     (7.765.545)
        PAJAK                                               (168.241)          12.067        17.760      (163.494)       (58.994)
        LABA BERSIH (EAT)                                  2.621.015          322.343       214.425        12.586     (7.824.539)
                                         Rata-rata
        Rasio Profitabilitas
                                         2019-2023
        EBITDA/Sales                           9,08%          11,28%           6,92%         11,97%        9,16%          6,08%
        EBIT/Sales                             5,81%           9,37%           3,81%          5,09%        6,87%          3,90%
        EBT/Sales                             -4,08%          10,25%           1,88%          1,10%        0,82%        -34,47%
        EAT/Sales                             -4,38%           9,63%           1,95%          1,20%        0,06%        -34,73%

       Analisis vertikal laporan laba rugi penyesuaian adalah sebagai berikut:
        Analisis Vertikal Laba Rugi Penyesuaian
                                                                                 Tahun
                                                                                                                      Rata-rata
                          Uraian
                                                       2019         2020          2021         2022        2023       2019-2023

        PENDAPATAN BERSIH                              100,00%       100,00%       100,00%     100,00%      100,00%      100,00%
        BEBAN POKOK PENDAPATAN                         -85,30%       -87,67%       -83,61%     -87,46%      -89,56%      -86,72%
        LABA KOTOR                                      14,70%        12,33%        16,39%      12,54%       10,44%       13,28%
        Beban usaha
          Umum dan administrasi                         -3,37%        -5,34%        -4,38%        -3,36%     -4,32%       -4,16%
          Penjualan                                     -0,05%        -0,07%        -0,05%        -0,02%     -0,05%       -0,05%
        EBITDA                                          11,28%         6,92%        11,97%         9,16%      6,08%        9,08%
        Depresiasi                                      -1,91%        -3,11%        -6,88%        -2,29%     -2,18%       -3,27%
        EBIT                                             9,37%         3,81%         5,09%         6,87%      3,90%        5,81%
        Pendapatan lain-lain                             4,35%        18,55%         8,26%         7,25%      3,10%        8,30%
        Beban lain-lain                                 -0,14%       -13,51%        -7,05%        -6,13%    -23,99%      -10,16%
        Beban keuangan                                  -3,25%        -7,39%        -6,50%        -6,39%    -14,23%       -7,55%
        Beban pajak penghasilan final                   -2,56%        -2,42%        -2,32%        -1,74%     -2,22%       -2,25%
        Bagian rugi entitas asosiasi                    -0,97%        -0,02%        -0,16%        -0,46%     -0,40%       -0,40%
        Bagian laba entitas ventura bersama              3,45%         2,86%         3,78%         1,43%     -0,62%        2,18%
        EBT                                             10,25%         1,88%         1,10%         0,82%    -34,47%       -4,08%
        PAJAK                                           -0,62%         0,07%         0,10%        -0,76%     -0,26%       -0,29%
        LABA BERSIH (EAT)                                9,63%         1,95%         1,20%         0,06%    -34,73%       -4,38%
        Penghasilan Komprehensif Lain                   -0,34%        -0,13%         0,13%         0,02%     -0,33%       -0,13%
        LABA KOMPREHENSIF                                9,29%         1,82%         1,33%         0,08%    -35,06%       -4,51%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                     IV-2
Page 32
       Analisis horizontal laba rugi penyesuaian adalah sebagai berikut:
        Analisis Horizontal Laba Rugi Penyesuaian
                                                                               Tahun                               Rata-rata
                          Uraian
                                                       2019         2020       2021        2022         2023       2019-2023

        PENDAPATAN BERSIH                                     n/a    -39,23%     7,70%      20,61%         4,89%       -1,51%
        BEBAN POKOK PENDAPATAN                                n/a    -37,55%     2,71%      26,17%         7,40%       -0,32%
        LABA KOTOR                                            n/a    -49,02%    43,16%      -7,75%       -12,63%       -6,56%
        Beban usaha
          Umum dan administrasi                               n/a     -3,71%    -11,71%      -7,39%       34,87%        3,01%
          Penjualan                                           n/a    -14,48%    -23,91%     -44,49%      115,67%        8,20%
        EBITDA                                                n/a    -62,70%     86,16%      -7,73%      -30,39%       -3,67%
        Depresiasi                                            n/a     -1,05%    138,04%     -59,91%        0,00%       19,27%
        EBIT                                                  n/a    -75,28%     43,78%      62,83%      -40,50%       -2,29%
        Pendapatan lain-lain                                  n/a    159,40%    -52,03%       5,82%      -55,19%       14,50%
        Beban lain-lain                                       n/a   5823,60%    -43,83%       5,00%      310,16%     1523,73%
        Beban keuangan                                        n/a     38,14%     -5,26%      18,54%      133,70%       46,28%
        Beban pajak penghasilan final                         n/a    -42,42%      2,91%      -9,20%       33,64%       -3,77%
        Bagian rugi entitas asosiasi                          n/a    -98,69%    735,10%     243,96%       -8,26%      218,03%
        Bagian laba entitas ventura bersama                   n/a    -49,72%     42,40%     -54,38%     -145,41%      -51,78%
        EBT                                                   n/a    -88,88%    -36,62%     -10,47%    -4510,21%    -1161,54%
        PAJAK                                                 n/a   -107,17%     47,18%   -1020,56%      -63,92%     -286,12%
        LABA BERSIH (EAT)                                     n/a    -87,70%    -33,48%     -94,13%   -62266,44%   -15620,44%
        Penghasilan Komprehensif Lain                         n/a    -77,68%   -207,70%     -76,38%    -1507,83%     -467,40%
        LABA KOMPREHENSIF                                     n/a    -88,07%    -21,48%     -92,45%   -44300,07%   -11125,52%

       Berdasarkan analisis horizontal laba rugi penyesuaian, pertumbuhan pendapatan bersih
       Perseroan selama tahun 2019 – 2023 cenderung fluktuatif dengan rata-rata pertumbuhan
       negatif sebesar -1,51%. Kemudian, berdasarkan analisis vertikal laba rugi penyesuaian, beban
       pokok pendapatan cenderung berfluktuasi dari 85,30% terhadap pendapatan di tahun 2019
       menjadi 89,56% pada tahun 2023.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                 IV-3
Page 33
       Laporan Posisi Keuangan
        PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
        Posisi Keuangan (Rp.Juta)
                                                                                             Tahun
                                Uraian
                                                                   2019         2020          2021          2022          2023
        ASET
        Aset Lancar
        Kas dan setara kas                                        10.346.734   14.951.761     6.983.870     5.669.693     3.233.071
        Piutang usaha                                              4.461.896    2.175.553     2.266.835     2.828.398     3.310.322
        Piutang retensi                                            1.747.515    1.649.588     1.256.818     1.264.153     1.572.096
        Tagihan bruto pemberi kerja                               11.043.029    8.356.967     4.067.667     4.537.979     2.463.049
        Persediaan                                                 6.854.730    9.813.054    10.934.221    12.012.496    11.411.412
        Piutang yang belum ditagih                                 2.155.277    2.301.754     2.214.485     1.316.134       754.219
        Piutang lain-lain - bag. lancar                            2.041.103    4.826.182     1.083.748     1.309.839       299.796
        Uang muka - bag. lancar                                      995.191      862.323       773.692     1.095.052       879.097
        Jaminan usaha                                                105.823       97.722       111.047       339.808       342.873
        Aset keuangan                                                    -            -             -             -             -
        Pajak dibayar dimuka                                       1.694.631    2.139.156     1.724.203     1.547.098     1.567.878
        Biaya dibayar dimuka                                         889.544      806.886       929.061     1.280.008       965.398
        Pekerjaan dalam proses                                           -            -       4.840.988     6.434.138     4.002.444
        Jumlah Aset Lancar                                        42.335.472   47.980.946    37.186.634    39.634.795    30.801.656
        Aset Tidak Lancar
        Aset tetap
           Nilai perolehan                                         7.213.672    7.727.439    12.614.919    12.579.010    12.821.067
           Akumulasi penyusutan                                    2.059.138    2.556.883     3.782.057     4.273.176     4.705.367
           Nilai buku                                              5.154.534    5.170.557     8.832.862     8.305.834     8.115.700
        Piutang usaha - bag. tidak lancar                                -            -             -             -             -
        Piutang lain-lain - bag. tidak lancar                      2.716.989          -             -             -             -
        Piutang belum ditagih - bag. tidak lancar                        -            -             -             -             -
        Uang muka - bag. tidak lancar                                280.000      280.000     3.885.355           -             -
        Aset real estat                                            1.181.772    1.215.038     2.033.627     2.081.813     2.103.448
        Investasi pada entitas asosiasi                            1.257.123    1.709.108     1.864.824     2.059.784     1.854.701
        Investasi pada ventura bersama                             3.761.023    4.622.540     6.371.991    11.636.485    12.022.212
        Properti investasi - neto                                  1.963.939    2.022.806     1.919.753     1.978.947     1.308.364
        Aset kerjasama operasi                                           -            -         422.499       920.306       267.839
        Goodwill                                                       4.847        4.847         4.847         4.847         4.847
        Investasi jangka panjang lainnya                             583.456      781.391     1.044.858     1.010.545     1.029.675
        Aset takberwujud                                           2.394.490    3.864.332     5.128.200     6.484.152     7.601.854
        Aset pajak tangguhan                                          38.149       63.689        90.880        68.072        32.193
        Aset lain-lain                                               439.054      393.931       599.463       884.027       838.747
        Jumlah Aset Tidak Lancar                                  19.775.375   20.128.239    32.199.160    35.434.810    35.179.580
        JUMLAH ASET                                               62.110.847   68.109.185    69.385.794    75.069.604    65.981.236
        LIABILITAS DAN EKUITAS
        Liabilitas Jangka Pendek
        Pinjaman jangka pendek                                     5.108.850   15.363.351    14.089.945    14.782.733    17.613.134
        Utang usaha                                               12.762.368   14.241.491    12.824.151    12.816.199     9.339.844
        Utang lain-lain                                               88.037      475.183     1.221.329     1.224.052       942.284
        Kewajiban bruto pemberi kerja                                    -            -             -             -             -
        Utang pajak                                                  404.838      329.076       409.939       367.499       757.471
        Uang muka dari pelanggan jangka pendek                       862.718    1.495.257       645.718       297.056       602.423
        Beban akrual                                               9.743.758    6.503.697     5.776.223     5.731.970     5.399.695
        Pendapatan diterima dimuka                                   300.036      111.220        93.115       196.106       294.179
        Bagian jangka pendek dari:
           Pinjaman jangka menengah                                  750.000    5.605.000     1.345.000       255.000     1.545.000
           Liabilitas sewa                                            78.850       44.194       100.152        73.170        44.130
           Pinjaman jangka panjang                                   250.000          -         463.998       391.546       189.334
           Obligasi                                                      -            -             -             -       1.066.000
           Sukuk mudharabah                                              -            -             -             -         643.800
        Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                           30.349.457   44.168.468    36.969.570    36.135.331    38.437.294
        Liabilitas Jangka Panjang
        Liabilitas imbalan paska kerja                               243.213      180.733       219.811       163.441       269.871
        Liabilitas pajak tangguhan                                   171.749       98.483        91.021       116.144        77.043
        Uang muka dari pelanggan jangka panjang                          -            -         317.844       448.831       239.959
        Uang muka proyek jangka panjang                            2.664.565    1.434.956     1.262.797     2.001.511     1.390.092
        Utang lain-lain                                              573.881      304.164       124.514       129.491       108.252
        Bagian jangka panjang dikurangi bagian
        jangka   pendek:
           Pinjaman    jangka menengah                             7.351.873    1.789.410       545.000     1.545.000       235.000
           Liabilitas sewa                                           166.955      116.620       248.981       178.933       110.643
           Pinjaman jangka panjang                                 1.373.421    1.367.695     4.186.190     4.730.088     5.723.225
        Utang ventura bersama                                            -            -         528.702       681.250        77.287
        Obligasi                                                         -      1.491.232     5.706.287     8.664.562     7.602.943
        Sukuk mudharabah                                                 -        500.000     1.750.000     2.781.815     2.138.015
        Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                          12.545.657    7.283.292    14.981.147    21.441.067    17.972.329
        JUMLAH LIABILITAS                                         42.895.114   51.451.760    51.950.717    57.576.398    56.409.623
        Ekuitas
        Modal saham                                                  896.995      896.995       896.995       896.995       896.995
        Modal saham diperoleh kembali                                    -           (110)         (110)         (110)         (110)
        Tambahan modal disetor                                     6.556.306    6.555.499     6.555.499     6.555.499     6.555.499
        Perubahan ekuitas entitas anak                             1.190.672    1.238.084     1.137.690     1.139.038     1.121.143
        Saldo (defisit) laba                                       7.261.130    4.390.063     4.457.009     4.372.391    (2.823.649)
        Surat berharga perpetual                                     597.600      597.600           -             -             -
        Kepentingan non pengendali                                 2.713.030    2.979.294     4.387.995     4.529.394     3.821.735
        Jumlah Ekuitas                                            19.215.733   16.657.425    17.435.078    17.493.206     9.571.613
        JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                             62.110.847   68.109.185    69.385.794    75.069.604    65.981.236
                                                    Rata-rata
        Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
                                                    2019-2023
        Current Ratio                                  107,71%      139,49%      108,63%       100,59%       109,68%        80,13%
        Debt to Equity Ratio                           349,71%      223,23%      308,88%       297,97%       329,14%       589,34%
        Debt to Asset Ratio                              76,33%      69,06%       75,54%        74,87%        76,70%        85,49%

       Sumber : Laporan Keuangan tahun 2019 – 2023 (audited)



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                            IV-4
Page 34
       Laporan Arus Kas
        PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
        Laporan Arus Kas (Rp.Juta)
                                                                                                      Tahun
                                  Uraian
                                                                       2019           2020             2021           2022           2023
        ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
        Penerimaan kas dari pelanggan                                 25.418.730 19.238.418 13.865.691 22.163.558 23.763.968
        Pembayaran kepada pemasok                                    (21.756.257) (16.185.826) (15.610.594) (23.028.964) (24.598.626)
        Pembayaran kepada direksi dan karyawan                        (1.659.168) (1.804.821) (1.571.681) (1.754.577) (1.649.915)
        Penerimaan (pembayaran) pajak-pajak                             (501.990) (1.106.492)     (762.103)    (335.280)    (562.392)
        Penerimaan restitusi pajak                                           -            -        338.642       73.668      151.731
        Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Operasi       1.501.315      141.279   (3.740.044) (2.881.595) (2.895.234)
        ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
        Penambahan aset takberwujud                                   (1.680.166)   (2.369.202)     (1.266.288)     (1.236.338)    (1.221.363)
        Pengembalian (penambahan) jaminan usaha                             (722)        8.101         (13.325)       (228.761)         (3.066)
        Pembelian aset tetap                                          (1.058.279)     (652.239)       (596.714)       (176.469)      (164.644)
        Penjualan aset tetap                                                 -             -               -                -            2.098
        Penambahan properti investasi                                    (16.891)     (159.068)         (1.887)             -              -
        Penjualan aset kerjasama operasi                                     -             -               -                -         644.813
        Penambahan aset kerjasama operasi                                    -             -          (155.775)       (112.957)            -
        Penempatan saham pada entitas asosiasi                          (381.595)      (65.830)        (82.651)       (132.591)            -
        Penjualan saham pada entitas asosiasi                            872.465           -           100.480              -              -
        Penambahan pinjaman jangka panjang kepada entitas asosiasi      (635.951)     (922.524)        (18.798)       (280.596)         80.422
        Pengembalian setoran modal entitas asosiasi                          -             -               -                -           50.000
        Pengembalian (penambahan) investasi ventura bersama           (1.008.745)     (389.345)       (548.376)        278.854       (645.561)
        Penjualan saham pada investasi lainnya                               -             -               -           239.087             -
        Penambahan uang muka investasi                                   (97.222)     (111.190)            -        (1.503.624)        (10.000)
        Penjualan saham pada entitas anak                                                                              192.000             -
        Pengembalian (penambahan) aset lain-lain                       (300.709)        36.391          (26.351)         11.147        (11.936)
        Penambahan aset real estat                                     (949.989)      (154.293)             -               -              -
        Penambahan tanah untuk pengembangan                                  -             -          (813.745)         (91.202)       (74.669)
        Penambahan tanah yang sedang dikembangkan                      (200.908)      (292.546)       (329.368)       (124.738)            -
        Penerimaan bunga                                                216.028        173.807         107.023       1.310.226          34.360
        Penambahan investasi lainnya                                     (24.188)     (161.642)         (65.273)      (111.079)        (16.500)
        Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Investasi   (5.266.871)    (5.059.580)     (3.711.048)     (1.967.043)    (1.336.045)
        ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
        Pinjaman jangka pendek
          Penerimaan pinjaman                                         20.535.469 23.839.153                -          692.788      3.007.314
          Pembayaran pinjaman                                        (19.626.651) (13.584.652)      (1.273.405)           -              -
        Pinjaman jangka menengah
          Penerimaan pinjaman                                         2.000.000            -               -               -              -
          Pembayaran pinjaman                                          (250.000)      (750.000)     (5.599.410)        (90.000)       (20.000)
        Pinjaman Jangka panjang
          Penerimaan pinjaman                                          1.002.115       243.111       3.270.377         827.859        951.718
          Pembayaran pinjaman                                         (2.181.974)     (498.837)       (440.455)       (356.412)      (337.707)
        Pinjaman jangka panjang
          Penerimaan obligasi                                                -        1.500.000       4.250.000      2.954.880             -
          Pembayaran liabilitas sewa                                      (5.123)        (84.992)        (95.167)       (97.030)       (97.331)
        Pembayaran utang sewa pembiayaan                                     -               -               -              -              -
        Penerimaan sukuk mudharabah                                          -          500.000       1.250.000      1.031.815             -
        Pembayaran biaya emisi obligasi                                      -            (8.768)        (38.161)       (36.958)           -
        Pembayaran biaya sukuk mudharabah                                    -            (2.923)        (14.437)       (11.803)           -
        Penerimaan surat berharga perpetual                                  -               -         (600.000)            -              -
        Penjualan modal saham diperoleh kembali                           10.858             -               -              -              -
        Penambahan saham entitas anak                                     67.612        159.845              -              -              -
        Pembayaran dividen perusahaan                                  (346.052)       (457.008)             -              -              -
        Pembayaran dividen entitas anak                                (103.946)         (91.562)        (21.720)       (16.057)       (22.649)
        Pembayaran bunga perpetual                                       (63.000)        (63.000)        (63.000)           -              -
        Setoran modal dari entitas non pengendali                            -               -             8.600            -              -
        Modal saham diperoleh kembali                                        -              (918)            -              -              -
        Pembayaran bunga pinjaman                                      (884.252)     (1.221.502)     (1.157.284)    (1.371.878)    (1.675.221)
        Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Pendanaan      155.057       9.477.948        (524.062)     3.527.203      1.806.126
        KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS & SETARA KAS                 (3.610.499)      4.559.647     (7.975.154)     (1.321.435)    (2.425.153)
        KAS & SETARA KAS AWAL TAHUN                                  13.973.766     10.346.734      14.951.761       6.983.870      5.669.693
        Pengaruh perubahan kurs mata uang asing                          (16.533)         45.380           7.262          7.259        (11.469)
        KAS & SETARA KAS AKHIR TAHUN                                 10.346.734     14.951.761        6.983.870      5.669.693      3.233.071
       Sumber : Laporan Keuangan tahun 2019 – 2023 (audited)




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                                  IV-5
Page 35
       Pendapatan
       Komposisi pendapatan berdasarkan segmen pendapatan dalam tahun 2019 – 2023 adalah
       sebagai berikut:
        PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
        Komposisi Pendapatan Berdasarkan Segmen Pendapatan
                                                                           Tahun                                 Rata-rata
                     Uraian
                                               2019          2020           2021         2022         2023       2019-2023
        Komposisi Pendapatan
        (%)
          Infrastruktur dan Gedung              64,62%        51,36%         52,95%       50,24%       52,63%       54,36%
          Industri Beton                        15,71%        30,61%         25,83%       26,49%       22,27%       24,18%
          Energi dan Industrial Plant           14,37%        14,81%         18,61%       18,04%       18,20%       16,81%
          Hotel                                  0,00%         0,00%          1,28%        3,30%        3,86%        1,69%
          Realty dan Properti                    5,29%         3,22%          1,29%        1,05%        2,66%        2,70%
          Investasi                              0,00%         0,00%          0,04%        0,89%        0,37%        0,26%
          Jumlah                               100,00%       100,00%        100,00%      100,00%      100,00%      100,00%
        (Rp.Juta)
          Infrastruktur dan Gedung         17.585.246      8.492.522       9.430.244   10.792.249   11.857.978
          Industri Beton                    4.276.293      5.061.921       4.601.080    5.689.399    5.017.322
          Energi dan Industrial Plant       3.911.782      2.448.889       3.313.902    3.875.611    4.101.581
          Hotel                                   -              -           228.179      708.176      869.199
          Realty dan Properti               1.439.594        533.049         229.717      224.896      600.410
          Investasi                               -              -             6.597      190.460       83.865
          Jumlah                           27.212.914     16.536.382      17.809.718   21.480.792   22.530.356

       Komposisi pendapatan Perseroan terdiri atas penjualan emas, perak dan tembaga katoda serta
       lain-lain. Selama tahun 2019 – 2023 komposisi pendapatan didominasi oleh pendapatan
       infrastruktur dan gedung dengan rata-rata terhadap seluruh pendapatan sebesar 54,36% diikuti
       oleh pendapatan industri beton dengan rata-rata sebesar 24,18%, pendapatan energi dan
       industrial plant dengan rata-rata sebesar 16,81%, pendapatan realty dan properti dengan rata-
       rata sebesar 2,70%, pendapatan hotel sebesar 1,69% dan pendapatan investasi dengan rata-
       rata sebesar 0,26%. Tahun 2022, komposisi pendapatan Perseroan terdiri dari pendapatan atas
       infrastruktur dan gedung dengan sebesar 50,24% diikuti oleh pendapatan industri beton sebesar
       26,49%, pendapatan energi dan industrial plant sebesar 18,04%, pendapatan realty dan properti
       sebesar 1,05%, pendapatan hotel sebesar 3,30% dan pendapatan investasi sebesar 0,89%.
       Tahun 2023, komposisi pendapatan Perseroan terdiri dari pendapatan atas infrastruktur dan
       gedung dengan sebesar 52,63% diikuti oleh pendapatan industri beton sebesar 22,27%,
       pendapatan energi dan industrial plant sebesar 18,20%, pendapatan realty dan properti sebesar
       2,66%, pendapatan hotel sebesar 3,86% dan pendapatan investasi sebesar 0,37%.
       Pertumbuhan pendapatan berdasarkan segmen pendapatan dalam tahun 2019 – 2023 adalah
       sebagai berikut:
        Pertumbuhan Pendapatan Berdasarkan Segmen Pendapatan
                                                          Tahun                                                  Rata-rata
                     Uraian
                                      2019     2020        2021                          2022         2023       2019-2023
        (%)
          Infrastruktur dan Gedung         n/a  -51,71%      11,04%                       14,44%        9,87%       -4,09%
          Industri Beton                   n/a   18,37%      -9,10%                       23,65%      -11,81%        5,28%
          Energi dan Industrial Plant      n/a  -37,40%      35,32%                       16,95%        5,83%        5,18%
          Hotel                            n/a       n/a         n/a                     210,36%       22,74%      116,55%
          Realty dan Properti              n/a  -62,97%     -56,91%                       -2,10%      166,97%       11,25%
          Investasi                        n/a       n/a         n/a                    2787,16%      -55,97%     1365,60%
          Jumlah                           n/a  -39,23%       7,70%                       20,61%        4,89%       -1,51%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                IV-6
Page 36
       Perseroan mencatatkan pendapatan tahun 2019 sebesar Rp 27.212.914 juta. Pada tahun 2020,
       pertumbuhan pendapatan Perseroan menurun -39,23% menjadi Rp 16.536.382 juta. Tahun
       2021, pertumbuhan pendapatan meningkat 7,70% sehingga total pendapatan menjadi Rp
       17.809.718 juta. Pada tahun 2022, pertumbuhan pendapatan kembali meningkat 20,61%
       menjadi Rp 21.480.792 juta. Pada tahun 2023, pertumbuhan pendapatan kembali mengalami
       peningkatan 4,89% menjadi Rp 22.530.356 juta.
       Aset
       Perkembangan komposisi aset perusahaan dalam tahun 2019 – 2023 adalah sebagai berikut:
        Komposisi Aset
                                                                           Tahun                                 Rata-rata
                     Uraian
                                               2019           2020          2021         2022         2023       2019-2023
        (%)
        Aset Lancar                             68,16%         70,45%        53,59%       52,80%       46,68%       58,34%
        Aset Tidak Lancar                       31,84%         29,55%        46,41%       47,20%       53,32%       41,66%
          Jumlah                               100,00%        100,00%       100,00%      100,00%      100,00%      100,00%
        (Rp.Juta)
        Aset Lancar                        42.335.472       47.980.946    37.186.634   39.634.795   30.801.656
        Aset Tidak Lancar                  19.775.375       20.128.239    32.199.160   35.434.810   35.179.580
          Jumlah                           62.110.847       68.109.185    69.385.794   75.069.604   65.981.236

       Pada tahun 2019 – 2023, mayoritas komposisi aset Perseroan berupa aset lancar dengan rata-
       rata proporsi terhadap total aset sebesar 58,34% aset tidak lancar dan 41,66% aset tidak lancar.
       Komposisi aset lancar terbesar berupa persediaan, sedangkan komposisi aset tidak lancar
       didominasi utamanya oleh investasi pada ventura bersama. Pada tahun 2022, komposisi aset
       Perseroan terdiri dari 52,80% aset lancar dan 47,20% aset tidak lancar. Di tahun 2023, komposisi
       aset Perseroan terdiri dari 46,68% aset lancar dan 53,32% aset tidak lancar.
       Selanjutnya, pertumbuhan aset perusahaan disajikan sebagai berikut:
        Pertumbuhan Aset
                                                                           Tahun                                 Rata-rata
                     Uraian
                                               2019           2020          2021         2022         2023       2019-2023
        (%)
        Aset Lancar                                   n/a      13,34%        -22,50%       6,58%       -22,29%      -6,22%
        Aset Tidak Lancar                             n/a       1,78%         59,97%      10,05%        -0,72%      17,77%
          Jumlah                                      n/a       9,66%          1,87%       8,19%       -12,11%       1,90%

       Selama tahun 2019 – 2023, pertumbuhan aset Perseroan cenderung fluktuatif dengan tingkat
       pertumbuhan rata-rata sebesar 1,90%. Di tahun 2019, Perseroan membukukan aset sebesar Rp
       62.110.847 juta yang terdiri Rp 42.335.472 juta aset lancar dan Rp 19.775.375 juta aset tidak
       lancar, hingga tahun 2023 aset Perseroan menjadi Rp 65.981.236 juta yang terdiri dari Rp
       30.801.656 juta aset lancar dan Rp 35.179.580 juta aset tidak lancar.
       Liabilitas
       Perkembangan komposisi liabilitas dalam tahun 2019 – 2023 adalah sebagai berikut:
        Komposisi Liabilitas
                                                                           Tahun                                 Rata-rata
                     Uraian
                                               2019           2020          2021         2022         2023       2019-2023
        (%)
        Liabilitas Jangka Pendek                70,75%         85,84%        71,16%       62,76%       68,14%       71,73%
        Liabilitas Jangka Panjang               29,25%         14,16%        28,84%       37,24%       31,86%       28,27%
           Jumlah                              100,00%        100,00%       100,00%      100,00%      100,00%      100,00%
        (Rp.Juta)
        Liabilitas Jangka Pendek           30.349.457       44.168.468    36.969.570   36.135.331   38.437.294
        Liabilitas Jangka Panjang          12.545.657        7.283.292    14.981.147   21.441.067   17.972.329
           Jumlah                          42.895.114       51.451.760    51.950.717   57.576.398   56.409.623



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                IV-7
Page 37
       Pada tahun 2019 – 2023, komposisi liabilitas Perseroan rata-rata didominasi oleh liabilitas
       jangka pendek dengan rata-rata proporsi terhadap total liabilitas sebesar 71,73% diikuti liabilitas
       jangka panjang sebesar 28,27%. Komposisi liabilitas jangka pendek didominasi utamanya oleh
       pinjaman jangka pendek, sedangkan komposisi liabilitas jangka panjang terbesar berupa
       obligasi. Pada tahun 2022, komposisi liabilitas Perseroan terdiri dari 62,76% liabilitas jangka
       pendek dan 37,24% liabilitas jangka panjang. Di tahun 2023, komposisi liabilitas Perseroan
       terdiri dari 68,14% liabilitas jangka pendek dan 31,86% liabilitas jangka panjang.
       Selanjutnya, pertumbuhan liabilitas Perseroan disajikan sebagai berikut:
        Pertumbuhan Liabilitas
                                                                          Tahun                         Rata-rata
                     Uraian
                                               2019          2020          2021     2022      2023      2019-2023
        (%)
        Liabilitas Jangka Pendek                      n/a      45,53%     -16,30%    -2,26%     6,37%       8,34%
        Liabilitas Jangka Panjang                     n/a     -41,95%     105,69%    43,12%   -16,18%      22,67%
           Jumlah                                     n/a      19,95%       0,97%    10,83%    -2,03%       7,43%

       Selama tahun 2019 – 2023, pertumbuhan liabilitas Perseroan cenderung fluktuatif dengan
       tingkat pertumbuhan liabilitas rata-rata sebesar 7,43%. Tahun 2019, Perseroan membukukan
       liabilitas sebesar Rp 42.895.114 juta. Tahun 2020, pertumbuhan liabilitas Perseroan meningkat
       sebesar 19,95% sehingga total liabilitas menjadi Rp 51.451.760 juta. Di tahun 2021,
       pertumbuhan liabilitas Perseroan kembali meningkat 0,97% menjadi Rp 51.950.717 juta. Tahun
       2022, pertumbuhan liabilitas Perseroan kembali mengalami peningkatan 10,83% sehingga total
       liabilitas menjadi Rp 57.576.398 juta. Di tahun 2023, pertumbuhan liabilitas Perseroan menurun
       -2,03% sehingga total liabilitas menjadi Rp 56.409.623 juta.
       Penilaian Arus Kas
       Di tahun 2019, Perseroan memperoleh kas dari aktivitas operasi sebesar Rp 1.501.315 juta yang
       utamanya berasal dari penerimaan kas dari pelanggan. Pada tahun 2020, Perseroan
       memperoleh kas dari aktivitas operasi sebesar Rp 141.279 juta yang utamanya berasal dari
       penerimaan kas dari pelanggan. Di tahun 2021, Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas
       operasi sebesar Rp 3.740.044 juta yang utamanya disebabkan oleh pembayaran kepada
       pemasok. Pada tahun 2022, Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas operasi sebesar Rp
       2.881.595 juta utamanya untuk pembayaran kepada pemasok. Tahun 2023, Perseroan
       menggunakan kas untuk aktivitas operasi sebesar Rp 2.895.234 juta utamanya untuk
       pembayaran kepada pemasok.
       Selanjutnya tahun 2019, Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas investasi sebesar Rp
       5.266.871 juta utamanya untuk penambahan aset takberwujud. Pada tahun 2020, Perseroan
       menggunakan kas untuk aktivitas investasi sebesar Rp 5.059.580 juta utamanya untuk
       penambahan aset takberwujud. Pada tahun 2021, Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas
       investasi sebesar Rp 3.711.048 juta utamanya untuk penambahan aset takberwujud. Di tahun
       2022, Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas investasi sebesar Rp 1.967.043 juta utamanya
       untuk penambahan uang muka investasi. Tahun 2023, Perseroan menggunakan kas untuk
       aktivitas investasi sebesar Rp 1.336.045 juta utamanya untuk penambahan aset takberwujud.
       Tahun 2019, Perseroan memperoleh kas dari aktivitas pendanaan sebesar Rp 155.057 juta
       utamanya berasal dari penerimaan pinjaman jangka pendek. Pada tahun 2020, Perseroan
       memperoleh kas dari aktivitas pendanaan sebesar Rp 9.477.948 juta utamanya berasal dari
       penerimaan pinjaman jangka pendek. Di tahun 2021, Perseroan menggunakan kas untuk


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                       IV-8
Page 38
       aktivitas pendanaan sebesar Rp 524.062 juta utamanya untuk pembayaran pinjaman jangka
       menengah. Tahun 2022, Perseroan memperoleh kas dari aktivitas pendanaan sebesar Rp
       3.527.203 juta utamanya berasal dari penerimaan obligasi pinjaman jangka panjang. Tahun
       2023, Perseroan memperoleh kas dari aktivitas pendanaan sebesar Rp 1.806.126 juta utamanya
       berasal dari penerimaan pinjaman jangka pendek.
       Kas Perseroan di tahun 2019 tercatat sebesar Rp 10.346.734 juta yang utamanya berasal dari
       kas awal tahun dan kas aktivitas operasi yang positif. Di tahun 2020 kas Perseroan meningkat
       44,51% menjadi Rp 14.951.761 juta yang disebabkan oleh perolehan kas dari aktivitas
       pendanaan. Tahun 2021 kas Perseroan mengalami penurunan -53,29% menjadi Rp 6.983.870
       juta yang utamanya karena kas aktivitas pendanaan yang negatif. Pada tahun 2022 kas
       Perseroan kembali menurun -18,82% menjadi Rp 5.669.693 juta yang utamanya karena kas
       aktivitas operasi yang negatif. Tahun 2023 kas Perseroan mengalami penurunan -42,98%
       menjadi Rp 3.233.071 juta yang utamanya disebabkan oleh arus kas aktivitas operasi negatif.
       Saldo kas pada setiap tahun selalu positif karena kebutuhan kas untuk operasi dan investasi
       disesuaikan dengan pendanaannya.
4.1.2. Analisis Rasio Keuangan
       Rasio keuangan disajikan sebagai berikut:
        PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
        Analisis Rasio
                                                                             Tahun                        Rata-rata
                        Uraian
                                                    2019          2020        2021      2022      2023    2019-2023
        Pertumbuhan Pendapatan                             n/a    -39,23%       7,70%    20,61%     4,89%    -1,51%
        Rasio Profitabilitas
        EBITDA/Sales                                 11,28%         6,92%     11,97%     9,16%      6,08%     9,08%
        EBIT/Sales                                    9,37%         3,81%      5,09%     6,87%      3,90%     5,81%
        EBT/Sales                                    10,25%         1,88%      1,10%     0,82%    -34,47%    -4,08%
        EAT/Sales                                     9,63%         1,95%      1,20%     0,06%    -34,73%    -4,38%
        ROE                                          13,64%         1,94%      1,23%     0,07%    -81,75%   -12,97%
        ROA                                           4,22%         0,47%      0,31%     0,02%    -11,86%    -1,37%
        Rasio Efektivitas
        Perputaran Piutang Usaha                      6,10 x        7,60 x     7,86 x    7,59 x    6,81 x     7,19 x
        Perputaran Persediaan                         3,39 x        1,48 x     1,36 x    1,56 x    1,77 x     1,91 x
        Perputaran Aset                               0,44 x        0,24 x     0,26 x    0,29 x    0,34 x     0,31 x
        Perputaran Utang Usaha                        1,82 x        1,02 x     1,16 x    1,47 x    2,16 x     1,52 x
        Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
        Current Ratio                                 1,39 x        1,09 x     1,01 x    1,10 x    0,80 x     1,08 x
        Debt to Equity                                2,23 x        3,09 x     2,98 x    3,29 x    5,89 x     3,50 x
        Debt to Asset                                 0,69 x        0,76 x     0,75 x    0,77 x    0,85 x     0,76 x

       Rasio Profitabilitas
       Profitabilitas Perseroan selama tahun 2019 – 2023 cenderung berfluktuasi, yang ditunjukkan
       oleh EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales, dan EAT/Sales dengan rata-rata masing-masing
       9,08%, 5,81%, -4,08% dan -4,38%, artinya Perseroan rata-rata memperoleh laba masing-masing
       Rp 0,0908 EBITDA, Rp 0,0581 EBIT, dan memperoleh rugi rata-rata masing-masing Rp 0,0408
       EBT, dan Rp 0,0438 EAT atas setiap Rp 1 pendapatan yang berhasil dilakukan. Pada tahun 2023,
       EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales, dan EAT/Sales masing-masing sebesar 6,08%, 3,90%,
       -34,47% dan -34,73%.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                        IV-9
Page 39
       Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
       Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek yang
       harus dibayar dengan aset lancarnya maka dalam mengukur tingkat likuiditas perusahaan,
       digunakan Current Ratio (CR). Semakin tinggi CR maka semakin tinggi likuiditas perusahaan.
       Pada tahun 2019 – 2023, likuiditas perusahaan cenderung fluktuatif dengan Current Ratio tahun
       2023 sebesar 0,80x, artinya Perseroan memiliki Rp 0,80 aset lancar yang dapat digunakan untuk
       memenuhi setiap Rp 1 utang lancarnya.
       Solvabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk melunasi seluruh kewajibannya ketika
       dilikuidasi yang diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER) dan Debt to Asset Ratio (DAR). Semakin
       tinggi DER dan DAR maka semakin rendah solvabilitas perusahaan. Semakin tinggi solvabilitas
       perusahaan, maka semakin rendah risiko kebangkrutan perusahaan. Solvabilitas Perseroan
       tahun 2019 – 2023 cenderung meningkat, dengan Debt to Equity dan Debt to Asset pada tahun
       2023 masing-masing adalah 5,89x dan 0,85x. Artinya, perusahaan memiliki utang Rp 5,89 untuk
       setiap Rp 1 ekuitas yang dimilikinya serta setiap Rp 1 aset perusahaan dibiayai oleh utang
       sebesar Rp 0,85.
4.1.3. Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan Keuangan Setelah
       Transaksi
       Analisis dilakukan mencakup analisis dampak Transaksi terhadap laporan keuangan Perseroan
       yang dilakukan berdasarkan informasi Keuangan Proforma Perseroan sebelum dan setelah
       Transaksi pada tanggal 31 Desember 2023 dari manajemen Perseroan. Tujuan Informasi
       Keuangan Proforma adalah untuk memperlihatkan dampak signifikan Transaksi yang terjadi
       atas informasi keuangan historis. Namun, Informasi Keuangan Proforma bukan merupakan
       petunjuk hasil usaha atau dampak yang berkaitan atas posisi keuangan sebagai akibat dari
       transaksi yang telah terjadi sebelumnya. Informasi keuangan proforma disusun dengan
       menggunakan asumsi-asumsi sebagai berikut:
         • Laporan posisi keuangan sebelum transaksi diambil dari laporan keuangan Perseroan untuk
           tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik
           Benny Andria dari KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan.
         • Pelaksanaan transaksi telah berlaku efektif pada tanggal 31 Desember 2023.
         • Pelaksanaan transaksi telah efektif dan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang
           berlaku.
       Informasi keuangan proforma tersebut adalah sebagai berikut:




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                          IV-10
Page 40
        PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
        Laporan Posisi Keuangan Proforma (Rp.Juta)
                                                          Sebelum                       Setelah
                              Uraian                     Transaksi      Penyesuaian    Transaksi
                                                        31 Des 2023                   31 Des 2023
        ASET
        Aset Lancar
        Kas dan setara kas                                 3.233.071         -           3.233.071
        Piutang usaha                                      3.310.322         -           3.310.322
        Piutang retensi                                    1.572.096         -           1.572.096
        Tagihan bruto pemberi kerja                        2.463.049         -           2.463.049
        Persediaan                                        11.411.412         -          11.411.412
        Piutang yang belum ditagih                           754.219         -             754.219
        Piutang lain-lain - bag. lancar                      299.796         -             299.796
        Uang muka - bag. lancar                              879.097         -             879.097
        Jaminan usaha                                        342.873         -             342.873
        Aset keuangan                                            -           -                 -
        Pajak dibayar dimuka                               1.567.878         -           1.567.878
        Biaya dibayar dimuka                                 965.398         -             965.398
        Pekerjaan dalam proses                             4.002.444         -           4.002.444
        Jumlah Aset Lancar                                30.801.656         -          30.801.656
        Aset Tidak Lancar
        Aset tetap                                         8.115.700         -           8.115.700
        Piutang usaha - bag. tidak lancar                        -           -                 -
        Piutang lain-lain - bag. tidak lancar                    -           -                 -
        Piutang belum ditagih - bag. tidak lancar                -           -                 -
        Uang muka - bag. tidak lancar                            -           -                 -
        Aset real estat                                    2.103.448         -           2.103.448
        Investasi pada entitas asosiasi                    1.854.701         -           1.854.701
        Investasi pada ventura bersama                    12.022.212         -          12.022.212
        Properti investasi - neto                          1.308.364         -           1.308.364
        Aset kerjasama operasi                               267.839         -             267.839
        Goodwill                                               4.847         -               4.847
        Investasi jangka panjang lainnya                   1.029.675         -           1.029.675
        Aset takberwujud                                   7.601.854         -           7.601.854
        Aset pajak tangguhan                                  32.193         -              32.193
        Aset lain-lain                                       838.747         -             838.747
        Jumlah Aset Tidak Lancar                          35.179.580         -          35.179.580
        JUMLAH ASET                                       65.981.236         -          65.981.236
        LIABILITAS DAN EKUITAS
        Liabilitas Jangka Pendek
        Pinjaman jangka pendek                            17.613.134         -          17.613.134
        Utang usaha                                        9.339.844         -           9.339.844
        Utang lain-lain                                      942.284         -             942.284
        Utang pajak                                          757.471         -             757.471
        Uang muka dari pelanggan jangka pendek               602.423         -             602.423
        Beban akrual                                       5.399.695         -           5.399.695
        Pendapatan diterima dimuka                           294.179         -             294.179
        Bagian jangka pendek dari:
          Pinjaman jangka menengah                         1.545.000         -           1.545.000
          Liabilitas sewa                                     44.130         -              44.130
          Pinjaman jangka panjang                            189.334         -             189.334
          Obligasi                                         1.066.000         -           1.066.000
          Sukuk mudharabah                                   643.800         -             643.800
        Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                   38.437.294         -          38.437.294
        Liabilitas Jangka Panjang
        Liabilitas imbalan paska kerja                       269.871         -             269.871
        Liabilitas pajak tangguhan                            77.043         -              77.043
        Uang muka dari pelanggan jangka panjang              239.959         -             239.959
        Uang muka proyek jangka panjang                    1.390.092         -           1.390.092
        Utang lain-lain                                      108.252         -             108.252
        Bagian jangka panjang dikurangi bagian jangka
        pendek:
           Pinjaman jangka menengah                          235.000         -             235.000
           Liabilitas sewa                                   110.643         -             110.643
           Pinjaman jangka panjang                         5.723.225         -           5.723.225
        Utang ventura bersama                                 77.287         -              77.287
        Obligasi                                           7.602.943         -           7.602.943
        Sukuk mudharabah                                   2.138.015         -           2.138.015
        Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                  17.972.329         -          17.972.329
        JUMLAH LIABILITAS                                 56.409.623         -          56.409.623
        Ekuitas
        Modal saham                                          896.995         -              896.995
        Modal saham diperoleh kembali                           (110)        -                 (110)
        Tambahan modal disetor                             6.555.499         -            6.555.499
        Perubahan ekuitas entitas anak                     1.121.143         -            1.121.143
        Saldo (defisit) laba                              (2.823.649)        -           (2.823.649)
        Kepentingan non pengendali                         3.821.735         -            3.821.735
        Jumlah Ekuitas                                     9.571.613         -           9.571.613
        JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                     65.981.236         -          65.981.236
        Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
        Current Ratio                                        80,13%                         80,13%
        Debt to Equity Ratio                                589,34%                        589,34%
        Debt to Asset Ratio                                  85,49%                         85,49%

        Sumber: Manajemen Perseroan



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                IV-11
Page 41
       Berikut adalah analisis singkat atas informasi posisi keuangan proforma Perseroan per 31
       Desember 2023 atas transaksi:
        • Proforma aset lancar tidak mengalami perubahan.
        • Proforma aset tidak lancar tidak mengalami perubahan.
        • Secara keseluruhan proforma aset Perseroan setelah dilakukannya Rencana Transaksi
            tidak mengalami perubahan.
        • Proforma liabilitas jangka pendek tidak mengalami perubahan.
        • Proforma liabilitas jangka panjang tidak mengalami perubahan.
        • Secara keseluruhan proforma liabilitas Perseroan tidak mengalami perubahan.
        • Proforma ekuitas tidak mengalami perubahan.
        • Proforma Current Ratio tidak mengalami perubahan.
        • Proforma Debt to Equity Ratio dan Debt to Asset Ratio tidak mengalami perubahan.
       Berdasarkan uraian tersebut diatas dapat disimpulkan dengan dilakukannya transaksi kondisi
       likuiditas tidak mengalami perubahan.
4.1.4. Penilaian Atas Proyeksi Keuangan yang Diperoleh dari Manajemen
       Kami telah menerima proyeksi keuangan tanpa dan dengan transaksi dari manajemen. Proyeksi
       keuangan tersebut telah Kami sesuaikan. Berdasarkan penilaian Kami, proyeksi keuangan
       tersebut yang telah disesuaikan telah mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat
       oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya. Proyeksi keuangan yang digunakan
       adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
       a. Proyeksi Keuangan Perseroan Tanpa Transaksi
          Proyeksi keuangan WIKA dari manajemen yang telah disesuaikan adalah sebagai berikut:
            Asumsi – Asumsi
            Jangka Waktu Proyeksi
            Periode proyeksi pendapatan ekonomis wajib dilakukan dalam jangka waktu paling singkat
            5 (lima) tahun ke depan. Proyeksi keuangan disajikan mulai dari 1 Januari 2024 – 31
            Desember 2028.
            Laporan Laba (Rugi)
            ▪ Pendapatan tahun 2024 diasumsikan meningkat 5,00% dari tahun sebelumnya dan
               selanjutnya meningkat 3,00% dari tahun sebelumnya.
            ▪ Beban pokok pendapatan diasumsikan sebesar 87,00% dari pendapatan.
            ▪ Beban umum dan administrasi diasumsikan sebesar 4,50% dari pendapatan.
            ▪ Beban penjualan sebesar 0,05% dari pendapatan.
            ▪ Perhitungan penyusutan dan amortisasi dengan metode garis lurus dengan sisa umur
               ekonomis yang wajar disajikan pada lampiran 1.
            ▪ Pendapatan lain-lain diasumsikan 8,25% dari pendapatan.
            ▪ Beban lain-lain diasumsikan 6,25% dari pendapatan.
            ▪ Perhitungan beban pendanaan dari pinjaman jangka pendek, pinjaman jangka
               menengah, liabilitas sewa, pinjaman jangka panjang, obligasi dan sukuk mudharabah
               disajikan pada lampiran 2.
            ▪ Beban pajak penghasilan final diasumsikan 2,25% dari pendapatan.
            ▪ Bagian rugi entitas asosiasi diasumsikan -0,40% dari investasi pada entitas asosiasi.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                      IV-12
Page 42
            ▪    Bagian laba entitas ventura bersama diasumsikan 3,00% dari investasi pada ventura
                 bersama.
            ▪    Tarif pajak diasumsikan sebesar 22,00% dari laba sebelum pajak dengan menerapkan tax
                 loss carry forward.
            Laporan Posisi Keuangan
             ▪ Aset lancar
                − Piutang usaha tahun 2024 diasumsikan 50 hari dari pendapatan, tahun 2025
                    diasumsikan 40 hari dari pendapatan dan tahun selanjutnya diasumsikan 30 hari
                    dari pendapatan.
                − Piutang retensi diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                − Tagihan bruto pemberi kerja diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                    2023.
                − Persediaan tahun 2024 diasumsikan 200 hari dari beban pokok pendapatan, tahun
                    2025 diasumsikan 150 hari dari beban pokok pendapatan dan tahun selanjutnya
                    diasumsikan 100 hari dari pendapatan.
                − Piutang yang belum ditagih diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                    2023.
                − Piutang lain-lain bagian lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                    2023.
                − Uang muka - bagian lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                − Jaminan usaha - bagian lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                    2023.
                − Aset keuangan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                − Pajak dibayar dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                − Biaya dibayar dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                − Pekerjaan dalam proses dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                    2023.
             ▪    Aset tidak lancar
                  − Aset tetap
                      Nilai perolehan diasumsikan meningkat per tahun dari tahun sebelumnya sebagai
                      capex. Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi
                      penyusutan tahun sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan disajikan pada
                      lampiran 1.
                  − Piutang usaha – bagian tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31
                      Desember 2023.
                  − Piutang lain-lain – bagian tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31
                      Desember 2023.
                  − Piutang belum ditagih – bagian tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31
                      Desember 2023.
                  − Uang muka - bagian tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2023.
                  − Aset real estat diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  − Investasi pada entitas asosiasi diasumsikan meningkat 5,00% setiap tahun.



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                        IV-13
Page 43
                  −    Investasi pada ventura bersama diasumsikan meningkat 5,00% setiap tahun.
                  −    Properti investasi – neto diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  −    Aset kerjasama operasi diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  −    Goodwill diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  −    Investasi jangka panjang lainnya diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                       2023.
                  −    Aset takberwujud diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  −    Aset pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  −    Aset lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
             ▪    Liabilitas jangka pendek
                  − Perhitungan pinjaman jangka pendek disajikan pada lampiran 2.
                  − Utang usaha tahun 2024 diasumsikan 300 hari dari beban pokok pendapatan dan
                      tahun selanjutnya diasumsikan 250 hari dari beban pokok pendapatan.
                  − Utang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  − Kewajiban bruto pemberi kerja diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2023.
                  − Utang pajak diasumsikan tetap diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2023.
                  − Uang muka pelanggan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  − Beban akrual diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  − Pendapatan diterima dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2023.
                  − Perhitungan bagian jangka pendek dari pinjaman jangka menengah, liabilitas sewa,
                      pinjaman jangka panjang, obligasi dan sukuk mudharabah disajikan pada lampiran
                      2.
             ▪    Liabilitas jangka panjang
                  − Liabilitas imbalan pasca kerja diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2023.
                  − Liabilitas pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  − Uang muka dari pelanggan jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 31
                      Desember 2023.
                  − Uang muka proyek jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 31
                      Desember 2023.
                  − Utang lain-lain jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2023.
                  − Perhitungan bagian jangka panjang dari pinjaman jangka menengah, liabilitas sewa,
                      pinjaman jangka panjang, obligasi dan sukuk mudharabah disajikan pada lampiran
                      2.
                  − Utang ventura bersama diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
             ▪    Ekuitas
                  − Modal saham diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  − Modal saham diperoleh kembali diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2023.



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                         IV-14
Page 44
                  −    Tambahan modal disetor diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  −    Perubahan ekuitas entitas anak diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                       2023.
                  −    Saldo (defisit) laba adalah penjumlahan antara laba (rugi) bersih periode berjalan
                       dengan saldo (rugi) laba periode sebelumnya.
                  −    Surat berharga perpetual diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  −    Kepentingan non pengendali diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                       2023.
            Asumsi – asumsi yang digunakan yang terkait langsung dengan kegiatan usaha dalam
            proyeksi posisi keuangan adalah wajar.
            Proyeksi Laba Rugi Tanpa Dilakukannya Transaksi
            PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
            Proyeksi Laba Rugi Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                         Tahun                                Tahun Proyeksi
                               Uraian
                                                          2023         2024           2025           2026           2027           2028
            PENDAPATAN BERSIH                           22.530.356   23.656.874     24.366.580     25.097.577     25.850.504     26.626.020
            BEBAN POKOK PENDAPATAN                     (20.177.090) (20.581.480)   (21.198.924)   (21.834.892)   (22.489.939)   (23.164.637)
            LABA KOTOR                                   2.353.266    3.075.394      3.167.655      3.262.685      3.360.566      3.461.383
            Beban usaha
              Umum dan administrasi                       (973.998)  (1.064.559)    (1.096.496)    (1.129.391)    (1.163.273)    (1.198.171)
              Penjualan                                    (10.271)     (11.828)       (12.183)       (12.549)       (12.925)       (13.313)
            EBITDA                                       1.368.997    1.999.006      2.058.976      2.120.745      2.184.368      2.249.899
            Depresiasi                                    (491.120)    (578.468)      (557.975)      (607.187)      (656.399)      (638.579)
            EBIT                                           877.878    1.420.538      1.501.001      1.513.558      1.527.968      1.611.320
            Pendapatan lain-lain                           697.835    1.951.692      2.010.243      2.070.550      2.132.667      2.196.647
            Beban lain-lain                             (5.404.164)  (1.478.555)    (1.522.911)    (1.568.599)    (1.615.657)    (1.664.126)
            Beban keuangan                              (3.206.109)  (3.053.289)    (1.726.616)    (1.548.686)    (1.438.253)    (1.243.828)
            Beban pajak penghasilan final                 (500.558)    (532.280)      (548.248)      (564.695)      (581.636)      (599.085)
            Bagian rugi entitas asosiasi                   (91.144)      (7.790)        (8.179)        (8.588)        (9.018)        (9.468)
            Bagian laba entitas ventura bersama           (139.283)     378.700        397.635        417.516        438.392        460.312
            EBT                                         (7.765.545)  (1.320.984)       102.924        311.056        454.463        751.770
            PAJAK                                          (58.994)         -              -              -              -          (65.831)
            LABA BERSIH (EAT)                           (7.824.539)  (1.320.984)       102.924        311.056        454.463        685.940
                                            Rata-rata
            Rasio Profitabilitas
                                            2024-2028
            EBITDA/Sales                         8,45%       6,08%        8,45%          8,45%          8,45%          8,45%          8,45%
            EBIT/Sales                           6,03%       3,90%        6,00%          6,16%          6,03%          5,91%          6,05%
            EBT/Sales                            0,13%     -34,47%       -5,58%          0,42%          1,24%          1,76%          2,82%
            EAT/Sales                            0,08%     -34,73%       -5,58%          0,42%          1,24%          1,76%          2,58%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                           IV-15
Page 45
            Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Dilakukannya Transaksi
            PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
            Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                  Tahun                                 Tahun Proyeksi
                                     Uraian
                                                                   2023        2024         2025            2026           2027          2028
            ASET
            Aset Lancar
            Kas dan setara kas                                   3.233.071   2.462.362     1.017.206       4.095.637      2.897.357     1.261.372
            Piutang usaha                                        3.310.322   3.240.668     2.670.310       2.062.815      2.124.699     2.188.440
            Piutang retensi                                      1.572.096   1.572.096     1.572.096       1.572.096      1.572.096     1.572.096
            Tagihan bruto pemberi kerja                          2.463.049   2.463.049     2.463.049       2.463.049      2.463.049     2.463.049
            Persediaan                                          11.411.412 11.277.523      8.711.887       5.982.162      6.161.627     6.346.476
            Piutang yang belum ditagih                             754.219     754.219       754.219         754.219        754.219       754.219
            Piutang lain-lain - bag. lancar                        299.796     299.796       299.796         299.796        299.796       299.796
            Uang muka - bag. lancar                                879.097     879.097       879.097         879.097        879.097       879.097
            Jaminan usaha                                          342.873     342.873       342.873         342.873        342.873       342.873
            Aset keuangan                                              -           -             -               -              -             -
            Pajak dibayar dimuka                                 1.567.878   1.567.878     1.567.878       1.567.878      1.567.878     1.567.878
            Biaya dibayar dimuka                                   965.398     965.398       965.398         965.398        965.398       965.398
            Pekerjaan dalam proses                               4.002.444   4.002.444     4.002.444       4.002.444      4.002.444     4.002.444
            Jumlah Aset Lancar                                  30.801.656 29.827.404     25.246.254      24.987.465     24.030.534    22.643.139
            Aset Tidak Lancar
            Aset tetap
               Nilai perolehan                                  12.821.067 13.067.129     13.313.191      13.559.253     13.805.316    14.051.378
               Akumulasi penyusutan                              4.705.367   5.283.835     5.841.810       6.448.997      7.105.396     7.743.975
               Nilai buku                                        8.115.700   7.783.294     7.471.381       7.110.257      6.699.919     6.307.403
            Piutang usaha - bag. tidak lancar                          -           -             -               -              -             -
            Piutang lain-lain - bag. tidak lancar                      -           -             -               -              -             -
            Piutang belum ditagih - bag. tidak lancar                  -           -             -               -              -             -
            Uang muka - bag. tidak lancar                              -           -             -               -              -             -
            Aset real estat                                      2.103.448   2.103.448     2.103.448       2.103.448      2.103.448     2.103.448
            Investasi pada entitas asosiasi                      1.854.701   1.947.436     2.044.808       2.147.048      2.254.401     2.367.121
            Investasi pada ventura bersama                      12.022.212 12.623.322     13.254.489      13.917.213     14.613.074    15.343.727
            Properti investasi - neto                            1.308.364   1.308.364     1.308.364       1.308.364      1.308.364     1.308.364
            Aset kerjasama operasi                                 267.839     267.839       267.839         267.839        267.839       267.839
            Goodwill                                                 4.847       4.847         4.847           4.847          4.847         4.847
            Investasi jangka panjang lainnya                     1.029.675   1.029.675     1.029.675       1.029.675      1.029.675     1.029.675
            Aset takberwujud                                     7.601.854   7.601.854     7.601.854       7.601.854      7.601.854     7.601.854
            Aset pajak tangguhan                                    32.193      32.193        32.193          32.193         32.193        32.193
            Aset lain-lain                                         838.747     838.747       838.747         838.747        838.747       838.747
            Jumlah Aset Tidak Lancar                            35.179.580 35.541.020     35.957.645      36.361.485     36.754.361    37.205.218
            JUMLAH ASET                                         65.981.236 65.368.424     61.203.899      61.348.950     60.784.895    59.848.357
            LIABILITAS DAN EKUITAS
            Liabilitas Jangka Pendek
            Pinjaman jangka pendek                              17.613.134         -             -               -              -             -
            Utang usaha                                          9.339.844 16.916.285     14.519.811      14.955.406     15.404.068    15.866.190
            Utang lain-lain                                        942.284     942.284       942.284         942.284        942.284       942.284
            Kewajiban bruto pemberi kerja                              -           -             -               -              -             -
            Utang pajak                                            757.471     757.471       757.471         757.471        757.471       757.471
            Uang muka dari pelanggan jangka pendek                 602.423     602.423       602.423         602.423        602.423       602.423
            Beban akrual                                         5.399.695   5.399.695     5.399.695       5.399.695      5.399.695     5.399.695
            Pendapatan diterima dimuka                             294.179     294.179       294.179         294.179        294.179       294.179
            Bagian jangka pendek dari:
               Pinjaman jangka menengah                          1.545.000     356.000       356.000         356.000        356.000           -
               Liabilitas sewa                                      44.130      44.130        44.130          44.130         44.130        44.130
               Pinjaman jangka panjang                             189.334         -             -               -              -             -
               Obligasi                                          1.066.000   1.833.750       942.500       1.746.130      2.241.500           -
               Sukuk mudharabah                                    643.800     681.225       303.100         365.050        487.100           -
            Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                     38.437.294 27.827.441     24.161.592      25.462.766     26.528.848    23.906.370
            Liabilitas Jangka Panjang
            Liabilitas imbalan paska kerja                         269.871     269.871       269.871         269.871        269.871       269.871
            Liabilitas pajak tangguhan                              77.043      77.043        77.043          77.043         77.043        77.043
            Uang muka dari pelanggan jangka panjang                239.959     239.959       239.959         239.959        239.959       239.959
            Uang muka proyek jangka panjang                      1.390.092   1.390.092     1.390.092       1.390.092      1.390.092     1.390.092
            Utang lain-lain                                        108.252     108.252       108.252         108.252        108.252       108.252
            Bagian jangka panjang dikurangi
            bagian   jangka pendek:
               Pinjaman jangka menengah                            235.000   1.068.000       712.000         356.000            -             -
               Liabilitas sewa                                     110.643     110.643       110.643         110.643        110.643       110.643
               Pinjaman jangka panjang                           5.723.225 18.723.225     19.723.225      20.723.225     21.723.225    22.723.225
            Utang ventura bersama                                   77.287      77.287        77.287          77.287         77.287        77.287
            Obligasi                                             7.602.943   5.769.193     4.826.693       3.080.563        839.063       839.063
            Sukuk mudharabah                                     2.138.015   1.456.790     1.153.690         788.640        301.540       301.540
            Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                    17.972.329 29.290.354     28.688.754      27.221.574     25.136.974    26.136.974
            JUMLAH LIABILITAS                                   56.409.623 57.117.795     52.850.346      52.684.341     51.665.823    50.043.345
            Ekuitas
            Modal saham                                            896.995     896.995       896.995         896.995        896.995       896.995
            Modal saham diperoleh kembali                             (110)       (110)         (110)           (110)          (110)         (110)
            Tambahan modal disetor                               6.555.499   6.555.499     6.555.499       6.555.499      6.555.499     6.555.499
            Perubahan ekuitas entitas anak                       1.121.143   1.121.143     1.121.143       1.121.143      1.121.143     1.121.143
            Saldo (defisit) laba                                (2.823.649) (4.144.633)   (4.041.709)     (3.730.652)    (3.276.189)   (2.590.249)
            Surat berharga perpetual                                   -           -             -               -              -             -
            Kepentingan non pengendali                           3.821.735   3.821.735     3.821.735       3.821.735      3.821.735     3.821.735
            Jumlah Ekuitas                                       9.571.613   8.250.629     8.353.553       8.664.609      9.119.073     9.805.012
            JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                       65.981.236 65.368.424     61.203.899      61.348.950     60.784.895    59.848.357
                                                     Rata-rata
            Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
                                                    2024-2028
            Current Ratio                                99,02%     80,13%     107,19%      104,49%          98,13%         90,58%        94,72%
            Debt to Equity Ratio                        601,99%    589,34%     692,28%      632,67%         608,04%        566,57%       510,39%
            Debt to Asset Ratio                          85,64%     85,49%      87,38%       86,35%          85,88%         85,00%        83,62%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                                              IV-16
Page 46
            Proyeksi Arus Kas Tanpa Dilakukannya Transaksi
            PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
            Proyeksi Arus Kas Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                                                        Tahun Proyeksi
                                        Uraian
                                                                               2024          2025           2026           2027          2028
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
            Laba Bersih                                                      (1.320.984)     102.924         311.056       454.463       685.940
            Depresiasi                                                          578.468      557.975         607.187       656.399       638.579
            Perubahan Modal Kerja :
            (Kenaikan) Penurunan Piutang usaha                                  69.654        570.357        607.496       (61.884)      (63.741)
            (Kenaikan) Penurunan Piutang retensi                                   -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Tagihan bruto pemberi kerja                       -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Persediaan                                    133.888      2.565.637      2.729.725      (179.465)     (184.849)
            (Kenaikan) Penurunan Piutang yang belum ditagih                        -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain - bag. lancar                   -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Uang muka - bag. lancar                           -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Jaminan usaha                                     -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset keuangan                                     -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar dimuka                              -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Biaya dibayar dimuka                              -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang usaha - bag. tidak lancar                 -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain - bag. tidak lancar             -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang belum ditagih - bag. tidak lancar         -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Uang muka - bag. tidak lancar                     -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset pajak tangguhan                              -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset lain-lain                                    -              -              -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Utang usaha                                 7.576.441     (2.396.474)       435.594       448.662       462.122
            Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain                                   -              -              -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Kewajiban bruto pemberi kerja                     -              -              -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pajak                                       -              -              -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Uang muka dari pelanggan jangka pendek            -              -              -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Beban akrual                                      -              -              -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Pendapatan diterima dimuka                        -              -              -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan paska kerja                    -              -              -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas pajak tangguhan                        -              -              -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Uang muka dari pelanggan jangka panjang           -              -              -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Uang muka proyek jangka panjang                   -              -              -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain                                   -              -              -             -             -
                                                  Perubahan Modal Kerja      7.779.983       739.520       3.772.814       207.313       213.532
                     Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Operasi      7.037.467     1.400.419       4.691.058     1.318.176     1.538.051
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
            (Kenaikan) Penurunan Pekerjaan dalam proses                          -               -                -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset tetap                                 (246.062)       (246.062)        (246.062)     (246.062)     (246.062)
            (Kenaikan) Penurunan Aset real estat                                 -               -                -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Investasi pada entitas asosiasi             (92.735)        (97.372)        (102.240)     (107.352)     (112.720)
            (Kenaikan) Penurunan Investasi pada ventura bersama             (601.111)       (631.166)        (662.724)     (695.861)     (730.654)
            (Kenaikan) Penurunan Properti investasi - neto                       -               -                -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset kerjasama operasi                          -               -                -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Goodwill                                        -               -                -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Investasi jangka panjang lainnya                -               -                -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset takberwujud                                -               -                -             -             -
                    Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Investasi    (939.908)       (974.600)      (1.011.027)   (1.049.275)   (1.089.436)
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
            Kenaikan (Penurunan) Pinjaman jangka pendek                  (17.613.134)               -             -               -             -
            Kenaikan (Penurunan) Bagian jangka pendek dari:
                                 Pinjaman jangka menengah                 (1.189.000)            -               -             -         (356.000)
                                 Liabilitas sewa                                 -               -               -             -              -
                                 Pinjaman jangka panjang                    (189.334)            -               -             -              -
                                 Obligasi                                    767.750        (891.250)        803.630       495.370     (2.241.500)
                                 Sukuk mudharabah                             37.425        (378.125)         61.950       122.050       (487.100)
            Kenaikan (Penurunan) Bagian jangka panjang dikurangi bagian
                                 jangka pendek:
                                 Pinjaman jangka menengah                    833.000        (356.000)        (356.000)     (356.000)         -
                                 Liabilitas sewa                                 -               -                -             -            -
                                 Pinjaman jangka panjang                  13.000.000       1.000.000        1.000.000     1.000.000    1.000.000
            Kenaikan (Penurunan) Utang ventura bersama                           -               -                -             -            -
            Kenaikan (Penurunan) Obligasi                                 (1.833.750)       (942.500)      (1.746.130)   (2.241.500)         -
            Kenaikan (Penurunan) Sukuk mudharabah                           (681.225)       (303.100)        (365.050)     (487.100)         -
            Kenaikan (Penurunan) Modal saham                                     -               -                -             -            -
            Kenaikan (Penurunan) Modal saham diperoleh kembali                   -               -                -             -            -
            Kenaikan (Penurunan) Tambahan modal disetor                          -               -                -             -            -
            Kenaikan (Penurunan) Perubahan ekuitas entitas anak                  -               -                -             -            -
            Kenaikan (Penurunan) Surat berharga perpetual                        -               -                -             -            -
            Kenaikan (Penurunan) Kepentingan non pengendali                      -               -                -             -            -
            Penyesuaian                                                          -                 (0)            -             -            -
                  Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Pendanaan       (6.868.269)   (1.870.975)      (601.600)    (1.467.180)   (2.084.600)
            KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK                          (770.709)    (1.445.156)     3.078.431     (1.198.280)   (1.635.985)
            KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                          3.233.071     2.462.362       1.017.206     4.095.637     2.897.357
            KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                         2.462.362     1.017.206       4.095.637     2.897.357     1.261.372




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                                      IV-17
Page 47
        b. Proyeksi Keuangan Perseroan Dengan Transaksi
           Proyeksi keuangan WIKA dari manajemen yang telah disesuaikan adalah sebagai berikut:
            Jangka Waktu Proyeksi
            Periode proyeksi pendapatan ekonomis wajib dilakukan dalam jangka waktu paling singkat
            5 (lima) tahun ke depan. Proyeksi keuangan disajikan mulai dari 1 Januari 2024 – 31
            Desember 2028.
            Laporan Laba (Rugi)
            ▪ Pendapatan tahun 2024 diasumsikan meningkat 5,00% dari tahun sebelumnya dan
               selanjutnya meningkat 3,00% dari tahun sebelumnya.
            ▪ Beban pokok pendapatan diasumsikan sebesar 87,00% dari pendapatan.
            ▪ Beban umum dan administrasi diasumsikan sebesar 4,50% dari pendapatan.
            ▪ Beban penjualan sebesar 0,05% dari pendapatan.
            ▪ Perhitungan penyusutan dan amortisasi dengan metode garis lurus dengan sisa umur
               ekonomis yang wajar disajikan pada lampiran 1.
            ▪ Pendapatan lain-lain diasumsikan 8,25% dari pendapatan.
            ▪ Beban lain-lain diasumsikan 6,25% dari pendapatan.
            ▪ Perhitungan beban pendanaan dari pinjaman jangka pendek, pinjaman jangka
               menengah, liabilitas sewa, pinjaman jangka panjang, obligasi dan sukuk mudharabah
               disajikan pada lampiran 2.
            ▪ Beban pajak penghasilan final diasumsikan 2,25% dari pendapatan.
            ▪ Bagian rugi entitas asosiasi diasumsikan -0,40% dari investasi pada entitas asosiasi.
            ▪ Bagian laba entitas ventura bersama diasumsikan 3,00% dari investasi pada ventura
               bersama.
            ▪ Tarif pajak diasumsikan sebesar 22,00% dari laba sebelum pajak dengan menerapkan tax
               loss carry forward.
            Laporan Posisi Keuangan
             ▪ Aset lancar
                − Piutang usaha tahun 2024 diasumsikan 50 hari dari pendapatan, tahun 2025
                    diasumsikan 40 hari dari pendapatan dan tahun selanjutnya diasumsikan 30 hari
                    dari pendapatan.
                − Piutang retensi diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                − Tagihan bruto pemberi kerja diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                    2023.
                − Persediaan tahun 2024 diasumsikan 200 hari dari beban pokok pendapatan, tahun
                    2025 diasumsikan 150 hari dari beban pokok pendapatan dan tahun selanjutnya
                    diasumsikan 100 hari dari pendapatan.
                − Piutang yang belum ditagih diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                    2023.
                − Piutang lain-lain bagian lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                    2023.
                − Uang muka - bagian lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                − Jaminan usaha - bagian lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                    2023.
                − Aset keuangan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                      IV-18
Page 48
                  −    Pajak dibayar dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  −    Biaya dibayar dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  −    Pekerjaan dalam proses dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                       2023.
             ▪    Aset tidak lancar
                  − Aset tetap
                      Nilai perolehan diasumsikan meningkat per tahun dari tahun sebelumnya sebagai
                      capex. Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi
                      penyusutan tahun sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan disajikan pada
                      lampiran 1.
                  − Piutang usaha – bagian tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31
                      Desember 2023.
                  − Piutang lain-lain – bagian tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31
                      Desember 2023.
                  − Piutang belum ditagih – bagian tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31
                      Desember 2023.
                  − Uang muka - bagian tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2023.
                  − Aset real estat diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  − Investasi pada entitas asosiasi diasumsikan meningkat 5,00% setiap tahun.
                  − Investasi pada ventura bersama diasumsikan meningkat 5,00% setiap tahun.
                  − Properti investasi – neto diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  − Aset kerjasama operasi diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  − Goodwill diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  − Investasi jangka panjang lainnya diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2023.
                  − Aset takberwujud diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  − Aset pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  − Aset lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
             ▪    Liabilitas jangka pendek
                  − Perhitungan pinjaman jangka pendek disajikan pada lampiran 2.
                  − Utang usaha tahun 2024 diasumsikan 300 hari dari beban pokok pendapatan dan
                      tahun selanjutnya diasumsikan 250 hari dari beban pokok pendapatan.
                  − Utang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  − Kewajiban bruto pemberi kerja diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2023.
                  − Utang pajak diasumsikan tetap diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2023.
                  − Uang muka pelanggan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  − Beban akrual diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  − Pendapatan diterima dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2023.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                        IV-19
Page 49
                  −   Perhitungan bagian jangka pendek dari pinjaman jangka menengah, liabilitas sewa,
                      pinjaman jangka panjang, obligasi dan sukuk mudharabah disajikan pada lampiran
                      2.
             ▪    Liabilitas jangka panjang
                  − Liabilitas imbalan pasca kerja diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2023.
                  − Liabilitas pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  − Uang muka dari pelanggan jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 31
                      Desember 2023.
                  − Uang muka proyek jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 31
                      Desember 2023.
                  − Utang lain-lain jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2023.
                  − Perhitungan bagian jangka panjang dari pinjaman jangka menengah, liabilitas sewa,
                      pinjaman jangka panjang, obligasi dan sukuk mudharabah disajikan pada lampiran
                      2.
                  − Utang ventura bersama diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
             ▪    Ekuitas
                  − Modal saham diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  − Modal saham diperoleh kembali diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2023.
                  − Tambahan modal disetor diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  − Perubahan ekuitas entitas anak diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2023.
                  − Saldo (defisit) laba adalah penjumlahan antara laba (rugi) bersih periode berjalan
                      dengan saldo (rugi) laba periode sebelumnya.
                  − Surat berharga perpetual diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
                  − Kepentingan non pengendali diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2023.
            Asumsi – asumsi yang digunakan yang terkait langsung dengan kegiatan usaha dalam
            proyeksi posisi keuangan adalah wajar.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                         IV-20
Page 50
            Proyeksi Laba Rugi Dengan Dilakukannya Transaksi
            PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
            Proyeksi Laba Rugi Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                      Tahun                                        Tahun Proyeksi
                            Uraian
                                                       2023          2024                 2025          2026        2027             2028
            PENDAPATAN BERSIH                        22.530.356   23.656.874            24.366.580    25.097.577  25.850.504       26.626.020
            BEBAN POKOK PENDAPATAN                  (20.177.090) (20.581.480)          (21.198.924) (21.834.892) (22.489.939)     (23.164.637)
            LABA KOTOR                                2.353.266     3.075.394            3.167.655     3.262.685   3.360.566        3.461.383
            Beban usaha
              Umum dan administrasi                    (973.998)   (1.064.559)          (1.096.496)   (1.129.391)   (1.163.273)    (1.198.171)
              Penjualan                                 (10.271)      (11.828)             (12.183)      (12.549)      (12.925)       (13.313)
            EBITDA                                    1.368.997     1.999.006            2.058.976     2.120.745     2.184.368      2.249.899
            Depresiasi                                      (491.120)     (578.468)      (557.975)     (607.187)     (656.399)      (638.579)
            EBIT                                             877.878     1.420.538      1.501.001     1.513.558     1.527.968      1.611.320
            Pendapatan lain-lain                              697.835     1.951.692      2.010.243     2.070.550     2.132.667      2.196.647
            Beban lain-lain                                (5.404.164)   (1.478.555)    (1.522.911)   (1.568.599)   (1.615.657)    (1.664.126)
            Beban keuangan                                 (3.206.109)   (3.053.289)    (1.726.616)   (1.548.686)   (1.438.253)    (1.243.828)
            Beban pajak penghasilan final                    (500.558)     (532.280)      (548.248)     (564.695)     (581.636)      (599.085)
            Bagian rugi entitas asosiasi                      (91.144)       (7.790)        (8.179)       (8.588)       (9.018)        (9.468)
            Bagian laba entitas ventura bersama              (139.283)      378.700        397.635       417.516       438.392        460.312
            Selisih nilai wajar properti investasi                -             -              -             -             -              -
            EBT                                            (7.765.545)   (1.320.984)       102.924       311.056       454.463        751.770
            PAJAK                                             (58.994)          -             -             -             -          (65.831)
            LABA BERSIH (EAT)                              (7.824.539)   (1.320.984)      102.924       311.056       454.463        685.940
                                               Rata-rata
                 Rasio Profitabilitas
                                               2024-2028
            EBITDA/Sales                           8,45%       6,08%          8,45%         8,45%         8,45%         8,45%           8,45%
            EBIT/Sales                             6,03%       3,90%          6,00%         6,16%         6,03%         5,91%           6,05%
            EBT/Sales                              0,13%     -34,47%         -5,58%         0,42%         1,24%         1,76%           2,82%
            EAT/Sales                              0,08%     -34,73%         -5,58%         0,42%         1,24%         1,76%           2,58%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                             IV-21
Page 51
            Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Dilakukannya Transaksi
            PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
            Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                            Tahun                                  Tahun Proyeksi
                                     Uraian
                                                             2023        2024          2025            2026           2027          2028
            ASET
            Aset Lancar
            Kas dan setara kas                             3.233.071   2.462.362      1.017.206       4.095.637      2.897.357     1.261.372
            Piutang usaha                                  3.310.322   3.240.668      2.670.310       2.062.815      2.124.699     2.188.440
            Piutang retensi                                1.572.096   1.572.096      1.572.096       1.572.096      1.572.096     1.572.096
            Tagihan bruto pemberi kerja                    2.463.049   2.463.049      2.463.049       2.463.049      2.463.049     2.463.049
            Persediaan                                    11.411.412 11.277.523       8.711.887       5.982.162      6.161.627     6.346.476
            Piutang yang belum ditagih                       754.219     754.219        754.219         754.219        754.219       754.219
            Piutang lain-lain - bag. lancar                  299.796     299.796        299.796         299.796        299.796       299.796
            Uang muka - bag. lancar                          879.097     879.097        879.097         879.097        879.097       879.097
            Jaminan usaha                                    342.873     342.873        342.873         342.873        342.873       342.873
            Aset keuangan                                        -            -             -               -              -             -
            Pajak dibayar dimuka                           1.567.878   1.567.878      1.567.878       1.567.878      1.567.878     1.567.878
            Biaya dibayar dimuka                             965.398     965.398        965.398         965.398        965.398       965.398
            Pekerjaan dalam proses                         4.002.444   4.002.444      4.002.444       4.002.444      4.002.444     4.002.444
            Jumlah Aset Lancar                            30.801.656 29.827.404      25.246.254      24.987.465     24.030.534    22.643.139
            Aset Tidak Lancar
            Aset tetap
               Nilai perolehan                            12.821.067 13.067.129      13.313.191      13.559.253     13.805.316    14.051.378
               Akumulasi penyusutan                        4.705.367   5.283.835      5.841.810       6.448.997      7.105.396     7.743.975
               Nilai buku                                  8.115.700   7.783.294      7.471.381       7.110.257      6.699.919     6.307.403
            Piutang usaha - bag. tidak lancar                    -            -             -               -              -             -
            Piutang lain-lain - bag. tidak lancar                -            -             -               -              -             -
            Piutang belum ditagih - bag. tidak lancar            -            -             -               -              -             -
            Uang muka - bag. tidak lancar                        -            -             -               -              -             -
            Aset real estat                                2.103.448   2.103.448      2.103.448       2.103.448      2.103.448     2.103.448
            Investasi pada entitas asosiasi                1.854.701   1.947.436      2.044.808       2.147.048      2.254.401     2.367.121
            Investasi pada ventura bersama                12.022.212 12.623.322      13.254.489      13.917.213     14.613.074    15.343.727
            Properti investasi - neto                      1.308.364   1.308.364      1.308.364       1.308.364      1.308.364     1.308.364
            Aset kerjasama operasi                           267.839     267.839        267.839         267.839        267.839       267.839
            Goodwill                                           4.847       4.847          4.847           4.847          4.847         4.847
            Investasi jangka panjang lainnya               1.029.675   1.029.675      1.029.675       1.029.675      1.029.675     1.029.675
            Aset takberwujud                               7.601.854   7.601.854      7.601.854       7.601.854      7.601.854     7.601.854
            Aset pajak tangguhan                              32.193      32.193         32.193          32.193         32.193        32.193
            Aset lain-lain                                   838.747     838.747        838.747         838.747        838.747       838.747
            Jumlah Aset Tidak Lancar                      35.179.580 35.541.020      35.957.645      36.361.485     36.754.361    37.205.218
            JUMLAH ASET                                   65.981.236 65.368.424      61.203.899      61.348.950     60.784.895    59.848.357
            LIABILITAS DAN EKUITAS
            Liabilitas Jangka Pendek
            Pinjaman jangka pendek                        17.613.134          -             -               -              -             -
            Utang usaha                                    9.339.844 16.916.285      14.519.811      14.955.406     15.404.068    15.866.190
            Utang lain-lain                                  942.284     942.284        942.284         942.284        942.284       942.284
            Kewajiban bruto pemberi kerja                        -            -             -               -              -             -
            Utang pajak                                      757.471     757.471        757.471         757.471        757.471       757.471
            Uang muka dari pelanggan jangka pendek           602.423     602.423        602.423         602.423        602.423       602.423
            Beban akrual                                   5.399.695   5.399.695      5.399.695       5.399.695      5.399.695     5.399.695
            Pendapatan diterima dimuka                       294.179     294.179        294.179         294.179        294.179       294.179
            Bagian jangka pendek dari:
               Pinjaman jangka menengah                    1.545.000     356.000        356.000         356.000        356.000           -
               Liabilitas sewa                                44.130      44.130         44.130          44.130         44.130        44.130
               Pinjaman jangka panjang                       189.334          -             -               -              -             -
               Obligasi                                    1.066.000   1.833.750        942.500       1.746.130      2.241.500           -
               Sukuk mudharabah                              643.800     681.225        303.100         365.050        487.100           -
            Jumlah Liabilitas Jangka Pendek               38.437.294 27.827.441      24.161.592      25.462.766     26.528.848    23.906.370
            Liabilitas Jangka Panjang
            Liabilitas imbalan paska kerja                   269.871     269.871        269.871         269.871        269.871       269.871
            Liabilitas pajak tangguhan                        77.043      77.043         77.043          77.043         77.043        77.043
            Uang muka dari pelanggan jangka panjang          239.959     239.959        239.959         239.959        239.959       239.959
            Uang muka proyek jangka panjang                1.390.092   1.390.092      1.390.092       1.390.092      1.390.092     1.390.092
            Utang pihak berelasi
            Utang lain-lain                                  108.252     108.252       108.252         108.252        108.252       108.252
            Bagian jangka panjang dikurangi bagian jangka
            pendek:
               Pinjaman jangka menengah                      235.000   1.068.000        712.000         356.000            -             -
               Liabilitas sewa                               110.643     110.643        110.643         110.643        110.643       110.643
               Pinjaman jangka panjang                     5.723.225 18.723.225      19.723.225      20.723.225     21.723.225    22.723.225
            Utang ventura bersama                             77.287      77.287         77.287          77.287         77.287        77.287
            Obligasi                                       7.602.943   5.769.193      4.826.693       3.080.563        839.063       839.063
            Sukuk mudharabah                               2.138.015   1.456.790      1.153.690         788.640        301.540       301.540
            Jumlah Liabilitas Jangka Panjang              17.972.329 29.290.354      28.688.754      27.221.574     25.136.974    26.136.974
            JUMLAH LIABILITAS                             56.409.623 57.117.795      52.850.346      52.684.341     51.665.823    50.043.345
            Ekuitas
            Modal saham                                      896.995     896.995        896.995         896.995        896.995       896.995
            Modal saham diperoleh kembali                       (110)        (110)         (110)           (110)          (110)         (110)
            Tambahan modal disetor                         6.555.499   6.555.499      6.555.499       6.555.499      6.555.499     6.555.499
            Perubahan ekuitas entitas anak                 1.121.143   1.121.143      1.121.143       1.121.143      1.121.143     1.121.143
            Saldo (defisit) laba                          (2.823.649) (4.144.633)    (4.041.709)     (3.730.652)    (3.276.189)   (2.590.249)
            Surat berharga perpetual                             -            -             -               -              -             -
            Kepentingan non pengendali                     3.821.735   3.821.735      3.821.735       3.821.735      3.821.735     3.821.735
            Jumlah Ekuitas                                 9.571.613   8.250.629      8.353.553       8.664.609      9.119.073     9.805.012
            JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                 65.981.236 65.368.424      61.203.899      61.348.950     60.784.895    59.848.357
                                                Rata-rata
            Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
                                                2024-2028
            Current Ratio                            99,02%    80,13%     107,19%      104,49%          98,13%         90,58%        94,72%
            Debt to Equity Ratio                   601,99%    589,34%     692,28%      632,67%         608,04%        566,57%       510,39%
            Debt to Asset Ratio                      85,64%    85,49%      87,38%       86,35%          85,88%         85,00%        83,62%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                                         IV-22
Page 52
            Proyeksi Arus Kas Dengan Dilakukannya Transaksi
            PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
            Proyeksi Arus Kas Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                                                        Tahun Proyeksi
                                        Uraian
                                                                              2024           2025           2026           2027          2028
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
            Laba Bersih                                                      (1.320.984)     102.924         311.056       454.463       685.940
            Depresiasi dan Amortisasi                                           578.468      557.975         607.187       656.399       638.579
            Perubahan Modal Kerja :
            (Kenaikan) Penurunan Piutang usaha                                  69.654        570.357        607.496       (61.884)      (63.741)
            (Kenaikan) Penurunan Piutang retensi                                   -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Tagihan bruto pemberi kerja                       -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Persediaan                                    133.888      2.565.637      2.729.725      (179.465)     (184.849)
            (Kenaikan) Penurunan Piutang yang belum ditagih                        -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain - bag. lancar                   -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Uang muka - bag. lancar                           -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Jaminan usaha                                     -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset keuangan                                     -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar dimuka                              -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Biaya dibayar dimuka                              -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang usaha - bag. tidak lancar                 -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain - bag. tidak lancar             -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang belum ditagih - bag. tidak lancar         -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Uang muka - bag. tidak lancar                     -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset pajak tangguhan                              -              -              -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset lain-lain                                    -              -              -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Utang usaha                                 7.576.441     (2.396.474)       435.594       448.662       462.122
            Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain                                   -              -              -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Kewajiban bruto pemberi kerja                     -              -              -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pajak                                       -              -              -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Uang muka dari pelanggan jangka pendek            -              -              -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Beban akrual                                      -              -              -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Pendapatan diterima dimuka                        -              -              -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan paska kerja                    -              -              -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas pajak tangguhan                        -              -              -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Uang muka dari pelanggan jangka panjang           -              -              -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Uang muka proyek jangka panjang                   -              -              -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain                                   -              -              -             -             -
                                                   Perubahan Modal Kerja     7.779.983       739.520       3.772.814       207.313       213.532
                     Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Operasi      7.037.467     1.400.419       4.691.058     1.318.176     1.538.051
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
            (Kenaikan) Penurunan Pekerjaan dalam proses                            -             -               -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset tetap                                   (246.062)     (246.062)       (246.062)     (246.062)     (246.062)
            (Kenaikan) Penurunan Aset real estat                                   -             -               -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Investasi pada entitas asosiasi               (92.735)      (97.372)       (102.240)     (107.352)     (112.720)
            (Kenaikan) Penurunan Investasi pada ventura bersama               (601.111)     (631.166)       (662.724)     (695.861)     (730.654)
            (Kenaikan) Penurunan Properti investasi - neto                         -             -               -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset kerjasama operasi                            -             -               -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Goodwill                                          -             -               -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Investasi jangka panjang lainnya                  -             -               -             -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset takberwujud                                  -             -               -             -             -
                    Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Investasi      (939.908)     (974.600)      (1.011.027)   (1.049.275)   (1.089.436)
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
            Kenaikan (Penurunan) Pinjaman jangka pendek                 (17.613.134)                -             -               -             -
            Kenaikan (Penurunan) Bagian jangka pendek dari:
                                 Pinjaman jangka menengah                (1.189.000)             -               -             -         (356.000)
                                 Liabilitas sewa                                -                -               -             -              -
                                 Pinjaman jangka panjang                   (189.334)             -               -             -              -
                                 Obligasi                                   767.750         (891.250)        803.630       495.370     (2.241.500)
                                 Sukuk mudharabah                            37.425         (378.125)         61.950       122.050       (487.100)
            Kenaikan (Penurunan) Utang pihak berelasi                           -                -               -             -              -
            Kenaikan (Penurunan) Bagian jangka panjang dikurangi bagian
                                 jangka pendek:
                                 Pinjaman jangka menengah                   833.000          (356.000)       (356.000)     (356.000)          -
                                 Liabilitas sewa                                -                 -               -             -             -
                                 Pinjaman jangka panjang                 13.000.000         1.000.000       1.000.000     1.000.000     1.000.000
            Kenaikan (Penurunan) Utang ventura bersama                          -                 -               -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Obligasi                                (1.833.750)         (942.500)     (1.746.130)   (2.241.500)          -
            Kenaikan (Penurunan) Sukuk mudharabah                          (681.225)         (303.100)       (365.050)     (487.100)          -
            Kenaikan (Penurunan) Modal saham                                    -                 -               -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Modal saham diperoleh kembali                  -                 -               -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Tambahan modal disetor                         -                 -               -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Perubahan ekuitas entitas anak                 -                 -               -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Surat berharga perpetual                       -                 -               -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Kepentingan non pengendali                     -                 -               -             -             -
            Penyesuaian                                                         -                   (0)           -             -             -
                  Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Pendanaan (6.868.269)         (1.870.975)       (601.600)   (1.467.180)   (2.084.600)
            KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK                       (770.709)       (1.445.156)      3.078.431    (1.198.280)   (1.635.985)
            KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                          3.233.071     2.462.362       1.017.206     4.095.637     2.897.357
            KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                         2.462.362     1.017.206       4.095.637     2.897.357     1.261.372




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                                      IV-23
Page 53
            Tanpa dilakukannya transaksi rata-rata EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales dan EAT/Sales
            Perseroan masing-masing sebesar 8,45%, 6,03%, 0,13% dan 0,08%. Sedangkan dengan
            dilakukannya transaksi rata-rata EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales dan EAT/Sales
            Perseroan setiap tahun masing-masing sebesar 8,45%, 6,03%, 0,13% dan 0,08%. Dengan
            demikian dengan dilakukannya transaksi profitabilitas EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales
            dan EAT/Sales Perseroan tidak mengalami perubahan.
            Tanpa dilakukannya transaksi likuiditas Perseroan yang diukur dengan rata-rata Current
            Ratio (CR) sebesar 99,02% sedangkan dengan dilakukannya transaksi CR Perseroan tidak
            mengalami perubahan.
            Tanpa dilakukannya transaksi solvabilitas Perseroan yang diukur dengan rata-rata Debt to
            Equity Ratio (DER) dan Debt to Assets Ratio (DAR) masing-masing 601,99% dan 85,64%
            sedangkan dengan dilakukannya transaksi DER dan DAR Perseroan tidak mengalami
            perubahan.
            Dengan transaksi, proyeksi posisi keuangan Perseroan menunjukan bahwa likuiditas dan
            solvabilitas Perseroan tidak mengalami perubahan.
            Selain itu tanpa transaksi dan dengan transaksi proyeksi arus kas Perseroan tidak
            menunjukkan adanya cash deficiency.

4.2.   Analisis Inkremental
       Analisis inkremental untuk mengukur nilai tambah dari transaksi dengan mempertimbangkan:
       − Konstribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari transaksi dan dampaknya
           terhadap proyeksi keuangan.
       − Biaya dan pendapatan yang relevan.
       − Informasi non keuangan yang relevan.
       − Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan rencana dan nilai
           transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.
       − Hal-hal material lain.
4.2.1. Konstribusi Nilai Tambah
       Berdasarkan analisis laporan keuangan proforma dan proyeksi keuangan konsolidasi Perseroan
       tidak terdapat kontribusi nilai tambah bagi Perseroan, namun dengan dilakukannya transaksi
       WINNER akan memperoleh kontribusi nilai tambah dengan perhitungan sebagai berikut:
        Kontribusi Nilai Tambah Terhadap Laba WINNER
        (Rp.Juta)
                                                                    Tahun Proyeksi
                     Uraian                                                                            Jumlah
                                            2024          2025          2026         2027     2028
        Dengan Transaksi (1)
        EBT                                  18.171        20.992         24.816     25.318   25.844    115.141
        EAT                                  14.173        16.374         19.356     19.748   20.158     89.810
        Tanpa Transaksi (2)
        EBT                                  18.171        20.237         24.816     25.318   25.844    114.386
        EAT                                  14.173        15.785         19.356     19.748   20.158     89.221
        Kontribusi Nilai Tambah (1-2)
        EBT                                      -            755            -          -        -          755
        EAT                                      -            589            -          -        -          589

       Berdasarkan hasil perhitungan, terlihat bahwa dengan dilakukannya transaksi memberikan
       konstribusi nilai tambah terhadap laba WINNER. Dengan dilakukannya transaksi, kontribusi nilai
       tambah selama tahun 2024 – 2028 terhadap laba EBT dan EAT WINNER masing-masing sebesar


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                           IV-24
Page 54
       Rp 755 juta dan Rp 589 juta. Kontribusi nilai tambah tersebut berasal dari penghematan biaya
       bunga pinjaman kepada WIKA.
       Analisis kontribusi nilai tambah terhadap solvabilitas dan likuiditas WINNER dapat dihitung
       sebagai berikut:
        Kontribusi Nilai Tambah Terhadap Likuiditas dan Solvabilitas WINNER
                                                                          Tahun Proyeksi                        Rata-rata
                        Uraian
                                                2024          2025            2026         2027      2028      2024-2028
        Dengan Transaksi (1)
        Current Ratio                            399,55%       449,05%        492,45%      536,49%   581,15%     491,74%
        Debt to Equity Ratio                      22,30%        20,55%         19,09%       17,83%    16,72%      19,30%
        Debt to Asset Ratio                       18,23%        17,04%         16,03%       15,13%    14,33%      16,15%
        Tanpa Transaksi (2)
        Current Ratio                            335,00%       428,22%        471,83%      516,08%   560,94%     462,41%
        Debt to Equity Ratio                      27,18%        21,36%         19,79%       18,43%    17,24%      20,80%
        Debt to Asset Ratio                       21,37%        17,60%         16,52%       15,56%    14,71%      17,15%
        Kontribusi Nilai Tambah (1-2)
        Current Ratio                             19,27%         4,87%           4,37%       3,96%     3,60%       7,21%
        Debt to Equity Ratio                      17,95%         3,82%           3,52%       3,25%     3,02%       6,31%
        Debt to Asset Ratio                       14,68%         3,17%           2,95%       2,76%     2,59%       5,23%

       Berdasarkan hasil perhitungan, terlihat bahwa dengan dilakukannya transaksi memberikan
       konstribusi nilai tambah terhadap peningkatan likuiditas dan solvabilitas WINNER. Dengan
       dilakukannya transaksi, kontribusi nilai tambah tahun 2024 – 2028 terhadap likuiditas current
       ratio sebesar 7,21% dan solvabilitas debt to equity ratio (DER) dan debt to asset ratio (DAR)
       masing-masing sebesar 6,31% dan 5,23%.
       Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan dilakukannya transaksi,
       WINNER akan memperoleh nilai tambah berupa peningkatan laba, likuiditas dan solvabilitas
       yang akan menguntungkan Perseroan secara konsolidasi.
       Perhitungan proyeksi keuangan WINNER tanpa dilakukannya transaksi dan dengan dilakukannya
       transaksi disajikan pada lampiran 3.
4.2.2. Biaya dan Pendapatan yang Relevan
       Perseroan akan memperhatikan biaya dan pendapatan yang relevan sesuai dengan keadaan
       industri dan margin laba yang diharapkan. Apabila pendapatan berkurang Perseroan akan
       menurunkan biaya secara proporsional hingga margin laba yang diharapkan dapat tercapai.
       Dengan demikian transaksi yang dilakukan memberikan nilai tambah bagi Perseroan.
4.2.3. Informasi Non Keuangan yang Relevan
       Informasi non keuangan yang relevan adalah dengan dilakukannya transaksi, dapat
       meningkatkan reputasi Perseroan sebagai induk perusahaan yang profesional dengan terus
       mendukung kelancaran operasional group Perseroan.
4.2.4. Prosedur Pengambilan Keputusan Oleh Perseroan Dalam Menentukan Rencana Transaksi dan
       Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif lain
       Prosedur pengambilan keputusan oleh Perseroan dalam menentukan rencana transaksi dan
       nilai transaksi adalah dilakukan oleh Direksi dengan pengawasan Komisaris Perseroan. Rencana
       transaksi dan nilai transaksi dengan persyaratan yang mudah, transparan dan akuntabel yang
       dapat dipenuhi Perseroan sesuai dengan Peraturan perundang-undangan yang berlaku.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                IV-25
Page 55
       Alternatif lain dari rencana transaksi, apabila dilakukan dengan pihak lain, tidak ada dan
       Perseroan tidak mengenal pihak lain tersebut, sehingga rencana transaksi tidak dapat
       dilaksanakan.
4.2.5. Hal-Hal Material Lainnya
       Hal-hal material lainnya terkait dengan analisis inkremental dari rencana transaksi tidak ada.
       Dengan analisis inkremental yang telah dilakukan, Penilai meyakini bahwa rencana transaksi
       adalah wajar dan memberikan nilai tambah bagi Perseroan.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                        IV-26
Page 56
                                               BAB V
                                 ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI

Analisis kewajaran nilai transaksi meliputi :
a. Perbandingan antara nilai transaksi dengan hasil penilaian atas transaksi yang dilakukan.
b. Analisis untuk memastikan bahwa nilai transaksi memberikan nilai tambah dari transaksi yang
   dilakukan.
5.1. Hasil Penilaian Objek Transaksi
     Berdasarkan Laporan Penilaian Saham WINNER No. 00152/2.0118-00/BS/03/0596/1/V/2024
     tanggal 21 Mei 2024 yang diterbitkan oleh KJPP Iskandar dan Rekan, menyatakan bahwa Nilai
     Pasar 107.234.000 saham atau 100% saham WINNER per 31 Desember 2023 adalah Rp
     187.000.000.000,- atau untuk setiap saham adalah Rp 1.744,-.
5.2. Nilai Transaksi
     Berdasarkan draft keputusan pemegang saham di luar rapat WINNER, rencana transaksi yang
     akan dilakukan yaitu penambahan setoran modal dengan skema konversi utang pemegang
     saham menjadi saham (debt to equity swap) pada WINNER oleh WIKA. WIKA akan mengambil
     bagian saham baru yang diterbitkan WINNER sebesar Rp 8.024.000.000,- dengan nilai transaksi
     sebesar Rp 1.000,- per saham.
5.3. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi
     Dengan nilai transaksi WINNER sebesar Rp 1.000,- per saham dan Nilai Pasar setiap saham
     WINNER adalah Rp 1.744,-, maka nilai transaksi lebih rendah dari Nilai Pasarnya.
       Analisis perubahan persentase kepemilikan pada WINNER sebelum dan setelah transaksi adalah
       sebagai berikut:
        PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI
        Sebelum dilakukannya transaksi
                                                     Jumlah Saham Persentase            Jumlah
        No.            Pemegang Saham
                                                       (Lembar)      (%)                 (Rp)
           1 PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi        64.340.400         60,00%    64.340.400.000
           2 PT Wijaya Karya (Persero) Tbk              42.893.600         40,00%    42.893.600.000
             Jumlah                                    107.234.000        100,00%   107.234.000.000

        PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI
        Setelah dilakukannya transaksi
                                                     Jumlah Saham Persentase            Jumlah
        No.            Pemegang Saham
                                                       (Lembar)      (%)                 (Rp)
           1 PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi        64.340.400         55,82%    64.340.400.000
           2 PT Wijaya Karya (Persero) Tbk              50.917.600         44,18%    50.917.600.000
             Jumlah                                    115.258.000        100,00%   115.258.000.000

       Dengan dilakukannya transaksi persentase kepemilikan saham Perseroan pada WINNER
       mengalami peningkatan dari 40,00% menjadi 44,18%.
       Dengan demikian transaksi akan menguntungkan Perseroan sehingga kami berpendapat bahwa
       nilai transaksi adalah wajar.
5.4. Analisis Bahwa Nilai Transaksi Memberikan Nilai Tambah dari Transaksi Yang Dilakukan
     Berdasarkan hasil analisis dapat dipastikan bahwa nilai transaksi memberikan nilai tambah
     sebagai berikut:
       •      Dengan dilakukannya transaksi, kontribusi nilai tambah selama tahun 2024 – 2028 terhadap
              laba EBT dan EAT WINNER masing-masing sebesar Rp 755 juta dan Rp 589 juta. Kontribusi
              nilai tambah tersebut berasal dari penghematan biaya bunga pinjaman kepada WIKA.


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                               V-1
Page 57
       •     Dengan dilakukannya transaksi, kontribusi nilai tambah tahun 2024 – 2028 terhadap
             likuiditas current ratio sebesar 7,21% dan solvabilitas debt to equity ratio (DER) dan debt to
             asset ratio (DAR) masing-masing sebesar 6,31% dan 5,23%.
  Berdasarkan analisis tersebut, Kami berpendapat bahwa nilai transaksi adalah wajar.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                V-2
Page 58
                                               BAB VI
                              ANALISIS ATAS FAKTOR LAIN YANG RELEVAN


6.1.   Analisis Ketidakpastian Rencana Pembiayaan Dalam Rencana Transaksi
       Rencana Transaksi merupakan penambahan setoran modal dengan skema konversi utang
       pemegang saham menjadi saham (debt to equity swap) pada WINNER oleh WIKA sehingga tidak
       diperlukan ketersediaan kas untuk melakukan rencana transaksi.
6.2. Analisis Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang
     Laporan keuangan Perseroan dan jasa yang diperdagangkan dalam mata uang Rupiah.
       Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 20-21 Desember 2023 memutuskan untuk
       mempertahankan BI-Rate sebesar 6,00%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,25%, dan suku
       bunga Lending Facility sebesar 6,75%. Terhitung mulai 21 Desember 2023, Bank Indonesia
       menggunakan nama BI-Rate sebagai suku bunga kebijakan menggantikan BI 7-Day (Reverse)
       Repo Rate untuk memperkuat komunikasi kebijakan moneter. Penggantian nama ini tidak
       mengubah makna dan tujuan BI-Rate sebagai stance kebijakan moneter Bank Indonesia, serta
       operasionalisasinya tetap mengacu pada transaksi reverse repo Bank Indonesia tenor 7 (tujuh)
       hari.
       Keputusan mempertahankan BI-Rate pada level 6,00% tetap konsisten dengan fokus kebijakan
       moneter yang pro-stability yaitu untuk penguatan stabilisasi nilai tukar Rupiah serta langkah
       pre-emptive dan forward looking untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam sasaran
       2,5±1% pada 2024. Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap
       pro-growth untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan
       makroprudensial longgar terus ditempuh untuk mendorong kredit/pembiayaan perbankan
       kepada dunia usaha dan rumah tangga. Akselerasi digitalisasi sistem pembayaran juga terus
       didorong untuk meningkatkan volume transaksi dan memperluas inklusi ekonomi-keuangan
       digital, termasuk digitalisasi transaksi keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah.

6.3.   Analisis Ketidakpastian Risiko Pasar
       Ketidakpastian risiko pasar dalam industri konstruksi dapat berasal dari berbagai faktor dan
       faktor-faktor ini dapat sangat beragam. Berikut adalah beberapa faktor utama yang dapat
       menyebabkan ketidakpastian risiko pasar dalam industri konstruksi:
       1. Perubahan Ekonomi Makro: Fluktuasi dalam ekonomi makro, seperti resesi atau
           pertumbuhan ekonomi yang lambat, dapat mengurangi permintaan untuk proyek
           konstruksi. Kondisi ekonomi yang buruk dapat mengakibatkan penurunan investasi di sektor
           ini.
       2. Inflasi: Kenaikan biaya bahan bangunan dan tenaga kerja akibat inflasi dapat mengurangi
           margin keuntungan proyek konstruksi. Biaya yang meningkat tanpa disertai peningkatan
           harga kontrak dapat menyebabkan kerugian finansial.
       3. Suku Bunga: Kenaikan suku bunga dapat meningkatkan biaya pembiayaan proyek
           konstruksi, sehingga mengurangi profitabilitas dan mempengaruhi kemampuan perusahaan
           untuk mendapatkan pembiayaan.
       4. Keterlambatan Pembayaran: Keterlambatan dalam pembayaran oleh klien atau kontraktor
           utama dapat menyebabkan masalah likuiditas bagi perusahaan konstruksi. Aliran kas yang



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                         VI-1
Page 59
           tidak stabil dapat menghambat kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban
           finansialnya.
       5. Manajemen Proyek: Kesalahan dalam manajemen proyek, termasuk estimasi biaya yang
          tidak akurat dan penjadwalan yang buruk, dapat menyebabkan pembengkakan biaya dan
          penundaan yang merugikan secara finansial.

6.4.   Analisis Faktor Lain Yang Berpengaruh
       Dengan dilakukannya transaksi maka WINNER dapat meningkatkan solvabilitasnya melalui
       perbaikan rasio utang terhadap ekuitas (debt to equity ratio, DER).
       Pendapat kewajaran ini disusun berdasarkan asumsi bahwa transaksi yang akan dilakukan oleh
       manajemen Perseroan sesuai dengan Rencana Transaksi.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                      VI-2
Page 60
                                        BAB VII
                     KESIMPULAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI


        Hasil analisis atas nilai transaksi penambahan setoran modal dengan skema konversi utang
        pemegang saham menjadi saham (debt to equity swap) pada WINNER oleh WIKA adalah nilai
        transaksi dibawah dari Nilai Pasarnya. Dengan dilakukannya transaksi persentase kepemilikan
        saham Perseroan pada WINNER mengalami peningkatan. Dengan demikian nilai transaksi
        adalah wajar.
        Hasil analisis atas dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
        pemegang saham memberikan kesimpulan bahwa berdasarkan analisis laporan keuangan
        proforma dan proyeksi keuangan Perseroan tidak terdapat kontribusi nilai tambah bagi
        Perseroan, namun dengan dilakukannya transaksi akan meningkatkan laba, likuiditas dan
        solvabilitas WINNER yang dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan secara konsolidasi,
        dengan demikian sesuai dengan kepentingan pemegang saham.
        Hasil analisis atas pertimbangan bisnis dari manajemen terkait dengan transaksi terhadap
        kepentingan pemegang saham adalah WIKA dapat membantu WINNER untuk meningkatkan
        solvabilitasnya sehingga akan meningkatkan kepercayaan dari perbankan atau lembaga
        keuangan lainnya untuk memperoleh kredit baru memberikan kesimpulan bahwa
        pertimbangan bisnis dari manajemen tersebut sejalan dengan kepentingan pemegang saham.
        Berdasarkan kesimpulan dari hasil analisis tersebut diatas, maka Kami berpendapat bahwa
        transaksi adalah wajar.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                       VII-1
Page 61
                                                        LAMPIRAN




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk   VII-1
Page 62
Lampiran 1
PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
Perhitungan Nilai Perolehan, Penyusutan dan Akumulasi Penyusutan Aset Tetap (Rp.Juta)
                                             Umur      Tahun                                 Tahun Proyeksi
                  Uraian
                                          Ekonomis      2023       2024         2025               2026         2027         2028
NILAI PEROLEHAN
Aset Tetap
  Hak atas tanah                                         4.486.233    4.486.233      4.486.233    4.486.233    4.486.233    4.486.233
  Lahan tambang                                             60.330       60.330         60.330       60.330       60.330       60.330
  Bangunan                                               2.644.084    2.644.084      2.644.084    2.644.084    2.644.084    2.644.084
  Prasarana                                                563.451      563.451        563.451      563.451      563.451      563.451
  Perlengkapan kantor                                      402.703      402.703        402.703      402.703      402.703      402.703
  Peralatan pabrik dan proyek                            4.519.512    4.519.512      4.519.512    4.519.512    4.519.512    4.519.512
  Kendaraan                                                 11.994       11.994         11.994       11.994       11.994       11.994
Aset dalam penyelesaian
  Aset dalam penyelesaian                                  132.759        132.759     132.759      132.759      132.759       132.759
Capex 2024                         246.062                                246.062     246.062      246.062      246.062       246.062
Capex 2025                         246.062                                            246.062      246.062      246.062       246.062
Capex 2026                         246.062                                                         246.062      246.062       246.062
Capex 2027                         246.062                                                                      246.062       246.062
Capex 2028                         246.062                                                                                    246.062
Jumlah Nilai Perolehan                                  12.821.067   13.067.129     13.313.191   13.559.253   13.805.316   14.051.378
PENYUSUTAN
Aset Tetap
  Lahan tambang                     60.330      20                          3.016       3.016        3.016        3.016        3.016
  Bangunan                       2.644.084      15                        176.272     176.272      176.272      176.272      176.272
  Prasarana                        563.451      20                         28.173      28.173       28.173       28.173       28.173
  Perlengkapan kantor              402.703       4                         68.109         -            -            -            -
  Peralatan pabrik dan proyek    4.519.512      15                        301.301     301.301      301.301      301.301      234.268
  Kendaraan                         11.994       5                          1.597         -            -            -            -
Capex 2024                         246.062       5                                     49.212       49.212       49.212       49.212
Capex 2025                         246.062       5                                                  49.212       49.212       49.212
Capex 2026                         246.062       5                                                               49.212       49.212
Capex 2027                         246.062       5                                                                            49.212
Capex 2028                         246.062       5
Jumlah Penyusutan Aset Tetap                                              578.468     557.975      607.187      656.399      638.579
AKUMULASI PENYUSUTAN
Aset Tetap
  Lahan tambang                                             12.551       15.567         18.584       21.600       24.617       27.633
  Bangunan                                                 967.108    1.143.380      1.319.653    1.495.925    1.672.197    1.848.469
  Prasarana                                                300.675      328.848        357.021      385.193      413.366      441.538
  Perlengkapan kantor                                      334.593      402.703        402.703      402.703      402.703      402.703
  Peralatan pabrik dan proyek                            3.080.041    3.381.342      3.682.643    3.983.944    4.285.245    4.519.512
  Kendaraan                                                 10.398       11.994         11.994       11.994       11.994       11.994
Capex 2024                                                                  -           49.212       98.425      147.637      196.850
Capex 2025                                                                  -              -         49.212       98.425      147.637
Capex 2026                                                                  -              -            -         49.212       98.425
Capex 2027                                                                  -              -            -            -         49.212
Capex 2028                                                                  -              -            -            -            -
Jumlah Akumulasi Penyusutan                              4.705.367    5.283.835      5.841.810    6.448.997    7.105.396    7.743.975
NILAI BUKU
Aset Tetap
  Hak atas tanah                                         4.486.233    4.486.233      4.486.233    4.486.233    4.486.233    4.486.233
  Lahan tambang                                             47.779       44.762         41.746       38.729       35.713       32.696
  Bangunan                                               1.676.976    1.500.703      1.324.431    1.148.159      971.887      795.614
  Prasarana                                                262.775      234.603        206.430      178.258      150.085      121.913
  Perlengkapan kantor                                       68.109          -              -            -            -            -
  Peralatan pabrik dan proyek                            1.439.471    1.138.170        836.869      535.569      234.268          -
  Kendaraan                                                  1.597          -              -            -            -            -
Aset dalam penyelesaian
  Aset dalam penyelesaian                                  132.759      132.759        132.759      132.759      132.759      132.759
Capex 2024                                                     -        246.062        196.850      147.637       98.425       49.212
Capex 2025                                                     -            -          246.062      196.850      147.637       98.425
Capex 2026                                                     -            -              -        246.062      196.850      147.637
Capex 2027                                                     -            -              -            -        246.062      196.850
Capex 2028                                                     -            -              -            -            -        246.062
Jumlah Nilai Buku                                        8.115.700    7.783.294      7.471.381    7.110.257    6.699.919    6.307.403




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                         VII-1
Page 63
Lampiran 1 (lanjutan)
PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI
Perhitungan Nilai Perolehan, Penyusutan dan Akumulasi Penyusutan Aset Tetap Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                     Umur       Tahun                            Tahun Proyeksi
              Uraian
                                   Ekonomis     2023        2024         2025        2026        2027         2028
ASET TETAP
Nilai Perolehan
  Bangunan                                       19.820      19.820       19.820      19.820      19.820       19.820
  Prasarana                                       1.295       1.295        1.295       1.295       1.295        1.295
  Perlengkapan kantor                               648         648          648         648         648          648
  Peralatan pabrik & proyek                      26.958      26.958       26.958      26.958      26.958       26.958
  Kendaraan                                           49          49          49           49         49            49
Capex                                                         1.463        1.463       1.463       1.463        1.463
Akumulasi Capex                                               1.463        2.926       4.389       5.852        7.315
Jumlah Nilai Perolehan                           48.769      50.232      51.696       53.159      54.622       56.085
Penyusutan
  Bangunan                            20                        991          991         991         991          991
  Prasarana                           12                        108          108         108         108          108
  Perlengkapan kantor                  4                          70         -            -          -             -
  Peralatan pabrik & proyek            8                      3.370        3.250          -          -             -
  Kendaraan                            8                           6           3          -          -             -
Capex                                  5                                     293         585         878        1.170
Jumlah Penyusutan                                             4.545        4.645       1.684       1.977        2.269
Akumulasi Penyusutan
  Bangunan                                        6.793       7.784        8.775       9.766      10.757       11.748
  Prasarana                                         640         748          856         964       1.072        1.180
  Perlengkapan kantor                               578         648          648         648         648          648
  Peralatan pabrik & proyek                      20.338      23.707       26.958      26.958      26.958       26.958
  Kendaraan                                           40          46          49           49         49            49
Capex                                                -           -           293         878       1.756        2.926
Jumlah Akumulasi Penyusutan                      28.389      32.933      37.578       39.263      41.239       43.509
Nilai Buku
  Bangunan                                       13.027      12.036       11.045      10.054       9.063        8.072
  Prasarana                                         655         547          439         331         223          115
  Perlengkapan kantor                                 70         -           -            -          -             -
  Peralatan pabrik & proyek                       6.620       3.250          -            -          -             -
  Kendaraan                                            9           3         -            -          -             -
Capex                                                -        1.463        2.634       3.511       4.097        4.389
Jumlah Nilai Buku                                20.381      17.299      14.117       13.896      13.382       12.576




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                  VII-2
Page 64
Lampiran 1 (lanjutan)
PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI
Perhitungan Nilai Perolehan, Penyusutan dan Akumulasi Penyusutan Aset Tetap Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                     Umur       Tahun                            Tahun Proyeksi
              Uraian
                                   Ekonomis     2023        2024         2025        2026       2027         2028
ASET TETAP
Nilai Perolehan
  Bangunan                                       19.820      19.820       19.820      19.820     19.820       19.820
  Prasarana                                       1.295       1.295        1.295       1.295      1.295        1.295
  Perlengkapan kantor                               648         648          648         648        648          648
  Peralatan pabrik & proyek                      26.958      26.958       26.958      26.958     26.958       26.958
  Kendaraan                                           49          49          49           49        49            49
Capex                                                         1.463        1.463       1.463      1.463        1.463
Akumulasi Capex                                               1.463        2.926       4.389      5.852        7.315
Jumlah Nilai Perolehan                           48.769      50.232      51.696       53.159     54.622       56.085
Penyusutan
  Bangunan                            20                        991          991         991        991          991
  Prasarana                           12                        108          108         108        108          108
  Perlengkapan kantor                  4                          70         -            -         -             -
  Peralatan pabrik & proyek            8                      3.370        3.250          -         -             -
  Kendaraan                            8                           6           3          -         -             -
Capex                                  5                                     293         585        878        1.170
Jumlah Penyusutan                                             4.545        4.645       1.684      1.977        2.269
Akumulasi Penyusutan
  Bangunan                                        6.793       7.784        8.775       9.766     10.757       11.748
  Prasarana                                         640         748          856         964      1.072        1.180
  Perlengkapan kantor                               578         648          648         648        648          648
  Peralatan pabrik & proyek                      20.338      23.707       26.958      26.958     26.958       26.958
  Kendaraan                                           40          46          49           49        49            49
Capex                                                -           -           293         878      1.756        2.926
Jumlah Akumulasi Penyusutan                      28.389      32.933      37.578       39.263     41.239       43.509
Nilai Buku
  Bangunan                                       13.027      12.036       11.045      10.054      9.063        8.072
  Prasarana                                         655         547          439         331        223          115
  Perlengkapan kantor                                 70         -           -            -         -             -
  Peralatan pabrik & proyek                       6.620       3.250          -            -         -             -
  Kendaraan                                            9           3         -            -         -             -
Capex                                                -        1.463        2.634       3.511      4.097        4.389
Jumlah Nilai Buku                                20.381      17.299      14.117       13.896     13.382       12.576




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                 VII-3
Page 65
Lampiran 2
PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
Perhitungan Pembayaran Utang Jangka Pendek (Rp. Juta)
                                 Tahun
            Uraian
                                  2023           2024              2025          2026          2027          2028
Penarikan kredit                                      -                   -             -             -             -
Jumlah Utang                                   17.613.134                 -             -             -             -
Bunga                  8,93%                    1.572.853                 -             -             -             -
Angsuran Pokok                                 17.613.134                 -             -             -             -
Saldo                           17.613.134            -                   -             -             -             -
Catatan :
Suku bunga berdasarkan suku bunga rata-rata untuk pembiayaan modal kerja dari Bank Pemerintah (sumber :
www.bi.go.id).

PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
Perhitungan Pembayaran Pinjaman Jangka Menengah (Rp. Juta)
                                 Tahun                                          Tahun
            Uraian
                                  2023          2024        2025                 2026          2027          2028
Penarikan kredit                                     -           -                    -             -             -
Jumlah Utang                                   1.780.000   1.424.000            1.068.000       712.000       356.000
Bunga                  9,41%                     167.498     133.998              100.499        66.999        33.500
Angsuran Pokok                                   356.000     356.000              356.000       356.000       356.000
Saldo                            1.780.000     1.424.000   1.068.000              712.000       356.000           -
Catatan :
Suku bunga berdasarkan suku bunga rata-rata untuk pembiayaan investasi dari Bank Pemerintah (sumber : www.bi.go.id).

PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
Perhitungan Pembayaran Pokok dan Bunga Pinjaman Jangka Panjang (Rp. Juta)
                                 Tahun                                  Tahun
            Uraian
                                  2023           2024       2025          2026                 2027          2028
Penarikan kredit                               11.000.000  2.000.000    1.000.000             1.000.000     1.000.000
Jumlah Utang                                   16.912.559 18.723.225 19.723.225              20.723.225    21.723.225
Bunga                  4,00%                      236.502    668.929      748.929               788.929       828.929
Angsuran Pokok                                    189.334          -            -                     -             -
Saldo                            5.912.559     16.723.225 18.723.225 19.723.225              20.723.225    21.723.225
Catatan :
Suku bunga berdasarkan suku bunga restrukturisasi pinjaman WIKA (sumber : www.bi.go.id).

PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
Perhitungan Pembayaran Pokok Bunga Obligasi (Rp. Juta)
                                 Tahun                                          Tahun
            Uraian
                                  2023          2024               2025          2026          2027          2028
Penarikan kredit                                       -                  -             -             -             -
Jumlah Utang                                   8.668.943          7.602.943     5.769.193     4.826.693     3.080.563
Bunga                                            787.559            698.548       542.513       457.405       295.438
Angsuran Pokok                                 1.066.000          1.833.750       942.500     1.746.130     2.241.500
Saldo                            8.668.943     7.602.943          5.769.193     4.826.693     3.080.563       839.063
Catatan :
Suku bunga obligasi berdasarkan suku bunga obligasi WIKA

PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
Perhitungan Pembayaran Pokok Bunga Sukuk Mudharabah(Rp. Juta)
                                 Tahun                                          Tahun
            Uraian
                                  2023          2024      2025                   2026           2027          2028
Penarikan kredit                                       -         -                      -             -              -
Jumlah Utang                                   2.781.815 2.138.015              1.456.790     1.153.690        788.640
Imbal Hasil                                      288.877   225.141                156.746       124.920         85.962
Angsuran Pokok                                   643.800   681.225                303.100       365.050        487.100
Saldo                            2.781.815     2.138.015 1.456.790              1.153.690       788.640        301.540
Catatan :
Suku bunga berdasarkan tingkat rata-rata imbal hasil sukuk mudharabah WIKA




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                  VII-4
Page 66
Lampiran 2 (lanjutan)
PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI
Perhitungan Pembayaran Bunga dan Angsuran Pokok Pinjaman Jangka Pendek Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp. Juta)
                        Tahun                         Tahun Proyeksi
        Uraian
                        2023       2024       2025        2026       2027        2028
Penarikan kredit
Jumlah utang                        18.988      8.988            -         -           -
Bunga            9,41%               1.787        846            -         -           -
Angsuran pokok                      10.000      8.988
Saldo                    18.988      8.988           -           -         -           -
Catatan :
Suku bunga berdasarkan suku bunga bank pemerintah untuk pinjaman investasi per Desember 2023 (sumber: bi.go.id)

PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI
Perhitungan Pembayaran Bunga dan Angsuran Pokok Pinjaman Jangka Pendek Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp. Juta)
                                            Tahun                         Tahun Proyeksi
                  Uraian
                                            2023       2024        2025       2026       2027         2028
Penarikan kredit
Jumlah utang                                            18.988        964           -           -            -
Bunga                               9,41%                1.787         91           -           -            -
Angsuran pokok                                          10.000        964
Konversi utang WIKA menjadi modal saham                  8.024           -          -           -            -
Saldo                                        18.988        964           -          -           -            -
Catatan :
Suku bunga berdasarkan suku bunga bank pemerintah untuk pinjaman investasi per Desember 2023 (sumber: bi.go.id)




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                           VII-5
Page 67
Lampiran 3
Asumsi proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi PT Wijaya Karya Industri Energi adalah
sebagai berikut:

Jangka Waktu Proyeksi
Periode proyeksi pendapatan ekonomis wajib dilakukan dalam jangka waktu paling singkat 5 (lima)
tahun ke depan. Proyeksi keuangan disajikan mulai dari 1 Januari 2024 – 31 Desember 2028.
Laporan Laba (Rugi)
▪ Perhitungan Pendapatan disajikan pada lampiran 4.
▪ Beban pokok pendapatan diasumsikan sebesar 78,50% dari pendapatan.
▪ Beban penjualan sebesar 0,05% dari pendapatan.
▪ Beban umum dan administrasi diasumsikan sebesar 7,50% dari pendapatan.
▪ Perhitungan penyusutan dan amortisasi dengan metode garis lurus dengan sisa umur ekonomis
   yang wajar disajikan pada lampiran 1.
▪ Pendapatan lain-lain diasumsikan nol atau tidak ada.
▪ Beban lain-lain diasumsikan nol atau tidak ada.
▪ Laba pada ventura bersama diasumsikan nol atau tidak ada.
▪ Perhitungan beban pendanaan disajikan pada lampiran 2.
▪ Beban pajak penghasilan final diasumsikan nol atau tidak ada.
▪ Tarif pajak diasumsikan sebesar 22,00% dari laba sebelum pajak dengan menerapkan tax loss carry
   forward.
Laporan Posisi Keuangan
▪ Aset lancar
   − Piutang usaha diasumsikan 40 hari dari pendapatan setiap tahun.
   − Piutang retensi diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
   − Tagihan bruto pemberi kerja diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
   − Piutang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
   − Persediaan tahun 2024 diasumsikan 300 hari dari beban pokok pendapatan, tahun 2025
       diasumsikan 250 hari dari beban pokok pendapatan dan tahun selanjutnya diasumsikan 200
       hari dari pendapatan.
   − Uang muka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
   − Biaya dibayar dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
   − Pajak dibayar dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
   − Pekerjaan dalam proses konstruksi diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
   − Aset lancar lainnya diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
   − Piutang yang belum tertagih diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
▪ Aset tidak lancar
   − Investasi pada ventura bersama diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
   − Aset pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
   − Aset tetap
       Nilai perolehan diasumsikan meningkat per tahun dari tahun sebelumnya sebagai capex.
       Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi penyusutan tahun
       sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan disajikan pada lampiran 1.
   − Aset tak berwujud diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                     VII-6
Page 68
     − Aset tidak lancar lainnya diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
▪    Liabilitas jangka pendek
     − Perhitungan pinjaman jangka pendek disajikan pada lampiran 2.
     − Utang usaha diasumsikan 35 hari dari beban pokok pendapatan setiap tahun.
     − Utang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
     − Utang dividen diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
     − Utang pajak diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
     − Uang muka pelanggan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
     − Beban akrual diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
▪    Liabilitas jangka panjang
     − Liabilitas imbalan kerja diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
     − Pinjaman jangka menengah diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
▪    Ekuitas
     − Modal saham diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
     − Saldo (defisit) laba adalah penjumlahan antara laba (rugi) bersih periode berjalan dengan
         saldo (rugi) laba periode sebelumnya.
Asumsi – asumsi yang digunakan yang terkait langsung dengan kegiatan usaha dalam proyeksi posisi
keuangan adalah wajar.

PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI
Proyeksi Laba Rugi Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                              Tahun                              Tahun Proyeksi
                   Uraian
                                              2023        2024          2025         2026       2027          2028
PENDAPATAN                                    141.469     175.646       184.429      189.962    195.660       201.530
BEBAN POKOK PENDAPATAN                       (111.100) (137.882)       (144.777) (149.120) (153.593)         (158.201)
LABA KOTOR                                      30.370      37.764        39.652       40.842     42.067        43.329
Beban penjualan                                       (3)       (88)          (92)         (95)       (98)         (101)
Beban umum dan administrasi                    (10.387)    (13.173)      (13.832)     (14.247)   (14.675)      (15.115)
EBITDA                                          19.980      24.503        25.728       26.500     27.295        28.113
Depresiasi dan amortisasi                        (3.901)     (4.545)       (4.645)      (1.684)    (1.977)       (2.269)
EBIT                                            16.079      19.958        21.083       24.816     25.318        25.844
Pendapatan lain-lain                              7.319         -             -            -          -             -
Beban lain-lain                                  (9.852)        -             -            -          -             -
Laba pada ventura bersama                           -           -             -            -          -             -
Beban pendanaan                                  (4.045)     (1.787)         (846)         -          -             -
Beban pajak penghasilan final                      (415)        -             -            -          -             -
EBT                                               9.086     18.171        20.237       24.816     25.318        25.844
Pajak                                            (1.892)     (3.998)       (4.452)      (5.459)    (5.570)       (5.686)
LABA BERSIH (EAT)                                 7.194     14.173        15.785       19.356     19.748        20.158
                                 Rata-rata
      Rasio Profitabilitas
                                2024-2028
Laba Kotor/Sales                   21,50%       21,47%      21,50%       21,50%       21,50%      21,50%       21,50%
EBITDA/Sales                       13,95%       14,12%      13,95%       13,95%       13,95%      13,95%       13,95%
EBIT/Sales                         12,32%       11,37%      11,36%       11,43%       13,06%      12,94%       12,82%
EBT/Sales                          12,03%         6,42%     10,35%       10,97%       13,06%      12,94%       12,82%
EAT/Sales                            9,38%        5,09%       8,07%       8,56%       10,19%      10,09%       10,00%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                    VII-7
Page 69
PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI
Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                  Tahun                               Tahun Proyeksi
                       Uraian
                                                   2023           2024      2025          2026         2027      2028
 ASET
 ASET LANCAR
 Kas dan setara kas                                   9.103        16.505    40.348        77.188       94.802   113.041
 Piutang usaha                                      16.957         19.249    20.211        20.818       21.442    22.086
 Piutang retensi                                        -             -         -             -            -         -
 Tagihan bruto pemberi kerja                          3.475         3.475     3.475         3.475        3.475     3.475
 Piutang lain-lain                                      -             -         -             -            -         -
 Persediaan                                        112.384        113.328    99.162        81.710       84.161    86.686
 Uang muka                                              976           976       976           976          976       976
 Biaya dibayar dimuka                                    69            69        69            69           69        69
 Pajak dibayar dimuka                               12.784         12.784    12.784        12.784       12.784    12.784
 Pekerjaan dalam proses konstruksi                      -             -         -             -            -         -
 Aset lancar lainnya                                    -             -         -             -            -         -
 Piutang yang belum tertagih                            -             -         -             -            -         -
 Jumlah Aset Lancar                               155.748         166.386   177.025       197.019      217.710   239.116
 ASET TIDAK LANCAR
 Investasi pada ventura bersama                         -             -         -              -           -         -
 Aset pajak tangguhan                                 4.566         4.566     4.566          4.566       4.566     4.566
 Aset tetap
   Nilai perolehan                                  48.769         50.232    51.696        53.159       54.622    56.085
   Akumulasi penyusutan                             28.389         32.933    37.578        39.263       41.239    43.509
   Nilai buku                                       20.381         17.299    14.117        13.896       13.382    12.576
Aset tak berwujud                                   67.400         67.400    67.400        67.400       67.400    67.400
 Aset tidak lancar lainnya                              198           198       198           198          198       198
 Jumlah Aset Tidak Lancar                           92.545         89.463    86.281        86.060       85.547    84.740
 JUMLAH ASET                                      248.292         255.849   263.306       283.079      303.256   323.856
 LIABILITAS DAN EKUITAS
 LIABILITAS JANGKA PENDEK
 Pinjaman jangka pendek                             18.988          8.988       -             -            -         -
 Utang usaha                                          9.839        13.222    13.883        14.299       14.728    15.170
 Utang lain-lain                                    15.722         15.722    15.722        15.722       15.722    15.722
 Utang dividen                                        3.543         3.543     3.543         3.543        3.543     3.543
 Utang pajak                                          1.675         1.675     1.675         1.675        1.675     1.675
 Uang muka pelanggan                                    579           579       579           579          579       579
 Beban akrual                                         5.939         5.939     5.939         5.939        5.939     5.939
 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                    56.284         49.667    41.340        41.757       42.186    42.627
 LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan kerja                              5.007         5.007     5.007         5.007        5.007     5.007
Pinjaman jangka menengah                                -             -         -             -            -         -
 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                     5.007         5.007     5.007         5.007        5.007     5.007
 JUMLAH LIABILITAS                                  61.291         54.674    46.347        46.763       47.192    47.634
 EKUITAS
 Modal saham                                       107.234        107.234   107.234       107.234      107.234   107.234
 Saldo laba (rugi)                                  79.767         93.941   109.726       129.082      148.830   168.988
 Jumlah Ekuitas                                   187.001         201.175   216.960       236.316      256.064   276.222
 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                    248.292         255.849   263.306       283.079      303.256   323.856
                                     Rata-rata
 Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
                                    2024-2028
 Current Ratio                        462,41%      276,72%        335,00%   428,22%       471,83%      516,08%   560,94%
 Debt to Equity Ratio                   20,80%      32,78%         27,18%    21,36%        19,79%       18,43%    17,24%
 Debt to Asset Ratio                    17,15%      24,69%         21,37%    17,60%        16,52%       15,56%    14,71%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                    VII-8
Page 70
PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI
Proyeksi Arus Kas Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                                    Tahun Proyeksi
                            Uraian
                                                               2024        2025         2026         2027       2028
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Laba bersih                                                     14.173     15.785        19.356      19.748      20.158
Depresiasi                                                       4.545      4.645         1.684       1.977       2.269
Perubahan Modal Kerja :
(Kenaikan) Penurunan Piutang usaha                               (2.292)     (962)         (606)        (625)       (643)
(Kenaikan) Penurunan Piutang retensi                                -         -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Tagihan bruto pemberi kerja                    -         -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain                              -         -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Persediaan                                    (944)   14.166        17.453       (2.451)     (2.525)
(Kenaikan) Penurunan Uang muka                                      -         -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Biaya dibayar dimuka                           -         -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar dimuka                           -         -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Pekerjaan dalam proses konstruksi              -         -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Aset lancar lainnya                            -         -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Piutang yang belum tertagih                    -         -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Aset pajak tangguhan                           -         -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Aset tidak lancar lainnya                      -         -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Utang usaha                                  3.383       661           416          429         442
Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain                                -         -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Utang dividen                                  -         -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Utang pajak                                    -         -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Uang muka pelanggan                            -         -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Beban akrual                                   -         -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja                       -         -             -            -           -
                    Perubahan Modal Kerja                           147    13.865        17.263      (2.647)     (2.726)
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Operasi        18.865     34.294        38.303      19.078      19.702
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
(Kenaikan) Penurunan Investasi pada ventura bersama                -           -            -            -          -
(Kenaikan) Penurunan Aset tetap                                 (1.463)     (1.463)      (1.463)      (1.463)    (1.463)
(Kenaikan) Penurunan Aset tak berwujud                             -           -            -            -          -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Investasi      (1.463)     (1.463)      (1.463)      (1.463)    (1.463)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Kenaikan (Penurunan) Pinjaman jangka pendek                    (10.000)     (8.988)         -           -           -
Kenaikan (Penurunan) Pinjaman jangka menengah                      -           -            -           -           -
Kenaikan (Penurunan) Modal saham                                   -           -            -           -           -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Pendanaan     (10.000)    (8.988)          -           -           -
Penyesuaian                                                        -           -            -           -           -
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS & SETARA KAS                     7.402     23.843        36.840      17.615      18.238
KAS & SETARA KAS AWAL TAHUN                                      9.103     16.505        40.348      77.188      94.802
KAS & SETARA KAS AKHIR TAHUN                                    16.505     40.348        77.188      94.802     113.041




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                     VII-9
Page 71
Asumsi proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi PT Wijaya Karya Industri Energi adalah
sebagai berikut:

Jangka Waktu Proyeksi
Periode proyeksi pendapatan ekonomis wajib dilakukan dalam jangka waktu paling singkat 5 (lima)
tahun ke depan. Proyeksi keuangan disajikan mulai dari 1 Januari 2024 – 31 Desember 2028.
Laporan Laba (Rugi)
▪ Perhitungan Pendapatan disajikan pada lampiran 4.
▪ Beban pokok pendapatan diasumsikan sebesar 78,50% dari pendapatan.
▪ Beban penjualan sebesar 0,05% dari pendapatan.
▪ Beban umum dan administrasi diasumsikan sebesar 7,50% dari pendapatan.
▪ Perhitungan penyusutan dan amortisasi dengan metode garis lurus dengan sisa umur ekonomis
   yang wajar disajikan pada lampiran 1.
▪ Pendapatan lain-lain diasumsikan nol atau tidak ada.
▪ Beban lain-lain diasumsikan nol atau tidak ada.
▪ Laba pada ventura bersama diasumsikan nol atau tidak ada.
▪ Perhitungan beban pendanaan disajikan pada lampiran 2.
▪ Beban pajak penghasilan final diasumsikan nol atau tidak ada.
▪ Tarif pajak diasumsikan sebesar 22,00% dari laba sebelum pajak dengan menerapkan tax loss carry
   forward.
Laporan Posisi Keuangan
▪ Aset lancar
   − Piutang usaha diasumsikan 40 hari dari pendapatan setiap tahun.
   − Piutang retensi diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
   − Tagihan bruto pemberi kerja diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
   − Piutang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
   − Persediaan tahun 2024 diasumsikan 300 hari dari beban pokok pendapatan, tahun 2025
       diasumsikan 250 hari dari beban pokok pendapatan dan tahun selanjutnya diasumsikan 200
       hari dari pendapatan.
   − Uang muka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
   − Biaya dibayar dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
   − Pajak dibayar dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
   − Pekerjaan dalam proses konstruksi diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
   − Aset lancar lainnya diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
   − Piutang yang belum tertagih diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
▪ Aset tidak lancar
   − Investasi pada ventura bersama diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
   − Aset pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
   − Aset tetap
       Nilai perolehan diasumsikan meningkat per tahun dari tahun sebelumnya sebagai capex.
       Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi penyusutan tahun
       sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan disajikan pada lampiran 1.
   − Aset tak berwujud diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
   − Aset tidak lancar lainnya diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                    VII-10
Page 72
▪    Liabilitas jangka pendek
     − Perhitungan pinjaman jangka pendek disajikan pada lampiran 2.
     − Utang usaha diasumsikan 35 hari dari beban pokok pendapatan setiap tahun.
     − Utang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
     − Utang dividen diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
     − Utang pajak diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
     − Uang muka pelanggan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
     − Beban akrual diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
▪    Liabilitas jangka panjang
     − Liabilitas imbalan kerja diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
     − Pinjaman jangka menengah diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
▪    Ekuitas
     − Modal saham diasumsikan meningkat sesuai dengan setoran modal WIKA.
     − Saldo (defisit) laba adalah penjumlahan antara laba (rugi) bersih periode berjalan dengan
         saldo (rugi) laba periode sebelumnya.
Asumsi – asumsi yang digunakan yang terkait langsung dengan kegiatan usaha dalam proyeksi posisi
keuangan adalah wajar.

PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI
Proyeksi Laba Rugi Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                             Tahun                                Tahun Proyeksi
                   Uraian
                                             2023          2024          2025         2026       2027          2028
PENDAPATAN                                   141.469       175.646       184.429      189.962    195.660       201.530
BEBAN POKOK PENDAPATAN                      (111.100) (137.882)         (144.777) (149.120) (153.593)         (158.201)
LABA KOTOR                                     30.370        37.764        39.652       40.842     42.067        43.329
Beban penjualan                                      (3)         (88)          (92)         (95)       (98)         (101)
Beban umum dan administrasi                   (10.387)      (13.173)      (13.832)     (14.247)   (14.675)      (15.115)
EBITDA                                         19.980        24.503        25.728       26.500     27.295        28.113
Depresiasi dan amortisasi                       (3.901)       (4.545)       (4.645)      (1.684)    (1.977)       (2.269)
EBIT                                           16.079        19.958        21.083       24.816     25.318        25.844
Pendapatan lain-lain                             7.319           -             -            -          -             -
Beban lain-lain                                 (9.852)          -             -            -          -             -
Laba pada ventura bersama                          -             -             -            -          -             -
Beban pendanaan                                 (4.045)       (1.787)          (91)         -          -             -
Beban pajak penghasilan final                     (415)          -             -            -          -             -
EBT                                              9.086       18.171        20.992       24.816     25.318        25.844
Pajak                                           (1.892)       (3.998)       (4.618)      (5.459)    (5.570)       (5.686)
LABA BERSIH (EAT)                                7.194       14.173        16.374       19.356     19.748        20.158
                                Rata-rata
      Rasio Profitabilitas
                               2024-2028
Laba Kotor/Sales                  21,50%       21,47%        21,50%       21,50%       21,50%      21,50%       21,50%
EBITDA/Sales                      13,95%       14,12%        13,95%       13,95%       13,95%      13,95%       13,95%
EBIT/Sales                        12,32%       11,37%        11,36%       11,43%       13,06%      12,94%       12,82%
EBT/Sales                         12,11%         6,42%       10,35%       11,38%       13,06%      12,94%       12,82%
EAT/Sales                           9,45%        5,09%         8,07%       8,88%       10,19%      10,09%       10,00%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                     VII-11
Page 73
PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI
Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                  Tahun                              Tahun Proyeksi
                       Uraian
                                                  2023           2024      2025          2026         2027      2028
 ASET
 ASET LANCAR
 Kas dan setara kas                                  9.103        16.505    48.961        85.801      103.415   121.654
 Piutang usaha                                      16.957        19.249    20.211        20.818       21.442    22.086
 Piutang retensi                                        -            -         -             -            -         -
 Tagihan bruto pemberi kerja                         3.475         3.475     3.475         3.475        3.475     3.475
 Piutang lain-lain                                      -            -         -             -            -         -
 Persediaan                                       112.384        113.328    99.162        81.710       84.161    86.686
 Uang muka                                             976           976       976           976          976       976
 Biaya dibayar dimuka                                    69           69        69            69           69        69
 Pajak dibayar dimuka                               12.784        12.784    12.784        12.784       12.784    12.784
 Pekerjaan dalam proses konstruksi                      -            -         -             -            -         -
 Aset lancar lainnya                                    -            -         -             -            -         -
 Piutang yang belum tertagih                            -            -         -             -            -         -
 Jumlah Aset Lancar                               155.748        166.386   185.638       205.632      226.322   247.729
 ASET TIDAK LANCAR
 Investasi pada ventura bersama                         -            -         -              -           -         -
 Aset pajak tangguhan                                4.566         4.566     4.566          4.566       4.566     4.566
 Aset tetap
   Nilai perolehan                                  48.769        50.232    51.696        53.159       54.622    56.085
   Akumulasi penyusutan                             28.389        32.933    37.578        39.263       41.239    43.509
   Nilai buku                                       20.381        17.299    14.117        13.896       13.382    12.576
Aset tak berwujud                                   67.400        67.400    67.400        67.400       67.400    67.400
 Aset tidak lancar lainnya                             198           198       198           198          198       198
 Jumlah Aset Tidak Lancar                           92.545        89.463    86.281        86.060       85.547    84.740
 JUMLAH ASET                                      248.292        255.849   271.919       291.692      311.869   332.469
 LIABILITAS DAN EKUITAS
 LIABILITAS JANGKA PENDEK
 Pinjaman jangka pendek                             18.988           964       -             -            -         -
 Utang usaha                                         9.839        13.222    13.883        14.299       14.728    15.170
 Utang lain-lain                                    15.722        15.722    15.722        15.722       15.722    15.722
 Utang dividen                                       3.543         3.543     3.543         3.543        3.543     3.543
 Utang pajak                                         1.675         1.675     1.675         1.675        1.675     1.675
 Uang muka pelanggan                                   579           579       579           579          579       579
 Beban akrual                                        5.939         5.939     5.939         5.939        5.939     5.939
 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                    56.284        41.643    41.340        41.757       42.186    42.627
 LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan kerja                             5.007         5.007     5.007         5.007        5.007     5.007
Pinjaman jangka menengah                                -            -         -             -            -         -
 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                    5.007         5.007     5.007         5.007        5.007     5.007
 JUMLAH LIABILITAS                                  61.291        46.650    46.347        46.763       47.192    47.634
 EKUITAS
 Modal saham                                      107.234        115.258   115.258       115.258      115.258   115.258
 Saldo laba (rugi)                                  79.767        93.941   110.315       129.671      149.419   169.577
 Jumlah Ekuitas                                   187.001        209.199   225.573       244.929      264.677   284.835
 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                    248.292        255.849   271.919       291.692      311.869   332.469
                                    Rata-rata
 Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
                                   2024-2028
 Current Ratio                        491,74%      276,72%       399,55%   449,05%       492,45%      536,49%   581,15%
 Debt to Equity Ratio                  19,30%       32,78%        22,30%    20,55%        19,09%       17,83%    16,72%
 Debt to Asset Ratio                   16,15%       24,69%        18,23%    17,04%        16,03%       15,13%    14,33%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                   VII-12
Page 74
PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI
Proyeksi Arus Kas Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                                    Tahun Proyeksi
                            Uraian
                                                                2024       2025         2026         2027        2028
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Laba bersih                                                      14.173    16.374        19.356       19.748      20.158
Depresiasi                                                        4.545     4.645         1.684        1.977       2.269
Perubahan Modal Kerja :
(Kenaikan) Penurunan Piutang usaha                               (2.292)     (962)         (606)         (625)       (643)
(Kenaikan) Penurunan Piutang retensi                                -         -             -             -           -
(Kenaikan) Penurunan Tagihan bruto pemberi kerja                    -         -             -             -           -
(Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain                              -         -             -             -           -
(Kenaikan) Penurunan Persediaan                                    (944)   14.166        17.453        (2.451)     (2.525)
(Kenaikan) Penurunan Uang muka                                      -         -             -             -           -
(Kenaikan) Penurunan Biaya dibayar dimuka                           -         -             -             -           -
(Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar dimuka                           -         -             -             -           -
(Kenaikan) Penurunan Pekerjaan dalam proses konstruksi              -         -             -             -           -
(Kenaikan) Penurunan Aset lancar lainnya                            -         -             -             -           -
(Kenaikan) Penurunan Piutang yang belum tertagih                    -         -             -             -           -
(Kenaikan) Penurunan Aset pajak tangguhan                           -         -             -             -           -
(Kenaikan) Penurunan Aset tidak lancar lainnya                      -         -             -             -           -
Kenaikan (Penurunan) Utang usaha                                  3.383       661           416           429         442
Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain                                -         -             -             -           -
Kenaikan (Penurunan) Utang dividen                                  -         -             -             -           -
Kenaikan (Penurunan) Utang pajak                                    -         -             -             -           -
Kenaikan (Penurunan) Uang muka pelanggan                            -         -             -             -           -
Kenaikan (Penurunan) Beban akrual                                   -         -             -             -           -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja                       -         -             -             -           -
                    Perubahan Modal Kerja                           147    13.865        17.263       (2.647)     (2.726)
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Operasi        18.865     34.883        38.303       19.078      19.702
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
(Kenaikan) Penurunan Investasi pada ventura bersama                 -          -            -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Aset tetap                                  (1.463)    (1.463)      (1.463)      (1.463)     (1.463)
(Kenaikan) Penurunan Aset tak berwujud                              -          -            -            -           -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Investasi       (1.463)    (1.463)      (1.463)      (1.463)     (1.463)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Kenaikan (Penurunan) Pinjaman jangka pendek                     (18.024)     (964)          -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Pinjaman jangka menengah                       -         -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Modal saham                                  8.024       -             -            -           -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Pendanaan      (10.000)     (964)          -            -           -
Penyesuaian                                                         -         -             -            -           -
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS & SETARA KAS                      7.402    32.456        36.840       17.615      18.238
KAS & SETARA KAS AWAL TAHUN                                       9.103    16.505        48.961       85.801     103.415
KAS & SETARA KAS AKHIR TAHUN                                     16.505    48.961        85.801      103.415     121.654




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                      VII-13
Page 75
Lampiran 4

PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI
Proyeksi Pendapatan (Rp. Juta)
                                                                     Tahun Proyeksi
                 Uraian
                                             2024          2025          2026         2027      2028
Kontrak dihadapi
 Water heater                                100.608       105.639        108.808     112.072   115.434
 Photovoltaic                                 36.384        38.203         39.349      40.529    41.745
 Baterai                                     122.462       128.585        132.443     136.416   140.508
 Penerangan jalan umum tenaga surya           17.455        18.328         18.877      19.444    20.027

Growth kontrak
 Water heater                                  10,00%        5,00%          3,00%       3,00%     3,00%
 Photovoltaic                                  10,00%        5,00%          3,00%       3,00%     3,00%
 Baterai                                       10,00%        5,00%          3,00%       3,00%     3,00%
 Penerangan jalan umum tenaga surya            10,00%        5,00%          3,00%       3,00%     3,00%

Proporsi dari kontrak
  Water heater                                 80,00%       80,00%         80,00%      80,00%    80,00%
  Photovoltaic                                 50,00%       50,00%         50,00%      50,00%    50,00%
  Baterai                                      60,00%       60,00%         60,00%      60,00%    60,00%
  Penerangan jalan umum tenaga surya           20,00%       20,00%         20,00%      20,00%    20,00%

Penjualan dari kontrak
 Water heater                                 80.487        84.511         87.046      89.658    92.347
 Photovoltaic                                 18.192        19.101         19.674      20.265    20.873
 Baterai                                      73.477        77.151         79.466      81.849    84.305
 Penerangan jalan umum tenaga surya            3.491         3.666          3.775       3.889     4.005
          TOTAL PENDAPATAN                   175.646       184.429        189.962     195.660   201.530




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                   VII-14

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.55 MB
Published13 Jun 2024
Pages75
Characters293,430
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 65 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI p.1 ×35
linked person Amir Abadi Jusuf p.3 ×17
linked person Firdaus Ali p.17 ×2
linked person Satya Bhakti Parikesit p.17 ×2
linked person Harris Arthur Hedar p.17 ×2
linked person Suryo Hapsoro Tri Utomo p.17 ×2
linked person Agung Budi Waskito p.17 ×3
linked person Adityo Kusumo p.17 ×2
linked person Hananto Aji p.17 ×2
linked person Harum Akhmad Zuhdi p.17 ×2
linked person Rudy Hartono p.17 ×2
linked person Ayu Widya Kiswari p.17 ×2
possible org WIJAYA KARYA (PERSERO) Tbk p.1 ×322
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×7
possible org Bursa Efek Indonesia p.2 ×2
possible org KJPP Iskandar p.11 ×4
possible person Jarot Widyoko p.17 ×2
possible — Adityawarman p.17
possible — Rusmanto p.17
possible person Hadjar Seti Adji p.17 ×2
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.20 ×3
possible person Dian Paramita p.20
possible org Negara Republik Indonesia p.20
unresolved org PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI OLEH p.1
unresolved org KJPP ISKANDAR DAN REKAN p.1 ×5
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar p.2 ×3
unresolved org Menteri Keuangan p.2 ×3
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan p.3 ×2
unresolved org Mawar & Rekan p.3 ×10
unresolved person Fathiah Helmi · Notaris p.4 ×13
unresolved person Radithe Pramudito p.6
unresolved person Sigit E. Purnomo p.6
unresolved person Dhonny Ariyanto p.12
unresolved org PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi WINNER p.17
unresolved — Baju Wibisono p.17
unresolved — Atut Meilaksono p.17
unresolved — Anung Caksono Adi p.17
unresolved — Krismantoro p.17
unresolved org PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI Sebelum p.18 ×2
unresolved — II-3 p.18
unresolved org PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI Setelah p.19 ×2
unresolved — II-4 p.19
unresolved person Djojo Muljadi p.20
unresolved person Kartini Muljadi p.20
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.20
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH. p.20
unresolved — III-1 p.20
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.21 ×2
unresolved org PT Wijaya Karya Intrade Energi p.21
unresolved person M. Nova Faisal p.21
unresolved person Akta Notaris Ryan Bayu Candra p.21 ×2
unresolved — III-2 p.21
unresolved org Pusat Statistik Struktur PDB Indonesia p.22 ×2
unresolved org Pusat Statistik Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV- p.23 ×2
unresolved org Pusat Statistik Pendapat Kewajaran p.23 ×2
unresolved org Pusat Statistik p.25 ×2
unresolved org Kota Nusantara p.28
unresolved org Bank Indonesia p.58 ×4
unresolved org PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI Perhitungan Nilai Perolehan p.63 ×2
unresolved org PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI Perhitungan Pembayaran Bunga p.66 ×2
unresolved org PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI Proyeksi Laba Rugi p.68 ×2
unresolved org PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI Proyeksi Posisi Keuangan p.69 ×2
unresolved org PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI Proyeksi Arus Kas p.70 ×2
unresolved org PT WIJAYA KARYA INDUSTRI ENERGI Proyeksi Pendapatan p.75

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.364 16843 ms 12 Sep 2026 23:02
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': '................................................................................................ '
                            'V-1'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '................................................................................................ '
                'V-1',
 'object_truncated': True,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result