Skip to content
Back to announcement

20240604_AISA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31646264_lamp1.pdf

Asset transaction Needs review AISA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 14

Page 1 OCR 0.943
PERUBAHAN DAN/ATAU TAMBAHAN ATAS
KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM
PT FKS FOOD SEJAHTERA TBK.

DALAM RANGKA MEMENUHI PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN
NO. 17/POJK.04/2020 TENTANG TRANSAKSI MATERIAL DAN PERUBAHAN KEGIATAN
USAHA

FKS

PT FKS FOOD SEJAHTERA TBK.
(“Perseroan”)

Bergerak di bidang Aktivitas Perusahaan Holding

Berkedudukan di Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia
Menara Astra Lantai 29
Jalan Jend. Sudirman Kav. 5-6
Jakarta Pusat 10220
Tel: 021 5088 9898 Fax 021 5088 9838
Email corporate.secretary@fksfs.co.id
Website www.fksfs.co.id

JIKA ANDA KESULITAN UNTUK MEMAHAMI INFORMASI SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM
KETERBUKAAN INFORMASI INI, SEBAIKNYA ANDA BERKONSULTASI DENGAN PERANTARA
PEDAGANG EFEK, MANAJER INVESTASI, PENASIHAT HUKUM, AKUNTAN PUBLIK ATAU
PENASIHAT PROFESIONAL LAINNYA.

DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN, BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI MAUPUN
BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KELENGKAPAN DAN
KEBENARAN SELURUH INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL YANG DIMUAT DALAM
KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN MENEGASKAN BAHWA INFORMASI YANG DIKEMUKAKAN
DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI ADALAH BENAR DAN TIDAK ADA FAKTA MATERIAL
YANG TIDAK DIKEMUKAKAN YANG DAPAT MENYEBABKAN INFORMASI MATERAL DALAM
KETERBUKAAN INFORMASI INI MENJADI TIDAK BENAR DAN/ATAU MENYESATKAN.

Rapat Umum Pemegang Saham untuk menyetujui Penambahan Kegiatan Usaha akan
diselenggarakan pada tanggal 6 Juni 2024.

Kegiatan Usaha : berarti kegiatan usaha yang tercantum dalam anggaran dasar
Perseroan dan telah dijalankan.

Page 2 OCR 0.944
Laporan Keuangan : Laporan Keuangan 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh

31 Desember 2023 Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja
sebagaimana ternyata dalam Laporan Auditor Independen No.
00377/2.1032/AU.1/04/0698-1/1/111/2024 tanggal 27 Maret
2024 yang ditandatangani oleh Ibu Ratnawati Setiadi.

OJK 1 Otoritas Jasa Keuangan, berarti lembaga yang mempunyai fungsi,
tugas, dan wewenang peraturan, pengawasan, pemeriksaan, dan
penyidikan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang
Republik Indonesia Nomor 21 tahun 2011 tentang Otoritas Jasa
Keuangan sebagaimana diubah sebagian dengan Undang-Undang
No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor
Keuangan (“UU No. 21/2011”). Sejak tanggal 31 Desember 2012,
fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan dan pengawasan
kegiatan jasa keuangan di sektor Pasar Modal, beralih dari
Bapepam dan LK ke OJK, sesuai dengan Pasal 55 UU No. 21/2011.

Perseroan 2. PT FKS Food Sejahtera Tbk.

POJK 15/2020 1 Peraturan OJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan
Terbuka.

POJK 17/2020 1 Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material
dan Perubahan Kegiatan Usaha.

Rencana 1 Rencana penambahan kegiatan usaha oleh Perseroan

Penambahan sebagaimana diuraikan pada Bagian I Keterbukaan Informasi ini.

Kegiatan Usaha

RUPS 1 Rapat Umum Pemegang Saham.

1. PENDAHULUAN, ALASAN DAN LATAR BELAKANG

Keterbukaan Informasi ini dibuat sehubungan dengan rencana Perseroan untuk melakukan
penambahan Kegiatan Usaha, yakni sebagai berikut:

Nomor KBLI Keterangan Contoh Kegiatan Usaha

Perdagangan Besar Bahan | Kegiatan usaha ini masih
Makanan dan Minuman Hasil | dalam tahap pengembangan.
Peternakan dan Perikanan | Namun demikian, Perseroan
Lainnya memandang perlu untuk
menambahkan KBLI ini agar
sesuai dengan KBLI yang
terdapat pada entitas anak
usaha dimana pada akhirnya
kegiatan usaha sebagaimana
dimaksud dalam KBLI ini
nantinya akan dilakukan
oleh entitas anak usaha.

2. | 46339 Perdagangan Besar Makanan dan | Perdagangan atas makanan
Minuman Lainnya ringan dan makanan dasar

Page 3 OCR 0.944
yang merupakan hasil
produksi entitas anak usaha
3. | 46331 Perdagangan Besar Gula, Coklat | Perdagangan atas kembang
dan Kembang Gula gula dengan merek dagang
Gulas
4. | 52101 Pergudangan dan Penyimpanan Pergudangan dan
penyimpanan untuk
menunjang aktivitas
perdagangan
5. | 10793 Industri Makanan Dari Kedele | Pengolahan makanan ringan
Dan Kacang-kacangan Lainnya | berbahan dasar  kedele
Bukan Kecap, Tempe Dan Tahu dengan merek dagang Taro
Tempe
6. | 10734 Industri Kembang Gula Pengolahan kembang gula
dengan merek dagang Gulas

(“Rencana Penambahan Kegiatan Usaha”).

Kegiatan usaha Perseroan berdasarkan Anggaran Dasar dan/atau KBLI adalah berusaha dalam
bidang perdagangan besar dan eceran, industri pengolahan, pertanian, pengadaan listrik, gas,
uap/air panas dan udara dingin, aktivitas profesional, ilmiah dan teknis dan aktivitas keuangan
dan asuransi.

Kegiatan usaha saat ini yang telah benar-benar dijalankan oleh Perseroan adalah Aktivitas
Perusahaan Holding. Kegiatan usaha yang nantinya akan dijalankan Perseroan adalah Aktivitas
Perusahaan Holding dan perdagangan atas makanan ringan dan makanan dasar yang dihasilkan
dari kegiatan produksi entitas anak.

Sesuai Pasal 22 ayat (1) huruf a POJK 17/2020, Rencana Penambahan Kegiatan Usaha wajib
terlebih dahulu memperoleh persetujuan RUPS.

Latar belakang yang dijadikan pertimbangan Perseroan untuk menambah kegiatan usaha baru
adalah upaya sentralisasi atas aktivitas perdagangan yang dilakukan oleh Perseroan dan entitas
anak.

Sehubungan dengan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha, selain dari (i) persetujuan RUPS
Perseroan sebagaimana diwajibkan berdasarkan ketentuan Pasal 22 ayat (1) huruf a POJK
17/2020 dan (ii) pemberitahuan tertulis kepada Bank DBS yang dilaksanakannya dalam jangka
waktu 30 (tiga puluh) hari sejak RUPS Perseroan sebagaimana disyaratkan dalam Perjanjian
Fasilitas Kredit tertanggal 07 Agustus 2023, tidak diperlukan persetujuan dan/atau perizinan
dan/atau pemberitahuan dari pemerintah atau badan atau institusi lain atau pihak ketiga lainnya.

Sampai dengan tanggal Keterbukaan Informasi ini, tidak terdapat keberatan dari pihak-pihak
tertentu terkait dengan rencana penambahan kegiatan usaha oleh Perseroan.

II. URAIAN SINGKAT MENGENAI PERSEROAN

A. Riwayat Singkat

Perseroan didirikan pertama kali dengan nama PT Asia Intiselera berdasarkan Akta No.
143 tanggal 26 Januari 1990, dibuat di hadapan Winanto Wiryomartani, S.H., Notaris di
Page 4 OCR 0.931
Jakarta (“Akta Pendirian”). Akta Pendirian tersebut telah memperoleh persetujuan dari
Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-
1827.HT.01.01.th.91 tanggal 31 Mei 1991.

Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, dengan perubahan
terakhir adalah sebagaimana tercantum dalam Akta No. 20 tanggal 26 Februari 2021,
dibuat di hadapan Emmyra Fauzia Kariana, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang isinya
sehubungan dengan perubahan nama Perseroan, domisili dan penyesuaian anggaran dasar
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dimana akta
perubahan tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia melalui surat keputusan No.  AHU-
0017810.AH.01.02.TAHUN 2021 tanggal 23 Maret 2021 dan telah diterima dan dicatat oleh
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
No. AHU-AH.01.03-0184863 tanggal 23 Maret 2021.

Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha

Maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan berdasarkan Anggaran Dasar yang
dimuat dalam Akta No. 20 tanggal 26 Februari 2021 dibuat di hadapan Emmyra Fauzia
Kariana, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, dan telah mendapatkan persetujuan dari Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-
0017810.AH.01.02.Tahun 2021 tanggal 23 Maret 2021 dan KBLI 2020 adalah berusaha
dalam bidang perdagangan besar dan eceran, industri pengolahan, pertanian, pengadaan
listrik, gas, uap/air panas dan udara dingin, aktivitas profesional, ilmiah dan teknis dan
aktivitas keuangan dan asuransi.

Sehubungan dengan kegiatan usaha di atas, bidang usaha yang saat ini dijalankan oleh
Perseroan adalah bergerak di bidang Aktivitas Perusahaan Holding. Sementara itu entitas
anak melakukan kegiatan usaha di bidang industri pengolahan produk makanan ringan
(snacking food) dan makanan dasar (consumer staple food). Makanan dasar merupakan
jenis produk yang harus diolah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi, biasanya banyak
digunakan oleh ibu rumah tangga serta pedagang yang menggunakannya sebagai bahan
masakan yang akan mereka sajikan kepada konsumen akhir dan contohnya adalah mie
kering dan bihun kering. Sedangkan makanan ringan dimana adalah produk makanan yang
dapat dikonsumsi langsung oleh konsumen akhir. Adapun produk-produk yang dihasilkan
oleh entitas anak Perseroan sebagai berikut:

Makanan dasar Makanan ringan
Mie Kering Mie Instan (Snack
2 Superior " Mie Kremezz
. Ayam 2 Telor
. Filtra
: Kurma
. Spider
Bihun Bihun Instan
Li Sounku " Bihunku
" Tanam Jagung
- Panen Jagung

" Pilihan Bunda

Wafer Stick dan Snack Ekstrusi
. Taro

2 Bravo
Page 5 OCR 0.760
53 Pio
Biskuit

2 Growie
Permen

" Gulas

Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham Perseroan

Susunan Pemegang saham Perseroan adalah sebagaimana tercantum dalam Daftar
Pemegang Saham Perseroan per tanggal 31 Mei 2024 yang dibuat oleh PT Sinartama Gunita
selaku Biro Administrasi Efek Perseroan adalah sebagai berikut:

Modal Dasar Me En

Saham Seri A - 135.000.000 67.500.000.000
Nominal Rp500,-

Saham Seri B - 18.662.500.000 3.732.500.000.000
Nominal Rp200,-

Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Saham Seri A

Masyarakat | 135.000.000 | 67.500.000.000 | 145Y6
Saham Seri B

PT Pangan 5.410.105.300 1.082.021.060.000 58,106
Sejahtera

Investama

PT Asta Askara 1.441.374.472 288.274.894.400 15,484
Sentosa

Masyarakat «5y9 2.325.320.228 465.064.045.600 24,97Yo
Jumlah Modal 9.311.800.000 1.902.860.000.000 100Y6

Ditempatkan dan
Disetor Penuh

nama
2
Ka (renon
Aimited Pte. Ltd, @adhh
aa Ia
2 Sang
S5 (ee aa

Saka stnon ian

PTPKS Food Sejahtera
Tau.

Page 6 OCR 0.923
Catatan
Black River Food 2 Pte. Ltd. adalah suatu fund yang dikelola oleh Proterra Investment Partners yang merupakan
perusahaan private eguity.
2Dragon Enterprises Limited dimiliki 10096 oleh FKS Food and Agri Pte. Ltd.
3Berikut struktur pemegang saham PT FKS Corporindo:

Persentase

1 FKS Food and Agri Pte. Ltd. 93,267Yo
2 Freddi Sumadi Hiu 3,700y5
3 Yundi Lowana 0,006
4 | Chandy Kusuma 3,026Y6
Total 10096

#Berdasarkan pengecekan kami terbatas pada Sistem Ditjen AHU Online, berikut struktur pemegang saham PT
Asta Askara Sentosa:

Nama Pemegang Saham Persentase

1 | Wellington Limited 19583599

2 | Hawthorn Capital Investment Pte. Ltd. 49,5835Y9

3 Trophy 2014 Investor Limited 0,8330Y6
Total 10096

Sampai dengan tanggal Keterbukaan Informasi ini dibuat, Perseroan tidak memiliki informasi lain selain yang
Perseroan sajikan di atas.

Bahwa Pengendali Perseroan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No.
9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka dan Peraturan OJK No.
3/POJK.04/2021 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Pasar Modal adalah Bapak Chandy
Kusuma.

Pengurusan dan Pengawasan

Susunan Dewan Komisaris Dan Direksi Perseroan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Nomor 49 tanggal 26 Januari 2024, yang telah
diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui suratnya No.
AHU-AH.01.09-0046144 tertanggal 01 Februari 2024 adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Lim Aun Seng

Komisaris 1 Grant R. Lutz

Komisaris Independen : Komjen (Purn). Dr. Ito Sumardi D.S., S.H., M.H., MBA., M.M.
Komisaris Independen 1: Ir. R. Benny Wachjudi, MBA.

Direksi

Direktur Utama : Gerry Mustika

Direktur : Sukawati Wijaya

Ikhtisar Data Keuangan Penting (dalam Jutaan Rupiah)

Data Keuangan Penting berdasarkan Laporan Keuangan 31 Desember 2023 yang telah
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja sebagaimana ternyata
dalam Laporan Auditor Independen No. 00377/2.1032/AU.1/04/0698-1/1/111/2024
tanggal 27 Maret 2024 yang ditandatangani oleh Ibu Ratnawati Setiadi, sebagai berikut:
Page 7 OCR 0.944
POSISI KEUANGAN Desember 2023 Desember 2022
Aset
Aset lancar 496.669 558.960
Aset tidak lancar 1.353.335 1.267.390
Jumlah Aset 1.850.004 1.826.350
Liabilitas dan ekuitas
Liabilitas jangka pendek 659.907 827.907
Liabilitas jangka panjang 221.899 220.582
Jumlah liabilitas 881.806 1.048.489
Ekuitas 968.198 777.861
Jumlah liabilitas dan 1.850.004 1.826.350
ekuitas
LAPORAN LABA RUGI Desember 2023 Desember 2022
Penjualan Bersih 1.704.013 1.835.284 |
(Beban) Pokok Penjualan (1.138.415) (1.355.222)
Laba Kotor 565.598 480.062
Pendapatan (Beban) dan (514.835) (536.549)
Lain-Lain - Bersih
Laba (rugi) sebelum pajak 50.763 (56.487)
penghasilan
Laba (rugi) tahun berjalan 18.796 (62.359)
III. RINGKASAN DI KELAYAKAN R NA PENAM AN KEGIATAN USAHA

Perseroan telah menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik Suwendho Rinaldy dan Rekan (“KJPP
SRR”), sebagai penilai independen untuk melakukan studi kelayakan atas Rencana Penambahan
Kegiatan Usaha. Penilai yang bertanggung jawab atas studi kelayakan atas Rencana Penambahan
Kegiatan Usaha adalah Ocky Rinaldy, MAPPI (Cert).

Berikut ini adalah ringkasan laporan studi kelayakan dari KJPP SRR melalui laporan No. No.
240604.001/SRR-JK/LP-S/AISA/OR tanggal 4 Juni 2024 (“Laporan Studi Kelayakan”).

A.

Maksud dan Tujuan

Tujuan studi kelayakan adalah untuk memberikan penilaian tentang kelayakan dari
Rencana Penambahan Kegiatan Usaha dalam rangka memenuhi ketentuan-ketentuan dari
POJK 17/2020. Obyek studi kelayakan adalah Rencana Penambahan Kegiatan Usaha.

Tanggal Batas Pisah (Cut Off) Studi Kelayakan

Tanggal batas pisah studi kelayakan adalah tanggal 31 Desember 2023 dengan mengacu
kepada laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja
dengan opini wajar yang menjadi dasar penyusunan laporan studi kelayakan.
Page 8 OCR 0.949
Asumsi dan Kondisi Pembatas

Dalam mempersiapkan studi kelayakan, KJPP SRR menggunakan asumsi dan kondisi
pembatas sebagai berikut:

2

b)

ka)

ku)

e)

8)

h)

Laporan studi kelayakan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha bersifat non-
disclaimer opinion.

KJPP SRR telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
dalam proses studi kelayakan.

Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya
keakuratannya.

KJPP SRR menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh Perseroan.

KJPP SRR bertanggung jawab atas pelaksanaan penyusunan laporan studi kelayakan
dan kewajaran proyeksi keuangan.

Laporan studi kelayakan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali
terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional
Perseroan.

KJPP SRR bertanggung jawab atas laporan studi kelayakan, termasuk kesimpulan
dalam laporan studi kelayakan.

KJPP SRR telah memperoleh informasi atas syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan
dalam perjanjian-perjanjian yang terkait dengan Rencana Penambahan Kegiatan
Usaha.

Metode dan Prosedur Penyusunan Laporan Studi Kelayakan

Dalam memberikan pendapat atas kelayakan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha, KJPP
SRR melakukan analisis atas faktor-faktor sebagai berikut:

1,

APBN

Analisis kelayakan pasar.

Analisis kelayakan teknis.

Analisis kelayakan pola bisnis.
Analisis kelayakan model manajemen.
Analisis kelayakan keuangan.

Ringkasan Hasil Studi Kelayakan

Berikut adalah ringkasan atas laporan studi kelayakan:

a)

b)

Analisis Kelayakan Pasar

Dengan memperhatikan potensi pasar dan kondisi perekonomian Indonesia yang
sedang tumbuh, maka Rencana Penambahan Kegiatan Usaha secara pasar layak
untuk dilaksanakan.

Analisis Kelayakan Teknis
Dengan memperhatikan fasilitas yang disediakan Perseroan, maka Rencana
Penambahan Kegiatan Usaha secara teknis layak untuk dilaksanakan.
Page 9 OCR 0.956
Cc) Analisis Kelayakan Pola Bisnis
Dengan memperhatikan pola bisnis yang akan diterapkan oleh Perseroan dalam
Rencana Penambahan Kegiatan Usaha, maka Rencana Penambahan Kegiatan Usaha
secara pola bisnis layak untuk dilaksanakan.

d) Analisis Kelayakan Model Manajemen
Struktur organisasi Perseroan saat ini telah mendukung operasional kerja
perusahaan dalam Rencana Penambahan Kegiatan Usaha dan Rencana Penambahan
Kegiatan Usaha secara model manajemen layak untuk dilaksanakan.

e) Analisis Kelayakan Keuangan

Pendekatan yang digunakan dalam menganalisa kelayakan keuangan Rencana
Penambahan Kegiatan Usaha adalah pendekatan pendapatan (income-based
approach) dengan menggunakan metode diskonto arus kas (discounted cash flow
(DCF) method), yang mengacu pada net present value (NPV), dimana Rencana
Penambahan Kegiatan Usaha dikatakan layak atau menguntungkan apabila NPV
sama dengan atau lebih besar daripada 0. Dari aspek keuangan dari Rencana
Penambahan Kegiatan Usaha adalah layak untuk dilaksanakan. Hal ini dapat dilihat
dari nilai kriteria investasi, yaitu NPV sebesar Rp 1.694,27 miliar (entitas induk).

F. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah diterima oleh KJPP
SRR terkait Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan dan dengan
mempertimbangkan semua faktor yang relevan, SRR berpendapat bahwa Rencana
Penambahan Kegiatan Usaha adalah layak. Hal ini dapat dilihat dari nilai kriteria investasi,
yaitu NPV, sebesar Rp 1.694,27 miliar (entitas induk).

IV. KETERSEDIAAN TENAGA AHLI BERKAITAN DENGAN RENCANA PENAMBAHAN
KEGIATAN USAHA

Perseroan telah mempersiapkan tenaga kerja yang dapat mendukung Rencana Penambahan
Kegiatan Usaha, dimana tenaga kerja tersebut akan direkrut oleh Perseroan secara bertahap.
Rencana penambahan pekerja diantaranya adalah untuk bagian sales & marketing (36 orang),
finance & accounting (8 orang), supply chain (2 orang), internal audit (2 orang), dan human
resources department (1 orang). Namun, sehubungan dengan tenaga ahli profesional, Perseroan
tidak memerlukan ahli profesional yang spesifik

V. PENGARUH RENCANA PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PADA KONDISI KEUANGAN

PERSEROAN

Perubahan kegiatan usaha akan memberikan dampak yang positif bagi kelangsungan usaha
Perseroan dan tentunya akan berdampak pula terhadap kondisi keuangan Perseroan (entitas
induk). Dengan adanya perubahan kegiatan usaha ini, pendapatan usaha Perseroan (entitas
induk) akan mengalami peningkatan dan diharapkan ekuitas Perseroan semakin membaik di
tahun-tahun yang akan datang. Hal ini diharapkan pula dapat memberikan nilai tambah bagi para
Pemegang Saham Perseroan.
Page 10 OCR 0.914
Analisis terkait dampak Rencana Penambahan Kegiatan Usaha dengan mengacu
pada pos-pos laporan keuangan yang diproyeksikan mengalami peningkatan serta
asumsi dan dasar penyusunan proyeksi tersebut

Dengan adanya Rencana Penambahan Kegiatan Usaha, pos laporan keuangan Perseroan
(entitas induk) yang terdampak dari Rencana Penambahan Kegiatan Usaha sepanjang
tahun proyeksi (2024-2028) antara lain pendapatan naik dari Rp 12,60 miliar menjadi
antara Rp 2.151,19 miliar sampai Rp 3.225,02 miliar, laba kotor naik dari Rp 12,6 miliar
menjadi antara Rp 632,50 miliar sampai Rp 963,50 miliar, dan laba bersih naik dari -Rp
1,83 miliar sampai dengan Rp 67,71 miliar menjadi antara Rp 92,55 miliar sampai Rp
191,79 miliar, sedangkan pada laporan keuangan Perseroan (konsolidasi) tidak
mengalami perubahan, pendapatan Perseroan tetap berkisar antara Rp 2.138,59 miliar
sampai Rp 3.212,42 miliar, laba kotor Perseroan tetap berkisar antara Rp 743,42 miliar
sampai dengan Rp 1.135,83 miliar, dan laba bersih Perseroan tetap berkisar antara Rp
87,65 miliar sampai Rp 255,23 miliar. Rencana Penambahan Kegiatan Usaha hanya
berdampak pada kinerja keuangan entitas induk, sementara secara konsolidasi terdapat
proses eliminasi sehingga dampak dari Rencana Penambahan Kegiatan Usaha tidak
tercermin dalam proyeksi keuangan konsolidasi. Selain itu, dalam Rencana Penambahan
Kegiatan Usaha Perseroan hanya akan melakukan kegiatan perdagangan yang semula
dilakukan oleh entitas anak kepada pelanggan.

Asunsi dan dasar penyusunan proyeksi keuangan (konsolidasi) adalah sebagai berikut:

1. Pertumbuhan pendapatan: Perseroan mempertimbangkan compounding growth dari
market size tiap-tiap kategori produk, dengan juga mempertimbangkan target
ekspansi dari masing-masing produk.

2. Biaya produksi: Perseroan menggunakan asumsi harga material rata-rata saat ini.

3. Biaya operasional: Perseroan menggunakan asunssi inflasi sebesar 3y9-5Y9 dan juga
pertambahan biaya-biaya operasional (biaya karyawan, biaya pemasaran, dan biaya
distribusi) yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan pendapatan Perseroan.

PT FKS Food Sejahtera Tbk (Konsolidasi)
Proyeksi Laporan Laba (Rugi) Tahun 2024-2028
Dengan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha
(Rp Miliar)

Uraian 2025

Penjualan 2139 2411 2676 2928 3212
Beban Pokok Penjualan (1.305) (1.574) (1.744) (1900) (2077)
Laba Kotor 743 837 932 1.028 1.136
Beban Usaha (eot) (649) (699) (73 (aa)
Penghasilan Lainnya 0 0 0 o o
Laba Usaha 143 188 234 Pari 342
(Beban) Penghasilan Lain-Lain (30) (29) (2) ten «19
Laba Sebelum Pajak 12 KA 208 256 327
Beban Pajak Penghasilan (25) (C) ac) (59) “2
Laba (Rugi) Bersih Setelah Pajak 88 123 162 200 255

10
Page 11 OCR 0.890
PT FKS Food Sejahtera Tbk (Konsolidasi)
Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Tahun 2024-2028
Dengan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha

(Rp Miliar)
Uraian 2025 2026 2027

Aset

Aset Lancar 517 671 824 023 1.163
Aset Tetap 1122 1115 1.107 1.149 1.189
Aset Tidak Lancar 27a 273 273 272 27
Jumlah Aset 1.913 2059 2.204 2344 2624
Liabilitas dan Ekuitas

Liabilitas Lancar 654 696 681 625 657
Liabilitas Tidak Lancar 204 185 182 178 171
Ekuitas 1.056 1.479 1.341 1.540 1.796
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 1.13 2.059 2.204 2.344 2.624

PT FKS Food Sejahtera Tbk (Entitas Induk)
Proyeksi Laporan Laba (Rugi) Tahun 2024-2028
Dengan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha

(Rp Miliar)
Uraian 2026

Penjualan 2151 2424 2.689 2.941 3.225
Beban Pokok Penjualan (1.519) (1.713) (1.898) (2.069) (2.262)
Laba Kotor 633 7 791 372 oa
Beban Usaha (539 (582) (626) (672 (710)
Laba Usaha 9 129 166 200 253
Penghasilan Lainnya - Dividen 78 4 5 5 6
(Beban) Penghasilan Lain-Lain tea (Ke (10 (10 ca
laba Sebelum Pajak ta9 47 154 190 2aa
Beban Pajak Penghasilan (16) (25) (33) tan) (53)
Laba (Rugi) Bersih Setelah Pajak 133 93 122 149 192

PT FKS Food Sejahtera Tbk (Entitas Induk)
Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Tahun 2024-2028
Dengan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha

(Rp Miliar)
Uraian 2025 2026 2027

Aset

Aset Lancar 473 57 739 928 1.167
Aset Tetap 1 1 1 4 4
Aset Tidak Lancar 2.633 2.626 2.616 2.604 2.589
Jumlah Aset 3.107 3.204 3.355 3.533 3.757
Liabilitas dan Ekuitas

Liabilitas Lancar 421 419 445 169 501
Liabilitas Tidak Lancar 266 273 276 280 281
Ekuitas 2.420 2.513 2.634 2.783 2.975
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 3.107 3.204 3.355 3.533 3.757

11
Page 12 OCR 0.788
B. Analisis dampak Rencana Penambahan Kegiatan Usaha pada rasio keuangan
Perseroan

Dengan membandingkan proyeksi laporan laba (rugi) Perseroan (entitas induk) tanpa
Rencana Penambahan Kegiatan Usaha dan dengan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha,
terlihat bahwa terdapat perubahan pada rasio profitabilitas Perseroan (entitas induk) yang
ditunjukkan dengan adanya kenaikan pada proyeksi margin laba usaha dan margin laba
bersih.

PT FKS Food Sejahtera Tbk (Konsolidasi)
Proyeksi Rasio Profitabilitas Dengan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha

Uralan 2025
Pendapatan (Rp Miiar) 213859 241130 267635 292800 3.21242

Pertumbuhan Pendapatan 255016 127514 109M GAOt0 A76 1367
Laba Usaha (Rp Miiar) 14275 187,89 23354 27608 341,65

Margin Laba Usaha 65796
Laba Bersih (Rp Miiar)
Margin Laba Bersih
ROA
ROE

873 GAS T0.6AM-— B65W
16211 199,73 255,23

BOBK 821 TOAT 6,00
19629 7,3634 8524 973 7,237
104209 120914 1297 14,2116 1160

PT FKS Food Sejahtera Tbk (Entitas Induk)
Proyeksi Rasio Profitabilitas Dengan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha

Uraian 2028 — Rata-Rata
Pendapatan (Rp Miliar) 215119 242390 268895 2M060 3.225,02 2.685,93

Pertumbuhan Pendapatan 168185056 126875 10,936 93619 96TI 372,234
Laba Usaha (Rp Miliar) 98,59 12895 — 16557 — 20032 — 253,12 — 168,31

Margin Laba Usaha 4,389 5,321 61616 68176 7.851 61016
Laba Bersih (Rp Miliar) 138,00 9255 12161 14909 191,79

Margin Laba Bersih 61816 3821 45216 50776 5054 51196
ROA 4,287 289p 36217 4,219 5101 40279
ROE 55016 3681 4617 53619 6A5M — S12M

.. RUPS

Mengingat Pasal 22 ayat (1) huruf a POJK 17/2020 maka Perseroan wajib memperoleh
persetujuan dari RUPS, oleh karena itu Perseroan telah menetapkan tanggal-tanggal penting
pelaksanaan RUPS sebagai berikut:

Keterangan Tanggal

Pemberitahuan rencana penyelenggaraan 16 April 2024
RUPS kepada OJK
Pengumuman RUPS 23 April 2024
Keterbukaan Informasi 23 April 2024
Recording Date RUPS 7 Mei 2024
Panggilan RUPS 8 Mei 2024
Penyelenggaraan RUPS 6 Juni 2024

RUPS akan dilaksanakan pada:

Waktu : Pukul 14.00 WIB s.d. selesai
Tempat : Arch Duke Plus, Lantai 17, Gedung Cyber 2

12
Page 13 OCR 0.951
Jl. H.R. Rasuna Said Blok X-5 No. 13, Jakarta Selatan
Kehadiran secara online : Menggunakan fasilitas sistem easy.KSEI

Mata Acara RUPS yang berkaitan dengan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha:

Persetujuan atas rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan, yang merupakan perubahan
kegiatan usahan sebagaimana dimaksud dalam POJK 17/2020 (“Perubahan Kegiatan Usaha”), dan
perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan terkait dengan maksud dan tujuan serta kegiatan
usaha Perseroan sehubungan dengan Perubahan Kegiatan Usaha termasuk Pembahasan Studi
Kelayakan atas Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan.

Sesuai dengan Pasal 42 POJK 15/2020, RUPS dapat dilaksanakan dengan ketentuan:

a RUPS dihadiri oleh pemegang saham atau kuasanya yang sah yang mewakili paling sedikit
2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan oleh
Perseroan dengan hak suara yang sah dan disetujui oleh lebih dari 2/3 (dua per tiga) bagian
dari jumlah suara yang dikeluarkan dengan sah dalam RUPS.

b. Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS pertama di atas tidak tercapai, maka RUPS kedua
dapat dilangsungkan jika RUPS dihadiri paling sedikit 3/5 (tiga per lima) bagian dari
jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan oleh Perseroan dengan hak suara yang sah
dan disetujui oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah suara yang dikeluarkan
dengan sah dalam RUPS.

G, Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua tidak tercapai, RUPS ketiga dapat diadakan
dengan ketentuan RUPS ketiga sah dan berhak mengambil keputusan jika dihadiri oleh
pemegang saham dari saham dengan hak suara yang sah dalam kuorum kehadiran dan
kuorum keputusan yang ditetapkan oleh OJK atas permohonan Perseroan.

VII. PIHAK INDEPENDEN YA
USAHA

NJUK DALAM RENCANA PENAMBAHAN KEGIATAN
Pihak-pihak independen yang berperan sehubungan dengan Rencana Penambahan Kegiatan
Usahan dan telah ditunjuk oleh Perseroan adalah:

1. Makes and Parners Law Firm, Konsultan Hukum yang membantu Perseroan dalam
rangka mempersiapkan Keterbukaan Informasi ini, yang diwakili oleh Iwan Setiawan.

2 Kantor Jasa Penilai Publik Suwendho Rinaldy & Rekan, Penilai Independen yang

melakukan studi kelayakan dan pendapat atas kelayakan Rencana Penambahan Kegiatan
Usaha, yang diwakili oleh Ocky Rinaldy, MAPPI (Cert).

13
Page 14 OCR 0.952
VIII. INFORMASI TAMBAHAN

Kepada para pemegang saham Perseroan yang memerlukan informasi secara lebih terperinci

mengenai Keterbukaan Informasi ini, diharapkan dapat menghubungi Corporate Secretary pada
setiap hari dan jam kerja Perseroan pada pukul 08.00 - 17.00 WIB, di:

PT FKS FOOD SEJAHTERA TBK.

Menara Astra Lantai 29
Jalan Jend. Sudirman Kav. 5-6
Jakarta Pusat 10220

Tel: 021 5088 9898 Fax 021 5088 9838

Email corporate.secretary@fksfs.co.id
Website www.fksfs.co.id

Jakarta, 04 Juni 2024
Direksi

Sukawati Wijaya
Direktur

14

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.07 MB
Published4 Jun 2024
Pages14
Characters27,550
Text sourceOCR
OCR confidence0.914

Names mentioned 36 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org FKS FOOD SEJAHTERA TBK. p.1 ×29
linked org PT Asta Askara p.5 ×2
linked org FKS Food and Agri p.6 ×2
linked org PT FKS Corporindo p.6
linked org Hawthorn Capital p.6
linked person Ir. R. Benny Wachjudi p.6 ×2
linked person Gerry Mustika · Direktur Utama p.6
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1 ×4
possible org Bank DBS p.3
possible org Wellington Limited p.6
possible person Dr. Ito Sumardi D.S. p.6 ×2
possible person Iwan Setiawan. p.13
unresolved org Kantor Akuntan Publik Purwantono p.2 ×2
unresolved person Ratnawati Setiadi. p.2 ×2
unresolved org Bapepam p.2 ×2
unresolved org PT Asia Intiselera p.3
unresolved person Winanto Wiryomartani · Notaris p.3
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.4
unresolved person Emmyra Fauzia Kariana · Notaris p.4 ×3
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.4
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.4
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.4 ×2
unresolved org Aimited Pte. Ltd p.5
unresolved org Pte. Ltd. p.6
unresolved org Agri Pte. Ltd. p.6 ×2
unresolved org PT Asta Askara Sentosa p.6
unresolved org Hawthorn Capital Investment Pte. Ltd. p.6
unresolved person Chandy Kusuma. Pengurusan p.6
unresolved person Lim Aun Seng · Komisaris Utama p.6
unresolved person MBA. p.6
unresolved person Sukawati Wijaya · Direktur p.6
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Suwendho Rinaldy dan Rekan p.7
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Suwendho Rinaldy p.7 ×2
unresolved org KJPP SRR p.7 ×10
unresolved person Ocky Rinaldy p.7 ×2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Suwendho Rinaldy & Rekan p.13

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 597 ms 13 Sep 2026 16:33
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result