Back to announcement
Esta Multi Usaha GA 31 Desember 2023.pdf
Financial statement Text extracted ESTASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 60
Page 1
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Page 2
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK Daftar Isi Halaman Surat Pernyataan Direksi Laporan Auditor Independen Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian 3 Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 5 Laporan Arus Kas Konsolidasian 6 Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian 7 Informasi Keuangan Tersendiri Perusahaan: Laporan Posisi Keuangan (Entitas Induk) Lampiran I Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain (Entitas Induk) Lampiran II Laporan Perubahan Ekuitas (Entitas Induk) Lampiran IIII Laporan Arus Kas (Entitas Induk) Lampiran IV Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Penting, Daftar Investasi dan Metode Pencatatan Investasi Lampiran V
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2023 2022
ASET
ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas 4, 27.a, 28 27.565.312.169 16.277.912.186
Piutang Usaha 5, 28
Pihak Ketiga 540.395.826 341.115.255
Pihak Berelasi 27.b 34.000.000 13.000.000
Piutang Lain-lain - Pihak Ketiga 28 3.980.422 --
Persediaan 6 707.422.898 319.645.555
Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka 7 458.426.318 2.439.163.577
Pajak Dibayar di Muka 13.a 146.327.716 298.548.113
Total Aset Lancar 29.455.865.349 19.689.384.686
ASET TIDAK LANCAR
Investasi 8 35.610.750.000 6.982.500.000
Aset Tetap 9 204.071.512.726 196.734.705.800
Properti Investasi 10 21.045.648.906 21.900.525.635
Uang Muka 50.000.000 --
Aset Pajak Tangguhan 13.d 259.793.369 62.137.785
Total Aset Tidak Lancar 261.037.705.001 225.679.869.220
TOTAL ASET 290.493.570.350 245.369.253.906
Catatan terlampir merupakan bagian tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
1
Page 9
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2023 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang Bank Jangka Pendek 15, 28 5.077.085.348 --
Utang Usaha - Pihak Ketiga 11, 28 1.265.636.169 741.123.469
Utang Lain - lain 28
Pihak Ketiga 1.479.750.865 133.087.576
Pihak Berelasi 27.c 888.163.458 2.620.825.527
Beban Akrual 12, 28 1.984.447.062 1.666.036.338
Utang Pajak 13.c 587.639.378 397.110.053
Pendapatan Diterima di Muka - Jangka Pendek 14, 27.d 1.340.740.753 2.131.721.720
Bagian Liabilitas Jangka Panjang yang Jatuh Tempo
Dalam Satu Tahun:
Utang Bank 15, 28 7.905.094.014 7.227.138.566
Utang Pembiayaan Konsumen 16, 28 3.061.320.477 2.029.544.726
Total Liabilitas Jangka Pendek 23.589.877.524 16.946.587.975
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas Jangka Panjang - Setelah Dikurangi
Bagian yang Jatuh Tempo Dalam Satu Tahun:
Utang Bank 15, 28 70.290.515.603 78.195.609.621
Utang Pembiayaan Konsumen 16, 28 2.832.193.006 2.456.506.190
Pendapatan Diterima di Muka - Jangka Panjang 14, 27.e 3.035.085.185 3.646.724.084
Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan 17 330.680.298 205.377.408
Utang Pembelian Aset Tetap 28 -- 654.012.000
Liabilitas pajak Tangguhan 13.d 85.033.229 7.538.970
Total Liabilitas Jangka Panjang 76.573.507.321 85.165.768.273
TOTAL LIABILITAS 100.163.384.845 102.112.356.248
EKUITAS
EKUITAS - YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK PERUSAHAAN
Modal Saham - Nilai Nominal Rp100 per Saham
Modal Dasar - 8.116.923.076 Saham
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Modal Disetor - 2.425.354.179 Saham dan
2.229.230.769 Saham
Pada 31 Desember 2023 dan 2022 18 242.535.417.900 222.923.076.900
Tambahan Modal Disetor 19 (77.452.547.894) (77.452.547.894)
Saldo Laba (Defisit) 25.215.872.820 (2.237.995.391)
EKUITAS - YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK PERUSAHAAN 190.298.742.826 143.232.533.615
KEPENTINGAN NONPENGENDALI 20 31.442.679 24.364.043
TOTAL EKUITAS 190.330.185.505 143.256.897.658
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 290.493.570.350 245.369.253.906
Catatan terlampir merupakan bagian tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
2
Page 10
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2023 2022
PENDAPATAN 21 50.503.046.594 43.520.658.722
BEBAN POKOK PENDAPATAN 22 (18.857.480.448) (16.399.422.580)
LABA KOTOR 31.645.566.146 27.121.236.142
BEBAN USAHA
Beban Umum dan Administrasi 23.a (20.964.006.275) (21.238.411.074)
Beban Peralatan, Pemeliharaan, dan Energi 23.b (3.623.547.973) (3.738.388.439)
Beban Pemasaran 23.c (765.251.443) (574.397.612)
Total Beban Usaha (25.352.805.691) (25.551.197.125)
LABA USAHA 6.292.760.455 1.570.039.017
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Laba Penjualan Properti Investasi 10 -- 2.589.778.176
Pendapatan Keuangan 1.828.653.035 2.018.846.107
Laba Penjualan Aset Tetap 9 294.982.910 144.536.458
Beban Keuangan (9.483.080.683) (9.802.431.297)
Lain-lain Neto 492.803.102 3.340.009.049
Laba yang Belum Direalisasi atas Investasi 8 28.628.250.000 --
Total pendapatan (beban) lain - lain neto 21.761.608.364 (1.709.261.507)
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK FINAL 28.054.368.819 (139.222.490)
Beban Pajak Final 13.e (235.324.912) (202.085.595)
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 27.819.043.907 (341.308.085)
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN 13.b
Kini (417.283.714) (315.516.276)
Penyesuaian Pajak atas Periode Lalu (61.961.303) --
Tangguhan 120.378.384 23.749.579
TOTAL BEBAN PAJAK PENGHASILAN (358.866.633) (291.766.697)
Catatan terlampir merupakan bagian tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
3
Page 11
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2023 2022
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN SEBELUM
DAMPAK PENYESUAIAN PROFORMA 27.460.177.274 (633.074.782)
Dampak Penyesuaian Proforma
atas Laba Tahun Berjalan -- 3.801.293.518
LABA TAHUN BERJALAN 27.460.177.274 3.168.218.736
PENGHASILAN (BEBAN) KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang Tidak Akan Direklasifikasi
ke Laba Rugi Pada Periode Selanjutnya:
Pengukuran kembali liabilitas Imbalan Kerja Karyawan 17 986.632 34.391.478
Beban Pajak Penghasilan Terkait 13.d (217.059) (7.566.125)
Total Penghasilan Komprehensif Lain -
Setelah Pajak 769.573 26.825.353
TOTAL LABA KOMPREHENSIF 27.460.946.847 3.195.044.089
Laba Neto Tahun Berjalan
yang Dapat Diatribusikan Kepada:
Pemilik Perusahaan 27.453.098.638 3.169.489.252
Kepentingan Nonpengendali 7.078.636 (1.270.516)
Total 27.460.177.274 3.168.218.736
Total Laba Komprehensif yang Dapat Diatribusikan Kepada:
Dapat Diatribusikan Kepada:
Pemilik Perusahaan 27.453.868.211 3.196.314.605
Kepentingan Nonpengendali 7.078.636 (1.270.516)
Total 27.460.946.847 3.195.044.089
LABA PER SAHAM DASAR 24 22,22 2,21
Catatan terlampir merupakan bagian tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
4
Page 12
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Modal Tambahan
Ditempatkan dan Modal Disetor - Proforma Kepentingan
Catatan Disetor Penuh neto Modal Saldo Laba Total Nonpengendali Total Ekuitas
Saldo 1 Januari 2022
(Disajikan kembali) 63.000.000.000 4.293.790.119 82.004.955.506 (5.434.309.996) 143.864.435.629 25.634.559 143.890.070.188
Laba Tahun Berjalan -- -- -- 3.169.489.252 3.169.489.252 (1.270.516) 3.168.218.736
Efek Penyesuaian Proforma Tahun Berjalan -- -- (3.801.293.520) -- (3.801.293.520) -- (3.801.293.520)
Akuisisi Entitas Sepengendali 26 159.923.076.900 -- (78.203.661.986) -- 81.719.414.914 -- 81.719.414.914
Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi
Dengan Entitas Sepengendali 19, 26 -- (81.746.338.013) -- -- (81.746.338.013) -- (81.746.338.013)
Penghasilan Komprehensif Lain 17 -- -- -- 26.825.353 26.825.353 -- 26.825.353
Saldo 31 Desember 2022 222.923.076.900 (77.452.547.894) -- (2.237.995.391) 143.232.533.615 24.364.043 143.256.897.658
Penerbitan Saham 18 19.612.341.000 -- -- -- 19.612.341.000 -- 19.612.341.000
Laba Tahun Berjalan -- -- -- 27.453.098.638 27.453.098.638 7.078.636 27.460.177.274
Penghasilan Komprehensif Lain 17 -- -- -- 769.573 769.573 -- 769.573
Saldo 31 Desember 2023 242.535.417.900 (77.452.547.894) -- 25.215.872.820 190.298.742.826 31.442.679 190.330.185.505
Catatan terlampir merupakan bagian tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
5
Page 13
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari Pelanggan 48.882.444.542 43.593.833.827
Penerimaan dari Penghasilan Keuangan 1.828.620.134 2.018.846.107
Pembayaran untuk Beban Keuangan (9.483.080.683) (9.802.431.297)
Pembayaran kepada Karyawan (10.180.339.225) (8.657.840.932)
Pembayaran kepada Pemasok (10.034.098.412) (8.508.623.770)
Pembayaran Beban Usaha dan
Kegiatan Operasional Lainnya (10.665.230.718) (11.469.066.396)
Pembayaran Pajak Penghasilan (543.437.769) (1.164.441.131)
Arus Kas Neto yang Diperoleh dari Aktivitas Operasi 9.804.877.869 6.010.276.408
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan Aset Tetap 9, 29 (13.277.368.043) (3.211.109.060)
Penambahan Uang Muka Pembelian Aset Tetap -- (2.159.233.251)
Pembayaran Utang Pembelian Aset Tetap -- (27.088.000)
Penjualan Aset Tetap 9 579.000.000 --
Penjualan Properti Investasi -- 13.500.000.000
Penambahan Properti Investasi 10 (475.805.188) --
Arus Kas Neto yang Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas Investasi (13.174.173.231) 8.102.569.689
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran untuk Utang Bank 15 (7.227.138.566) (10.966.419.113)
Penerimaan dari Utang Bank 5.077.085.344 33.892.055.214
Pembayaran Utang Pembiayaan Konsumen 16 (2.805.592.433) (2.531.579.824)
Akuisisi entitas anak -- (26.923.100)
Tambahan Setoran Modal 18 19.612.341.000 --
Arus Kas Neto yang Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan 14.656.695.345 (25.484.139.025)
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH PADA KAS DAN SETARA KAS 11.287.399.983 (11.371.292.928)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 16.277.912.186 27.649.205.114
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 27.565.312.169 16.277.912.186
Informasi transaksi yang tidak mempengaruhi arus kas disajikan di Catatan 29.
Catatan terlampir merupakan bagian tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
6
Page 14
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
1. Umum
1.a. Pendirian dan Informasi Umum Perusahaan
PT Esta Multi Usaha Tbk ("Perusahaan") didirikan dengan nama PT Esta Asri Propertindo sesuai Akta
Notaris Kun Hidayat, SH., No. 34 tanggal 30 September 2011, notaris di Jakarta. Akta pendirian
tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
Keputusan No. AHU- 51610.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 24 Oktober 2011, telah didaftarkan dalam
Daftar Perusahaan No. AHU-0085684.AH.01.09 Tahun 2011 tanggal 24 Oktober 2011, dan
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 93 tanggal 20 November 2012. Perusahaan
mengubah nama menjadi PT Esta Multi Usaha berdasarkan Akta Notaris Maichel Vecky Katuuk, S.H.,
M.Kn. No. 7 tanggal 15 Mei 2019, perubahan ini telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU- AH.01.03-0266076 tanggal
20 Mei 2019 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 065 tanggal 13 Agustus
2019.
Anggaran Dasar Entitas Induk telah mengalami beberapa kali perubahan, perubahan terakhir diaktakan
dengan Akta Notaris No. 33 oleh Elizabeth Karina Leonita, S.H., M.Kn., tanggal 10 Agustus 2023
mengenai peningkatan modal dasar, modal ditempatkan dan disetor melalui Penambahan Modal
dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (“PMHMETD I”). Perubahan Anggaran
Dasar tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dalam Surat No. AHU-AH.01.03-0109618 Tahun 2023 tanggal 18 Agustus 2023.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan utama Perusahaan
adalah di bidang penyediaan akomodasi dengan penyediaan makan minum meliputi hotel bintang dua,
dengan kegiatan usaha penunjang melakukan usaha pembelian, penjualan, persewaan dan
pengoperasian real estat, melakukan kegiatan penyewaan dan sewa guna usaha kendaraan tanpa hak
opsi dan melakukan perdagangan.
Perusahaan berkedudukan di Gedung "Wisma D'esta" lantai 7, Komplek Komersial Sektor II Blok
AH.2/7A, Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan, Banten. Perusahaan mulai melakukan kegiatan
usaha secara komersial pada tahun 2012. Sampai dengan tahun 2017, Perusahaan hanya melakukan
kegiatan usaha penyewaan real estat. Pada tahun 2018, Perusahaan memulai kegiatan usaha
perhotelan. Sedangkan pada tahun 2019, Perusahaan memulai kegiatan usaha penyewaan kendaraan
tanpa hak opsi. Perusahaan memiliki bangunan hotel yang dioperasikan dengan nama D’esta Hotel 88
yang berletak di Jalan Cut Meutia No. 67, RT 01/02, Kel. Sepanjang Jaya, Kec. Rawa Lumbu, Bekasi.
Entitas Induk langsung dan akhir Perusahaan adalah PT Esta Utama Corpora.
1.b. Penawaran Umum Saham Perusahaan dan Aksi Korporasi Lainnya
Pada tanggal 28 Februari 2020, Grup memperoleh Surat Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan
Pendaftaran No. S-82/D.04/2020 dari Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) untuk melakukan Penawaran
Umum Perdana Saham kepada masyarakat sebanyak 200.000.000 lembar saham biasa dengan nilai
nominal Rp100 per saham dan harga penawaran Rp120 per saham.
Saham-saham tersebut seluruhnya telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia tanggal 9 Maret 2020.
Dana yang diperoleh Grup dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham, setelah dikurangi dengan
beban - beban emisi sebesar Rp1.241.249.038 dipergunakan untuk meningkatkan modal kerja,
pembangunan hotel, dan peningkatan jumlah kendaraan.
Right Issue
Grup telah menerima Surat Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal atas
nama Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) dengan surat No. S-92/D.04/2022 tanggal 9
Juni 2022 untuk melakukan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu I (“PMHMETD I”) sebanyak 1.599.230.769 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham
dengan harga penawaran Rp100 per saham (Catatan 26).
7 Paraf:
Page 15
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
1.c. Struktur Grup
Entitas Anak, dimana Grup memliki pengendalian secara langsung memiliki setidaknya 50% hak suara,
adalah sebagai berikut:
Persentase Mulai Beroperasi
Entitas Anak Jenis Bisnis Lokasi Kepemilikan Secara Komersil Total Aset
PT Esta Prima Investama Perhotelan Tangerang 99,97% 2009 219.308.089.901
PT Esta Prima Investama (EPI)
PT Esta Prima Investama (“EPI”) didirikan berdasarkan akta Notaris No. 7 tanggal 3 Juni 2009 dari Kun
Hidayat, SH., Notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-
34453.AH.01.01.TH.2009.
Anggaran Dasar EPI telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir berdasarkan Pernyataan
Keputusan Para Pemegang Saham yang termuat dalam Akta No. 149 tanggal 27 Desember 2023 yang
dibuat di hadapan Elizabeth Karina Leonita, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, mengenai
peningkatan modal ditempatkan dan disetor.
EPI berkedudukan di Wisma D’Esta, Komplek Komersil Sektor II Blok AH / 7A, BSD, Kel. Rawabuntu,
Kec. Serpong, Kota Tangerang Selata. EPI memulai kegiatan komersialnya pada tahun 2009.
Sesuai dengan Pasal 3 anggaran dasar EPI, kegiatan utama EPI adalah bidang perdagangan besar
atas dasar balas jasa atau kontrak, aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi mobil,
bus, truk dan sejenisnya, real estate yang dimiliki sendiri atau disewa dan penyediaan akomodasi dan
penyediaan makan minum hotel bintang dua dan tiga.
1.d. Dewan Komisaris, Direksi, dan Karyawan
Susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022 berdasarkan Akta Notaris Elizabeth Karina Leonita, S.H., M.Kn. No. 23 tanggal 10 Mei 2023 yang
telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor.AHU-
AH.01.09.0119836 tanggal 23 Mei 2023 dan Akta Notaris Syarifudin S.H., No. 89 tanggal 30 Maret
2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama Rony Harianto Lukman Nelam
Komisaris Independen Drs. Alkie Samuel Sutandra Drs. Alkie Samuel Sutandra
Direksi:
Direktur Utama Melvin Wangkar Melvin Wangkar
Direktur Andaru Surya Gautama Suryanto Witono
1.e. Komite Audit, Sekretaris Perusahaan dan Kepala Internal Audit
Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
Ketua Komite Audit : Drs. Alkie Samuel Sutandra
Anggota Komite : Sandi Komarudin
Anggota Komite : Tony Sompotan
Sekretaris Perusahaan pada 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing dijabat oleh
Suryanto Witono. Kepala Internal Audit Perusahaan pada 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing
dijabat oleh Irnanda Aditya Cornelius.
Perusahaan dan entitas anak (selanjutnya secara bersama-sama disebut “Grup”) memiliki sejumlah
14 dan 11 karyawan tetap masing-masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 (tidak diaudit).
8 Paraf:
Page 16
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material
2.a. Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi
Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan –
Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK – IAI), serta peraturan Pasar Modal yang berlaku antara lain
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan/Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
(OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 tentang pedoman penyajian laporan keuangan, Keputusan Ketua
Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 tentang penyajian dan pengungkapan laporan keuangan emiten
atau perusahaan publik.
2.b. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan Entitas anak (selanjutnya
secara kolektif disebut sebagai “Grup”).
Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta
atas dasar akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian. Dasar pengukuran dalam penyusunan
laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu
yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing-masing
akun tersebut. Biaya perolehan umumnya didasarkan pada nilai wajar imbalan yang diserahkan dalam
pemerolehan aset.
Laporan arus kas konsolidasian disajikan dengan metode langsung (direct method) dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah
Rupiah yang merupakan mata uang fungsional Grup. Setiap entitas di dalam Grup menetapkan mata
uang fungsional sendiri dan unsur-unsur dalam laporan keuangan dari setiap entitas diukur
berdasarkan mata uang fungsional tersebut.
2.c. Pernyataan dan Interpretasi Standar Akuntansi Baru dan Revisi yang Berlaku Efektif pada Tahun
Berjalan
Berikut amendemen dan penyesuaian atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai
pada atau setelah 1 Januari 2023; dengan penerapan dini diperkenankan yaitu:
Amendemen PSAK 1:Penyajian Laporan Keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi;
Amendemen PSAK 16: Aset Tetap tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan;
Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan
tentang Definisi Estimasi Akuntansi;
Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang
timbul dari Transaksi Tunggal; dan
Revisi PSAK 107: Akuntansi Ijarah.
Implementasi standar-standar tersebut tidak memiliki dampak yang material terhadap jumlah yang
dilaporkan di periode berjalan atau tahun sebelumnya.
2.d. Prinsip-prinsip Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian mencakup laporan keuangan Grup seperti disebutkan pada
Catatan 1.c.
Entitas anak adalah entitas yang dikendalikan oleh Grup, yakni Grup terekspos, atau memiliki hak, atas
imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi
imbal hasil tersebut melalui kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan dari entitas
(kekuasaan atas investee).
Keberadaan dan dampak dari hak suara potensial dimana Grup memiliki kemampuan praktis untuk
melaksanakan (yakni hak substantif) dipertimbangkan saat menilai apakah Grup mengendalikan
entitas lain.
9 Paraf:
Page 17
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Laporan keuangan konsolidasian Grup mencakup hasil usaha, arus kas, aset dan liabilitas dari
Perusahaan dan seluruh entitas anak yang, secara langsung dan tidak langsung, dikendalikan oleh
Perusahaan. Entitas anak dikonsolidasikan sejak tanggal efektif akuisisi, yaitu tanggal dimana Grup
secara efektif memperoleh pengendalian atas bisnis yang diakuisisi, sampai tanggal pengendalian
berakhir.
Entitas induk menyusun laporan keuangan konsolidasian dengan menggunakan kebijakan akuntansi
yang sama untuk transaksi dan peristiwa lain dalam keadaan yang serupa. Seluruh transaksi, saldo,
penghasilan, beban, dan arus kas dalam intra kelompok usaha terkait dengan transaksi antar entitas
dalam kelompok usaha dieliminasi secara penuh.
Grup mengatribusikan laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain kepada
pemilik entitas induk dan kepentingan nonpengendali meskipun hal tersebut mengakibatkan
kepentingan nonpengendali memiliki saldo defisit. Grup menyajikan kepentingan nonpengendali di
ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
hilangnya pengendalian adalah transaksi ekuitas (yaitu transaksi dengan pemilik dalam kapasitasnya
sebagai pemilik). Ketika proporsi ekuitas yang dimiliki oleh kepentingan nonpengendali berubah, Grup
menyesuaikan jumlah tercatat kepentingan pengendali dan kepentingan nonpengendali untuk
mencerminkan perubahan kepemilikan relatifnya dalam entitas anak. Selisih antara jumlah dimana
kepentingan nonpengendali disesuaikan dan nilai wajar dari jumlah yang diterima atau dibayarkan
diakui langsung dalam ekuitas dan diatribusikan pada pemilik dari entitas induk.
2.e. Kombinasi Bisnis
Kombinasi bisnis adalah suatu transaksi atau peristiwa lain dimana pihak pengakuisisi memperoleh
pengendalian atas satu atau lebih bisnis. Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode
akuisisi. Imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang dihitung
sebagai hasil penjumlahan dari nilai wajar tanggal akuisisi atas seluruh aset yang dialihkan oleh Grup,
liabilitas yang diakui oleh Grup kepada pemilik sebelumnya dari pihak yang diakuisisi dan kepentingan
ekuitas yang diterbitkan oleh Grup dalam pertukaran pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya-
biaya terkait akuisisi diakui sebagai beban pada periode saat biaya tersebut terjadi dan jasa diterima.
Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui pada nilai
wajar kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu yang diukur sesuai dengan standar yang relevan.
Komponen kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi diukur baik pada nilai wajar ataupun pada
bagian proporsional instrumen kepemilikan yang ada dalam jumlah yang diakui atas aset neto
teridentifikasi dari pihak diakuisisi.
Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat kombinasi
terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya belum selesai
dalam laporan keuangannya. Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi menyesuaikan, aset atau
liabilitas tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru yang diperoleh tentang fakta dan
keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan berakibat terhadap pengakuan aset
dan liabilitas dimaksud pada tanggal tersebut.
Pada tanggal akuisisi, goodwill diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih antara (a)
nilai gabungan dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap kepentingan non-pengendali, atas (b)
jumlah neto teridentifikasi dari aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika imbalan tersebut
kurang dari nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui dalam laporan laba
rugi sebagai keuntungan dari akuisisi entitas anak setelah sebelumnya manajemen menilai kembali
apakah telah mengidentifikasi dengan tepat seluruh aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih
serta mengakui setiap aset atau liabilitas tambahan yang dapat diidentifikasi dalam penelaahan
tersebut.
2.f. Transaksi Dengan Pihak-Pihak Yang Berelasi
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor:
10 Paraf:
Page 18
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
a) Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
tersebut:
i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
ii. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
iii. Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor.
b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas
induk, entitas anak, dan sesama entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas
lainnya);
ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, di mana
entitas lain tersebut adalah anggotanya);
iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas
asosiasi dari entitas ketiga;
v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu
entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah
entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan
entitas pelapor;
vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
huruf (a);
vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas);
viii. Entitas, atau anggota dari kelompok di mana entitas merupakan bagian dari kelompok
tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada
entitas induk dari entitas pelapor.
Entitas yang berelasi dengan Pemerintah adalah entitas yang dikendalikan, dikendalikan bersama, atau
dipengaruhi oleh Pemerintah. Pemerintah mengacu kepada instansi pemerintah dan badan yang
serupa baik lokal, nasional maupun internasional.
Entitas yang berelasi dengan Pemerintah dapat berupa entitas yang dikendalikan atau dipengaruhi
secara signifikan oleh Kementerian Keuangan yang merupakan Pemegang Saham entitas, atau entitas
yang dikendalikan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Negara BUMN sebagai
kuasa pemegang saham.
Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak berelasi diungkapkan dalam catatan yang
relevan.
2.g. Instrumen Keuangan
Pengakuan dan Pengukuran Awal
Grup mengakui aset keuangan atau liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian,
jika dan hanya jika, Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen tersebut.
Pada saat pengakuan awal aset keuangan atau liabilitas keuangan, Grup mengukur pada nilai
wajarnya. Dalam hal aset keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi, nilai wajar tersebut ditambah atau dikurang dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan
secara langsung dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan atau liabilitas keuangan tersebut.
Biaya transaksi yang dikeluarkan sehubungan dengan perolehan aset keuangan dan penerbitan
liabilitas keuangan yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui laba rugi dibebankan segera.
Pengukuran Selanjutnya Aset Keuangan
Aset keuangan Grup diklasifikasikan sebagai berikut: aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
yang diamortisasi dan aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dengan
menggunakan dua dasar yaitu : model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan dan karakteristik
arus kas kontraktual dari aset keuangan.
i. Aset Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi ketika kedua kondisi berikut terpenuhi:
1) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual saja; dan
11 Paraf:
Page 19
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
2) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal tertentu
atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (Solely Payments of Principal
and Interest - SPPI) dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan ini diukur pada jumlah yang diakui pada awal pengakuan dikurangi dengan
pembayaran pokok, kemudian dikurangi atau ditambah dengan jumlah amortisasi kumulatif atas
perbedaan jumlah pengakuan awal dengan jumlah pada saat jatuh tempo, dan penurunan nilainya.
Pendapatan keuangan dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif dan diakui di
laba rugi. Perubahan pada nilai wajar diakui di laba rugi ketika aset dihentikan atau direklasifikasi.
Aset keuangan yang diklasifikasikan menjadi aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi dapat dijual ketika terdapat peningkatan risiko kredit. Penghentian untuk alasan lain
diperbolehkan namun jumlah penjualan tersebut harus tidak material jumlahnya atau tidak sering.
ii. Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (“FVTPL”)
Aset keuangan yang diukur pada FVTPL adalah aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria untuk
diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau untuk diukur FVTOCI.
Setelah pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada FVTPL diukur pada nilai wajarnya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar aset keuangan diakui dalam
laba rugi.
Aset keuangan berupa derivatif dan investasi pada ekuitas tidak memenuhi kriteria untuk diukur
pada biaya perolehan diamortisasi atau kriteria untuk diukur pada FVTOCI, sehingga diukur pada
FVTPL. Namun demikian, Grup dapat menetapkan pilihan yang tidak dapat dibatalkan saat
pengakuan awal atas investasi pada instrument ekuitas yang bukan untuk diperjualbelikan dalam
waktu dekat (held for trading) untuk diukur pada FVTOCI. Penetapan ini menyebabkan semua
keuntungan atau kerugian disajikan di penghasilan komprehensif lain, kecuali pendapatan dividen
tetap diakui di laba rugi. Keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam
penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke saldo laba tidak melalui laba rugi.
Pengukuran Selanjutnya Liabilitas Keuangan
Grup mengklasifikasikan seluruh liabilitas keuangan sehingga setelah pengakuan awal liabilitas
keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, kecuali:
(a) Liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi. Liabilitas dimaksud, termasuk derivatif
yang merupakan liabilitas, selanjutnya akan diukur pada nilai wajar.
(b) Liabilitas keuangan yang timbul saat pengalihan aset keuangan yang tidak memenuhi kualifikasi
penghentian pengakuan atau ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan diterapkan.
(c) Kontrak jaminan keuangan dan komitmen untuk menyediakan pinjaman dengan suku bunga
dibawah pasar. Setelah pengakuan awal, penerbit kontrak dan penerbit komitmen selanjutnya
mengukur kontrak tersebut sebesar jumlah yang lebih tinggi antara:
i. jumlah penyisihan kerugian; dan
ii. jumlah yang pertama kali diakui dikurangi dengan, jika sesuai, jumlah kumulatif dari
penghasilan yang diakui sesuai dengan prinsip PSAK 72.
(d) Imbalan kontijensi yang diakui oleh pihak pengakusisi dalam kombinasi bisnis
ketika PSAK 22 diterapkan. Imbalan kontijensi selanjutnya diukur pada nilai wajar dan selisihnya
dalam laba rugi.
Saat pengakuan awal Grup dapat membuat penetapan yang takterbatalkan untuk mengukur liabilitas
keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi, jika diizinkan oleh standar atau jika penetapan akan
menghasilkan informasi yang lebih relevan, karena:
a. Mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkosistensi pengukuran atau pengakuan
(kadang disebut sebagai “accounting mismatch”) yang dapat timbul dari pengukuran aset atau
liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian atas aset atau liabilitas dengan dasar yang
berbeda beda; atau
b. Sekelompok liabilitas keuangan atau aset keuangan dan liabilitas keuangan dikelola dan
kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar, sesuai manajemen risiko atau strategi investasi
yang terdokumentasi, dan informasi dengan dasar nilai wajar dimaksud atas kelompok tersebut
disediakan secara internal untuk personil manajemen kunci Grup.
12 Paraf:
Page 20
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan
Grup menghentikan pengakuan aset keuangan, jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang
berasal dari aset keuangan berakhir atau Grup mengalihkan hak kontraktual untuk menerima kas yang
berasal dari aset keuangan atau tetap memiliki hak kontraktual untuk menerima kas tetapi juga
menanggung kewajiban kontraktual untuk membayar arus kas yang diterima tersebut kepada satu atau
lebih pihak penerima melalui suatu kesepakatan. Jika Grup secara substansial mengalihkan seluruh
risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan, maka Grup menghentikan pengakuan aset
keuangan dan mengakui secara terpisah sebagai aset atau liabilitas untuk setiap hak dan kewajiban
yang timbul atau yang masih dimiliki dalam pengalihan tersebut. Jika Grup secara substansial tidak
mengalihkan dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut
dan masih memiliki pengendalian, maka Grup mengakui aset keuangan sebesar keterlibatan
berkelanjutan dengan aset keuangan tersebut. Jika Grup secara substansial masih memiliki seluruh
risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan, maka Grup tetap mengakui aset keuangan
tersebut.
Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas keuangan tersebut
berakhir, yaitu ketika kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau
kadaluwarsa.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Aset keuangan dinilai apakah terdapat indikasi penurunan nilai pada setiap akhir periode pelaporan.
Aset keuangan diturunkan nilainya apabila terdapat bukti obyektif sebagai akibat adanya satu atau lebih
peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan tersebut dan dilakukan estimasi terhadap
arus kas masa depan dari investasi tersebut yang akan terdampak.
Pada setiap tanggal pelaporan, Grup mengukur penyisihan kerugian instrumen keuangan sejumlah
kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya jika risiko kredit atas instrumen keuangan tersebut
telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Namun, jika risiko kredit instrumen keuangan
tersebut tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, maka mengakui sejumlah kerugian
kredit ekspektasian 12 bulan.
Grup menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian
tersebut terhadap piutang usaha dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang signifikan.
Grup menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pihak ketiga tidak mampu membayar kewajiban
kreditnya kepada Grup secara penuh. Periode maksimum yang dipertimbangkan ketika
memperkirakan kerugian kredit ekspektasian adalah periode maksimum kontrak dimana Grup
terekspos terhadap risiko kredit.
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian dari instrumen keuangan dilakukan dengan suatu cara yang
mencerminkan:
i. Jumlah yang tidak bias dan rata-rata probabilitas tertimbang yang ditentukan dengan
mengevaluasi serangkaian kemungkinan yang dapat terjadi;
ii. Nilai waktu uang; dan
iii. Informasi yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan pada
tanggal pelaporan mengenai peristiwa masa lalu, kondisi kini, dan perkiraan kondisi ekonomi
masa depan.
Aset keuangan dapat dianggap tidak mengalami peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak
pengakuan awal jika aset keuangan memiliki risiko kredit yang rendah pada tanggal pelaporan. Risiko
kredit pada instrumen keuangan dianggap rendah ketika aset keuangan tersebut memiliki risiko gagal
bayar yang rendah, peminjam memiliki kapasitas yang kuat untuk memenuhi kewajiban arus kas
kontraktualnya dalam jangka waktu dekat dan memburuknya kondisi ekonomi dan bisnis dalam jangka
waktu panjang mungkin, namun tidak selalu, menurunkan kemampuan peminjam untuk memenuhi
kewajiban arus kas kontraktualnya. Untuk menentukan apakah aset keuangan memiliki risiko kredit
rendah, Grup dapat menggunakan peringkat risiko kredit internal atau penilaian eksternal. Misal, aset
keuangan dengan peringkat “investment grade” berdasarkan penilaian eksternal merupakan instrumen
yang memiliki risiko kredit yang rendah, sehingga tidak mengalami peningkatan risiko kredit secara
signifikan sejak pengakuan awal.
13 Paraf:
Page 21
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Metode Suku Bunga Efektif
Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan
diamortisasi dari aset atau liabilitas keuangan (atau kelompok aset atau liabilitas keuangan) dan
metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga atau beban bunga selama periode yang relevan.
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau
penerimaan kas masa depan selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat,
digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh jumlah tercatat neto dari aset keuangan atau
liabilitas keuangan.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, Grup mengestimasi arus kas dengan mempertimbangkan
seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut, seperti pelunasan dipercepat,
opsi beli dan opsi serupa lain, tetapi tidak mempertimbangkan kerugian kredit masa depan.
Perhitungan ini mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan atau diterima oleh pihak-
pihak dalam kontrak yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi,
dan seluruh premium atau diskonto lain.
Reklasifikasi
Grup mereklasifikasi aset keuangan ketika Grup mengubah tujuan model bisnis untuk pengelolaan aset
keuangan sehingga penilaian sebelumnya menjadi tidak dapat diterapkan.
Jika Grup mereklasifikasi aset keuangan, maka diperlukan untuk menerapkan reklasifikasi secara
prospektif sejak tanggal reklasifikasi. Keuntungan, kerugian (termasuk keuntungan atau kerugian
penurunan nilai) atau bunga yang sebelumnya diakui tidak disajikan kembali.
Ketika Grup mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran biaya perolehan
diamortisasi menjadi kategori FVTPL, nilai wajarnya diukur pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan atau
kerugian yang timbul dari selisih antara biaya perolehan diamortisasi sebelumnya dan nilai wajar aset
keuangan diakui dalam laba rugi. Pada saat Grup melakukan reklasifikasi sebaliknya, yaitu dari aset
keuangan kategori FVTPL menjadi kategori pengukuran biaya perolehan diamortisasi, maka nilai wajar
pada tanggal reklasifikasi menjadi jumlah tercatat bruto yang baru.
Saling Hapus Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling dihapuskan, jika dan hanya jika, Grup saat ini memiliki
hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah
diakui tersebut; dan berintensi untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
Pengukuran Nilai Wajar
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan dan
pengukuran atau untuk keperluan pengungkapan.
Nilai wajar dikategorikan dalam level yang berbeda dalam suatu hirarki nilai wajar berdasarkan pada
apakah input suatu pengukuran dapat diobservasi dan signifikansi input terhadap keseluruhan
pengukuran nilai wajar:
(i) Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik yang
dapat diakses pada tanggal pengukuran (Level 1);
(ii) Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk aset
atau liabilitas, baik secara langsung maupun tidak langsung (Level 2);
(iii) Input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas (Level 3).
Dalam mengukur nilai wajar aset atau liabilitas, Grup sebisa mungkin menggunakan data pasar yang
dapat diobservasi. Apabila nilai wajar aset atau liabilitas tidak dapat diobservasi secara langsung, Grup
menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaannya dan memaksimalkan penggunaan
input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat
diobservasi.
Perpindahan antara level hierarki nilai wajar diakui oleh Grup pada akhir periode pelaporan dimana
perpindahan terjadi.
14 Paraf:
Page 22
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
2.h. Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas termasuk kas, kas di bank (rekening giro), dan deposito berjangka yang jatuh
tempo dalam jangka waktu tiga bulan atau kurang pada saat penempatan yang tidak digunakan
sebagai jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya.
2.i. Persediaan
Persediaan dinyatakan berdasarkan jumlah terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto.
Biaya perolehan terdiri dari seluruh biaya pembelian, biaya konversi, dan biaya lain yang timbul sampai
persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-
rata tertimbang. Nilai realisasi neto merupakan taksiran harga jual dalam kegiatan usaha biasa
dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat penjualan.
Setiap penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi neto dan seluruh
kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau kerugian tersebut.
Setiap pemulihan kembali penurunan nilai persediaan karena peningkatan kembali nilai realisasi neto,
diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban persediaan pada periode terjadinya pemulihan
tersebut.
2.j. Biaya Dibayar di Muka
Biaya dibayar di muka merupakan biaya yang telah dibayar namun pembebanannya sebagian akan
dilakukan pada periode yang akan datang, seperti premi asuransi dibayar di muka, bunga dibayar di
muka, dan sewa dibayar di muka. Biaya dibayar di muka diamortisasi sesuai dengan masa manfaatnya
dengan menggunakan metode garis Iurus.
2.k. Aset Tetap
Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan yang meliputi harga perolehannya dan setiap
biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang
diperlukan agar aset siap digunakan sesuai intensi Manajemen.
Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat mencakup estimasi awal biaya pembongkaran dan
pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset tetap, kewajiban tersebut timbul ketika aset tetap
diperoleh atau sebagai konsekuensi penggunaan aset tetap selama periode tertentu untuk tujuan
selain untuk memproduksi persediaan selama periode tersebut.
Setelah pengakuan awal, aset tetap kecuali tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi
akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. Tanah diakui sebesar harga perolehannya
dan tidak disusutkan.
Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud
penggunaannya dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi masa
manfaat ekonomis aset, sebagai berikut:
Tahun
Bangunan 20
Kendaraan 4-8
Perlengkapan 4-8
Perabotan 1
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehannya. Semua biaya, termasuk biaya
pinjaman, yang terjadi sehubungan dengan konstruksi aset tersebut dikapitalisasi sebagai bagian dari
biaya perolehan aset tetap dalam konstruksi. Biaya perolehan aset tetap dalam konstruksi tidak
termasuk setiap laba internal, jumlah tidak normal dari biaya pemborosan yang terjadi dalam
pemakaian bahan baku, tenaga kerja atau sumber daya lain.
Akumulasi biaya perolehan yang akan dipindahkan ke masing-masing pos aset tetap yang sesuai pada
saat aset tersebut selesai dikerjakan atau siap digunakan dan disusutkan sejak beroperasi.
15 Paraf:
Page 23
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Nilai tercatat dari suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika tidak
terdapat lagi manfaat ekonomik masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan tersebut (yang ditentukan sebesar
selisih antara jumlah hasil pelepasan neto, jika ada, dan jumlah tercatatnya) dimasukkan dalam laba
rugi pada saat penghentian pengakuan tersebut dilakukan.
Pada akhir tahun pelaporan, Grup melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat ekonomis, nilai
residu dan metode penyusutan berdasarkan kondisi teknis dan pengaruh dari setiap perubahan
estimasi tersebut berlaku prospektif.
2.l. Properti Investasi
Properti Investasi adalah properti (tanah atau bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau kedua-
duanya) yang dikuasai oleh pemilik atau penyewa melalui sewa pembiayaan untuk menghasilkan rental
atau untuk kenaikan nilai atau kedua-duanya, dan tidak untuk digunakan dalam produksi atau
penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan administratif atau dijual dalam kegiatan usaha sehari-
hari.
Properti investasi diakui sebagai aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomi masa
depan yang terkait dengan properti investasi akan mengalir ke entitas; dan biaya perolehan properti
investasi dapat diukur dengan andal.
Properti investasi pada awalnya diukur sebesar biaya perolehan, meliputi harga pembelian dan setiap
pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung (biaya jasa hukum, pajak pengalihan properti,
dan biaya transaksi lain). Biaya transaksi termasuk dalam pengukuran awal tersebut.
Setelah pengakuan awal, Grup memilih menggunakan model biaya dan mengukur properti investasi
sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai aset. Hak
atas tanah tidak disusutkan dan disajikan sebesar biaya perolehan. Bangunan serta sarana dan
prasarana disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
ekonomis.
Penyusutan properti investasi bangunan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus
berdasarkan taksiran masa manfaat bangunan selama 20 tahun.
Grup mengalihkan properti ke, atau dari, properti investasi jika, dan hanya jika, ketika properti
memenuhi, atau berhenti memenuhi, definisi properti investasi dan terdapat bukti atas perubahan
penggunaan, mencakup:
a. Dimulainya penggunaan oleh pemilik, atau pengembangan untuk pemilik, untuk pengalihan dari
properti investasi menjadi properti yang digunakan sendiri;
b. Dimulainya pengembangan untuk dijual, untuk pengalihan dari properti investasi menjadi
persediaan;
c. Berakhirnya pemakaian oleh pemilik, untuk pengalihan dari properti yang digunakan sendiri
menjadi properti investasi; dan
d. Insepsi sewa operasi kepada pihak lain, untuk pengalihan dari persediaan menjadi properti
investasi.
Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak digunakan lagi
secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomi masa depan yang diperkirakan dari
pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau pelepasan ditentukan
dari selisih antara hasil neto pelepasan dan jumlah tercatat aset, dan diakui dalam laba rugi pada
periode terjadinya penghentian atau pelepasan.
2.m. Beban Emisi Saham Ditangguhkan
Beban-beban yang berhubungan secara langsung dengan rencana penawaran umum perdana saham
Grup ditangguhkan dan akan dikurangkan dengan akun tambahan modal disetor yang timbul dari
selisih antara harga penawaran umum perdana dengan nilai nominal saham (jika ada).
16 Paraf:
Page 24
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
2.n. Imbalan Kerja
Imbalan Kerja Jangka Pendek
Imbalan kerja jangka pendek diakui ketika pekerja telah memberikan jasanya dalam suatu periode
akuntansi, sebesar jumlah tidak terdiskonto dari imbalan kerja jangka pendek yang diharapkan akan
dibayar sebagai imbalan atas jasa tersebut.
Imbalan kerja jangka pendek mencakup antara lain upah, gaji, bonus dan insentif.
Imbalan Pascakerja
Imbalan pascakerja seperti uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak
dihitung berdasarkan Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah
Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang dan
Peraturan Pemerintah No. 35 tahun 2021.
Grup mengakui jumlah liabilitas imbalan pasti neto sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti pada akhir
periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset program yang dihitung oleh aktuaris independen dengan
menggunakan metode Projected Unit Credit. Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan
mendiskontokan imbalan tersebut.
Grup mencatat tidak hanya kewajiban hukum berdasarkan persyaratan formal program imbalan pasti,
tetapi juga kewajiban konstruktif yang timbul dari praktik informal entitas.
Biaya jasa kini, biaya jasa lalu dan keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, serta bunga neto atas
liabilitas (aset) imbalan pasti neto diakui dalam laba rugi.
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto yang terdiri dari keuntungan dan kerugian
aktuarial, imbal hasil atas aset program dan setiap perubahan dampak batas atas aset diakui sebagai
penghasilan komprehensif lain.
Pesangon
Grup mengakui pesangon sebagai liabilitas dan beban pada tanggal yang lebih awal di antara:
(a) Ketika Grup tidak dapat lagi menarik tawaran atas imbalan tersebut; dan
(b) Ketika Grup mengakui biaya untuk restrukturisasi yang berada dalam ruang lingkup PSAK 57 dan
melibatkan pembayaran pesangon.
Grup mengukur pesangon pada saat pengakuan awal, dan mengukur dan mengakui perubahan
selanjutnya, sesuai dengan sifat imbalan kerja.
2.o. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Dalam menentukan pengakuan pendapatan, Grup melakukan analisa transaksi melalui lima langkah
analisa berikut:
1. Mengindentifikasi kontrak dengan pelanggan, dengan kriteria sebagai berikut
- Kontrak telah disetujui oleh pihak-pihak terkait dalam kontrak;
- Perusahaan bisa mengidentifikasi hak dari pihak-pihak terkait dan jangka waktu pembayaran dari
barang atau jasa yang akan dialihkan;
- Kontrak memiliki substansi komersial;
2. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak, untuk menyerahkan barang atau jasa yang
memiliki karakteristik yang berbeda ke pelanggan.
3. Menentukan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan, pajak penjualan
barang mewah, pajak pertambahan nilai dan pungutan ekspor, yang berhak diperoleh suatu entitas
sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan.
4. Mengalokasikan harga transaksi kepada setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan
dasar harga jual dari setiap barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak.
5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (sepanjang waktu atau pada
suatu waktu tertentu).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:
Suatu waktu tertentu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
17 Paraf:
Page 25
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Sepanjang waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban
pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu, Grup memilih ukuran penyelesaian yang sesuai
untuk penentuan jumlah pendapatan yang dapat diakui karena telah terpenuhinya kewajiban
pelaksanaan.
Suatu kewajiban pelaksanaan dipenuhi pada suatu waktu tertentu kecuali jika memenuhi salah satu
kriteria berikut, dalam hal ini dipenuhi sepanjang waktu:
Pelanggan secara bersamaan menerima dan menggunakan manfaat yang diberikan oleh
pelaksanaan Grup sebagaimana yang dilakukan Grup;
Pelaksanaan Grup menciptakan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan saat aset
itu dibuat atau ditingkatkan; dan
Pelaksanaan Grup tidak menciptakan aset dengan penggunaan alternatif untuk Grup dan Grup
memiliki hak yang dapat diberlakukan atas pembayaran untuk pelaksanaan yang diselesaikan
hingga saat ini.
Pengakuan Beban
Beban diakui pada saat terjadinya (metode akrual), kecuali merupakan aset yang terkait dengan
aktivitas kontrak masa depan. Biaya yang secara langsung berhubungan dengan kontrak,
menghasilkan sumber daya untuk memenuhi kontrak ("biaya untuk memenuhi") atau penambahan
untuk mendapatkan kontrak ("biaya untuk memperoleh") dan diharapkan dapat dipulihkan. Beban
tersebut dengan demikian memenuhi syarat kapitalisasi berdasarkan PSAK 72: Pendapatan dari
Kontrak dengan Pelanggan dan dicatat sebagai aset lancar lainnya. Beban tersebut diamortisasi
dengan cara sistematis sejalan dengan penyerahan barang atau jasa yang terkait dengan aset
tersebut.
Pendapatan diakui bila besar kemungkinan manfaat ekonomi akan diperoleh Grup dan jumlahnya
dapat diukur secara handal. Pendapatan diukur pada nilai wajar pembayaran yang diterima, tidak
termasuk diskon, rabat, Pajak Hotel dan Restoran (PHR).
Pendapatan hotel
Pendapatan hotel terdiri dari pendapatan jasa perhotelan dan penjualan makanan dan minuman,
sebagai berikut:
- Pendapatan jasa perhotelan
Pendapatan jasa perhotelan yang terdiri dari pendapatan kamar dan departemental lainnya diakui
pada saat jasa diberikan.
- Penjualan makanan dan minuman
Pendapatan dari penjualan makanan dan minuman diakui bila risiko dan manfaat yang signifikan
telah berpindah kepada pembeli.
- Pendapatan sewa bangunan dan kendaraan
Pendapatan sewa bangunan dan kendaraan diakui sebagai sewa operasi sesuai dengan periode yang
sudah berjalan pada tahun yang bersangkutan. Pendapatan yang telah di terima di muka namun belum
dapat diakui dalam laba rugi, dicatat sebagai akun "pendapatan diterima di muka", dan diakui sebagai
pendapatan secara berkala sesuai dengan kontrak yang berlaku.
Pendapatan bunga
Pendapatan bunga merupakan pendapatan yang diperoleh Grup atas penempatan dana di bank yang
diakui pada saat diperoleh atau saat terjadinya.
Penjualan Barang
Pendapatan dari penjualan yang timbul dari pengiriman fisik produk-produk Grup diakui bila risiko dan
manfaat yang signifikan telah berpindah kepada pembeli, yang pada umumnya terjadi pada saat yang
bersamaan dengan pengiriman dan penerimaan barang.
Beban
Beban usaha dan beban lain-lain diakui pada saat terjadinya (dasar akrual).
18 Paraf:
Page 26
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
2.p. Sewa
Pada tanggal insepsi kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung sewa.
Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk
mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan
dengan imbalan.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian
selama suatu jangka waktu, Grup menilai apakah selama periode penggunaan, Grup memiliki dua hal
berikut:
a. Hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset
identifikasian; dan
b. Hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian, yaitu hanya jika:
(i) Grup memiliki hak untuk mengarahkan bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan
selama periode penggunaan; atau
(ii) Keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah
ditentukan sebelumnya dan:
Grup memiliki hak mengoperasikan aset (atau mengarahkan pihak lain untuk
mengoperasikan aset dengan cara yang telah ditentukan) selama periode penggunaan,
tanpa pemasok memiliki hak untuk mengubah instruksi operasi tersebut; atau
Grup mendesain aset (atau aspek tertentu dari aset) dengan cara menetapkan
sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan digunakan selama periode
penggunaan.
Grup Sebagai Penyewa (Lessee)
Pada tanggal permulaan, Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa.
Pada tanggal permulaan, Grup mengukur aset hak-guna pada biaya perolehan, yang meliputi jumlah
pengukuran awal liabilitas sewa, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal
permulaan dikurangi dengan insentif yang diterima, biaya langsung awal yang dikeluarkan oleh Grup,
dan estimasi biaya yang akan dikeluarkan oleh Grup dalam membongkar dan memindahkan aset
pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan dan ketentuan sewa,
kecuali biaya-biaya tersebut dikeluarkan untuk menghasilkan persediaan.
Setelah tanggal permulaan, Grup mengukur aset hak-guna dengan menerapkan model biaya, kecuali
entitas menerapkan model pengukuran lain.
Pada tanggal permulaan, Grup mengukur liablitas sewa pada nilai kini pembayaran sewa yang belum
dibayar pada tanggal tersebut. Pembayaran sewa didiskontokan dengan menggunakan suku bunga
implisit dalam sewa, jika suku bunga tersebut dapat ditentukan. Jika suku bunga tersebut tidak dapat
ditentukan, maka Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental Grup.
Setelah tanggal permulaan, Grup mengukur liablitas sewa dengan:
a. meningkatkan jumlah tercatat untuk merefleksikan bunga atas liabilitas sewa;
b. mengurangi jumlah tercatat untuk merefleksikan sewa yang telah dibayar; dan
c. mengukur kembali jumlah tercatat untuk merefleksikan penilaian kembali atau modifikasi sewa
atau untuk merefleksikan pembayaran sewa tetap secara substansi revisian.
Grup sebagai Pemberi Sewa (Lessor)
Grup mengakui aset untuk sewa operasi di laporan posisi keuangan sesuai sifat aset tersebut. Biaya
langsung awal sehubungan proses negosiasi sewa operasi ditambahkan ke jumlah tercatat dari aset
sewaan dan diakui sebagai beban selama masa sewa dengan dasar yang sama dengan pendapatan
sewa operasi. Sewa kontinjen, apabila ada, diakui sebagai pendapatan pada periode terjadinya.
Pendapatan sewa operasi diakui sebagai pendapatan atas dasar garis lurus selama masa sewa.
2.q. Pajak Penghasilan
Beban pajak adalah jumlah gabungan pajak kini dan pajak tangguhan yang diperhitungkan dalam
menentukan laba rugi pada suatu periode. Pajak kini dan pajak tangguhan diakui dalam laba rugi,
kecuali pajak penghasilan yang timbul dari transaksi atau peristiwa yang diakui dalam penghasilan
komprehensif lain atau secara langsung di ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui
dalam penghasilan komprehensif lain atau ekuitas.
19 Paraf:
Page 27
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Jumlah pajak kini untuk periode berjalan dan periode sebelumnya yang belum dibayar diakui sebagai
liabilitas. Jika jumlah pajak yang telah dibayar untuk periode berjalan dan periode-periode sebelumnya
melebihi jumlah pajak yang terutang untuk periode tersebut, maka kelebihannya diakui sebagai aset.
Liabilitas (aset) pajak kini untuk periode berjalan dan periode sebelumnya diukur sebesar jumlah yang
diperkirakan akan dibayar kepada (direstitusi dari) otoritas perpajakan, yang dihitung menggunakan
tarif pajak (dan undang-undang pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada
akhir periode pelaporan.
Manfaat terkait dengan rugi pajak yang dapat ditarik untuk memulihkan pajak kini dari periode
sebelumnya diakui sebagai aset. Aset pajak tangguhan diakui untuk akumulasi rugi pajak belum
dikompensasi dan kredit pajak belum dimanfaatkan sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak
masa depan akan tersedia untuk dimanfaatkan dengan rugi pajak belum dikompensasi dan kredit pajak
belum dimanfaatkan.
Seluruh perbedaan temporer kena pajak diakui sebagai liabilitas pajak tangguhan, kecuali perbedaan
temporer kena pajak yang berasal dari pengakuan awal aset atau liabilitas dari transaksi yang bukan
kombinasi bisnis dan pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi atau laba kena pajak
(rugi pajak).
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer dapat dikurangkan sepanjang
kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer dapat dimanfaatkan
untuk mengurangi laba dimaksud, kecuali jika aset pajak tangguhan timbul dari pengakuan awal aset
atau pengakuan awal liabilitas dalam transaksi yang bukan kombinasi bisnis dan pada saat transaksi
tidak mempengaruhi laba akuntansi atau laba kena pajak (rugi pajak).
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku
ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang
telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode pelaporan. Pengukuran aset dan
liabilitas pajak tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai dengan cara Grup
memperkirakan, pada akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau menyelesaikan jumlah tercatat
aset dan liabilitasnya.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir periode pelaporan. Grup mengurangi
jumlah tercatat aset pajak tangguhan jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam
jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan
tersebut. Setiap pengurangan tersebut dilakukan pembalikan atas aset pajak tangguhan hingga
kemungkinan besar laba kena pajak yang tersedia jumlahnya memadai.
Grup melakukan saling hapus aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan jika dan hanya jika:
a. Grup memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak
kini terhadap liabilitas pajak kini; dan
b. Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang
dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama atas:
i. Entitas kena pajak yang sama; atau
ii. Entitas kena pajak yang berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak
kini dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
bersamaan, pada setiap periode masa depan dimana jumlah signifikan atas aset atau liabilitas
pajak tangguhan diperkirakan untuk diselesaikan atau dipulihkan. Entitas kena pajak yang
berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto,
atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode
masa depan dimana jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan diperkirakan
untuk diselesaikan atau dipulihkan.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 5 tanggal 23 Maret Tahun 2002, pajak penghasilan untuk
pendapatan sewa ruang perkantoran dan pusat ritel dikenakan pajak bersifat final sebesar 10% dari
nilai pendapatan yang besangkutan.
Mengacu pada revisi PSAK No. 46 (Revisi 2014), pajak final tersebut tidak termasuk dalam lingkup
yang diatur oleh PSAK No. 46. Oleh karena itu, Grup memutuskan untuk menyajikan pajak final
sehubungan dengan aktivitas real estate dan sewa di dalam akun beban pajak final.
20 Paraf:
Page 28
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Berdasarkan peraturan Pemerintah No. 34/2016 tanggal 8 Agustus 2016 dan Peraturan Menteri
Keuangan No.261/PMK.03/2016, penghasilan dari pengalihan hak atas tanah dan bangunan dikenakan
pajak bersifat final sebesar 2,5%.
2.r. Laba Per Saham
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada
pemegang saham biasa entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar dalam
satu periode.
Untuk tujuan penghitungan laba per saham dilusian, Grup menyesuaikan laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk dan jumlah rata-rata tertimbang saham
yang beredar, atas dampak dari seluruh instrumen berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif.
2.s. Segmen Operasi
Grup menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi keuangan yang digunakan oleh pengambil
keputusan operasional dalam menilai kinerja segmen dan menentukan alokasi sumber daya yang
dimilikinya. Segmentasi berdasarkan aktivitas dari setiap kegiatan operasi entitas legal di dalam Grup.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
yang terlihat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
(termasuk pendapatan dan beban yang terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari
entitas yang sama);
hasil operasinya dikaji ulang secara berkala oleh kepala operasional untuk pembuatan keputusan
tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.
3. Sumber Ketidakpastian Estimasi dan Pertimbangan Akuntansi Kritis
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat
pertimbangan, estimasi, dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dan pengungkapan yang
terkait, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat
mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas dalam periode
pelaporan berikutnya.
i. Ketidakpastian Estimasi
Asumsi utama masa depan dan sumber utama ketidakpastian estimasi yang lain pada tanggal pelaporan
yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas
untuk tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada
parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun. Asumsi dan situasi
mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar
kendali Grup. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.
Penilaian Instrumen Keuangan
Grup mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar, yang mengharuskan penggunaan
estimasi akuntansi. Sementara komponen signifikan atas pengukuran nilai wajar ditentukan
menggunakan bukti obyektif yang dapat diverifikasi, jumlah perubahan nilai wajar dapat berbeda bila
Grup menggunakan metodologi penilaian yang berbeda. Perubahan nilai wajar aset dan liabilitas
keuangan tersebut dapat mempengaruhi secara langsung laba atau rugi Grup. Nilai wajar aset keuangan
dan liabilitas keuangan diungkapkan pada Catatan 2.g dan 28.
Estimasi Umur Manfaat Aset Tetap
Grup melakukan penelahaan berkala atas masa manfaat ekonomis aset tetap berdasarkan faktor-faktor
seperti kondisi teknis (estimasi daya pakai, pengoperasi, pemeliharaan) dan perkembangan teknologi di
masa depan. Hasil operasi di masa depan akan dipengaruhi secara material atas perubahan estimasi ini
yang diakibatkan oleh perubahan faktor yang telah disebutkan di atas. Nilai tercatat aset tetap disajikan di
Catatan 9.
Estimasi Beban Pensiun dan Imbalan Pascakerja
Nilai kini liabilitas imbalan pascakerja yang masih harus dibayar tergantung pada beberapa faktor yang
ditentukan dengan dasar aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk
menentukan biaya (penghasilan) mencakup tingkat diskonto. Perubahan asumsi ini akan mempengaruhi
jumlah tercatat imbalan pascakerja.
21 Paraf:
Page 29
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Grup menentukan tingkat diskonto yang sesuai pada akhir periode pelaporan, yakni tingkat suku bunga
yang harus digunakan untuk menentukan nilai kini arus kas keluar masa depan estimasian yang
diharapkan untuk menyelesaikan liabilitas. Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Grup
mempertimbangkan rata-rata tingkat suku bunga obligasi pemerintah pada pasar yang aktif yang
didenominasikan dalam mata uang Rupiah.
Asumsi kunci liabilitas imbalan pascakerja sebagian ditentukan berdasarkan kondisi pasar saat ini.
Informasi tambahan diungkapkan pada Catatan 17.
Realisasi dari Aset Pajak Tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang besar
kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut dapat
digunakan. Estimasi oleh manajemen yang disyaratkan untuk menentukan jumlah aset pajak tangguhan
yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak dan strategi
perencanaan pajak masa depan.
ii. Pertimbangan Penting dalam Penentuan Kebijakan Akuntansi
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Grup yang
memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian.
Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Grup menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
keuangan dengan mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK 71 dipenuhi. Dengan demikian,
aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi seperti yang
diungkapkan pada Catatan 2.g.
4. Kas Dan Setara Kas
2023 2022
Kas 103.953.485 111.962.264
Bank
Pihak Berelasi (Catatan 27.a)
PT BPR Kredit Mandiri Indonesia 4.682.860 4.508.497
Pihak ketiga
PT Bank Central Asia Tbk 2.698.122.146 2.717.989.885
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 209.768.069 148.375.835
PT Bank KEB Hana Indonesia 42.199.392 289.597.046
PT Bank JTrust Indonesia Tbk 4.398.635 13.002.882.077
PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan
dan Bangka Belitung 2.187.582 2.596.582
2.961.358.684 16.165.949.922
Deposito
Pihak Berelasi (Catatan 27.a)
Koperasi Simpan Pinjam Esta Dana Mandiri 16.500.000.000 --
PT BPR Kredit Mandiri Indonesia 3.000.000.000 --
19.500.000.000
Pihak Ketiga
PT Bank Jtrust Indonesia Tbk 5.000.000.000 --
24.500.000.000 --
Total Kas dan Setara Kas 27.565.312.169 16.277.912.186
Deposito Berjangka
Tingkat Bunga Kontraktual
Rupiah 6% - 12% 13%
Jangka Waktu 1 - 12 bulan 1 - 3 bulan
Seluruh saldo kas dan setara kas Grup dalam mata uang Rupiah, dan tidak ada saldo kas dan setara kas
yang dibatasi penggunaannya.
22 Paraf:
Page 30
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
5. Piutang Usaha
Rincian piutang usaha berdasarkan jenis piutang adalah sebagai berikut:
2023 2022
Pihak berelasi (Catatan 27.b) 34.000.000 13.000.000
Pihak Ketiga 540.395.826 341.115.255
Total 574.395.826 354.115.255
Rincian piutang usaha berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut:
2023 2022
Belum Jatuh Tempo -- 129.733.532
1 - 30 hari 544.217.015 203.200.086
31 - 60 hari 29.878.811 6.825.000
61 - 90 hari 300.000 8.231.637
Lebih 90 hari -- 6.125.000
Total 574.395.826 354.115.255
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, semua piutang usaha Grup merupakan piutang dalam mata
uang Rupiah.
Manajemen tidak membentuk penyisihan penurunan nilai piutang pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
karena tidak terdapat indikasi penurunan nilai dan manajemen juga berkeyakinan bahwa seluruh piutang
usaha dapat ditagih.
6. Persediaan
2023 2022
Food 194.959.524 13.415.774
Guest Supplies 106.647.093 74.783.179
Beverage 85.460.674 15.038.111
Solar 62.577.180 31.558.460
Paper 42.660.230 8.617.508
Printing and Stationery 39.647.460 87.794.219
Promotion Material 22.885.404 15.506.793
Cleaning Supplies 20.912.873 11.488.414
Engineering Supplies 9.133.331 2.553.776
Sparepart 2.616.000 12.505.500
Miscellaneous 119.923.129 46.383.821
Total 707.422.898 319.645.555
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan pada akhir tahun, manajemen berkeyakinan
bahwa tidak ada penyisihan penurunan nilai persediaan dan persediaan usang untuk menutup kemungkinan
kerugian atas persediaan.
Manajemen tidak mengasuransikan persediaan terhadap risiko kerugian atas kebakaran dan pencurian
mengingat jenis, sifat dan risiko masing-masing persediaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
23 Paraf:
Page 31
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
7. Uang Muka Dan Biaya Dibayar Di Muka
2023 2022
Uang Muka
Pembelian Aset Tetap -- 2.159.233.251
Biaya Dibayar Di Muka
Asuransi 223.143.669 157.392.461
Lain-lain 235.282.649 122.537.865
Total 458.426.318 2.439.163.577
8. Investasi
Rincian harga perolehan investasi dalam bentuk saham adalah sebagai berikut:
2023
Keuntungan dari
Jumlah Saham
Nilai Wajar Awal Perubahan Nilai Nilai Wajar Akhir
yang Dimiliki
Wajar dari FVTPL
Investasi yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui
Laba Rugi
PT Maxindo Karya Anugerah Tbk 698.250.000 6.982.500.000 28.628.250.000 35.610.750.000
2022
Keuntungan
Jumlah Saham (Kerugian) dari
Nilai Wajar Awal Nilai Wajar Akhir
yang Dimiliki Perubahan Nilai
Wajar dari FVTPL
Investasi yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui
Laba Rugi
PT Maxindo Karya Anugerah 698.250.000 6.982.500.000 -- 6.982.500.000
Entitas anak perusahaan (EPI) memiliki investasi saham pada PT Maxindo Karya Anugerah (MKA).
Berdasarkan Akta MKA yang diaktakan oleh Notaris Ratna Ramli, SH., M.Kn., No. 57, tanggal 31 Maret 2022
tentang peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh melalui konversi laba yang diambil bagian oleh
pemegang saham MKA secara proporsional dan perubahan nilai nominal saham semula sebesar
Rp100.000 menjadi Rp10. Sehingga kepemilikan EPI atas MKA menjadi 698.233.333 saham, dengan nilai
Rp6.982.333.330 yang setara dengan 7,62% kepemilikan.
Berdasarkan Akta MKA yang diaktakan oleh Notaris Flora Elisabeth, SH., M.Kn., No. 1, tanggal 9 Mei 2022
tentang peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh melalui pengalihan saham, EPI menambah
16.670 saham MKA, dengan nilai Rp166.670, sehingga kepemilikan EPI atas MKA meningkat menjadi
698.250.000 saham, dengan nilai Rp6.982.500.000 yang setara dengan 7,62% kepemilikan.
MKA resmi mencatatkan saham perdana atau IPO di bursa efek Indonesia pada 12 Juni 2023. Sehubungan
dengan hal tersebut, EPI sebagai salah satu pemegang saham MKA, menggunakan nilai wajar untuk
menyajikan kepemilikan saham tersebut.
24 Paraf:
Page 32
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
9. Aset Tetap
Rincian dan mutasi aset tetap Grup adalah sebagai berikut:
2023
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Rp Rp Rp Rp
Harga perolehan
Tanah 80.809.000.000 8.471.795.700 -- 89.280.795.700
Bangunan 156.599.980.902 55.000.000 -- 156.654.980.902
Kendaraan 21.378.043.784 6.319.638.503 (707.303.868) 26.990.378.419
Perlengkapan 19.665.329.624 804.328.601 -- 20.469.658.225
Perabotan 2.753.678.158 360.934.246 (393.622.088) 2.720.990.316
Aset dalam Pembangunan
Bangunan 2.185.435.000 3.468.411.193 -- 5.653.846.193
Aset Hak Guna Sewa
Tanah 150.000.000 -- (150.000.000) --
283.541.467.468 19.480.108.243 (1.250.925.956) 301.770.649.755
Akumulasi
Penyusutan
Bangunan 59.360.336.138 8.276.035.030 -- 67.636.371.168
Kendaraan 6.779.080.511 2.606.554.209 (423.286.778) 8.962.347.942
Perlengkapan 18.434.313.570 458.037.540 -- 18.892.351.110
Perabotan 2.158.031.448 443.657.449 (393.622.088) 2.208.066.809
Aset Hak Guna Sewa
Tanah 75.000.000 75.000.000 (150.000.000) --
86.806.761.667 11.859.284.228 (966.908.866) 97.699.137.029
Nilai buku 196.734.705.801 204.071.512.726
2022
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Rp Rp Rp Rp
Harga perolehan
Tanah 80.809.000.000 -- -- 80.809.000.000
Bangunan 156.599.980.902 -- -- 156.599.980.902
Kendaraan 16.424.601.523 5.727.379.290 (773.937.029) 21.378.043.784
Perlengkapan 18.981.168.609 684.161.015 -- 19.665.329.624
Perabotan 2.243.247.975 684.630.527 (174.200.344) 2.753.678.158
Aset dalam Pembangunan
Bangunan 2.137.435.000 48.000.000 -- 2.185.435.000
Aset Hak Guna Sewa
Tanah 150.000.000 -- -- 150.000.000
277.345.434.009 7.144.170.832 (948.137.373) 283.541.467.468
Akumulasi
Penyusutan
Bangunan 51.797.215.366 7.832.211.549 (269.090.777) 59.360.336.138
Kendaraan 4.436.912.385 2.342.168.126 -- 6.779.080.511
Perlengkapan 17.759.675.179 674.638.391 -- 18.434.313.570
Perabotan 2.041.453.088 290.778.704 (174.200.344) 2.158.031.448
Aset Hak Guna Sewa
Tanah -- 75.000.000 -- 75.000.000
76.035.256.018 11.214.796.770 (443.291.121) 86.806.761.668
Nilai buku 201.310.177.991 196.734.705.800
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Grup masing-masing memiliki 111 dan 81 kendaraan yang
dengan tujuan untuk disewakan. Jumlah kendaraan yang telah disewakan masing-masing adalah sebanyak
94 dan 80 kendaraan (Catatan 21).
Kepemilikan aset tanah adalah berupa Hak Guna Bangunan yang seluruhnya atas nama Grup yang memiliki
masa manfaat antara 14 sampai 30 tahun yang berlaku sampai dengan antara tahun 2028 sampai 2044.
Manajemen Grup berkeyakinan bahwa tidak akan terdapat kesulitan dalam memperpanjang hak atas tanah,
karena aset tersebut diperoleh secara sah dan dilengkapi dengan bukti kepemilikan yang sah.
25 Paraf:
Page 33
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Penyusutan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 dialokasikan dalam:
2023 2022
Beban Pokok Pendapatan (Catatan 22) 2.931.219.541 2.213.431.040
Beban Umum dan Administrasi (Catatan 23.a) 8.928.064.687 9.001.365.730
Total 11.859.284.228 11.214.796.770
Sebagian tanah dan bangunan Grup digunakan sebagai jaminan atas utang bank jangka panjang pada
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 (Catatan 15).
Pengurangan aset tetap merupakan penghapusan dan penjualan aset tetap untuk tahun-tahun yang berakhir
pada 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Penjualan Aset Tetap
Harga Perolehan 707.303.868 600.900.000
Akumulasi Depresiasi 423.286.778 229.436.458
Nilai Buku Bersih 284.017.090 830.336.458
Penerimaan dari Penjualan Aset Tetap 579.000.000 516.000.000
Laba dari Penjualan Aset Tetap 294.982.910 144.536.458
2023 2022
Penghapusan Aset Tetap
Harga Perolehan 543.622.088 --
Akumulasi Penyusutan (543.622.088) --
Laba Penghapusan Aset Tetap -- --
Pada tahun 2022, terdapat sebanyak satu unit kendaraan mengalami kecelakaan yang menyebabkan
kendaraan rusak total dan tidak dapat diperbaiki. Atas kejadian tersebut, Grup telah mendapatkan
penggantian dari perusahaan asuransi PT Asuransi Raksa Pratikara pada tahun 2022, dengan rincian
perhitungan sebagai berikut:
2023 2022
Penerimaan Klaim Asuransi -- 141.700.000
Nilai Buku Kendaraan -- (133.382.710)
Laba dari Klaim Asuransi -- 8.317.290
Aset dalam penyelesaian merupakan akumulasi atas biaya pembangunan bangunan hotel terutama atas
penyelesaian Hotel 88 di Gorontalo, Hotel Amaris di BSD City dan pengembangan Esta Tower yang dimiliki
oleh Grup. Akumulasi biaya konstruksi pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp5.653.846.193
dengan persentase penyelesaian antara 10% sampai dengan 20% dengan perkiraan penyelesaian pada
tahun 2025.
Aset tetap berupa bangunan dan sebagian kendaraan, telah diasuransikan oleh Grup kepada PT Asoka Mas,
PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia dan PT Asuransi Raksa Pratikara untuk risiko kebakaran dan
risiko lainnya, dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp288.239.088.017 dan
Rp194.271.446.850 pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. Manajemen berpendapat bahwa nilai
pertanggungan tersebut cukup memadai untuk menutupi kemungkinan terjadinya kerugian terhadap risiko
kerugian yang mungkin terjadi atas aset yang dipertanggungkan.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, harga perolehan aset tetap Grup yang telah disusutkan penuh
dan masih digunakan adalah masing-masing sebesar Rp21.012.446.871 dan Rp18.234.179.611.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi penurunan nilai atas aset tetap, sehingga tidak
diperlukan cadangan kerugian penurunan nilai untuk aset tetap.
26 Paraf:
Page 34
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
10. Properti Investasi
2023
Saldo Awal Penambahan Reklasifikasi Saldo Akhir
Rp Rp Rp Rp
Harga perolehan
Tanah 6.008.526.869 -- -- 6.008.526.869
Bangunan 24.316.185.040 -- -- 24.316.185.040
Perlengkapan 459.490.624 -- -- 459.490.624
Aset dalam
Pembangunan
Bangunan 155.000.000 475.805.188 -- 630.805.188
30.939.202.533 475.805.188 -- 31.415.007.721
Akumulasi penyusutan
Bangunan 8.703.631.657 1.215.809.236 -- 9.919.440.893
Perlengkapan 335.045.241 114.872.681 -- 449.917.922
9.038.676.898 1.330.681.917 -- 10.369.358.815
Nilai Buku 21.900.525.635 21.045.648.906
2022
Saldo Awal Penambahan Reklasifikasi Saldo Akhir
Rp Rp Rp Rp
Harga perolehan
Tanah 8.392.283.942 -- (2.383.757.073) 6.008.526.869
Bangunan 33.252.217.966 -- (8.936.032.926) 24.316.185.040
Perlengkapan 459.490.624 -- -- 459.490.624
Aset dalam
Pembangunan
Bangunan 155.000.000 -- -- 155.000.000
42.258.992.532 -- (11.319.789.999) 30.939.202.533
Akumulasi penyusutan
Bangunan 7.748.456.698 1.364.743.134 (409.568.175) 8.703.631.657
Perlengkapan 220.172.591 114.872.650 -- 335.045.241
7.968.629.289 1.479.615.784 (409.568.175) 9.038.676.898
Nilai Buku 34.290.363.243 21.900.525.635
Beban penyusutan properti investasi untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022 masing-masing sebesar Rp1.330.681.917 dan Rp1.479.615.784 disajikan dalam akun “Penyusutan
Properti Investasi” sebagai bagian dari “Beban Pokok Pendapatan” pada laba rugi (Catatan 22).
Rincian dari laba penjualan properti investasi adalah sebagai berikut:
2023 2022
Nilai Buku Bersih -- 10.910.221.824
Penerimaan dari Penjualan Properti Investasi -- 13.500.000.000
Laba Penjualan Properti Investasi -- 2.589.778.176
Tanah dan bangunan Grup digunakan sebagai jaminan atas utang bank jangka panjang pada tanggal
31 Desember 2023 dan 2022 (Catatan 15).
Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah properti investasi yang telah disewakan sebanyak 21 ruko dan 1
gedung perkantoran, dengan nilai pendapatan sewa yang diakui untuk tahun-tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing masing sebesar Rp2.461.620.359 dan Rp2.170.138.886
(Catatan 21).
Properti investasi berupa bangunan, telah diasuransikan oleh Grup kepada PT Asuransi Etiqa Internasional
dan PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya, dengan nilai
pertanggungan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp15.917.660.608 dan
Rp19.829.430.800.
27 Paraf:
Page 35
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Berdasarkan kondisi masing-masing Properti Investasi pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022,
manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi penurunan nilai atas properti investasi yang lain.
11. Utang Usaha – Pihak Ketiga
Akun ini terutama merupakan utang terkait pembelian persediaan hotel kepada pihak ketiga sebesar
masing-masing Rp1.265.636.169 dan Rp741.123.469 pada tahun 2023 dan 2022.
Seluruh saldo utang usaha dalam mata uang Rupiah dan tidak ada jaminan yang diberikan oleh Grup atas
perolehan utang ini.
12. Beban Akrual
Rincian beban akrual adalah sebagai berikut:
2023 2022
Service Charge 1.065.170.127 882.844.196
Utilities 403.472.995 101.599.092
Gaji 299.273.526 240.541.828
Jasa Profesional 80.444.444 62.715.000
Lain - lain (dibawah Rp50.000.000) 136.085.970 378.336.222
Total 1.984.447.062 1.666.036.338
Beban akrual - service charge terutama merupakan biaya layanan yang diperoleh dari pelanggan atas jasa
perhotelan.
13. Perpajakan
a. Pajak Dibayar di Muka
2023 2022
Perusahaan:
Pajak Penghasilan
Pasal 4 ayat 2 88.139.174 297.041.500
Entitas Anak:
Pajak Penghasilan
Pasal 21 -- 1.506.613
Pasal 4 ayat 2 58.188.542 --
Total 146.327.716 298.548.113
b. Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
2023 2022
Perusahaan
Pajak Kini 417.283.714 315.516.276
Pajak Tangguhan (197.872.643) (11.393.725)
Sub Total 219.411.071 304.122.551
Entitas Anak
Penyesuian Pajak Kini Tahun Sebelumnya 61.961.303 --
Pajak Tangguhan 77.494.259 (12.355.854)
Sub Total 139.455.562 (12.355.854)
Konsolidasian
Pajak Kini 417.283.714 315.516.276
Penyesuian Pajak Kini Tahun Sebelumnya 61.961.303 --
Pajak Tangguhan (120.378.384) (23.749.579)
Total 358.866.633 291.766.697
28 Paraf:
Page 36
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian dengan rugi fiskal untuk tahun-tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Laba (rugi) Sebelum Beban Pajak Penghasilan
Menurut Laporan Laba Rugi dan Komprehensif
Lainnya Konsolidasian 27.819.043.907 (341.308.085)
Dikurangi:
Laba (rugi) Sebelum Beban Pajak Penghasilan - Neto
Entitas Anak 25.268.613.287 (4.078.004.293)
Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan Perusahaan 2.550.430.620 3.736.696.208
Beda waktu
Imbalan Kerja Karyawan 126.289.522 50.167.890
Penyusutan Aset Tetap 773.131.584 1.621.767
Beda tetap
Beban untuk Memperoleh Pendapatan
yang Dikenakan Pajak Final 498.421.622 4.279.435.656
Beban Pajak Final 113.611.093 426.462.700
Pendapatan Keuangan yang Dikenakan Pajak Final (505.746.698) (1.917.674.238)
Pendapatan yang Telah Dikenakan Pajak Final (1.205.694.438) (1.013.379.629)
Laba atas Penjualan Properti Investasi -- (2.589.778.176)
Laba Fiskal Tahun Berjalan 2.350.443.305 2.973.552.178
Rugi Fiskal Tahun Sebelumnya -- (1.188.686.152)
Laba (Rugi) Fiskal 2.350.443.305 1.784.866.026
Perhitungan beban pajak dan utang pajak penghasilan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Beban Pajak Kini:
Perusahaan
22% x 50% x Rp907.398.306 99.813.814 77.154.250
22% x Rp1.443.044.999 317.469.900 238.362.026
Beban Pajak Kini 417.283.714 315.516.276
Dikurangi Pajak Penghasilan Dibayar di Muka
Pasal 23 274.814.543 309.561.945
Utang Pajak Penghasilan - Pasal 29 142.469.171 5.954.331
Laba fiskal tahun 2023 hasil rekonsiliasi di atas menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan Pajak
Penghasilan (PPh) Badan Perusahaan.
Rekonsiliasi antara manfaat pajak penghasilan yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang
berlaku dari laba sebelum manfaat pajak penghasilan seperti yang dilaporkan pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut:
2023 2022
Laba (Rugi) Konsolidasian Sebelum Beban Pajak
Penghasilan 27.819.043.907 (341.308.085)
Dikurangi:
Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan - Neto Entitas Anak 25.268.613.287 (4.078.004.293)
Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan
Perusahaan 2.550.430.620 3.736.696.208
Pajak Dihitung Dengan Tarif Pajak yang Berlaku 561.094.736 822.073.166
Aset Pajak Tangguhan yang Tidak Diakui (199.627.626) (415.819.626)
Pengaruh Pajak atas Beda Tetap (241.869.853) (179.285.239)
Pengaruh atas Fasilitas Pajak 99.813.814 77.154.250
Beban Pajak Penghasilan Perusahaan 219.411.071 304.122.551
Beban Pajak Penghasilan Entitas Anak 139.455.562 (12.355.854)
Beban Pajak Penghasilan Konsolidasian 358.866.633 291.766.697
29 Paraf:
Page 37
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
c. Utang Pajak
2023 2022
Pajak Hotel dan Restoran 412.599.169 363.902.205
Pajak Penghasilan
Pasal 4 ayat 2 10.919.761 953.813
Pasal 21 13.647.059 21.756.000
Pasal 23/26 8.004.218 4.543.704
Pasal 29 142.469.171 5.954.331
Total 587.639.378 397.110.053
d. Pajak Tangguhan
Perhitungan manfaat (beban) pajak tangguhan atas beda temporer antara pelaporan komersial dan
pajak dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah
sebagai berikut:
31 Desember 2023
Saldo Dikreditkan pada Dibebankan pada Saldo
Awal Laporan Laba Rugi Penghasilan Koreksi Akhir
Rp Rp Komprehensif Lain Rp Rp
Aset Pajak Tangguhan -
Perusahaan
Penyusutan Aset Tetap 16.954.755 170.088.948 -- -- 187.043.703
Imbalan Kerja Karyawan 45.183.030 27.783.695 (217.059) -- 72.749.666
Total Aset Pajak Tangguhan 62.137.785 197.872.643 (217.059) -- 259.793.369
Liabilitas Pajak Tangguhan -
Entitas Anak
Penyusutan Aset Tetap (7.538.970) (77.494.259) -- -- (85.033.229)
Total Liabilitas Pajak Tangguhan (7.538.970) (77.494.259) -- -- (85.033.229)
Total Aset (Liabilitas)
Pajak Tangguhan 54.598.815 120.378.384 (217.059) -- 174.760.140
31 Desember 2022
Saldo Dikreditkan pada Dibebankan pada Saldo
Awal Laporan Laba Rugi Penghasilan Koreksi Akhir
Rp Rp Komprehensif Lain Rp Rp
Aset Pajak Tangguhan -
Perusahaan
Penyusutan Aset Tetap 16.597.965 356.790 -- -- 16.954.755
Imbalan Kerja Karyawan 41.712.220 11.036.935 (7.566.125) -- 45.183.030
Total Aset Pajak Tangguhan 58.310.185 11.393.725 (7.566.125) -- 62.137.785
Liabilitas Pajak Tangguhan -
Entitas Anak
Penyusutan Aset Tetap
Total Liabilitas Pajak Tangguhan (19.894.824) 12.278.367 -- 77.487 (7.538.970)
Total Aset (Liabilitas)
Pajak Tangguhan 38.415.361 23.672.092 (7.566.125) 77.487 54.598.815
Manajemen memutuskan untuk tidak mengakui aset pajak tangguhan yang berasal dari akumulasi rugi
fiskal karena realisasi atas aset tersebut tidak dapat dipastikan.
e. Pajak Final
Perhitungan beban pajak final menggunakan tarif pajak final yang berlaku untuk tahun-tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Pendapatan Sewa Bangunan yang
Dikenakan Pajak Final 2.471.620.355 2.173.472.218
Pajak final (10%) 235.324.912 202.085.595
Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, terdapat perbedaan
pengakuan antara pendapatan sewa dan beban pajak. Hal ini disebabkan Lembaga Pendidikan
Primagama dan PT BPR Kredit Mandiri Sulawesi Selatan Sejahtera yang tidak memotong pajak final,
sehingga Grup yang menyetor langsung utang pph 4 ayat 2 tersebut dan PT Smart Multi Finance
memberhentikan sewa ruko kepada Grup.
30 Paraf:
Page 38
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
f. Pengampunan Pajak
Berdasarkan Surat Keterangan Pengampunan Pajak ("SKPP") tanggal 28 September 2016, Grup
mengungkapkan kepemilikan aset sebesar Rp500.000.000 berupa uang tunai. Grup mengakui aset
pengampunan pajak tersebut sebagai bagian dari kas dan bank dan tambahan modal disetor.
Uang tebusan yang dibayar berdasarkan SKPP sebesar Rp10.000.000 dibebankan pada laba rugi tahun
2016.
g. Surat Ketetapan Pajak
Pada tahun 2023, Perusahaan dan PT Esta Prima Investama, entitas anak, memperoleh STP.
Grup sudah membayar atas pemeriksaan pajak pada bulan Maret, Juni, Agustus, dan September 2023,
dengan rincian sebagai berikut:
Surat Tagihan Pajak
Tahun Pajak Jenis Pajak Tanggal Terbit Nomor Total
Surat Tagihan Pajak Rp
2019 Pajak Penghasilan Pasal 21 26 Januari 2023 00200/101/19/411/23 100.000
2019 Pajak Penghasilan Pasal 23 26 Januari 2023 00044/103/19/411/23 26.730
2020 Pajak Penghasilan Pasal 21 05 September 2023 01792/101/20/411/23 100.000
2020 Pajak Penghasilan Pasal 21 05 September 2023 01793/101/20/411/23 100.000
2020 Pajak Penghasilan Pasal 21 05 September 2023 01794/101/20/411/23 100.000
2021 Pajak Penghasilan Pasal 21 08 September 2023 00920/101/21/411/23 100.000
2020 Pajak Penghasilan Pasal 23 05 September 2023 00472/103/20/411/23 100.000
2020 Pajak Penghasilan Pasal 23 05 September 2023 00471/103/20/411/23 100.000
2020 Pajak Penghasilan Pasal 23 05 September 2023 00470/103/20/411/23 100.000
2020 Pajak Penghasilan Pasal 23 05 September 2023 00469/103/20/411/23 100.000
2019 Pajak Penghasilan Pasal 21 21 Juli 2023 02067/101/19/411/23 100.000
2022 Pajak Penghasilan Pasal 21 24 Maret 2023 00697/101/22/411/23 100.000
2018 Pajak Penghasilan Pasal 21 12 Februari 2023 00206/101/18/411/23 121.993
1.248.723
Pada tahun 2023, Grup menerima SKPKB dan dicatat sebagai beban pajak dengan rincian sebagai
berikut:
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar
Tahun Pajak Jenis Pajak Tanggal Terbit Nomor Total
Surat Tagihan Pajak Rp
2018 Pajak Penghasilan Badan 04 Desember 2023 00025/206/18/411/23 61.961.303
2018 Pajak Pertambahan Nilai 04 Desember 2023 00012/240/18/411/23 31.849.171
2018 Bea Materai 04 Desember 2023 00001/259/18/411/23 214.317.000
308.127.474
Dan atas SKPKB diatas telah dilakukan pembayaran pada bulan Januari 2024.
14. Pendapatan Diterima di Muka
Rincian pendapatan diterima di muka adalah sebagai berikut:
2023 2022
Jangka Pendek
Pihak berelasi (Catatan 27.d) 523.796.304 654.351.851
Pihak ketiga
PT Bank KEB Hana Indonesia 447.222.221 766.666.667
PT Indomarco Prismatama 99.999.996 100.000.000
Gereja Kristus Di Indonesia 47.500.004 190.000.000
Mila Gemilang 18.333.329 110.000.000
PT Smart Multi Finance -- 100.000.000
Lain - lain 203.888.899 210.703.202
Subtotal 1.340.740.753 2.131.721.720
31 Paraf:
Page 39
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
2023 2022
Jangka Panjang
Pihak berelasi (Catatan 27.e) 2.868.418.507 2.865.335.185
Pihak ketiga
PT Indomarco Prismatama 141.666.678 241.666.667
PT Bank KEB Hana Indonesia -- 447.222.222
Lain - lain 25.000.000 92.500.010
Subtotal 3.035.085.185 3.646.724.084
Total 4.375.825.938 5.778.445.804
Akun ini merupakan uang muka yang diterima terlebih dahulu dengan masa sewa berkisar selama 1-5 tahun
masa sewa atas jasa sewa properti investasi yang dimiliki Grup.
15. Utang Bank
2023 2022
Rp Rp
Utang Bank Jangka Pendek
Pinjaman Rekening Koran
Perusahaan
PT Bank Sahabat Sampoerna 1.042.571.258 --
Entitas Anak - EPI
PT Bank KEB Hana Indonesia 4.034.514.090 --
Total 5.077.085.348 --
Utang Bank Jangka Panjang
Kredit Investasi
Entitas Anak - EPI
PT Bank KEB Hana Indonesia 78.195.609.617 85.422.748.187
Dikurangi:
Bagian yang Jatuh Tempo Dalam Satu Tahun (7.905.094.014) (7.227.138.566)
Total Utang Bank Jangka Panjang 70.290.515.603 78.195.609.621
Perusahaan
PT Bank Sahabat Sampoerna
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit Nomor 37, tanggal 29 Mei 2023 yang dibuat di hadapan Jesvit Justin,
S.H., M.Kn., Notaris di Kota Tangerang, Perusahaan memperoleh Fasilitas Pinjaman Rekening Koran
kepada debitur dengan batas maksimum fasilitas sebesar Rp22.500.000.000. Suku bunga untuk fasilitas
kredit ini sebesar 11,5% per tahun dengan jangka waktu pinjaman selama 12 bulan sejak tanggal
29 Mei 2023 hingga 29 Mei 2024. Pemberian Fasilitas Pinjaman Rekening Koran oleh Bank kepada
Perusahaan akan dilaksanakan melalui rekening Koran dengan tujuan untuk modal kerja. Jaminan atas
fasilitas kredit ini yaitu Tanah dan Bangunan yang terletak di Jalan Cut Meutia, RT 01/ RW 02, Kelurahan
Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, berdasarkan Sertipikat Hak
Guna Bangunan Nomor 4973/Sepanjang Jaya (Catatan 10).
Entitas Anak – EPI
PT Bank KEB Hana Indonesia
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit Nomor.012/SPPK/COMB2/KREDIT/III/2023 tanggal
13 Maret 2023, EPI memperoleh Fasilitas Pinjaman Rekening Koran dari PT Bank KEB Hana Indonesia
dengan rincian sebagai berikut:
Pinjaman Rekening Koran
Plafond Kredit : Rp5.000.000.000
Suku Bunga : 9% per tahun
Jangka Waktu : 28 Maret 2023 sampai dengan 28 Maret 2024
Tujuan : Modal Kerja
32 Paraf:
Page 40
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Fasilitas kredit EPI yang diberikan oleh PT Bank KEB Hana Indonesia telah mengalami beberapa perubahan,
perubahan terakhir berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit Nomor.012/SPPK/
COMB2/KREDIT/III/2023 tanggal 13 Maret 2023, EPI memperoleh Fasilitas Kredit dari PT Bank KEB Hana
Indonesia dengan rincian sebagai berikut:
Pinjaman Investment Loan 2 (IL2)
Plafond Kredit : Rp64.000.000.000
Suku Bunga : 9% per tahun
Jangka Waktu : 28 Maret 2016 sampai dengan 28 Maret 2030
Pinjaman Investment Loan 3 (IL3)
Plafond Kredit : Rp24.476.131.756
Suku Bunga : 9% per tahun
Jangka Waktu : 1 Maret 2018 sampai dengan 1 Maret 2030
Pinjaman Working Capital Installment 1 (WCI 1)
Plafond Kredit : Rp17.597.952.909
Suku Bunga : 9% per tahun
Jangka Waktu : 28 Maret 2023 sampai dengan 28 Maret 2030
Pinjaman Working Capital Installment 2 (WCI 2)
Plafond Kredit : Rp15.000.000.000
Suku Bunga : 9% per tahun
Jangka Waktu : 27 Desember 2017 sampai dengan 27 Maret 2030
Pada tanggal 21 Juli 2023, EPI memperoleh Fasilitas Kredit Baru dari PT Bank KEB Hana Indonesia
berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit Nomor 42/SPPK/COM2/Kredit/VII/23 dengan rincian
sebagai berikut:
Pinjaman Investment Loan 4 (IL4)
Plafond Kredit : Rp35.000.000.000
Suku Bunga : 9% per tahun
Jangka Waktu : 21 Juli 2023 sampai dengan 21 April 2025
Tujuan : Kredit Investasi
Sampai dengan tanggal 31 Desember 2023 Perusahaan belum menggunakan fasilitas tersebut.
Fasilitas kredit tersebut dijamin dengan Aset Tetap yang dimiliki oleh EPI (Catatan 9):
i. Tanah dan bangunan berupa Hotel Amaris Pakuan Bogor yang terletak di Jalan Pakuan Nomor 2,
Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Bogor, Jawa Barat;
ii. Satu unit tanah dan bangunan berupa Hotel Amaris Hertasning Makassar yang terletak di Jalan
Hertasning Nomor 63D, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan;
iii. Satu unit tanah dan bangunan berupa Hotel Amaris Gorontalo yang terletak di Jalan Sultan Botutihe
Nomor 37, Ipilo, Kota Timur, Gorontalo; dan
iv. Tanah kaveling yang terletak di commercial ICE BSD lot 5, BSD City, Pagedangan, Serpong,
Tangerang, Banten.
Selama kredit belum lunas, EPI wajib untuk:
i. Mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari bank, sebelum membayar dividen atau melakukan
distribusi atas pendapatan lainnya kepada pemegang sahamnya;
ii. Memberikan laporan secara tertulis kepada bank dan mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari
bank apabila jaminan disewakan kepada pihak ketiga dan jangka waktu sewa yang diperbolehkan
adalah maksimal dua tahun;
iii. Memberikan laporan secara tertulis apabila memperoleh fasilitas kredit/pinjaman dari pihak lain atau
kreditur lain kepada bank dan wajib mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari bank;
iv. Memberi kuasa kepada bank untuk mendebet secara otomatis rekening giro atau tabungan atau
rekening lainnya atas nama EPI untuk pembayaran kembali kewajiban EPI kepada bank;
v. Menyalurkan aktivitas keuangan usaha dan aktivitas bertransaksi melalui rekening bank minimal 50%
dari total pendapatan atau secara prorata;
33 Paraf:
Page 41
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
vi. Menggunakan fasilitas kredit sesuai dengan tujuan penggunaan fasilitas kredit;
vii. Memberitahukan kepada bank jika terdapat perubahan anggaran dasar;
viii. Tidak diperbolehkan melakukan perubahan pemegang saham tanpa persetujuan terlebih dahulu dari
bank.
Pada 31 Desember 2023, EPI telah memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh bank.
Jumlah pembayaran pinjaman Grup pada tahun 2023 dan 2022 adalah masing-masing sebesar
Rp7.227.138.566 dan Rp10.966.419.113. Nilai terutang pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-
masing adalah sebesar Rp83.272.694.965 dan Rp85.422.748.187.
16. Utang Pembiayaan Konsumen
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Grup mengadakan perjanjian pembiayaan konsumen dengan
PT BCA Finance untuk pembelian kendaraan. Rincian utang pembiayaan konsumen adalah sebagai berikut:
2023 2022
Utang Pembiayaan Konsumen 6.310.363.901 4.832.127.123
Dikurangi : Bunga (416.850.418) (346.076.207)
Sub Total
Bagian: 5.893.513.483 4.486.050.916
Jangka Panjang
Bagian yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun 3.061.320.477 2.029.544.726
Total 2.832.193.006 2.456.506.190
Utang pembiayaan konsumen ini dikenai tingkat suku bunga sebesar 5,23% - 12,60% per tahun dengan
menggunakan metode anuitas atau setara dengan bunga flat sebesar 2,60% - 6,45% per tahun dan akan
dilunasi selama tiga tahun melalui angsuran bulanan.
Pembayaran atas pokok utang pembiayaan konsumen tersebut masing-masing sebesar Rp2.805.592.433
dan Rp2.531.579.824 untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
Beban bunga atas utang pembiayaan konsumen tersebut masing-masing sebesar Rp281.241.932 dan
Rp322.380.336 untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
17. Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan
Perusahaan memberikan imbalan untuk karyawannya yang telah mencapai usia pensiun yaitu 56 tahun
sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021(PP 35/2021) yang menerapkan pengaturan
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No. 2/2022 tentang Cipta Kerja pada tahun
2022 dan Undang- undang No. 11/2020 tentang Cipta Kerja pada tahun 2021. Liabilitas imbalan kerja
tersebut tidak didanai.
Tabel berikut menyajikan komponen dari beban imbalan neto yang diakui dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan jumlah yang diakui dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian untuk liabilitas imbalan kerja yang dihitung oleh KKA Nurichwan, aktuaris independen,
berdasarkan laporannya masing- masing tertanggal 8 Maret 2024 dan 14 Maret 2023 untuk perhitungan
liabilitas imbalan kerja pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. Perhitungan aktuaris menggunakan
metode “Projected Unit Credit” dengan asumsi-asumsi sebagai berikut:
34 Paraf:
Page 42
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
2023 2022
Tingkat Diskonto 6,89% 7,36%
Tingkat Kenaikan Gaji Tahunan 10,00% 10,00%
Usia Pensiun 56 tahun 56 Tahun
Tingkat Mortalita TMI-IV tahun 2019 TMI-IV tahun 2019
Metode Penilaian Projected Unit Credit Projected Unit Credit
Liabilitas imbalan kerja karyawan yang diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian terdiri atas:
2023 2022
Nilai Kini Liabilitas Imbalan Kerja 330.680.298 205.377.408
Beban imbalan kerja karyawan yang diakui dalam laba-rugi adalah sebagai berikut:
2023 2022
Beban Jasa Kini 118.859.459 78.042.933
Beban Bunga 15.115.777 14.011.514
Beban Imbalan Kerja (Catatan 23.a) 133.975.236 92.054.447
Rincian beban imbalan kerja karyawan yang diakui pada ekuitas dalam penghasilan komprehensif lain
adalah sebagai berikut:
2023 2022
Keuntungan Aktuarial Yang Timbul dari:
Perubahan Asumsi Keuangan (986.632) (34.391.478)
Total Penghasilan Imbalan Kerja yang Diakui Pada
Penghasilan Komprehensif Lain (986.632) (34.391.478)
Mutasi liabilitas imbalan kerja karyawan yang diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian adalah
sebagai berikut:
2023 2022
Saldo Awal Tahun 205.377.408 189.600.996
Beban Imbalan Kerja Tahun Berjalan (Catatan 23.a) 133.975.236 92.054.447
Pembayaran Manfaat Tahun Berjalan (7.685.714) (41.886.557)
Penghasilan Komprehensif Lain (986.632) (34.391.478)
Saldo Akhir Tahun 330.680.298 205.377.408
Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah liabilitas imbalan kerja cukup untuk memenuhi persyaratan
PP 35/2021 pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
Analisa sensitivitas untuk risiko tingkat diskonto dan gaji adalah sebagai berikut:
Nilai Kini Liabilitas Manfaat Pasti
2023 2022
Rp Rp
Analisis Sensivitas Tingkat Diskonto
Jika Tingkat +1% 294.420.982 182.221.252
Jika Tingkat -1% 327.701.214 232.239.674
Analisis Sensivitas Kenaikan Gaji
Jika Tingkat +1% 368.920.340 229.829.995
Jika Tingkat -1% 296.962.613 183.348.797
35 Paraf:
Page 43
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Manajemen Grup telah mereviu asumsi yang digunakan dan berkeyakinan bahwa asumsi tersebut sudah
memadai. Manajemen berkeyakinan bahwa liabilitas imbalan kerja tersebut telah memadai untuk menutupi
liabilitas imbalan kerja Grup.
Jatuh tempo dari kewajiban imbalan kerja yang tidak didiskonto pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
adalah sebagai berikut:
2023 2022
Kurang dari Setahun -- --
Antara 1 - 2 tahun -- --
Antara 2 - 5 tahun -- --
Lebih dari 5 tahun 330.680.298 205.377.408
Total 330.680.298 205.377.408
18. Modal Saham
Berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Nomor 33 tanggal 10 Agustus 2023 yang dibuat di hadapan
Elizabeth Karina Leonita, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, para pemegang saham menyetujui
rencana Perusahaan untuk mengeluarkan saham dalam simpanan (portepel) sehubungan dengan
pelaksanaan PMHMETD I dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 1.599.230.759 HMETD atas nama,
yang mewakili sebanyak-banyaknya 71,7% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHETD
Idengan nilai nominal Rp100 per saham. Pemegang saham menyetujui rencana Perusahaan menerbitkan
sebanyak-banyaknya 218.842.105 Waran seri I atau setara dengan sebanyak-banyaknya 8,9% dari modal
ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHETD I.
Sehingga susunan pemegang saham dan persentase kepemilikannya pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022 berdasarkan laporan yang dikelola oleh PT Bima Registra, Biro Administrasi Efek adalah sebagai
berikut:
31 Desember 2023
Saham Persentase Total
Pemegang Saham (Lembar) Pemilikan Rp
PT Esta Utama Corpora 1.583.905.199 65,30% 158.390.519.900
Yeti Sopandi 303.370.671 12,50% 30.337.067.100
Direktur
Andaru Surya Gautama 22.100 0,00% 2.210.000
Masyarakat (dengan kepemilikan kurang dari 5%) 538.056.209 22,20% 53.805.620.900
Total 2.425.354.179 100,00% 242.535.417.900
31 Desember 2022
Saham Persentase Total
Pemegang Saham (Lembar) Pemilikan Rp
PT Esta Utama Corpora 1.800.081.670 80,75% 180.008.167.000
PT Bartley Sejahtera Investama 500.000 0,02% 50.000.000
Masyarakat 428.649.099 19,23% 42.864.909.900
Total 2.229.230.769 100,00% 222.923.076.900
Perusahaan telah melakukan sebagian hasil pelaksanaan konversi Waran yang meningkatkan modal
ditempatkan dan disetor Perusahaan menjadi Rp242.535.417.900, sehingga Perusahaan telah menerbitkan
sebanyak 196.123.410 lembar saham baru sebagai hasil pelaksanaan konversi waran. Hal ini sebagaimana
tercatat pada Surat Keterangan Daftar Pemegang Saham PT Esta Multi Usaha Tbk nomor
043/BIMA/ESTA/VIII/2023 yang dikeluarkan oleh PT Bima Registra selaku Biro Administrasi Efek (BAE).
36 Paraf:
Page 44
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
19. Tambahan Modal Disetor
2023 2022
Agio Saham Dari Penawaran Umum Perdana 4.000.000.000 4.000.000.000
Aset Pengampunan Pajak 1.524.100.000 1.524.100.000
Selisih Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali (80.217.896.932) (80.217.896.932)
Beban Emisi Saham (2.758.750.962) (2.758.750.962)
Total (77.452.547.894) (77.452.547.894)
20. Kepentingan Nonpengendali
Kepentingan Non-pengendali pada entitas anak adalah sebagai berikut:
2023 2022
Saldo Awal Tahun 24.364.043 25.634.559
Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan 7.078.636 (1.270.516)
Saldo Akhir Tahun 31.442.679 24.364.043
21. Pendapatan
2023 2022
Pendapatan Hotel 39.674.266.239 34.743.586.504
Pendapatan Sewa Kendaraan (Catatan 9) 8.113.560.000 6.368.700.000
Pendapatan Sewa Ruko (Catatan 10) 2.461.620.359 2.170.138.886
Pendapatan S ervice Charge 243.600.000 234.900.000
Pendapatan Sewa ATM 9.999.996 3.333.332
Total 50.503.046.594 43.520.658.722
Pendapatan sewa ruko merupakan pendapatan yang diperoleh dari sewa properti investasi (Catatan 10)
yang dimiliki Grup sebagai berikut:
1. 1 unit bangunan ruko yang terletak di ruko BSD Junction Blok A37, Jl. Pahlawan Seribu, BSD City,
Tangerang Selatan.
2. 1 unit bangunan ruko yang terletak di ruko BSD Junction Blok A11, Jl Pahlawan Seribu, BSD City,
Tangerang Selatan.
3. 1 unit bangunan ruko yang terletak di Bandung, Jawa Barat.
4. 1 unit bangunan ruko yang terletak di Jl. Raya Wangun 240G, Bogor.
5. 1 unit bangunan ruko yang terletak di Jl. Raya Wangun 240F, Bogor.
6. 10 unit bangunan ruko yang terletak di Bogor, Jawa Barat.
7. 1 unit ruangan yang terletak di Bogor, Jawa Barat.
8. 1 unit bangunan ruko yang terletak di Plaza Sudirman Center, Blok A12, Jl. Raya Sudirman, Desa
Pucung, Kota Baru Karawang, Jawa Barat.
9. 2 unit bangunan ruko yang terletak di Jl. Bharata Blok A No. 133 & 135, Karawang, Jawa Barat.
10. 1 unit bangunan kantor yang terletak di Jl. Drs. Achmad Nadjamuddin, Limba U Dua, Gorontalo.
11. 2 unit bangunan ruko yang terletak di Jl. Bharata Blok H No.16-17, Karawang.
12. 1 unit bangunan ruko yang terletak di Makassar, Sulawesi Selatan.
Tidak ada transaksi pendapatan kepada satu pelanggan dengan total kumulatifnya di atas 10% dari total
pendapatan untuk tahun-tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2023, pendapatan sewa ruko kepada
pihak-pihak berelasi masing-masing sebesar Rp704.584.331 dan Rp683.842.594 (Catatan 27.f).
Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, pendapatan sewa kendaraan
seluruhnya merupakan pendapatan yang berasal dari pihak berelasi sebesar Rp8.113.560.000 dan
Rp6.368.700.000 (Catatan 27.f).
37 Paraf:
Page 45
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
22. Beban Pokok Pendapatan
Rincian beban pokok pendapatan berdasarkan jenis beban adalah sebagai berikut:
2023 2022
Beban Pokok Pendapatan Hotel
Gaji 5.081.022.705 4.209.098.003
Food and Beverage 3.656.189.491 2.969.094.870
Perlengkapan Ruangan 1.709.757.463 1.800.019.437
Jasa Manajemen 1.428.041.492 1.262.276.213
Laundry 1.190.400.622 1.119.246.288
Housekeeping 631.146.821 665.226.217
Ruangan 363.596.033 186.080.160
Beban Reservasi 316.642.529 302.794.627
Perbaikan Hotel 206.309.689 164.638.391
Lain-lain 12.472.145 27.901.550
Beban Pokok Pendapatan Sewa Bangunan
Penyusutan Properti Investasi (Catatan 10) 1.330.681.917 1.479.615.784
Beban Pokok Pendapatan Sewa Kendaraan
Penyusutan Aset Tetap (Catatan 9) 2.931.219.541 2.213.431.040
Total 18.857.480.448 16.399.422.580
Tidak ada transaksi pembelian kepada satu pemasok dengan total kumulatifnya di atas 10% dari total
pembelian untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
23. Beban Usaha
a. Beban Umum dan Administrasi
2023 2022
Penyusutan Aset Tetap (Catatan 9) 8.928.064.687 9.001.365.730
Gaji dan Tunjangan 5.099.316.520 4.448.742.929
Maintenance 2.323.373.436 2.524.332.540
Tenaga Ahli 960.743.904 2.031.051.726
Pajak 938.028.208 428.622.294
Legal 560.616.523 1.020.712.426
Asuransi 546.366.555 446.361.602
Perjalanan 310.370.100 204.723.216
Beban Perolehan Hak Atas Tanah 256.299.200 --
Kantor 171.606.818 192.638.880
Karyawan 143.553.885 154.036.959
Imbalan Kerja Karyawan (Catatan 17) 133.975.236 92.054.447
Sewa 129.666.660 129.249.988
Listrik, Air, dan Telepon 122.659.921 111.270.673
Lain - lain (dibawah Rp50.000.000) 339.364.622 453.247.664
Total 20.964.006.275 21.238.411.074
b. Beban Peralatan, Pemeliharaan, dan Energi
2023 2022
Listrik dan Air 2.586.980.166 2.505.227.175
Perbaikan dan Pemeliharaan 591.640.697 684.913.170
Peralatan 304.714.914 85.653.920
Bahan bakar 58.782.292 347.081.069
Lain - lain (dibawah Rp50.000.000) 81.429.904 115.513.105
Total 3.623.547.973 3.738.388.439
38 Paraf:
Page 46
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
c. Beban Pemasaran
2023 2022
Perjalanan 467.342.738 373.526.497
Iklan dan Promosi 240.762.624 147.765.101
Lain - lain (dibawah Rp50.000.000) 57.146.081 53.106.014
Total 765.251.443 574.397.612
24. Laba per Saham Dasar
2023 2022
Laba Neto Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan
Kepada Pemilik Perusahaan 27.453.098.638 3.169.489.252
Rata-rata Tertimbang Jumlah Saham Beredar 1.235.267.171 1.436.187.566
Laba Per Saham 22,22 2,21
25. Segmen Operasi
Grup mengelompokkan dan mengevaluasi usahanya secara bisnis usahanya.
Tabel berikut ini menyajikan informasi mengenai hasil operasi, aset dan liabilitas dari segmen operasi Grup
2023
Properti Sewa
Hotel investasi kendaraan Total
Pendapatan Departemental 39.674.266.239 2.715.220.355 8.113.560.000 50.503.046.594
Beban Departemental 14.593.080.995 1.333.179.912 2.931.219.541 18.857.480.448
Laba kotor 25.081.185.244 1.382.040.443 5.182.340.459 31.645.566.146
Beban Usaha 11.091.700.010 8.570.695.618 5.690.410.063 25.352.805.691
Laba (Rugi) Usaha 13.989.485.234 (7.188.655.175) (508.069.604) 6.292.760.455
Pendapatan (Beban) Lainnya (1.339.357) 29.956.572.101 (8.193.624.380) 21.761.608.364
Laba (Rugi) Sebelum
Beban Pajak yang Tidak Dapat Diatribusikan 13.988.145.877 22.767.916.926 (8.701.693.984) 28.054.368.819
Laba yang Tidak Dapat Diatribusikan 28.054.368.819
Laba Sebelum Beban
Pajak Tangguhan 28.054.368.819
Beban Pajak Penghasilan (358.866.633)
Beban Pajak Final (235.324.912)
Laba Tahun Berjalan 27.460.177.274
Penghasilan Komprehensif Lain yang
Tidak Akan Direklasifikasi pada Laba Rugi
Periode Selanjutnya 769.573
Laba Komprehensif 27.460.946.847
Aset
Aset Segmen 8.673.321.910 207.392.691.163 13.597.979.629 229.663.992.702
Aset Tidak Dapat Dialokasi -- -- -- 60.829.577.648
Total Aset 8.673.321.910 207.392.691.163 13.597.979.629 290.493.570.350
Liabilitas
Liabilitas Segmen 3.987.167.857 4.709.779.133 5.893.513.483 14.590.460.473
Liabilitas Tidak Dapat Dialokasi -- -- -- 85.572.924.372
Total Liabilitas 3.987.167.857 4.709.779.133 5.893.513.483 100.163.384.845
39 Paraf:
Page 47
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
2022
Properti Sewa
Hotel investasi kendaraan Total
Pendapatan Departemental 34.743.586.504 2.408.372.218 6.368.700.000 43.520.658.722
Beban Departemental 12.706.375.756 1.479.615.784 2.213.431.040 16.399.422.580
Laba Kotor 22.037.210.748 928.756.434 4.155.268.960 27.121.236.142
Beban Usaha 22.699.734.732 1.247.649.801 1.603.812.592 25.551.197.125
Laba (Rugi) Usaha (662.523.984) (318.893.367) 2.551.456.368 1.570.039.017
Pendapatan (Beban)
Lainnya (99.824.233) 2.589.778.176 (4.199.215.450) (1.709.261.507)
Laba (Rugi) Sebelum
Beban Pajak yang Tidak Dapat Diatribusikan (762.348.217) 2.270.884.809 (1.647.759.082) (139.222.490)
Rugi yang Tidak Dapat
Diatribusikan (139.222.490)
Rugi Sebelum Beban
Pajak Tangguhan (139.222.490)
Beban Pajak Penghasilan (291.766.697)
Beban Pajak Final (202.085.595)
Dampak Penyesuaian
Proforma atas Laba Tahun Berjalan 3.801.293.518
Laba Tahun Berjalan 3.168.218.736
Penghasilan Komprehensif Lain yang
Tidak Akan Direklasifikasi ke Laba
Rugi pada Periode Selanjutnya 26.825.353
Laba Komprehensif 3.195.044.089
Aset
Aset Segmen 182.791.997.905 24.374.153.037 14.881.054.050 222.047.204.992
Aset Tidak Dapat
Dialokasi -- -- -- 23.322.048.914
Total aset 182.791.997.905 24.374.153.037 14.881.054.050 245.369.253.906
Liabilitas
Liabilitas Segmen 2.876.656.377 2.963.935.182 4.486.050.916 10.326.642.475
Liabilitas Tidak Dapat
Dialokasi -- -- -- 91.785.713.773
Total liabilitas 2.876.656.377 2.963.935.182 4.486.050.916 102.112.356.248
26. Akuisisi Entitas Anak
Pada tanggal 17 Februari 2022, Perusahaan dan PT Esta Utama Corpora (“EUC”), entitas induk,
menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham dalam rangka pengalihan saham (untuk selanjutnya
disebut dengan “PPJB”), dimana Perusahaan sepakat, dengan tunduk kepada syarat-syarat dan ketentuan-
ketentuan dalam PPJB, akan melakukan pembelian saham EPI yang dimiliki oleh EUC sesuai dengan syarat
dan ketentuan sebagaimana disebutkan dalam PPJB dan EPI setuju untuk menerima Perusahaan sebagai
pemegang saham yang baru dalam EPI dengan segala hak dan kewajiban yang melekat sebagai pemegang
saham yang ada di kemudian hari. Rencana Transaksi yang dilakukan menggunakan mekanisme Inbreng
melalui pelaksanaan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PHMETD)
Perusahaan sebanyak 1.599.230.769 lembar saham.
Berdasarkan PPJB tersebut, EUC setuju untuk melepas seluruh kepemilikan EUC pada EPI atau sebesar
99,97% kepada Perusahaan dengan nilai transaksi atas pelepasan kepemilikan tersebut sebesar
Rp159.950.000.000.
EUC, sebagai pembeli siaga, membeli 1.599.230.769 lembar saham Perusahaan pada Harga Pelaksanaan
sebesar Rp100 per saham. Penyetoran modal EUC disetorkan dalam bentuk:
- Kepemilikan 99,97% saham EPI dengan harga yang disepakati Rp100 per saham atau seluruhnya senilai
Rp159.950.000.000; dan
- Setoran modal secara tunai sebesar Rp26.923.100.
Perusahaan telah menerima Surat Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal atas
nama Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) dengan surat No. S-92/D.04/2022 tanggal 9 Juni
2022 untuk melakukan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I
(“PMHMETD I”) sebanyak 1.599.230.769 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga
penawaran Rp100 per saham (Catatan 1.b).
40 Paraf:
Page 48
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Selisih antara harga yang disepakati atas saham EPI sebesar Rp159.950.000.000 dan nilai buku EPI
sebesar Rp78.203.661.986, yang merupakan selisih transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali
sebesar Rp81.746.338.014 dicatat sebagai bagian dari “Tambahan Modal Disetor” pada laporan perubahan
ekuitas konsolidasian neto.
27. Saldo dan Sifat Transaksi dengan Pihak Berelasi
Dalam kegiatan usahanya, Grup melakukan transaksi berdasarkan harga dan persyaratan yang disepakati
bersama dengan pihak-pihak berelasi. Rincian saldo yang timbul dari transaksi dengan pihak-pihak berelasi
adalah sebagai berikut:
No Pihak-pihak Berelasi Sifat Hubungan Sifat Transaksi
1 PT BPR Kredit Mandiri Indonesia Manajemen yang sama Bank, Deposito, Pendapatan Diterima
di Muka dan Pendapatan Sewa
2 PT BPR Kredit Mandiri Manajemen yang sama Piutang usaha, Pendapatan
Sulawesi Selatan Sejahtera Diterima di Muka dan Pendapatan Sewa
3 PT BPR Kredit Mandiri Celebes Sejahtera Manajemen yang sama Piutang Usaha dan Pendapatan Sewa
4 PT Esta Dana Ventura Manajemen yang sama Pendapatan Diterima di Muka
dan Pendapatan Sewa
5 PT Esta Kapital Fintek Manajemen yang sama Pendapatan sewa
6 PT Esta Utama Corpora Pemegang Saham Utang Lain-lain
7 Koperasi Simpan Pinjam Esta Dana Mandiri Manajemen yang sama Deposito
8 Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Personel Manajemen Kunci Kompensasi dan Remunerasi
a. Kas dan Setara Kas (Catatan 4)
2023 2022
Persentase terhadap Persentase terhadap
Total Total
Total Aset Total Aset
Rp % Rp %
Bank
PT BPR Kredit Mandiri Indonesia 4.682.860 0,00 4.508.497 0,00
Deposito
Koperasi Simpan Pinjam Esta Dana Mandiri 16.500.000.000 0,06 -- --
PT BPR Kredit Mandiri Indonesia 3.000.000.000 0,01 -- --
19.504.682.860 0,07 4.508.497 0,00
b. Piutang Usaha (Catatan 5)
2023 2022
Persentase terhadap Persentase terhadap
Total Total
Total Aset Total Aset
Rp % Rp %
PT BPR Kredit Mandiri Celebes
Sejahtera 21.000.000 0,00 6.500.000 0,00
PT BPR Kredit Mandiri
Sulawesi Selatan Sejahtera 13.000.000 0,00 6.500.000 0,00
34.000.000 0,00 13.000.000 0,00
c. Utang Lain-lain
2023 2022
Persentase terhadap Persentase terhadap
Total Total
Total Liabilitas Total Liabilitas
Rp % Rp %
PT Esta Utama Corpora 888.163.458 0,01 2.620.825.527
-- 0,03
--
888.163.458 0,01 2.627.325.527 0,03
41 Paraf:
Page 49
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
d. Pendapatan Diterima di Muka Jangka Pendek (Catatan 14)
2023 2022
Persentase terhadap Persentase terhadap
Total Total
Total Liabilitas Total Liabilitas
Rp % Rp %
PT Esta Dana Ventura 336.296.300 0,00 441.851.851 0,43
PT BPR Kredit Mandiri Indonesia 137.500.000 0,00 137.500.000 0,13
PT BPR Kredit Mandiri
Sulawesi Selatan Sejahtera 50.000.004 0,00 75.000.000 0,07
523.796.304 0,01 654.351.851 0,63
e. Pendapatan Diterima di Muka Jangka Panjang (Catatan 14)
2023 2022
Persentase terhadap Persentase terhadap
Total Total
Total Liabilitas Total Liabilitas
Rp % Rp %
PT Esta Dana Ventura 2.839.251.847 0,03 2.821.585.185 2,76
PT BPR Kredit Mandiri
Sulawesi Selatan Sejahtera 29.166.660 0,00 43.750.000 0,04
2.868.418.507 0,03 2.865.335.185 2,80
f. Pendapatan Sewa (Catatan 21)
Pendapatan Sewa Ruko
2023 2022
Persentase terhadap Persentase terhadap
Total Total
Total Pendapatan Total Pendapatan
Rp % Rp %
PT Esta Dana Ventura 479.999.995 0,01 487.592.594 3,99
PT BPR Kredit Mandiri Indonesia 165.000.000 0,00 165.000.000 1,35
PT BPR Kredit Mandiri
Sulawesi Selatan Sejahtera 59.583.336 0,00 31.250.000 0,26
704.583.331 0,01 683.842.594 5,60
Pendapatan Sewa Kendaraan
2023 2022
Persentase terhadap Persentase terhadap
Total Total
Total Pendapatan Total Pendapatan
Rp % Rp %
PT Esta Dana Ventura 5.279.160.000 0,10 4.466.300.000 36,57
PT BPR Kredit Mandiri Indonesia 2.467.900.000 0,05 1.702.400.000 13,94
PT BPR Kredit Mandiri Celebes Sejahtera 156.500.000 0,00 78.000.000 0,64
PT BPR Kredit Mandiri
Sulawesi Selatan Sejahera 130.000.000 0,00 26.000.000 0,21
PT Esta Kapital Fintek 80.000.000 0,00 96.000.000 0,79
8.113.560.000 0,16 6.368.700.000 52,15
g. Gaji dan Tunjangan
Gaji dan tunjangan yang diberikan kepada Dewan Komisaris dan Direksi untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp407.000.000 dan Rp243.666.667.
28. Manajemen Risiko Keuangan Dan Pengelolaan Modal Manajemen Risiko Keuangan
a. Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan
Dalam menjalankan aktivitas operasi, investasi dan pendanaan, Grup menghadapi risiko keuangan yaitu
risiko kredit, risiko likuiditas, risiko mata uang dan risiko suku bunga. Grup mendefinisikan risiko-risiko
tersebut sebagai berikut:
Risiko kredit merupakan risiko yang muncul dikarenakan debitur tidak membayar semua atau
sebagian piutang atau tidak membayar secara tepat waktu dan akan menyebabkan kerugian Grup.
Risiko likuiditas merupakan risiko atas ketidakmampuan Grup membayar liabilitasnya pada saat jatuh
tempo. Saat ini Grup berharap dapat membayar semua liabilitas pada saat jatuh tempo.
Risiko suku bunga: risiko dimana nilai wajar atau arus kas kontraktual masa datang dari suatu
instrumen keuangan akan terpengaruh akibat perubahan suku bunga pasar.
42 Paraf:
Page 50
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Dalam rangka mengelola risiko keuangan secara efektif, Direksi telah menentukan beberapa pedoman
kebijakan pengelolaan risiko keuangan, yang sejalan dengan tujuan Grup. Pedoman utama dari
kebijakan ini adalah sebagai berikut:
Meminimalkan dampak dari perubahan mata uang dan risiko pasar atas semua jenis transaksi
dengan menyediakan cadangan mata uang yang cukup;
Memaksimalkan penggunaan lindung nilai alamiah yang menguntungkan sebanyak mungkin off-
setting alami antara pendapatan dan biaya dan utang/pinjaman dan piutang dalam mata uang yang
sama; dan
Semua kegiatan manajemen risiko keuangan dilakukan secara bijaksana, konsisten, dan mengikuti
praktik pasar terbaik.
Risiko Kredit
Risiko kredit Grup terutama melekat pada kas dan setara kas, piutang usaha, aset keuangan lancar
lainnya, dan aset keuangan tidak lancar lainnya. Grup mengendalikan eksposur risiko kredit dengan
menempatkan saldo bank pada institusi keuangan yang layak dan dapat dipercaya. Grup juga membentuk
akun penurunan nilai piutang atas piutang usaha yang timbul dari kemungkinan ketidakmampuan
pelanggan untuk memenuhi liabilitas kontraktual terhadap Grup. Saat ini, tidak terdapat risiko kredit yang
terkonsentrasi secara signifikan.
Pada tanggal pelaporan, eksposur maksimum Grup terhadap risiko kredit adalah sebesar nilai tercatat
masing-masing kategori aset keuangan yang disajikan pada laporan posisi keuangan konsolidasian.
2023 2022
Kas dan Setara Kas 27.565.312.169 16.277.912.186
Piutang Usaha 574.395.826 354.115.255
Piutang Lain-Lain - Pihak Ketiga 3.980.422 --
Total 28.143.688.417 16.632.027.441
Kualitas Kredit Aset Keuangan
Grup mengelola risiko kredit yang terkait dengan simpanan di bank dan piutang dengan memonitor
reputasi, peringkat kredit, dan membatasi risiko agregat dari masing-masing pihak dalam kontrak. Untuk
bank, hanya pihak-pihak independen dengan predikat baik yang diterima.
Risiko Likuiditas
Pada saat ini Grup berharap dapat membayar semua liabilitas pada saat jatuh tempo. Untuk memenuhi
komitmen kas, Grup berharap kegiatan operasinya dapat menghasilkan arus kas masuk yang cukup.
Grup mengelola risiko likuiditas dengan selalu menjaga dan menyediakan jumlah kas dan setara kas
sesuai dengan kebutuhan operasional dan secara rutin mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas
aktual, serta jadwal tanggal jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan.
Tabel berikut memperlihatkan liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
berdasarkan sisa umur jatuh temponya:
2023
Lebih dari 1
Di bawah 1 tahun sampai Lebih dari 5
tahun dengan 5 tahun tahun Total
Liabilitas Keuangan
Utang Usaha - Pihak Ketiga 1.265.636.169 -- -- 1.265.636.169
Utang Lain-Lain 2.367.914.323 2.367.914.323
Beban Akrual 1.984.447.062 -- -- 1.984.447.062
Utang Bank 12.982.179.362 65.978.237.404 4.312.278.199 83.272.694.965
Utang Pembiayaan Konsumen 3.061.320.477 2.832.193.006 -- 5.893.513.483
Total 21.661.497.393 68.810.430.410 4.312.278.199 94.784.206.002
43 Paraf:
Page 51
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
2022
Lebih dari 1
Di bawah 1 tahun sampai Lebih dari 5
tahun dengan 5 tahun tahun Total
Liabilitas Keuangan
Utang Usaha - Pihak Ketiga 741.123.469 -- -- 741.123.469
Utang Lain-Lain 2.753.913.103 -- -- 2.753.913.103
Beban Akrual 1.666.036.338 -- -- 1.666.036.338
Utang Bank 7.227.138.566 57.515.352.076 20.680.257.545 85.422.748.187
Utang Pembiayaan Konsumen 2.029.544.726 2.456.506.190 -- 4.486.050.916
Utang Pembelian Aset Tetap -- 654.012.000 -- 654.012.000
Total 14.417.756.202 60.625.870.266 20.680.257.545 95.723.884.013
Risiko Suku Bunga
Grup terekspos risiko suku bunga terutama menyangkut liabilitas keuangan. Untuk meminimalkan risiko
tingkat suku bunga, Grup mengelola beban bunga dengan melakukan pengawasan terhadap dampak
pergerakan suku bunga untuk meminimalisasi dampak negatif terhadap Grup.
b. Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Nilai wajar instrumen keuangan ditentukan melalui analisis arus kas yang didiskonto dengan menggunakan
tingkat diskonto yang setara dengan tingkat pengembalian yang berlaku bagi instrumen keuangan yang
memiliki syarat dan periode jatuh tempo yang sama.
2023 2022
Nilai Tercatat Nilai Wajar Nilai Tercatat Nilai Wajar
Rp Rp Rp Rp
ASET KEUANGAN
Kas dan Setara Kas 27.565.312.169 27.565.312.169 16.277.912.186 16.277.912.186
Piutang Usaha 574.395.826 574.395.826 354.115.255 354.115.255
Piutang Lain-lain - Pihak Ketiga 3.980.422 3.980.422 -- --
Total 28.143.688.417 28.143.688.417 16.632.027.441 16.632.027.441
LIABILITAS KEUANGAN
Utang Usaha - Pihak Ketiga 1.265.636.169 1.265.636.169 741.123.469 741.123.469
Utang Lain-Lain 2.367.914.323 2.367.914.323 2.753.913.103 2.753.913.103
Beban Akrual 1.984.447.062 1.984.447.062 1.666.036.338 1.666.036.338
Utang bank 83.272.694.965 83.272.694.965 85.422.748.187 85.422.748.187
Utang Pembiayaan konsumen 5.893.513.483 5.893.513.483 4.486.050.916 4.486.050.916
Utang Pembelian Aset Tetap -- -- 654.012.000 654.012.000
Total 94.784.206.002 94.784.206.002 95.723.884.013 95.723.884.013
c. Manajemen Permodalan
Tujuan Grup dalam mengelola permodalan adalah untuk melindungi kemampuan Grup dalam
mempertahankan kelangsungan usaha, sehingga entitas dapat tetap memberikan imbal hasil bagi
pemegang saham dan manfaat bagi pemangku kepentingan lainnya serta mengelola struktur modal yang
optimal untuk meminimalisasi biaya modal yang efektif serta untuk memaksimumkan nilai Grup.
Dalam mendesain struktur permodalan yang dapat meningkatkan nilai Grup, manajemen dapat
melakukannya dengan cara menyesuaikan jumlah dividen, menerbitkan saham baru atau mengurangi
maupun menambah jumlah utang.
29. Informasi Tambahan Arus Kas dan Rekonsiliasi Liabilitas yang Timbul dari Aktivitas Pendanaan
a. Transaksi Nonkas
2023 2022
Keuntungan dari Perubahan Nilai Wajar Investasi 28.628.250.000 --
Penambahan Aset Tetap Melalui Pembiayaan Konsumen 4.213.055.000 3.758.860.000
Penambahan Aset Tetap Melalui Uang Muka 1.989.685.200 --
Akuisisi Entitas Anak Melalui Penerbitan Saham -- 159.923.076.900
Keuntungan dari Investasi Entitas Asosiasi
Melalui Konversi Laba -- 2.793.100.000
Amortisasi Biaya Provisi yang Belum Diamortisasi -- 100.952.870
44 Paraf:
Page 52
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
b. Rekonsiliasi Liabilitas yang Timbul dari Aktivitas Pendanaan
2023
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Perubahan Transaksi non Kas
Saldo Awal Penambahan Pembayaran Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Rp Rp Rp Rp Rp Rp
Utang Pembiayaan Konsumen 4.486.050.916 -- (2.805.592.433) 4.213.055.000 -- 5.893.513.483
Utang Bank 85.422.748.187 5.077.085.344 (7.227.138.566) -- -- 83.272.694.965
2022
Saldo Awal Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Perubahan Transaksi Non Kas
Penambahan Pembayaran Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Rp Rp Rp Rp Rp Rp
Utang Pembiayaan Konsumen 3.258.770.740 -- (2.531.579.824) 3.758.860.000 -- 4.486.050.916
Utang Bank 108.247.431.418 -- (22.925.636.101) 100.952.870 -- 85.422.748.187
30. Perjanjian Penting
a. Berdasarkan Perjanjian Pengelolaan Hotel antara Perusahaan dengan PT Waringin Delapan Delapan
(Waringin) tanggal 8 Oktober 2013, Perusahaan menyerahkan pengelolaan D’Esta Hotel 88 kepada
Waringin sesuai standar oprasional hotel yang dikelola oleh Waringin.
Atas pengelolaan hotel oleh waringin, beban-beban yang harus ditanggung adalah sebagai berikut:
1. Beban promosi bersama sebesar 1% dari pendapatan kamar.
2. Beban pemesanan kamar sebesar Rp10.000 per kamar untuk setiap pemesanan kamar melalui
kantor pusat Hotel 88 Perusahaan yang dimiliki Waringin.
3. Basic fee sebesar 1% dari total pendapatan.
4. Incentive fee sebesar:
a. 5% dari Gross Operating Profit (GOP) bila GOP lebih kecil dari 50%.
b. 6% dari GOP bila GOP sama dengan atau lebih besar dari 50% tetapi lebih kecil atau sama
dengan 60%.
c. 7% dari GOP bila GOP lebih besar dari 60%.
Perjanjian ini berlaku sejak ditandatangani dan akan jatuh tempo untuk jangka waktu 10 tahun terhitung
sejak bangunan hotel diserahkan kepada Waringin sebagai pengelola. Tanggal penyerahan bangunan
hotel kepada Waringin sebagai pengelola pada tanggal 26 April 2018, sehingga perjanjian ini akan
berlaku sampai dengan tanggal 26 April 2028. Namun Perusahaan maupun Waringin memiliki opsi untuk
meninjau jangka waktu perjanjian ini sesudah perjanjian ini berlangsung selama 5 tahun dengan
mengajukan secara tertulis paling lambat 6 bulan sebelumnya.
Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, beban-beban yang
ditanggung Grup masing-masing sebesar Rp250.077.973 dan Rp221.997.579, diakui sebagai beban jasa
manajemen sebagai bagian dari Beban Pokok Pendapatan Hotel (Catatan 22).
b. Berdasarkan Perjanjian Pengelolaan Hotel Amaris Gorontalo antara EPI dengan PT Amaris International
Management tanggal 7 Oktober 2011, EPI menyerahkan pengelolaan Hotel Amaris Gorontalo kepada
Amaris sesuai standar operasional hotel yang dikelola oleh Amaris. Hotel Amaris Gorontalo memulai
kegiatan operasionalnya pada tanggal 20 Mei 2014.
Atas pengelolaan hotel oleh Amaris, beban-beban yang harus ditanggung adalah sebagai berikut:
1. Beban promosi bersama sebesar 1% dari pendapatan kamar.
2. Beban pemesanan kamar sebesar Rp15.000 per kamar untuk setiap pemesanan kamar melalui
kantor pusat Hotel Santika.
3. Basic fee sebesar 5% dari total pendapatan.
4. Incentive fee sebesar:
a. 6% dari Gross Operating Profit (GOP) bila GOP lebih kecil dari 50%.
b. 7% dari GOP bila GOP sama dengan atau lebih besar dari 50% tetapi lebih kecil atau sama
dengan 60%
c. 8% dari GOP bila GOP lebih besar dari 60%.
5. Trademark fee sebesar 0,5% dari pendapatan kamar.
45 Paraf:
Page 53
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Perjanjian ini berlaku sejak ditandatangani dan dimulainya kegiatan operasional Hotel Amaris Gorontalo
hingga 31 Mei 2034.
c. Berdasarkan Perjanjian Pengelolaan Hotel Amaris Bogor dan Makassar antara EPI dengan PT Amaris
International Management tanggal 10 Mei 2012 dan 17 April 2013, EPI menyerahkan pengelolaan Hotel
Amaris Bogor dan Makassar kepada Amaris sesuai standar operasional hotel yang dikelola oleh Amaris.
Atas pengelolaan hotel oleh Amaris, beban-beban yang harus ditanggung adalah sebagai berikut:
1. Beban promosi bersama sebesar 1% dari pendapatan kamar.
2. Beban pemesanan kamar sebesar Rp15.000 per kamar untuk setiap pemesanan kamar melalui
kantor pusat Hotel Santika.
3. Basic fee sebesar 5% dari total pendapatan.
4. Incentive fee sebesar:
a. 5% dari Gross Operating Profit (GOP) bila GOP lebih kecil dari 50%.
b. 6% dari GOP bila GOP sama dengan atau lebih besar dari 50% tetapi lebih kecil atau sama
dengan 60%
c. 7% dari GOP bila GOP lebih besar dari 60%.
5. Trademark fee sebesar 0,5% dari pendapatan kamar.
Perjanjian ini berlaku sejak ditandatangani dan diserahterimakan hotel kepada EPI hingga 31 Mei 2034.
31. Standar Akuntansi dan Interpretasi Standar yang Telah Disahkan Namun Belum Berlaku Efektif
DSAK-IAI telah menerbitkan beberapa standar baru, amendemen dan penyesuaian atas standar, serta
interpretasi atas standar namun belum berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada 1 Januari 2023.
Amendemen atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024,
dengan penerapan dini diperkenankan yaitu:
Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Liabilitas Jangka Panjang Dengan Kovenan;
Amendemen PSAK 73: Liabilitas Sewa Dalam Jual dan Sewa-Balik;
Amendemen PSAK 2: Laporan Arus Kas dan PSAK 60: Instrumen Keuangan: Pengungkapan tentang
pengaturan pembiayaan pemasok;
Revisi PSAK 101: Penyajian Laporan Keuangan Syariah; dan
Revisi PSAK 109: Akuntansi Zakat, Infak, dan Sedekah.
Standar baru dan amendemen atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2025, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu:
PSAK 74: Kontrak Asuransi;
Amendemen PSAK 74: Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 – Informasi
Komparatif.
Amendemen PSAK 10: Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing tentang kekurangan ketertukaran.
Beberapa PSAK juga diamendemen yang merupakan amendemen konsekuensial karena berlakunya PSAK
74: Kontrak Asuransi, yaitu:
PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan
PSAK 2: Laporan Arus Kas
PSAK 13: Properti Investasi
PSAK 15: Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama
PSAK 16: Aset Tetap
PSAK 19: Aset Takberwujud
PSAK 22: Kombinasi Bisnis
PSAK 24: Imbalan Kerja
PSAK 48: Penurunan Nilai Aset
PSAK 50: Instrumen Keuangan Penyajian
PSAK 57: Provisi, Liabilitas Kontijensi dan Aset Kontijensi
PSAK 58: Aset Tidak Lancar yang Dikuasai untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan
PSAK 60: Instrumen Keuangan: Pengungkapan
46 Paraf:
Page 54
PT ESTA MULTI USAHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
PSAK 71: Instrumen Keuangan
PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan
Hingga tanggal laporan keuangan ini diotorisasi, Grup masih melakukan evaluasi atas dampak potensial dari
penerapan standar baru, amendemen standar dan interpretasi standar tersebut.
DSAK-IAI juga mengesahkan perubahan penomoran PSAK dan ISAK yang berlaku efektif 1 Januari 2024,
dimana perubahan ini tidak memengaruhi substansi pengaturan dalam masing-masing PSAK dan ISAK
tersebut.
32. Informasi Keuangan Tersendiri Perusahaan
Informasi keuangan PT Esta Multi Usaha Tbk (entitas induk) terlampir, yang terdiri dari laporan posisi
keuangan tanggal 31 Desember 2023, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan
perubahan ekuitas, dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, dan suatu
ikhtisar kebijakan akuntansi material dan informasi penjelasan lainnya (secara kolektif disebut sebagai
“Informasi Keuangan Entitas Induk”) yang disajikan sebagai informasi tambahan terhadap laporan keuangan
konsolidasian, disajikan untuk tujuan analisis tambahan dan bukan merupakan bagian dari laporan
keuangan konsolidasian yang diharuskan menurut Standar Akuntasi Keuangan di Indonesia.
Informasi Keuangan Entitas Induk merupakan tanggung jawab manajemen serta dihasilkan dari dan
berkaitan secara langsung dengan catatan akuntansi dan catatan lainnya yang mendasarinya yang
digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian.
33. Tanggung Jawab Manajemen Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Manajemen Grup bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian yang
diotorisasi oleh Dewan Direksi untuk diterbitkan pada tanggal 28 Maret 2024.
47 Paraf:
Page 55
PT ESTA MULTI USAHA Tbk Lampiran I
ENTITAS INDUK
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
2023 2022
ASET
ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas 26.098.610.384 14.539.377.444
Piutang Usaha
Pihak Ketiga 91.869.806 45.838.668
Pihak Berelasi 19.500.000 13.000.000
Piutang Lain - lain
Pihak Ketiga 705.919 --
Pihak Berelasi 1.512.928.400 6.550.000.000
Persediaan 474.541.742 145.340.393
Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka 249.956.821 240.328.744
Pajak Dibayar di Muka 88.139.174 114.534.658
Total Aset Lancar 28.536.252.246 21.648.419.907
ASET TIDAK LANCAR
Investasi 177.450.000.000 159.950.000.000
Aset Tetap 27.668.315.521 29.731.668.810
Properti Investasi 16.303.068.741 16.715.267.818
Uang Muka 50.000.000 --
Aset Pajak Tangguhan 259.793.369 62.137.785
Total Aset Tidak Lancar 221.731.177.631 206.459.074.413
TOTAL ASET 250.267.429.877 228.107.494.320
Catatan terlampir merupakan bagian tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
Page 56
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
ENTITAS INDUK
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
2023 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang Bank Jangka Pendek 1.042.571.258 --
Utang Usaha
Pihak Ketiga 163.654.009 228.757.728
Utang Lain - lain
Pihak Ketiga 106.049.621 18.791.878
Beban Akrual 830.749.228 655.463.507
Utang Pajak 223.946.117 68.983.569
Pendapatan Diterima di Muka - Jangka Pendek 752.870.375 986.536.538
Bagian Liabilitas Jangka Panjang yang Jatuh Tempo
Dalam Satu Tahun:
Utang Pembiayaan Konsumen 1.328.148.615 1.481.175.691
Total Liabilitas Jangka Pendek 4.447.989.223 3.439.708.911
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas Jangka Panjang - Setelah Dikurangi
Bagian yang Jatuh Tempo Dalam Satu Tahun:
Utang Pembiayaan Konsumen 607.530.097 1.367.854.189
Pendapatan Diterima di Muka - Jangka Panjang 247.685.185 340.601.860
Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan 330.680.298 205.377.408
Utang Pembelian Aset Tetap -- 64.537.000
Total Liabilitas Jangka Panjang 1.185.895.580 1.978.370.457
TOTAL LIABILITAS 5.633.884.803 5.418.079.368
EKUITAS
Modal Saham - Nilai Nominal Rp100 per Saham
Modal Dasar - 8.116.923.076 Saham
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Modal Disetor - 2.425.354.179 Saham dan
2.229.230.769 Saham
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 242.535.417.900 222.923.076.900
Tambahan Modal Disetor 1.741.249.038 1.741.249.038
Saldo Laba (Defisit) 356.878.136 (1.974.910.986)
TOTAL EKUITAS 244.633.545.074 222.689.414.952
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 250.267.429.877 228.107.494.320
Catatan terlampir merupakan bagian tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
Page 57
PT ESTA MULTI USAHA Tbk Lampiran II
ENTITAS INDUK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
2023 2022
PENDAPATAN 12.433.490.110 12.214.612.466
BEBAN POKOK PENDAPATAN (4.671.873.874) (4.813.272.420)
LABA KOTOR 7.761.616.236 7.401.340.046
BEBAN USAHA
Beban Umum dan Administrasi (5.306.479.203) (6.717.195.730)
Beban Peralatan, Pemeliharaan, dan Energi (612.973.394) (624.438.173)
Beban Pemasaran (171.245.224) (96.716.518)
Total Beban Usaha (6.090.697.821) (7.438.350.421)
LABA (RUGI) USAHA 1.670.918.415 (37.010.375)
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Laba Penjualan Properti Investasi -- 2.589.778.176
Pendapatan Keuangan 1.822.346.417 1.917.674.238
Laba Penjualan Aset Tetap 195.982.910 128.536.458
Beban Keuangan (1.378.224.679) (1.541.187.385)
Lain-lain Neto 474.732.469 880.990.691
Total pendapatan Lain-lain Neto 1.114.837.117 3.975.792.178
LABA SEBELUM PAJAK FINAL 2.785.755.532 3.938.781.803
Beban Pajak Final (235.324.912) (202.085.595)
LABA SEBELUM MANFAAT PAJAK PENGHASILAN 2.550.430.620 3.736.696.208
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
Kini (417.283.714) (315.516.276)
Tangguhan 197.872.643 11.393.725
TOTAL BEBAN PAJAK PENGHASILAN (219.411.071) (304.122.551)
LABA TAHUN BERJALAN 2.331.019.549 3.432.573.657
PENGHASILAN (BEBAN) KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang Tidak Akan Direklasifikasi
ke Laba Rugi Pada Periode Selanjutnya:
Pengukuran kembali liabilitas Imbalan Kerja Karyawan 986.632 34.391.478
Beban Pajak Penghasilan Terkait (217.059) (7.566.125)
Total Penghasilan Komprehensif Lain Setelah Pajak 769.573 26.825.353
TOTAL LABA KOMPREHENSIF 2.331.789.122 3.459.399.010
Catatan terlampir merupakan bagian tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
Page 58
PT ESTA MULTI USAHA Tbk Lampiran III
ENTITAS INDUK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
Modal Tambahan
Ditempatkan dan Modal Disetor -
Disetor Penuh neto Defisit Total Ekuitas
Saldo 1 Januari 2022
(Disajikan kembali) 63.000.000.000 1.741.249.038 (5.434.309.996) 59.306.939.042
Laba Tahun Berjalan -- -- 3.432.573.657 3.432.573.657
Penerbitan Saham 159.923.076.900 -- -- 159.923.076.900
Penghasilan Komprehensif Lain -- -- 26.825.353 26.825.353
Saldo 31 Desember 2022 222.923.076.900 1.741.249.038 (1.974.910.986) 222.689.414.952
Penerbitan Saham 19.612.341.000 -- -- 19.612.341.000
Laba Tahun Berjalan -- -- 2.331.019.549 2.331.019.549
Penghasilan Komprehensif Lain -- -- 769.573 769.573
Saldo 31 Desember 2023 242.535.417.900 1.741.249.038 356.878.136 244.633.545.074
Catatan terlampir merupakan bagian tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
Page 59
PT ESTA MULTI USAHA Tbk Lampiran IV
ENTITAS INDUK
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari Pelanggan 17.090.741.815 12.526.539.599
Penerimaan dari Penghasilan Keuangan 1.822.346.417 1.917.674.238
Pembayaran untuk Beban Keuangan (1.378.224.679) (1.541.187.385)
Pembayaran kepada Karyawan (2.831.861.281) (2.163.941.665)
Pembayaran kepada Pemasok (1.756.023.308) (1.545.845.504)
Pembayaran Beban Usaha dan
Kegiatan Operasional Lainnya (2.304.313.633) (10.252.922.336)
Pembayaran Pajak Penghasilan (157.122.743) (183.571.527)
Arus Kas Neto yang Digunakan untuk Aktivitas Operasi 10.485.542.588 (1.243.254.580)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penjualan Properti Investasi -- 13.500.000.000
Penambahan Properti Investasi (475.805.188)
Perolehan Aset Tetap (514.205.550) (1.243.784.476)
Penambahan Investasi pada Entitas Anak (17.500.000.000) --
Penambahan Utang Pembelian Aset Tetap -- 2.912.000
Penjualan Aset Tetap 480.000.000 500.000.000
Arus Kas Neto yang (Digunakan untuk)
Diperoleh dari Aktivitas Investasi (18.010.010.738) 12.759.127.524
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran untuk Utang Bank Jangka Panjang -- (17.915.022.333)
Penerimaan dari Utang Bank 1.042.571.258 --
Pembayaran Utang Pembiayaan Konsumen (1.571.211.168) (2.428.821.259)
Akuisisi entitas anak -- (26.923.100)
Tambahan Setoran Modal 19.612.341.000 --
Arus Kas Neto yang Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan 19.083.701.090 (20.370.766.692)
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
PADA KAS DAN SETARA KAS 11.559.232.940 (8.854.893.748)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 14.539.377.444 23.394.271.192
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 26.098.610.384 14.539.377.444
Catatan terlampir merupakan bagian tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
Page 60
PT ESTA MULTI USAHA Tbk Lampiran V
ENTITAS INDUK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
1. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Material
Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Tersendiri - Entitas Induk
Laporan keuangan tersendiri entitas induk disusun sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan (“PSAK”) 4 (Revisi 2013), “Laporan Keuangan Tersendiri”.
PSAK 4 (Revisi 2013) mengatur dalam hal entitas menyajikan laporan keuangan tersendiri maka laporan
tersebut hanya dapat disajikan sebagai informasi tambahan dalam laporan keuangan konsolidasian.
Laporan keuangan tersendiri adalah laporan keuangan yang disajikan oleh entitas induk yang mencatat
investasi pada entitas anak, entitas asosiasi, dan ventura bersama berdasarkan biaya perolehan atau
sesuai PSAK 71: "Instrumen Keuangan”.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan tersendiri entitas induk
adalah sama dengan kebijakan akuntasi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan
konsolidasian sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2 atas laporan keuangan konsolidasian, kecuali
untuk penyertaan pada entitas anak.
2. Daftar Investasi
Entitas Anak Kegiatan Usaha Lokasi Persentase Tahun Beroperasi Biaya Perolehan
Utama Domisili Kepemilikan Komersil
PT Esta Prima Investama Perhotelan Tangerang 99,97% 2009 159.950.000.000
3. Metode Pencatatan Investasi
Investasi pada entitas anak sebagaimana disebutkan dalam laporan keuangan entitas induk dicatat
menggunakan metode biaya perolehan.
Catatan terlampir merupakan bagian tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
Names mentioned 63 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Esta Asri Propertindo
p.14
unresolved
person
Akta Notaris Kun Hidayat
p.14 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.14 ×3
unresolved
org
PT Esta Multi
p.14
unresolved
person
Akta Notaris Maichel Vecky Katuuk
p.14
unresolved
org
Menteri
p.14
unresolved
person
Akta Notaris Elizabeth Karina Leonita
· Notaris
p.15 ×5
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.15
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.16
unresolved
org
Bapepam-LK
p.16 ×4
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.18
unresolved
org
Kementerian Negara BUMN
p.18
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.28
unresolved
org
PT BPR Kredit Mandiri Indonesia
p.29 ×8
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan
p.29
unresolved
org
Koperasi Simpan Pinjam Esta Dana Mandiri
p.29 ×3
unresolved
person
Ratna Ramli
p.31
unresolved
person
Flora Elisabeth
p.31
unresolved
org
PT Asuransi Raksa Pratikara
p.33 ×2
unresolved
org
PT Asoka Mas
p.33
unresolved
org
PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia
p.33
unresolved
org
PT Asuransi Etiqa Internasional
p.34
unresolved
org
Perusahaan. Rekonsiliasi
p.36
unresolved
org
PT BPR Kredit Mandiri Sulawesi Selatan Sejahtera
p.37 ×5
unresolved
org
PT Smart Multi Finance
p.37 ×2
unresolved
org
PT Indomarco Prismatama
p.38 ×2
unresolved
org
Bank Sahabat Sampoerna
p.39
unresolved
org
PT Bank Sahabat Sampoerna Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit
p.39
unresolved
person
Jesvit Justin
· Notaris
p.39
unresolved
org
PT BCA Finance
p.41
unresolved
org
PT Bima Registra
p.43 ×2
unresolved
org
PT Bartley Sejahtera Investama
p.43
unresolved
person
Drs. Achmad Nadjamuddin
p.44
unresolved
org
PT BPR Kredit Mandiri
p.48
unresolved
org
PT BPR Kredit Mandiri Celebes Sejahtera
p.48 ×3
unresolved
org
PT Esta Kapital Fintek
p.48 ×2
unresolved
org
Personel Manajemen Kunci
p.48
unresolved
org
PT BPR Kredit Mandiri Sulawesi Selatan Sejahera
p.49
unresolved
org
PT Waringin Delapan Delapan
p.52
unresolved
org
PT Amaris International Management
p.52 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.