Skip to content
Back to announcement

20240529_WICO_Laporan Informasi dan Fakta Material_31643681_lamp2.pdf

Other Text extracted WICO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 20

Page 1

          
Page 2
I.   Umum
     1. Dalam rangka perlindungan kepada Pemegang Saham Publik, Perseroan dan Anak
          Perusahaan dengan kontribusi pendapatan yang signifikan dilarang melakukan transaksi
          pengikatan atau perjanjian-perjanjian dengan syarat-syarat tertentu yang berpotensi
          merugikan hak Pemegang Saham Publik Perseroan (negative covenants) antara lain
          seperti (1) kewajiban memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari pihak ketiga apabila
          Perseroan membagikan dividen dan/atau pelarangan pembagian dividen dan (2)
          kewajiban memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari pihak ketiga apabila Perseroan
          merubah susunan Pengurus. Jika ada, bukti pencabutan negative covenants tersebut
          agar disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”).
          Tanggapan :
          Tidak ada transaksi yang berpotensi merugikan hak Pemegang Saham Publik Perseroan
          (negative covenants).


     2. Berkenaan dengan Keterbukaan Informasi yang telah diumumkan oleh Perseroan, agar
          dikonfirmasi apakah sampai dengan saat ini terdapat keberatan dari pihak-pihak tertentu
          terkait dengan rencana transaksi Perseroan. Jika ada, agar dijelaskan tindak lanjut
          penyelesaiannya oleh Perseroan.
          Tanggapan :
          Sampai dengan jawaban ini disampaikan tidak ada keberatan dari pihak-pihak tertentu
          terkait dengan rencana transaksi Perseroan.


     3. Perseroan diminta untuk mengungkapkan mengenai perlu/tidaknya Perseroan dan para
          pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi untuk memperoleh persetujuan dan/atau
          melakukan pemberitahuan dari dan/atau kepada pihak ketiga/intitusi yang berwenang
          sehubungan dengan rencana Transaksi yang disepakati dalam perjanjian mengenai
          Central Support Service.
          Tanggapan :
          Perseroan dan pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi tidak perlu memperoleh
          persetujuan atau pemberitahuan dari pihak ketiga sehubungan rencana Transaksi di
          perjanjian Central Support Service.


II. Dokumen yang wajib disampaikan dan/atau diperbaiki
     1.   Dokumen perubahan dan/atau tambahan atas Keterbukaan Informasi dalam bentuk
          lengkap berdasarkan tanggapan dari OJK yang ditandatangani oleh pihak Perseroan
          serta dibubuhi materai yang cukup.
          Tanggapan :
          Akan kami lampirkan di file terpisah yang telah disesuaikan dengan jawaban di surat
          tanggapan ini.


     2.   Salinan perjanjian mengenai Central Support Service antara Perseroan dengan PT DKSH
          Market Expansion Services Indonesia (”DMESI”).
          Tanggapan :

          Akan kami lampirkan di file terpisah untuk draft salinan perjanjian sesuai permintaan OJK.
Page 3
    3.   Soft copy atas Keterbukaan Informasi Kepada Pemegang Saham (final) dan jawaban
         terakhir atas pertanyaan/tanggapan yang disampaikan oleh OJK, serta semua dokumen
         pendukung yang telah disampaikan oleh Perseroan kepada OJK sehubungan dengan
         rencana transaksi ini.
         Tanggapan :
         Akan kami lampirkan di file terpisah untuk Keterbukaan Informasi yang telah disesuaikan
         dengan jawaban di surat tanggapan ini.


III. Keterbukaan Informasi
   1.    Halaman Muka Keterbukaan Informasi, Perseroan diminta untuk:
         Mengklarifikasi kebenaran judul keterbukaan informasi yang menyatakan bahwa ”Merujuk
            kepada (i) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ("OJK") No. 31/POJK.04/2015
            tanggal 16 Desember 2015 tentang Keterbukaan atas lnformasi atau Fakta Material
            oleh Emiten atau Perusahaan Publik ("POJK 31/2015") dst”. Klarifikasi dimaksud agar
            memperjelas maksud dan tujuan pemenuhan peraturan perundang-undangan di
            bidang Pasar Modal sehubungan dengan rencana Transaksi Perseroan apakah dalam
            rangka pemenuhan POJK Nomor 31/POJK.04/2015 ataukah POJK Nomor
            17/POJK.04/2020 dan/atau POJK Nomor 42/POJK.04/2020. Selanjutnya dalam hal
            Keterbukaan Informasi adalah dalam rangka pemenuhan POJK Nomor
            17/POJK.04/2020 dan/atau POJK Nomor 42/POJK.04/2020, substansi Keterbukaan
            Informasi agar disesuaikan kembali.
              Tanggapan :
              Perseroan akan menyesuaikan judul Keterbukaan Informasi tersebut.


         a.   Memperhatikan tangggapan OJK pada bagian kegiatan usaha.
              Tanggapan :
              Perseroan akan merevisi bagian kegiatan usaha menyesuaikan tanggapan dari
              OJK.


         b.   Memastikan bahwa nomor telp dan alamat email dapat berfungsi dengan baik.
              Dalam hal terdapat nomor ektensi pic (person in charge), pengungkapan agar
              disesuaikan.
              Tanggapan :
              Perseroan mengkonfirmasi untuk email dan Nomor Telfon Head Office Perseroan
              adalah:
              -   Email      : corporate_wico@dksh.com        atau    nadya.rosalini@dksh.com
                  (selaku PIC Perseroan/Corsec)

              -   Nomor telepon      :   021-6909244 (Head Office) / 021- 22532301 (Kantor
                  Representative)

              Sebagai Informasi, Corporate Secretary berkantor di Kantor Representative
              Perseroan di AIA Central Lantai 29, Jakarta Selatan, maka dari itu jika OJK ingin
              menelepon perseroan kami sarankan untuk menelfon ke Nomor Telepon Kantor
              Representative.
Page 4
     c.   Menyesuaikan pengungkapan terkait tanggal diterbitkannya Keterbukaan Informasi
          (dalam hal terdapat perubahaan).
          Tanggapan :
          Tanggal penerbitan Keterbukaan Informasi yang telah direvisi akan disesuaikan.


2.   Terkait dengan Profil Perusahaan:
     a.   Perseroan diminta untuk menyesuaikan pengungkapan menjadi: ”Kegiatan usaha
          Perseroan berdasarkan Anggaran Dasar dan atau KBLI adalah ..., namun kegiatan
          usaha yang saat ini telah benar benar dijalankan adalah ...”
          Tanggapan :
          Perseroan akan menyesuaikan pengungkapan mengenai kegiatan usaha sesuai
          dengan tanggapan OJK di dalam Keterbukaan Informasi yang direvisi.


     b.   Perseroan diminta untuk mengungkapkan:
          1)   Nama Direksi dan atau Komisaris saat ini.
          2)   Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham saat ini.
          3)   Diagram kepemilikan saham sampai dengan tingkat individu serta nama Pihak
               yang menjadi Pengendali.
          Tanggapan :

          Direksi:
          -    Roni Setiawan (Presiden Direktur)
          -    Eka Hadi Djaja (Direktur)
          -    Benhard Adolf Ranot Saragi (Direktur)
          Komisaris:
          -    Djajadi Djaja (Komisaris Utama)
          -    Retno Palupi Dian Hariarti (Komisaris)
          -    Reece Croucher (Komisaris)
          -    Ridho Ribbon Hutapea (Komisaris Independen)
          -    Arini Imamawati (Komisaris Independen)

     Struktur Kepemilikan Saham Perseroan sampai dengan tingkat individu serta nama Pihak
             yang menjadi Pengendali
Page 5
3.   Terkait Uraian Informasi atau Fakta Material, Perseroan diminta untuk mengungkapkan:
     a.   Memberikan penjelesan mengenai pihak penyedia jasa, jenis jasa yang diberikan,
          serta hubungan afiliasi antara penyedia jasa dan Perseroan.
          Tanggapan :
          Pihak penyedia jasa atau Service Provider yaitu PT DKSH Market Expansion
          Services Indonesia (untuk selanjutnya disebut “DMESI”). Jenis jasa yang diberikan
          adalah menyediakan layanan terpusat di bidang keuangan dan manajemen umum,
          sumber daya manusia dan organisasi, informasi dan teknologi, manajemen rantai
          pasokan, hukum dan layanan lain yang diperlukan oleh Perseroan. Hubungan
          afiliasi penyedia jasa dan Perseroan adalah pemegang saham utama dan
          pengendali dari penyedia jasa dan Perseroan adalah DKSH group.


     b.   Mengungkapkan klausul-klausul material yang disepakati dalam perjanjian
          mengenai Central Support Service antara Perseroan dengan DMESI.
          Tanggapan :
          1.   Berdasarkan Perjanjian ini, Service Provider dengan ini setuju untuk
               menyediakan Perusahaan Grup dengan service yang diminta. Service yang
               diminta oleh Perusahaan Grup kepada Service Provider terbatas, tetapi tidak
               terbatas pada keuangan dan manajemen umum, sumber daya manusia dan
               organisasi, informasi dan teknologi, manajemen rantai pasok, hukum, dan
               Service lainnya (selanjutnya disebut sebagai "Service").
          2. Service yang diminta oleh Perusahaan Grup kepada Service Provider, serta
              kegiatan yang akan dilaksanakan, tercantum dalam Lampiran pada Perjanjian
              ini. Lampiran akan dianggap sebagai bagian dari Perjanjian ini dan akan
              menjadi objek tinjauan berkala atas kesepakatan para pihak.
          3.   Service yang diminta oleh Perusahaan Grup kepada Service Provider akan
               disediakan oleh personel Service Provider dengan kerjasama penasihat
               eksternal, berdasarkan Perjanjian ini, serta oleh perusahaan-perusahaan
               Grup lain yang telah diberikan mandat. Service dapat disediakan secara
               verbal, tertulis, melalui telepon atau faks, atau melalui sarana komunikasi lain
               atau sarana lain yang disepakati antara para pihak.
          4.   Tidak ada dari pihak yang berkontrak dapat mewakili dirinya sebagai agen dari
               pihak lain yang berkontrak, dan semua transaksi antara kedua belah pihak
               akan dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip yang prinsipal kepada prinsipal.
          5.   Dalam penyediaan service, Service Provider berhak untuk melakukan
               perjanjian dengan subkontraktor sebagaimana dianggap perlu untuk
               menyediakan Service kepada Perusahaan Grup, dengan pemahaman bahwa
               penunjukan subkontraktor tersebut menjadi tanggung jawab tunggal Service
               Provider.


     c.   Memastikan bahwa klausul-klausul yang disepakati dalam perjanjian mengenai
          Central Support Service antara Perseroan dengan DMESI tidak akan berpotensi
          merugikan hak-hak pemegang saham publik Perseroan.
          Tanggapan :
          Perseroan memastikan bahwa klausul-klausul yang disepakati dalam perjanjian
          mengenai Central Support Service antara Perseroan dengan DMESI tidak akan
          berpotensi merugikan hak-hak pemegang saham publik Perseroan.


     d.   Mengungkapkan pemenuhan tingkat materialitas rencana transaksi sebagaimana
          dimaksud dalam Pasal 3 POJK 17/POJK.04/2020.
Page 6
          Tanggapan :
          Total Nilai Rencana Transaksi terkait Central Support Service antara Perseroan dan
          DMESI adalah sebesar Rp14.522.794 Ribu (Cost + margin 5%).

          Adapun Nilai Rencana Transaksi terhadap ekuitas Perseroan per 31 Desember 2023
          berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan yang telah diaudit oleh
          Kantor Akuntan Publik Gani Sigiro & Handayani (“Grant Thornton”) untuk periode
          yang berakhir per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :

          Dari data di atas, diketahui bahwa ekuitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2023
          adalah sebesar Rp5.701.584 Ribu dan Rencana Transaksi adalah sebesar
          Rp14.522.794 Ribu. Rencana Transaksi ini memenuhi unsur transaksi material
          karena total Nilai Rencana Transaksi dibanding dengan nilai ekuitas Perseroan
          adalah sebesar 254,72% atau lebih dari 50,00% sebagaimana dimaksud Peraturan
          Otoritas                               Jasa                             Keuangan
          No. 17/POJK.04/2020 tentang “Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha”
          (“POJK 17 Tahun 2020”) pasal 3 ayat (1) dan ayat (2) sehingga harus diadakan
          Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”).


     e.   Mengungkapkan siapa yang dimaksud pihak berelasi dalam kalimat ”Semula
          semua biaya tersebut ditanggung terlebih dahulu oleh WICO, yang kemudian baru
          dibebankan/ditagihkan kepada DMESI dan pihak berelasi”.
          Tanggapan huruf d berlaku juga untuk pengungkapan serupa dalam Keterbukaan
          Informasi.
          Tanggapan :
          Pihak berelasi yang dimaksud adalah perjanjian jasa antara Perseroan dengan PT
          DKSH Indonesia, PT DKSH Smollan Indonesia, dan PT DKSH Market Expansion
          Services Indonesia (“DMESI”) yang telah dilaporkan ke OJK dengan nomor surat
          048/V/CORSEC-WICO/2023 pada tanggal 31 Mei 2023.


     f.   Mengklarifikasi apakah terdapat perjanjian utama/perjanjian yang ditandatangani
          sebelum ditandatanganinya perjanjian mengenai Central Support Service antara
          Perseroan dengan DMESI.           Klarifikasi dimaksud agar memperhatikan
          pengungkapan yang menyatakan bahwa ”...maka WICO berencana melakukan
          perubahan skema pembebanan tersebut dst”. Selanjutnya dalam hal relevan agar
          diungkapkan mengenai ada/tidaknya kewajiban Perseroan untuk melakukan
          pemenuhan Peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal saat
          ditandatanganinya perjanjian utama/perjanjian yang ditandatangani sebelum
          ditandatanganinya perjanjian mengenai Central Support Service.
          Tanggapan :
          Perjanjian dimaksud adalah perjanjian jasa antara Perseroan dengan PT DKSH
          Indonesia, PT DKSH Smollan Indonesia, dan PT DKSH Market Expansion Services
          Indonesia (Para Pihak berelasi) yang telah dilaporkan ke OJK dengan nomor surat
          048/V/CORSEC-WICO/2023 pada tanggal 31 Mei 2023 dimana Perseroan berjanji
          untuk menyediakan kepada pihak berelasi diatas personil berkualifikasi untuk
          bidang Finance dan General Management, People & Organization, General
          Administration, Information and Technology, dan jasa lainnya yang dibutuhkan.



4.   Terkait Nilai Transaksi Material, Perseroan diminta untuk mengklarifikasi apakah nilai
     transaksi sebesar Rp14.522.794.000,- merupakan total biaya kompensasi yang
     dibayarkan Perseroan kepada DMESI (keseluruhan nilai transaksi) atau hanya
     tambahan biaya sebesar 5% yang dibayarkan Perseroan dan pihak berelasi kepada
     DMESI. Selanjutnya Parameter yang digunakan untuk menentukan Materialitas
     Transaksi agar disajikan lebih komprehensif sebagaimana diatur dalam POJK Nomor
     17/POJK.04/2020.
Page 7
     Tanggapan :

     Nilai sebesar Rp14.522.794.000,- merupakan total biaya kompensasi yang dibayarkan
     Perseroan kepada DMESI yang terdiri dari biaya Central Support Service sebesar
     Rp13.831.233.000,- + margin 5%.


     Sudah kami tambahkan ke dalam Keterbukaan Informasi halaman 4 & 5.
     Penambahan tersebut berupa :

     Total Nilai Rencana Transaksi terkait Central Support Service antara Perseroan dan
     DMESI adalah sebesar Rp14.522.794 Ribu (Cost + margin 5%).

     Adapun Nilai Rencana Transaksi terhadap ekuitas Perseroan per 31 Desember 2023
     berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan yang telah diaudit oleh Kantor
     Akuntan Publik Gani Sigiro & Handayani (“Grant Thornton”) untuk periode yang berakhir
     per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :

                                                                           Persentase Nilai
                                                                              Rencana
                                      Jumlah Ekuitas     Nilai Rencana
              Keterangan                                                      Transaksi
                                        Perseroan          Transaksi
                                                                              Terhadap
                                                                               Ekuitas
      Penyediaan Jasa Terkait
                                             5.701.584       14.522.794             254,72%
      Hosting & Support Services

     Dari data di atas, diketahui bahwa ekuitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2023
     adalah sebesar Rp5.701.584 Ribu dan Rencana Transaksi adalah sebesar Rp14.522.794
     Ribu. Rencana Transaksi ini memenuhi unsur transaksi material karena total Nilai Rencana
     Transaksi dibanding dengan nilai ekuitas Perseroan adalah sebesar 254,72% atau lebih
     dari 50,00% sebagaimana dimaksud Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
     No. 17/POJK.04/2020 tentang “Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha”
     (“POJK 17 Tahun 2020”) pasal 3 ayat (1) dan ayat (2) sehingga harus diadakan Rapat
     Umum Pemegang Saham (“RUPS”).


5.   Terkait Pihak Yang Melakukan Transaksi Material, Perseroan diminta untuk
     mengungkapkan pemenuhan transaksi afiliasi Perseroan dengan DMESI.
     Pengungkapan tersebut agar memperhatikan pengaturan yang relevan sebagaimana
     diatur dalam POJK Nomor 42/POJK.04/2020.


     Tanggapan :
     Sudah kami tambahkan ke dalam Keterbukaan Informasi halaman 5.

     Rencana Transaksi ini melibatkan DMESI atas rencana pembebanan biaya Central
     Support Service terkait Service Provider kepada Perseroan. Untuk mengindentifikasi
     adanya unsur afiliasi antara pihak dalam Rencana Transaksi, berikut adalah struktur
     kepemilikan dan struktur kepengurusan masing-masing perusahaan yang terlibat dalam
     Rencana Transaksi.

     Unsur Transaksi Afiliasi Berdasarkan Struktur Kepemilikan

     Berikut struktur kepemilikan yang menggambarkan hubungan afiliasi antara Perseroan dan
     DMESI:

     Struktur Kepemilikan Saham Perseroan
Page 8
     Berdasarkan figur di atas, dapat diketahui bahwa Perseroan dan DMESI memiliki
     hubungan afiliasi melalui DKSH Holding Ltd., dimana DKSH Holding Ltd. merupakan
     pemegang saham Perseroan dengan kepemilikan 80,877% dan memiliki kepemilikan pada
     DMESI sebesar 99,90%.

     Unsur Transaksi Afiliasi Berdasarkan Struktur Kepengurusan

     Berdasarkan Laporan Keuangan Audit Perseroan per 31 Desember 2023 dan Akta DMESI
     No. 19 tanggal 15 November 2023 yang dibuat dihadapan Notaris Alexander Ariyanto,
     S.H., Mkn., di Kabupaten Tangerang, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
     dan DMESI adalah sebagai berikut:

                                                      Pihak-pihak yang bertransaksi
                        Nama
                                                      Perseroan             DMESI
      Djajadi Djaja                                      KU
      Ridho Ribbon Hutapea                                KI
      Arini Imamawati                                     KI
      Reece Croucher                                      K
      Retno Palupi Dian Hariati                           K
      Roni Setiawan                                      DU
      Eka Hadi Djaja                                      D
      Benhard Adolf Ramot Saragi                          D
      Retno Palupi Dian Hariarti                                               K
      Roni Setiawan                                                           DU
      Yang, Ying-Lan (Maggie Yang)                                             D
      Benhard Adolf Ramot Saragi                                               D

     Keterangan    : Komisaris Utama “KU”, Komisaris Independen “KI”, Komisaris “K”,
                     Direktur Utama “DU”, dan Direktur “D”,

     Berdasarkan struktur kepengurusan di atas, diketahui bahwa per 31 Desember 2023
     terdapat hubungan afiliasi melalui pengurus yang menduduki jabatan pada struktur
     kepengurusan antara Perseroan dan DMESI, yaitu :
      1. Retno Palupi Dian Hariati sebagai Komisaris di Perseroan dan DMESI;
      2. Roni Setiawan sebagai Direktur Utama di Perseroan dan DMESI; dan
      3. Benhard Adolf Ramot Saragi sebagai Direktur di Perseroan dan DMESI.

     Oleh karena itu, Rencana Transaksi ini terkait dengan aturan POJK 42 Tahun 2020
     mengenai Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.


6.   Terkait Pernyataan Adanya Transaksi Benturan Kepentingan dalam Objek Perjanjian
     Transaksi Material, Perseroan diminta untuk mengungkapkan analisis yang mendukung
     pengungkapan bahwa Rencana Transaksi bukan merupakan suatu Transaksi Benturan
     Kepentingan. Analisis dimaksud agar memperhatikan termininologi Benturan
Page 9
     Kepentingan yang diatur dalam POJK Nomor 42/POJK.04/2020.


     Tanggapan :


     Sudah kami tambahkan ke dalam Keterbukaan Informasi halaman 12

     Berdasarkan analisis yg dilakukan oleh Manajemen Perseroan, diketahui tidak ada
     benturan kepentingan dalam Rencana Transaksi ini seperti yang diatur dalam Peraturan
     Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi
     Afiliasi atau Benturan Kepentingan (“POJK 42 Tahun 2020”).
7.   Terkait Rincian Transaksi Material, Sehubungan dengan pernyataan ”…dengan
     pemahaman bahwa penunjukan subkontraktor tersebut menjadi tanggung jawab tunggal
     Service Provider.” Perseroan diminta untuk mengklarifikasi dan mengungkapkan pihak
     yang disebut sebagai perusahaan grup dan Service Provider dalam kontrak tersebut.
     Tanggapan :

     Pihak penyedia jasa atau Service Provider yaitu PT DKSH Market Expansion Services
     Indonesia (untuk selanjutnya disebut “DMESI”) dan Perusahaan grup adalah PT
     Wicaksana Overseas International dan PT DKSH Indonesia.


8.   Terkait Penjelasan, Pertimbangan dan Alasan dilakukannya Transaksi Material serta
     Pengaruhnya terhadap Kondisi Keuangan Perseroan:
     a.   Subbab pertimbangan bisnis Perseroan melakukan rencana transaksi:
          1)   Agar dijelaskan pertimbangannya, mengingat terdapat pernyataan bahwa
               ”Pembebanan biaya Service Provider kepada WICO, memberatkan kondisi
               Keuangan WICO.”
               Tanggapan :
               Hal ini memberatkan kondisi laba rugi Perseroan dikarenakan Perseroan harus
               menanggung biaya tambahan dari Service Provider sebesar 5% (nilai yang
               dibebankan Service Provider adalah sebesar cost + 5% margin). Akan tetapi,
               Transaksi Material ini perlu dilakukan karena fokus utama Perseroan adalah
               untuk memperbaiki kondisi arus kas Perseroan untuk memenuhi kebutuhan
               modal kerja, memberikan peluang bagi Perseroan untuk meningkatkan bisnis
               yang lebih menguntungkan dan mengurangi biaya bunga dari hutang bank
               jangka pendek. Selain itu, dengan dialihkannya Service kepada Service
               Provider, Perseroan juga mendapatkan keuntungan dari sisi efisiensi, karena
               biaya yang dibebankan kepada Perseroan hanya mencakup beban untuk
               Perseroan.


          2)   Selanjutnya, agar diklarifikasi apakah rencana transaksi akan memberikan
               dampak terganggunya kondisi keuangan Perseroan.
               Tanggapan :
               Dengan adanya rencana transaksi akan memperbaiki kondisi Keuangan
               Perseroan secara keseluruhan dan membantu meringankan arus kas
               Perseroan secara konsolidasi.


          3)   Agar diklarifikasi pernyataan ”Penurunan biaya dari sisi WICO sebagai
               penanggung beban atas Service Provider sementara DMESI, meskipun biaya
               tersebut akan langsung dibayarkan kepada DMESI”. Klarifikasi agar mencakup
               apakah saat ini atas seluruh pembayaran kepada penyedia jasa diakui sebagai
Page 10
                                   beban Perseroan dengan merujuk pada laporan keuangan terkini.

                                   Tanggapan :
                                   Beban yang tercatat pada laporan keuangan Perseroan hanya mencakup
                                   beban atas Perseroan, tidak mencakup keseluruhan beban Service Provider.
                                   Penurunan biaya ini dimaksudkan walaupun Perseroan akan menanggung
                                   beban sebesar 5% dari DMESI terkait margin dari Service Provider, akan tetapi
                                   beban keuangan Perseroan berupa bunga bank akan menurun lebih dari
                                   beban 5%.


                            4)     agar dijelaskan analisis cost and benefit dari transaksi jika dibandingkan
                                   dengan Perseroan menanggung beban terlebih dahulu, mengingat rencana
                                   perubahan perjanjian tersebut berpotensi Perseroan tidak menerima margin
                                   dari DMESI.


                                   Tanggapan :

    Keterangan              2024                2025                2026                2027                2028                          Keterangan
Pinjaman bank
jangka pendek
                                                                                                                           Perseroan harus meminjam pinjaman dari
 Sebelum Rencana
                       239.950.727.492     259.950.727.492     259.950.727.492     224.950.727.492     159.950.727.492    bank lebih besar karna harus membayar gaji
    Transaksi
                                                                                                                                      langsung ke pegawai

  Setelah Rencana                                                                                                          Perseroan meminjam pinjaman dari bank
                       219.950.727.492     219.950.727.492     219.950.727.492     169.950.727.492     119.950.727.492
     Transaksi                                                                                                             lebih kecil karna menggunakan transaksi
                                                                                                                                   interco yg belum dibayar
   Perbandingan         20.000.000.000      40.000.000.000      40.000.000.000      55.000.000.000      40.000.000.000
Utang lain - Pihak
berelasi
                                                                                                                            Nilai utang terhadap pihak berelasi tidak
 Sebelum Rencana
                        24.010.046.529      24.010.046.529      24.010.046.529      24.010.046.529      24.010.046.529         bergerak dengan asumsi tidak ada
    Transaksi
                                                                                                                                            tambahan

                                                                                                                              Nilai utang terhadap pihak berelasi
  Setelah Rencana
                        39.113.752.677      54.821.607.071      71.157.775.640      63.147.390.953      30.816.590.878    bertambah namun setelah perusahan stabil
     Transaksi
                                                                                                                           profitnya di tahun 2027 - 2028 sudah bisa
                                                                                                                                 membayar utang pihak berelesi
   Perbandingan        (15.103.706.148)    (30.811.560.542)    (47.147.729.111)    (39.137.344.424)     (6.806.544.349)

Total Penjualan
 Sebelum Rencana
                      1.407.472.305.602   1.548.219.536.163   1.703.041.489.779   1.907.406.468.552   2.136.295.244.779
    Transaksi
 Setelah Rencana                                                                                                            WICO tidak mengalami perubahan atas
                      1.407.472.305.602   1.548.219.536.163   1.703.041.489.779   1.907.406.468.552   2.136.295.244.779
    Transaksi                                                                                                                   pendapatan yang diperoleh
   Perbandingan                      0                   0                   0                   0                   0
Beban Umum dan
Administrasi
 Sebelum Rencana
                      (193.738.066.733)   (204.143.585.004)   (215.230.923.567)   (228.125.166.748)   (242.049.380.406)
     Transaksi

                                                                                                                             Beban usaha atas beban umum dan
                                                                                                                          administrasi akan menjadi lebih besar. Hal
                                                                                                                          ini dikarenakan margin atas biaya Central
  Setelah Rencana
                      (194.457.290.835)   (204.891.578.071)   (216.008.836.356)   (228.934.196.049)   (242.890.770.878)   Support Service terkait Service of Provider
     Transaksi
                                                                                                                            yang ditanggung terlebih dahulu yang
                                                                                                                           semula menjadi pengurang WICO tidak
                                                                                                                                 mendapatkan manfaatnya lagi.

   Perbandingan            719.224.102         747.993.066         777.912.789         809.029.301         841.390.473

Beban Keuangan
 Sebelum Rencana
                       (17.996.304.562)    (19.496.304.562)    (19.496.304.562)    (16.871.304.562)    (11.996.304.562)
    Transaksi

                                                                                                                          Beban Keuangan akan menjadi berkurang,
                                                                                                                          hal ini disebabkan oleh kemampuan WICO
  Setelah Rencana
                       (16.496.304.562)    (16.496.304.562)    (16.496.304.562)    (12.746.304.562)     (8.996.304.562)   dalam melakukan pembayaran utang bank
     Transaksi
                                                                                                                            jangka pendek yang dilakukan secara
                                                                                                                               bertahap selama periode proyeksi.

   Perbandingan         (1.500.000.000)     (3.000.000.000)     (3.000.000.000)     (4.125.000.000)     (3.000.000.000)

Laba Tahun Berjalan
 Sebelum Rencana
                       (83.853.453.020)      3.629.275.627      15.265.230.107      54.064.798.427      80.898.588.966                  Laba lebih kecil
    Transaksi
Page 11
                                                                                                               Laba lebih besar dikarenakan Perseroan
Setelah Rencana                                                                                                 mampu mebayar utang berbunganya,
                   (83.072.677.123)     5.881.282.561    17.487.317.318    57.380.769.126    83.057.198.494
   Transaksi                                                                                                   sehingga mengurangi beban bunga yang
                                                                                                                          harus ditanggung

 Perbandingan          (780.775.898)   (2.252.006.934)   (2.222.087.211)   (3.315.970.699)   (2.158.609.527)




                  b.     Subbab Dampak Transaksi Terhadap Keuangan Perseroan, penjelasan agar
                         dielaborasi kapan proyeksi dampak transaksi terhadap dividen dapat terpenuhi.
                         Selanjutnya, agar dijelaskan apakah rencana transaksi mempengaruhi pos-pos
                         dalam laporan keuangan yang lain, misalnya pos pendapatan, beban, utang, dll.
                         Tanggapan :

                         Untuk proyeksi tahun 2024 - 2028 Perseroan masih belum dapat membayarkan
                         dividen dikarenakan masih memiliki akumulasi kerugian yang besar dan masih
                         fokus untuk kebutuhan modal kerja Perseroan. Untuk rencana transaksi sebelum
                         dan sesudah transaksi terlampir di point a dimana transaksi ini akan mempengaruhi
                         rugi Perusahaan, Pinjaman bank jangka pendek, dan Utang Lain – Pihak berelasi.




                  c.     Agar dijelaskan pengungkapan bahwa Perseroan akan menanggung beban
                         sebesar 5% kepada DMESI, namun beban keuangan Perseroan akan mengalami
                         penurunan.
                         Tanggapan :

                         Perseroan akan menanggung beban sebesar 5% dari DMESI terkait margin dari
                         Service Provider, akan tetapi beban keuangan Perseroan berupa bunga bank akan
                         menurun lebih dari beban 5%.


                  d.     Agar diklarifikasi pernyataan kewajaran transaksi apakah terkait dengan tambahan
                         biaya sebesar 5% atau keseluruhan transaksi sebesar Rp14.522.794.000.
                         Tanggapan :

                         Pernyataan kewajaran transaksi adalah terkait dengan tambahan biaya sebesar
                         5%.


            9.    Terkait Penjelasan tentang tempat atau Alamat, Nomor Telfon, dan Alamat email yang
                  dapat dihubungi pemegang saham untuk memperoleh Informasi mengenai Transaksi
                  Material, Perseroan diminta untuk mengungkapkan keterangan waktu Perseroan dapat
                  dihubungi.
                  Tanggapan :


                  Perseroan dapat dihubungi pada hari kerja yaitu Senin sampai Jumat di jam operasional
                  yaitu jam 9 pagi hingga jam 5 sore.


            10. Terkait Pernyataan Direksi dan Dewan komisaris, Perseroan diminta untuk
                  mengungkapkan dalam lembar Keterbukaan Informasi
                  Tanggapan :
Page 12
    Perseroan akan menggabungkan Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris dengan
    Keterbukaan Informasi.


11. Perseroan diminta untuk mengungkapkan ringkasan laporan Penilai mengenai
    kewajaran transaksi, paling sedikit:
    a.   identitas pihak;
    b.   objek penilaian; dan
    c.   tujuan penilaian.


    Tanggapan :


    Sudah ditambahkan pada halaman 4 dan 5 Keterbukaan Informasi yang telah kami revisi.

     Para Pihak dalam Rencana Transaksi

     Para Pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi adalah WICO dan DMESI.

     Objek Rencana Transaksi

    Objek analisis Pendapat Kewajaran dari Rencana Transaksi sebagaimana tertuang dalam
    Perjanjian Kerjasama Central Support Service terkait Service Provider antara WICO dan
    DMESI dengan total Nilai Rencana Transaksi pada Tahun 2024 sebesar Rp14.522.794
    Ribu.

     Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran

    Maksud dari laporan ini adalah untuk memberikan pendapat kewajaran terhadap rencana
    pembebanan biaya Central Support Service terkait Service Provider dari DMESI kepada
    WICO.

    Tujuan pemberian pendapat kewajaran ini adalah untuk kepentingan pasar modal terkait
    dengan pemenuhan POJK 17 Tahun 2020 dan POJK 42 Tahun 2020. Berdasarkan POJK
    17 Tahun 2020 Pasal 33 “Dalam hal Transaksi Material merupakan transaksi afiliasi
    sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai transaksi
    afiliasi dan transaksi benturan kepentingan, Perusahaan Terbuka tersebut hanya wajib
    memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini”.
    Oleh karena itu, Laporan Pendapat Kewajaran ini hanya digunakan untuk memenuhi
    ketentuan sebagaimana diatur pada POJK 17 Tahun 2020.

    Pendapat kewajaran tidak digunakan di luar konteks atau tujuan pendapat kewajaran
    tersebut.




12. Perseroan diminta untuk mengungkapkan mengenai uraian rencana pelaksanaan RUPS
    sehubungan dengan rencana Transaksi oleh Perseroan, termasuk tidak terbatas pada
    mata acara RUPS, daftar pemegang saham yang berhak hadir, dan kuorum kehadiran
    dan kuorum keputusan RUPS sebagaimana diatur dalam Peraturan Perundang-
    undangan di bidang Pasar Modal yang mengatur mengenai Rencana Dan
Page 13
                      Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka.
                      Tanggapan :
                      Agenda RUPS:
                      1. Persetujuan Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan
                         Dewan Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku
                         yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
                      2. Penetapan penggunaan laba bersih Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada
                         tanggal 31 Desember 2023.
                      3. Penunjukan Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik untuk melakukan audit
                         Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31
                         Desember 2024 termasuk audit atas Laporan Keuangan lain yang dibutuhkan
                         Perseroan.
                      4. Perubahan susunan anggota Direksi dan Komisaris Perseroan dan Penetapan
                         remunerasi bagi anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris untuk tahun buku
                         2024.
                      5. Persetujuan atas Rencana Perseroan untuk melakukan Transaksi Material dan
                         Transaksi Afiliasi

                      Kuorum:
                      Untuk Agenda 1 sampai dengan 5 karena bukan berkaitan dengan Agenda Perubahan
                      Anggaran Dasar dan Rumah Tangga Perseroan, maka kuorumnya adalah ½ dari total
                      Daftar Pemegang Saham.


                      Daftar Pemegang Saham yang berhak:
                      590 Pemegang Saham.


        IV. Laporan Pendapat Kewajaran PT Wicaksana Overseas International Tbk.
                 1.   Objek Transaksi, agar diklarifikasi apakah total nilai transaksi sebesar
                      Rp14.522.794.000 merupakan seluruh total kompensasi yang dibayarkan Perseroan
                      kepada DMESI, atau hanya tambahan biaya sebesar 5%.
                      Tanggapan :

                      Nilai sebesar Rp14.522.794.000,- merupakan total biaya kompensasi yang dibayarkan
                      Perseroan kepada DMESI yang terdiri dari biaya Central Support Service dan biaya
                      tambahan sebesar 5%.


                 2.   Bab 2 Tinjauan dan Analisis Rencana Transaksi
                      a.   Terkait salah satu pertimbangan dilakukannya rencana transaksi yaitu pembebanan
                           biaya service provider yang selama ini ditanggung terlebih dahulu oleh WICO,
                           memberatkan kondisi keuangan WICO, Perseroan agar memberikan penjelasan
                           apakah pernyataan tersebut mengacu pada analisis atas likuiditas, rentabilitas atau
                           kondisi keuangan lainnya.
     Tanggapan :
                           Pernyataan tersebut mengacu pada kondisi keuangan Perseroan, seperti pada
                           tabel berikut :
    Keterangan             2024              2025              2026              2027              2028                         Keterangan
Pinjaman bank
jangka pendek
                                                                                                                  Perseroan harus meminjam pinjaman dari
 Sebelum Rencana
                       239.950.727.492   259.950.727.492   259.950.727.492   224.950.727.492   159.950.727.492   bank lebih besar karna harus membayar gaji
    Transaksi
                                                                                                                             langsung ke pegawai

  Setelah Rencana                                                                                                 Perseroan meminjam pinjaman dari bank
                       219.950.727.492   219.950.727.492   219.950.727.492   169.950.727.492   119.950.727.492
     Transaksi                                                                                                    lebih kecil karna menggunakan transaksi
                                                                                                                          interco yg belum dibayar
Page 14
   Perbandingan            20.000.000.000      40.000.000.000      40.000.000.000      55.000.000.000      40.000.000.000
Utang lain - Pihak
berelasi
                                                                                                                              Nilai utang terhadap pihak berelasi tidak
 Sebelum Rencana
                           24.010.046.529      24.010.046.529      24.010.046.529      24.010.046.529      24.010.046.529        bergerak dengan asumsi tidak ada
    Transaksi
                                                                                                                                              tambahan

                                                                                                                                 Nilai utang terhadap pihak berelasi
  Setelah Rencana
                           39.113.752.677      54.821.607.071      71.157.775.640      63.147.390.953      30.816.590.878    bertambah namun setelah perusahan stabil
     Transaksi
                                                                                                                              profitnya di tahun 2027 - 2028 sudah bisa
                                                                                                                                    membayar utang pihak berelesi
   Perbandingan        (15.103.706.148)       (30.811.560.542)    (47.147.729.111)    (39.137.344.424)     (6.806.544.349)

Total Penjualan
 Sebelum Rencana
                      1.407.472.305.602      1.548.219.536.163   1.703.041.489.779   1.907.406.468.552   2.136.295.244.779
    Transaksi
 Setelah Rencana                                                                                                              WICO tidak mengalami perubahan atas
                      1.407.472.305.602      1.548.219.536.163   1.703.041.489.779   1.907.406.468.552   2.136.295.244.779
    Transaksi                                                                                                                     pendapatan yang diperoleh
   Perbandingan                         0                   0                   0                   0                   0
Beban Umum dan
Administrasi
 Sebelum Rencana
                      (193.738.066.733)      (204.143.585.004)   (215.230.923.567)   (228.125.166.748)   (242.049.380.406)
     Transaksi

                                                                                                                                Beban usaha atas beban umum dan
                                                                                                                             administrasi akan menjadi lebih besar. Hal
                                                                                                                             ini dikarenakan margin atas biaya Central
  Setelah Rencana
                      (194.457.290.835)      (204.891.578.071)   (216.008.836.356)   (228.934.196.049)   (242.890.770.878)   Support Service terkait Service of Provider
     Transaksi
                                                                                                                               yang ditanggung terlebih dahulu yang
                                                                                                                              semula menjadi pengurang WICO tidak
                                                                                                                                    mendapatkan manfaatnya lagi.

   Perbandingan               719.224.102         747.993.066         777.912.789         809.029.301         841.390.473

Beban Keuangan
 Sebelum Rencana
                       (17.996.304.562)       (19.496.304.562)    (19.496.304.562)    (16.871.304.562)    (11.996.304.562)
    Transaksi

                                                                                                                             Beban Keuangan akan menjadi berkurang,
                                                                                                                             hal ini disebabkan oleh kemampuan WICO
  Setelah Rencana
                       (16.496.304.562)       (16.496.304.562)    (16.496.304.562)    (12.746.304.562)     (8.996.304.562)   dalam melakukan pembayaran utang bank
     Transaksi
                                                                                                                               jangka pendek yang dilakukan secara
                                                                                                                                  bertahap selama periode proyeksi.

   Perbandingan            (1.500.000.000)     (3.000.000.000)     (3.000.000.000)     (4.125.000.000)     (3.000.000.000)

Laba Tahun Berjalan
 Sebelum Rencana
                       (83.853.453.020)         3.629.275.627      15.265.230.107      54.064.798.427      80.898.588.966                 Laba lebih kecil
    Transaksi
                                                                                                                              Laba lebih besar dikarenakan Perseroan
  Setelah Rencana                                                                                                              mampu mebayar utang berbunganya,
                       (83.072.677.123)         5.881.282.561      17.487.317.318      57.380.769.126      83.057.198.494
     Transaksi                                                                                                                sehingga mengurangi beban bunga yang
                                                                                                                                         harus ditanggung

   Perbandingan             (780.775.898)      (2.252.006.934)     (2.222.087.211)     (3.315.970.699)     (2.158.609.527)




                      b.       Terkait dengan subbab mengenai perjanjian dan persyaratan yang disepakati, agar
                               diungkapkan jenis, uraian service, dan pihak ketiga yang memberikan jasa
                               dimaksud.
                               Tanggapan :

                               Jenis, uraian service dan para pihak yang terlibat dalam perjanjian sudah ada
                               pada Laporan Pendapat Kewajaran pada halaman 16.

                      c.       Terkait dengan analisis manfaat dan risiko, agar dijelaskan maksud bahwa rencana
                               transaksi dapat mengurangi biaya dan meringankan cashflow Perseroan:
                               1) agar dikonfirmasi substansi biaya yang dimaksud;
                                     Tanggapan :

                                     Biaya yang dimaksud adalah Perseroan dapat membayarkan Pinjaman bank
                                     jangka pendek, sehingga beban bunga pada tahun proyeksi berikutnya
                                     berkurang.


                               2) agar dijelaskan analisis terkait transaksi dapat mengurangi biaya, mengingat
                                     dalam skema perjanjian baru, WICO akan menambah beban sebesar 5%;
Page 15
               Tanggapan :

               Pada Rencana Transaksi, Perseroan akan menanggung beban tambahan 5%.
               Namun dampak dengan dialihkannya beban yang harus ditanggung terlebih
               dahulu oleh Perseroan kepada DMESI, Perseroan dapat membayarkan Pinjaman
               bank jangka pendek. Pembayaran Pinjaman bank jangka pendek tersebut akan
               berdampak pada berkurangnya beban bunga periode proyeksi berikutnya, dimana
               pengurangan beban bunga tersebut lebih besar dibandingkan beban 5% yang
               ditanggung oleh Perseroan kepada DMESI.


          3) agar dijelaskan maksud dari pernyataan meringankan cashflow
               Perseroan.
               Tanggapan :

               Selisih beban bunga yang ditanggung lebih kecil dibandingkan dengan beban
               tambahan sebesar 5% akan meringankan pada cashflow Peseroan.

3.   Bab 3 Analisis Kualitatif dan Kuantitatif
     a.   Sehubungan pernyataan ”Keuntungan yang diperoleh WICO dari rencana transaksi
          adalah pencatatan pembayaran beban biaya central support service terkait service
          of provider sejalan dengan pencatatan pembayaran yang dibebankan hanya pada
          pencatatan WICO, tidak lagi menanggung beban milik DMESI”, agar diklarifikasi
          pencatatan beban biaya central support service saat ini (sebelum perubahan
          perjanjian) diakui seluruhnya sebagai beban WICO atau diakui proporsional dengan
          DMESI.
          Tanggapan :

          Beban terkait service of provider diakui proporsional dengan DMESI sesuai
          dengan pembebanannya.


     b.   Asumsi Proyeksi Keuangan Sebelum dan Setelah Rencana Transaksi
          1)   Agar dijelaskan dasar dan pertimbangan menyusun proyeksi hingga 2028.
               Tanggapan :

               Telah ditambahkan pada Laporan Pendapat Kewajaran halaman 47 dan 48
               Dasar dan pertimbangan penyusunan proyeksi hingga 2028 adalah sebagai
               berikut :
               WICO masih fokus dan optimis untuk bertambahnya penambahan klien baru
               ditahun 2024 - 2028 dan rencana ekpansi ke wilayah Sulawesi dan Kalimantan
               di tahun 2026, dengan pertimbangan tersebut WICO memiliki keyakinan dapat
               meningkatkan pendapatan hingga tahun 2028.


          2)   agar dijelaskan asumsi dan dasar kenaikan pendapatan disusun sebesar 11%
               selama periode proyeksi.
               Tanggapan :

               Telah ditambahkan pada Laporan Pendapat Kewajaran halaman 47 dan 48
               Kenaikan pendapatan sebesar 11 % dengan asumsi WICO masih fokus dan
               optimis untuk bertambahnya penambahan klien baru ditahun 2024 -2028 dan
               rencana ekpansi ke wilayah Sulawesi dan Kalimantan di tahun 2026.
Page 16
     3)   agar dijelaskan asumsi dan dasar COGS diasumsikan rata-rata sebesar
          85,47% selama periode proyeksi.
          Tanggapan :

          Telah ditambahkan pada Laporan Pendapat Kewajaran halaman 47 dan 48
          COGS diasumsikan rata-rata sebesar 85,47% selama periode proyeksi
          dengan asumsi WICO masih fokus dan optimis untuk bertambahnya
          penambahan klien yang lebih profitable ditahun 2024 -2028.


c.   Terkait asumsi sebelum rencana transaksi, agar dijelaskan tambahan pendapatan
     atas biaya central support service terkait service of provider 5% dari biaya dicatat
     dalam pos apa.
     Tanggapan :

     Tambahan pendapatan ini sebelum dicatat sebagai pengurang biaya di beban
     umum & administrasi.


d.   agar ditambahkan penyusunan dan penyesuaian proforma informasi keuangan
     sebelum dan sesudah transaksi dengan asumsi bahwa transaksi seolah-olah telah
     dilaksanakan pada periode 31 Desember 2023. Selanjutnya, pendapat akuntan
     atas penyusunan informasi keuangan proforma agar disampaikan.
     Tanggapan :

     Penyusunan dan penyesuaian proforma sudah disampaikan dalam Laporan
     Pendapat Kewajaran pada figur 36, 37 dan 38 halaman 48 sampai 50.


     Berdasarkan POJK No. 17/POJK.04/2020 proforma yang memerlukan reviu
     akuntan hanya terdapat pada pasal 18 yaitu “….pembelian atau penjualan saham
     yang menyebabkan Perusahaan Terbuka memperoleh atau kehilangan
     pengendalian atas perusahaan, informasi yang wajib diumumkan yaitu pengaruh
     transaksi tersebut pada kondisi keuangan Perusahaan Terbuka yang telah disajikan
     dalam informasi keuangan proforma yang direviu oleh Akuntan ….”


     Berdasarkan peraturan tersebut, penyusunan informasi keuangan proforma atas
     Rencana Transaksi yang dianalisis tidak diperlukan adanya pendapat/reviu oleh
     akuntan.


e.   Terkait asumsi setelah Rencana Transaksi:
     1)   terdapat biaya kompensasi atas central support service terkait
          service of provider 5% dari biaya dicatat dalam pos apa.
          Tanggapan :

          Biaya kompensasi tersebut tercatat pada beban Umum dan Administrasi

     2)   Agar dijelaskan asumsi dan dasar pos aset dan liabilitas periode 2024, 2025,
          2027, dan 2028 setelah rencana transaksi lebih kecil dibandingkan sebelum
          rencana transaksi.
          Tanggapan :
Page 17
          Hal tersebut dikarenakan WICO melakukan pembayaran utang berbunganya
          yang mengakibatkan berkurangnya pada total liabilitas serta berkurangnya kas
          dan setara kas pada aset lancar.


     3)   Agar dijelaskan asumsi dan dasar Perseroan mencatat ekuitas negatif tahun
          2024-2026 dan ekuitas bernilai positif tahun 2027- 2028.
          Tanggapan :

          Pada periode proyeksi 2024 WICO mencatatkan kerugian yang relative besar
          yang mengakibatkan ekuitas menjadi negatif. Pada tahun 2025 dan 2026,
          meskipun WICO mencatatkan laba namun belum bisa memulihkan ekuitas
          tersebut. Ekuitas mulai positif kembali pada periode 2027 dan 2028.


     4)   Agar dijelaskan asumsi dan dasar pendapatan secara bertahap dengan rata-
          rata sebesar 11,00%.
          Tanggapan :

          Telah ditambahkan pada Laporan Pendapat Kewajaran halaman 47 dan 48
          Kenaikan pendapatan sebesar 11 % dengan asumsi WICO masih fokus dan
          optimis untuk bertambahnya penambahan klien baru ditahun 2024 -2028 dan
          rencana ekpansi ke wilayah Sulawesi dan Kalimantan di tahun 2026.


     5)   Terkait dengan proyeksi yang dibuat oleh manajemen, yang dicantumkan
          dalam laporan pendapat kewajaran, agar dijelaskan prosedur yang dilakukan
          oleh Penilai berserta penyesuaian yang dilakukan atas proyeksi tersebut.
          Tanggapan :

          Manajemen memberikan proyeksi keuangan, setelah proyeksi keuangan diterima
          kemudian di reviu oleh penilai untuk melihat kewajaran asumsi yang digunakan.
          Selanjutnya penilai juga melakukan diskusi dengan Manajemen terkait asumsi
          dasar yang digunakan dalam penyusunan proyeksi keuangan tersebut. Setelah
          dasar asumsi tersebut diyakini oleh penilai, maka proyeksi keuangan selanjutnya
          digunakan dalam melakukan analisis Pendapat Kewajaran.


f.   Analisis Inkremental
     Agar dijelaskan, penjelasan asumsi WICO menanggung biaya tambahan 5%
     kepada DMESI tetapi beban keuangan yang ditanggung mengalami penurunan?
     Dibandingkan dengan WICO menanggung terlebih dahulu biaya central support
     service dan memperoleh margin 5%, dengan asumsi DMESI lancar melakukan
     pembayaran kepada WICO.
     Tanggapan :

     WICO akan menanggung biaya tambahan 5% kepada DMESI atas Central Support
     Service terkait Service of Provider. Namun dampak dengan dialihkannya beban
     yang harus ditanggung terlebih dahulu oleh WICO kepada DMESI, WICO dapat
     membayarkan pinjaman bank jangka pendek. Pembayaran pinjaman bank jangka
     pendek berbunga tersebut akan berdampak pada berkurangnya beban bunga
     periode proyeksi berikutnya, dimana pengurangan beban bunga tersebut lebih
     besar dibandingkan beban 5% yang ditanggung oleh WICO.


g.   Terkait analisis biaya dan pendapatan yang relevan, agar ditambahkan analisis
     kuantitatif yang dapat membandingkan cost and benefit yang diterima Perseroan
Page 18
                            sebelum dan sesudah rencana transaksi. Selanjutnya, mengingat pendapat
                            kewajaran ini terkait dengan perubahan skema pembebanan, agar dipastikan
                            pendapat kewajaran tersebut telah membandingkan kondisi sebelum dan sesudah
                            transaksi apakah lebih menguntungkan atau merugikan bagi Perseroan.
                            Tanggapan :

                            Telah ditambahkan pada Laporan Pendapat Kewajaran halaman 55 dan 56.


                            Tambahan informasi tersebut berupa sebagai berikut :
    Keterangan              2024                2025                2026                2027                2028                          Keterangan
Pinjaman bank
jangka pendek
                                                                                                                           Perseroan harus meminjam pinjaman dari
 Sebelum Rencana
                       239.950.727.492     259.950.727.492     259.950.727.492     224.950.727.492     159.950.727.492    bank lebih besar karna harus membayar gaji
    Transaksi
                                                                                                                                      langsung ke pegawai

  Setelah Rencana                                                                                                          Perseroan meminjam pinjaman dari bank
                       219.950.727.492     219.950.727.492     219.950.727.492     169.950.727.492     119.950.727.492
     Transaksi                                                                                                             lebih kecil karna menggunakan transaksi
                                                                                                                                   interco yg belum dibayar
   Perbandingan         20.000.000.000      40.000.000.000      40.000.000.000      55.000.000.000      40.000.000.000
Utang lain - Pihak
berelasi
                                                                                                                            Nilai utang terhadap pihak berelasi tidak
 Sebelum Rencana
                        24.010.046.529      24.010.046.529      24.010.046.529      24.010.046.529      24.010.046.529         bergerak dengan asumsi tidak ada
    Transaksi
                                                                                                                                            tambahan

                                                                                                                              Nilai utang terhadap pihak berelasi
  Setelah Rencana
                        39.113.752.677      54.821.607.071      71.157.775.640      63.147.390.953      30.816.590.878    bertambah namun setelah perusahan stabil
     Transaksi
                                                                                                                           profitnya di tahun 2027 - 2028 sudah bisa
                                                                                                                                 membayar utang pihak berelesi
   Perbandingan        (15.103.706.148)    (30.811.560.542)    (47.147.729.111)    (39.137.344.424)     (6.806.544.349)

Total Penjualan
 Sebelum Rencana
                      1.407.472.305.602   1.548.219.536.163   1.703.041.489.779   1.907.406.468.552   2.136.295.244.779
    Transaksi
 Setelah Rencana                                                                                                            WICO tidak mengalami perubahan atas
                      1.407.472.305.602   1.548.219.536.163   1.703.041.489.779   1.907.406.468.552   2.136.295.244.779
    Transaksi                                                                                                                   pendapatan yang diperoleh
   Perbandingan                      0                   0                   0                   0                   0
Beban Umum dan
Administrasi
 Sebelum Rencana
                      (193.738.066.733)   (204.143.585.004)   (215.230.923.567)   (228.125.166.748)   (242.049.380.406)
     Transaksi

                                                                                                                             Beban usaha atas beban umum dan
                                                                                                                          administrasi akan menjadi lebih besar. Hal
                                                                                                                          ini dikarenakan margin atas biaya Central
  Setelah Rencana
                      (194.457.290.835)   (204.891.578.071)   (216.008.836.356)   (228.934.196.049)   (242.890.770.878)   Support Service terkait Service of Provider
     Transaksi
                                                                                                                            yang ditanggung terlebih dahulu yang
                                                                                                                           semula menjadi pengurang WICO tidak
                                                                                                                                 mendapatkan manfaatnya lagi.

   Perbandingan            719.224.102         747.993.066         777.912.789         809.029.301         841.390.473

Beban Keuangan
 Sebelum Rencana
                       (17.996.304.562)    (19.496.304.562)    (19.496.304.562)    (16.871.304.562)    (11.996.304.562)
    Transaksi

                                                                                                                          Beban Keuangan akan menjadi berkurang,
                                                                                                                          hal ini disebabkan oleh kemampuan WICO
  Setelah Rencana
                       (16.496.304.562)    (16.496.304.562)    (16.496.304.562)    (12.746.304.562)     (8.996.304.562)   dalam melakukan pembayaran utang bank
     Transaksi
                                                                                                                            jangka pendek yang dilakukan secara
                                                                                                                               bertahap selama periode proyeksi.

   Perbandingan         (1.500.000.000)     (3.000.000.000)     (3.000.000.000)     (4.125.000.000)     (3.000.000.000)

Laba Tahun Berjalan
 Sebelum Rencana
                       (83.853.453.020)      3.629.275.627      15.265.230.107      54.064.798.427      80.898.588.966                  Laba lebih kecil
    Transaksi
                                                                                                                           Laba lebih besar dikarenakan Perseroan
  Setelah Rencana                                                                                                           mampu mebayar utang berbunganya,
                       (83.072.677.123)      5.881.282.561      17.487.317.318      57.380.769.126      83.057.198.494
     Transaksi                                                                                                             sehingga mengurangi beban bunga yang
                                                                                                                                      harus ditanggung

   Perbandingan           (780.775.898)     (2.252.006.934)     (2.222.087.211)     (3.315.970.699)     (2.158.609.527)




                            Y&R telah memastikan bahwa Rencana Transaksi tersebut akan menguntungkan
                            WICO.
Page 19
                  4.   Dalam analisis kewajaran disampaikan bahwa tujuan transaksi adalah memperbaiki
                       kondisi keuangan karena WICO sampai dengan saat ini tidak mencatatkan laba, Penilai
                       agar menjelaskan analisis yang mendasari bahwa penambahan biaya 5% serta potensi
                       kehilangan pendapatan 5% dari tagihan yang sebelumnya harus dibayarakan DMESI
                       dapat memberikan kontribusi positif atas laporan laba rugi Perseroan.
                       Tanggapan :

                       Semula penerima manfaat atas pembebanan biaya Central Support Service terkait
                       Service of Provider adalah WICO dan beban biayanya ditanggung oleh DMESI. Namun
                       dengan kondisi WICO yang belum bisa mencatatkan laba sampai dengan Tanggal
                       Penilaian, maka WICO berencana untuk melakukan perubahan skema perjanjiannya,
                       dimana DMESI akan menjadi pihak yang akan menanggung terlebih dahulu atas biaya
                       service of provider. Sebaliknya, WICO akan dikenakan tambahan biaya sebesar 5% dari
                       cost base. Dampak positif atas Rencana Transaksi, WICO dapat membayarkan
                       pinjaman bank jangka pendek dan selanjutnya berdampak kepada berkurangnya beban
                       bunga periode proyeksi berikutnya, dimana pengurangan beban bunga tersebut lebih
                       besar dibandingkan beban 5% yang ditanggung oleh WICO.


                  5.   Sehubungan pernyataan bahwa tambahan biaya 5% atas Rencana Transaksi yang
                       akan dilakukan oleh WICO dan DMESI adalah wajar pada bab 4 dan bab 6, agar
                       dijelaskan apakah laporan pendapat kewajaran yang diterbitkan hanya sebatas
                       tambahan biaya 5%. selanjutnya, mengingat pendapat kewajaran ini terkait dengan
                       perubahan skema pembebanan, agar dipastikan pendapat kewajaran tersebut telah
                       membandingkan kondisi sebelum dan sesudah transaksi apakah lebih menguntungkan
                       atau merugikan bagi Perseroan, baik terkait dengan potensi berkurangnya pendapatan
                       5% dari DMESI sebelumnya, maupun tambahan beban 5% yang harus dibayarkan
                       Perseroan pada rencana transaksi ini.
                       Tanggapan :

                       Laporan Pendapat Kewajaran yang diterbitkan sebatas tambahan biaya 5%. Y&R telah
                       menambahkan analisis kondisi apabila WICO tidak melakukan Rencana Transaksi dan
                       sebaliknya. Analisis tersebut tercantum dalam figure 42 Yang telah ditambahkan pada
                       halaman 55 dan 56.


                       Tambahan informasi tersebut berupa sebagai berikut :
    Keterangan               2024                2025                2026                2027                2028                          Keterangan
Pinjaman bank
jangka pendek
                                                                                                                            Perseroan harus meminjam pinjaman dari
 Sebelum Rencana
                        239.950.727.492     259.950.727.492     259.950.727.492     224.950.727.492     159.950.727.492    bank lebih besar karna harus membayar gaji
    Transaksi
                                                                                                                                       langsung ke pegawai

  Setelah Rencana                                                                                                           Perseroan meminjam pinjaman dari bank
                        219.950.727.492     219.950.727.492     219.950.727.492     169.950.727.492     119.950.727.492
     Transaksi                                                                                                              lebih kecil karna menggunakan transaksi
                                                                                                                                    interco yg belum dibayar
   Perbandingan          20.000.000.000      40.000.000.000      40.000.000.000      55.000.000.000      40.000.000.000
Utang lain - Pihak
berelasi
                                                                                                                             Nilai utang terhadap pihak berelasi tidak
 Sebelum Rencana
                         24.010.046.529      24.010.046.529      24.010.046.529      24.010.046.529      24.010.046.529         bergerak dengan asumsi tidak ada
    Transaksi
                                                                                                                                             tambahan

                                                                                                                               Nilai utang terhadap pihak berelasi
  Setelah Rencana
                         39.113.752.677      54.821.607.071      71.157.775.640      63.147.390.953      30.816.590.878    bertambah namun setelah perusahan stabil
     Transaksi
                                                                                                                            profitnya di tahun 2027 - 2028 sudah bisa
                                                                                                                                  membayar utang pihak berelesi
   Perbandingan         (15.103.706.148)    (30.811.560.542)    (47.147.729.111)    (39.137.344.424)     (6.806.544.349)

Total Penjualan
 Sebelum Rencana
                       1.407.472.305.602   1.548.219.536.163   1.703.041.489.779   1.907.406.468.552   2.136.295.244.779
    Transaksi
 Setelah Rencana                                                                                                             WICO tidak mengalami perubahan atas
                       1.407.472.305.602   1.548.219.536.163   1.703.041.489.779   1.907.406.468.552   2.136.295.244.779
    Transaksi                                                                                                                    pendapatan yang diperoleh
   Perbandingan                       0                   0                   0                   0                   0
Page 20
Beban Umum dan
Administrasi
 Sebelum Rencana
                      (193.738.066.733)   (204.143.585.004)   (215.230.923.567)   (228.125.166.748)   (242.049.380.406)
     Transaksi

                                                                                                                             Beban usaha atas beban umum dan
                                                                                                                          administrasi akan menjadi lebih besar. Hal
                                                                                                                          ini dikarenakan margin atas biaya Central
  Setelah Rencana
                      (194.457.290.835)   (204.891.578.071)   (216.008.836.356)   (228.934.196.049)   (242.890.770.878)   Support Service terkait Service of Provider
     Transaksi
                                                                                                                            yang ditanggung terlebih dahulu yang
                                                                                                                           semula menjadi pengurang WICO tidak
                                                                                                                                 mendapatkan manfaatnya lagi.

   Perbandingan            719.224.102         747.993.066         777.912.789         809.029.301         841.390.473

Beban Keuangan
 Sebelum Rencana
                       (17.996.304.562)    (19.496.304.562)    (19.496.304.562)    (16.871.304.562)    (11.996.304.562)
    Transaksi

                                                                                                                          Beban Keuangan akan menjadi berkurang,
                                                                                                                          hal ini disebabkan oleh kemampuan WICO
  Setelah Rencana
                       (16.496.304.562)    (16.496.304.562)    (16.496.304.562)    (12.746.304.562)     (8.996.304.562)   dalam melakukan pembayaran utang bank
     Transaksi
                                                                                                                            jangka pendek yang dilakukan secara
                                                                                                                               bertahap selama periode proyeksi.

   Perbandingan         (1.500.000.000)     (3.000.000.000)     (3.000.000.000)     (4.125.000.000)     (3.000.000.000)

Laba Tahun Berjalan
 Sebelum Rencana
                       (83.853.453.020)      3.629.275.627      15.265.230.107      54.064.798.427      80.898.588.966                 Laba lebih kecil
    Transaksi
                                                                                                                          Laba lebih besar dikarenakan Perseroan
  Setelah Rencana                                                                                                          mampu mebayar utang berbunganya,
                       (83.072.677.123)      5.881.282.561      17.487.317.318      57.380.769.126      83.057.198.494
     Transaksi                                                                                                            sehingga mengurangi beban bunga yang
                                                                                                                                     harus ditanggung

   Perbandingan           (780.775.898)     (2.252.006.934)     (2.222.087.211)     (3.315.970.699)     (2.158.609.527)




     Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

                                                                   Hormat kami,

                                            PT Wicaksana Overseas International Tbk

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.66 MB
Published29 May 2024
Pages20
Characters74,445
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 18 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Roni Setiawan · Direktur Utama p.4 ×4
linked person Eka Hadi Djaja p.4 ×2
linked person Djajadi Djaja p.4 ×2
linked person Retno Palupi Dian Hariarti p.4 ×2
linked person Reece Croucher p.4 ×2
linked person Ridho Ribbon Hutapea p.4 ×2
linked person Arini Imamawati p.4 ×2
linked org DKSH Holding Ltd. p.8 ×3
linked person Benhard Adolf Ramot Saragi · Direktur p.8 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×5
unresolved org PT DKSH Market Expansion Services Indonesia p.2 ×5
unresolved org Kantor Akuntan Publik Gani Sigiro p.6
unresolved org PT DKSH Indonesia p.6 ×3
unresolved org PT DKSH Smollan Indonesia p.6 ×2
unresolved person Alexander Ariyanto p.8
unresolved — Retno Palupi Dian Hariati · Komisaris p.8
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.9

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result