Skip to content
Back to announcement

20240521_ELIT_Rencana Transaksi Perubahan Kegiatan Usaha_31641411_lamp1.pdf

Asset transaction Needs review ELIT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1
 KJPP
 DASA' AT, YUDISTIRA DAN REKAN
   ne:




                      LAPORAN
                   STUDIKELAYAKAN
              PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
           PT DATA SINERGITAMA JAVA Tbk
                      ("ELIT")




                            LOKASI:
                             Jakarta




NO. LAPORAN : 00003/2.0041-00/BS/NB-1 /0384/1 N /2024




                       Trusted Appraisal Services
Page 2
                   KJPP
                   DASA' AT, YUDISTIRA DAN REKAN
                   Business & Prop1 ► r .y Appraisers

                   AR.EA SE?VEO: tNOOUESlA & 1¥oOR:L!) YtlOE



             No. Laporan: 00003/2.0041-00/BS/NB-1/0384/1N/2024

             Jakarta, 10 Mei 2024

             Kepada Yth.
             PT Data Sinergitama Jaya Tbk
             The Manhattan Square Tower B Lt. 22 Unit F
             JI. TB Simatupang, RT.3/RW.3, Cilandak Timur
             Pasar Minggu, Jakarta Selat

             Dengan hormat,

             KANTOR JASA PENILAI PUBLIK DASA'AT, YUDISTIRA DAN REKAN ("DYR") telah ditunjuk oleh
             PT Data Sinergitama Jaya Tbk ("ELIT") berdasarkan persetujuan atas Surat Penawaran
             No. PR.DYR-00/IT /BS/DSJ/1/2024/ITK/0003 tanggal 02 Januari 2024 dengan maksud dan tujuan
             untuk memberikan pendapat mengenai kelayakan atas Rencana Penambahan Kegiatan Usaha
             berupa penambahan bidang usaha sesuai dengan KBLI No. 62090, 6202, dan 62015 untuk aktivitas
             teknologi informasi dan jasa komputer lainnya, aktivitas konsultasi komputer dan manajemen
             fasilitas komputer, dan aktivitas pemrograman berbasis kecerdasan artifisial.

             Studi ini merupakan hasil kajian dan analisis yang dilakukan dengan meninjau kelayakan atas
             Rencana Penambahan Kegiatan Usaha yang akan dilakukan oleh ELIT, ditinjau dari berbagai aspek
             yang meliputi aspek makro, aspek pasar, aspek teknis, aspek pola bisnis, aspek model manajemen,
             dan aspek keuangan.

            Studi ini dilakukan dengan mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
            17 /POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Peraturan Otoritas
            Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis
            di Pasar Modal dan Salinan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
            No.17 /SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
            Modal serta Kode Etik Penilai Indonesia ("KEPI") serta Standar Penilaian Indonesia ("SPI") Edisi VII
            Tahun 2018 dan SPI 330 Edisi Revisi Tahun 2020.




Head Office
Business & Property Appraisa l (PB ) :
The Manhattan Square - Mid Tower
15th Floor Unit D
JI. TB . Simatupang Kav.1 S
Cilandak Timur, Jakarta Selatan , 12560
T : +62-21 2780 8586 (Hunting )
E : info@dyrco .id
WWW dyr.co.id                                                  Trusted Appraisal Services
                                                                           1
                                                                  Branch Office :
                           Jakarta (P), Semarang (PB), Medan (P), Surabaya (P), Denpasar (P), Bandung (P), Pekanbaru (P)
                              Lampung (P), Surakarta (PS ). Banyumas (PS ), Sleman (PS), Balikpapan (PS), Manado (PS)
Page 3
     KJPP
     DASA' AT, YUDISTIRA DAN REKAN
     Clus:..'le   Fro~




1.   Status Penilai

     Penilai adalah partner dari KJPP DASA' AT, YUDISTIRA DAN REKAN dengan kualifikasi sebagai
     berikut:

     Nama Penilai                      : Ivan T Khristian, SE., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
     lzin Penilai Publik               : 8.1-14.00384
     STTD Penunjang Pasar Modal        : STTD.PB-35/PJ.1 /PM.2/2023
     STTDIKNB                          : 086/NB.122/STTD-P/2017
     MAPPI                             : 10-S-02664
     Klasifikasi lzin                  : Penilaian Bisnis (8)

     KJPP DASA'AT, YUDISTIRA DAN REKAN ("DYR") adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang
     terdaftar di Kementerian Keuangan dan Pasar Modal serta memiliki kompetensi untuk
     melakukan penugasan ini. Dalam mempersiapkan Laporan Studi Kelayakan ini kami bertindak
     secara independen tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Pemberi
     Tugas, Obyek Studi Kelayakan ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan pemberi tugas dan
     obyek Studi Kelayakan. DYR juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi
     terkait dengan penugasan ini.

     Laporan Studi Kelayakan ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan
     pihak manapun. lmbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang
     dihasilkan.


2.   ldentitas Pemberi Tugas

     Nama Perusahaan                        PT Data Sinergitama Jaya Tbk
     Jenis Usaha                            Perdagangan      besar     komputer       dan
                                            perlengkapan komputer, aktivitas konsultasi
                                            komputer dan manajemen fasilitas komputer
                                            lainnya, aktivitas konsultasi manajemen
                                            lainnya dan aktivitas pengolahan data
                                            khususnya dalam bidang usaha penyedia
                                            layanan (managed service) di bidang
                                            teknologi informasi, khususnya teknologi
                                            pusat data terbaru, data center.
     Alamat                                 The Manhattan Square Tower B Lt. 22, Jl. TB
                                            Simatupang,     Desa/Kelurahan       Cilandak
                                            Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Kota Adm.
                                            Jakarta Selatan, Provinsi OKI Jakarta.
     No. Telp                               (+62-21) 7511-004
     Email                                  corsec@elitery.com
     Websne                                 elitery.com


3.   ldentitas Pengguna Laporan

     Nama Perusahaan                        PT Data Sinergitama Jaya Tbk
     Jenis Usaha                            Perdagangan      besar     komputer    dan
                                            perlengkapan komputer, aktivitas konsultasi
                                            komputer dan manajemen fasilitas komputer
                                            lainnya, aktivitas konsultasi manajemen
                                            lainnya dan aktivitas pengolahan data
                                            khususnya dalam bidang usaha penyedia
                                            layanan (managed service) di bidang
                                            teknologi informasi, khususnya teknologi
                                            pusat data terbaru, data center.

                                               ii

                                  Trusted Appraisal Services
Page 4
     KJPP
     DASA' AT, YUDISTIRA DAN RE KAN
     Bus~ 1es~   Pro1   y Ap1 ra:

                         fl   ..   ~,   }




     Alamat                                          The Manhattan Square Tower B Lt. 22, Jl. TB
                                                     Simatupang,     Desa/Kelurahan       Cilandak
                                                     Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Kota Adm.
                                                     Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta.
     No. Telp                                        (+62-21) 7511-004
     Email                                           corsec@elitery.com
     Website                                         elitery.com


4.   Obyek Studi Kelayakan

     Bahwa Obyek studi Kelayakan sesuai dengan informasi yang diberikan oleh pemberi tugas
     adalah Jasa Studi Kelayakan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha berupa penambahan bidang
     usaha sesuai dengan KBLI No. 62090, 6202, dan 62015 untuk Aktivitas Teknologi lnformasi dan
     Jasa Komputer lainnya, Aktivitas Konsultasi Komputer dan Manajemen Fasilitas Komputer, dan
     Aktivitas Pemrograman Berbasis Kecerdasan Artifisial.


5.   Jenis Mata Uang Yang Digunakan

     Dalam penugasan ini Studi Kelayakan dinyatakan dalam mata uang Rupiah.


6.   Maksud dan Tujuan Studi Kelayakan

     Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan pendapat kelayakan atas penambahan
     Kegiatan Usaha PT Data Sinergitama Jaya Tbk ("ELIT") dalam kaitan kepentingan pasar modal
     dan tidak digunakan di luar konteks atau tujuan penugasan tersebut.

     Penugasan ini dilakukan dengan mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
     17 /POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Peraturan
     Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
     Penilaian Bisnis di Pasar Modal dan Salinan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik
     Indonesia No.17 /SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
     Bisnis di Pasar Modal serta Kode Etik Penilai Indonesia ("KEPI") serta Standar Penilaian
     Indonesia ("SPI") Edisi VII Tahun 2018 dan SPI 330 Edisi Revisi Tahun 2020.


7.   Pendekatan dan Metodologi Studi Kelayakan

     Untuk melakukan studi kelayakan ini, kami akan menggunakan sesuai Peraturan Otoritas Jasa
     Keuangan Nomor 17 /POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha
     dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan
     Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal dan Salinan Surat Edaran Otoritas Jasa
     Keuangan Republik Indonesia No.17 /SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian
     Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal.


8.   Tanggal Studi Kelayakan dan Waktu Pelaporan

     Tanggal penilaian adalah per 31 Desember 2023 di mana batas tersebut diambil atas dasar
     pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian. Masa berlaku laporan ini adalah 6 (enam)
     bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024.




                                                        iii

                                            Trusted Appraisal Services
Page 5
     KJPP
     DASA' AT, YUDISTIRA DAN REKAN
          _ 1ei     P1




9.   Tingkat Kedalaman lnvestigasi

     Dalam penilaian ini, kami telah melakukan investigasi untuk mendapatkan keyakinan yang
     memadai diantaranya dengan melakukan wawancara terhadap Manajemen ELIT, yaitu:




10. Sumber lnformasi Yang Dapat Diandalkan

     Dalam melakukan penilaian ini, DYR juga menggunakan informasi yang beberapa sumber
     informasi relevan yang handal tanpa perlu melakukan verifikasi:
      • Data-data laporan keuangan historis;
            Data la oran keuan an audit ELIT

                                                No: 00374/2.1035/ AU .1 /05/1164·1 /1 /Vll/2022
                                  KAP Anwar &
                  2019-2020
                                     Rekan
                                                Tan al : 8 Juli 2022
                                                No: 00375/2.1035/AU.1 /05/1164-2/1 /Vll/2022      Wajar tanpa modifikasian
                                  KAP Anwar &
                    2021
                                     Rekan
                                                Tan al: 14 Juli 2022
                                                No: 00052/2.1035/AU.1/05/1164-3/1/lll/2023        Wajar tanpa modifikasian
                                  KAP Anwar &
                    2022
                                     Rekan
                                                Tan al : 16 Maret 2023
                                                No: 00080/2.1035/AU.1/05/1164-4/1/lll/2024        Wajar tanpa modifikasian
                                  KAP Anwar &
                    2023
                                     Rekan
                                                Tan   al : 22 Maret 2024
      •           Dokumen hukum yang terkait dengan Studi Kelayakan;
      •           Data-data ekonomi yang diperoleh dari S & P;
      •           Data-data ekonomi baik yang bersifat makro maupun mikro yang diperoleh dari instansi
                  terkait seperti Bank Indonesia;
      •           Data statistik dari Badan Pusat Statistik.

     Dalam melakukan penilaian ini, DYR juga menggunakan informasi yang beberapa sumber
     informasi relevan yang perlu melakukan verifikasi:

     •            Data-data laporan keuangan historis yang tidak diaudit;
     •            Diskusi dengan pihak manajemen baik Pemberi Tugas maupun Objek Studi Kelayakan;
     •            Data finansial terkait dengan Objek Studi Kelayakan.

     Tinjauan terhadap kondisi fundamental obyek studi kelayakan yang menyangkut sejarah
     singkatnya, struktur modal dan susunan pengurus, deskripsi bidang usaha dan kinerja
     keuangan, serta memperhatikan kondisi makro yang ada.

      •           Data-data lainnya sebagai informasi pendukung, seperti Rencana Anggaran Biaya.




                                                         iv


                                          Trusted Appraisal Services
Page 6
    KJPP
    DASA' AT, YUDISTIRA DAN REKAN
      o,   I




11. Asumsi Dan Asumsi Khusus

    Asumsi dan asumsi khusus yang akan digunakan dalam penugasan merupakan asumsi dan
    asumsi khusus yang wajar dan relevan dengan memperhatikan tujuan dimana studi kelayakan
    diperlukan.

    Asumsi khusus adalah asumsi yang berbeda dari fakta yang sebenarnya pada tanggal studi
    kelayakan atau hal yang tidak akan dibuat oleh sebagian kecil pelaku pasar dalam suatu
    transaksi pada tanggal studi kelayakan.
    Asumsi khusus sering digunakan untuk menggambarkan efek dari suatu situasi yang akan
    mempengaruhi nilai.

    Dalam pelaksanaan penugasan, Penilai akan menggunakan asumsi yang wajar untuk diterima
    sebagai fakta dalam konteks penugasan.


12. Persyaratan Atas Persetujuan Untuk Publikasi

    Laporan studi kelayakan ini bersifat terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi rahasia
    yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan. Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
    studi kelayakan ini sebagaimana yang disebutkan dalam lingkup penugasan, menginformasikan
    bahwa tidak terdapat informasi rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan di
    dalam laporan ini. Penggunaan Laporan di luar dari ketentuan yang disebutkan dalam lingkup
    Penugasan Laporan ini harus mendapatkan persetujuan tertulis dari KJPP DASA'AT, YUDISTIRA
    DAN REKAN serta Pemberi Tugas.

    Tanda tangan Penilai Publik dan cap DYR yang resmi merupakan syarat mutlak Laporan Studi
    Kelayakan yang dihasilkan.


13. Konfirmasi Bahwa Penilaian dilakukan berdasarkan Peraturan OJK dan KEPI & SPI

    Analisis, opini dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan penilaian telah dibuat
    dengan memenuhi ketentuan kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
    17 /POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Peraturan
    Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
    Penilaian Bisnis di Pasar Modal dan Salinan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik
    Indonesia No.17 /SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
    Bisnis di Pasar Modal serta Kode Etik Penilai Indonesia ("KEPI") serta Standar Penilaian
    Indonesia ("SPI") Edisi VII Tahun 2018 dan SPI 330 Edisi Revisi Tahun 2020.




                                               V



                                 Trusted Appraisal Services
                                                                       ..,
Page 7
    KJPP
    DASA' AT, YUDISTIRA DAN REKAN
         s




14. Kesimpulan

    Berdasarkan kajian, evaluasi dan analisa keuangan serta proyeksi-proyeksi lainnya dengan
    syarat asumsi-asumsi yang telah ditetapkan dapat terpenuhi, maka dapat disimpulkan bahwa
    Rencana Penambahan Kegiatan Usaha berupa penambahan bidang usaha sesuai dengan KBLI
    No. 62090, 6202, dan 62015 untuk aktivitas teknologi informasi dan jasa komputer lainnya,
    aktivitas konsultasi komputer dan manajemen fasilitas komputer, dan aktivitas pemrograman
    berbasis kecerdasan artifisial dengan mempertimbangkan aspek pasar, aspek teknis, aspek
    pola bisnis, aspek model manajemen, serta aspek keuangan, sehingga dapat disimpulkan
    rencana ini layak.


Demikian hasil Studi Kelayakan yang kami lakukan dengan tetap mengacu pada standar dan kode
etik yang berlaku.


Hormat kami,
KJPP DAS 'AT, YUDISTIRA DAN REKAN




             ristian SE. M.Ec.Dev. MAPPI Cert.)


lzin Penilai                  : No. B.1-14.00384
STTD Penunjang Pasar Modal    : No. STTD.PB-35/PJ.1 /PM.2/2023
MAPPI                         : No. 10-S-02664




                                             vi


                               Trusted Appraisal Services
Page 8
     KJPP
     DASA' AT, YUDISTIRA DAN REKAN
        ne•   1   t



       A




                        PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda-tangan dibawah
ini menerangkan bahwa:

1.   Penugasan Studi Kelayakan ini telah dilakukan terhadap Obyek Studi Kelayakan dan dilakukan
     secara independen;
2.   Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan;
3.   Analisa telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Studi Kelayakan
     Perubahan Kegiatan Usaha;
4.   Penugasan telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku;
5.   Kesimpulan telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas;
6.   Pernyataan yang menjadi dasar dari analisa, pendapat dan kesimpulan yang diuraikan di datam
     laporan ini adalah benar
7.   Data ekonomi dan industri dalam Laporan Studi Kelayakan diperoleh dari berbagai sumber yang
     diyakini Penilai Usaha dapat dipertanggungjawabkan;
8.   Selanjutnya laporan ini menjelaskan semua syarat-syarat pembatasan yang mempengaruhi
     analisa, pendapat dan kesimpulan yang tertera dalam laporan ini;
9.   Penilai bertanggung jawab sepenuhnya atas prosedur, pelaporan dan hasil studi ketayakan yang
     dilakukan;
10. Penugasan ini dilakukan dengan mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
    17 /POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Peraturan
    Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
    Penilaian Bisnis di Pasar Modal dan Salinan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik
    Indonesia No.17 /SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
    Bisnis di Pasar Modal serta Kade Etik Penilai Indonesia ("KEPI") serta Standar Penilaian
    Indonesia ("SPI") Edisi VII Tahun 2018 dan SPI 330 Edisi Revisi Tahun 2020.



Jakarta, 10 Mei 2024



Ivan Teguh Khristian, S.E., M.Ec.Oev. 1 MAPPI (Cert.) - Penilai Publik
No. lzin Penilai : B.1-14.00384
No. MAPPI          10-S-02664
No. RMK            RMK-2017.00343



H. Andi Noviastoko, S.E., M.Ec.Dev. - Quality Assurance
No. MAPPI        12-T-03566
No. RMK        : RMK-2017.00837




                                               vii

                                  Trusted Appraisal Services
Page 9
~-----·----   --   -      --        -                   <"11'.'"~~-v.-;-,:;;:. ~~..,,,.,,.,-~-~~-1~,""'~"'":_   "T,~~~~-'hl,';,.~"f.,,,,,,.,..,,,..,.,.J• • :-•:


                                                                          .                     -


                               KJPP
                            DASA' AT, YUDISTIRA DAN RE KAN
                               81       ne•   ra ....




                       Lieke Herianto, B.Comm. - Penilai
                       No. MAPPI        18-T-08709
                       No. RMK        : RMK-2021.03TT1



                       Monica Mega Pratiwi. S.A.B., - Penilai
                       No. MAPPI       22-P-11222
                       No. RMK       : RMK-2023.04853




                                                                                             viii

                                                                     Trusted Appraisal Services
Page 10
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)



                                          DAFTAR ISI
                                                                                                          Halaman

SERTIFIKAT
PERNYATAAN PENILAI
DAFTAR ISI
DAFTAR FIGURE

BAB I ............................................................................................................. 1
P E N D A H U L U A N ......................................................................................... 1
  1.1      Latar Belakang ..................................................................................... 1
  1.2      Identitas Penilai ................................................................................... 1
  1.3      Identitas Pemberi Tugas .......................................................................... 2
  1.4      Identitas Pengguna Laporan ..................................................................... 2
  1.5      Maksud dan Tujuan ................................................................................ 2
  1.6      Metodologi .......................................................................................... 3
  1.7      Pembatasan ......................................................................................... 3
BAB II ............................................................................................................ 5
GAMBARAN UMUM PERSEROAN .............................................................................. 5
  2.1      Profil PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”) ............................................... 5
     2.1.1       Pendirian ...................................................................................... 5
     2.1.2       Produk dan Layanan ........................................................................ 5
     2.1.3       Struktur Permodalan ........................................................................ 9
     2.1.4       Susunan Pengurus ELIT ................................................................... 10
  2.2      Legalitas dan Perizinan yang dimiliki ELIT .................................................. 10
  2.3      Tenaga Kerja ..................................................................................... 11
  2.4      Tinjauan Kinerja Keuangan .................................................................... 11
  2.5      Informasi Investigasi Lapangan ................................................................ 16
BAB III .......................................................................................................... 17
ASPEK MAKRO INDONESIA .................................................................................. 17
  3.1      Makro Ekonomi Indonesia ...................................................................... 17
     3.1.1       Pertumbuhan Ekonomi ................................................................... 17
BAB IV.......................................................................................................... 22
ASPEK KELAYAKAN PASAR ................................................................................. 22
  4.1      Industri Teknologi Informasi ................................................................... 22
  4.2      Persaingan Usaha ................................................................................ 27
  4.3      Strategi Pemasaran .............................................................................. 27
BAB V .......................................................................................................... 30
ASPEK KELAYAKAN TEKNIS................................................................................. 30
  5.1      Bisnis ELIT ........................................................................................ 30
  5.2      Rencana Bisnis Baru ELIT ...................................................................... 34



                                                         ix
Page 11
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


                                                                                                         Halaman

BAB VI.......................................................................................................... 36
ASPEK KELAYAKAN POLA BISNIS .......................................................................... 36
  6.1      Pola Bisnis ......................................................................................... 36
     6.1.1       Kemampuan Untuk Menciptakan Nilai ................................................. 36
     6.1.2       Keunggulan Kompetitif ................................................................... 36
     6.1.3       Kemampuan Pesaing untuk Meniru Produk ........................................... 37
  6.2      Analisis SWOT .................................................................................... 37
BAB VII ......................................................................................................... 39
ASPEK KELAYAKAN MODEL MANAJEMEN ................................................................ 39
  7.1      Ketersediaan Tenaga Kerja .................................................................... 39
  7.2      Manajemen Risiko ............................................................................... 40
  7.3      Manajemen kekayaan intelektual (intellectual property) ............................... 41
  7.4      Kapasitas Dan Kemampuan Manajemen ..................................................... 41
  7.5      Kesesuaian Struktur Organisasi Dan Manajemen .......................................... 42
BAB VIII ........................................................................................................ 43
ASPEK KELAYAKAN KEUANGAN ........................................................................... 43
  8.1      Rencana ELIT ..................................................................................... 43
  8.2      Biaya Pendirian .................................................................................. 43
  8.3      Modal Kerja ....................................................................................... 43
  8.4      Asumsi–Asumsi ................................................................................... 43
  8.5      Biaya Operasional ............................................................................... 44
  8.6      Proyeksi Laporan Keuangan ................................................................... 44
  8.7      Kebutuhan Investasi ............................................................................ 44
  8.8      Sumber Pembiayaan ............................................................................ 45
  8.9      Pendapatan ....................................................................................... 45
  8.10     Beban Penjualan ................................................................................. 46
  8.11     Beban Operasional .............................................................................. 46
  8.12     Cut Off Date Dalam Analisa .................................................................... 47
  8.13     Penetapan Tingkat Diskonto ................................................................... 47
  8.14     Analisis Kelayakan Proyek ..................................................................... 49
  8.15     Analisis Break even dengan Penambahan Usaha .......................................... 50
  8.16     Analisis Profitabilitas & ROI dengan Penambahan Usaha................................ 51
  8.17     Analisis Sensitivitas Inkremental Sebelum dan Setelah Penambahan Usaha ......... 51
  8.18     Kesimpulan ....................................................................................... 52




                                                         x
Page 12
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)



                                DAFTAR FIGUR
                                                                                    Halaman

Figure 1. Struktur Permodalan                                                           10
Figure 2. Laba Rugi ( Rp 000 )                                                          11
Figure 3. Posisi Keuangan                                                               13
Figure 4. Arus Kas                                                                      14
Figure 5. Rasio Keuangan                                                                14
Figure 6. Pengeluaran Ekonomi sissi Pengeluaran                                         17
Figure 7. Pertumbuhan Neraca Pembayaran Indonesia Triwulan IV 2023                      18
Figure 8. Peta Inflasi Daerah Tahun 2023                                                19
Figure 9. Pendapatan Persegme IT Indonesia                                              23
Figure 10.Pendapatan Per Segmen Data Center di Indonesia                                 25
Figure 11.Market Size Artificial Intelligence di Indonesia                               26
Figure 12.Bagan Struktur Organisasi ELIT                                                 41
Figure 13.Asumsi ELIT                                                                    42
Figure 14.Rincian Investasi                                                              43
Figure 15.Asumsi Pendapatan (tanpa adanya penambahan usaha) (Rp,000)                     44
Figure 16.Asumsi Pendapatan (dengan adanya penambahan usaha) (Rp,000)                    44
Figure 17.Asumsi Beban Penjualan (tanpa dengan adanya penambahan usaha) (Rp,000)         44
Figure 18.Asumsi Beban Penjualan (dengan adanya penambahan usaha) (Rp,000)               45
Figure 19.Asumsi Beban Operasional (tanpa adanya penambahan usaha) (Rp,000)              45
Figure 20.Asumsi Beban Operasional (adanya penambahan usaha) (Rp,000)                    45
Figure 21.Beta                                                                           47
Figure 22.Cost of Equity                                                                 48
Figure 23.Perhitungan WACC                                                               48
Figure 24.Analisis Break event (Rp,000)                                                  49
Figure 25.Analisis Profitabilitas                                                        50
Figure 26.Analisis Sensitivitas Pendapatan dan Biaya ((Rp,000)                           50




                                                  xi
Page 13
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


                                               BAB I

                                      PENDAHULUAN


1.1   Latar Belakang

      PT Data Sinergitama Jaya Tbk ("ELIT"), yang didirikan pada tanggal 20 Juni 2011, saat ini
      berlokasi di The Manhattan Square Tower B Lt. 22, Jl. TB Simatupang, Kelurahan Cilandak
      Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Kota Adm. Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta

      Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan tujuan perusahaan adalah bergerak dibidang
      perdagangan eceran untuk Perdagangan besar komputer dan perlengkapan komputer,
      aktivitas konsultasi komputer dan manajemen fasilitas komputer lainnya, aktivitas
      konsultasi manajemen lainnya dan aktivitas pengolahan data khususnya dalam bidang usaha
      penyedia layanan (managed service) di bidang teknologi informasi, khususnya teknologi
      pusat data terbaru, data center. Untuk mencapai tujuan dari perusahaan tersebut
      perusahaan dapat melaksanakan kegiatan usaha yaitu berupa penambahan bidang usaha
      sesuai dengan KBLI No. 62090 untuk aktivitas teknologi informasi dan jasa komputer lainnya,
      KBLI No. 6202 untuk aktivitas konsultasi komputer dan manajemen fasilitas komputer, dan
      KBLI No. 62015 aktivitas pemrograman berbasis kecerdasan artifisial.

      Mengingat tingginya permintaan dan pertumbuhan cepat di sektor teknologi informasi,
      khususnya dalam teknologi cloud dan pengembangan aplikasi berbasis Artificial Intelligence,
      ELIT berencana untuk memperluas cakupan bisnisnya di bidang aktivitas teknologi informasi
      dan jasa komputer lainnya, aktivitas konsultasi komputer dan manajemen fasilitas
      komputer, dan aktivitas pemrograman berbasis kecerdasan artifisial. Sehubungan dengan
      hal tersebut, ELIT membutuhkan pihak Independen untuk melakukan kajian dan analisa
      kelayakan atas rencana penambahan kegiatan usaha sesuai KBLI No. 62090 untuk aktivitas
      teknologi informasi dan jasa komputer lainnya, KBLI No. 6202 untuk aktivitas konsultasi
      komputer dan manajemen fasilitas komputer, dan KBLI No. 62015 aktivitas pemrograman
      berbasis kecerdasan artifisial.

      Untuk penyusunan Studi Kelayakan ini ELIT telah menunjuk KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
      DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN (“DYR”) yang diharapkan dapat melakukan kajian secara
      obyektif dan independen sesuai dengan kesepakatan yang tertuang dalam persetujuan atas
      Surat Penawaran No. PR.DYR-00/IT/BS/DSJ/I/2024/ITK/0003 tanggal 02 Januari 2024.


1.2   Identitas Penilai

      Penilai adalah partner dari KJPP Dasa’at, Yudistira & Rekan dengan kualifikasi sebagai
      berikut:
      Nama Penilai                   : Ivan Teguh Khristian, S.E., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
      No. Izin Penilai               : B.1-14.00384
      No. STTD Penunjang Pasar Modal : STTD.PB-35/PJ-1/PM.2/2023
      No. MAPPI                      : 10-S-02664
      Klasifikasi Izin               : Penilaian Bisnis (B)

      KJPP Dasa’at, Yudistira & Rekan (“DYR”) adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang terdaftar di
      Kementerian Keuangan dan juga terdaftar sebagai profesi penunjang pasar modal di Otoritas
      Jasa Keuangan serta memiliki kompetensi untuk melakukan penugasan ini.




                                                                                      Halaman - 1
Page 14
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


       Dalam mempersiapkan Laporan Penilaian ini kami bertindak secara independen tanpa adanya
       benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Pemberi Tugas, Objek Penilaian ataupun
       pihak-pihak yang terafiliasi dengan Pemberi Tugas dan Objek Penilaian. DYR juga tidak
       memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.

       Laporan Penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
       manapun. Imbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang
       dihasilkan.


1.3    Identitas Pemberi Tugas
       Nama Perusahaan                          :    PT Data Sinergitama Jaya Tbk
       Jenis Usaha                              :    Perdagangan      besar     komputer       dan
                                                     perlengkapan komputer, aktivitas konsultasi
                                                     komputer dan manajemen fasilitas komputer
                                                     lainnya, aktivitas konsultasi manajemen
                                                     lainnya dan aktivitas pengolahan data
                                                     khususnya dalam bidang usaha penyedia
                                                     layanan (managed service) di bidang
                                                     teknologi informasi, khususnya teknologi
                                                     pusat data terbaru, data center.
       Alamat                                   :    The Manhattan Square Tower B Lt. 22, Jl. TB
                                                     Simatupang,     Desa/Kelurahan       Cilandak
                                                     Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Kota Adm.
                                                     Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta.
       No. Telp                                 :    (+62-21) 7511-004
       Email                                    :    corsec@elitery.com
       Website                                  :    elitery.com


1.4    Identitas Pengguna Laporan

      Nama Perusahaan                       :       PT Data Sinergitama Jaya Tbk
      Jenis Usaha                           :       Perdagangan      besar     komputer       dan
                                                    perlengkapan komputer, aktivitas konsultasi
                                                    komputer dan manajemen fasilitas komputer
                                                    lainnya, aktivitas konsultasi manajemen
                                                    lainnya dan aktivitas pengolahan data
                                                    khususnya dalam bidang usaha penyedia
                                                    layanan (managed service) di bidang
                                                    teknologi informasi, khususnya teknologi
                                                    pusat data terbaru, data center.
      Alamat                                :       The Manhattan Square Tower B Lt. 22, Jl. TB
                                                    Simatupang,     Desa/Kelurahan       Cilandak
                                                    Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Kota Adm.
                                                    Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta.
      No. Telp                              :       (+62-21) 7511-004
      Email                                 :       corsec@elitery.com
      Website                               :       elitery.com


1.5    Maksud dan Tujuan

       Laporan Studi Kelayakan bertujuan untuk memberikan pendapat mengenai kelayakan atas
       penambahan KBLI No. 62090, 6202, dan 62015 untuk Aktivitas Teknologi Informasi dan Jasa
       Komputer lainnya, Aktivitas Konsultasi Komputer dan Manajemen Fasilitas Komputer, dan
       Aktivitas Pemrograman Berbasis Kecerdasan Artifisial.



                                                                                             Halaman - 2
Page 15
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


      Penugasan ini dilakukan dengan mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
      17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Peraturan
      Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
      Penilaian Bisnis di Pasar Modal dan Salinan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik
      Indonesia No.17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan
      Penilaian Bisnis di Pasar Modal serta Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) serta Standar
      Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII Tahun 2018 dan SPI 330 Edisi Revisi Tahun 2020.


1.6   Metodologi

      Metode yang digunakan dalam menyusun laporan Studi Kelayakan ini adalah:
        ● Pengumpulan data-data primer dari ELIT yang terkait dengan rencana penambahan
           kegiatan usaha yang meliputi data-data yang terkait dengan rencana penambahan
           kegiatan usaha.
        ● Analisis makro ekonomi, analisis industri untuk mengevaluasi pengaruh dari faktor
           tersebut terhadap kinerja ELIT yang menambah kegiatan usaha Aktivitas Teknologi
           Informasi dan Jasa Komputer lainnya, Aktivitas Konsultasi Komputer dan Manajemen
           Fasilitas Komputer, dan Aktivitas Pemrograman Berbasis Kecerdasan Artifisial di masa
           mendatang.
        ● Analisis kelayakan pasar ini membahas mengenai Aktivitas Teknologi Informasi dan
           Jasa Komputer lainnya, Aktivitas Konsultasi Komputer dan Manajemen Fasilitas
           Komputer, dan Aktivitas Pemrograman Berbasis Kecerdasan Artifisial sesuai dengan
           rencana penambahan kegiatan usaha.
        ● Analisis teknis Perseroan dalam merealisasikan rencana penambahan kegiatan
           usahanya menjadi perusahaan yang juga menawarkan jasa teknologi informasi dan
           konsultasi nya serta pembuatan aplikasi kecerdasan artifisial.
        ● Analisis pola bisnis menunjukan bahwa rencana penambahan kegiatan usaha ELIT
           masih bisa mendukung dengan bisnis existing.
        ● Analisis model manajemen yang menunjukan kesanggupan manajemen ELIT untuk
           menangani rencana penambahan kegiatan usaha ELIT, dalam hal ini merupakan
           kesiapan Sumber Daya Manusia.
        ● Analisis keuangan yang dilihat dari laporan keuangan historis serta prospektif ELIT
           untuk mengevaluasi kelayakan penambahan kegiatan usaha ELIT.
        ● Dalam melaksanakan penugasan ini, analisis dilakukan terhadap kelayakan
           penambahan kegiatan usaha. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan indikator Net
           Present Value (NPV), Profitability Index (PI), Internal Rate of Return (IRR), dan Break
           Even dan Return on Investment (ROI).

      Metode yang digunakan dalam menyusun laporan Studi Kelayakan ini adalah:
        ● Pengumpulan data-data primer dari ELIT yang terkait dengan rencana pengembangan
           proyek yang meliputi data-data yang terkait dengan rencana penambahan Kegiatan
           Usaha.
        ● Analisi makro ekonomi, analisis industri untuk mengevaluasi pengaruh dari faktor
           tersebut terhadap kinerja ELIT di masa mendatang.
        ● Dalam melaksanakan penugasan ini, analisis dilakukan terhadap kelayakan
           penambahan Kegiatan Usaha ELIT. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan
           indikator Net Present Value (NPV), Profitability Index (PI), dan Internal Rate of
           Return (IRR), Break Even dan Return on Investment (ROI).


1.7   Pembatasan

       ●   Laporan Studi Kelayakan merupakan hasil analisis KJPP DYR atas rencana penambahan
           Kegiatan Usaha ELIT yang juga dimaksudkan untuk digunakan sebagai pemenuhan
           ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang
           Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan


                                                                                       Halaman - 3
Page 16
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


           Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
           Pasar Modal dan Salinan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
           No.17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
           Bisnis di Pasar Modal
       ●   Besaran investasi yang digunakan dalam proyeksi merujuk pada rencana dan
           pertimbangan manajemen dengan tetap memperhatikan data pasar.
       ●   Penyusunan laporan studi ini merupakan interpretasi kami atas data dan informasi yang
           diperoleh dan tersedia yang kami anggap benar pada saat penyusunan laporan ini
           dilakukan. Asumsi-asumsi yang digunakan mungkin tidak lagi berlaku apabila terjadi
           sesuai atau kondisi tertentu yang mempengaruhi ketepatan asumsi-asumsi tersebut,
           seperti diberlakukannya peraturan-peraturan pemerintah yang baru maupun
           perubahan-perubahan penting di manajemen, bidang politik, sosial dan ekonomi.
       ●   Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian sebagai akibat dari kesalahan opini atau
           kesimpulan yang terjadi karena adanya data atau informasi ELIT yang relevan dan
           signifikan pengaruhnya terhadap opini atau kesimpulan kami, yang tidak dan/ atau
           belum kami terima dari ELIT.
       ●   Kami berasumsi bahwa ELIT mentaati semua peraturan yang ditetapkan Pemerintah,
           khususnya yang terkait dengan operasional perusahaan, baik di masa lalu maupun di
           masa mendatang.
       ●   Kami tidak melaksanakan pemeriksaan terhadap legalisasi aset yang dimiliki oleh ELIT.
           Kami berasumsi bahwa tidak ada masalah legalitas berkaitan dengan aset-aset ELIT,
           baik saat ini maupun di masa yang akan datang.
       ●   Kami berasumsi bahwa ELIT telah dan akan memenuhi kewajiban berkaitan dengan
           perpajakan, retribusi pungutan-pungutan, dan/atau kewajiban lainnya sesuai dengan
           peraturan yang berlaku.
       ●   Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses
           penyusunan Studi Kelayakan.
       ●   Kami mengandalkan sepenuhnya data-data dari manajemen, adapun laporan keuangan
           audit per cut off date, kami peroleh dari manajemen.
       ●   Data dan informasi diperoleh dari sumber dan data yang dapat dipercaya.
       ●   Kami menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
           kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
           pencapaian (fiduciary duty).
       ●   Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penyusunan Studi Kelayakan dan kewajaran
           proyeksi keuangan.
       ●   Kami bukan konsultan yang berkompetensi masalah lingkungan hidup, dan karenanya
           tidak bertanggung jawab terhadap setiap kewajiban aktual atau potensial yang terkait
           dengan permasalahan lingkungan.
       ●   Laporan Studi Kelayakan ini bersifat non disclaimer opinion.
       ●   Penilai bertanggung jawab pada laporan Studi Kelayakan ini dan kesimpulan akhir dari
           laporan ini.




                                                                                     Halaman - 4
Page 17
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


                                               BAB II

                                 GAMBARAN UMUM PERSEROAN


2.1     Profil PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)

2.1.1    Pendirian

         PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”) merupakan perusahaan yang didirikan tanggal
         20 Juni 2011 berdasarkan Akta Notaris No. 38 dibuat oleh Dana Sasmita, SH, notaris
         berkedudukan di Kota Jakarta. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Kementerian Hukum
         dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusannya
         No. AHU-50424.AH.01.01. TAHUN 2011 tanggal 17 Oktober 2011.

         Sejak berdiri, Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan,
         dengan perubahan terakhir tercatat dalam Akta Notaris No. 152 tanggal 24 Mei 2023 dari
         Rosida Rajagukguk-Siregar, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta Selatan, mengenai perubahan
         susunan pemegang saham. Perubahan ini telah diterima dan dicatat di dalam Sistem
         Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
         dengan Surat No. AHU AH. 01.03-0066409 tanggal 23 Mei 2023.

         Sesuai dengan ketentuan dalam Akta terakhir, ELIT berfokus pada beberapa area bisnis
         utama, termasuk perdagangan besar komputer dan perlengkapan komputer, aktivitas
         konsultasi komputer dan manajemen fasilitas komputer lainnya, aktivitas konsultasi
         manajemen lainnya dan aktivitas pengolahan data khususnya dalam bidang usaha penyedia
         layanan (managed service) di bidang teknologi informasi, khususnya teknologi pusat data
         terbaru, data center.

         Perusahaan berdomisili di Jakarta Selatan. Kantor pusat Perusahaan beralamat di The
         Manhattan Square Tower B Lt. 22, Jl. TB Simatupang, Desa/Kelurahan Cilandak Timur,
         Kecamatan Pasar Minggu, Kota Adm. Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta.


2.1.2    Produk dan Layanan

         Sebagai perusahaan yang menawarkan jasa berbasis teknologi, PT Data Sinergitama Jaya
         Tbk (“ELIT”), memberikan jasa sebagai berikut.

                1. Managed Cloud
                   ELIT membedakan diri dari penyedia layanan lain dengan fokus pada
                   pengalaman pengguna yang unggul, bukan hanya pada pengelolaan metrik
                   operasional Teknologi Informasi. Pendekatan ini mencakup kombinasi strategis
                   antara orang, proses, dan teknologi. Tim ELIT terdiri dari para engineer
                   bersertifikat yang memiliki keahlian mendalam dalam mendukung sistem-
                   sistem kritis yang digunakan oleh jutaan pengguna.

                     ELIT berkomitmen untuk menjamin keunggulan produk dengan rutin melakukan
                     audit oleh pemeriksa internasional eksternal. Ini memastikan bahwa ELIT tidak
                     hanya memenuhi standar industri, tetapi juga terus menerus meningkatkan
                     kualitas layanan kami untuk memberikan nilai maksimal kepada pelanggan.
                     Melalui pendekatan ini, ELIT terus berinovasi untuk memberikan solusi terbaik
                     yang menjawab kebutuhan teknologi informasi masa kini




                                                                                       Halaman - 5
Page 18
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)




               2. Cybersecurity Solution.

                   ELIT menawarkan layanan Managed Detection and Response (MDR) yang
                   dirancang untuk membantu mendeteksi dan mengganggu serangan lanjutan
                   yang mungkin tersembunyi. Layanan MDR dari ELIT mengintegrasikan alat-alat
                   canggih dengan keahlian mendalam ELIT dalam keamanan siber. Ini
                   memungkinkan ELIT untuk secara proaktif mengidentifikasi, menganalisis, dan
                   merespons ancaman dengan cepat dan efisien, sehingga memastikan keamanan
                   yang optimal bagi data dan infrastruktur klien ELIT. Melalui pendekatan yang
                   komprehensif ini, ELIT berupaya memberikan perlindungan terdepan dalam
                   menghadapi ancaman keamanan yang dinamis dan terus berkembang.




               3. Elicovery - Disaster Recovery as a Service dan Backup as a service

                   Menghadapi tantangan bencana alam, serangan siber, kesalahan manusia, dan
                   kegagalan sistem, ELIT memahami pentingnya menjaga kelangsungan
                   operasional. Untuk itu, perusahaan kami telah mengembangkan solusi
                   pemulihan dan mitigasi yang efektif dan efisien. ELIT menawarkan teknologi
                   pencadangan dan pemulihan bencana yang teruji, yang diperkuat oleh
                   dukungan tim ahli yang berpengalaman dan bersertifikat.



                                                                                       Halaman - 6
Page 19
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


                   Dengan mengimplementasikan solusi Disaster Recovery as a Service (DRaaS),
                   kami menjamin bahwa bisnis dapat terus beroperasi dengan minimal gangguan,
                   bahkan di hadapan insiden yang tak terduga. Layanan DRaaS ELIT dirancang
                   untuk menyediakan Recovery Time Objective (RTO) dan Recovery Point
                   Objective (RPO) yang rendah, sehingga memungkinkan pemulihan data yang
                   cepat dan mengurangi potensi downtime. Strategi ini tidak hanya
                   mengoptimalkan resiliensi bisnis tetapi juga menjamin keamanan dan
                   ketersediaan data yang krusial bagi keberlanjutan usaha.




               4. Elivision

                   Di era yang serba cepat ini, penting bagi perusahaan untuk memastikan
                   keamanan yang optimal terutama di lokasi ATM, yang berada di berbagai area.
                   Sesuai dengan POJK Pasal 4 No.1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan
                   Konsumen Sektor Jasa Keuangan, peningkatan layanan bisnis melalui
                   pengawasan yang efektif adalah prioritas utama.

                   ELIT menyederhanakan pengawasan video, menyediakan solusi yang
                   memungkinkan tim Operasi ATM untuk memantau CCTV di semua ATM secara
                   real-time melalui satu dasbor yang mudah dioperasikan. Sistem pengawasan
                   video terintegrasi dari ELIT tidak hanya memperkuat keamanan tapi juga
                   memfasilitasi tindakan responsif cepat terhadap setiap insiden yang terjadi di
                   ruang ATM, memastikan perlindungan maksimal bagi konsumen dan aset
                   perusahaan.




                                                                                      Halaman - 7
Page 20
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


               5. Medical Data Integrator

                   Solusi Medtro menawarkan kemajuan signifikan dalam mempercepat proses
                   integrasi Electronic Medical Records (EMR) ke dalam database Electronic Health
                   Record (EHR) Kementerian Kesehatan, yang berbasis standar FHIR (Fast
                   Healthcare Interoperability Resources).

                   Dengan adanya solusi ini, fasilitas kesehatan dapat lebih mudah memenuhi
                   persyaratan peraturan untuk sistem EMR terpusat. Sesuai dengan regulasi,
                   setiap fasilitas kesehatan di Indonesia diharuskan untuk menyelesaikan
                   integrasi EMR mereka paling lambat pada tanggal 31 Desember 2023.

                   Solusi Medtro tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap peraturan ini tetapi
                   juga mendukung efisiensi operasional dan peningkatan kualitas pelayanan
                   kesehatan.




               6. SiPANDU (Sistem Informasi Laporan Terpadu) dan SiPANON (Sistem Pemantauan
                  dan Analisis Objek Lalu Lintas)

                   SiPANDU merupakan inovasi dalam komunikasi digital yang memanfaatkan
                   teknologi Chatbot dan aplikasi WhatsApp untuk memudahkan pengguna atau
                   pelapor dalam menyampaikan permasalahan kepada penyedia layanan,
                   termasuk perusahaan, komunitas, atau entitas pemerintah.

                   Konsep sebagai Smart Engagement, SiPANDU dirancang untuk menjadi saluran
                   pelaporan yang praktis dan efisien, menyediakan solusi komunikasi digital yang
                   canggih. Dengan menggunakan teknologi yang akrab dan mudah diakses,
                   SiPANDU menawarkan metode yang lebih langsung dan responsif untuk interaksi
                   antara masyarakat dan penyedia layanan, mendukung peningkatan kualitas
                   layanan melalui feedback yang efektif dan tepat waktu.




                                                                                      Halaman - 8
Page 21
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)




                   SiPANON merupakan solusi inovatif yang dirancang untuk mengatasi
                   keterbatasan sistem pengawasan tradisional. Dengan konsep Sistem
                   Pengawasan Intelijen yang Dapat Ditindaklanjuti, SiPANON mengubah fungsi
                   dasar sistem pengawasan dari sekadar "pemantau" menjadi sistem yang mampu
                   mengintegrasikan "tindakan tindak lanjut."

                   Solusi ini memberikan kemampuan untuk tidak hanya mengidentifikasi dan
                   merekam kejadian, tetapi juga untuk mengaktifkan respons yang tepat dan
                   efektif berdasarkan data yang dikumpulkan. SiPANON membuka kemungkinan
                   baru dalam manajemen keamanan dan pengawasan, dengan memastikan bahwa
                   setiap insiden tidak hanya terdeteksi tetapi juga direspon secara cerdas dan
                   tepat waktu.




2.1.3   Struktur Permodalan

        Berdasarkan Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2023, susunan pemegang saham
        ELIT adalah sebagai berikut:




                                                                                    Halaman - 9
Page 22
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


         Figur 1. Struktur Permodalan
                                                                        Persentase
                  Pemegang Saham                 Lembar Saham                            Jumlah
                                                                       Kepemilikan

                                                 557.038.128            27,42%       13.925.953.200
           PT Gratus Deo Indonesia
           PT Indonesia Muda Inovatif            432.965.764            21,31%       10.824.144.100

           PT Delemont Global Venture            306.291.308            15,08%        7.657.282.700

           PT Inotech                            124.495.612             6,13%        3.112.390.300

           Masyarakat                            610.735.329            30,06%       15.268.383.225

           Jumlah                               2.031.526.141          100,00%       50.788.153.525
         Sumber : Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2023

         Pada tanggal 6 Januari 2023, Perusahaan telah mencatatkan sahamnya sebanyak
         500.000.000 lembar saham pada Bursa Efek Indonesia, yang semuanya dimiliki oleh
         masyarakat.


2.1.4    Susunan Pengurus ELIT

         Berdasarkan Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2023, Susunan Dewan Komisaris dan
         Direksi ELIT sebagai berikut:

         Dewan Komisaris
         Komisaris Utama             : Roestiandi Tsamanov
         Komisaris                   : Thomas Irawan Tjahjono
         Komisaris Independen        : Peter Djatmiko

         Dewan Direksi
         Direktur Utama              : Kresna Adipawira
         Wakil Direktur Utama        : Frans Sulandra
         Direktur                             : Audy Satria Wardhana
         Direktur                             : Ery Setyo Wibowo
         Direktur                             : Indra Dwiputra

         Komite Audit
         Ketua                       : Peter Djatmiko
         Anggota                     : Tuhiyat
         Anggota                     : Firmansyah


2.2     Legalitas dan Perizinan yang dimiliki ELIT

        Legalitas dan Perizinan yang telah dimiliki ELIT adalah sebagai berikut:
         1. Akta Pendirian No. 38 tanggal 20 Juni 2011 oleh Dana Sasmita, S.H., notaris di Jakarta.
            Akta pendirian ini telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
            Republik Indonesia dengan Surat Keputusannya No. AHU-50424.AH.01.01. TAHUN 2011
            tanggal 17 Oktober 2011.
         2. Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham No.176 tanggal 27 April 2023 dengan
            Rosida Rajagukguk Siregar,S.H., Notaris di Jakarta Selatan.
         3. Nomor Induk Berusaha No. 9120307992262.
         4. NPWP No. 31.395.927.2-016.000




                                                                                          Halaman - 10
Page 23
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


2.3   Tenaga Kerja

      Sesuai dengan laporan keuangan Audit periode 31 Desember 2023 bahwa jumlah karyawan
      tetap perusahaan sebanyak 80 orang karyawan tetap.

2.4   Tinjauan Kinerja Keuangan

      Analisis kinerja keuangan historis ELIT didasarkan atas Laporan Keuangan yang periode 2019,
      2020, 2021, 2022 dan per 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
      Laporan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Anwar dan Rekan.

      Tinjauan Laba (Rugi)

      Figur 2. Laba Rugi (Rp,000)
                URAIAN               2019         2020         2021          2022          2023
       ASET
       Aset Lancar

       Kas dan setara kas           968.761     2.393.991    14.326.470    26.492.391   21.561.987
       Kas yang dibatasi
                                       -         243.108         -             -             -
       penggunaannya
       Piutang usaha                   -             -       9.353.587          -            -
        Pihak Berelasi             2.492.495    5.875.042        -           812.253      75.934
        Pihak Ketiga               9.570.949    14.430.811       -         22.347.916   48.250.760
       Piutang lain-lain               -             -       1.064.716          -            -
        Pihak Berelasi             1.066.761     995.434         -              -            -
        Pihak Ketiga                 6.000        5.500          -          2.357.899    7.618.786
       Pajak dibayar di muka        258.194      685.592     1.078.564      9.248.084   29.032.310
       Uang muka dan Beban
                                   1.491.895     747.782      606.982      9.299.586    11.320.678
       dibayar dimuka
       Piutang pajak                    -            -            -            -             -
       Jumlah Aset Lancar          15.855.055   25.377.260   26.430.319   70.558.129    117.860.456


       Aset Tidak Lancar
       Uang Muka                         -            -       2.597.252    20.973.748         -
       Aset Tetap Neto              9.119.345   16.875.863    8.375.643    23.749.424    55.968.046
       Aset takberwujud Neto        9.578.988   10.942.118   11.671.326         -        49.602.448
       Uang Jaminan                   15.000       15.000       15.000      2.919.955     2.884.166
       Aset Pajak Tangguhan          494.126      978.795     1.155.160     1.530.381     1.456.682
       Jumlah Aset Tidak Lancar    19.207.459   28.811.776   23.814.380    49.173.508   109.911.341
       Jumlah Aset                 35.062.514   54.189.036   50.244.699   119.731.636   227.771.797


       LIABILITAS DAN EKUITAS
       Liabilitas Jangka Pendek

       Utang usaha                 1.905.333    2.419.823    1.461.319     32.129.025   54.269.390
       Utang lain-lain               32.166       44.723       54.804        365.605      132.900
       Utang pajak                 3.352.106    4.823.419    5.633.793      1.486.298    1.062.434
       Beban Akrual                 482.645      847.710      563.935       3.155.515    9.824.255
       Utang Bank Jangka Pendek    8.885.748    4.480.031    4.281.304      5.801.653    5.706.255
       Utang Pemegang saham        7.093.351    13.420.718   6.658.086          -            -
       Beban yang masih harus
                                       -            -            -             -             -
       dibayar
       Pendapatan diterima
                                       -            -            -             -             -
       dimuka
       Utang pajak                     -            -            -             -             -
       Utang afiliasi                  -            -            -             -             -
       Liabilitas Jangka Panjang
                                                                 -
       jatuh tempo<1 th



                                                                                        Halaman - 11
Page 24
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


                URAIAN               2019          2020         2021          2022          2023
        Liabilitas Sewa                -         7.074.685    1.215.037      344.986      9.185.268
        Utang Pembiayaan
                                        -            -            -          264.673       132.336
       Konsumen
       Jumlah Liabilitas Jangka
                                   21.751.350    33.111.110   19.868.277   43.547.756    80.312.839
       Pendek

       Liabilitas Jangka Panjang
       Liabilitas Sewa Jangka
       Panjang setelah dikurangi        -        1.277.049        -          737.528      9.934.629
       bagian jatuh tempo
       Utang Pembiayaan
       Konsumen Jangka Panjang
                                        -            -            -          94.526           -
       setelah dikurangi bagian
       jatuh tempo
       Pendapatan diterima di
                                   1.220.154     4.329.483    9.915.620    18.750.546    14.941.334
       muka
       Liabilitas Imbalan Kerja     618.309       948.494      962.144      1.901.933     2.703.857
       Utang bank                      -             -            -             -             -
       Utang pemegang saham            -             -            -             -             -
       Jumlah Liabilitas Jangka
                                   1.838.463     6.555.026    10.877.764   21.484.533    27.579.820
       Panjang
       Jumlah Liabilitas           23.589.814    39.666.135   30.746.041   65.032.288    107.892.659


       Ekuitas
       Modal saham                 13.000.036    13.000.036   13.000.036   38.286.413    50.788.154
       Tambahan modal disetor           -             -            -        8.514.076    51.389.976
       Rugi Komprehensif Lain       (78.591)      (148.554)    (64.739)     (314.242)     (421.850)
       Selisih Kurs Penjabaran
                                        -            -            -             -          (76.064)
       Laporan Keuangan
       Saldo laba (defisit)        (1.448.745)   1.671.419        -             -             -
        Telah ditentukan
                                        -            -        1.000.000     1.000.000     1.000.000
       penggunaannya
        Belum ditentukan
                                        -            -        5.563.361     7.275.690    17.209.489
       penggunaannya
       Kepentingan Non
                                        -            -            -          (62.589)      (10.567)
       Pengendali

       Jumlah Ekuitas              11.472.700    14.522.901   19.498.657   54.699.348    119.879.138
       Jumlah Liabilitas dan
                                   35.062.514    54.189.036   50.244.699   119.731.636   227.771.797
       Ekuitas
      Sumber : Laporan keuangan ELIT, diolah oleh DYR.

      Total aset selama periode historis cenderung mengalami pergerakan yang naik turun dari
      tahun 2019 sampai dengan 2023. Dimana total aset tertinggi pada 31 Desember 2023 yaitu
      sebesar Rp227.771.797.004. Kenaikan total aset tertinggi ada pada periode 2022 dengan
      total persentase kenaikan sebesar 138% dari periode 2021 kenaikan tersebut didominasi oleh
      pergerakan uang muka serta kas dan setara kas. Namun pada periode sebelumya, total aset
      ELIT sempat mengalami penurunan sebesar 7% dari periode 2020. Penurunan pada periode
      2021 diakibatkan dari adanya penurunan yang signifikan pada aset tetap neto khususnya Aset
      hak-guna. Pada periode 2023 ELIT membukukan total aset sebesar Rp227.771.797.004
      setelah mengalami peningkatan sebesar 90% dari periode sebelumnya.

      Total liabilitas ELIT juga mengalami pergerakan yang serupa dengan total aset, Dimana
      sempat mengalami penurunan pada periode 2021 dengan persentase penurunan sebesar 22%.
      Penurunan ini terjadi akibat dari penurunan yang signifikan pada liabilitas jangka pendek,
      yaitu penurunan pada utang usaha serta pada utang pemegang saham. Pada periode
      setelahnya yaitu 2022 total liabilitas ELIT Kembali mengalami peningkatan yaitu sebesar
      112% yang dimana peningkatan ini didominasi oleh peningkatan liabilitas jangka pendek
      Perusahaan. Pada periode 2023, total liabilitas ELIT tercatat sebesar Rp107.892.659.471.




                                                                                         Halaman - 12
Page 25
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


      Total ekuitas ELIT menunjukan pergerakan yang terus meningkat dari periode 2019 sampai
      dengan 2023 yang dimana sempat mengalami penurunan pada periode tahun 2020 sebesar
      3%. Total ekuitas ELIT pada periode 2023 tercatat sebesar Rp119.879.137.533.


      Tinjauan Posisi Keuangan

      Figur 3. Posisi Keuangan (Rp,000)

                   URAIAN               2019          2020          2021          2022          2023


       Penjualan                     41.788.861    46.720.168    90.691.800    178.622.980   319.583.192
       Beban Pokok Penjualan         20.279.402    21.839.941    61.195.195    131.643.668   246.223.365
       LABA (RUGI) BRUTO            21.509.459     24.880.227    29.496.605    46.979.312    73.359.827


       Beban Usaha                        -             -             -             -             -


       LABA (RUGI) USAHA            21.509.459     24.880.227    29.496.605    46.979.312    73.359.827
                                                   (16.928.401   (20.958.324   (38.363.532   (64.716.423
       Beban operasional            (14.220.808)        )             )             )             )
       Biaya Keuangan                (797.620)     (2.062.987)   (1.093.820)    (805.366)    (2.191.423)
       Penghasilan keuangan            71.576        67.106       134.855        85.884        362.773
       Beban Usaha Lainnya           (638.272)     (1.104.255)    (276.878)     4.820.318     15.380.030
       Pendapatan Di luar Usaha           -             -             -             -             -
       Beban Di luar Usaha                -             -             -             -             -
         Jumlah                           -             -
       LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK     5.924.335     4.851.691     7.302.438     12.716.615    22.194.785


       Beban pajak penghasilan            -             -             -             -             -
         Kini                        (2.416.100)   (2.196.463)   (2.610.502)   (3.381.724)   (4.994.815)
        Tangguhan                     467.929       464.935       200.005       304.849       (104.051)
       LABA (RUGI) BERSIH TAHUN
       BERJALAN                      3.976.164     3.120.163     4.891.942     9.639.740     17.095.919
      Sumber : Laporan keuangan ELIT diolah oleh DYR.

      ELIT saat ini merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang IT Services. Selama periode
      historis pendapatan ELIT cenderung naik. Hal ini dapat terlihat dari tabel diatas yang dimana
      terlihat bahwa pendapatan ELIT selama periode berjalan pada periode 2019 sampai dengan
      periode 2023 pendapatan ELIT mengalami peningkatan pendapatan. Pada periode 2019
      hingga 2023 rata-rata pendapatan ELIT mengalami peningkatan sebesar 75%. Pendapatan
      tertinggi ELIT tercatat pada tahun 2023 yaitu sebesar Rp319.583.191.855 yang dimana
      pendapatan ELIT didominasi dari Manage Service dan pendapatan produk.

      Beban pokok pendapatan ELIT selama periode berjalan memiliki pergerakan yang naik turun
      dengan rata-rata kenaikan sebesar 105%. Persentase kenaikan tertinggi ada pada periode
      2021 dengan total beban pokok pendapatan sebesar Rp61.195.195.424 yaitu naik sebesar
      180% dari periode 2020. Beban pokok pendapatan ELIT didominasi oleh Public Cloud dan
      Perlengkapan.

      Laba rugi tahun berjalan ELIT terlihat mengalami pergerakan yang naik turun dengan rata-
      rata sebesar 52,41%. Laba tahun berjalan ELIT tertinggi tercatat pada periode 2023 yaitu
      sebesar Rp17.095.918.870 setelah mengalami peningkatan sebesar 77% dari periode 2022.



                                                                                             Halaman - 13
Page 26
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


      Tinjauan Arus Kas

      Figur 4. Arus Kas (Rp,000)

                       Uraian
                                             2019          2020            2021             2022           2023
                                           1.425.392    10.993.076      29.993.643       18.337.202     10.946.343
       Arus Kas dari Aktivitas Operasi
                                           (5.623.066   (3.939.160      (3.530.993)      (25.232.070    (55.574.417
       Arus Kas dari Aktivitas Investasi        )            )                                )              )
                                           4.224.840    (5.628.687     (14.530.172       19.060.790     39.697.670
       Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan                     )              )


       Kenaikan (Penurunan) Kas dan Bank    27.166      1.425.230       11.932.478       12.165.921     (4.930.404)
       Kas dan Bank Awal Tahun             941.595       968.761        2.393.991        14.326.470     26.492.391
       Kas dan Bank Akhir Tahun            968.761      2.393.991      14.326.470        26.492.391     21.561.987
      Sumber : Laporan keuangan ELIT. diolah oleh DYR.

      Dari laporan keuangan yang diperoleh. aktivitas arus kas ELIT pada periode 2023 adalah
      sebagai berikut:

      Arus kas bersih dari aktivitas operasi ELIT pada periode 2023 menunjukan arus kas yang
      masuk sebesar Rp 10.946.343.481.

      Arus kas bersih untuk aktivitas investasi ELIT pada periode 2023 menunjukkan arus kas keluar
      sebesar Rp55.574.417.248.

      Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan ELIT pada periode 2023 menunjukan arus kas masuk
      sebesar Rp39.697.669.972.

      Rasio Keuangan

      Figur 5. Rasio Keuangan
                                               2019      2020        2021       2022         2023
                       Keterangan             Audite    Audite       Audite                 Audite
                                                d         d            d       Audited        d
       RASIO LIKUIDITAS
       RASIO LANCAR (X)                        0,73      0,77         1,33      1,62         1,47
       RASIO KAS (X)                           0,04      0,07         0,72      0,61         0,27


       RASIO AKTIVITAS
       RASIO PERPUTARAN PIUTANG USAHA
                                               3,46      2,30         9,70      7,71         6,61
       (X)
       RASIO PERPUTARAN UTANG USAHA (X)        10,64     9,03        41,88      4,10         4,54


       RASIO SOLVABILITAS
       RASIO UTANG TERHADAP ASET              67,28%    73,20%       61,19%    54,32%       47,37%
                                              205,62    273,13       157,68
       RASIO UTANG TERHADAP EKUITAS                                            118,89%      90,00%
                                                %         %            %


       RASIO PROFITABILITAS
       MARJIN LABA (RUGI) KOTOR               48,53%    46,75%       67,48%    73,70%       77,05%
       MARJIN LABA (RUGI) BERSIH              51,47%    6,68%        5,39%      5,40%        5,35%
       RASIO PENGEMBALIAN ASET                61,35%    5,76%        9,74%      8,05%        7,51%
       RASIO PENGEMBALIAN EKUITAS             91,18%    7,87%        15,91%    14,82%       15,85%
      Sumber : Laporan keuangan ELIT, diolah oleh DYR.

                                                                                                       Halaman - 14
Page 27
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


     1. Rasio Likuiditas merupakan rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam
        memenuhi kewajiban atau membayar utang jangka pendeknya. Rasio inilah yang dapat
        digunakan untuk mengukur seberapa likuidnya suatu perusahaan. Berikut jenis rasio
        likuiditas ELIT:

             - Rasio Lancar
             Berdasarkan rasio lancar ELIT selama periode 2019 sampai dengan 2023 rata-rata rasio
             ada di angka 1,18 dimana hal ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam
             memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Rasio lancar pada periode 2023 tercatat
             sebesar 1,47.

             - Rasio Kas
             Rasio Kas ELIT selama periode 2019 sampai dengan 2023 rata-rata rasio ada di angka
             0,34 dimana rasio ini menunjukan kemampuan kas perusahaan dalam menutupi
             liabilitas jangka pendek Perusahaan. Rasio Kas ELIT pada periode 2023 tercatat
             sebesar 0,27.

      2. Rasio Aktivitas

             - Rasio Perputaran Piutang Usaha
             Rasio perputaran piutang usaha selama periode 2019 sampai dengan 2023 rata-rata
             sebesar 6 kali. Rasio perputaran piutang usaha pada 2023 menunjukkan angka sebesar
             7 kali.

             - Rasio Perputaran Utang Usaha
             Rasio perputaran utang usaha selama periode 2019 sampai dengan 2023 rata-rata
             sebesar 14 kali. Rasio perputaran utang usaha pada 2023 menunjukkan angka sebesar
             5 kali.


      3. Rasio Solvabilitas
            - Rasio Utang Terhadap Aset
            Selama periode 2019 hingga 2023 menunjukkan rata-rata sebesar 60,67% yang mana
            aset ELIT mampu menutupi total liabilitas. Rasio utang terhadap aset pada 2023
            menunjukkan angka sebesar 47,37%.

             - Rasio Utang Terhadap Ekuitas
             Selama periode 2019 hingga 2023 menunjukkan rata-rata sebesar 169,06% yang mana
             ekuitas ELIT mampu menutupi utang dengan baik. Rasio utang terhadap aset pada
             2023 menunjukkan angka sebesar 90,00%.


      4. Rasio Profitabilitas
            - Marjin Laba (Rugi) Kotor dan Marjin Laba (Rugi) Bersih Selama periode 2019 hingga
                2023 rata-rata sebesar 37,30% dan 6,47%. Marjin Laba (Rugi) Kotor dan Marjin Laba
                (Rugi) Bersih pada periode 2023 masing-masing menunjukkan angka 22,95%, dan
                5,35%.

             -   Rasio Pengembalian Aset
             -   Selama periode 2019 hingga 2023 menunjukkan rata-rata sebesar 8,48%. Rasio
                 pengembalian aset pada 2023 menunjukkan angka 7,51%.

             -   Rasio Pengembalian Ekuitas
                 Selama periode 2019 hingga 2023 menunjukkan rata-rata sebesar 17,82%. Rasio
                 pengembalian ekuitas pada 2023 menunjukkan angka 22,62%.



                                                                                     Halaman - 15
Page 28
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


2.5   Informasi Investigasi Lapangan

      Kami telah melakukan investigasi lapangan dalam rangka memperoleh informasi yang
      relevan dalam penugasan Penambahan Kegiatan Usaha ELIT.

      Berikut informasi terkait pelaksanaan investigasi lapangan:

      Surat tugas                : ST-00/IT/BS/DSJ/I/2024/ITK/0003
      Lokasi                     : The Manhattan Square Tower B Lt. 22 unit F JI. TB Simatupang,
                                   RT.3/RW.3, Cilandak Timur Pasar Minggu, Jakarta Selatan,
                                   12560
      Tanggal                    : 07 Mei 2024
      Pelaksana                  : Ivan Teguh Khristian, S.E., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
                                 H. Andi Noviastoko, S.E., M.Ec.Dev
                                 Monica Mega Pratiwi, S.A.B




                                                                                     Halaman - 16
Page 29
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


                                               BAB III

                                   ASPEK MAKRO INDONESIA


3.1     Makro Ekonomi Indonesia

3.1.1    Pertumbuhan Ekonomi

         Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pertumbuhan ekonomi 2023 diperkirakan dalam kisaran
         4,5-5,3%,
         Pertumbuhan ekonomi 2023 diperkirakan berada dalam kisaran 4,5-5,3% didorong oleh
         peningkatan konsumsi dan investasi yang sejalan dengan akselerasi belanja Pemerintah
         pada akhir tahun dan percepatan penyelesaian beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN).
         Memasuki tahun 2024, pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan meningkat dalam kisaran
         4,7-5,5% didukung oleh kekuatan permintaan domestik, terutama dari konsumsi yang terus
         bertumbuh, termasuk dampak positif penyelenggaraan pemilu, serta peningkatan investasi
         khususnya bangunan sejalan dengan berlanjutnya pembangunan PSN termasuk Ibu Kota
         Nusantara (IKN). Sementara itu, kinerja ekspor diperkirakan belum kuat sebagai dampak
         perlambatan ekonomi global dan penurunan harga komoditas. Berdasarkan Lapangan Usaha
         (LU), prospek LU Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran, Informasi dan
         Komunikasi, Konstruksi, serta Transportasi dan Pergudangan diperkirakan tetap tumbuh
         baik. Sementara secara spasial, pertumbuhan yang baik diperkirakan terjadi di seluruh
         wilayah, terutama Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua) sejalan dengan dampak positif
         hilirisasi mineral, serta Jawa akibat permintaan domestik yang masih kuat. Ke depan, Bank
         Indonesia akan terus memperkuat sinergi stimulus fiskal Pemerintah dengan stimulus
         makroprudensial Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya dari
         sisi permintaan domestik.

         Figur 6. Pertumbuhan Ekonomi Sisi Pengeluaran




         Sumber : Bank Indonesia, Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV 2023

         Neraca Pembayaran Indonesia (NPI)

         Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) 2023 diperkirakan mencatat surplus yang menandai
         peningkatan ketahanan ekonomi eksternal negara. Pada Desember 2023, surplus neraca
         perdagangan mencapai 3,3 miliar dolar AS, didorong oleh ekspor komoditas utama seperti
         batu bara, besi, dan baja yang tetap kuat. Perkembangan ini mendukung transaksi berjalan
         2023 tetap sehat dan diprakirakan dalam kisaran surplus 0,4% sampai dengan defisit 0,4%


                                                                                      Halaman - 17
Page 30
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


        dari Produk Domestik Bruto. Selain itu, aliran masuk modal asing dalam bentuk investasi
        portofolio ke pasar keuangan domestik juga terus berlanjut dengan net inflows hingga
        akhir tahun 2023 tercatat sebesar 5,4 miliar dolar AS dan pada Januari 2024 (hingga 15
        Januari 2024) tercatat sebesar 3,0 miliar dolar AS. Posisi cadangan devisa Indonesia pada
        akhir Desember 2023 tercatat meningkat menjadi 146,4 miliar dolar AS, setara dengan
        pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri
        pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
        Untuk tahun 2024, NPI diprakirakan tetap surplus dengan defisit transaksi berjalan yang
        rendah dalam kisaran defisit 0,1% sampai dengan defisit 0,9% dari PDB. Sementara itu,
        surplus neraca transaksi modal dan finansial diperkirakan berlanjut didukung oleh aliran
        masuk modal asing sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek
        perekonomian domestik yang lebih baik dan imbal hasil investasi yang menarik.

        Figur 7. Pertumbuhan Neraca Pembayaran Indonesia Triwulan IV 2023




        Keterangan : *Angka sementara; ** Angka sangat sementara
        Sumber : Bank Indonesia, Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV 2023.

        Nilai Tukar Rupiah
        Kestabilan ini didukung oleh kebijakan stabilisasi Bank Indonesia dan kembali masuknya
        aliran portofolio asing, yang diuntungkan oleh daya tarik imbal hasil aset keuangan
        domestik dan prospek ekonomi Indonesia yang terus positif. Dalam konteks regional,
        kinerja Rupiah lebih baik dibandingkan dengan mata uang seperti Ringgit Malaysia, Baht
        Thailand, dan Won Korea Selatan, yang masing-masing melemah sebesar 1,95%, 2,82%, dan
        3,24%. Ke depan, diharapkan nilai tukar Rupiah akan tetap stabil dengan kecenderungan
        menguat didukung oleh meredanya ketidakpastian global, kecenderungan penurunan yield
        obligasi negara maju, dan menurunnya tekanan penguatan dolar AS. Positifnya
        perkembangan nilai tukar Rupiah ke depan didukung oleh kebijakan stabilisasi Bank
        Indonesia serta penguatan strategi operasi moneter pro-market melalui optimalisasi
        instrumen SRBI, SVBI, dan SUMBI dalam rangka menarik aliran masuk portofolio asing dan
        pendalaman pasar uang. Koordinasi erat antara Bank Indonesia, Pemerintah, perbankan,
        dan dunia usaha juga terus diperkuat untuk mendukung implementasi instrumen
        penempatan valas Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) sesuai dengan PP
        Nomor 36 Tahun 2023. Ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mempertahankan
        stabilitas dan memperkuat fondasi ekonomi makro Indonesia.




                                                                                     Halaman - 18
Page 31
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


        Perkembangan Inflasi
        Inflasi IHK Desember 2023 tercatat sebesar 2,61% (yoy) menurun dari tahun sebelumnya
        sebesar 5,51% (yoy) sehingga berada dalam kisaran 3,0±1%. Penurunan inflasi dipengaruhi
        oleh terjaganya berbagai komponen inflasi sebagai hasil nyata konsistensi kebijakan
        moneter Bank Indonesia yang pro-stability serta sinergi erat kebijakan Bank Indonesia
        dengan Pemerintah Pusat dan Daerah. Inflasi inti 2023 terjaga rendah sebesar 1,80% (yoy)
        dipengaruhi oleh imported inflation yang rendah, ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam
        sasaran, dan kapasitas perekonomian yang masih besar dan dapat merespons permintaan
        domestik. Inflasi volatile food juga terkendali sebesar 6,73% (yoy) didukung oleh eratnya
        sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dengan TPIP dan TPID melalui penguatan
        GNPIP di berbagai daerah dalam mengendalikan harga pangan, termasuk dari dampak El
        Nino. Inflasi kelompok administered prices tercatat sebesar 1,72% (yoy), sejalan
        minimalnya kebijakan penyesuaian harga komoditas yang diatur oleh Pemerintah. Ke
        depan, Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan moneter yang pro-stability dan
        mempererat sinergi kebijakan dengan Pemerintah guna memastikan inflasi 2024 berada
        dalam kisaran 2,5±1%.

        Figur 8. Peta Inflasi Daerah Tahun 2023




        Sumber : Bank Indonesia, Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV 2023

        Perkembangan Suku Bunga

        Bank Indonesia terus memperkuat respons kebijakan moneter dan inovasi untuk
        meningkatkan efektivitasnya dalam memastikan terkendalinya inflasi dan tetap stabilnya
        nilai tukar Rupiah. Respons kebijakan moneter tersebut terutama melalui kebijakan suku
        bunga dan stabilisasi nilai tukar Rupiah. Di samping itu, Bank Indonesia terus
        mengoptimalkan berbagai instrumen moneter pro-market yang telah diterbitkan selama
        tahun 2023, yaitu SRBI, SVBI, dan SUVBI untuk memperkuat upaya pendalaman pasar uang
        dan mendukung aliran masuk ke dalam negeri. Lelang SRBI dan SVBI hingga 16 Januari 2024
        masing-masing telah mencapai Rp296,03 triliun dan 896,50 juta dolar AS. Instrumen SRBI
        juga telah secara aktif diperdagangkan di pasar sekunder tercermin dari kepemilikan non
        residen yang mencapai Rp 75,44 triliun. Lelang SUVBI yang diterbitkan sebagai instrumen
        moneter valas telah mencapai 244 juta dolar AS hingga periode yang sama. Berbagai inovasi
        instrumen yang telah diterbitkan diharapkan dapat terus memperkuat ketahanan eksternal
        ekonomi Indonesia dari dampak rambatan global.




                                                                                     Halaman - 19
Page 32
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


        Transmisi kebijakan moneter berjalan dengan baik. Suku bunga pasar uang (IndONIA)
        bergerak dalam kisaran BI-Rate sebesar 5,81% pada 16 Januari 2024. Suku bunga SRBI
        tercatat menarik pada level 6,68%, 6,78% dan 6,87% masing-masing untuk tenor 6, 9, dan
        12 bulan pada 15 Januari 2024 sehingga mendukung efektivitas SRBI sebagai instrumen
        moneter yang pro-market. Sementara itu, suku bunga perbankan tetap rendah dipengaruhi
        oleh likuiditas perbankan yang memadai serta kebijakan transparansi SBDK yang
        meningkatkan efisiensi suku bunga perbankan. Dengan kaitan ini, suku bunga deposito 1
        bulan dan suku bunga kredit pada Desember 2023 tercatat rendah masing-masing sebesar
        4,69% dan 9,25%. Imbal hasil SBN tenor 2 dan 10 tahun menurun seiring dengan
        ketidakpastian yang mereda.

        Pertumbuhan kredit pada 2023 mencapai 10,38% (yoy), berada dalam kisaran atas
        prakiraan Bank Indonesia 9-11%. Dari sisi permintaan, peningkatan kredit tersebut sejalan
        dengan kinerja positif korporasi dan rumah tangga. Dari sisi penawaran, peningkatan kredit
        didorong oleh risk appetite perbankan dan kapasitas likuiditas perbankan yang terjaga
        baik, termasuk dampak positif dari kebijakan likuiditas Bank Indonesia seperti KLM dan
        Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM). Berdasarkan kelompok penggunaan,
        pertumbuhan kredit terutama ditopang oleh kredit investasi dan kredit modal kerja,
        masing-masing sebesar 12,26% dan 10,05%. Sementara secara sektoral, pertumbuhan kredit
        terutama ditopang oleh kinerja sektor Pengangkutan, Jasa Sosial, Perdagangan, dan
        Listrik, Gas, Air. Pembiayaan syariah pada Desember 2023 juga tumbuh sebesar 15,80%
        (yoy), sementara pertumbuhan kredit UMKM mencapai 8,03% (yoy). Ke depan,
        pertumbuhan kredit diperkirakan meningkat dalam kisaran 10-12% pada 2024, sejalan
        dengan tetap kuatnya pertumbuhan ekonomi domestik. Bank Indonesia akan terus menjaga
        efektivitas implementasi KLM dan memperkuat sinergi dengan Pemerintah, otoritas
        keuangan, Kementerian/Lembaga dan perbankan, serta pelaku usaha untuk mendorong
        penyaluran kredit/pembiayaan perbankan pada sektor-sektor berdaya ungkit besar untuk
        mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

        Ketahanan perbankan tetap kuat. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR)
        tercatat pada level yang tinggi sebesar 27,86% pada November 2023. Likuiditas perbankan
        tetap memadai, tecermin dari rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) pada
        Desember 2023 yang terjaga tinggi pada 28,73%. Terjaganya likuiditas perbankan sejalan
        dengan masih tingginya penempatan perbankan pada surat berharga yang tergolong likuid
        dan implementasi KLM. Kapasitas likuiditas perbankan (lending capacity) juga didukung
        oleh penguatan strategi operasi moneter yang pro-market melalui antara lain perdagangan
        SRBI di pasar sekunder, yang memberikan fleksibilitas bank dalam mengelola likuiditas.
        Sementara itu, rasio kredit bermasalah perbankan (Non-Performing Loan/NPL) tercatat
        rendah, sebesar 2,19% (bruto) dan 0,75% (neto). Secara keseluruhan, ketahanan perbankan
        yang kuat tersebut didukung oleh kemampuan bayar korporasi dan rumah tangga yang
        tetap baik, sejalan dengan kinerja korporasi dan ekspektasi penghasilan rumah tangga yang
        terus membaik. Hasil stress-test Bank Indonesia menunjukkan ketahanan perbankan tetap
        kuat dalam menghadapi berbagai risiko ketidakpastian ke depan. Bank Indonesia akan terus
        memperkuat sinergi kebijakan bersama KSSK dalam memitigasi berbagai risiko tersebut
        yang berpotensi mengganggu stabilitas sistem keuangan.

        Pada tahun 2023, nilai transaksi digital banking tercatat Rp58.478,24 triliun atau tumbuh
        sebesar 13,48% (yoy) dan diproyeksikan meningkat 9,11% (yoy) hingga mencapai
        Rp63.803,77 triliun pada tahun 2024. Sementara nilai transaksi Uang Elektronik (UE)
        meningkat 43,45% (yoy) sehingga mencapai Rp835,84 triliun dan diproyeksikan meningkat
        25,77% (yoy) hingga mencapai Rp1.051,24 triliun pada tahun 2024. Nominal transaksi QRIS
        tercatat tumbuh 130,01% (yoy) dan mencapai Rp229,96 triliun, dengan jumlah pengguna
        45,78 juta dan jumlah merchant 30,41 juta yang sebagian besar merupakan UMKM.
        Sementara itu, nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debit, dan kartu
        kredit mencapai Rp8.178,69 triliun atau turun sebesar 0,81% (yoy). Dari sisi pengelolaan
        uang Rupiah, jumlah Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada Desember 2023 meningkat
        7,33% (yoy) sehingga menjadi Rp1.101,75 triliun.


                                                                                      Halaman - 20
Page 33
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


        Transaksi BI-FAST dan BI-Real Time Gross Settlement (RTGS) terus meningkat dimana BI-
        FAST tercatat masih menjadi pilihan masyarakat untuk melakukan transfer dana. Stabilitas
        sistem pembayaran yang baik tercermin dari tidak terdapatnya reject transaksi BI-RTGS
        dan BI-Scripless Securities Settlement System (SSSS) yang terkait dengan permasalahan
        likuiditas. SPBI juga berjalan baik karena didukung oleh kelancaran sisi operasional,
        tecermin dari system availability yang tetap terjaga 100%. Bank Indonesia terus
        memastikan ketersediaan uang Rupiah dalam jumlah yang cukup dengan kualitas yang
        terjaga di seluruh wilayah NKRI melalui program pengedaran uang Rupiah ke daerah
        Terluar, Terdepan, Terpencil (3T) serta kegiatan Kas Keliling, Kas Titipan, dan Ekspedisi
        Rupiah Berdaulat.




                                                                                     Halaman - 21
Page 34
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


                                               BAB IV

                                   ASPEK KELAYAKAN PASAR


4.1   Industri Teknologi Informasi

      Penjelasan Mengenai Industri Teknologi Informasi dan Aplikasi Kecerdasan Artifisial

      Indonesia, dengan populasi sekitar 264 juta jiwa, telah memasuki era ekonomi digital dan
      revolusi industri 4.0 dengan potensi besar untuk pertumbuhan yang signifikan. Kementerian
      Komunikasi dan Informatika, melalui Direktorat Pengendalian Pos dan Informatika, yakin
      bahwa sektor telekomunikasi, pos, dan informatika akan menjadi pilar utama dalam
      transformasi Indonesia menjadi negara maju dalam ekonomi digital. Namun, ada beberapa
      tantangan yang perlu diatasi, termasuk pemerataan infrastruktur telekomunikasi dan
      peningkatan sistem logistik.

      Indonesia, sebagai pasar yang menarik, telah menarik investasi dari perusahaan
      telekomunikasi domestik dan internasional. Dukungan ini diperkuat oleh kenyataan bahwa
      sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memberikan kontribusi signifikan terhadap
      PDB, mencapai lebih dari 3,76% dengan nilai lebih dari USD 39 miliar. Lebih jauh, Indonesia
      telah menjadi pasar terbesar di Asia Tenggara dan berada di peringkat ke-19 secara global
      menurut data perusahaan internasional.

      Pasar Layanan TI mencakup berbagai layanan yang digunakan oleh organisasi untuk
      membuat, mengelola, dan menyampaikan informasi, dan itu termasuk layanan yang
      memberikan bantuan dengan berbagai fungsi bisnis lainnya. Tujuan utama layanan TI adalah
      untuk memastikan bahwa infrastruktur, aplikasi, dan sistem teknologi informasi
      diimplementasikan, dioperasikan, dan dioptimalkan secara efektif untuk mendukung tujuan
      dan persyaratan bisnis organisasi. Rentang layanan spesifik yang ditawarkan dapat bervariasi
      tergantung pada penyedia layanan dan kebutuhan klien.

      Konsultasi & Implementasi TI mencakup layanan konsultasi yang membantu bisnis
      mengevaluasi strategi teknologi mereka dan menyelesaikannya dengan strategi bisnis atau
      proses internal mereka.

      Business Process Outsourcing (BPO) mengacu pada transfer seluruh proses bisnis atau
      kegiatan individu dari perusahaan ke pihak ketiga dan seringkali berbasis TI. BPO mencakup
      berbagai proses bisnis, biasanya baik di back office (misalnya, sumber daya manusia) atau
      di front office (misalnya, layanan pelanggan di call center).

      Pengalihdayaan TI mengacu pada kontrak eksternal dari semua layanan terkait TI alih-alih
      mengandalkan sumber daya milik perusahaan. Dalam konteks TI, kegiatan ini meliputi
      administrasi TI, aplikasi TI, dan layanan hosting web.

      Pasar Layanan TI Lainnya mencakup pendapatan untuk area yang tidak disebutkan secara
      khusus di pasar lain, seperti integrasi sistem, instalasi dan dukungan perangkat lunak, serta
      pendidikan dan pelatihan TI.
      Informasi tambahan:

      Pasar Layanan TI terdiri dari pendapatan, perubahan pendapatan, pengeluaran rata-rata per
      karyawan, dan daftar pemain kunci di pasar dan pendapatan konsolidasi mereka. Nilai pasar
      mewakili pendapatan yang dihasilkan oleh vendor utama baik secara langsung atau melalui
      saluran distribusi pada tingkat harga produsen (tidak termasuk PPN). Pendapatan pasar yang
      dilaporkan termasuk pengeluaran oleh perusahaan (B2B) dan pemerintah (B2G). Definisi
      terperinci dari setiap pasar dapat ditemukan di halaman masing-masing tempat data pasar



                                                                                       Halaman - 22
Page 35
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


      ditampilkan. Pemain kunci di pasar termasuk IBM, Cognizant, Hewlett Packard Enterprise,
      dan TCS.

      Indonesia, negara terpadat keempat di dunia, dengan cepat mengembangkan pasar Layanan
      TI-nya.

      Preferensi pelanggan: Orang Indonesia semakin mengandalkan teknologi untuk kegiatan
      sehari-hari mereka, seperti belanja online, mobile banking, dan media sosial. Ini telah
      menciptakan permintaan untuk Layanan TI, khususnya di bidang pengembangan perangkat
      lunak, komputasi awan, dan keamanan siber. Selain itu, dorongan pemerintah untuk
      transformasi digital baik di sektor publik maupun swasta semakin mendorong pertumbuhan
      pasar Layanan TI.

      Tren di pasar: Salah satu tren di pasar Layanan TI Indonesia adalah munculnya startup lokal
      dan usaha kecil dan menengah (UKM) yang menawarkan solusi inovatif untuk memenuhi
      kebutuhan ekonomi digital yang berkembang. Perusahaan-perusahaan ini memanfaatkan
      teknologi baru seperti kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) untuk
      mengembangkan produk dan layanan baru. Tren lain adalah meningkatnya adopsi solusi
      berbasis cloud, karena semakin banyak bisnis yang ingin merampingkan operasi mereka dan
      mengurangi biaya.

      Keadaan khusus lokal: Geografi kepulauan Indonesia menghadirkan tantangan unik bagi
      pasar Layanan TI, karena akses ke teknologi dan infrastruktur dapat dibatasi di daerah-
      daerah tertentu. Namun, ini juga menciptakan peluang bagi perusahaan untuk
      mengembangkan solusi yang memenuhi kebutuhan spesifik berbagai daerah. Selain itu,
      lanskap budaya negara yang beragama berarti bahwa perusahaan harus menyesuaikan
      penawaran mereka dengan bahasa dan kebiasaan yang berbeda.

      Faktor ekonomi makro yang mendasari: Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat dan
      populasi muda yang paham teknologi telah berkontribusi pada pertumbuhan pasar Layanan
      TI. Ekonomi digital negara ini diproyeksikan mencapai $ 124 miliar pada tahun 2025,
      didorong oleh e-commerce, fintech, dan layanan digital lainnya. Dukungan pemerintah
      untuk transformasi digital ekonomi, melalui inisiatif seperti peta jalan Making Indonesia 4.0,
      juga telah menciptakan lingkungan yang menguntungkan bagi pasar Layanan TI untuk
      berkembang.

        Figur 9. Pendapatan Per Segmen IT di Indonesia




      Sumber : Statista.com




                                                                                       Halaman - 23
Page 36
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


      Selanjutnya, bagian dari Teknologi Informasi adalah Data Center atau Cloud.

      Pasar Data Center adalah segmen penting dari industri teknologi yang berfokus pada
      penyediaan dan pengelolaan infrastruktur fisik yang diperlukan untuk hosting dan
      pengoperasian sistem TI, terutama server, penyimpanan, dan peralatan jaringan. Pasar ini
      membentang dari pusat data internal tradisional hingga fasilitas canggih yang ditawarkan
      oleh penyedia khusus, yang mencakup layanan seperti hosting, fasilitas pusat data bersama,
      dan solusi pusat data terkelola. Ini menargetkan basis klien yang beragam, mulai dari usaha
      kecil hingga perusahaan besar, menawarkan solusi yang fleksibel dan terukur untuk
      kebutuhan infrastruktur TI mereka. Sektor ini merupakan bagian integral dari fungsi dan
      keamanan operasi TI yang efisien di berbagai organisasi. Pasar Data Center disusun dalam
      tiga pasar berdasarkan model layanan yang disediakan oleh perusahaan.

      Pasar Server mencakup sumber daya dan layanan yang terkait dengan server, integral untuk
      hosting situs web, mengelola basis data, dan mendukung komputasi awan.

      Pasar Penyimpanan mencakup sumber daya dan layanan yang terkait dengan sistem
      penyimpanan data, penting untuk pengarsipan, pencadangan data, dan memastikan
      pemulihan data.

      Pasar Infrastruktur Jaringan mencakup sumber daya dan layanan yang terkait dengan
      perangkat keras jaringan yang penting untuk memastikan konektivitas, transmisi data, dan
      keamanan jaringan.
      Informasi tambahan:

      Pasar Pusat Data mencakup pendapatan, perubahan pendapatan, pengeluaran rata-rata per
      karyawan, dan pangsa pasar pemain kunci sebagai indikator kinerja utama. Nilai pasar
      mewakili pendapatan yang dibayarkan kepada vendor utama di tingkat harga produsen baik
      secara langsung atau melalui saluran distribusi (tidak termasuk PPN). Pendapatan dihasilkan
      melalui saluran penjualan online dan offline dan termasuk pengeluaran oleh konsumen
      (B2C), perusahaan (B2B) serta pemerintah (B2G). Definisi terperinci dari setiap pasar dapat
      ditemukan di halaman masing-masing tempat data pasar ditampilkan.

      Pemain kunci di pasar Data Center termasuk perusahaan seperti Dell, HPE, Huawei, dan
      Ericsson.

      Pasar Data Center di Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam
      beberapa tahun terakhir. Beberapa faktor yang mempengaruhi pasar Cloud di Indonesia
      adalah sebagai berikut.

       1. Preferensi pelanggan: Pelanggan Indonesia semakin menuntut layanan data center yang
          andal dan efisien untuk mendukung kebutuhan digital mereka yang terus berkembang.
          Mereka mencari pusat data yang dapat memberikan tingkat uptime, keamanan, dan
          skalabilitas yang tinggi. Selain itu, pelanggan menempatkan penekanan yang lebih besar
          pada keberlanjutan dan mencari pusat data yang hemat energi dan ramah lingkungan.

       2. Tren di pasar: Salah satu tren utama di pasar Data Center Indonesia adalah
          meningkatnya permintaan akan layanan cloud. Karena semakin banyak bisnis di
          Indonesia mengadopsi komputasi awan, kebutuhan akan pusat data untuk menjadi tuan
          rumah dan mengelola layanan ini semakin meningkat. Tren ini didorong oleh manfaat
          komputasi awan, seperti penghematan biaya, skalabilitas, dan fleksibilitas. Tren lain di
          pasar adalah munculnya edge computing. Dengan berkembangnya perangkat Internet
          of Things (IoT) dan kebutuhan untuk pemrosesan data real-time, edge computing
          menjadi semakin penting. Pusat data tepi sedang disebarkan lebih dekat ke pengguna
          akhir untuk mengurangi latensi dan meningkatkan kinerja. Tren ini didorong oleh
          kebutuhan akan pemrosesan data yang lebih cepat dan efisien di tepi jaringan.




                                                                                      Halaman - 24
Page 37
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


       3. Keadaan khusus lokal: Indonesia adalah ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan memiliki
          ekonomi digital yang berkembang pesat. Negara ini memiliki populasi muda dan paham
          teknologi, dengan tingkat penetrasi smartphone yang tinggi. Hal ini menyebabkan
          peningkatan penggunaan internet dan meningkatnya permintaan akan layanan digital,
          mendorong kebutuhan akan pusat data. Namun, Indonesia juga menghadapi tantangan
          unik di pasar Data Center. Negara ini terdiri dari ribuan pulau, yang menghadirkan
          tantangan logistik bagi operator pusat data. Membangun dan memelihara pusat data di
          seluruh nusantara bisa mahal dan memakan waktu.

       4. Faktor ekonomi makro yang mendasarinya: Pertumbuhan pasar Data Center di Indonesia
          didukung oleh beberapa faktor ekonomi makro. Pemerintah Indonesia telah secara aktif
          mempromosikan transformasi digital dan telah menetapkan target ambisius untuk
          pengembangan ekonomi digital. Ini termasuk pembangunan pusat data baru dan
          peningkatan infrastruktur digital. Selain itu, investasi asing di pasar Data Center
          Indonesia telah meningkat. Operator pusat data internasional tertarik pada pasar
          negara yang besar dan berkembang, serta lokasinya yang strategis sebagai pintu
          gerbang ke Asia Tenggara. Masuknya investasi asing ini mendorong persaingan dan
          inovasi di pasar. Kesimpulannya, pasar Data Center di Indonesia mengalami
          pertumbuhan yang signifikan karena preferensi pelanggan akan layanan data center
          yang andal dan efisien, serta meningkatnya permintaan akan layanan cloud dan edge
          computing. Populasi muda dan paham teknologi di negara itu, bersama dengan
          dukungan pemerintah dan investasi asing, mendorong pengembangan pasar. Namun,
          tantangan seperti kesulitan logistik beroperasi di seluruh kepulauan tetap ada.

           Figur 10.     Pendapatan Per Segmen Data Center di Indonesia




           Sumber : Statista.com

      Selanjutnya bagian dari Teknologi Informasi adalah Kecerdasan Buatan atau Artificial
      Intelligence. Kecerdasan buatan (AI) adalah cabang ilmu komputer yang berfokus pada
      pembuatan mesin yang mampu melakukan tugas-tugas tradisional yang membutuhkan
      kecerdasan manusia, seperti persepsi, penalaran, dan pembelajaran. Pasar Artificial
      Intelligence (AI) mencakup berbagai aplikasi, seperti pengenalan suara, pemrosesan
      gambar, dan kendaraan otonom dan telah mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa
      tahun terakhir karena kemajuan teknologi dan peningkatan investasi. Pasar Artificial
      Intelligence (AI) mencakup perangkat lunak, perangkat keras, dan layanan yang
      memungkinkan organisasi untuk mengembangkan dan menyebarkan aplikasi AI.

        Pasar Artificial Intelligence (AI) disusun menjadi enam pasar berdasarkan teknologi:




                                                                                      Halaman - 25
Page 38
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


                    a. Pasar Computer Vision mencakup aplikasi yang memungkinkan komputer
                       untuk menafsirkan dan memahami gambar digital dan data video.
                    b. Pasar Machine Learning mencakup penggunaan algoritma untuk
                       memungkinkan sistem komputer belajar dari data.
                    c. Pasar Natural Language Processing mencakup aplikasi yang memungkinkan
                       komputer untuk memahami, menafsirkan, dan menghasilkan bahasa
                       manusia.
                    d. Pasar Robotika Kecerdasan Buatan mencakup kombinasi AI, pembelajaran
                       mesin, dan rekayasa untuk menciptakan mesin cerdas yang dapat
                       melakukan tugas secara mandiri.
                    e. Pasar Teknologi Otonom     & Sensor mencakup mesin dan sistem yang
                       beroperasi secara independen dengan menggunakan sensor, AI, dan
                       pembelajaran mesin untuk merespons perubahan di lingkungan mereka.
                    f. Pasar AI Generatif mencakup kecerdasan buatan yang melibatkan
                       pembuatan model yang mampu menghasilkan konten baru, seperti
                       gambar, video, dan teks, yang tidak dapat dibedakan dari konten yang
                       dibuat oleh manusia.

      Pasar Artificial Intelligence (AI) terdiri dari tiga indikator kinerja utama: ukuran pasar,
      ukuran pasar berdasarkan industri, dan pengguna alat AI. Ukuran pasar dihasilkan oleh
      jumlah pendanaan perusahaan Artificial Intelligence (AI). Pemain kunci pasar Artificial
      Intelligence (AI) termasuk perusahaan seperti Google, Open AI, IBM, dan Microsoft.

      Figur 11. Market Size Artificial Intelligence di Indonesia




      Sumber : Statista.com




                                                                                     Halaman - 26
Page 39
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


4.2   Persaingan Usaha

      Di Indonesia, sektor Teknologi Informasi (TI) mengalami pertumbuhan yang signifikan,
      didorong oleh populasi besar dan pertumbuhan ekonomi yang cepat. Dengan potensi besar
      untuk adopsi teknologi canggih seperti data center, cloud computing, Artificial Intelligence,
      serta IT Service, persaingan dalam industri TI semakin meningkat.

      ELIT, sebagai perusahaan yang berencana untuk mengembangkan usaha di bidang-bidang
      tersebut, akan menghadapi persaingan ketat dari perusahaan-perusahaan yang sudah ada
      dalam sektor yang sama. Persaingan ini tidak hanya berasal dari pemain lokal tetapi juga
      dari perusahaan multinasional yang telah mengakar dalam menyediakan solusi teknologi di
      Indonesia.
      Untuk dapat bersaing secara efektif, ELIT perlu menonjolkan diferensiasi dalam layanan
      yang ditawarkan, seperti inovasi dalam produk, peningkatan kualitas layanan, dan strategi
      penetapan harga yang kompetitif. Selain itu, membangun kerjasama strategis dengan
      berbagai pihak dan meningkatkan kapasitas infrastruktur TI adalah kunci untuk
      memenangkan persaingan dalam pasar yang dinamis ini.

      Mempertimbangkan kecenderungan pasar dan kebutuhan konsumen yang terus berubah juga
      sangat penting untuk memastikan bahwa ELIT tidak hanya dapat bertahan tetapi juga
      berkembang dalam persaingan industri TI di Indonesia. Strategi yang proaktif dan responsif
      terhadap tren pasar akan membantu ELIT dalam memposisikan dirinya sebagai pemimpin
      dalam inovasi dan layanan teknologi informasi. Berikut pesaing usaha ELIT yang terdapat di
      Indonesia:

            ●   PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk
            ●   PT Telefast Indonesia Tbk
            ●   PT Wira Global Solusi Tbk
            ●   PT Anabatic Technologies Tbk
            ●   PT WIR ASIA Tbk
            ●   PT ITSEC Asia Tbk
            ●   PT Techno9 Indonesia Tbk
            ●   Perusahaan IT lainnya


4.3   Strategi Pemasaran

      Sebagai penyedia layanan IT managed service yang memiliki spesialisasi dalam solusi cloud,
      tujuan utama ELIT adalah membantu bisnis meningkatkan efisiensi, produktivitas,
      keamanan, dan profitabilitas pelanggan dengan memanfaatkan teknologi terbaru. Untuk
      mencapai tujuan tersebut, ELIT mengembangkan strategi pemasaran yang komprehensif,
      mencakup penggunaan kanal pemasaran online/digital, pemasaran offline/ tradisional, dan
      partnership. ELIT juga menjadi sponsor untuk beberapa kegiatan dan komunitas. Strategi
      pemasaran ELIT dirancang untuk mencapai tujuan tujuan berikut:

       1. Menghasilkan Prospek dan Meningkatkan Database Pelanggan ELIT

           Tujuan utama ELIT adalah menarik klien baru dan meningkatkan database pelanggan.
           ELIT akan menargetkan bisnis yang mencari layanan IT managed service dan solusi
           cloud.

       2. Membangun Kesadaran Merek dan Kredibilitas
          ELIT akan membangun merek dan menetapkan diri sebagai penyedia layanan IT
          managed service dan solusi cloud yang kredibel dan terpercaya.




                                                                                       Halaman - 27
Page 40
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


       3. Meningkatkan Engagement dan Retention
          ELIT ingin menciptakan hubungan yang baik dengan pelanggannya untuk mendorong
          loyalitas, kesadaran merek, dan juga meningkatkan retention dengan memberikan
          layanan terbaik.

      Adapun sistem, teknis dan strategi pemasaran Perseroan sebagai berikut:

       1. Sistem Pemasaran
          Sistem pemasaran produk ELIT adalah Business to Business (B2B). Target market
          pemasaran terdiri dari beberapa sektor seperti pemerintahan, jasa keuangan,
          perbankan, sampai bidang kesehatan. ELIT juga melakukan kerjasama dengan Public
          Cloud Provider seperti Google Cloud, Amazon Web Services, Microsoft Azure dan Huawei
          Cloud untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap ELIT dan juga meningkatkan
          penjualan produk/ service yang ditawarkan.
       2. Strategi Pemasaran
          Untuk mencapai tujuan-tujuan pemasaran, Perseroan mempunyai strategi-strategi yang
          mampu mewujudkan capaian yang ditargetkan:
              ● Pemasaran Digital
                  Pemasaran digital merupakan bagian penting dan strategi pemasaran ELIT.
                  Perseroan akan menggunakan kombinasi taktik, termasuk:
                      o Search Engine Optimization (SEO): ELIT akan mengoptimalkan situs web
                          ELIT untuk kata kunci dan frasa terkait dengan layanan IT managed
                          service dan solusi cloud untuk meningkatkan hasil peringkat di search
                          engine.
                      o Social Media Marketing: ELIT akan mengembangkan eksistensi yang kuat
                          di platform media sosial tempat target audience dari ELIT berada. Ini
                          termasuk berbagi konten, meningkatkan engagement followers, dan
                          menjalankan kampanye iklan berbayar.
                      o Pay-Per-Click (PPC): ELIT akan menjalankan kampanye PPC yang
                          ditargetkan untuk mengarahkan traffic ke situs web ELIT dan
                          menghasilkan prospek.
                      o    Content Marketing: ELIT akan membuat konten berkualitas tinggi,
                          termasuk posting blog/artikel, whitepaper, studi kasus, dan video,
                          untuk menarik dan meningkatkan engagement dari target audience.
                      o Email Marketing: ELIT akan mengirimkan newsletter email secara
                          berkala kepada pelanggan dan prospek untuk menjaga mereka
                          terinformasi tentang layanan dan promosi dari ELIT.

               ●   Pemasaran Offline/Tradisional
                   Meskipun pemasaran digital sangat penting, ELIT tetap menggunakan taktik
                   pemasaran tradisional untuk menjangkau target audience Perseroan yang tidak
                   teridentifikasi oleh sistem digital. Taktik ini meliputi:
                       o Sponsorship Event: ELIT akan berpartisipasi dalam trade show,
                           konferensi, dan acara industri yang relevan untuk menawarkan
                           produk/layanan ELIT dan menghasilkan prospek.
                       o Lead Generation Seminar/Workshop: ELIT akan menyelenggarakan
                           seminar dan workshop untuk mengedukasi calon prospek tentang
                           manfaat layanan IT managed service dan solusi cloud yang dimiliki ELIT
                           serta meningkatkan penjualan

               ●   Partnership
                   ELIT akan berkolaborasi dengan penyedia cloud terkemuka, seperti Google
                   Cloud dan Amazon Web Services (AWS), Microsoft Azure dan Huawei Cloud,
                   untuk melakukan aktivitas pemasaran bersama, seperti webinar, workshop,
                   whitepapers, dan studi kasus, untuk menghasilkan prospek baru. ELIT juga
                   menjadi mitra bagi Crowdstrike, penyedia jasa layanan cyber security
                   terkemuka di dunia.


                                                                                     Halaman - 28
Page 41
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


          3. Media Jaringan Penjualan
             Untuk memperluas jaringan penjualan ELIT memiliki 2 strategi yaitu:
              ● Terdaftar di e-Commerce Pemerintah (e-Katalog)
                 Perseroan berupaya mendapatkan jaringan ke calon pelanggan yang berada di
                 instansi pemerintah, ELIT telah terdaftar pada e-commerce pemerintah yang
                 bermanfaat agar pembelian bisa langsung dilakukan pada portal tersebut.
              ● Mempertahankan Level Mitra Penyedia Cloud
                 Salah satu faktor penting untuk meningkatkan potensi penjualan, ELIT
                 bekerjasama dengan berbagai Mitra Penyedia Cloud sehingga dapat menjangkau
                 pelanggan lebih banyak lagi. Dengan terus meningkatkan penjualan, memiliki
                 spesialisasi tertentu, serta mempertahankan SLA dan juga pelayanan optimal
                 yang diberikan, ELIT dapat mempertahankan posisi/level strategis pada Mitra.
                 Selain itu, ELIT secara aktif melakukan acara/event dengan menggandeng Mitra
                 Penyedia dan meraih penghargaan dari Mitra Penyedia sehingga ELIT bisa terus
                 mengikuti dan mempertahankan posisi/level pada Mitra.




                                                                                    Halaman - 29
Page 42
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


                                               BAB V

                                   ASPEK KELAYAKAN TEKNIS


5.1   Bisnis ELIT

                                             Kantor ELIT




        Sebagai perusahaan yang menawarkan jasa berbasis teknologi, PT Data Sinergitama Jaya
        Tbk (“ELIT”), memberikan jasa sebagai berikut.

               1. Managed Cloud
                  ELIT membedakan diri dari penyedia layanan lain dengan fokus pada
                  pengalaman pengguna yang unggul, bukan hanya pada pengelolaan metrik
                  operasional Teknologi Informasi. Pendekatan ini mencakup kombinasi strategis
                  antara orang, proses, dan teknologi. Tim ELIT terdiri dari para engineer
                  bersertifikat yang memiliki keahlian mendalam dalam mendukung sistem-
                  sistem kritis yang digunakan oleh jutaan pengguna.

                    ELIT berkomitmen untuk menjamin keunggulan produk dengan rutin melakukan
                    audit oleh pemeriksa internasional eksternal. Ini memastikan bahwa ELIT tidak
                    hanya memenuhi standar industri, tetapi juga terus menerus meningkatkan
                    kualitas layanan kami untuk memberikan nilai maksimal kepada pelanggan.
                    Melalui pendekatan ini, ELIT terus berinovasi untuk memberikan solusi terbaik
                    yang menjawab kebutuhan teknologi informasi masa kini




                                                                                     Halaman - 30
Page 43
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)




               2. Cybersecurity Solution.

                   ELIT menawarkan layanan Managed Detection and Response (MDR) yang
                   dirancang untuk membantu mendeteksi dan mengganggu serangan lanjutan
                   yang mungkin tersembunyi. Layanan MDR dari ELIT mengintegrasikan alat-alat
                   canggih dengan keahlian mendalam ELIT dalam keamanan siber. Ini
                   memungkinkan ELIT untuk secara proaktif mengidentifikasi, menganalisis, dan
                   merespons ancaman dengan cepat dan efisien, sehingga memastikan keamanan
                   yang optimal bagi data dan infrastruktur klien ELIT. Melalui pendekatan yang
                   komprehensif ini, ELIT berupaya memberikan perlindungan terdepan dalam
                   menghadapi ancaman keamanan yang dinamis dan terus berkembang.




               3. Elicovery - Disaster Recovery as a Service dan Backup as a service

                   Menghadapi tantangan bencana alam, serangan siber, kesalahan manusia, dan
                   kegagalan sistem, ELIT memahami pentingnya menjaga kelangsungan
                   operasional. Untuk itu, perusahaan kami telah mengembangkan solusi
                   pemulihan dan mitigasi yang efektif dan efisien. ELIT menawarkan teknologi
                   pencadangan dan pemulihan bencana yang teruji, yang diperkuat oleh
                   dukungan tim ahli yang berpengalaman dan bersertifikat.



                                                                                       Halaman - 31
Page 44
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


                   Dengan mengimplementasikan solusi Disaster Recovery as a Service (DRaaS),
                   kami menjamin bahwa bisnis dapat terus beroperasi dengan minimal gangguan,
                   bahkan di hadapan insiden yang tak terduga. Layanan DRaaS ELIT dirancang
                   untuk menyediakan Recovery Time Objective (RTO) dan Recovery Point
                   Objective (RPO) yang rendah, sehingga memungkinkan pemulihan data yang
                   cepat dan mengurangi potensi downtime. Strategi ini tidak hanya
                   mengoptimalkan resiliensi bisnis tetapi juga menjamin keamanan dan
                   ketersediaan data yang krusial bagi keberlanjutan usaha.




               4. Elivision

                   Di era yang serba cepat ini, penting bagi perusahaan untuk memastikan
                   keamanan yang optimal terutama di lokasi ATM, yang berada di berbagai area.
                   Sesuai dengan POJK Pasal 4 No.1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan
                   Konsumen Sektor Jasa Keuangan, peningkatan layanan bisnis melalui
                   pengawasan yang efektif adalah prioritas utama.

                   ELIT menyederhanakan pengawasan video, menyediakan solusi yang
                   memungkinkan tim Operasi ATM untuk memantau CCTV di semua ATM secara
                   real-time melalui satu dasbor yang mudah dioperasikan. Sistem pengawasan
                   video terintegrasi dari ELIT tidak hanya memperkuat keamanan tapi juga
                   memfasilitasi tindakan responsif cepat terhadap setiap insiden yang terjadi di
                   ruang ATM, memastikan perlindungan maksimal bagi konsumen dan aset
                   perusahaan.




                                                                                     Halaman - 32
Page 45
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


               5. Medical Data Integrator

                   Solusi Medtro menawarkan kemajuan signifikan dalam mempercepat proses
                   integrasi Electronic Medical Records (EMR) ke dalam database Electronic Health
                   Record (EHR) Kementerian Kesehatan, yang berbasis standar FHIR (Fast
                   Healthcare Interoperability Resources).

                   Dengan adanya solusi ini, fasilitas kesehatan dapat lebih mudah memenuhi
                   persyaratan peraturan untuk sistem EMR terpusat. Sesuai dengan regulasi,
                   setiap fasilitas kesehatan di Indonesia diharuskan untuk menyelesaikan
                   integrasi EMR mereka paling lambat pada tanggal 31 Desember 2023.

                   Solusi Medtro tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap peraturan ini tetapi
                   juga mendukung efisiensi operasional dan peningkatan kualitas pelayanan
                   kesehatan.




               6. SiPANDU (Sistem Informasi Laporan Terpadu) dan SiPANON (Sistem Pemantauan
                  dan Analisa Objek Lalu Lintas)

                   SiPANDU merupakan inovasi dalam komunikasi digital yang memanfaatkan
                   teknologi Chatbot dan aplikasi WhatsApp untuk memudahkan pengguna atau
                   pelapor dalam menyampaikan permasalahan kepada penyedia layanan,
                   termasuk perusahaan, komunitas, atau entitas pemerintah.

                   Konsep sebagai Smart Engagement, SiPANDU dirancang untuk menjadi saluran
                   pelaporan yang praktis dan efisien, menyediakan solusi komunikasi digital yang
                   canggih. Dengan menggunakan teknologi yang akrab dan mudah diakses,
                   SiPANDU menawarkan metode yang lebih langsung dan responsif untuk interaksi
                   antara masyarakat dan penyedia layanan, mendukung peningkatan kualitas
                   layanan melalui feedback yang efektif dan tepat waktu.




                                                                                     Halaman - 33
Page 46
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)




                   SiPANON merupakan solusi inovatif yang dirancang untuk mengatasi
                   keterbatasan sistem pengawasan tradisional. Dengan konsep Sistem
                   Pengawasan Intelijen yang Dapat Ditindaklanjuti, SiPANON mengubah fungsi
                   dasar sistem pengawasan dari sekadar "pemantau" menjadi sistem yang mampu
                   mengintegrasikan "tindakan tindak lanjut."

                   Solusi ini memberikan kemampuan untuk tidak hanya mengidentifikasi dan
                   merekam kejadian, tetapi juga untuk mengaktifkan respons yang tepat dan
                   efektif berdasarkan data yang dikumpulkan. SiPANON membuka kemungkinan
                   baru dalam manajemen keamanan dan pengawasan, dengan memastikan bahwa
                   setiap insiden tidak hanya terdeteksi tetapi juga direspon secara cerdas dan
                   tepat waktu.




5.2   Rencana Bisnis Baru ELIT

      Dalam strategi ini, ELIT berencana untuk memperluas bidang usahanya yang bergerak di
      bidang cloud dan layanan keamanan siber. Fokus utama anak usaha ini adalah pada
      penyediaan Service Cloud, yang bertujuan untuk memperluas cakupan operasional ELIT.
      Dengan pembentukan anak usaha ini, ELIT akan lebih mengintensifkan pengembangan dan
      pemasaran sistem-sistem teknologi baru, sehingga mampu menawarkan layanan yang lebih
      luas dan komprehensif.




                                                                                    Halaman - 34
Page 47
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


      Ekspansi portofolio usaha ini diharapkan tidak hanya akan memperkuat posisi ELIT dalam
      industri teknologi dan informasi tetapi juga secara signifikan meningkatkan pendapatan
      perusahaan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang ELIT untuk
      mengoptimalkan potensi pertumbuhan di pasar yang dinamis dan meningkatkan nilai tambah
      bagi pemegang saham dan pelanggan.


 5.3 Aspek Teknis Terkait dengan Produk dan Layanan

      Dengan rencana penambahan kegiatan usaha berupa penambahan bidang usaha sesuai
      dengan KBLI No. 62090 untuk aktivitas teknologi informasi dan jasa komputer lainnya, KBLI
      No. 6202 untuk aktivitas konsultasi komputer dan manajemen fasilitas komputer, dan KBLI
      No. 62015 aktivitas pemrograman berbasis kecerdasan artifisial. Dalam hal ini ELIT
      bertanggung jawab untuk perencanaan, proses, penyelesaian aplikasi teknologi informasi
      yang akan di produksi, seperti selayaknya produk aplikasi yang pernah di produksi ELIT
      sebagai berikut:

      1.   Managed Cloud
      2.   Cybersecurity Solution
      3.   Elicovery - Disaster Recovery as a Service dan Backup as a service
      4.   Elivision
      5.   Medical Data Integrator (MEDTRO)
      6.   SiPANDU (Sistem Informasi Laporan Terpadu) dan SiPANON (Sistem Pemantauan dan
           Analisa Objek Lalu Lintas)

      Dalam rangka merancang program-program transformasi digital, ELIT telah menetapkan visi
      untuk menjadi pemimpin dalam layanan transformasi teknologi public cloud, dengan misi
      untuk memberikan manfaat kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi.
      Berikut adalah beberapa aspek kunci dari pendekatan ELIT dalam mencapai visi dan misi
      tersebut:

      a. Pengamanan Program Digital
      ELIT menawarkan layanan end-to-end managed security services yang bertujuan untuk
      memastikan keamanan atas program digital perusahaan. Ini meliputi perlindungan
      komprehensif terhadap ancaman siber, memastikan integritas dan ketersediaan data
      perusahaan.

      b. Penyediaan Layanan Infrastruktur TI Kelas Internasional
      ELIT berfokus pada penyediaan dan manajemen infrastruktur IT yang tidak hanya efisien
      tetapi juga berstandar internasional. Layanan Cloud Management berkinerja tinggi dari ELIT
      didukung oleh para ahli cloud yang bersertifikasi tinggi dan telah menjalin kerjasama resmi
      dengan mitra terpercaya seperti Amazon Web Services (AWS) dan Google Cloud. Kerjasama
      ini memungkinkan ELIT untuk menawarkan solusi yang terdepan di industri dan memenuhi
      kebutuhan spesifik dari setiap klien.

      c. Perlindungan Data Kritis
      ELIT menyediakan layanan perlindungan khusus untuk mengamankan critical data dari
      ancaman kehilangan data dan serangan siber. Ini penting bagi perusahaan yang bergantung
      pada integritas data untuk operasi bisnisnya. Layanan dari ELIT dirancang untuk memberikan
      keamanan yang maksimal terhadap data sensitif dan kritikal, mengurangi risiko kebocoran
      dan memastikan kelangsungan bisnis.




                                                                                     Halaman - 35
Page 48
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


                                               BAB VI

                                ASPEK KELAYAKAN POLA BISNIS

6.1     Pola Bisnis

6.1.1    Kemampuan Untuk Menciptakan Nilai

         ELIT, mengidentifikasi peluang signifikan dalam menciptakan nilai tambah melalui
         penambahan kegiatan usaha yang berfokus pada teknologi informasi serta jasa
         konsultasinya serta aplikasi kecerdasan artifisial.

         Proses ini diharapkan tidak hanya memperluas jangkauan layanan yang ditawarkan oleh
         ELIT tetapi juga memperkuat posisinya dalam industri IT yang kompetitif.

         Keputusan untuk penambahan kegiatan usaha ini didasari oleh kemampuan ELIT untuk
         mengintegrasikan dan mengelola program IT Service yang inovatif dan relevan dengan
         kebutuhan pasar saat ini. ELIT meyakini bahwa penambahan kegiatan usaha ini tidak hanya
         akan membawa keuntungan finansial melalui diversifikasi produk dan layanan tetapi juga
         meningkatkan reputasi dan kepercayaan pelanggan terhadap kapasitas inovasi dan teknis
         ELIT. Keseluruhan strategi ini bertujuan untuk menciptakan nilai yang berkelanjutan baik
         untuk perusahaan maupun stakeholders-nya, dengan menjadikan ELIT sebagai pemimpin
         pasar dalam bidang layanan IT.


6.1.2    Keunggulan Kompetitif

         ELIT memiliki keunggulan kompetitif sebagai berikut.
          ● Memiliki Pengalaman dan Rekam Jejak perusahaan yang baik ELIT memiliki rekam
              jejak yang baik dan telah berpengalaman selama lebih dari 12 tahun dalam
              menyediakan layanan jasa infrastruktur dalam bidang teknologi informasi khususnya
              Cloud.
          ● Memiliki hampir 200 pelanggan dari berbagai sektor ELIT telah berhasil membangun
              basis pelanggan yang luas dan diversifikasi, dengan hampir 200 pelanggan dari
              berbagai sektor. Strategi ini efektif mengurangi ketergantungan terhadap satu
              pelanggan atau sektor tertentu, meningkatkan stabilitas dan keberlanjutan bisnis.
              Kepercayaan yang telah diberikan oleh perusahaan-perusahaan besar dari berbagai
              industri menegaskan reputasi dan keandalan ELIT dalam menyediakan solusi
              teknologi.
          ● Merek "Elitery" dan turunan produk atau layanan yang menggunakan kata "Elite" dalam
              nama brandnya telah berhasil membina sebuah citra yang kuat dan positif, terutama
              di kalangan pelanggan. Image yang terbentuk ini mencerminkan kualitas, keunggulan,
              dan keandalan yang menjadi nilai inti dari ELIT.
          ● ELIT telah memposisikan diri sebagai pemimpin di bidang Teknologi Cloud,
              menawarkan solusi end-to-end yang memungkinkan pelanggan untuk mendapatkan
              semua layanan terkait Cloud dari satu sumber terpercaya. Kemampuan ini tidak hanya
              memperkuat keefektifan dan efisiensi layanan yang kami tawarkan, tetapi juga
              memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelanggan dalam mengelola kebutuhan
              teknologi cloud mereka.
          ● Tim teknis yang tersertifikasi dan sumber daya manusia yang berpengalaman dan
              kompeten ELIT menyadari bahwa tenaga kerja yang terlatih dan kompeten dan
              ditunjang oleh jajaran manajemen profesional dalam usia produktif dapat
              memberikan peran besar dalam meningkatkan produktivitas perusahaan. Maka dari
              itu, salah satu cara Elitery untuk memberikan kesejahteraan kepada pegawai adalah
              dengan memberikan pelatihan yang dibutuhkan untuk meningkatkan keterampilan dan
              menambah pengetahuan. 90% Tim teknis ELIT telah memiliki sertifikasi yang
              dibutuhkan.


                                                                                     Halaman - 36
Page 49
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


          ●   Memiliki Sertifikasi ISO 9001:2015, ISO 27001:2013, PCI-DSS V3.2 dan OHSAS
              18001:2007 Untuk mendukung kinerja ELIT dan menjamin kualitas mutu, ELIT telah
              memiliki sertifikasi yang sesuai dengan kebutuhan saat ini. ELIT berencana untuk terus
              melakukan penambahan dan peningkatan atas sertifikasi terkait dengan potensi usaha
              ke depan.
          ●   Terpilih menjadi Best Google Partner - Top Achiever for Public Sector 2021, ELIT
              terpilih menjadi Best Google Partner - Top Achiever for Public Sector 2021 pada tahun
              2022.Google saat ini merupakan salah satu penyedia Cloud terbesar di Indonesia dan
              dunia. Dengan penghargaan ini, maka membuat positioning ELIT menjadi unggul baik
              bagi Mitra maupun Pelanggan.
          ●   Memiliki Produk Elicovery sebagai jembatan untuk beralih ke teknologi Cloud ELIT
              melihat adanya kesempatan untuk mengembangkan pusat data (data centre)
              tradisional menjadi lebih modern, efisien dan efektif dengan didukung oleh teknologi
              pusat data yang terbaru yaitu Cloud. Dengan adanya transformasi digital ini, ELIT
              meyakini bahwa Cloud adalah ‘the next Data Centre’ yang akan terus dibutuhkan di
              masa depan. Melalui produk Elicovery, ELIT menjadi jembatan bagi pelanggan untuk
              mendapatkan kemudahan dan keuntungan dari teknologi tersebut.
          ●   Sedikit kompetitor sepadan di lini layanan Disaster Recovery (Elicovery), Di Indonesia
              masih sedikit perusahaan setara ELIT yang bergerak di bidang data recovery dan
              mencakup end to end. ELIT sudah lebih dulu mendapatkan kepercayaan dan
              menguasai pasar terutama di industri keuangan dan pasar modal. Saat ini, 72 dari 98
              (73.46%) Perusahaan Efek AB yang terdaftar di KSEI telah mempercayakan
              pencadangan data kepada ELIT, bahkan BEI pun menggunakan layanan Disaster
              Recovery yang disediakan oleh ELIT. Dengan prospek domestik dan global yang masih
              sangat tinggi, ELIT berencana untuk menguatkan infrastruktur layanan dengan
              menambahkan pusat data dalam waktu dua tahun ke depan.


6.1.3    Kemampuan Pesaing untuk Meniru Produk

         Bisnis dalam bidang teknologi, khususnya IT Service, adalah industri yang luas dan terus
         berkembang, dengan persaingan yang ketat antar perusahaan. Dalam konteks ini,
         pendirian anak usaha ELIT difokuskan pada pengembangan serta inovasi program-program
         IT Service, baik yang sudah ada maupun yang baru akan dikembangkan.

         Manajemen ELIT percaya bahwa pengalaman luas perusahaan dalam sektor ini memberikan
         keunggulan kompetitif yang signifikan. Keahlian ini tidak hanya membantu dalam
         penciptaan solusi yang inovatif dan relevan tetapi juga sebagai nilai unik yang sulit untuk
         ditiru oleh pesaing. Keahlian dan rekam jejak ELIT dalam mengimplementasikan solusi IT
         yang efektif memungkinkan perusahaan untuk menawarkan produk dan layanan yang tidak
         hanya memenuhi kebutuhan pasar tetapi juga melebihi ekspektasi pelanggan.

         Oleh karena itu, dengan mengandalkan pengalaman dan keahlian yang telah terbukti, ELIT
         dapat memitigasi risiko peniruan oleh pesaing dan memposisikan dirinya sebagai pemimpin
         dalam inovasi dan layanan IT. Ini menjadi kunci untuk mempertahankan dan memperluas
         pangsa pasar di industri yang sangat kompetitif ini.


6.2     Analisis SWOT

        Analisis SWOT (strength, weakness, opportunity and threat) terdiri atas faktor internal yang
        bisa dikontrol dan faktor eksternal atau lingkungan yang mungkin sulit dikontrol. Kedua sisi
        dianalisis supaya dapat disusun suatu strategi sehingga tercapai keberhasilan dan
        mempunyai daya saing. Dari faktor internal bisa diidentifikasi kekuatan dan kelemahan
        (strength and weakness) sedangkan dari faktor eksternal berupa peluang dan ancaman
        (opportunity and threat).




                                                                                        Halaman - 37
Page 50
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


      Berikut adalah analisa SWOT ELIT setelah penambahan Kegiatan Usaha:
      1.   Strength
            ● Memiliki Pengalaman dan Rekam Jejak perusahaan yang baik ELIT memiliki rekam
                jejak yang baik dan telah berpengalaman selama lebih dari 12 tahun dalam
                menyediakan layanan jasa infrastruktur dalam bidang teknologi informasi
                khususnya Cloud.
            ● Memiliki hampir 200 pelanggan dari berbagai sektor
            ● Merek "Elitery" dan turunan produk atau layanan yang menggunakan kata "Elite"
                dalam nama brandnya telah berhasil membina sebuah citra yang kuat dan positif,
                terutama di kalangan pelanggan. Image yang terbentuk ini mencerminkan kualitas,
                keunggulan, dan keandalan yang menjadi nilai inti dari ELIT.
            ● ELIT telah memposisikan diri sebagai pemimpin di bidang Teknologi Cloud,
                menawarkan solusi end-to-end yang memungkinkan pelanggan untuk mendapatkan
                semua layanan terkait Cloud dari satu sumber terpercaya. Kemampuan ini tidak
                hanya memperkuat keefektifan dan efisiensi layanan yang kami tawarkan, tetapi
                juga memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelanggan dalam mengelola
                kebutuhan teknologi cloud mereka.
            ● Tim teknis yang tersertifikasi dan sumber daya manusia yang berpengalaman dan
                kompeten
            ● Memiliki Sertifikasi ISO 9001:2015, ISO 27001:2013, PCI-DSS V3.2 dan OHSAS
                18001:2007
            ● Terpilih menjadi Best Google Partner - Top Achiever for Public Sector 2021, ELIT
                terpilih menjadi Best Google Partner - Top Achiever for Public Sector 2021 pada
                tahun 2022 serta mendapatkan Penghargaan Public Sector of the Year - Asia Pasifik
                2023 dari Google Cloud
            ● Memiliki Produk Elicovery sebagai jembatan untuk beralih ke teknologi Cloud

      2.   Weakness
            ● Keterbatasan Sumber Daya: Perusahaan mungkin menghadapi keterbatasan sumber
               daya manusia, keuangan, atau infrastruktur, yang dapat membatasi
               kemampuannya untuk mengembangkan produk baru atau bersaing dalam hal
               harga.
      3.   Opportunity
            ● Pertumbuhan Pasar Global: Adanya permintaan yang terus meningkat untuk
               teknologi informasi di pasar global menciptakan peluang ekspansi bagi perusahaan
               untuk memasuki pasar baru di luar negeri.
            ● Inovasi Produk Baru: Peluang untuk mengembangkan produk baru yang mengikuti
               tren terkini dalam teknologi informasi, seperti perangkat lunak AI atau perangkat
               keras yang ramah lingkungan.
            ● Keamanan cyber: Dengan meningkatnya kompleksitas ancaman keamanan cyber,
               banyak perusahaan membutuhkan bantuan profesional untuk mengidentifikasi,
               mengevaluasi, dan memperbaiki kerentanan keamanan mereka sehingga
               menciptakan peluang untuk menyediakan solusi Managed Detection & Response
               (MDR) komprehensif yang memastikan deteksi tepat waktu, respon cepat, dan
               mitigasi ancaman yang efektif.
            ● Sedikit kompetitor sepadan di lini layanan Disaster Recovery (Elicovery)
      4.   Threat
            ● Persaingan yang Sengit: Persaingan yang intens dengan perusahaan lain dalam
               industri yang sama dapat mengancam pangsa pasar dan margin keuntungan
               perusahaan.
            ● Perubahan Teknologi yang Cepat: Perubahan teknologi yang cepat dapat membuat
               produk perusahaan menjadi usang atau tidak relevan dalam waktu singkat,
               mengharuskan perusahaan untuk terus berinovasi agar tetap bersaing.
            ● Ancaman Keamanan Cyber: Ancaman keamanan cyber seperti serangan malware
               atau peretasan data dapat mengancam reputasi perusahaan dan kepercayaan
               konsumen terhadap produknya.



                                                                                     Halaman - 38
Page 51
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


                                              BAB VII

                           ASPEK KELAYAKAN MODEL MANAJEMEN


7.1   Ketersediaan Tenaga Kerja

      Sehubungan dengan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha berupa KBLI No. 62090 untuk
      Aktivitas Teknologi Informasi dan Jasa Komputer lainnya, KBLI No. 6202 untuk Aktivitas
      Konsultasi Komputer dan Manajemen Fasilitas Komputer, serta KBLI No.62015 untuk Aktifitas
      Pemrograman Berbasis Kecerdasan Artifisial, ELIT memiliki sumber daya manusia dan
      manajemen yang kompeten dan memadai.

      Sumber Daya Manusia yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan operasional kegiatan usaha
      baru saat ini terdapat beberapa direksi dan karyawan tetap yang mana memiliki kapasitas
      ataupun pengalaman yang memadai. Berikut adalah beberapa cv dari tenaga kerja yang
      dapat mendukung penambahan Kegiatan Usaha ELIT:

      1.
       Nama / Name                                       : Fadliyansyah Ramadhan
       Kewarganegaraan / Nationality                     : Indonesia
       Usia / Age                                        : 35 tahun
       Riwayat Pendidikan / Education Background         : S1 Kimia Institut Teknologi Bandung

       Riwayat Karir / Career History                    :   ●   2022 - Sekarang : Chief IT
                                                                 Architect, PT Data Sinergitama
                                                                 Jaya Tbk
                                                             ●   2018 - 2022 : RnD Manager, PT
                                                                 Data Sinergitama Jaya Tbk
                                                             ●   2015 - 2018 : DevOps Engineer,
                                                                 PT Data Sinergitama Jaya Tbk
                                                             ●   Oct 2014 - Oct 2015 :
                                                                 Coordinator of Senior Developer,
                                                                 PT LINKIT
                                                             ●   Nov 2013 - Jul 2014 : Backend
                                                                 (Core) Developer, PT LINKIT for
                                                                 Monitoring Tools Project, PT.
                                                                 Telekomunikasi Selular.
                                                             ●   2012 - 2014 : Coordinator of
                                                                 Senior System Administrator, PT
                                                                 LINKIT for BimaTRI (Self-Care)
                                                                 Project,    PT    Hutchison    3
                                                                 Indonesia (H3I).
                                                             ●   Jul 2012 - Nov 2012 : Senior
                                                                 System Administrator, PT LINKIT
                                                                 for AXISnet (Self-Care) Project,
                                                                 PT AXIS Telekom Indonesia
                                                             ●   Aug 2011 - Jul 2012 : Network
                                                                 Administrator at Department of
                                                                 Chemistry Institut Teknologi
                                                                 Bandung (ITB)
                                                             ●   Dec 2011 - Jul 2012 : System
                                                                 Architect        &       System
                                                                 Administrator for “Pangrango
                                                                 Cluster”    at    Computational
                                                                 Biochemistry          Laboratory


                                                                                        Halaman - 39
Page 52
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


                                                                 Department of Chemistry Institut
                                                                 Teknologi Bandung (ITB)
                                                             ●   Aug 2011 - Jul 2012 : System
                                                                 Administrator    &      Network
                                                                 Administrator    at      Kantor
                                                                 Manajemen     Hak     Kekayaan
                                                                 Intelektual (KM HAKI) Institut
                                                                 Teknologi Bandung (ITB)
                                                             ●   Aug 2011 – Jul 2012 : System
                                                                 Administrator    &      Network
                                                                 Administrator   at    Lembaga
                                                                 Pengembangan     Inovasi    dan
                                                                 Kewirausahaan (LPIK) Institut
                                                                 Teknologi Bandung (ITB)


       Rangkap Jabatan                                   : Tidak ada

        2.
       Nama / Name                                       :   Seruni Dinanty
       Kewarganegaraan / Nationality                     :   Indonesia
       Usia / Age                                        :   38 tahun
       Riwayat Pendidikan / Education Background         :   Economics, Martin Luther University,
                                                             Halle (Saale), Germany
       Riwayat Karir / Career History                    :   ●   2016     -    sekarang:  Product
                                                                 Development Manager - PT. Data
                                                                 Sinergitama Jaya
                                                             ● 2014 - 2016: Sales Supervisor - PT.
                                                                 Data Sinergitama Jaya
                                                             ● 2012 - 2014: Executive Secretary -
                                                                 PT. Inotechindo
       Rangkap Jabatan                                   :    Tidak ada

7.2   Manajemen Risiko

      Seperti halnya kegiatan usaha yang dilakukan oleh perusahaan lainnya, kegiatan usaha yang
      Seperti halnya kegiatan usaha yang dilakukan oleh perusahaan lainnya, kegiatan usaha yang
      dilakukan oleh ELIT melalui penambahan kegiatan usahanya bidang ini tidak terlepas dari
      faktor risiko usaha yang disebabkan oleh berbagai faktor dan pada akhirnya dapat
      mempengaruhi tingkat pertumbuhan dan kesehatan perusahaan, sebagai berikut:

      Risiko Modal
      Pada dasarnya hampir semua bidang bisnis memerlukan adanya modal penunjang bisnis,
      bisnis ini dapat dikatakan sebagai bisnis yang membutuhkan modal yang cukup mengingat
      hasil dari bisnis ini pun juga sangat menguntungkan. Sehingga risiko bisnis terkait modal ini
      merupakan hal yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan karena modal yang dikeluarkan
      bisa tidak membawa keuntungan sesuai yang diharapkan manajemen. Untuk memitigasi ini,
      dapat dilakukan dengan pola pembayaran termin untuk setiap layanan yang akan
      dilaksanakan.

      Risiko Keuangan
      Fluktuasi harga material, biaya tenaga kerja, atau perubahan kebijakan ekonomi bisa
      berdampak pada biaya layanan. Keterlambatan pembayaran dari klien juga merupakan risiko
      keuangan yang signifikan. Risiko keuangan ini, dapat dimitigasi dengan pola kontrak yang
      jelas, yang didukung proses penagihan yang memadai terkait dengan pembayaran termin
      untuk setiap layanan.


                                                                                        Halaman - 40
Page 53
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


       Risiko Teknis
       Kualitas hasil kerja yang buruk, perubahan desain sistem yang tidak terduga, atau
       ketidaksesuaian spesifikasi teknis bisa menjadi resiko teknis yang mempengaruhi
       keberhasilan layanan. Risiko ini dapat dimitigasi dengan pengalaman proses layanan ELIT di
       masa lalu.

       Risiko Waktu
       Keterlambatan dalam jadwal pengembangan atau penciptaan sistem atau program bisa
       mengakibatkan biaya tambahan dan dampak pada hubungan dengan klien. Untuk memitigasi
       ini, dapat dilakukan dengan membuat perencanaan yang lebih matang.


7.3    Manajemen kekayaan intelektual (intellectual property)

       Penambahan kegiatan usaha ELIT dalam teknologi informasi dan jasa konsultasinya serta
       dalam aplikasi kecerdasan artifisial diperlukan manajemen kekayaan intelektual yang baik
       untuk perlindungan hukum atas karya intelektual, produk, dan layanan, serta hak kepada
       pemilik untuk menikmati keuntungan ekonomi dari pemilikan hak tersebut. Dalam hal ini,
       ELIT dipercaya sudah baik dan mampu dalam hal manajemen kekayaan intelektual yang
       dapat dilihat dari pendaftaran kekayaan intelektual produk ELIT sebelumnya seperti
       Perangkat lunak yang dikembangkan Kelompok Usaha yang dicatat sebagai aset takberwujud
       adalah “SIPANDU” dan “ELIVISION” yang telah didaftarkan kepada Menteri Hukum dan Hak
       Asasi Manusia Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, sedangkan “ELIPEDIA” masih dalam
       proses kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Direktorat Jenderal Kekayaan
       Intelektual.


7.4    Kapasitas Dan Kemampuan Manajemen

       Sumber Daya Manusia yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan operasional jasa teknologi
       informasi ELIT dan jasa konsultasi nya serta pembuatan aplikasi kecerdasan artifisial saat ini
       terdiri dari beberapa orang yang mana memiliki kapasitas ataupun pengalaman yang
       memadai. Berikut adalah beberapa cv dari manajemen yang dapat mendukung penambahan
       Kegiatan Usaha ELIT:

      1.
       Nama / Name                                    : Ery Setyo Wibowo
       Kewarganegaraan/Nationality                    : Indonesia
       Usia / Age                                     : 40 tahun
       Riwayat Pendidikan / Education Background      : S1 Sistem Informasi dari Universitas
                                                        Gunadarma Depok tahun 2004
       Riwayat Karir / Career History                 : ● 2015 – 2016 : IT Manager di PT
                                                           Datacomm Diangraha
                                                        ● 2009 – 2015 : IT Infrastructure Sub
                                                           Unit Manager di PT Berlian Sistem
                                                           Informasi
                                                        ● 2007 – 2009 : Insinyur Sistem
                                                           Senior di PT Honda Trading
                                                        ● Indonesia
       Rangkap Jabatan                                : Tidak ada




                                                                                        Halaman - 41
Page 54
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


 2.
      Nama / Name                              :     Indra Dwiputra
      Kewarganegaraan / Nationality            :     Indonesia
      Usia / Age                               :     38 tahun
      Riwayat     Pendidikan     /   Education :     Sarjana Teknik Komputer dari Universitas
      Background                                     Bina Nusantara tahun 2007
      Riwayat Karir / Career History           :     ● 2018 - 2022 : Sales Manager Perseroan
                                                     ● 2012 - 2018 : Senior Account Manager
                                                       Perseroan
                                                     ● 2010 - 2012 : Investor Relations, PT.
                                                       Reethau Investama
                                                     ● 2009 - 2010 : Account Manager & Creative
                                                       and Production Head Indobiz Citra
                                                       Promosindo
                                                     ● 2007 - 2009 : Sales Support & Motivational
                                                       Event Officer, Customer Acquisition Card
                                                       Business, PT Bank Danamon Indonesia,Tbk.
                                                     ● 2006 - 2007 : Promotion Manager,
                                                       Tangankiri Production
      Rangkap Jabatan                              : Tidak ada


7.5   Kesesuaian Struktur Organisasi Dan Manajemen

      Berikut adalah struktur organisasi ELIT:

           Figur 12.     Bagan Struktur Organisasi ELIT




      Sumber : Company Profile ELIT.

      Struktur organisasi ELIT sudah cukup memadai bagi perusahaan untuk dapat menambah
      kegiatan usaha nya.




                                                                                      Halaman - 42
Page 55
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


                                              BAB VIII

                                    ASPEK KELAYAKAN KEUANGAN


8.1   Rencana ELIT

      ELIT adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan besar komputer dan
      perlengkapan komputer, aktivitas konsultasi komputer dan manajemen fasilitas komputer
      lainnya, aktivitas konsultasi manajemen lainnya dan aktivitas pengolahan data khususnya
      dalam bidang usaha penyedia layanan (managed service) di bidang teknologi informasi,
      khususnya teknologi pusat data terbaru.Saat ini ELIT berencana untuk menambah usaha nya
      dengan KBLI No.62090 untuk jasa teknologi informasi dan jasa komputer, KBLI No. 6202
      untuk aktivitas konsultasi komputer dan manajemen fasilitas komputer serta KBLI No. 62026
      untuk aktivitas pemrograman berbasis kecerdasan artifisial. Untuk melakukan penambahan
      Kegiatan Usahanya ini, ELIT memerlukan adanya tambahan investasi, agar usahanya dapat
      berjalan sesuai dengan yang direncanakan.


8.2   Biaya Pendirian

      Biaya investasi dalam proyeksi sebesar Rp 4.200.000.000 yang yang terdiri dari Kas sebesar
      Rp 2.250.000.000 yang dimiliki oleh ELIT akan ini akan memastikan likuiditas yang memadai
      untuk operasi dan ekspansi yang terukur, biaya perangkat keras dianggarkan sebesar Rp
      1.500.000.000 akan digunakan ALAT untuk mendukung kebutuhan komputasi lanjutan dan
      aplikasi kecerdasan artifisial, serta tenaga kerja sebesar Rp 450.000.000 untuk alokasi
      investasi pada tenaga kerja yang akan digunakan untuk merekrut teknisi, pemrogram dan
      konsultan yang terampil guna meningkatkan kapasitas penyampaian layanan dan inovasi.


8.3   Modal Kerja

      Biaya pra operasional ELIT mencatatkan kebutuhan kas sebesar Rp 2.250.000.000 yang
      sebagian akan dialokasikan untuk mencukupi kebutuhan perputaran modal kerja
      (perputaran piutang usaha dan utang usaha)


8.4   Asumsi–Asumsi

      Adapun asumsi-asumsi Penunjang yang digunakan dalam analisa ini adalah:

           Figur 13.       Asumsi ELIT
                                                         2024         2025          2026      2027         2028
                       Uraian
                                                          Des          Des           Des       Des          Des
       Jumlah hari dalam setahun             Hari         365          365           365       365          365
       Jumlah bulan dalam setahun           Bulan          12           12            12        12           12
       Inflasi                                %          3,66%        3,66%         3,66%     3,66%        3,66%


       Asumsi Existing
                                              %
       Pengadaan barang dan jasa                         10%           10%          10%        10%         10%
                                           Growth
       Asumsi Penambahan unit usaha
                                              %
       Pendapatan unit usaha                                           10%          10%        10%         10%
                                           Growth     3.000.000

                                            % to
                                                         75%           75%          75%        75%         75%
       Beban Pokok Pendapatan Existing      sale




                                                                                            Halaman - 43
Page 56
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


                                                        2024          2025          2026        2027        2028
                       Uraian
                                                         Des           Des           Des         Des         Des
       Beban Pokok Pendapatan                 % to
                                                        75%            75%          75%          75%        75%
       Penambahan                             sale
       Beban Operasional
                                              %
       Beban penjualan                                   2%            2%            2%              2%      2%
                                           Growth
                                              %
       Beban umum dan administrasi                                     4%            4%              4%      4%
                                           Growth      570.000


       Piutang Usaha                          Hari
                                                         45            45            45              45      45
       Utang usaha                            Hari
                                                         90            90            90              90      90

      Business plan yang digunakan dalam studi kelayakan ini, merujuk kepada Business plan yang
      disediakan oleh manajemen. Berikut adalah asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam
      penyusunan proyeksi keuangan ELIT:

        ● Asumsi pendapatan didasarkan pada pertumbuhan penjualan sesuai dengan business
          plan perusahaan.
        ● Asumsi beban pokok pendapatan mempertimbangkan pada historikal laporan keuangan
          perusahaan saat beroperasi secara normal yaitu sebesar 75%,
        ● Asumsi beban operasional yang terdiri dari beban penjualan adalah sebesar 2%
          mempertimbangkan laporan keuangan historical perusahaan dan sebesar 4% untuk
          beban umum dan administrasi dengan mempertimbangkan rata-rata inflasi dalam
          setahun.
        ● Asumsi turnover piutang adalah sebesar 45 hari, turnover utang usaha sebesar 90 hari.

8.5   Biaya Operasional

      Biaya operasional terdiri dari:
      ● Beban penjualan selama masa proyeksi 5 tahun rata-rata sebesar Rp7.103.457.000.
      ● Biaya Admin dan administrasi selama masa proyeksi 5 tahun rata-rata sebesar
         Rp52.626.190. Beban admin dan administrasi ini adalah untuk biaya gaji dan upah.
      ● Beban Penyusutan selama masa proyeksi 5 tahun rata-rata sebesar Rp16.808.651.

8.6   Proyeksi Laporan Keuangan

      Proyeksi Laporan dilampirkan pada halaman lampiran.

8.7   Kebutuhan Investasi

      Untuk menambah Kegiatan Usaha, ELIT berencana untuk menambah kegiatan usahanya
      sebagai jasa pembuatan teknologi informasi serta konsultasinya serta aplikasi kecerdasan
      artifisial, hal ini membuat ELIT membutuhkan beberapa kebutuhan yang akan diperlukan
      sebagai keperluan operasional usahanya. Berikut merupakan list penambahan yang akan
      dilakukan oleh ELIT:

      Figur 14. Rincian Investasi
        No    KETERANGAN                                             Price                   Total
         1    Kas                                                                     2.250.000.000
         2    Perangkat keras atau hardware                      1.500.000.000        1.500.000.000
         3    Tenaga Kerja                                        450.000.000             450.000.000
                                                                                     4.200.000.000
      Sumber : Manajemen




                                                                                             Halaman - 44
Page 57
         KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
         Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


               Kas yang dimiliki oleh ELIT akan ini akan memastikan likuiditas yang memadai untuk operasi
               dan ekspansi yang terukur. Untuk investasi perangkat keras, akan digunakan ELIT untuk
               mendukung kebutuhan komputasi lanjutan dan aplikasi kecerdasan artifisial. Sedangkan
               alokasi investasi pada tenaga kerja akan digunakan untuk merekrut teknisi, pemrogram dan
               konsultan yang terampil guna meningkatkan kapasitas penyampaian layanan dan inovasi.


         8.8   Sumber Pembiayaan

               Sumber dana dari kebutuhan investasi ini berasal dari kas ELIT, sehingga memungkinkan ELIT
               untuk menambah investasi ini.

               Dalam rangka penambahan kegiatan usaha, investasi yang diperlukan berasal dari kas ELIT,
               dimana kas ELIT per 31 Desember 2023 tercatat sebesar Rp 21.561.986.730 sedangkan
               investasi untuk penambahan kegiatan usaha yang diperlukan sebesar Rp 4.200.000.000
               sehingga investasi dapat dipenuhi dari kas yang ada.


         8.9   Pendapatan

               Pendapatan ELIT sebelum adanya penambahan usaha diperoleh dari perdagangan besar
               komputer dan perlengkapan komputer, aktivitas konsultasi komputer dan manajemen
               fasilitas komputer lainnya, aktivitas konsultasi manajemen lainnya dan aktivitas pengolahan
               data khususnya dalam bidang usaha penyedia layanan (managed service) di bidang teknologi
               informasi, khususnya teknologi pusat data terbaru, data center. Saat ini, ELIT melakukan
               penambahan kegiatan usaha pada jasa teknologi informasi serta konsultasinya dan
               pembuatan aplikasi kecerdasan artifisial. Maka pendapatan ELIT terjadi penambahan dengan
               adanya penambahan kegiatan usaha ini.

                      Figur 15.       Asumsi Pendapatan (tanpa adanya penambahan usaha) (Rp,000)
                            2023              2024               2025               2026               2027                2028
          Keterangan
                             Des               Des                Des                Des                Des                 Des

          Penjualan     319.583.192      351.541.511        386.695.662        425.365.228        467.901.751         514.691.926

                      Figur 16.       Asumsi Pendapatan (dengan adanya penambahan usaha) (Rp,000)
     Keterangan                   2023            2024               2025               2026               2027              2028
                                  Des              Des                Des                Des                Des               Des
                              319.583.192                                                                                  514.691.926
Penjualan existing                               351.541.511        386.695.662        425.365.228        467.901.751
Pendapatan unit
                                                     3.000.000          3.300.000          3.630.000                         4.392.300
usaha                                    -                                                                    3.993.000
                             319.583.192                                                                                  519.084.226
Jumlah                                          354.541.511        389.995.662        428.995.228        471.894.751

         Pendapatan unit usaha setelah rencana penambahan kegiatan usaha berasal dari fee atas jasa
         pembuatan aplikasi teknologi informasi serta jasa konsultasi nya dan pembuatan aplikasi
         kecerdasan artifisial.




                                                                                                            Halaman - 45
Page 58
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


8.10 Beban Penjualan

       Beban penjualan, berikut rincian selama periode proyeksi :

       Figur 17. Asumsi Beban Penjualan (tanpa dengan adanya penambahan usaha) (Rp,000)
                                                 2023                2024                      2025                    2026                2027               2028
                   Keterangan
                                                  Des                 Des                       Des                     Des                 Des                Des
                   Beban pokok
                   pendapatan
                                               238.911.06         262.802.17                                         317.990.62        349.789.68        384.768.65
                         COGS                      4                  0                   289.082.387                    6                 8                 7


Figur 18.                Asumsi Beban Penjualan (dengan adanya penambahan usaha) (Rp,000)
 Keterangan                          2023                   2024                    2025                      2026                      2027                  2028
                                      Des                    Des                     Des                       Des                       Des                  Des

 COGS existing                   238.911.064     262.802.170           289.082.387               317.990.626               349.789.688                  384.768.657

 COGS penambahan          -                              2.242.712                2.466.984                2.713.682                  2.985.050           3.283.555

 Jumlah                         238.911.064      265.044.882           291.549.371               320.704.308               352.774.738                 388.052.212


       Asumsi beban pokok pendapatan dengan rencana pembentukan kegiatan unit usaha ELIT
       yang baru sebagai jasa teknologi informasi dan konsultasinya serta jasa pembuatan aplikasi
       kecerdasan artifisial, terdapat COGS ELIT sebagai jasa pembuatan aplikasi berbasis teknologi
       informasi dan aplikasi kecerdasan artifisial.


8.11 Beban Operasional

       Beban operasi terdiri dari beban penjualan, beban umum dan administrasi, Opex Unit Usaha,
       beban bunga dan beban penyusutan & amortisasi. Berikut rincian beban operasional.

       Figur 19. Asumsi Beban Operasional (tanpa adanya penambahan usaha) (Rp,000)
           Keterangan              2023             2024                 2025                         2026                    2027                     2028
                                    Des              Des                    Des                       Des                      Des                      Des
           Beban
                                 5.288.765        5.817.641            6.399.406                  7.039.346                 7.743.281                8.517.609
          penjualan
           Beban umum
          dan                   47.189.178        48.915.015           50.703.970                52.558.353                54.480.555                56.473.058
          administrasi
          Beban bunga            2.191.423         274.706                   -                         -                          -                      -
          Penyusutan &
                                12.238.480        19.550.782           19.941.797                16.991.933                12.644.872                12.204.811
          amortisasi
          Jumlah                66.907.846       74.558.144           77.045.173                 76.589.632                74.868.708                77.195.478


       Figur 20. Asumsi Beban Operasional (adanya penambahan usaha) (Rp,000)
           Keterangan               2023                   2024                     2025                       2026                      2027                   2028

                                    Des                     Des                      Des                       Des                       Des                    Des
          Beban
                                  5.288.765             5.817.641                 6.399.406                  7.039.346                 7.743.281              8.517.609
          penjualan
          Beban umum
          dan                    47.189.178             48.915.015                50.703.970                52.558.353                54.480.555             56.473.058
          administrasi
          Opex unit
                                                         400.000                   414.629                   429.793                   445.512                461.806
          usaha
          Beban bunga             2.191.423              274.706                      -                          -                         -                      -
          Penyusutan &
                                 12.238.480             19.940.782                20.331.797                17.381.933                13.477.252             12.911.492
          amortisasi
          Jumlah                 66.907.846             75.348.144                77.849.802                77.409.425                76.146.600             78.363.963



       Asumsi beban operasional dengan rencana pembentukan kegiatan unit usaha ELIT yang baru
       terdapat penambahan terdiri dari beban penjualan, beban umum dan administrasi, Opex
       Unit Usaha, beban bunga dan beban penyusutan & amortisasi.


                                                                                                                                               Halaman - 46
Page 59
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


8.12 Cut Off Date Dalam Analisa

      Dalam melakukan Analisa Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha ini, kami
      menggunakan cut off date 31 Desember 2023 dimana batas tersebut diambil atas dasar
      pertimbangan kepentingan dan tujuan dilaksanakan studi kelayakan penambahan Kegiatan
      Usaha.

8.13 Penetapan Tingkat Diskonto

      Penentuan Biaya Modal untuk Ekuitas

      Tingkat diskonto untuk ekuitas diperoleh dengan mengaplikasikan model Capital Asset
      Pricing Model (CAPM). Model ini menyatakan bahwa biaya ekuitas adalah bunga bebas risiko
      ditambah premium untuk menutup risiko sistematis dari sekuritas saham. Dengan formula
      sebagai berikut:
                                          Ke = Rf + ß (Rm-Rf)
                                          Ke = Rf + ß Rp
      Dimana:
      Rf      = tingkat kembalian untuk investasi bebas risiko
      ß       = risiko sistematis
      Rm      = tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas
      Rp      = selisih antara Rm dengan Rf

      Rf (Risk free rate), adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap
      tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Untuk kasus Indonesia, instrumen bebas risiko yang
      dapat dipilih adalah tingkat bunga obligasi Pemerintah untuk jangka panjang.

      Terkait dengan tanggal penilaian yang jatuh pada tanggal 31 Desember 2023, maka
      instrumen bebas risiko yang dipilih didasarkan pada obligasi Pemerintah dengan bunga tetap
      yang dikeluarkan oleh Pemerintah, yaitu Surat Utang Negara (SUN) dengan          tenor 30
      tahun, yield tertimbang sebesar 6,89%, dan angka tersebut akan digunakan sebagai tingkat
      kembalian bebas risiko (Rf) dimana penentuan tingkat suku bunga bebas risiko telah sesuai
      dengan ketentuan yang menyatakan “penentuan tingkat suku bunga bebas risiko wajib
      berdasarkan Surat Utang Negara yang akan memiliki masa jatuh tempo paling singkat 10
      (sepuluh) tahun”.

      Rp (Equity Risk Premium - ERP), adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko
      dengan tingkat kembalian investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan equity market risk
      premium memasukkan premi untuk risiko spesifik negara (country-specific risk premiums)
      seperti volatilitas harga saham untuk menghasilkan base equity market risk premium.
      Dengan mengikutkan risiko-risiko ini, dihasilkan tingkat diskonto yang mengakomodasi
      perubahan-perubahan sentimen jangka pendek di sekuritas pada pasar negara berkembang
      (emerging market).

      Premi risiko pasar (Rm-Rf) ditentukan dengan menggunakan rujukan dari hasil damodaran
      per tanggal 1 Juli 2023 dengan risk premium untuk pasar negara berkembang seperti
      Indonesia adalah sekitar 7,89%. Dengan Country Default Spread sebesar 2,04%.

      ß (Beta) Beta merupakan pengukur tingkat kepekaan pengembalian saham terhadap
      pengembalian pasar saham secara keseluruhan (seperti index yang dikeluarkan oleh S&P 500
      atau IHSG). Untuk ELIT kami menggunakan Beta dari industri pada sektor yang sama yang
      terdapat di Bursa Efek Indonesia. (data beta akan termuat pada figure table dibawah).

      Dalam perhitungan digunakan beta dari perusahaan-perusahaan tersebut sebagai beta untuk
      menghitung cost of equity ELIT, dimana beta tersebut dihitung dari rata-rata unlevered
      beta. Cara ini dilakukan untuk menetralisir pengaruh leverage yang ada di masing-masing
      perusahaan terhadap beta. Perusahaan yang sama dengan leverage yang berbeda akan


                                                                                    Halaman - 47
Page 60
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


      memiliki cost of equity yang berbeda pula, oleh karena itu pengaruh leverage yang ada di
      setiap perusahaan perlu dinetralisir dengan cara menghitung unlevered beta.

      Unlevered beta dihitung dengan formula sebagai berikut:
                        βL
       βu =
        dimana: 1 + (1-T) x DER

        T          = Tarif Pajak Penghasilan Badan
        DER        = Debt to equity ratio
        βL         = Beta levered. yaitu ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur
                     secara obyektif dari responsivitas pengembalian perusahaan terhadap
                     pergerakan pengembalian portofolio pasar apabila dibandingkan dengan
                     portofolio pasar dengan pengaruh hutang
        βu         = Beta unlevered. yaitu ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur
                     secara obyektif dari responsivitas pengembalian perusahaan terhadap
                     pergerakan pengembalian portofolio pasar apabila dibandingkan dengan
                     portofolio pasar tanpa pengaruh hutang

      Unlevered beta rata-rata perusahaan pembanding yang diperoleh dari perhitungan ini
      kemudian di-relevered dengan tingkat leverage yang berlaku di pasar untuk memperoleh
      beta yang sesuai untuk mendiskonto tersebut dengan formula sebagai berikut:

      Figur 21. Beta
               Data Pembanding                       Ticker                    Beta Unleverage
        PT ITSEC Asia Tbk                          IDX:CYBR                         0,33294
        Jasmine Technology Solution                 SET:JTS                         0,80730
       Public Company Limited
        International Research                     SET:IRCP                         0,63527
       Corporation Public Company
       Limited
        International Network System               SET:ITNS                         0,40594
       Public Company Limited
        Information and                             SET:ICN                         0,72061
       Communication Networks Public
       Company Limited
        I2 Enterprise Public Company                 SET:I2                         0,22638
       Limited
        G-Able Public Company Limited             SET:GABLE                         0,41545
        Beryl 8 Plus Public Company                 SET:BE8                         0,61151
       Limited
        ELCOM Technology                           HOSE:ELC                         0,90740
       Communications Corporation
        FPT Corporation                            HOSE:FPT                         0,71006
                                      Average                                       0,57728
      Sumber : S & P, 2023

      Dari figure di atas, tampak bahwa rata-rata dari unlevered beta dari perusahaan yang
      digunakan sebagai dasar perhitungan adalah sebesar 0,57728 atau 0,58.

      Unlevered beta rata-rata perusahaan pembanding yang diperoleh dari perhitungan ini
      kemudian di-relevered dengan tingkat leverage yang berlaku di pasar yaitu sebesar 0,089
      untuk memperoleh beta yang sesuai untuk mendiskonto AKB tersebut dengan formula
      sebagai berikut:
       βL = βu x (1 + (1-T) x DER)
       βL = 0,58 x (1 + (1-22,00%) x 9,00%)
       βL = 0,62
                                                                                          Halaman - 48
Page 61
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


      Dengan demikian nilai dari beta re-levered adalah sebesar 0,62. Berdasarkan uraian di atas,
      maka biaya modal ekuitas adalah:


      Figur 22. Cost of Equity
                             KETERANGAN                                 PROSENTASE

       Tingkat Bunga Bebas Risiko (Risk Free Rate)                              6,89%
       Risk Premium Market                                                      7,89%
       Beta                                                                         0,62
       CDS (Country Default Spread)                                             2,04%
                Biaya Modal untuk Ekuitas (Cost Of Equity)                      9,72%


      Sesuai dengan AKB yang digunakan, yaitu arus kas bersih untuk perusahaan (free cash flow
      to firm), maka tingkat diskonto yang digunakan adalah tingkat diskonto yang merupakan
      rata-rata tertimbang biaya modal, baik yang berasal dari kreditor (pinjaman) maupun yang
      berasal dari (investor) penyertaan.

      Dalam penilaian ini, untuk biaya bunga hutang digunakan tingkat bunga pinjaman rata-rata
      dalam mata uang Rupiah berdasarkan suku bunga pinjaman investasi dari Bank Persero
      berdasarkan data yang dipublikasikan Bank Indonesia per Desember 2023, yaitu 9,41%.
      Berdasarkan biaya bunga tersebut maka diperoleh biaya utang bersih setelah pajak adalah
      sebesar 7,34% (dengan tarif pajak 22,00%) dengan perhitungan sebagai berikut:

         Wd        = i x ((1-T))
         Wd        = 9,41% x (1-22,00%) = 7,34%

      Komposisi pendanaan dihitung berdasarkan DER market sebesar 9,00%. Berikut adalah
      perhitungan WACC.

      Figur 23. Perhitungan WACC
                      Keterangan                     Biaya Modal    Komposisi              Tertimbang
       COST OF DEBT (Kd = I X (1-T))                   8,00%          8,25%                  0,66%
       COST OF EQUITY (Ke = Rf + (Rpm) * Beta          9,72%          91,75%                 8,92%
       Weighted Average Cost of capital                                                      9,58%
       (WACC)

      Berdasarkan perhitungan diatas, maka tingkat diskonto yang digunakan dalam penilaian
      adalah 9,58% menurut kami merupakan tingkat diskonto yang wajar.


8.14 Analisis Kelayakan Proyek

      Analisis kelayakan proyek, dilakukan dengan membandingkan antara pengorbanan ekonomis
      yang dilakukan ELIT dalam kaitannya penambahan kegiatan usaha berupa jasa pembuatan
      aplikasi berbasis teknologi informasi dan jasa konsultasinya serta aplikasi berbasis
      kecerdasan artifisial dengan nilai Investasi sebesar Rp 4.200.000.000 (Empat Miliar Dua Ratus
      Juta Rupiah).

      Kelayakan dari Penambahan Kegiatan Usaha ini dihitung dari manfaat ekonomis yang
      diantisipasi di masa mendatang dari Penambahan Kegiatan Usaha yang dihitung dari selisih
      dari Free Cash Flow To Firm ELIT sebelum penambahan, dengan Free Cash Flow To Firm
      setelah penambahan. Yang selanjutnya di bandingkan dengan Initial investment.




                                                                                              Halaman - 49
Page 62
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


      Berdasarkan analisis kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha dengan mempertimbangkan
      asumsi-asumsi yang telah dilakukan diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut:
          ▪ Net Present Value (NPV)           :    Rp 210.147.000
          ▪ Internal Rate of Return (IRR)     :    16,61% (lebih tinggi dari tingkat diskonto 9,58%)
          ▪ Profitability Index (PI)          :    1,21
          ▪ Payback Period (PP)               :    3 Tahun 9 Bulan

      Net Present Value (NPV) adalah perbedaan antara nilai sekarang dari arus kas yang masuk
      dan nilai sekarang dari arus kas keluar pada sebuah waktu periode. NPV biasanya digunakan
      untuk alokasi modal untuk menganalisa keuntungan dalam sebuah proyek yang akan
      dilaksanakan. NPV positif menandakan bahwa proyeksi pendapatan yang dihasilkan oleh
      sebuah proyek atau investasi melebihi dari proyek biaya yang dikeluarkan.

      Berdasarkan perhitungan dan analisa yang dilakukan menunjukkan bahwa NPV sebesar
      Rp210.147.000. Nilai NPV yang dihasilkan >0 yang mana menunjukkan bahwa proyek tersebut
      layak untuk direalisasikan.

      Internal Rate Of Return (IRR) adalah tingkat suatu investasi di mana pada saat itu NPV adalah
      nol. Suatu investasi dapat dikatakan layak dan menguntungkan untuk dijalankan apabila nilai
      IRR lebih besar dari Cost of Capital yang ditentukan.

      Analisa IRR pada studi kelayakan penambahan kegiatan usaha ini menunjukkan bahwa nilai
      perhitungan adalah 16,61%. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa IRR yang diperoleh lebih
      besar dibandingkan dengan tingkat diskonto (discount rate) yang ditetapkan, yaitu sebesar
      9,58% sehingga proyek tersebut Layak untuk direalisasikan.

      Profitability Index (PI) adalah metode penghitungan kelayakan proyek dengan
      membandingkan antara jumlah present value nilai arus kas dengan nilai investasi dari
      proyek.

      Berdasarkan perhitungan dan analisa yang dilakukan menunjukkan bahwa PI > 1 yang mana
      investasi dapat diterima.

      Payback Period (PP) merupakan penentuan jangka waktu yang dibutuhkan untuk menutup
      initial investment dari suatu proyek dengan menggunakan cash flow yang dihasilkan dari
      proyek tersebut.

      Berdasarkan perhitungan dan analisa yang diperoleh, perusahaan akan                        mampu
      mengembalikan seluruh investasi sesudah berjalan selama 3 tahun 9 bulan.


8.15 Analisis Break even dengan Penambahan Usaha

      Untuk mengetahui sebuah titik dimana biaya atau pengeluaran dan pendapatan adalah
      seimbang sehingga tidak ada kerugian atau keuntungan, maka dilakukan analisis break even.
      Berikut break even dengan adanya penambahan usaha:

      Figur 24. Analisis Break event (Rp,000)
             Keterangan         2024              2025           2026               2027              2028
                               Jan-Des        Jan – Des        Jan - Des        Jan - Des           Jan - Des
       Penjualan             354.541.511     389.995.662      428.995.228      471.894.751         519.084.226
       Beban pokok           265.044.882     291.549.371      320.704.308      352.774.738         388.052.212

       Beban operasional     55.132.656      57.518.005        60.027.492      62.669.348          65.452.472

       BEP                   218.408.398     227.857.973      237.799.324      248.265.053         259.290.418




                                                                                             Halaman - 50
Page 63
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


8.16 Analisis Profitabilitas & ROI dengan Penambahan Usaha

      Untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba, berikut Profitability
      yang dihasilkan:

      Figur 25. Analisis Profitabilitas
                                2023           2024             2025          2026          2027             2028
            Keterangan
                              Jan-Des        Jan - Des        Jan - Des     Jan - Des     Jan - Des        Jan - Des
       Net Profit Margin        5,35%          3,11%            4,12%         5,61%         7,10%            7,91%
       Gross Profit Margin     22,95%         23,14%           23,29%        23,73%        24,17%           24,31%
       Operating Profit
                               22,95%          23,14%          23,29%         23,73%       24,17%           24,31%
       Margin
       Return On Asset, ROA    7,51%           4,52%            6,02%         8,08%        9,88%            10,56%
       Return On Equity,
                               14,26%          8,43%           10,93%         14,08%       16,38%           16,72%
       ROE



8.17 Analisis Sensitivitas Inkremental Sebelum dan Setelah Penambahan Usaha

      Untuk menguji kepekaan suatu proyek terhadap berbagai faktor ekonomi, maka berikut ini
      disajikan analisa sensitivitas terhadap rencana yang akan dilakukan oleh ELIT (dalam ribuan
      rupiah):

      Figur 26. Analisis Sensitivitas Pendapatan dan Biaya ((Rp,000)
       Perubahan
                                        0%                    -10%                  -5%               5%                    10%
       Pendapatan
       Net Present Value
                                210.147           (610.722)               (200.287)         620.581             1.031.016
       (NPV)
       Internal Rate Of
                                16,61%             -8,02%                  3,37%            32,01%                50,10%
       Return (IRR)
       Profitability Index
                                 1,21                  0,52                 0,86             1,56                    1,90
       (PI)


       Perubahan Biaya                    0%                   -10%                 -5%               5%                    10%
       Net Present Value
                                210.147             921.621               565.884          (145.590)            (501.327)
       (NPV)
       Internal Rate Of
                                 16,61%                45,14%              29,86%            5,03%                -5,09%
       Return (IRR)
       Profitability Index
                                  1,21                  1,81                1,51             0,91                    0,61
       (PI)

      Perubahan Pendapatan
      Dari keterangan diatas apabila pendapatan dari pembentukan unit usaha berkurang 10%
      diperoleh NPV sebesar minus Rp610.722.000, apabila pendapatan berkurang 5% diperoleh
      NPV sebesar minus Rp 200.287.000 apabila pendapatan bertambah 5% diperoleh NPV sebesar
      Rp620.581.000. apabila pendapatan bertambah 10%, diperoleh NPV sebesar
      Rp1.031.016.000.

      Selanjutnya pada parameter kedua, yaitu IRR, apabila pendapatan dari pembentukan unit
      usaha berkurang 10% diperoleh IRR sebesar minus 8,02%, apabila pendapatan berkurang 5%
      diperoleh IRR sebesar 3,37%. apabila pendapatan bertambah 5% diperoleh IRR sebesar
      32,01%. apabila pendapatan bertambah 10%, diperoleh IRR sebesar 50,10%.

      Selanjutnya pada parameter ketiga, yaitu Profitability Index, apabila pendapatan dari
      pembentukan unit usaha berkurang 10% diperoleh PI sebesar 0,52, apabila pendapatan
      berkurang 5% diperoleh PI sebesar 0,86. apabila pendapatan bertambah 5% diperoleh PI
      sebesar 1,56. apabila pendapatan bertambah 10%, diperoleh PI sebesar 1,90.




                                                                                                           Halaman - 51
Page 64
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (“ELIT”)


      Dari analisis sensitivitas pembentukan unit usaha yang dilakukan, terlihat bahwa unit usaha
      yang bergerak dalam bidang teknologi informasi dan jasa konsultasinya serta aplikasi
      kecerdasan artifisial oleh ELIT relatif sensitif terhadap perubahan pendapatan.

      Perubahan Biaya
      Dari keterangan diatas apabila biaya dari pembentukan unit usaha berkurang 10% diperoleh
      NPV sebesar Rp 921.621.000, apabila biaya berkurang 5% diperoleh NPV sebesar
      Rp565.884.000. apabila biaya bertambah 5% diperoleh NPV sebesar minus Rp145.590.000.
      apabila biaya bertambah 10%, diperoleh NPV sebesar minus Rp501.327.000.

      Selanjutnya pada parameter kedua, yaitu IRR, apabila biaya dari pembentukan unit usaha
      berkurang 10% diperoleh IRR sebesar 45,14%, apabila biaya berkurang 5% diperoleh IRR
      sebesar 29,86%. apabila biaya bertambah 5% diperoleh IRR sebesar 5,03%. apabila biaya
      bertambah 10%, diperoleh IRR sebesar minus 5,09%.

      Selanjutnya pada parameter ketiga, yaitu Profitability Index, apabila biaya dari
      pembentukan unit usaha berkurang 10% diperoleh PI sebesar 1,81, apabila biaya berkurang
      5% diperoleh PI sebesar 1,51. apabila biaya bertambah 5% diperoleh PI sebesar 0,91. apabila
      biaya bertambah 10%, diperoleh PI sebesar 0,61.

      Dari analisis sensitivitas pembentukan unit usaha yang dilakukan, terlihat bahwa unit usaha
      yang bergerak dalam bidang teknologi informasi dan jasa konsultasinya serta aplikasi
      kecerdasan artifisial oleh ELIT relatif sensitif terhadap perubahan biaya


8.18 Kesimpulan

      Berdasarkan kajian, evaluasi dan analisa keuangan serta proyeksi-proyeksi lainnya dengan
      syarat asumsi-asumsi yang telah ditetapkan dapat terpenuhi, maka dapat disimpulkan bahwa
      Rencana Penambahan Kegiatan Usaha berupa penambahan bidang usaha sesuai dengan KBLI
      No. 62090, 6202, dan 62015 untuk aktivitas teknologi informasi dan jasa komputer lainnya,
      aktivitas konsultasi komputer dan manajemen fasilitas komputer, dan aktivitas
      pemrograman berbasis kecerdasan artifisial. dengan mempertimbangkan aspek pasar, aspek
      teknis, aspek pola bisnis, aspek model manajemen, serta aspek keuangan, sehingga dapat
      disimpulkan rencana ini layak.




                                                                                     Halaman - 52
Page 65

          
Page 66
Rencana Investasi 2024

     Kas            2.250.000.000 Investasi ini akan memastikan likuiditas yang memadai untuk operasi dan ekspansi yang terukur
  Hardware          1.500.000.000 Investasi pada perangkat keras untuk mendukung kebutuhan komputasi lanjutan dan aplikasi AI
  Man Power           450.000.000 Alokasi untuk merekrut teknisi, pemrogram, dan konsultan yang terampil guna meningkatkan kapasitas penyampaian layanan dan inovasi
    Total           4.200.000.000
Page 67
                                      Tanpa Penambahan Usaha

PT. DATA SINERGITAMA JAYA (ELITERY)
Asumsi Tanpa Penambahan Usaha
URAIAN                                                2024        2025        2026         2027        2028
                                                       Des         Des         Des          Des         Des
Jumlah hari dalam setahun                   Hari            365      365             365      365             365
Jumlah bulan dalam setahun                 Bulan             12          12          12           12           12
Inflasi                                      %         3,66%       3,66%        3,66%       3,66%        3,66%


Asumsi Existing
     Penjualan                            % Growth       10%         10%         10%          10%             10%




Beban Pokok Pendapatan                    % to sale   75%            75%         75%          75%             75%


Beban Operasional
     Beban penjualan                      % Growth           2%          2%          2%           2%          2%
     Beban umum dan administrasi          % Growth           4%          4%          4%           4%          4%


     Piutang Usaha                          Hari            45       45              45       45              45
     Hutang usaha                           Hari            90       90              90       90              90
Page 68
                                      Dengan Penambahan Usaha

PT. DATA SINERGITAMA JAYA (ELITERY)
Asumsi Dengan Penambahan Usaha
URAIAN                                               2024         2025        2026        2027        2028
                                                      Des          Des         Des         Des         Des
Jumlah hari dalam setahun                  Hari             365      365         365         365         365
Jumlah bulan dalam setahun                Bulan              12          12          12          12          12
Inflasi                                     %            3,66%     3,66%       3,66%       3,66%       3,66%


Asumsi Existing
    Pengadaan barang dan jasa           % Growth            10%      10%         10%         10%         10%
Asumsi Penambahan anak usaha
    Pendapatan unit usaha               % Growth     3.000.000       10%         10%         10%         10%


Beban Pokok Pendapatan Existing          % to sale          75%      75%         75%         75%         75%
Beban Pokok Pendapatan Penambahan        % to sale          75%      75%         75%         75%         75%
Beban Operasional
    Beban penjualan                     % Growth            2%           2%          2%          2%      2%
    Beban umum dan administrasi         % Growth      570.000            4%          4%          4%      4%


    Piutang Usaha                          Hari             45       45          45          45          45
    Hutang usaha                           Hari             90       90          90          90          90
Page 69
                                                             Tanpa Penambahan Usaha
PT. DATA SINERGITAMA JAYA (ELITERY)
 Penjualan Tanpa Penambahan Usaha
(Rp 000)
Keterangan                                            2023           2024            2025            2026            2027            2028
                                                       Des            Des             Des             Des             Des             Des


Penjualan                                          319.583.192       351.541.511     386.695.662     425.365.228     467.901.751     514.691.926
 Jumlah                                           319.583.192       351.541.511     386.695.662     425.365.228     467.901.751     514.691.926
      Saldo awal                                    23.160.169        48.326.694      43.340.734      47.674.808      52.442.288      57.686.517
      Saldo akhir                                  (48.326.694)      (43.340.734)    (47.674.808)    (52.442.288)    (57.686.517)    (63.455.169)
 Penerimaan piutang usaha                         294.416.667       356.527.471     382.361.589     420.597.748     462.657.522     508.923.275




PT. DATA SINERGITAMA JAYA (ELITERY)
 HPP Tanpa Penambahan Usaha
(Rp 000)
Keterangan                                            2023           2024            2025            2026            2027            2028
                                                      Des             Des             Des             Des             Des             Des
Beban pokok pendapatan
    COGS                                             238.911.064     262.802.170     289.082.387     317.990.626     349.789.688     384.768.657

    Jumlah                                        238.911.064       262.802.170     289.082.387     317.990.626     349.789.688     384.768.657


PT. DATA SINERGITAMA JAYA (ELITERY)
Proyeksi Beban operasional Tanpa Penamabahan Usaha
(Rp 000)
Keterangan                                            2023           2024            2025            2026            2027            2028
                                                       Des            Des             Des             Des             Des             Des


Beban operasional
    Beban penjualan                                    5.288.765       5.817.641       6.399.406       7.039.346       7.743.281       8.517.609
    Beban umum dan administrasi                       47.189.178      48.915.015      50.703.970      52.558.353      54.480.555      56.473.058

    Beban bunga                                        2.191.423         274.706               -               -               -               -
    Penyusutan & amortisasi                           12.238.480      19.550.782      19.941.797      16.991.933      12.644.872      12.204.811
    Jumlah                                           66.907.846      74.558.144      77.045.173      76.589.632      74.868.708      77.195.478


PT. DATA SINERGITAMA JAYA (ELITERY)
Proyeksi Bunga pinjaman Tanpa Penamabahan Usaha
(Rp 000)
Keterangan                                            2023            2024            2025            2026            2027            2028
                                                      Des             Des             Des             Des             Des             Des
                                                       2.191.423         274.706               -               -               -               -
Beban bunga pinjaman                                  2.191.423         274.706                -               -               -               -

Saldo awal                                                     -       5.838.591               -               -               -               -
Pinjaman bank                                          5.838.591
Angsuran pokok                                                        (5.838.591)              -               -               -               -
Saldo akhir hutang usaha                              5.838.591                -               -               -               -               -
Posisi kas                                                           61.852.615      98.028.434     139.399.042     186.671.174     241.595.475



PT. DATA SINERGITAMA JAYA (ELITERY)
Proyeksi Hutang usaha Tanpa Penamabahan Usaha
(Rp 000)
Keterangan                                            2023           2024            2025            2026            2027            2028
                                                       Des            Des             Des             Des             Des             Des


Hutang usaha
    Saldo awal                                         2.043.679      54.269.390      64.800.535      71.280.589      78.408.647      86.249.512
    Pembelian                                        238.911.064     262.802.170     289.082.387     317.990.626     349.789.688     384.768.657
    Saldo akhir                                      (54.269.390)    (64.800.535)    (71.280.589)    (78.408.647)    (86.249.512)    (94.874.463)
    Pembayaran hutang usaha                          186.685.352     252.271.025     282.602.333     310.862.567     341.948.823     376.143.706
Page 70
                                                         Dengan Penambahan Usaha
PT. DATA SINERGITAMA JAYA (ELITERY)
 Penjualan Dengan Penambahan Usaha
(Rp 000)
Keterangan                                   2023             2024            2025            2026            2027            2028
                                              Des              Des             Des             Des             Des             Des


Penjualan existing                           319.583.192      351.541.511     386.695.662     425.365.228     467.901.751     514.691.926
Pendapatan anak usaha                                  -        3.000.000       3.300.000       3.630.000       3.993.000       4.392.300

Jumlah                                     319.583.192       354.541.511     389.995.662     428.995.228     471.894.751     519.084.226
Piutang usaha
    Saldo awal                               23.160.169        48.326.694      43.710.597      48.081.657      52.889.823      58.178.805
    Saldo akhir                             (48.326.694)      (43.710.597)    (48.081.657)    (52.889.823)    (58.178.805)    (63.996.685)
Penerimaan piutang usaha                   294.416.667       359.157.608     385.624.602     424.187.063     466.605.769     513.266.346


PT. DATA SINERGITAMA JAYA (ELITERY)
 HPP Dengan Penambahan Usaha
(Rp 000)
Keterangan                                   2023             2024            2025            2026            2027            2028
                                              Des              Des             Des             Des             Des             Des
Beban pokok pendapatan
    COGS existing                           238.911.064       262.802.170     289.082.387     317.990.626     349.789.688     384.768.657
    COGS penambahan                                   -         2.242.712       2.466.984       2.713.682       2.985.050       3.283.555
    Jumlah                                 238.911.064       265.044.882     291.549.371     320.704.308     352.774.738     388.052.212


PT. DATA SINERGITAMA JAYA (ELITERY)
Proyeksi Beban operasional Dengan Penambahan Usaha
(Rp 000)
Keterangan                                   2023             2024            2025            2026            2027            2028
                                              Des              Des             Des             Des             Des             Des


Beban operasional
    Beban penjualan                              5.288.765      5.817.641       6.399.406       7.039.346       7.743.281       8.517.609
    Beban umum dan administrasi                 47.189.178     48.915.015      50.703.970      52.558.353      54.480.555      56.473.058
    Opex anak usaha                                               400.000         414.629         429.793         445.512         461.806
    Beban bunga                                2.191.423          274.706               -               -               -               -
    Penyusutan & amortisasi                   12.238.480       19.940.782      20.331.797      17.381.933      13.477.252      12.911.492
    Jumlah                                   66.907.846       75.348.144      77.849.802      77.409.425      76.146.600      78.363.963


PT. DATA SINERGITAMA JAYA (ELITERY)
Proyeksi Bunga pinjaman Dengan Penamabahan Usaha
(Rp 000)
Keterangan                                   2023             2024            2025            2026            2027            2028
                                              Des              Des             Des             Des             Des             Des
                                                 2.191.423        274.706               -               -               -               -
Beban bunga pinjaman                            2.191.423        274.706                -               -               -               -

Saldo awal                                               -     5.838.591                -               -               -               -
Pinjaman bank                                    5.838.591              -               -               -               -               -
Angsuran pokok                                           -     (5.838.591)              -               -               -               -
Saldo akhir hutang usaha                        5.838.591               -               -               -               -               -




PT. DATA SINERGITAMA JAYA (ELITERY)
Proyeksi Hutang usaha Dengan Penambahan Usaha
(Rp 000)
Keterangan                                   2023             2024            2025            2026            2027            2028
                                              Des              Des             Des             Des             Des             Des


Hutang usaha
    Saldo awal                                 2.043.679       54.269.390      65.353.533      71.888.886      79.077.774      86.985.552
    Pembelian                                238.911.064      265.044.882     291.549.371     320.704.308     352.774.738     388.052.212
    Saldo akhir                              (54.269.390)     (65.353.533)    (71.888.886)    (79.077.774)    (86.985.552)    (95.684.107)
    Pembayaran hutang usaha                  186.685.352      253.960.740     285.014.017     313.515.419     344.866.961     379.353.657
Page 71
PT. DATA SINERGITAMA JAYA (ELITERY)
Proyeksi Aset Tetap Tanpa Penambahan Usaha
Rp (000)

                                                      Tanpa Penambahan Usaha

URAIAN                                2023               2024             2025             2026          2027          2028
                                      Des                 Des             Des               Des          Des           Des
Penambahan
    Bangunan
    Peralatan data center
    Kendaraan
    Peralatan kantor
    Peralatan Elivision
    Aset hak-guna-bangunan
    Capex                                                                   1.222.679       1.247.132      937.205       487.259
    Jumlah                                                            -    1.222.679       1.247.132       937.205       487.259
Perolehan
    Bangunan                            9.621.852          9.621.852        9.621.852       9.621.852     9.621.852     9.621.852
    Peralatan data center              42.999.495         42.999.495       42.999.495      42.999.495    42.999.495    42.999.495
    Kendaraan                               782.960             782.960         782.960      782.960       782.960       782.960
    Peralatan kantor                    2.818.040          2.818.040        2.818.040       2.818.040     2.818.040     2.818.040
    Peralatan Elivision                 6.938.463          6.938.463        6.938.463       6.938.463     6.938.463     6.938.463
    Aset hak-guna-bangunan             26.074.185         26.074.185       26.074.185      26.074.185    26.074.185    26.074.185
    Capex                                         -                   -     1.222.679       2.469.811     3.407.015     3.894.274
    Jumlah                            89.234.994         89.234.994       90.457.673      91.704.805    92.642.010    93.129.269
Penyusutan
    Bangunan                                481.093             481.093         481.093      481.093       481.093       481.093
    Peralatan data center               2.799.266          2.799.266        2.799.266       2.799.266     2.799.266     2.799.266
    Kendaraan                                77.296              77.296          77.296       77.296        77.296        77.296
    Peralatan kantor                        400.110             400.110         400.110      400.110       400.110       140.573
    Peralatan Elivision                 1.156.719          1.156.719        1.156.719       1.156.719      433.421              -
    Aset hak-guna-bangunan              7.312.301          7.312.301        7.312.301       3.963.601             -             -
    Capex                                                             -         244.536      493.962       681.403       778.855
    Jumlah                            12.226.785         12.226.785       12.471.321       9.372.047     4.872.589     4.277.082
Akumulasi Penyusutan
    Bangunan                                561.275        1.042.367        1.523.460       2.004.552     2.485.645     2.966.738
    Peralatan data center              20.910.670         23.709.936       26.509.202      29.308.468    32.107.734    34.907.000
    Kendaraan                               197.112             274.408         351.704      429.000       506.296       583.592
    Peralatan kantor                    1.077.028          1.477.137        1.877.247       2.277.357     2.677.467     2.818.040
    Peralatan Elivision                 3.034.883          4.191.603        5.348.322       6.505.042     6.938.463     6.938.463
    Aset hak-guna-bangunan              7.485.982         14.798.283       22.110.584      26.074.185    26.074.185    26.074.185
    Capex                                         -                   -         244.536      738.498      1.419.901     2.198.756
    Jumlah                            33.266.949         45.493.734       57.965.055      67.337.102    72.209.691    76.486.773
Nilai Buku
    Bangunan                            9.060.577          8.579.484        8.098.392       7.617.299     7.136.207     6.655.114
    Peralatan data center              22.088.826         19.289.560       16.490.294      13.691.027    10.891.761     8.092.495
    Kendaraan                               585.848             508.552         431.256      353.960       276.664       199.368
    Peralatan kantor                    1.741.012          1.340.902            940.792      540.683       140.573              -
    Peralatan Elivision                 3.903.579          2.746.860        1.590.140        433.421              -             -
    Aset hak-guna-bangunan             18.588.203         11.275.902        3.963.601               -             -             -
    Capex                                         -                   -         978.143     1.731.313     1.987.114     1.695.518
    Jumlah                            55.968.046         43.741.260       32.492.618      24.367.703    20.432.319    16.642.496
Page 72
PT. DATA SINERGITAMA JAYA (ELITERY)
Proyeksi Aset Tetap Dengan Penambahan Usaha
Rp (000)

                                                Dengan Penambahan Usaha

URAIAN                                 2023             2024          2025         2026             2027           2028
                                        Des              Des           Des          Des              Des           Des
Penambahan
         Bangunan
         Peralatan data center
         Kendaraan
         Peralatan kantor
         Peralatan Elivision
         Aset hak-guna-bangunan
         Capex                                           1.950.000     1.222.679     1.247.132        937.205       487.259
         Jumlah                                         1.950.000     1.222.679     1.247.132         937.205       487.259
Perolehan
         Bangunan                       9.621.852        9.621.852     9.621.852     9.621.852       9.621.852     9.621.852
         Peralatan data center         42.999.495       42.999.495    42.999.495    42.999.495      42.999.495    42.999.495
         Kendaraan                        782.960         782.960       782.960       782.960         782.960       782.960
         Peralatan kantor               2.818.040        2.818.040     2.818.040     2.818.040       2.818.040     2.818.040
         Peralatan Elivision            6.938.463        6.938.463     6.938.463     6.938.463       6.938.463     6.938.463
         Aset hak-guna-bangunan        26.074.185       26.074.185    26.074.185    26.074.185      26.074.185    26.074.185
         Capex                                     -     1.950.000     3.172.679     4.419.811       5.357.015     5.844.274
         Jumlah                       89.234.994       91.184.994    92.407.673    93.654.805      94.592.010    95.079.269
Penyusutan
         Bangunan                         481.093         481.093       481.093       481.093         481.093       481.093
         Peralatan data center          2.799.266        2.799.266     2.799.266     2.799.266       2.799.266     2.799.266
         Kendaraan                            77.296       77.296        77.296           77.296       77.296        77.296
         Peralatan kantor                 400.110         400.110       400.110       400.110         540.683              -
         Peralatan Elivision            1.156.719        1.156.719     1.156.719     1.156.719        433.421              -
         Aset hak-guna-bangunan         7.312.301        7.312.301     7.312.301     3.963.601               -             -
         Capex                                            390.000       634.536       883.962        1.071.403     1.168.855
         Jumlah                       12.226.785       12.616.785    12.861.321     9.762.047       5.403.161     4.526.510
Akumulasi Penyusutan
         Bangunan                         561.275        1.042.367     1.523.460     2.004.552       2.485.645     2.966.738
         Peralatan data center         20.910.670       23.709.936    26.509.202    29.308.468      32.107.734    34.907.000
         Kendaraan                        197.112         274.408       351.704       429.000         506.296       583.592
         Peralatan kantor               1.077.028        1.477.137     1.877.247     2.277.357       2.818.040     2.818.040
         Peralatan Elivision            3.034.883        4.191.603     5.348.322     6.505.042       6.938.463     6.938.463
         Aset hak-guna-bangunan         7.485.982       14.798.283    22.110.584    26.074.185      26.074.185    26.074.185
         Capex                                     -      390.000      1.024.536     1.908.498       2.979.901     4.148.756
         Jumlah                       33.266.949       45.883.734    58.745.055    68.507.102      73.910.264    78.436.773
Nilai Buku
         Bangunan                       9.060.577        8.579.484     8.098.392     7.617.299       7.136.207     6.655.114
         Peralatan data center         22.088.826       19.289.560    16.490.294    13.691.027      10.891.761     8.092.495
         Kendaraan                        585.848         508.552       431.256       353.960         276.664       199.368
         Peralatan kantor               1.741.012        1.340.902      940.792       540.683                -             -
         Peralatan Elivision            3.903.579        2.746.860     1.590.140      433.421                -             -
         Aset hak-guna-bangunan        18.588.203       11.275.902     3.963.601               -             -             -
         Capex                                     -     1.560.000     2.148.143     2.511.313       2.377.114     1.695.518
         Jumlah                       55.968.046       45.301.260    33.662.618    25.147.703      20.681.746    16.642.496
Page 73
                                                   Tanpa Penambahan Usaha
PT. DATA SINERGITAMA JAYA (ELITERY)
Proyeksi Aset Tetap Tanpa Penambahan Usaha
Rp (000)


URAIAN                               2023              2024          2025             2026          2027          2028
                                      Des               Des          Des               Des           Des           Des
Penambahan
    Aktiva takberwujud
    Capex                                                                  732.400      747.048       761.989       777.228
    Jumlah                                                       -      732.400         747.048       761.989       777.228
Perolehan
    Aktiva takberwujud                61.157.459        61.157.459    61.157.459      61.157.459    61.157.459    61.157.459
    Capex                                      -                 -         732.400     1.479.447     2.241.436     3.018.664
    Jumlah                           61.157.459        61.157.459    61.889.859      62.636.906    63.398.895    64.176.123
Amortisasi
    Aktiva takberwujud                 7.323.996         7.323.996     7.323.996       7.323.996     7.323.996     7.323.996
    Capex                                                        -         146.480      295.889       448.287       603.733
    Jumlah                             7.323.996        7.323.996     7.470.476       7.619.886     7.772.283     7.927.729
Akumulasi Amortisasi
    Aktiva takberwujud                11.555.011        18.879.007    26.203.004      33.527.000    40.850.996    48.174.992
    Capex                                      -                 -         146.480      442.369       890.657      1.494.389
    Jumlah                           11.555.011        18.879.007    26.349.484      33.969.369    41.741.653    49.669.382
Nilai Buku
    Aktiva takberwujud                49.602.448        42.278.452    34.954.455      27.630.459    20.306.463    12.982.467
    Capex                                      -                 -         585.920     1.037.078     1.350.779     1.524.275
    Jumlah                           49.602.448        42.278.452    35.540.375      28.667.537    21.657.242    14.506.741
Page 74
                                              Dengan Penambahan Usaha
PT. DATA SINERGITAMA JAYA (ELITERY)
Proyeksi Aset Tetap Dengan Penambahan Usaha
Rp (000)


URAIAN                                 2023          2024          2025         2026           2027          2028
                                        Des           Des           Des          Des            Des           Des
Penambahan
      Aktiva takberwujud
      Capex                                                   -      732.400       747.048       761.989       777.228
       Jumlah                                                 -      732.400       747.048       761.989       777.228
Perolehan
      Aktiva takberwujud               61.157.459    61.157.459    61.157.459    61.157.459    61.157.459    61.157.459
      Capex                                     -             -      732.400      1.479.447     2.241.436     3.018.664
       Jumlah                         61.157.459    61.157.459    61.889.859    62.636.906    63.398.895    64.176.123
Amortisasi
      Aktiva takberwujud                7.323.996     7.323.996     7.323.996     7.323.996     7.323.996     7.323.996
      Capex                                                   -      146.480       295.889       750.094      1.060.986
       Jumlah                          7.323.996     7.323.996     7.470.476     7.619.886     8.074.091     8.384.982
Akumulasi Amortisasi
      Aktiva takberwujud               11.555.011    18.879.007    26.203.004    33.527.000    40.850.996    48.174.992
      Capex                                     -             -      146.480       442.369      1.192.464     2.253.450
       Jumlah                         11.555.011    18.879.007    26.349.484    33.969.369    42.043.460    50.428.442
Nilai Buku
      Aktiva takberwujud               49.602.448    42.278.452    34.954.455    27.630.459    20.306.463    12.982.467
      Capex                                     -             -      585.920      1.037.078     1.048.972      765.215
       Jumlah                         49.602.448    42.278.452    35.540.375    28.667.537    21.355.435    13.747.681
Page 75
                                                Tanpa Penambahan Usaha
Proyeksi Persediaan Tanpa Penambahan Usaha
Proyeksi Neraca
Rp (000)
URAIAN                                           2023           2024           2025           2026           2027           2028
                                                  Des            Des           Des            Des            Des            Des
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas                            21.561.987      61.852.615     98.028.434    139.399.042    186.671.174    241.595.475
Kas yang dibatasi penggunaannya                        -               -              -              -              -              -
Piutang usaha                                          -
  Pihak Berelasi                                  75.934
  Pihak Ketiga                                48.250.760      43.340.734     47.674.808     52.442.288     57.686.517     63.455.169
Piutang lain-lain                                      -
  Pihak Berelasi                                       -               -              -              -              -              -
  Pihak Ketiga                                 7.618.786       7.618.786      7.618.786      7.618.786      7.618.786      7.618.786
Pajak dibayar di muka                         29.032.310      29.032.310     29.032.310     29.032.310     29.032.310     29.032.310
Uang muka dan Beban dibayar dimuka            11.320.678      11.320.678     11.320.678     11.320.678     11.320.678     11.320.678
Piutang pajak                                          -               -              -              -              -              -
Jumlah Aset Lancar                           117.860.456     153.165.125    193.675.017    239.813.106    292.329.466    353.022.419
Aset Tidak Lancar
Uang Muka                                              -               -              -              -              -              -
Aset Tetap Neto                               55.968.046      43.741.260     32.492.618     24.367.703     20.432.319     16.642.496
Aset takberwujud Neto                         49.602.448      42.278.452     35.540.375     28.667.537     21.657.242     14.506.741
Uang Jaminan                                   2.884.166       2.884.166      2.884.166      2.884.166      2.884.166      2.884.166
Aset Pajak Tangguhan                           1.456.682       1.456.682      1.456.682      1.456.682      1.456.682      1.456.682
Jumlah Aset Tdk Lancar                       109.911.341      90.360.560     72.373.841     57.376.088     46.430.409     35.490.085
Jumlah Aset                                  227.771.797     243.525.684    266.048.857    297.189.194    338.759.875    388.512.504
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha                                    54.269.390     64.800.535     71.280.589     78.408.647     86.249.512     94.874.463
Utang lain-lain                                   132.900        132.900        132.900        132.900        132.900        132.900
Utang pajak                                     1.062.434      1.062.434      1.062.434      1.062.434      1.062.434      1.062.434
Beban Akrual                                    9.824.255      9.824.255      9.824.255      9.824.255      9.824.255      9.824.255
Utang Bank Jangka Pendek                        5.706.255              -              -              -              -              -
Utang Pemegang saham                                    -              -              -              -              -              -
Beban yang masih harus dibayar                          -              -              -              -              -              -
Pendapatan diterima dimuka                              -              -              -              -              -              -
Utang pajak                                             -              -              -              -              -              -
Utang afiliasi                                          -              -              -              -              -              -
Liabilitas Jangka Panjang jatuh tempo<1 th              -              -              -              -              -              -
  Liabilitas Sewa                               9.185.268      9.185.268      9.185.268      9.185.268      9.185.268      9.185.268
  Utang Pembiayaan Konsumen                       132.336              -              -              -              -              -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                80.312.839     85.005.393     91.485.446     98.613.505    106.454.370    115.079.321
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas Sewa Jangka Panjang setelah dikurangi bagian jatuh tempo
                                                 9.934.629      9.934.629     9.934.629      9.934.629      9.934.629      9.934.629
Utang Pembiayaan Konsumen Jangka Panjang setelah dikurangi
                                                      -    bagian jatuh
                                                                     - tempo          -              -              -              -
Pendapatan diterima di muka                   14.941.334      14.941.334     14.941.334     14.941.334     14.941.334     14.941.334
Liabilitas Imbalan Kerja                       2.703.857       2.703.857      2.703.857      2.703.857      2.703.857      2.703.857
Utang bank                                             -               -              -              -              -              -
Utang pemegang saham                                   -               -              -              -              -              -
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang              27.579.820      27.579.820     27.579.820     27.579.820     27.579.820     27.579.820
Jumlah Liabilitas                            107.892.659     112.585.213    119.065.266    126.193.325    134.034.190    142.659.141
Ekuitas
Modal saham                                   50.788.154      50.788.154     50.788.154     50.788.154     50.788.154     50.788.154
Tambahan modal disetor                        51.389.976      51.389.976     51.389.976     51.389.976     51.389.976     51.389.976
Rugi Komprehensif Lain                          (421.850)       (421.850)      (421.850)      (421.850)      (421.850)      (421.850)
Selisih Kurs Penjabaran Laporan Keuangan         (76.064)        (76.064)       (76.064)       (76.064)       (76.064)       (76.064)
Saldo laba (defisit)                                   -
  Telah ditentukan penggunaannya               1.000.000
  Belum ditentukan penggunaannya              17.209.489      29.260.256     45.303.376     69.315.653    103.045.470    144.173.148
Kepentingan Non Pengendali                       (10.567)
Jumlah Ekuitas                               119.879.138     130.940.472    146.983.591    170.995.869    204.725.685    245.853.363
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas                227.771.797     243.525.684    266.048.857    297.189.194    338.759.875    388.512.504
Page 76
                                              Dengan Penambahan Usaha
Proyeksi Persediaan Dengan Penambahan Usaha
Proyeksi Neraca
Rp (000)
URAIAN                                2023            2024              2025           2026           2027           2028
                                       Des             Des               Des            Des            Des            Des
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas                21.561.987         60.450.234        97.056.508    138.912.551    186.828.667    242.437.425
Kas yang dibatasi penggunaannya            -                  -                 -              -              -              -
Piutang usaha                              -
 Pihak Berelasi                       75.934
 Pihak Ketiga                     48.250.760         43.710.597        48.081.657     52.889.823     58.178.805     63.996.685
Piutang lain-lain                          -                  -                 -              -              -              -
 Pihak Berelasi                            -                  -                 -              -              -              -
 Pihak Ketiga                      7.618.786          7.618.786         7.618.786      7.618.786      7.618.786      7.618.786
Pajak dibayar di muka             29.032.310         29.032.310        29.032.310     29.032.310     29.032.310     29.032.310
Uang muka dan Beban dibayar dimuka11.320.678         11.320.678        11.320.678     11.320.678     11.320.678     11.320.678
Piutang pajak                              -                  -                 -              -              -              -
Jumlah Aset Lancar               117.860.456        152.132.606       193.109.940    239.774.149    292.979.247    354.405.886
Aset Tidak Lancar
Uang Muka                                    -
Aset Tetap Neto                     55.968.046       45.301.260        33.662.618     25.147.703     20.681.746     16.642.496
Aset takberwujud Neto               49.602.448       42.278.452        35.540.375     28.667.537     21.355.435     13.747.681
Uang Jaminan                         2.884.166        2.884.166         2.884.166      2.884.166      2.884.166      2.884.166
Aset Pajak Tangguhan                 1.456.682        1.456.682         1.456.682      1.456.682      1.456.682      1.456.682
Jumlah Aset Tdk Lancar             109.911.341       91.920.560        73.543.841     58.156.088     46.378.029     34.731.025
Jumlah Aset                        227.771.797      244.053.166       266.653.781    297.930.236    339.357.276    389.136.911
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha                          54.269.390      65.353.533        71.888.886     79.077.774     86.985.552     95.684.107
Utang lain-lain                         132.900         132.900           132.900        132.900        132.900        132.900
Utang pajak                           1.062.434       1.062.434         1.062.434      1.062.434      1.062.434      1.062.434
Beban Akrual                          9.824.255       9.824.255         9.824.255      9.824.255      9.824.255      9.824.255
Utang Bank Jangka Pendek              5.706.255               -                 -              -              -              -
Utang Pemegang saham                          -               -                 -              -              -              -
Beban yang masih harus dibayar                -               -                 -              -              -              -
Pendapatan diterima dimuka                    -               -                 -              -              -              -
Utang pajak                                   -               -                 -              -              -              -
Utang afiliasi                                -               -                 -              -              -              -
Liabilitas Jangka Panjang jatuh tempo<1 th    -               -                 -              -              -              -
 Liabilitas Sewa                      9.185.268       9.185.268         9.185.268      9.185.268      9.185.268      9.185.268
  Utang Pembiayaan Konsumen            132.336                -                 -              -              -              -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek     80.312.839       85.558.390        92.093.743     99.282.632    107.190.409    115.888.965
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas Sewa Jangka Panjang setelah9.934.629
                                       dikurangi bagian 9.934.629
                                                        jatuh tempo     9.934.629      9.934.629      9.934.629      9.934.629
Utang Pembiayaan Konsumen Jangka Panjang setelah
                                           -     dikurangi bagian
                                                            -     jatuh tempo
                                                                            -                  -              -              -
Pendapatan diterima di muka       14.941.334         14.941.334        14.941.334     14.941.334     14.941.334     14.941.334
Liabilitas Imbalan Kerja           2.703.857          2.703.857         2.703.857      2.703.857      2.703.857      2.703.857
Utang bank                                 -                  -                 -              -              -              -
Utang pemegang saham                       -                  -                 -              -              -              -
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang  27.579.820         27.579.820        27.579.820     27.579.820     27.579.820     27.579.820
Jumlah Liabilitas                107.892.659        113.138.210       119.673.564    126.862.452    134.770.230    143.468.785
Ekuitas
Modal saham                         50.788.154       50.788.154        50.788.154     50.788.154     50.788.154     50.788.154
Tambahan modal disetor              51.389.976       51.389.976        51.389.976     51.389.976     51.389.976     51.389.976
Rugi Komprehensif Lain                (421.850)        (421.850)         (421.850)      (421.850)      (421.850)      (421.850)
Selisih Kurs Penjabaran Laporan Keuangan(76.064)        (76.064)          (76.064)       (76.064)       (76.064)       (76.064)
Saldo laba (defisit)                          -
 Telah ditentukan penggunaannya      1.000.000
 Belum ditentukan penggunaannya 17.209.489           29.234.741        45.300.002     69.387.569    102.906.831    143.987.910
Kepentingan Non Pengendali              (10.567)
Jumlah Ekuitas                     119.879.138      130.914.956       146.980.218    171.067.784    204.587.046    245.668.126
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas      227.771.797      244.053.166       266.653.781    297.930.236    339.357.276    389.136.911
Page 77
                                             Tanpa Penambahan Usaha
Proyeksi Persediaan Tanpa Penambahan Usaha
Proyeksi LR
Rp (000)
URAIAN                            2023            2024            2025            2026            2027            2028
                                   Des             Des             Des             Des             Des             Des


Penjualan                        319.583.192     351.541.511     386.695.662     425.365.228     467.901.751     514.691.926
Beban Pokok Penjualan           (238.911.064)   (262.802.170)   (289.082.387)   (317.990.626)   (349.789.688)   (384.768.657)
Penyusutan aset tetap             (7.312.301)     (7.312.301)     (7.458.547)     (6.355.251)     (4.729.382)     (4.564.792)
LABA (RUGI) BRUTO                 73.359.827      81.427.040      90.154.728     101.019.351     113.382.681     125.358.477
Beban Usaha                                -

LABA (RUGI) USAHA                 73.359.827      81.427.040      90.154.728    101.019.351     113.382.681     125.358.477
Beban operasional                (47.189.178)    (48.915.015)    (50.703.970)   (52.558.353)    (54.480.555)    (56.473.058)
Penyusutan dan amortisasi        (12.238.480)    (12.238.480)    (12.483.250)   (10.636.681)     (7.915.490)     (7.640.019)
Pemasaran lainnya                 (5.288.765)     (5.817.641)     (6.399.406)    (7.039.346)     (7.743.281)     (8.517.609)
                                           -
Biaya Keuangan                    (2.191.423)       (274.706)              -               -               -               -
Penghasilan keuangan                 362.773
Beban Usaha Lainnya               15.380.030               -
Pendapatan Di luar Usaha                   -               -
Beban Di luar Usaha                        -               -
 Jumlah                          (51.165.042)    (67.245.842)    (69.586.626)    (70.234.380)    (70.139.326)    (72.630.685)
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK         22.194.785      14.181.197      20.568.102      30.784.971      43.243.355      52.727.792

Beban pajak penghasilan                  -
 Kini                           (4.994.815)       (3.119.863)     (4.524.982)     (6.772.694)     (9.513.538)    (11.600.114)
 Tangguhan                        (104.051)
LABA (RUGI) BERSIH TAHUN BERJALAN
                                17.095.919       11.061.334      16.043.120      24.012.277      33.729.817      41.127.677
Page 78
                                                 Dengan Penambahan Usaha
Proyeksi Persediaan Tanpa Penambahan Usaha
Proyeksi LR
Rp (000)
URAIAN                                         2023            2024            2025            2026            2027            2028
                                               Des              Des             Des             Des             Des             Des


Penjualan                                 319.583.192        354.541.511     389.995.662     428.995.228     471.894.751     519.084.226
Beban Pokok Penjualan                    (238.911.064)      (265.044.882)   (291.549.371)   (320.704.308)   (352.774.738)   (388.052.212)
Penyusutan aset tetap                      (7.312.301)        (7.458.167)     (7.604.413)     (6.501.117)     (5.040.705)     (4.829.102)
LABA (RUGI) BRUTO                          73.359.827         82.038.461      90.841.878     101.789.803     114.079.308     126.202.912
Beban Usaha                                         -

LABA (RUGI) USAHA                             73.359.827      82.038.461      90.841.878    101.789.803     114.079.308     126.202.912
Beban operasional                            (47.189.178)    (49.315.015)    (51.118.599)   (52.988.146)    (54.926.067)    (56.934.863)
Penyusutan dan amortisasi                    (12.238.480)    (12.482.614)    (12.727.384)   (10.880.815)     (8.436.547)     (8.082.390)
Pemasaran lainnya                             (5.288.765)     (5.817.641)     (6.399.406)    (7.039.346)     (7.743.281)     (8.517.609)
                                                       -
Biaya Keuangan                                (2.191.423)       (274.706)              -               -               -               -
Penghasilan keuangan                             362.773               -               -               -               -               -
Beban Usaha Lainnya                           15.380.030               -               -               -               -               -
Pendapatan Di luar Usaha                               -               -               -               -               -               -
Beban Di luar Usaha                                    -               -               -               -               -               -
 Jumlah                                      (51.165.042)    (67.889.976)    (70.245.389)    (70.908.307)    (71.105.895)    (73.534.862)
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                     22.194.785      14.148.485      20.596.489      30.881.496      42.973.413      52.668.051

Beban pajak penghasilan                               -
 Kini                                        (4.994.815)      (3.112.667)     (4.531.228)     (6.793.929)     (9.454.151)    (11.586.971)
 Tangguhan                                     (104.051)
LABA (RUGI) BERSIH TAHUN BERJALAN            17.095.919      11.035.818      16.065.262      24.087.567      33.519.262      41.081.079
Page 79
                                               Tanpa Penambahan Usaha
PT. DATA SINERGITAMA JAYA (ELITERY)
(Rp 000)
Direct cashflow


Keterangan                             2023           2024            2025             2026             2027             2028
                                        Des            Des             Des              Des              Des              Des


Arus kas operasional
    Penerimaan piutang                              356.527.471      382.361.589      420.597.748      462.657.522      508.923.275
    Jumlah                                     -   356.527.471      382.361.589      420.597.748      462.657.522      508.923.275

     Pembayaran utang usaha                         (252.271.025)    (282.602.333)    (310.862.567)    (341.948.823)    (376.143.706)
     Beban penjualan                                  (5.817.641)      (6.399.406)      (7.039.346)      (7.743.281)      (8.517.609)
    Beban administrasi & umum                        (48.915.015)     (50.703.970)     (52.558.353)     (54.480.555)     (56.473.058)
    Beban bunga                                         (274.706)               -                -                -                -
     Beban pajak                                      (3.119.863)      (4.524.982)      (6.772.694)      (9.513.538)     (11.600.114)
     Jumlah                                    -   (310.398.251)    (344.230.692)    (377.232.959)    (413.686.197)    (452.734.486)

Arus kas dari investasi
    Setoran modal                                                               -                -                -                -

     Capex                                     -               -       (1.955.078)      (1.994.180)      (1.699.193)      (1.264.487)
     Jumlah                                    -               -      (1.955.078)      (1.994.180)      (1.699.193)      (1.264.487)

Arus Kas dari pendanaan
    Pinjaman                                                   -                -                -                -                -
    Pembayaran pokok hutang                           (5.838.591)               -                -                -                -
    Jumlah                                     -     (5.838.591)                -                -                -                -

Surplus (Defisit) Kas                          -     40.290.628       36.175.819       41.370.608       47.272.132       54.924.301
    Saldo awal kas                                   21.561.987       61.852.615       98.028.434      139.399.042      186.671.174
Saldo akhir kas                       21.561.987    61.852.615       98.028.434      139.399.042      186.671.174      241.595.475


     Check                                     -               -                -                -                -                -

Indirect cashflow
Keterangan                             2023           2024            2025             2026             2027             2028
                                        Des            Des             Des              Des              Des              Des


Arus Kas dari Operasional
    Laba bersih                                       11.061.334       16.043.120       24.012.277       33.729.817       41.127.677
    Depresiasi                                        19.550.782       19.941.797       16.991.933       12.644.872       12.204.811

   Change in Receivable                        -      4.985.959       (4.334.073)      (4.767.481)      (5.244.229)      (5.768.652)
   Change in payable                                 10.531.145        6.480.054        7.128.059        7.840.865        8.624.951
TOTAL KAS OPERASI                              -    46.129.220       38.130.897       43.364.788       48.971.325       56.188.788

Arus Kas dari Investasi
    Setoran modal                                                               -                -                -                -
    Tambahan modal disetor
    Capex                                      -               -       (1.955.078)      (1.994.180)      (1.699.193)      (1.264.487)
    Jumlah                                     -               -      (1.955.078)      (1.994.180)      (1.699.193)      (1.264.487)

Arus Kas dari pendanaan
    Pinjaman                                   -              -                -                -                -                -
    Pembayaran pokok hutang                    -     (5.838.591)               -                -                -                -
    Jumlah                                     -    (5.838.591)                -                -                -                -
Surplus (Defisit) Kas                          -     40.290.628       36.175.819       41.370.608       47.272.132       54.924.301
    Saldo awal kas                                   21.561.987       61.852.615       98.028.434      139.399.042      186.671.174
Saldo akhir kas                       21.561.987    61.852.615       98.028.434      139.399.042      186.671.174      241.595.475
Page 80
                                                   Dengan Penambahan Usaha
PT. DATA SINERGITAMA JAYA (ELITERY)
(Rp 000)
Direct cashflow


Keterangan                            2023              2024            2025             2026             2027             2028
                                       Des               Des             Des              Des              Des              Des


Arus kas operasional
     Penerimaan piutang                               359.157.608      385.624.602      424.187.063      466.605.769      513.266.346
     Jumlah                                    -     359.157.608      385.624.602      424.187.063      466.605.769      513.266.346

     Pembayaran utang usaha                           (253.960.740)    (285.014.017)    (313.515.419)    (344.866.961)    (379.353.657)
     Beban penjualan                                    (5.817.641)      (6.399.406)      (7.039.346)      (7.743.281)      (8.517.609)
    Beban administrasi & umum                          (49.315.015)     (51.118.599)     (52.988.146)     (54.926.067)     (56.934.863)
    Beban bunga                                           (274.706)               -                -                -                -
     Beban pajak                                        (3.112.667)      (4.531.228)      (6.793.929)      (9.454.151)     (11.586.971)
     Jumlah                                    -     (312.480.769)    (347.063.250)    (380.336.840)    (416.990.460)    (456.393.100)

Arus kas dari investasi
     Setoran modal                                               -                -                -                -                -
     Tambahan modal disetor                                      -                -                -                -                -
     Capex                                     -        (1.950.000)      (1.955.078)      (1.994.180)      (1.699.193)      (1.264.487)
     Jumlah                                    -       (1.950.000)      (1.955.078)      (1.994.180)      (1.699.193)      (1.264.487)

Arus Kas dari pendanaan
     Pinjaman                                                    -                -                -                -                -
     Pembayaran pokok hutang                            (5.838.591)               -                -                -                -
     Jumlah                                    -       (5.838.591)                -                -                -                -

Surplus (Defisit) Kas                          -       38.888.247       36.606.274       41.856.043       47.916.116       55.608.758
     Saldo awal kas                                    21.561.987       60.450.234       97.056.508      138.912.551      186.828.667
Saldo akhir kas                       21.561.987      60.450.234       97.056.508      138.912.551      186.828.667      242.437.425


     Check                                     -                 -                -                -                -                -

Indirect cashflow
Keterangan                            2023              2024            2025             2026             2027             2028
                                       Des               Des             Des              Des              Des              Des


Arus Kas dari Operasional
     Laba bersih                                        11.035.818       16.065.262       24.087.567       33.519.262       41.081.079
     Depresiasi                                         19.940.782       20.331.797       17.381.933       13.477.252       12.911.492

   Change in Receivable                        -        4.616.096       (4.371.060)      (4.808.166)      (5.288.982)      (5.817.880)
   Change in payable                                   11.084.142        6.535.353        7.188.889        7.907.777        8.698.555
TOTAL KAS OPERASI                              -      46.676.839       38.561.352       43.850.222       49.615.309       56.873.246

Arus Kas dari Investasi
     Setoran modal                                                                -                -                -                -
     Tambahan modal disetor                                                       -                -
     Capex                                     -        (1.950.000)      (1.955.078)      (1.994.180)      (1.699.193)      (1.264.487)
     Jumlah                                    -       (1.950.000)      (1.955.078)      (1.994.180)      (1.699.193)      (1.264.487)

Arus Kas dari pendanaan
     Pinjaman                                  -                -                -                -                -                -
     Pembayaran pokok hutang                   -       (5.838.591)               -                -                -                -
     Jumlah                                    -      (5.838.591)                -                -                -                -
Surplus (Defisit) Kas                          -       38.888.247       36.606.274       41.856.043       47.916.116       55.608.758
     Saldo awal kas                                    21.561.987       60.450.234       97.056.508      138.912.551      186.828.667
Saldo akhir kas                       21.561.987      60.450.234       97.056.508      138.912.551      186.828.667      242.437.425
Page 81
                                       Tanpa Penambahan Usaha
Free Cash Flow Tanpa Tambahan Usaha   Tahun
                                              2024         2025          2026          2027          2028
                                              Des           Des           Des           Des           Des
EAT                                           11.061.334   16.043.120    24.012.277    33.729.817    41.127.677
Interest*(1-T)                                  214.270             -             -             -             -
Depresiasi                                    19.550.782   19.941.797    16.991.933    12.644.872    12.204.811
Capex                                                  -   (1.955.078)   (1.994.180)   (1.699.193)   (1.264.487)
CNWC                                          15.517.104    2.145.980     2.360.578     2.596.636     2.856.299
Free Cash Flow To Firm                    46.343.490       36.175.819    41.370.608    47.272.132    54.924.301


             Check                                     -            -             -             -             -


                                      Tahun
URAIAN                                        2022         2023          2024          2025          2026
                                              Des           Des           Des           Des           Des


CFO                                           46.129.220   38.130.897    43.364.788    48.971.325    56.188.788
Interest*(1-T)                                  214.270             -             -             -             -
Capex                                                  -   (1.955.078)   (1.994.180)   (1.699.193)   (1.264.487)
Free Cash Flow To Firm                    46.343.490       36.175.819    41.370.608    47.272.132    54.924.301
Page 82
                                       Dengan Penambahan Usaha
Free Cash Flow Dengan Tambahan Usaha   Tahun
                                               2024             2025            2026            2027              2028
                                               Des              Des             Des             Des               Des
EAT                                              11.035.818       16.065.262      24.087.567      33.519.262       41.081.079
Interest*(1-T)                                        214.270              -               -                  -             -
Depresiasi                                       19.940.782       20.331.797      17.381.933      13.477.252       12.911.492
Capex                                            (1.950.000)      (1.955.078)     (1.994.180)     (1.699.193)      (1.264.487)
CNWC                                             15.700.239        2.164.294       2.380.723          2.618.795     2.880.675
Free Cash Flow To Firm                          44.941.109       36.606.274      41.856.043      47.916.116       55.608.758


        Check                                               -              -               -                  -             -


                                       Tahun
URAIAN                                         2024             2025            2026            2027              2028
                                               Des              Des             Des             Des               Des


CFO                                              46.676.839       38.561.352      43.850.222      49.615.309       56.873.246
Interest*(1-T)                                        214.270              -               -                  -             -
Capex                                            (1.950.000)      (1.955.078)     (1.994.180)     (1.699.193)      (1.264.487)
Free Cash Flow To Firm                          44.941.109       36.606.274      41.856.043      47.916.116       55.608.758
Page 83
Free Cash Flow Inkremental                                                  Tahun
                                                                                    2024               2025               2026              2027               2028
                                                                                    Des                Des                Des               Des                 Des
EAT                                                                                         (25.516)           22.142             75.289           (210.555)          (46.598)
Interest*(1-T)                                                                                    -                  -                 -                  -                 -
Depresiasi                                                                                 390.000            390.000            390.000           832.380            706.680
Capex                                                                                 (1.950.000)                    -                 -                  -                 -
CNWC                                                                                       183.135             18.313             20.145            22.159             24.375
Free Cash Flow To Firm                                                               (1.402.381)              430.456            485.434           643.984        684.458
Growth                                             0,00%
Salvage                                                                                                                                                           (185.237)
FCFF                                            656.713                              (1.402.381)              430.456            485.434           643.984        499.220
Discount Factor                                    9,58%                                   0,91256            0,83276            0,75994           0,69349            0,63285
NPV                                             210.147                              (1.279.754)              358.467            368.903           446.599        315.933
IRR                                               16,61%
PROFITABILITY INDEX, PI                             1,21
Present Value Cash In Flow                                                                 332.613            343.216            353.594           431.231            417.735
Present Value Cash Out Flow                                                           (1.612.367)              15.251             15.309            15.367             15.426
       Penerimaan                                                                          364.484            412.142            465.289           621.825            660.082
       Pengeluaran                                                                    (1.766.865)              18.313             20.145            22.159             24.375
                                                                                      -1.402.381              -971.926          -486.491           157.493         841.950
PAYBACK PERIOD, PP                                     3 tahun,                               -0,79              26,54              8,05              -1,78             -6,91
                                                       9 bulan
                                                                            Tahun
                              Analisis BEP                                          2024               2025               2026              2027               2028
                                                                                    Des                Des                Des               Des                 Des
Penjualan                                                                            354.541.511        389.995.662        428.995.228       471.894.751       519.084.226
Beban pokok                                                                          265.044.882        291.549.371        320.704.308       352.774.738       388.052.212
Beban operasional                                                                     55.132.656         57.518.005         60.027.492        62.669.348         65.452.472
BEP                                                                                 218.408.398        227.857.973        237.799.324       248.265.053        259.290.418
BEP Average                                  238.324.233




       Analisa Sensitifitas


100% Perubahan Pendapatan                                              0%                      -10%                -5%                5%                10%
       NET PRESENT VALUE (NPV)                                    210.147                  (610.722)          (200.287)          620.581          1.031.016
       INTERNAL RATE OF RETURN, IRR                                16,61%                    -8,02%              3,37%             32,01%            50,10%
       PROFITABILITY INDEX, PI                                       1,21                      0,52               0,86              1,56               1,90


100% Perubahan Biaya                                                   0%                      -10%                -5%                5%                10%
       NET PRESENT VALUE (NPV)                                    210.147                  921.621            565.884           (145.590)         (501.327)
       INTERNAL RATE OF RETURN, IRR                                16,61%                    45,14%             29,86%              5,03%            -5,09%
       PROFITABILITY INDEX, PI                                       1,21                      1,81               1,51              0,91               0,61
Page 84
                                                                                  WACC

                                                                Weighted Average Cost of Capital
JENIS MODAL                                                         Biaya Modal                         Komposisi             Tertimbang
COST OF DEBT (Kd = I X (1-T))                                         8,00%                              8,25%                   0,66%
COST OF EQUITY (Ke = Rf + (Rpm) * Beta                                9,72%                              91,75%                  8,92%
Weighted Average Cost of capital (WACC)                                                                                          9,58%



PERHITUNGAN COST OF EQUITY                                                            PERHITUNGAN COST OF DEBT
Risk Free Rate (Rf)                                                 6,89%             a         Bunga Bank                                          9,41%
Risk Premium Market (Rpm)                                           7,89%             b         Pajak                                              22,00%
β (Beta)                                                              0,62
CDS                                                                 2,04%
COST OF EQUITY                                                      9,72%             COST OF DEBT                                                  7,34%



Unleverage Beta                      ==========>                     0,58                                                          BL
                                                                                                BU                  =
                                                                                                                        1 + (( 1 - t ) x (Wd/We))




Leverage Beta Perusahaan Dinilai     ==========>                    0,62                        BL                  =   BU x (1+(1-T) x (Wd/We))




Keterangan :
 Rf                     :            Tingkat Balikan Bebas Risiko
 Rpm                    :            Tingkat Balikan Yang Diharapkan Oleh Pasar Ekuitas
 β                      :            Ukuran Risiko Sistematis
 Rs                     :            Premi Untuk Risiko Spesifik Perusahaan

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.31 MB
Published21 May 2024
Pages84
Characters266,992
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 58 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Data Sinergitama Jaya Tbk · Nama Perusahaan p.2 ×255
linked person Ivan Teguh Khristian p.8 ×5
linked org PT Gratus Deo Indonesia p.22
linked org PT Indonesia Muda Inovatif p.22
linked org Delemont Global p.22
linked person Roestiandi Tsamanov p.22
linked person Thomas Irawan p.22
linked org Informasi Teknologi Indonesia Tbk p.39 ×2
linked org Telefast Indonesia Tbk p.39 ×2
linked org Wira Global Solusi Tbk p.39 ×2
linked org Anabatic Technologies Tbk p.39 ×2
linked org WIR ASIA Tbk p.39 ×2
linked org ITSEC Asia Tbk p.39 ×5
linked org PT Bank Danamon Indonesia p.54
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×15
possible org PT Inotech p.22
possible org Bursa Efek Indonesia p.22 ×2
possible person Peter Djatmiko p.22 ×2
possible org Bank Persero p.61
unresolved org KJPP DASA' AT p.1 ×69
unresolved org DATA SINERGITAMA JAVA Tbk p.1 ×2
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.2 ×7
unresolved person Ivan T Khristian p.3
unresolved org Kementerian Keuangan dan Pasar Modal p.3
unresolved org Anwar p.5 ×4
unresolved org Bank Indonesia p.5 ×22
unresolved org Pusat Statistik. p.5
unresolved org KJPP DAS p.7
unresolved person H. Andi Noviastoko p.8 ×4
unresolved — Identit · Penilai p.10 ×2
unresolved org Yudistira & Rekan p.13 ×2
unresolved org Kementerian Keuangan p.13
unresolved org KJPP DYR p.15
unresolved person Dana Sasmita p.17 ×2
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.17 ×3
unresolved person Rosida Rajagukguk-Siregar p.17 ×2
unresolved org Kementerian Kesehatan p.20 ×2
unresolved org PT Delemont Global Venture p.22
unresolved org Kantor Akuntan Publik p.23
unresolved org Kantor Akuntan Publik Anwar dan Rekan p.23
unresolved org Kantor Akuntan Publik Anwar p.23
unresolved org Kota Nusantara p.29
unresolved org Kementerian Komunikasi dan Informatika p.34
unresolved org PT Techno p.39
unresolved org Indonesia Tbk p.39
unresolved org PT LINKIT p.51 ×4
unresolved org PT. Telekomunikasi Selular. p.51
unresolved org PT AXIS Telekom Indonesia p.51
unresolved org PT. Inotechindo Rangkap p.52
unresolved org PT Datacomm Diangraha p.53
unresolved org PT Berlian Sistem Informasi p.53
unresolved org PT Honda Trading p.53
unresolved org PT. Reethau Investama p.54
unresolved org DER p.60
unresolved org Corporation Public Company Limited p.60
unresolved org Communication Networks Public Company Limited p.60
unresolved org Limited G-Able Public Company Limited p.60
unresolved org Communications Corporation FPT Corporation p.60

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.364 14024 ms 12 Sep 2026 23:03
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': 'Ivan T Khristian, SE., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': '2023-12-31',
 'value': '58478.24'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result