Skip to content
Back to announcement

20240514_EMTK_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31638465_lamp1.pdf

Other Text extracted EMTK

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 14

Page 1

          
Page 2
                      TANGGAPAN ATAS PERMINTAAN PENJELASAN

Transaksi Material

 1.   Sehubungan dengan Keterbukaan Informasi Perseroan mengenai transaksi pengambilalihan
      51% saham PT Cardig Aero Services Tbk (“CASS”) oleh PT Roket Cipta Sentosa (“RCS”), anak
      perusahaan yang dimiliki 99% oleh Perseroan, agar dapat dijelaskan:

      a. Latar belakang dan tujuan pengambilalihan tersebut.

         Tanggapan:
         Latar belakang dan tujuan dari transaksi pengambilalihan adalah untuk memperluas
         kegiatan usaha grup Perseroan di bidang jasa penunjang transportasi udara yang akan
         mendiversifikasi sumber pendapatan dan profitabilitas Perseroan di masa mendatang.
         Kegiatan usaha grup Perseroan sekarang akan melingkupi bidang jasa media dan teknologi,
         jasa layanan kesehatan dan jasa penunjang transportasi udara yang merupakan pilar-pilar
         usaha penting untuk dikembangkan.

      b. Apakah RCS/Perseroan telah melakukan studi/analisis kelayakan terhadap transaksi
         akuisisi/ pengambilalihan tersebut? jika ada agar dapat dijelaskan secara detail terkait
         analisis kelayakan atas akuisisi/pengambilalihan tersebut.

         Tanggapan:
         RCS/ Perseroan telah melakukan studi/ analisis kelayakan internal atas transaksi
         pengambilalihan dengan mengkaji performa dan kinerja keuangan CASS dan berdiskusi
         dengan ahli di bidang jasa penunjang transportasi udara, katering, dan manajemen fasilitas.
         CASS menjalankan bisnisnya terutama untuk layanan bandara di bandar udara kota-kota
         besar di Indonesia. Sejak didirikan, CASS telah memperluas unit bisnisnya ke berbagai
         segmen berikut: CASS Destination (jasa penunjang transportasi udara), CASS Food (jasa
         makanan dan katering), CASS Facilities (manajemen fasilitas, laundry, parkir, dan
         pembersihan pesawat), dan CASS People (jasa pelatihan penerbangan). Dengan
         memperhatikan berbagai aspek dan potensi pertumbuhan di bidang industri ini serta biaya
         investasi untuk akuisisi yang akan dikeluarkan, RCS/ Perseroan menilai bahwa transaksi
         pengambilalihan yang akan menyumbangkan kontribusi positif kepada laba bersih
         konsolidasi Perseroan layak untuk dijalankan.

      c. Penjelasan atas hasil penilaian dari pihak Independen/Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP)
         terkait dengan kewajaran transaksi dan nilai pasar wajar atau valuasi atas pembelian saham
         CASS. Jika tidak ada, mohon jelaskan assessment/basis penilaian yang diambil oleh
         Perseroan terkait dengan transaksi tersebut.

         Tanggapan:
         Mengingat Transaksi Pengambilalihan dilakukan melalui proses lelang dimana RCS telah
         terpilih sebagai pemenang lelang, maka berdasarkan ketentuan Pasal 11 huruf (f) POJK No.
         17/2020, Transaksi Pengambilalihan dikecualikan dari ketentuan untuk menggunakan
         penilai untuk menentukan nilai wajar objek Transaksi Material dan/atau kewajaran
         Transaksi Material dan memperoleh persetujuan dari RUPS Perseroan. Adapun basis
         penilaian yang diambil oleh RCS/ Perseroan adalah berdasarkan studi/ analisis kelayakan
         internal yang telah dilaksanakan oleh RCS/ Perseroan.




                                                                                                  2
Page 3
   d. Acuan penentuan harga pembelian saham CASS, mengingat transaksi ini termasuk yang
      dikecualikan dari kewajiban laporan penilai independen sebagaimana Peraturan OJK
      17/2020.

      Tanggapan:
      Harga pembelian saham CASS diajukan RCS kepada para penjual saham dengan mengkaji
      dan menganalisa (i) rasio Price Earning Ratio (PER), Price Book Value Ratio (PBVR),
      Earnings Before Interest Depreciation and Amortization (EBITDA), Enterprise Value dan
      berbagai rasio serta informasi yang terdapat dalam laporan keuangan CASS dan kinerjanya
      selama beberapa tahun terakhir serta (ii) prospek pertumbuhan industri CASS dan anak-
      anak perusahaan ke depan.

   e. Sumber dana yang digunakan untuk transaksi akuisisi/pengambilalihan tersebut.

      Tanggapan:
      Sumber dana yang digunakan untuk transaksi pengambilalihan berasal dari dana internal
      Perseroan yang disetorkan sebagai setoran modal kepada RCS.

   f. Bagaimana strategi RCS/Perseroan untuk memastikan obyek transaksi bebas dari
      gugatan/sengketa hukum di kemudian hari?

      Tanggapan:
      RCS/ Perseroan telah melakukan antara lain: (i) uji tuntas (due diligence) atas obyek
      transaksi, (ii) telah mengumumkan rencana transaksi pengambilalihan di surat kabar
      Investor Daily dan situs Bursa Efek Indonesia dan dari sejak tanggal pengumuman (27
      Maret 2024) sampai dengan tanggal penyelesaian transaksi (25 April 2024), tidak terdapat
      pengajuan keberatan dari pihak lain yang berkepentingan, dan (iii) di dalam perjanjian jual
      beli saham yang telah ditandatangani, para penjual telah menjamin bahwa saham yang
      dijual bebas dari sengketa hukum dan adalah sah milik para penjual.

   g. Apakah RCS/Perseroan telah memiliki kerja sama bisnis dengan CASS sebelum
      pengambilalihan ini dilakukan?

      Tanggapan:
      RCS/Perseroan tidak memiliki kerja sama bisnis dengan CASS sebelum pengambilalihan ini
      dilakukan.


2. Sehubungan dengan rencana, strategi bisnis dan dampak setelah transaksi pengambilalihan
   51% saham CASS agar dijelaskan:

   a. Rencana bisnis Perseroan setelah transaksi pengambilalihan saham tersebut dalam 3 tahun
      mendatang untuk meningkatan value Perseroan dan Entitas Anak.

      Tanggapan:
      Transaksi pengambilalihan ini sejalan dengan strategi pengembangan usaha dan
      diversifikasi Perseroan sebagai perusahaan holding investasi. Perseroan menilai sektor
      industri jasa penunjang penerbangan yang digeluti CASS adalah sektor industri yang
      prospektif dan pendukung utama pertumbuhan perdagangan dan ekonomi di Indonesia.
      Bisnis CASS diharapkan akan tumbuh sebagai salah satu pilar portfolio investasi Perseroan
      dan meningkatkan pertumbuhan pendapatan serta profitabilitas konsolidasi grup
      Perseroan.

      Perseroan akan terus mencari peluang sinergi antara bisnis CASS serta berbagai Entitas
      Anak usaha untuk mendatangkan pengembangan bisnis yang saling menguntungkan.
      Perseroan telah mengidentifikasi keahlian CASS dalam solusi makanan dan layanan
      katering, yang dapat dikembangkan di luar sektor penerbangan.

                                                                                               3
Page 4
b. Strategi Perseroan untuk mengembangkan lini bisnis dalam bidang penunjang transportasi
   udara, katering, manajemen fasilitas, dan layanan pelatihan penerbangan.

   Tanggapan:
   Bersama-sama dengan manajemen dan para pemegang saham strategis CASS dan anak
   perusahaannya, Perseroan bertujuan untuk memperluas cakupan bisnis CASS yang sudah
   ada secara organik, terutama dengan cara penambahan jumlah konsesi, jumlah pelanggan,
   layanan-layanan bernilai tambah baru yang saat ini belum ditawarkan, serta ekspansi usaha
   keluar dari sektor pendukung transportasi udara khususnya kargo dan logistic, serta solusi
   makanan atau katering.

c. Sinergi secara konkret yang diharapkan dalam proses bisnis Perseroan dan Entitas Anak
   yang akan timbul dari transaksi tersebut.

   Tanggapan:
   Dari berbagai lini usaha di bawah Perseroan, Perseroan dapat mengeksplorasi beberapa
   kolaborasi sebagai berikut:
    1) Grup Perseroan yang memiliki kapabilitas kuat dalam bidang teknologi dapat
       memberikan nilai tambah dengan mengevaluasi kondisi dan arah pengembangan
       sistem Teknologi Informasi CASS dan anak-anak usahanya agar dapat beroperasi lebih
       efisien, scalable, terkontrol dan aman.
    2) Mengevaluasi peluang pengembangan CASS utk menyediakan layanan catering untuk
       berbagai lini usaha Perseroan (seperti rumah sakit), serta layanan yang bersifat
       manpower-intensive seperti outsourcing engineering/maintenance, cleaning, security,
       dll.
    3) Perseroan dengan kemampuan permodalannya dapat mendukung CASS dan anak-anak
       usahanya dalam hal terjadi kebutuhan investasi skala besar untuk pengembangan
       usahanya ke depan.

d. Perubahan dalam proses bisnis pada Perseroan dan Entitas Anak sebelum dan setelah
   adanya transaksi tersebut.

   Tanggapan:
   Perseroan dan CASS akan berkoordinasi ke depannya dalam hal proses-proses keuangan
   terkait konsolidasi keuangan dan penyetaraan prosedur-prosedur kontrol keuangan demi
   menerapkan governansi perusahaan (corporate governance) yang setara dan berkualitas.

   Selebihnya tidak terdapat perubahan dalam proses operasional bisnis Perseroan maupun
   Entitas Anak sebelum dan sesudah adanya transaksi karena Perseroan maupun Entitas
   Anak akan tetap fokus pada bisnis/kegiatan utama yang dilakukan dan memiliki operasional
   yang berbeda dan terpisah dari CASS.

e. Nilai tambah atau manfaat dari sinergi Perseroan, CASS dan Entitas Anak yang akan
   diperoleh pemegang saham Perseroan maupun pemegang saham publik di masa yang akan
   datang.

   Tanggapan:
   Akuisisi CASS diharapkan dapat menambah diversifikasi grup usaha Perseroan, dan
   memberikan kontribusi pendapatan, profitabilitas konsolidasi serta arus kas, yang
   menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham Perseroan.

   Dengan menjadi bagian dari grup Perseroan, CASS akan mendapatkan akses pengembangan
   usaha ke berbagai Entitas Anak Perseroan. CASS juga akan memiliki pemegang saham
   dengan neraca yang kuat untuk bisa mendukung berbagai aspirasi pertumbuhan CASS.




                                                                                           4
Page 5
   f. Dampak atas pengambilalihan secara umum dan khususnya terhadap kinerja keuangan
      Perseroan setelah adanya pengambilalihan tersebut.

      Tanggapan:
      Dampak terhadap kondisi keuangan Perseroan adalah bahwa penyelesaian Pembelian
      Saham (i) akan mengurangi saldo kas Perseroan sebesar nilai Pembelian Saham ditambah
      dengan arus kas keluar untuk membeli setiap saham yang dijual dalam penawaran tender
      wajib CASS (sehubungan dengan perubahan pengendalian secara langsung dalam CASS)
      dan penawaran tender wajib PT JASS (sehubungan dengan perubahan pengendalian secara
      tidak langsung dalam PT JASS) dan (ii) akan menambah saldo investasi jangka panjang
      Perseroan dalam jumlah tertentu.

      Di periode keuangan yang akan datang, kinerja keuangan CASS yang positif diharapkan
      dapat memberikan dampak accretive bagi kinerja pendapatan dan profitibilitas Perseroan
      sebagai perusahaan induk yang mengkonsolidasi keuangan CASS.

      Piutang pemegang saham CASS sebelumnya juga telah berkurang sebagai manfaat dari
      transaksi akuisisi Perseroan, dan karena itu CASS akan memiliki neraca yang lebih kuat dari
      kas yang diterimanya sebagai pembayaran piutang. Kas ini dapat digunakan untuk
      mendanai berbagai peluang pengembangan usaha ataupun pembagian dividen bagi para
      pemegang saham CASS ke depannya.

   g. Kontribusi pendapatan yang diharapkan Perseroan atas transaksi pengambilalihan/akuisisi
      CASS.

      Tanggapan:
      Melihat posisi keuangan per tanggal 31 Desember 2023 untuk Perseroan dan CASS,
      Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 9,2 Triliun dan CASS membukukan
      pendapatan Rp 2,2 Triliun. Kontribusi pendapatan secara proporsional diperkirakan akan
      sejalan di tahun 2024, sehingga CASS diperkirakan akan mengkontribusikan 19,2% dari
      total pendapatan Perseroan setelah mengkonsolidasi CASS (secara setahun penuh,
      meskipun perlu dicatat bahwa Perseroan akan mengkonsolidasi keuangan CASS mulai dari
      tanggal akuisisi, 25 April 2024).

3. Sehubungan dengan kewajiban pelaksanaan tender wajib agar dapat dijelaskan:
   a. Perkiraan waktu pelaksanaan tender wajib.

       Tanggapan:
       Penawaran tender wajib atas CASS dilakukan oleh RCS atas saham-saham yang dimiliki
       oleh pemegang saham publik CASS dengan jumlah sebanyak-banyaknya 359.014.900
       saham biasa atas nama CASS (Perusahaan Sasaran) dengan nilai nominal sebesar Rp100
       per saham atau mewakili 17,20% dari seluruh modal yang telah ditempatkan dan disetor
       penuh CASS, dan Harga Penawaran Tender Wajib adalah sebesar Rp883 per saham.

       Perkiraan waktu pelaksanaan tender wajib adalah sebagai berikut (apabila telah
       memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan):

       Tanggal Pengumuman Keterbukaan Informasi                     4 Juni 2024
       Periode Penawaran Tender Wajib                               5 Juni – 4 Juli 2024
       Tanggal Pembayaran                                           16 Juli 2024

       Periode Penawaran Tender Wajib akan berlangsung selama 30 Hari yang dimulai satu hari
       setelah pengumuman atas Keterbukaan Informasi diumumkan melalui 1 (satu) surat kabar
       harian yang berperedaran nasional, yang dimulai pada pukul 09.00 WIB pada tanggal 5
       Juni 2024 dan berakhir pada pukul 15.00 WIB pada tanggal 4 Juli 2024.

       Setiap pemegang saham yang berniat untuk menjual sahamnya dalam CASS wajib
       melengkapi dan mengembalikan Formulir Penawaran Tender Wajib (FPTW) sesuai

                                                                                               5
Page 6
    dengan tata cara sebagaimana diuraikan dalam prosedur dan persyaratan keikutsertaan
    dalam penawaran tender wajib) kepada BAE paling lambat pada pukul 15.00 WIB pada
    Tanggal Penutupan yaitu 4 Juli 2024.

b. Harga pelaksanaan tender wajib dan dasar perhitungannya.

   Tanggapan:
   Harga Penawaran Tender Wajib dihitung berdasarkan harga yang lebih tinggi antara harga
   Pengambilalihan per Saham, dan rata-rata harga tertinggi harian saham yang
   diperdagangkan di BEI selama 90 hari sebelum tanggal 27 Maret 2024 yang merupakan
   tanggal pengumuman negosiasi terkait rencana pengambilalihan CASS (Perusahaan
   Sasaran) (“Periode 90 Hari”).

   Harga Pengambilalihan per Saham adalah Rp820 (delapan ratus dua puluh Rupiah). Rata-
   rata harga tertinggi harian Saham yang diperdagangkan di BEI selama Periode 90 Hari
   adalah Rp882,33 (delapan ratus delapan puluh dua koma tiga tiga Rupiah) per Saham.
   Dengan demikian, Harga Penawaran Tender Wajib adalah Rp883 (delapan ratus delapan
   puluh tiga Rupiah) per Saham.

   Tabel berikut menggambarkan harga perdagangan tertinggi selama Periode 90 Hari:

                                     Harga                                     Harga
    No.    Hari        Tanggal      Tertinggi    No.     Hari      Tanggal    Tertinggi
                                      (Rp)                                      (Rp)
     1    Selasa      26-Mar-24           980    46     Sabtu     10-Feb-24            -
     2    Senin       25-Mar-24           900    47     Jumat     09-Feb-24            -
     3    Minggu      24-Mar-24              -   48     Kamis     08-Feb-24            -
     4    Sabtu       23-Mar-24              -   49      Rabu     07-Feb-24         890
     5    Jumat       22-Mar-24           880    50     Selasa    06-Feb-24         900
     6    Kamis       21-Mar-24           900    51     Senin     05-Feb-24         890
     7     Rabu       20-Mar-24           880    52     Minggu    04-Feb-24            -
     8    Selasa      19-Mar-24           910    53     Sabtu     03-Feb-24            -
     9    Senin       18-Mar-24           875    54     Jumat     02-Feb-24         875
    10    Minggu      17-Mar-24              -   55     Kamis     01-Feb-24         885
    11    Sabtu       16-Mar-24              -   56      Rabu     31-Jan-24          915
    12    Jumat       15-Mar-24            915   57     Selasa    30-Jan-24          915
    13    Kamis       14-Mar-24           910    58     Senin     29-Jan-24          915
    14     Rabu       13-Mar-24           920    59     Minggu    28-Jan-24            -
    15    Selasa      12-Mar-24              -   60     Sabtu     27-Jan-24            -
    16    Senin       11-Mar-24              -   61     Jumat     26-Jan-24         935
    17    Minggu      10-Mar-24              -   62     Kamis     25-Jan-24         870
    18    Sabtu       09-Mar-24              -   63      Rabu     24-Jan-24         835
    19    Jumat       08-Mar-24            915   64     Selasa    23-Jan-24         810
    20    Kamis       07-Mar-24           925    65     Senin     22-Jan-24         805
    21     Rabu       06-Mar-24           920    66     Minggu    21-Jan-24            -
    22    Selasa      05-Mar-24           925    67     Sabtu     20-Jan-24            -
    23    Senin       04-Mar-24           925    68     Jumat     19-Jan-24         805
    24    Minggu      03-Mar-24              -   69     Kamis     18-Jan-24         805
    25    Sabtu       02-Mar-24              -   70      Rabu     17-Jan-24         805
    26    Jumat       01-Mar-24           920    71     Selasa    16-Jan-24         820
    27    Kamis       29-Feb-24           930    72     Senin     15-Jan-24         855
    28     Rabu       28-Feb-24           930    73     Minggu    14-Jan-24            -
    29    Selasa      27-Feb-24           925    74     Sabtu     13-Jan-24            -
    30    Senin       26-Feb-24           885    75     Jumat     12-Jan-24         835
    31    Minggu      25-Feb-24              -   76     Kamis     11-Jan-24         790
    32    Sabtu       24-Feb-24              -   77      Rabu     10-Jan-24         800
    33    Jumat       23-Feb-24           895    78     Selasa    09-Jan-24         840
    34    Kamis       22-Feb-24           875    79     Senin     08-Jan-24         825
    35     Rabu       21-Feb-24           855    80     Minggu    07-Jan-24            -
    36    Selasa      20-Feb-24           875    81     Sabtu     06-Jan-24            -

                                                                                           6
Page 7
                                                Harga                                        Harga
           No.     Hari        Tanggal         Tertinggi    No.     Hari       Tanggal      Tertinggi
                                                 (Rp)                                         (Rp)
           37     Senin       19-Feb-24              880    82     Jumat       05-Jan-24          870
           38     Minggu      18-Feb-24                 -   83     Kamis       04-Jan-24          880
           39     Sabtu       17-Feb-24                 -   84      Rabu       03-Jan-24          920
           40     Jumat       16-Feb-24              880    85     Selasa      02-Jan-24          930
           41     Kamis       15-Feb-24              875    86     Senin       01-Jan-24             -
           42      Rabu       14-Feb-24                 -   87     Minggu      31-Dec-23             -
           43     Selasa      13-Feb-24              875    88     Sabtu       30-Dec-23             -
           44     Senin       12-Feb-24              880    89     Jumat       29-Dec-23          950
           45     Minggu      11-Feb-24                 -   90     Kamis       28-Dec-23          845

   c. Sumber dana yang digunakan untuk pelaksanaan tender wajib.

        Tanggapan:
        Sumber dana yang digunakan untuk pelaksanaan tender wajib berasal dari dana internal
        Perseroan yang disetorkan sebagai setoran modal saham kepada RCS.

   4. Sehubungan dengan informasi keuangan konsolidasian proforma per 31 Desember 2023
      yang disampaikan Perseroan, agar dijelaskan:

        a. Apakah informasi proforma konsolidasi tersebut telah di-reviu oleh akuntan?

           Tanggapan:
           Iya, sudah direview oleh akuntan.

        b. Jika iya, agar dijelaskan nama akuntan, kantor akuntan, tanggal dan hasil reviu tersebut.

           Tanggapan:
           Laporan Asurans Praktisi Independen atas Kompilasi Informasi Konsolidasian Proforma
           dengan Laporan No. 00116/2.1032/JL.0/10/1294-2/1/IV/2024 tertanggal 25 April 2024
           yang ditandatangani oleh Bapak Said Amru dari KAP Purwantono, Sungkoro & Surja,
           firma anggota Ernst & Young Global Limited. Hasil review telah dipublikasikan di
           Keterbukaan Informasi Transaksi Material Perseroan tanggal 29 April 2024 (halaman 20-
           24).

        c. Jika tidak, agar dijelaskan latar belakang tidak dilakukan reviu oleh akuntan.

           Tanggapan:
           Laporan Keuangan proforma konsolidasi telah di reviu sebagaimana informasi diatas.


Kegiatan Operasional & Laporan Keuangan 31 Desember 2023

   5.   Sehubungan dengan kegiatan usaha Perseroan mohon penjelasan:
        a. Perkembangan kegiatan usaha.

           Tanggapan:
           Pada tahun 2023, Perseroan membukukan pendapatan konsolidasian neto sebesar
           Rp9.241 miliar yang dikontribusikan dari segmen Media sebesar Rp6.520 miliar,
           Kesehatan sebesar Rp2.070 miliar, dan Lainnya sebesar Rp709 miliar. Jumlah ini
           mengalami penurunan sebesar 6,2% dibandingkan Rp9.856 miliar pada tahun
           sebelumnya.
           Perseroan membukukan rugi tahun berjalan sebesar Rp240 miliar pada tahun 2023,
           sedangkan di tahun sebelumnya Perseroan memperoleh laba bersih sebesar Rp5.462
           miliar. Hal ini terutama disebabkan oleh penurunan laba atas investasi neto sebesar


                                                                                                         7
Page 8
Rp5.062 miliar dan penurunan bagian (rugi) laba dari entitas asosiasi neto sebesar Rp871
miliar.
Sepanjang tahun 2023 segmen media berhasil memperlihatkan dominasinya di Jaringan
Stasiun Televisi Free-to-Air (FTA). SCTV mencapai posisi teratas pada periode Januari
2023 hingga Agustus 2023, sementara Indosiar (IVM) mengambil alih kepemimpinan
mulai dari September 2023 hingga Desember 2023. Tingkat kepemirsaan tahun 2023
secara keseluruhan menunjukkan angka rata-rata 14,3% untuk SCTV dan 13,0% untuk
IVM, keduanya berhasil meraih posisi teratas dibandingkan dengan saluran TV nasional
lainnya. Sementara itu, di tengah maraknya platform Over-the-Top (OTT) berbayar seperti
Viu, Netflix, dan Disney+ yang merambah pasar Indonesia, platform video streaming OTT
No. 1 kami, Vidio berhasil mengungguli platform-platform OTT global tersebut dan
muncul sebagai pemimpin pasar OTT di Indonesia. Namun tahun 2023, merupakan tahun
yang cukup menantang untuk Perseroan di bidang media yang mana terjadi penurunan
pendapatan sebesar Rp 608 miliar atau 7,8% dibandingkan dengan tahun 2022. Laba
segmen Media juga mengalami penurunan di tahun 2023 sebesar Rp510 miliar atau 78%
dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan oleh kondisi makroekonomi pasca
covid yang tidak terlalu baik, menurunnya belanja iklan perusahaan-perusahaan start-up
dan juga adanya analog switch off (“ASO”) atau migrasi transmisi televisi dari mode analog
ke mode digital. Kami melihat bahwa segmen bisnis kami di bidang media mampu
melewati tantangan ini dengan baik dimana pada laporan riset Nielsen di bulan Januari
2024 disebutkan bahwa pemirsa telivisi pasca ASO telah mencapai 96% dibandingkan
sebelum ASO diterapkan. Hal ini menunjukkan bahwa animo masyarakat dalam
menonton televisi masih sangat tinggi.
Dalam rangka mencapai targetnya untuk menjadi grup rumah sakit digital, di tahun 2023,
EMC Healthcare, melakukan transformasi digital terhadap unit-unit rumah sakitnya
dalam bentuk smart hospital, yaitu sebuah konsep rumah sakit yang berfokus pada
optimalisasi pelayanan pasien dengan memanfaatkan sistem Informasi dan Teknologi (IT)
berbasis internet yang mendukung operasional peralatan medis dan non medis dalam
perawatan pasien. Sejak akhir tahun 2022, RS EMC Alam Sutera telah bertransformasi
menjadi rumah sakit digital yang diikuti juga oleh RS EMC Tangerang, RS Grha Kedoya,
RS EMC Pulomas, RS EMC Sentul, dan RS EMC Cikarang yang telah menjadi rumah sakit
digital secara bertahap di sepanjang tahun 2023. Selain itu, pada bulan Oktober 2023, RS
EMC Alam Sutera telah berhasil mendapatkan akreditasi rumah sakit bertaraf
internasional dari Joint Commission International (JCI). Akreditasi ini mencerminkan
komitmen Perseroan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang memenuhi standar
internasional bagi pasien. Selain itu, seiring dengan telah menurunnya penyebaran virus
COVID secara signifikan, bisnis layanan kesehatan Perseroan kini memiliki fokus baru
untuk mengembangkan pelayanan kesehatan yang mengakomodir berbagai masalah
kesehatan. Melalui pendekatan inovatif, RS EMC Tangerang melakukan pemanfaatan
teknologi Augmented Reality (AR) untuk meningkatkan layanan kesehatan di Spine
Center RS EMC Tangerang. Selain itu, RS Grha Kedoya juga resmi memperkenalkan alat
robotic assisted rehabilitation therapy bernama LEXO dan DIEGO, sebagai sebuah
terobosan baru dalam dunia terapi rehabilitasi dari Austria yang hadir pertama kali di
Indonesia. Dengan inovasi berkelanjutan dalam pelayanan kesehatan, Perseroan memiliki
misi untuk memberikan layanan terbaik yang memenuhi standar internasional bagi para
pasien.
Sepanjang tahun 2023, segmen bisnis kesehatan Perseroan mencatat peningkatan jumlah
pasien rawat inap sebesar 18,0% dan pasien rawat jalan sebesar 19,8% dibandingkan
tahun sebelumnya. Segmen kesehatan membukukan pendapatan sebesar Rp1,5 triliun
pada tahun 2023, meningkat 10,2% dibandingkan Rp1,3 triliun di 2022. Segmen bisnis
Kesehatan membukukan laba sebesar Rp17,7 miliar pada tahun 2023, tumbuh 85,1%
dibandingkan Rp9,5 miliar pada tahun sebelumnya.
Segmen bisnis lainnya Perseroan mengalami penurunan pendapatan sebesar Rp 185 miliar
atau 20,7%. Kondisi perekonomian makro dan kompetisi bisnis merupakan penyebab
penurunan pendapatan dari segmen lainnya.


                                                                                        8
Page 9
      Laba di segmen Lainnya ini mengalami penurunan yang signifikan dari laba Rp 4,9 triliun
      di tahun 2022 menjadi rugi Rp 327 miliar di tahun 2023. Hal ini dikarenakan adanya
      transaksi signifikan, yaitu keuntungan atas pelepasan investasi di perusahaan asosiasi PT
      Elang Andalan Nusantara di tahun 2022. Di tahun 2023 Perseroan juga mengalami
      kerugian dikarenakan kerugian entitas-entitas asosiasi dan juga rugi selisih kurs.

   b. Prospek usaha Perseroan ke depannya.

      Tanggapan:
      Perseroan akan terus memperluas ekosistem yang ada dengan memanfaatkan peluang di
      sektor-sektor yang menawarkan nilai tambah dan prospek pertumbuhan tinggi. Perseroan
      juga akan terus meningkatkan investasi di sektor kesehatan dengan pertimbangan bahwa
      Perseroan memiliki kekuatan dan kemampuan untuk menumbuhkan sektor ini. Selain itu,
      Perseroan mengantisipasi potensi akan kenaikan harga dan pada akhirnya berdampak
      pada anggaran pemasaran dan promosi dari para pengiklan besar Perseroan. Perseroan
      juga memiliki komitmen kuat untuk terus meningkatkan kualitas dan jangkauan siaran TV
      FTA digital, untuk memastikan pengiklan dapat memenuhi target mereka, salah satunya
      melalui EMTEK Digital, sebuah inisiatif media digital yang mencakup platform seperti
      KLY (Penerbit), Vidio, dan Bukalapak (e-commerce) yang menerapkan programmatic
      advertising, yakni metode periklanan otomatis dan real-time.

   c. Perolehan atau pemutusan kontrak dengan supplier (jika ada).

      Tanggapan:
      Tidak ada.

   d. Perolehan atau pemutusan kontrak dengan pelanggan (jika ada).

      Tanggapan:
      Tidak ada

   e. Modal kerja yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan operasional di tahun 2024.

      Tanggapan:
      Rp 4,1 Trilliun.

   f. Pemutusan hubungan kerja karyawan (jika ada).

      Tanggapan:
      Sepanjang tahun 2023, Perseroan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja.

   g. Kendala-kendala lainnya yang dihadapi Perseroan.

      Tanggapan:
      Tantangan Perseroan sebagian besar berupa tantangan eksternal perusahaan. Tantangan
      ekonomi yang berlanjut di tengah situasi pasca pandemi serta ketidakpastian bisnis telah
      memunculkan kekhawatiran bahwa para pengiklan akan memangkas anggaran pemasaran
      dan promosi mereka, sehingga mempengaruhi kinerja keuangan bisnis media secara
      umum. Masalah ini menambah beban bagi kinerja bisnis Perseroan karena divisi media
      kami masih harus menghadapi dampak implementasi kebijakan Analog Switch-Off (ASO)
      free to air television yang beralih ke penyiaran digital televisi swasta.

6. Perincian atas strategi Perseroan yang telah dan akan dilakukan untuk meningkatkan kinerja
   keuangan.

   Tanggapan:
   Perseroan terus meningkatkan komitmen jangka panjangnya di seluruh sektor bisnis yang
   Perseroan sedang kembangkan, termasuk layanan kesehatan, perbankan digital, e-commerce,

                                                                                                9
Page 10
     dan pembayaran digital. Perseroan tidak hanya berupaya merealisasikan pertumbuhan
     organik tetapi juga pertumbuhan anorganik, untuk memperluas kompetensi serta basis pasar
     dan mempertahankan dominasi Perseroan. Perseroan juga memahami bahwa kolaborasi dan
     kepemimpinan yang responsif adalah kunci kesuksesan karena kami telah melihat strategi ini
     mampu mendukung Perseroan untuk beroperasi secara efisien dan terus bertumbuh dalam
     beberapa tahun terakhir. Direksi Perseroan akan terus memantau dan memastikan
     perkembangan pasar dan Perseroan telah dikelola dengan mengedepankan prinsip kehati-
     hatian dan bahwa semua strategi telah selaras dengan tren bisnis.

7.   Sehubungan dengan entitas anak Perseroan agar dijelaskan kinerja 5 entitas anak dengan
     kontribusi pendapatan terbesar dengan tabel berikut:

     Tanggapan:
     No.    Entitas Anak             Kegiatan Usaha        Kontribusi Pendapatan terhadap
                                                           Perseroan per 31 Desember 2023
                                                             Rp (dalam ribuan)         %
      1    PT Surya Citra Media Tbk Media                              6.513.197.417  70,48%
           dan entitas anak
      2    PT Sarana Meditama       Jasa kesehatan                       2.070.362.887        22,40%
           Metropolitan Tbk dan
           entitas anak
      3    PT Abhimata Citra Abadi Perdagangan dan                         478.153.083         5,17%
           dan entitas anak         jasa telekomunikasi

      4    PT Tangara Mitrakom      Jasa telekomunikasi                    182.121.838        1,90%
      5    PT Omni Intivision       Penyiaran televisi                      58.758.183        0,64%

8. Berdasarkan CALK No. 13 – Investasi Pada Entitas Asosiasi, Perseroan per 31 Desember 2023
   membukukan investai pada entitas asosiasi sebesar Rp8,6 triliun, menurun 1,1%
   dibandingkan per 31 Desember 2022 sebesar Rp8,7 triliun. Atas hal tersebut agar dijelaskan:

     a.   Perseroan memiliki investasi pada 5 entitas asosiasi dengan kepemilikan mencapai 50%.
          Agar dapat dijelaskan dengan melengkapi tabel berikut ini:

          Tanggapan:
            Nama ventura          Kepemilikan             Nama               Alasan Perseroan
               bersama             Perseroan         Counterparty                  tidak
                                                         ventura             mengkonsolidasi
                                                        bersama               entitas tersebut
                                                       Perseroan
           PT Home Tester            50,00%        The Brand Power       Perseroan tidak mempunyai
           Indonesia                               Company Pte. Ltd.     pengendalian atas entitas dan
                                                   (sebelumnya           hanya mempunyai pengaruh
                                                   Buchanan Group        signifikan sesuai dengan
                                                   Holdings Pte. Ltd.)   persentase kepemilikan
                                                                         Perseroan.
           PT Satu Indonesia         50,00%        PT Kinema Systrans    Perseroan tidak mempunyai
           Film                                    Multimedia            pengendalian atas entitas dan
                                                                         hanya mempunyai pengaruh
                                                                         signifikan sesuai dengan
                                                                         persentase kepemilikan
                                                                         Perseroan.




                                                                                                10
Page 11
            Nama ventura          Kepemilikan              Nama                Alasan Perseroan
              bersama              Perseroan          Counterparty                   tidak
                                                          ventura              mengkonsolidasi
                                                         bersama                entitas tersebut
                                                        Perseroan
          PT Suitmedia Kreasi        50,00%         Anggriawan            Perseroan tidak mempunyai
          Indonesia                                 Sugianto, Achmad      pengendalian atas entitas dan
                                                    Zaky Syaifudin dan    hanya mempunyai pengaruh
                                                    Almika Gusnandri      signifikan sesuai dengan
                                                    Indra                 persentase kepemilikan
                                                                          Perseroan.
          PT RANS Satu Bunda         50,00%         PT Rans               Perseroan tidak mempunyai
                                                    Entertainmen          pengendalian atas entitas dan
                                                    Indonesia             hanya mempunyai pengaruh
                                                                          signifikan sesuai dengan
                                                                          persentase kepemilikan
                                                                          Perseroan.
          PT Ide Untuk               50,00%         Susy Kawilarang,      Perseroan tidak mempunyai
          Indonesia                                 Andy Flores Noya,     pengendalian atas entitas dan
                                                    Achmad Kafin          hanya mempunyai pengaruh
                                                                          signifikan sesuai dengan
                                                                          persentase kepemilikan
                                                                          Perseroan.

    b. Metode pengukuran yang digunakan oleh Perseroan disertai penjelasan dasar PSAK yang
       mendukung perlakuan Perseroan tersebut.

         Tanggapan:
         Perseroan menerapkan PSAK 15 (sejak 1 Januari 2024 disebut sebagai PSAK 228) atas
         pengukuran investasi pada entitas asosiasi, yaitu penerapan metode ekuitas. Metode
         ekuitas mengukur bagian Perseroan atas hasil operasi entitas asosiasi dan dicatat sebagai
         bagian laba rugi dari entitas asosiasi di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
         Perseroan.

    c.   Bagaimana proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh Perseroan dan counterparty
         Perseroan pada masing-masing entitas asosiasi tersebut? Agar dijelaskan.

         Tanggapan:
         Proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh Perseroan dan counterparty
         Perseroan dilakukan sesuai dengan pengaturan Anggaran Dasar dari masing-masing
         entitas asosiasi tersebut.

9. Berdasarkan CALK Nomor 15 - Investasi Jangka Panjang, Perseroan membukukan investasi
   jangka panjang sebesar Rp8,3 triliun per 31 Desember 2023, menurun 14,7% dibandingkan
   per 31 Desember 2022 sebesar Rp9,7 triliun. Atas hal tersebut agar dijelaskan:

    a.   Latar belakang penurunan investasi jangka panjang Perseroan per 31 Desember 2023
         dibandingkan 31 Desember 2022.

         Tanggapan:
         Penurunan investasi jangka Panjang Perseroan sebesar Rp1,4 triliun dibandingkan per 31
         Desember 2022 sebagian besar berasal penurunan investasi pada instrumen ekuitas
         sebesar Rp3,2 triliun. Penurunan tersebut dikompensasikan dengan kenaikan dari
         investasi pada instrument derivatif sebesar Rp1,51 triliun.




                                                                                                11
Page 12
    b. Latar belakang dan penurunan dan strategi Perseroan atas investasi pada instrumen
       ekuitas.

         Tanggapan:
         Penurunan investasi pada instrumen ekuitas sebesar Rp3,2 triliun sebagian besar karena
         adanya penjualan investasi PT Elang Andalan Nusantara sebesar Rp839,61 miliar dan
         penurunan nilai wajar atas investasi pada instrumen ekuitas per 31 Desember 2023.
         Strategi Perseroan terhadap instrument ekuitas adalah melakukan pemantauan terhadap
         kinerja investee dari investasi yang dimiliki Perseroan dan mencermati peluang baik
         dalam aktivitas penambahan dan penjualan investasi dalam rangka mengoptimalkan
         keuntungan dari investasi yang dilakukan.

    c.   Latar belakang peningkatan dan strategi Perseroan investasi pada instrumen derivatif.

         Tanggapan:
         Peningkatan investasi pada instrument derivatif sebesar Rp1,51 triliun karena adanya
         kenaikan nilai wajar atas investasi pada instrument derivatif di PT Grab Teknologi
         Indonesia. Pada bulan Oktober 2023, Perseroan telah mengajukan pelaksanaan opsi atas
         investasi tersebut dan masih melakukan proses pelaksanaan administratif sampai
         dengan tanggal surat ini diterbitkan. Perseroan akan mencermati kondisi dan peluang
         yang akan terjadi terhadap investasi ini.

10. Perseroan per 31 Desember 2023 membukukan pendapatan sebesar Rp9,2 triliun, menurun
    6,2% dibandingkan 31 Desember 2022. Atas hal tersebut agar dijelaskan:

    a.   Latar belakang penurunan pendapatan per 31 Desember 2023 dibandingkan 31
         Desember 2022.

         Tanggapan:
         Penurunan pendapatan sebesar Rp9.2 triliun dikarenakan berkurangnya pendapatan
         dari bisnis iklan, sehubungan dengan penghematan belanja iklan oleh perusahaan e-
         commerce.

    b. Latar belakang penurunan pendapatan segmen iklan.

         Tanggapan:
         Berdasarkan pengamatan kami, penurunan pendapatan terutama disebabkan karena
         berkurangnya pendapatan dari bisnis iklan sehubungan dengan penghematan dalam
         belanja iklan yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan e-commerce akibat
         keterbatasan dukungan modal dari investor. Analog switch off juga mempengaruhi
         pendapatan iklan dikarenakan pengiklan masih menunggu stabilitas pasca switch-off.

    c.   Latar belakang kenaikan pendapatan segmen jasa kesehatan dan rumah sakit.

         Tanggapan:
         Saat ini, Perseroan mengoperasikan 8 rumah sakit yang berbasis smart hospital berbasis
         digital yang dilengkapi dengan 1.397 tempat tidur dan fasilitas medis berstandar
         internasional. Perseroan memastikan bahwa pemberian layanan kesehatan yang
         berkualitas ditunjang oleh keberadaan 892 dokter, yang terdiri dari dokter spesialis/
         subspesialis sebanyak 716 orang, dokter umum sebanyak 165 orang yang sangat terampil
         dan berpengalaman serta perawat yang handal dalam memberikan pelayanan terbaik
         untuk pasien. Selain itu, rumah sakit kami juga telah hasil mendapatkan akreditasi
         rumah sakit bertaraf internasional dari Joint Commission International (JCI). Rumah
         sakit kami juga telah memperoleh beberapa penghargaan terhadap kinerja usahanya di
         tahun 2023 diantaranya The Australian Council on Healthcare Standards (ACHS)
         International di ajang ACHS International Quality Improvement Award untuk program
         YourVOICE yang inovatif, Selain itu, RS Grha Kedoya juga memperoleh “Status


                                                                                                 12
Page 13
        Platinum” dalam ajang penghargaan “The WSO Angels Awards” dari The World Stroke
        Organization (WSO) Angels.

   d. Nature dan contoh segmen pendapatan lain-lain.

        Tanggapan:
        Segmen Lainnya adalah segmen yang mencakup konektivitas, termasuk pengadaan jasa
        internet, Solusi, investasi serta bisnis-bisnis lain. Pendapatan segmen Lainnya berasal
        dari usaha dan jasa tersebut di atas.

11. Perseroan membukukan rugi usaha per 31 Desember 2023 sebesar Rp200,8 miliar,
    menurun dibandingkan per 31 Desember 2022 yang membukukan laba usaha sebesar
    Rp695,6 miliar. Kemudian, Perseroan per 31 Desember 2023 membukukan rugi bersih
    sebesar Rp240 miliar, menurun dibandingkan per 31 Desember 2022 yang membukukan
    laba bersih sebesar Rp5,5 triliun. Atas hal tersebut agar dijelaskan:

   a.   Latar belakang Perseroan membukukan           rugi   usaha   per    31   Desember    2023
        dibandingkan per 31 Desember 2022.

        Tanggapan:
        Rugi usaha per 31 Desember 2023 sebesar Rp200,8 miliar, menurun dibandingkan per
        31 Desember 2022 yang membukukan laba usaha sebesar Rp695,6 miliar sebagian besar
        berasal dari adanya rugi selisih kurs sebesar Rp180,6 miliar per 31 Desember 2023,
        dimana merupakan akibat penguatan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat
        per 31 Desember 2023 Rp15.416/1 dolar Amerika Serikat dibandingkan nilai tukar per 31
        Desember 2022 Rp15.713/1 dolar Amerika Serikat terhadap posisi aset moneter Peseroan
        per 31 Desember 2023. Per 31 Desember 2022, Perseroan mencatat laba selisih kurs
        sebesar Rp410,2 miliar, dimana merupakan akibat melemahnya nilai tukar Rupiah nilai
        tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat per 31 Desember 2022 dibandingkan nilai
        tukar per 31 Desember 2021 Rp14.269/1 dolar Amerika Serikat terhadap posisi aset
        moneter Peseroan per 31 Desember 2022.

   b. Latar belakang Perseroan membukukan             rugi   bersih per     31   Desember    2023
      dibandingkan per 31 Desember 2022.

        Tanggapan:
        Rugi bersih per 31 Desember 2023 sebesar Rp240 miliar sebagian besar berasal dari
        bagian rugi dari entitas asosiasi sebesar Rp457,3 miliar. Per 31 Desember 2022,
        Perseroan mencatat laba atas investasi yang berasal dari penjualan saham PT Elang
        Andalan Nusantara, entitas anak tidak langsung, sebesar Rp4,53 triliun.

   c.   5 portofolio entitas asosiasi Perseroan yang mempunyai kontribusi terbesar atas akun
        bagian rugi atas investasi asosiasi sebesar Rp457,2 miliar.

        Tanggapan:
          No.             Entitas asosiasi           Bagian rugi atas entitas      Persentase
                                                     asosiasi per tahun yang      kepemilikan
                                                   berakhir 31 Desember 2023
                                                       Rp (dalam ribuan)
             1.    PT Bukalapak.com Tbk                             (336.219.356)   24,62%
             2.    PT Super Bank Indonesia                          (140.644.281)    34,75%
                   (sebelumnya PT Bank Fama
                   International)
             3.    PT Nusa Satu Inti Artha                                 (7.003.005)      50,00%
             4.    PT PSIM Jaya Jogjakarta                                 (5.246.520)      49,00%
             5.    PT Wahana Kreator Nusantara                              (2.131.462)     30,00%

                                                                                               13
Page 14
       d. Upaya Perseroan untuk dapat membukukan laba bersih kedepannya.

            Tanggapan:
            Upaya Perseroan untuk dapat membukukan laba bersih kedepannya adalah dengan
            melaksanakan langkah-langkah yang sejalan dengan strategi Perseroan yang disebutkan
            sesuai tanggapan nomor 6 diatas.

   12. Per 31 Desember 2023, Perseroan membukukan penurunan neto kas dan setara kas sebesar
       Rp1,3 triliun. Atas hal tersebut agar dijelaskan:

       a.   Latar belakang Perseroan membukukan penurunan bersih kas dan setara kas per 31 Desember
            2023.

            Tanggapan:
            Penurunan bersih kas dan setara kas per 31 Desember 2023 sebesar Rp1,3 triliun
            berasal dari arus kas digunakan untuk kegiatan investasi sebesar Rp1,8 triliun dan
            untuk kegiatan pendanaan sebesar Rp612 miliar, yang dikompensasi dengan arus kas
            diperoleh dari kegiatan operasi sebesar Rp1,1 triliun.
            Arus kas digunakan untuk kegiatan investasi sebesar Rp1,8 triliun sebagian besar untuk
            penempatan investasi jangka pendek yaitu deposito berjangka dengan jatuh tempo lebih
            dari 3 bulan, dimana deposito berjangka tersebut mengalami peningkatan sebesar Rp1,7
            triliun dibandingkan per 31 Desember 2022.
            Arus kas digunakan untuk kegiatan pendanaan sebesar Rp612 miliar sebagian besar
            untuk pembayaran pinjaman sebesar Rp394 miliar dan dividen kas sebesar Rp442
            miliar.

       b. Strategi pengelolaan arus kas Perseroan.

            Tanggapan:
            Strategi pengelolaan arus kas Perseroaan adalah Perseroaan melakukan perencanaan
            dan monitoring secara regular sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan
            yang tepat. Perseroan mengelola risiko likuiditas antara lain dengan memonitor profil
            jatuh tempo pinjaman, sumber pendanaan, menjaga saldo kecukupan kas dan setara
            kas, serta memastikan tersediannya pendanaan.

   13. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga Efek
       Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.

       Tanggapan:
       Semua informasi/ fakta/ kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi
       harga Efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan telah diungkapkan kepada publik.


Perseroan menyampaikan terima kasih atas permintaan penjelasan yang diberikan BEI. Perseroan
berkomitmen untuk memperhatikan ketentuan dalam Pasar Modal.




                                                                                                  14

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.6 MB
Published14 May 2024
Pages14
Characters47,035
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 34 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Cardig Aero Services Tbk p.2 ×2
linked org Surya Citra Media Tbk p.10 ×2
linked org PT Sarana Meditama p.10
linked org PT Super Bank Indonesia p.13
possible org PT Roket Cipta Sentosa p.2
possible org Bursa Efek Indonesia p.3
possible org PT JASS p.5 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.5
possible org PT Bukalapak. p.13
unresolved person Said Amru p.7
unresolved org Purwantono p.7
unresolved org Young Global Limited p.7
unresolved org PT Elang Andalan Nusantara p.9 ×3
unresolved org Metropolitan Tbk p.10
unresolved org PT Abhimata Citra Abadi Perdagangan p.10
unresolved org PT Tangara Mitrakom p.10
unresolved org PT Omni Intivision p.10
unresolved — Counterparty p.10 ×2
unresolved org PT Home Tester p.10
unresolved org Pte. Ltd. p.10
unresolved org Holdings Pte. Ltd. p.10
unresolved org PT Kinema Systrans p.10
unresolved org PT Suitmedia Kreasi p.11
unresolved — Anggriawan p.11
unresolved org PT RANS Satu Bunda p.11
unresolved org PT Rans p.11
unresolved org PT Ide p.11
unresolved — Susy Kawilarang, p.11
unresolved org PT Grab Teknologi Indonesia. p.12
unresolved org Bank Indonesia p.13
unresolved org PT Bank Fama International p.13
unresolved org PT Nusa Satu Inti Artha p.13
unresolved org PT PSIM Jaya Jogjakarta p.13
unresolved org PT Wahana Kreator Nusantara p.13

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result