Skip to content
Back to announcement

20240513_LPKR_Rencana Transaksi Perubahan Kegiatan Usaha_31638348_lamp4.pdf

Asset transaction Needs review LPKR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 42

Page 1
            kantor jasa penilai publik
            febriman siregar dan rekan
            Ijin Kementrian Keuangan RI No. 2.12.0109




                          LAPORAN STUDI KELAYAKAN
L APORAN K AJIAN PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
P ERHITUNGAN A TAS J ANGKA W AKTU D AN J UMLAH
                   PT LIPPO KARAWACI, TBK.
K ONTRIBUSI A TAS K   ERJASAMA P EMANFAATAN A SET
                   Jalan Boulevard Palem Raya No. 7
P EMERINTAH P ROVINSI             G ORONTALO
                     Menara Matahari  Lantai 22-23      G UBERNUR
                  Lippo Karawaci
D ENGAN B ENTUK BGS              Central – Tangerang
                        (B ANGUNAN               G UNA S ERAH )
                                        Banten
                   No Laporan : 00410/2.0109-05/BS/03/0069/1/V/2024
Page 2
           Ijin Kementerian Keuangan RI No. 2.12.0109




Bogor, 13 Mei 2024
No. Laporan : 00410/2.0109-05/BS/03/0069/1/V/2024

Kepada Yth. :
DIREKSI DAN KOMISARIS
PT LIPPO KARAWACI, TBK.
Jl. Boulevard Palem Raya No. 7
Menara Matahari Lantai 22-23
Lippo Karawaci Central - Tangerang
Banten

Perihal         :     Ringkasan Laporan Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha
                      Penunjang

Dengan hormat,
Sesuai dengan surat kesepakatan kerja nomor 0310A/PNW/PB-BGR-FSR/III/2024, tertanggal
20 Maret 2024 kami Kantor Jasa Penilai Publik Febriman Siregar dan Rekan (“FSR” atau “Penilai” atau
“Kami”) telah memperoleh izin usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No.
459/KM.1/2020 tanggal 17 September 2020 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
berdasarkan Surat No. S-838/PM.223/2019 tanggal 31 Juli 2019 dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi
Penunjang Pasar Modal (Pendaftaran Ulang) No. STTD.PPB-41/PM.223/2019 tanggal 31 Juli 2019
sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar Modal. Mengeluarkan laporan studi kelayakan
Penambahan Kegiatan Usaha PT Lippo Karawaci Tbk.

Identifikasi Status Penilai
Dalam mempersiapkan Laporan Studi kelayakan ini kami bertindak secara independen tanpa adanya
benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan
Perseroan. KJPP Febriman Siregar & Rekan juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan
pribadi terkait dengan penugasan ini. Laporan Penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan
keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak
dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan.

Identifikasi Klien (Pemberi Tugas)
Nama                            : PT LIPPO KARAWACI, TBK.
Bidang Usaha                    : Industri Properti
Alamat                          : Jl. Boulevard Palem Raya No. 7
                                  Menara Matahari Lantai 22-23
                                                                                                         Kantor Cabang Bogor
                                  Lippo Karawaci Central – Tangerang                   Jl. Perumahan Bogor Baru Blok D-I No.19
                                  Banten                                                           RT.007, RW.001, Kel. Tegallega
                                                                                                  Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor
Telepon                         : (021) 25669000                                                                  Jawa Barat 16129
                                                                                                               Telp. : 0251-8397671
                                                                                                        Email : fsr.bogor@fsr.co.id
                                                                                                            Website : www.fsr.co.id
                                         Cabang : Pekanbaru (P) ; Medan (PS) ; Surabaya (B) ; Sidoarjo (P) ; Bandar Lampung (PS) ;
                                                                               Bogor (PB) ; Makassar (PS) ; Tangerang Selatan (P)
Page 3
JL febriman siregar dan
               kantor jasa penilai publik
                                                       rekan
ET
 ll
               penilai aset, bisnis dan konsultan



Identifikasi Pengguna Laporan

Laporan Ditujukan kepada                  : PT Lippo Karawaci, Tbk
Laporan Diserahkan kepada                 : PT Lippo Karawaci, Tbk

Identifikasi Obyek

Yang menjadi obyek adalah penambahan kegiatan usaha Perseroan yaitu pengelolaan lahan parkir.

Jenis Mata Uang Yang Digunakan

Dalam penugasan ini Nilai Pasar Wajar dinyatakan dalam mata uang Rupiah.

Maksud dan Tujuan Penilaian

Rencana Pemberi Tugas dalam kaitannya dengan penugasan adalah mengetahui kelayakan penambahan
kegiatan usaha Perseroan yaitu pengelolaan lahan parkir per tanggal 31 Desember 2023.

Tingkat Kedalaman Investigasi

      Inspeksi
       Inspeksi telah dilakukan terhadap Perseroan, sesuai dengan penugasan yang diberikan. Dalam
       melakukan inspeksi kami tidak mengalami keterbatasan untuk mengamati kegiatan operasional
       Perseroan.
      Penelaahan
       Dari hasil inspeksi dan data / informasi yang diterima maka setelah dilakukan penelaahan, kami
       tidak menemui data atau informasi yang tidak jelas dan tidak dapat diverifikasi kepada pihak
       manajemen Perseroan atau pihak terkait lainnya.

Sifat Dan Sumber Informasi Yang Dapat Diandalkan
Informasi yang relevan yang digunakan dalam proses penilaian, seperti data yang dipublikasikan, data
riset atau data yang diperoleh dari Pemerintah (antara lain data dari website data beta industri, data dari
website Damodaran berupa data Equity Risk Premium dan Rating-based Default Spread, data dari Bank
Indonesia berupa data ekonomi makro, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan dari asosiasi terkait
berupa data pasar serta data publikasi terkait lainnya) digunakan tanpa verifikasi dan disetujui oleh
Pemberi Tugas.

Asumsi Umum dan Asumsi Khusus

Studi Kelayakan ini dibatasi oleh asumsi dan kondisi pembatas sebagai berikut:

1.    Studi Kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion.


Laporan Studi Kelayakan
PT Lippo Karawaci Tbk                                                                                ii
Page 4
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                   rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


2.    Penilai Usaha telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses
      penilaian.
3.    Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
4.    Proyeksi keuangan yang digunakan telah disesuaikan dan mencerminkan kewajaran proyeksi
      keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya.
5.    Penilai Usaha bertanggung jawab atas pelaksanaan Studi Kelayakan dan kewajaran proyeksi
      keuangan.
6.    Laporan Studi Kelayakan ini terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia,
      yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
7.    Penilai Usaha bertanggung jawab atas Laporan Studi Kelayakan dan Kesimpulan Akhir.
8.    Penilai Usaha telah memperoleh informasi atas status hukum Obyek Studi Kelayakan dari Pemberi
      Tugas.

Analisa Makro Ekonomi dan Pasar

1.    Berdasarkan Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan IV-2023, pertumbuhan
      ekonomi global diprakirakan tumbuh sebesar 3,0% pada 2023 dan melambat menjadi 2,8% pada
      2024 dan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2023 diprakirakan dalam kisaran 4,5-5,3%,
      didorong oleh konsumsi dan investasi sejalan dengan akselerasi belanja Pemerintah pada akhir
      tahun dan percepatan penyelesaian beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN).
2.    Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) 2023 diprakirakan mencatat surplus sehingga mendukung
      ketahanan eksternal. Surplus neraca perdagangan berlanjut pada Desember 2023 yang tercatat 3,3
      miliar dolar AS dipengaruhi oleh kinerja ekspor komoditas utama Indonesia yang tetap kuat,
      seperti batu bara serta besi dan baja.
3.    Inflasi IHK Desember 2023 tercatat sebesar 2,61% (yoy), menurun dari tahun sebelumnya sebesar
      5,51% (yoy) sehingga berada dalam kisaran 3,0±1%. Penurunan inflasi dipengaruhi oleh terjaganya
      berbagai komponen inflasi sebagai hasil nyata konsistensi kebijakan moneter Bank Indonesia yang
      pro-stability serta sinergi erat kebijakan Bank Indonesia dengan Pemerintah Pusat dan Daerah.
4.    Nilai tukar Rupiah hingga 16 Januari 2024 relatif stabil, hanya melemah 1,24% dari akhir Desember
      2023, dengan kebijakan stabilisasi Bank Indonesia dan kembali masuknya aliran portofolio asing,
      sejalan dengan tetap menariknya imbal hasil aset keuangan domestik dan tetap positifnya prospek
      ekonomi Indonesia.

Analisa Kelayakan Aspek Keuangan

1.    Biaya modal untuk hutang diasumsikan setara dengan tingkat bunga pinjaman dalam mata uang
      Rupiah. Tingkat bunga pinjaman dalam mata uang Rupiah untuk kredit investasi berdasarkan data
      Bank Indonesia bulan Desember 2023 untuk bank Persero adalah sebesar 9,41%.

Laporan Studi Kelayakan
PT Lippo Karawaci Tbk                                                                             iii
Page 5
JL febriman siregar dan
                 kantor jasa penilai publik
                                                      rekan
ET
 ll
                 penilai aset, bisnis dan konsultan



2.     Analisis Kelayakan Proyek adalah sebagai berikut:
       Net Present Value

          NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar Rp. 8.963.278.156,-.

         Internal Rate of Return

          IRR yang diperoleh sebesar 64,38% lebih besar dari discount factor yang digunakan.

         Profitability Index

          PI yang diperoleh adalah sebesar 1,19 yang berarti lebih besar dari 1.

         Break Event Point

          BEP yang diperoleh adalah sebesar 41,00%.

         Payback Period

          Payback Period selama 3 tahun 5 b ulan.



Kesimpulan

Berdasarkan kajian, evaluasi keuangan dan analisis keuangan serta proyeksi-proyeksi lainnya dengan
syarat asumsi-asumsi yang telah ditetapkan dapat terpenuhi, maka rencana perubahan kegiatan usaha
tersebut di atas dapat memberikan kontribusi yang positif dan layak.

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
FEBRIMAN SIREGAR DAN REKAN




Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc., MAPPI (Cert.)
Rekan
Penilai Properti dan Bisnis (PB)
Ijin Penilai Publik No. PB-1.08.00069
MAPPI No. 92-S-00252
STTD No. PPB-41/PM.223/2019




Laporan Studi Kelayakan
PT Lippo Karawaci Tbk                                                                             iv
Page 6
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                   rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


      Penilaian Saham - PT Lippo Karawaci Tbk.


                                   PERNYATAAN PENYUSUN

      Dalam batas kemampuan dan keyakinan serta pemahaman kami sebagai penilai, yang bertanda
      tangan dibawah ini menyatakan bahwa :

      1. Kami telah mematuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
         diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui oleh Pemerintah.
      2. Keterangan-keterangan dan pernyataan dalam laporan ini, sebatas pengetahuan kami adalah
         benar dan akurat.
      3. Analisis dan kesimpulan dalam laporan ini hanya dibatasi dan telah sesuai dengan asumsi-asumsi
         dan syarat-syarat pembatas serta kondisi yang dilaporkan.
      4. Penilai telah melaksanakan ruang lingkup penilaian meliputi : identifikasi masalah, inspeksi
         lapangan, pengumpulan data & wawancara, analisis data, estimasi nilai menggunakan pendekatan
         penilaian dan penulisan laporan.
      5. Penilai memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan properti dan/atau jenis industri
         yang dinilai.
      6. Kami tidak mempunyai kepentingan apapun terhadap obyek yang dinilai dan imbalan jasa yang
         kami terima tidak terkait dengan hasil penilaian yang dilaporkan.
      7. Laporan ini disusun mengacu pada Standar Penilaian Indonesia (SPI EDISI VII-2018) dan telah
         memenuhi ketentuan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI).
      8. Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan opini Penilaian yang telah disepakati
         sebelumnya dengan Pemberi Tugas.
      9. Tidak seorang pun, kecuali yang disebutkan dalam laporan penilaian ini telah menyediakan
         bantuan profesional dalam menyiapkan laporan penilaian.

      Selanjutnya laporan ini menjelaskan semua asumsi dan syarat-syarat pembatasan yang
      mempengaruhi analisa, pendapat dan kesimpulan yang tertera dalam laporan ini.




      Pernyataan Penyusun                                                                            ii
Page 7
JL febriman siregar dan
                  kantor jasa penilai publik
                                                        rekan
ET
 ll
                  penilai aset, bisnis dan konsultan


      Penilaian Saham - PT Lippo Karawaci Tbk.

      NAMA                                                KUALIFIKASI                    TANDA TANGAN

      Penangggung Jawab Proyek :


      Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc. MAPPI (Cert.) Penilai Bisnis Bersertifikat ..............................
      Rekan
      Ijin Penilai Publik : PB-1.08.00069
      MAPPI No.           : 92-S-00252
      STTD No.            : STTD.PPB-41/PM.223/2019



      Pemeriksa :


      Didiek Agus Priatmiko, S.Komp.                      Penilai Bisnis                 ..............................
      MAPPI              : 11-T-03266




      Penilai :


      Yaumil Husna Khair, S.Si., M.M                      Penilai Bisnis                  ..............................
      MAPPI              : 11- P-03270




      Pernyataan Penyusun                                                                                                  iii
Page 8
JL febriman siregar dan
             kantor jasa penilai publik
                                                  rekan
ET
 ll
             penilai aset, bisnis dan konsultan




                                               PENDAHULUAN                          1
      1.1   IDENTITAS PEMBERI TUGAS DAN PENGGUNA LAPORAN

      Pemberi tugas dan pengguna laporan dalam hal ini adalah

      Nama                       : PT LIPPO KARAWACI, TBK.
      Bidang Usaha               : Industri Properti
      Alamat                     : Jl. Boulevard Palem Raya No. 7
                                   Menara Matahari Lantai 22-23 – Tangerang
                                   Banten 15810
      Telepon                    : (021) 25669000

      1.2   LATAR BELAKANG

      PT Lippo Karawaci, Tbk. yang selanjutnya disebut “Perseroan” adalah perusahaan yang
      bergerak dalam bidang industri properti.

      Perseroan bermaksud untuk melakukan penambahan kegiatan usaha, yaitu Pengelolaan
      Lahan Parkir. Penambahan kegiatan usaha ini selanjutnya dalam laporan ini disebut dengan
      “Proyek”.

      Sehubungan dengan rencana tersebut di atas, untuk mengetahui kelayakan atas Proyek
      tersebut, maka Perseroan membutuhkan studi kelayakan untuk memenuhi Peraturan OJK
      No.17/POJK.04/2020 tentang transaksi material dan perubahan kegiatan usaha. Untuk
      mengetahui kelayakan atas usaha Perseroan tersebut, maka Perseroan memerlukan Kajian
      dari Pihak Independen, untuk melakukan analisa dan kajian serta menyusun dalam Laporan
      Studi Kelayakan. Selanjutnya manajemen Perseroan menunjuk KJPP Febriman Siregar dan
      Rekan (“KJPP”) sebagai pihak independen dalam penyusunan laporan studi kelayakan
      tersebut.

      1.3   DASAR PENUGASAN

      Berdasarkan Surat Penawaran yang telah disepakati Bersama antara KJPP Febriman
      Siregar dan Rekan dengan PT Lippo Karawaci, Tbk. Nomor : 0310A/PNW/PB-BGR-
      FSR/III/2024 tanggal 20 Maret 2024 perihal Jasa Konsultan Pekerjaan Studi Kelayakan.




                                            Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                 1-1
Page 9
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                          rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


      1.4    TUJUAN PENUGASAN

      Penyusunan kajian kelayakan ini bertujuan untuk memberikan opini yang independen
      mengenai kelayakan penambahan kegiatan usaha Perseroan yaitu Pengelolaan Lahan
      Parkir.


      1.5    OBJEK KAJIAN

      Objek studi berupa Proyek atas penambahan kegiatan usaha yaitu Pengelolaan Lahan
      Parkir.

      1.6    TANGGAL PENILAIAN (CUT OFF DATE)

      Tanggal penilaian laporan studi kelayakan ini adalah per 31 Desember 2023 yang
      disesuaikan dengan jangka waktu dalam POJK 35 tahun 2020 untuk pemenuhan transaksi
      penambahan kegiatan usaha.

      1.7    METODOLOGI

      Metodologi yang digunakan untuk penyusunan kajian ini adalah sebagai berikut:
      1. Metode Pengumpulan Data dan Kajian Kepustakaan
         Data yang diperoleh dari berbagai instansi dan berbagai macam data pendukung lainnya.
         Dari data yang terkumpul, selanjutnya diolah dan dianalisa secara sistematis sehingga
         menghasilkan informasi yang relevan dengan tujuan kajian kelayakan.

      2. Survey Lapangan
         Survey lapangan dilakukan dengan maksud untuk memperoleh data yang dapat
         dipertanggung jawabkan dengan tujuan antara lain:
         -    Mengetahui rencana pembangunan
         -    Mengetahui aksesibiltas dan daya dukung sarana dan prasarana yang sudah ada di
              lokasi proyek.
         -    Mengetahui lebih lanjut potensi pasar yang ada dan selain yang sudah ada.

      3. Metode Analisa
      3.1 Metode analisa yang digunakan secara bertahap yaitu sebagai berikut:
            a. Analisis situs :
               -   Lokasi
               -   Karakteristik lokasi
               -   Infrastruktur, utilitas & fasilitas publik
               -   Aksesibilitas
               -   Kondisi lingkungan sekitar
            b. Analisis Ekonomi dan Demografi Makro



                                                     Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                         1-2
Page 10
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                     rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


               -   Pertumbuhan ekonomi
               -   Tingkat inflasi
               -   Nilai tukar rupiah
               -   Perkiraan pertumbuhan ekonomi
            c. Market Analysis
               -   Analisis Industri
               -   Analisis Pesaing
               -   Analisis Potensi Pasar
            d. Financial Analysis
               -   Asumsi umum dan dasar asumsi, meliputi asumsi yang berhubungan dengan
                   komponen pendapatan maupun biaya yang mempengaruhi operasional proyek.
               -   Asumsi investasi, mengenai nilai investasi yang diperlukan untuk proyek.
               -   Asumsi keuangan, meliputi penetapan tingkat suku bunga pinjaman investasi,
                   debt to equity rasio, tingkat diskonto (weight average cots of capital/WACC) dan
                   asumsi lain yang diperlukan dalam perhitungan finansial.
            e. Analisis Kelayakan Proyek
               Parameter analisis kelayakan proyek yang digunakan terdiri dari Analisis Internal
               Rate Of Return (IRR), Net Present Value (NPV), Profitabilty Index (PI) dan Payback
               Period (PBP)


      1.8    SUMBER DATA

      Dalam mempersiapkan Laporan Studi Kelayakan, kami menggunakan data dan informasi
      dari manajemen Perseroan dan dari publikasi sebagai berikut:

      1.    Laporan keuangan konsolidasian PT Lippo Karawaci, Tbk dan Entitas Anak. untuk
            tahun yang berakhir 31 Desember 2019 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
            Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, No.
            Laporan : 00597/2.1030/AU.1/03/1115-1/1/V/2020 tanggal 22 Mei 2020 Akuntan Publik
            Tjun Tjun.
      2.    Laporan keuangan konsolidasian PT Lippo Karawaci, Tbk dan Entitas Anak untuk tahun
            yang berakhir 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir
            Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, No. Laporan :
            00554/2.1030/AU.1/03/1169-1/1/V/2021 tanggal 10 Mei 2021 Akuntan Publik Jul Edy
            Siahaan.
      3.    Laporan keuangan konsolidasian PT Lippo Karawaci, Tbk dan Entitas Anak untuk tahun
            yang berakhir 31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir
            Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, No. Laporan :
            00194/2.1030/AU.1/03/1169-2/1/III/2022 tanggal 30 Maret 2022 Akuntan Publik Jul Edy
            Siahaan.




                                                Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                      1-3
Page 11
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                   rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


      4.    Laporan keuangan konsolidasian PT Lippo Karawaci, Tbk dan Entitas Anak untuk tahun
            yang berakhir 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir
            Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, No. Laporan :
            00259/2.1030/AU.1/03/1169-3/1/III/2023 tanggal 30 Maret 2023 Akuntan Publik Jul Edy
            Siahaan.
      5.    Laporan keuangan konsolidasian PT Lippo Karawaci, Tbk dan Entitas Anak untuk tahun
            yang berakhir 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir
            Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, No. Laporan :
            00214/2.1030/AU.1/03/1155-1/1/III/2024 tanggal 25 Maret 2024 Akuntan Publik
            Eishennoraz.
      6.    Wawancara dengan pihak manajemen Perseroan
      7.    Berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan kondisi ekonomi, kondisi pasar dan
            lainnya, baik berdasarkan media cetak, elektronik dan hasil analisis lain dari pihak
            independen yang kami anggap relevan.

      1.9    ASUMSI-ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS

      Studi Kelayakan ini dibatasi oleh asumsi dan kondisi pembatas sebagai berikut:

      1.    Studi Kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion.
      2.    Penilai Usaha telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
            dalam proses penilaian.
      3.    Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya
            keakuratannya.
      4.    Proyeksi keuangan yang digunakan telah disesuaikan dan mencerminkan kewajaran
            proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya.
      5.    Penilai Usaha bertanggung jawab atas pelaksanaan Studi Kelayakan dan kewajaran
            proyeksi keuangan.
      6.    Laporan Studi Kelayakan ini terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
            bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
      7.    Penilai Usaha bertanggung jawab atas Laporan Studi Kelayakan dan Kesimpulan Akhir.
      8.    Penilai Usaha telah memperoleh informasi atas status hukum Obyek Studi Kelayakan
            dari Pemberi Tugas.

      1.10 INDEPENDENSI PENILAI

      Dalam mempersiapkan laporan Studi Kelayakan ini kami telah bertindak secara independen,
      tidak ada benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan pihak-pihak yang terlibat
      rencana Perubahan Kegiatan Usaha Utama ini. Kami juga tidak mempunyai kepentingan
      atau keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Laporan Studi Kelayakan ini juga
      tidak ditujukan untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada pihak manapun. Imbalan
      yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh kesimpulan yang dihasilkan.




                                              Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                   1-4
Page 12
JL febriman siregar dan
             kantor jasa penilai publik
                                                  rekan
ET
 ll
             penilai aset, bisnis dan konsultan




                GAMBARAN UMUM PERSEROAN                                              2
      2.1   RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN

      PT Lippo Karawaci, Tbk. ("Perseroan") didirikan dengan nama PT Tunggal Reksakencana
      pada tanggal 15 Oktober 1990 berdasarkan Akta Pendirian No. 233 yang dibuat di hadapan
      Misahardi Wilamarta, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini disetujui oleh Menteri
      Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No. C2-6974.HT.01.01.Th’-91
      tanggal 22 Nopember 1991 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.
      62, Tambahan No. 3593 tanggal 4 Agustus 1992.

      Anggaran dasar Perusahaan telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Akta Pernyataan
      Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 12 tanggal 5 Oktober 2023 yang
      dibuat di hadapan Aulia Taufani S.H., Notaris di Jakarta, mengenai persetujuan perubahan
      data perseroan yaitu perubahan susunan Direksi. Perubahan ini telah dicatat dan diterima
      oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan suratnya AHU-
      AH.01.09-0179724 tanggal 31 Oktober 2023.

      Perseroan berlokasi di Jalan Boulevard Palem Raya No. 7, Menara Matahari Lantai 22-23,
      Lippo Karawaci Central, Tangerang, Banten.

      Entitas induk utama Perseroan adalah PT Inti Anugerah Pratama.

      2.2   LINGKUP USAHA PERSEROAN

      Sesuai dengan Pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha
      Perusahaan adalah dalam bidang real estat, termasuk namun tidak terbatas pada real estat
      yang dimiliki sendiri atau disewa, yaitu meliputi usaha pembangunan, pembelian, penjualan,
      persewaan dan pengoperasian real estat seperti tanah, bangunan apartemen, mal, pusat
      perbelanjaan, rumah sakit, gedung pertemuan, perhotelan, pusat sarana olah raga dan
      sarana penunjang, pengembangan perkotaan, pengembangan gedung untuk dioperasikan
      sendiri, penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum, aktivitas profesional, ilmiah
      dan teknis, konstruksi, pengangkutan, perdagangan, pengelolaan air, pengelolaan air limbah,
      pengelolaan dan daur ulang sampah, aktivitas remediasi, aktivitas ketenagakerjaan dan
      penunjang usaha lainnya, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui penyertaan
      (investasi) ataupun pelepasan (divestasi) modal dalam perusahaan lain.




                                             Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                    2-1
Page 13
JL febriman siregar dan
               kantor jasa penilai publik
                                                         rekan
ET
 ll
               penilai aset, bisnis dan konsultan


      2.3      SUSUNAN PEMEGANG SAHAM

      Berdasarkan Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2023, susunan pemegang saham
      Perseroan adalah sebagai berikut:

      Tabel 2.1          Susunan Pemegang Saham Perseroan
                                                            Jumlah            Nilai Saham
                  Nama Pemegang Saham                                                        Komposisi (%)
                                                            Saham              @ Rp 100,-
       PT Inti Anugerah Pratama                       18.161.073.458     1.816.107.345.800           25,63
       Sierra Incorporated                            11.259.645.290     1.125.964.529.000           15,89
       PT Primantara Utama Sejahtera                   7.371.500.000      737.150.000.000            10,40
       John Riady                                        90.100.700          9.010.070.000              0,13
       Dominique Dion Leswara                            76.612.500          7.661.250.000              0,11
       Surya Tatang                                      57.197.200          5.719.720.000              0,08
       Meng Kuan Phua                                      1.860.000          186.000.000               0,00
       Marshal Martinus Tissadharma                        7.743.400          774.340.000               0,00
       Publik (masing-masing kurang dari 5%)          33.851.585.221     3.385.158.522.100           47,76
       Subjumlah                                      70.877.317.769     7.087.731.776.900              100
       Saham Treasuri                                    20.700.600          2.070.060.000
       Total                                          70.898.018.369     7.089.801.836.900


      2.4      SUSUNAN PENGURUS PERSEROAN

      Berdasarkan Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2023, susunan Dewan Komisaris
      dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:

      Dewan Komisaris
      Presiden Komisaris                       : John Aristianto Prasetio *)
      Komisaris                                : Anand Kumar
      Komisaris                                : George Raymond Zage III
      Komisaris                                : Kin Chan
      Komisaris                                : Anangga Wardhana Roosdiono *)
      Komisaris                                : DR. Kartini Sjahrir *)
      *) merangkap komisaris independen

      Dewan Direksi
      Presiden Direktur                        : Ketut Budi Wijaya
      Wakil Presiden Direktur                  : Dicky Setiadi Moechtar
      Direktur                                 : John Riady
      Direktur                                 : Surya Tatang
      Direktur                                 : Marshal Martinus Tissadharma
      Direktur                                 : David Iman Santosa
      Direktur                                 : Phua Meng Kuan (Daniel Phua)
      Direktur                                 : Dominique Dion Leswara
      Direktur                                 : Gita Irmasari

                                                    Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                               2-2
Page 14
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                   rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


      2.5    LEGALITAS USAHA PERSEROAN

      Legalitas usaha Perseroan yang dimiliki sampai dengan Penyusunan Laporan Studi
      Kelayakan ini antara lain:

      1) Akta Pendirian No. 233 tanggal 15 Oktober 1990 oleh Notaris Misahardi Wilamarta, S.H.
      2) Pengesahan Akta Pendirian oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C2-
         6974.HT.01.01.Th’-91 tanggal 22 Nopember 1991 serta diumumkan dalam Berita
         Negara Republik Indonesia No. 62, Tambahan No. 3593 tanggal 4 Agustus 1992.
      3) Akta Perubahan Terakhir No. 12 tanggal 5 Oktober 2023 oleh Notaris Aulia Taufani,
         S.H., tentang persetujuan perubahan data Perseroan yaitu perubahan susunan Direksi.
      4) Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-
         AH.01.09-0179724 tanggal 31 Oktober 2023.

      2.6    KINERJA KEUANGAN PERSEROAN

      Analisa kinerja keuangan Perseroan merujuk pada laporan keuangan audited berikut ini:
           Laporan keuangan konsolidasian PT Lippo Karawaci, Tbk dan Entitas Anak. untuk
            tahun yang berakhir 31 Desember 2019 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
            Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, No.
            Laporan : 00597/2.1030/AU.1/03/1115-1/1/V/2020 tanggal 22 Mei 2020 Akuntan Publik
            Tjun Tjun.
           Laporan keuangan konsolidasian PT Lippo Karawaci, Tbk dan Entitas Anak untuk tahun
            yang berakhir 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir
            Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, No. Laporan :
            00554/2.1030/AU.1/03/1169-1/1/V/2021 tanggal 10 Mei 2021 Akuntan Publik Jul Edy
            Siahaan.
           Laporan keuangan konsolidasian PT Lippo Karawaci, Tbk dan Entitas Anak untuk tahun
            yang berakhir 31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir
            Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, No. Laporan :
            00194/2.1030/AU.1/03/1169-2/1/III/2022 tanggal 30 Maret 2022 Akuntan Publik Jul Edy
            Siahaan.
           Laporan keuangan konsolidasian PT Lippo Karawaci, Tbk dan Entitas Anak untuk tahun
            yang berakhir 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir
            Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, No. Laporan :
            00259/2.1030/AU.1/03/1169-3/1/III/2023 tanggal 30 Maret 2023 Akuntan Publik Jul Edy
            Siahaan.
           Laporan keuangan konsolidasian PT Lippo Karawaci, Tbk dan Entitas Anak untuk tahun
            yang berakhir 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir
            Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, No. Laporan :
            00214/2.1030/AU.1/03/1155-1/1/III/2024 tanggal 25 Maret 2024 Akuntan Publik
            Eishennoraz.



                                              Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                  2-3
Page 15
JL febriman siregar dan
                    kantor jasa penilai publik
                                                                 rekan
ET
 ll
                    penilai aset, bisnis dan konsultan


      Berikut gambaran mengenai perkembangan kinerja Perseroan berdasarkan Laporan Posisi
      Keuangan untuk setiap tanggal yang berakhir 31 Desember 2019, 31 Desember 2020, 31
      Desember 2021, 31 Desember 2022 dan 31 Desember 2023.


      Tabel 2.1.                    Historikal Keuangan Perseroan (Dalam Juta Rupiah)
                       Deskripsi                2019             2020          2021          2022          2023

          Aset Lancar                         37.197.250       33.078.230    31.374.902    29.144.101    29.816.689

          Aset Tidak Lancar                   17.882.335       18.787.250    20.706.034    20.726.796    19.754.135

          Total Aset                          55.079.585       51.865.480    52.080.936    49.870.897    49.570.824

          Liabilitas Lancar                    6.881.251       10.573.858     9.605.967     9.325.960     9.923.981

          Liabilitas Tidak Lancar             13.821.995       17.717.967    19.988.960    21.405.046    20.040.412

          Total Liabilitas                    20.703.246       28.291.825    29.594.927    30.731.006    29.964.393

          Ekuitas                             34.376.339       23.573.655    22.486.009    19.139.891    19.606.431

          Total Liabilitas & Ekuitas          55.079.585       51.865.480    52.080.936    49.870.897    49.570.824

          Pendapatan Neto                     12.177.173       11.810.955    16.138.531    14.674.086    16.846.905

          Beban Pokok Pendapatan               7.724.006        7.679.572    10.588.709     8.524.887     9.479.002

          Laba (Rugi) Kotor                    4.453.167        4.131.383     5.549.822     6.149.199     7.367.903

          Laba (Rugi) Sebelum Pajak           (1.665.165)      (9.310.773)   (1.108.251)   (1.893.616)    1.264.818

          Laba (Rugi) Bersih                  (2.061.418)      (9.637.220)   (1.623.183)   (2.327.495)     653.699


      Tabel 2.2.                    Pertumbuhan Kinerja Keuangan Perseroan                                        (%)
                       Deskripsi                2019             2020          2021          2022          2023

          Aset Lancar                                   -          -11,07          -5,15         -7,11          2,31

          Aset Tidak Lancar                             -            5,06         10,21          0,10         -4,69

          Total Aset                                    -            -5,84         0,42          -4,24        -0,60

          Liabilitas Lancar                             -           53,66          -9,15         -2,91          6,41

          Liabilitas Tidak Lancar                       -           28,19         12,82          7,08         -6,38

          Total Liabilitas                              -           36,65          4,61          3,84         -2,49

          Ekuitas                                       -          -31,42          -4,61       -14,88           2,44

          Total Liabilitas & Ekuitas                    -            -5,84         0,42          -4,24        -0,60

          Penjualan                                     -            -3,01        36,64          -9,07        14,81

          Beban Pokok Penjualan                         -            -0,58        37,88        -19,49         11,19

          Laba (Rugi) Kotor                             -            -7,23        34,33         10,80         19,82

          Laba (Rugi) Sebelum Pajak                     -          459,15        -88,10         70,87       -166,79

          Laba (Rugi) Bersih                            -          367,50        -83,16         43,39       -128,09


             Total Aset dalam 5 periode laporan keuangan (2019-2023) mengalami penurunan
              dengan rata-rata sebesar 2,57% pertahun. Per 31 Desember 2023 total aset tercatat
              sebesar Rp49,57 triliun.




                                                            Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                                        2-4
Page 16
JL febriman siregar dan
            kantor jasa penilai publik
                                                 rekan
ET
 ll
            penilai aset, bisnis dan konsultan


         Total Liabilitas dalam 5 periode laporan keuangan (2019-2023) mengalami peningkatan
          dengan rata-rata sebesar 10,65% pertahun. Per 31 Desember 2023 total liabilitas
          tercatat sebesar Rp29,96 triliun.

         Total Ekuitas dalam 5 periode laporan keuangan (2019-2023) mengalami penurunan
          dengan rata-rata sebesar 12,12% pertahun. Per 31 Desember 2023 total ekuitas
          tercatat sebesar Rp19,60 triliun.

         Pendapatan dalam 5 periode laporan keuangan (2019-2023) mengalami peningkatan
          dengan rata-rata sebesar 9,84% pertahun. Per 31 Desember 2023 pendapatan tercatat
          sebesar Rp16,84 triliun.

         Laba (Rugi) Kotor dalam 5 periode laporan keuangan (2019-2023) mengalami
          peningkatan dengan rata-rata sebesar 14,43% pertahun. Per 31 Desember 2023 laba
          kotor tercatat sebesar Rp7,36 triliun.

         Laba (Rugi) Sebelum Pajak dalam 5 periode laporan keuangan (2019-2023) mengalami
          peningkatan dengan rata-rata sebesar 68,78% pertahun. Per 31 Desember 2023 laba
          sebelum pajak tercatat sebesar Rp1,26 triliun.

         Laba (Rugi) Bersih dalam 5 periode laporan keuangan (2019-2023) mengalami
          peningkatan dengan rata-rata sebesar 49,91% pertahun. Per 31 Desember 2023 laba
          bersih tercatat sebesar Rp653,69 miliar.




                                            Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                2-5
Page 17
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                      rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan




      ANALISA MAKRO EKONOMI & PASAR                                                      3
      3.1     ANALISA MAKRO EKONOMI

      3.1.1   Pertumbuhan Ekonomi Global

      Berdasarkan Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan IV-2023, pertumbuhan
      ekonomi global diprakirakan tumbuh sebesar 3,0% pada 2023 dan melambat menjadi 2,8%
      pada 2024. Ekonomi Amerika Serikat (AS) dan India tetap kuat didukung konsumsi rumah
      tangga dan investasi. Sementara itu, ekonomi Tiongkok melambat seiring dengan tetap
      lemahnya konsumsi rumah tangga dan investasi sebagai dampak lanjutan dari pelemahan
      kinerja sektor properti, serta terbatasnya stimulus fiskal.


      Penurunan inflasi di negara maju, termasuk AS, berlanjut, meski masih berada di atas
      sasaran, sementara inflasi Tiongkok menurun dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi yang
      melambat. Siklus kenaikan suku bunga kebijakan moneter negara maju, termasuk Fed
      Funds Rate (FFR), diprakirakan telah berakhir meskipun masih bertahan tinggi pada
      semester I 2024, dengan kemungkinan akan mulai menurun pada semester II 2024. Yield
      obligasi Pemerintah negara maju, termasuk US Treasury, menurun secara gradual tapi
      masih berada di level tinggi sejalan dengan premi risiko jangka panjang (term-premia) terkait
      besarnya pembiayaan fiskal dan utang pemerintah AS.


      Tekanan penguatan nilai tukar dolar AS terhadap berbagai mata uang dunia juga berkurang.
      Perkembangan tersebut mendorong berlanjutnya aliran masuk modal asing dan mengurangi
      tekanan pelemahan nilai tukar di emerging market, termasuk Indonesia. Ke depan, beberapa
      risiko global tetap perlu dicermati karena dapat memengaruhi ketidakpastian perekonomian
      dunia, seperti berlanjutnya ketegangan geopolitik, pelemahan ekonomi di sejumlah negara
      utama, termasuk Tiongkok, serta kepastian waktu dan besarnya penurunan suku bunga
      moneter negara maju, khususnya FFR.


      3.1.2   Pertumbuhan Ekonomi Nasional

      Berdasarkan Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan IV-2023, pertumbuhan
      ekonomi Indonesia tahun 2023 diprakirakan dalam kisaran 4,5-5,3%, didorong oleh
      konsumsi dan investasi sejalan dengan akselerasi belanja Pemerintah pada akhir tahun dan
      percepatan penyelesaian beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN).




                                                 Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                      3-1
Page 18
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                    rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan

      Pada 2024, pertumbuhan ekonomi diprakirakan meningkat dalam kisaran 4,7-5,5% didukung
      oleh permintaan domestik utamanya berlanjutnya pertumbuhan konsumsi, termasuk dampak
      positif penyelenggaraan pemilu, serta peningkatan investasi khususnya bangunan sejalan
      dengan berlanjutnya pembangunan PSN termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN). Sementara itu,
      kinerja ekspor diprakirakan belum kuat sebagai dampak perlambatan ekonomi global dan
      penurunan harga komoditas.


      Berdasarkan Lapangan Usaha (LU), prospek LU Industri Pengolahan, Perdagangan Besar
      dan Eceran, Informasi dan Komunikasi, Konstruksi, serta Transportasi dan Pergudangan
      diprakirakan tetap tumbuh baik. Sementara secara spasial, pertumbuhan yang baik
      diprakirakan terjadi di seluruh wilayah, terutama Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua)
      sejalan dengan dampak positif hilirisasi mineral, serta Jawa akibat permintaan domestik
      yang masih kuat. Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi stimulus fiskal
      Pemerintah    dengan    stimulus   makroprudensial    Bank    Indonesia   untuk    mendorong
      pertumbuhan ekonomi, khususnya dari sisi permintaan domestik.


      3.1.3   Neraca Pembayaran Indonesia

      Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) 2023 diprakirakan mencatat surplus sehingga
      mendukung ketahanan eksternal. Surplus neraca perdagangan berlanjut pada Desember
      2023 yang tercatat 3,3 miliar dolar AS dipengaruhi oleh kinerja ekspor komoditas utama
      Indonesia yang tetap kuat, seperti batu bara serta besi dan baja.


      Perkembangan ini mendukung transaksi berjalan 2023 tetap sehat dan diprakirakan dalam
      kisaran surplus 0,4% sampai dengan defisit 0,4% dari PDB. Aliran masuk modal asing
      dalam bentuk investasi portofolio ke pasar keuangan domestik juga terus berlanjut dengan
      net inflows hingga akhir tahun 2023 tercatat sebesar 5,4 miliar dolar AS dan pada Januari
      2024 (hingga 15 Januari 2024) tercatat sebesar 3,0 miliar dolar AS.


      Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2023 tercatat meningkat menjadi
      146,4 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor dan
      pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan
      internasional sekitar 3 bulan impor.


      Pada tahun 2024, NPI diprakirakan tetap surplus dengan defisit transaksi berjalan yang
      rendah dalam kisaran defisit 0,1% sampai dengan defisit 0,9% dari PDB. Sementara itu,
      surplus neraca transaksi modal dan finansial diprakirakan berlanjut didukung oleh aliran
      masuk modal asing sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian
      domestik yang lebih baik dan imbal hasil investasi yang menarik.



                                               Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                     3-2
Page 19
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                    rekan
ET
 ll   3.1.4
              penilai aset, bisnis dan konsultan

              Tingkat Inflasi

      Inflasi IHK Desember 2023 tercatat sebesar 2,61% (yoy), menurun dari tahun sebelumnya
      sebesar 5,51% (yoy) sehingga berada dalam kisaran 3,0±1%. Penurunan inflasi dipengaruhi
      oleh terjaganya berbagai komponen inflasi sebagai hasil nyata konsistensi kebijakan
      moneter Bank Indonesia yang pro-stability serta sinergi erat kebijakan Bank Indonesia
      dengan Pemerintah Pusat dan Daerah. Inflasi inti 2023 terjaga rendah sebesar 1,80% (yoy)
      dipengaruhi oleh imported inflation yang rendah, ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam
      sasaran, dan kapasitas perekonomian yang masih besar dan dapat merespons permintaan
      domestik. Inflasi volatile food juga terkendali sebesar 6,73% (yoy) didukung oleh eratnya
      sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dengan TPIP dan TPID melalui
      penguatan GNPIP di berbagai daerah dalam mengendalikan harga pangan, termasuk dari
      dampak El Nino.


      Inflasi kelompok administered prices tercatat sebesar 1,72% (yoy), sejalan minimalnya
      kebijakan penyesuaian harga komoditas yang diatur oleh Pemerintah. Ke depan, Bank
      Indonesia terus memperkuat kebijakan moneter yang pro-stability dan mempererat sinergi
      kebijakan dengan Pemerintah guna memastikan inflasi 2024 berada dalam kisaran 2,5±1%.


      3.1.5   Nilai Tukar Rupiah

      Stabilitas nilai tukar Rupiah terjaga, sejalan dengan konsistensi kebijakan moneter yang
      ditempuh Bank Indonesia. Nilai tukar Rupiah hingga 16 Januari 2024 relatif stabil, hanya
      melemah 1,24% dari akhir Desember 2023, dengan kebijakan stabilisasi Bank Indonesia
      dan kembali masuknya aliran portofolio asing, sejalan dengan tetap menariknya imbal hasil
      aset keuangan domestik dan tetap positifnya prospek ekonomi Indonesia. Perkembangan
      nilai tukar Rupiah tersebut relatif lebih baik dibandingkan dengan mata uang regional lainnya,
      seperti Ringgit Malaysia, Baht Thailand, dan Won Korea Selatan yang masing-masing
      tercatat melemah sebesar 1,95%, 2,82%, dan 3,24%.


      Kedepan, nilai tukar Rupiah akan tetap stabil dengan kecenderungan menguat didukung
      oleh meredanya ketidakpastian global, kecenderungan penurunan yield obligasi negara
      maju, dan menurunnya tekanan penguatan dolar AS. Positifnya perkembangan nilai tukar
      Rupiah ke depan didukung oleh kebijakan stabilisasi Bank Indonesia serta penguatan
      strategi operasi moneter pro-market melalui optimalisasi instrumen SRBI, SVBI, dan SUVBI
      dalam rangka menarik aliran masuk portofolio asing dan pendalaman pasar uang.
      Koordinasi erat Bank Indonesia dengan Pemerintah, perbankan, dan dunia usaha terus
      diperkuat untuk mendukung implementasi instrumen penempatan valas Devisa Hasil Ekspor
      Sumber Daya Alam (DHE SDA) sejalan dengan PP Nomor 36 Tahun 2023.




                                               Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                       3-3
Page 20
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                   rekan
ET
 ll   3.2
              penilai aset, bisnis dan konsultan

              TINJAUAN INDUSTRI PROPERTI

      3.2.1   Kondisi Saat Ini

      Knight Frank Indonesia membagikan outlook properti di tahun 2024 sekaligus kewaspadaan
      dalam pertumbuhan properti di Indonesia. Risiko geopolitik dari kondisi global terus
      membayangi terakumulasi dengan berbagai tantangan domestik, kondisi ini berdampak
      pada pergerakan investor, baik untuk properti komersial maupun properti residensial, yang
      cenderung wait and see hingga ada kepastian hasil pemilu. Pemulihan ekonomi setelah
      pandemi yang digulirkan juga harus melalui berbagai tantangan, mulai dari peningkatan
      inflasi, peningkatan suku bunga dan kenaikan BBM.


      Ditengah tantangan tersebut pemerintah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga
      pertumbuhan industri properti, salah satunya insentif PPN DTP yang dirilis kembali akhir
      tahun lalu, mampu memberikan pesan dukungan untuk pertumbuhan properti yang positif.


      Knight Frank Indonesia menyebutkan bahwa pertumbuhan properti di tahun 2024 akan
      diwarnai dengan tumbuhnya tren-tren baru yang menyesuaikan dengan dinamika pasar
      properti, seperti kehadiran green building dan digitalisasi pemasaran yang semakin marak
      untuk menangkap konsumen milenial. Sejalan dengan itu, pengembangan infrastruktur di
      luar Pulau Jawa mendorong pertumbuhan properti yang lebih baik di luar Pulau Jawa, diikuti
      dengan inovasi dan diversifikasi produk yang menjadi navigasi yang terus diperlukan untuk
      memenuhi kebutuhan pasar properti.


      Knight Frank Indonesia juga melakukan survei untuk mendapatkan pandangan dari para
      pemangku kepentingan dalam menatap pertumbuhan sektor properti di tahun 2024. Hasil
      survei menunjukkan, pada tahun 2024 pertumbuhan ekonomi diperkirakan stabil dengan
      potensi terus tumbuh, meski tetap harus waspada ditengah kondisi ekonomi dan geopolitik
      global saat ini. Beberapa risiko utama di tahun 2024 yang perlu diantisipasi dalam menjaga
      Pertumbuhan Ekonomi, diantaranya dampak pemilu, potensi kenaikan suku bunga, dan
      kenaikan inflasi. Selain itu, hasil survei juga menunjukkan prediksi pertumbuhan properti
      tahun 2024 diwarnai dengan asumsi tetap akan tumbuh. Sementara itu, insentif PPN DTP
      dinilai memberi dampak positif dalam pertumbuhan properti di akhir tahun 2023.


      Subsektor residensial (rumah tapak) diperkirakan akan terus tumbuh walaupun ada
      kekhawatiran terhadap suku bunga. Sebaran perkembangan tren dari subsektor properti
      yang ditemukan yakni Rumah Tapak, Industri dan Pergudangan diprediksi akan meningkat,
      sektor ritel dan hotel diperkirakan stabil dan sektor Apartement Strata, Resor Vila dan
      Perkantoran akan stagnan. Knight Frank Indonesia juga memperkirakan kota Jakarta, Ibu
      Kota Nusantara (IKN), Bali, Surabaya dan Tangerang menjadi Top 5 Cities yang dinilai akan


                                             Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                   3-4
Page 21
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                          rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan

      memiliki prospek untuk pertumbuhan properti tahun 2024. Sementara itu, sektor Energi
      Terbarukan, Logistik, dan Ecommerce dipercaya sebagai sektor bisnis yang memiliki daya
      ungkit positif terhadap pertumbuhan properti tahun 2024.


      3.2.2    Perkembangan Permintaan Properti Komersial

      Properti memiliki konrtibusi sebagai salah satu sektor unggulan untuk menggerakkan
      perekonomian Indonesia. Industri properti juga turut memberikan multiplier effect bagi
      industri pendukung serta mempengaruhi perkembangan sektor keuangan sekaligus
      menyerap tenaga kerja secara signifikan. Pembangunan berkelanjutan dalam konteks kota
      ramah lingkungan sangat penting. pembangunan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang
      akan dibangun dengan visi kota hijau merupakan salah satu konsep yang terwujud.
      Indonesia telah menjadi tujuan investasi properti terbaik di dunia. Dengan jumlah penduduk
      terbesar keempat di dunia yakni sekitar 273 juta jiwa, dan bonus demografi yang akan terjadi
      sampai beberapa tahun ke depan, permintaan properti di Indonesia khususnya untuk smart
      and green city, akan semakin meningkat pula.


      Indeks Permintaan Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan III 2023 secara
      tahunan tumbuh sebesar 6,22% (yoy), lebih tinggi dibandingkan 5,87% (yoy) pada triwulan II
      2023. Peningkatan indeks permintaan untuk kategori sewa terutama terjadi pada segmen
      hotel didorong pelaksanaan internat ional event di Jakarta. Selain itu, kenaikan indeks
      permintaan untuk kategori sewa juga terjadi di Banten, Makassar, Semarang, Balikpapan,
      dan Palembang sejalan kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE)
      yang semakin meningkat. Sementara itu, Indeks Permintaan Properti Komersial untuk
      kategori jual pada triwulan III 2023 tumbuh sebesar 0,39% (yoy), meningkat dibandingkan
      0,36% (yoy) pada triwulan II 2023 terutama didorong peningkatan permintaan segmen lahan
      industri di Semarang dan segmen warehouse complex di Palembang.


      Grafik 3.1. Pertumbuhan Tahunan Indeks Demand Kategori Sewa (%yoy) dan Pertumbuhan
                      Tahunan Indeks Demand Kategori Jual (yoy)




      Sumber: Perkembangan Properti Komersial (PPKOM), Triwulan III-2023



                                                     Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                         3-5
Page 22
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                          rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


      Sejalan dengan perkembangan tahunan, secara triwulanan Indeks Permintaan Properti
      Komersial triwulan III 2023 pada kategori sewa turut meningkat sebesar 2,48% (qtq), lebih
      tingg   dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 1,69% (qtq). Pening katan permintaan
      terjadi pada mayoritas segmen kategori sewa terutama pada segmen apartemen sewa di
      Jakarta. Sementara itu, Indeks Per mintaan Properti Komersial triwulan III 2023 pada
      kategori jual tumbuh sebesar 0,08%(qtq), melambat dibandingkan 0,13% (qtq) pada triwulan
      II 2023. Berdasarkan segmenya, perlambatan disebabkan oleh pertumbuhan permintaan
      pada segmen perkantoran jual di Surabaya dan Jakarta triwulan III 2023 yang lebih rendah
      dibandingkan triwulan sebelumnya.


      Grafik 3.2. Pertumbuhan Triwulan Ind eks Demand Kategori Sewa (%yoy) dan Pertumbuhan
                      Triwulan Indeks Demand Kategori Jual (%yoy)




        Sumber: Data Industri Research



      3.2.2    Nilai Ekspor Industri Makanan dan Minuman



      Sumber: Perkembangan Properti Komersial (PPKOM), Triwulan III-2023


      3.2.3    Permintaan Pasokan Properti Komersial

      Pada triwulan III 2023, Indeks Pasokan Properti Komersial untuk kategori sewa tumbuh
      sebesar 1 ,03% (yoy), lebih rendah dibandingkan triwulan Il 2023 yang sebesar 1,63% (yoy).
      Hal ini disebabkan oleh perlambatan indeks pasokan pada seluruh segmen pa da kategori
      sewa. Selanjumya, Indeks Pasokan untuk kategori jual melambat dari 0,25% (yoy) pada
      triwulan sebelumnya menjadi 0,19% (yoy). Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh turunnya
      pasokan perkantoran jual di Surabaya dan warehouse complex di wilayah Bodebek.


      Grafik 3.3. Pertumbuhan Tahunan Indeks Supply Kategori Sewa (%yoy) dan Pertumbuhan
                      Tahunan Indeks Supply Kategori Jual (%yoy)


      Industri makanan dan minuman merupakan salah satu sektor strategis dan memiliki peran
      penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan
      kontribusi sektor tersebut terhadap PDB industri nonmigas sebesar 39,10 persen dan
      menyumbang 6,55 persen terhadap PDB nasional pada tahun 2023.



                                                     Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                         3-6
Page 23
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                          rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan

      Sumber: Perkembangan Properti Komersial (PPKOM), Triwulan III-2023


      Secara triwulanan, Indeks Pasokan Properti Komersial kategorl sewa pada triwulan III 2023
      terkontraksi sebesar 0,03% (qtq), lebih rendah dibandingkan kondisi triwulan sebelumnya
      yang tumbuh 0,66% (qtq). Kondisi ini terutama disebabkan oleh penurunan indeks pasokan
      pada segmen ritel sewa dan convention hall di Jakarta serta segmen apartemen sewa di
      Denpasar. Selanjutnya, Indeks Pasokan Properti Komersial kategori jual juga terkontraksi
      sebesar 0,02% (qtq) disebabkan oleh penurunan pasokan perkantoran jual di Surabaya.


      Grafik 3.4. Pertumbuhan Triwulan Indeks Supply Kategori Sewa (%yoy) dan Pertumbuhan
                      Triwulan Indeks Supply Kategori Jual (%yoy)




      3.2.4    Pesaing Usaha

      Berikut 10 perusahaan makanan dan minuman terbesar di Indonesia sebagai pesaing usaha
      Perseroan.
      Sumber: Perkembangan Properti Komersial (PPKOM), Triwulan III-2023


      Indeks Permintaan Properti Komerslal yang meningkat ditengah perlambatan Indeks
      Pasokan Properti Komersial mendorong peningkatan pada Indeks Harga Properti Komersial
      balk untuk kategori sewa maupun jual Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori sewa
      pada triwulan III 2023 sebesar 3,57% (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan pada
      triwulan sebelumnya sebesar 2,33% (yoy). Hal ini terutama didorong peningkatan harga
      sejalan kenaikan permintaan pada segmen hotel di Jakarta, Makassar, Semarang, Surabaya,
      Balikpapan, dan Denpasar. Selanjumya, perkembangan Indeks Harga Properti Komersial
      untuk kategori jual pada triwulan IIII 2023 mengalami kenaikan sebesar 0,48% (yoy)
      bandingkan triwulan II 2023 yang meningkat sebesar 0, 31 %. Hal Ini seiring akselerasi
      harga segmen perkantoran jual di Surabaya dan segmen lahan industri di wilayah Bodebek
      dan Semarang.

      3.2.5    Perkembangan Harga Prope rti Komersial

      Secara triwulanan, Indeks Harga Pro perti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan III
      2023 meningkat sebesar 1,79% (qtq) dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 1,25%
      (qtq). Peningkatan harga tersebut sejalan dengan permintaan pada segmen hotel
      dibeberapa kota yaitu Jakarta, Maka ssar, Surabaya, dan Balikpapan. Di sisi lain, Indeks
      Harga Properti Komersial untuk kategori jual pada triwulan III 2023 melambat sebesar 0,19%



                                                     Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                         3-7
Page 24
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                          rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan

      (qtq) dari triwulan sebelumnya sebesar 0,21% (qtq). Hal ini dipengaruhi oleh indeks harga
      pada segmen warehouse complex di Jakarta yang tumbuh melambat.


      Grafik 3.5.       Perkembangan Indeks Harga Kategori Sewa Triwu lan (%yoy) dan
                      Perkembangan Indeks Harga Kategori Jual Triwulan (%yoy)


           Merupakan perusahaan multinas ional terbesar di Indonesia yang bergerak diberbagai
           bidang, termasuk makanan ataupun minuman kemasan. PT Unilever Indonesisa Tbk.
           Memproduksi berbagai produk, seperti makanan pembuka, saus, es krim hingga
           minuman teh. Beberapa merk terkenal yaitu, Bango, Harum, Walls, Buavita, Royco
           serta Lipton.
      1.   PT Indofood Sukses Makmur Tbk.
           Merupakan salah satu perusahaan swasta produsen makanan dan minuman terbesar di


      Sumber: Perkembangan Properti Komersial (PPKOM), Triwulan III-2023


      Prospek sektor properti di Indonesia s ampai dengan akhir tahun 2023 diprediksi masih akan
      bergerak positif sejalan dengan proyeksi pemerintah dan IMF yang memperkirakan
      pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai angka sekitar 5 persen. Meskipun suku
      bunga acuan Bank Indonesia (BI) telah mengalami kenaikan sebesar 225 basis poin selama
      7 bulan terakhir, sektor properti tetap menjadi primadona karena tingginya kebutuhan akan
      properti untuk hunian maupun keperluan komersial. Pandemi COVID-19 adalah tantangan
      terbesar ketiga yang dihadapi setelah Krisis Moneter 1998 dan Krisis Keuangan Global 2008.
      Namun pada masa pandemi, berhasil menjual propeti yang sebelumnya dianggap sebagai
      hal yang tidak mungkin dilakukan.




                                                     Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                         3-8
Page 25
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                    rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan




                                                    ASPEK TEKNIS                       4
      Dalam kajian kelayakan ini dilakukan penjelasan terhadap aspek teknis Proyek sebagai
      berikut .

      4.1     RUANG LINGKUP PROYEK

      Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri properti. Perseroan
      bermaksud untuk melakukan penambahan kegiatan usaha, yaitu Pengelolaan Lahan Parkir.


      4.2     JADWAL PELAKSANAAN PROYEK

      Secara umum pelaksanaan perkerjaan direncanakan akan dimulai tahun 2024.

      4.3      AREA PARKIR

      Area parkir Perseroan terdiri dari beberapa lokasi sebagai berikut:

      4.3.1    Benton Junction




      4.3.2    Ruko Robson




      4.3.2    Helipad




                                               Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                   4-1
Page 26
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                    rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


      4.3.3   Maxxbox Lippo Village




      4.3.4   Matahari UPH




      4.3.5   Siloam Hospital Kelapa Dua




      4.3.6   Siloam Hospital Lippo Villag e




                                               Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo K arawaci, Tbk.
                                                                                                    4-2
Page 27
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                   rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


      4.3.7   Siloam Hospital Kebon Jeruk




      4.3.8   Siloam Hospital MRCCC




      4.3.9   Millenium Village




      4.3.10 Kavling Beverly




                                            Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo K arawaci, Tbk.
                                                                                                 4-3
Page 28
JL febriman siregar dan
                kantor jasa penilai publik
                                                         rekan
ET
 ll
                penilai aset, bisnis dan konsultan




            KELAYAKAN MODEL MANAJEMEN                                                    5
      5.1   KETERSEDIAAN TENAGA KERJA & PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA

      Jumlah karyawan Perseroan tahun 2022 sejumlah 16.249 orang, terdiri dari 5.801 karyawan
      laki-laki dan 10.448 karyawan perempuan dengan komposisi sebagai berikut:


               Tabel 5.1.    Jumlah Tenaga Kerja Tahun 2022
                                                                      2022
                                Usia
                                                              Pria               %

                > 45 Tahun                                   1.261              7,76
                35 – 45 Tahun                                3.133             19,28
                25 – 35 Tahun                                9.543             58,73
                < 25 Tahun                                   2.312             14,23
                Jumlah                                      16.249              100
              Sumber: Annual Report Tahun 2022


      Langkah strategis Perseroan dalam memastikan terjaganya stabilitas pertumbuhan
      organisasi dilakukan dengan cara terus mempertahankan ketersediaan SDM yang
      berkualitas (talent pipeline). Proses identifikasi potensi karyawan dilakukan secara
      berkesinambungan di semua pilar bisnis untuk memetakan karyawan-karyawan yang secara
      potensi dan kinerja sudah siap untuk mengisi posisi-posisi kunci. Dalam mempersiapkan
      future leader, Perseroan juga telah merancang program pengembangan SDM untuk junior
      level sampai dengan executive level. Pengembangan kompetensi untuk junior level
      dilakukan melalui program Management Trainee, sedangkan untuk executive level
      dilaksanakan melalui program yang spesifik sesuai dengan kebutuhan masing-masing
      individu.

      Sementara untuk meningkatkan tingkat interaksi karyawan, Perseroan telah menyusun
      program-program yang bertujuan untuk mendukung kesehatan mental dan fisik karyawan
      serta meningkatkan rasa kebersamaan diantara karyawan, seperti program CEO TownHall
      secara rutin, Long Service Award, Lippo Fun Club serta Sports Day di masing-masing unit
      bisnis.


      5.2   MANAJEMEN RISIKO

      Risiko usaha Perseroan dipengaruhi oleh faktor-faktor internal maupun eksternal. Risiko-
      risiko yang mungkin timbul tersebut antara lain seperti:



                                                 Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                     5-1
Page 29
JL febriman siregar dan
                 kantor jasa penilai publik
                                                         rekan
ET
 ll
                 penilai aset, bisnis dan konsultan


      5.2.1 Risiko Umum

      Sejak pertengahan tahun 2022, prospek perekonomian global terus menurun akibat situasi
      geopolitik, lonjakan inflasi, volatilitas harga komoditas, serta potensi resesi. Secara nasional,
      pemerintah juga menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi pada bulan
      September 2022 yang pada akhirnya memicu kenaikan inflasi di Indonesia.

      Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan meredam kenaikan inflasi, pemerintah
      melakukan berbagai kebijakan seperti menaikkan tingkat suku bunga, mengaktifkan tim
      pengendali inflasi pusat dan daerah, melaksanakan operasi untuk menjaga stabilitas harga,
      serta memberikan bantuan subsidi sosial untuk melindungi daya beli masyarakat.
      Pelonggaran mobilitas masyarakat dan strategi transisi aktivitas ekonomi dan mobilitas
      masyarakat dari era pandemi menuju era new-normal juga dilakukan untuk mendorong
      konsumsi rumah tangga.

      Sebagai hasilnya, perkembangan bulanan menunjukkan inflasi pasca kenaikan harga BBM
      kembali terkendali tercermin pada ekspektasi inflasi dan tekanan inflasi yang terus menurun
      dan lebih rendah dari prakiraan awal. Lebih jauh lagi, Bank Indonesia juga memprakirakan
      inflasi akan kembali ke sasaran pada tahun 2023.

      Hal ini menunjukkan kondisi Indonesia masih relatif resilien dan perekonomian Indonesia
      masih tetap bertumbuh didukung oleh neraca perdagangan, konsumsi rumah tangga, dan
      investasi sebagai penopang utama. Perseroan meyakini seluruh program dan kebijakan
      pemerintah tersebut ditambah dengan kebijakan internal Perseroan untuk meningkatkan
      efisiensi biaya operasional dan strategi penjualan akan berdampak positif terhadap kinerja
      Perseroan di masa mendatang.


      5.2.2 Risiko Strategis

      Perseroan memiliki berbagai bidang usaha yang dikelola oleh anak usaha. Usaha Perseroan
      meliputi Real Estate (Properti), Rumah Sakit, dan Lifestyle (Retail & Hotel). Performa
      keuangan Perseroan akan bergantung pada performa anak-anak usaha yang akan
      dikonsolidasikan pada Laporan Keuangan Perseroan.

      Perseroan juga secara aktif melakukan berbagai aksi korporasi untuk mendapatkan
      pendanaan untuk menyelesaikan proyek yang sedang berjalan maupun melakukan investasi
      kepada proyek pengembangan baru properti. Tidak ada jaminan bahwa setiap tindakan
      investasi dan aksi korporasi akan selalu menguntungkan. Untuk memitigasi hal tersebut,
      manajemen melakukan review dan evaluasi terhadap rencana bisnis untuk memastikan
      investasi modal memenuhi imbal hasil investasi.




                                                Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                          5-2
Page 30
JL febriman siregar dan
               kantor jasa penilai publik
                                                      rekan
ET
 ll
               penilai aset, bisnis dan konsultan


      5.2.3 Risiko Pasar

      1.   Fluktuasi Pasar Properti
           Risiko menjadi semakin kompleks seiring dengan semakin kompleksnya industri
           properti dan semakin besarnya aset Perseroan. Salah satu risiko eksternal utama
           adalah fluktuasi pasar properti, yang secara langsung mempengaruhi hasil operasi
           bisnis Perseroan selama beberapa tahun terakhir. Industri properti di Indonesia
           mengalami siklus dan terkait erat dengan perubahan kondisi makroekonomi nasional.
           Setiap perubahan pada inflasi, tingkat suku bunga acuan, pertumbuhan ekonomi
           nasional, dan nilai tukar akan berdampak pada kemampuan Perseroan untuk
           mendapatkan pendanaan dengan suku bunga yang mendukung serta permintaan
           terhadap produk properti Perseroan.

           Fluktuasi kegiatan dan kondisi pasar properti dapat memengaruhi secara negatif
           kegiatan usaha, prospek pertumbuhan dan kondisi keuangan Perseroan. Setiap
           perlambatan pertumbuhan pasar properti di Indonesia dapat berdampak pada
           menurunnya kegiatan ekspansi usaha Perseroan pada bidang kawasan perumahan,
           properti komersial, ritel, dan rumah sakit.


      2.   Persaingan
           Properti yang dikembangkan Perseroan di masa yang akan datang akan menghadapi
           kompetisi dari pengembang lainnya dalam hal lokasi, fasilitas, infrastruktur pendukung,
           pelayanan dan harga. Meningkatnya kompetisi antara pengembang properti dapat
           meningkatkan harga akuisisi lahan serta mengakibatkan kelebihan pasokan properti
           yang dapat memengaruhi profitabilitas. Di sisi lain demografi Indonesia yang masih
           bertumbuh akan memberikan dampak positif bagi permintaan properti nasional.

      3.   Risiko Krisis Bisnis Industri Ritel
           Kinerja keuangan Perseroan sangat berkaitan erat dengan kondisi ekonomi dan
           industri properti di Indonesia, khususnya untuk sektor ritel. Permintaan atas ruang ritel
           selama ini sangat dipengaruhi oleh hal seperti pelemahan kondisi ekonomi nasional,
           regional maupun lokal; menurunnya kondisi keuangan perseroan ritel besar;
           konsolidasi di sektor ritel Indonesia; berlebihnya pasokan ruang ritel di beberapa
           wilayah regional di Indonesia; meningkatnya pola belanja melalui katalog atau internet,
           dan juga beralihnya para penyewa yang menempati ruang ritel ke metode penjualan
           melalui internet atau e-commerce; perubahan peraturan perpajakan; dan perubahan
           peraturan Pemerintah.

      4.   Risiko Kehilangan Anchor Tenants
           Setiap pusat perbelanjaan memiliki anchor tenant. Kemampuan Lippo Malls untuk
           menjual dan menyewakan ruangan di pusat perbelanjaan akan berkurang apabila
           kehilangan anchor tenant. Kehilangan anchor tenant dapat terjadi karena kompetisi
           dengan mal lain ataupun karena bisnis aktual anchor tenant tidak berjalan sesuai



                                              Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                       5-3
Page 31
JL febriman siregar dan
               kantor jasa penilai publik
                                                     rekan
ET
 ll
               penilai aset, bisnis dan konsultan


           proyeksi awal baik karena kondisi ekonomi ataupun karena perubahan pola belanja
           masyarakat secara online/digital. Selain anchor tenant, pusat perbelanjaan memiliki
           berbagai macam tenant dari banyak sektor usaha.

           Selama beberapa tahun terakhir, terjadi perubahan pola belanja masyarakat dari yang
           sebelumnya datang ke pusat perbelanjaan menjadi sebagian beralih ke penjualan
           secara online atau digital. Perseroan menyadari adanya risiko beberapa tenant
           maupun sektor usaha yang sudah terdisrupsi oleh pola belanja baru ini. Oleh karena
           itu Lippo Malls telah secara aktif melakukan pemilihan tenant yang tidak terpengaruh
           terhadap disrupsi ini, dan terus melakukan peremajaan dan melengkapi mal dengan
           tenant mengikuti perubahan perilaku pelanggan seperti tenant di bidang fashion,
           makanan dan minuman, hiburan/rekreasi, elektronik dan teknologi.

      5.   Risiko Eksternal
           Sejumlah faktor dapat memengaruhi industri perhotelan dan berada di luar kendali,
           dapat berdampak negatif terhadap bisnis unit Hospitality and Leisure. Faktor-faktor
           tersebut meliputi ancaman terorisme, munculnya wabah penyakit menular, kenaikan
           harga tiket pesawat dan biaya lainnya atau faktor lain yang mengurangi jumlah
           wisatawan; meningkatnya kompetisi dari hotel lain yang dapat mengurangi tingkat
           okupansi dan pendapatan; meningkatnya biaya akibat inflasi, kenaikan gaji karyawan
           atau biaya lainnya; kondisi yang tidak menguntungkan di luar negeri yang dapat
           mengurangi keinginan untuk berlibur atau perjalanan bisnis, dan juga kondisi
           perekonomian nasional atau daerah tempat Hotel Aryaduta beroperasi; perubahan
           peraturan Pemerintah yang dapat mempengaruhi berlakunya izin yang dibutuhkan
           untuk mengoperasikan hotel Perseroan; dan dampak negatif akibat krisis di industri
           perhotelan.

      5.2.4 Risiko Keuangan

      1.   Nilai Tukar Mata Uang
           Perseroan terdampak risiko fluktuasi Rupiah terhadap mata uang asing seperti dolar
           Amerika. Laba atau rugi selisih kurs akan memengaruhi laba bersih Perseroan. Untuk
           keperluan persiapan laporan keuangan konsolidasi, akun-akun dalam laporan
           keuangan anak perusahaan yang berdomisili di luar negeri harus dikonversi ke
           Rupiah, sehingga akan terdapat selisih kurs.

           Nilai tukar Rupiah yang berfluktuasi terhadap mata uang asing, mengakibatkan
           implikasi negatif pada kondisi keuangan dan hasil operasional Perseroan. Perseroan
           memonitor secara ketat fluktuasi dari nilai tukar mata uang asing dan ekspektasi ke
           depan dari pasar sehingga dapat mengambil langkah-langkah dalam memitigasi risiko
           yang mungkin timbul dari pergerakan nilai tukar, termasuk menerapkan strategi
           lindung nilai (hedging). Perseroan juga aktif melakukan analisis sensitivitas baik pada




                                             Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                     5-4
Page 32
JL febriman siregar dan
               kantor jasa penilai publik
                                                     rekan
ET
 ll
               penilai aset, bisnis dan konsultan


           pelemahan maupun penguatan mata uang Rupiah dan dampaknya terhadap laba
           Perseroan.

      2.   Tidak Tersedianya Pendanaan
           Perseroan membutuhkan pendanaan eksternal untuk membiayai modal kerja atau
           belanja modal untuk ekspansi usaha. Kemampuan Perseroan untuk memperoleh
           pendanaan dan biaya dari dana akan tergantung pada kondisi ekonomi dan pasar
           modal, tingkat suku bunga, ketersediaan dana dari bank atau kreditur lainnya,
           kebijakan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan dalam penyaluran kredit ke
           sektor properti dan faktor-faktor lainnya.

      3.   Risiko Kredit
           Risiko kredit adalah risiko dimana Perseroan akan mengalami kerugian yang timbul
           dari pelanggan atau pihak rekanan yang gagal memenuhi kewajiban kontraktual
           mereka. Perseroan mengelola risiko kredit dengan menetapkan batasan jumlah risiko
           yang dapat diterima untuk masing-masing pelanggan dan bersikap lebih selektif
           dalam pemilihan bank dan institusi keuangan, yaitu hanya bank-bank dan institusi
           keuangan ternama dan yang berpredikat baik yang dipilih.

           Untuk bisnis rumah sakit, risiko kredit terjadi apabila para penjamin kesehatan swasta
           dan pemerintah (termasuk BPJS), serta klien korporasi ataupun pasien perseorangan
           gagal untuk membayar Siloam Hospitals secara tepat waktu dan secara penuh atas
           layanan yang diberikan oleh Perseroan. Ada kemungkinan bahwa asuransi kesehatan
           dan klien korporasi dapat mengubah rencana polis dan pertanggungannya dalam
           waktu sedemikian rupa sehingga layanan yang diberikan oleh Siloam Hospitals
           kepada pasien tidak lagi tertanggung. Selain itu, pasien perseorangan yang tidak
           memiliki asuransi kesehatan mungkin tidak mampu membayar biaya secara penuh
           atas layanan yang mereka terima. Jika Siloam Hospitals tidak menerima pembayaran
           secara tepat waktu dan secara penuh dari asuransi kesehatan swasta, asuransi yang
           disponsori pemerintah (termasuk BPJS), klien korporasi maupun pasien perseorangan,
           maka hal tersebut pada akhirnya dapat berdampak negatif terhadap kegiatan usaha,
           kondisi keuangan, hasil usaha dan prospek usaha Siloam Hospitals.

      4.   Risiko Suku Bunga
           Risiko suku bunga terutama karena adanya pinjaman dengan suku bunga
           mengambang. Perseroan mengelola risiko suku bunga melalui kombinasi pinjaman
           dengan suku bunga tetap dan mengambang yang tepat dan pengawasan terhadap
           dampak pergerakan suku bunga untuk meminimalisasi dampak negatif terhadap
           Perseroan. Selain itu, perubahan tingkat suku bunga acuan merupakan salah satu hal
           penting bagi tingkat penjualan di bidang properti dimana sebagian pembeli melakukan
           pembelian dengan cara Kredit Pemilikan Rumah maupun Kredit Pemilikan Apartemen.




                                             Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                    5-5
Page 33
JL febriman siregar dan
               kantor jasa penilai publik
                                                    rekan
ET
 ll
               penilai aset, bisnis dan konsultan


      5.   Risiko Likuiditas
           Risiko likuiditas terjadi ketika arus kas menunjukkan bahwa pendapatan jangka
           pendek tidak cukup untuk menutupi pengeluaran jangka pendek. Perseroan
           mengelola risiko likuiditas dengan mempertahankan kas dan setara kas yang cukup
           untuk memenuhi komitmen Perseroan untuk operasi normal. Perseroan secara
           berkala mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual, serta jadwal jatuh tempo
           aset dan liabilitas keuangan. Selain itu, Perseroan juga secara berkala mengevaluasi
           proyeksi arus kas aktual untuk memastikan ketersediaan dana guna memenuhi
           kebutuhan operasional dan melunasi utang yang jatuh tempo.


      6.   Risiko Harga
           Risiko harga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan karena perubahan harga
           pasar. Perseroan menghadapi risiko harga, karena memiliki investasi yang
           diklasifikasikan sebagai aset keuangan tersedia untuk dijual. Perseroan mengelola
           risiko ini dengan mengevaluasi kinerja keuangan dan harga pasar dari investasinya
           secara berkala sambil terus memantau perkembangan pasar global.

      5.2.5 Risiko Hukum

      1.   Perubahan Peraturan dan Regulasi
           Kegiatan usaha Perseroan sangat bergantung pada peraturan serta perizinan dari
           Pemerintah. Karenanya, perubahan dan penambahan regulasi dapat berdampak pada
           kegiatan usaha Perseroan. Perseroan berkomitmen untuk menaati semua peraturan
           perundangan-undangan yang berlaku sesuai wilayah dimana bisnis anak usaha
           beroperasi.

      2.   Risiko Tidak Diperolehnya Izin Usaha
           Masing-masing unit bisnis Perseroan memerlukan perizinan tertentu untuk bisa
           menjalankan kegiatan usaha. Apabila Perseroan gagal memperoleh izin yang
           diperlukan maka berisiko terkena sanksi dari Pemerintah berupa penutupan, denda
           atau hukuman kurungan. Oleh karena itu, Perseroan memitigasi risiko tersebut
           dengan melakukan kajian komprehensif terhadap peraturan dan ketentuan tentang
           izin usaha dan persyaratan untuk memastikan Perseroan memperoleh izin yang
           diperlukan tepat waktu.

           Untuk mitigasi risiko ini, Perseroan menerapkan proses kualifikasi vendor untuk
           memastikan kontraktor yang ditunjuk memiliki kualifikasi untuk mengerjakan proyek
           dan memonitor performa pekerjaan kontraktor selama proyek berlangsung.

      3.   Ketergantungan kepada Pemerintah Daerah Terkait Perpanjangan Perjanjian-
           Perjanjian Tertentu
           Keberlangsungan beberapa aktivitas bisnis Perseroan bergantung pada perpanjangan
           izin tertentu dari Pemerintah Daerah, misalnya kerja sama BOT (Build Operate



                                            Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                  5-6
Page 34
JL febriman siregar dan
               kantor jasa penilai publik
                                                     rekan
ET
 ll
               penilai aset, bisnis dan konsultan


           Transfer), tetapi tidak ada jaminan perpanjangan perjanjian dari Pemerintah Daerah.
           Perseroan memantau dan memproses secara ketat perpanjangan sebelum tanggal
           jatuh tempo perjanjian sesuai dengan peraturan

      4.   Risiko Sengketa Hukum
           Perseroan dapat menghadapi sengketa hukum dari pihak eksternal seperti dari
           pelanggan, vendor, pihak ketiga, atau mantan karyawan. Untuk memitigasi risiko ini,
           Perseroan memastikan seluruh ketentuan dari semua perjanjian hukum tunduk
           kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku dan melindungi kepentingan
           Perseroan.

      5.2.6 Risiko Operasional

      1.   Tidak Tercapainya Sasaran Proyek
           Konstruksi memiliki risiko tertentu, seperti tertundanya perizinan, kurangnya pasokan
           bahan baku atau tenaga kerja yang berkualitas, masalah teknis, lingkungan atau
           geologis. Risiko lain yang juga harus dipertimbangkan antara lain pemogokan, litigasi,
           cuaca, banjir atau kenaikan biaya yang tidak terantisipasi dan dapat memperlambat
           penyelesaian proyek, lonjakan biaya, serta isu terkait QHSE (Quality, Health, Safety,
           Environment).

      2.   Risiko Ketergantungan Pada Kontraktor
           Perseroan menunjuk kontraktor pihak ketiga untuk mengerjakan proyek urban
           development, residensial dan ritel. Lingkup kerjanya antara lain meliputi konstruksi,
           piling dan fondasi, pembangunan dan instalasi, dekorasi interior, instalasi pendingin
           ruangan, elevator, taman, dan landscaping. Risiko yang mungkin timbul dalam hal ini,
           bukan tidak mungkin kontraktor mengalami kesulitan keuangan atau hal lainnya. Hal
           ini dapat memengaruhi eksekusi atau pelaksanaan pekerjaan yang bisa
           mengakibatkan keterlambatan penyelesaian proyek atau bertambahnya biaya yang
           harus ditanggung Perseroan.

           Selain masalah finansial kontraktor, ada pula risiko keterbatasan jumlah vendor yang
           memiliki kualifikasi terutama untuk proyek di luar Pulau Jawa sehingga dapat
           mempengaruhi kualitas proyek. Untuk memitigasi risiko ini, Perseroan menerapkan
           proses kualifikasi vendor untuk memastikan kontraktor yang ditunjuk memiliki
           kualifikasi untuk mengerjakan proyek dan memantau kinerja kontraktor selama proyek
           berlangsung.

      3.   Risiko Teknologi Informasi
           Kinerja sistem dan teknologi informasi sangat penting bagi operasi bisnis kami.
           Kegagalan sistem yang dapat menyebabkan gangguan layanan dapat memengaruhi
           operasional atau pendapatan Perseroan. Meskipun kami telah menerapkan upaya
           perlindungan dan keamanan jaringan, server Perseroan masih rentan terhadap virus,



                                             Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                    5-7
Page 35
JL febriman siregar dan
               kantor jasa penilai publik
                                                     rekan
ET
 ll
               penilai aset, bisnis dan konsultan


           pembobolan atau peretasan oleh pihak-pihak yang kurang bertanggung jawab.
           Terjadinya salah satu peristiwa ini dapat mengakibatkan interupsi, penundaan,
           kehilangan atau kerusakan data, yang semuanya dapat merugikan, baik secara
           finansial, pencapaian usaha, maupun reputasi bisnis perusahaan.

           Untuk mencegah hal tersebut terjadi, Perseroan menerapkan sistem keamanan
           informasi termasuk firewall untuk keamanan jaringan dan memastikan bahwa antivirus
           dipasang dan diperbarui secara berkala.

      4.   Risiko Ketertinggalan Teknologi
           Di bisnis rumah sakit, Siloam Hospitals menggunakan peralatan medis yang canggih
           dan mahal. Seringkali peralatan rumah sakit perlu ditingkatkan mengikuti tuntutan
           inovasi yang sangat cepat, sehingga peralatan yang tersedia berpotensi menjadi
           usang atau tidak sesuai lagi dengan kebutuhan pasien. Menyikapi hal tersebut,
           Siloam Hospitals terus mengikuti perkembangan teknologi dan melakukan upgrade
           peralatan jika diperlukan dengan mempertimbangkan nilai investasi.

      5.   Risiko Iklim
           Seiring dengan semakin intensifnya dampak perubahan iklim, Perseroan menyadari
           semakin pentingnya proses identifikasi dan pengelolaan risiko iklim yang
           memengaruhi bisnis kami. Mengingat operasi dan aset fisik Perseroan yang tersebar
           luas di seluruh Indonesia, Perseroan menghadapi berbagai risiko iklim seperti banjir,
           gempa bumi, erosi tanah di wilayah pesisir, dan kekurangan air.

           Perseroan telah menerapkan kombinasi tindakan pencegahan dan tanggap darurat
           untuk mengatasi setiap risiko iklim yang menjadi perhatian yang dituangkan di
           Laporan Keberlanjutan.

      6.   Risiko Pencemaran lingkungan
           Perseroan tunduk kepada hukum dan peraturan terkait lingkungan hidup, antara lain
           yang mewajibkan pemilik real estat untuk memeriksa dan membersihkan limbah
           berbahaya di areal properti. Sesuai peraturan, pemilik properti harus menanggung
           biaya pembersihan limbah beracun yang nilainya mungkin cukup signifikan. Apabila
           ada kelalaian dari pemilik properti sehubungan dengan hal tersebut maka dapat
           dikenakan denda atau sanksi lainnya.

           Operasional rumah sakit yang menggunakan bahan-bahan dan proses atau instalasi
           tertentu juga tunduk pada ketentuan atau memerlukan izin terkait lingkungan hidup.
           Bahanbahan tersebut termasuk limbah medis atau bahan beracun lainnya, dimana
           sesuai dengan peraturan, rumah sakit harus mengamankan limbah-limbah tersebut
           agar tidak mencemari lingkungan atau membahayakan masyarakat. Apabila lalai
           terhadap kewajiban itu maka Siloam Hospitals dapat dikenakan denda karena dapat
           merugikan manusia, sumber daya alam, atau properti di sekitarnya.



                                            Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                   5-8
Page 36
JL febriman siregar dan
                kantor jasa penilai publik
                                                       rekan
ET
 ll
                penilai aset, bisnis dan konsultan



      7.    Risiko Tidak Dapat Menarik/Mempertahankan Tenaga Ahli
            Kegiatan operasional Siloam Hospitals sangat tergantung pada kemampuan dan
            keahlian tertentu, seperti bisnis rumah sakit yang memerlukan dokter dan tenaga
            medis. Siloam Hospitals menghadapi persaingan dengan rumah sakit lain, dalam hal
            merekrut dan mempertahankan para dokter dan tenaga medis lain. Dari segi
            peraturan, rumah sakit belum diperbolehkan untuk mempekerjakan dokter dan tenaga
            medis dari luar negeri yang belum memiliki surat Izin praktik dari Menteri Kesehatan
            Republik Indonesia. Ketidakmampuan mempertahankan dokter atau tenaga medis
            akan memengaruhi kualitas rumah sakit dan jenis layanan yang pada akhirnya akan
            berpengaruh pada pendapatan rumah sakit. Seperti yang telah dijelaskan di awal,
            Perseroan fokus mengembangkan Center of Excellence guna memastikan
            ketersediaan tenaga medis yang kompeten untuk mendukung kebutuhan bisnisnya.

      8.    Risiko Usaha Yang Tidak Dapat Dikendalikan
            Kebakaran, banjir, terorisme, dan gempa bumi merupakan beberapa risiko bisnis yang
            tidak dapat dikendalikan. Perseroan mengelola risiko tersebut dengan melindungi
            asetnya melalui asuransi dan melakukan simulasi penanganan bencana.

      5.3   SEGMEN USAHA DAN STRATEGI PEMASARAN

      Perseroan menjalankan kegiatan usaha yang terbagi menjadi 3 (tiga) segmen, yaitu:

      1.    Real Estat
            Perseroan menerapkan strategi pra-penjualan atas properti sebelum dimulainya
            pembangunan, termasuk aktivitas penjualan, pameran, atau telemarketing. Iklan juga
            dilakukan melalui format media cetak, seperti spanduk atau poster serta media sosial
            dengan bantuan para influencer. Pra-penjualan dilakukan oleh tim pemasaran
            freelance yang bekerja berdasarkan komisi. Bagian penjualan dan pemasaran internal
            Perseroan bertanggung jawab untuk mengelola tim pemasaran freelance serta fungsi
            penjualan dan pemasaran lainnya.

            Harga properti Perseroan pada awalnya ditentukan berdasarkan beberapa kriteria,
            yang meliputi lokasi properti, target pasar, ukuran properti yang dijual, fasilitas yang
            disediakan dan kondisi pasar secara umum yang berlaku pada saat penentuan harga.
            Perseroan menawarkan beberapa opsi pembayaran yang dirancang untuk mendorong
            penjualan tunai dengan menawarkan diskon namun masih menjaga margin laba yang
            telah ditargetkan: penjualan tunai, KPR, dan cicilan.

      2.    Layanan Kesehatan
            Iklan layanan kesehatan diatur secara ketat, sedangkan rumah sakit hanya boleh
            mempromosikan pemasaran yang informatif, pemasaran tersebut tidak boleh bersifat
            komparatif, harus berdasarkan fakta dan tidak berlebihan. Perseroan menawarkan



                                               Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                       5-9
Page 37
JL febriman siregar dan
               kantor jasa penilai publik
                                                     rekan
ET
 ll
               penilai aset, bisnis dan konsultan


           layanan Perseroan kepada perusahaan asuransi dan korporasi berupa medical
           checkup dan pemeriksaan kesehatan pra-kerja.

      3.   Gaya Hidup
           Pemasaran untuk mal dilakukan melalui media sosial, direct digital messaging dan e-
           mail. Selain itu, mal juga menawarkan program loyalitas guna melanjutkan interaksi
           dengan pengunjung.

           Perseroan memanfaatkan berbagai jalur pemasaran untuk menawarkan fasilitas
           akomodasi hotel-hotel Perseroan, yang meliputi media cetak Indonesia dan
           internasional, berhubungan langsung dengan agen perjalanan domestik dan
           internasional, serta berpartisipasi dalam konferensi perjalanan dan presentasi industri
           perjalanan.




                                             Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                     5-10
Page 38
JL febriman siregar dan
                kantor jasa penilai publik
                                                             rekan
ET
 ll
                penilai aset, bisnis dan konsultan




                                                ASPEK KEUANGAN                                           6
      6.1   RENCANA BIAYA INVESTASI

      Berdasarkan informasi manajemen tidak diperlukannya biaya investasi untuk penambahan
      kegiatan usaha ini. Perseroan menggunakan aset operasional eksisting.
                                                             (Rp.juta)
                                                                 JUMLAH
                   U   R   A    I   A   N
                                                                  BIAYA

       INVESTASI
           Benton Junction                                                  1.250
           Helipad                                                            254
           Maxxbox Lippo Village                                            1.187
           MMatahari-Uph                                                    1.781
           Siloam Hospital Kelapa Dua                                         247
           Siloam Hospital Lippo Village                                      766
           Siloam Hospital Kebon Jeruk                                        684
           Siloam Hospital MRCCC                                              620
           Millenium Village                                                  957
           Kavling Beverly                                                    321
           Imperial Klub Golf                                                 400
           Subjumlah                                                        8.467



      6.2   ASUMSI PROYEKSI KEUANGAN

      Asumsi Proyeksi selama 5 tahun berdasarkan tingkat keyakinan manajemen, dalam
      proyeksi business plan yang disusun oleh Manajemen sudah terlihat perkembangan bisnis
      yang diharapkan, terhitung mulai tahun 2024 sampai dengan tahun 2028.

       Tabel 6.1        Asumsi Proyeksi Keuangan

                                                                 YTD DES 2023


                           LOKASI                       CASUAL                         MEMBER
                                                                                                         LUAS SQM
                                                  CAR            BIKE           CAR          BIKE

                Benton Junction                  170.269          14.001               -           -         7.164
                Helipad                           19.394                144         15.003         -        10.165
                Maxxbox Lippo Village            311.404                -              -           -        23.735
                MMatahari‐Uph                    557.025         180.286            27.618      92.988      35.628
                Siloam Hospital Kelapa Dua       448.846         360.504               -           -         3.287
                Siloam Hospital Lippo Village    222.298         177.697               -           -        15.323
                Siloam Hospital Kebon Jeruk      179.376          58.006             2.218      15.086      13.687
                Siloam Hospital MRCCC            198.512         115.507               -           -         8.270
                Millenium Village                 18.250                -              -           -        19.132
                Kavling Beverly                    3.719                -              -           -         6.415
                Imperial Klub Golf                  4.884             -                 -        -           8.000
                                                2.133.977        906.145            44.839   108.074       150.806




                                                    Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                                     6-1
Page 39
JL febriman siregar dan
                kantor jasa penilai publik
                                                                     rekan
ET
 ll
                penilai aset, bisnis dan konsultan


      6.3   PENDAPATAN

            Tabel 6.2                      Pendapatan


                                                                       2024                     2025                     2026              2027              2028
             U R A I      A N
                                                                        1                         2                       3                    4              5



             Asumsi Pendapatan

                      Pertahun

                      Benton Junction                                         1.838                      1.893                  1.950               2.008           2.068

                      Helipad                                                  921                        948                     977               1.006           1.036

                      Maxxbox Lippo Village                                   3.149                      3.243                  3.340               3.440           3.544

                      MMatahari-Uph                                           8.199                      8.445                  8.699               8.960           9.228

                      Siloam Hospital Kelapa Dua                               285                        294                     303                312              321

                      Siloam Hospital Lippo Village                         11.120                      11.454                11.797               12.151          12.516
                      Siloam Hospital Kebon Jeruk                             3.468                      3.572                  3.679               3.790           3.904

                      Siloam Hospital MRCCC                                   1.918                      1.975                  2.035               2.096           2.158

                      Millenium Village                                        613                        631                     650                669              689

                      Kavling Beverly                                          238                        246                     253                261              268

                      Imperial Klub Golf                                       238                        246                     253                261              268

                      Total Pendapatan                                      31.987                      32.947                33.935               34.953          36.002




      6.4   PROYEKSI LABA RUGI


              Tabel 6.3                    Proyeksi Laba Rugi


                                                            2024                      2025                       2026                   2027                2028
             U R A I A N
                                                             1                         2                          3                      4                   5

             PENJUALAN                                           31.749                      32.701                  33.682                 34.693                 35.733
                                                           #DIV/0!                             3,00%                   3,00%                  3,00%                  3,00%
             HARGA POKOK PENJUALAN                                (6.397)                     (6.589)                 (6.787)                (6.991)                (7.200)
                                                           #DIV/0!                             3,00%                   3,00%                  3,00%                  3,00%
             LABA (RUGI) KOTOR                                   25.351                      26.112                  26.895                 27.702                 28.533
                                                                   0,00%                     79,85%                  79,85%                 79,85%                 79,85%
             BIAYA OPERASIONAL                                    (9.596)                     (9.884)               (10.181)               (10.486)               (10.801)
                                                                   0,00%                     30,23%                  30,23%                 30,23%                 30,23%
             LABA (RUGI) OPERASI                                 15.755                      16.228                  16.715                 17.216                 17.733

             Penyusutan                                            (847)                       (847)                      (847)                  (847)               (847)
                                                                                             49,62%                     49,62%                 49,62%              49,62%

             LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                           14.908                   15.381                     15.868                 16.369                 16.886
                 Pajak Pendapatan                                 (3.280)                  (3.384)                    (3.491)                (3.601)                (3.715)
                                                                -22,00%                  -22,00%                    -22,00%                -22,00%                -22,00%
             LABA (RUGI) SESUDAH PAJAK                           11.629                   11.997                     12.377                 12.768                 13.171




                                                         Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                                                                                     6-2
Page 40
JL febriman siregar dan
                  kantor jasa penilai publik
                                                                            rekan
ET
 ll
                  penilai aset, bisnis dan konsultan


      6.5   PROYEKSI NERACA


                        Tabel 6.4                Proyeksi Neraca

                                                               2024             2025             2026             2027             2028
            U R A I     A N
                                                                1                2                3                4                5

            AKTIVA LANCAR
                Kas dan Setara Kas                        0           15.411           28.349           41.669           55.383           69.503
                Piutang Usaha                                            870              896              923              950              979
                Persediaan                                                 -                -                -                -                -
                Biaya dan Pajak Dibayar Dimuka                             -                -                -                -                -
                  Subjumlah Aktiva Lancar                             16.281           29.245           42.592           56.333           70.482
            AKTIVA TETAP
                Nilai Perolehan                     246.785            8.467            8.467            8.467            8.467            8.467
                Akumulasi Penyusutan                                    (847)          (1.693)          (2.540)          (3.387)          (4.233)
                  Nilai Buku Aktiva Tetap           246.785            7.620            6.774            5.927            5.080            4.233


            JUMLAH AKTIVA                           246.785           23.901           36.018           48.518           61.414           74.715


            HUTANG JANGKA PENDEK
                Hutang Usaha                                             526              542              558              575              592
                Hutang Pajak                                           3.280            3.384            3.491            3.601            3.715
                Hutang Bank KI (Porsi Jk Pendek)                           0                0                0                0                0
                Hutang Sewa Guna Usaha                                     0                0                0                0                0
                  Subjumlah Hutang Jangka Pendek                       3.806            3.925            4.049            4.176            4.307

            EKUITAS
                Modal Saham                               0            8.467            8.467            8.467            8.467            8.467
                Laba Tahun Lalu                                            0                0                0                0                0
                Laba (Rugi) Ditahan                      0            11.629           23.626           36.003           48.771           61.942
                  Subjumlah Ekuitas                       -           20.095           32.093           44.470           57.238           70.409

            JUMLAH HUTANG DAN EKUITAS                     0           23.901           36.018           48.518           61.414           74.715




      6.5   PENENTUAN BIAYA MODAL UNTUK EKUITAS

      Dengan mempertimbangkan arus kas bersih yang digunakan dalam penilaian ini adalah arus
      kas bersih untuk ekuitas, maka tingkat diskonto yang kami gunakan dalam penilaian ini
      menggunakan metode Capital Asset Pricing Model (CAPM) dengan formula sebagai berikut:

                                                    Ke = Rf + ß (Rm-Rf) – CDS
                                                      Ke = Rf + ß Rp – CDS
      Dimana:
      Rf                   : Tingkat kembalian untuk investasi bebas risiko
      ß                    : Risiko sistematis
      Rm                   : Tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas
      Rp                   : Selisih antara Rm dan Rf
      CDS                  : Country Default Spread

      Rf (Risk free rate), adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap
      tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Dalam penilaian ekuitas Perusahaan, instrumen
      bebas risiko yang kami gunakan adalah Indeks Surat Utang Negara (Index Government
      Bond Yield) dengan jangka waktu 10 tahun.

      Rp (Risk premium), adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko dengan tingkat
      kembalian investasi dalam bentuk penyertaan. Premi risiko pasar (Rm-Rf) ditentukan
      dengan menggunakan rujukan dari Damodaran.



                                                              Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                                                              6-3
Page 41
JL febriman siregar dan     kantor jasa penilai publik
                                                                                          rekan
ET
 ll
                            penilai aset, bisnis dan konsultan



      CDS (Country Default Spread), adalah tingkat (rating) gagal bayar obligasi yang dikeluarkan
      pemerintah berdasarkan Damodaran.

      ß(Beta), merupakan pengukur tingkat kepekaan pengembalian saham terhadap
      pengembalian pasar saham secara keseluruhan (seperti index yang dikeluarkan oleh S&P
      500 atau IHSG). Beta diperoleh dari rata-rata unlevered beta dari perusahaan pembanding
      sejenis yang kemudian di re-levered kembali untuk menghasilkan levered beta dengan
      formula sebagai berikut:

                                                    ßL = ßU x (1+ (1-t) x DER)

      Dimana:
      ßL                           : Beta Levered
      ßU                           : Beta Unlevered
      DER                          : Debt to Equity Ratio
      t                            : Pajak




      6.6          KESIMPULAN BIAYA MODAL

      Biaya modal untuk hutang diasumsikan setara dengan tingkat bunga pinjaman dalam mata
      uang Rupiah. Tingkat bunga pinjaman dalam mata uang Rupiah untuk kredit investasi
      berdasarkan data Bank Indonesia bulan Desember 2023 untuk bank Persero adalah
      sebesar 9,41%.

      6.7          PERHITUNGAN WACC

                                                                         Retail (Automotive)


                                                            Equation BETA Relevered = BU*(1+(1‐T)*DER


      Beta Unlevered                                BU                                               54,06%     Beta Damodaran
      Tax                                            T                                               22,00%
      Debt of Equity Ratio                        wd / we                                           185,71%
      SekiBulananPemerintah                                                                          8,49%
      Beta Relevered                                                                              1,323820054

                                                               Equation Ccost Of Equity = Rf + ß (rPM)


      Risk Free Rate
      Beta Relevered
      Equity Risk Premium Market
      RBDS Indonesia
      Premium Market Risk
      RBDS Indonesia
                                                 Page 1
                                                    Rf
                                                    ß
                                                    (+)
                                                    (‐)
                                                  (rPM)
                                                   (Rs)
                                                                                                     6,590%
                                                                                                      1,32
                                                                                                     7,38%
                                                                                                     2,07%
                                                                                                     5,31%
                                                                                                     0,00%
                                                                                                                Yield Pasar 31 Desember 2023

                                                                                                                Premium Market Risk (rPM) Damodaran
                                                                                                                Rating Based Default Spread Damodaran




                                                            Equation Discount Rate = (ke x we ) + (kd x wd )


      Cost of Equity                               Ke                                               13,62%      Rf + ß (rPM)
      Weighted of Equity                           We                                               35,00%      Proporsi Dana Sendiri
      Cost of Debt                                 Kd                                                6,62%      Suku Bunga Kredit Investasi Bank Pemerintah
      Weighted of Debt                             Wd                                               65,00%      Proporsi Pinjaman

                                                               Discount Rate =                       9,07%




                                                                        Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                                                                              6-4
Page 42
JL febriman siregar dan
                  kantor jasa penilai publik
                                                        rekan
ET
 ll
                  penilai aset, bisnis dan konsultan



      6.8    ANALISIS KELAYAKAN PROYEK

      Analisis ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan proyek diuji dengan menggunakan
      beberapa parameter dengan hasil sebagai berikut :

           Net Present Value
            NPV    yang    dihasilkan    menunjukkan     angka     yang    positif   yaitu   sebesar
            Rp. 8.963.278.156 ,-.

           Internal Rate of Return
            IRR yang diperoleh sebesar 64,38% lebih besar dari discount factor yang digunakan.

           Profitability Index
            PI yang diperoleh adalah sebesar 1,19 yang berarti lebih besar dari 1.

           Break Event Point
            BEP yang diperoleh adalah sebesar 41,00%.

           Payback Period

            Payback Period selama 3 tahun 5 bulan.


      6.9    KESIMPULAN

      Berdasarkan Kajian Keuangan dengan asumsi-asumsi yang telah disampaikan bahwa
      pengembangan bisnis Perseroan layak dilaksanakan dan memberikan kontribusi positif bagi
      Perseroan.




                                                Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Karawaci, Tbk.
                                                                                                       6-5

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.18 MB
Published13 May 2024
Pages42
Characters117,378
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 52 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT LIPPO KARAWACI p.1 ×125
linked person Amir Abadi Jusuf p.10 ×10
linked org Inti Anugerah p.12 ×2
linked — Primantara Utama p.13
linked person Dominique Dion p.13 ×2
linked person Surya Tatang p.13 ×2
linked person Meng Kuan Phua p.13
linked person Marshal Martinus Tissadharma p.13 ×2
linked person John Aristianto Prasetio p.13
linked person George Raymond Zage III p.13
linked person Ketut Budi Wijaya p.13
linked person Dicky Setiadi Moechtar p.13
linked person Phua Meng Kuan p.13
linked org Indofood Sukses Makmur Tbk. p.24 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.12 ×2
possible person John Riady p.13 ×2
possible person Anand Kumar p.13
possible person DR. Kartini Sjahrir p.13
possible person Gita Irmasari p.13
unresolved org Kementerian Keuangan RI p.2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Febriman Siregar dan Rekan p.2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Febriman Siregar p.2
unresolved org Menteri Keuangan p.2
unresolved org KJPP Febriman Siregar & Rekan p.2
unresolved org KJPP Febriman Siregar p.2 ×3
unresolved — Lippo Karawaci Central – Tangerang p.2
unresolved — Banten p.2
unresolved org Bank Indonesia p.3 ×21
unresolved org Pusat Statistik p.3
unresolved org Bank Indonesia Triwulan IV- p.4 ×3
unresolved org SIREGAR DAN REKAN Ir. Yohn PS Napitupulu p.5
unresolved person Ir. Yohn PS Napitupulu p.5 ×3
unresolved person Didiek Agus Priatmiko, S.Komp. p.7
unresolved person Yaumil Husna Khair p.7
unresolved org KJPP Febriman Siregar dan Rekan p.8 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf p.10 ×10
unresolved org Mawar & Rekan p.10 ×10
unresolved org PT Tunggal Reksakencana p.12
unresolved person Misahardi Wilamarta · Notaris p.12 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.12
unresolved person Aulia Taufani S.H. · Notaris p.12
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.12
unresolved org PT Inti Anugerah Pratama. p.12 ×2
unresolved org PT Primantara Utama Sejahtera p.13
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C p.14
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU- AH. p.14
unresolved org Kota Nusantara p.18 ×3
unresolved org Unilever Indonesisa Tbk. p.24 ×2
unresolved org PT Lippo K p.26 ×2
unresolved org Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Ketidakmampuan p.36
unresolved org Bank KI p.40

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 16829 ms 12 Sep 2026 23:04
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result