Back to announcement
20240506_WICO_Rencana Transaksi Material Dengan Persetujuan RUPS_31635509_lamp2.pdf
Asset transaction Needs review WICOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 94
Page 1
Page 2
YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Business & Property Valuers
LICENSE NUMBER: 2. 20. 0170
AREA SERVED : INDONESlA & WORLDWIDE
No. File: 0001112.0170-00/BS/NB-02/0044/1/V/2024
Jakarta, 03 Mei 2024
Kepada Yth.
PT Wicaksana Overseas International Tbk
Jalan Ancol Barat VII Blok A 50 No. 2
Jakarta Utara - 14430
Perihal : Laporan Pendapat Kewajaran PT Wicaksana Overseas International Tbk atas
Pembebanan Biaya Central Support Service terkait Service Provider dari PT DKSH Market
Expansion Services Indonesia kepada PT Wicaksana Overseas International Tbk
Dengan hormat,
Kantor jasa Penilai Publik Yanuar, Rosye dan Rekan ("Y&R") telah ditunjuk oleh PT Wicaksana
Overseas International Tbk ('WICO") berdasarkan persetujuan atas Surat Penawaran Jasa Pendapat
Kewajaran No. PR.Y&R-OO/Y/BS/WICO/X/2023/RY/0196, tangga l 09 Oktober 2023, dengan maksud untuk
memberikan pendapat kewajaran (Fairness Opinion) terhadap rencana pembebanan biaya Central Support
Service terkait Service Provider dari PT DKSH Market Expansion Services Indonesia ("DMESI") kepada WICO,
selanjutnya disebut "Rencana Transaksi".
Rencana Transaksi ini termasuk dalam kriteria transaksi yang terkait dengan Peraturan Otoritas jasa
Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang "Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha" ("POJK 17
Tahun 2020") yang ditetapkan pada tanggal 20 April 2020 oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa
Keuangan Republik Indonesia dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 tentang
''Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan" ("POJK 42 Tahun 2020") yang ditetapkan pada
tanggal 1 Juli 2020 oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia.
Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang secara res mi tel ah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri
Keuangan No. 365/KM.1/2020 tanggal 27 Juli 2020, dengan nama Kantor jasa Penilai Publik Yanuar,
Rosye dan Rekan ("Y&R") dengan lzin KJPP No. 2.20.0170 dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang
Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan ("OJK") dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar
Modal No. STID.PB-37 /PJ-1 /PM .02/2023. Selanjutnya Y&R tel ah menyusun Laporan Pend apat Kewajaran
terhadap Rencana Transaksi dengan Laporan No. 00011/2.0170-00/BS/NB-02/0044/1/V/2024 tanggal
03 Mei 2024.
1. Status Penilai Publik
Penilai Publik adalah Pemimpin Rekan dari Y&R dengan kualifikasi sebagai berikut:
Nama Penilai Publik : Yanuar Bey, S.E., M.M., MAPPI (Cert.)
No. lzin Penilai Publik : B-1.08.00044
No. STTD : STTD.PB-3 7/Pj-1/PM .02/2023
Klasifikasi lzin : Penilaian Bisnis (B)
No. MAPPI : 99-S-01230
KANTOR JASA PENH.AI PUBLIK
YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Business & Property Valuers
The Manhattan Square Building
Mid Tower 15th Floor Unit F
JI. TB. Simatupang Kav. l S, Cilandak Timur
Jakarta Selatan 12560
T: +62-21 2940 6860(Hunl:ing)
E: info@yr.co.id
www.yr.co.id
rfrusted <Business (]Jartner Branch Office : Bogor (P). Surabaya (P)
Page 3
AREA SE RVED : INDONESIA & WORLDW IDE
Y&R adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang terdaftar di Kementerian Keuangan dan Pasar Modal serta
memiliki kompetensi untuk melakukan penugasan ini.
Y&R bertindak secara independen dalam penyusunan laporan ini tanpa adanya benturan
kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Pemberi Tugas, objek pendapat kewajaran ataupun pihak-
pihak yang terafiliasi dengan Pemberi Tugas dan objek pendapat kewajaran. Y&R juga tidak memiliki
kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.
Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak disusun untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
manapun. lmbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh pendapat yang
dihasilkan.
2. ldentitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Pemberi tugas kepada Y&R dalam penyusunan dan pengguna Laporan Pendapat Kewajaran ini
adalah:
• Nama Perusahaan : PT Wicaksana Overseas International Tbk
• Alam at : Jalan Ancol Ba rat VII Blok A 50 No. 2
Jakarta Utara - 14430
• Telepon/Faks : (021) 6909 - 244 I (081) 741 - 777 - 46
• Situs Web : www.wicaksana.co.id
• Persetujuan Pekerjaan : Surat Penawaran Jasa Pendapat Kewajaran No. PR.Y&R-
OO/Y/BS/WICO/X/2023/RY/0196, tanggal 09 Oktober 2023
3. Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran
Maksud dari laporan ini adalah untuk memberikan pendapat kewajaran terhadap rencana
pembebanan biaya Central Support Service terkait Service Provider dari DMESI kepada WICO.
Tujuan pemberian pendapat kewajaran ini adalah untuk kepentingan pasar modal terkait dengan
pemenuhan POJK 17 Tahun 2020 dan POJK 42 Tahun 2020. Berdasarkan POJK 17 Tahun 2020 Pasal 33
"Dalam hal Transaksi Material merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan mengenai transaksi afiliasi dan transaksi benturan kepentingan, Perusahaan
Terbuka tersebut hanya wajib memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan ini". Oleh karena itu, Laporan Pendapat Kewajaran ini hanya digunakan untuk
memenuhi ketentuan sebagaimana diatur pada POJK 17 Tahun 2020.
Pendapat kewajaran tidak digunakan di luar konteks atau tujuan pendapat kewajaran tersebut.
4. Dasar Rencana Transaksi
Dasar Rencana Transaksi adalah berupa Perjanjian Central Support Service terkait Service Provider
antara WICO dan DMESI. Saat ini perjanjian tersebut masih dalam bentuk draf perjanjian.
5. Objek Rencana Transaksi
Objek analisis Pendapat Kewajaran dari Rencana Transaksi sebagaimana tertuang dalam Draf
Perjanjian Kerjasama Central Support Service terkait Service Provider antara WICO dan DMESI dengan
total Nilai Rencana Transaksi pada Tahun 2024 sebesar Rp14.522.794 Ribu.
rtrusted <Business Partner
Page 4
LICENSE NUMBER: 2. 20. 0170
AREA SERVED : INDONESIA & WORLDWIDE
6. Tanggal Pendapat Kewajaran (Cut off Date)
Tanggal Pendapat Kewajaran adalah 31 Desember 2023, dimana batas tersebut diambil atas dasar
pertimbangan kepentingan dan tujuan pendapat kewajaran . Masa berlaku laporan ini adalah sampai
dengan 30 Juni 2024.
7. jenis Mata Uang yang Digunakan
Pendapat Kewajaran ini dinyatakan dalam mata uang Rupiah.
8. Tfngkat Kedalaman lnspeksi
Dalam Pendapat Kewajaran ini, kami telah melakukan inspeksi untuk mendapatkan keyakinan yang
memadai diantaranya dengan melakukan site visit ke kantor WICO. Disamping itu ka mi juga
melakukan wawancara, baik dengan Manajemen WICO ataupun pihak yang mewakilinya dan pihak-
pihak lain yang relevan.
Berita Acara wawancara yang menjelaskan mengenai kondisi aset dan hal-hal lain yang relevan untuk
proses pendapat kewajaran dibuat saat wawancara dilakukan. Penilai dan Y&R dibebaskan dari segala
tanggung jawab atas akses dan informasi yang diperlukan terkait objek pendapat kewajaran yang
diinspeksi apabila timbul permasalahan pada saat melakukan inspeksi tersebut.
9. Sumber dan Data lnformasi yang Dapat Diandalkan
Dalam melakukan pendapat kewajaran ini, Y&R juga menggunakan informasi dari beberapa sumber
informasi yang relevan dan handal tanpa perlu melakukan verifikas i, yaitu:
• Dokumen hukum terkait dengan Pendapat Kewajaran;
• Data-data ekonomi yang diperoleh dari berbagai sumber di internet terkait dengan bidang
industri yang menunjang analisis;
• Data-data ekonomi baik yang bersifat makro ataupun mikro yang diperoleh da ri instansi terkait,
seperti Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik dan portal terkait pasar modal.
10. Asumsi dan Kondisi Pembatas
Asumsi
Beberapa asumsi yang digunakan dalam penyusunan pendapat kewajaran ini adalah:
• Y&R menghasilkan Laporan Pendapat Kewajaran yang bersifat non-disclaimer opinion.
• Y&R telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses
penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran.
• Dalam menyusun laporan ini, Y&R mengandalkan keakuratan dan kelengkapan informasi yang
disediakan oleh WICO dan atau data/informasi yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya
serta penelitian yang Y&R anggap relevan .
• Pemberi tugas menyatakan bahwa seluruh informasi material yang menyangkut penugasan
pendapat kewajaran telah diungkapkan seluruhnya kepada Y&R dan tidak ada pengurangan
atas fakta-fakta yang penting.
• Y&R mengguna kan proyeksi keuangan sebelum dan setelah adanya Rencana Transaksi serta
proforma laporan keuangan yang disampaikan oleh WICO dengan mencerminkan kewajaran
proyeksi keuangan dan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
rtrusted<.Business <Part.ner
Page 5
LIC ENSE NUMBE": 2. 20 . 0170
AREA SERVED : INDONESIA & WORLDWIDE
• Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia,
yang dapat mempengaruhi operasional WICO.
• Y&R bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan yang dihasilkan.
• Y&R telah memperoleh informasi atas status hukum objek pendapat kewajaran dari pemberi
tugas.
• Laporan Pendapat Kewajaran ini ditujukan hanya untuk memenuhi kepentingan Pasar Modal
dan pemenuhan aturan OJK.
• Laporan Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah terkait dengan Rencana
Transaksi pada tanggal pendapat ini diterbitkan.
• Y&R mengasumsikan bahwa WICO merupakan perusahaan yang berkelanjutan usahanya
dimasa mendatang dan dikelola oleh manajemen yang profesional dan kompeten, maka premis
yang digunakan untuk penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah premis going
concern.
• Dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini, Y&R menggunakan beberapa asumsi,
seperti terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban WICO dan semua pihak yang terlibat dalam
Rencana Transaksi serta keakuratan informasi mengenai Rencana Transaksi yang diungkapkan
oleh manajemen WICO.
• Laporan Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan
sebagian dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan informasi dan analisis lainnya
secara utuh sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan kesimpulan yang
menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat kewajaran. Penyusunan Laporan Pendapat
Kewajaran ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak dapat dilakukan melalui
analisis yang tidak lengkap.
• Y&R juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan Laporan Pendapat Kewajaran ini
sampai dengan tanggal terjadinya Rencana Transaksi tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan
Laporan Pendapat Kewajaran ini. Kami tidak bertanggungjawab untuk menegaskan kembali
atau melengkapi, memutakhirkan (update} pendapat kami karena adanya perubahan asumsi
dan kondisi serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal pendapat kewajaran ini.
Batasan-batasan dalam pelaksanaan penugasan ini adalah:
• Y&R tidak melakukan proses due diligence terhadap entitas atau pihak-pihak yang melakukan
Rencana Transaksi.
• Dalam melaksanakan analisis, Y&R mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan,
kehandalan dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain yang
diberikan kepada Y&R oleh WICO atau yang tersedia secara umum yang pada hakekatnya adalah
benar, lengkap dan tidak menyesatkan, dan Y&R tidak bertanggung jawab untuk melakukan
pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi tersebut. Y&R juga bergantung kepada
jaminan dari manajemen WICO bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan
informasi-informasi yang diberikan menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.
• Analisis dalam Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini dipersiapkan
menggunakan data dan informasi sebagaimana diungkapkan diatas. Segala perubahan atas
data dan informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat Y&R secara material.
Oleh karenanya, Y&R tidak bertanggungjawab atas perubahan kesimpulan terhadap Laporan
Pendapat Kewajaran ini dikarenakan adanya perubahan data dan informasi tersebut.
• Y&R tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Rencana Transaksi ini. Jasa-jasa
yang diberikan kepada WICO dalam kaitan dengan Rencana Transaksi ini hanya merupakan
pemberian Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dan bukan jasa-jasa akuntansi, audit,
atau perpajakan. Y&R tidak melakukan penelitian atas keabsahan Rencana Transaksi dari aspek
hukum dan implikasi aspek perpajakan dari Rencana Transaksi tersebut.
• Pekerjaan yang berkaitan dengan Rencana Transaksi ini tidak merupakan dan tidak dapat
ditafsirkan dalam bentuk apapun, sebagai suatu penelaahan atau audit atau pelaksanaan
prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat
rtrusted CJ3usiness Partner
Page 6
LICENSE NUMBER: 2. 20. 0170
AREA SERVED : INDONESIA & WORLDWIDE
dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan, atau
penyimpangan dalam laporan keuangan atau pelanggaran hukum. Selain itu, Y&R tidak
mempunyai kewenangan dan tidak berada dalam posisi untuk mendapatkan dan menganalisa
suatu bentuk transaksi-transaksi lainnya diluar Rencana Transaksi dan mungkin tersedia untuk
WICO serta pengaruh dari transaksi-transaksi tersebut terhadap Rencana Transaksi ini.
11. Persyaratan atas Persetujuan Publikasi
Laporan Pendapat Kewajaran ditujukan untuk kepentingan Manajemen WICO dalam kaitannya
dengan Rencana Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain, atau untuk kepentingan lain.
Pendapat kewajaran tidak merupakan rekomendasi kepada pemegang saham untuk menyetujui
Rencana Transaksi atau melakukan tindakan lainnya dalam kaitan dengan Rencana Transaksi, dan
tidak dapat digunakan secara demikian oleh Pemegang Saham.
Pendapat kewajaran harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian dari analisis
dan informasi tanpa mempertimbangkan isi pendapat kewajaran secara keseluruhan dapat
menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat kewajaran .
Pendapat kewajaran juga disusun berdasarkan kondisi ekonomi dan peraturan yang ada pada saat
tanggal pendapat kewajaran. Kami tidak bertanggung jawab untuk memutakhirkan atau melengkapi
pendapat kewajaran kami karena peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal pendapat
kewajaran. Penggunaan laporan di luar dari ketentuan yang disebutkan dalam lingkup penugasan
laporan ini harus mendapatkan persetujuan tertulis dari Y&R serta Manajemen WICO. Pendapat
kewajaran tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan pihak yang berwenang dari Y&R.
12. Konfirmasi Bahwa Penugasan dilakukan berdasarkan Peraturan
Analisis, opini, dan kesimpulan yang dibuat oleh Penilai, serta Laporan Pendapat Kewajaran
yang telah dibuat dengan memenuhi POJK No. 35/POJK.04/2020 tentang "Penilaian dan Penyajian
La po ran Penilaian Bisnis di Pasar Modal", SEOJK 17/2020 tentang "Pedoman Penilaian dan Penyajian
Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal", POJK 17 Tahun 2020 dan Kode Etik Penilai Indonesia ("KEPI")
serta Standar Penilaian Indonesia ("SPI") Edisi Vll-2018 serta peraturan perundang-undangan yang
berlaku di Indonesia.
13. Analisis Kewajaran Rencana Transaksi
Kewajaran Rencana Transaksi dapat disimpulkan dengan mempertimbangkan analisis-analisis
sebagai berikut:
• Analisis Rencana Transaksi
WICO dan DMESI melakukan perjanjian mengenai Central Support Service yang terkait Service
Provider yang berhubungan dengan kegiatan usaha maupun bisnis keduanya. Semula semua
biaya tersebut ditanggung terlebih dahulu oleh WICO, yang kemudian baru
dibebankan/ditagihkan kepada DMESI dan pihak berelasi. Akan tetapi mengingat kondisi WICO
yang sampai saat ini belum mencatatkan laba, sehingga dengan skema tersebut sangat
berpengaruh terhadap kondisi keuangan WICO, maka WICO berencana melakukan perubahan
skema pembebanan tersebut. Dimana DMESI yang akan membayarkan terlebih dahulu biaya
atas Central Support Service, baru setelahnya WICO dan pihak berelasi membayar sesuai
porsinya dengan tambahan biaya 5% kepada DMESI. Dengan rencana tersebut, kemud ian
kedua pihak akan membuat perjanjian kerjasama dalam pemberian jasa tersebut.
rrrusted' CBusiness <Partner
Page 7
LICENSE NUMBER: 2. 20. 0170
AREA SERVED : INOONESIA & WORLDWIDE
• Analisis kualitatif dan kuantitatif
Analisis kualitatif
Keuntungan yang akan diperoleh WICO dari Rencana Transaksi adalah pencatatan
pembayaran beban biaya Central Support Service terkait Service Provider sejalan dengan
pencatatan pembayaran yang dibebankan hanya pada pencatatan WICO, tidak lagi
men;:rnggung porsi beb.;in milik DMESI.
Kerugian berkenaan dengan Rencana transaksi dalam hal ini WICO tidak lagi menerima
margin dari DMESI dan pihak berelasi.
Analisis kuantitatif
Analisis nilai tambah proyeksi posisi keuangan Sebelum dan Setelah Rencana Transaksi
adalah sebagai berikut:
a) Setelah Rencana Transaksi, utang lain-lain WICO akan bertambah. WICO
membutuhkan tambahan dana untuk modal kerja, seiring dengan dilakukannya
pembayaran atas utang bank jangka pendek seca ra bertahap. Penambahan dana
tersebut tidak terlalu signifikan jika dibandingkan dengan dana yang dikeluarkan
untuk membayar utang bankjangka pendek.
b) Pinjaman bankjangka pendek dapat dibayarkan secara bertahap hingga akhir periode
proyeksi. Hal ini disebabkan WICO tidak perlu mengeluarkan biaya Central Support
Service terkait Service of Provider yang ditanggung terlebih dahulu.
c) Setelah Rencana Transaksi, WICO tidak mendapatkan margin (5%) atas biaya yang
ditanggung lebih dahulu terkait dengan biaya Central Support Service terkait Service of
Provider.
d) WICO akan menanggung biaya tambahan sebesar 5% kepada DMESI. Meskipun
demikian, beban keuangan yang akan ditanggung oleh WICO akan mengalami
penurunan.
e) WICO j uga akan membayarkan utang bank jangka pendek secara bertahap hingga
akhir periode proyeksi.
f) Arus kas yang diperoleh dari/(digunakan untuk) operasi akan menunjukkan
pengeluaran yang lebih besar pada periode 2027 dan 2028. Hal ini dikarenakan WICO
akan membayarkan sebagian utang lain-lain kepada pihak berelasi pada periode
tersebut. Selain itu tercatat arus kas operasi mengalami perbaikan, dikarenakan WICO
tidak perlu mengeluarkan biaya Central Support Service terkait Service of Provider yang
ditanggung terlebih dahulu.
g) Tidak ada perubahan terkait dengan arus kas investasi Sebelum dan Setelah Rencana
Transaksi.
h) Arus kas yang diperoleh dari/(digunakan untuk) pendanaan menunjukkan
pembayaran utang bank jangka pendek yang dilakukan oleh WICO secara bertahap
selama periode proyeksi. Atas hal tersebut, arus kas pendanaan menunjukkan
perbaikan dika renakan WICO dapat mengurangi beban keuangan selama periode
proyeksi.
Berdasarkan analisis kualitatif dan analisis kuantitatif di atas yang menunjukkan dampak positif,
maka Rencana Transaksi wajar untuk dilakukan.
• Analisis kewajaran nilai Rencana Transaksi
Berdasarkan analisis yang telah dijelaskan di atas, tambahan biaya yang diterapkan pada
Rencana Transaksi berada pada kisaran perusahaan pembanding.
Di sisi lain Delloite dalam artikel dengan judul "The new transfer pncmg landscape :
A practical guide to the BEPS changes" menyatakan "Menerapkan markup sebesar 5 persen dari
biaya yang dialokasikan, mark-up tidak perlu dijustifikasi dengan studi benchmarking'.
Trustecl <Business Partner
Page 8
LICENS E NUMBER: 2. 20. 0170
AREA SERVED : INDONESIA & WORLDWI DE
Hal ini didukung oleh pernyataan KPMG dalam artikel yang berjudul "Transfer Pricing
Considerations for lntragroup Service Transactions" menyatakan bahwa "Pendekatan yang
disederhanakan untuk penentuan biaya yang wajar ditetapkan bahwa penyedia jasa harus
menerapkan mark-up sebesar 5% dari biaya yang relevan. Mark-up berdasarkan pendekatan
yang disederhanakan tidak perlu dijustifikasi oleh studi pembandingan dan harus diterapkan
secara konsisten di semua yurisdiksi." Oleh karena itu, tambahan biaya tersebut tidak
diperlukan adanya justifikasi.
Berdasarkan analisis tersebut tambahan biaya 5% atas Rencana Transaksi yang akan dilakukan
oleh WICO dan DMESI adalah Wajar.
14. Pendapat Mengenai Kewajaran Rencana Transaksi
Berdasarkan analisis atas Rencana Transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis kewajaran nilai
Rencana Transaksi serta penelaahan atas data dan informasi yang diperoleh dan digunakan
sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Pendapat Kewajaran ini, kami berpendapat bahwa
Rencana Transaksi adalah WAJAR.
Demikian hasil penilaian yang kami lakukan dengan tetap mengacu pada kode etik dan standar penilaian
yang berlaku.
Pemimpin Rekan
No. lzin Penilai Publik : B-1.08.00044
No. SITO : SITD.PB-37/PJ-1/PM.02/2023
Klasifikasi lzin : Penilaian Bisnis (8)
No. MAPP! : 99-5-01230
rtrustecf <Business (['artner
Page 9
'lANUAR, ROSYE DAN REKAN
~
Business & Property Valuers
LICENSE NUMBER: 2. 20. 0170
AREA SERVED : INDONESIA & WORLDWIDE
PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai penilai, kami yang bertanda-tangan dibawah ini
menerangkan bahwa:
1. Pernyataan dalam Laporan Pendapat Kewajaran ini, sebatas pengetahuan kami, adalah benar dan
akurat.
2. Analisis, opini, dan kesimpulan yang dinyatakan di dalam Laporan Pendapat Kewajaran ini dibatasi
oleh asumsi dan batasan-batasan yang diungkapkan di dalam Laporan, yang mana merupakan hasil
analisis, opini dan kesimpulan Penilai yang tidak berpihak dan tidak memiliki benturan kepentingan.
3. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang terhadap objek
yang dinilai, maupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan kepada pihak pihak lain yang
memiliki kepentingan terhadap objek yang dinilai.
4. Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan Pendapat Kewajaran yang telah
disepakati sebelumnya dengan pemberi tugas.
5. Biaya jasa profesional tidak dikaitkan dengan nilai yang telah ditentukan sebelumnya atau gambaran
nilai yang diinginkan oleh pemberi tugas, besaran opini nilai, pencapaian hasil yang dinyatakan, atau
adanya kondisi yang terjadi kemudian (subsequent event) yang berhubungan secara langsung dengan
penggunaan yang dimaksud.
6. Penilai telah mengikuti persyaratan pendidikan profesional yang ditetapkan/dilaksanakan oleh
Masyarakat Profesi Penilai Indonesia ("MAPPI").
7. Penilai memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan jenis industri yang dinilai.
8. Penilai telah melaksanakan ruang lingkup sebagai berikut:
• ldentifikasi masalah (ldentifikasi batasan, maksud dan tujuan, dan tanggal Pendapat
Kewajaran);
• Pengumpulan data dan wawancara;
• Analisis Data;
• Estimasi kewaj aran dengan menggunakan Metode dan Pendekatan;
• Penulisan laporan .
9. Penilai telah melakukan inspeksi lapangan ke kantor WICO dan berdiskusi dengan Manajemen WICO
terkait objek pendapat kewajaran.
1o. Tidak seorangpun selain yang bertandatangan dibawah ini, yang telah terlibat dalam pelaksanaan
inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan dan opini sebaga imana yang dinyatakan dalam Laporan
Pendapat Kewajaran ini.
11. Analisis, opini. dan kesimpulan yang dibuat oleh Penilai, serta laporan Pendapat Kewajaran yang telah
dibuat dengan memenuhi ketentuan POJK No. 35/POJK.04/2020 tentang "Penilaian dan Penyajian
Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal", SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020 tentang "Pedoman Penilaian ·
dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal", POJK 17 Tahun 2020 dan Kode Etik Penilai
Indonesia ("KEPI") serta Standar Penilaian Indonesia ("SPI") Edisi Vll-2018.
12. Y&R bertindak secara independen dalam penyusunan Laporan ini tanpa adanya benturan
kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Pemberi Tugas, Objek Pendapat Kewajaran ataupun pihak-
pihak yang terafiliasi dengan Pemberi Tugas dan Objek Pendapat Kewajaran.
13. Y&R menyatakan bahwa semua perhitungan dan analisis yang dibuat dalam rangka pemberian
pendapat kewajaran telah dilakukan dengan benar.
14. Y&R bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran yang dihasilkan.
Jakarta, 03 Mei 2024
Yanuar Bey. S.E .. M.M .. MAPPI CCert.l - Penanggungjawab
No. lzin Penilai Publik
No. STID
: B-1.08.00044
: STTD.PB-37 /PJ-1 /PM.02/2023
·~··
No. MAPPI : 99-5-01230
<Trustea<Business Partner
Page 10
LICENSE NUMBER: 2. 20 . 0170
AREA SERVED : INOONESIA & WOR LDWIDE
Rosye Yunita. S.E .. M.M .. MAPP! CCert.l - Reviewer
No. lzin Penilai Publik : B-1.08.00045
No. STID : STID.PB-38/PJ-1/PM.02/2023
No. MAPPI : 02-S-01532
Muhammad Adriansyah. S.E. - Penilai
No. MAPPI : 17-P-07742
No. Register Penilai : RMK-2019.02892
Synthia Ayu Disha. S.P .. RSA - Penilai
No. MAPPI : 20-P-10310
.. ~..
No. Register Penilai : RMK-2022 .04332
CJ'rustea <Business Partner
Page 11
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
DAFTAR ISI
Halaman
SERTIFIKAT
PERNYATAAN PENILAI
DAFTAR ISI
DAFTAR FIGUR
DEFINISI DAN ISTILAH
1 PENDAHULUAN ..................................................................................................................................6
1.1 Nomor dan Tanggal Laporan Pendapat Kewajaran .............................................................................. 6
1.2 Status Penilai Publik .................................................................................................................................. 6
1.3 Tanggal Pendapat Kewajaran ................................................................................................................... 7
1.4 Identitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan.................................................................................. 7
1.5 Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran .......................................................................... 7
1.6 Pernyataan Independensi Penilai ............................................................................................................ 7
1.7 Tanggung Jawab Penilai ............................................................................................................................ 7
1.8 Keterkaitan Rencana Transaksi dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”).......................... 8
1.8.1 Unsur Transaksi Material dalam Rencana Transaksi ............................................................................ 8
1.8.2 Unsur Transaksi Afiliasi dan Unsur Benturan Kepentingan dalam Rencana Transaksi .................... 8
1.9 Penugasan Pemberian Pendapat Kewajaran Profesional .................................................................. 10
1.10 Data, Informasi dan Prosedur ................................................................................................................ 10
1.10.1 Data dan Informasi .................................................................................................................................. 10
1.10.2 Prosedur ................................................................................................................................................... 11
1.11 Informasi Terkait Inspeksi Terhadap Objek Pendapat Kewajaran .................................................... 11
1.12 Pendekatan dan Metode Pendapat Kewajaran ................................................................................... 12
1.13 Asumsi dan Kondisi Pembatas ............................................................................................................... 12
1.14 Konfirmasi Bahwa Objek Pendapat Kewajaran Tidak Sedang atau Telah Dinilai Dalam
Jangka Waktu Tidak Lebih dari 2 (Dua) Bulan....................................................................................... 14
1.15 Penjelasan Mengenai Kejadian Penting Setelah Tanggal Pendapat Kewajaran .............................. 14
2 TINJAUAN DAN ANALISIS RENCANA TRANSAKSI .........................................................................15
2.1 Latar Belakang Rencana Transaksi ........................................................................................................ 15
2.2 Dasar Rencana Transaksi........................................................................................................................ 15
2.3 Objek Rencana Transaksi........................................................................................................................ 15
2.4 Pertimbangan Bisnis yang Digunakan oleh Manajemen WICO ......................................................... 15
2.5 Analisis Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi ............................ 16
2.6 Analisis Manfaat dan Risiko .................................................................................................................... 20
2.7 Sumber Dana Rencana Transaksi .......................................................................................................... 21
2.8 Pihak-Pihak Dalam Rencana Transaksi ................................................................................................. 21
2.8.1 PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”) ............................................................................ 21
2.8.2 PT DKSH Market Expansion Services Indonesia (“DMESI”) ................................................................. 23
2.9 Informasi Material Lainnya yang Diungkapkan ................................................................................... 24
3 ANALISIS KUALITATIF DAN KUANTITATIF .....................................................................................25
3.1 Analisis Kualitatif ...................................................................................................................................... 25
3.1.1 Struktur Perusahaan WICO .................................................................................................................... 25
3.1.2 Proses Bisnis WICO .................................................................................................................................. 26
3.1.3 Kinerja Operasional dan Prospek WICO ............................................................................................... 26
3.1.4 Analisis Industri dan Bisnis ..................................................................................................................... 28
3.1.5 Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif atas Rencana Transaksi .................................... 39
3.2 Analisis Kuantitatif ................................................................................................................................... 40
3.2.1 Kinerja Historis ......................................................................................................................................... 40
Halaman - 1
Page 12
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Halaman
3.2.2 Tinjauan Laporan Arus Kas Konsolidasian WICO ................................................................................. 43
3.2.3 Penilaian Atas Proyeksi Keuangan......................................................................................................... 44
3.2.4 Analisis Rasio Keuangan atas Proyeksi Keuangan Setelah Rencana Transaksi ............................... 47
3.2.5 Analisis Laporan Keuangan Sebelum Rencana Transaksi dan Proforma Laporan Keuangan
Setelah Rencana Transaksi ..................................................................................................................... 48
3.2.6 Analisis Inkremental ................................................................................................................................ 51
3.2.7 Analisis Sensitivitas .................................................................................................................................. 53
4 ANALISIS KEWAJARAN NILAI RENCANA TRANSAKSI ...................................................................56
4.1 Perbandingan Antara Nilai Rencana Transaksi Dengan Hasil Penilaian ........................................... 56
4.2 Analisis untuk Memastikan Bahwa Nilai Rencana Transaksi Memberikan Nilai Tambah Dari
Transaksi yang Akan Dilakukan ............................................................................................................. 56
4.3 Analisis atas Kewajaran Nilai Rencana Transaksi Dilakukan Untuk Meyakini Bahwa Rencana
Nilai Transaksi Berada Dalam Kisaran Nilai yang Didapatkan dari Hasil Penilaian ......................... 56
5 ANALISIS ATAS FAKTOR LAIN YANG RELEVAN .............................................................................64
6 KESIMPULAN ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN .........................................................................65
7 PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI .................................................................67
8 KUALIFIKASI PENILAI BISNIS ..........................................................................................................68
● LAMPIRAN-LAMPIRAN
Halaman - 2
Page 13
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
DAFTAR FIGUR
Halaman
Figur 1. Unsur Transaksi Material.................................................................................................................. 8
Figur 2. Struktur Kepemilikan Saham WICO ................................................................................................. 8
Figur 3. Struktur Kepengurusan WICO dan DMESI ...................................................................................... 9
Figur 4. Laporan Keuangan Historis WICO .................................................................................................10
Figur 5. Struktur Kepemilikan Saham WICO ...............................................................................................22
Figur 6. Struktur Kepemilikan Saham DMESI .............................................................................................23
Figur 7. Struktur Perusahaan WICO ............................................................................................................25
Figur 8. Layanan WICO ..................................................................................................................................26
Figur 9. Pertumbuhan Produk Domestik Bruto dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran ...............28
Figur 10. Neraca Pembayaran Indonesia......................................................................................................29
Figur 11. Rupiah vs Negara Kawasan dan Suku Bunga Kebijakan Negara Kawasan ...............................30
Figur 12. Inflasi IHK dan Komponen ..............................................................................................................30
Figur 13. Inflasi Gabungan Kota di Provinsi (%, yoy) ...................................................................................31
Figur 14. Perkembangan Rasio AL/DPK Perbankan dan Uang Beredar ....................................................31
Figur 15. Suku Bunga Perbankan dan Suku Bunga Kebijakan BI dan IndONIA .......................................32
Figur 16. Nilai Transaksi Uang Elektronik dan Nilai Transaksi Digital Banking ........................................33
Figur 17. Data Penjualan FMCG di 2023: Nilai Penjualan Mencapai Rp57,6 Triliun.................................35
Figur 18. Nilai Penjualan Bertambah Rp576 Miliar, Total Transaksi Bertambah 42 Juta ........................35
Figur 19. Perawatan Wajah Menjadi Top Subkategori Perawatan Kecantikan dengan
Market Share 39,4%........................................................................................................................36
Figur 20. Prediksi Pasar FMCG di 2024 Mencapai Angka Rp59 Triliun ......................................................37
Figur 21. Pendapatan Sektor Kesehatan ......................................................................................................38
Figur 22. Tinjauan Laba-Rugi Konsolidasian WICO ......................................................................................40
Figur 23 Pendapatan Usaha, Laba (Rugi) Kotor, Laba (Rugi) Usaha, Laba (Rugi) Sebelum Pajak, Laba
(Rugi) Tahun Berjalan dan Laba (Rugi) Komprehensif Tahun Berjalan ....................................41
Figur 24. Posisi keuangan WICO ....................................................................................................................41
Figur 25. Pertumbuhan Aset, Liabilitas dan Ekuitas WICO .........................................................................42
Figur 26. Tinjauan Rasio Keuangan Konsolidasian WICO ...........................................................................42
Figur 27. Tinjauan Arus Kas Konsolidasian WICO ........................................................................................43
Figur 28. Komposisi Arus Kas Bersih Dari Aktivitas Operasi, Investasi dan Pendanaan .........................44
Figur 29. Proyeksi Laba (Rugi) Sebelum Rencana Transaksi.......................................................................45
Figur 30. Proyeksi Posisi Keuangan Sebelum Rencana Transaksi .............................................................45
Figur 31. Proyeksi Arus Kas Sebelum Rencana Transaksi...........................................................................45
Figur 32. Proyeksi Laba (Rugi) Setelah Rencana Transaksi .........................................................................46
Figur 33. Proyeksi Posisi Keuangan Setelah Rencana Transaksi ................................................................46
Figur 34. Proyeksi Arus Kas Setelah Rencana Transaksi .............................................................................47
Figur 35. Proyeksi Rasio Keuangan................................................................................................................47
Figur 36. Proforma Posisi Keuangan WICO ..................................................................................................48
Figur 37. Proforma Laba (Rugi) WICO............................................................................................................49
Figur 38. Proforma Arus Kas WICO ................................................................................................................50
Figur 39. Nilai Tambah Laporan Laba Rugi WICO ........................................................................................51
Figur 40. Nilai Tambah Posisi Keuangan WICO ............................................................................................51
Figur 41. Nilai Tambah Arus Kas WICO .........................................................................................................51
Figur 42. Analisis Sensitivitas terhadap Nilai Rencana Transaksi Naik 5,00% ..........................................53
Figur 43. Analisis Sensitivitas terhadap Nilai Rencana Transaksi Naik 10,00% ........................................54
Figur 44. Analisis Sensitivitas terhadap N0069lai Rencana Transaksi Naik 15,00% ................................55
Figur 45. Operating Margin dan Net Income Margin Perusahaan Pembanding .............................. 57
Halaman - 3
Page 14
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
DEFINISI DAN ISTILAH
Asumsi : Sesuatu yang dianggap akan terjadi termasuk fakta, syarat, atau
keadaan yang mungkin dapat mempengaruhi objek pendapat
kewajaran atau pendekatan penilaian dan kewajarannya telah
dianalisis oleh Penilai Bisnis sebagai bagian dari proses Penilaian.
Going Concern : Suatu kondisi yang mencerminkan usaha yang sedang beroperasi
atau dalam konstruksi, atau suatu premis dalam penilaian, dimana
penilai bisnis menganggap suatu perusahaan akan terus
melanjutkan operasinya secara berkelanjutan.
Holding Company : Suatu perusahaan yang sebagian besar pendapatannya atau
seluruhnya berasal dari penyertaan pada perusahaan lain.
Kelangsungan Usaha (Going : Suatu kondisi yang mencerminkan usaha yang sedang beroperasi
Concern) atau dalam konstruksi, atau suatu premis dalam Penilaian, dimana
Penilai Bisnis menganggap suatu perusahaan akan terus
melanjutkan operasinya secara berkelanjutan.
Laporan Keuangan Audit : Laporan Keuangan Konsolidasian WICO untuk periode yang berakhir
WICO per 31 Desember per 31 Desember 2018 dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan
2018 Publik Dagmar Zevilianty Djamal dengan registrasi Akuntan Publik
No. AP.0690 serta telah terdaftar di OJK dengan No. STTD.AP-
68/PM.22/2018.
Laporan Keuangan Audit : Laporan Keuangan Konsolidasian WICO untuk periode yang berakhir
WICO per 31 Desember per 31 Desember 2019 dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
2019 Dagmar Zevilianty Djamal dengan registrasi Akuntan Publik
No. AP.0690 serta telah terdaftar di OJK dengan No. STTD.AP-
68/PM.22/2018.
Laporan Keuangan Audit : Laporan Keuangan Konsolidasian WICO untuk periode yang berakhir
WICO per 31 Desember per 31 Desember 2020 dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
2020 Setiawati Budiman, CPA dengan registrasi Akuntan Publik No.
AP.1316 serta telah terdaftar di OJK dengan No. STTD.AP-
03/PM.223/2020.
Laporan Keuangan Audit : Laporan Keuangan Konsolidasian WICO untuk periode yang berakhir
WICO per 31 Desember per 31 Desember 2021 dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
2021 Setiawati Budiman, CPA dengan registrasi Akuntan Publik No.
AP.1316 serta telah terdaftar di OJK dengan No. STTD.AP-
03/PM.223/2020.
Laporan Keuangan Audit : Laporan Keuangan Konsolidasian WICO untuk periode yang berakhir
WICO per 31 Desember per 31 Desember 2022 dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
2022 Setiawati Budiman, CPA dengan registrasi Akuntan Publik No.
AP.1316 serta telah terdaftar di OJK dengan No. STTD.AP-
03/PM.223/2020.
Laporan Keuangan Audit : Laporan Keuangan Konsolidasian WICO untuk periode yang berakhir
per 31 Desember 2023 per 31 Desember 2023 dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
Setiawati Budiman, CPA dengan registrasi Akuntan Publik No.
AP.1316 serta telah terdaftar di OJK dengan No. STTD.AP-
03/PM.223/2020.
Laporan Pendapat : Laporan tertulis berisi suatu pernyataan yang diberikan oleh Penilai
Kewajaran Bisnis untuk menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan
dilakukan adalah wajar atau tidak wajar.
Metode Pendapat : Suatu cara atau rangkaian cara tertentu dalam memberikan
Kewajaran pendapat kewajaran.
OJK : Otoritas Jasa Keuangan.
Halaman - 4
Page 15
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Penilai : Orang perseorangan yang dengan keahliannya menjalankan
kegiatan Penilaian di pasar modal.
Penilai Bisnis : Penilai yang melakukan kegiatan penilaian bisnis sebagaimana
dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Penilai
yang melakukan kegiatan di pasar modal.
Penilai Publik : Penilai yang telah memperoleh izin dari Menteri Keuangan untuk
memberikan jasa penilaian
Penilaian Bisnis : Proses pekerjaan untuk memberikan opini tertulis atas objek
Penilaian Bisnis sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan mengenai Penilai yang melakukan kegiatan di pasar
modal.
Pihak : Orang perseorangan, perusahaan, usaha bersama, asosiasi, atau
kelompok yang terorganisasi.
POJK 17 Tahun 2020 : Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
No.17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha.
POJK 35 Tahun 2020 : Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
No.35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
Penilaian Bisnis di Pasar Modal.
POJK 42 Tahun 2020 : Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi Atau Benturan
Kepentingan.
Premis : Asumsi yang berhubungan dengan suatu kondisi transaksi yang
dapat digunakan pada objek pendapat kewajaran.
Rencana Transaksi : Rencana transaksi pembebanan atas biaya Central Support Service
terkait Service Provider dari DMESI kepada WICO.
SEOJK 17 Tahun 2020 : Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
No. 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian
Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal.
Subsquent Event : Kejadian penting setelah Tanggal Pendapat Kewajaran, baik yang
diketahui maupun yang patut diketahui sampai dengan Tanggal
Laporan, wajib diungkapkan dalam laporan.
Tanggal Laporan : Tanggal ditandatanganinya laporan oleh Penilai Bisnis.
Tanggal Pendapat : Tanggal pada saat pendapat kewajaran dinyatakan.
Kewajaran
Tanggal Penilaian : Tanggal pada saat nilai, hasil penilaian, atau perhitungan manfaat
ekonomi dinyatakan.
Y&R : Kantor Jasa Penilai Publik Yanuar, Rosye & Rekan.
Halaman - 5
Page 16
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
1 PENDAHULUAN
1.1 Nomor dan Tanggal Laporan Pendapat Kewajaran
Kantor Jasa Penilai Publik Yanuar, Rosye dan Rekan (“Y&R”) telah ditunjuk oleh PT Wicaksana
Overseas International Tbk (“WICO”) berdasarkan persetujuan atas Surat Penawaran Jasa
Pendapat Kewajaran No. PR.Y&R-00/Y/BS/WICO/X/2023/RY/0196, tanggal 09 Oktober 2023,
dengan maksud untuk memberikan pendapat kewajaran (Fairness Opinion) terhadap rencana
pembebanan biaya Central Support Service terkait Service Provider dari PT DKSH Market Expansion
Services Indonesia (“DMESI”) kepada WICO, selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”.
Rencana Transaksi ini termasuk dalam kriteria transaksi yang terkait dengan Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang “Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha”
(“POJK 17 Tahun 2020”) yang ditetapkan pada tanggal 20 April 2020 oleh Ketua Dewan Komisioner
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 42/POJK.04/2020 tentang "Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan" (“POJK 42
Tahun 2020”) yang ditetapkan pada tanggal 1 Juli 2020 oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa
Keuangan Republik Indonesia.
Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang secara resmi telah ditetapkan berdasarkan Keputusan
Menteri Keuangan No. 365/KM.1/2020 tanggal 27 Juli 2020, dengan nama Kantor Jasa Penilai
Publik Yanuar, Rosye dan Rekan (“Y&R”) dengan Izin KJPP No. 2.20.0170 dan telah terdaftar
sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) dengan Surat Tanda
Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. STTD.PB-37/PJ-1/PM.02/2023. Selanjutnya Y&R
telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran terhadap Rencana Transaksi dengan Laporan
No. 00011/2.0170-00/BS/NB-02/0044/1/V/2024 tanggal 03 Mei 2024.
1.2 Status Penilai Publik
Penilai Publik adalah Pemimpin Rekan dari Y&R dengan kualifikasi sebagai berikut:
Nama Penilai Publik : Yanuar Bey, S.E., M.M., MAPPI (Cert.)
No. Izin Penilai Publik : B-1.08.00044
No. STTD : STTD.PB-37/PJ-1/PM.02/2023
Klasifikasi Izin : Penilaian Bisnis (B)
No. MAPPI : 99-S-01230
Y&R adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang terdaftar di Kementerian Keuangan dan Pasar Modal
serta memiliki kompetensi untuk melakukan penugasan ini.
Y&R bertindak secara independen dalam penyusunan laporan ini tanpa adanya benturan
kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Pemberi Tugas, objek pendapat kewajaran ataupun pihak-
pihak yang terafiliasi dengan Pemberi Tugas dan objek pendapat kewajaran. Y&R juga tidak
memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.
Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak disusun untuk memberikan keuntungan atau merugikan
pihak manapun. Imbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh pendapat yang
dihasilkan.
Halaman - 6
Page 17
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
1.3 Tanggal Pendapat Kewajaran
Tanggal Pendapat Kewajaran adalah 31 Desember 2023, dimana batas tersebut diambil atas dasar
pertimbangan kepentingan dan tujuan pendapat kewajaran. Masa berlaku laporan ini adalah
sampai dengan 30 Juni 2024.
1.4 Identitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Pemberi tugas kepada Y&R dalam penyusunan dan pengguna Laporan Pendapat Kewajaran ini
adalah:
• Nama Perusahaan : PT Wicaksana Overseas International Tbk
• Alamat : Jalan Ancol Barat VII Blok A 50 No. 2
Jakarta Utara – 14430
• Telepon/Faks : (021) 6909 – 244 / (081) 741 – 777 – 46
• Situs Web : www.wicaksana.co.id
• Persetujuan Pekerjaan : Surat Penawaran Jasa Pendapat Kewajaran No. PR.Y&R-
00/Y/BS/WICO/X/2023/RY/0196, tanggal 09 Oktober 2023
1.5 Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran
Maksud dari laporan ini adalah untuk memberikan pendapat kewajaran terhadap rencana
pembebanan biaya Central Support Service terkait Service Provider dari DMESI kepada WICO.
Tujuan pemberian pendapat kewajaran ini adalah untuk kepentingan pasar modal terkait dengan
pemenuhan POJK 17 Tahun 2020 dan POJK 42 Tahun 2020. Berdasarkan POJK 17 Tahun 2020 Pasal
33 “Dalam hal Transaksi Material merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai transaksi afiliasi dan transaksi benturan kepentingan,
Perusahaan Terbuka tersebut hanya wajib memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini”. Oleh karena itu, Laporan Pendapat Kewajaran ini hanya
digunakan untuk memenuhi ketentuan sebagaimana diatur pada POJK 17 Tahun 2020.
Pendapat kewajaran tidak digunakan di luar konteks atau tujuan pendapat kewajaran tersebut.
1.6 Pernyataan Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini, Y&R bertindak secara independen tanpa
adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan WICO ataupun pihak-pihak yang
terafiliasi dengan WICO. Y&R juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait
dengan penugasan ini. Berdasarkan Surat Penawaran Jasa Pendapat Kewajaran No. PR.Y&R-
00/Y/BS/WICO/X/2023/RY/0196, tanggal 09 Oktober 2023 yang telah disetujui oleh Manajemen
WICO, penugasan Y&R adalah untuk memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi.
1.7 Tanggung Jawab Penilai
Dalam batas kemampuan dan keyakinan Y&R sebagai penilai, Y&R menyatakan bahwa semua
perhitungan dan analisis yang dibuat dalam penyusunan pendapat kewajaran telah dilakukan
dengan benar dan Y&R bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran yang diterbitkan.
Halaman - 7
Page 18
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
1.8 Keterkaitan Rencana Transaksi dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”)
1.8.1 Unsur Transaksi Material dalam Rencana Transaksi
Perjanjian yang telah disepakati antara WICO dan DMESI, yang dilakukan beserta biaya-biaya yang
tertera didalam perjanjian. Total Nilai Rencana Transaksi terkait Central Support Service antara
WICO dan DMESI adalah sebesar Rp14.522.794 Ribu.
Adapun Nilai Rencana Transaksi terhadap ekuitas WICO per 31 Desember 2023 berdasarkan
Laporan Keuangan Konsolidasian WICO yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Gani Sigiro
& Handayani (“Grant Thornton”) untuk periode yang berakhir per 31 Desember 2023 adalah
sebagai berikut :
Figur 1. Unsur Transaksi Material
Persentase Nilai
Nilai Rencana
Keterangan Jumlah Ekuitas WICO Rencana Transaksi
Transaksi
Terhadap Ekuitas
Penyediaan Jasa Terkait Hosting &
5.701.584 14.522.794 254,72%
Support Services
Sumber : Laporan Keuangan Audit WICO per 31 Desember 2023 dan Manajemen WICO
Dari data di atas, diketahui bahwa ekuitas WICO per tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
Rp5.701.584 Ribu dan Rencana Transaksi adalah sebesar Rp14.522.794 Ribu. Rencana Transaksi
ini memenuhi unsur transaksi material karena total Nilai Rencana Transaksi dibanding dengan
nilai ekuitas WICO adalah sebesar 254,72% atau lebih dari 50,00% sebagaimana dimaksud
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang “Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha” (“POJK 17 Tahun 2020”) pasal 3 ayat (1) dan ayat (2) sehingga harus
diadakan Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”).
1.8.2 Unsur Transaksi Afiliasi dan Unsur Benturan Kepentingan dalam Rencana Transaksi
Rencana Transaksi ini melibatkan DMESI atas rencana pembebanan biaya Central Support Service
terkait Service Provider kepada WICO. Untuk mengindentifikasi tidak adanya unsur afiliasi antara
pihak dalam Rencana Transaksi, berikut adalah struktur kepemilikan dan struktur kepengurusan
masing-masing perusahaan yang terlibat dalam Rencana Transaksi.
Unsur Transaksi Afiliasi Berdasarkan Struktur Kepemilikan
Berikut struktur kepemilikan yang menggambarkan hubungan afiliasi antara WICO dan DMESI:
Figur 2. Struktur Kepemilikan Saham WICO
Sumber : Manajemen WICO
Halaman - 8
Page 19
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Berdasarkan figur di atas, dapat diketahui bahwa WICO dan DMESI memiliki hubungan afiliasi
melalui DKSH Holding Ltd., dimana DKSH Holding Ltd. merupakan pemegang saham WICO
dengan kepemilikan 80,877% dan memiliki kepemilikan pada DMESI sebesar 99,90%.
Unsur Transaksi Afiliasi Berdasarkan Struktur Kepengurusan
Berdasarkan Laporan Keuangan Audit WICO per 31 Desember 2023 dan Akta DMESI No. 19
tanggal 15 November 2023 yang dibuat dihadapan Notaris Alexander Ariyanto, S.H., Mkn., di
Kabupaten Tangerang, susunan Dewan Komisaris dan Direksi WICO dan DMESI adalah sebagai
berikut:
Figur 3. Struktur Kepengurusan WICO dan DMESI
Pihak-pihak yang bertransaksi
Nama
WICO DMESI
Djajadi Djaja KU
Ridho Ribbon Hutapea KI
Arini Imamawati KI
Reece Croucher K
Retno Palupi Dian Hariati K
Roni Setiawan DU
Eka Hadi Djaja D
Benhard Adolf Ramot Saragi D
Retno Palupi Dian Hariarti K
Roni Setiawan DU
Yang, Ying-Lan (Maggie Yang) D
Benhard Adolf Ramot Saragi D
Keterangan : Komisaris Utama “KU”, Komisaris Independen “KI”, Komisaris “K”, Direktur Utama
“DU”, dan Direktur “D”,
Berdasarkan struktur kepengurusan di atas, diketahui bahwa per 31 Desember 2023 terdapat
hubungan afiliasi melalui pengurus yang menduduki jabatan pada struktur kepengurusan antara
WICO dan DMESI, yaitu :
1. Retno Palupi Dian Hariati sebagai Komisaris di WICO dan DMESI;
2. Roni Setiawan sebagai Direktur Utama di WICO dan DMESI; dan
3. Benhard Adolf Ramot Saragi sebagai Direktur di WICO dan DMESI.
Oleh karena itu, Rencana Transaksi ini terkait dengan aturan POJK 42 Tahun 2020 mengenai
Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
Unsur Benturan Kepentingan Dalam Rencana Transaksi
Berdasarkan pernyataan manajemen WICO, diketahui tidak ada benturan kepentingan dalam
Rencana Transaksi ini seperti yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik
Indonesia No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi atau Benturan Kepentingan (“POJK 42
Tahun 2020”).
Tujuan pemberian pendapat kewajaran ini adalah untuk kepentingan pasar modal terkait dengan
pemenuhan POJK 17 Tahun 2020 dan POJK 42 Tahun 2020. Berdasarkan POJK 17 Tahun 2020
Pasal 33 “Dalam hal Transaksi Material merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai transaksi afiliasi dan transaksi benturan
Halaman - 9
Page 20
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
kepentingan, Perusahaan Terbuka tersebut hanya wajib memenuhi ketentuan sebagaimana
diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini”. Oleh karena itu, Laporan Pendapat Kewajaran
ini hanya digunakan untuk memenuhi ketentuan sebagaimana diatur pada POJK 17 Tahun 2020.
1.9 Penugasan Pemberian Pendapat Kewajaran Profesional
• Dalam menyusun laporan ini, Y&R mengandalkan keakuratan dan kelengkapan informasi yang
disediakan oleh WICO serta data yang diperoleh dari informasi yang tersedia untuk publik dan
informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap relevan untuk perhitungan dan analisis
telah dilakukan dengan benar. Y&R tidak terlibat dan tidak melakukan audit ataupun verifikasi
atas informasi yang disediakan tersebut.
• Sebagai tambahan, kami tidak terlibat dalam diskusi dengan WICO sehubungan dengan
Rencana Transaksi tersebut dan kami tidak terlibat dalam komunikasi ataupun interaksi
apapun dalam mencapai konsensus mengenai persyaratan dan kondisi Rencana Transaksi
tersebut.
1.10 Data, Informasi dan Prosedur
1.10.1 Data dan Informasi
Kami telah melakukan analisis serta mempertimbangkan data dan informasi yang disediakan
WICO untuk tujuan penugasan ini, yaitu sebagai berikut:
a. Laporan Keuangan WICO
Figur 4. Laporan Keuangan Historis WICO
Tahun Auditor Akuntan Publik Nomor dan Tanggal Opini
Laporan Keuangan Konsolidasian Audit
Dagmar Zevilianty No. 00394/2.1032/AU.1/05/0690-
31 Des 2018 Purwantono, Djamal dengan 2/1/III/2019, tanggal 29 Maret
Sungkoro & registrasi Akuntan 2019
Surja (“EY”) Publik No. AP.0690
Purwantono, serta telah terdaftar di
No. 01182/2.1032/AU.1/05/0690-
31 Des 2019 Sungkoro & OJK dengan
3/1/VI/2020, tanggal 02 Juni 2020
Surja (“EY”) No. STTD.AP-
68/PM.22/2018
Setiawati Budiman, No. 00256/2.0959/AU.1/05/1316-
31 Des 2020
CPA dengan registrasi 1/1/V/2021, tanggal 31 Mei 2021
Akuntan Publik No. 00230/2.0959/AU.1/05/1316-
31 Des 2021 Wajar dalam semua
No. AP.1316 serta 2/1/IV/2022, tanggal 29 April 2022
Gani Sigiro hal yang material
telah terdaftar di OJK No. 00064/2.0959/AU.1/05/1316-
& Handayani
31 Des 2022 dengan No. STTD.AP- 3/1/III/2023, tanggal 29 Maret
(“Grant
03/PM.223/2020 2023
Thornton”)
Alexander Adrianto
Gani Sigiro
Tjahyadi, CPA dengan
& Handayani
registrasi Akuntan
(“Grant No. 000133/2.0959/AU.1/05/0266-
Publik No. AP.0266
31 Des 2023 Thornton”) 1/1/III/2024, tanggal 28 Maret
serta telah terdaftar di
2024
OJK dengan
No. STTD.AP-
49/PM.22/2018
Sumber: Laporan Keuangan Audit WICO
b. Laporan Tahunan WICO per 31 Desember 2022;
c. Laporan Keuangan Proforma per 31 Desember 2023 yang disiapkan oleh Manajemen WICO;
Halaman - 10
Page 21
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
d. Proyeksi keuangan WICO sebelum dan setelah adanya Rencana Transaksi yang disiapkan oleh
Manajemen WICO;
e. Draf Perjanjian Central Support Service tentang Provider Services antara WICO dan DMESI pada
tanggal 01 Januari 2023;
f. Laporan Keuangan DMESI per 31 Desember 2022;
g. Legalitas perusahaan dan perizinan terkait;
h. Dokumen-dokumen lain yang terkait dengan Rencana Transaksi;
i. Diskusi dengan manajemen WICO;
j. Informasi lainnya yang didapat dari berbagai pencarian di S&P Capital IQ, Bursa Efek Indonesia
dan Website terkait dengan industri yang menunjang analisis.
1.10.2 Prosedur
Prosedur yang dilakukan Y&R dalam menganalisis Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
a. Melakukan tinjauan terhadap nilai dari objek yang akan ditransaksikan.
b. Melakukan analisis terhadap dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap
kepentingan pemegang saham.
c. Melakukan tinjauan terhadap pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen
perusahaan terkait dengan rencana transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
pemegang saham.
1.11 Informasi Terkait Inspeksi Terhadap Objek Pendapat Kewajaran
Berdasarkan Surat Tugas No. ST.Y&R-00/BS/WICO/I/2024/YB/0001 tanggal 10 Januari 2024, kami
melaksanakan inspeksi lapangan pada:
Hari / Tanggal : Rabu / 10 Januari 2024
Lokasi : AIA Central lantai 39, Kavling 49A,
Jalan Jendral Sudirman, Karet Semanggi, Kota Jakarta Selatan,
Jakarta – 12930
Tim Survey : - M. Adriansyah
- Synthia Ayu Disha
Pendamping : - Agus Tanjaya
- Herliana
Adapun dokumentasi terkait hasil pelaksanaan inspeksi lapangan adalah sebagai berikut:
Receptionist WICO Ruang Kerja WICO
Halaman - 11
Page 22
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Ruang Rapat WICO Ruang Rapat WICO
Berdasarkan hasil diskusi dengan Manajemen WICO diketahui bahwa:
1. Rencana Transaksi yang akan dilakukan adalah berupa pembebanan biaya terkait Service
Provider dari DMESI kepada WICO.
2. Rencana Transaksi ini merupakan transaksi yang akan dilakukan pada tahun 2024.
3. WICO dan DMESI memiliki hubungan afiliasi dari struktur kepemilikan dan melalui pengurus
yang menduduki jabatan pada struktur kepengurusan.
4. Rencana transaksi ini diharapkan dapat mengurangi biaya dan membantu meringankan cash
flow WICO secara konsolidasi.
5. Berdasarkan POJK 17 Tahun 2020 dan POJK 42 tahun 2020, WICO wajib menggunakan Penilai
untuk menentukan nilai wajar dari objek transaksi afiliasi dan/atau kewajaran transaksi
dimaksud maupun terlebih dahulu memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham
Perusahaan.
1.12 Pendekatan dan Metode Pendapat Kewajaran
Pendekatan dan Metode Pendapat Kewajaran yang digunakan dalam penyusunan laporan ini
mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 35/POJK.04/2020 tentang
Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK 35 Tahun 2020”) dan Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman
Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“SEOJK 17 Tahun 2020”), dimana
Penilai wajib melakukan analisis yang paling sedikit meliputi:
• Analisis atas Rencana Transaksi terkait dengan latar belakang, dasar, objek, sumber dana dan
pertimbangan bisnis yang digunakan oleh WICO;
• Analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi;
• Analisis kewajaran nilai dari Rencana Transaksi yang akan dilaksanakan; dan
• Analisis atas faktor lain yang relevan.
1.13 Asumsi dan Kondisi Pembatas
Asumsi
Beberapa asumsi yang digunakan dalam penyusunan pendapat kewajaran ini adalah:
• Y&R menghasilkan Laporan Pendapat Kewajaran yang bersifat non-disclaimer opinion.
• Y&R telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses
penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran.
Halaman - 12
Page 23
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
• Dalam menyusun laporan ini, Y&R mengandalkan keakuratan dan kelengkapan informasi yang
disediakan oleh WICO dan atau data/informasi yang tersedia untuk publik dan informasi
lainnya serta penelitian yang Y&R anggap relevan.
• Pemberi tugas menyatakan bahwa seluruh informasi material yang menyangkut penugasan
pendapat kewajaran telah diungkapkan seluruhnya kepada Y&R dan tidak ada pengurangan
atas fakta-fakta yang penting.
• Y&R menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah adanya Rencana Transaksi serta
proforma laporan keuangan yang disampaikan oleh WICO dengan mencerminkan kewajaran
proyeksi keuangan dan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
• Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia,
yang dapat mempengaruhi operasional WICO.
• Y&R bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan yang dihasilkan.
• Y&R telah memperoleh informasi atas status hukum objek pendapat kewajaran dari pemberi
tugas.
• Laporan Pendapat Kewajaran ini ditujukan hanya untuk memenuhi kepentingan Pasar Modal
dan pemenuhan aturan OJK.
• Laporan Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian,
kondisi umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah terkait dengan
Rencana Transaksi pada tanggal pendapat ini diterbitkan.
• Y&R mengasumsikan bahwa WICO merupakan perusahaan yang berkelanjutan usahanya
dimasa mendatang dan dikelola oleh manajemen yang profesional dan kompeten, maka
premis yang digunakan untuk penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah premis
going concern.
• Dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini, Y&R menggunakan beberapa asumsi,
seperti terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban WICO dan semua pihak yang terlibat
dalam Rencana Transaksi serta keakuratan informasi mengenai Rencana Transaksi yang
diungkapkan oleh manajemen WICO.
• Laporan Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan
sebagian dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan informasi dan analisis lainnya
secara utuh sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan kesimpulan yang
menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat kewajaran. Penyusunan Laporan
Pendapat Kewajaran ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak dapat
dilakukan melalui analisis yang tidak lengkap.
• Y&R juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan Laporan Pendapat Kewajaran ini
sampai dengan tanggal terjadinya Rencana Transaksi tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan
Laporan Pendapat Kewajaran ini. Kami tidak bertanggungjawab untuk menegaskan kembali
atau melengkapi, memutakhirkan (update) pendapat kami karena adanya perubahan asumsi
dan kondisi serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal pendapat kewajaran ini.
Batasan-batasan dalam pelaksanaan penugasan ini adalah:
• Y&R tidak melakukan proses due diligence terhadap entitas atau pihak-pihak yang melakukan
Rencana Transaksi.
• Dalam melaksanakan analisis, Y&R mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan,
kehandalan dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain
yang diberikan kepada Y&R oleh WICO atau yang tersedia secara umum yang pada hakekatnya
adalah benar, lengkap dan tidak menyesatkan, dan Y&R tidak bertanggung jawab untuk
melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi tersebut. Y&R juga
bergantung kepada jaminan dari manajemen WICO bahwa mereka tidak mengetahui fakta-
fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan menjadi tidak lengkap atau
menyesatkan.
• Analisis dalam Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini dipersiapkan
menggunakan data dan informasi sebagaimana diungkapkan diatas. Segala perubahan atas
Halaman - 13
Page 24
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
data dan informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat Y&R secara material.
Oleh karenanya, Y&R tidak bertanggungjawab atas perubahan kesimpulan terhadap Laporan
Pendapat Kewajaran ini dikarenakan adanya perubahan data dan informasi tersebut.
• Y&R tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Rencana Transaksi ini. Jasa-
jasa yang diberikan kepada WICO dalam kaitan dengan Rencana Transaksi ini hanya
merupakan pemberian Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dan bukan jasa-jasa
akuntansi, audit, atau perpajakan. Y&R tidak melakukan penelitian atas keabsahan Rencana
Transaksi dari aspek hukum dan implikasi aspek perpajakan dari Rencana Transaksi tersebut.
• Pekerjaan yang berkaitan dengan Rencana Transaksi ini tidak merupakan dan tidak dapat
ditafsirkan dalam bentuk apapun, sebagai suatu penelaahan atau audit atau pelaksanaan
prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat
dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan,
atau penyimpangan dalam laporan keuangan atau pelanggaran hukum. Selain itu, Y&R tidak
mempunyai kewenangan dan tidak berada dalam posisi untuk mendapatkan dan menganalisa
suatu bentuk transaksi-transaksi lainnya diluar Rencana Transaksi dan mungkin tersedia
untuk WICO serta pengaruh dari transaksi-transaksi tersebut terhadap Rencana Transaksi ini.
1.14 Konfirmasi Bahwa Objek Pendapat Kewajaran Tidak Sedang atau Telah Dinilai Dalam Jangka
Waktu Tidak Lebih dari 2 (Dua) Bulan
WICO menjamin untuk memberikan konfirmasi bahwa objek pendapat kewajaran tidak sedang
atau telah dinilai oleh Penilai Publik lainnya untuk maksud, tujuan, pengguna laporan dan tanggal
pendapat kewajaran yang sama atau berdekatan (dalam jangka waktu tidak lebih dari dua bulan).
Bahwa Penilai dibebaskan dari segala bentuk tuntutan/klaim, gugatan ganti rugi yang mungkin
timbul dari pihak ketiga atau pihak lainnya atas konfirmasi objek pendapat kewajaran yang tidak
benar dari WICO dan WICO akan bertanggung jawab atas segala kerugian dan/atau kewajiban yang
dialami oleh Penilai dan Y&R.
1.15 Penjelasan Mengenai Kejadian Penting Setelah Tanggal Pendapat Kewajaran
Sampai dengan diterbitkannya laporan ini, tidak terdapat kejadian-kejadian penting setelah
Tanggal Penilaian yang dapat berpengaruh secara signifikan terhadap hasil analisis penilaian.
Halaman - 14
Page 25
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
2 TINJAUAN DAN ANALISIS RENCANA TRANSAKSI
2.1 Latar Belakang Rencana Transaksi
WICO merupakan perusahaan yang bergerak di industri distribusi dan perdagangan yang mayoritas
sahamnya dimiliki oleh DKSH Holding Ltd. DKSH Holding Ltd merupakan perusahaan yang
menawarkan sumber, wawasan pasar, pemasaran, penjualan, e-commerce, distribusi, logistik, dan
layanan purna jual, sehingga beroperasi melalui empat segmen, yaitu kesehatan, barang konsumsi,
material kinerja, dan teknologi. DKSH Holding Ltd menyediakan berbagai Service perluasan pasar di
Thailand, Tiongkok, Malaysia, Singapura dan seluruh Asia Pasifik. Salah satu lokasi entitas anak
DKSH Holding Ltd berada di Indonesia, seperti WICO dan DMESI. DKSH Holding Ltd memiliki
kepemilikan saham sebesar 80,877% pada WICO dan 99,90% pada DMESI. WICO beroperasi secara
komersial pada tahun 1973 dalam bidang perdagangan, pergudangan dan pengangkutan.
Sedangkan DMESI bergerak dalam bidang perdagangan fotografi, mesin-mesin kantor dan industri
serta suku cadangnya, bahan kimia tertentu, perawatan rumah tangga, mesin-mesin tekstil dan
suku cadangnya, mesin-mesin diesel dan gas dan suku cadangnya, alat-alat laboratorium untuk
kebutuhan industri dan suku cadangnya, produk lainnya, perdagangan jasa atau kontrak, reparasi
baterai, reparasi mesin, kegiatan usaha lainnya.
WICO dan DMESI melakukan perjanjian mengenai Central Support Service yang terkait Service
Provider yang berhubungan dengan kegiatan usaha maupun bisnis keduanya. Semula semua biaya
tersebut ditanggung terlebih dahulu oleh WICO, yang kemudian baru dibebankan/ditagihkan
kepada DMESI dan pihak berelasi. Akan tetapi mengingat kondisi WICO yang sampai saat ini belum
mencatatkan laba, sehingga dengan skema tersebut sangat berpengaruh terhadap kondisi
keuangan WICO, maka WICO berencana melakukan perubahan skema pembebanan tersebut.
Untuk selanjutnya, DMESI yang akan membayarkan terlebih dahulu biaya atas Central Support
Service, baru setelahnya WICO dan pihak berelasi membayar sesuai porsinya dengan tambahan
biaya 5% kepada DMESI. Dengan rencana tersebut, kemudian kedua pihak akan membuat
perjanjian kerjasama dalam pemberian jasa tersebut.
2.2 Dasar Rencana Transaksi
Dasar Rencana Transaksi adalah berupa Perjanjian Central Support Service terkait Service Provider
antara WICO dan DMESI. Saat ini perjanjian tersebut masih dalam bentuk draf perjanjian.
2.3 Objek Rencana Transaksi
Objek analisis Pendapat Kewajaran dari Rencana Transaksi sebagaimana tertuang dalam Draf
Perjanjian Kerjasama Central Support Service terkait Service Provider antara WICO dan DMESI dengan
total Nilai Rencana Transaksi pada Tahun 2024 sebesar Rp14.522.794 Ribu.
2.4 Pertimbangan Bisnis yang Digunakan oleh Manajemen WICO
Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen WICO terkait dengan Rencana Transaksi
adalah sebagai berikut:
1. Pembebanan biaya Service Provider yang selama ini terlebih dahulu ditanggung oleh WICO
telah memberatkan kondisi keuangan WICO.
2. Pengalihan pembebanan biaya Service Provider kepada DMESI akan mengurangi beban
keuangan yang ditanggung oleh WICO.
3. DMESI merupakan pihak afiliasi WICO, sehingga akan lebih mudah dalam melakukan
kesepakatan kerjasama.
Halaman - 15
Page 26
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
2.5 Analisis Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi
Berikut adalah ringkasan Draf Perjanjian Central Support Service terkait Service Provider yang
dijadikan sebagai dasar Rencana Transaksi:
Para Pihak
1. PT DKSH Market Expansion Services Indonesia (untuk selanjutnya disebut “DMESI”)
2. PT Wicaksana Overseas International Tbk (untuk selanjutnya disebut “WICO”)
DMESI dan WICO secara bersama-sama disebut sebagai “Para Pihak” dan masing-masing disebut
sebagai “Pihak”.
Dengan pertimbangan atas perjanjian dan kesepakatan bersama yang tercantum selanjutnya dan
atas pertimbangan lain yang baik dan berharga (penerimaan dan kecukupannya diakui oleh
masing-masing pihak yang bersangkutan), para pihak bersumpah dan setuju satu sama lain
sebagaimana berikut:
Objek Perjanjian
1. Berdasarkan Perjanjian ini, Service Provider dengan ini setuju untuk menyediakan Perusahaan
Grup dengan service yang diminta. Service yang diminta oleh Perusahaan Grup kepada Service
Provider terbatas, tetapi tidak terbatas pada keuangan dan manajemen umum, sumber daya
manusia dan organisasi, informasi dan teknologi, manajemen rantai pasok, hukum, dan
Service lainnya (selanjutnya disebut sebagai "Service").
2. Service yang diminta oleh Perusahaan Grup kepada Service Provider, serta kegiatan yang
akan dilaksanakan, tercantum dalam Lampiran pada Perjanjian ini. Lampiran akan
dianggap sebagai bagian dari Perjanjian ini dan akan menjadi objek tinjauan berkala atas
kesepakatan para pihak.
3. Service yang diminta oleh Perusahaan Grup kepada Service Provider akan disediakan oleh
personel Service Provider dengan kerjasama penasihat eksternal, berdasarkan Perjanjian
ini, serta oleh perusahaan-perusahaan Grup lain yang telah diberikan mandat. Service
dapat disediakan secara verbal, tertulis, melalui telepon atau faks, atau melalui sarana
komunikasi lain atau sarana lain yang disepakati antara para pihak.
4. Tidak ada dari pihak yang berkontrak dapat mewakili dirinya sebagai agen dari pihak lain
yang berkontrak, dan semua transaksi antara kedua belah pihak akan dilakukan
berdasarkan prinsip-prinsip yang prinsipal kepada prinsipal.
5. Dalam penyediaan service, Service Provider berhak untuk melakukan perjanjian dengan
subkontraktor sebagaimana dianggap perlu untuk menyediakan Service kepada
Perusahaan Grup, dengan pemahaman bahwa penunjukan subkontraktor tersebut
menjadi tanggung jawab tunggal Service Provider.
Hak dan Kewajiban Service Provider
1. Selama berlakunya Perjanjian ini, Service Provider berjanji untuk menyediakan personel yang
cukup dengan pengetahuan profesional yang diperlukan untuk menyediakan Service
sebagaimana yang diminta oleh Perusahaan Grup.
2. Service Provider akan berusaha sebaik mungkin untuk menyediakan Service yang diperlukan
oleh Perusahaan Grup secara profesional dan secara teknis ahli. Service akan disediakan
sesuai dengan standar tinggi yang telah berlaku dalam Grup DKSH selama bertahun-tahun.
3. Meskipun demikian, Service Provider tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan
jenis apapun yang dialami oleh Perusahaan Grup sebagai hasil dari Service disediakan
dan/atau dari kegiatan yang dilakukan sehubungan dengan Perjanjian ini, kecuali disebabkan
oleh kelalaian yang disengaja atau kelalaian kasar dari Service Provider.
Halaman - 16
Page 27
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Biaya untuk Service yang Disediakan
1. Perusahaan Grup dengan ini setuju untuk membayar biaya Service yang sesuai kepada Service
Provider untuk biaya-biaya yang dikeluarkan sehubungan dengan Service (selanjutnya disebut
sebagai "Biaya Service"). Biaya-biaya tersebut didefinisikan sebagai biaya penuh dan mencakup
semua biaya langsung dan tidak langsung, termasuk margin keuntungan yang wajar
sebagaimana diatur dalam Lampiran berdasarkan studi perbandingan ekonomi.
Total Kompensasi = Biaya Service untuk porsi WICO + 5,00%
2. Biaya Service yang dibayarkan oleh Perusahaan Grup kepada Service Provider untuk Service
yang ditentukan dan diatur oleh Perjanjian ini.
3. Jika Perusahaan Grup setuju untuk mengganti biaya tertentu yang dikeluarkan oleh Service
Provider dalam menjalankan Service (selain dari Biaya Service) (selanjutnya disebut sebagai
"Biaya yang Dapat Diajukan Klaim"), penggantian tersebut harus tunduk kepada: (i)
persetujuan tertulis sebelumnya dari Perusahaan Grup untuk setiap item biaya individu, dan
(ii) pengajuan oleh Service Provider bukti yang memadai atas biaya tersebut (misalnya, faktur
pihak ketiga untuk biaya tersebut). Biaya yang Dapat Diajukan Klaim akan dibebankan kepada
Perusahaan Grup pada biaya aktual tanpa ada mark-up.
Pembayaran Biaya
1. Kecuali dinyatakan lain dalam Lampiran, Biaya Service untuk Service apapun, dan semua jumlah
lain yang harus dibayarkan di bawah ini, hanya akan ditagihkan kepada Perusahaan Grup
setelah Service tersebut sepenuhnya dilaksanakan, dengan penerimaan produk yang relevan
oleh Perusahaan Grup. Semua Biaya Service dan jumlah lain yang harus dibayarkan oleh
Perusahaan Grup akan diuraikan dalam faktur. Khususnya, kecuali disepakati lain antara para
pihak, dalam tujuh (7) hari kalender setelah akhir setiap bulan kalender, Service Provider akan
mengajukan faktur yang relevan kepada Perusahaan Grup untuk Biaya Service yang
terakumulasi dalam bulan-bulan sebelumnya.
2. Perusahaan Grup harus membayar semua jumlah yang jatuh tempo kepada Service Provider
sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian ini dalam jangka waktu yang tercantum dalam
Lampiran, asalkan Perusahaan Grup telah menerima faktur yang benar untuk jumlah tersebut.
Kecuali dinyatakan lain dalam Lampiran, jangka waktu tersebut dihitung sejak tanggal faktur.
3. Semua biaya dan jumlah lainnya akan ditagihkan oleh Service Provider dan dibayarkan oleh
Perusahaan Grup dalam mata uang yang tercantum dalam Lampiran.
4. Semua jumlah yang jatuh tempo kepada Service Provider berdasarkan Perjanjian ini harus
dibayarkan melalui transfer bank ke rekening bank atas nama Service Provider sebagaimana
yang disediakan oleh Provider kepada Perusahaan Grup.
5. Service Provider akan menjaga buku dan catatan yang relevan mencerminkan keadaan
sebenarnya untuk dapat menyusun faktur yang akurat bagi Perusahaan Grup. Service Provider
berjanji untuk menyediakan semua dokumen yang mungkin diperlukan oleh otoritas pajak
mereka kepada Perusahaan Grup. Biaya yang dikeluarkan oleh Service Provider dalam
menyediakan dokumen yang diperlukan akan dikembalikan oleh Perusahaan Grup.
Pajak
Jika Service Provider diwajibkan untuk menagihkan PPN, GST, atau pajak penjualan serupa kepada
Perusahaan Grup berdasarkan hukum yang berlaku, Service Provider akan menagihkan PPN, GST,
atau pajak penjualan serupa kepada Perusahaan Grup dengan mengeluarkan faktur PPN/pajak
yang sah. PPN, GST, atau pajak penjualan serupa ini menjadi tanggungan Perusahaan Grup. Sejalan
dengan PPN, mengingat Service yang disediakan kepada Perusahaan Grup tunduk pada Pajak
Penghasilan yang dipotong, Perusahaan Grup akan mengurangkan pembayaran sesuai dengan
regulasi pajak yang relevan dan menyediakan Slip PPh Pasal 23 kepada Service Provider.
Halaman - 17
Page 28
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Perubahan dalam Kondisi Dasar/Perubahan pada Perjanjian
1. Semua pihak yang terlibat dalam Perjanjian ini akan terus meninjau ketentuan-ketentuan
dalam Perjanjian ini sehubungan dengan kewajaran, terutama terkait dengan kecocokan biaya
untuk Service yang disediakan.
2. Jika salah satu pihak yang terlibat dalam Perjanjian menyadari bahwa keseimbangan
kepentingan yang adil tidak lagi mungkin berlaku dalam Perjanjian ini dan bahwa, khususnya,
tanggung jawab dalam Grup berubah, maka Perjanjian harus disesuaikan dengan perubahan
dalam kondisi dasarnya.
3. Perubahan atau penambahan pada Perjanjian, atau pemutusan secara keseluruhan atau
sebagian, hanya sah jika dilakukan secara tertulis.
Penugasan
1. Service Provider berhak untuk menugaskan Perjanjian ini secara keseluruhan atau sebagian
kepada afiliasi Grup DKSH dengan memberikan pemberitahuan tertulis tentang penugasan
tersebut kepada Perusahaan Grup.
2. Selain itu, Perusahaan Grup setuju bahwa dalam hal penugasan, Perjanjian ini dan semua hak
dan kewajiban di dalamnya akan tetap berlaku tanpa perlu mendapatkan persetujuan dari
Perusahaan Grup.
3. Service Provider berkomitmen untuk segera memberitahukan Perusahaan Grup jika penugasan
yang disebutkan di atas terjadi.
Penambahan dan Modifikasi Service
Service Provider dan Perusahaan Grup dengan ini setuju bahwa Perusahaan Grup berhak untuk
meminta Service Provider untuk memperluas atau mengubah Service yang saat ini disediakannya
untuk kepentingan Perusahaan Grup. Service Provider menyatakan bahwa ia bersedia menyediakan
Service tambahan atau yang dimodifikasi dalam batas sumber daya keuangan dan personel yang
tersedia untuk pemenuhan perubahan tersebut. Service Provider dan Perusahaan Grup lebih lanjut
setuju bahwa Service Provider dapat menyediakan Service untuk kepentingan Perusahaan Grup yang
saat ini tidak termasuk dalam Perjanjian ini dan oleh karena itu akan menjadi subjek biaya
tambahan.
Kerahasiaan dan Pemisahan
1. Selama berlakunya Perjanjian ini dan selama lima (5) tahun setelahnya, para pihak setuju untuk
menjaga kerahasiaan informasi yang diterima dari pihak lain dan tidak mengungkapkan
informasi rahasia tersebut kepada pihak ketiga (selain karyawan atau afiliasi) sejauh informasi
tersebut dinyatakan atau ditunjuk sebagai rahasia oleh pihak yang memberikan pada saat
pengungkapan atau jika informasi tersebut secara wajar dianggap sebagai rahasia berdasarkan
sifat atau kontennya. Pengungkapan informasi rahasia oleh Service Provider kepada pihak
ketiga tidak akan dianggap sebagai pelanggaran kewajiban kerahasiaan sebagaimana diatur di
atas sepanjang pengungkapan tersebut diperlukan untuk pelaksanaan Service dan asalkan
pihak ketiga tersebut terikat oleh kewajiban kerahasiaan yang sama seperti yang diatur di
dalamnya pada Service Provider.
2. Untuk memberikan Perusahaan Grup dengan Service yang komprehensif dan memadai, Service
Provider dapat dari waktu ke waktu mencari saran dan mengandalkan sumber daya dari
perusahaan-perusahaan lain dalam Grup DKSH atau jika Service Provider menganggap perlu,
memperoleh bantuan dari pihak ketiga. Namun, semua informasi yang diterima dari Service
Provider berdasarkan Perjanjian ini hanya akan dirilis kepada perusahaan-perusahaan lain
dalam Grup DKSH dan/atau pihak ketiga setelah berkonsultasi dengan Perusahaan Grup.
Halaman - 18
Page 29
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Service Provider akan memastikan bahwa setiap perusahaan tersebut akan terikat oleh
kewajiban kerahasiaan yang sama seperti yang dapat mengikat Service Provider.
3. Pasal ini tidak berlaku untuk:
a. informasi yang secara umum tersedia untuk publik selain sebagai hasil pelanggaran;
b. informasi yang sudah atau menjadi tersedia bagi pihak yang bersangkutan selain
berdasarkan Perjanjian ini dan bebas dari batasan penggunaan atau pengungkapan;
atau
c. pengungkapan yang diperlukan oleh hukum atau peraturan yang berlaku, asalkan
dalam hal pengungkapan yang diperlukan oleh pihak mana pun di bawah keadaan
ini, pihak yang bersangkutan harus terlebih dahulu berkomunikasi kepada pihak lain
semua rincian yang relevan sebelum pengungkapan.
d. Jika suatu ketentuan dalam Perjanjian ini dinyatakan tidak sah, Perjanjian ini akan
dianggap seolah-olah ketentuan yang tidak sah tersebut tidak pernah ada.
Ketentuan yang tidak sah akan digantikan oleh ketentuan baru yang sah yang
mencerminkan tujuan dan maksud komersial ketentuan yang tidak sah tersebut
sebaik mungkin.
Kerahasiaan dan Pemisahan
1. Perjanjian ini tunduk pada hukum [hukum yang berlaku untuk dimasukkan], tanpa
memperhatikan prinsip atau aturan konflik hukumnya.
2. Semua sengketa akan diselesaikan oleh pengadilan yang berwenang di [pengadilan yang
berwenang untuk dimasukkan]. Namun, Service Provider berhak untuk mengambil tindakan
hukum terhadap Perusahaan Grup di yurisdiksi yang berwenang lainnya, dalam hal tersebut
hukum [hukum yang berlaku untuk dimasukkan] tetap berlaku.
Mulai, Durasi, Pemutusan Kontrak, Konsekuensi Pemutusan, Keseluruhan Perjanjian
1. Perjanjian ini akan berlaku sejak 1 Januari 2022 (selanjutnya disebut "Tanggal Efektif") dan
berlaku untuk jangka waktu yang tidak ditentukan, kecuali diakhiri oleh salah satu pihak dengan
memberikan pemberitahuan tertulis selama 6 (enam) bulan kepada pihak lain.
2. Kerahasiaan dan Pemisahan, Hak Kekayaan Intelektual, dan Konsekuensi Pemutusan akan
dengan tegas tetap berlaku setelah berakhir atau diberhentikannya Perjanjian ini.
3. Penyelesaian atau pemutusan Perjanjian ini bagaimanapun juga tidak akan mempengaruhi hak
atau kewajiban yang sudah diperoleh atau ditanggung oleh salah satu pihak maupun
berlakunya atau tetap berlakunya ketentuan dalam Perjanjian ini yang dengan tegas atau
secara implisit dimaksudkan untuk berlaku atau tetap berlaku setelah berakhir atau
diberhentikannya Perjanjian ini.
4. Ketika Perjanjian ini berakhir atau dalam hal pemutusan oleh salah satu pihak, ketentuan
berikut akan berlaku:
a. Setiap pihak harus segera (dan dalam setiap hal dalam waktu satu (1) bulan) menyerahkan
kepada pihak lainnya semua dokumen yang berisi informasi rahasia pihak lain dan
properti lainnya yang dimiliki oleh pihak lain;
b. Setiap pembayaran di muka atau pembayaran berlebih yang dibayarkan kepada Service
Provider, dan segala uang yang dipegang oleh Service Provider berdasarkan kepercayaan
di bawah Perjanjian ini, akan segera dikembalikan kepada Perusahaan Grup tanpa ada
permintaan;
c. Service Provider akan melakukan tindakan dan hal-hal serta menandatangani dokumen
yang mungkin diperlukan oleh Perusahaan Grup untuk tujuan memastikan transisi yang
lancar dan cepat dari seluruh atau sebagian Service ke Service Provider lain yang ditunjuk
oleh Perusahaan Grup;
d. Service Provider akan menghentikan segera memulai setiap kinerja Service yang baru; dan
Halaman - 19
Page 30
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
e. Kecuali Perusahaan Grup memberi instruksi lain, Service Provider akan menyelesaikan
Service yang sedang berlangsung pada saat berakhir atau pemutusan Perjanjian ini sesuai
dengan ketentuan Perjanjian ini dan Perusahaan Grup akan membayar untuk Service
tersebut sesuai dengan ketentuan Perjanjian ini.
5. Setelah berakhirnya Perjanjian ini atau sebagian daripadanya, tidak ada pihak yang berhak atas
penggantian sebagai imbalan berdasarkan goodwill, investasi, peluang bisnis yang hilang, atau
alasan serupa.
6. Perjanjian ini menetapkan keseluruhan perjanjian dan pemahaman antara pihak-pihak dan
dengan tegas menggantikan semua pemahaman sebelumnya yang telah dicapai antara pihak-
pihak mengenai pokok bahasan Perjanjian ini, termasuk namun tanpa batasan pada semua
perjanjian sebelumnya, pemahaman, surat minat, dokumen, atau komunikasi sebelumnya
antara kedua belah pihak atau perwakilan mereka.
Force Majeure
Ketidakpenuhan dari salah satu pihak akan dianggap dibenarkan sejauh pelaksanaannya menjadi
tidak mungkin atau dicegah atau terhambat atau ditunda oleh suatu kejadian force majeure, apakah
dapat diprediksi atau tidak (termasuk, namun tidak terbatas pada, tindakan negara atau
pemerintah, kerusuhan, gangguan, perang, mogok, pemogokan, keterlambatan, kelangkaan
pasokan energi yang berkepanjangan, epidemi, pandemi (termasuk pandemi Covid-19), kebakaran,
banjir, badai, taifun, gempa bumi, petir, dan ledakan atau kejadian atau kondisi serupa lainnya),
atau perubahan keadaan di luar kendali dan bukan disebabkan oleh pihak yang tidak memenuhi,
dengan syarat, bagaimanapun, bahwa pihak yang tidak memenuhi (i) segera memberi tahu pihak
lainnya tentang terjadinya kejadian tersebut, durasi yang kemungkinan dan dampak yang
diantisipasi (terutama dalam hal biaya dan keterlambatan, sepanjang yang masuk akal) terhadap
kemampuan pihak yang terkena dampak untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan Perjanjian
ini; (ii) mengambil semua langkah yang wajar untuk mengurangi konsekuensi dari kejadian force
majeure; dan (iii) melanjutkan pelaksanaan kewajibannya berdasarkan Perjanjian ini tanpa
penundaan ketika sebab-sebab tersebut dihilangkan.
Dalam hal pelaksanaan oleh salah satu pihak dari kewajiban di bawah Perjanjian ini (sementara)
menjadi tidak mungkin oleh salah satu dari kejadian force majeure yang disebutkan di atas di luar
kendali dan bukan disebabkan oleh pihak yang tidak memenuhi, para pihak setuju untuk
bernegosiasi dengan itikad baik kewajiban mereka yang terkena dampak.
Dalam setiap kasus, jika kejadian force majeure tersebut, yang membuat pelaksanaan oleh pihak
dari suatu kewajiban di bawah Perjanjian ini (sementara) menjadi tidak mungkin, berlanjut selama
lebih dari 6 (enam) bulan sejak tanggal pemberitahuan, salah satu pihak berhak untuk mengakhiri
Perjanjian ini, dengan memberikan pemberitahuan tertulis sebelumnya selama 6 (enam) bulan
kepada pihak lainnya dan tanpa menanggung tanggung jawab, atau harus membayar biaya,
kerugian atau kompensasi apapun.
2.6 Analisis Manfaat dan Risiko
Manfaat yang akan diperoleh WICO dengan adanya Rencana Transaksi adalah dapat mengurangi
biaya dan membantu meringankan cash flow WICO secara konsolidasi.
Tidak ada risiko yang berkenaan dengan Rencana Transaksi ini.
Halaman - 20
Page 31
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
2.7 Sumber Dana Rencana Transaksi
Berdasarkan informasi dari Manajemen, dana atas Rencana Transaksi akan bersumber dari DMESI
sebagai penanggung biaya service provider.
2.8 Pihak-Pihak Dalam Rencana Transaksi
2.8.1 PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Sejarah Singkat
WICO didirikan di Indonesia pada tanggal 19 Januari 1973 berdasarkan Akta Notaris Julian Nimrod
Siregar, S.H., No. 80. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan
No. Y.A.5/593/17 tanggal 31 Desember 1976 serta diumumkan dalam Lembaran Berita Negara
No. 20 Tambahan No. 191 tanggal 10 Maret 1978. Anggaran Dasar WICO telah mengalami
beberapa kali perubahan, yang terakhir dengan Akta Pernyataan Keputusan Rapat dan Perubahan
Anggaran Dasar No. 23 tanggal 26 September 2023 yang dibuat dihadapan Notaris Mochamad.
Nova Faisal, S.H., Mkn., mengenai perubahan peningkatan modal ditempatkan melalui
Penambahan Modal Perseroan Dengan Hak Memesan Terlebih Dahulu (PMHMETD) dengan
mengeluarkan saham Seri B sebanyak-banyaknya 1.400.000.000 dengan nominal Rp 100 per
lembar saham. Perubahan ini telah disetujui oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia sesuai dengan Surat No. AHU-AH.01.03-0122886 tanggal 27 September 2023.
WICO berkedudukan di Jakarta dan kantor pusatnya berlokasi di AIA Central lantai 39, Kavling 49A,
Jalan Jendral Sudirman, Karet Semanggi, Kota Jakarta Selatan, Jakarta – 12930 serta memiliki
kantor-kantor cabang yang tersebar di beberapa kota di Indonesia. WICO memulai kegiatan
komersialnya pada tahun 1973.
Aktivitas Usaha
Berdasarkan Pasal 3 Akta Pernyataan Keputusan Rapat dan Perubahan Anggaran Dasar
No. 07 tanggal 17 Maret 2022 yang dibuat dihadapan Notaris M. Nova Faisal, S.H., Mkn, maksud
dan tujuan WICO ialah menjalankan usaha di bidang perdagangan, pergudangan dan
pengangkutan.
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, WICO dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai
berikut:
a) Perdagangan besar kopi, teh dan kakao;
b) Perdagangan besar minyak dan lemak nabati;
c) Perdagangan besar gula, coklat, dan kembang gula;
d) Perdagangan besar minuman beralkohol;
e) Perdagangan besar minuman non alkohol bukan susu;
f) Perdagangan besar rokok dan tembakau;
g) Perdagangan besar makanan dan minuman lainnya;
h) Perdagangan besar tekstil;
i) Perdagangan besar alas kaki;
j) Perdagangan besar barang lainnya dari tekstil;
k) Perdagangan besar peralatan dan perelengkapan rumah tangga;
l) Perdagangan besar susu dan produk susu;
m) Perdagangan besar farmasi;
n) Perdagangan besar obat tradisional;
o) Perdagangan besar kosmetik;
Halaman - 21
Page 32
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
p) Perdagangan besar berbagai barang dan perlengkapan rumah tangga lainnya yang tidak
termasuk dalam lainnya (ytdl);
q) Perdagangan besar alat laboratorium, farmasi dan kedokteran;
r) Perdagangan besar karet dan plastik dalam bentuk dasar;
s) Pergudangan dan penyimpanan;
t) Pergudangan dan penyimpanan lainnya;
u) Aktivitas penunjang angkatan darat lainnya;
Selain kegiatan usaha utama sebagaimana dimaksud diatas, WICO dapat melakukan kegiatan
usaha penunjang dalam rangka optimalisasi pemanfaatan sumberdaya yang dimiliki WICO, yaitu
meliputi:
a) Perdagangan besar mobil baru;
b) Perdagangan besar suku cadang dan aksesoris mobil.
Susunan Pemegang Saham
Berdasarkan Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2023, rincian pemegang saham WICO dan
kepemilikan sahamnya masing-masing adalah sebagai berikut:
Figur 5. Struktur Kepemilikan Saham WICO
Jumlah Lembar Jumlah Modal Disetor Presentase
Pemegang Saham
Saham (Dalam Rupiah Penuh) Kepemilikan
DKSH Holding AG, Switzerland*) 1.935.950.867 571.975.433.560 80,877%
Djajadi Djaja 350.145.665 175.072.832.500 14,628%
Masyarakat 107.613.816 48.844.515.600 4,496%
Jumlah 2.393.710.348 795.892.781.660 100,00%
Sumber : Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2023
*) atau disebut DKSH Holding Ltd. (Sesuai informasi Manajemen WICO)
Pemegang saham mayoritas WICO berdasarkan komposisi kepemilikan saham diatas adalah
DKSH Holding Ltd. dengan kepemilikan sebesar 80,877%.
Manajemen dan Sumber Daya Manusia
Berdasarkan Laporan Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2023, Susunan Dewan Komisaris
dan Direksi WICO adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Djajadi Djaja
Komisaris Independen : Ridho Ribbon Hutapea
Komisaris Independen : Arini Imamawati
Komisaris : Reece Croucher
Komisaris : Retno Palupi Dian Hariati
Dewan Direksi
Direktur Utama : Roni Setiawan
Direktur : Eka Hadi Djaja
Direktur : Benhard Adolf Ramot Saragi
Komite Audit
Ketua : Ridho Ribbon Hutapea
Anggota : Sukarnen
Anggota : Agustinus Nicholas
Halaman - 22
Page 33
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
2.8.2 PT DKSH Market Expansion Services Indonesia (“DMESI”)
Sejarah Singkat
DMESI didirikan berdasarkan Akta No. 84, tanggal 30 Juli 2021 yang dibuat di hadapan Yulia, S.H.
notaris di Jakarta. Anggaran Dasar Perusahaan disetujui oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0048488.AH.01.01.Th 2021 tanggal
30 Juli 2021. Akta DMESI telah mengalami beberapa kali perubahan, yang terakhir dengan Akta
No. 19 tanggal 15 November 2023 yang dibuat dihadapan Notaris Alexander Ariyanto, S.H., Mkn., di
Kabupaten Tangerang dan telah disetujui oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia sesuai dengan Surat No. AHU-AH.01.09-0185680.Tahun 2023 tanggal
16 November 2023.
Kantor pusat DMESI beralamat di AIA Central lantai 39, Kavling 49A, Jalan Jendral Sudirman, Karet
Semanggi, Kota Jakarta Selatan, Jakarta – 12930.
Aktivitas Usaha
Sesuai dengan Anggaran Dasar DMESI, DMESI bergerak dalam bidang perdagangan fotografi,
mesin-mesin kantor dan industri serta suku cadangnya, bahan kimia tertentu, perawatan rumah
tangga, mesin-mesin tekstil dan suku cadangnya, mesin-mesin diesel dan gas dan suku cadangnya,
alat-alat laboratorium untuk kebutuhan industri dan suku cadangnya, produk lainnya, perdagangan
jasa atau kontrak, reparasi baterai, reparasi mesin, kegiatan usaha lainnya. DMESI memulai
kegiatan usaha komersialnya pada tanggal 1 Januari 2022.
Susunan Pemegang Saham
Berdasarkan Laporan Keuangan Audit DMESI per 31 Desember 2022, rincian pemegang saham
DMESI dan kepemilikan sahamnya masing-masing adalah sebagai berikut:
Figur 6. Struktur Kepemilikan Saham DMESI
Jumlah Lembar Jumlah Modal Disetor Presentase
Keterangan
Saham (Dalam Rupiah Penuh) Kepemilikan
DKSH Holding Ltd. 999.000 9.990.000.000 99,90%
DKSH International Ltd. 1.000 10.000.000 0,10%
Jumlah 1.000.000 10.000.000.000 100,00%
Sumber: Laporan Keuangan Konsolidasian Audit DMESI per 31 Desember 2022
Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Audit DMESI per 31 Desember 2022, pemegang
saham mayoritas DMESI adalah DKSH Holding Ltd. dengan kepemilikan sebesar 99,90%.
Manajemen dan Sumber Daya Manusia
Berdasarkan Akta No. 19 tanggal 15 November 2023 yang dibuat dihadapan Notaris Alexander
Ariyanto, S.H., Mkn., di Kabupaten Tangerang, susunan Dewan Komisaris dan Direksi DMESI adalah
sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris : Retno Palupi Dian Hariati
Dewan Direksi
Direktur Utama : Roni Setiawan
Direktur : Yang, Ying-Lan (Maggie Yang)
Direktur : Benhard Adolf Ramot Saragi
Halaman - 23
Page 34
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
2.9 Informasi Material Lainnya yang Diungkapkan
Berdasarkan informasi dari manajemen, tidak ada informasi material lain yang belum diungkapkan
terkait dengan Rencana Transaksi. Dengan ini Penilai meyakini bahwa informasi-informasi yang
didapatkan dapat digunakan untuk analisis terkait pendapat kewajaran Rencana Transaksi.
Halaman - 24
Page 35
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
3 ANALISIS KUALITATIF DAN KUANTITATIF
3.1 Analisis Kualitatif
3.1.1 Struktur Perusahaan WICO
Pada tahun 1964, PT Djangkar Djati didirikan di Medan, Sumatera Utara, dan menjalankan kegiatan
usaha dibidang jasa distribusi. Kemudian pada tahun 1973, PT Djangkar Djati memantapkan
strategi usahanya dengan melakukan ekspansi distribusi produk berupa makanan, minuman, susu
bubuk, mie instan, perawatan diri, kosmetik, obat-obatan, perawatan rumah tangga dan minyak
goreng. Tidak hanya itu, PT Djangkar Djati juga memperluas jaringan distribusi ke sejumlah kota
besar di Sumatera, Jawa dan Kalimantan. Menandai keberhasilan tersebut, maka pada tahun 1973,
PT Djangkar Djati mengubah nama perusahaan menjadi PT Wicaksana Overseas Import. Lalu pada
tahun 1992, nama PT Wicaksana Overseas Import kembali diubah menjadi PT Wicaksana Overseas
International yang menjadi cikal bakal terbentuknya PT Wicaksana Overseas International Tbk.
Dalam rangka memperkuat struktur permodalan agar langkah-langkah ekspansi kedepan semakin
matang, maka pada 8 Agustus 1994, perusahaan melakukan penawaran umum perdana saham di
Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham tercatat “WICO”. Dengan berlangsungnya aksi
korporasi tersebut, maka status WICO yang semula adalah perusahaan tertutup berubah menjadi
“Perusahaan Publik” sehingga penamaan perusahaan kembali berubah menjadi PT Wicaksana
Overseas International Tbk. Menapaki perjalanan bisnis WICO selama lebih dari 4 (empat) dekade
terakhir, WICO berkomitmen akan terus meningkatkan kualitas layanannya kepada para mitra
dengan menghadirkan beragam inovasi terutama dalam hal penguatan teknologi informasi dan
digitalisasi.
Pada prinsipnya, WICO selalu bersikap terbuka dan adaptif dalam menghadapi tantangan disrupsi
bisnis yang terjadi serta tetap gesit menangkap setiap peluang ataupun potensi usaha yang ada.
Dengan mengandalkan infrastruktur teknologi yang dimiliki, serta didukung oleh pengalaman
berbisnis yang sudah sangat matang, WICO berharap proses pendistribusian produk para klien
yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia senantiasa dapat berjalan lancar sehingga WICO
senantiasa mampu merealisasikan visi dan misi sebagai mitra distribusi terbaik bagi para klien.
Secara struktur korporasi, pemegang saham WICO dapat dilihat pada bagan di bawah ini:
Figur 7. Struktur Perusahaan WICO
Sumber : Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2023
*) atau disebut DKSH Holding Ltd. (Sesuai informasi Manajemen WICO)
Berdasarkan bagan diatas, sampai dengan 31 Desember 2023 WICO memiliki satu entitas anak
yaitu PT Wicaksana Supra Ekatama (“WSE”) dengan kepemilikan langsung sebesar 99,97%. WSE
menjalankan bidang usaha sebagai Induk Perusahaan untuk pusat perdagangan besar/Holding
Halaman - 25
Page 36
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Company for trading center. WSE berdomisili di Jakarta dan memulai kegiatan komersialnya pada
tahun 1995 dan mulai tahun 2013 sampai dengan saat ini WSE tidak beroperasi lagi.
3.1.2 Proses Bisnis WICO
WICO memberikan layanan ekspansi pasar dengan mengintegrasikan berbagai layanan untuk
memenuhi kebutuhan mitra bisnis. Berikut merupakan gambaran layanan yang diberikan oleh
WICO :
Figur 8. Layanan WICO
Sumber : Manajemen WICO
WICO menghubungkan mitra bisnis dan menambah nilai bisnis dari segi pengetahuan pasar
dalam industri barang konsumsi / fast moving consumer goods (“FMCG”) dan perawatan kesehatan
untuk model bisnis B2B (Business to Business) dan B2C (Business to Consumer).
3.1.3 Kinerja Operasional dan Prospek WICO
Kinerja Operasional WICO
Berdasarkan data BPS, ekonomi indonesia triwulan IV tahun 2023 terhadap triwulan IV tahun 2022
(yoy) tumbuh sebesar 5,04%. Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha. Indonesia sebagai
negara berkembang, berhasil menunjukkan kinerja yang lebih baik dan mencatatkan pertumbuhan
yang lebih tinggi dibandingkan tahun 2022. Pulihnya kinerja perekonomian nasional tahun 2023
didukung oleh mobilitas yang terus meningkat sejalan dengan pertambahan kasus COVID-19 yang
kian terkendali, pembukaan sektor-sektor ekonomi yang lebih luas, stimulus kebijakan yang
berlanjut dan kinerja ekspor yang tetap kuat. Segala pencapaian kinerja ekonomi yang berhasil
diraih Pemerintah di tahun 2023 diharapkan dapat menjadi landasan kokoh dan semangat bagi
para pelaku usaha termasuk bagi WICO agar dapat segera bangkit dan semakin optimis
menyambut percepatan proses pemulihan ekonomi Indonesia yang lebih kuat pada tahun 2024
mendatang.
Memasuki tahun keempat pandemi tidak serta merta menjadikan situasi yang penuh dengan
disrupsi ini membawa keuntungan dan menjadikan kinerja WICO lebih baik dibandingkan tahun
sebelumnya. Tahun 2023 masih menjadi tahun yang cukup berat dan menyimpan sejumlah
tantangan tersendiri bagi WICO. Kondisi ini mempengaruhi kapabilitas dalam merealisasikan
target-target operasional bisnis yang telah ditetapkan di awal tahun.
Halaman - 26
Page 37
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Sepanjang tahun 2023, WICO berfokus untuk meningkatkan kesehatan keuangan secara
keseluruhan, dan melakukan konsolidasi internal untuk meningkatkan dan memperbaiki proses-
proses bisnis dan administrasi yang ada. Selain itu, efisiensi juga dilakukan dalam rangka
menurunkan beban biaya operasional, termasuk penyesuaian jumlah pegawai.
Dari sisi operasional, WICO masih terus menjalankan strategi utamanya yaitu konsolidasi bisnis dan
fokus pada Principal/Klien yang profitable, memperkuat jasa layanan, proses digitalisasi,
meningkatkan efisiensi operasi dan produktivitas, serta pengembangan Sumber Daya Manusia
(“SDM”). Sepanjang tahun ini, Perseroan meningkatkan program pengembangan kompetensi SDM
melalui beragam kegiatan pelatihan dan pendidikan sebagai salah satu strategi utama untuk
meningkatkan kinerja.
Prospek Usaha WICO
Tahun 2024 akan diwarnai oleh tantangan global yang signifikan. Proyeksi Dana Moneter
Internasional (IMF) menyebutkan pertumbuhan ekonomi global akan melambat menjadi 2,9%,
dipicu oleh perang di Ukraina, inflasi tinggi, dan kenaikan suku bunga. IMF memperkirakan inflasi
global akan mencapai 6,5% pada tahun 2023, turun dari 8,8% pada tahun 2022. Namun, inflasi masih
diperkirakan akan tetap tinggi pada tahun 2024, sebesar 4,1%. Selain itu, IMF memperkirakan suku
bunga kebijakan global akan mencapai 5,2% pada tahun 2024, naik dari 3,5% pada tahun 2022. Di
sisi lain, menurut laporan Prospek Ekonomi Global (GEP) yang diterbitkan oleh Bank Dunia pada
Januari 2024, ekonomi global diperkirakan akan mengalami perlambatan pertumbuhan dari 2,6%
pada tahun 2023 menjadi 2,4% pada tahun 2024 yang merupakan perlambatan ketiga kalinya secara
berturut-turut.
Dana Moneter Internasional atau IMF memperkirakan perekonomian Indonesia akan tumbuh
sebesar 5,0% pada tahun 2024, sementara proyeksi World Bank sedikit lebih rendah sebesar 4,9%.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia akan didukung oleh konsumsi domestik yang kuat dan belanja
pemerintah. Konsumsi privat diperkirakan akan tumbuh sebesar 5,10% pada tahun 2024, didukung
oleh peningkatan pendapatan rumah tangga dan kredit konsumsi. Peningkatan pendapatan rumah
tangga didorong oleh kenaikan upah minimum dan bantuan sosial dari pemerintah sedangkan
peningkatan kredit konsumsi didorong oleh suku bunga yang rendah dan kemudahan akses kredit.
Belanja pemerintah diperkirakan akan meningkat sebesar 6,62% pada tahun 2024, didorong oleh
persiapan pemilihan umum dan peningkatan belanja infrastruktur. Peningkatan belanja pemerintah
akan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan menciptakan lapangan kerja dan
meningkatkan permintaan barang dan jasa.
WICO mempersiapkan untuk menyambut tantangan di tahun 2024 dengan terus menjalankan
strategi efisiensi, yaitu fokus pada klien yang menguntungkan dan menghentikan kerjasama dengan
klien yang tidak menguntungkan dan kompleks secara operasional, pengembangan, peningkatan
kualitas dan kapabilitas Sumber Daya Manusia, perbaikan proses bisnis dan administrasi, dan
disiplin dalam menjalankan Standard Operating Procedures (SOP), efisiensi dalam berbagai biaya
operasional (penutupan lokasi-lokasi kerja yang tidak menguntungkan, penyesuaian jumlah
karyawan, usaha-usaha untuk otomasi dan dan sebagainya) dan melakukan penambahan modal
dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) untuk modal kerja dan menyehatkan kondisi
keuangan WICO.
Dari sisi bisnis, kelangsungan usaha WICO pada jangka panjang terutama lini usaha distribusi dan
logistik masih cukup menjanjikan dan masih menjadi sektor vital yang sangat dibutuhkan di
Indonesia. Besarnya populasi masyarakat Indonesia dan luasnya wilayah Indonesia yang
membentang dari Sabang sampai Merauke memberikan keuntungan tersendiri bagi kegiatan usaha
WICO karena membuka akses pendistribusian pasokan barang-barang konsumsi dan obat-obatan
pada skala nasional, terutama untuk menjangkau remote area.
Halaman - 27
Page 38
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
3.1.4 Analisis Industri dan Bisnis
3.1.4.1 Makro Ekonomi Indonesia
3.1.4.1.1 Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut ditopang oleh permintaan domestik.
Pertumbuhan ekonomi 2023 diprakirakan dalam kisaran 4,5-5,3%, didorong oleh konsumsi
dan investasi sejalan dengan akselerasi belanja Pemerintah pada akhir tahun dan percepatan
penyelesaian beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN). Pada 2024, pertumbuhan ekonomi
diprakirakan meningkat dalam kisaran 4,7-5,5% didukung oleh permintaan domestik
utamanya berlanjutnya pertumbuhan konsumsi, termasuk dampak positif penyelenggaraan
pemilu, serta peningkatan investasi khususnya bangunan sejalan dengan berlanjutnya
pembangunan PSN termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN). Sementara itu, kinerja ekspor
diprakirakan belum kuat sebagai dampak perlambatan ekonomi global dan penurunan harga
komoditas. Berdasarkan Lapangan Usaha (LU), prospek LU Industri Pengolahan, Perdagangan
Besar dan Eceran, Informasi dan Komunikasi, Konstruksi, serta Transportasi dan Pergudangan
diprakirakan tetap tumbuh baik. Sementara secara spasial, pertumbuhan yang baik
diprakirakan terjadi di seluruh wilayah, terutama Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua) sejalan
dengan dampak positif hilirisasi mineral, serta Jawa akibat permintaan domestik yang masih
kuat. Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi stimulus fiskal Pemerintah
dengan stimulus makroprudensial Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,
khususnya dari sisi permintaan domestik.
Figur 9. Pertumbuhan Produk Domestik Bruto dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran
Sumber: Bank Indonesia Triwulan IV 2023
Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) 2023 diprakirakan mencatat surplus sehingga
mendukung ketahanan eksternal. Surplus neraca perdagangan berlanjut pada Desember
2023 yang tercatat 3,3 miliar dolar AS dipengaruhi oleh kinerja ekspor komoditas utama
Indonesia yang tetap kuat, seperti batu bara serta besi dan baja. Perkembangan ini
mendukung transaksi berjalan 2023 tetap sehat dan diprakirakan dalam kisaran surplus 0,4%
sampai dengan defisit 0,4% dari PDB. Aliran masuk modal asing dalam bentuk investasi
portofolio ke pasar keuangan domestik juga terus berlanjut dengan net inflows hingga akhir
tahun 2023 tercatat sebesar 5,4 miliar dolar AS dan pada Januari 2024 (hingga 15 Januari 2024)
tercatat sebesar 3,0 miliar dolar AS. Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember
2023 tercatat meningkat menjadi 146,4 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,7 bulan
impor atau 6,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di
atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Pada tahun 2024, NPI
Halaman - 28
Page 39
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
diprakirakan tetap surplus dengan defisit transaksi berjalan yang rendah dalam kisaran defisit
0,1% sampai dengan defisit 0,9% dari PDB. Sementara itu, surplus neraca transaksi modal dan
finansial diprakirakan berlanjut didukung oleh aliran masuk modal asing sejalan dengan
persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian domestik yang lebih baik dan imbal
hasil investasi yang menarik.
Figur 10. Neraca Pembayaran Indonesia
Sumber: Bank Indonesia Triwulan IV 2023
*Angka Sementara; **Angka Sangat Sementara
3.1.4.1.2 Nilai Tukar Rupiah
Stabilitas nilai tukar Rupiah terjaga, sejalan dengan konsistensi kebijakan moneter yang
ditempuh Bank Indonesia. Nilai tukar Rupiah hingga 16 Januari 2024 relatif stabil, hanya
melemah 1,24% dari akhir Desember 2023, dengan kebijakan stabilisasi Bank Indonesia dan
kembali masuknya aliran portofolio asing, sejalan dengan tetap menariknya imbal hasil aset
keuangan domestik dan tetap positifnya prospek ekonomi Indonesia. Perkembangan nilai
tukar Rupiah tersebut relatif lebih baik dibandingkan dengan mata uang regional lainnya,
seperti Ringgit Malaysia, Baht Thailand, dan Won Korea Selatan yang masing-masing tercatat
melemah sebesar 1,95%, 2,82%, dan 3,24%. Ke depan, nilai tukar Rupiah akan tetap stabil
dengan kecenderungan menguat didukung oleh meredanya ketidakpastian global,
kecenderungan penurunan yield obligasi negara maju, dan menurunnya tekanan penguatan
dolar AS. Positifnya perkembangan nilai tukar Rupiah ke depan didukung oleh kebijakan
stabilisasi Bank Indonesia serta penguatan strategi operasi moneter pro-market melalui
optimalisasi instrumen SRBI, SVBI, dan SUVBI dalam rangka menarik aliran masuk portofolio
asing dan pendalaman pasar uang. Koordinasi erat Bank Indonesia dengan Pemerintah,
perbankan, dan dunia usaha terus diperkuat untuk mendukung implementasi instrumen
penempatan valas Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) sejalan dengan PP
Nomor 36 Tahun 2023.
Halaman - 29
Page 40
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Figur 11. Rupiah vs Negara Kawasan dan Suku Bunga Kebijakan Negara Kawasan
Sumber: Bank Indonesia Triwulan IV 2023
3.1.4.1.3 Inflasi
Inflasi menurun dan terjaga dalam kisaran sasaran. Inflasi IHK Desember 2023 tercatat
sebesar 2,61% (yoy) menurun dari tahun sebelumnya sebesar 5,51% (yoy) sehingga berada
dalam kisaran 3,0±1%. Penurunan inflasi dipengaruhi oleh terjaganya berbagai komponen
inflasi sebagai hasil nyata konsistensi kebijakan moneter Bank Indonesia yang pro-stability
serta sinergi erat kebijakan Bank Indonesia dengan Pemerintah Pusat dan Daerah. Inflasi inti
2023 terjaga rendah sebesar 1,80% (yoy) dipengaruhi oleh imported inflation yang rendah,
ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran, dan kapasitas perekonomian yang masih
besar dan dapat merespons permintaan domestik. Inflasi volatile food juga terkendali sebesar
6,73% (yoy) didukung oleh eratnya sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dengan
TPIP dan TPID melalui penguatan GNPIP di berbagai daerah dalam mengendalikan harga
pangan, termasuk dari dampak El Nino. Inflasi kelompok administered prices tercatat sebesar
1,72% (yoy), sejalan minimalnya kebijakan penyesuaian harga komoditas yang diatur oleh
Pemerintah. Ke depan, Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan moneter yang pro-
stability dan mempererat sinergi kebijakan dengan Pemerintah guna memastikan inflasi 2024
berada dalam kisaran 2,5±1%.
Figur 12. Inflasi IHK dan Komponen
Sumber: Bank Indonesia Triwulan IV 2023
Halaman - 30
Page 41
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Figur 13. Inflasi Gabungan Kota di Provinsi (%, yoy)
Sumber: Bank Indonesia Triwulan IV 2023
3.1.4.1.4 Tingkat Suku Bunga
Bank Indonesia terus memperkuat respons kebijakan moneter dan inovasi untuk
meningkatkan efektivitasnya dalam memastikan terkendalinya inflasi dan tetap stabilnya nilai
tukar Rupiah. Respons kebijakan moneter tersebut terutama melalui kebijakan suku bunga
dan stabilisasi nilai tukar Rupiah. Di samping itu, Bank Indonesia terus mengoptimalkan
berbagai instrumen moneter pro-market yang telah diterbitkan selama tahun 2023, yaitu SRBI,
SVBI, dan SUVBI untuk memperkuat upaya pendalaman pasar uang dan mendukung aliran
masuk ke dalam negeri. Lelang SRBI dan SVBI hingga 16 Januari 2024 masing-masing telah
mencapai Rp296,03 triliun dan 896,50 juta dolar AS. Instrumen SRBI juga telah secara aktif
diperdagangkan di pasar sekunder tecermin dari kepemilikan nonresiden yang mencapai Rp
75,44 triliun. Lelang SUVBI yang diterbitkan sebagai instrumen moneter valas telah mencapai
244 juta dolar AS hingga periode yang sama. Berbagai inovasi instrumen yang telah diterbitkan
diharapkan dapat terus memperkuat ketahanan eksternal ekonomi Indonesia dari dampak
rambatan global.
Figur 14. Perkembangan Rasio AL/DPK Perbankan dan Uang Beredar
Sumber: Bank Indonesia Triwulan IV 2023
Halaman - 31
Page 42
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Transmisi kebijakan moneter berjalan dengan baik. Suku bunga pasar uang (IndONIA)
bergerak dalam kisaran BIRate sebesar 5,81% pada 16 Januari 2024. Suku bunga SRBI tercatat
menarik pada level 6,68%, 6,78% dan 6,87% masing-masing untuk tenor 6, 9, dan 12 bulan
pada 15 Januari 2024 sehingga mendukung efektivitas SRBI sebagai instrumen moneter yang
pro-market. Sementara itu, suku bunga perbankan tetap rendah dipengaruhi oleh likuiditas
perbankan yang memadai serta kebijakan transparansi SBDK yang meningkatkan efisiensi
suku bunga perbankan. Dengan kaitan ini, suku bunga deposito 1 bulan dan suku bunga kredit
pada Desember 2023 tercatat rendah masing-masing sebesar 4,69% dan 9,25%. Imbal hasil
SBN tenor 2 dan 10 tahun menurun seiring dengan ketidakpastian yang mereda.
Kredit perbankan pada 2023 tetap baik sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi.
Pertumbuhan kredit pada 2023 mencapai 10,38% (yoy), berada dalam kisaran atas prakiraan
Bank Indonesia 9-11%. Dari sisi permintaan, peningkatan kredit tersebut sejalan dengan
kinerja positif korporasi dan rumah tangga. Dari sisi penawaran, peningkatan kredit didorong
oleh risk appetite perbankan dan kapasitas likuiditas perbankan yang terjaga baik, termasuk
dampak positif dari kebijakan likuiditas Bank Indonesia seperti KLM dan Penyangga Likuiditas
Makroprudensial (PLM). Berdasarkan kelompok penggunaan, pertumbuhan kredit terutama
ditopang oleh kredit investasi dan kredit modal kerja, masing-masing sebesar 12,26% dan
10,05%. Sementara secara sektoral, pertumbuhan kredit terutama ditopang oleh kinerja
sektor Pengangkutan, Jasa Sosial, Perdagangan, dan Listrik, Gas, Air. Pembiayaan syariah pada
Desember 2023 juga tumbuh sebesar 15,80% (yoy), sementara pertumbuhan kredit UMKM
mencapai 8,03% (yoy). Ke depan, pertumbuhan kredit diprakirakan meningkat dalam kisaran
10-12% pada 2024, sejalan dengan tetap kuatnya pertumbuhan ekonomi domestik. Bank
Indonesia akan terus menjaga efektivitas implementasi KLM dan memperkuat sinergi dengan
Pemerintah, otoritas keuangan, Kementerian/Lembaga dan perbankan, serta pelaku usaha
untuk mendorong penyaluran kredit/pembiayaan perbankan pada sektor-sektor berdaya
ungkit besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Figur 15. Suku Bunga Perbankan dan Suku Bunga Kebijakan BI dan IndONIA
Sumber: Bank Indonesia Triwulan IV 2023
3.1.4.1.5 Pasar Keuangan
Ketahanan perbankan tetap kuat. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR)
tercatat pada level yang tinggi sebesar 27,86% pada November 2023. Likuiditas perbankan
tetap memadai, tecermin dari rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) pada
Desember 2023 yang terjaga tinggi pada 28,73%. Terjaganya likuiditas perbankan sejalan
dengan masih tingginya penempatan perbankan pada surat berharga yang tergolong likuid
dan implementasi KLM. Kapasitas likuiditas perbankan (lending capacity) juga didukung oleh
penguatan strategi operasi moneter yang pro-market melalui antara lain perdagangan SRBI di
pasar sekunder, yang memberikan fleksibilitas bank dalam mengelola likuiditas. Sementara
Halaman - 32
Page 43
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
itu, rasio kredit bermasalah perbankan (Non-Performing Loan/NPL) tercatat rendah, sebesar
2,19% (bruto) dan 0,75% (neto). Secara keseluruhan, ketahanan perbankan yang kuat tersebut
didukung oleh kemampuan bayar korporasi dan rumah tangga yang tetap baik, sejalan
dengan kinerja korporasi dan ekspektasi penghasilan rumah tangga yang terus membaik.
Hasil stress-test Bank Indonesia menunjukkan ketahanan perbankan tetap kuat dalam
menghadapi berbagai risiko ketidakpastian ke depan. Bank Indonesia akan terus memperkuat
sinergi kebijakan bersama KSSK dalam memitigasi berbagai risiko tersebut yang berpotensi
mengganggu stabilitas sistem keuangan.
Kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital tetap kuat didukung oleh sistem pembayaran
yang aman, lancar, dan andal. Pada tahun 2023, nilai transaksi digital banking tercatat
Rp58.478,24 triliun atau tumbuh sebesar 13,48% (yoy) dan diproyeksikan meningkat 9,11%
(yoy) hingga mencapai Rp63.803,77 triliun pada tahun 2024. Sementara nilai transaksi Uang
Elektronik (UE) meningkat 43,45% (yoy) sehingga mencapai Rp835,84 triliun dan diproyeksikan
meningkat 25,77% (yoy) hingga mencapai Rp1.051,24 triliun pada tahun 2024. Nominal
transaksi QRIS tercatat tumbuh 130,01% (yoy) dan mencapai Rp229,96 triliun, dengan jumlah
pengguna 45,78 juta dan jumlah merchant 30,41 juta yang sebagian besar merupakan UMKM.
Sementara itu, nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debit, dan kartu
kredit mencapai Rp8.178,69 triliun atau turun sebesar 0,81% (yoy). Dari sisi pengelolaan uang
Rupiah, jumlah Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada Desember 2023 meningkat 7,33%
(yoy) sehingga menjadi Rp1.101,75 triliun.
Figur 16. Nilai Transaksi Uang Elektronik dan Nilai Transaksi Digital Banking
Sumber: Bank Indonesia Triwulan IV 2023
3.1.4.2 Prospek Industri Barang Konsumsi di Dunia
FMCG global diproyeksikan mencapai USD18.939,4 Miliar pada tahun 2031, mencatat CAGR
sebesar 5,1% dari 2022 hingga 2031. Faktor utama yang mendorong pertumbuhan pasar FMCG
yaitu, pasar FMCG diperkirakan akan tumbuh karena peluncuran produk baru oleh produsen,
iklan merek yang efektif, sistem saluran distribusi pasar yang kuat, perubahan gaya hidup
konsumen di negara maju dan negara berkembang, serta peningkatan pendapatan kelas
menengah mendorong pertumbuhan pasar FMCG global. Namun, peningkatan persaingan di
antara para pemain pasar utama dan eksekusi ritel menghambat pertumbuhan pasar global. Di
sisi lain, tren belanja online yang terus meningkat, R&D merek dan produk baru, serta perluasan
jaringan FMCG di daerah pedesaan di negara-negara berkembang menghadirkan peluang
pertumbuhan baru untuk pasar FMCG global di tahun-tahun mendatang.
Salah satu faktor utama yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pasar FMCG adalah
pertumbuhan populasi global yang dibarengi dengan peningkatan pendapatan yang dapat
dibelanjakan. Selain itu, barang-barang ini merupakan bagian penting dari kehidupan sehari-hari
Halaman - 33
Page 44
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
karena mereka dikonsumsi dalam rutinitas sehari-hari. Supermarket, hypermarket, toko grosir,
toko online, dan gerai ritel lainnya sering menjual barang-barang ini.
Promosi penawaran produk yang berkelanjutan diharapkan dapat lebih mendorong
pertumbuhan pasar FMCG. Konsumen menjadi semakin khawatir tentang perubahan iklim dan
bagaimana kegiatan sehari-hari mereka merusak lingkungan dalam berbagai cara. Akibatnya,
produsen produk berkonsentrasi pada pengiriman barang yang diinginkan dalam kemasan
terbaik, yang dapat digunakan kembali atau didaur ulang. Selain itu, karena keberlanjutannya,
pola makan nabati telah mendapatkan popularitas di seluruh dunia. Produsen dengan cepat
menanggapi permintaan yang meningkat, dan sekarang satu dari setiap tiga produk di pasar
adalah vegan. Efisiensi energi adalah masalah lain yang diadopsi oleh merek saat memproduksi
barang FMCG, dan publik terlibat sebagai akibatnya.
Penggunaan Big-Data Analytics di pasar FMCG membantu dalam memahami kebutuhan
pelanggan. Pengenalan terbaru alat analisis di segmen FMCG telah membantu produsen produk
dalam memahami kebutuhan konsumen. Analitik dapat digunakan untuk Pengoptimalan
Inventaris, Pengoptimalan Prakiraan, Analisis Rantai Pasokan, dan Analisis Harga & promosi.
Kemasan untuk produk FMCG memegang peranan penting dalam penjualan karena membantu
memberikan tampilan yang menarik pada produk dan menarik pelanggan untuk membelinya.
Akibatnya, agar tetap kompetitif, produsen berinvestasi dalam kemajuan teknologi pengemasan
untuk meningkatkan penjualan, yang merupakan faktor lain yang diharapkan dapat mendorong
pertumbuhan pasar FMCG. Pabrikan juga menggunakan berbagai strategi, seperti pengenalan
produk baru dengan harga bersaing dan peningkatan produk yang sudah ada, untuk mendorong
pertumbuhan pasar sasaran selama periode perkiraan.
Berdasarkan jenisnya, segmen makanan & minuman diperkirakan akan memegang pangsa pasar
terbesar selama periode perkiraan. Tren pola makan sehat juga berdampak signifikan terhadap
pertumbuhan pasar makanan dan minuman. Konsumen menjadi lebih sadar akan kesehatan,
dan semakin banyak orang mulai mengikuti diet khusus dan ingin menikmati pilihan yang lebih
sehat ini di rumah dan di restoran. Berdasarkan saluran distribusi, segmen supermarket dan
hypermarket diperkirakan akan memegang pangsa pasar terbesar selama periode perkiraan.
Peningkatan pendapatan yang dapat dibelanjakan dan permintaan akan solusi satu atap untuk
semua kebutuhan belanja mendorong pertumbuhan segmen ini.
3.1.4.3 Industri Barang Konsumsi di Indonesia
Menutup tahun 2023 dan mengawali tahun 2024, pemahaman mendalam tentang Data
Penjualan FMCG di Indonesia sepanjang tahun 2023 lalu menjadi kunci sukses bagi pelaku bisnis.
Pertumbuhan dunia e-commerce secara konsisten terus tumbuh dari tahun ke tahunnya. Melihat
tren berdasarkan Data Statista, pengguna e-commerce di Indonesia diproyeksikan mencapai
244,67 juta orang pada tahun 2027. Sejalan dengan pernyataan tersebut, sektor FMCG di
e-commerce juga secara konsisten mengalami pertumbuhan. Terbaru pada “FMCG Report 2023 free
version” yang dirilis di laman Compas.co.id, mengungkapkan bahwa total nilai penjualan di tahun
2023 mencapai Rp 57,6 triliun.
Compas.co.id merilis “Compas Market Insight: Indonesian FMCG E-commerce Report 2023 “ yang
menyajikan data penjualan kategori produk FMCG yang meliputi data penjualan produk
Perawatan Kecantikan, Makanan & Minuman, Kesehatan, serta Ibu dan Bayi sepanjang tahun
2023 untuk membantu para pelaku bisnis mempersiapkan strategi bisnis di e-commerce
sepanjang tahun 2024. Riset dilakukan melalui metode online crawling di Official Store &
Nonofficial Store di Shopee, Tokopedia, dan Blibli pada periode 1 Januari-31 Desember 2023. Riset
dilakukan terhadap 270 subkategori FMCG, 38.185 brand dan 10.712.117 product listings.
Halaman - 34
Page 45
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Figur 17. Data Penjualan FMCG di 2023: Nilai Penjualan Mencapai Rp57,6 Triliun
Sumber : https://compas.co.id/article/data-penjualan-fmcg-e-commerce-
2023/#:~:text=Pada%20tahun%202023%2C%20sektor%20FMCG,atau%20naik%202%
2C75%25.
Pencapaian besar dalam nilai penjualan FMCG di marketplace mencapai 57,6 triliun Rupiah pada
tahun 2023. Kategori Perawatan Kecantikan memimpin dengan hampir setengah dari total
penjualan, menunjukkan gairah konsumen terhadap produk kecantikan dan perawatan pribadi.
Sementara itu, kategori makanan dan minuman, kesehatan, dan ibu dan bayi juga menunjukkan
angka yang kuat, menggarisbawahi pentingnya nutrisi dan kesehatan dalam keputusan belanja
konsumen. Faktor-faktor sepert kenyamanan belanja online dan strategi pemasaran yang inovatif
dari para pelaku pasar mendorong tren ini. Untuk para pelaku industri FMCG, pemahaman atas
data ini dan penyesuaian strategi untuk lebih mengutamakan inovasi, personalisasi, dan
pendekatan omnichannel, akan menjadi kunci untuk menangkap peluang dalam pasar yang
bersifat dinamis.
Figur 18. Nilai Penjualan Bertambah Rp576 Miliar, Total Transaksi Bertambah 42 Juta
Sumber : https://compas.co.id/article/data-penjualan-fmcg-e-commerce-
2023/#:~:text=Pada%20tahun%202023%2C%20sektor%20FMCG,atau%20naik%202%
2C75%25.
Halaman - 35
Page 46
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Pada tahun 2023, sektor FMCG di e-commerce Indonesia mencatat kenaikan penjualan hingga
Rp576 Miliar, sebuah pertumbuhan yang stabil sebesar 1,03% dari tahun sebelumnya. Jumlah
transaksi pun meningkat tajam, dengan tambahan 42 juta transaksi atau naik 2,75%. Peningkatan
ini menunjukkan bahwa volume penjualan tumbuh lebih cepat daripada nilai penjualannya, yang
bisa berarti konsumen lebih banyak membeli produk dengan harga yang lebih murah atau efek
dari promosi yang membuat orang lebih sering berbelanja. Informasi ini sangat berharga bagi
mereka yang berkecimpung di industri FMCG untuk mempertimbangkan kembali cara mereka
menetapkan harga dan promosi. Selain itu, sangat penting untuk memastikan sistem logistik yang
mampu menangani peningkatan volume penjualan ini. Memahami dan bertindak sesuai dengan
tren ini adalah kunci bagi para pemasar untuk mengembangkan strategi bisnis yang responsif
dan efektif.
Figur 19. Perawatan Wajah Menjadi Top Subkategori Perawatan Kecantikan dengan Market Share
39,4%
Sumber : https://compas.co.id/article/data-penjualan-fmcg-e-commerce-
2023/#:~:text=Pada%20tahun%202023%2C%20sektor%20FMCG,atau%20naik%202%
2C75%25.
Dalam kategori perawatan kecantikan yang kompetitif, konsumen e-commerce Indonesia telah
menunjukkan preferensi yang kuat terhadap produk perawatan wajah, dengan subkategori ini
mendominasi pasar dengan market share yang mengesankan sebesar 39,4%. Tren ini menyoroti
pentingnya rutinitas skincare di kalangan konsumen yang semakin sadar akan pentingnya
menjaga kesehatan dan penampilan kulit wajah. Dengan berbagai produk mulai dari pembersih,
pelembap, hingga perawatan khusus, perawatan wajah menjadi pusat perhatian dalam industri
ini.
Selain itu, perawatan tubuh juga mencatat performa yang solid, mengamankan 13,7% dari total
penjualan dalam kategori kecantikan. Kenaikan ini mencerminkan kesadaran yang bertumbuh
tentang perawatan tubuh yang komprehensif, yang mencakup tidak hanya kebersihan tetapi juga
hidrasi dan nutrisi kulit.
Data dalam “Compas FMCG Report 2023” juga menunjukkan bahwa perawatan rambut, yang
meliputi sampo dan kondisioner memegang pangsa pasar yang tidak kalah penting. Ini
mengindikasikan bahwa konsumen memprioritaskan kesehatan dan penampilan rambut
mereka, mencari solusi untuk berbagai kebutuhan dari kerusakan hingga penataan rambut.
Halaman - 36
Page 47
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Subkategori lain seperti kosmetik warna dan parfum juga menunjukkan kontribusi yang signifikan
terhadap industri kecantikan. Bagi para pemangku kepentingan di industri kecantikan,
memahami data penjualan ini penting untuk merancang strategi pemasaran dan pengembangan
produk. Dengan fokus pada inovasi dalam subkategori yang paling diminati, brand dapat
meningkatkan penawaran mereka untuk memenuhi permintaan pasar yang spesifik. Sementara
itu, brand juga harus mempertimbangkan potensi pertumbuhan dalam subkategori yang lebih
kecil, mengeksplorasi peluang untuk memperkenalkan produk yang dapat memenuhi kebutuhan
niche atau tren baru yang muncul.
Figur 20. Prediksi Pasar FMCG di 2024 Mencapai Angka Rp59 Triliun
Sumber : https://compas.co.id/article/data-penjualan-fmcg-e-commerce-
2023/#:~:text=Pada%20tahun%202023%2C%20sektor%20FMCG,atau%20naik%202%
2C75%25.
3.1.4.4 Industri Kesehatan di Indonesia
Mengutip situs resmi Kementerian Kesehatan, tercatat kasus global yang terkonfirmasi ada
sebanyak 773.119.173 orang dan kasus meninggal ada sebanyak 6.990.067 orang. Sedangkan di
kawasan Asia Tenggara, kasus konfirmasi sebanyak 61.226.840 orang dan kasus meninggal
sebanyak 808.166 orang. Per 30 Desember 2023, ada penambahan kasus Covid-19 di RI sebanyak
318 orang. Total kasus aktif di RI saat ini ada 2.606. Ada beberapa faktor penyebab kenaikan kasus
Covid-19. Pertama adanya peningkatan kewaspadaan gejala pneumonia seperti yang merebak di
China. Salah satu yang juga diperiksa jika ada keluhan batuk, pilek, kan tes COVID-19. Ini gejala
awalnya sama, otomatis pasti terjadi peningkatan deteksi.
Ia melanjutkan, peningkatan ini bukan suatu hal yang harus dikhawatirkan karena kasus
kematian, pasien yang dirawat atau sakit berat tidak ada perubahan, di bawah 5 kasus per
minggu. Kembali ke medio 2020-2021 saat wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) masuk ke
Indonesia. Indonesia lumpuh baik ekonomi maupun kesehatan. Semua kebakaran jenggot
dengan penyebaran virus yang cepat. Pertumbuhan ekonomi sedang mandek di angka 5% selama
beberapa tahun, pada akhirnya jatuh juga. Indonesia mengalami resesi, pertumbuhan ekonomi
negatif selama empat kuartal beruntun dari sektor kesehatan juga kelabakan menangani pasien
yang selalu datang para tenaga kesehatan pun banyak yang tumbang.
Halaman - 37
Page 48
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Meskipun demikian, wabah tetap memiliki dua sisi seperti koin. Tingginya pasien dari kacamata
bisnis adalah demand yang besar. Semakin banyak demand semakin menambah pundi-pundi
bagi para perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan. Berdasarkan data yang dihimpun oleh
Tim Riset CNBC Indonesia, pendapatan dan EBITDA perusahaan yang bergerak di sektor
kesehatan melonjak signifikan pada periode 2020 hingga 2021. Peningkatan kinerja profitabilitas
tersebut terjadi pada hampir setiap sub sektor kesehatan, yakni sub sektor peralatan kesehatan,
rumah sakit, laboratorium medis, dan farmasi.
Adanya Covid-19 bagi pendapatan beberapa emiten di sektor kesehatan sebenarnya tidak terlalu
berdampak signifikan, sehingga yang menjadi prospek jangka panjang keberlangsungan sektor
ini adalah lebih kepada kesadaran masyarakat yang semakin meningkat sehingga ini akan
memunculkan momentum bagi pemerintah serta pemangku kepentingan untuk semakin
meningkatkan kualitas produk, pelayanan, hingga infrastruktur kesehatan di Indonesia.
Sektor kesehatan mendapatkan permintaan besar selama Covid-19. Rumah sakit kebanjiran
pasien dan membuat tingkat bed occupancy ratio melonjak hingga mencapai 80% lebih. Tentu
saja dampaknya pendapatan yang meningkat pada 2020 hingga 2021.
Figur 21. Pendapatan Sektor Kesehatan
Pertama program vaksinasi yang mampu mendongkrak penjualan sub sektor peralatan
kesehatan seperti PT Itama Ranoraya (IRRA) yang melejit hingga 134% pada 2021. Pemerintah
melalui Kementerian Kesehatan pertama kali mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan
Nomor 84 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi
Halaman - 38
Page 49
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Dalam UU tersebut dijelaskan pada pasal lima bahwa ruang
lingkup pengaturan pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi Corona Virus
Disease 2019 (COVID-19) salah satunya meliputi distribusi Vaksin COVID-19, peralatan pendukung,
dan logistik yang disebutkan pada butir c. Hal ini membuat emiten IRRA kebanjiran pesanan jarum
suntik untuk vaksin. Hal ini mendongkrak kinerja profitabilitasnya.Pendapatan IRRa pada 2020
meningkat hingga 100% menjadi Rp563,88 Miliar. IRRA meraih lonjakan pendapatan yang
signifikan berasal dari penjualan kepada Direktorat Tata Kelola Obat Publik dan Perbekalan
Kesehatan Kementerian Kesehatan dengan nilai Rp159,42 Miliar.
IRRA juga mendapatkan pesanan jumbo dari Indofarma Global Media yang merupakan anak
usaha dari PT Indofarma (INAF) senilai Rp76 Miliar dan penjualan kepada Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp58,36 Miliar pada 2020. Program vaksinasi yang
gencar pada 2021 termasuk booster juga makin mengangkat kinerja pendapatan. IRRA mampu
meraih pertumbuhan pendapatan hingga 134% pada 2021, menjadi Rp1,32 Triliun. IRRA
kebanjiran pesanan jarum suntik pemerintah sebanyak 141 juta jarum suntik hingga Desember
2021. Meskipun jarum suntik bukan yang menjadi 'sumbangan' pendapatan terbesar pada 2021.
Sebab IRRA juga memiliki produk rapid-test, yang mana menjadi barang paling dicari saat itu.
Berdasarkan segmen produk, pendapatan produk alat kesehatan Diagnostik Invitro tercatat
sebesar Rp1,17 triliun atau 88,64% dari total pendapatan, sebesar meningkat 183% YoY.
Sementara segmen alat kesehatan Non Elektromedik tercatat sebesar Rp141,23 miliar dan
segmen produk lainnya tercatat sebesar Rp1,32 miliar. Permintaan rapid-test yang tinggi juga tak
lepas dari peraturan pemerintah soal syarat menggunakan transportasi umum dan fasilitas
umum serta program tracing. Selain alat rapid-test emiten yang bergerak di bidang laboratorium
pun mengalami lonjakan permintaan untuk pemeriksaan rapid test, Antigen, dan Polymerase
Chain Reactions (PCR) untuk mendeteksi Covid-19 pada seseorang.
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) berhasil mencetak peningkatan pertumbuhan
pendapatan signifikan pada 2020, tepatnya sebesar 257%. Peningkatan pendapatan DGNS seiring
dengan peluncuran produk biomolecular pada 2020 yang memiliki varian produk untuk
pemeriksaan Polymerase Chain Reactions (PCR) & TCM (Test Cepat Molecular), Rapid Antibody
(Eclia/ICT), Rapid Antigen. Berdasarkan keterangan resmi DGNS sejak April 2020 sampai dengan
31 Desember 2020, DGNS telah berhasil melaksanakan sebanyak 148.577 pemeriksaan PCR. Tren
positif tersebut kemudian berlanjut hingga 2021, yang mana pendapatan DGNS tumbuh 65%
dibandingkan 2020. PT Prodia Widyahusada (PRDA) juga kena imbas positif dari Covid-19.
Pendapatan yang diterima perusahaan sepanjang 2021 tumbuh 42%. Angka tersebut tertinggi
dibandingkan pertumbuhan selama lima tahun terakhir.
Sub sektor farmasi juga kebagian 'rezeki' dari Covid-19. Terutama PT Indofarma (INAF) dan PT
Kimia Farma (KAEF) yang merupakan anak usaha dari PT Biofarma (Persero). Berdasarkan
Permenkes No.10 Tahun 2021, PT Bio Farma (Persero) ditunjuk sebagai badan usaha yang
mendistribusikan vaksin Covid-19 oleh Menteri sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan mengenai pengadaan Vaksin Covid-19. Kemudian pada Permenkes No.18 Tahun 2021,
PT Bio Farma (Persero) ditunjuk sebagai distributor vaksin Gotong Royong. Hasilnya, pendapatan
INAF dan KAEF melejit pada 2021 masing-masing 69% dan 28% dibandingkan raihan 2020.
3.1.5 Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif atas Rencana Transaksi
Keuntungan Rencana Transaksi
Keuntungan yang akan diperoleh WICO dari Rencana Transaksi adalah pencatatan pembayaran
beban biaya Central Support Service terkait Service Provider sejalan dengan pencatatan pembayaran
yang dibebankan hanya pada pencatatan WICO, tidak lagi menanggung porsi beban milik DMESI.
Halaman - 39
Page 50
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Kerugian Rencana Transaksi
Kerugian berkenaan dengan Rencana transaksi dalam hal ini WICO tidak lagi menerima margin 5%
dari DMESI dan pihak berelasi.
3.2 Analisis Kuantitatif
3.2.1 Kinerja Historis
Tinjauan Laba (Rugi) WICO
Ikhtisar Laba (Rugi) Komprehensif Konsolisasian WICO adalah sebagai berikut:
Figur 22. Tinjauan Laba-Rugi Konsolidasian WICO
(Dalam Ribuan Rupiah)
2019* 2020* 2021* 2022* 2023
Uraian
Audit Audit Audit Audit Audit
Penjualan Neto 1.855.354.420 3.097.194.462 2.570.253.140 1.619.163.790 1.423.095.952
Harga Pokok Penjualan (1.693.554.680) (2.842.951.460) (2.366.548.213) (1.452.632.129) (1.281.285.463)
Laba Bruto 161.799.740 254.243.002 203.704.927 166.531.661 141.810.489
Laba (Rugi) Usaha (31.868.625) (39.341.744) (106.012.306) (126.788.859) (90.923.741)
Laba (Rugi) Sebelum
(27.579.906) (41.008.773) (115.139.460) (137.839.403) (102.606.078)
Manfaat (Beban) Pajak
Laba (Rugi) Tahun Berjalan (27.568.919) (41.008.773) (115.139.460) (137.839.403) (111.023.368)
Laba (Rugi) Komprehensif
(30.149.426) (38.864.383) (115.089.844) (137.680.385) (111.615.958)
Tahun Berjalan
Sumber: Laporan Keuangan Konsolidasian Audit WICO
*)
Angka Pembanding pada Laporan Keuangan Periode Berikutnya
Penjualan WICO tertinggi pada tahun 2020, pada tahun selanjutnya menunjukkan tren yang
menurun. Pada tahun 2020 penjualan WICO mengalami kenaikan yang signifikan yaitu sebesar
66,93% dari tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut terjadi karena adanya peningkatan
penjualan atas produk-produk yang didistribusikan oleh WICO terutama untuk klien baru, dan juga
kontribusi dari kategori produk makanan dan minuman. Sementara penjualan WICO pada tahun
2023 mengalami penurunan 54,05% atau sebesar Rp196.067.838 Ribu menjadi sebesar
Rp1.423.095.952 Ribu yang mayoritas berasal dari penjualan makanan dan minuman, rokok serta
perawatan tubuh dan kosmetik.
Sejalan dengan penjualan, harga pokok penjualan WICO tertinggi pada tahun 2020 dan kemudian
mengalami tren yang menurun. Peningkatan terbesar terjadi pada tahun 2020 yaitu sebesar
67,87% atau setara dengan Rp1.149.396.779 Ribu dari tahun sebelumnya, peningkatan tersebut
seiring dengan peningkatan penjualannya. Sementara harga pokok penjualan WICO pada tahun
2023 mengalami penurunan hingga 54,93% atau sebesar Rp171.346.666 RIbu.
Selama tahun historis WICO mencatatkan rugi, hal ini disebabkan karena tingginya beban
penjualan serta beban administrasi dan umum WICO. Kerugian WICO per 31 Desember 2023
sebesar Negatif Rp111.023.368 Ribu.
Halaman - 40
Page 51
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Figur 23. Pendapatan Usaha, Laba (Rugi) Kotor, Laba (Rugi) Usaha, Laba (Rugi) Sebelum Pajak, Laba
(Rugi) Tahun Berjalan dan Laba (Rugi) Komprehensif Tahun Berjalan
3.500.000.000
3.000.000.000
2.500.000.000
2.000.000.000
1.500.000.000
1.000.000.000
500.000.000
-
2019 2020 2021 2022 2023
(500.000.000)
Penjualan Laba Bruto
Laba Usaha Laba Sebelum Manfaat (Beban) Pajak
Laba (Rugi) Tahun Berjalan Laba (Rugi) Komprehensif Tahun Berjalan
Sumber: Laporan Keuangan Konsolidasian Audit WICO (Diolah oleh Y&R)
*)
Angka Pembanding pada Laporan Keuangan Periode Berikutnya
Posisi Keuangan WICO
Figur 24. Posisi keuangan WICO
(Dalam Ribuan Rupiah)
2019* 2020* 2021* 2022* 2023
Uraian
Audit Audit Audit Audit Audit
Jumlah Aset 695.853.451 677.619.068 613.344.239 436.470.823 319.173.317
Jumlah Liabilitas 448.318.589 468.948.589 519.763.604 419.393.879 313.471.733
Jumlah Ekuitas 247.534.862 208.670.479 93.580.635 17.076.944 5.701.584
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 695.853.451 677.619.068 613.344.239 436.470.823 319.173.317
Sumber: Laporan Keuangan Konsolidasian Audit WICO
*)
Angka Pembanding pada Laporan Keuangan Periode Berikutnya
Jumlah aset WICO tertinggi tercatat pada tahun 2019, kemudian menunjukkan tren yang menurun,
Peningkatan yang terjadi pada tahun 2019 yaitu sebesar 80,22% dibandingkan tahun sebelumnya,
yang berasal dari peningkatan piutang usaha, piutang lain-lain dan pembayaran di muka.
Sementara penurunan tertinggi tercatat pada tahun 2023 sebesar 52,90% atau sebesar
Rp117.297.506 Ribu dari tahun sebelumnya. Penurunan tersebut mayoritas berasal dari piutang
usaha, piutang lain-lain dan persediaan.
Jumlah Liabilitas WICO dari tahun 2019 sampai dengan periode 2021 mengalami tren yang
meningkat, akan tetapi selanjutnya terjadi penurunan. Pada tahun 2021, total liabilitas WICO
meningkat sebesar 10,84% dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi sebesar Rp519.763.604 Ribu.
Peningkatan tersebut mayoritas berasal dari utang lain-lain dan biaya yang masih harus dibayar.
Pada tahun 2023 jumlah liabilitas WICO menurun sebesar 33,15% atau sebesar Rp105.922.146 Ribu
dari tahun sebelumnya menjadi sebesar Rp313.471.733 Ribu yang mayoritas dikarenakan
menurunnya utang usaha, pinjaman bank jangka pendek dan liabilitas imbalan Kerja.
Jumlah Ekuitas WICO selama historis menunjukkan tren yang menurun. Pada tahun 2023, jumlah
ekuitas WICO mengalami penurunan hingga 97,28% menjadi Rp5.679.449 Ribu, hal ini dikarenakan
kerugian yang ditanggung WICO sehingga menyebabkan ekuitas WICO semakin tergerus.
Halaman - 41
Page 52
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Figur 25. Pertumbuhan Aset, Liabilitas dan Ekuitas WICO
800.000.000
700.000.000
600.000.000
500.000.000
400.000.000
300.000.000
200.000.000
100.000.000
0
2019 2020 2021 2022 2023
Aset Liabilitas Ekuitas
Sumber: Laporan Keuangan Konsolidasian Audit WICO (Diolah oleh Y&R)
*)
Angka Pembanding pada Laporan Keuangan Periode Berikutnya
Rasio Keuangan
Figur 26. Tinjauan Rasio Keuangan Konsolidasian WICO
2019* 2020* 2021* 2022* 2023
Uraian
Audit Audit Audit Audit Audit
LIQUIDITY
Current Ratio 152,82% 133,23% 105,33% 88,33% 77,18%
Cash Ratio 18,20% 5,07% 5,98% 2,45% 3,97%
Quick Ratio 61,72% 69,25% 51,13% 45,03% 42,86%
ACTIVITY
Days Sales Outstanding 36 34 32 39 31
Days Inventory Outstanding 74 23 29 31 24
Days Payable Outstanding 88 44 43 45 39
SOLVABILITY
Total Liabilities to Equity Ratio 181,11% 224,73% 555,42% 2455,91% 5497,98%
Total Liabilities to Assets Ratio 64,43% 69,21% 84,74% 96,09% 98,21%
PROFITABILITY
Gross Profit Margin 8,72% 8,21% 7,93% 10,29% 9,96%
Net Profit Margin -1,49% -1,32% -4,48% -8,51% -7,80%
Rate of Return on Assets -3,96% -6,05% -18,77% -31,58% -34,78%
Rate of Return on Equity -11,14% -19,65% -123,04% -807,17% -1947,24%
Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasian Audit WICO (Diolah oleh Y&R)
*)
Angka Pembanding pada Laporan Keuangan Periode Berikutnya
Rasio Likuiditas
Figur diatas menunjukkan WICO memiliki rasio likuiditas yang positif dimana WICO memiliki
kemampuan membayar seluruh liabilitas jangka pendeknya melalui aset lancar. Pada
tahun 2023, tercatat penurunan dari tahun sebelumnya untuk current ratio, cash ratio dan quick
ratio masing-masing menjadi sebesar 77,18%, 3,97% dan 42,86%.
Halaman - 42
Page 53
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Rasio Aktivitas
Semakin tinggi hari perputaran piutang usaha maka akan semakin lama piutang usaha yang
tertagih, begitu pula sebaliknya. Pada tahun 2023, hari perputaran piutang usaha tercatat lebih
cepat 8 hari dari tahun sebelumnya, dari 39 hari pada tahun 2022 menjadi 31 hari pada tahun 2023.
Semakin tinggi hari perputaran persediaan maka akan semakin lama persediaan yang tersimpan di
gudang, begitu pula sebaliknya. Pada tahun 2023, hari perputaran persediaan tercatat lebih cepat
7 hari dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan karena WICO menetapkan jumlah
Persediaan Akhir yang lebih kecil bila dibandingkan dengan tahun 2022.
Semakin tinggi hari perputaran utang usaha maka akan semakin lama utang usaha yang
terbayarkan, begitu pula sebaliknya. Pada tahun 2023, hari perputaran utang usaha tercatat lebih
lama 6 hari dibandingkan tahun sebelumnya, dari 45 hari pada tahun 2022 menjadi 39 hari pada
tahun 2023.
Rasio Solvabilitas
Rasio solvabilitas merupakan perbandingan dana yang disediakan oleh WICO dengan dana yang
dipinjam dari kreditur. Rasio ini dimaksudkan untuk mengukur sampai seberapa jauh aset WICO
dibiayai oleh utang. Pada tahun 2023, tercatat peningkatan Total Liabilities to Equity Ratio dan Total
Liabilities to Assets Ratio dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini mayoritas disebabkan oleh
meningkatnya utang usaha pihak ketiga dan pinjaman bank.
Rasio Profitabilitas
Selama tahun historis, WICO menunjukkan rasio profitabilitas yang negatif, yang berarti WICO
belum mampu mencatatkan kemampulabaannya.
3.2.2 Tinjauan Laporan Arus Kas Konsolidasian WICO
Berikut adalah penilaian arus kas WICO berdasarkan Laporan Keuangan Audit WICO tahun 2019
sampai dengan 2023:
Figur 27. Tinjauan Arus Kas Konsolidasian WICO
(Dalam Ribuan Rupiah)
2019* 2020* 2021* 2022* 2023
Uraian
Audit Audit Audit Audit Audit
Kas Bersih yang Diperoleh dari
(76.967.783) (53.119.264) (95.857.457) (103.303.177) (23.895.456)
(Digunakan untuk) Aktivitas Operasi
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas
(10.007.529) (56.537.407) (7.494.435) 27.550.807 (5.507.786)
Investasi
Kas Bersih yang Diperoleh dari
0 55.622.797 110.751.960 55.766.153 31.565.661
(Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan
Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas
(86.975.312) (54.033.874) 7.400.068 (19.986.217) 2.162.418
dan Setara Kas
Dampak penyesuaian proforma dari
transaksi kombinasi bisnis entitas (10.202) 0 0 0 0
sepengendali
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 163.645.970 76.660.456 22.626.581 30.026.649 10.040.432
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 76.660.456 22.626.581 30.026.649 10.040.432 12.202.850
Sumber: Laporan Keuangan Konsolidasian Audit WICO
*)
Angka Pembanding pada Laporan Keuangan Periode Berikutnya
Halaman - 43
Page 54
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Dari figur kinerja Arus Kas WICO tersebut, diketahui bahwa arus kas WICO mengalami pergerakan
yang bervariasi. Aktivitas cash flow WICO untuk periode yang berakhir pada tahun 2023, diantaranya
adalah:
• Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi WICO menunjukkan penggunaan atas
aktivitas operasi sebesar Negatif Rp23.895.456 Ribu yang digunakan untuk pembayaran kas
kepada pemasok, beban usaha, gaji upah dan imbalan kerja, biaya bunga dan bunga atas
cerukan bank.
• Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi WICO menunjukkan penggunaan atas
aktivitas investasi sebesar Negatif Rp5.507.786 Ribu yang digunakan untuk perolehan aset
tetap.
• Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan WICO menunjukkan penerimaan atas
aktivitas investasi sebesar Rp31.565.661 Ribu yang diperoleh dari penerimaan utang jangka
pendek dan kas yang diterima dari setoran modal.
Figur 28. Komposisi Arus Kas Bersih Dari Aktivitas Operasi, Investasi dan Pendanaan
150.000.000
100.000.000
50.000.000
-
2019 2020 2021 2022 2023
(50.000.000)
(100.000.000)
(150.000.000)
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan
Sumber: Laporan Keuangan Konsolidasian Audit WICO (Diolah oleh Y&R)
*)
Angka Pembanding pada Laporan Keuangan Periode Berikutnya
3.2.3 Penilaian Atas Proyeksi Keuangan
Berdasarkan informasi terkait keberadaan WICO yang didukung oleh pernyataan dan keyakinan
Manajemen WICO tentang kelangsungan usahanya, analisis pendapat kewajaran atas Rencana
Transaksi didasarkan atas premis “going concern”.
Masa periode proyeksi yang digunakan dalam melakukan analisis keuangan Sebelum dan Setelah
Rencana Transaksi adalah selama 5 Tahun (Januari 2024 – Desember 2028), sesuai dengan aturan
POJK 35 Tahun 2020 Pasal 87.
3.2.3.1 Proyeksi Keuangan Sebelum Rencana Transaksi
Berikut adalah proyeksi keuangan WICO Sebelum Rencana Transaksi:
1. Periode Proyeksi WICO dimulai dari 01 Januari 2024 hingga 31 Desember 2028.
2. WICO mengasumsikan kenaikan pendapatan secara bertahap dengan rata-rata 11,00%
selama periode proyeksi.
3. COGS diasumsikan terhadap penjualan rata-rata sebesar 85,47% selama periode proyeksi.
Halaman - 44
Page 55
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
4. Terdapat tambahan pendapatan atas biaya Central Support Service terkait Service of Provider
5% dari biaya. Biaya tersebut merupakan biaya yang ditanggung terlebih dahulu oleh WICO
atas biaya service of provider DMESI.
5. Beban usaha diasumsikan mengalami peningkatan secara bertahap dengan rata-rata
meningkat sebesar 11,00% selama periode proyeksi.
6. Beban bunga pinjaman jangka pendek diasumsikan sebesar 7,5% per tahun selama periode
proyeksi.
7. Perputaran modal kerja diasumsikan selama periode proyeksi sebesar masing-masing
sebagai berikut :
• Perputaran Piutang Usaha : 31 Hari
• Perputaran Persediaan : 27 Hari
• Perputaran Utang Usaha : 40 Hari
Berikut adalah proyeksi keuangan WICO Sebelum Rencana Transaksi:
Figur 29. Proyeksi Laba (Rugi) Sebelum Rencana Transaksi
(Dalam Ribuan Rupiah)
2024 2025 2026 2027 2028
Uraian
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
Penjualan Neto 1.407.472.306 1.548.219.536 1.703.041.490 1.907.406.469 2.136.295.245
Harga Pokok Penjualan (1.257.410.903) (1.315.986.606) (1.447.585.266) (1.602.221.434) (1.794.488.006)
Laba Bruto 150.061.402 232.232.930 255.456.223 305.185.035 341.807.239
Laba (Rugi) Usaha (65.893.383) 23.089.345 34.725.300 70.899.868 92.858.659
Laba (Rugi) Sebelum Pajak (83.853.453) 3.629.276 15.265.230 54.064.798 80.898.589
Laba (Rugi) Tahun Berjalan (83.853.453) 3.629.276 15.265.230 54.064.798 80.898.589
Figur 30. Proyeksi Posisi Keuangan Sebelum Rencana Transaksi
(Dalam Ribuan Rupiah)
2024 2025 2026 2027 2028
Uraian
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
Jumlah Aset 346.644.909 378.329.238 405.516.923 440.826.000 476.921.880
Jumlah Liabilitas 424.796.778 452.851.831 464.774.286 446.018.565 401.215.856
Jumlah Ekuitas (78.151.869) (74.522.593) (59.257.363) (5.192.565) 75.706.024
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 346.644.909 378.329.238 405.516.923 440.826.000 476.921.880
Figur 31. Proyeksi Arus Kas Sebelum Rencana Transaksi
(Dalam Ribuan Rupiah)
2024 2025 2026 2027 2028
Uraian
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
Kas Bersih yang Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas (71.355.587) 14.906.392 24.638.619 58.579.328 79.672.076
Operasi
Kas Bersih Digunakan untuk
786.462 (13.713.538) 786.462 786.462 786.462
Aktivitas Investasi
Kas Bersih yang Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas 92.003.695 503.695 (19.496.305) (51.871.305) (76.996.305)
Pendanaan
Kenaikan (Penurunan) Bersih
21.434.570 1.696.550 5.928.776 7.494.485 3.462.234
Kas dan Setara Kas
Dampak Neto Perubahan Nilai
0 0 0 0 0
Tukar atas Kas dan Setara Kas
Kas dan Setara Kas Awal
12.202.850 33.637.421 35.333.971 41.262.747 48.757.232
Tahun
Halaman - 45
Page 56
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
2024 2025 2026 2027 2028
Uraian
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
Kas dan Setara Kas Akhir
33.637.421 35.333.971 41.262.747 48.757.232 52.219.466
Tahun
3.2.3.2 Proyeksi Keuangan Setelah Rencana Transaksi
Berikut adalah proyeksi keuangan WICO Setelah Rencana Transaksi:
1. Periode Proyeksi WICO dimulai dari 01 Januari 2024 hingga 31 Desember 2028.
2. WICO mengasumsikan kenaikan pendapatan secara bertahap dengan rata-rata sebesar
11,00% selama periode proyeksi.
3. COGS diasumsikan terhadap penjualan rata-rata sebesar 85,47% selama periode proyeksi.
4. Terdapat biaya kompensasi atas Central Support Service terkait Service of Provider sebesar cost
base plus 5% kepada DMESI.
5. Beban usaha diasumsikan mengalami peningkatan secara bertahap dengan rata-rata
meningkat sebesar 11,00% selama periode proyeksi.
6. Beban bunga pinjaman jangka pendek diasumsikan sebesar 7,5% per tahun selama periode
proyeksi.
7. Perputaran modal kerja diasumsikan selama periode proyeksi sebesar masing-masing
sebagai berikut :
• Perputaran Piutang Usaha : 31 Hari
• Perputaran Persediaan : 27 Hari
• Perputaran Utang Usaha : 40 Hari
Berikut adalah proyeksi keuangan WICO Setelah Rencana Transaksi:
Figur 32. Proyeksi Laba (Rugi) Setelah Rencana Transaksi
(Dalam Ribuan Rupiah)
2024 2025 2026 2027 2028
Uraian
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
Penjualan Neto 1.407.472.306 1.548.219.536 1.703.041.490 1.907.406.469 2.136.295.245
Harga Pokok Penjualan (1.257.410.903) (1.315.986.606) (1.447.585.266) (1.602.221.434) (1.794.488.006)
Laba Bruto 150.061.402 232.232.930 255.456.223 305.185.035 341.807.239
Laba (Rugi) Usaha (66.612.607) 22.341.352 33.947.387 70.090.839 92.017.268
Laba (Rugi) Sebelum Pajak (83.072.677) 5.881.283 17.487.317 57.380.769 83.057.198
Laba (Rugi) Tahun Berjalan (83.072.677) 5.881.283 17.487.317 57.380.769 83.057.198
Figur 33. Proyeksi Posisi Keuangan Setelah Rencana Transaksi
(Dalam Ribuan Rupiah)
2024 2025 2026 2027 2028
Uraian
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
Jumlah Aset 342.529.391 372.173.581 417.919.522 433.534.185 454.457.875
Jumlah Liabilitas 419.900.484 443.663.392 471.922.015 430.155.909 368.022.400
Jumlah Ekuitas (77.371.093) (71.489.810) (54.002.493) 3.378.276 86.435.474
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 342.529.391 372.173.581 417.919.522 433.534.185 454.457.875
Halaman - 46
Page 57
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Figur 34. Proyeksi Arus Kas Setelah Rencana Transaksi
(Dalam Ribuan Rupiah)
2024 2025 2026 2027 2028
Uraian
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
Kas Bersih yang Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas (56.971.105) 29.866.254 40.196.875 49.759.914 46.499.886
Operasi
Kas Bersih Digunakan untuk
786.462 (13.713.538) 786.462 786.462 786.462
Aktivitas Investasi
Kas Bersih yang Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas 73.503.695 (16.496.305) (16.496.305) (62.746.305) (58.996.305)
Pendanaan
Kenaikan (Penurunan) Bersih
17.319.052 (343.589) 24.487.032 (12.199.929) (11.709.957)
Kas dan Setara Kas
Dampak Neto Perubahan Nilai
0 0 0 0 0
Tukar atas Kas dan Setara Kas
Kas dan Setara Kas Awal
12.202.850 29.521.903 29.178.314 53.665.346 41.465.417
Tahun
Kas dan Setara Kas Akhir
29.521.903 29.178.314 53.665.346 41.465.417 29.755.460
Tahun
3.2.4 Analisis Rasio Keuangan atas Proyeksi Keuangan Setelah Rencana Transaksi
Berdasarkan proyeksi keuangan yang disampaikan oleh pihak Manajemen WICO, maka dapat
diperoleh analisis rasio keuangan atas Proyeksi Keuangan Setelah Rencana Transaksi sebagai
berikut:
Figur 35. Proyeksi Rasio Keuangan
2024 2025 2026 2027 2028
Uraian
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
LIQUIDITY RATIO
Current Ratio 62,26% 62,51% 68,63% 79,11% 98,37%
Quick Ratio 40,48% 40,94% 46,32% 52,02% 62,91%
ACTIVITY RATIO
Account Receivable Turnover 31 31 31 31 31
Inventory Turnover 27 27 27 27 27
Account Payable Turnover 40 41 40 40 40
SOLVABILITY RATIO
Total Liabilities to Equity Ratio -542,71% -620,60% -873,89% 12733,00% 425,78%
Total Liabilities to Assets Ratio 122,59% 119,21% 112,92% 99,22% 80,98%
PROFITABILITY RATIO
Gross Profit Margin 10,66% 15,00% 15,00% 16,00% 16,00%
Net Profit Margin -5,90% 0,38% 1,03% 3,01% 3,89%
Rate of Return on Assets -24,25% 1,58% 4,18% 13,24% 18,28%
Rate of Return on Equity 107,37% -8,23% -32,38% 1698,52% 96,09%
Current ratio dan Quick Ratio pada rasio likuiditas proyeksi keuangan setelah rencana transaksi
menunjukkan peningkatan pada akhir periode proyeksi, yang disebabkan menurunnya liabilitas
jangka pendek WICO yang dikarenakan adanya pembayaran atas pinjaman bank jangka pendek
pada periode tersebut. Dengan adanya Rencana Transaksi, keuangan WICO menguat sehingga
mampu membayar utang bank. Current ratio dan Quick Ratio pada akhir masa proyeksi masing-
masing sebesar 98,37% dan 62,91%. Sejalan dengan hal tersebut, rasio solvabilitas WICO tercatat
menurun hingga akhir periode proyeksi dan tercatat pada akhir periode 2028 atas total liabilities
to equity ratio dan total liabilities to assets ratio masing-masing sebesar 425,78% dan 80,98%.
Halaman - 47
Page 58
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Selain itu, rasio profitabilitas menunjukkan kemampuan WICO dalam memperoleh laba atas
Rencana Transaksi. Hingga periode akhir tercatat net profit margin sebesar 3,89%.
3.2.5 Analisis Laporan Keuangan Sebelum Rencana Transaksi dan Proforma Laporan Keuangan
Setelah Rencana Transaksi
Proforma Laporan Keuangan WICO atas Rencana Transaksi disusun berdasarkan asumsi sebagai
berikut:
1. Dasar perbandingan adalah laporan keuangan WICO yang telah diaudit untuk periode yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
2. Rencana Transaksi akan dimulai pada periode 2024, sehingga tidak terjadi adanya
perubahan pada proforma Laporan Keuangan sebelum Rencana Transaksi dan setelah
Rencana Transaksi.
Berikut adalah Proforma untuk Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba (Rugi) dan Laporan Arus
Kas dengan menggunakan buku WICO per 31 Desember 2023:
Proforma Posisi Keuangan WICO
Figur 36. Proforma Posisi Keuangan WICO
(Dalam Ribuan Rupiah)
Laporan Keuangan Proforma Laporan
Sebelum Rencana Keuangan Setelah
Uraian Transaksi Penyesuaian Rencana Transaksi
31 Desember 2023 31 Desember 2023
ASET
Aset Lancar
Kas dan Setara Kas 12.202.850 0 12.202.850
Piutang usaha 119.535.170 0 119.535.170
Piutang Lain-Lain 16.577.924 0 16.577.924
Persediaan 85.221.586 0 85.221.586
Uang Muka pembelian 2.088.094 0 2.088.094
Biaya Dibayar Dimuka 1.589.181 0 1.589.181
Jumlah Aset Lancar 237.214.805 0 237.214.805
Aset Tidak Lancar
Aset Tak Berwujud 2.425.587 0 2.425.587
Aset Tetap 47.670.114 0 47.670.114
Aset Hak Guna 4.713.188 0 4.713.188
Estimasi tagihan pajak 25.302.384 0 25.302.384
Aset Tidak Lancar Lain-Lain 1.847.239 0 1.847.239
Jumlah Aset Tidak Lancar 81.958.512 0 81.958.512
JUMLAH ASET 319.173.317 0 319.173.317
LIABILITAS DAN EKUITAS
Halaman - 48
Page 59
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Laporan Keuangan Proforma Laporan
Sebelum Rencana Keuangan Setelah
Uraian Transaksi Penyesuaian Rencana Transaksi
31 Desember 2023 31 Desember 2023
Liabilitas Jangka Pendek
Utang Usaha 136.886.906 0 136.886.906
Utang Lain-Lain 28.521.600 0 28.521.600
Utang Pajak 1020890 0 1020890
Biaya yang Masih Harus Dibayar 5.551.730 0 5.551.730
Pinjaman bank jangka pendek 129.950.727 0 129.950.727
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo
dalam waktu satu tahun :
Liabilitas sewa 61.342 0 61.342
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 5.351.092 0 5.351.092
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 307.344.288 0 307.344.288
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas pajak tangguhan
Pendapatan yang ditangguhkan 37.500 0 37.500
Liabilitas jangka panjang – setelah dkurangi
bagian yang jatuh tempo dalam waktu :
Liabilitas sewa 5.418 0 5.418
Liabilitas Imbalan Kerja 6.084.527 0 6.084.527
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 6.127.445 0 6.127.445
JUMLAH LIABILITAS 313.471.733 0 313.471.733
EKUITAS
Modal Saham 795.892.782 0 795.892.782
Agio saham 14.444.701 0 14.444.701
Akumulasi kerugian (804.658.034) 0 (804.658.034)
Total ekuitas yang dapat diatribusikan
5.679.449 0 5.679.449
kepada Pemilik Entitas Induk
Kepentingan nonpengendali 22.136 0 22.136
JUMLAH EKUITAS, Neto 5.701.584 0 5.701.584
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 319.173.317 0 319.173.317
Proforma Laba (Rugi) WICO
Figur 37. Proforma Laba (Rugi) WICO
(Dalam Ribuan Rupiah)
Laporan Keuangan Proforma Laporan
Sebelum Rencana Keuangan Setelah
Uraian Transaksi Penyesuaian Rencana Transaksi
31 Desember 2023 31 Desember 2023
PENJUALAN NETO 1.423.095.952 0 1.423.095.952
HARGA POKOK PENJUALAN (1.281.285.463) 0 (1.281.285.463)
LABA BRUTO 141.810.489 0 141.810.489
Halaman - 49
Page 60
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Laporan Keuangan Proforma Laporan
Sebelum Rencana Keuangan Setelah
Uraian Transaksi Penyesuaian Rencana Transaksi
31 Desember 2023 31 Desember 2023
Beban Penjualan (69.998.049) 0 (69.998.049)
Beban Umum dan Administrasi (166.345.198) 0 (166.345.198)
Beban Usaha Lainnya 0 0 0
Pendapatan Usaha Lainnya 3.609.017 0 3.609.017
LABA (RUGI) USAHA (90.923.741) 0 (90.923.741)
Pendapatan Keuangan 36.235 0 36.235
Pajak Final atas Penghasilan Bunga 0 0 0
Beban Keuangan (11.718.572) 0 (11.718.572)
LABA (RUGI) SEBELUM MANFAAT (BEBAN)
(102.606.078) 0 (102.606.078)
PAJAK
MANFAAT (BEBAN) PAJAK, NETO -8417290 0 -8417290
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN (111.023.368) 0 (111.023.368)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan
(592.590) 0 (592.590)
kerja
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
(111.615.958) 0 (111.615.958)
TAHUN BERJALAN
Proforma Arus Kas WICO
Figur 38. Proforma Arus Kas WICO
(Dalam Ribuan Rupiah)
Laporan Keuangan Proforma Laporan
Sebelum Rencana Keuangan Setelah
Uraian Transaksi Penyesuaian Rencana Transaksi
31 Desember 2023 31 Desember 2023
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
(23.895.456) 0 (23.895.456)
Aktivitas Operasi
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
(5.507.786) 0 (5.507.786)
Aktivitas investasi
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan 31.565.661 0 31.565.661
KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS 2.162.418 0 2.162.418
DAMPAK NETO PERUBAHAN NILAI TUKAR ATAS
0 0 0
KAS DAN SETARA KAS
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 10.040.432 0 10.040.432
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 12.202.850 0 12.202.850
Berdasarkan informasi dari Manajemen WICO, Rencana Transaksi akan dilakukan pada periode
2024, sehingga tidak ada terjadi perubahan pada proforma Laporan Keuangan sebelum Rencana
Transaksi dan setelah Rencana Transaksi.
Halaman - 50
Page 61
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
3.2.6 Analisis Inkremental
3.2.6.1 Kontribusi Nilai Tambah terhadap WICO
Analisis nilai tambah atau inkremental merupakan selisih antara proyeksi sebelum dan setelah
adanya Rencana Transaksi. Berikut adalah nilai tambah untuk laba (rugi), posisi keuangan dan
arus kas:
Figur 39. Nilai Tambah Laporan Laba Rugi WICO
(Dalam Ribuan Rupiah)
2024 2025 2026 2027 2028
Uraian
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
Penjualan Neto 0 0 0 0 0
Harga Pokok Penjualan 0 0 0 0 0
Laba Bruto 0 0 0 0 0
Laba (Rugi) Usaha (719.224) (747.993) (777.913) (809.029) (841.390)
Laba (Rugi) Sebelum Pajak 780.776 2.252.007 2.222.087 3.315.971 2.158.610
Laba (Rugi) Tahun Berjalan 780.776 2.252.007 2.222.087 3.315.971 2.158.610
Figur 40. Nilai Tambah Posisi Keuangan WICO
(Dalam Ribuan Rupiah)
2024 2025 2026 2027 2028
Uraian
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
Jumlah Aset (4.115.518) (6.155.657) 12.402.599 (7.291.815) (22.464.005)
Jumlah Liabilitas (4.896.294) (9.188.439) 7.147.729 (15.862.656) (33.193.456)
Jumlah Ekuitas 780.776 3.032.783 5.254.870 8.570.841 10.729.450
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas (4.115.518) (6.155.657) 12.402.599 (7.291.815) (22.464.005)
Figur 41. Nilai Tambah Arus Kas WICO
((Dalam Ribuan Rupiah)
2024 2025 2026 2027 2028
Uraian
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
Kas Bersih yang Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas 14.384.482 14.959.861 15.558.256 (8.819.414) (33.172.191)
Operasi
Kas Bersih Digunakan untuk
0 0 0 0 0
Aktivitas Investasi
Kas Bersih yang Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas (18.500.000) (17.000.000) 3.000.000 (10.875.000) 18.000.000
Pendanaan
Kenaikan (Penurunan) Bersih
(4.115.518) (2.040.139) 18.558.256 (19.694.414) (15.172.191)
Kas dan Setara Kas
Dampak Neto Perubahan Nilai
0 0 0 0 0
Tukar atas Kas dan Setara Kas
Kas dan Setara Kas Awal
0 (4.115.518) (6.155.657) 12.402.599 (7.291.815)
Tahun
Kas dan Setara Kas Akhir
(4.115.518) (6.155.657) 12.402.599 (7.291.815) (22.464.005)
Tahun
Berikut adalah analisis inkremental untuk mengukur nilai tambah dari transaksi dengan
mempertimbangkan:
1) Analisis nilai tambah proyeksi posisi keuangan Sebelum dan Setelah Rencana Transaksi
adalah sebagai berikut:
Halaman - 51
Page 62
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
a) Setelah Rencana Transaksi, utang lain-lain WICO akan bertambah. WICO membutuhkan
tambahan dana untuk modal kerja, seiring dengan dilakukannya pembayaran atas
utang bank jangka pendek secara bertahap. Penambahan dana tersebut tidak terlalu
signifikan jika dibandingkan dengan dana yang dikeluarkan untuk membayar utang
bank jangka pendek.
b) Pinjaman bank jangka pendek dapat dibayarkan secara bertahap hingga akhir periode
proyeksi. Hal ini disebabkan WICO tidak perlu mengeluarkan biaya Central Support
Service terkait Service of Provider yang ditanggung terlebih dahulu.
2) Analisis nilai tambah proyeksi laba (rugi) Sebelum dan Setelah Rencana Transaksi adalah
sebagai berikut:
a) Setelah Rencana Transaksi, WICO tidak mendapatkan margin 5% atas biaya yang
ditanggung lebih dahulu terkait dengan biaya Central Support Service terkait Service of
Provider.
b) Sebaliknya, WICO akan menanggung biaya tambahan sebesar 5,00% kepada DMESI.
Meskipun demikian, beban keuangan yang akan ditanggung oleh WICO akan
mengalami penurunan.
c) WICO juga akan membayarkan utang bank jangka pendek secara bertahap hingga akhir
periode proyeksi.
3) Analisis nilai tambah proyeksi arus kas Sebelum dan Setelah Rencana Transaksi adalah
sebagai berikut:
a) Arus kas yang diperoleh dari/(digunakan untuk) operasi akan menunjukkan
pengeluaran yang lebih besar pada periode 2027 dan 2028. Hal ini dikarenakan WICO
akan membayarkan sebagian utang lain-lain kepada pihak berelasi pada periode
tersebut. Selain itu tercatat arus kas operasi mengalami perbaikan, dikarenakan WICO
tidak perlu mengeluarkan biaya Central Support Service terkait Service of Provider yang
ditanggung terlebih dahulu.
b) Tidak ada perubahan terkait dengan arus kas investasi Sebelum dan Setelah Rencana
Transaksi.
c) Arus kas yang diperoleh dari/(digunakan untuk) pendanaan menunjukkan pembayaran
utang bank jangka pendek yang dilakukan oleh WICO secara bertahap selama periode
proyeksi. Atas hal tersebut, arus kas pendanaan menunjukkan perbaikan dikarenakan
WICO dapat mengurangi beban keuangan selama periode proyeksi.
3.2.6.2 Biaya atau Pendapatan yang Relevan
• Setelah Rencana Transaksi, WICO tidak mengalami perubahan atas pendapatan yang
diperoleh.
• Beban usaha atas beban umum dan administrasi akan menjadi lebih besar. Hal ini
dikarenakan margin atas biaya Central Support Service terkait Service of Provider yang
ditanggung terlebih dahulu yang semula menjadi pengurang, WICO tidak mendapatkan
manfaatnya lagi.
• Beban Keuangan akan menjadi berkurang, hal ini disebabkan oleh kemampuan WICO dalam
melakukan pembayaran utang bank jangka pendek yang dilakukan secara bertahap selama
periode proyeksi.
3.2.6.3 Informasi Non-Keuangan yang Relevan
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Manajemen WICO dan DMESI, tidak terdapat
informasi non-keuangan yang relevan dan signifikan terkait dengan Rencana Transaksi, selain
yang telah diungkapkan dalam Laporan Pendapat Kewajaran.
Halaman - 52
Page 63
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
3.2.6.4 Prosedur Pengambilan Keputusan atas Rencana Transaksi
Dalam melakukan Rencana Transaksi, WICO telah mempertimbangkan berbagai faktor-faktor
yang terkait sebelum memutuskan untuk melakukan Rencana Transaksi. Berdasarkan informasi
yang diperoleh dari manajemen WICO dan DMESI, proses pengambilan keputusan atas Rencana
Transaksi telah dilakukan melalui proses yang sesuai prosedur internal WICO dan DMESI.
Setelah menentukan rencana atas Rencana Transaksi, Direktur harus memperoleh persetujuan
dari Direktur Utama dan Dewan Komisaris. Sebelum Direktur mengusulkan usulan atas Rencana
Transaksi, Direktur telah melalui tahapan proses analisis internal, sebagaimana konfirmasi
dengan Manajemen WICO. Dengan demikian, manajemen telah mengikuti prosedur pengambilan
keputusan dalam menentukan rencana dan nilai tambah atas biaya Central Support Service terkait
Service Provider dengan memperhatikan alternatif lain.
Berikut adalah rincian prosedur yang dilakukan oleh manajemen WICO dan DMESI:
1. WICO dan DMESI melakukan identifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi
serta analisis manfaat dan risiko atas Rencana Transaksi;
2. WICO dan DMESI melakukan analisis kualitatif operasional dan prospek usaha WICO; dan
3. WICO dan DMESI melakukan analisis kuantitatif berupa analisis kinerja historis, proyeksi
keuangan dan proforma laporan keuangan.
Selanjutnya WICO sebagai Pemberi Tugas telah menunjuk Y&R untuk memberikan pendapat
independen atas kewajaran Rencana Transaksi untuk memenuhi ketentuan-ketentuan
sebagaimana diatur dalam POJK 17 Tahun 2020.
3.2.6.5 Hal Material Lainnya yang Dapat Memberikan Keyakinan Bagi Penilai Bisnis dalam
Memberikan Opini Kewajaran Rencana Transaksi
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen WICO, tidak terdapat hal material
lainnya terkait dengan Rencana Transaksi, selain yang telah diungkapkan dalam Laporan
Pendapat Kewajaran.
3.2.7 Analisis Sensitivitas
Analisis sensitivitas dilakukan terhadap faktor yang mempengaruhi hasil rasio keuangan yang
berkaitan dengan Rencana Transaksi. Dikarenakan Rencana Transaksi berhubungan dengan
dialihkan biaya atas Central Support Service terkait Service of Provider ke DMESI, maka dilakukan
sensitivitas atas besaran biaya tersebut.
Sensitivitas berupa kenaikan dari nilai Rencana Transaksi ditujukan untuk meninjau dampak
keuangannya terhadap kinerja operasi WICO. Besaran sensitivitas yang diasumsikan adalah jika
biaya tersebut dinaikkan menjadi masing-masing sebesar 5%, 10% dan 15%.
Berikut merupakan hasil analisis sensitivitas terkait nilai Rencana Transaksi dengan asumsi
tersebut selama periode proyeksi:
Sensitivitas Biaya atas Central Support Service terkait Service of Provider Naik 5,00%
Figur 42. Analisis Sensitivitas terhadap Nilai Rencana Transaksi Naik 5,00%
2024 2025 2026 2027 2028
Uraian
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
LIQUIDITY RATIO
Halaman - 53
Page 64
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
2024 2025 2026 2027 2028
Uraian
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
Current Ratio 62,33% 62,64% 68,79% 79,27% 98,39%
Quick Ratio 40,59% 41,15% 46,59% 52,38% 63,32%
ACTIVITY RATIO
Account Receivable Turnover 31 31 31 31 31
Inventory Turnover 27 27 27 27 27
Account Payable Turnover 40 41 40 40 40
SOLVABILITY RATIO
Total Liabilities to Equity Ratio -543,69% -622,75% -878,25% 12827,93% 430,51%
Total Liabilities to Assets Ratio 122,54% 119,13% 112,85% 99,23% 81,15%
PROFITABILITY RATIO
Gross Profit Margin 10,66% 15,00% 15,00% 16,00% 16,00%
Net Profit Margin -5,90% 0,38% 1,03% 3,01% 3,89%
Rate of Return on Assets -24,20% 1,57% 4,16% 13,14% 18,11%
Rate of Return on Equity 107,37% -8,23% -32,38% 1698,52% 96,09%
Sensitivitas Biaya atas Central Support Service terkait Service of Provider Naik 10,00%
Figur 43. Analisis Sensitivitas terhadap Nilai Rencana Transaksi Naik 10,00%
2024 2025 2026 2027 2028
Uraian
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
LIQUIDITY RATIO
Current Ratio 62,39% 62,77% 68,94% 79,42% 98,41%
Quick Ratio 40,69% 41,35% 46,85% 52,73% 63,71%
ACTIVITY RATIO
Account Receivable Turnover 31 31 31 31 31
Inventory Turnover 27 27 27 27 27
Account Payable Turnover 40 41 40 40 40
SOLVABILITY RATIO
Total Liabilities to Equity Ratio -544,66% -624,91% -882,62% 12922,85% 435,24%
Total Liabilities to Assets Ratio 122,49% 119,05% 112,78% 99,23% 81,32%
PROFITABILITY RATIO
Gross Profit Margin 10,66% 15,00% 15,00% 16,00% 16,00%
Net Profit Margin -5,90% 0,38% 1,03% 3,01% 3,89%
Rate of Return on Assets -24,15% 1,57% 4,14% 13,04% 17,95%
Rate of Return on Equity 107,37% -8,23% -32,38% 1698,52% 96,09%
Halaman - 54
Page 65
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Sensitivitas Biaya atas Central Support Service terkait Service of Provider Naik 15,00%
Figur 44. Analisis Sensitivitas terhadap Nilai Rencana Transaksi Naik 15,00%
2024 2025 2026 2027 2028
Uraian
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
LIQUIDITY RATIO
Current Ratio 62,46% 62,90% 69,10% 79,57% 98,43%
Quick Ratio 40,80% 41,55% 47,12% 53,07% 64,11%
ACTIVITY RATIO
Account Receivable Turnover 31 31 31 31 31
Inventory Turnover 27 27 27 27 27
Account Payable Turnover 40 41 40 40 40
SOLVABILITY RATIO
Total Liabilities to Equity Ratio -545,64% -627,06% -886,99% 13017,78% 439,97%
Total Liabilities to Assets Ratio 122,44% 118,97% 112,71% 99,24% 81,48%
PROFITABILITY RATIO
Gross Profit Margin 10,66% 15,00% 15,00% 16,00% 16,00%
Net Profit Margin -5,90% 0,38% 1,03% 3,01% 3,89%
Rate of Return on Assets -24,09% 1,56% 4,11% 12,95% 17,80%
Rate of Return on Equity 107,37% -8,23% -32,38% 1698,52% 96,09%
Berdasarkan hasil analisis sensitivitas di atas, besaran biaya atas Central Support Service terkait
Service of Provider yang berbeda akan memberikan dampak signifikan terhadap rasio solvabilitas
sebagai pengaruh dari jumlah biaya yang dapat dialihkan dan kebutuhan akan modal kerja.
Halaman - 55
Page 66
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
4 ANALISIS KEWAJARAN NILAI RENCANA TRANSAKSI
4.1 Perbandingan Antara Nilai Rencana Transaksi Dengan Hasil Penilaian
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen WICO, Rencana Transaksi yang akan
dilakukan merupakan mengalihkan biaya atas Central Support Service terkait Service of Provider ke
DMESI. Atas Rencana Transaksi tersebut tidak terdapat Hasil Penilaian yang dikeluarkan oleh Penilai
Publik.
4.2 Analisis untuk Memastikan Bahwa Nilai Rencana Transaksi Memberikan Nilai Tambah Dari
Transaksi yang Akan Dilakukan
Adanya Rencana Transaksi akan memberikan dampak yang positif bagi keuangan dan prospek
bisnis WICO secara konsolidasi. Nilai tambah akan diperoleh dari pengalihan biaya atas Central
Support Service terkait Service of Provider ke DMESI, dimana WICO tidak lagi menanggung terlebih
dahulu atas biaya tersebut.
Rencana Transaksi yang akan dilakukan oleh WICO sudah mempertimbangkan kewajaran dari:
1. Ketidakpastian Rencana Pembiayaan Dalam Rencana Transaksi
Rencana Transaksi telah mempertimbangkan ketidakpastian dalam pembiayaan, atas
pengalihan biaya atas Central Support Service terkait Service of Provider akan dibiayai lebih
dahulu oleh DMESI, baru setelahnya WICO membayar sesuai porsinya dengan tambahan
biaya 5% kepada DMESI.
2. Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang
Rencana Transaksi tidak terkait dengan ketidakpastian nilai tukar mata uang karena seluruh
nilai yang akan ditransaksikan adalah dalam mata uang Rupiah.
3. Ketidakpastian Risiko Pasar
Rencana Transaksi ini telah mempertimbangkan risiko pasar yang mungkin timbul, sehingga
asumsi biaya yang digunakan terkait akibat ketidakpastian pasar dapat diantisipasi.
4.3 Analisis atas Kewajaran Nilai Rencana Transaksi Dilakukan Untuk Meyakini Bahwa Rencana
Nilai Transaksi Berada Dalam Kisaran Nilai yang Didapatkan dari Hasil Penilaian
Rencana Transaksi yang akan dilakukan oleh WICO dan DMESI yaitu perjanjian Central Support
Service terkait Service Provider yang kaitannya dengan penggunaan sumber daya manusia. Biaya
tersebut semula ditanggung oleh WICO terlebih dahulu yang kemudian DMESI baru membayarkan
kepada WICO. Sampai dengan tanggal penilaian WICO belum mencatatkan laba, sehingga dengan
skema tersebut sangat berpengaruh terhadap kondisi keuangan WICO. Dengan kondisi di atas,
WICO berencana melakukan perubahan skema pembebanan tersebut menjadi DMESI yang
membayarkan dulu biaya atas Central Support Service, baru setelahnya WICO membayar sesuai
porsinya dengan tambahan biaya 5% kepada DMESI. Dengan rencana tersebut, kemudian kedua
pihak akan membuat perjanjian kerjasama dalam pemberian jasa tersebut.
Dalam menganalisis tambahan biaya 5% atas biaya yang ada, Y&R melakukan analisis terhadap
tambahan biaya Service yang diberikan oleh perusahaan sejenis, yaitu perusahaan yang
menyediakan Service atas Sumber Daya Manusia. Analisis tersebut dilakukan mengacu kepada
“Operating Margin”, yaitu pendapatan dari pemberian Service setelah dikurangi dengan biaya-biaya
langsung yang diperlukan untuk memberikan Service.
Halaman - 56
Page 67
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Beban-beban yang tidak langsung berhubungan dengan pemberian Service tidak diperhitungkan, sehingga kemungkinan adanya pembebanan tambahan
untuk hal yang tidak berkontribusi dihindarkan. Berikut adalah hasil perbandingan Operating Margin dari perusahaan pembanding:
Figur 45. Operating Margin dan Net Income Margin Perusahaan Pembanding
Primary Operating Profit Net Income
No Company Name Geography Business Description
Industry Margin Margin
Lucas GC Limited, through its subsidiaries, provides online agent-centric human
capital management services based on platform-as-a-service (PaaS) in the People’s
Republic of China. Its Star Career and Columbus platforms enables registered users
to receive customized job recommendations and work as talent scouts to source
suitable candidates for its corporate customers through their social network, as well
Human as receive trainings and other value-added services. The company’s platform provides
Resource and permanent and flexible employment recruitment services; outsourcing services
1 Lucas GC Limited Asia-Pacific 5,05% 5,53%
Employment primarily for technology-related projects to design, develop, and deliver the projects
Services within budget and on time with acceptable quality; information technology services to
generate sales leads for its corporate customers; and training services comprising
career-related certification programs. In addition, it engages in the media and
entertainment business; and provides management consulting services. The
company was founded in 2011 and is based in Beijing, China. Lucas GC Limited
operates as a subsidiary of HTL Lucky Holding Limited.
World Holdings Co., Ltd. engages in human resources and education, information and
telecommunications, and real estate businesses. It offers temporary staffing, tourism
and material-related human resources consulting, business contracting, and
personnel introduction services; and manufacturing, office, construction engineer,
and sales staff dispatch services. It also provides geographic information system
development, discipline education and training, administrative consignment, and
clinical trial consignment services; and cameras and digital equipment, and precision
Human instruments repair services. In addition, the company is also involved in the software
World Holdings Resource and outsourcing and development business; condominium sales and management,
2 Asia-Pacific 4,98% 3,05%
Co., Ltd. Employment residential land sales, building management, real estate consulting and brokerage,
Services real estate development, renovation, and leasing management businesses;
construction and sale of single-family detached homes; and design, development,
sale, and rental of prefabricated houses. Further, it provides telemarketing and
corporate solutions; web production and creative services; manages agricultural
parks and personal computer schools; and operates cellphone shops The company
was formerly known as World Intec Co., Ltd. and changed its name to World Holdings
Co., Ltd. in July 2014. World Holdings Co., Ltd. was incorporated in 1993 and is
headquartered in Fukuoka City, Japan.
Halaman - 57
Page 68
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Primary Operating Profit Net Income
No Company Name Geography Business Description
Industry Margin Margin
UT Group Co., Ltd. engages in the dispatch and outsourcing of permanent employees
in the manufacturing, design and development, construction, and other sectors in
Human Japan. The company offers factory operators, and design and development engineers
Resource and for manufacturing companies. It also provides worker dispatch, manufacturing
3 UT Group Co.,Ltd. Asia-Pacific 4,34% 1,74%
Employment outsourcing, business process outsourcing, personnel placement, and support for
Services structural reform for corporate clients. The company was formerly known as UT
Holdings Co., Ltd. and changed its name to UT Group Co., Ltd. in July 2015. The
company was founded in 1995 and is headquartered in Tokyo, Japan.
Open Up Group Inc. engages in engineer dispatching, subcontracting, outsourcing,
and recruiting business for the construction management, manufacturing,
machinery, electronics, and IT software fields in Japan and internationally. The
company offers temporary staffing and contracting, employment placement,
Human personnel introduction, and dispatching various personnel to manufacturers. It also
Open Up Group Resource and operates in planning, development, implementation, modification, maintenance, and
4 Asia-Pacific 7,42% 5,91%
Inc. Employment operation of existing systems, and IT consulting. In addition, the company is involved
Services in the employment promotion business for people with disabilities, as well as online
programming education and training business. The company was formerly known as
BeNext-Yumeshin Group Co. and changed its name to Open Up Group Inc. in January
2023. Open Up Group Inc. was incorporated in 1997 and is headquartered in Minato,
Japan.
LIKE Co., Ltd. offers a range of human resource services in Japan. The company’s
Human services include temporary staffing, outsourcing, recruitment, and educational
Resource and support; and outsourced and public childcare services. It also operates nursing
5 LIKE Co., Ltd. Asia-Pacific 5,55% 3,99%
Employment homes that offer nursing care related services. The company was formerly known as
Services J-COM Holdings Co., Ltd. and changed its name to LIKE Co., Ltd. in December 2016.
LIKE Co., Ltd. was incorporated in 1993 and is headquartered in Osaka, Japan.
Halaman - 58
Page 69
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Primary Operating Profit Net Income
No Company Name Geography Business Description
Industry Margin Margin
HITO-Communications Holdings,Inc., together with its subsidiaries, engages in the
outsourcing, temporary staffing, e-commerce (EC)/TC support, and wholesale
businesses in Japan and internationally. It provides outsourcing services, including
sale of smartphones, mobile phones, etc.; promote subscription to fixed
communication lines; sale of large-screen TVs, digital recorders, tablet devices, air
conditioners, refrigerators, washing machines, etc.; sale of fresh food, cosmetic, and
fashion products; acquisition of customer information; human resource services for
foreigners visiting Japan; tax-free counter and bus guide services; management of
Human
HITO- exhibitions, conventions, sporting events, etc.; door-to-door sales support;
Resource and
6 Communications Asia-Pacific multilingual call center for foreigners visiting Japan; and education and training 6,56% 2,95%
Employment
Holdings,Inc. services, as well as business related to countermeasures against the spread of corona
Services
infection. The company is also involved in the provision of staffing services to
telecommunication carriers, manufacturers, supermarkets, travel agencies, etc.;
contract management of e-commerce sites centered on the fashion and sports fields;
and TV shopping sales support activities. In addition, it engages in the planning,
designing, manufacturing, producing, and wholesale of clothing products; and
provision of system related, limousine, and land operating services, as well as social
welfare services, including home-visit nursing care and group home management.
The company was incorporated in 1998 and is headquartered in Tokyo, Japan.
Pasona Group Inc., together with its subsidiaries, engages in the provision of human
resources, temporary staffing, and contracting and outsourcing services in Japan. Its
human resources business process outsourcing (BPO) services include expert, place
and search, career development support, fringe benefit outsourcing, health
promotion management, public solution, DX promotion, and human resources
consulting/education and training services, as well as operates JOB HUB Platform. The
Human
company also offers life solutions, which include childcare support, infants/children
Pasona Group Resource and
7 Asia-Pacific education and human resources development, nursing care training facility 3,59% 1,35%
Inc. Employment
operation, nursing care and work balance support, housekeeping agency operation,
Services
and safe and secure environment development services. In addition, it provides
support for global human resources recruitment, overseas expansion consulting,
expat employee management, employee support, and training/human resources
development; and employment support and relocation promotion, regional
promotion, sales channel development support, and inbound tourism services. The
company was founded in 1976 and is headquartered in Tokyo, Japan.
Ashley Services Group Limited provides labor hire, recruitment, and training services
in Australia. The company offers white-collar recruitment services, including
Human
permanent, temporary, and contract placements through multi-specialist providers
Ashley Services Resource and
8 Asia-Pacific under Concept Recruitment Specialists brand name; and labor hire and workforce 3,16% 1,97%
Group Limited Employment
solutions under the Action Workforce, Concept Engineering, Concept Retail Solutions,
Services
CCL Labour, CCL Traffic, and Track Safety Australia brands. It also offers nationally
accredited qualifications training and assessment services under the Ashley Institute
Halaman - 59
Page 70
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Primary Operating Profit Net Income
No Company Name Geography Business Description
Industry Margin Margin
of Training, Integracom, Australian Institute of Vocational Development, National
Institute of Training, Tracmin, The Institution Company, and Concept GTO brands.
Ashley Services Group Limited was founded in 1968 and is headquartered in Sydney,
Australia.
CREEK & RIVER Co., Ltd. provides rights management, production, and agency
services in Japan and internationally. The company offers doctor job introduction
services; business process services; TV production related human resources services;
temporary staffing services; provides, distributes, and manages seminars in the
general field of facility construction, consulting, and support for projects, etc.; and
consulting services regarding planning, development, operation, and sale of new
products and services, and commercialization of ideas. It also engages in agency
business/education/communication business; retail production business; advertising
Human sales business/human resources introduction business/staffing business; sales,
CREEK & RIVER Resource and marketing, and platform operation management of idea lens products; promotion
9 Asia-Pacific 8,60% 6,01%
Co., Ltd. Employment business; and planning, development, sales, operation, and maintenance business of
Services systems. The company is also involved in the development and operation of game
content; apparel agency business; marketing, R&D, and data utilization business;
dispatch of weather casters program and content production; regional medical
peripheral service business; production, processing, sales, and business agency of
agricultural products and foodstuffs, etc.; planning, design, development, operation,
etc. of blockchain-related platforms; motion comic development and distribution
business; investment business; management work for TV program planning and
production companies, etc.; and planning and production of TV programs, etc. The
company was incorporated in 1990 and is headquartered in Tokyo, Japan.
Forum Engineering Inc. engages in workers dispatch and paid job placement
Human
businesses. It offers mechanical/electrical engineer staffing, student employment
Forum Resource and
10 Asia-Pacific support, corporate training, in-house engineer position matching system, and 5,65% 4,05%
Engineering Inc. Employment
mechanical/electrical engineer job-change support services. The company was
Services
founded in 1981 and is based in Minato, Japan.
Halaman - 60
Page 71
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Primary Operating Profit Net Income
No Company Name Geography Business Description
Industry Margin Margin
TWOSTONE&Sons Inc. engages in the IT service business in Japan. The company
operates in two segments, Engineer Platform Services and Marketing Platform
Human Services. It offers strategy and IT consulting, and IT training services, as well as
TWOSTONE&Sons Resource and marketing and IT solutions. The company also provides TechStars, a job change site;
11 Asia-Pacific 3,17% 1,69%
Inc. Employment tech boost, programming school in e-learning format; and Midworks that provides
Services freelancer support services; Midworks Consultant; and Sonosaki, a closed ASP service
provider. TWOSTONE&Sons Inc. was incorporated in 2013 and is headquartered in
Tokyo, Japan.
COPRO-HOLDINGS. Co., Ltd., engages in the temporary staffing business in Japan and
internationally. It provides temporary staff, including construction and plant
Human
COPRO- engineers, as well as engages in the academia business. It also engages in the
Resource and
12 HOLDINGS. Co., Asia-Pacific mechanical design engineer dispatch business; contract development and design of 7,48% 5,15%
Employment
Ltd. industrial products; provision of system engineering services; and operates as an IT
Services
engineer human resources agent. The company was incorporated in 2006 and is
headquartered in Nagoya, Japan.
PRTR Group Public Company Limited provides human resource services in Thailand
and internationally. The company offers eastern seaboard, permanent, and project-
based mass recruitment; recruitment services in the areas of e-commerce, IT,
machinery and industrial parts, customer services, FMCD, logistics, automotive,
Human aviation, pharmaceutical and health, banking, insurance, wholesale and retail,
PRTR Group
Resource and construction, and real estate; and HR and outsourcing services, including on boarding
13 Public Company Asia-Pacific 3,84% 3,25%
Employment process, benefit administration, people management, payroll, and training and
Limited
Services development services. It also provides Pinno Solutions, an HR application for
employee profile, time, benefit, and performance management, as well as payroll
automation; PRTR Connect, a cloud-based time and attendance management system;
PRTR Link, a recruitment application; and Nexmove, a next-generation digital career
platform. The company was incorporated in 1993 and is based in Bangkok, Thailand.
Halaman - 61
Page 72
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Primary Operating Profit Net Income
No Company Name Geography Business Description
Industry Margin Margin
Human CAREER CO., LTD. provides human resources services in Japan. The company engages
Resource and in general worker dispatch, outsourcing, job consulting and advertisement, and paid
14 CAREER CO., LTD. Asia-Pacific 3,42% 2,13%
Employment employment placement businesses. It also offers temporary staffing services. CAREER
Services CO., LTD. was founded in 2009 and is headquartered in Tokyo, Japan.
CrowdWorks Inc. provides crowdsourcing services in Japan. The company operates
CrowdWorks, a crowdsourcing platform that connects companies with individuals
over the Internet enabling orders to be placed and accepted for work; and
Crowdtech, a project matching service platform for freelancers and companies. It also
offers specialized project matching services for the needs of online work; CrowsLinks,
Human a specialized side job/second business matching service for high-value professionals;
Resource and online community-based learning career place; agent service for professional side
15 CrowdWorks Inc. Asia-Pacific 8,73% 8,30%
Employment hustles and dual jobs; PARK, which provides consultation services; TechDirect, a
Services matching platform that offers high-skilled IT personnel; MemberPay, a membership
fee payment service with no initial cost; Circle, a membership-based subscription
service for living that provides multi-location living and co-living; RPA project referral
service for freelancers; and CrowdLog, a cloud-based man-hours and project
management tool. CrowdWorks Inc. was incorporated in 2011 and is headquartered
in Tokyo, Japan.
Average 5,44% 3,80%
Median 5,05% 3,25%
Min 3,16% 1,35%
Max 8,73% 8,30%
Sumber : S&P Capital IQ (Diolah Y&R)
Halaman - 62
Page 73
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
Berdasarkan figur di atas, tambahan biaya yang diterapkan pada Rencana Transaksi berada pada
kisaran perusahaan pembanding.
Di sisi lain Delloite dalam artikel dengan judul “The new transfer pricing landscape : A practical guide
to the BEPS changes” menyatakan “Menerapkan markup sebesar 5 persen dari biaya yang
dialokasikan, mark-up tidak perlu dijustifikasi dengan studi benchmarking”. Hal ini didukung oleh
pernyataan KPMG dalam artikel yang berjudul “Transfer Pricing Considerations for Intragroup Service
Transactions” menyatakan bahwa “Pendekatan yang disederhanakan untuk penentuan biaya yang
wajar ditetapkan bahwa penyedia jasa harus menerapkan mark-up sebesar 5% dari biaya yang
relevan. Mark-up berdasarkan pendekatan yang disederhanakan tidak perlu dijustifikasi oleh studi
pembandingan dan harus diterapkan secara konsisten di semua yurisdiksi.” Oleh karena itu,
tambahan biaya tersebut tidak diperlukan adanya justifikasi.
Berdasarkan analisis tersebut tambahan biaya 5% atas Rencana Transaksi yang akan dilakukan oleh
WICO dan DMESI adalah Wajar.
Halaman - 63
Page 74
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
5 ANALISIS ATAS FAKTOR LAIN YANG RELEVAN
Faktor-faktor yang relevan dengan Rencana Transaksi sudah dianalisis dan diungkapkan pada bab-
bab sebelumnya baik secara kualitatif dan kuantitatif beserta pertimbangan manfaat, keuntungan,
risiko dan kerugian. Sehingga kami tidak melakukan analisis atas faktor lain yang relevan.
Halaman - 64
Page 75
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
6 KESIMPULAN ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN
Kewajaran Rencana Transaksi dapat disimpulkan dengan mempertimbangkan analisis-analisis
sebagai berikut:
• Analisis Rencana Transaksi
WICO dan DMESI melakukan perjanjian mengenai Central Support Service yang terkait Service
Provider yang berhubungan dengan kegiatan usaha maupun bisnis keduanya. Semula semua
biaya tersebut ditanggung terlebih dahulu oleh WICO, yang kemudian baru
dibebankan/ditagihkan kepada DMESI dan pihak berelasi. Akan tetapi mengingat kondisi WICO
yang sampai saat ini belum mencatatkan laba, sehingga dengan skema tersebut sangat
berpengaruh terhadap kondisi keuangan WICO, maka WICO berencana melakukan perubahan
skema pembebanan tersebut. Dimana DMESI yang akan membayarkan terlebih dahulu biaya
atas Central Support Service, baru setelahnya WICO dan pihak berelasi membayar sesuai
porsinya dengan tambahan biaya 5% kepada DMESI. Dengan rencana tersebut, kemudian
kedua pihak akan membuat perjanjian kerjasama dalam pemberian jasa tersebut.
• Analisis kualitatif dan kuantitatif
- Analisis kualitatif
Keuntungan yang akan diperoleh WICO dari Rencana Transaksi adalah pencatatan
pembayaran beban biaya Central Support Service terkait Service Provider sejalan dengan
pencatatan pembayaran yang dibebankan hanya pada pencatatan WICO, tidak lagi
menanggung porsi beban milik DMESI.
Kerugian berkenaan dengan Rencana transaksi dalam hal ini WICO tidak lagi menerima
margin dari DMESI dan pihak berelasi.
- Analisis kuantitatif
Analisis nilai tambah proyeksi posisi keuangan Sebelum dan Setelah Rencana Transaksi
adalah sebagai berikut:
a) Setelah Rencana Transaksi, utang lain-lain WICO akan bertambah. WICO
membutuhkan tambahan dana untuk modal kerja, seiring dengan dilakukannya
pembayaran atas utang bank jangka pendek secara bertahap. Penambahan dana
tersebut tidak terlalu signifikan jika dibandingkan dengan dana yang dikeluarkan untuk
membayar utang bank jangka pendek.
b) Pinjaman bank jangka pendek dapat dibayarkan secara bertahap hingga akhir periode
proyeksi. Hal ini disebabkan WICO tidak perlu mengeluarkan biaya Central Support
Service terkait Service of Provider yang ditanggung terlebih dahulu.
c) Setelah Rencana Transaksi, WICO tidak mendapatkan margin (5%) atas biaya yang
ditanggung lebih dahulu terkait dengan biaya Central Support Service terkait Service of
Provider.
d) WICO akan menanggung biaya tambahan sebesar 5% kepada DMESI. Meskipun
demikian, beban keuangan yang akan ditanggung oleh WICO akan mengalami
penurunan.
e) WICO juga akan membayarkan utang bank jangka pendek secara bertahap hingga
akhir periode proyeksi.
f) Arus kas yang diperoleh dari/(digunakan untuk) operasi akan menunjukkan
pengeluaran yang lebih besar pada periode 2027 dan 2028. Hal ini dikarenakan WICO
akan membayarkan sebagian utang lain-lain kepada pihak berelasi pada periode
tersebut. Selain itu tercatat arus kas operasi mengalami perbaikan, dikarenakan WICO
tidak perlu mengeluarkan biaya Central Support Service terkait Service of Provider yang
ditanggung terlebih dahulu.
g) Tidak ada perubahan terkait dengan arus kas investasi Sebelum dan Setelah Rencana
Transaksi.
Halaman - 65
Page 76
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
h) Arus kas yang diperoleh dari/(digunakan untuk) pendanaan menunjukkan
pembayaran utang bank jangka pendek yang dilakukan oleh WICO secara bertahap
selama periode proyeksi. Atas hal tersebut, arus kas pendanaan menunjukkan
perbaikan dikarenakan WICO dapat mengurangi beban keuangan selama periode
proyeksi.
Berdasarkan analisis kualitatif dan analisis kuantitatif di atas yang menunjukkan dampak positif,
maka Rencana Transaksi wajar untuk dilakukan.
• Analisis kewajaran nilai Rencana Transaksi
Berdasarkan analisis yang telah dijelaskan di atas, tambahan biaya yang diterapkan pada
Rencana Transaksi berada pada kisaran perusahaan pembanding.
Di sisi lain Delloite dalam artikel dengan judul “The new transfer pricing landscape : A practical
guide to the BEPS changes” menyatakan “Menerapkan markup sebesar 5 persen dari biaya yang
dialokasikan, mark-up tidak perlu dijustifikasi dengan studi benchmarking”. Hal ini didukung oleh
pernyataan KPMG dalam artikel yang berjudul “Transfer Pricing Considerations for Intragroup
Service Transactions” menyatakan bahwa “Pendekatan yang disederhanakan untuk penentuan
biaya yang wajar ditetapkan bahwa penyedia jasa harus menerapkan mark-up sebesar 5% dari
biaya yang relevan. Mark-up berdasarkan pendekatan yang disederhanakan tidak perlu
dijustifikasi oleh studi pembandingan dan harus diterapkan secara konsisten di semua
yurisdiksi.” Oleh karena itu, tambahan biaya tersebut tidak diperlukan adanya justifikasi.
Berdasarkan analisis tersebut tambahan biaya 5% atas Rencana Transaksi yang akan dilakukan
oleh WICO dan DMESI adalah Wajar.
Halaman - 66
Page 77
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
7 PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI
Berdasarkan analisis atas Rencana Transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis kewajaran
nilai Rencana Transaksi serta penelaahan atas data dan informasi yang diperoleh dan digunakan
sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Pendapat Kewajaran ini, kami berpendapat bahwa
Rencana Transaksi adalah WAJAR.
Halaman - 67
Page 78
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Wicaksana Overseas International Tbk (“WICO”)
8 KUALIFIKASI PENILAI BISNIS
Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang secara resmi telah ditetapkan berdasarkan Keputusan
Menteri Keuangan No. 365/KM.1/2020 tanggal 27 Juli 2020, dengan nama Kantor Jasa Penilai Publik
Yanuar, Rosye dan Rekan dengan Izin KJPP No. 2.20.0170.
Penilai Bisnis yang menandatangani laporan pendapat kewajaran ini merupakan Penilai Bisnis
bersertifikat MAPPI dengan perizinan sebagai berikut:
No. Izin Penilai Publik : B-1.08.00044
No. STTD : STTD.PB-37/PJ-1/PM.02/2023
Klasifikasi Izin : Penilaian Bisnis (B)
No. MAPPI : 99-S-01230
Halaman - 68
Page 79
LAMPIRAN - LAMPIRAN
Page 80
LAMPIRAN KEUANGAN
Page 81
PROYEKSI KEUANGAN TANPA RENCANA TRANSAKSI
PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(DALAM RIBUAN RUPIAH)
2024 2025 2026 2027 2028
Keterangan
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
ASET
Aset Lancar
Kas dan Setara Kas 33.637.421 35.333.971 41.262.747 48.757.232 52.219.466
Piutang usaha 120.150.378 132.165.416 144.641.880 161.998.906 181.438.774
Piutang Lain-Lain 16.577.924 16.577.924 16.577.924 16.577.924 16.577.924
Persediaan 91.429.862 95.689.065 105.257.971 116.501.999 130.482.239
Uang Muka pembelian 2.088.094 2.088.094 2.088.094 2.088.094 2.088.094
Biaya Dibayar Dimuka 1.589.181 1.589.181 1.589.181 1.589.181 1.589.181
Jumlah Aset Lancar 265.472.859 283.443.650 311.417.797 347.513.336 384.395.678
Aset Tidak Lancar
Aset Tak Berwujud 2.425.587 2.425.587 2.425.587 2.425.587 2.425.587
Aset Tetap 46.883.652 60.597.190 59.810.728 59.024.266 58.237.805
Aset Hak Guna 4.713.188 4.713.188 4.713.188 4.713.188 4.713.188
Estimasi tagihan pajak 25.302.384 25.302.384 25.302.384 25.302.384 25.302.384
Aset Tidak Lancar Lain-Lain 1.847.239 1.847.239 1.847.239 1.847.239 1.847.239
Jumlah Aset Tidak Lancar 81.172.050 94.885.588 94.099.126 93.312.664 92.526.202
JUMLAH ASET 346.644.909 378.329.238 405.516.923 440.826.000 476.921.880
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang Usaha 138.211.952 146.267.005 158.189.460 174.433.738 194.631.030
Utang Lain-Lain 28.521.600 28.521.600 28.521.600 28.521.600 28.521.600
Utang Pajak 1.020.890 1.020.890 1.020.890 1.020.890 1.020.890
Biaya yang Masih Harus Dibayar 5.551.730 5.551.730 5.551.730 5.551.730 5.551.730
Pinjaman bank jangka pendek 239.950.727 259.950.727 259.950.727 224.950.727 159.950.727
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun :
Liabilitas sewa - - - - -
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 11.435.619 11.435.619 11.435.619 11.435.619 11.435.619
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 424.692.518 452.747.572 464.670.027 445.914.305 401.111.597
#REF! #REF! #REF!
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas pajak tangguhan - - - - -
Pendapatan yang ditangguhkan 37.500 37.500 37.500 37.500 37.500
Liabilitas jangka panjang – setelah dkurangi bagian yang jatuh
tempo dalam waktu :
Liabilitas sewa - - - - -
Liabilitas Imbalan Kerja 66.759 66.759 66.759 66.759 66.759
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 104.259 104.259 104.259 104.259 104.259
JUMLAH LIABILITAS 424.796.778 452.851.831 464.774.286 446.018.565 401.215.856
EKUITAS
Modal Saham 810.337.483 810.337.483 810.337.483 810.337.483 810.337.483
Agio saham - - - - -
Akumulasi kerugian (888.511.487) (884.882.212) (869.616.982) (815.552.183) (734.653.594)
Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas
Induk (78.174.005) (74.544.729) (59.279.499) (5.214.700) 75.683.889
Kepentingan nonpengendali 22.136 22.136 22.136 22.136 22.136
JUMLAH EKUITAS, Neto (78.151.869) (74.522.593) (59.257.363) (5.192.565) 75.706.024
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 346.644.909 378.329.238 405.516.923 440.826.000 476.921.880
Page 82
PROYEKSI KEUANGAN TANPA RENCANA TRANSAKSI
PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
KONSOLIDASIAN
(DALAM RIBUAN RUPIAH)
2024 2025 2026 2027 2028
Keterangan
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
10,00% 10,00% 12,00% 12,00%
PENJUALAN NETO 1.407.472.306 1.548.219.536 1.703.041.490 1.907.406.469 2.136.295.245
HARGA POKOK PENJUALAN (1.257.410.903) (1.315.986.606) (1.447.585.266) (1.602.221.434) (1.794.488.006)
89,34% 85,00% 85,00% 84,00% 84,00%
LABA BRUTO 150.061.402 232.232.930 255.456.223 305.185.035 341.807.239
10,66% 15,00% 15,00% 16,00% 16,00%
Beban Penjualan (22.216.719) (5.000.000) (5.500.000) (6.160.000) (6.899.200)
Beban Umum dan Administrasi (193.738.067) (204.143.585) (215.230.924) (228.125.167) (242.049.380)
Beban Usaha Lainnya - - - - -
Pendapatan Usaha Lainnya - - - - -
LABA USAHA (65.893.383) 23.089.345 34.725.300 70.899.868 92.858.659
-4,68% 1,49% 2,04% 3,72% 4,35%
Pendapatan Keuangan 36.235 36.235 36.235 36.235 36.235
Pajak Final atas Penghasilan Bunga - - - - -
Beban Keuangan (17.996.305) (19.496.305) (19.496.305) (16.871.305) (11.996.305)
LABA SEBELUM MANFAAT (BEBAN) PAJAK (83.853.453) 3.629.276 15.265.230 54.064.798 80.898.589
-5,96% 0,23% 0,90% 2,83% 3,79%
MANFAAT (BEBAN) PAJAK, NETO - - - - -
LABA TAHUN BERJALAN (83.853.453) 3.629.276 15.265.230 54.064.798 80.898.589
-5,96% 0,23% 0,90% 2,83% 3,79%
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan kerja - - - - -
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN (83.853.453) 3.629.276 15.265.230 54.064.798 80.898.589
PROYEKSI KEUANGAN TANPA RENCANA TRANSAKSI
PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
(DALAM RIBUAN RUPIAH)
2024 2025 2026 2027 2028
Keterangan
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi (71.355.587) 14.906.392 24.638.619 58.579.328 79.672.076
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas investasi 786.462 (13.713.538) 786.462 786.462 786.462
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan 92.003.695 503.695 (19.496.305) (51.871.305) (76.996.305)
KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS 21.434.570 1.696.550 5.928.776 7.494.485 3.462.234
DAMPAK NETO PERUBAHAN NILAI TUKAR ATAS KAS DAN SETARA KAS - - - - -
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 12.202.850 33.637.421 35.333.971 41.262.747 48.757.232
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 33.637.421 35.333.971 41.262.747 48.757.232 52.219.466
cek 0 0 0 0 0
PROYEKSI KEUANGAN TANPA RENCANA TRANSAKSI
RASIO KEUANGAN
PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk
DALAM SATUAN
2024 2025 2026 2027 2028
Keterangan
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
LIQUIDITY RATIO
Current Ratio 62,51% 62,61% 67,02% 77,93% 95,83%
Quick Ratio 40,98% 41,47% 44,37% 51,81% 63,30%
ACTIVITY RATIO
Account Receivable Turnover 31 31 31 31 31
Inventory Turnover 27 27 27 27 27
Account Payable Turnover 40 41 40 40 40
SOLVABILITY RATIO
Total Liabilities to Equity Ratio -543,55% -607,67% -784,33% -8589,56% 529,97%
Total Liabilities to Assets Ratio 122,55% 119,70% 114,61% 101,18% 84,13%
PROFITABILITY RATIO
Gross Profit Margin 10,66% 15,00% 15,00% 16,00% 16,00%
Net Profit Margin -5,96% 0,23% 0,90% 2,83% 3,79%
Rate of Return on Assets -24,19% 0,96% 3,76% 12,26% 16,96%
Rate of Return on Equity 107,30% -4,87% -25,76% -1041,20% 106,86%
Page 83
PROYEKSI KEUANGAN DENGAN RENCANA TRANSAKSI
PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(DALAM RIBUAN RUPIAH)
2024 2025 2026 2027 2028
Keterangan
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
ASET
Aset Lancar
Kas dan Setara Kas 29.521.903 29.178.314 53.665.346 41.465.417 29.755.460
Piutang usaha 120.150.378 132.165.416 144.641.880 161.998.906 181.438.774
Piutang Lain-Lain 16.577.924 16.577.924 16.577.924 16.577.924 16.577.924
Persediaan 91.429.862 95.689.065 105.257.971 116.501.999 130.482.239
Uang Muka pembelian 2.088.094 2.088.094 2.088.094 2.088.094 2.088.094
Biaya Dibayar Dimuka 1.589.181 1.589.181 1.589.181 1.589.181 1.589.181
Jumlah Aset Lancar 261.357.341 277.287.993 323.820.396 340.221.521 361.931.672
Aset Tidak Lancar
Aset Tak Berwujud 2.425.587 2.425.587 2.425.587 2.425.587 2.425.587
Aset Tetap 46.883.652 60.597.190 59.810.728 59.024.266 58.237.805
Aset Hak Guna 4.713.188 4.713.188 4.713.188 4.713.188 4.713.188
Estimasi tagihan pajak 25.302.384 25.302.384 25.302.384 25.302.384 25.302.384
Aset Tidak Lancar Lain-Lain 1.847.239 1.847.239 1.847.239 1.847.239 1.847.239
Jumlah Aset Tidak Lancar 81.172.050 94.885.588 94.099.126 93.312.664 92.526.202
JUMLAH ASET 342.529.391 372.173.581 417.919.522 433.534.185 454.457.875
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang Usaha 138.211.952 146.267.005 158.189.460 174.433.738 194.631.030
Utang Lain-Lain 43.625.306 59.333.160 75.669.329 67.658.944 35.328.144
Utang Pajak 1.020.890 1.020.890 1.020.890 1.020.890 1.020.890
Biaya yang Masih Harus Dibayar 5.551.730 5.551.730 5.551.730 5.551.730 5.551.730
Pinjaman bank jangka pendek 219.950.727 219.950.727 219.950.727 169.950.727 119.950.727
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun :
Liabilitas sewa - - - - -
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 11.435.619 11.435.619 11.435.619 11.435.619 11.435.619
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 419.796.225 443.559.132 471.817.756 430.051.650 367.918.141
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas pajak tangguhan - - - - -
Pendapatan yang ditangguhkan 37.500 37.500 37.500 37.500 37.500
Liabilitas jangka panjang – setelah dkurangi bagian yang jatuh
tempo dalam waktu :
Liabilitas sewa - - - - -
Liabilitas Imbalan Kerja 66.759 66.759 66.759 66.759 66.759
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 104.259 104.259 104.259 104.259 104.259
JUMLAH LIABILITAS 419.900.484 443.663.392 471.922.015 430.155.909 368.022.400
EKUITAS
Modal Saham 810.337.483 810.337.483 810.337.483 810.337.483 810.337.483
Agio saham - - - - -
Akumulasi kerugian (887.730.712) (881.849.429) (864.362.112) (806.981.343) (723.924.144)
Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas
(77.393.229) (71.511.946) (54.024.629) 3.356.140 86.413.339
Induk
Kepentingan nonpengendali 22.136 22.136 22.136 22.136 22.136
JUMLAH EKUITAS, Neto (77.371.093) (71.489.810) (54.002.493) 3.378.276 86.435.474
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 342.529.391 372.173.581 417.919.522 433.534.185 454.457.875
Page 84
PROYEKSI KEUANGAN DENGAN RENCANA TRANSAKSI
PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
KONSOLIDASIAN
(DALAM RIBUAN RUPIAH) 89,34% 85,00% 85,00% 84,00% 84,00%
2024 2025 2026 2027 2028
Keterangan
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
10,00% 10,00% 12,00% 12,00%
PENJUALAN NETO 1.407.472.306 1.548.219.536 1.703.041.490 1.907.406.469 2.136.295.245
HARGA POKOK PENJUALAN (1.257.410.903) (1.315.986.606) (1.447.585.266) (1.602.221.434) (1.794.488.006)
89,34% 85,00% 85,00% 84,00% 84,00%
LABA BRUTO 150.061.402 232.232.930 255.456.223 305.185.035 341.807.239
10,66% 15,00% 15,00% 16,00% 16,00%
Beban Penjualan (22.216.719) (5.000.000) (5.500.000) (6.160.000) (6.899.200)
Beban Umum dan Administrasi (194.457.291) (204.891.578) (216.008.836) (228.934.196) (242.890.771)
Beban Usaha Lainnya - - - - -
Pendapatan Usaha Lainnya - - - - -
LABA USAHA (66.612.607) 22.341.352 33.947.387 70.090.839 92.017.268
-4,73% 1,44% 1,99% 3,67% 4,31%
Pendapatan Keuangan 36.235 36.235 36.235 36.235 36.235
Pajak Final atas Penghasilan Bunga - - - - -
Beban Keuangan (16.496.305) (16.496.305) (16.496.305) (12.746.305) (8.996.305)
LABA SEBELUM MANFAAT (BEBAN) PAJAK (83.072.677) 5.881.283 17.487.317 57.380.769 83.057.198
-5,90% 0,38% 1,03% 3,01% 3,89%
MANFAAT (BEBAN) PAJAK, NETO - - - - -
LABA TAHUN BERJALAN (83.072.677) 5.881.283 17.487.317 57.380.769 83.057.198
-5,90% 0,38% 1,03% 3,01% 3,89%
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan kerja - - - - -
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN (83.072.677) 5.881.283 17.487.317 57.380.769 83.057.198
(0) (0) - - -
PROYEKSI KEUANGAN DENGAN RENCANA TRANSAKSI
PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
(DALAM RIBUAN RUPIAH)
2024 2025 2026 2027 2028
Keterangan
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi (56.971.105) 29.866.254 40.196.875 49.759.914 46.499.886
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas investasi 786.462 (13.713.538) 786.462 786.462 786.462
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan 73.503.695 (16.496.305) (16.496.305) (62.746.305) (58.996.305)
KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS 17.319.052 (343.589) 24.487.032 (12.199.929) (11.709.957)
DAMPAK NETO PERUBAHAN NILAI TUKAR ATAS KAS DAN SETARA KAS - - - - -
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 12.202.850 29.521.903 29.178.314 53.665.346 41.465.417
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 29.521.903 29.178.314 53.665.346 41.465.417 29.755.460
cek 0 0 0 0 0
PROYEKSI KEUANGAN DENGAN RENCANA TRANSAKSI
RASIO KEUANGAN
PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk
DALAM SATUAN
2024 2025 2026 2027 2028
Keterangan
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
LIQUIDITY RATIO
Current Ratio 62,26% 62,51% 68,63% 79,11% 98,37%
Quick Ratio 40,48% 40,94% 46,32% 52,02% 62,91%
ACTIVITY RATIO
Account Receivable Turnover 31 31 31 31 31
Inventory Turnover 27 27 27 27 27
Account Payable Turnover 40 41 40 40 40
SOLVABILITY RATIO
Total Liabilities to Equity Ratio -542,71% -620,60% -873,89% 12733,00% 425,78%
Total Liabilities to Assets Ratio 122,59% 119,21% 112,92% 99,22% 80,98%
PROFITABILITY RATIO
Gross Profit Margin 10,66% 15,00% 15,00% 16,00% 16,00%
Net Profit Margin -5,90% 0,38% 1,03% 3,01% 3,89%
Rate of Return on Assets -24,25% 1,58% 4,18% 13,24% 18,28%
Rate of Return on Equity 107,37% -8,23% -32,38% 1698,52% 96,09%
Page 85
INKREMENTAL - - - -
PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk - - - -
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN - - - -
(DALAM RIBUAN RUPIAH)
2024 2025 2026 2027 2028
Keterangan
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
ASET
Aset Lancar
Kas dan Setara Kas (4.115.518) (6.155.657) 12.402.599 (7.291.815) (22.464.005)
Piutang usaha - - - - -
Piutang Lain-Lain - - - - -
Persediaan - - - - -
Uang Muka pembelian - - - - -
Biaya Dibayar Dimuka - - - - -
Jumlah Aset Lancar (4.115.518) (6.155.657) 12.402.599 (7.291.815) (22.464.005)
Aset Tidak Lancar
Aset Tak Berwujud - - - - -
Aset Tetap - - - - -
Aset Hak Guna - - - - -
Estimasi tagihan pajak - - - - -
Aset Tidak Lancar Lain-Lain - - - - -
Jumlah Aset Tidak Lancar - - - - -
JUMLAH ASET (4.115.518) (6.155.657) 12.402.599 (7.291.815) (22.464.005)
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang Usaha - - - - -
Utang Lain-Lain 15.103.706 30.811.561 47.147.729 39.137.344 6.806.544
Utang Pajak - - - - -
Biaya yang Masih Harus Dibayar - - - - -
Pinjaman bank jangka pendek (20.000.000) (40.000.000) (40.000.000) (55.000.000) (40.000.000)
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun : - - - - -
Liabilitas sewa - - - - -
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek - - - - -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek (4.896.294) (9.188.439) 7.147.729 (15.862.656) (33.193.456)
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas pajak tangguhan
Pendapatan yang ditangguhkan - - - - -
Liabilitas jangka panjang – setelah dkurangi bagian yang jatuh
tempo dalam waktu : - - - - -
Liabilitas sewa - - - - -
Liabilitas Imbalan Kerja - - - - -
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang - - - - -
JUMLAH LIABILITAS (4.896.294) (9.188.439) 7.147.729 (15.862.656) (33.193.456)
EKUITAS
Modal Saham - - - - -
Agio saham - - - - -
Akumulasi kerugian 780.776 3.032.783 5.254.870 8.570.841 10.729.450
780.776 3.032.783 5.254.870 8.570.841 10.729.450
Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
Kepentingan nonpengendali - - - - -
JUMLAH EKUITAS, Neto 780.776 3.032.783 5.254.870 8.570.841 10.729.450
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS (4.115.518) (6.155.657) 12.402.599 (7.291.815) (22.464.005)
Page 86
INKREMENTAL
PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
KONSOLIDASIAN
(DALAM RIBUAN RUPIAH)
2024 2025 2026 2027 2028
Keterangan
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
PENJUALAN NETO - - - - -
HARGA POKOK PENJUALAN - - - - -
#DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
LABA BRUTO - - - - -
#DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
Beban Penjualan - - - - -
Beban Umum dan Administrasi (719.224) (747.993) (777.913) (809.029) (841.390)
Beban Usaha Lainnya - - - - -
Pendapatan Usaha Lainnya - - - - -
LABA USAHA (719.224) (747.993) (777.913) (809.029) (841.390)
#DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
Pendapatan Keuangan - - - - -
Pajak Final atas Penghasilan Bunga - - - - -
Beban Keuangan 1.500.000 3.000.000 3.000.000 4.125.000 3.000.000
LABA SEBELUM MANFAAT (BEBAN) PAJAK 780.776 2.252.007 2.222.087 3.315.971 2.158.610
#DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
MANFAAT (BEBAN) PAJAK, NETO - - - - -
LABA TAHUN BERJALAN 780.776 2.252.007 2.222.087 3.315.971 2.158.610
#DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan kerja - - - - -
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 780.776 2.252.007 2.222.087 3.315.971 2.158.610
INKREMENTAL
PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
(DALAM RIBUAN RUPIAH)
2024 2025 2026 2027 2028
Keterangan
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi 14.384.482 14.959.861 15.558.256 (8.819.414) (33.172.191)
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas investasi - - - - -
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan (18.500.000) (17.000.000) 3.000.000 (10.875.000) 18.000.000
KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS (4.115.518) (2.040.139) 18.558.256 (19.694.414) (15.172.191)
DAMPAK NETO PERUBAHAN NILAI TUKAR ATAS KAS DAN SETARA KAS - - - - -
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN - (4.115.518) (6.155.657) 12.402.599 (7.291.815)
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN (4.115.518) (6.155.657) 12.402.599 (7.291.815) (22.464.005)
Page 87
PROFORMA
PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(DALAM RIBUAN RUPIAH)
31-Dec-23 31-Dec-23
Keterangan Penyesuaian
TANPA RENCANA TRANSAKSI DENGAN RENCANA TRANSAKSI
ASET
Aset Lancar
Kas dan Setara Kas 12.202.850 0 12.202.850
Piutang usaha 119.535.170 0 119.535.170
Piutang Lain-Lain 16.577.924 0 16.577.924
Persediaan 85.221.586 0 85.221.586
Uang Muka pembelian 2.088.094 0 2.088.094
Biaya Dibayar Dimuka 1.589.181 0 1.589.181
Jumlah Aset Lancar 237.214.805 0 237.214.805
Aset Tidak Lancar
Aset Tak Berwujud 2.425.587 0 2.425.587
Aset Tetap 47.670.114 0 47.670.114
Aset Hak Guna 4.713.188 0 4.713.188
Estimasi tagihan pajak 25.302.384 0 25.302.384
Aset Tidak Lancar Lain-Lain 1.847.239 0 1.847.239
Jumlah Aset Tidak Lancar 81.958.512 0 81.958.512
JUMLAH ASET 319.173.317 0 319.173.317
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang Usaha 136.886.906 0 136.886.906
Utang Lain-Lain 28.521.600 0 28.521.600
Utang Pajak 1020890 0 1020890
Biaya yang Masih Harus Dibayar 5.551.730 0 5.551.730
Pinjaman bank jangka pendek 129.950.727 0 129.950.727
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun :
Liabilitas sewa 61.342 0 61.342
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 5.351.092 0 5.351.092
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 307.344.288 0 307.344.288
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas pajak tangguhan
Pendapatan yang ditangguhkan 37.500 0 37.500
Liabilitas jangka panjang – setelah dkurangi bagian yang jatuh tempo
dalam waktu :
Liabilitas sewa 5.418 0 5.418
Liabilitas Imbalan Kerja 6.084.527 0 6.084.527
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 6.127.445 0 6.127.445
JUMLAH LIABILITAS 313.471.733 0 313.471.733
EKUITAS
Modal Saham 795.892.782 0 795.892.782
Agio saham 14.444.701 0 14.444.701
Akumulasi kerugian (804.658.034) 0 (804.658.034)
5.679.449 0 5.679.449
Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
Kepentingan nonpengendali 22.136 0 22.136
JUMLAH EKUITAS, Neto 5.701.584 0 5.701.584
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 319.173.317 0 319.173.317
Page 88
PROFORMA
PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
KONSOLIDASIAN
(DALAM RIBUAN RUPIAH)
31-Dec-23 31-Dec-23
Keterangan Penyesuaian
TANPA RENCANA TRANSAKSI DENGAN RENCANA TRANSAKSI
PENJUALAN NETO 1.423.095.952 0 1.423.095.952
HARGA POKOK PENJUALAN (1.281.285.463) 0 (1.281.285.463)
LABA BRUTO 141.810.489 0 141.810.489
Beban Penjualan (69.998.049) 0 (69.998.049)
Beban Umum dan Administrasi (166.345.198) 0 (166.345.198)
Beban Usaha Lainnya 0 0 0
Pendapatan Usaha Lainnya 3.609.017 0 3.609.017
LABA USAHA (90.923.741) 0 (90.923.741)
Pendapatan Keuangan 36.235 0 36.235
Pajak Final atas Penghasilan Bunga 0 0 0
Beban Keuangan (11.718.572) 0 (11.718.572)
LABA SEBELUM MANFAAT (BEBAN) PAJAK (102.606.078) 0 (102.606.078)
MANFAAT (BEBAN) PAJAK, NETO (8.417.290) - (8.417.290)
LABA TAHUN BERJALAN (111.023.368) 0 (111.023.368)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan kerja (592.590) 0 (592.590)
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN (111.615.958) 0 (111.615.958)
PROFORMA
PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
(DALAM RIBUAN RUPIAH)
31-Dec-23 31-Dec-23
Keterangan Penyesuaian
TANPA RENCANA TRANSAKSI DENGAN RENCANA TRANSAKSI
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi (23.895.456) 0 (23.895.456)
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas investasi (5.507.786) 0 (5.507.786)
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan 31.565.661 0 31.565.661
KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS 2.162.418 0 2.162.418
DAMPAK NETO PERUBAHAN NILAI TUKAR ATAS KAS DAN SETARA KAS 0 0 0
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 10.040.432 0 10.040.432
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 12.202.850 0 12.202.850
Page 89
ANALISIS SENSITIVITAS - NILAI RENCANA TRANSAKSI NAIK 5%
PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk
RASIO KEUANGAN
DALAM SATUAN
2024 2025 2026 2027 2028
Keterangan
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
LIQUIDITY RATIO
Current Ratio 62,33% 62,64% 68,79% 79,27% 98,39%
Quick Ratio 40,59% 41,15% 46,59% 52,38% 63,32%
ACTIVITY RATIO
Account Receivable Turnover 31 31 31 31 31
Inventory Turnover 27 27 27 27 27
Account Payable Turnover 40 41 40 40 40
SOLVABILITY RATIO
Total Liabilities to Equity Ratio -543,69% -622,75% -878,25% 12827,93% 430,51%
Total Liabilities to Assets Ratio 122,54% 119,13% 112,85% 99,23% 81,15%
PROFITABILITY RATIO
Gross Profit Margin 10,66% 15,00% 15,00% 16,00% 16,00%
Net Profit Margin -5,90% 0,38% 1,03% 3,01% 3,89%
Rate of Return on Assets -24,20% 1,57% 4,16% 13,14% 18,11%
Rate of Return on Equity 107,37% -8,23% -32,38% 1698,52% 96,09%
ANALISIS SENSITIVITAS - NILAI RENCANA TRANSAKSI NAIK 10%
PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk
RASIO KEUANGAN
DALAM SATUAN
2024 2025 2026 2027 2028
Keterangan
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
LIQUIDITY RATIO
Current Ratio 62,39% 62,77% 68,94% 79,42% 98,41%
Quick Ratio 40,69% 41,35% 46,85% 52,73% 63,71%
ACTIVITY RATIO
Account Receivable Turnover 31 31 31 31 31
Inventory Turnover 27 27 27 27 27
Account Payable Turnover 40 41 40 40 40
SOLVABILITY RATIO
Total Liabilities to Equity Ratio -544,66% -624,91% -882,62% 12922,85% 435,24%
Total Liabilities to Assets Ratio 122,49% 119,05% 112,78% 99,23% 81,32%
PROFITABILITY RATIO
Gross Profit Margin 10,66% 15,00% 15,00% 16,00% 16,00%
Net Profit Margin -5,90% 0,38% 1,03% 3,01% 3,89%
Rate of Return on Assets -24,15% 1,57% 4,14% 13,04% 17,95%
Rate of Return on Equity 107,37% -8,23% -32,38% 1698,52% 96,09%
ANALISIS SENSITIVITAS - NILAI RENCANA TRANSAKSI NAIK 15%
PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk
RASIO KEUANGAN
DALAM SATUAN
2024 2025 2026 2027 2028
Keterangan
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
LIQUIDITY RATIO
Current Ratio 62,46% 62,90% 69,10% 79,57% 98,43%
Quick Ratio 40,80% 41,55% 47,12% 53,07% 64,11%
ACTIVITY RATIO
Account Receivable Turnover 31 31 31 31 31
Inventory Turnover 27 27 27 27 27
Account Payable Turnover 40 41 40 40 40
SOLVABILITY RATIO
Total Liabilities to Equity Ratio -545,64% -627,06% -886,99% 13017,78% 439,97%
Total Liabilities to Assets Ratio 122,44% 118,97% 112,71% 99,24% 81,48%
PROFITABILITY RATIO
Gross Profit Margin 10,66% 15,00% 15,00% 16,00% 16,00%
Net Profit Margin -5,90% 0,38% 1,03% 3,01% 3,89%
Rate of Return on Assets -24,09% 1,56% 4,11% 12,95% 17,80%
Rate of Return on Equity 107,37% -8,23% -32,38% 1698,52% 96,09%
Page 90
ANALISIS KEWAJARAN
Page 91
PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk
Analisis Nilai Kewajaran
Dalam %
Company Primary Operating Net Income
No Geography Business Description
Name Industry Profit Margin Margin
Lucas GC Limited, through its subsidiaries, provides online agent-
centric human capital management services based on platform-as-
a-service (PaaS) in the People’s Republic of China. Its Star Career
and Columbus platforms enables registered users to receive
customized job recommendations and work as talent scouts to
source suitable candidates for its corporate customers through
their social network , as well as receive trainings and other value-
Human
added services. The company’s platform provides permanent and
Resource
Lucas GC flexible employment recruitment services; outsourcing services
1 Asia-Pacific and 5,05% 5,53%
Limited primarily for technology-related projects to design, develop, and
Employmen
deliver the projects within budget and on time with acceptable
t Services
quality; information technology services to generate sales leads for
its corporate customers; and training services comprising career-
related certification programs. In addition, it engages in the media
and entertainment business; and provides management consulting
services. The company was founded in 2011 and is based in Beijing,
China. Lucas GC Limited operates as a subsidiary of HTL Luck y
Holding Limited.
World Holdings Co., Ltd. engages in human resources and
education, information and telecommunications, and real estate
businesses. It offers temporary staffing, tourism and material-
related human resources consulting, business contracting, and
personnel introduction services; and manufacturing, office,
construction engineer, and sales staff dispatch services. It also
provides geographic information system development, discipline
education and training, administrative consignment, and clinical
trial consignment services; and cameras and digital equipment,
Human and precision instruments repair services. In addition, the company
World Resource is also involved in the software outsourcing and development
2 Holdings Asia-Pacific and business; condominium sales and management, residential land 4,98% 3,05%
Co., Ltd. Employmen sales, building management, real estate consulting and brok erage,
t Services real estate development, renovation, and leasing management
businesses; construction and sale of single-family detached homes;
and design, development, sale, and rental of prefabricated houses.
Further, it provides telemark eting and corporate solutions; web
production and creative services; manages agricultural park s and
personal computer schools; and operates cellphone shops The
company was formerly k nown as World Intec Co., Ltd. and changed
its name to World Holdings Co., Ltd. in July 2014. World Holdings
Co., Ltd. was incorporated in 1993 and is headquartered in Fuk uok a
City, Japan.
UT Group Co., Ltd. engages in the dispatch and outsourcing of
permanent employees in the manufacturing, design and
development, construction, and other sectors in Japan. The
Human company offers factory operators, and design and development
Resource engineers for manufacturing companies. It also provides work er
UT Group
3 Asia-Pacific and dispatch, manufacturing outsourcing, business process 4,34% 1,74%
Co.,Ltd.
Employmen outsourcing, personnel placement, and support for structural
t Services reform for corporate clients. The company was formerly k nown as
UT Holdings Co., Ltd. and changed its name to UT Group Co., Ltd. in
July 2015. The company was founded in 1995 and is headquartered
in Tok yo, Japan.
Open Up Group Inc. engages in engineer dispatching,
subcontracting, outsourcing, and recruiting business for the
construction management, manufacturing, machinery, electronics,
and IT software fields in Japan and internationally. The company
offers temporary staffing and contracting, employment placement,
Human personnel introduction, and dispatching various personnel to
Resource manufacturers. It also operates in planning, development,
Open Up
4 Asia-Pacific and implementation, modification, maintenance, and operation of 7,42% 5,91%
Group Inc.
Employmen existing systems, and IT consulting. In addition, the company is
t Services involved in the employment promotion business for people with
disabilities, as well as online programming education and training
business. The company was formerly k nown as BeNext-Yumeshin
Group Co. and changed its name to Open Up Group Inc. in January
2023. Open Up Group Inc. was incorporated in 1997 and is
headquartered in Minato, Japan.
Page 92
PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk
Analisis Nilai Kewajaran
Dalam %
Company Primary Operating Net Income
No Geography Business Description
Name Industry Profit Margin Margin
LIKE Co., Ltd. offers a range of human resource services in Japan.
The company’s services include temporary staffing, outsourcing,
Human
recruitment, and educational support; and outsourced and public
Resource
LIKE Co., childcare services. It also operates nursing homes that offer
5 Asia-Pacific and 5,55% 3,99%
Ltd. nursing care related services. The company was formerly k nown as
Employmen
J-COM Holdings Co., Ltd. and changed its name to LIKE Co., Ltd. in
t Services
December 2016. LIKE Co., Ltd. was incorporated in 1993 and is
headquartered in Osak a, Japan.
HITO-Communications Holdings,Inc., together with its subsidiaries,
engages in the outsourcing, temporary staffing, e-commerce
(EC)/TC support, and wholesale businesses in Japan and
internationally. It provides outsourcing services, including sale of
smartphones, mobile phones, etc.; promote subscription to fixed
communication lines; sale of large-screen TVs, digital recorders,
tablet devices, air conditioners, refrigerators, washing machines,
etc.; sale of fresh food, cosmetic, and fashion products; acquisition
of customer information; human resource services for foreigners
visiting Japan; tax-free counter and bus guide services;
HITO- Human management of exhibitions, conventions, sporting events, etc.;
Communica Resource door-to-door sales support; multilingual call center for foreigners
6 tions Asia-Pacific and visiting Japan; and education and training services, as well as 6,56% 2,95%
Holdings,Inc Employmen business related to countermeasures against the spread of corona
. t Services infection. The company is also involved in the provision of staffing
services to telecommunication carriers, manufacturers,
supermark ets, travel agencies, etc.; contract management of e-
commerce sites centered on the fashion and sports fields; and TV
shopping sales support activities. In addition, it engages in the
planning, designing, manufacturing, producing, and wholesale of
clothing products; and provision of system related, limousine, and
land operating services, as well as social welfare services, including
home-visit nursing care and group home management. The
company was incorporated in 1998 and is headquartered in Tok yo,
Japan.
Pasona Group Inc., together with its subsidiaries, engages in the
provision of human resources, temporary staffing, and contracting
and outsourcing services in Japan. Its human resources business
process outsourcing (BPO) services include expert, place and
search, career development support, fringe benefit outsourcing,
health promotion management, public solution, DX promotion, and
human resources consulting/education and training services, as
Human well as operates JOB HUB Platform. The company also offers life
Resource solutions, which include childcare support, infants/children
Pasona
7 Asia-Pacific and education and human resources development, nursing care 3,59% 1,35%
Group Inc.
Employmen training facility operation, nursing care and work balance support,
t Services housek eeping agency operation, and safe and secure environment
development services. In addition, it provides support for global
human resources recruitment, overseas expansion consulting,
expat employee management, employee support, and
training/human resources development; and employment support
and relocation promotion, regional promotion, sales channel
development support, and inbound tourism services. The company
was founded in 1976 and is headquartered in Tok yo, Japan.
Ashley Services Group Limited provides labor hire, recruitment, and
training services in Australia. The company offers white-collar
recruitment services, including permanent, temporary, and
contract placements through multi-specialist providers under
Concept Recruitment Specialists brand name; and labor hire and
Human
Ashley work force solutions under the Action Work force, Concept
Resource
Services Engineering, Concept Retail Solutions, CCL Labour, CCL Traffic, and
8 Asia-Pacific and 3,16% 1,97%
Group Track Safety Australia brands. It also offers nationally accredited
Employmen
Limited qualifications training and assessment services under the Ashley
t Services
Institute of Training, Integracom, Australian Institute of Vocational
Development, National Institute of Training, Tracmin, The
Institution Company, and Concept GTO brands. Ashley Services
Group Limited was founded in 1968 and is headquartered in
Sydney, Australia.
Page 93
PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk
Analisis Nilai Kewajaran
Dalam %
Company Primary Operating Net Income
No Geography Business Description
Name Industry Profit Margin Margin
CREEK & RIVER Co., Ltd. provides rights management, production,
and agency services in Japan and internationally. The company
offers doctor job introduction services; business process services;
TV production related human resources services; temporary
staffing services; provides, distributes, and manages seminars in
the general field of facility construction, consulting, and support
for projects, etc.; and consulting services regarding planning,
development, operation, and sale of new products and services,
and commercialization of ideas. It also engages in agency
business/education/communication business; retail production
business; advertising sales business/human resources introduction
Human
business/staffing business; sales, mark eting, and platform
CREEK & Resource
operation management of idea lens products; promotion business;
9 RIVER Co., Asia-Pacific and 8,60% 6,01%
and planning, development, sales, operation, and maintenance
Ltd. Employmen
business of systems. The company is also involved in the
t Services
development and operation of game content; apparel agency
business; mark eting, R&D, and data utilization business; dispatch
of weather casters program and content production; regional
medical peripheral service business; production, processing, sales,
and business agency of agricultural products and foodstuffs, etc.;
planning, design, development, operation, etc. of block chain-
related platforms; motion comic development and distribution
business; investment business; management work for TV program
planning and production companies, etc.; and planning and
production of TV programs, etc. The company was incorporated in
1990 and is headquartered in Tok yo, Japan.
Forum Engineering Inc. engages in work ers dispatch and paid job
Human
placement businesses. It offers mechanical/electrical engineer
Forum Resource
staffing, student employment support, corporate training, in-house
10 Engineering Asia-Pacific and 5,65% 4,05%
engineer position matching system, and mechanical/electrical
Inc. Employmen
engineer job-change support services. The company was founded in
t Services
1981 and is based in Minato, Japan.
TWOSTONE&Sons Inc. engages in the IT service business in Japan.
The company operates in two segments, Engineer Platform Services
and Mark eting Platform Services. It offers strategy and IT
Human
consulting, and IT training services, as well as mark eting and IT
Resource
TWOSTONE solutions. The company also provides TechStars, a job change site;
11 Asia-Pacific and 3,17% 1,69%
&Sons Inc. tech boost, programming school in e-learning format; and
Employmen
Midwork s that provides freelancer support services; Midwork s
t Services
Consultant; and Sonosak i, a closed ASP service provider.
TWOSTONE&Sons Inc. was incorporated in 2013 and is
headquartered in Tok yo, Japan.
COPRO-HOLDINGS. Co., Ltd., engages in the temporary staffing
business in Japan and internationally. It provides temporary staff,
Human
including construction and plant engineers, as well as engages in
COPRO- Resource
the academia business. It also engages in the mechanical design
12 HOLDINGS. Asia-Pacific and 7,48% 5,15%
engineer dispatch business; contract development and design of
Co., Ltd. Employmen
industrial products; provision of system engineering services; and
t Services
operates as an IT engineer human resources agent. The company
was incorporated in 2006 and is headquartered in Nagoya, Japan.
PRTR Group Public Company Limited provides human resource
services in Thailand and internationally. The company offers
eastern seaboard, permanent, and project-based mass recruitment;
recruitment services in the areas of e-commerce, IT, machinery and
industrial parts, customer services, FMCD, logistics, automotive,
aviation, pharmaceutical and health, bank ing, insurance,
Human
PRTR Group wholesale and retail, construction, and real estate; and HR and
Resource
Public outsourcing services, including on boarding process, benefit
13 Asia-Pacific and 3,84% 3,25%
Company administration, people management, payroll, and training and
Employmen
Limited development services. It also provides Pinno Solutions, an HR
t Services
application for employee profile, time, benefit, and performance
management, as well as payroll automation; PRTR Connect, a cloud-
based time and attendance management system; PRTR Link , a
recruitment application; and Nexmove, a next-generation digital
career platform. The company was incorporated in 1993 and is
based in Bangk ok , Thailand.
Page 94
PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk
Analisis Nilai Kewajaran
Dalam %
Company Primary Operating Net Income
No Geography Business Description
Name Industry Profit Margin Margin
Human CAREER CO., LTD. provides human resources services in Japan. The
Resource company engages in general work er dispatch, outsourcing, job
CAREER CO.,
14 Asia-Pacific and consulting and advertisement, and paid employment placement 3,42% 2,13%
LTD.
Employmen businesses. It also offers temporary staffing services. CAREER CO.,
t Services LTD. was founded in 2009 and is headquartered in Tok yo, Japan.
CrowdWork s Inc. provides crowdsourcing services in Japan. The
company operates CrowdWork s, a crowdsourcing platform that
connects companies with individuals over the Internet enabling
orders to be placed and accepted for work ; and Crowdtech, a
project matching service platform for freelancers and companies. It
also offers specialized project matching services for the needs of
Human online work ; CrowsLink s, a specialized side job/second business
Resource matching service for high-value professionals; online community-
CrowdWork
15 Asia-Pacific and based learning career place; agent service for professional side 8,73% 8,30%
s Inc.
Employmen hustles and dual jobs; PARK, which provides consultation services;
t Services TechDirect, a matching platform that offers high-sk illed IT
personnel; MemberPay, a membership fee payment service with no
initial cost; Circle, a membership-based subscription service for
living that provides multi-location living and co-living; RPA project
referral service for freelancers; and CrowdLog, a cloud-based man-
hours and project management tool. CrowdWork s Inc. was
incorporated in 2011 and is headquartered in Tok yo, Japan.
Average 5,44% 3,80%
Median 5,05% 3,25%
Min 3,16% 1,35%
Max 8,73% 8,30%
Names mentioned 85 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT DKSH Market Expansion Services Indonesia
p.2 ×6
unresolved
org
Rosye dan Rekan
p.2 ×5
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.2 ×8
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.2 ×4
unresolved
org
KJPP
p.2 ×3
unresolved
person
Yanuar Bey
p.2 ×2
unresolved
org
Kementerian Keuangan dan Pasar Modal
p.3 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.4 ×26
unresolved
org
Pusat Statistik
p.4
unresolved
org
KJPP YANUAR
p.11 ×68
unresolved
person
Kantor Akuntan Publik Setiawati Budiman
p.14 ×4
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Yanuar
p.15 ×3
unresolved
org
Rosye & Rekan
p.15
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Gani Sigiro
p.18
unresolved
person
Alexander Ariyanto
p.19 ×3
unresolved
—
Retno Palupi Dian Hariati
· Komisaris
p.19
unresolved
—
00230/2.0959/AU.1/05/1316-
· Akuntan Publik
p.20
unresolved
person
Alexander Adrianto Gani Sigiro Tjahyadi
p.20
unresolved
org
DKSH Holding Ltd. DKSH Holding Ltd
p.25
unresolved
org
DMESI. DKSH Holding Ltd
p.25
unresolved
person
Akta Notaris Julian Nimrod Siregar
p.31
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.31
unresolved
person
Mochamad. Nova Faisal
p.31
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.31 ×3
unresolved
person
M. Nova Faisal
p.31
unresolved
person
Yulia
p.33
unresolved
org
Kepemilikan DKSH Holding Ltd.
p.33
unresolved
org
DKSH International Ltd.
p.33
unresolved
org
PT Djangkar Djati
p.35 ×4
unresolved
org
PT Wicaksana Overseas Import. Lalu
p.35
unresolved
org
PT Wicaksana Overseas Import
p.35
unresolved
org
PT Wicaksana Supra Ekatama
p.35
unresolved
org
Kota Nusantara
p.38
unresolved
org
Bank Indonesia Triwulan IV
p.38 ×8
unresolved
org
Kementerian Kesehatan
p.47 ×3
unresolved
org
Menteri Kesehatan
p.48
unresolved
org
Nasional Penanggulangan Bencana
p.49
unresolved
org
Margin Lucas GC Limited
p.67 ×2
unresolved
org
Lucas GC Limited
p.67
unresolved
org
China. Lucas GC Limited
p.67 ×2
unresolved
org
HTL Lucky Holding Limited. World Holdings Co., Ltd.
p.67
unresolved
org
World Intec Co., Ltd.
p.67 ×2
unresolved
org
World Holdings Co., Ltd.
p.67 ×4
unresolved
org
Margin UT Group Co., Ltd.
p.68
unresolved
org
UT Group Co.,Ltd.
p.68 ×3
unresolved
org
UT Holdings Co., Ltd.
p.68 ×2
unresolved
org
Japan. Open Up Group Inc.
p.68 ×2
unresolved
org
Open Up Group Inc.
p.68 ×4
unresolved
org
Japan. LIKE Co., Ltd.
p.68
unresolved
org
J-COM Holdings Co., Ltd.
p.68
unresolved
org
Japan. Pasona Group Inc.
p.69 ×2
unresolved
org
Japan. Ashley Services Group Limited
p.69 ×2
unresolved
org
Ashley Services Group Limited
p.70 ×2
unresolved
org
RIVER Co., Ltd.
p.70 ×2
unresolved
org
Japan. Forum Engineering Inc.
p.70 ×2
unresolved
org
Sons Inc.
p.71 ×5
unresolved
org
Japan. COPRO-HOLDINGS. Co., Ltd.
p.71 ×2
unresolved
org
Employment Ltd.
p.71
unresolved
org
Japan. PRTR Group Public Company Limited
p.71 ×2
unresolved
org
Japan. CrowdWorks Inc.
p.72
unresolved
org
CrowdWorks Inc.
p.72 ×2
unresolved
org
Holding Limited. World Holdings Co., Ltd.
p.91
unresolved
org
Japan. UT Group Co., Ltd.
p.91
unresolved
org
Employmen J-COM Holdings Co., Ltd.
p.92
unresolved
org
Employmen Limited
p.92 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.455
7161 ms
12 Sep 2026 23:04
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': 'Yanuar Bey, S.E., M.M., MAPPI (Cert.) Publik',
'assets': [{'area_sqm': None,
'category': 'OTHER',
'description': 'afiliasi dan/atau kewajaran transaksi'}],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'CONFLICT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': 'afiliasi dan/atau kewajaran transaksi',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': '56'}