Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-BOLD-att2.pdf

Other Text extracted BOLD

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 261

Page 1
  RESILIENCE
WITH INTEGRITY
    2025           Laporan Keberlanjutan
                   Sustainability Report




  PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA)
Page 2

          
Page 3

          
Page 4
Daftar Isi
Table of Contents




                                                             Area Operasional                               Target dan Peta Jalan ESG
                                                      30     Operating Area                           51    ESG Targets and Roadmap
                                                             Struktur Grup Perseroan                        Manajemen Resiko
    04
         Penjelasan Tema                              32     Group company structure                  53    Risk Management
         About Theme
                                                             Pemegang Saham Dan Kepemilikan                 Tata Kelola Keberlanjutan
    06
         Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
                                                      33     Saham                                    57    Sustainability Governance
         Sustainability Performance Highlights
                                                             Shareholders and Share Ownership
                                                                                                            Struktur Tata Kelola
    10
         Sambutan Direksi
                                                             Perubahan Signifikan Perseroan           58    Governance Structure
         Letter from the Board                        34     Significant Company Changes
                                                                                                            Keterlibatan Pemangku Kepentingan
                                                             Karyawan                                 68    Stakeholder Engagement
                                                      34     Employees
                                                             Keanggotaan Asosiasi
                                                      35     Association membership
         Tentang Laporan Ini
    18   About This Report                                   Sertifikasi
                                                      36     Certifications                                 Dampak Ekonomi
    22
         Pedoman Kualitas Laporan                                                                     72    Economic Impact
         Report Quality Guidelines                           Penghargaan
                                                      37     Awards                                         Kinerja Bisnis
    23
         Hubungi Kami                                                                                 76    Business Performance
         Contact Us                                          Proses Bisnis Kami
                                                      38     Our Business Process                           Anti Korupsi dan Kepatuhan
                                                                                                      84    Anti Corruption and Compliance
                                                             Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Kami
                                                      39     Our Vision, Mission, and Values                Manajemen Rantai Pasok
                                                                                                      96    Supply Chain Management
         Tentang Perseroan
    24   About the Company
         Profil Perseroan
    26   Company Profile                                     Pendekatan Kami Terhadap
                                                      42     Keberlanjutan                                  Strategi Perubahan Iklim
    26
         Identitas Perseroan
                                                             Our Approach to Sustainability           106   Climate Strategy
         Corporate Identity
                                                             Topik Material Kami                            Strategi Perubahan Iklim
         Gambaran Umum Perseroan                      44                                              108
    29   Company Overview
                                                             Our Material Topic                             Climate Strategy
                                                             Kerangka Kerja dan Pendekatan                  Resiko Iklim, Adaptasi, Ketahanan
         Skala Bisnis
    29                                                47
                                                             Strategi ESG                                   dan Transisi
         Business Scale
                                                             ESG Strategy Framework and               110   Climate Risk, Adaptation, Resilience
         Pemegang Saham dan Kepemilikan                      Approaches                                     and Transition
    29   Saham
         Shareholder and Share Ownership




2            Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 5
                                                                                                                                         Daftar Isi
                                                                                                                                Table of Contents




      Energi dan Emisi GRK                            Sumber Daya Manusia Kami                             Pernyataan Penjaminan
122   Energy and GHG Emission                 183     Our People
                                                                                                   237     Assurance Statement
      Emisi Udara                                     Membangun Kesehatan dan
133   Air Emission                            191     Keselamatan Kerja
                                                      Fostering Health and Safety                          Standar dan Ketentuan Pelaporan
      Mencapai Aspirasi Iklim                                                                              Keberlanjutan OJK (SEOJK
134   Achieving Climate Aspiration                                                                         NO.16/2021)
                                                                                                   238     OJK Sustainability Reporting
                                                                                                           Standards and Requirements
                                                                                                           (SEOJK NO.16/2021)
                                                      Transformasi Masyarakat
                                              210     Community Transformation
      Pengelolaan Lingkungan                                                                               Indeks GRI
138   Environmental Stewardship                       Theory of Change                             241     GRI Index
                                              215     Theory of Change
      Pengelolaan Air
142   Water Management                                Kesehatan dan Keselamatan
                                                                                                           Glosarium
      Pengelolaan Limbah                      219     Masyarakat                                   250
150   Waste Management                                Community Health & Safety                            Glossary

      Keanekaragaman Hayati                           Data Kinerja Transformasi
162   Biodiversity                                    Masyarakat
                                              223     Community Transformation
      Inisiatif Pengelolaan Air, Limbah dan           Performance Data
      Keanekaragaman Hayati
162   Initiative for Water, Waste and                 Program Pengembangan Masyarakat
      Biodiversity Management                         Utama Tahun 2025
                                              224     Key Community Development
                                                      Programs Of 2025



                                                      Formulir Umpan Balik
                                              236     Feedback Form
      Fokus Terhadap Karyawan
164   Employee Focus
      Hak Asasi Manusia, Keberagaman
                                                      Tanggapan Terhadap Umpan Balik
168   dan Inklusi
                                                      Laporan Keberlanjutan Tahun
      Human Rights, Diversity and Inclusion
                                              237     Sebelumnya
      Pengelolaan Talenta                             Responses to Feedback from
176   Talent Management                               Previous Year’s Sustainability Report
      Inisiatif dalam Mendukung Karyawan
180   Initiatives in Supporting Our
      Employee




                                              Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity            3
Page 6
Penjelasan Tema
About The Theme




4     Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 7
                                                                                                                            Penjelasan Tema
                                                                                                                            About The Theme




TENTANG TEMA                                                      ABOUT THE THEME

 “Ketangguhan dengan Integritas”                                  “Resilience with Integrity”
Tahun 2025 menunjukan meningkatnya tantangan yang                 The operating context in 2025 has become more
dihadapi sektor pertambangan. Kondisi cuaca yang semakin          challenging, with increasingly unpredictable and extreme
ekstrem dan tidak dapat diprediksi dapat mengganggu               weather disrupting site conditions, affecting productivity,
kegiatan operasional, memengaruhi produktivitas, serta            and slowing the pace of decarbonisation initiatives. These
memperlambat laju upaya dekarbonisasi. Kondisi tersebut           conditions underscore the need for a more disciplined and
menegaskan pentingnya bagi kami untuk tetap adaptif,              adaptive approach to operations.
fokus, dan disiplin dalam menjalankan operasi kami.

Tema laporan tahun ini mencerminkan respons Perseroan             Against this backdrop, the theme of this year’s Sustainability
terhadap lingkungan operasi yang penuh tantangan.                 Report reflects how the Company is responding to these
Ketangguhan tercermin dari kemampuan Perseroan                    realities. It highlights the importance of resilience in
untuk mempertahankan efektivitas operasional di tengah            sustaining operations amid disruption, adapting to changing
berbagai gangguan - menjaga kinerja, beradaptasi terhadap         conditions while continuing to deliver on core objectives, and
perubahan kondisi, dan tetap teguh berfokus pada prioritas        integrity in ensuring that these responses remain grounded
jangka panjang. Integritas mendefinisikan cara Perseroan          in responsible practices, transparency, and accountability to
menjalankan hal tersebut - dengan menjunjung tinggi               stakeholders. This balance is particularly important as the
praktik pertambangan yang bertanggung jawab, memelihara           Company navigates operational pressures while maintaining
transparansi kepada para pemangku kepentingan, serta              its commitments to ESG targets.
terus memenuhi komitmen terhadap target bisnis maupun
ESG.

Pendekatan Perseroan senantiasa berlandaskan pada                 The approach remains anchored in operational excellence
keunggulan operasional. Dengan memperkuat keandalan,              as the foundation for both resilience and integrity.
meningkatkan efisiensi, serta menjaga pengendalian                By strengthening reliability, improving efficiency, and
yang lebih ketat atas faktor-faktor operasional utama,            maintaining tighter control over key operational drivers,
Perseroan menangani tantangan jangka pendek sekaligus             the Company is addressing immediate challenges while
memperkuat landasan yang lebih stabil dan kredibel bagi           reinforcing a more stable and credible platform for long-
kinerja keberlanjutan jangka panjang.                             term sustainability performance.




                                          Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity         5
Page 8
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights



              ASPEK EKONOMI
              ECONOMIC ASPECT


    Kinerja Ekonomi Keseluruhan
    Overall Economic Performance


      Tahun                   Total Produksi (Ton)*                       Pendapatan (US$ Juta)                     Laba (Rugi) Bersih (US$ Juta)
       Year                  Total Production (Tons)*                      Revenue (Million US$)                    Net Profit (Loss) (Million US$)

       2025                                      881.427.421                                           1.480                                          (121)
       2024                                     1.285.726.196                                          1.756                                           (54)
       2023                                     1.445.977.081                                          1.833                                           50,7
Catatan | Note :
*) Unit produksi merupakan akumulasi dari total produksi batubara dan pemindahan overburden. | The production unit is the accumulation of total coal
    extraction and Overburden removal.



    Kinerja Pemasok (Area Indonesia)
    Supplier Performance (Indonesia operation)


                            Persentase Pemasok Lokal                    Persentase Pemasok Lokal                    Nilai Pembelian dari Pemasok
      Tahun                     untuk Barang (%)                              untuk Jasa (%)                                 Lokal (USD)
       Year                Percentage of Local Suppliers               Percentage of Local Suppliers                Value of Purchases from Local
                                  for Goods (%)                              for Services (%)                           Suppliers (Million US$)
       2025                                             18,51%                                     24,91%                                    35.839.423
       2024                                                19,4%                                       23,2%                                 70.629.576
       2023                                                18,3%                                       22,5%                                 60.769.533




                                                                        Produk Ramah Lingkungan
                                                                        Environmentally Friendly Products

                                                                        Sebagai kontraktor jasa pertambangan batubara, Perseroan
                                                                        tidak memproduksi produk fisik, termasuk produk
                                                                        ramah lingkungan. Namun, Perseroan secara konsisten
                                                                        menerapkan praktik dan teknologi ramah lingkungan
                                                                        dalam layanan yang diberikan kepada pelanggan. Hal
                                                                        ini mencakup peningkatan efisiensi operasional guna
                                                                        menurunkan emisi GRK, serta meningkatkan pengelolaan
                                                                        air dan limbah.

                                                                        As a coal mining contractor, the Company does not
                                                                        produce physical products, including environmentally
                                                                        friendly ones. However, the Company consistently
                                                                        embeds environmentally friendly practices and
                                                                        technologies into the services it delivers to its customers.
                                                                        This includes operational efficiency to reduce GHG
                                                                        emission as well as continuous improvement in water
                                                                        and waste management.




6             Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 9
                                                                                                                        Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
                                                                                                                Sustainability Performance Highlights




          ASPEK LINGKUNGAN
          ENVIRONMENTAL ASPECT


Kinerja Energi (Unit Bisnis Kontraktor Tambang)
Energy Performance (Mining Contractor Business)


                                                                                                                            Intensitas Energi
               Konsumsi Bahan Bakar (GJ)                                           Konsumsi Energi Total (GJ)
  Tahun                                              Konsumsi Listrik (GJ)                                                 (GJ/Ton Produksi)
                Fuel Consumption (Diesel)                                          Total Energy Consumption
   Year                                           Electricity Consumption (GJ)                                               Energy Intensity
                          (GJ)                                                                (GJ)
                                                                                                                            (GJ/Ton Product)
  2025                         22.607.788                             241.926                        22.849.714                                 0,029
  2024                          30.129.809                             371.861                       30.501.670                                 0,024
  2023                          31.747.580                             336.420                       32.084.000                                 0,022


Kinerja Emisi (Unit Bisnis Kontraktor Tambang)
Emission Performance (MIN ING Contractor Business)

                          Emisi Cakupan 1                                Emisi Cakupan 2                             Emisi Cakupan 3
  Tahun              (Emisi Langsung) (tCO2e)                    (Emisi pembelian Listrik) (tCO2e)           (Emisi dalam Rantai Nilai) (tCO2e)
   Year                  Scope 1 Emissions                     Scope 2 Emissions (Purchased Power             Scope 3 Emissions (Value Chain
                     (Direct Emissions) (tCO2e)                         Emissions) (tCO2e)                          Emissions) (tCO2e)
  2025                                       1.490.862                                        92.934                                       671.497
  2024                                         1.818.777                                     117.318                                       720.636
  2023                                         1.910.474                                     104.310                                       755.311


                                                                                                            Intensitas Emisi
  Tahun                       Emisi Total (Cakupan 1, 2, 3)                                              (tCO2e/ton produksi)
   Year                       Total Emission (Scope 1, 2, 3)                                               Emission Intensity
                                                                                                       (tCO2e/tons production)
  2025                                                               2.255.291                                                             0,00199
  2024                                                               2.656.731                                                             0,00176
  2023                                                               2.770.095                                                             0,00161



Kinerja Pengelolaan Limbah
Waste Management Performance

                        Limbah Berbahaya                            Limbah Tidak Berbahaya                  Limbah yang dialihkan dari Tempat
  Tahun                yang Dihasilkan (Ton)                          yang Dihasilkan (Ton)                     Pembuangan Akhir (Ton)
   Year                  Hazardous Waste                           Non-Hazardous Solid Waste                Limbah yang dialihkan dari Tempat
                         Generated (Tons)                               Generated (Tons)                        Pembuangan Akhir (Ton)
  2025                                         6.992,10                                     9.930,17                                     10.424,95
  2024                                          8.703,72                                   13.319,68                                      15.639,54
  2023                                          8.863,42                                   19.629,10                                       7.062,13



Kinerja Pengelolaan Air
Water Management Performance

  Tahun                                                             Konsumsi Air (Megaliter)
   Year                                                          Water Consumption (Megaliters)
  2025                                                                                                                                     7,002.70
  2024                                                                                                                                       12,934
  2023                                                                                                                                          9,633




                                                Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity              7
Page 10
    Kinerja Keanekaragaman Hayati
    Biodiversity Performance


    Perseroan telah berkontribusi dalam melindungi dan                      The Company has contributed to protecting and
    meningkatkan keanekaragaman hayati di sekitar wilayah                   improving the surrounding biodiversity. These activities
    operasional. Kegiatan tersebut meliputi:                                include:

    •   Program Kampung Iklim (Proklim) mencakup                            •     The climate village program, known as Proklim,
        berbagai     kegiatan    yang    bertujuan     untuk                      involves various activities that are aimed at
        meningkatkan ketahanan iklim di tingkat lokal.                            improving climate resilience in local areas. In 2025,
        Pada tahun 2025, Perseroan mendukung lima desa                            the Company supported five villages in South
        di Kalimantan Selatan yang telah melalui proses                           Kalimantan that have completed the selection
        seleksi oleh dinas lingkungan hidup setempat.                             process by the local environmental agency.
        Kegiatan dalam Proklim meliputi penanaman pohon,                          Activities related to Proklim include tree planting,
        pembersihan sungai, serta penanaman bambu di                              river clean ups, bamboo planting along riverbanks.
        sepanjang bantaran sungai.
    •   Perseroan melaksanakan program penutupan                            •     The Company conducts closure and rehabilitation
        tambang dan rehabilitasi di Indonesia dan Australia.                      programs in both Indonesia and Australia. These
        Kegiatan ini dilakukan pada lokasi atau pit tambang                       activities are done on sites or mine pits that are at
        yang telah mencapai akhir masa operasional,                               the end of their lifecycle and are aimed at restoring
        dengan tujuan memulihkan ekosistem serta                                  the ecosystem and providing benefits to both the
        memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar                                local communities and to the environment. In
        dan lingkungan. Pada tahun 2025, Perseroan                                2025, 335.37 hectares of topsoil has been returned
        telah mengembalikan lapisan tanah pucuk                                   across the Company’s operation areas in Indonesia.
        (topsoil) seluas 335,37 hektare di seluruh area                           In Australia, the Company has rehabilitated 20.6
        operasional di Indonesia. Di Australia, Perseroan                         hectares of post-mining land for grazing as well as
        telah merehabilitasi 20,6 hektare lahan pasca                             21.5 hectares of native ecosystem rehabilitation,
        tambang untuk penggembalaan serta 21,5 hektare                            bringing the total cumulative rehabilitated area
        untuk rehabilitasi ekosistem alami, sehingga total                        6,583 hectares by end of 2025.
        kumulatif area yang telah direhabilitasi mencapai
        6.583 hektare hingga akhir tahun 2025




8           Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 11
          ASPEK SOSIAL
          SOCIAL ASPECT




Kinerja Keselamatan Kerja
Safety Performance

 Tahun                Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR)                         Total Recordable Injury Frequency Rate (TRIFR)
  Year                Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR)                         Total Recordable Injury Frequency Rate (TRIFR)
  2025                                                                 0,1                                                             0,31
  2024                                                                0,05                                                             0,20
  2023                                                                0,07                                                             0,26



Kesetaraan Gender
Safety Performance

                               Komposisi Gender pada Tingkat Direksi, termasuk anak usaha (%)
                              Gender Comparison within Director-level Position, incl. Subsidiaries (%)
 Tahun                               Laki-laki                                                           Perempuan
  Year                                 Men                                                                Women
  2025                                                                79%                                                              21%
  2024                                                                63%                                                              37%
  2023                                                                70%                                                              30%



Kinerja Transformasi Masyarakat
Community Transformation Performance


  Tahun                                                     Dana Kegiatan CSR (USD Juta)
   Year                                                  Funds for CSR Activities (Million USD)
  2025                                                                                                                                   1
  2024                                                                                                                                    1
  2023                                                                                                                                  0.8




                                           Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity         9
Page 12
Sambutan Direksi
Letter from The Board
[OJK D.1]




     RONALD SUTARDJA
     Direktur Utama
     President Director




10          Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 13
                                                                                                                             Sambutan Direksi
                                                                                                                         Letter from The Board




Para Pemangku Kepentingan yang Terhormat,                          Dear stakeholders,

Tahun 2025 kembali menjadi tahun yang penuh tantangan              2025 has been another demanding year for PT Bukit
bagi PT Bukit Makmur Mandiri Utama. Sejak didirikan pada           Makmur Mandiri Utama. Since our establishment in 1998,
tahun 1998, Perseroan telah berkembang menjadi kekuatan            the Company has grown into a significant force in the coal
penting dalam industri pertambangan batubara, dengan               mining industry, demonstrating resilience, adaptability, and
menunjukkan ketangguhan, kemampuan beradaptasi, dan                operational discipline for over 27 years. Throughout this
disiplin operasional selama lebih dari 27 tahun. Sepanjang         journey, our ability to navigate cyclical industry challenges
perjalanan tersebut, kemampuan kami dalam menghadapi               and deliver practical solutions has positioned us as a
dinamika siklus industri dan menyediakan solusi yang               leading mining services provider in Indonesia, Australia and
praktis telah memposisikan Perseroan sebagai penyedia              the United States.
jasa pertambangan terkemuka di Indonesia, Australia, dan
Amerika Serikat.

Di tengah lanskap energi yang terus berkembang, industri           In today’s evolving energy landscape, the industry continues
pertambangan saat ini menghadapi perubahan struktural              to face structural shifts driven by regulatory change, market
yang dipengaruhi oleh perubahan regulasi, volatilitas pasar,       volatility, and the global transition towards lower-carbon
serta transisi global menuju sistem energi yang lebih rendah       energy systems. These dynamics reinforce the need for
karbon. Dinamika ini semakin menegaskan pentingnya                 resilience, operational excellence, and disciplined execution.
ketahanan, keunggulan operasional, dan pelaksanaan
strategi yang disiplin.

Menurut International Energy Agency (IEA), konsumsi                According to the IEA, global thermal coal consumption is
batubara termal global diperkirakan akan mencapai                  expected to plateau in 2025, driven by declining reliance on
titik datar (plateau) pada tahun 2025, seiring dengan              coal in key markets such as Europe, Australia, Japan, and
menurunnya ketergantungan terhadap batubara di pasar-              Korea. These developments highlight a broader transition
pasar utama seperti Eropa, Australia, Jepang, dan Korea.           in the global energy system and require companies in
Perkembangan ini mencerminkan transisi yang lebih luas             our sector to continuously strengthen adaptability and
dalam sistem energi global dan menuntut perusahaan di              operational efficiency. Against this backdrop, the Company
sektor kami untuk terus memperkuat daya adaptasi dan               remained focused on executing its strategic priorities and
efisiensi operasional. Dalam konteks tersebut, Perseroan           sustainability commitments.
tetap berfokus pada pelaksanaan prioritas strategis dan
komitmen keberlanjutan yang telah ditetapkan.

Setelah mengalami gangguan operasional pada kuartal                Following operational disruptions in the first quarter of
pertama tahun 2025, termasuk kondisi cuaca ekstrem dan             2025, including extreme weather conditions and site-level
berbagai tantangan operasional di tingkat lokasi, Perseroan        operational challenges, we implemented targeted recovery
menerapkan langkah-langkah pemulihan yang terarah. Mulai           measures. From the second quarter onwards, performance
kuartal kedua, kinerja menunjukkan perbaikan yang stabil,          improved steadily, supported by stronger execution
didukung oleh disiplin eksekusi yang lebih kuat, peningkatan       discipline, enhanced cost management, and improved
pengelolaan biaya, serta keandalan operasional yang lebih          operational reliability. This recovery continued through the
baik. Pemulihan ini berlanjut hingga paruh kedua 2025,             second half of the year, enabling us to enter 2026 with a
sehingga kami memasuki tahun 2026 dengan fondasi                   more stable operational base, improved financial resilience,
operasional yang lebih stabil, ketahanan keuangan yang             and a more secure contract portfolio.
lebih baik, serta portofolio kontrak yang lebih kuat.




                                           Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity         11
Page 14
Kami memandang periode ini bukan sebagai sebuah                            We view this period not as a setback, but as an opportunity
kemunduran, melainkan sebagai peluang untuk semakin                        to further reinforce operational excellence, strengthen
memperkuat keunggulan operasional, tata kelola                             governance, and deepen the integration of responsible
perusahaan, serta integrasi praktik pertambangan yang                      mining practices. We remain firmly committed to delivering
bertanggung jawab secara lebih mendalam. Kami tetap                        sustainable value to stakeholders while contributing to the
berkomitmen untuk menciptakan nilai yang berkelanjutan                     economies of Indonesia, Australia, and the United States.
bagi para pemangku kepentingan, sekaligus berkontribusi
terhadap perekonomian Indonesia, Australia, dan Amerika
Serikat.

Pada tahun 2025, kami juga melanjutkan proses integrasi                    In 2025, we also progressed the integration of Atlantic
Atlantic Carbon Group (ACG), unit usaha Perseroan yang                     Carbon Group (ACG), our United States-based business unit,
berbasis di Amerika Serikat, ke dalam kerangka pelaporan                   into the Group’s sustainability reporting framework. As this
keberlanjutan Grup. Karena tahun ini merupakan tahun                       is the first year of inclusion, disclosures are currently limited
pertama pencantuman ACG dalam laporan keberlanjutan                        to selected material topics, including energy, emissions,
kami, pengungkapan yang disajikan masih terbatas pada                      workforce demographics, and occupational health and
topik-topik material tertentu, antara lain energi, emisi,                  safety. This phased integration approach reflects our
demografi tenaga kerja, serta kesehatan dan keselamatan                    commitment to progressively align ACG with Group-level
kerja. Pendekatan integrasi secara bertahap ini                            ESG standards while ensuring reporting consistency across
mencerminkan komitmen Perseroan untuk secara progresif                     all operations.
menyelaraskan ACG dengan standar ESG di tingkat Grup,
sekaligus memastikan konsistensi pelaporan di seluruh
kegiatan operasional.

Menjaga Konsistensi dalam Keberlanjutan                                    Staying on Course in Sustainability
Keberlanjutan tetap menjadi inti dalam cara kami                           Sustainability remains central to how we navigate an
menavigasi pasar batu bara yang semakin tidak pasti.                       increasingly uncertain coal market. We view it not as
Bagi kami, keberlanjutan bukan merupakan pembatas,                         a constraint, but as a means to strengthen operational
melainkan sebuah sarana untuk memperkuat ketahanan                         resilience, build stakeholder trust, and position the
operasional, membangun kepercayaan para pemangku                           Company for long-term value creation. Maintaining our
kepentingan, serta memposisikan Perseroan untuk                            licence to operate depends on our ability to demonstrate
menciptakan nilai jangka panjang. Keberlangsungan                          responsible environmental stewardship, deliver meaningful
usaha kami sangat bergantung pada kemampuan untuk                          contributions to the communities where we operate, and
menunjukkan pengelolaan lingkungan yang bertanggung                        uphold governance standards that meet the expectations of
jawab, memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di                      our investors and partners.
sekitar wilayah operasi, serta menjunjung tinggi standar tata
kelola yang memenuhi ekspektasi investor dan mitra usaha.

Pada tahun 2025, kami terus mengintegrasikan aspek                         In 2025, we continued embedding sustainability
keberlanjutan di seluruh tingkatan organisasi, mulai                       considerations across all levels of the organisation, from
dari pengawasan Direksi hingga pelaksanaan di tingkat                      Board oversight to site-level execution, ensuring that our
operasional, untuk memastikan bahwa komitmen yang telah                    commitments are translated into tangible actions and
ditetapkan dapat diterjemahkan menjadi tindakan nyata dan                  measurable outcomes.
hasil yang terukur.




12         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 15
                                                                                                                              Sambutan Direksi
                                                                                                                          Letter from The Board




Pendekatan kami dipandu oleh Kerangka Keberlanjutan                 Our approach is guided by our Sustainability Framework,
yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan                which is aligned with the United Nations Sustainable
Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN SDG), sehingga upaya                 Development Goals (UN SDGs) to ensure our efforts
yang kami lakukan berkontribusi pada prioritas keberlanjutan        contribute to broader global sustainability priorities. The
global. Kerangka ini menetapkan empat komitmen jangka               Framework defines four long-term commitments that
panjang yang menjadi landasan akuntabilitas dan perbaikan           underpin accountability and continuous improvement:
berkelanjutan:
•   Mencapai Net Zero pada tahun 2050                               •     Net Zero by 2050
•   Menjaga nihil fatalitas                                         •     Zero fatalities
•   Meningkatkan taraf hidup lebih dari 1 juta orang pada           •     Improving the lives of more than 1 million people by
    tahun 2050                                                            2050
•   Mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan melalui                •     Profitable growth through strong governance
    tata kelola yang kuat

Berangkat dari kerangka tersebut, pada tahun 2025 kami              Building on this framework, in 2025 we focused our efforts
memfokuskan upaya pada penetapan target ESG jangka                  on establishing short- and medium-term ESG targets to
pendek dan menengah yang mendukung komitmen jangka                  support our long-term commitments. Our approach begins
panjang kami. Pendekatan yang kami terapkan dimulai                 with setting targets internally, followed by a process of
dengan penetapan target secara internal, untuk kemudian             testing, verification, and validation before public disclosure.
melalui proses pengujian, verifikasi, dan validasi sebelum          Insights gathered through surveys and consultations with
diungkapkan kepada publik. Masukan yang diperoleh melalui           management across our operations ensure that these
survei serta konsultasi dengan manajemen di seluruh lini            targets are ambitious, yet grounded in the Company’s
operasional memastikan bahwa target yang ditetapkan                 current capabilities and aligned with market needs.
bersifat ambisius, namun tetap realistis dan selaras dengan
kapabilitas Perseroan saat ini serta kebutuhan pasar.

Memperkuat Ketahanan melalui Pengelolaan Dampak                     Achieving Resilience through our Climate Impact
Iklim
Pada tahun 2025, pengelolaan iklim tetap terintegrasi erat          In 2025, climate management remained closely integrated
dengan kinerja operasional. Efisiensi energi dan penurunan          with operational performance. Energy efficiency and
emisi gas rumah kaca (GRK) tidak diperlakukan sebagai               greenhouse gas (GHG) emissions reduction were not treated
inisiatif yang berdiri sendiri, melainkan sebagai bagian yang       as standalone initiatives, but as embedded components of
melekat dalam disiplin operasional, efisiensi biaya, dan            operational discipline, cost efficiency, and reliability in a
keandalan di tengah lingkungan operasi yang tidak menentu.          volatile operating environment.

Pendekatan kami terhadap aksi iklim berlandaskan pada               Our approach to climate action is grounded in strengthening
penguatan ketahanan operasional, dengan meningkatkan                operational resilience. By improving how we design, plan, and
cara kami merancang, merencanakan, dan mengeksekusi                 execute mining activities to enhance asset utilisation, and
aktivitas penambangan guna mengoptimalkan utilisasi aset            improve overall emissions performance while maintaining
serta meningkatkan kinerja emisi, tanpa mengorbankan                production reliability.
keandalan produksi.

Inisiatif utama meliputi optimalisasi kondisi jalan angkut          Key initiatives included optimisation of haul road conditions
untuk mengurangi konsumsi bahan bakar, peningkatan                  to reduce fuel consumption, improved fleet coordination to
koordinasi armada guna meminimalkan antrean dan                     minimise queuing and idle time, and enhanced equipment




                                            Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity         13
Page 16
waktu menganggur, serta penguatan pemantauan utilisasi                     utilisation tracking through digital monitoring systems.
peralatan melalui sistem pemantauan digital. Inisiatif                     These initiatives are supported by our Control Tower
ini didukung oleh platform Control Tower kami yang                         platform, which integrates operational data to enable
mengintegrasikan data operasional untuk memberikan                         real-time visibility, performance tracking, and data-driven
visibilitas secara real-time, pemantauan kinerja, serta                    decision-making across sites.With these efforts, in addition
pengambilan keputusan berbasis data di seluruh lokasi                      to the ramp-down of several sites in Indonesia and the end
operasi. Sebagai hasil dari upaya tersebut, ditambah dengan                of contract of Burton site in Australia, our absolute Scope
penurunan bertahap beberapa operasi sesuai rencana,                        1 and 2 emissions decreased by 9% compared to 2024.
total emisi Scope 1 dan 2 kami menurun sebesar 9%                          However, we recognise that emissions intensity remains an
dibandingkan tahun 2024. Meskipun hal ini mencerminkan                     area requiring continued focus and improvement.
kemajuan dalam pengurangan emisi secara keseluruhan,
kami menyadari bahwa intensitas emisi masih memerlukan
perhatian dan peningkatan berkelanjutan.

Sejalan dengan itu, tahun 2025 juga menjadi tahun                          In parallel, 2025 marked a foundational year for our United
fondasi bagi operasi kami di Amerika Serikat. Kami                         States operations. We completed emissions baseline
telah menyelesaikan penilaian baseline emisi secara                        assessment for Scope 1 and 2 emissions to establish
komprehensif untuk menetapkan titik acuan yang                             clear reference points for future performance tracking.
jelas dalam pemantauan kinerja ke depan. Baseline ini                      This baseline ensures a disciplined approach to climate
memastikan pendekatan pengelolaan iklim yang disiplin                      management as the business evolves. We will continue to
seiring dengan perkembangan bisnis. Ke depan, kami akan                    prioritise initiatives that simultaneously improve efficiency,
terus memprioritaskan inisiatif yang secara bersamaan                      reduce emissions, and strengthen operational resilience as
meningkatkan efisiensi, menurunkan emisi, dan memperkuat                   part of our long-term transition towards net zero by 2050.
ketahanan operasional sebagai bagian dari transisi jangka
panjang menuju net zero pada tahun 2050.

Memperkuat Ketahanan melalui SDM dan Komunitas                             Building Resilience Through People and Communities
Kami menyadari bahwa operasi kami memiliki dampak                          We recognise that our operations extend beyond the mine
sosial yang lebih luas di luar area tambang. Kesejahteraan                 site, and that our long-term success is closely linked to the
karyawan dan masyarakat di sekitar wilayah operasi                         wellbeing of our employees and the communities in which
merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan bisnis                        we operate. We therefore remain committed to managing our
jangka panjang. Kami terus berkomitmen untuk mengelola                     social impact in a responsible, structured, and measurable
dampak sosial kami secara bertanggung jawab, terstruktur,                  way.
dan terukur.

Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Dengan                     Safety remains our highest priority. Regrettably, we recorded
penuh keprihatinan, kami mencatat satu kasus fatalitas                     one fatality in 2025. We extend our deepest condolences
pada tahun 2025. Kami menyampaikan belasungkawa                            to the affected family and have provided comprehensive
yang mendalam kepada keluarga yang terdampak dan                           support during this difficult time. Following a thorough
telah memberikan dukungan penuh. Setelah dilakukan                         investigation, we implemented corrective actions, including
investigasi menyeluruh, kami menerapkan tindakan                           strengthened operational controls, enhanced supervision,
perbaikan, termasuk penguatan pengendalian operasional,                    and reinforced safety protocols. This incident underscores
peningkatan pengawasan, serta penegasan protokol                           the importance of continuous vigilance, strong safety
keselamatan. Insiden ini menegaskan pentingnya                             discipline, and a culture of accountability across all
kewaspadaan berkelanjutan dan disiplin keselamatan di                      operations.
seluruh operasi.

Pada tahun 2026, kami tetap fokus pada target OHS jangka                   In 2026, we will maintain our existing short-term OHS targets
pendek yang telah ada, sekaligus menyederhanakannya ke                     while streamlining them into four Key Focus areas, providing
dalam empat Fokus Utama untuk membentuk kerangka                           a more integrated framework that reinforces accountability,




14         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 17
                                                                                                                              Sambutan Direksi
                                                                                                                          Letter from The Board




yang lebih terintegrasi yang memperkuat akuntabilitas,              control effectiveness, incident response, and frontline
efektivitas pengendalian, respons insiden, serta kesadaran          risk awareness—supporting more disciplined execution
risiko di lini depan, sehingga mendukung eksekusi yang              and sustained safety performance across our Indonesian
lebih disiplin dan kinerja keselamatan yang berkelanjutan di        operations.
seluruh operasi kami di Indonesia.

Selama tahun berjalan, kami juga memperkuat pendekatan              During the year, we also strengthened our approach to
dalam pengelolaan dampak sosial melalui pengembangan                social impact management through the development
Social Impact Framework berbasis model Theory of Change.            of a Social Impact Framework based on the Theory of
Diterapkan di seluruh operasi kami di Indonesia, di mana            Change model. Applied across our Indonesian operations,
sebagian besar jejak sosial kami terkonsentrasi, kerangka ini       where the majority of our social footprint is concentrated,
mendorong pergeseran yang lebih sistematis dari pelaporan           this framework supports a more systematic shift from
berbasis aktivitas menuju pengukuran dampak berbasis                activity-based reporting towards outcome-based impact
hasil, sehingga memungkinkan penilaian yang lebih jelas             measurement, enabling clearer assessment of the value
atas nilai yang diciptakan bagi masyarakat.                         created for communities.

Di Indonesia, kami terus memperluas akses terhadap                  In Indonesia, we continued to expand access to education
pendidikan dan pengembangan keterampilan melalui                    and skills development through vocational and technical
program pelatihan vokasi dan teknis. Pada tahun 2025,               training programmes. In 2025, we saw 440 participants
sebanyak 440 peserta mengikuti program unggulan                     joining our flagship BUMA School as well as the Basic
kami, yaitu BUMA School serta program Basic Operator                Operator and Basic Mechanic programmes. In another
dan Basic Mechanic. Selain itu, melalui program lainnya,            program, we are working with a grassroot organisation to
kami bekerja sama dengan organisasi akar rumput untuk               provide short training to 2,500 local youth in computer skills
memberikan pelatihan singkat kepada 2.500 pemuda lokal              and entrepreneurship. These initiatives are designed to
dalam keterampilan komputer dan kewirausahaan. Inisiatif            enhance employability, support the development of a skilled
ini dirancang untuk meningkatkan daya kerja, mendukung              local workforce, and contribute to more resilient and self-
pengembangan tenaga kerja lokal yang terampil, serta                sustaining communities over time.
mendorong terbentuknya komunitas yang lebih tangguh dan
mandiri dalam jangka panjang.

Penguatan Fondasi Bisnis melalui Tata Kelola                        Strengthening Business Foundations Through Sustainable
Berkelanjutan                                                       Governance
Tata kelola yang kuat menjadi fondasi dalam                         Strong governance provides the foundation for embedding
mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam pengambilan                 sustainability into decision-making and risk management.
keputusan dan pengelolaan risiko. Di BUMA, pertimbangan             At BUMA, ESG considerations are fully integrated into
ESG telah terintegrasi secara penuh dalam struktur tata             corporate governance structures and operational oversight.
kelola perusahaan dan pengawasan operasional.

Pada tahun 2025, kami semakin memperdalam pemahaman                 In 2025, we further advanced our understanding of climate-
terhadap risiko terkait perubahan iklim melalui penilaian           related risks through a Group-wide climate transition risk
risiko dan peluang transisi iklim di tingkat Grup yang              and opportunity assessment covering Indonesia, Australia,
mencakup Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat. Hal ini         and the United States. This complements earlier physical
melengkapi penilaian risiko fisik iklim yang telah dilakukan        climate risk assessments and enhances our ability to
sebelumnya serta meningkatkan kemampuan kami dalam                  anticipate regulatory, market, and technological changes
mengantisipasi perubahan regulasi, pasar, dan teknologi             associated with the global energy transition. The findings
yang terkait dengan transisi energi global. Temuan tersebut         are consistent with risks already captured in our enterprise
sejalan dengan risiko yang telah tercakup dalam kerangka            risk and business continuity frameworks.
manajemen risiko perusahaan dan keberlanjutan usaha.




                                            Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity         15
Page 18
Dewan Direksi tetap memegang peran pengawasan utama                        The Board retains overall oversight of sustainability,
atas keberlanjutan, dengan memastikan bahwa risiko                         ensuring that key risks and priorities are appropriately
dan prioritas utama diidentifikasi serta ditangani secara                  identified and addressed. Given the strong linkage between
tepat. Mengingat keterkaitan yang kuat antara kinerja                      ESG performance and operational outcomes, these matters
ESG dan hasil operasional, aspek-aspek ini diintegrasikan                  are embedded within regular operational performance
ke dalam pembahasan kinerja operasional secara rutin,                      discussions, enabling more practical integration and
sehingga memungkinkan penerapan yang lebih praktis dan                     effective cascade throughout the organisation. Defined
penyebaran yang efektif di seluruh organisasi. Akuntabilitas               accountability is maintained across all levels of the
yang jelas diterapkan di seluruh tingkat organisasi, didukung              business, supported by internal reporting mechanisms that
oleh mekanisme pelaporan internal yang memungkinkan                        allow management to monitor performance and respond in
manajemen memantau kinerja serta merespons risiko yang                     a timely manner to emerging risks.
muncul secara tepat waktu.

Kami juga terus memperkuat kerangka etika dan                              We also continued strengthening our ethics and compliance
kepatuhan. Program Anti-Penyuapan dan Korupsi (Anti-                       framework. The Anti-Bribery and Corruption (ABC)
Bribery and Corruption/ABC) semakin diperkuat di seluruh                   programme was further reinforced across the Group,
Grup, termasuk perluasannya ke operasi kami di Amerika                     including extension to our United States operations. While
Serikat. Meskipun pelatihan formal terbatas karena                         formal training sessions were limited due to operational
prioritas operasional, komunikasi berkelanjutan dan inisiatif              priorities, ongoing communication and awareness initiatives
peningkatan kesadaran tetap dilakukan untuk memastikan                     ensured continued reinforcement of ethical standards.
penguatan standar etika secara konsisten.

Menavigasi Langkah ke Depan                                                Charting our Course Forward
Ke depan, kami tetap berkomitmen untuk mendorong                           Looking ahead, we remain committed to advancing our ESG
pelaksanaan roadmap ESG secara disiplin. Keberlanjutan                     roadmap in a disciplined and practical manner. Sustainability
merupakan perjalanan jangka panjang, dan fokus kami                        remains a long-term journey, and our focus is on ensuring
adalah memastikan bahwa setiap inisiatif bersifat efektif,                 that initiatives are effective, scalable, and aligned with
dapat diskalakan, serta selaras dengan realitas operasional.               operational realities.

Pada tahun 2026, kami akan terus melakukan uji coba                        In 2026, we will continue piloting initiatives across our
berbagai inisiatif di seluruh operasi, termasuk peningkatan                operations, including energy efficiency improvement, fleet
energi, dekarbonisasi armada, program penurunan emisi,                     decarbonisation, emission reduction programmes, and
serta pengembangan tenaga kerja. Pada saat yang sama,                      workforce development initiatives. At the same time, we will
kami akan terus mendorong diversifikasi portofolio ke                      continue progressing portfolio diversification into transition-
mineral yang berperan penting dalam transisi energi, seperti               critical minerals such as copper, reducing long-term reliance
tembaga, guna mengurangi ketergantungan jangka panjang                     on thermal coal and supporting alignment with a net-zero
terhadap batu bara termal serta mendukung keselarasan                      future. The integration of ACG sustainability data further
dengan masa depan net zero. Integrasi data keberlanjutan                   strengthens our ability to apply consistent ESG standards
ACG juga semakin memperkuat kemampuan kami dalam                           across all operations.
menerapkan standar ESG yang konsisten di seluruh operasi.

Merefleksikan tahun 2025, kami berhasil menjaga fokus                      Reflecting on 2025, we maintained strategic focus and
strategis dan disiplin operasional di tengah ketidakpastian                operational discipline amid continued market uncertainty.
pasar yang masih berlanjut. Kami menyampaikan apresiasi                    We extend our appreciation to our Board of Commissioners,




16         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 19
                                                                                                                             Sambutan Direksi
                                                                                                                         Letter from The Board




kepada Dewan Komisaris, seluruh karyawan, pelanggan,               employees, customers, investors, partners, and host
investor, mitra, serta masyarakat di sekitar wilayah operasi       communities for their continued trust and collaboration.
atas kepercayaan dan kerja sama yang terus terjalin.

Bersama, kita masuki tahun 2026 dengan fokus pada                  Together, we enter 2026 focused on resilience, transparency,
ketahanan, transparansi, dan perbaikan berkelanjutan.              and continuous improvement.




                                                        Hormat kami,
                                                       Yours sincerely,




                                                       Ronald Sutardja
                                                       Direktur Utama
                                                      President Director




                                           Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity         17
Page 20
       Tentang Laporan Ini
       About This Report
       [GRI 2-2] [GRI 2-3] [GRI 2-4] [GRI 2-5] [OJK G.1]




18   Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 21
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity   19
Page 22
Tentang Laporan Ini
About This Report
[GRI 2-3] [GRI 2-4]




Laporan Keberlanjutan ini merupakan sarana utama                            This Sustainability Report serves as a key channel for the
Perseroan dalam mengomunikasikan upaya dan kinerja                          Company to communicate its sustainability efforts and
keberlanjutan kepada seluruh pemangku kepentingan,                          performance to all stakeholders, including its subsidiaries.
termasuk entitas anak. Diterbitkan setiap tahun, laporan ini                Published annually, it provides an overview of its governance,
menyajikan gambaran kinerja tata kelola, ekonomi, sosial,                   economic, social, and environmental performance for the
dan lingkungan Perseroan untuk periode 1 Januari hingga                     period from January 1, 2025, to December 31, 2025. The data
31 Desember 2025. Data yang berkaitan dengan laporan                        related to the financial statements are consolidated from the
keuangan disusun secara konsolidasian dari Perseroan dan                    Company and its subsidiaries for the same period. Through
entitas anak untuk periode yang sama. Melalui laporan ini,                  this report, The Company aims to showcase its ongoing
Perseroan bertujuan untuk menunjukkan komitmen yang                         commitment to sustainability, highlight progress, and
berkelanjutan terhadap keberlanjutan, menyoroti capaian                     demonstrate how it is advancing towards its sustainability
yang telah diraih, serta menguraikan langkah-langkah yang                   objectives.
ditempuh dalam mewujudkan tujuan keberlanjutan.

Dalam penyusunan Laporan Keberlanjutan ini, Perseroan                       In preparing this Sustainability Report, the Company is
berpedoman pada sejumlah regulasi dan standar global yang                   guided by key regulations and global standards, including
relevan, meliputi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor                    the Financial Services Authority Regulation No. 51/
51/POJK.03/2017, Standar GRI 2021 (khususnya GRI 2:                         POJK.03/2017, the 2021 GRI Standards (specifically GRI 2:
Universal Standards, GRI 3: Material Topics, dan GRI 12: Coal               Universal Standards, GRI 3: Material Topics, and GRI 12: Coal
Sector Standard), serta persyaratan pengungkapan IFRS                       Sector Standard), and the IFRS S2 disclosure requirements.
S2. Kerangka acuan ini memastikan pelaporan Perseroan                       This ensures that the Company’s reporting reflects both
selaras dengan ketentuan regulasi lokal sekaligus standar                   local regulatory expectations and internationally recognized
keberlanjutan yang diakui secara internasional.                             frameworks for sustainability performance.




20          Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 23
                                                                                                                                        Tentang Laporan Ini
                                                                                                                                         About This Report




Apabila terdapat data dari laporan sebelumnya yang                              If any data from previous reports requires restatement,
memerlukan penyajian kembali, setiap perubahan akan                             revisions will be clearly indicated with transparent
ditandai secara jelas disertai penjelasan yang transparan,                      explanations for such changes, adjacent to the contents or
dan disajikan berdekatan dengan konten atau paragraf                            paragraphs of restatements. Recognizing the unique nature
terkait. Mengingat karakteristik unik kegiatan operasional                      of the Company’s operations, consolidated performance
Perseroan , data kinerja konsolidasian akan disajikan                           data will be presented alongside individual performance
bersama data kinerja masing-masing unit usaha. Pemisahan                        data for each business unit. This distinction is made to
ini dilakukan untuk mengakomodasi perbedaan persyaratan                         account for different regulatory requirements, as well as the
regulasi serta variasi pendekatan dalam pengumpulan dan                         varied approaches to data collection and presentation in
penyajian data di berbagai wilayah dan konteks operasional.                     different regions and contexts.

Sejalan dengan perkembangan portofolio bisnis dan                               In line with the Company’s evolving business portfolio and
cakupan pelaporan Perseroan , laporan ini turut mencakup                        reporting scope, this report also includes Atlantic Carbon
Atlantic Carbon Group, Inc. (ACG), entitas berbasis di                          Group, Inc. (ACG), a US-based entity acquired in 2024. The
Amerika Serikat yang diakuisisi pada tahun 2024. Akuisisi                       acquisition marked a significant milestone in the Group’s
ini menandai tonggak penting dalam transformasi Grup —                          transformation from a mining services provider toward
dari penyedia jasa pertambangan menjadi produsen antrasit                       becoming a producer of ultra-high-grade (UHG) anthracite.
ultra high grade (UHG). Mengingat ACG baru pertama kali                         As ACG is included for the first time, disclosures are currently
dimasukkan dalam cakupan laporan ini, pengungkapan saat                         limited to energy, emission, human capital, and occupational
ini masih terbatas pada kinerja energi, emisi, sumber daya                      health & safety performance. Broader reporting coverage
manusia, serta kesehatan dan keselamatan kerja. Cakupan                         will be progressively incorporated in future sustainability
pelaporan yang lebih komprehensif akan diintegrasikan                           reports.
secara bertahap dalam laporan keberlanjutan Perseroan
pada periode mendatang.


Ruang Lingkup Pengungkapan Data ESG dalam Laporan Keberlanjutan Tahun 2025
Disclosure coverage of ESG data in Sustainability Report 2025
                                               Lingkungan                                        Sosial                               Ekonomi
                                               Environment                                       Social                               Economic
                                                                                             Kesehatan
                                                                                                dan          Hubungan                        Etika Bisnis /
                                                                                                                                Kinerja
 Perseroan dan Anak Usaha                                                                   Keselamatan       dengan                          Kepatuhan
                                Energi       Emisi       Limbah      Air       Karyawan                                        Ekonomi
  Reporting Company and                                                                        Kerja         Masyarakat                        Business
                                Energy     Emissions      Waste     Water      Employee                                       Economic
        Subsidiaries                                                                        Occupational     Community                           Ethic/
                                                                                                                             Performance
                                                                                             Health and       Relation                       Compliance
                                                                                               Safety
 PT Bukit Makmur Mandiri
 Utama
 (BUMA Indonesia)

 BUMA Australia Pty Ltd
 (BUMA Australia)


 Atlantic Carbon Group, Inc.

 Remark | Remark:
 •   Seluruh entitas anak berada di bawah kendali manajemen penuh BUMA International Group. | The subsidiaries are under full management control of
     BUMA International Group
 •     = Informasi diungkapkan dalam laporan. | Information is disclosed in the report.
 •     = Informasi belum diungkapkan dalam laporan ini karena kesiapan data masih terbatas. Perseroan sedang dalam proses pengumpulan data untuk
     pengungkapan pada periode mendatang. | Information is not included in this report due to the readiness of the information. The Company is in the
     process of gathering information for future disclosures.
 •   Cakupan pengungkapan untuk setiap indikator dapat berbeda dan akan dijelaskan dalam bagian keterangan atau catatan pada masing-masing bab. |
     The coverage of the specific indicators might differ and will be stated in the remark in each chapter.
 •   Data kinerja ACG hanya mencakup tahun 2025 yang merupakan kinerja satu tahun penuh ACG di bawah BUMA International. Data kinerja ACG untuk
     tahun 2023 dan 2024 tidak disertakan dalam laporan tahun ini. | The performance data from ACG will only cover year 2025, in which it represents a full
     year performance data under the Company. ACG’s performance data in 2023 and 2024 will not be included in this year’s report.




                                                       Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity           21
Page 24
Pedoman Kualitas Laporan
Report Quality Guidelines
[GRI 2-5] [GRI 2-14]




Wakil Direktur ESG dari perusahaan induk Perseroan,                         The Deputy Director of ESG at the Company’s parent
yang bertanggung jawab atas strategi ESG pada tingkat                       company, responsible for the Group’s ESG strategy, was
Grup, terlibat secara langsung dalam proses penelaahan,                     directly involved in reviewing, approving, and guiding the
persetujuan, dan pengarahan penyusunan laporan ini,                         preparation of this report, including the identification and
termasuk dalam identifikasi dan penetapan pemangku                          approval of key stakeholders and material topics. This
kepentingan utama serta topik material, sehingga                            includes shaping the selection of relevant stakeholders and
memberikan landasan yang kuat bagi pemilihan pemangku                       material topics.
kepentingan dan penentuan topik material yang relevan.

Untuk memastikan laporan ini memenuhi standar kualitas                      To ensure this report meets the highest standards of
tertinggi serta memungkinkan pembaca melakukan                              quality and empowers readers to make informed, objective
penilaian yang objektif dan berbasis informasi, Perseroan                   assessments, in developing this report the Company
mengacu pada AA1000 Assurance Standard dengan                               adheres to the AA1000 Assurance Standard, by applying the
menerapkan prinsip-prinsip utama sebagai berikut:                           following core principles:



          1.                                     2.                                      3.                          4.
          Inklusivitas                           Materialitas                            Kelengkapan                 Dampak
          Inclusiveness                          Materiality                             Completeness                Impact




          5.                                     6.                                      7.                          8.
          Akurasi                                Keseimbangan                            Kejelasan                   Keterbandingan
          Accuracy                               Balance                                 Clarity                     Comparability



          9.                                     10.                                     11.
          Konteks                                Ketepatan Waktu                         Verifikasi
          Keberlanjutan                          Timeliness                              Verification
          Sustainability
          Context




22          Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 25
                                                                                                                            Tentang Laporan Ini
                                                                                                                             About This Report




Meskipun kinerja tanggung jawab sosial dan lingkungan               Although the performance of social and environmental
dalam laporan keberlanjutan ini belum diverifikasi melalui          responsibility in this sustainability report has not yet
penjaminan eksternal, Perseroan sepenuhnya bertanggung              been verified by external assurance, the Company is fully
jawab atas keabsahan data yang disajikan.                           responsible for the validity of the data.




Hubungi Kami
Contact Us
[GRI 2-26] [GRI 2-3]




                       Pertanyaan, saran, atau masukan terkait laporan keberlanjutan ini dapat disampaikan kepada:
                       Questions, suggestions, or feedback on this sustainability report can be sent to:

                       PT Bukit Makmur Mandiri Utama.
                       Corporate Secretary

                       South Quarter Tower A, Penthouse Floor
                       Jl. R.A. Kartini Kav 8, Cilandak Barat,
                       Jakarta 12430, Indonesia
                       Email     : corporatesecretary@bukitmakmur.com
                       Phone : +62 21 661 3636
                       Fax       : +62 21 661 8917




                                            Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity         23
Page 26
       Tentang Perseroan
       About the Company




24   Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 27
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity   25
Page 28
Profil Perseroan
Company Profile
[GRI 2-1] [OJK C.2] [OJK C.6] [GRI 2-7]




Identitas Perseroan
Corporate Identity


Nama Perseroan
The Company Name                                        Dasar Hukum Pendirian
                                                        Legal Basis for Establishment
PT Bukit Makmur Mandiri Utama
(BUMA)
                                                        Akta Pendirian No. 19 tanggal 7 Desember 1998, oleh Notaris Raden
                                                        Johanes Sarwono, S.H., dengan nama PT Bukit Makmur Mandiri
                                                        Utama dan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik
                                                        Indonesia dengan Surat Keputusan No. C-5698 HT.01.01 Th 2000
                                                        tanggal 8 Maret, 2000 dan diumumkan dalam Berita Negara
Tanggal Pendirian                                       Republik Indonesia Nomor 74, Tambahan Nomor 10876 tanggal 13
Date of Establishment                                   September 2002.
7 Desember 1998
December 7, 1998                                        Deed of Establishment No. 19 dated December 7, 1998, by Notary
                                                        Raden Johanes Sarwono, S.H., under the name of PT Bukit Makmur
                                                        Mandiri Utama, and has been ratified by the Minister of Justice of
                                                        the Republic of Indonesia through Decree No. C-5698 HT.01.01.
Negara/Wilayah Operasional                              Th2000 dated March 8, 2000 and announced in the Republic of
Country/Operational Area
                                                        Indonesia State Gazette No.74, Supplement No. 10876 dated
Indonesia, Australia & Amerika Serikat                  September 13, 2002.
the United States of America



Kepemilikan Saham                                Alamat Kantor Pusat
Shareholding                                     Head Office Address
›    PT BUMA Internasional Grup Tbk              PT Bukit Makmur Mandiri Utama
     (sebelumnya/previously PT Delta             South Quarter Tower A, Penthouse Floor
     Dunia Makmur Tbk) sebanyak                  Jl. R. A Kartini Kav. 8, Cilandak Barat
     9.999 saham/shares                          Jakarta 12430 – Indonesia
     (99,99995%)
                                                      +6221 661 3636
›    Ronald Sutardja-1 saham/shares
     (0,01%)                                          https://bumainternational.com/buma

                                                      corporatesecretary@bukitmakmur.com
Modal Dasar
Authorized Capital
                                                      PT Bukit Makmur Mandiri Utama
IDR 4.250.000.000.000,00
                                                      @buma.official

Modal Ditempatkan
Issued Capital
IDR 2.050.000.000.000,00



26         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 29
                                                                                                                             Tentang Perseroan
                                                                                                                            About the Company




PT Bukit Makmur Mandiri Utama (“Perseroan”) merupakan               PT Bukit Makmur Mandiri Utama (“The Company”) is part of
bagian dari PT BUMA International Grup Tbk (sebelumnya              PT BUMA International Grup Tbk (previously PT Delta Dunia
PT Delta Dunia Makmur Tbk). Perseroan telah memantapkan             Makmur Tbk). The Company has established itself as one
posisinya sebagai salah satu penyedia jasa pertambangan             of Indonesia’s leading mining services providers, operating
terkemuka di Indonesia, dengan mengoperasikan sembilan              nine mining sites throughout Kalimantan and is the second
lokasi tambang yang tersebar di Kalimantan, serta menjadi           largest mining contractor in Indonesia.
kontraktor pertambangan terbesar kedua di Indonesia.

Perseroan memasuki pasar Australia pada tahun 2021                  The Company entered the Australian market in 2021
melalui akuisisi Open Cut Mining East oleh BUMA Australia           through the acquisition of Open Cut Mining East via BUMA
Pty. Ltd., yang menandai langkah awal Perseroan dalam               Australia Pty. Ltd., marking its entry into metallurgical coal
operasi batubara metalurgi. Selain itu, Perseroan juga              operations. The Company has also developed partnerships
mengembangkan kemitraan dengan Asiamet, SUN SG, dan                 with Asiamet, SUN SG, and Alchemo, while completing the
Alchemo, serta berhasil menyelesaikan akuisisi Atlantic             acquisition of Atlantic Carbon Group, Inc. (ACG) in 2024.
Carbon Group, Inc. (ACG) pada tahun 2024. Akuisisi strategis        This strategic acquisition marked a significant milestone in
ini menjadi tonggak penting dalam transformasi Grup, yang           the Group’s transformation, supporting its transition from
mendukung peralihan dari penyedia jasa pertambangan                 a mining services provider toward becoming a producer of
menuju produsen antrasit ultra-high-grade (UHG). Melalui            ultra-high-grade (UHG) anthracite. Through this investment,
investasi ini, Grup memperoleh kepemilikan atas empat               the Group secured ownership of four mines producing UHG
tambang penghasil antrasit UHG di Pennsylvania, Amerika             anthracite in Pennsylvania, United States, strengthening its
Serikat, sehingga memperkuat posisinya di pasar antrasit            position in the global anthracite market and supporting the
global serta mendukung produksi baja rendah karbon. [OJK            production of low-carbon steel. [OJK C.6]
C.6]

Saat ini, Perseroan melayani sembilan lokasi tambang di             The Company currently serves nine mine sites in Indonesia
Indonesia melalui kontrak jangka panjang maupun kontrak             through long-term contracts or life-of-mine contracts. Some
sepanjang umur tambang (life-of-mine contracts). Sejumlah           of the major companies in the coal industry such as PT
perusahaan besar di industri batubara, seperti PT Berau             Berau Coal Energy Tbk (“Berau”), PT Adaro Energy Indonesia
Coal Energy Tbk (“Berau”), PT Adaro Energy Indonesia Tbk            Tbk (“Adaro”), PT Bayan Resources Tbk, and PT Kideco Jaya
(“Adaro”), PT Bayan Resources Tbk, dan PT Kideco Jaya               Agung (“Kideco”), have been close business partners for the
Agung (“Kideco”), telah menjadi mitra usaha utama Perseroan         last 13 to 19 years. Besides these established relationships,
selama 13 hingga 19 tahun terakhir. Selain hubungan                 the Company has also formed partnerships with fast-
kemitraan yang telah terjalin lama tersebut, Perseroan              growing customers, such as Geo Energy Resources Limited
juga menjalin kerja sama dengan perusahaan lain yang                (“Geo Energy”), Petro Energy, as well as RAIN Group. In
berkembang pesat, seperti Geo Energy Resources Limited              Australia, the Company’s subsidiary, BUMA Australia,
(“Geo Energy”), Petro Energy, serta RAIN Group. Di Australia,       serves 7 sites in Queensland, serving well established coal
anak perusahaan Perseroan, BUMA Australia, melayani tujuh           company such as BHP Mitsubishi Alliance and Whitehaven
lokasi tambang di Queensland, dengan perusahaan tambang             Coal. The customers’ great trust in the Company provides
antara lain BHP Mitsubishi Alliance dan Whitehaven Coal.            an advantage in securing more stable and solid long-term
Tingginya tingkat kepercayaan perusahaan-perusahaan                 contractual relationships.
tersebut terhadap Perseroan menjadi keunggulan dalam
memperoleh hubungan kontraktual jangka panjang yang
lebih stabil dan berkelanjutan.

Kerangka kerja Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola                  The Company’s ESG framework is aligned with that of
Perseroan selaras dengan kerangka ESG perusahaan induk,             its holding company, providing a consistent foundation
sehingga menyediakan dasar yang konsisten bagi komitmen             for its ESG commitments and initiatives. In response to
dan inisiatif ESG Perseroan. Seiring dengan perkembangan            the evolving ESG landscape, the Company undertook a
lanskap ESG, Perseroan melakukan penyegaran penilaian               materiality assessment refresh in 2024 to ensure ongoing
materialitas pada tahun 2024 untuk memastikan relevansi             relevance. This process was intended not only to maintain
yang berkelanjutan. Proses ini tidak hanya bertujuan untuk          alignment, but also to strengthen sustainability ambitions
menjaga keselarasan, tetapi juga untuk memperkuat ambisi            and embed ESG considerations into the Company’s strategy
keberlanjutan serta mengintegrasikan pertimbangan ESG ke            and KPIs for key material topics.
dalam strategi dan indikator kinerja utama (KPI) Perseroan
untuk topik-topik material utama.

Dalam hal target lingkungan, Perseroan menargetkan                  For its environmental targets, the Company aims to achieve
pencapaian emisi nol bersih (net zero emissions) pada tahun         net zero emissions by 2050 and reduce the proportion of


                                            Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity        27
Page 30
2050 serta pengurangan proporsi pendapatan dari batubara                   revenue from thermal coal to less than 50% by 2028. In
termal menjadi kurang dari 50% pada tahun 2028. Pada                       2025, we completed the Scope 1 and Scope 2 emissions
tahun 2025, Perseroan telah menyelesaikan penetapan                        baseline for ACG operations, providing a more complete
baseline emisi Lingkup 1 dan Lingkup 2 untuk operasional                   and reliable view of the emission footprint in its operation.
ACG, sehingga memberikan gambaran yang lebih lengkap                       The Company also progressed the implementation of site-
dan andal mengenai jejak emisi operasional. Perseroan juga                 specific decarbonisation initiatives across its major sites
melanjutkan implementasi inisiatif dekarbonisasi spesifik                  in Indonesia. Key actions included road improvements to
lokasi di sejumlah lokasi utama di Indonesia. Langkah-                     reduce rolling resistance, optimization of support equipment,
langkah utama meliputi perbaikan jalan untuk mengurangi                    and reduction of idle hours, all of which contributed to
hambatan gulir, optimalisasi peralatan pendukung, serta                    fuel efficiency improvements. However, the overall impact
pengurangan jam idle (mesin menyala tanpa beban), yang                     of these initiatives has not yet been fully reflected due to
seluruhnya berkontribusi pada peningkatan efisiensi bahan                  challenging operating conditions in 2025, including extreme
bakar. Namun demikian, dampak keseluruhan dari inisiatif                   weather disruptions in the first half of the year. These
tersebut belum sepenuhnya tercermin akibat tantangan                       challenges highlight the need for more consistent execution
kondisi operasional pada tahun 2025, termasuk gangguan                     and stronger integration at site level.
cuaca ekstrem pada paruh pertama tahun tersebut.
Tantangan ini menegaskan perlunya pelaksanaan yang lebih
konsisten dan integrasi yang lebih kuat di tingkat lokasi.

Perseroan juga menargetkan peningkatan kualitas hidup                      The Company also targets to improve the lives of over
lebih dari 1.000.000 orang hingga tahun 2050 sebagai bagian                1,000,000 people by 2050 as part of its Corporate Social
dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR).                       Responsibility (CSR). In 2025, it strengthened its approach
Pada tahun 2025, Perseroan memperkuat pendekatannya                        by completing a social impact framework based on a theory
dengan menyelesaikan kerangka dampak sosial yang                           of change, establishing a clearer link between resources
berbasis theory of change, sehingga tercipta keterkaitan yang              deployed and outcomes achieved. This moves the focus
lebih jelas antara sumber daya yang dialokasikan dan hasil                 beyond counting beneficiaries toward assessing how
yang dicapai. Pendekatan ini menggeser fokus dari sekadar                  programs deliver tangible improvements in people’s lives.
penghitungan jumlah penerima manfaat menjadi penilaian                     This approach is reflected in the continued implementation
sejauh mana program memberikan peningkatan nyata                           of its flagship programs, BUMA School and Basic Operator
terhadap kualitas hidup masyarakat. Pendekatan tersebut                    & Basic Mechanic (BOBM), which remains a key platform
tercermin dalam keberlanjutan pelaksanaan program                          for supporting youth and local communities. In 2025,
unggulan Perseroan, yaitu BUMA School dan Basic Operator                   these programs engaged more than 440 participants,
& Basic Mechanic (BOBM), yang tetap menjadi platform                       complemented by a further 2,500 beneficiaries reached
utama dalam mendukung pemuda dan masyarakat lokal.                         through work-related skills training and development
Pada tahun 2025, program-program ini melibatkan lebih dari                 programs.
440 peserta, serta menjangkau tambahan 2.500 penerima
manfaat melalui program pelatihan dan pengembangan
keterampilan kerja.

Dari aspek tata kelola, Perseroan telah menerapkan berbagai                In terms of governance, the Company has implemented
langkah yang kuat untuk memastikan transparansi dan                        robust measures to ensure transparency and ethical
praktik etis. Langkah-langkah tersebut meliputi penerapan                  practices. This includes the adoption of an Anti-Fraud
Sistem Manajemen Anti-Fraud yang mengacu pada prinsip                      Management System based on ISO 37001 principles,
ISO 37001, sosialisasi anti-penyuapan dan anti-korupsi,                    socialization on anti-bribery and corruption, and strict
serta kepatuhan yang ketat terhadap seluruh peraturan                      compliance with applicable tax regulations. The Company
perpajakan yang berlaku. Perseroan juga telah membentuk                    has also established a Whistleblowing System, empowering
Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System),                      employees and stakeholders to report violations confidently
yang memungkinkan karyawan dan pemangku kepentingan                        and securely.
lainnya untuk melaporkan pelanggaran secara aman dan
terpercaya.

Melalui upaya yang terfokus pada pilar lingkungan, sosial,                 Through its focused efforts across environmental, social,
dan tata kelola, Perseroan tidak hanya menjawab prioritas                  and governance pillars, the Company is not only addressing
jangka pendek, tetapi juga menempatkan diri sebagai                        immediate priorities but also positioning itself as a leader
pemimpin dalam praktik keberlanjutan. Komitmen ini                         in sustainability. These commitments reflect a deep-seated
mencerminkan dedikasi yang kuat dalam menciptakan nilai                    dedication to creating long-term value for stakeholders and
jangka panjang bagi para pemangku kepentingan serta                        contributing to a sustainable future.
berkontribusi terhadap masa depan yang berkelanjutan.


28         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 31
                                                                                                                                       Tentang Perseroan
                                                                                                                                      About the Company




Gambaran Umum Perseroan
Company Overview
[OJK C.3]


Bagian ini mencakup skala bisnis, struktur pemegang                           This section covers the Company’s business scale,
saham dan kepemilikan saham, wilayah operasional,                             shareholder and share ownership structure, operating
struktur grup Perseroan, serta data karyawan Perseroan.                       areas, the group company structure, and employee data.
Bagian ini bertujuan memberikan wawasan berharga kepada                       It aims to provide stakeholder with valuable insights on
para pemangku kepentingan mengenai jejak operasional,                         the Company’s operational footprint, financial health,
kesehatan keuangan, dan dinamika tenaga kerja Perseroan,                      and workforce dynamics, providing an overview of its
sekaligus menyajikan gambaran umum kinerja dan arah                           performance and strategic direction over the past year. For
strategis selama setahun terakhir. Informasi lebih lanjut                     more information on The Company’s key milestones and
mengenai tonggak pencapaian dan perkembangan utama                            developments, please refer to the Company’s Annual Report
Perseroan dapat ditemukan dalam Laporan Tahunan                               2025, published separately.
Perseroan 2025 yang diterbitkan secara terpisah.



Skala Bisnis
Business Scale
[OJK C.3]

               Indikator                        Satuan
                                                                                   2023                       2024                        2025
                 Item                            Unit

Jumlah Karyawan*                                Orang
                                                                                           15.233                     15.420                     12.091
Number of Employees*                           Persons
Jumlah Wilayah Operasional                      Lokasi
                                                                                                16                         15                       18
Number of Operational Areas                      Sites
Pendapatan Bersih
                                                                                             1.833                      1.756                     1.480
Net Revenue
Total Aset
                                                                                             1.921                      1.625                     1.588
Total Assets                                  Juta USD$
Total Liabilitas                              Million US$
                                                                                             1.607                      1.391                     1.477
Total Liabilities

Total Ekuitas
                                                                                              314                         234                      111
Total Equity

Volume Produksi                      Produksi Batu Bara (Juta Ton)
                                                                                                85                         90                       84
Production Volume                    Million Tons (Coal Production)




Pemegang Saham dan Kepemilikan Saham
Shareholder and Share Ownership
[OJK C.3]

                           Pemegang Saham                                             Total Saham                            Kepemilikan (%)
                             Shareholder                                              Total Shares                           Shareholding (%)

PT BUMA Internasional Grup Tbk
                                                                                                      2.049.999                                   99,99
(sebelumnya/previously PT Delta Dunia Makmur, Tbk)*
Ronald Sutardja**                                                                                             1                                    0,01
Total                                                                                                2.050.000                                     100
Catatan | Note:
*Institusi Domestik yang Merupakan Pemegang Saham Utama
*Domestic Institutions that are Major Shareholders
**Individu Domestik
**Domestic Individuals




                                                      Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity        29
Page 32
Area Operasional
Operating Area
[OJK C.3]




Wilayah Operasi Indonesia
Indonesia Operating Area                                                                                                  2
                                                                                                                      1
                                                                                                                              3




BUMA Indonesia



                                                                                                              Kalimantan Utara
                                                                                                              North Kalimantan




                                                             Kalimantan Barat                                 Kalimantan Timur
                                                             West Kalimantan                                  East Kalimantan

                                                                                                                                           9

                                                                                Kalimantan Tengah
                                                                                Central Kalimantan

                                                                                                                                            4 5

                                                                                                     Kalimantan Selatan
                                                                                                     South Kalimantan

                                                                                                                                    8
                                                                                     10                                            6 7
                                                                           PT Persada Kapuas Prima (PKP)




                 Pelanggan                             Daerah Operasi Tambang                             Lokasi                   Jenis Batu Bara   Periode Kontrak
                 Customers                               Mine Operation Area                             Location                   Type of Coal     Contract Period
    BUMA Indonesia

     1   Bayan Resources                        Indonesia Pratama (IPR)               Kalimantan Timur | East Kalimantan                               2024-2035

     2   Berau Coal                             Lati                                  Kalimantan Timur | East Kalimantan                               2012-2025¹
     3   Berau Coal                             Binungan                              Kalimantan Timur | East Kalimantan                               2003-2025¹
     4   Adaro                                  Tutupan                               Kalimantan Selatan | South Kalimantan                            2021-2026
     5   Adaro                                  Tutupan Selatan                       Kalimantan Selatan | South Kalimantan       Batu Bara Termal     2026-2030
                                                                                                                                  Thermal Coal
     6   Geo Energy                             Tanah Bumbu Resources (TBR)           Kalimantan Selatan | South Kalimantan                            2018-2028¹

     7   Geo Energy                             Sungai Danau Jaya (SDJ)               Kalimantan Selatan | South Kalimantan                            2015-2027¹
     8   Angsana Jaya Energi                    Angsana Jaya Energi (AJE)             Kalimantan Selatan | South Kalimantan                            2018-2025
     9   Resource Alam Indonesia (RAIN) Insani Baraperkasa (IBP)                      Kalimantan Timur | East Kalimantan                               2018-2026
    10   Singaraja Putra Persada                Persada Kapuas Prima (PKP)            Kalimantan Tengah | Central Kalimantan                           2024-20331


1
  Life of Mine Contract
2
  Opsi perpanjangan 2 tahun | 2 years option to extend
3
  Opsi Perpanjangan 1 tahun | 1 year extension option
4
  Berakhir pada Juni 2025 | Ended on June 2025




30               Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 33
                                                                                                                                            Tentang Perseroan
                                                                                                                                           About the Company




Wilayah Operasi Australia                                                 Wilayah Operasi Amerika Serikat
Australia Operating Area                                                  United States of America Operating Area




                                                  4
                                              3
BUMA Australia
                                                  2                                                           3
                                                            5                                           4                 Vermont
                                                        1
                                                                                                                                New hampshire

                 Northterm                                                                                     New York
                  Territory
                                                                                                                                    Massachusetts


                                                                                                                                              Rhode Island
                                                                                                                                Connecticut


                        South
                       Australia
                                                                                             Hazleton
                                            New South                                                                                               1
                                              Wales
                                                                                                                                                        2
                                                                                  Pennsylvania
                                                                                                                          New Jersey




                                                                                                            Maryland
                                            Tasmania




              Pelanggan            Daerah Operasi Tambang                        Lokasi                           Jenis Batu Bara          Periode Kontrak
              Customers              Mine Operation Area                        Location                           Type of Coal            Contract Period
BUMA Australia
1   Whitehaven Coal Pty. Ltd       Blackwater                    Central Queensland                                                           2025-2030
2   BHP Mitsubishi Alliance        Goonyella Riverside           Central Queensland                            Bata Bara Metalurgi            2022-20272
3   Bowen Coking Coal              Broadmeadow East              Central Queensland                            Metallurgical Coal             2022-20254
4   Bowen Coking Coal              Burton                        Central Queensland                                                           2023-20254
    Stanwell Corporation
                                                                                                               Batu Bara Termal
5   (Queensland government-owned   Meandu                        South Burnett Queensland                                                     2020-20253
                                                                                                               Thermal Coal
    corporation) (Meandu)
Atlantic Carbon Group Inc.
1                                  Jeddo Pit                                                                   Antrasit Berkadar
2                                  Stockton Pit                                                                Sangat Tinggi
    Atlantic Carbon Group Inc.                                   Hazleton, Pennsylvania, USA                   (UHG)
3                                  Jeansville Pit                                                              Ultra-High-Grade
4                                  Spring Mountain Pit                                                         Anthracite (UHG)




                                                  Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity                     31
Page 34
Struktur Grup Perseroan
Group company structure
[GRI 2-2]




                                                           PT BUMA Internasional Grup Tbk

                                                                99,99%



                                                              PT Bukit Makmur Mandiri Utama (ID)




 100%                                    100%          2,79%                     97,21%                         99,99%

                                                                    Bukit Makmur
 Moura Materials            BUMA Australia                                                             Bukit Makmur
                                                                  Mandiri Utama Pte.
 HoldCo Pty Ltd              Pty. Ltd. (AU)                                                          Internasional (ID)
                                                                      Ltd. (SG)

 100%                                                                            19,44%                         70,99%

                                                      0,59%
 Moura Materials                                                                                American Anthracite
                                                                   29Metals Ltd. (AU)
  MidCo Pty Ltd                                                                                  Holdings, LLC (US)


 100%                                                                                                           100%


 Moura Materials                                                                                American Anthracite
  BidCo Pty Ltd                                                                                  Group, LLC (US)


 100%                                                                                                           100%


 Moura Materials                                                                                American Anthracite
 Services Pty Ltd                                                                                 SPV I, LLC (US)




                                                   100%                  100%                   100%                 100%               100%

                                                                                                                                   The Central
                                         Wildcat Carbon        American Carbon                                 Newcastle          Pennsylvania
                                                                                      Atlantic Carbon
                                         Processing, LLC       Warehousing, LLC                                Anthracite          Anthracite
                                                                                      Group Inc. (US)
                                              (US)                  (US)                                      Company (US)        Company, LLC
                                                                                                                                      (US)




                                                                          100%                  50%                   100%


                                                                Hazleton Shaft         Hazleton Hiller,       Ebervale Mining
                                                               Division, LLC (US)        LLC (US)            Division, LLC (US)




32          Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 35
                                                                                                                                          Tentang Perseroan
                                                                                                                                         About the Company




Pemegang Saham Dan Kepemilikan Saham
Shareholders and Share Ownership


                                         Persentase
                                     Kepemilikan Saham                                          Status
           Entitas Anak                oleh Perseroan              Bidang Usaha               Operasional                         Lokasi
            Subsidiary                  Shareholding              Line of Business            Operational                        Location
                                      Percentage by The                                         Status
                                          Company
 Entitas Anak yang Dimiliki Secara Langsung
 Directly Owned Subsidiaries
 BUMA Australia Pty. Ltd. (BUMA                            Jasa Pertambangan                      Aktif        QLD 4101 Level 11, 199 Grey Street,
                                           99.99%
 Australia)                                                Mining Services                       Active        Brisbane, Australia
 Bukit Makmur Mandiri Utama Pte.                           Jasa Konsultansi Manajemen
                                                                                                  Aktif        10 Collyer Quay #40-01 Ocean Financial
 Ltd. (formerly known as                   97.04%          Management Consultancy
                                                                                                 Active        Centre Singapore
 Delta Dunia Makmur Pte. Ltd.)                             Services
                                                           Jasa Konsultansi Manajemen                          South Quarter Tower A Penthouse Floor
                                                                                                  Aktif
 PT Bukit Makmur Internasional             99.98%          Management Consultancy                              Jl. R.A. Kartini Kav 8, Cilandak Barat,
                                                                                                 Active
                                                           Services                                            Jakarta 12430, Indonesia
                                                           Jasa Konsultansi Manajemen
 American Anthracite Holdings,                                                                    Aktif        The Corporation Trust Center, 1209 Orange
                                           70.99%          Management Consultancy
 LLC                                                                                             Active        Street, Wilmington, Delaware 19801, USA
                                                           Services
                                                           Jasa Konsultansi Manajemen
 American Anthracite Group, LLC                                                                   Aktif        The Corporation Trust Center, 1209 Orange
                                           70.99%          Management Consultancy
 (AAG)                                                                                           Active        Street, Wilmington, Delaware 19801, USA
                                                           Services
                                                           Jasa Konsultansi Manajemen
 American Anthracite SPV I, LLC                                                                   Aktif        The Corporation Trust Center, 1209 Orange
                                           70.99%          Management Consultancy
 (AAS)                                                                                           Active        Street, Wilmington, Delaware 19801, USA
                                                           Services
                                                           Pertambangan Batubara                  Aktif        100 Hazle Brook Road, Hazelton, PA
 Atlantic Carbon Group, Inc                70.99%
                                                           Coal Mining                           Active        18201, USA
 Wildcat Carbon Processing, LLC                            Pertambangan Batubara                  Aktif        251 Little Falls Drive, Wilmington, New
                                           70.99%
 (WCP)                                                     Coal Mining                           Active        Castle 19808, USA
                                                                                                               3 Embarcadero CTR, STE 550,
 American Carbon Warehousing,                              Pertambangan Batubara               Tidak Aktif
                                           70.99%                                                              San Fransisco, CA 94111, USA1-
 LLC                                                       Coal Mining                          Inactive
                                                                                                               404840484048
                                                           Pertambangan Batubara                  Aktif        203 North East Front Street, Suite 101,
 Newcastle Anthracite Company              70.99%
                                                           Coal Mining                           Active        Milford, Kent 19983, USA
 The Central Pennsylvania                                  Pertambangan Batubara                  Aktif        100 Stockton #7 Road, Hazelton,
                                           70.99%
 Anthracite Company, LLC                                   Coal Mining                           Active        Pennsylvania 18201, USA
                                                           Pertambangan Batubara                  Aktif        100 Hazlebrook Road, Hazle Township,
 Hazleton Shaft Division, LLC              70.99%
                                                           Coal Mining                           Active        Luzerne County, Pennsylvania 18201, USA
                                                           Pertambangan Batubara                  Aktif        100 Hazlebrook Road, Hazle Township,
 Ebervale Mining Division, LLC             70.99%
                                                           Coal Mining                           Active        Luzerne County, Pennsylvania 18201, USA
                                                           Jasa Konsultansi Manajemen
                                                                                               Tidak Aktif     22 Grenville Street, St Helier, Jersey, JE4
 Moura Materials HoldCo Pty. Ltd            100%           Management Consultancy
                                                                                                Inactive       8PX, Channel Islands. Australia
                                                           Services
                                                           Jasa Konsultansi Manajemen
                                                                                               Tidak Aktif     22 Grenville Street, St Helier, Jersey, JE4
 Moura Materials MidCo Pty. Ltd             100%           Management Consultancy
                                                                                                Inactive       8PX, Channel Islands. Australia
                                                           Services
                                                           Jasa Konsultansi Manajemen
                                                                                               Tidak Aktif     22 Grenville Street, St Helier, Jersey, JE4
 Moura Materials BidCo Pty. Ltd             100%           Management Consultancy
                                                                                                Inactive       8PX, Channel Islands. Australia
                                                           Services
                                                           Jasa Konsultansi Manajemen
                                                                                               Tidak Aktif     22 Grenville Street, St Helier, Jersey, JE4
 Moura Materials Services Pty. Ltd          100%           Management Consultancy
                                                                                                Inactive       8PX, Channel Islands. Australia
                                                           Services


Laporan Keberlanjutan ini memuat data, informasi, kebijakan, serta kegiatan    This Sustainability Report contains data, information, policies as well as
Perseroan dan entitas anaknya, yaitu BUMA Australia Pty. Ltd. dan Atlantic     activities of the Company and its subsidiaries, BUMA Australia Pty and
Carbon Group, Inc. Laporan ini mencakup data kinerja yang dikonsolidasikan     Atlantic Carbon Group, Inc. Ltd. This includes both consolidated performance
di tingkat perusahaan induk, serta data dan kebijakan yang disajikan secara    data under the holding company, as well as separate data and policies
terpisah sesuai dengan karakteristik masing-masing entitas.                    specific to each company.




                                                      Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity                 33
Page 36
Perubahan Signifikan Perseroan
Significant Company Changes
[GRI 2-6][OJK C.6]



Pada tahun 2025, tidak terdapat perubahan signifikan pada                       In 2025, there were no significant changes to the Company.
Perseroan.




Karyawan
Employees
[GRI 2-7]

Berikut adalah rincian tenaga kerja Perseroan berdasarkan                       The following is a breakdown of the Company’s workforce,
jenis kelamin. Rincian lebih lanjut mengenai demografi                          divided by each gender. Further breakdown of employee
karyawan berdasarkan jabatan dan tingkat pendidikan dapat                       demographics based on position and education level can be
ditemukan dalam bagian Fokus Karyawan. [GRI 405-1].                             found in the Employee Focus section. [GRI 405-1].

Pada tahun 2025, tidak terdapat pekerja alih daya, karyawan                     In 2025, there were no outsourced workers, part-time
paruh waktu, maupun karyawan dengan jam kerja tidak                             employees and non-guaranteed hours employees. [GRI 2-8]
terjamin. [GRI 2-8]

Jumlah Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Status Kepegawaian
Number of Employees based on Gender and Employment Status
                                                  2023                                     2024                                  2025
     Status Kepegawaian
     Employment Status              Laki-Laki            Perempuan           Laki-Laki            Perempuan        Laki-Laki             Perempuan
                                      Male                 Female              Male                 Female           Male                  Female
 Tetap
                                           15.386                  712              14.519                  653          11.519                  488
 Permanent
 Tidak Tetap
                                                198                  52                  214                  34                84                    0
 Non-Permanent
 Total                                     16.034                 764               14.733                  687          11.603                  488


Number of Employees based on Gender and Employment Status in Each Entities for 2025
Number of Employees based on Gender and Employment Status in Each Entities for 2025
                                          Tetap | Permanent                   Tidak Tetap | Non-Permanent                        Total
             Entitas
              Entity                Laki-Laki            Perempuan           Laki-Laki            Perempuan        Laki-Laki             Perempuan
                                      Male                 Female              Male                 Female           Male                  Female
 PT Bukit Makmur Mandiri
                                          10.433                  244                    84                   0          10.517                  244
 Utama
 BUMA Australia Pty. Ltd                        959               232                     0                   0                959               232
 Atlantic Carbon Group,
                                                127                  12                   0                   0                127                   12
 Inc. Ltd
 Total                                    11.519                  488                    84                   0          11.603                  488


Data karyawan berikut mencakup seluruh wilayah                                  The following employee data encompasses all the
operasional Perseroan sebagaimana disebutkan dalam                              Company’s operating areas mentioned in the Operating Area
Sub-Bagian Wilayah Operasional.                                                 Sub-Section

Jumlah Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Area Operasi
Number of Employees Based on Gender and Operational Area
                                                  2023                                     2024                                  2025
       Area Operasi
     Employment Status              Laki-Laki            Perempuan           Laki-Laki            Perempuan        Laki-Laki             Perempuan
                                      Male                 Female              Male                 Female           Male                  Female
 Indonesia                                 14.771                  462              13.608                  407           10,517                 244
 Australia                                  1.263                  302                1.125                 281                959               232
 Amerika Serikat                                N/A               N/A                    N/A                N/A                127                   12
 Total                                     16.034                 764               14.733                  688          11,603                  488



34              Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 37
                                                                                                                                      Tentang Perseroan
                                                                                                                                     About the Company




Keanggotaan Asosiasi
Association membership
[GRI 2-28] [OJK C.5]




Per 31 Desember 2025, Perseroan dan/atau anak                                As of 31 December 2025, the Company and/or its
perusahaannya terdaftar sebagai anggota pada asosiasi                        subsidiaries are registered as members of the following
atau organisasi berikut:                                                     associations or organizations:

 Keanggotaan Asosiasi
 Association membership

                                Nama Asosiasi                                            Nama Perusahaan                            Posisi
                               Association Name                                           Company Name                             Position

                                                                                                                      Anggota
 Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO)                                                BUMA
                                                                                                                      Member
                                                                                                                      Anggota Luar Biasa1
 Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO)                                                         BUMA
                                                                                                                      Extraordinary Member1
                                                                                                                      Anggota
 Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)                                                     BUMA
                                                                                                                      Member
                                                                                                                      Anggota
 Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI)                                    BUMA
                                                                                                                      Member
                                                                                                                      Anggota
 Asosiasi Pertambangan Indonesia (API)                                                         BUMA
                                                                                                                      Member
                                                                                                                      Anggota
 Queensland Resources Council                                                              BUMA Australia
                                                                                                                      Member
                                                                                                                      Anggota
 Queensland Mines Rescue Service                                                           BUMA Australia
                                                                                                                      Member
 1
  ) Catatan | Note : Skema keanggotaan APINDO terdiri dari dua jenis: Anggota Luar Biasa untuk perusahaan dan Anggota Khusus untuk asosiasi industri.
 | APINDO’s membership scheme consist of two types: Extraordinary Members for companies and Special Member for industry associations.




                                                     Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity         35
Page 38
Sertifikasi
Certifications

Perseroan     mematuhi      standar  internasional  yang                      The Company demonstrates its commitment to sustainability
diakui secara global, seperti ISO 14001:2015 dan ISO                          by adhering to internationally recognized standards, such as
45001:2018. Sertifikasi ini mencerminkan upaya Perseroan                      ISO 14001:2015 and ISO 45001:2018. These certifications
dalam mengurangi dampak lingkungan, memastikan                                reflect the Company’s efforts to reduce environmental
kesejahteraan karyawan, dan mempertahankan standar                            impact, ensure employee well-being, and maintain high
praktik berkelanjutan yang tinggi di seluruh operasinya.                      standards of sustainable practices across all operations.
Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip ini ke dalam                          By integrating these principles into its core strategies, the
strategi intinya, Perseroan bertujuan untuk menciptakan                       Company aims to create a positive and lasting impact on the
dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan                         environment and the communities it serves.
masyarakat yang dilayaninya.

 Daftar Sertifikasi
 List of Certifications

       Jenis Sertifikasi                        Area Kerja                       Badan Penerbit                        Masa Berlaku
     Type of Certification                       Job Site                       Issuing Authority                      Validity Period

                                BUMA HO, Sungai Danau Jaya (SDJ),
                                Lati, Binungan, Indonesia Pratama, Insani                              12 Januari 2025 – 12 April 2028
 ISO 45001:2018                                                              SGS
                                Baraperkasa, Adaro Tutupan, BUMA                                       12 January 2025 – 12 April 2028
                                Rebuild Center
                                BUMA HO, Sungai Danau Jaya (SDJ),
                                Lati, Binungan, Indonesia Pratama, Insani                              13 Juni 2025 – 13 Juni 2028
 ISO 14001:2015                                                              SGS
                                Baraperkasa, Adaro Tutupan, BUMA                                       13 June 2025 – 13 June 2028
                                Rebuild Center
                                All Mining Contract Projects of BUMA                                   13 Januari 2025 – 16 Februari 2028
 ISO 45001:2018                                                              Bureau Veritas
                                Australia Pty Ltd in Australia                                         13 January 2025 – 16 February 2028
                                All Mining Contract Projects of BUMA                                   13 Januari 2025 – 16 Februari 2028
 ISO 14001:2015                                                              Bureau Veritas
                                Australia Pty Ltd in Australia                                         13 January 2025 – 16 February 2028
                                All Mining Contract Projects of BUMA                                   13 Januari 2025 – 16 Februari 2028
 ISO 9001:2015                                                               Bureau Veritas
                                Australia Pty Ltd in Australia                                         13 January 2025 – 16 February 2028




36            Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 39
                                                                                                                                       Tentang Perseroan
                                                                                                                                      About the Company




Penghargaan
Awards




Pada tahun 2025, Perseroan terus mendapatkan pengakuan                      In 2025, the Company continued to receive recognition for
atas pencapaiannya di bidang keberlanjutan, pengembangan                    its achievements in sustainability, community development,
komunitas, dan keunggulan operasional. Perseroan menerima                   and operational excellence. It was honored with several
sejumlah penghargaan bergengsi yang menegaskan komitmen                     awards, underscoring its sustained commitment to
berkelanjutannya dalam menghasilkan dampak lingkungan                       delivering positive environmental outcomes, supporting
yang positif, mendukung pendidikan, serta berperan aktif                    education and actively engaging with local communities.
bersama masyarakat setempat.


 Penghargaan Utama Yang Diterima Pada Tahun 2025
 Key Awards Recieved In 2025

        Tanggal                                              Penghargaan                                                    Penyelenggara
         Date                                                   Award                                                         Organizer

 23 Juni 2025             Sertifikat PROPER – Biru (BUMA Rebuild Center)                                         Gubernur Kalimantan Timur
 23 June 2025             PROPER Certificate - Blue (BUMA Rebuild Center)                                        The Governor of East Kalimantan
 26 Juni 2025             Penghargaan Zero Incident (Lokasi LATI)                                                Gubernur Kalimantan Timur
 26 June 2025             Zero Incident Award (LATI Site)                                                        The Governor of East Kalimantan
 26 Juni 2025             Penghargaan Zero Incident (BUMA Rebuild Center)                                        Gubernur Kalimantan Timur
 26 June 2025             Zero Incident Award (BUMA Rebuild Center)                                              The Governor of East Kalimantan
 26 Juni 2025             Penghargaan Zero Incident (Lokasi IBP)                                                 Gubernur Kalimantan Timur
 26 June 2025             Zero Incident Award (IBP Site)                                                         The Governor of East Kalimantan
 30 September 2025        Bisnis Indonesia Social Responsibility Award (BISRA) 2025 – Silver Champion            Bisnis Indonesia
 30 September 2025        Bisnis Indonesia Social Responsibility Award (BISRA) 2025 – Silver Champion            Bisnis Indonesia
                          Penghargaan atas Komitmen Pelaksanaan Program CSR untuk Pembangunan
 December 2025            Kabupaten Tabalong (Lokasi Adaro Tutupan)                                              Bupati Tabalong
 December 2025            Award for Commitment to the Implementation of CSR programs for Development in          Regent of Tabalong
                          Tabalong Regency (Adaro Tutupan Site)
 December 2025            Penghargaan Mitra Pendukung Program PROKLIM (Lokasi Adaro Tutupan)
                                                                                                                 The Governor of South Kalimantan
 December 2025            Award for Supporting Partner for the PROKLIM Program (Adaro Tutupan Site)
                          Bayan Internal Fire Rescue Challenge
 2025                                                                                                            BIFRC
                          Bayan Internal Fire Rescue Challenge




                                                    Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity          37
Page 40
Proses Bisnis Kami
Our Business Process
[GRI 2-6] [OJK C.4]



Perseroan memiliki portofolio bisnis yang terdiversifikasi,                     The Company has a diversified business portfolio that
yang mencakup jasa kontraktor pertambangan batu                                 includes coal mining contractor services and both mining
bara serta investasi di sektor pertambangan dan non-                            and non-mining investment. It serves its clients across
pertambangan. Perseroan melayani para pelanggannya di                           multiple locations.
berbagai lokasi.


 Lokasi Operasional
 Operating Locations

             Pelanggan – Nama Lokasi                                  Lokasi/Provinsi                         Periode Kontrak
              Customer – Site Name                                   Location/Province                        Contract Period

 BUMA
                                                                     Kalimantan Selatan
 Adaro-Tutupan (ADT)                                                                                            2021-2026
                                                                      South Kalimantan
                                                                     Kalimantan Selatan
 Angsana Jaya Energi (AJE)                                                                                      2022-2025
                                                                      South Kalimantan
                                                                     Kalimantan Timur
 Bayan-Indonesia Pratama (IPR)                                                                                  2018-2035
                                                                      East Kalimantan
                                                                     Kalimantan Timur
 Berau Coal-Lati (LAT)                                                                                          2012-20261
                                                                      East Kalimantan
                                                                     Kalimantan Timur
 Berau Coal-Binungan (BIN)                                                                                      2003-20251
                                                                      East Kalimantan
                                                                     Kalimantan Selatan
 Geo Energy-Sungai Danau Jaya (SDJ)                                                                             2015-20271
                                                                      South Kalimantan
                                                                     Kalimantan Selatan
 Geo Energy-Tanah Bumbu Resources (TBR)                                                                         2018-20281
                                                                      South Kalimantan
                                                                     Kalimantan Tengah
 Singaraja Putra - Persada Kapuas Prima (PKP)                                                                   2024 - 20331
                                                                     Central Kalimantan
                                                                      East Kalimantan
 RAIN-Insani Baraperkasa (IBP)                                                                                  2018-2026
                                                                      East Kalimantan
 BUMA Australia
                                                                    Queensland Tengah
 BHP Mitsubishi Alliance (Goonyella Riverside)                                                                  2022-20272
                                                                    Central Queensland
                                                                    Queensland Tengah
 Bowen Coking Coal (Broadmeadow East)                                                                           2022-20253
                                                                    Central Queensland
                                                                    Queensland Tengah
 Bowen Coking Coal (Burton)                                                                                     2023-20253
                                                                    Central Queensland
 Stanwell Corporation (Queensland Government-
                                                                 South Burnett Queensland                       2020-20263
 owned Corporation) – (Meandu)
                                                                    Queensland Tengah
 Whitehaven Coal (Blackwater)                                                                                   2024- 2030
                                                                    Central Queensland
 Atlantic Carbon Group Inc
 Jeddo Pit
 Stockton Pit
                                                                Hazleton, Pennsylvania, USA
 Jeansville Pit
 Spring Mountain Pit
 Catatan | Note:
 1. Kontrak Seumur Tambang | Life of Mine Contract
 2. Opsi Perpanjangan 2 Tahun | 2-Year Extension Option
 3. Opsi Perpanjangan 1 Tahun | 1-Year Extension Option




38              Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 41
                                                                                 Tentang Perseroan
                                                                                About the Company




Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity        39
Page 42
Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Kami
Our Vision, Mission, and Values
[GRI 2-23] [OJK C.1]




                                                                 Tujuan Kami
                                                                    Our Purpose
                                                    Membuka jalan untuk menumbuhkan potensi
                                                    generasi masa depan Indonesia.
                                                    Breaking ground to foster the potentials
                                                    of Indonesia’s future generations.



                                                                 Prinsip Kami
                                                                   Our Principles

               Kami Menjalani Setiap
                                                                   Kami Memberdayakan                               Kami Bangkit Menghadapi
               Peran dengan Integritas
                                                                   Keluarga                                         Tantangan
               We Live Every Moment
                                                                   We Empower Families                              We Rise to Challenges
               with Integrity

•    Integritas melekat dalam jati diri kami.        •   Kami adalah dan akan selalu menjadi satu      •   Kami mampu menaklukkan hal yang
     Kami melakukan hal yang benar dengan                keluarga, saling mendukung dalam segala           dianggap mustahil karena kami percaya
     cara yang benar.                                    kondisi.                                          pada kekuatan sumber daya manusia kami.
•    Komitmen kami adalah janji yang harus           •   Kami menghargai keberagaman serta             •   Kami bangga atas pencapaian kami,
     ditepati. Setiap yang kami janjikan, kami           kontribusi unik setiap individu.                  termasuk ketika menghadapi tantangan
     wujudkan.                                       •   Kami membangun budaya keterbukaan dan             yang dianggap sulit oleh pihak lain.
•    Kami hanya menjalankan usaha yang                   kejujuran agar dapat terus berkembang         •   Dalam situasi tersulit, kami tetap tangguh,
     selaras dengan prinsip moral dan etika.             bersama.                                          bertahan, dan bangkit menjadi lebih kuat.
•    Kami berkomitmen untuk memberikan               •   Kami peduli kepada Anda dan keluarga          •   Dalam setiap tantangan yang kami hadapi,
     hasil kerja dengan kualitas tertinggi dengan        Anda, karena keluarga adalah hal yang             kami selalu berpegang pada semangat:
     menempatkan keselamatan sebagai                     penting bagi Anda, dan Anda penting bagi          “BUMA Bisa, Harus Bisa, Pasti Bisa!”
     prioritas utama.                                    kami.
                                                                                                       •   We conquer the impossible because we
•    Integrity is in our DNA. We do the right        •   We are and will always be a family, through       believe in our people
     thing, the right way                                thick and thin, we have each other’s back     •   We take pride on our achievement, where
•    Our word is our bond. What we promise,          •   We embrace everyone’s diversity and               others may find it too hard, too difficult
     we deliver                                          unique contributions                          •   In the hardest time, we remained tough and
•    We will only do business in accordance          •   We speak truth with one another to grow           persevered, and came out stronger than
     with our moral and ethical principles           •   We care for you and your family, because          before
•    We are committed in providing the highest           your family matters for you and you matter    •   On every challenge we face, we always hold
     quality work while putting safety first             for us                                            on to “BUMA Bisa, Harus Bisa, Pasti Bisa!”




               Kami Membuka
                                                                   Kami Membangun Bangsa
               Terobosan Baru
                                                                   We Build the Nation
               We Break New Grounds



•    Untuk terus bertumbuh, kami telah dan           •   Upaya kami melampaui kepentingan
     akan terus melakukan pembaruan diri.                internal, dengan tujuan memberdayakan
•    Kami berhasil menjelajah wilayah dan                pihak lain agar menjadi lebih baik.
     peluang baru, di mana setiap langkah maju       •   Kami berkontribusi dalam pengembangan
     membuka ruang kemajuan selanjutnya.                 masyarakat, penciptaan mata pencaharian,
•    Kami bangga menjadi yang terdepan dan               dan pelestarian lingkungan.
     selalu siap mencoba inovasi, teknologi,         •   Kami memulai dari langkah kecil dengan
     serta cara kerja yang baru.                         sumber daya yang ada, namun memastikan
                                                         dampaknya berarti bagi sesama dan bagi
•    In order to grow, we have reinvented                bangsa.
     ourselves many times over and will keep         •   Kami berkomitmen untuk terus berperan aktif
     doing it again in the future                        dalam pembangunan bangsa.
•    We successfully work on new frontiers and
     progress follows where we go                    •   It’s bigger than us, it’s about enabling
•    We are proud to be the first and we always          others to become better
     ready to try new innovations, technology        •   We transform communities, create
     and ways of working                                 livelihoods and preserve the environment
                                                     •   We start small from what we have, but we
                                                         ensure it’s significant for others, for our
                                                         nation
                                                     •   We are committed to continue building our
                                                         nation




40           Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 43
                                                                                                                                         Tentang Perseroan
                                                                                                                                        About the Company




                                                    Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Kami
                                                          Our Vision, Mission, and Values


                                                                          Visi
                                                                          Vision
                                    Menjadi mitra pilihan dalam penyediaan solusi pertambangan dan
                                    energi berkelas dunia yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.
                                    The preferred partner for the world class and environmentally
                                    responsible mining and energy solutions.

                                                                          Misi
                                                                         Mission

                                    Memberikan dampak sosial yang berkelanjutan dan nilai bagi pemegang
                                    saham melalui pengembangan potensi terbaik sumber daya manusia,
                                    pemanfaatan teknologi mutakhir, serta pemberdayaan masyarakat, sekaligus
                                    berperan aktif dalam memajukan generasi masa depan Indonesia.
                                    We will deliver sustainable societal impact and shareholder value unleashing
                                    our people’s full potential, leveraging leading edge technology, and empowering
                                    the communities; actively advancing the future generations of Indonesia.




                                                                   Budaya Kami
                                                                       Our Culture




    Peningkatan Kolaborasi                 Peningkatan Kepemilikan                 Komunikasi yang Lebih Terbuka           Perencanaan yang Lebih Baik,
    More Collaboration                     Tanggung Jawab dan                      dan Konstruktif                         Tindakan yang Lebih Cepat
                                           Pendelegasian                           More Open Communication                 Plan Better, Act Faster
                                           More Ownership/Delegation

•     Menghilangkan pola pikir         •      Menghentikan kebiasaan           •      Terbuka terhadap umpan           •      Menerapkan disiplin yang
      yang terkotak-kotak (silo               selalu mengeskalasikan                  balik dan ide-ide baru dari             kuat dalam perencanaan.
      mentality).                             permasalahan, lebih                     seluruh bagian organisasi.       •      Memprioritaskan inisiatif
•     Meningkatkan kerja sama                 terlibat dalam pengambilan       •      Memiliki keberanian untuk               yang telah direncanakan.
      yang lebih produktif lintas             keputusan serta memberikan              menyampaikan umpan balik         •      Menjaga serta meningkatkan
      fungsi.                                 lebih dari satu alternatif              dan gagasan baru secara                 daya tanggap dalam
                                              solusi.                                 lugas dan konstruktif.                  pelaksanaan.
•     Stop silos thinking              •      Menghentikan praktik             •      Terus menyediakan dan
•     More productive cooperation             pengelolaan yang                        menginisiasi lebih banyak        •      Rigor in planning
      across functions                        terlalu mengendalikan                   sarana untuk menyampaikan        •      Prioritize planned initiatives
                                              (micromanaging),                        ide dan aspirasi.                •      Keep and improve
                                              membangun kepercayaan dan                                                       responsiveness in execution
                                              memberdayakan anggota tim        •      Open to feedback/new
                                              untuk menyiapkan pemimpin               ideas from all parts of the
                                              generasi berikutnya.                    organization
                                       •      Memulai penerapan                •      Confident to give feedback/
                                              pendelegasian tugas dan                 new ideas assertively
                                              instruksi kerja yang jelas.      •      Continue to provide and
                                                                                      initiate more avenues to
                                       •      Stop escalate problem, be               communicate ideas
                                              more involved in decision
                                              making and offer more than
                                              one alternative solution
                                       •      Stop micromanaging,
                                              trust and empower team
                                              member in order to build next
                                              generation of leaders
                                       •      Start giving clear delegation
                                              and work instruction




                                                       Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity            41
Page 44
       Pendekatan Terhadap
       Keberlanjutan
       Our Approach to Sustainability




42   Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 45
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity   43
Page 46
Topik Material Kami
Our Material Topics

Prioritas keberlanjutan Perseroan dipandu oleh serangkaian                 The Company’s sustainability priorities are guided by a set
isu lingkungan, sosial, dan tata kelola yang material, yang                of material environmental, social, and governance issues
sangat penting bagi ketahanan bisnis jangka panjang                        that are critical to its long-term business resilience and to
serta pemenuhan ekspektasi para pemangku kepentingan.                      meeting stakeholder expectations. Based on comprehensive
Berdasarkan penilaian materialitas komprehensif yang                       materiality assessments carried out across its operations in
dilakukan di seluruh operasional Perseroan di Indonesia dan                Indonesia and Australia in 2024, the Company has identified
Australia pada tahun 2024, Perseroan telah mengidentifikasi                key priority areas that address its distinct operational contexts
area-area prioritas utama yang mencerminkan konteks                        while aligning with wider global sustainability challenges.
operasional masing-masing wilayah sekaligus selaras
dengan tantangan keberlanjutan global yang lebih luas.

Penilaian Materialitas [GRI 3-1] [GRI 3-2]                                 Materiality Assessment [GRI 3-1] [GRI 3-2]
Penilaian materialitas merupakan elemen inti dari                          A materiality assessment is a core element of the Company’s
perjalanan transformasi keberlanjutan Perseroan dan                        sustainable transformation journey and its commitment
komitmennya untuk menjadi organisasi yang berorientasi                     to becoming a sustainability-oriented organization.
pada keberlanjutan. Penilaian ini membantu memastikan                      The assessment helps ensure that the Company’s ESG
bahwa strategi ESG Perseroan tetap selaras dengan medan                    strategy remains aligned with the evolving ESG landscape,
ESG yang terus berkembang, ekspektasi para pemangku                        stakeholder expectations, and the overall business strategy.
kepentingan, serta strategi bisnis secara keseluruhan.                     Materiality topics in 2025 remain unchanged from the 2024.
Topik-topik materialitas di tahun 2025 tidak mengalami                     The assessment process was carried out in three stages:
perubahan dari tahun 2024. Proses penilaian dilaksanakan
dalam tiga tahap:



         .01   Identifikasi Topik Keberlanjutan yang Sedang                       Identifying Emerging Sustainability Topics
               Berkembang
               Melalui penelitian desktop yang komprehensif, Perseroan            Through comprehensive desktop research, the Company
               meninjau tren terkini dalam kerangka pelaporan                     reviewed current trends in reporting frameworks,
               keberlanjutan, standar keberlanjutan yang spesifik untuk           sustainability standards specific to the coal and mining
               sektor batu bara dan pertambangan, serta regulasi lokal            sectors, and both local and international regulations
               dan internasional di seluruh negara tempat Perseroan               across our countries of operation. This process resulted
               beroperasi. Proses ini menghasilkan daftar 27 topik                in a list of 27 ESG topics relevant to the Company and of
               ESG yang relevan bagi Perseroan dan menjadi perhatian              interest to a wide range of stakeholders.
               berbagai pemangku kepentingan.


         .02   Materiality Assessment Survey and Interviews                       Materiality Assessment Survey and Interviews
               Wawancara mendalam dilakukan bersama sepuluh                       In-depth interviews were carried out with ten internal
               pemangku kepentingan internal dan empat pemangku                   and four external stakeholders, including the Group
               kepentingan eksternal, termasuk CEO Grup serta CEO                 CEO, the Company’s CEOs as well as the CEO of BUMA
               BUMA Indonesia dan BUMA Australia. Hal ini memastikan              Australia. This ensured that insights were captured from
               Perseroan mendapatkan wawasan dari seluruh tingkatan               all levels of the Company’s governance structure as
               struktur tata kelola BUMA International, maupun dari               well as from external stakeholders, including business
               pemangku kepentingan eksternal, termasuk mitra bisnis,             partners, clients, and investors in both Indonesia and
               klien, dan investor di Indonesia dan Australia. Penilaian          Australia. Detailed assessments of publicly available ESG
               terperinci atas aspirasi dan tujuan ESG yang tersedia              aspirations and goals from the Company’s customers and
               secara publik dari para pelanggan dan investor Perseroan           investors were also incorporated to enrich the materiality
               juga turut diikutsertakan untuk memperkaya hasil                   assessment results. In parallel with the interviews,
               asesmen materialitas. Bersamaan dengan pelaksanaan                 the Company conducted an online survey targeting
               wawancara, Perseroan menyelenggarakan survei                       selected internal stakeholders, primarily from middle
               daring yang ditujukan kepada pemangku kepentingan                  management, to gather their perspectives on significant
               internal terpilih, terutama dari tingkat manajemen                 ESG topics and current management practices. Survey
               menengah, untuk mengumpulkan perspektif mereka                     participants ranked the 27 identified ESG topics based on
               mengenai topik-topik ESG yang signifikan dan praktik               their importance to the Company. As the acquisition of
               manajemen yang berlaku saat ini. Peserta survei                    Atlantic Carbon Group (ACG) in the United States was still
               memberikan penilaian terhadap 27 topik ESG yang telah              in progress during the materiality assessment process,
               diidentifikasi berdasarkan tingkat kepentingannya bagi             stakeholders from the US operations were not included
               Perseroan. Mengingat akuisisi Atlantic Carbon Group                in this assessment.
               (ACG) di Amerika Serikat (AS) masih dalam proses pada
               saat asesmen materialitas dilaksanakan, pemangku
               kepentingan dari operasional AS tidak diikutsertakan
               dalam asesmen ini.



44         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 47
                                                                                                                                                                               Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
                                                                                                                                                                                    Our Approach to Sustainability




                                                            .03 Hasil dan Analisis Penilaian                                               Result Assessment and Analysis
                                                                Umpan balik yang terkumpul dianalisis secara cermat                        The feedback collected was rigorously analyzed
                                                                untuk memprioritaskan 15 dari 27 topik ESG utama                           to prioritize 15 out of the 27 key ESG topics using
                                                                menggunakan sistem penilaian yang telah ditetapkan.                        an established scoring system. These topics were
                                                                Topik-topik tersebut selanjutnya dikategorikan ke dalam                    subsequently categorized into three pillars under the
                                                                tiga pilar di bawah Kerangka ESG. Dibandingkan dengan                      ESG Framework. Compared to the 2021 assessment,
                                                                asesmen tahun 2021 yang terutama mengacu pada                              which primarily relied on the GRI Coal Sector Standards,
                                                                Standar Sektor Batu Bara GRI, asesmen tahun 2024                           the 2024 assessment adopted a more holistic approach,
                                                                mengadopsi pendekatan yang lebih holistik dengan                           considering multiple industry standards and peer
                                                                mempertimbangkan berbagai standar industri dan praktik                     practices. As a result, the prioritized material topics are
                                                                sejawat. Hasilnya, topik-topik material yang diprioritaskan                more streamlined, focusing on critical issues within the
                                                                lebih terfokus, menitikberatkan pada isu-isu kritis dalam                  Environment, Social, and Governance.
                                                                dimensi Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola.

                                                                  Topik-topik material Perseroan pada tahun 2025 tidak                     The Company’s material topics in 2025 remain unchanged
                                                                  mengalami perubahan dari tahun 2024, karena konteks                      from 2024, as the business context, stakeholder
                                                                  bisnis, ekspektasi pemangku kepentingan, lanskap                         expectations, regulatory landscape, and operational risk
                                                                  regulasi, dan profil risiko operasional tidak mengalami                  profile did not experience any significant shifts that would
                                                                  perubahan signifikan yang memerlukan penilaian ulang                     warrant a reassessment or reprioritization of material
                                                                  atau penetapan ulang prioritas atas isu-isu materialitas                 sustainability issues.
                                                                  keberlanjutan.




            Topik Material yang Diprioritaskan Tahun 2025
            2025 Prioritized Material Topics



                                                                                                                                                                     Emisi Gas Rumah Kaca
                                                                                                                                                                     & Aksi Iklim
                                                                                                                                                                     GHG Emissions &
                                                                                                                                                                     Climate Action

                                                                                                      Manajemen Energi                                        Kesehatan dan
                                                                                                      Energy Management                                       Keselamatan Kerja (untuk
                                                                                                                                                              karyawan dan masyarakat)
                                                                                                                   Kinerja dan                                Health and Safety (for
Kekhawatiran Pemangku Kepentingan | Stakeholders Concern




                                                                                                                   Pertumbuhan Bisnis                         employees and community)
                                                                                                                   Business                     Pemberdayaan
                                                                                                                   performance and              Masyarakat Lokal
                                                                                                                   growth                       Local Community
                                                                                                                                                Empowerment

                                                                                                                                 Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                                                 (Termasuk GCG)
                                                                                                                                 Sustainability Governance
                                                                                                                                 (including GCG)
                                                                                                                                                         Pelatihan/
                                                                                                                                                         Pengembangan Bakat
                                                                                                                                                         Training & Talent
                                                                                                                                                         Development
                                                                                                                                        Penggunaan dan Inovasi
                                                                                               Pengelolaan Air                          Teknologi
                                                                                               Water Management                         Technology Use and
                                                                                                                                        Innovation
                                                             Pengelolaan Limbah dan               Antikorupsi dan etika bisnis
                                                             Ekonomi Sirkular                     Anti-corruption and             Ketenagakerjaan, Keberagaman,
                                                             Waste Management and                 business ethics                 Kesetaraan, Inklusi (DEI), dan
                                                             Circular Economy                                                     praktik-praktik non-diskriminasi
                                                                                                                                  Employment, Diversity, Equity,
                                                                                                  Keterlibatan Pemangku           Inclusion (DEI), and non-
                                                                Pengadaan Berkelanjutan/          Kepentingan dan                 discrimination practices
                                                                Manajemen Rantai Pasokan          Pembayaran Kepada                                                                               Paling Tinggi
                                                                Sustainable Procurement /         Pemerintah                                                                                      Highest
                                                                Supply Chain Management           Stakeholder Engagement
                                                                                                  and Payments to
                                                                                                  governments                                                                                     Lebih Tinggi
                                                                                                                  Compliance to Laws and                                                          Higher
                                                                                                                  Regulation
                                                                                                                  Compliance to Laws and
                                                                                                                  Regulation
                                                                                                                                                                                                  Tinggi
                                                                                                                                                                                                  High
                                                                                                   Dampak ke Bisnis | Business Impact
                                                           Lingkungan                 Sosial        Tata Kelola
                                                           Environmental              Social        Governance




                                                                                                         Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity                  45
Page 48
Penilaian materialitas tahun 2024 mengidentifikasi 15                             The 2024 materiality assessment identified 15 highly
topik ESG yang sangat material bagi BUMA International,                           material ESG topics for BUMA International group of
sebagaimana ditunjukkan dalam gambar di atas. Topik-topik                         company, including the Company, as shown in Figure 1.1.
material ini akan menjadi panduan bagi Perseroan dalam                            These material topics will guide the Company in navigating
menjalani transformasi keberlanjutannya, membentuk                                its sustainability transformation, shaping future initiatives
inisiatif-inisiatif ke depan serta prioritas strategis jangka                     and long-term strategic priorities.
panjang.

Definisi dari setiap topik ESG utama dapat ditemukan dalam                        The definition of each key ESG topics can be found in the
tabel di bawah ini.                                                               Table 1‑1 below.

Definisi Topik Material                                                           Material Topic Definitions


           Topik-topik Utama ESG                                                                   Definisi
              Key ESG Topics                                                                      Definition

 Lingkungan | Environmental

 Emisi Gas Rumah Kaca & Aksi Iklim               Pemantauan dan pengurangan emisi untuk memerangi perubahan iklim.
 GHG Emissions & Climate Action                  The monitoring and reduction of GHG emissions to combat climate change.

 Manajemen Energi                                Pengelolaan sumber daya energi yang efektif dan efisien untuk mengurangi biaya dan dampak lingkungan.
 Energy Management                               The efficient management of energy resources to reduce costs and environmental impact.

                                                 Penggunaan, pengolahan, dan daur ulang sumber daya air yang bertanggung jawab untuk melindungi
 Pengelolaan Air
                                                 ekosistem setempat.
 Water Management
                                                 The responsible use, treatment, and recycling of water resources to protect local ecosystems.
                                                 Mempromosikan pengelolaan limbah yang bertanggung jawab dan penggunaan kembali material untuk
 Pengelolaan Limbah dan Ekonomi Sirkular         meminimalkan dampak lingkungan dan meningkatkan keberlanjutan.
 Waste Management and Circular Economy           The promotion of responsible waste management and material reuse to minimize environmental impact and
                                                 enhance sustainability.
 Sosial | Social
 Kesehatan dan Keselamatan Kerja (untuk
 karyawan dan masyarakat)                        Menjaga kesejahteraan karyawan dan masyarakat sekitar melalui praktik keselamatan yang kuat.
 Health and Safety (for employees and            The safeguarding of employees’ and surrounding communities’ well-being through robust safety practices.
 community)
                                                 Dukungan dan keterlibatan masyarakat lokal dalam pembangunan ekonomi dan sosial terkait dengan
 Pemberdayaan Masyarakat Lokal                   kegiatan pertambangan.
 Local Community Empowerment                     The support for and engagement of local communities in economic and social development in relation to
                                                 mining activities.
                                                 Penyediaan kesempatan bagi karyawan untuk meningkatkan keterampilan dan mengembangkan karir
 Pelatihan/Pengembangan Bakat
                                                 mereka di Perseroan
 Training/ Talent Development
                                                 The provision of opportunities for employees to upskill and grow their careers in the Company.
 EKesetaraan, Inklusi (“Diversity, Equity, dan
 Inclusion” atau DEI), dan praktik-praktik       Mempromosikan praktik ketenagakerjaan yang adil sekaligus mendorong tempat kerja yang beragam, adil,
 non-diskriminasi                                dan inklusif.
 Employment, Diversity, Equity, Inclusion        The promotion of fair employment practices while fostering a diverse, equitable, and inclusive workplace.
 (DEI), and non-discrimination practices
 Ekonomi & Tata Kelola | Economic & Governance
                                                 Memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dengan tetap menyeimbangkan prioritas ekonomi,
 Kinerja dan pertumbuhan bisnis
                                                 sosial, dan lingkungan.
 Business performance and growth
                                                 Ensuring sustainable business growth while balancing economic, social, and environmental priorities.
                                                 Integrasi keberlanjutan ke dalam struktur tata kelola melalui Tata Kelola Perseroan yang Baik (“Good
 Tata Kelola Keberlanjutan (termasuk GCG)
                                                 Corporate Governance” atau GCG).
 Sustainability Governance (including GCG)
                                                 The integration of sustainability into governance structures through Good Corporate Governance (GCG).

 Penggunaan dan Inovasi Teknologi                Penggunaan teknologi untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan kinerja lingkungan.
 Technology Use and Innovation                   The use of technology to enhance efficiency, safety, and environmental performance.

 Antikorupsi dan etika bisnis                    Penegakan praktik bisnis yang beretika dan pencegahan korupsi.
 Anti-corruption and business ethics             The upholding of ethical business practices and preventing corruption.

 Pengadaan Berkelanjutan / Manajemen
 Rantai Pasokan                                  Sustainable Procurement / Supply Chain Management.
 Sustainable Procurement / Supply Chain          Ensuring suppliers and contractors adhere to sustainable practices.
 Management
 Keterlibatan Pemangku Kepentingan dan
 Pembayaran kepada pemerintah                    Melibatkan para pemangku kepentingan dan melaporkan pembayaran kepada pemerintah secara transparan.
 Stakeholder Engagement and Payments to          Engaging stakeholders and transparently reporting government payments.
 governments

 Kepatuhan terhadap Hukum dan Peraturan          Kepatuhan terhadap semua hukum dan peraturan yang relevan untuk menjaga standar hukum dan etika.
 Compliance to Laws and Regulation               The adherence to all relevant laws and regulations to maintain legal and ethical standards.




46             Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 49
                                                                                                         Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
                                                                                                              Our Approach to Sustainability




Kerangka Kerja dan Pendekatan
Strategi ESG
ESG Strategy Framework and Approach




Kerangka dan Pendekatan Strategi ESG [GRI 2-22] [GRI 3-3]        ESG Strategy Framework and Approach [GRI 2-22] [GRI 3-3]
[GRI 2-23] [OJK A.1]                                             [GRI 2-23] [OJK A.1]

Bisnis yang benar-benar berkelanjutan dapat menciptakan          A truly sustainable business creates long-term value for
nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.          all stakeholders. The Company recognises that operating
Perseroan mengakui bahwa beroperasi secara berkelanjutan         sustainably requires progressive and measurable actions
memerlukan tindakan yang progresif dan terukur sebagai           in response to a rapidly evolving global landscape.
respons terhadap medan bisnis global yang berkembang             Guided by ethical conduct, the Company is committed to
dengan pesat. Berlandaskan pada perilaku etis, Perseroan         identifying and mitigating risks, safeguarding people and
berkomitmen untuk mengidentifikasi dan memitigasi risiko,        the environment, and exercising responsible stewardship
melindungi manusia dan lingkungan, serta menjalankan             across its operations. This commitment underpins efforts
pengelolaan yang bertanggung jawab di seluruh                    to protect stakeholders from potential adverse impacts
operasionalnya. Komitmen ini menjadi landasan upaya              while supporting resilient, long-term growth.
untuk melindungi para pemangku kepentingan dari potensi
dampak negatif sekaligus mendukung pertumbuhan jangka
panjang yang tangguh.

Sebagai bagian dari perjalanan keberlanjutan yang terus          As part of its ongoing sustainability journey, since 2022 the
berjalan, sejak tahun 2022 Perseroan telah memperkuat            Company has strengthened its sustainability foundation
fondasi keberlanjutannya melalui penerapan kebijakan dan         through the implementation of key policies and systems that


                                         Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity         47
Page 50
sistem utama yang mendukung transformasi bisnis. Upaya-                        support business transformation. These efforts include:
upaya tersebut meliputi:

•    Penetapan Kerangka Strategi ESG yang dipandu oleh                         •     Established an ESG Strategy Framework, informed by
     topik-topik ESG material prioritas yang telah diperbarui.                       refreshed priority material ESG topics.
•    Pengembangan struktur tata kelola keberlanjutan.                          •     Developed sustainability governance structure.
•    Pembudayaan budaya berorientasi keberlanjutan di                          •     Promote sustainability-oriented culture across the
     seluruh Perseroan dan anak perusahaannya.                                       Company and its subsidiaries.
•    Penetapan tujuan yang jelas, rencana aksi, dan indikator                  •     Established clear objectives, action plans, and
     terukur untuk memantau kinerja ESG.                                             measurable indicators to track ESG performance
•    Pelaksanaan sosialisasi inisiatif dan kemajuan ESG                        •     Conduct socialisation of ESG initiatives and progress
     kepada pemangku kepentingan internal.                                           with internal stakeholders
•    Penyampaian laporan kemajuan secara transparan                            •     Communicate progress transparently to external
     kepada pemangku kepentingan eksternal.                                          stakeholders

Perusahaan induk Perseroan, BUMA International, telah                          The Company’s holding company, BUMA International, has
menetapkan target keberlanjutan jangka panjang yang                            set long-term sustainability targets that are aligned with
selaras dengan tren industri, prioritas bisnis, serta                          industry trends, business priorities, and available resources.
ketersediaan sumber daya. Target-target tersebut berlaku                       These targets apply across all business units, including the
bagi seluruh unit usaha, termasuk Perseroan, dan disusun                       Company, and follow strategic priorities:
berdasarkan prioritas strategis sebagai berikut:

                     Kerangka Kerja ESG dan Sasaran Net-Zero:
                     Sejak tahun 2022, Perseroan telah menerapkan kerangka kerja ESG dengan target jangka panjang untuk mencapai emisi karbon nol
                     bersih (net-zero carbon emission) pada tahun 2050 dan memberikan dampak positif bagi satu juta orang.

                     ESG Framework and Net-Zero Goals:
                     Since 2022, the Company has implemented an ESG framework with long-term commitments to achieve net-zero carbon emissions by
                     2050 and to positively impact one million people.
                     Diversifikasi Portofolio:
                     Perseroan memperluas bisnis pada industri terkait dengan tujuan mengurangi pendapatan batu bara termal hingga di bawah 50%
                     pada tahun 2028. Salah satunya melalui akuisisi Atlantic Carbon Group (ACG) di AS pada tahun 2024, produsen utama batubara
                     antrasit Ultra-High Grade yang penting untuk produksi baja rendah karbon. Perseroan juga menjajaki peluang di sektor pertambangan
                     dan mineral lainnya.

                     Portfolio Diversification:
                     The Company is expanding into adjacent industries to reduce reliance on thermal coal, targeting a reduction of thermal coal revenue to
                     below 50 per cent by 2028. This includes the 2024 acquisition of Atlantic Carbon Group (ACG) in the United States, a producer of ultra-
                     high-grade anthracite coal used in low-carbon steel production. The Company continues to assess opportunities in mine concessions
                     and other mineral sectors.
                     Anak Perusahaan Berorientasi ESG:
                     Anak perusahaan berbasis teknologi dan pembelajaran vokasional telah didirikan untuk meningkatkan proposisi nilai Perseroan
                     dalam hal keunggulan operasional sekaligus memperluas dampak lingkungan dan sosial di luar operasi inti.

                     ESG-Focused Subsidiaries:
                     Vocational learning and technology-driven subsidiaries have been established to enhance the Company’s value proposition as a mine
                     operator while extending environmental and social impact beyond core operations.



Komitmen-komitmen      ini   mencerminkan    kepatuhan                         These commitments demonstrate the Company’s adherence
Perseroan terhadap prinsip-prinsip ESG dan kontribusinya                       to ESG principles and its contribution to the United Nations
terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)                               Sustainable Development Goals (SDGs).
Perserikatan Bangsa-Bangsa.




48          Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 51
                                                                                                                  Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
                                                                                                                       Our Approach to Sustainability




ESG Framework                                                             ESG Framework

                     CLIMATE CHANGE                     SAFE & HEALTH                 PEOPLE AND COMMUNITY                          GCG

  STRATEGIC
  AMBITION                                                                                                               Sustainable, profitable and
                                                 Mantain Net Zero Fatality and     Improving the lives of 1,000,000+
                  Toward Net Zero by 2050                                                                               resilient gowth with best-in-
                                                 industry-leading performance              people by 2050
                                                                                                                             class GCG practice


                                                                                    Fostering DEI
                 Technology- Deversification                                         (Diversity,       Empowering
                    led and   to low carbon                                          Equity and      community and
                  Efficiency- business (incl                                       Inclusion) and    society through   Mantaining best-in-class ESG-
                                               Providing safe and healthy
  STRATEGIC         centric    metallurgical                                       competencies,          strategic      focused GCG operation to
                                             workplace through robust safety
    PLAN         Operation to coal, non-coal                                         as well as         partnership    sustain strong corporate brand
                                                 culture and technology
                reduce carbon commodities,                                           developing         focusing on            and reputation
                   footprint     and non                                            future talent     livelihood and
                  aggresively  commodities                                         pipeline within       education
                                                                                     ecosystem


   ESG KEY
                       ESG focused Organizational Culture & Capability | Technology-led | Collaborationwithin Ecosytem | Sustainable Financing
  ENABLERS



     KEY                                                      Growing Together witth All Stakeholders
  PRINCIPLES                                          Resilient and Sustainable Toward Low Carbon Economy




     SDG




Perseroan mengikuti kerangka ESG yang komprehensif                        The Company follows the Group’s comprehensive ESG
milik Grup yang mencerminkan komitmennya terhadap                         framework that reflects its commitment to sustainable
praktik bisnis berkelanjutan dan tata kelola perusahaan                   business practices and responsible corporate governance.
yang bertanggung jawab. Kerangka ini disusun berdasarkan                  The framework is structured around four strategic pillars
empat pilar strategis yang didukung oleh inisiatif-inisiatif              which are supported by strategic initiatives encompassing
strategis yang mencakup operasi yang efisien karbon, tempat               carbon-efficient operations, safe and healthy workplaces,
kerja yang aman dan sehat, pemberdayaan masyarakat,                       community empowerment, employee welfare and talent
kesejahteraan karyawan dan pengembangan talenta, serta                    development, and strengthened governance through ESG-
penguatan tata kelola melalui praktik manajemen berbasis                  based management practices.
ESG.

Pelaksanaan kerangka ini didukung oleh empat faktor                       Implementation of the framework is enabled by four
pengungkit     utama:   kemampuan        organisasi    yang               key enablers: ESG-focused organisational capability,
berorientasi ESG, kemajuan teknologi, kolaborasi ekosistem,               technological advancement, ecosystem collaboration, and
dan keuangan berkelanjutan. Secara keseluruhan,                           sustainable financing. Together, these elements support the
elemen-elemen ini mendukung prinsip tumbuh bersama                        principle of growing together with stakeholders towards a
para pemangku kepentingan menuju masa depan yang                          sustainable future and a low-carbon economy.
berkelanjutan dan ekonomi rendah karbon.

Keterlibatan Pemangku Kepentingan dan Transparansi                        Stakeholder Engagement and Transparency
Dengan mengakui peran penting para pemangku kepentingan                   Recognising the integral role of stakeholders in its
dalam transformasi keberlanjutannya, Perseroan memiliki                   sustainability transformation, the Company maintains
mekanisme keterlibatan yang komprehensif di seluruh rantai                comprehensive engagement mechanisms across its value
nilainya. Perseroan secara aktif membangun hubungan                       chain. It actively fosters relationships with shareholders,
dengan pemegang saham, komunitas lokal, pelanggan,                        local communities, customers, employees, and strategic
karyawan, dan mitra strategis melalui platform keterlibatan               partners through structured engagement platforms.
yang terstruktur.

Pendekatan komunikasi multi-saluran yang mencakup                         The multi-channel communication approach including
sistem pelaporan pelanggaran yang didedikasikan,                          dedicated whistleblowing systems, public grievance
mekanisme pengaduan publik, dan sesi dialog rutin                         mechanisms, and regular dialogue sessions enables




                                                 Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity            49
Page 52
memungkinkan para pemangku kepentingan untuk                                stakeholders to contribute meaningfully by sharing insights,
berkontribusi secara bermakna dengan berbagi wawasan,                       expectations, and feedback. The Company upholds high
ekspektasi, dan umpan balik. Perseroan menjunjung                           standards of transparency through systematic disclosure
standar transparansi yang tinggi melalui pengungkapan                       of sustainability performance via the Annual Report,
kinerja keberlanjutan secara sistematis melalui Laporan                     Sustainability Report, and other public communications.
Tahunan, Laporan Keberlanjutan, dan komunikasi publik                       This commitment to open dialogue and regular reporting
lainnya. Komitmen Perseroan terhadap dialog terbuka                         reinforces accountability and strengthens stakeholder trust.
dan pelaporan berkala ini memperkuat akuntabilitas dan
membangun kepercayaan pemangku kepentingan.

Inisiatif Utama                                                             Key Initiatives
Untuk lebih memajukan agenda keberlanjutannya, Perseroan                    To further advance its sustainability agenda, the Company
telah mengimplementasikan inisiatif-inisiatif utama dan                     has implemented key initiatives and achieved the following
mencapai tonggak-tonggak pencapaian berikut:                                milestones.

•    Penyelesaian penilaian baseline emisi GRK yang                         •     Completion of a GHG emissions baseline assessment
     mencakup emisi Cakupan 1, 2, dan 3 dalam operasi                             covering Scope 1, 2, and 3 emissions in its operation
     Perseroan di Amerika Serikat, menyusul penilaian                             in the United States, following similar baseline
     baseline serupa di seluruh wilayah operasional di                            assessment across all operational areas in Indonesia
     Indonesia dan Australia pada tahun 2024.                                     and Australia in 2024.
•    Diversifikasi pendapatan yang terus berlanjut, dengan                  •     Continued revenue diversification, with 24 per cent of
     24 persen dari total pendapatan bersumber dari sumber-                       total revenue generated from non-thermal coal sources,
     sumber non-batu bara termal, sehingga mendukung                              supporting the Group’s target to reduce thermal coal
     target Grup terkait penurunan pendapatan batu bara                           revenue to below 50 per cent by 2028.
     termal hingga di bawah 50 persen pada tahun 2028.
•    Pengembangan Control Tower sebagai platform                            •     Development of Control Tower as a centralize data
     analisis data terpusat untuk mendukung strategi                              analysis platform to enable data-driven strategy
     dan pengambilan keputusan berbasis data dalam                                and decision-making in the Company’s operational
     keunggulan        operasional     Perseroan,    termasuk                     excellence, including decarbonisation.
     dekarbonisasi.
•    Penyelesaian asesmen risiko iklim yang mencakup                        •     Completion of climate risk assessment covering
     risiko iklim fisik di 25 aset di Indonesia, Australia, dan                   physical climate risks across 25 assets in Indonesia,
     Amerika Serikat, serta risiko dan peluang transisi iklim                     Australia and the USA, as well as transition risks and
     yang berkaitan dengan peralihan menuju ekonomi                               opportunities associated with the shift to a low-carbon
     rendah karbon.                                                               economy.
•    Penyelesaian kerangka dampak sosial sekaligus                          •     Completion of a social impact framework while
     mempertahankan kemajuan dalam pengembangan                                   maintaining progress in development of social impact
     peta jalan dampak sosial untuk mencapai satu juta                            roadmap to achieve one million beneficiaries by 2050.
     penerima manfaat pada tahun 2050.

Secara keseluruhan, inisiatif-inisiatif ini mencerminkan                    Collectively, these initiatives demonstrate the Company’s
komitmen     Perseroan    yang      berkelanjutan  untuk                    continued commitment to embedding sustainability across
mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam seluruh aspek                       its operations, governance, and stakeholder engagement.
operasional, tata kelola, dan keterlibatan pemangku
kepentingan.




50          Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 53
                                                                                                                Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
                                                                                                                     Our Approach to Sustainability




Target dan Peta Jalan ESG
ESG Targets and Roadmap
[OJK E.1]



                                Developing BUMA International’s ESGTargets and Net Zero Roadmap
                                    Developing BUMA International’s ESGTargets and Net Zero Roadmap




 1. ESG Foundations                2. Monitoring & Verification            3. Strategic Integration                4. Peta Jalan ESG
    ESG Foundations                   Pemantauan & Verifikasi                 Strategic Integration                   ESG Pathways

            2022 - 2025                     2025 - 2026                             2027 - 2028                            2029 - beyond

      Kerangka Kerja ESG                Dekarbonisasi di ADT                    Target Emisi Internal                   Decarbonisation
      ESG Framework                     & IPR                                   Internal Emission Targets               Roadmap
                                        Decarbonisation in ADT                                                          Decarbonisation
      Pembaruan Penilaian               & IPR                                   Penyelarasan target                     Roadmap
      Materiality                                                               dengan Topik Prioritas
      Materiality Refresh               Pemantauan Dampak                       Aligning targets with                   Climate Resilience
                                        Sosial                                  Priority Topics                         Actions
      Baseline Emisi *
                                        Social Impact                                                                   Climate Resilience
      (Indonesia & Australia)
                                        Monitoring                              Peta Jalan Dampak                       Actions
      Emission Baseline
                                                                                Sosial
      (Indonesia & Australia)
                                        Organisasi berbasis Data                Social Impact
                                        (Control Tower)                         Roadmap
      Kerangka Dampak Sosial
                                        Data driven organisation
      Social Impact Theory of
                                        (Control Tower)
      Change

      Struktur Tata Kelola
      Governance Structure




Perseroan telah menyusun perjalanan ESG-nya menjadi                     The Company has structured its ESG journey in phases to
beberapa fase untuk memastikan bahwa target-target                      ensure that targets are backed by sufficient data, systems,
yang ada didukung oleh data, sistem, dan kemampuan                      and execution capability, rather than being set ahead of
pelaksanaan yang memadai, alih-alih target-target tersebut              readiness.
ditetapkan tanpa kesiapan yang cukup.

Fokus awal telah diarahkan pada pembangunan fondasi                     The initial focus has been on building a strong foundation.
yang kuat. Antara tahun 2022 hingga 2025, Perseroan telah               Between 2022 – 2025, the Company has established the
membangun fondasi strategi ESG-nya, yang mencakup                       foundation for its ESG strategy, which includes the ESG
kerangka ESG, pembaruan penilaian materialitas untuk                    framework, refreshing materiality assessment to reflect
mencerminkan prioritas terkini, serta penyelesaian faktor-              current priorities, and completing key enablers such as
faktor pengungkit utama seperti baseline emisi untuk                    emissions baselines for Indonesia and Australia, as well
Indonesia dan Australia, maupun pengembangan Teori                      as the development of a Theory of Change to guide social
Perubahan untuk memandu dampak sosial. Struktur                         impact. A clearer governance structure has also been put in
tata kelola yang lebih jelas juga telah ditetapkan guna                 place to strengthen accountability and oversight.
memperkuat akuntabilitas dan pengawasan.

Dengan terbentuknya fondasi-fondasi tersebut, fokus                     With these building blocks in place, the focus has now
Perseroan kini beralih ke arah peningkatan pemantauan                   shifted toward improving monitoring and verification.
dan verifikasi. Inisiatif-inisiatif dekarbonisasi kini dipantau         Decarbonisation initiatives are now being tracked more
secara lebih konsisten di tingkat operasional, khususnya di             consistently at the operational level, particularly in ADT and
ADT dan IPR, sementara pendekatan terhadap pengukuran                   IPR, while approaches to social impact measurement are
dampak sosial terus diperkuat. Pada saat yang sama,                     being strengthened. At the same time, efforts are underway
terdapat upaya-upaya untuk membangun organisasi yang                    to build a more data-driven organisation, including through
lebih berbasis data, termasuk melalui pembentukan sistem                the establishment of the control tower system to improve
control tower untuk meningkatkan visibilitas dan konsistensi            visibility and consistency of ESG performance tracking.
pemantauan kinerja ESG.


                                                Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity         51
Page 54
Langkah berikutnya adalah menetapkan target emisi internal                 The next step is to set internal emissions targets and aligning
dan menyelaraskannya dengan topik-topik ESG prioritas,                     them with priority ESG topics, ensuring that sustainability
guna memastikan bahwa keberlanjutan tertanam dalam                         is embedded into planning processes and operational
proses perencanaan dan pelaksanaan operasional.                            execution.

Seiring berjalannya waktu, Perseroan akan bertransisi ke                   Over time, the Company will transition toward executing
arah pelaksanaan jalur-jalur ESG yang telah ditetapkan,                    defined ESG pathways, including a more structured
termasuk peta jalan dekarbonisasi yang lebih terstruktur,                  decarbonisation roadmap, climate resilience actions, and a
tindakan ketahanan iklim, dan peta jalan dampak sosial yang                scaled social impact roadmap. The focus at this stage is on
lebih besar. Fokus pada tahap ini adalah pada pencapaian                   delivering consistent and measurable outcomes.
hasil yang konsisten dan terukur.

Struktur tata kelola ESG yang sistematik akan mengawasi                    A systematised ESG governance structure will oversee
pelaksanaan target-target ini melalui tinjauan kinerja berkala             the implementation of these targets through regular
dan keterlibatan pemangku kepentingan yang berkelanjutan.                  performance reviews and ongoing stakeholder engagement.
Perseroan juga akan memanfaatkan teknologi untuk                           The Company will also leverage technology to monitor ESG
memantau kinerja ESG, menyempurnakan strategi, serta                       performance, refine strategies, and support continuous
mendukung peningkatan berkelanjutan dan akuntabilitas.                     improvement and accountability.




52         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 55
                                                                                                             Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
                                                                                                                  Our Approach to Sustainability




Manajemen Risiko
Risk Management
[GRI 2-24] [OJK E.3]



Sistem manajemen risiko Perseroan dirancang untuk                    The Company’s risk management system is designed to
mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko secara               identify, assess, and manage risks effectively, safeguarding
efektif,   melindungi   para    pemangku      kepentingan            stakeholders and supporting sustainable, long-term
serta mendukung pertumbuhan jangka panjang yang                      growth. The system comprises structured processes
berkelanjutan. Sistem ini terdiri dari proses-proses                 for establishing the context; Risk Assessment, including
terstruktur untuk penetapan konteks; Penilaian Risiko,               risk identification, analysis, and evaluation; monitoring
mencakup identifikasi, analisis, dan evaluasi risiko;                and review; and communication and consultation. These
pemantauan dan tinjauan; serta komunikasi dan konsultasi.            processes integrate key policy commitments on business
Proses-proses ini mengintegrasikan komitmen kebijakan                ethics, regulatory compliance, environmental responsibility,
utama mengenai etika bisnis, kepatuhan regulasi, tanggung            and safety, ensuring that risk management principles are
jawab lingkungan, dan keselamatan, guna memastikan                   embedded across all operations.
bahwa prinsip-prinsip manajemen risiko tertanam di seluruh
operasional.

Sistem ini menangani risiko-risiko yang memiliki dampak              The system addresses risks with significant operational
operasional signifikan dan secara sistematis memetakan               impact and systematically maps potential risks using a
potensi risiko menggunakan matriks penilaian risiko yang             risk assessment matrix aligned with ISO 31000:2018. It is
selaras dengan ISO 31000:2018. Sistem ini terintegrasi               integrated with the Company’s internal control framework
dengan kerangka kerja pengendalian internal Perseroan dan            and applied consistently across all operational areas, with
diterapkan secara konsisten di seluruh wilayah operasional,          additional country-specific risk management measures
didukung dengan penerapan langkah-langkah manajemen                  implemented where required.
risiko tambahan yang bersifat spesifik per negara apabila
diperlukan.

Aspek kunci dari manajemen risiko adalah budaya,                     The key aspect of risk management is culture, specifically
khususnya “budaya sadar risiko” di mana adanya                       a ‘risk-aware culture’ where accountability is clear and risk
akuntabilitas jelas dan manajemen risiko Perseroan                   management is integrated into the organisation’s overall
terintegrasi ke dalam strategi keseluruhan organisasi.               strategy. Cultivating a risk-aware culture enables a company
Memupuk budaya sadar risiko memungkinkan perusahaan                  to achieve better risk-informed decision-making, increased
untuk mencapai pengambilan keputusan yang dipandu oleh               organisational resilience, and a stronger competitive
pertimbangan risiko, peningkatan ketahanan organisasi,               advantage built on trust. The Company maintains and
dan keunggulan kompetitif yang lebih kuat yang dibangun              improves this culture through leadership commitment,
atas dasar kepercayaan. Perseroan mempertahankan dan                 practical integration into daily operations, and continuous
meningkatkan budaya ini melalui komitmen kepemimpinan,               education.
integrasi praktis ke dalam operasional sehari-hari, dan
pendidikan yang berkelanjutan.

Mengingat paparan industri pertambangan batu bara                    Given the coal mining industry’s exposure to operational,
terhadap risiko operasional, perubahan iklim, pasar,                 climate change, market, competitive, and regulatory risks,
persaingan, dan regulasi, yang banyak di antaranya                   many of which involve factors beyond the company’s
melibatkan faktor-faktor di luar kendali langsung Perseroan,         direct control, the Company is committed to continuously
Perseroan senantiasa berkomitmen untuk terus memperkuat              strengthening its internal controls and risk management
pengendalian internal dan kemampuan manajemen                        capabilities. These efforts support timely identification
risikonya. Upaya-upaya ini mendukung identifikasi dini atas          of emerging risks and the implementation of appropriate
risiko-risiko yang muncul serta penerapan langkah-langkah            mitigation measures.
mitigasi yang tepat.

Prioritas diberikan pada pengelolaan risiko yang berkaitan           Priority is given to managing risks related to operations,
dengan operasional, integritas aset, pengelolaan lingkungan,         asset integrity, environmental stewardship, and safety, in
dan keselamatan. Pendekatan ini selaras dengan visi dan              line with the Company’s vision and values for sustainable
nilai-nilai Perseroan dalam praktik bisnis yang berkelanjutan.       business practices. All strategies and activities are assessed
Seluruh strategi dan kegiatan Perseroan dinilai terhadap             for potential risks and opportunities, with mitigation
potensi risiko dan peluang, lengkap dengan proses                    measures identified in advance. Risk management
identifikasi langkah-langkah mitigasi yang sesuai. Proses            processes are regularly monitored and evaluated across


                                             Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity         53
Page 56
manajemen risiko dipantau dan dievaluasi secara berkala                         all business functions to ensure ongoing effectiveness. In
di seluruh fungsi bisnis untuk memastikan efektivitasnya                        addition, the Company actively engages stakeholders and
yang berkelanjutan. Selain itu, Perseroan secara aktif                          local communities through site visits and communication
melibatkan pemangku kepentingan dan komunitas lokal                             initiatives to gather relevant input and enhance risk
melalui kunjungan dan komunikasi rutin untuk memperoleh                         awareness.
masukan yang relevan dan meningkatkan kesadaran
terhadap risiko

Struktur Manajemen Risiko [GRI 2-12] [GRI 2-13]                                 Structure of Risk Management [GRI 2-12] [GRI 2-13]
Dewan Direksi mengawasi pelaksanaan sistem manajemen                            The Board of Directors oversees the implementation of
risiko Perseroan, memastikan bahwa risiko bisnis                                the Company’s risk management system, ensuring that
dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan dan bahwa                           business risks are integrated into decision-making and that
langkah-langkah mitigasi yang efektif dijalankan melalui                        effective mitigation measures are maintained through a
kerangka pengendalian internal yang kokoh.                                      robust internal control framework.

Dewan Komisaris memiliki peran pelengkap dengan                                 The Board of Commissioners plays a complementary role
meninjau dan memahami sifat serta ruang lingkup risiko-                         by reviewing and understanding the nature and scope of the
risiko utama Perseroan. Dewan Komisaris secara berkala                          Company’s primary risks. It regularly reviews Company’s Risk
meninjau proses Manajemen Risiko Perseroan, memberikan                          Management Process, providing oversight and guidance to
pengawasan dan panduan untuk memastikan bahwa                                   ensure that risk management policies:
kebijakan manajemen risiko:
•    selaras dengan tujuan, sasaran, dan strategi Perseroan;                    •     align with the Company’s goals, objectives, and
                                                                                      strategies
•       memberikan sinyal peringatan dini atas risiko-risiko                    •     provide early warning signals for material risks; and
        material; dan
•       ditinjau secara berkala, minimal setiap tahun.                          •     are reviewed periodically, at least annually.

Untuk mendukung identifikasi, penilaian, dan mitigasi risiko                    To support the effective identification, assessment, and
yang efektif, Perseroan telah membentuk Unit Manajemen                          mitigation of risks, the Company has established a dedicated
Risiko khusus, dikelola oleh para ahli yang memiliki                            Risk Management Unit, staffed with qualified professionals
kualifikasi yang bekerja untuk mengawasi penerapan proses                       who oversee the application of risk management processes
manajemen risiko di seluruh operasi Perseroan.                                  across all operations.

Unit Manajemen Risiko
Risk Management Unit

                                                    Jabatan                                                          Jumlah Personel
                                                    Position                                                        Number of Personnel

    Kepala Manajemen Risiko                                                                                                  1
    Head of Risk Management
    Superintendent Pemantauan Risiko                                                                                         1
    Superintendent Risk Monitoring
    Officer Manajemen Risiko                                                                                                 1
    Officer Risk Management
    Total                                                                                                                    3


Sertifikasi Manajemen Risiko
Risk Management Certification

                                                   Sertifikasi                                                       Jumlah Personel
                                                  Certification                                                     Number of Personnel

    Enterprise Risk Management Certified Professional (ERMCP)                                                                2
    Enterprise Risk Management Certified Professional (ERMCP)
    Qualified Risk Management Professional (QRMP)                                                                            2
    Qualified Risk Management Professional (QRMP)
    Total                                                                                                                    4


Profil Risiko Tahun 2025 Dan Langkah-Langkah Mitigasi                           Risk Profiles in 2025 and Mitigation Measures [GRI 2-25]
[GRI 2-25]

Dalam     menyusun        profil    risikonya,   Perseroan                      In developing its risk profile, the Company prioritizes high and
memprioritaskan risiko-risiko tinggi dan ekstrem di seluruh                     extreme risks across its business units, with a particular focus


54              Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 57
                                                                                                                       Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
                                                                                                                            Our Approach to Sustainability




unit bisnisnya, dengan perhatian khusus ditempatkan                            on operating companies with significant operational size,
pada perusahaan-perusahaan operasional dengan skala                            particularly BUMA’s operations in Indonesia and Australia.
operasional yang signifikan, khususnya operasional                             The most critical risks are those with a significant impact on
BUMA di Indonesia dan Australia. Risiko-risiko paling                          operational efficiency, specifically physical availability (PA),
kritis adalah risiko yang berdampak signifikan terhadap                        utilisation of availability (UA), and productivity (PTY). These
efisiensi operasional, khususnya ketersediaan fisik (physical                  factors directly impact performance and are therefore key
availability/PA), pemanfaatan ketersediaan (utilisation of                     priorities for risk management. By proactively managing
availability/UA), dan produktivitas (PTY). Faktor-faktor ini                   these risks, the Company safeguards productivity and
berdampak langsung terhadap kinerja Perseroan dan oleh                         strengthens operational resilience.
karena itu, faktor-faktor ini menjadi prioritas utama dalam
manajemen risiko. Dengan mengelola risiko-risiko ini
secara proaktif, Perseroan melindungi produktivitas dan
memperkuat ketahanan operasional.

Strategi Mitigasi Risiko                                                       Strategy to Mitigate Risk
Perseroan menyusun Strategi Mitigasi Risiko berdasarkan                        The Company develops its Risk Mitigation Strategy based
Matriks Risiko yang mengkategorikan tindakan ke dalam                          on a Risk Matrix which categorises actions into four primary
empat strategi utama: Penghindaran Risiko, Transfer Risiko,                    strategies: Risk Avoidance, Risk Transfer, Risk Reduction,
Pengurangan Risiko, dan Penerimaan Risiko. Selain Matriks                      and Risk Acceptance. In addition to the Risk Matrix, these
Risiko, strategi-strategi ini dievaluasi terhadap faktor-                      strategies are evaluated against critical factors such as
faktor kritis seperti Analisis Biaya-Manfaat, Selera Risiko,                   Cost-Benefit Analysis, Risk Appetite, Resource Availability,
Ketersediaan Sumber Daya, dan Kepatuhan Hukum. Untuk                           and Legal Compliance. For rigorous implementation, the
memastikan implementasi yang ketat, Perseroan telah                            Company has established a robust Action Plan as detailed
menetapkan Rencana Aksi yang komprehensif sebagaimana                          in the table below.
dirinci dalam tabel berikut.

Rencana Aksi Mitigasi Risiko
Mitigation Risk Action Plan

       Fase                   Langkah Aksi                         Tugas Implementasi                                            Hasil
      Phase                    Action Step                         Implementation Task                                         Deliverable

                                                Mengompilasi seluruh risiko yang teridentifikasi
                    Dokumentasi Register
                                                (Keselamatan, Operasional, Keuangan, Iklim, Hukum) ke           Register Risiko Terpusat (Dokumen Induk)
 Fase 1             Risiko
                                                dalam log digital terpusat.                                     Centralised Risk Register (Master
 Phase 1            Risk Register
                                                Compile all identified risks (Safety, Operational, Financial,   Document)
                    Documentation
                                                Climate, Legal) into a centralized digital log.
                                                Menugaskan Manajer atau Kepala Departemen
                                                tertentu (misalnya, Manajer SHE, Manajer Pabrik) untuk
 Fase 2             Penunjukan Pemilik Risiko   bertanggung jawab atas setiap kategori risiko.                  Matriks Tanggung Jawab (Bagan RACI)
 Phase 2            Appointing Risk Owners      Assign specific Managers or Department Heads (e.g.,             Responsibility Matrix (RACI Chart)
                                                SHE Manager, Plant Manager) to be accountable for each
                                                risk category.
                                                Melaksanakan tinjauan berkala dan audit internal yang
 Fase 3             Pemantauan Berkala          komprehensif (minimal tahunan).                                 Laporan Berkala (minimal tahunan)
 Phase 3            Periodic Monitoring         Execute periodical reviews and conduct comprehensive            Periodic Reports (minimum annually)
                                                internal audits (minimum annually).
                                                Menyiapkan dan mempresentasikan laporan “Status
                                                Risiko Kritis” kepada Direksi untuk memastikan
 Fase 4             Pelaporan & Komunikasi      keselarasan dengan selera risiko perusahaan.                    Papan Pandu Risiko Eksekutif
 Phase 4            Reporting & Communication   Prepare and present “Critical Risk Status” reports to the       Executive Risk Dashboard
                                                Board of Directors to ensure alignment with company risk
                                                appetite.
                                                Memperbarui Register Risiko berdasarkan temuan audit
                                                dan perubahan kondisi lapangan (misalnya, cuaca atau
 Fase 5             Peningkatan Berkelanjutan   regulasi baru).                                                 Strategi Mitigasi yang Diperbarui
 Phase 5            Continuous Improvement      Update the Risk Register based on audit findings                Updated Mitigation Strategy
                                                and changing field conditions (e.g., weather or new
                                                regulations).


Integrasi Penilaian Risiko Terkait Iklim                                       Integration of Climate-related Risk Assessments
Pada tahun 2025, Perseroan semakin memperkuat                                  In 2025, the Company further strengthened its risk
kerangka manajemen risikonya dengan mengintegrasikan                           management framework by incorporating climate-related
pertimbangan-pertimbangan terkait iklim. Temuan-temuan                         considerations. The findings from these assessments
dari penilaian risiko iklim, baik fisik maupun transisi, sedang                are being integrated into the existing businesses risk
diintegrasikan ke dalam sistem dan proses manajemen                            management systems and processes. This includes
risiko bisnis yang telah ada. Hal ini mencakup penerapan                       adopting the recommended mitigation measures to address


                                                    Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity            55
Page 58
langkah-langkah mitigasi yang direkomendasikan untuk                       identified climate risks, ensuring that climate considerations
menangani risiko-risiko iklim yang teridentifikasi agar                    are embedded into operational decision-making and long-
pertimbangan iklim tertanam dalam pengambilan keputusan                    term strategic planning. By formalizing the integration of
operasional dan perencanaan strategis jangka panjang.                      climate-related risks, the Company enhances its ability
Dengan memformalkan integrasi risiko-risiko terkait                        to anticipate, manage, and mitigate potential impacts on
iklim, Perseroan meningkatkan kemampuannya untuk                           operations, asset integrity, and overall business resilience.
mengantisipasi, mengelola, dan memitigasi potensi dampak
terhadap operasional, integritas aset, dan ketahanan bisnis
secara keseluruhan.

Perseroan juga menunjuk salah satu firma audit big-four                    The Company also engaged a big-four auditing firm to assess
untuk menilai pelaporan Perseroan berdasarkan Standar 2                    the Company’s reporting under the Australian Accounting
Dewan Standar Akuntansi Australia (Australian Accounting                   Standards Board Standard 2 (AASB S2), providing guidance
Standards Board Standard 2 / AASB S2) dimana firma                         on a structured approach to managing climate-related risks
audit tersebut memberikan panduan mengenai pendekatan
terstruktur untuk mengelola risiko-risiko terkait iklim.

Sistem Whistleblowing [GRI 2-25] [GRI 2-26]                                Whistleblowing System [GRI 2-25] [GRI 2-26]
Perseroan berkomitmen untuk menjalankan praktik bisnis                     The Company is committed to transparent and accountable
yang transparan dan bertanggungjawab, sebagaimana                          business practices, as reflected in its efforts to foster a work
tercermin dalam upayanya untuk memupuk lingkungan                          environment grounded in integrity, protect its reputation, and
kerja yang berlandaskan integritas, melindungi reputasinya,                ensure compliance with applicable laws and regulations
dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-                     in accordance with the principles of Good Corporate
undangan yang berlaku sesuai dengan prinsip-prinsip Tata                   Governance.
Kelola Perusahaan yang Baik.

Mekanisme utama yang mendukung komitmen ini adalah                         A key mechanism supporting this commitment is the
Sistem Whistleblowing (WBS), yang menyediakan saluran                      Group’s Whistleblowing System (WBS), which provides a
yang aman dan rahasia bagi anggota Dewan Komisaris,                        secure and confidential channel for members of the Board
Direksi, karyawan, dan pemangku kepentingan eksternal                      of Commissioners, the Board of Directors, employees, and
untuk melaporkan dugaan penipuan, pelanggaran, transaksi                   external stakeholders to report suspected fraud, violations,
yang tidak semestinya, atau pelanggaran terhadap kode etik                 improper transactions, or breaches of the Company’s code
Perseroan. Laporan dapat disampaikan melalui saluran-                      of ethics. Reports may be submitted through the following
saluran berikut:                                                           channels:




                                                        Email: dfence@bukitmakmur.com
                                                        WhatsApp: 0813-188-70034 (24 hours)




Perseroan menjaga kerahasiaan identitas pelapor dan                        The Company safeguards the confidentiality of
memberikan perlindungan terhadap intimidasi atau segala                    whistleblowers’ identities and provides protection against
bentuk tindakan balasan.                                                   intimidation or any form of retaliation.

Pada tahun 2025, Perseroan menerima 12 laporan                             In 2025, the Company received 12 whistleblowing reports,
whistleblowing, yang seluruhnya telah ditinjau dan                         all of which were reviewed and investigated by the Anti-
diselidiki oleh Unit Anti-Fraud. Enam kasus terbukti sebagai               Fraud Unit. Six cases were substantiated as violations, and
pelanggaran, dan sanksi yang sesuai telah dijatuhkan sesuai                appropriate sanctions were imposed in accordance with
dengan kebijakan internal dan peraturan yang berlaku.                      internal policies and applicable regulations.




56         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 59
                                                                                                             Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
                                                                                                                  Our Approach to Sustainability




Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance


Perseroan mengakui bahwa pedoman tata kelola perusahaan              The Company recognises that good corporate governance
yang baik, dan yang diterapkan secara konsisten dari badan           guidelines, applied consistently from the highest governance
tata kelola tertinggi hingga seluruh karyawan, sangat penting        bodies through to all employees, are essential to advancing
dalam memajukan perjalanan keberlanjutannya. Pedoman-                its sustainability journey. These guidelines foster a business
pedoman ini memupuk lingkungan bisnis yang mendorong                 environment that promotes integrity, reduces risk, and
integritas, mengurangi risiko, serta meningkatkan efisiensi          enhances operational efficiency and effectiveness, thereby
dan efektivitas operasional, sehingga mendukung ketahanan            supporting long-term resilience and sustainable value
jangka panjang dan penciptaan nilai yang berkelanjutan.              creation.

Dalam struktur tata kelola, Direktur Utama memegang                  Within the governance structure, the President Director
tanggung jawab keseluruhan atas keberlanjutan,                       holds overall responsibility for sustainability, supported by
didukung oleh Wakil Direktur Utama yang membawahi                    the Vice President Director who leads the Safety, Health
divisi Keselamatan & Kesehatan Kerja dan Lingkungan                  and Environment (SHE) division and the External Relation
(SHE) dan divisi Hubungan Eksternal yang mengerjakan                 (ER) division that handles activities related to Corporate
kegiatan terkait tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).             Social Responsibility (CSR). Together, they oversee the
Bersama-sama, mereka mengawasi pengembangan dan                      development and implementation of ESG strategies
implementasi strategi ESG di seluruh kegiatan operasional            across the Company operations and work closely with the
Perseroan serta bekerja sama erat dengan tim Engineering,            Engineering, Safety, Health and Environment, and Corporate
Keselamatan, Kesehatan dan Lingkungan, serta tim                     Social Responsibility teams within the Company’s mining
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dalam unit-unit bisnis              business units to ensure effective and consistent program
pertambangan Perseroan untuk memastikan pelaksanaan                  delivery.
program yang efektif dan konsisten.

Keberlanjutan tertanam dalam visi, misi, dan nilai-nilai             Sustainability is embedded in the Company’s vision, mission,
inti Perseroan melalui berbagai kebijakan internal seperti           and core values through internal policies such as the
Kode Etik, Prosedur Operasi Standar (SOP), dan perjanjian            Code of Conduct, Standard Operating Procedures (SOPs),
integritas. Kerangka tata kelola ini semakin diperkuat               and integrity agreements. This governance framework
melalui pelatihan karyawan yang terarah dan program                  is further reinforced through targeted employee training
sosialisasi yang memperkuat budaya tanggung jawab dan                and awareness programmes, strengthening a culture of
akuntabilitas di seluruh organisasi. [OJK F.1]                       responsibility and accountability across the organization.
                                                                     [OJK F.1]

Sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang                      In accordance with applicable laws and regulations, the
berlaku, Perseroan menerapkan tata kelola perusahaan                 Company implements good corporate governance guided
yang baik yang berlandaskan pada prinsip-prinsip Perilaku            by the principles of Ethical Behaviour, Accountability,
Etis, Akuntabilitas, Transparansi, dan Keberlanjutan.                Transparency, and Sustainability. Its commitment to ethical
Komitmennya terhadap praktik bisnis yang etis diperkuat              business practices is reinforced through comprehensive
melalui    mekanisme      pengaduan       dan     anti-korupsi       grievance and anti-corruption mechanisms, providing
yang komprehensif. Mekanisme pengaduan tersebut                      confidential and non-retaliatory channels for stakeholders
menyediakan saluran rahasia dan bebas pembalasan bagi                to report concerns. Anti-corruption policies, compliance
pemangku kepentingan untuk melaporkan kekhawatiran                   assessments, and risk-based due diligence processes
mereka. Kebijakan anti-korupsi, penilaian kepatuhan, dan             ensure robust oversight of sustainability risks. Continuous
proses uji tuntas berbasis risiko memastikan pengawasan              monitoring and evaluation further strengthen governance
yang ketat terhadap risiko-risiko keberlanjutan. Pemantauan          practices and support responsible business operations.
dan evaluasi yang berkelanjutan semakin memperkuat
praktik tata kelola dan mendukung kegiatan operasional
bisnis yang bertanggung jawab.

Pedoman dan prinsip yang mendasari tata kelola perusahaan            The guidelines and principles underpinning the Company’s
Perseroan diuraikan secara rinci dalam Laporan Tahunan               corporate governance are detailed in the Company’s
2025 pada bab Tata Kelola Perusahaan. Daftar lengkap                 2025 Annual Report in chapter Corporate Governance. A
kebijakan Perseroan tersedia di https://bumainternational.           full list of the Company’s policies is available at https://
com/esg-policies.                                                    bumainternational.com/esg-policies.



                                             Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity         57
Page 60
Struktur Tata Kelola
Governance Structure



                                                                                                             President Director
                                                                                                              Ronald Sutardja

                                                                                                             RONALD SUTARDJA




                                                                                          Director -         Director - Plant & Asset
         Manager - PMO                      Vice President Director                Operation & Engineering        Management

     YOHANES TULUS TRI UTAMA                NANANG RIZAL ACHYAR                       ELSAHMUL ASYUR                VACANT
      CHANDRIKA RIZKI KUSUMA




                                                      GM -
                                                                                        GM - Engineering         GM - Plant & Assets
                                             People Service & Relation

                                               KUSUMO WICAKSONO                         HENDRO GUNAWAN          RAMDHAN SAIFULLAH




                                                  GM - People &
                                                                                         GM - Operation         GM - Plant Operation
                                                 Organization Dev.
                                                                                     FERDINAN PANGIHUTAN
                                             YULI ELIZABETH SUDWINA                                             NOVENDRA ANISWAR
                                                                                           LEOPOLD




                                                 GM - Technology


                                             EDWIN RENE ASPARSAYOGI




58           Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 61
                                                                                                    Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
                                                                                                         Our Approach to Sustainability




                                                    Director -               Director - Business Dev.,           BOD Secretary
                                                 Finance & PSCM                    KAM & Legal

                                               SILFANNY FADILLAH                 BRETT MC GUIRE                    LOLLY JOICE
                                                     BAHAR




GM - Business Unit   GM - Safety                  GM - Fin Planning           GM - Strategic Business
                                                    & Analysis                     Development

  AMUDI SOIMIN        VACANT                      AYUTHIA AMANDA                       VACANT




                                                  GM - Accounting,                GM - Key Account
                                                   Control & Tax                   Management

                                                 M. IRVAN ZULFIKAR K                   VACANT




                                                 GM - Procurement &
                                                                                     GM - Legal
                                               Supply Chain Management

 Project Manager
                                                       VACANT                          VACANT




                                   Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity          59
Page 62
Pedoman Perilaku Dan Etika Bisnis [GRI 2-23] [GRI 2-24]                      Code of Conduct [GRI 2-23] [GRI 2-24]
Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis Perseroan memberikan                       The Company’s Business Code of Conduct provides
panduan bagi seluruh karyawan, termasuk staf, manajemen,                     guidance for all employees, including staff, management,
Direksi, dan Dewan Komisaris, untuk bertindak selaras                        the Board of Directors and the Board of Commissioners, to
dengan nilai-nilai Perseroan serta menjunjung tinggi                         act in alignment with the Company’s values and uphold its
komitmennya terhadap praktik bisnis yang etis dan                            commitment to ethical and responsible business practices.
bertanggung jawab.

Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis Perseroan
Key Points of Code of Conduct


                                                         •    Keberagaman, Kesetaraan, dan
                                                              Inklusivitas                            •   Diversity, Equity, and inclusion
                  Lingkungan Kerja yang Saling
                                                         •    Perilaku di Tempat Kerja                •   Workplace Behaviour
                  Menghormati
                                                         •    Kesehatan, Keselamatan, dan             •   Health, Safety, and Wellbeing
                  Respectful Workplace
                                                              Kesejahteraan                           •   Personal Data Privacy
                                                         •    Perlindungan Data Pribadi
                                                         •    Integritas dalam Praktik Usaha
                                                                                                      •   Integrity in Business Practices
                                                         •    Perlindungan Aset
                  Perilaku Usaha yang Bertanggung                                                     •   Asset Protection
                                                         •    Kepatuhan terhadap Peraturan
                  Jawab                                                                               •   Regulatory Compliance
                                                              Perundang-undangan
                  Commercial Responsible Behaviour                                                    •   Corporate Governance
                                                         •    Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                      •   Communications
                                                         •    Komunikasi Perusahaan

                                                         •    Tanggung Jawab Lingkungan dan Sosial    •   Environmentally and Socially
                  Pertumbuhan yang Berkelanjutan
                                                         •    Keterlibatan Pemangku Kepentingan           Responsible
                  Growing Sustainably
                                                              secara Bertanggung Jawab                •   Engaging Stakeholders Responsibly



Perseroan meningkatkan pemahaman terhadap Kode Etik                          The Company promotes awareness of the Code through
melalui pelatihan dan sesi peningkatan kesadaran bagi                        training and awareness sessions for employees and by
karyawan, serta dengan memasukkan Kode Etik ke dalam                         including the Code in the Company’s Rulebook, which is
Buku Peraturan Perseroan yang dibagikan kepada seluruh                       provided to all staff. These measures ensure that employees
karyawan. Langkah-langkah tersebut bertujuan untuk                           understand and apply the Company’s values in their daily
memastikan bahwa seluruh karyawan memahami dan                               work.
menerapkan nilai-nilai Perseroan dalam pelaksanaan tugas
dan kegiatan kerja sehari-hari.

Sosialisasi dan Penegakan Kode Etik                                          Socialization and Enforcement of the Code of Conducts
Kode Etik Perseroan berlaku bagi seluruh karyawan tanpa                      The Company’s Code of Conduct applies to all employees,
memandang jabatan atau posisi. Untuk memastikan                              regardless of their role or position. To ensure its effective
penerapan Kode Etik secara efektif, Perseroan secara                         implementation, the Company regularly conducts
berkala menyelenggarakan berbagai kegiatan sosialisasi                       awareness and internalisation activities focused on the
dan internalisasi yang berfokus pada prinsip-prinsip Kode                    principles of the Code. These initiatives are delivered
Etik. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui berbagai                        through multiple channels, including training sessions,
saluran, antara lain pelatihan, rapat, serta kampanye                        meetings, and engaging campaigns, while the Code itself
komunikasi yang menarik. Selain itu, Kode Etik dapat diakses                 is publicly accessible on the Company’s official website to
secara terbuka melalui situs web resmi Perseroan guna                        reach all employees and relevant stakeholders.
menjangkau seluruh karyawan dan pemangku kepentingan
terkait.

Perilaku yang diharapkan sebagaimana tercantum                               The expected behaviours outlined in the Code of Ethics are
dalam Kode Etik juga diintegrasikan ke dalam Peraturan                       also integrated into the Company’s Regulations or Collective
Perusahaan atau Perjanjian Kerja Bersama, yang mengatur                      Labor Agreements, which define employment rules, rights,
ketentuan ketenagakerjaan, hak, dan kewajiban guna                           and responsibilities to support a harmonious and productive
mendukung terciptanya hubungan kerja yang harmonis                           relationship between management and employees. The
dan produktif antara manajemen dan karyawan. Perseroan                       Company further promotes understanding of the Code
juga meningkatkan pemahaman terhadap Kode Etik melalui                       through training and awareness sessions, and by including
pelatihan dan sesi peningkatan kesadaran, serta dengan                       it in the Company Rulebook distributed to all employees.
mencantumkannya dalam Buku Peraturan Perseroan yang                          These measures ensure that employees are consistently
dibagikan kepada seluruh karyawan. Langkah-langkah                           aware of, and actively apply, the Company’s values in their
tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa karyawan                           daily work.
senantiasa memahami dan secara konsisten menerapkan
nilai-nilai Perseroan dalam pelaksanaan tugas dan kegiatan
kerja sehari-hari.

60           Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 63
                                                                                                           Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
                                                                                                                Our Approach to Sustainability




Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)                                   General Meeting of Shareholders (GMS)
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan otoritas                The General Meeting of Shareholders (GMS) is the
tertinggi Perseroan yang memiliki kewenangan yang tidak            Company’s highest authority, holding powers not granted to
diberikan kepada Direksi maupun Dewan Komisaris, dalam             the Board of Directors or the Board of Commissioners, within
batas-batas yang ditentukan oleh hukum yang berlaku dan            the limits of applicable law and the Company’s articles of
anggaran dasar Perseroan. RUPS menyediakan forum bagi              association. The GMS provides a forum for shareholders to
para pemegang saham untuk menggunakan hak-hak mereka               exercise their rights collectively, particularly in making key
secara kolektif, khususnya dalam penyusunan keputusan-             corporate decisions as defined by law and the articles of
keputusan penting sebagaimana diatur dalam hukum dan               association. Through the GMS, the Board of Directors and
anggaran dasar. Melalui RUPS, Direksi dan Dewan Komisaris          the Board of Commissioners present accountability reports
menyampaikan laporan pertanggungjawaban atas kinerja               on the performance of their supervisory and managerial
tugas pengawasan dan manajemen mereka.                             duties.

Informasi lebih lanjut mengenai ketentuan dan pelaksanaan          Further details on the provisions and implementation of
Rapat Umum Pemegang Saham tersedia dalam Laporan                   the General Meeting of Shareholders are available in the
Tahunan 2025 Perseroanpada sub bab Rapat Umum                      Company’s 2025 Annual Report in sub chapter General
Pemegang Saham.                                                    Meeting of Shareholders.

Dewan Komisaris (BOC)                                              Board of Commissioners (BOC)
Sebagai badan pengawas dalam struktur tata kelola                  As a supervisory body within the corporate governance
perusahaan,     Dewan     Komisaris    mengawasi       dan         structure, the Board of Commissioners (BoC) oversees and
mengevaluasi kinerja Direksi serta implementasi prinsip-           evaluates the performance of the Board of Directors (BoD)
prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik dan praktik bisnis        and the implementation of Good Corporate Governance
terbaik. Dewan Komisaris juga memberikan panduan dan               (GCG) principles and best business practices. The BoC also
persetujuan kepada Direksi mengenai strategi, kebijakan,           provides guidance and approval to the BoD on short- and
dan rencana kegiatan Perseroan di jangka pendek maupun             long-term strategies, policies, and corporate activity plans.
jangka panjang.

Informasi terperinci mengenai profil, kompetensi, tugas,           Detailed information on the BoC’s profile, competencies,
tanggung jawab, hak, kewenangan, serta pelaksanaan rapat           duties, responsibilities, rights, authorities, and the conduct
dan pelatihan Dewan Komisaris tersedia dalam Laporan               of its meetings and training is available in the 2025 Annual
Tahunan 2025 pada sub bab Profil Dewan Komisaris.                  Report in sub chapter Profile of Board of Commissioners.

Komisaris Independen                                               Independent Commissioner
Per tanggal 31 Desember 2025, Dewan Komisaris Perseroan            As of 31 December 2025, the Company’s BoC comprises
terdiri dari tiga anggota, dua di antaranya adalah Komisaris       three members, two of whom are Independent
Independen. Komposisi ini memenuhi persyaratan bagi                Commissioners. This composition fulfils the requirement for
perusahaan publik bahwa setidaknya 30 persen anggota               public companies that at least 30 percent of BoC members
Dewan Komisaris bersifat independen.                               be independent.

Dewan Direksi (BOD) [GRI 2-12]                                     Board of Directors (BOD) [GRI 2-12]
Sebagaimana tercantum dalam Anggaran Dasar Perseroan               As set out in the Company’s Articles of Association and
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Direksi             applicable laws and regulations, the Board of Directors (BoD)
merupakan organ manajemen Perseroan yang secara                    is the Company’s management body, collectively responsible
kolektif bertanggung jawab dalam mengelola Perseroan               for managing the Company in alignment with the objectives
selaras dengan tujuan dan kepentingan para pemangku                and interests of its stakeholders, particularly shareholders
kepentingannya, khususnya pemegang saham dan investor.             and investors. The BoD is also authorised to represent the
Direksi juga berwenang untuk mewakili Perseroan baik di            Company both in and out of court, in accordance with the
dalam maupun di luar pengadilan, sesuai dengan Anggaran            Articles of Association (AoA).
Dasar.

Pengawasan Tata Kelola: Peran dan Pengawasan Direksi               Governance Oversight: Board Roles and Oversight on
atas Topik-Topik ESG                                               Climate Risks
Direksi memiliki tanggung jawab menyeluruh dalam                   The Board of Directors has overall responsibility for
mengawasi topik-topik material ESG, termasuk risiko                overseeing ESG material topics, including the climate-
dan peluang terkait iklim sebagai bagian dari kerangka             related risks and opportunities as part of the Company’s
manajemen risiko perusahaan. Hal-hal yang berkaitan                enterprise risk management framework. ESG and climate-
dengan ESG dan iklim diintegrasikan ke dalam register risiko       related matters are incorporated into the Company’s risk
Perseroan dan menjadi subjek tinjauan berkala oleh Direksi.        register and are subject to periodic Board review.


                                           Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity         61
Page 64
Direksi mengawasi identifikasi, penilaian, dan pengelolaan                 The Board oversees the identification, assessment and
risiko-risiko terkait iklim, termasuk:                                     management of climate-related risks, including:

                                                                                            Risiko Transisi | Transition Risks
               Risiko Fisik | Physical risks
                                                                                            e.g. volatilitas harga batu bara yang timbul dari tren
               e.g. dampak cuaca ekstrem terhadap kegiatan
                                                                                            dekarbonisasi pasar dan persyaratan regulasi | e.g.
               operasional dan pemanfaatan aset | e.g. extreme weather
                                                                                            extreme weather impacts on operations and asset
               impacts on operations and asset utilisation
                                                                                            utilisation


Peluang-peluang terkait iklim yang diidentifikasi melalui                  Climate-related opportunities identified through transition
penilaian transisi juga turut dipertimbangkan.                             assessments are also considered.

Manajemen bertanggung jawab atas implementasi proses                       Management is responsible for implementing the risk
manajemen risiko dan integrasi hasil penilaian risiko                      management processes and integrating the results of the
iklim fisik serta penilaian risiko dan peluang transisi iklim              Company’s physical climate risk and climate transition risk
Perseroan ke dalam register risiko. Direksi memantau                       and opportunity assessments into the risk register. The
proses-proses ini untuk memastikan bahwa pertimbangan                      Board monitors these processes to ensure climate-related
terkait iklim tertanam dalam pengambilan keputusan                         considerations are embedded in strategic and operational
strategis dan operasional.                                                 decision-making.

Informasi terperinci mengenai profil, kompetensi, tugas,                   Detailed information on the BoD’s profile, competencies,
tanggung jawab, hak, kewenangan, serta rapat dan pelatihan                 duties, responsibilities, rights, authorities, and its meetings
Direksi dapat ditemukan dalam Laporan Tahunan 2025                         and training is available in the Company’s 2025 Annual
Perseroan pada sub bab Profil Direksi. [GRI 2-12]                          Report in sub chapter Profile of Board of Directors. [GRI 2-12]

Nominasi dan Seleksi Badan Tata Kelola Tertinggi [GRI                      Nomination and Selection of the Highest Governance
2-10]                                                                      Bodies [GRI 2-10]
Komite Nominasi dan Remunerasi bertanggung jawab untuk                     The Nomination and Remuneration Committee is
menetapkan prosedur dan kriteria pengangkatan anggota                      responsible for establishing the procedures and criteria
Dewan Komisaris dan Direksi, sebagaimana diuraikan                         for appointing members of the Board of Commissioners
dalam Kebijakan Nominasi dan Remunerasi. Kandidat dapat                    (BoC) and the Board of Directors (BoD), as outlined in the
dinominasikan oleh pemegang saham utama, Komisaris,                        Nomination and Remuneration Policy. Prospective members
Direktur, atau sumber profesional lain yang memiliki reputasi              may be nominated by major shareholders, Commissioners,
dan akuntabilitas yang baik.                                               Directors, or other reputable and accountable professionals.

Setiap kandidat akan menjalani proses seleksi yang                         Each member undergoes a selection process conducted by
dilakukan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi, yang                        the Committee, including qualification review, interviews,
terdiri atas tinjauan kualifikasi, wawancara, dan evaluasi.                and evaluation. The assessment results are reported to
Hasil penilaian dilaporkan kepada Dewan Komisaris untuk                    the BoC for consideration and subsequently submitted to
dipertimbangkan dan selanjutnya disampaikan kepada                         the General Meeting of Shareholders (GMS) for approval of
RUPS untuk mendapatkan persetujuan pengangkatan atau                       appointment or dismissal.
pemberhentian.

Dalam proses nominasi, Dewan Komisaris menekankan                          In its nomination process, the BoC emphasises diversity,
prinsip keberagaman, non-diskriminasi, dan kesempatan                      non-discrimination, and equal opportunity, irrespective of
yang setara, tanpa memandang suku, agama, ras, jenis                       ethnicity, religion, race, gender, or group affiliation, while
kelamin, atau afiliasi kelompok, sembari memastikan bahwa                  ensuring that candidates meet the required qualifications.
para kandidat memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan.                    The BoC ensures that the nomination and selection process
Dewan Komisaris memastikan bahwa proses nominasi dan                       is formal and transparent, enabling shareholders to make
seleksi bersifat formal dan transparan, sehingga pemegang                  informed decisions through the GMS.
saham dapat mengambil keputusan yang tepat melalui
RUPS.

Informasi lebih lanjut mengenai proses nominasi Dewan                      Further details on the nomination process for the BoC and
Komisaris dan Direksi tersedia dalam Laporan Tahunan                       BoD are available in the 2025 Annual Report in sub chapter
2025 pada sub bab Kebijakan Nominasi dan Remunerasi                        Policies on Nomination and Remuneration of the Board of
Dewan Komisaris dan Direksi..                                              Commissioners and the Board of Directors.




62         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 65
                                                                                                              Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
                                                                                                                   Our Approach to Sustainability




Ketua Badan Tata Kelola Tertinggi [GRI 2-11]                        Chairman of the Highest Governance Bodies [GRI 2-11]
Badan tata kelola tertinggi dipimpin oleh Presiden Komisaris,       The highest governance bodies are led by the President
yang juga menjabat sebagai Komisaris Independen. Dalam              Commissioner, who also serves as an Independent
menjalankan tugasnya, beliau menjunjung tinggi prinsip              Commissioner. In performing his duties, he upholds the
integritas dan berkomitmen untuk menghindari konflik                principle of integrity and is committed to avoiding conflicts
kepentingan, sesuai dengan Piagam Dewan Komisaris.                  of interest, in accordance with the BoC Charter. The
Presiden Komisaris tidak memegang jabatan eksekutif                 President Commissioner does not hold any other senior
senior lainnya di dalam Perseroan, sehingga memastikan              executive positions within the Company, ensuring impartial
tata kelola yang tidak memihak atas kegiatan operasional            governance of the Company’s operations.
Perseroan.

Konflik Kepentingan Yang Terkait Dengan Badan Tata                  Nomination and Selection of The Highest Governance
Kelola Tertinggi [GRI 2-15]                                         Bodies [GRI 2-15]
Perseroan telah menetapkan Pedoman dan Tata Tertib                  The Company has established a Board of Directors (BoD)
Kerja Direksi dan Dewan Komisaris yang mengatur kode                and Board of Commissioners (BoC) Charter, which governs
etik bagi pimpinan Perseroan. Selain itu, Perseroan                 the code of conduct for its leadership. In addition, it
mengimplementasikan program Sistem Manajemen Anti-                  implements an Anti-Fraud Management System programme
Fraud yang dirancang untuk mencegah kecurangan.                     designed to prevent fraud.

Pengelolaan konflik kepentingan diatur dalam Kode Etik              Management of conflicts of interest is addressed in the
Perseroan, yang menetapkan pelarangan bagi karyawan                 Company’s Code of Conduct, which prohibits employees
untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang dapat                   from engaging in activities that could create conflicts
menimbulkan konflik antara kepentingan pribadi mereka               between their personal interests and those of the Company.
dan kepentingan Perseroan. Kode Etik disosialisasikan               The Code is communicated to all employees to ensure
kepada seluruh karyawan untuk memastikan pemahaman                  understanding and proper implementation, including
dan implementasi yang tepat, termasuk kesadaran terhadap            awareness of conflict-of-interest requirements. Violations
berbagai kriteria dari konflik kepentingan. Pelanggaran             of the Code of Conduct may result in sanctions, including
terhadap Kode Etik dapat mengakibatkan sanksi, termasuk             penalties, formal warnings, demotion, or termination of
denda, peringatan resmi, penurunan jabatan, atau                    employment.
pemutusan hubungan kerja.

Komunikasi Isu-Isu Penting [GRI 2-16]                               Communication of Important Issues [GRI 2-16]
Perseroan senantiasa memantau segala perkembangan                   The Company continuously monitors developments across
di seluruh aspek operasionalnya. Informasi dan masukan              all aspects of its operations. Information and inputs
dikumpulkan dari berbagai saluran dan mekanisme                     are collected from multiple communication channels
komunikasi, termasuk call center Perseroan, WBS,                    and mechanisms, including the Company’s call centre,
komunikasi dari dan dengan regulator, serta laporan                 Whistleblowing System (WBS), correspondence from
manajemen mengenai tren bisnis terkini. Temuan-temuan               regulators, and management reports on current business
yang telah dikonsolidasikan lalu dibahas secara bertahap            trends. Consolidated findings are discussed through tiered
melalui rapat berjenjang hingga mencapai badan-badan tata           meetings up to the highest governance bodies.
kelola tertinggi.

Mekanisme-mekanisme       utama       yang      digunakan           Key mechanisms for raising important issues, including ESG
menyampaikan isu-isu penting, termasuk topik-topik ESG,             topics, to the highest governance bodies include:
kepada badan-badan tata kelola tertinggi meliputi:

                                                Komite Etik menangani isu-isu yang berkaitan dengan etika, pelanggaran Perjanjian Kerja
                                                Perseroan, Kode Etik, dan permasalahan terkait lainnya.
           Komite Etik
           Ethics Committee
                                                The Ethics Committee is responsible for handling issues related to ethics, violations of CLA,
                                                Code of Conduct, and other related matters.
                                                Komite Audit, sebagai badan independen yang dibentuk sesuai dengan ketentuan Otoritas
                                                Jasa Keuangan (OJK), berperan dalam melakukan pengawasan terhadap fungsi pengendalian,
                                                pelaporan keuangan, serta memantau pelaksanaan kegiatan audit internal Perseroan.
           Komite Independen
           Board of Directors’ Committee
                                                The Audit Committee, an independent body established in accordance with Financial Services
                                                Authority (OJK) regulations, oversees supervisory, control, and financial reporting functions, and
                                                monitors the Company’s internal audit activities.
                                                Direksi mengadakan rapat secara bulanan untuk membahas berbagai isu strategis, termasuk
                                                kinerja operasional dan keselamatan, aspek keuangan, serta permasalahan bisnis lainnya.
           Rapat Dewan Direksi
           Independent Committee
                                                The BoD meets monthly to discuss critical matters, including operational and safety performance,
                                                financial matters, and other business issues.



                                            Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity             63
Page 66
                                                       Dewan Komisaris menyelenggarakan rapat setiap empat bulan untuk menelaah kinerja
                                                       Perseroan, termasuk laporan keuangan dan hasil audit, serta rencana jangka pendek dan jangka
           Rapat Dewan Komisaris
                                                       menengah.
           Board of Commissioners Meeting
           (BoC Meeting)
                                                       The BoC meets every four months to review company performance, including financial
                                                       statements and audits, as well as short- and medium-term planning.



Sesuai dengan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi dan                    In accordance with the Board of Directors Charter and POJK
POJK 33/2014, Direksi wajib mengadakan rapat setidaknya                    33/2014, the BoD must meet at least once a month and may
sekali dalam sebulan dan dapat menyelenggarakan rapat                      convene additional meetings if requested by one or more
tambahan apabila diminta oleh satu atau lebih anggota.                     members. Meetings require the presence or representation
Rapat memerlukan kehadiran atau keterwakilan dari                          of the majority of members. The BoD also participates in
mayoritas anggota. Direksi juga ikut serta dalam rapat                     joint meetings with the BoC at least once every four months.
gabungan dengan Dewan Komisaris setidaknya sekali
setiap empat bulan.

Sepanjang 2025 Direksi menyelenggarakan rapat sebanyak                     Throughout 2025, the Board of Directors held 12 meetings,
12 kali yang dihadiri oleh seluruh anggota Direksi. Informasi              all of which were attended by all members of the Board of
lebih lanjut tersedia dalam Laporan Tahunan 2025 Perseroan                 Directors. Further details are available in the Company’s
pada sub bab Direksi.                                                      2025 Annual Report in sub chapter Board of Director.

Kebijakan Remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi                      Remuneration Policy for the Board of Commissioners and
[GRI 2-19] [GRI 2-20] [GRI 2-21]                                           Board of Directors [GRI 2-19] [GRI 2-20] [GRI 2-21]
Remunerasi bagi Direksi dan Dewan Komisaris ditetapkan                     Remuneration for the BoD and BoC is determined based on
atas rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi.                      recommendations from the Nomination and Remuneration
Faktor-faktor utama yang dipertimbangkan meliputi                          Committee. Key factors considered include the fulfilment of
pemenuhan tugas dan tanggung jawab, kinerja individu,                      duties and responsibilities, individual performance, and the
serta kondisi keuangan Perseroan. Penilaian kinerja juga                   Company’s financial condition. Performance assessments
mempertimbangkan komitmen setiap anggota dalam                             also take into account each member’s commitment to
mengimplementasikan dan mengawasi program-program                          implementing and overseeing ESG programmes, particularly
ESG, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan dan                         those related to occupational health and safety.
keselamatan kerja.

Informasi lebih lanjut tersedia dalam Laporan Tahunan 2025                 Further details are available in the Company’s 2025
Perseroan sub bab Kebijakan Nominasi dan Remunerasi                        Annual Report in sub chapter Policies on Nomination and
Dewan Komisaris dan Direksi.                                               Remuneration of the Board of Commissioners and the
                                                                           Board of Directors.

Kebijakan Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi                    Performance Assessment Policy of the Board of
[GRI 2-18]                                                                 Commissioners and Board of Directors [GRI 2-18]
Untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan memastikan                     To enhance governance quality and ensure effective
pengawasan yang efektif, Perseroan mengevaluasi kinerja                    supervision, the Company evaluates the performance of
Dewan Komisaris secara berkala. Komite Nominasi dan                        the BoC. The Nomination and Remuneration Committee
Remunerasi bertanggung jawab untuk melakukan penilaian                     conducts an annual internal assessment based on the
internal tahunan berdasarkan pencapaian kinerja Perseroan.                 Company’s performance achievements, covering both
Penilaian ini mencakup kinerja kolektif maupun individual.                 collegial and individual performance. The results are
Hasil dari penilaian tersebut kemudian didokumentasikan                    documented in the BoC’s Supervisory Duty Report and
dalam Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris dan                         submitted to the GMS.
disampaikan kepada RUPS.

Dewan Komisaris juga bertanggung jawab untuk menilai                       The BoC is also responsible for assessing the performance
kinerja Direksi. Evaluasi ini dilakukan pada akhir setiap                  of the BoD. This evaluation is conducted at the end of each
tahun anggaran dengan mempertimbangkan pencapaian                          financial year, based on the achievement of key performance
indikator kinerja utama (Key Performance Indicator atau                    indicators (KPIs) agreed at the start of the year. The KPIs
KPI) yang telah disepakati pada awal tahun. KPI yang                       encompass financial performance, operations, investments,
disepakati mencakup kinerja keuangan, operasional,                         implementation of Good Corporate Governance, and
investasi, implementasi Tata Kelola Perusahaan yang Baik,                  business growth. The assessment considers both collegial
dan pertumbuhan bisnis. Penilaian juga mempertimbangkan                    and individual performance of BoD members.
kinerja kolektif maupun individual anggota Direksi.




64         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 67
                                                                                                            Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
                                                                                                                 Our Approach to Sustainability




Hasil Penilaian                                                     Assessment Results
Berdasarkan penilaian kinerja tahun 2025, baik Dewan                Based on the 2025 performance assessments, both the
Komisaris maupun Direksi telah memenuhi tugas dan                   BoC and the BoD have fulfilled their respective duties
tanggung jawab masing-masing sesuai dengan peran                    and responsibilities in line with their supervisory and
pengawasan dan manajemen mereka.                                    management roles.

Komite Pendukung dan Badan Tata Kelola                              Supporting Committees and Governance Bodies
Dalam menjalankan tugasnya, Dewan Komisaris didukung                In performing its duties, the BoC is supported by the
oleh Komite Audit serta Komite Nominasi dan Remunerasi.             Audit Committee and the Nomination and Remuneration
Direksi dibantu oleh unit-unit kerja yang dipimpin oleh Wakil       Committee. The BoD is assisted by work units led by the
Direktur. Setiap unit melaporkan pertanggungjawaban                 Deputy Director, with each unit accountable to the BoD on a
kepada Direksi secara berkala atas kinerjanya.                      periodic basis for its performance.

Informasi lebih lanjut mengenai struktur, mencangkup                Further details on the structure, chairpersons and members,
ketua dan anggota, profil, kompetensi, pelatihan, serta             profiles, competencies, training, and other relevant
rincian lainnya tersedia dalam Laporan Tahunan 2025 pada            information are provided in the 2025 Annual Report in sub
sub bab Komite Audit dan sub bab Komite Nominasi dan                chapter Audit Committee and sub chapter Nomination and
Remunerasi.                                                         Remuneration Committee.

Penanggung Jawab Implementasi Keberlanjutan                         Person in Charge of Sustainability Implementation
[OJK E.1] [GRI 2-13]                                                [OJK E.1] [GRI 2-13]
Perseroan memiliki beberapa divisi yang bertanggung                 The Company maintains several divisions responsible of
jawab atas pelaksanaan strategi ESG. Divisi Kesehatan,              the implementation of its ESG strategy. The Health, Safety
Keselamatan, dan Lingkungan (Health, Safety, and                    and Environment division is responsible of ensuring a safe
Environment/HSE) bertanggung jawab untuk memastikan                 and healthy workplace as well as ensuring progress in the
terciptanya tempat kerja yang aman dan sehat, serta                 Company’s emission, waste and water management. The
memastikan kemajuan dalam pengelolaan emisi, limbah,                People division is in charge in managing employee welfare
dan air Perseroan. Divisi People bertanggung jawab atas             and community engagement, while the Legal division
pengelolaan kesejahteraan karyawan dan keterlibatan                 oversees the governance aspects including sustainability
masyarakat, sementara Divisi Legal mengawasi aspek                  governance. These divisions supports management and
tata kelola, termasuk tata kelola keberlanjutan. Divisi-            the Board by providing performance data, risk assessments
divisi tersebut mendukung manajemen dan Dewan                       and sustainability disclosures, and by embedding ESG
melalui penyediaan data kinerja, penilaian risiko,                  considerations into operational decision-making, risk
serta pengungkapan keberlanjutan, serta dengan                      management processes and long-term mine planning.
mengintegrasikan pertimbangan ESG ke dalam proses
pengambilan keputusan operasional, manajemen risiko, dan
perencanaan tambang jangka panjang.

Akuntabilitas Manajemen                                             Management Accountabilities
•  Direktur Utama memegang tanggung jawab tertinggi                 •  The President Director holds ultimate responsibility
   atas keseluruhan strategi dan kinerja Perseroan                     for the Company’s overall climate-related strategy and
   terkait isu perubahan iklim. Isu-isu terkait iklim                  performance. Climate-related matters are reported to
   dilaporkan kepada Dewan Komisaris sebagai bagian                    the Board of Commissioners as part of regular updates
   dari pembaruan rutin mengenai kinerja bisnis dan                    on business and operational performance, thereby
   operasional,    sehingga     memungkinkan       Dewan               enabling effective Board oversight of climate-related
   Komisaris untuk melakukan pengawasan yang efektif                   risks and opportunities.
   terhadap risiko dan peluang terkait perubahan iklim.

Keahlian dan Kompetensi                                             Skills and Competencies
•   Kapabilitas pada tingkat internal maupun Grup                   •    Both internal and Group level capabilities allow
    memungkinkan manajemen untuk secara efektif                          management to effectively assess climate-related risks
    menilai risiko dan peluang terkait perubahan iklim serta             and opportunities and provide informed reporting to the
    menyampaikan pelaporan yang terinformasi kepada                      President Director and the Board of Commissioners.
    Direktur Utama dan Dewan Komisaris.
•   Apabila diperlukan keahlian teknis tambahan,                    •     Where additional technical knowledge is required, the
    Perseroan melibatkan konsultan eksternal di bidang                    Company engages external climate and sustainability
    iklim dan keberlanjutan untuk memberikan dukungan                     specialists to provide advisory support on risk
    penelaahan, termasuk dalam penilaian risiko,                          assessments, regulatory developments and emerging
    perkembangan regulasi, serta praktik terbaik yang                     best practices.
    sedang berkembang.

                                            Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity         65
Page 68
•       Kombinasi keahlian internal dan dukungan eksternal                       •      This combination of internal and external expertise
        tersebut memastikan bahwa manajemen dan Dewan                                   ensures management and the Board of Commissioners
        Komisaris memiliki akses terhadap keterampilan dan                              have access to the skills and competencies necessary
        kompetensi yang diperlukan untuk mengawasi strategi,                            to oversee climate-related strategy, risks, and
        risiko, dan kinerja Perseroan terkait perubahan iklim                           performance effectively.
        secara efektif.

Pengawasan dan Integrasi Risiko                                                  Risk Oversight and Integration
Risiko ESG dan risiko terkait perubahan iklim diidentifikasi,                    ESG and Climate-related risks are identified, monitored,
dipantau, dan dikelola dalam kerangka manajemen risiko                           and managed within the Company’s broader enterprise
(enterprise risk management) Perseroan secara menyeluruh.                        risk management framework. Regular monitoring and
Pemantauan dan pelaporan yang dilakukan secara                                   reporting ensure effective oversight by the Board and
berkala memastikan pengawasan yang efektif oleh Dewan                            senior management, reinforcing accountability for ESG
Komisaris dan manajemen senior, serta memperkuat                                 and climate-related matters. This integrated approach
akuntabilitas atas pengelolaan isu-isu ESG dan perubahan                         involves relevant committees, clearly defined accountability
iklim. Pendekatan terintegrasi ini melibatkan komite-                            mechanisms, and alignment with the Company’s overall
komite terkait, mekanisme akuntabilitas yang terdefinisi                         corporate governance structure, enabling consistent and
dengan jelas, serta keselarasan dengan struktur tata kelola                      informed decision-making on climate-related risks.
perusahaan secara keseluruhan, sehingga mendukung
pengambilan keputusan yang konsisten, terinformasi, dan
efektif terkait risiko perubahan iklim.

Penanggung Jawab Topik ESG
Person Responsible of ESG Oversight and Implementation
                      Nama                                                  Jabatan                              Periode dan Masa Jabatan
                      Name                                                  Position                              Period and Term of Office
                                                                                                                      2026 – sekarang
    Ronald Sutardja                               Direktur Utama | President Director
                                                                                                                      2026 - ongoing
                                                                                                                      2023 – sekarang
    Nanang Rizal Achyar                           Wakil Direktur Utama | Vice President Director
                                                                                                                      2023 - ongoing


Komunikasi Isu-Isu Signifikan yang Terkait dengan                                Communication of Significant Issues Related to
Keberlanjutan atau ESG [GRI 2-16]                                                Sustainability or ESG [GRI 2-16]
Perseroan menyediakan wadah bagi para pemangku                                   The Company provides stakeholders with a platform
kepentingan untuk menyampaikan pengaduan atau umpan                              to submit complaints or feedback related to issues or
balik terkait isu-isu atau kinerja yang dapat memiliki                           performance that may have actual or potential negative
dampak negatif nyata atau potensial yang timbul dari                             impacts arising from both operational activities and
kegiatan operasional maupun hubungan bisnis. Perseroan                           business relationships. Multiple communication channels
menyediakan berbagai saluran komunikasi, termasuk WBS                            are available, including the WBS and public complaint
dan saluran pengaduan publik di setiap lokasi operasional                        channels at each operational site.
Perseroan.

Proses ini mendukung integrasi budaya keberlanjutan                              This process supports the integration of a sustainability
di seluruh Perseroan. Setiap isu ditangani pada tingkat                          culture across the Company. Each issue is addressed at
yang sesuai berdasarkan tanggung jawab divisi yang                               the appropriate level according to the responsibilities of
bersangkutan. Apabila diperlukan, isu-isu tersebut dapat                         the relevant division. Where necessary, matters may be
dieskalasikan kepada Dewan Komisaris atau Direksi untuk                          escalated to the BoC or BoD for further review and resolution.
ditinjau dan diselesaikan lebih lanjut.

Dalam rangka mendukung inisiatif perubahan iklimnya,                             In supporting climate change initiatives, the Company
Perseroan secara berkala meninjau potensi risiko dan                             periodically reviews the potential risks and opportunities
peluang yang berkaitan dengan perubahan iklim, termasuk                          associated with climate change, including both physical
risiko fisik dan transisi, dengan mengintegrasikan agenda-                       and transition risks by incorporating climate-related
agenda terkait iklim ke dalam agenda pembahasan                                  agendas into the discussions of the Risk Management
Komite Manajemen Risiko, minimal sekali setiap tahun.                            Committee, done at minimum annually. The results of these
Hasil penilaian risiko ini digunakan untuk pertimbangan                          risk assessments are considered in the development of
pengembangan rencana mitigasi terkait iklim, sehingga                            climate-related mitigation plans, thereby strengthening the
memperkuat strategi iklim Perseroan secara keseluruhan.                          Company’s overall climate strategy of the Company.




66              Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 69
                                                                                                           Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
                                                                                                                Our Approach to Sustainability




Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai                  Further details on the climate change risks and opportunities,
risiko dan peluang perubahan iklim, silakan kunjungi Topik         please visit Climate Change Topic and Risk Management
Perubahan Iklim dan Topik Manajemen Risiko.                        Topic.

Pengembangan Kompetensi Terkait Keberlanjutan                      Development of Sustainability-Related Competencies
[GRI 2-17] [OJK E.2] [GRI 2-24]                                    [GRI 2-17] [OJK E.2] [GRI 2-24]
Perseroan senantiasa berkomitmen untuk memperkuat                  The Company is committed to strengthening the ESG
kemampuan ESG dan iklim dari para pimpinan dan                     and climate-related capabilities of our leadership and key
karyawan kunci kami. Perseroan mengakui bahwa keahlian             personnels, recognising that such expertise is critical to
tersebut sangat penting untuk pengawasan yang efektif,             effective oversight, risk management, and long-term value
manajemen risiko, dan penciptaan nilai jangka panjang.             creation. While targeted training and capacity-building
Meskipun pelatihan dan inisiatif peningkatan kapasitas telah       initiatives were planned for 2025, these have been deferred
direncanakan untuk tahun 2025, kegiatan tersebut telah             to 2026 following careful consideration of prevailing
ditunda ke tahun 2026 setelah mempertimbangkan kondisi             business conditions and organisational priorities. This was
bisnis yang berlaku dan rencana organisasi. Keputusan ini          not a decision taken lightly. We continue to recognise the
tidak diambil dengan mudah. Perseroan terus mengakui               importance of advancing ESG and climate competencies
pentingnya memajukan kompetensi ESG dan iklim serta                and are taking steps to ensure that these initiatives will be
terus mengambil langkah-langkah yang sesuai untuk                  delivered in 2026 in a structured and impactful manner.
memastikan bahwa inisiatif-inisiatif ini akan dilaksanakan
pada tahun 2026 secara terstruktur dan berdampak.




                                           Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity         67
Page 70
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Stakeolder Engagement
[GRI 2-29] [GRI 2-30] [OJK E.4]



Strategi keberlanjutan Perseroan sangat erat kaitannya                        The Company’s sustainability strategy is closely linked to
dengan keterlibatan pemangku kepentingan. Perseroan                           stakeholder engagement, recognising that its operations
mengakui bahwa kegiatan operasionalnya dapat                                  can generate both positive and negative impacts.
menghasilkan dampak positif maupun negatif. Oleh                              Accordingly, the Company actively involves stakeholders
karena itu, Perseroan secara aktif melibatkan pemangku                        in policy decisions by listening to and addressing their
kepentingannya dalam pengambilan keputusan kebijakan                          expectations through a variety of communication channels
dengan mendengarkan dan menanggapi harapan mereka                             and engagement approaches.
melalui berbagai saluran komunikasi dan pendekatan
komunikasi.

Pemangku kepentingan diidentifikasi berdasarkan tingkat                       Stakeholders are identified based on their level of
keterlibatan, kontribusi, serta sejauh mana mereka                            involvement, contributions, and the extent to which they are
terdampak secara langsung maupun tidak langsung                               directly or indirectly affected by the Company’s operations.
oleh kegiatan operasional Perseroan. Tabel di bawah ini                       The table below summarizes the stakeholders, the criteria
merangkum para pemangku kepentingan Perseroan, kriteria                       used for their identification, and the engagement channels
identifikasi, serta saluran komunikasi dan topik-topik diskusi                and key discussion topics for each group.
untuk setiap kelompok.

Daftar Pemangku Kepentingan
List of Stakeholders
                                                                           Metode
                              Dasar Keterlibatan Identifikasi                                                           Tujuan keterlibatan topik yang
       Pemangku                                                         Keterlibatan/                Frekuensi
                                   (Legenda di bawah)                                                                              dibahas
      kepentingan                                                        Komunikasi                  Pertemuan
                            Basis of Identification Engagement                                                           Purpose of Engagement of
      Stakeholders                                                      Engagement/               Meeting Frequency
                                      (Legend Below)                                                                          Topics Discussed
                                                                     Communication Method
 Pemegang Saham           Pemegang saham memiliki                  RUPS dan paparan publik       Setidaknya setahun     •   Akuntabilitas dalam
 Shareholders             pengaruh terhadap perencanaan dan                                      sekali                     pengelolaan Perseroan
                          pengambilan keputusan Perseroan          General Meeting of                                   •   Pengungkapan informasi
                          yang berkaitan dengan manajemen.         Shareholders (GMS) and        At least once a year   •   Meningkatkan nilai
                          [D.R.I.P]                                public expose                                            investasi

                          Shareholders influence on the                                                                 •   Accountability in the
                          Company’s planning and decisions                                                                  Company management
                          making related to management.                                                                 •   Information disclosure
                          [D.R.I.P]                                                                                     •   Enhancing investment
                                                                                                                            values
 Pelanggan atau Pemilik   Pelanggan mendukung bisnis melalui       Rapat koordinasi              Sesuai kebutuhan       •   Memastikan pencapaian
 Konsesi                  perjanjian kontraktual.                                                                           SLA (Perjanjian Tingkat
 Customers or             [D.R.I.P]                                Coordination meetings         As needed                  Layanan)
 Concession Owners                                                                                                      •   Memastikan kepatuhan
                          Customers support the business                                                                    terhadap prosedur
                          through contractual agreements.                                                                   K3, lingkungan, dan
                          D.R.I.P]                                                                                          masyarakat

                                                                                                                        •   Ensuring SLA (Service
                                                                                                                            Level Agreement)
                                                                                                                            achievement
                                                                                                                        •   Ensuring compliance with
                                                                                                                            OHS, environmental, and
                                                                                                                            community procedures
 Regulator (Termasuk      Regulator mempengaruhi Perseroan         Rapat laporan berkala         Sesuai kebutuhan       •   Berkoordinasi untuk
 Pemerintah Daerah)       melalui peraturan yang berlaku.                                                                   memastikan kejelasan
 Regulators (Including    [D.R.T.I.DP]                             Periodic report meetings      As needed                  dan kepatuhan terhadap
 Local Government)                                                                                                          peraturan
                          Regulators influence the Company                                                              •   Berkontribusi pada
                          through applicable regulations.                                                                   pengembangan
                          [D.R.T.I.DP]                                                                                      masyarakat dan
                                                                                                                            pelestarian lingkungan

                                                                                                                        •   Coordinating to ensure
                                                                                                                            regulatory clarity and
                                                                                                                            compliance
                                                                                                                        •   Contributing to
                                                                                                                            community development
                                                                                                                            and environmental
                                                                                                                            conservation




68            Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 71
                                                                                                                          Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
                                                                                                                               Our Approach to Sustainability




                                                                               Metode
                                  Dasar Keterlibatan Identifikasi                                                            Tujuan keterlibatan topik yang
          Pemangku                                                          Keterlibatan/                Frekuensi
                                       (Legenda di bawah)                                                                               dibahas
         kepentingan                                                         Komunikasi                  Pertemuan
                                Basis of Identification Engagement                                                            Purpose of Engagement of
         Stakeholders                                                       Engagement/               Meeting Frequency
                                          (Legend Below)                                                                           Topics Discussed
                                                                         Communication Method
    Karyawan                  Karyawan mempengaruhi kinerja             Pertemuan konsultasi,         Sesuai kebutuhan       •    Memastikan produktivitas
    Employees                 Perseroan dan merupakan pemangku          pertemuan keluarga, sesi                                  tinggi
                              kepentingan utama karena afiliasi         pelatihan                     As needed              •    Mengembangkan tenaga
                              mereka.                                                                                             kerja yang sejahtera dan
                              [D.R.T.I.]                                Consultation meetings,                                    berkinerja tinggi
                                                                        family gatherings, training
                              Employees impact the Company’s            sessions                                             •    Ensuring high productivity
                              performance and are key stakeholders                                                           •    Developing a prosperous
                              due to their affiliation.                                                                           and high-performing
                              [D.R.T.I.]                                                                                          workforce
    Mitra Bisnis atau         Mitra bisnis berkontribusi pada           Pertemuan konsultasi          Sesuai kebutuhan       •    Membangun
    Pemasok                   target dan kinerja Perseroan melalui                                                                kemitraan yang saling
    Business Partners or      hubungan yang saling ketergantungan.      Consultation meetings         As needed                   menguntungkan yang
    Suppliers                 [D.R.T.DP]                                                                                          memenuhi kriteria teknis,
                                                                                                                                  ekonomi, sosial, dan
                              Business partners contribute to the                                                                 lingkungan
                              Company’s targets and performance                                                              •    Mendukung mitra bisnis
                              through an interdependent                                                                           lokal
                              relationship.
                              [D.R.T.DP]                                                                                     •    Establishing mutually
                                                                                                                                  beneficial partnerships
                                                                                                                                  that meet technical,
                                                                                                                                  economic, social, and
                                                                                                                                  environmental criteria
                                                                                                                             •    Supporting local business
                                                                                                                                  partners
    Komunitas                 Masyarakat yang berada di sekitar         Rapat                         Sesuai kebutuhan       Meminimalisir dampak
    Community                 wilayah operasi Perseroan. [D.R.T.I.DP]                                                        operasional yang negatif
                                                                        Meetings                      As needed              sekaligus menciptakan nilai
                              The community is located near the                                                              bagi masyarakat
                              Company’s operations [D.R.T.I.DP]
                                                                                                                             Minimising negative operational
                                                                                                                             impacts while creating value for
                                                                                                                             the community
    Keterangan | Remark: Legenda Identifikasi Keterlibatan | Legend For Engagement Identification



•       Ketergantungan (D): Kelompok atau individu yang                            •     Dependency (D): Groups or individuals who rely on
        bergantung pada kegiatan, produk, layanan, atau kinerja                          the organization’s activities, products, services, or
        organisasi, atau yang menjadi tempat bergantungnya                               performance, or on whom the organisation depends to
        organisasi untuk beroperasi.                                                     operate.
•       Tanggung Jawab (R): Kelompok atau individu                                 •     Responsibility (R): Groups or individuals to whom the
        yang memiliki tanggung jawab hukum, komersial,                                   organization has current or potential legal, commercial,
        operasional, atau etika saat ini atau yang mungkin                               operational, or ethical responsibilities.
        terjadi.
•       Ketegangan (T): Kelompok atau individu yang                                •     Tension (T): Groups or individuals needing immediate
        membutuhkan perhatian segera karena masalah                                      attention due to financial, economic, social, or
        keuangan, ekonomi, sosial, atau lingkungan.                                      environmental concerns.
•       Pengaruh (I): Kelompok atau individu yang mampu                            •     Influence (I): Groups or individuals capable of affecting
        mempengaruhi keputusan strategis atau operasional                                the organisation’s strategic or operational decisions.
        organisasi.
•       Perspektif Beragam (DP): Kelompok atau individu                            •     Diverse Perspectives (DP): Groups or individuals
        yang menawarkan beragam sudut pandang yang                                       offering varied viewpoints that foster new insights and
        menumbuhkan wawasan baru dan mengidentifikasi                                    identify untapped opportunities.
        peluang yang belum dimanfaatkan.

Perseroan mendorong adanya komunikasi terbuka dua                                  The Company promotes open, two-way communication
arah dengan seluruh pemangku kepentingan dengan                                    with all stakeholders by providing transparent information
menyediakan informasi yang jelas melalui berbagai wadah.                           through multiple platforms. These platforms allow the


                                                          Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity           69
Page 72
Wadah-wadah ini memungkinkan Perseroan untuk berbagi                        Company to share updates on its progress, particularly
berita terkini mengenai kemajuannya, khususnya terkait                      regarding sustainability initiatives. The following resources
inisiatif-inisiatif keberlanjutan. Sumber daya berikut tersedia             are available for stakeholders to access the latest
bagi para pemangku kepentingan untuk mendapatkan                            information about the Company:
informasi terkini tentang Perseroan:



            Sumber Informasi                                                      Akses ke Informasi Perseroan
           Information Sources                                                 Access to the Company’s information


                RUPS                         1.    RUPS Tahunan                                      1.   Annual GMS
                GMS                          2.    RUPS Luar Biasa                                   2.   Extraordinary GMS



                Paparan Publik               Paparan publik tahunan sebagaimana disyaratkan
                                                                                                     Annual public exposure as required by IDX
                Public Exposure              oleh IDX


                                             Situs web Perseroan disajikan dalam Bahasa              The Company’s website is presented in Bahasa
                Situs Web Perseroan          Indonesia dan Bahasa Inggris. Untuk meningkatkan        Indonesia and English Language. To improve the
                Company Website              kualitas keterbukaan informasi, situs web kami          quality of information disclosure, our website is
                                             diperbarui secara berkala.                              updated regularly.


                E-mail                       Sekretaris Perusahaan: corporatesecretary@              Corporate Secretary: corporatesecretary@
                E-mail                       bukitmakmur.com                                         bukitmakmur.com


                                             1.    Laporan Tahunan                                   1.   Annual Report
                                             2.    Laporan Keberlanjutan                             2.   Sustainability Report
                                             3.    Laporan Produksi                                  3.   Production Report
                Publikasi                    4.    Buletin                                           4.   Newsletter
                Publications                 5.    Siaran Pers                                       5.   Press Release
                                             6.    Presentasi Perseroan                              6.   Company Presentation
                                             7.    Laporan Keuangan                                  7.   Financial Statements
                                             8.    Laporan atau fakta material lainnya               8.   Other reports or material facts
                                             LinkedIn:                                               LinkedIn:
                                             •     BUMA: https://www.linkedin.com/company/           •     BUMA: https://www.linkedin.com/company/
                                                   pt- bukit-makmur-mandiri-utama/                         pt- bukit-makmur-mandiri-utama/
                Media Sosial
                                             •     BUMA Australia: https://www.linkedin.com/         •     BUMA Australia: https://www.linkedin.com/
                Social Media
                                                   company/buma-australia/                                 company/buma-australia/
                                             Instagram:                                              Instagram:
                                             •     BUMA: https://instragram.com/buma.official        •     BUMA: https://instragram.com/buma.official

                                             1.    Pertemuan analisis                                1.   Analysis meetings
                Media Lainnya                2.    Roadshow non-deal                                 2.   Non-deal roadshow
                Other Media                  3.    Konferensi investor                               3.   Investor conference
                                             4.    Konferensi media                                  4.   Media conference




70          Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 73
                                                                Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
                                                                     Our Approach to Sustainability




Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity         71
Page 74
       Dampak Ekonomi
       Economic Impact




72   Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 75
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity   73
Page 76
Dampak Ekonomi
Economic Impact




74    Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 77
                                                                                                                                Dampak Ekonomi
                                                                                                                                Economic Impact




Perseroan menghasilkan pendapatan melalui perannya                    The Company generates revenue through its role as a contract
sebagai penyedia jasa pertambangan di Indonesia dan                   mining services provider in Indonesia and Australia and, in
Australia, serta sebagai pemilik dan operator tambang                 the United States, as a mine owner and operator. Through its
di Amerika Serikat. Melalui operasional pertambangan                  contract mining operations, the Company delivers end-to-end
kontraknya, Perseroan memberikan layanan pertambangan                 mining services, including mine development, overburden
dari hulu ke hilir, mencakup pengembangan tambang,                    removal, coal production, and rehabilitation activities, while
pengupasan tanah penutup, produksi batu bara, dan                     its U.S. operations contribute to coal supply through owned
kegiatan rehabilitasi, sementara operasional di Amerika               mining assets. These activities support the provision of
Serikat berkontribusi pada pasokan batu bara melalui                  energy for households and industrial users in the markets it
aset pertambangan yang dimiliki. Kegiatan-kegiatan                    serves and contribute to employment generation, workforce
ini mendukung penyediaan energi bagi rumah tangga                     development, supplier engagement, and local economic
dan pengguna industri di pasar yang dilayaninya,                      activity in the communities where the Company operates.
serta berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja,
pengembangan tenaga kerja, keterlibatan pemasok, dan
aktivitas ekonomi lokal di komunitas tempat Perseroan
beroperasi.

Perseroan mendistribusikan nilai ekonomi kepada                       The Company distributes economic value to key stakeholder
kelompok-kelompok pemangku kepentingan utama,                         groups, including employees, providers of capital, suppliers,
termasuk karyawan, penyedia modal, pemasok, dan                       and governments, through wages and benefits, payments
pemerintah, melalui upah dan tunjangan, pembayaran                    to suppliers, shareholder returns, and taxes and other
kepada pemasok, imbal hasil pemegang saham, serta pajak               statutory payments, thereby contributing to public revenues
dan pembayaran wajib lainnya, sehingga berkontribusi pada             and broader economic development. In addition to financial
pendapatan publik dan pembangunan ekonomi yang lebih                  performance, the Company recognizes that its operations
luas. Selain kinerja keuangan, Perseroan mengakui bahwa               may give rise to indirect economic and social impacts.
operasionalnya dapat menimbulkan dampak ekonomi dan                   Accordingly, it implements responsible business practices,
sosial tidak langsung. Oleh karena itu, Perseroan menerapkan          operational controls, and governance mechanisms designed
praktik bisnis yang bertanggung jawab, pengendalian                   to avoid, mitigate, and minimize potential adverse impacts
operasional, dan mekanisme tata kelola yang dirancang                 while supporting sustainable long-term value creation.
untuk menghindari, memitigasi, dan meminimalkan potensi
dampak negatif sekaligus mendukung penciptaan nilai
jangka panjang yang berkelanjutan.

Pada saat yang sama, Perseroan mengakui adanya                        At the same time, the Company recognizes uncertainties
ketidakpastian yang dapat memengaruhi kinerja keuangan                that may influence its financial performance and broader
dan kontribusi ekonomi, termasuk volatilitas harga                    economic contributions, including commodity price
komoditas, perkembangan kebijakan transisi energi,                    volatility, evolving energy transition policies, regulatory
perubahan regulasi, dan dinamika pasar. Seiring dengan                changes, and market dynamics. As the global energy system
berkembangnya sistem energi global, faktor-faktor ini dapat           evolves, these factors may affect revenue, cost structures,
memengaruhi pendapatan, struktur biaya, dan daya saing,               and competitiveness, and the Company seeks to strengthen
sehingga Perseroan berupaya memperkuat ketahanannya                   resilience through operational efficiency, technological
melalui efisiensi operasional, inovasi teknologi, praktik rantai      innovation, responsible supply chain practices, and
pasokan yang bertanggung jawab, dan pengembangan                      workforce capability development.
kemampuan tenaga kerja.




                                              Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity       75
Page 78
Kinerja Bisnis
Business Performance


Tahun 2025 menjadi tahun yang penuh tantangan bagi                         The year 2025 marked a significant test of the Company’s
ketahanan Perseroan, dengan kinerja terdampak oleh                         resilience, with performance impacted by unprecedented
gangguan operasional pada kuartal pertama, kondisi cuaca                   operational disruptions in the first quarter, extreme weather
ekstrem, serta selesainya beberapa kontrak di Indonesia                    conditions, and the completion of several contracts in
dan Australia. Meskipun demikian, Perseroan tetap berfokus                 Indonesia and Australia. Despite these challenges, the
pada arah strategisnya, dengan menekankan kualitas                         Company remained focused on its strategic direction,
eksekusi, disiplin operasional, dan stabilitas kinerja sambil              emphasizing execution quality, operational discipline, and
mendorong pemulihan secara bertahap.                                       performance stability while driving a gradual recovery.

Kinerja operasional menunjukkan perbaikan sepanjang                        Operational performance improved progressively through
tahun, terutama pada paruh kedua, didukung oleh                            the year, particularly in the second half, supported by
perencanaan yang lebih baik, eksekusi yang lebih disiplin,                 stronger planning, tighter execution, and enhanced
dan praktik pemeliharaan yang ditingkatkan. Momentum                       maintenance practices. This momentum was reinforced
ini diperkuat oleh pengendalian biaya yang lebih ketat,                    by disciplined cost management, improved efficiency, and
peningkatan efisiensi, serta penguatan tata kelola dan                     strengthened governance and organizational capabilities,
kapabilitas organisasi, seiring dengan inisiatif pembiayaan                alongside financing initiatives that enhanced its funding
yang memperkuat struktur pendanaan. Secara keseluruhan,                    structure. Together, these efforts position the Company
langkah-langkah ini menempatkan Perseroan pada posisi                      on a more resilient and sustainable footing as it navigates
yang lebih tangguh dan berkelanjutan dalam menghadapi                      evolving industry dynamics.
dinamika industri yang terus berkembang.

Pendekatan Manajemen [OJK B.1]                                              Management Approach [OJK B.1]
Transisi menuju pencapaian emisi Nol Bersih (Net Zero)                     The transition toward achieving Net Zero emissions is
merupakan prioritas global yang berfokus pada pengurangan                  a global priority focused on reducing carbon footprints
jejak karbon dan penanggulangan perubahan iklim. Transisi                  and addressing climate change. This transition entails
ini memerlukan pergeseran bertahap dari bahan bakar                        a gradual shift away from fossil fuels, including coal,
fosil, termasuk batu bara, menuju sumber energi yang                       toward cleaner and renewable energy sources. However, in
lebih bersih dan terbarukan. Namun demikian, di beberapa                   several regions—particularly Indonesia and Australia—coal
wilayah, khususnya Indonesia dan Australia, batu bara                      continues to play a vital role in the energy mix and remains
tetap memainkan peran penting dalam bauran energi dan                      a significant contributor to economic growth, employment
menjadi kontributor signifikan bagi pertumbuhan ekonomi,                   generation, and government revenues. Given its importance
penciptaan lapangan kerja, dan pendapatan pemerintah.                      in maintaining energy security and supporting local
Mengingat perannya yang terus berlanjut dalam menjaga                      economies, the coal sector remains essential. Given its
ketahanan energi dan mendukung perekonomian lokal,                         continued role in maintaining energy security and supporting
produksi batu bara yang dilaksanakan secara berkelanjutan                  local economies, it is essential that coal production is carried
dan bertanggung jawab menjadi sangat penting. Bentuk                       out in a sustainable and responsible manner. This includes
produksi yang berkelanjutan dan bertanggung jawab dapat                    optimizing operational efficiency, and generating broader
mencakup adopsi teknologi canggih untuk mengurangi                         economic and social benefits for local communities.
dampak lingkungan, meningkatkan efisiensi operasional,
dan menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih
luas bagi komunitas lokal.

Posisi Perseroan dalam industri pertambangan tercermin                     The Company’s strategic position within the mining industry
melalui operasionalnya di Indonesia dan Australia. Masing-                 is demonstrated through its operations in Indonesia
masing pasar tersebut merupakan eksportir batu bara                        and Australia, which are respectively the world’s largest
termal dan batu bara metalurgi terbesar di dunia. Pada                     exporters of thermal coal and metallurgical coal. In 2025,
tahun 2025, produksi batu bara Indonesia mencapai 73                       Indonesia’s coal production reached 73 million tons. Of
juta ton. Dari total tersebut, setidaknya 50% diekspor. Hal                this total, at least 50% was exported, underscoring both the
ini menegaskan besarnya kontribusi industri batu bara dan                  industry’s and the Company’s significant contribution to the
Perseroan terhadap perekonomian nasional.                                  national economy.

Di Australia, Perseroan terlibat dalam produksi batu bara                  In Australia, the Company is engaged in the production
metalurgi, sebuah bahan baku penting bagi produksi baja                    of metallurgical coal, a critical input for global steel
global. Dengan mempertahankan standar produksi yang                        manufacturing. By maintaining high production standards,


76         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 79
                                                                                                                                        Dampak Ekonomi
                                                                                                                                        Economic Impact




tinggi, aktivitas operasional dan kontribusi Perseroan                            the Company’s operations and contributions strengthen
memperkuat posisi Australia di pasar batu bara metalurgi                          Australia’s position in the global metallurgical coal market,
global, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal                             while also supporting local and global economic growth.
dan global.

Di Amerika Serikat, operasional Perseroan berfokus pada                           In the United States, the Company’s operations focused on
produksi batu bara antrasit berkualitas sangat tinggi (ultra                      the production of ultra high grade anthracite coal. In 2025,
high grade). Pada tahun 2025, produksi batu bara melalui                          coal production delivered through the Company’s U.S.
operasional Perseroan di Amerika Serikat berjumlah                                operations totaled 262,464 tons, with 254,311 tons of coal
262.464 ton, dengan 254.311 ton batu bara terjual. Kegiatan-                      sold. These activities contribute to local employment, supply
kegiatan ini berkontribusi pada pewujudan lapangan kerja                          chain engagement, and the broader regional economy in the
lokal, rantai pasokan, dan perekonomian regional di area                          areas where the Company operates.
tempat Perseroan beroperasi.

Di seluruh operasional Perseroan di Indonesia dan Australia,                      Across the Company’s operations in Indonesia and Australia,
total batu bara yang terjual selama tahun pelaporan                               total coal getting during the reporting year amounted to
berjumlah 84 juta ton, sementara operasional di Amerika                           84 million tons, while its US operation sold 254,311 tons
Serikat menjual 254.311 ton batu bara antrasit. Hal ini                           of anthracite coal, reflecting the scale of the Company’s
mencerminkan skala layanan Perseroan dan perannya                                 service delivery and its role in supporting energy provision
dalam mendukung penyediaan energi bagi rumah tangga                               for households and industrial users across multiple
dan pengguna industri di berbagai yurisdiksi.                                     jurisdictions.

Di luar produksi batu bara, Perseroan berkomitmen untuk                           Beyond coal production, the Company is committed to
mewujudkan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku                         creating sustainable value for all stakeholders by contributing
kepentingan melalui kontribusi pada pembangunan ekonomi                           to long-term economic development in the communities
jangka panjang di komunitas tempat Perseroan beroperasi,                          where it operates, enhancing stakeholder welfare, and
peningkatan kesejahteraan pemangku kepentingan, dan                               ensuring business resilience. Value creation is shared
pemastian ketahanan bisnis. Pewujudan nilai dibagikan                             across its stakeholder base through competitive employee
kepada seluruh pemangku kepentingan melalui remunerasi                            remuneration, dividend distribution to shareholders, local
karyawan yang kompetitif, distribusi dividen kepada                               recruitment practices that support community employment,
pemegang saham, praktik rekrutmen lokal yang mendukung                            tax contributions to national and local economies, and
pertumbuhan lapangan kerja komunitas lokal, kontribusi                            investments in community development. For its customers
pajak kepada perekonomian nasional dan lokal, serta                               and mine owners, the Company creates value through
investasi dalam pengembangan komunitas. Bagi pelanggan                            reliable contract delivery, cost-effective operations, and
dan pemilik tambang, Perseroan menciptakan nilai melalui                          adherence to agreed safety, environmental, and production
pelaksanaan kontrak yang baik, operasional yang efisien dari                      standards. The Company also collaborates with business
segi biaya, dan kepatuhan terhadap standar keselamatan,                           partners and suppliers to promote responsible practices
lingkungan, dan produksi yang telah disepakati. Perseroan                         across its value chain.
juga berkolaborasi dengan mitra bisnis dan pemasok untuk
mendorong praktik yang bertanggung jawab di seluruh
rantai nilainya.

Data Kinerja Bisnis [GRI 201-1] [GRI 12.8.2] [OJK B.1] [OJK                       Business Performance Data [GRI 201-1] [GRI 12.8.2] [OJK
F.4] [GRI 207-4]                                                                  B.1] [OJK F.4] [GRI 207-4]

 Nilai Ekonomi Langsung Yang Dihasilkan dan Didistribusikan, Konsolidasi (Dalam Juta USD)
 Direct Economic Value Generated and Distributed, Consolidated (In US$ Million)
                              Keterangan
                                                                                      2023                    2024                       2025
                              Description
                                                   Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan (Juta USD)
                                                     Direct Economic Value Generated (USD million)
 Pendapatan (A)
                                                                                             1.899                      1.767                   1.526
 Revenue (A)




                                                      Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity       77
Page 80
 Nilai Ekonomi Langsung Yang Dihasilkan dan Didistribusikan, Konsolidasi (Dalam Juta USD)
 Direct Economic Value Generated and Distributed, Consolidated (In US$ Million)
                                 Keterangan
                                                                                         2023                        2024                           2025
                                 Description
                                                  Nilai Ekonomi Langsung yang Didistribusikan (Juta USD)
                                                       Direct Economic Value Distributed (USD million)
 Biaya Operasional, Upah, dan Tunjangan Karyawan (1)
                                                                                                  1.770                          1.833                       1.673
 Operating costs, Employee Wages, and Benefits (1)
 Pembayaran kepada penyedia modal (2)
                                                                                                      30                            45                              0
 Payments to providers of capital (2)
 Pembayaran pajak kepada pemerintah (Australia)
                                                                                                       4                            (3)                             1
 Tax payments to government (Australia)
 Pembayaran pajak kepada pemerintah (Indonesia)
                                                                                                      20                            (8)                           (17)
 Tax payments to government (Indonesia)
 Pembayaran pajak kepada pemerintah (United States)
                                                                                                       0                            (1)                            (9)
 Tax payments to government (United States)
 Total pembayaran pajak kepada pemerintah (3)
                                                                                                      24                           (12)                           (25)
 Total tax payments to governments (3)
 Investasi Komunitas (4)
                                                                                                     0.8                                1                           1
 Community Investments (4)
 (B) Total nilai ekonomi yang didistribusikan (1+2+3+4)
                                                                                                  1.824                          1.866                       1.647
 (B) Total economic value distributed (1+2+3+4)
Total nilai ekonomi yang dipertahankan (A-B)
                                                                                                      21                           (99)                       (121)
Total economic value retained (A-B)
 Catatan | Note:
 Pendapatan merupakan total pendapatan yang terdiri dari penjualan bersih serta pendapatan dari investasi keuangan dan penjualan aset. | The above
 revenue represents revenues as net sales plus revenues from financial investments and sales of assets.


 Nilai Ekonomi Langsung Yang Dihasilkan dan Didistribusikan (Dalam Juta USD) Berdasarkan Proyek
 Direct Economic Value Generated and Distributed (In US$ Million) By Project
                                                                 2023                                  2024                                    2025

           Proyek                      Negara    Total Nilai yang    Total Nilai yang    Total Nilai yang   Total Nilai yang     Total Nilai yang   Total Nilai yang
           Project                     Country     Dihasilkan        Didistribusikan       Dihasilkan       Didistribusikan        Dihasilkan       Didistribusikan
                                                   Total Value         Total Value         Total Value        Total Value          Total Value        Total Value
                                                   Generated           Distributed         Generated          Distributed          Generated          Distributed
 PT Bukit Makmur Mandiri
                                Indonesia                  1.353               1.333               1.228              1.328                 1.037             1.139
 Utama
 BUMA Australia Pty. Ltd.       Australia                      515               507                 525                530                  410                  443
 Atlantic Carbon Group, Inc     USA                              -                   -               35*                42*                   64                   93
 Catatan | Note:
 *) Dalam 6 bulan sejak selesainya akuisisi ACG | In 6 months from the completion of ACG acquisition


 Perbandingan Target dan Realisasi Produksi, Pendapatan, dan Laba/Rugi, Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat
 Direct Economic Value Generated and Distributed (In US$ Million) By Project
 [OJK F.2]
                         Perbandingan Target dan Realisasi             Perbandingan Target dan Realisasi             Perbandingan Target dan Realisasi Laba/
                                 Produksi (bcm)*                             Pendapatan (Juta USD)                             Rugi (Juta USD)**
        Tahun           Comparison of Production Targets and         Comparison of Target and Actual Revenue          Comparison of Target and Actual Profit/
         Year                  Performance (bcm)*                                 (US$ Million)                               Loss (US$ Million)**
                              Target              Realisasi                Target                 Realisasi                    Target                Realisasi
                              Target             Realization               Target                Realization                   Target               Realization
 2025                             440-470                      439        1.500 – 1.600                     1,480                  170-220                        180
 2024                           530 – 580                      545         1.725 – 1.825                    1,756                300 – 350                        314
 2023                           530 – 630                      621         1.525 – 1.675                    1.833                335 – 390                        412
 * Berdasarkan volume pengupasan tanah penutup. | Based on volume of overburden removal.
 ** Berdasarkan EBITDA. | Based on EBITDA.


Perseroan telah melakukan penilaian atas signifikansi                               The Company has assessed the geographic significance of
geografis dalam penciptaan dan pendistribusian nilai                                its economic value generation and distribution and identified
ekonomi, serta mengidentifikasi Indonesia, Australia, dan                           Indonesia, Australia, and the United States as its most
Amerika Serikat sebagai pasar paling signifikan, berdasarkan                        significant markets, based on its asset base, workforce size,
basis aset, jumlah tenaga kerja, serta keberadaan operasi                           and presence of its customers operation.
pelanggan Perseroan.




78              Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 81
                                                                                                                             Dampak Ekonomi
                                                                                                                             Economic Impact




Nilai ekonomi yang dihasilkan dan didistribusikan disajikan        Economic value generated and distributed is presented on
secara konsolidasian, mencerminkan tingkat integrasi yang          a consolidated basis, reflecting the highly integrated nature
tinggi dalam kegiatan operasional Perseroan, pengaturan            of the Company’s operations, financing arrangements,
pembiayaan, aktivitas pengadaan, serta layanan bersama             procurement activities, and shared services across
yang dilakukan lintas yurisdiksi. Mengingat arus ekonomi           jurisdictions. As these economic flows are managed centrally
tersebut dikelola secara terpusat dan sering kali saling           and are often interdependent, a consolidated presentation
bergantung, penyajian secara konsolidasian memberikan              provides a more accurate and meaningful representation of
gambaran yang lebih akurat dan bermakna atas kinerja               the Company’s overall economic performance.
ekonomi Perseroan secara keseluruhan.

Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan berbagai                   In 2025, the Company advanced a range of ESG initiatives
inisiatif ESG yang merupakan langkah dasar dalam                   that represented foundational steps toward broader
mendorong peningkatan keberlanjutan di seluruh kegiatan            sustainability improvement across its operations. These
operasionalnya. Inisiatif tersebut mencakup penyelesaian           efforts included the completion of a greenhouse gas
studi baseline emisi gas rumah kaca (GRK) yang meliputi            (GHG) emissions baseline study covering operations
operasi di Indonesia dan Australia, penerapan inisiatif            in Indonesia and Australia, the implementation of site-
pengurangan karbon yang spesifik pada dua lokasi operasi           specific carbon reduction initiatives at its two largest long-
jangka panjang terbesar di Indonesia, penyusunan peta jalan        term sites in Indonesia, the completion of a social impact
dampak sosial, pembaruan penilaian materialitas ESG, serta         roadmap, the refresh of its ESG materiality assessment,
penyelesaian penilaian risiko dan peluang terkait perubahan        and the completion of a climate-related risk and opportunity
iklim untuk pertama kalinya. Secara keseluruhan, inisiatif-        assessment for the first time. Collectively, these initiatives
inisiatif tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dan              are expected to inform and guide the Company’s future
panduan bagi penyusunan serta pengembangan strategi                strategy in progressing toward its long-term ESG objectives.
Perseroan ke depan dalam mencapai tujuan ESG jangka                Further information on these initiatives is presented across
panjang. Informasi lebih lanjut mengenai inisiatif-inisiatif       the relevant ESG topics within this report. [OJK F.3]
tersebut disajikan pada topik ESG terkait dalam laporan ini.
[OJK F.3]

Sebagai bagian dari komitmennya dalam mengelola                    As part of its commitment to managing its environmental
dampak lingkungan, Perseroan menanggung pengeluaran                impact, the Company incurred environmental expenditures
lingkungan sebesar USD6,133,387.26 untuk mendukung                 totaling USD 6,133,387.26 to support the management
pengelolaan lingkungan di sekitar operasionalnya. Biaya-           of environments surrounding its operations. These costs
biaya ini mencakup kegiatan seperti pengelolaan limbah             encompassed activities such as waste management,
dan air, pelatihan lingkungan, pemantauan lingkungan, dan          environmental training, environmental monitoring, and
upaya pengelolaan lingkungan yang lebih luas. [OJK F.4]            broader environmental management efforts. [OJK F.4]

Kontribusi Pada Pendapatan Nasional [GRI 201-4] [GRI 207-          Contributing To National Income [GRI 201-4] [GRI 207-1]
1] [GRI 207-2] [GRI 207-3] [GRI 207-4]                             [GRI 207-2] [GRI 207-3] [GRI 207-4]
Pajak merupakan sumber pendanaan utama bagi program-               Taxes constitute a key source of funding for national
program pembangunan nasional. Di Indonesia, negara                 development programs. In Indonesia, where the Company
dimana kantor pusat Perseroan berada, pendapatan dari              is headquartered, tax revenues represent approximately
pajak mewakili sekitar 70% dari Anggaran Pendapatan dan            70% of the State Budget (APBN), alongside Non-Tax State
Belanja Negara (APBN), di samping Penerimaan Negara                Revenue (PNBP) derived from natural resources and state
Bukan Pajak (PNBP) yang berasal dari sumber daya alam dan          asset management. As a responsible corporate entity, the
pengelolaan aset negara. Sebagai entitas yang bertanggung          Company is committed to fulfilling its tax obligations and
jawab, Perseroan berkomitmen untuk memenuhi kewajiban              complying with all applicable tax laws, while upholding high
perpajakannya dan mematuhi seluruh peraturan perpajakan            standards of integrity and continuously aligning its practices
yang berlaku, sambil menjunjung tinggi standar integritas          with prevailing laws and regulatory requirements.
dan terus menyelaraskan praktik-praktiknya dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pengawasan terkait isu-isu perpajakan dipimpin oleh                Oversight of tax matters is led by the President Director,
Direktur Utama dan didukung oleh Direktur Keuangan.                supported by the Chief Financial Officer, who are accountable
Direktur Utama dan Direktur Keuangan bertanggung jawab             for managing tax compliance and reviewing the tax strategy.
atas pengelolaan kepatuhan perpajakan dan peninjauan               The strategy is reviewed whenever the Government issues
strategi perpajakan. Strategi ini ditinjau setiap kali             new or revised tax regulations may impact the Company’s
Pemerintah menerbitkan peraturan perpajakan baru atau              operations.
melakukan revisi ke peraturan yang sudah ada dan dapat
menimbulkan dampak pada operasional Perseroan.


                                           Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity       79
Page 82
Perseroan mempertahankan komunikasi yang terbuka                            The Company maintains open communication with tax
dengan otoritas perpajakan dan senantiasa berkonsultasi                     authorities and consults with tax offices or external
dengan kantor pajak atau konsultan pajak eksternal apabila                  tax consultants, particularly when new tax regulations
dibutuhkan, khususnya ketika peraturan perpajakan baru                      are introduced. Where tax regulations have operational
diperkenalkan. Apabila peraturan perpajakan memiliki                        implications, internal assessments are conducted, including
implikasi operasional, penilaian internal akan dilakukan.                   discussions with tax consultants, industry associations,
Penilaian ini termasuk diskusi dengan konsultan pajak,                      and relevant authorities. When clarification is required on
asosiasi industri, dan otoritas terkait. Ketika diperlukan                  specific transactions, the Company corresponds directly
klarifikasi mengenai transaksi tertentu, Perseroan                          with tax authorities and implements the guidance received.
berkomunikasi langsung dengan otoritas perpajakan dan                       The Company does not engage in tax-related public policy
menerapkan panduan terkait yang diterima dari mereka.                       advocacy.
Perseroan tidak terlibat dalam advokasi kebijakan publik
terkait perpajakan.

Risiko perpajakan diidentifikasi, dimitigasi, dan dipantau                  Tax risks are identified, mitigated, and monitored through the
melalui Risk and Control Matrix (RCM). Melalui RCM,                         Risk and Control Matrix (RCM), which establishes structured
Perseroan menetapkan langkah-langkah pengendalian                           control measures to support effective tax governance. The
terstruktur untuk mendukung tata kelola perpajakan yang                     effectiveness of the Company’s tax governance and control
efektif. Efektivitas tata kelola perpajakan dan kerangka kerja              framework is evaluated through periodic reviews of tax
pengendalian Perseroan dievaluasi melalui tinjauan berkala                  compliance.
atas kepatuhan perpajakan.

Selain itu, hasil dari audit pajak dan proses penyelesaian                  In addition, outcomes from tax audits and tax dispute
sengketa pajak dengan otoritas perpajakan digunakan                         resolution processes with tax authorities are used as
sebagai masukan untuk peningkatan kualitas kerangka                         inputs for continuous improvement of the Company’s tax
kerja tata kelola perpajakan Perseroan.                                     governance framework.

Pengungkapan perpajakan Perseroan harus melewati                            To prevent misconduct or violations of tax regulations,
proses peninjauan internal sebagai bagian dari kerangka                     the Company has established a Whistleblowing System
kerja tata kelola dan pengendalian. Penjaminan eksternal                    that enables employees and other relevant parties to raise
atas pengungkapan terkait perpajakan dilakukan                              concerns regarding breaches of applicable procedures or
bersamaan dengan audit laporan keuangan Perseroan oleh                      regulations. This mechanism supports ethical conduct and
auditor independen, sebagai bagian dari proses penjaminan                   reinforces the Company’s commitment to compliance and
akuntansi dan pelaporan keuangan yang lebih luas.                           transparency.

Perseroan melakukan keterlibatan dengan otoritas                            The Company’s tax disclosures are subject to internal
perpajakan, diwakili oleh departemen-departemen terkait                     review processes as part of its overall governance and
dari Kantor Pajak, ketika timbul permasalahan mengenai                      control framework. External assurance over tax-related
interpretasi atau penerapan peraturan perpajakan.                           disclosures is provided in conjunction with the Company’s
Keterlibatan dengan otoritas perpajakan mencakup                            financial statement audits by independent auditors, as part
pengajuan permohonan untuk fasilitas atau insentif                          of the broader accounting and financial reporting assurance
perpajakan yang relevan dan pelaksanaan konsultasi untuk                    process.
memperoleh klarifikasi atas hal-hal terkait perpajakan.

Perseroan berinteraksi dengan otoritas pajak, yang diwakili                 The Company engages with tax authorities, represented by
oleh unit terkait di Kantor Pajak, apabila terdapat isu terkait             the relevant departments of the Tax Office, when issues arise
interpretasi atau penerapan peraturan perpajakan. Interaksi                 regarding the interpretation or application of tax regulations.
tersebut mencakup pengajuan permohonan fasilitas                            Engagement with tax authorities includes submitting
atau insentif pajak yang relevan, jika diperlukan, serta                    applications for relevant tax facilities or incentives, where
pelaksanaan konsultasi untuk memperoleh klarifikasi atas                    appropriate, and conducting consultations to obtain
hal-hal yang berkaitan dengan perpajakan.                                   clarification on tax-related matters.

Pada tahun 2025, Perseroan tidak menghadapi                                 In 2025 the Company did not face any legal issues related to
permasalahan hukum apapun yang berkaitan dengan                             taxation. As a result of losses incurred during the year, the
perpajakan. Sebagai akibat dari kerugian yang terjadi                       Company was not subject to corporate income tax in certain
selama tahun berjalan, Perseroan tidak dikenakan pajak                      jurisdictions.
penghasilan badan di yurisdiksi tertentu.




80          Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 83
                                                                                                                                Dampak Ekonomi
                                                                                                                                Economic Impact




Perseroan menerima bantuan keuangan pemerintah yang                   The Company received limited government financial
terbatas selama periode pelaporan, yang hanya terdiri dari            assistance during the reporting period, consisting solely of
pembebasan pajak di Indonesia. Pada Tahun Anggaran                    tax relief in Indonesia. In FY 2025, the Company benefited
2025, Perseroan mendapatkan manfaat dari pembebasan                   from a tax exemption on the Benefit-in-Kind received by
pajak atas Natura dan Kenikmatan yang diterima oleh                   employees in remote areas (SKDT), with a total monetary
karyawan di daerah terpencil (SKDT). Total nilai moneter              value of USD 327,964.
dari pembebasan pajak ini sebesar USD 327.964.

Tidak ada bantuan keuangan pemerintah yang diterima                   No government financial assistance was received during the
selama periode pelaporan di Australia atau Amerika Serikat.           reporting period in Australia or the United States.

Tidak ada entitas pemerintah dalam struktur kepemilikan               Government entities were not present in the Company’s
saham Perseroan selama periode pelaporan.                             shareholding structure during the reporting period.

Untuk informasi lebih lanjut, laporan laba rugi Perseroan             For more information of the Tax Related details, income
dapat ditemukan dalam Laporan Tahunan 2025 halaman                    statement can be found in the Company’s 2025 Annual
221.                                                                  Report page 221.

MEMIMPIN DENGAN INOVASI                                               LEADING WITH INNOVATION

Pendekatan Manajemen                                                  Management Approach
Sebagai kontraktor pertambangan batu bara, Perseroan                  As a coal mining contractor, the Company aspires to be
senantiasa berusaha untuk menjadi penyedia solusi                     a world-class provider of responsible mining and energy
pertambangan dan energi berkelas dunia yang bertanggung               solutions, while generating sustainable long-term value. This
jawab, sembari menghasilkan nilai jangka panjang yang                 commitment is demonstrated through a strong emphasis
berkelanjutan. Komitmen ini diwujudkan melalui penekanan              on delivering superior customer service, supported by high
Perseroan pada pemberian layanan pelanggan yang unggul,               standards of quality, technical expertise, and the adoption of
didukung oleh standar kualitas yang tinggi, keahlian teknis,          advanced technologies.
dan adopsi teknologi canggih.

Inovasi berfungsi sebagai pendorong kritis bagi Perseroan             Innovation serves as a critical enabler for the Company and
dan pelanggannya untuk mencapai efisiensi dan efektivitas             its customers to achieve greater operational efficiency and
operasional yang lebih besar, sekaligus mengelola risiko              effectiveness, while simultaneously managing occupational
keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta pengelolaan                health and safety (OHS) and environmental risks in a
lingkungan secara berkelanjutan. Inovasi-inovasi yang                 sustainable manner. The innovations embedded within the
tertanam dalam operasional Perseroan didominasi oleh                  Company’s operations are predominantly technology-driven,
pendekatan berbasis teknologi dan memanfaatkan solusi                 leveraging advanced information technology solutions to
teknologi informasi canggih untuk mendukung operasional               support safe, efficient, and responsible operations.
yang aman, efisien, dan bertanggung jawab.

Inisiatif Kami Dalam Memanfaatkan Inovasi – Didukung                  Our Initiatives In Harnessing Innovation – Powered By
Oleh Teknologi [F.26]                                                 Technology [F.26]
Perseroan berkolaborasi dengan perusahaan afiliasinya,                The Company collaborated with its sister company, PT
PT Bukit Teknologi Digital (BTech), sebagai unit inovasi              Bukit Teknologi Digital (BTech) as the Group’s technology
teknologi Grup, dalam pelaksanaan transformasi digital dan            innovation arm, on the Company’s digital and analytics
analitik Perseroan. Perseroan meyakini bahwa pemanfaatan              transformation. The Company believes in the power of
teknologi memiliki peran penting dalam menyediakan                    technology to provide advanced analytics and insights that
analitik dan wawasan lanjut yang dapat meningkatkan                   strengthen operational reliability, workforce effectiveness,
keandalan operasional, efektivitas tenaga kerja, kinerja              safety performance, and cost discipline across the Group’s
keselamatan, serta disiplin pengelolaan biaya di seluruh              mining operations. The Company aims to transition toward
kegiatan operasional pertambangan Grup. Perseroan                     a structured, data-driven operating model grounded in
menargetkan transisi menuju model operasional yang                    real-time visibility, standardized governance, and scalable
terstruktur dan berbasis data, dengan dukungan visibilitas            architecture.
waktu nyata, tata kelola yang terstandarisasi, serta arsitektur
sistem yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.




                                              Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity       81
Page 84
Analitik operasional: sistem produksi BUMA (BPS)                            Operational Analytics: BUMA Production System (BPS)
Sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat                                  As part of its effort to strengthen operational performance
kinerja operasional melalui inovasi, Perseroan telah                        through innovation, the Company has developed the
mengembangkan BUMA Production System (BPS), yaitu                           BUMA Production System (BPS), a mobile and web-based
aplikasi berbasis seluler dan web yang berfungsi sebagai                    application that functions as an operational control tower.
pusat kendali operasional. BPS dirancang untuk menjawab                     BPS was designed to address the need for better integration
kebutuhan akan integrasi yang lebih baik antara sumber                      across people, processes, and equipment, while maintaining
daya manusia, proses, dan peralatan, dengan tetap                           a strong focus on cost-effectiveness. It provides real-time
mengedepankan efektivitas biaya. Sistem ini menyediakan                     visibility across all levels of operations, enabling faster and
visibilitas secara waktu nyata (real time) di seluruh tingkatan             more informed decision-making on the ground.
operasional, sehingga memungkinkan pengambilan
keputusan yang lebih cepat dan berbasis informasi di
lapangan.

Sistem ini menyederhanakan kegiatan pemantauan                              The system simplifies operational monitoring by reducing
operasional melalui pengurangan proses manual serta                         manual processes and improving the speed and consistency
peningkatan kecepatan dan konsistensi pelaksanaan.                          of execution. By streamlining task assignment, tracking, and
Dengan     menyederhanakan       penugasan,      pelacakan,                 escalation, BPS supports more efficient field operations. In
dan eskalasi pekerjaan, BPS mendukung pelaksanaan                           practice, it has improved coordination and accountability,
operasional lapangan yang lebih efisien. Dalam                              enhanced equipment utilisation, and reduced idle time and
penerapannya, sistem ini telah meningkatkan koordinasi                      fuel wastage—contributing to tighter cost control and more
dan akuntabilitas, mengoptimalkan pemanfaatan peralatan,                    disciplined operations.
serta mengurangi waktu menganggur dan pemborosan
bahan bakar, sehingga berkontribusi terhadap pengendalian
biaya yang lebih ketat dan operasional yang lebih disiplin.

Manajemen Aset & Penelitian dan Pengembangan: Analitik                      Asset Management & R&D: Component Health Analytics
Kesehatan Komponen (CHA)                                                    (CHA)
Melalui perusahaan afiliasinya, BTech, Perseroan terus                      Through its sister company, BTech, the Company continues
meningkatkan kapabilitas Manajemen Aset pada tahun                          to advance its Asset Management capability in 2025
2025 melalui pendalaman analitik operasional serta                          through deeper operational analytics, and tighter integration
integrasi yang lebih erat dengan Sistem Pemantauan                          with Equipment Health Monitoring Systems and Component
Kesehatan Peralatan (Equipment Health Monitoring Systems)                   Health Analytics. The platform digitizes and governs the
dan Analitik Kesehatan Komponen (Component Health                           end-to-end maintenance lifecycle, strengthening control
Analytics). Platform ini mendigitalisasi dan menerapkan tata                over maintenance execution, planning, and performance
kelola atas seluruh siklus pemeliharaan secara menyeluruh,                  monitoring across operations.
sehingga memperkuat pengendalian terhadap pelaksanaan
pemeliharaan, perencanaan, serta pemantauan kinerja di
seluruh operasi.

Penyempurnaan utama difokuskan pada peningkatan                             Key improvements focused on better visibility and execution
visibilitas dan disiplin pelaksanaan, antara lain melalui                   discipline, including backlog monitoring, enhancements
pemantauan        backlog    pekerjaan,   pengembangan                      to the Digital Maintenance Breakdown Board, and web-
Digital Maintenance Breakdown Board, serta penerapan                        based planning and forecasting tools. Equipment Health
perangkat perencanaan dan proyeksi berbasis web.                            Monitoring Systems were also reactivated and refined to
Sistem Pemantauan Kesehatan Peralatan juga diaktifkan                       enable more detailed component analysis and condition-
kembali dan disempurnakan untuk memungkinkan analisis                       based alerts.
komponen yang lebih rinci serta pemberian peringatan
berbasis kondisi.

Salah satu tonggak penting adalah penerapan model Analitik                  A key milestone was the rollout of Component Health
Kesehatan Komponen yang dikembangkan melalui kerja                          Analytics models in partnership with Institut Teknologi
sama dengan Institut Teknologi Bandung, yang mencakup                       Bandung, covering selected equipment such as HD785-
peralatan terpilih seperti unit HD785‑7 dan 777E. Model                     7 and 777E units. These models support trend analysis,
ini mendukung analisis tren, penilaian potensi kegagalan,                   failure assessment, and condition-based decision-making,
serta pengambilan keputusan berbasis kondisi, sehingga                      helping improve equipment availability and optimise repair
berkontribusi pada peningkatan ketersediaan peralatan                       and maintenance costs.
serta optimalisasi biaya perbaikan dan pemeliharaan.




82          Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 85
                                                                                                                                Dampak Ekonomi
                                                                                                                                Economic Impact




Manajemen Sumber Daya Manusia: Etam Kawa                              People Management: Etam Kawa
Melalui BTech, Etam Kawa terus dikembangkan sebagai                   Through BTech, Etam Kawa continues to evolve as
platform utama pengelolaan sumber daya manusia                        BUMA Indonesia’s core people management platform,
BUMA Indonesia, dengan memperkuat skalabilitas,                       strengthening scalability, leadership visibility, and analytics
visibilitas kepemimpinan, dan kesiapan analitik, sekaligus            readiness while reinforcing its Safe, Smart, and Happy
menegaskan filosofi Safe, Smart, and Happy People. Platform           People philosophy. The platform supports structured
ini mendukung transformasi perilaku yang terstruktur,                 behaviour transformation, mission-based execution, and
pelaksanaan berbasis misi, serta pemantauan kinerja,                  performance monitoring, helping align frontline activities
sehingga membantu menyelaraskan aktivitas karyawan lini               with operational priorities.
depan dengan prioritas operasional Perseroan.

Pada tahun 2025, penyempurnaan difokuskan pada                        In 2025, enhancements focused on increasing participation,
peningkatan       tingkat     partisipasi,      memungkinkan          enabling more agile mission adjustments based on
penyesuaian misi yang lebih lincah sesuai dengan                      operational needs, and improving monitoring of behaviour
kebutuhan operasional, serta memperkuat pemantauan                    and performance across teams. Leadership visibility
perilaku dan kinerja di seluruh tim. Visibilitas kepemimpinan         was further strengthened through mobile features and
juga semakin ditingkatkan melalui fitur berbasis perangkat            a dedicated dashboard, providing detailed insights into
seluler dan dasbor khusus yang menyediakan wawasan                    attendance, safety performance, fatigue, and coaching
terperinci terkait kehadiran, kinerja keselamatan, tingkat            history. These improvements enable more targeted
kelelahan, serta riwayat pembinaan. Penyempurnaan                     oversight and support better-informed decisions on team
ini memungkinkan pengawasan yang lebih terarah dan                    readiness and performance.
mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat terkait
kesiapan tim dan kinerja operasional.

Keselamatan, Kesehatan, dan Lingkungan: Icheck                        Safety and Health: Icheck
Perseroan mengembangkan Sistem Manajemen Keselamatan                  The Company advanced the iCheck Safety Management
iCheck untuk memperkuat pengendalian risiko secara                    System to strengthen proactive risk control, leadership
proaktif, akuntabilitas kepemimpinan, serta pengelolaan               accountability, and data-driven safety management
keselamatan berbasis data di seluruh kegiatan operasional.            across operations. As a unified and scalable platform,
Sebagai platform terpadu dan dapat dikembangkan, iCheck               iCheck integrates key safety processes, including hazard
mengintegrasikan proses-proses keselamatan utama,                     identification, risk assessment, inspections, and incident
termasuk identifikasi bahaya, penilaian risiko, inspeksi, serta       management with structured investigation and follow-up
pengelolaan insiden yang dilengkapi dengan mekanisme                  tracking.
investigasi terstruktur dan pemantauan tindak lanjut.

Pengembangan selama tahun berjalan difokuskan pada                    Enhancements during the year focused on improving
peningkatan visibilitas dan kemudahan penggunaan,                     visibility and usability, with upgraded dashboards and
melalui penyempurnaan dasbor dan fitur berbasis perangkat             mobile features to support adoption at the frontline. These
seluler untuk mendukung adopsi di tingkat operasional                 capabilities enable more consistent monitoring, better
lapangan. Kapabilitas ini memungkinkan pemantauan yang                traceability of safety activities, and timely escalation of
lebih konsisten, ketertelusuran aktivitas keselamatan yang            risks. As a result, iCheck supports more disciplined safety
lebih baik, serta eskalasi risiko secara tepat waktu. Dengan          execution and reinforces a structured, data-driven approach
demikian, iCheck mendukung pelaksanaan keselamatan                    to safety leadership across operational levels.
yang lebih disiplin dan memperkuat pendekatan
kepemimpinan keselamatan yang terstruktur dan berbasis
data di seluruh tingkatan operasional.

Penyempurnaan yang dilakukan pada tahun 2025                          The 2025 enhancements mark meaningful progress
mencerminkan kemajuan yang signifikan menuju                          toward a more integrated and analytics-driven operating
model operasional yang lebih terintegrasi dan berbasis                model, where asset performance, workforce effectiveness,
analitik, di mana kinerja aset, efektivitas tenaga kerja,             and safety risk control are managed in a coordinated and
serta pengendalian risiko keselamatan dikelola secara                 systematic manner. By reinforcing digital infrastructure and
terkoordinasi dan sistematis. Melalui penguatan                       strengthening analytics capabilities across all streams, the
infrastruktur digital dan peningkatan kapabilitas analitik            Company has established a scalable foundation to support
di seluruh area fungsional, Perseroan telah membangun                 operational excellence.
fondasi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan
untuk mendukung pencapaian keunggulan operasional.




                                              Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity       83
Page 86
Anti Korupsi dan Kepatuhan
Anti-corruption and Compliance




84    Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 87
                                                                                                                             Dampak Ekonomi
                                                                                                                             Economic Impact




Komitmen terhadap praktik anti-penipuan, anti-penyuapan,           Commitments to anti-fraud, anti-bribery, and anti-corruption
dan anti-korupsi, serta kepatuhan terhadap peraturan               practices, as well as compliance with applicable laws
perundang-undangan yang berlaku, merupakan elemen-                 and regulations, are central elements of the Company’s
elemen utama dari Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis                Code of Conduct and reflects the Company’s values and
Perseroan serta menjadi landasan utama dalam                       corporate culture. By maintaining high ethical standards
mewujudkan tata kelola yang berkelanjutan. Dengan                  and transparency across operations, the Company
mempertahankan standar etika yang tinggi dan transparansi          promotes a culture of integrity and accountability. These
di seluruh kegiatan operasional, Perseroan mendorong               efforts help reduce ethical and corruption-related risks
terbentuknya budaya integritas dan akuntabilitas. Upaya-           while strengthening stakeholder trust and confidence. The
upaya ini membantu mengurangi risiko terkait etika dan             Company’s Code of Conduct also reflects the Company’s
korupsi sekaligus memperkuat kepercayaan para pemangku             commitment to respect internationally recognized human
kepentingan terhadap Perseroan. Pedoman Perilaku dan               rights, including fundamental labour rights, and applies
Etika Bisnis juga mencerminkan komitmen Perseroan                  across its operations and business relationships in line
untuk menghormati hak asasi manusia yang diakui secara             with applicable international standards. As the Company
internasional, termasuk hak-hak ketenagakerjaan yang               advances its transition toward a more sustainable business
mendasar, dan Perseroan menerapkan komitmen ini di                 model, strong anti-corruption measures and compliance
seluruh operasional serta hubungan bisnisnya sesuai                frameworks remain critical to supporting long-term
dengan standar internasional yang berlaku. Seiring dengan          operational performance and contributing to wider social
kemajuan Perseroan dalam transisinya menuju model bisnis           and environmental objectives.
yang lebih berkelanjutan, langkah-langkah anti-korupsi yang
kuat dan kerangka kerja kepatuhan adalah komponen-
komponen yang sangat penting dalam mendukung kinerja
operasional jangka panjang Perseroan dan memungkinkan
Perseroan untuk berkontribusi pada tujuan sosial dan
lingkungan.

Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis serta kebijakan-kebijakan        The Company’s Code of Conduct, together with the related
terkait mengenai etika, anti-penipuan, penyuapan dan               ethics, anti-fraud, bribery and corruption, and whistleblowing
korupsi, serta pelaporan pelanggaran yang diuraikan dalam          policies described in this chapter were reviewed by
bab ini telah ditinjau oleh Komite Etika dan disetujui oleh        the Ethics Committee and approved by the Company’s
Direktur Utama Perseroan, yang merupakan tingkat tertinggi         President Director, which represents the most senior level
dalam tata kelola Perseroan, dan ditinjau setidaknya setiap        of governance within the Company and are reviewed at
tiga tahun untuk memastikan relevansi dan efektivitasnya           least every three years to ensure continued relevance and
yang berkelanjutan.                                                effectiveness.

Selain itu, Perseroan juga mengambil tindakan dini dan             In addition, the Company applies a precautionary approach
proporsional untuk mencegah atau memitigasi potensi                in relevant areas of its operations, taking early and
dampak negatif dari bagian-bagian operasionalnya,                  proportionate action to prevent or mitigate potential adverse
khususnya apabila terdapat risiko kerugian serius dan              impacts where there is a reasonable risk of serious harm,
bahkan dalam situasi yang memiliki ketidakpastian.                 even in the absence of complete certainty.




Anti-Penipuan, Anti-Penyuapan, dan Anti-Korupsi                     Anti-Fraud, Anti-Bribery, and Anti-Corruption
Perseroan berkomitmen untuk mempertahankan standar                 The Company upholds a strong commitment to ethical
perilaku etis yang tinggi dan lingkungan kerja yang bebas          conduct and maintains a workplace free from corruption,
dari penipuan, penyuapan, dan korupsi. Untuk mendukung             underscoring the role of effective communication and
komitmen ini, Perseroan telah menetapkan Kebijakan                 training on anticorruption policies and procedures for
Sistem Manajemen Anti-Penipuan, Penyuapan, dan                     relevant stakeholders. In support of this commitment,


                                           Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity       85
Page 88
Korupsi, yang diselaraskan dengan prinsip-prinsip ISO                         the Company has established an Anti-Fraud, Bribery and
37001 dan disetujui oleh Direksi serta manajemen senior.                      Corruption Management System policy aligned with ISO
Kebijakan ini menetapkan ekspektasi yang jelas mengenai                       37001 principles, approved by the executives and board
perilaku individu maupun organisasi, sesuai dengan nilai-                     of directors committee. This policy provides a structured
nilai Perseroan dan praktik bisnis yang bertanggung                           mechanism for the reporting of suspected misconduct,
jawab di seluruh kegiatan operasional. Kebijakan ini juga                     including fraud, bribery, and corruption, involving the
membangun mekanisme terstruktur untuk melaporkan                              Company’s subsidiaries, executives, employees, business
dugaan pelanggaran, termasuk kasus yang melibatkan anak                       partners, or other related parties. It provides a framework
perusahaan, karyawan, manajemen, mitra bisnis, atau pihak                     for both individual and organizational conduct, ensuring
terkait lainnya, guna memastikan bahwa kekhawatiran dapat                     consistency with the Company’s values and responsible
disampaikan dan ditangani secara konsisten dan tepat.                         business practices across different geographies and
                                                                              cultural environments.

Implementasi kebijakan ini ditujukan untuk menghasilkan                       The implementation of this policy is intended to deliver
beberapa hasil sebagaimana berikut:                                           several core outcomes:
1. Memupuk budaya etis: Dengan memitigasi risiko yang                         1. Fostering an ethical culture: By mitigating risks
    berkaitan dengan penipuan dan korupsi, Perseroan                              associated with fraud and corruption, the Company
    memperkuat komitmennya dalam mempertahankan                                   reinforces its commitment to maintaining a healthy
    budaya etis yang sehat. Hal ini sangat penting bagi                           ethical culture, which is critical for sustainable
    operasional bisnis yang berkelanjutan. Perseroan                              business operations. The Company aims to instil strong
    bertujuan untuk menanamkan perilaku anti-penipuan                             antifraud behaviour among all employees, by enhancing
    yang kuat di kalangan seluruh karyawan, melalui                               awareness and commitment to ethical practices.
    program sosialisasi dan meningkatkan komitmen
    terhadap praktik etis.
2. Meningkatkan         akuntabilitas:    Kebijakan      ini                  2.    Enhancing accountability: The policy increases the
    meningkatkan tanggung jawab dan kesadaran seluruh                               responsibility and awareness of all stakeholders
    pemangku kepentingan mengenai kepatuhan terhadap                                regarding compliance with applicable procedures
    prosedur dan peraturan yang berlaku, guna menegakkan                            and regulations, to enforce clear accountability and
    akuntabilitas dan tanggung jawab yang jelas terkait                             responsibility of relevant partes in relation to anti-
    dengan manajemen anti-korupsi.                                                  corruption management.
3. Menetapkan tanggung jawab yang jelas: Perseroan                            3.    Establishing clear responsibilities: The Company
    menguraikan peran dan tanggung jawab dalam                                      delineates roles and responsibilities for the prevention,
    pencegahan, deteksi, respons, dan pelaporan penipuan,                           detection, response, and reporting of fraud, bribery
    penyuapan, dan korupsi, sehingga proses-proses                                  and corruption, making the processes transparent and
    tersebut menjadi transparan dan individu-individu dapat                         holding individuals accountable for their actions in line
    dimintai pertanggungjawaban atas tindakan mereka                                with good governance practices.
    sesuai dengan praktik tata kelola yang baik.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Kebijakan Anti-                         For more information of Anti-Fraud, Bribery, and Corruption
Penipuan, Anti-Penyuapan, dan Anti-Korupsi Perseroan,                         Policy,  please    visit  https://bumainternational.com/
silakan     kunjungi     https://bumainternational.com/                       attachment/X7l1TB8YB4A.pdf
attachment/X7l1TB8YB4A.pdf

Manajemen Anti-Penipuan, Penyuapan, dan Korupsi [GRI                          Anti-Fraud, Bribery and Corruption Management [GRI 2-23]
2-23] [GRI 205]                                                               [GRI 205]

               Tahap Manajemen Anti-Korupsi
     Pilar                                                                                       Tujuan
                  Stage of Anti-Corruption
     Pillar                                                                                     Purpose
                       Management
                                                 1.    Menerapkan program manajemen risiko anti-penipuan, penyuapan, dan korupsi.
                                                 2.    Mendidik karyawan untuk memupuk kesadaran anti-penipuan, penyuapan, dan korupsi.
                                                 3.    Bersama dengan Divisi Pengendalian Internal, mengembangkan sistem pengendalian internal untuk
                                                       menangani risiko anti-penipuan, penyuapan, dan korupsi.
                                                 4.    Menerapkan tindakan-tindakan lain yang dianggap perlu oleh Perseroan.
              Pencegahan
       1
              Prevention
                                                 1.    Implementing anti‑fraud, bribery and corruption risk management program.
                                                 2.    Educating employees to foster anti‑fraud, bribery and corruption awareness.
                                                 3.    Together with the Internal Control Division, developing an internal control system to address
                                                       anti‑fraud, bribery and corruption risks.
                                                 4.    Implementing other actions deemed necessary by the Company.




86            Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 89
                                                                                                                                      Dampak Ekonomi
                                                                                                                                      Economic Impact




            Tahap Manajemen Anti-Korupsi
   Pilar                                                                                      Tujuan
               Stage of Anti-Corruption
   Pillar                                                                                    Purpose
                    Management
                                             Mengidentifikasi, menggali informasi, dan mengungkap penipuan, penyuapan, atau korupsi dalam
                                             kegiatan bisnis Perseroan melalui kebijakan WBS, pemeriksaan mendadak, sistem pemantauan,
                                             investigasi, dan pelaporan.
            Deteksi
     2
            Detection
                                             Identifying, extracting information and discovering fraud, bribery or corruption in the Company’s business
                                             activities through the Whistleblowing System (WBS) policy, surprise audits, monitoring systems,
                                             investigations and reporting.
                                             Menjatuhkan sanksi atas pelanggaran. Hal ini dapat mencakup tindakan disipliner, termasuk surat
                                             peringatan, hingga pemecatan atau pemutusan kontrak atas pelanggaran yang dilakukan.
            Penegakan
     3
            Enforcement
                                             Imposing sanctions for committing, which may include disciplinary actions, including warning letter to
                                             dismissal or contract termination for misconduct.
                                             Memantau dan mengevaluasi tindakan-tindakan yang melanggar ketentuan serta menerapkan tindak
            Pemantauan, tindak lanjut, dan
                                             lanjut yang diperlukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
            pemulihan
     4
            Monitoring, follow up, and
                                             Monitoring and evaluating contravening acts as well as any necessary follow‑up improvements to prevent
            recovery
                                             future re‑occurrence.



Pada tahun 2025, Perseroan tetap menjalankan kegiatan                     In 2025, the Company maintained the socialization of its
sosialisasi kebijakan dan prosedur Sistem Manajemen                       Anti-Fraud, Bribery and Corruption Management System
Anti-Penipuan, Penyuapan, dan Korupsi kepada seluruh                      policy and procedures to all employees, including executives,
karyawan, termasuk para dewan eksekutif, melalui berbagai                 using multiple communication platforms such as periodic
wadah komunikasi seperti komunikasi email berkala,                        email communications, the internal web portal, posters,
portal web internal, poster, video, dan media peningkatan                 videos, and other awareness media. These awareness
kesadaran lainnya. Kegiatan peningkatan kesadaran ini                     activities are embedded into new employee induction
diikutsertakan ke dalam program induksi karyawan baru                     programs and reiterated during routine re-inductions when
dan dilakukan kembali saat induksi rutin bagi karyawan yang               employees returned to work following leave, supporting the
kembali bekerja setelah cuti, guna mendukung penerapan                    implementation of the Company’s anti-fraud, bribery, and
penuh dari kerangka kerja anti-penipuan, penyuapan, dan                   corruption due diligence framework.
korupsi Perseroan.

Perseroan menunjukkan komitmennya terhadap praktik anti-                  The Company further demonstrated its commitment
penipuan dan anti-korupsi lebih lanjut dengan memperluas                  to anti-fraud and anti-corruption practices by extending
penerapan sosialisasi kebijakan dan prosedur ini kepada                   the socialization of these policies and procedures to all
seluruh mitra bisnis dalam operasionalnya di Indonesia. Hal               business partners within its Indonesia operations. This was
ini dilaksanakan melalui korespondensi tertulis formal dan                carried out through formal written correspondence and
diikutsertakan ke dalam proses tender.                                    incorporated into the tender process.

Dalam operasional Perseroan di Australia, kesadaran                       Within the Company’s Australia operations, anti-bribery and
anti-penyuapan dan korupsi (Anti-Bribery and Corruption/                  corruption (ABC) awareness is supported through employee
ABC) didukung melalui inisiatif sosialisasi dan pendidikan                socialization and education initiatives. Training on the ABC
karyawan. Pelatihan mengenai kebijakan dan sistem ABC                     policy and system forms part of the induction process for
merupakan bagian dari proses induksi bagi karyawan baru                   new employees and is supplemented by refresher training
dan diikuti oleh pelatihan ulang yang dilaksanakan setiap                 conducted every two years.
dua tahun sekali.

KINERJA ANTI-KORUPSI [GRI 205-1] [GRI 205-2] [GRI                         ANTI-CORRUPTION PERFORMANCE [GRI 205-1]
205-3]                                                                    [GRI 205-2] [GRI 205-3]

Operasional Yang Dinilai atas Risiko Terkait Korupsi [GRI                 Assessed Operations For Corruption Related Risks [GRI
205-1]                                                                    205-1]
Di Indonesia, Perseroan mengintegrasikan penilaian                        In Indonesia, the Company embedded corruption risk
risiko korupsi ke dalam kerangka kerja manajemen                          assessment within its overall operational risk management
risiko operasionalnya secara keseluruhan. Integrasi ini                   framework. This integration enabled the Company
memungkinkan Perseroan untuk mengidentifikasi area-area                   to pinpoint significant risk areas and design focused
risiko yang signifikan dan merancang rencana aksi mitigasi                mitigation action plans. Management, supported by the
yang sesuai. Manajemen Perseroan, didukung oleh unit                      risk management unit, closely oversees the execution of
manajemen risiko, secara ketat mengawasi pelaksanaan                      these plans to confirm their effectiveness. In addition, the
rencana-rencana tersebut untuk memastikan efektivitasnya.                 Company routinely carries out surveys involving employees
Selain itu, Perseroan juga melaksanakan survei setiap 6                   and business partners to identify and address potential


                                                 Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity             87
Page 90
bulan untuk mengidentifikasi dan menangani potensi risiko                  fraud and corruption risks. These actions demonstrate the
penipuan dan korupsi dan melibatkan karyawan serta mitra                   Company’s strong commitment to upholding high standards
bisnis. Tindakan-tindakan ini mencerminkan komitmen kuat                   of integrity and ethical behaviour across the organization.
Perseroan dalam menjunjung tinggi standar integritas dan
perilaku etis yang tinggi di seluruh organisasi.

Di Australia, BUMA Australia terus melakukan evaluasi                      In Australia, BUMA Australia consistently evaluates
risiko korupsi melalui penilaian risiko, dokumentasi risiko,               corruption risks through risk assessments, risk
serta audit internal dan eksternal. Sebagai bagian dari                    documentation, and both internal and external audits.
kegiatan manajemen risiko BUMA Australia, pengadaan                        As part of BUMA Australia’s risk management activities,
dan manajemen kontrak diidentifikasi sebagai area dengan                   procurement and contract management were identified as
paparan yang tinggi terhadap risiko penyuapan, korupsi, dan                areas exposed to bribery, corruption, and fraud risks. To
penipuan. Untuk memitigasi risiko-risiko ini, BUMA Australia               mitigate these risks, BUMA Australia applies robust controls,
menerapkan sistem pengendalian yang ketat, termasuk                        including transparent procurement practices, enhanced
praktik pengadaan yang transparan, peningkatan uji tuntas,                 due diligence, and mandatory Code of Conduct, including
dan pelatihan wajib mengenai Pedoman Perilaku dan Etika                    ABC, training for employees. These measures support the
Bisnis, termasuk ABC, bagi karyawan. Langkah-langkah ini                   Company’s commitment to strong corporate governance
adalah bentuk komitmen Perseroan dalam mewujudkan                          and integrity throughout its operations. The Company
tata kelola perusahaan dan integritas yang kuat di seluruh                 also undertakes audits and evaluations of corruption risks
kegiatan operasionalnya. Perseroan juga melaksanakan                       across BUMA Australia’s activities.
audit dan evaluasi atas risiko korupsi di seluruh kegiatan
BUMA Australia.

Penilaian risiko korupsi dilakukan di seluruh operasional                  Corruption risk assessments are conducted across
Perseroan sebagai bagian dari proses manajemen risiko                      the Company’s operations as part of its enterprise risk
perusahaan. Sepanjang periode pelaporan, penilaian                         management processes. During the reporting period,
risiko korupsi dilaksanakan di tingkat lokasi operasional,                 corruption risk assessments were undertaken at the
mencakup lokasi-lokasi di mana Perseroan memiliki kendali                  operational site level, covering locations where the Company
operasional, termasuk kantor, lokasi pertambangan, bengkel,                exercises operational control, including offices, mining
dan fasilitas operasional lainnya. Seluruh lokasi operasional              sites, workshops, and other operational facilities. All of the
Perseroan di Indonesia dan Australia telah dinilai sepanjang               Company’s operational sites in Indonesia and Australia were
tahun pelaporan.                                                           assessed throughout the reporting year.



Berdasarkan hasil penilaian tersebut, tidak ada risiko                     Based on the outcomes of these assessments, no significant
korupsi yang signifikan yang ditemukan selama periode                      corruption risks were identified during the reporting period.
pelaporan. Perseroan terus menerapkan pengendalian yang                    The Company continues to apply preventive and detective
bersifat preventif dan detektif, termasuk praktik pengadaan                controls, including transparent procurement practices,
yang transparan, peningkatan uji tuntas, pelatihan                         enhanced due diligence, employee training on anti-bribery
karyawan mengenai anti-penyuapan dan korupsi, serta                        and corruption, and ongoing monitoring through internal
pemantauan berkelanjutan melalui pengendalian internal                     controls and audits to maintain a strong control environment.
dan pelaksanaan audit untuk mempertahankan lingkungan
pengendalian yang kuat.

Kasus Korupsi dan Penipuan [GRI 205-3]                                     Cases of Corruption and Fraud [GRI 205-3]
Sebagai bagian dari komitmennya terhadap perilaku etis                     As part of its commitment to ethical conduct and robust
dan tata kelola yang baik, Perseroan menjalankan langkah-                  governance, the Company upholds comprehensive
langkah yang menyeluruh untuk mencegah dan menangani                       measures to prevent and address fraud, bribery, and
penipuan, penyuapan, dan korupsi. Langkah-langkah ini                      corruption, supported by active enforcement mechanisms.
didukung oleh mekanisme penegakan yang aktif.

Kasus-kasus korupsi dan penipuan telah diterima melalui                    The cases are received through Whistleblowing Mechanism
mekanisme WBS di seluruh operasional Indonesia, Australia,                 throughout the Indonesia, Australia and United States
dan Amerika Serikat sepanjang tahun 2025. Total kasus                      operations. The total receiving cases are as below
yang diterima adalah sebagai berikut:




88         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025


      (1 Kasus | Case)
Page 91
                                                                                                                            Dampak Ekonomi
                                                                                                                            Economic Impact




                Deskripsi
                                                 2023                                2024                                2025
               Description
Jumlah Kasus Korupsi yang Dilaporkan
                                                                  14                                  26                               12
Number of Corruption Case Reports
Dalam Proses Penyelesaian
                                                                   2                                   0                                0
On Process
Sudah Diselesaikan
                                                                  12                                  26                               12
Resolved



Pada tahun 2025, Perseroan telah mencatat adanya 12 kasus         In 2025, the Company recorded 12 cases reported through
yang dilaporkan melalui WBS, di mana satu di antaranya            the whistleblowing system, of which one was confirmed as a
telah terkonfirmasi sebagai insiden korupsi. Tindakan yang        corruption incident. Appropriate action was taken, including
tepat telah diambil, termasuk pemutusan hubungan kerja            the termination of the employees involved.
terhadap karyawan yang terlibat.

Selain itu, di seluruh area operasionalnya, Perseroan             In addition, across the Company operation the following
mencatat hasil-hasil berikut selama periode pelaporan:            outcomes were recorded during the reporting period:
•   Tidak ada kontrak dengan mitra bisnis yang diputus            •   No contracts with business partners were terminated
    atau tidak diperpanjang akibat pelanggaran terkait                or not renewed due to corruption-related violations; and
    korupsi; dan
•   Tidak ada kasus hukum publik yang berkaitan dengan            •     No public legal cases related to bribery or corruption
    penyuapan atau korupsi yang diajukan terhadap                       were brought against the Company or its employees
    Perseroan atau karyawannya selama tahun pelaporan.                  during the year.

Peningkatan kinerja Perseroan dalam upaya anti-korupsinya         The strengthened performance in anti-corruption efforts is
dapat dikaitkan dengan sosialisasi dan meningkatnya               attributed to increased awareness and socialisation of the
kesadaran atas WBS, disertai dengan penanganan kasus              whistleblowing system, together with prompt and decisive
yang cepat dan tegas, serta peningkatan pengendalian              handling of reported cases, as well as enhanced internal
internal dan program kepatuhan. Peningkatan-peningkatan           controls and compliance programmes. These improvements
ini menunjukkan efektivitas kerangka kerja anti-korupsi           demonstrate the effectiveness of the Company’s reinforced
Perseroan dan menegaskan kembali sikap Perseroan yang             anti-corruption framework and reaffirm its zero-tolerance
tidak mentoleransi korupsi dalam bentuk apapun.                   stance toward corruption in any form.

Kepatuhan Terhadap Hukum Dan Peraturan                            Compliance To Law and Regulation
Pada     tahun     2025,     Perseroan  mempertahankan            In 2025, the Company maintained its commitment to
komitmennya untuk mematuhi seluruh peraturan                      complying with all applicable laws and regulations. During
perundang-undangan yang berlaku. Selama tahun berjalan,           the year, neither the Company, the Board of Directors, nor
baik Perseroan, Direksi, maupun anggota Dewan Komisaris           the members of the Board of Commissioners were involved
tidak terlibat dalam prosesi hukum yang material dan              in any material legal proceedings that could have adversely
yang dapat berdampak negatif terhadap operasional atau            affected the Company’s operations or financial position. This
posisi keuangan Perseroan. Untuk mendukung kepatuhan,             outcome demonstrates the effectiveness of the Company’s
Perseroan mengimplementasikan langkah-langkah proaktif,           governance framework and risk management approach
termasuk penilaian risiko hukum secara berkala dan                in reducing legal exposure. To support compliance, the
pelatihan bagi Dewan serta karyawan mengenai peraturan            Company implemented proactive measures, including
perundang-undangan yang relevan, yang disampaikan oleh            regular legal risk assessments and ongoing training for
fungsi internal yang sesuai.                                      the Board and employees on relevant laws and regulatory
                                                                  requirements, delivered by the appropriate internal functions.

Kinerja Terkait Kepatuhan [GRI 2-27]                              Compliance Related Performance [GRI 2-27]
Perseroan telah membentuk Unit Audit Internal yang                The Company has put in place an Internal Audit Unit that
bertanggung jawab untuk menerima, mengelola, dan                  is responsible for receiving, managing, and addressing
menangani laporan WBS serta laporan dugaan pelanggaran            whistleblowing reports as well as other reports of alleged
lainnya. Setelah laporan diterima, Unit tersebut melakukan        misconduct. Once a report is received, the Unit carries out
tinjauan menyeluruh untuk menilai kebenaran dan                   a comprehensive review to assess its validity and accuracy.
akurasinya. Apabila terdapat bukti awal yang memadai              Where there is adequate preliminary evidence suggesting
yang menandakan adanya potensi pelanggaran, maka                  a potential breach, the investigation will continue; however,
investigasi akan dilanjutkan; namun, jika bukti dianggap          if the evidence is considered insufficient or not credible,
tidak mencukupi atau tidak kredibel, proses tersebut akan         the process will be discontinued. If the investigation


                                          Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity       89
Page 92
dihentikan. Jika investigasi membuktikan kebenaran laporan                 substantiates the report, the results are submitted to
tersebut, hasilnya disampaikan kepada Direksi untuk ditindak               the Board of Directors for further action, including the
lebih lanjut. Tindakan lanjut dapat termasuk penetapan dan                 determination and application of sanctions in accordance
penerapan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku dan                  with applicable regulations and the Collective Labor
Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Mekanisme ini mendukung                    Agreement (CLA). This mechanism supports compliance
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang                       with laws and regulations related to ethical behaviour
berkaitan dengan perilaku etis dalam organisasi. Penegakan                 within the organization. The enforcement of sanctions
sanksi dan penyelesaian pelanggaran dilaksanakan sesuai                    and resolution of violations are undertaken in line with the
dengan peraturan internal Perseroan dan hukum yang berlaku                 Company’s internal regulations and the relevant laws of the
di yurisdiksi tempat terjadinya pelanggaran.                               jurisdiction in which the breach occurs.

Selain itu, melalui Unit Audit Internal dan Komite Etika,                  In addition, through the Internal Audit Unit and the Ethics
Perseroan secara aktif menerapkan upaya-upaya preventif                    Committee, the Company actively implements preventive
untuk memitigasi pelanggaran etika. Inisiatif-inisiatif ini                efforts to mitigate ethical violations. These initiatives
mencakup program sosialisasi yang ditujukan kepada para                    include awareness programs targeted at executives and all
badan eksekutif dan seluruh karyawan untuk memperkuat                      employees to strengthen ethical awareness and reinforce
kesadaran etis dan memperkokoh perilaku yang tepat                         appropriate conduct, thereby promoting and sustaining a
diantara anggota Perseroan, sehingga mendorong dan                         culture of integrity across the organization.
mempertahankan budaya integritas di seluruh organisasi.

Aktivitas yang dilaporkan dapat diuraikan ke dalam beberapa                The report activities can be broken down into several topics
topik, antara lain:                                                        including:

                                                        7,7%
                                   Tuduhan Hubungan Tidak
                                     Pantas di Lingkup Kerja
                                                                                             15,4%
                                  Discriminatioan/Intimidate
                                                                                             Pemerasan
                                            (1 Kasus | Case)
                                                                                             Discriminatioan/Intimidate
                                            7,7%                                             (2 Kasus | Case)
                               Pernyataan Palsu
                           Date/False Statement
                                (1 Kasus | Case)
                                      7,7%
                                  Keluhan
                                Gambling                                                                15,4%
                          (1 Kasus | Case)                          Kategori                            Penyalahgunaan Aset
                                                                  Pelanggaran         38,5%             Asset Misappropriation
                                                                                                        (2 Kasus | Case)
                                     7,7%                         Misconduct
              Penyalahgunaan Wewenang                              Category
                        Information Leak
                         (1 Kasus | Case)

                                         7,7%              61,5%                                     7,7%
                                   Perjudian                                                         Penipuan
                        Breach Confidentiality                                                       Scamming
                             (1 Kasus | Case)                                                        (1 Kasus | Case)
                                                   7,7%
                                 Langgaran Kerahasiaan
                                  Breach Confidentiality                       7,7%                                     Etika | Ethics
                                       (1 Kasus | Case)                        Pelecehan
                                                                               Sexual Harassment                        Penipuan | Fraud
                                                                               (1 Kasus | Case)


Pelanggaran signifikan diidentifikasi apabila terjadi                      Significant violations are identified when there is a breach
pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan                          of applicable laws and regulations that results in formal
yang berlaku dan mengakibatkan tindakan penegakan yang                     enforcement action. Such actions include sanctions or
formal. Tindakan ini termasuk sanksi atau denda yang                       penalties imposed by the relevant authorities.
dijatuhkan oleh pihak berwenang.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatat nol insiden                       Throughout 2025, the Company recorded zero significant
pelanggaran signifikan terhadap peraturan perundang-                       instances of non-compliance with applicable laws and
undangan yang berlaku, dan tidak ada denda atau sanksi                     regulations, and no fines or non-monetary sanctions were
non-moneter yang dijatuhkan oleh otoritas pasar modal                      imposed by capital market authorities or other regulatory
atau badan regulasi lainnya.                                               bodies.




90         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 93
                                                                                                                              Dampak Ekonomi
                                                                                                                              Economic Impact




Pelaporan Kepatuhan Lingkungan dan Sosial [OJK F.16]                Environment and Social Compliance Reporting [OJK F.16]
Perseroan berkomitmen untuk memenuhi kewajiban                      The Company demonstrates a strong commitment to
lingkungan dan sosialnya. Perseroan telah menyiapkan                upholding its environmental and social obligations. The
berbagai mekanisme komunikasi untuk mengelola dan                   Company has set up various communication mechanisms
menanggapi isu-isu yang dapat berdampak negatif terhadap            to manage and respond to concerns that may adversely
lingkungan atau komunitas sekitar. Para pemangku                    affect the environment or surrounding communities.
kepentingan dapat menyampaikan informasi, umpan balik,              Stakeholders are able to raise information, feedback, or
atau pengaduan mengenai kinerja lingkungan dan sosial               complaints regarding the Company’s environmental and
Perseroan melalui saluran-saluran berikut:                          social performance through the following channels:

1.   Kegiatan Keterlibatan Rutin: Tim Hubungan Eksternal            1.    Routine Engagement Activities: The External Relations
     (External Relations/ER) di setiap lokasi kerja Perseroan             (ER) team at each of the Company’s job sites in
     di Indonesia secara proaktif melibatkan komunitas                    Indonesia proactively engages with local communities,
     lokal, setidaknya setiap kuartal, untuk membangun                    fostering strong relationships and open communication.
     hubungan yang kuat dan komunikasi yang terbuka.                      Complaints and expectations from the community
     Pengaduan dan harapan dari komunitas dikumpulkan                     are collected during these routine engagements,
     selama keterlibatan rutin ini, yang dikenal sebagai                  known as “Anjangsana,” as well as through written
     “Anjangsana”, maupun melalui korespondensi tertulis.                 correspondence. Feedback and complaints from
     Umpan balik dan pengaduan dari para pemangku                         stakeholders are addressed appropriately according
     kepentingan ditangani secara tepat sesuai dengan                     to established priorities and current circumstances,
     prioritas yang telah ditetapkan dan kondisi yang ada.                always with a commitment to fairness and justice for
     Penanganan umpan balik dan pengaduan dipandu oleh                    all parties involved.
     komitmen Perseroan pada keadilan dan kejujuran bagi
     semua pihak yang terlibat.

     Selain kegiatan “Anjangsana”, tim ER melaksanakan                    In addition to “Anjangsana” activities, the ER team
     konsultasi yang melibatkan komunitas yang lebih luas,                conducts consultations that involve the broader
     termasuk kelompok rentan. Proses ini dilaksanakan                    community, including vulnerable groups. This process
     sesuai dengan Prosedur Operasi Standar (SOP) yang                    is implemented in accordance with the Standard
     berkaitan dengan keterlibatan pemangku kepentingan,                  Operating Procedure (SOP) related to stakeholder
     untuk memastikan bahwa beragam perspektif                            engagement, ensuring that diverse perspectives are
     dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan.                         considered in decision-making.

2.   Whistleblowing Platform: Perseroan menyediakan WBS             2.    Whistleblowing Platform: The Company provides a
     di Indonesia dan layanan penanganan pengaduan                        whistleblowing platform in Indonesia and an external
     eksternal di Australia sebagai saluran tambahan untuk                complaint handling services in Australia as additional
     menyampaikan pengaduan yang berkaitan dengan                         channels for submitting complaints related to external
     pemangku kepentingan eksternal dan karyawan. Hal                     stakeholders and employees. This allows stakeholders
     ini memberikan para pemangku kepentingan berbagai                    to have multiple avenues to voice concerns regarding
     saluran untuk menyuarakan kekhawatiran mereka                        environmental performance and related issues.
     mengenai kinerja lingkungan dan isu-isu terkait.

Selama periode pelaporan, Perseroan tidak menerima                  During the reporting period, the Company did not receive any
pengaduan apapun yang berkaitan dengan isu-isu sosial               complaint related to social or environmental matters.
atau lingkungan.

Proses Mitigasi dan Pencegahan Anti-Penyuapan dan                   Anti-Bribery and Corruption Mitigation and Prevention
Korupsi [GRI 205-2]                                                 Process [GRI 205-2]
Salah satu faktor utama dari peningkatan kinerja anti-              A significant contributor to the Company’s strengthened
penipuan, penyuapan, dan korupsi Perseroan adalah                   anti-fraud, bribery, and corruption performance is the broad
cakupannya yang melingkupi seluruh tenaga kerja Perseroan.          and comprehensive coverage across its workforce. The
Perseroan mengomunikasikan kebijakan dan prosedur                   Company communicated its anti-corruption policies and
anti-korupsinya kepada seluruh karyawan, menggunakan                procedures to all employees, using a combination of email
kombinasi dari komunikasi email bagi karyawan Kantor                communications for Head Office personnel and in-person
Pusat dan sesi induksi tatap muka bagi karyawan lapangan            induction sessions for site-based employees returning from
yang kembali dari cuti yang terjadwal.                              scheduled leave.




                                            Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity       91
Page 94
Sebagai bagian dari proses orientasi, BUMA Australia                         As part of the onboarding process, BUMA Australia
mewajibkan seluruh karyawan baru untuk menyelesaikan                         requires all new employees to complete Code of Conduct
pelatihan Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis, yang                            training, which includes ABC training. Online training
mencakup pelatihan ABC. Pelatihan daring diterapkan                          was implemented for all employees starting in 2023 and
bagi seluruh karyawan mulai tahun 2023 dan pelatihan                         refresher training is conducted every two years.
penyegaran dilaksanakan setiap dua tahun sekali.

Di Indonesia, Perseroan tidak menyelenggarakan pelatihan                     In Indonesia, the Company did not conduct formal anti-
ABC yang formal bagi karyawan selama tahun 2025                              bribery and corruption (ABC) training for employees during
berdasarkan pertimbangan manajemen atas prioritas                            2025 based on management’s assessment of operational
operasional selama periode pelaporan. Sebagai gantinya,                      priorities during the reporting period. Instead, the Company
Perseroan berfokus pada sosialisasi kebijakan anti-                          focused on communicating its anti-fraud, bribery, and
penipuan, penyuapan, dan korupsinya serta memperkuat                         corruption policies and reinforcing awareness of the
kesadaran mengenai Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis                         Whistleblowing System (WBS) to promote ethical conduct
dan WBS untuk mendorong perilaku etis dan mendorong                          and encourage the reporting of suspected violations.
pelaporan dugaan pelanggaran.

Informasi mengenai perilaku yang diharapkan dari karyawan                    Information on expected standards of conduct and reporting
Perseroan serta mekanisme pelaporan pelanggaran telah                        mechanisms was communicated to employees through
dikomunikasikan kepada karyawan melalui komunikasi                           internal communications and onboarding processes.
internal dan proses orientasi. Mitra bisnis dan kontraktor                   Business partners and contractors are similarly informed
juga dijelaskan mengenai ekspektasi etika Perseroan                          of the Company’s ethical expectations through contractual
melalui ketentuan kontraktual, pedoman etika pemasok, dan                    provisions, supplier codes of conduct, and ongoing
keterlibatan yang berkelanjutan.                                             engagement.

Komunikasi Anti-Penipuan & Anti-Korupsi yang                                 Anti-Corruption communication plans in 2025
dilaksanakan pada tahun 2025

         Tugas/Proses
                                     Jan       Feb       Mar       Apr      May       Jun       Jul   Aug   Sep      Oct     Nov     Dec
         Task/Process
Pembuatan katalog kampanye
untuk 1 tahun
Set up campaigns catalogue for
a year
Mendaftarkan dan meningkatkan
program Anti-Fraud Apprentice
Enroll and enhance Anti-Fraud
Apprentice Program
Mengabarkan COO & Menetapkan
program sosialisasi COC dan
pemeriksaan kepatuhan di 2025
Updating COo & Setting COC
escalation and monitoring check
in 2025
Pembuatan register Risiko
penipuan dari COC
Drafting Fraud Risk Register from
COC
Melakukan Analisa Iklim Etis
Conducting Ethical Climate
Analysis

Penyelidikan tepat waktu
Timely Investigations



Dedikasi Perseroan terhadap perilaku bisnis yang etis                        The Company’s dedication to ethical business conduct
tidak hanya berlaku pada kegiatan internalnya, tetapi                        applies not only to its internal activities but also to its
juga pada hubungannya dengan mitra bisnis. Dalam                             relationships with business partners. In its interactions with
interaksinya dengan pemasok, Perseroan secara konsisten                      suppliers, the Company consistently communicated the
mengomunikasikan kebijakan anti-penipuan dan anti-                           policy on anti-fraud and anti-corruption. Within its Indonesia
korupsi. Dalam operasionalnya di Indonesia, seluruh                          operations, all suppliers are required to submit a signed
pemasok diwajibkan untuk menyerahkan surat pernyataan                        statement letter confirming their commitment to anti-fraud


92           Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 95
                                                                                                                               Dampak Ekonomi
                                                                                                                               Economic Impact




yang ditandatangani yang mengonfirmasi komitmen mereka               and anti-corruption principles, which are in alignment with
terhadap prinsip-prinsip anti-penipuan dan anti-korupsi,             the Company’s policies.
selaras dengan kebijakan Perseroan.


Di Australia, BUMA Australia telah mengimplementasikan               In Australia, BUMA Australia has implemented a vendor
sistem manajemen vendor yang mewajibkan seluruh                      management system that requires all suppliers to complete
pemasok untuk mengisi kuesioner komprehensif, yang                   a comprehensive questionnaire, which includes:
mencakup:
a. jaminan yang berkaitan dengan sistem pelatihan                    a.    assurances relating the supplier’s systems training and
     pemasok dan proses penilaian risiko internal untuk                    internal risk assessment process for bribery and fraud;
     penyuapan dan penipuan;
b. pengungkapan benturan kepentingan;                                b.    disclosure of any conflicts of interest;
c. pengungkapan hal-hal yang merugikan.                              c.    disclosure of adverse matters.

Uji tuntas yang diperkuat dilaksanakan sebagai bagian dari           Enhanced due diligence is conducted as part of the supplier
proses orientasi pemasok untuk mengidentifikasi setiap               onboarding process to identify any historical or current
isu historis atau terkini yang berkaitan dengan perilaku etis,       issues related to a supplier’s ethical behaviour, reputation,
reputasi, atau kondisi keseluruhan pemasok. Selain itu, ketika       or overall standing. In addition, when BUMA Australia enters
BUMA Australia menandatangani perjanjian menggunakan                 into agreements using its standard contract templates, all
kontrak standarnya, semua kontrak mencakup klausul                   contracts include a comprehensive clause addressing ABC.
komprehensif yang mengatur ABC.

Berdasarkan mekanisme-mekanisme tersebut, kebijakan                  Building on these mechanisms, the Company’s anti-
dan prosedur anti-korupsi Perseroan dikomunikasikan                  corruption policies and procedures were communicated
kepada mitra bisnis di seluruh operasionalnya di Indonesia           to business partners across its operations in Indonesia
dan Australia. Komunikasi dilaksanakan berdasarkan jenis             and Australia. Communication was undertaken by type
mitra bisnis dan pemasok, dan diimplementasikan dengan               of business partner, suppliers and join ventures and
cara yang sesuai dengan sifat hubungan bisnis dan konteks            implemented in a manner appropriate to the nature of the
operasional regional.                                                business relationship and the regional operating context.

Pengaruh Kebijakan dan Kontribusi Politik [GRI 415-1]                Policy Influence and Political Contributions [GRI 415-1]
Perseroan menyadari pentingnya keterlibatan yang                     The Company recognises the importance of responsible
bertanggung jawab dan transparan dalam proses kebijakan              and transparent engagement in public policy processes,
publik, khususnya dalam pembentukan regulasi dan standar             particularly in shaping regulations and standards relevant
yang relevan bagi sektor pertambangan. Keterlibatan                  to the mining sector. BUMA’s public policy engagement is
Perseroan dalam kebijakan publik dilaksanakan sesuai                 conducted in accordance with its overarching ethical and
dengan komitmen etika dan tata kelola yang berlaku,                  governance commitments, including the Company’s Group-
termasuk Kode Etik Grup Perseroan serta kebijakan internal           wide Code of Conduct and related internal policies. These
terkait lainnya. Kerangka kerja tersebut menetapkan                  frameworks set clear expectations regarding integrity,
ekspektasi yang jelas mengenai integritas, transparansi,             transparency, and compliance with applicable laws and
serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan                regulations in all external engagements.
yang berlaku dalam seluruh kegiatan pelibatan eksternal.

Selama periode pelaporan, Perseroan tidak melakukan                  During the reporting period, the Company did not undertake
advokasi kebijakan publik secara langsung maupun                     direct public policy advocacy or make political contributions.
memberikan kontribusi politik. Pendekatan Perseroan                  Our current approach is to engage indirectly through
saat ini adalah melakukan keterlibatan secara tidak                  participation in relevant industry and trade associations.
langsung melalui partisipasi dalam asosiasi industri                 Through these platforms, we stay informed of regulatory,
dan perdagangan yang relevan. Melalui wadah tersebut,                technical, and operational developments, contribute to
Perseroan memperoleh informasi mengenai perkembangan                 industry dialogue where appropriate, and ensure that we
regulasi, teknis, dan operasional, berkontribusi dalam dialog        remain aligned with evolving expectations. This allows us
industri apabila diperlukan, serta memastikan keselarasan            to maintain awareness of key policy issues while leveraging
dengan ekspektasi yang terus berkembang. Pendekatan                  collective industry representation.
ini memungkinkan Perseroan untuk tetap memahami isu-
isu kebijakan utama dengan memanfaatkan representasi
industri secara kolektif.




                                             Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity       93
Page 96
Selain itu, Perseroan terus memperkuat kerangka tata                             In addition, the Company is continuing to strengthen its
kelola internal dan ESG. Sebagai bagian dari proses                              internal governance and ESG frameworks. As part of this
pengembangan yang berkelanjutan tersebut, Perseroan                              ongoing development, we have taken a measured approach
menerapkan pendekatan yang terukur dalam keterlibatan                            to direct public policy engagement to ensure that any future
langsung terhadap kebijakan publik guna memastikan                               involvement is conducted in a structured, consistent, and
bahwa setiap keterlibatan di masa mendatang dilakukan                            responsible manner.
secara terstruktur, konsisten, dan bertanggung jawab.

Perseroan meyakini bahwa pendekatan ini mencerminkan                             The Company believes this approach reflects prudent
praktik tata kelola yang pruden, dengan mengutamakan                             governance, prioritising awareness, preparedness, and
peningkatan pemahaman, kesiapan, dan pembangunan                                 capability-building, while maintaining flexibility to enhance
kapabilitas, sekaligus tetap menjaga fleksibilitas untuk                         our level of engagement over time.
meningkatkan tingkat keterlibatan secara bertahap di masa
depan.

Daftar Kontribusi Kepada Asosiasi Perdagangan dan Pengaruh Politik
List of Contributions to Trade and Industry Association
                  Daftar Organisasi                                      Jenis Organisasi                    Total Jumlah yang Dibayarkan (IDR)
                List of Organizations                                  Type of Organization                        Total Amount Paid (IDR)
                                                                          Global
Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO)            Asosiasi Industri
                                                                                                                                            75.000.000
Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO)            Industry Association

Asosiasi Pengusaha Indonesia                              Asosiasi Dagang
                                                                                                                                            27.500.000
Asosiasi Pengusaha Indonesia                              Trade Association

Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia          Asosiasi Industri
                                                                                                                                            15.000.000
Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia          Industry Association
Asosiasi Pertambangan Indonesia (API)                     Asosiasi Industri
                                                                                                                                            30.000.000
Asosiasi Pertambangan Indonesia (API)                     Industry Association
Catatan | Note: Jumlah merupakan biaya keanggotaan dan kontribusi terkait. | Amounts represent membership fees and related contributions.




94           Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 97
                                                                                  Dampak Ekonomi
                                                                                  Economic Impact




Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity       95
Page 98
Keberlanjutan Rantai Pasok
Supply Chain Sustainability




96     Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 99
                                                                                                                               Dampak Ekonomi
                                                                                                                               Economic Impact




Perseroan mengakui bahwa rantai pasokan dan hubungan                 The Company recognizes that both its supply chain and
dengan pelanggannya merupakan hal yang sangat penting                customer relationships are essential to the effective delivery
bagi keberhasilan penyediaan jasa pertambangan, serta                of its mining services and significantly influence economic,
memiliki pengaruh yang besar terhadap dampak ekonomi,                social, and environmental outcomes beyond its direct
sosial, dan lingkungan di luar aktivitas operasionalnya.             operations. Through the procurement of goods and services
Melalui pengadaan barang dan jasa dari pemasok di                    from suppliers across Indonesia, Australia, and the United
Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat, manajemen                 States, responsible supply chain management remains
rantai pasokan yang bertanggung jawab adalah bagian                  integral to operational performance, risk management, and
yang penting dari kinerja operasional, manajemen risiko,             long-term business sustainability. The Company therefore
dan keberlanjutan bisnis jangka panjang. Oleh karena itu,            integrates sustainability considerations into procurement
Perseroan mengikutsertakan pertimbangan keberlanjutan                and supplier engagement practices in accordance with
ke dalam praktik pengadaan dan keterlibatan pemasok                  applicable laws, regulations, and internal standards.
sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan standar
internal yang berlaku.

Manajemen pelanggan penting dalam membentuk dampak di                Customer management is equally important in shaping
hilir. Dengan mempertahankan keterlibatan yang transparan,           downstream impacts. By maintaining transparent
memberikan layanan berkualitas tinggi, dan menyelaraskan             engagement, delivering high-quality services, and aligning
diri dengan pelanggan mengenai ekspektasi ESG, Perseroan             with clients on ESG expectations, the Company supports
mendukung peningkatan keandalan operasional, kinerja                 improved operational reliability, environmental performance,
lingkungan, dan standar keselamatan. Hubungan dengan                 and safety standards. Both supplier and customer
pemasok maupun pelanggan dapat menghasilkan dampak                   relationships can generate positive impacts, including
positif, antara lain dukungan terhadap perekonomian lokal,           support for local economies, job creation, strengthened
penciptaan lapangan kerja, penguatan praktik industri, serta         industry practices, and improved environmental and social
peningkatan kinerja lingkungan dan sosial.                           performance.

Namun demikian, potensi risiko dapat timbul dalam hal                However, potential risks may arise in areas such as labour
praktik ketenagakerjaan, keselamatan dan kesehatan                   practices, occupational health and safety, environmental
kerja, pengelolaan lingkungan, serta perilaku etis dalam             management, and ethical conduct within supplier or
aktivitas operasional pemasok atau pelanggan. Dengan                 customer operations. By embedding sustainability criteria
menanamkan kriteria keberlanjutan ke dalam keputusan                 into procurement decisions and fostering responsible
pengadaan dan mendorong keterlibatan pelanggan yang                  customer engagement, the Company seeks to manage value
bertanggung jawab, Perseroan berupaya untuk mengelola                chain risks while creating long-term value for its business
risiko rantai nilai sekaligus menciptakan nilai jangka panjang       and stakeholders
bagi bisnis dan para pemangku kepentingannya.




MANAJEMEN RANTAI PASOK [GRI 3-3] [GRI 204]                           SUPPLY CHAIN MANAGEMENT [GRI 3-3] [GRI 204]
[GRI 308] [GRI 408] [GRI 409] [GRI 414] [GRI 418-1]                  [GRI 308] [GRI 408] [GRI 409] [GRI 414] [GRI 418-1]

Pendekatan Manajemen                                                 Management Approach
Perseroan berkomitmen untuk selalu mewujudkan                        The Company is committed to creating positive economic,
dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang positif di               social, and environmental impacts across its value chain,
sepanjang rantai nilainya, termasuk melalui pemasok dan              including through its suppliers and the communities in
komunitas tempat Perseroan beroperasi. Barang dan jasa               which it operates. Goods and services procured from
yang diperoleh dari pemasok merupakan hal yang sangat                suppliers are essential to the effective delivery of the
penting bagi keberhasilan operasional pertambangan                   Company’s mining operations. Through structured
Perseroan. Melalui keterlibatan yang terstruktur dan praktik         engagement and responsible procurement practices,


                                             Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity       97
Page 100
pengadaan yang bertanggung jawab, Perseroan berupaya                       the Company seeks to ensure operational effectiveness
memastikan efektivitas operasional sekaligus menjunjung                    while upholding high standards of ethical conduct and
tinggi standar perilaku etis dan keberlanjutan yang tinggi.                sustainability. Collaborative relationships with suppliers
Hubungan kolaboratif dengan pemasok menghasilkan nilai                     generate mutual value and support the Company in fulfilling
yang saling menguntungkan dan mendukung Perseroan                          its commitments to responsible business practices and
dalam memenuhi komitmennya terhadap praktik bisnis                         local economic development. Additional information
yang bertanggung jawab dan pengembangan ekonomi                            regarding the Company’s policies is available at https://
lokal. Informasi tambahan mengenai kebijakan-kebijakan                     bumainternational.com/esg-policies.
Perseroan tersedia https://bumainternational.com/esg-
policies.

Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan                            Compliance with applicable national and internationally
nasional dan standar internasional yang diakui merupakan                   recognized laws, regulations, and standards is a fundamental
persyaratan yang mendasar.                                                 requirement.

Sebagai syarat untuk menjalin hubungan bisnis dengan                       As a condition of doing business with the Company,
Perseroan, para pemasok diwajibkan untuk mematuhi                          suppliers are required to comply with the principles set out
prinsip-prinsip yang tercantum dalam Standar Kepatuhan                     in the Supplier’s Social Compliance Standard, which defines
Sosial Pemasok, yang mendefinisikan ekspektasi utama                       the core expectations applicable to all suppliers to ensure
yang berlaku bagi seluruh pemasok guna memastikan                          responsible business conduct. These principles require
perilaku bisnis yang bertanggung jawab. Prinsip-prinsip ini                suppliers to meet all relevant legal obligations, respect
mewajibkan pemasok untuk memenuhi seluruh kewajiban                        fair labour practices, provide safe and healthy working
hukum yang relevan, menghormati praktik ketenagakerjaan                    environments, minimize environmental impacts, and uphold
yang adil, menyediakan lingkungan kerja yang aman dan                      the highest standards of integrity by preventing fraud,
sehat, meminimalkan dampak lingkungan, serta menjunjung                    bribery, and corruption. The Suppliers’ Social Compliance
tinggi standar integritas tertinggi dengan mencegah                        Standards comprise of
penipuan, penyuapan, dan korupsi. Standar Kepatuhan
Sosial Pemasok terdiri dari:



                                        Standar Kepatuhan Sosial Pemasok
                                          Suppliers’ Social Compliance Standards
                      1.    Kepatuhan Hukum                                           1.    Legality
                            Praktik bisnis dan operasi para pemasok                         Suppliers’ business practices and operations
                            harus sepenuhnya mematuhi semua hukum                           must fully comply with all applicable laws
                            dan peraturan yang berlaku di yurisdiksi                        and regulations in the jurisdiction where they
                            tempat mereka beroperasi.                                       operate.
                      2.    Tenaga Kerja                                              2.    Labour
                            •   Kepatuhan penuh dengan hukum                                •   Full compliance with child labour laws,
                                tenaga kerja anak, termasuk Konvensi                            including the ILO’s 1993 Convention
                                ILO tahun 1993 tentang usia minimum                             on minimum age and the 1999 Worst
                                dan Konvensi Worst Forms of Child                               Forms of Child Labour Convention.
                                Labor tahun 1999.
                            •   Tidak memberikan toleransi terhadap                         •       Zero tolerance for any form of forced
                                segala bentuk-bentuk kerja paksa di                                 labour throughout operations.
                                seluruh proses operasional.
                            •   Kepatuhan penuh terhadap hukum                              •       Full compliance with the relevant laws
                                dan peraturan yang relevan mengenai                                 and regulations governing work hours,
                                jam kerja, lembur, upah minimum, dan                                overtime, minimum wage, and benefits
                                tunjangan di yurisdiksi tempat mereka                               in the jurisdictions where they operate.
                                beroperasi.
                            •   Tidak memberikan toleransi terhadap                         •       Zero tolerance for any form of
                                segala bentuk-bentuk pelecehan dan/                                 harassment and/or discrimination such
                                atau diskriminasi seperti diskriminasi                              as gender, ethnicity, religion, race, or
                                jenis kelamin, etnis, agama, ras, atau                              disabilities throughout operations.
                                disabilitas seluruh operasi.



98         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 101
                                                                                                                               Dampak Ekonomi
                                                                                                                               Economic Impact




                     3.   Lingkungan Kerja yang Aman dan Sehat        3.              Safe and Healthy Workplace
                          •   Kepatuhan penuh terhadap semua                          •   Full compliance with all local health and
                              hukum dan peraturan kesehatan dan                           safety laws and regulations regarding
                              keselamatan kerja lokal yang berlaku di                     the workplace in the jurisdiction where
                              yurisdiksi tempat mereka beroperasi.                        they operate.
                          •   Mitigasi risiko terhadap kecelakaan,                    •   Mitigate the risks of accidents,
                              cedera, dan risiko kesehatan kerja                          injury and occupational health risk
                              dengan menerapkan sistem kesehatan                          by implementing a health and safety
                              dan keselamatan di seluruh operasi,                         system across operations, including
                              termasuk memberikan layanan medis                           providing accessible medical services
                              yang dapat diakses oleh semua pekerja.                      for all workers.
                     4.   Lingkungan                                             4.   Environmental
                          •   Kepatuhan penuh terhadap semua                          •   Full compliance with all applicable
                              hukum dan peraturan yang berlaku                            laws and regulations on environmental
                              tentang perlindungan dan pengelolaan                        protection and management in the
                              lingkungan di yurisdiksi tempat mereka                      jurisdictions where they operate.
                              beroperasi.
                          •   Menerapkan upaya-upaya untuk                            •     Implement efforts to reduce the
                              mengurangi dampak lingkungan dari                             environmental impact of their
                              operasi mereka.                                               operations.
                          •   Manajemen yang bertanggung jawab                        •     Responsible management of
                              terhadap pengadaan, penanganan,                               procurement, handling, storage, and use
                              penyimpanan, dan penggunaan bahan                             of hazardous material in the facilities
                              berbahaya di fasilitas dan operasi.                           and operations.
                     5.   Pencegahan Penipuan, Penyuapan, dan                    5.   Anti-Fraud, Anti Bribery, Anti-Corruption
                          Korupsi
                          •   Kepatuhan penuh terhadap seluruh                        •     Full compliance with all applicable laws
                              undang-undang yang berlaku terkait                            relating to bribery, money laundering
                              penyuapan, pencucian uang, dan/atau                           and/or corruption.
                              korupsi.
                          •   Pelarangan pertukaran uang atau                         •     Prohibit the exchange of money or
                              barang berharga apapun dengan siapa                           anything else of value to or from anyone,
                              pun, termasuk pejabat pemerintah,                             including government officials, for the
                              dengan tujuan memengaruhi tindakan                            purpose of influencing actions or gaining
                              atau memperoleh keuntungan yang                               an unfair advantage.
                              tidak wajar.


Untuk mendukung komitmen ini, Perseroan menerapkan                   To support this commitment, the Company applies
kriteria seleksi pemasok yang komprehensif dengan                    comprehensive supplier selection criteria that take into
mempertimbangkan kualitas, daya saing biaya, kinerja                 account quality, cost competitiveness, delivery performance,
pengiriman, reputasi, dan kinerja ESG. Kriteria keberlanjutan,       reputation, and ESG performance. Sustainability criteria,
termasuk keselamatan, kesehatan, dan lingkungan (K3L),               including occupational health, safety, and environment
hak asasi manusia, anti-korupsi, dan kepatuhan hukum, juga           (HSE), human rights, anti-corruption, and legal compliance,
diikutsertakan ke dalam proses penilaian pemasok.                    are integrated into the supplier evaluation process.

HASIL PENILAIAN DAMPAK SOSIAL DAN                                    SUPPLIER SOCIAL AND ENVIRONMENTAL
LINGKUNGAN PEMASOK [GRI 308] [GRI 414]                               IMPACT ASSESSMENT OUTCOMES [GRI 308] [GRI
                                                                     414]

Penyaringan Pemasok Baru                                             New Supplier Screening
Perseroan melakukan penyaringan sosial terhadap seluruh              The Company conducts social screening of all new suppliers
pemasok baru sebelum penandatanganan kontrak. Proses                 prior to contract engagement. The screening process
penyaringan mencakup hak asasi manusia, keselamatan                  covers human rights, occupational health and safety, labour
dan kesehatan kerja, kepatuhan ketenagakerjaan, dan                  compliance, and anti-corruption, and takes into account
anti-korupsi, serta mempertimbangkan jenis barang dan                the types of goods and services provided as well as the
jasa yang disediakan beserta kerangka kerja regulasi dan             regulatory and labour frameworks in the jurisdiction where


                                             Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity       99
Page 102
ketenagakerjaan di yurisdiksi tempat Perseroan beroperasi.                 the Company operates. This screening is conducted as a
Penyaringan ini dilakukan sebagai prasyarat untuk menjalin                 prerequisite to establishing a business relationship and
hubungan bisnis dan merupakan bagian dari pendekatan uji                   forms part of the Company’s broader due diligence approach
tuntas Perseroan yang lebih luas terhadap pengadaan yang                   to responsible procurement.
bertanggung jawab.

Pada tahun 2025, BUMA melakukan penilaian terhadap                         In 2025, the Company assessed 100% of new suppliers in
100% pemasok baru di Indonesia dan Australia berdasarkan                   Indonesia and Australia against relevant environmental and
kriteria lingkungan dan sosial yang relevan sebagai bagian                 social criteria as part of its supplier onboarding and due
dari proses orientasi dan uji tuntas pemasok. Di Indonesia,                diligence processes. In Indonesia, this included assessment
proses ini mencakup penilaian terhadap pemasok yang                        of significant suppliers for actual or potential environmental
memiliki dampak lingkungan dan sosial yang signifikan,                     and social impacts. Based on these assessments, the
baik aktual maupun potensial. Berdasarkan penilaian-                       Company did not identify any actual or potential negative
penilaian tersebut, Perseroan tidak mengidentifikasi adanya                environmental or social impacts attributable to suppliers
dampak lingkungan atau sosial negatif, baik aktual maupun                  during the reporting year.
potensial yang dapat dikaitkan dengan pemasok selama
tahun pelaporan.

Di Australia, seluruh pemasok baru diminta untuk menjawab                  In Australia, all new suppliers were asked environmental and
pertanyaan-pertanyaan penyaringan lingkungan dan                           social screening questions during the onboarding process.
sosial selama proses orientasi. Pertanyaan-pertanyaan                      These questions were used to support the Company’s
ini digunakan untuk mendukung pemahaman Perseroan                          understanding of supplier-related risks at the point of
mengenai risiko-risiko terkait pemasok pada saat                           engagement, and the same approach will be repeated
keterlibatan, dan pendekatan yang sama akan diterapkan                     in 2026 as part of the Company’s ongoing supplier due
kembali pada tahun 2026 sebagai bagian dari proses uji                     diligence process.
tuntas pemasok Perseroan yang berkelanjutan.

Evaluasi Lingkungan dan Sosial Rantai Pasokan                              Supply Chain Environmental and Social Evaluation
Perseroan melakukan penilaian berkala atas kinerja                         The Company conducts regular assessments of supplier
pemasok, dan ketidakpatuhan terhadap persyaratan                           performance, and any non-compliance with established
yang telah ditetapkan dapat mengakibatkan pemutusan                        requirements may result in the termination of the business
hubungan bisnis. Standar Kepatuhan Sosial Pemasok                          relationship. The Supplier’s Social Compliance Standard
berfungsi tidak hanya sebagai mekanisme kepatuhan,                         serves not only as a compliance mechanism but also as a
tetapi juga sebagai kerangka kerja untuk mendorong adopsi                  framework for encouraging the adoption of sustainable and
praktik bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab di                 responsible business practices among suppliers.
kalangan pemasok.

Evaluasi pemasok dilaksanakan secara berkala untuk                         Supplier evaluations are conducted periodically to identify
mengidentifikasi risiko sosial dan lingkungan, termasuk                    social and environmental risks, including unethical
perilaku tidak etis, pelanggaran keselamatan dan kesehatan                 behaviour, occupational health and safety (HSE) violations,
kerja (K3L), ketidakpatuhan terhadap peraturan lingkungan,                 environmental non-compliance, and non-compliance with
dan ketidakpatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan.                     labour regulations. These evaluations are supported by the
Evaluasi-evaluasi ini didukung oleh Sistem Pelaporan                       Company’s Whistleblowing System, supplier audits, and the
Pelanggaran Perseroan, audit pemasok, dan implementasi                     implementation of corrective actions proportionate to the
tindakan korektif yang proporsional dengan tingkat risiko                  level of risk identified. Anti-fraud policies and the Code of
yang teridentifikasi. Kebijakan anti-penipuan dan Pedoman                  Ethics provide the basis for addressing identified violations
Perilaku dan Etika Bisnis menjadi dasar untuk menangani                    and reinforcing responsible supplier conduct.
pelanggaran yang teridentifikasi dan memperkuat perilaku
pemasok yang bertanggung jawab.

Pada tahun 2025, sebanyak 114 pemasok dievaluasi                           In 2025, a total of 114 suppliers were evaluated as part
sebagai bagian dari proses penilaian pemasok Perseroan.                    of the Company’s supplier assessment processes. No
Risiko sosial dapat mencakup perilaku tidak etis,                          suppliers were subject to contract termination as a result of
pelanggaran keselamatan dan kesehatan kerja (K3L), atau                    identified social risk findings or environmental risk findings.
masalah kepatuhan ketenagakerjaan, termasuk risiko yang                    Social risks could include unethical behaviour, occupational
berkaitan dengan pekerja anak, pekerjaan berbahaya yang                    health and safety (HSE) violations, or labour compliance
melibatkan pekerja muda, atau kerja paksa maupun wajib.                    issues, including risks related to child labour, hazardous
Risiko lingkungan dapat mencakup pelanggaran signifikan                    work involving young workers, or forced or compulsory
terhadap peraturan lingkungan atau kondisi izin yang                       labour. Environmental risk may include significant breaches



100        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 103
                                                                                                                                            Dampak Ekonomi
                                                                                                                                            Economic Impact




berlaku, pembuangan atau pelepasan ilegal, penanganan                            of applicable environmental laws or permit conditions,
atau pembuangan limbah berbahaya yang tidak tepat, emisi                         illegal discharges or releases, improper handling or disposal
udara yang tidak terkendali, insiden pencemaran material                         of hazardous waste, uncontrolled air emissions, material
(misalnya, tumpahan), atau ketidakpatuhan lingkungan                             pollution incidents (e.g., spills), or repeated environmental
yang berulang.                                                                   non-compliance.

Pada tahun 2025, Perseroan tidak mencatat adanya dampak                          To the best of the Company’s knowledge, in 2025 no negative
lingkungan dan sosial yang bersifat negatif yang berasal                         environmental or social impacts were attributed to its
dari aktivitas pemasok di Indonesia dan Australia. Tidak ada                     suppliers in Indonesia or Australia. No supplier relationships
hubungan pemasok yang diputus selama tahun pelaporan                             were terminated during the reporting year as a result of
sebagai hasil dari temuan penilaian lingkungan atau sosial.                      environmental or social assessment findings.

Kinerja Terkait Rantai Pasokan [GRI 204-1] [OJK B.1E]                            Supply Chain Related Performance [GRI 204-1] [OJK B.1E]

 Proporsi Pengeluaran Pengadaan Berdasarkan Jenis Pemasok, Lokasi Operasional Signifikan
 Lproportion of Procurement Spending on Different Type of Suppliers, Significant Operational Locations
                                          2023                                           2024                                        2025
                                                Persentase Total                             Persentase Total                              Persentase Total
  Jenis Pemasok         Persentase Total          Pengeluaran         Persentase Total         Pengeluaran         Persentase Total          Pengeluaran
  Type of Supplier        Pemasok (%)            Pengadaan (%)          Pemasok (%)           Pengadaan (%)          Pemasok (%)            Pengadaan (%)
                       Percentage of Total       Percentage of       Percentage of Total      Percentage of       Percentage of Total       Percentage of
                          Suppliers (%)        Total Procurement        Suppliers (%)       Total Procurement        Suppliers (%)        Total Procurement
                                                  Spending (%)                                 Spending (%)                                  Spending (%)
                                                                          Indonesia
                                                                       Barang | Goods
 Lokal | Local                      18,30%                  5,10%                 19,40%                  3,70%                18,51%                  1,55%
 Nasional | National                80,30%                 87,70%                 79,00%                 92,40%                79,70%                 95,44%
 Internasional
                                     1,50%                  7,20%                  1,60%                  3,90%                 1,78%                  3,01%
 International
                                                                       Jasa | Services
 Lokal | Local                      22,50%                 19,40%                 23,20%                 20,10%                24,91%                 19,51%
 Nasional | National                75,40%                 79,90%                 75,30%                 79,40%                72,78%                 79,81%
 Internasional
                                     2,00%                  0,70%                  1,50%                  0,40%                 2,31%                  0,68%
 International
                                                                          Australia
                                                                       Barang | Goods
 Lokal | Local                       9,44%                  2,09%                  8,31%                  2,09%                10,45%                  2,55%
 Nasional | National                90,56%                 97,91%                 91,69%                 97,91%                89,55%                 97,45%
 Internasional
                                     0,00%                  0,00%                  0,00%                  0,00%                 0,00%                  0,00%
 International
                                                                       Jasa | Services
 Lokal | Local                      13,67%                  5,65%                 13,74%                  2,12%                14,00%                  9,33%
 Nasional | National                85,71%                 93,26%                 85,25%                 96,90%                85,33%                 90,27%
 Internasional
                                     0,61%                  1,09%                  1,01%                  0,97%                 0,67%                  0,40%
 International
 Keterangan | Remark:
 - Pemasok lokal didefinisikan sebagai pemasok yang berlokasi di provinsi atau negara bagian yang sama dengan operasional pertambangan perseroan. |
    Local suppliers are defined as suppliers located within the same province or state as the Company’s mining operations.
 - Data ACG tidak disertakan dan akan dilaporkan mulai Laporan Keberlanjutan berikutnya. | ACG data is not included, and will be reported starting the next
    Sustainability Report.


Perseroan mendefinisikan lokasi dan negara operasional                           The Company defines its significant operational locations
yang signifikan sebagai daerah di mana aktivitas operasional                     and countries based on the areas where the Company’s
dan keterlibatan pemasok Perseroan memiliki dampak yang                          operations and supplier engagement are most material to
material terhadap kegiatan bisnis Perseroan dan ekonomi                          its business activities and local economic impacts.
lokal.

Pada tahun 2025, mayoritas dari pengadaan barang                                 In 2025, procurement of goods for the Company’s mining
untuk aktivitas operasional pertambangan Perseroan di                            operations in Indonesia was primarily sourced from national
Indonesia bersumber dari pemasok nasional. Pemasok                               suppliers, which accounted for 79.70% of suppliers by
nasional menyumbang 79,70% dari jumlah pemasok dan                               number and represented 95.44% of the total procurement


                                                        Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity           101
Page 104
mewakili 95,44% dari total nilai pengadaan. Pemasok                        value. Local suppliers constituted 18.51% of suppliers,
lokal menyumbang 18,51% dari jumlah pemasok dengan                         contributing 1.55% of the total value, while international
kontribusi sebesar 1,55% dari total nilai pengadaan,                       suppliers comprised the smallest proportion. The majority
sementara pemasok internasional memiliki proporsi terkecil                 of procured services were also sourced from national
jadi jumlah pemasok Perseroan di Indonesia. Sebagian besar                 providers, representing 79.81% of total value, with local
jasa yang diperoleh juga bersumber dari penyedia nasional,                 service providers accounting for 19.51%. The proportion of
mewakili 79,81% dari total nilai, dengan penyedia jasa lokal               services sourced from local suppliers decreased in 2025
menyumbang 19,51%. Proporsi jasa yang bersumber dari                       compared to 2024.
pemasok lokal mengalami penurunan pada tahun 2025
dibandingkan tahun 2024.

Di aktivitas operasionalnya di Australia, Perseroan terus                  Within its Australian operations, the Company continued
memperkuat keterlibatan pemasok lokal dalam seluruh                        to strengthen the inclusion of local suppliers across its
kegiatan pengadaannya. Pada tahun 2025, persentase                         procurement activities. In 2025, the share of local suppliers
pemasok lokal dalam total nilai pengadaan barang                           slightly increased to 2.55% of total procurement value for
Perseroan meningkat menjadi 2,55% dan kriteria yang sama                   goods and tripled to 9.33% for services, compared to 2024.
meningkat tiga kali lipat menjadi 9,33% untuk pengadaan
jasa. Peningkatan ini menunjukan angka di 2025 jika
dibandingkan dengan tahun 2024.

Secara keseluruhan, persentase pengadaan dari pemasok                      Overall, procurement from local and national suppliers
lokal dan nasional di seluruh operasional Indonesia dan                    across both Indonesian and Australian operations
Australia tetap konsisten di tahun 2025. Tingkat keterlibatan              remained broadly consistent in 2025. This steady level of
yang stabil ini mencerminkan komitmen Perseroan yang                       engagement reflects the Company’s continued commitment
berkelanjutan dalam mempertahankan peran pemasok lokal                     to maintaining the role of local and national suppliers within
dan nasional dalam proses bisnisnya, sekaligus mendukung                   its business processes, while supporting positive economic
kontribusi ekonomi yang positif di wilayah-wilayah tempat                  contributions in the regions where it operates.
Perseroan beroperasi.

Manajemen Pelanggan [OJK F.17] [OJK F.26] [OJK F.27]                       Customer Management [OJK F.17] [OJK F.26] [OJK F.27]
[OJK F.30]                                                                 [OJK F.30]
Operasional Perseroan dilandasi oleh komitmen untuk                        The Company’s operations are guided by a commitment to
menyediakan jasa pertambangan yang konsisten dan andal                     delivering consistent and dependable mining services to
kepada pelanggan di pasar batu bara termal dan metalurgi,                  customers in the thermal and metallurgical coal markets,
sembari menjunjung tinggi standar lingkungan, sosial, dan                  while upholding environmental, social, and occupational
keselamatan kerja di seluruh negara tempat Perseroan                       safety standards across the countries in which it operates.
beroperasi. Penyampaian layanan didukung oleh evaluasi                     Service delivery is supported by continuous performance
kinerja dan inisiatif peningkatan yang berkelanjutan,                      evaluation and improvement initiatives, including the
termasuk penerapan pengendalian operasional yang                           application of disciplined operational controls, the provision
disiplin, penyediaan keahlian teknis khusus, dan integrasi                 of specialised technical expertise, and the integration of
praktik pertambangan yang bertanggung jawab.                               responsible mining practices.

Perseroan menjalankan kegiatannya dalam kerangka kerja                     The Company conducts its activities within a comprehensive
manajemen risiko yang komprehensif dan sepenuhnya                          risk management framework and in full alignment with
selaras dengan persyaratan hukum dan regulasi yang                         applicable legal and regulatory requirements, with the
berlaku, dengan tujuan untuk meminimalkan dampak                           objective of minimising adverse impacts on surrounding
negatif terhadap komunitas dan lingkungan alam di                          communities and the natural environment. By embedding
sekitar operasional perseroan. Dengan menanamkan                           operational excellence, process optimisation, and innovation
keunggulan operasional, optimalisasi proses, dan inovasi                   across its activities, the Company seeks to sustain a high
di seluruh tingkatan kegiatannya, Perseroan berupaya untuk                 level of performance within the coal mining industry.
mempertahankan tingkat kinerja yang tinggi dalam industri
pertambangan batu bara.

Bersamaan dengan itu, Perseroan secara aktif mendukung                     In parallel, the Company actively supports local communities
komunitas lokal dan berkontribusi pada pembangunan                         and contributes to regional economic development through
ekonomi regional melalui implementasi program tanggung                     the implementation of corporate social responsibility (CSR)
jawab sosial perusahaan (CSR). Selama periode pelaporan,                   programmes. During the reporting period, the Company



102        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 105
                                                                                                                             Dampak Ekonomi
                                                                                                                             Economic Impact




Perseroan tidak mencatat adanya denda, sanksi finansial,           recorded no penalties, fines, or sanctions associated with
atau sanksi lainnya yang berkaitan dengan ketidakpatuhan           environmental or community-related non-compliance.
terhadap peraturan lingkungan atau komunitas.

Pengendalian operasional ditopang oleh penerapan praktik           Operational controls are underpinned by the application
industri yang terbukti. Hal ini mencakup manajemen                 of established industry practices covering equipment
peralatan, kerangka kerja keselamatan dan kesehatan                management, occupational health and safety (OHS)
kerja (K3), dan proses penjaminan kualitas batu bara.              frameworks, and coal quality assurance processes.
Perseroan secara sistematis meninjau kondisi dan                   The Company systematically reviews the condition
kinerja aset operasional, mengevaluasi efektivitas sistem          and performance of operational assets, evaluates the
manajemen K3-nya, serta mengelola kegiatan pengupasan              effectiveness of its OHS management systems, and
tanah penutup dan produksi batu bara untuk memastikan              manages overburden removal and coal production activities
keselarasan dengan komitmen kontraktual.                           to ensure alignment with contractual commitments.

Di luar manajemen kinerja operasional, hubungan                    Beyond operational performance management, customer
pelanggan diperkuat melalui keterlibatan yang berkelanjutan        relationships    are    strengthened    through    ongoing
dan penyelesaian masalah yang responsif di tingkat                 engagement and responsive issue resolution at the
operasional. Seluruh umpan balik pelanggan diproses oleh           operational level. All customer feedback is coordinated by
Divisi Pengembangan Bisnis dan Manajer Proyek melalui              the Business Development Division and Project Managers
pendekatan PICA (Problem Identification and Corrective             through the PICA (Problem Identification and Corrective
Action), dengan tujuan untuk menyelesaikan masalah                 Action) approach, with the objective of resolving identified
yang teridentifikasi dalam waktu tiga hari. Kepatuhan              issues within three days. Compliance with Service Level
terhadap Perjanjian Tingkat Layanan (SLA) dipantau secara          Agreements (SLA) is monitored on an ongoing basis, and
berkelanjutan, dan penilaian kinerja dilaksanakan secara           performance assessments are conducted periodically in
berkala sesuai dengan ekspektasi pelanggan.                        line with customer expectations.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menerima                     Throughout 2025, the Company did not receive any customer
pengaduan pelanggan apapun yang berkaitan dengan                   complaints related to service delivery. Customer satisfaction
penyampaian layanan. Kepuasan pelanggan dipantau                   is monitored through structured engagement and periodic
melalui keterlibatan yang terstruktur dan evaluasi kinerja         performance evaluations conducted in accordance with
berkala yang dilaksanakan sesuai dengan persyaratan                contractual requirements.
kontraktual.

Melindungi Privasi Pelanggan Kami [GRI 418-1] [OJK F.28]           Protecting The Privacy Of Our Customers [GRI 418-1] [OJK
                                                                   F.28]
Perlindungan informasi pelanggan merupakan prioritas               The safeguarding of customer information is a critical
bagi Perseroan. Pengendalian keamanan informasi yang               priority for the Company. Robust information security
kuat diterapkan untuk melindungi data klien, didukung              controls are in place to protect client data, supported by the
oleh peningkatan sistem perlindungan data secara                   regular enhancement of data protection systems to align
berkala agar selaras dengan praktik industri termuka.              with leading industry practices. The Company applies these
Perseroan menerapkan pengendalian-pengendalian ini                 controls consistently across its operations in Indonesia
secara konsisten di seluruh operasionalnya dan mematuhi            and Australia and complies with applicable data protection
peraturan perundang-undangan perlindungan data yang                legislation to preserve the confidentiality and integrity of
berlaku untuk menjaga kerahasiaan dan integritas informasi         customer information.
pelanggan.

Pada tahun 2025, Perseroan tidak menerima pengaduan                In 2025, the Company did not identify any substantiated
yang terbukti mengenai pelanggaran privasi pelanggan,              complaints concerning breaches of customer privacy,
termasuk tidak adanya pengaduan yang terbukti dari pihak           including no substantiated complaints received from
luar maupun dari badan regulasi. Selain itu, Perseroan             outside parties and no complaints from regulatory bodies.
tidak mengidentifikasi adanya kebocoran, pencurian, atau           In addition, the Company did not identify any leaks, thefts,
kehilangan data pelanggan selama periode pelaporan.                or losses of customer data during the reporting period.
Perseroan juga menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran              The Company also confirms that no substantial number
privasi pelanggan yang teridentifikasi pada tahun 2025 yang        of customer privacy breaches identified in 2025 related to
berkaitan dengan kejadian-kejadian yang terjadi pada tahun-        events occurring in preceding years.
tahun sebelumnya.




                                           Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      103
Page 106
Inisiatif Kami Menuju Pembangunan Rantai Pasokan Yang                       Our Initiatives Towards Building A Sustainable Supply
Berkelanjutan                                                               Chain
Perseroan mengakui bahwa kegiatan dan kinerja                               The Company acknowledges that the activities and
rantai pasokannya dapat menghasilkan dampak yang                            performance of its supply chain can generate both beneficial
menguntungkan maupun merugikan di luar batas-batas                          and adverse impacts beyond the boundaries of its own
operasionalnya sendiri. Oleh karena itu, Perseroan                          operations. Accordingly, the Company continuously seeks
secara konsisten mencari peluang untuk meningkatkan                         opportunities to enhance supply chain sustainability by
keberlanjutan rantai pasokan dengan memperkuat                              amplifying positive contributions while mitigating potential
kontribusi positif sekaligus memitigasi potensi dampak                      negative effects.
negatif.

Dalam mendukung tujuan ini, Perseroan terus                                 In support of this objective, the Company initiated a strategic
mengimplementasikan program strategis yang dimulai                          programme in 2024 aimed at working collaboratively with
pada tahun 2024. Program ini bertujuan untuk bekerja                        vendors to replace imported genuine spare parts with
sama dengan pemasok nasional guna menggantikan suku                         locally manufactured alternatives. This initiative is intended
cadang asli impor dengan alternatif yang diproduksi secara                  to improve cost efficiency while increasing the proportion
domestik. Inisiatif ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi              of locally sourced products used within the Company’s
biaya sekaligus meningkatkan proporsi produk yang                           mining operations. Through partnerships with qualified local
bersumber secara lokal dalam operasional pertambangan                       suppliers, the Company ensures that substitute components
Perseroan. Melalui kemitraan dengan pemasok nasional                        meet established operational and performance standards
yang memiliki kualifikasi, Perseroan memastikan bahwa                       without compromising safety, reliability, or quality. In
komponen pengganti memenuhi standar operasional                             addition, the initiative contributes to the strengthening of
dan kinerja yang telah ditetapkan tanpa mengorbankan                        domestic supply chains, supports technology transfer, and
performa keselamatan, keandalan, atau kualitas. Selain itu,                 enhances the competitiveness of local manufacturers.
inisiatif ini berkontribusi pada penguatan rantai pasokan                   The localisation of spare parts sourcing also reduces
domestik, mendukung transfer teknologi, dan meningkatkan                    transportation requirements, thereby lowering associated
daya saing produsen lokal. Lokalisasi pengadaan suku                        greenhouse gas (GHG) emissions. Collectively, these
cadang juga mengurangi kebutuhan transportasi, sehingga                     outcomes enable the Company to extend its positive
menurunkan emisi gas rumah kaca yang berkaitan. Secara                      impact on local communities, regional economies, and the
keseluruhan, hasil-hasil ini memungkinkan Perseroan untuk                   environment.
memperluas dampak positifnya terhadap komunitas lokal,
perekonomian regional, dan lingkungan.

Sebagai bagian dari komitmen yang lebih luas terhadap                       As part of its broader commitment to sustainable operations,
operasional yang berkelanjutan, Perseroan juga sedang                       the Company is also advancing the development of a
memajukan pengembangan kerangka kerja perencanaan                           comprehensive capital planning framework to support the
modal yang komprehensif untuk mendukung transisi                            transition of its fleet toward next-generation technologies.
armadanya menuju teknologi generasi berikutnya. Hal                         This includes harmonising fleet requirements across its
ini mencakup harmonisasi kebutuhan armada di seluruh                        Indonesian and Australian operations and aligning future
operasional Indonesia dan Australia serta penyelarasan                      capital investments with the adoption of low- and zero-
investasi modal di masa mendatang dengan adopsi                             emission equipment. Since 2024, the Company participates
peralatan emisi rendah dan nol emisi. Sejak tahun                           in a multi-year collaborative study by a leading global original
2024, Perseroan berpartisipasi dalam studi kolaboratif                      equipment manufacturer (OEM) to assess decarbonisation
multi‑tahun yang diselenggarakan oleh salah satu produsen                   pathways, including the deployment of more fuel-efficient
peralatan asli (original equipment manufacturer/OEM) global                 and electric-powered machinery, as well as evaluating fleet
terkemuka untuk mengkaji berbagai jalur dekarbonisasi.                      rebuild strategies. In parallel, the Company continues to
Studi ini mencakup penerapan peralatan yang lebih efisien                   engage with multiple OEMs to assess available technologies
dalam penggunaan bahan bakar dan berbasis tenaga                            and establish long-term strategic partnerships, including
listrik, serta evaluasi strategi fleet rebuild. Secara paralel,             piloting the use of hybrid trucks as part of our fleet
Perseroan terus menjalin keterlibatan dengan berbagai                       decarbonisation strategy.
OEM untuk menilai teknologi yang tersedia dan membangun
kemitraan strategis jangka panjang, termasuk pelaksanaan
uji coba penggunaan truk hibrida sebagai bagian dari
strategi dekarbonisasi armada Perseroan.




104         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 107
                                                                                  Dampak Ekonomi
                                                                                  Economic Impact




Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      105
Page 108
        Strategi Perubahan Iklim
        Climate Strategy




106   Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 109
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity   107
Page 110
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy




108    Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 111
                                                                                                                       Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                               Climate Strategy




Selama beberapa tahun ini, Perseroan telah memposisikan            Over the years, the Company has positioned climate
perubahan iklim sebagai salah satu pilar utama dalam               change as one of the core pillars of its ESG Framework,
Kerangka ESG-nya. Fokus utama diarahkan pada upaya                 with a clear focus on reducing energy consumption and
pengurangan konsumsi energi dan emisi gas rumah kaca               greenhouse gas (GHG) emissions across its operations
(GRK) di seluruh wilayah operasional secara global, dan            globally, while proactively addressing climate-related risks
juga pengelolaan risiko dan pemanfaatan peluang terkait            and opportunities. Effective climate risk management
perubahan iklim secara proaktif. Pengelolaan risiko iklim          strengthens long-term business resilience, enhances
yang efektif diyakini dapat memperkuat ketahanan bisnis            operational performance, and creates added value for
jangka panjang, meningkatkan kinerja operasional, serta            increasingly climate-conscious customers.
menciptakan nilai tambah bagi pelanggan yang semakin
memiliki kepedulian terhadap isu iklim.




TUJUAN, TARGET, DAN CAKUPAN KERJA                                  GOALS, TARGETS AND HIGHLIGHT
[GRI 3-3]                                                          PERFORMANCE [GRI 3-3]



  9%                                        24%
  Penurunan emisi Cakupan                   Pendapatan dari batubara                             Penyelesaian asesmen risiko
  1 dan 2 dibandingkan tahun                non-termal                                           dan peluang transisi iklim
  2024                                      Non-thermal coal revenue                             Completed climate transition
  Lower Scope 1&2 emission                                                                       risks and opportunities
  compared to 2024                                                                               assessment




Pada tahun 2025, Perseroan semakin memajukan strategi              In 2025, the Company further advanced its climate strategy
iklimnya dengan melanjutkan hasil penilaian awal risiko dan        by building on its inaugural climate transition risk and
peluang transisi iklim, serta secara konsisten melakukan           opportunity assessment and continuing to track its Scope
pelacakan inventaris emisi gas rumah kaca (GRK) Lingkup 1,         1, 2 and 3 GHG inventories across operations in Indonesia
2, dan 3 di seluruh operasi di Indonesia dan Australia. Pada       and Australia. During the year, the Company also conducted
tahun yang sama, Perseroan juga melaksanakan penilaian             a baseline assessment of Scope 1 and 2 emissions for its
baseline emisi Lingkup 1 dan 2 untuk operasinya di Amerika         operations in the United States. Climate-related disclosures
Serikat. Pengungkapan terkait iklim turut diperkuat melalui        were further strengthened through alignment with IFRS S2
penyelarasan dengan IFRS S2 Climate-related Disclosures            Climate-related Disclosures (which incorporates the former
(yang mengintegrasikan kerangka kerja TCFD sebelumnya),            TCFD framework), enabling a more robust assessment of
sehingga memungkinkan penilaian risiko dan peluang                 climate-related financial risks and opportunities, supporting
finansial terkait iklim yang lebih kuat, mendukung kepatuhan       compliance with regulatory requirements in key markets
terhadap persyaratan regulasi di pasar utama seperti               such as the Australian Sustainability Reporting Standards
Australian Sustainability Reporting Standards (ASRS), serta        (ASRS), and ensuring alignment with global best practice.
memastikan keselarasan dengan praktik terbaik global. [GRI         [GRI 3-3]
3-3]




                                           Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity        109
Page 112
Risiko Iklim, Adaptasi, Ketahanan, dan Transisi
Climate Risk and Adaptation, Resilient, and Transition


Perubahan iklim merupakan tantangan global yang                            Climate change is a pressing global challenge with far
mendesak dengan dampak yang luas terhadap ekosistem,                       reaching impacts on ecosystems, human wellbeing,
kesejahteraan manusia, dan kegiatan operasional bisnis.                    and business operations. Mine owners are increasingly
Pemilik tambang semakin memprioritaskan penyedia jasa                      prioritising service providers that can enhance climate
yang mampu meningkatkan kinerja iklim serta ketahanan                      performance and operational resilience. Amid evolving
operasional. Seiring dengan berkembangnya ekspektasi                       market expectations, the mining industry, including the
pasar, industri pertambangan, termasuk Perseroan, telah                    Company, has experienced the physical impacts of climate
mengalami dampak fisik perubahan iklim, seperti pola cuaca                 change, such as unpredictable weather patterns that disrupt
yang semakin tidak terprediksi yang dapat mengganggu                       coal mining operations and supply chains.
kegiatan penambangan batubara dan rantai pasok.

Sebagai respons atas tantangan tersebut, Perseroan                         In response to these challenges, the Company is committed
berkomitmen untuk mengidentifikasi, memahami, dan                          to identifying, understanding, and managing climate related
mengelola risiko terkait perubahan iklim guna memperkuat                   risks to strengthen its long-term resilience. As a mining
ketahanan jangka panjang. Sebagai penyedia jasa                            services provider, the Company supports customers in
pertambangan, Perseroan mendukung para pelanggan                           decarbonising their operations and improving climate
dalam upaya dekarbonisasi operasional dan peningkatan                      adaptation by delivering low carbon and climate resilient
kemampuan adaptasi terhadap perubahan iklim melalui                        solutions. This approach not only safeguards business
penyediaan solusi rendah karbon dan berketahanan iklim.                    continuity but also contributes to the transition towards a
Pendekatan ini tidak hanya menjaga keberlangsungan                         more sustainable mining industry.
bisnis, tetapi juga berkontribusi terhadap transisi menuju
industri pertambangan yang lebih berkelanjutan.

Proses identifikasi dan pengelolaan risiko terkait perubahan               The identification and management of climate related
iklim dijelaskan lebih lanjut dalam bagian manajemen                       risks are addressed in the risk management section of
risiko pada Laporan Keberlanjutan ini. Upaya tersebut                      this Sustainability Report. These efforts demonstrate the
mencerminkan komitmen berkelanjutan Perseroan dalam                        Company’s ongoing commitment to mitigating and adapting
melakukan mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim                   to climate change in a responsible and proactive manner.
secara bertanggung jawab dan proaktif. Saat ini, asesmen                   The current physical climate risk assessment is qualitative
risiko fisik perubahan iklim masih bersifat kualitatif, dengan             in nature, with financial quantification to be undertaken in
kuantifikasi dampak keuangan yang akan dilakukan pada                      future quantitative assessments of physical and transition
asesmen kuantitatif selanjutnya terhadap risiko dan peluang                related climate risks and opportunities. [GRI 3-3]
perubahan iklim, baik fisik maupun transisi. [GRI 3-3]

Penilaian Resiko dan Peluang Iklim                                         Climate Risk and Opportunities Assessment [GRI 201-2]
[GRI 201-2] [IFRS S2]                                                      [IFRS S2]
Seiring dengan perubahan iklim yang terus menjadi isu global               As climate change remains a critical global issue, the
yang kritis, Perseroan berkomitmen untuk memperkuat                        Company is committed to enhancing its climate-related
pengungkapan terkait iklim sejalan dengan standar                          disclosures in line with global standards. To support this
global. Untuk mendukung komitmen tersebut, Perseroan                       commitment, the Company is aligning its reporting with
menyelaraskan pelaporan keberlanjutannya dengan IFRS S2                    IFRS S2 Climate-related Disclosures.
Climate-related Disclosures.

IFRS Sustainability Disclosure Standard S2 Climate-related                 IFRS Sustainability Disclosure Standard S2 Climate-related
Disclosures (IFRS S2) menyediakan kerangka kerja yang                      Disclosures (IFRS S2) provides a comprehensive framework
komprehensif untuk mengungkapkan risiko dan peluang                        for disclosing climate-related risks, opportunities, and their
terkait iklim beserta dampak keuangannya. Standar ini juga                 financial impacts. It also outlines how climate issues are
mengatur bagaimana cara isu iklim diintegrasikan ke dalam                  integrated into governance, strategy, risk management, and
tata kelola, strategi, manajemen risiko, serta metrik dan                  metrics and targets.
target.

Dengan mengadopsi IFRS S2, Perseroan memperkuat                            By adopting IFRS S2, the Company strengthens its climate
strategi perubahan iklimnya serta memenuhi ekspektasi                      strategy and meets evolving regulatory expectations,
regulasi yang terus berkembang, sekaligus menunjukkan                      demonstrating improved transparency and resilience. The


110        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 113
                                                                                                                                Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                                        Climate Strategy




peningkatan transparansi dan ketahanan. Tabel di bawah                      table below summarises the Company’s progress in aligning
ini merangkum capaian Perseroan dalam menyelaraskan                         with the standard.
pengungkapan dengan standar tersebut.

Kemajuan Aksi Iklim Berdasarkan Persyaratan Pengungkapan IFRS S2
Climate Action Progress Guided by IFRS S2 Disclosure Requirements

   Elemen Inti IFRS S2      Pengungkapan yang Direkomendasikan                  Ringkasan Kemajuan hingga 2024                         Tautan
  IFRS S2 Core Element           Recommended Disclosure                           Summary of Progress by 2025                           Link

Tata Kelola                a.   Badan pengelola atau individu          Pengawasan Tata Kelola:                                Bab Our Approach
Governance                      yang bertanggung jawab dalam                                                                  to Sustainability and
                                melakukan pengawasan atas risiko       Peran dan Pengawasan Dewan terhadap Risiko Iklim       Chapter Corporate
                                dan peluang terkait iklim.             •    Dewan Direksi melakukan pengawasan atas           Governance, Halaman 42
                           b.   Peran manajemen dalam tata kelola,          risiko dan peluang terkait iklim dalam kerangka
                                pengendalian, dan prosedur yang             manajemen risiko Perseroan, termasuk risiko       Chapter Our Approach
                                digunakan untuk memantau serta              fisik dan risiko transisi.                        to Sustainability and
                                mengelola risiko dan peluang terkait                                                          Chapter Corporate
                                iklim.                                 Akuntabilitas Manajemen:                               Governance Page 42
                                                                       •    Strategi ESG, termasuk tentang iklim,
                           a.   The governing body or individuals           dikembangkan di tingkat Grup oleh
                                responsible for overseeing climate-         Perusahaan induk. Pada Tingkat Perseroan,
                                related risks and opportunities.            Wakil Presiden Direktur yang didukung oleh
                           b.   Management’s role in the                    pimpinan divisi Keselamatan, Kesehatan dan
                                governance, controls, and                   Lingkungan (SHE) dan Hubungan Eksternal
                                procedures used to monitor and              (ER) bertanggung jawab atas pelaksanaan
                                manage climate-related risks and            strategi tersebut dan pemantauan kinerja,
                                opportunities.                              serta melaporkannya secara berkala kepada
                                                                            Presiden Direktur yang memiliki tanggung
                                                                            jawab keseluruhan dan menyampaikan kinerja
                                                                            dan kemajuan kepada Dewan Komisaris untuk
                                                                            mendukung pengawasan yang efektif.

                                                                       Keterampilan dan Kompetensi:
                                                                       •    Dalam melaksanakan strategi iklim, Divisi
                                                                            SHE Perseroan didukung oleh tim ESG pada
                                                                            Perusahaan induk, dan pihak eksternal, yang
                                                                            menyediakan keahlian yang diperlukan untuk
                                                                            pengelolaan strategi iklim, asesmen risiko dan
                                                                            peluang.

                                                                       Pengawasan dan Integrasi Risiko:
                                                                       •   Risiko iklim telah mulai diintegrasikan ke
                                                                           dalam kerangka tata kelola Perseroan, dengan
                                                                           pengawasan oleh komite dan manajemen
                                                                           terkait, guna memastikan transparansi,
                                                                           akuntabilitas, serta keselarasan dengan
                                                                           standar pelaporan global.
                                                                       Governance Oversight:

                                                                       Board Roles and Oversight on Climate Risks
                                                                       •    The Board oversees climate-related risks
                                                                            and opportunities within the Company’s risk
                                                                            management framework, including physical
                                                                            and transition risks.

                                                                       Management Accountabilities
                                                                       •   The ESG strategy, including climate, is
                                                                           developed on Group level by the holding
                                                                           company. In the Company, the Vice President
                                                                           Director, supported by the leader of Safety,
                                                                           Health and Environment (SHE) division and
                                                                           External Relation (ER) division implements the
                                                                           strategy and monitors performance, reporting
                                                                           regularly to the President Director, who holds
                                                                           overall responsibility and updates the Board of
                                                                           Commissioners to enable effective oversight.




                                                    Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity        111
Page 114
Kemajuan Aksi Iklim Berdasarkan Persyaratan Pengungkapan IFRS S2
Climate Action Progress Guided by IFRS S2 Disclosure Requirements

   Elemen Inti IFRS S2      Pengungkapan yang Direkomendasikan                    Ringkasan Kemajuan hingga 2024                         Tautan
  IFRS S2 Core Element           Recommended Disclosure                             Summary of Progress by 2025                           Link

                                                                         Skills and Competencies
                                                                         •     In implementing its climate strategy, the
                                                                               Company is supported by the ESG Division of
                                                                               its holding company, along with internal and
                                                                               external specialists, who provide the necessary
                                                                               expertise to manage the strategy, assess
                                                                               climate-related risks and opportunities.

                                                                         Risk Oversight and Integration:
                                                                         •     Climate risks have started to be integrated
                                                                               into the Company’s governance framework,
                                                                               with oversight from relevant committees
                                                                               and management, ensuring transparency,
                                                                               accountability, and alignment with global
                                                                               reporting standards.
Strategi                   Risiko dan peluang terkait iklim yang         Risiko dan Pelulang Terkait Iklim:                      Bab Climate Strategy,
Strategy                   mencakup:                                     •     Perusahaan telah melaksanakan asesmen             Halaman 106
                           a.    Risiko dan peluang terkait iklim yang         risiko dan peluang transisi iklim yang
                                 secara wajar dapat memengaruhi                mencakup operasional dan rantai nilainya di       Chapter Climate
                                 prospek Perseroan.                            Indonesia dan Australia.                          Strategy, Page 106
                           b.    Model bisnis dan rantai nilai: dampak
                                 saat ini dan yang diantisipasi dari     Strategi dan Mitigasi:
                                 risiko dan peluang terkait iklim        •     Inisiatif pengurangan konsumsi bahan bakar
                                 terhadap model bisnis dan rantai              sedang dilaksanakan di dua lokasi terbesar
                                 nilai Perseroan.                              Perusahaan di Indonesia, yaitu Adaro Tutupan
                           c.    Strategi dan pengambilan keputusan,           (ADT) dan Indonesia Pratama (IPR).
                                 termasuk rencana transisi terkait       •     Roadmap dekarbonisasi tengah dikembangkan,
                                 iklim.                                        disertai dengan penetapan target sementara
                           d.    Posisi keuangan, kinerja keuangan,            efisiensi energi dan pengurangan emisi.
                                 dan arus kas serta dampak yang
                                 diantisipasi dalam jangka pendek,       Ketahanan Iklim:
                                 menengah, dan panjang.                  •    Kepatuhan proaktif Perseroan terhadap
                                                                              standar iklim yang terus berkembang
                           The climate-related risks and opportunities        mencerminkan pendekatan strategis dalam
                           on:                                                mengelola risiko dan peluang terkait iklim.
                           a.    Climate-related risks and               •    Langkah-langkah adaptif dan pengalokasian
                                 opportunities that could reasonably          sumber daya telah diterapkan untuk
                                 be expected to affect the company’s          memitigasi risiko serta memanfaatkan peluang
                                 prospects.                                   yang berasal dari faktor iklim fisik maupun
                           b.    Business model and value chain:              transisi, guna mendukung ketahanan jangka
                                 The current and anticipated effects          panjang.
                                 of those climate-related risks and
                                 opportunities on the company’s          Climate-related Risks and Opportunities:
                                 business model and value chain.         •    The Company conducted a climate transition
                           c.    Strategy and decision-making,                risk and opportunities assessment covering its
                                 including climate-related transition         operations and value chains in Indonesia and
                                 plans.                                       Australia.
                           d.    Financial position, financial
                                 performance, and cash flows and         Strategy and Mitigation:
                                 their anticipated effects over the      •     Fuel consumption reduction initiatives are
                                 short, medium and long term.                  underway at the Company’s two largest sites in
                           e.    Climate resilience of the company’s           Indonesia: Adaro Tutupan (ADT) and Indonesia
                                 strategies and its business model to          Pratama (IPR).
                                 climate-related changes.                •     Interim energy efficiency and emission
                                                                               reduction targets are being developed.
                                                                               Decarbonisation roadmap is planned
                                                                               afterwards.

                                                                         Climate Resilience:
                                                                         •    The Company’s proactive compliance with
                                                                              evolving climate standards reflects a strategic
                                                                              approach to managing climate risks and
                                                                              opportunities.
                                                                         •    Adaptive measures and resource allocation
                                                                              are being implemented to mitigate risks and
                                                                              leverage opportunities from both physical and
                                                                              transition climate factors, supporting long-term
                                                                              resilience.




112         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 115
                                                                                                                                    Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                                            Climate Strategy




 Kemajuan Aksi Iklim Berdasarkan Persyaratan Pengungkapan IFRS S2
 Climate Action Progress Guided by IFRS S2 Disclosure Requirements

    Elemen Inti IFRS S2      Pengungkapan yang Direkomendasikan                    Ringkasan Kemajuan hingga 2024                          Tautan
   IFRS S2 Core Element           Recommended Disclosure                             Summary of Progress by 2025                            Link

 Manajemen Risiko           a.   Proses dan kebijakan yang                Integrasi dalam Managemen Risiko Perseroan:              Bab Our Approach
 Risk Management                 digunakan untuk mengidentifikasi,        •     Perusahaan telah mulai mengintegrasikan hasil      to Sustainability and
                                 menilai, memprioritaskan, dan                  penilaian risiko iklim serta langkah-langkah       Chapter Corporate
                                 memantau risiko dan peluang terkait            mitigasinya ke dalam sistem manajemen risiko       Governance, Halaman
                                 iklim, termasuk penggunaan skenario            yang telah ada.                                    42
                                 iklim.
                            b.   Tingkat integrasi dan pemanfaatan        Integration into Overall Risk Management:                Chapter Our Approach
                                 proses pengelolaan risiko dan            •     The Company has started to incorporated            to Sustainability and
                                 peluang terkait iklim dalam sistem             climate risk assessment findings and               Chapter Corporate
                                 manajemen risiko Perseroan secara              mitigation measures into its existing risk         Governance, Page 42
                                 keseluruhan.                                   management systems. This includes following
                                                                                the AASB S2’s requirements for its Australia
                            a.   a. The processes and policies used             operation.
                                 to identify, assess, prioritize and
                                 monitor climate-related risks and
                                 opportunities, including if and how
                                 the company uses climate-related
                                 scenarios.
                            b.   b. To which extent the company
                                 integrates and uses its processes
                                 to manage climate-related risks
                                 and opportunities in its overall risk
                                 management system.
 Metrik dan Target          a.   Metrik terkait iklim, termasuk emisi     Metrik dan Target Terkait Iklim:                         Bab 6.1, Climate
 Metric and Target               GRK Cakupan 1, Cakupan 2, dan            •    Target sementara pengurangan emisi sedang           Strategy, Halaman 106
                                 Cakupan 3; risiko transisi dan fisik;         dikembangkan untuk emisi Cakupan 1 dan 2.
                                 serta peluang.                                Target-target ini saat ini ditetapkan sebagai       Chapter 6.1, Climate
                            b.   Target terkait iklim, baik kuantitatif        target internal untuk menguji implementasi          Strategy, Page 106
                                 maupun kualitatif, untuk memantau             inisiatif dekarbonisasi Perseroan. Publikasi
                                 kemajuan.                                     target akan dilakukan setelah melalui proses
                            c.   Pendekatan dalam penetapan,                   validasi internal.
                                 peninjauan, dan pemantauan capaian       •    Strategi dekarbonisasi saat ini dikembangkan
                                 masing-masing target terkait iklim.           dengan fokus awal pada pengurangan
                                                                               konsumsi bahan bakar (material untuk emisi
                            a.   Climate-related metrics: Scope 1, 2,          Cakupan 1 dan Cakupan 3).
                                 and 3 GHG emissions; transitions
                                 and physical risks; opportunities.       Climate-related metrics and targets:
                            b.   Climate-related targets: Quantitative    •    Interim emissions reduction targets are
                                 and qualitative targets to monitor            being developed, including for Scope 1 and 2
                                 progress.                                     emissions. These are currently being set as
                            c.   Climate-related targets: Approaches           internal target to test the implementation of
                                 to setting and reviewing each target          its decarbonisation initiatives. Publication of
                                 and monitoring progress against               these targets will follow the internal validation
                                 each target.                                  of these targets.
                                                                          •    `The decarbonisation strategy is currently
                                                                               being developed with an initial focus on fuel
                                                                               consumption reduction (material to its Scope
                                                                               1 and 3).



Penilaian Risiko Iklim Fisik                                                   Physical Climate Risks Assessment
Perseroan telah menyelesaikan asesmen risiko fisik                             The Company recently completed a screening-level physical
perubahan iklim pada tingkat penyaringan yang mencakup                         risk assessment covering 25 assets, consisting of 14
25 aset, terdiri atas 14 aset di Indonesia, 4 aset di Australia,               assets in Indonesia, 4 in Australia and 7 in the United States
dan 7 aset di Amerika Serikat. Asesmen ini mencakup                            of America. The assessment covered both the Company’s
aset yang dimiliki oleh Perseroan maupun aset milik                            assets and customer-owned assets that are critical to the
pelanggan yang memiliki signifikansi strategis terhadap                        Company’s business. The assets assessed included open
keberlangsungan bisnis Perseroan. Aset yang dinilai                            pit mines, offices, mess halls, and a workshop. These assets
meliputi tambang terbuka, gedung perkantoran, mess hall,                       represent 100% of the Company’s operations in these three
serta fasilitas bengkel. Seluruh aset yang dinilai tersebut                    markets.
merepresentasikan 100% dari total operasional Perseroan
di ketiga wilayah tersebut.

Penilaian ini menggunakan data iklim komprehensif dan                          The assessment used comprehensive climate data and
proyeksi dari model global. Penilaian berbasis desktop ini                     projections from global models. This desk-based review
berfokus pada identifikasi potensi kerentanan dan dampak                       focused on identifying potential vulnerabilities and impacts
dari bahaya fisik iklim. Ruang lingkup penilaian risiko fisik                  from physical climate hazards. The scope of the assessment
meliputi:                                                                      also included:




                                                      Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity              113
Page 116
                     3 Negara                                      2 Jenis Kepemilikan                                       25 Aset
                    3 Countries                                     2 Ownership Types                                       25 Assets
 •    Indonesia                                       •    BUMA – Aset Milik Perseroan                   •    1 Tanah Terbuka
 •    Australia                                            BUMA – Owned Assets                                1 Open Land
 •    USA                                             •    Client – Aset yang Milik Klien                •    3 Ruang Mess
                                                           Client-Owned Assets                                3 Mess Halls
                                                                                                         •    3 Kantor
                                                                                                              3 Offices
                                                                                                         •    14 Tambang Terbuka
                                                                                                              14 Open Pit Mines
                                                                                                         •    1 Bengkel (BUMA Rebuild Centre)
                                                                                                              1 Workshop (BUMA Rebuild Centre)
                                                                                                         •    3 Fasilitas Pengelolahan Logam dan
                                                                                                              Mineral
                                                                                                              3 Metals and minerals processing plants
                  2 Rentang Waktu                                       2 Skenario                                        9 Bahaya Iklim
                   2 Time Horizon                                       2 Scenarios                                     9 Climate Hazards
 •    Dekade 2030-an (jangka pendek hingga            •    SSP5-8.5 (Skenario Emisi Tinggi)              •    Suhu Ekstrem Panas
      menengah)                                            SSP1-2.6 (Low Emission Scenario)                   Extreme Heat
      2030s (short-to-medium-term)                    •    SSP1-2.6 (Skenario Emisi Rendah)              •    Suhu Ekstrem Dingin
 •    Dekade 2050-an (jangka panjang)                      SSP5-8.5 (High Emission Scenario)                  Extreme Cold
      2050s (long-term)                                                                                  •    Banjir Sungai
                                                      Skenario disusun berdasarkan Shared                     River Flooding
                                                      Socioeconomic Pathways (SSP) yang                  •    Banjir Akibat Curah Hujan Ekstrem
                                                      dikembangkan oleh Intergovernmental Panel on            Extreme Rainfall Flooding
                                                      Climate Change (IPCC).                             •    Banjir Pesisir
                                                      Scenarios are based on the Intergovernmental            Coastal Flooding
                                                      Panel on Climate Change’s (IPCC) Shared            •    Angin Kencang Dan Badai
                                                      Socioeconomic Pathways (SSP).                           Extreme Winds and Storms
                                                                                                         •    Longsor Akibat Hujan
                                                                                                              Rainfall-induced Landslides
                                                                                                         •    Kebakaran Hutan
                                                                                                              Wildfires
                                                                                                         •    Stres Air Dan Kekeringan
                                                                                                              Water Stress and Drought



Tabel di bawah ini menyajikan hasil penilaian risiko iklim fisik                The table below presents results of the Company’s physical
Perseroan untuk aset-asetnya di Indonesia dan Australia,                        climate risks assessment for its Indonesian and Australian
serta aset-aset pelanggan Perseroan yang penting bagi                           assets and the assets of the Company’s customers that are
bisnis Perseroan.                                                               important to the Company’s business.


                                                                                                                         Potensi Risiko Tertinggi di Masa
                                                                                                                                      Depan
                                                                                                                          Highest Potential Future Risk
                                                                                                                             Jangka
  Bahaya Iklim                      Potensi Dampak Bisnis dan Langkah Adaptasi                     Risiko di Baseline   Pendek hingga           Jangka
 Climate Hazard                   Potential Business Impact and Adaptation Measures                  Baseline Risk         Menengah            Panjang
                                                                                                                         (hingga 2030-      (hingga 2050-
                                                                                                                               an)                an)
                                                                                                                        Short- to             Long Term
                                                                                                                        Medium-Term           (by 2050s)
                                                                                                                           (by 2030s)
 Panas Ekstrem     •    Dampak: Peningkatan tingkat kerusakan mesin, biaya pemeliharaan            Rendah untuk         Sangat              Sangat
 Extreme Heat           akibat panas berlebih, dan kerugian finansial akibat penghentian           Indonesia dan        Tinggi untuk        Tinggi untuk
                        produksi.                                                                  Australia            Indonesia           Indonesia,
                        Adaptasi: Memasang sensor suhu dan sistem pemantauan cuaca untuk           Low for Indonesia    Very High for       Australia dan
                        memberikan data langsung dan mengeluarkan peringatan kejadian              and Australia        Indonesia           AS
                        panas ekstrim tepat waktu.                                                                                          Very High for
                   •    Dampak: Penurunan produktivitas personel aset, meningkatnya penyakit       Minimal untuk AS     Tinggi untuk        Indonesia,
                        dan cedera terkait panas.                                                  Minimal for USA      Australia           Australia and
                        Adaptasi: Mengintegrasikan mitigasi panas ekstrem dan pencegahan                                High for            USA
                        stres panas ke dalam pedoman keselamatan dan kesehatan kerja (K3)                               Australia
                        aset.
                                                                                                                        Sedang untuk
                   •    Impact: Increased breakdown rates of machinery, maintenance costs                               AS
                        from overheating, and financial losses due to production halts.                                 Moderate for
                        Adaptation: Install temperature sensors and weather monitoring                                  USA
                        systems to provide real-time data and issue timely heat warnings.
                   •    Impact: Reduced productivity of asset personnel, heat-related illnesses
                        and injuries.
                        Adaptation: Integrate extreme heat mitigation and heat stress prevention
                        into the assets’ work health and safety guidelines.




114         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 117
                                                                                                                                  Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                                          Climate Strategy




                                                                                                                         Potensi Risiko Tertinggi di Masa
                                                                                                                                      Depan
                                                                                                                          Highest Potential Future Risk
                                                                                                                            Jangka
 Bahaya Iklim                Potensi Dampak Bisnis dan Langkah Adaptasi                         Risiko di Baseline     Pendek hingga          Jangka
Climate Hazard             Potential Business Impact and Adaptation Measures                      Baseline Risk           Menengah           Panjang
                                                                                                                        (hingga 2030-     (hingga 2050-
                                                                                                                              an)               an)
                                                                                                                       Short- to            Long Term
                                                                                                                       Medium-Term          (by 2050s)
                                                                                                                          (by 2030s)
Dingin Extrem    •   Dampak: Penurunan produktivitas personel aset dan peningkatan             Sedang untuk            Rendah untuk       Minimal untuk
Extreme Cold         tingkat hipotermia dan penyakit terkait dingin lainnya.                   Indonesia, Australia,   Australia          Indonesia dan
                     Adaptasi: Menyediakan pakaian dan perlengkapan cuaca dingin untuk         dan AS                  Low for            Australia
                     personel aset.                                                                                    Australia          Minimal for
                 •   Dampak: Peningkatan tingkat terpeleset dan jatuh serta peningkatan        Moderate for                               Indonesia and
                     tingkat cedera akibat penumpukan es.                                      Indonesia,Australia     Minimal untuk      Australia
                     Adaptasi: Mengintegrasikan cuaca dingin ekstrem ke dalam pedoman          and USA                 Indonesia dan
                     kesehatan dan keselamatan aset, termasuk ambang suhu untuk                                        AS                 Rendah untuk
                     menghentikan operasi luar ruangan.                                                                Minimal for        AS
                                                                                                                       Indonesia and      Low for USA
                 •   Impact: Reduced productivity of asset personnel and increased rates of                            USA
                     hypothermia and other cold-related illnesses.
                     Adaptation: Provide cold weather clothing and gear to assets personnel.
                 •   Impact: Increased rate of slips and falls and increased rates of injury
                     from frost buildup.
                     Adaptation: Integrate extreme cold into the assets’ health and safety
                     guidelines, including temperature thresholds for halting outdoor
                     operations.
Banjir           •   Dampak: Kerusakan pada mesin (terutama peralatan listrik sensitif) dan    Minimal untuk Indonesia dan Australia
Flooding             bangunan, mengakibatkan naiknya biaya pemeliharaan dan penggantian        Sangat Tinggi untuk AS
                     serta biaya dari penghentian produksi.
                     Adaptasi: Meninggikan atau melindungi mesin dan sistem listrik penting    Minimal for Indonesia and Australia
                     dari air serta mengembangkan protokol untuk menghentikan aktivitas        Very high for USA
                     dengan aman jika banjir akan terjadi.
                 •   Dampak: Gangguan operasi dari potensi pemblokiran akses kendaraan
                     dan personel.
                     Adaptasi: Identifikasi jalur dan akses alternatif untuk memastikan
                     keberlanjutan operasi.
                 •   Dampak: Peningkatan risiko cedera dan kematian, termasuk penyakit.
                     Adaptasi: Melatih pekerja tentang risiko banjir dan protokol respons
                     yang sesuai.

                 •   Impact: Damages towards machinery (especially sensitive electrical
                     equipment) and structures, followed by maintenance and replacement
                     costs and costs from production halts.
                     Adaptation: Elevate or waterproof critical machinery and electrical
                     systems and develop protocols to safely shut down any activity in case
                     of imminent flooding.
                 •   Impact: Disruption of operations from potential blocking of vehicle and
                     personnel access points.
                     Adaptation: Identify alternate routes and access points to allow for
                     operational continuity.
                 •   Impact: Increased risk of injuries and fatalities, including diseases.
                     Adaptation: Train workers on flood-specific risks and the appropriate
                     response protocols.
Angin Kencang    •   Dampak: Kerusakan fasilitas pengolahan, area penyimpanan, gedung          Sangat Tinggi untuk Australia
dan Badai            kantor dan sistem transportasi.                                           Minimal untuk Indonesia
Extreme Winds        Adaptasi: Memasang pemecah angin atau struktur penghalang angin           Rendah untuk AS
and Storms           sementara di sekitar peralatan dan struktur sensitif sebelum terjadinya
                     badai.                                                                    Very High for Australia
                 •   Dampak: Peningkatan tingkat cedera dari puing-puing.                      Minimal for Indonesia
                     Adaptasi: Mengintegrasikan mitigasi siklon tropis kedalam pedoman         Low for USA
                     operasi aset, termasuk protokol untuk menghentikan operasi dengan
                     aman selama terjadinya angin kencang.
                 •   Dampak: Puing-puing dan angin kencang dapat mengganggu
                     transportasi barang dan personel ke dan dari aset.
                     Adaptasi: Mengidentifikasi dan mempersiapkan rute cadangan atau
                     jalan sementara untuk mempertahankan akses ke lokasi setelah
                     peristiwa siklon tropis.
                 •   Impact: Damage of processing facilities, storage areas, office building
                     and transport systems.
                     Adaptation: Install windbreaks or temporary barriers around sensitive
                     equipment and structures ahead of storms.
                 •   Impact: Increased rate of injuries from accompanied debris.
                     Adaptation: Integrate tropical cyclone mitigation, including protocols
                     for safely shutting down operations during high winds, in the assets’
                     operating guideline.




                                                   Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity            115
Page 118
                                                                                                                       Potensi Risiko Tertinggi di Masa
                                                                                                                                    Depan
                                                                                                                        Highest Potential Future Risk
                                                                                                                            Jangka
 Bahaya Iklim                  Potensi Dampak Bisnis dan Langkah Adaptasi                         Risiko di Baseline   Pendek hingga          Jangka
Climate Hazard               Potential Business Impact and Adaptation Measures                      Baseline Risk         Menengah           Panjang
                                                                                                                        (hingga 2030-     (hingga 2050-
                                                                                                                              an)               an)
                                                                                                                       Short- to            Long Term
                                                                                                                       Medium-Term          (by 2050s)
                                                                                                                          (by 2030s)
                 •    Impact: Debris and strong winds may disrupt the transportation of
                      goods and personnels to and from the assets.
                      Adaptation: Identify and prepare backup routes or temporary roads to
                      maintain site access after tropical cyclone events.
Tanah Longsor    •    Dampak: Kerusakan aset dan infrastruktur sehingga meningkatkan              Minimal untuk        Minimal untuk Indonesia dan
Akibat Hujan          biaya pemeliharaan dan penggantian terutama di tambang.                     Indonesia dan        Australia
Rainfall-             Adaptasi: Memasang struktur geotekstil dan penguatan tanah untuk            Australia
Induced               memperkuat lereng dan mengurangi kerentanan terhadap erosi dan                                   Sedang untuk AS
Landslides            longsor.                                                                    Rendah untuk AS
                 •    Dampak: Titik akses yang terblokir ke dan dari aset sehingga mencegah                            Minimal for Indonesia and
                      transportasi barang dan personel serta mengganggu operasi.                  Minimal for          Australia
                      Adaptasi: Mengidentifikasi dan mempersiapkan rute cadangan atau             Indonesia and
                      jalan sementara untuk mempertahankan akses ke lokasi selama                 Australia            Moderate for USA
                      keadaan darurat.
                 •    Dampak: Peningkatan tingkat cedera dan kematian.                            Low for USA
                      Adaptasi: Mengembangkan dan mengintegrasikan rencana tanggap
                      darurat tanah longsor dalam pedoman operasional aset.
                 •    Impact: Damaged assets and infrastructure, increasing maintenance
                      and replacement costs especially in mining pits.
                      Adaptation: Install geotextile and soil reinforcement structures to
                      strengthen the slopes and reduce the susceptibility to erosion and
                      failure.
                 •    Impact: Blocked access points to and from assets, preventing the
                      transport of goods and personnel and disrupting operations.
                      Adaptation: Identify and prepare backup routes or temporary roads to
                      maintain site access during emergencies.
                 •    Impact: Increased rate of injuries and fatalities.
                      Adaptation: Develop and integrate landslide emergency response plan
                      in the assets’ operational guidelines.
Stress Air &     •    Dampak: Konflik dengan masyarakat lokal dari konsumsi air yang tidak        Rendah untuk         Rendah Untuk Australia
Kekeringan            proporsional.                                                               Australia dan AS     Minimal Untuk Indonesia
Water Stress &        Adaptasi: Secara rutin melibatkan masyarakat lokal untuk menjelaskan                             Sangat Tinggi Untuk As
Drought               penggunaan air dan berbagi informasi tentang upaya mitigasi                 Minimal untuk
                      kekeringan.                                                                 Indonesia
                 •    Dampak: Penurunan efisiensi operasional dari proses yang bergantung
                      pada air seperti pengolahan bijih dan sistem pendinginan peralatan dan
                      kantor.
                      Adaptasi: Berinvestasi dalam sistem daur ulang dan penggunaan
                      kembali air untuk menyediakan sumber air tambahan dan penyangga
                      terhadap peristiwa stres air.
                 •    Impact: Conflicts with local communities from disproportionate water
                      consumption.
                      Adaptation: Regularly engage with local communities to explain water
                      usage and share information about mitigation efforts.
                 •    Impact: Reduced operational efficiency from water-reliant processes
                      such as ore processing and cooling systems of equipment and offices.
                      Adaptation: Invest in water recycling and reuse systems to provide
                      additional sources of water and a buffer against water stress events.
Kebakaran        •    Dampak: Kerusakan pada pabrik pengolahan dan infrastruktur                  Tinggi untuk         Sangat Tinggi      Sangat Tinggi
Hutan                 pendukung.                                                                  Australia            untuk Australia    untuk Australia
Wildfires             Adaptasi: Memelihara sekat bakar di sekitar peralatan dan infrastruktur
                      sensitif untuk mencegah paparan terhadap kebakaran hutan. Juga              Minimal untuk        Minimal untuk      Minimal untuk
                      memasang sistem pemadam kebakaran di sekitar peralatan penting.             Indonesia dan AS     Indonesia          Indonesia
                 •    Dampak: Peningkatan risiko kesehatan bagi pekerja dan penurunan                                  Sedang untuk       Tinggi untuk
                      jarak pandang, menghambat operasi.                                                               AS                 AS
                      Adaptasi: Mengintegrasikan bahaya kebakaran hutan ke dalam
                      pedoman kesehatan dan keselamatan aset.

                 •    Impact: Damaged processing plants and supporting infrastructure.
                      Adaptation: Maintain firebreaks around sensitive equipment and
                      infrastructure to prevent their exposure to wildfire. Also install fire-
                      suppression systems around critical equipment.
                 •    Impact: Increased health risks to workers and reduced visibility,
                      hindering operations.
                      Adaptation: Integrate wildfire hazards into the assets’ health and safety
                      guidelines.




116         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 119
                                                                                                                         Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                                 Climate Strategy




Sebagai respons terhadap risiko bahaya iklim fisik yang telah        In response to the identified physical climate hazards
diidentifikasi berdampak pada aset Perseroan, termasuk               affecting its assets, as well as customer-owned assets that
aset milik pelanggan yang merupakan bagian integral dari             are integral to its business, the Company has identified a
kegiatan bisnis, Perseroan telah mengidentifikasi berbagai           range of short-term and long-term adaptation measures
langkah adaptasi jangka pendek dan jangka panjang untuk              to minimise the impacts of these hazards and adapt to
meminimalisir dampak risiko tersebut serta menyesuaikan              anticipated physical changes.
diri dengan perubahan kondisi fisik yang diperkirakan terjadi.

Hasil penilaian risiko fisik menunjukkan bahwa langkah-              The physical risk assessment indicates that adaptation
langkah adaptasi perlu diprioritaskan pada area mining pit,          measures should primarily focus on mining pits, as these
mengingat aset tersebut merupakan yang paling terpapar               assets are the most exposed to climate hazards and
terhadap bahaya iklim sekaligus menghasilkan nilai bisnis            generate the greatest business value for the Company and
terbesar bagi Perusahaan dan para pelanggannya. Selain               its clients. In addition, extreme heat has been identified as
itu, suhu ekstrem diidentifikasi sebagai bahaya iklim dengan         the highest-risk climate hazard across assets in Indonesia,
tingkat risiko tertinggi pada aset Perseroan di Indonesia,           Australia and USA. By contrast, flooding and rainfall-induced
Australia, dan Amerika Serikat. Sebaliknya, risiko terkait           landslides present the lowest climate-related risks to the
banjir dan longsor akibat curah hujan dinilai sebagai risiko         Company.
iklim dengan tingkat dampak paling rendah bagi Perusahaan.

Penilaian Risiko dan Peluang Transisi                                Transition Risks and Opportunities Assessment
Pada tahun 2025, Perseroan melakukan penilaian terhadap              In 2025, BUMA assessed their transition risks and
risiko dan peluang transisi yang dipicu oleh perubahan iklim.        opportunities that are driven by climate change. Aligned with
Sejalan dengan kerangka TCFD/IFRS S2, Perseroan secara               the TCFD/IFRS S2 framework, the Company systematically
sistematis menganalisis potensi risiko yang terkait dengan           analysed potential risks related to policy and legal changes,
perubahan kebijakan dan regulasi, aspek hukum, teknologi,            technology, market, and reputational drivers, alongside
pasar, serta reputasi, sekaligus menilai peluang yang muncul         opportunities in resource efficiency, alternative, products and
dalam efisiensi sumber daya, pengembangan produk dan                 services, markets expansion, and supply chain resilience.
layanan alternatif, perluasan pasar, serta ketahanan rantai          Emphasis is placed on how the risks and opportunities from
pasok. Penilaian ini menitikberatkan pada dampak finansial           these drivers may financially impact the Company.
yang berpotensi timbul bagi Perseroan akibat berbagai
risiko dan peluang tersebut.

Sebagai perusahaan pertambangan dan jasa pertambangan                As a diversified mining and mining services company
yang terdiversifikasi dengan operasi di Indonesia dan                operating in Indonesia, Australia, and the US, the Company
Australia, serta sebagai pemilik tambang di Amerika Serikat,         faces a range of climate-related transition risks arising
Perseroan menghadapi berbagai risiko transisi terkait                from the global shift toward a low-carbon economy. These
iklim yang timbul dari pergeseran global menuju ekonomi              risks mainly relate to changing market demand, evolving
rendah karbon. Risiko-risiko ini terutama berkaitan dengan           policies and regulations, technological advancements, and
perubahan permintaan pasar, perkembangan kebijakan                   rising stakeholder expectations. The Company assesses
dan regulasi, kemajuan teknologi, serta meningkatnya                 transition risks across both short-term (2030) and long-term
ekspektasi para pemangku kepentingan. Perseroan menilai              (2050) horizons under high and low emissions scenarios.
risiko transisi tersebut dalam horizon jangka pendek (2030)
dan jangka panjang (2050) dengan mempertimbangkan
skenario emisi tinggi dan rendah.

Tabel di bawah ini menyajikan hasil penilaian Perseroan              The table below presents the results of the Company’s
terhadap dua peluang transisi iklim dan sembilan risiko              assessment of two transition climate opportunities and
transisi untuk aset Perseroan di Indonesia, Australia, dan           nine risks for its assets in Indonesia, Australia, and the US,
Amerika Serikat, termasuk aset milik pelanggan utama                 including those of its key customers.
Perseroan.




                                             Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity        117
Page 120
                                                                                                              Risiko/Peluang Masa Depan Tertinggi
                                                                                                             Highest Potential Future Risk/Opportunity
                                                                                                                              Periode
     Risiko/Peluang       Dampak Rantai                                                                                       Jangka           Periode
         Transisi             Pasok              Dampak Bisnis Potensial dan Langkah Adaptasi             Baseline           Pendek-           Jangka
     Transition Risk       Value Chain         Potential Business Impact and Adaptation Measures           Risiko/           Menegah        Panjang (pada
      /Opportunity           Impact                                                                       Peluang         (pada dekade      dekade 2050-
                                                                                                        Baseline Risk/       2030-an)            an)
                                                                                                         Opportunity         Short- to       Long Term
                                                                                                                          Medium-Term        (by 2050s)
                                                                                                                            (by 2030s)
Peluang | Opportunities
1.    Pemanfaatan         Operasional      •      Dampak: Penangkapan metana dari kegiatan              Dapat            Dapat             Dapat
      Metana dan          Langsung dan            pertambangan berpotensi menciptakan sumber            Diabaikan        Diabaikan         Diabaikan
      Teknologi CCS       Hilir                   pendapatan tambahan, menurunkan emisi,                untuk            untuk             untuk
                                                  serta mendukung pembangkitan kredit karbon,           Indonesia dan    Indonesia dan     Indonesia dan
      Methane             Direct                  khususnya di Amerika Serikat.                         Australia        Australia         Australia
      Recovery and        Operations and          Adaptasi: Pelaksanaan uji coba bertahap dan           Negligible for   Negligible for    Negligible for
      Utilisation of      Downstream              studi kelayakan, pemantauan insentif regulasi,        Indonesia and    Indonesia and     Indonesia and
      CCS Technology                              serta integrasi elektrifikasi ke dalam perencanaan    Australia        Australia         Australia
                                                  jangka panjang peralatan.
                                                                                                        Kecil untuk AS   Sedang untuk      Besar untuk AS
                                           •      Impact: Methane capture from mining operations        Minor for the    AS                Major for the
                                                  may create additional revenue streams, reduce         US               Moderate for      US
                                                  emissions, and support carbon credit generation,                       the US
                                                  particularly in the US.
                                                  Adaptation: Conduct phased pilots and feasibility
                                                  studies, monitor regulatory incentives, and
                                                  integrate electrification into long term equipment
                                                  planning.
2.    Efisiensi Biaya     Operasional      •      Dampak: Elektrifikasi armada pertambangan             Dapat            Kecil untuk       Sangat
      Operasional         Langsung dan            berpotensi menurunkan biaya bahan bakar, emisi,       Diabaikan        Indonesia,        Besar untuk
      melalui             Hulu                    serta eksposur terhadap volatilitas harga bahan       untuk            Australia dan     Indonesia
      Elektrifikasi                               bakar fosil dalam jangka panjang.                     Indonesia,       AS                Extensive for
      Armada              Direct                  Adaptasi: Pelaksanaan uji coba bertahap dan           Australia, dan                     Indonesia
                          Operations and          studi kelayakan, pemantauan insentif regulasi,        AS               Minor for
      Operational         Upstream                serta integrasi elektrifikasi dalam perencanaan                        Indonesia,        Besar untuk
      Savings                                     jangka panjang peralatan.                             Negligible       Australia and,    Australia dan
      from Fleet                                                                                        for Indonesia,   the US            AS
      Electrification                      •      Impact: Electrification of mining fleets may reduce   Australia, and                     Major for
                                                  fuel costs, emissions, and exposure to fossil fuel    the US                             Australia and
                                                  price volatility over the long term.                                                     the US
                                                  Adaptation: Conduct phased pilots and feasibility
                                                  studies, monitor regulatory incentives, and
                                                  integrate electrification into long term equipment
                                                  planning.
Risiko | Risks
1.    Penurunan           Operasional      •      Dampak: Penurunan permintaan batubara dalam           Tidak            Tidak             Sangat
      Permintaan          Langsung                skenario rendah karbon dalam jangka panjang           Signifikan       Signifikan        Tinggi untuk
      Batubara            Direct                  dapat menurunkan pendapatan dan meningkatkan          untuk            untuk             Indonesia,
      Reduction in        Operations              risiko aset terdampar, terutama di Australia dan      Indonesia        Indonesia         Australia, dan
      Coal Demand                                 AS.                                                   Insignificant    Insignificant     AS
                                                  Adaptasi: Diversifikasi jenis batubara, komoditas     for Indonesia    for Indonesia
                                                  pertambangan lain, dan wilayah operasi;                                                  Extreme for
                                                  penguatan kontrak jangka panjang; serta evaluasi      Ringan untuk     Sedang untuk      Indonesia,
                                                  peluang usaha di luar batubara secara bertahap.       Australia, dan   AS                Australia, and
                                                                                                        AS               Moderate for      the US
                                           •      Impact: Longterm decline in coal demand under         Minor for        the US
                                                  low carbon scenarios may reduce revenue and           Australia, and
                                                  increase stranded asset risk, particularly in         the US           Tinggi untuk
                                                  Australia and the US.                                                  Australia
                                                  Adaptation: Diversify across coal types, other                         Major for
                                                  mining commodities, and geographies, strengthen                        Australia
                                                  long-term contracts, and assess opportunities
                                                  beyond coal over time
2.    Kenaikan Biaya      Operasional      •      Dampak: Regulasi karbon, standar bahan bakar,         Sedang untuk     Sedang untuk      Sedang untuk
      Transportasi        Langsung                dan disrupsi logistik dapat meningkatkan biaya        Indonesia dan    Indonesia,        Indonesia
      Rising              Direct                  transportasi dan menekan margin.                      AS               Australia, dan
      Transportation      Operations              Adaptasi: Optimalisasi perencanaan logistik,                           AS                Tinggi untuk
      Price                                       peningkatan efisiensi armada, serta evaluasi opsi     Moderate for                       Australia
                                                  transportasi rendah emisi atau alternatif.            Indonesia,       Moderate for
                                                                                                        Australia, and   Indonesia
                                           •      Impact: Carbon regulation, fuel standards, and        the US           Major for
                                                  logistics disruptions may increase transport costs                     Australia and
                                                  and reduce margins.                                                    the US
                                                  Adaptation: Optimise logistics planning, improve
                                                  fleet efficiency, and assess lower emission or
                                                  alternative transport options over time.




118           Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 121
                                                                                                                                  Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                                          Climate Strategy




                                                                                                           Risiko/Peluang Masa Depan Tertinggi
                                                                                                          Highest Potential Future Risk/Opportunity
                                                                                                                            Periode
     Risiko/Peluang       Dampak Rantai                                                                                     Jangka           Periode
         Transisi             Pasok             Dampak Bisnis Potensial dan Langkah Adaptasi            Baseline           Pendek-           Jangka
     Transition Risk       Value Chain        Potential Business Impact and Adaptation Measures          Risiko/           Menegah        Panjang (pada
      /Opportunity           Impact                                                                     Peluang         (pada dekade      dekade 2050-
                                                                                                      Baseline Risk/       2030-an)            an)
                                                                                                       Opportunity         Short- to       Long Term
                                                                                                                        Medium-Term        (by 2050s)
                                                                                                                          (by 2030s)
3.    Kenaikan Biaya      Operasional     •      Dampak: Dinamika transisi energi dapat              Rendah untuk      Tidak Signifikan untuk Australia
      Energi              Langsung               meningkatkan biaya listrik dan bahan bakar,         Indonesia,        Sedang untuk Indonesia dan AS
      Rising Energy       Direct                 sehingga berdampak pada biaya operasional.          Australia, dan
      Cost                Operations             Adaptasi: Peningkatan efisiensi energi,             AS                Insignificant for Australia
                                                 optimalisasi penggunaan bahan bakar, serta                            Moderate for Indonesia and the
                                                 evaluasi pemanfaatan energi terbarukan atau         Minor for         US
                                                 alternatif yang layak secara operasional.           Indonesia,
                                                                                                     Australis, and
                                          •      Impact: Energy transition dynamics may increase     the US
                                                 electricity and fuel costs, affecting operating
                                                 expenditures over time.
                                                 Adaptation: Improve energy efficiency, optimise
                                                 fuel use, and evaluate renewable or alternative
                                                 energy solutions where operationally feasible.
4.    Penerapan           Operasional     •      Dampak: Perluasan kebijakan harga karbon dapat      Tidak             Ringan untuk      Sedang untuk
      Mekanisme           Langsung               meningkatkan biaya operasional secara material,     Signifikan        Indonesia,        AS
      Harga Karbon        Direct                 terutama bagi kegiatan dengan intensitas emisi      untuk             Australia, dan    Ekstrem untuk
      Carbon Pricing      Operations             Cakupan 1 yang tinggi.                              Indonesia,        AS                Indonesia dan
      Mechanism                                  Adaptasi: Peningkatan pengelolaan emisi,            Australia, dan                      Australia
                                                 integrasi biaya karbon ke dalam perencanaan         AS                Minor for
                                                 bisnis, serta pelaksanaan inisiatif efisiensi                         Indonesia,        Moderate for
                                                 operasional dan pengurangan emisi.                  Insignificant     Australia, and    the US
                                                                                                     for Indonesia,    the US            Extreme for
                                          •      Impact: Expanding carbon pricing policies could     Australia, and                      Indonesia and
                                                 materially increase operating costs, especially     the US                              Australia
                                                 given Scope 1 intensive operations.
                                                 Adaptation: Improve emissions management,
                                                 integrate carbon costs into planning, and pursue
                                                 operational efficiency and emissions reduction
                                                 initiatives.
5.    Peningkatan         Operasional     •      Dampak: Meningkatnya tuntutan pelaporan dari        Tidak             Ringan untuk      Sedang untuk
      Kewajiban           Langsung               regulator dan investor berpotensi meningkatkan      Signifikan        Indonesia         Indonesia,
      Pelaporan Emisi     Direct                 biaya kepatuhan dan risiko hukum apabila tidak      untuk             Sedang untuk      Australia, dan
      dan Iklim           Operations             dipenuhi.                                           Indonesia,        Australia dan     AS
      Enhanced                                   Adaptasi: Penguatan tata kelola iklim, sistem       Australia, dan    AS
      Emissions and                              pelaporan emisi, serta penyelarasan berkelanjutan   AS                                  Moderate for
      Climate -Related                           dengan IFRS S2 dan standar relevan lainnya.                           Minor for         Indonesia,
      Reporting                                                                                      Insignificant     Indonesia         Australia, and
      Obligations                         •      Impact: Increasing regulatory and investor          for Indonesia,    Moderate for      the US
                                                 disclosure requirements may raise compliance        Australia, and    Australia and
                                                 costs and legal exposure if not met.                the US            the US
                                                 Adaptation: Continue to strengthen climate
                                                 governance, emissions reporting systems,
                                                 and alignment with IFRS S2 and other relevant
                                                 standards.
6.    Dampak              Operasional     •      Dampak: Pengawasan yang semakin ketat               Tidak             Sedang untuk      Tinggi untuk
      Reputasi akibat     Langsung               terhadap sektor batubara dapat memengaruhi          Signifikan        Indonesia,        Indonesia,
      Stigmatisasi        Direct                 kepercayaan investor, perizinan sosial untuk        untuk             Australia, dan    Australia, dan
      Sektor              Operations             beroperasi, serta kemampuan menarik talenta.        Indonesia,        AS                AS
      Reputational                               Adaptasi: Penguatan kinerja ESG, transparansi,      Australia, dan
      Impacts from                               dan keterlibatan pemangku kepentingan yang          AS                Moderate for      Major for
      Stigmatisation of                          selaras dengan TCFD/IFRS S2.                                          Indonesia,        Indonesia,
      Sector                                                                                         Insignificant     Australia, and    Australia, and
                                          •      Impact: Heightened scrutiny of the coal sector      for Indonesia,    the US            the US
                                                 may affect investor confidence, social licence to   Australia, and
                                                 operate, and talent attraction.                     the US
                                                 Adaptation: Strengthen ESG performance,
                                                 transparency, and stakeholder engagement
                                                 aligned with TCFD / IFRS S2.




                                                      Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity          119
Page 122
                                                                                                               Risiko/Peluang Masa Depan Tertinggi
                                                                                                              Highest Potential Future Risk/Opportunity
                                                                                                                                Periode
     Risiko/Peluang       Dampak Rantai                                                                                         Jangka           Periode
         Transisi             Pasok               Dampak Bisnis Potensial dan Langkah Adaptasi             Baseline            Pendek-           Jangka
     Transition Risk       Value Chain          Potential Business Impact and Adaptation Measures           Risiko/            Menegah        Panjang (pada
      /Opportunity           Impact                                                                        Peluang          (pada dekade      dekade 2050-
                                                                                                         Baseline Risk/        2030-an)            an)
                                                                                                          Opportunity          Short- to       Long Term
                                                                                                                            Medium-Term        (by 2050s)
                                                                                                                              (by 2030s)
7.    Kenaikan Premi      Operasional       •      Dampak: Evaluasi ulang eksposur terhadap             Tidak              Ringan untuk       Sedang untuk
      Asuransi            Langsung                 sektor batubara oleh perusahaan asuransi             Signifikan         Indonesia,         Indonesia,
      Rising Insurance    Direct                   dapat meningkatkan premi atau menurunkan             untuk              Australia, dan     Australia, dan
      Premium Price       Operations               ketersediaan perlindungan.                           Indonesia,         AS                 AS
                                                   Adaptasi: Penguatan manajemen risiko                 Australia, dan
                                                   operasional, praktik keselamatan, serta              AS                 Minor for          Moderate for
                                                   keterlibatan aktif dengan perusahaan asuransi                           Indonesia,         Indonesia,
                                                   untuk memastikan perlindungan yang memadai           Insignificant      Australia, and     Australia, and
                                                   dan efisien biaya.                                   for Indonesia,     the US             the US
                                                                                                        Australia, and
                                            •      Impact: Insurers’ reassessment of coal related       the US
                                                   exposure may lead to higher premiums or reduced
                                                   coverage availability.
                                                   Adaptation: Strengthen operational risk
                                                   management, safety practices, and engage
                                                   regularly with insurers to maintain adequate and
                                                   cost-effective coverage.
8.    Terbatasnya         Operasional       •      Dampak: Pembatasan dari lembaga keuangan             Tidak              Ringan untuk       Tinggi untuk
      Akses               Langsung                 dan asuransi dapat meningkatkan biaya modal          Signifikan         Indonesia          Indonesia,
      Pembiayaan          Direct                   dan membatasi investasi jangka panjang terkait       untuk                                 Australia dan
      Batubara            Operations               batubara.                                            Indonesia          Minor for          AS
      Reduced                                      Adaptasi: Pengelolaan hubungan yang kuat             Ringan untuk       Indonesia
      Access to Coal                               dengan pemberi pinjaman, manajemen modal             Australia dan      Moderate for       Major for
      Financing                                    yang pruden, serta penyelarasan pembiayaan           AS                 Australia and      Indonesia,
                                                   secara bertahap dengan kegiatan yang siap                               the US             Australia and
                                                   transisi.                                            Insignificant                         the US
                                                                                                        for Indonesia
                                            •      Impact: Tightening lender and insurer restrictions   Minor for
                                                   may increase cost of capital and constrain long-     Australia and
                                                   term coal related investment.                        the US
                                                   Adaptation: Maintain strong lender engagement,
                                                   prudent capital management, and gradually align
                                                   financing with transition ready activities.
9.    Transisi ke         Operasional       •      Dampak: Kebutuhan belanja modal yang lebih           Tidak              Sedang untuk       Sedang untuk
      Teknologi           Langsung dan             tinggi serta ketidakpastian teknologi akibat         Signifikan         Indonesia,         Indonesia
      Rendah Emisi        Hilir                    peralihan ke solusi pertambangan rendah emisi.       untuk              Australia dan      Tinggi untuk
      Transition to       Direct                   Adaptasi: Penerapan bertahap teknologi, dengan       Indonesia,         AS                 Australia dan
      Lower-Emissions     Operations and           prioritas pada proyek percontohan dan asesmen        Australia dan                         AS
      Technology          Downstream               biaya‑manfaat sebelum dilakukan skala penuh.         AS                 Moderate for
                                                                                                                           Indonesia,         Moderate for
                                            •      Impact: Increased capital requirements and           Insignificant      Australia and      Indonesia
                                                   technology uncertainty from the shift to low         for Indonesia,     the US             Major for
                                                   emissions mining solutions.                          Australia and                         Australia and
                                                   Adaptation: Adopt a phased approach to               the US                                the US
                                                   technology deployment, prioritising pilots and
                                                   cost benefit assessments before scaling.
Catatan | Note:
•    Skala Risiko: Sangat Tinggi (Extreme), Tinggi (Major), Sedang (Moderate), Ringan (Minor), Tidak Signifikan (Insignificant). | Risk Scale: Extreme, Major,
     Moderate, Minor, Insignificant.
•    Skala Peluang: Sangat Besar (Extensive), Besar (Major), Sedang (Moderate), Kecil (Minor). Dapat Diabaikan (Negligible). | Opportunity Scale: Extensive,
     Major, Moderate, Minor, Negligible.


Secara keseluruhan, eksposur Perseroan terhadap risiko                           Overall, the Company’s exposure to climate related transition
transisi terkait iklim masih berada pada tingkat yang dapat                      risks remains manageable at the 2025 baseline, with more
dikelola pada kondisi dasar tahun 2025. Namun demikian,                          significant impacts expected to emerge progressively toward
dampak yang lebih signifikan diperkirakan akan muncul                            the 2030s and 2050s under low carbon scenarios. The most
secara bertahap menuju dekade 2030‑an dan 2050‑an,                               material future risks relate to carbon pricing, declining coal
khususnya dalam skenario rendah karbon. Risiko masa                              demand, and access to capital, while operational efficiency
depan yang paling material berkaitan dengan penerapan                            and emissions reduction initiatives present meaningful
harga karbon, penurunan permintaan batubara, serta                               long-term opportunities.
keterbatasan akses terhadap pembiayaan, sementara
inisiatif peningkatan efisiensi operasional dan pengurangan
emisi menghadirkan peluang jangka panjang yang
bermakna.


120           Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 123
                                                                                                                         Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                                 Climate Strategy




Temuan dari asesmen risiko transisi iklim ini turut                  The findings from this climate transition risk assessment
memvalidasi risiko serupa yang sebelumnya telah                      further validate the similar risks previously identified in the
diidentifikasi dalam asesmen risiko bisnis internal Perseroan,       Company’s internal business risk assessment, reinforcing
sehingga memperkuat keandalan dan konsistensi proses                 the robustness and consistency of its risk identification
identifikasi risiko yang diterapkan. Melalui pemantauan              processes. Through proactive risk monitoring, disciplined
risiko secara proaktif, pengelolaan permodalan yang                  capital management, phased technology adoption, and
disiplin, adopsi teknologi secara bertahap, serta penguatan          enhanced climate governance, the Company will continue to
tata kelola iklim, Perseroan akan terus meningkatkan                 strengthen its resilience and adaptability in support of long-
ketahanan dan kemampuan adaptasinya guna mendukung                   term business sustainability amid a transitioning global
keberlanjutan usaha jangka panjang di tengah sistem energi           energy system.
global yang sedang bertransisi.




                                             Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity        121
Page 124
Energi dan Emisi GRK
Energy and GHG Emissions
[GRI 3-3] [GRI 302-1] [GRI 302-3] [OJK F.5] [OJK F.6]


Sejalan dengan komitmen Indonesia dan Australia dalam                      In line with Indonesia’s and Australia’s commitments to
menurunkan emisi gas rumah kaca dan mencapai target net                    reducing greenhouse gas emissions and achieving net zero
zero masing-masing pada tahun 2060 dan 2050 sebagaimana                    targets by 2060 and 2050 respectively, as set out in each
ditetapkan dalam Nationally Determined Contribution                        country’s Nationally Determined Contribution, the Company
(NDC), Perseroan berkontribusi secara aktif dalam upaya                    actively contributes to emissions reduction efforts. It
pengurangan emisi. Perseroan telah mengimplementasikan                     has implemented a range of initiatives to reduce its
berbagai inisiatif untuk menurunkan jejak emisinya                         emissions footprint while delivering both environmental and
sekaligus memberikan manfaat lingkungan dan operasional.                   operational improvements. In 2025, the Company continues
Pada tahun 2025, Perseroan melanjutkan pelaksanaan                         to implement decarbonisation initiatives in its operation,
inisiatif dekarbonisasi di seluruh operasionalnya, yang                    strengthened by the recently introduced Control Tower
diperkuat dengan penerapan sistem Control Tower yang                       system, enabling data-driven strategy and decision-making
baru diperkenalkan. Sistem ini memungkinkan perumusan                      in the Company’s decarbonisation efforts. This initiative
strategi dan pengambilan keputusan berbasis data dalam                     reinforces the Company’s commitment to structured and
upaya dekarbonisasi Perseroan, serta menegaskan                            measurable decarbonisation journey. [OJK F.5].
komitmen Perusahaan terhadap perjalanan dekarbonisasi
yang terstruktur dan terukur. [OJK F.5]

Perseroan mengukur dan mengelola dampak emisi melalui                      The Company quantifies and manages its emissions
penilaian yang komprehensif terhadap emisi gas rumah                       impacts through a comprehensive assessment of Scope 1,
kaca Cakupan 1, Cakupan 2, dan Cakupan 3. Dengan                           Scope 2, and Scope 3 greenhouse gas emissions. Building
berlandaskan inventaris emisi yang telah disusun untuk                     on the inventory completed for its Indonesian and Australian
operasional di Indonesia dan Australia dengan tahun dasar                  operations, with 2023 selected as the baseline year, the
2023, Perseroan terus memantau dan menyempurnakan                          Company continues to monitor and refine its greenhouse
data GRK pada tahun 2025. Selain itu, Perseroan juga telah                 gas data in 2025. Further, the Company conducted the
melakukan penilaian awal (baseline) emisi Cakupan 1 dan                    baseline assessment for Scope 1 and 2 for its operation
Cakupan 2 untuk operasional di Amerika Serikat. Inventaris                 in the United States. This inventory covers the full scope
ini mencakup keseluruhan lingkup kegiatan operasional                      of the Company’s operations, providing a holistic view of
Perseroan, sehingga memberikan gambaran yang                               its carbon footprint and supporting more informed and
menyeluruh atas jejak karbon Perseroan dan mendukung                       effective emissions management.
pengelolaan emisi yang lebih efektif dan berbasis informasi.

Perseroan menyadari bahwa penurunan emisi Cakupan 1                        The Company recognises that reductions in Scope 1
dan Cakupan 2 memiliki keterkaitan erat dengan konsumsi                    and Scope 2 emissions are closely linked to energy
energi. Oleh karena itu, Perseroan tetap berkomitmen                       consumption. As such, it remains committed to responsible
terhadap penggunaan energi yang bertanggung jawab di                       energy use across all operations, including office electricity
seluruh operasional, termasuk konsumsi listrik perkantoran                 consumption and fuel use for site activities. To reduce its
dan penggunaan bahan bakar untuk kegiatan operasional di                   carbon footprint and mitigate greenhouse gas emissions,
lapangan. Untuk mengurangi jejak karbon dan memitigasi                     the Company prioritises energy efficiency, particularly in
emisi gas rumah kaca, Perseroan memprioritaskan                            relation to non-renewable energy sources. This commitment
peningkatan efisiensi energi, khususnya yang berkaitan                     is formally articulated in the Company’s environmental
dengan sumber energi tidak terbarukan. Komitmen ini                        policy.
secara formal diatur dalam kebijakan lingkungan Perseroan.

Peningkatan efisiensi penggunaan bahan bakar didorong                      Fuel efficiency improvements are driven by improved road
melalui perbaikan kondisi jalan operasional, optimalisasi                  conditions, optimisation of the Fleet Management System,
Fleet Management System, serta penguatan perilaku                          and the promotion of efficient driving behaviour to reduce
berkendara yang efisien. Secara paralel, Perseroan secara                  idle time. In parallel, the Company reviews electricity and
berkala meninjau konsumsi listrik dan bahan bakar di                       diesel consumption across its Indonesia, Australia, and the
seluruh operasional di Indonesia, Australia, dan Amerika                   US operations to identify further optimisation opportunities.
Serikat untuk mengidentifikasi peluang optimalisasi lebih                  As part of its transition towards a lower-carbon economy,
lanjut. Sebagai bagian dari transisi menuju ekonomi rendah                 the Company is also exploring viable renewable energy
karbon, Perseroan juga mengeksplorasi penerapan solusi                     solutions, including the deployment of electric heavy
energi terbarukan yang layak secara komersial, termasuk                    equipment, as and when it becomes commercially viable.
penggunaan peralatan berat berdaya listrik, jika dinilai sudah
siap secara teknologi dan keekonomian.


122        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 125
                                                                                                                          Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                                  Climate Strategy




Pengawasan terhadap pengelolaan energi dan emisi gas                  Oversight of energy management and greenhouse gas
rumah kaca dilakukan secara aktif oleh Dewan Direksi                  emissions is actively exercised by the Board of Directors
dan manajemen senior, guna memastikan perencanaan,                    and senior management, ensuring effective planning,
pelaksanaan, serta pemantauan kinerja yang efektif dan                implementation, and ongoing monitoring of performance
berkelanjutan. [GRI 3-3]                                              [GRI 3-3].

ENERGI DAN EMISI CAKUPAN 1 DAN 2 EMISI                                SCOPE 1 AND 2 EMISSIONS AND ENERGY

Kinerja Energi [GRI 302-1] [GRI 302-3]                                Energy Performance [GRI 302-1] [GRI 302-3]
Praktik pengelolaan energi Perseroan di Indonesia telah               The Company’s energy management practices in Indonesia
mematuhi Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya                     comply with Minister of Energy and Mineral Resources
Mineral (ESDM) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Manajemen                   (MEMR) No. 8 of 2025 on Energy Management. In Australia,
Energi. Di Australia, praktik pengelolaan energi Perusahaan           the Company’s energy management practices comply with
mematuhi National Greenhouse and Energy Reporting                     the National Greenhouse and Energy Reporting Act 2007 Cth,
Act 2007 Cth, National Greenhouse and Energy Reporting                the National Greenhouse and Energy Reporting Regulations
Regulations 2008 Cth, serta National Greenhouse and Energy            2008 Cth, and the National Greenhouse and Energy
Reporting Measurement Determination 2008 Cth. Sementara               Reporting Measurement Determination 2008 Cth. In the
itu, di Amerika Serikat, praktik pengelolaan energi Perseroan         US, the Company’s energy management practices comply
mematuhi peraturan energi dan lingkungan yang berlaku                 with applicable federal and state energy and environmental
di tingkat federal dan negara bagian, termasuk kewajiban              regulations, including reporting and emissions monitoring
pelaporan dan pemantauan emisi sebagaimana diatur dalam               requirements under relevant US Environmental Protection
program-program terkait oleh United States Environmental              Agency (EPA) programmes and energy efficiency standards.
Protection Agency (EPA) serta standar efisiensi energi.               The Company implements structured energy tracking and
Perseroan menerapkan prosedur pemantauan dan                          reporting procedures to support operational efficiency and
pelaporan energi yang terstruktur guna mendukung                      regulatory compliance.
efisiensi operasional serta memastikan kepatuhan terhadap
ketentuan peraturan yang berlaku.

Untuk kejelasan pelaporan, Perseroan memisahkan                       For clarity in reporting, the Company separates its energy
pelaporan energi dan emisi antara unit usaha jasa                     and emissions disclosures between its mining services
pertambangan (operasional di Indonesia dan Australia) dan             business units (operations in Indonesia and Australia) and
unit usaha pertambangan (operasional di Amerika Serikat).             its mining business unit (operations in the United States).

 Data Konsumsi Energi
 Energy Consumption Data
               Energi               Unit
                                                                  2023                           2024                           2025
               Energy               Unit
                                                               Indonesia
 Listrik
                                     GJ                                     176.979                       221.434                         241.492
 Electricity
 Bahan Bakar (termasuk
 Solar untuk Genset)
                                     GJ                                  26.627.094                     24.970.674                      22.606.725
 Fuel (Including Solar for
 Genset)
 Total Energi
                                     GJ                                  26.804.073                     25.192.108                      22.848.217
 Total Energy
 Total Produksi                     Ton
                                                                    1.089.447.364                    937.796.433                       795.613.909
 Total Production                   Tons
 Intensitas Energi             GJ/Ton Produksi
                                                                             0,0246                         0,0269                          0,0287
 Energy Intensity             GJ/Ton Production
                                                               Australia
 Listrik
                                     GJ                                     159.441                       150.427                             434
 Electricity
 Bahan Bakar (termasuk
 Solar untuk Genset)
                                     GJ                                    5.120.486                     5.159.135                           1.063
 Fuel (Including Solar for
 Genset)




                                              Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity          123
Page 126
Data Konsumsi Energi
Energy Consumption Data
              Energi                         Unit
                                                                            2023                          2024                            2025
              Energy                         Unit
Total Energi
                                              GJ                                    5.279.927                     5.309.562                          1.497
Total Energy
Total Produksi                               Ton
                                                                                356.529.717                    347.929.763                                -
Total Production                             Tons
Intensitas Energi                      GJ/Ton Produksi
                                                                                       0,0148                        0,0153                               -
Energy Intensity                      GJ/Ton Production
                                    Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan * | Total Mining Contractor Business Unit *
Listrik
                                              GJ                                     336.420                        371.861                        241.926
Electricity
Bahan Bakar (termasuk
Solar untuk Genset)
                                              GJ                                   31.747.580                    30.129.809                      22.607.788
Fuel (Including Solar for
Genset)
Total Energi
                                              GJ                                   32.084.000                    30.501.670                      22.849.714
Total Energy
Total Produksi
                                             Tons                             1.445.977.081                  1.285.726.196                    795.613.909
Total Production
Intensitas Energi
                                       GJ/Ton Produksi                              0,022188                      0,023723                        0,028720
Energy Intensity
                                         Total Unit Usaha Pertambangan (AS)** | Total Mining Business Unit (US)**
Listrik
                                              GJ                                         N/A                           N/A                        48.668,73
Electricity
Bahan Bakar (termasuk
Solar untuk Genset)
                                              GJ                                         N/A                           N/A                       344.760,78
Fuel (Including Solar for
Genset)
Total Energi
                                              GJ                                         N/A                           N/A                       393.429,51
Total Energy
Total Produksi
                                             Tons                                        N/A                           N/A                         621.585
Total Production
Intensitas Energi
                                       GJ/Ton Produksi                                   N/A                           N/A                             0,63
Energy Intensity
Catatan | Note:

Indonesia
•    Energi dihitung dengan mengonversi konsumsi energi, yaitu bahan bakar (dalam KL) dan listrik (dalam kWh), ke dalam satuan gigajoule (GJ). | Energy
     is calculated by converting energy consumption (KL of fuel and kWh of electricity) into GJ.
•    Faktor konversi dari kWh ke joule adalah 3,60 × 10⁶, sedangkan faktor konversi dari liter ke joule adalah 0,04 (mengacu pada Appendix 1. Energy
     Conversion Table, Guidelines for Calculation and Reporting of Energy Sector GHG Emissions Inventory yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal
     Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, 2018). | The conversion factor of kWh to Joules is 3.60 x 10^6 and the conversion
     factor of Liters to Joules is 0.04 (refer to Appendix 1. Energy Conversion Table, Guidelines for Calculation and Reporting of Energy Sector GHG
     Emissions Inventory, published by the Directorate General of Electricity, Ministry of Energy and Mineral Resources, 2018).
•    Satuan produksi merupakan akumulasi dari total penambangan batubara dan pemindahan lapisan penutup (overburden removal). | The production
     unit is the accumulation of total coal extraction and Overburden removal.
•    Jenis bahan bakar yang digunakan oleh Perusahaan adalah High Speed Diesel (HSD). | The type of fuel used by the Company is HSD.
•    Konsumsi energi bahan bakar (B35 dan B40) berasal dari lokasi operasi Lati, Binsua, ADT, IPR, SDJ, IBP, PKP, serta penggunaan Pertamina Dex di
     Kantor Pusat (termasuk HO‑BIG). | Fuel energy consumption (B35, B40) comes from Site Lati, Binsua, ADT, IPR, SDJ, IBP, PKP, and Pertamina Dex at
     HO (including HO).
•    Konsumsi energi listrik berasal dari lokasi ADT, SDJ, IBP, BRC, dan Kantor Pusat (HO). | Electricity energy consumption is from ADT, SDJ, IBP, BRC and
     HO sites.
•    Tidak terdapat perubahan dalam metode perhitungan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. | There is no changes in calculation from the
     previous year.

Australia
•    Faktor konversi energi yang digunakan mengacu pada National Greenhouse and Energy Reporting (NGER) Scheme – Measurement Determination:
     2025 Emissions Factors. | Energy conversion factors used are sourced from National Greenhouse and Energy Reporting (NGER) Scheme -
     Measurement Determination: 2025 Emissions Factors.
•    Konsumsi energi bahan bakar berasal dari Brisbane Office (AU01). | Fuel energy consumption is from Brisbane Office (AU01) site.
•    Penggunaan listrik berasal dari Brisbane Office (AU01) dan rumah sewaan. | Electricity usage from Brisbane Office (AU01), as well as the rental
     houses.
•    Pada tahun 2025, BUMA AU menggunakan pendekatan kontrol operasional berdasarkan GHG Protocol. Dengan demikian, tidak ada tambang yang
     dikerjakan BUMA Australia yang masuk ke dalam lingkup pelaporan emisi BUMA Australia. Karena itu, angka produksi dan intensitas energi BUMA
     Australia dianggap nihil. | In 2025, based on GHG Protocol Operational Control approach, no site is included in BUMA AU reporting boundaries.
     Therefore, production is mark as 0 and energy intensity is not calculated.

Amerika Serikat
•    Data kinerja dari ACG (operasi Amerika Serikat) hanya mencakup tahun 2025, yang merepresentasikan periode kinerja penuh di bawah BUMA
     International. Oleh karena itu, data ACG untuk tahun 2023 dan 2024 tidak disajikan dalam laporan tahun ini. | • The performance data from ACG will
     only cover year 2025 in which it represents the full performance under BUMA International. Therefore, the ACG’s data in 2023 and 2024 will not be
     included in this year report.



124             Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 127
                                                                                                                        Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                                Climate Strategy




Nilai yang disajikan mencerminkan konsumsi energi dalam             The values presented reflect energy consumption within
aktivitas operasional Perseroan. Saat ini, Perseroan belum          the Company’s operations. At present, the Company has
menghitung konsumsi energi yang terjadi di luar organisasi,         not calculated energy consumption occurring outside the
termasuk aktivitas transportasi dan distribusi yang dilakukan       organisation, including transportation and distribution
oleh mitra usaha atau pihak eksternal lainnya. Selain itu,          activities undertaken by business partners or other external
Perseroan tidak menggunakan energi untuk pemanasan,                 parties. In addition, the Company does not utilise heating,
pendinginan, maupun uap dalam kegiatan operasionalnya.              cooling, or steam in its operational activities. [GRI 302-1]
[GRI 302-1] [GRI 302-2]                                             [GRI 302-2]

Kinerja Emisi Cakupan 1 dan 2                                       Scope 1 and 2 Emissions Performance
Emisi gas rumah kaca Perseroan dihitung sesuai dengan               The Company’s greenhouse gas emissions were calculated
Greenhouse Gas Protocol menggunakan pendekatan kendali              in accordance with the Greenhouse Gas Protocol using the
operasional (operational control approach). Faktor emisi yang       operational control approach. Emission factors applied for
digunakan untuk Indonesia bersumber dari Kementerian                Indonesia were sourced from the Ministry of Energy and
Energi dan Sumber Daya Mineral, sedangkan faktor emisi              Mineral Resources, while those for Australia were derived
untuk Australia mengacu pada National Greenhouse and                from the National Greenhouse and Energy Reporting
Energy Reporting (NGER) Measurement Determination 2008.             (NGER) Measurement Determination 2008. Where NGER
Untuk operasional di Amerika Serikat, faktor emisi diperoleh        emission factors were not available, including for most
dari U.S. Environmental Protection Agency (EPA) atau dari           Scope 3 categories such as purchased goods and services,
data emisi yang dilaporkan oleh pemasok, apabila tersedia.          emission factors from the United States Environmental
Jika tidak tersedia, maka digunakan faktor emisi dari U.S.          Protection Agency or supplier reported emissions data
EPA atau data emisi yang dilaporkan oleh pemasok termasuk           were used. Global warming potential values applied in the
untuk sebagian besar kategori Emisi Cakupan 3 seperti               assessment are based on the Fifth Assessment Report
barang dan jasa yang dibeli. Nilai Global Warming Potential         of the Intergovernmental Panel on Climate Change. For
(GWP) yang digunakan dalam perhitungan ini mengacu                  operations in the US, emission factors were obtained from
pada Fifth Assessment Report dari Intergovernmental Panel           the U.S. Environmental Protection Agency (EPA) or from
on Climate Change (IPCC).                                           supplier-reported emissions data where available.

Gas rumah kaca yang dicakup dalam asesmen ini adalah                The greenhouse gases included in this assessment are
gas-gas yang termasuk dalam Protokol Kyoto, yaitu karbon            those covered under the Kyoto Protocol, namely carbon
dioksida, metana, dan dinitrogen oksida. Hidrofluorokarbon          dioxide, methane, and nitrous oxide. Hydrofluorocarbons
dan perfluorokarbon dikecualikan dari perhitungan pada              and perfluorocarbons were excluded from the calculation
periode pelaporan ini karena penggunaan refrigeran dalam            for this reporting period, as refrigerant use within the
operasional Perseroan dinilai tidak material. Emisi biogenik        Company’s operations is considered immaterial. Biogenic
juga dinilai tidak material, sementara sulfur heksafluorida         emissions were also assessed as immaterial, while sulphur
tidak relevan dengan kegiatan operasional Perseroan.                hexafluoride is not applicable to the Company’s operations,
Oleh karena itu, gas-gas tersebut tidak dimasukkan dalam            and therefore these gases were not included in the emissions
inventaris emisi.                                                   inventory.

Sebagai kontraktor pertambangan, Perseroan tidak                    As a mining contractor, the Company does not account for
menghitung emisi yang berasal dari perubahan penggunaan             emissions arising from land use change in its Indonesia and
lahan, karena tanggung jawab atas emisi tersebut                    Australia operation, as responsibility for such emissions
berada pada pemilik tambang. Tidak terdapat perubahan               rests with the mine owner. There is no land use change taking
penggunaan lahan dalam operasional Perseroan di                     place in the Company’s US operation in 2024 and 2025 since
Amerika Serikat pada tahun 2024 dan 2025 sejak akuisisi.            its acquisition. Disclosures are made in accordance with
Pengungkapan emisi dilakukan sesuai dengan GRI 305‑1                GRI 305-1 and GRI 305-2.
dan GRI 305‑2.

Emisi gas rumah kaca Perseroan untuk tahun 2023, 2024,              The Company’s greenhouse gas emissions are presented in
dan 2025 ditampilkan pada tabel berikut.                            the following table.

 Emisi GRK Cakupan 1
 Scope 1 GHG Emissions

  Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)
                                            2023                                   2024                                   2025
   Direct GHG Emissions (Scope 1)

                                                             Indonesia
 Bahan bakar (ton CO2 eq)
                                                       1.761.775                              1.650.481                              1.490.788
 Fuel (ton CO2 eq)




                                            Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity        125
Page 128
Emisi GRK Cakupan 1
Scope 1 GHG Emissions

 Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)
                                                       2023                                    2024                                   2025
  Direct GHG Emissions (Scope 1)

                                                                         Australia
Bahan Bakar (ton CO2 eq)
                                                                     87.978                                  82.015                                      75
Fuel (ton CO2eq)
Emisi Fugitive (ton CO2 eq)
                                                                      2.464                                   2.450                                        -
Fugitive Emission (ton CO2 eq)
                                                        Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan
                                                          Total Mining Contractor Business Units
Total Cakupan 1 (ton CO2 eq)
                                                                  1.852.271                               1.734.946                              1.490.863
Total Scope 1 (ton CO2 eq)
                                                                       United States
Bahan bakar (ton CO2 eq)
                                                                        N/A                                     N/A                                  24.028
Fuel (ton CO2 eq)
Peledak (ton CO2 eq)
                                                                        N/A                                     N/A                                   1.502
Explosives (ton CO2 eq)
                                                          Total Unit Usaha Pertambangan (AS)**
                                                                Total Mining Business Unit
Total Cakupan 1 (ton CO2 eq)
                                                                        N/A                                     N/A                                  25.530
Total Scope 1 (ton CO2 eq)
Catatan | Note:

Indonesia
•    Faktor emisi bahan bakar lokal (tier 2) merupakan faktor emisi nasional yang digunakan dengan mengacu pada Intergovernmental Panel on Climate
     Change (IPCC) Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories (2006), Puslitbang Lemigas (2019), dan Puslitbang Tekmira (2018), sebagaimana
     tercantum dalam Inventarisasi Emisi GRK Sektor Energi yang diterbitkan oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi Energi dan Sumber Daya Mineral,
     Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (2020). | The local fuel emission factor (tier 2) is a national emission factor, which is used with
     reference to the Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories (2006), Puslitbang Lemigas
     (2019) and Puslitbang Tekmira (2018) listed in the Energy Sector GHG Emissions Inventory published by the Center for Energy and Mineral Resources
     Data and Information Technology, Ministry of Energy and Mineral Resources (2020).
•    Emisi Cakupan 1 yang dilaporkan berasal dari sumber pembakaran stasioner (genset) dan pembakaran bergerak (kendaraan operasional dan alat
     berat). | Scope 1 emissions listed are generated from stationary (generator sets) and mobile combustion (operational vehicles and heavy equipment)
     sources
•    Total emisi dihitung dengan mengalikan total konsumsi bahan bakar (kL) dengan faktor konversi | Total emissions are calculated by multiplying total
     fuel usage (Kl) with conversion factor.
•    Faktor emisi B0 = 2.69 kg CO2e-/liter; B20 = 2.66 kg CO2e-/liter; B30 = 2.65 kg CO2e-/liter; B35=2.64 kg CO2e-/liter; B40 = 2.64 kg CO2e-/liter. | • B0
     emission factor= 2.69 kg CO2e-/liter; B20 = 2.66 kg CO2e-/liter; B30 = 2.65 kg CO2e-/liter; B35=2.64 kg CO2e-/liter; B40 = 2.64 kg CO2e-/liter.
•    Total emisi Cakupan 1 berasal dari area kerja LATI, BIN, ADT, IPR, SDJ, IBP, PKP, BRC, dan HO (termasuk HO-BIG) | •          Total Scope 1 emissions
     from Sites LATI, BIN, ADT, IPR, SDJ, IBP, PKP, BRC, and HO (including HO-BIG)

Australia
•    BUMA Australia menerapkan pendekatan operational control dalam menetapkan batasan organisasi untuk seluruh emisi GRK. Pada tahun 2025,
     lokasi yang dikontrak kepada BUMA Australia ditetapkan berada di luar batas pelaporan emisinya. | BUMA Australia applies the operational control
     approach to determine its organisational boundary for all GHG emission. In 2025 the sites contracted to BUMA Australia are determined to be
     outside of its emission reporting boundaries.
•    Untuk BUMA Australia, Cakupan 1 mencakup konsumsi bahan bakar kendaraan ringan dalam operasional kantor pusat. | For BUMA Australia Scope
     1 includes fuel for light vehicle in head office operation.
•    Dalam perhitungan emisi Cakupan 1 dan 2, BUMA Australia menggunakan National Greenhouse Accounts Factors (2025) terbaru yang diterbitkan
     oleh Department of Climate Change, Energy, the Environment and Water (DCCEEW) sebagai acuan dalam pemilihan faktor emisi yang digunakan
     dalam penyusunan inventarisasi. | For the calculation of the Scope 1 and 2 emissions BUMA Australia applies the most recent National Greenhouse
     Accounts Factors (2025) published by the Department of Climate Change, Energy, the Environment and Water (DCCEEW) in its selection of the
     emissions factors adopted in the calculation of the inventory.

Amerika Serikat
•    Data kinerja dari ACG hanya mencakup tahun 2025 yang merepresentasikan kinerja penuh di bawah BUMA International. Oleh karena itu, data ACG
     untuk tahun 2023 dan 2024 tidak disertakan dalam laporan tahun ini. | The performance data from ACG will only cover year 2025 that represents the
     full performance under BUMA International. Therefore, the ACG’s data in 2023 and 2024 will not be included in this year report.


Emisi GRK Cakupan 2
Scope 2 GHG Emissions
     Emisi GRK Tidak Langsung
            (Cakupan 2)                                2023                                    2024                                   2025
  Direct GHG Emissions (Scope 2)
                                                                         Indonesia
Listrik (ton CO2 eq)
                                                                     72.881                                  87.651                                  92.853
Electricity (ton CO2 eq)
                                                                         Australia
Listrik (ton CO2 eq)
                                                                     29.084                                  28.004                                      81
Electricity (ton CO2 eq)




126           Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 129
                                                                                                                                 Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                                         Climate Strategy




Emisi GRK Cakupan 2
Scope 2 GHG Emissions
     Emisi GRK Tidak Langsung
            (Cakupan 2)                               2023                                  2024                                   2025
  Direct GHG Emissions (Scope 2)
                                                     Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan *
                                                        Total Mining Contractor Business Units
Listrik (ton CO2 eq)
                                                                  101.965                                115.655                                  92.934
Electricity (ton CO2 eq)
                                                                   Amerika Serikat
Listrik (ton CO2 eq)
                                                                      N/A                                    N/A                                    4.380
Electricity (ton CO2 eq)
                                                        Total Unit Usaha Pertambangan (AS)**
                                                              Total Mining Business Unit
Listrik (ton CO2 eq)
                                                                      N/A                                    N/A                                    4.380
Electricity (ton CO2 eq)
Catatan | Note:
•    Faktor emisi sistem kelistrikan yang digunakan mengacu pada jaringan listrik PLN, yaitu jaringan Mahakam (lokasi BRC, SDJ, IBP), jaringan Barito
     (ADT, PKP), jaringan Jamali (Kantor Pusat/HO), serta jaringan PLTU PT AEI berbahan bakar batubara (area operasional ADT). | Using the electricity
     system GHG emission factor for PLN electricity network from Mahakam grid (BRC, SDJ, IBP sites), the Barito grid (ADT, PKP), the Jamali grid (Site
     HO), and the PT AEI coal-fired power plant (PLTU) grid (Site ADT operational area).
•    Faktor emisi Jaringan Mahakam: 1,14 ton CO₂e/MWh | Mahakam electricity grid emission factor = 1.14 tons CO2e/MWh.
•    Faktor emisi Jaringan Barito: 1,31 ton CO₂e/MWh | Barito electricity grid emission factor = 1.31 tons CO2e/MWh.
•    Faktor emisi Jaringan Jamali: 0,87 ton CO₂e/MWh | Jamali electricity grid emission factor = 0.87 tons CO2e/MWh.
•    Faktor emisi PT AEI (2023): 1,496 ton CO₂e/MWh | PT AEI 2023 electricity grid emission factor = 1.496 tons CO2e/MWh.
•    Faktor emisi PT AEI (2024): 1,434 ton CO₂e/MWh | PT AEI 2024 electricity grid emission factor = 1.434 tons CO2e/MWh.
•    Faktor emisi PT AEI (2025): 1,391 ton CO₂e/MWh | PT AEI 2024 electricity grid emission factor = 1.391 tons CO2e/MWh.
•    BUMA Australia menerapkan pendekatan operational control dalam menetapkan batasan organisasi untuk seluruh emisi GRK. Pada tahun 2025,
     lokasi yang dikontrak kepada BUMA Australia ditetapkan berada di luar batas pelaporan emisinya. | BUMA Australia applies the operational control
     approach to determine its organisational boundary for all GHG emission. In 2025 the sites contracted to BUMA Australia are determined to be
     outside of its emission reporting boundaries.
•    Untuk BUMA Australia, Cakupan 2 mencakup konsumsi Listrik dalam operasional kantor pusat. | For BUMA Australia Scope 1 includes fuel for light
     vehicle in head office operation.
•    Dalam perhitungan emisi Cakupan 1 dan 2, BUMA Australia menggunakan National Greenhouse Accounts Factors (2025) terbaru yang diterbitkan
     oleh Department of Climate Change, Energy, the Environment and Water (DCCEEW) sebagai acuan dalam pemilihan faktor emisi yang digunakan
     dalam penyusunan inventarisasi. | For the calculation of the Scope 1 and 2 emissions BUMA Australia applies the most recent National Greenhouse
     Accounts Factors (2025) published by the Department of Climate Change, Energy, the Environment and Water (DCCEEW) in its selection of the
     emissions factors adopted in the calculation of the inventory.
•    Data kinerja ACG untuk tahun 2023 dan 2024 tidak disajikan dalam laporan tahun ini, karena baru dilakukan akuisisi di 2024. | Data for 2023 and
     2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity was acquired in 2024.


Intensitas Emisi Cakupan 1 dan 2 [GRI 305-4]
Scope 1 and Scope 2 Emissions Intensity

          Intensitas Emisi
                                                      2023                                  2024                                   2025
         Emission Intensity

                                                                      Indonesia
Total Emisi (ton CO2 eq)
                                                                1.834.656                              1.738.132                                1.583.642
Total Emissions (ton CO2 eq)
Total Produksi (ton)
                                                             1.089.447.364                          937.796.433                               795.613.909
Total Production (ton)
Intensitas Emisi (ton CO2 eq/tons
produksi)
                                                                  0,00168                                0,00185                                 0,00199
Emissions Intensity (ton CO2 eq/
tons production)
                                                                       Australia
Total Emisi (ton CO2 eq)
                                                                  117.601                                110.019                                     155
Total Emissions (ton CO2 eq)
Total Produksi (ton)
                                                              120.653.038                            87.429.793                                          0
Total Production (ton)
Intensitas Emisi (ton CO2 eq/tons
produksi)
                                                                   0,0010                                 0,0013                                         0
Emissions Intensity (ton CO2 eq/
tons production)
                                                     Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan *
                                                        Total Mining Contractor Business Units
Total Emisi (ton CO2 eq)
                                                                2.014.785                              1.936.095                                1.583.796
Total Emissions (ton CO2 eq)
Total Produksi (ton)
                                                             1.252.927.526                         1.101.223.588                              795.613.909
Total Production (ton)




                                                     Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity          127
Page 130
Intensitas Emisi Cakupan 1 dan 2 [GRI 305-4]
Scope 1 and Scope 2 Emissions Intensity

          Intensitas Emisi
                                                      2023                                   2024                                   2025
         Emission Intensity

Intensitas Emisi (ton CO2 eq/tons
produksi)
                                                                   0,00161                                0,00176                                0,00199
Emissions Intensity (ton CO2 eq/
tons production)
                                                                    Amerika Serikat
Total Emisi (ton CO2 eq)
                                                                       N/A                                    N/A                                 29.910
Total Emissions (ton CO2 eq)
Total Produksi (ton)
                                                                       N/A                                    N/A                               621.585
Total Production (ton)
Intensitas Emisi (ton CO2 eq/tons
produksi)
                                                                        /A                                    N/A                                 0,0481
Emissions Intensity (ton CO2 eq/
tons production)
                                                             Total Unit Usaha Pertambangan
                                                               Total Mining Business Unit
Total Emisi (ton CO2 eq)
                                                                       N/A                                    N/A                                 29.910
Total Emissions (ton CO2 eq)
Total Produksi (ton)
                                                                       N/A                                    N/A                               621.585
Total Production (ton)
Intensitas Emisi (ton CO2 eq/tons
produksi)
                                                                       N/A                                    N/A                                 0,0481
Emissions Intensity (ton CO2 eq/
tons production)
Catatan:
•    Berdasarkan pendekatan Operational Control dalam GHG Protocol, pada tahun 2025 lokasi yang dikontrakkan kepada BUMA Australia berada di luar
     batas pelaporan emisinya. Oleh karena itu, produksi dianggap nihil dan intensitas emisi tidak dihitung. | Based on GHG Protocol Operational Control
     approach, in 2025 the sites contracted to BUMA Australia are outside of its emission reporting boundaries. Therefore the production is considered 0
     and emission intensity is not calculated.
•    Data ACG untuk tahun 2023 dan 2024 tidak disajikan dalam laporan tahun ini, karena diakuisisi di tahun | Data for 2023 and 2024 does not include
     ACG (United States Operation), as the entity was acquired in 2024.



Pada tahun 2025, Perseroan mencatat penurunan sebesar                         In 2025, the Company recorded a 9% reduction in absolute
9% pada total emisi gas rumah kaca Cakupan 1 dan 2 di                         Scope 1 and 2 greenhouse gas emissions in Indonesia. A
Indonesia. Penurunan signifikan pada emisi Cakupan 1                          significant portion of the Company’s Scope 1 emissions
tersebut terutama disebabkan oleh pengurangan aktivitas                       reduction in 2025 resulted from the ramp down of operations
operasional (ramp down) di lokasi Binungan, IBP, dan Lati                     at the Binungan, IBP and Lati sites in Indonesia, with the
di Indonesia, seiring dengan berakhirnya kontrak masing-                      respective contracts scheduled to conclude in 2025, 2026
masing lokasi pada tahun 2025, 2026, dan 2027.                                and 2027 respectively.

Di operasional Indonesia, Perseroan melaksanakan berbagai                     In Indonesia operation, the Company conducted targeted
inisiatif terarah untuk menurunkan konsumsi bahan bakar,                      initiatives to reduce fuel consumption, including:
antara lain:
•    Perbaikan kondisi jalan tambang untuk meningkatkan                       •       Improving mine road conditions to enhance
     efisiensi bahan bakar pada aktivitas pengangkutan                                transportation fuel efficiency
•    Optimalisasi Fleet Management System untuk                               •       Optimising the Fleet Management System to reduce
     mengurangi waktu antrean dan pembuangan (dumping                                 queueing and dumping time
     time)
•    Penerapan praktik pengoperasian yang lebih efisien                       •       Promoting fuel efficient operating practices
     dalam penggunaan bahan bakar
•    Optimalisasi ukuran dan jenis peralatan untuk mencapai                   •       Optimising equipment size and type to achieve lower
     rasio konsumsi bahan bakar yang lebih rendah                                     fuel ratios
•    Pengelolaan peralatan pendukung melalui Auxiliary                        •       Managing support equipment through the Auxiliary
     Tracking System guna meminimalkan waktu tidak                                    Tracking System to minimise idle time
     produktif (idle time)
•    Pemantauan penggunaan bahan bakar secara ketat                           •       Closely monitoring fuel use to ensure alignment with
     untuk memastikan keselarasan dengan rencana                                      operational plans.
     operasional




128          Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 131
                                                                                                                         Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                                 Climate Strategy




Meskipun inisiatif-inisiatif tersebut berjalan sesuai rencana,       While these initiatives are progressing as planned, their
hasilnya belum sepenuhnya terealisasi pada tingkat                   full benefits have not yet been realized at the portfolio
portofolio. Walaupun inisiatif untuk menurunkan konsumsi             level. Despite ongoing efforts to reduce fuel consumption,
bahan bakar terus diterapkan sepanjang tahun, namun                  both energy and emissions intensity per tonne of product
intensitas energi dan emisi per ton produksi mengalami               increased over the same period. This was primarily driven by
peningkatan dalam periode yang sama. Hal ini terutama                extreme wet weather during much of the first quarter of 2025,
dipengaruhi oleh kondisi cuaca basah ekstrem sepanjang               which resulted in softer pit surfaces and more challenging
sebagian besar kuartal pertama tahun 2025, yang                      operating conditions. Haulage activities required additional
menyebabkan kondisi tanah di area pit menjadi lebih lunak            time and energy to maintain safe operations, leading to
dan menantang secara operasional. Aktivitas pengangkutan             lower overall productivity. In addition, higher fuel use from
membutuhkan waktu dan energi tambahan untuk menjaga                  non-productive support equipment, particularly during post-
keselamatan operasional, sehingga berdampak pada                     rain clean-up activities, further contributed to the increase in
penurunan produktivitas secara keseluruhan. Selain                   emissions intensity.
itu, peningkatan konsumsi bahan bakar dari peralatan
pendukung yang tidak produktif, terutama selama kegiatan
pembersihan pascahujan, turut berkontribusi terhadap
kenaikan intensitas emisi.

Secara keseluruhan, Perseroan memandang tahun 2025                   Overall, the Company considers 2025 a year of strengthening
sebagai fase penguatan baseline emisi, peningkatan                   its emissions baseline, improving visibility into key
visibilitas terhadap faktor operasional utama, serta                 operational drivers, and refining execution priorities. The
penyempurnaan fokus eksekusi. Implementasi berbagai                  initiatives implemented throughout the year have provided
inisiatif sepanjang tahun 2025 memberikan pembelajaran               valuable insights into operational performance. In 2026,
penting dalam memahami faktor yang memengaruhi                       we will build on these learnings to sharpen our approach,
kinerja di tingkat operasional. Berbekal pembelajaran                address root causes more effectively, and deliver tangible
tersebut, pada tahun 2026 Perseroan akan mengoptimalkan              emissions reductions. With continued focus on efficiency,
pendekatan kami untuk menangani akar permasalahan                    the Company expects emissions intensity to improve,
secara lebih efektif dan menghasilkan penurunan emisi                supporting a gradual reduction in its operational carbon
yang lebih nyata. Seiring dengan kondisi operasional yang            footprint. [OJK F.11]
semakin stabil serta fokus berkelanjutan pada efisiensi,
Perseroan berharap akan menunjukkan perbaikan intensitas
emisi, yang secara bertahap akan berkontribusi dalam
menurunkan jejak karbon operasional [OJK F.11]

Emisi Cakupan 3                                                      Scope 3 Emissions
Emisi Cakupan 3 merupakan fokus utama dalam transformasi             Scope 3 emissions are a key focus of the Company’s climate
iklim Perseroan, mengingat emisi ini mencerminkan emisi              transformation, as they represent indirect greenhouse gas
gas rumah kaca tidak langsung di sepanjang rantai nilai dan          emissions across the value chain and typically account
umumnya menyumbang porsi terbesar dari jejak karbon                  for the largest share of the Company’s carbon footprint.
Perusahaan. Oleh karena itu, pengelolaan emisi Cakupan               Effective management of these emissions is therefore
3 yang efektif menjadi sangat penting untuk mendukung                critical to achieving the Company’s climate ambitions.
pencapaian ambisi iklim Perusahaan.

Pada tahun 2025, Perseroan melakukan penilaian terhadap              In 2025, the Company assessed eight of the fifteen Scope
delapan dari lima belas kategori emisi Cakupan 3 di seluruh          3 emissions categories across its operations in Indonesia
operasional Indonesia dan Australia. Dari kategori yang              and Australia. Among the categories evaluated, Category 3
dievaluasi, Kategori 3 (aktivitas terkait bahan bakar dan            (fuel- and energy-related activities not included in Scope 1
energi yang tidak termasuk dalam Cakupan 1 dan Cakupan 2)            or Scope 2) was identified as the largest contributor. This
diidentifikasi sebagai kontributor terbesar. Hal ini terutama        was primarily driven by emissions associated with vehicles
dipengaruhi oleh emisi yang berasal dari kendaraan dan alat          and heavy equipment that are critical to operations but fall
berat yang krusial bagi kegiatan operasional namun berada            outside the Company’s direct operational control.
di luar kendali operasional langsung Perseroan.

Operasional Perseroan di Amerika Serikat belum                       The Company’s U.S. operations are not yet included in
dimasukkan dalam pelaporan emisi Cakupan 3 untuk tahun               Scope 3 reporting for 2025, as the focus during the year was
2025, karena fokus pada tahun tersebut diarahkan pada                on establishing a robust baseline for Scope 1 and Scope
penyusunan data baseline yang kuat untuk emisi Cakupan 1             2 emissions. Scope 3 coverage is expected to expand in
dan Cakupan 2. Cakupan pelaporan Cakupan 3 diharapkan                line with improvements in data availability and reporting
akan diperluas seiring dengan peningkatan ketersediaan               processes.
data dan penyempurnaan proses pelaporan.

                                             Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity        129
Page 132
 Emisi GRK Cakupan 3
 Scope 3 GHG Emissions
                                                                                     2023

 Emisi Gas Rumah Kaca Tidak Langsung                                                      Total Unit Usaha      Total Unit Usaha
  / Rantai Nilai (Cakupan 3) (ton CO₂e)                                                      Kontraktor          Pertambangan
  Indirect /Value Chain GHG Emissions                                                      Pertambangan*             (AS)**
                                                    ID                    AU                                                                  ID
           (Scope 3) (tonCO2e)                                                              Total Mining          Total Mining
                                                                                         Contractor Business     Business Unit
                                                                                                Unit*                (US)**
 Kategori 1: Barang dan Jasa yang Dibeli                 184.332                77.521              261.853                   N/A                  160.707
 Category 1: Purchased Goods and
 Services
 Kategori 2: Barang Modal                                 25.631                 5.601                 31.232                 N/A                   37.283
 Category 2: Capital Goods
 Kategori 3: Aktivitas Terkait Bahan Bakar               409.737                11.311              421.048                   N/A                  365.323
 dan Energi (tidak termasuk Cakupan 1
 dan 2)
 Category 3: Fuel and Energy-related
 Activities (not included in scope 1 or
 scope 2)
 Kategori 4: Transportasi dan Distribusi                  10.703                 5.742                 16.445                 N/A                   14.574
 Hulu
 Category 4: Upstream Transportation
 and Distribution
 Kategori 5: Limbah yang Dihasilkan dari                   5.157                 2.158                  7.315                 N/A                    3.930
 Operasi
 Category 5: Waste Generated in
 Operations
 Kategori 6: Perjalanan Dinas                              1.528                  473                   2.001                 N/A                     623
 Category 6: Business Travel
 Kategori 7: Perjalanan Karyawan                           7.660                 5.231                 12.891                 N/A                   11.242
 Category 7: Employee Commute
 Kategori 8: Aset Sewa Hulu                                2.464                   62                   2.526                 N/A                    2.868
 Category 8: Upstream Leased Assets
 Total                                                   647.212               108.099              755.311                   N/A                  596.550
 Catatan | Note:

 Indonesia
 Perhitungan emisi Cakupan 3 menggunakan faktor emisi sebagai berikut: | Scope 3 emission calculated using following emission factors:
 •     Kategori 1, 2, 4, 6, dan 8 menggunakan Supply Chain GHG Emission Factors v1.2 by NAICS-6 | Categories 1, 2, 4, 6, and 8 using Supply Chain GHG
       Emission Factors v1.2 by NAICS-6
 •     Kategori 3 menggunakan UK Government GHG Conversion Factors for Company Reporting | Category 3 using UK Government GHG Conversion Factors
       for Company Reporting
 •     Kategori 5, 7, dan 8 menggunakan EPA 2023 Emission Factors Hub | Categories 5, 7, and 8 using EPA 2023 Emission Factors Hub

 Australia
 •    Faktor emisi untuk Barang dan Jasa yang Dibeli mengacu pada U.S. Environmental Protection Agency (U.S. EPA), karena tidak tersedia faktor yang
      sesuai dalam skema National Greenhouse and Energy Reporting (NGER) | Emission factors for Purchased Goods and Services were sourced from the
      U.S. Environmental Protection Agency (U.S. EPA), where no applicable factors were available under the National Greenhouse and Energy Reporting
      (NGER) Scheme.
 •    Untuk perjalanan dinas, digunakan data emisi yang dihitung oleh penyedia jasa | For Business Travel, calculated emissions from the service provider
      were used.

 Amerika Serikat
 •    Data tahun 2023 dan 2024 belum tersedia karena entitas baru diakuisisi pada tahun 2024. Pada tahun 2025, Perseroan berfokus pada pemetaan emisi
      Cakupan 1 dan Cakupan 2 untuk operasi di Amerika Serikat, sementara Cakupan 3 akan dikembangkan pada tahun berikutnya. | 2023 and 2024 data
      is unavailable as the entity was only acquired in 2024. In 2025 the Company focuses on the Scope 1 and Scope 2 mapping of the US operation, and
      Scope 3 will follow in the coming year.



Penurunan emisi Cakupan 3 Perseroan pada tahun                                  The decrease in the Company’s Scope 3 emissions in 2025
2025 terutama disebabkan oleh berkurangnya aktivitas                            was primarily driven by reduced upstream transportation
transportasi dan distribusi hulu di lokasi Lati, IBP, dan SDJ                   and distribution activities at the Lati, IBP, and SDJ sites in
di Indonesia, seiring dengan fase penurunan operasi (ramp-                      Indonesia, in line with the ramp-down phase of operations at
down) di lokasi-lokasi tersebut sepanjang tahun.                                these sites throughout the year.




130           Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 133
                                                                                                                                 Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                                         Climate Strategy




2024                                                                                                      2025

                       Total Unit Usaha     Total Unit Usaha                                                   Total Unit Usaha      Total Unit Usaha
                          Kontraktor         Pertambangan                                                         Kontraktor          Pertambangan
                        Pertambangan*            (AS)**                                                         Pertambangan*             (AS)**
       AU                                                                ID                    AU
                         Total Mining         Total Mining                                                       Total Mining          Total Mining
                      Contractor Business    Business Unit                                                    Contractor Business     Business Unit
                             Unit*               (US)**                                                              Unit                  (US)
             15.042              175.749                 N/A                  154.091                33.672              187.763                   N/A



              3.971               41.254                 N/A                   36.942                 2.774               39.716                   N/A


             95.703              461.026                 N/A                  346.020                62.744              408.764                   N/A




              2.227               16.801                 N/A                    7.734                 4.622               12.356                   N/A




              1.115                5.045                 N/A                    1.997                 1.349                3.346                   N/A




               734                 1.357                 N/A                     900                  1.152                2.052                   N/A


              5.231               16.473                 N/A                   10.919                 4.003               14.922                   N/A


                63                 2.931                 N/A                    1.893                  685                 2.578                   N/A


            124.086              720.636                 N/A                  560.497               111.001              671.497                   N/A




                                                     Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity        131
Page 134
Reduksi Emisi [GRI 305-5] [OJK F.12]                                          Emissions Reduction [GRI 305-5] [OJK F.12]

Reduksi Emisi GRK
GHG Emissions Reduction
                                                                    Perubahan Tahun                              Perubahan Tahun
       Deskripsi              Unit                                     2023–2024                                    2024–2025
                                                    2023                                       2024                                 2025
      Description             Unit                                  Changes between                              Changes between
                                                                      2023 to 2024                                 2024 to 2025
                                                                       Indonesia
Cakupan 1
                                                      1.761.775              -111.294              1.650.481             -159.696    1.490.785
Scope 1
Cakupan 2
                                                           72.881             +14.770                   87.651             +5.202          92.852
Scope 2                     Ton CO2e
Cakupan 3
                                                        647.212               -50.662                  596.550            -37.373      559.177
Scope 3
Total                                                 2.481.868              -147.186              2.334.682             -191.867    2.142.816
                                                                        Australia
Cakupan 1
                                                           90.442               -5.977                  84.465            -84.391             74
Scope 1
Cakupan 2
                                                           29.084               -1.080                  28.004            -27.923             81
Scope 2                     Ton CO2e
Cakupan 3
                                                        108.099               +15,987                  124.086            -13.085      111.001
Scope 3
Total                                                   227.625                +8.930               236.555              -125.399      111.156
                                                       Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan
                                                         Total Mining Contractor Business Unit *
Cakupan 1
                                                      1.852.217              -117.325              1.734.946             -244.086    1.490.860
Scope 1
Cakupan 2
                                                        101.965               +13.690                  115.655            -22.721          92.934
Scope 2                     Ton CO2e
Cakupan 3
                                                        755.311               -34.675                  720.636            -49.139      671.497
Scope 3
Total                                                 2.770.095              -113.364              2.656.731             -401.440    2.255.291


Antara tahun 2023 dan 2024, total emisi Perseroan                             Between 2023 and 2024, the Company’s total emissions
mengalami penurunan seiring dengan dimasukkannya emisi                        decreased following the inclusion of Scope 3 emissions
Lingkup 3 dari seluruh operasional di Indonesia, Australia,                   across operations in Indonesia, Australia, and the US. This
dan Amerika Serikat. Hal ini merupakan langkah penting                        marks an important step in strengthening the Company’s
dalam memperkuat pemahaman Perseroan terhadap                                 understanding of its full emissions profile and advancing its
keseluruhan profil emisinya serta mendukung kemajuan                          sustainability journey.
perjalanan keberlanjutan Perseroan.




132           Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 135
                                                                                                                               Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                                       Climate Strategy




Emisi Udara
Air Emissions
[GRI 305-7]



Perseroan memantau pencemar udara non‑GRK, termasuk                        The Company monitors non GHG air pollutants, including
nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), karbon                         nitrogen oxides, sulphur oxides, carbon monoxide, and total
monoksida (CO), dan total partikulat tersuspensi (total                    particulate matter, to comply with Indonesia’s Minister of
particulate matter/TPM), untuk memenuhi ketentuan                          Environment and Forestry Regulation No. 11 of 2021. The
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.                       Company’s Australian operations do not control licensed
11 Tahun 2021. Operasional Perusahaan di Australia tidak                   generators and therefore do not monitor these emissions.
mengendalikan generator berizin sehingga tidak melakukan                   [GRI 305-7]
pemantauan terhadap emisi tersebut. [GRI 305-7]

Tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan                       The Occupational Health, Safety, and Environment (OHSE)
(SHE) di setiap lokasi kerja melaporkan emisi udara non‑GRK                team at each job site reports non GHG air emissions as
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang‑undangan                       required by government regulations, tracking emissions by
yang berlaku, dengan melakukan pemantauan emisi                            concentration levels.
berdasarkan kadar konsentrasi.

Jumlah Kejadian Perhitungan Emisi Udara Yang Melebihi Baku Mutu Emisi Berdasarkan Peraturan Indonesia Pada Tahun 2025
Number of Instances when Air Emissions Calculation Exceeds Emission Limits Set by Indonesia Regulations In 2025
                                                               Baku Mutu Emisi berdasarkan Peraturan (mg/Nm3)*
                                                                                                                            Jumlah Kasus Melebihi
                                                                Emission Limits based on Regulation (mg/Nm3)*
                                                                                                                                 Baku Mutu
     Jenis Emisi Udara                  Satuan
                                                                         Kapasitas Generator Set (kW)**                   Cases where Air Emissions
     Air Emission Type                   Unit
                                                                          Generator Set Capacity (kW)**                    Exceed Regulatory Limits
                                                                                                                              (Number of Cases)
                                                                               101-500                       501-1000
Nitrogen Oksida (NOx)
                                       Mg/Nm3                                          -                           160                              0
Nitrogen Oxides (NOx)
Sulphur Oksida (SOx)
                                       Mg/Nm3                                       170                             77                              0
Sulphur Oxides (SOx)
Karbon Monoksida (CO)
                                       Mg/Nm3                                     3.400                          1.850                              0
Carbon Monoxide (CO)
Total Particulate Matter
(TPM)
                                       Mg/Nm3                                          -                            95                              0
Total Particulate Matter
(TPM)
* Baku mutu emisi mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 11 Tahun 2021. | Emission limits are governed by Indonesia
   Minister of Environment and Forestry Regulation No. 11 of 2021
** Baku mutu emisi berlaku untuk generator yang menggunakan bahan bakar diesel. | Emission limits are for generators that uses Diesel


Mengurangi Emisi Udara                                                     Reducing Air Pollution
Perseroan berkomitmen untuk meningkatkan kinerja                           The Company is committed to improving emissions
pengendalian emisi melalui penguatan pemantauan yang                       performance by enhancing monitoring through regular
didukung oleh kegiatan pemeliharaan rutin yang disesuaikan                 maintenance tailored to each service type, supported by
dengan jenis layanan masing‑masing, serta pemeriksaan                      mechanical inspections, especially of oil filters.
mekanis secara berkala, khususnya pada filter oli.

Debu yang dihasilkan dari kegiatan pertambangan masih                      Dust from mining activities remains a key environmental
menjadi perhatian utama lingkungan karena potensi                          concern due to its potential impact on health and
dampaknya terhadap kesehatan dan ekosistem. Untuk                          ecosystems. To manage this, the Company continues to
mengendalikan hal tersebut, Perseroan secara berkelanjutan                 use water trucks to control dust, reducing its environmental
menggunakan truk penyiraman air guna mengendalikan                         footprint and supporting responsible mining practices.
debu, sehingga mengurangi jejak lingkungan dan mendukung
praktik pertambangan yang bertanggung jawab.




                                                   Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity         133
Page 136
Mencapai Aspirasi Iklim
Achieving Climate Aspirations
[GRI 201-2]



Pada tahun 2025, Perseroan melanjutkan upaya iklimnya                         In 2025, the Company continued its climate efforts by
dengan menyelaraskan kegiatan operasional dengan target                       aligning its operations with national and global climate
iklim nasional dan global. Perseroan akan menyusun peta                       goals. It will develop a decarbonisation roadmap to guide
jalan dekarbonisasi sebagai panduan untuk mencapai                            progress toward its net-zero target by 2050.
target net-zero pada tahun 2050.

Saat ini, pada tingkat operasional, Perseroan telah                           Currently, at the operational level, the Company has
mengidentifikasi    berbagai     inisiatif praktis   untuk                    identified practical initiatives to reduce greenhouse gas
menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK), dengan fokus                           (GHG) emissions, with a focus on improving fuel efficiency
pada peningkatan efisiensi bahan bakar peralatan berat                        in heavy equipment such as loaders and haulers, and has set
seperti loader dan hauler, serta menetapkan target internal                   internal emission reduction targets based on these efforts.
penurunan emisi berdasarkan inisiatif tersebut.

Perseroan juga memperkuat proses pengukuran dan                               The Company also strengthened its GHG measurement
pemantauan emisi GRK, dengan melanjutkan peningkatan                          and monitoring processes, building on improvements made
yang telah dilakukan sejak tahun 2023.                                        since 2023.

Peta Jalan dan Target Dekarbonisasi                                           Decarbonisation Roadmap and Targets
Sebagai bagian dari kerangka ESG‑nya, Perseroan telah                         As part of its ESG framework, the Company has set a long-
menetapkan tujuan jangka panjang untuk mencapai Net                           term goal of achieving Net Zero by 2050. To support this,
Zero pada tahun 2050. Untuk mendukung pencapaian                              it plans to develop short- and mid-term decarbonisation
tujuan tersebut, Perseroan akan mengembangkan peta jalan                      roadmaps and targets aimed at reducing its carbon footprint
dan target dekarbonisasi guna menurunkan jejak karbon,                        and improving energy efficiency. Emissions intensity
mengoptimalkan penggunaan energi. Intensitas emisi                            remains a key metric to track both carbon reduction and
tetap menjadi metrik utama untuk memantau penurunan                           operational performance as the business grows. The
emisi karbon dan efisiensi operasional seiring dengan                         Company also recognises the need to address Scope 3
pertumbuhan bisnis Perseroan. Perseroan juga menyadari                        emissions. While initial efforts have focused on emissions
pentingnya pengelolaan emisi Cakupan 3. Meskipun upaya                        within site boundaries, further work is required to better
awal difokuskan pada emisi dalam batas operasional lokasi,                    understand and reduce emissions across the upstream and
masih diperlukan langkah lanjutan untuk mengidentifikasi                      downstream value chain.
dan menurunkan emisi di sepanjang rantai nilai hulu dan
hilir.

Pada       tahun     2025,   Perseroan    menyusun      dan                   In 2025, the Company continued to develop and implement
mengimplementasikan berbagai inisiatif pengurangan emisi                      carbon reduction initiatives and assessed their impact
karbon dan menghitung dampaknya pada operasi terbesar                         at its largest operations in Indonesia, particularly the
di Indonesia, khususnya di lokasi Adaro Tutupan dan IPR.                      Adaro Tutupan and IPR sites. These efforts support the
Inisiatif‑inisiatif tersebut mendukung penetapan target                       establishment of internal emission reduction targets,
jangka pendek penurunan intensitas emisi. Upaya-upaya ini                     which are currently being used to test the effectiveness of
menjadi dasar dalam penetapan target internal penurunan                       identified initiatives. These targets will be disclosed publicly
emisi. Perseroan akan mengungkapkan target tersebut                           once internal validation is completed. Similar initiatives are
secara publik setelah proses validasi internal selesai                        expected to be progressively rolled out across operations in
dilakukan. Inisiatif serupa akan diterapkan secara bertahap                   Indonesia, Australia, and the US.
di seluruh operasional Perseroan di Indonesia, Australia,
dan Amerika Serikat pada tahun‑tahun mendatang.

Pada tahun 2026, Perseroan akan terus melakukan                               In 2026, the Company will continue reviewing its operations
peninjauan operasional guna mengidentifikasi peluang                          to identify opportunities for process optimisation, asset
optimalisasi proses, dekarbonisasi aset, dan peningkatan                      decarbonisation, and improved climate resilience. This
ketahanan iklim. Upaya‑upaya ini dimaksudkan untuk                            approach is intended to support long-term sustainability
mendukung      keberlanjutan   jangka    panjang   serta                      while reducing overall environmental impact.
memperkuat komitmen Perseroan dalam mengurangi
dampak lingkungan.



134           Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 137
                                                                                                                        Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                                Climate Strategy




Inisiatif Pengurangan Energi dan Emisi GRK [OJK F.10]               Energy and GHG Emissions Reduction Initiatives [OJK
[OJK F.7]                                                           F.10] [OJK F.7]
Hampir 99% emisi Cakupan 1 Perseroan berasal dari                   Nearly 99% of the Company’s Scope 1 emissions come from
penggunaan bahan bakar. Oleh karena itu, pengurangan                fuel use. Therefore, reducing fuel consumption was a key
konsumsi bahan bakar menjadi salah satu prioritas utama             priority in 2025. In Indonesia, this effort was aligned with
pada tahun 2025. Di Indonesia, upaya ini diselaraskan               Good Mining Practice principles, which focus on lowering
dengan prinsip Good Mining Practice, yang berfokus pada             fuel use per unit of production.
penurunan konsumsi bahan bakar per satuan produksi.

Pemantauan Konsumsi Bahan Bakar per Peralatan                       Fuel Burn per equipment monitoring
Untuk memperkuat pengelolaan bahan bakar, Perseroan                 To strengthen fuel management, the Company introduced
menerapkan pendekatan pemantauan yang ditingkatkan                  enhanced monitoring approaches across its Indonesia
di seluruh operasional Indonesia pada kuartal III–IV                operations in Q3–Q4 2025, combining equipment-level
tahun 2025, dengan mengombinasikan analisis konsumsi                fuel burn analysis with engine load monitoring to address
bahan bakar di tingkat peralatan dan pemantauan                     inefficiencies at source. Fuel consumption was monitored
beban mesin guna mengatasi inefisiensi langsung dari                at the individual equipment level to identify underperforming
sumbernya. Konsumsi bahan bakar dipantau pada tingkat               units and classify inefficiency drivers, including operator
masing‑masing peralatan untuk mengidentifikasi unit                 behaviour, mechanical conditions, and operational practices.
yang berkinerja kurang optimal serta mengklasifikasikan             Based on these findings, targeted interventions were
penyebab inefisiensi, termasuk perilaku operator, kondisi           implemented, such as eco-mode enforcement, structured
mekanis, dan praktik operasional. Berdasarkan temuan                operator coaching, preventive maintenance checks, and
tersebut, Perseroan menerapkan berbagai intervensi yang             operational adjustments to improve overall fuel efficiency.
terarah, seperti pengaktifan eco‑mode, pelatihan operator
secara terstruktur, pemeriksaan pemeliharaan preventif,
serta penyesuaian operasional guna meningkatkan efisiensi
bahan bakar secara keseluruhan.

Pendekatan ini memungkinkan identifikasi dini atas                  This enabled early identification of high fuel-burn units,
peralatan dengan tingkat konsumsi bahan bakar yang                  strengthened operator discipline, improved equipment
tinggi, memperkuat disiplin operator, meningkatkan kinerja          performance, and supported reductions in fuel consumption
peralatan, serta mendukung penurunan konsumsi bahan                 and associated emissions through data-driven optimisation.
bakar dan emisi terkait melalui optimalisasi berbasis               In parallel, engine data monitoring was used to detect
data. Secara paralel, pemantauan data mesin digunakan               shockload events that lead to inefficient engine loading and
untuk mendeteksi kejadian shock load yang menyebabkan               fuel spikes. The data informed corrective actions to stabilise
pembebanan mesin tidak efisien dan lonjakan konsumsi                engine load, reduce excess fuel use, lower equipment stress,
bahan bakar. Data tersebut menjadi dasar bagi tindakan              and mitigate maintenance risk, contributing to improved
korektif untuk menstabilkan beban mesin, mengurangi                 fuel efficiency and extended component life. Mechanisms
konsumsi bahan bakar berlebih, menurunkan tingkat                   to quantify the full impact of these initiatives are currently
keausan peralatan, serta memitigasi risiko pemeliharaan,            being developed.
sehingga berkontribusi pada peningkatan efisiensi bahan
bakar dan perpanjangan usia komponen. Mekanisme untuk
mengukur dampak keseluruhan dari inisiatif‑inisiatif ini saat
ini sedang dikembangkan.

Sistem Manajemen Armada (Fleet Management System/                   Fleet Management System (FMS)
FMS)
Pada tahun 2025, Perseroan memperkuat inisiatif                     In 2025, the Company strengthened fuel efficiency initiatives
efisiensi bahan bakar di seluruh operasional Indonesia              across its Indonesia operations by improving haul road
melalui perbaikan geometri dan kondisi jalan angkut guna            geometry and road conditions to increase hauler speed,
meningkatkan kecepatan hauler, menstabilkan operasi,                stabilise operations, and optimise fleet productivity.
dan mengoptimalkan produktivitas armada. Pelebaran,                 Road widening, straightening, and resurfacing reduced
pelurusan, dan pelapisan ulang jalan mengurangi                     rolling resistance and unnecessary fuel consumption. The
hambatan gulir serta konsumsi bahan bakar yang tidak                initiative also standardised payload to avoid underloading
diperlukan. Inisiatif ini juga melakukan standarisasi muatan        and maximise material transported per trip, improving fuel


                                            Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity        135
Page 138
untuk menghindari underloading dan memaksimalkan                           efficiency per unit of production. Supported by automated
jumlah material yang diangkut per perjalanan, sehingga                     haulage assignment within the fleet management system to
meningkatkan efisiensi bahan bakar per satuan produksi.                    minimise queuing and waiting times, the initiative resulted
Dengan dukungan penugasan angkut otomatis melalui                          in a 1.3% decrease in average diesel consumption per unit
sistem manajemen armada untuk meminimalkan antrean                         of production and a 3.71% increase in hauling productivity
dan waktu tunggu, inisiatif ini menghasilkan penurunan                     compared to previous year.
rata‑rata konsumsi diesel sebesar 1,3% per satuan produksi
serta peningkatan produktivitas pengangkutan sebesar
3,71% dibandingkan tahun sebelumnya.

Penetapan Ulang Pekerjaan Pendukung dan Pemanfaatan                        Reprioritize support work and use auxiliary tracking
Auxiliary Tracking System (ATS)                                            system (ATS)
Peralatan pendukung memiliki peran penting dalam                           Support equipment plays a critical role in enabling mining
menunjang kegiatan pertambangan, termasuk konstruksi                       operations, including road construction, pit and disposal
jalan, pembentukan area pit dan disposal, pembersihan                      shaping, land clearing, and dewatering. However, support
lahan, serta kegiatan dewatering. Namun demikian,                          units do not directly generate production volume and
peralatan pendukung tidak secara langsung menghasilkan                     therefore must be tightly controlled.
volume produksi sehingga perlu dikendalikan secara ketat.

Inisiatif ini berfokus pada pemetaan, pelacakan, dan analisis              This initiative focuses on mapping, tracking, and analysing
pemanfaatan peralatan pendukung menggunakan Auxiliary                      support equipment utilisation using the Auxiliary Tracking
Tracking System (ATS) untuk mengidentifikasi inefisiensi,                  System (ATS) to identify inefficiencies, reduce idle time, and
mengurangi waktu tidak produktif (idle time), serta                        optimise the number of units and operating hours.
mengoptimalkan jumlah unit dan jam operasi.                                Result / Impact:
Hasil / Dampak:
•    Penurunan waktu tidak produktif peralatan pendukung;                  •     Reduced idle time of support equipment
•    Penurunan konsumsi bahan bakar dari aktivitas yang                    •     Lower fuel consumption from non-productive activities
     tidak produktif;
•    Penurunan emisi karbon;                                               •     Reduced carbon emissions
•    Peningkatan disiplin operasional dan pengendalian                     •     Improved operational discipline and cost control
     biaya.

Inisiatif ini menghasilkan penurunan rata‑rata konsumsi                    The initiative resulted in a 3.35% decrease in average diesel
diesel sebesar 3,35% per satuan produksi serta peningkatan                 consumption per unit of production and a 0.08% increase in
produktivitas pengangkutan sebesar 0,08% dibandingkan                      hauling productivity compared to previous year.
tahun sebelumnya.

Mempromosikan Ketahanan Iklim                                              Promoting Climate Resilience
Ketahanan iklim merupakan elemen utama dalam ambisi                        Climate resilience is central to the Company’s climate
iklim Perseroan. Pada tahun 2025, Perseroan bekerja sama                   ambition. In 2025, the Company worked with local
dengan masyarakat lokal, pelanggan, serta mitra rantai nilai               communities, customers, and value chain partners
untuk mengimplementasikan berbagai inisiatif ketahanan                     to implement climate resilience initiatives across its
iklim di seluruh kegiatan operasional. Ke depan, Perseroan                 operations. The Company will further strengthen its
akan semakin memperkuat komitmen ketahanannya melalui                      resilience commitments by implementing the recommended
penerapan tindakan‑tindakan yang direkomendasikan dari                     actions from the climate change risk assessment.
hasil asesmen risiko perubahan iklim.

Program Kampung Iklim (ProKlim) di Sekitar Wilayah                         Fostering Climate Village Program (ProKlim) Around
Operasional di Indonesia                                                   Operational Areas in Indonesia
ProKlim merupakan inisiatif pemerintah yang mendukung                      ProKlim is a government initiative that supports climate
upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim pada tingkat                   change adaptation and mitigation at the regional, national,
regional, nasional, dan global. Dalam program ini, Perseroan               and global levels. The Company collaborates with
berkolaborasi dengan masyarakat, pemerintah daerah,                        communities, local governments, businesses, universities,
dunia usaha, perguruan tinggi, serta organisasi nirlaba.                   and non-profit organisations under this programme.




136        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 139
                                                                                                                    Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                            Climate Strategy




Pada tahun 2025, Perseroan mendukung lima desa di               In 2025, the Company supported five villages in South
Kalimantan Selatan yang dipilih oleh instansi lingkungan        Kalimantan that were selected by the local environmental
hidup setempat. Dukungan Perseroan difokuskan pada              agency. The Company’s support focused on hydroponic
pengembangan pertanian hidroponik untuk meningkatkan            farming to enhance food security and help communities
ketahanan pangan serta membantu masyarakat menjadi              become more resilient to climate-related disruptions.
lebih tangguh terhadap gangguan yang terkait dengan
perubahan iklim.

Perseroan juga secara aktif mendukung berbagai kegiatan         The Company also actively supported climate resilience
ketahanan iklim lainnya, seperti penanaman pohon,               activities such as tree planting, river clean-ups, and bamboo
pembersihan sungai, serta penanaman bambu di sepanjang          planting along riverbanks to reduce flooding risks for nearby
bantaran sungai, guna mengurangi risiko banjir bagi             communities.
masyarakat sekitar.




                                        Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity        137
Page 140
        Pengelolaan Lingkungan
        Environmental Stewardship




138   Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 141
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity   139
Page 142
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship




140   Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 143
                                                                                                                      Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                    Environmental Stewardship




Perseroan menyadari bahwa transformasi keberlanjutan               The Company recognises that its sustainability
tidak akan tercapai secara utuh tanpa adanya pengelolaan           transformation will not be complete without strong and
lingkungan yang kuat dan disiplin. Sebagai penyedia jasa           disciplined environmental stewardship. As a mining and
pertambangan, Perseroan menyadari bahwa kegiatan                   mining services provider, the Company acknowledges that
operasionalnya berinteraksi secara langsung dengan lahan,          its activities interact directly with land, water, biodiversity
air, keanekaragaman hayati, serta masyarakat sekitar.              and local communities. These interactions create both
Interaksi ini menimbulkan baik dampak lingkungan maupun            environmental impacts and strategic opportunities, from
peluang strategis, mulai dari pengelolaan emisi, penggunaan        managing emissions, water use and waste responsibly,
air, dan pengelolaan limbah secara bertanggung jawab,              to strengthening operational resilience and supporting
hingga penguatan ketahanan operasional serta dukungan              ecosystem restoration.
terhadap upaya pemulihan ekosistem.

Pada tahun 2025, Perseroan terus meningkatkan berbagai             In 2025, the Company continued to advance initiatives
inisiatif untuk mengelola jejak air, limbah operasional, dan       to manage its water footprint, operational waste and
risiko keanekaragaman hayati di seluruh lokasi operasional.        biodiversity risks across sites. The Company remains firmly
Perseroan tetap berkomitmen penuh untuk mematuhi                   committed to complying with applicable environmental laws
seluruh peraturan perundang-undangan lingkungan yang               and regulations in all jurisdictions of operation, embedding
berlaku di setiap yurisdiksi tempat Perseroan beroperasi,          regulatory compliance as a minimum standard rather than
dengan menjadikan kepatuhan terhadap regulasi sebagai              end goal.
standar minimum, bukan sebagai tujuan akhir.

Selain kepatuhan terhadap regulasi, Perseroan memperkuat           Beyond compliance, the Company has strengthened internal
kapabilitas internal melalui peningkatan kesadaran dan             capability by building employee awareness and technical
pemahaman teknis karyawan terkait praktik pengelolaan              understanding of environmental practices. Through training,
lingkungan. Melalui program pelatihan, pedoman                     operational guidelines and site-level implementation,
operasional, dan implementasi di tingkat lokasi kerja,             employees are equipped to integrate environmental
karyawan dibekali untuk mengintegrasikan pertimbangan              considerations     into   day-to-day   decision   making.
lingkungan dalam pengambilan keputusan sehari-hari.                This capacity-building approach supports consistent
Pendekatan peningkatan kapasitas ini mendukung                     performance, risk mitigation and continuous improvement.
kinerja yang konsisten, mitigasi risiko, serta perbaikan
berkelanjutan.

Strategi lingkungan Perseroan pada akhirnya bertujuan untuk        The Company’s environmental strategy ultimately aims
meminimalkan dampak terhadap ekosistem dan komunitas               to minimise impacts to the ecosystems and communities
di sekitar wilayah operasional, sekaligus mengidentifikasi         surrounding its operations, while identifying opportunities
peluang untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi jejak             to improve efficiency, reduce environmental footprint
lingkungan, dan menciptakan nilai jangka panjang melalui           and create long-term value through responsible resource
pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab.                    management.

Perseroan secara aktif mendukung Tujuan Pembangunan                The Company actively supports relevant UN SDGs and
Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs)                 received no sanctions for environmental damage or pollution
Perserikatan Bangsa-Bangsa yang relevan dan tidak                  during 2025. [OJK F.16]
menerima pengaduan maupun sanksi terkait kerusakan
atau pencemaran lingkungan selama tahun 2025. [OJK F.16]




                                           Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      141
Page 144
Pengelolaan Air
Water Management
[GRI 303-1]



Pendekatan Pengelolaan Air [GRI 303-1] [GRI 3-3]                              Water Management Approach [GRI 303-1] [GRI 3-3]
Pengelolaan air diidentifikasi sebagai salah satu topik ESG                   Water management is identified as one of the Company’s
yang paling material bagi Perseroan berdasarkan hasil                         most material ESG topics based on the latest materiality
penilaian materialitas terbaru. Mengingat peran penting air                   assessment. Given the critical role of water in mining
dalam kegiatan pertambangan, Perseroan menempatkan                            operations, the Company places strong emphasis on
pengelolaan penggunaan air secara bertanggung jawab                           managing water use responsibly. Water for operations is
sebagai prioritas utama. Air untuk kegiatan operasional                       sourced from multiple locations, including groundwater,
bersumber dari berbagai lokasi, termasuk air tanah, waduk,                    reservoirs, and third-party providers. Across operations
dan penyedia pihak ketiga. Di seluruh operasi di Indonesia                    in Indonesia and Australia, all domestic water is treated
dan Australia, seluruh air domestik diolah terlebih dahulu                    through water treatment plants (WTP) prior to distribution.
melalui instalasi pengolahan air (water treatment plant/                      The Company also works with local water utilities and
WTP) sebelum didistribusikan. Perseroan juga bekerja                          village-owned enterprises to distribute treated water to
sama dengan perusahaan penyedia air setempat serta                            employee housing and operational areas.
badan usaha milik desa dalam mendistribusikan air olahan
ke area hunian karyawan dan wilayah operasional.

Penggunaan air secara bertanggung jawab dan efisien                           Responsible and efficient water use is a core operational
merupakan prioritas operasional utama, dengan praktik                         priority, with practices aligned to applicable legal and
yang diselaraskan dengan ketentuan hukum dan peraturan                        regulatory requirements. Wastewater generated from
yang berlaku. Air limbah yang dihasilkan dari kegiatan                        operations is managed through wastewater treatment plants
operasional dikelola melalui instalasi pengolahan air                         and settling ponds to treat acid mine drainage and remove
limbah dan kolam pengendapan untuk menangani air                              contaminants prior to discharge, ensuring compliance
asam tambang serta menghilangkan kontaminan sebelum                           with local environmental standards in both Indonesia and
dilepaskan ke lingkungan, sehingga memastikan kepatuhan                       Australia. Water-related risks and impacts are identified
terhadap standar lingkungan yang berlaku di Indonesia                         and evaluated through site-specific site-specific Hazard
dan Australia. Risiko dan dampak terkait air diidentifikasi                   Identification, Risk Assessment and Determining Control
dan dievaluasi melalui Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko                  (HIRADC), which define appropriate controls to manage
dan Penentuan Pengendalian (HIRADC) yang spesifik untuk                       physical and administrative risks, including compliance with
setiap lokasi kerja. HIRADC menetapkan pengendalian yang                      licence conditions and water quality requirements.
diperlukan untuk mengelola risiko fisik dan administratif,
termasuk kepatuhan terhadap persyaratan perizinan dan
standar kualitas air.

Sebagai kontraktor pertambangan, Perseroan menerapkan                         As a mining contractor, the Company implements on-site
pengelolaan air di lokasi kerja sesuai dengan persyaratan                     water management in accordance with client requirements.
pelanggan. Keterlibatan pemangku kepentingan terkait                          Stakeholder engagement related to water management is
pengelolaan air dipimpin oleh pelanggan, sementara                            led by clients, while the Company maintains compliance and
Perseroan memastikan kepatuhan serta mendukung                                supports responsible water resource management in line
pengelolaan sumber daya air yang bertanggung jawab                            with regulatory obligations and stakeholder expectations.
sejalan dengan kewajiban regulasi dan ekspektasi
pemangku kepentingan.

Di lokasi operasional di Indonesia, pengambilan air tanah                     At Indonesian operational sites, groundwater extraction is
dilakukan sesuai dengan batas kuota yang ditetapkan                           conducted within the quota limits stipulated in groundwater
dalam izin pengusahaan air tanah (SIPA). Penggunaan air                       utilisation permits (SIPA). Water use within operational areas
di area operasional mengikuti Persetujuan Teknis (Pertek)                     follows the Technical Approvals (Pertek) held by clients.
yang dimiliki oleh pelanggan. Perseroan juga berinteraksi                     The Company engages with key stakeholders, including
dengan pemangku kepentingan utama, termasuk                                   local authorities, environmental agencies, and community
pemerintah daerah, instansi lingkungan, dan organisasi                        organisations, to address water-related issues and enhance
masyarakat, untuk menangani isu‑isu terkait air serta                         water quality management. Efficiency initiatives include the
meningkatkan pengelolaan kualitas air. Inisiatif efisiensi                    reuse of acid mine drainage for road maintenance and other
mencakup pemanfaatan kembali air asam tambang untuk                           operational activities to reduce freshwater demand.
pemeliharaan jalan dan kegiatan operasional lainnya guna
mengurangi kebutuhan air tawar.


142           Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 145
                                                                                                                        Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                      Environmental Stewardship




Di Australia, sumber daya air dikelola sesuai dengan                 In Australia, water resources are managed in accordance
rencana pengelolaan lingkungan di tingkat lokasi, ketentuan          with site-specific environmental management plans, licence
perizinan, dan persyaratan pelanggan. Perseroan secara               conditions, and client requirements. The Company actively
aktif mengelola air permukaan dan air yang terpengaruh               manages surface water and mine-affected water through
kegiatan pertambangan melalui sistem pemantauan dan                  comprehensive monitoring and mitigation systems. Any off-
mitigasi yang komprehensif. Setiap pembuangan air ke                 site discharges are controlled to meet regulatory standards
luar lokasi dikendalikan agar memenuhi standar peraturan             and protect water quality and surrounding ecosystems. [GRI
yang berlaku serta melindungi kualitas air dan ekosistem di          3-3]
sekitarnya. [GRI 3-3]

Sebagai bagian dari penilaian risiko perubahan iklim                 As part of the Company’s climate change risk assessment,
Perseroan, tingkat tekanan air (water stress) telah dievaluasi       water stress has been evaluated across all operational sites.
di seluruh lokasi operasional. Hasil penilaian menunjukkan           The assessment indicates minimal water stress risk for
bahwa risiko tekanan air di operasi Indonesia tergolong              Indonesian operations and generally low water stress risk
minimal, sementara risiko tekanan air di operasi Australia           for Australian operations. Notwithstanding these findings,
secara umum berada pada tingkat rendah. Meskipun                     the Company continues to monitor water availability and will
demikian, Perseroan tetap melakukan pemantauan terhadap              provide updates to stakeholders should conditions change.
ketersediaan air dan akan menyampaikan pembaruan
kepada pemangku kepentingan apabila terjadi perubahan
kondisi.

Pengelolaan Dampak Terkait Pembuangan Air Limbah [GRI                MANAGEMENT OF IMPACTS RELATED TO WATER
303-2] [OJK F.14]                                                    DISPOSAL [GRI 303-2] [OJK F.14]
Perseroan berkomitmen untuk memastikan bahwa praktik                 The Company is committed to ensuring that wastewater
pembuangan air limbah (efluen) dilakukan sesuai dengan               (effluent) disposal practices comply with all applicable
seluruh ketentuan hukum dan standar industri yang                    legal requirements and industry standards. Wastewater
berlaku. Kualitas air limbah dikelola berdasarkan peraturan          quality is managed in accordance with national legislation
perundang-undangan nasional dan regulasi sektor energi,              and energy sector regulations, including those specific to
termasuk ketentuan yang secara khusus mengatur kegiatan              mining operations, to prevent environmental contamination.
pertambangan, guna mencegah terjadinya pencemaran                    Compliance is guided by the following relevant regulations:
lingkungan. Kepatuhan tersebut mengacu pada ketentuan
peraturan yang relevan sebagai berikut:

Operasi Indonesia                                                    Indonesia Operations
1. Standar mutu air limbah domestik sesuai dengan                    1. Domestic wastewater quality standards in accordance
    Lampiran I Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan                    with Appendix I of the Republic of Indonesia Minister of
    Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.68/Menlhk/                      Environment and Forestry Regulation No. P.68/Menlhk/
    Setjen/Kum.1/8/2016.                                                 Setjen/Kum.1/8/2016.
2. Standar mutu air sungai sebagaimana diatur dalam                  2. River water quality standards as stipulated in Appendix
    Lampiran VI Peraturan Pemerintah Republik Indonesia                  VI of the Republic of Indonesia Government Regulation
    Nomor 22 Tahun 2021.                                                 No. 22 of 2021.
3. Standar mutu air asam tambang sebagaimana diatur                  3. Quality standards for acid mine drainage, as regulated
    dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan                         under the Republic of Indonesia Minister of Environment
    Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.80 Tahun                        and Forestry Regulation No. P.80 of 2019, together
    2019, serta peraturan pendukung dan peraturan daerah                 with other applicable supporting and local regulations,
    lainnya yang relevan, termasuk Keputusan Menteri                     including the Minister of Environment Decree No. 113
    Lingkungan Hidup Nomor 113 Tahun 2003 (Lampiran                      of 2003 (Appendix I) and the Ministry of Environment
    I) dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan                        and Forestry Regulation No. 5 of 2022 (Appendix II).
    Kehutanan Nomor 5 Tahun 2022 (Lampiran II).

Operasi Australia                                                    Australia Operations
1. Environmental Protection Act Queensland Tahun 1994.               1. Queensland’s Environmental Protection Act 1994
2. Federal Environment Protection and Biodiversity                   2. Federal Environment Protection and Biodiversity
    Conservation Act Tahun 1999 (EPBC Act 1999).                         Conservation Act 1999 (EPBC Act 1999)


                                             Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      143
Page 146
Untuk meminimalkan risiko pencemaran lingkungan,                           To minimise environmental contamination risks, the
Perseroan telah memasang sistem closed-loop oil trap                       Company has installed closed-loop oil trap systems in
di area pabrik dan bengkel di seluruh lokasi operasional                   plant and workshop areas across all operational sites
di Indonesia. Inisiatif ini mendukung pengelolaan air yang                 in Indonesia. This initiative supports responsible water
bertanggung jawab melalui pengolahan dan daur ulang                        management by treating and recycling wastewater for reuse
air limbah untuk digunakan kembali di area operasional                     within contained operational areas, reducing discharge
tertutup, sehingga mengurangi volume pembuangan dan                        and promoting resource efficiency. The Safety, Health, and
meningkatkan efisiensi sumber daya. Tim Keselamatan,                       Environment (SHE) team conducts daily monitoring of
Kesehatan, dan Lingkungan (Safety, Health, and Environment/                wastewater and surrounding surface water as part of the
SHE) melaksanakan pemantauan harian terhadap kualitas                      Environmental Management and Monitoring Plan (RKL-
air limbah dan air permukaan di sekitar lokasi sebagai                     RPL) matrix. These practices ensure compliance with
bagian dari Rencana Pengelolaan dan Pemantauan                             national and regional water quality standards and relevant
Lingkungan (RKL RPL). Praktik ini memastikan kepatuhan                     environmental approvals, including the Technical Approval
terhadap standar mutu air nasional dan daerah serta                        (Pertek), Environmental Impact Assessment (AMDAL), and
perizinan lingkungan yang relevan, termasuk Persetujuan                    Environmental Management and Monitoring Plan (UKL/
Teknis (Pertek), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan                       UPL).
(AMDAL), serta Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya
Pemantauan Lingkungan (UKL UPL).

Di seluruh titik pengolahan, Standar Operasional Prosedur                  At all treatment points, the Company’s Standard Operating
(SOP) Perseroan untuk Pengelolaan Dampak Lingkungan                        Procedures (SOPs) for Environmental Impact Management
mewajibkan pemantauan dan pencatatan kualitas air secara                   require routine water quality monitoring and recording on
rutin, baik harian maupun bulanan. Ketentuan ini mendukung                 both daily and monthly schedules. This supports effective
pengelolaan air limbah yang efektif serta memastikan                       wastewater management and ensures compliance with
kepatuhan terhadap persyaratan regulasi dan izin                           regulatory requirements and water use licences for both the
penggunaan air, baik untuk Perseroan maupun pelanggan.                     Company and its clients. The Company also engages a KAN
Perseroan juga bekerja sama dengan laboratorium yang                       (National Accreditation Committee)–certified laboratory to
tersertifikasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk                 regularly test effluent quality.
melakukan pengujian kualitas efluen secara berkala.

Di Queensland, kegiatan pertambangan yang mengajukan                       In Queensland, mining operations require an Environmental
Environmental Authority (EA) kepada Department of                          Authority (EA) from the Department of Environment, Tourism,
Environment and Science (DES) pada umumnya diwajibkan                      Science and Innovation (DETSI) and are typically subject to
untuk menyusun Environmental Impact Statement (EIS).                       an Environmental Impact Statement (EIS). The EIS assesses
Dokumen EIS tersebut mengevaluasi potensi dampak                           potential environmental impacts, including water quality,
lingkungan dari suatu proyek yang diusulkan, termasuk                      ecosystems, and surrounding communities, and defines
dampak terhadap kualitas air, ekosistem, dan masyarakat                    discharge parameters based on the Water Quality Values
sekitar.                                                                   (WQVs) of the receiving environment.

Sebagai bagian dari penilaian tersebut, parameter                          These WQVs are established to protect ecological health
pembuangan yang berpotensi timbul diidentifikasi dan                       and the cultural, recreational, and economic uses of water
dianalisis untuk menentukan risiko terhadap sumber daya                    bodies, and form the basis for setting discharge limits under
air. Rencana pembuangan, termasuk pembuangan dari                          the EA. At Meandu Mine, mine-affected water, comprising
kegiatan pertambangan, dievaluasi berdasarkan Water                        groundwater seepage into mine voids and rainfall runoff from
Quality Values (WQV) pada lingkungan penerima. WQV                         active areas, is managed in line with these requirements.
ditetapkan untuk melindungi kesehatan ekologi serta                        The operation is permitted to discharge this water into an
mempertahankan fungsi budaya, rekreasi, dan ekonomi dari                   adjacent dam, where it is subsequently utilised by Tarong
badan air terkait. Melalui proses persetujuan EIS dan EA,                  Power Station, ensuring that discharge remains controlled
batas pembuangan kemudian ditetapkan selaras dengan                        and aligned with regulatory standards.
WQV yang berlaku guna memastikan kualitas air tetap
terjaga atau meningkat pada ekosistem perairan, sumber
air minum, dan lingkungan sensitif lainnya.




144        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 147
                                                                                                                       Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                     Environmental Stewardship




Pengambilan Air [GRI 303-3]                                         Water Extraction [GRI 303-3]

Data Pengambilan Air
Water Extraction Data
             Tipe               Satuan
                                                                2023                           2024                           2025
        Water Extraction         Unit
                                                             Indonesia
Air Permukaan
                                                                           5.531                          4.713                        2.714
Surface Water
Air Tanah
                                                                             179                            194                          200
Groundwater
Air Laut
                                                                                -                              -                            -
Seawater
Air yang di Produksi
                                                                                -                              -                            -
Produced Water
Air yang Berasal dari Pihak
Ketiga (Air PAM)
Water Sourced from             Megalitres                                     22                             20                           28
Third Party (State Water
Company)
Total                                                                      5.731                          4.927                        2.942
Air Tawar (≤1,000 mg/L Total
Padatan Terlarut)
                                                                           5.531                          4.927                        2.942
Freshwater (≤1,000 mg/L
Total Dissolved Solids)
Air Lainnya (≤1,000 mg/L
Total Total Padatan)
                                                                                -                              -                            -
Other Water (≤1,000 mg/L
Total Dissolved Solids)
Total                                                                      5.731                          4.927                        2.942
                                                              Australia
Air Permukaan
                                                                           5.308                               -                       6.532
Surface Water
Air Tanah
                                                                           2.536                          1.502                        2.668
Groundwater
Air Laut
                                                                                -                              -                            -
Seawater
Air yang di Produksi
                                                                                -                        10.339                             -
Produced Water
Air yang Berasal dari Pihak
Ketiga (Air PAM)
Water Sourced from             Megalitres                                    139                               -                       2.005
Third Party (State Water
Company)
Total                                                                      7.983                         11.841                       11.205
Air Tawar (≤1,000 mg/L Total
Padatan Terlarut)
                                                                           7.983                         11.841                       11.205
Freshwater (≤1,000 mg/L
Total Dissolved Solids)
Air Lainnya (≤1,000 mg/L
Total Total Padatan)
                                                                                -                              -                            -
Other Water (≤1,000 mg/L
Total Dissolved Solids)
Total                                                                      7.983                         11.841                       11.205
                                               Total Mining Contractor Business Unit*
Air Permukaan
                                                                          10.839                          4.713                        9.246
Surface Water
Air Tanah
                                                                           2.715                          1.696                        2.868
Groundwater
                               Megalitres
Air Laut
                                                                                -                              -                            -
Seawater
Air yang di Produksi
                                                                                -                        10.339                             -
Produced Water




                                            Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      145
Page 148
 Data Pengambilan Air
 Water Extraction Data
              Tipe                         Satuan
                                                                           2023                          2024                           2025
         Water Extraction                   Unit
 Air yang Berasal dari Pihak
 Ketiga (Air PAM)
 Water Sourced from                                                                    161                             20                          2.033
 Third Party (State Water
 Company)
 Total                                                                              13.714                         16.768                         14.147
 Air Tawar (≤1,000 mg/L Total            Megalitres
 Padatan Terlarut)
                                                                                    13.714                         16.768                         14.147
 Freshwater (≤1,000 mg/L
 Total Dissolved Solids)
 Air Lainnya (≤1,000 mg/L
 Total Total Padatan)
                                                                                           -                             -                                 -
 Other Water (≤1,000 mg/L
 Total Dissolved Solids)
 Total                                                                              13.714                         16.768                         14.147
 Note:
 •     Angka konsolidasi berasal dari BUMA Indonesia dan BUMA Australia yang merepresentasikan Unit Usaha Jasa Pertambangan (Mining Contractor
       Business Unit). | The Consolidated figures are from BUMA Indonesia and BUMA Australia, which represent Mining Contractor Business Unit
 •     Data kinerja dari ACG (operasional di Amerika Serikat) tidak diungkapkan pada tahun pelaporan ini. | The performance data from ACG (US Operation)
       is not disclosed this year
 •     Data air BUMA Australia hanya mencakup Tambang Meandu. Data tahun 2023 dan 2024 disesuaikan menggunakan laporan Water Accounting
       Framework (WAF) untuk menjaga konsistensi dan transparansi. Data Tambang Commodore untuk tahun 2023 dan 2024 tidak tersedia.


Data pengambilan air di seluruh operasi Perseroan                              Water extraction data across the Company’s operations
dikonsolidasikan menggunakan sistem pengukuran yang                            are consolidated using accurately calibrated measurement
telah dikalibrasi secara akurat. Sistem tersebut mencakup                      systems. These include water flow meter readings at
pembacaan water flow meter pada inlet instalasi pengolahan                     water treatment plant inlets, clean water invoices from
air, tagihan air bersih dari penyedia layanan air di Indonesia                 water providers in Indonesia and Australia, and recorded
dan Australia, serta pencatatan volume pengambilan air                         groundwater extraction volumes. The data are used to
tanah. Data ini digunakan untuk memantau total konsumsi                        monitor total water consumption and support efficient
air dan mendukung pengelolaan sumber daya yang efisien.                        resource management.

Untuk mengelola risiko terkait air, Perseroan telah                            To manage water-related risks, the Company has established
menetapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang                             comprehensive Standard Operating Procedures (SOPs)
komprehensif dalam kerangka Keselamatan Pertambangan,                          under its Mining Safety, Environmental Risk Management,
Manajemen Risiko Lingkungan, dan Pengelolaan                                   and Environmental Management frameworks. Each
Lingkungan. Setiap lokasi operasional secara berkala                           operational site conducts regular environmental risk
melaksanakan penilaian risiko lingkungan melalui proses                        assessments through the Hazard Identification, Risk
Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (HIRA), yang                          Assessment and Determining Control (HIRADC) process,
dilakukan setiap tahun atau apabila terjadi perubahan yang                     carried out annually or when changes occur that may affect
dapat memengaruhi tingkat risiko. Pemicu pelaksanaan                           risk levels. Triggers include changes in hazard conditions,
HIRA meliputi perubahan kondisi bahaya, pembaruan                              updates to risk mitigation measures, new regulatory
langkah mitigasi risiko, persyaratan regulasi baru, atau                       requirements, or incidents that may alter the site’s risk
insiden yang dapat mengubah profil risiko lokasi.                              profile.

Proses HIRA mengevaluasi faktor internal dan eksternal,                        The HIRA process assesses both internal and external
termasuk aspek lingkungan, kepatuhan terhadap ketentuan                        factors, including environmental aspects, legal and
hukum dan peraturan, serta pengendalian operasional.                           regulatory compliance, and operational controls. The
Penilaian ini diselaraskan dengan Matriks Penilaian                            assessment is aligned with the Company’s Risk and
Risiko dan Peluang Perseroan, sehingga memungkinkan                            Opportunity Assessment Matrix, enabling systematic
identifikasi yang sistematis serta pengelolaan risiko dan                      identification and proactive management of potential risks
peluang secara proaktif.                                                       and opportunities.

PEMBUANGAN AIR [GRI 303-4] [OJK F.13]                                          WATER DISPOSAL [GRI 303-4] [OJK F.13]
Data berikut menampilkan rincian pembuangan air yang                           The following data outlines the water discharge details,
dikelompokkan berdasarkan lokasi pembuangan serta                              categorised by the disposal location and the quality of the
kualitas air yang dilepas ke lingkungan.                                       water being discharged.




146            Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 149
                                                                                                                                 Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                               Environmental Stewardship




Water Disposal Data
Water Disposal Data
   Pembuangan Air                             Jenis Air                              Satuan
                                                                                                          2023              2024               2025
    Water Disposal                          Type of Water                             Unit
                                                                       Indonesia
                           Air permukaan
                                                                                                            3.169,19          2.708,83          1.102,30
                           Surface Water
Pembuangan air limbah
berdasarkan tujuan         Air tanah
                                                                                                                    -                 -                 -
Water discharged based     Groundwater
on the destination
                           Air pihak ketiga yang dibuang untuk digunakan
                                                                                                                    -                 -                 -
                           oleh organisasi lain                                     Megalitres
Total                                                                                                       3.169,19          2.708,83          1.102,30

Pembuangan air limbah      Air tawar (≤1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                                            3.169,19          2.708,83          1.102,30
berdasarkan kualitas air   Freshwater (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
Water discharged based     Air lainnya (>1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
on the water quality                                                                                                -                 -                 -
                           Other Water (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
Total                                                                                                       3.169,19          2.708,83          1.102,30
                                                                        Australia
                           Air permukaan
                                                                                                                 840          1.110,03            5.443
                           Surface Water
Pembuangan air limbah      Air tanah
                                                                                                                  62                  -                41
berdasarkan tujuan         Groundwater
Water discharged based
                           Air pihak ketiga yang dibuang untuk digunakan
on the destination
                           oleh organisasi lain
                                                                                                                    -                 -               558
                           Third party water discharged to be used by other         Megalitres
                           organisation
Total                                                                                                            902          1.110,03            6.042
Pembuangan air limbah      Air tawar (≤1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                                                 902                              6.042
berdasarkan kualitas air   Freshwater (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
                           Air lainnya (>1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                                                    -                                   -
                           Other Water (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
Total                                                                                                            902          1.110,03            6.042
                                                      Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan*
                                                         Total Mining Contractor Business Unit
                           Air permukaan
                                                                              Megalitres                    4.009,19          3.818,86          6.545,30
                           Surface Water
Pembuangan air limbah      Air tanah
                                                                                                                  62                  -                41
berdasarkan tujuan         Groundwater
Water discharged based
                           Air pihak ketiga yang dibuang untuk digunakan
on the destination
                           oleh organisasi lain
                                                                                                                    -                 -               558
                           Third party water discharged to be used by other
                           organisation
Total                                                                                                       4.071,19          3,818,86          7.144,30

Pembuangan air limbah      Air tawar (≤1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                                            4.071,19          3.818,86          7.144,30
berdasarkan kualitas air   Freshwater (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
Water discharged based     Air lainnya (>1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
on the water quality                                                                                                -                 -                 -
                           Other Water (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
Total                                                                                                       4.071,19          3.818,86          7.144,30
Catatan:
•    Angka konsolidasi berasal dari BUMA Indonesia dan BUMA Australia yang merepresentasikan Unit Usaha Jasa Pertambangan (Mining Contractor
     Business Unit). | The Consolidated figures are from BUMA Indonesia and BUMA Australia, which represent Mining Contractor Business Unit
•    Data kinerja dari ACG (operasional di Amerika Serikat) tidak akan diungkapkan pada tahun pelaporan ini. | • The performance data from ACG (US
     Operation) will not be disclosed this year.
•    Data penggunaan air BUMA Australia hanya mencakup Tambang Meandu. Data tahun 2023 dan 2024 disesuaikan menggunakan laporan Water
     Accounting Framework (WAF) untuk menjaga konsistensi dan transparansi. Data Tambang Commodore untuk tahun 2023 dan 2024 tidak tersedia.
     | BUMA Australia water data includes Meandu Mine only. the data for 2023 and 2024 was changed using the Water Accounting Framework (WAF)
     report for consistency and transparency. Commodore mine data for 2023 and 2024 is unavailable.




                                                      Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity          147
Page 150
Konsumsi Air [GRI 303-5] [OJK F.8]                                                    Water Consumption [GRI 303-5] [OJK F.8]

 Water Consumption Data
 Water Consumption Data
        Konsumsi Air                         Satuan
                                                                                 2023                             2024              2025
      Water Consumption                       Unit
 Operasi Indonesia | Indonesia Operations
                                                         Total Air yang Diambil (a) | Total Water Extracted (a)
 Semua Wilayah
                                                                                             5.731                         4.927             2.942
 All Areas
 Wilayang dengan Stres air                  Megalitres
                                                                                                  -                             -                 -
 Water Stressed Areas
 Total                                                                                       5.731                         4.927             2.942
                                                      Total Air yang Dibuang (b) | Total Water Discharged (b)
 Semua Wilayah
                                                                                          3.169,19                       2.708,83          1.102,30
 All Areas
 Wilayang dengan Stres air                  Megalitres
                                                                                                  -                             -                 -
 Water Stressed Areas
 Total                                                                                   3.169,19                        2.708,83          1.102,30
                                                 Total Konsumsi Air (c=a-b) | Total Water Consumption (c=a-b)
 Semua Wilayah
                                                                                          2.561,81                         2.203           1.839,70
 All Areas
 Wilayang dengan Stres air                  Megalitres
                                                                                                  -                             -                 -
 Water Stressed Areas
 Total                                                                                   2.561,81                        2.218,17          1.839,70
 Operasi Australia | Australia Operations
                                                         Total Air yang Diambil (a) | Total Water Extracted (a)
 Semua Wilayah
                                                                                             7.983                        11.841            11.205
 All Areas
 Wilayang dengan Stres air                  Megalitres
                                                                                                  -                             -                 -
 Water Stressed Areas
 Total                                                                                       7.983                        11.841            11.205
                                                      Total Air yang Dibuang (b) | Total Water Discharged (b)
 Semua Wilayah
                                                                                               902                         1.110             6.042
 All Areas
 Wilayang dengan Stres air                  Megalitres
                                                                                                  -                             -                 -
 Water Stressed Areas
 Total                                                                                         902                         1.110             6.042
                                                 Total Konsumsi Air (c=a-b) | Total Water Consumption (c=a-b)
 Semua Wilayah
                                                                                             7.081                        10.731             5.163
 All Areas
 Wilayang dengan Stres air                  Megalitres
                                                                                                  -                             -                 -
 Water Stressed Areas
 Total                                                                                       7.081                        10.731             5.163
 Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan* | Total Mining Contractor Business Unit*
                                                         Total Air yang Diambil (a) | Total Water Extracted (a)
 Semua Wilayah
                                                                                           13.714                         16.768            14.147
 All Areas
 Wilayang dengan Stres air                  Megalitres
                                                                                                  -                             -                 -
 Water Stressed Areas
 Total                                                                                     13.714                         16.768            14.147
                                                      Total Air yang Dibuang (b) | Total Water Discharged (b)
 Semua Wilayah
                                            Megalitres                                    4.071,19                       3.818,83          7.144,30
 All Areas
 Wilayang dengan Stres air
                                                                                                  -                             -                 -
 Water Stressed Areas
 Total                                                                                   4.071,19                        3.818,83          7.144,30




148           Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 151
                                                                                                                               Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                             Environmental Stewardship




Water Consumption Data
Water Consumption Data
      Konsumsi Air                      Satuan
                                                                        2023                           2024                           2025
    Water Consumption                    Unit
                                            Total Konsumsi Air (c=a-b) | Total Water Consumption (c=a-b)
Semua Wilayah                                                                   9.642,81                      12.949,17                      7.002,70
Wilayang dengan Stres air             Megalitres                                        -                              -                            -
Total                                                                           9.642,81                      12.949,17                      7.002,70
Catatan | Note:
•    * Angka konsolidasi merupakan gabungan data BUMA Indonesia dan BUMA Australia yang merepresentasikan Unit Usaha Kontraktor Pertambangan.
     | *The Consolidated figures are from BUMA Indonesia and BUMA Australia, which represent Mining Contractor Business Unit
•    Data kinerja dari ACG (Operasi Amerika Serikat) tidak diungkapkan pada tahun pelaporan ini. | The performance data from ACG (US Operation) will
     not be disclosed this year




                                                    Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      149
Page 152
Pengelolaan Limbah
Waste Management


Pendekatan Pengelolaan [GRI 306-2] [GRI 3-3] [OJK F.14]                    Waste Management Approach [GRI 306-2] [GRI 3-3] [OJK
                                                                           F.14]

Pengelolaan limbah yang efektif merupakan bagian yang                      Effective waste management is integral to the Company’s
tidak terpisahkan dari komitmen Perseroan terhadap                         commitment to environmental responsibility. Inadequate
tanggung jawab lingkungan. Penanganan limbah yang                          handling of waste, particularly hazardous materials, may
tidak memadai, khususnya limbah B3 (bahan berbahaya                        result in significant environmental and public health impacts.
dan beracun), berpotensi menimbulkan dampak signifikan                     To address these risks, the Company has implemented
terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Untuk                        waste management system aligned with applicable
memitigasi risiko tersebut, Perseroan telah menerapkan                     environmental standards.
sistem pengelolaan limbah yang selaras dengan standar
lingkungan yang berlaku.

Pendekatan Perseroan mengacu pada Kebijakan                                The Company’s approach is guided by its Environmental
Lingkungan dan mencakup pengelolaan limbah B3 dan                          Policy and encompasses the management of both
non-B3 sesuai dengan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle                    hazardous and non-hazardous waste in accordance with the
(3R). SOP Pengelolaan Lingkungan telah ditetapkan untuk                    principles of Reduce, Reuse and Recycle (3R). Environmental
memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-                         Management Standard Operating Procedures (SOPs) have
undangan yang berlaku, serta mendorong praktik                             been established to ensure compliance with relevant laws
penanganan limbah yang aman, sistematis, dan efisien di                    and regulations, promoting safe, systematic and efficient
seluruh operasional. Partisipasi karyawan menjadi faktor                   waste handling practices across all operations. Employee
penting dalam keberhasilan pengelolaan limbah, yang                        participation remains a key enabler of effective waste
didukung melalui program peningkatan kesadaran secara                      management. The Company conducts regular awareness
berkala terkait praktik pengurangan limbah dan metode                      programmes to strengthen understanding of waste
pembuangan yang tepat.                                                     reduction practices and proper disposal methods.

Untuk pengelolaan limbah B3, Perseroan bekerja sama                        For hazardous waste management, the Company engages
dengan penyedia jasa pihak ketiga yang berizin dan                         licensed third-party service providers authorised by
mendapat persetujuan dari Kementerian Lingkungan Hidup                     the Indonesia’s Ministry of Environment. The Logistics
Indonesia. Tim Logistik dan SHE melakukan pengawasan                       and SHE teams oversee and monitor all related waste
dan pemantauan terhadap seluruh aktivitas penanganan                       handling activities, including transportation, to ensure
limbah, termasuk pengangkutan, guna memastikan                             proper documentation and full compliance with regulatory
kelengkapan dokumentasi dan kepatuhan penuh terhadap                       requirements.
ketentuan regulasi.

Data limbah B3 dicatat secara sistematis di setiap lokasi                  Hazardous waste data is systematically recorded at each
operasional sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan                   operational site in accordance with following established
sebagai berikut:                                                           procedures.
1. Limbah B3 dicatat pada saat masuk ke salah satu                         1. Hazardous waste is logged upon entry into one of the
    dari 17 Fasilitas Penyimpanan Sementara (TPS) milik                        Company’s 17 Temporary Storage Facilities (TPS).
    Perseroan.
2. Pengelola TPS di masing-masing lokasi bertanggung                       2.    Each site’s TPS manager is responsible for ensuring
    jawab untuk memastikan kondisi penyimpanan yang                              safe storage conditions.
    aman.
3. Catatan dan inventaris limbah B3 diperbarui setiap                      3.    Hazardous waste records and inventory logs are
    bulan untuk menjaga akurasi dan keterlacakan data.                           updated on a monthly basis to maintain accuracy and
                                                                                 traceability.

Untuk limbah non-B3, Perseroan menerapkan pendekatan                       For non-hazardous waste, the Company adopts a circular
sirkular dengan tujuan meminimalkan pembuangan ke                          approach aimed at minimising landfill disposal. Organic
tempat pembuangan akhir. Limbah organik dimanfaatkan                       waste is repurposed through several initiatives.
kembali melalui berbagai inisiatif, antara lain:
1. Pengomposan: Perseroan mengoperasikan fasilitas                         1.    Composting: The Company operates a composting
     pengomposan di BUMA yang mengolah limbah organik                            facility, converting organic waste into fertiliser. In 2024,


150        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 153
                                                                                                                        Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                      Environmental Stewardship




     menjadi pupuk. Pada tahun 2025, sebanyak 2,99 ton                     2.99 tonnes of organic waste, including kitchen waste
     limbah organik, termasuk limbah dapur dari mitra                      from catering partners across various job sites, was
     katering di berbagai lokasi kerja, telah diproses melalui             processed through composting.
     fasilitas ini.
2.   Budidaya larva lalat tentara hitam (Black Soldier Fly/          2.    Black soldier fly (BSF) larvae farming: Organic waste
     BSF): Limbah organik dimanfaatkan sebagai media                       is utilised in BSF larvae farming, where larvae are
     budidaya larva BSF yang kemudian diolah menjadi                       cultivated and processed into fish feed. This initiative
     pakan ikan. Inisiatif ini berlanjut pada tahun 2025                   continued in 2025 at Lati, Binungan, and ADT job sites,
     di lokasi kerja Lati, Binungan, dan ADT, dengan                       with ongoing efforts to measure performance and
     upaya berkelanjutan untuk mengukur kinerja serta                      expand implementation.
     memperluas implementasi.
3.   Ban bekas: Sebanyak 13 ton ban bekas dimanfaatkan               3.    Used tires: The Company also repurposed 13 tonnes of
     kembali untuk pengendalian erosi, keperluan                           used tyres for erosion control, operational applications
     operasional, dan rambu keselamatan di lokasi Binungan.                and safety signage at Binungan site.
4.   Pemanfaatan oleh pihak ketiga: Lebih dari 2.500                 4.    Re-used by third parties: More than 2,500 tons of
     ton limbah logam (scrap metal) yang dihasilkan dari                   scrap metal generated from operations was sold to
     kegiatan operasional dijual atau dimanfaatkan kembali                 or reused by third parties, primarily local communities
     oleh pihak ketiga, terutama oleh masyarakat lokal di                  surrounding the operational areas.
     sekitar wilayah operasional.


Sebagai kontraktor pertambangan, Perseroan tidak                     As a mining contractor, the Company does not manage
mengelola tailings, karena tanggung jawab pengelolaannya             tailings, as responsibility for tailings management
berada pada pelanggan. Namun demikian, Perseroan                     rests with its customers. Nevertheless, the Company
mendukung pelanggan dalam upaya pengelolaan tailings                 supports customers in their tailings management efforts
sesuai dengan standar dan ketentuan peraturan yang                   in accordance with applicable standards and regulatory
berlaku. Batuan sisa (rock waste) yang dihasilkan dari               requirements. Rock waste generated from operations is
kegiatan operasional disimpan di area pembuangan yang                stored in designated dumping areas and subsequently
ditentukan dan selanjutnya dimanfaatkan kembali sebagai              repurposed as construction material for hauling roads.
material konstruksi untuk jalan angkut. Overburden yang              Overburden produced during mining activities is backfilled
dihasilkan selama kegiatan penambangan dikembalikan                  into mining pits upon completion of operations. Accordingly,
ke dalam lubang tambang setelah operasi selesai.                     rock and overburden materials are reutilised within the
Dengan demikian, material batuan dan overburden                      mining cycle and are not classified as waste by the Company.
dimanfaatkan kembali dalam siklus penambangan dan                    [GRI 306-3] [GRI 306-4] [GRI 306-5]
tidak diklasifikasikan sebagai limbah oleh Perseroan. [GRI
306-3] [GRI 306-4] [GRI 306-5]

Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatat dua insiden                 Throughout 2025, the Company recorded 2 minor
tumpahan hidrokarbon berskala kecil dengan total volume              hydrocarbon spill incidents, with a total volume of 20 litres.
sebesar 20 liter. Dalam seluruh kejadian tersebut, Tim               In all cases, the Emergency Response Team responded
Tanggap Darurat segera melakukan penanganan untuk                    promptly to contain and remediate the spills in accordance
mengendalikan dan membersihkan tumpahan sesuai                       with established hazardous waste handling procedures.
dengan prosedur penanganan limbah B3 yang telah                      [OJK F.15]
ditetapkan. [OJK F.15]

Timbulan Limbah Dan Dampaknya [GRI 306-1] [OJK F.13]                 Waste Generation and Impacts [GRI 306-1] [OJK F.13]
Kegiatan pertambangan batu bara menghasilkan berbagai                Coal mining generates diverse types of waste throughout
jenis limbah sepanjang proses ekstraksi hingga distribusi,           extraction and distribution, making effective waste
sehingga pengelolaan limbah yang efektif menjadi sangat              management critical to mitigating potential impacts to the
penting untuk memitigasi potensi dampak terhadap                     surrounding communities and the environment.
masyarakat sekitar dan lingkungan.

Limbah operasional Perseroan berasal dari beberapa                   The Company’s operational waste arises from several
sumber utama, antara lain:                                           sources, including:


                                             Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      151
Page 154
1.    Pengoperasian alat berat dan peralatan pendukung,                     1.    Operation of heavy equipment and support machinery,
      seperti generator listrik;                                                  such as power generators;
2.    Kegiatan pemeliharaan di bengkel untuk mesin dan alat                 2.    Maintenance activities in workshops for machines and
      berat;                                                                      heavy equipment;
3.    Penyimpanan hidrokarbon dan bahan berbahaya di                        3.    Storage of hydrocarbons and hazardous materials in
      gudang yang ditetapkan; dan                                                 designated warehouses; and
4.    Fasilitas penunjang lainnya, termasuk perkantoran,                    4.    Supporting facilities, including offices, employee
      asrama karyawan, klinik, dan kantin.                                        dormitories, clinics, and canteens.
5.    Sumber-sumber         limbah   tersebut   berpotensi                  5.    These waste sources may lead to environmental and
      menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan                                  health impacts, including:
      kesehatan, antara lain:
6.    Potensi kebocoran atau tumpahan limbah berbahaya                      6.    Potential leakage or spillage of hazardous waste, which
      yang dapat mencemari tanah dan sumber air;                                  could contaminate soil and water sources;
7.    Meningkatnya risiko munculnya vektor penyakit akibat                  7.    Increased risk of disease vectors resulting from
      pengelolaan limbah domestik yang tidak memadai;                             improperly managed domestic waste;
8.    Timbulnya emisi gas berbahaya, seperti amonia (NH₃)                   8.    Emission of toxic gases, such as ammonia (NH₃) and
      dan metana (CH₄), dari limbah domestik yang tidak                           methane (CH₄), from inadequately handled domestic
      dikelola dengan baik; dan                                                   waste; and
9.    Dampak sosial yang memengaruhi pemangku                               9.    Social impacts affecting both internal stakeholders
      kepentingan internal (karyawan) maupun eksternal                            (employees) and external stakeholders (surrounding
      (masyarakat sekitar).                                                       communities).

Untuk memitigasi risiko-risiko tersebut, Perseroan terus                    To mitigate these risks, the Company continues to
menerapkan strategi pengelolaan limbah yang komprehensif                    implement comprehensive waste management strategies
di seluruh operasionalnya di Indonesia dan Australia.                       across its operations in Indonesia and Australia.

Di Indonesia, strategi pengelolaan limbah mencakup                          In Indonesia, the waste management strategy encompasses
penyimpanan sementara di Tempat Penyimpanan                                 temporary storage at Temporary Storage Sites (TPS), waste
Sementara (TPS), pemanfaatan kembali limbah, serta                          repurposing, and transfer to licensed third-party waste
pengalihan limbah kepada kontraktor pengelola limbah                        management contractors. The Company maintains 29 TPS
pihak ketiga yang berizin. Perseroan mengelola 29 lokasi                    locations, including 17 for hazardous waste and 12 for
TPS, terdiri atas 17 TPS untuk limbah B3 dan 12 TPS untuk                   non-hazardous waste. Hazardous waste is initially stored
limbah non-B3. Limbah B3 disimpan sementara di TPS                          at designated TPS within legally mandated timeframes
sesuai dengan jangka waktu yang ditetapkan secara hukum                     before being transferred to licensed transporters and waste
sebelum diserahkan kepada pengangkut dan pengelola                          management operators authorised by the Indonesian
limbah berizin yang mendapat persetujuan dari Kementerian                   Ministry of Environment. Monthly reporting on both
Lingkungan Hidup Indonesia. Pelaporan bulanan atas                          hazardous and non-hazardous waste is submitted to
limbah B3 dan non-B3 disampaikan kepada pelanggan serta                     customers and relevant government authorities, including
instansi pemerintah terkait, termasuk Dinas Lingkungan                      the Regional Environmental Service overseeing the
Hidup daerah yang mengawasi wilayah operasional.                            operational areas.

Selain itu, di lokasi Adaro Tutupan, Perseroan bekerja                      Additionally, in Adaro Tutupan site, the Company collaborates
sama dengan kontraktor pihak ketiga yang ditunjuk oleh                      with customer-designated third-party contractors to
pelanggan untuk memanfaatkan kembali pelumas bekas                          repurpose used lubricants as a fuel substitute in the
sebagai bahan bakar pengganti dalam produksi bahan                          production of Ammonium Nitrate Fuel Oil (ANFO) explosives
peledak Ammonium Nitrate Fuel Oil (ANFO) untuk kegiatan                     for blasting operations.
peledakan.

Di Australia, limbah terutama dihasilkan dari bahan                         In Australia, waste is primarily generated from consumables
habis pakai dan material yang digunakan dalam kegiatan                      and materials used across the Company’s operations. The
operasional Perseroan. Jenis limbah yang dihasilkan dari                    types of waste produced in Australian operations include:
operasional di Australia meliputi:




152         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 155
                                                                                                                                 Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                               Environmental Stewardship




Jenis Limbah Yang Dihasilkan Dari Kegiatan Operasional
Type of Waste Generated From Operations
                   Kegiatan                                       Limbah Berbahaya                                Limbah Tidak Berbahaya
                  Operations                                      Hazardous Waste                                  Non-Hazardous Waste
Operasi Pertambangan                             •       Pelumas bekas                                •     Bahan bekas dari suku cadang yang tidak
Mining Operations                                •       Bahan bakar                                        terpakai untuk alat berat, seperti haul truck
                                                 •       Bahan peledak                                      dan excavator
                                                 •       Alat Pelindung Diri (APD)
                                                 •       Air Terkontaminasi                           •     Scrap from unused spare parts for heavy
                                                 •       Kain lap terkontaminasi                            equipment such as haul trucks and
                                                                                                            excavators.
                                                 •       Used Lubricants
                                                 •       Fuels
                                                 •       Explosives
                                                 •       Personal Protective Equipment (PPE)
                                                 •       Contaminated Water
                                                 •       Contaminated Rags
Aktivitas Pemeliharaan                           •       Pelumas bekas                                •     Bahan bekas dari komponen mesin yang
Maintenance Activity                             •       Cairan hidraulik                                   aus
                                                 •       Filter bahan bakar dan oli bekas             •     Kayu
                                                 •       Kain lap dan material terkontaminasi         •     Ban
                                                 •       Cairan pendingin bekas
                                                 •       Air terkontaminasi                           •     Scrap from worn machinery components
                                                                                                      •     Timber
                                                 •       Used Lubricants                              •     Tyres
                                                 •       Hydraulic Fluids
                                                 •       Fuel and Oil Filters
                                                 •       Used Accu
                                                 •       Contaminated Rags & Materials
                                                 •       Used Coolants
                                                 •       Contaminated Water
Kantor, Bengkel, Gudang, dan Klinik              •       Pelumas bekas                                •     Bahan kemasan
Site Offices, Workshops, Warehouse and Clinics   •       Kain lap dan material terkontaminasi         •     Logam bekas
                                                 •       Limbah medis                                 •     Kertas
                                                 •       Limbah elektronik                            •     Plastik
                                                                                                      •     Limbah organik
                                                 •       Used Lubricants                              •     Ban
                                                 •       Contaminated Rags & Materials
                                                 •       Medical Waste                                •     Packaging materials
                                                 •       Electronic Waste                             •     Scrap Metal
                                                                                                      •     Paper
                                                                                                      •     Plastics
                                                                                                      •     Organic Waste
                                                                                                      •     Tyres
Aktivitas Pengeringan                            Sedimen atau lumpur berbahaya                        N/A
Dewatering Activities                            Hazardous Sediment or Sludge




Pengelolaan limbah yang tidak memadai dapat menyebabkan                       Improper management of waste could result in contamination
pencemaran tanah, air, dan ekosistem lokal. Pemilahan                         of soil, water, and local ecosystems. Inadequate waste
limbah yang tidak optimal juga dapat mengakibatkan                            segregation may also lead to non-recyclable materials
material yang seharusnya dapat didaur ulang berakhir di                       entering landfills, contributing to resource depletion and
tempat pembuangan akhir, sehingga berkontribusi terhadap                      greenhouse gas emissions. Additionally, mishandling
pengurasan sumber daya dan peningkatan emisi gas rumah                        hazardous waste could result in regulatory violations, fines,
kaca. Selain itu, penanganan limbah B3 yang tidak tepat                       and reputational risks.
berpotensi menimbulkan pelanggaran regulasi, sanksi
denda, serta risiko reputasi bagi Perseroan.

Untuk mengatasi risiko tersebut, BUMA Australia bekerja                       To address these risks, BUMA Australia works closely with
sama secara erat dengan para pelanggan dan kontraktor                         clients and licensed waste management contractors to
pengelola limbah pihak ketiga yang berizin guna memastikan                    ensure compliance with site-specific waste management
kepatuhan terhadap rencana pengelolaan limbah spesifik                        plans and environmental regulations. Waste is rigorously
lokasi dan peraturan lingkungan yang berlaku. Limbah                          segregated to facilitate recycling and safe disposal, with
dipilah secara ketat untuk mendukung proses daur ulang                        hazardous materials managed by authorised disposal
dan pembuangan yang aman, sementara limbah berbahaya                          providers. Regular audits of waste management practices
dikelola oleh penyedia jasa pengolahan limbah yang                            are conducted, and incidents are reported to clients for
berwenang. Audit rutin atas praktik pengelolaan limbah juga                   prompt corrective action.
dilakukan, dan setiap insiden dilaporkan kepada pelanggan
untuk segera dilakukan tindakan korektif.


                                                     Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity           153
Page 156
Pada tahun 2025, Perseroan tidak mencatat adanya insiden                   In 2025, the Company recorded no significant waste-related
limbah yang signifikan di seluruh lokasi operasional yang                  incidents across its contracted operations. At Meandu,
berada dalam lingkup kontraknya. Di Meandu, pelepasan                      routine releases associated with the handling of Coal
rutin yang terkait dengan penanganan Coal Combustion                       Combustion Products occurred as part of normal system
Products terjadi sebagai bagian dari desain sistem                         design. While these are not considered incidents, they are
operasional normal. Meskipun tidak dikategorikan sebagai                   reported to the Administering Authority in accordance with
insiden, pelepasan tersebut tetap dilaporkan kepada                        specific Environmental Authority (EA) requirements, with no
Administering Authority sesuai dengan persyaratan khusus                   further action required.
dalam Environmental Authority (EA), tanpa memerlukan
tindak lanjut lebih lanjut.

Kemajuan telah dicapai dalam peningkatan praktik pemilahan                 Progress has been made in improving waste segregation
dan pembuangan limbah. Namun demikian, penurunan                           and disposal practices; however, further reductions in
lebih lanjut terhadap limbah yang berakhir di tempat                       landfill waste remain dependent on upstream suppliers
pembuangan akhir masih bergantung pada peran pemasok                       and material choices. The Company remains committed
hulu dan pilihan material yang digunakan. Perseroan tetap                  to collaborating across the supply chain to minimise waste
berkomitmen untuk berkolaborasi di sepanjang rantai pasok                  impacts, increase landfill diversion rates, and support clients
guna meminimalkan dampak limbah, meningkatkan tingkat                      in achieving their sustainability objectives.
pengalihan limbah dari landfill, serta mendukung pelanggan
dalam pencapaian tujuan keberlanjutan mereka.

INISIATIF PENGELOLAAN LIMBAH                                               WASTE MANAGEMENT INITIATIVES

Daur Ulang Limbah Logam melalui BIRU                                       Metal Scrap Recycling through BIRU
Salah satu inisiatif utama pengurangan limbah Perseroan                    A key waste reduction initiative is implemented through
dilaksanakan melalui kemitraan dengan BIRU, entitas                        the Company’s partnership with BIRU, its sister company
perusahaan sosial afiliasi Perseroan. Melalui kolaborasi                   focusing on social enterprises. Through this collaboration,
ini, limbah logam yang dihasilkan dari kegiatan operasional                metal waste generated by the Company is repurposed into
Perseroan dimanfaatkan kembali menjadi produk bernilai                     value-added products, notably copper hammers for industrial
tambah, terutama palu tembaga untuk kebutuhan industri.                    use. In 2025, in collaboration with six vocational schools
Pada tahun 2025, bekerja sama dengan enam sekolah                          and micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in
vokasi serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di                    Indonesia, the Company and BIRU recycled more than 1,360
Indonesia, BIRU berhasil mendaur ulang lebih dari 1.360                    tonnes of copper waste sourced from the Company and
ton limbah tembaga yang bersumber dari Perseroan dan                       other contributors. This initiative resulted in the production
kontributor lainnya. Inisiatif ini menghasilkan lebih dari                 of over 566 high-quality copper hammers that meet industry
566 palu tembaga berkualitas tinggi yang memenuhi                          standards. The products have been distributed and sold
standar industri. Produk tersebut telah didistribusikan dan                nationwide, including for use within the Company’s own
dipasarkan secara nasional, termasuk untuk digunakan                       mining operations, demonstrating a closed-loop approach
dalam operasional pertambangan Perseroan sendiri,                          to resource use while supporting local skills development
sehingga mencerminkan penerapan pendekatan closed-loop                     and livelihoods.
dalam pemanfaatan sumber daya sekaligus mendukung
pengembangan keterampilan lokal dan mata pencaharian
masyarakat.

Inisiatif Pengelolaan Limbah di BUMA Australia                             Waste Management Initiatives at BUMA Australia
BUMA Australia menerapkan berbagai praktik pengelolaan                     BUMA Australia implements a range of on-site waste
limbah di lokasi operasional, termasuk pemilahan limbah,                   management practices, including waste segregation,
pembuangan yang bertanggung jawab, serta kerja sama                        responsible disposal, and collaboration with licensed waste
dengan penyedia jasa pengelolaan limbah pihak ketiga yang                  management service providers. The effectiveness of these
berizin. Efektivitas langkah-langkah ini dipengaruhi oleh                  measures is influenced by the availability of recycling and
ketersediaan infrastruktur daur ulang dan pemulihan limbah,                recovery infrastructure, which is often dependent on the
yang sering kali bergantung pada jenis dan komposisi                       type and composition of materials supplied. For example,
material yang digunakan. Sebagai contoh, penggunaan                        the use of single-use packaging by vendors contributes to
kemasan sekali pakai oleh pemasok berkontribusi terhadap                   higher volumes of non-recyclable waste, while complex
meningkatnya volume limbah yang tidak dapat didaur ulang,                  product designs and mixed materials can further limit
sementara desain produk yang kompleks dan penggunaan                       recycling potential. In addition, the sustainability practices




154        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 157
                                                                                                                      Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                    Environmental Stewardship




material campuran dapat semakin membatasi potensi daur             of suppliers play a significant role in determining the
ulang. Selain itu, praktik keberlanjutan yang diterapkan           lifecycle impacts and waste outcomes of materials used
oleh pemasok turut berperan signifikan dalam menentukan            across operations.
dampak siklus hidup dan hasil pengelolaan limbah dari
material yang digunakan dalam kegiatan operasional.

Untuk menjawab tantangan sosial dan lingkungan                     To address the social and environmental challenges
terkait pengelolaan limbah, BUMA Australia mengadopsi              associated with waste management, BUMA Australia
pendekatan proaktif dengan mempertimbangkan dampak                 adopts a proactive approach that considers the impacts of
aktivitas di hulu rantai pasok. Perseroan secara aktif             upstream activities. The Company actively engages with
berinteraksi dengan para pemasok untuk mendorong                   suppliers to encourage more sustainable material selection
penggunaan material yang lebih berkelanjutan dan                   and reduced packaging, while internally prioritising waste
pengurangan kemasan. Secara internal, Perseroan                    segregation, recycling, and the safe handling and disposal of
memprioritaskan pemilahan limbah, daur ulang, serta                hazardous materials. These efforts are supported through
penanganan dan pembuangan limbah berbahaya secara                  close collaboration with specialised waste contractors
aman. Upaya ini didukung melalui kolaborasi erat dengan            to maximise landfill diversion rates. Furthermore, BUMA
kontraktor pengelola limbah yang memiliki keahlian khusus          Australia works with clients and supply chain partners
guna memaksimalkan tingkat pengalihan limbah dari landfill.        to advocate for improved product design and packaging
Selain itu, BUMA Australia bekerja sama dengan pelanggan           solutions that enhance recyclability and reduce waste
dan mitra rantai pasok untuk mendorong perbaikan desain            generation across the value chain.
produk dan solusi pengemasan yang meningkatkan daya
daur ulang serta mengurangi timbulan limbah di sepanjang
rantai nilai.

KINERJA TERKAIT PENGELOLAAN LIMBAH [GRI                            WASTE RELATED PERFORMANCE [GRI 306-3] [GRI
306-3] [GRI 306-4] [GRI 306-5]                                     306-4] [GRI 306-5]

Tim Logistik mengawasi proses penimbangan dan
pendokumentasian seluruh limbah yang dikumpulkan                   The Logistics Team oversees the weighing and
sebelum diserahkan ke fasilitas pembuangan yang disetujui          documentation of all collected waste prior to transfer to
dan dikelola oleh penyedia jasa pengelolaan limbah                 authorised disposal sites by licensed third-party hazardous
berbahaya pihak ketiga yang berizin. Perseroan secara              waste management providers. The Company strictly
tegas melarang praktik pembakaran limbah terbuka serta             prohibits open burning of waste and ensures segregation of
memastikan pemilahan antara limbah berbahaya dan tidak             hazardous and non-hazardous waste.
berbahaya dilakukan secara konsisten.

Untuk limbah tidak berbahaya, volume limbah domestik               For non-hazardous waste, the domestic waste volumes
diestimasi berdasarkan tingkat pengumpulan harian serta            are estimated using daily collection rates and the capacity
kapasitas bak limbah pada truk pengangkut. Sementara               of transport trucks’ waste bins. Meanwhile, hazardous
itu, limbah berbahaya diklasifikasikan berdasarkan tingkat         waste is categorised according to its hazard classification
bahayanya (Kategori 1 atau Kategori 2) dan disimpan                (Category 1 or 2) and temporarily stored in accordance with
sementara sesuai dengan ketentuan kapasitas dan jangka             designated storage capacities, as follows:
waktu penyimpanan yang ditetapkan, sebagai berikut:

1.   Limbah berbahaya dengan timbulan 50 kg atau lebih             1.    Hazardous waste generation of 50 kg or more per day –
     per hari disimpan paling lama 90 hari sejak tanggal                 stored up to 90 days from the date of generation.
     dihasilkan.
2.   Limbah berbahaya Kategori 1 dengan timbulan di                2.    Category 1 hazardous waste below 50 kg per day –
     bawah 50 kg per hari disimpan paling lama 180 hari                  stored up to 180 days from the date of generation.
     sejak tanggal dihasilkan.
3.   Limbah berbahaya Kategori 2 dengan timbulan di                3.    Category 2 hazardous waste below 50 kg per day (from
     bawah 50 kg per hari yang berasal dari sumber tidak                 unspecified or general sources) – stored up to 365 days
     spesifik atau umum disimpan paling lama 365 hari                    from the date of generation.
     sejak tanggal dihasilkan.
4.   Limbah berbahaya Kategori 2 yang berasal dari sumber          4.    Category 2 hazardous waste from specific sources –
     spesifik disimpan paling lama 365 hari sejak tanggal                stored up to 365 days from the date of generation.
     dihasilkan.




                                           Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      155
Page 158
Ketentuan jangka waktu penyimpanan tersebut telah                               The specified storage durations comply with the Republic of
sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan                            Indonesia Minister of Environment and Forestry Regulation
Kehutanan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2021,                                No. 6 of 2021, ensuring hazardous waste is stored and
sehingga memastikan limbah berbahaya disimpan dan                               managed safely in accordance with applicable standards.
dikelola secara aman sesuai dengan standar yang berlaku.

Sebagai bagian dari upaya keselamatan, seluruh limbah                           For safety, all hazardous waste is clearly labelled with
berbahaya diberi label yang jelas dengan simbol yang                            appropriate symbols on each package. Following temporary
sesuai pada setiap kemasan. Setelah melewati masa                               storage, the waste is transported to authorised disposal
penyimpanan sementara, limbah tersebut diangkut ke                              sites by licensed contractors.
fasilitas pembuangan yang berizin oleh kontraktor pengelola
limbah yang berwenang.

Limbah Berbahaya Yang Dihasilkan
Hazardous Waste Generated Data
  Jenis Limbah Berbahaya                    Satuan
                                                                            2023                         2024               2025
  Type of Hazardous Waste                    Unit
Operasi Indonesia | Indonesia Operations
Limbah Medis
                                                                                       18,28                        0,67               0,70
Medical Waste
Filter Bekas
                                                                                      470,70                     409,41             349,70
Used Filters
Pelumas Bekas
                                                                                    6.254,97                    6.216,10           5.053,93
Used Lubricants
Batere Bekas
                                                                                      169,31                     142,63             132,18
Used Batteries
 Selang Terkontaminasi
                                                                                      150,25                     134,81             114,90
 Contaminated Hose
 Kain Lap Bekas                              Ton                                      442,69                     277,63             198,55
 Contaminated Rags                           Tons
 Material Terkontaminasi
                                                                                      445,87                     491,45             430,08
 Contaminated Materials
 Minyak Gemuk Bekas
                                                                                       76,32                     106,22               65,39
 Used Grease
 Coolant Bekas
                                                                                       10,80                        0,90               0,74
 Used Coolant
 Air Terkontaminasi B3/
                                                                                       82,27                       61,69              91,46
 Sludge
 Elektronik                                                                             0,76                        0,05               0,45
 Katrid Toner Bekas                                                                        0                          0                0,02
 Total                                                                             8.122,22                     7.841,56           6.438,10
 Operasi Australia | Australia Operations
 Filter Bekas
                                                                                        16,3                       34,13                 1
 Used Filters
 Oil/Pelumas Bekas
                                                                                      618,41                     748,09                 14
 Used Lubricants
 Limbah Sanitasi
                                                                                       0,022                       0,036               432
 Sanitary
 Batere Bekas
                                                                                       18,55                       25,66                 5
 Used Batteries
 Coolant Bekas                               Ton
                                                                                          13                       30,12              0,004
 Used Coolant                                Tons
 Limbah Medis
                                                                                        0,42                        0,12                36
 Medical Waste
 Bahan Kimia
                                                                                          74                         24                 24
 Chemicals
 Asbes
                                                                                         0,5                          0                  1
 Asbestos
 Lainnya
                                                                                                                                        41
 Others
 Total                                                                                 741,2                     862,45             554,01




156             Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 159
                                                                                                                                Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                              Environmental Stewardship




Limbah Berbahaya Yang Dihasilkan
Hazardous Waste Generated Data
 Jenis Limbah Berbahaya                  Satuan
                                                                         2023                           2024                           2025
 Type of Hazardous Waste                  Unit
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangn* | Total Mining Contractor Business Unit *
Limbah Medis
                                                                                       487                         443,54                           1,70
Medical Waste
Used Filters
                                                                                     487,00                        443,54                         363,70
Used Filters
Pelumas Bekas
                                                                                  6.873,38                       6.964,19                       5.485,93
Used Lubricants
Batere Bekas
                                                                                     187,86                        168,29                         137,18
Used Batteries
Selang Terkontaminasi
                                                                                     150,25                        134,81                         114,90
Contaminated Hose
Kain Lap Bekas
                                                                                     442,69                        277,63                         198,55
Contaminated Rags
Material Terkontaminasi
                                                                                     445,87                        491,45                         430,08
Contaminated Materials
Minyak Gemuk Bekas
                                                                                      76,32                        106,22                         650,39
Used Grease
                                          Ton
Coolant Bekas                             Tons                                        23,80                         31,02                          36,74
Used Coolant
Air Terkontaminasi B3/
Sludge                                                                                82,27                         61,69                          91,46
Contaminated Water/Sludge
Elektronik
                                                                                       0,76                          0,05                           0,45
Electronic
Limbah Sanitasi
                                                                                      0,022                         0,036                           0,02
Used toner cartridges
Katrid Toner Bekas
                                                                                       0,00                          0,00                           0,00
Sanitary
Bahan Kimia
                                                                                        74                             24                          24,00
Chemicals
Asbes
                                                                                        0,5                             0                           1,00
Asbestos
Lainnya
                                                                                          -                              -                         41,00
Others
Total                                                                            8.863,42                       8.703,72                       6.992,10
Catatan | Note:
•    Angka konsolidasi merupakan gabungan data BUMA Indonesia dan BUMA Australia yang merepresentasikan Unit Usaha Kontraktor Pertambangan. |
     Consolidated figures represent the combined data of BUMA Indonesia and BUMA Australia, reflecting the Mining Contractor Business Unit.
•    Data mencakup limbah berbahaya dari Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, dan Kantor Pusat (HO). | The data includes hazardous waste from Lati,
     Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, and the Head Office (HO).
•    Data kinerja ACG (Operasi Amerika Serikat) tidak disertakan dalam laporan ini. | ACG performance data (United States operations) is not included in
     this report.




                                                     Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity         157
Page 160
Limbah Padat Tidak Berbahaya Yang Dihasilkan
Non-Hazardous Solid Waste Generated Data
    Jenis Limbah Tidak
        Berbahaya                          Satuan
                                                                        2023                          2024               2025
  Type of Non-Hazardous                     Unit
           Waste
Operasi Indonesia | Indonesia Operations
Limbah Organik
                                                                                 3.399,42                     5.084,13          5.386,26
Organic Waste
Logam Bekas
                                                                               11.774,10                      3.870,02          2.595,89
Metal Scrap
Kardus/Plastik
                                                                                    145,12                      995,19           128,69
Cardboard/Plastic
                                           Ton
Ban Bekas
                                           Tons                                  2.136,84                     1.909,56           441,67
Used Tires
Kayu Bekas
                                                                                     66,30                      181,67           104,66
Used Woods
Lainnya*
                                                                                        0                         8,00              0,00
Others*
Total                                                                          17.521,77                     12.048,57          8.657,18
Operasi Australia | Australia Operations
Ban Bekas
                                                                                    896,24                        0,00           163,00
Used Tyres
Kardus/Campuran
                                                                                     92,73                       78,45             22,00
Cardboard/co-mingled
Garnet
                                                                                      7,51                        7,52              6,00
Garnet
Limbah Umum
                                                                                    584,02                      574,10           245,00
General Waste
Kerikil/Puing
                                                                                      0,79                        0,52              1,00
Gravel/Rubble
Logam Bekas                                Ton
                                                                                    468,47                      495,90           620,00
Metal Scrap                                Tons
Kayu/Palet
                                                                                     20,35                       19,79              2,00
Timber/Pallets
Wadah Limbah
                                                                                      1,24                        0,07              0,00
Waste Containers
Air berminyak
                                                                                      0,00                        0,00           177,00
Oily Water
Air limbah
                                                                                      0,00                        0,00             10,00
Sewage
Lainnya
                                                                                      0,79                        0,52             27,00
Other
Total                                                                           2.072,14                      1.176,87          1.273,00
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan* | Total Mining Contractor Business Unit
Limbah Umum & Organik
                                                                                 3.983,44                     5.658,23          5.631,26
General & Organic Waste
Logam Bekas
                                                                               12.242,57                      4.365,92          3.215,89
Metal Scrap
Kardus/Plastik
                                                                                    237,85                    1.073,64           150,69
Cardboard/Plastic
Ban Bekas
                                                                                 3.033,08                     1.909,56           604,67
Used Tires
Kayu Bekas
                                           Tons                                      86,65                      201,46           106,66
Used Woods
Kerikil/Puing
                                                                                      0,79                        0,52              1,00
Gravel/Rubble
Garnet
                                                                                      7,51                        7,52              6,00
Garnet
Wadah Limbah
                                                                                      1,24                        0,07              0,00
Waste Containers
Lainnya*
                                                                                      0,79                        8,52           187,00
Other*




158          Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 161
                                                                                                                                   Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                                 Environmental Stewardship




Limbah Padat Tidak Berbahaya Yang Dihasilkan
Non-Hazardous Solid Waste Generated Data
     Jenis Limbah Tidak
         Berbahaya                          Satuan
                                                                            2023                             2024                           2025
   Type of Non-Hazardous                     Unit
            Waste
Total                                                                              19.629,10                        13.225,44                      9.930,17
Note:
•     Data operasi Indonesia mencakup limbah non‑berbahaya dari Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, dan Kantor Pusat (HO). | Indonesia operation
      data represents non-hazardous waste from Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, PKP, HO.
•     Meskipun tidak diklasifikasikan sebagai limbah berbahaya, berdasarkan regulasi di Australia ban merupakan limbah yang pengelolaan dan
      pembuangannya diatur secara ketat. | While not classified as hazardous waste, by Australian regulation tyre is considered a tightly regulated waste
      which disposal in closely regulated.
•     Pada tahun 2024, tidak terdapat peluang pembuangan ban di dalam pit (in‑pit disposal) akibat perkembangan pit dan kondisi cuaca basah. | In 2024
      due to pit progress and wet weather there were no opportunities for in pit disposal of tyres.
•     BUMA Australia memasukkan data air berminyak dan ban sebagai limbah tidak berbahaya di 2025. Limbah tambang di area Burton dimasukkan
      sampai Juni 2025. | BUMA Australia includes Oily water and Tyres as non-hazardous waste stream in 2025. Burton mine waste data was included
      until June 2025.
•     Data kinerja ACG (Operasi Amerika Serikat) tidak disertakan dalam laporan ini. | ACG performance data (United States operation) is not included in
      this report
                                                                                		
Pada tahun 2025, Perseroan berhasil menurunkan jumlah                           In 2025, the Company achieved a 25% reduction in non-
limbah non-B3 sebesar 25% dibandingkan tahun 2024.                              hazardous waste compared to 2024. This improvement
Peningkatan ini terutama didorong oleh penurunan signifikan                     was primarily due to due to significant reduction of used
limbah ban bekas dan limbah logam (metal scrap) pada                            tyres waste and metal scrap in Indonesia operation as well
operasional Indonesia, serta pengurangan yang signifikan                        as significant reduction in cardboard/plastic waste in both
pada limbah kardus dan plastik di seluruh operasional.                          operations.

Limbah Dialihkan Dari Pembuangan Akhir (TPA) [GRI 306-4]                        Waste Diverted From Landfill [GRI 306-4]

 Data Limbah Dialihkan Dari Pembuangan Akhir Tahun 2025
 Waste Diverted From Landfill Data In 2025
                                                            Di Tempat                             Di Luar
                                                                                                                                        Total
                                                             On-Site                              Off-Site
          Deskripsi               Satuan
         Description               Unit               Limbah          Limbah Tidak      Limbah           Limbah Tidak        Limbah           Limbah Tidak
                                                     Berbahaya         Berbahaya       Berbahaya          Berbahaya         Berbahaya          Berbahaya
                                                     Hazardous       Non-Hazardous     Hazardous        Non-Hazardous       Hazardous        Non-Hazardous
 Operasi Indonesia | Indonesia Operations
 Persiapan untuk
 penggunaan ulang                                                -                 -                -                   -               -                   -
 Preparation for Reuse
 Daur ulang
                                                          267,48            64.059                  -                   -         267,48            64.059
 Recycling
                                   Ton
 Pengerjaan pemulihan              Tons
 lainnya (Dikelola oleh
 Pihak Ketiga Berwenang)
                                                                 -                 -        6.170,62           2.596,79         6.170,62           2.596,79
 Other Processing Methods
 (Managed by Authorised
 Third Parties)
 Total                                                    267,48             64,06          6.170,62           2.596,79         6.438,10           2.660,85
 Total Limbah yang Dihasilkan (Ton) | Total Waste Generated (Tons)                                                                                 9.098,95
 Operasi Australia | Australia Operations
 Persiapan untuk
 penggunaan ulang                                                -                 -                -                   -               -                   -
 Preparation for Reuse
 Daur ulang
                                                                 -                 -             505                 821             505               821
 Recycling
                                   Ton
 Pengerjaan pemulihan              Tons
 lainnya (Dikelola oleh
 Pihak Ketiga Berwenang)
                                                                 -                 -                -                   -               -                   -
 Other Processing Methods
 (Managed by Authorised
 Third Parties)
 Total                                                           -                 -             505                 821             505               821
 Total Limbah yang Dihasilkan (Ton) | Total Waste Generated (Tons)                                                                                   1.326




                                                        Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity         159
Page 162
Data Limbah Dialihkan Dari Pembuangan Akhir Tahun 2025
Waste Diverted From Landfill Data In 2025
                                                          Di Tempat                            Di Luar
                                                                                                                                    Total
                                                           On-Site                             Off-Site
         Deskripsi                 Satuan
        Description                 Unit         Limbah           Limbah Tidak       Limbah            Limbah Tidak      Limbah           Limbah Tidak
                                                Berbahaya          Berbahaya        Berbahaya           Berbahaya       Berbahaya          Berbahaya
                                                Hazardous        Non-Hazardous      Hazardous         Non-Hazardous     Hazardous        Non-Hazardous
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan | Total Mining Contractor Business Unit
Preparation for Reuse
                             Ton                             -                 -                 -                -                  -                -
Preparation for Reuse
Recycling
                                                       267,48             64,06              505               821            772,48            885,06
Recycling
Other Processing Methods
(Managed by Authorised
Third Parties)
                                                             -                 -         6.170,62          2.596,79         6.170,62          2.596,79
Other Processing Methods
(Managed by Authorised
Third Parties)
Total                                                  267,48             64,06         6.672,62           3.417,79         6.943,10          3.481,85
Total Limbah yang Dihasilkan (Ton) | Total Waste Generated (Tons)                                                                            10.424,95
Catatan | Noted:
•    Data limbah berbahaya mencakup lokasi Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, dan Kantor Pusat (HO). | Data represents hazardous waste from Lati,
     Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, PKP, HO.
•    Data tonase limbah non‑berbahaya yang dialihkan dari TPA mencakup lokasi Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, dan HO. | •       Non-
     Hazardous waste tonnage data that are diverted from landfills comes from the Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, HO sites.
•    Data kinerja ACG (Operasi Amerika Serikat) tidak disertakan dalam laporan ini | ACG performance data (United States operations) is not included in
     this report.



WASTE DIRECTED TO DISPOSAL [GRI 306-5]                                       WASTE DIRECTED TO DISPOSAL [GRI 306-5]

Waste Directed To Disposal Data In 2025
Waste Diverted From Landfill Data In 2025
                                                          Di Tempat                             Di Luar
                                                                                                                                     Total
                                                           On-Site                              Off-Site
         Deskripsi                 Satuan
        Description                 Unit          Limbah          Limbah Tidak       Limbah            Limbah Tidak      Limbah           Limbah Tidak
                                                 Berbahaya         Berbahaya        Berbahaya           Berbahaya       Berbahaya          Berbahaya
                                                 Hazardous       Non-Hazardous      Hazardous         Non-Hazardous     Hazardous        Non-Hazardous
Operasi Indonesia | Indonesia Operations
Penimbunan di TPA
                                                             -         5.996,32                  -                 -                 -         5.996,32
Landfilling
Pengerjaan pembuangan
lainnya (Dikelola oleh
                                    Ton
Pihak Ketiga Berwenang)
                                    Tons                     -                 -                 -                 -                 -                -
Other Processing Methods
(Managed by Authorized
Third Parties)
Total                                                        -         5.996,32                  -                -                  -        5.996,32
Total Limbah yang Dihasilkan (Ton) | Total Waste Generated (Tons)                                                                             5.996,32
Operasi Australia | Australia Operations
Penimbunan di TPA
                                                             -                 -                42              453                 42             453
Landfilling
Pengerjaan pembuangan
lainnya (Dikelola oleh
                                    Ton
Pihak Ketiga Berwenang)
                                    Tons                     -                 -                 -                 -                 -                -
Other Processing Methods
(Managed by Authorized
Third Parties)
Total                                                        -                 -                42             453                42               453
Total Limbah yang Dihasilkan (Ton) | Total Waste Generated (Tons)                                                                                  495
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan* | Total Mining Contractor Business Unit




160          Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 163
                                                                                                                                Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                              Environmental Stewardship




 Waste Directed To Disposal Data In 2025
 Waste Diverted From Landfill Data In 2025
                                                          Di Tempat                            Di Luar
                                                                                                                                     Total
                                                           On-Site                             Off-Site
          Deskripsi              Satuan
         Description              Unit            Limbah          Limbah Tidak       Limbah           Limbah Tidak        Limbah          Limbah Tidak
                                                 Berbahaya         Berbahaya        Berbahaya          Berbahaya         Berbahaya         Berbahaya
                                                 Hazardous       Non-Hazardous      Hazardous        Non-Hazardous       Hazardous       Non-Hazardous
 Penimbunan di TPA
                                                             -         5.996,32                42               453                42         6.449,32
 Landfilling
 Pengerjaan pembuangan
 lainnya (Dikelola oleh
 Pihak Ketiga Berwenang)          Ton                        -                 -                 -                 -                 -
 Other Processing Methods         Tons
 (Managed by Authorized
 Third Parties)
 -
 Total                                                       -         5.996,32                42               453                42         6.449,32
 Total Limbah yang Dihasilkan (Ton) | Total Waste Generated (Tons)                                                                            6.491,32


Untuk limbah yang diarahkan ke pembuangan, limbah                            For waste directed to disposal, non-hazardous waste in
non-B3 di Indonesia dikelola di lokasi operasional melalui                   Indonesia is managed onsite through a landfilling system,
sistem landfill, sementara di Australia dibuang ke fasilitas                 while in Australia it is disposed of offsite at government-
yang ditetapkan oleh pemerintah di luar lokasi. Seluruh                      designated facilities. All hazardous waste is treated offsite
limbah B3 ditangani di luar lokasi oleh kontraktor pihak                     by licensed third-party contractors. This approach ensures
ketiga yang berizin.                                                         that all waste is managed responsibly and safely.

Saat ini, Perseroan tengah berkoordinasi dengan penyedia                     Regarding incineration, the Company is currently engaging
jasa pengelolaan limbah pihak ketiga untuk memetakan                         with third-party waste service providers to map the methods
metode pengolahan yang digunakan, termasuk insinerasi.                       used, including incineration. Following the completion
Setelah proses ini selesai, Perseroan akan mengungkapkan                     of this process, the Company will disclose the volume of
volume limbah yang diinsinerasi dalam laporan keberlanjutan                  incinerated waste in future reports. [GRI 306-5]
pada periode pelaporan berikutnya. [GRI 306-5]




                                                     Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity       161
Page 164
Keanekaragaman Hayati
Biodiversity
[GRI 3-3] [OJK F.9] [OJK F.10] [GRI 101]



Pendekatan Managemen                                                       Management Approach
Perseroan mengakui tanggung jawabnya sebagai pengelola                     The Company acknowledges its responsibility as an
lingkungan (environmental steward) dan berkomitmen untuk                   environmental steward and is committed to conducting
menjalankan kegiatan pertambangan yang bertanggung                         responsible mining operations in accordance with its
jawab sesuai dengan Kebijakan Lingkungan Perseroan.                        Environmental Policy. All operational sites are located
Seluruh lokasi operasional Perseroan berada di luar                        outside government-designated high biodiversity value
kawasan dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi yang                     areas. Nevertheless, the Company recognises that mining
ditetapkan oleh pemerintah. Meskipun demikian, Perseroan                   activities may still affect local ecosystems, particularly in
menyadari bahwa kegiatan pertambangan tetap berpotensi                     relation to potential land degradation following the cessation
memengaruhi ekosistem lokal, khususnya terkait degradasi                   of mining operations. Such impacts may result in habitat
lahan yang dapat terjadi setelah kegiatan pertambangan                     loss or ecosystem fragmentation, which can isolate species
berakhir. Dampak tersebut berpotensi menyebabkan                           and reduce genetic diversity and population resilience. [GRI
hilangnya habitat atau fragmentasi ekosistem, yang dapat                   3-3]
mengisolasi spesies serta menurunkan keanekaragaman
genetik dan ketahanan populasi. [GRI 3-3]

Walaupun pengelolaan keanekaragaman hayati saat ini                        Although biodiversity management is not currently identified
belum diidentifikasi sebagai tanggung jawab operasional                    as a direct operational responsibility, the Company remains
langsung Perseroan, Perseroan tetap berkomitmen                            committed to mitigating potential adverse impacts within
untuk memitigasi potensi dampak negatif dalam wilayah                      its areas of influence by supporting rehabilitation initiatives
pengaruhnya melalui dukungan terhadap inisiatif rehabilitasi               undertaken by its customers.
yang dilaksanakan oleh pelanggan.




Inisiatif Pengelolaan Air, Limbah, dan
Keanekaragaman Hayati
Our Initiative For Water, Waste, and Biodiversity Management

INISIATIF KEANEKARAGAMAN HAYATI [OJK F.10]                                 BIODIVERSITY MANAGEMENT INITIATIVES [OJK
                                                                           F.10]

Penutupan Tambang dan Reklamasi di Indonesia                               Closing and Rehabilitation in Indonesia
Perseroan mendukung pelanggan dalam menerapkan                             The Company supports its clients in implementing
prosedur penutupan tambang dan rencana reklamasi yang                      mine closure procedures and rehabilitation plans that
menekankan komunikasi yang transparan serta kolaborasi                     emphasise transparent communication and collaboration
dengan masyarakat sekitar, sejalan dengan Program                          with surrounding communities, in line with the Company’s
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan.                            Social and Environmental Responsibility Program. Effective
Penutupan tambang dan reklamasi yang efektif menjadi                       mine closure and rehabilitation are essential to restoring
kunci dalam pemulihan ekosistem yang stabil serta                          stable ecosystems and ensuring that post-mining land
memastikan bahwa lahan pascatambang tetap dapat                            can continue to meet the needs of local communities.
memenuhi kebutuhan masyarakat lokal. Perencanaan                           Inadequate planning or execution may result in degraded
atau pelaksanaan yang tidak memadai berpotensi                             soil quality, contamination risks, and health and safety
menyebabkan penurunan kualitas tanah, risiko pencemaran,                   concerns arising from hazardous materials. The Company
serta permasalahan kesehatan dan keselamatan akibat                        also recognises that abrupt mine closures may adversely
keberadaan material berbahaya.                                             affect the livelihoods of workers and communities that
                                                                           depend on mining activities.

Perseroan juga menyadari bahwa penutupan tambang                           As a mining contractor, the Company supports and
secara tiba-tiba dapat berdampak negatif terhadap mata                     implements closure and rehabilitation plans developed by
pencaharian pekerja dan masyarakat yang bergantung                         its clients. To manage workforce impacts associated with


162        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 165
                                                                                                                     Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                   Environmental Stewardship




pada kegiatan pertambangan. Untuk mengelola dampak                significant operational changes, the Company applies a
terhadap tenaga kerja yang terkait dengan perubahan               minimum four-week notification period for employees and
operasional yang signifikan, Perseroan menerapkan masa            their representatives. This practice is formalised in the
pemberitahuan minimum selama empat minggu kepada                  Collective Labor Agreement (CLA), which requires advance
karyawan dan perwakilannya. Praktik ini telah diatur              notice prior to changes in working hours or the introduction
secara formal dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB), yang          of new work schedules.
mewajibkan pemberitahuan terlebih dahulu sebelum adanya
perubahan jam kerja atau penerapan jadwal kerja baru.

Kegiatan terkait penutupan tambang Perseroan terutama             The Company’s closure-related activities primarily focus on
difokuskan pada pengembalian lapisan tanah pucuk                  the return of topsoil and the formal handover of rehabilitated
(topsoil) serta serah terima lahan hasil reklamasi secara         land to the mine concession owner, who subsequently
resmi kepada pemegang izin konsesi tambang, yang                  undertakes revegetation. During mining operations, stripped
selanjutnya melaksanakan kegiatan revegetasi. Selama              topsoil is carefully stored in designated topsoil banks
masa operasional penambangan, tanah pucuk yang dikupas            and protected from erosion and degradation through the
disimpan di lokasi timbunan khusus (topsoil bank) dan             application of cover crops. In designated reclamation
dilindungi dari erosi serta degradasi melalui penanaman           areas, this topsoil is later reapplied to support effective
tanaman penutup. Di area reklamasi yang telah ditetapkan,         revegetation and ecological recovery. In 2025, topsoil was
tanah pucuk tersebut kemudian dikembalikan untuk                  returned across 335.37 hectares of operational areas in Lati,
mendukung proses revegetasi dan pemulihan ekosistem               Binungan, and IPR.
secara efektif. Pada tahun 2025, pengembalian tanah pucuk
telah dilakukan seluas 335,37 hektare di area operasional
Lati, Binungan, dan IPR.

Penutupan Tambang dan Reklamasi di Australia                      Closing and Rehabilitation in Australia
Di Tambang Commodore dan Meandu, tim lingkungan dan               At the Commodore and Meandu mines, the Company’s
operasional Perseroan berperan penting dalam mendorong            environmental and operations teams play a critical role
pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab sepanjang           in promoting environmental stewardship throughout the
siklus umur tambang. Setelah kegiatan penambangan batu            mine lifecycle. Following coal extraction, disturbed land
bara selesai, lahan yang terdampak direklamasi secara             is progressively rehabilitated to restore areas toward
bertahap (progressive rehabilitation) untuk mengembalikan         their natural condition. These activities are guided by a
kondisi lahan mendekati keadaan alaminya. Kegiatan ini            Rehabilitation Management Plan, which is aligned with each
mengacu pada Rehabilitation Management Plan yang                  site’s Progressive Rehabilitation and Closure Plan (PRCP).
selaras dengan Progressive Rehabilitation and Closure Plan
(PRCP) di masing-masing lokasi.

PRCP merupakan kerangka regulasi di Australia yang                The PRCP is an Australian regulatory framework that enables
memungkinkan pelaksanaan reklamasi secara progresif               rehabilitation to be undertaken progressively over the life of
selama umur tambang. Kerangka ini terdiri atas dua                a mine. It comprises two key components: rehabilitation
komponen utama, yaitu perencanaan reklamasi dan jadwal            planning and a PRCP schedule. The rehabilitation planning
PRCP. Komponen perencanaan reklamasi menguraikan                  component outlines the mine profile and the overall
profil tambang serta strategi reklamasi progresif secara          progressive rehabilitation strategy, while the PRCP schedule
keseluruhan, sementara jadwal PRCP menetapkan tonggak             defines key milestones and timelines for rehabilitation
pencapaian dan jangka waktu pelaksanaan kegiatan                  activities.
reklamasi.

Di tahun 2025, BUMA Australia telah merehabilitasi                In 2025, BUMA Australia has rehabilitated 20.6 hectares
lahan eks-tambang seluas 20,6 hektar dan merehabilitasi           of post-mining land for grazing as well as 21.5 hectares of
ekosistem asli seluas 21,5 hektar, menjadikan total lahan         native ecosystem rehabilitation, bringing the total cumulative
yang telah direhabilitasi hingga akhir 2025 seluas 6.583          rehabilitated area 6,583 hectares by end of 2025. Through
hektar. Melalui upaya‑upaya tersebut, Perseroan berupaya          these efforts, the Company aims to minimise adverse
meminimalkan dampak negatif terhadap habitat lokal                impacts on local habitats while enhancing opportunities for
sekaligus meningkatkan peluang pemulihan kembali                  the re-establishment of native plant and animal species.
spesies tumbuhan dan satwa asli.


                                          Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      163
Page 166
        Fokus pada Karyawan
        Employee Focus




164   Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 167
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity   165
Page 168
Fokus pada Karyawan
Employee Focus




166   Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 169
                                                                                                                    Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                  Environmental Stewardship




FOKUS PADA KARYAWAN                                               EMPLOYEE FOCUS

Menyadari bahwa sumber daya manusia merupakan aset               Recognizing its people are its most valuable asset, the
paling berharga, Perseroan menerapkan pendekatan bisnis          Company adopts a human-centric approach to business. The
yang berpusat pada manusia. Perseroan berkomitmen                Company is committed to cultivating a high-performing,
untuk membangun lingkungan kerja yang berkinerja                 safe and inclusive work environment where employees feel
tinggi, aman, dan inklusif, di mana setiap karyawan              valued and empowered. This commitment to employee
merasa dihargai dan diberdayakan. Komitmen terhadap              wellbeing extends beyond compliance with labor regulations,
kesejahteraan karyawan ini melampaui kepatuhan terhadap          encompassing the active promotion of collaboration, mutual
peraturan ketenagakerjaan, dengan secara aktif mendorong         respect, and continuous learning. Through these efforts, the
kolaborasi, saling menghormati, dan pembelajaran                 Company seeks to strengthen employee engagement, drive
berkelanjutan. Melalui upaya tersebut, Perseroan berupaya        innovation, and support the long-term, sustainable growth of
memperkuat keterlibatan karyawan, mendorong inovasi,             both the business and the communities in which it operates.
serta mendukung pertumbuhan jangka panjang yang
berkelanjutan bagi bisnis dan masyarakat di wilayah
operasionalnya.

Penciptaan lingkungan kerja yang positif dan inklusif            Creating a positive and inclusive work environment is therefore
menjadi fondasi utama dalam menarik, mengembangkan,              central to attracting, developing, and retaining top talent. Its
dan mempertahankan talenta terbaik. Komitmen Perseroan           commitment to employee development focuses on:
terhadap pengembangan karyawan difokuskan pada:

•   Membangun budaya berkinerja tinggi: Penekanan pada           •    Fostering a high-performance culture: Encouraging
    pembelajaran berkelanjutan, peningkatan kapabilitas,              continuous learning, capability building, and clear career
    serta penyediaan jalur pengembangan karier yang jelas             development opportunities for all employees.
    bagi seluruh karyawan.
•   Mengutamakan kesejahteraan karyawan: Memastikan              •    Prioritizing employee wellbeing: Promoting a safe,
    lingkungan kerja yang aman, sehat, dan mendukung,                 healthy and supportive work environment in full
    sepenuhnya sesuai dengan peraturan perundang-                     compliance with applicable labor laws and regulations,
    undangan ketenagakerjaan yang berlaku, serta                      underpinned by a strict zero-tolerance policy for child
    menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap pekerja             and forced labor.
    anak dan kerja paksa.
•   Mewujudkan tenaga kerja yang inklusif: Secara aktif          •    Building an inclusive workforce: Actively advancing
    memajukan keberagaman dan inklusi melalui berbagai                diversity and inclusion through initiatives such as the
    inisiatif, termasuk Program Respectful Workplace yang             Company’s Respectful Workplace program.
    dijalankan oleh Perseroan.

Perseroan terus berkomitmen untuk memperkuat                     The Company remains committed to strengthening workforce
keterlibatan tenaga kerja sebagai dasar pertumbuhan              engagement as a foundation for sustainable growth and
yang berkelanjutan serta kontribusi terhadap pasar tenaga        for contributing to a resilient labor market in the areas
kerja yang tangguh di area dimana Perseroan beroperasi.          where it operates. In line with this commitment, it actively
Sejalan dengan komitmen tersebut, Perseroan secara aktif         supports the following UN SDGs. [GRI 3-3]
mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)
Perserikatan Bangsa-Bangsa berikut. [GRI 3-3]




                                         Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      167
Page 170
TUJUAN, TARGET, DAN SOROTAN KINERJA                                        HUMAN RIGHTS, DIVERSITY AND INCLUSION

Komitmen Terhadap Hak Asasi Manusia [GRI 2-23] [GRI                        Our Respect to Human Rights [GRI 2-23] [GRI 406-1] [GRI
406-1] [GRI 407-1] [GRI 408-1] [GRI 409-1] [OJK F.18] [OJK                 407-1] [GRI 408-1] [GRI 409-1] [OJK F.18] [OJK F.19]
F.19]
Perseroan menjunjung tinggi perlindungan hak asasi                         The Company firmly upholds the protection of human rights
manusia sebagai tanggung jawab fundamental di seluruh                      as a fundamental responsibility across all its operations.
kegiatan operasionalnya. Perseroan berkomitmen untuk                       It is committed to aligning with international human rights
menyelaraskan praktik bisnis dengan standar hak asasi                      standards, safeguarding freedom of association and
manusia internasional, menjamin kebebasan berserikat dan                   collective bargaining as well as eliminating forced and
perundingan bersama, serta mencegah praktik kerja paksa                    child labour, in accordance with the International Labor
dan pekerja anak, sesuai dengan ketentuan International                    Organization (ILO) and United Nations Guiding Principles
Labour Organization (ILO) dan United Nations Guiding                       on Business and Human Rights (UNGPs). Through the
Principles on Business and Human Rights (UNGPs). Melalui                   implementation of its Human Rights Policy, Code of Conduct,
penerapan Kebijakan Hak Asasi Manusia, Kode Etik, serta                    and related Standard Operating Procedures, the Company
prosedur operasional standar terkait, Perseroan mendorong                  promotes equal opportunity, fair treatment, and respect for
kesetaraan kesempatan, perlakuan yang adil, dan                            diversity across all levels of the organization and throughout
penghormatan terhadap keberagaman di seluruh tingkatan                     its supply chain.
organisasi serta sepanjang rantai pasok.

Kerangka kerja tersebut juga menetapkan ekspektasi                         These frameworks also set expectations for responsible
atas praktik ketenagakerjaan yang bertanggung jawab                        labour practices and support efforts to prevent discrimination,
guna mencegah terjadinya diskriminasi, kerja paksa, dan                    forced labour, and child labour in the Company’s operations
pekerja anak dalam kegiatan operasional dan rantai pasok                   and supply chain. In addition, the Company provides
Perseroan. Selain itu, Perseroan menyediakan mekanisme                     grievance channels, including a confidential Whistleblowing
pengaduan, termasuk Sistem Pelaporan Pelanggaran                           System accessible to employees and relevant stakeholders,
(Whistleblowing System) yang bersifat rahasia dan dapat                    to support the reporting and handling of potential concerns in
diakses oleh karyawan serta pemangku kepentingan                           accordance with established procedures. Through ongoing
terkait, untuk mendukung pelaporan dan penanganan                          training, communication, and employee engagement,
potensi pelanggaran sesuai dengan prosedur yang berlaku.                   the Company seeks to foster an inclusive and respectful
Melalui pelatihan, komunikasi, dan keterlibatan karyawan                   working environment.
secara berkelanjutan, Perseroan berupaya menumbuhkan
lingkungan kerja yang inklusif dan saling menghormati.

Pada tahun 2025, tidak terdapat kasus diskriminasi yang                    In 2025, no discrimination cases occurred in the Company’s
terjadi dalam operasional Perseroan di Indonesia, Australia,               operations in Indonesia, Australia and United States. [GRI
dan Amerika Serikat. [GRI 3-3]                                             3-3]

Keberagaman Karyawan [GRI 405-1]                                           Employee Diversity [GRI 405-1]
Perseroan memandang keberagaman sebagai pendorong                          The Company recognizes diversity as a key driver of
utama kinerja, inovasi, dan kreativitas. Perseroan                         performance, innovation, and creativity. It is committed to
berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang                        fostering an inclusive and equitable workplace in which all
inklusif dan berkeadilan, di mana setiap karyawan dihargai                 employees are valued and respected, regardless of race,
dan diperlakukan secara setara tanpa memandang ras,                        gender, ethnicity, disability, or other personal characteristics.
gender, etnis, disabilitas, maupun karakteristik pribadi
lainnya.

Perseroan menerapkan kebijakan tanpa toleransi                             The Company enforces a zero-tolerance policy toward
terhadap segala bentuk diskriminasi di seluruh aspek                       discrimination across all aspects of employment. Its efforts
ketenagakerjaan. Upaya untuk membangun lingkungan                          to build an inclusive workplace include:
kerja yang inklusif antara lain meliputi:




168        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 171
                                                                                                                      Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                    Environmental Stewardship




•   Mendorong kesetaraan kesempatan bagi seluruh                   •    Promoting equal opportunities for all employees.
    karyawan.
•   Memelihara lingkungan kerja yang saling menghormati            •    Maintaining a respectful and inclusive work environment
    dan inklusif sehingga setiap individu dapat berkembang              where everyone can thrive.
    secara optimal.
•   Mendukung peningkatan keterwakilan perempuan di                •    Actively supporting the representation of women at all
    semua jenjang organisasi.                                           levels of the organization.

Pada tahun 2025, perempuan menempati 21% dari                      In 2025, women held 21% of the Company’s leadership
posisi kepemimpinan Perseroan. Meskipun angka ini                  positions. While this represents a slight decrease from 2024
menunjukkan sedikit penurunan dibandingkan tahun 2024              due to workforce movements, it remains significantly higher
akibat pergerakan tenaga kerja, proporsi tersebut tetap jauh       than the global mining industry average of approximately
lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri pertambangan          14% (S&P Global1 in 2023). At the same time, the proportion
global yang sekitar 14% (S&P Global, 2023). Pada saat              of senior roles held by women across the Company and its
yang sama, persentase peran senior yang dipegang oleh              business units increased from 24% in 2024 to 27% in 2025,
perempuan di seluruh Perseroan dan unit usahanya                   reflecting continued progress in advancing women into
meningkat dari 24% pada tahun 2024 menjadi 27% pada                more senior positions.
tahun 2025, mencerminkan kemajuan yang berkelanjutan
dalam mendorong perempuan ke posisi kepemimpinan
yang lebih senior.

Di Australia, Perseroan terus mempertahankan representasi          In Australia, the Company continues to maintain strong
perempuan yang kuat di seluruh tingkat ketenagakerjaan.            female representation across all levels of employment.
Sektor pertambangan semakin terbuka bagi perempuan,                The mining sector has become increasingly accessible
didukung oleh kemajuan teknologi, kebijakan tempat kerja           to women, supported by technological advancements,
yang progresif, serta pergeseran budaya yang lebih luas            progressive workplace policies, and a broader cultural
menuju inklusivitas. Perkembangan ini telah membuka                shift towards inclusivity. These developments have opened
peluang bagi perempuan untuk berperan dalam fungsi                 opportunities for women to participate in operational,
operasional, manajerial, dan teknis yang secara historis           managerial, and technical roles that were historically male-
didominasi oleh laki-laki.                                         dominated.

Perseroan tetap berkomitmen untuk mengembangkan                    The Company remains committed to advancing initiatives
berbagai inisiatif yang mendukung kesetaraan gender                that support gender equality and increase women’s
dan meningkatkan partisipasi perempuan di industri ini.            participation in the industry. It will continue to track and
Perseroan akan terus memantau dan mengevaluasi data                monitor diversity and inclusion data to evaluate progress
keberagaman dan inklusi guna menilai kemajuan serta                and identify further opportunities for improvement. Through
mengidentifikasi peluang perbaikan lebih lanjut. Melalui           cultivating an inclusive workplace, the Company seeks
penciptaan lingkungan kerja yang inklusif, Perseroan               to develop a more dynamic and equitable workforce that
berupaya membangun tenaga kerja yang lebih dinamis dan             delivers lasting value to its employees, business, and the
berkeadilan, serta memberikan nilai jangka panjang bagi            communities it serves.
karyawan, bisnis, dan masyarakat yang dilayaninya.

Keseimbangan Kehidupan Kerja Dan Pribadi                           Work-Life Balance
Perseroan      mendorong      terciptanya   keseimbangan           The Company promotes a healthy work-life balance to
kehidupan kerja dan pribadi yang sehat guna mendukung              support employee wellbeing, morale, and productivity.
kesejahteraan, semangat kerja, dan produktivitas karyawan.         By fostering this balance, employees are better able to
Dengan keseimbangan tersebut, karyawan dapat mencapai              achieve personal fulfilment while meeting professional
pemenuhan pribadi sekaligus menjalankan tanggung jawab             responsibilities, thereby reducing potential conflicts
profesional secara optimal, sehingga meminimalkan potensi          between work and personal life.
konflik antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.




                                           Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      169
Page 172
Di seluruh lokasi operasional, Perseroan mendukung                         Across its operational sites, the Company supports a variety
berbagai klub dan komunitas karyawan, termasuk kegiatan                    of employee clubs and groups, including sports, music,
olahraga, musik, fotografi, dan hobi lainnya. Kegiatan ini                 photography and other hobbies. These groups provide
memberikan ruang bagi karyawan untuk bersosialisasi                        employees with opportunities to socialize and pursue
serta mengembangkan minat bersama di luar lingkungan                       shared interests beyond the workplace. Additionally, the
kerja. Selain itu, Perseroan secara rutin menyelenggarakan                 Company regularly conducts educational sessions and
sesi edukasi dan seminar dengan topik-topik relevan, seperti               seminars on relevant topics, such as health and wellness, as
kesehatan dan kebugaran serta pengelolaan keuangan.                        well as financial management.

Perseroan juga mengadakan kegiatan yang melibatkan                         The Company also organizes family-oriented activities at
keluarga di lokasi operasional untuk memperkuat                            its operational sites to strengthen employee engagement
keterlibatan karyawan dan hubungan sosial. Kegiatan                        and community ties. Family day events are held to foster
family day diselenggarakan untuk menumbuhkan rasa                          a strong sense of community among employees and
kebersamaan antara karyawan dan keluarganya. Di BUMA                       their families. In addition, in its Indonesia operation, the
Indonesia, Perseroan memfasilitasi komunitas karyawan                      Company maintains employee community groups involving
yang melibatkan pasangan dan keluarga inti, yang dikenal                   spouses and immediate family members, known locally as
sebagai paguyuban, guna mempererat hubungan dan                            “paguyuban”, which foster strong relationships and a sense
membangun semangat kekeluargaan.                                           of familial spirit among employees and their families.

Hak Cuti Orang Tua [GRI 401-3]                                             Parental Leave Entitlement [GRI 401-3]
Perseroan berkomitmen untuk menyediakan waktu dan                          The Company is committed to providing employees with
dukungan yang memadai bagi karyawan dalam menghadapi                       adequate time and support to navigate childbirth, recovery,
proses kelahiran, pemulihan, serta masa awal ikatan dengan                 and early bonding with their newborns prior to returning to
anak sebelum kembali bekerja. Dukungan ini diberikan                       work. This support is extended to both mothers and fathers,
kepada karyawan perempuan maupun laki-laki, sehingga                       allowing all parents to care for their child and strengthen
seluruh orang tua memiliki kesempatan untuk merawat                        family relationships. The Company believes this approach
anak dan memperkuat hubungan keluarga. Pendekatan                          supports family wellbeing, enables women to sustain long-
ini diyakini dapat mendukung kesejahteraan keluarga,                       term careers, and contributes to higher levels of employee
memungkinkan perempuan untuk mempertahankan karier                         engagement, productivity, and retention. [GRI 3-3]
jangka panjang, serta berkontribusi terhadap peningkatan
keterlibatan, produktivitas, dan retensi karyawan. [GRI 3-3]

Perseroan menyediakan berbagai skema cuti yang selaras                     The Company offers diverse leave entitlements aligned with
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di                           relevant regulations across its operating areas. In Indonesia,
masing-masing wilayah operasional. Di Indonesia, karyawan                  female employees are entitled to three months of maternity
perempuan berhak atas cuti melahirkan selama tiga bulan,                   leave, while male employees receive two days of paid leave
sementara karyawan laki-laki memperoleh dua hari cuti                      to support their partners during childbirth. In Australia,
berbayar untuk mendampingi pasangan saat persalinan.                       female employees are eligible to take maternity leave for up
Di Australia, karyawan perempuan berhak mengambil cuti                     to one year to support their personal and family needs. The
melahirkan hingga satu tahun untuk mendukung kebutuhan                     Company encourages employees to make full use of their
pribadi dan keluarga. Perseroan mendorong seluruh                          leave entitlements.
karyawan untuk memanfaatkan hak cuti yang tersedia.

Tingkat kembali bekerja secara gabungan (laki-laki dan                     The combined return-to-work rate for men and women
perempuan) setelah cuti melahirkan tercatat lebih dari                     following maternity leave stands at over 100% for employees
100% di seluruh operasional Perseroan di Indonesia, serta                  across all the Company’s Indonesian operations, and 74% in
sebesar 74% di Australia. Tingkat di Australia mencerminkan                Australia. The Australian rate reflects employees who had
karyawan yang belum kembali bekerja hingga akhir periode                   not yet returned to work by the end of the 2025 reporting
pelaporan tahun 2025 dan diproyeksikan kembali bekerja                     period and are expected to resume their roles in 2026 This
pada tahun 2026. Capaian ini menunjukkan dukungan                          demonstrates the Company’s support for employees to
Perseroan bagi karyawan dalam menyeimbangkan                               thrive in their professional and personal lives. [GRI 3-3].
kehidupan profesional dan pribadi. [GRI 3-3].




170        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 173
                                                                                                                                  Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                                Environmental Stewardship




Rekapitulasi cuti orang tua berdasarkan gender pada tahun 2025
Parental Leave Rate based on Gender in 2025
[GRI 401-3]

                                 Keterangan                                                       ID                       AU
                                                                                                                                                Total
              Total Number of Employees Entitled for Parental Leave                   P/M              W/F         P/M            W/F

Jumlah karyawan yang berhak mengambil cuti orang tua (berdasarkan kebijakan
Perseroan)                                                                               8.378               148         771            170       9.467
Total number of employees who are entitled to take parental (Company Policy)
Jumlah karyawan yang mengambil cuti orang tua
                                                                                            531              18          25             17          591
Total number of employees who took parental leave
Jumlah karyawan yang kembali bekerja pada periode pelaporan setelah cuti
orang tua berakhir
                                                                                            531              18          23              8          580
Total number of employees who returned to work in the reporting period after
their parental leave ended
Jumlah karyawan yang kembali bekerja setelah cuti orang tua dan masih bekerja
setelah 12 bulan
                                                                                            531              18          17              6          572
Total number of employees that returned to work after parental leave ended that
were still employed 12 months after their return to work
Tingkat karyawan yang kembali bekerja setelah cuti orang tua
                                                                                         100%           100%           92%            47%           98%
Ratio of employees who took parental leave and returned to work
Tingkat retensi (setelah 12 bulan)
                                                                                         100%           100%           68%            35%           97%
Retention Rate (after 12 months)
Catatan | Note: Data tahun 2025 tidak mencakup ACG (operasional Amerika Serikat), mengingat entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2025. Data ACG
akan dikonsolidasikan mulai tahun 2026 | Data for 2025 does not include ACG (United States Operations), as the entity was acquired in 2025. Data from
ACG will be consolidated starting in 2026..


Tinjauan Kinerja Dan Pengembangan Karier [GRI 404-3]                           Performance Review and Career Development [GRI 404-3]
Perseroan mendorong terciptanya lingkungan kerja yang                          The Company promotes an inclusive work environment
inklusif serta secara aktif mendukung pengembangan                             and actively supports employee growth through continuous
karyawan melalui pelatihan berkelanjutan dan program                           training and career development opportunities. Through
pengembangan karier. Melalui proses manajemen talenta,                         its talent management process, the Company identifies,
Perseroan      mengidentifikasi, mengembangkan,      dan                       develops, and prepares employees for future leadership
mempersiapkan karyawan untuk peran kepemimpinan di                             roles. The Talent Committee is responsible for overseeing
masa depan. Proses ini diawasi oleh Komite Talenta yang                        this process, which comprises the General Manager of
terdiri atas General Manager Human Resources dari masing-                      HR from each subsidiary and the Board of Directors of
masing entitas anak dan Dewan Direksi Perseroan. Komite                        the Company. The Committee meets biannually to review
Talenta melakukan pertemuan dua kali dalam setahun untuk                       employee performance, development needs, and future
meninjau kinerja karyawan, kebutuhan pengembangan,                             career prospects. In 2025, 100% of employees have
serta prospek karier ke depan. Pada tahun 2025, 100%                           undergone a formal performance review.
karyawan telah mengikuti penilaian kinerja formal.

Remunerasi yang Adil dan Upah Minimum [GRI 202-1] [GRI                         Fair Remuneration and Minimum Wage [GRI 202-1] [GRI
405-2] [F.20]                                                                  405-2] [F.20]
Perseroan menetapkan remunerasi karyawan berdasarkan                           The Company determines employee remuneration based
kinerja individu dengan tetap memastikan kepatuhan                             on individual performance, while ensuring compliance with
terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku                             the relevant laws and regulations in each of its operating
di setiap wilayah operasional. Di Indonesia, Perseroan                         regions. In Indonesia, it follows the applicable Provincial
mengacu pada Upah Minimum Provinsi (UMP) sesuai                                Minimum Wage (UMP) as outlined in the Minister of
dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi                         Manpower and Transmigration Regulation No. 7 of 2013.
Nomor 7 Tahun 2013, yang dirancang untuk mencerminkan                          The UMP is designed to reflect the decent living needs of
Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di masing-masing wilayah.                          each region. In its Indonesian operations, the Company’s
Dalam operasionalnya di Indonesia, upah terendah yang                          lowest-paid wage is 1.6 times the applicable Provincial
dibayarkan Perseroan adalah sebesar 1,6 kali Upah                              Minimum Wage. [GRI 202-1]
Minimum Provinsi (UMP) yang berlaku. [GRI 202-1]

Di Australia, Perseroan menerapkan ketentuan upah                              In Australia, the Company follows minimum wage regulations
minimum sesuai dengan Fair Work Act yang dikelola oleh                         set under the Fair Work Act and administered by the Fair
Fair Work Commission. Sementara itu, di Amerika Serikat,                       Work Commission. In the United States, the Company refers
                                                                               to the federal minimum wage standard as determined in Fair




                                                     Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity         171
Page 174
Perseroan mengacu pada ketentuan upah minimum yang                         Labor Standard Acts. Each year, the lowest wage paid by the
berlaku di masing-masing lokasi operasional. Setiap tahun,                 Company consistently exceeds the applicable minimum
upah terendah yang dibayarkan oleh Perseroan secara                        wage requirements.
konsisten berada di atas upah minimum yang berlaku.

Perseroan berkomitmen untuk menerapkan praktik                             The Company is committed to fairness and equality in its
remunerasi yang adil dan setara, dengan memastikan                         remuneration practices, ensuring that compensation is not
bahwa penetapan kompensasi tidak dipengaruhi oleh                          influenced by factors such as ethnicity, social background,
faktor etnis, latar belakang sosial, agama, maupun gender.                 religion, or gender. It recognizes the contributions and
Perseroan menghargai kontribusi dan kinerja karyawan                       performance of its employees and provides equitable
serta memberikan kompensasi yang setara atas pekerjaan                     compensation for their work.
yang dilakukan.

Lokasi operasi signifikan merujuk pada negara-negara                       Significant locations of operation refer to countries where
tempat Perseroan memiliki aktivitas operasional dan jumlah                 the Company has substantial operational activities and
tenaga kerja yang material selama tahun pelaporan, yaitu                   workforce presence during the reporting year, namely
Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat. Apabila terdapat                Indonesia, Australia, and the United States. Where minimum
perbedaan tingkat upah minimum antarwilayah, maka upah                     wage levels vary across locations, the relevant minimum
minimum yang berlaku di lokasi kerja karyawan digunakan                    wage applicable to the employee’s work location is used as
sebagai dasar perhitungan. [GRI 3-3]                                       the reference for calculation. [GRI 3-3]

Perseroan juga memantau kesetaraan remunerasi di seluruh                   The Company also monitors equitable remuneration
kategori karyawan dan lokasi operasional. Pada tahun 2025,                 across employee categories and locations of operation. In
Perseroan mempertahankan rasio gaji dan remunerasi                         2025, the Company maintained a 1 to 1 ratio of salary and
sebesar 1:1 antara karyawan perempuan dan laki-laki.                       remuneration between female and male employees.

Perjanjian Kerja Bersama [GRI 2-30] [GRI 402-1] [GRI 407-1]                Collective Bargaining Agreement [GRI 2-30] [GRI 402-1] [GRI
                                                                           407-1]
Sebagai bagian dari komitmen dalam menjunjung tinggi                       As part of its commitment to upholding human rights, the
hak asasi manusia, Perseroan menghormati kebebasan                         Company respects employees’ freedom of association and
berserikat serta hak karyawan untuk menyampaikan                           their right to express opinions through the Labor Union.
pendapat melalui Serikat Pekerja. Perseroan mendorong                      The Company promotes harmonious industrial relations, as
terwujudnya hubungan industrial yang harmonis, yang                        reflected in the Collective Labor Agreement (CLA), in effect
tercermin dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang                        for the 2023-2025 period. The CLA sets out the working
berlaku untuk periode 2023–2025. PKB tersebut mengatur                     conditions, rights, and obligations of both the Company and
ketentuan kerja, hak, dan kewajiban Perseroan serta                        its employees, with the aim of promoting mutual welfare.
karyawan, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan                         The key provisions of the CLA include:
bersama. Ketentuan utama dalam PKB antara lain meliputi:
a. Pengakuan terhadap Serikat Pekerja serta jaminan                        a. Recognition of Trade Unions and the guarantee of
    kebebasan berserikat di lingkungan Perseroan, termasuk                    freedom of association within the Company, as well as
    penyediaan fasilitas serikat sesuai dengan peraturan                      the provision of Union facilities in line with applicable
    perundang-undangan yang berlaku;                                          laws and regulations;
b. Pemberian waktu khusus bagi pengurus Serikat Pekerja                    b. Allocation of time off for Trade Union representatives to
    untuk menjalankan kegiatan organisasi; dan                                manage their organizational activities; and
c. Keterlibatan Serikat Pekerja dalam pembahasan terkait                   c. Involvement of the Trade Union in discussions regarding
    perubahan jam kerja atau pengaturan jadwal kerja.                         changes to working hours or work schedules.

Perseroan memberitahukan kepada seluruh karyawan dan                       The Company notifies all employees and the Labor Union
Serikat Pekerja paling lambat empat minggu sebelumnya                      at least four weeks in advance of any changes to working
atas setiap perubahan jam kerja atau jadwal kerja.                         hours or rosters.

PKB ini berlaku bagi karyawan entitas anak Perseroan, yaitu                The CLA applies to all of the Company’s employees,
BUMA, baik karyawan tetap (PKWTT) maupun karyawan                          including both permanent (PKWTT) and contract (PKWT)
kontrak (PKWT). Dengan demikian, 100% tenaga kerja BUMA                    employees, and thus, 100% of the the Company’s workforce
tercakup dalam PKB. Perjanjian ini mengatur berbagai                       is covered by the CLA. This agreement governs a range of
aspek, antara lain:                                                        topics, including:




172        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 175
                                                                                                                      Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                    Environmental Stewardship




1.   Hak dan kewajiban Perseroan dan karyawan;                     1.    Rights and responsibilities of both the Company and
                                                                         employees;
2.  Pengakuan, fasilitas, serta tanggung jawab Serikat             2.    Recognition, facilities, and responsibilities of labor
    Pekerja;                                                             unions;
3. Hubungan kerja yang mencakup proses rekrutmen,                  3.    Employment relations covering recruitment, placement,
    penempatan, status kepegawaian, masa percobaan,                      employment status, probation, rotations, promotions,
    rotasi, promosi, dan demosi;                                         and demotions;
4. Jam kerja, waktu istirahat, serta pengaturan jadwal             4.    Working hours, break times, and work schedules;
    kerja;
5. Etika bisnis, pelanggaran, dan sanksi;                          5.    Business ethics, violations, and sanctions;
6. Upah dan kesejahteraan karyawan, termasuk manfaat               6.    Wages and employee welfare, including benefits for
    bagi karyawan dan keluarganya;                                       employees and their families;
7. Standar keselamatan dan kesehatan kerja serta                   7.    Occupational safety, health, and environmental
    lingkungan;                                                          standards;
8. Hari libur, cuti, dan izin tidak masuk kerja;                   8.    Holidays, leave, and permission to take time off work;
9. Prosedur penyelesaian perselisihan dan pengaduan;               9.    Procedures for resolving disputes and grievances; and
    serta
10. Ketentuan mengenai pemutusan hubungan kerja.                   10. Conditions under which layoffs may occur.

Di Australia, sekitar 75% tenaga kerja Perseroan tercakup          In Australia operation, 75% of our workforce are covered
dalam Enterprise Agreement yang bersifat mengikat secara           by legally binding Enterprise Agreements between the
hukum antara pemberi kerja dan karyawan, sedangkan 25%             employer and employee, while the remaining 25% have their
sisanya diatur melalui kontrak kerja berdasarkan common            employment governed by common law contracts. These
law. Perjanjian kerja tersebut dilaksanakan dalam kerangka         individual agreements operate within the framework of the
Fair Work Act 2009 (Cth) serta persyaratan ketenaga kerjaan        Fair Work Act 2009 (Cth) and any applicable modern award
minimum yang relevan dengan peran masing-masing                    relevant to their role.
individu.

Bagi karyawan Perseroan dan entitas anak lainnya yang tidak        For employees of the Company and its other subsidiaries
memiliki Serikat Pekerja, hubungan kerja diatur berdasarkan        without a labor union, employment contracts are governed
Peraturan Perseroan.                                               by the Company’s Regulations.

Perselisihan Hubungan Industrial                                   Industrial Relations Disputes
Perseroan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan                 The Company is dedicated to cultivating a supportive,
kerja yang suportif, aman, dan nyaman, serta mendorong             safe, and comfortable work environment, and to promoting
hubungan kerja yang harmonis melalui berbagai inisiatif,           harmonious workplace relationships through various
antara lain:                                                       initiatives. These include:
1. Kepatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan dan                1. Adherence to Labor Laws and the Collective Labor
    Perjanjian Kerja Bersama (PKB), disertai peningkatan                Agreement (CLA), while enhancing employee welfare
    kesejahteraan karyawan melalui kebijakan Perseroan                  through comprehensive Company policies;
    yang komprehensif;
2. Fasilitasi dialog sosial yang konstruktif melalui forum         2. Facilitating constructive social dialogue through
    hubungan industrial, seperti Lembaga Kerja Sama (LKS)             industrial relations platforms, such as the Site Bipartite
    Bipartit di setiap lokasi operasional di Indonesia serta          Cooperation Institution (LKS Bipartit) at each operational
    LKS Bipartit Nasional, guna mendorong komunikasi                  site in Indonesia and the National Bipartite LKS. These
    yang efektif antara manajemen dan Serikat Pekerja serta           forums enable effective communication between
    mencegah eskalasi perselisihan;                                   Management and the Trade Union/Labor Union to
                                                                      address workplace matters and prevent escalation into
                                                                      disputes;
3. Pelaksanaan pertemuan informal secara berkala dengan            3. Conducting regular informal engagements with Trade
   perwakilan Serikat Pekerja untuk menyerap masukan,                 Union/Labor Union representatives to gather feedback,
   membahas isu ketenagakerjaan, dan memperkuat                       discuss concerns, and collaboratively strengthen
   hubungan industrial;                                               employee welfare and industrial relations;
4. Kerja sama erat dengan Serikat Pekerja dalam                    4. Collaborating closely with the Trade Union/Labor Union to
   mendorong keselamatan kerja, khususnya di lokasi                   promote workplace safety, particularly at the Company’s
   operasional Perseroan, melalui program kampanye SHE                operational sites, through the SHE campaigns program
   dan pelaksanaan safety briefing bagi seluruh pekerja;              and safety briefings for all workers; and
   dan


                                           Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      173
Page 176
5. Pelibatan Serikat Pekerja dalam berbagai program                        5. Engaging the Trade Union/Labor Union in various
   Perseroan guna mendorong partisipasi aktif dalam                           Company programs to encourage active participation in
   inisiatif Perseroan.                                                       the Company’s initiatives.

Perseroan     mengedepankan        pendekatan      berbasis                The Company emphasizes a consensus-based approaches
musyawarah mufakat dalam penyelesaian permasalahan                         to resolving industrial relations matters. Employees are
hubungan     industrial.  Karyawan       didorong     untuk                encouraged to voice their opinions, seek clarification,
menyampaikan pendapat, meminta klarifikasi, serta                          and raise concerns related to their work or workplace
mengajukan keluhan atau masukan terkait pekerjaan                          relationships in accordance with established Company
maupun hubungan kerja sesuai dengan pedoman Perseroan                      guidelines. Feedback may be submitted verbally or in
yang berlaku. Masukan dapat disampaikan secara lisan                       writing to an immediate supervisor, who will then forward
maupun tertulis kepada atasan langsung, yang selanjutnya                   the concerns to the appropriate department for follow-up.
akan diteruskan kepada unit terkait untuk ditindaklanjuti.


Adapun tahapan penyelesaian permasalahan hubungan                          The procedure for addressing issues is as follows:
industrial adalah sebagai berikut:
1. Perundingan Bipartit                                                    1. Bipartite Negotiation
   Perundingan dilakukan antara pemberi kerja atau                            Negotiations take place between the employer or
   perwakilannya dengan Serikat Pekerja. Apabila tidak                        employer group and the labor union. If an agreement is
   tercapai kesepakatan, permasalahan dilanjutkan ke tahap                    not reached, the matter moves to tripartite negotiations.
   perundingan tripartit. Apabila tercapai kesepakatan,                       If both parties reach an agreement, the collective
   hasil perundingan dituangkan dalam perjanjian bersama                      agreement is formalized and registered with the
   dan didaftarkan ke Pengadilan Hubungan Industrial                          Industrial Relations Court in the Company’s jurisdiction.
   sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
2. Perundingan Tripartit                                                   2. Tripartite Negotiation
   Perundingan melibatkan karyawan dan pemberi kerja                          This involves negotiations between employees and the
   dengan fasilitasi pihak ketiga, umumnya instansi                           employer, facilitated by a third party, typically the local
   ketenagakerjaan setempat.                                                  Manpower Office.
3. Pengadilan Hubungan Industrial                                          3. Industrial Relations Court
   Apabila para pihak tidak dapat menerima rekomendasi                        If parties disagree with the recommendations of the
   dari mediator atau konsiliator, maka permasalahan                          mediator or conciliator, they may escalate the issue
   dapat diajukan ke Pengadilan Hubungan Industrial                           to the Industrial Relations Court, as outlined in Article
   sebagaimana diatur dalam Pasal 56 Undang-Undang                            56 of Law No. 2 of 2004 concerning the Resolution of
   Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan                       Industrial Relations Disputes.
   Hubungan Industrial.

   Selain itu, karyawan juga dapat menyampaikan                                 Employees can also anonymously submit complaints
   pengaduan dan saran secara anonim melalui                                    and suggestions through the Company’s Whistleblowing
   mekanisme Whistleblowing System Perseroan sebagai                            mechanism, an additional platform for feedback and
   saluran tambahan untuk penyampaian masukan dan                               resolution.
   penyelesaian permasalahan.

Program Pensiun dan Dukungan Transisi [GRI 201-3] [GRI                     Retirement and Transitional Assistance Programs [GRI 201-
404-2]                                                                     3] [GRI 404-2]
Perseroan berkomitmen kuat untuk menjaga kesejahteraan                     The Company is deeply committed to safeguarding the long-
keuangan jangka panjang karyawan, termasuk dalam                           term financial wellbeing of its employees, including support
mendukung persiapan masa pensiun. Perseroan                                for their retirement. It is dedicated to complying fully with
memastikan kepatuhan penuh terhadap program jaminan                        government-mandated social security programs that offer
sosial yang diwajibkan oleh pemerintah guna memberikan                     employees peace of mind as they plan for their future.
rasa aman bagi karyawan dalam merencanakan masa
depan mereka.

Di Indonesia, karyawan berhak mengikuti program-program                    Employees in Indonesia are eligible to participate in the
berikut:                                                                   following programs:




174        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 177
                                                                                                                     Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                   Environmental Stewardship




1. BPJS Jaminan Pensiun (JP), dengan iuran karyawan               1. BPJS Pension Insurance (JP), with an employee
   sebesar 1% dari gaji pokok bulanan dan kontribusi                 contribution of 1% of their monthly basic salary, and a
   Perseroan sebesar 2% dari gaji pokok bulanan (hingga              Company contribution of 2% of the monthly basic salary
   batas maksimum gaji pokok sebesar Rp9,7 juta);                    (up to a maximum basic salary of Rp9.7 million).
2. BPJS Jaminan Hari Tua (JHT), dengan iuran karyawan             2. BPJS Old Age Security (JHT), where employees
   sebesar 2% dari gaji pokok bulanan dan kontribusi                 contribute 2% of their monthly base salary, and the
   Perseroan sebesar 3,7% dari gaji pokok setiap bulannya.           Company contributes 3.7% of the basic salary each
                                                                     month.

Di Australia, karyawan menerima kontribusi dana pensiun           In Australia, employees receive employer-funded
yang sepenuhnya didanai oleh pemberi kerja melalui                contributions to a Superannuation Fund to support their
Superannuation Fund untuk mendukung tabungan pensiun.             retirement savings. These contributions are calculated as a
Kontribusi tersebut dihitung sebagai persentase dari              percentage of their salary, subject to a maximum limit set by
gaji karyawan, dengan mengikuti batas maksimum yang               the government. Currently, the Company contributes 11.5%
ditetapkan oleh pemerintah. Saat ini, Perseroan memberikan        of each employee’s wage directly to their superannuation
kontribusi sebesar 11,5% dari upah setiap karyawan yang           fund.
disalurkan langsung ke dana superannuation mereka.

Selain skema pensiun tersebut, Perseroan menyadari                Beyond these pension schemes, the Company recognizes
pentingnya persiapan non-finansial dalam menghadapi               the importance of preparing employees for retirement.
masa pensiun. Mulai satu tahun sebelum masa pensiun,              Beginning a year prior to retirement, employees are
karyawan diberikan pelatihan khusus yang mencakup                 offered specialized training that cover topics such as
topik kewirausahaan dan bidang relevan lainnya untuk              entrepreneurship and other relevant areas to support post-
mendukung perencanaan pascapensiun. Karyawan yang                 retirement planning. Retiring employees are also provided
memasuki masa pensiun juga memperoleh masa transisi               with a fully paid transition period, during which they continue
dengan pembayaran penuh, di mana karyawan tetap                   to receive their basic salary but are not required to work. The
menerima gaji pokok tanpa kewajiban bekerja. Selain itu,          Company also offers repatriation assistance for retiring
Perseroan menyediakan dukungan repatriasi bagi karyawan           employees and their families, including the relocation of
yang pensiun beserta keluarganya, termasuk bantuan                personal belonging, upon request. [GRI 3-3]
relokasi barang pribadi, atas permintaan. [GRI 3-3]




                                          Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      175
Page 178
Manajemen Talenta
Talent Management
[GRI 404-1] [GRI 404-2] [OJK F.22] [OJK E.2]



Tenaga kerja yang terampil dan kompeten merupakan                          A skilled and capable workforce is essential to the Company’s
fondasi utama keberhasilan Perseroan serta daya saing                      success and to sustaining its competitive advantage in an
berkelanjutan di tengah pasar global yang semakin                          increasingly globalized market. The Company is committed
dinamis. Oleh karena itu, Perseroan berkomitmen untuk                      to the continuous development of its employees through a
mengembangkan karyawan secara berkelanjutan melalui                        range of training and professional development initiatives,
berbagai inisiatif pelatihan dan pengembangan profesional                  designed to align with strategic priorities and address
yang dirancang selaras dengan prioritas strategis serta untuk              identified competency gaps.
menutup kesenjangan kompetensi yang teridentifikasi.

Operasi Indonesia                                                          Indonesia Operations
Pengembangan kompetensi karyawan, yang mencakup soft                       Employee competency development, encompassing both
skills dan keterampilan teknis, dilaksanakan secara berkala                soft and technical skills, is conducted regularly in line with
melalui siklus Individual Performance Development (IPD).                   the Individual Performance Development (IPD) Cycle. This
Siklus tahunan ini dimulai dengan tahap perencanaan (IPD                   full year cycle begins with planning (IPD Plan) at the start,
Plan) di awal tahun, dilanjutkan dengan pemantauan kinerja                 continues with monitoring (IPD Monitoring) throughout, and
(IPD Monitoring) sepanjang tahun, dan ditutup dengan                       concludes with evaluation (IPD Final) at the end of the year.
evaluasi kinerja (IPD Final) pada akhir tahun.

Proses pengembangan karyawan di Perseroan meliputi hal-                    The Company’s employee development process includes
hal berikut:                                                               the following:




                                                                 Pembelajaran
                                                                  dalam Kelas
                                                               In-Class Training


                                                                                     Pelatihan
                                          Pembelajaran           Employee            di tempat kerja
                                                Mandiri         Development          On-The-Job
                                          Self Learning                              Training


                                                                 Pelatihan dan
                                                                Pendampingan
                                                                Coaching and
                                                                  Mentoring




METODE PENGEMBANGAN KARYAWAN                                               EMPLOYEE DEVELOPMENT METHODS

Proses pengembangan karyawan Perseroan mencakup                            The Company delivers competency development through
berbagai metode pembelajaran yang terstandarisasi dan                      a range of standardized learning methods aligned with the
disesuaikan dengan kebutuhan kompetensi pada setiap                        competency requirements of each employee role and level.
peran dan jenjang jabatan. Sebagaimana ditunjukkan pada                    As illustrated above, the methods include:
gambar di atas, metode pembelajaran tersebut, antara lain:


176        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 179
                                                                                                                      Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                    Environmental Stewardship




1. Pembelajaran Mandiri                                            1. Self-learning
   Karyawan mengikuti pembelajaran mandiri yang                       Employees engage flexible, self-directed learning that
   fleksibel dan dapat diakses kapan saja dan di mana saja,           can be accessed anytime and anywhere. This includes
   seperti e-book, modul pembelajaran interaktif, video               e-books, interactive learning modules, educational
   edukasi, serta perangkat berbasis realitas virtual, untuk          videos, and virtual reality-based tools, all designed to
   mendukung pencapaian kompetensi yang ditargetkan.                  support the achievement of targeted competencies.
2. Pembelajaran dalam Kelas                                        2. In-Class Training
   Program pelatihan terstruktur yang disampaikan oleh                Structured training programs are delivered by qualified
   instruktur yang kompeten berdasarkan kurikulum dan                 instructors based on a defined syllabus with specific
   tujuan pembelajaran yang jelas, baik melalui tatap muka            learning objectives. These sessions may be conducted
   maupun platform daring.                                            either in-person or through online platforms.
3. Pelatihan dan Pendampingan                                      3. Coaching and mentoring
   Penguatan kapabilitas karyawan melalui pengalaman                  Employee capability is strengthened through guided,
   langsung yang terarah, dengan dukungan dan umpan                   hands-on experience, where individuals receive direct
   balik selama pelaksanaan tugas kerja yang membangun                support and feedback while undertaking job assignments
   keterampilan praktis.                                              that build practical skills.
4. Pelatihan di Tempat Kerja                                       4. On-the-Job Training (OJT)
   Pendampingan terfokus melalui penugasan kerja,                     Targeted mentorship is provided through assignments,
   khususnya di operasional pertambangan, untuk                       particularly within mining operations, enabling
   memungkinkan karyawan menerapkan pembelajaran                      employees to apply learnings to real-world situations
   dalam situasi nyata serta meningkatkan kompetensi                  and enhance job-specific competencies.
   spesifik sesuai fungsi pekerjaan.

Operasi Australia                                                  Australia Operations
BUMA Australia menyadari bahwa tenaga kerja yang                   BUMA Australia recognizes that a skilled, knowledgeable,
terampil, berpengetahuan, dan berfokus merupakan elemen            and focused workforce is fundamental to maintaining safety
kunci dalam menjaga keselamatan kerja dan meningkatkan             and achieving project efficiency. Its training framework is
efisiensi proyek. Kerangka pelatihan dirancang untuk               designed to ensure that both employees and contractors
memastikan bahwa karyawan dan kontraktor memiliki                  possess the competencies required to perform their roles
kompetensi yang diperlukan untuk menjalankan peran                 safely, productively, and in an environmentally responsible
mereka secara aman, produktif, dan bertanggung jawab               manner.
terhadap lingkungan.

Dengan berlandaskan komitmen terhadap perbaikan                    Guided by a commitment to continuous improvement,
berkelanjutan, BUMA Australia menerapkan program                   BUMA Australia has implemented structured, practical skills
pelatihan keterampilan praktis yang terstruktur, dengan            training programs that utilize a range of learning approaches,
memanfaatkan berbagai pendekatan pembelajaran,                     including video-based e-learning, interactive modules and
termasuk e-learning berbasis video, modul interaktif, serta        external training courses. Key programs offered include:
pelatihan eksternal. Program utama yang dijalankan antara
lain:

•   Modul Pengembangan Pengawas                                    •    Supervisor Development Module
    Program untuk meningkatkan produktivitas dan                        This program aims to improve productivity and
    pemanfaatan     peralatan,     sekaligus  memperkuat                equipment utilization while strengthening supervisors’
    kemampuan para pengawas dalam resolusi konflik dan                  capabilities in conflict resolution and effective people
    pengelolaan sumber daya manusia secara efektif.                     management.
•   Pelatihan Operator Multikeahlian (Multi-skilled)               •    Training for Multi-skilled Operators
    Inisiatif pengembangan internal untuk meningkatkan                  An internal development initiative designed to upskill
    keterampilan operator agar mampu menjalankan                        operators into multi-skilled roles, enhancing their
    berbagai peran, sehingga meningkatkan fleksibilitas                 versatility and improving operational efficiency.
    tenaga kerja dan efisiensi operasional.




                                           Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      177
Page 180
•      Pelatihan Kompetensi bagi Operator Baru                                           •         Competency Training for New Operators
       Program pelatihan komprehensif bagi operator baru                                           A comprehensive training program for new operators,
       untuk mencapai tingkat kompetensi yang aman                                                 focused on achieving safe and competent proficiency
       dan andal, guna mendukung kepercayaan diri dan                                              levels to ensure confidence and productivity in the
       produktivitas di lingkungan pertambangan.                                                   mining environment.
•      Auditor Utama System Manajemen Terintegrasi                                       •         Integrated Management System Lead Auditor
       Sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan,                                          As part of its continuous improvement efforts, BUMA
       BUMA Australia mengembangkan kapabilitas audit                                              Australia has developed its internal auditing capability
       internal dengan melatih karyawan menjadi Lead Auditor                                       by training team members to become Skilled Lead
       yang kompeten, sehingga memperkuat proses audit                                             Auditors, strengthening the Company’s internal auditing
       internal Perseroan.                                                                         processes.

    Jumlah Karyawan yang Mengikuti Pelatihan Berdasarkan Gender dan Kategori Karyawan - Indonesia
    Number of Employee Trained Based on Gender and employee Category - Indonesia operation
    [GRI 404-1] [OJK.F.22]
                                                                   2023                                            2024                                             2025
                  Kategori Karyawan
                  Employee Category                     Pria                   Wanita                   Pria                  Wanita                    Pria                  Wanita
                                                        Male                   Female                   Male                  Female                    Male                  Female
    Indonesia
    Manajemen Senior                                               15                     5                       15                       5                       15                    8
    Senior Management
    Manajemen Menengah                                            340                    59                      322                      60                      264                   55
    Middle Management
    Staf                                                       3,535                    262                   3,271                      246                 10.247                    186
    Staff
                                                             14.771                     462                13.608                        406                 10.526                    249
    Total
                                                                                    15.233                                          14.104                                       10.775


    Jumlah Karyawan yang Mengikuti Pelatihan Berdasarkan Kelompok Usia dan Kategori Karyawan - Indonesia
    Number of Employee Trained Based on Age Range and Employee Category - Indonesia operation

                                                      2023                                                2024                                                    2025
            Kategori Karyawan
            Employee Category                                                            Kelompok Usia | Age Range
                                         <30         30-50              >50             <30              30-50                >50               <30               30-50          >50
    Indonesia
    Manajemen Senior
                                                0            16                 4                  0              12                 8                 0                 15              8
    Senior Management
    Manajemen Menengah
                                               11         359                  29                  8             344                30                 4                290             25
    Middle Management
    Staf                                   5.793        8.708              313           4.986                8.323             303              3.286              6.954              193
                                           5.804        9.083              346           4.994                8.679             341              3.290              7.259              226
    Total
                                                                        15.233                                                14.104                                             10.775


Total Jam Pelatihan yang Diberikan kepada Karyawan Berdasarkan Gender - Indonesia
Total Training Hours Provided to Employees Based on Gender - Indonesia Operations

                                                                        2023                                           2024                                         2025

                                                        Pria        Wanita                             Pria        Wanita                             Pria         Wanita
                                                                                     Total                                          Total                                        Total
                                                        Male        Female                             Male        Female                             Male         Female
Indonesia
Total jam pelatihan yang diberikan kepada
karyawan berdasarkan gender (jam)
                                                      660.580,0         6.977,0 667.557,0 771.349,5                    6.567,0 777.916,5 499.367,0                 15.452,0 514.819,0
Total number of training hours provided to
employees, by gender (hr.)
Total jam pelatihan untuk Manajemen Senior
(jam)
                                                             0.0              0.0            0.0           0.0            8,0             8,0              22,0           22,0         44,0
Total number of training hours provided to
Senior Management (hr.)
Total jam pelatihan untuk Manajemen
Menengah (jam)
                                                        3.995,0          417,0       4.412,0           4.874,0          799,5       5.673,5           2.514,0           929,0    3.443,0
Total number of training hours provided to
Middle Management (hr.)



178               Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 181
                                                                                                                                 Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                               Environmental Stewardship




Total Jam Pelatihan yang Diberikan kepada Karyawan Berdasarkan Gender - Indonesia
Total Training Hours Provided to Employees Based on Gender - Indonesia Operations

                                                               2023                               2024                                2025

                                                     Pria      Wanita                  Pria      Wanita                   Pria       Wanita
                                                                           Total                              Total                              Total
                                                     Male      Female                  Male      Female                   Male       Female
Total jam pelatihan untuk Staf (jam)
Total number of training hours provided to Staff    73.326,0    5.201,0   78.527,0    69.401,5     5.042,0   74.443,5    41.464,0     3.583,0   45.047,0
(hr.)
Total jam pelatihan untuk Pekerja Lapangan
(jam)
Total number of training hours provided to Blue    581.755,0     774,0 582.529,0 697.074,0           717,5 697.791,5 455.367,0       10.918,0 466.285,0
Collar (hr.)



Rata-rata Jam Pelatihan per Karyawan Berdasarkan Gender - Indonesia
Average Training Hours Provided to Employees Based on Gender - Indonesia
                                                               2023                               2024                                2025
                                                     Pria      Wanita      Total       Pria      Wanita       Total       Pria       Wanita     Total
                                                     Male      Female                  Male      Female                   Male       Female
Indonesia
Total jam pelatihan yang diberikan kepada
karyawan berdasarkan gender (jam)
                                                      108,6       76,8       121,7        52,4        14,4       51,3        47,4        62,1       47,8
Average training hours per employee, by gender
(hr.)
Total jam pelatihan untuk Manajemen Senior
(jam)
                                                      100,0         7,5      101,0       405,5      305,3       687,2          1,5        2,8        1,9
Average training hours provided to Senior
management (hr.)
Total jam pelatihan untuk Manajemen
Menengah (jam)
                                                      246,4      132,8       303,6       598,6      510,9     1.124,5         9,5        16,9       10,8
Average training hours provided to Middle
management (hr.)
Total jam pelatihan untuk Staf (jam)
                                                      740,7      211,9       932,7       671,8      201,0       848,6        16,9        19,6       17,1
Average training hours provided to Staff (hr.)
Total jam pelatihan untuk Pekerja Lapangan
(jam)
                                                        53,5        5,7       52,9        26,9         6,5       26,7        58,4     3.639,3       59,8
Average training hours provided to Blue Collar
(hr.)




                                                      Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity       179
Page 182
Inisiatif Dalam Mendukung Karyawan
Our Initiatives In Supporting Our Employees


BUMA Leadership Academy                                                    BUMA Leadership Academy
BUMA       Leadership     Academy      dirancang      untuk                The BUMA Leadership Academy is designed to develop the
mengembangkan kapabilitas kepemimpinan dan manajerial                      leadership and management capabilities of participants,
para peserta guna mempersiapkan mereka memimpin                            preparing them to lead BUMA Indonesia’s operations. The
operasional BUMA Indonesia. Program ini mencakup                           program offers a range of activities aimed at enhancing
berbagai kegiatan pengembangan kompetensi di bidang                        the competencies of participants across business and
bisnis dan kepemimpinan, dengan fokus pada wawasan                         leadership, with a focus on business acumen, problem-
bisnis, pemecahan masalah, kemampuan analitis, serta                       solving, analytical thinking, and professional etiquette. A
etika profesional. Kekuatan utama program ini terletak pada                key strength of the program lies in its strategic collaboration
kolaborasi strategis dengan mitra universitas terkemuka,                   with a reputable university partner, combining academic
yang mengombinasikan keunggulan akademik dengan                            expertise with global leadership frameworks.
kerangka kerja kepemimpinan global.

Pada tahun 2025, program ini diselenggarakan melalui                       In 2025, the program was delivered through two tailored
dua jalur pengembangan yang disesuaikan, yaitu Business                    streams: the Business Leadership Development Program
Leadership Development Program (BLDP) bagi pemimpin                        (BLDP) for Superintendent-level leaders and the Managerial
setingkat Superintendent dan Managerial Leadership                         Leadership Development Program (MLDP) for Supervisor-
Development Program (MLDP) bagi karyawan setingkat                         level employees. The high-potential participants were
Supervisor. Para peserta yang berpotensi tinggi dipilih                    selected based on their readiness to take on broader
berdasarkan kesiapan mereka untuk mengemban tanggung                       leadership responsibilities.
jawab kepemimpinan yang lebih luas.

Leadership Academy menerapkan pendekatan blended                           The Leadership Academy employs a blended learning
learning yang mengombinasikan sesi pembelajaran                            approach, combining expert-led sessions, a digital learning
yang dipandu oleh para ahli, platform pembelajaran                         platform called Cakrawala, and application-based projects.
digital Cakrawala, serta proyek berbasis penerapan. Para                   Participants tackle real business challenges, applying
peserta dihadapkan pada tantangan bisnis nyata dan                         classroom knowledge to drive operational improvements.
menerapkan pengetahuan yang diperoleh di kelas untuk                       These projects have generated measurable results,
mendorong perbaikan operasional. Proyek-proyek tersebut                    including enhanced equipment performance, improved
menghasilkan dampak yang terukur, antara lain peningkatan                  safety outcomes, optimized maintenance strategies, and
kinerja peralatan, perbaikan capaian keselamatan kerja,                    increased team productivity.
optimalisasi strategi pemeliharaan, serta peningkatan
produktivitas tim.

BUMA Management Development Program (BMDP)                                 BUMA Management Development Program (BMDP)
Pada tahun 2025, Perseroan kembali menyelenggarakan                        In 2025, the Company successfully delivered another round
BUMA Management Development Program (BMDP), yaitu                          of the BUMA Management Development Program (BMDP),
program strategis yang bertujuan mengembangkan calon                       a strategic program aimed at developing future leaders by
pemimpin masa depan dengan mengidentifikasi lulusan                        identifying high-potential fresh graduates and equipping
baru berpotensi tinggi serta membekali mereka dengan                       them with essential managerial, leadership, and operational
keterampilan manajerial, kepemimpinan, dan operasional                     skills. Since its launch in 2003, BMDP has been a cornerstone
yang esensial. Sejak diluncurkan pada tahun 2003, BMDP                     of the Company’s leadership pipeline, supporting long-term
telah menjadi bagian penting dari jalur pengembangan                       business growth through early talent development.
kepemimpinan Perseroan dan mendukung pertumbuhan
bisnis jangka panjang melalui pengembangan talenta sejak
tahap awal karier.

Pada tahun 2025, program ini diikuti oleh 10 peserta. Peserta              In 2025, 10 participants joined the program. Participants
memperoleh pelatihan kepemimpinan, pengembangan                            undergo leadership training, learn managerial skills, and get
keterampilan manajerial, serta pengalaman operasional                      hands-on operational exposure. This integrated approach
secara langsung. Pendekatan terintegrasi ini memungkinkan                  allows participants to gain both theoretical and practical




180        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 183
                                                                                                                    Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                  Environmental Stewardship




peserta untuk memperoleh pengetahuan teoretis dan praktis        knowledge, preparing them to contribute meaningfully to the
secara seimbang, sehingga siap memberikan kontribusi             Company’s culture from the start of their career.
yang bermakna terhadap budaya Perseroan sejak awal
karier mereka.

Technical Competency Academy                                     Technical Competency Academy
Pada tahun 2025, Perseroan memperkuat kapabilitas teknis         In 2025, the Company strengthened its technical capabilities
melalui Technical Competency Academy, yaitu program              through the Technical Competency Academy, a structured
terstruktur yang dirancang untuk meningkatkan keahlian           program designed to enhance specialized expertise and
spesifik dan mendukung keunggulan operasional di seluruh         support operational excellence across the organization.
organisasi. Akademi ini berfokus pada pengembangan               The Academy focuses on developing key technical
kompetensi teknis utama yang dibutuhkan untuk mendukung          competencies required for safe, efficient, and data-driven
operasional pertambangan yang aman, efisien, dan berbasis        mining operations, with initial programs centred on Haul
data, dengan program awal yang mencakup Haul Road                Road Management (HRM) and Data Analytics & Science.
Management (HRM) serta Data Analytics & Science.

Haul Road Management (HRM) Advanced                              Haul Road Management (HRM) Advanced
Kondisi jalan angkut yang terkelola dengan baik merupakan        Well-maintained haul roads are critical to ensuring employee
faktor penting dalam menjamin keselamatan karyawan               safety and optimizing the operational efficiency of heavy
serta mengoptimalkan efisiensi operasional alat berat.           equipment. Delivered in collaboration with the Ministry
Program HRM Advanced, yang diselenggarakan bekerja               of Energy and Mineral Resources’ Human Resources
sama dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia               Development Center (PPSDM Geominerba), the HRM
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (PPSDM                Advanced program equips supervisors and operational
Geominerba), membekali para supervisor dan pemimpin              leaders with practical competencies in haul road design,
operasional dengan kompetensi praktis dalam perancangan          maintenance techniques, and maintenance technologies.
jalan angkut, teknik pemeliharaan, serta teknologi
pendukung pemeliharaan.

Program ini mengombinasikan pembelajaran di kelas,               The program combines classroom learning, field practice,
praktik lapangan, pendampingan pasca pelatihan oleh              post-training mentoring by industry practitioners, and
praktisi industri, serta penugasan proyek di tempat kerja        workplace project assignments to ensure practical
untuk memastikan penerapan yang efektif. Melalui program         implementation. Through this program, participants
ini, para peserta meningkatkan keahlian teknis sekaligus         strengthened their technical expertise while contributing to
berkontribusi pada peningkatan kinerja keselamatan,              improved safety performance, operational productivity, and
produktivitas operasional, dan efisiensi bahan bakar.            fuel efficiency.

Data Analytics & Science                                         Data Analytics & Science
Untuk mendukung transformasi Perseroan menuju                    To support the Company’s transition toward more data-
operasional yang semakin berbasis data, Technical                driven operations, the Technical Competency Academy also
Competency Academy juga mencakup program Data                    includes a Data Analytics & Science program. This initiative
Analytics & Science. Inisiatif ini bertujuan memperkuat          aims to strengthen organizational capability in data-driven
kapabilitas organisasi dalam penerapan analitik data pada        mining operations and equipment maintenance.
operasional pertambangan dan pemeliharaan peralatan.

Program ini dirancang bagi karyawan dengan peran yang            Designed for employees in analytics-related roles, the
berkaitan dengan analitik data, dengan mengintegrasikan          program integrates business process understanding,
pemahaman proses bisnis, landasan teoretis, serta                theoretical foundations, and practical application using
penerapan praktis menggunakan data Perseroan dan studi           real company data and operational use cases. The program
kasus operasional nyata. Program ini mencakup lokakarya          includes in-class workshops followed by a 10-week group
tatap muka yang dilanjutkan dengan fase pendampingan             mentoring phase to support on-the-job implementation and
kelompok selama 10 minggu untuk mendukung                        impact.
implementasi di tempat kerja dan memastikan dampak
yang berkelanjutan.



                                         Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      181
Page 184
Pada tahun 2025, sebanyak 48 karyawan dari Kantor Pusat,                   In 2025, 48 employees from the Head Office, BUMA Rebuild
BUMA Rebuild Center, dan berbagai lokasi kerja mengikuti                   Center, and various job sites participated in the Academy,
program ini, yang mewakili peran manajerial, supervisi, dan                representing managerial, supervisory, and analyst roles.
analis. Program ini memperkuat kapabilitas teknis lintas                   The program strengthened cross-functional technical
fungsi serta mendukung peningkatan kinerja operasional                     capabilities and supported continuous operational
secara berkelanjutan di seluruh organisasi.                                improvement across the organization.




182        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 185
                                                                                                                                                       Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                                                     Environmental Stewardship




Sumber Daya Manusia Kami
Our People


Data Dewan Direksi (BOD) [GRI 405-1]                                                        Board of Directors (BOD) Data [GRI 405-1]

Komposisi Dewan Direksi Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia, Operasi Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat
Board of Directors Based on Gender and Age Range, Indonesia, AuStralia and United States Operations

        Kategori                                 2023                                                 2024                                               2025
        Category                ID          AU          US         Total           ID            AU           US          Total         ID          AU            US        Total
Gender

    Pria | Male                      4           5        N/A              9            5             4        N/A                9          5           2              4       11
    Wanita | Female                  1           2        N/A              3            2             2        N/A                4          2           0              1           3
    Total                            5           7        N/A            12             7             6        N/A            13             7           2              5       14
Usia | Age
    <30                              0           0        N/A              0            0             0        N/A                0          0           0              0           0
    30-50                            3           3        N/A              6            3             3        N/A                6          3           0              0           3
    >50                              2           4        N/A              6            4             3        N/A                7          4           2              5       11
    Total                            5           7        N/A            12             7             6        N/A            13             7           2              5       14
Note:
• ID = Indonesia, AU = Australia, AS = Amerika Serikat. | ID = Indonesia, AU = Australia, US = United States
• Data tahun 2023 dan 2024 tidak mencakup ACG (operasi Amerika Serikat), karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2025. | Data for 2023 and 2024 does not include ACG
  (United States Operation), as the entity was acquired in 2024.




Data Karyawan [GRI 2-7] [GRI 405-1]                                                         Employee Data [GRI 2-7] [GRI 405-1]

Komposisi Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia, Operasi Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat
Gender and Age Range for Indonesia, Australia and United States Operations
                                                                     2023                                          2024                                      2025
                    Kategori
                    Category                            Karyawan               Persentase             Karyawan            Persentase             Karyawan              Persentase
                                                        Employees              Percentage             Employees           Percentage             Employees             Percentage
                                                                                  Indonesia
Gender | Gender
Pria | Male                                                     14.771                  97%                  13.608                   97%             10.517                   98%
Wanita | Female                                                   462                       3%                 407                     3%                 244                   2%
Total                                                           15.233                  100%               14.015                     100%            10.761                 100%
Usia | Age
<30                                                              5.804                  38%                   5.055                   36%                3.718                 35%
30-50                                                            9.083                  60%                   8.629                   62%                6.817                 63%
>50                                                               346                       2%                 331                     2%                 236                   2%
Total                                                           15.233                  100%               14.015                     100%            10.761                  100%
Jenis Pekerjaan | Employment Type
Permanen | Permanent                                            15.086                  98%                  13.794                   98%             10.677                   99%
Tidak Permanent | Non-permanent                                   147                       2%                 221                     2%                    84                 1%
Total                                                           15.233                  100%               14.015                     100%            10.761                  100%
                                                                                   Australia
Gender
Pria | Male                                                      1.263                  81%                   1.125                   80%                 959                  81%
Wanita | Female                                                   302                   19%                    281                    20%                 232                  19%
Total                                                            1.565                  100%                 1.406                    100%               1.191                100%
Usia | Age
<30                                                               283                   18%                    240                    17%                 191                  16%
30-50                                                             819                   52%                    699                    50%                 634                  53%
>50                                                               463                   30%                    467                    33%                 366                  31%




                                                             Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity                            183
Page 186
 Komposisi Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia, Operasi Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat
 Gender and Age Range for Indonesia, Australia and United States Operations
                                                              2023                                 2024                             2025
                   Kategori
                   Category                       Karyawan           Persentase        Karyawan           Persentase    Karyawan           Persentase
                                                  Employees          Percentage        Employees          Percentage    Employees          Percentage
 Total                                                    1.565             100%               1.406            100%             1.191            100%
 Jenis Pekerjaan | Employment Type
 Permanen | Permanent                                     1.462               93%              1.379              98%            1.191            100%
 Tidak Permanent | Non-permanent                            103               7%                 27                2%                -              0%
 Total                                                    1.565             100%               1.406             100%            1.191            100%
                                                                     Amerika Serikat
 Gender
 Pria | Male                                               N/A                N/A               N/A               N/A             127              91%
 Wanita | Female                                           N/A                N/A               N/A               N/A              12               9%
 Total                                                      N/A               N/A               N/A               N/A             139             100%
 Usia | Age
 <30                                                       N/A                N/A               N/A               N/A              27              19%
 30-50                                                     N/A                N/A               N/A               N/A              58              42%
 >50                                                       N/A                N/A               N/A               N/A              54              39%
 Total                                                      N/A               N/A               N/A               N/A             139             100%
 Jenis Pekerjaan | Employment Type
 Permanen | Permanent                                      N/A                N/A               N/A               N/A             139             100%
 Tidak Permanent | Non-permanent                           N/A                N/A               N/A               N/A                -              0%
 Total                                                      N/A               N/A               N/A               N/A             139             100%
                                                              Terkonsolidasi | Consolidated
 Gender
 Pria | Male                                             16.034               95%             14.733              95%           11.603             96%
 Wanita | Female                                            764               5%                688                5%             488               4%
 Total                                                  16.798              100%              15.421             100%           12.091            100%
 Usia | Age
 <30                                                      6.087               36%              5.295              34%            3.936             33%
 30-50                                                    9.902               59%              9.328              61%            7.509             62%
 >50                                                        809               5%                798                5%             646               5%
 Total                                                  16.798              100%              15.421             100%           12.091            100%
 Jenis Pekerjaan | Employment Type
 Permanen | Permanent                                    16.548               98%             15.173              98%           12.007             99%
 Tidak Permanent | Non-permanent                            250               2%                248                2%              84               1%
 Total                                                  16.798              100%              15.421             100%           12.091            100%
 Catatan | Remark:
 • Persentase dihitung berdasarkan pembagian jumlah pada setiap kategori terhadap total jumlah karyawan pada tahun berjalan.
 • Data tahun 2023 dan 2024 tidak mencakup ACG (Operasi Amerika Serikat), karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2025.
 • Percentages are derived from the division of each category to the total employees in the current year.
 • Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity was acquired in 2025.



Meskipun menghadapi berbagai tantangan melekat dalam                              Despite the inherent challenges of mining operations, often
kegiatan pertambangan, yang umumnya ditandai oleh lokasi                          characterized by remote locations, physically demanding
operasional yang terpencil, tuntutan pekerjaan fisik yang                         work, and traditionally male-dominated workforce,
tinggi, serta karakteristik tenaga kerja yang secara tradisional                  the Company remains firmly committed to advancing
didominasi oleh laki-laki, Perseroan tetap berkomitmen kuat                       gender diversity across all levels of the organization. It
untuk mendorong peningkatan keberagaman gender di                                 acknowledges the structural and cultural barriers that have
seluruh jenjang organisasi. Perseroan menyadari adanya                            historically limited women’s participation in the mining
hambatan struktural dan budaya yang secara historis                               sector and is actively addressing these challenges through
membatasi partisipasi perempuan di sektor pertambangan,                           inclusive policies and initiatives designed to promote equal
serta secara aktif menanggapi tantangan tersebut melalui                          opportunity.
penerapan kebijakan dan inisiatif yang inklusif guna
mempromosikan kesetaraan kesempatan.


184            Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 187
                                                                                                                                  Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                                Environmental Stewardship




Komitmen Perseroan terhadap pengembangan dan                                   The Company’s commitment to developing and advancing
kemajuan talenta perempuan tercermin pada tingkat                              female talent is evident at the leadership level, where
kepemimpinan, di mana perempuan saat ini mewakili                              women currently represent 21% of director-level positions.
21% posisi setingkat direktur. Capaian ini menegaskan                          This representation underscores the Company’s belief
keyakinan Perseroan bahwa kepemimpinan yang beragam                            that diverse leadership enhances decision-making and
dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan                          organizational resilience and reaffirms its long-term
ketahanan organisasi, sekaligus menegaskan komitmen                            commitment to fostering a more equitable and inclusive
jangka panjang Perseroan dalam menciptakan lingkungan                          workplace, even amid industry-wide challenges.
kerja yang lebih adil dan inklusif, di tengah berbagai
tantangan industri.

Kategori Karyawan                                                              Employee Category

Jumlah Karyawan Berdasarkan Kategori Karyawan
Number of Employees Based on Employee Category

             Kategori Karyawan                                  2023                                   2024                             2025
             Employee Category                   Pria | Male      Wanita | Female       Pria | Male     Wanita | Female   Pria | Male    Wanita | Female
                                                                        Indonesia
Manajemen Senior | Senior Management                      15                        5            15                   6            15                  8
Manajemen Menengah | Middle Management                   340                    59              322                  60           260                 55
Staff                                                 14.416                   398            13.271                341        10.242                181
Total                                                 14.771                   462            13.608                407       10.517                 244
                                                                        Australia
Manajemen Senior | Senior Management                        5                       2            11                   3             2                  0
Manajemen Menengah | Middle Management                    51                    13               32                   8            45                 10
Staff                                                  1.207                   287             1.082                270           912                222
Total                                                  1.253                   302             1.125                281           959                232
                                                                Total Indonesia & Australia
Manajemen Senior | Senior Management                      20                        7            26                   9            17                  8
Manajemen Menengah | Middle Management                   391                    72              354                  68           305                 65
Staff                                                 15.623                   685            14.353                611        11.154                403
Total                                                 16.024                   764            14.733                688       11.476                 476
                                                                    Amerika Serikat*
Manajemen Senior | Senior Management                     N/A                   N/A              N/A                N/A                                 5
Manajemen Menengah | Middle Management                   N/A                   N/A              N/A                N/A                                27
Staff                                                    N/A                   N/A              N/A                N/A                               107
Total                                                    N/A                   N/A              N/A                 N/A                              139
Catatan | Remark: :
• Data tahun 2023 dan 2024 tidak mencakup ACG (Operasi Amerika Serikat), karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2024. Data karyawan ACG tahun
   2025 berdasarkan kategori karyawan menurut gender belum memadai. Data karyawan ACG berdasarkan kategori karyawan menurut jenjang jabatan
   akan diungkapkan mulai tahun 2026 dan seterusnya.
   Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity was acquired in 2024. ACG 2025 employee data based on employee
   category by gender is not insufficient. Employee data based on employee category by level for ACG will be disclosed for 2026 onwards.

Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan [OJK c.3]                              Employee By Education [OJK c.3]
Perseroan mempekerjakan karyawan dengan latar belakang                         The Company employs individuals from a diverse range of
pendidikan yang beragam. Dari seluruh karyawan pada                            educational background. Of all employees in Indonesia’s
operasional Perseroan di Indonesia pada tahun 2025, 1%                         operations in 2025, 1% are middle school graduates, 83% are
lulusan sekolah menengah pertama, 83% lulusan sekolah                          high school graduates, 6% are vocational school graduates,
menengah atas, 6% lulusan sekolah menengah kejuruan,                           10% are bachelor’s degree holders, and 1% have a master’s
10% lulusan program sarjana, dan 1% lulusan program                            degree.
magister.

Entitas anak Perseroan di Australia dan Amerika Serikat                        The Company’s subsidiaries in Australia and US does not
tidak mencatat data tingkat pendidikan karyawan.                               record their employees’ educational background.

Rekrutmen dan Tingkat Perputaran Karyawan [GRI 401-1]                          Employee Recruitment and Turnover [GRI 401-1]
Perseroan menerapkan praktik terbaik industri dalam                            The Company adheres to industry best practices in its
proses rekrutmen dengan mengutamakan mobilitas                                 recruitment processes, prioritizing internal mobility and


                                                     Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity          185
Page 188
internal dan pengembangan karier secara organik apabila                        organic career progression when possible. For external
memungkinkan. Untuk rekrutmen eksternal, Perseroan                             recruitment, it maintains a transparent and objective
menerapkan proses seleksi yang transparan dan objektif,                        selection process, that evaluates all candidates fairly and
dengan menilai seluruh kandidat secara adil dan setara                         equitably based on their qualifications, experience and
berdasarkan kualifikasi, pengalaman, dan potensi.                              potential.

Untuk mendukung pengembangan tenaga kerja, khususnya                           To support workforce development, particularly the
operator dan mekanik, Perseroan terus berinvestasi                             Company’s operators and mechanics, the Company
dalam program BISA Ruang Vokasi (BRV) yang dijalankan                          continues to invest in the BISA Ruang Vokasi (BRV)
oleh BIRU. Program ini mengintegrasikan pembelajaran                           program, run by the Company’s sister socio-enterprise,
berbasis industri ke dalam kurikulum sekolah menengah                          BIRU. This initiative integrates industry-based learning into
kejuruan, sehingga menjembatani kesenjangan antara dunia                       the curriculum of vocational high schools, bridging the
pendidikan dan industri melalui penyediaan pengalaman                          gap between education and industry by providing students
praktik langsung yang selaras dengan kebutuhan tenaga                          with practical, hands-on experience aligned with workforce
kerja.                                                                         requirements.

BUMA Australia menjaga integritas proses onboarding                            BUMA Australia maintains integrity of its onboarding process
melalui penerapan berkelanjutan modul Success Factors.                         through the continued implementation of SuccessFactors
Platform ini memungkinkan karyawan baru untuk menerima                         module. This platform enables new hires to accept offers,
penawaran kerja, mengisi data pribadi, serta mengakses                         input personal details, and access key company resources,
sumber daya Perseroan, termasuk Visi dan Nilai Perseroan,                      such as the Company’s Vision and Values, policies, Referral
kebijakan, Program Rujukan (Referral Program), dan Life                        Program, and Life @ BUMA, prior to their first day, supporting
@ BUMA, sebelum hari pertama bekerja. Pendekatan ini                           a smooth and informed transition into the organization. [GRI
mendukung proses transisi yang lancar dan terinformasi ke                      3-3]
dalam organisasi. [GRI 3-3]

Rekrutmen Karyawan                                                             Employee Recruitment

Rekrutmen Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia
Employee Recruitment Based on Gender and Age
                                                    2023                                    2024                                  2025
              Kategori
              Category                 Karyawan            Persentase           Karyawan           Persentase        Karyawan            Persentase
                                       Employees           Percentage           Employees          Percentage        Employees           Percentage
                                                                        Indonesia
Gender
Pria | Male                                     1.448                95%               1.101               96%               416                 95%
Wanita | Female                                    70                   5%                  46                  4%                5                   5%
Total                                           1.518              100%                1.147              100%               421                100%
Usia | Age
<30                                             1.020                67%                 709               62%               280                 65%
30-50                                             483                32%                 428               37%               140                 34%
>50                                                15                   1%                  10                  1%                1                   1%
Total                                           1.518              100%                1.147              100%               421                100%
                                                                         Australia
Gender
Pria | Male                                       613                77%                 409              78,5%              251                 76%
Wanita | Female                                   188                23%                 112              21,5%                  78              24%
Total                                            801               100%                  521              100%               329                100%
Usia
<30                                               183                23%                 111              21,3%                  83              25%
30-50                                             430                54%                 265              50,9%              183                 55%
>50                                               188                23%                 145              27,8%                  63              20%
Total                                            801               100%                  521              100%               329                100%




186           Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 189
                                                                                                                                  Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                                Environmental Stewardship




Rekrutmen Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia
Employee Recruitment Based on Gender and Age
                                                  2023                                        2024                                  2025
              Kategori
              Category                Karyawan              Persentase          Karyawan             Persentase         Karyawan           Persentase
                                      Employees             Percentage          Employees            Percentage         Employees          Percentage
                                                                     Amerika Serikat
Gender
Pria | Male                              N/A                   N/A                 N/A                  N/A                       105              92%
Wanita | Female                          N/A                   N/A                 N/A                  N/A                          9                  8%
Total                                    N/A                   N/A                 N/A                  N/A                       114             100%
Usia | Age
<30                                      N/A                   N/A                 N/A                  N/A                         39             35%
30-50                                    N/A                   N/A                 N/A                  N/A                         54             47%
>50                                      N/A                   N/A                 N/A                  N/A                         21             18%
Total                                    N/A                   N/A                 N/A                  N/A                       114             100%
                                                              Terkonsolidasi | Consolidated
Gender
Pria | Male                                    2.061                  89%                1.510                90,5                772              88%
Wanita | Female                                 258                   11%                 158                     9,5               92             12%
Total                                          2.319                 100%                1,668                100%                864             100%
Usia | Age
<30                                            1.230                  52%                 820                 50%                 402              46%
30-50                                           913                   39%                 693                 41%                 377              44%
>50                                             203                      9%               155                     9%                85             10%
Total                                          2.319                 100%                1,668                100%                864             100%
Catatan | Remark:
• Data for 2023 and 2024 does not include ACG (Amerika Serikat Operation), as the entity was acquired in 2025. The Data from ACG will be consolidated
  from the date of acquisition onward | Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity was acquired in 2024.



Perseroan juga sepenuhnya mendukung pengembangan                               The Company also fully supports local economic
ekonomi lokal dengan merekrut karyawan dari masyarakat                         development by hiring employees from the communities
di sekitar wilayah operasionalnya. Pada tahun 2025, 35%                        surrounding its site. In 2025, 35% of senior management in
manajemen senior di kantor pusat dan 22% manajemen                             headquarter and 22% of senior management at the sites are
senior di lokasi operasional berasal dari komunitas lokal.                     hired from local communities. In the future, we will expand
Ke depan, Perseroan akan memperluas pemantauan untuk                           our monitoring to also include the proportion of overall
mencakup proporsi seluruh karyawan yang direkrut dari                          employees. [GRI 202-2]
komunitas lokal. [GRI 202-2]

Perputaran Karyawan (Employee Turnover)                                        Employee Turnover
Pada tahun 2025, terjadi peningkatan signifikan tingkat                        In 2025, there was a significant increase in turnover rate in
perputaran karyawan di Perseroan. Kondisi ini terutama                         the Company. This is primarily due to the planned ramp down
disebabkan oleh rencana penurunan bertahap (ramp                               of several sites under the Company’s operation in Indonesia
down) sejumlah lokasi operasional di BUMA Indonesia dan                        and Australia, where contracts are approaching expiration.
Australia, seiring dengan mendekatnya masa akhir kontrak.                      As these projects conclude, workforce adjustments are a
Seiring berakhirnya proyek-proyek tersebut, penyesuaian                        necessary part of the transition. The Company remains firmly
tenaga kerja menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari                        committed to the principles of a just transition even as it
proses transisi. Perseroan tetap berkomitmen kuat terhadap                     continues to pursue growth and expansion opportunities. All
prinsip transisi yang adil (just transition), sembari terus                    employment terminations are conducted in full compliance
mengejar peluang pertumbuhan dan ekspansi. Seluruh                             with applicable laws and regulations, with a strong emphasis
pengakhiran hubungan kerja dilakukan sesuai dengan                             on fair treatment and employee support. Through BIRU
peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan                              TalentHub, the Company further assists affected employees
menekankan perlakuan yang adil serta dukungan bagi                             by providing career guidance, job-matching services, and
karyawan terdampak. Melalui BIRU TalentHub, Perseroan                          access to skills development resources, supporting their
memberikan dukungan tambahan berupa bimbingan karier,                          transition into new employment opportunities.
layanan pencocokan pekerjaan, serta akses ke sumber daya
pengembangan keterampilan, guna membantu karyawan
bertransisi ke peluang kerja baru.


                                                       Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity       187
Page 190
Perputaran Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia
Employee Turnover Based on Gender and Age
                                                             2023                                 2024                             2025
                  Kategori
                  Category                       Karyawan           Persentase        Karyawan           Persentase    Karyawan           Persentase
                                                 Employees          Percentage        Employees          Percentage    Employees          Percentage
                                                                       Indonesia
Gender
Pria | Male                                              1.500              95%              2.256               96%         3.539                95%
Wanita | Female                                             72               5%                 89                4%          164                  5%
Total                                                    1.572             100%              2.345             100%          3.703              100%
Usia | Age
<30                                                        556              35%               585                25%          885                 24%
30-50                                                      924              59%              1.566               67%         2.588                70%
>50                                                         92               6%               194                 8%          230                  6%
Total                                                    1.572             100%              2.345              100%         3.703               100%
                                                                        Australia
Gender
Pria | Male                                                305              78%               482              79,3%          399                 76%
Wanita | Female                                             85              22%               126              20,7%          125                 24%
Total                                                      390             100%               608               100%          524                100%
Usia | Age
<30                                                         61              16%               112              18,4%          105                 20%
30-50                                                      220              56%               309              50,8%          238                 45%
>50                                                        109              28%               187              30,7%          181                 35%
Total                                                      390             100%               608               100%          524                100%
                                                                    Amerika Serikat
Gender
Pria | Male                                                N/A              N/A               N/A                N/A          169                 97%
Wanita | Female                                            N/A              N/A               N/A                N/A               4               3%
Total                                                      N/A              N/A               N/A                N/A          173                100%
Usia | Age
<30                                                        N/A              N/A               N/A                N/A          N/A                 N/A
30-50                                                      N/A              N/A               N/A                N/A          N/A                 N/A
>50                                                        N/A              N/A               N/A                N/A          N/A                 N/A
Total                                                      N/A              N/A               N/A                N/A          N/A                 N/A
                                                             Terkonsolidasi | Consolidated
Gender
Pria | Male                                              1.805              92%              2.738               93%         4.107                93%
Wanita | Female                                            157               8%               215                 7%          293                  7%
Total                                                    1.962             100%              2.953              100%         4.400               100%
Usia | Age
<30                                                        617              32%               697                24%          990                 23%
30-50                                                    1.144              58%              1.875               64%         2.826                67%
>50                                                        201              10%               381                12%          411                 10%
Total                                                    1.962             100%              2.953              100%         4.400               100%
Catatan | Remark:
• Data tahun 2023 dan 2024 tidak mencakup ACG (operasional Amerika Serikat), karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2025. Data ACG akan
   dikonsolidasikan sejak tanggal akuisisi.
• Rincian tingkat perputaran karyawan berdasarkan kelompok usia untuk operasional Amerika Serikat pada tahun 2025 belum tersedia.
• Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity was acquired in 2024.
• The turnover rate breaks down by age in 2025 from United States Operation are not available
• Consolidated data per age group does not include US number.




188           Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 191
                                                                                                                        Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                      Environmental Stewardship




Tingkat Rekrutmen dan Perputaran Karyawan
Employee Recruitment & Turnover Rate
                    Keterangan                                                                                                   2025
                                                      Unit                     2023                     2024
                    Description
                                                              Indonesia
Total Rekrutmen Karyawan (a)                         Orang
                                                                                       1.518                    1.147                     421
Total Employee Recruitment (a)                       Person
Total Perputaran Karyawan (b)                        Orang
                                                                                       1.572                    2.345                    3.703
Total Employee Turnover (b)                          Person
Total Karyawan pada Akhir (c)                        Orang
                                                                                      15.339                   14.131                   10.761
Total Employees at the end of the year (c)           Person
Tingkat Rekrutmen Karyawan (a/c*100)
                                                       %                                9,9%                      8,1%                   3,9%
Employee Recruitment Rate (a/c*100)
Rasio Pergantian Karyawan (b/c*100)
                                                       %                               10,2%                    16,6%                   34,4%
Employee Turnover Ratio (b/c*100)
                                                              Australia
Total Rekrutmen Karyawan (a)                         Orang
                                                                                         801                      521                     329
Total Employee Recruitment (a)                       Person
Total Perputaran Karyawan (b)                        Orang
                                                                                         390                      608                     524
Total Employee Turnover (b)                          Person
Total Karyawan pada Akhir (c)                        Orang
                                                                                       1.565                     1.406                   1.191
Total Employees at the end of the year (c)           Person
Tingkat Rekrutmen Karyawan (a/c*100)
                                                       %                                 51%                      37%                     28%
Employee Recruitment Rate (a/c*100)
Rasio Pergantian Karyawan (b/c*100)
                                                       %                                 25%                      43%                     44%
Employee Turnover Ratio (b/c*100)
                                                   Amerika Serikat | United States
Total Rekrutmen Karyawan (a)                         Orang                               N/A                      N/A                     114
Total Employee Recruitment (a)                       Person
Total Perputaran Karyawan (b)                        Orang                               N/A                      N/A                     173
Total Employee Turnover (b)                          Person
Total Karyawan pada Akhir (c)                        Orang                               N/A                      N/A                     139
Total Employees at the end of the year (c)           Person
Tingkat Rekrutmen Karyawan (a/c*100)                                                     N/A                      N/A                     82%
                                                       %
Employee Recruitment Rate (a/c*100)
Rasio Pergantian Karyawan (b/c*100)                                                      N/A                      N/A                    125%
                                                       %
Employee Turnover Ratio (b/c*100)
                                                    Terkonsolidasi | Consolidated
Total Rekrutmen Karyawan (a)                         Orang
                                                                                       2.319                     1.668                    864
Total Employee Recruitment (a)                       Person
Total Perputaran Karyawan (b)                        Orang
                                                                                       1.962                     2.953                   4.400
Total Employee Turnover (b)                          Person
Total Karyawan pada Akhir (c)                        Orang
                                                                                      16.904                   15.537                   12.091
Total Employees at the end of the year (c)           Person
Tingkat Rekrutmen Karyawan (a/c*100)
                                                       %                                 13%                    10,7%                      7%
Employee Recruitment Rate (a/c*100)
Rasio Pergantian Karyawan (b/c*100)
                                                       %                                 11%                      19%                     36%
Employee Turnover Ratio (b/c*100)



Fasilitas, Manfaat, dan Remunerasi [GRI 401-2]                       Facilities, Benefits, and Remuneration [GRI 401-2]
Perseroan berkomitmen terhadap kesejahteraan karyawan                The Company is dedicated to employee well-being and
dan menyediakan berbagai manfaat untuk mendukung                     offers a range of benefits to support employee loyalty and
loyalitas serta produktivitas karyawan. Fasilitas dan                productivity. These benefits include:
manfaat tersebut meliputi:




                                             Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity       189
Page 192
Facilities, Benefits, and Remuneration
Facilities, Benefits, and Remuneration
                    Jenis Benefit                                     Wilayah Operasi Indonesia                         Wilayah Operasi Australia
                   Type of Benefits                                   Indonesia Operating Area                          Australia Operating Area
Asuransi Jiwa                                            √ (Berlaku)                                            X (Tidak Berlaku)
Life Insurance                                             (Applicable)                                           (Not Applicable)
Perawatan Kesehatan                                      √ (Berlaku)                                            X (Tidak Berlaku)
Healthcare                                                 (Applicable)                                           (Not Applicable)
Cakupan Disabilitas dan Kecacatan                        √ (Berlaku)                                            X (Tidak Berlaku)
Disability and Invalidity Coverage                         (Applicable)                                           (Not Applicable)
Cuti Orang Tua                                           √ (Berlaku)                                            √ (Berlaku)
Parental Leave                                             (Applicable)                                           (Applicable)
Ketentuan Pensiun                                        √ (Berlaku)                                            √ (Berlaku)
Retirement Provision                                       (Applicable)                                           (Applicable)
                                                         √ (Applicable for permanent employee with specific     X (Tidak Berlaku)
Kepemilikan Saham                                          level and tenure)                                      (Not Applicable)
Stock Ownership                                            (Applicable for permanent employee with specific
                                                           level and tenure)
Asuransi Kesehatan                                       √ (Berlaku)                                            √ (Berlaku)
Health Insurance                                           (Applicable)                                           (Applicable)
Tunjangan Pernikahan                                     √ (Berlaku)                                            X (Tidak Berlaku)
Marriage Benefit                                           (Applicable)                                           (Not Applicable)
Tunjangan Duka                                           √ (Berlaku)                                            X (Tidak Berlaku)
Grief Benefit                                              (Applicable)                                           (Not Applicable)
Tunjangan Bencana                                        √ (Berlaku)                                            X (Tidak Berlaku)
Disaster Benefit                                           (Applicable)                                           (Not Applicable)
Tunjangan Hari Raya (THR)                                √ (Berlaku)                                            X (Tidak Berlaku)
Holiday Allowance (THR)                                    (Applicable)                                           (Not Applicable)
Tunjangan Kesejahteraan                                  X (Tidak Berlaku)                                      X (Tidak Berlaku)
Welfare Allowance                                          (Not Applicable)                                       (Not Applicable)
Tunjangan Cuti                                           √ (Berlaku)                                            X (Tidak Berlaku)
Leave Allowance                                            (Applicable)                                           (Not Applicable)
Tunjangan Pajak Penghasilan                              X (Tidak Berlaku)                                      X (Tidak Berlaku)
Income Tax Allowance                                       (Not Applicable)                                       (Not Applicable)
Tunjangan Perumahan                                      √ (Berlaku, kecuali HO, BRC, dan INFRA)                √ (Berlaku)
Housing Allowance                                          (Except HO, BRC, and INFRA)                            (Applicable)
Tunjangan Transportasi                                   √ (Berlaku, kecuali HO dan BRC)                        X (Tidak Berlaku)
Transportation Allowance                                   (Except HO and BRC)                                    (Not Applicable)
Tunjangan Makan                                         √ (Berlaku, kecuali HO, BRC, dan INFRA)                 X (Tidak Berlaku)
Meal Allowance                                            (Except HO, BRC, and INFRA)                             (Not Applicable)
Catatan:
• Skema ini berlaku di seluruh Perseroan dan entitas anak.
• Kepemilikan saham berlaku bagi karyawan tetap dengan tingkat jabatan dan masa kerja tertentu.
• ADT, SDJ, IPR, IBP, LATI, BINSUA, dan PKP berlokasi di wilayah Kalimantan dan dikategorikan sebagai lokasi kerja (job sites).
• Lokasi kerja IPR dan PKP diklasifikasikan sebagai wilayah terpencil, sehingga seluruh pekerja—baik lokal maupun non-lokal—tinggal di area mess.
• Lokasi BRC berada di Kalimantan dan berfungsi sebagai kantor perwakilan dari Kantor Pusat.

Note:
• This scheme is applicable across the Company and its subsidiary.
• Stock Ownership is applicable for permanent employee with specific level and tenure
• ADT, SDJ, IPR, IBP, LATI, BINSUA, and PKP are located in the Kalimantan area and are categorized as job sites.
• The IPR & PKP job sites are classified as remote areas, meaning all workers, both local and non-local, stay in the Mess area.
• The BRC location is in Kalimantan and serves as a representative office of the Head Office.




190          Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 193
                                                                                                                                  Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                                Environmental Stewardship




Mendorong Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Fostering Health and Safety
[GRI 403] [OJK F.21]



Lingkungan Kerja yang Aman                                                      Safe Working Environment
Keselamatan karyawan tetap menjadi prioritas utama bagi                         Employees’ safety remains a fundamental priority for the
Perseroan. Pada tahun 2025, ketika Perseroan mengalami                          Company. In 2025, the Company experienced one fatal
satu insiden fatal. Segera setelah kejadian tersebut,                           incident. Immediately following the incident, a thorough
Perseroan melakukan investigasi menyeluruh untuk                                investigation was conducted to identify root causes and
mengidentifikasi akar penyebab dan faktor-faktor yang                           contributing factors, and corrective actions were promptly
berkontribusi, serta segera menerapkan tindakan perbaikan.                      implemented. These actions included strengthening
Tindakan tersebut mencakup penguatan pengendalian                               critical controls, reinforcing safety procedures, enhancing
risiko kritis, penegasan prosedur keselamatan, peningkatan                      supervision, and ensuring lessons learned were
pengawasan, serta memastikan pembelajaran dari insiden                          communicated and embedded across operations. This
dikomunikasikan dan diintegrasikan ke seluruh kegiatan                          approach reflects the Company’s accountability and its
operasional. Pendekatan ini mencerminkan akuntabilitas                          commitment to learning from incidents to strengthen its
Perseroan dan komitmennya untuk belajar dari setiap                             safety management practices.
insiden guna memperkuat praktik manajemen keselamatan.

Dampak dari insiden tersebut tercermin dalam indikator                          The impact of this incident is reflected in the Company’s
kinerja keselamatan Perseroan, di mana Tingkat Frekuensi                        safety performance indicators, with the Lost Time Injury
Cedera yang Mengakibatkan Kehilangan Waktu Kerja (LTIFR)                        Frequency Rate (LTIFR) increasing from 0.05 in 2024 to
meningkat dari 0,05 pada tahun 2024 menjadi 0,10 pada                           0.10 in 2025, and the Total Recordable Injury Frequency
tahun 2025, serta Tingkat Frekuensi Cedera Tercatat Total                       Rate (TRIFR) rising from 0.20 to 0.31 over the same period.
(TRIFR) naik dari 0,20 menjadi 0,31 pada periode yang sama.                     While this represents a setback compared to the previous
Meskipun hal ini merupakan kemunduran dibandingkan                              year, management has treated the outcome as a catalyst
tahun sebelumnya, manajemen memandang hasil                                     for reinforcing a more disciplined and sustainable safety
tersebut sebagai pemicu untuk memperkuat pendekatan                             approach.
keselamatan yang lebih disiplin dan berkelanjutan.

Sebagai respons, Perseroan mempertegas fokusnya dalam                           In response, the Company has strengthened its focus to face
menghadapi tantangan tahun 2026 dengan menitikberatkan                          the challenges in 2026 focusing on leadership presence
pada kehadiran kepemimpinan di lapangan, verifikasi                             in the field, critical risk control verification, frontline risk
pengendalian risiko kritis, pengenalan risiko di tingkat                        recognition, and structured incident learning, ensuring
operasional, serta pembelajaran insiden yang terstruktur.                       that proactive safety actions are practical, consistently
Upaya ini bertujuan untuk memastikan bahwa tindakan                             implemented, and embedded into daily operations to support
keselamatan yang bersifat proaktif bersifat praktis,                            continuous improvement and a safer working environment.
diterapkan secara konsisten, dan terintegrasi dalam
aktivitas operasional sehari-hari guna mendukung perbaikan
berkelanjutan dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih
aman.

 LTIFR dan TRIFR Tahun 2023–2025
 LTIFR And TRIR Throughout The Year Of 2023-2025

                                                                                                2023                  2024                      2025

 Tingkat Cedera Kerja Berat, Tidak Termasuk Fatalitas (LTIFR)
                                                                                                0.07                   0.05                     0.1
 Rate of High-Consequence Work-Related Injuries, Excluding Fatalities (LTIFR)
 Tingkat Cedera Kerja Tercatat (TRIFR)
                                                                                                0.26                    0.2                     0.31
 Rate of Recordable Work-Related Injuries (TRIFR)



Kesehatan dan Keselamatan Karyawan [OJK F.21]                                   Employee Health and Safety [ [OJK F.21]
Sektor pertambangan, khususnya kegiatan tambang terbuka                         The mining sector, particularly open-pit operations, involves
(open-pit), memiliki berbagai risiko inheren, antara lain                       inherent risks such as high accident rates, slope collapses,
tingkat kecelakaan yang tinggi, potensi longsoran lereng,                       vehicle accidents, exposure to hazardous dust and gases,
kecelakaan kendaraan, paparan debu dan gas berbahaya,                           waste leakage, and fall hazards. Workers may also face
kebocoran limbah, serta risiko jatuh. Selain itu, pekerja juga                  extreme weather conditions, including heavy rain or intense
dapat menghadapi kondisi cuaca ekstrem, seperti hujan                           heat.
lebat atau panas yang intens.

                                                       Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity          191
Page 194
Untuk mengatasi tantangan tersebut serta menegaskan                        To address these challenges and demonstrate its
komitmennya terhadap keselamatan dan kesehatan kerja                       commitment to workplace safety, health, and environmental
serta pengelolaan lingkungan, Perseroan secara konsisten                   stewardship, the Company strictly follows its health and
menerapkan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja                       safety policies in both Indonesia and Australia. These
yang ketat di seluruh operasionalnya di Indonesia dan                      policies ensure the implementation of comprehensive
Australia. Kebijakan ini memastikan penerapan program                      workplace safety and health programs at every stage of
keselamatan dan kesehatan kerja yang komprehensif                          operations, before, during, and after work, with a goal to
pada setiap tahapan kegiatan, sebelum, selama, dan                         maintain a safe, efficient, and productive work environment
setelah pekerjaan, dengan tujuan menciptakan lingkungan                    while complying with all relevant laws and regulations.
kerja yang aman, efisien, dan produktif, serta memastikan
kepatuhan terhadap seluruh peraturan perundang-undangan
yang berlaku.

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan                             Occupational Health and Safety (OHS) is a top priority
prioritas utama bagi Perseroan. Perseroan secara proaktif                  for the company. It proactively identifies, assesses, and
mengidentifikasi, menilai, dan memitigasi berbagai risiko,                 mitigates risks, complemented by ongoing OHS training
yang didukung oleh pelatihan K3 yang berkelanjutan serta                   and strict adherence to safety standards for equipment and
penerapan standar keselamatan yang ketat terhadap                          work environments. Effective OHS management safeguards
peralatan dan lingkungan kerja. Pengelolaan K3 yang                        the wellbeing of employees, business partners, and visitors
efektif bertujuan untuk melindungi kesejahteraan karyawan,                 across the Company’s operational areas. The Company’s
mitra bisnis, dan pengunjung di seluruh area operasional                   Occupational Health and Safety Management System
Perseroan. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan                      (OHSMS) serves as the foundation for maintaining a safe
Kerja (SMK3/OHSMS) Perseroan menjadi landasan utama                        workplace while achieving operational excellence. [GRI 403-
dalam menjaga lingkungan kerja yang aman sekaligus                         1]
mendukung pencapaian keunggulan operasional. [GRI 403-
1]

penerapan praktik terbaik internasional. Di Indonesia,                     The Company’s OHSMS is built on strict regulatory
operasional Perseroan mengikuti pedoman Sistem                             compliance and international best practices. In Indonesia,
Manajemen Keselamatan Pertambangan sebagaimana                             operations adhere to the Mining Safety Management
diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya                      System guidelines under the Minister of Energy and Mineral
Mineral Nomor 38 Tahun 2014 serta Pedoman Pelaksanaan                      Resources Regulation No. 38 of 2014 and the Good Mining
Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik (Good Mining                          Practice Implementation Guidelines under Regulation
Practice) berdasarkan Peraturan Nomor 1827 Tahun                           No. 1827 of 2018. The system is also certified under ISO
2018. Sistem ini juga telah tersertifikasi ISO 45001:2018                  45001:2018 for OHS management and ISO 14001:2015
untuk manajemen K3 dan ISO 14001:2015 untuk sistem                         for environmental management systems, underpinning the
manajemen lingkungan, yang mencerminkan komitmen                           company’s dedication to meeting global standards.
Perseroan dalam memenuhi standar global.

Di Australia, BUMA Australia mengoperasikan Sistem                         In Australia, BUMA Australia operates a comprehensive
Manajemen K3 yang komprehensif dan selaras dengan                          OHSMS aligned with international best practices and ISO
praktik terbaik internasional serta telah tersertifikasi                   45001 certified, ensuring systematic risk management, a
ISO 45001. Sistem ini memastikan pengelolaan risiko                        strong safety culture, and continuous improvement in line
yang sistematis, penguatan budaya keselamatan, serta                       with the Queensland Coal Mining Safety and Health Act and
peningkatan berkelanjutan yang sejalan dengan Queensland                   Regulation 2017Queensland Coal Mining Safety and Health
Coal Mining Safety and Health Act dan Regulation Tahun                     Act and Regulation of 2017.
2017.

Dalam operasional Perseroan di Indonesia, Perseroan                        In its Indonesian operation, the Company continues to
secara berkelanjutan menetapkan dan mengupayakan                           establish and pursue short-term OHS performance targets,
pencapaian target kinerja K3 jangka pendek sebagai berikut                 as outlined below:




192        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 195
                                                                                                                                     Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                                   Environmental Stewardship




 Target Jangka Pendek K3
 Short Term OHS Targets
    Kategori
                             2024                              2025                                                   2026
    Category
                 •   Pencapaian target            •   Peningkatan bertahap          Target K3 Jangka Pendek Tahun 2026 (4 Fokus Utama)
                     awal Program Safety              tingkat kematangan            • FU 1 – Kepemimpinan untuk Produksi yang Aman: Memperkuat
                     Maturity Model (SMM)             keselamatan menuju               kematangan keselamatan secara proaktif melalui budaya pelaporan
                     dan keselarasan dengan           level proaktif serta             yang telah terbangun dan keterlibatan aktif pimpinan, yang didukung
                     regulasi Indonesia               konsistensi penerapan            oleh dasbor pemetaan keselamatan secara real-time.
                 •   Penyusunan profil risiko         SMM                           • FU 2 – Pengendalian Risiko Kritis: Meningkatkan efektivitas
                     per area operasional         •   Pencapaian analitik              pengendalian melalui pemantauan real-time cakupan inspeksi P1
                 •   Integrasi teknologi              prediktif berbasis profil        serta integrasi DOP–IoT dalam Critical Risk Assessment (CRA),
                     keselamatan                      risiko                           yang didukung oleh analisis tren insiden secara terstruktur untuk
  Keselamatan                                                                          mengidentifikasi faktor penggerak risiko utama.
     Safety      •   Achievement of the initial   •   Increasing safety             • FU 3 – Respons dan Pembelajaran Insiden:
                     target of Safety Maturity        maturity level gradually to      Meningkatkan kecepatan respons dan pencegahan melalui analisis
                     Model (SMM) Program              proactive level & maintain       tren insiden yang sistematis, investigasi yang tepat waktu, serta
                     and alignment to                 consistency of Safety            pembelajaran terstruktur guna mendukung perbaikan berkelanjutan.
                     Indonesia’s Regulation           Maturity Model (SMM)          • FU 4 – Pengenalan Risiko di Lini Terdepan: Memperkuat deteksi dini
                 •   Establishment of risk            Interpretation                   risiko melalui pemetaan profil operator secara bulanan berdasarkan
                     profiling per operational    •   Achievement of                   parameter perilaku, operasional, dan kesehatan yang telah ditetapkan,
                     area                             predictive analytics             serta didukung oleh peningkatan pemantauan kesehatan termasuk
                 •   Integration of safety            based on risk profile            kategorisasi risiko penyakit kardiovaskular (CVD) berdasarkan data
                     technology                                                        Medical Check-Up (MCU).
                 •   Penyusunan profil            •   Pencapaian profil
                                                                                    2026 OHS ShortTerm Targets (4 Key Focus)
                     kelelahan dan kesehatan          kelelahan dan kesehatan
                                                                                    • KF 1 – Leadership for Safe Production:
                 •   Optimalisasi peran               untuk mencegah insiden
                                                                                       Strengthen proactive safety maturity through an established reporting
                     konselor sebaya                  terkait kelelahan dan
   Kesehatan                                                                           culture and active leadership engagement supported by realtime
                 •   Penerapan alat personal          penyakit akibat kerja
     Health                                                                            safety profiling dashboards.
                     dimension                    •   Penguatan budaya
                                                                                    • KF 2 – Critical Risk Control:
                 •   Program kebugaran fisik          kesehatan
                                                                                       Enhance control effectiveness through realtime monitoring of P1
                 ‌
                                                                                       inspection coverage and DOP–IoT CRA integration, supported by
                                                                                       structured incident trend analysis to identify key risk drivers. KF 3 –
                 •   Establishment of fatigue     •   Achievement of fatigue           Incident Response and Learning:
                     and health profiling             and health profiling             Improve responsiveness and prevention through systematic incident
                 •   Peer counsellor                  to prevent fatigue-              trend analysis, timely investigation, and structured learning to support
                     optimization                     related incidents and            continuous improvement.
                 •   Implementation of                occupational illnesses        • KF 4 – Frontline Risk Recognition:
                     personal dimension tools     •   Achievement of a health          Strengthen early risk detection through monthly operator profiling
                 •   Physical activity wellness       culture                          using defined behavioral, operational, and healthrelated parameters,
                     program                                                           supported by improved health profiling including CVD risk
                                                                                       categorization based on MCU data.


Pada tahun 2026, Perseroan akan mempertahankan                                    For 2026, the Company will maintain its existing short-
target Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3/OHS)                                   term Occupational Health and Safety (OHS) targets while
jangka pendek yang telah ditetapkan sebelumnya, dengan                            reorganizing their presentation under four Key Focus
melakukan penataan ulang penyajiannya ke dalam empat                              areas (4KF). This restructuring does not introduce new
Area Fokus Utama (Four Key Focus/4KF). Penataan                                   commitments but consolidates ongoing initiatives into a
ini tidak memperkenalkan komitmen baru, melainkan                                 clearer and more integrated framework. The 4KF approach
mengonsolidasikan inisiatif yang sedang berjalan ke dalam                         emphasizes leadership accountability, effectiveness of
kerangka kerja yang lebih jelas dan terintegrasi. Pendekatan                      controls, timely incident response, and stronger frontline
4KF menekankan akuntabilitas kepemimpinan, efektivitas                            risk recognition, reinforcing execution discipline and
pengendalian risiko, ketepatan respons terhadap insiden,                          the sustainability of implementation across Indonesian
serta penguatan pengenalan risiko di lini terdepan, guna                          operations.
memperkuat disiplin pelaksanaan dan keberlanjutan
implementasi di seluruh operasional Perseroan di Indonesia.

Penyempurnaan ini dibangun di atas kinerja Perseroan                              This refinement builds on the Company’s strong performance
yang solid pada tahun 2025, di mana meskipun terdapat                             in 2025, where, despite a slight operational adjustment,
sedikit penyesuaian operasional, sebagian besar target                            most health and safety targets were successfully achieved.
keselamatan dan kesehatan kerja berhasil dicapai. Di seluruh                      Across Indonesian operations, all OHS targets set for the
operasional Indonesia, seluruh target K3 yang ditetapkan                          2024–2026 period have been met, supported by improved
untuk periode 2024–2026 telah terpenuhi, didukung oleh                            safety maturity, enhanced monitoring systems, and
peningkatan tingkat kematangan keselamatan, penguatan                             proactive reporting culture.
sistem pemantauan, serta budaya pelaporan yang proaktif.




                                                      Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity              193
Page 196
Pada tahun 2025, BUMA Australia mengimplementasikan                          In 2025, BUMA Australia implemented MYOSH, a unified
MYOSH, sebuah sistem perangkat lunak terpadu yang                            software system that provides real time data and helps
menyediakan data secara real-time dan mendukung                              all operations manage Incidents, Hazards, Actions, Critical
seluruh operasional dalam pengelolaan insiden, bahaya,                       Risk, Training, Health and Injury Management, Contractor
tindak lanjut, risiko kritis, pelatihan, manajemen kesehatan                 Management and Change Management.
dan cedera, manajemen kontraktor, serta manajemen
perubahan.

Efektivitas kerangka manajemen keselamatan Perseroan                         The effectiveness of the Company’s safety management
didukung oleh tiga pilar utama sebagai berikut:                              framework is built on three key pillars:

Manajemen Risiko yang Sistematis                                             Systematic Risk Management
Perseroan menerapkan protokol penilaian risiko yang                          The Company applies comprehensive risk assessment
komprehensif di seluruh area operasional, yang dilengkapi                    protocols across all operational areas, complemented
dengan langkah-langkah pencegahan serta prosedur                             by preventive measures and clear emergency response
tanggap darurat yang jelas. Setiap lokasi kerja menjalani                    procedures. Each job site undergoes annual internal
audit internal tahunan untuk memastikan kepatuhan dan                        audits to ensure compliance and identify opportunities for
mengidentifikasi peluang perbaikan.                                          improvement.

Komitmen Kepemimpinan dan Keterlibatan Karyawan                              Leadership Commitment and Employee Engagement
Manajemen senior secara aktif mendukung inisiatif                            Senior management actively supports the Company’s safety
keselamatan Perseroan melalui inspeksi lapangan secara                       initiatives through regular site inspections, safety committee
berkala, rapat komite keselamatan, serta penyediaan sumber                   meetings, and allocation of resources for improvements.
daya untuk peningkatan kinerja K3. Perseroan mendorong                       The Company fosters a collaborative safety culture where
budaya keselamatan yang kolaboratif, di mana karyawan di                     employees at all levels are encouraged to participate in
seluruh tingkatan dilibatkan dalam diskusi keselamatan dan                   safety discussions and contribute to preventive measures.
kontribusi terhadap upaya pencegahan.

Pembelajaran dan Pengembangan Berkelanjutan                                  Continuous Learning and Development
Perseroan menyelenggarakan program pelatihan yang                            The Company maintains a comprehensive training program
komprehensif, mencakup sertifikasi keselamatan wajib                         that includes both mandatory safety certifications and
serta pengembangan keterampilan khusus. Safety briefing                      specialized skill development. Regular safety briefings,
rutin, simulasi tanggap darurat, dan lokakarya dilaksanakan                  emergency drills, and workshops are conducted so the
secara berkala untuk memastikan tenaga kerja senantiasa                      workforce stays up to date with safety protocols and best
mengikuti protokol keselamatan dan praktik terbaik terbaru.                  practices.

Melalui penerapan ketiga pilar tersebut secara terintegrasi,                 Through these integrated pillars, the Company continues to
Perseroan terus meningkatkan kinerja keselamatan kerja                       enhance its safety performance while adapting to emerging
sekaligus beradaptasi terhadap tantangan yang berkembang                     challenges in the mining industry. This commitment extends
dalam industri pertambangan. Komitmen ini melampaui                          beyond regulatory compliance, as the Company aims to
kepatuhan terhadap regulasi, dengan tujuan membangun                         create a workplace where safety is embedded into every
lingkungan kerja di mana aspek keselamatan terintegrasi                      operation and decision-making process. [GRI 3-3]
dalam setiap aktivitas operasional dan proses pengambilan
keputusan. [GRI 3-3]


 Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan
 Safety Management System Certification
                        Nomor                                                                         Periode Berlaku
  Sertifikasi K3       Registrasi                      Ruang Lingkup                                   Validity Period           Lembaga sertifikasi
 OHS Certification    Registration                  Scope of Certification                                                       Certifying Agencies
                                                                                             Mulai | Start         Akhir | End
                        Number
                                       BUMA HO, Sungai Danau Jaya (SDJ),
                                       Lati, Binungan, Indonesia Pratama, Insani
                                       Baraperkasa, Adaro Tutupan, BUMA Rebuild
                                       Center                                             12 April 2025        12 April 2028     SGS Indonesia
 ISO 45001:2018       ID19/05088
                                       BUMA HO, Sungai Danau Jaya (SDJ),                  April 12, 2025       April 12, 2028    SGS Indonesia
                                       Lati, Binungan, Indonesia Pratama, Insani
                                       Baraperkasa, Adaro Tutupan, BUMA Rebuild
                                       Center




194          Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 197
                                                                                                                                      Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                                    Environmental Stewardship




    Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan
    Safety Management System Certification
                           Nomor                                                                         Periode Berlaku
     Sertifikasi K3       Registrasi                       Ruang Lingkup                                  Validity Period                Lembaga sertifikasi
    OHS Certification    Registration                   Scope of Certification                                                           Certifying Agencies
                                                                                                Mulai | Start         Akhir | End
                           Number
                                          Design and Contract Mining Projects Throughout
                                          Australia                                          13 Januari 2025      16 Februari 2028       Bureau Veritas
    ISO 45001:2018      AU006331-1
                                          Design and Contract Mining Projects Throughout     January 13, 2025     February 16, 2028      Bureau Veritas
                                          Australia



Sejalan dengan tiga pilar utama, pengelolaan Keselamatan                         Aligned with the three pillars, OHS for both employees and
dan Kesehatan Kerja (K3) bagi karyawan dan subkontraktor                         subcontractors (business partners) within the Company’s
(mitra usaha) di seluruh wilayah operasional Perseroan                           operational areas focuses on the following principles:
berfokus pada prinsip-prinsip berikut:
• Mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan,                                 •   Adhering to all applicable laws, regulations, and other
   regulasi, dan persyaratan K3 yang berlaku;                                        OHS-related requirements;
• Mengidentifikasi potensi bahaya K3 di lingkungan kerja                         •   Identifying potential OHS hazards in the work
   serta menilai risiko dan dampak yang terkait;                                     environment and assessing the associated risks and
•                                                                                    impacts;
• Menerapkan langkah pengendalian untuk menghilangkan                            •   Implementing control measures to eliminate OHS
   bahaya K3 dan memitigasi risiko serta dampaknya;                                  hazards and mitigate risks and impacts;
• Memastikan prosedur kerja aman ditetapkan dan dipatuhi                         •   Ensuring that safe work procedures are established and
   dalam setiap aktivitas karyawan dan subkontraktor;                                followed for every task performed by employees and
                                                                                     subcontractors;
•      Mendorong perbaikan berkelanjutan sistem manajemen                        •   Promoting continuous improvement of the OHS
       K3 melalui pemanfaatan perkembangan ilmiah,                                   management system through the exploration of
       teknologi, dan penerapan praktik terbaik terkini;                             scientific advancements, technology, and adoption of
                                                                                     the latest best practices;
•      Meningkatkan kualitas pengawasan lapangan melalui                         •   Enhancing field supervision quality by establishing an
       penerapan program akuntabilitas K3;                                           OHS accountability program;
•      Mengalokasikan anggaran yang memadai untuk                                •   Allocating sufficient budget to effectively implement the
       penerapan sistem manajemen K3 secara efektif; dan                             OHS management system; and
•      Menyediakan sarana konsultasi serta mendorong                             •   Providing avenues for consultation and active
       partisipasi aktif karyawan dan perwakilannya.                                 participation for employees and their representatives.

Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Occupational Health and Safety Commitment

    Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja | Occupational Health and Safety Commitment

    Pengelolaan K3           Perseroan berkomitmen untuk menyediakan lingkungan kerja yang aman serta memastikan tersedianya sistem yang mendorong
    Management of OHS        perilaku kerja aman bagi karyawan, subkontraktor, dan pihak ketiga terkait melalui:

                             a. Pembangunan budaya keselamatan yang melibatkan seluruh pihak secara aktif dan kolaboratif;
                             b. Penerapan sistem manajemen risiko yang komprehensif untuk mengidentifikasi risiko keselamatan dan menerapkan miti-
                                gasi yang memadai;
                             c. Implementasi standar manajemen keselamatan kerja global;
                             d. Penetapan akuntabilitas penuh pimpinan atas kinerja keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan di seluruh operasional;
                                Penyediaan arahan, informasi, dan pengawasan yang memungkinkan pekerja melaksanakan tugas secara aman dan efektif;
                                serta
                             e. Penerapan komunikasi yang terbuka dan jelas untuk penanganan insiden serta pengembangan tindakan korektif.

                             The Company is committed to providing a safe working environment and ensuring the availability of systems that promote safe
                             behaviour for employees, subcontractors, and other third parties involved with the Company’s activities by:

                             a.   Building a safety culture where everyone is actively and collaboratively involved;
                             b.   Establishing a comprehensive risk management system to identify safety-related risks and implement adequate mitigation;
                             c.   Implementing the global occupational safety management standard;
                             d.   Holding the leaders fully accountable for safety, health, and wellbeing performance across the operations;
                             e.   Providing direction, information, and supervision that enables workers to perform tasks safely and effectively; and
                             f.   Providing clear and open communication to address and manage incidents and develop corrective actions.




                                                        Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity            195
Page 198
Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja | Occupational Health and Safety Commitment

Pengelolaan Kesehatan    Perseroan berkomitmen untuk menurunkan tingkat morbiditas karyawan dan hari kerja hilang akibat penyakit melalui:
Health Management
                         a. Penyediaan program kesejahteraan yang efektif dan tepat sasaran;
                         b. Implementasi program kesehatan mental serta penyusunan prosedur pencegahan dan penanganan wabah, kejadian luar
                            biasa, endemi, epidemi, dan pandemi guna memastikan lingkungan kerja yang sehat;
                         c. Peningkatan kesadaran dan promosi kesehatan untuk mencegah penyakit akibat kerja serta mengurangi penyakit di luar
                            hubungan kerja.

                         The Company is committed to reducing employee morbidity rate and lost days due to illness through:
                         a. Providing effective and targeted well-being programs;
                         b. Implementing mental health programs, developing procedures to prevent and manage outbreaks, extraordinary events, en-
                             demics, epidemics, and pandemics, ensuring a healthy workplace.
                         c. Implementing health awareness and promotion to prevent work related illness and reduce non –work-related illness.


Perseroan menerapkan struktur tata kelola K3 yang                           The Company maintains a comprehensive OHS governance
komprehensif dengan akuntabilitas yang jelas. Pada tingkat                  structure with clear accountability. At the top, the President
tertinggi, Presiden Direktur memegang tanggung jawab                        Director holds ultimate responsibility for organizational
utama atas standar keselamatan organisasi. Kerangka                         safety standards. The operational framework is executed
operasional dijalankan melalui sistem dua lapis, di mana                    through a dual-tier system, where the General Managers
General Manager Safety, Health & Environment (SHE) di                       of Safety, Health & Environment (SHE) at BUMA Indonesia,
BUMA Indonesia, BUMA Australia, dan ACG masing-masing                       BUMA Australia and ACG respectively oversee the OHSMS
mengawasi OHSMS dan Sistem Keselamatan Tambang                              and Mining Safety Management System (MSMS) at the
(MSMS) pada tingkat korporasi. Di tingkat proyek, Project                   corporate level. At individual project sites, Project Managers
Manager (PM) bertanggung jawab atas penerapan protokol                      (PMs) are responsible for implementing safety protocols
dan prosedur keselamatan.                                                   and procedures.

Untuk operasional di Indonesia, Perseroan membentuk                         For Indonesia operations, the Company has established
Dewan Keselamatan Pertambangan dan Lingkungan                               the Mining Safety and Environment (KPLH) Board in
(KPLH) sesuai dengan ketentuan keselamatan yang berlaku.                    accordance with applicable safety regulations. The Board
Dewan ini terdiri atas Presiden Direktur Perseroan (atau                    includes the Company’s President Director (or a designated
perwakilan yang ditunjuk), Project Manager tambang, serta                   representative), Site Project Manager, as well as General
General Manager atau Manager dari fungsi-fungsi utama.                      Managers or Managers from key departments. To further
Untuk memperkuat kinerja K3, Perseroan juga bekerja                         strengthen the Company’s OHS performance, the Company
sama dengan spesialis eksternal, termasuk akademisi                         collaborates with external specialists, including academic
dan konsultan industri, yang memberikan panduan                             experts and industry consultants, who provide strategic
strategis dalam pengelolaan risiko dan peningkatan                          guidance on risk management and operational safety
keselamatan operasional. Pendekatan multi-pemangku                          improvements. This multi-stakeholder approach enhances
kepentingan ini memperkuat kemampuan Perseroan                              the Company’s ability to identify, assess, and mitigate safety
dalam mengidentifikasi, menilai, dan memitigasi risiko                      risks across all mining operations.
keselamatan di seluruh kegiatan pertambangan.

Operasional Perseroan di Australia menerapkan struktur tata                 The Company’s operation in Australia has a similar
kelola yang serupa dan berada di bawah koordinasi BUMA                      governance structure, reporting to the BUMA Australia
Australia Safety Board, dengan tim pimpinan yang terdiri                    Safety Board with the leadership team consisting of the
atas CEO BUMA Australia serta perwakilan pada tingkat                       BUMA Australia CEO, and representatives at the General
General Manager dari fungsi Assets, People and Culture,                     Manager (GM) level for Assets, People and Culture, HS&T
HS&T (Health, Safety, and Training), Finance, dan Legal.                    (Health, Safety, and Training), Finance and Legal.

Proses Evaluasi Sistem K3                                                   OHS System Evaluation Process
Pada tingkat entitas anak, Perseroan secara aktif memantau                  At the subsidiary level, the Company actively monitors and
dan mengevaluasi efektivitas serta efisiensi Sistem                         evaluates the effectiveness and efficiency of its OHSMS.
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3/                            This includes audits, workplace inspections covering factors
OHSMS). Proses ini mencakup pelaksanaan audit, inspeksi                     such as noise, lighting, and general working conditions,
tempat kerja yang meliputi aspek kebisingan, pencahayaan,                   on-site observations, verification through discussion
dan kondisi kerja umum, observasi langsung di lapangan,                     with responsible personnel, and analysis of workplace
verifikasi melalui diskusi dengan personel yang bertanggung                 accident data. All monitoring efforts are carried out in strict




196         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 199
                                                                                                                                 Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                               Environmental Stewardship




jawab, serta analisis data kecelakaan kerja. Seluruh kegiatan                  compliance with applicable laws and industry regulations to
pemantauan dilaksanakan dengan mematuhi secara ketat                           maintain a safe and healthy workplace for all employees.
peraturan perundang-undangan yang berlaku dan standar
industri guna memastikan lingkungan kerja yang aman dan
sehat bagi seluruh karyawan.

Penghargaan Kinerja K3:                                                        OHS Performance Awards:

 Daftar Penghargaan Kinerja di Wilayah Operasi Indonesia dan Australia
 Table 7-21 List of Performance Awards for Indonesia and australia operating areas
               Lokasi Kerja                Jenis Penghargaan              Tahun                     Pemberi Penghargaan                     Capaian
 No.
                 Jobsite                       Award Title                 Year                      Organization Issuer                  Achievement
                                                                                       South Kalimantan Provincial Government
  1    Adaro Tutupan (ADT)            Zero Incident Award             2025                                                                      -

                                                                                       East Kalimantan Governor
  2    BUMA Rebuild Center            Zero Incident Award             2025                                                                      -

                                                                                       East Kalimantan Provincial Environmental
  3    BUMA Rebuild Center            PROPER                          2025                                                                     Blue
                                                                                       Office / DLHK
  4    Insani Baraperkasa (IBP)       Zero Incident Award             2025             East Kalimantan Provincial Manpower Office               -
  5    Indonesia Pratama (IPR)        1st place RAR & Fire Rescue     2025             Bayan International Fire Rescue Challenge                -



Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Investigasi                         Hazard Identification, Risk Assessment, and Incident
Insiden [GRI 403-2]                                                            Investigation [GRI 403-2]
Perseroan menerapkan pendekatan yang sistematis dalam                          The Company employs a systematic approach to
pengelolaan risiko keselamatan dan kesehatan kerja dengan                      occupational risk management, combining comprehensive
mengombinasikan strategi pencegahan dan mitigasi yang                          prevention and mitigation strategies. At the core of this
komprehensif. Inti dari pendekatan ini adalah proses Hazard                    approach is the Hazard Identification and Risk Assessment
Identification and Risk Assessment (HIRA), yang menjadi                        (HIRA) process, which underpins the development of
dasar pengembangan program pencegahan yang terarah                             targeted prevention programs integrated into the Company’s
dan terintegrasi ke dalam Standar Operasional Prosedur                         Standard Operating Procedures (SOPs) for Mining and
(SOP) Perseroan untuk pengelolaan risiko keselamatan                           Environmental Safety Risk Management, as well as incident
pertambangan dan lingkungan, serta protokol manajemen                          management protocols. The HIRA process is reviewed at
insiden. Proses HIRA ditinjau sedikitnya sekali dalam                          least annually, with additional assessments conducted
setahun dan diperbarui apabila terdapat perubahan kondisi                      in response to changes in site conditions, work methods,
lokasi kerja, metode kerja, persyaratan regulasi, ataupun                      regulatory requirements, or audit findings. The Company’s
temuan audit. Metodologi HIRA yang diterapkan Perseroan                        HIRA methodology aligns with both national regulations
telah selaras dengan ketentuan nasional serta praktik                          and international best practices, including the ISO 31000
terbaik internasional, termasuk standar ISO 31000.                             standards.

Perseroan telah melaksanakan identifikasi bahaya, penilaian                    The Company conducted hazard identification, risk
risiko, serta analisis investigasi insiden. Hasil analisis                     assessment, and incident investigation analysis. These
tersebut menjadi dasar dalam pembaruan Code of Practice                        analyses informed updates to the Company’s Code of
Perseroan, yang menyediakan pedoman penting untuk                              Practice, which provides essential guidelines for effectively
memetakan dan memitigasi risiko secara efektif. Code                           mapping and mitigating these risks. The Code of Practice
of Practice ini menjadi landasan utama dalam protokol                          forms the cornerstone of the Company’s safety protocols,
keselamatan Perseroan, guna memastikan pengelolaan                             ensuring consistent and effective risk management across
risiko yang konsisten dan efektif di seluruh area operasional                  all operational areas.

Untuk mengendalikan dan meminimalkan aktivitas berisiko                        To control and minimize high-risk activities in the operating
tinggi di wilayah operasional, Perseroan menerapkan sistem                     areas, the Company implements a system of high-risk
pengendalian aktivitas berisiko tinggi yang meliputi:                          control activities which includes:

1. Daily Schedule Plan (DSP): DSP berfokus pada rencana                        1. Daily Schedule Plan (DSP): The DSP primarily concerns
   produksi harian serta Daily Operational Plan (DOP). DOP                        the production for the day, as well as the Daily Operational
   mencakup seluruh aktivitas yang dilakukan dalam satu                           Plan (DOP). The DOP encompasses all activities that




                                                      Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity          197
Page 200
   hari operasional dan diimplementasikan melalui Critical                    occur during the day and will be implemented through
   Risk Assessment (CRA) atau pemetaan aktivitas serta                        CRA or as the mapping of high-risk activities and work
   area kerja berisiko tinggi. Perlu dicatat bahwa tidak                      areas. It should be noted that not all DOPs will be
   seluruh DOP wajib dikenakan CRA.                                           subjected to CRA.
2. Last Minute Check: Pemeriksaan yang dilakukan                           2. Last Minute Check: Inspection prior to performing work
   sebelum memulai pekerjaan untuk memastikan seluruh                         to ensure all safe work requirements are in place.
   persyaratan keselamatan kerja telah terpenuhi.
3. Critical Risk Assessment: Observasi yang dilakukan                      3. Critical Risk Assessment: Observation during high-risk
   selama pekerjaan berisiko tinggi untuk memastikan                          work to ensure the implementation of work procedures
   penerapan prosedur kerja di area kerja sesuai dengan                       in the work area against the CRA based on the day’s DSP.
   CRA yang mengacu pada DSP harian.

Pelaporan dan Investigasi Insiden                                          Accident Reporting and Investigation
Perseroan memiliki sistem manajemen insiden yang                           The Company maintains a comprehensive incident
komprehensif untuk menyelidiki dan mendokumentasikan                       management system that thoroughly investigates and
seluruh insiden di tempat kerja secara menyeluruh. Insiden                 document all workplace incidents. Incidents are first
pertama kali dilaporkan oleh karyawan yang berada di                       reported by any employee present at the scene to the
lokasi kejadian kepada Tim Manajemen Darurat (Emergency                    Emergency Management Team (EMT). The SHE Department
Management Team/EMT). Selanjutnya, Departemen Safety,                      then prepares a preliminary report, which is escalated
Health, and Environment (SHE) menyusun laporan awal                        according to the designated hierarchy matrix, including, but
yang kemudian ditingkatkan sesuai dengan matriks hierarki                  is not limited to, the immediate supervisor, site manager,
yang telah ditetapkan, termasuk namun tidak terbatas pada                  project manager, relevant general managers, and the Board
atasan langsung, manajer lokasi, manajer proyek, manajer                   of Directors. Following this, a dedicated investigation team
umum terkait, hingga Dewan Direksi. Setelah itu, Perseroan                 is established to analyse the incident’s circumstances,
membentuk tim investigasi khusus untuk menganalisis                        timing, and severity. The team conducts thorough fact-
kondisi, waktu kejadian, dan tingkat keparahan insiden.                    finding to identify root causes and develop preventive
Tim melakukan penelusuran fakta secara menyeluruh                          recommendations. All findings from these investigations
untuk mengidentifikasi akar penyebab serta menyusun                        are documented on the Company’s digital platform and
rekomendasi pencegahan. Seluruh hasil investigasi                          shared with relevant stakeholders to promote organizational
didokumentasikan dalam platform digital Perseroan dan                      learning and continuous improvement.
dibagikan kepada pemangku kepentingan terkait guna
mendorong pembelajaran organisasi dan perbaikan
berkelanjutan.

Pendekatan proaktif Perseroan dalam pencegahan insiden                     The Company’s proactive approach to incident prevention is
didukung oleh tiga inisiatif utama berikut:                                supported by three key initiatives:
1. Program Manajemen Risiko Kritis: Program ini                            1. Critical Risk Management Program: This includes a
   mencakup kunjungan wajib dari pimpinan dan pekerja                         mandatory visit from both leaders and workers to
   untuk mengamati serta memperkuat penerapan praktik                         observe and reinforce safety practices during critical risk
   keselamatan selama pelaksanaan aktivitas berisiko                          activities.
   kritis.
2. Pelacakan dan Pelaporan Insiden: Seluruh insiden,                       2. Incident Tracking and Reporting: All incidents, including
   termasuk kejadian nyaris celaka (near miss), dilaporkan                    near misses, are reported and recorded using digital
   dan dicatat menggunakan aplikasi digital, seperti                          applications, such as iCheck in Indonesia operation and
   iCheck pada operasional Indonesia dan MYOSH                                MYOSH in Australia operation. This helps to improve
   pada operasional Australia. Sistem ini meningkatkan                        tracking and preventive measures, providing valuable
   efektivitas pemantauan dan pencegahan melalui                              insight into on-the-ground conditions and allows the
   penyediaan informasi kondisi lapangan secara real-                         company to take necessary safety measures.
   time, sehingga Perseroan dapat mengambil langkah
   keselamatan yang diperlukan secara tepat.
3. Pemenuhan Hak Karyawan untuk Menolak Pekerjaan                          3. Upholding Employee Right to Refuse Unsafe Work:
   Tidak Aman: Karyawan berhak menolak pekerjaan                              Workers can refuse tasks where safety, health, or
   apabila standar keselamatan, kesehatan, atau                               environmental standards are not met. Its reporting
   lingkungan tidak terpenuhi. Sistem pelaporan                               system allows workers to immediately flag unsafe
   Perseroan memungkinkan karyawan untuk segera                               conditions or behaviour to their supervisors.
   melaporkan kondisi atau perilaku tidak aman kepada                         Subsequently, control actions are implemented based
   atasan. Tindakan pengendalian kemudian diterapkan                          on established hazard codes within the reporting
   berdasarkan kode bahaya yang telah ditetapkan dalam                        system. To ensure the system’s integrity, supervisors


198        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 201
                                                                                                                                Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                              Environmental Stewardship




   sistem pelaporan. Untuk menjamin integritas sistem,                            conduct a three-point verification process for all
   atasan melakukan proses verifikasi tiga tahap terhadap                         hazard reports by assessing the correlation between
   seluruh laporan bahaya yang meliputi, kesesuaian antara                        reported and actual hazards, the accuracy of report
   bahaya yang dilaporkan dan kondisi actual, keakuratan                          content, and the appropriate categorization of hazards,
   isi laporan, serta ketepatan klasifikasi bahaya, termasuk                      including risk codes and responsibility assignments.
   kode risiko dan penetapan tanggung jawab. Pendekatan                           This comprehensive approach ensures that all safety
   ini memastikan seluruh isu keselamatan dikelola secara                         concerns are addressed and effectively managed within
   efektif dalam kerangka operasional Perseroan.                                  the Company’s operational framework.

Field warden memiliki peran penting dalam memastikan                         Field wardens play a key role in enforcing safety protocols
kepatuhan    terhadap     protokol   keselamatan    serta                    and cultivating a safety-first culture, one where all workers
membangun budaya keselamatan yang mengutamakan                               are encouraged to voice concerns freely and without fear
keterbukaan, di mana seluruh pekerja didorong untuk                          of repercussions. Workers are required to report any
menyampaikan kekhawatiran tanpa rasa takut akan                              hazardous or unsuitable working conditions to their field
konsekuensi. Setiap pekerja wajib melaporkan kondisi                         warden and must refrain from performing any tasks until the
kerja yang berbahaya atau tidak layak kepada field warden                    area is confirmed safe. Similarly, if a field warden observes
dan dilarang melanjutkan pekerjaan hingga area tersebut                      a team member operating under unsafe conditions, they
dinyatakan aman. Apabila field warden menemukan anggota                      are obligated to halt the task until it can be carried out
tim yang bekerja dalam kondisi tidak aman, field warden                      safely. This protocol is fully aligned with relevant regulatory
berkewajiban menghentikan pekerjaan tersebut hingga                          requirements.
dapat dilaksanakan secara aman. Protokol ini sepenuhnya
selaras dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

Perseroan menjamin perlindungan bagi setiap individu yang                    The Company guarantees the protection of those who
menyampaikan permasalahan keselamatan serta melarang                         raise safety concerns and strictly prohibits any form of
secara tegas segala bentuk intimidasi atau tindakan                          intimidation or retaliation. All reports are treated with
balasan. Seluruh laporan diperlakukan secara rahasia, dan                    confidentiality, and employees are assured that their right to
karyawan dijamin bahwa hak mereka untuk menyampaikan                         speak up will be respected and protected. Any incidents of
pendapat akan dihormati dan dilindungi. Setiap tindakan                      intimidation or threats can be reported to the Dfence Team
intimidasi atau ancaman dapat dilaporkan kepada Dfence                       by contacting them via email at dfence@bukitmakmur.com
Team melalui email dfence@bukitmakmur.com atau                               or through WhatsApp at +62 813-1887-0034.
WhatsApp +62 813-1887-0034.

Layanan Kesehatan Kerja [GRI 403-3]                                          Occupational Health Services [GRI 403-3]
Perseroan menyediakan berbagai layanan dan program                           The Company provides occupational health services and
kesehatan kerja untuk melindungi kesejahteraan karyawan                      programs to safeguard employee well-being and improve
serta meningkatkan kondisi lingkungan kerja. Berikut                         working environment conditions. The following is a list of
adalah daftar layanan dan program kesehatan kerja yang                       services and programs provided.
disediakan oleh Perseroan.


Layanan Kesehatan Kerja, Operasional Indonesia Tahun 2025
Occupational Health Services, Indonesia Operations in 2025

                                     Jenis Layanan Kesehatan Kerja                                      Karyawan Tetap            Karyawan Kontrak
  No.
                                  Types of Occupational Health Services                                Full Time Employee         Contract Employee

                                                                      Indonesia

  1     Pemeriksaan Kesehatan Rutin Tahunan
                                                                                                                Y                             Y
        Annual Medical Check Ups
  2     Asuransi Kesehatan
                                                                                                                Y                             Y
        Health Insurance
  3     BPJS Kesehatan
                                                                                                                Y                             Y
        BPJS Kesehatan
  4     Tunjangan Kacamata
                                                                                                                Y                             Y
        Glasses Allowance
  5     Manfaat Kesehatan bagi Pasangan dan Anak
                                                                                                                Y                             Y
        Health Benefits for Spouses and Children
  6     Bantuan biaya pengobatan dari Perseroan bagi karyawan dengan penyakit kronis
                                                                                                                Y                        T/ N
        Assistance for medical costs from the Company for workers who have chronic illnesses




                                                     Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity       199
Page 202
 Layanan Kesehatan Kerja, Operasional Indonesia Tahun 2025
 Occupational Health Services, Indonesia Operations in 2025

                                          Jenis Layanan Kesehatan Kerja                                   Karyawan Tetap               Karyawan Kontrak
   No.
                                       Types of Occupational Health Services                             Full Time Employee            Contract Employee

                                                                           Australia
    1      Pemeriksaan Kesehatan Rutin Tahunan
                                                                                                                    Y                         Y
           Annual Medical Check Ups
    2      Asuransi Kesehatan
                                                                                                                 T/ N                        T/ N
           Health Insurance
    3      Tunjangan Kacamata
                                                                                                                    Y                         Y
           Glasses Allowance
    4      Manfaat Kesehatan bagi Pasangan dan Anak
                                                                                                                 T/ N                        T/ N
           Health Benefits for Spouses and Children
    5                                                                                                    Y (hanya jika terkait
           Bantuan biaya pengobatan dari Perseroan bagi karyawan dengan penyakit kronis
                                                                                                              pekerjaan)                     T/ N
           Assistance for medical costs from the Company for workers who have chronic illnesses
                                                                                                        Y (only if work-related)
Catatan | Note : (Y) = Ya | (Y) = Yes; (T) = Tidak | (N) = No



Partisipasi, Konsultasi, dan Komunikasi Karyawan terkait                         Employee Participation, Consultation and Communication
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) [GRI 403-4]                                 on Occupational Health and Safety [GRI 403-4]
Peningkatan kualitas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3/                        Enhancing OHS quality requires fostering awareness
OHS) memerlukan peningkatan kesadaran dan kolaborasi di                          and collaboration among all stakeholders, including the
antara seluruh pemangku kepentingan, termasuk Perseroan,                         Company, employees, and contractors. To achieve this, the
karyawan, dan kontraktor. Untuk mewujudkan hal tersebut,                         Company has implemented a variety of communication,
Perseroan telah menerapkan berbagai inisiatif komunikasi,                        consultation, and evaluation initiatives designed to raise
konsultasi, dan evaluasi yang dirancang untuk meningkatkan                       OHS awareness and encourage active participation in OHS
kesadaran K3 serta mendorong partisipasi aktif dalam                             management. The following activities listed in Table below
pengelolaan K3. Kegiatan-kegiatan yang tercantum dalam                           have been undertaken.
tabel di bawah ini telah dilaksanakan.

 Partisipasi, Konsultasi, dan Komunikasi Karyawan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja
 Employee Participation, Consultation and Communication on Occupational Health and Safety
                                                                                                           Partisipan-       Partisipan -      Partisipan-
                 Nama Forum K3                          Aspek K3 yang Dibahas             Frekuensi       Manajemen           Karyawan         Kontraktor
  No.
                OHS Forum Name                           OHS Aspects in Focus             Frequency       Participants-     Participants -    Participants-
                                                                                                          Management         Employees        Contractors
         Rapat Komite KPLH Tingkat 1         Sesuai agenda minimum yang diatur         Bulanan                  √                  √
         KPLH Committee Meeting              dalam SHE/2022/002/SOP Organisasi         Monthly
         Level 1                             Keselamatan Pertambangan dan Lingkungan
                                             (KPLH) serta isu KPLH terkait lainnya
   1
                                             According to Minimum Agenda regulated
                                             in SHE/2022/002/SOP Mining Safety and
                                             Environmental Organization (KPLH) & other
                                             related KPLH issues
         Rapat Komite KPLH Tingkat 2                                                   Bulanan                  √                  √
   2     KPLH Committee Meeting                                                        Monthly
         Level 2
         Rapat Komite KPLH                                                             Bulanan                  √                                   √
         Subkontraktor                                                                 Monthly
   3
         KPLH Subcontractor
         Committee Meeting
         Rapat Kerja Lokasi dan Unit    Tinjauan kinerja tahun sebelumnya dan          Tahunan                  √
         Jobsite & Section Work Meeting perencanaan tahun berikutnya                   Annually
   4
                                        Previous Year Performance Review and Next
                                        Year Planning
         Forum Diskusi Supervisor            Berbagi program prioritas Organisasi       Triwulanan              √                  √
         Supervisor Discussion Forum         Keselamatan Pertambangan dan Lingkungan Quarterly
   5                                         (KPLH)
                                             Sharing of Mining Safety and Environmental
                                             Organization (KPLH) focus programs




200            Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 203
                                                                                                                                Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                              Environmental Stewardship




Partisipasi, Konsultasi, dan Komunikasi Karyawan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Employee Participation, Consultation and Communication on Occupational Health and Safety
                                                                                                          Partisipan-     Partisipan -     Partisipan-
              Nama Forum K3                      Aspek K3 yang Dibahas                    Frekuensi      Manajemen         Karyawan        Kontraktor
 No.
             OHS Forum Name                       OHS Aspects in Focus                    Frequency      Participants-   Participants -   Participants-
                                                                                                         Management       Employees       Contractors
       Rapat Mingguan                  Tinjauan kinerja dan target program              Mingguan              √
  6    Weekly Meeting                  Performance Review & Program Target              Weekly
                                       Objectives
       Rapat K3 dengan Mitra Kerja     Program strategis KPLH dan tinjauan kinerja      Bulanan               √                √               √
       Work Partners Mining Safety     mitra kerja                                      Monthly
  7    and Mining Safety and           Work Partners KPLH Strategic Program &
       Environmental Organization      Performance Review
       (KPLH) Meeting
       Tinjauan Manajemen              Kinerja SHE                                      Tahunan               √
  8
       Management Review               SHE Performance                                  Annually
       Safety Talk                     Kinerja SHE dan materi Safety Talk               Mingguan/             √                √               √
  9    Safety Talk                     SHE Performance, Safety Talk Materials           Area
                                                                                        Weekly/Area
       P5M (Pertemuan Keselamatan      Kinerja SHE, materi HSE, isu HSE per area,       Setiap                                 √               √
       Pra-Kerja)                      serta umpan balik karyawan                       pergantian
       P5M (Pre-work Safety Meeting)   SHE Performance, HSE Materials, HSE              shift per sub-
 10
                                       Issues per area, employee feedback               area
                                                                                        Once per shift
                                                                                        per subarea
       Sosialisasi Dokumen             SOP, HIRA, dan dokumen terkait lainnya           Triwulanan                             √               √
 11    Document Socialization          SOP, HIRA, dll                                   Quarterly


       Safety Talk Subkontraktor       Kinerja SHE, materi HSE, serta isu HSE           Mingguan                               √               √
       Subcontractor Safety Talk       subkontraktor                                    Weekly
 12
                                       SHE Performance, HSE Materials,
                                       Subcontractor HSE Issues
       Induksi Organisasi              Kebijakan dan peraturan KPLH, sosialisasi        Sesuai                √                √               √
       Keselamatan Pertambangan        izin tambang/SIMPER, APD, Golden Rules,          kebutuhan
       dan Lingkungan (KPLH)           CRF, prosedur tanggap darurat, Safety Alert,     Conditional
       Mining Safety and               dan Lesson Learned
       Environmental Organization      Safety Alert & Lesson Learned
 13    (KPLH) Induction                Mining Safety and Environmental
                                       Organization (KPLH) Policy, KPLH
                                       Regulations, Mine Permit/Simper
                                       Socialization, PPE, Golden Rules, CRF,
                                       Emergency Procedures, Safety Alert &
                                       Lesson Learned



Pelatihan Karyawan terkait Keselamatan dan Kesehatan                            Employee Training on Occupational Health and Safety [GRI
Kerja (K3) [GRI 403-5]                                                          403-5]
Perseroan menyadari bahwa pelatihan Keselamatan dan                             The Company recognizes that OHS training is vital for raising
Kesehatan Kerja (K3) merupakan elemen penting dalam                             employee awareness and minimizing risks that may arise in
meningkatkan kesadaran karyawan serta meminimalkan                              the workplace. The training covers education, introduction,
risiko yang dapat timbul di tempat kerja. Pelatihan ini                         awareness building, while developing the skills needed to
mencakup pemberian edukasi, pengenalan, dan peningkatan                         prevent and manage hazards that may occur during daily
kesadaran, sekaligus pengembangan keterampilan yang                             work activities.
diperlukan untuk mencegah serta mengelola potensi bahaya
dalam aktivitas kerja sehari-hari.

Perseroan telah melaksanakan pelatihan K3 sesuai dengan                         The Company has conducted OHS training in accordance
standar dan peraturan yang berlaku, dengan ketentuan                            with applicable standards and regulations:
sebagai berikut:
• Seluruh karyawan yang melakukan aktivitas di wilayah                          •     All employees whose activities are in the Company’s
   pertambangan Perseroan di Indonesia (100%) wajib                                   mining areas in Indonesia (100%) are required to attend
   mengikuti program induksi serta Pelatihan Kompetensi                               induction and Mandatory Competency Training (PKW).
   Wajib (PKW).
• Para pengawas (supervisor) yang beraktivitas di wilayah                       •     Supervisors whose activities are in the Company’s mining
   pertambangan Perseroan di Indonesia wajib mengikuti                                areas in Indonesia are required to attend Supervisory
   Pelatihan Kompetensi Pengawas (PKP) serta Pelatihan                                Competency Training (PKP) and Specific Competency




                                                     Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity        201
Page 204
    Kompetensi Spesifik (PKS) untuk memenuhi ketentuan                          Training (PKS) to fulfil specific regulations applicable to
    peraturan yang relevan dengan tugas dan tanggung                            their respective jobs.
    jawab masing-masing.
•   Seluruh pekerja tambang batubara pada operasional                      •    All Coal Mine Workers in BUMA Australia operation must
    BUMA Australia wajib mengikuti pelatihan sesuai                             be trained to perform the job requirements of their role
    persyaratan peran kerja mereka (operator atau                               (operator or maintainer) and must include mandatory
    maintainer), termasuk Pelatihan Induksi Wajib yang                          recognised Induction Training (what is known as
    Diakui (Recognised Induction Training/Standard 11).                         Standard 11 Induction Training).
•   BUMA Australia juga wajib memenuhi ketentuan                           •    BUMA Australia must meet the requirements of
    Recognised Standard 22 – Management Structure dalam                         Recognised Standard 22 – Management Structure for
    pengembangan dan penerapan Sistem Manajemen                                 the development and implementation of the Safety and
    Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Ketentuan ini                              Health Management System. This includes mandatory
    mencakup pelatihan kompetensi wajib bagi supervisor                         competency training for Supervisors and Senior
    dan posisi senior di tambang batubara, termasuk                             Positions on a coal mine that includes competency for
    kompetensi dalam investigasi, penilaian risiko, dan                         investigations, risk assessment and communication
    komunikasi.

Program-program pelatihan tersebut bertujuan untuk                         These training programs aim to equip employees and
membekali karyawan dan supervisor dengan pengetahuan                       supervisors with the skills needed to prevent and manage
serta keterampilan yang diperlukan guna mencegah dan                       any risks or hazards that may arise in the workplace.
mengelola risiko maupun bahaya yang dapat terjadi di
tempat kerja.

Peningkatan Kualitas Kesehatan Karyawan [GRI 403-6]                        Improvement of Employee Health Quality [GRI 403-6]
Perseroan menyadari pentingnya tenaga kerja yang sehat                     The Company acknowledges the importance of a healthy
dalam meningkatkan kualitas hidup karyawan sekaligus                       workforce to improve quality of life, as well as to increase
mendukung produktivitas. Untuk mewujudkan hal tersebut,                    productivity. To fulfil this, the Company provides the
Perseroan menyediakan berbagai fasilitas dan program                       following health facilities to its employees:
kesehatan bagi karyawan, antara lain:
1. Fasilitas layanan kesehatan di lokasi operasional                       1. Health facilities at operational sites (Medsite Clinic) with
   (Medsite Clinic) dengan dukungan dokter dan paramedis                      doctors and paramedics available 24/7.
   yang siaga selama 24 jam.
2. Ketersediaan obat-obatan bebas (over-the-counter) di                    2. Availability of over-the-counter medicines at Medsite
   Medsite Clinic.                                                            Clinic.
3. Kepesertaan asuransi kesehatan wajib (BPJS Kesehatan                    3. Compulsory health insurance (Indonesia’s BPJS and
   dan Jamsostek di Indonesia) serta asuransi kesehatan                       Jamsostek) and private health insurance for outpatient
   swasta untuk layanan rawat jalan dan rawat inap.                           and inpatient care.
4. Fasilitasi evakuasi medis ke rumah sakit rujukan apabila                4. Medical evacuation to a referral hospital if further
   diperlukan penanganan lanjutan.                                            treatment is required.
5. Program Wellness.                                                       5. Wellness Program.
6. Program kesehatan mental yang mencakup survei                           6. Mental health program, which includes mental health
   kesehatan mental dan asesmen perilaku berisiko.                            surveys and risk-taking behavior assessments.
7. Pemeriksaan kesehatan tahunan (medical check-up/                        7. Annual medical check-up (MCU) for employees, initial
   MCU), MCU awal bagi calon karyawan, serta MCU pra-                         MCU for prospective employees, and pre-retirement
   pensiun.                                                                   MCU.

Beyond Selain fasilitas tersebut, Perseroan juga                           Beyond these facilities, the Company also implement
melaksanakan berbagai inisiatif tambahan untuk                             additional initiatives to improve employee health, such as:
meningkatkan kualitas kesehatan karyawan, di antaranya:
1. Program preventif dan promotif untuk mendukung                          1. Preventive and promotive programs that support the
   peningkatan kualitas kesehatan, seperti Program                            improvement of health quality, such as the Wellness
   Wellness serta berbagai kegiatan dan kompetisi                             Program and various competitions like the Weight Loss
   kesehatan, termasuk Weight Loss Competition.                               Competition.
2. Penyediaan fasilitas pusat kebugaran (gym) dan klub                     2. Gyms and sports clubs available in each working area to
   olahraga di setiap wilayah kerja untuk mendukung                           support health programs.
   program kesehatan karyawan.




202        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 205
                                                                                                                      Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                    Environmental Stewardship




3. Program penilaian gizi dan keamanan pangan untuk                3. Nutrition and food safety assessment programs to
   mengevaluasi layanan katering di lokasi kerja serta                evaluate local catering services and ensure food quality
   memastikan kualitas dan keamanan makanan.                          and safety.
4. Pelaksanaan kegiatan olahraga bersama secara rutin              4. Monthly joint exercise programs.
   setiap bulan.

Pencegahan dan Mitigasi Dampak Keselamatan dan                     Prevention and Mitigation of Occupational Health and
Kesehatan Kerja [GRI 403-7]                                        Safety Impacts [GRI 403-7]
Perseroan      memprioritaskan      pencegahan      dampak         The Company prioritizes the prevention of health and
keselamatan dan kesehatan kerja melalui penerapan                  safety impacts through systematic risk management
manajemen risiko serta strategi mitigasi yang sistematis.          and mitigation strategies. Workplace risks control is
Pengendalian risiko di tempat kerja dilaksanakan sesuai            implemented in accordance with HIRA and Job Safety
dengan dokumen Identifikasi Bahada yan Penilaian Resiko            Analysis (JSA) documents, which are integrated into the
(HIRA) dan Analisa Keselamatan Pekerjaan (JSA), yang               work instructions and disseminated across all operational
terintegrasi ke dalam instruksi kerja serta disosialisasikan       areas. HIRA documents specifically record identified
di seluruh wilayah operasional. Dokumen HIRA mencatat              hazards, risk assessment, and outlines prevention plans for
bahaya yang teridentifikasi, hasil penilaian risiko, serta         specific processes. For the Company’s operation, the risk
rencana pencegahan untuk setiap proses kerja secara                mitigation strategies derived from the HIRA are detailed in
spesifik. Pada operasional Perseroan, strategi mitigasi            the following programs:
risiko yang disusun berdasarkan HIRA dijabarkan melalui
program-program berikut:
1. SHE Induction and 5-Minute Talk (P5M): Program                  1. SHE Induction and 5-Minute Talk (P5M): A safety
     induksi keselamatan bagi karyawan baru mengenai                  induction for new employees on the hazards present in
     potensi bahaya di lingkungan kerja serta langkah-                their work environment and the preventive measures to
     langkah pencegahan yang harus diterapkan.                        be taken.
2. Safety Talk: Program mingguan yang memberikan                   2. Safety Talk: A weekly program that provides education
     edukasi keselamatan dan kesehatan kerja dengan                   on occupational health and safety to prevent workplace
     materi yang relevan dan aplikatif untuk mencegah                 accidents. This program delivers materials that are
     kecelakaan kerja.                                                relevant and applied in operations.
3. Ngobras and GENBA: Forum diskusi keselamatan                    3. Ngobras and GENBA: A forum to discuss occupational
     dan kesehatan kerja yang mengedepankan partisipasi               health and safety by prioritizing employee participation.
     karyawan. Dalam kegiatan ini, materi Organisasi                  In this program, KPLH material is delivered in each
     Keselamatan Pertambangan dan Lingkungan (KPLH)                   work area and includes field inspections involving
     disampaikan di setiap area kerja serta mencakup                  management.
     inspeksi lapangan yang melibatkan manajemen.
4. Pelatihan: Berbagai pelatihan yang diselenggarakan              4. Training: Various trainings organized to improve the skills
     untuk meningkatkan kompetensi dan kesadaran                      and safety awareness of employees. These trainings
     keselamatan karyawan, guna meningkatkan efisiensi                aim to improve work efficiency and effectiveness and
     dan efektivitas kerja sekaligus menurunkan risiko                reduce the risk of work accidents.
     kecelakaan kerja.
5. Program Akuntabilitas Keselamatan (Inspeksi dan                 5. Safety Accountability Program (Inspection and
     Observasi): Program inspeksi dan observasi untuk                 Observation): An inspection and observation program
     memastikan kesesuaian antara kondisi di lapangan                 to ensure compliance between field events and
     dengan standar keselamatan yang telah ditetapkan.                predetermined safety standards. The results of the
     Hasil inspeksi dan observasi didokumentasikan dalam              inspections and observations are compiled into reports
     laporan dan wajib ditindaklanjuti.                               that must be followed up.

BUMA Australia menerapkan langkah-langkah pencegahan               Similarly, BUMA Australia implements the following
dan mitigasi risiko keselamatan dan kesehatan kerja                prevention and mitigation measures:
sebagai berikut:

1. Pemanfaatan Teknologi: Integrasi sistem MYOSH ke                1. Use of technology: The integration of MYOSH into the
   dalam sistem manajemen keselamatan Perseroan untuk                 Company’s safety management system will streamline
   menyederhanakan pelaporan insiden, penilaian risiko,               incident reporting, risk assessments, audits, and training
   audit, dan pengelolaan pelatihan. Platform berbasis                management. This cloud-based platform provides real-
   cloud ini menyediakan data keselamatan secara real-                time safety data, enabling faster incident response,




                                           Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      203
Page 206
   time, sehingga memungkinkan respons insiden yang                             improved performance tracking, and proactive risk
   lebih cepat, pemantauan kinerja yang lebih efektif, serta                    mitigation.
   mitigasi risiko yang proaktif.
2. 4D Leader-Led Conversation: Pendekatan dialog                           2. 4D Leader-led Conversation: 4D Leader Led
   keselamatan terstruktur yang membekali pimpinan                            Conversations equip leaders to hold structured,
   untuk berdiskusi secara bermakna dengan tim, guna                          meaningful safety dialogues with their teams, helping
   mengidentifikasi     risiko,   memperkuat       kepatuhan                  identify risks, reinforce protocols, and remove
   terhadap protokol keselamatan, serta menghilangkan                         unnecessary barriers. This approach strengthens safety
   hambatan yang tidak diperlukan. Pendekatan ini                             leadership, accountability, and shared commitment
   memperkuat kepemimpinan keselamatan, akuntabilitas,                        across the organization.
   dan komitmen bersama di seluruh organisasi.
3. Edukasi dan Pelatihan Operasional: Berbagai                             3. Operational education and training: A range of training
   program pelatihan dilaksanakan untuk meningkatkan                          programs are conducted to enhance employees’ skills
   keterampilan dan kesadaran keselamatan karyawan,                           and safety awareness, aiming to boost work efficiency
   sehingga dapat meningkatkan efisiensi kerja sekaligus                      while minimizing the risk of workplace accidents.
   meminimalkan risiko kecelakaan kerja.
4. Tinjauan dan Penilaian Berkala: Evaluasi rutin                          4. Regular reviews and assessments to evaluate progress
   dilakukan untuk menilai efektivitas inisiatif keselamatan                  and identify areas for improvement: Regular reviews
   dan kesehatan kerja, memantau kemajuan, serta                              and assessments are conducted to evaluate the
   mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan.                           effectiveness of the Company’s OHS initiatives, ensuring
   Proses evaluasi berkelanjutan ini mendukung                                progress is tracked and areas for improvement are
   pendekatan proaktif dalam menjaga lingkungan kerja                         promptly identified. This continuous evaluation supports
   yang aman dan sehat.                                                       a proactive approach to maintaining a safe and healthy
                                                                              work environment.

Proyek Unggulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di                         Highlight Occupational Health and Safety project in
Indonesia                                                                  Indonesia.

iCheck – Sistem Manajemen Keselamatan                                      iCheck – Safety Management System
BTech melanjutkan pengembangan platform digital terpadu                    The Company worked together with its sister tech firm,
Safety, Health and Environment (SHE) untuk memperkuat                      BTech, and progressed the development of a unified Safety,
pengendalian risiko secara proaktif, meningkatkan                          Health and Environment (SHE) digital platform to strengthen
akuntabilitas   dan     pengawasan   pimpinan,     serta                   proactive risk control, leadership accountability and
mendukung penerapan keselamatan di lini terdepan. Fokus                    oversight, also frontline safety execution. The focus was
pengembangan diarahkan pada pembentukan fondasi                            on building a consistent and scalable safety management
sistem manajemen keselamatan yang konsisten dan dapat                      foundation.
diterapkan secara luas.

Platform ini mengintegrasikan modul keselamatan utama,                     The platform integrated core safety modules including
antara lain HIRADC, Planned Risk Observation (PRO),                        Hazard Identification, Risk Assessment & Determining
Pengelolaan dan Inspeksi Genba, serta Manajemen Insiden                    Control (HIRADC), Planned Risk Observation (PRO), Genba
yang komprehensif dengan pelacakan investigasi dan                         Management and Inspection, and comprehensive Incident
tindak lanjut, sekaligus memulai penerapan Critical Control                Management with investigation and follow-up tracking while
Management (CCM). Dashboard manajemen keselamatan                          initiating Critical Control Management (CCM) processes.
yang ditingkatkan memperkuat pengawasan di berbagai                        Enhanced safety management dashboards improved
tingkatan dan meningkatkan transparansi, sehingga                          multi-level oversight and transparency, enabling leaders
pimpinan dapat memantau kinerja dan melakukan intervensi                   to monitor performance and intervene early. A revamped
dini. Aplikasi seluler yang diperbarui serta penguatan                     mobile application and strengthened administrative controls
pengendalian administratif turut mendorong adopsi di lini                  further supported frontline adoption and governance.
terdepan dan memperkuat tata kelola.

Secara keseluruhan, inisiatif ini meningkatkan kualitas                    Together, these initiatives improved hazard identification,
identifikasi bahaya, ketertelusuran insiden, dan penerapan                 incident traceability, and structured critical control
pengendalian kritis secara terstruktur, serta memungkinkan                 implementation, enabling data-driven safety leadership and
kepemimpinan keselamatan berbasis data dan membangun                       establishing a robust digital backbone for consistent SHE
fondasi digital yang kuat untuk kinerja SHE yang konsisten                 performance and continuous improvement.
dan perbaikan berkelanjutan.



204        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 207
                                                                                                                                  Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                                Environmental Stewardship




Karyawan yang Dicakup dalam Sistem Manajemen                                   Employees Covered by the Occupational Health and Safety
Keselamatan dan Kesehatan Kerja [GRI 403-8]                                    Management System [GRI 403-8]
Kebijakan dan Sistem Manajemen Keselamatan dan                                 The Company’s OHS Policy and Management System
Kesehatan Kerja (K3) Perseroan berlaku bagi seluruh                            applies to all employees, contractors, and visitors within the
karyawan, kontraktor, serta pengunjung di lingkungan                           Company and its operational areas. To ensure the ongoing
Perseroan dan wilayah operasionalnya. Untuk memastikan                         effectiveness of the OHS Policy and Management System,
efektivitas penerapan kebijakan dan sistem K3 secara                           the Company systematically collects data samples, with
berkelanjutan, Perseroan secara sistematis mengumpulkan                        support from external professionals, covering various
sampel data, dengan dukungan tenaga profesional                                aspects and activities associated with the implementation of
eksternal, yang mencakup berbagai aspek dan aktivitas                          the OHS system. The collected data are thoroughly analyzed
terkait pelaksanaan sistem K3.                                                 to assess the effectiveness of OHS policies and procedures,
                                                                               and to identify any areas that may require enhancement.

Data yang dihimpun dianalisis secara menyeluruh untuk                          Following the analysis, the Company conducts a
menilai efektivitas kebijakan dan prosedur K3, serta                           comprehensive evaluation to ascertain the necessary
mengidentifikasi area yang memerlukan peningkatan.                             corrective actions. This may include refining OHS policies
Berdasarkan hasil analisis tersebut, Perseroan melakukan                       and procedures, enhancing training programs for employees
evaluasi komprehensif guna menetapkan tindakan                                 and contractors, or upgrading infrastructure and equipment
perbaikan yang diperlukan. Tindakan ini dapat mencakup                         to improve workplace safety.
penyempurnaan kebijakan dan prosedur K3, peningkatan
program pelatihan bagi karyawan dan kontraktor, serta
peningkatan infrastruktur dan peralatan untuk mendukung
terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman.

Pekerja yang Tercakup dalam Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Workers covered by an occupational health and safety management system, Indonesia Operations
                                                                           2023                           2024                           2025
                         Keterangan
                           Items                                  Jumlah        Persentase       Jumlah        Persentase       Jumlah          Persentase
                                                                  Number        Percentage       Number        Percentage       Number          Percentage
                                                                        Indonesia
Jumlah dan persentase seluruh karyawan serta pekerja non-
karyawan yang pekerjaan dan/atau tempat kerjanya berada
di bawah kendali Perseroan dan tercakup dalam sistem
manajemen K3
                                                                      16.798           100%         19.664           100%          11.371            100%
The number and percentage of all employees and workers
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system
Jumlah dan persentase yang tercakup dalam sistem
manajemen K3 yang telah diaudit secara internal
The number and percentage of all employees and workers
                                                                      16.798           100%         19.664           100%          11.371            100%
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system that has been internally audited
Jumlah dan persentase yang tercakup dalam sistem
manajemen K3 yang telah diaudit atau disertifikasi oleh pihak
eksternal
The number and percentage of all employees and workers                16.798          100%          19.664           100%          11.371            100%
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system that has been audited or certified by an external party
                                                                        Australia
Jumlah dan persentase seluruh karyawan serta pekerja non-
karyawan yang pekerjaan dan/atau tempat kerjanya berada
di bawah kendali Perseroan dan tercakup dalam sistem
manajemen K3
                                                                       1.462          100%            1.127          100%           1.191            100%
The number and percentage of all employees and workers
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system
Jumlah dan persentase yang tercakup dalam sistem
manajemen K3 yang telah diaudit secara internal
The number and percentage of all employees and workers
                                                                       1.462          100%            1.127          100%           1.191            100%
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system that has been internally audited




                                                       Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity          205
Page 208
Pekerja yang Tercakup dalam Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Workers covered by an occupational health and safety management system, Indonesia Operations
                                                                           2023                           2024                            2025
                         Keterangan
                           Items                                  Jumlah        Persentase       Jumlah        Persentase       Jumlah        Persentase
                                                                  Number        Percentage       Number        Percentage       Number        Percentage
Jumlah dan persentase yang tercakup dalam sistem
manajemen K3 yang telah diaudit atau disertifikasi oleh pihak
eksternal
The number and percentage of all employees and workers                 1.462           100%           1.127           100%           1.191           100%
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system that has been audited or certified by an external party
                                                                     Amerika Serikat
Jumlah dan persentase seluruh karyawan serta pekerja non-
karyawan yang pekerjaan dan/atau tempat kerjanya berada
di bawah kendali Perseroan dan tercakup dalam sistem
manajemen K3
                                                                         N/A            N/A             N/A            N/A             139           100%
The number and percentage of all employees and workers
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system
Jumlah dan persentase yang tercakup dalam sistem
manajemen K3 yang telah diaudit secara internal
The number and percentage of all employees and workers
                                                                         N/A            N/A             N/A            N/A             139           100%
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system that has been internally audited
Jumlah dan persentase yang tercakup dalam sistem
manajemen K3 yang telah diaudit atau disertifikasi oleh pihak
eksternal
The number and percentage of all employees and workers                   N/A            N/A             N/A            N/A             139           100%
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system that has been audited or certified by an external party
                                                                      Terkonsolidasi
Jumlah dan persentase seluruh karyawan serta pekerja non-
karyawan yang pekerjaan dan/atau tempat kerjanya berada
di bawah kendali organisasi, yang tercakup dalam sistem
tersebut
                                                                      18.224           100%          20.791           100%          12.701           100%
The number and percentage of all employees and workers
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system
Jumlah dan persentase seluruh karyawan serta pekerja non-
karyawan yang pekerjaan dan/atau tempat kerjanya berada
di bawah kendali organisasi, yang tercakup dalam sistem
tersebut yang telah diaudit secara internal.
                                                                      18.224           100%          20.791           100%          12.701           100%
The number and percentage of all employees and workers
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system that has been internally audited
Jumlah dan persentase seluruh karyawan serta pekerja non-
karyawan yang pekerjaan dan/atau tempat kerjanya berada
di bawah kendali organisasi, yang tercakup dalam sistem
tersebut yang telah diaudit atau disertifikasi oleh pihak
eksternal.                                                            18.224           100%          20.791           100%          12.701           100%
The number and percentage of all employees and workers
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system that has been audited or certified by an external party
Catatan | Remark:
• Data tahun 2023 dan 2024 belum mencakup ACG (operasional Amerika Serikat) karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2025. Data ACG akan
  dikonsolidasikan sejak tanggal akuisisi. | Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity was acquired in 2025. The
  Data from ACG will be consolidated from the date of acquisition onward.




206          Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 209
                                                                                                                      Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                    Environmental Stewardship




Cedera Akibat Kerja [GRI 403-9]                                    Work-Related Injuries [GRI 403-9]
Perseroan tetap berkomitmen terhadap keselamatan kerja             The Company remains committed to workplace safety
melalui pengelolaan risiko kritis yang terfokus, penguatan         through focused critical risk management, strengthened
peran kepemimpinan, serta penerapan disiplin pengelolaan           leadership, and disciplined daily risk management. In
risiko harian. Pada operasional Indonesia, kinerja                 its Indonesia operation, safety performance in 2025
keselamatan tahun 2025 mencerminkan peningkatan                    reflected increased operational risk exposure, including
paparan risiko operasional, termasuk satu fatalitas terkait        one work-related fatality, a rise in recordable injuries, and
pekerjaan, peningkatan jumlah cedera yang dapat dicatat            more dangerous occurrences and near misses compared
(recordable injuries), serta lebih banyak kejadian berbahaya       with 2024. While high-consequence injury rates remained
dan nyaris celaka (near misses) dibandingkan tahun 2024.           low and controlled, these trends underscore the need for
Meskipun tingkat cedera dengan konsekuensi tinggi tetap            stronger preventive measures. In response, the Company
rendah dan terkendali, tren ini menegaskan perlunya                reinforced its safety approach through the implementation
penguatan langkah-langkah pencegahan. Sebagai respons,             of the Four Key Focus (4KF), aimed at enhancing risk
Perseroan memperkuat pendekatan keselamatannya                     controls, incident learning, frontline supervision, and overall
melalui penerapan Four Key Focus (4KF), yang bertujuan             execution discipline.
meningkatkan pengendalian risiko, pembelajaran dari
insiden, pengawasan di lini terdepan, serta disiplin
pelaksanaan secara keseluruhan.

Investigasi menyeluruh atas kejadian fatalitas telah               A comprehensive investigation into the fatality was
dilakukan dan diikuti dengan tindakan korektif yang                conducted, followed by prompt corrective actions to
cepat untuk mengatasi akar penyebab serta menutup                  address root causes and close identified gaps. Building
celah yang teridentifikasi. Berdasarkan hal tersebut,              on this, the Company continues to strengthen its safety
Perseroan terus memperkuat pendekatan keselamatannya               approach through improved frontline execution, consistent
melalui peningkatan pelaksanaan di lini terdepan,                  application of risk management practices, and enhanced
penerapan praktik manajemen risiko yang konsisten,                 learning from incidents. These efforts are supported by
serta penguatan pembelajaran dari insiden. Upaya ini               ongoing development of workforce capability, increased
didukung oleh pengembangan kapabilitas tenaga kerja                use of data-driven insights, and a more proactive, people-
secara berkelanjutan, peningkatan pemanfaatan wawasan              centered safety culture to prevent recurrence and drive
berbasis data, serta penguatan budaya keselamatan yang             continuous improvement across operations. [OJK F.1]
lebih proaktif dan berfokus pada manusia, guna mencegah
kejadian serupa dan mendorong perbaikan berkelanjutan di
seluruh operasional. [OJK F.1]

Untuk operasional di Australia, Perseroan berhasil                 For the Australia operations, the Company maintained zero
mempertahankan nihil fatalitas terkait pekerjaan selama            work-related fatalities throughout 2022-2025, reflecting the
periode 2022–2025, yang mencerminkan konsistensi                   maintenance of strong safety protocols. Total recordable
penerapan protokol keselamatan yang kuat. Pada tahun               injuries are halved in 2025 compared to 2024, while lost
2025, jumlah cedera yang dapat dicatat berkurang hingga            days has decreased by 75% in 2025 compared to 2024,
50% dibandingkan tahun 2024, sementara jumlah hari                 demonstrating an ongoing commitment in ensuring a safe
kerja hilang menurun sebesar 75% dibandingkan tahun                and healthy operation for its employees.
sebelumnya, menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam
memastikan operasional yang aman dan sehat bagi
karyawan.

Ke depan, Perseroan tetap berkomitmen untuk mewujudkan             Moving forward, the Company remains dedicated to
lingkungan kerja tanpa kecelakaan (sss) di seluruh                 fostering a zero-harm environment across all operations
operasional melalui investasi berkelanjutan dalam                  through continued investments in safety maturity, employee
peningkatan kematangan keselamatan, program kesehatan              wellness and wellbeing programs, enhanced analytical
dan kesejahteraan karyawan, penguatan kapabilitas                  capabilities, and technological optimization. The goal
analisis, serta optimalisasi teknologi. Tujuan utama tetap         remains clear: to protect the Company’s workforce while
jelas, yaitu melindungi seluruh tenaga kerja Perseroan             building a resilient safety culture that supports sustainable
sekaligus membangun budaya keselamatan yang tangguh                transformation.
untuk mendukung transformasi yang berkelanjutan.




                                           Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      207
Page 210
Kecelakaan Kerja di Seluruh Operasional
Occupational Accidents across all operations

                                 Item                                       Unit                 2023            2024            2025

                                                                       Indonesia
 Jumlah fatalitas akibat cedera terkait kerja                              kasus
                                                                                                           1               0               1
 Number of fatalities as a result of work-related injury                    case
 Jumlah cedera kerja berdampak tinggi (tidak termasuk fatalitas)           kasus
 Number of high-consequence work-related injuries (excluding                case                           1               1               1
 fatalities)
 Jumlah cedera kerja tercatat                                              kasus
                                                                                                           5               3              10
 Number of recordable work-related injuries                                 case
 Jumlah jam kerja                                                           jam
                                                                                               71.340.308,76    71.866.043,61   67.668.056,18
 Number of hours worked                                                     hour
 Jumlah penyakit akibat kerja                                              kasus
                                                                                                           0               0               0
 Number of occupational diseases                                            case
 Jumlah kejadian berbahaya/nyaris celaka (near miss)                       kasus
                                                                                                         190             214             273
 Number of dangerous occurrences/near misses                                case
 Jumlah hari kerja hilang                                                   hari
                                                                                                        6.019              6            6.017
 Number of lost days                                                        day
                                                                        Australia
 Jumlah fatalitas akibat cedera terkait kerja                              kasus
                                                                                                           0               0               0
 Number of fatalities as a result of work-related injury                    case
 Jumlah cedera kerja berdampak tinggi (tidak termasuk fatalitas)           kasus
 Number of high-consequence work-related injuries (excluding                case                           4               3               2
 fatalities)
 Jumlah cedera kerja tercatat                                              kasus
                                                                                                          13              12               6
 Number of recordable work-related injuries                                 case
 Jumlah jam kerja                                                           jam
                                                                                                2.936.993,76     2.961.519,85      2.632.353
 Number of hours worked                                                     hour
 Jumlah penyakit akibat kerja                                              kasus
                                                                                                           0               1               1
 Number of occupational diseases                                            case
 Jumlah kejadian berbahaya/nyaris celaka (near miss)                       kasus
                                                                                                           1               1             114
 Number of dangerous occurrences/near misses                                case
 Jumlah hari kerja hilang                                                   hari
                                                                                                          91              66              14
 Number of lost days                                                        day
                                                                    Amerika Serikat
 Jumlah fatalitas akibat cedera terkait kerja                              kasus                 N/A              N/A
                                                                                                                                           0
 Number of fatalities as a result of work-related injury                    case
 Jumlah cedera kerja berdampak tinggi (tidak termasuk fatalitas)           kasus                 N/A              N/A
 Number of high-consequence work-related injuries (excluding                case                                                           4
 fatalities)
 Jumlah cedera kerja tercatat                                              kasus                 N/A              N/A
                                                                                                                                           6
 Number of recordable work-related injuries                                 case
 Jumlah jam kerja                                                           jam                  N/A              N/A
                                                                                                                                     437.106
 Number of hours worked                                                     hour
 Jumlah penyakit akibat kerja                                              kasus                 N/A              N/A
                                                                                                                                           0
 Number of occupational diseases                                            case
 Jumlah kejadian berbahaya/nyaris celaka (near miss)                       kasus                 N/A              N/A
                                                                                                                                          33
 Number of dangerous occurrences/near misses                                case
 Jumlah hari kerja hilang                                                   hari                 N/A              N/A
                                                                                                                                         165
 Number of lost days                                                        day
                                                              Terkonsolidasi | Consolidated
 Jumlah fatalitas akibat cedera terkait kerja                              kasus
                                                                                                           1               0               1
 Number of fatalities as a result of work-related injury                    case
 Jumlah cedera kerja berdampak tinggi (tidak termasuk fatalitas)           kasus
 Number of high-consequence work-related injuries (excluding                case                           5               4               7
 fatalities)
 Jumlah cedera kerja tercatat                                              kasus
                                                                                                          19              15              22
 Number of recordable work-related injuries                                 case
 Jumlah jam kerja                                                           jam
                                                                                               74.277.302,52    74.827.563,46     68.105.162
 Number of hours worked                                                     hour




208           Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 211
                                                                                                                                                    Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                                                  Environmental Stewardship




                                   Item                                                Unit                     2023                     2024                     2025

Jumlah penyakit akibat kerja                                                          kasus
                                                                                                                            0                        1                          1
Number of occupational diseases                                                        case
Jumlah kejadian berbahaya/nyaris celaka (near miss)                                   kasus
                                                                                                                         191                      215                      306
Number of dangerous occurrences/near misses                                            case
Jumlah hari kerja hilang                                                                hari
                                                                                                                       6.110                        72                   6.196
Number of lost days                                                                     day
Catatan | Remark:
Data tahun 2023 dan 2024 tidak mencakup ACG (operasional Amerika Serikat) karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2025. Data ACG akan dikonsolidasikan sejak tanggal
akuisisi | Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity was acquired in 2025. The Data from ACG will be consolidated from the date of
acquisition onward




                                                              Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity                       209
Page 212
      Transformasi Masyarakat
      Community Transformation




210   Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 213
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity   211
Page 214
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
[GRI 413-1] [OJK F.23]




212        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 215
                                                                                                                      Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                    Environmental Stewardship




Masyarakat merupakan pemangku kepentingan yang                     Communities are a vital stakeholder group for the Company.
sangat penting bagi Perseroan. Sebagai bagian dari                 As part of its sustainability journey, the Company is committed
perjalanan  keberlanjutan,  Perseroan     berkomitmen              to delivering positive social outcomes that improve the
untuk memberikan dampak sosial yang positif guna                   wellbeing of local communities, especially those residing
meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang              near its mining operations. Priority is placed on minimizing
berada di sekitar wilayah operasional pertambangan.                any potential negative effects on these communities, while
Perseroan memprioritaskan upaya untuk meminimalkan                 fostering strong, harmonious relationships support the long-
potensi dampak negatif terhadap masyarakat, sekaligus              term continuity of its operations.
membangun hubungan yang kuat dan harmonis demi
mendukung keberlanjutan jangka panjang operasional
Perseroan.

Dengan beroperasi di Indonesia, Australia, dan Amerika             Operating across Indonesia, Australia and the United
Serikat, Perseroan menyesuaikan pendekatan dukungan                States of America (USA), the Company tailors its approach
kepada masyarakat berdasarkan konteks sosial dan                   to community support to reflect the specific social and
ekonomi di masing-masing negara.                                   economic contexts of each country.

Di Indonesia, program Tanggung Jawab Sosial Perseroan              In Indonesia, the Company’s Corporate Social Responsibility
(Corporate Social Responsibility/CSR) semakin difokuskan           (CSR) program increasingly emphasizes community
pada pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang                  empowerment, in particular education and livelihood
pendidikan dan pengembangan mata pencaharian.                      development. In Australia, CSR efforts primarily centre on
Sementara itu, di Australia dan Amerika serikat, pelaksanaan       sponsorships and donations that address local needs.
CSR terutama dilakukan melalui program sponsorship dan
donasi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat
setempat.

Melalui inisiatif CSR dan Pengembangan Masyarakat,                 Through its CSR and Community Development initiatives,
Perseroan berupaya menciptakan nilai bersama serta                 the Company strives to create shared value and contribute
berkontribusi secara bermakna terhadap kemajuan                    meaningfully to societal progress. These efforts are aligned
sosial. Upaya tersebut sejalan dengan tujuan Pemerintah            with the Government’s objectives to achieve the United
dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan                      Nations Sustainable Development Goals (SDGs). [GRI 3-3]
Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). [GRI
3-3]




DASAR KEBIJAKAN CSR [GRI 2-23]                                     BASIS OF CSR POLICY [GRI 2-23]

Kebijakan CSR di Indonesia                                         Basis of CSR policy in Indonesia
Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kebijakan               In addition to providing benefits for the community, BUMA
Tanggung Jawab Sosial Perseroan (Corporate Social                  International’s CSR policy in Indonesia is also based on the
Responsibility/CSR) BUMA International di Indonesia                following provisions and regulations:
didasarkan pada ketentuan dan peraturan perundang-
undangan berikut:


                                           Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      213
Page 216
•     Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun                       •     Indonesia Law No. 40 Year 2007 concerning Limited
      2007 tentang Perseroan Terbatas.                                            Liability Company
•     Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun                       •     Indonesia Law No. 25 Year 2007 concerning Investment,
      2007 tentang Penanaman Modal, khususnya Pasal 15                            Article 15 letter b states that every investor is obliged to
      huruf b yang mewajibkan setiap penanam modal untuk                          carry out CSR program
      melaksanakan program CSR.
•     Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor                         •     Government Regulation of the Republic of Indonesia
      47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan                             No. 47 Year 2012 concerning Social and Environmental
      Lingkungan Perseroan Terbatas.                                              Responsibility of Limited Liability Company
•     Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral                      •     Indonesia Minister of Energy and Mineral Resources
      Republik Indonesia Nomor 1827 K/30/MEM/2018                                 Decree No. 1827 K/30/MEM/2018 concerning the
      tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik                                   Implementation Guidelines of Good Mining Engineering
      Pertambangan yang Baik.                                                     Standard
•     Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral                      •     Indonesia Minister of Energy and Mineral Resources
      Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2018 tentang                              Regulation No. 26 Year 2018 Concerning the
      Pelaksanaan Kaidah Pertambangan yang Baik dan                               Implementation of Good Mining Standards and
      Pengawasan Pertambangan Mineral dan Batubara.                               Monitoring of Mineral and Coal Mining
•     Keputusan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara                      •     Decree of the Director General of Mineral and Coal
      Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral                                  of the Ministry of Energy and Mineral Resources of
      Republik Indonesia Nomor 185.K/37.04/DJB/2019                               Indonesia No. 185.K/37.04/ DJB/2019 – Technical
      tentang Pedoman Teknis Keselamatan Pertambangan                             Guidelines of Mining Safety and Implementation,
      serta Penerapan, Penilaian, dan Pelaporan Sistem                            Assessment, and Reporting of Mineral and Coal Mining
      Manajemen Keselamatan Pertambangan Mineral dan                              Safety Management System
      Batubara.

Dasar Kebijakan CSR di Australia                                            Basis of CSR policy in Australia
Untuk operasional di Australia, kebijakan CSR Perseroan                     In the Australia operation, the CSR policies are based on the
didasarkan pada Corporations Act 2001 (Cth).                                Corporation Act 2001 (Cth).

Perseroan menerapkan prinsip-prinsip tersebut dan                           The Company follows the principles mentioned above and
mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut:                                   takes the following into account:
•   Mematuhi standar etika yang ditetapkan dalam Kode                       •   Complying with the ethical standards set forth in the
    Etik Perseroan.                                                             corporate code of conduct.
•   Menghormati hak asasi manusia, termasuk hak-hak                         •   Respecting human rights, including the rights of
    masyarakat adat, serta berkontribusi secara aktif                           indigenous people, and actively contributing to the
    kepada komunitas di wilayah operasional. Komitmen                           communities where the Company operates. This
    ini diwujudkan melalui kebijakan dan inisiatif                              commitment is demonstrated through policies and
    yang mendorong pengembangan sosial-ekonomi,                                 initiatives that promote socio-economic development,
    pemberdayaan masyarakat, serta program filantropi                           community empowerment, and philanthropic programs
    untuk meningkatkan kesejahteraan.                                           designed to enhance overall well-being.
•   Mendorong keterlibatan pemangku kepentingan secara                      •   Fostering continuous, open and constructive
    berkelanjutan, terbuka, dan konstruktif.                                    engagement with stakeholders.

Kebijakan CSR Perseroan dapat diakses melalui situs web:                    The Company’s CSR policy can be found on its website at
https://bumainternational.com/esg-policies.                                 https://bumainternational.com/esg-policies.




214         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 217
                                                                                                                           Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                         Environmental Stewardship




Theory Of Change
Theory Of Change


THEORY OF CHANGE                                                         THEORY OF CHANGE

Pendekatan dampak sosial Perseroan difokuskan pada                       The Company’s social impact approach is focused on two
dua tema prioritas, yaitu pendidikan, dengan penekanan                   priority themes, education, focusing on improving access
pada peningkatan akses dan kualitas pendidikan, serta                    to and of quality education, and livelihood, supporting
mata pencaharian, melalui dukungan bagi masyarakat agar                  communities to have opportunities for better job and
memiliki peluang kerja dan kewirausahaan yang lebih baik                 entrepreneurship to build financial independence and
guna membangun kemandirian dan ketangguhan ekonomi.                      resilience. These two themes guide the Company and its
Kedua tema ini menjadi landasan bagi Perseroan dan                       subsidiaries’ approach in developing their social impact
entitas anak dalam merancang serta melaksanakan inisiatif                initiatives.
dampak sosial.

Pada tahun 2025, Perseroan mengadopsi kerangka Theory                    In 2025, the Company adopted the Theory of Change (ToC)
of Change (ToC) untuk memastikan keterkaitan yang jelas                  framework to ensure continuity between the resources
antara sumber daya yang dialokasikan dan dampak sosial                   deployed and the social impacts generated. The framework
yang dihasilkan. Kerangka ini membantu mendefinisikan                    helps to define the problems to be addressed, the outcomes
permasalahan yang dihadapi, hasil yang ingin dicapai,                    and the pathway to achieve them. Developed over the course
serta jalur pencapaiannya. Dikembangkan selama satu                      of one year which included several field interviews and FGDs,
tahun melalui berbagai wawancara lapangan dan diskusi                    this framework moves the Company beyond just measuring
kelompok terarah (Focus Group Discussions/FGD), kerangka                 how many people benefitted from a program, to assessing
ToC mendorong Perseroan untuk tidak hanya mengukur                       how their lives are improved as a result. The completed
jumlah penerima manfaat, tetapi juga menilai sejauh mana                 social impact theory of change provides a more focused
kualitas hidup mereka mengalami peningkatan. Kerangka                    and measurable approach in developing and implementing
ini memberikan pendekatan yang lebih terarah dan terukur                 social initiatives.
dalam pengembangan serta pelaksanaan inisiatif sosial.


Theory of Change - BUMA Indonesia

    Theme      Problems Category      Beneficiaries                     Output                                      Outcomes
    Theme      Problems Category      Beneficiaries                     Output                                      Outcomes

                                   Student                 #student received scholarship;      #students completed higher education;
              Education Access     Student                 #student received scholarship;      #students completed higher education;
EDUCATION     and Quality                                                                      #teacher who obtains certificate of competence
EDUCATION     Education Access     Teacher                 #teacher received training          specific about teaching certificate
              and Quality          Teacher                 #teacher received training          #teacher who obtains certificate of competence
                                                                                               specific about teaching certificate
                                                           #job seeker received training in    job seeker who obtains jobs in mining (e.g. BUMA
              Life in Mining       Job Seeker              mining competence                   School)
LIVELIHOOD
              Life in Mining       Job Seeker              #job seeker received training in    job seeker who obtains jobs in mining (e.g. BUMA
                                                           mining competence                   School)
                                                           #local vendor that have an          local vendor whose revenue is stable or growing
                                   Local Vendor            agreement with BIG’s                during the engaged by BIG
                                   Local Vendor            #local vendor that have an          local vendor whose revenue is stable or growing
                                                           agreement with BIG’s                during the engaged by BIG
                                                                                               #job seeker who obtains jobs beyond mining (e.g:
                                                                                               JIKAMAKA, BLK)
              Life Beyond Mining
                                                           #job seeker received training       #job seeker who obtains jobs beyond mining (e.g:
                                   Job Seeker              beyond mining competence            JIKAMAKA, BLK)
                                   Job Seeker              #job seeker received training       #Job seeker establishes new business beyond
                                                           beyond mining competence            mining
                                                                                               #Job seeker establishes new business beyond
                                                                                               mining
                                                                                               #entrepreneur obtain income standard based on the
                                                           #entrepreneur received training
                                   Entrepreneur                                                District Minimum Wage (UMK) (e.g: Wifepreneur)
                                                           #job seeker received training
                                   Entrepreneur                                                #entrepreneur obtain income standard based on the
                                                           beyond mining competence
                                                                                               District Minimum Wage (UMK) (e.g: Wifepreneur)




                                                Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity           215
Page 218
 Theory of Change - BUMA Indonesia

      Theme        Problems Category         Beneficiaries                    Output                                       Outcomes
      Theme        Problems Category         Beneficiaries                    Output                                       Outcomes

                                                                                                       #farmers who have increase productivity
                                                                                                       (“mandatory”)
                                         Farmer                  #farmer received training #farmer     #farmers who have increase productivity
                                         Farmer                  received training                     (“mandatory”)
                                                                                                       #farmers who have increase income (“situational”)
                                                                                                       #farmers who have increase income (“situational”)
                  Employee Wellbeing
 EDUCATION &      & Development          BGE Employee            #BIG’s employee                       #employees satisfied
 LIVELIHOOD       Employee Wellbeing     BGE Employee            #BIG’s employee                       #employees satisfied
                  & Development
                                                                 #received financial support
                                                                 #received tools, equipment, and
                                                                 supplies
 Social License to Operate               Others                  #etc
                                                                                                       -
 Social License to Operate               Others                  #received financial support
                                                                 #received tools, equipment, and
                                                                 supplies
                                                                 #etc


Perseroan menyadari bahwa inisiatif filantropi tetap                          The Company recognizes that philanthropic initiatives
memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan                            remain important in building trust with local stakeholders.
dengan para pemangku kepentingan lokal. Kegiatan ini                          These activities are incorporated into the TOC under the
diintegrasikan dalam Theory of Change (ToC) Perseroan                         Social License to Operate category. The Company will
pada kategori Social License to Operate. Perseroan akan                       continue to review and refine the framework to ensure it
terus meninjau dan menyempurnakan kerangka tersebut                           remains suitable and applicable.
untuk memastikan kesesuaiannya serta penerapannya di
seluruh unit usaha Perseroan lainnya.

Tata Kelola Program CSR [GRI 413-1]                                           CSR Program Governance [GRI 413-1]
Untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program                            To strengthen the effectiveness of its on-going CSR
CSR yang berkelanjutan, Perseroan telah membentuk tim                         programs, an External Relations (ER) Team has been
Hubungan Eksternal (ER) yang beroperasi baik di kantor                        established both at the office and at project sites. The ER
maupun di lokasi proyek. Tim ER bekerja secara erat dengan                    Team works closely with mine owners and local government
pemilik tambang dan pemerintah daerah, serta memiliki                         authorities and is responsible for:
tanggung jawab sebagai berikut:

a.    Melakukan pemetaan dan analisis sosial, serta                           a.    Conducting social mapping and analysis, as well as
      menilai pelaksanaan dan hasil program CSR dan                                 assessing the implementation and outcomes of CSR
      Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM)                                and Community Development & Empowerment (PPM)
      di seluruh lokasi proyek dan unit usaha.                                      programs across all project locations and business
                                                                                    units.
b.    Menetapkan fokus program CSR di setiap lokasi proyek                    b.    Determining CSR focus areas at project sites and
      dan mengelompokkannya ke dalam tiga zona, Ring                                categorizing them into three zones, Ring 1, Ring 2, and
      1, Ring 2, dan Ring 3, sebagai pendekatan terstruktur                         Ring 3, to provide a structured approach for addressing
      dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang                                      community needs impacted by the Company’s
      terdampak oleh kegiatan operasional Perseroan.                                operations.
c.    Memprioritaskan      inisiatif  komunikasi        serta                 c.    Prioritizing communication initiatives and updating the
      memperbarui catatan kegiatan dan dokumentasi                                  CSR activity records and budget documentation.
      anggaran CSR.
d.    Menyusun kegiatan dan anggaran program CSR/PPM                          d.    Establishing CSR/PPM program activities and
      dengan mempertimbangkan pemetaan sosial dan                                   budgets by considering social and stakeholder
      pemangku kepentingan, program CSR/PPM pelanggan,                              mapping, customer CSR/PPM programs, ESG and SDG
      aspek ESG dan SDGs, serta faktor relevan lainnya.                             considerations, and other relevant factors.
e.    Melaporkan hasil dan temuan pelaksanaan program                         e.    Reporting the results and findings from the CSR/PPM
      CSR/PPM                                                                       Programs




216           Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 219
                                                                                                                     Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                   Environmental Stewardship




Perseroan secara berkala mengevaluasi efektivitas kegiatan        The Company regularly evaluates the effectiveness of its
CSR melalui proses pemantauan dan pelaporan yang                  CSR activities through structured monitoring and reporting
terstruktur. Setiap triwulan, Tim ER menyampaikan laporan         processes. Every quarter, BUMA’s ER team submits reports
mengenai pelaksanaan tugas dan kemajuan program                   on its responsibilities and progress to the head office, which
kepada kantor pusat, yang selanjutnya memberikan                  subsequently provides updates to the the local government’s
pembaruan kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal                 Investment Coordinating Board (BKPM).
(BKPM) di tingkat daerah.

Untuk operasional di Australia, pengelolaan kegiatan CSR          In the Company’s Australian operations, CSR activities
dilakukan secara langsung oleh Project Manager di masing-         are managed directly by the Project Manager of each site
masing lokasi proyek guna memastikan bahwa program                to ensure that the programs address the needs of the
yang dilaksanakan selaras dengan kebutuhan masyarakat             surrounding communities.
di sekitar wilayah operasional.

Pedoman Konsultasi Masyarakat                                     Community Consultation Guidelines
Sebelum melaksanakan inisiatif CSR, Perseroan terlebih            Before implementing CSR initiatives, the Company first
dahulu mengidentifikasi kebutuhan, harapan, dan tantangan         identifies the needs, expectations, and challenges faced
yang dihadapi masyarakat. Proses ini mencakup pelibatan           by the community. This process includes engagement with
pemangku kepentingan lokal, termasuk institusi terkait            local stakeholders, including relevant institutions (such as
(seperti pemerintah daerah), tokoh masyarakat, dan                the local regional government), community leaders, and
kelompok masyarakat. Dengan memahami prioritas dan                community groups. By understanding local priorities and
keterbatasan lokal, Perseroan berupaya merancang program          constraints, the Company seeks to develop CSR programs
CSR yang memberikan solusi praktis serta manfaat yang             that deliver practical solutions and meaningful benefits to
bermakna bagi masyarakat.                                         the community.

Perencanaan dan pelaksanaan program CSR di seluruh                The planning and implementation of CSR programs across
operasional BUMA dipandu oleh Prosedur Operasional                the Company’s operations are guided by internal SOPs
Standar (SOP) internal yang menetapkan pendekatan                 that define a consistent approach to stakeholder profiling,
yang konsisten dalam pemetaan pemangku kepentingan,               engagement delivery, dispute management, and outcome
pelaksanaan keterlibatan, pengelolaan sengketa, serta             evaluation to support continuous improvement.
evaluasi hasil guna mendukung perbaikan berkelanjutan.

Melalui pendekatan yang terstruktur dan partisipatif              Through this structured and participatory approach, the
ini, Perseroan bertujuan memastikan bahwa inisiatif               Company aims to ensure that its community initiatives
pengembangan masyarakat bersifat responsif, transparan,           are responsive, transparent, and capable of generating
serta mampu menciptakan nilai sosial yang berkelanjutan           sustainable, long-term social value.
dalam jangka panjang.

Pelibatan Pemangku Kepentingan dalam Perencanaan                  Stakeholders Involvement in Community Program
Program Masyarakat [GRI 413-1]                                    Planning [GRI 413-1]
Perseroan memandang pelibatan pemangku kepentingan                The Company views stakeholder involvement in the
dalam perencanaan dan pelaksanaan program masyarakat              planning and implementation of community programs as
sebagai elemen kunci dalam keterlibatan dengan komunitas.         a key aspect of community engagement. Through active
Melalui kolaborasi aktif dengan pemangku kepentingan              collaboration with relevant stakeholders and vulnerable
terkait dan kelompok rentan, serta pengidentifikasian dan         groups and the identification and mitigation of potential
mitigasi potensi dampak negatif, Perseroan memastikan             negative impacts, the Company ensures that its initiatives
bahwa inisiatif yang dijalankan selaras dengan kebutuhan          are aligned with the needs and expectations of the local
dan harapan masyarakat setempat. Pendekatan proaktif ini          communities. This proactive approach enhances program
meningkatkan efektivitas program, memperkuat hubungan             effectiveness, strengthens community relationships, and
dengan masyarakat, serta mendukung pembangunan                    supports sustainable development while delivering positive
berkelanjutan dengan menghasilkan dampak sosial yang              social outcomes.
positif.

Pada operasional Perseroan di Indonesia, pelibatan                In the Company’s Indonesia operations, stakeholder
pemangku kepentingan diintegrasikan ke dalam tiga tahap           involvement is integrated across three key phases of CSR
utama pelaksanaan program CSR, yaitu:                             program implementation:




                                          Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      217
Page 220
1.    Tahap Pendahuluan (Pra-Pelaksanaan):                                  1.    Antecedent Phase (Pre-Implementation):
      Perseroan mengumpulkan data kebutuhan masyarakat                            During this phase, the Company gathers data on
      melalui berbagai forum, seperti musyawarah                                  community needs through various platforms, such as
      perencanaan pembangunan desa (Musrenbangdes),                               government-led village development planning meetings
      forum koordinasi CSR, pertemuan resmi ad hoc, serta                         (Musrenbangdes), CSR coordination forums, ad hoc
      diskusi informal dengan tokoh masyarakat setempat.                          official meetings, and informal discussions with local
                                                                                  community leaders.

2.    Transaction Phase (Implementation):                                   2.    Transaction Phase (Implementation):
      •   Pada tahap ini, intensitas keterlibatan dengan                          •   At this stage, engagement with relevant
          pemangku kepentingan meningkat, dan tim CSR                                 stakeholders increases, and the CSR team
          menyusun kerangka program CSR. Pelaksanaan                                  develops the CSR program framework. Program
          program dapat dilakukan melalui:                                            delivery may involve:
      •   Kolaborasi dengan pakar atau mitra eksternal untuk                      •   Collaborating with subject matter experts or
          program yang bersifat teknis atau transformatif;                            external partners for technical or transformational
                                                                                      programs,
      •   Kemitraan dengan institusi pemerintah daerah                            •   Partnerships with local government institutions
          untuk inisiatif yang sejalan dengan prioritas                               for initiatives aligned with public priorities (e.g.,
          publik (misalnya pencegahan stunting dan                                    stunting prevention, infrastructure development),
          pengembangan infrastruktur); atau                                           or
      •   Pelaksanaan langsung oleh tim internal Perseroan                        •   Direct implementation by internal Company teams
          untuk kegiatan berbasis donasi (misalnya                                    for donation-based activities (e.g., provision
          bantuan kebutuhan pokok dan perbaikan jalan                                 of basic food assistance, road repairs using
          menggunakan peralatan milik Perseroan).                                     Company-owned equipment).

3.    Tahap Hasil (Pasca-Pelaksanaan):                                      3.    Outcomes Phase (Post-Implementation):
      Dilakukan pemantauan dan evaluasi untuk menilai                             Monitoring and evaluation are conducted to assess
      efektivitas program, termasuk penggunaan sumber                             program effectiveness, including the use of financial
      daya keuangan, ketepatan sasaran penerima manfaat,                          resources, accuracy of beneficiary targeting, positive
      dampak sosial yang dihasilkan, serta isu yang muncul                        social impact, and any issues encountered during
      selama pelaksanaan.                                                         implementation.

Sementara itu, pada operasional Perseroan di Australia,                     In the Company’s Australia operations, community
keterlibatan masyarakat terutama dilakukan melalui                          engagement is primarily conducted through sponsorship
program sponsorship dan donasi. Setiap proposal dinilai                     and donation programs. Proposals are assessed based
berdasarkan kebutuhan masyarakat yang teridentifikasi,                      on demonstrated community needs, alignment with local
keselarasan dengan prioritas lokal di sekitar wilayah                       priorities near operational areas, and the potential social
operasional, serta potensi manfaat sosial dari inisiatif yang               benefit of the initiative.
diusulkan.




218         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 221
                                                                                                                      Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                    Environmental Stewardship




Kesehatan dan Keselamatan Masyarakat
Community Health and Safety


Dampak Operasional Negatif Aktual dan Potensial yang               Significant Actual and Potential Operational Negative
Signifikan terhadap Masyarakat Sekitar [GRI 413-2] [OJK            Impacts on Surrounding Communities [GRI 413-2] [OJK
F.23]                                                              F.23]
Menyadari bahwa kegiatan operasional dapat berdampak               Recognizing that its operations may affect nearby
terhadap masyarakat di sekitar wilayah kerja, Perseroan            communities, the Company is committed to conducting
berkomitmen untuk melaksanakan seluruh aktivitas sesuai            all activities in accordance with industry best practices. To
dengan praktik terbaik industri. Untuk mengelola potensi           address these potential impacts, the Company implements
dampak tersebut, Perseroan menerapkan berbagai langkah             a range of mitigation measures through its risk management
mitigasi melalui kerangka manajemen risiko yang juga               framework, which is also adopted by its mining contracting
diadopsi oleh entitas anak yang bergerak di bidang jasa            subsidiaries. These measures include:
pertambangan. Langkah-langkah tersebut meliputi:

•   Tim SHE bertanggung jawab mengelola risiko                     •     The SHE Team is responsible for managing
    lingkungan yang berkaitan dengan kualitas air, tanah,                environmental risks related to water, soil, and air
    dan udara. Perseroan telah menetapkan kebijakan                      quality. The Company has established comprehensive
    Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan                     Occupational Health, Safety, and Environment (OHSE)
    (Occupational Health, Safety, and Environment/OHSE)                  policies aimed at minimizing risks that could adversely
    yang komprehensif guna meminimalkan risiko yang                      affect stakeholders.
    dapat berdampak negatif terhadap para pemangku
    kepentingan.
•   Tim Operasional mengawasi kegiatan penyiraman                  •     The operations team oversees road watering, safe
    jalan, peledakan yang aman dan terkontrol, serta                     and controlled blasting, and maintaining clear and
    pemeliharaan akses jalan agar tetap aman dan dapat                   accessible roads for local communities.
    digunakan oleh masyarakat.
•   Tim Hubungan Eksternal (ER) secara aktif mengelola             •     The External Relation (ER) team actively manages and
    dan menindaklanjuti keluhan yang disampaikan oleh                    responds to complaints from communities surrounding
    masyarakat di sekitar lokasi pertambangan.                           the mining sites.

Berdasarkan pemantauan berkala yang dilakukan oleh Tim             Based on ongoing monitoring by the Company’s ER team
ER dan divalidasi oleh Project Manager di masing-masing            and validated by each site’s Project Manager, no significant
lokasi, tidak terdapat dampak negatif yang signifikan              negative impacts on surrounding communities have been
terhadap masyarakat sekitar di tahun 2025.                         identified in 2025.

Hak atas Tanah, Sumber Daya, dan Hak Masyarakat Adat               Rights to Land, Resources and Rights Of Indigenous
[GRI 411-1] [OJK F.24]                                             People [GRI 411-1] [OJK F.24]
The Perseroan berkomitmen untuk menghormati dan                    The Company is committed to respecting and upholding
menjunjung tinggi hak asasi manusia masyarakat di wilayah          the human rights of the communities where it operates,
operasional, termasuk hak atas tanah, warisan budaya, dan          including rights to land, cultural heritage, and local social
struktur sosial setempat. Sebagai kontraktor pertambangan          structures. As a coal mining contractor, the Company does
batubara, Perseroan tidak memiliki keterlibatan langsung           not directly engage with land ownership or resource rights
dalam kepemilikan tanah maupun hak atas sumber                     at the project sites, nor is it involved in land acquisition
daya di lokasi proyek, serta tidak terlibat dalam kegiatan         activities. Furthermore, the Company also does not have
pembebasan lahan. Selain itu, Perseroan juga tidak memiliki        direct responsibility over the relocation, remediation, and
tanggung jawab langsung atas relokasi, pemulihan, maupun           compensation of affected communities. However, it remains
kompensasi masyarakat terdampak. Namun demikian,                   fully committed to supporting the relocation, remediation,
Perseroan tetap berkomitmen untuk mendukung program                and compensation programs of mine owners in accordance
relokasi, pemulihan, dan kompensasi yang dilaksanakan              with global best practice.
oleh pemegang izin tambang sesuai dengan praktik terbaik
global.

Sepanjang pengetahuan Perseroan, para pemegang konsesi             To the best of the Company’s knowledge, concession holders
menerapkan prinsip Persetujuan atas dasar Informasi                implement the Free, Prior and Informed Consent (FPIC)
Awal Tanpa Paksaan (FPIC) guna memastikan bahwa hak-               process to ensure that the rights of local and indigenous
hak masyarakat lokal dan masyarakat adat dihormati dan             communities are respected and upheld.
dilindungi.

                                           Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      219
Page 222
Beberapa kegiatan pertambangan memerlukan akses                              Certain mining activities require access to land for
lahan untuk eksplorasi, penyimpanan batubara dan                             prospecting, exploration, coal and waste storage,
limbah, pengolahan, transportasi, serta distribusi, yang                     processing, transportation, and distribution. These activities
berpotensi berdampak pada masyarakat sekitar. Tanggung                       may affect local communities. Responsibility for managing
jawab atas pengelolaan dampak tersebut berada pada                           these impacts rests with the mine owners. Nevertheless,
pemilik tambang. Meski demikian, Perseroan menerapkan                        the Company adopts a collaborative approach by engaging
pendekatan kolaboratif dengan melibatkan para pemangku                       with affected stakeholders and supporting mine owners
kepentingan terdampak serta mendukung pemilik tambang                        in initiatives that generate positive community impacts,
dalam berbagai inisiatif yang memberikan dampak positif                      including community development programs.
bagi masyarakat, termasuk melalui program pengembangan
masyarakat.

Pada tahun 2025, tidak terdapat laporan insiden yang terkait                 In 2025, there were no reported incidents of displacement,
dengan pemindahan paksa, konflik, maupun ketegangan                          conflict, or tension related to land rights or Indigenous
yang berhubungan dengan hak atas tanah atau hak                              peoples’ rights.
masyarakat adat.

Konflik dan Keamanan [GRI 410-1]                                             Conflicts and Security [GRI 410-1]
Salah satu tujuan utama Perseroan adalah memastikan                          A key goal of the Company is to ensure safe and efficient
kegiatan operasional pertambangan berjalan secara aman                       mining operations. Security personnel play a critical role
dan efisien. Personel keamanan memiliki peran penting                        in safeguarding operational areas and preventing potential
dalam menjaga area operasional dan mencegah potensi                          risks. However, the Company recognizes that the actions
risiko. Namun, Perseroan menyadari bahwa tindakan                            of security personnel, if not carefully managed, could
personel keamanan, apabila tidak dikelola dengan baik,                       unintentionally lead to conflicts, especially if they infringe
dapat berpotensi menimbulkan konflik, khususnya apabila                      on the human rights of local communities.
melanggar hak asasi manusia masyarakat setempat.

Perseroan mempekerjakan personel keamanan terutama                           The Company employs security personnels primarily for its
untuk operasional di Indonesia dan bekerja sama dengan                       operations in Indonesia and works closely with third-party
penyedia jasa keamanan pihak ketiga. Seluruh petugas                         security providers. All security officers are required to meet
keamanan diwajibkan memenuhi standar minimum                                 the minimum standards of the Gada Pratama Security Guard
Sertifikasi Satpam Gada Pratama, yang mencakup                               certification, which includes comprehensive training and
pelatihan dan kebijakan terkait hak asasi manusia guna                       policies on human rights to ensure that security practices
memastikan praktik pengamanan dilaksanakan secara etis                       are conducted ethically and responsibly. Training provided
dan bertanggung jawab. Materi pelatihan bagi personel                        to security personnel covers the following areas:
keamanan meliputi:

1.    Pengembangan          Interpersonal:       peningkatan                 1.    Interpersonal         Development:          Strengthening
      keterampilan komunikasi, etika profesional, serta                            interpersonal skills, professional ethics, and awareness
      pemahaman peran dan tanggung jawab personel                                  of the roles and responsibilities of security personnel.
      keamanan.
2.    Pengetahuan dan Keterampilan: pelatihan terkait                        2.    Knowledge and Skills: Training in areas such as
      kemampuan kepolisian terbatas, bela diri, pengenalan                         limited police capabilities, self-defense, recognition
      bahan peledak dan barang berharga, kewaspadaan                               of explosive and valuables, drug awareness, use of
      terhadap narkotika, penggunaan tongkat dan borgol,                           batons and handcuffs, marching and saluting, basic
      baris-berbaris dan penghormatan, bahasa Inggris dasar,                       English, OHSE principles, basic radio communication,
      prinsip OHSE, komunikasi radio dasar, tanggap darurat                        emergency response (fire, first aid), conflict de-
      (kebakaran dan pertolongan pertama), de-eskalasi                             escalation and use of security technology.
      konflik, serta penggunaan teknologi keamanan.
3.    Pengetahuan Hukum: pemahaman kerangka hukum                            3.    Legal Knowledge: Familiarization with applicable legal
      yang berlaku, termasuk Kitab Undang-Undang Hukum                             frameworks, including the Criminal Code (KUHP),
      Pidana (KUHP), Kitab Undang-Undang Hukum Acara                               Criminal Procedure Code (KUHAP), and other relevant
      Pidana (KUHAP), peraturan terkait, serta prinsip-prinsip                     regulations, human rights principles.
      hak asasi manusia.
4.    Kebugaran: pemeriksaan kesehatan dan penilaian                         4.    Fitness: Regular medical examinations and physical
      kebugaran fisik secara berkala untuk memastikan                              fitness assessments to ensure the security personnel
      personel keamanan mampu menjalankan tugasnya                                 are capable of performing their duties effectively.
      secara optimal.


220          Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 223
                                                                                                                                   Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                                 Environmental Stewardship




Perseroan tidak mempekerjakan personel keamanan untuk                           The Company does not employ security personnel for its
operasional di Australia dan Amerika Serikat.                                   operation in Australia and United States.

    Petugas Keamanan dan Pelatihan Hak Asasi Manusia untuk operasional indonesia
    Security Officers and Human Rights Training for BUMA Indonesia Operations
                                                  Jumlah Petugas      Jumlah Petugas Keamanan yang Telah           Persentase Petugas Keamanan yang
          Lokasi Kerja                              Keamanan                Menerima Pelatihan HAM                   Telah Menerima Pelatihan HAM
                             Vendor 2025
            Jobsite                              Number of Security    Number of Security Officers that Have     % of Security Officers that Have Received
                                                     Officers            Received Human Rights Training                  Human Rights Training
    LAT                  Global Arrow                            91                                         91                                      100%
    BIN                  Global Arrow                            36                                         36                                      100%
    BIN                  Menara         Borneo
                                                                 29                                         29                                      100%
                         Jaya
    IPR                  Nawakara                              101                                         101                                      100%
    IPR                  Global Arrow                            37                                         37                                      100%
    IBP                  Nawakara                                28                                         28                                      100%
    SDJ                  Nawakara                                49                                         49                                      100%
    ADT                  DKP (A5)                                42                                         42                                      100%
    ADT                  KJB                                     11                                         11                                      100%
    PKP                  Servanda                                40                                         40                                      100%
    BRC                  Global Arrow                            25                                         25                                      100%
    Total                                                      489                                         489                                      100%



Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat insiden pelanggaran                        Throughout 2025, there were no incidents of human rights
hak asasi manusia yang melibatkan petugas keamanan                              violations by the Company’s security officers.
Perseroan.

PENGADUAN PUBLIK [OJK F.24] [GRI 2-26] [GRI 413-1]                              PUBLIC COMPLAINTS [OJK F.24] [GRI 2-26] [GRI
                                                                                413-1]
Perseroan menyediakan saluran komunikasi yang terbuka                           The Company maintains open and accessible
dan mudah diakses untuk menerima masukan maupun                                 communication channels to receive feedback or complaints
pengaduan dari publik, khususnya masyarakat yang berada                         from the public, particularly from communities located
di sekitar wilayah operasional. Dalam mengelola dan                             near its operational areas. In managing and resolving
menindaklanjuti pengaduan publik, Perseroan menekankan                          public concerns, the Company places strong emphasis
pentingnya menjaga hubungan yang harmonis dengan                                on maintaining harmonious relationships with local
masyarakat setempat, yang didukung melalui:                                     communities, supported through:

•         Kunjungan rutin pelibatan masyarakat (Anjangsana)                     •     Regular community engagement visits (Anjangsana
          yang dilaksanakan sekurang-kurangnya satu kali setiap                       facility) conducted at least once a month by the ER
          bulan oleh Tim External Relations (ER) di sekitar setiap                    Team in communities surrounding each operational
          area operasional;                                                           area;
•         Komunikasi berkelanjutan melalui Tim External                         •     Ongoing communication via the External Relations and
          Relations dan Tim Keamanan; serta                                           Security Teams; and
•         Penyelenggaraan pertemuan formal maupun informal                      •     The organization of both formal and informal meetings
          dengan masyarakat setempat.                                                 with local communities.

Selain itu, publik dan pemangku kepentingan dapat                               Additionally, the public and stakeholders can utilize the
memanfaatkan        Sistem    Pelaporan     Pelanggaran                         Whistleblowing System, which serves as a platform for
(Whistleblowing System) sebagai sarana penyampaian                              submitting feedback and complaints. Complaints can be
masukan dan pengaduan, yang dapat disampaikan melalui:                          directed to:
Situs Web        : www.bumainternational.com                                    Website		         : www.bumainternational.com/buma
Email		          : d_fence@bukitmakmur.com                                      Email		           : d_fence@bukitmakmur.com
Whatsapp         : +62 813 188 70034 (24 Hours)                                 Whatsapp          : +62 813 188 70034 (24 Hours)

Setiap pengaduan yang diterima ditangani melalui proses                         Complaints received will be addressed through a
penilaian yang komprehensif dengan mempertimbangkan                             comprehensive assessment that considers the nature of the
karakteristik permasalahan, profil pemangku kepentingan,                        issue, stakeholder profiles, risk mitigation measures and a


                                                        Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity        221
Page 224
langkah mitigasi risiko, serta analisis Strengths, Weaknesses,             Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT)
Opportunities, and Threats (SWOT). Isu yang berdampak                      analysis. Issues with direct community impact, such as dust
langsung terhadap masyarakat, seperti debu dan kondisi                     and muddy roads, are prioritized and addressed promptly.
jalan berlumpur, diprioritaskan untuk ditangani secara cepat.              To date, no complaints or grievances have escalated into
Hingga saat ini, tidak terdapat pengaduan atau keluhan                     disputes with local communities. Beyond addressing public
yang berkembang menjadi sengketa dengan masyarakat                         concerns, the Company prioritizes the adoption of best
setempat.                                                                  practices in its mining operations to minimize risks and
                                                                           potential public criticism.

Di luar penanganan pengaduan publik, Perseroan                             Throughout 2025, the Company did not receive any public
memprioritaskan penerapan praktik terbaik dalam                            complaints in Indonesia, Australia or USA operating areas,
operasional pertambangan untuk meminimalkan risiko                         nor were any sanctions or fines imposed for regulatory or
dan potensi kritik publik. Sepanjang tahun 2025, Perseroan                 legal violations.
tidak menerima pengaduan publik di wilayah operasional
Indonesia, Australia, maupun Amerika Serikat, serta tidak
dikenakan sanksi atau denda atas pelanggaran ketentuan
peraturan maupun hukum.

Seluruh pengaduan publik juga dapat disampaikan kepada:                    All forms of public complaint can be submitted to:
PT BUMA Internasional Grup Tbk.                                            PT Bukit Makmur Mandiri Utama.
South Quarter Tower A, Penthouse Floor                                     South Quarter Tower A, Penthouse Floor
Jl. R.A. Kartini Kav 8., Cilandak Barat,                                   Jl. R.A. Kartini Kav 8., Cilandak Barat,
Jakarta 12430 – Indonesia                                                  Jakarta 12430 – Indonesia
Email     : corporatesecretary@bukitmakmur.com                             Email     : corporatesecretary@bukitmakmur.com
Phone : +62 21 661 3636                                                    Phone : +62 21 661 3636




222        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 225
                                                                                                                                     Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                                   Environmental Stewardship




Data Kinerja Transformasi Masyarakat
Community Transformation Performance Data
[OJK F.25]



Seluruh program Pengembangan dan Pemberdayaan                                   All Community Development & Empowerment programs are
Masyarakat dirancang selaras dengan pilar utama Tanggung                        developed in alignment with the Company’s key CSR pillars.
Jawab Sosial Perseroan (Corporate Social Responsibility/                        As the characteristics of the communities around the
CSR). Mengingat karakteristik masyarakat di sekitar wilayah                     Company’s operation in Indonesia, Australia and the USA
operasional Perseroan di Indonesia dan Australia berbeda,                       differs, there are variations in the CSR pillars for different
maka terdapat variasi pilar CSR yang diterapkan di masing-                      countries.
masing negara.




                                Pendidikan &                                                                     Pendidikan &
                                 Kesehatan                                                                        Pelatihan
                              Education & Health                                                                 Education &
                                                                                                                   Training
                                              Pembangunan
                 Infrastruktur &                 Ekonomi                                        Kekayaan Ekonomi
                                                                                                                                Komunitas
                   Lingkungan                 (Penghidupan)                                        & Ketahanan
                                                                                                                                Kesehatan
                Infrastructure &                Economic                                        Economic Property
                                                                                                                             Health Comunities
                  Environment                  Development                                         & Resilience
                                               (Livelihood)
                               Sosial-budaya &
                                   Agama                                                                         First Nations
                               Social-culture &                                                                  First Nations
                                  Religion




                      Pilar CSR di Operasi Indonesia                                                 Pilar CSR di operasi Australia
                   The CSR pillars for Indonesia operations                                        The CSR pillars for Australia operations



Data program Tanggung Jawab Sosial Perseroan (Corporate                         Data on the Company’s CSR programs are collected and
Social Responsibility/CSR) dikumpulkan dan dipantau                             monitored to track progress. The tables below detail the
secara berkala untuk menilai capaian kinerja. Tabel-tabel                       initiatives conducted in the reporting year.
berikut menyajikan rincian inisiatif CSR yang dilaksanakan
selama tahun pelaporan.

Program CSR Tahun 2025, Operasional Indonesia CSR
CSR Programs in 2025, Indonesia Operations
[GRI 203-1]
              Deskripsi | Description                     Jumlah Kegiatan | Number of Activities                      Investasi | Investment

Inisiatif dna Kegiatan Pengembangan Masyarakat (termasuk Donasi) | Community Development Initiatives and Activities, include Donation

Pengembangan Ekonomi
                                                                  138 kegiatan | events                               IDR 2,14 miliar | billion
Economic Development
Pendidikan dan Kesehatan
                                                                  168 kegiatan | events                               IDR 3,46 miliar | billion
Education and Health
Infrastruktur dan Linkungan
                                                                  139 kegiatan | events                               IDR 5,22 miliar | billion
Infrastructure and Environment
Dukungan Sosial, Budaya, dan Keagamaan
                                                                  527 kegiatan | events                               IDR 3,80 miliar | billion
Socio-cultural and Religious Support

                      Total                                       972 kegiatan | events                              IDR 14,61 miliar | billion



Sementara itu, sepanjang tahun 2025, BUMA Australia telah                       Meanwhile, throughout 2025, BUMA Australia provided
menyalurkan dukungan sponsor sebesar USD 105.592                                sponsorship support amounting to USD 105,592 to support
untuk mendukung 27 program masyarakat di sekitar wilayah                        27 community programs across its operational areas.
operasinya.


                                                        Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity        223
Page 226
Program Pengembangan Masyarakat Utama Tahun 2025
Key Community Development Programs Of 2025
[GRI 203-2] [GRI 413-1]



Perseroan tetap berkomitmen terhadap pembangunan                           The Company remains committed to sustainable
berkelanjutan melalui berbagai program berdampak                           development through a range of impactful programs
yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat                         designed to address local needs, enhance educational
lokal, meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, serta                   opportunities, and promote economic empowerment.
mendorong pemberdayaan ekonomi. Melalui kolaborasi                         Through collaborations with educational institutions,
dengan institusi pendidikan, instansi pemerintah, dan                      government agencies and industry partners, the Company
mitra industri, Perseroan berhasil melaksanakan berbagai                   successfully implemented projects that bridged skill gaps,
inisiatif yang menjembatani kesenjangan keterampilan,                      supported vocational training, and improved the overall
mendukung pelatihan vokasional, serta meningkatkan                         quality of life in the communities where it operates. These
kualitas hidup masyarakat di wilayah operasionalnya. Upaya                 efforts underscore the Company’s commitment to create
ini menegaskan komitmen Perseroan dalam menciptakan                        lasting, positive changes and contribute to the holistic
perubahan positif yang berkelanjutan dan berkontribusi                     development of its operational regions.
pada pembangunan holistik di wilayah operasional.

Sejalan dengan kegiatan filantropi yang dijalankan, Perseroan              Along with its philanthropic activities, the Company adopted
mengadopsi pendekatan pengembangan masyarakat yang                         a more focused approach to community development by
lebih terarah dengan memfokuskan program pada empat                        concentrating on four key themes: Education & Health,
tema utama, yaitu Pendidikan & Kesehatan, Pengembangan                     Economic Development, Infrastructure & Environment
Ekonomi, Infrastruktur & Lingkungan, serta Sosial Budaya                   and Socio-Cultural & Religious. This strategic focus
& Keagamaan. Fokus strategis ini dirancang untuk                           was designed to maximize positive impacts for local
memaksimalkan dampak positif bagi masyarakat lokal                         communities by addressing their critical social needs and
dengan menjawab kebutuhan sosial yang paling krusial                       creating sustainable value.
serta menciptakan nilai yang berkelanjutan.

Inisiatif di bidang pendidikan meliputi penyediaan beasiswa,               Education initiatives included scholarships, improved
penyempurnaan kurikulum sekolah kejuruan agar selaras                      learning curriculum of vocational schools to align with
dengan kebutuhan industri, penyediaan sarana dan                           industry requirement, providing learning infrastructure and
prasarana pembelajaran, serta dukungan bagi tenaga                         teachers support, while Economic Development programs
pengajar. Sementara itu, program Pengembangan Ekonomi                      focused on supporting local jobs and entrepreneurship.
difokuskan pada penciptaan lapangan kerja lokal dan
penguatan kewirausahaan masyarakat.

Program infrastruktur bertujuan mendukung pertumbuhan                      The infrastructure is aimed to support the local economic
ekonomi lokal melalui pengembangan fasilitas dan                           development through local infrastructure development,
infrastruktur masyarakat, sedangkan pengembangan sosial                    while the socio-cultural development is aimed to fostering
dan budaya diarahkan untuk mendorong pelestarian budaya                    and preserve local culture and wisdom.
serta kearifan lokal.

Setiap inisiatif dipetakan berdasarkan dampaknya, sehingga                 Each initiative was mapped to its impact, allowing the
Perseroan dapat mengukur efektivitas pelaksanaan serta                     Company to measure effectiveness and ensure alignment
memastikan keselarasan dengan kebutuhan masyarakat.                        with community needs. By concentrating on education
Dengan berfokus pada pendidikan dan penghidupan                            and livelihood, the Company not only contributed to the
berkelanjutan, Perseroan tidak hanya berkontribusi                         welfare of local communities but also supported long-term
terhadap kesejahteraan masyarakat lokal, tetapi juga                       socio-economic development. By integrating these diverse
mendukung pembangunan sosial ekonomi jangka panjang.                       approaches, the roadmap aims to strategically guide the
Melalui integrasi berbagai pendekatan ini, peta jalan                      Company’s social initiatives, to ensure that they can create
sosial Perseroan dirancang untuk memandu pelaksanaan                       sustainable, scalable impact to achieve the Company’s
inisiatif secara strategis guna menciptakan dampak yang                    ambition of positively impacting over one million lives by
berkelanjutan dan dapat diperluas, sejalan dengan ambisi                   2050.
Perseroan untuk memberikan dampak positif bagi lebih dari
satu juta kehidupan hingga tahun 2050.




224        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 227
                                                                                                                        Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                      Environmental Stewardship




Education & Health [GRI 203-2]                                       Education & Health [GRI 203-2]
Perseroan memberikan perhatian yang tinggi pada                      The Company places a strong emphasis on education and
pendidikan dan kesehatan dengan mengakui keduanya                    health, recognizing them as fundamental human rights and
sebagai hak asasi manusia yang fundamental serta                     essential building blocks for thriving, resilient communities.
fondasi utama bagi terwujudnya masyarakat yang                       Access to quality education empowers individuals with the
tangguh dan berdaya saing. Akses terhadap pendidikan                 knowledge and skills needed to participate in and contribute
berkualitas membekali individu dengan pengetahuan dan                to economic growth, while robust healthcare ensures that
keterampilan untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan                  community members can lead healthy, productive lives. By
ekonomi, sementara layanan kesehatan yang memadai                    investing in these two critical areas, the Company not only
memungkinkan masyarakat menjalani kehidupan yang sehat               supports the well-being of the communities surrounding its
dan produktif. Melalui investasi di dua bidang strategis ini,        operations but also helps foster long-term socio-economic
Perseroan mendukung kesejahteraan masyarakat di sekitar              development.
wilayah operasional sekaligus mendorong pembangunan
sosial-ekonomi jangka panjang.

Di Indonesia, Perseroan mengalokasikan dana sebesar                  In Indonesia, the company has spent IDR 3.46 billion towards
Rp3,46 miliar untuk berbagai inisiatif pendidikan dan                education and health initiatives that positively generated
kesehatan. Investasi ini menghasilkan capaian positif,               outputs including 261 education beneficiaries, comprising
antara lain 261 penerima manfaat di bidang pendidikan,               scholarship recipients and participants in vocational
yang terdiri atas penerima beasiswa dan peserta program              education programs, as well as thousands of beneficiaries
pendidikan vokasi, serta ribuan penerima manfaat dari                from healthcare and stunting prevention initiatives.
program layanan kesehatan dan pencegahan stunting.

Program Utama Pendidikan dan Kesehatan di Indonesia                  Key Education & Health Programs in Indonesia

BUMA SCHOOL                                                          BUMA SCHOOL
Pertumbuhan industri pertambangan membuka peluang                    The growth of the mining industry presents significant
kerja yang signifikan bagi generasi muda. Namun, tanpa               employment opportunities for the younger generation.
persiapan kompetensi yang memadai, peluang tersebut                  However, without adequate competency preparation, these
tidak dapat dimanfaatkan secara optimal. Kesenjangan                 opportunities cannot be fully realized. A gap between
antara kurikulum pendidikan vokasi dan kebutuhan                     vocational education curricula and industry requirements,
industri, yang mencakup keterampilan teknis, keselamatan             covering technical skills, occupational safety, and soft
dan kesehatan kerja, serta keterampilan non-teknis (soft             skills, limits graduates’ access to quality jobs. To support
skills), membatasi akses lulusan terhadap pekerjaan yang             this, BUMA has been implementing a dedicated vocational
berkualitas. Untuk menjawab tantangan ini, BUMA telah                partnership initiative, collaborating with 17 Vocational High
mengimplementasikan inisiatif kemitraan vokasi khusus                Schools (SMKs) throughout Indonesia. Since 2024, the
melalui kolaborasi dengan 17 Sekolah Menengah Kejuruan               BUMA School program has been run by BIRU, the Company’s
(SMK) di seluruh Indonesia. Sejak tahun 2024, program                sister company dedicated social impact-scaling entity,
BUMA School dijalankan oleh BIRU, entitas Perseroan yang             through its virtual vocational school program.
berfokus pada perluasan dampak sosial, melalui program
sekolah vokasi virtual.

Program tahun 2025 difokuskan pada pengembangan                      The 2025 program focused on developing entry-level
kompetensi mekanik tingkat pemula melalui pembelajaran               mechanical competencies through structured industry-
terstruktur berbasis industri. Program ini mencakup                  based learning. This includes initial training, literacy
pelatihan awal, pengembangan literasi, pembelajaran dan              development, classroom learning and evaluation, and on-the-
evaluasi di kelas, serta pelatihan kerja (on-the-job training/       job training (OJT) with field assignments and performance
OJT) yang dilengkapi dengan penugasan lapangan dan                   assessments. The program is implemented in partnership
penilaian kinerja. Program ini dilaksanakan melalui kemitraan        with any vocational high school (SMKs), aiming to produce
dengan SMK dengan tujuan menghasilkan lulusan yang                   graduates who are work-ready, competent, and aligned
siap kerja, kompeten, dan selaras dengan standar industri            with mining industry standards. Beyond enhancing the
pertambangan. Selain meningkatkan kualitas sumber daya               quality of local human resources, the initiative is expected




                                             Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      225
Page 228
manusia lokal, inisiatif ini diharapkan memberikan manfaat                 to have long-term benefits, including increased industrial
jangka panjang, termasuk peningkatan produktivitas industri,               productivity, reduced competency gaps, and strengthened
pengurangan kesenjangan kompetensi, serta penguatan                        the Company’s role in sustainable talent development.
peran BIRU dalam pengembangan talenta berkelanjutan.

Lulusan yang bergabung dengan BUMA melalui proses                          Graduates who join BUMA through the recruitment process
rekrutmen selanjutnya memperoleh dukungan melalui                          are further supported by a structured, competency-based
program pengembangan berbasis kompetensi yang                              development program tailored to their interests, Basic
terstruktur dan disesuaikan dengan minat mereka, yaitu                     Operator or Basic Mechanic. These training courses are
program Basic Operator atau Basic Mechanic. Program                        designed to upskill non-skilled workers at BUMA sites and
pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan                    are also open to graduates from general high schools or
tenaga kerja yang belum memiliki keahlian tertentu di lokasi               equivalent institutions.
operasional BUMA, serta terbuka bagi lulusan sekolah
menengah umum atau institusi setara.

Pada tahun 2025, total sebanyak 440 orang telah                            In 2025, a combined total of 440 people has participated
berpartisipasi dalam Program BUMA School maupun                            in either BUMA School program or the Basic Operator and
program Basic Operator dan Basic Mechanic, yang membekali                  Basic Mechanic program, providing them with the practical
mereka dengan keterampilan praktis dan kredensial yang                     skills and credentials needed to transition into the workforce
dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja dengan lebih                         with confidence.
percaya diri.




       Program Beasiswa Pendidikan Tinggi dan Kejuruan

       BUMA Australia meluncurkan Program Beasiswa Pendidikan Tinggi dan Kejuruan untuk meningkatkan akses
       terhadap pendidikan tinggi dan vokasi bagi pelajar dari komunitas perdesaan, termasuk Nebo, Clarke Creek,
       Belyando, Mount Coolon, serta wilayah Capricornia secara lebih luas.

       Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Isolated Children’s Parents’ Association (ICPA) Queensland,
       dengan memberikan enam beasiswa satu kali masing-masing sebesar AUD 2.500 untuk Semester 2 Tahun
       2025. Inisiatif ini secara langsung mendukung enam pelajar dari daerah terpencil, membantu mengurangi
       hambatan akibat keterbatasan geografis, serta berkontribusi pada pembangunan masyarakat jangka panjang
       melalui peningkatan keterampilan dan kesiapan kerja di masa depan.

       Tertiary & Trade Scholarship Program

       BUMA Australia launched the Tertiary & Trade Scholarship Program to improve access to tertiary and
       vocational education for students from rural communities, including Nebo, Clarke Creek, Belyando, Mt Coolon
       and the wider Capricornia region.

       Delivered in partnership with the Isolated Children’s Parents’ Association (ICPA) Queensland, the program
       awarded six one-off scholarships of AUD 2,500 each for Semester 2, 2025. The initiative directly supported
       six rural students, helping reduce barriers associated with geographic isolation and contributing to long-term
       community development through enhanced skills and future workforce participation.




226        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 229
                                                                                                                     Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                   Environmental Stewardship




      Mendukung Pelibatan Anak Muda di Blackwater

      Kemitraan BUMA Australia dengan PCYC Blackwater mencerminkan komitmen Perseroan terhadap
      kesejahteraan pemuda dan ketangguhan komunitas. Selain mendukung program Braking the Cycle, di mana
      karyawan Perseroan berperan sebagai relawan mentor mengemudi, pada tahun 2025 BUMA memperluas
      dukungannya melalui program Drop-In dan After Dark.

      Program-program ini menyediakan kegiatan olahraga dan rekreasi yang aman, terstruktur, dan positif bagi
      generasi muda, dengan lebih dari 30 peserta memperoleh manfaat sepanjang tahun 2025.

      Inisiatif tersebut turut mendukung keluarga serta memperkuat kohesi sosial di komunitas Blackwater.
      Selain itu, BUMA juga menyelenggarakan Turnamen Biliar sebagai sarana mendorong interaksi positif dan
      keterhubungan antar pemuda, dengan keterlibatan aktif dari tim BUMA di Blackwater dan Brisbane yang
      menegaskan pendekatan investasi sosial yang berorientasi pada partisipasi langsung insan Perseroan.

      Supporting Youth Engagement in Blackwater
      BUMA Australia’s partnership with PCYC Blackwater demonstrates its commitment to youth wellbeing and
      community resilience. In addition to supporting the Braking the Cycle program, where employees volunteer
      as driving mentors, BUMA expanded its involvement in 2025 to include the Drop-In and After Dark initiatives,
      providing safe and structured sports and recreational activities for young people. More than 30 participants
      benefited from these programs in 2025.

      The initiative supports families and strengthens community cohesion in Blackwater. BUMA also introduced
      a Pool Tournament to encourage positive engagement and connection among youth, with active involvement
      from its Blackwater and Brisbane teams reinforcing its people-led approach to community investment.




Pengembangan Ekonomi [GRI 203-2]                                  Economic Development [GRI 203-2]
The Perseroan mengakui bahwa akses terhadap sumber                The Company recognizes that access to decent and
penghidupan yang layak dan bermartabat merupakan hak              dignified livelihoods is a fundamental human right and a
asasi manusia yang fundamental sekaligus fondasi penting          critical foundation for long-term community wellbeing. By
bagi kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.               supporting local economic development, the Company helps
Melalui dukungan terhadap pengembangan ekonomi lokal,             enable financial stability for families, creating pathways to
Perseroan berkontribusi dalam memperkuat stabilitas               improved quality of life and to prepare for life after mine.
keuangan keluarga, membuka peluang peningkatan kualitas
hidup, serta mempersiapkan masyarakat menghadapi
kehidupan pascatambang.

Di Indonesia, Perseroan telah mengalokasikan Rp2,14 miliar        In Indonesia, the Company has contributed IDR 2.14 billion
untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal, dengan                towards local economic development, with an estimated
estimasi dampak positif bagi 440 pencari kerja, 29 pelaku         positive impact on 440 job seeker beneficiaries, 29
usaha, dan 4 petani.                                              entrepreneurs, and 4 farmers.




                                          Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      227
Page 230
Program Utama Pengembangan Ekonomi di Indonesia                           Key Economic Development Programs in Indonesia




      Usaha Berbasis Komunitas

      Program Community-Based Business Perseroan berfokus pada penguatan aktivitas ekonomi lokal melalui
      dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta usaha berbasis komunitas. Pendekatan
      yang diterapkan bersifat praktis, dengan menitikberatkan pada penyediaan infrastruktur dasar, peningkatan
      akses pasar, serta dukungan terhadap kegiatan usaha berbasis kelompok yang dikelola secara langsung oleh
      masyarakat setempat.

      Pada tahun 2025, Perseroan mendukung 21 UMKM melalui bantuan permodalan serta memfasilitasi
      partisipasi mereka dalam pameran dan berbagai saluran pemasaran lainnya untuk meningkatkan visibilitas
      produk dan memperluas akses ke pasar yang lebih luas. Upaya ini dilengkapi dengan penyediaan lapak
      permanen dan semi-permanen bagi 50 UMKM di ruang-ruang publik, sehingga memungkinkan para pelaku
      usaha beroperasi dari lokasi penjualan yang lebih stabil dan terkelola.

      Perseroan juga melanjutkan pelaksanaan Wifepreneur Program, yang berfokus pada pengembangan UMKM
      yang dikelola oleh perempuan guna memperkuat pendapatan rumah tangga. Melanjutkan inisiatif tahun
      sebelumnya, sekitar 15 UMKM saat ini didukung melalui penyediaan gerai khusus di Bandara Kalimarau,
      Berau, Kalimantan Timur, yang memberikan platform pemasaran dan penjualan produk secara berkelanjutan.

      Secara paralel, Perseroan turut mendukung pengembangan desa wisata dan usaha berbasis komunitas,
      termasuk kegiatan pariwisata skala kecil dan perikanan. Inisiatif ini dikelola oleh kelompok masyarakat lokal
      dan ditujukan untuk membangun sumber pendapatan yang berkelanjutan di tingkat desa.

      Secara keseluruhan, berbagai upaya tersebut ditujukan untuk meningkatkan peluang pendapatan masyarakat
      serta mendukung pengembangan kegiatan usaha lokal melalui penyediaan fasilitas, akses ke saluran pasar,
      dan bentuk dukungan praktis lainnya.


      Community-Based Business

      The Company’s Community-Based Business programme focuses on strengthening local economic activity by
      supporting MSMEs and community-based enterprises. The approach is practical, centred on providing basic
      infrastructure, improving market access, and supporting group-based business activities that are managed
      directly by local communities.

      In 2025, the Company supported 21 MSMEs through capital assistance and facilitated their participation in
      expos and other marketing channels to improve product visibility and access to broader markets. This was
      complemented by the provision of permanent and semi-permanent booths for 50 MSMEs in public spaces,
      enabling them to operate from more stable and designated selling locations. The Company also continued
      the Wifepreneur Program, which focuses on women-led MSMEs to strengthen household income. Building
      on the previous year’s initiative, around 15 MSMEs are currently supported through a dedicated outlet at
      Kalimarau Airport in Berau, East Kalimantan, providing a consistent platform for product sales.

      In parallel, the Company supported the development of tourism villages and community-based enterprises,
      including small-scale tourism and fisheries activities. These initiatives are managed by local community
      groups and are intended to build sustainable income sources at the village level.

      Overall, these efforts are aimed at improving income opportunities and supporting the development of local
      business activities through access to facilities, market channels, and practical forms of support.




228       Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 231
                                                                                                                Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                              Environmental Stewardship




Program Pertanian

Program Pertanian Perseroan berfokus pada penguatan ketahanan pangan sekaligus mendukung penciptaan
pendapatan dari sektor pertanian, peternakan, dan akuakultur. Pendekatan yang diterapkan berpusat pada
kerja sama dengan kelompok tani, peternak, dan komunitas akuakultur untuk meningkatkan produktivitas
serta menjaga keberlanjutan penghidupan masyarakat lokal.

Pada tahun 2025, program ini dilaksanakan di berbagai wilayah dengan mendukung komunitas desa yang
sumber pendapatan utamanya bergantung pada kegiatan pertanian dan peternakan. Perseroan bekerja sama
dengan kelompok tani untuk meningkatkan praktik pertanian dan hasil produksi, dengan tujuan mendukung
kemandirian pangan di tingkat komunitas.

Dukungan juga diberikan melalui program bantuan peternakan, di mana kelompok petani dan peternak
lokal menerima sarana produksi untuk membantu meningkatkan hasil usaha serta menciptakan sumber
pendapatan rumah tangga yang lebih stabil. Secara paralel, kelompok akuakultur didukung melalui penyediaan
benih ikan dan fasilitas dasar guna meningkatkan hasil budidaya serta menjaga konsistensi pasokan.

Secara keseluruhan, berbagai inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat ketersediaan pangan sekaligus
menciptakan sumber pendapatan yang lebih andal bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki
potensi kuat di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Agricultural Program

The Company’s Agricultural Program focuses on strengthening food security while supporting income
generation from agriculture, livestock, and aquaculture. The approach is centred on working with farmer
groups, livestock breeders, and aquaculture communities to improve productivity and sustain local livelihoods.

In 2025, the program was implemented across multiple regions, supporting village communities whose
primary income depends on farming and livestock activities. The Company worked with farmer groups to
improve agricultural practices and increase output, with the aim of supporting food self-sufficiency at the
community level.

Support was also provided through livestock assistance programs, where local farmer and breeder groups
received inputs to help increase production and establish more stable sources of household income. In
parallel, aquaculture groups were supported through the provision of fish seed and basic facilities to improve
farming outcomes and consistency of supply.

Overall, these initiatives are intended to strengthen food availability while creating more reliable income
streams for communities, particularly in areas with strong potential in agriculture, livestock, and fisheries.




                                     Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      229
Page 232
      Pengembangan Kompetensi Tenaga Kerja

      Program Pengembangan Kompetensi Tenaga Kerja Perseroan berfokus pada peningkatan kualitas sumber
      daya manusia lokal guna mempersiapkan masyarakat secara lebih baik untuk memasuki dunia kerja maupun
      memanfaatkan peluang usaha kecil. Pendekatan yang diterapkan mengombinasikan pelatihan teknis, vokasi,
      dan kewirausahaan, dengan penekanan pada keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di pasar
      kerja lokal.

      Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan berbagai program pelatihan melalui kerja sama dengan balai
      latihan kerja dan institusi terkait. Salah satu program yang dijalankan adalah pelatihan pengelasan bersertifikasi
      (SMAW posisi 4G dan 5G) yang diikuti oleh puluhan peserta, dengan tujuan membangun keterampilan teknis
      yang selaras dengan kebutuhan industri.

      Perseroan juga melanjutkan Program Pelatihan Keterampilan dan Kewirausahaan (JIKAMAKA) di Kalimantan
      Selatan yang menjangkau sekitar 2.500 peserta. Program ini mencakup pelatihan kesiapan kerja dan
      kewirausahaan dasar, yang bertujuan mendukung peserta untuk memasuki dunia kerja atau memulai usaha
      kecil.
      Program pelatihan vokasi lainnya meliputi pelatihan mekanik sepeda motor bagi 10 peserta serta pelatihan
      barbershop bagi 6 peserta. Program-program ini dipilih berdasarkan kesesuaiannya dengan kebutuhan
      lokal serta potensinya dalam mendukung penyerapan tenaga kerja maupun peluang usaha mandiri secara
      langsung.

      Secara keseluruhan, berbagai inisiatif tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesiapan tenaga kerja serta
      mendukung penciptaan pendapatan, baik melalui penempatan kerja maupun pengembangan usaha skala
      kecil.


      Workforce Competency Development

      The Company’s Workforce Competency Development program focuses on improving the quality of local
      human resources to better prepare communities for employment and small business opportunities. The
      approach combines technical, vocational, and entrepreneurship training, with an emphasis on practical skills
      that can be applied directly in the local job market.

      In 2025, the Company implemented a range of training programmes in collaboration with vocational training
      centres and relevant institutions. This included certified welding training (SMAW 4G and 5G), attended by
      dozens of participants to build technical skills aligned with industry needs.

      The Company also continued the Skills and Entrepreneurship Training Program (JIKAMAKA) in South
      Kalimantan, which reached approximately 2,500 participants. The program covered both job readiness
      and basic entrepreneurship, aimed at supporting participants in entering the workforce or starting small
      businesses.

      Additional vocational training included motorcycle mechanic training for 10 participants and barber shop
      training for 6 participants. These programmes were selected based on their relevance to local demand and
      their potential to support immediate employment or self-employment.

      Overall, these efforts are intended to improve workforce readiness and support income generation, either
      through job placement or small-scale business activities.




230       Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 233
                                                                                                                       Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                     Environmental Stewardship




       Dukungan terhadap Kegiatan Ekonomi Masyarakat

       Perseroan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat dengan berfokus pada bagaimana ekonomi lokal
       berfungsi dalam aktivitas sehari-hari. Program ini dirancang untuk menjaga keberlangsungan kegiatan
       ekonomi tersebut sekaligus secara bertahap memperkuat struktur pendukungnya, seperti kelembagaan desa
       dan inisiatif yang digerakkan oleh masyarakat.

       Sepanjang tahun 2025, Perseroan bekerja sama dengan sejumlah desa, antara lain Desa Gunung Riut, Desa
       Dahai, Desa Lamida Bawah, Desa Mangkayahu, dan Desa Sungai Ketapi, dengan menerapkan pendekatan
       partisipatif. Masyarakat dilibatkan secara aktif dalam mengidentifikasi prioritas serta melaksanakan kegiatan
       yang mencerminkan kondisi dan kebutuhan ekonomi lokal.

       Dukungan juga diberikan melalui program pasar murah yang bertujuan membantu masyarakat memperoleh
       kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dan stabil. Selain itu, Perseroan melakukan penguatan
       kapasitas koperasi desa dengan fokus pada peningkatan tata kelola dasar dan pengelolaan kegiatan sehari-
       hari, sehingga koperasi dapat berperan lebih aktif dalam mendukung aktivitas ekonomi lokal.

       Secara keseluruhan, berbagai upaya tersebut ditujukan untuk menjaga keberlangsungan ekonomi lokal
       sekaligus meningkatkan ketahanannya secara bertahap melalui partisipasi masyarakat yang lebih kuat dan
       kelembagaan lokal yang lebih efektif.

       Support for Community Economic Activities

       The Company supports community economic activities by focusing on how local economies function on a
       day-to-day basis. The programme is designed to keep these activities running while gradually strengthening
       the structures that support them, such as village institutions and community-led initiatives.

       During 2025, the Company worked with several villages, including Gunung Riut, Dahai Village, Lamida Bawah
       Village, Mangkayahu Village, and Sungai Ketapi Village, using a participatory approach. Communities were
       involved in identifying priorities and implementing activities that reflect local economic conditions and needs.

       Support was also provided through affordable market programmes, aimed at helping communities access
       basic goods at more stable prices. This was complemented by capacity-building for village cooperatives, with
       a focus on improving basic governance and day-to-day management so they can play a more active role in
       local economic activity.

       Taken together, these efforts are intended to keep local economies functioning while gradually improving
       their resilience through stronger community participation and more effective local institutions.




Pengembangan Infrastruktur dan Lingkungan [GRI 203-2]               Infrastructure and Environmental Development [GRI 203-2]
Dalam pilar Pengembangan Infrastruktur dan Lingkungan,              Under the Infrastructure & Environmental Development
BUMA melaksanakan pembangunan dan peningkatan                       pillar, BUMA implemented the construction and
infrastruktur dasar serta layanan publik, termasuk fasilitas        improvement of basic infrastructure and public services
kesehatan, akses air bersih, serta berbagai inisiatif               such as healthcare facilities, access to clean water, as
konservasi lingkungan dan penanganan bencana. Total                 well as various environmental conservation and disaster
investasi pada program-program tersebut mencapai sekitar            response initiatives. The investment in the related programs
Rp5,22 miliar, menjadikannya salah satu pilar investasi             is approximately IDR 5.22 billion, representing one of the
terbesar pada tahun 2025.                                           largest investment pillars in 2025.




                                            Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      231
Page 234
Program Utama Pengembangan Infrastruktur dan                                Key Infrastructure and Environmental Development
Lingkungan di Indonesia                                                     Programs in Indonesia

Akses Jalan dan Konektivitas Masyarakat                                     Road Access and Community Connectivity
The Komponen terbesar dalam pilar infrastruktur adalah                      The largest component within the infrastructure pillar
pembangunan dan rehabilitasi jalan, yang menyumbang                         was road construction and rehabilitation, accounting for
sekitar 64% dari total belanja infrastruktur dan dilaksanakan               approximately 64% of total infrastructure expenditures and
melalui 11 inisiatif. Proyek utama mencakup pembangunan                     delivered through 11 separate initiatives. The main project
sekitar 14 km akses jalan desa yang menghubungkan dua                       involved the construction of approximately 14 km of village
desa Ring 1, yaitu Desa Karukus – Desa Manis di Kabupaten                   road access connecting two Ring-1 villages (Karukus Village
Kapuas, Kalimantan Tengah. Inisiatif ini dirancang untuk                    – Manis Village) in Kapuas Regency, Central Kalimantan. This
memperkuat konektivitas harian, meningkatkan akses                          initiative was designed to strengthen everyday connectivity,
terhadap layanan esensial, serta mendukung pergerakan                       enhance access to essential services, and facilitate the
barang dan logistik desa.                                                   movement of goods and village logistics.

Selain itu, berbagai kegiatan rehabilitasi jalan dan                        In addition, various road rehabilitation and transportation
peningkatan akses transportasi, termasuk jembatan                           access improvements, including bridges and key connecting
dan jalur penghubung utama, dilaksanakan di sejumlah                        routes, were implemented across several locations. These
lokasi. Upaya ini meningkatkan kualitas jalan desa dan                      efforts upgraded village roads and community corridors,
koridor komunitas, khususnya akses masuk utama desa,                        particularly main village entry roads, improving mobility
sehingga memperbaiki mobilitas masyarakat, petani, dan                      for residents, farmers and small businesses. By enhancing
pelaku usaha kecil. Dengan peningkatan infrastruktur                        transport infrastructure, the Company helps accelerate
transportasi, Perseroan turut mempercepat arus barang dan                   the flow of people and goods, unlock market access and
manusia, membuka akses pasar, serta berkontribusi pada                      contribute to broader local economic development.
pengembangan ekonomi lokal secara lebih luas.

Akses Air Bersih dan Layanan Utilitas Dasar                                 Access to Clean Water and Basic Utility Services
BUMA meningkatkan akses air bersih melalui enam                             BUMA advanced access to clean water through six targeted
inisiatif yang ditargetkan, dengan total investasi sebesar                  initiatives, with a total investment of IDR 298,880,000. These
Rp298.880.000. Program-program ini berfokus pada                            efforts focused on strengthening water utility infrastructure
penguatan infrastruktur utilitas air serta perluasan                        and expanding service connections to underserved
sambungan layanan ke komunitas yang belum terlayani                         communities.
secara memadai.

Salah satu inisiatif mencakup pemasangan sambungan                          One initiative involved the installation of household water
air rumah tangga dan jaringan perpipaan bekerja sama                        connections and pipeline networks in collaboration with the
dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat,                         local water utility (PDAM), benefiting 139 households. The
yang memberikan manfaat bagi 139 rumah tangga.                              Company also supported the development of community-
Selain itu, Perseroan mendukung pembangunan fasilitas                       level water storage facilities and improvements to clean
penampungan air skala komunitas serta peningkatan                           water infrastructure. These initiatives will help to improve
infrastruktur air bersih lainnya. Inisiatif ini berkontribusi pada          public health quality, reduce the risk of waterborne diseases
peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, pengurangan                      and strengthen community resilience, especially in areas
risiko penyakit berbasis air, serta penguatan ketahanan                     requiring support for basic utilities infrastructure.
masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan
dukungan infrastruktur utilitas dasar.

Penguatan Infrastruktur Kesehatan dan Layanan Kesehatan                     Strengthening Healthcare Infrastructure & Community
Masyarakat                                                                  Health Services
BUMA mengalokasikan dana sebesar Rp201.550.000                              BUMA allocated IDR 201,550,000 across 10 initiatives
untuk mendukung 10 inisiatif dalam meningkatkan                             to enhance healthcare infrastructure in communities
infrastruktur layanan kesehatan di masyarakat sekitar                       surrounding its operational areas. The support primarily
wilayah operasionalnya. Dukungan tersebut terutama                          included the procurement and rehabilitation of healthcare
mencakup pengadaan dan rehabilitasi fasilitas kesehatan,                    facilities, such as community health centers (puskesmas),
seperti pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), serta                       as well as the provision of medical equipment and other
penyediaan peralatan medis dan infrastruktur pendukung                      essential infrastructure to improve service delivery. These
lainnya guna meningkatkan kualitas layanan. Upaya                           efforts contribute to strengthening access to and the quality




232         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 235
                                                                                                                      Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                    Environmental Stewardship




ini berkontribusi dalam memperkuat akses serta mutu                of basic healthcare services, particularly in areas where
layanan kesehatan dasar, khususnya di wilayah yang masih           infrastructure enhancements are needed to better serve
memerlukan peningkatan infrastruktur agar dapat melayani           local communities.
masyarakat secara lebih optimal.

Dukungan Program Lingkungan dan Penanggulangan                     Supporting Environmental Programs and Disaster
Bencana                                                            Management
Perseroan juga memberikan perhatian pada inisiatif tanggap         BUMA also places emphasis on disaster response initiatives
bencana untuk memperkuat ketahanan masyarakat dan                  to strengthen community resilience and enhance emergency
meningkatkan kesiapsiagaan darurat. Selama periode                 preparedness in affected areas. During the reporting period,
pelaporan, Perseroan mengalokasikan Rp174.820.000                  the Company allocated IDR 174,820,000 for Disaster
untuk dukungan penanggulangan bencana melalui sejumlah             Management Support through several programs focused on
program yang berfokus pada penguatan kapasitas tanggap             emergency response capacity and disaster preparedness
darurat dan kesiapsiagaan bencana di wilayah operasional           within its operational areas and other impacted regions.
maupun wilayah terdampak lainnya. Dukungan tersebut                This support included the provision of rescue boats and
mencakup penyediaan perahu penyelamat dan peralatan                related equipment to improve rapid response capabilities.
pendukung guna meningkatkan kecepatan respons darurat.

Di luar wilayah operasional, Perseroan melaksanakan                Beyond its operational areas, BUMA also implemented the
program “BUMA Peduli Bencana Sumatera” yang                        “BUMA Peduli Bencana Sumatera” program, coordinated by
dikoordinasikan oleh Kantor Pusat sebagai respons terhadap         the Head Office, in response to flooding and landslides in
banjir dan tanah longsor di Sumatra. Melalui inisiatif ini,        Sumatra. Through this initiative, the Company distributed
Perseroan menyalurkan bantuan senilai Rp316.885.338,               relief assistance totaling IDR 316,885,338, comprising both
baik dalam bentuk tunai maupun non-tunai, untuk memenuhi           cash and in-kind contributions to address the immediate
kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.                           needs of affected communities.

Dukungan tersebut ditujukan untuk mempercepat                      This support is aimed at facilitating early post-disaster
pemulihan pascabencana, memenuhi kebutuhan dasar                   recovery, fulfilling the basic needs of affected communities,
masyarakat terdampak, serta memperkuat peran Perseroan             and reinforcing the Company’s role in cross-regional
dalam respons kemanusiaan lintas wilayah. Program                  humanitarian response. The initiative contributes to faster
ini berkontribusi pada peningkatan kecepatan respons,              response times, reduced disaster risks, and minimized
pengurangan risiko bencana, serta minimisasi potensi               potential loss of life and property. Beyond immediate
kehilangan jiwa dan harta benda. Di luar respons darurat,          emergency response, the program also reinforces
inisiatif ini juga memperkuat ketahanan masyarakat,                community resilience, fosters collaboration between the
mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah, serta               Company and local authorities, and strengthens trust and
meningkatkan kepercayaan dan kohesi sosial di wilayah              social cohesion within the operational area.
operasional.

Dukungan Sosial, Budaya, dan Keagamaan [GRI 203-2]                 Socio-cultural & Religious Support [GRI 203-2]
Pilar Sosial, Budaya, dan Keagamaan mencerminkan                   The Socio-Cultural & Religious pillar reflects the Company’s
dukungan Perseroan terhadap kegiatan sosial, budaya,               support for social, cultural, religious, sports, and humanitarian
keagamaan, olahraga, dan kemanusiaan. Pada tahun 2025,             activities. In 2025, programs under this category reached
program-program dalam kategori ini menjangkau lebih dari           more than 6,400 beneficiaries, including community service
6.400 penerima manfaat, termasuk kegiatan pengabdian               initiatives and disaster response activities.
masyarakat dan respons bencana.

Dalam kerangka Theory of Change (ToC), inisiatif sosial dan        Within the Theory of Change (ToC) framework, social and
budaya berperan penting dalam menjaga hubungan yang                cultural initiatives play an important role in maintaining
harmonis antara Perseroan dan masyarakat sekitar, yang             harmonious relationships between the Company and local
menghasilkan penguatan kohesi sosial serta peningkatan             communities, resulting in outcomes such as strengthened
Social License to Operate (SLO) bagi BUMA.                         social cohesion and an enhanced Social License to Operate
                                                                   (SLO) for the Company.




                                           Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity      233
Page 236
Program Utama Dukungan Sosial, Budaya, dan Keagamaan                       Key Socio-Cultural & Religious Support Programs in
di Australia                                                               Australia

Keterlibatan Masyarakat First Nations [GRI 203-2]                          First Nations Engagement [GRI 203-2]
BUMA Australia berkomitmen untuk menciptakan                               BUMA Australia is committed to fostering a workplace
lingkungan kerja di mana individu dan komunitas dapat                      where people and communities can grow and thrive
tumbuh dan berkembang bersama. Perseroan menciptakan                       together. The Company creates long-term value for local
nilai jangka panjang bagi masyarakat lokal melalui prioritas               communities by prioritizing local employment, sourcing
pada penyerapan tenaga kerja lokal, pengadaan barang                       goods and services from regional suppliers, providing
dan jasa dari pemasok regional, pemberian sponsorship                      sponsorships and donations, and establishing meaningful
dan donasi, serta pembentukan kemitraan yang bermakna                      partnerships with the communities in which it operates.
dengan komunitas di wilayah operasional. Komitmen ini                      Central to this commitment is the Company’s engagement
diwujudkan melalui keterlibatan aktif dengan komunitas                     with First Nations communities, guided by the Company’s
First Nations, yang dipandu oleh First Nations Peoples Policy              First Nations Peoples Policy and First Nations Affairs, which
dan strategi First Nations Affairs Perseroan, guna mendorong               promotes the respectful inclusion of First Nations people
inklusi yang saling menghormati di seluruh operasional.                    across its operations.

Strategi First Nations Affairs Perseroan didasarkan pada tiga              The Company’s First Nations Affairs strategy is founded
prinsip utama, yaitu rasa hormat, pembangunan hubungan,                    on three key principles: respect, relationship-building,
dan pembangunan yang inklusif. Prinsip-prinsip ini menjadi                 and inclusive development. These principles guide the
panduan dalam upaya Perseroan untuk mengedukasi                            Company’s efforts to educate and support businesses in
dan mendukung dunia usaha dalam berinteraksi dengan                        engaging with First Nations communities, foster strong
komunitas First Nations, membangun hubungan internal                       internal and external relationships, and create employment
dan eksternal yang kuat, serta menciptakan peluang                         and enterprise opportunities for Indigenous peoples.
kerja dan usaha bagi masyarakat adat. Melalui kolaborasi                   Through collaboration with employees, local communities,
dengan karyawan, komunitas lokal, dan kelompok First                       and First Nations groups, BUMA Australia strives to make
Nations, BUMA Australia berupaya memberikan dampak                         a positive impact via open communication, ongoing
positif melalui komunikasi terbuka, keterlibatan komunitas                 community engagement, participation in local events, and
yang berkelanjutan, partisipasi dalam kegiatan lokal, serta                responsive support for community-led initiatives, always
dukungan yang responsif terhadap inisiatif yang dipimpin                   with a deep respect for the culture, rights, and aspirations of
komunitas, dengan tetap menjunjung tinggi budaya, hak,                     First Nations peoples.
dan aspirasi masyarakat First Nations.

BUMA Blackwater – Perayaan NAIDOC Week 2025                                BUMA Blackwater – Celebrating NAIDOC Week 2025
Pada Juli 2025, tim BUMA Blackwater bergabung dengan                       In July 2025, the BUMA Blackwater team joined the Blackwater
komunitas Blackwater dalam merayakan NAIDOC Week,                          community in celebrating NAIDOC Week, marking 50 years
yang menandai 50 tahun penghormatan terhadap suara,                        of honouring Indigenous voices, cultures, and resilience. For
budaya, dan ketangguhan masyarakat adat. Untuk tahun                       the sixth consecutive year, BUMA Blackwater contributed
keenam berturut-turut, BUMA Blackwater berkontribusi                       to the planning committee, supporting a celebration that
dalam panitia perencanaan, mendukung perayaan yang                         recognizes the histories, cultures, and achievements of
mengakui sejarah, budaya, dan pencapaian masyarakat                        Aboriginal and Torres Strait Islander peoples.
Aboriginal dan Torres Strait Islander.

Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 800 anggota komunitas,               The event brought together over 800 community members,
karyawan BUMA, dan pelaku usaha lokal di Blackwater                        BUMA team members, and local businesses at Blackwater
Lions Park. Para tetua adat berbagi kisah, disertai upacara                Lions Park. Local Elders shared stories, and the program
pengibaran bendera, pemotongan kue, serta pertunjukan                      included a flag-raising ceremony, cake cutting, and a live
musik oleh Edgar Conlan. Berbagai stan, pameran, dan                       performance by musician Edgar Conlan. Stalls, displays,
jamuan bersama mendorong interaksi serta keterlibatan                      and shared meals encouraged community connection
komunitas, menciptakan ruang yang hidup untuk perayaan,                    and engagement, creating a vibrant space for celebration,
pembelajaran, dan pertukaran budaya.                                       learning, and cultural exchange.

Melalui kegiatan tahunan ini, BUMA Blackwater menegaskan                   Through this annual event, BUMA Blackwater reinforces
komitmennya dalam mendukung komunitas adat,                                its commitment to supporting Indigenous communities,
meningkatkan kesadaran budaya, dan memperkuat kohesi                       fostering cultural awareness, and strengthening social
sosial di wilayah tersebut.                                                cohesion in the region.




234        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 237
Appendix
Lampiran




  Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity   235
Page 238
Formulir Umpan Balik
Feedback Form


Kami menganggap suara para pemangku kepentingan                                   We consider the voice of our stakeholders as a vital
sebagai bagian penting dalam mengukur keberhasilan                                part in measuring the success of sustainability-focused
transformasi keberlanjutan. Hal ini termasuk pendapat                             transformation. This extends to what our stakeholders think
pemangku kepentingan terhadap pelaporan keberlanjutan                             of our sustainability reporting. Therefore, in order for us to
kami. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas laporan                        improve the quality of future reports, we would like to ask
di masa mendatang,                                                                our stakeholder the following questions:


                                              Pertanyaan                                                            Ya                          No
                                               Question                                                             Yes                        Tidak

Laporan ini memberikan informasi yang berguna
This report provides useful information
Isi Laporan ini mudah dipahami
This report is easy to understand
Laporan ini mendorong Anda untuk berkontribusi pada kinerja
This report has encouraged you to contribute to the Company’s sustainability performance


Silakan nilai seberapa penting atau menarik topiktopik                            Please rate the importance or attractiveness the following
berikut:                                                                          topics:


                        Topik                                                     Nilai (1 – 10, dimana 10 itu paling penting/menarik)
                        Topic                                                  Rating (1 – 10, where 10 is the most important/attractive)

Pendekatan Kami terhadap Keberlanjutan
Our Approach to Sustainability
Topik mengenai Lingkungan
Environment Topics
Topik mengenai Sosial
Social Topics
Topik mengenai Tata Kelola
Governance Topics



Profil Pemangku Kepentingan (Mohon centang yang                                   Stakeholder Profile (Check which one that applies to you):
berlaku):


      Pemegang Saham/Investor                                         Karyawan                                              Pelanggan
        Shareholder/Investor                                          Employee                                              Customer

          Masyarakan Umum                                           Pemerintah                                              Mitra Bisnis
               Public                                               Government                                            Business Parner

                                                                                                                  Lainnya (harap disebutkan)
             Media | Media                                           LSM | NGO
                                                                                                                    Others (please specify)




                                                                      Perbaikan ke Depan
                                                                     Future Improvements
                                 Pertanyaan                                                                       Tanggapan
                                  Question                                                                         Response
Isu atau topik terkait keberlanjutan apa lagi yang ingin Anda lihat dalam
Laporan Keberlanjutan mendatang?
What other sustainability related issues or topics that you would like us to
include in future SRs?
Kontribusi terhadap ESG seperti apa yang sebaiknya dikejar atau
ditingkatkan oleh Perusahaan di masa depan?
What kind of contribution to ESG that the Company should persue or
improve in the future?

Silakan berikan saran perbaikan lainnya untuk Perusahaan
Please provice any other improvements for the Company



236          Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 239
Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan
Tahun Sebelumnya
Responses to Feedback from Previous Year’s Sustainability Report

Perseroan tidak menerima umpan balik atas laporan                 The Company did not receive any feedback for the previous
keberlanjutan tahun sebelumnya.                                   year’s sustainability report.




Assurance Statement
Assurance Statement

Laporan ini akan menjalani proses assurance pada Mei              This report will undergo an assurance process in May 2026.
2026. Bagian ini akan diperbarui dengan pernyataan jaminan        This section will be updated with the assurance statement
setelah dijalaninya proses tersebut.                              after the process.




                                          Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity   237
Page 240
Standar dan Ketentuan Pelaporan Keberlanjutan OJK
(SEOJK NO.16/2021)
OJK Sustainability Reporting Standards and Requirements
(SEOJK NO.16/2021)

                      Topik                                                              Pengungkapan                                   Halaman
 No.                                          No.
                      Topic                                                                Disclosure                                    Page

       Strategi Keberlanjutan                         Penjelasan Strategi Keberlanjutan
  A                                           A.1                                                                                        47 - 52
       Corporate sustainability strategy              Explanation of the sustainability strategy
                                                      Aspek Ekonomi                                                                   6 - 9, 77 – 79,
                                              B.1
                                                      Economic aspect                                                                       101
       Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
                                                      Aspek Lingkungan Hidup
  B    Summary of sustainability              B.2                                                                                         6–9
                                                      Environmental aspect
       performance
                                                      Aspek Sosial
                                              B.3                                                                                          6-9
                                                      Social aspect
                                                      Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
                                              C.1                                                                                        40 - 41
                                                      Vision, mission, and sustainability values
                                                      Alamat Perusahaan
                                              C.2                                                                                           26
                                                      Company’s address
                                                      Alamat Perusahaan
                                              C.3                                                                                     29 – 30, 185
       Profil Perusahaan                               Business scale
  C
       Summary of company profile                     Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
                                              C.4                                                                                           38
                                                      Products, services, and business activities conducted
                                                      Keanggotaan pada Asosiasi
                                              C.5                                                                                           35
                                                      Association memberships
                                                      Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan Significant
                                              C.6                                                                                        26 - 28
                                                      changes to the company
       Penjelasan Direksi                             Penjelasan Direksi
  D                                           D.1                                                                                        10 - 17
       Letter from Board/Director(s)                  Letter from the Board/Director(s)
                                                      Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan Responsibility for the
                                              E.1                                                                                        65 - 66
                                                      implementation of sustainable finance/operations

                                                      Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan Competency
                                              E.2                                                                                     67, 176 - 179
                                                      development pertaining to sustainable finance/operations
       Tata Kelola Keberlanjutan                      Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
  E                                           E.3                                                                                        53 - 56
       Sustainability governance                      Risk assessment on the implementation of sustainable finance/operations
                                                      Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
                                              E.4                                                                                        68 - 70
                                                      Stakeholder relations
                                                      Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                              E.5
                                                      Issues on implementation of sustainable finance/operations
       Kinerja Keberlanjutan                          Tata Kelola Keberlanjutan
  F                                           F.1                                                                                        57, 207
       Sustainability performance                     Initiatives in building a culture of sustainability
                                                                                           Kinerja Ekonomi
                                                                                        Economic performance
                                                      Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau
                                                      Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
                                              F.2                                                                                           78
                                                      Economic comparison of production targets and performance portfolio,
                                                      financing target, or investment, income and profit/loss
                                                      Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi
                                                      pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan
                                                      Berkelanjutan
                                              F.3                                                                                           79
                                                      Economic comparison of target and portfolio performance, financing target,
                                                      or investments in financial instruments or projects relating to sustainable
                                                      operations
                                                                                       Kinerja Lingkungan Hidup
                                                                                      Environmental performance
                                                      Biaya Lingkungan Hidup
                                              F.4                                                                                        77 - 79
                                                      Environmental cost
                                                                                             Aspek Material
                                                                                             Material aspect
                                                      Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
                                              F.5                                                                                          112
                                                      Use of environmentally-firendly materials




238       Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 241
                                             Standar dan Ketentuan Pelaporan Keberlanjutan OJK (SEOJK NO.16/2021)
                                         OJK Sustainability Reporting Standards and Requirements (SEOJK NO.16/2021)




      Topik                                            Pengungkapan                                          Halaman
No.           No.
      Topic                                              Disclosure                                           Page

                                                             Aspek Energi
                                                             Energy Aspect
                        Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
              F.6                                                                                            122 - 125
                        Amount and intensity of energy usage
                        Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
              F.7                                                                                            135 - 137
                        Efforts and initiatives for energy efficiency and renewable energy
                                                              Aspek Air
                                                             Water aspect
                        Penggunaan Air
              F.8                                                                                            148 - 149
                        Water usage
                                                   Aspek Keanekaragaman Hayati
                                                        Biodiversity aspect
                        Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah
                        Konservasi atau Memiliki Keanekaragaman Hayati
              F.9                                                                                               162
                        Impacts of operations near or within a conservation area/areas rich in
                        biodiversity
                        Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
              F.10                                                                                           162 - 163
                        Initiatives for biodiversity conservation
                                                             Aspek Emisi
                                                            Emission aspect
                        Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
              F.11                                                                                           128 - 129
                        Amount and intensity of emissions produced by type
                        Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan Initiatives and
              F.12                                                                                      132, 134 - 137
                        achievements for emission reduction
                                                      Aspek Limbah dan Efluen
                                                      Waste and effluent aspect
                        Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis                            146 – 147,
              F.13
                        Amount of waste and effluent produced by type                                        151 – 154
                        Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
              F.14                                                                                           150 - 155
                        Waste and effluent management mechanism
                        Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
              F.15                                                                                              151
                        Spills that occurred (if any)
                                            Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
                                            Complaints regarding the environment aspect
                        Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan
              F.16      Diselesaikan                                                                            91
                        Number and material of environmental complaints received and resolve
                                                             Kinerja Sosial
                                                           Social performance
                        Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara
                        kepada Konsumen
              F.17                                                                                           102 - 103
                        Commitment in providing services on products and/or equivalent services to
                        consumers
                                                       Aspek Ketenagakerjaan
                                                          Employee aspect
                        Kesetaraan Kesempatan Bekerja
              F.18                                                                                           168 - 169
                        Equal employee opportunity
                        Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
              F.19                                                                                              168
                        Child and forced labour
                        Upah Minimum Regional
              F.20                                                                                           171 - 172
                        Regional minimum wage
                        Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
              F.21                                                                                           191 - 192
                        Decent and safe working environment
                        Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
              F.22                                                                                           178 - 179
                        Employee capabilities training




                    Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity            239
Page 242
                       Topik                                                           Pengungkapan                                     Halaman
 No.                                          No.
                       Topic                                                             Disclosure                                      Page

                                                                                         Community aspect
                                                                                         Aspek Masyarakat
                                                      Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
                                              F.23                                                                                        213
                                                      Impact of operations on surrounding communities
                                                      Pengaduan Masyarakat
                                              F.24                                                                                      221 - 222
                                                      Public complaints
                                                      Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) (Berhubungan dengan
                                              F.25    Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) Corporate environmental and social              223 - 234
                                                      responsibility initiatives (related to UN SDGs)
                                                                 Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
                                                             Responsibility for the development of sustainable products and services
                                                      Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan Innovation
                                              F.26                                                                                       81 - 83
                                                      and development of sustainable products and services
                                                      Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
                                              F.27                                                                                      102 - 103
                                                      Products and services that have been evaluated for customer safety
                                                      Dampak Produk/Jasa
                                              F.28                                                                                        103
                                                      Impacts of products and services
                                                      Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
                                              F.29                                                                                      102 - 103
                                                      Number of products recalled
                                                      Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan
                                              F.30    Berkelanjutan                                                                     102 - 103
                                                      Customer satisfaction survey on sustainable products and services
       Written verification from an                   Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
  G                                           G.1
       independent party                              Written verification from an independent party (if any)
                                                      Lembar Umpan Balik
  H    Feedback form                          G.2                                                                                         236
                                                      Feedback form
                                                      Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
                                              G.3                                                                                         237
                                                      Responses to the previous year’s report feedback

       Responses to the previous year’s               Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/
  I                                                   POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga
       report feedback
                                              G.4     Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik                                       238 - 240
                                                      List of disclosures according to Circular Letter of Financial Service Authority
                                                      Regulations (OJK) Number 51/POJK.03/2017




240       Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 243
GRI Index
GRI Index



Pernyataan Penggunaan                 PT BUMA Internasional Grup Tbk Telah Melaporkan Sesuai
Statement of Use                      dengan Standar GRI untuk periode 1 Januari – 31 Desember 2025
                                      PT BUMA Internasional Grup Tbk Has Reported in Accordance with GRI Standards
                                      for the period from January 1 - December 31 2025
GRI 1 yang digunakan                  GRI 1: Landasan 2021
GRI 1 Reference                       GRI 1:Foundation 2021
Standar sektor GRI yang berlaku       GRI 12: Sektor Batu Bara 2022
Applicable GRI Sector Standard        GRI 12: Coal Sector 2022


                                                                                                                              Rujukan Standar
                                                                                                 Yang tidak Dicantumkan
            Standar GRI                       Pengungkapan GRI                   Halaman                                         Sektor GRI
                                                                                                     dan Alasannya
            GRI Standard                        GRI Disclosure                    Page                                          GRI Standard
                                                                                                  Omission and Reason
                                                                                                                              Sector Reference
Pengungkapan Umum
General Disclosure
GRI 2: Pengungkapan Umum 2021     2-1 Rincian organisasi
                                                                                  26 – 28
GRI 2: General Disclosures 2021   2-1 Organizational details
                                  2-2 Entitas yang dimasukkan dalam
                                  pelaporan keberlanjutan organisasi
                                                                                  32 – 33
                                  2-2 Entities included in the organization’s
                                  sustainability reporting
                                  2-3 Periode, frekuensi, dan titik kontak
                                  pelaporan
                                                                                  20 – 21
                                  2-3 Reporting period, frequency and
                                  contact point
                                  2-4 Penyajian kembali informasi
                                                                                  20 – 21
                                  2-4 Restatements of information
                                  2-5 Penjaminan eksternal
                                                                                  22 – 23
                                  2-5 External assurance
                                  2-6 Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan
                                  bisnis lainnya
                                                                                   34, 38
                                  2-6 Activities, value chain and other
                                  business relationships
                                  2-7 Tenaga kerja
                                                                                 183 – 190
                                  2-7 Employees
                                  2-8 Pekerja yang bukan pekerja langsung
                                                                                     34
                                  2-8 Workers who are not employees
                                  2-9 Struktur dan komposisi tata kelola
                                                                                     58
                                  2-9 Governance structure and composition
                                  2-10 Pencalonan dan pemilihan badan tata
                                  kelola tertinggi
                                                                                     62
                                  2-10 Nomination and selection of the
                                  highest governance body
                                  2-10 Pencalonan dan pemilihan badan tata
                                  kelola tertinggi                                   63
                                  2-11 Chair of the highest governance body
                                  2-12 Peran badan tata kelola tertinggi
                                  dalam mengawasi manajemen dampak
                                                                                54, 61 – 62
                                  2-12 Role of the highest governance body
                                  in overseeing the management of impacts
                                  2-12 Peran badan tata kelola tertinggi
                                  dalam mengawasi manajemen dampak
                                                                                  65 – 66
                                  2-13 Delegation of responsibility for
                                  managing impacts
                                  2-14 Peran badan tata kelola tertinggi
                                  dalam pelaporan keberlanjutan
                                                                                  22 – 23
                                  2-14 Role of the highest governance body
                                  in sustainability reporting
                                  2-15 Konflik kepentingan
                                                                                     63
                                  2-15 Conflicts of interest
                                  2-16 Komunikasi masalah penting
                                                                                  63 – 64
                                  2-16 Communication of critical concerns




                                              Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity       241
Page 244
                                                                                                                                 Rujukan Standar
                                                                                                       Yang tidak Dicantumkan
             Standar GRI                             Pengungkapan GRI                    Halaman                                    Sektor GRI
                                                                                                           dan Alasannya
             GRI Standard                              GRI Disclosure                     Page                                     GRI Standard
                                                                                                        Omission and Reason
                                                                                                                                 Sector Reference
                                         2-17 Pengetahuan kolektif badan tata
                                         kelola tertinggi
                                                                                            67
                                         2-17 Collective knowledge of the highest
                                         governance body
                                         2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola
                                         tertinggi
                                                                                          64 – 65
                                         2-18 Evaluation of the performance of the
                                         highest governance body
                                         2-19 Kebijakan remunerasi
                                                                                            64
                                         2-19 Remuneration policies
                                         2-20 Proses untuk menentukan remunerasi
                                                                                            64
                                         2-20 Process to determine remuneration
                                         2-21 Rasio kompensasi total tahunan
                                                                                            64
                                         2-21 Annual total compensation ratio
                                         2-22 Pernyataan tentang strategi
                                         pembangunan berkelanjutan
                                                                                          47 – 50
                                         2-22 Statement on sustainable
                                         development strategy
                                         2-23 Komitmen kebijakan
                                                                                          40 – 41
                                         2-23 Policy commitments
                                         2-24 Menanamkan komitmen kebijakan
                                                                                          53 – 54
                                         2-24 Embedding policy commitments
                                         2-25 Proses untuk memperbaiki dampak
                                         negatif
                                                                                          54 – 56
                                         2-25 Processes to remediate negative
                                         impacts
                                         2-26 Mekanisme untuk mencari nasihat
                                         dan mengemukakan masalah
                                                                                            56
                                         2-26 Mechanisms for seeking advice and
                                         raising concerns
                                         2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan
                                         peraturan                                        89 – 90
                                         2-27 Compliance with laws and regulations
                                         2-28 Asosiasi keanggotaan
                                                                                          35 – 37
                                         2-28 Membership associations
                                         2-29 Pendekatan untuk keterlibatan
                                         pemangku kepentingan                             68 – 70
                                         2-29 Approach to stakeholder engagement
                                         2-30 Perjanjian perundingan kolektif           68 – 70, 172
                                         2-30 Collective bargaining agreements             – 174,
                                         3-1 Proses untuk menentukan topik
GRI 3: Material Topics 2021              material                                         44 – 46
                                         3-1 Process to determine material topics
                                         3-2 Daftar topik material
                                                                                          44 – 46
                                         3-2 List of material topics
Dampak Ekonomi
Economic Impact
GRI 3-3: Manajemen Topik Material        3-3 Manajemen topik material
                                                                                          74 – 83                               12.8.1, 12.21.1
GRI 3-3: Management of material topics   3-3 Management of material topics
GRI 201: Kinerja Ekonomi                 201-1 Nilai ekonomi langsung yang
GRI 201: Economic Performance            dihasilkan dan didistribusikan
                                                                                          77 – 79                               12.8.2, 12.21.2
                                         201-1 Direct economic value generated and
                                         distributed
                                         201-2 Implikasi finansial serta risiko dan
                                         peluang lain akibat dari perubahan iklim       110 – 113,
                                                                                                                                12.21.2
                                         201-2 Financial implications and other risks   134 – 137
                                         and opportunities due to climate change
                                         201-3 Kewajiban program pensiun manfaat
                                         pasti dan program pensiun lainnya
                                                                                         174 – 175
                                         201-3 Defined benefit plan obligations and
                                         other retirement plans
                                         201-4 Bantuan keuangan yang diterima dari
                                         pemerintah
                                                                                          79 – 81                               12.21.3
                                         201-4 Financial assistance received from
                                         government
GRI 207: Pajak 2019                      207-1 Pendekatan terhadap pajak
                                                                                          79 – 81                               12.21.4
GRI 207: Tax Strategy 2019               207-1 Approach to tax




242          Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 245
                                                                                                                                                GRI Index
                                                                                                                                                GRI Index




                                                                                                                                      Rujukan Standar
                                                                                                         Yang tidak Dicantumkan
             Standar GRI                              Pengungkapan GRI                     Halaman                                       Sektor GRI
                                                                                                             dan Alasannya
             GRI Standard                               GRI Disclosure                      Page                                        GRI Standard
                                                                                                          Omission and Reason
                                                                                                                                      Sector Reference
                                         207-2 Tata kelola, pengontrolan, dan
                                         manajemen risiko pajak
                                                                                           79 – 81                                   12.21.5
                                         207-2 Tax Governance, Control, and risk
                                         management
                                         207-3 Keterlibatan pemangku kepentingan
                                         dan pengelolaan kepedulian yang berkaitan
                                         dengan pajak                                      79 – 81                                   12.21.6
                                         207-3 Stakeholder engagement and
                                         management of concerns to tax
                                         207-4 Laporan per negara
                                                                                           77 – 81                                   12.21.7
                                         207-4 Country-by-Country reporting
GRI 12.21 Pembayaran kepada              12.21.8
pemerintah GRI 12.21 Payments to         Untuk batubara yang dibeli dari negara,
governments                              atau pihak ketiga yang ditunjuk oleh negara                   Usaha Perseroan tidak
                                         untuk menjual atas nama mereka, laporkan:                     melibatkan pembelian
                                         •    volume dan jenis batubara yang dibeli;                   batu bara dari pemerintah
                                         •    nama lengkap entitas pembeli dan                        ataupun pihak ketiga yang
                                               penerima pembayaran;                                    ditunjuk oleh pemerintah
                                         •     pembayaran yang dilakukan untuk                        untuk menjual batu bara
                                                pembelian                                     -        atas nama mereka.             12.21.8
                                         12.21.8                                                       The Company’s business
                                         For coal purchased from the state or from                     does not involve coal
                                         third parties appointed by the state to sell                  purchases from the state
                                         on their behalf, report:                                      or from third parties
                                         •      volumes and types of coal purchased;                   appointed by the state to
                                         •      full names of the buying entity and the               sell on their behalf
                                                 recipient of the payment;
                                         •       payments made for the purchase
Etika Bisnis
Business Ethics
GRI 3-3: Manajemen Topik Material        3-3 Manajemen topik material
                                                                                           87 – 94                                   12.20.1, 12.22.1
GRI 3-3: Management of material topics   3-3 Management of material topics
GRI 205: Anti-Korupsi GRI 205: Anti-     205-1 Operasi-operasi yang dinilai memiliki
Corruption                               risiko terkait korupsi
                                                                                           87 – 88                                   12.20.2
                                         205-1 Operations assessed for risks related
                                         to corruption
                                         205-2 Komunikasi dan pelatihan tentang
                                         kebijakan dan prosedur anti-korupsi
                                                                                            87, 91                                   12.20.3
                                         205-2 Communication and training about
                                         anti-corruption policies and procedures
                                         205-1 Operasi-operasi yang dinilai memiliki
                                         risiko terkait korupsi
                                                                                           87 – 89                                   12.20.4
                                         205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan
                                         tindakan yang diambil
GRI 415: Kebijakan Publik 2016           415-1 Kontribusi Politik
                                                                                           93 – 94                                   12.22.2
GRI 415: Public Policy 2016              415-1 Political Contributions
GRI 12.20 Anti-corruption                12.20.5
                                         Menjelaskan pendekatan terhadap
                                         transparansi kontrak, termasuk:
                                         • apakah kontrak dan izin disediakan
                                             secara publik dan, jika demikian,
                                             di mana kontrak dan izin tersebut
                                             dipublikasikan;
                                         • jika kontrak atau izin tidak tersedia
                                             secara publik, alasan atas hal ini
                                             dan tindakan yang dilakukan untuk
                                             menjadikannya tersedia secara publik
                                                                                           87 – 94                                   12.20.5
                                             di masa depan.
                                         12.20.5
                                         Describe the approach to contract
                                         transparency, including:
                                         • whether contracts and licenses are
                                             made publicly available and, if so, where
                                             they are published;
                                         • if contracts or licenses are not publicly
                                             available, the reason for this and
                                             actions taken to make them public in
                                             the future




                                                      Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity        243
Page 246
                                                                                                                                        Rujukan Standar
                                                                                                         Yang tidak Dicantumkan
             Standar GRI                              Pengungkapan GRI                    Halaman                                          Sektor GRI
                                                                                                             dan Alasannya
             GRI Standard                               GRI Disclosure                     Page                                           GRI Standard
                                                                                                          Omission and Reason
                                                                                                                                        Sector Reference
                                         12.20.6
                                         Mencantumkan pihak yang berhak atas
                                         manfaat organisasi dan menjelaskan
                                         bagaimana organisasi mengidentifikasi
                                         pihak yang berhak atas manfaat mitra
                                         bisnis, termasuk usaha bersama dan
                                                                                           29 – 34                                  12.20.6
                                         pemasok
                                         12.20.6
                                         List the organization’s beneficial owners
                                         and explain how the organization identifies
                                         the beneficial owners of business partners,
                                         including joint ventures and suppliers
Pengelolaan Rantai Pasok
Supply Chain Management
GRI 204: Praktik Pengadaan GRI 204:      204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok
Procurement Practices 2016               lokal
                                                                                          101 – 102                                 12.8.6
                                         204-1 Proportion of spending on local
                                         suppliers
GRI 308: Penilaian Lingkungan            308-1 Seleksi pemasok baru dengan
Pemasok 2016                             menggunakan kriteria lingkungan
                                                                                          99 – 101                                  -
GRI 308: Supplier Environmental          308-1 New Suppliers that were screened
Assessment 2016                          using environmental criteria
                                         308-2 Dampak lingkungan negatif dalam
                                         rantai pasokan dan tindakan yang telah
                                         diambil                                          99 – 101                                  -
                                         308-2 Negative environmental impacts in
                                         the supply chain and actions taken
GRI 408: Pekerja Anak 2016 GRI 408:      408-1 Operasi dan pemasok yang berisiko
Child Labor 2016                         signifikan terhadap insiden pekerja anak
                                                                                             168                                    12.16.2
                                         408-1 Operations and suppliers at
                                         significant risk for incidents of child labor
GRI 409: Kerja Paksa atau Wajib Kerja    409-1 Operasi dan pemasok yang berisiko
2016                                     signifikan terhadap insiden kerja paksa
GRI 409: Forced and Compulsory           atau wajib kerja
                                                                                             168                                    12.17.2
Labour 2016                              409-1 Operations and suppliers at
                                         significant risk for incidents of forced or
                                         compulsory labor
GRI 414: Penilaian Sosial Pemasok        414-1 Seleksi pemasok baru dengan
GRI 414: Supplier Social Assessment      menggunakan kriteria sosial
                                                                                          99 – 101                                  12.15.8
2016                                     414-1 New suppliers that were screened
                                         using social criteria
                                         414-2 Dampak sosial negatif dalam rantai
                                         pasokan dan tindakan yang telah diambil
                                                                                          99 – 101                                  12.15.9
                                         414-2 Negative social impacts in the supply
                                         chain and actions taken
pasokan dan tindakan yang telah          418-1 Keluhan yang tidak berdasar
diambil                                  mengenai pelanggaran privasi pelanggan
GRI 418: Customer Privacy 2016           dan kerugian pelanggan data pelanggan           97 – 99, 103
                                                                                                                                    -
                                         418-1 Substantiated complaints concerning          – 104
                                         breaches of customer privacy and losses of
                                         customer data
Perubahan Iklim
Climate Change
GRI 3-3: Manajemen Topik Material        3-3 Manajemen topik material                    108 – 109,
                                                                                                                                    12.1.1, 12.2.1
GRI 3-3: Management of material topics   3-3 Management of material topics               122 – 123
GRI 302: Energi                          302-1 Konsumsi energi dalam organisasi
GRI 302: Energy                          302-1 Energy consumption within the              122 – 127                                 12.1.2
                                         organization
                                         302-1 Konsumsi energi dalam organisasi
                                         302-2 Energy consumption outside of the             125                                    12.1.3
                                         organization
                                         302-3 Intensitas energi
                                                                                          122 – 125                                 12.1.4
                                         302-3 Energy intensity
                                         302-4 Pengurangan konsumsi energi                              Perseroan belum
                                         302-4 Reduction of energy consumption                          mengawasi pengurangan
                                                                                                        dari penggunaan energi di
                                                                                              -         saat ini.                   -
                                                                                                        The company does not
                                                                                                        monitor reductions in
                                                                                                        energy use at this time




244          Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 247
                                                                                                                                      GRI Index
                                                                                                                                      GRI Index




                                                                                                                             Rujukan Standar
                                                                                          Yang tidak Dicantumkan
            Standar GRI                Pengungkapan GRI                   Halaman                                               Sektor GRI
                                                                                              dan Alasannya
            GRI Standard                 GRI Disclosure                    Page                                                GRI Standard
                                                                                           Omission and Reason
                                                                                                                             Sector Reference
                           302-5 Pengurangan pada energi yang                           Konsumsi energi yang
                           dibutuhkan untuk produk dan jasa                             bertujuan untuk pembuatan
                           302-5 Reductions in energy requirements of                   barang dan jasa tidak
                           products and services                                        dapat di atur secara
                                                                                        langsung oleh Perseroan,
                                                                                        tetapi hal hal ini diatur oleh
                                                                                        vendor sebagai mitra dari
                                                                                        Perseroan. Maka dari itu,
                                                                                        program untuk mengurangi
                                                                                        konsumsi energi belum
                                                                               -        di implementasikan.              -
                                                                                        Energy consumption
                                                                                        to generate products
                                                                                        and services cannot be
                                                                                        controlled directly by
                                                                                        the Company, but by
                                                                                        vendors as the Company’s
                                                                                        partners. Therefore, the
                                                                                        program to reduce energy
                                                                                        consumption has yet to be
                                                                                        implemented.
GRI 305: Emisi             305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
                                                                          125 – 128                                      12.1.5
GRI 305: Emissions         305-1 Direct (Scope 1) GHG emissions
                           305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak
                           langsung
                                                                          125 – 128                                      12.1.6
                           305-2 Energy indirect (Scope 2) GHG
                           emissions
                           305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak
                           langsung lainnya
                                                                          130 – 131                                      12.1.7
                           305-3 Other indirect (Scope 3) GHG
                           emissions
                           305-4 Intensitas emisi GRK
                                                                          127 – 128                                      12.1.8
                           305-4 GHG emissions intensity
                           305-4 Intensitas emisi GRK
                                                                             132                                         12.2.3
                           305-5 Reduction of GHG emissions
                           305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS)                           Perseroan belum
                           305-6 Emissions of ozone-depleting                           melakukan pengawasan
                           substances (ODS)                                             terkait emisi perusak ozon
                                                                                        karena emisi jenis ini
                                                                                        hanya merupakan bagian
                                                                                        yang sangat kecil di dalam
                                                                               -
                                                                                        operasi perseroan.
                                                                                        The Company has yet to
                                                                                        conduct monitoring on
                                                                                        ozone depleting emissions
                                                                                        as it is a negligible part of
                                                                                        its operations.
                           305-7 Nitrogen oksida (NOx), belerang
                           oksida (SOx), dan emisi udara signifikan
                           lainnya                                           133
                           305-7 Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides
                           (SOx), and other significant air emissions




                                       Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity             245
Page 248
                                                                                                                                    Rujukan Standar
                                                                                                          Yang tidak Dicantumkan
              Standar GRI                               Pengungkapan GRI                     Halaman                                   Sektor GRI
                                                                                                              dan Alasannya
              GRI Standard                                GRI Disclosure                      Page                                    GRI Standard
                                                                                                           Omission and Reason
                                                                                                                                    Sector Reference
GRI 12.2 Climate adaptation, resilience,   Describe the organization’s approach to
and transition                             public policy development and lobbying on
                                           climate change, including:
                                           •  t he organization’s stance on significant
                                               issues related to climate change that are
                                               the focus of its participation in public
                                               policy development and lobbying, and any
                                               differences between these positions and
                                               its stated policies, goals, or other public
                                               positions;
                                            • W  hether it is a member of, or contributes   110 – 121                             12.2.4
                                               to, any representative associations or
                                               committees that participate in public
                                               policy development and lobbying on
                                               climate change, including:
                                           1. the nature of this contribution.
                                           2. any differences between the
                                           organization’s stated policies, goals, or other
                                           public positions on significant issues related
                                           to climate change; and the positions of the
                                           representative associations or committees.
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
GRI 3-3: Manajemen Topik Material          3-3 Manajemen topik material                      142 – 149,
GRI 3-3: Management of material topics     3-3 Management of material topics                 150 – 161,                            12.6.1, 12.7.1
                                                                                             162 – 163
3-3 Manajemen topik material               303-1 Interaksi dengan air sebagai sumber
GRI 303: Water and Effluent                daya bersama
                                                                                             142 – 143                             12.7.2
                                           303-1 Interactions with water as a shared
                                           resource
                                           303-2 Manajemen dampak yang berkaitan
                                           dengan pembuangan air
                                                                                             143 – 144                             12.7.3
                                           303-2 Management of water discharge-
                                           related impacts
                                           303-3 Pengambilan air
                                                                                             145 – 146                             12.7.4
                                           303-3 Water withdrawal
                                           303-4 Pembuangan air
                                                                                             146 – 147                             12.7.5
                                           303-4 Water discharge
                                           303-5 Konsumsi air
                                                                                             148 – 149                             12.7.6
                                           303-5 Water consumption
GRI 304: Keanekaragaman Hayati 2016        304-1 Lokasi operasi yang dimiliki,
GRI 304: Biodiversity 2016                 disewa, dikelola, atau berdekatan dengan,
                                           kawasan lindung dan kawasan dengan
                                           nilai keanekaragaman hayati tinggi di luar
                                           kawasan lindung                                   162 - 163
                                           304-1 Operational sites owned, leased,
                                           managed in, or adjacent to, protected areas
                                           and areas of high biodiversity value outside
                                           protected areas
                                           304-2 Dampak signifikan dari aktivitas,
                                           produk, dan jasa pada keanekaragaman
                                           hayati                                            162 – 163
                                           304-2 Significant impacts of activities,
                                           products and services on biodiversity
                                           304-3 Habitat yang dilindungi atau
                                           direstorasi                                       162 - 163
                                           304-3 Habitats protected or restored




246           Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 249
                                                                                                                                                GRI Index
                                                                                                                                                GRI Index




                                                                                                                                     Rujukan Standar
                                                                                                        Yang tidak Dicantumkan
            Standar GRI                              Pengungkapan GRI                   Halaman                                         Sektor GRI
                                                                                                            dan Alasannya
            GRI Standard                               GRI Disclosure                    Page                                          GRI Standard
                                                                                                         Omission and Reason
                                                                                                                                     Sector Reference
                                         304-4 Spesies Daftar Merah IUCN dan                          Perseroan di saat ini belum
                                         spesies daftar konservasi nasional dengan                    melakukan pelacakan
                                         habitat dalam wilayah yang terkena efek                      spesies yang ada di dalam
                                         operasi                                                      Daftar Merah IUCN dan
                                         304-4 IUCN Red List species and national                     daftar konservasi nasional
                                         conservation list species with habitats in                   karena tanggungjawab
                                         areas affected by operations                                 pengelolaan
                                                                                                      keanekaragaman hayati
                                                                                                      terletak pada pemiliki
                                                                                             -
                                                                                                      tambang.
                                                                                                      The Company currently
                                                                                                      does not track IUCN
                                                                                                      Red List and national
                                                                                                      conservation list Species
                                                                                                      in their operations as
                                                                                                      the responsibility for
                                                                                                      biodiversity management
                                                                                                      lies with the mine owners
GRI 306: Limbah                          306-1 Timbulan limbah dan dampak
GRI 306: Waste                           signifikan terkait limbah
                                                                                        151 – 152                                   12.6.2
                                         306-1 Waste generation and significant
                                         waste-related impacts
                                         306-2 Manajemen dampak signifikan
                                         terkait limbah
                                                                                        150 – 151                                   12.6.3
                                         306-2 Management of significant waste-
                                         related impacts
                                         306-3 Timbulan limbah
                                                                                         151, 155                                   12.6.4
                                         306-3 Waste generated
                                         306-4 Limbah yang dialihkan dari
                                                                                        155, 159 –
                                         pembuangan akhir                                                                           12.6.5
                                                                                           160
                                         306-4 Waste diverted from disposal
                                         306-5 Limbah yang dikirimkan ke
                                                                                        155, 160 –
                                         pembuangan akhir                                                                           12.6.6
                                                                                           161
                                         306-5 Waste directed to disposal
Fokus kepada Pekerja
Employee Focus
GRI 3-3: Manajemen Topik Material        3-3 Manajemen topik material                                                               12.14.1, 12.15.1,
GRI 3-3: Management of material topics   3-3 Management of material topics              164 – 175                                   12.16.1, 12.17.1,
                                                                                                                                    12.18.1, 12.19.1
GRI 202: Kehadiran Pasar                 202-1 Rasio upah entry level standar
GRI 202: Market Presence 2016            berdasarkan jenis kelamin dibandingkan
                                         dengan upah minimum lokal
                                                                                        171 – 172                                   12.19.2
                                         202-1 Ratios of standard entry level wage
                                         by gender compared to local minimum
                                         wage
                                         202-2 Proporsi manajemen senior yang
                                         berasal dari masyarakat lokal
                                                                                           187                                      12.19.3
                                         202-2 Proportion of senior management
                                         hired from the local community
GRI 401: Kepegawaian                     401-1 Perekrutan karyawan baru dan
GRI 401: Employment                      pergantian karyawan
                                                                                        185 – 186                                   12.15.2
                                         401-1 New employee hires and employee
                                         turnover
                                         401-2 Tunjangan yang diberikan kepada
                                         karyawan purnawaktu yang tidak diberikan
                                         kepada karyawan pada kurun waktu
                                         tertentu atau paruh waktu                         189                                      12.15.3
                                         401-2 Benefits provided to full-time
                                         employees that are not provided to
                                         temporary or part-time employees
                                         401-3 Cuti melahirkan
                                                                                        170 – 171                                   12.15.4, 12.19.4
                                         401-3 Parental leave
GRI 402: Hubungan Tenaga Kerja/          402-1 Periode pemberitahuan minimum
Manajemen                                terkait perubahan operasional
                                                                                           172                                      12.15.5
GRI 402: Labor/Management Relations      402-1 Minimum notice periods regarding
                                         operational changes
403 Periode pemberitahuan minimum        403-1 Sistem manajemen kesehatan dan
terkait perubahan operasional            keselamatan kerja
                                                                                           192                                      12.14.2
GRI 403: Occupational Health & Safety    403-1 Occupational health and safety
                                         management system




                                                     Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity         247
Page 250
                                                                                                                               Rujukan Standar
                                                                                                     Yang tidak Dicantumkan
             Standar GRI                            Pengungkapan GRI                   Halaman                                    Sektor GRI
                                                                                                         dan Alasannya
             GRI Standard                             GRI Disclosure                    Page                                     GRI Standard
                                                                                                      Omission and Reason
                                                                                                                               Sector Reference
                                        403-2 Pengidentifikasian bahaya, penilaian
                                        risiko, dan investigasi insiden
                                                                                       197 – 199                              12.14.3
                                        403-2 Hazard identification, risk
                                        assessment, and incident investigation
                                        403-3 Layanan kesehatan kerja
                                                                                       200 – 201                              12.14.4
                                        403-3 Occupational health services
                                        403-4 Partisipasi, konsultasi, dan
                                        komunikasi pekerja tentang kesehatan dan
                                        keselamatan kerja
                                                                                       200 – 201                              12.14.5
                                        403-4 Worker participation, consultation,
                                        and communication on occupational health
                                        and safety
                                        403-5 Pelatihan pekerja mengenai
                                        kesehatan dan keselamatan kerja
                                                                                          201                                 12.14.6
                                        403-5 Worker training on occupational
                                        health and safety
                                        403-6 Peningkatan kualitas kesehatan
                                        pekerja                                           202                                 12.14.7
                                        403-6 Promotion of worker health
                                        403-7 Pencegahan dan mitigasi dampak-
                                        dampak kesehatan dan keselamatan kerja
                                        yang secara langsung terkait hubungan
                                        bisnis                                            203                                 12.14.8
                                        403-7 Prevention and mitigation of
                                        occupational health and safety impacts
                                        directly linked by business relationships
                                        403-8 Pekerja yang tercakup dalam sistem
                                        manajemen kesehatan dan keselamatan
                                        kerja                                             205                                 12.14.9
                                        403-8 Workers covered by an occupational
                                        health and safety management system
                                        403-9 Kecelakaan kerja
                                                                                       207 – 209                              12.14.10
                                        403-9 Work-related injuries
                                        403-10 Penyakit Akibat Kerja
                                                                                       207 – 209                              12.14.11
                                        403-10 Work-related ill health
GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan       404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per
GRI 404: Training and Education         karyawan
                                                                                          178                                 12.15.6, 12.19.5
                                        404-1 Average hours of training per year
                                        per employee
                                        404-2 Program untuk meningkatkan
                                        keterampilan karyawan dan program
                                                                                      174, 176 –
                                        bantuan peralihan                                                                     12.15.7
                                                                                         179
                                        404-2 Programs for upgrading employee
                                        skills and transition assistance programs
                                        404-3 Persentase karyawan yang menerima
                                        tinjauan kinerja dan pengembangan karier
                                        secara berkala
                                                                                          171
                                        404-3 Percentage of employees
                                        receiving regular performance and career
                                        development reviews
GRI 405: Keanekargaman dan Peluang      405-1 Keanekaragaman badan tata kelola
Setara                                  dan karyawan
                                                                                      34, 168, 183                            12.19.6
GRI 405: Diversity and Equal            405-1 Diversity of governance bodies and
Opportunity                             employees
                                        405-2 Rasio gaji pokok dan remunerasi
                                        perempuan dibandingkan laki-laki
                                                                                          171                                 12.19.7
                                        405-2 Ratio of basic salary and
                                        remuneration of women to men
GRI 406: Non-diskriminasi               406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan
GRI 406: Non- Discrimination            perbaikan yang dilakukan
                                                                                          168                                 12.19.8
                                        406-1 Incidents of discrimination and
                                        corrective actions taken
GRI 407: Kebebasan Berserikat dan       407-1 Operasi dan pemasok di mana
Perundingan Kolektif                    hak atas kebebasan berserikat dan
GRI 407: Freedom of Association and     perundingan kolektif mungkin berisiko
                                                                                       168, 172                               12.18.2
Collective Bargaining 2016              407-1 Operations and suppliers in which
                                        the right to freedom of association and
                                        collective bargaining may be at risk




248         Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 251
                                                                                                                                               GRI Index
                                                                                                                                               GRI Index




                                                                                                                                    Rujukan Standar
                                                                                                       Yang tidak Dicantumkan
            Standar GRI                             Pengungkapan GRI                   Halaman                                         Sektor GRI
                                                                                                           dan Alasannya
            GRI Standard                              GRI Disclosure                    Page                                          GRI Standard
                                                                                                        Omission and Reason
                                                                                                                                    Sector Reference
Transformasi Komunitas
Community Transformation
GRI 3-3: Manajemen Topik Material        3-3 Manajemen topik material
                                                                                       210 – 234                                   12.8.1, 12.9.1
GRI 3-3: Management of material topics   3-3 Management of material topics
GRI 203: Dampak Ekonomi Tidak            203-1 Investasi infrastruktur dan dukungan
Langsung                                 layanan
                                                                                          223                                      12.8.4
GRI 203: Indirect Economic Impact        203-1 Infrastructure investments and
                                         services supported
                                         203-2 Dampak ekonomi tidak langsung
                                         yang signifikan
                                                                                       224 – 234                                   12.8.5
                                         203-2 Significant indirect economic
                                         impacts
GRI 411: Hak Masyarakat Adat             411-1 Insiden pelanggaran yang melibatkan
GRI 411: Rights of Indigenous People     hak-hak masyarakat adat
                                                                                       219 – 220
                                         411-1 Incidents of violations involving
                                         rights of indigenous peoples
GRI 413: Komunitas Lokal                 413-1 Operasi dengan keterlibatan
GRI 413: Local Communities               masyarakat setempat, penilaian dampak,
                                         dan program pengembangan
                                                                                       212 – 213                                   12.9.2
                                         413-1 Operations with local community
                                         engagement, impact assessments, and
                                         development programs
                                         413-2 Operasi yang secara aktual dan
                                         yang berpotensi memiliki dampak negatif
                                         signifikan terhadap masyarakat setempat
                                                                                          219                                      12.9.3
                                         413-2 Operations with significant actual
                                         and potential negative impacts on local
                                         communities
GRI 12.9 Komunitas lokal                 12.9.4
GRI 12.9 Local Communities               Melaporkan jumlah dan jenis pengaduan
                                         dari komunitas lokal yang diidentifikasi,
                                         yang meliputi:
                                         • persentase pengaduan yang ditangani
                                             dan diselesaikan;
                                         • persentasi pengaduan yang
                                             diselesaikan melalui remediasi.
                                                                                       219 – 221                                   12.9.4
                                         12.9.4
                                         Report the number and type of grievances
                                         from local communities identified,
                                         including:
                                         • the percentage of grievances that were
                                             addressed and resolved;
                                         • the percentage of grievances resolved
                                             through remediation




                                                    Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity          249
Page 252
Glosarium
Glossary


Kecerdasan Buatan (AI)                                                     Artificial Intelligence (AI)
Teknologi yang memungkinkan mesin melakukan tugas                          A technology that enables machines to perform tasks
yang biasanya membutuhkan kecerdasan manusia, seperti                      that typically require human intelligence, such as learning,
belajar, bernalar, dan memecahkan masalah. AI melibatkan                   reasoning, and problem-solving. It involves developing
pengembangan sistem komputer yang dapat meniru                             computer systems that can simulate human cognitive
proses kognitif manusia dan dapat membuat keputusan                        processes and make decisions based on data and
berdasarkan data dan algoritma.                                            algorithms.

Standar Pelaporan Keberlanjutan Australia (ASRS)                           Australian Sustainability Reporting Standards (ASRS)
Seperangkat persyaratan wajib yang harus diikuti                           A set of mandatory disclosure requirements that
perusahaan Australia untuk melaporkan risiko dan peluang                   Australian companies must follow to report on climate-
terkait iklim dan keberlanjutan dalam laporan keuangan dan                 and sustainability-related risks and opportunities in their
tahunan mereka. Laporan ASRS pertama harus diserahkan                      financial statements and annual reports. The first ASRS
mulai 1 Januari 2025.                                                      aligned report should be submitted starting in 1 January
                                                                           2025.

Tahun Dasar                                                                Baseline Year
Periode historis yang ditentukan sebagai perbandingan                      Historical period specified for the purpose of comparing GHG
untuk mengukur penambahan atau pengurangan emisi GRK                       emissions or removals, or other GHG-related information
atau informasi terkait GRK lainnya dari waktu ke waktu.                    over time. The base year emissions or removals may be
Tahun dasar dapat berbentuk suatu tahun atau rata-rata dari                quantified using a specific period (e.g., year) or averaged
beberapa tahun. Tahun dasar dapat direvisi jika terdapat                   from several periods (e.g. several years). The base year may
alasan yang cukup untuk menjustifikasi revisi tersebut.                    be revised at a later date provided sufficient justification is
                                                                           recorded for the change.

Biodiesel B35                                                              Biodiesel B35
Jenis biodiesel dengan campuran bahan bakar yang                           A type of biodiesel with a fuel blend containing bio content
mengandung 35% kandungan bio. Program ini diluncurkan                      of 35%. This was rolled out by the Indonesian government in
pemerintah Indonesia pada Februari sebagai kelanjutan dari                 February, as the continuation of B30 program.
program B30.

Karbon Dioksida Ekuivalen (CO2e)                                           Carbon Dioxide Equivalent (CO2e)
Satuan CO2 untuk membandingkan efek pemanasan                              CO2 unit for comparing the radiative forcing of a GHG to
gas rumah kaca dengan karbon dioksida. Dihitung                            carbon dioxide. The carbon dioxide equivalent is calculated
menggunakan massa gas rumah kaca dikalikan dengan                          using the mass of a given GHG multiplied by its global
potensi pemanasan globalnya.                                               warming potential (GWP).

Direktur Utama (CEO)                                                       Chief executive Officer (CEO)
Eksekutif tertinggi dalam perusahaan yang bertanggung                      The highest-ranking executive in a company and the ultimate
jawab atas arah, strategi, dan kinerja perusahaan secara                   leader, responsible for the company’s overall direction,
keseluruhan. Mereka mengawasi operasi, mengelola                           strategy, and performance. They oversee operations,
sumber daya, dan membuat keputusan-keputusan besar                         manage resources, and make major decisions to ensure the
untuk memastikan keberhasilan dan adanya pertumbuhan                       company’s success and growth.
perusahaan.

Penilaian Risiko Perubahan Iklim (CCRA)                                    Climate Change Risk Assessment (CCRA)
Penilaian yang dilakukan perusahaan untuk mempelajari                      An assessment a company do to study the impact of
dampak risiko fisik dan transisi perubahan iklim terhadap                  physical and transition climate change risks towards the
bisnis perusahaan, terutama dampak keuangannya. Studi                      company’s business, specifically the financial impact of said
CCRA dalam laporan ini berdasarkan panduan TCFD dan                        risks. CCRA studies in the case of this report are based on
IFRS S2.                                                                   TCFD and IFRS S2 guidelines.




250        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 253
                                                                                                                                     Glosarium
                                                                                                                                      Glossary




Risiko Fisik Terkait Iklim                                          Climate-related Physical Risk
Risiko yang disebabkan oleh bahaya alam akibat perubahan            Risks that are caused by climate change-driven natural
iklim, seperti suhu ekstrem, banjir, kenaikan permukaan laut,       hazards, such as extreme temperatures, flooding, sea level
siklon tropis, kebakaran hutan, stres air, dan tanah longsor.       rise, tropical cyclones, wildfires, water stress, and rainfall-
                                                                    induced landslides.

Risiko dan Peluang Transisi Terkait Iklim                           Climate-related Transition Risk and Opportunities
Risiko dan peluang yang muncul dari transisi global menuju          Risks and opportunities that are attributed to the global
ekonomi rendah karbon. Contohnya termasuk penurunan                 society’s transition towards a lower-carbon economy.
permintaan bahan bakar fosil, kenaikan harga karbon, dan            Examples include lower demand for fossil fuels, increased
tekanan regulasi.                                                   carbon prices, and regulatory pressures among others.

Perjanjian Kerja Bersama (PKB)                                      Collective Labour Agreement (CLA)
Kontrak tertulis hasil negosiasi antara serikat pekerja             A written contract negotiated through collective bargaining
dengan manajemen perusahaan yang mengatur syarat dan                for employees by one or more trade unions with the
kondisi kerja karyawan, termasuk upah, tunjangan, tanggung          management of a company (or with an employers’
jawab dari pekerja dan pemberi kerja, dan peraturan untuk           association) that regulates the terms and conditions of
menyelesaikan sengketa.                                             employees at work. This includes regulating the wages,
                                                                    benefits, and duties of the employees and the duties and
                                                                    responsibilities of the employer or employers and often
                                                                    includes rules for a dispute resolution process.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR)                              Corporate Social Responsibility (CSR)
Konsep manajemen di mana perusahaan mengintegrasikan                A management concept whereby companies integrate
kepedulian sosial dan lingkungan ke dalam operasi bisnis            social and environmental concerns in their business
serta interaksi mereka dengan para pemangku kepentingan.            operations and interactions with their stakeholders. CSR
CSR umumnya dipahami sebagai cara perusahaan mencapai               is generally understood as being the way through which a
keseimbangan antara tujuan ekonomi, lingkungan, dan sosial          company achieves a balance of economic, environmental
(“Pendekatan Triple Bottom Line”), sekaligus memenuhi               and social imperatives (“Triple-Bottom-Line- Approach”),
harapan para pemegang saham dan pemangku kepentingan.               while at the same time addressing the expectations of
Dalam hal ini, penting untuk membedakan antara CSR, yang            shareholders and stakeholders. In this sense it is important
dapat menjadi konsep manajemen bisnis strategis, dengan             to draw a distinction between CSR, which can be a strategic
kegiatan amal, sponsorship, atau filantropi.                        business management concept, and charity, sponsorships
                                                                    or philanthropy.

Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP)                             Criminal Code (Kitab Undang-undang Hukum Pidana,
Undang-undang yang mengatur tindak pidana dan sanksi                KUHP)
yang berlaku di Indonesia. KUHP ini digunakan sebagai               A law that regulates criminal acts and sanctions that
dasar dalam penegakan hukum pidana di Indonesia.                    apply in Indonesia. This Criminal Code is used as a basis
Secara sederhana, KUHP mengatur tindakan-tindakan yang              for enforcing criminal law in Indonesia country. In simple
dilarang, dan apabila dilanggar, pelaku akan dikenai sanksi         terms, the Criminal Code regulates prohibited actions
pidana.                                                             and if violated, the perpetrators will be subject to criminal
                                                                    sanctions.

Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP)                      Criminal Procedure Code (Kitab Undang-Undang Hukum
                                                                    Acara Pidana, KUHAP)
Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP)                      A law and regulation in Indonesia that regulates the
adalah peraturan perundang- undangan di Indonesia yang              implementation of criminal law, especially the procedures or
mengatur pelaksanaan hukum pidana, khususnya tata cara              legal procedures that apply in handling criminal cases.
atau prosedur hukum yang berlaku dalam penanganan
perkara pidana.




                                            Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity       251
Page 254
Risiko Kritis                                                              Critical Risk
Risiko yang jika tidak dikelola dengan efektif dapat                       Risks that, if not effectively managed, could lead to severe
menyebabkan konsekuensi parah seperti kematian                             consequences like worker fatality or permanent disability, or
pekerja atau cacat permanen, atau gangguan bisnis yang                     significant business disruption. It’s essentially a high-impact
signifikan. Pada dasarnya, Risiko Kritis adalah risiko yang                risk, regardless of how likely it is to occur.
memiliki dampak yang besar dan tidak memperhitungkan
kemungkinan terjadinya.
                                                                           Emission Factor
Faktor Emisi                                                               Coefficient relating GHG activity data with the GHG emission
Koefisien yang menghubungkan data aktivitas GRK dengan                     e.g. GHG emission in kgCO2e per liter of fuel consumed.
emisi GRK, misalnya emisi GRK dalam kg CO2e per liter
bahan bakar yang dikonsumsi.
                                                                           Environmental Authority (EA)
Environmental Authority (EA)                                               Permits in Queensland, Australia that companies apply in
Izin di Queensland, Australia yang diajukan perusahaan                     order to undertake environmentally relevant activities, or
untuk melakukan kegiatan yang berpotensi melepaskan zat                    activities that have the potential to release contaminants
pencemar ke lingkungan.                                                    into the environment.

Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)                                Environmental Impact Assessment (EIA)
Penilaian dampak lingkungan dari suatu proyek atau                         An assessment by which the anticipated impacts on the
kegiatan pembangunan yang diusulkan. Jika dampaknya                        environment of a proposed development or project are
tidak dapat diterima, langkah-langkah design atau mitigasi                 measured. If the likely impacts are unacceptable, design
dapat diambil untuk meminimalisir dampaknya.                               measures or other relevant mitigation measures can be
                                                                           taken to reduce or avoid these effects.

Environmental Impact Statement (EIS)                                       Environmental Impact Statement (EIS)
Dokumen yang menguraikan bagaimana suatu proyek dapat                      A document that outlines how a project may impact the
berdampak pada lingkungan dan langkah-langkah yang akan                    environment and what are the measures that will be taken
diambil untuk menghindari atau meminimalkan dampak.                        to avoid or minimised the impact.

Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup - Rencana                             Environmental Management and Monitoring Plan (Rencana
Pemantauan Lingkungan Hidup (RKL-RPL)                                      Pengelolaan Lingkungan Hidup - Rencana Pemantauan
                                                                           Lingkungan Hidup, RKL-RPL)
Dokumen lingkungan Indonesia yang menguraikan strategi                     Indonesian environmental documents consisting of the
untuk mengelola dan memantau dampak lingkungan dari                        Environmental Management Plan (Rencana Pengelolaan
kegiatan usaha sebagai bagian dari kerangka regulasi                       Lingkungan Hidup) and Environmental Monitoring Plan
AMDAL.                                                                     (Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup) that outline
                                                                           strategies for managing and monitoring environmental
                                                                           impacts of business activities as part of the Environmental
                                                                           Impact Analysis (AMDAL) regulatory framework.

Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG)                                  Environmental, Social, and Governance (ESG)
Seperangkat standar yang mengacu pada tiga kriteria utama                  A set of standards that refers to the three main criteria in
dalam mengukur keberlanjutan. ESG sering digunakan                         measuring sustainability. ESG is often used in business as a
dalam bisnis sebagai metrik utama dalam pengambilan                        key metric in making investment decisions and also serves
keputusan investasi dan sebagai tolak ukur perusahaan                      as a reference for companies reporting the impacts of their
dalam melaporkan dampak mereka.                                            business.

Perjanjian Kerja Waktu Tetap (PKWT)                                        Fixed-Time Employment Agreement (Perjanjian Kerja
                                                                           Waktu Tetap, PKWT)
Perjanjian kerja yang memiliki jangka waktu tertentu atau                  An employment agreement that has a term or is based on
berdasarkan penyelesaian suatu pekerjaan tertentu.                         the completion of a certain job.

Sistem Manajemen Armada (FMS)                                              Fleet Management System (FMS)
Solusi perangkat lunak terintegrasi yang memungkinkan                      An integrated software solution that enables organizations
organisasi melacak, memantau, dan mengoptimalkan                           to track, monitor, and optimize their vehicle operations
operasi kendaraan mereka termasuk pemeliharaan dan                         including maintenance, fuel usage, driver performance, and
penggunaan bahan bakar.                                                    logistics across their entire fleet.




252        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 255
                                                                                                                                    Glosarium
                                                                                                                                     Glossary




Persetujuan Atas Dasar Informasi Awal Tanpa Paksaan                Free, Prior, and Informed Consent (FPIC)
(FPIC)                                                             A specific right that pertains to indigenous peoples and is
Persetujuan Atas Dasar Informasi Awal Tanpa Paksaan                recognised in the United Nations Declaration on the Rights
(Free, Prior and Informed Consent/FPIC) adalah hak khusus          of Indigenous Peoples (UNDRIP). It allows them to give or
yang dimiliki oleh masyarakat adat dan diakui dalam                withhold consent to a project that may affect them or their
Deklarasi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hak-Hak               territories. Once they have given their consent, they can
Masyarakat Adat (UNDRIP). Hak ini memungkinkan mereka              withdraw it at any stage. Furthermore, FPIC enables them
untuk memberikan atau menolak persetujuan terhadap                 to negotiate the conditions under which the project will be
suatu proyek yang dapat mempengaruhi mereka atau                   designed, implemented, monitored and evaluated.
wilayah mereka. Setelah memberikan persetujuan, mereka
berhak untuk menarik kembali persetujuan tersebut kapan
saja. Selain itu, FPIC juga memungkinkan mereka untuk
merundingkan syarat-syarat di mana proyek tersebut akan
dirancang, dilaksanakan, dipantau, dan dievaluasi.

Gas Rumah Kaca (GRK)                                               Greenhouse Gas (GHG)
Istilah “gas rumah kaca” atau disingkat “GRK” umumnya              Gaseous constituents of the atmosphere, both of natural
merujuk pada unsur gas di atmosfer, baik yang berasal dari         and anthropogenic origins, which absorb and emit radiation
alam maupun dari aktivitas manusia, yang menyerap dan              at specific wavelengths within the spectrum of infrared
memancarkan radiasi pada panjang gelombang tertentu                radiation emitted by the Earth’s surface, atmosphere, and
dalam spektrum radiasi inframerah yang dipancarkan oleh            clouds. In this standard, the term only covers seven types
permukaan Bumi, atmosfer, dan awan. Dalam standar ini,             of greenhouse gases defined by the Kyoto Protocol – i.e.,
istilah tersebut hanya mencakup tujuh jenis gas rumah              carbon dioxide (CO2), methane (CH4), nitrous oxide (N2O),
kaca yang didefinisikan dalam Protokol Kyoto, yaitu karbon         hydrofluorocarbons (HFCs), perfluorocarbons (PFCs),
dioksida (CO2), metana (CH2), dinitrogen oksida (N2O),             sulphur hexafluoride (SF6), and nitrogen trifluoride (NF3).
hidrofluorokarbon (HFC), perfluorokarbon (PFC), sulfur
heksafluorida (SF6), dan nitrogen trifluorida (NF3).

Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (HIRA)                    Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA)
Proses sistematis untuk mengidentifikasi potensi bahaya di         A systematic process for identifying potential hazards in the
tempat kerja atau lingkungan lain serta menilai risiko yang        workplace or other environments and assessing the risks
terkait dengannya. Ini melibatkan pendekatan terstruktur           associated with them. It involves a structured approach to
untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menganalisis risiko         identify potential hazards, analyze the risks they pose, and
yang ditimbulkan, dan menerapkan langkah-langkah untuk             implement measures to mitigate or eliminate those risks,
mengurangi atau menghilangkan risiko tersebut demi                 ensuring a safer environment.
menciptakan lingkungan yang lebih aman.

Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan (K3L)                       Health, Safety, and Environment (HSE) or Safety, Health,
                                                                   and Environment (SHE) or Occupational Health, Safety and
                                                                   Environment (OHSE)
Bidang interdisipliner yang berfokus pada studi dan                An interdisciplinary field focused on the study and
penerapan aspek praktis perlindungan lingkungan serta              implementation of practical aspects environmental
perlindungan kesehatan dan keselamatan manusia,                    protection and safeguard of people’s health and safety,
khususnya dalam konteks ketenagakerjaan. Ini mencakup              especially in an occupational context. It is what organizations
upaya organisasi untuk memastikan bahwa kegiatan                   must do to make sure that their activities do not cause harm.
mereka tidak menimbulkan bahaya.

Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT)                      Indefinite Time Work Agreement (Perjanjian Kerja Waktu
                                                                   Tidak Tertentu, PKWTT)
Perjanjian kerja antara pekerja dan pemberi kerja yang tidak       A work agreement between workers and employers that
memiliki batas waktu tertentu, sehingga hubungan kerja             does not have a specific time limit, so that the employment
bersifat tetap atau permanen.                                      relationship is permanent.

International Financial Reporting Standards (IFRS) S2              International Financial Reporting Standard (IFRS) S2
Standar pelaporan keberlanjutan global yang mengharuskan           A global sustainability reporting standard that requires
perusahaan mengungkapkan informasi terkait risiko iklim,           companies to disclose information about their climate-
peluang, tata kelola, strategi, dan metrik untuk membantu          related risks, opportunities, governance, strategy, and
investor membuat keputusan yang lebih tepat.                       metrics to help investors make informed decisions.




                                           Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity       253
Page 256
International Labour Organization (ILO)                                    The International Labour Organization (ILO)
Badan khusus PBB yang berfokus pada kondisi kerja                          A specialized agency of the United Nations that focuses on
yang layak dan keadilan sosial bagi semua pekerja. ILO                     promoting decent work conditions and social justice for all
menetapkan standar ketenagakerjaan internasional,                          workers. It sets international labour standards, develops
mengembangan kebijakan, dan merancang program-                             policies, and designs programs to encourage decent work.
program untuk mendorong pekerjaan layak.

Standar International Standardization Organization (ISO)                   International Standardization Organization (ISO) Standards
Standar internasional yang disepakati oleh para ahli dan                   International standards agreed upon by experts, covering a
mencakup berbagai bidang untuk memastikan kualitas,                        wide range of activities to ensure quality, safety, efficiency,
keselamatan, efisiensi, dan interoperabilitas.                             and interoperability.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)                                    Investment Coordinating Board (BKPM)
Lembaga pemerintah non-kementerian yang bertugas                           A Non-Departmental Government Institution that is
mengoordinasikan kebijakan dan layanan di bidang                           responsible for coordinating policies and services in the
penanaman modal di Indonesia, baik penanaman modal                         field of investment in Indonesia, both domestic investment
dalam negeri maupun asing.                                                 and foreign investment.

Analisis Keselamatan Kerja (JSA)                                           Job Safety Analysis (JSA)
Juga dikenal sebagai Job Hazard Analysis (JHA), adalah                     Also known as a Job Hazard Analysis (JHA), it is a process
proses yang membagi suatu pekerjaan atau tugas menjadi                     that breaks down a specific job or task into its individual
langkah-langkah individu, mengidentifikasi potensi bahaya                  steps, identifies potential hazards at each step, and
di setiap langkah, dan merekomendasikan tindakan                           recommends control measures to minimize or eliminate
pengendalian untuk meminimalkan atau menghilangkan                         those hazards
bahaya tersebut.

Cedera Waktu Hilang/Loss Time Injury (LTI)                                 Lost Time Injury (LTI)
Cedera yang terjadi di tempat kerja yang mengakibatkan                     An injury sustained on the job that results in the loss of
hilangnya waktu kerja produktif, termasuk cedera yang                      productive work time. A lost-time injury is one that resulted
menyebabkan ketidakhadiran selama satu hari/shift atau                     in time lost from work of one day/shift or more. This includes
lebih, kecacatan permanen, atau kematian.                                  injuries resulting in fatality or permanent disability.

Tingkat Frekuensi Cedera Waktu Hilang/Loss Time Injury                     Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR)
Frequency Rate (LTIFR)
Metode pengukuran jumlah cedera yang menyebabkan                           A measure of the number of lost-time injuries per million
kehilangan waktu kerja per satu juta jam kerja dalam satu                  hours worked during a single financial year. LTIFRs are
tahun keuangan. LTIFR berguna untuk memahami faktor-                       useful for drawing conclusions about the factors that
faktor yang berkontribusi terhadap hilangnya produktivitas,                contribute to lost productivity, including inadequate injury
namun tidak boleh menjadi satu-satunya dasar untuk                         prevention. However, they should not be used to evaluate
mengevaluasi kinerja keselamatan dan kesehatan kerja.                      WHS performance.

Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP)                           Mining Safety Management Systems (MSMS)
Sistem manajemen yang mengatur keselamatan                                 A management system that regulates the management
pertambangan mineral dan batu bara serta sistem                            of mineral and coal mining safety and a mining safety
keselamatan khusus untuk proses pengolahan dan/atau                        management system specifically for processing and/or
pemurnian.                                                                 refining.

Pelaporan Gas Rumah Kaca dan Energi Nasional (NGER)                        National Greenhouse and Energy Reporting (NGER)
Kerangka kerja nasional Australia yang mengharuskan                        Australia’s national framework for companies to report their
perusahaan melaporkan emisi gas rumah kaca, produksi                       greenhouse gas emissions, energy production, and energy
energi, dan konsumsi energi untuk memenuhi kewajiban                       consumption to meet both domestic and international
pelaporan domestik dan internasional.                                      reporting obligations. Companies are obliged to register
                                                                           under the scheme and report the required disclosure if they
                                                                           meet the threshold required by the scheme.

Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional (NDC)                           Nationally Determined Contribution (NDC)
Rencana aksi iklim resmi dari suatu negara di bawah                        A country’s official climate action plan submitted under the
Perjanjian Paris, yang menetapkan target, kebijakan, dan                   Paris Agreement that outlines its specific targets, policies,
langkah-langkah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca                      and measures to reduce greenhouse gas emissions and


254        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 257
                                                                                                                                   Glosarium
                                                                                                                                    Glossary




dan beradaptasi terhadap dampak perubahan iklim. NDC              adapt to climate change impacts. Every company would
harus disampaikan setiap lima tahun kepada Sekretariat            need to submit their NDCs to the United Nations Framework
UNFCCC.                                                           Convention on Climate Change (UNFCCC) secretariat every
                                                                  five years.

Net Zero                                                          Net Zero
Target untuk meniadakan emisi gas rumah kaca dari                 A target of completely negating the amount of greenhouse
aktivitas manusia, dicapai dengan mengurangi emisi dan            gases produced by human activity, to be achieved by reducing
menerapkan metode untuk menyerap karbon dioksida dari             emissions and implementing methods of absorbing carbon
atmosfer.                                                         dioxide from the atmosphere.

Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP)                              Non-Tax State Revenue (Pendapatan Negara Bukan Pajak,
                                                                  PNBP)
Pendapatan negara di Indonesia yang tidak berasal dari            A term for a form of state revenue in Indonesia that is not
pajak, dan merupakan bagian dari Anggaran Pendapatan              sourced from taxes. PNBP is one of the elements of the State
dan Belanja Negara (APBN) bersama dengan penerimaan               Revenue and Expenditure Budget (APBN), in addition to tax
pajak dan hibah.                                                  revenues and grant receipts (both domestic and foreign).

Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja                  Occupational Health and Safety Management System
(SMK3)                                                            (OHSMS)
Kerangka kerja terstruktur yang digunakan organisasi untuk        A structured framework that organizations use to manage
mengelola dan meningkatkan keselamatan dan kesehatan              and improve the safety and health of their employees.
karyawan mereka, bertujuan untuk mematuhi peraturan,              It involves a systematic process of identifying hazards,
mengurangi cedera dan penyakit di tempat kerja, serta             assessing risks, implementing control measures, and
menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman.                     continuously improving performance. OHSMS helps
                                                                  organizations comply with relevant legislation, reduce
                                                                  workplace injuries and illnesses, and create a safer working
                                                                  environment.

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)                              Occupational Health and Safety (OHS) or Occupational
                                                                  Safety and Health (OSH)
Praktik dan bidang studi yang bertujuan untuk melindungi          A practice and a field of study aimed at improving health
pekerja dari bahaya di tempat kerja, mencegah cedera dan          and safety standards in the workplace. As a practice and a
penyakit akibat kerja, serta memastikan kesejahteraan             profession, OHS aims at protecting workers from workplace
pekerja di organisasi.                                            hazards, preventing work-related injuries and illnesses,
                                                                  and ensuring the well-being of all employees within an
                                                                  organization. As a field of study, OHS is concerned with
                                                                  tracking work-related injuries and illnesses in the worker
                                                                  population, testing the effectiveness of risk mitigation
                                                                  measures, and assessing emerging safety risks.

Produsen Peralatan Asli (OEM)                                     Original Equipment Manufacturer (OEM)
Perusahaan yang memproduksi komponen atau produk                  A company that produces components or products for use
yang digunakan dalam produk akhir perusahaan lain.                in other companies’ end products.

Identifikasi Masalah dan Tindakan Perbaikan (PICA)                Problem Identification and Corrective Action (PICA)
Pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi masalah              A systematic approach to identifying issues or deviations
atau penyimpangan dalam suatu proses dan melaksanakan             in a process and implementing actions to correct them. It
tindakan korektif untuk mengatasi serta mencegah masalah          involves clearly defining the problem, determining its root
serupa di masa depan.                                             cause, and then implementing a corrective action plan to
                                                                  address the issue and prevent recurrence.

Sistem Manajemen Bahan Bakar RFID                                 Radio Frequency Identification (RFID) Fuel Management
                                                                  System
Sistem manajemen bahan bakar yang menggunakan                     A fuel management system powered by RFID technology. RFID
teknologi RFID untuk secara otomatis mengidentifikasi dan         is a wireless system that uses raio waves to automatically
melacak penggunaan bahan bakar dengan memasang tag                identify and track tags containing electronically stored
informasi elektronik pada peralatan.                              information attached to equipments.




                                          Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity       255
Page 258
Ramp-up/Ramp-down                                                          Ramp-up /Ramp-down
Peningkatan (ramp-up) atau penurunan (ramp-down)                           Systematically increase/scale up (ramp-up) or decrease/
kegiatan bisnis, tingkat produksi, atau layanan secara                     scale down (ramp-down) business activities, production
sistematis dan terkontrol dalam operasi perusahaan.                        levels, or services in a controlled and deliberate manner
                                                                           within the Company’s operations.
Sertifikat Transfer Pelaporan (RTC)                                        Reporting Transfer Certificate (RTC)
Sertifikat di Australia yang memungkinkan perusahaan yang                  A certificate in Australia that allows for a corporation
memiliki kendali operasional untuk mentransfer kewajiban                   with operational control to transfer their NGER reporting
pelaporan NGER kepada perusahaan yang memiliki kendali                     obligations to a corporation that have financial control over
keuangan atas suatu aset.                                                  a particular asset.

Cakupan 1 (Emisi Gas Rumah Kaca Langsung)                                  Scope 1 (Direct Greenhouse Gas Emission)
Emisi gas rumah kaca dari sumber yang dimiliki atau                        GHG emissions from GHG sources owned or controlled
dikendalikan oleh entitas dalam batas organisasi. Laporan                  by entities within the organisational boundary. The GHG
ini menggunakan istilah Cakupan 1 sesuai dengan                            Protocol uses the term ‘scope 1’, while ISO 14064 uses the
terminologi GHG Protocol.                                                  term ‘Direct GHG Emissions’. This report adopts the GHG
                                                                           Protocol’s terminology scope 1, which is more commonly
                                                                           used in corporate GHG accounting.

Cakupan 2 (Emisi Gas Rumah Kaca Tidak Langsung)                            Scope 2 (Indirect Greenhouse Gas Emission)
Emisi gas rumah kaca dari pembangkitan listrik, panas,                     GHG emissions from the generation of imported electricity,
atau uap yang diimpor dan dikonsumsi oleh perusahaan,                      heat or steam consumed by the Company. The GHG
mengacu pada istilah Cakupan 2 dari GHG Protocol.                          Protocol uses the term ‘scope 2’, while ISO 14064 uses the
                                                                           term ‘Energy Indirect GHG Emissions’. This report adopts
                                                                           the GHG Protocol’s terminology scope 2, which is more
                                                                           commonly used in corporate GHG accounting.

Cakupan 3 (Emisi Gas Rumah Kaca Tidak Langsung                             Scope 3 (Other Indirect Greenhouse Gas Emission)
Lainnya)
Emisi gas rumah kaca yang timbul akibat aktivitas                          GHG emissions, other than energy-related indirect GHG
perusahaan namun berasal dari sumber yang dimiliki atau                    emissions, which are a consequence of the Company’s
dikendalikan oleh pihak lain. Cakupan 3 terbagi dalam 8                    activities, but arise from GHG sources that are owned or
kategori hulu dan 7 kategori hilir rantai nilai.                           controlled by other organisations. The GHG Protocol uses
                                                                           the term ‘scope 3’, while ISO 14064 uses the term ‘Other
                                                                           Indirect GHG Emissions’. This report adopts the GHG
                                                                           Protocol’s terminology scope 3, which is more commonly
                                                                           used in corporate GHG accounting. Scope 3 emissions are
                                                                           further broken down into 8 upstream value chain categories
                                                                           and 7 downstream categories.

Perjanjian Tingkat Layanan/Service Level Agreement (SLA)                   Service Level Agreement (SLA)
Kontrak antara penyedia layanan dan pelanggan (atau tim                    A contract between a service provider and a customer (or
internal) yang menetapkan tingkat layanan yang diharapkan,                 internal team) that outlines the expected level of service,
termasuk metrik kinerja, tanggung jawab, dan sanksi jika                   including performance metrics, responsibilities, and
layanan tidak memenuhi standar yang disepakati.                            remedies if the service doesn’t meet agreed-upon standards.
                                                                           It defines the scope of services, quality expectations, and
                                                                           how performance will be measured.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)                                  Social    Security    Administration        Agency (Badan
                                                                           Penyelenggara Jaminan Sosial, BPJS)
Lembaga di Indonesia yang bertugas menyelenggarakan                        An institution established to administer social security
program jaminan sosial, dibentuk berdasarkan Undang-                       programs in Indonesia according to Law (UU) Number 40
Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan                          of 2004 concerning the National Social Security System
Sosial Nasional dan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011.                     and Law Number 24 of 2011 concerning the Social Security
                                                                           Administration Agency. In accordance with Law Number 40
                                                                           of 2004, BPJS is a non-profit legal entity.




256        Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 259
                                                                                                                                    Glosarium
                                                                                                                                     Glossary




Software as a Service (SaaS)                                       Software as a Service (SaaS)
Model layanan komputasi awan di mana penyedia                      A cloud computing service model where the provider offers
menawarkan penggunaan perangkat lunak aplikasi melalui             use of application software to a client and manages all
internet, tanpa pengguna harus memiliki perangkat lunak            needed physical and software resources. SaaS is usually
tersebut.                                                          accessed via a web application. Unlike other software
                                                                   delivery models, it separates “the possession and ownership
                                                                   of software from its use”.

Pemangku Kepentingan                                               Stakeholder(s)
Individu atau organisasi yang secara langsung atau tidak           Individual or organisation that is directly or indirectly
langsung dipengaruhi oleh tindakan perusahaan.                     affected by the Company’s actions.

Prosedur Operasi Standar (SOP)                                     Standard Operating Procedures (SOP)
Instruksi langkah-demi-langkah yang disusun oleh                   A set of step-by-step instructions compiled by an
organisasi untuk membantu karyawan melaksanakan                    organization to help workers carry out routine operations.
operasi rutin secara efisien, konsisten, dan sesuai dengan         SOPs aim to achieve efficiency, quality output, and uniformity
peraturan.                                                         of performance, while reducing miscommunication and
                                                                   failure to comply with industry regulations

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)                      The State Revenue and Expenditure Budget (Anggaran
                                                                   Pendapatan dan Belanja Negara, APBN)
Rencana keuangan tahunan Pemerintah Indonesia yang                 The annual financial plan of the Government of Indonesia
disetujui oleh DPR, memuat daftar rinci penerimaan dan             approved by the House of Representatives. The State Budget
pengeluaran negara untuk satu tahun anggaran (1 Januari            contains a systematic and detailed list of state revenue and
– 31 Desember).                                                    expenditure plans for one fiscal year (January 1 - December
                                                                   31). The State Budget, changes to the State Budget, and the
                                                                   accountability of the State Budget each year are determined
                                                                   by the Law

Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Ancaman (SWOT)                   Strength, Weakness, Opportunities, and Threats (SWOT)
Kerangka kerja perencanaan strategis untuk menilai                 A strategic planning framework used to assess an
kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman suatu                    organization’s internal strengths and weaknesses, as well
organisasi dalam rangka mengembangkan strategi yang                as external opportunities and threats. It helps businesses
efektifl.                                                          understand their competitive position and develop effective
                                                                   strategies.

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)                             Sustainable Development Goals (SDGs)
17 tujuan global yang diadopsi oleh Perserikatan Bangsa-           A set of 17 interconnected goals adopted by the United
Bangsa pada tahun 2015 untuk mengatasi tantangan                   Nations in 2015. They aim to address global challenges
seperti kemiskinan, ketidaksetaraan, dan perubahan iklim           like poverty, inequality, and climate change, with the goal
menuju dunia yang lebih berkelanjutan pada tahun 2030.             of achieving a more sustainable and prosperous world by
                                                                   2030.

Sustainalytics                                                     Sustainalytics
Penyedia riset, penilaian, dan data lingkungan, sosial, dan        A provider of environmental, social, and governance (ESG)
tata kelola (ESG) yang mendukung pengambilan keputusan             research, ratings, and data.
investasi berkelanjutan.

Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD)         The Task Force on Climate-related Financial Disclosures
                                                                   (TCFD)
Kerangka kerja yang memandu perusahaan dalam                       A framework that guides companies to disclose climate-
mengungkapkan risiko keuangan terkait iklim kepada                 related financial risks to investors, lenders, and insurers,
investor, pemberi pinjaman, dan perusahaan asuransi,               helping markets properly assess and price these risks.
membantu pasar menilai dan menentukan harga risiko ini
dengan benar.




                                           Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity       257
Page 260
Tingkat Frekuensi Cedera Total yang Dapat Dicatat (TRIFR)                 Total Recordable Injury Frequency Rate (TRIFR)
Metode pengukuran kinerja keselamatan organisasi                          A metric used to gauge an organization’s safety
berdasarkan jumlah kematian, cedera kehilangan waktu,                     performance. It reflects the number of fatalities, lost time
pekerjaan pengganti, dan cedera yang memerlukan                           injuries, substitute work, and injuries requiring treatment
perawatan medis per satu juta jam kerja.                                  by a medical professional per million hours worked. TRIFR
                                                                          is a lagging indicator of safety, meaning that it reflects an
                                                                          organization’s past safety performance and may not be a
                                                                          solid basis for predicting its future incident rate.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)                                          United Nations (UN)
Organisasi antar pemerintah yang bertujuan menjaga                        An intergovernmental organization that aims to maintain
perdamaian dan keamanan internasional, mengembangkan                      international peace and security, develop friendly relations
hubungan persahabatan antar negara, dan meningkatkan                      between countries, enhance international cooperation, and
kerja sama internasional.                                                 serve as a center for coordinating global action.



Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (US EPA)                    United States’ Environmental Protection Agency (U.S. EPA)
Badan federal independen Amerika Serikat yang bertugas                    An independent federal government agency of the United
melindungi kesehatan manusia dan lingkungan melalui                       States that is responsible for protecting human health
bantuan teknis pemulihan, pembersihan jangka panjang,                     and the environment by Providing technical assistance to
dan pengawasan lingkungan.                                                support recovery planning of public health and infrastructure,
                                                                          long-term cleanup to minimize public health threats, and
                                                                          environmental surveillance.

Musyawarah    Perencanaan              Pembangunan             Desa       Village Development Planning Deliberation (Musyawarah
(Musrenbangdes)                                                           Perencanaan Pembangunan Desa, Musrenbangdes)
                                                                          The annual deliberation forum that involves all village
Forum musyawarah tahunan desa yang melibatkan seluruh                     stakeholders to agree on the Village Development Work
pemangku kepentingan desa untuk menyepakati Rencana                       Plan (RKPDes) for the upcoming fiscal year. The Village
Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun berikutnya,                          Musrenbang aims to ensure that the village development
memastikan rencana pembangunan mencerminkan                               plan reflects the needs and aspirations of the community,
kebutuhan masyarakat.                                                     as well as to agree on development priorities to be
                                                                          implemented.

Sistem Whistleblowing                                                     Whistleblowing System
Kegiatan seseorang, sering kali karyawan, yang                            An activity of a person, often an employee, revealing
mengungkapkan informasi tentang aktivitas dalam                           information about activity within a private or public
organisasi swasta atau publik yang dianggap ilegal, tidak                 organization that is deemed illegal, immoral, illicit, unsafe,
bermoral, tidak sah, tidak aman, tidak etis, atau curang.                 unethical or fraudulent.




258       Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 261
2025            Laporan Keberlanjutan
                Sustainability Report




PT Bukit Makmur Mandiri Utama

South Quarter, Tower A, Penthouse Floor
Jl. R.A. Kartini Kav. 8, Cilandak Barat
Jakarta 12430, Indonesia
Phone : +6221 661 3636
Website : www.bumainternational.com

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.56 MB
Published9 May 2026
Pages261
Characters1,301,733
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 77 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Bukit Makmur Mandiri Utama p.1 ×234
linked person RONALD SUTARDJA · Direktur Utama p.12 ×8
linked org PT BUMA Internasional Grup Tbk p.28 ×5
linked org Delta Dunia Makmur Tbk p.29 ×5
linked org Berau Coal Energy Tbk p.29
linked org Adaro Energy Indonesia Tbk p.29 ×3
linked org Bayan Resources Tbk p.29 ×6
linked org Geo Energy p.29 ×6
linked org Resource Alam Indonesia p.32
linked org Singaraja Putra p.32 ×2
linked person NANANG RIZAL ACHYAR · Wakil Direktur Utama p.60 ×2
linked person ELSAHMUL ASYUR p.60
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.22 ×2
possible — MEMIMPIN DENGAN p.83
unresolved org PT Bukit p.13
unresolved org Financial Services Authority p.22 ×2
unresolved org BUMA Australia Pty Ltd p.23 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.28
unresolved person Notary Raden Johanes Sarwono p.28 ×2
unresolved org Minister of Justice p.28
unresolved org Internasional Grup Tbk p.28 ×3
unresolved org PT Delta p.28
unresolved org Penthouse Floor Dunia Makmur Tbk p.28
unresolved org PT Bukit Makmur Mandiri Utama IDR p.28
unresolved org PT BUMA International Grup Tbk p.29 ×2
unresolved org International Grup Tbk p.29 ×2
unresolved org PT Delta Dunia p.29
unresolved org Makmur Tbk p.29
unresolved org BUMA Pty. Ltd. p.29
unresolved org Australia Pty. Ltd. p.29
unresolved org PT Berau p.29
unresolved org Adaro Energy Indonesia Coal Energy Tbk p.29 ×2
unresolved org PT Kideco Jaya p.29 ×2
unresolved org Geo Energy Resources Limited p.29 ×2
unresolved org PT Persada Kapuas Prima p.32
unresolved org Whitehaven Coal Pty. Ltd p.33
unresolved org Stanwell Corporation p.33
unresolved org Atlantic Carbon Group Inc. p.33
unresolved org Sangat Tinggi Atlantic Carbon Group Inc. p.33
unresolved org Bukit Makmur Mandiri Utama Pte. HoldCo Pty Ltd p.34
unresolved org Pty. Ltd. p.34
unresolved org MidCo Pty Ltd p.34
unresolved org American Anthracite BidCo Pty Ltd p.34
unresolved org American Anthracite Services Pty Ltd p.34
unresolved org Anthracite Group Inc. p.34
unresolved org Langsung Directly Owned Subsidiaries BUMA Australia Pty. Ltd. p.35
unresolved org Ocean Financial Ltd. p.35
unresolved org Centre Singapore Delta Dunia Makmur Pte. Ltd. p.35
unresolved org PT Bukit Makmur Internasional p.35
unresolved org Corporation p.35 ×3
unresolved org Management Consultancy LLC p.35
unresolved person San Fransisco p.35
unresolved org Moura Materials HoldCo Pty. Ltd p.35
unresolved org Moura Materials MidCo Pty. Ltd p.35
unresolved org Moura Materials BidCo Pty. Ltd p.35
unresolved org Moura Materials Services Pty. Ltd p.35
unresolved org Inc. Ltd. p.35 ×2
unresolved org PT Bukit Makmur Mandiri p.36
unresolved org Utama BUMA Australia Pty. Ltd p.36 ×2
unresolved org Nasional Sertifikasi p.37
unresolved org Penerbit p.38
unresolved org Bureau Veritas Australia Pty Ltd p.38 ×3
unresolved org Central Queensland Stanwell Corporation p.40
unresolved org Central Queensland Atlantic Carbon Group Inc p.40
unresolved person Operation · President Director p.60 ×2
unresolved — BOC · Komisaris p.63
unresolved org Tata Kelola Tertinggi p.64 ×2
unresolved org Tata p.65
unresolved org Tata Kelola p.67
unresolved person Vice · Wakil Direktur Utama p.68 ×2
unresolved org PT Bukit Makmur Mandiri Indonesia p.80
unresolved org PT Bukit Teknologi Digital p.83
unresolved org Menteri Energi dan Sumber Daya p.125
unresolved org Minister of Energy and Mineral Resources Mineral p.125
unresolved org Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi p.173
unresolved person KHL p.173
unresolved org Departemen Safety p.200

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 2

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result