Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 261
Page 1
RESILIENCE
WITH INTEGRITY
2025 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA)
Page 2
Page 3
Page 4
Daftar Isi
Table of Contents
Area Operasional Target dan Peta Jalan ESG
30 Operating Area 51 ESG Targets and Roadmap
Struktur Grup Perseroan Manajemen Resiko
04
Penjelasan Tema 32 Group company structure 53 Risk Management
About Theme
Pemegang Saham Dan Kepemilikan Tata Kelola Keberlanjutan
06
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
33 Saham 57 Sustainability Governance
Sustainability Performance Highlights
Shareholders and Share Ownership
Struktur Tata Kelola
10
Sambutan Direksi
Perubahan Signifikan Perseroan 58 Governance Structure
Letter from the Board 34 Significant Company Changes
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Karyawan 68 Stakeholder Engagement
34 Employees
Keanggotaan Asosiasi
35 Association membership
Tentang Laporan Ini
18 About This Report Sertifikasi
36 Certifications Dampak Ekonomi
22
Pedoman Kualitas Laporan 72 Economic Impact
Report Quality Guidelines Penghargaan
37 Awards Kinerja Bisnis
23
Hubungi Kami 76 Business Performance
Contact Us Proses Bisnis Kami
38 Our Business Process Anti Korupsi dan Kepatuhan
84 Anti Corruption and Compliance
Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Kami
39 Our Vision, Mission, and Values Manajemen Rantai Pasok
96 Supply Chain Management
Tentang Perseroan
24 About the Company
Profil Perseroan
26 Company Profile Pendekatan Kami Terhadap
42 Keberlanjutan Strategi Perubahan Iklim
26
Identitas Perseroan
Our Approach to Sustainability 106 Climate Strategy
Corporate Identity
Topik Material Kami Strategi Perubahan Iklim
Gambaran Umum Perseroan 44 108
29 Company Overview
Our Material Topic Climate Strategy
Kerangka Kerja dan Pendekatan Resiko Iklim, Adaptasi, Ketahanan
Skala Bisnis
29 47
Strategi ESG dan Transisi
Business Scale
ESG Strategy Framework and 110 Climate Risk, Adaptation, Resilience
Pemegang Saham dan Kepemilikan Approaches and Transition
29 Saham
Shareholder and Share Ownership
2 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 5
Daftar Isi
Table of Contents
Energi dan Emisi GRK Sumber Daya Manusia Kami Pernyataan Penjaminan
122 Energy and GHG Emission 183 Our People
237 Assurance Statement
Emisi Udara Membangun Kesehatan dan
133 Air Emission 191 Keselamatan Kerja
Fostering Health and Safety Standar dan Ketentuan Pelaporan
Mencapai Aspirasi Iklim Keberlanjutan OJK (SEOJK
134 Achieving Climate Aspiration NO.16/2021)
238 OJK Sustainability Reporting
Standards and Requirements
(SEOJK NO.16/2021)
Transformasi Masyarakat
210 Community Transformation
Pengelolaan Lingkungan Indeks GRI
138 Environmental Stewardship Theory of Change 241 GRI Index
215 Theory of Change
Pengelolaan Air
142 Water Management Kesehatan dan Keselamatan
Glosarium
Pengelolaan Limbah 219 Masyarakat 250
150 Waste Management Community Health & Safety Glossary
Keanekaragaman Hayati Data Kinerja Transformasi
162 Biodiversity Masyarakat
223 Community Transformation
Inisiatif Pengelolaan Air, Limbah dan Performance Data
Keanekaragaman Hayati
162 Initiative for Water, Waste and Program Pengembangan Masyarakat
Biodiversity Management Utama Tahun 2025
224 Key Community Development
Programs Of 2025
Formulir Umpan Balik
236 Feedback Form
Fokus Terhadap Karyawan
164 Employee Focus
Hak Asasi Manusia, Keberagaman
Tanggapan Terhadap Umpan Balik
168 dan Inklusi
Laporan Keberlanjutan Tahun
Human Rights, Diversity and Inclusion
237 Sebelumnya
Pengelolaan Talenta Responses to Feedback from
176 Talent Management Previous Year’s Sustainability Report
Inisiatif dalam Mendukung Karyawan
180 Initiatives in Supporting Our
Employee
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 3
Page 6
Penjelasan Tema About The Theme 4 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 7
Penjelasan Tema
About The Theme
TENTANG TEMA ABOUT THE THEME
“Ketangguhan dengan Integritas” “Resilience with Integrity”
Tahun 2025 menunjukan meningkatnya tantangan yang The operating context in 2025 has become more
dihadapi sektor pertambangan. Kondisi cuaca yang semakin challenging, with increasingly unpredictable and extreme
ekstrem dan tidak dapat diprediksi dapat mengganggu weather disrupting site conditions, affecting productivity,
kegiatan operasional, memengaruhi produktivitas, serta and slowing the pace of decarbonisation initiatives. These
memperlambat laju upaya dekarbonisasi. Kondisi tersebut conditions underscore the need for a more disciplined and
menegaskan pentingnya bagi kami untuk tetap adaptif, adaptive approach to operations.
fokus, dan disiplin dalam menjalankan operasi kami.
Tema laporan tahun ini mencerminkan respons Perseroan Against this backdrop, the theme of this year’s Sustainability
terhadap lingkungan operasi yang penuh tantangan. Report reflects how the Company is responding to these
Ketangguhan tercermin dari kemampuan Perseroan realities. It highlights the importance of resilience in
untuk mempertahankan efektivitas operasional di tengah sustaining operations amid disruption, adapting to changing
berbagai gangguan - menjaga kinerja, beradaptasi terhadap conditions while continuing to deliver on core objectives, and
perubahan kondisi, dan tetap teguh berfokus pada prioritas integrity in ensuring that these responses remain grounded
jangka panjang. Integritas mendefinisikan cara Perseroan in responsible practices, transparency, and accountability to
menjalankan hal tersebut - dengan menjunjung tinggi stakeholders. This balance is particularly important as the
praktik pertambangan yang bertanggung jawab, memelihara Company navigates operational pressures while maintaining
transparansi kepada para pemangku kepentingan, serta its commitments to ESG targets.
terus memenuhi komitmen terhadap target bisnis maupun
ESG.
Pendekatan Perseroan senantiasa berlandaskan pada The approach remains anchored in operational excellence
keunggulan operasional. Dengan memperkuat keandalan, as the foundation for both resilience and integrity.
meningkatkan efisiensi, serta menjaga pengendalian By strengthening reliability, improving efficiency, and
yang lebih ketat atas faktor-faktor operasional utama, maintaining tighter control over key operational drivers,
Perseroan menangani tantangan jangka pendek sekaligus the Company is addressing immediate challenges while
memperkuat landasan yang lebih stabil dan kredibel bagi reinforcing a more stable and credible platform for long-
kinerja keberlanjutan jangka panjang. term sustainability performance.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 5
Page 8
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
ASPEK EKONOMI
ECONOMIC ASPECT
Kinerja Ekonomi Keseluruhan
Overall Economic Performance
Tahun Total Produksi (Ton)* Pendapatan (US$ Juta) Laba (Rugi) Bersih (US$ Juta)
Year Total Production (Tons)* Revenue (Million US$) Net Profit (Loss) (Million US$)
2025 881.427.421 1.480 (121)
2024 1.285.726.196 1.756 (54)
2023 1.445.977.081 1.833 50,7
Catatan | Note :
*) Unit produksi merupakan akumulasi dari total produksi batubara dan pemindahan overburden. | The production unit is the accumulation of total coal
extraction and Overburden removal.
Kinerja Pemasok (Area Indonesia)
Supplier Performance (Indonesia operation)
Persentase Pemasok Lokal Persentase Pemasok Lokal Nilai Pembelian dari Pemasok
Tahun untuk Barang (%) untuk Jasa (%) Lokal (USD)
Year Percentage of Local Suppliers Percentage of Local Suppliers Value of Purchases from Local
for Goods (%) for Services (%) Suppliers (Million US$)
2025 18,51% 24,91% 35.839.423
2024 19,4% 23,2% 70.629.576
2023 18,3% 22,5% 60.769.533
Produk Ramah Lingkungan
Environmentally Friendly Products
Sebagai kontraktor jasa pertambangan batubara, Perseroan
tidak memproduksi produk fisik, termasuk produk
ramah lingkungan. Namun, Perseroan secara konsisten
menerapkan praktik dan teknologi ramah lingkungan
dalam layanan yang diberikan kepada pelanggan. Hal
ini mencakup peningkatan efisiensi operasional guna
menurunkan emisi GRK, serta meningkatkan pengelolaan
air dan limbah.
As a coal mining contractor, the Company does not
produce physical products, including environmentally
friendly ones. However, the Company consistently
embeds environmentally friendly practices and
technologies into the services it delivers to its customers.
This includes operational efficiency to reduce GHG
emission as well as continuous improvement in water
and waste management.
6 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 9
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
ASPEK LINGKUNGAN
ENVIRONMENTAL ASPECT
Kinerja Energi (Unit Bisnis Kontraktor Tambang)
Energy Performance (Mining Contractor Business)
Intensitas Energi
Konsumsi Bahan Bakar (GJ) Konsumsi Energi Total (GJ)
Tahun Konsumsi Listrik (GJ) (GJ/Ton Produksi)
Fuel Consumption (Diesel) Total Energy Consumption
Year Electricity Consumption (GJ) Energy Intensity
(GJ) (GJ)
(GJ/Ton Product)
2025 22.607.788 241.926 22.849.714 0,029
2024 30.129.809 371.861 30.501.670 0,024
2023 31.747.580 336.420 32.084.000 0,022
Kinerja Emisi (Unit Bisnis Kontraktor Tambang)
Emission Performance (MIN ING Contractor Business)
Emisi Cakupan 1 Emisi Cakupan 2 Emisi Cakupan 3
Tahun (Emisi Langsung) (tCO2e) (Emisi pembelian Listrik) (tCO2e) (Emisi dalam Rantai Nilai) (tCO2e)
Year Scope 1 Emissions Scope 2 Emissions (Purchased Power Scope 3 Emissions (Value Chain
(Direct Emissions) (tCO2e) Emissions) (tCO2e) Emissions) (tCO2e)
2025 1.490.862 92.934 671.497
2024 1.818.777 117.318 720.636
2023 1.910.474 104.310 755.311
Intensitas Emisi
Tahun Emisi Total (Cakupan 1, 2, 3) (tCO2e/ton produksi)
Year Total Emission (Scope 1, 2, 3) Emission Intensity
(tCO2e/tons production)
2025 2.255.291 0,00199
2024 2.656.731 0,00176
2023 2.770.095 0,00161
Kinerja Pengelolaan Limbah
Waste Management Performance
Limbah Berbahaya Limbah Tidak Berbahaya Limbah yang dialihkan dari Tempat
Tahun yang Dihasilkan (Ton) yang Dihasilkan (Ton) Pembuangan Akhir (Ton)
Year Hazardous Waste Non-Hazardous Solid Waste Limbah yang dialihkan dari Tempat
Generated (Tons) Generated (Tons) Pembuangan Akhir (Ton)
2025 6.992,10 9.930,17 10.424,95
2024 8.703,72 13.319,68 15.639,54
2023 8.863,42 19.629,10 7.062,13
Kinerja Pengelolaan Air
Water Management Performance
Tahun Konsumsi Air (Megaliter)
Year Water Consumption (Megaliters)
2025 7,002.70
2024 12,934
2023 9,633
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 7
Page 10
Kinerja Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Performance
Perseroan telah berkontribusi dalam melindungi dan The Company has contributed to protecting and
meningkatkan keanekaragaman hayati di sekitar wilayah improving the surrounding biodiversity. These activities
operasional. Kegiatan tersebut meliputi: include:
• Program Kampung Iklim (Proklim) mencakup • The climate village program, known as Proklim,
berbagai kegiatan yang bertujuan untuk involves various activities that are aimed at
meningkatkan ketahanan iklim di tingkat lokal. improving climate resilience in local areas. In 2025,
Pada tahun 2025, Perseroan mendukung lima desa the Company supported five villages in South
di Kalimantan Selatan yang telah melalui proses Kalimantan that have completed the selection
seleksi oleh dinas lingkungan hidup setempat. process by the local environmental agency.
Kegiatan dalam Proklim meliputi penanaman pohon, Activities related to Proklim include tree planting,
pembersihan sungai, serta penanaman bambu di river clean ups, bamboo planting along riverbanks.
sepanjang bantaran sungai.
• Perseroan melaksanakan program penutupan • The Company conducts closure and rehabilitation
tambang dan rehabilitasi di Indonesia dan Australia. programs in both Indonesia and Australia. These
Kegiatan ini dilakukan pada lokasi atau pit tambang activities are done on sites or mine pits that are at
yang telah mencapai akhir masa operasional, the end of their lifecycle and are aimed at restoring
dengan tujuan memulihkan ekosistem serta the ecosystem and providing benefits to both the
memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar local communities and to the environment. In
dan lingkungan. Pada tahun 2025, Perseroan 2025, 335.37 hectares of topsoil has been returned
telah mengembalikan lapisan tanah pucuk across the Company’s operation areas in Indonesia.
(topsoil) seluas 335,37 hektare di seluruh area In Australia, the Company has rehabilitated 20.6
operasional di Indonesia. Di Australia, Perseroan hectares of post-mining land for grazing as well as
telah merehabilitasi 20,6 hektare lahan pasca 21.5 hectares of native ecosystem rehabilitation,
tambang untuk penggembalaan serta 21,5 hektare bringing the total cumulative rehabilitated area
untuk rehabilitasi ekosistem alami, sehingga total 6,583 hectares by end of 2025.
kumulatif area yang telah direhabilitasi mencapai
6.583 hektare hingga akhir tahun 2025
8 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 11
ASPEK SOSIAL
SOCIAL ASPECT
Kinerja Keselamatan Kerja
Safety Performance
Tahun Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR) Total Recordable Injury Frequency Rate (TRIFR)
Year Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR) Total Recordable Injury Frequency Rate (TRIFR)
2025 0,1 0,31
2024 0,05 0,20
2023 0,07 0,26
Kesetaraan Gender
Safety Performance
Komposisi Gender pada Tingkat Direksi, termasuk anak usaha (%)
Gender Comparison within Director-level Position, incl. Subsidiaries (%)
Tahun Laki-laki Perempuan
Year Men Women
2025 79% 21%
2024 63% 37%
2023 70% 30%
Kinerja Transformasi Masyarakat
Community Transformation Performance
Tahun Dana Kegiatan CSR (USD Juta)
Year Funds for CSR Activities (Million USD)
2025 1
2024 1
2023 0.8
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 9
Page 12
Sambutan Direksi
Letter from The Board
[OJK D.1]
RONALD SUTARDJA
Direktur Utama
President Director
10 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 13
Sambutan Direksi
Letter from The Board
Para Pemangku Kepentingan yang Terhormat, Dear stakeholders,
Tahun 2025 kembali menjadi tahun yang penuh tantangan 2025 has been another demanding year for PT Bukit
bagi PT Bukit Makmur Mandiri Utama. Sejak didirikan pada Makmur Mandiri Utama. Since our establishment in 1998,
tahun 1998, Perseroan telah berkembang menjadi kekuatan the Company has grown into a significant force in the coal
penting dalam industri pertambangan batubara, dengan mining industry, demonstrating resilience, adaptability, and
menunjukkan ketangguhan, kemampuan beradaptasi, dan operational discipline for over 27 years. Throughout this
disiplin operasional selama lebih dari 27 tahun. Sepanjang journey, our ability to navigate cyclical industry challenges
perjalanan tersebut, kemampuan kami dalam menghadapi and deliver practical solutions has positioned us as a
dinamika siklus industri dan menyediakan solusi yang leading mining services provider in Indonesia, Australia and
praktis telah memposisikan Perseroan sebagai penyedia the United States.
jasa pertambangan terkemuka di Indonesia, Australia, dan
Amerika Serikat.
Di tengah lanskap energi yang terus berkembang, industri In today’s evolving energy landscape, the industry continues
pertambangan saat ini menghadapi perubahan struktural to face structural shifts driven by regulatory change, market
yang dipengaruhi oleh perubahan regulasi, volatilitas pasar, volatility, and the global transition towards lower-carbon
serta transisi global menuju sistem energi yang lebih rendah energy systems. These dynamics reinforce the need for
karbon. Dinamika ini semakin menegaskan pentingnya resilience, operational excellence, and disciplined execution.
ketahanan, keunggulan operasional, dan pelaksanaan
strategi yang disiplin.
Menurut International Energy Agency (IEA), konsumsi According to the IEA, global thermal coal consumption is
batubara termal global diperkirakan akan mencapai expected to plateau in 2025, driven by declining reliance on
titik datar (plateau) pada tahun 2025, seiring dengan coal in key markets such as Europe, Australia, Japan, and
menurunnya ketergantungan terhadap batubara di pasar- Korea. These developments highlight a broader transition
pasar utama seperti Eropa, Australia, Jepang, dan Korea. in the global energy system and require companies in
Perkembangan ini mencerminkan transisi yang lebih luas our sector to continuously strengthen adaptability and
dalam sistem energi global dan menuntut perusahaan di operational efficiency. Against this backdrop, the Company
sektor kami untuk terus memperkuat daya adaptasi dan remained focused on executing its strategic priorities and
efisiensi operasional. Dalam konteks tersebut, Perseroan sustainability commitments.
tetap berfokus pada pelaksanaan prioritas strategis dan
komitmen keberlanjutan yang telah ditetapkan.
Setelah mengalami gangguan operasional pada kuartal Following operational disruptions in the first quarter of
pertama tahun 2025, termasuk kondisi cuaca ekstrem dan 2025, including extreme weather conditions and site-level
berbagai tantangan operasional di tingkat lokasi, Perseroan operational challenges, we implemented targeted recovery
menerapkan langkah-langkah pemulihan yang terarah. Mulai measures. From the second quarter onwards, performance
kuartal kedua, kinerja menunjukkan perbaikan yang stabil, improved steadily, supported by stronger execution
didukung oleh disiplin eksekusi yang lebih kuat, peningkatan discipline, enhanced cost management, and improved
pengelolaan biaya, serta keandalan operasional yang lebih operational reliability. This recovery continued through the
baik. Pemulihan ini berlanjut hingga paruh kedua 2025, second half of the year, enabling us to enter 2026 with a
sehingga kami memasuki tahun 2026 dengan fondasi more stable operational base, improved financial resilience,
operasional yang lebih stabil, ketahanan keuangan yang and a more secure contract portfolio.
lebih baik, serta portofolio kontrak yang lebih kuat.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 11
Page 14
Kami memandang periode ini bukan sebagai sebuah We view this period not as a setback, but as an opportunity kemunduran, melainkan sebagai peluang untuk semakin to further reinforce operational excellence, strengthen memperkuat keunggulan operasional, tata kelola governance, and deepen the integration of responsible perusahaan, serta integrasi praktik pertambangan yang mining practices. We remain firmly committed to delivering bertanggung jawab secara lebih mendalam. Kami tetap sustainable value to stakeholders while contributing to the berkomitmen untuk menciptakan nilai yang berkelanjutan economies of Indonesia, Australia, and the United States. bagi para pemangku kepentingan, sekaligus berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat. Pada tahun 2025, kami juga melanjutkan proses integrasi In 2025, we also progressed the integration of Atlantic Atlantic Carbon Group (ACG), unit usaha Perseroan yang Carbon Group (ACG), our United States-based business unit, berbasis di Amerika Serikat, ke dalam kerangka pelaporan into the Group’s sustainability reporting framework. As this keberlanjutan Grup. Karena tahun ini merupakan tahun is the first year of inclusion, disclosures are currently limited pertama pencantuman ACG dalam laporan keberlanjutan to selected material topics, including energy, emissions, kami, pengungkapan yang disajikan masih terbatas pada workforce demographics, and occupational health and topik-topik material tertentu, antara lain energi, emisi, safety. This phased integration approach reflects our demografi tenaga kerja, serta kesehatan dan keselamatan commitment to progressively align ACG with Group-level kerja. Pendekatan integrasi secara bertahap ini ESG standards while ensuring reporting consistency across mencerminkan komitmen Perseroan untuk secara progresif all operations. menyelaraskan ACG dengan standar ESG di tingkat Grup, sekaligus memastikan konsistensi pelaporan di seluruh kegiatan operasional. Menjaga Konsistensi dalam Keberlanjutan Staying on Course in Sustainability Keberlanjutan tetap menjadi inti dalam cara kami Sustainability remains central to how we navigate an menavigasi pasar batu bara yang semakin tidak pasti. increasingly uncertain coal market. We view it not as Bagi kami, keberlanjutan bukan merupakan pembatas, a constraint, but as a means to strengthen operational melainkan sebuah sarana untuk memperkuat ketahanan resilience, build stakeholder trust, and position the operasional, membangun kepercayaan para pemangku Company for long-term value creation. Maintaining our kepentingan, serta memposisikan Perseroan untuk licence to operate depends on our ability to demonstrate menciptakan nilai jangka panjang. Keberlangsungan responsible environmental stewardship, deliver meaningful usaha kami sangat bergantung pada kemampuan untuk contributions to the communities where we operate, and menunjukkan pengelolaan lingkungan yang bertanggung uphold governance standards that meet the expectations of jawab, memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di our investors and partners. sekitar wilayah operasi, serta menjunjung tinggi standar tata kelola yang memenuhi ekspektasi investor dan mitra usaha. Pada tahun 2025, kami terus mengintegrasikan aspek In 2025, we continued embedding sustainability keberlanjutan di seluruh tingkatan organisasi, mulai considerations across all levels of the organisation, from dari pengawasan Direksi hingga pelaksanaan di tingkat Board oversight to site-level execution, ensuring that our operasional, untuk memastikan bahwa komitmen yang telah commitments are translated into tangible actions and ditetapkan dapat diterjemahkan menjadi tindakan nyata dan measurable outcomes. hasil yang terukur. 12 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 15
Sambutan Direksi
Letter from The Board
Pendekatan kami dipandu oleh Kerangka Keberlanjutan Our approach is guided by our Sustainability Framework,
yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan which is aligned with the United Nations Sustainable
Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN SDG), sehingga upaya Development Goals (UN SDGs) to ensure our efforts
yang kami lakukan berkontribusi pada prioritas keberlanjutan contribute to broader global sustainability priorities. The
global. Kerangka ini menetapkan empat komitmen jangka Framework defines four long-term commitments that
panjang yang menjadi landasan akuntabilitas dan perbaikan underpin accountability and continuous improvement:
berkelanjutan:
• Mencapai Net Zero pada tahun 2050 • Net Zero by 2050
• Menjaga nihil fatalitas • Zero fatalities
• Meningkatkan taraf hidup lebih dari 1 juta orang pada • Improving the lives of more than 1 million people by
tahun 2050 2050
• Mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan melalui • Profitable growth through strong governance
tata kelola yang kuat
Berangkat dari kerangka tersebut, pada tahun 2025 kami Building on this framework, in 2025 we focused our efforts
memfokuskan upaya pada penetapan target ESG jangka on establishing short- and medium-term ESG targets to
pendek dan menengah yang mendukung komitmen jangka support our long-term commitments. Our approach begins
panjang kami. Pendekatan yang kami terapkan dimulai with setting targets internally, followed by a process of
dengan penetapan target secara internal, untuk kemudian testing, verification, and validation before public disclosure.
melalui proses pengujian, verifikasi, dan validasi sebelum Insights gathered through surveys and consultations with
diungkapkan kepada publik. Masukan yang diperoleh melalui management across our operations ensure that these
survei serta konsultasi dengan manajemen di seluruh lini targets are ambitious, yet grounded in the Company’s
operasional memastikan bahwa target yang ditetapkan current capabilities and aligned with market needs.
bersifat ambisius, namun tetap realistis dan selaras dengan
kapabilitas Perseroan saat ini serta kebutuhan pasar.
Memperkuat Ketahanan melalui Pengelolaan Dampak Achieving Resilience through our Climate Impact
Iklim
Pada tahun 2025, pengelolaan iklim tetap terintegrasi erat In 2025, climate management remained closely integrated
dengan kinerja operasional. Efisiensi energi dan penurunan with operational performance. Energy efficiency and
emisi gas rumah kaca (GRK) tidak diperlakukan sebagai greenhouse gas (GHG) emissions reduction were not treated
inisiatif yang berdiri sendiri, melainkan sebagai bagian yang as standalone initiatives, but as embedded components of
melekat dalam disiplin operasional, efisiensi biaya, dan operational discipline, cost efficiency, and reliability in a
keandalan di tengah lingkungan operasi yang tidak menentu. volatile operating environment.
Pendekatan kami terhadap aksi iklim berlandaskan pada Our approach to climate action is grounded in strengthening
penguatan ketahanan operasional, dengan meningkatkan operational resilience. By improving how we design, plan, and
cara kami merancang, merencanakan, dan mengeksekusi execute mining activities to enhance asset utilisation, and
aktivitas penambangan guna mengoptimalkan utilisasi aset improve overall emissions performance while maintaining
serta meningkatkan kinerja emisi, tanpa mengorbankan production reliability.
keandalan produksi.
Inisiatif utama meliputi optimalisasi kondisi jalan angkut Key initiatives included optimisation of haul road conditions
untuk mengurangi konsumsi bahan bakar, peningkatan to reduce fuel consumption, improved fleet coordination to
koordinasi armada guna meminimalkan antrean dan minimise queuing and idle time, and enhanced equipment
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 13
Page 16
waktu menganggur, serta penguatan pemantauan utilisasi utilisation tracking through digital monitoring systems. peralatan melalui sistem pemantauan digital. Inisiatif These initiatives are supported by our Control Tower ini didukung oleh platform Control Tower kami yang platform, which integrates operational data to enable mengintegrasikan data operasional untuk memberikan real-time visibility, performance tracking, and data-driven visibilitas secara real-time, pemantauan kinerja, serta decision-making across sites.With these efforts, in addition pengambilan keputusan berbasis data di seluruh lokasi to the ramp-down of several sites in Indonesia and the end operasi. Sebagai hasil dari upaya tersebut, ditambah dengan of contract of Burton site in Australia, our absolute Scope penurunan bertahap beberapa operasi sesuai rencana, 1 and 2 emissions decreased by 9% compared to 2024. total emisi Scope 1 dan 2 kami menurun sebesar 9% However, we recognise that emissions intensity remains an dibandingkan tahun 2024. Meskipun hal ini mencerminkan area requiring continued focus and improvement. kemajuan dalam pengurangan emisi secara keseluruhan, kami menyadari bahwa intensitas emisi masih memerlukan perhatian dan peningkatan berkelanjutan. Sejalan dengan itu, tahun 2025 juga menjadi tahun In parallel, 2025 marked a foundational year for our United fondasi bagi operasi kami di Amerika Serikat. Kami States operations. We completed emissions baseline telah menyelesaikan penilaian baseline emisi secara assessment for Scope 1 and 2 emissions to establish komprehensif untuk menetapkan titik acuan yang clear reference points for future performance tracking. jelas dalam pemantauan kinerja ke depan. Baseline ini This baseline ensures a disciplined approach to climate memastikan pendekatan pengelolaan iklim yang disiplin management as the business evolves. We will continue to seiring dengan perkembangan bisnis. Ke depan, kami akan prioritise initiatives that simultaneously improve efficiency, terus memprioritaskan inisiatif yang secara bersamaan reduce emissions, and strengthen operational resilience as meningkatkan efisiensi, menurunkan emisi, dan memperkuat part of our long-term transition towards net zero by 2050. ketahanan operasional sebagai bagian dari transisi jangka panjang menuju net zero pada tahun 2050. Memperkuat Ketahanan melalui SDM dan Komunitas Building Resilience Through People and Communities Kami menyadari bahwa operasi kami memiliki dampak We recognise that our operations extend beyond the mine sosial yang lebih luas di luar area tambang. Kesejahteraan site, and that our long-term success is closely linked to the karyawan dan masyarakat di sekitar wilayah operasi wellbeing of our employees and the communities in which merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan bisnis we operate. We therefore remain committed to managing our jangka panjang. Kami terus berkomitmen untuk mengelola social impact in a responsible, structured, and measurable dampak sosial kami secara bertanggung jawab, terstruktur, way. dan terukur. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Dengan Safety remains our highest priority. Regrettably, we recorded penuh keprihatinan, kami mencatat satu kasus fatalitas one fatality in 2025. We extend our deepest condolences pada tahun 2025. Kami menyampaikan belasungkawa to the affected family and have provided comprehensive yang mendalam kepada keluarga yang terdampak dan support during this difficult time. Following a thorough telah memberikan dukungan penuh. Setelah dilakukan investigation, we implemented corrective actions, including investigasi menyeluruh, kami menerapkan tindakan strengthened operational controls, enhanced supervision, perbaikan, termasuk penguatan pengendalian operasional, and reinforced safety protocols. This incident underscores peningkatan pengawasan, serta penegasan protokol the importance of continuous vigilance, strong safety keselamatan. Insiden ini menegaskan pentingnya discipline, and a culture of accountability across all kewaspadaan berkelanjutan dan disiplin keselamatan di operations. seluruh operasi. Pada tahun 2026, kami tetap fokus pada target OHS jangka In 2026, we will maintain our existing short-term OHS targets pendek yang telah ada, sekaligus menyederhanakannya ke while streamlining them into four Key Focus areas, providing dalam empat Fokus Utama untuk membentuk kerangka a more integrated framework that reinforces accountability, 14 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 17
Sambutan Direksi
Letter from The Board
yang lebih terintegrasi yang memperkuat akuntabilitas, control effectiveness, incident response, and frontline
efektivitas pengendalian, respons insiden, serta kesadaran risk awareness—supporting more disciplined execution
risiko di lini depan, sehingga mendukung eksekusi yang and sustained safety performance across our Indonesian
lebih disiplin dan kinerja keselamatan yang berkelanjutan di operations.
seluruh operasi kami di Indonesia.
Selama tahun berjalan, kami juga memperkuat pendekatan During the year, we also strengthened our approach to
dalam pengelolaan dampak sosial melalui pengembangan social impact management through the development
Social Impact Framework berbasis model Theory of Change. of a Social Impact Framework based on the Theory of
Diterapkan di seluruh operasi kami di Indonesia, di mana Change model. Applied across our Indonesian operations,
sebagian besar jejak sosial kami terkonsentrasi, kerangka ini where the majority of our social footprint is concentrated,
mendorong pergeseran yang lebih sistematis dari pelaporan this framework supports a more systematic shift from
berbasis aktivitas menuju pengukuran dampak berbasis activity-based reporting towards outcome-based impact
hasil, sehingga memungkinkan penilaian yang lebih jelas measurement, enabling clearer assessment of the value
atas nilai yang diciptakan bagi masyarakat. created for communities.
Di Indonesia, kami terus memperluas akses terhadap In Indonesia, we continued to expand access to education
pendidikan dan pengembangan keterampilan melalui and skills development through vocational and technical
program pelatihan vokasi dan teknis. Pada tahun 2025, training programmes. In 2025, we saw 440 participants
sebanyak 440 peserta mengikuti program unggulan joining our flagship BUMA School as well as the Basic
kami, yaitu BUMA School serta program Basic Operator Operator and Basic Mechanic programmes. In another
dan Basic Mechanic. Selain itu, melalui program lainnya, program, we are working with a grassroot organisation to
kami bekerja sama dengan organisasi akar rumput untuk provide short training to 2,500 local youth in computer skills
memberikan pelatihan singkat kepada 2.500 pemuda lokal and entrepreneurship. These initiatives are designed to
dalam keterampilan komputer dan kewirausahaan. Inisiatif enhance employability, support the development of a skilled
ini dirancang untuk meningkatkan daya kerja, mendukung local workforce, and contribute to more resilient and self-
pengembangan tenaga kerja lokal yang terampil, serta sustaining communities over time.
mendorong terbentuknya komunitas yang lebih tangguh dan
mandiri dalam jangka panjang.
Penguatan Fondasi Bisnis melalui Tata Kelola Strengthening Business Foundations Through Sustainable
Berkelanjutan Governance
Tata kelola yang kuat menjadi fondasi dalam Strong governance provides the foundation for embedding
mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam pengambilan sustainability into decision-making and risk management.
keputusan dan pengelolaan risiko. Di BUMA, pertimbangan At BUMA, ESG considerations are fully integrated into
ESG telah terintegrasi secara penuh dalam struktur tata corporate governance structures and operational oversight.
kelola perusahaan dan pengawasan operasional.
Pada tahun 2025, kami semakin memperdalam pemahaman In 2025, we further advanced our understanding of climate-
terhadap risiko terkait perubahan iklim melalui penilaian related risks through a Group-wide climate transition risk
risiko dan peluang transisi iklim di tingkat Grup yang and opportunity assessment covering Indonesia, Australia,
mencakup Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat. Hal ini and the United States. This complements earlier physical
melengkapi penilaian risiko fisik iklim yang telah dilakukan climate risk assessments and enhances our ability to
sebelumnya serta meningkatkan kemampuan kami dalam anticipate regulatory, market, and technological changes
mengantisipasi perubahan regulasi, pasar, dan teknologi associated with the global energy transition. The findings
yang terkait dengan transisi energi global. Temuan tersebut are consistent with risks already captured in our enterprise
sejalan dengan risiko yang telah tercakup dalam kerangka risk and business continuity frameworks.
manajemen risiko perusahaan dan keberlanjutan usaha.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 15
Page 18
Dewan Direksi tetap memegang peran pengawasan utama The Board retains overall oversight of sustainability, atas keberlanjutan, dengan memastikan bahwa risiko ensuring that key risks and priorities are appropriately dan prioritas utama diidentifikasi serta ditangani secara identified and addressed. Given the strong linkage between tepat. Mengingat keterkaitan yang kuat antara kinerja ESG performance and operational outcomes, these matters ESG dan hasil operasional, aspek-aspek ini diintegrasikan are embedded within regular operational performance ke dalam pembahasan kinerja operasional secara rutin, discussions, enabling more practical integration and sehingga memungkinkan penerapan yang lebih praktis dan effective cascade throughout the organisation. Defined penyebaran yang efektif di seluruh organisasi. Akuntabilitas accountability is maintained across all levels of the yang jelas diterapkan di seluruh tingkat organisasi, didukung business, supported by internal reporting mechanisms that oleh mekanisme pelaporan internal yang memungkinkan allow management to monitor performance and respond in manajemen memantau kinerja serta merespons risiko yang a timely manner to emerging risks. muncul secara tepat waktu. Kami juga terus memperkuat kerangka etika dan We also continued strengthening our ethics and compliance kepatuhan. Program Anti-Penyuapan dan Korupsi (Anti- framework. The Anti-Bribery and Corruption (ABC) Bribery and Corruption/ABC) semakin diperkuat di seluruh programme was further reinforced across the Group, Grup, termasuk perluasannya ke operasi kami di Amerika including extension to our United States operations. While Serikat. Meskipun pelatihan formal terbatas karena formal training sessions were limited due to operational prioritas operasional, komunikasi berkelanjutan dan inisiatif priorities, ongoing communication and awareness initiatives peningkatan kesadaran tetap dilakukan untuk memastikan ensured continued reinforcement of ethical standards. penguatan standar etika secara konsisten. Menavigasi Langkah ke Depan Charting our Course Forward Ke depan, kami tetap berkomitmen untuk mendorong Looking ahead, we remain committed to advancing our ESG pelaksanaan roadmap ESG secara disiplin. Keberlanjutan roadmap in a disciplined and practical manner. Sustainability merupakan perjalanan jangka panjang, dan fokus kami remains a long-term journey, and our focus is on ensuring adalah memastikan bahwa setiap inisiatif bersifat efektif, that initiatives are effective, scalable, and aligned with dapat diskalakan, serta selaras dengan realitas operasional. operational realities. Pada tahun 2026, kami akan terus melakukan uji coba In 2026, we will continue piloting initiatives across our berbagai inisiatif di seluruh operasi, termasuk peningkatan operations, including energy efficiency improvement, fleet energi, dekarbonisasi armada, program penurunan emisi, decarbonisation, emission reduction programmes, and serta pengembangan tenaga kerja. Pada saat yang sama, workforce development initiatives. At the same time, we will kami akan terus mendorong diversifikasi portofolio ke continue progressing portfolio diversification into transition- mineral yang berperan penting dalam transisi energi, seperti critical minerals such as copper, reducing long-term reliance tembaga, guna mengurangi ketergantungan jangka panjang on thermal coal and supporting alignment with a net-zero terhadap batu bara termal serta mendukung keselarasan future. The integration of ACG sustainability data further dengan masa depan net zero. Integrasi data keberlanjutan strengthens our ability to apply consistent ESG standards ACG juga semakin memperkuat kemampuan kami dalam across all operations. menerapkan standar ESG yang konsisten di seluruh operasi. Merefleksikan tahun 2025, kami berhasil menjaga fokus Reflecting on 2025, we maintained strategic focus and strategis dan disiplin operasional di tengah ketidakpastian operational discipline amid continued market uncertainty. pasar yang masih berlanjut. Kami menyampaikan apresiasi We extend our appreciation to our Board of Commissioners, 16 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 19
Sambutan Direksi
Letter from The Board
kepada Dewan Komisaris, seluruh karyawan, pelanggan, employees, customers, investors, partners, and host
investor, mitra, serta masyarakat di sekitar wilayah operasi communities for their continued trust and collaboration.
atas kepercayaan dan kerja sama yang terus terjalin.
Bersama, kita masuki tahun 2026 dengan fokus pada Together, we enter 2026 focused on resilience, transparency,
ketahanan, transparansi, dan perbaikan berkelanjutan. and continuous improvement.
Hormat kami,
Yours sincerely,
Ronald Sutardja
Direktur Utama
President Director
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 17
Page 20
Tentang Laporan Ini
About This Report
[GRI 2-2] [GRI 2-3] [GRI 2-4] [GRI 2-5] [OJK G.1]
18 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 21
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 19
Page 22
Tentang Laporan Ini About This Report [GRI 2-3] [GRI 2-4] Laporan Keberlanjutan ini merupakan sarana utama This Sustainability Report serves as a key channel for the Perseroan dalam mengomunikasikan upaya dan kinerja Company to communicate its sustainability efforts and keberlanjutan kepada seluruh pemangku kepentingan, performance to all stakeholders, including its subsidiaries. termasuk entitas anak. Diterbitkan setiap tahun, laporan ini Published annually, it provides an overview of its governance, menyajikan gambaran kinerja tata kelola, ekonomi, sosial, economic, social, and environmental performance for the dan lingkungan Perseroan untuk periode 1 Januari hingga period from January 1, 2025, to December 31, 2025. The data 31 Desember 2025. Data yang berkaitan dengan laporan related to the financial statements are consolidated from the keuangan disusun secara konsolidasian dari Perseroan dan Company and its subsidiaries for the same period. Through entitas anak untuk periode yang sama. Melalui laporan ini, this report, The Company aims to showcase its ongoing Perseroan bertujuan untuk menunjukkan komitmen yang commitment to sustainability, highlight progress, and berkelanjutan terhadap keberlanjutan, menyoroti capaian demonstrate how it is advancing towards its sustainability yang telah diraih, serta menguraikan langkah-langkah yang objectives. ditempuh dalam mewujudkan tujuan keberlanjutan. Dalam penyusunan Laporan Keberlanjutan ini, Perseroan In preparing this Sustainability Report, the Company is berpedoman pada sejumlah regulasi dan standar global yang guided by key regulations and global standards, including relevan, meliputi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor the Financial Services Authority Regulation No. 51/ 51/POJK.03/2017, Standar GRI 2021 (khususnya GRI 2: POJK.03/2017, the 2021 GRI Standards (specifically GRI 2: Universal Standards, GRI 3: Material Topics, dan GRI 12: Coal Universal Standards, GRI 3: Material Topics, and GRI 12: Coal Sector Standard), serta persyaratan pengungkapan IFRS Sector Standard), and the IFRS S2 disclosure requirements. S2. Kerangka acuan ini memastikan pelaporan Perseroan This ensures that the Company’s reporting reflects both selaras dengan ketentuan regulasi lokal sekaligus standar local regulatory expectations and internationally recognized keberlanjutan yang diakui secara internasional. frameworks for sustainability performance. 20 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 23
Tentang Laporan Ini
About This Report
Apabila terdapat data dari laporan sebelumnya yang If any data from previous reports requires restatement,
memerlukan penyajian kembali, setiap perubahan akan revisions will be clearly indicated with transparent
ditandai secara jelas disertai penjelasan yang transparan, explanations for such changes, adjacent to the contents or
dan disajikan berdekatan dengan konten atau paragraf paragraphs of restatements. Recognizing the unique nature
terkait. Mengingat karakteristik unik kegiatan operasional of the Company’s operations, consolidated performance
Perseroan , data kinerja konsolidasian akan disajikan data will be presented alongside individual performance
bersama data kinerja masing-masing unit usaha. Pemisahan data for each business unit. This distinction is made to
ini dilakukan untuk mengakomodasi perbedaan persyaratan account for different regulatory requirements, as well as the
regulasi serta variasi pendekatan dalam pengumpulan dan varied approaches to data collection and presentation in
penyajian data di berbagai wilayah dan konteks operasional. different regions and contexts.
Sejalan dengan perkembangan portofolio bisnis dan In line with the Company’s evolving business portfolio and
cakupan pelaporan Perseroan , laporan ini turut mencakup reporting scope, this report also includes Atlantic Carbon
Atlantic Carbon Group, Inc. (ACG), entitas berbasis di Group, Inc. (ACG), a US-based entity acquired in 2024. The
Amerika Serikat yang diakuisisi pada tahun 2024. Akuisisi acquisition marked a significant milestone in the Group’s
ini menandai tonggak penting dalam transformasi Grup — transformation from a mining services provider toward
dari penyedia jasa pertambangan menjadi produsen antrasit becoming a producer of ultra-high-grade (UHG) anthracite.
ultra high grade (UHG). Mengingat ACG baru pertama kali As ACG is included for the first time, disclosures are currently
dimasukkan dalam cakupan laporan ini, pengungkapan saat limited to energy, emission, human capital, and occupational
ini masih terbatas pada kinerja energi, emisi, sumber daya health & safety performance. Broader reporting coverage
manusia, serta kesehatan dan keselamatan kerja. Cakupan will be progressively incorporated in future sustainability
pelaporan yang lebih komprehensif akan diintegrasikan reports.
secara bertahap dalam laporan keberlanjutan Perseroan
pada periode mendatang.
Ruang Lingkup Pengungkapan Data ESG dalam Laporan Keberlanjutan Tahun 2025
Disclosure coverage of ESG data in Sustainability Report 2025
Lingkungan Sosial Ekonomi
Environment Social Economic
Kesehatan
dan Hubungan Etika Bisnis /
Kinerja
Perseroan dan Anak Usaha Keselamatan dengan Kepatuhan
Energi Emisi Limbah Air Karyawan Ekonomi
Reporting Company and Kerja Masyarakat Business
Energy Emissions Waste Water Employee Economic
Subsidiaries Occupational Community Ethic/
Performance
Health and Relation Compliance
Safety
PT Bukit Makmur Mandiri
Utama
(BUMA Indonesia)
BUMA Australia Pty Ltd
(BUMA Australia)
Atlantic Carbon Group, Inc.
Remark | Remark:
• Seluruh entitas anak berada di bawah kendali manajemen penuh BUMA International Group. | The subsidiaries are under full management control of
BUMA International Group
• = Informasi diungkapkan dalam laporan. | Information is disclosed in the report.
• = Informasi belum diungkapkan dalam laporan ini karena kesiapan data masih terbatas. Perseroan sedang dalam proses pengumpulan data untuk
pengungkapan pada periode mendatang. | Information is not included in this report due to the readiness of the information. The Company is in the
process of gathering information for future disclosures.
• Cakupan pengungkapan untuk setiap indikator dapat berbeda dan akan dijelaskan dalam bagian keterangan atau catatan pada masing-masing bab. |
The coverage of the specific indicators might differ and will be stated in the remark in each chapter.
• Data kinerja ACG hanya mencakup tahun 2025 yang merupakan kinerja satu tahun penuh ACG di bawah BUMA International. Data kinerja ACG untuk
tahun 2023 dan 2024 tidak disertakan dalam laporan tahun ini. | The performance data from ACG will only cover year 2025, in which it represents a full
year performance data under the Company. ACG’s performance data in 2023 and 2024 will not be included in this year’s report.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 21
Page 24
Pedoman Kualitas Laporan
Report Quality Guidelines
[GRI 2-5] [GRI 2-14]
Wakil Direktur ESG dari perusahaan induk Perseroan, The Deputy Director of ESG at the Company’s parent
yang bertanggung jawab atas strategi ESG pada tingkat company, responsible for the Group’s ESG strategy, was
Grup, terlibat secara langsung dalam proses penelaahan, directly involved in reviewing, approving, and guiding the
persetujuan, dan pengarahan penyusunan laporan ini, preparation of this report, including the identification and
termasuk dalam identifikasi dan penetapan pemangku approval of key stakeholders and material topics. This
kepentingan utama serta topik material, sehingga includes shaping the selection of relevant stakeholders and
memberikan landasan yang kuat bagi pemilihan pemangku material topics.
kepentingan dan penentuan topik material yang relevan.
Untuk memastikan laporan ini memenuhi standar kualitas To ensure this report meets the highest standards of
tertinggi serta memungkinkan pembaca melakukan quality and empowers readers to make informed, objective
penilaian yang objektif dan berbasis informasi, Perseroan assessments, in developing this report the Company
mengacu pada AA1000 Assurance Standard dengan adheres to the AA1000 Assurance Standard, by applying the
menerapkan prinsip-prinsip utama sebagai berikut: following core principles:
1. 2. 3. 4.
Inklusivitas Materialitas Kelengkapan Dampak
Inclusiveness Materiality Completeness Impact
5. 6. 7. 8.
Akurasi Keseimbangan Kejelasan Keterbandingan
Accuracy Balance Clarity Comparability
9. 10. 11.
Konteks Ketepatan Waktu Verifikasi
Keberlanjutan Timeliness Verification
Sustainability
Context
22 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 25
Tentang Laporan Ini
About This Report
Meskipun kinerja tanggung jawab sosial dan lingkungan Although the performance of social and environmental
dalam laporan keberlanjutan ini belum diverifikasi melalui responsibility in this sustainability report has not yet
penjaminan eksternal, Perseroan sepenuhnya bertanggung been verified by external assurance, the Company is fully
jawab atas keabsahan data yang disajikan. responsible for the validity of the data.
Hubungi Kami
Contact Us
[GRI 2-26] [GRI 2-3]
Pertanyaan, saran, atau masukan terkait laporan keberlanjutan ini dapat disampaikan kepada:
Questions, suggestions, or feedback on this sustainability report can be sent to:
PT Bukit Makmur Mandiri Utama.
Corporate Secretary
South Quarter Tower A, Penthouse Floor
Jl. R.A. Kartini Kav 8, Cilandak Barat,
Jakarta 12430, Indonesia
Email : corporatesecretary@bukitmakmur.com
Phone : +62 21 661 3636
Fax : +62 21 661 8917
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 23
Page 26
Tentang Perseroan
About the Company
24 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 27
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 25
Page 28
Profil Perseroan
Company Profile
[GRI 2-1] [OJK C.2] [OJK C.6] [GRI 2-7]
Identitas Perseroan
Corporate Identity
Nama Perseroan
The Company Name Dasar Hukum Pendirian
Legal Basis for Establishment
PT Bukit Makmur Mandiri Utama
(BUMA)
Akta Pendirian No. 19 tanggal 7 Desember 1998, oleh Notaris Raden
Johanes Sarwono, S.H., dengan nama PT Bukit Makmur Mandiri
Utama dan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik
Indonesia dengan Surat Keputusan No. C-5698 HT.01.01 Th 2000
tanggal 8 Maret, 2000 dan diumumkan dalam Berita Negara
Tanggal Pendirian Republik Indonesia Nomor 74, Tambahan Nomor 10876 tanggal 13
Date of Establishment September 2002.
7 Desember 1998
December 7, 1998 Deed of Establishment No. 19 dated December 7, 1998, by Notary
Raden Johanes Sarwono, S.H., under the name of PT Bukit Makmur
Mandiri Utama, and has been ratified by the Minister of Justice of
the Republic of Indonesia through Decree No. C-5698 HT.01.01.
Negara/Wilayah Operasional Th2000 dated March 8, 2000 and announced in the Republic of
Country/Operational Area
Indonesia State Gazette No.74, Supplement No. 10876 dated
Indonesia, Australia & Amerika Serikat September 13, 2002.
the United States of America
Kepemilikan Saham Alamat Kantor Pusat
Shareholding Head Office Address
› PT BUMA Internasional Grup Tbk PT Bukit Makmur Mandiri Utama
(sebelumnya/previously PT Delta South Quarter Tower A, Penthouse Floor
Dunia Makmur Tbk) sebanyak Jl. R. A Kartini Kav. 8, Cilandak Barat
9.999 saham/shares Jakarta 12430 – Indonesia
(99,99995%)
+6221 661 3636
› Ronald Sutardja-1 saham/shares
(0,01%) https://bumainternational.com/buma
corporatesecretary@bukitmakmur.com
Modal Dasar
Authorized Capital
PT Bukit Makmur Mandiri Utama
IDR 4.250.000.000.000,00
@buma.official
Modal Ditempatkan
Issued Capital
IDR 2.050.000.000.000,00
26 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 29
Tentang Perseroan
About the Company
PT Bukit Makmur Mandiri Utama (“Perseroan”) merupakan PT Bukit Makmur Mandiri Utama (“The Company”) is part of
bagian dari PT BUMA International Grup Tbk (sebelumnya PT BUMA International Grup Tbk (previously PT Delta Dunia
PT Delta Dunia Makmur Tbk). Perseroan telah memantapkan Makmur Tbk). The Company has established itself as one
posisinya sebagai salah satu penyedia jasa pertambangan of Indonesia’s leading mining services providers, operating
terkemuka di Indonesia, dengan mengoperasikan sembilan nine mining sites throughout Kalimantan and is the second
lokasi tambang yang tersebar di Kalimantan, serta menjadi largest mining contractor in Indonesia.
kontraktor pertambangan terbesar kedua di Indonesia.
Perseroan memasuki pasar Australia pada tahun 2021 The Company entered the Australian market in 2021
melalui akuisisi Open Cut Mining East oleh BUMA Australia through the acquisition of Open Cut Mining East via BUMA
Pty. Ltd., yang menandai langkah awal Perseroan dalam Australia Pty. Ltd., marking its entry into metallurgical coal
operasi batubara metalurgi. Selain itu, Perseroan juga operations. The Company has also developed partnerships
mengembangkan kemitraan dengan Asiamet, SUN SG, dan with Asiamet, SUN SG, and Alchemo, while completing the
Alchemo, serta berhasil menyelesaikan akuisisi Atlantic acquisition of Atlantic Carbon Group, Inc. (ACG) in 2024.
Carbon Group, Inc. (ACG) pada tahun 2024. Akuisisi strategis This strategic acquisition marked a significant milestone in
ini menjadi tonggak penting dalam transformasi Grup, yang the Group’s transformation, supporting its transition from
mendukung peralihan dari penyedia jasa pertambangan a mining services provider toward becoming a producer of
menuju produsen antrasit ultra-high-grade (UHG). Melalui ultra-high-grade (UHG) anthracite. Through this investment,
investasi ini, Grup memperoleh kepemilikan atas empat the Group secured ownership of four mines producing UHG
tambang penghasil antrasit UHG di Pennsylvania, Amerika anthracite in Pennsylvania, United States, strengthening its
Serikat, sehingga memperkuat posisinya di pasar antrasit position in the global anthracite market and supporting the
global serta mendukung produksi baja rendah karbon. [OJK production of low-carbon steel. [OJK C.6]
C.6]
Saat ini, Perseroan melayani sembilan lokasi tambang di The Company currently serves nine mine sites in Indonesia
Indonesia melalui kontrak jangka panjang maupun kontrak through long-term contracts or life-of-mine contracts. Some
sepanjang umur tambang (life-of-mine contracts). Sejumlah of the major companies in the coal industry such as PT
perusahaan besar di industri batubara, seperti PT Berau Berau Coal Energy Tbk (“Berau”), PT Adaro Energy Indonesia
Coal Energy Tbk (“Berau”), PT Adaro Energy Indonesia Tbk Tbk (“Adaro”), PT Bayan Resources Tbk, and PT Kideco Jaya
(“Adaro”), PT Bayan Resources Tbk, dan PT Kideco Jaya Agung (“Kideco”), have been close business partners for the
Agung (“Kideco”), telah menjadi mitra usaha utama Perseroan last 13 to 19 years. Besides these established relationships,
selama 13 hingga 19 tahun terakhir. Selain hubungan the Company has also formed partnerships with fast-
kemitraan yang telah terjalin lama tersebut, Perseroan growing customers, such as Geo Energy Resources Limited
juga menjalin kerja sama dengan perusahaan lain yang (“Geo Energy”), Petro Energy, as well as RAIN Group. In
berkembang pesat, seperti Geo Energy Resources Limited Australia, the Company’s subsidiary, BUMA Australia,
(“Geo Energy”), Petro Energy, serta RAIN Group. Di Australia, serves 7 sites in Queensland, serving well established coal
anak perusahaan Perseroan, BUMA Australia, melayani tujuh company such as BHP Mitsubishi Alliance and Whitehaven
lokasi tambang di Queensland, dengan perusahaan tambang Coal. The customers’ great trust in the Company provides
antara lain BHP Mitsubishi Alliance dan Whitehaven Coal. an advantage in securing more stable and solid long-term
Tingginya tingkat kepercayaan perusahaan-perusahaan contractual relationships.
tersebut terhadap Perseroan menjadi keunggulan dalam
memperoleh hubungan kontraktual jangka panjang yang
lebih stabil dan berkelanjutan.
Kerangka kerja Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola The Company’s ESG framework is aligned with that of
Perseroan selaras dengan kerangka ESG perusahaan induk, its holding company, providing a consistent foundation
sehingga menyediakan dasar yang konsisten bagi komitmen for its ESG commitments and initiatives. In response to
dan inisiatif ESG Perseroan. Seiring dengan perkembangan the evolving ESG landscape, the Company undertook a
lanskap ESG, Perseroan melakukan penyegaran penilaian materiality assessment refresh in 2024 to ensure ongoing
materialitas pada tahun 2024 untuk memastikan relevansi relevance. This process was intended not only to maintain
yang berkelanjutan. Proses ini tidak hanya bertujuan untuk alignment, but also to strengthen sustainability ambitions
menjaga keselarasan, tetapi juga untuk memperkuat ambisi and embed ESG considerations into the Company’s strategy
keberlanjutan serta mengintegrasikan pertimbangan ESG ke and KPIs for key material topics.
dalam strategi dan indikator kinerja utama (KPI) Perseroan
untuk topik-topik material utama.
Dalam hal target lingkungan, Perseroan menargetkan For its environmental targets, the Company aims to achieve
pencapaian emisi nol bersih (net zero emissions) pada tahun net zero emissions by 2050 and reduce the proportion of
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 27
Page 30
2050 serta pengurangan proporsi pendapatan dari batubara revenue from thermal coal to less than 50% by 2028. In termal menjadi kurang dari 50% pada tahun 2028. Pada 2025, we completed the Scope 1 and Scope 2 emissions tahun 2025, Perseroan telah menyelesaikan penetapan baseline for ACG operations, providing a more complete baseline emisi Lingkup 1 dan Lingkup 2 untuk operasional and reliable view of the emission footprint in its operation. ACG, sehingga memberikan gambaran yang lebih lengkap The Company also progressed the implementation of site- dan andal mengenai jejak emisi operasional. Perseroan juga specific decarbonisation initiatives across its major sites melanjutkan implementasi inisiatif dekarbonisasi spesifik in Indonesia. Key actions included road improvements to lokasi di sejumlah lokasi utama di Indonesia. Langkah- reduce rolling resistance, optimization of support equipment, langkah utama meliputi perbaikan jalan untuk mengurangi and reduction of idle hours, all of which contributed to hambatan gulir, optimalisasi peralatan pendukung, serta fuel efficiency improvements. However, the overall impact pengurangan jam idle (mesin menyala tanpa beban), yang of these initiatives has not yet been fully reflected due to seluruhnya berkontribusi pada peningkatan efisiensi bahan challenging operating conditions in 2025, including extreme bakar. Namun demikian, dampak keseluruhan dari inisiatif weather disruptions in the first half of the year. These tersebut belum sepenuhnya tercermin akibat tantangan challenges highlight the need for more consistent execution kondisi operasional pada tahun 2025, termasuk gangguan and stronger integration at site level. cuaca ekstrem pada paruh pertama tahun tersebut. Tantangan ini menegaskan perlunya pelaksanaan yang lebih konsisten dan integrasi yang lebih kuat di tingkat lokasi. Perseroan juga menargetkan peningkatan kualitas hidup The Company also targets to improve the lives of over lebih dari 1.000.000 orang hingga tahun 2050 sebagai bagian 1,000,000 people by 2050 as part of its Corporate Social dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). Responsibility (CSR). In 2025, it strengthened its approach Pada tahun 2025, Perseroan memperkuat pendekatannya by completing a social impact framework based on a theory dengan menyelesaikan kerangka dampak sosial yang of change, establishing a clearer link between resources berbasis theory of change, sehingga tercipta keterkaitan yang deployed and outcomes achieved. This moves the focus lebih jelas antara sumber daya yang dialokasikan dan hasil beyond counting beneficiaries toward assessing how yang dicapai. Pendekatan ini menggeser fokus dari sekadar programs deliver tangible improvements in people’s lives. penghitungan jumlah penerima manfaat menjadi penilaian This approach is reflected in the continued implementation sejauh mana program memberikan peningkatan nyata of its flagship programs, BUMA School and Basic Operator terhadap kualitas hidup masyarakat. Pendekatan tersebut & Basic Mechanic (BOBM), which remains a key platform tercermin dalam keberlanjutan pelaksanaan program for supporting youth and local communities. In 2025, unggulan Perseroan, yaitu BUMA School dan Basic Operator these programs engaged more than 440 participants, & Basic Mechanic (BOBM), yang tetap menjadi platform complemented by a further 2,500 beneficiaries reached utama dalam mendukung pemuda dan masyarakat lokal. through work-related skills training and development Pada tahun 2025, program-program ini melibatkan lebih dari programs. 440 peserta, serta menjangkau tambahan 2.500 penerima manfaat melalui program pelatihan dan pengembangan keterampilan kerja. Dari aspek tata kelola, Perseroan telah menerapkan berbagai In terms of governance, the Company has implemented langkah yang kuat untuk memastikan transparansi dan robust measures to ensure transparency and ethical praktik etis. Langkah-langkah tersebut meliputi penerapan practices. This includes the adoption of an Anti-Fraud Sistem Manajemen Anti-Fraud yang mengacu pada prinsip Management System based on ISO 37001 principles, ISO 37001, sosialisasi anti-penyuapan dan anti-korupsi, socialization on anti-bribery and corruption, and strict serta kepatuhan yang ketat terhadap seluruh peraturan compliance with applicable tax regulations. The Company perpajakan yang berlaku. Perseroan juga telah membentuk has also established a Whistleblowing System, empowering Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System), employees and stakeholders to report violations confidently yang memungkinkan karyawan dan pemangku kepentingan and securely. lainnya untuk melaporkan pelanggaran secara aman dan terpercaya. Melalui upaya yang terfokus pada pilar lingkungan, sosial, Through its focused efforts across environmental, social, dan tata kelola, Perseroan tidak hanya menjawab prioritas and governance pillars, the Company is not only addressing jangka pendek, tetapi juga menempatkan diri sebagai immediate priorities but also positioning itself as a leader pemimpin dalam praktik keberlanjutan. Komitmen ini in sustainability. These commitments reflect a deep-seated mencerminkan dedikasi yang kuat dalam menciptakan nilai dedication to creating long-term value for stakeholders and jangka panjang bagi para pemangku kepentingan serta contributing to a sustainable future. berkontribusi terhadap masa depan yang berkelanjutan. 28 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 31
Tentang Perseroan
About the Company
Gambaran Umum Perseroan
Company Overview
[OJK C.3]
Bagian ini mencakup skala bisnis, struktur pemegang This section covers the Company’s business scale,
saham dan kepemilikan saham, wilayah operasional, shareholder and share ownership structure, operating
struktur grup Perseroan, serta data karyawan Perseroan. areas, the group company structure, and employee data.
Bagian ini bertujuan memberikan wawasan berharga kepada It aims to provide stakeholder with valuable insights on
para pemangku kepentingan mengenai jejak operasional, the Company’s operational footprint, financial health,
kesehatan keuangan, dan dinamika tenaga kerja Perseroan, and workforce dynamics, providing an overview of its
sekaligus menyajikan gambaran umum kinerja dan arah performance and strategic direction over the past year. For
strategis selama setahun terakhir. Informasi lebih lanjut more information on The Company’s key milestones and
mengenai tonggak pencapaian dan perkembangan utama developments, please refer to the Company’s Annual Report
Perseroan dapat ditemukan dalam Laporan Tahunan 2025, published separately.
Perseroan 2025 yang diterbitkan secara terpisah.
Skala Bisnis
Business Scale
[OJK C.3]
Indikator Satuan
2023 2024 2025
Item Unit
Jumlah Karyawan* Orang
15.233 15.420 12.091
Number of Employees* Persons
Jumlah Wilayah Operasional Lokasi
16 15 18
Number of Operational Areas Sites
Pendapatan Bersih
1.833 1.756 1.480
Net Revenue
Total Aset
1.921 1.625 1.588
Total Assets Juta USD$
Total Liabilitas Million US$
1.607 1.391 1.477
Total Liabilities
Total Ekuitas
314 234 111
Total Equity
Volume Produksi Produksi Batu Bara (Juta Ton)
85 90 84
Production Volume Million Tons (Coal Production)
Pemegang Saham dan Kepemilikan Saham
Shareholder and Share Ownership
[OJK C.3]
Pemegang Saham Total Saham Kepemilikan (%)
Shareholder Total Shares Shareholding (%)
PT BUMA Internasional Grup Tbk
2.049.999 99,99
(sebelumnya/previously PT Delta Dunia Makmur, Tbk)*
Ronald Sutardja** 1 0,01
Total 2.050.000 100
Catatan | Note:
*Institusi Domestik yang Merupakan Pemegang Saham Utama
*Domestic Institutions that are Major Shareholders
**Individu Domestik
**Domestic Individuals
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 29
Page 32
Area Operasional
Operating Area
[OJK C.3]
Wilayah Operasi Indonesia
Indonesia Operating Area 2
1
3
BUMA Indonesia
Kalimantan Utara
North Kalimantan
Kalimantan Barat Kalimantan Timur
West Kalimantan East Kalimantan
9
Kalimantan Tengah
Central Kalimantan
4 5
Kalimantan Selatan
South Kalimantan
8
10 6 7
PT Persada Kapuas Prima (PKP)
Pelanggan Daerah Operasi Tambang Lokasi Jenis Batu Bara Periode Kontrak
Customers Mine Operation Area Location Type of Coal Contract Period
BUMA Indonesia
1 Bayan Resources Indonesia Pratama (IPR) Kalimantan Timur | East Kalimantan 2024-2035
2 Berau Coal Lati Kalimantan Timur | East Kalimantan 2012-2025¹
3 Berau Coal Binungan Kalimantan Timur | East Kalimantan 2003-2025¹
4 Adaro Tutupan Kalimantan Selatan | South Kalimantan 2021-2026
5 Adaro Tutupan Selatan Kalimantan Selatan | South Kalimantan Batu Bara Termal 2026-2030
Thermal Coal
6 Geo Energy Tanah Bumbu Resources (TBR) Kalimantan Selatan | South Kalimantan 2018-2028¹
7 Geo Energy Sungai Danau Jaya (SDJ) Kalimantan Selatan | South Kalimantan 2015-2027¹
8 Angsana Jaya Energi Angsana Jaya Energi (AJE) Kalimantan Selatan | South Kalimantan 2018-2025
9 Resource Alam Indonesia (RAIN) Insani Baraperkasa (IBP) Kalimantan Timur | East Kalimantan 2018-2026
10 Singaraja Putra Persada Persada Kapuas Prima (PKP) Kalimantan Tengah | Central Kalimantan 2024-20331
1
Life of Mine Contract
2
Opsi perpanjangan 2 tahun | 2 years option to extend
3
Opsi Perpanjangan 1 tahun | 1 year extension option
4
Berakhir pada Juni 2025 | Ended on June 2025
30 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 33
Tentang Perseroan
About the Company
Wilayah Operasi Australia Wilayah Operasi Amerika Serikat
Australia Operating Area United States of America Operating Area
4
3
BUMA Australia
2 3
5 4 Vermont
1
New hampshire
Northterm New York
Territory
Massachusetts
Rhode Island
Connecticut
South
Australia
Hazleton
New South 1
Wales
2
Pennsylvania
New Jersey
Maryland
Tasmania
Pelanggan Daerah Operasi Tambang Lokasi Jenis Batu Bara Periode Kontrak
Customers Mine Operation Area Location Type of Coal Contract Period
BUMA Australia
1 Whitehaven Coal Pty. Ltd Blackwater Central Queensland 2025-2030
2 BHP Mitsubishi Alliance Goonyella Riverside Central Queensland Bata Bara Metalurgi 2022-20272
3 Bowen Coking Coal Broadmeadow East Central Queensland Metallurgical Coal 2022-20254
4 Bowen Coking Coal Burton Central Queensland 2023-20254
Stanwell Corporation
Batu Bara Termal
5 (Queensland government-owned Meandu South Burnett Queensland 2020-20253
Thermal Coal
corporation) (Meandu)
Atlantic Carbon Group Inc.
1 Jeddo Pit Antrasit Berkadar
2 Stockton Pit Sangat Tinggi
Atlantic Carbon Group Inc. Hazleton, Pennsylvania, USA (UHG)
3 Jeansville Pit Ultra-High-Grade
4 Spring Mountain Pit Anthracite (UHG)
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 31
Page 34
Struktur Grup Perseroan
Group company structure
[GRI 2-2]
PT BUMA Internasional Grup Tbk
99,99%
PT Bukit Makmur Mandiri Utama (ID)
100% 100% 2,79% 97,21% 99,99%
Bukit Makmur
Moura Materials BUMA Australia Bukit Makmur
Mandiri Utama Pte.
HoldCo Pty Ltd Pty. Ltd. (AU) Internasional (ID)
Ltd. (SG)
100% 19,44% 70,99%
0,59%
Moura Materials American Anthracite
29Metals Ltd. (AU)
MidCo Pty Ltd Holdings, LLC (US)
100% 100%
Moura Materials American Anthracite
BidCo Pty Ltd Group, LLC (US)
100% 100%
Moura Materials American Anthracite
Services Pty Ltd SPV I, LLC (US)
100% 100% 100% 100% 100%
The Central
Wildcat Carbon American Carbon Newcastle Pennsylvania
Atlantic Carbon
Processing, LLC Warehousing, LLC Anthracite Anthracite
Group Inc. (US)
(US) (US) Company (US) Company, LLC
(US)
100% 50% 100%
Hazleton Shaft Hazleton Hiller, Ebervale Mining
Division, LLC (US) LLC (US) Division, LLC (US)
32 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 35
Tentang Perseroan
About the Company
Pemegang Saham Dan Kepemilikan Saham
Shareholders and Share Ownership
Persentase
Kepemilikan Saham Status
Entitas Anak oleh Perseroan Bidang Usaha Operasional Lokasi
Subsidiary Shareholding Line of Business Operational Location
Percentage by The Status
Company
Entitas Anak yang Dimiliki Secara Langsung
Directly Owned Subsidiaries
BUMA Australia Pty. Ltd. (BUMA Jasa Pertambangan Aktif QLD 4101 Level 11, 199 Grey Street,
99.99%
Australia) Mining Services Active Brisbane, Australia
Bukit Makmur Mandiri Utama Pte. Jasa Konsultansi Manajemen
Aktif 10 Collyer Quay #40-01 Ocean Financial
Ltd. (formerly known as 97.04% Management Consultancy
Active Centre Singapore
Delta Dunia Makmur Pte. Ltd.) Services
Jasa Konsultansi Manajemen South Quarter Tower A Penthouse Floor
Aktif
PT Bukit Makmur Internasional 99.98% Management Consultancy Jl. R.A. Kartini Kav 8, Cilandak Barat,
Active
Services Jakarta 12430, Indonesia
Jasa Konsultansi Manajemen
American Anthracite Holdings, Aktif The Corporation Trust Center, 1209 Orange
70.99% Management Consultancy
LLC Active Street, Wilmington, Delaware 19801, USA
Services
Jasa Konsultansi Manajemen
American Anthracite Group, LLC Aktif The Corporation Trust Center, 1209 Orange
70.99% Management Consultancy
(AAG) Active Street, Wilmington, Delaware 19801, USA
Services
Jasa Konsultansi Manajemen
American Anthracite SPV I, LLC Aktif The Corporation Trust Center, 1209 Orange
70.99% Management Consultancy
(AAS) Active Street, Wilmington, Delaware 19801, USA
Services
Pertambangan Batubara Aktif 100 Hazle Brook Road, Hazelton, PA
Atlantic Carbon Group, Inc 70.99%
Coal Mining Active 18201, USA
Wildcat Carbon Processing, LLC Pertambangan Batubara Aktif 251 Little Falls Drive, Wilmington, New
70.99%
(WCP) Coal Mining Active Castle 19808, USA
3 Embarcadero CTR, STE 550,
American Carbon Warehousing, Pertambangan Batubara Tidak Aktif
70.99% San Fransisco, CA 94111, USA1-
LLC Coal Mining Inactive
404840484048
Pertambangan Batubara Aktif 203 North East Front Street, Suite 101,
Newcastle Anthracite Company 70.99%
Coal Mining Active Milford, Kent 19983, USA
The Central Pennsylvania Pertambangan Batubara Aktif 100 Stockton #7 Road, Hazelton,
70.99%
Anthracite Company, LLC Coal Mining Active Pennsylvania 18201, USA
Pertambangan Batubara Aktif 100 Hazlebrook Road, Hazle Township,
Hazleton Shaft Division, LLC 70.99%
Coal Mining Active Luzerne County, Pennsylvania 18201, USA
Pertambangan Batubara Aktif 100 Hazlebrook Road, Hazle Township,
Ebervale Mining Division, LLC 70.99%
Coal Mining Active Luzerne County, Pennsylvania 18201, USA
Jasa Konsultansi Manajemen
Tidak Aktif 22 Grenville Street, St Helier, Jersey, JE4
Moura Materials HoldCo Pty. Ltd 100% Management Consultancy
Inactive 8PX, Channel Islands. Australia
Services
Jasa Konsultansi Manajemen
Tidak Aktif 22 Grenville Street, St Helier, Jersey, JE4
Moura Materials MidCo Pty. Ltd 100% Management Consultancy
Inactive 8PX, Channel Islands. Australia
Services
Jasa Konsultansi Manajemen
Tidak Aktif 22 Grenville Street, St Helier, Jersey, JE4
Moura Materials BidCo Pty. Ltd 100% Management Consultancy
Inactive 8PX, Channel Islands. Australia
Services
Jasa Konsultansi Manajemen
Tidak Aktif 22 Grenville Street, St Helier, Jersey, JE4
Moura Materials Services Pty. Ltd 100% Management Consultancy
Inactive 8PX, Channel Islands. Australia
Services
Laporan Keberlanjutan ini memuat data, informasi, kebijakan, serta kegiatan This Sustainability Report contains data, information, policies as well as
Perseroan dan entitas anaknya, yaitu BUMA Australia Pty. Ltd. dan Atlantic activities of the Company and its subsidiaries, BUMA Australia Pty and
Carbon Group, Inc. Laporan ini mencakup data kinerja yang dikonsolidasikan Atlantic Carbon Group, Inc. Ltd. This includes both consolidated performance
di tingkat perusahaan induk, serta data dan kebijakan yang disajikan secara data under the holding company, as well as separate data and policies
terpisah sesuai dengan karakteristik masing-masing entitas. specific to each company.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 33
Page 36
Perubahan Signifikan Perseroan
Significant Company Changes
[GRI 2-6][OJK C.6]
Pada tahun 2025, tidak terdapat perubahan signifikan pada In 2025, there were no significant changes to the Company.
Perseroan.
Karyawan
Employees
[GRI 2-7]
Berikut adalah rincian tenaga kerja Perseroan berdasarkan The following is a breakdown of the Company’s workforce,
jenis kelamin. Rincian lebih lanjut mengenai demografi divided by each gender. Further breakdown of employee
karyawan berdasarkan jabatan dan tingkat pendidikan dapat demographics based on position and education level can be
ditemukan dalam bagian Fokus Karyawan. [GRI 405-1]. found in the Employee Focus section. [GRI 405-1].
Pada tahun 2025, tidak terdapat pekerja alih daya, karyawan In 2025, there were no outsourced workers, part-time
paruh waktu, maupun karyawan dengan jam kerja tidak employees and non-guaranteed hours employees. [GRI 2-8]
terjamin. [GRI 2-8]
Jumlah Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Status Kepegawaian
Number of Employees based on Gender and Employment Status
2023 2024 2025
Status Kepegawaian
Employment Status Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female
Tetap
15.386 712 14.519 653 11.519 488
Permanent
Tidak Tetap
198 52 214 34 84 0
Non-Permanent
Total 16.034 764 14.733 687 11.603 488
Number of Employees based on Gender and Employment Status in Each Entities for 2025
Number of Employees based on Gender and Employment Status in Each Entities for 2025
Tetap | Permanent Tidak Tetap | Non-Permanent Total
Entitas
Entity Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female
PT Bukit Makmur Mandiri
10.433 244 84 0 10.517 244
Utama
BUMA Australia Pty. Ltd 959 232 0 0 959 232
Atlantic Carbon Group,
127 12 0 0 127 12
Inc. Ltd
Total 11.519 488 84 0 11.603 488
Data karyawan berikut mencakup seluruh wilayah The following employee data encompasses all the
operasional Perseroan sebagaimana disebutkan dalam Company’s operating areas mentioned in the Operating Area
Sub-Bagian Wilayah Operasional. Sub-Section
Jumlah Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Area Operasi
Number of Employees Based on Gender and Operational Area
2023 2024 2025
Area Operasi
Employment Status Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female
Indonesia 14.771 462 13.608 407 10,517 244
Australia 1.263 302 1.125 281 959 232
Amerika Serikat N/A N/A N/A N/A 127 12
Total 16.034 764 14.733 688 11,603 488
34 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 37
Tentang Perseroan
About the Company
Keanggotaan Asosiasi
Association membership
[GRI 2-28] [OJK C.5]
Per 31 Desember 2025, Perseroan dan/atau anak As of 31 December 2025, the Company and/or its
perusahaannya terdaftar sebagai anggota pada asosiasi subsidiaries are registered as members of the following
atau organisasi berikut: associations or organizations:
Keanggotaan Asosiasi
Association membership
Nama Asosiasi Nama Perusahaan Posisi
Association Name Company Name Position
Anggota
Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO) BUMA
Member
Anggota Luar Biasa1
Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) BUMA
Extraordinary Member1
Anggota
Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) BUMA
Member
Anggota
Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) BUMA
Member
Anggota
Asosiasi Pertambangan Indonesia (API) BUMA
Member
Anggota
Queensland Resources Council BUMA Australia
Member
Anggota
Queensland Mines Rescue Service BUMA Australia
Member
1
) Catatan | Note : Skema keanggotaan APINDO terdiri dari dua jenis: Anggota Luar Biasa untuk perusahaan dan Anggota Khusus untuk asosiasi industri.
| APINDO’s membership scheme consist of two types: Extraordinary Members for companies and Special Member for industry associations.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 35
Page 38
Sertifikasi
Certifications
Perseroan mematuhi standar internasional yang The Company demonstrates its commitment to sustainability
diakui secara global, seperti ISO 14001:2015 dan ISO by adhering to internationally recognized standards, such as
45001:2018. Sertifikasi ini mencerminkan upaya Perseroan ISO 14001:2015 and ISO 45001:2018. These certifications
dalam mengurangi dampak lingkungan, memastikan reflect the Company’s efforts to reduce environmental
kesejahteraan karyawan, dan mempertahankan standar impact, ensure employee well-being, and maintain high
praktik berkelanjutan yang tinggi di seluruh operasinya. standards of sustainable practices across all operations.
Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip ini ke dalam By integrating these principles into its core strategies, the
strategi intinya, Perseroan bertujuan untuk menciptakan Company aims to create a positive and lasting impact on the
dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan environment and the communities it serves.
masyarakat yang dilayaninya.
Daftar Sertifikasi
List of Certifications
Jenis Sertifikasi Area Kerja Badan Penerbit Masa Berlaku
Type of Certification Job Site Issuing Authority Validity Period
BUMA HO, Sungai Danau Jaya (SDJ),
Lati, Binungan, Indonesia Pratama, Insani 12 Januari 2025 – 12 April 2028
ISO 45001:2018 SGS
Baraperkasa, Adaro Tutupan, BUMA 12 January 2025 – 12 April 2028
Rebuild Center
BUMA HO, Sungai Danau Jaya (SDJ),
Lati, Binungan, Indonesia Pratama, Insani 13 Juni 2025 – 13 Juni 2028
ISO 14001:2015 SGS
Baraperkasa, Adaro Tutupan, BUMA 13 June 2025 – 13 June 2028
Rebuild Center
All Mining Contract Projects of BUMA 13 Januari 2025 – 16 Februari 2028
ISO 45001:2018 Bureau Veritas
Australia Pty Ltd in Australia 13 January 2025 – 16 February 2028
All Mining Contract Projects of BUMA 13 Januari 2025 – 16 Februari 2028
ISO 14001:2015 Bureau Veritas
Australia Pty Ltd in Australia 13 January 2025 – 16 February 2028
All Mining Contract Projects of BUMA 13 Januari 2025 – 16 Februari 2028
ISO 9001:2015 Bureau Veritas
Australia Pty Ltd in Australia 13 January 2025 – 16 February 2028
36 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 39
Tentang Perseroan
About the Company
Penghargaan
Awards
Pada tahun 2025, Perseroan terus mendapatkan pengakuan In 2025, the Company continued to receive recognition for
atas pencapaiannya di bidang keberlanjutan, pengembangan its achievements in sustainability, community development,
komunitas, dan keunggulan operasional. Perseroan menerima and operational excellence. It was honored with several
sejumlah penghargaan bergengsi yang menegaskan komitmen awards, underscoring its sustained commitment to
berkelanjutannya dalam menghasilkan dampak lingkungan delivering positive environmental outcomes, supporting
yang positif, mendukung pendidikan, serta berperan aktif education and actively engaging with local communities.
bersama masyarakat setempat.
Penghargaan Utama Yang Diterima Pada Tahun 2025
Key Awards Recieved In 2025
Tanggal Penghargaan Penyelenggara
Date Award Organizer
23 Juni 2025 Sertifikat PROPER – Biru (BUMA Rebuild Center) Gubernur Kalimantan Timur
23 June 2025 PROPER Certificate - Blue (BUMA Rebuild Center) The Governor of East Kalimantan
26 Juni 2025 Penghargaan Zero Incident (Lokasi LATI) Gubernur Kalimantan Timur
26 June 2025 Zero Incident Award (LATI Site) The Governor of East Kalimantan
26 Juni 2025 Penghargaan Zero Incident (BUMA Rebuild Center) Gubernur Kalimantan Timur
26 June 2025 Zero Incident Award (BUMA Rebuild Center) The Governor of East Kalimantan
26 Juni 2025 Penghargaan Zero Incident (Lokasi IBP) Gubernur Kalimantan Timur
26 June 2025 Zero Incident Award (IBP Site) The Governor of East Kalimantan
30 September 2025 Bisnis Indonesia Social Responsibility Award (BISRA) 2025 – Silver Champion Bisnis Indonesia
30 September 2025 Bisnis Indonesia Social Responsibility Award (BISRA) 2025 – Silver Champion Bisnis Indonesia
Penghargaan atas Komitmen Pelaksanaan Program CSR untuk Pembangunan
December 2025 Kabupaten Tabalong (Lokasi Adaro Tutupan) Bupati Tabalong
December 2025 Award for Commitment to the Implementation of CSR programs for Development in Regent of Tabalong
Tabalong Regency (Adaro Tutupan Site)
December 2025 Penghargaan Mitra Pendukung Program PROKLIM (Lokasi Adaro Tutupan)
The Governor of South Kalimantan
December 2025 Award for Supporting Partner for the PROKLIM Program (Adaro Tutupan Site)
Bayan Internal Fire Rescue Challenge
2025 BIFRC
Bayan Internal Fire Rescue Challenge
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 37
Page 40
Proses Bisnis Kami
Our Business Process
[GRI 2-6] [OJK C.4]
Perseroan memiliki portofolio bisnis yang terdiversifikasi, The Company has a diversified business portfolio that
yang mencakup jasa kontraktor pertambangan batu includes coal mining contractor services and both mining
bara serta investasi di sektor pertambangan dan non- and non-mining investment. It serves its clients across
pertambangan. Perseroan melayani para pelanggannya di multiple locations.
berbagai lokasi.
Lokasi Operasional
Operating Locations
Pelanggan – Nama Lokasi Lokasi/Provinsi Periode Kontrak
Customer – Site Name Location/Province Contract Period
BUMA
Kalimantan Selatan
Adaro-Tutupan (ADT) 2021-2026
South Kalimantan
Kalimantan Selatan
Angsana Jaya Energi (AJE) 2022-2025
South Kalimantan
Kalimantan Timur
Bayan-Indonesia Pratama (IPR) 2018-2035
East Kalimantan
Kalimantan Timur
Berau Coal-Lati (LAT) 2012-20261
East Kalimantan
Kalimantan Timur
Berau Coal-Binungan (BIN) 2003-20251
East Kalimantan
Kalimantan Selatan
Geo Energy-Sungai Danau Jaya (SDJ) 2015-20271
South Kalimantan
Kalimantan Selatan
Geo Energy-Tanah Bumbu Resources (TBR) 2018-20281
South Kalimantan
Kalimantan Tengah
Singaraja Putra - Persada Kapuas Prima (PKP) 2024 - 20331
Central Kalimantan
East Kalimantan
RAIN-Insani Baraperkasa (IBP) 2018-2026
East Kalimantan
BUMA Australia
Queensland Tengah
BHP Mitsubishi Alliance (Goonyella Riverside) 2022-20272
Central Queensland
Queensland Tengah
Bowen Coking Coal (Broadmeadow East) 2022-20253
Central Queensland
Queensland Tengah
Bowen Coking Coal (Burton) 2023-20253
Central Queensland
Stanwell Corporation (Queensland Government-
South Burnett Queensland 2020-20263
owned Corporation) – (Meandu)
Queensland Tengah
Whitehaven Coal (Blackwater) 2024- 2030
Central Queensland
Atlantic Carbon Group Inc
Jeddo Pit
Stockton Pit
Hazleton, Pennsylvania, USA
Jeansville Pit
Spring Mountain Pit
Catatan | Note:
1. Kontrak Seumur Tambang | Life of Mine Contract
2. Opsi Perpanjangan 2 Tahun | 2-Year Extension Option
3. Opsi Perpanjangan 1 Tahun | 1-Year Extension Option
38 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 41
Tentang Perseroan
About the Company
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 39
Page 42
Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Kami
Our Vision, Mission, and Values
[GRI 2-23] [OJK C.1]
Tujuan Kami
Our Purpose
Membuka jalan untuk menumbuhkan potensi
generasi masa depan Indonesia.
Breaking ground to foster the potentials
of Indonesia’s future generations.
Prinsip Kami
Our Principles
Kami Menjalani Setiap
Kami Memberdayakan Kami Bangkit Menghadapi
Peran dengan Integritas
Keluarga Tantangan
We Live Every Moment
We Empower Families We Rise to Challenges
with Integrity
• Integritas melekat dalam jati diri kami. • Kami adalah dan akan selalu menjadi satu • Kami mampu menaklukkan hal yang
Kami melakukan hal yang benar dengan keluarga, saling mendukung dalam segala dianggap mustahil karena kami percaya
cara yang benar. kondisi. pada kekuatan sumber daya manusia kami.
• Komitmen kami adalah janji yang harus • Kami menghargai keberagaman serta • Kami bangga atas pencapaian kami,
ditepati. Setiap yang kami janjikan, kami kontribusi unik setiap individu. termasuk ketika menghadapi tantangan
wujudkan. • Kami membangun budaya keterbukaan dan yang dianggap sulit oleh pihak lain.
• Kami hanya menjalankan usaha yang kejujuran agar dapat terus berkembang • Dalam situasi tersulit, kami tetap tangguh,
selaras dengan prinsip moral dan etika. bersama. bertahan, dan bangkit menjadi lebih kuat.
• Kami berkomitmen untuk memberikan • Kami peduli kepada Anda dan keluarga • Dalam setiap tantangan yang kami hadapi,
hasil kerja dengan kualitas tertinggi dengan Anda, karena keluarga adalah hal yang kami selalu berpegang pada semangat:
menempatkan keselamatan sebagai penting bagi Anda, dan Anda penting bagi “BUMA Bisa, Harus Bisa, Pasti Bisa!”
prioritas utama. kami.
• We conquer the impossible because we
• Integrity is in our DNA. We do the right • We are and will always be a family, through believe in our people
thing, the right way thick and thin, we have each other’s back • We take pride on our achievement, where
• Our word is our bond. What we promise, • We embrace everyone’s diversity and others may find it too hard, too difficult
we deliver unique contributions • In the hardest time, we remained tough and
• We will only do business in accordance • We speak truth with one another to grow persevered, and came out stronger than
with our moral and ethical principles • We care for you and your family, because before
• We are committed in providing the highest your family matters for you and you matter • On every challenge we face, we always hold
quality work while putting safety first for us on to “BUMA Bisa, Harus Bisa, Pasti Bisa!”
Kami Membuka
Kami Membangun Bangsa
Terobosan Baru
We Build the Nation
We Break New Grounds
• Untuk terus bertumbuh, kami telah dan • Upaya kami melampaui kepentingan
akan terus melakukan pembaruan diri. internal, dengan tujuan memberdayakan
• Kami berhasil menjelajah wilayah dan pihak lain agar menjadi lebih baik.
peluang baru, di mana setiap langkah maju • Kami berkontribusi dalam pengembangan
membuka ruang kemajuan selanjutnya. masyarakat, penciptaan mata pencaharian,
• Kami bangga menjadi yang terdepan dan dan pelestarian lingkungan.
selalu siap mencoba inovasi, teknologi, • Kami memulai dari langkah kecil dengan
serta cara kerja yang baru. sumber daya yang ada, namun memastikan
dampaknya berarti bagi sesama dan bagi
• In order to grow, we have reinvented bangsa.
ourselves many times over and will keep • Kami berkomitmen untuk terus berperan aktif
doing it again in the future dalam pembangunan bangsa.
• We successfully work on new frontiers and
progress follows where we go • It’s bigger than us, it’s about enabling
• We are proud to be the first and we always others to become better
ready to try new innovations, technology • We transform communities, create
and ways of working livelihoods and preserve the environment
• We start small from what we have, but we
ensure it’s significant for others, for our
nation
• We are committed to continue building our
nation
40 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 43
Tentang Perseroan
About the Company
Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Kami
Our Vision, Mission, and Values
Visi
Vision
Menjadi mitra pilihan dalam penyediaan solusi pertambangan dan
energi berkelas dunia yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.
The preferred partner for the world class and environmentally
responsible mining and energy solutions.
Misi
Mission
Memberikan dampak sosial yang berkelanjutan dan nilai bagi pemegang
saham melalui pengembangan potensi terbaik sumber daya manusia,
pemanfaatan teknologi mutakhir, serta pemberdayaan masyarakat, sekaligus
berperan aktif dalam memajukan generasi masa depan Indonesia.
We will deliver sustainable societal impact and shareholder value unleashing
our people’s full potential, leveraging leading edge technology, and empowering
the communities; actively advancing the future generations of Indonesia.
Budaya Kami
Our Culture
Peningkatan Kolaborasi Peningkatan Kepemilikan Komunikasi yang Lebih Terbuka Perencanaan yang Lebih Baik,
More Collaboration Tanggung Jawab dan dan Konstruktif Tindakan yang Lebih Cepat
Pendelegasian More Open Communication Plan Better, Act Faster
More Ownership/Delegation
• Menghilangkan pola pikir • Menghentikan kebiasaan • Terbuka terhadap umpan • Menerapkan disiplin yang
yang terkotak-kotak (silo selalu mengeskalasikan balik dan ide-ide baru dari kuat dalam perencanaan.
mentality). permasalahan, lebih seluruh bagian organisasi. • Memprioritaskan inisiatif
• Meningkatkan kerja sama terlibat dalam pengambilan • Memiliki keberanian untuk yang telah direncanakan.
yang lebih produktif lintas keputusan serta memberikan menyampaikan umpan balik • Menjaga serta meningkatkan
fungsi. lebih dari satu alternatif dan gagasan baru secara daya tanggap dalam
solusi. lugas dan konstruktif. pelaksanaan.
• Stop silos thinking • Menghentikan praktik • Terus menyediakan dan
• More productive cooperation pengelolaan yang menginisiasi lebih banyak • Rigor in planning
across functions terlalu mengendalikan sarana untuk menyampaikan • Prioritize planned initiatives
(micromanaging), ide dan aspirasi. • Keep and improve
membangun kepercayaan dan responsiveness in execution
memberdayakan anggota tim • Open to feedback/new
untuk menyiapkan pemimpin ideas from all parts of the
generasi berikutnya. organization
• Memulai penerapan • Confident to give feedback/
pendelegasian tugas dan new ideas assertively
instruksi kerja yang jelas. • Continue to provide and
initiate more avenues to
• Stop escalate problem, be communicate ideas
more involved in decision
making and offer more than
one alternative solution
• Stop micromanaging,
trust and empower team
member in order to build next
generation of leaders
• Start giving clear delegation
and work instruction
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 41
Page 44
Pendekatan Terhadap
Keberlanjutan
Our Approach to Sustainability
42 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 45
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 43
Page 46
Topik Material Kami
Our Material Topics
Prioritas keberlanjutan Perseroan dipandu oleh serangkaian The Company’s sustainability priorities are guided by a set
isu lingkungan, sosial, dan tata kelola yang material, yang of material environmental, social, and governance issues
sangat penting bagi ketahanan bisnis jangka panjang that are critical to its long-term business resilience and to
serta pemenuhan ekspektasi para pemangku kepentingan. meeting stakeholder expectations. Based on comprehensive
Berdasarkan penilaian materialitas komprehensif yang materiality assessments carried out across its operations in
dilakukan di seluruh operasional Perseroan di Indonesia dan Indonesia and Australia in 2024, the Company has identified
Australia pada tahun 2024, Perseroan telah mengidentifikasi key priority areas that address its distinct operational contexts
area-area prioritas utama yang mencerminkan konteks while aligning with wider global sustainability challenges.
operasional masing-masing wilayah sekaligus selaras
dengan tantangan keberlanjutan global yang lebih luas.
Penilaian Materialitas [GRI 3-1] [GRI 3-2] Materiality Assessment [GRI 3-1] [GRI 3-2]
Penilaian materialitas merupakan elemen inti dari A materiality assessment is a core element of the Company’s
perjalanan transformasi keberlanjutan Perseroan dan sustainable transformation journey and its commitment
komitmennya untuk menjadi organisasi yang berorientasi to becoming a sustainability-oriented organization.
pada keberlanjutan. Penilaian ini membantu memastikan The assessment helps ensure that the Company’s ESG
bahwa strategi ESG Perseroan tetap selaras dengan medan strategy remains aligned with the evolving ESG landscape,
ESG yang terus berkembang, ekspektasi para pemangku stakeholder expectations, and the overall business strategy.
kepentingan, serta strategi bisnis secara keseluruhan. Materiality topics in 2025 remain unchanged from the 2024.
Topik-topik materialitas di tahun 2025 tidak mengalami The assessment process was carried out in three stages:
perubahan dari tahun 2024. Proses penilaian dilaksanakan
dalam tiga tahap:
.01 Identifikasi Topik Keberlanjutan yang Sedang Identifying Emerging Sustainability Topics
Berkembang
Melalui penelitian desktop yang komprehensif, Perseroan Through comprehensive desktop research, the Company
meninjau tren terkini dalam kerangka pelaporan reviewed current trends in reporting frameworks,
keberlanjutan, standar keberlanjutan yang spesifik untuk sustainability standards specific to the coal and mining
sektor batu bara dan pertambangan, serta regulasi lokal sectors, and both local and international regulations
dan internasional di seluruh negara tempat Perseroan across our countries of operation. This process resulted
beroperasi. Proses ini menghasilkan daftar 27 topik in a list of 27 ESG topics relevant to the Company and of
ESG yang relevan bagi Perseroan dan menjadi perhatian interest to a wide range of stakeholders.
berbagai pemangku kepentingan.
.02 Materiality Assessment Survey and Interviews Materiality Assessment Survey and Interviews
Wawancara mendalam dilakukan bersama sepuluh In-depth interviews were carried out with ten internal
pemangku kepentingan internal dan empat pemangku and four external stakeholders, including the Group
kepentingan eksternal, termasuk CEO Grup serta CEO CEO, the Company’s CEOs as well as the CEO of BUMA
BUMA Indonesia dan BUMA Australia. Hal ini memastikan Australia. This ensured that insights were captured from
Perseroan mendapatkan wawasan dari seluruh tingkatan all levels of the Company’s governance structure as
struktur tata kelola BUMA International, maupun dari well as from external stakeholders, including business
pemangku kepentingan eksternal, termasuk mitra bisnis, partners, clients, and investors in both Indonesia and
klien, dan investor di Indonesia dan Australia. Penilaian Australia. Detailed assessments of publicly available ESG
terperinci atas aspirasi dan tujuan ESG yang tersedia aspirations and goals from the Company’s customers and
secara publik dari para pelanggan dan investor Perseroan investors were also incorporated to enrich the materiality
juga turut diikutsertakan untuk memperkaya hasil assessment results. In parallel with the interviews,
asesmen materialitas. Bersamaan dengan pelaksanaan the Company conducted an online survey targeting
wawancara, Perseroan menyelenggarakan survei selected internal stakeholders, primarily from middle
daring yang ditujukan kepada pemangku kepentingan management, to gather their perspectives on significant
internal terpilih, terutama dari tingkat manajemen ESG topics and current management practices. Survey
menengah, untuk mengumpulkan perspektif mereka participants ranked the 27 identified ESG topics based on
mengenai topik-topik ESG yang signifikan dan praktik their importance to the Company. As the acquisition of
manajemen yang berlaku saat ini. Peserta survei Atlantic Carbon Group (ACG) in the United States was still
memberikan penilaian terhadap 27 topik ESG yang telah in progress during the materiality assessment process,
diidentifikasi berdasarkan tingkat kepentingannya bagi stakeholders from the US operations were not included
Perseroan. Mengingat akuisisi Atlantic Carbon Group in this assessment.
(ACG) di Amerika Serikat (AS) masih dalam proses pada
saat asesmen materialitas dilaksanakan, pemangku
kepentingan dari operasional AS tidak diikutsertakan
dalam asesmen ini.
44 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 47
Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
Our Approach to Sustainability
.03 Hasil dan Analisis Penilaian Result Assessment and Analysis
Umpan balik yang terkumpul dianalisis secara cermat The feedback collected was rigorously analyzed
untuk memprioritaskan 15 dari 27 topik ESG utama to prioritize 15 out of the 27 key ESG topics using
menggunakan sistem penilaian yang telah ditetapkan. an established scoring system. These topics were
Topik-topik tersebut selanjutnya dikategorikan ke dalam subsequently categorized into three pillars under the
tiga pilar di bawah Kerangka ESG. Dibandingkan dengan ESG Framework. Compared to the 2021 assessment,
asesmen tahun 2021 yang terutama mengacu pada which primarily relied on the GRI Coal Sector Standards,
Standar Sektor Batu Bara GRI, asesmen tahun 2024 the 2024 assessment adopted a more holistic approach,
mengadopsi pendekatan yang lebih holistik dengan considering multiple industry standards and peer
mempertimbangkan berbagai standar industri dan praktik practices. As a result, the prioritized material topics are
sejawat. Hasilnya, topik-topik material yang diprioritaskan more streamlined, focusing on critical issues within the
lebih terfokus, menitikberatkan pada isu-isu kritis dalam Environment, Social, and Governance.
dimensi Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola.
Topik-topik material Perseroan pada tahun 2025 tidak The Company’s material topics in 2025 remain unchanged
mengalami perubahan dari tahun 2024, karena konteks from 2024, as the business context, stakeholder
bisnis, ekspektasi pemangku kepentingan, lanskap expectations, regulatory landscape, and operational risk
regulasi, dan profil risiko operasional tidak mengalami profile did not experience any significant shifts that would
perubahan signifikan yang memerlukan penilaian ulang warrant a reassessment or reprioritization of material
atau penetapan ulang prioritas atas isu-isu materialitas sustainability issues.
keberlanjutan.
Topik Material yang Diprioritaskan Tahun 2025
2025 Prioritized Material Topics
Emisi Gas Rumah Kaca
& Aksi Iklim
GHG Emissions &
Climate Action
Manajemen Energi Kesehatan dan
Energy Management Keselamatan Kerja (untuk
karyawan dan masyarakat)
Kinerja dan Health and Safety (for
Kekhawatiran Pemangku Kepentingan | Stakeholders Concern
Pertumbuhan Bisnis employees and community)
Business Pemberdayaan
performance and Masyarakat Lokal
growth Local Community
Empowerment
Tata Kelola Keberlanjutan
(Termasuk GCG)
Sustainability Governance
(including GCG)
Pelatihan/
Pengembangan Bakat
Training & Talent
Development
Penggunaan dan Inovasi
Pengelolaan Air Teknologi
Water Management Technology Use and
Innovation
Pengelolaan Limbah dan Antikorupsi dan etika bisnis
Ekonomi Sirkular Anti-corruption and Ketenagakerjaan, Keberagaman,
Waste Management and business ethics Kesetaraan, Inklusi (DEI), dan
Circular Economy praktik-praktik non-diskriminasi
Employment, Diversity, Equity,
Keterlibatan Pemangku Inclusion (DEI), and non-
Pengadaan Berkelanjutan/ Kepentingan dan discrimination practices
Manajemen Rantai Pasokan Pembayaran Kepada Paling Tinggi
Sustainable Procurement / Pemerintah Highest
Supply Chain Management Stakeholder Engagement
and Payments to
governments Lebih Tinggi
Compliance to Laws and Higher
Regulation
Compliance to Laws and
Regulation
Tinggi
High
Dampak ke Bisnis | Business Impact
Lingkungan Sosial Tata Kelola
Environmental Social Governance
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 45
Page 48
Penilaian materialitas tahun 2024 mengidentifikasi 15 The 2024 materiality assessment identified 15 highly
topik ESG yang sangat material bagi BUMA International, material ESG topics for BUMA International group of
sebagaimana ditunjukkan dalam gambar di atas. Topik-topik company, including the Company, as shown in Figure 1.1.
material ini akan menjadi panduan bagi Perseroan dalam These material topics will guide the Company in navigating
menjalani transformasi keberlanjutannya, membentuk its sustainability transformation, shaping future initiatives
inisiatif-inisiatif ke depan serta prioritas strategis jangka and long-term strategic priorities.
panjang.
Definisi dari setiap topik ESG utama dapat ditemukan dalam The definition of each key ESG topics can be found in the
tabel di bawah ini. Table 1‑1 below.
Definisi Topik Material Material Topic Definitions
Topik-topik Utama ESG Definisi
Key ESG Topics Definition
Lingkungan | Environmental
Emisi Gas Rumah Kaca & Aksi Iklim Pemantauan dan pengurangan emisi untuk memerangi perubahan iklim.
GHG Emissions & Climate Action The monitoring and reduction of GHG emissions to combat climate change.
Manajemen Energi Pengelolaan sumber daya energi yang efektif dan efisien untuk mengurangi biaya dan dampak lingkungan.
Energy Management The efficient management of energy resources to reduce costs and environmental impact.
Penggunaan, pengolahan, dan daur ulang sumber daya air yang bertanggung jawab untuk melindungi
Pengelolaan Air
ekosistem setempat.
Water Management
The responsible use, treatment, and recycling of water resources to protect local ecosystems.
Mempromosikan pengelolaan limbah yang bertanggung jawab dan penggunaan kembali material untuk
Pengelolaan Limbah dan Ekonomi Sirkular meminimalkan dampak lingkungan dan meningkatkan keberlanjutan.
Waste Management and Circular Economy The promotion of responsible waste management and material reuse to minimize environmental impact and
enhance sustainability.
Sosial | Social
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (untuk
karyawan dan masyarakat) Menjaga kesejahteraan karyawan dan masyarakat sekitar melalui praktik keselamatan yang kuat.
Health and Safety (for employees and The safeguarding of employees’ and surrounding communities’ well-being through robust safety practices.
community)
Dukungan dan keterlibatan masyarakat lokal dalam pembangunan ekonomi dan sosial terkait dengan
Pemberdayaan Masyarakat Lokal kegiatan pertambangan.
Local Community Empowerment The support for and engagement of local communities in economic and social development in relation to
mining activities.
Penyediaan kesempatan bagi karyawan untuk meningkatkan keterampilan dan mengembangkan karir
Pelatihan/Pengembangan Bakat
mereka di Perseroan
Training/ Talent Development
The provision of opportunities for employees to upskill and grow their careers in the Company.
EKesetaraan, Inklusi (“Diversity, Equity, dan
Inclusion” atau DEI), dan praktik-praktik Mempromosikan praktik ketenagakerjaan yang adil sekaligus mendorong tempat kerja yang beragam, adil,
non-diskriminasi dan inklusif.
Employment, Diversity, Equity, Inclusion The promotion of fair employment practices while fostering a diverse, equitable, and inclusive workplace.
(DEI), and non-discrimination practices
Ekonomi & Tata Kelola | Economic & Governance
Memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dengan tetap menyeimbangkan prioritas ekonomi,
Kinerja dan pertumbuhan bisnis
sosial, dan lingkungan.
Business performance and growth
Ensuring sustainable business growth while balancing economic, social, and environmental priorities.
Integrasi keberlanjutan ke dalam struktur tata kelola melalui Tata Kelola Perseroan yang Baik (“Good
Tata Kelola Keberlanjutan (termasuk GCG)
Corporate Governance” atau GCG).
Sustainability Governance (including GCG)
The integration of sustainability into governance structures through Good Corporate Governance (GCG).
Penggunaan dan Inovasi Teknologi Penggunaan teknologi untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan kinerja lingkungan.
Technology Use and Innovation The use of technology to enhance efficiency, safety, and environmental performance.
Antikorupsi dan etika bisnis Penegakan praktik bisnis yang beretika dan pencegahan korupsi.
Anti-corruption and business ethics The upholding of ethical business practices and preventing corruption.
Pengadaan Berkelanjutan / Manajemen
Rantai Pasokan Sustainable Procurement / Supply Chain Management.
Sustainable Procurement / Supply Chain Ensuring suppliers and contractors adhere to sustainable practices.
Management
Keterlibatan Pemangku Kepentingan dan
Pembayaran kepada pemerintah Melibatkan para pemangku kepentingan dan melaporkan pembayaran kepada pemerintah secara transparan.
Stakeholder Engagement and Payments to Engaging stakeholders and transparently reporting government payments.
governments
Kepatuhan terhadap Hukum dan Peraturan Kepatuhan terhadap semua hukum dan peraturan yang relevan untuk menjaga standar hukum dan etika.
Compliance to Laws and Regulation The adherence to all relevant laws and regulations to maintain legal and ethical standards.
46 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 49
Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
Our Approach to Sustainability
Kerangka Kerja dan Pendekatan
Strategi ESG
ESG Strategy Framework and Approach
Kerangka dan Pendekatan Strategi ESG [GRI 2-22] [GRI 3-3] ESG Strategy Framework and Approach [GRI 2-22] [GRI 3-3]
[GRI 2-23] [OJK A.1] [GRI 2-23] [OJK A.1]
Bisnis yang benar-benar berkelanjutan dapat menciptakan A truly sustainable business creates long-term value for
nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. all stakeholders. The Company recognises that operating
Perseroan mengakui bahwa beroperasi secara berkelanjutan sustainably requires progressive and measurable actions
memerlukan tindakan yang progresif dan terukur sebagai in response to a rapidly evolving global landscape.
respons terhadap medan bisnis global yang berkembang Guided by ethical conduct, the Company is committed to
dengan pesat. Berlandaskan pada perilaku etis, Perseroan identifying and mitigating risks, safeguarding people and
berkomitmen untuk mengidentifikasi dan memitigasi risiko, the environment, and exercising responsible stewardship
melindungi manusia dan lingkungan, serta menjalankan across its operations. This commitment underpins efforts
pengelolaan yang bertanggung jawab di seluruh to protect stakeholders from potential adverse impacts
operasionalnya. Komitmen ini menjadi landasan upaya while supporting resilient, long-term growth.
untuk melindungi para pemangku kepentingan dari potensi
dampak negatif sekaligus mendukung pertumbuhan jangka
panjang yang tangguh.
Sebagai bagian dari perjalanan keberlanjutan yang terus As part of its ongoing sustainability journey, since 2022 the
berjalan, sejak tahun 2022 Perseroan telah memperkuat Company has strengthened its sustainability foundation
fondasi keberlanjutannya melalui penerapan kebijakan dan through the implementation of key policies and systems that
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 47
Page 50
sistem utama yang mendukung transformasi bisnis. Upaya- support business transformation. These efforts include:
upaya tersebut meliputi:
• Penetapan Kerangka Strategi ESG yang dipandu oleh • Established an ESG Strategy Framework, informed by
topik-topik ESG material prioritas yang telah diperbarui. refreshed priority material ESG topics.
• Pengembangan struktur tata kelola keberlanjutan. • Developed sustainability governance structure.
• Pembudayaan budaya berorientasi keberlanjutan di • Promote sustainability-oriented culture across the
seluruh Perseroan dan anak perusahaannya. Company and its subsidiaries.
• Penetapan tujuan yang jelas, rencana aksi, dan indikator • Established clear objectives, action plans, and
terukur untuk memantau kinerja ESG. measurable indicators to track ESG performance
• Pelaksanaan sosialisasi inisiatif dan kemajuan ESG • Conduct socialisation of ESG initiatives and progress
kepada pemangku kepentingan internal. with internal stakeholders
• Penyampaian laporan kemajuan secara transparan • Communicate progress transparently to external
kepada pemangku kepentingan eksternal. stakeholders
Perusahaan induk Perseroan, BUMA International, telah The Company’s holding company, BUMA International, has
menetapkan target keberlanjutan jangka panjang yang set long-term sustainability targets that are aligned with
selaras dengan tren industri, prioritas bisnis, serta industry trends, business priorities, and available resources.
ketersediaan sumber daya. Target-target tersebut berlaku These targets apply across all business units, including the
bagi seluruh unit usaha, termasuk Perseroan, dan disusun Company, and follow strategic priorities:
berdasarkan prioritas strategis sebagai berikut:
Kerangka Kerja ESG dan Sasaran Net-Zero:
Sejak tahun 2022, Perseroan telah menerapkan kerangka kerja ESG dengan target jangka panjang untuk mencapai emisi karbon nol
bersih (net-zero carbon emission) pada tahun 2050 dan memberikan dampak positif bagi satu juta orang.
ESG Framework and Net-Zero Goals:
Since 2022, the Company has implemented an ESG framework with long-term commitments to achieve net-zero carbon emissions by
2050 and to positively impact one million people.
Diversifikasi Portofolio:
Perseroan memperluas bisnis pada industri terkait dengan tujuan mengurangi pendapatan batu bara termal hingga di bawah 50%
pada tahun 2028. Salah satunya melalui akuisisi Atlantic Carbon Group (ACG) di AS pada tahun 2024, produsen utama batubara
antrasit Ultra-High Grade yang penting untuk produksi baja rendah karbon. Perseroan juga menjajaki peluang di sektor pertambangan
dan mineral lainnya.
Portfolio Diversification:
The Company is expanding into adjacent industries to reduce reliance on thermal coal, targeting a reduction of thermal coal revenue to
below 50 per cent by 2028. This includes the 2024 acquisition of Atlantic Carbon Group (ACG) in the United States, a producer of ultra-
high-grade anthracite coal used in low-carbon steel production. The Company continues to assess opportunities in mine concessions
and other mineral sectors.
Anak Perusahaan Berorientasi ESG:
Anak perusahaan berbasis teknologi dan pembelajaran vokasional telah didirikan untuk meningkatkan proposisi nilai Perseroan
dalam hal keunggulan operasional sekaligus memperluas dampak lingkungan dan sosial di luar operasi inti.
ESG-Focused Subsidiaries:
Vocational learning and technology-driven subsidiaries have been established to enhance the Company’s value proposition as a mine
operator while extending environmental and social impact beyond core operations.
Komitmen-komitmen ini mencerminkan kepatuhan These commitments demonstrate the Company’s adherence
Perseroan terhadap prinsip-prinsip ESG dan kontribusinya to ESG principles and its contribution to the United Nations
terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Sustainable Development Goals (SDGs).
Perserikatan Bangsa-Bangsa.
48 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 51
Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
Our Approach to Sustainability
ESG Framework ESG Framework
CLIMATE CHANGE SAFE & HEALTH PEOPLE AND COMMUNITY GCG
STRATEGIC
AMBITION Sustainable, profitable and
Mantain Net Zero Fatality and Improving the lives of 1,000,000+
Toward Net Zero by 2050 resilient gowth with best-in-
industry-leading performance people by 2050
class GCG practice
Fostering DEI
Technology- Deversification (Diversity, Empowering
led and to low carbon Equity and community and
Efficiency- business (incl Inclusion) and society through Mantaining best-in-class ESG-
Providing safe and healthy
STRATEGIC centric metallurgical competencies, strategic focused GCG operation to
workplace through robust safety
PLAN Operation to coal, non-coal as well as partnership sustain strong corporate brand
culture and technology
reduce carbon commodities, developing focusing on and reputation
footprint and non future talent livelihood and
aggresively commodities pipeline within education
ecosystem
ESG KEY
ESG focused Organizational Culture & Capability | Technology-led | Collaborationwithin Ecosytem | Sustainable Financing
ENABLERS
KEY Growing Together witth All Stakeholders
PRINCIPLES Resilient and Sustainable Toward Low Carbon Economy
SDG
Perseroan mengikuti kerangka ESG yang komprehensif The Company follows the Group’s comprehensive ESG
milik Grup yang mencerminkan komitmennya terhadap framework that reflects its commitment to sustainable
praktik bisnis berkelanjutan dan tata kelola perusahaan business practices and responsible corporate governance.
yang bertanggung jawab. Kerangka ini disusun berdasarkan The framework is structured around four strategic pillars
empat pilar strategis yang didukung oleh inisiatif-inisiatif which are supported by strategic initiatives encompassing
strategis yang mencakup operasi yang efisien karbon, tempat carbon-efficient operations, safe and healthy workplaces,
kerja yang aman dan sehat, pemberdayaan masyarakat, community empowerment, employee welfare and talent
kesejahteraan karyawan dan pengembangan talenta, serta development, and strengthened governance through ESG-
penguatan tata kelola melalui praktik manajemen berbasis based management practices.
ESG.
Pelaksanaan kerangka ini didukung oleh empat faktor Implementation of the framework is enabled by four
pengungkit utama: kemampuan organisasi yang key enablers: ESG-focused organisational capability,
berorientasi ESG, kemajuan teknologi, kolaborasi ekosistem, technological advancement, ecosystem collaboration, and
dan keuangan berkelanjutan. Secara keseluruhan, sustainable financing. Together, these elements support the
elemen-elemen ini mendukung prinsip tumbuh bersama principle of growing together with stakeholders towards a
para pemangku kepentingan menuju masa depan yang sustainable future and a low-carbon economy.
berkelanjutan dan ekonomi rendah karbon.
Keterlibatan Pemangku Kepentingan dan Transparansi Stakeholder Engagement and Transparency
Dengan mengakui peran penting para pemangku kepentingan Recognising the integral role of stakeholders in its
dalam transformasi keberlanjutannya, Perseroan memiliki sustainability transformation, the Company maintains
mekanisme keterlibatan yang komprehensif di seluruh rantai comprehensive engagement mechanisms across its value
nilainya. Perseroan secara aktif membangun hubungan chain. It actively fosters relationships with shareholders,
dengan pemegang saham, komunitas lokal, pelanggan, local communities, customers, employees, and strategic
karyawan, dan mitra strategis melalui platform keterlibatan partners through structured engagement platforms.
yang terstruktur.
Pendekatan komunikasi multi-saluran yang mencakup The multi-channel communication approach including
sistem pelaporan pelanggaran yang didedikasikan, dedicated whistleblowing systems, public grievance
mekanisme pengaduan publik, dan sesi dialog rutin mechanisms, and regular dialogue sessions enables
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 49
Page 52
memungkinkan para pemangku kepentingan untuk stakeholders to contribute meaningfully by sharing insights,
berkontribusi secara bermakna dengan berbagi wawasan, expectations, and feedback. The Company upholds high
ekspektasi, dan umpan balik. Perseroan menjunjung standards of transparency through systematic disclosure
standar transparansi yang tinggi melalui pengungkapan of sustainability performance via the Annual Report,
kinerja keberlanjutan secara sistematis melalui Laporan Sustainability Report, and other public communications.
Tahunan, Laporan Keberlanjutan, dan komunikasi publik This commitment to open dialogue and regular reporting
lainnya. Komitmen Perseroan terhadap dialog terbuka reinforces accountability and strengthens stakeholder trust.
dan pelaporan berkala ini memperkuat akuntabilitas dan
membangun kepercayaan pemangku kepentingan.
Inisiatif Utama Key Initiatives
Untuk lebih memajukan agenda keberlanjutannya, Perseroan To further advance its sustainability agenda, the Company
telah mengimplementasikan inisiatif-inisiatif utama dan has implemented key initiatives and achieved the following
mencapai tonggak-tonggak pencapaian berikut: milestones.
• Penyelesaian penilaian baseline emisi GRK yang • Completion of a GHG emissions baseline assessment
mencakup emisi Cakupan 1, 2, dan 3 dalam operasi covering Scope 1, 2, and 3 emissions in its operation
Perseroan di Amerika Serikat, menyusul penilaian in the United States, following similar baseline
baseline serupa di seluruh wilayah operasional di assessment across all operational areas in Indonesia
Indonesia dan Australia pada tahun 2024. and Australia in 2024.
• Diversifikasi pendapatan yang terus berlanjut, dengan • Continued revenue diversification, with 24 per cent of
24 persen dari total pendapatan bersumber dari sumber- total revenue generated from non-thermal coal sources,
sumber non-batu bara termal, sehingga mendukung supporting the Group’s target to reduce thermal coal
target Grup terkait penurunan pendapatan batu bara revenue to below 50 per cent by 2028.
termal hingga di bawah 50 persen pada tahun 2028.
• Pengembangan Control Tower sebagai platform • Development of Control Tower as a centralize data
analisis data terpusat untuk mendukung strategi analysis platform to enable data-driven strategy
dan pengambilan keputusan berbasis data dalam and decision-making in the Company’s operational
keunggulan operasional Perseroan, termasuk excellence, including decarbonisation.
dekarbonisasi.
• Penyelesaian asesmen risiko iklim yang mencakup • Completion of climate risk assessment covering
risiko iklim fisik di 25 aset di Indonesia, Australia, dan physical climate risks across 25 assets in Indonesia,
Amerika Serikat, serta risiko dan peluang transisi iklim Australia and the USA, as well as transition risks and
yang berkaitan dengan peralihan menuju ekonomi opportunities associated with the shift to a low-carbon
rendah karbon. economy.
• Penyelesaian kerangka dampak sosial sekaligus • Completion of a social impact framework while
mempertahankan kemajuan dalam pengembangan maintaining progress in development of social impact
peta jalan dampak sosial untuk mencapai satu juta roadmap to achieve one million beneficiaries by 2050.
penerima manfaat pada tahun 2050.
Secara keseluruhan, inisiatif-inisiatif ini mencerminkan Collectively, these initiatives demonstrate the Company’s
komitmen Perseroan yang berkelanjutan untuk continued commitment to embedding sustainability across
mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam seluruh aspek its operations, governance, and stakeholder engagement.
operasional, tata kelola, dan keterlibatan pemangku
kepentingan.
50 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 53
Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
Our Approach to Sustainability
Target dan Peta Jalan ESG
ESG Targets and Roadmap
[OJK E.1]
Developing BUMA International’s ESGTargets and Net Zero Roadmap
Developing BUMA International’s ESGTargets and Net Zero Roadmap
1. ESG Foundations 2. Monitoring & Verification 3. Strategic Integration 4. Peta Jalan ESG
ESG Foundations Pemantauan & Verifikasi Strategic Integration ESG Pathways
2022 - 2025 2025 - 2026 2027 - 2028 2029 - beyond
Kerangka Kerja ESG Dekarbonisasi di ADT Target Emisi Internal Decarbonisation
ESG Framework & IPR Internal Emission Targets Roadmap
Decarbonisation in ADT Decarbonisation
Pembaruan Penilaian & IPR Penyelarasan target Roadmap
Materiality dengan Topik Prioritas
Materiality Refresh Pemantauan Dampak Aligning targets with Climate Resilience
Sosial Priority Topics Actions
Baseline Emisi *
Social Impact Climate Resilience
(Indonesia & Australia)
Monitoring Peta Jalan Dampak Actions
Emission Baseline
Sosial
(Indonesia & Australia)
Organisasi berbasis Data Social Impact
(Control Tower) Roadmap
Kerangka Dampak Sosial
Data driven organisation
Social Impact Theory of
(Control Tower)
Change
Struktur Tata Kelola
Governance Structure
Perseroan telah menyusun perjalanan ESG-nya menjadi The Company has structured its ESG journey in phases to
beberapa fase untuk memastikan bahwa target-target ensure that targets are backed by sufficient data, systems,
yang ada didukung oleh data, sistem, dan kemampuan and execution capability, rather than being set ahead of
pelaksanaan yang memadai, alih-alih target-target tersebut readiness.
ditetapkan tanpa kesiapan yang cukup.
Fokus awal telah diarahkan pada pembangunan fondasi The initial focus has been on building a strong foundation.
yang kuat. Antara tahun 2022 hingga 2025, Perseroan telah Between 2022 – 2025, the Company has established the
membangun fondasi strategi ESG-nya, yang mencakup foundation for its ESG strategy, which includes the ESG
kerangka ESG, pembaruan penilaian materialitas untuk framework, refreshing materiality assessment to reflect
mencerminkan prioritas terkini, serta penyelesaian faktor- current priorities, and completing key enablers such as
faktor pengungkit utama seperti baseline emisi untuk emissions baselines for Indonesia and Australia, as well
Indonesia dan Australia, maupun pengembangan Teori as the development of a Theory of Change to guide social
Perubahan untuk memandu dampak sosial. Struktur impact. A clearer governance structure has also been put in
tata kelola yang lebih jelas juga telah ditetapkan guna place to strengthen accountability and oversight.
memperkuat akuntabilitas dan pengawasan.
Dengan terbentuknya fondasi-fondasi tersebut, fokus With these building blocks in place, the focus has now
Perseroan kini beralih ke arah peningkatan pemantauan shifted toward improving monitoring and verification.
dan verifikasi. Inisiatif-inisiatif dekarbonisasi kini dipantau Decarbonisation initiatives are now being tracked more
secara lebih konsisten di tingkat operasional, khususnya di consistently at the operational level, particularly in ADT and
ADT dan IPR, sementara pendekatan terhadap pengukuran IPR, while approaches to social impact measurement are
dampak sosial terus diperkuat. Pada saat yang sama, being strengthened. At the same time, efforts are underway
terdapat upaya-upaya untuk membangun organisasi yang to build a more data-driven organisation, including through
lebih berbasis data, termasuk melalui pembentukan sistem the establishment of the control tower system to improve
control tower untuk meningkatkan visibilitas dan konsistensi visibility and consistency of ESG performance tracking.
pemantauan kinerja ESG.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 51
Page 54
Langkah berikutnya adalah menetapkan target emisi internal The next step is to set internal emissions targets and aligning dan menyelaraskannya dengan topik-topik ESG prioritas, them with priority ESG topics, ensuring that sustainability guna memastikan bahwa keberlanjutan tertanam dalam is embedded into planning processes and operational proses perencanaan dan pelaksanaan operasional. execution. Seiring berjalannya waktu, Perseroan akan bertransisi ke Over time, the Company will transition toward executing arah pelaksanaan jalur-jalur ESG yang telah ditetapkan, defined ESG pathways, including a more structured termasuk peta jalan dekarbonisasi yang lebih terstruktur, decarbonisation roadmap, climate resilience actions, and a tindakan ketahanan iklim, dan peta jalan dampak sosial yang scaled social impact roadmap. The focus at this stage is on lebih besar. Fokus pada tahap ini adalah pada pencapaian delivering consistent and measurable outcomes. hasil yang konsisten dan terukur. Struktur tata kelola ESG yang sistematik akan mengawasi A systematised ESG governance structure will oversee pelaksanaan target-target ini melalui tinjauan kinerja berkala the implementation of these targets through regular dan keterlibatan pemangku kepentingan yang berkelanjutan. performance reviews and ongoing stakeholder engagement. Perseroan juga akan memanfaatkan teknologi untuk The Company will also leverage technology to monitor ESG memantau kinerja ESG, menyempurnakan strategi, serta performance, refine strategies, and support continuous mendukung peningkatan berkelanjutan dan akuntabilitas. improvement and accountability. 52 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 55
Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
Our Approach to Sustainability
Manajemen Risiko
Risk Management
[GRI 2-24] [OJK E.3]
Sistem manajemen risiko Perseroan dirancang untuk The Company’s risk management system is designed to
mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko secara identify, assess, and manage risks effectively, safeguarding
efektif, melindungi para pemangku kepentingan stakeholders and supporting sustainable, long-term
serta mendukung pertumbuhan jangka panjang yang growth. The system comprises structured processes
berkelanjutan. Sistem ini terdiri dari proses-proses for establishing the context; Risk Assessment, including
terstruktur untuk penetapan konteks; Penilaian Risiko, risk identification, analysis, and evaluation; monitoring
mencakup identifikasi, analisis, dan evaluasi risiko; and review; and communication and consultation. These
pemantauan dan tinjauan; serta komunikasi dan konsultasi. processes integrate key policy commitments on business
Proses-proses ini mengintegrasikan komitmen kebijakan ethics, regulatory compliance, environmental responsibility,
utama mengenai etika bisnis, kepatuhan regulasi, tanggung and safety, ensuring that risk management principles are
jawab lingkungan, dan keselamatan, guna memastikan embedded across all operations.
bahwa prinsip-prinsip manajemen risiko tertanam di seluruh
operasional.
Sistem ini menangani risiko-risiko yang memiliki dampak The system addresses risks with significant operational
operasional signifikan dan secara sistematis memetakan impact and systematically maps potential risks using a
potensi risiko menggunakan matriks penilaian risiko yang risk assessment matrix aligned with ISO 31000:2018. It is
selaras dengan ISO 31000:2018. Sistem ini terintegrasi integrated with the Company’s internal control framework
dengan kerangka kerja pengendalian internal Perseroan dan and applied consistently across all operational areas, with
diterapkan secara konsisten di seluruh wilayah operasional, additional country-specific risk management measures
didukung dengan penerapan langkah-langkah manajemen implemented where required.
risiko tambahan yang bersifat spesifik per negara apabila
diperlukan.
Aspek kunci dari manajemen risiko adalah budaya, The key aspect of risk management is culture, specifically
khususnya “budaya sadar risiko” di mana adanya a ‘risk-aware culture’ where accountability is clear and risk
akuntabilitas jelas dan manajemen risiko Perseroan management is integrated into the organisation’s overall
terintegrasi ke dalam strategi keseluruhan organisasi. strategy. Cultivating a risk-aware culture enables a company
Memupuk budaya sadar risiko memungkinkan perusahaan to achieve better risk-informed decision-making, increased
untuk mencapai pengambilan keputusan yang dipandu oleh organisational resilience, and a stronger competitive
pertimbangan risiko, peningkatan ketahanan organisasi, advantage built on trust. The Company maintains and
dan keunggulan kompetitif yang lebih kuat yang dibangun improves this culture through leadership commitment,
atas dasar kepercayaan. Perseroan mempertahankan dan practical integration into daily operations, and continuous
meningkatkan budaya ini melalui komitmen kepemimpinan, education.
integrasi praktis ke dalam operasional sehari-hari, dan
pendidikan yang berkelanjutan.
Mengingat paparan industri pertambangan batu bara Given the coal mining industry’s exposure to operational,
terhadap risiko operasional, perubahan iklim, pasar, climate change, market, competitive, and regulatory risks,
persaingan, dan regulasi, yang banyak di antaranya many of which involve factors beyond the company’s
melibatkan faktor-faktor di luar kendali langsung Perseroan, direct control, the Company is committed to continuously
Perseroan senantiasa berkomitmen untuk terus memperkuat strengthening its internal controls and risk management
pengendalian internal dan kemampuan manajemen capabilities. These efforts support timely identification
risikonya. Upaya-upaya ini mendukung identifikasi dini atas of emerging risks and the implementation of appropriate
risiko-risiko yang muncul serta penerapan langkah-langkah mitigation measures.
mitigasi yang tepat.
Prioritas diberikan pada pengelolaan risiko yang berkaitan Priority is given to managing risks related to operations,
dengan operasional, integritas aset, pengelolaan lingkungan, asset integrity, environmental stewardship, and safety, in
dan keselamatan. Pendekatan ini selaras dengan visi dan line with the Company’s vision and values for sustainable
nilai-nilai Perseroan dalam praktik bisnis yang berkelanjutan. business practices. All strategies and activities are assessed
Seluruh strategi dan kegiatan Perseroan dinilai terhadap for potential risks and opportunities, with mitigation
potensi risiko dan peluang, lengkap dengan proses measures identified in advance. Risk management
identifikasi langkah-langkah mitigasi yang sesuai. Proses processes are regularly monitored and evaluated across
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 53
Page 56
manajemen risiko dipantau dan dievaluasi secara berkala all business functions to ensure ongoing effectiveness. In
di seluruh fungsi bisnis untuk memastikan efektivitasnya addition, the Company actively engages stakeholders and
yang berkelanjutan. Selain itu, Perseroan secara aktif local communities through site visits and communication
melibatkan pemangku kepentingan dan komunitas lokal initiatives to gather relevant input and enhance risk
melalui kunjungan dan komunikasi rutin untuk memperoleh awareness.
masukan yang relevan dan meningkatkan kesadaran
terhadap risiko
Struktur Manajemen Risiko [GRI 2-12] [GRI 2-13] Structure of Risk Management [GRI 2-12] [GRI 2-13]
Dewan Direksi mengawasi pelaksanaan sistem manajemen The Board of Directors oversees the implementation of
risiko Perseroan, memastikan bahwa risiko bisnis the Company’s risk management system, ensuring that
dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan dan bahwa business risks are integrated into decision-making and that
langkah-langkah mitigasi yang efektif dijalankan melalui effective mitigation measures are maintained through a
kerangka pengendalian internal yang kokoh. robust internal control framework.
Dewan Komisaris memiliki peran pelengkap dengan The Board of Commissioners plays a complementary role
meninjau dan memahami sifat serta ruang lingkup risiko- by reviewing and understanding the nature and scope of the
risiko utama Perseroan. Dewan Komisaris secara berkala Company’s primary risks. It regularly reviews Company’s Risk
meninjau proses Manajemen Risiko Perseroan, memberikan Management Process, providing oversight and guidance to
pengawasan dan panduan untuk memastikan bahwa ensure that risk management policies:
kebijakan manajemen risiko:
• selaras dengan tujuan, sasaran, dan strategi Perseroan; • align with the Company’s goals, objectives, and
strategies
• memberikan sinyal peringatan dini atas risiko-risiko • provide early warning signals for material risks; and
material; dan
• ditinjau secara berkala, minimal setiap tahun. • are reviewed periodically, at least annually.
Untuk mendukung identifikasi, penilaian, dan mitigasi risiko To support the effective identification, assessment, and
yang efektif, Perseroan telah membentuk Unit Manajemen mitigation of risks, the Company has established a dedicated
Risiko khusus, dikelola oleh para ahli yang memiliki Risk Management Unit, staffed with qualified professionals
kualifikasi yang bekerja untuk mengawasi penerapan proses who oversee the application of risk management processes
manajemen risiko di seluruh operasi Perseroan. across all operations.
Unit Manajemen Risiko
Risk Management Unit
Jabatan Jumlah Personel
Position Number of Personnel
Kepala Manajemen Risiko 1
Head of Risk Management
Superintendent Pemantauan Risiko 1
Superintendent Risk Monitoring
Officer Manajemen Risiko 1
Officer Risk Management
Total 3
Sertifikasi Manajemen Risiko
Risk Management Certification
Sertifikasi Jumlah Personel
Certification Number of Personnel
Enterprise Risk Management Certified Professional (ERMCP) 2
Enterprise Risk Management Certified Professional (ERMCP)
Qualified Risk Management Professional (QRMP) 2
Qualified Risk Management Professional (QRMP)
Total 4
Profil Risiko Tahun 2025 Dan Langkah-Langkah Mitigasi Risk Profiles in 2025 and Mitigation Measures [GRI 2-25]
[GRI 2-25]
Dalam menyusun profil risikonya, Perseroan In developing its risk profile, the Company prioritizes high and
memprioritaskan risiko-risiko tinggi dan ekstrem di seluruh extreme risks across its business units, with a particular focus
54 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 57
Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
Our Approach to Sustainability
unit bisnisnya, dengan perhatian khusus ditempatkan on operating companies with significant operational size,
pada perusahaan-perusahaan operasional dengan skala particularly BUMA’s operations in Indonesia and Australia.
operasional yang signifikan, khususnya operasional The most critical risks are those with a significant impact on
BUMA di Indonesia dan Australia. Risiko-risiko paling operational efficiency, specifically physical availability (PA),
kritis adalah risiko yang berdampak signifikan terhadap utilisation of availability (UA), and productivity (PTY). These
efisiensi operasional, khususnya ketersediaan fisik (physical factors directly impact performance and are therefore key
availability/PA), pemanfaatan ketersediaan (utilisation of priorities for risk management. By proactively managing
availability/UA), dan produktivitas (PTY). Faktor-faktor ini these risks, the Company safeguards productivity and
berdampak langsung terhadap kinerja Perseroan dan oleh strengthens operational resilience.
karena itu, faktor-faktor ini menjadi prioritas utama dalam
manajemen risiko. Dengan mengelola risiko-risiko ini
secara proaktif, Perseroan melindungi produktivitas dan
memperkuat ketahanan operasional.
Strategi Mitigasi Risiko Strategy to Mitigate Risk
Perseroan menyusun Strategi Mitigasi Risiko berdasarkan The Company develops its Risk Mitigation Strategy based
Matriks Risiko yang mengkategorikan tindakan ke dalam on a Risk Matrix which categorises actions into four primary
empat strategi utama: Penghindaran Risiko, Transfer Risiko, strategies: Risk Avoidance, Risk Transfer, Risk Reduction,
Pengurangan Risiko, dan Penerimaan Risiko. Selain Matriks and Risk Acceptance. In addition to the Risk Matrix, these
Risiko, strategi-strategi ini dievaluasi terhadap faktor- strategies are evaluated against critical factors such as
faktor kritis seperti Analisis Biaya-Manfaat, Selera Risiko, Cost-Benefit Analysis, Risk Appetite, Resource Availability,
Ketersediaan Sumber Daya, dan Kepatuhan Hukum. Untuk and Legal Compliance. For rigorous implementation, the
memastikan implementasi yang ketat, Perseroan telah Company has established a robust Action Plan as detailed
menetapkan Rencana Aksi yang komprehensif sebagaimana in the table below.
dirinci dalam tabel berikut.
Rencana Aksi Mitigasi Risiko
Mitigation Risk Action Plan
Fase Langkah Aksi Tugas Implementasi Hasil
Phase Action Step Implementation Task Deliverable
Mengompilasi seluruh risiko yang teridentifikasi
Dokumentasi Register
(Keselamatan, Operasional, Keuangan, Iklim, Hukum) ke Register Risiko Terpusat (Dokumen Induk)
Fase 1 Risiko
dalam log digital terpusat. Centralised Risk Register (Master
Phase 1 Risk Register
Compile all identified risks (Safety, Operational, Financial, Document)
Documentation
Climate, Legal) into a centralized digital log.
Menugaskan Manajer atau Kepala Departemen
tertentu (misalnya, Manajer SHE, Manajer Pabrik) untuk
Fase 2 Penunjukan Pemilik Risiko bertanggung jawab atas setiap kategori risiko. Matriks Tanggung Jawab (Bagan RACI)
Phase 2 Appointing Risk Owners Assign specific Managers or Department Heads (e.g., Responsibility Matrix (RACI Chart)
SHE Manager, Plant Manager) to be accountable for each
risk category.
Melaksanakan tinjauan berkala dan audit internal yang
Fase 3 Pemantauan Berkala komprehensif (minimal tahunan). Laporan Berkala (minimal tahunan)
Phase 3 Periodic Monitoring Execute periodical reviews and conduct comprehensive Periodic Reports (minimum annually)
internal audits (minimum annually).
Menyiapkan dan mempresentasikan laporan “Status
Risiko Kritis” kepada Direksi untuk memastikan
Fase 4 Pelaporan & Komunikasi keselarasan dengan selera risiko perusahaan. Papan Pandu Risiko Eksekutif
Phase 4 Reporting & Communication Prepare and present “Critical Risk Status” reports to the Executive Risk Dashboard
Board of Directors to ensure alignment with company risk
appetite.
Memperbarui Register Risiko berdasarkan temuan audit
dan perubahan kondisi lapangan (misalnya, cuaca atau
Fase 5 Peningkatan Berkelanjutan regulasi baru). Strategi Mitigasi yang Diperbarui
Phase 5 Continuous Improvement Update the Risk Register based on audit findings Updated Mitigation Strategy
and changing field conditions (e.g., weather or new
regulations).
Integrasi Penilaian Risiko Terkait Iklim Integration of Climate-related Risk Assessments
Pada tahun 2025, Perseroan semakin memperkuat In 2025, the Company further strengthened its risk
kerangka manajemen risikonya dengan mengintegrasikan management framework by incorporating climate-related
pertimbangan-pertimbangan terkait iklim. Temuan-temuan considerations. The findings from these assessments
dari penilaian risiko iklim, baik fisik maupun transisi, sedang are being integrated into the existing businesses risk
diintegrasikan ke dalam sistem dan proses manajemen management systems and processes. This includes
risiko bisnis yang telah ada. Hal ini mencakup penerapan adopting the recommended mitigation measures to address
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 55
Page 58
langkah-langkah mitigasi yang direkomendasikan untuk identified climate risks, ensuring that climate considerations
menangani risiko-risiko iklim yang teridentifikasi agar are embedded into operational decision-making and long-
pertimbangan iklim tertanam dalam pengambilan keputusan term strategic planning. By formalizing the integration of
operasional dan perencanaan strategis jangka panjang. climate-related risks, the Company enhances its ability
Dengan memformalkan integrasi risiko-risiko terkait to anticipate, manage, and mitigate potential impacts on
iklim, Perseroan meningkatkan kemampuannya untuk operations, asset integrity, and overall business resilience.
mengantisipasi, mengelola, dan memitigasi potensi dampak
terhadap operasional, integritas aset, dan ketahanan bisnis
secara keseluruhan.
Perseroan juga menunjuk salah satu firma audit big-four The Company also engaged a big-four auditing firm to assess
untuk menilai pelaporan Perseroan berdasarkan Standar 2 the Company’s reporting under the Australian Accounting
Dewan Standar Akuntansi Australia (Australian Accounting Standards Board Standard 2 (AASB S2), providing guidance
Standards Board Standard 2 / AASB S2) dimana firma on a structured approach to managing climate-related risks
audit tersebut memberikan panduan mengenai pendekatan
terstruktur untuk mengelola risiko-risiko terkait iklim.
Sistem Whistleblowing [GRI 2-25] [GRI 2-26] Whistleblowing System [GRI 2-25] [GRI 2-26]
Perseroan berkomitmen untuk menjalankan praktik bisnis The Company is committed to transparent and accountable
yang transparan dan bertanggungjawab, sebagaimana business practices, as reflected in its efforts to foster a work
tercermin dalam upayanya untuk memupuk lingkungan environment grounded in integrity, protect its reputation, and
kerja yang berlandaskan integritas, melindungi reputasinya, ensure compliance with applicable laws and regulations
dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang- in accordance with the principles of Good Corporate
undangan yang berlaku sesuai dengan prinsip-prinsip Tata Governance.
Kelola Perusahaan yang Baik.
Mekanisme utama yang mendukung komitmen ini adalah A key mechanism supporting this commitment is the
Sistem Whistleblowing (WBS), yang menyediakan saluran Group’s Whistleblowing System (WBS), which provides a
yang aman dan rahasia bagi anggota Dewan Komisaris, secure and confidential channel for members of the Board
Direksi, karyawan, dan pemangku kepentingan eksternal of Commissioners, the Board of Directors, employees, and
untuk melaporkan dugaan penipuan, pelanggaran, transaksi external stakeholders to report suspected fraud, violations,
yang tidak semestinya, atau pelanggaran terhadap kode etik improper transactions, or breaches of the Company’s code
Perseroan. Laporan dapat disampaikan melalui saluran- of ethics. Reports may be submitted through the following
saluran berikut: channels:
Email: dfence@bukitmakmur.com
WhatsApp: 0813-188-70034 (24 hours)
Perseroan menjaga kerahasiaan identitas pelapor dan The Company safeguards the confidentiality of
memberikan perlindungan terhadap intimidasi atau segala whistleblowers’ identities and provides protection against
bentuk tindakan balasan. intimidation or any form of retaliation.
Pada tahun 2025, Perseroan menerima 12 laporan In 2025, the Company received 12 whistleblowing reports,
whistleblowing, yang seluruhnya telah ditinjau dan all of which were reviewed and investigated by the Anti-
diselidiki oleh Unit Anti-Fraud. Enam kasus terbukti sebagai Fraud Unit. Six cases were substantiated as violations, and
pelanggaran, dan sanksi yang sesuai telah dijatuhkan sesuai appropriate sanctions were imposed in accordance with
dengan kebijakan internal dan peraturan yang berlaku. internal policies and applicable regulations.
56 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 59
Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
Our Approach to Sustainability
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Perseroan mengakui bahwa pedoman tata kelola perusahaan The Company recognises that good corporate governance
yang baik, dan yang diterapkan secara konsisten dari badan guidelines, applied consistently from the highest governance
tata kelola tertinggi hingga seluruh karyawan, sangat penting bodies through to all employees, are essential to advancing
dalam memajukan perjalanan keberlanjutannya. Pedoman- its sustainability journey. These guidelines foster a business
pedoman ini memupuk lingkungan bisnis yang mendorong environment that promotes integrity, reduces risk, and
integritas, mengurangi risiko, serta meningkatkan efisiensi enhances operational efficiency and effectiveness, thereby
dan efektivitas operasional, sehingga mendukung ketahanan supporting long-term resilience and sustainable value
jangka panjang dan penciptaan nilai yang berkelanjutan. creation.
Dalam struktur tata kelola, Direktur Utama memegang Within the governance structure, the President Director
tanggung jawab keseluruhan atas keberlanjutan, holds overall responsibility for sustainability, supported by
didukung oleh Wakil Direktur Utama yang membawahi the Vice President Director who leads the Safety, Health
divisi Keselamatan & Kesehatan Kerja dan Lingkungan and Environment (SHE) division and the External Relation
(SHE) dan divisi Hubungan Eksternal yang mengerjakan (ER) division that handles activities related to Corporate
kegiatan terkait tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Social Responsibility (CSR). Together, they oversee the
Bersama-sama, mereka mengawasi pengembangan dan development and implementation of ESG strategies
implementasi strategi ESG di seluruh kegiatan operasional across the Company operations and work closely with the
Perseroan serta bekerja sama erat dengan tim Engineering, Engineering, Safety, Health and Environment, and Corporate
Keselamatan, Kesehatan dan Lingkungan, serta tim Social Responsibility teams within the Company’s mining
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dalam unit-unit bisnis business units to ensure effective and consistent program
pertambangan Perseroan untuk memastikan pelaksanaan delivery.
program yang efektif dan konsisten.
Keberlanjutan tertanam dalam visi, misi, dan nilai-nilai Sustainability is embedded in the Company’s vision, mission,
inti Perseroan melalui berbagai kebijakan internal seperti and core values through internal policies such as the
Kode Etik, Prosedur Operasi Standar (SOP), dan perjanjian Code of Conduct, Standard Operating Procedures (SOPs),
integritas. Kerangka tata kelola ini semakin diperkuat and integrity agreements. This governance framework
melalui pelatihan karyawan yang terarah dan program is further reinforced through targeted employee training
sosialisasi yang memperkuat budaya tanggung jawab dan and awareness programmes, strengthening a culture of
akuntabilitas di seluruh organisasi. [OJK F.1] responsibility and accountability across the organization.
[OJK F.1]
Sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang In accordance with applicable laws and regulations, the
berlaku, Perseroan menerapkan tata kelola perusahaan Company implements good corporate governance guided
yang baik yang berlandaskan pada prinsip-prinsip Perilaku by the principles of Ethical Behaviour, Accountability,
Etis, Akuntabilitas, Transparansi, dan Keberlanjutan. Transparency, and Sustainability. Its commitment to ethical
Komitmennya terhadap praktik bisnis yang etis diperkuat business practices is reinforced through comprehensive
melalui mekanisme pengaduan dan anti-korupsi grievance and anti-corruption mechanisms, providing
yang komprehensif. Mekanisme pengaduan tersebut confidential and non-retaliatory channels for stakeholders
menyediakan saluran rahasia dan bebas pembalasan bagi to report concerns. Anti-corruption policies, compliance
pemangku kepentingan untuk melaporkan kekhawatiran assessments, and risk-based due diligence processes
mereka. Kebijakan anti-korupsi, penilaian kepatuhan, dan ensure robust oversight of sustainability risks. Continuous
proses uji tuntas berbasis risiko memastikan pengawasan monitoring and evaluation further strengthen governance
yang ketat terhadap risiko-risiko keberlanjutan. Pemantauan practices and support responsible business operations.
dan evaluasi yang berkelanjutan semakin memperkuat
praktik tata kelola dan mendukung kegiatan operasional
bisnis yang bertanggung jawab.
Pedoman dan prinsip yang mendasari tata kelola perusahaan The guidelines and principles underpinning the Company’s
Perseroan diuraikan secara rinci dalam Laporan Tahunan corporate governance are detailed in the Company’s
2025 pada bab Tata Kelola Perusahaan. Daftar lengkap 2025 Annual Report in chapter Corporate Governance. A
kebijakan Perseroan tersedia di https://bumainternational. full list of the Company’s policies is available at https://
com/esg-policies. bumainternational.com/esg-policies.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 57
Page 60
Struktur Tata Kelola
Governance Structure
President Director
Ronald Sutardja
RONALD SUTARDJA
Director - Director - Plant & Asset
Manager - PMO Vice President Director Operation & Engineering Management
YOHANES TULUS TRI UTAMA NANANG RIZAL ACHYAR ELSAHMUL ASYUR VACANT
CHANDRIKA RIZKI KUSUMA
GM -
GM - Engineering GM - Plant & Assets
People Service & Relation
KUSUMO WICAKSONO HENDRO GUNAWAN RAMDHAN SAIFULLAH
GM - People &
GM - Operation GM - Plant Operation
Organization Dev.
FERDINAN PANGIHUTAN
YULI ELIZABETH SUDWINA NOVENDRA ANISWAR
LEOPOLD
GM - Technology
EDWIN RENE ASPARSAYOGI
58 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 61
Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
Our Approach to Sustainability
Director - Director - Business Dev., BOD Secretary
Finance & PSCM KAM & Legal
SILFANNY FADILLAH BRETT MC GUIRE LOLLY JOICE
BAHAR
GM - Business Unit GM - Safety GM - Fin Planning GM - Strategic Business
& Analysis Development
AMUDI SOIMIN VACANT AYUTHIA AMANDA VACANT
GM - Accounting, GM - Key Account
Control & Tax Management
M. IRVAN ZULFIKAR K VACANT
GM - Procurement &
GM - Legal
Supply Chain Management
Project Manager
VACANT VACANT
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 59
Page 62
Pedoman Perilaku Dan Etika Bisnis [GRI 2-23] [GRI 2-24] Code of Conduct [GRI 2-23] [GRI 2-24]
Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis Perseroan memberikan The Company’s Business Code of Conduct provides
panduan bagi seluruh karyawan, termasuk staf, manajemen, guidance for all employees, including staff, management,
Direksi, dan Dewan Komisaris, untuk bertindak selaras the Board of Directors and the Board of Commissioners, to
dengan nilai-nilai Perseroan serta menjunjung tinggi act in alignment with the Company’s values and uphold its
komitmennya terhadap praktik bisnis yang etis dan commitment to ethical and responsible business practices.
bertanggung jawab.
Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis Perseroan
Key Points of Code of Conduct
• Keberagaman, Kesetaraan, dan
Inklusivitas • Diversity, Equity, and inclusion
Lingkungan Kerja yang Saling
• Perilaku di Tempat Kerja • Workplace Behaviour
Menghormati
• Kesehatan, Keselamatan, dan • Health, Safety, and Wellbeing
Respectful Workplace
Kesejahteraan • Personal Data Privacy
• Perlindungan Data Pribadi
• Integritas dalam Praktik Usaha
• Integrity in Business Practices
• Perlindungan Aset
Perilaku Usaha yang Bertanggung • Asset Protection
• Kepatuhan terhadap Peraturan
Jawab • Regulatory Compliance
Perundang-undangan
Commercial Responsible Behaviour • Corporate Governance
• Tata Kelola Perusahaan
• Communications
• Komunikasi Perusahaan
• Tanggung Jawab Lingkungan dan Sosial • Environmentally and Socially
Pertumbuhan yang Berkelanjutan
• Keterlibatan Pemangku Kepentingan Responsible
Growing Sustainably
secara Bertanggung Jawab • Engaging Stakeholders Responsibly
Perseroan meningkatkan pemahaman terhadap Kode Etik The Company promotes awareness of the Code through
melalui pelatihan dan sesi peningkatan kesadaran bagi training and awareness sessions for employees and by
karyawan, serta dengan memasukkan Kode Etik ke dalam including the Code in the Company’s Rulebook, which is
Buku Peraturan Perseroan yang dibagikan kepada seluruh provided to all staff. These measures ensure that employees
karyawan. Langkah-langkah tersebut bertujuan untuk understand and apply the Company’s values in their daily
memastikan bahwa seluruh karyawan memahami dan work.
menerapkan nilai-nilai Perseroan dalam pelaksanaan tugas
dan kegiatan kerja sehari-hari.
Sosialisasi dan Penegakan Kode Etik Socialization and Enforcement of the Code of Conducts
Kode Etik Perseroan berlaku bagi seluruh karyawan tanpa The Company’s Code of Conduct applies to all employees,
memandang jabatan atau posisi. Untuk memastikan regardless of their role or position. To ensure its effective
penerapan Kode Etik secara efektif, Perseroan secara implementation, the Company regularly conducts
berkala menyelenggarakan berbagai kegiatan sosialisasi awareness and internalisation activities focused on the
dan internalisasi yang berfokus pada prinsip-prinsip Kode principles of the Code. These initiatives are delivered
Etik. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui berbagai through multiple channels, including training sessions,
saluran, antara lain pelatihan, rapat, serta kampanye meetings, and engaging campaigns, while the Code itself
komunikasi yang menarik. Selain itu, Kode Etik dapat diakses is publicly accessible on the Company’s official website to
secara terbuka melalui situs web resmi Perseroan guna reach all employees and relevant stakeholders.
menjangkau seluruh karyawan dan pemangku kepentingan
terkait.
Perilaku yang diharapkan sebagaimana tercantum The expected behaviours outlined in the Code of Ethics are
dalam Kode Etik juga diintegrasikan ke dalam Peraturan also integrated into the Company’s Regulations or Collective
Perusahaan atau Perjanjian Kerja Bersama, yang mengatur Labor Agreements, which define employment rules, rights,
ketentuan ketenagakerjaan, hak, dan kewajiban guna and responsibilities to support a harmonious and productive
mendukung terciptanya hubungan kerja yang harmonis relationship between management and employees. The
dan produktif antara manajemen dan karyawan. Perseroan Company further promotes understanding of the Code
juga meningkatkan pemahaman terhadap Kode Etik melalui through training and awareness sessions, and by including
pelatihan dan sesi peningkatan kesadaran, serta dengan it in the Company Rulebook distributed to all employees.
mencantumkannya dalam Buku Peraturan Perseroan yang These measures ensure that employees are consistently
dibagikan kepada seluruh karyawan. Langkah-langkah aware of, and actively apply, the Company’s values in their
tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa karyawan daily work.
senantiasa memahami dan secara konsisten menerapkan
nilai-nilai Perseroan dalam pelaksanaan tugas dan kegiatan
kerja sehari-hari.
60 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 63
Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
Our Approach to Sustainability
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) General Meeting of Shareholders (GMS)
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan otoritas The General Meeting of Shareholders (GMS) is the
tertinggi Perseroan yang memiliki kewenangan yang tidak Company’s highest authority, holding powers not granted to
diberikan kepada Direksi maupun Dewan Komisaris, dalam the Board of Directors or the Board of Commissioners, within
batas-batas yang ditentukan oleh hukum yang berlaku dan the limits of applicable law and the Company’s articles of
anggaran dasar Perseroan. RUPS menyediakan forum bagi association. The GMS provides a forum for shareholders to
para pemegang saham untuk menggunakan hak-hak mereka exercise their rights collectively, particularly in making key
secara kolektif, khususnya dalam penyusunan keputusan- corporate decisions as defined by law and the articles of
keputusan penting sebagaimana diatur dalam hukum dan association. Through the GMS, the Board of Directors and
anggaran dasar. Melalui RUPS, Direksi dan Dewan Komisaris the Board of Commissioners present accountability reports
menyampaikan laporan pertanggungjawaban atas kinerja on the performance of their supervisory and managerial
tugas pengawasan dan manajemen mereka. duties.
Informasi lebih lanjut mengenai ketentuan dan pelaksanaan Further details on the provisions and implementation of
Rapat Umum Pemegang Saham tersedia dalam Laporan the General Meeting of Shareholders are available in the
Tahunan 2025 Perseroanpada sub bab Rapat Umum Company’s 2025 Annual Report in sub chapter General
Pemegang Saham. Meeting of Shareholders.
Dewan Komisaris (BOC) Board of Commissioners (BOC)
Sebagai badan pengawas dalam struktur tata kelola As a supervisory body within the corporate governance
perusahaan, Dewan Komisaris mengawasi dan structure, the Board of Commissioners (BoC) oversees and
mengevaluasi kinerja Direksi serta implementasi prinsip- evaluates the performance of the Board of Directors (BoD)
prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik dan praktik bisnis and the implementation of Good Corporate Governance
terbaik. Dewan Komisaris juga memberikan panduan dan (GCG) principles and best business practices. The BoC also
persetujuan kepada Direksi mengenai strategi, kebijakan, provides guidance and approval to the BoD on short- and
dan rencana kegiatan Perseroan di jangka pendek maupun long-term strategies, policies, and corporate activity plans.
jangka panjang.
Informasi terperinci mengenai profil, kompetensi, tugas, Detailed information on the BoC’s profile, competencies,
tanggung jawab, hak, kewenangan, serta pelaksanaan rapat duties, responsibilities, rights, authorities, and the conduct
dan pelatihan Dewan Komisaris tersedia dalam Laporan of its meetings and training is available in the 2025 Annual
Tahunan 2025 pada sub bab Profil Dewan Komisaris. Report in sub chapter Profile of Board of Commissioners.
Komisaris Independen Independent Commissioner
Per tanggal 31 Desember 2025, Dewan Komisaris Perseroan As of 31 December 2025, the Company’s BoC comprises
terdiri dari tiga anggota, dua di antaranya adalah Komisaris three members, two of whom are Independent
Independen. Komposisi ini memenuhi persyaratan bagi Commissioners. This composition fulfils the requirement for
perusahaan publik bahwa setidaknya 30 persen anggota public companies that at least 30 percent of BoC members
Dewan Komisaris bersifat independen. be independent.
Dewan Direksi (BOD) [GRI 2-12] Board of Directors (BOD) [GRI 2-12]
Sebagaimana tercantum dalam Anggaran Dasar Perseroan As set out in the Company’s Articles of Association and
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Direksi applicable laws and regulations, the Board of Directors (BoD)
merupakan organ manajemen Perseroan yang secara is the Company’s management body, collectively responsible
kolektif bertanggung jawab dalam mengelola Perseroan for managing the Company in alignment with the objectives
selaras dengan tujuan dan kepentingan para pemangku and interests of its stakeholders, particularly shareholders
kepentingannya, khususnya pemegang saham dan investor. and investors. The BoD is also authorised to represent the
Direksi juga berwenang untuk mewakili Perseroan baik di Company both in and out of court, in accordance with the
dalam maupun di luar pengadilan, sesuai dengan Anggaran Articles of Association (AoA).
Dasar.
Pengawasan Tata Kelola: Peran dan Pengawasan Direksi Governance Oversight: Board Roles and Oversight on
atas Topik-Topik ESG Climate Risks
Direksi memiliki tanggung jawab menyeluruh dalam The Board of Directors has overall responsibility for
mengawasi topik-topik material ESG, termasuk risiko overseeing ESG material topics, including the climate-
dan peluang terkait iklim sebagai bagian dari kerangka related risks and opportunities as part of the Company’s
manajemen risiko perusahaan. Hal-hal yang berkaitan enterprise risk management framework. ESG and climate-
dengan ESG dan iklim diintegrasikan ke dalam register risiko related matters are incorporated into the Company’s risk
Perseroan dan menjadi subjek tinjauan berkala oleh Direksi. register and are subject to periodic Board review.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 61
Page 64
Direksi mengawasi identifikasi, penilaian, dan pengelolaan The Board oversees the identification, assessment and
risiko-risiko terkait iklim, termasuk: management of climate-related risks, including:
Risiko Transisi | Transition Risks
Risiko Fisik | Physical risks
e.g. volatilitas harga batu bara yang timbul dari tren
e.g. dampak cuaca ekstrem terhadap kegiatan
dekarbonisasi pasar dan persyaratan regulasi | e.g.
operasional dan pemanfaatan aset | e.g. extreme weather
extreme weather impacts on operations and asset
impacts on operations and asset utilisation
utilisation
Peluang-peluang terkait iklim yang diidentifikasi melalui Climate-related opportunities identified through transition
penilaian transisi juga turut dipertimbangkan. assessments are also considered.
Manajemen bertanggung jawab atas implementasi proses Management is responsible for implementing the risk
manajemen risiko dan integrasi hasil penilaian risiko management processes and integrating the results of the
iklim fisik serta penilaian risiko dan peluang transisi iklim Company’s physical climate risk and climate transition risk
Perseroan ke dalam register risiko. Direksi memantau and opportunity assessments into the risk register. The
proses-proses ini untuk memastikan bahwa pertimbangan Board monitors these processes to ensure climate-related
terkait iklim tertanam dalam pengambilan keputusan considerations are embedded in strategic and operational
strategis dan operasional. decision-making.
Informasi terperinci mengenai profil, kompetensi, tugas, Detailed information on the BoD’s profile, competencies,
tanggung jawab, hak, kewenangan, serta rapat dan pelatihan duties, responsibilities, rights, authorities, and its meetings
Direksi dapat ditemukan dalam Laporan Tahunan 2025 and training is available in the Company’s 2025 Annual
Perseroan pada sub bab Profil Direksi. [GRI 2-12] Report in sub chapter Profile of Board of Directors. [GRI 2-12]
Nominasi dan Seleksi Badan Tata Kelola Tertinggi [GRI Nomination and Selection of the Highest Governance
2-10] Bodies [GRI 2-10]
Komite Nominasi dan Remunerasi bertanggung jawab untuk The Nomination and Remuneration Committee is
menetapkan prosedur dan kriteria pengangkatan anggota responsible for establishing the procedures and criteria
Dewan Komisaris dan Direksi, sebagaimana diuraikan for appointing members of the Board of Commissioners
dalam Kebijakan Nominasi dan Remunerasi. Kandidat dapat (BoC) and the Board of Directors (BoD), as outlined in the
dinominasikan oleh pemegang saham utama, Komisaris, Nomination and Remuneration Policy. Prospective members
Direktur, atau sumber profesional lain yang memiliki reputasi may be nominated by major shareholders, Commissioners,
dan akuntabilitas yang baik. Directors, or other reputable and accountable professionals.
Setiap kandidat akan menjalani proses seleksi yang Each member undergoes a selection process conducted by
dilakukan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi, yang the Committee, including qualification review, interviews,
terdiri atas tinjauan kualifikasi, wawancara, dan evaluasi. and evaluation. The assessment results are reported to
Hasil penilaian dilaporkan kepada Dewan Komisaris untuk the BoC for consideration and subsequently submitted to
dipertimbangkan dan selanjutnya disampaikan kepada the General Meeting of Shareholders (GMS) for approval of
RUPS untuk mendapatkan persetujuan pengangkatan atau appointment or dismissal.
pemberhentian.
Dalam proses nominasi, Dewan Komisaris menekankan In its nomination process, the BoC emphasises diversity,
prinsip keberagaman, non-diskriminasi, dan kesempatan non-discrimination, and equal opportunity, irrespective of
yang setara, tanpa memandang suku, agama, ras, jenis ethnicity, religion, race, gender, or group affiliation, while
kelamin, atau afiliasi kelompok, sembari memastikan bahwa ensuring that candidates meet the required qualifications.
para kandidat memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan. The BoC ensures that the nomination and selection process
Dewan Komisaris memastikan bahwa proses nominasi dan is formal and transparent, enabling shareholders to make
seleksi bersifat formal dan transparan, sehingga pemegang informed decisions through the GMS.
saham dapat mengambil keputusan yang tepat melalui
RUPS.
Informasi lebih lanjut mengenai proses nominasi Dewan Further details on the nomination process for the BoC and
Komisaris dan Direksi tersedia dalam Laporan Tahunan BoD are available in the 2025 Annual Report in sub chapter
2025 pada sub bab Kebijakan Nominasi dan Remunerasi Policies on Nomination and Remuneration of the Board of
Dewan Komisaris dan Direksi.. Commissioners and the Board of Directors.
62 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 65
Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
Our Approach to Sustainability
Ketua Badan Tata Kelola Tertinggi [GRI 2-11] Chairman of the Highest Governance Bodies [GRI 2-11]
Badan tata kelola tertinggi dipimpin oleh Presiden Komisaris, The highest governance bodies are led by the President
yang juga menjabat sebagai Komisaris Independen. Dalam Commissioner, who also serves as an Independent
menjalankan tugasnya, beliau menjunjung tinggi prinsip Commissioner. In performing his duties, he upholds the
integritas dan berkomitmen untuk menghindari konflik principle of integrity and is committed to avoiding conflicts
kepentingan, sesuai dengan Piagam Dewan Komisaris. of interest, in accordance with the BoC Charter. The
Presiden Komisaris tidak memegang jabatan eksekutif President Commissioner does not hold any other senior
senior lainnya di dalam Perseroan, sehingga memastikan executive positions within the Company, ensuring impartial
tata kelola yang tidak memihak atas kegiatan operasional governance of the Company’s operations.
Perseroan.
Konflik Kepentingan Yang Terkait Dengan Badan Tata Nomination and Selection of The Highest Governance
Kelola Tertinggi [GRI 2-15] Bodies [GRI 2-15]
Perseroan telah menetapkan Pedoman dan Tata Tertib The Company has established a Board of Directors (BoD)
Kerja Direksi dan Dewan Komisaris yang mengatur kode and Board of Commissioners (BoC) Charter, which governs
etik bagi pimpinan Perseroan. Selain itu, Perseroan the code of conduct for its leadership. In addition, it
mengimplementasikan program Sistem Manajemen Anti- implements an Anti-Fraud Management System programme
Fraud yang dirancang untuk mencegah kecurangan. designed to prevent fraud.
Pengelolaan konflik kepentingan diatur dalam Kode Etik Management of conflicts of interest is addressed in the
Perseroan, yang menetapkan pelarangan bagi karyawan Company’s Code of Conduct, which prohibits employees
untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang dapat from engaging in activities that could create conflicts
menimbulkan konflik antara kepentingan pribadi mereka between their personal interests and those of the Company.
dan kepentingan Perseroan. Kode Etik disosialisasikan The Code is communicated to all employees to ensure
kepada seluruh karyawan untuk memastikan pemahaman understanding and proper implementation, including
dan implementasi yang tepat, termasuk kesadaran terhadap awareness of conflict-of-interest requirements. Violations
berbagai kriteria dari konflik kepentingan. Pelanggaran of the Code of Conduct may result in sanctions, including
terhadap Kode Etik dapat mengakibatkan sanksi, termasuk penalties, formal warnings, demotion, or termination of
denda, peringatan resmi, penurunan jabatan, atau employment.
pemutusan hubungan kerja.
Komunikasi Isu-Isu Penting [GRI 2-16] Communication of Important Issues [GRI 2-16]
Perseroan senantiasa memantau segala perkembangan The Company continuously monitors developments across
di seluruh aspek operasionalnya. Informasi dan masukan all aspects of its operations. Information and inputs
dikumpulkan dari berbagai saluran dan mekanisme are collected from multiple communication channels
komunikasi, termasuk call center Perseroan, WBS, and mechanisms, including the Company’s call centre,
komunikasi dari dan dengan regulator, serta laporan Whistleblowing System (WBS), correspondence from
manajemen mengenai tren bisnis terkini. Temuan-temuan regulators, and management reports on current business
yang telah dikonsolidasikan lalu dibahas secara bertahap trends. Consolidated findings are discussed through tiered
melalui rapat berjenjang hingga mencapai badan-badan tata meetings up to the highest governance bodies.
kelola tertinggi.
Mekanisme-mekanisme utama yang digunakan Key mechanisms for raising important issues, including ESG
menyampaikan isu-isu penting, termasuk topik-topik ESG, topics, to the highest governance bodies include:
kepada badan-badan tata kelola tertinggi meliputi:
Komite Etik menangani isu-isu yang berkaitan dengan etika, pelanggaran Perjanjian Kerja
Perseroan, Kode Etik, dan permasalahan terkait lainnya.
Komite Etik
Ethics Committee
The Ethics Committee is responsible for handling issues related to ethics, violations of CLA,
Code of Conduct, and other related matters.
Komite Audit, sebagai badan independen yang dibentuk sesuai dengan ketentuan Otoritas
Jasa Keuangan (OJK), berperan dalam melakukan pengawasan terhadap fungsi pengendalian,
pelaporan keuangan, serta memantau pelaksanaan kegiatan audit internal Perseroan.
Komite Independen
Board of Directors’ Committee
The Audit Committee, an independent body established in accordance with Financial Services
Authority (OJK) regulations, oversees supervisory, control, and financial reporting functions, and
monitors the Company’s internal audit activities.
Direksi mengadakan rapat secara bulanan untuk membahas berbagai isu strategis, termasuk
kinerja operasional dan keselamatan, aspek keuangan, serta permasalahan bisnis lainnya.
Rapat Dewan Direksi
Independent Committee
The BoD meets monthly to discuss critical matters, including operational and safety performance,
financial matters, and other business issues.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 63
Page 66
Dewan Komisaris menyelenggarakan rapat setiap empat bulan untuk menelaah kinerja
Perseroan, termasuk laporan keuangan dan hasil audit, serta rencana jangka pendek dan jangka
Rapat Dewan Komisaris
menengah.
Board of Commissioners Meeting
(BoC Meeting)
The BoC meets every four months to review company performance, including financial
statements and audits, as well as short- and medium-term planning.
Sesuai dengan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi dan In accordance with the Board of Directors Charter and POJK
POJK 33/2014, Direksi wajib mengadakan rapat setidaknya 33/2014, the BoD must meet at least once a month and may
sekali dalam sebulan dan dapat menyelenggarakan rapat convene additional meetings if requested by one or more
tambahan apabila diminta oleh satu atau lebih anggota. members. Meetings require the presence or representation
Rapat memerlukan kehadiran atau keterwakilan dari of the majority of members. The BoD also participates in
mayoritas anggota. Direksi juga ikut serta dalam rapat joint meetings with the BoC at least once every four months.
gabungan dengan Dewan Komisaris setidaknya sekali
setiap empat bulan.
Sepanjang 2025 Direksi menyelenggarakan rapat sebanyak Throughout 2025, the Board of Directors held 12 meetings,
12 kali yang dihadiri oleh seluruh anggota Direksi. Informasi all of which were attended by all members of the Board of
lebih lanjut tersedia dalam Laporan Tahunan 2025 Perseroan Directors. Further details are available in the Company’s
pada sub bab Direksi. 2025 Annual Report in sub chapter Board of Director.
Kebijakan Remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi Remuneration Policy for the Board of Commissioners and
[GRI 2-19] [GRI 2-20] [GRI 2-21] Board of Directors [GRI 2-19] [GRI 2-20] [GRI 2-21]
Remunerasi bagi Direksi dan Dewan Komisaris ditetapkan Remuneration for the BoD and BoC is determined based on
atas rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi. recommendations from the Nomination and Remuneration
Faktor-faktor utama yang dipertimbangkan meliputi Committee. Key factors considered include the fulfilment of
pemenuhan tugas dan tanggung jawab, kinerja individu, duties and responsibilities, individual performance, and the
serta kondisi keuangan Perseroan. Penilaian kinerja juga Company’s financial condition. Performance assessments
mempertimbangkan komitmen setiap anggota dalam also take into account each member’s commitment to
mengimplementasikan dan mengawasi program-program implementing and overseeing ESG programmes, particularly
ESG, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan dan those related to occupational health and safety.
keselamatan kerja.
Informasi lebih lanjut tersedia dalam Laporan Tahunan 2025 Further details are available in the Company’s 2025
Perseroan sub bab Kebijakan Nominasi dan Remunerasi Annual Report in sub chapter Policies on Nomination and
Dewan Komisaris dan Direksi. Remuneration of the Board of Commissioners and the
Board of Directors.
Kebijakan Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi Performance Assessment Policy of the Board of
[GRI 2-18] Commissioners and Board of Directors [GRI 2-18]
Untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan memastikan To enhance governance quality and ensure effective
pengawasan yang efektif, Perseroan mengevaluasi kinerja supervision, the Company evaluates the performance of
Dewan Komisaris secara berkala. Komite Nominasi dan the BoC. The Nomination and Remuneration Committee
Remunerasi bertanggung jawab untuk melakukan penilaian conducts an annual internal assessment based on the
internal tahunan berdasarkan pencapaian kinerja Perseroan. Company’s performance achievements, covering both
Penilaian ini mencakup kinerja kolektif maupun individual. collegial and individual performance. The results are
Hasil dari penilaian tersebut kemudian didokumentasikan documented in the BoC’s Supervisory Duty Report and
dalam Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris dan submitted to the GMS.
disampaikan kepada RUPS.
Dewan Komisaris juga bertanggung jawab untuk menilai The BoC is also responsible for assessing the performance
kinerja Direksi. Evaluasi ini dilakukan pada akhir setiap of the BoD. This evaluation is conducted at the end of each
tahun anggaran dengan mempertimbangkan pencapaian financial year, based on the achievement of key performance
indikator kinerja utama (Key Performance Indicator atau indicators (KPIs) agreed at the start of the year. The KPIs
KPI) yang telah disepakati pada awal tahun. KPI yang encompass financial performance, operations, investments,
disepakati mencakup kinerja keuangan, operasional, implementation of Good Corporate Governance, and
investasi, implementasi Tata Kelola Perusahaan yang Baik, business growth. The assessment considers both collegial
dan pertumbuhan bisnis. Penilaian juga mempertimbangkan and individual performance of BoD members.
kinerja kolektif maupun individual anggota Direksi.
64 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 67
Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
Our Approach to Sustainability
Hasil Penilaian Assessment Results
Berdasarkan penilaian kinerja tahun 2025, baik Dewan Based on the 2025 performance assessments, both the
Komisaris maupun Direksi telah memenuhi tugas dan BoC and the BoD have fulfilled their respective duties
tanggung jawab masing-masing sesuai dengan peran and responsibilities in line with their supervisory and
pengawasan dan manajemen mereka. management roles.
Komite Pendukung dan Badan Tata Kelola Supporting Committees and Governance Bodies
Dalam menjalankan tugasnya, Dewan Komisaris didukung In performing its duties, the BoC is supported by the
oleh Komite Audit serta Komite Nominasi dan Remunerasi. Audit Committee and the Nomination and Remuneration
Direksi dibantu oleh unit-unit kerja yang dipimpin oleh Wakil Committee. The BoD is assisted by work units led by the
Direktur. Setiap unit melaporkan pertanggungjawaban Deputy Director, with each unit accountable to the BoD on a
kepada Direksi secara berkala atas kinerjanya. periodic basis for its performance.
Informasi lebih lanjut mengenai struktur, mencangkup Further details on the structure, chairpersons and members,
ketua dan anggota, profil, kompetensi, pelatihan, serta profiles, competencies, training, and other relevant
rincian lainnya tersedia dalam Laporan Tahunan 2025 pada information are provided in the 2025 Annual Report in sub
sub bab Komite Audit dan sub bab Komite Nominasi dan chapter Audit Committee and sub chapter Nomination and
Remunerasi. Remuneration Committee.
Penanggung Jawab Implementasi Keberlanjutan Person in Charge of Sustainability Implementation
[OJK E.1] [GRI 2-13] [OJK E.1] [GRI 2-13]
Perseroan memiliki beberapa divisi yang bertanggung The Company maintains several divisions responsible of
jawab atas pelaksanaan strategi ESG. Divisi Kesehatan, the implementation of its ESG strategy. The Health, Safety
Keselamatan, dan Lingkungan (Health, Safety, and and Environment division is responsible of ensuring a safe
Environment/HSE) bertanggung jawab untuk memastikan and healthy workplace as well as ensuring progress in the
terciptanya tempat kerja yang aman dan sehat, serta Company’s emission, waste and water management. The
memastikan kemajuan dalam pengelolaan emisi, limbah, People division is in charge in managing employee welfare
dan air Perseroan. Divisi People bertanggung jawab atas and community engagement, while the Legal division
pengelolaan kesejahteraan karyawan dan keterlibatan oversees the governance aspects including sustainability
masyarakat, sementara Divisi Legal mengawasi aspek governance. These divisions supports management and
tata kelola, termasuk tata kelola keberlanjutan. Divisi- the Board by providing performance data, risk assessments
divisi tersebut mendukung manajemen dan Dewan and sustainability disclosures, and by embedding ESG
melalui penyediaan data kinerja, penilaian risiko, considerations into operational decision-making, risk
serta pengungkapan keberlanjutan, serta dengan management processes and long-term mine planning.
mengintegrasikan pertimbangan ESG ke dalam proses
pengambilan keputusan operasional, manajemen risiko, dan
perencanaan tambang jangka panjang.
Akuntabilitas Manajemen Management Accountabilities
• Direktur Utama memegang tanggung jawab tertinggi • The President Director holds ultimate responsibility
atas keseluruhan strategi dan kinerja Perseroan for the Company’s overall climate-related strategy and
terkait isu perubahan iklim. Isu-isu terkait iklim performance. Climate-related matters are reported to
dilaporkan kepada Dewan Komisaris sebagai bagian the Board of Commissioners as part of regular updates
dari pembaruan rutin mengenai kinerja bisnis dan on business and operational performance, thereby
operasional, sehingga memungkinkan Dewan enabling effective Board oversight of climate-related
Komisaris untuk melakukan pengawasan yang efektif risks and opportunities.
terhadap risiko dan peluang terkait perubahan iklim.
Keahlian dan Kompetensi Skills and Competencies
• Kapabilitas pada tingkat internal maupun Grup • Both internal and Group level capabilities allow
memungkinkan manajemen untuk secara efektif management to effectively assess climate-related risks
menilai risiko dan peluang terkait perubahan iklim serta and opportunities and provide informed reporting to the
menyampaikan pelaporan yang terinformasi kepada President Director and the Board of Commissioners.
Direktur Utama dan Dewan Komisaris.
• Apabila diperlukan keahlian teknis tambahan, • Where additional technical knowledge is required, the
Perseroan melibatkan konsultan eksternal di bidang Company engages external climate and sustainability
iklim dan keberlanjutan untuk memberikan dukungan specialists to provide advisory support on risk
penelaahan, termasuk dalam penilaian risiko, assessments, regulatory developments and emerging
perkembangan regulasi, serta praktik terbaik yang best practices.
sedang berkembang.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 65
Page 68
• Kombinasi keahlian internal dan dukungan eksternal • This combination of internal and external expertise
tersebut memastikan bahwa manajemen dan Dewan ensures management and the Board of Commissioners
Komisaris memiliki akses terhadap keterampilan dan have access to the skills and competencies necessary
kompetensi yang diperlukan untuk mengawasi strategi, to oversee climate-related strategy, risks, and
risiko, dan kinerja Perseroan terkait perubahan iklim performance effectively.
secara efektif.
Pengawasan dan Integrasi Risiko Risk Oversight and Integration
Risiko ESG dan risiko terkait perubahan iklim diidentifikasi, ESG and Climate-related risks are identified, monitored,
dipantau, dan dikelola dalam kerangka manajemen risiko and managed within the Company’s broader enterprise
(enterprise risk management) Perseroan secara menyeluruh. risk management framework. Regular monitoring and
Pemantauan dan pelaporan yang dilakukan secara reporting ensure effective oversight by the Board and
berkala memastikan pengawasan yang efektif oleh Dewan senior management, reinforcing accountability for ESG
Komisaris dan manajemen senior, serta memperkuat and climate-related matters. This integrated approach
akuntabilitas atas pengelolaan isu-isu ESG dan perubahan involves relevant committees, clearly defined accountability
iklim. Pendekatan terintegrasi ini melibatkan komite- mechanisms, and alignment with the Company’s overall
komite terkait, mekanisme akuntabilitas yang terdefinisi corporate governance structure, enabling consistent and
dengan jelas, serta keselarasan dengan struktur tata kelola informed decision-making on climate-related risks.
perusahaan secara keseluruhan, sehingga mendukung
pengambilan keputusan yang konsisten, terinformasi, dan
efektif terkait risiko perubahan iklim.
Penanggung Jawab Topik ESG
Person Responsible of ESG Oversight and Implementation
Nama Jabatan Periode dan Masa Jabatan
Name Position Period and Term of Office
2026 – sekarang
Ronald Sutardja Direktur Utama | President Director
2026 - ongoing
2023 – sekarang
Nanang Rizal Achyar Wakil Direktur Utama | Vice President Director
2023 - ongoing
Komunikasi Isu-Isu Signifikan yang Terkait dengan Communication of Significant Issues Related to
Keberlanjutan atau ESG [GRI 2-16] Sustainability or ESG [GRI 2-16]
Perseroan menyediakan wadah bagi para pemangku The Company provides stakeholders with a platform
kepentingan untuk menyampaikan pengaduan atau umpan to submit complaints or feedback related to issues or
balik terkait isu-isu atau kinerja yang dapat memiliki performance that may have actual or potential negative
dampak negatif nyata atau potensial yang timbul dari impacts arising from both operational activities and
kegiatan operasional maupun hubungan bisnis. Perseroan business relationships. Multiple communication channels
menyediakan berbagai saluran komunikasi, termasuk WBS are available, including the WBS and public complaint
dan saluran pengaduan publik di setiap lokasi operasional channels at each operational site.
Perseroan.
Proses ini mendukung integrasi budaya keberlanjutan This process supports the integration of a sustainability
di seluruh Perseroan. Setiap isu ditangani pada tingkat culture across the Company. Each issue is addressed at
yang sesuai berdasarkan tanggung jawab divisi yang the appropriate level according to the responsibilities of
bersangkutan. Apabila diperlukan, isu-isu tersebut dapat the relevant division. Where necessary, matters may be
dieskalasikan kepada Dewan Komisaris atau Direksi untuk escalated to the BoC or BoD for further review and resolution.
ditinjau dan diselesaikan lebih lanjut.
Dalam rangka mendukung inisiatif perubahan iklimnya, In supporting climate change initiatives, the Company
Perseroan secara berkala meninjau potensi risiko dan periodically reviews the potential risks and opportunities
peluang yang berkaitan dengan perubahan iklim, termasuk associated with climate change, including both physical
risiko fisik dan transisi, dengan mengintegrasikan agenda- and transition risks by incorporating climate-related
agenda terkait iklim ke dalam agenda pembahasan agendas into the discussions of the Risk Management
Komite Manajemen Risiko, minimal sekali setiap tahun. Committee, done at minimum annually. The results of these
Hasil penilaian risiko ini digunakan untuk pertimbangan risk assessments are considered in the development of
pengembangan rencana mitigasi terkait iklim, sehingga climate-related mitigation plans, thereby strengthening the
memperkuat strategi iklim Perseroan secara keseluruhan. Company’s overall climate strategy of the Company.
66 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 69
Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
Our Approach to Sustainability
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Further details on the climate change risks and opportunities,
risiko dan peluang perubahan iklim, silakan kunjungi Topik please visit Climate Change Topic and Risk Management
Perubahan Iklim dan Topik Manajemen Risiko. Topic.
Pengembangan Kompetensi Terkait Keberlanjutan Development of Sustainability-Related Competencies
[GRI 2-17] [OJK E.2] [GRI 2-24] [GRI 2-17] [OJK E.2] [GRI 2-24]
Perseroan senantiasa berkomitmen untuk memperkuat The Company is committed to strengthening the ESG
kemampuan ESG dan iklim dari para pimpinan dan and climate-related capabilities of our leadership and key
karyawan kunci kami. Perseroan mengakui bahwa keahlian personnels, recognising that such expertise is critical to
tersebut sangat penting untuk pengawasan yang efektif, effective oversight, risk management, and long-term value
manajemen risiko, dan penciptaan nilai jangka panjang. creation. While targeted training and capacity-building
Meskipun pelatihan dan inisiatif peningkatan kapasitas telah initiatives were planned for 2025, these have been deferred
direncanakan untuk tahun 2025, kegiatan tersebut telah to 2026 following careful consideration of prevailing
ditunda ke tahun 2026 setelah mempertimbangkan kondisi business conditions and organisational priorities. This was
bisnis yang berlaku dan rencana organisasi. Keputusan ini not a decision taken lightly. We continue to recognise the
tidak diambil dengan mudah. Perseroan terus mengakui importance of advancing ESG and climate competencies
pentingnya memajukan kompetensi ESG dan iklim serta and are taking steps to ensure that these initiatives will be
terus mengambil langkah-langkah yang sesuai untuk delivered in 2026 in a structured and impactful manner.
memastikan bahwa inisiatif-inisiatif ini akan dilaksanakan
pada tahun 2026 secara terstruktur dan berdampak.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 67
Page 70
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Stakeolder Engagement
[GRI 2-29] [GRI 2-30] [OJK E.4]
Strategi keberlanjutan Perseroan sangat erat kaitannya The Company’s sustainability strategy is closely linked to
dengan keterlibatan pemangku kepentingan. Perseroan stakeholder engagement, recognising that its operations
mengakui bahwa kegiatan operasionalnya dapat can generate both positive and negative impacts.
menghasilkan dampak positif maupun negatif. Oleh Accordingly, the Company actively involves stakeholders
karena itu, Perseroan secara aktif melibatkan pemangku in policy decisions by listening to and addressing their
kepentingannya dalam pengambilan keputusan kebijakan expectations through a variety of communication channels
dengan mendengarkan dan menanggapi harapan mereka and engagement approaches.
melalui berbagai saluran komunikasi dan pendekatan
komunikasi.
Pemangku kepentingan diidentifikasi berdasarkan tingkat Stakeholders are identified based on their level of
keterlibatan, kontribusi, serta sejauh mana mereka involvement, contributions, and the extent to which they are
terdampak secara langsung maupun tidak langsung directly or indirectly affected by the Company’s operations.
oleh kegiatan operasional Perseroan. Tabel di bawah ini The table below summarizes the stakeholders, the criteria
merangkum para pemangku kepentingan Perseroan, kriteria used for their identification, and the engagement channels
identifikasi, serta saluran komunikasi dan topik-topik diskusi and key discussion topics for each group.
untuk setiap kelompok.
Daftar Pemangku Kepentingan
List of Stakeholders
Metode
Dasar Keterlibatan Identifikasi Tujuan keterlibatan topik yang
Pemangku Keterlibatan/ Frekuensi
(Legenda di bawah) dibahas
kepentingan Komunikasi Pertemuan
Basis of Identification Engagement Purpose of Engagement of
Stakeholders Engagement/ Meeting Frequency
(Legend Below) Topics Discussed
Communication Method
Pemegang Saham Pemegang saham memiliki RUPS dan paparan publik Setidaknya setahun • Akuntabilitas dalam
Shareholders pengaruh terhadap perencanaan dan sekali pengelolaan Perseroan
pengambilan keputusan Perseroan General Meeting of • Pengungkapan informasi
yang berkaitan dengan manajemen. Shareholders (GMS) and At least once a year • Meningkatkan nilai
[D.R.I.P] public expose investasi
Shareholders influence on the • Accountability in the
Company’s planning and decisions Company management
making related to management. • Information disclosure
[D.R.I.P] • Enhancing investment
values
Pelanggan atau Pemilik Pelanggan mendukung bisnis melalui Rapat koordinasi Sesuai kebutuhan • Memastikan pencapaian
Konsesi perjanjian kontraktual. SLA (Perjanjian Tingkat
Customers or [D.R.I.P] Coordination meetings As needed Layanan)
Concession Owners • Memastikan kepatuhan
Customers support the business terhadap prosedur
through contractual agreements. K3, lingkungan, dan
D.R.I.P] masyarakat
• Ensuring SLA (Service
Level Agreement)
achievement
• Ensuring compliance with
OHS, environmental, and
community procedures
Regulator (Termasuk Regulator mempengaruhi Perseroan Rapat laporan berkala Sesuai kebutuhan • Berkoordinasi untuk
Pemerintah Daerah) melalui peraturan yang berlaku. memastikan kejelasan
Regulators (Including [D.R.T.I.DP] Periodic report meetings As needed dan kepatuhan terhadap
Local Government) peraturan
Regulators influence the Company • Berkontribusi pada
through applicable regulations. pengembangan
[D.R.T.I.DP] masyarakat dan
pelestarian lingkungan
• Coordinating to ensure
regulatory clarity and
compliance
• Contributing to
community development
and environmental
conservation
68 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 71
Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
Our Approach to Sustainability
Metode
Dasar Keterlibatan Identifikasi Tujuan keterlibatan topik yang
Pemangku Keterlibatan/ Frekuensi
(Legenda di bawah) dibahas
kepentingan Komunikasi Pertemuan
Basis of Identification Engagement Purpose of Engagement of
Stakeholders Engagement/ Meeting Frequency
(Legend Below) Topics Discussed
Communication Method
Karyawan Karyawan mempengaruhi kinerja Pertemuan konsultasi, Sesuai kebutuhan • Memastikan produktivitas
Employees Perseroan dan merupakan pemangku pertemuan keluarga, sesi tinggi
kepentingan utama karena afiliasi pelatihan As needed • Mengembangkan tenaga
mereka. kerja yang sejahtera dan
[D.R.T.I.] Consultation meetings, berkinerja tinggi
family gatherings, training
Employees impact the Company’s sessions • Ensuring high productivity
performance and are key stakeholders • Developing a prosperous
due to their affiliation. and high-performing
[D.R.T.I.] workforce
Mitra Bisnis atau Mitra bisnis berkontribusi pada Pertemuan konsultasi Sesuai kebutuhan • Membangun
Pemasok target dan kinerja Perseroan melalui kemitraan yang saling
Business Partners or hubungan yang saling ketergantungan. Consultation meetings As needed menguntungkan yang
Suppliers [D.R.T.DP] memenuhi kriteria teknis,
ekonomi, sosial, dan
Business partners contribute to the lingkungan
Company’s targets and performance • Mendukung mitra bisnis
through an interdependent lokal
relationship.
[D.R.T.DP] • Establishing mutually
beneficial partnerships
that meet technical,
economic, social, and
environmental criteria
• Supporting local business
partners
Komunitas Masyarakat yang berada di sekitar Rapat Sesuai kebutuhan Meminimalisir dampak
Community wilayah operasi Perseroan. [D.R.T.I.DP] operasional yang negatif
Meetings As needed sekaligus menciptakan nilai
The community is located near the bagi masyarakat
Company’s operations [D.R.T.I.DP]
Minimising negative operational
impacts while creating value for
the community
Keterangan | Remark: Legenda Identifikasi Keterlibatan | Legend For Engagement Identification
• Ketergantungan (D): Kelompok atau individu yang • Dependency (D): Groups or individuals who rely on
bergantung pada kegiatan, produk, layanan, atau kinerja the organization’s activities, products, services, or
organisasi, atau yang menjadi tempat bergantungnya performance, or on whom the organisation depends to
organisasi untuk beroperasi. operate.
• Tanggung Jawab (R): Kelompok atau individu • Responsibility (R): Groups or individuals to whom the
yang memiliki tanggung jawab hukum, komersial, organization has current or potential legal, commercial,
operasional, atau etika saat ini atau yang mungkin operational, or ethical responsibilities.
terjadi.
• Ketegangan (T): Kelompok atau individu yang • Tension (T): Groups or individuals needing immediate
membutuhkan perhatian segera karena masalah attention due to financial, economic, social, or
keuangan, ekonomi, sosial, atau lingkungan. environmental concerns.
• Pengaruh (I): Kelompok atau individu yang mampu • Influence (I): Groups or individuals capable of affecting
mempengaruhi keputusan strategis atau operasional the organisation’s strategic or operational decisions.
organisasi.
• Perspektif Beragam (DP): Kelompok atau individu • Diverse Perspectives (DP): Groups or individuals
yang menawarkan beragam sudut pandang yang offering varied viewpoints that foster new insights and
menumbuhkan wawasan baru dan mengidentifikasi identify untapped opportunities.
peluang yang belum dimanfaatkan.
Perseroan mendorong adanya komunikasi terbuka dua The Company promotes open, two-way communication
arah dengan seluruh pemangku kepentingan dengan with all stakeholders by providing transparent information
menyediakan informasi yang jelas melalui berbagai wadah. through multiple platforms. These platforms allow the
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 69
Page 72
Wadah-wadah ini memungkinkan Perseroan untuk berbagi Company to share updates on its progress, particularly
berita terkini mengenai kemajuannya, khususnya terkait regarding sustainability initiatives. The following resources
inisiatif-inisiatif keberlanjutan. Sumber daya berikut tersedia are available for stakeholders to access the latest
bagi para pemangku kepentingan untuk mendapatkan information about the Company:
informasi terkini tentang Perseroan:
Sumber Informasi Akses ke Informasi Perseroan
Information Sources Access to the Company’s information
RUPS 1. RUPS Tahunan 1. Annual GMS
GMS 2. RUPS Luar Biasa 2. Extraordinary GMS
Paparan Publik Paparan publik tahunan sebagaimana disyaratkan
Annual public exposure as required by IDX
Public Exposure oleh IDX
Situs web Perseroan disajikan dalam Bahasa The Company’s website is presented in Bahasa
Situs Web Perseroan Indonesia dan Bahasa Inggris. Untuk meningkatkan Indonesia and English Language. To improve the
Company Website kualitas keterbukaan informasi, situs web kami quality of information disclosure, our website is
diperbarui secara berkala. updated regularly.
E-mail Sekretaris Perusahaan: corporatesecretary@ Corporate Secretary: corporatesecretary@
E-mail bukitmakmur.com bukitmakmur.com
1. Laporan Tahunan 1. Annual Report
2. Laporan Keberlanjutan 2. Sustainability Report
3. Laporan Produksi 3. Production Report
Publikasi 4. Buletin 4. Newsletter
Publications 5. Siaran Pers 5. Press Release
6. Presentasi Perseroan 6. Company Presentation
7. Laporan Keuangan 7. Financial Statements
8. Laporan atau fakta material lainnya 8. Other reports or material facts
LinkedIn: LinkedIn:
• BUMA: https://www.linkedin.com/company/ • BUMA: https://www.linkedin.com/company/
pt- bukit-makmur-mandiri-utama/ pt- bukit-makmur-mandiri-utama/
Media Sosial
• BUMA Australia: https://www.linkedin.com/ • BUMA Australia: https://www.linkedin.com/
Social Media
company/buma-australia/ company/buma-australia/
Instagram: Instagram:
• BUMA: https://instragram.com/buma.official • BUMA: https://instragram.com/buma.official
1. Pertemuan analisis 1. Analysis meetings
Media Lainnya 2. Roadshow non-deal 2. Non-deal roadshow
Other Media 3. Konferensi investor 3. Investor conference
4. Konferensi media 4. Media conference
70 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 73
Pendekatan Terhadap Keberlanjutan
Our Approach to Sustainability
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 71
Page 74
Dampak Ekonomi
Economic Impact
72 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 75
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 73
Page 76
Dampak Ekonomi Economic Impact 74 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 77
Dampak Ekonomi
Economic Impact
Perseroan menghasilkan pendapatan melalui perannya The Company generates revenue through its role as a contract
sebagai penyedia jasa pertambangan di Indonesia dan mining services provider in Indonesia and Australia and, in
Australia, serta sebagai pemilik dan operator tambang the United States, as a mine owner and operator. Through its
di Amerika Serikat. Melalui operasional pertambangan contract mining operations, the Company delivers end-to-end
kontraknya, Perseroan memberikan layanan pertambangan mining services, including mine development, overburden
dari hulu ke hilir, mencakup pengembangan tambang, removal, coal production, and rehabilitation activities, while
pengupasan tanah penutup, produksi batu bara, dan its U.S. operations contribute to coal supply through owned
kegiatan rehabilitasi, sementara operasional di Amerika mining assets. These activities support the provision of
Serikat berkontribusi pada pasokan batu bara melalui energy for households and industrial users in the markets it
aset pertambangan yang dimiliki. Kegiatan-kegiatan serves and contribute to employment generation, workforce
ini mendukung penyediaan energi bagi rumah tangga development, supplier engagement, and local economic
dan pengguna industri di pasar yang dilayaninya, activity in the communities where the Company operates.
serta berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja,
pengembangan tenaga kerja, keterlibatan pemasok, dan
aktivitas ekonomi lokal di komunitas tempat Perseroan
beroperasi.
Perseroan mendistribusikan nilai ekonomi kepada The Company distributes economic value to key stakeholder
kelompok-kelompok pemangku kepentingan utama, groups, including employees, providers of capital, suppliers,
termasuk karyawan, penyedia modal, pemasok, dan and governments, through wages and benefits, payments
pemerintah, melalui upah dan tunjangan, pembayaran to suppliers, shareholder returns, and taxes and other
kepada pemasok, imbal hasil pemegang saham, serta pajak statutory payments, thereby contributing to public revenues
dan pembayaran wajib lainnya, sehingga berkontribusi pada and broader economic development. In addition to financial
pendapatan publik dan pembangunan ekonomi yang lebih performance, the Company recognizes that its operations
luas. Selain kinerja keuangan, Perseroan mengakui bahwa may give rise to indirect economic and social impacts.
operasionalnya dapat menimbulkan dampak ekonomi dan Accordingly, it implements responsible business practices,
sosial tidak langsung. Oleh karena itu, Perseroan menerapkan operational controls, and governance mechanisms designed
praktik bisnis yang bertanggung jawab, pengendalian to avoid, mitigate, and minimize potential adverse impacts
operasional, dan mekanisme tata kelola yang dirancang while supporting sustainable long-term value creation.
untuk menghindari, memitigasi, dan meminimalkan potensi
dampak negatif sekaligus mendukung penciptaan nilai
jangka panjang yang berkelanjutan.
Pada saat yang sama, Perseroan mengakui adanya At the same time, the Company recognizes uncertainties
ketidakpastian yang dapat memengaruhi kinerja keuangan that may influence its financial performance and broader
dan kontribusi ekonomi, termasuk volatilitas harga economic contributions, including commodity price
komoditas, perkembangan kebijakan transisi energi, volatility, evolving energy transition policies, regulatory
perubahan regulasi, dan dinamika pasar. Seiring dengan changes, and market dynamics. As the global energy system
berkembangnya sistem energi global, faktor-faktor ini dapat evolves, these factors may affect revenue, cost structures,
memengaruhi pendapatan, struktur biaya, dan daya saing, and competitiveness, and the Company seeks to strengthen
sehingga Perseroan berupaya memperkuat ketahanannya resilience through operational efficiency, technological
melalui efisiensi operasional, inovasi teknologi, praktik rantai innovation, responsible supply chain practices, and
pasokan yang bertanggung jawab, dan pengembangan workforce capability development.
kemampuan tenaga kerja.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 75
Page 78
Kinerja Bisnis Business Performance Tahun 2025 menjadi tahun yang penuh tantangan bagi The year 2025 marked a significant test of the Company’s ketahanan Perseroan, dengan kinerja terdampak oleh resilience, with performance impacted by unprecedented gangguan operasional pada kuartal pertama, kondisi cuaca operational disruptions in the first quarter, extreme weather ekstrem, serta selesainya beberapa kontrak di Indonesia conditions, and the completion of several contracts in dan Australia. Meskipun demikian, Perseroan tetap berfokus Indonesia and Australia. Despite these challenges, the pada arah strategisnya, dengan menekankan kualitas Company remained focused on its strategic direction, eksekusi, disiplin operasional, dan stabilitas kinerja sambil emphasizing execution quality, operational discipline, and mendorong pemulihan secara bertahap. performance stability while driving a gradual recovery. Kinerja operasional menunjukkan perbaikan sepanjang Operational performance improved progressively through tahun, terutama pada paruh kedua, didukung oleh the year, particularly in the second half, supported by perencanaan yang lebih baik, eksekusi yang lebih disiplin, stronger planning, tighter execution, and enhanced dan praktik pemeliharaan yang ditingkatkan. Momentum maintenance practices. This momentum was reinforced ini diperkuat oleh pengendalian biaya yang lebih ketat, by disciplined cost management, improved efficiency, and peningkatan efisiensi, serta penguatan tata kelola dan strengthened governance and organizational capabilities, kapabilitas organisasi, seiring dengan inisiatif pembiayaan alongside financing initiatives that enhanced its funding yang memperkuat struktur pendanaan. Secara keseluruhan, structure. Together, these efforts position the Company langkah-langkah ini menempatkan Perseroan pada posisi on a more resilient and sustainable footing as it navigates yang lebih tangguh dan berkelanjutan dalam menghadapi evolving industry dynamics. dinamika industri yang terus berkembang. Pendekatan Manajemen [OJK B.1] Management Approach [OJK B.1] Transisi menuju pencapaian emisi Nol Bersih (Net Zero) The transition toward achieving Net Zero emissions is merupakan prioritas global yang berfokus pada pengurangan a global priority focused on reducing carbon footprints jejak karbon dan penanggulangan perubahan iklim. Transisi and addressing climate change. This transition entails ini memerlukan pergeseran bertahap dari bahan bakar a gradual shift away from fossil fuels, including coal, fosil, termasuk batu bara, menuju sumber energi yang toward cleaner and renewable energy sources. However, in lebih bersih dan terbarukan. Namun demikian, di beberapa several regions—particularly Indonesia and Australia—coal wilayah, khususnya Indonesia dan Australia, batu bara continues to play a vital role in the energy mix and remains tetap memainkan peran penting dalam bauran energi dan a significant contributor to economic growth, employment menjadi kontributor signifikan bagi pertumbuhan ekonomi, generation, and government revenues. Given its importance penciptaan lapangan kerja, dan pendapatan pemerintah. in maintaining energy security and supporting local Mengingat perannya yang terus berlanjut dalam menjaga economies, the coal sector remains essential. Given its ketahanan energi dan mendukung perekonomian lokal, continued role in maintaining energy security and supporting produksi batu bara yang dilaksanakan secara berkelanjutan local economies, it is essential that coal production is carried dan bertanggung jawab menjadi sangat penting. Bentuk out in a sustainable and responsible manner. This includes produksi yang berkelanjutan dan bertanggung jawab dapat optimizing operational efficiency, and generating broader mencakup adopsi teknologi canggih untuk mengurangi economic and social benefits for local communities. dampak lingkungan, meningkatkan efisiensi operasional, dan menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih luas bagi komunitas lokal. Posisi Perseroan dalam industri pertambangan tercermin The Company’s strategic position within the mining industry melalui operasionalnya di Indonesia dan Australia. Masing- is demonstrated through its operations in Indonesia masing pasar tersebut merupakan eksportir batu bara and Australia, which are respectively the world’s largest termal dan batu bara metalurgi terbesar di dunia. Pada exporters of thermal coal and metallurgical coal. In 2025, tahun 2025, produksi batu bara Indonesia mencapai 73 Indonesia’s coal production reached 73 million tons. Of juta ton. Dari total tersebut, setidaknya 50% diekspor. Hal this total, at least 50% was exported, underscoring both the ini menegaskan besarnya kontribusi industri batu bara dan industry’s and the Company’s significant contribution to the Perseroan terhadap perekonomian nasional. national economy. Di Australia, Perseroan terlibat dalam produksi batu bara In Australia, the Company is engaged in the production metalurgi, sebuah bahan baku penting bagi produksi baja of metallurgical coal, a critical input for global steel global. Dengan mempertahankan standar produksi yang manufacturing. By maintaining high production standards, 76 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 79
Dampak Ekonomi
Economic Impact
tinggi, aktivitas operasional dan kontribusi Perseroan the Company’s operations and contributions strengthen
memperkuat posisi Australia di pasar batu bara metalurgi Australia’s position in the global metallurgical coal market,
global, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal while also supporting local and global economic growth.
dan global.
Di Amerika Serikat, operasional Perseroan berfokus pada In the United States, the Company’s operations focused on
produksi batu bara antrasit berkualitas sangat tinggi (ultra the production of ultra high grade anthracite coal. In 2025,
high grade). Pada tahun 2025, produksi batu bara melalui coal production delivered through the Company’s U.S.
operasional Perseroan di Amerika Serikat berjumlah operations totaled 262,464 tons, with 254,311 tons of coal
262.464 ton, dengan 254.311 ton batu bara terjual. Kegiatan- sold. These activities contribute to local employment, supply
kegiatan ini berkontribusi pada pewujudan lapangan kerja chain engagement, and the broader regional economy in the
lokal, rantai pasokan, dan perekonomian regional di area areas where the Company operates.
tempat Perseroan beroperasi.
Di seluruh operasional Perseroan di Indonesia dan Australia, Across the Company’s operations in Indonesia and Australia,
total batu bara yang terjual selama tahun pelaporan total coal getting during the reporting year amounted to
berjumlah 84 juta ton, sementara operasional di Amerika 84 million tons, while its US operation sold 254,311 tons
Serikat menjual 254.311 ton batu bara antrasit. Hal ini of anthracite coal, reflecting the scale of the Company’s
mencerminkan skala layanan Perseroan dan perannya service delivery and its role in supporting energy provision
dalam mendukung penyediaan energi bagi rumah tangga for households and industrial users across multiple
dan pengguna industri di berbagai yurisdiksi. jurisdictions.
Di luar produksi batu bara, Perseroan berkomitmen untuk Beyond coal production, the Company is committed to
mewujudkan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku creating sustainable value for all stakeholders by contributing
kepentingan melalui kontribusi pada pembangunan ekonomi to long-term economic development in the communities
jangka panjang di komunitas tempat Perseroan beroperasi, where it operates, enhancing stakeholder welfare, and
peningkatan kesejahteraan pemangku kepentingan, dan ensuring business resilience. Value creation is shared
pemastian ketahanan bisnis. Pewujudan nilai dibagikan across its stakeholder base through competitive employee
kepada seluruh pemangku kepentingan melalui remunerasi remuneration, dividend distribution to shareholders, local
karyawan yang kompetitif, distribusi dividen kepada recruitment practices that support community employment,
pemegang saham, praktik rekrutmen lokal yang mendukung tax contributions to national and local economies, and
pertumbuhan lapangan kerja komunitas lokal, kontribusi investments in community development. For its customers
pajak kepada perekonomian nasional dan lokal, serta and mine owners, the Company creates value through
investasi dalam pengembangan komunitas. Bagi pelanggan reliable contract delivery, cost-effective operations, and
dan pemilik tambang, Perseroan menciptakan nilai melalui adherence to agreed safety, environmental, and production
pelaksanaan kontrak yang baik, operasional yang efisien dari standards. The Company also collaborates with business
segi biaya, dan kepatuhan terhadap standar keselamatan, partners and suppliers to promote responsible practices
lingkungan, dan produksi yang telah disepakati. Perseroan across its value chain.
juga berkolaborasi dengan mitra bisnis dan pemasok untuk
mendorong praktik yang bertanggung jawab di seluruh
rantai nilainya.
Data Kinerja Bisnis [GRI 201-1] [GRI 12.8.2] [OJK B.1] [OJK Business Performance Data [GRI 201-1] [GRI 12.8.2] [OJK
F.4] [GRI 207-4] B.1] [OJK F.4] [GRI 207-4]
Nilai Ekonomi Langsung Yang Dihasilkan dan Didistribusikan, Konsolidasi (Dalam Juta USD)
Direct Economic Value Generated and Distributed, Consolidated (In US$ Million)
Keterangan
2023 2024 2025
Description
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan (Juta USD)
Direct Economic Value Generated (USD million)
Pendapatan (A)
1.899 1.767 1.526
Revenue (A)
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 77
Page 80
Nilai Ekonomi Langsung Yang Dihasilkan dan Didistribusikan, Konsolidasi (Dalam Juta USD)
Direct Economic Value Generated and Distributed, Consolidated (In US$ Million)
Keterangan
2023 2024 2025
Description
Nilai Ekonomi Langsung yang Didistribusikan (Juta USD)
Direct Economic Value Distributed (USD million)
Biaya Operasional, Upah, dan Tunjangan Karyawan (1)
1.770 1.833 1.673
Operating costs, Employee Wages, and Benefits (1)
Pembayaran kepada penyedia modal (2)
30 45 0
Payments to providers of capital (2)
Pembayaran pajak kepada pemerintah (Australia)
4 (3) 1
Tax payments to government (Australia)
Pembayaran pajak kepada pemerintah (Indonesia)
20 (8) (17)
Tax payments to government (Indonesia)
Pembayaran pajak kepada pemerintah (United States)
0 (1) (9)
Tax payments to government (United States)
Total pembayaran pajak kepada pemerintah (3)
24 (12) (25)
Total tax payments to governments (3)
Investasi Komunitas (4)
0.8 1 1
Community Investments (4)
(B) Total nilai ekonomi yang didistribusikan (1+2+3+4)
1.824 1.866 1.647
(B) Total economic value distributed (1+2+3+4)
Total nilai ekonomi yang dipertahankan (A-B)
21 (99) (121)
Total economic value retained (A-B)
Catatan | Note:
Pendapatan merupakan total pendapatan yang terdiri dari penjualan bersih serta pendapatan dari investasi keuangan dan penjualan aset. | The above
revenue represents revenues as net sales plus revenues from financial investments and sales of assets.
Nilai Ekonomi Langsung Yang Dihasilkan dan Didistribusikan (Dalam Juta USD) Berdasarkan Proyek
Direct Economic Value Generated and Distributed (In US$ Million) By Project
2023 2024 2025
Proyek Negara Total Nilai yang Total Nilai yang Total Nilai yang Total Nilai yang Total Nilai yang Total Nilai yang
Project Country Dihasilkan Didistribusikan Dihasilkan Didistribusikan Dihasilkan Didistribusikan
Total Value Total Value Total Value Total Value Total Value Total Value
Generated Distributed Generated Distributed Generated Distributed
PT Bukit Makmur Mandiri
Indonesia 1.353 1.333 1.228 1.328 1.037 1.139
Utama
BUMA Australia Pty. Ltd. Australia 515 507 525 530 410 443
Atlantic Carbon Group, Inc USA - - 35* 42* 64 93
Catatan | Note:
*) Dalam 6 bulan sejak selesainya akuisisi ACG | In 6 months from the completion of ACG acquisition
Perbandingan Target dan Realisasi Produksi, Pendapatan, dan Laba/Rugi, Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat
Direct Economic Value Generated and Distributed (In US$ Million) By Project
[OJK F.2]
Perbandingan Target dan Realisasi Perbandingan Target dan Realisasi Perbandingan Target dan Realisasi Laba/
Produksi (bcm)* Pendapatan (Juta USD) Rugi (Juta USD)**
Tahun Comparison of Production Targets and Comparison of Target and Actual Revenue Comparison of Target and Actual Profit/
Year Performance (bcm)* (US$ Million) Loss (US$ Million)**
Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi
Target Realization Target Realization Target Realization
2025 440-470 439 1.500 – 1.600 1,480 170-220 180
2024 530 – 580 545 1.725 – 1.825 1,756 300 – 350 314
2023 530 – 630 621 1.525 – 1.675 1.833 335 – 390 412
* Berdasarkan volume pengupasan tanah penutup. | Based on volume of overburden removal.
** Berdasarkan EBITDA. | Based on EBITDA.
Perseroan telah melakukan penilaian atas signifikansi The Company has assessed the geographic significance of
geografis dalam penciptaan dan pendistribusian nilai its economic value generation and distribution and identified
ekonomi, serta mengidentifikasi Indonesia, Australia, dan Indonesia, Australia, and the United States as its most
Amerika Serikat sebagai pasar paling signifikan, berdasarkan significant markets, based on its asset base, workforce size,
basis aset, jumlah tenaga kerja, serta keberadaan operasi and presence of its customers operation.
pelanggan Perseroan.
78 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 81
Dampak Ekonomi
Economic Impact
Nilai ekonomi yang dihasilkan dan didistribusikan disajikan Economic value generated and distributed is presented on
secara konsolidasian, mencerminkan tingkat integrasi yang a consolidated basis, reflecting the highly integrated nature
tinggi dalam kegiatan operasional Perseroan, pengaturan of the Company’s operations, financing arrangements,
pembiayaan, aktivitas pengadaan, serta layanan bersama procurement activities, and shared services across
yang dilakukan lintas yurisdiksi. Mengingat arus ekonomi jurisdictions. As these economic flows are managed centrally
tersebut dikelola secara terpusat dan sering kali saling and are often interdependent, a consolidated presentation
bergantung, penyajian secara konsolidasian memberikan provides a more accurate and meaningful representation of
gambaran yang lebih akurat dan bermakna atas kinerja the Company’s overall economic performance.
ekonomi Perseroan secara keseluruhan.
Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan berbagai In 2025, the Company advanced a range of ESG initiatives
inisiatif ESG yang merupakan langkah dasar dalam that represented foundational steps toward broader
mendorong peningkatan keberlanjutan di seluruh kegiatan sustainability improvement across its operations. These
operasionalnya. Inisiatif tersebut mencakup penyelesaian efforts included the completion of a greenhouse gas
studi baseline emisi gas rumah kaca (GRK) yang meliputi (GHG) emissions baseline study covering operations
operasi di Indonesia dan Australia, penerapan inisiatif in Indonesia and Australia, the implementation of site-
pengurangan karbon yang spesifik pada dua lokasi operasi specific carbon reduction initiatives at its two largest long-
jangka panjang terbesar di Indonesia, penyusunan peta jalan term sites in Indonesia, the completion of a social impact
dampak sosial, pembaruan penilaian materialitas ESG, serta roadmap, the refresh of its ESG materiality assessment,
penyelesaian penilaian risiko dan peluang terkait perubahan and the completion of a climate-related risk and opportunity
iklim untuk pertama kalinya. Secara keseluruhan, inisiatif- assessment for the first time. Collectively, these initiatives
inisiatif tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dan are expected to inform and guide the Company’s future
panduan bagi penyusunan serta pengembangan strategi strategy in progressing toward its long-term ESG objectives.
Perseroan ke depan dalam mencapai tujuan ESG jangka Further information on these initiatives is presented across
panjang. Informasi lebih lanjut mengenai inisiatif-inisiatif the relevant ESG topics within this report. [OJK F.3]
tersebut disajikan pada topik ESG terkait dalam laporan ini.
[OJK F.3]
Sebagai bagian dari komitmennya dalam mengelola As part of its commitment to managing its environmental
dampak lingkungan, Perseroan menanggung pengeluaran impact, the Company incurred environmental expenditures
lingkungan sebesar USD6,133,387.26 untuk mendukung totaling USD 6,133,387.26 to support the management
pengelolaan lingkungan di sekitar operasionalnya. Biaya- of environments surrounding its operations. These costs
biaya ini mencakup kegiatan seperti pengelolaan limbah encompassed activities such as waste management,
dan air, pelatihan lingkungan, pemantauan lingkungan, dan environmental training, environmental monitoring, and
upaya pengelolaan lingkungan yang lebih luas. [OJK F.4] broader environmental management efforts. [OJK F.4]
Kontribusi Pada Pendapatan Nasional [GRI 201-4] [GRI 207- Contributing To National Income [GRI 201-4] [GRI 207-1]
1] [GRI 207-2] [GRI 207-3] [GRI 207-4] [GRI 207-2] [GRI 207-3] [GRI 207-4]
Pajak merupakan sumber pendanaan utama bagi program- Taxes constitute a key source of funding for national
program pembangunan nasional. Di Indonesia, negara development programs. In Indonesia, where the Company
dimana kantor pusat Perseroan berada, pendapatan dari is headquartered, tax revenues represent approximately
pajak mewakili sekitar 70% dari Anggaran Pendapatan dan 70% of the State Budget (APBN), alongside Non-Tax State
Belanja Negara (APBN), di samping Penerimaan Negara Revenue (PNBP) derived from natural resources and state
Bukan Pajak (PNBP) yang berasal dari sumber daya alam dan asset management. As a responsible corporate entity, the
pengelolaan aset negara. Sebagai entitas yang bertanggung Company is committed to fulfilling its tax obligations and
jawab, Perseroan berkomitmen untuk memenuhi kewajiban complying with all applicable tax laws, while upholding high
perpajakannya dan mematuhi seluruh peraturan perpajakan standards of integrity and continuously aligning its practices
yang berlaku, sambil menjunjung tinggi standar integritas with prevailing laws and regulatory requirements.
dan terus menyelaraskan praktik-praktiknya dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pengawasan terkait isu-isu perpajakan dipimpin oleh Oversight of tax matters is led by the President Director,
Direktur Utama dan didukung oleh Direktur Keuangan. supported by the Chief Financial Officer, who are accountable
Direktur Utama dan Direktur Keuangan bertanggung jawab for managing tax compliance and reviewing the tax strategy.
atas pengelolaan kepatuhan perpajakan dan peninjauan The strategy is reviewed whenever the Government issues
strategi perpajakan. Strategi ini ditinjau setiap kali new or revised tax regulations may impact the Company’s
Pemerintah menerbitkan peraturan perpajakan baru atau operations.
melakukan revisi ke peraturan yang sudah ada dan dapat
menimbulkan dampak pada operasional Perseroan.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 79
Page 82
Perseroan mempertahankan komunikasi yang terbuka The Company maintains open communication with tax dengan otoritas perpajakan dan senantiasa berkonsultasi authorities and consults with tax offices or external dengan kantor pajak atau konsultan pajak eksternal apabila tax consultants, particularly when new tax regulations dibutuhkan, khususnya ketika peraturan perpajakan baru are introduced. Where tax regulations have operational diperkenalkan. Apabila peraturan perpajakan memiliki implications, internal assessments are conducted, including implikasi operasional, penilaian internal akan dilakukan. discussions with tax consultants, industry associations, Penilaian ini termasuk diskusi dengan konsultan pajak, and relevant authorities. When clarification is required on asosiasi industri, dan otoritas terkait. Ketika diperlukan specific transactions, the Company corresponds directly klarifikasi mengenai transaksi tertentu, Perseroan with tax authorities and implements the guidance received. berkomunikasi langsung dengan otoritas perpajakan dan The Company does not engage in tax-related public policy menerapkan panduan terkait yang diterima dari mereka. advocacy. Perseroan tidak terlibat dalam advokasi kebijakan publik terkait perpajakan. Risiko perpajakan diidentifikasi, dimitigasi, dan dipantau Tax risks are identified, mitigated, and monitored through the melalui Risk and Control Matrix (RCM). Melalui RCM, Risk and Control Matrix (RCM), which establishes structured Perseroan menetapkan langkah-langkah pengendalian control measures to support effective tax governance. The terstruktur untuk mendukung tata kelola perpajakan yang effectiveness of the Company’s tax governance and control efektif. Efektivitas tata kelola perpajakan dan kerangka kerja framework is evaluated through periodic reviews of tax pengendalian Perseroan dievaluasi melalui tinjauan berkala compliance. atas kepatuhan perpajakan. Selain itu, hasil dari audit pajak dan proses penyelesaian In addition, outcomes from tax audits and tax dispute sengketa pajak dengan otoritas perpajakan digunakan resolution processes with tax authorities are used as sebagai masukan untuk peningkatan kualitas kerangka inputs for continuous improvement of the Company’s tax kerja tata kelola perpajakan Perseroan. governance framework. Pengungkapan perpajakan Perseroan harus melewati To prevent misconduct or violations of tax regulations, proses peninjauan internal sebagai bagian dari kerangka the Company has established a Whistleblowing System kerja tata kelola dan pengendalian. Penjaminan eksternal that enables employees and other relevant parties to raise atas pengungkapan terkait perpajakan dilakukan concerns regarding breaches of applicable procedures or bersamaan dengan audit laporan keuangan Perseroan oleh regulations. This mechanism supports ethical conduct and auditor independen, sebagai bagian dari proses penjaminan reinforces the Company’s commitment to compliance and akuntansi dan pelaporan keuangan yang lebih luas. transparency. Perseroan melakukan keterlibatan dengan otoritas The Company’s tax disclosures are subject to internal perpajakan, diwakili oleh departemen-departemen terkait review processes as part of its overall governance and dari Kantor Pajak, ketika timbul permasalahan mengenai control framework. External assurance over tax-related interpretasi atau penerapan peraturan perpajakan. disclosures is provided in conjunction with the Company’s Keterlibatan dengan otoritas perpajakan mencakup financial statement audits by independent auditors, as part pengajuan permohonan untuk fasilitas atau insentif of the broader accounting and financial reporting assurance perpajakan yang relevan dan pelaksanaan konsultasi untuk process. memperoleh klarifikasi atas hal-hal terkait perpajakan. Perseroan berinteraksi dengan otoritas pajak, yang diwakili The Company engages with tax authorities, represented by oleh unit terkait di Kantor Pajak, apabila terdapat isu terkait the relevant departments of the Tax Office, when issues arise interpretasi atau penerapan peraturan perpajakan. Interaksi regarding the interpretation or application of tax regulations. tersebut mencakup pengajuan permohonan fasilitas Engagement with tax authorities includes submitting atau insentif pajak yang relevan, jika diperlukan, serta applications for relevant tax facilities or incentives, where pelaksanaan konsultasi untuk memperoleh klarifikasi atas appropriate, and conducting consultations to obtain hal-hal yang berkaitan dengan perpajakan. clarification on tax-related matters. Pada tahun 2025, Perseroan tidak menghadapi In 2025 the Company did not face any legal issues related to permasalahan hukum apapun yang berkaitan dengan taxation. As a result of losses incurred during the year, the perpajakan. Sebagai akibat dari kerugian yang terjadi Company was not subject to corporate income tax in certain selama tahun berjalan, Perseroan tidak dikenakan pajak jurisdictions. penghasilan badan di yurisdiksi tertentu. 80 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 83
Dampak Ekonomi
Economic Impact
Perseroan menerima bantuan keuangan pemerintah yang The Company received limited government financial
terbatas selama periode pelaporan, yang hanya terdiri dari assistance during the reporting period, consisting solely of
pembebasan pajak di Indonesia. Pada Tahun Anggaran tax relief in Indonesia. In FY 2025, the Company benefited
2025, Perseroan mendapatkan manfaat dari pembebasan from a tax exemption on the Benefit-in-Kind received by
pajak atas Natura dan Kenikmatan yang diterima oleh employees in remote areas (SKDT), with a total monetary
karyawan di daerah terpencil (SKDT). Total nilai moneter value of USD 327,964.
dari pembebasan pajak ini sebesar USD 327.964.
Tidak ada bantuan keuangan pemerintah yang diterima No government financial assistance was received during the
selama periode pelaporan di Australia atau Amerika Serikat. reporting period in Australia or the United States.
Tidak ada entitas pemerintah dalam struktur kepemilikan Government entities were not present in the Company’s
saham Perseroan selama periode pelaporan. shareholding structure during the reporting period.
Untuk informasi lebih lanjut, laporan laba rugi Perseroan For more information of the Tax Related details, income
dapat ditemukan dalam Laporan Tahunan 2025 halaman statement can be found in the Company’s 2025 Annual
221. Report page 221.
MEMIMPIN DENGAN INOVASI LEADING WITH INNOVATION
Pendekatan Manajemen Management Approach
Sebagai kontraktor pertambangan batu bara, Perseroan As a coal mining contractor, the Company aspires to be
senantiasa berusaha untuk menjadi penyedia solusi a world-class provider of responsible mining and energy
pertambangan dan energi berkelas dunia yang bertanggung solutions, while generating sustainable long-term value. This
jawab, sembari menghasilkan nilai jangka panjang yang commitment is demonstrated through a strong emphasis
berkelanjutan. Komitmen ini diwujudkan melalui penekanan on delivering superior customer service, supported by high
Perseroan pada pemberian layanan pelanggan yang unggul, standards of quality, technical expertise, and the adoption of
didukung oleh standar kualitas yang tinggi, keahlian teknis, advanced technologies.
dan adopsi teknologi canggih.
Inovasi berfungsi sebagai pendorong kritis bagi Perseroan Innovation serves as a critical enabler for the Company and
dan pelanggannya untuk mencapai efisiensi dan efektivitas its customers to achieve greater operational efficiency and
operasional yang lebih besar, sekaligus mengelola risiko effectiveness, while simultaneously managing occupational
keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta pengelolaan health and safety (OHS) and environmental risks in a
lingkungan secara berkelanjutan. Inovasi-inovasi yang sustainable manner. The innovations embedded within the
tertanam dalam operasional Perseroan didominasi oleh Company’s operations are predominantly technology-driven,
pendekatan berbasis teknologi dan memanfaatkan solusi leveraging advanced information technology solutions to
teknologi informasi canggih untuk mendukung operasional support safe, efficient, and responsible operations.
yang aman, efisien, dan bertanggung jawab.
Inisiatif Kami Dalam Memanfaatkan Inovasi – Didukung Our Initiatives In Harnessing Innovation – Powered By
Oleh Teknologi [F.26] Technology [F.26]
Perseroan berkolaborasi dengan perusahaan afiliasinya, The Company collaborated with its sister company, PT
PT Bukit Teknologi Digital (BTech), sebagai unit inovasi Bukit Teknologi Digital (BTech) as the Group’s technology
teknologi Grup, dalam pelaksanaan transformasi digital dan innovation arm, on the Company’s digital and analytics
analitik Perseroan. Perseroan meyakini bahwa pemanfaatan transformation. The Company believes in the power of
teknologi memiliki peran penting dalam menyediakan technology to provide advanced analytics and insights that
analitik dan wawasan lanjut yang dapat meningkatkan strengthen operational reliability, workforce effectiveness,
keandalan operasional, efektivitas tenaga kerja, kinerja safety performance, and cost discipline across the Group’s
keselamatan, serta disiplin pengelolaan biaya di seluruh mining operations. The Company aims to transition toward
kegiatan operasional pertambangan Grup. Perseroan a structured, data-driven operating model grounded in
menargetkan transisi menuju model operasional yang real-time visibility, standardized governance, and scalable
terstruktur dan berbasis data, dengan dukungan visibilitas architecture.
waktu nyata, tata kelola yang terstandarisasi, serta arsitektur
sistem yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 81
Page 84
Analitik operasional: sistem produksi BUMA (BPS) Operational Analytics: BUMA Production System (BPS) Sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat As part of its effort to strengthen operational performance kinerja operasional melalui inovasi, Perseroan telah through innovation, the Company has developed the mengembangkan BUMA Production System (BPS), yaitu BUMA Production System (BPS), a mobile and web-based aplikasi berbasis seluler dan web yang berfungsi sebagai application that functions as an operational control tower. pusat kendali operasional. BPS dirancang untuk menjawab BPS was designed to address the need for better integration kebutuhan akan integrasi yang lebih baik antara sumber across people, processes, and equipment, while maintaining daya manusia, proses, dan peralatan, dengan tetap a strong focus on cost-effectiveness. It provides real-time mengedepankan efektivitas biaya. Sistem ini menyediakan visibility across all levels of operations, enabling faster and visibilitas secara waktu nyata (real time) di seluruh tingkatan more informed decision-making on the ground. operasional, sehingga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan berbasis informasi di lapangan. Sistem ini menyederhanakan kegiatan pemantauan The system simplifies operational monitoring by reducing operasional melalui pengurangan proses manual serta manual processes and improving the speed and consistency peningkatan kecepatan dan konsistensi pelaksanaan. of execution. By streamlining task assignment, tracking, and Dengan menyederhanakan penugasan, pelacakan, escalation, BPS supports more efficient field operations. In dan eskalasi pekerjaan, BPS mendukung pelaksanaan practice, it has improved coordination and accountability, operasional lapangan yang lebih efisien. Dalam enhanced equipment utilisation, and reduced idle time and penerapannya, sistem ini telah meningkatkan koordinasi fuel wastage—contributing to tighter cost control and more dan akuntabilitas, mengoptimalkan pemanfaatan peralatan, disciplined operations. serta mengurangi waktu menganggur dan pemborosan bahan bakar, sehingga berkontribusi terhadap pengendalian biaya yang lebih ketat dan operasional yang lebih disiplin. Manajemen Aset & Penelitian dan Pengembangan: Analitik Asset Management & R&D: Component Health Analytics Kesehatan Komponen (CHA) (CHA) Melalui perusahaan afiliasinya, BTech, Perseroan terus Through its sister company, BTech, the Company continues meningkatkan kapabilitas Manajemen Aset pada tahun to advance its Asset Management capability in 2025 2025 melalui pendalaman analitik operasional serta through deeper operational analytics, and tighter integration integrasi yang lebih erat dengan Sistem Pemantauan with Equipment Health Monitoring Systems and Component Kesehatan Peralatan (Equipment Health Monitoring Systems) Health Analytics. The platform digitizes and governs the dan Analitik Kesehatan Komponen (Component Health end-to-end maintenance lifecycle, strengthening control Analytics). Platform ini mendigitalisasi dan menerapkan tata over maintenance execution, planning, and performance kelola atas seluruh siklus pemeliharaan secara menyeluruh, monitoring across operations. sehingga memperkuat pengendalian terhadap pelaksanaan pemeliharaan, perencanaan, serta pemantauan kinerja di seluruh operasi. Penyempurnaan utama difokuskan pada peningkatan Key improvements focused on better visibility and execution visibilitas dan disiplin pelaksanaan, antara lain melalui discipline, including backlog monitoring, enhancements pemantauan backlog pekerjaan, pengembangan to the Digital Maintenance Breakdown Board, and web- Digital Maintenance Breakdown Board, serta penerapan based planning and forecasting tools. Equipment Health perangkat perencanaan dan proyeksi berbasis web. Monitoring Systems were also reactivated and refined to Sistem Pemantauan Kesehatan Peralatan juga diaktifkan enable more detailed component analysis and condition- kembali dan disempurnakan untuk memungkinkan analisis based alerts. komponen yang lebih rinci serta pemberian peringatan berbasis kondisi. Salah satu tonggak penting adalah penerapan model Analitik A key milestone was the rollout of Component Health Kesehatan Komponen yang dikembangkan melalui kerja Analytics models in partnership with Institut Teknologi sama dengan Institut Teknologi Bandung, yang mencakup Bandung, covering selected equipment such as HD785- peralatan terpilih seperti unit HD785‑7 dan 777E. Model 7 and 777E units. These models support trend analysis, ini mendukung analisis tren, penilaian potensi kegagalan, failure assessment, and condition-based decision-making, serta pengambilan keputusan berbasis kondisi, sehingga helping improve equipment availability and optimise repair berkontribusi pada peningkatan ketersediaan peralatan and maintenance costs. serta optimalisasi biaya perbaikan dan pemeliharaan. 82 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 85
Dampak Ekonomi
Economic Impact
Manajemen Sumber Daya Manusia: Etam Kawa People Management: Etam Kawa
Melalui BTech, Etam Kawa terus dikembangkan sebagai Through BTech, Etam Kawa continues to evolve as
platform utama pengelolaan sumber daya manusia BUMA Indonesia’s core people management platform,
BUMA Indonesia, dengan memperkuat skalabilitas, strengthening scalability, leadership visibility, and analytics
visibilitas kepemimpinan, dan kesiapan analitik, sekaligus readiness while reinforcing its Safe, Smart, and Happy
menegaskan filosofi Safe, Smart, and Happy People. Platform People philosophy. The platform supports structured
ini mendukung transformasi perilaku yang terstruktur, behaviour transformation, mission-based execution, and
pelaksanaan berbasis misi, serta pemantauan kinerja, performance monitoring, helping align frontline activities
sehingga membantu menyelaraskan aktivitas karyawan lini with operational priorities.
depan dengan prioritas operasional Perseroan.
Pada tahun 2025, penyempurnaan difokuskan pada In 2025, enhancements focused on increasing participation,
peningkatan tingkat partisipasi, memungkinkan enabling more agile mission adjustments based on
penyesuaian misi yang lebih lincah sesuai dengan operational needs, and improving monitoring of behaviour
kebutuhan operasional, serta memperkuat pemantauan and performance across teams. Leadership visibility
perilaku dan kinerja di seluruh tim. Visibilitas kepemimpinan was further strengthened through mobile features and
juga semakin ditingkatkan melalui fitur berbasis perangkat a dedicated dashboard, providing detailed insights into
seluler dan dasbor khusus yang menyediakan wawasan attendance, safety performance, fatigue, and coaching
terperinci terkait kehadiran, kinerja keselamatan, tingkat history. These improvements enable more targeted
kelelahan, serta riwayat pembinaan. Penyempurnaan oversight and support better-informed decisions on team
ini memungkinkan pengawasan yang lebih terarah dan readiness and performance.
mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat terkait
kesiapan tim dan kinerja operasional.
Keselamatan, Kesehatan, dan Lingkungan: Icheck Safety and Health: Icheck
Perseroan mengembangkan Sistem Manajemen Keselamatan The Company advanced the iCheck Safety Management
iCheck untuk memperkuat pengendalian risiko secara System to strengthen proactive risk control, leadership
proaktif, akuntabilitas kepemimpinan, serta pengelolaan accountability, and data-driven safety management
keselamatan berbasis data di seluruh kegiatan operasional. across operations. As a unified and scalable platform,
Sebagai platform terpadu dan dapat dikembangkan, iCheck iCheck integrates key safety processes, including hazard
mengintegrasikan proses-proses keselamatan utama, identification, risk assessment, inspections, and incident
termasuk identifikasi bahaya, penilaian risiko, inspeksi, serta management with structured investigation and follow-up
pengelolaan insiden yang dilengkapi dengan mekanisme tracking.
investigasi terstruktur dan pemantauan tindak lanjut.
Pengembangan selama tahun berjalan difokuskan pada Enhancements during the year focused on improving
peningkatan visibilitas dan kemudahan penggunaan, visibility and usability, with upgraded dashboards and
melalui penyempurnaan dasbor dan fitur berbasis perangkat mobile features to support adoption at the frontline. These
seluler untuk mendukung adopsi di tingkat operasional capabilities enable more consistent monitoring, better
lapangan. Kapabilitas ini memungkinkan pemantauan yang traceability of safety activities, and timely escalation of
lebih konsisten, ketertelusuran aktivitas keselamatan yang risks. As a result, iCheck supports more disciplined safety
lebih baik, serta eskalasi risiko secara tepat waktu. Dengan execution and reinforces a structured, data-driven approach
demikian, iCheck mendukung pelaksanaan keselamatan to safety leadership across operational levels.
yang lebih disiplin dan memperkuat pendekatan
kepemimpinan keselamatan yang terstruktur dan berbasis
data di seluruh tingkatan operasional.
Penyempurnaan yang dilakukan pada tahun 2025 The 2025 enhancements mark meaningful progress
mencerminkan kemajuan yang signifikan menuju toward a more integrated and analytics-driven operating
model operasional yang lebih terintegrasi dan berbasis model, where asset performance, workforce effectiveness,
analitik, di mana kinerja aset, efektivitas tenaga kerja, and safety risk control are managed in a coordinated and
serta pengendalian risiko keselamatan dikelola secara systematic manner. By reinforcing digital infrastructure and
terkoordinasi dan sistematis. Melalui penguatan strengthening analytics capabilities across all streams, the
infrastruktur digital dan peningkatan kapabilitas analitik Company has established a scalable foundation to support
di seluruh area fungsional, Perseroan telah membangun operational excellence.
fondasi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan
untuk mendukung pencapaian keunggulan operasional.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 83
Page 86
Anti Korupsi dan Kepatuhan Anti-corruption and Compliance 84 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 87
Dampak Ekonomi
Economic Impact
Komitmen terhadap praktik anti-penipuan, anti-penyuapan, Commitments to anti-fraud, anti-bribery, and anti-corruption
dan anti-korupsi, serta kepatuhan terhadap peraturan practices, as well as compliance with applicable laws
perundang-undangan yang berlaku, merupakan elemen- and regulations, are central elements of the Company’s
elemen utama dari Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis Code of Conduct and reflects the Company’s values and
Perseroan serta menjadi landasan utama dalam corporate culture. By maintaining high ethical standards
mewujudkan tata kelola yang berkelanjutan. Dengan and transparency across operations, the Company
mempertahankan standar etika yang tinggi dan transparansi promotes a culture of integrity and accountability. These
di seluruh kegiatan operasional, Perseroan mendorong efforts help reduce ethical and corruption-related risks
terbentuknya budaya integritas dan akuntabilitas. Upaya- while strengthening stakeholder trust and confidence. The
upaya ini membantu mengurangi risiko terkait etika dan Company’s Code of Conduct also reflects the Company’s
korupsi sekaligus memperkuat kepercayaan para pemangku commitment to respect internationally recognized human
kepentingan terhadap Perseroan. Pedoman Perilaku dan rights, including fundamental labour rights, and applies
Etika Bisnis juga mencerminkan komitmen Perseroan across its operations and business relationships in line
untuk menghormati hak asasi manusia yang diakui secara with applicable international standards. As the Company
internasional, termasuk hak-hak ketenagakerjaan yang advances its transition toward a more sustainable business
mendasar, dan Perseroan menerapkan komitmen ini di model, strong anti-corruption measures and compliance
seluruh operasional serta hubungan bisnisnya sesuai frameworks remain critical to supporting long-term
dengan standar internasional yang berlaku. Seiring dengan operational performance and contributing to wider social
kemajuan Perseroan dalam transisinya menuju model bisnis and environmental objectives.
yang lebih berkelanjutan, langkah-langkah anti-korupsi yang
kuat dan kerangka kerja kepatuhan adalah komponen-
komponen yang sangat penting dalam mendukung kinerja
operasional jangka panjang Perseroan dan memungkinkan
Perseroan untuk berkontribusi pada tujuan sosial dan
lingkungan.
Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis serta kebijakan-kebijakan The Company’s Code of Conduct, together with the related
terkait mengenai etika, anti-penipuan, penyuapan dan ethics, anti-fraud, bribery and corruption, and whistleblowing
korupsi, serta pelaporan pelanggaran yang diuraikan dalam policies described in this chapter were reviewed by
bab ini telah ditinjau oleh Komite Etika dan disetujui oleh the Ethics Committee and approved by the Company’s
Direktur Utama Perseroan, yang merupakan tingkat tertinggi President Director, which represents the most senior level
dalam tata kelola Perseroan, dan ditinjau setidaknya setiap of governance within the Company and are reviewed at
tiga tahun untuk memastikan relevansi dan efektivitasnya least every three years to ensure continued relevance and
yang berkelanjutan. effectiveness.
Selain itu, Perseroan juga mengambil tindakan dini dan In addition, the Company applies a precautionary approach
proporsional untuk mencegah atau memitigasi potensi in relevant areas of its operations, taking early and
dampak negatif dari bagian-bagian operasionalnya, proportionate action to prevent or mitigate potential adverse
khususnya apabila terdapat risiko kerugian serius dan impacts where there is a reasonable risk of serious harm,
bahkan dalam situasi yang memiliki ketidakpastian. even in the absence of complete certainty.
Anti-Penipuan, Anti-Penyuapan, dan Anti-Korupsi Anti-Fraud, Anti-Bribery, and Anti-Corruption
Perseroan berkomitmen untuk mempertahankan standar The Company upholds a strong commitment to ethical
perilaku etis yang tinggi dan lingkungan kerja yang bebas conduct and maintains a workplace free from corruption,
dari penipuan, penyuapan, dan korupsi. Untuk mendukung underscoring the role of effective communication and
komitmen ini, Perseroan telah menetapkan Kebijakan training on anticorruption policies and procedures for
Sistem Manajemen Anti-Penipuan, Penyuapan, dan relevant stakeholders. In support of this commitment,
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 85
Page 88
Korupsi, yang diselaraskan dengan prinsip-prinsip ISO the Company has established an Anti-Fraud, Bribery and
37001 dan disetujui oleh Direksi serta manajemen senior. Corruption Management System policy aligned with ISO
Kebijakan ini menetapkan ekspektasi yang jelas mengenai 37001 principles, approved by the executives and board
perilaku individu maupun organisasi, sesuai dengan nilai- of directors committee. This policy provides a structured
nilai Perseroan dan praktik bisnis yang bertanggung mechanism for the reporting of suspected misconduct,
jawab di seluruh kegiatan operasional. Kebijakan ini juga including fraud, bribery, and corruption, involving the
membangun mekanisme terstruktur untuk melaporkan Company’s subsidiaries, executives, employees, business
dugaan pelanggaran, termasuk kasus yang melibatkan anak partners, or other related parties. It provides a framework
perusahaan, karyawan, manajemen, mitra bisnis, atau pihak for both individual and organizational conduct, ensuring
terkait lainnya, guna memastikan bahwa kekhawatiran dapat consistency with the Company’s values and responsible
disampaikan dan ditangani secara konsisten dan tepat. business practices across different geographies and
cultural environments.
Implementasi kebijakan ini ditujukan untuk menghasilkan The implementation of this policy is intended to deliver
beberapa hasil sebagaimana berikut: several core outcomes:
1. Memupuk budaya etis: Dengan memitigasi risiko yang 1. Fostering an ethical culture: By mitigating risks
berkaitan dengan penipuan dan korupsi, Perseroan associated with fraud and corruption, the Company
memperkuat komitmennya dalam mempertahankan reinforces its commitment to maintaining a healthy
budaya etis yang sehat. Hal ini sangat penting bagi ethical culture, which is critical for sustainable
operasional bisnis yang berkelanjutan. Perseroan business operations. The Company aims to instil strong
bertujuan untuk menanamkan perilaku anti-penipuan antifraud behaviour among all employees, by enhancing
yang kuat di kalangan seluruh karyawan, melalui awareness and commitment to ethical practices.
program sosialisasi dan meningkatkan komitmen
terhadap praktik etis.
2. Meningkatkan akuntabilitas: Kebijakan ini 2. Enhancing accountability: The policy increases the
meningkatkan tanggung jawab dan kesadaran seluruh responsibility and awareness of all stakeholders
pemangku kepentingan mengenai kepatuhan terhadap regarding compliance with applicable procedures
prosedur dan peraturan yang berlaku, guna menegakkan and regulations, to enforce clear accountability and
akuntabilitas dan tanggung jawab yang jelas terkait responsibility of relevant partes in relation to anti-
dengan manajemen anti-korupsi. corruption management.
3. Menetapkan tanggung jawab yang jelas: Perseroan 3. Establishing clear responsibilities: The Company
menguraikan peran dan tanggung jawab dalam delineates roles and responsibilities for the prevention,
pencegahan, deteksi, respons, dan pelaporan penipuan, detection, response, and reporting of fraud, bribery
penyuapan, dan korupsi, sehingga proses-proses and corruption, making the processes transparent and
tersebut menjadi transparan dan individu-individu dapat holding individuals accountable for their actions in line
dimintai pertanggungjawaban atas tindakan mereka with good governance practices.
sesuai dengan praktik tata kelola yang baik.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Kebijakan Anti- For more information of Anti-Fraud, Bribery, and Corruption
Penipuan, Anti-Penyuapan, dan Anti-Korupsi Perseroan, Policy, please visit https://bumainternational.com/
silakan kunjungi https://bumainternational.com/ attachment/X7l1TB8YB4A.pdf
attachment/X7l1TB8YB4A.pdf
Manajemen Anti-Penipuan, Penyuapan, dan Korupsi [GRI Anti-Fraud, Bribery and Corruption Management [GRI 2-23]
2-23] [GRI 205] [GRI 205]
Tahap Manajemen Anti-Korupsi
Pilar Tujuan
Stage of Anti-Corruption
Pillar Purpose
Management
1. Menerapkan program manajemen risiko anti-penipuan, penyuapan, dan korupsi.
2. Mendidik karyawan untuk memupuk kesadaran anti-penipuan, penyuapan, dan korupsi.
3. Bersama dengan Divisi Pengendalian Internal, mengembangkan sistem pengendalian internal untuk
menangani risiko anti-penipuan, penyuapan, dan korupsi.
4. Menerapkan tindakan-tindakan lain yang dianggap perlu oleh Perseroan.
Pencegahan
1
Prevention
1. Implementing anti‑fraud, bribery and corruption risk management program.
2. Educating employees to foster anti‑fraud, bribery and corruption awareness.
3. Together with the Internal Control Division, developing an internal control system to address
anti‑fraud, bribery and corruption risks.
4. Implementing other actions deemed necessary by the Company.
86 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 89
Dampak Ekonomi
Economic Impact
Tahap Manajemen Anti-Korupsi
Pilar Tujuan
Stage of Anti-Corruption
Pillar Purpose
Management
Mengidentifikasi, menggali informasi, dan mengungkap penipuan, penyuapan, atau korupsi dalam
kegiatan bisnis Perseroan melalui kebijakan WBS, pemeriksaan mendadak, sistem pemantauan,
investigasi, dan pelaporan.
Deteksi
2
Detection
Identifying, extracting information and discovering fraud, bribery or corruption in the Company’s business
activities through the Whistleblowing System (WBS) policy, surprise audits, monitoring systems,
investigations and reporting.
Menjatuhkan sanksi atas pelanggaran. Hal ini dapat mencakup tindakan disipliner, termasuk surat
peringatan, hingga pemecatan atau pemutusan kontrak atas pelanggaran yang dilakukan.
Penegakan
3
Enforcement
Imposing sanctions for committing, which may include disciplinary actions, including warning letter to
dismissal or contract termination for misconduct.
Memantau dan mengevaluasi tindakan-tindakan yang melanggar ketentuan serta menerapkan tindak
Pemantauan, tindak lanjut, dan
lanjut yang diperlukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
pemulihan
4
Monitoring, follow up, and
Monitoring and evaluating contravening acts as well as any necessary follow‑up improvements to prevent
recovery
future re‑occurrence.
Pada tahun 2025, Perseroan tetap menjalankan kegiatan In 2025, the Company maintained the socialization of its
sosialisasi kebijakan dan prosedur Sistem Manajemen Anti-Fraud, Bribery and Corruption Management System
Anti-Penipuan, Penyuapan, dan Korupsi kepada seluruh policy and procedures to all employees, including executives,
karyawan, termasuk para dewan eksekutif, melalui berbagai using multiple communication platforms such as periodic
wadah komunikasi seperti komunikasi email berkala, email communications, the internal web portal, posters,
portal web internal, poster, video, dan media peningkatan videos, and other awareness media. These awareness
kesadaran lainnya. Kegiatan peningkatan kesadaran ini activities are embedded into new employee induction
diikutsertakan ke dalam program induksi karyawan baru programs and reiterated during routine re-inductions when
dan dilakukan kembali saat induksi rutin bagi karyawan yang employees returned to work following leave, supporting the
kembali bekerja setelah cuti, guna mendukung penerapan implementation of the Company’s anti-fraud, bribery, and
penuh dari kerangka kerja anti-penipuan, penyuapan, dan corruption due diligence framework.
korupsi Perseroan.
Perseroan menunjukkan komitmennya terhadap praktik anti- The Company further demonstrated its commitment
penipuan dan anti-korupsi lebih lanjut dengan memperluas to anti-fraud and anti-corruption practices by extending
penerapan sosialisasi kebijakan dan prosedur ini kepada the socialization of these policies and procedures to all
seluruh mitra bisnis dalam operasionalnya di Indonesia. Hal business partners within its Indonesia operations. This was
ini dilaksanakan melalui korespondensi tertulis formal dan carried out through formal written correspondence and
diikutsertakan ke dalam proses tender. incorporated into the tender process.
Dalam operasional Perseroan di Australia, kesadaran Within the Company’s Australia operations, anti-bribery and
anti-penyuapan dan korupsi (Anti-Bribery and Corruption/ corruption (ABC) awareness is supported through employee
ABC) didukung melalui inisiatif sosialisasi dan pendidikan socialization and education initiatives. Training on the ABC
karyawan. Pelatihan mengenai kebijakan dan sistem ABC policy and system forms part of the induction process for
merupakan bagian dari proses induksi bagi karyawan baru new employees and is supplemented by refresher training
dan diikuti oleh pelatihan ulang yang dilaksanakan setiap conducted every two years.
dua tahun sekali.
KINERJA ANTI-KORUPSI [GRI 205-1] [GRI 205-2] [GRI ANTI-CORRUPTION PERFORMANCE [GRI 205-1]
205-3] [GRI 205-2] [GRI 205-3]
Operasional Yang Dinilai atas Risiko Terkait Korupsi [GRI Assessed Operations For Corruption Related Risks [GRI
205-1] 205-1]
Di Indonesia, Perseroan mengintegrasikan penilaian In Indonesia, the Company embedded corruption risk
risiko korupsi ke dalam kerangka kerja manajemen assessment within its overall operational risk management
risiko operasionalnya secara keseluruhan. Integrasi ini framework. This integration enabled the Company
memungkinkan Perseroan untuk mengidentifikasi area-area to pinpoint significant risk areas and design focused
risiko yang signifikan dan merancang rencana aksi mitigasi mitigation action plans. Management, supported by the
yang sesuai. Manajemen Perseroan, didukung oleh unit risk management unit, closely oversees the execution of
manajemen risiko, secara ketat mengawasi pelaksanaan these plans to confirm their effectiveness. In addition, the
rencana-rencana tersebut untuk memastikan efektivitasnya. Company routinely carries out surveys involving employees
Selain itu, Perseroan juga melaksanakan survei setiap 6 and business partners to identify and address potential
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 87
Page 90
bulan untuk mengidentifikasi dan menangani potensi risiko fraud and corruption risks. These actions demonstrate the
penipuan dan korupsi dan melibatkan karyawan serta mitra Company’s strong commitment to upholding high standards
bisnis. Tindakan-tindakan ini mencerminkan komitmen kuat of integrity and ethical behaviour across the organization.
Perseroan dalam menjunjung tinggi standar integritas dan
perilaku etis yang tinggi di seluruh organisasi.
Di Australia, BUMA Australia terus melakukan evaluasi In Australia, BUMA Australia consistently evaluates
risiko korupsi melalui penilaian risiko, dokumentasi risiko, corruption risks through risk assessments, risk
serta audit internal dan eksternal. Sebagai bagian dari documentation, and both internal and external audits.
kegiatan manajemen risiko BUMA Australia, pengadaan As part of BUMA Australia’s risk management activities,
dan manajemen kontrak diidentifikasi sebagai area dengan procurement and contract management were identified as
paparan yang tinggi terhadap risiko penyuapan, korupsi, dan areas exposed to bribery, corruption, and fraud risks. To
penipuan. Untuk memitigasi risiko-risiko ini, BUMA Australia mitigate these risks, BUMA Australia applies robust controls,
menerapkan sistem pengendalian yang ketat, termasuk including transparent procurement practices, enhanced
praktik pengadaan yang transparan, peningkatan uji tuntas, due diligence, and mandatory Code of Conduct, including
dan pelatihan wajib mengenai Pedoman Perilaku dan Etika ABC, training for employees. These measures support the
Bisnis, termasuk ABC, bagi karyawan. Langkah-langkah ini Company’s commitment to strong corporate governance
adalah bentuk komitmen Perseroan dalam mewujudkan and integrity throughout its operations. The Company
tata kelola perusahaan dan integritas yang kuat di seluruh also undertakes audits and evaluations of corruption risks
kegiatan operasionalnya. Perseroan juga melaksanakan across BUMA Australia’s activities.
audit dan evaluasi atas risiko korupsi di seluruh kegiatan
BUMA Australia.
Penilaian risiko korupsi dilakukan di seluruh operasional Corruption risk assessments are conducted across
Perseroan sebagai bagian dari proses manajemen risiko the Company’s operations as part of its enterprise risk
perusahaan. Sepanjang periode pelaporan, penilaian management processes. During the reporting period,
risiko korupsi dilaksanakan di tingkat lokasi operasional, corruption risk assessments were undertaken at the
mencakup lokasi-lokasi di mana Perseroan memiliki kendali operational site level, covering locations where the Company
operasional, termasuk kantor, lokasi pertambangan, bengkel, exercises operational control, including offices, mining
dan fasilitas operasional lainnya. Seluruh lokasi operasional sites, workshops, and other operational facilities. All of the
Perseroan di Indonesia dan Australia telah dinilai sepanjang Company’s operational sites in Indonesia and Australia were
tahun pelaporan. assessed throughout the reporting year.
Berdasarkan hasil penilaian tersebut, tidak ada risiko Based on the outcomes of these assessments, no significant
korupsi yang signifikan yang ditemukan selama periode corruption risks were identified during the reporting period.
pelaporan. Perseroan terus menerapkan pengendalian yang The Company continues to apply preventive and detective
bersifat preventif dan detektif, termasuk praktik pengadaan controls, including transparent procurement practices,
yang transparan, peningkatan uji tuntas, pelatihan enhanced due diligence, employee training on anti-bribery
karyawan mengenai anti-penyuapan dan korupsi, serta and corruption, and ongoing monitoring through internal
pemantauan berkelanjutan melalui pengendalian internal controls and audits to maintain a strong control environment.
dan pelaksanaan audit untuk mempertahankan lingkungan
pengendalian yang kuat.
Kasus Korupsi dan Penipuan [GRI 205-3] Cases of Corruption and Fraud [GRI 205-3]
Sebagai bagian dari komitmennya terhadap perilaku etis As part of its commitment to ethical conduct and robust
dan tata kelola yang baik, Perseroan menjalankan langkah- governance, the Company upholds comprehensive
langkah yang menyeluruh untuk mencegah dan menangani measures to prevent and address fraud, bribery, and
penipuan, penyuapan, dan korupsi. Langkah-langkah ini corruption, supported by active enforcement mechanisms.
didukung oleh mekanisme penegakan yang aktif.
Kasus-kasus korupsi dan penipuan telah diterima melalui The cases are received through Whistleblowing Mechanism
mekanisme WBS di seluruh operasional Indonesia, Australia, throughout the Indonesia, Australia and United States
dan Amerika Serikat sepanjang tahun 2025. Total kasus operations. The total receiving cases are as below
yang diterima adalah sebagai berikut:
88 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
(1 Kasus | Case)
Page 91
Dampak Ekonomi
Economic Impact
Deskripsi
2023 2024 2025
Description
Jumlah Kasus Korupsi yang Dilaporkan
14 26 12
Number of Corruption Case Reports
Dalam Proses Penyelesaian
2 0 0
On Process
Sudah Diselesaikan
12 26 12
Resolved
Pada tahun 2025, Perseroan telah mencatat adanya 12 kasus In 2025, the Company recorded 12 cases reported through
yang dilaporkan melalui WBS, di mana satu di antaranya the whistleblowing system, of which one was confirmed as a
telah terkonfirmasi sebagai insiden korupsi. Tindakan yang corruption incident. Appropriate action was taken, including
tepat telah diambil, termasuk pemutusan hubungan kerja the termination of the employees involved.
terhadap karyawan yang terlibat.
Selain itu, di seluruh area operasionalnya, Perseroan In addition, across the Company operation the following
mencatat hasil-hasil berikut selama periode pelaporan: outcomes were recorded during the reporting period:
• Tidak ada kontrak dengan mitra bisnis yang diputus • No contracts with business partners were terminated
atau tidak diperpanjang akibat pelanggaran terkait or not renewed due to corruption-related violations; and
korupsi; dan
• Tidak ada kasus hukum publik yang berkaitan dengan • No public legal cases related to bribery or corruption
penyuapan atau korupsi yang diajukan terhadap were brought against the Company or its employees
Perseroan atau karyawannya selama tahun pelaporan. during the year.
Peningkatan kinerja Perseroan dalam upaya anti-korupsinya The strengthened performance in anti-corruption efforts is
dapat dikaitkan dengan sosialisasi dan meningkatnya attributed to increased awareness and socialisation of the
kesadaran atas WBS, disertai dengan penanganan kasus whistleblowing system, together with prompt and decisive
yang cepat dan tegas, serta peningkatan pengendalian handling of reported cases, as well as enhanced internal
internal dan program kepatuhan. Peningkatan-peningkatan controls and compliance programmes. These improvements
ini menunjukkan efektivitas kerangka kerja anti-korupsi demonstrate the effectiveness of the Company’s reinforced
Perseroan dan menegaskan kembali sikap Perseroan yang anti-corruption framework and reaffirm its zero-tolerance
tidak mentoleransi korupsi dalam bentuk apapun. stance toward corruption in any form.
Kepatuhan Terhadap Hukum Dan Peraturan Compliance To Law and Regulation
Pada tahun 2025, Perseroan mempertahankan In 2025, the Company maintained its commitment to
komitmennya untuk mematuhi seluruh peraturan complying with all applicable laws and regulations. During
perundang-undangan yang berlaku. Selama tahun berjalan, the year, neither the Company, the Board of Directors, nor
baik Perseroan, Direksi, maupun anggota Dewan Komisaris the members of the Board of Commissioners were involved
tidak terlibat dalam prosesi hukum yang material dan in any material legal proceedings that could have adversely
yang dapat berdampak negatif terhadap operasional atau affected the Company’s operations or financial position. This
posisi keuangan Perseroan. Untuk mendukung kepatuhan, outcome demonstrates the effectiveness of the Company’s
Perseroan mengimplementasikan langkah-langkah proaktif, governance framework and risk management approach
termasuk penilaian risiko hukum secara berkala dan in reducing legal exposure. To support compliance, the
pelatihan bagi Dewan serta karyawan mengenai peraturan Company implemented proactive measures, including
perundang-undangan yang relevan, yang disampaikan oleh regular legal risk assessments and ongoing training for
fungsi internal yang sesuai. the Board and employees on relevant laws and regulatory
requirements, delivered by the appropriate internal functions.
Kinerja Terkait Kepatuhan [GRI 2-27] Compliance Related Performance [GRI 2-27]
Perseroan telah membentuk Unit Audit Internal yang The Company has put in place an Internal Audit Unit that
bertanggung jawab untuk menerima, mengelola, dan is responsible for receiving, managing, and addressing
menangani laporan WBS serta laporan dugaan pelanggaran whistleblowing reports as well as other reports of alleged
lainnya. Setelah laporan diterima, Unit tersebut melakukan misconduct. Once a report is received, the Unit carries out
tinjauan menyeluruh untuk menilai kebenaran dan a comprehensive review to assess its validity and accuracy.
akurasinya. Apabila terdapat bukti awal yang memadai Where there is adequate preliminary evidence suggesting
yang menandakan adanya potensi pelanggaran, maka a potential breach, the investigation will continue; however,
investigasi akan dilanjutkan; namun, jika bukti dianggap if the evidence is considered insufficient or not credible,
tidak mencukupi atau tidak kredibel, proses tersebut akan the process will be discontinued. If the investigation
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 89
Page 92
dihentikan. Jika investigasi membuktikan kebenaran laporan substantiates the report, the results are submitted to
tersebut, hasilnya disampaikan kepada Direksi untuk ditindak the Board of Directors for further action, including the
lebih lanjut. Tindakan lanjut dapat termasuk penetapan dan determination and application of sanctions in accordance
penerapan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku dan with applicable regulations and the Collective Labor
Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Mekanisme ini mendukung Agreement (CLA). This mechanism supports compliance
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang with laws and regulations related to ethical behaviour
berkaitan dengan perilaku etis dalam organisasi. Penegakan within the organization. The enforcement of sanctions
sanksi dan penyelesaian pelanggaran dilaksanakan sesuai and resolution of violations are undertaken in line with the
dengan peraturan internal Perseroan dan hukum yang berlaku Company’s internal regulations and the relevant laws of the
di yurisdiksi tempat terjadinya pelanggaran. jurisdiction in which the breach occurs.
Selain itu, melalui Unit Audit Internal dan Komite Etika, In addition, through the Internal Audit Unit and the Ethics
Perseroan secara aktif menerapkan upaya-upaya preventif Committee, the Company actively implements preventive
untuk memitigasi pelanggaran etika. Inisiatif-inisiatif ini efforts to mitigate ethical violations. These initiatives
mencakup program sosialisasi yang ditujukan kepada para include awareness programs targeted at executives and all
badan eksekutif dan seluruh karyawan untuk memperkuat employees to strengthen ethical awareness and reinforce
kesadaran etis dan memperkokoh perilaku yang tepat appropriate conduct, thereby promoting and sustaining a
diantara anggota Perseroan, sehingga mendorong dan culture of integrity across the organization.
mempertahankan budaya integritas di seluruh organisasi.
Aktivitas yang dilaporkan dapat diuraikan ke dalam beberapa The report activities can be broken down into several topics
topik, antara lain: including:
7,7%
Tuduhan Hubungan Tidak
Pantas di Lingkup Kerja
15,4%
Discriminatioan/Intimidate
Pemerasan
(1 Kasus | Case)
Discriminatioan/Intimidate
7,7% (2 Kasus | Case)
Pernyataan Palsu
Date/False Statement
(1 Kasus | Case)
7,7%
Keluhan
Gambling 15,4%
(1 Kasus | Case) Kategori Penyalahgunaan Aset
Pelanggaran 38,5% Asset Misappropriation
(2 Kasus | Case)
7,7% Misconduct
Penyalahgunaan Wewenang Category
Information Leak
(1 Kasus | Case)
7,7% 61,5% 7,7%
Perjudian Penipuan
Breach Confidentiality Scamming
(1 Kasus | Case) (1 Kasus | Case)
7,7%
Langgaran Kerahasiaan
Breach Confidentiality 7,7% Etika | Ethics
(1 Kasus | Case) Pelecehan
Sexual Harassment Penipuan | Fraud
(1 Kasus | Case)
Pelanggaran signifikan diidentifikasi apabila terjadi Significant violations are identified when there is a breach
pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan of applicable laws and regulations that results in formal
yang berlaku dan mengakibatkan tindakan penegakan yang enforcement action. Such actions include sanctions or
formal. Tindakan ini termasuk sanksi atau denda yang penalties imposed by the relevant authorities.
dijatuhkan oleh pihak berwenang.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatat nol insiden Throughout 2025, the Company recorded zero significant
pelanggaran signifikan terhadap peraturan perundang- instances of non-compliance with applicable laws and
undangan yang berlaku, dan tidak ada denda atau sanksi regulations, and no fines or non-monetary sanctions were
non-moneter yang dijatuhkan oleh otoritas pasar modal imposed by capital market authorities or other regulatory
atau badan regulasi lainnya. bodies.
90 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 93
Dampak Ekonomi
Economic Impact
Pelaporan Kepatuhan Lingkungan dan Sosial [OJK F.16] Environment and Social Compliance Reporting [OJK F.16]
Perseroan berkomitmen untuk memenuhi kewajiban The Company demonstrates a strong commitment to
lingkungan dan sosialnya. Perseroan telah menyiapkan upholding its environmental and social obligations. The
berbagai mekanisme komunikasi untuk mengelola dan Company has set up various communication mechanisms
menanggapi isu-isu yang dapat berdampak negatif terhadap to manage and respond to concerns that may adversely
lingkungan atau komunitas sekitar. Para pemangku affect the environment or surrounding communities.
kepentingan dapat menyampaikan informasi, umpan balik, Stakeholders are able to raise information, feedback, or
atau pengaduan mengenai kinerja lingkungan dan sosial complaints regarding the Company’s environmental and
Perseroan melalui saluran-saluran berikut: social performance through the following channels:
1. Kegiatan Keterlibatan Rutin: Tim Hubungan Eksternal 1. Routine Engagement Activities: The External Relations
(External Relations/ER) di setiap lokasi kerja Perseroan (ER) team at each of the Company’s job sites in
di Indonesia secara proaktif melibatkan komunitas Indonesia proactively engages with local communities,
lokal, setidaknya setiap kuartal, untuk membangun fostering strong relationships and open communication.
hubungan yang kuat dan komunikasi yang terbuka. Complaints and expectations from the community
Pengaduan dan harapan dari komunitas dikumpulkan are collected during these routine engagements,
selama keterlibatan rutin ini, yang dikenal sebagai known as “Anjangsana,” as well as through written
“Anjangsana”, maupun melalui korespondensi tertulis. correspondence. Feedback and complaints from
Umpan balik dan pengaduan dari para pemangku stakeholders are addressed appropriately according
kepentingan ditangani secara tepat sesuai dengan to established priorities and current circumstances,
prioritas yang telah ditetapkan dan kondisi yang ada. always with a commitment to fairness and justice for
Penanganan umpan balik dan pengaduan dipandu oleh all parties involved.
komitmen Perseroan pada keadilan dan kejujuran bagi
semua pihak yang terlibat.
Selain kegiatan “Anjangsana”, tim ER melaksanakan In addition to “Anjangsana” activities, the ER team
konsultasi yang melibatkan komunitas yang lebih luas, conducts consultations that involve the broader
termasuk kelompok rentan. Proses ini dilaksanakan community, including vulnerable groups. This process
sesuai dengan Prosedur Operasi Standar (SOP) yang is implemented in accordance with the Standard
berkaitan dengan keterlibatan pemangku kepentingan, Operating Procedure (SOP) related to stakeholder
untuk memastikan bahwa beragam perspektif engagement, ensuring that diverse perspectives are
dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan. considered in decision-making.
2. Whistleblowing Platform: Perseroan menyediakan WBS 2. Whistleblowing Platform: The Company provides a
di Indonesia dan layanan penanganan pengaduan whistleblowing platform in Indonesia and an external
eksternal di Australia sebagai saluran tambahan untuk complaint handling services in Australia as additional
menyampaikan pengaduan yang berkaitan dengan channels for submitting complaints related to external
pemangku kepentingan eksternal dan karyawan. Hal stakeholders and employees. This allows stakeholders
ini memberikan para pemangku kepentingan berbagai to have multiple avenues to voice concerns regarding
saluran untuk menyuarakan kekhawatiran mereka environmental performance and related issues.
mengenai kinerja lingkungan dan isu-isu terkait.
Selama periode pelaporan, Perseroan tidak menerima During the reporting period, the Company did not receive any
pengaduan apapun yang berkaitan dengan isu-isu sosial complaint related to social or environmental matters.
atau lingkungan.
Proses Mitigasi dan Pencegahan Anti-Penyuapan dan Anti-Bribery and Corruption Mitigation and Prevention
Korupsi [GRI 205-2] Process [GRI 205-2]
Salah satu faktor utama dari peningkatan kinerja anti- A significant contributor to the Company’s strengthened
penipuan, penyuapan, dan korupsi Perseroan adalah anti-fraud, bribery, and corruption performance is the broad
cakupannya yang melingkupi seluruh tenaga kerja Perseroan. and comprehensive coverage across its workforce. The
Perseroan mengomunikasikan kebijakan dan prosedur Company communicated its anti-corruption policies and
anti-korupsinya kepada seluruh karyawan, menggunakan procedures to all employees, using a combination of email
kombinasi dari komunikasi email bagi karyawan Kantor communications for Head Office personnel and in-person
Pusat dan sesi induksi tatap muka bagi karyawan lapangan induction sessions for site-based employees returning from
yang kembali dari cuti yang terjadwal. scheduled leave.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 91
Page 94
Sebagai bagian dari proses orientasi, BUMA Australia As part of the onboarding process, BUMA Australia
mewajibkan seluruh karyawan baru untuk menyelesaikan requires all new employees to complete Code of Conduct
pelatihan Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis, yang training, which includes ABC training. Online training
mencakup pelatihan ABC. Pelatihan daring diterapkan was implemented for all employees starting in 2023 and
bagi seluruh karyawan mulai tahun 2023 dan pelatihan refresher training is conducted every two years.
penyegaran dilaksanakan setiap dua tahun sekali.
Di Indonesia, Perseroan tidak menyelenggarakan pelatihan In Indonesia, the Company did not conduct formal anti-
ABC yang formal bagi karyawan selama tahun 2025 bribery and corruption (ABC) training for employees during
berdasarkan pertimbangan manajemen atas prioritas 2025 based on management’s assessment of operational
operasional selama periode pelaporan. Sebagai gantinya, priorities during the reporting period. Instead, the Company
Perseroan berfokus pada sosialisasi kebijakan anti- focused on communicating its anti-fraud, bribery, and
penipuan, penyuapan, dan korupsinya serta memperkuat corruption policies and reinforcing awareness of the
kesadaran mengenai Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis Whistleblowing System (WBS) to promote ethical conduct
dan WBS untuk mendorong perilaku etis dan mendorong and encourage the reporting of suspected violations.
pelaporan dugaan pelanggaran.
Informasi mengenai perilaku yang diharapkan dari karyawan Information on expected standards of conduct and reporting
Perseroan serta mekanisme pelaporan pelanggaran telah mechanisms was communicated to employees through
dikomunikasikan kepada karyawan melalui komunikasi internal communications and onboarding processes.
internal dan proses orientasi. Mitra bisnis dan kontraktor Business partners and contractors are similarly informed
juga dijelaskan mengenai ekspektasi etika Perseroan of the Company’s ethical expectations through contractual
melalui ketentuan kontraktual, pedoman etika pemasok, dan provisions, supplier codes of conduct, and ongoing
keterlibatan yang berkelanjutan. engagement.
Komunikasi Anti-Penipuan & Anti-Korupsi yang Anti-Corruption communication plans in 2025
dilaksanakan pada tahun 2025
Tugas/Proses
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Task/Process
Pembuatan katalog kampanye
untuk 1 tahun
Set up campaigns catalogue for
a year
Mendaftarkan dan meningkatkan
program Anti-Fraud Apprentice
Enroll and enhance Anti-Fraud
Apprentice Program
Mengabarkan COO & Menetapkan
program sosialisasi COC dan
pemeriksaan kepatuhan di 2025
Updating COo & Setting COC
escalation and monitoring check
in 2025
Pembuatan register Risiko
penipuan dari COC
Drafting Fraud Risk Register from
COC
Melakukan Analisa Iklim Etis
Conducting Ethical Climate
Analysis
Penyelidikan tepat waktu
Timely Investigations
Dedikasi Perseroan terhadap perilaku bisnis yang etis The Company’s dedication to ethical business conduct
tidak hanya berlaku pada kegiatan internalnya, tetapi applies not only to its internal activities but also to its
juga pada hubungannya dengan mitra bisnis. Dalam relationships with business partners. In its interactions with
interaksinya dengan pemasok, Perseroan secara konsisten suppliers, the Company consistently communicated the
mengomunikasikan kebijakan anti-penipuan dan anti- policy on anti-fraud and anti-corruption. Within its Indonesia
korupsi. Dalam operasionalnya di Indonesia, seluruh operations, all suppliers are required to submit a signed
pemasok diwajibkan untuk menyerahkan surat pernyataan statement letter confirming their commitment to anti-fraud
92 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 95
Dampak Ekonomi
Economic Impact
yang ditandatangani yang mengonfirmasi komitmen mereka and anti-corruption principles, which are in alignment with
terhadap prinsip-prinsip anti-penipuan dan anti-korupsi, the Company’s policies.
selaras dengan kebijakan Perseroan.
Di Australia, BUMA Australia telah mengimplementasikan In Australia, BUMA Australia has implemented a vendor
sistem manajemen vendor yang mewajibkan seluruh management system that requires all suppliers to complete
pemasok untuk mengisi kuesioner komprehensif, yang a comprehensive questionnaire, which includes:
mencakup:
a. jaminan yang berkaitan dengan sistem pelatihan a. assurances relating the supplier’s systems training and
pemasok dan proses penilaian risiko internal untuk internal risk assessment process for bribery and fraud;
penyuapan dan penipuan;
b. pengungkapan benturan kepentingan; b. disclosure of any conflicts of interest;
c. pengungkapan hal-hal yang merugikan. c. disclosure of adverse matters.
Uji tuntas yang diperkuat dilaksanakan sebagai bagian dari Enhanced due diligence is conducted as part of the supplier
proses orientasi pemasok untuk mengidentifikasi setiap onboarding process to identify any historical or current
isu historis atau terkini yang berkaitan dengan perilaku etis, issues related to a supplier’s ethical behaviour, reputation,
reputasi, atau kondisi keseluruhan pemasok. Selain itu, ketika or overall standing. In addition, when BUMA Australia enters
BUMA Australia menandatangani perjanjian menggunakan into agreements using its standard contract templates, all
kontrak standarnya, semua kontrak mencakup klausul contracts include a comprehensive clause addressing ABC.
komprehensif yang mengatur ABC.
Berdasarkan mekanisme-mekanisme tersebut, kebijakan Building on these mechanisms, the Company’s anti-
dan prosedur anti-korupsi Perseroan dikomunikasikan corruption policies and procedures were communicated
kepada mitra bisnis di seluruh operasionalnya di Indonesia to business partners across its operations in Indonesia
dan Australia. Komunikasi dilaksanakan berdasarkan jenis and Australia. Communication was undertaken by type
mitra bisnis dan pemasok, dan diimplementasikan dengan of business partner, suppliers and join ventures and
cara yang sesuai dengan sifat hubungan bisnis dan konteks implemented in a manner appropriate to the nature of the
operasional regional. business relationship and the regional operating context.
Pengaruh Kebijakan dan Kontribusi Politik [GRI 415-1] Policy Influence and Political Contributions [GRI 415-1]
Perseroan menyadari pentingnya keterlibatan yang The Company recognises the importance of responsible
bertanggung jawab dan transparan dalam proses kebijakan and transparent engagement in public policy processes,
publik, khususnya dalam pembentukan regulasi dan standar particularly in shaping regulations and standards relevant
yang relevan bagi sektor pertambangan. Keterlibatan to the mining sector. BUMA’s public policy engagement is
Perseroan dalam kebijakan publik dilaksanakan sesuai conducted in accordance with its overarching ethical and
dengan komitmen etika dan tata kelola yang berlaku, governance commitments, including the Company’s Group-
termasuk Kode Etik Grup Perseroan serta kebijakan internal wide Code of Conduct and related internal policies. These
terkait lainnya. Kerangka kerja tersebut menetapkan frameworks set clear expectations regarding integrity,
ekspektasi yang jelas mengenai integritas, transparansi, transparency, and compliance with applicable laws and
serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan regulations in all external engagements.
yang berlaku dalam seluruh kegiatan pelibatan eksternal.
Selama periode pelaporan, Perseroan tidak melakukan During the reporting period, the Company did not undertake
advokasi kebijakan publik secara langsung maupun direct public policy advocacy or make political contributions.
memberikan kontribusi politik. Pendekatan Perseroan Our current approach is to engage indirectly through
saat ini adalah melakukan keterlibatan secara tidak participation in relevant industry and trade associations.
langsung melalui partisipasi dalam asosiasi industri Through these platforms, we stay informed of regulatory,
dan perdagangan yang relevan. Melalui wadah tersebut, technical, and operational developments, contribute to
Perseroan memperoleh informasi mengenai perkembangan industry dialogue where appropriate, and ensure that we
regulasi, teknis, dan operasional, berkontribusi dalam dialog remain aligned with evolving expectations. This allows us
industri apabila diperlukan, serta memastikan keselarasan to maintain awareness of key policy issues while leveraging
dengan ekspektasi yang terus berkembang. Pendekatan collective industry representation.
ini memungkinkan Perseroan untuk tetap memahami isu-
isu kebijakan utama dengan memanfaatkan representasi
industri secara kolektif.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 93
Page 96
Selain itu, Perseroan terus memperkuat kerangka tata In addition, the Company is continuing to strengthen its
kelola internal dan ESG. Sebagai bagian dari proses internal governance and ESG frameworks. As part of this
pengembangan yang berkelanjutan tersebut, Perseroan ongoing development, we have taken a measured approach
menerapkan pendekatan yang terukur dalam keterlibatan to direct public policy engagement to ensure that any future
langsung terhadap kebijakan publik guna memastikan involvement is conducted in a structured, consistent, and
bahwa setiap keterlibatan di masa mendatang dilakukan responsible manner.
secara terstruktur, konsisten, dan bertanggung jawab.
Perseroan meyakini bahwa pendekatan ini mencerminkan The Company believes this approach reflects prudent
praktik tata kelola yang pruden, dengan mengutamakan governance, prioritising awareness, preparedness, and
peningkatan pemahaman, kesiapan, dan pembangunan capability-building, while maintaining flexibility to enhance
kapabilitas, sekaligus tetap menjaga fleksibilitas untuk our level of engagement over time.
meningkatkan tingkat keterlibatan secara bertahap di masa
depan.
Daftar Kontribusi Kepada Asosiasi Perdagangan dan Pengaruh Politik
List of Contributions to Trade and Industry Association
Daftar Organisasi Jenis Organisasi Total Jumlah yang Dibayarkan (IDR)
List of Organizations Type of Organization Total Amount Paid (IDR)
Global
Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO) Asosiasi Industri
75.000.000
Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO) Industry Association
Asosiasi Pengusaha Indonesia Asosiasi Dagang
27.500.000
Asosiasi Pengusaha Indonesia Trade Association
Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia Asosiasi Industri
15.000.000
Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia Industry Association
Asosiasi Pertambangan Indonesia (API) Asosiasi Industri
30.000.000
Asosiasi Pertambangan Indonesia (API) Industry Association
Catatan | Note: Jumlah merupakan biaya keanggotaan dan kontribusi terkait. | Amounts represent membership fees and related contributions.
94 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 97
Dampak Ekonomi
Economic Impact
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 95
Page 98
Keberlanjutan Rantai Pasok Supply Chain Sustainability 96 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 99
Dampak Ekonomi
Economic Impact
Perseroan mengakui bahwa rantai pasokan dan hubungan The Company recognizes that both its supply chain and
dengan pelanggannya merupakan hal yang sangat penting customer relationships are essential to the effective delivery
bagi keberhasilan penyediaan jasa pertambangan, serta of its mining services and significantly influence economic,
memiliki pengaruh yang besar terhadap dampak ekonomi, social, and environmental outcomes beyond its direct
sosial, dan lingkungan di luar aktivitas operasionalnya. operations. Through the procurement of goods and services
Melalui pengadaan barang dan jasa dari pemasok di from suppliers across Indonesia, Australia, and the United
Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat, manajemen States, responsible supply chain management remains
rantai pasokan yang bertanggung jawab adalah bagian integral to operational performance, risk management, and
yang penting dari kinerja operasional, manajemen risiko, long-term business sustainability. The Company therefore
dan keberlanjutan bisnis jangka panjang. Oleh karena itu, integrates sustainability considerations into procurement
Perseroan mengikutsertakan pertimbangan keberlanjutan and supplier engagement practices in accordance with
ke dalam praktik pengadaan dan keterlibatan pemasok applicable laws, regulations, and internal standards.
sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan standar
internal yang berlaku.
Manajemen pelanggan penting dalam membentuk dampak di Customer management is equally important in shaping
hilir. Dengan mempertahankan keterlibatan yang transparan, downstream impacts. By maintaining transparent
memberikan layanan berkualitas tinggi, dan menyelaraskan engagement, delivering high-quality services, and aligning
diri dengan pelanggan mengenai ekspektasi ESG, Perseroan with clients on ESG expectations, the Company supports
mendukung peningkatan keandalan operasional, kinerja improved operational reliability, environmental performance,
lingkungan, dan standar keselamatan. Hubungan dengan and safety standards. Both supplier and customer
pemasok maupun pelanggan dapat menghasilkan dampak relationships can generate positive impacts, including
positif, antara lain dukungan terhadap perekonomian lokal, support for local economies, job creation, strengthened
penciptaan lapangan kerja, penguatan praktik industri, serta industry practices, and improved environmental and social
peningkatan kinerja lingkungan dan sosial. performance.
Namun demikian, potensi risiko dapat timbul dalam hal However, potential risks may arise in areas such as labour
praktik ketenagakerjaan, keselamatan dan kesehatan practices, occupational health and safety, environmental
kerja, pengelolaan lingkungan, serta perilaku etis dalam management, and ethical conduct within supplier or
aktivitas operasional pemasok atau pelanggan. Dengan customer operations. By embedding sustainability criteria
menanamkan kriteria keberlanjutan ke dalam keputusan into procurement decisions and fostering responsible
pengadaan dan mendorong keterlibatan pelanggan yang customer engagement, the Company seeks to manage value
bertanggung jawab, Perseroan berupaya untuk mengelola chain risks while creating long-term value for its business
risiko rantai nilai sekaligus menciptakan nilai jangka panjang and stakeholders
bagi bisnis dan para pemangku kepentingannya.
MANAJEMEN RANTAI PASOK [GRI 3-3] [GRI 204] SUPPLY CHAIN MANAGEMENT [GRI 3-3] [GRI 204]
[GRI 308] [GRI 408] [GRI 409] [GRI 414] [GRI 418-1] [GRI 308] [GRI 408] [GRI 409] [GRI 414] [GRI 418-1]
Pendekatan Manajemen Management Approach
Perseroan berkomitmen untuk selalu mewujudkan The Company is committed to creating positive economic,
dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang positif di social, and environmental impacts across its value chain,
sepanjang rantai nilainya, termasuk melalui pemasok dan including through its suppliers and the communities in
komunitas tempat Perseroan beroperasi. Barang dan jasa which it operates. Goods and services procured from
yang diperoleh dari pemasok merupakan hal yang sangat suppliers are essential to the effective delivery of the
penting bagi keberhasilan operasional pertambangan Company’s mining operations. Through structured
Perseroan. Melalui keterlibatan yang terstruktur dan praktik engagement and responsible procurement practices,
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 97
Page 100
pengadaan yang bertanggung jawab, Perseroan berupaya the Company seeks to ensure operational effectiveness
memastikan efektivitas operasional sekaligus menjunjung while upholding high standards of ethical conduct and
tinggi standar perilaku etis dan keberlanjutan yang tinggi. sustainability. Collaborative relationships with suppliers
Hubungan kolaboratif dengan pemasok menghasilkan nilai generate mutual value and support the Company in fulfilling
yang saling menguntungkan dan mendukung Perseroan its commitments to responsible business practices and
dalam memenuhi komitmennya terhadap praktik bisnis local economic development. Additional information
yang bertanggung jawab dan pengembangan ekonomi regarding the Company’s policies is available at https://
lokal. Informasi tambahan mengenai kebijakan-kebijakan bumainternational.com/esg-policies.
Perseroan tersedia https://bumainternational.com/esg-
policies.
Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan Compliance with applicable national and internationally
nasional dan standar internasional yang diakui merupakan recognized laws, regulations, and standards is a fundamental
persyaratan yang mendasar. requirement.
Sebagai syarat untuk menjalin hubungan bisnis dengan As a condition of doing business with the Company,
Perseroan, para pemasok diwajibkan untuk mematuhi suppliers are required to comply with the principles set out
prinsip-prinsip yang tercantum dalam Standar Kepatuhan in the Supplier’s Social Compliance Standard, which defines
Sosial Pemasok, yang mendefinisikan ekspektasi utama the core expectations applicable to all suppliers to ensure
yang berlaku bagi seluruh pemasok guna memastikan responsible business conduct. These principles require
perilaku bisnis yang bertanggung jawab. Prinsip-prinsip ini suppliers to meet all relevant legal obligations, respect
mewajibkan pemasok untuk memenuhi seluruh kewajiban fair labour practices, provide safe and healthy working
hukum yang relevan, menghormati praktik ketenagakerjaan environments, minimize environmental impacts, and uphold
yang adil, menyediakan lingkungan kerja yang aman dan the highest standards of integrity by preventing fraud,
sehat, meminimalkan dampak lingkungan, serta menjunjung bribery, and corruption. The Suppliers’ Social Compliance
tinggi standar integritas tertinggi dengan mencegah Standards comprise of
penipuan, penyuapan, dan korupsi. Standar Kepatuhan
Sosial Pemasok terdiri dari:
Standar Kepatuhan Sosial Pemasok
Suppliers’ Social Compliance Standards
1. Kepatuhan Hukum 1. Legality
Praktik bisnis dan operasi para pemasok Suppliers’ business practices and operations
harus sepenuhnya mematuhi semua hukum must fully comply with all applicable laws
dan peraturan yang berlaku di yurisdiksi and regulations in the jurisdiction where they
tempat mereka beroperasi. operate.
2. Tenaga Kerja 2. Labour
• Kepatuhan penuh dengan hukum • Full compliance with child labour laws,
tenaga kerja anak, termasuk Konvensi including the ILO’s 1993 Convention
ILO tahun 1993 tentang usia minimum on minimum age and the 1999 Worst
dan Konvensi Worst Forms of Child Forms of Child Labour Convention.
Labor tahun 1999.
• Tidak memberikan toleransi terhadap • Zero tolerance for any form of forced
segala bentuk-bentuk kerja paksa di labour throughout operations.
seluruh proses operasional.
• Kepatuhan penuh terhadap hukum • Full compliance with the relevant laws
dan peraturan yang relevan mengenai and regulations governing work hours,
jam kerja, lembur, upah minimum, dan overtime, minimum wage, and benefits
tunjangan di yurisdiksi tempat mereka in the jurisdictions where they operate.
beroperasi.
• Tidak memberikan toleransi terhadap • Zero tolerance for any form of
segala bentuk-bentuk pelecehan dan/ harassment and/or discrimination such
atau diskriminasi seperti diskriminasi as gender, ethnicity, religion, race, or
jenis kelamin, etnis, agama, ras, atau disabilities throughout operations.
disabilitas seluruh operasi.
98 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 101
Dampak Ekonomi
Economic Impact
3. Lingkungan Kerja yang Aman dan Sehat 3. Safe and Healthy Workplace
• Kepatuhan penuh terhadap semua • Full compliance with all local health and
hukum dan peraturan kesehatan dan safety laws and regulations regarding
keselamatan kerja lokal yang berlaku di the workplace in the jurisdiction where
yurisdiksi tempat mereka beroperasi. they operate.
• Mitigasi risiko terhadap kecelakaan, • Mitigate the risks of accidents,
cedera, dan risiko kesehatan kerja injury and occupational health risk
dengan menerapkan sistem kesehatan by implementing a health and safety
dan keselamatan di seluruh operasi, system across operations, including
termasuk memberikan layanan medis providing accessible medical services
yang dapat diakses oleh semua pekerja. for all workers.
4. Lingkungan 4. Environmental
• Kepatuhan penuh terhadap semua • Full compliance with all applicable
hukum dan peraturan yang berlaku laws and regulations on environmental
tentang perlindungan dan pengelolaan protection and management in the
lingkungan di yurisdiksi tempat mereka jurisdictions where they operate.
beroperasi.
• Menerapkan upaya-upaya untuk • Implement efforts to reduce the
mengurangi dampak lingkungan dari environmental impact of their
operasi mereka. operations.
• Manajemen yang bertanggung jawab • Responsible management of
terhadap pengadaan, penanganan, procurement, handling, storage, and use
penyimpanan, dan penggunaan bahan of hazardous material in the facilities
berbahaya di fasilitas dan operasi. and operations.
5. Pencegahan Penipuan, Penyuapan, dan 5. Anti-Fraud, Anti Bribery, Anti-Corruption
Korupsi
• Kepatuhan penuh terhadap seluruh • Full compliance with all applicable laws
undang-undang yang berlaku terkait relating to bribery, money laundering
penyuapan, pencucian uang, dan/atau and/or corruption.
korupsi.
• Pelarangan pertukaran uang atau • Prohibit the exchange of money or
barang berharga apapun dengan siapa anything else of value to or from anyone,
pun, termasuk pejabat pemerintah, including government officials, for the
dengan tujuan memengaruhi tindakan purpose of influencing actions or gaining
atau memperoleh keuntungan yang an unfair advantage.
tidak wajar.
Untuk mendukung komitmen ini, Perseroan menerapkan To support this commitment, the Company applies
kriteria seleksi pemasok yang komprehensif dengan comprehensive supplier selection criteria that take into
mempertimbangkan kualitas, daya saing biaya, kinerja account quality, cost competitiveness, delivery performance,
pengiriman, reputasi, dan kinerja ESG. Kriteria keberlanjutan, reputation, and ESG performance. Sustainability criteria,
termasuk keselamatan, kesehatan, dan lingkungan (K3L), including occupational health, safety, and environment
hak asasi manusia, anti-korupsi, dan kepatuhan hukum, juga (HSE), human rights, anti-corruption, and legal compliance,
diikutsertakan ke dalam proses penilaian pemasok. are integrated into the supplier evaluation process.
HASIL PENILAIAN DAMPAK SOSIAL DAN SUPPLIER SOCIAL AND ENVIRONMENTAL
LINGKUNGAN PEMASOK [GRI 308] [GRI 414] IMPACT ASSESSMENT OUTCOMES [GRI 308] [GRI
414]
Penyaringan Pemasok Baru New Supplier Screening
Perseroan melakukan penyaringan sosial terhadap seluruh The Company conducts social screening of all new suppliers
pemasok baru sebelum penandatanganan kontrak. Proses prior to contract engagement. The screening process
penyaringan mencakup hak asasi manusia, keselamatan covers human rights, occupational health and safety, labour
dan kesehatan kerja, kepatuhan ketenagakerjaan, dan compliance, and anti-corruption, and takes into account
anti-korupsi, serta mempertimbangkan jenis barang dan the types of goods and services provided as well as the
jasa yang disediakan beserta kerangka kerja regulasi dan regulatory and labour frameworks in the jurisdiction where
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 99
Page 102
ketenagakerjaan di yurisdiksi tempat Perseroan beroperasi. the Company operates. This screening is conducted as a Penyaringan ini dilakukan sebagai prasyarat untuk menjalin prerequisite to establishing a business relationship and hubungan bisnis dan merupakan bagian dari pendekatan uji forms part of the Company’s broader due diligence approach tuntas Perseroan yang lebih luas terhadap pengadaan yang to responsible procurement. bertanggung jawab. Pada tahun 2025, BUMA melakukan penilaian terhadap In 2025, the Company assessed 100% of new suppliers in 100% pemasok baru di Indonesia dan Australia berdasarkan Indonesia and Australia against relevant environmental and kriteria lingkungan dan sosial yang relevan sebagai bagian social criteria as part of its supplier onboarding and due dari proses orientasi dan uji tuntas pemasok. Di Indonesia, diligence processes. In Indonesia, this included assessment proses ini mencakup penilaian terhadap pemasok yang of significant suppliers for actual or potential environmental memiliki dampak lingkungan dan sosial yang signifikan, and social impacts. Based on these assessments, the baik aktual maupun potensial. Berdasarkan penilaian- Company did not identify any actual or potential negative penilaian tersebut, Perseroan tidak mengidentifikasi adanya environmental or social impacts attributable to suppliers dampak lingkungan atau sosial negatif, baik aktual maupun during the reporting year. potensial yang dapat dikaitkan dengan pemasok selama tahun pelaporan. Di Australia, seluruh pemasok baru diminta untuk menjawab In Australia, all new suppliers were asked environmental and pertanyaan-pertanyaan penyaringan lingkungan dan social screening questions during the onboarding process. sosial selama proses orientasi. Pertanyaan-pertanyaan These questions were used to support the Company’s ini digunakan untuk mendukung pemahaman Perseroan understanding of supplier-related risks at the point of mengenai risiko-risiko terkait pemasok pada saat engagement, and the same approach will be repeated keterlibatan, dan pendekatan yang sama akan diterapkan in 2026 as part of the Company’s ongoing supplier due kembali pada tahun 2026 sebagai bagian dari proses uji diligence process. tuntas pemasok Perseroan yang berkelanjutan. Evaluasi Lingkungan dan Sosial Rantai Pasokan Supply Chain Environmental and Social Evaluation Perseroan melakukan penilaian berkala atas kinerja The Company conducts regular assessments of supplier pemasok, dan ketidakpatuhan terhadap persyaratan performance, and any non-compliance with established yang telah ditetapkan dapat mengakibatkan pemutusan requirements may result in the termination of the business hubungan bisnis. Standar Kepatuhan Sosial Pemasok relationship. The Supplier’s Social Compliance Standard berfungsi tidak hanya sebagai mekanisme kepatuhan, serves not only as a compliance mechanism but also as a tetapi juga sebagai kerangka kerja untuk mendorong adopsi framework for encouraging the adoption of sustainable and praktik bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab di responsible business practices among suppliers. kalangan pemasok. Evaluasi pemasok dilaksanakan secara berkala untuk Supplier evaluations are conducted periodically to identify mengidentifikasi risiko sosial dan lingkungan, termasuk social and environmental risks, including unethical perilaku tidak etis, pelanggaran keselamatan dan kesehatan behaviour, occupational health and safety (HSE) violations, kerja (K3L), ketidakpatuhan terhadap peraturan lingkungan, environmental non-compliance, and non-compliance with dan ketidakpatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan. labour regulations. These evaluations are supported by the Evaluasi-evaluasi ini didukung oleh Sistem Pelaporan Company’s Whistleblowing System, supplier audits, and the Pelanggaran Perseroan, audit pemasok, dan implementasi implementation of corrective actions proportionate to the tindakan korektif yang proporsional dengan tingkat risiko level of risk identified. Anti-fraud policies and the Code of yang teridentifikasi. Kebijakan anti-penipuan dan Pedoman Ethics provide the basis for addressing identified violations Perilaku dan Etika Bisnis menjadi dasar untuk menangani and reinforcing responsible supplier conduct. pelanggaran yang teridentifikasi dan memperkuat perilaku pemasok yang bertanggung jawab. Pada tahun 2025, sebanyak 114 pemasok dievaluasi In 2025, a total of 114 suppliers were evaluated as part sebagai bagian dari proses penilaian pemasok Perseroan. of the Company’s supplier assessment processes. No Risiko sosial dapat mencakup perilaku tidak etis, suppliers were subject to contract termination as a result of pelanggaran keselamatan dan kesehatan kerja (K3L), atau identified social risk findings or environmental risk findings. masalah kepatuhan ketenagakerjaan, termasuk risiko yang Social risks could include unethical behaviour, occupational berkaitan dengan pekerja anak, pekerjaan berbahaya yang health and safety (HSE) violations, or labour compliance melibatkan pekerja muda, atau kerja paksa maupun wajib. issues, including risks related to child labour, hazardous Risiko lingkungan dapat mencakup pelanggaran signifikan work involving young workers, or forced or compulsory terhadap peraturan lingkungan atau kondisi izin yang labour. Environmental risk may include significant breaches 100 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 103
Dampak Ekonomi
Economic Impact
berlaku, pembuangan atau pelepasan ilegal, penanganan of applicable environmental laws or permit conditions,
atau pembuangan limbah berbahaya yang tidak tepat, emisi illegal discharges or releases, improper handling or disposal
udara yang tidak terkendali, insiden pencemaran material of hazardous waste, uncontrolled air emissions, material
(misalnya, tumpahan), atau ketidakpatuhan lingkungan pollution incidents (e.g., spills), or repeated environmental
yang berulang. non-compliance.
Pada tahun 2025, Perseroan tidak mencatat adanya dampak To the best of the Company’s knowledge, in 2025 no negative
lingkungan dan sosial yang bersifat negatif yang berasal environmental or social impacts were attributed to its
dari aktivitas pemasok di Indonesia dan Australia. Tidak ada suppliers in Indonesia or Australia. No supplier relationships
hubungan pemasok yang diputus selama tahun pelaporan were terminated during the reporting year as a result of
sebagai hasil dari temuan penilaian lingkungan atau sosial. environmental or social assessment findings.
Kinerja Terkait Rantai Pasokan [GRI 204-1] [OJK B.1E] Supply Chain Related Performance [GRI 204-1] [OJK B.1E]
Proporsi Pengeluaran Pengadaan Berdasarkan Jenis Pemasok, Lokasi Operasional Signifikan
Lproportion of Procurement Spending on Different Type of Suppliers, Significant Operational Locations
2023 2024 2025
Persentase Total Persentase Total Persentase Total
Jenis Pemasok Persentase Total Pengeluaran Persentase Total Pengeluaran Persentase Total Pengeluaran
Type of Supplier Pemasok (%) Pengadaan (%) Pemasok (%) Pengadaan (%) Pemasok (%) Pengadaan (%)
Percentage of Total Percentage of Percentage of Total Percentage of Percentage of Total Percentage of
Suppliers (%) Total Procurement Suppliers (%) Total Procurement Suppliers (%) Total Procurement
Spending (%) Spending (%) Spending (%)
Indonesia
Barang | Goods
Lokal | Local 18,30% 5,10% 19,40% 3,70% 18,51% 1,55%
Nasional | National 80,30% 87,70% 79,00% 92,40% 79,70% 95,44%
Internasional
1,50% 7,20% 1,60% 3,90% 1,78% 3,01%
International
Jasa | Services
Lokal | Local 22,50% 19,40% 23,20% 20,10% 24,91% 19,51%
Nasional | National 75,40% 79,90% 75,30% 79,40% 72,78% 79,81%
Internasional
2,00% 0,70% 1,50% 0,40% 2,31% 0,68%
International
Australia
Barang | Goods
Lokal | Local 9,44% 2,09% 8,31% 2,09% 10,45% 2,55%
Nasional | National 90,56% 97,91% 91,69% 97,91% 89,55% 97,45%
Internasional
0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
International
Jasa | Services
Lokal | Local 13,67% 5,65% 13,74% 2,12% 14,00% 9,33%
Nasional | National 85,71% 93,26% 85,25% 96,90% 85,33% 90,27%
Internasional
0,61% 1,09% 1,01% 0,97% 0,67% 0,40%
International
Keterangan | Remark:
- Pemasok lokal didefinisikan sebagai pemasok yang berlokasi di provinsi atau negara bagian yang sama dengan operasional pertambangan perseroan. |
Local suppliers are defined as suppliers located within the same province or state as the Company’s mining operations.
- Data ACG tidak disertakan dan akan dilaporkan mulai Laporan Keberlanjutan berikutnya. | ACG data is not included, and will be reported starting the next
Sustainability Report.
Perseroan mendefinisikan lokasi dan negara operasional The Company defines its significant operational locations
yang signifikan sebagai daerah di mana aktivitas operasional and countries based on the areas where the Company’s
dan keterlibatan pemasok Perseroan memiliki dampak yang operations and supplier engagement are most material to
material terhadap kegiatan bisnis Perseroan dan ekonomi its business activities and local economic impacts.
lokal.
Pada tahun 2025, mayoritas dari pengadaan barang In 2025, procurement of goods for the Company’s mining
untuk aktivitas operasional pertambangan Perseroan di operations in Indonesia was primarily sourced from national
Indonesia bersumber dari pemasok nasional. Pemasok suppliers, which accounted for 79.70% of suppliers by
nasional menyumbang 79,70% dari jumlah pemasok dan number and represented 95.44% of the total procurement
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 101
Page 104
mewakili 95,44% dari total nilai pengadaan. Pemasok value. Local suppliers constituted 18.51% of suppliers, lokal menyumbang 18,51% dari jumlah pemasok dengan contributing 1.55% of the total value, while international kontribusi sebesar 1,55% dari total nilai pengadaan, suppliers comprised the smallest proportion. The majority sementara pemasok internasional memiliki proporsi terkecil of procured services were also sourced from national jadi jumlah pemasok Perseroan di Indonesia. Sebagian besar providers, representing 79.81% of total value, with local jasa yang diperoleh juga bersumber dari penyedia nasional, service providers accounting for 19.51%. The proportion of mewakili 79,81% dari total nilai, dengan penyedia jasa lokal services sourced from local suppliers decreased in 2025 menyumbang 19,51%. Proporsi jasa yang bersumber dari compared to 2024. pemasok lokal mengalami penurunan pada tahun 2025 dibandingkan tahun 2024. Di aktivitas operasionalnya di Australia, Perseroan terus Within its Australian operations, the Company continued memperkuat keterlibatan pemasok lokal dalam seluruh to strengthen the inclusion of local suppliers across its kegiatan pengadaannya. Pada tahun 2025, persentase procurement activities. In 2025, the share of local suppliers pemasok lokal dalam total nilai pengadaan barang slightly increased to 2.55% of total procurement value for Perseroan meningkat menjadi 2,55% dan kriteria yang sama goods and tripled to 9.33% for services, compared to 2024. meningkat tiga kali lipat menjadi 9,33% untuk pengadaan jasa. Peningkatan ini menunjukan angka di 2025 jika dibandingkan dengan tahun 2024. Secara keseluruhan, persentase pengadaan dari pemasok Overall, procurement from local and national suppliers lokal dan nasional di seluruh operasional Indonesia dan across both Indonesian and Australian operations Australia tetap konsisten di tahun 2025. Tingkat keterlibatan remained broadly consistent in 2025. This steady level of yang stabil ini mencerminkan komitmen Perseroan yang engagement reflects the Company’s continued commitment berkelanjutan dalam mempertahankan peran pemasok lokal to maintaining the role of local and national suppliers within dan nasional dalam proses bisnisnya, sekaligus mendukung its business processes, while supporting positive economic kontribusi ekonomi yang positif di wilayah-wilayah tempat contributions in the regions where it operates. Perseroan beroperasi. Manajemen Pelanggan [OJK F.17] [OJK F.26] [OJK F.27] Customer Management [OJK F.17] [OJK F.26] [OJK F.27] [OJK F.30] [OJK F.30] Operasional Perseroan dilandasi oleh komitmen untuk The Company’s operations are guided by a commitment to menyediakan jasa pertambangan yang konsisten dan andal delivering consistent and dependable mining services to kepada pelanggan di pasar batu bara termal dan metalurgi, customers in the thermal and metallurgical coal markets, sembari menjunjung tinggi standar lingkungan, sosial, dan while upholding environmental, social, and occupational keselamatan kerja di seluruh negara tempat Perseroan safety standards across the countries in which it operates. beroperasi. Penyampaian layanan didukung oleh evaluasi Service delivery is supported by continuous performance kinerja dan inisiatif peningkatan yang berkelanjutan, evaluation and improvement initiatives, including the termasuk penerapan pengendalian operasional yang application of disciplined operational controls, the provision disiplin, penyediaan keahlian teknis khusus, dan integrasi of specialised technical expertise, and the integration of praktik pertambangan yang bertanggung jawab. responsible mining practices. Perseroan menjalankan kegiatannya dalam kerangka kerja The Company conducts its activities within a comprehensive manajemen risiko yang komprehensif dan sepenuhnya risk management framework and in full alignment with selaras dengan persyaratan hukum dan regulasi yang applicable legal and regulatory requirements, with the berlaku, dengan tujuan untuk meminimalkan dampak objective of minimising adverse impacts on surrounding negatif terhadap komunitas dan lingkungan alam di communities and the natural environment. By embedding sekitar operasional perseroan. Dengan menanamkan operational excellence, process optimisation, and innovation keunggulan operasional, optimalisasi proses, dan inovasi across its activities, the Company seeks to sustain a high di seluruh tingkatan kegiatannya, Perseroan berupaya untuk level of performance within the coal mining industry. mempertahankan tingkat kinerja yang tinggi dalam industri pertambangan batu bara. Bersamaan dengan itu, Perseroan secara aktif mendukung In parallel, the Company actively supports local communities komunitas lokal dan berkontribusi pada pembangunan and contributes to regional economic development through ekonomi regional melalui implementasi program tanggung the implementation of corporate social responsibility (CSR) jawab sosial perusahaan (CSR). Selama periode pelaporan, programmes. During the reporting period, the Company 102 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 105
Dampak Ekonomi
Economic Impact
Perseroan tidak mencatat adanya denda, sanksi finansial, recorded no penalties, fines, or sanctions associated with
atau sanksi lainnya yang berkaitan dengan ketidakpatuhan environmental or community-related non-compliance.
terhadap peraturan lingkungan atau komunitas.
Pengendalian operasional ditopang oleh penerapan praktik Operational controls are underpinned by the application
industri yang terbukti. Hal ini mencakup manajemen of established industry practices covering equipment
peralatan, kerangka kerja keselamatan dan kesehatan management, occupational health and safety (OHS)
kerja (K3), dan proses penjaminan kualitas batu bara. frameworks, and coal quality assurance processes.
Perseroan secara sistematis meninjau kondisi dan The Company systematically reviews the condition
kinerja aset operasional, mengevaluasi efektivitas sistem and performance of operational assets, evaluates the
manajemen K3-nya, serta mengelola kegiatan pengupasan effectiveness of its OHS management systems, and
tanah penutup dan produksi batu bara untuk memastikan manages overburden removal and coal production activities
keselarasan dengan komitmen kontraktual. to ensure alignment with contractual commitments.
Di luar manajemen kinerja operasional, hubungan Beyond operational performance management, customer
pelanggan diperkuat melalui keterlibatan yang berkelanjutan relationships are strengthened through ongoing
dan penyelesaian masalah yang responsif di tingkat engagement and responsive issue resolution at the
operasional. Seluruh umpan balik pelanggan diproses oleh operational level. All customer feedback is coordinated by
Divisi Pengembangan Bisnis dan Manajer Proyek melalui the Business Development Division and Project Managers
pendekatan PICA (Problem Identification and Corrective through the PICA (Problem Identification and Corrective
Action), dengan tujuan untuk menyelesaikan masalah Action) approach, with the objective of resolving identified
yang teridentifikasi dalam waktu tiga hari. Kepatuhan issues within three days. Compliance with Service Level
terhadap Perjanjian Tingkat Layanan (SLA) dipantau secara Agreements (SLA) is monitored on an ongoing basis, and
berkelanjutan, dan penilaian kinerja dilaksanakan secara performance assessments are conducted periodically in
berkala sesuai dengan ekspektasi pelanggan. line with customer expectations.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menerima Throughout 2025, the Company did not receive any customer
pengaduan pelanggan apapun yang berkaitan dengan complaints related to service delivery. Customer satisfaction
penyampaian layanan. Kepuasan pelanggan dipantau is monitored through structured engagement and periodic
melalui keterlibatan yang terstruktur dan evaluasi kinerja performance evaluations conducted in accordance with
berkala yang dilaksanakan sesuai dengan persyaratan contractual requirements.
kontraktual.
Melindungi Privasi Pelanggan Kami [GRI 418-1] [OJK F.28] Protecting The Privacy Of Our Customers [GRI 418-1] [OJK
F.28]
Perlindungan informasi pelanggan merupakan prioritas The safeguarding of customer information is a critical
bagi Perseroan. Pengendalian keamanan informasi yang priority for the Company. Robust information security
kuat diterapkan untuk melindungi data klien, didukung controls are in place to protect client data, supported by the
oleh peningkatan sistem perlindungan data secara regular enhancement of data protection systems to align
berkala agar selaras dengan praktik industri termuka. with leading industry practices. The Company applies these
Perseroan menerapkan pengendalian-pengendalian ini controls consistently across its operations in Indonesia
secara konsisten di seluruh operasionalnya dan mematuhi and Australia and complies with applicable data protection
peraturan perundang-undangan perlindungan data yang legislation to preserve the confidentiality and integrity of
berlaku untuk menjaga kerahasiaan dan integritas informasi customer information.
pelanggan.
Pada tahun 2025, Perseroan tidak menerima pengaduan In 2025, the Company did not identify any substantiated
yang terbukti mengenai pelanggaran privasi pelanggan, complaints concerning breaches of customer privacy,
termasuk tidak adanya pengaduan yang terbukti dari pihak including no substantiated complaints received from
luar maupun dari badan regulasi. Selain itu, Perseroan outside parties and no complaints from regulatory bodies.
tidak mengidentifikasi adanya kebocoran, pencurian, atau In addition, the Company did not identify any leaks, thefts,
kehilangan data pelanggan selama periode pelaporan. or losses of customer data during the reporting period.
Perseroan juga menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran The Company also confirms that no substantial number
privasi pelanggan yang teridentifikasi pada tahun 2025 yang of customer privacy breaches identified in 2025 related to
berkaitan dengan kejadian-kejadian yang terjadi pada tahun- events occurring in preceding years.
tahun sebelumnya.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 103
Page 106
Inisiatif Kami Menuju Pembangunan Rantai Pasokan Yang Our Initiatives Towards Building A Sustainable Supply Berkelanjutan Chain Perseroan mengakui bahwa kegiatan dan kinerja The Company acknowledges that the activities and rantai pasokannya dapat menghasilkan dampak yang performance of its supply chain can generate both beneficial menguntungkan maupun merugikan di luar batas-batas and adverse impacts beyond the boundaries of its own operasionalnya sendiri. Oleh karena itu, Perseroan operations. Accordingly, the Company continuously seeks secara konsisten mencari peluang untuk meningkatkan opportunities to enhance supply chain sustainability by keberlanjutan rantai pasokan dengan memperkuat amplifying positive contributions while mitigating potential kontribusi positif sekaligus memitigasi potensi dampak negative effects. negatif. Dalam mendukung tujuan ini, Perseroan terus In support of this objective, the Company initiated a strategic mengimplementasikan program strategis yang dimulai programme in 2024 aimed at working collaboratively with pada tahun 2024. Program ini bertujuan untuk bekerja vendors to replace imported genuine spare parts with sama dengan pemasok nasional guna menggantikan suku locally manufactured alternatives. This initiative is intended cadang asli impor dengan alternatif yang diproduksi secara to improve cost efficiency while increasing the proportion domestik. Inisiatif ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi of locally sourced products used within the Company’s biaya sekaligus meningkatkan proporsi produk yang mining operations. Through partnerships with qualified local bersumber secara lokal dalam operasional pertambangan suppliers, the Company ensures that substitute components Perseroan. Melalui kemitraan dengan pemasok nasional meet established operational and performance standards yang memiliki kualifikasi, Perseroan memastikan bahwa without compromising safety, reliability, or quality. In komponen pengganti memenuhi standar operasional addition, the initiative contributes to the strengthening of dan kinerja yang telah ditetapkan tanpa mengorbankan domestic supply chains, supports technology transfer, and performa keselamatan, keandalan, atau kualitas. Selain itu, enhances the competitiveness of local manufacturers. inisiatif ini berkontribusi pada penguatan rantai pasokan The localisation of spare parts sourcing also reduces domestik, mendukung transfer teknologi, dan meningkatkan transportation requirements, thereby lowering associated daya saing produsen lokal. Lokalisasi pengadaan suku greenhouse gas (GHG) emissions. Collectively, these cadang juga mengurangi kebutuhan transportasi, sehingga outcomes enable the Company to extend its positive menurunkan emisi gas rumah kaca yang berkaitan. Secara impact on local communities, regional economies, and the keseluruhan, hasil-hasil ini memungkinkan Perseroan untuk environment. memperluas dampak positifnya terhadap komunitas lokal, perekonomian regional, dan lingkungan. Sebagai bagian dari komitmen yang lebih luas terhadap As part of its broader commitment to sustainable operations, operasional yang berkelanjutan, Perseroan juga sedang the Company is also advancing the development of a memajukan pengembangan kerangka kerja perencanaan comprehensive capital planning framework to support the modal yang komprehensif untuk mendukung transisi transition of its fleet toward next-generation technologies. armadanya menuju teknologi generasi berikutnya. Hal This includes harmonising fleet requirements across its ini mencakup harmonisasi kebutuhan armada di seluruh Indonesian and Australian operations and aligning future operasional Indonesia dan Australia serta penyelarasan capital investments with the adoption of low- and zero- investasi modal di masa mendatang dengan adopsi emission equipment. Since 2024, the Company participates peralatan emisi rendah dan nol emisi. Sejak tahun in a multi-year collaborative study by a leading global original 2024, Perseroan berpartisipasi dalam studi kolaboratif equipment manufacturer (OEM) to assess decarbonisation multi‑tahun yang diselenggarakan oleh salah satu produsen pathways, including the deployment of more fuel-efficient peralatan asli (original equipment manufacturer/OEM) global and electric-powered machinery, as well as evaluating fleet terkemuka untuk mengkaji berbagai jalur dekarbonisasi. rebuild strategies. In parallel, the Company continues to Studi ini mencakup penerapan peralatan yang lebih efisien engage with multiple OEMs to assess available technologies dalam penggunaan bahan bakar dan berbasis tenaga and establish long-term strategic partnerships, including listrik, serta evaluasi strategi fleet rebuild. Secara paralel, piloting the use of hybrid trucks as part of our fleet Perseroan terus menjalin keterlibatan dengan berbagai decarbonisation strategy. OEM untuk menilai teknologi yang tersedia dan membangun kemitraan strategis jangka panjang, termasuk pelaksanaan uji coba penggunaan truk hibrida sebagai bagian dari strategi dekarbonisasi armada Perseroan. 104 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 107
Dampak Ekonomi
Economic Impact
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 105
Page 108
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
106 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 109
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 107
Page 110
Strategi Perubahan Iklim Climate Strategy 108 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 111
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Selama beberapa tahun ini, Perseroan telah memposisikan Over the years, the Company has positioned climate
perubahan iklim sebagai salah satu pilar utama dalam change as one of the core pillars of its ESG Framework,
Kerangka ESG-nya. Fokus utama diarahkan pada upaya with a clear focus on reducing energy consumption and
pengurangan konsumsi energi dan emisi gas rumah kaca greenhouse gas (GHG) emissions across its operations
(GRK) di seluruh wilayah operasional secara global, dan globally, while proactively addressing climate-related risks
juga pengelolaan risiko dan pemanfaatan peluang terkait and opportunities. Effective climate risk management
perubahan iklim secara proaktif. Pengelolaan risiko iklim strengthens long-term business resilience, enhances
yang efektif diyakini dapat memperkuat ketahanan bisnis operational performance, and creates added value for
jangka panjang, meningkatkan kinerja operasional, serta increasingly climate-conscious customers.
menciptakan nilai tambah bagi pelanggan yang semakin
memiliki kepedulian terhadap isu iklim.
TUJUAN, TARGET, DAN CAKUPAN KERJA GOALS, TARGETS AND HIGHLIGHT
[GRI 3-3] PERFORMANCE [GRI 3-3]
9% 24%
Penurunan emisi Cakupan Pendapatan dari batubara Penyelesaian asesmen risiko
1 dan 2 dibandingkan tahun non-termal dan peluang transisi iklim
2024 Non-thermal coal revenue Completed climate transition
Lower Scope 1&2 emission risks and opportunities
compared to 2024 assessment
Pada tahun 2025, Perseroan semakin memajukan strategi In 2025, the Company further advanced its climate strategy
iklimnya dengan melanjutkan hasil penilaian awal risiko dan by building on its inaugural climate transition risk and
peluang transisi iklim, serta secara konsisten melakukan opportunity assessment and continuing to track its Scope
pelacakan inventaris emisi gas rumah kaca (GRK) Lingkup 1, 1, 2 and 3 GHG inventories across operations in Indonesia
2, dan 3 di seluruh operasi di Indonesia dan Australia. Pada and Australia. During the year, the Company also conducted
tahun yang sama, Perseroan juga melaksanakan penilaian a baseline assessment of Scope 1 and 2 emissions for its
baseline emisi Lingkup 1 dan 2 untuk operasinya di Amerika operations in the United States. Climate-related disclosures
Serikat. Pengungkapan terkait iklim turut diperkuat melalui were further strengthened through alignment with IFRS S2
penyelarasan dengan IFRS S2 Climate-related Disclosures Climate-related Disclosures (which incorporates the former
(yang mengintegrasikan kerangka kerja TCFD sebelumnya), TCFD framework), enabling a more robust assessment of
sehingga memungkinkan penilaian risiko dan peluang climate-related financial risks and opportunities, supporting
finansial terkait iklim yang lebih kuat, mendukung kepatuhan compliance with regulatory requirements in key markets
terhadap persyaratan regulasi di pasar utama seperti such as the Australian Sustainability Reporting Standards
Australian Sustainability Reporting Standards (ASRS), serta (ASRS), and ensuring alignment with global best practice.
memastikan keselarasan dengan praktik terbaik global. [GRI [GRI 3-3]
3-3]
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 109
Page 112
Risiko Iklim, Adaptasi, Ketahanan, dan Transisi Climate Risk and Adaptation, Resilient, and Transition Perubahan iklim merupakan tantangan global yang Climate change is a pressing global challenge with far mendesak dengan dampak yang luas terhadap ekosistem, reaching impacts on ecosystems, human wellbeing, kesejahteraan manusia, dan kegiatan operasional bisnis. and business operations. Mine owners are increasingly Pemilik tambang semakin memprioritaskan penyedia jasa prioritising service providers that can enhance climate yang mampu meningkatkan kinerja iklim serta ketahanan performance and operational resilience. Amid evolving operasional. Seiring dengan berkembangnya ekspektasi market expectations, the mining industry, including the pasar, industri pertambangan, termasuk Perseroan, telah Company, has experienced the physical impacts of climate mengalami dampak fisik perubahan iklim, seperti pola cuaca change, such as unpredictable weather patterns that disrupt yang semakin tidak terprediksi yang dapat mengganggu coal mining operations and supply chains. kegiatan penambangan batubara dan rantai pasok. Sebagai respons atas tantangan tersebut, Perseroan In response to these challenges, the Company is committed berkomitmen untuk mengidentifikasi, memahami, dan to identifying, understanding, and managing climate related mengelola risiko terkait perubahan iklim guna memperkuat risks to strengthen its long-term resilience. As a mining ketahanan jangka panjang. Sebagai penyedia jasa services provider, the Company supports customers in pertambangan, Perseroan mendukung para pelanggan decarbonising their operations and improving climate dalam upaya dekarbonisasi operasional dan peningkatan adaptation by delivering low carbon and climate resilient kemampuan adaptasi terhadap perubahan iklim melalui solutions. This approach not only safeguards business penyediaan solusi rendah karbon dan berketahanan iklim. continuity but also contributes to the transition towards a Pendekatan ini tidak hanya menjaga keberlangsungan more sustainable mining industry. bisnis, tetapi juga berkontribusi terhadap transisi menuju industri pertambangan yang lebih berkelanjutan. Proses identifikasi dan pengelolaan risiko terkait perubahan The identification and management of climate related iklim dijelaskan lebih lanjut dalam bagian manajemen risks are addressed in the risk management section of risiko pada Laporan Keberlanjutan ini. Upaya tersebut this Sustainability Report. These efforts demonstrate the mencerminkan komitmen berkelanjutan Perseroan dalam Company’s ongoing commitment to mitigating and adapting melakukan mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim to climate change in a responsible and proactive manner. secara bertanggung jawab dan proaktif. Saat ini, asesmen The current physical climate risk assessment is qualitative risiko fisik perubahan iklim masih bersifat kualitatif, dengan in nature, with financial quantification to be undertaken in kuantifikasi dampak keuangan yang akan dilakukan pada future quantitative assessments of physical and transition asesmen kuantitatif selanjutnya terhadap risiko dan peluang related climate risks and opportunities. [GRI 3-3] perubahan iklim, baik fisik maupun transisi. [GRI 3-3] Penilaian Resiko dan Peluang Iklim Climate Risk and Opportunities Assessment [GRI 201-2] [GRI 201-2] [IFRS S2] [IFRS S2] Seiring dengan perubahan iklim yang terus menjadi isu global As climate change remains a critical global issue, the yang kritis, Perseroan berkomitmen untuk memperkuat Company is committed to enhancing its climate-related pengungkapan terkait iklim sejalan dengan standar disclosures in line with global standards. To support this global. Untuk mendukung komitmen tersebut, Perseroan commitment, the Company is aligning its reporting with menyelaraskan pelaporan keberlanjutannya dengan IFRS S2 IFRS S2 Climate-related Disclosures. Climate-related Disclosures. IFRS Sustainability Disclosure Standard S2 Climate-related IFRS Sustainability Disclosure Standard S2 Climate-related Disclosures (IFRS S2) menyediakan kerangka kerja yang Disclosures (IFRS S2) provides a comprehensive framework komprehensif untuk mengungkapkan risiko dan peluang for disclosing climate-related risks, opportunities, and their terkait iklim beserta dampak keuangannya. Standar ini juga financial impacts. It also outlines how climate issues are mengatur bagaimana cara isu iklim diintegrasikan ke dalam integrated into governance, strategy, risk management, and tata kelola, strategi, manajemen risiko, serta metrik dan metrics and targets. target. Dengan mengadopsi IFRS S2, Perseroan memperkuat By adopting IFRS S2, the Company strengthens its climate strategi perubahan iklimnya serta memenuhi ekspektasi strategy and meets evolving regulatory expectations, regulasi yang terus berkembang, sekaligus menunjukkan demonstrating improved transparency and resilience. The 110 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 113
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
peningkatan transparansi dan ketahanan. Tabel di bawah table below summarises the Company’s progress in aligning
ini merangkum capaian Perseroan dalam menyelaraskan with the standard.
pengungkapan dengan standar tersebut.
Kemajuan Aksi Iklim Berdasarkan Persyaratan Pengungkapan IFRS S2
Climate Action Progress Guided by IFRS S2 Disclosure Requirements
Elemen Inti IFRS S2 Pengungkapan yang Direkomendasikan Ringkasan Kemajuan hingga 2024 Tautan
IFRS S2 Core Element Recommended Disclosure Summary of Progress by 2025 Link
Tata Kelola a. Badan pengelola atau individu Pengawasan Tata Kelola: Bab Our Approach
Governance yang bertanggung jawab dalam to Sustainability and
melakukan pengawasan atas risiko Peran dan Pengawasan Dewan terhadap Risiko Iklim Chapter Corporate
dan peluang terkait iklim. • Dewan Direksi melakukan pengawasan atas Governance, Halaman 42
b. Peran manajemen dalam tata kelola, risiko dan peluang terkait iklim dalam kerangka
pengendalian, dan prosedur yang manajemen risiko Perseroan, termasuk risiko Chapter Our Approach
digunakan untuk memantau serta fisik dan risiko transisi. to Sustainability and
mengelola risiko dan peluang terkait Chapter Corporate
iklim. Akuntabilitas Manajemen: Governance Page 42
• Strategi ESG, termasuk tentang iklim,
a. The governing body or individuals dikembangkan di tingkat Grup oleh
responsible for overseeing climate- Perusahaan induk. Pada Tingkat Perseroan,
related risks and opportunities. Wakil Presiden Direktur yang didukung oleh
b. Management’s role in the pimpinan divisi Keselamatan, Kesehatan dan
governance, controls, and Lingkungan (SHE) dan Hubungan Eksternal
procedures used to monitor and (ER) bertanggung jawab atas pelaksanaan
manage climate-related risks and strategi tersebut dan pemantauan kinerja,
opportunities. serta melaporkannya secara berkala kepada
Presiden Direktur yang memiliki tanggung
jawab keseluruhan dan menyampaikan kinerja
dan kemajuan kepada Dewan Komisaris untuk
mendukung pengawasan yang efektif.
Keterampilan dan Kompetensi:
• Dalam melaksanakan strategi iklim, Divisi
SHE Perseroan didukung oleh tim ESG pada
Perusahaan induk, dan pihak eksternal, yang
menyediakan keahlian yang diperlukan untuk
pengelolaan strategi iklim, asesmen risiko dan
peluang.
Pengawasan dan Integrasi Risiko:
• Risiko iklim telah mulai diintegrasikan ke
dalam kerangka tata kelola Perseroan, dengan
pengawasan oleh komite dan manajemen
terkait, guna memastikan transparansi,
akuntabilitas, serta keselarasan dengan
standar pelaporan global.
Governance Oversight:
Board Roles and Oversight on Climate Risks
• The Board oversees climate-related risks
and opportunities within the Company’s risk
management framework, including physical
and transition risks.
Management Accountabilities
• The ESG strategy, including climate, is
developed on Group level by the holding
company. In the Company, the Vice President
Director, supported by the leader of Safety,
Health and Environment (SHE) division and
External Relation (ER) division implements the
strategy and monitors performance, reporting
regularly to the President Director, who holds
overall responsibility and updates the Board of
Commissioners to enable effective oversight.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 111
Page 114
Kemajuan Aksi Iklim Berdasarkan Persyaratan Pengungkapan IFRS S2
Climate Action Progress Guided by IFRS S2 Disclosure Requirements
Elemen Inti IFRS S2 Pengungkapan yang Direkomendasikan Ringkasan Kemajuan hingga 2024 Tautan
IFRS S2 Core Element Recommended Disclosure Summary of Progress by 2025 Link
Skills and Competencies
• In implementing its climate strategy, the
Company is supported by the ESG Division of
its holding company, along with internal and
external specialists, who provide the necessary
expertise to manage the strategy, assess
climate-related risks and opportunities.
Risk Oversight and Integration:
• Climate risks have started to be integrated
into the Company’s governance framework,
with oversight from relevant committees
and management, ensuring transparency,
accountability, and alignment with global
reporting standards.
Strategi Risiko dan peluang terkait iklim yang Risiko dan Pelulang Terkait Iklim: Bab Climate Strategy,
Strategy mencakup: • Perusahaan telah melaksanakan asesmen Halaman 106
a. Risiko dan peluang terkait iklim yang risiko dan peluang transisi iklim yang
secara wajar dapat memengaruhi mencakup operasional dan rantai nilainya di Chapter Climate
prospek Perseroan. Indonesia dan Australia. Strategy, Page 106
b. Model bisnis dan rantai nilai: dampak
saat ini dan yang diantisipasi dari Strategi dan Mitigasi:
risiko dan peluang terkait iklim • Inisiatif pengurangan konsumsi bahan bakar
terhadap model bisnis dan rantai sedang dilaksanakan di dua lokasi terbesar
nilai Perseroan. Perusahaan di Indonesia, yaitu Adaro Tutupan
c. Strategi dan pengambilan keputusan, (ADT) dan Indonesia Pratama (IPR).
termasuk rencana transisi terkait • Roadmap dekarbonisasi tengah dikembangkan,
iklim. disertai dengan penetapan target sementara
d. Posisi keuangan, kinerja keuangan, efisiensi energi dan pengurangan emisi.
dan arus kas serta dampak yang
diantisipasi dalam jangka pendek, Ketahanan Iklim:
menengah, dan panjang. • Kepatuhan proaktif Perseroan terhadap
standar iklim yang terus berkembang
The climate-related risks and opportunities mencerminkan pendekatan strategis dalam
on: mengelola risiko dan peluang terkait iklim.
a. Climate-related risks and • Langkah-langkah adaptif dan pengalokasian
opportunities that could reasonably sumber daya telah diterapkan untuk
be expected to affect the company’s memitigasi risiko serta memanfaatkan peluang
prospects. yang berasal dari faktor iklim fisik maupun
b. Business model and value chain: transisi, guna mendukung ketahanan jangka
The current and anticipated effects panjang.
of those climate-related risks and
opportunities on the company’s Climate-related Risks and Opportunities:
business model and value chain. • The Company conducted a climate transition
c. Strategy and decision-making, risk and opportunities assessment covering its
including climate-related transition operations and value chains in Indonesia and
plans. Australia.
d. Financial position, financial
performance, and cash flows and Strategy and Mitigation:
their anticipated effects over the • Fuel consumption reduction initiatives are
short, medium and long term. underway at the Company’s two largest sites in
e. Climate resilience of the company’s Indonesia: Adaro Tutupan (ADT) and Indonesia
strategies and its business model to Pratama (IPR).
climate-related changes. • Interim energy efficiency and emission
reduction targets are being developed.
Decarbonisation roadmap is planned
afterwards.
Climate Resilience:
• The Company’s proactive compliance with
evolving climate standards reflects a strategic
approach to managing climate risks and
opportunities.
• Adaptive measures and resource allocation
are being implemented to mitigate risks and
leverage opportunities from both physical and
transition climate factors, supporting long-term
resilience.
112 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 115
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Kemajuan Aksi Iklim Berdasarkan Persyaratan Pengungkapan IFRS S2
Climate Action Progress Guided by IFRS S2 Disclosure Requirements
Elemen Inti IFRS S2 Pengungkapan yang Direkomendasikan Ringkasan Kemajuan hingga 2024 Tautan
IFRS S2 Core Element Recommended Disclosure Summary of Progress by 2025 Link
Manajemen Risiko a. Proses dan kebijakan yang Integrasi dalam Managemen Risiko Perseroan: Bab Our Approach
Risk Management digunakan untuk mengidentifikasi, • Perusahaan telah mulai mengintegrasikan hasil to Sustainability and
menilai, memprioritaskan, dan penilaian risiko iklim serta langkah-langkah Chapter Corporate
memantau risiko dan peluang terkait mitigasinya ke dalam sistem manajemen risiko Governance, Halaman
iklim, termasuk penggunaan skenario yang telah ada. 42
iklim.
b. Tingkat integrasi dan pemanfaatan Integration into Overall Risk Management: Chapter Our Approach
proses pengelolaan risiko dan • The Company has started to incorporated to Sustainability and
peluang terkait iklim dalam sistem climate risk assessment findings and Chapter Corporate
manajemen risiko Perseroan secara mitigation measures into its existing risk Governance, Page 42
keseluruhan. management systems. This includes following
the AASB S2’s requirements for its Australia
a. a. The processes and policies used operation.
to identify, assess, prioritize and
monitor climate-related risks and
opportunities, including if and how
the company uses climate-related
scenarios.
b. b. To which extent the company
integrates and uses its processes
to manage climate-related risks
and opportunities in its overall risk
management system.
Metrik dan Target a. Metrik terkait iklim, termasuk emisi Metrik dan Target Terkait Iklim: Bab 6.1, Climate
Metric and Target GRK Cakupan 1, Cakupan 2, dan • Target sementara pengurangan emisi sedang Strategy, Halaman 106
Cakupan 3; risiko transisi dan fisik; dikembangkan untuk emisi Cakupan 1 dan 2.
serta peluang. Target-target ini saat ini ditetapkan sebagai Chapter 6.1, Climate
b. Target terkait iklim, baik kuantitatif target internal untuk menguji implementasi Strategy, Page 106
maupun kualitatif, untuk memantau inisiatif dekarbonisasi Perseroan. Publikasi
kemajuan. target akan dilakukan setelah melalui proses
c. Pendekatan dalam penetapan, validasi internal.
peninjauan, dan pemantauan capaian • Strategi dekarbonisasi saat ini dikembangkan
masing-masing target terkait iklim. dengan fokus awal pada pengurangan
konsumsi bahan bakar (material untuk emisi
a. Climate-related metrics: Scope 1, 2, Cakupan 1 dan Cakupan 3).
and 3 GHG emissions; transitions
and physical risks; opportunities. Climate-related metrics and targets:
b. Climate-related targets: Quantitative • Interim emissions reduction targets are
and qualitative targets to monitor being developed, including for Scope 1 and 2
progress. emissions. These are currently being set as
c. Climate-related targets: Approaches internal target to test the implementation of
to setting and reviewing each target its decarbonisation initiatives. Publication of
and monitoring progress against these targets will follow the internal validation
each target. of these targets.
• `The decarbonisation strategy is currently
being developed with an initial focus on fuel
consumption reduction (material to its Scope
1 and 3).
Penilaian Risiko Iklim Fisik Physical Climate Risks Assessment
Perseroan telah menyelesaikan asesmen risiko fisik The Company recently completed a screening-level physical
perubahan iklim pada tingkat penyaringan yang mencakup risk assessment covering 25 assets, consisting of 14
25 aset, terdiri atas 14 aset di Indonesia, 4 aset di Australia, assets in Indonesia, 4 in Australia and 7 in the United States
dan 7 aset di Amerika Serikat. Asesmen ini mencakup of America. The assessment covered both the Company’s
aset yang dimiliki oleh Perseroan maupun aset milik assets and customer-owned assets that are critical to the
pelanggan yang memiliki signifikansi strategis terhadap Company’s business. The assets assessed included open
keberlangsungan bisnis Perseroan. Aset yang dinilai pit mines, offices, mess halls, and a workshop. These assets
meliputi tambang terbuka, gedung perkantoran, mess hall, represent 100% of the Company’s operations in these three
serta fasilitas bengkel. Seluruh aset yang dinilai tersebut markets.
merepresentasikan 100% dari total operasional Perseroan
di ketiga wilayah tersebut.
Penilaian ini menggunakan data iklim komprehensif dan The assessment used comprehensive climate data and
proyeksi dari model global. Penilaian berbasis desktop ini projections from global models. This desk-based review
berfokus pada identifikasi potensi kerentanan dan dampak focused on identifying potential vulnerabilities and impacts
dari bahaya fisik iklim. Ruang lingkup penilaian risiko fisik from physical climate hazards. The scope of the assessment
meliputi: also included:
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 113
Page 116
3 Negara 2 Jenis Kepemilikan 25 Aset
3 Countries 2 Ownership Types 25 Assets
• Indonesia • BUMA – Aset Milik Perseroan • 1 Tanah Terbuka
• Australia BUMA – Owned Assets 1 Open Land
• USA • Client – Aset yang Milik Klien • 3 Ruang Mess
Client-Owned Assets 3 Mess Halls
• 3 Kantor
3 Offices
• 14 Tambang Terbuka
14 Open Pit Mines
• 1 Bengkel (BUMA Rebuild Centre)
1 Workshop (BUMA Rebuild Centre)
• 3 Fasilitas Pengelolahan Logam dan
Mineral
3 Metals and minerals processing plants
2 Rentang Waktu 2 Skenario 9 Bahaya Iklim
2 Time Horizon 2 Scenarios 9 Climate Hazards
• Dekade 2030-an (jangka pendek hingga • SSP5-8.5 (Skenario Emisi Tinggi) • Suhu Ekstrem Panas
menengah) SSP1-2.6 (Low Emission Scenario) Extreme Heat
2030s (short-to-medium-term) • SSP1-2.6 (Skenario Emisi Rendah) • Suhu Ekstrem Dingin
• Dekade 2050-an (jangka panjang) SSP5-8.5 (High Emission Scenario) Extreme Cold
2050s (long-term) • Banjir Sungai
Skenario disusun berdasarkan Shared River Flooding
Socioeconomic Pathways (SSP) yang • Banjir Akibat Curah Hujan Ekstrem
dikembangkan oleh Intergovernmental Panel on Extreme Rainfall Flooding
Climate Change (IPCC). • Banjir Pesisir
Scenarios are based on the Intergovernmental Coastal Flooding
Panel on Climate Change’s (IPCC) Shared • Angin Kencang Dan Badai
Socioeconomic Pathways (SSP). Extreme Winds and Storms
• Longsor Akibat Hujan
Rainfall-induced Landslides
• Kebakaran Hutan
Wildfires
• Stres Air Dan Kekeringan
Water Stress and Drought
Tabel di bawah ini menyajikan hasil penilaian risiko iklim fisik The table below presents results of the Company’s physical
Perseroan untuk aset-asetnya di Indonesia dan Australia, climate risks assessment for its Indonesian and Australian
serta aset-aset pelanggan Perseroan yang penting bagi assets and the assets of the Company’s customers that are
bisnis Perseroan. important to the Company’s business.
Potensi Risiko Tertinggi di Masa
Depan
Highest Potential Future Risk
Jangka
Bahaya Iklim Potensi Dampak Bisnis dan Langkah Adaptasi Risiko di Baseline Pendek hingga Jangka
Climate Hazard Potential Business Impact and Adaptation Measures Baseline Risk Menengah Panjang
(hingga 2030- (hingga 2050-
an) an)
Short- to Long Term
Medium-Term (by 2050s)
(by 2030s)
Panas Ekstrem • Dampak: Peningkatan tingkat kerusakan mesin, biaya pemeliharaan Rendah untuk Sangat Sangat
Extreme Heat akibat panas berlebih, dan kerugian finansial akibat penghentian Indonesia dan Tinggi untuk Tinggi untuk
produksi. Australia Indonesia Indonesia,
Adaptasi: Memasang sensor suhu dan sistem pemantauan cuaca untuk Low for Indonesia Very High for Australia dan
memberikan data langsung dan mengeluarkan peringatan kejadian and Australia Indonesia AS
panas ekstrim tepat waktu. Very High for
• Dampak: Penurunan produktivitas personel aset, meningkatnya penyakit Minimal untuk AS Tinggi untuk Indonesia,
dan cedera terkait panas. Minimal for USA Australia Australia and
Adaptasi: Mengintegrasikan mitigasi panas ekstrem dan pencegahan High for USA
stres panas ke dalam pedoman keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Australia
aset.
Sedang untuk
• Impact: Increased breakdown rates of machinery, maintenance costs AS
from overheating, and financial losses due to production halts. Moderate for
Adaptation: Install temperature sensors and weather monitoring USA
systems to provide real-time data and issue timely heat warnings.
• Impact: Reduced productivity of asset personnel, heat-related illnesses
and injuries.
Adaptation: Integrate extreme heat mitigation and heat stress prevention
into the assets’ work health and safety guidelines.
114 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 117
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Potensi Risiko Tertinggi di Masa
Depan
Highest Potential Future Risk
Jangka
Bahaya Iklim Potensi Dampak Bisnis dan Langkah Adaptasi Risiko di Baseline Pendek hingga Jangka
Climate Hazard Potential Business Impact and Adaptation Measures Baseline Risk Menengah Panjang
(hingga 2030- (hingga 2050-
an) an)
Short- to Long Term
Medium-Term (by 2050s)
(by 2030s)
Dingin Extrem • Dampak: Penurunan produktivitas personel aset dan peningkatan Sedang untuk Rendah untuk Minimal untuk
Extreme Cold tingkat hipotermia dan penyakit terkait dingin lainnya. Indonesia, Australia, Australia Indonesia dan
Adaptasi: Menyediakan pakaian dan perlengkapan cuaca dingin untuk dan AS Low for Australia
personel aset. Australia Minimal for
• Dampak: Peningkatan tingkat terpeleset dan jatuh serta peningkatan Moderate for Indonesia and
tingkat cedera akibat penumpukan es. Indonesia,Australia Minimal untuk Australia
Adaptasi: Mengintegrasikan cuaca dingin ekstrem ke dalam pedoman and USA Indonesia dan
kesehatan dan keselamatan aset, termasuk ambang suhu untuk AS Rendah untuk
menghentikan operasi luar ruangan. Minimal for AS
Indonesia and Low for USA
• Impact: Reduced productivity of asset personnel and increased rates of USA
hypothermia and other cold-related illnesses.
Adaptation: Provide cold weather clothing and gear to assets personnel.
• Impact: Increased rate of slips and falls and increased rates of injury
from frost buildup.
Adaptation: Integrate extreme cold into the assets’ health and safety
guidelines, including temperature thresholds for halting outdoor
operations.
Banjir • Dampak: Kerusakan pada mesin (terutama peralatan listrik sensitif) dan Minimal untuk Indonesia dan Australia
Flooding bangunan, mengakibatkan naiknya biaya pemeliharaan dan penggantian Sangat Tinggi untuk AS
serta biaya dari penghentian produksi.
Adaptasi: Meninggikan atau melindungi mesin dan sistem listrik penting Minimal for Indonesia and Australia
dari air serta mengembangkan protokol untuk menghentikan aktivitas Very high for USA
dengan aman jika banjir akan terjadi.
• Dampak: Gangguan operasi dari potensi pemblokiran akses kendaraan
dan personel.
Adaptasi: Identifikasi jalur dan akses alternatif untuk memastikan
keberlanjutan operasi.
• Dampak: Peningkatan risiko cedera dan kematian, termasuk penyakit.
Adaptasi: Melatih pekerja tentang risiko banjir dan protokol respons
yang sesuai.
• Impact: Damages towards machinery (especially sensitive electrical
equipment) and structures, followed by maintenance and replacement
costs and costs from production halts.
Adaptation: Elevate or waterproof critical machinery and electrical
systems and develop protocols to safely shut down any activity in case
of imminent flooding.
• Impact: Disruption of operations from potential blocking of vehicle and
personnel access points.
Adaptation: Identify alternate routes and access points to allow for
operational continuity.
• Impact: Increased risk of injuries and fatalities, including diseases.
Adaptation: Train workers on flood-specific risks and the appropriate
response protocols.
Angin Kencang • Dampak: Kerusakan fasilitas pengolahan, area penyimpanan, gedung Sangat Tinggi untuk Australia
dan Badai kantor dan sistem transportasi. Minimal untuk Indonesia
Extreme Winds Adaptasi: Memasang pemecah angin atau struktur penghalang angin Rendah untuk AS
and Storms sementara di sekitar peralatan dan struktur sensitif sebelum terjadinya
badai. Very High for Australia
• Dampak: Peningkatan tingkat cedera dari puing-puing. Minimal for Indonesia
Adaptasi: Mengintegrasikan mitigasi siklon tropis kedalam pedoman Low for USA
operasi aset, termasuk protokol untuk menghentikan operasi dengan
aman selama terjadinya angin kencang.
• Dampak: Puing-puing dan angin kencang dapat mengganggu
transportasi barang dan personel ke dan dari aset.
Adaptasi: Mengidentifikasi dan mempersiapkan rute cadangan atau
jalan sementara untuk mempertahankan akses ke lokasi setelah
peristiwa siklon tropis.
• Impact: Damage of processing facilities, storage areas, office building
and transport systems.
Adaptation: Install windbreaks or temporary barriers around sensitive
equipment and structures ahead of storms.
• Impact: Increased rate of injuries from accompanied debris.
Adaptation: Integrate tropical cyclone mitigation, including protocols
for safely shutting down operations during high winds, in the assets’
operating guideline.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 115
Page 118
Potensi Risiko Tertinggi di Masa
Depan
Highest Potential Future Risk
Jangka
Bahaya Iklim Potensi Dampak Bisnis dan Langkah Adaptasi Risiko di Baseline Pendek hingga Jangka
Climate Hazard Potential Business Impact and Adaptation Measures Baseline Risk Menengah Panjang
(hingga 2030- (hingga 2050-
an) an)
Short- to Long Term
Medium-Term (by 2050s)
(by 2030s)
• Impact: Debris and strong winds may disrupt the transportation of
goods and personnels to and from the assets.
Adaptation: Identify and prepare backup routes or temporary roads to
maintain site access after tropical cyclone events.
Tanah Longsor • Dampak: Kerusakan aset dan infrastruktur sehingga meningkatkan Minimal untuk Minimal untuk Indonesia dan
Akibat Hujan biaya pemeliharaan dan penggantian terutama di tambang. Indonesia dan Australia
Rainfall- Adaptasi: Memasang struktur geotekstil dan penguatan tanah untuk Australia
Induced memperkuat lereng dan mengurangi kerentanan terhadap erosi dan Sedang untuk AS
Landslides longsor. Rendah untuk AS
• Dampak: Titik akses yang terblokir ke dan dari aset sehingga mencegah Minimal for Indonesia and
transportasi barang dan personel serta mengganggu operasi. Minimal for Australia
Adaptasi: Mengidentifikasi dan mempersiapkan rute cadangan atau Indonesia and
jalan sementara untuk mempertahankan akses ke lokasi selama Australia Moderate for USA
keadaan darurat.
• Dampak: Peningkatan tingkat cedera dan kematian. Low for USA
Adaptasi: Mengembangkan dan mengintegrasikan rencana tanggap
darurat tanah longsor dalam pedoman operasional aset.
• Impact: Damaged assets and infrastructure, increasing maintenance
and replacement costs especially in mining pits.
Adaptation: Install geotextile and soil reinforcement structures to
strengthen the slopes and reduce the susceptibility to erosion and
failure.
• Impact: Blocked access points to and from assets, preventing the
transport of goods and personnel and disrupting operations.
Adaptation: Identify and prepare backup routes or temporary roads to
maintain site access during emergencies.
• Impact: Increased rate of injuries and fatalities.
Adaptation: Develop and integrate landslide emergency response plan
in the assets’ operational guidelines.
Stress Air & • Dampak: Konflik dengan masyarakat lokal dari konsumsi air yang tidak Rendah untuk Rendah Untuk Australia
Kekeringan proporsional. Australia dan AS Minimal Untuk Indonesia
Water Stress & Adaptasi: Secara rutin melibatkan masyarakat lokal untuk menjelaskan Sangat Tinggi Untuk As
Drought penggunaan air dan berbagi informasi tentang upaya mitigasi Minimal untuk
kekeringan. Indonesia
• Dampak: Penurunan efisiensi operasional dari proses yang bergantung
pada air seperti pengolahan bijih dan sistem pendinginan peralatan dan
kantor.
Adaptasi: Berinvestasi dalam sistem daur ulang dan penggunaan
kembali air untuk menyediakan sumber air tambahan dan penyangga
terhadap peristiwa stres air.
• Impact: Conflicts with local communities from disproportionate water
consumption.
Adaptation: Regularly engage with local communities to explain water
usage and share information about mitigation efforts.
• Impact: Reduced operational efficiency from water-reliant processes
such as ore processing and cooling systems of equipment and offices.
Adaptation: Invest in water recycling and reuse systems to provide
additional sources of water and a buffer against water stress events.
Kebakaran • Dampak: Kerusakan pada pabrik pengolahan dan infrastruktur Tinggi untuk Sangat Tinggi Sangat Tinggi
Hutan pendukung. Australia untuk Australia untuk Australia
Wildfires Adaptasi: Memelihara sekat bakar di sekitar peralatan dan infrastruktur
sensitif untuk mencegah paparan terhadap kebakaran hutan. Juga Minimal untuk Minimal untuk Minimal untuk
memasang sistem pemadam kebakaran di sekitar peralatan penting. Indonesia dan AS Indonesia Indonesia
• Dampak: Peningkatan risiko kesehatan bagi pekerja dan penurunan Sedang untuk Tinggi untuk
jarak pandang, menghambat operasi. AS AS
Adaptasi: Mengintegrasikan bahaya kebakaran hutan ke dalam
pedoman kesehatan dan keselamatan aset.
• Impact: Damaged processing plants and supporting infrastructure.
Adaptation: Maintain firebreaks around sensitive equipment and
infrastructure to prevent their exposure to wildfire. Also install fire-
suppression systems around critical equipment.
• Impact: Increased health risks to workers and reduced visibility,
hindering operations.
Adaptation: Integrate wildfire hazards into the assets’ health and safety
guidelines.
116 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 119
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Sebagai respons terhadap risiko bahaya iklim fisik yang telah In response to the identified physical climate hazards
diidentifikasi berdampak pada aset Perseroan, termasuk affecting its assets, as well as customer-owned assets that
aset milik pelanggan yang merupakan bagian integral dari are integral to its business, the Company has identified a
kegiatan bisnis, Perseroan telah mengidentifikasi berbagai range of short-term and long-term adaptation measures
langkah adaptasi jangka pendek dan jangka panjang untuk to minimise the impacts of these hazards and adapt to
meminimalisir dampak risiko tersebut serta menyesuaikan anticipated physical changes.
diri dengan perubahan kondisi fisik yang diperkirakan terjadi.
Hasil penilaian risiko fisik menunjukkan bahwa langkah- The physical risk assessment indicates that adaptation
langkah adaptasi perlu diprioritaskan pada area mining pit, measures should primarily focus on mining pits, as these
mengingat aset tersebut merupakan yang paling terpapar assets are the most exposed to climate hazards and
terhadap bahaya iklim sekaligus menghasilkan nilai bisnis generate the greatest business value for the Company and
terbesar bagi Perusahaan dan para pelanggannya. Selain its clients. In addition, extreme heat has been identified as
itu, suhu ekstrem diidentifikasi sebagai bahaya iklim dengan the highest-risk climate hazard across assets in Indonesia,
tingkat risiko tertinggi pada aset Perseroan di Indonesia, Australia and USA. By contrast, flooding and rainfall-induced
Australia, dan Amerika Serikat. Sebaliknya, risiko terkait landslides present the lowest climate-related risks to the
banjir dan longsor akibat curah hujan dinilai sebagai risiko Company.
iklim dengan tingkat dampak paling rendah bagi Perusahaan.
Penilaian Risiko dan Peluang Transisi Transition Risks and Opportunities Assessment
Pada tahun 2025, Perseroan melakukan penilaian terhadap In 2025, BUMA assessed their transition risks and
risiko dan peluang transisi yang dipicu oleh perubahan iklim. opportunities that are driven by climate change. Aligned with
Sejalan dengan kerangka TCFD/IFRS S2, Perseroan secara the TCFD/IFRS S2 framework, the Company systematically
sistematis menganalisis potensi risiko yang terkait dengan analysed potential risks related to policy and legal changes,
perubahan kebijakan dan regulasi, aspek hukum, teknologi, technology, market, and reputational drivers, alongside
pasar, serta reputasi, sekaligus menilai peluang yang muncul opportunities in resource efficiency, alternative, products and
dalam efisiensi sumber daya, pengembangan produk dan services, markets expansion, and supply chain resilience.
layanan alternatif, perluasan pasar, serta ketahanan rantai Emphasis is placed on how the risks and opportunities from
pasok. Penilaian ini menitikberatkan pada dampak finansial these drivers may financially impact the Company.
yang berpotensi timbul bagi Perseroan akibat berbagai
risiko dan peluang tersebut.
Sebagai perusahaan pertambangan dan jasa pertambangan As a diversified mining and mining services company
yang terdiversifikasi dengan operasi di Indonesia dan operating in Indonesia, Australia, and the US, the Company
Australia, serta sebagai pemilik tambang di Amerika Serikat, faces a range of climate-related transition risks arising
Perseroan menghadapi berbagai risiko transisi terkait from the global shift toward a low-carbon economy. These
iklim yang timbul dari pergeseran global menuju ekonomi risks mainly relate to changing market demand, evolving
rendah karbon. Risiko-risiko ini terutama berkaitan dengan policies and regulations, technological advancements, and
perubahan permintaan pasar, perkembangan kebijakan rising stakeholder expectations. The Company assesses
dan regulasi, kemajuan teknologi, serta meningkatnya transition risks across both short-term (2030) and long-term
ekspektasi para pemangku kepentingan. Perseroan menilai (2050) horizons under high and low emissions scenarios.
risiko transisi tersebut dalam horizon jangka pendek (2030)
dan jangka panjang (2050) dengan mempertimbangkan
skenario emisi tinggi dan rendah.
Tabel di bawah ini menyajikan hasil penilaian Perseroan The table below presents the results of the Company’s
terhadap dua peluang transisi iklim dan sembilan risiko assessment of two transition climate opportunities and
transisi untuk aset Perseroan di Indonesia, Australia, dan nine risks for its assets in Indonesia, Australia, and the US,
Amerika Serikat, termasuk aset milik pelanggan utama including those of its key customers.
Perseroan.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 117
Page 120
Risiko/Peluang Masa Depan Tertinggi
Highest Potential Future Risk/Opportunity
Periode
Risiko/Peluang Dampak Rantai Jangka Periode
Transisi Pasok Dampak Bisnis Potensial dan Langkah Adaptasi Baseline Pendek- Jangka
Transition Risk Value Chain Potential Business Impact and Adaptation Measures Risiko/ Menegah Panjang (pada
/Opportunity Impact Peluang (pada dekade dekade 2050-
Baseline Risk/ 2030-an) an)
Opportunity Short- to Long Term
Medium-Term (by 2050s)
(by 2030s)
Peluang | Opportunities
1. Pemanfaatan Operasional • Dampak: Penangkapan metana dari kegiatan Dapat Dapat Dapat
Metana dan Langsung dan pertambangan berpotensi menciptakan sumber Diabaikan Diabaikan Diabaikan
Teknologi CCS Hilir pendapatan tambahan, menurunkan emisi, untuk untuk untuk
serta mendukung pembangkitan kredit karbon, Indonesia dan Indonesia dan Indonesia dan
Methane Direct khususnya di Amerika Serikat. Australia Australia Australia
Recovery and Operations and Adaptasi: Pelaksanaan uji coba bertahap dan Negligible for Negligible for Negligible for
Utilisation of Downstream studi kelayakan, pemantauan insentif regulasi, Indonesia and Indonesia and Indonesia and
CCS Technology serta integrasi elektrifikasi ke dalam perencanaan Australia Australia Australia
jangka panjang peralatan.
Kecil untuk AS Sedang untuk Besar untuk AS
• Impact: Methane capture from mining operations Minor for the AS Major for the
may create additional revenue streams, reduce US Moderate for US
emissions, and support carbon credit generation, the US
particularly in the US.
Adaptation: Conduct phased pilots and feasibility
studies, monitor regulatory incentives, and
integrate electrification into long term equipment
planning.
2. Efisiensi Biaya Operasional • Dampak: Elektrifikasi armada pertambangan Dapat Kecil untuk Sangat
Operasional Langsung dan berpotensi menurunkan biaya bahan bakar, emisi, Diabaikan Indonesia, Besar untuk
melalui Hulu serta eksposur terhadap volatilitas harga bahan untuk Australia dan Indonesia
Elektrifikasi bakar fosil dalam jangka panjang. Indonesia, AS Extensive for
Armada Direct Adaptasi: Pelaksanaan uji coba bertahap dan Australia, dan Indonesia
Operations and studi kelayakan, pemantauan insentif regulasi, AS Minor for
Operational Upstream serta integrasi elektrifikasi dalam perencanaan Indonesia, Besar untuk
Savings jangka panjang peralatan. Negligible Australia and, Australia dan
from Fleet for Indonesia, the US AS
Electrification • Impact: Electrification of mining fleets may reduce Australia, and Major for
fuel costs, emissions, and exposure to fossil fuel the US Australia and
price volatility over the long term. the US
Adaptation: Conduct phased pilots and feasibility
studies, monitor regulatory incentives, and
integrate electrification into long term equipment
planning.
Risiko | Risks
1. Penurunan Operasional • Dampak: Penurunan permintaan batubara dalam Tidak Tidak Sangat
Permintaan Langsung skenario rendah karbon dalam jangka panjang Signifikan Signifikan Tinggi untuk
Batubara Direct dapat menurunkan pendapatan dan meningkatkan untuk untuk Indonesia,
Reduction in Operations risiko aset terdampar, terutama di Australia dan Indonesia Indonesia Australia, dan
Coal Demand AS. Insignificant Insignificant AS
Adaptasi: Diversifikasi jenis batubara, komoditas for Indonesia for Indonesia
pertambangan lain, dan wilayah operasi; Extreme for
penguatan kontrak jangka panjang; serta evaluasi Ringan untuk Sedang untuk Indonesia,
peluang usaha di luar batubara secara bertahap. Australia, dan AS Australia, and
AS Moderate for the US
• Impact: Longterm decline in coal demand under Minor for the US
low carbon scenarios may reduce revenue and Australia, and
increase stranded asset risk, particularly in the US Tinggi untuk
Australia and the US. Australia
Adaptation: Diversify across coal types, other Major for
mining commodities, and geographies, strengthen Australia
long-term contracts, and assess opportunities
beyond coal over time
2. Kenaikan Biaya Operasional • Dampak: Regulasi karbon, standar bahan bakar, Sedang untuk Sedang untuk Sedang untuk
Transportasi Langsung dan disrupsi logistik dapat meningkatkan biaya Indonesia dan Indonesia, Indonesia
Rising Direct transportasi dan menekan margin. AS Australia, dan
Transportation Operations Adaptasi: Optimalisasi perencanaan logistik, AS Tinggi untuk
Price peningkatan efisiensi armada, serta evaluasi opsi Moderate for Australia
transportasi rendah emisi atau alternatif. Indonesia, Moderate for
Australia, and Indonesia
• Impact: Carbon regulation, fuel standards, and the US Major for
logistics disruptions may increase transport costs Australia and
and reduce margins. the US
Adaptation: Optimise logistics planning, improve
fleet efficiency, and assess lower emission or
alternative transport options over time.
118 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 121
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Risiko/Peluang Masa Depan Tertinggi
Highest Potential Future Risk/Opportunity
Periode
Risiko/Peluang Dampak Rantai Jangka Periode
Transisi Pasok Dampak Bisnis Potensial dan Langkah Adaptasi Baseline Pendek- Jangka
Transition Risk Value Chain Potential Business Impact and Adaptation Measures Risiko/ Menegah Panjang (pada
/Opportunity Impact Peluang (pada dekade dekade 2050-
Baseline Risk/ 2030-an) an)
Opportunity Short- to Long Term
Medium-Term (by 2050s)
(by 2030s)
3. Kenaikan Biaya Operasional • Dampak: Dinamika transisi energi dapat Rendah untuk Tidak Signifikan untuk Australia
Energi Langsung meningkatkan biaya listrik dan bahan bakar, Indonesia, Sedang untuk Indonesia dan AS
Rising Energy Direct sehingga berdampak pada biaya operasional. Australia, dan
Cost Operations Adaptasi: Peningkatan efisiensi energi, AS Insignificant for Australia
optimalisasi penggunaan bahan bakar, serta Moderate for Indonesia and the
evaluasi pemanfaatan energi terbarukan atau Minor for US
alternatif yang layak secara operasional. Indonesia,
Australis, and
• Impact: Energy transition dynamics may increase the US
electricity and fuel costs, affecting operating
expenditures over time.
Adaptation: Improve energy efficiency, optimise
fuel use, and evaluate renewable or alternative
energy solutions where operationally feasible.
4. Penerapan Operasional • Dampak: Perluasan kebijakan harga karbon dapat Tidak Ringan untuk Sedang untuk
Mekanisme Langsung meningkatkan biaya operasional secara material, Signifikan Indonesia, AS
Harga Karbon Direct terutama bagi kegiatan dengan intensitas emisi untuk Australia, dan Ekstrem untuk
Carbon Pricing Operations Cakupan 1 yang tinggi. Indonesia, AS Indonesia dan
Mechanism Adaptasi: Peningkatan pengelolaan emisi, Australia, dan Australia
integrasi biaya karbon ke dalam perencanaan AS Minor for
bisnis, serta pelaksanaan inisiatif efisiensi Indonesia, Moderate for
operasional dan pengurangan emisi. Insignificant Australia, and the US
for Indonesia, the US Extreme for
• Impact: Expanding carbon pricing policies could Australia, and Indonesia and
materially increase operating costs, especially the US Australia
given Scope 1 intensive operations.
Adaptation: Improve emissions management,
integrate carbon costs into planning, and pursue
operational efficiency and emissions reduction
initiatives.
5. Peningkatan Operasional • Dampak: Meningkatnya tuntutan pelaporan dari Tidak Ringan untuk Sedang untuk
Kewajiban Langsung regulator dan investor berpotensi meningkatkan Signifikan Indonesia Indonesia,
Pelaporan Emisi Direct biaya kepatuhan dan risiko hukum apabila tidak untuk Sedang untuk Australia, dan
dan Iklim Operations dipenuhi. Indonesia, Australia dan AS
Enhanced Adaptasi: Penguatan tata kelola iklim, sistem Australia, dan AS
Emissions and pelaporan emisi, serta penyelarasan berkelanjutan AS Moderate for
Climate -Related dengan IFRS S2 dan standar relevan lainnya. Minor for Indonesia,
Reporting Insignificant Indonesia Australia, and
Obligations • Impact: Increasing regulatory and investor for Indonesia, Moderate for the US
disclosure requirements may raise compliance Australia, and Australia and
costs and legal exposure if not met. the US the US
Adaptation: Continue to strengthen climate
governance, emissions reporting systems,
and alignment with IFRS S2 and other relevant
standards.
6. Dampak Operasional • Dampak: Pengawasan yang semakin ketat Tidak Sedang untuk Tinggi untuk
Reputasi akibat Langsung terhadap sektor batubara dapat memengaruhi Signifikan Indonesia, Indonesia,
Stigmatisasi Direct kepercayaan investor, perizinan sosial untuk untuk Australia, dan Australia, dan
Sektor Operations beroperasi, serta kemampuan menarik talenta. Indonesia, AS AS
Reputational Adaptasi: Penguatan kinerja ESG, transparansi, Australia, dan
Impacts from dan keterlibatan pemangku kepentingan yang AS Moderate for Major for
Stigmatisation of selaras dengan TCFD/IFRS S2. Indonesia, Indonesia,
Sector Insignificant Australia, and Australia, and
• Impact: Heightened scrutiny of the coal sector for Indonesia, the US the US
may affect investor confidence, social licence to Australia, and
operate, and talent attraction. the US
Adaptation: Strengthen ESG performance,
transparency, and stakeholder engagement
aligned with TCFD / IFRS S2.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 119
Page 122
Risiko/Peluang Masa Depan Tertinggi
Highest Potential Future Risk/Opportunity
Periode
Risiko/Peluang Dampak Rantai Jangka Periode
Transisi Pasok Dampak Bisnis Potensial dan Langkah Adaptasi Baseline Pendek- Jangka
Transition Risk Value Chain Potential Business Impact and Adaptation Measures Risiko/ Menegah Panjang (pada
/Opportunity Impact Peluang (pada dekade dekade 2050-
Baseline Risk/ 2030-an) an)
Opportunity Short- to Long Term
Medium-Term (by 2050s)
(by 2030s)
7. Kenaikan Premi Operasional • Dampak: Evaluasi ulang eksposur terhadap Tidak Ringan untuk Sedang untuk
Asuransi Langsung sektor batubara oleh perusahaan asuransi Signifikan Indonesia, Indonesia,
Rising Insurance Direct dapat meningkatkan premi atau menurunkan untuk Australia, dan Australia, dan
Premium Price Operations ketersediaan perlindungan. Indonesia, AS AS
Adaptasi: Penguatan manajemen risiko Australia, dan
operasional, praktik keselamatan, serta AS Minor for Moderate for
keterlibatan aktif dengan perusahaan asuransi Indonesia, Indonesia,
untuk memastikan perlindungan yang memadai Insignificant Australia, and Australia, and
dan efisien biaya. for Indonesia, the US the US
Australia, and
• Impact: Insurers’ reassessment of coal related the US
exposure may lead to higher premiums or reduced
coverage availability.
Adaptation: Strengthen operational risk
management, safety practices, and engage
regularly with insurers to maintain adequate and
cost-effective coverage.
8. Terbatasnya Operasional • Dampak: Pembatasan dari lembaga keuangan Tidak Ringan untuk Tinggi untuk
Akses Langsung dan asuransi dapat meningkatkan biaya modal Signifikan Indonesia Indonesia,
Pembiayaan Direct dan membatasi investasi jangka panjang terkait untuk Australia dan
Batubara Operations batubara. Indonesia Minor for AS
Reduced Adaptasi: Pengelolaan hubungan yang kuat Ringan untuk Indonesia
Access to Coal dengan pemberi pinjaman, manajemen modal Australia dan Moderate for Major for
Financing yang pruden, serta penyelarasan pembiayaan AS Australia and Indonesia,
secara bertahap dengan kegiatan yang siap the US Australia and
transisi. Insignificant the US
for Indonesia
• Impact: Tightening lender and insurer restrictions Minor for
may increase cost of capital and constrain long- Australia and
term coal related investment. the US
Adaptation: Maintain strong lender engagement,
prudent capital management, and gradually align
financing with transition ready activities.
9. Transisi ke Operasional • Dampak: Kebutuhan belanja modal yang lebih Tidak Sedang untuk Sedang untuk
Teknologi Langsung dan tinggi serta ketidakpastian teknologi akibat Signifikan Indonesia, Indonesia
Rendah Emisi Hilir peralihan ke solusi pertambangan rendah emisi. untuk Australia dan Tinggi untuk
Transition to Direct Adaptasi: Penerapan bertahap teknologi, dengan Indonesia, AS Australia dan
Lower-Emissions Operations and prioritas pada proyek percontohan dan asesmen Australia dan AS
Technology Downstream biaya‑manfaat sebelum dilakukan skala penuh. AS Moderate for
Indonesia, Moderate for
• Impact: Increased capital requirements and Insignificant Australia and Indonesia
technology uncertainty from the shift to low for Indonesia, the US Major for
emissions mining solutions. Australia and Australia and
Adaptation: Adopt a phased approach to the US the US
technology deployment, prioritising pilots and
cost benefit assessments before scaling.
Catatan | Note:
• Skala Risiko: Sangat Tinggi (Extreme), Tinggi (Major), Sedang (Moderate), Ringan (Minor), Tidak Signifikan (Insignificant). | Risk Scale: Extreme, Major,
Moderate, Minor, Insignificant.
• Skala Peluang: Sangat Besar (Extensive), Besar (Major), Sedang (Moderate), Kecil (Minor). Dapat Diabaikan (Negligible). | Opportunity Scale: Extensive,
Major, Moderate, Minor, Negligible.
Secara keseluruhan, eksposur Perseroan terhadap risiko Overall, the Company’s exposure to climate related transition
transisi terkait iklim masih berada pada tingkat yang dapat risks remains manageable at the 2025 baseline, with more
dikelola pada kondisi dasar tahun 2025. Namun demikian, significant impacts expected to emerge progressively toward
dampak yang lebih signifikan diperkirakan akan muncul the 2030s and 2050s under low carbon scenarios. The most
secara bertahap menuju dekade 2030‑an dan 2050‑an, material future risks relate to carbon pricing, declining coal
khususnya dalam skenario rendah karbon. Risiko masa demand, and access to capital, while operational efficiency
depan yang paling material berkaitan dengan penerapan and emissions reduction initiatives present meaningful
harga karbon, penurunan permintaan batubara, serta long-term opportunities.
keterbatasan akses terhadap pembiayaan, sementara
inisiatif peningkatan efisiensi operasional dan pengurangan
emisi menghadirkan peluang jangka panjang yang
bermakna.
120 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 123
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Temuan dari asesmen risiko transisi iklim ini turut The findings from this climate transition risk assessment
memvalidasi risiko serupa yang sebelumnya telah further validate the similar risks previously identified in the
diidentifikasi dalam asesmen risiko bisnis internal Perseroan, Company’s internal business risk assessment, reinforcing
sehingga memperkuat keandalan dan konsistensi proses the robustness and consistency of its risk identification
identifikasi risiko yang diterapkan. Melalui pemantauan processes. Through proactive risk monitoring, disciplined
risiko secara proaktif, pengelolaan permodalan yang capital management, phased technology adoption, and
disiplin, adopsi teknologi secara bertahap, serta penguatan enhanced climate governance, the Company will continue to
tata kelola iklim, Perseroan akan terus meningkatkan strengthen its resilience and adaptability in support of long-
ketahanan dan kemampuan adaptasinya guna mendukung term business sustainability amid a transitioning global
keberlanjutan usaha jangka panjang di tengah sistem energi energy system.
global yang sedang bertransisi.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 121
Page 124
Energi dan Emisi GRK Energy and GHG Emissions [GRI 3-3] [GRI 302-1] [GRI 302-3] [OJK F.5] [OJK F.6] Sejalan dengan komitmen Indonesia dan Australia dalam In line with Indonesia’s and Australia’s commitments to menurunkan emisi gas rumah kaca dan mencapai target net reducing greenhouse gas emissions and achieving net zero zero masing-masing pada tahun 2060 dan 2050 sebagaimana targets by 2060 and 2050 respectively, as set out in each ditetapkan dalam Nationally Determined Contribution country’s Nationally Determined Contribution, the Company (NDC), Perseroan berkontribusi secara aktif dalam upaya actively contributes to emissions reduction efforts. It pengurangan emisi. Perseroan telah mengimplementasikan has implemented a range of initiatives to reduce its berbagai inisiatif untuk menurunkan jejak emisinya emissions footprint while delivering both environmental and sekaligus memberikan manfaat lingkungan dan operasional. operational improvements. In 2025, the Company continues Pada tahun 2025, Perseroan melanjutkan pelaksanaan to implement decarbonisation initiatives in its operation, inisiatif dekarbonisasi di seluruh operasionalnya, yang strengthened by the recently introduced Control Tower diperkuat dengan penerapan sistem Control Tower yang system, enabling data-driven strategy and decision-making baru diperkenalkan. Sistem ini memungkinkan perumusan in the Company’s decarbonisation efforts. This initiative strategi dan pengambilan keputusan berbasis data dalam reinforces the Company’s commitment to structured and upaya dekarbonisasi Perseroan, serta menegaskan measurable decarbonisation journey. [OJK F.5]. komitmen Perusahaan terhadap perjalanan dekarbonisasi yang terstruktur dan terukur. [OJK F.5] Perseroan mengukur dan mengelola dampak emisi melalui The Company quantifies and manages its emissions penilaian yang komprehensif terhadap emisi gas rumah impacts through a comprehensive assessment of Scope 1, kaca Cakupan 1, Cakupan 2, dan Cakupan 3. Dengan Scope 2, and Scope 3 greenhouse gas emissions. Building berlandaskan inventaris emisi yang telah disusun untuk on the inventory completed for its Indonesian and Australian operasional di Indonesia dan Australia dengan tahun dasar operations, with 2023 selected as the baseline year, the 2023, Perseroan terus memantau dan menyempurnakan Company continues to monitor and refine its greenhouse data GRK pada tahun 2025. Selain itu, Perseroan juga telah gas data in 2025. Further, the Company conducted the melakukan penilaian awal (baseline) emisi Cakupan 1 dan baseline assessment for Scope 1 and 2 for its operation Cakupan 2 untuk operasional di Amerika Serikat. Inventaris in the United States. This inventory covers the full scope ini mencakup keseluruhan lingkup kegiatan operasional of the Company’s operations, providing a holistic view of Perseroan, sehingga memberikan gambaran yang its carbon footprint and supporting more informed and menyeluruh atas jejak karbon Perseroan dan mendukung effective emissions management. pengelolaan emisi yang lebih efektif dan berbasis informasi. Perseroan menyadari bahwa penurunan emisi Cakupan 1 The Company recognises that reductions in Scope 1 dan Cakupan 2 memiliki keterkaitan erat dengan konsumsi and Scope 2 emissions are closely linked to energy energi. Oleh karena itu, Perseroan tetap berkomitmen consumption. As such, it remains committed to responsible terhadap penggunaan energi yang bertanggung jawab di energy use across all operations, including office electricity seluruh operasional, termasuk konsumsi listrik perkantoran consumption and fuel use for site activities. To reduce its dan penggunaan bahan bakar untuk kegiatan operasional di carbon footprint and mitigate greenhouse gas emissions, lapangan. Untuk mengurangi jejak karbon dan memitigasi the Company prioritises energy efficiency, particularly in emisi gas rumah kaca, Perseroan memprioritaskan relation to non-renewable energy sources. This commitment peningkatan efisiensi energi, khususnya yang berkaitan is formally articulated in the Company’s environmental dengan sumber energi tidak terbarukan. Komitmen ini policy. secara formal diatur dalam kebijakan lingkungan Perseroan. Peningkatan efisiensi penggunaan bahan bakar didorong Fuel efficiency improvements are driven by improved road melalui perbaikan kondisi jalan operasional, optimalisasi conditions, optimisation of the Fleet Management System, Fleet Management System, serta penguatan perilaku and the promotion of efficient driving behaviour to reduce berkendara yang efisien. Secara paralel, Perseroan secara idle time. In parallel, the Company reviews electricity and berkala meninjau konsumsi listrik dan bahan bakar di diesel consumption across its Indonesia, Australia, and the seluruh operasional di Indonesia, Australia, dan Amerika US operations to identify further optimisation opportunities. Serikat untuk mengidentifikasi peluang optimalisasi lebih As part of its transition towards a lower-carbon economy, lanjut. Sebagai bagian dari transisi menuju ekonomi rendah the Company is also exploring viable renewable energy karbon, Perseroan juga mengeksplorasi penerapan solusi solutions, including the deployment of electric heavy energi terbarukan yang layak secara komersial, termasuk equipment, as and when it becomes commercially viable. penggunaan peralatan berat berdaya listrik, jika dinilai sudah siap secara teknologi dan keekonomian. 122 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 125
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Pengawasan terhadap pengelolaan energi dan emisi gas Oversight of energy management and greenhouse gas
rumah kaca dilakukan secara aktif oleh Dewan Direksi emissions is actively exercised by the Board of Directors
dan manajemen senior, guna memastikan perencanaan, and senior management, ensuring effective planning,
pelaksanaan, serta pemantauan kinerja yang efektif dan implementation, and ongoing monitoring of performance
berkelanjutan. [GRI 3-3] [GRI 3-3].
ENERGI DAN EMISI CAKUPAN 1 DAN 2 EMISI SCOPE 1 AND 2 EMISSIONS AND ENERGY
Kinerja Energi [GRI 302-1] [GRI 302-3] Energy Performance [GRI 302-1] [GRI 302-3]
Praktik pengelolaan energi Perseroan di Indonesia telah The Company’s energy management practices in Indonesia
mematuhi Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya comply with Minister of Energy and Mineral Resources
Mineral (ESDM) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Manajemen (MEMR) No. 8 of 2025 on Energy Management. In Australia,
Energi. Di Australia, praktik pengelolaan energi Perusahaan the Company’s energy management practices comply with
mematuhi National Greenhouse and Energy Reporting the National Greenhouse and Energy Reporting Act 2007 Cth,
Act 2007 Cth, National Greenhouse and Energy Reporting the National Greenhouse and Energy Reporting Regulations
Regulations 2008 Cth, serta National Greenhouse and Energy 2008 Cth, and the National Greenhouse and Energy
Reporting Measurement Determination 2008 Cth. Sementara Reporting Measurement Determination 2008 Cth. In the
itu, di Amerika Serikat, praktik pengelolaan energi Perseroan US, the Company’s energy management practices comply
mematuhi peraturan energi dan lingkungan yang berlaku with applicable federal and state energy and environmental
di tingkat federal dan negara bagian, termasuk kewajiban regulations, including reporting and emissions monitoring
pelaporan dan pemantauan emisi sebagaimana diatur dalam requirements under relevant US Environmental Protection
program-program terkait oleh United States Environmental Agency (EPA) programmes and energy efficiency standards.
Protection Agency (EPA) serta standar efisiensi energi. The Company implements structured energy tracking and
Perseroan menerapkan prosedur pemantauan dan reporting procedures to support operational efficiency and
pelaporan energi yang terstruktur guna mendukung regulatory compliance.
efisiensi operasional serta memastikan kepatuhan terhadap
ketentuan peraturan yang berlaku.
Untuk kejelasan pelaporan, Perseroan memisahkan For clarity in reporting, the Company separates its energy
pelaporan energi dan emisi antara unit usaha jasa and emissions disclosures between its mining services
pertambangan (operasional di Indonesia dan Australia) dan business units (operations in Indonesia and Australia) and
unit usaha pertambangan (operasional di Amerika Serikat). its mining business unit (operations in the United States).
Data Konsumsi Energi
Energy Consumption Data
Energi Unit
2023 2024 2025
Energy Unit
Indonesia
Listrik
GJ 176.979 221.434 241.492
Electricity
Bahan Bakar (termasuk
Solar untuk Genset)
GJ 26.627.094 24.970.674 22.606.725
Fuel (Including Solar for
Genset)
Total Energi
GJ 26.804.073 25.192.108 22.848.217
Total Energy
Total Produksi Ton
1.089.447.364 937.796.433 795.613.909
Total Production Tons
Intensitas Energi GJ/Ton Produksi
0,0246 0,0269 0,0287
Energy Intensity GJ/Ton Production
Australia
Listrik
GJ 159.441 150.427 434
Electricity
Bahan Bakar (termasuk
Solar untuk Genset)
GJ 5.120.486 5.159.135 1.063
Fuel (Including Solar for
Genset)
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 123
Page 126
Data Konsumsi Energi
Energy Consumption Data
Energi Unit
2023 2024 2025
Energy Unit
Total Energi
GJ 5.279.927 5.309.562 1.497
Total Energy
Total Produksi Ton
356.529.717 347.929.763 -
Total Production Tons
Intensitas Energi GJ/Ton Produksi
0,0148 0,0153 -
Energy Intensity GJ/Ton Production
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan * | Total Mining Contractor Business Unit *
Listrik
GJ 336.420 371.861 241.926
Electricity
Bahan Bakar (termasuk
Solar untuk Genset)
GJ 31.747.580 30.129.809 22.607.788
Fuel (Including Solar for
Genset)
Total Energi
GJ 32.084.000 30.501.670 22.849.714
Total Energy
Total Produksi
Tons 1.445.977.081 1.285.726.196 795.613.909
Total Production
Intensitas Energi
GJ/Ton Produksi 0,022188 0,023723 0,028720
Energy Intensity
Total Unit Usaha Pertambangan (AS)** | Total Mining Business Unit (US)**
Listrik
GJ N/A N/A 48.668,73
Electricity
Bahan Bakar (termasuk
Solar untuk Genset)
GJ N/A N/A 344.760,78
Fuel (Including Solar for
Genset)
Total Energi
GJ N/A N/A 393.429,51
Total Energy
Total Produksi
Tons N/A N/A 621.585
Total Production
Intensitas Energi
GJ/Ton Produksi N/A N/A 0,63
Energy Intensity
Catatan | Note:
Indonesia
• Energi dihitung dengan mengonversi konsumsi energi, yaitu bahan bakar (dalam KL) dan listrik (dalam kWh), ke dalam satuan gigajoule (GJ). | Energy
is calculated by converting energy consumption (KL of fuel and kWh of electricity) into GJ.
• Faktor konversi dari kWh ke joule adalah 3,60 × 10⁶, sedangkan faktor konversi dari liter ke joule adalah 0,04 (mengacu pada Appendix 1. Energy
Conversion Table, Guidelines for Calculation and Reporting of Energy Sector GHG Emissions Inventory yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal
Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, 2018). | The conversion factor of kWh to Joules is 3.60 x 10^6 and the conversion
factor of Liters to Joules is 0.04 (refer to Appendix 1. Energy Conversion Table, Guidelines for Calculation and Reporting of Energy Sector GHG
Emissions Inventory, published by the Directorate General of Electricity, Ministry of Energy and Mineral Resources, 2018).
• Satuan produksi merupakan akumulasi dari total penambangan batubara dan pemindahan lapisan penutup (overburden removal). | The production
unit is the accumulation of total coal extraction and Overburden removal.
• Jenis bahan bakar yang digunakan oleh Perusahaan adalah High Speed Diesel (HSD). | The type of fuel used by the Company is HSD.
• Konsumsi energi bahan bakar (B35 dan B40) berasal dari lokasi operasi Lati, Binsua, ADT, IPR, SDJ, IBP, PKP, serta penggunaan Pertamina Dex di
Kantor Pusat (termasuk HO‑BIG). | Fuel energy consumption (B35, B40) comes from Site Lati, Binsua, ADT, IPR, SDJ, IBP, PKP, and Pertamina Dex at
HO (including HO).
• Konsumsi energi listrik berasal dari lokasi ADT, SDJ, IBP, BRC, dan Kantor Pusat (HO). | Electricity energy consumption is from ADT, SDJ, IBP, BRC and
HO sites.
• Tidak terdapat perubahan dalam metode perhitungan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. | There is no changes in calculation from the
previous year.
Australia
• Faktor konversi energi yang digunakan mengacu pada National Greenhouse and Energy Reporting (NGER) Scheme – Measurement Determination:
2025 Emissions Factors. | Energy conversion factors used are sourced from National Greenhouse and Energy Reporting (NGER) Scheme -
Measurement Determination: 2025 Emissions Factors.
• Konsumsi energi bahan bakar berasal dari Brisbane Office (AU01). | Fuel energy consumption is from Brisbane Office (AU01) site.
• Penggunaan listrik berasal dari Brisbane Office (AU01) dan rumah sewaan. | Electricity usage from Brisbane Office (AU01), as well as the rental
houses.
• Pada tahun 2025, BUMA AU menggunakan pendekatan kontrol operasional berdasarkan GHG Protocol. Dengan demikian, tidak ada tambang yang
dikerjakan BUMA Australia yang masuk ke dalam lingkup pelaporan emisi BUMA Australia. Karena itu, angka produksi dan intensitas energi BUMA
Australia dianggap nihil. | In 2025, based on GHG Protocol Operational Control approach, no site is included in BUMA AU reporting boundaries.
Therefore, production is mark as 0 and energy intensity is not calculated.
Amerika Serikat
• Data kinerja dari ACG (operasi Amerika Serikat) hanya mencakup tahun 2025, yang merepresentasikan periode kinerja penuh di bawah BUMA
International. Oleh karena itu, data ACG untuk tahun 2023 dan 2024 tidak disajikan dalam laporan tahun ini. | • The performance data from ACG will
only cover year 2025 in which it represents the full performance under BUMA International. Therefore, the ACG’s data in 2023 and 2024 will not be
included in this year report.
124 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 127
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Nilai yang disajikan mencerminkan konsumsi energi dalam The values presented reflect energy consumption within
aktivitas operasional Perseroan. Saat ini, Perseroan belum the Company’s operations. At present, the Company has
menghitung konsumsi energi yang terjadi di luar organisasi, not calculated energy consumption occurring outside the
termasuk aktivitas transportasi dan distribusi yang dilakukan organisation, including transportation and distribution
oleh mitra usaha atau pihak eksternal lainnya. Selain itu, activities undertaken by business partners or other external
Perseroan tidak menggunakan energi untuk pemanasan, parties. In addition, the Company does not utilise heating,
pendinginan, maupun uap dalam kegiatan operasionalnya. cooling, or steam in its operational activities. [GRI 302-1]
[GRI 302-1] [GRI 302-2] [GRI 302-2]
Kinerja Emisi Cakupan 1 dan 2 Scope 1 and 2 Emissions Performance
Emisi gas rumah kaca Perseroan dihitung sesuai dengan The Company’s greenhouse gas emissions were calculated
Greenhouse Gas Protocol menggunakan pendekatan kendali in accordance with the Greenhouse Gas Protocol using the
operasional (operational control approach). Faktor emisi yang operational control approach. Emission factors applied for
digunakan untuk Indonesia bersumber dari Kementerian Indonesia were sourced from the Ministry of Energy and
Energi dan Sumber Daya Mineral, sedangkan faktor emisi Mineral Resources, while those for Australia were derived
untuk Australia mengacu pada National Greenhouse and from the National Greenhouse and Energy Reporting
Energy Reporting (NGER) Measurement Determination 2008. (NGER) Measurement Determination 2008. Where NGER
Untuk operasional di Amerika Serikat, faktor emisi diperoleh emission factors were not available, including for most
dari U.S. Environmental Protection Agency (EPA) atau dari Scope 3 categories such as purchased goods and services,
data emisi yang dilaporkan oleh pemasok, apabila tersedia. emission factors from the United States Environmental
Jika tidak tersedia, maka digunakan faktor emisi dari U.S. Protection Agency or supplier reported emissions data
EPA atau data emisi yang dilaporkan oleh pemasok termasuk were used. Global warming potential values applied in the
untuk sebagian besar kategori Emisi Cakupan 3 seperti assessment are based on the Fifth Assessment Report
barang dan jasa yang dibeli. Nilai Global Warming Potential of the Intergovernmental Panel on Climate Change. For
(GWP) yang digunakan dalam perhitungan ini mengacu operations in the US, emission factors were obtained from
pada Fifth Assessment Report dari Intergovernmental Panel the U.S. Environmental Protection Agency (EPA) or from
on Climate Change (IPCC). supplier-reported emissions data where available.
Gas rumah kaca yang dicakup dalam asesmen ini adalah The greenhouse gases included in this assessment are
gas-gas yang termasuk dalam Protokol Kyoto, yaitu karbon those covered under the Kyoto Protocol, namely carbon
dioksida, metana, dan dinitrogen oksida. Hidrofluorokarbon dioxide, methane, and nitrous oxide. Hydrofluorocarbons
dan perfluorokarbon dikecualikan dari perhitungan pada and perfluorocarbons were excluded from the calculation
periode pelaporan ini karena penggunaan refrigeran dalam for this reporting period, as refrigerant use within the
operasional Perseroan dinilai tidak material. Emisi biogenik Company’s operations is considered immaterial. Biogenic
juga dinilai tidak material, sementara sulfur heksafluorida emissions were also assessed as immaterial, while sulphur
tidak relevan dengan kegiatan operasional Perseroan. hexafluoride is not applicable to the Company’s operations,
Oleh karena itu, gas-gas tersebut tidak dimasukkan dalam and therefore these gases were not included in the emissions
inventaris emisi. inventory.
Sebagai kontraktor pertambangan, Perseroan tidak As a mining contractor, the Company does not account for
menghitung emisi yang berasal dari perubahan penggunaan emissions arising from land use change in its Indonesia and
lahan, karena tanggung jawab atas emisi tersebut Australia operation, as responsibility for such emissions
berada pada pemilik tambang. Tidak terdapat perubahan rests with the mine owner. There is no land use change taking
penggunaan lahan dalam operasional Perseroan di place in the Company’s US operation in 2024 and 2025 since
Amerika Serikat pada tahun 2024 dan 2025 sejak akuisisi. its acquisition. Disclosures are made in accordance with
Pengungkapan emisi dilakukan sesuai dengan GRI 305‑1 GRI 305-1 and GRI 305-2.
dan GRI 305‑2.
Emisi gas rumah kaca Perseroan untuk tahun 2023, 2024, The Company’s greenhouse gas emissions are presented in
dan 2025 ditampilkan pada tabel berikut. the following table.
Emisi GRK Cakupan 1
Scope 1 GHG Emissions
Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)
2023 2024 2025
Direct GHG Emissions (Scope 1)
Indonesia
Bahan bakar (ton CO2 eq)
1.761.775 1.650.481 1.490.788
Fuel (ton CO2 eq)
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 125
Page 128
Emisi GRK Cakupan 1
Scope 1 GHG Emissions
Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)
2023 2024 2025
Direct GHG Emissions (Scope 1)
Australia
Bahan Bakar (ton CO2 eq)
87.978 82.015 75
Fuel (ton CO2eq)
Emisi Fugitive (ton CO2 eq)
2.464 2.450 -
Fugitive Emission (ton CO2 eq)
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan
Total Mining Contractor Business Units
Total Cakupan 1 (ton CO2 eq)
1.852.271 1.734.946 1.490.863
Total Scope 1 (ton CO2 eq)
United States
Bahan bakar (ton CO2 eq)
N/A N/A 24.028
Fuel (ton CO2 eq)
Peledak (ton CO2 eq)
N/A N/A 1.502
Explosives (ton CO2 eq)
Total Unit Usaha Pertambangan (AS)**
Total Mining Business Unit
Total Cakupan 1 (ton CO2 eq)
N/A N/A 25.530
Total Scope 1 (ton CO2 eq)
Catatan | Note:
Indonesia
• Faktor emisi bahan bakar lokal (tier 2) merupakan faktor emisi nasional yang digunakan dengan mengacu pada Intergovernmental Panel on Climate
Change (IPCC) Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories (2006), Puslitbang Lemigas (2019), dan Puslitbang Tekmira (2018), sebagaimana
tercantum dalam Inventarisasi Emisi GRK Sektor Energi yang diterbitkan oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi Energi dan Sumber Daya Mineral,
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (2020). | The local fuel emission factor (tier 2) is a national emission factor, which is used with
reference to the Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories (2006), Puslitbang Lemigas
(2019) and Puslitbang Tekmira (2018) listed in the Energy Sector GHG Emissions Inventory published by the Center for Energy and Mineral Resources
Data and Information Technology, Ministry of Energy and Mineral Resources (2020).
• Emisi Cakupan 1 yang dilaporkan berasal dari sumber pembakaran stasioner (genset) dan pembakaran bergerak (kendaraan operasional dan alat
berat). | Scope 1 emissions listed are generated from stationary (generator sets) and mobile combustion (operational vehicles and heavy equipment)
sources
• Total emisi dihitung dengan mengalikan total konsumsi bahan bakar (kL) dengan faktor konversi | Total emissions are calculated by multiplying total
fuel usage (Kl) with conversion factor.
• Faktor emisi B0 = 2.69 kg CO2e-/liter; B20 = 2.66 kg CO2e-/liter; B30 = 2.65 kg CO2e-/liter; B35=2.64 kg CO2e-/liter; B40 = 2.64 kg CO2e-/liter. | • B0
emission factor= 2.69 kg CO2e-/liter; B20 = 2.66 kg CO2e-/liter; B30 = 2.65 kg CO2e-/liter; B35=2.64 kg CO2e-/liter; B40 = 2.64 kg CO2e-/liter.
• Total emisi Cakupan 1 berasal dari area kerja LATI, BIN, ADT, IPR, SDJ, IBP, PKP, BRC, dan HO (termasuk HO-BIG) | • Total Scope 1 emissions
from Sites LATI, BIN, ADT, IPR, SDJ, IBP, PKP, BRC, and HO (including HO-BIG)
Australia
• BUMA Australia menerapkan pendekatan operational control dalam menetapkan batasan organisasi untuk seluruh emisi GRK. Pada tahun 2025,
lokasi yang dikontrak kepada BUMA Australia ditetapkan berada di luar batas pelaporan emisinya. | BUMA Australia applies the operational control
approach to determine its organisational boundary for all GHG emission. In 2025 the sites contracted to BUMA Australia are determined to be
outside of its emission reporting boundaries.
• Untuk BUMA Australia, Cakupan 1 mencakup konsumsi bahan bakar kendaraan ringan dalam operasional kantor pusat. | For BUMA Australia Scope
1 includes fuel for light vehicle in head office operation.
• Dalam perhitungan emisi Cakupan 1 dan 2, BUMA Australia menggunakan National Greenhouse Accounts Factors (2025) terbaru yang diterbitkan
oleh Department of Climate Change, Energy, the Environment and Water (DCCEEW) sebagai acuan dalam pemilihan faktor emisi yang digunakan
dalam penyusunan inventarisasi. | For the calculation of the Scope 1 and 2 emissions BUMA Australia applies the most recent National Greenhouse
Accounts Factors (2025) published by the Department of Climate Change, Energy, the Environment and Water (DCCEEW) in its selection of the
emissions factors adopted in the calculation of the inventory.
Amerika Serikat
• Data kinerja dari ACG hanya mencakup tahun 2025 yang merepresentasikan kinerja penuh di bawah BUMA International. Oleh karena itu, data ACG
untuk tahun 2023 dan 2024 tidak disertakan dalam laporan tahun ini. | The performance data from ACG will only cover year 2025 that represents the
full performance under BUMA International. Therefore, the ACG’s data in 2023 and 2024 will not be included in this year report.
Emisi GRK Cakupan 2
Scope 2 GHG Emissions
Emisi GRK Tidak Langsung
(Cakupan 2) 2023 2024 2025
Direct GHG Emissions (Scope 2)
Indonesia
Listrik (ton CO2 eq)
72.881 87.651 92.853
Electricity (ton CO2 eq)
Australia
Listrik (ton CO2 eq)
29.084 28.004 81
Electricity (ton CO2 eq)
126 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 129
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Emisi GRK Cakupan 2
Scope 2 GHG Emissions
Emisi GRK Tidak Langsung
(Cakupan 2) 2023 2024 2025
Direct GHG Emissions (Scope 2)
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan *
Total Mining Contractor Business Units
Listrik (ton CO2 eq)
101.965 115.655 92.934
Electricity (ton CO2 eq)
Amerika Serikat
Listrik (ton CO2 eq)
N/A N/A 4.380
Electricity (ton CO2 eq)
Total Unit Usaha Pertambangan (AS)**
Total Mining Business Unit
Listrik (ton CO2 eq)
N/A N/A 4.380
Electricity (ton CO2 eq)
Catatan | Note:
• Faktor emisi sistem kelistrikan yang digunakan mengacu pada jaringan listrik PLN, yaitu jaringan Mahakam (lokasi BRC, SDJ, IBP), jaringan Barito
(ADT, PKP), jaringan Jamali (Kantor Pusat/HO), serta jaringan PLTU PT AEI berbahan bakar batubara (area operasional ADT). | Using the electricity
system GHG emission factor for PLN electricity network from Mahakam grid (BRC, SDJ, IBP sites), the Barito grid (ADT, PKP), the Jamali grid (Site
HO), and the PT AEI coal-fired power plant (PLTU) grid (Site ADT operational area).
• Faktor emisi Jaringan Mahakam: 1,14 ton CO₂e/MWh | Mahakam electricity grid emission factor = 1.14 tons CO2e/MWh.
• Faktor emisi Jaringan Barito: 1,31 ton CO₂e/MWh | Barito electricity grid emission factor = 1.31 tons CO2e/MWh.
• Faktor emisi Jaringan Jamali: 0,87 ton CO₂e/MWh | Jamali electricity grid emission factor = 0.87 tons CO2e/MWh.
• Faktor emisi PT AEI (2023): 1,496 ton CO₂e/MWh | PT AEI 2023 electricity grid emission factor = 1.496 tons CO2e/MWh.
• Faktor emisi PT AEI (2024): 1,434 ton CO₂e/MWh | PT AEI 2024 electricity grid emission factor = 1.434 tons CO2e/MWh.
• Faktor emisi PT AEI (2025): 1,391 ton CO₂e/MWh | PT AEI 2024 electricity grid emission factor = 1.391 tons CO2e/MWh.
• BUMA Australia menerapkan pendekatan operational control dalam menetapkan batasan organisasi untuk seluruh emisi GRK. Pada tahun 2025,
lokasi yang dikontrak kepada BUMA Australia ditetapkan berada di luar batas pelaporan emisinya. | BUMA Australia applies the operational control
approach to determine its organisational boundary for all GHG emission. In 2025 the sites contracted to BUMA Australia are determined to be
outside of its emission reporting boundaries.
• Untuk BUMA Australia, Cakupan 2 mencakup konsumsi Listrik dalam operasional kantor pusat. | For BUMA Australia Scope 1 includes fuel for light
vehicle in head office operation.
• Dalam perhitungan emisi Cakupan 1 dan 2, BUMA Australia menggunakan National Greenhouse Accounts Factors (2025) terbaru yang diterbitkan
oleh Department of Climate Change, Energy, the Environment and Water (DCCEEW) sebagai acuan dalam pemilihan faktor emisi yang digunakan
dalam penyusunan inventarisasi. | For the calculation of the Scope 1 and 2 emissions BUMA Australia applies the most recent National Greenhouse
Accounts Factors (2025) published by the Department of Climate Change, Energy, the Environment and Water (DCCEEW) in its selection of the
emissions factors adopted in the calculation of the inventory.
• Data kinerja ACG untuk tahun 2023 dan 2024 tidak disajikan dalam laporan tahun ini, karena baru dilakukan akuisisi di 2024. | Data for 2023 and
2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity was acquired in 2024.
Intensitas Emisi Cakupan 1 dan 2 [GRI 305-4]
Scope 1 and Scope 2 Emissions Intensity
Intensitas Emisi
2023 2024 2025
Emission Intensity
Indonesia
Total Emisi (ton CO2 eq)
1.834.656 1.738.132 1.583.642
Total Emissions (ton CO2 eq)
Total Produksi (ton)
1.089.447.364 937.796.433 795.613.909
Total Production (ton)
Intensitas Emisi (ton CO2 eq/tons
produksi)
0,00168 0,00185 0,00199
Emissions Intensity (ton CO2 eq/
tons production)
Australia
Total Emisi (ton CO2 eq)
117.601 110.019 155
Total Emissions (ton CO2 eq)
Total Produksi (ton)
120.653.038 87.429.793 0
Total Production (ton)
Intensitas Emisi (ton CO2 eq/tons
produksi)
0,0010 0,0013 0
Emissions Intensity (ton CO2 eq/
tons production)
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan *
Total Mining Contractor Business Units
Total Emisi (ton CO2 eq)
2.014.785 1.936.095 1.583.796
Total Emissions (ton CO2 eq)
Total Produksi (ton)
1.252.927.526 1.101.223.588 795.613.909
Total Production (ton)
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 127
Page 130
Intensitas Emisi Cakupan 1 dan 2 [GRI 305-4]
Scope 1 and Scope 2 Emissions Intensity
Intensitas Emisi
2023 2024 2025
Emission Intensity
Intensitas Emisi (ton CO2 eq/tons
produksi)
0,00161 0,00176 0,00199
Emissions Intensity (ton CO2 eq/
tons production)
Amerika Serikat
Total Emisi (ton CO2 eq)
N/A N/A 29.910
Total Emissions (ton CO2 eq)
Total Produksi (ton)
N/A N/A 621.585
Total Production (ton)
Intensitas Emisi (ton CO2 eq/tons
produksi)
/A N/A 0,0481
Emissions Intensity (ton CO2 eq/
tons production)
Total Unit Usaha Pertambangan
Total Mining Business Unit
Total Emisi (ton CO2 eq)
N/A N/A 29.910
Total Emissions (ton CO2 eq)
Total Produksi (ton)
N/A N/A 621.585
Total Production (ton)
Intensitas Emisi (ton CO2 eq/tons
produksi)
N/A N/A 0,0481
Emissions Intensity (ton CO2 eq/
tons production)
Catatan:
• Berdasarkan pendekatan Operational Control dalam GHG Protocol, pada tahun 2025 lokasi yang dikontrakkan kepada BUMA Australia berada di luar
batas pelaporan emisinya. Oleh karena itu, produksi dianggap nihil dan intensitas emisi tidak dihitung. | Based on GHG Protocol Operational Control
approach, in 2025 the sites contracted to BUMA Australia are outside of its emission reporting boundaries. Therefore the production is considered 0
and emission intensity is not calculated.
• Data ACG untuk tahun 2023 dan 2024 tidak disajikan dalam laporan tahun ini, karena diakuisisi di tahun | Data for 2023 and 2024 does not include
ACG (United States Operation), as the entity was acquired in 2024.
Pada tahun 2025, Perseroan mencatat penurunan sebesar In 2025, the Company recorded a 9% reduction in absolute
9% pada total emisi gas rumah kaca Cakupan 1 dan 2 di Scope 1 and 2 greenhouse gas emissions in Indonesia. A
Indonesia. Penurunan signifikan pada emisi Cakupan 1 significant portion of the Company’s Scope 1 emissions
tersebut terutama disebabkan oleh pengurangan aktivitas reduction in 2025 resulted from the ramp down of operations
operasional (ramp down) di lokasi Binungan, IBP, dan Lati at the Binungan, IBP and Lati sites in Indonesia, with the
di Indonesia, seiring dengan berakhirnya kontrak masing- respective contracts scheduled to conclude in 2025, 2026
masing lokasi pada tahun 2025, 2026, dan 2027. and 2027 respectively.
Di operasional Indonesia, Perseroan melaksanakan berbagai In Indonesia operation, the Company conducted targeted
inisiatif terarah untuk menurunkan konsumsi bahan bakar, initiatives to reduce fuel consumption, including:
antara lain:
• Perbaikan kondisi jalan tambang untuk meningkatkan • Improving mine road conditions to enhance
efisiensi bahan bakar pada aktivitas pengangkutan transportation fuel efficiency
• Optimalisasi Fleet Management System untuk • Optimising the Fleet Management System to reduce
mengurangi waktu antrean dan pembuangan (dumping queueing and dumping time
time)
• Penerapan praktik pengoperasian yang lebih efisien • Promoting fuel efficient operating practices
dalam penggunaan bahan bakar
• Optimalisasi ukuran dan jenis peralatan untuk mencapai • Optimising equipment size and type to achieve lower
rasio konsumsi bahan bakar yang lebih rendah fuel ratios
• Pengelolaan peralatan pendukung melalui Auxiliary • Managing support equipment through the Auxiliary
Tracking System guna meminimalkan waktu tidak Tracking System to minimise idle time
produktif (idle time)
• Pemantauan penggunaan bahan bakar secara ketat • Closely monitoring fuel use to ensure alignment with
untuk memastikan keselarasan dengan rencana operational plans.
operasional
128 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 131
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Meskipun inisiatif-inisiatif tersebut berjalan sesuai rencana, While these initiatives are progressing as planned, their
hasilnya belum sepenuhnya terealisasi pada tingkat full benefits have not yet been realized at the portfolio
portofolio. Walaupun inisiatif untuk menurunkan konsumsi level. Despite ongoing efforts to reduce fuel consumption,
bahan bakar terus diterapkan sepanjang tahun, namun both energy and emissions intensity per tonne of product
intensitas energi dan emisi per ton produksi mengalami increased over the same period. This was primarily driven by
peningkatan dalam periode yang sama. Hal ini terutama extreme wet weather during much of the first quarter of 2025,
dipengaruhi oleh kondisi cuaca basah ekstrem sepanjang which resulted in softer pit surfaces and more challenging
sebagian besar kuartal pertama tahun 2025, yang operating conditions. Haulage activities required additional
menyebabkan kondisi tanah di area pit menjadi lebih lunak time and energy to maintain safe operations, leading to
dan menantang secara operasional. Aktivitas pengangkutan lower overall productivity. In addition, higher fuel use from
membutuhkan waktu dan energi tambahan untuk menjaga non-productive support equipment, particularly during post-
keselamatan operasional, sehingga berdampak pada rain clean-up activities, further contributed to the increase in
penurunan produktivitas secara keseluruhan. Selain emissions intensity.
itu, peningkatan konsumsi bahan bakar dari peralatan
pendukung yang tidak produktif, terutama selama kegiatan
pembersihan pascahujan, turut berkontribusi terhadap
kenaikan intensitas emisi.
Secara keseluruhan, Perseroan memandang tahun 2025 Overall, the Company considers 2025 a year of strengthening
sebagai fase penguatan baseline emisi, peningkatan its emissions baseline, improving visibility into key
visibilitas terhadap faktor operasional utama, serta operational drivers, and refining execution priorities. The
penyempurnaan fokus eksekusi. Implementasi berbagai initiatives implemented throughout the year have provided
inisiatif sepanjang tahun 2025 memberikan pembelajaran valuable insights into operational performance. In 2026,
penting dalam memahami faktor yang memengaruhi we will build on these learnings to sharpen our approach,
kinerja di tingkat operasional. Berbekal pembelajaran address root causes more effectively, and deliver tangible
tersebut, pada tahun 2026 Perseroan akan mengoptimalkan emissions reductions. With continued focus on efficiency,
pendekatan kami untuk menangani akar permasalahan the Company expects emissions intensity to improve,
secara lebih efektif dan menghasilkan penurunan emisi supporting a gradual reduction in its operational carbon
yang lebih nyata. Seiring dengan kondisi operasional yang footprint. [OJK F.11]
semakin stabil serta fokus berkelanjutan pada efisiensi,
Perseroan berharap akan menunjukkan perbaikan intensitas
emisi, yang secara bertahap akan berkontribusi dalam
menurunkan jejak karbon operasional [OJK F.11]
Emisi Cakupan 3 Scope 3 Emissions
Emisi Cakupan 3 merupakan fokus utama dalam transformasi Scope 3 emissions are a key focus of the Company’s climate
iklim Perseroan, mengingat emisi ini mencerminkan emisi transformation, as they represent indirect greenhouse gas
gas rumah kaca tidak langsung di sepanjang rantai nilai dan emissions across the value chain and typically account
umumnya menyumbang porsi terbesar dari jejak karbon for the largest share of the Company’s carbon footprint.
Perusahaan. Oleh karena itu, pengelolaan emisi Cakupan Effective management of these emissions is therefore
3 yang efektif menjadi sangat penting untuk mendukung critical to achieving the Company’s climate ambitions.
pencapaian ambisi iklim Perusahaan.
Pada tahun 2025, Perseroan melakukan penilaian terhadap In 2025, the Company assessed eight of the fifteen Scope
delapan dari lima belas kategori emisi Cakupan 3 di seluruh 3 emissions categories across its operations in Indonesia
operasional Indonesia dan Australia. Dari kategori yang and Australia. Among the categories evaluated, Category 3
dievaluasi, Kategori 3 (aktivitas terkait bahan bakar dan (fuel- and energy-related activities not included in Scope 1
energi yang tidak termasuk dalam Cakupan 1 dan Cakupan 2) or Scope 2) was identified as the largest contributor. This
diidentifikasi sebagai kontributor terbesar. Hal ini terutama was primarily driven by emissions associated with vehicles
dipengaruhi oleh emisi yang berasal dari kendaraan dan alat and heavy equipment that are critical to operations but fall
berat yang krusial bagi kegiatan operasional namun berada outside the Company’s direct operational control.
di luar kendali operasional langsung Perseroan.
Operasional Perseroan di Amerika Serikat belum The Company’s U.S. operations are not yet included in
dimasukkan dalam pelaporan emisi Cakupan 3 untuk tahun Scope 3 reporting for 2025, as the focus during the year was
2025, karena fokus pada tahun tersebut diarahkan pada on establishing a robust baseline for Scope 1 and Scope
penyusunan data baseline yang kuat untuk emisi Cakupan 1 2 emissions. Scope 3 coverage is expected to expand in
dan Cakupan 2. Cakupan pelaporan Cakupan 3 diharapkan line with improvements in data availability and reporting
akan diperluas seiring dengan peningkatan ketersediaan processes.
data dan penyempurnaan proses pelaporan.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 129
Page 132
Emisi GRK Cakupan 3
Scope 3 GHG Emissions
2023
Emisi Gas Rumah Kaca Tidak Langsung Total Unit Usaha Total Unit Usaha
/ Rantai Nilai (Cakupan 3) (ton CO₂e) Kontraktor Pertambangan
Indirect /Value Chain GHG Emissions Pertambangan* (AS)**
ID AU ID
(Scope 3) (tonCO2e) Total Mining Total Mining
Contractor Business Business Unit
Unit* (US)**
Kategori 1: Barang dan Jasa yang Dibeli 184.332 77.521 261.853 N/A 160.707
Category 1: Purchased Goods and
Services
Kategori 2: Barang Modal 25.631 5.601 31.232 N/A 37.283
Category 2: Capital Goods
Kategori 3: Aktivitas Terkait Bahan Bakar 409.737 11.311 421.048 N/A 365.323
dan Energi (tidak termasuk Cakupan 1
dan 2)
Category 3: Fuel and Energy-related
Activities (not included in scope 1 or
scope 2)
Kategori 4: Transportasi dan Distribusi 10.703 5.742 16.445 N/A 14.574
Hulu
Category 4: Upstream Transportation
and Distribution
Kategori 5: Limbah yang Dihasilkan dari 5.157 2.158 7.315 N/A 3.930
Operasi
Category 5: Waste Generated in
Operations
Kategori 6: Perjalanan Dinas 1.528 473 2.001 N/A 623
Category 6: Business Travel
Kategori 7: Perjalanan Karyawan 7.660 5.231 12.891 N/A 11.242
Category 7: Employee Commute
Kategori 8: Aset Sewa Hulu 2.464 62 2.526 N/A 2.868
Category 8: Upstream Leased Assets
Total 647.212 108.099 755.311 N/A 596.550
Catatan | Note:
Indonesia
Perhitungan emisi Cakupan 3 menggunakan faktor emisi sebagai berikut: | Scope 3 emission calculated using following emission factors:
• Kategori 1, 2, 4, 6, dan 8 menggunakan Supply Chain GHG Emission Factors v1.2 by NAICS-6 | Categories 1, 2, 4, 6, and 8 using Supply Chain GHG
Emission Factors v1.2 by NAICS-6
• Kategori 3 menggunakan UK Government GHG Conversion Factors for Company Reporting | Category 3 using UK Government GHG Conversion Factors
for Company Reporting
• Kategori 5, 7, dan 8 menggunakan EPA 2023 Emission Factors Hub | Categories 5, 7, and 8 using EPA 2023 Emission Factors Hub
Australia
• Faktor emisi untuk Barang dan Jasa yang Dibeli mengacu pada U.S. Environmental Protection Agency (U.S. EPA), karena tidak tersedia faktor yang
sesuai dalam skema National Greenhouse and Energy Reporting (NGER) | Emission factors for Purchased Goods and Services were sourced from the
U.S. Environmental Protection Agency (U.S. EPA), where no applicable factors were available under the National Greenhouse and Energy Reporting
(NGER) Scheme.
• Untuk perjalanan dinas, digunakan data emisi yang dihitung oleh penyedia jasa | For Business Travel, calculated emissions from the service provider
were used.
Amerika Serikat
• Data tahun 2023 dan 2024 belum tersedia karena entitas baru diakuisisi pada tahun 2024. Pada tahun 2025, Perseroan berfokus pada pemetaan emisi
Cakupan 1 dan Cakupan 2 untuk operasi di Amerika Serikat, sementara Cakupan 3 akan dikembangkan pada tahun berikutnya. | 2023 and 2024 data
is unavailable as the entity was only acquired in 2024. In 2025 the Company focuses on the Scope 1 and Scope 2 mapping of the US operation, and
Scope 3 will follow in the coming year.
Penurunan emisi Cakupan 3 Perseroan pada tahun The decrease in the Company’s Scope 3 emissions in 2025
2025 terutama disebabkan oleh berkurangnya aktivitas was primarily driven by reduced upstream transportation
transportasi dan distribusi hulu di lokasi Lati, IBP, dan SDJ and distribution activities at the Lati, IBP, and SDJ sites in
di Indonesia, seiring dengan fase penurunan operasi (ramp- Indonesia, in line with the ramp-down phase of operations at
down) di lokasi-lokasi tersebut sepanjang tahun. these sites throughout the year.
130 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 133
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
2024 2025
Total Unit Usaha Total Unit Usaha Total Unit Usaha Total Unit Usaha
Kontraktor Pertambangan Kontraktor Pertambangan
Pertambangan* (AS)** Pertambangan* (AS)**
AU ID AU
Total Mining Total Mining Total Mining Total Mining
Contractor Business Business Unit Contractor Business Business Unit
Unit* (US)** Unit (US)
15.042 175.749 N/A 154.091 33.672 187.763 N/A
3.971 41.254 N/A 36.942 2.774 39.716 N/A
95.703 461.026 N/A 346.020 62.744 408.764 N/A
2.227 16.801 N/A 7.734 4.622 12.356 N/A
1.115 5.045 N/A 1.997 1.349 3.346 N/A
734 1.357 N/A 900 1.152 2.052 N/A
5.231 16.473 N/A 10.919 4.003 14.922 N/A
63 2.931 N/A 1.893 685 2.578 N/A
124.086 720.636 N/A 560.497 111.001 671.497 N/A
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 131
Page 134
Reduksi Emisi [GRI 305-5] [OJK F.12] Emissions Reduction [GRI 305-5] [OJK F.12]
Reduksi Emisi GRK
GHG Emissions Reduction
Perubahan Tahun Perubahan Tahun
Deskripsi Unit 2023–2024 2024–2025
2023 2024 2025
Description Unit Changes between Changes between
2023 to 2024 2024 to 2025
Indonesia
Cakupan 1
1.761.775 -111.294 1.650.481 -159.696 1.490.785
Scope 1
Cakupan 2
72.881 +14.770 87.651 +5.202 92.852
Scope 2 Ton CO2e
Cakupan 3
647.212 -50.662 596.550 -37.373 559.177
Scope 3
Total 2.481.868 -147.186 2.334.682 -191.867 2.142.816
Australia
Cakupan 1
90.442 -5.977 84.465 -84.391 74
Scope 1
Cakupan 2
29.084 -1.080 28.004 -27.923 81
Scope 2 Ton CO2e
Cakupan 3
108.099 +15,987 124.086 -13.085 111.001
Scope 3
Total 227.625 +8.930 236.555 -125.399 111.156
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan
Total Mining Contractor Business Unit *
Cakupan 1
1.852.217 -117.325 1.734.946 -244.086 1.490.860
Scope 1
Cakupan 2
101.965 +13.690 115.655 -22.721 92.934
Scope 2 Ton CO2e
Cakupan 3
755.311 -34.675 720.636 -49.139 671.497
Scope 3
Total 2.770.095 -113.364 2.656.731 -401.440 2.255.291
Antara tahun 2023 dan 2024, total emisi Perseroan Between 2023 and 2024, the Company’s total emissions
mengalami penurunan seiring dengan dimasukkannya emisi decreased following the inclusion of Scope 3 emissions
Lingkup 3 dari seluruh operasional di Indonesia, Australia, across operations in Indonesia, Australia, and the US. This
dan Amerika Serikat. Hal ini merupakan langkah penting marks an important step in strengthening the Company’s
dalam memperkuat pemahaman Perseroan terhadap understanding of its full emissions profile and advancing its
keseluruhan profil emisinya serta mendukung kemajuan sustainability journey.
perjalanan keberlanjutan Perseroan.
132 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 135
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Emisi Udara
Air Emissions
[GRI 305-7]
Perseroan memantau pencemar udara non‑GRK, termasuk The Company monitors non GHG air pollutants, including
nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), karbon nitrogen oxides, sulphur oxides, carbon monoxide, and total
monoksida (CO), dan total partikulat tersuspensi (total particulate matter, to comply with Indonesia’s Minister of
particulate matter/TPM), untuk memenuhi ketentuan Environment and Forestry Regulation No. 11 of 2021. The
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. Company’s Australian operations do not control licensed
11 Tahun 2021. Operasional Perusahaan di Australia tidak generators and therefore do not monitor these emissions.
mengendalikan generator berizin sehingga tidak melakukan [GRI 305-7]
pemantauan terhadap emisi tersebut. [GRI 305-7]
Tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan The Occupational Health, Safety, and Environment (OHSE)
(SHE) di setiap lokasi kerja melaporkan emisi udara non‑GRK team at each job site reports non GHG air emissions as
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang‑undangan required by government regulations, tracking emissions by
yang berlaku, dengan melakukan pemantauan emisi concentration levels.
berdasarkan kadar konsentrasi.
Jumlah Kejadian Perhitungan Emisi Udara Yang Melebihi Baku Mutu Emisi Berdasarkan Peraturan Indonesia Pada Tahun 2025
Number of Instances when Air Emissions Calculation Exceeds Emission Limits Set by Indonesia Regulations In 2025
Baku Mutu Emisi berdasarkan Peraturan (mg/Nm3)*
Jumlah Kasus Melebihi
Emission Limits based on Regulation (mg/Nm3)*
Baku Mutu
Jenis Emisi Udara Satuan
Kapasitas Generator Set (kW)** Cases where Air Emissions
Air Emission Type Unit
Generator Set Capacity (kW)** Exceed Regulatory Limits
(Number of Cases)
101-500 501-1000
Nitrogen Oksida (NOx)
Mg/Nm3 - 160 0
Nitrogen Oxides (NOx)
Sulphur Oksida (SOx)
Mg/Nm3 170 77 0
Sulphur Oxides (SOx)
Karbon Monoksida (CO)
Mg/Nm3 3.400 1.850 0
Carbon Monoxide (CO)
Total Particulate Matter
(TPM)
Mg/Nm3 - 95 0
Total Particulate Matter
(TPM)
* Baku mutu emisi mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 11 Tahun 2021. | Emission limits are governed by Indonesia
Minister of Environment and Forestry Regulation No. 11 of 2021
** Baku mutu emisi berlaku untuk generator yang menggunakan bahan bakar diesel. | Emission limits are for generators that uses Diesel
Mengurangi Emisi Udara Reducing Air Pollution
Perseroan berkomitmen untuk meningkatkan kinerja The Company is committed to improving emissions
pengendalian emisi melalui penguatan pemantauan yang performance by enhancing monitoring through regular
didukung oleh kegiatan pemeliharaan rutin yang disesuaikan maintenance tailored to each service type, supported by
dengan jenis layanan masing‑masing, serta pemeriksaan mechanical inspections, especially of oil filters.
mekanis secara berkala, khususnya pada filter oli.
Debu yang dihasilkan dari kegiatan pertambangan masih Dust from mining activities remains a key environmental
menjadi perhatian utama lingkungan karena potensi concern due to its potential impact on health and
dampaknya terhadap kesehatan dan ekosistem. Untuk ecosystems. To manage this, the Company continues to
mengendalikan hal tersebut, Perseroan secara berkelanjutan use water trucks to control dust, reducing its environmental
menggunakan truk penyiraman air guna mengendalikan footprint and supporting responsible mining practices.
debu, sehingga mengurangi jejak lingkungan dan mendukung
praktik pertambangan yang bertanggung jawab.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 133
Page 136
Mencapai Aspirasi Iklim Achieving Climate Aspirations [GRI 201-2] Pada tahun 2025, Perseroan melanjutkan upaya iklimnya In 2025, the Company continued its climate efforts by dengan menyelaraskan kegiatan operasional dengan target aligning its operations with national and global climate iklim nasional dan global. Perseroan akan menyusun peta goals. It will develop a decarbonisation roadmap to guide jalan dekarbonisasi sebagai panduan untuk mencapai progress toward its net-zero target by 2050. target net-zero pada tahun 2050. Saat ini, pada tingkat operasional, Perseroan telah Currently, at the operational level, the Company has mengidentifikasi berbagai inisiatif praktis untuk identified practical initiatives to reduce greenhouse gas menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK), dengan fokus (GHG) emissions, with a focus on improving fuel efficiency pada peningkatan efisiensi bahan bakar peralatan berat in heavy equipment such as loaders and haulers, and has set seperti loader dan hauler, serta menetapkan target internal internal emission reduction targets based on these efforts. penurunan emisi berdasarkan inisiatif tersebut. Perseroan juga memperkuat proses pengukuran dan The Company also strengthened its GHG measurement pemantauan emisi GRK, dengan melanjutkan peningkatan and monitoring processes, building on improvements made yang telah dilakukan sejak tahun 2023. since 2023. Peta Jalan dan Target Dekarbonisasi Decarbonisation Roadmap and Targets Sebagai bagian dari kerangka ESG‑nya, Perseroan telah As part of its ESG framework, the Company has set a long- menetapkan tujuan jangka panjang untuk mencapai Net term goal of achieving Net Zero by 2050. To support this, Zero pada tahun 2050. Untuk mendukung pencapaian it plans to develop short- and mid-term decarbonisation tujuan tersebut, Perseroan akan mengembangkan peta jalan roadmaps and targets aimed at reducing its carbon footprint dan target dekarbonisasi guna menurunkan jejak karbon, and improving energy efficiency. Emissions intensity mengoptimalkan penggunaan energi. Intensitas emisi remains a key metric to track both carbon reduction and tetap menjadi metrik utama untuk memantau penurunan operational performance as the business grows. The emisi karbon dan efisiensi operasional seiring dengan Company also recognises the need to address Scope 3 pertumbuhan bisnis Perseroan. Perseroan juga menyadari emissions. While initial efforts have focused on emissions pentingnya pengelolaan emisi Cakupan 3. Meskipun upaya within site boundaries, further work is required to better awal difokuskan pada emisi dalam batas operasional lokasi, understand and reduce emissions across the upstream and masih diperlukan langkah lanjutan untuk mengidentifikasi downstream value chain. dan menurunkan emisi di sepanjang rantai nilai hulu dan hilir. Pada tahun 2025, Perseroan menyusun dan In 2025, the Company continued to develop and implement mengimplementasikan berbagai inisiatif pengurangan emisi carbon reduction initiatives and assessed their impact karbon dan menghitung dampaknya pada operasi terbesar at its largest operations in Indonesia, particularly the di Indonesia, khususnya di lokasi Adaro Tutupan dan IPR. Adaro Tutupan and IPR sites. These efforts support the Inisiatif‑inisiatif tersebut mendukung penetapan target establishment of internal emission reduction targets, jangka pendek penurunan intensitas emisi. Upaya-upaya ini which are currently being used to test the effectiveness of menjadi dasar dalam penetapan target internal penurunan identified initiatives. These targets will be disclosed publicly emisi. Perseroan akan mengungkapkan target tersebut once internal validation is completed. Similar initiatives are secara publik setelah proses validasi internal selesai expected to be progressively rolled out across operations in dilakukan. Inisiatif serupa akan diterapkan secara bertahap Indonesia, Australia, and the US. di seluruh operasional Perseroan di Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat pada tahun‑tahun mendatang. Pada tahun 2026, Perseroan akan terus melakukan In 2026, the Company will continue reviewing its operations peninjauan operasional guna mengidentifikasi peluang to identify opportunities for process optimisation, asset optimalisasi proses, dekarbonisasi aset, dan peningkatan decarbonisation, and improved climate resilience. This ketahanan iklim. Upaya‑upaya ini dimaksudkan untuk approach is intended to support long-term sustainability mendukung keberlanjutan jangka panjang serta while reducing overall environmental impact. memperkuat komitmen Perseroan dalam mengurangi dampak lingkungan. 134 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 137
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Inisiatif Pengurangan Energi dan Emisi GRK [OJK F.10] Energy and GHG Emissions Reduction Initiatives [OJK
[OJK F.7] F.10] [OJK F.7]
Hampir 99% emisi Cakupan 1 Perseroan berasal dari Nearly 99% of the Company’s Scope 1 emissions come from
penggunaan bahan bakar. Oleh karena itu, pengurangan fuel use. Therefore, reducing fuel consumption was a key
konsumsi bahan bakar menjadi salah satu prioritas utama priority in 2025. In Indonesia, this effort was aligned with
pada tahun 2025. Di Indonesia, upaya ini diselaraskan Good Mining Practice principles, which focus on lowering
dengan prinsip Good Mining Practice, yang berfokus pada fuel use per unit of production.
penurunan konsumsi bahan bakar per satuan produksi.
Pemantauan Konsumsi Bahan Bakar per Peralatan Fuel Burn per equipment monitoring
Untuk memperkuat pengelolaan bahan bakar, Perseroan To strengthen fuel management, the Company introduced
menerapkan pendekatan pemantauan yang ditingkatkan enhanced monitoring approaches across its Indonesia
di seluruh operasional Indonesia pada kuartal III–IV operations in Q3–Q4 2025, combining equipment-level
tahun 2025, dengan mengombinasikan analisis konsumsi fuel burn analysis with engine load monitoring to address
bahan bakar di tingkat peralatan dan pemantauan inefficiencies at source. Fuel consumption was monitored
beban mesin guna mengatasi inefisiensi langsung dari at the individual equipment level to identify underperforming
sumbernya. Konsumsi bahan bakar dipantau pada tingkat units and classify inefficiency drivers, including operator
masing‑masing peralatan untuk mengidentifikasi unit behaviour, mechanical conditions, and operational practices.
yang berkinerja kurang optimal serta mengklasifikasikan Based on these findings, targeted interventions were
penyebab inefisiensi, termasuk perilaku operator, kondisi implemented, such as eco-mode enforcement, structured
mekanis, dan praktik operasional. Berdasarkan temuan operator coaching, preventive maintenance checks, and
tersebut, Perseroan menerapkan berbagai intervensi yang operational adjustments to improve overall fuel efficiency.
terarah, seperti pengaktifan eco‑mode, pelatihan operator
secara terstruktur, pemeriksaan pemeliharaan preventif,
serta penyesuaian operasional guna meningkatkan efisiensi
bahan bakar secara keseluruhan.
Pendekatan ini memungkinkan identifikasi dini atas This enabled early identification of high fuel-burn units,
peralatan dengan tingkat konsumsi bahan bakar yang strengthened operator discipline, improved equipment
tinggi, memperkuat disiplin operator, meningkatkan kinerja performance, and supported reductions in fuel consumption
peralatan, serta mendukung penurunan konsumsi bahan and associated emissions through data-driven optimisation.
bakar dan emisi terkait melalui optimalisasi berbasis In parallel, engine data monitoring was used to detect
data. Secara paralel, pemantauan data mesin digunakan shockload events that lead to inefficient engine loading and
untuk mendeteksi kejadian shock load yang menyebabkan fuel spikes. The data informed corrective actions to stabilise
pembebanan mesin tidak efisien dan lonjakan konsumsi engine load, reduce excess fuel use, lower equipment stress,
bahan bakar. Data tersebut menjadi dasar bagi tindakan and mitigate maintenance risk, contributing to improved
korektif untuk menstabilkan beban mesin, mengurangi fuel efficiency and extended component life. Mechanisms
konsumsi bahan bakar berlebih, menurunkan tingkat to quantify the full impact of these initiatives are currently
keausan peralatan, serta memitigasi risiko pemeliharaan, being developed.
sehingga berkontribusi pada peningkatan efisiensi bahan
bakar dan perpanjangan usia komponen. Mekanisme untuk
mengukur dampak keseluruhan dari inisiatif‑inisiatif ini saat
ini sedang dikembangkan.
Sistem Manajemen Armada (Fleet Management System/ Fleet Management System (FMS)
FMS)
Pada tahun 2025, Perseroan memperkuat inisiatif In 2025, the Company strengthened fuel efficiency initiatives
efisiensi bahan bakar di seluruh operasional Indonesia across its Indonesia operations by improving haul road
melalui perbaikan geometri dan kondisi jalan angkut guna geometry and road conditions to increase hauler speed,
meningkatkan kecepatan hauler, menstabilkan operasi, stabilise operations, and optimise fleet productivity.
dan mengoptimalkan produktivitas armada. Pelebaran, Road widening, straightening, and resurfacing reduced
pelurusan, dan pelapisan ulang jalan mengurangi rolling resistance and unnecessary fuel consumption. The
hambatan gulir serta konsumsi bahan bakar yang tidak initiative also standardised payload to avoid underloading
diperlukan. Inisiatif ini juga melakukan standarisasi muatan and maximise material transported per trip, improving fuel
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 135
Page 138
untuk menghindari underloading dan memaksimalkan efficiency per unit of production. Supported by automated
jumlah material yang diangkut per perjalanan, sehingga haulage assignment within the fleet management system to
meningkatkan efisiensi bahan bakar per satuan produksi. minimise queuing and waiting times, the initiative resulted
Dengan dukungan penugasan angkut otomatis melalui in a 1.3% decrease in average diesel consumption per unit
sistem manajemen armada untuk meminimalkan antrean of production and a 3.71% increase in hauling productivity
dan waktu tunggu, inisiatif ini menghasilkan penurunan compared to previous year.
rata‑rata konsumsi diesel sebesar 1,3% per satuan produksi
serta peningkatan produktivitas pengangkutan sebesar
3,71% dibandingkan tahun sebelumnya.
Penetapan Ulang Pekerjaan Pendukung dan Pemanfaatan Reprioritize support work and use auxiliary tracking
Auxiliary Tracking System (ATS) system (ATS)
Peralatan pendukung memiliki peran penting dalam Support equipment plays a critical role in enabling mining
menunjang kegiatan pertambangan, termasuk konstruksi operations, including road construction, pit and disposal
jalan, pembentukan area pit dan disposal, pembersihan shaping, land clearing, and dewatering. However, support
lahan, serta kegiatan dewatering. Namun demikian, units do not directly generate production volume and
peralatan pendukung tidak secara langsung menghasilkan therefore must be tightly controlled.
volume produksi sehingga perlu dikendalikan secara ketat.
Inisiatif ini berfokus pada pemetaan, pelacakan, dan analisis This initiative focuses on mapping, tracking, and analysing
pemanfaatan peralatan pendukung menggunakan Auxiliary support equipment utilisation using the Auxiliary Tracking
Tracking System (ATS) untuk mengidentifikasi inefisiensi, System (ATS) to identify inefficiencies, reduce idle time, and
mengurangi waktu tidak produktif (idle time), serta optimise the number of units and operating hours.
mengoptimalkan jumlah unit dan jam operasi. Result / Impact:
Hasil / Dampak:
• Penurunan waktu tidak produktif peralatan pendukung; • Reduced idle time of support equipment
• Penurunan konsumsi bahan bakar dari aktivitas yang • Lower fuel consumption from non-productive activities
tidak produktif;
• Penurunan emisi karbon; • Reduced carbon emissions
• Peningkatan disiplin operasional dan pengendalian • Improved operational discipline and cost control
biaya.
Inisiatif ini menghasilkan penurunan rata‑rata konsumsi The initiative resulted in a 3.35% decrease in average diesel
diesel sebesar 3,35% per satuan produksi serta peningkatan consumption per unit of production and a 0.08% increase in
produktivitas pengangkutan sebesar 0,08% dibandingkan hauling productivity compared to previous year.
tahun sebelumnya.
Mempromosikan Ketahanan Iklim Promoting Climate Resilience
Ketahanan iklim merupakan elemen utama dalam ambisi Climate resilience is central to the Company’s climate
iklim Perseroan. Pada tahun 2025, Perseroan bekerja sama ambition. In 2025, the Company worked with local
dengan masyarakat lokal, pelanggan, serta mitra rantai nilai communities, customers, and value chain partners
untuk mengimplementasikan berbagai inisiatif ketahanan to implement climate resilience initiatives across its
iklim di seluruh kegiatan operasional. Ke depan, Perseroan operations. The Company will further strengthen its
akan semakin memperkuat komitmen ketahanannya melalui resilience commitments by implementing the recommended
penerapan tindakan‑tindakan yang direkomendasikan dari actions from the climate change risk assessment.
hasil asesmen risiko perubahan iklim.
Program Kampung Iklim (ProKlim) di Sekitar Wilayah Fostering Climate Village Program (ProKlim) Around
Operasional di Indonesia Operational Areas in Indonesia
ProKlim merupakan inisiatif pemerintah yang mendukung ProKlim is a government initiative that supports climate
upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim pada tingkat change adaptation and mitigation at the regional, national,
regional, nasional, dan global. Dalam program ini, Perseroan and global levels. The Company collaborates with
berkolaborasi dengan masyarakat, pemerintah daerah, communities, local governments, businesses, universities,
dunia usaha, perguruan tinggi, serta organisasi nirlaba. and non-profit organisations under this programme.
136 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 139
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Pada tahun 2025, Perseroan mendukung lima desa di In 2025, the Company supported five villages in South
Kalimantan Selatan yang dipilih oleh instansi lingkungan Kalimantan that were selected by the local environmental
hidup setempat. Dukungan Perseroan difokuskan pada agency. The Company’s support focused on hydroponic
pengembangan pertanian hidroponik untuk meningkatkan farming to enhance food security and help communities
ketahanan pangan serta membantu masyarakat menjadi become more resilient to climate-related disruptions.
lebih tangguh terhadap gangguan yang terkait dengan
perubahan iklim.
Perseroan juga secara aktif mendukung berbagai kegiatan The Company also actively supported climate resilience
ketahanan iklim lainnya, seperti penanaman pohon, activities such as tree planting, river clean-ups, and bamboo
pembersihan sungai, serta penanaman bambu di sepanjang planting along riverbanks to reduce flooding risks for nearby
bantaran sungai, guna mengurangi risiko banjir bagi communities.
masyarakat sekitar.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 137
Page 140
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
138 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 141
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 139
Page 142
Pengelolaan Lingkungan Environmental Stewardship 140 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 143
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Perseroan menyadari bahwa transformasi keberlanjutan The Company recognises that its sustainability
tidak akan tercapai secara utuh tanpa adanya pengelolaan transformation will not be complete without strong and
lingkungan yang kuat dan disiplin. Sebagai penyedia jasa disciplined environmental stewardship. As a mining and
pertambangan, Perseroan menyadari bahwa kegiatan mining services provider, the Company acknowledges that
operasionalnya berinteraksi secara langsung dengan lahan, its activities interact directly with land, water, biodiversity
air, keanekaragaman hayati, serta masyarakat sekitar. and local communities. These interactions create both
Interaksi ini menimbulkan baik dampak lingkungan maupun environmental impacts and strategic opportunities, from
peluang strategis, mulai dari pengelolaan emisi, penggunaan managing emissions, water use and waste responsibly,
air, dan pengelolaan limbah secara bertanggung jawab, to strengthening operational resilience and supporting
hingga penguatan ketahanan operasional serta dukungan ecosystem restoration.
terhadap upaya pemulihan ekosistem.
Pada tahun 2025, Perseroan terus meningkatkan berbagai In 2025, the Company continued to advance initiatives
inisiatif untuk mengelola jejak air, limbah operasional, dan to manage its water footprint, operational waste and
risiko keanekaragaman hayati di seluruh lokasi operasional. biodiversity risks across sites. The Company remains firmly
Perseroan tetap berkomitmen penuh untuk mematuhi committed to complying with applicable environmental laws
seluruh peraturan perundang-undangan lingkungan yang and regulations in all jurisdictions of operation, embedding
berlaku di setiap yurisdiksi tempat Perseroan beroperasi, regulatory compliance as a minimum standard rather than
dengan menjadikan kepatuhan terhadap regulasi sebagai end goal.
standar minimum, bukan sebagai tujuan akhir.
Selain kepatuhan terhadap regulasi, Perseroan memperkuat Beyond compliance, the Company has strengthened internal
kapabilitas internal melalui peningkatan kesadaran dan capability by building employee awareness and technical
pemahaman teknis karyawan terkait praktik pengelolaan understanding of environmental practices. Through training,
lingkungan. Melalui program pelatihan, pedoman operational guidelines and site-level implementation,
operasional, dan implementasi di tingkat lokasi kerja, employees are equipped to integrate environmental
karyawan dibekali untuk mengintegrasikan pertimbangan considerations into day-to-day decision making.
lingkungan dalam pengambilan keputusan sehari-hari. This capacity-building approach supports consistent
Pendekatan peningkatan kapasitas ini mendukung performance, risk mitigation and continuous improvement.
kinerja yang konsisten, mitigasi risiko, serta perbaikan
berkelanjutan.
Strategi lingkungan Perseroan pada akhirnya bertujuan untuk The Company’s environmental strategy ultimately aims
meminimalkan dampak terhadap ekosistem dan komunitas to minimise impacts to the ecosystems and communities
di sekitar wilayah operasional, sekaligus mengidentifikasi surrounding its operations, while identifying opportunities
peluang untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi jejak to improve efficiency, reduce environmental footprint
lingkungan, dan menciptakan nilai jangka panjang melalui and create long-term value through responsible resource
pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab. management.
Perseroan secara aktif mendukung Tujuan Pembangunan The Company actively supports relevant UN SDGs and
Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) received no sanctions for environmental damage or pollution
Perserikatan Bangsa-Bangsa yang relevan dan tidak during 2025. [OJK F.16]
menerima pengaduan maupun sanksi terkait kerusakan
atau pencemaran lingkungan selama tahun 2025. [OJK F.16]
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 141
Page 144
Pengelolaan Air Water Management [GRI 303-1] Pendekatan Pengelolaan Air [GRI 303-1] [GRI 3-3] Water Management Approach [GRI 303-1] [GRI 3-3] Pengelolaan air diidentifikasi sebagai salah satu topik ESG Water management is identified as one of the Company’s yang paling material bagi Perseroan berdasarkan hasil most material ESG topics based on the latest materiality penilaian materialitas terbaru. Mengingat peran penting air assessment. Given the critical role of water in mining dalam kegiatan pertambangan, Perseroan menempatkan operations, the Company places strong emphasis on pengelolaan penggunaan air secara bertanggung jawab managing water use responsibly. Water for operations is sebagai prioritas utama. Air untuk kegiatan operasional sourced from multiple locations, including groundwater, bersumber dari berbagai lokasi, termasuk air tanah, waduk, reservoirs, and third-party providers. Across operations dan penyedia pihak ketiga. Di seluruh operasi di Indonesia in Indonesia and Australia, all domestic water is treated dan Australia, seluruh air domestik diolah terlebih dahulu through water treatment plants (WTP) prior to distribution. melalui instalasi pengolahan air (water treatment plant/ The Company also works with local water utilities and WTP) sebelum didistribusikan. Perseroan juga bekerja village-owned enterprises to distribute treated water to sama dengan perusahaan penyedia air setempat serta employee housing and operational areas. badan usaha milik desa dalam mendistribusikan air olahan ke area hunian karyawan dan wilayah operasional. Penggunaan air secara bertanggung jawab dan efisien Responsible and efficient water use is a core operational merupakan prioritas operasional utama, dengan praktik priority, with practices aligned to applicable legal and yang diselaraskan dengan ketentuan hukum dan peraturan regulatory requirements. Wastewater generated from yang berlaku. Air limbah yang dihasilkan dari kegiatan operations is managed through wastewater treatment plants operasional dikelola melalui instalasi pengolahan air and settling ponds to treat acid mine drainage and remove limbah dan kolam pengendapan untuk menangani air contaminants prior to discharge, ensuring compliance asam tambang serta menghilangkan kontaminan sebelum with local environmental standards in both Indonesia and dilepaskan ke lingkungan, sehingga memastikan kepatuhan Australia. Water-related risks and impacts are identified terhadap standar lingkungan yang berlaku di Indonesia and evaluated through site-specific site-specific Hazard dan Australia. Risiko dan dampak terkait air diidentifikasi Identification, Risk Assessment and Determining Control dan dievaluasi melalui Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko (HIRADC), which define appropriate controls to manage dan Penentuan Pengendalian (HIRADC) yang spesifik untuk physical and administrative risks, including compliance with setiap lokasi kerja. HIRADC menetapkan pengendalian yang licence conditions and water quality requirements. diperlukan untuk mengelola risiko fisik dan administratif, termasuk kepatuhan terhadap persyaratan perizinan dan standar kualitas air. Sebagai kontraktor pertambangan, Perseroan menerapkan As a mining contractor, the Company implements on-site pengelolaan air di lokasi kerja sesuai dengan persyaratan water management in accordance with client requirements. pelanggan. Keterlibatan pemangku kepentingan terkait Stakeholder engagement related to water management is pengelolaan air dipimpin oleh pelanggan, sementara led by clients, while the Company maintains compliance and Perseroan memastikan kepatuhan serta mendukung supports responsible water resource management in line pengelolaan sumber daya air yang bertanggung jawab with regulatory obligations and stakeholder expectations. sejalan dengan kewajiban regulasi dan ekspektasi pemangku kepentingan. Di lokasi operasional di Indonesia, pengambilan air tanah At Indonesian operational sites, groundwater extraction is dilakukan sesuai dengan batas kuota yang ditetapkan conducted within the quota limits stipulated in groundwater dalam izin pengusahaan air tanah (SIPA). Penggunaan air utilisation permits (SIPA). Water use within operational areas di area operasional mengikuti Persetujuan Teknis (Pertek) follows the Technical Approvals (Pertek) held by clients. yang dimiliki oleh pelanggan. Perseroan juga berinteraksi The Company engages with key stakeholders, including dengan pemangku kepentingan utama, termasuk local authorities, environmental agencies, and community pemerintah daerah, instansi lingkungan, dan organisasi organisations, to address water-related issues and enhance masyarakat, untuk menangani isu‑isu terkait air serta water quality management. Efficiency initiatives include the meningkatkan pengelolaan kualitas air. Inisiatif efisiensi reuse of acid mine drainage for road maintenance and other mencakup pemanfaatan kembali air asam tambang untuk operational activities to reduce freshwater demand. pemeliharaan jalan dan kegiatan operasional lainnya guna mengurangi kebutuhan air tawar. 142 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 145
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Di Australia, sumber daya air dikelola sesuai dengan In Australia, water resources are managed in accordance
rencana pengelolaan lingkungan di tingkat lokasi, ketentuan with site-specific environmental management plans, licence
perizinan, dan persyaratan pelanggan. Perseroan secara conditions, and client requirements. The Company actively
aktif mengelola air permukaan dan air yang terpengaruh manages surface water and mine-affected water through
kegiatan pertambangan melalui sistem pemantauan dan comprehensive monitoring and mitigation systems. Any off-
mitigasi yang komprehensif. Setiap pembuangan air ke site discharges are controlled to meet regulatory standards
luar lokasi dikendalikan agar memenuhi standar peraturan and protect water quality and surrounding ecosystems. [GRI
yang berlaku serta melindungi kualitas air dan ekosistem di 3-3]
sekitarnya. [GRI 3-3]
Sebagai bagian dari penilaian risiko perubahan iklim As part of the Company’s climate change risk assessment,
Perseroan, tingkat tekanan air (water stress) telah dievaluasi water stress has been evaluated across all operational sites.
di seluruh lokasi operasional. Hasil penilaian menunjukkan The assessment indicates minimal water stress risk for
bahwa risiko tekanan air di operasi Indonesia tergolong Indonesian operations and generally low water stress risk
minimal, sementara risiko tekanan air di operasi Australia for Australian operations. Notwithstanding these findings,
secara umum berada pada tingkat rendah. Meskipun the Company continues to monitor water availability and will
demikian, Perseroan tetap melakukan pemantauan terhadap provide updates to stakeholders should conditions change.
ketersediaan air dan akan menyampaikan pembaruan
kepada pemangku kepentingan apabila terjadi perubahan
kondisi.
Pengelolaan Dampak Terkait Pembuangan Air Limbah [GRI MANAGEMENT OF IMPACTS RELATED TO WATER
303-2] [OJK F.14] DISPOSAL [GRI 303-2] [OJK F.14]
Perseroan berkomitmen untuk memastikan bahwa praktik The Company is committed to ensuring that wastewater
pembuangan air limbah (efluen) dilakukan sesuai dengan (effluent) disposal practices comply with all applicable
seluruh ketentuan hukum dan standar industri yang legal requirements and industry standards. Wastewater
berlaku. Kualitas air limbah dikelola berdasarkan peraturan quality is managed in accordance with national legislation
perundang-undangan nasional dan regulasi sektor energi, and energy sector regulations, including those specific to
termasuk ketentuan yang secara khusus mengatur kegiatan mining operations, to prevent environmental contamination.
pertambangan, guna mencegah terjadinya pencemaran Compliance is guided by the following relevant regulations:
lingkungan. Kepatuhan tersebut mengacu pada ketentuan
peraturan yang relevan sebagai berikut:
Operasi Indonesia Indonesia Operations
1. Standar mutu air limbah domestik sesuai dengan 1. Domestic wastewater quality standards in accordance
Lampiran I Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan with Appendix I of the Republic of Indonesia Minister of
Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.68/Menlhk/ Environment and Forestry Regulation No. P.68/Menlhk/
Setjen/Kum.1/8/2016. Setjen/Kum.1/8/2016.
2. Standar mutu air sungai sebagaimana diatur dalam 2. River water quality standards as stipulated in Appendix
Lampiran VI Peraturan Pemerintah Republik Indonesia VI of the Republic of Indonesia Government Regulation
Nomor 22 Tahun 2021. No. 22 of 2021.
3. Standar mutu air asam tambang sebagaimana diatur 3. Quality standards for acid mine drainage, as regulated
dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan under the Republic of Indonesia Minister of Environment
Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.80 Tahun and Forestry Regulation No. P.80 of 2019, together
2019, serta peraturan pendukung dan peraturan daerah with other applicable supporting and local regulations,
lainnya yang relevan, termasuk Keputusan Menteri including the Minister of Environment Decree No. 113
Lingkungan Hidup Nomor 113 Tahun 2003 (Lampiran of 2003 (Appendix I) and the Ministry of Environment
I) dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan and Forestry Regulation No. 5 of 2022 (Appendix II).
Kehutanan Nomor 5 Tahun 2022 (Lampiran II).
Operasi Australia Australia Operations
1. Environmental Protection Act Queensland Tahun 1994. 1. Queensland’s Environmental Protection Act 1994
2. Federal Environment Protection and Biodiversity 2. Federal Environment Protection and Biodiversity
Conservation Act Tahun 1999 (EPBC Act 1999). Conservation Act 1999 (EPBC Act 1999)
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 143
Page 146
Untuk meminimalkan risiko pencemaran lingkungan, To minimise environmental contamination risks, the Perseroan telah memasang sistem closed-loop oil trap Company has installed closed-loop oil trap systems in di area pabrik dan bengkel di seluruh lokasi operasional plant and workshop areas across all operational sites di Indonesia. Inisiatif ini mendukung pengelolaan air yang in Indonesia. This initiative supports responsible water bertanggung jawab melalui pengolahan dan daur ulang management by treating and recycling wastewater for reuse air limbah untuk digunakan kembali di area operasional within contained operational areas, reducing discharge tertutup, sehingga mengurangi volume pembuangan dan and promoting resource efficiency. The Safety, Health, and meningkatkan efisiensi sumber daya. Tim Keselamatan, Environment (SHE) team conducts daily monitoring of Kesehatan, dan Lingkungan (Safety, Health, and Environment/ wastewater and surrounding surface water as part of the SHE) melaksanakan pemantauan harian terhadap kualitas Environmental Management and Monitoring Plan (RKL- air limbah dan air permukaan di sekitar lokasi sebagai RPL) matrix. These practices ensure compliance with bagian dari Rencana Pengelolaan dan Pemantauan national and regional water quality standards and relevant Lingkungan (RKL RPL). Praktik ini memastikan kepatuhan environmental approvals, including the Technical Approval terhadap standar mutu air nasional dan daerah serta (Pertek), Environmental Impact Assessment (AMDAL), and perizinan lingkungan yang relevan, termasuk Persetujuan Environmental Management and Monitoring Plan (UKL/ Teknis (Pertek), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan UPL). (AMDAL), serta Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL UPL). Di seluruh titik pengolahan, Standar Operasional Prosedur At all treatment points, the Company’s Standard Operating (SOP) Perseroan untuk Pengelolaan Dampak Lingkungan Procedures (SOPs) for Environmental Impact Management mewajibkan pemantauan dan pencatatan kualitas air secara require routine water quality monitoring and recording on rutin, baik harian maupun bulanan. Ketentuan ini mendukung both daily and monthly schedules. This supports effective pengelolaan air limbah yang efektif serta memastikan wastewater management and ensures compliance with kepatuhan terhadap persyaratan regulasi dan izin regulatory requirements and water use licences for both the penggunaan air, baik untuk Perseroan maupun pelanggan. Company and its clients. The Company also engages a KAN Perseroan juga bekerja sama dengan laboratorium yang (National Accreditation Committee)–certified laboratory to tersertifikasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk regularly test effluent quality. melakukan pengujian kualitas efluen secara berkala. Di Queensland, kegiatan pertambangan yang mengajukan In Queensland, mining operations require an Environmental Environmental Authority (EA) kepada Department of Authority (EA) from the Department of Environment, Tourism, Environment and Science (DES) pada umumnya diwajibkan Science and Innovation (DETSI) and are typically subject to untuk menyusun Environmental Impact Statement (EIS). an Environmental Impact Statement (EIS). The EIS assesses Dokumen EIS tersebut mengevaluasi potensi dampak potential environmental impacts, including water quality, lingkungan dari suatu proyek yang diusulkan, termasuk ecosystems, and surrounding communities, and defines dampak terhadap kualitas air, ekosistem, dan masyarakat discharge parameters based on the Water Quality Values sekitar. (WQVs) of the receiving environment. Sebagai bagian dari penilaian tersebut, parameter These WQVs are established to protect ecological health pembuangan yang berpotensi timbul diidentifikasi dan and the cultural, recreational, and economic uses of water dianalisis untuk menentukan risiko terhadap sumber daya bodies, and form the basis for setting discharge limits under air. Rencana pembuangan, termasuk pembuangan dari the EA. At Meandu Mine, mine-affected water, comprising kegiatan pertambangan, dievaluasi berdasarkan Water groundwater seepage into mine voids and rainfall runoff from Quality Values (WQV) pada lingkungan penerima. WQV active areas, is managed in line with these requirements. ditetapkan untuk melindungi kesehatan ekologi serta The operation is permitted to discharge this water into an mempertahankan fungsi budaya, rekreasi, dan ekonomi dari adjacent dam, where it is subsequently utilised by Tarong badan air terkait. Melalui proses persetujuan EIS dan EA, Power Station, ensuring that discharge remains controlled batas pembuangan kemudian ditetapkan selaras dengan and aligned with regulatory standards. WQV yang berlaku guna memastikan kualitas air tetap terjaga atau meningkat pada ekosistem perairan, sumber air minum, dan lingkungan sensitif lainnya. 144 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 147
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Pengambilan Air [GRI 303-3] Water Extraction [GRI 303-3]
Data Pengambilan Air
Water Extraction Data
Tipe Satuan
2023 2024 2025
Water Extraction Unit
Indonesia
Air Permukaan
5.531 4.713 2.714
Surface Water
Air Tanah
179 194 200
Groundwater
Air Laut
- - -
Seawater
Air yang di Produksi
- - -
Produced Water
Air yang Berasal dari Pihak
Ketiga (Air PAM)
Water Sourced from Megalitres 22 20 28
Third Party (State Water
Company)
Total 5.731 4.927 2.942
Air Tawar (≤1,000 mg/L Total
Padatan Terlarut)
5.531 4.927 2.942
Freshwater (≤1,000 mg/L
Total Dissolved Solids)
Air Lainnya (≤1,000 mg/L
Total Total Padatan)
- - -
Other Water (≤1,000 mg/L
Total Dissolved Solids)
Total 5.731 4.927 2.942
Australia
Air Permukaan
5.308 - 6.532
Surface Water
Air Tanah
2.536 1.502 2.668
Groundwater
Air Laut
- - -
Seawater
Air yang di Produksi
- 10.339 -
Produced Water
Air yang Berasal dari Pihak
Ketiga (Air PAM)
Water Sourced from Megalitres 139 - 2.005
Third Party (State Water
Company)
Total 7.983 11.841 11.205
Air Tawar (≤1,000 mg/L Total
Padatan Terlarut)
7.983 11.841 11.205
Freshwater (≤1,000 mg/L
Total Dissolved Solids)
Air Lainnya (≤1,000 mg/L
Total Total Padatan)
- - -
Other Water (≤1,000 mg/L
Total Dissolved Solids)
Total 7.983 11.841 11.205
Total Mining Contractor Business Unit*
Air Permukaan
10.839 4.713 9.246
Surface Water
Air Tanah
2.715 1.696 2.868
Groundwater
Megalitres
Air Laut
- - -
Seawater
Air yang di Produksi
- 10.339 -
Produced Water
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 145
Page 148
Data Pengambilan Air
Water Extraction Data
Tipe Satuan
2023 2024 2025
Water Extraction Unit
Air yang Berasal dari Pihak
Ketiga (Air PAM)
Water Sourced from 161 20 2.033
Third Party (State Water
Company)
Total 13.714 16.768 14.147
Air Tawar (≤1,000 mg/L Total Megalitres
Padatan Terlarut)
13.714 16.768 14.147
Freshwater (≤1,000 mg/L
Total Dissolved Solids)
Air Lainnya (≤1,000 mg/L
Total Total Padatan)
- - -
Other Water (≤1,000 mg/L
Total Dissolved Solids)
Total 13.714 16.768 14.147
Note:
• Angka konsolidasi berasal dari BUMA Indonesia dan BUMA Australia yang merepresentasikan Unit Usaha Jasa Pertambangan (Mining Contractor
Business Unit). | The Consolidated figures are from BUMA Indonesia and BUMA Australia, which represent Mining Contractor Business Unit
• Data kinerja dari ACG (operasional di Amerika Serikat) tidak diungkapkan pada tahun pelaporan ini. | The performance data from ACG (US Operation)
is not disclosed this year
• Data air BUMA Australia hanya mencakup Tambang Meandu. Data tahun 2023 dan 2024 disesuaikan menggunakan laporan Water Accounting
Framework (WAF) untuk menjaga konsistensi dan transparansi. Data Tambang Commodore untuk tahun 2023 dan 2024 tidak tersedia.
Data pengambilan air di seluruh operasi Perseroan Water extraction data across the Company’s operations
dikonsolidasikan menggunakan sistem pengukuran yang are consolidated using accurately calibrated measurement
telah dikalibrasi secara akurat. Sistem tersebut mencakup systems. These include water flow meter readings at
pembacaan water flow meter pada inlet instalasi pengolahan water treatment plant inlets, clean water invoices from
air, tagihan air bersih dari penyedia layanan air di Indonesia water providers in Indonesia and Australia, and recorded
dan Australia, serta pencatatan volume pengambilan air groundwater extraction volumes. The data are used to
tanah. Data ini digunakan untuk memantau total konsumsi monitor total water consumption and support efficient
air dan mendukung pengelolaan sumber daya yang efisien. resource management.
Untuk mengelola risiko terkait air, Perseroan telah To manage water-related risks, the Company has established
menetapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang comprehensive Standard Operating Procedures (SOPs)
komprehensif dalam kerangka Keselamatan Pertambangan, under its Mining Safety, Environmental Risk Management,
Manajemen Risiko Lingkungan, dan Pengelolaan and Environmental Management frameworks. Each
Lingkungan. Setiap lokasi operasional secara berkala operational site conducts regular environmental risk
melaksanakan penilaian risiko lingkungan melalui proses assessments through the Hazard Identification, Risk
Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (HIRA), yang Assessment and Determining Control (HIRADC) process,
dilakukan setiap tahun atau apabila terjadi perubahan yang carried out annually or when changes occur that may affect
dapat memengaruhi tingkat risiko. Pemicu pelaksanaan risk levels. Triggers include changes in hazard conditions,
HIRA meliputi perubahan kondisi bahaya, pembaruan updates to risk mitigation measures, new regulatory
langkah mitigasi risiko, persyaratan regulasi baru, atau requirements, or incidents that may alter the site’s risk
insiden yang dapat mengubah profil risiko lokasi. profile.
Proses HIRA mengevaluasi faktor internal dan eksternal, The HIRA process assesses both internal and external
termasuk aspek lingkungan, kepatuhan terhadap ketentuan factors, including environmental aspects, legal and
hukum dan peraturan, serta pengendalian operasional. regulatory compliance, and operational controls. The
Penilaian ini diselaraskan dengan Matriks Penilaian assessment is aligned with the Company’s Risk and
Risiko dan Peluang Perseroan, sehingga memungkinkan Opportunity Assessment Matrix, enabling systematic
identifikasi yang sistematis serta pengelolaan risiko dan identification and proactive management of potential risks
peluang secara proaktif. and opportunities.
PEMBUANGAN AIR [GRI 303-4] [OJK F.13] WATER DISPOSAL [GRI 303-4] [OJK F.13]
Data berikut menampilkan rincian pembuangan air yang The following data outlines the water discharge details,
dikelompokkan berdasarkan lokasi pembuangan serta categorised by the disposal location and the quality of the
kualitas air yang dilepas ke lingkungan. water being discharged.
146 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 149
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Water Disposal Data
Water Disposal Data
Pembuangan Air Jenis Air Satuan
2023 2024 2025
Water Disposal Type of Water Unit
Indonesia
Air permukaan
3.169,19 2.708,83 1.102,30
Surface Water
Pembuangan air limbah
berdasarkan tujuan Air tanah
- - -
Water discharged based Groundwater
on the destination
Air pihak ketiga yang dibuang untuk digunakan
- - -
oleh organisasi lain Megalitres
Total 3.169,19 2.708,83 1.102,30
Pembuangan air limbah Air tawar (≤1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
3.169,19 2.708,83 1.102,30
berdasarkan kualitas air Freshwater (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
Water discharged based Air lainnya (>1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
on the water quality - - -
Other Water (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
Total 3.169,19 2.708,83 1.102,30
Australia
Air permukaan
840 1.110,03 5.443
Surface Water
Pembuangan air limbah Air tanah
62 - 41
berdasarkan tujuan Groundwater
Water discharged based
Air pihak ketiga yang dibuang untuk digunakan
on the destination
oleh organisasi lain
- - 558
Third party water discharged to be used by other Megalitres
organisation
Total 902 1.110,03 6.042
Pembuangan air limbah Air tawar (≤1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
902 6.042
berdasarkan kualitas air Freshwater (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
Air lainnya (>1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
- -
Other Water (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
Total 902 1.110,03 6.042
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan*
Total Mining Contractor Business Unit
Air permukaan
Megalitres 4.009,19 3.818,86 6.545,30
Surface Water
Pembuangan air limbah Air tanah
62 - 41
berdasarkan tujuan Groundwater
Water discharged based
Air pihak ketiga yang dibuang untuk digunakan
on the destination
oleh organisasi lain
- - 558
Third party water discharged to be used by other
organisation
Total 4.071,19 3,818,86 7.144,30
Pembuangan air limbah Air tawar (≤1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
4.071,19 3.818,86 7.144,30
berdasarkan kualitas air Freshwater (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
Water discharged based Air lainnya (>1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
on the water quality - - -
Other Water (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
Total 4.071,19 3.818,86 7.144,30
Catatan:
• Angka konsolidasi berasal dari BUMA Indonesia dan BUMA Australia yang merepresentasikan Unit Usaha Jasa Pertambangan (Mining Contractor
Business Unit). | The Consolidated figures are from BUMA Indonesia and BUMA Australia, which represent Mining Contractor Business Unit
• Data kinerja dari ACG (operasional di Amerika Serikat) tidak akan diungkapkan pada tahun pelaporan ini. | • The performance data from ACG (US
Operation) will not be disclosed this year.
• Data penggunaan air BUMA Australia hanya mencakup Tambang Meandu. Data tahun 2023 dan 2024 disesuaikan menggunakan laporan Water
Accounting Framework (WAF) untuk menjaga konsistensi dan transparansi. Data Tambang Commodore untuk tahun 2023 dan 2024 tidak tersedia.
| BUMA Australia water data includes Meandu Mine only. the data for 2023 and 2024 was changed using the Water Accounting Framework (WAF)
report for consistency and transparency. Commodore mine data for 2023 and 2024 is unavailable.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 147
Page 150
Konsumsi Air [GRI 303-5] [OJK F.8] Water Consumption [GRI 303-5] [OJK F.8]
Water Consumption Data
Water Consumption Data
Konsumsi Air Satuan
2023 2024 2025
Water Consumption Unit
Operasi Indonesia | Indonesia Operations
Total Air yang Diambil (a) | Total Water Extracted (a)
Semua Wilayah
5.731 4.927 2.942
All Areas
Wilayang dengan Stres air Megalitres
- - -
Water Stressed Areas
Total 5.731 4.927 2.942
Total Air yang Dibuang (b) | Total Water Discharged (b)
Semua Wilayah
3.169,19 2.708,83 1.102,30
All Areas
Wilayang dengan Stres air Megalitres
- - -
Water Stressed Areas
Total 3.169,19 2.708,83 1.102,30
Total Konsumsi Air (c=a-b) | Total Water Consumption (c=a-b)
Semua Wilayah
2.561,81 2.203 1.839,70
All Areas
Wilayang dengan Stres air Megalitres
- - -
Water Stressed Areas
Total 2.561,81 2.218,17 1.839,70
Operasi Australia | Australia Operations
Total Air yang Diambil (a) | Total Water Extracted (a)
Semua Wilayah
7.983 11.841 11.205
All Areas
Wilayang dengan Stres air Megalitres
- - -
Water Stressed Areas
Total 7.983 11.841 11.205
Total Air yang Dibuang (b) | Total Water Discharged (b)
Semua Wilayah
902 1.110 6.042
All Areas
Wilayang dengan Stres air Megalitres
- - -
Water Stressed Areas
Total 902 1.110 6.042
Total Konsumsi Air (c=a-b) | Total Water Consumption (c=a-b)
Semua Wilayah
7.081 10.731 5.163
All Areas
Wilayang dengan Stres air Megalitres
- - -
Water Stressed Areas
Total 7.081 10.731 5.163
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan* | Total Mining Contractor Business Unit*
Total Air yang Diambil (a) | Total Water Extracted (a)
Semua Wilayah
13.714 16.768 14.147
All Areas
Wilayang dengan Stres air Megalitres
- - -
Water Stressed Areas
Total 13.714 16.768 14.147
Total Air yang Dibuang (b) | Total Water Discharged (b)
Semua Wilayah
Megalitres 4.071,19 3.818,83 7.144,30
All Areas
Wilayang dengan Stres air
- - -
Water Stressed Areas
Total 4.071,19 3.818,83 7.144,30
148 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 151
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Water Consumption Data
Water Consumption Data
Konsumsi Air Satuan
2023 2024 2025
Water Consumption Unit
Total Konsumsi Air (c=a-b) | Total Water Consumption (c=a-b)
Semua Wilayah 9.642,81 12.949,17 7.002,70
Wilayang dengan Stres air Megalitres - - -
Total 9.642,81 12.949,17 7.002,70
Catatan | Note:
• * Angka konsolidasi merupakan gabungan data BUMA Indonesia dan BUMA Australia yang merepresentasikan Unit Usaha Kontraktor Pertambangan.
| *The Consolidated figures are from BUMA Indonesia and BUMA Australia, which represent Mining Contractor Business Unit
• Data kinerja dari ACG (Operasi Amerika Serikat) tidak diungkapkan pada tahun pelaporan ini. | The performance data from ACG (US Operation) will
not be disclosed this year
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 149
Page 152
Pengelolaan Limbah
Waste Management
Pendekatan Pengelolaan [GRI 306-2] [GRI 3-3] [OJK F.14] Waste Management Approach [GRI 306-2] [GRI 3-3] [OJK
F.14]
Pengelolaan limbah yang efektif merupakan bagian yang Effective waste management is integral to the Company’s
tidak terpisahkan dari komitmen Perseroan terhadap commitment to environmental responsibility. Inadequate
tanggung jawab lingkungan. Penanganan limbah yang handling of waste, particularly hazardous materials, may
tidak memadai, khususnya limbah B3 (bahan berbahaya result in significant environmental and public health impacts.
dan beracun), berpotensi menimbulkan dampak signifikan To address these risks, the Company has implemented
terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Untuk waste management system aligned with applicable
memitigasi risiko tersebut, Perseroan telah menerapkan environmental standards.
sistem pengelolaan limbah yang selaras dengan standar
lingkungan yang berlaku.
Pendekatan Perseroan mengacu pada Kebijakan The Company’s approach is guided by its Environmental
Lingkungan dan mencakup pengelolaan limbah B3 dan Policy and encompasses the management of both
non-B3 sesuai dengan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle hazardous and non-hazardous waste in accordance with the
(3R). SOP Pengelolaan Lingkungan telah ditetapkan untuk principles of Reduce, Reuse and Recycle (3R). Environmental
memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang- Management Standard Operating Procedures (SOPs) have
undangan yang berlaku, serta mendorong praktik been established to ensure compliance with relevant laws
penanganan limbah yang aman, sistematis, dan efisien di and regulations, promoting safe, systematic and efficient
seluruh operasional. Partisipasi karyawan menjadi faktor waste handling practices across all operations. Employee
penting dalam keberhasilan pengelolaan limbah, yang participation remains a key enabler of effective waste
didukung melalui program peningkatan kesadaran secara management. The Company conducts regular awareness
berkala terkait praktik pengurangan limbah dan metode programmes to strengthen understanding of waste
pembuangan yang tepat. reduction practices and proper disposal methods.
Untuk pengelolaan limbah B3, Perseroan bekerja sama For hazardous waste management, the Company engages
dengan penyedia jasa pihak ketiga yang berizin dan licensed third-party service providers authorised by
mendapat persetujuan dari Kementerian Lingkungan Hidup the Indonesia’s Ministry of Environment. The Logistics
Indonesia. Tim Logistik dan SHE melakukan pengawasan and SHE teams oversee and monitor all related waste
dan pemantauan terhadap seluruh aktivitas penanganan handling activities, including transportation, to ensure
limbah, termasuk pengangkutan, guna memastikan proper documentation and full compliance with regulatory
kelengkapan dokumentasi dan kepatuhan penuh terhadap requirements.
ketentuan regulasi.
Data limbah B3 dicatat secara sistematis di setiap lokasi Hazardous waste data is systematically recorded at each
operasional sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan operational site in accordance with following established
sebagai berikut: procedures.
1. Limbah B3 dicatat pada saat masuk ke salah satu 1. Hazardous waste is logged upon entry into one of the
dari 17 Fasilitas Penyimpanan Sementara (TPS) milik Company’s 17 Temporary Storage Facilities (TPS).
Perseroan.
2. Pengelola TPS di masing-masing lokasi bertanggung 2. Each site’s TPS manager is responsible for ensuring
jawab untuk memastikan kondisi penyimpanan yang safe storage conditions.
aman.
3. Catatan dan inventaris limbah B3 diperbarui setiap 3. Hazardous waste records and inventory logs are
bulan untuk menjaga akurasi dan keterlacakan data. updated on a monthly basis to maintain accuracy and
traceability.
Untuk limbah non-B3, Perseroan menerapkan pendekatan For non-hazardous waste, the Company adopts a circular
sirkular dengan tujuan meminimalkan pembuangan ke approach aimed at minimising landfill disposal. Organic
tempat pembuangan akhir. Limbah organik dimanfaatkan waste is repurposed through several initiatives.
kembali melalui berbagai inisiatif, antara lain:
1. Pengomposan: Perseroan mengoperasikan fasilitas 1. Composting: The Company operates a composting
pengomposan di BUMA yang mengolah limbah organik facility, converting organic waste into fertiliser. In 2024,
150 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 153
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
menjadi pupuk. Pada tahun 2025, sebanyak 2,99 ton 2.99 tonnes of organic waste, including kitchen waste
limbah organik, termasuk limbah dapur dari mitra from catering partners across various job sites, was
katering di berbagai lokasi kerja, telah diproses melalui processed through composting.
fasilitas ini.
2. Budidaya larva lalat tentara hitam (Black Soldier Fly/ 2. Black soldier fly (BSF) larvae farming: Organic waste
BSF): Limbah organik dimanfaatkan sebagai media is utilised in BSF larvae farming, where larvae are
budidaya larva BSF yang kemudian diolah menjadi cultivated and processed into fish feed. This initiative
pakan ikan. Inisiatif ini berlanjut pada tahun 2025 continued in 2025 at Lati, Binungan, and ADT job sites,
di lokasi kerja Lati, Binungan, dan ADT, dengan with ongoing efforts to measure performance and
upaya berkelanjutan untuk mengukur kinerja serta expand implementation.
memperluas implementasi.
3. Ban bekas: Sebanyak 13 ton ban bekas dimanfaatkan 3. Used tires: The Company also repurposed 13 tonnes of
kembali untuk pengendalian erosi, keperluan used tyres for erosion control, operational applications
operasional, dan rambu keselamatan di lokasi Binungan. and safety signage at Binungan site.
4. Pemanfaatan oleh pihak ketiga: Lebih dari 2.500 4. Re-used by third parties: More than 2,500 tons of
ton limbah logam (scrap metal) yang dihasilkan dari scrap metal generated from operations was sold to
kegiatan operasional dijual atau dimanfaatkan kembali or reused by third parties, primarily local communities
oleh pihak ketiga, terutama oleh masyarakat lokal di surrounding the operational areas.
sekitar wilayah operasional.
Sebagai kontraktor pertambangan, Perseroan tidak As a mining contractor, the Company does not manage
mengelola tailings, karena tanggung jawab pengelolaannya tailings, as responsibility for tailings management
berada pada pelanggan. Namun demikian, Perseroan rests with its customers. Nevertheless, the Company
mendukung pelanggan dalam upaya pengelolaan tailings supports customers in their tailings management efforts
sesuai dengan standar dan ketentuan peraturan yang in accordance with applicable standards and regulatory
berlaku. Batuan sisa (rock waste) yang dihasilkan dari requirements. Rock waste generated from operations is
kegiatan operasional disimpan di area pembuangan yang stored in designated dumping areas and subsequently
ditentukan dan selanjutnya dimanfaatkan kembali sebagai repurposed as construction material for hauling roads.
material konstruksi untuk jalan angkut. Overburden yang Overburden produced during mining activities is backfilled
dihasilkan selama kegiatan penambangan dikembalikan into mining pits upon completion of operations. Accordingly,
ke dalam lubang tambang setelah operasi selesai. rock and overburden materials are reutilised within the
Dengan demikian, material batuan dan overburden mining cycle and are not classified as waste by the Company.
dimanfaatkan kembali dalam siklus penambangan dan [GRI 306-3] [GRI 306-4] [GRI 306-5]
tidak diklasifikasikan sebagai limbah oleh Perseroan. [GRI
306-3] [GRI 306-4] [GRI 306-5]
Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatat dua insiden Throughout 2025, the Company recorded 2 minor
tumpahan hidrokarbon berskala kecil dengan total volume hydrocarbon spill incidents, with a total volume of 20 litres.
sebesar 20 liter. Dalam seluruh kejadian tersebut, Tim In all cases, the Emergency Response Team responded
Tanggap Darurat segera melakukan penanganan untuk promptly to contain and remediate the spills in accordance
mengendalikan dan membersihkan tumpahan sesuai with established hazardous waste handling procedures.
dengan prosedur penanganan limbah B3 yang telah [OJK F.15]
ditetapkan. [OJK F.15]
Timbulan Limbah Dan Dampaknya [GRI 306-1] [OJK F.13] Waste Generation and Impacts [GRI 306-1] [OJK F.13]
Kegiatan pertambangan batu bara menghasilkan berbagai Coal mining generates diverse types of waste throughout
jenis limbah sepanjang proses ekstraksi hingga distribusi, extraction and distribution, making effective waste
sehingga pengelolaan limbah yang efektif menjadi sangat management critical to mitigating potential impacts to the
penting untuk memitigasi potensi dampak terhadap surrounding communities and the environment.
masyarakat sekitar dan lingkungan.
Limbah operasional Perseroan berasal dari beberapa The Company’s operational waste arises from several
sumber utama, antara lain: sources, including:
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 151
Page 154
1. Pengoperasian alat berat dan peralatan pendukung, 1. Operation of heavy equipment and support machinery,
seperti generator listrik; such as power generators;
2. Kegiatan pemeliharaan di bengkel untuk mesin dan alat 2. Maintenance activities in workshops for machines and
berat; heavy equipment;
3. Penyimpanan hidrokarbon dan bahan berbahaya di 3. Storage of hydrocarbons and hazardous materials in
gudang yang ditetapkan; dan designated warehouses; and
4. Fasilitas penunjang lainnya, termasuk perkantoran, 4. Supporting facilities, including offices, employee
asrama karyawan, klinik, dan kantin. dormitories, clinics, and canteens.
5. Sumber-sumber limbah tersebut berpotensi 5. These waste sources may lead to environmental and
menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan health impacts, including:
kesehatan, antara lain:
6. Potensi kebocoran atau tumpahan limbah berbahaya 6. Potential leakage or spillage of hazardous waste, which
yang dapat mencemari tanah dan sumber air; could contaminate soil and water sources;
7. Meningkatnya risiko munculnya vektor penyakit akibat 7. Increased risk of disease vectors resulting from
pengelolaan limbah domestik yang tidak memadai; improperly managed domestic waste;
8. Timbulnya emisi gas berbahaya, seperti amonia (NH₃) 8. Emission of toxic gases, such as ammonia (NH₃) and
dan metana (CH₄), dari limbah domestik yang tidak methane (CH₄), from inadequately handled domestic
dikelola dengan baik; dan waste; and
9. Dampak sosial yang memengaruhi pemangku 9. Social impacts affecting both internal stakeholders
kepentingan internal (karyawan) maupun eksternal (employees) and external stakeholders (surrounding
(masyarakat sekitar). communities).
Untuk memitigasi risiko-risiko tersebut, Perseroan terus To mitigate these risks, the Company continues to
menerapkan strategi pengelolaan limbah yang komprehensif implement comprehensive waste management strategies
di seluruh operasionalnya di Indonesia dan Australia. across its operations in Indonesia and Australia.
Di Indonesia, strategi pengelolaan limbah mencakup In Indonesia, the waste management strategy encompasses
penyimpanan sementara di Tempat Penyimpanan temporary storage at Temporary Storage Sites (TPS), waste
Sementara (TPS), pemanfaatan kembali limbah, serta repurposing, and transfer to licensed third-party waste
pengalihan limbah kepada kontraktor pengelola limbah management contractors. The Company maintains 29 TPS
pihak ketiga yang berizin. Perseroan mengelola 29 lokasi locations, including 17 for hazardous waste and 12 for
TPS, terdiri atas 17 TPS untuk limbah B3 dan 12 TPS untuk non-hazardous waste. Hazardous waste is initially stored
limbah non-B3. Limbah B3 disimpan sementara di TPS at designated TPS within legally mandated timeframes
sesuai dengan jangka waktu yang ditetapkan secara hukum before being transferred to licensed transporters and waste
sebelum diserahkan kepada pengangkut dan pengelola management operators authorised by the Indonesian
limbah berizin yang mendapat persetujuan dari Kementerian Ministry of Environment. Monthly reporting on both
Lingkungan Hidup Indonesia. Pelaporan bulanan atas hazardous and non-hazardous waste is submitted to
limbah B3 dan non-B3 disampaikan kepada pelanggan serta customers and relevant government authorities, including
instansi pemerintah terkait, termasuk Dinas Lingkungan the Regional Environmental Service overseeing the
Hidup daerah yang mengawasi wilayah operasional. operational areas.
Selain itu, di lokasi Adaro Tutupan, Perseroan bekerja Additionally, in Adaro Tutupan site, the Company collaborates
sama dengan kontraktor pihak ketiga yang ditunjuk oleh with customer-designated third-party contractors to
pelanggan untuk memanfaatkan kembali pelumas bekas repurpose used lubricants as a fuel substitute in the
sebagai bahan bakar pengganti dalam produksi bahan production of Ammonium Nitrate Fuel Oil (ANFO) explosives
peledak Ammonium Nitrate Fuel Oil (ANFO) untuk kegiatan for blasting operations.
peledakan.
Di Australia, limbah terutama dihasilkan dari bahan In Australia, waste is primarily generated from consumables
habis pakai dan material yang digunakan dalam kegiatan and materials used across the Company’s operations. The
operasional Perseroan. Jenis limbah yang dihasilkan dari types of waste produced in Australian operations include:
operasional di Australia meliputi:
152 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 155
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Jenis Limbah Yang Dihasilkan Dari Kegiatan Operasional
Type of Waste Generated From Operations
Kegiatan Limbah Berbahaya Limbah Tidak Berbahaya
Operations Hazardous Waste Non-Hazardous Waste
Operasi Pertambangan • Pelumas bekas • Bahan bekas dari suku cadang yang tidak
Mining Operations • Bahan bakar terpakai untuk alat berat, seperti haul truck
• Bahan peledak dan excavator
• Alat Pelindung Diri (APD)
• Air Terkontaminasi • Scrap from unused spare parts for heavy
• Kain lap terkontaminasi equipment such as haul trucks and
excavators.
• Used Lubricants
• Fuels
• Explosives
• Personal Protective Equipment (PPE)
• Contaminated Water
• Contaminated Rags
Aktivitas Pemeliharaan • Pelumas bekas • Bahan bekas dari komponen mesin yang
Maintenance Activity • Cairan hidraulik aus
• Filter bahan bakar dan oli bekas • Kayu
• Kain lap dan material terkontaminasi • Ban
• Cairan pendingin bekas
• Air terkontaminasi • Scrap from worn machinery components
• Timber
• Used Lubricants • Tyres
• Hydraulic Fluids
• Fuel and Oil Filters
• Used Accu
• Contaminated Rags & Materials
• Used Coolants
• Contaminated Water
Kantor, Bengkel, Gudang, dan Klinik • Pelumas bekas • Bahan kemasan
Site Offices, Workshops, Warehouse and Clinics • Kain lap dan material terkontaminasi • Logam bekas
• Limbah medis • Kertas
• Limbah elektronik • Plastik
• Limbah organik
• Used Lubricants • Ban
• Contaminated Rags & Materials
• Medical Waste • Packaging materials
• Electronic Waste • Scrap Metal
• Paper
• Plastics
• Organic Waste
• Tyres
Aktivitas Pengeringan Sedimen atau lumpur berbahaya N/A
Dewatering Activities Hazardous Sediment or Sludge
Pengelolaan limbah yang tidak memadai dapat menyebabkan Improper management of waste could result in contamination
pencemaran tanah, air, dan ekosistem lokal. Pemilahan of soil, water, and local ecosystems. Inadequate waste
limbah yang tidak optimal juga dapat mengakibatkan segregation may also lead to non-recyclable materials
material yang seharusnya dapat didaur ulang berakhir di entering landfills, contributing to resource depletion and
tempat pembuangan akhir, sehingga berkontribusi terhadap greenhouse gas emissions. Additionally, mishandling
pengurasan sumber daya dan peningkatan emisi gas rumah hazardous waste could result in regulatory violations, fines,
kaca. Selain itu, penanganan limbah B3 yang tidak tepat and reputational risks.
berpotensi menimbulkan pelanggaran regulasi, sanksi
denda, serta risiko reputasi bagi Perseroan.
Untuk mengatasi risiko tersebut, BUMA Australia bekerja To address these risks, BUMA Australia works closely with
sama secara erat dengan para pelanggan dan kontraktor clients and licensed waste management contractors to
pengelola limbah pihak ketiga yang berizin guna memastikan ensure compliance with site-specific waste management
kepatuhan terhadap rencana pengelolaan limbah spesifik plans and environmental regulations. Waste is rigorously
lokasi dan peraturan lingkungan yang berlaku. Limbah segregated to facilitate recycling and safe disposal, with
dipilah secara ketat untuk mendukung proses daur ulang hazardous materials managed by authorised disposal
dan pembuangan yang aman, sementara limbah berbahaya providers. Regular audits of waste management practices
dikelola oleh penyedia jasa pengolahan limbah yang are conducted, and incidents are reported to clients for
berwenang. Audit rutin atas praktik pengelolaan limbah juga prompt corrective action.
dilakukan, dan setiap insiden dilaporkan kepada pelanggan
untuk segera dilakukan tindakan korektif.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 153
Page 156
Pada tahun 2025, Perseroan tidak mencatat adanya insiden In 2025, the Company recorded no significant waste-related limbah yang signifikan di seluruh lokasi operasional yang incidents across its contracted operations. At Meandu, berada dalam lingkup kontraknya. Di Meandu, pelepasan routine releases associated with the handling of Coal rutin yang terkait dengan penanganan Coal Combustion Combustion Products occurred as part of normal system Products terjadi sebagai bagian dari desain sistem design. While these are not considered incidents, they are operasional normal. Meskipun tidak dikategorikan sebagai reported to the Administering Authority in accordance with insiden, pelepasan tersebut tetap dilaporkan kepada specific Environmental Authority (EA) requirements, with no Administering Authority sesuai dengan persyaratan khusus further action required. dalam Environmental Authority (EA), tanpa memerlukan tindak lanjut lebih lanjut. Kemajuan telah dicapai dalam peningkatan praktik pemilahan Progress has been made in improving waste segregation dan pembuangan limbah. Namun demikian, penurunan and disposal practices; however, further reductions in lebih lanjut terhadap limbah yang berakhir di tempat landfill waste remain dependent on upstream suppliers pembuangan akhir masih bergantung pada peran pemasok and material choices. The Company remains committed hulu dan pilihan material yang digunakan. Perseroan tetap to collaborating across the supply chain to minimise waste berkomitmen untuk berkolaborasi di sepanjang rantai pasok impacts, increase landfill diversion rates, and support clients guna meminimalkan dampak limbah, meningkatkan tingkat in achieving their sustainability objectives. pengalihan limbah dari landfill, serta mendukung pelanggan dalam pencapaian tujuan keberlanjutan mereka. INISIATIF PENGELOLAAN LIMBAH WASTE MANAGEMENT INITIATIVES Daur Ulang Limbah Logam melalui BIRU Metal Scrap Recycling through BIRU Salah satu inisiatif utama pengurangan limbah Perseroan A key waste reduction initiative is implemented through dilaksanakan melalui kemitraan dengan BIRU, entitas the Company’s partnership with BIRU, its sister company perusahaan sosial afiliasi Perseroan. Melalui kolaborasi focusing on social enterprises. Through this collaboration, ini, limbah logam yang dihasilkan dari kegiatan operasional metal waste generated by the Company is repurposed into Perseroan dimanfaatkan kembali menjadi produk bernilai value-added products, notably copper hammers for industrial tambah, terutama palu tembaga untuk kebutuhan industri. use. In 2025, in collaboration with six vocational schools Pada tahun 2025, bekerja sama dengan enam sekolah and micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in vokasi serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia, the Company and BIRU recycled more than 1,360 Indonesia, BIRU berhasil mendaur ulang lebih dari 1.360 tonnes of copper waste sourced from the Company and ton limbah tembaga yang bersumber dari Perseroan dan other contributors. This initiative resulted in the production kontributor lainnya. Inisiatif ini menghasilkan lebih dari of over 566 high-quality copper hammers that meet industry 566 palu tembaga berkualitas tinggi yang memenuhi standards. The products have been distributed and sold standar industri. Produk tersebut telah didistribusikan dan nationwide, including for use within the Company’s own dipasarkan secara nasional, termasuk untuk digunakan mining operations, demonstrating a closed-loop approach dalam operasional pertambangan Perseroan sendiri, to resource use while supporting local skills development sehingga mencerminkan penerapan pendekatan closed-loop and livelihoods. dalam pemanfaatan sumber daya sekaligus mendukung pengembangan keterampilan lokal dan mata pencaharian masyarakat. Inisiatif Pengelolaan Limbah di BUMA Australia Waste Management Initiatives at BUMA Australia BUMA Australia menerapkan berbagai praktik pengelolaan BUMA Australia implements a range of on-site waste limbah di lokasi operasional, termasuk pemilahan limbah, management practices, including waste segregation, pembuangan yang bertanggung jawab, serta kerja sama responsible disposal, and collaboration with licensed waste dengan penyedia jasa pengelolaan limbah pihak ketiga yang management service providers. The effectiveness of these berizin. Efektivitas langkah-langkah ini dipengaruhi oleh measures is influenced by the availability of recycling and ketersediaan infrastruktur daur ulang dan pemulihan limbah, recovery infrastructure, which is often dependent on the yang sering kali bergantung pada jenis dan komposisi type and composition of materials supplied. For example, material yang digunakan. Sebagai contoh, penggunaan the use of single-use packaging by vendors contributes to kemasan sekali pakai oleh pemasok berkontribusi terhadap higher volumes of non-recyclable waste, while complex meningkatnya volume limbah yang tidak dapat didaur ulang, product designs and mixed materials can further limit sementara desain produk yang kompleks dan penggunaan recycling potential. In addition, the sustainability practices 154 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 157
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
material campuran dapat semakin membatasi potensi daur of suppliers play a significant role in determining the
ulang. Selain itu, praktik keberlanjutan yang diterapkan lifecycle impacts and waste outcomes of materials used
oleh pemasok turut berperan signifikan dalam menentukan across operations.
dampak siklus hidup dan hasil pengelolaan limbah dari
material yang digunakan dalam kegiatan operasional.
Untuk menjawab tantangan sosial dan lingkungan To address the social and environmental challenges
terkait pengelolaan limbah, BUMA Australia mengadopsi associated with waste management, BUMA Australia
pendekatan proaktif dengan mempertimbangkan dampak adopts a proactive approach that considers the impacts of
aktivitas di hulu rantai pasok. Perseroan secara aktif upstream activities. The Company actively engages with
berinteraksi dengan para pemasok untuk mendorong suppliers to encourage more sustainable material selection
penggunaan material yang lebih berkelanjutan dan and reduced packaging, while internally prioritising waste
pengurangan kemasan. Secara internal, Perseroan segregation, recycling, and the safe handling and disposal of
memprioritaskan pemilahan limbah, daur ulang, serta hazardous materials. These efforts are supported through
penanganan dan pembuangan limbah berbahaya secara close collaboration with specialised waste contractors
aman. Upaya ini didukung melalui kolaborasi erat dengan to maximise landfill diversion rates. Furthermore, BUMA
kontraktor pengelola limbah yang memiliki keahlian khusus Australia works with clients and supply chain partners
guna memaksimalkan tingkat pengalihan limbah dari landfill. to advocate for improved product design and packaging
Selain itu, BUMA Australia bekerja sama dengan pelanggan solutions that enhance recyclability and reduce waste
dan mitra rantai pasok untuk mendorong perbaikan desain generation across the value chain.
produk dan solusi pengemasan yang meningkatkan daya
daur ulang serta mengurangi timbulan limbah di sepanjang
rantai nilai.
KINERJA TERKAIT PENGELOLAAN LIMBAH [GRI WASTE RELATED PERFORMANCE [GRI 306-3] [GRI
306-3] [GRI 306-4] [GRI 306-5] 306-4] [GRI 306-5]
Tim Logistik mengawasi proses penimbangan dan
pendokumentasian seluruh limbah yang dikumpulkan The Logistics Team oversees the weighing and
sebelum diserahkan ke fasilitas pembuangan yang disetujui documentation of all collected waste prior to transfer to
dan dikelola oleh penyedia jasa pengelolaan limbah authorised disposal sites by licensed third-party hazardous
berbahaya pihak ketiga yang berizin. Perseroan secara waste management providers. The Company strictly
tegas melarang praktik pembakaran limbah terbuka serta prohibits open burning of waste and ensures segregation of
memastikan pemilahan antara limbah berbahaya dan tidak hazardous and non-hazardous waste.
berbahaya dilakukan secara konsisten.
Untuk limbah tidak berbahaya, volume limbah domestik For non-hazardous waste, the domestic waste volumes
diestimasi berdasarkan tingkat pengumpulan harian serta are estimated using daily collection rates and the capacity
kapasitas bak limbah pada truk pengangkut. Sementara of transport trucks’ waste bins. Meanwhile, hazardous
itu, limbah berbahaya diklasifikasikan berdasarkan tingkat waste is categorised according to its hazard classification
bahayanya (Kategori 1 atau Kategori 2) dan disimpan (Category 1 or 2) and temporarily stored in accordance with
sementara sesuai dengan ketentuan kapasitas dan jangka designated storage capacities, as follows:
waktu penyimpanan yang ditetapkan, sebagai berikut:
1. Limbah berbahaya dengan timbulan 50 kg atau lebih 1. Hazardous waste generation of 50 kg or more per day –
per hari disimpan paling lama 90 hari sejak tanggal stored up to 90 days from the date of generation.
dihasilkan.
2. Limbah berbahaya Kategori 1 dengan timbulan di 2. Category 1 hazardous waste below 50 kg per day –
bawah 50 kg per hari disimpan paling lama 180 hari stored up to 180 days from the date of generation.
sejak tanggal dihasilkan.
3. Limbah berbahaya Kategori 2 dengan timbulan di 3. Category 2 hazardous waste below 50 kg per day (from
bawah 50 kg per hari yang berasal dari sumber tidak unspecified or general sources) – stored up to 365 days
spesifik atau umum disimpan paling lama 365 hari from the date of generation.
sejak tanggal dihasilkan.
4. Limbah berbahaya Kategori 2 yang berasal dari sumber 4. Category 2 hazardous waste from specific sources –
spesifik disimpan paling lama 365 hari sejak tanggal stored up to 365 days from the date of generation.
dihasilkan.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 155
Page 158
Ketentuan jangka waktu penyimpanan tersebut telah The specified storage durations comply with the Republic of
sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Indonesia Minister of Environment and Forestry Regulation
Kehutanan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2021, No. 6 of 2021, ensuring hazardous waste is stored and
sehingga memastikan limbah berbahaya disimpan dan managed safely in accordance with applicable standards.
dikelola secara aman sesuai dengan standar yang berlaku.
Sebagai bagian dari upaya keselamatan, seluruh limbah For safety, all hazardous waste is clearly labelled with
berbahaya diberi label yang jelas dengan simbol yang appropriate symbols on each package. Following temporary
sesuai pada setiap kemasan. Setelah melewati masa storage, the waste is transported to authorised disposal
penyimpanan sementara, limbah tersebut diangkut ke sites by licensed contractors.
fasilitas pembuangan yang berizin oleh kontraktor pengelola
limbah yang berwenang.
Limbah Berbahaya Yang Dihasilkan
Hazardous Waste Generated Data
Jenis Limbah Berbahaya Satuan
2023 2024 2025
Type of Hazardous Waste Unit
Operasi Indonesia | Indonesia Operations
Limbah Medis
18,28 0,67 0,70
Medical Waste
Filter Bekas
470,70 409,41 349,70
Used Filters
Pelumas Bekas
6.254,97 6.216,10 5.053,93
Used Lubricants
Batere Bekas
169,31 142,63 132,18
Used Batteries
Selang Terkontaminasi
150,25 134,81 114,90
Contaminated Hose
Kain Lap Bekas Ton 442,69 277,63 198,55
Contaminated Rags Tons
Material Terkontaminasi
445,87 491,45 430,08
Contaminated Materials
Minyak Gemuk Bekas
76,32 106,22 65,39
Used Grease
Coolant Bekas
10,80 0,90 0,74
Used Coolant
Air Terkontaminasi B3/
82,27 61,69 91,46
Sludge
Elektronik 0,76 0,05 0,45
Katrid Toner Bekas 0 0 0,02
Total 8.122,22 7.841,56 6.438,10
Operasi Australia | Australia Operations
Filter Bekas
16,3 34,13 1
Used Filters
Oil/Pelumas Bekas
618,41 748,09 14
Used Lubricants
Limbah Sanitasi
0,022 0,036 432
Sanitary
Batere Bekas
18,55 25,66 5
Used Batteries
Coolant Bekas Ton
13 30,12 0,004
Used Coolant Tons
Limbah Medis
0,42 0,12 36
Medical Waste
Bahan Kimia
74 24 24
Chemicals
Asbes
0,5 0 1
Asbestos
Lainnya
41
Others
Total 741,2 862,45 554,01
156 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 159
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Limbah Berbahaya Yang Dihasilkan
Hazardous Waste Generated Data
Jenis Limbah Berbahaya Satuan
2023 2024 2025
Type of Hazardous Waste Unit
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangn* | Total Mining Contractor Business Unit *
Limbah Medis
487 443,54 1,70
Medical Waste
Used Filters
487,00 443,54 363,70
Used Filters
Pelumas Bekas
6.873,38 6.964,19 5.485,93
Used Lubricants
Batere Bekas
187,86 168,29 137,18
Used Batteries
Selang Terkontaminasi
150,25 134,81 114,90
Contaminated Hose
Kain Lap Bekas
442,69 277,63 198,55
Contaminated Rags
Material Terkontaminasi
445,87 491,45 430,08
Contaminated Materials
Minyak Gemuk Bekas
76,32 106,22 650,39
Used Grease
Ton
Coolant Bekas Tons 23,80 31,02 36,74
Used Coolant
Air Terkontaminasi B3/
Sludge 82,27 61,69 91,46
Contaminated Water/Sludge
Elektronik
0,76 0,05 0,45
Electronic
Limbah Sanitasi
0,022 0,036 0,02
Used toner cartridges
Katrid Toner Bekas
0,00 0,00 0,00
Sanitary
Bahan Kimia
74 24 24,00
Chemicals
Asbes
0,5 0 1,00
Asbestos
Lainnya
- - 41,00
Others
Total 8.863,42 8.703,72 6.992,10
Catatan | Note:
• Angka konsolidasi merupakan gabungan data BUMA Indonesia dan BUMA Australia yang merepresentasikan Unit Usaha Kontraktor Pertambangan. |
Consolidated figures represent the combined data of BUMA Indonesia and BUMA Australia, reflecting the Mining Contractor Business Unit.
• Data mencakup limbah berbahaya dari Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, dan Kantor Pusat (HO). | The data includes hazardous waste from Lati,
Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, and the Head Office (HO).
• Data kinerja ACG (Operasi Amerika Serikat) tidak disertakan dalam laporan ini. | ACG performance data (United States operations) is not included in
this report.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 157
Page 160
Limbah Padat Tidak Berbahaya Yang Dihasilkan
Non-Hazardous Solid Waste Generated Data
Jenis Limbah Tidak
Berbahaya Satuan
2023 2024 2025
Type of Non-Hazardous Unit
Waste
Operasi Indonesia | Indonesia Operations
Limbah Organik
3.399,42 5.084,13 5.386,26
Organic Waste
Logam Bekas
11.774,10 3.870,02 2.595,89
Metal Scrap
Kardus/Plastik
145,12 995,19 128,69
Cardboard/Plastic
Ton
Ban Bekas
Tons 2.136,84 1.909,56 441,67
Used Tires
Kayu Bekas
66,30 181,67 104,66
Used Woods
Lainnya*
0 8,00 0,00
Others*
Total 17.521,77 12.048,57 8.657,18
Operasi Australia | Australia Operations
Ban Bekas
896,24 0,00 163,00
Used Tyres
Kardus/Campuran
92,73 78,45 22,00
Cardboard/co-mingled
Garnet
7,51 7,52 6,00
Garnet
Limbah Umum
584,02 574,10 245,00
General Waste
Kerikil/Puing
0,79 0,52 1,00
Gravel/Rubble
Logam Bekas Ton
468,47 495,90 620,00
Metal Scrap Tons
Kayu/Palet
20,35 19,79 2,00
Timber/Pallets
Wadah Limbah
1,24 0,07 0,00
Waste Containers
Air berminyak
0,00 0,00 177,00
Oily Water
Air limbah
0,00 0,00 10,00
Sewage
Lainnya
0,79 0,52 27,00
Other
Total 2.072,14 1.176,87 1.273,00
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan* | Total Mining Contractor Business Unit
Limbah Umum & Organik
3.983,44 5.658,23 5.631,26
General & Organic Waste
Logam Bekas
12.242,57 4.365,92 3.215,89
Metal Scrap
Kardus/Plastik
237,85 1.073,64 150,69
Cardboard/Plastic
Ban Bekas
3.033,08 1.909,56 604,67
Used Tires
Kayu Bekas
Tons 86,65 201,46 106,66
Used Woods
Kerikil/Puing
0,79 0,52 1,00
Gravel/Rubble
Garnet
7,51 7,52 6,00
Garnet
Wadah Limbah
1,24 0,07 0,00
Waste Containers
Lainnya*
0,79 8,52 187,00
Other*
158 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 161
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Limbah Padat Tidak Berbahaya Yang Dihasilkan
Non-Hazardous Solid Waste Generated Data
Jenis Limbah Tidak
Berbahaya Satuan
2023 2024 2025
Type of Non-Hazardous Unit
Waste
Total 19.629,10 13.225,44 9.930,17
Note:
• Data operasi Indonesia mencakup limbah non‑berbahaya dari Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, dan Kantor Pusat (HO). | Indonesia operation
data represents non-hazardous waste from Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, PKP, HO.
• Meskipun tidak diklasifikasikan sebagai limbah berbahaya, berdasarkan regulasi di Australia ban merupakan limbah yang pengelolaan dan
pembuangannya diatur secara ketat. | While not classified as hazardous waste, by Australian regulation tyre is considered a tightly regulated waste
which disposal in closely regulated.
• Pada tahun 2024, tidak terdapat peluang pembuangan ban di dalam pit (in‑pit disposal) akibat perkembangan pit dan kondisi cuaca basah. | In 2024
due to pit progress and wet weather there were no opportunities for in pit disposal of tyres.
• BUMA Australia memasukkan data air berminyak dan ban sebagai limbah tidak berbahaya di 2025. Limbah tambang di area Burton dimasukkan
sampai Juni 2025. | BUMA Australia includes Oily water and Tyres as non-hazardous waste stream in 2025. Burton mine waste data was included
until June 2025.
• Data kinerja ACG (Operasi Amerika Serikat) tidak disertakan dalam laporan ini. | ACG performance data (United States operation) is not included in
this report
Pada tahun 2025, Perseroan berhasil menurunkan jumlah In 2025, the Company achieved a 25% reduction in non-
limbah non-B3 sebesar 25% dibandingkan tahun 2024. hazardous waste compared to 2024. This improvement
Peningkatan ini terutama didorong oleh penurunan signifikan was primarily due to due to significant reduction of used
limbah ban bekas dan limbah logam (metal scrap) pada tyres waste and metal scrap in Indonesia operation as well
operasional Indonesia, serta pengurangan yang signifikan as significant reduction in cardboard/plastic waste in both
pada limbah kardus dan plastik di seluruh operasional. operations.
Limbah Dialihkan Dari Pembuangan Akhir (TPA) [GRI 306-4] Waste Diverted From Landfill [GRI 306-4]
Data Limbah Dialihkan Dari Pembuangan Akhir Tahun 2025
Waste Diverted From Landfill Data In 2025
Di Tempat Di Luar
Total
On-Site Off-Site
Deskripsi Satuan
Description Unit Limbah Limbah Tidak Limbah Limbah Tidak Limbah Limbah Tidak
Berbahaya Berbahaya Berbahaya Berbahaya Berbahaya Berbahaya
Hazardous Non-Hazardous Hazardous Non-Hazardous Hazardous Non-Hazardous
Operasi Indonesia | Indonesia Operations
Persiapan untuk
penggunaan ulang - - - - - -
Preparation for Reuse
Daur ulang
267,48 64.059 - - 267,48 64.059
Recycling
Ton
Pengerjaan pemulihan Tons
lainnya (Dikelola oleh
Pihak Ketiga Berwenang)
- - 6.170,62 2.596,79 6.170,62 2.596,79
Other Processing Methods
(Managed by Authorised
Third Parties)
Total 267,48 64,06 6.170,62 2.596,79 6.438,10 2.660,85
Total Limbah yang Dihasilkan (Ton) | Total Waste Generated (Tons) 9.098,95
Operasi Australia | Australia Operations
Persiapan untuk
penggunaan ulang - - - - - -
Preparation for Reuse
Daur ulang
- - 505 821 505 821
Recycling
Ton
Pengerjaan pemulihan Tons
lainnya (Dikelola oleh
Pihak Ketiga Berwenang)
- - - - - -
Other Processing Methods
(Managed by Authorised
Third Parties)
Total - - 505 821 505 821
Total Limbah yang Dihasilkan (Ton) | Total Waste Generated (Tons) 1.326
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 159
Page 162
Data Limbah Dialihkan Dari Pembuangan Akhir Tahun 2025
Waste Diverted From Landfill Data In 2025
Di Tempat Di Luar
Total
On-Site Off-Site
Deskripsi Satuan
Description Unit Limbah Limbah Tidak Limbah Limbah Tidak Limbah Limbah Tidak
Berbahaya Berbahaya Berbahaya Berbahaya Berbahaya Berbahaya
Hazardous Non-Hazardous Hazardous Non-Hazardous Hazardous Non-Hazardous
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan | Total Mining Contractor Business Unit
Preparation for Reuse
Ton - - - - - -
Preparation for Reuse
Recycling
267,48 64,06 505 821 772,48 885,06
Recycling
Other Processing Methods
(Managed by Authorised
Third Parties)
- - 6.170,62 2.596,79 6.170,62 2.596,79
Other Processing Methods
(Managed by Authorised
Third Parties)
Total 267,48 64,06 6.672,62 3.417,79 6.943,10 3.481,85
Total Limbah yang Dihasilkan (Ton) | Total Waste Generated (Tons) 10.424,95
Catatan | Noted:
• Data limbah berbahaya mencakup lokasi Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, dan Kantor Pusat (HO). | Data represents hazardous waste from Lati,
Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, PKP, HO.
• Data tonase limbah non‑berbahaya yang dialihkan dari TPA mencakup lokasi Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, dan HO. | • Non-
Hazardous waste tonnage data that are diverted from landfills comes from the Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, HO sites.
• Data kinerja ACG (Operasi Amerika Serikat) tidak disertakan dalam laporan ini | ACG performance data (United States operations) is not included in
this report.
WASTE DIRECTED TO DISPOSAL [GRI 306-5] WASTE DIRECTED TO DISPOSAL [GRI 306-5]
Waste Directed To Disposal Data In 2025
Waste Diverted From Landfill Data In 2025
Di Tempat Di Luar
Total
On-Site Off-Site
Deskripsi Satuan
Description Unit Limbah Limbah Tidak Limbah Limbah Tidak Limbah Limbah Tidak
Berbahaya Berbahaya Berbahaya Berbahaya Berbahaya Berbahaya
Hazardous Non-Hazardous Hazardous Non-Hazardous Hazardous Non-Hazardous
Operasi Indonesia | Indonesia Operations
Penimbunan di TPA
- 5.996,32 - - - 5.996,32
Landfilling
Pengerjaan pembuangan
lainnya (Dikelola oleh
Ton
Pihak Ketiga Berwenang)
Tons - - - - - -
Other Processing Methods
(Managed by Authorized
Third Parties)
Total - 5.996,32 - - - 5.996,32
Total Limbah yang Dihasilkan (Ton) | Total Waste Generated (Tons) 5.996,32
Operasi Australia | Australia Operations
Penimbunan di TPA
- - 42 453 42 453
Landfilling
Pengerjaan pembuangan
lainnya (Dikelola oleh
Ton
Pihak Ketiga Berwenang)
Tons - - - - - -
Other Processing Methods
(Managed by Authorized
Third Parties)
Total - - 42 453 42 453
Total Limbah yang Dihasilkan (Ton) | Total Waste Generated (Tons) 495
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan* | Total Mining Contractor Business Unit
160 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 163
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Waste Directed To Disposal Data In 2025
Waste Diverted From Landfill Data In 2025
Di Tempat Di Luar
Total
On-Site Off-Site
Deskripsi Satuan
Description Unit Limbah Limbah Tidak Limbah Limbah Tidak Limbah Limbah Tidak
Berbahaya Berbahaya Berbahaya Berbahaya Berbahaya Berbahaya
Hazardous Non-Hazardous Hazardous Non-Hazardous Hazardous Non-Hazardous
Penimbunan di TPA
- 5.996,32 42 453 42 6.449,32
Landfilling
Pengerjaan pembuangan
lainnya (Dikelola oleh
Pihak Ketiga Berwenang) Ton - - - - -
Other Processing Methods Tons
(Managed by Authorized
Third Parties)
-
Total - 5.996,32 42 453 42 6.449,32
Total Limbah yang Dihasilkan (Ton) | Total Waste Generated (Tons) 6.491,32
Untuk limbah yang diarahkan ke pembuangan, limbah For waste directed to disposal, non-hazardous waste in
non-B3 di Indonesia dikelola di lokasi operasional melalui Indonesia is managed onsite through a landfilling system,
sistem landfill, sementara di Australia dibuang ke fasilitas while in Australia it is disposed of offsite at government-
yang ditetapkan oleh pemerintah di luar lokasi. Seluruh designated facilities. All hazardous waste is treated offsite
limbah B3 ditangani di luar lokasi oleh kontraktor pihak by licensed third-party contractors. This approach ensures
ketiga yang berizin. that all waste is managed responsibly and safely.
Saat ini, Perseroan tengah berkoordinasi dengan penyedia Regarding incineration, the Company is currently engaging
jasa pengelolaan limbah pihak ketiga untuk memetakan with third-party waste service providers to map the methods
metode pengolahan yang digunakan, termasuk insinerasi. used, including incineration. Following the completion
Setelah proses ini selesai, Perseroan akan mengungkapkan of this process, the Company will disclose the volume of
volume limbah yang diinsinerasi dalam laporan keberlanjutan incinerated waste in future reports. [GRI 306-5]
pada periode pelaporan berikutnya. [GRI 306-5]
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 161
Page 164
Keanekaragaman Hayati
Biodiversity
[GRI 3-3] [OJK F.9] [OJK F.10] [GRI 101]
Pendekatan Managemen Management Approach
Perseroan mengakui tanggung jawabnya sebagai pengelola The Company acknowledges its responsibility as an
lingkungan (environmental steward) dan berkomitmen untuk environmental steward and is committed to conducting
menjalankan kegiatan pertambangan yang bertanggung responsible mining operations in accordance with its
jawab sesuai dengan Kebijakan Lingkungan Perseroan. Environmental Policy. All operational sites are located
Seluruh lokasi operasional Perseroan berada di luar outside government-designated high biodiversity value
kawasan dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi yang areas. Nevertheless, the Company recognises that mining
ditetapkan oleh pemerintah. Meskipun demikian, Perseroan activities may still affect local ecosystems, particularly in
menyadari bahwa kegiatan pertambangan tetap berpotensi relation to potential land degradation following the cessation
memengaruhi ekosistem lokal, khususnya terkait degradasi of mining operations. Such impacts may result in habitat
lahan yang dapat terjadi setelah kegiatan pertambangan loss or ecosystem fragmentation, which can isolate species
berakhir. Dampak tersebut berpotensi menyebabkan and reduce genetic diversity and population resilience. [GRI
hilangnya habitat atau fragmentasi ekosistem, yang dapat 3-3]
mengisolasi spesies serta menurunkan keanekaragaman
genetik dan ketahanan populasi. [GRI 3-3]
Walaupun pengelolaan keanekaragaman hayati saat ini Although biodiversity management is not currently identified
belum diidentifikasi sebagai tanggung jawab operasional as a direct operational responsibility, the Company remains
langsung Perseroan, Perseroan tetap berkomitmen committed to mitigating potential adverse impacts within
untuk memitigasi potensi dampak negatif dalam wilayah its areas of influence by supporting rehabilitation initiatives
pengaruhnya melalui dukungan terhadap inisiatif rehabilitasi undertaken by its customers.
yang dilaksanakan oleh pelanggan.
Inisiatif Pengelolaan Air, Limbah, dan
Keanekaragaman Hayati
Our Initiative For Water, Waste, and Biodiversity Management
INISIATIF KEANEKARAGAMAN HAYATI [OJK F.10] BIODIVERSITY MANAGEMENT INITIATIVES [OJK
F.10]
Penutupan Tambang dan Reklamasi di Indonesia Closing and Rehabilitation in Indonesia
Perseroan mendukung pelanggan dalam menerapkan The Company supports its clients in implementing
prosedur penutupan tambang dan rencana reklamasi yang mine closure procedures and rehabilitation plans that
menekankan komunikasi yang transparan serta kolaborasi emphasise transparent communication and collaboration
dengan masyarakat sekitar, sejalan dengan Program with surrounding communities, in line with the Company’s
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan. Social and Environmental Responsibility Program. Effective
Penutupan tambang dan reklamasi yang efektif menjadi mine closure and rehabilitation are essential to restoring
kunci dalam pemulihan ekosistem yang stabil serta stable ecosystems and ensuring that post-mining land
memastikan bahwa lahan pascatambang tetap dapat can continue to meet the needs of local communities.
memenuhi kebutuhan masyarakat lokal. Perencanaan Inadequate planning or execution may result in degraded
atau pelaksanaan yang tidak memadai berpotensi soil quality, contamination risks, and health and safety
menyebabkan penurunan kualitas tanah, risiko pencemaran, concerns arising from hazardous materials. The Company
serta permasalahan kesehatan dan keselamatan akibat also recognises that abrupt mine closures may adversely
keberadaan material berbahaya. affect the livelihoods of workers and communities that
depend on mining activities.
Perseroan juga menyadari bahwa penutupan tambang As a mining contractor, the Company supports and
secara tiba-tiba dapat berdampak negatif terhadap mata implements closure and rehabilitation plans developed by
pencaharian pekerja dan masyarakat yang bergantung its clients. To manage workforce impacts associated with
162 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 165
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
pada kegiatan pertambangan. Untuk mengelola dampak significant operational changes, the Company applies a
terhadap tenaga kerja yang terkait dengan perubahan minimum four-week notification period for employees and
operasional yang signifikan, Perseroan menerapkan masa their representatives. This practice is formalised in the
pemberitahuan minimum selama empat minggu kepada Collective Labor Agreement (CLA), which requires advance
karyawan dan perwakilannya. Praktik ini telah diatur notice prior to changes in working hours or the introduction
secara formal dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB), yang of new work schedules.
mewajibkan pemberitahuan terlebih dahulu sebelum adanya
perubahan jam kerja atau penerapan jadwal kerja baru.
Kegiatan terkait penutupan tambang Perseroan terutama The Company’s closure-related activities primarily focus on
difokuskan pada pengembalian lapisan tanah pucuk the return of topsoil and the formal handover of rehabilitated
(topsoil) serta serah terima lahan hasil reklamasi secara land to the mine concession owner, who subsequently
resmi kepada pemegang izin konsesi tambang, yang undertakes revegetation. During mining operations, stripped
selanjutnya melaksanakan kegiatan revegetasi. Selama topsoil is carefully stored in designated topsoil banks
masa operasional penambangan, tanah pucuk yang dikupas and protected from erosion and degradation through the
disimpan di lokasi timbunan khusus (topsoil bank) dan application of cover crops. In designated reclamation
dilindungi dari erosi serta degradasi melalui penanaman areas, this topsoil is later reapplied to support effective
tanaman penutup. Di area reklamasi yang telah ditetapkan, revegetation and ecological recovery. In 2025, topsoil was
tanah pucuk tersebut kemudian dikembalikan untuk returned across 335.37 hectares of operational areas in Lati,
mendukung proses revegetasi dan pemulihan ekosistem Binungan, and IPR.
secara efektif. Pada tahun 2025, pengembalian tanah pucuk
telah dilakukan seluas 335,37 hektare di area operasional
Lati, Binungan, dan IPR.
Penutupan Tambang dan Reklamasi di Australia Closing and Rehabilitation in Australia
Di Tambang Commodore dan Meandu, tim lingkungan dan At the Commodore and Meandu mines, the Company’s
operasional Perseroan berperan penting dalam mendorong environmental and operations teams play a critical role
pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab sepanjang in promoting environmental stewardship throughout the
siklus umur tambang. Setelah kegiatan penambangan batu mine lifecycle. Following coal extraction, disturbed land
bara selesai, lahan yang terdampak direklamasi secara is progressively rehabilitated to restore areas toward
bertahap (progressive rehabilitation) untuk mengembalikan their natural condition. These activities are guided by a
kondisi lahan mendekati keadaan alaminya. Kegiatan ini Rehabilitation Management Plan, which is aligned with each
mengacu pada Rehabilitation Management Plan yang site’s Progressive Rehabilitation and Closure Plan (PRCP).
selaras dengan Progressive Rehabilitation and Closure Plan
(PRCP) di masing-masing lokasi.
PRCP merupakan kerangka regulasi di Australia yang The PRCP is an Australian regulatory framework that enables
memungkinkan pelaksanaan reklamasi secara progresif rehabilitation to be undertaken progressively over the life of
selama umur tambang. Kerangka ini terdiri atas dua a mine. It comprises two key components: rehabilitation
komponen utama, yaitu perencanaan reklamasi dan jadwal planning and a PRCP schedule. The rehabilitation planning
PRCP. Komponen perencanaan reklamasi menguraikan component outlines the mine profile and the overall
profil tambang serta strategi reklamasi progresif secara progressive rehabilitation strategy, while the PRCP schedule
keseluruhan, sementara jadwal PRCP menetapkan tonggak defines key milestones and timelines for rehabilitation
pencapaian dan jangka waktu pelaksanaan kegiatan activities.
reklamasi.
Di tahun 2025, BUMA Australia telah merehabilitasi In 2025, BUMA Australia has rehabilitated 20.6 hectares
lahan eks-tambang seluas 20,6 hektar dan merehabilitasi of post-mining land for grazing as well as 21.5 hectares of
ekosistem asli seluas 21,5 hektar, menjadikan total lahan native ecosystem rehabilitation, bringing the total cumulative
yang telah direhabilitasi hingga akhir 2025 seluas 6.583 rehabilitated area 6,583 hectares by end of 2025. Through
hektar. Melalui upaya‑upaya tersebut, Perseroan berupaya these efforts, the Company aims to minimise adverse
meminimalkan dampak negatif terhadap habitat lokal impacts on local habitats while enhancing opportunities for
sekaligus meningkatkan peluang pemulihan kembali the re-establishment of native plant and animal species.
spesies tumbuhan dan satwa asli.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 163
Page 166
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
164 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 167
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 165
Page 168
Fokus pada Karyawan Employee Focus 166 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 169
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
FOKUS PADA KARYAWAN EMPLOYEE FOCUS
Menyadari bahwa sumber daya manusia merupakan aset Recognizing its people are its most valuable asset, the
paling berharga, Perseroan menerapkan pendekatan bisnis Company adopts a human-centric approach to business. The
yang berpusat pada manusia. Perseroan berkomitmen Company is committed to cultivating a high-performing,
untuk membangun lingkungan kerja yang berkinerja safe and inclusive work environment where employees feel
tinggi, aman, dan inklusif, di mana setiap karyawan valued and empowered. This commitment to employee
merasa dihargai dan diberdayakan. Komitmen terhadap wellbeing extends beyond compliance with labor regulations,
kesejahteraan karyawan ini melampaui kepatuhan terhadap encompassing the active promotion of collaboration, mutual
peraturan ketenagakerjaan, dengan secara aktif mendorong respect, and continuous learning. Through these efforts, the
kolaborasi, saling menghormati, dan pembelajaran Company seeks to strengthen employee engagement, drive
berkelanjutan. Melalui upaya tersebut, Perseroan berupaya innovation, and support the long-term, sustainable growth of
memperkuat keterlibatan karyawan, mendorong inovasi, both the business and the communities in which it operates.
serta mendukung pertumbuhan jangka panjang yang
berkelanjutan bagi bisnis dan masyarakat di wilayah
operasionalnya.
Penciptaan lingkungan kerja yang positif dan inklusif Creating a positive and inclusive work environment is therefore
menjadi fondasi utama dalam menarik, mengembangkan, central to attracting, developing, and retaining top talent. Its
dan mempertahankan talenta terbaik. Komitmen Perseroan commitment to employee development focuses on:
terhadap pengembangan karyawan difokuskan pada:
• Membangun budaya berkinerja tinggi: Penekanan pada • Fostering a high-performance culture: Encouraging
pembelajaran berkelanjutan, peningkatan kapabilitas, continuous learning, capability building, and clear career
serta penyediaan jalur pengembangan karier yang jelas development opportunities for all employees.
bagi seluruh karyawan.
• Mengutamakan kesejahteraan karyawan: Memastikan • Prioritizing employee wellbeing: Promoting a safe,
lingkungan kerja yang aman, sehat, dan mendukung, healthy and supportive work environment in full
sepenuhnya sesuai dengan peraturan perundang- compliance with applicable labor laws and regulations,
undangan ketenagakerjaan yang berlaku, serta underpinned by a strict zero-tolerance policy for child
menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap pekerja and forced labor.
anak dan kerja paksa.
• Mewujudkan tenaga kerja yang inklusif: Secara aktif • Building an inclusive workforce: Actively advancing
memajukan keberagaman dan inklusi melalui berbagai diversity and inclusion through initiatives such as the
inisiatif, termasuk Program Respectful Workplace yang Company’s Respectful Workplace program.
dijalankan oleh Perseroan.
Perseroan terus berkomitmen untuk memperkuat The Company remains committed to strengthening workforce
keterlibatan tenaga kerja sebagai dasar pertumbuhan engagement as a foundation for sustainable growth and
yang berkelanjutan serta kontribusi terhadap pasar tenaga for contributing to a resilient labor market in the areas
kerja yang tangguh di area dimana Perseroan beroperasi. where it operates. In line with this commitment, it actively
Sejalan dengan komitmen tersebut, Perseroan secara aktif supports the following UN SDGs. [GRI 3-3]
mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)
Perserikatan Bangsa-Bangsa berikut. [GRI 3-3]
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 167
Page 170
TUJUAN, TARGET, DAN SOROTAN KINERJA HUMAN RIGHTS, DIVERSITY AND INCLUSION Komitmen Terhadap Hak Asasi Manusia [GRI 2-23] [GRI Our Respect to Human Rights [GRI 2-23] [GRI 406-1] [GRI 406-1] [GRI 407-1] [GRI 408-1] [GRI 409-1] [OJK F.18] [OJK 407-1] [GRI 408-1] [GRI 409-1] [OJK F.18] [OJK F.19] F.19] Perseroan menjunjung tinggi perlindungan hak asasi The Company firmly upholds the protection of human rights manusia sebagai tanggung jawab fundamental di seluruh as a fundamental responsibility across all its operations. kegiatan operasionalnya. Perseroan berkomitmen untuk It is committed to aligning with international human rights menyelaraskan praktik bisnis dengan standar hak asasi standards, safeguarding freedom of association and manusia internasional, menjamin kebebasan berserikat dan collective bargaining as well as eliminating forced and perundingan bersama, serta mencegah praktik kerja paksa child labour, in accordance with the International Labor dan pekerja anak, sesuai dengan ketentuan International Organization (ILO) and United Nations Guiding Principles Labour Organization (ILO) dan United Nations Guiding on Business and Human Rights (UNGPs). Through the Principles on Business and Human Rights (UNGPs). Melalui implementation of its Human Rights Policy, Code of Conduct, penerapan Kebijakan Hak Asasi Manusia, Kode Etik, serta and related Standard Operating Procedures, the Company prosedur operasional standar terkait, Perseroan mendorong promotes equal opportunity, fair treatment, and respect for kesetaraan kesempatan, perlakuan yang adil, dan diversity across all levels of the organization and throughout penghormatan terhadap keberagaman di seluruh tingkatan its supply chain. organisasi serta sepanjang rantai pasok. Kerangka kerja tersebut juga menetapkan ekspektasi These frameworks also set expectations for responsible atas praktik ketenagakerjaan yang bertanggung jawab labour practices and support efforts to prevent discrimination, guna mencegah terjadinya diskriminasi, kerja paksa, dan forced labour, and child labour in the Company’s operations pekerja anak dalam kegiatan operasional dan rantai pasok and supply chain. In addition, the Company provides Perseroan. Selain itu, Perseroan menyediakan mekanisme grievance channels, including a confidential Whistleblowing pengaduan, termasuk Sistem Pelaporan Pelanggaran System accessible to employees and relevant stakeholders, (Whistleblowing System) yang bersifat rahasia dan dapat to support the reporting and handling of potential concerns in diakses oleh karyawan serta pemangku kepentingan accordance with established procedures. Through ongoing terkait, untuk mendukung pelaporan dan penanganan training, communication, and employee engagement, potensi pelanggaran sesuai dengan prosedur yang berlaku. the Company seeks to foster an inclusive and respectful Melalui pelatihan, komunikasi, dan keterlibatan karyawan working environment. secara berkelanjutan, Perseroan berupaya menumbuhkan lingkungan kerja yang inklusif dan saling menghormati. Pada tahun 2025, tidak terdapat kasus diskriminasi yang In 2025, no discrimination cases occurred in the Company’s terjadi dalam operasional Perseroan di Indonesia, Australia, operations in Indonesia, Australia and United States. [GRI dan Amerika Serikat. [GRI 3-3] 3-3] Keberagaman Karyawan [GRI 405-1] Employee Diversity [GRI 405-1] Perseroan memandang keberagaman sebagai pendorong The Company recognizes diversity as a key driver of utama kinerja, inovasi, dan kreativitas. Perseroan performance, innovation, and creativity. It is committed to berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang fostering an inclusive and equitable workplace in which all inklusif dan berkeadilan, di mana setiap karyawan dihargai employees are valued and respected, regardless of race, dan diperlakukan secara setara tanpa memandang ras, gender, ethnicity, disability, or other personal characteristics. gender, etnis, disabilitas, maupun karakteristik pribadi lainnya. Perseroan menerapkan kebijakan tanpa toleransi The Company enforces a zero-tolerance policy toward terhadap segala bentuk diskriminasi di seluruh aspek discrimination across all aspects of employment. Its efforts ketenagakerjaan. Upaya untuk membangun lingkungan to build an inclusive workplace include: kerja yang inklusif antara lain meliputi: 168 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 171
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
• Mendorong kesetaraan kesempatan bagi seluruh • Promoting equal opportunities for all employees.
karyawan.
• Memelihara lingkungan kerja yang saling menghormati • Maintaining a respectful and inclusive work environment
dan inklusif sehingga setiap individu dapat berkembang where everyone can thrive.
secara optimal.
• Mendukung peningkatan keterwakilan perempuan di • Actively supporting the representation of women at all
semua jenjang organisasi. levels of the organization.
Pada tahun 2025, perempuan menempati 21% dari In 2025, women held 21% of the Company’s leadership
posisi kepemimpinan Perseroan. Meskipun angka ini positions. While this represents a slight decrease from 2024
menunjukkan sedikit penurunan dibandingkan tahun 2024 due to workforce movements, it remains significantly higher
akibat pergerakan tenaga kerja, proporsi tersebut tetap jauh than the global mining industry average of approximately
lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri pertambangan 14% (S&P Global1 in 2023). At the same time, the proportion
global yang sekitar 14% (S&P Global, 2023). Pada saat of senior roles held by women across the Company and its
yang sama, persentase peran senior yang dipegang oleh business units increased from 24% in 2024 to 27% in 2025,
perempuan di seluruh Perseroan dan unit usahanya reflecting continued progress in advancing women into
meningkat dari 24% pada tahun 2024 menjadi 27% pada more senior positions.
tahun 2025, mencerminkan kemajuan yang berkelanjutan
dalam mendorong perempuan ke posisi kepemimpinan
yang lebih senior.
Di Australia, Perseroan terus mempertahankan representasi In Australia, the Company continues to maintain strong
perempuan yang kuat di seluruh tingkat ketenagakerjaan. female representation across all levels of employment.
Sektor pertambangan semakin terbuka bagi perempuan, The mining sector has become increasingly accessible
didukung oleh kemajuan teknologi, kebijakan tempat kerja to women, supported by technological advancements,
yang progresif, serta pergeseran budaya yang lebih luas progressive workplace policies, and a broader cultural
menuju inklusivitas. Perkembangan ini telah membuka shift towards inclusivity. These developments have opened
peluang bagi perempuan untuk berperan dalam fungsi opportunities for women to participate in operational,
operasional, manajerial, dan teknis yang secara historis managerial, and technical roles that were historically male-
didominasi oleh laki-laki. dominated.
Perseroan tetap berkomitmen untuk mengembangkan The Company remains committed to advancing initiatives
berbagai inisiatif yang mendukung kesetaraan gender that support gender equality and increase women’s
dan meningkatkan partisipasi perempuan di industri ini. participation in the industry. It will continue to track and
Perseroan akan terus memantau dan mengevaluasi data monitor diversity and inclusion data to evaluate progress
keberagaman dan inklusi guna menilai kemajuan serta and identify further opportunities for improvement. Through
mengidentifikasi peluang perbaikan lebih lanjut. Melalui cultivating an inclusive workplace, the Company seeks
penciptaan lingkungan kerja yang inklusif, Perseroan to develop a more dynamic and equitable workforce that
berupaya membangun tenaga kerja yang lebih dinamis dan delivers lasting value to its employees, business, and the
berkeadilan, serta memberikan nilai jangka panjang bagi communities it serves.
karyawan, bisnis, dan masyarakat yang dilayaninya.
Keseimbangan Kehidupan Kerja Dan Pribadi Work-Life Balance
Perseroan mendorong terciptanya keseimbangan The Company promotes a healthy work-life balance to
kehidupan kerja dan pribadi yang sehat guna mendukung support employee wellbeing, morale, and productivity.
kesejahteraan, semangat kerja, dan produktivitas karyawan. By fostering this balance, employees are better able to
Dengan keseimbangan tersebut, karyawan dapat mencapai achieve personal fulfilment while meeting professional
pemenuhan pribadi sekaligus menjalankan tanggung jawab responsibilities, thereby reducing potential conflicts
profesional secara optimal, sehingga meminimalkan potensi between work and personal life.
konflik antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 169
Page 172
Di seluruh lokasi operasional, Perseroan mendukung Across its operational sites, the Company supports a variety berbagai klub dan komunitas karyawan, termasuk kegiatan of employee clubs and groups, including sports, music, olahraga, musik, fotografi, dan hobi lainnya. Kegiatan ini photography and other hobbies. These groups provide memberikan ruang bagi karyawan untuk bersosialisasi employees with opportunities to socialize and pursue serta mengembangkan minat bersama di luar lingkungan shared interests beyond the workplace. Additionally, the kerja. Selain itu, Perseroan secara rutin menyelenggarakan Company regularly conducts educational sessions and sesi edukasi dan seminar dengan topik-topik relevan, seperti seminars on relevant topics, such as health and wellness, as kesehatan dan kebugaran serta pengelolaan keuangan. well as financial management. Perseroan juga mengadakan kegiatan yang melibatkan The Company also organizes family-oriented activities at keluarga di lokasi operasional untuk memperkuat its operational sites to strengthen employee engagement keterlibatan karyawan dan hubungan sosial. Kegiatan and community ties. Family day events are held to foster family day diselenggarakan untuk menumbuhkan rasa a strong sense of community among employees and kebersamaan antara karyawan dan keluarganya. Di BUMA their families. In addition, in its Indonesia operation, the Indonesia, Perseroan memfasilitasi komunitas karyawan Company maintains employee community groups involving yang melibatkan pasangan dan keluarga inti, yang dikenal spouses and immediate family members, known locally as sebagai paguyuban, guna mempererat hubungan dan “paguyuban”, which foster strong relationships and a sense membangun semangat kekeluargaan. of familial spirit among employees and their families. Hak Cuti Orang Tua [GRI 401-3] Parental Leave Entitlement [GRI 401-3] Perseroan berkomitmen untuk menyediakan waktu dan The Company is committed to providing employees with dukungan yang memadai bagi karyawan dalam menghadapi adequate time and support to navigate childbirth, recovery, proses kelahiran, pemulihan, serta masa awal ikatan dengan and early bonding with their newborns prior to returning to anak sebelum kembali bekerja. Dukungan ini diberikan work. This support is extended to both mothers and fathers, kepada karyawan perempuan maupun laki-laki, sehingga allowing all parents to care for their child and strengthen seluruh orang tua memiliki kesempatan untuk merawat family relationships. The Company believes this approach anak dan memperkuat hubungan keluarga. Pendekatan supports family wellbeing, enables women to sustain long- ini diyakini dapat mendukung kesejahteraan keluarga, term careers, and contributes to higher levels of employee memungkinkan perempuan untuk mempertahankan karier engagement, productivity, and retention. [GRI 3-3] jangka panjang, serta berkontribusi terhadap peningkatan keterlibatan, produktivitas, dan retensi karyawan. [GRI 3-3] Perseroan menyediakan berbagai skema cuti yang selaras The Company offers diverse leave entitlements aligned with dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di relevant regulations across its operating areas. In Indonesia, masing-masing wilayah operasional. Di Indonesia, karyawan female employees are entitled to three months of maternity perempuan berhak atas cuti melahirkan selama tiga bulan, leave, while male employees receive two days of paid leave sementara karyawan laki-laki memperoleh dua hari cuti to support their partners during childbirth. In Australia, berbayar untuk mendampingi pasangan saat persalinan. female employees are eligible to take maternity leave for up Di Australia, karyawan perempuan berhak mengambil cuti to one year to support their personal and family needs. The melahirkan hingga satu tahun untuk mendukung kebutuhan Company encourages employees to make full use of their pribadi dan keluarga. Perseroan mendorong seluruh leave entitlements. karyawan untuk memanfaatkan hak cuti yang tersedia. Tingkat kembali bekerja secara gabungan (laki-laki dan The combined return-to-work rate for men and women perempuan) setelah cuti melahirkan tercatat lebih dari following maternity leave stands at over 100% for employees 100% di seluruh operasional Perseroan di Indonesia, serta across all the Company’s Indonesian operations, and 74% in sebesar 74% di Australia. Tingkat di Australia mencerminkan Australia. The Australian rate reflects employees who had karyawan yang belum kembali bekerja hingga akhir periode not yet returned to work by the end of the 2025 reporting pelaporan tahun 2025 dan diproyeksikan kembali bekerja period and are expected to resume their roles in 2026 This pada tahun 2026. Capaian ini menunjukkan dukungan demonstrates the Company’s support for employees to Perseroan bagi karyawan dalam menyeimbangkan thrive in their professional and personal lives. [GRI 3-3]. kehidupan profesional dan pribadi. [GRI 3-3]. 170 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 173
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Rekapitulasi cuti orang tua berdasarkan gender pada tahun 2025
Parental Leave Rate based on Gender in 2025
[GRI 401-3]
Keterangan ID AU
Total
Total Number of Employees Entitled for Parental Leave P/M W/F P/M W/F
Jumlah karyawan yang berhak mengambil cuti orang tua (berdasarkan kebijakan
Perseroan) 8.378 148 771 170 9.467
Total number of employees who are entitled to take parental (Company Policy)
Jumlah karyawan yang mengambil cuti orang tua
531 18 25 17 591
Total number of employees who took parental leave
Jumlah karyawan yang kembali bekerja pada periode pelaporan setelah cuti
orang tua berakhir
531 18 23 8 580
Total number of employees who returned to work in the reporting period after
their parental leave ended
Jumlah karyawan yang kembali bekerja setelah cuti orang tua dan masih bekerja
setelah 12 bulan
531 18 17 6 572
Total number of employees that returned to work after parental leave ended that
were still employed 12 months after their return to work
Tingkat karyawan yang kembali bekerja setelah cuti orang tua
100% 100% 92% 47% 98%
Ratio of employees who took parental leave and returned to work
Tingkat retensi (setelah 12 bulan)
100% 100% 68% 35% 97%
Retention Rate (after 12 months)
Catatan | Note: Data tahun 2025 tidak mencakup ACG (operasional Amerika Serikat), mengingat entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2025. Data ACG
akan dikonsolidasikan mulai tahun 2026 | Data for 2025 does not include ACG (United States Operations), as the entity was acquired in 2025. Data from
ACG will be consolidated starting in 2026..
Tinjauan Kinerja Dan Pengembangan Karier [GRI 404-3] Performance Review and Career Development [GRI 404-3]
Perseroan mendorong terciptanya lingkungan kerja yang The Company promotes an inclusive work environment
inklusif serta secara aktif mendukung pengembangan and actively supports employee growth through continuous
karyawan melalui pelatihan berkelanjutan dan program training and career development opportunities. Through
pengembangan karier. Melalui proses manajemen talenta, its talent management process, the Company identifies,
Perseroan mengidentifikasi, mengembangkan, dan develops, and prepares employees for future leadership
mempersiapkan karyawan untuk peran kepemimpinan di roles. The Talent Committee is responsible for overseeing
masa depan. Proses ini diawasi oleh Komite Talenta yang this process, which comprises the General Manager of
terdiri atas General Manager Human Resources dari masing- HR from each subsidiary and the Board of Directors of
masing entitas anak dan Dewan Direksi Perseroan. Komite the Company. The Committee meets biannually to review
Talenta melakukan pertemuan dua kali dalam setahun untuk employee performance, development needs, and future
meninjau kinerja karyawan, kebutuhan pengembangan, career prospects. In 2025, 100% of employees have
serta prospek karier ke depan. Pada tahun 2025, 100% undergone a formal performance review.
karyawan telah mengikuti penilaian kinerja formal.
Remunerasi yang Adil dan Upah Minimum [GRI 202-1] [GRI Fair Remuneration and Minimum Wage [GRI 202-1] [GRI
405-2] [F.20] 405-2] [F.20]
Perseroan menetapkan remunerasi karyawan berdasarkan The Company determines employee remuneration based
kinerja individu dengan tetap memastikan kepatuhan on individual performance, while ensuring compliance with
terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku the relevant laws and regulations in each of its operating
di setiap wilayah operasional. Di Indonesia, Perseroan regions. In Indonesia, it follows the applicable Provincial
mengacu pada Upah Minimum Provinsi (UMP) sesuai Minimum Wage (UMP) as outlined in the Minister of
dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Manpower and Transmigration Regulation No. 7 of 2013.
Nomor 7 Tahun 2013, yang dirancang untuk mencerminkan The UMP is designed to reflect the decent living needs of
Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di masing-masing wilayah. each region. In its Indonesian operations, the Company’s
Dalam operasionalnya di Indonesia, upah terendah yang lowest-paid wage is 1.6 times the applicable Provincial
dibayarkan Perseroan adalah sebesar 1,6 kali Upah Minimum Wage. [GRI 202-1]
Minimum Provinsi (UMP) yang berlaku. [GRI 202-1]
Di Australia, Perseroan menerapkan ketentuan upah In Australia, the Company follows minimum wage regulations
minimum sesuai dengan Fair Work Act yang dikelola oleh set under the Fair Work Act and administered by the Fair
Fair Work Commission. Sementara itu, di Amerika Serikat, Work Commission. In the United States, the Company refers
to the federal minimum wage standard as determined in Fair
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 171
Page 174
Perseroan mengacu pada ketentuan upah minimum yang Labor Standard Acts. Each year, the lowest wage paid by the
berlaku di masing-masing lokasi operasional. Setiap tahun, Company consistently exceeds the applicable minimum
upah terendah yang dibayarkan oleh Perseroan secara wage requirements.
konsisten berada di atas upah minimum yang berlaku.
Perseroan berkomitmen untuk menerapkan praktik The Company is committed to fairness and equality in its
remunerasi yang adil dan setara, dengan memastikan remuneration practices, ensuring that compensation is not
bahwa penetapan kompensasi tidak dipengaruhi oleh influenced by factors such as ethnicity, social background,
faktor etnis, latar belakang sosial, agama, maupun gender. religion, or gender. It recognizes the contributions and
Perseroan menghargai kontribusi dan kinerja karyawan performance of its employees and provides equitable
serta memberikan kompensasi yang setara atas pekerjaan compensation for their work.
yang dilakukan.
Lokasi operasi signifikan merujuk pada negara-negara Significant locations of operation refer to countries where
tempat Perseroan memiliki aktivitas operasional dan jumlah the Company has substantial operational activities and
tenaga kerja yang material selama tahun pelaporan, yaitu workforce presence during the reporting year, namely
Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat. Apabila terdapat Indonesia, Australia, and the United States. Where minimum
perbedaan tingkat upah minimum antarwilayah, maka upah wage levels vary across locations, the relevant minimum
minimum yang berlaku di lokasi kerja karyawan digunakan wage applicable to the employee’s work location is used as
sebagai dasar perhitungan. [GRI 3-3] the reference for calculation. [GRI 3-3]
Perseroan juga memantau kesetaraan remunerasi di seluruh The Company also monitors equitable remuneration
kategori karyawan dan lokasi operasional. Pada tahun 2025, across employee categories and locations of operation. In
Perseroan mempertahankan rasio gaji dan remunerasi 2025, the Company maintained a 1 to 1 ratio of salary and
sebesar 1:1 antara karyawan perempuan dan laki-laki. remuneration between female and male employees.
Perjanjian Kerja Bersama [GRI 2-30] [GRI 402-1] [GRI 407-1] Collective Bargaining Agreement [GRI 2-30] [GRI 402-1] [GRI
407-1]
Sebagai bagian dari komitmen dalam menjunjung tinggi As part of its commitment to upholding human rights, the
hak asasi manusia, Perseroan menghormati kebebasan Company respects employees’ freedom of association and
berserikat serta hak karyawan untuk menyampaikan their right to express opinions through the Labor Union.
pendapat melalui Serikat Pekerja. Perseroan mendorong The Company promotes harmonious industrial relations, as
terwujudnya hubungan industrial yang harmonis, yang reflected in the Collective Labor Agreement (CLA), in effect
tercermin dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang for the 2023-2025 period. The CLA sets out the working
berlaku untuk periode 2023–2025. PKB tersebut mengatur conditions, rights, and obligations of both the Company and
ketentuan kerja, hak, dan kewajiban Perseroan serta its employees, with the aim of promoting mutual welfare.
karyawan, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan The key provisions of the CLA include:
bersama. Ketentuan utama dalam PKB antara lain meliputi:
a. Pengakuan terhadap Serikat Pekerja serta jaminan a. Recognition of Trade Unions and the guarantee of
kebebasan berserikat di lingkungan Perseroan, termasuk freedom of association within the Company, as well as
penyediaan fasilitas serikat sesuai dengan peraturan the provision of Union facilities in line with applicable
perundang-undangan yang berlaku; laws and regulations;
b. Pemberian waktu khusus bagi pengurus Serikat Pekerja b. Allocation of time off for Trade Union representatives to
untuk menjalankan kegiatan organisasi; dan manage their organizational activities; and
c. Keterlibatan Serikat Pekerja dalam pembahasan terkait c. Involvement of the Trade Union in discussions regarding
perubahan jam kerja atau pengaturan jadwal kerja. changes to working hours or work schedules.
Perseroan memberitahukan kepada seluruh karyawan dan The Company notifies all employees and the Labor Union
Serikat Pekerja paling lambat empat minggu sebelumnya at least four weeks in advance of any changes to working
atas setiap perubahan jam kerja atau jadwal kerja. hours or rosters.
PKB ini berlaku bagi karyawan entitas anak Perseroan, yaitu The CLA applies to all of the Company’s employees,
BUMA, baik karyawan tetap (PKWTT) maupun karyawan including both permanent (PKWTT) and contract (PKWT)
kontrak (PKWT). Dengan demikian, 100% tenaga kerja BUMA employees, and thus, 100% of the the Company’s workforce
tercakup dalam PKB. Perjanjian ini mengatur berbagai is covered by the CLA. This agreement governs a range of
aspek, antara lain: topics, including:
172 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 175
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
1. Hak dan kewajiban Perseroan dan karyawan; 1. Rights and responsibilities of both the Company and
employees;
2. Pengakuan, fasilitas, serta tanggung jawab Serikat 2. Recognition, facilities, and responsibilities of labor
Pekerja; unions;
3. Hubungan kerja yang mencakup proses rekrutmen, 3. Employment relations covering recruitment, placement,
penempatan, status kepegawaian, masa percobaan, employment status, probation, rotations, promotions,
rotasi, promosi, dan demosi; and demotions;
4. Jam kerja, waktu istirahat, serta pengaturan jadwal 4. Working hours, break times, and work schedules;
kerja;
5. Etika bisnis, pelanggaran, dan sanksi; 5. Business ethics, violations, and sanctions;
6. Upah dan kesejahteraan karyawan, termasuk manfaat 6. Wages and employee welfare, including benefits for
bagi karyawan dan keluarganya; employees and their families;
7. Standar keselamatan dan kesehatan kerja serta 7. Occupational safety, health, and environmental
lingkungan; standards;
8. Hari libur, cuti, dan izin tidak masuk kerja; 8. Holidays, leave, and permission to take time off work;
9. Prosedur penyelesaian perselisihan dan pengaduan; 9. Procedures for resolving disputes and grievances; and
serta
10. Ketentuan mengenai pemutusan hubungan kerja. 10. Conditions under which layoffs may occur.
Di Australia, sekitar 75% tenaga kerja Perseroan tercakup In Australia operation, 75% of our workforce are covered
dalam Enterprise Agreement yang bersifat mengikat secara by legally binding Enterprise Agreements between the
hukum antara pemberi kerja dan karyawan, sedangkan 25% employer and employee, while the remaining 25% have their
sisanya diatur melalui kontrak kerja berdasarkan common employment governed by common law contracts. These
law. Perjanjian kerja tersebut dilaksanakan dalam kerangka individual agreements operate within the framework of the
Fair Work Act 2009 (Cth) serta persyaratan ketenaga kerjaan Fair Work Act 2009 (Cth) and any applicable modern award
minimum yang relevan dengan peran masing-masing relevant to their role.
individu.
Bagi karyawan Perseroan dan entitas anak lainnya yang tidak For employees of the Company and its other subsidiaries
memiliki Serikat Pekerja, hubungan kerja diatur berdasarkan without a labor union, employment contracts are governed
Peraturan Perseroan. by the Company’s Regulations.
Perselisihan Hubungan Industrial Industrial Relations Disputes
Perseroan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan The Company is dedicated to cultivating a supportive,
kerja yang suportif, aman, dan nyaman, serta mendorong safe, and comfortable work environment, and to promoting
hubungan kerja yang harmonis melalui berbagai inisiatif, harmonious workplace relationships through various
antara lain: initiatives. These include:
1. Kepatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan dan 1. Adherence to Labor Laws and the Collective Labor
Perjanjian Kerja Bersama (PKB), disertai peningkatan Agreement (CLA), while enhancing employee welfare
kesejahteraan karyawan melalui kebijakan Perseroan through comprehensive Company policies;
yang komprehensif;
2. Fasilitasi dialog sosial yang konstruktif melalui forum 2. Facilitating constructive social dialogue through
hubungan industrial, seperti Lembaga Kerja Sama (LKS) industrial relations platforms, such as the Site Bipartite
Bipartit di setiap lokasi operasional di Indonesia serta Cooperation Institution (LKS Bipartit) at each operational
LKS Bipartit Nasional, guna mendorong komunikasi site in Indonesia and the National Bipartite LKS. These
yang efektif antara manajemen dan Serikat Pekerja serta forums enable effective communication between
mencegah eskalasi perselisihan; Management and the Trade Union/Labor Union to
address workplace matters and prevent escalation into
disputes;
3. Pelaksanaan pertemuan informal secara berkala dengan 3. Conducting regular informal engagements with Trade
perwakilan Serikat Pekerja untuk menyerap masukan, Union/Labor Union representatives to gather feedback,
membahas isu ketenagakerjaan, dan memperkuat discuss concerns, and collaboratively strengthen
hubungan industrial; employee welfare and industrial relations;
4. Kerja sama erat dengan Serikat Pekerja dalam 4. Collaborating closely with the Trade Union/Labor Union to
mendorong keselamatan kerja, khususnya di lokasi promote workplace safety, particularly at the Company’s
operasional Perseroan, melalui program kampanye SHE operational sites, through the SHE campaigns program
dan pelaksanaan safety briefing bagi seluruh pekerja; and safety briefings for all workers; and
dan
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 173
Page 176
5. Pelibatan Serikat Pekerja dalam berbagai program 5. Engaging the Trade Union/Labor Union in various Perseroan guna mendorong partisipasi aktif dalam Company programs to encourage active participation in inisiatif Perseroan. the Company’s initiatives. Perseroan mengedepankan pendekatan berbasis The Company emphasizes a consensus-based approaches musyawarah mufakat dalam penyelesaian permasalahan to resolving industrial relations matters. Employees are hubungan industrial. Karyawan didorong untuk encouraged to voice their opinions, seek clarification, menyampaikan pendapat, meminta klarifikasi, serta and raise concerns related to their work or workplace mengajukan keluhan atau masukan terkait pekerjaan relationships in accordance with established Company maupun hubungan kerja sesuai dengan pedoman Perseroan guidelines. Feedback may be submitted verbally or in yang berlaku. Masukan dapat disampaikan secara lisan writing to an immediate supervisor, who will then forward maupun tertulis kepada atasan langsung, yang selanjutnya the concerns to the appropriate department for follow-up. akan diteruskan kepada unit terkait untuk ditindaklanjuti. Adapun tahapan penyelesaian permasalahan hubungan The procedure for addressing issues is as follows: industrial adalah sebagai berikut: 1. Perundingan Bipartit 1. Bipartite Negotiation Perundingan dilakukan antara pemberi kerja atau Negotiations take place between the employer or perwakilannya dengan Serikat Pekerja. Apabila tidak employer group and the labor union. If an agreement is tercapai kesepakatan, permasalahan dilanjutkan ke tahap not reached, the matter moves to tripartite negotiations. perundingan tripartit. Apabila tercapai kesepakatan, If both parties reach an agreement, the collective hasil perundingan dituangkan dalam perjanjian bersama agreement is formalized and registered with the dan didaftarkan ke Pengadilan Hubungan Industrial Industrial Relations Court in the Company’s jurisdiction. sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 2. Perundingan Tripartit 2. Tripartite Negotiation Perundingan melibatkan karyawan dan pemberi kerja This involves negotiations between employees and the dengan fasilitasi pihak ketiga, umumnya instansi employer, facilitated by a third party, typically the local ketenagakerjaan setempat. Manpower Office. 3. Pengadilan Hubungan Industrial 3. Industrial Relations Court Apabila para pihak tidak dapat menerima rekomendasi If parties disagree with the recommendations of the dari mediator atau konsiliator, maka permasalahan mediator or conciliator, they may escalate the issue dapat diajukan ke Pengadilan Hubungan Industrial to the Industrial Relations Court, as outlined in Article sebagaimana diatur dalam Pasal 56 Undang-Undang 56 of Law No. 2 of 2004 concerning the Resolution of Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Industrial Relations Disputes. Hubungan Industrial. Selain itu, karyawan juga dapat menyampaikan Employees can also anonymously submit complaints pengaduan dan saran secara anonim melalui and suggestions through the Company’s Whistleblowing mekanisme Whistleblowing System Perseroan sebagai mechanism, an additional platform for feedback and saluran tambahan untuk penyampaian masukan dan resolution. penyelesaian permasalahan. Program Pensiun dan Dukungan Transisi [GRI 201-3] [GRI Retirement and Transitional Assistance Programs [GRI 201- 404-2] 3] [GRI 404-2] Perseroan berkomitmen kuat untuk menjaga kesejahteraan The Company is deeply committed to safeguarding the long- keuangan jangka panjang karyawan, termasuk dalam term financial wellbeing of its employees, including support mendukung persiapan masa pensiun. Perseroan for their retirement. It is dedicated to complying fully with memastikan kepatuhan penuh terhadap program jaminan government-mandated social security programs that offer sosial yang diwajibkan oleh pemerintah guna memberikan employees peace of mind as they plan for their future. rasa aman bagi karyawan dalam merencanakan masa depan mereka. Di Indonesia, karyawan berhak mengikuti program-program Employees in Indonesia are eligible to participate in the berikut: following programs: 174 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 177
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
1. BPJS Jaminan Pensiun (JP), dengan iuran karyawan 1. BPJS Pension Insurance (JP), with an employee
sebesar 1% dari gaji pokok bulanan dan kontribusi contribution of 1% of their monthly basic salary, and a
Perseroan sebesar 2% dari gaji pokok bulanan (hingga Company contribution of 2% of the monthly basic salary
batas maksimum gaji pokok sebesar Rp9,7 juta); (up to a maximum basic salary of Rp9.7 million).
2. BPJS Jaminan Hari Tua (JHT), dengan iuran karyawan 2. BPJS Old Age Security (JHT), where employees
sebesar 2% dari gaji pokok bulanan dan kontribusi contribute 2% of their monthly base salary, and the
Perseroan sebesar 3,7% dari gaji pokok setiap bulannya. Company contributes 3.7% of the basic salary each
month.
Di Australia, karyawan menerima kontribusi dana pensiun In Australia, employees receive employer-funded
yang sepenuhnya didanai oleh pemberi kerja melalui contributions to a Superannuation Fund to support their
Superannuation Fund untuk mendukung tabungan pensiun. retirement savings. These contributions are calculated as a
Kontribusi tersebut dihitung sebagai persentase dari percentage of their salary, subject to a maximum limit set by
gaji karyawan, dengan mengikuti batas maksimum yang the government. Currently, the Company contributes 11.5%
ditetapkan oleh pemerintah. Saat ini, Perseroan memberikan of each employee’s wage directly to their superannuation
kontribusi sebesar 11,5% dari upah setiap karyawan yang fund.
disalurkan langsung ke dana superannuation mereka.
Selain skema pensiun tersebut, Perseroan menyadari Beyond these pension schemes, the Company recognizes
pentingnya persiapan non-finansial dalam menghadapi the importance of preparing employees for retirement.
masa pensiun. Mulai satu tahun sebelum masa pensiun, Beginning a year prior to retirement, employees are
karyawan diberikan pelatihan khusus yang mencakup offered specialized training that cover topics such as
topik kewirausahaan dan bidang relevan lainnya untuk entrepreneurship and other relevant areas to support post-
mendukung perencanaan pascapensiun. Karyawan yang retirement planning. Retiring employees are also provided
memasuki masa pensiun juga memperoleh masa transisi with a fully paid transition period, during which they continue
dengan pembayaran penuh, di mana karyawan tetap to receive their basic salary but are not required to work. The
menerima gaji pokok tanpa kewajiban bekerja. Selain itu, Company also offers repatriation assistance for retiring
Perseroan menyediakan dukungan repatriasi bagi karyawan employees and their families, including the relocation of
yang pensiun beserta keluarganya, termasuk bantuan personal belonging, upon request. [GRI 3-3]
relokasi barang pribadi, atas permintaan. [GRI 3-3]
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 175
Page 178
Manajemen Talenta
Talent Management
[GRI 404-1] [GRI 404-2] [OJK F.22] [OJK E.2]
Tenaga kerja yang terampil dan kompeten merupakan A skilled and capable workforce is essential to the Company’s
fondasi utama keberhasilan Perseroan serta daya saing success and to sustaining its competitive advantage in an
berkelanjutan di tengah pasar global yang semakin increasingly globalized market. The Company is committed
dinamis. Oleh karena itu, Perseroan berkomitmen untuk to the continuous development of its employees through a
mengembangkan karyawan secara berkelanjutan melalui range of training and professional development initiatives,
berbagai inisiatif pelatihan dan pengembangan profesional designed to align with strategic priorities and address
yang dirancang selaras dengan prioritas strategis serta untuk identified competency gaps.
menutup kesenjangan kompetensi yang teridentifikasi.
Operasi Indonesia Indonesia Operations
Pengembangan kompetensi karyawan, yang mencakup soft Employee competency development, encompassing both
skills dan keterampilan teknis, dilaksanakan secara berkala soft and technical skills, is conducted regularly in line with
melalui siklus Individual Performance Development (IPD). the Individual Performance Development (IPD) Cycle. This
Siklus tahunan ini dimulai dengan tahap perencanaan (IPD full year cycle begins with planning (IPD Plan) at the start,
Plan) di awal tahun, dilanjutkan dengan pemantauan kinerja continues with monitoring (IPD Monitoring) throughout, and
(IPD Monitoring) sepanjang tahun, dan ditutup dengan concludes with evaluation (IPD Final) at the end of the year.
evaluasi kinerja (IPD Final) pada akhir tahun.
Proses pengembangan karyawan di Perseroan meliputi hal- The Company’s employee development process includes
hal berikut: the following:
Pembelajaran
dalam Kelas
In-Class Training
Pelatihan
Pembelajaran Employee di tempat kerja
Mandiri Development On-The-Job
Self Learning Training
Pelatihan dan
Pendampingan
Coaching and
Mentoring
METODE PENGEMBANGAN KARYAWAN EMPLOYEE DEVELOPMENT METHODS
Proses pengembangan karyawan Perseroan mencakup The Company delivers competency development through
berbagai metode pembelajaran yang terstandarisasi dan a range of standardized learning methods aligned with the
disesuaikan dengan kebutuhan kompetensi pada setiap competency requirements of each employee role and level.
peran dan jenjang jabatan. Sebagaimana ditunjukkan pada As illustrated above, the methods include:
gambar di atas, metode pembelajaran tersebut, antara lain:
176 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 179
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
1. Pembelajaran Mandiri 1. Self-learning
Karyawan mengikuti pembelajaran mandiri yang Employees engage flexible, self-directed learning that
fleksibel dan dapat diakses kapan saja dan di mana saja, can be accessed anytime and anywhere. This includes
seperti e-book, modul pembelajaran interaktif, video e-books, interactive learning modules, educational
edukasi, serta perangkat berbasis realitas virtual, untuk videos, and virtual reality-based tools, all designed to
mendukung pencapaian kompetensi yang ditargetkan. support the achievement of targeted competencies.
2. Pembelajaran dalam Kelas 2. In-Class Training
Program pelatihan terstruktur yang disampaikan oleh Structured training programs are delivered by qualified
instruktur yang kompeten berdasarkan kurikulum dan instructors based on a defined syllabus with specific
tujuan pembelajaran yang jelas, baik melalui tatap muka learning objectives. These sessions may be conducted
maupun platform daring. either in-person or through online platforms.
3. Pelatihan dan Pendampingan 3. Coaching and mentoring
Penguatan kapabilitas karyawan melalui pengalaman Employee capability is strengthened through guided,
langsung yang terarah, dengan dukungan dan umpan hands-on experience, where individuals receive direct
balik selama pelaksanaan tugas kerja yang membangun support and feedback while undertaking job assignments
keterampilan praktis. that build practical skills.
4. Pelatihan di Tempat Kerja 4. On-the-Job Training (OJT)
Pendampingan terfokus melalui penugasan kerja, Targeted mentorship is provided through assignments,
khususnya di operasional pertambangan, untuk particularly within mining operations, enabling
memungkinkan karyawan menerapkan pembelajaran employees to apply learnings to real-world situations
dalam situasi nyata serta meningkatkan kompetensi and enhance job-specific competencies.
spesifik sesuai fungsi pekerjaan.
Operasi Australia Australia Operations
BUMA Australia menyadari bahwa tenaga kerja yang BUMA Australia recognizes that a skilled, knowledgeable,
terampil, berpengetahuan, dan berfokus merupakan elemen and focused workforce is fundamental to maintaining safety
kunci dalam menjaga keselamatan kerja dan meningkatkan and achieving project efficiency. Its training framework is
efisiensi proyek. Kerangka pelatihan dirancang untuk designed to ensure that both employees and contractors
memastikan bahwa karyawan dan kontraktor memiliki possess the competencies required to perform their roles
kompetensi yang diperlukan untuk menjalankan peran safely, productively, and in an environmentally responsible
mereka secara aman, produktif, dan bertanggung jawab manner.
terhadap lingkungan.
Dengan berlandaskan komitmen terhadap perbaikan Guided by a commitment to continuous improvement,
berkelanjutan, BUMA Australia menerapkan program BUMA Australia has implemented structured, practical skills
pelatihan keterampilan praktis yang terstruktur, dengan training programs that utilize a range of learning approaches,
memanfaatkan berbagai pendekatan pembelajaran, including video-based e-learning, interactive modules and
termasuk e-learning berbasis video, modul interaktif, serta external training courses. Key programs offered include:
pelatihan eksternal. Program utama yang dijalankan antara
lain:
• Modul Pengembangan Pengawas • Supervisor Development Module
Program untuk meningkatkan produktivitas dan This program aims to improve productivity and
pemanfaatan peralatan, sekaligus memperkuat equipment utilization while strengthening supervisors’
kemampuan para pengawas dalam resolusi konflik dan capabilities in conflict resolution and effective people
pengelolaan sumber daya manusia secara efektif. management.
• Pelatihan Operator Multikeahlian (Multi-skilled) • Training for Multi-skilled Operators
Inisiatif pengembangan internal untuk meningkatkan An internal development initiative designed to upskill
keterampilan operator agar mampu menjalankan operators into multi-skilled roles, enhancing their
berbagai peran, sehingga meningkatkan fleksibilitas versatility and improving operational efficiency.
tenaga kerja dan efisiensi operasional.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 177
Page 180
• Pelatihan Kompetensi bagi Operator Baru • Competency Training for New Operators
Program pelatihan komprehensif bagi operator baru A comprehensive training program for new operators,
untuk mencapai tingkat kompetensi yang aman focused on achieving safe and competent proficiency
dan andal, guna mendukung kepercayaan diri dan levels to ensure confidence and productivity in the
produktivitas di lingkungan pertambangan. mining environment.
• Auditor Utama System Manajemen Terintegrasi • Integrated Management System Lead Auditor
Sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan, As part of its continuous improvement efforts, BUMA
BUMA Australia mengembangkan kapabilitas audit Australia has developed its internal auditing capability
internal dengan melatih karyawan menjadi Lead Auditor by training team members to become Skilled Lead
yang kompeten, sehingga memperkuat proses audit Auditors, strengthening the Company’s internal auditing
internal Perseroan. processes.
Jumlah Karyawan yang Mengikuti Pelatihan Berdasarkan Gender dan Kategori Karyawan - Indonesia
Number of Employee Trained Based on Gender and employee Category - Indonesia operation
[GRI 404-1] [OJK.F.22]
2023 2024 2025
Kategori Karyawan
Employee Category Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female Male Female
Indonesia
Manajemen Senior 15 5 15 5 15 8
Senior Management
Manajemen Menengah 340 59 322 60 264 55
Middle Management
Staf 3,535 262 3,271 246 10.247 186
Staff
14.771 462 13.608 406 10.526 249
Total
15.233 14.104 10.775
Jumlah Karyawan yang Mengikuti Pelatihan Berdasarkan Kelompok Usia dan Kategori Karyawan - Indonesia
Number of Employee Trained Based on Age Range and Employee Category - Indonesia operation
2023 2024 2025
Kategori Karyawan
Employee Category Kelompok Usia | Age Range
<30 30-50 >50 <30 30-50 >50 <30 30-50 >50
Indonesia
Manajemen Senior
0 16 4 0 12 8 0 15 8
Senior Management
Manajemen Menengah
11 359 29 8 344 30 4 290 25
Middle Management
Staf 5.793 8.708 313 4.986 8.323 303 3.286 6.954 193
5.804 9.083 346 4.994 8.679 341 3.290 7.259 226
Total
15.233 14.104 10.775
Total Jam Pelatihan yang Diberikan kepada Karyawan Berdasarkan Gender - Indonesia
Total Training Hours Provided to Employees Based on Gender - Indonesia Operations
2023 2024 2025
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total Total Total
Male Female Male Female Male Female
Indonesia
Total jam pelatihan yang diberikan kepada
karyawan berdasarkan gender (jam)
660.580,0 6.977,0 667.557,0 771.349,5 6.567,0 777.916,5 499.367,0 15.452,0 514.819,0
Total number of training hours provided to
employees, by gender (hr.)
Total jam pelatihan untuk Manajemen Senior
(jam)
0.0 0.0 0.0 0.0 8,0 8,0 22,0 22,0 44,0
Total number of training hours provided to
Senior Management (hr.)
Total jam pelatihan untuk Manajemen
Menengah (jam)
3.995,0 417,0 4.412,0 4.874,0 799,5 5.673,5 2.514,0 929,0 3.443,0
Total number of training hours provided to
Middle Management (hr.)
178 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 181
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Total Jam Pelatihan yang Diberikan kepada Karyawan Berdasarkan Gender - Indonesia
Total Training Hours Provided to Employees Based on Gender - Indonesia Operations
2023 2024 2025
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total Total Total
Male Female Male Female Male Female
Total jam pelatihan untuk Staf (jam)
Total number of training hours provided to Staff 73.326,0 5.201,0 78.527,0 69.401,5 5.042,0 74.443,5 41.464,0 3.583,0 45.047,0
(hr.)
Total jam pelatihan untuk Pekerja Lapangan
(jam)
Total number of training hours provided to Blue 581.755,0 774,0 582.529,0 697.074,0 717,5 697.791,5 455.367,0 10.918,0 466.285,0
Collar (hr.)
Rata-rata Jam Pelatihan per Karyawan Berdasarkan Gender - Indonesia
Average Training Hours Provided to Employees Based on Gender - Indonesia
2023 2024 2025
Pria Wanita Total Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Male Female Male Female Male Female
Indonesia
Total jam pelatihan yang diberikan kepada
karyawan berdasarkan gender (jam)
108,6 76,8 121,7 52,4 14,4 51,3 47,4 62,1 47,8
Average training hours per employee, by gender
(hr.)
Total jam pelatihan untuk Manajemen Senior
(jam)
100,0 7,5 101,0 405,5 305,3 687,2 1,5 2,8 1,9
Average training hours provided to Senior
management (hr.)
Total jam pelatihan untuk Manajemen
Menengah (jam)
246,4 132,8 303,6 598,6 510,9 1.124,5 9,5 16,9 10,8
Average training hours provided to Middle
management (hr.)
Total jam pelatihan untuk Staf (jam)
740,7 211,9 932,7 671,8 201,0 848,6 16,9 19,6 17,1
Average training hours provided to Staff (hr.)
Total jam pelatihan untuk Pekerja Lapangan
(jam)
53,5 5,7 52,9 26,9 6,5 26,7 58,4 3.639,3 59,8
Average training hours provided to Blue Collar
(hr.)
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 179
Page 182
Inisiatif Dalam Mendukung Karyawan Our Initiatives In Supporting Our Employees BUMA Leadership Academy BUMA Leadership Academy BUMA Leadership Academy dirancang untuk The BUMA Leadership Academy is designed to develop the mengembangkan kapabilitas kepemimpinan dan manajerial leadership and management capabilities of participants, para peserta guna mempersiapkan mereka memimpin preparing them to lead BUMA Indonesia’s operations. The operasional BUMA Indonesia. Program ini mencakup program offers a range of activities aimed at enhancing berbagai kegiatan pengembangan kompetensi di bidang the competencies of participants across business and bisnis dan kepemimpinan, dengan fokus pada wawasan leadership, with a focus on business acumen, problem- bisnis, pemecahan masalah, kemampuan analitis, serta solving, analytical thinking, and professional etiquette. A etika profesional. Kekuatan utama program ini terletak pada key strength of the program lies in its strategic collaboration kolaborasi strategis dengan mitra universitas terkemuka, with a reputable university partner, combining academic yang mengombinasikan keunggulan akademik dengan expertise with global leadership frameworks. kerangka kerja kepemimpinan global. Pada tahun 2025, program ini diselenggarakan melalui In 2025, the program was delivered through two tailored dua jalur pengembangan yang disesuaikan, yaitu Business streams: the Business Leadership Development Program Leadership Development Program (BLDP) bagi pemimpin (BLDP) for Superintendent-level leaders and the Managerial setingkat Superintendent dan Managerial Leadership Leadership Development Program (MLDP) for Supervisor- Development Program (MLDP) bagi karyawan setingkat level employees. The high-potential participants were Supervisor. Para peserta yang berpotensi tinggi dipilih selected based on their readiness to take on broader berdasarkan kesiapan mereka untuk mengemban tanggung leadership responsibilities. jawab kepemimpinan yang lebih luas. Leadership Academy menerapkan pendekatan blended The Leadership Academy employs a blended learning learning yang mengombinasikan sesi pembelajaran approach, combining expert-led sessions, a digital learning yang dipandu oleh para ahli, platform pembelajaran platform called Cakrawala, and application-based projects. digital Cakrawala, serta proyek berbasis penerapan. Para Participants tackle real business challenges, applying peserta dihadapkan pada tantangan bisnis nyata dan classroom knowledge to drive operational improvements. menerapkan pengetahuan yang diperoleh di kelas untuk These projects have generated measurable results, mendorong perbaikan operasional. Proyek-proyek tersebut including enhanced equipment performance, improved menghasilkan dampak yang terukur, antara lain peningkatan safety outcomes, optimized maintenance strategies, and kinerja peralatan, perbaikan capaian keselamatan kerja, increased team productivity. optimalisasi strategi pemeliharaan, serta peningkatan produktivitas tim. BUMA Management Development Program (BMDP) BUMA Management Development Program (BMDP) Pada tahun 2025, Perseroan kembali menyelenggarakan In 2025, the Company successfully delivered another round BUMA Management Development Program (BMDP), yaitu of the BUMA Management Development Program (BMDP), program strategis yang bertujuan mengembangkan calon a strategic program aimed at developing future leaders by pemimpin masa depan dengan mengidentifikasi lulusan identifying high-potential fresh graduates and equipping baru berpotensi tinggi serta membekali mereka dengan them with essential managerial, leadership, and operational keterampilan manajerial, kepemimpinan, dan operasional skills. Since its launch in 2003, BMDP has been a cornerstone yang esensial. Sejak diluncurkan pada tahun 2003, BMDP of the Company’s leadership pipeline, supporting long-term telah menjadi bagian penting dari jalur pengembangan business growth through early talent development. kepemimpinan Perseroan dan mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang melalui pengembangan talenta sejak tahap awal karier. Pada tahun 2025, program ini diikuti oleh 10 peserta. Peserta In 2025, 10 participants joined the program. Participants memperoleh pelatihan kepemimpinan, pengembangan undergo leadership training, learn managerial skills, and get keterampilan manajerial, serta pengalaman operasional hands-on operational exposure. This integrated approach secara langsung. Pendekatan terintegrasi ini memungkinkan allows participants to gain both theoretical and practical 180 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 183
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
peserta untuk memperoleh pengetahuan teoretis dan praktis knowledge, preparing them to contribute meaningfully to the
secara seimbang, sehingga siap memberikan kontribusi Company’s culture from the start of their career.
yang bermakna terhadap budaya Perseroan sejak awal
karier mereka.
Technical Competency Academy Technical Competency Academy
Pada tahun 2025, Perseroan memperkuat kapabilitas teknis In 2025, the Company strengthened its technical capabilities
melalui Technical Competency Academy, yaitu program through the Technical Competency Academy, a structured
terstruktur yang dirancang untuk meningkatkan keahlian program designed to enhance specialized expertise and
spesifik dan mendukung keunggulan operasional di seluruh support operational excellence across the organization.
organisasi. Akademi ini berfokus pada pengembangan The Academy focuses on developing key technical
kompetensi teknis utama yang dibutuhkan untuk mendukung competencies required for safe, efficient, and data-driven
operasional pertambangan yang aman, efisien, dan berbasis mining operations, with initial programs centred on Haul
data, dengan program awal yang mencakup Haul Road Road Management (HRM) and Data Analytics & Science.
Management (HRM) serta Data Analytics & Science.
Haul Road Management (HRM) Advanced Haul Road Management (HRM) Advanced
Kondisi jalan angkut yang terkelola dengan baik merupakan Well-maintained haul roads are critical to ensuring employee
faktor penting dalam menjamin keselamatan karyawan safety and optimizing the operational efficiency of heavy
serta mengoptimalkan efisiensi operasional alat berat. equipment. Delivered in collaboration with the Ministry
Program HRM Advanced, yang diselenggarakan bekerja of Energy and Mineral Resources’ Human Resources
sama dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Development Center (PPSDM Geominerba), the HRM
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (PPSDM Advanced program equips supervisors and operational
Geominerba), membekali para supervisor dan pemimpin leaders with practical competencies in haul road design,
operasional dengan kompetensi praktis dalam perancangan maintenance techniques, and maintenance technologies.
jalan angkut, teknik pemeliharaan, serta teknologi
pendukung pemeliharaan.
Program ini mengombinasikan pembelajaran di kelas, The program combines classroom learning, field practice,
praktik lapangan, pendampingan pasca pelatihan oleh post-training mentoring by industry practitioners, and
praktisi industri, serta penugasan proyek di tempat kerja workplace project assignments to ensure practical
untuk memastikan penerapan yang efektif. Melalui program implementation. Through this program, participants
ini, para peserta meningkatkan keahlian teknis sekaligus strengthened their technical expertise while contributing to
berkontribusi pada peningkatan kinerja keselamatan, improved safety performance, operational productivity, and
produktivitas operasional, dan efisiensi bahan bakar. fuel efficiency.
Data Analytics & Science Data Analytics & Science
Untuk mendukung transformasi Perseroan menuju To support the Company’s transition toward more data-
operasional yang semakin berbasis data, Technical driven operations, the Technical Competency Academy also
Competency Academy juga mencakup program Data includes a Data Analytics & Science program. This initiative
Analytics & Science. Inisiatif ini bertujuan memperkuat aims to strengthen organizational capability in data-driven
kapabilitas organisasi dalam penerapan analitik data pada mining operations and equipment maintenance.
operasional pertambangan dan pemeliharaan peralatan.
Program ini dirancang bagi karyawan dengan peran yang Designed for employees in analytics-related roles, the
berkaitan dengan analitik data, dengan mengintegrasikan program integrates business process understanding,
pemahaman proses bisnis, landasan teoretis, serta theoretical foundations, and practical application using
penerapan praktis menggunakan data Perseroan dan studi real company data and operational use cases. The program
kasus operasional nyata. Program ini mencakup lokakarya includes in-class workshops followed by a 10-week group
tatap muka yang dilanjutkan dengan fase pendampingan mentoring phase to support on-the-job implementation and
kelompok selama 10 minggu untuk mendukung impact.
implementasi di tempat kerja dan memastikan dampak
yang berkelanjutan.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 181
Page 184
Pada tahun 2025, sebanyak 48 karyawan dari Kantor Pusat, In 2025, 48 employees from the Head Office, BUMA Rebuild BUMA Rebuild Center, dan berbagai lokasi kerja mengikuti Center, and various job sites participated in the Academy, program ini, yang mewakili peran manajerial, supervisi, dan representing managerial, supervisory, and analyst roles. analis. Program ini memperkuat kapabilitas teknis lintas The program strengthened cross-functional technical fungsi serta mendukung peningkatan kinerja operasional capabilities and supported continuous operational secara berkelanjutan di seluruh organisasi. improvement across the organization. 182 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 185
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Sumber Daya Manusia Kami
Our People
Data Dewan Direksi (BOD) [GRI 405-1] Board of Directors (BOD) Data [GRI 405-1]
Komposisi Dewan Direksi Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia, Operasi Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat
Board of Directors Based on Gender and Age Range, Indonesia, AuStralia and United States Operations
Kategori 2023 2024 2025
Category ID AU US Total ID AU US Total ID AU US Total
Gender
Pria | Male 4 5 N/A 9 5 4 N/A 9 5 2 4 11
Wanita | Female 1 2 N/A 3 2 2 N/A 4 2 0 1 3
Total 5 7 N/A 12 7 6 N/A 13 7 2 5 14
Usia | Age
<30 0 0 N/A 0 0 0 N/A 0 0 0 0 0
30-50 3 3 N/A 6 3 3 N/A 6 3 0 0 3
>50 2 4 N/A 6 4 3 N/A 7 4 2 5 11
Total 5 7 N/A 12 7 6 N/A 13 7 2 5 14
Note:
• ID = Indonesia, AU = Australia, AS = Amerika Serikat. | ID = Indonesia, AU = Australia, US = United States
• Data tahun 2023 dan 2024 tidak mencakup ACG (operasi Amerika Serikat), karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2025. | Data for 2023 and 2024 does not include ACG
(United States Operation), as the entity was acquired in 2024.
Data Karyawan [GRI 2-7] [GRI 405-1] Employee Data [GRI 2-7] [GRI 405-1]
Komposisi Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia, Operasi Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat
Gender and Age Range for Indonesia, Australia and United States Operations
2023 2024 2025
Kategori
Category Karyawan Persentase Karyawan Persentase Karyawan Persentase
Employees Percentage Employees Percentage Employees Percentage
Indonesia
Gender | Gender
Pria | Male 14.771 97% 13.608 97% 10.517 98%
Wanita | Female 462 3% 407 3% 244 2%
Total 15.233 100% 14.015 100% 10.761 100%
Usia | Age
<30 5.804 38% 5.055 36% 3.718 35%
30-50 9.083 60% 8.629 62% 6.817 63%
>50 346 2% 331 2% 236 2%
Total 15.233 100% 14.015 100% 10.761 100%
Jenis Pekerjaan | Employment Type
Permanen | Permanent 15.086 98% 13.794 98% 10.677 99%
Tidak Permanent | Non-permanent 147 2% 221 2% 84 1%
Total 15.233 100% 14.015 100% 10.761 100%
Australia
Gender
Pria | Male 1.263 81% 1.125 80% 959 81%
Wanita | Female 302 19% 281 20% 232 19%
Total 1.565 100% 1.406 100% 1.191 100%
Usia | Age
<30 283 18% 240 17% 191 16%
30-50 819 52% 699 50% 634 53%
>50 463 30% 467 33% 366 31%
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 183
Page 186
Komposisi Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia, Operasi Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat
Gender and Age Range for Indonesia, Australia and United States Operations
2023 2024 2025
Kategori
Category Karyawan Persentase Karyawan Persentase Karyawan Persentase
Employees Percentage Employees Percentage Employees Percentage
Total 1.565 100% 1.406 100% 1.191 100%
Jenis Pekerjaan | Employment Type
Permanen | Permanent 1.462 93% 1.379 98% 1.191 100%
Tidak Permanent | Non-permanent 103 7% 27 2% - 0%
Total 1.565 100% 1.406 100% 1.191 100%
Amerika Serikat
Gender
Pria | Male N/A N/A N/A N/A 127 91%
Wanita | Female N/A N/A N/A N/A 12 9%
Total N/A N/A N/A N/A 139 100%
Usia | Age
<30 N/A N/A N/A N/A 27 19%
30-50 N/A N/A N/A N/A 58 42%
>50 N/A N/A N/A N/A 54 39%
Total N/A N/A N/A N/A 139 100%
Jenis Pekerjaan | Employment Type
Permanen | Permanent N/A N/A N/A N/A 139 100%
Tidak Permanent | Non-permanent N/A N/A N/A N/A - 0%
Total N/A N/A N/A N/A 139 100%
Terkonsolidasi | Consolidated
Gender
Pria | Male 16.034 95% 14.733 95% 11.603 96%
Wanita | Female 764 5% 688 5% 488 4%
Total 16.798 100% 15.421 100% 12.091 100%
Usia | Age
<30 6.087 36% 5.295 34% 3.936 33%
30-50 9.902 59% 9.328 61% 7.509 62%
>50 809 5% 798 5% 646 5%
Total 16.798 100% 15.421 100% 12.091 100%
Jenis Pekerjaan | Employment Type
Permanen | Permanent 16.548 98% 15.173 98% 12.007 99%
Tidak Permanent | Non-permanent 250 2% 248 2% 84 1%
Total 16.798 100% 15.421 100% 12.091 100%
Catatan | Remark:
• Persentase dihitung berdasarkan pembagian jumlah pada setiap kategori terhadap total jumlah karyawan pada tahun berjalan.
• Data tahun 2023 dan 2024 tidak mencakup ACG (Operasi Amerika Serikat), karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2025.
• Percentages are derived from the division of each category to the total employees in the current year.
• Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity was acquired in 2025.
Meskipun menghadapi berbagai tantangan melekat dalam Despite the inherent challenges of mining operations, often
kegiatan pertambangan, yang umumnya ditandai oleh lokasi characterized by remote locations, physically demanding
operasional yang terpencil, tuntutan pekerjaan fisik yang work, and traditionally male-dominated workforce,
tinggi, serta karakteristik tenaga kerja yang secara tradisional the Company remains firmly committed to advancing
didominasi oleh laki-laki, Perseroan tetap berkomitmen kuat gender diversity across all levels of the organization. It
untuk mendorong peningkatan keberagaman gender di acknowledges the structural and cultural barriers that have
seluruh jenjang organisasi. Perseroan menyadari adanya historically limited women’s participation in the mining
hambatan struktural dan budaya yang secara historis sector and is actively addressing these challenges through
membatasi partisipasi perempuan di sektor pertambangan, inclusive policies and initiatives designed to promote equal
serta secara aktif menanggapi tantangan tersebut melalui opportunity.
penerapan kebijakan dan inisiatif yang inklusif guna
mempromosikan kesetaraan kesempatan.
184 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 187
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Komitmen Perseroan terhadap pengembangan dan The Company’s commitment to developing and advancing
kemajuan talenta perempuan tercermin pada tingkat female talent is evident at the leadership level, where
kepemimpinan, di mana perempuan saat ini mewakili women currently represent 21% of director-level positions.
21% posisi setingkat direktur. Capaian ini menegaskan This representation underscores the Company’s belief
keyakinan Perseroan bahwa kepemimpinan yang beragam that diverse leadership enhances decision-making and
dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan organizational resilience and reaffirms its long-term
ketahanan organisasi, sekaligus menegaskan komitmen commitment to fostering a more equitable and inclusive
jangka panjang Perseroan dalam menciptakan lingkungan workplace, even amid industry-wide challenges.
kerja yang lebih adil dan inklusif, di tengah berbagai
tantangan industri.
Kategori Karyawan Employee Category
Jumlah Karyawan Berdasarkan Kategori Karyawan
Number of Employees Based on Employee Category
Kategori Karyawan 2023 2024 2025
Employee Category Pria | Male Wanita | Female Pria | Male Wanita | Female Pria | Male Wanita | Female
Indonesia
Manajemen Senior | Senior Management 15 5 15 6 15 8
Manajemen Menengah | Middle Management 340 59 322 60 260 55
Staff 14.416 398 13.271 341 10.242 181
Total 14.771 462 13.608 407 10.517 244
Australia
Manajemen Senior | Senior Management 5 2 11 3 2 0
Manajemen Menengah | Middle Management 51 13 32 8 45 10
Staff 1.207 287 1.082 270 912 222
Total 1.253 302 1.125 281 959 232
Total Indonesia & Australia
Manajemen Senior | Senior Management 20 7 26 9 17 8
Manajemen Menengah | Middle Management 391 72 354 68 305 65
Staff 15.623 685 14.353 611 11.154 403
Total 16.024 764 14.733 688 11.476 476
Amerika Serikat*
Manajemen Senior | Senior Management N/A N/A N/A N/A 5
Manajemen Menengah | Middle Management N/A N/A N/A N/A 27
Staff N/A N/A N/A N/A 107
Total N/A N/A N/A N/A 139
Catatan | Remark: :
• Data tahun 2023 dan 2024 tidak mencakup ACG (Operasi Amerika Serikat), karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2024. Data karyawan ACG tahun
2025 berdasarkan kategori karyawan menurut gender belum memadai. Data karyawan ACG berdasarkan kategori karyawan menurut jenjang jabatan
akan diungkapkan mulai tahun 2026 dan seterusnya.
Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity was acquired in 2024. ACG 2025 employee data based on employee
category by gender is not insufficient. Employee data based on employee category by level for ACG will be disclosed for 2026 onwards.
Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan [OJK c.3] Employee By Education [OJK c.3]
Perseroan mempekerjakan karyawan dengan latar belakang The Company employs individuals from a diverse range of
pendidikan yang beragam. Dari seluruh karyawan pada educational background. Of all employees in Indonesia’s
operasional Perseroan di Indonesia pada tahun 2025, 1% operations in 2025, 1% are middle school graduates, 83% are
lulusan sekolah menengah pertama, 83% lulusan sekolah high school graduates, 6% are vocational school graduates,
menengah atas, 6% lulusan sekolah menengah kejuruan, 10% are bachelor’s degree holders, and 1% have a master’s
10% lulusan program sarjana, dan 1% lulusan program degree.
magister.
Entitas anak Perseroan di Australia dan Amerika Serikat The Company’s subsidiaries in Australia and US does not
tidak mencatat data tingkat pendidikan karyawan. record their employees’ educational background.
Rekrutmen dan Tingkat Perputaran Karyawan [GRI 401-1] Employee Recruitment and Turnover [GRI 401-1]
Perseroan menerapkan praktik terbaik industri dalam The Company adheres to industry best practices in its
proses rekrutmen dengan mengutamakan mobilitas recruitment processes, prioritizing internal mobility and
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 185
Page 188
internal dan pengembangan karier secara organik apabila organic career progression when possible. For external
memungkinkan. Untuk rekrutmen eksternal, Perseroan recruitment, it maintains a transparent and objective
menerapkan proses seleksi yang transparan dan objektif, selection process, that evaluates all candidates fairly and
dengan menilai seluruh kandidat secara adil dan setara equitably based on their qualifications, experience and
berdasarkan kualifikasi, pengalaman, dan potensi. potential.
Untuk mendukung pengembangan tenaga kerja, khususnya To support workforce development, particularly the
operator dan mekanik, Perseroan terus berinvestasi Company’s operators and mechanics, the Company
dalam program BISA Ruang Vokasi (BRV) yang dijalankan continues to invest in the BISA Ruang Vokasi (BRV)
oleh BIRU. Program ini mengintegrasikan pembelajaran program, run by the Company’s sister socio-enterprise,
berbasis industri ke dalam kurikulum sekolah menengah BIRU. This initiative integrates industry-based learning into
kejuruan, sehingga menjembatani kesenjangan antara dunia the curriculum of vocational high schools, bridging the
pendidikan dan industri melalui penyediaan pengalaman gap between education and industry by providing students
praktik langsung yang selaras dengan kebutuhan tenaga with practical, hands-on experience aligned with workforce
kerja. requirements.
BUMA Australia menjaga integritas proses onboarding BUMA Australia maintains integrity of its onboarding process
melalui penerapan berkelanjutan modul Success Factors. through the continued implementation of SuccessFactors
Platform ini memungkinkan karyawan baru untuk menerima module. This platform enables new hires to accept offers,
penawaran kerja, mengisi data pribadi, serta mengakses input personal details, and access key company resources,
sumber daya Perseroan, termasuk Visi dan Nilai Perseroan, such as the Company’s Vision and Values, policies, Referral
kebijakan, Program Rujukan (Referral Program), dan Life Program, and Life @ BUMA, prior to their first day, supporting
@ BUMA, sebelum hari pertama bekerja. Pendekatan ini a smooth and informed transition into the organization. [GRI
mendukung proses transisi yang lancar dan terinformasi ke 3-3]
dalam organisasi. [GRI 3-3]
Rekrutmen Karyawan Employee Recruitment
Rekrutmen Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia
Employee Recruitment Based on Gender and Age
2023 2024 2025
Kategori
Category Karyawan Persentase Karyawan Persentase Karyawan Persentase
Employees Percentage Employees Percentage Employees Percentage
Indonesia
Gender
Pria | Male 1.448 95% 1.101 96% 416 95%
Wanita | Female 70 5% 46 4% 5 5%
Total 1.518 100% 1.147 100% 421 100%
Usia | Age
<30 1.020 67% 709 62% 280 65%
30-50 483 32% 428 37% 140 34%
>50 15 1% 10 1% 1 1%
Total 1.518 100% 1.147 100% 421 100%
Australia
Gender
Pria | Male 613 77% 409 78,5% 251 76%
Wanita | Female 188 23% 112 21,5% 78 24%
Total 801 100% 521 100% 329 100%
Usia
<30 183 23% 111 21,3% 83 25%
30-50 430 54% 265 50,9% 183 55%
>50 188 23% 145 27,8% 63 20%
Total 801 100% 521 100% 329 100%
186 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 189
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Rekrutmen Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia
Employee Recruitment Based on Gender and Age
2023 2024 2025
Kategori
Category Karyawan Persentase Karyawan Persentase Karyawan Persentase
Employees Percentage Employees Percentage Employees Percentage
Amerika Serikat
Gender
Pria | Male N/A N/A N/A N/A 105 92%
Wanita | Female N/A N/A N/A N/A 9 8%
Total N/A N/A N/A N/A 114 100%
Usia | Age
<30 N/A N/A N/A N/A 39 35%
30-50 N/A N/A N/A N/A 54 47%
>50 N/A N/A N/A N/A 21 18%
Total N/A N/A N/A N/A 114 100%
Terkonsolidasi | Consolidated
Gender
Pria | Male 2.061 89% 1.510 90,5 772 88%
Wanita | Female 258 11% 158 9,5 92 12%
Total 2.319 100% 1,668 100% 864 100%
Usia | Age
<30 1.230 52% 820 50% 402 46%
30-50 913 39% 693 41% 377 44%
>50 203 9% 155 9% 85 10%
Total 2.319 100% 1,668 100% 864 100%
Catatan | Remark:
• Data for 2023 and 2024 does not include ACG (Amerika Serikat Operation), as the entity was acquired in 2025. The Data from ACG will be consolidated
from the date of acquisition onward | Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity was acquired in 2024.
Perseroan juga sepenuhnya mendukung pengembangan The Company also fully supports local economic
ekonomi lokal dengan merekrut karyawan dari masyarakat development by hiring employees from the communities
di sekitar wilayah operasionalnya. Pada tahun 2025, 35% surrounding its site. In 2025, 35% of senior management in
manajemen senior di kantor pusat dan 22% manajemen headquarter and 22% of senior management at the sites are
senior di lokasi operasional berasal dari komunitas lokal. hired from local communities. In the future, we will expand
Ke depan, Perseroan akan memperluas pemantauan untuk our monitoring to also include the proportion of overall
mencakup proporsi seluruh karyawan yang direkrut dari employees. [GRI 202-2]
komunitas lokal. [GRI 202-2]
Perputaran Karyawan (Employee Turnover) Employee Turnover
Pada tahun 2025, terjadi peningkatan signifikan tingkat In 2025, there was a significant increase in turnover rate in
perputaran karyawan di Perseroan. Kondisi ini terutama the Company. This is primarily due to the planned ramp down
disebabkan oleh rencana penurunan bertahap (ramp of several sites under the Company’s operation in Indonesia
down) sejumlah lokasi operasional di BUMA Indonesia dan and Australia, where contracts are approaching expiration.
Australia, seiring dengan mendekatnya masa akhir kontrak. As these projects conclude, workforce adjustments are a
Seiring berakhirnya proyek-proyek tersebut, penyesuaian necessary part of the transition. The Company remains firmly
tenaga kerja menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari committed to the principles of a just transition even as it
proses transisi. Perseroan tetap berkomitmen kuat terhadap continues to pursue growth and expansion opportunities. All
prinsip transisi yang adil (just transition), sembari terus employment terminations are conducted in full compliance
mengejar peluang pertumbuhan dan ekspansi. Seluruh with applicable laws and regulations, with a strong emphasis
pengakhiran hubungan kerja dilakukan sesuai dengan on fair treatment and employee support. Through BIRU
peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan TalentHub, the Company further assists affected employees
menekankan perlakuan yang adil serta dukungan bagi by providing career guidance, job-matching services, and
karyawan terdampak. Melalui BIRU TalentHub, Perseroan access to skills development resources, supporting their
memberikan dukungan tambahan berupa bimbingan karier, transition into new employment opportunities.
layanan pencocokan pekerjaan, serta akses ke sumber daya
pengembangan keterampilan, guna membantu karyawan
bertransisi ke peluang kerja baru.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 187
Page 190
Perputaran Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia
Employee Turnover Based on Gender and Age
2023 2024 2025
Kategori
Category Karyawan Persentase Karyawan Persentase Karyawan Persentase
Employees Percentage Employees Percentage Employees Percentage
Indonesia
Gender
Pria | Male 1.500 95% 2.256 96% 3.539 95%
Wanita | Female 72 5% 89 4% 164 5%
Total 1.572 100% 2.345 100% 3.703 100%
Usia | Age
<30 556 35% 585 25% 885 24%
30-50 924 59% 1.566 67% 2.588 70%
>50 92 6% 194 8% 230 6%
Total 1.572 100% 2.345 100% 3.703 100%
Australia
Gender
Pria | Male 305 78% 482 79,3% 399 76%
Wanita | Female 85 22% 126 20,7% 125 24%
Total 390 100% 608 100% 524 100%
Usia | Age
<30 61 16% 112 18,4% 105 20%
30-50 220 56% 309 50,8% 238 45%
>50 109 28% 187 30,7% 181 35%
Total 390 100% 608 100% 524 100%
Amerika Serikat
Gender
Pria | Male N/A N/A N/A N/A 169 97%
Wanita | Female N/A N/A N/A N/A 4 3%
Total N/A N/A N/A N/A 173 100%
Usia | Age
<30 N/A N/A N/A N/A N/A N/A
30-50 N/A N/A N/A N/A N/A N/A
>50 N/A N/A N/A N/A N/A N/A
Total N/A N/A N/A N/A N/A N/A
Terkonsolidasi | Consolidated
Gender
Pria | Male 1.805 92% 2.738 93% 4.107 93%
Wanita | Female 157 8% 215 7% 293 7%
Total 1.962 100% 2.953 100% 4.400 100%
Usia | Age
<30 617 32% 697 24% 990 23%
30-50 1.144 58% 1.875 64% 2.826 67%
>50 201 10% 381 12% 411 10%
Total 1.962 100% 2.953 100% 4.400 100%
Catatan | Remark:
• Data tahun 2023 dan 2024 tidak mencakup ACG (operasional Amerika Serikat), karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2025. Data ACG akan
dikonsolidasikan sejak tanggal akuisisi.
• Rincian tingkat perputaran karyawan berdasarkan kelompok usia untuk operasional Amerika Serikat pada tahun 2025 belum tersedia.
• Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity was acquired in 2024.
• The turnover rate breaks down by age in 2025 from United States Operation are not available
• Consolidated data per age group does not include US number.
188 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 191
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Tingkat Rekrutmen dan Perputaran Karyawan
Employee Recruitment & Turnover Rate
Keterangan 2025
Unit 2023 2024
Description
Indonesia
Total Rekrutmen Karyawan (a) Orang
1.518 1.147 421
Total Employee Recruitment (a) Person
Total Perputaran Karyawan (b) Orang
1.572 2.345 3.703
Total Employee Turnover (b) Person
Total Karyawan pada Akhir (c) Orang
15.339 14.131 10.761
Total Employees at the end of the year (c) Person
Tingkat Rekrutmen Karyawan (a/c*100)
% 9,9% 8,1% 3,9%
Employee Recruitment Rate (a/c*100)
Rasio Pergantian Karyawan (b/c*100)
% 10,2% 16,6% 34,4%
Employee Turnover Ratio (b/c*100)
Australia
Total Rekrutmen Karyawan (a) Orang
801 521 329
Total Employee Recruitment (a) Person
Total Perputaran Karyawan (b) Orang
390 608 524
Total Employee Turnover (b) Person
Total Karyawan pada Akhir (c) Orang
1.565 1.406 1.191
Total Employees at the end of the year (c) Person
Tingkat Rekrutmen Karyawan (a/c*100)
% 51% 37% 28%
Employee Recruitment Rate (a/c*100)
Rasio Pergantian Karyawan (b/c*100)
% 25% 43% 44%
Employee Turnover Ratio (b/c*100)
Amerika Serikat | United States
Total Rekrutmen Karyawan (a) Orang N/A N/A 114
Total Employee Recruitment (a) Person
Total Perputaran Karyawan (b) Orang N/A N/A 173
Total Employee Turnover (b) Person
Total Karyawan pada Akhir (c) Orang N/A N/A 139
Total Employees at the end of the year (c) Person
Tingkat Rekrutmen Karyawan (a/c*100) N/A N/A 82%
%
Employee Recruitment Rate (a/c*100)
Rasio Pergantian Karyawan (b/c*100) N/A N/A 125%
%
Employee Turnover Ratio (b/c*100)
Terkonsolidasi | Consolidated
Total Rekrutmen Karyawan (a) Orang
2.319 1.668 864
Total Employee Recruitment (a) Person
Total Perputaran Karyawan (b) Orang
1.962 2.953 4.400
Total Employee Turnover (b) Person
Total Karyawan pada Akhir (c) Orang
16.904 15.537 12.091
Total Employees at the end of the year (c) Person
Tingkat Rekrutmen Karyawan (a/c*100)
% 13% 10,7% 7%
Employee Recruitment Rate (a/c*100)
Rasio Pergantian Karyawan (b/c*100)
% 11% 19% 36%
Employee Turnover Ratio (b/c*100)
Fasilitas, Manfaat, dan Remunerasi [GRI 401-2] Facilities, Benefits, and Remuneration [GRI 401-2]
Perseroan berkomitmen terhadap kesejahteraan karyawan The Company is dedicated to employee well-being and
dan menyediakan berbagai manfaat untuk mendukung offers a range of benefits to support employee loyalty and
loyalitas serta produktivitas karyawan. Fasilitas dan productivity. These benefits include:
manfaat tersebut meliputi:
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 189
Page 192
Facilities, Benefits, and Remuneration
Facilities, Benefits, and Remuneration
Jenis Benefit Wilayah Operasi Indonesia Wilayah Operasi Australia
Type of Benefits Indonesia Operating Area Australia Operating Area
Asuransi Jiwa √ (Berlaku) X (Tidak Berlaku)
Life Insurance (Applicable) (Not Applicable)
Perawatan Kesehatan √ (Berlaku) X (Tidak Berlaku)
Healthcare (Applicable) (Not Applicable)
Cakupan Disabilitas dan Kecacatan √ (Berlaku) X (Tidak Berlaku)
Disability and Invalidity Coverage (Applicable) (Not Applicable)
Cuti Orang Tua √ (Berlaku) √ (Berlaku)
Parental Leave (Applicable) (Applicable)
Ketentuan Pensiun √ (Berlaku) √ (Berlaku)
Retirement Provision (Applicable) (Applicable)
√ (Applicable for permanent employee with specific X (Tidak Berlaku)
Kepemilikan Saham level and tenure) (Not Applicable)
Stock Ownership (Applicable for permanent employee with specific
level and tenure)
Asuransi Kesehatan √ (Berlaku) √ (Berlaku)
Health Insurance (Applicable) (Applicable)
Tunjangan Pernikahan √ (Berlaku) X (Tidak Berlaku)
Marriage Benefit (Applicable) (Not Applicable)
Tunjangan Duka √ (Berlaku) X (Tidak Berlaku)
Grief Benefit (Applicable) (Not Applicable)
Tunjangan Bencana √ (Berlaku) X (Tidak Berlaku)
Disaster Benefit (Applicable) (Not Applicable)
Tunjangan Hari Raya (THR) √ (Berlaku) X (Tidak Berlaku)
Holiday Allowance (THR) (Applicable) (Not Applicable)
Tunjangan Kesejahteraan X (Tidak Berlaku) X (Tidak Berlaku)
Welfare Allowance (Not Applicable) (Not Applicable)
Tunjangan Cuti √ (Berlaku) X (Tidak Berlaku)
Leave Allowance (Applicable) (Not Applicable)
Tunjangan Pajak Penghasilan X (Tidak Berlaku) X (Tidak Berlaku)
Income Tax Allowance (Not Applicable) (Not Applicable)
Tunjangan Perumahan √ (Berlaku, kecuali HO, BRC, dan INFRA) √ (Berlaku)
Housing Allowance (Except HO, BRC, and INFRA) (Applicable)
Tunjangan Transportasi √ (Berlaku, kecuali HO dan BRC) X (Tidak Berlaku)
Transportation Allowance (Except HO and BRC) (Not Applicable)
Tunjangan Makan √ (Berlaku, kecuali HO, BRC, dan INFRA) X (Tidak Berlaku)
Meal Allowance (Except HO, BRC, and INFRA) (Not Applicable)
Catatan:
• Skema ini berlaku di seluruh Perseroan dan entitas anak.
• Kepemilikan saham berlaku bagi karyawan tetap dengan tingkat jabatan dan masa kerja tertentu.
• ADT, SDJ, IPR, IBP, LATI, BINSUA, dan PKP berlokasi di wilayah Kalimantan dan dikategorikan sebagai lokasi kerja (job sites).
• Lokasi kerja IPR dan PKP diklasifikasikan sebagai wilayah terpencil, sehingga seluruh pekerja—baik lokal maupun non-lokal—tinggal di area mess.
• Lokasi BRC berada di Kalimantan dan berfungsi sebagai kantor perwakilan dari Kantor Pusat.
Note:
• This scheme is applicable across the Company and its subsidiary.
• Stock Ownership is applicable for permanent employee with specific level and tenure
• ADT, SDJ, IPR, IBP, LATI, BINSUA, and PKP are located in the Kalimantan area and are categorized as job sites.
• The IPR & PKP job sites are classified as remote areas, meaning all workers, both local and non-local, stay in the Mess area.
• The BRC location is in Kalimantan and serves as a representative office of the Head Office.
190 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 193
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Mendorong Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Fostering Health and Safety
[GRI 403] [OJK F.21]
Lingkungan Kerja yang Aman Safe Working Environment
Keselamatan karyawan tetap menjadi prioritas utama bagi Employees’ safety remains a fundamental priority for the
Perseroan. Pada tahun 2025, ketika Perseroan mengalami Company. In 2025, the Company experienced one fatal
satu insiden fatal. Segera setelah kejadian tersebut, incident. Immediately following the incident, a thorough
Perseroan melakukan investigasi menyeluruh untuk investigation was conducted to identify root causes and
mengidentifikasi akar penyebab dan faktor-faktor yang contributing factors, and corrective actions were promptly
berkontribusi, serta segera menerapkan tindakan perbaikan. implemented. These actions included strengthening
Tindakan tersebut mencakup penguatan pengendalian critical controls, reinforcing safety procedures, enhancing
risiko kritis, penegasan prosedur keselamatan, peningkatan supervision, and ensuring lessons learned were
pengawasan, serta memastikan pembelajaran dari insiden communicated and embedded across operations. This
dikomunikasikan dan diintegrasikan ke seluruh kegiatan approach reflects the Company’s accountability and its
operasional. Pendekatan ini mencerminkan akuntabilitas commitment to learning from incidents to strengthen its
Perseroan dan komitmennya untuk belajar dari setiap safety management practices.
insiden guna memperkuat praktik manajemen keselamatan.
Dampak dari insiden tersebut tercermin dalam indikator The impact of this incident is reflected in the Company’s
kinerja keselamatan Perseroan, di mana Tingkat Frekuensi safety performance indicators, with the Lost Time Injury
Cedera yang Mengakibatkan Kehilangan Waktu Kerja (LTIFR) Frequency Rate (LTIFR) increasing from 0.05 in 2024 to
meningkat dari 0,05 pada tahun 2024 menjadi 0,10 pada 0.10 in 2025, and the Total Recordable Injury Frequency
tahun 2025, serta Tingkat Frekuensi Cedera Tercatat Total Rate (TRIFR) rising from 0.20 to 0.31 over the same period.
(TRIFR) naik dari 0,20 menjadi 0,31 pada periode yang sama. While this represents a setback compared to the previous
Meskipun hal ini merupakan kemunduran dibandingkan year, management has treated the outcome as a catalyst
tahun sebelumnya, manajemen memandang hasil for reinforcing a more disciplined and sustainable safety
tersebut sebagai pemicu untuk memperkuat pendekatan approach.
keselamatan yang lebih disiplin dan berkelanjutan.
Sebagai respons, Perseroan mempertegas fokusnya dalam In response, the Company has strengthened its focus to face
menghadapi tantangan tahun 2026 dengan menitikberatkan the challenges in 2026 focusing on leadership presence
pada kehadiran kepemimpinan di lapangan, verifikasi in the field, critical risk control verification, frontline risk
pengendalian risiko kritis, pengenalan risiko di tingkat recognition, and structured incident learning, ensuring
operasional, serta pembelajaran insiden yang terstruktur. that proactive safety actions are practical, consistently
Upaya ini bertujuan untuk memastikan bahwa tindakan implemented, and embedded into daily operations to support
keselamatan yang bersifat proaktif bersifat praktis, continuous improvement and a safer working environment.
diterapkan secara konsisten, dan terintegrasi dalam
aktivitas operasional sehari-hari guna mendukung perbaikan
berkelanjutan dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih
aman.
LTIFR dan TRIFR Tahun 2023–2025
LTIFR And TRIR Throughout The Year Of 2023-2025
2023 2024 2025
Tingkat Cedera Kerja Berat, Tidak Termasuk Fatalitas (LTIFR)
0.07 0.05 0.1
Rate of High-Consequence Work-Related Injuries, Excluding Fatalities (LTIFR)
Tingkat Cedera Kerja Tercatat (TRIFR)
0.26 0.2 0.31
Rate of Recordable Work-Related Injuries (TRIFR)
Kesehatan dan Keselamatan Karyawan [OJK F.21] Employee Health and Safety [ [OJK F.21]
Sektor pertambangan, khususnya kegiatan tambang terbuka The mining sector, particularly open-pit operations, involves
(open-pit), memiliki berbagai risiko inheren, antara lain inherent risks such as high accident rates, slope collapses,
tingkat kecelakaan yang tinggi, potensi longsoran lereng, vehicle accidents, exposure to hazardous dust and gases,
kecelakaan kendaraan, paparan debu dan gas berbahaya, waste leakage, and fall hazards. Workers may also face
kebocoran limbah, serta risiko jatuh. Selain itu, pekerja juga extreme weather conditions, including heavy rain or intense
dapat menghadapi kondisi cuaca ekstrem, seperti hujan heat.
lebat atau panas yang intens.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 191
Page 194
Untuk mengatasi tantangan tersebut serta menegaskan To address these challenges and demonstrate its komitmennya terhadap keselamatan dan kesehatan kerja commitment to workplace safety, health, and environmental serta pengelolaan lingkungan, Perseroan secara konsisten stewardship, the Company strictly follows its health and menerapkan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja safety policies in both Indonesia and Australia. These yang ketat di seluruh operasionalnya di Indonesia dan policies ensure the implementation of comprehensive Australia. Kebijakan ini memastikan penerapan program workplace safety and health programs at every stage of keselamatan dan kesehatan kerja yang komprehensif operations, before, during, and after work, with a goal to pada setiap tahapan kegiatan, sebelum, selama, dan maintain a safe, efficient, and productive work environment setelah pekerjaan, dengan tujuan menciptakan lingkungan while complying with all relevant laws and regulations. kerja yang aman, efisien, dan produktif, serta memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan Occupational Health and Safety (OHS) is a top priority prioritas utama bagi Perseroan. Perseroan secara proaktif for the company. It proactively identifies, assesses, and mengidentifikasi, menilai, dan memitigasi berbagai risiko, mitigates risks, complemented by ongoing OHS training yang didukung oleh pelatihan K3 yang berkelanjutan serta and strict adherence to safety standards for equipment and penerapan standar keselamatan yang ketat terhadap work environments. Effective OHS management safeguards peralatan dan lingkungan kerja. Pengelolaan K3 yang the wellbeing of employees, business partners, and visitors efektif bertujuan untuk melindungi kesejahteraan karyawan, across the Company’s operational areas. The Company’s mitra bisnis, dan pengunjung di seluruh area operasional Occupational Health and Safety Management System Perseroan. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan (OHSMS) serves as the foundation for maintaining a safe Kerja (SMK3/OHSMS) Perseroan menjadi landasan utama workplace while achieving operational excellence. [GRI 403- dalam menjaga lingkungan kerja yang aman sekaligus 1] mendukung pencapaian keunggulan operasional. [GRI 403- 1] penerapan praktik terbaik internasional. Di Indonesia, The Company’s OHSMS is built on strict regulatory operasional Perseroan mengikuti pedoman Sistem compliance and international best practices. In Indonesia, Manajemen Keselamatan Pertambangan sebagaimana operations adhere to the Mining Safety Management diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya System guidelines under the Minister of Energy and Mineral Mineral Nomor 38 Tahun 2014 serta Pedoman Pelaksanaan Resources Regulation No. 38 of 2014 and the Good Mining Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik (Good Mining Practice Implementation Guidelines under Regulation Practice) berdasarkan Peraturan Nomor 1827 Tahun No. 1827 of 2018. The system is also certified under ISO 2018. Sistem ini juga telah tersertifikasi ISO 45001:2018 45001:2018 for OHS management and ISO 14001:2015 untuk manajemen K3 dan ISO 14001:2015 untuk sistem for environmental management systems, underpinning the manajemen lingkungan, yang mencerminkan komitmen company’s dedication to meeting global standards. Perseroan dalam memenuhi standar global. Di Australia, BUMA Australia mengoperasikan Sistem In Australia, BUMA Australia operates a comprehensive Manajemen K3 yang komprehensif dan selaras dengan OHSMS aligned with international best practices and ISO praktik terbaik internasional serta telah tersertifikasi 45001 certified, ensuring systematic risk management, a ISO 45001. Sistem ini memastikan pengelolaan risiko strong safety culture, and continuous improvement in line yang sistematis, penguatan budaya keselamatan, serta with the Queensland Coal Mining Safety and Health Act and peningkatan berkelanjutan yang sejalan dengan Queensland Regulation 2017Queensland Coal Mining Safety and Health Coal Mining Safety and Health Act dan Regulation Tahun Act and Regulation of 2017. 2017. Dalam operasional Perseroan di Indonesia, Perseroan In its Indonesian operation, the Company continues to secara berkelanjutan menetapkan dan mengupayakan establish and pursue short-term OHS performance targets, pencapaian target kinerja K3 jangka pendek sebagai berikut as outlined below: 192 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 195
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Target Jangka Pendek K3
Short Term OHS Targets
Kategori
2024 2025 2026
Category
• Pencapaian target • Peningkatan bertahap Target K3 Jangka Pendek Tahun 2026 (4 Fokus Utama)
awal Program Safety tingkat kematangan • FU 1 – Kepemimpinan untuk Produksi yang Aman: Memperkuat
Maturity Model (SMM) keselamatan menuju kematangan keselamatan secara proaktif melalui budaya pelaporan
dan keselarasan dengan level proaktif serta yang telah terbangun dan keterlibatan aktif pimpinan, yang didukung
regulasi Indonesia konsistensi penerapan oleh dasbor pemetaan keselamatan secara real-time.
• Penyusunan profil risiko SMM • FU 2 – Pengendalian Risiko Kritis: Meningkatkan efektivitas
per area operasional • Pencapaian analitik pengendalian melalui pemantauan real-time cakupan inspeksi P1
• Integrasi teknologi prediktif berbasis profil serta integrasi DOP–IoT dalam Critical Risk Assessment (CRA),
keselamatan risiko yang didukung oleh analisis tren insiden secara terstruktur untuk
Keselamatan mengidentifikasi faktor penggerak risiko utama.
Safety • Achievement of the initial • Increasing safety • FU 3 – Respons dan Pembelajaran Insiden:
target of Safety Maturity maturity level gradually to Meningkatkan kecepatan respons dan pencegahan melalui analisis
Model (SMM) Program proactive level & maintain tren insiden yang sistematis, investigasi yang tepat waktu, serta
and alignment to consistency of Safety pembelajaran terstruktur guna mendukung perbaikan berkelanjutan.
Indonesia’s Regulation Maturity Model (SMM) • FU 4 – Pengenalan Risiko di Lini Terdepan: Memperkuat deteksi dini
• Establishment of risk Interpretation risiko melalui pemetaan profil operator secara bulanan berdasarkan
profiling per operational • Achievement of parameter perilaku, operasional, dan kesehatan yang telah ditetapkan,
area predictive analytics serta didukung oleh peningkatan pemantauan kesehatan termasuk
• Integration of safety based on risk profile kategorisasi risiko penyakit kardiovaskular (CVD) berdasarkan data
technology Medical Check-Up (MCU).
• Penyusunan profil • Pencapaian profil
2026 OHS ShortTerm Targets (4 Key Focus)
kelelahan dan kesehatan kelelahan dan kesehatan
• KF 1 – Leadership for Safe Production:
• Optimalisasi peran untuk mencegah insiden
Strengthen proactive safety maturity through an established reporting
konselor sebaya terkait kelelahan dan
Kesehatan culture and active leadership engagement supported by realtime
• Penerapan alat personal penyakit akibat kerja
Health safety profiling dashboards.
dimension • Penguatan budaya
• KF 2 – Critical Risk Control:
• Program kebugaran fisik kesehatan
Enhance control effectiveness through realtime monitoring of P1
inspection coverage and DOP–IoT CRA integration, supported by
structured incident trend analysis to identify key risk drivers. KF 3 –
• Establishment of fatigue • Achievement of fatigue Incident Response and Learning:
and health profiling and health profiling Improve responsiveness and prevention through systematic incident
• Peer counsellor to prevent fatigue- trend analysis, timely investigation, and structured learning to support
optimization related incidents and continuous improvement.
• Implementation of occupational illnesses • KF 4 – Frontline Risk Recognition:
personal dimension tools • Achievement of a health Strengthen early risk detection through monthly operator profiling
• Physical activity wellness culture using defined behavioral, operational, and healthrelated parameters,
program supported by improved health profiling including CVD risk
categorization based on MCU data.
Pada tahun 2026, Perseroan akan mempertahankan For 2026, the Company will maintain its existing short-
target Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3/OHS) term Occupational Health and Safety (OHS) targets while
jangka pendek yang telah ditetapkan sebelumnya, dengan reorganizing their presentation under four Key Focus
melakukan penataan ulang penyajiannya ke dalam empat areas (4KF). This restructuring does not introduce new
Area Fokus Utama (Four Key Focus/4KF). Penataan commitments but consolidates ongoing initiatives into a
ini tidak memperkenalkan komitmen baru, melainkan clearer and more integrated framework. The 4KF approach
mengonsolidasikan inisiatif yang sedang berjalan ke dalam emphasizes leadership accountability, effectiveness of
kerangka kerja yang lebih jelas dan terintegrasi. Pendekatan controls, timely incident response, and stronger frontline
4KF menekankan akuntabilitas kepemimpinan, efektivitas risk recognition, reinforcing execution discipline and
pengendalian risiko, ketepatan respons terhadap insiden, the sustainability of implementation across Indonesian
serta penguatan pengenalan risiko di lini terdepan, guna operations.
memperkuat disiplin pelaksanaan dan keberlanjutan
implementasi di seluruh operasional Perseroan di Indonesia.
Penyempurnaan ini dibangun di atas kinerja Perseroan This refinement builds on the Company’s strong performance
yang solid pada tahun 2025, di mana meskipun terdapat in 2025, where, despite a slight operational adjustment,
sedikit penyesuaian operasional, sebagian besar target most health and safety targets were successfully achieved.
keselamatan dan kesehatan kerja berhasil dicapai. Di seluruh Across Indonesian operations, all OHS targets set for the
operasional Indonesia, seluruh target K3 yang ditetapkan 2024–2026 period have been met, supported by improved
untuk periode 2024–2026 telah terpenuhi, didukung oleh safety maturity, enhanced monitoring systems, and
peningkatan tingkat kematangan keselamatan, penguatan proactive reporting culture.
sistem pemantauan, serta budaya pelaporan yang proaktif.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 193
Page 196
Pada tahun 2025, BUMA Australia mengimplementasikan In 2025, BUMA Australia implemented MYOSH, a unified
MYOSH, sebuah sistem perangkat lunak terpadu yang software system that provides real time data and helps
menyediakan data secara real-time dan mendukung all operations manage Incidents, Hazards, Actions, Critical
seluruh operasional dalam pengelolaan insiden, bahaya, Risk, Training, Health and Injury Management, Contractor
tindak lanjut, risiko kritis, pelatihan, manajemen kesehatan Management and Change Management.
dan cedera, manajemen kontraktor, serta manajemen
perubahan.
Efektivitas kerangka manajemen keselamatan Perseroan The effectiveness of the Company’s safety management
didukung oleh tiga pilar utama sebagai berikut: framework is built on three key pillars:
Manajemen Risiko yang Sistematis Systematic Risk Management
Perseroan menerapkan protokol penilaian risiko yang The Company applies comprehensive risk assessment
komprehensif di seluruh area operasional, yang dilengkapi protocols across all operational areas, complemented
dengan langkah-langkah pencegahan serta prosedur by preventive measures and clear emergency response
tanggap darurat yang jelas. Setiap lokasi kerja menjalani procedures. Each job site undergoes annual internal
audit internal tahunan untuk memastikan kepatuhan dan audits to ensure compliance and identify opportunities for
mengidentifikasi peluang perbaikan. improvement.
Komitmen Kepemimpinan dan Keterlibatan Karyawan Leadership Commitment and Employee Engagement
Manajemen senior secara aktif mendukung inisiatif Senior management actively supports the Company’s safety
keselamatan Perseroan melalui inspeksi lapangan secara initiatives through regular site inspections, safety committee
berkala, rapat komite keselamatan, serta penyediaan sumber meetings, and allocation of resources for improvements.
daya untuk peningkatan kinerja K3. Perseroan mendorong The Company fosters a collaborative safety culture where
budaya keselamatan yang kolaboratif, di mana karyawan di employees at all levels are encouraged to participate in
seluruh tingkatan dilibatkan dalam diskusi keselamatan dan safety discussions and contribute to preventive measures.
kontribusi terhadap upaya pencegahan.
Pembelajaran dan Pengembangan Berkelanjutan Continuous Learning and Development
Perseroan menyelenggarakan program pelatihan yang The Company maintains a comprehensive training program
komprehensif, mencakup sertifikasi keselamatan wajib that includes both mandatory safety certifications and
serta pengembangan keterampilan khusus. Safety briefing specialized skill development. Regular safety briefings,
rutin, simulasi tanggap darurat, dan lokakarya dilaksanakan emergency drills, and workshops are conducted so the
secara berkala untuk memastikan tenaga kerja senantiasa workforce stays up to date with safety protocols and best
mengikuti protokol keselamatan dan praktik terbaik terbaru. practices.
Melalui penerapan ketiga pilar tersebut secara terintegrasi, Through these integrated pillars, the Company continues to
Perseroan terus meningkatkan kinerja keselamatan kerja enhance its safety performance while adapting to emerging
sekaligus beradaptasi terhadap tantangan yang berkembang challenges in the mining industry. This commitment extends
dalam industri pertambangan. Komitmen ini melampaui beyond regulatory compliance, as the Company aims to
kepatuhan terhadap regulasi, dengan tujuan membangun create a workplace where safety is embedded into every
lingkungan kerja di mana aspek keselamatan terintegrasi operation and decision-making process. [GRI 3-3]
dalam setiap aktivitas operasional dan proses pengambilan
keputusan. [GRI 3-3]
Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan
Safety Management System Certification
Nomor Periode Berlaku
Sertifikasi K3 Registrasi Ruang Lingkup Validity Period Lembaga sertifikasi
OHS Certification Registration Scope of Certification Certifying Agencies
Mulai | Start Akhir | End
Number
BUMA HO, Sungai Danau Jaya (SDJ),
Lati, Binungan, Indonesia Pratama, Insani
Baraperkasa, Adaro Tutupan, BUMA Rebuild
Center 12 April 2025 12 April 2028 SGS Indonesia
ISO 45001:2018 ID19/05088
BUMA HO, Sungai Danau Jaya (SDJ), April 12, 2025 April 12, 2028 SGS Indonesia
Lati, Binungan, Indonesia Pratama, Insani
Baraperkasa, Adaro Tutupan, BUMA Rebuild
Center
194 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 197
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan
Safety Management System Certification
Nomor Periode Berlaku
Sertifikasi K3 Registrasi Ruang Lingkup Validity Period Lembaga sertifikasi
OHS Certification Registration Scope of Certification Certifying Agencies
Mulai | Start Akhir | End
Number
Design and Contract Mining Projects Throughout
Australia 13 Januari 2025 16 Februari 2028 Bureau Veritas
ISO 45001:2018 AU006331-1
Design and Contract Mining Projects Throughout January 13, 2025 February 16, 2028 Bureau Veritas
Australia
Sejalan dengan tiga pilar utama, pengelolaan Keselamatan Aligned with the three pillars, OHS for both employees and
dan Kesehatan Kerja (K3) bagi karyawan dan subkontraktor subcontractors (business partners) within the Company’s
(mitra usaha) di seluruh wilayah operasional Perseroan operational areas focuses on the following principles:
berfokus pada prinsip-prinsip berikut:
• Mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan, • Adhering to all applicable laws, regulations, and other
regulasi, dan persyaratan K3 yang berlaku; OHS-related requirements;
• Mengidentifikasi potensi bahaya K3 di lingkungan kerja • Identifying potential OHS hazards in the work
serta menilai risiko dan dampak yang terkait; environment and assessing the associated risks and
• impacts;
• Menerapkan langkah pengendalian untuk menghilangkan • Implementing control measures to eliminate OHS
bahaya K3 dan memitigasi risiko serta dampaknya; hazards and mitigate risks and impacts;
• Memastikan prosedur kerja aman ditetapkan dan dipatuhi • Ensuring that safe work procedures are established and
dalam setiap aktivitas karyawan dan subkontraktor; followed for every task performed by employees and
subcontractors;
• Mendorong perbaikan berkelanjutan sistem manajemen • Promoting continuous improvement of the OHS
K3 melalui pemanfaatan perkembangan ilmiah, management system through the exploration of
teknologi, dan penerapan praktik terbaik terkini; scientific advancements, technology, and adoption of
the latest best practices;
• Meningkatkan kualitas pengawasan lapangan melalui • Enhancing field supervision quality by establishing an
penerapan program akuntabilitas K3; OHS accountability program;
• Mengalokasikan anggaran yang memadai untuk • Allocating sufficient budget to effectively implement the
penerapan sistem manajemen K3 secara efektif; dan OHS management system; and
• Menyediakan sarana konsultasi serta mendorong • Providing avenues for consultation and active
partisipasi aktif karyawan dan perwakilannya. participation for employees and their representatives.
Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Occupational Health and Safety Commitment
Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja | Occupational Health and Safety Commitment
Pengelolaan K3 Perseroan berkomitmen untuk menyediakan lingkungan kerja yang aman serta memastikan tersedianya sistem yang mendorong
Management of OHS perilaku kerja aman bagi karyawan, subkontraktor, dan pihak ketiga terkait melalui:
a. Pembangunan budaya keselamatan yang melibatkan seluruh pihak secara aktif dan kolaboratif;
b. Penerapan sistem manajemen risiko yang komprehensif untuk mengidentifikasi risiko keselamatan dan menerapkan miti-
gasi yang memadai;
c. Implementasi standar manajemen keselamatan kerja global;
d. Penetapan akuntabilitas penuh pimpinan atas kinerja keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan di seluruh operasional;
Penyediaan arahan, informasi, dan pengawasan yang memungkinkan pekerja melaksanakan tugas secara aman dan efektif;
serta
e. Penerapan komunikasi yang terbuka dan jelas untuk penanganan insiden serta pengembangan tindakan korektif.
The Company is committed to providing a safe working environment and ensuring the availability of systems that promote safe
behaviour for employees, subcontractors, and other third parties involved with the Company’s activities by:
a. Building a safety culture where everyone is actively and collaboratively involved;
b. Establishing a comprehensive risk management system to identify safety-related risks and implement adequate mitigation;
c. Implementing the global occupational safety management standard;
d. Holding the leaders fully accountable for safety, health, and wellbeing performance across the operations;
e. Providing direction, information, and supervision that enables workers to perform tasks safely and effectively; and
f. Providing clear and open communication to address and manage incidents and develop corrective actions.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 195
Page 198
Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja | Occupational Health and Safety Commitment
Pengelolaan Kesehatan Perseroan berkomitmen untuk menurunkan tingkat morbiditas karyawan dan hari kerja hilang akibat penyakit melalui:
Health Management
a. Penyediaan program kesejahteraan yang efektif dan tepat sasaran;
b. Implementasi program kesehatan mental serta penyusunan prosedur pencegahan dan penanganan wabah, kejadian luar
biasa, endemi, epidemi, dan pandemi guna memastikan lingkungan kerja yang sehat;
c. Peningkatan kesadaran dan promosi kesehatan untuk mencegah penyakit akibat kerja serta mengurangi penyakit di luar
hubungan kerja.
The Company is committed to reducing employee morbidity rate and lost days due to illness through:
a. Providing effective and targeted well-being programs;
b. Implementing mental health programs, developing procedures to prevent and manage outbreaks, extraordinary events, en-
demics, epidemics, and pandemics, ensuring a healthy workplace.
c. Implementing health awareness and promotion to prevent work related illness and reduce non –work-related illness.
Perseroan menerapkan struktur tata kelola K3 yang The Company maintains a comprehensive OHS governance
komprehensif dengan akuntabilitas yang jelas. Pada tingkat structure with clear accountability. At the top, the President
tertinggi, Presiden Direktur memegang tanggung jawab Director holds ultimate responsibility for organizational
utama atas standar keselamatan organisasi. Kerangka safety standards. The operational framework is executed
operasional dijalankan melalui sistem dua lapis, di mana through a dual-tier system, where the General Managers
General Manager Safety, Health & Environment (SHE) di of Safety, Health & Environment (SHE) at BUMA Indonesia,
BUMA Indonesia, BUMA Australia, dan ACG masing-masing BUMA Australia and ACG respectively oversee the OHSMS
mengawasi OHSMS dan Sistem Keselamatan Tambang and Mining Safety Management System (MSMS) at the
(MSMS) pada tingkat korporasi. Di tingkat proyek, Project corporate level. At individual project sites, Project Managers
Manager (PM) bertanggung jawab atas penerapan protokol (PMs) are responsible for implementing safety protocols
dan prosedur keselamatan. and procedures.
Untuk operasional di Indonesia, Perseroan membentuk For Indonesia operations, the Company has established
Dewan Keselamatan Pertambangan dan Lingkungan the Mining Safety and Environment (KPLH) Board in
(KPLH) sesuai dengan ketentuan keselamatan yang berlaku. accordance with applicable safety regulations. The Board
Dewan ini terdiri atas Presiden Direktur Perseroan (atau includes the Company’s President Director (or a designated
perwakilan yang ditunjuk), Project Manager tambang, serta representative), Site Project Manager, as well as General
General Manager atau Manager dari fungsi-fungsi utama. Managers or Managers from key departments. To further
Untuk memperkuat kinerja K3, Perseroan juga bekerja strengthen the Company’s OHS performance, the Company
sama dengan spesialis eksternal, termasuk akademisi collaborates with external specialists, including academic
dan konsultan industri, yang memberikan panduan experts and industry consultants, who provide strategic
strategis dalam pengelolaan risiko dan peningkatan guidance on risk management and operational safety
keselamatan operasional. Pendekatan multi-pemangku improvements. This multi-stakeholder approach enhances
kepentingan ini memperkuat kemampuan Perseroan the Company’s ability to identify, assess, and mitigate safety
dalam mengidentifikasi, menilai, dan memitigasi risiko risks across all mining operations.
keselamatan di seluruh kegiatan pertambangan.
Operasional Perseroan di Australia menerapkan struktur tata The Company’s operation in Australia has a similar
kelola yang serupa dan berada di bawah koordinasi BUMA governance structure, reporting to the BUMA Australia
Australia Safety Board, dengan tim pimpinan yang terdiri Safety Board with the leadership team consisting of the
atas CEO BUMA Australia serta perwakilan pada tingkat BUMA Australia CEO, and representatives at the General
General Manager dari fungsi Assets, People and Culture, Manager (GM) level for Assets, People and Culture, HS&T
HS&T (Health, Safety, and Training), Finance, dan Legal. (Health, Safety, and Training), Finance and Legal.
Proses Evaluasi Sistem K3 OHS System Evaluation Process
Pada tingkat entitas anak, Perseroan secara aktif memantau At the subsidiary level, the Company actively monitors and
dan mengevaluasi efektivitas serta efisiensi Sistem evaluates the effectiveness and efficiency of its OHSMS.
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3/ This includes audits, workplace inspections covering factors
OHSMS). Proses ini mencakup pelaksanaan audit, inspeksi such as noise, lighting, and general working conditions,
tempat kerja yang meliputi aspek kebisingan, pencahayaan, on-site observations, verification through discussion
dan kondisi kerja umum, observasi langsung di lapangan, with responsible personnel, and analysis of workplace
verifikasi melalui diskusi dengan personel yang bertanggung accident data. All monitoring efforts are carried out in strict
196 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 199
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
jawab, serta analisis data kecelakaan kerja. Seluruh kegiatan compliance with applicable laws and industry regulations to
pemantauan dilaksanakan dengan mematuhi secara ketat maintain a safe and healthy workplace for all employees.
peraturan perundang-undangan yang berlaku dan standar
industri guna memastikan lingkungan kerja yang aman dan
sehat bagi seluruh karyawan.
Penghargaan Kinerja K3: OHS Performance Awards:
Daftar Penghargaan Kinerja di Wilayah Operasi Indonesia dan Australia
Table 7-21 List of Performance Awards for Indonesia and australia operating areas
Lokasi Kerja Jenis Penghargaan Tahun Pemberi Penghargaan Capaian
No.
Jobsite Award Title Year Organization Issuer Achievement
South Kalimantan Provincial Government
1 Adaro Tutupan (ADT) Zero Incident Award 2025 -
East Kalimantan Governor
2 BUMA Rebuild Center Zero Incident Award 2025 -
East Kalimantan Provincial Environmental
3 BUMA Rebuild Center PROPER 2025 Blue
Office / DLHK
4 Insani Baraperkasa (IBP) Zero Incident Award 2025 East Kalimantan Provincial Manpower Office -
5 Indonesia Pratama (IPR) 1st place RAR & Fire Rescue 2025 Bayan International Fire Rescue Challenge -
Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Investigasi Hazard Identification, Risk Assessment, and Incident
Insiden [GRI 403-2] Investigation [GRI 403-2]
Perseroan menerapkan pendekatan yang sistematis dalam The Company employs a systematic approach to
pengelolaan risiko keselamatan dan kesehatan kerja dengan occupational risk management, combining comprehensive
mengombinasikan strategi pencegahan dan mitigasi yang prevention and mitigation strategies. At the core of this
komprehensif. Inti dari pendekatan ini adalah proses Hazard approach is the Hazard Identification and Risk Assessment
Identification and Risk Assessment (HIRA), yang menjadi (HIRA) process, which underpins the development of
dasar pengembangan program pencegahan yang terarah targeted prevention programs integrated into the Company’s
dan terintegrasi ke dalam Standar Operasional Prosedur Standard Operating Procedures (SOPs) for Mining and
(SOP) Perseroan untuk pengelolaan risiko keselamatan Environmental Safety Risk Management, as well as incident
pertambangan dan lingkungan, serta protokol manajemen management protocols. The HIRA process is reviewed at
insiden. Proses HIRA ditinjau sedikitnya sekali dalam least annually, with additional assessments conducted
setahun dan diperbarui apabila terdapat perubahan kondisi in response to changes in site conditions, work methods,
lokasi kerja, metode kerja, persyaratan regulasi, ataupun regulatory requirements, or audit findings. The Company’s
temuan audit. Metodologi HIRA yang diterapkan Perseroan HIRA methodology aligns with both national regulations
telah selaras dengan ketentuan nasional serta praktik and international best practices, including the ISO 31000
terbaik internasional, termasuk standar ISO 31000. standards.
Perseroan telah melaksanakan identifikasi bahaya, penilaian The Company conducted hazard identification, risk
risiko, serta analisis investigasi insiden. Hasil analisis assessment, and incident investigation analysis. These
tersebut menjadi dasar dalam pembaruan Code of Practice analyses informed updates to the Company’s Code of
Perseroan, yang menyediakan pedoman penting untuk Practice, which provides essential guidelines for effectively
memetakan dan memitigasi risiko secara efektif. Code mapping and mitigating these risks. The Code of Practice
of Practice ini menjadi landasan utama dalam protokol forms the cornerstone of the Company’s safety protocols,
keselamatan Perseroan, guna memastikan pengelolaan ensuring consistent and effective risk management across
risiko yang konsisten dan efektif di seluruh area operasional all operational areas.
Untuk mengendalikan dan meminimalkan aktivitas berisiko To control and minimize high-risk activities in the operating
tinggi di wilayah operasional, Perseroan menerapkan sistem areas, the Company implements a system of high-risk
pengendalian aktivitas berisiko tinggi yang meliputi: control activities which includes:
1. Daily Schedule Plan (DSP): DSP berfokus pada rencana 1. Daily Schedule Plan (DSP): The DSP primarily concerns
produksi harian serta Daily Operational Plan (DOP). DOP the production for the day, as well as the Daily Operational
mencakup seluruh aktivitas yang dilakukan dalam satu Plan (DOP). The DOP encompasses all activities that
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 197
Page 200
hari operasional dan diimplementasikan melalui Critical occur during the day and will be implemented through Risk Assessment (CRA) atau pemetaan aktivitas serta CRA or as the mapping of high-risk activities and work area kerja berisiko tinggi. Perlu dicatat bahwa tidak areas. It should be noted that not all DOPs will be seluruh DOP wajib dikenakan CRA. subjected to CRA. 2. Last Minute Check: Pemeriksaan yang dilakukan 2. Last Minute Check: Inspection prior to performing work sebelum memulai pekerjaan untuk memastikan seluruh to ensure all safe work requirements are in place. persyaratan keselamatan kerja telah terpenuhi. 3. Critical Risk Assessment: Observasi yang dilakukan 3. Critical Risk Assessment: Observation during high-risk selama pekerjaan berisiko tinggi untuk memastikan work to ensure the implementation of work procedures penerapan prosedur kerja di area kerja sesuai dengan in the work area against the CRA based on the day’s DSP. CRA yang mengacu pada DSP harian. Pelaporan dan Investigasi Insiden Accident Reporting and Investigation Perseroan memiliki sistem manajemen insiden yang The Company maintains a comprehensive incident komprehensif untuk menyelidiki dan mendokumentasikan management system that thoroughly investigates and seluruh insiden di tempat kerja secara menyeluruh. Insiden document all workplace incidents. Incidents are first pertama kali dilaporkan oleh karyawan yang berada di reported by any employee present at the scene to the lokasi kejadian kepada Tim Manajemen Darurat (Emergency Emergency Management Team (EMT). The SHE Department Management Team/EMT). Selanjutnya, Departemen Safety, then prepares a preliminary report, which is escalated Health, and Environment (SHE) menyusun laporan awal according to the designated hierarchy matrix, including, but yang kemudian ditingkatkan sesuai dengan matriks hierarki is not limited to, the immediate supervisor, site manager, yang telah ditetapkan, termasuk namun tidak terbatas pada project manager, relevant general managers, and the Board atasan langsung, manajer lokasi, manajer proyek, manajer of Directors. Following this, a dedicated investigation team umum terkait, hingga Dewan Direksi. Setelah itu, Perseroan is established to analyse the incident’s circumstances, membentuk tim investigasi khusus untuk menganalisis timing, and severity. The team conducts thorough fact- kondisi, waktu kejadian, dan tingkat keparahan insiden. finding to identify root causes and develop preventive Tim melakukan penelusuran fakta secara menyeluruh recommendations. All findings from these investigations untuk mengidentifikasi akar penyebab serta menyusun are documented on the Company’s digital platform and rekomendasi pencegahan. Seluruh hasil investigasi shared with relevant stakeholders to promote organizational didokumentasikan dalam platform digital Perseroan dan learning and continuous improvement. dibagikan kepada pemangku kepentingan terkait guna mendorong pembelajaran organisasi dan perbaikan berkelanjutan. Pendekatan proaktif Perseroan dalam pencegahan insiden The Company’s proactive approach to incident prevention is didukung oleh tiga inisiatif utama berikut: supported by three key initiatives: 1. Program Manajemen Risiko Kritis: Program ini 1. Critical Risk Management Program: This includes a mencakup kunjungan wajib dari pimpinan dan pekerja mandatory visit from both leaders and workers to untuk mengamati serta memperkuat penerapan praktik observe and reinforce safety practices during critical risk keselamatan selama pelaksanaan aktivitas berisiko activities. kritis. 2. Pelacakan dan Pelaporan Insiden: Seluruh insiden, 2. Incident Tracking and Reporting: All incidents, including termasuk kejadian nyaris celaka (near miss), dilaporkan near misses, are reported and recorded using digital dan dicatat menggunakan aplikasi digital, seperti applications, such as iCheck in Indonesia operation and iCheck pada operasional Indonesia dan MYOSH MYOSH in Australia operation. This helps to improve pada operasional Australia. Sistem ini meningkatkan tracking and preventive measures, providing valuable efektivitas pemantauan dan pencegahan melalui insight into on-the-ground conditions and allows the penyediaan informasi kondisi lapangan secara real- company to take necessary safety measures. time, sehingga Perseroan dapat mengambil langkah keselamatan yang diperlukan secara tepat. 3. Pemenuhan Hak Karyawan untuk Menolak Pekerjaan 3. Upholding Employee Right to Refuse Unsafe Work: Tidak Aman: Karyawan berhak menolak pekerjaan Workers can refuse tasks where safety, health, or apabila standar keselamatan, kesehatan, atau environmental standards are not met. Its reporting lingkungan tidak terpenuhi. Sistem pelaporan system allows workers to immediately flag unsafe Perseroan memungkinkan karyawan untuk segera conditions or behaviour to their supervisors. melaporkan kondisi atau perilaku tidak aman kepada Subsequently, control actions are implemented based atasan. Tindakan pengendalian kemudian diterapkan on established hazard codes within the reporting berdasarkan kode bahaya yang telah ditetapkan dalam system. To ensure the system’s integrity, supervisors 198 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 201
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
sistem pelaporan. Untuk menjamin integritas sistem, conduct a three-point verification process for all
atasan melakukan proses verifikasi tiga tahap terhadap hazard reports by assessing the correlation between
seluruh laporan bahaya yang meliputi, kesesuaian antara reported and actual hazards, the accuracy of report
bahaya yang dilaporkan dan kondisi actual, keakuratan content, and the appropriate categorization of hazards,
isi laporan, serta ketepatan klasifikasi bahaya, termasuk including risk codes and responsibility assignments.
kode risiko dan penetapan tanggung jawab. Pendekatan This comprehensive approach ensures that all safety
ini memastikan seluruh isu keselamatan dikelola secara concerns are addressed and effectively managed within
efektif dalam kerangka operasional Perseroan. the Company’s operational framework.
Field warden memiliki peran penting dalam memastikan Field wardens play a key role in enforcing safety protocols
kepatuhan terhadap protokol keselamatan serta and cultivating a safety-first culture, one where all workers
membangun budaya keselamatan yang mengutamakan are encouraged to voice concerns freely and without fear
keterbukaan, di mana seluruh pekerja didorong untuk of repercussions. Workers are required to report any
menyampaikan kekhawatiran tanpa rasa takut akan hazardous or unsuitable working conditions to their field
konsekuensi. Setiap pekerja wajib melaporkan kondisi warden and must refrain from performing any tasks until the
kerja yang berbahaya atau tidak layak kepada field warden area is confirmed safe. Similarly, if a field warden observes
dan dilarang melanjutkan pekerjaan hingga area tersebut a team member operating under unsafe conditions, they
dinyatakan aman. Apabila field warden menemukan anggota are obligated to halt the task until it can be carried out
tim yang bekerja dalam kondisi tidak aman, field warden safely. This protocol is fully aligned with relevant regulatory
berkewajiban menghentikan pekerjaan tersebut hingga requirements.
dapat dilaksanakan secara aman. Protokol ini sepenuhnya
selaras dengan ketentuan peraturan yang berlaku.
Perseroan menjamin perlindungan bagi setiap individu yang The Company guarantees the protection of those who
menyampaikan permasalahan keselamatan serta melarang raise safety concerns and strictly prohibits any form of
secara tegas segala bentuk intimidasi atau tindakan intimidation or retaliation. All reports are treated with
balasan. Seluruh laporan diperlakukan secara rahasia, dan confidentiality, and employees are assured that their right to
karyawan dijamin bahwa hak mereka untuk menyampaikan speak up will be respected and protected. Any incidents of
pendapat akan dihormati dan dilindungi. Setiap tindakan intimidation or threats can be reported to the Dfence Team
intimidasi atau ancaman dapat dilaporkan kepada Dfence by contacting them via email at dfence@bukitmakmur.com
Team melalui email dfence@bukitmakmur.com atau or through WhatsApp at +62 813-1887-0034.
WhatsApp +62 813-1887-0034.
Layanan Kesehatan Kerja [GRI 403-3] Occupational Health Services [GRI 403-3]
Perseroan menyediakan berbagai layanan dan program The Company provides occupational health services and
kesehatan kerja untuk melindungi kesejahteraan karyawan programs to safeguard employee well-being and improve
serta meningkatkan kondisi lingkungan kerja. Berikut working environment conditions. The following is a list of
adalah daftar layanan dan program kesehatan kerja yang services and programs provided.
disediakan oleh Perseroan.
Layanan Kesehatan Kerja, Operasional Indonesia Tahun 2025
Occupational Health Services, Indonesia Operations in 2025
Jenis Layanan Kesehatan Kerja Karyawan Tetap Karyawan Kontrak
No.
Types of Occupational Health Services Full Time Employee Contract Employee
Indonesia
1 Pemeriksaan Kesehatan Rutin Tahunan
Y Y
Annual Medical Check Ups
2 Asuransi Kesehatan
Y Y
Health Insurance
3 BPJS Kesehatan
Y Y
BPJS Kesehatan
4 Tunjangan Kacamata
Y Y
Glasses Allowance
5 Manfaat Kesehatan bagi Pasangan dan Anak
Y Y
Health Benefits for Spouses and Children
6 Bantuan biaya pengobatan dari Perseroan bagi karyawan dengan penyakit kronis
Y T/ N
Assistance for medical costs from the Company for workers who have chronic illnesses
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 199
Page 202
Layanan Kesehatan Kerja, Operasional Indonesia Tahun 2025
Occupational Health Services, Indonesia Operations in 2025
Jenis Layanan Kesehatan Kerja Karyawan Tetap Karyawan Kontrak
No.
Types of Occupational Health Services Full Time Employee Contract Employee
Australia
1 Pemeriksaan Kesehatan Rutin Tahunan
Y Y
Annual Medical Check Ups
2 Asuransi Kesehatan
T/ N T/ N
Health Insurance
3 Tunjangan Kacamata
Y Y
Glasses Allowance
4 Manfaat Kesehatan bagi Pasangan dan Anak
T/ N T/ N
Health Benefits for Spouses and Children
5 Y (hanya jika terkait
Bantuan biaya pengobatan dari Perseroan bagi karyawan dengan penyakit kronis
pekerjaan) T/ N
Assistance for medical costs from the Company for workers who have chronic illnesses
Y (only if work-related)
Catatan | Note : (Y) = Ya | (Y) = Yes; (T) = Tidak | (N) = No
Partisipasi, Konsultasi, dan Komunikasi Karyawan terkait Employee Participation, Consultation and Communication
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) [GRI 403-4] on Occupational Health and Safety [GRI 403-4]
Peningkatan kualitas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3/ Enhancing OHS quality requires fostering awareness
OHS) memerlukan peningkatan kesadaran dan kolaborasi di and collaboration among all stakeholders, including the
antara seluruh pemangku kepentingan, termasuk Perseroan, Company, employees, and contractors. To achieve this, the
karyawan, dan kontraktor. Untuk mewujudkan hal tersebut, Company has implemented a variety of communication,
Perseroan telah menerapkan berbagai inisiatif komunikasi, consultation, and evaluation initiatives designed to raise
konsultasi, dan evaluasi yang dirancang untuk meningkatkan OHS awareness and encourage active participation in OHS
kesadaran K3 serta mendorong partisipasi aktif dalam management. The following activities listed in Table below
pengelolaan K3. Kegiatan-kegiatan yang tercantum dalam have been undertaken.
tabel di bawah ini telah dilaksanakan.
Partisipasi, Konsultasi, dan Komunikasi Karyawan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Employee Participation, Consultation and Communication on Occupational Health and Safety
Partisipan- Partisipan - Partisipan-
Nama Forum K3 Aspek K3 yang Dibahas Frekuensi Manajemen Karyawan Kontraktor
No.
OHS Forum Name OHS Aspects in Focus Frequency Participants- Participants - Participants-
Management Employees Contractors
Rapat Komite KPLH Tingkat 1 Sesuai agenda minimum yang diatur Bulanan √ √
KPLH Committee Meeting dalam SHE/2022/002/SOP Organisasi Monthly
Level 1 Keselamatan Pertambangan dan Lingkungan
(KPLH) serta isu KPLH terkait lainnya
1
According to Minimum Agenda regulated
in SHE/2022/002/SOP Mining Safety and
Environmental Organization (KPLH) & other
related KPLH issues
Rapat Komite KPLH Tingkat 2 Bulanan √ √
2 KPLH Committee Meeting Monthly
Level 2
Rapat Komite KPLH Bulanan √ √
Subkontraktor Monthly
3
KPLH Subcontractor
Committee Meeting
Rapat Kerja Lokasi dan Unit Tinjauan kinerja tahun sebelumnya dan Tahunan √
Jobsite & Section Work Meeting perencanaan tahun berikutnya Annually
4
Previous Year Performance Review and Next
Year Planning
Forum Diskusi Supervisor Berbagi program prioritas Organisasi Triwulanan √ √
Supervisor Discussion Forum Keselamatan Pertambangan dan Lingkungan Quarterly
5 (KPLH)
Sharing of Mining Safety and Environmental
Organization (KPLH) focus programs
200 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 203
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Partisipasi, Konsultasi, dan Komunikasi Karyawan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Employee Participation, Consultation and Communication on Occupational Health and Safety
Partisipan- Partisipan - Partisipan-
Nama Forum K3 Aspek K3 yang Dibahas Frekuensi Manajemen Karyawan Kontraktor
No.
OHS Forum Name OHS Aspects in Focus Frequency Participants- Participants - Participants-
Management Employees Contractors
Rapat Mingguan Tinjauan kinerja dan target program Mingguan √
6 Weekly Meeting Performance Review & Program Target Weekly
Objectives
Rapat K3 dengan Mitra Kerja Program strategis KPLH dan tinjauan kinerja Bulanan √ √ √
Work Partners Mining Safety mitra kerja Monthly
7 and Mining Safety and Work Partners KPLH Strategic Program &
Environmental Organization Performance Review
(KPLH) Meeting
Tinjauan Manajemen Kinerja SHE Tahunan √
8
Management Review SHE Performance Annually
Safety Talk Kinerja SHE dan materi Safety Talk Mingguan/ √ √ √
9 Safety Talk SHE Performance, Safety Talk Materials Area
Weekly/Area
P5M (Pertemuan Keselamatan Kinerja SHE, materi HSE, isu HSE per area, Setiap √ √
Pra-Kerja) serta umpan balik karyawan pergantian
P5M (Pre-work Safety Meeting) SHE Performance, HSE Materials, HSE shift per sub-
10
Issues per area, employee feedback area
Once per shift
per subarea
Sosialisasi Dokumen SOP, HIRA, dan dokumen terkait lainnya Triwulanan √ √
11 Document Socialization SOP, HIRA, dll Quarterly
Safety Talk Subkontraktor Kinerja SHE, materi HSE, serta isu HSE Mingguan √ √
Subcontractor Safety Talk subkontraktor Weekly
12
SHE Performance, HSE Materials,
Subcontractor HSE Issues
Induksi Organisasi Kebijakan dan peraturan KPLH, sosialisasi Sesuai √ √ √
Keselamatan Pertambangan izin tambang/SIMPER, APD, Golden Rules, kebutuhan
dan Lingkungan (KPLH) CRF, prosedur tanggap darurat, Safety Alert, Conditional
Mining Safety and dan Lesson Learned
Environmental Organization Safety Alert & Lesson Learned
13 (KPLH) Induction Mining Safety and Environmental
Organization (KPLH) Policy, KPLH
Regulations, Mine Permit/Simper
Socialization, PPE, Golden Rules, CRF,
Emergency Procedures, Safety Alert &
Lesson Learned
Pelatihan Karyawan terkait Keselamatan dan Kesehatan Employee Training on Occupational Health and Safety [GRI
Kerja (K3) [GRI 403-5] 403-5]
Perseroan menyadari bahwa pelatihan Keselamatan dan The Company recognizes that OHS training is vital for raising
Kesehatan Kerja (K3) merupakan elemen penting dalam employee awareness and minimizing risks that may arise in
meningkatkan kesadaran karyawan serta meminimalkan the workplace. The training covers education, introduction,
risiko yang dapat timbul di tempat kerja. Pelatihan ini awareness building, while developing the skills needed to
mencakup pemberian edukasi, pengenalan, dan peningkatan prevent and manage hazards that may occur during daily
kesadaran, sekaligus pengembangan keterampilan yang work activities.
diperlukan untuk mencegah serta mengelola potensi bahaya
dalam aktivitas kerja sehari-hari.
Perseroan telah melaksanakan pelatihan K3 sesuai dengan The Company has conducted OHS training in accordance
standar dan peraturan yang berlaku, dengan ketentuan with applicable standards and regulations:
sebagai berikut:
• Seluruh karyawan yang melakukan aktivitas di wilayah • All employees whose activities are in the Company’s
pertambangan Perseroan di Indonesia (100%) wajib mining areas in Indonesia (100%) are required to attend
mengikuti program induksi serta Pelatihan Kompetensi induction and Mandatory Competency Training (PKW).
Wajib (PKW).
• Para pengawas (supervisor) yang beraktivitas di wilayah • Supervisors whose activities are in the Company’s mining
pertambangan Perseroan di Indonesia wajib mengikuti areas in Indonesia are required to attend Supervisory
Pelatihan Kompetensi Pengawas (PKP) serta Pelatihan Competency Training (PKP) and Specific Competency
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 201
Page 204
Kompetensi Spesifik (PKS) untuk memenuhi ketentuan Training (PKS) to fulfil specific regulations applicable to
peraturan yang relevan dengan tugas dan tanggung their respective jobs.
jawab masing-masing.
• Seluruh pekerja tambang batubara pada operasional • All Coal Mine Workers in BUMA Australia operation must
BUMA Australia wajib mengikuti pelatihan sesuai be trained to perform the job requirements of their role
persyaratan peran kerja mereka (operator atau (operator or maintainer) and must include mandatory
maintainer), termasuk Pelatihan Induksi Wajib yang recognised Induction Training (what is known as
Diakui (Recognised Induction Training/Standard 11). Standard 11 Induction Training).
• BUMA Australia juga wajib memenuhi ketentuan • BUMA Australia must meet the requirements of
Recognised Standard 22 – Management Structure dalam Recognised Standard 22 – Management Structure for
pengembangan dan penerapan Sistem Manajemen the development and implementation of the Safety and
Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Ketentuan ini Health Management System. This includes mandatory
mencakup pelatihan kompetensi wajib bagi supervisor competency training for Supervisors and Senior
dan posisi senior di tambang batubara, termasuk Positions on a coal mine that includes competency for
kompetensi dalam investigasi, penilaian risiko, dan investigations, risk assessment and communication
komunikasi.
Program-program pelatihan tersebut bertujuan untuk These training programs aim to equip employees and
membekali karyawan dan supervisor dengan pengetahuan supervisors with the skills needed to prevent and manage
serta keterampilan yang diperlukan guna mencegah dan any risks or hazards that may arise in the workplace.
mengelola risiko maupun bahaya yang dapat terjadi di
tempat kerja.
Peningkatan Kualitas Kesehatan Karyawan [GRI 403-6] Improvement of Employee Health Quality [GRI 403-6]
Perseroan menyadari pentingnya tenaga kerja yang sehat The Company acknowledges the importance of a healthy
dalam meningkatkan kualitas hidup karyawan sekaligus workforce to improve quality of life, as well as to increase
mendukung produktivitas. Untuk mewujudkan hal tersebut, productivity. To fulfil this, the Company provides the
Perseroan menyediakan berbagai fasilitas dan program following health facilities to its employees:
kesehatan bagi karyawan, antara lain:
1. Fasilitas layanan kesehatan di lokasi operasional 1. Health facilities at operational sites (Medsite Clinic) with
(Medsite Clinic) dengan dukungan dokter dan paramedis doctors and paramedics available 24/7.
yang siaga selama 24 jam.
2. Ketersediaan obat-obatan bebas (over-the-counter) di 2. Availability of over-the-counter medicines at Medsite
Medsite Clinic. Clinic.
3. Kepesertaan asuransi kesehatan wajib (BPJS Kesehatan 3. Compulsory health insurance (Indonesia’s BPJS and
dan Jamsostek di Indonesia) serta asuransi kesehatan Jamsostek) and private health insurance for outpatient
swasta untuk layanan rawat jalan dan rawat inap. and inpatient care.
4. Fasilitasi evakuasi medis ke rumah sakit rujukan apabila 4. Medical evacuation to a referral hospital if further
diperlukan penanganan lanjutan. treatment is required.
5. Program Wellness. 5. Wellness Program.
6. Program kesehatan mental yang mencakup survei 6. Mental health program, which includes mental health
kesehatan mental dan asesmen perilaku berisiko. surveys and risk-taking behavior assessments.
7. Pemeriksaan kesehatan tahunan (medical check-up/ 7. Annual medical check-up (MCU) for employees, initial
MCU), MCU awal bagi calon karyawan, serta MCU pra- MCU for prospective employees, and pre-retirement
pensiun. MCU.
Beyond Selain fasilitas tersebut, Perseroan juga Beyond these facilities, the Company also implement
melaksanakan berbagai inisiatif tambahan untuk additional initiatives to improve employee health, such as:
meningkatkan kualitas kesehatan karyawan, di antaranya:
1. Program preventif dan promotif untuk mendukung 1. Preventive and promotive programs that support the
peningkatan kualitas kesehatan, seperti Program improvement of health quality, such as the Wellness
Wellness serta berbagai kegiatan dan kompetisi Program and various competitions like the Weight Loss
kesehatan, termasuk Weight Loss Competition. Competition.
2. Penyediaan fasilitas pusat kebugaran (gym) dan klub 2. Gyms and sports clubs available in each working area to
olahraga di setiap wilayah kerja untuk mendukung support health programs.
program kesehatan karyawan.
202 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 205
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
3. Program penilaian gizi dan keamanan pangan untuk 3. Nutrition and food safety assessment programs to
mengevaluasi layanan katering di lokasi kerja serta evaluate local catering services and ensure food quality
memastikan kualitas dan keamanan makanan. and safety.
4. Pelaksanaan kegiatan olahraga bersama secara rutin 4. Monthly joint exercise programs.
setiap bulan.
Pencegahan dan Mitigasi Dampak Keselamatan dan Prevention and Mitigation of Occupational Health and
Kesehatan Kerja [GRI 403-7] Safety Impacts [GRI 403-7]
Perseroan memprioritaskan pencegahan dampak The Company prioritizes the prevention of health and
keselamatan dan kesehatan kerja melalui penerapan safety impacts through systematic risk management
manajemen risiko serta strategi mitigasi yang sistematis. and mitigation strategies. Workplace risks control is
Pengendalian risiko di tempat kerja dilaksanakan sesuai implemented in accordance with HIRA and Job Safety
dengan dokumen Identifikasi Bahada yan Penilaian Resiko Analysis (JSA) documents, which are integrated into the
(HIRA) dan Analisa Keselamatan Pekerjaan (JSA), yang work instructions and disseminated across all operational
terintegrasi ke dalam instruksi kerja serta disosialisasikan areas. HIRA documents specifically record identified
di seluruh wilayah operasional. Dokumen HIRA mencatat hazards, risk assessment, and outlines prevention plans for
bahaya yang teridentifikasi, hasil penilaian risiko, serta specific processes. For the Company’s operation, the risk
rencana pencegahan untuk setiap proses kerja secara mitigation strategies derived from the HIRA are detailed in
spesifik. Pada operasional Perseroan, strategi mitigasi the following programs:
risiko yang disusun berdasarkan HIRA dijabarkan melalui
program-program berikut:
1. SHE Induction and 5-Minute Talk (P5M): Program 1. SHE Induction and 5-Minute Talk (P5M): A safety
induksi keselamatan bagi karyawan baru mengenai induction for new employees on the hazards present in
potensi bahaya di lingkungan kerja serta langkah- their work environment and the preventive measures to
langkah pencegahan yang harus diterapkan. be taken.
2. Safety Talk: Program mingguan yang memberikan 2. Safety Talk: A weekly program that provides education
edukasi keselamatan dan kesehatan kerja dengan on occupational health and safety to prevent workplace
materi yang relevan dan aplikatif untuk mencegah accidents. This program delivers materials that are
kecelakaan kerja. relevant and applied in operations.
3. Ngobras and GENBA: Forum diskusi keselamatan 3. Ngobras and GENBA: A forum to discuss occupational
dan kesehatan kerja yang mengedepankan partisipasi health and safety by prioritizing employee participation.
karyawan. Dalam kegiatan ini, materi Organisasi In this program, KPLH material is delivered in each
Keselamatan Pertambangan dan Lingkungan (KPLH) work area and includes field inspections involving
disampaikan di setiap area kerja serta mencakup management.
inspeksi lapangan yang melibatkan manajemen.
4. Pelatihan: Berbagai pelatihan yang diselenggarakan 4. Training: Various trainings organized to improve the skills
untuk meningkatkan kompetensi dan kesadaran and safety awareness of employees. These trainings
keselamatan karyawan, guna meningkatkan efisiensi aim to improve work efficiency and effectiveness and
dan efektivitas kerja sekaligus menurunkan risiko reduce the risk of work accidents.
kecelakaan kerja.
5. Program Akuntabilitas Keselamatan (Inspeksi dan 5. Safety Accountability Program (Inspection and
Observasi): Program inspeksi dan observasi untuk Observation): An inspection and observation program
memastikan kesesuaian antara kondisi di lapangan to ensure compliance between field events and
dengan standar keselamatan yang telah ditetapkan. predetermined safety standards. The results of the
Hasil inspeksi dan observasi didokumentasikan dalam inspections and observations are compiled into reports
laporan dan wajib ditindaklanjuti. that must be followed up.
BUMA Australia menerapkan langkah-langkah pencegahan Similarly, BUMA Australia implements the following
dan mitigasi risiko keselamatan dan kesehatan kerja prevention and mitigation measures:
sebagai berikut:
1. Pemanfaatan Teknologi: Integrasi sistem MYOSH ke 1. Use of technology: The integration of MYOSH into the
dalam sistem manajemen keselamatan Perseroan untuk Company’s safety management system will streamline
menyederhanakan pelaporan insiden, penilaian risiko, incident reporting, risk assessments, audits, and training
audit, dan pengelolaan pelatihan. Platform berbasis management. This cloud-based platform provides real-
cloud ini menyediakan data keselamatan secara real- time safety data, enabling faster incident response,
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 203
Page 206
time, sehingga memungkinkan respons insiden yang improved performance tracking, and proactive risk
lebih cepat, pemantauan kinerja yang lebih efektif, serta mitigation.
mitigasi risiko yang proaktif.
2. 4D Leader-Led Conversation: Pendekatan dialog 2. 4D Leader-led Conversation: 4D Leader Led
keselamatan terstruktur yang membekali pimpinan Conversations equip leaders to hold structured,
untuk berdiskusi secara bermakna dengan tim, guna meaningful safety dialogues with their teams, helping
mengidentifikasi risiko, memperkuat kepatuhan identify risks, reinforce protocols, and remove
terhadap protokol keselamatan, serta menghilangkan unnecessary barriers. This approach strengthens safety
hambatan yang tidak diperlukan. Pendekatan ini leadership, accountability, and shared commitment
memperkuat kepemimpinan keselamatan, akuntabilitas, across the organization.
dan komitmen bersama di seluruh organisasi.
3. Edukasi dan Pelatihan Operasional: Berbagai 3. Operational education and training: A range of training
program pelatihan dilaksanakan untuk meningkatkan programs are conducted to enhance employees’ skills
keterampilan dan kesadaran keselamatan karyawan, and safety awareness, aiming to boost work efficiency
sehingga dapat meningkatkan efisiensi kerja sekaligus while minimizing the risk of workplace accidents.
meminimalkan risiko kecelakaan kerja.
4. Tinjauan dan Penilaian Berkala: Evaluasi rutin 4. Regular reviews and assessments to evaluate progress
dilakukan untuk menilai efektivitas inisiatif keselamatan and identify areas for improvement: Regular reviews
dan kesehatan kerja, memantau kemajuan, serta and assessments are conducted to evaluate the
mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan. effectiveness of the Company’s OHS initiatives, ensuring
Proses evaluasi berkelanjutan ini mendukung progress is tracked and areas for improvement are
pendekatan proaktif dalam menjaga lingkungan kerja promptly identified. This continuous evaluation supports
yang aman dan sehat. a proactive approach to maintaining a safe and healthy
work environment.
Proyek Unggulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Highlight Occupational Health and Safety project in
Indonesia Indonesia.
iCheck – Sistem Manajemen Keselamatan iCheck – Safety Management System
BTech melanjutkan pengembangan platform digital terpadu The Company worked together with its sister tech firm,
Safety, Health and Environment (SHE) untuk memperkuat BTech, and progressed the development of a unified Safety,
pengendalian risiko secara proaktif, meningkatkan Health and Environment (SHE) digital platform to strengthen
akuntabilitas dan pengawasan pimpinan, serta proactive risk control, leadership accountability and
mendukung penerapan keselamatan di lini terdepan. Fokus oversight, also frontline safety execution. The focus was
pengembangan diarahkan pada pembentukan fondasi on building a consistent and scalable safety management
sistem manajemen keselamatan yang konsisten dan dapat foundation.
diterapkan secara luas.
Platform ini mengintegrasikan modul keselamatan utama, The platform integrated core safety modules including
antara lain HIRADC, Planned Risk Observation (PRO), Hazard Identification, Risk Assessment & Determining
Pengelolaan dan Inspeksi Genba, serta Manajemen Insiden Control (HIRADC), Planned Risk Observation (PRO), Genba
yang komprehensif dengan pelacakan investigasi dan Management and Inspection, and comprehensive Incident
tindak lanjut, sekaligus memulai penerapan Critical Control Management with investigation and follow-up tracking while
Management (CCM). Dashboard manajemen keselamatan initiating Critical Control Management (CCM) processes.
yang ditingkatkan memperkuat pengawasan di berbagai Enhanced safety management dashboards improved
tingkatan dan meningkatkan transparansi, sehingga multi-level oversight and transparency, enabling leaders
pimpinan dapat memantau kinerja dan melakukan intervensi to monitor performance and intervene early. A revamped
dini. Aplikasi seluler yang diperbarui serta penguatan mobile application and strengthened administrative controls
pengendalian administratif turut mendorong adopsi di lini further supported frontline adoption and governance.
terdepan dan memperkuat tata kelola.
Secara keseluruhan, inisiatif ini meningkatkan kualitas Together, these initiatives improved hazard identification,
identifikasi bahaya, ketertelusuran insiden, dan penerapan incident traceability, and structured critical control
pengendalian kritis secara terstruktur, serta memungkinkan implementation, enabling data-driven safety leadership and
kepemimpinan keselamatan berbasis data dan membangun establishing a robust digital backbone for consistent SHE
fondasi digital yang kuat untuk kinerja SHE yang konsisten performance and continuous improvement.
dan perbaikan berkelanjutan.
204 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 207
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Karyawan yang Dicakup dalam Sistem Manajemen Employees Covered by the Occupational Health and Safety
Keselamatan dan Kesehatan Kerja [GRI 403-8] Management System [GRI 403-8]
Kebijakan dan Sistem Manajemen Keselamatan dan The Company’s OHS Policy and Management System
Kesehatan Kerja (K3) Perseroan berlaku bagi seluruh applies to all employees, contractors, and visitors within the
karyawan, kontraktor, serta pengunjung di lingkungan Company and its operational areas. To ensure the ongoing
Perseroan dan wilayah operasionalnya. Untuk memastikan effectiveness of the OHS Policy and Management System,
efektivitas penerapan kebijakan dan sistem K3 secara the Company systematically collects data samples, with
berkelanjutan, Perseroan secara sistematis mengumpulkan support from external professionals, covering various
sampel data, dengan dukungan tenaga profesional aspects and activities associated with the implementation of
eksternal, yang mencakup berbagai aspek dan aktivitas the OHS system. The collected data are thoroughly analyzed
terkait pelaksanaan sistem K3. to assess the effectiveness of OHS policies and procedures,
and to identify any areas that may require enhancement.
Data yang dihimpun dianalisis secara menyeluruh untuk Following the analysis, the Company conducts a
menilai efektivitas kebijakan dan prosedur K3, serta comprehensive evaluation to ascertain the necessary
mengidentifikasi area yang memerlukan peningkatan. corrective actions. This may include refining OHS policies
Berdasarkan hasil analisis tersebut, Perseroan melakukan and procedures, enhancing training programs for employees
evaluasi komprehensif guna menetapkan tindakan and contractors, or upgrading infrastructure and equipment
perbaikan yang diperlukan. Tindakan ini dapat mencakup to improve workplace safety.
penyempurnaan kebijakan dan prosedur K3, peningkatan
program pelatihan bagi karyawan dan kontraktor, serta
peningkatan infrastruktur dan peralatan untuk mendukung
terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman.
Pekerja yang Tercakup dalam Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Workers covered by an occupational health and safety management system, Indonesia Operations
2023 2024 2025
Keterangan
Items Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Number Percentage Number Percentage Number Percentage
Indonesia
Jumlah dan persentase seluruh karyawan serta pekerja non-
karyawan yang pekerjaan dan/atau tempat kerjanya berada
di bawah kendali Perseroan dan tercakup dalam sistem
manajemen K3
16.798 100% 19.664 100% 11.371 100%
The number and percentage of all employees and workers
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system
Jumlah dan persentase yang tercakup dalam sistem
manajemen K3 yang telah diaudit secara internal
The number and percentage of all employees and workers
16.798 100% 19.664 100% 11.371 100%
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system that has been internally audited
Jumlah dan persentase yang tercakup dalam sistem
manajemen K3 yang telah diaudit atau disertifikasi oleh pihak
eksternal
The number and percentage of all employees and workers 16.798 100% 19.664 100% 11.371 100%
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system that has been audited or certified by an external party
Australia
Jumlah dan persentase seluruh karyawan serta pekerja non-
karyawan yang pekerjaan dan/atau tempat kerjanya berada
di bawah kendali Perseroan dan tercakup dalam sistem
manajemen K3
1.462 100% 1.127 100% 1.191 100%
The number and percentage of all employees and workers
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system
Jumlah dan persentase yang tercakup dalam sistem
manajemen K3 yang telah diaudit secara internal
The number and percentage of all employees and workers
1.462 100% 1.127 100% 1.191 100%
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system that has been internally audited
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 205
Page 208
Pekerja yang Tercakup dalam Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Workers covered by an occupational health and safety management system, Indonesia Operations
2023 2024 2025
Keterangan
Items Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Number Percentage Number Percentage Number Percentage
Jumlah dan persentase yang tercakup dalam sistem
manajemen K3 yang telah diaudit atau disertifikasi oleh pihak
eksternal
The number and percentage of all employees and workers 1.462 100% 1.127 100% 1.191 100%
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system that has been audited or certified by an external party
Amerika Serikat
Jumlah dan persentase seluruh karyawan serta pekerja non-
karyawan yang pekerjaan dan/atau tempat kerjanya berada
di bawah kendali Perseroan dan tercakup dalam sistem
manajemen K3
N/A N/A N/A N/A 139 100%
The number and percentage of all employees and workers
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system
Jumlah dan persentase yang tercakup dalam sistem
manajemen K3 yang telah diaudit secara internal
The number and percentage of all employees and workers
N/A N/A N/A N/A 139 100%
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system that has been internally audited
Jumlah dan persentase yang tercakup dalam sistem
manajemen K3 yang telah diaudit atau disertifikasi oleh pihak
eksternal
The number and percentage of all employees and workers N/A N/A N/A N/A 139 100%
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system that has been audited or certified by an external party
Terkonsolidasi
Jumlah dan persentase seluruh karyawan serta pekerja non-
karyawan yang pekerjaan dan/atau tempat kerjanya berada
di bawah kendali organisasi, yang tercakup dalam sistem
tersebut
18.224 100% 20.791 100% 12.701 100%
The number and percentage of all employees and workers
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system
Jumlah dan persentase seluruh karyawan serta pekerja non-
karyawan yang pekerjaan dan/atau tempat kerjanya berada
di bawah kendali organisasi, yang tercakup dalam sistem
tersebut yang telah diaudit secara internal.
18.224 100% 20.791 100% 12.701 100%
The number and percentage of all employees and workers
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system that has been internally audited
Jumlah dan persentase seluruh karyawan serta pekerja non-
karyawan yang pekerjaan dan/atau tempat kerjanya berada
di bawah kendali organisasi, yang tercakup dalam sistem
tersebut yang telah diaudit atau disertifikasi oleh pihak
eksternal. 18.224 100% 20.791 100% 12.701 100%
The number and percentage of all employees and workers
who are not employees but whose work and/or workplace
is controlled by the organization, who are covered by such a
system that has been audited or certified by an external party
Catatan | Remark:
• Data tahun 2023 dan 2024 belum mencakup ACG (operasional Amerika Serikat) karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2025. Data ACG akan
dikonsolidasikan sejak tanggal akuisisi. | Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity was acquired in 2025. The
Data from ACG will be consolidated from the date of acquisition onward.
206 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 209
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Cedera Akibat Kerja [GRI 403-9] Work-Related Injuries [GRI 403-9]
Perseroan tetap berkomitmen terhadap keselamatan kerja The Company remains committed to workplace safety
melalui pengelolaan risiko kritis yang terfokus, penguatan through focused critical risk management, strengthened
peran kepemimpinan, serta penerapan disiplin pengelolaan leadership, and disciplined daily risk management. In
risiko harian. Pada operasional Indonesia, kinerja its Indonesia operation, safety performance in 2025
keselamatan tahun 2025 mencerminkan peningkatan reflected increased operational risk exposure, including
paparan risiko operasional, termasuk satu fatalitas terkait one work-related fatality, a rise in recordable injuries, and
pekerjaan, peningkatan jumlah cedera yang dapat dicatat more dangerous occurrences and near misses compared
(recordable injuries), serta lebih banyak kejadian berbahaya with 2024. While high-consequence injury rates remained
dan nyaris celaka (near misses) dibandingkan tahun 2024. low and controlled, these trends underscore the need for
Meskipun tingkat cedera dengan konsekuensi tinggi tetap stronger preventive measures. In response, the Company
rendah dan terkendali, tren ini menegaskan perlunya reinforced its safety approach through the implementation
penguatan langkah-langkah pencegahan. Sebagai respons, of the Four Key Focus (4KF), aimed at enhancing risk
Perseroan memperkuat pendekatan keselamatannya controls, incident learning, frontline supervision, and overall
melalui penerapan Four Key Focus (4KF), yang bertujuan execution discipline.
meningkatkan pengendalian risiko, pembelajaran dari
insiden, pengawasan di lini terdepan, serta disiplin
pelaksanaan secara keseluruhan.
Investigasi menyeluruh atas kejadian fatalitas telah A comprehensive investigation into the fatality was
dilakukan dan diikuti dengan tindakan korektif yang conducted, followed by prompt corrective actions to
cepat untuk mengatasi akar penyebab serta menutup address root causes and close identified gaps. Building
celah yang teridentifikasi. Berdasarkan hal tersebut, on this, the Company continues to strengthen its safety
Perseroan terus memperkuat pendekatan keselamatannya approach through improved frontline execution, consistent
melalui peningkatan pelaksanaan di lini terdepan, application of risk management practices, and enhanced
penerapan praktik manajemen risiko yang konsisten, learning from incidents. These efforts are supported by
serta penguatan pembelajaran dari insiden. Upaya ini ongoing development of workforce capability, increased
didukung oleh pengembangan kapabilitas tenaga kerja use of data-driven insights, and a more proactive, people-
secara berkelanjutan, peningkatan pemanfaatan wawasan centered safety culture to prevent recurrence and drive
berbasis data, serta penguatan budaya keselamatan yang continuous improvement across operations. [OJK F.1]
lebih proaktif dan berfokus pada manusia, guna mencegah
kejadian serupa dan mendorong perbaikan berkelanjutan di
seluruh operasional. [OJK F.1]
Untuk operasional di Australia, Perseroan berhasil For the Australia operations, the Company maintained zero
mempertahankan nihil fatalitas terkait pekerjaan selama work-related fatalities throughout 2022-2025, reflecting the
periode 2022–2025, yang mencerminkan konsistensi maintenance of strong safety protocols. Total recordable
penerapan protokol keselamatan yang kuat. Pada tahun injuries are halved in 2025 compared to 2024, while lost
2025, jumlah cedera yang dapat dicatat berkurang hingga days has decreased by 75% in 2025 compared to 2024,
50% dibandingkan tahun 2024, sementara jumlah hari demonstrating an ongoing commitment in ensuring a safe
kerja hilang menurun sebesar 75% dibandingkan tahun and healthy operation for its employees.
sebelumnya, menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam
memastikan operasional yang aman dan sehat bagi
karyawan.
Ke depan, Perseroan tetap berkomitmen untuk mewujudkan Moving forward, the Company remains dedicated to
lingkungan kerja tanpa kecelakaan (sss) di seluruh fostering a zero-harm environment across all operations
operasional melalui investasi berkelanjutan dalam through continued investments in safety maturity, employee
peningkatan kematangan keselamatan, program kesehatan wellness and wellbeing programs, enhanced analytical
dan kesejahteraan karyawan, penguatan kapabilitas capabilities, and technological optimization. The goal
analisis, serta optimalisasi teknologi. Tujuan utama tetap remains clear: to protect the Company’s workforce while
jelas, yaitu melindungi seluruh tenaga kerja Perseroan building a resilient safety culture that supports sustainable
sekaligus membangun budaya keselamatan yang tangguh transformation.
untuk mendukung transformasi yang berkelanjutan.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 207
Page 210
Kecelakaan Kerja di Seluruh Operasional
Occupational Accidents across all operations
Item Unit 2023 2024 2025
Indonesia
Jumlah fatalitas akibat cedera terkait kerja kasus
1 0 1
Number of fatalities as a result of work-related injury case
Jumlah cedera kerja berdampak tinggi (tidak termasuk fatalitas) kasus
Number of high-consequence work-related injuries (excluding case 1 1 1
fatalities)
Jumlah cedera kerja tercatat kasus
5 3 10
Number of recordable work-related injuries case
Jumlah jam kerja jam
71.340.308,76 71.866.043,61 67.668.056,18
Number of hours worked hour
Jumlah penyakit akibat kerja kasus
0 0 0
Number of occupational diseases case
Jumlah kejadian berbahaya/nyaris celaka (near miss) kasus
190 214 273
Number of dangerous occurrences/near misses case
Jumlah hari kerja hilang hari
6.019 6 6.017
Number of lost days day
Australia
Jumlah fatalitas akibat cedera terkait kerja kasus
0 0 0
Number of fatalities as a result of work-related injury case
Jumlah cedera kerja berdampak tinggi (tidak termasuk fatalitas) kasus
Number of high-consequence work-related injuries (excluding case 4 3 2
fatalities)
Jumlah cedera kerja tercatat kasus
13 12 6
Number of recordable work-related injuries case
Jumlah jam kerja jam
2.936.993,76 2.961.519,85 2.632.353
Number of hours worked hour
Jumlah penyakit akibat kerja kasus
0 1 1
Number of occupational diseases case
Jumlah kejadian berbahaya/nyaris celaka (near miss) kasus
1 1 114
Number of dangerous occurrences/near misses case
Jumlah hari kerja hilang hari
91 66 14
Number of lost days day
Amerika Serikat
Jumlah fatalitas akibat cedera terkait kerja kasus N/A N/A
0
Number of fatalities as a result of work-related injury case
Jumlah cedera kerja berdampak tinggi (tidak termasuk fatalitas) kasus N/A N/A
Number of high-consequence work-related injuries (excluding case 4
fatalities)
Jumlah cedera kerja tercatat kasus N/A N/A
6
Number of recordable work-related injuries case
Jumlah jam kerja jam N/A N/A
437.106
Number of hours worked hour
Jumlah penyakit akibat kerja kasus N/A N/A
0
Number of occupational diseases case
Jumlah kejadian berbahaya/nyaris celaka (near miss) kasus N/A N/A
33
Number of dangerous occurrences/near misses case
Jumlah hari kerja hilang hari N/A N/A
165
Number of lost days day
Terkonsolidasi | Consolidated
Jumlah fatalitas akibat cedera terkait kerja kasus
1 0 1
Number of fatalities as a result of work-related injury case
Jumlah cedera kerja berdampak tinggi (tidak termasuk fatalitas) kasus
Number of high-consequence work-related injuries (excluding case 5 4 7
fatalities)
Jumlah cedera kerja tercatat kasus
19 15 22
Number of recordable work-related injuries case
Jumlah jam kerja jam
74.277.302,52 74.827.563,46 68.105.162
Number of hours worked hour
208 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 211
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Item Unit 2023 2024 2025
Jumlah penyakit akibat kerja kasus
0 1 1
Number of occupational diseases case
Jumlah kejadian berbahaya/nyaris celaka (near miss) kasus
191 215 306
Number of dangerous occurrences/near misses case
Jumlah hari kerja hilang hari
6.110 72 6.196
Number of lost days day
Catatan | Remark:
Data tahun 2023 dan 2024 tidak mencakup ACG (operasional Amerika Serikat) karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2025. Data ACG akan dikonsolidasikan sejak tanggal
akuisisi | Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity was acquired in 2025. The Data from ACG will be consolidated from the date of
acquisition onward
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 209
Page 212
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
210 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 213
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 211
Page 214
Transformasi Masyarakat Community Transformation [GRI 413-1] [OJK F.23] 212 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 215
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Masyarakat merupakan pemangku kepentingan yang Communities are a vital stakeholder group for the Company.
sangat penting bagi Perseroan. Sebagai bagian dari As part of its sustainability journey, the Company is committed
perjalanan keberlanjutan, Perseroan berkomitmen to delivering positive social outcomes that improve the
untuk memberikan dampak sosial yang positif guna wellbeing of local communities, especially those residing
meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang near its mining operations. Priority is placed on minimizing
berada di sekitar wilayah operasional pertambangan. any potential negative effects on these communities, while
Perseroan memprioritaskan upaya untuk meminimalkan fostering strong, harmonious relationships support the long-
potensi dampak negatif terhadap masyarakat, sekaligus term continuity of its operations.
membangun hubungan yang kuat dan harmonis demi
mendukung keberlanjutan jangka panjang operasional
Perseroan.
Dengan beroperasi di Indonesia, Australia, dan Amerika Operating across Indonesia, Australia and the United
Serikat, Perseroan menyesuaikan pendekatan dukungan States of America (USA), the Company tailors its approach
kepada masyarakat berdasarkan konteks sosial dan to community support to reflect the specific social and
ekonomi di masing-masing negara. economic contexts of each country.
Di Indonesia, program Tanggung Jawab Sosial Perseroan In Indonesia, the Company’s Corporate Social Responsibility
(Corporate Social Responsibility/CSR) semakin difokuskan (CSR) program increasingly emphasizes community
pada pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang empowerment, in particular education and livelihood
pendidikan dan pengembangan mata pencaharian. development. In Australia, CSR efforts primarily centre on
Sementara itu, di Australia dan Amerika serikat, pelaksanaan sponsorships and donations that address local needs.
CSR terutama dilakukan melalui program sponsorship dan
donasi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat
setempat.
Melalui inisiatif CSR dan Pengembangan Masyarakat, Through its CSR and Community Development initiatives,
Perseroan berupaya menciptakan nilai bersama serta the Company strives to create shared value and contribute
berkontribusi secara bermakna terhadap kemajuan meaningfully to societal progress. These efforts are aligned
sosial. Upaya tersebut sejalan dengan tujuan Pemerintah with the Government’s objectives to achieve the United
dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Nations Sustainable Development Goals (SDGs). [GRI 3-3]
Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). [GRI
3-3]
DASAR KEBIJAKAN CSR [GRI 2-23] BASIS OF CSR POLICY [GRI 2-23]
Kebijakan CSR di Indonesia Basis of CSR policy in Indonesia
Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kebijakan In addition to providing benefits for the community, BUMA
Tanggung Jawab Sosial Perseroan (Corporate Social International’s CSR policy in Indonesia is also based on the
Responsibility/CSR) BUMA International di Indonesia following provisions and regulations:
didasarkan pada ketentuan dan peraturan perundang-
undangan berikut:
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 213
Page 216
• Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun • Indonesia Law No. 40 Year 2007 concerning Limited
2007 tentang Perseroan Terbatas. Liability Company
• Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun • Indonesia Law No. 25 Year 2007 concerning Investment,
2007 tentang Penanaman Modal, khususnya Pasal 15 Article 15 letter b states that every investor is obliged to
huruf b yang mewajibkan setiap penanam modal untuk carry out CSR program
melaksanakan program CSR.
• Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor • Government Regulation of the Republic of Indonesia
47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan No. 47 Year 2012 concerning Social and Environmental
Lingkungan Perseroan Terbatas. Responsibility of Limited Liability Company
• Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral • Indonesia Minister of Energy and Mineral Resources
Republik Indonesia Nomor 1827 K/30/MEM/2018 Decree No. 1827 K/30/MEM/2018 concerning the
tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Implementation Guidelines of Good Mining Engineering
Pertambangan yang Baik. Standard
• Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral • Indonesia Minister of Energy and Mineral Resources
Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2018 tentang Regulation No. 26 Year 2018 Concerning the
Pelaksanaan Kaidah Pertambangan yang Baik dan Implementation of Good Mining Standards and
Pengawasan Pertambangan Mineral dan Batubara. Monitoring of Mineral and Coal Mining
• Keputusan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara • Decree of the Director General of Mineral and Coal
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral of the Ministry of Energy and Mineral Resources of
Republik Indonesia Nomor 185.K/37.04/DJB/2019 Indonesia No. 185.K/37.04/ DJB/2019 – Technical
tentang Pedoman Teknis Keselamatan Pertambangan Guidelines of Mining Safety and Implementation,
serta Penerapan, Penilaian, dan Pelaporan Sistem Assessment, and Reporting of Mineral and Coal Mining
Manajemen Keselamatan Pertambangan Mineral dan Safety Management System
Batubara.
Dasar Kebijakan CSR di Australia Basis of CSR policy in Australia
Untuk operasional di Australia, kebijakan CSR Perseroan In the Australia operation, the CSR policies are based on the
didasarkan pada Corporations Act 2001 (Cth). Corporation Act 2001 (Cth).
Perseroan menerapkan prinsip-prinsip tersebut dan The Company follows the principles mentioned above and
mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut: takes the following into account:
• Mematuhi standar etika yang ditetapkan dalam Kode • Complying with the ethical standards set forth in the
Etik Perseroan. corporate code of conduct.
• Menghormati hak asasi manusia, termasuk hak-hak • Respecting human rights, including the rights of
masyarakat adat, serta berkontribusi secara aktif indigenous people, and actively contributing to the
kepada komunitas di wilayah operasional. Komitmen communities where the Company operates. This
ini diwujudkan melalui kebijakan dan inisiatif commitment is demonstrated through policies and
yang mendorong pengembangan sosial-ekonomi, initiatives that promote socio-economic development,
pemberdayaan masyarakat, serta program filantropi community empowerment, and philanthropic programs
untuk meningkatkan kesejahteraan. designed to enhance overall well-being.
• Mendorong keterlibatan pemangku kepentingan secara • Fostering continuous, open and constructive
berkelanjutan, terbuka, dan konstruktif. engagement with stakeholders.
Kebijakan CSR Perseroan dapat diakses melalui situs web: The Company’s CSR policy can be found on its website at
https://bumainternational.com/esg-policies. https://bumainternational.com/esg-policies.
214 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 217
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Theory Of Change
Theory Of Change
THEORY OF CHANGE THEORY OF CHANGE
Pendekatan dampak sosial Perseroan difokuskan pada The Company’s social impact approach is focused on two
dua tema prioritas, yaitu pendidikan, dengan penekanan priority themes, education, focusing on improving access
pada peningkatan akses dan kualitas pendidikan, serta to and of quality education, and livelihood, supporting
mata pencaharian, melalui dukungan bagi masyarakat agar communities to have opportunities for better job and
memiliki peluang kerja dan kewirausahaan yang lebih baik entrepreneurship to build financial independence and
guna membangun kemandirian dan ketangguhan ekonomi. resilience. These two themes guide the Company and its
Kedua tema ini menjadi landasan bagi Perseroan dan subsidiaries’ approach in developing their social impact
entitas anak dalam merancang serta melaksanakan inisiatif initiatives.
dampak sosial.
Pada tahun 2025, Perseroan mengadopsi kerangka Theory In 2025, the Company adopted the Theory of Change (ToC)
of Change (ToC) untuk memastikan keterkaitan yang jelas framework to ensure continuity between the resources
antara sumber daya yang dialokasikan dan dampak sosial deployed and the social impacts generated. The framework
yang dihasilkan. Kerangka ini membantu mendefinisikan helps to define the problems to be addressed, the outcomes
permasalahan yang dihadapi, hasil yang ingin dicapai, and the pathway to achieve them. Developed over the course
serta jalur pencapaiannya. Dikembangkan selama satu of one year which included several field interviews and FGDs,
tahun melalui berbagai wawancara lapangan dan diskusi this framework moves the Company beyond just measuring
kelompok terarah (Focus Group Discussions/FGD), kerangka how many people benefitted from a program, to assessing
ToC mendorong Perseroan untuk tidak hanya mengukur how their lives are improved as a result. The completed
jumlah penerima manfaat, tetapi juga menilai sejauh mana social impact theory of change provides a more focused
kualitas hidup mereka mengalami peningkatan. Kerangka and measurable approach in developing and implementing
ini memberikan pendekatan yang lebih terarah dan terukur social initiatives.
dalam pengembangan serta pelaksanaan inisiatif sosial.
Theory of Change - BUMA Indonesia
Theme Problems Category Beneficiaries Output Outcomes
Theme Problems Category Beneficiaries Output Outcomes
Student #student received scholarship; #students completed higher education;
Education Access Student #student received scholarship; #students completed higher education;
EDUCATION and Quality #teacher who obtains certificate of competence
EDUCATION Education Access Teacher #teacher received training specific about teaching certificate
and Quality Teacher #teacher received training #teacher who obtains certificate of competence
specific about teaching certificate
#job seeker received training in job seeker who obtains jobs in mining (e.g. BUMA
Life in Mining Job Seeker mining competence School)
LIVELIHOOD
Life in Mining Job Seeker #job seeker received training in job seeker who obtains jobs in mining (e.g. BUMA
mining competence School)
#local vendor that have an local vendor whose revenue is stable or growing
Local Vendor agreement with BIG’s during the engaged by BIG
Local Vendor #local vendor that have an local vendor whose revenue is stable or growing
agreement with BIG’s during the engaged by BIG
#job seeker who obtains jobs beyond mining (e.g:
JIKAMAKA, BLK)
Life Beyond Mining
#job seeker received training #job seeker who obtains jobs beyond mining (e.g:
Job Seeker beyond mining competence JIKAMAKA, BLK)
Job Seeker #job seeker received training #Job seeker establishes new business beyond
beyond mining competence mining
#Job seeker establishes new business beyond
mining
#entrepreneur obtain income standard based on the
#entrepreneur received training
Entrepreneur District Minimum Wage (UMK) (e.g: Wifepreneur)
#job seeker received training
Entrepreneur #entrepreneur obtain income standard based on the
beyond mining competence
District Minimum Wage (UMK) (e.g: Wifepreneur)
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 215
Page 218
Theory of Change - BUMA Indonesia
Theme Problems Category Beneficiaries Output Outcomes
Theme Problems Category Beneficiaries Output Outcomes
#farmers who have increase productivity
(“mandatory”)
Farmer #farmer received training #farmer #farmers who have increase productivity
Farmer received training (“mandatory”)
#farmers who have increase income (“situational”)
#farmers who have increase income (“situational”)
Employee Wellbeing
EDUCATION & & Development BGE Employee #BIG’s employee #employees satisfied
LIVELIHOOD Employee Wellbeing BGE Employee #BIG’s employee #employees satisfied
& Development
#received financial support
#received tools, equipment, and
supplies
Social License to Operate Others #etc
-
Social License to Operate Others #received financial support
#received tools, equipment, and
supplies
#etc
Perseroan menyadari bahwa inisiatif filantropi tetap The Company recognizes that philanthropic initiatives
memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan remain important in building trust with local stakeholders.
dengan para pemangku kepentingan lokal. Kegiatan ini These activities are incorporated into the TOC under the
diintegrasikan dalam Theory of Change (ToC) Perseroan Social License to Operate category. The Company will
pada kategori Social License to Operate. Perseroan akan continue to review and refine the framework to ensure it
terus meninjau dan menyempurnakan kerangka tersebut remains suitable and applicable.
untuk memastikan kesesuaiannya serta penerapannya di
seluruh unit usaha Perseroan lainnya.
Tata Kelola Program CSR [GRI 413-1] CSR Program Governance [GRI 413-1]
Untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program To strengthen the effectiveness of its on-going CSR
CSR yang berkelanjutan, Perseroan telah membentuk tim programs, an External Relations (ER) Team has been
Hubungan Eksternal (ER) yang beroperasi baik di kantor established both at the office and at project sites. The ER
maupun di lokasi proyek. Tim ER bekerja secara erat dengan Team works closely with mine owners and local government
pemilik tambang dan pemerintah daerah, serta memiliki authorities and is responsible for:
tanggung jawab sebagai berikut:
a. Melakukan pemetaan dan analisis sosial, serta a. Conducting social mapping and analysis, as well as
menilai pelaksanaan dan hasil program CSR dan assessing the implementation and outcomes of CSR
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) and Community Development & Empowerment (PPM)
di seluruh lokasi proyek dan unit usaha. programs across all project locations and business
units.
b. Menetapkan fokus program CSR di setiap lokasi proyek b. Determining CSR focus areas at project sites and
dan mengelompokkannya ke dalam tiga zona, Ring categorizing them into three zones, Ring 1, Ring 2, and
1, Ring 2, dan Ring 3, sebagai pendekatan terstruktur Ring 3, to provide a structured approach for addressing
dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang community needs impacted by the Company’s
terdampak oleh kegiatan operasional Perseroan. operations.
c. Memprioritaskan inisiatif komunikasi serta c. Prioritizing communication initiatives and updating the
memperbarui catatan kegiatan dan dokumentasi CSR activity records and budget documentation.
anggaran CSR.
d. Menyusun kegiatan dan anggaran program CSR/PPM d. Establishing CSR/PPM program activities and
dengan mempertimbangkan pemetaan sosial dan budgets by considering social and stakeholder
pemangku kepentingan, program CSR/PPM pelanggan, mapping, customer CSR/PPM programs, ESG and SDG
aspek ESG dan SDGs, serta faktor relevan lainnya. considerations, and other relevant factors.
e. Melaporkan hasil dan temuan pelaksanaan program e. Reporting the results and findings from the CSR/PPM
CSR/PPM Programs
216 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 219
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Perseroan secara berkala mengevaluasi efektivitas kegiatan The Company regularly evaluates the effectiveness of its
CSR melalui proses pemantauan dan pelaporan yang CSR activities through structured monitoring and reporting
terstruktur. Setiap triwulan, Tim ER menyampaikan laporan processes. Every quarter, BUMA’s ER team submits reports
mengenai pelaksanaan tugas dan kemajuan program on its responsibilities and progress to the head office, which
kepada kantor pusat, yang selanjutnya memberikan subsequently provides updates to the the local government’s
pembaruan kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal Investment Coordinating Board (BKPM).
(BKPM) di tingkat daerah.
Untuk operasional di Australia, pengelolaan kegiatan CSR In the Company’s Australian operations, CSR activities
dilakukan secara langsung oleh Project Manager di masing- are managed directly by the Project Manager of each site
masing lokasi proyek guna memastikan bahwa program to ensure that the programs address the needs of the
yang dilaksanakan selaras dengan kebutuhan masyarakat surrounding communities.
di sekitar wilayah operasional.
Pedoman Konsultasi Masyarakat Community Consultation Guidelines
Sebelum melaksanakan inisiatif CSR, Perseroan terlebih Before implementing CSR initiatives, the Company first
dahulu mengidentifikasi kebutuhan, harapan, dan tantangan identifies the needs, expectations, and challenges faced
yang dihadapi masyarakat. Proses ini mencakup pelibatan by the community. This process includes engagement with
pemangku kepentingan lokal, termasuk institusi terkait local stakeholders, including relevant institutions (such as
(seperti pemerintah daerah), tokoh masyarakat, dan the local regional government), community leaders, and
kelompok masyarakat. Dengan memahami prioritas dan community groups. By understanding local priorities and
keterbatasan lokal, Perseroan berupaya merancang program constraints, the Company seeks to develop CSR programs
CSR yang memberikan solusi praktis serta manfaat yang that deliver practical solutions and meaningful benefits to
bermakna bagi masyarakat. the community.
Perencanaan dan pelaksanaan program CSR di seluruh The planning and implementation of CSR programs across
operasional BUMA dipandu oleh Prosedur Operasional the Company’s operations are guided by internal SOPs
Standar (SOP) internal yang menetapkan pendekatan that define a consistent approach to stakeholder profiling,
yang konsisten dalam pemetaan pemangku kepentingan, engagement delivery, dispute management, and outcome
pelaksanaan keterlibatan, pengelolaan sengketa, serta evaluation to support continuous improvement.
evaluasi hasil guna mendukung perbaikan berkelanjutan.
Melalui pendekatan yang terstruktur dan partisipatif Through this structured and participatory approach, the
ini, Perseroan bertujuan memastikan bahwa inisiatif Company aims to ensure that its community initiatives
pengembangan masyarakat bersifat responsif, transparan, are responsive, transparent, and capable of generating
serta mampu menciptakan nilai sosial yang berkelanjutan sustainable, long-term social value.
dalam jangka panjang.
Pelibatan Pemangku Kepentingan dalam Perencanaan Stakeholders Involvement in Community Program
Program Masyarakat [GRI 413-1] Planning [GRI 413-1]
Perseroan memandang pelibatan pemangku kepentingan The Company views stakeholder involvement in the
dalam perencanaan dan pelaksanaan program masyarakat planning and implementation of community programs as
sebagai elemen kunci dalam keterlibatan dengan komunitas. a key aspect of community engagement. Through active
Melalui kolaborasi aktif dengan pemangku kepentingan collaboration with relevant stakeholders and vulnerable
terkait dan kelompok rentan, serta pengidentifikasian dan groups and the identification and mitigation of potential
mitigasi potensi dampak negatif, Perseroan memastikan negative impacts, the Company ensures that its initiatives
bahwa inisiatif yang dijalankan selaras dengan kebutuhan are aligned with the needs and expectations of the local
dan harapan masyarakat setempat. Pendekatan proaktif ini communities. This proactive approach enhances program
meningkatkan efektivitas program, memperkuat hubungan effectiveness, strengthens community relationships, and
dengan masyarakat, serta mendukung pembangunan supports sustainable development while delivering positive
berkelanjutan dengan menghasilkan dampak sosial yang social outcomes.
positif.
Pada operasional Perseroan di Indonesia, pelibatan In the Company’s Indonesia operations, stakeholder
pemangku kepentingan diintegrasikan ke dalam tiga tahap involvement is integrated across three key phases of CSR
utama pelaksanaan program CSR, yaitu: program implementation:
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 217
Page 220
1. Tahap Pendahuluan (Pra-Pelaksanaan): 1. Antecedent Phase (Pre-Implementation):
Perseroan mengumpulkan data kebutuhan masyarakat During this phase, the Company gathers data on
melalui berbagai forum, seperti musyawarah community needs through various platforms, such as
perencanaan pembangunan desa (Musrenbangdes), government-led village development planning meetings
forum koordinasi CSR, pertemuan resmi ad hoc, serta (Musrenbangdes), CSR coordination forums, ad hoc
diskusi informal dengan tokoh masyarakat setempat. official meetings, and informal discussions with local
community leaders.
2. Transaction Phase (Implementation): 2. Transaction Phase (Implementation):
• Pada tahap ini, intensitas keterlibatan dengan • At this stage, engagement with relevant
pemangku kepentingan meningkat, dan tim CSR stakeholders increases, and the CSR team
menyusun kerangka program CSR. Pelaksanaan develops the CSR program framework. Program
program dapat dilakukan melalui: delivery may involve:
• Kolaborasi dengan pakar atau mitra eksternal untuk • Collaborating with subject matter experts or
program yang bersifat teknis atau transformatif; external partners for technical or transformational
programs,
• Kemitraan dengan institusi pemerintah daerah • Partnerships with local government institutions
untuk inisiatif yang sejalan dengan prioritas for initiatives aligned with public priorities (e.g.,
publik (misalnya pencegahan stunting dan stunting prevention, infrastructure development),
pengembangan infrastruktur); atau or
• Pelaksanaan langsung oleh tim internal Perseroan • Direct implementation by internal Company teams
untuk kegiatan berbasis donasi (misalnya for donation-based activities (e.g., provision
bantuan kebutuhan pokok dan perbaikan jalan of basic food assistance, road repairs using
menggunakan peralatan milik Perseroan). Company-owned equipment).
3. Tahap Hasil (Pasca-Pelaksanaan): 3. Outcomes Phase (Post-Implementation):
Dilakukan pemantauan dan evaluasi untuk menilai Monitoring and evaluation are conducted to assess
efektivitas program, termasuk penggunaan sumber program effectiveness, including the use of financial
daya keuangan, ketepatan sasaran penerima manfaat, resources, accuracy of beneficiary targeting, positive
dampak sosial yang dihasilkan, serta isu yang muncul social impact, and any issues encountered during
selama pelaksanaan. implementation.
Sementara itu, pada operasional Perseroan di Australia, In the Company’s Australia operations, community
keterlibatan masyarakat terutama dilakukan melalui engagement is primarily conducted through sponsorship
program sponsorship dan donasi. Setiap proposal dinilai and donation programs. Proposals are assessed based
berdasarkan kebutuhan masyarakat yang teridentifikasi, on demonstrated community needs, alignment with local
keselarasan dengan prioritas lokal di sekitar wilayah priorities near operational areas, and the potential social
operasional, serta potensi manfaat sosial dari inisiatif yang benefit of the initiative.
diusulkan.
218 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 221
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Kesehatan dan Keselamatan Masyarakat
Community Health and Safety
Dampak Operasional Negatif Aktual dan Potensial yang Significant Actual and Potential Operational Negative
Signifikan terhadap Masyarakat Sekitar [GRI 413-2] [OJK Impacts on Surrounding Communities [GRI 413-2] [OJK
F.23] F.23]
Menyadari bahwa kegiatan operasional dapat berdampak Recognizing that its operations may affect nearby
terhadap masyarakat di sekitar wilayah kerja, Perseroan communities, the Company is committed to conducting
berkomitmen untuk melaksanakan seluruh aktivitas sesuai all activities in accordance with industry best practices. To
dengan praktik terbaik industri. Untuk mengelola potensi address these potential impacts, the Company implements
dampak tersebut, Perseroan menerapkan berbagai langkah a range of mitigation measures through its risk management
mitigasi melalui kerangka manajemen risiko yang juga framework, which is also adopted by its mining contracting
diadopsi oleh entitas anak yang bergerak di bidang jasa subsidiaries. These measures include:
pertambangan. Langkah-langkah tersebut meliputi:
• Tim SHE bertanggung jawab mengelola risiko • The SHE Team is responsible for managing
lingkungan yang berkaitan dengan kualitas air, tanah, environmental risks related to water, soil, and air
dan udara. Perseroan telah menetapkan kebijakan quality. The Company has established comprehensive
Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan Occupational Health, Safety, and Environment (OHSE)
(Occupational Health, Safety, and Environment/OHSE) policies aimed at minimizing risks that could adversely
yang komprehensif guna meminimalkan risiko yang affect stakeholders.
dapat berdampak negatif terhadap para pemangku
kepentingan.
• Tim Operasional mengawasi kegiatan penyiraman • The operations team oversees road watering, safe
jalan, peledakan yang aman dan terkontrol, serta and controlled blasting, and maintaining clear and
pemeliharaan akses jalan agar tetap aman dan dapat accessible roads for local communities.
digunakan oleh masyarakat.
• Tim Hubungan Eksternal (ER) secara aktif mengelola • The External Relation (ER) team actively manages and
dan menindaklanjuti keluhan yang disampaikan oleh responds to complaints from communities surrounding
masyarakat di sekitar lokasi pertambangan. the mining sites.
Berdasarkan pemantauan berkala yang dilakukan oleh Tim Based on ongoing monitoring by the Company’s ER team
ER dan divalidasi oleh Project Manager di masing-masing and validated by each site’s Project Manager, no significant
lokasi, tidak terdapat dampak negatif yang signifikan negative impacts on surrounding communities have been
terhadap masyarakat sekitar di tahun 2025. identified in 2025.
Hak atas Tanah, Sumber Daya, dan Hak Masyarakat Adat Rights to Land, Resources and Rights Of Indigenous
[GRI 411-1] [OJK F.24] People [GRI 411-1] [OJK F.24]
The Perseroan berkomitmen untuk menghormati dan The Company is committed to respecting and upholding
menjunjung tinggi hak asasi manusia masyarakat di wilayah the human rights of the communities where it operates,
operasional, termasuk hak atas tanah, warisan budaya, dan including rights to land, cultural heritage, and local social
struktur sosial setempat. Sebagai kontraktor pertambangan structures. As a coal mining contractor, the Company does
batubara, Perseroan tidak memiliki keterlibatan langsung not directly engage with land ownership or resource rights
dalam kepemilikan tanah maupun hak atas sumber at the project sites, nor is it involved in land acquisition
daya di lokasi proyek, serta tidak terlibat dalam kegiatan activities. Furthermore, the Company also does not have
pembebasan lahan. Selain itu, Perseroan juga tidak memiliki direct responsibility over the relocation, remediation, and
tanggung jawab langsung atas relokasi, pemulihan, maupun compensation of affected communities. However, it remains
kompensasi masyarakat terdampak. Namun demikian, fully committed to supporting the relocation, remediation,
Perseroan tetap berkomitmen untuk mendukung program and compensation programs of mine owners in accordance
relokasi, pemulihan, dan kompensasi yang dilaksanakan with global best practice.
oleh pemegang izin tambang sesuai dengan praktik terbaik
global.
Sepanjang pengetahuan Perseroan, para pemegang konsesi To the best of the Company’s knowledge, concession holders
menerapkan prinsip Persetujuan atas dasar Informasi implement the Free, Prior and Informed Consent (FPIC)
Awal Tanpa Paksaan (FPIC) guna memastikan bahwa hak- process to ensure that the rights of local and indigenous
hak masyarakat lokal dan masyarakat adat dihormati dan communities are respected and upheld.
dilindungi.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 219
Page 222
Beberapa kegiatan pertambangan memerlukan akses Certain mining activities require access to land for
lahan untuk eksplorasi, penyimpanan batubara dan prospecting, exploration, coal and waste storage,
limbah, pengolahan, transportasi, serta distribusi, yang processing, transportation, and distribution. These activities
berpotensi berdampak pada masyarakat sekitar. Tanggung may affect local communities. Responsibility for managing
jawab atas pengelolaan dampak tersebut berada pada these impacts rests with the mine owners. Nevertheless,
pemilik tambang. Meski demikian, Perseroan menerapkan the Company adopts a collaborative approach by engaging
pendekatan kolaboratif dengan melibatkan para pemangku with affected stakeholders and supporting mine owners
kepentingan terdampak serta mendukung pemilik tambang in initiatives that generate positive community impacts,
dalam berbagai inisiatif yang memberikan dampak positif including community development programs.
bagi masyarakat, termasuk melalui program pengembangan
masyarakat.
Pada tahun 2025, tidak terdapat laporan insiden yang terkait In 2025, there were no reported incidents of displacement,
dengan pemindahan paksa, konflik, maupun ketegangan conflict, or tension related to land rights or Indigenous
yang berhubungan dengan hak atas tanah atau hak peoples’ rights.
masyarakat adat.
Konflik dan Keamanan [GRI 410-1] Conflicts and Security [GRI 410-1]
Salah satu tujuan utama Perseroan adalah memastikan A key goal of the Company is to ensure safe and efficient
kegiatan operasional pertambangan berjalan secara aman mining operations. Security personnel play a critical role
dan efisien. Personel keamanan memiliki peran penting in safeguarding operational areas and preventing potential
dalam menjaga area operasional dan mencegah potensi risks. However, the Company recognizes that the actions
risiko. Namun, Perseroan menyadari bahwa tindakan of security personnel, if not carefully managed, could
personel keamanan, apabila tidak dikelola dengan baik, unintentionally lead to conflicts, especially if they infringe
dapat berpotensi menimbulkan konflik, khususnya apabila on the human rights of local communities.
melanggar hak asasi manusia masyarakat setempat.
Perseroan mempekerjakan personel keamanan terutama The Company employs security personnels primarily for its
untuk operasional di Indonesia dan bekerja sama dengan operations in Indonesia and works closely with third-party
penyedia jasa keamanan pihak ketiga. Seluruh petugas security providers. All security officers are required to meet
keamanan diwajibkan memenuhi standar minimum the minimum standards of the Gada Pratama Security Guard
Sertifikasi Satpam Gada Pratama, yang mencakup certification, which includes comprehensive training and
pelatihan dan kebijakan terkait hak asasi manusia guna policies on human rights to ensure that security practices
memastikan praktik pengamanan dilaksanakan secara etis are conducted ethically and responsibly. Training provided
dan bertanggung jawab. Materi pelatihan bagi personel to security personnel covers the following areas:
keamanan meliputi:
1. Pengembangan Interpersonal: peningkatan 1. Interpersonal Development: Strengthening
keterampilan komunikasi, etika profesional, serta interpersonal skills, professional ethics, and awareness
pemahaman peran dan tanggung jawab personel of the roles and responsibilities of security personnel.
keamanan.
2. Pengetahuan dan Keterampilan: pelatihan terkait 2. Knowledge and Skills: Training in areas such as
kemampuan kepolisian terbatas, bela diri, pengenalan limited police capabilities, self-defense, recognition
bahan peledak dan barang berharga, kewaspadaan of explosive and valuables, drug awareness, use of
terhadap narkotika, penggunaan tongkat dan borgol, batons and handcuffs, marching and saluting, basic
baris-berbaris dan penghormatan, bahasa Inggris dasar, English, OHSE principles, basic radio communication,
prinsip OHSE, komunikasi radio dasar, tanggap darurat emergency response (fire, first aid), conflict de-
(kebakaran dan pertolongan pertama), de-eskalasi escalation and use of security technology.
konflik, serta penggunaan teknologi keamanan.
3. Pengetahuan Hukum: pemahaman kerangka hukum 3. Legal Knowledge: Familiarization with applicable legal
yang berlaku, termasuk Kitab Undang-Undang Hukum frameworks, including the Criminal Code (KUHP),
Pidana (KUHP), Kitab Undang-Undang Hukum Acara Criminal Procedure Code (KUHAP), and other relevant
Pidana (KUHAP), peraturan terkait, serta prinsip-prinsip regulations, human rights principles.
hak asasi manusia.
4. Kebugaran: pemeriksaan kesehatan dan penilaian 4. Fitness: Regular medical examinations and physical
kebugaran fisik secara berkala untuk memastikan fitness assessments to ensure the security personnel
personel keamanan mampu menjalankan tugasnya are capable of performing their duties effectively.
secara optimal.
220 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 223
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Perseroan tidak mempekerjakan personel keamanan untuk The Company does not employ security personnel for its
operasional di Australia dan Amerika Serikat. operation in Australia and United States.
Petugas Keamanan dan Pelatihan Hak Asasi Manusia untuk operasional indonesia
Security Officers and Human Rights Training for BUMA Indonesia Operations
Jumlah Petugas Jumlah Petugas Keamanan yang Telah Persentase Petugas Keamanan yang
Lokasi Kerja Keamanan Menerima Pelatihan HAM Telah Menerima Pelatihan HAM
Vendor 2025
Jobsite Number of Security Number of Security Officers that Have % of Security Officers that Have Received
Officers Received Human Rights Training Human Rights Training
LAT Global Arrow 91 91 100%
BIN Global Arrow 36 36 100%
BIN Menara Borneo
29 29 100%
Jaya
IPR Nawakara 101 101 100%
IPR Global Arrow 37 37 100%
IBP Nawakara 28 28 100%
SDJ Nawakara 49 49 100%
ADT DKP (A5) 42 42 100%
ADT KJB 11 11 100%
PKP Servanda 40 40 100%
BRC Global Arrow 25 25 100%
Total 489 489 100%
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat insiden pelanggaran Throughout 2025, there were no incidents of human rights
hak asasi manusia yang melibatkan petugas keamanan violations by the Company’s security officers.
Perseroan.
PENGADUAN PUBLIK [OJK F.24] [GRI 2-26] [GRI 413-1] PUBLIC COMPLAINTS [OJK F.24] [GRI 2-26] [GRI
413-1]
Perseroan menyediakan saluran komunikasi yang terbuka The Company maintains open and accessible
dan mudah diakses untuk menerima masukan maupun communication channels to receive feedback or complaints
pengaduan dari publik, khususnya masyarakat yang berada from the public, particularly from communities located
di sekitar wilayah operasional. Dalam mengelola dan near its operational areas. In managing and resolving
menindaklanjuti pengaduan publik, Perseroan menekankan public concerns, the Company places strong emphasis
pentingnya menjaga hubungan yang harmonis dengan on maintaining harmonious relationships with local
masyarakat setempat, yang didukung melalui: communities, supported through:
• Kunjungan rutin pelibatan masyarakat (Anjangsana) • Regular community engagement visits (Anjangsana
yang dilaksanakan sekurang-kurangnya satu kali setiap facility) conducted at least once a month by the ER
bulan oleh Tim External Relations (ER) di sekitar setiap Team in communities surrounding each operational
area operasional; area;
• Komunikasi berkelanjutan melalui Tim External • Ongoing communication via the External Relations and
Relations dan Tim Keamanan; serta Security Teams; and
• Penyelenggaraan pertemuan formal maupun informal • The organization of both formal and informal meetings
dengan masyarakat setempat. with local communities.
Selain itu, publik dan pemangku kepentingan dapat Additionally, the public and stakeholders can utilize the
memanfaatkan Sistem Pelaporan Pelanggaran Whistleblowing System, which serves as a platform for
(Whistleblowing System) sebagai sarana penyampaian submitting feedback and complaints. Complaints can be
masukan dan pengaduan, yang dapat disampaikan melalui: directed to:
Situs Web : www.bumainternational.com Website : www.bumainternational.com/buma
Email : d_fence@bukitmakmur.com Email : d_fence@bukitmakmur.com
Whatsapp : +62 813 188 70034 (24 Hours) Whatsapp : +62 813 188 70034 (24 Hours)
Setiap pengaduan yang diterima ditangani melalui proses Complaints received will be addressed through a
penilaian yang komprehensif dengan mempertimbangkan comprehensive assessment that considers the nature of the
karakteristik permasalahan, profil pemangku kepentingan, issue, stakeholder profiles, risk mitigation measures and a
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 221
Page 224
langkah mitigasi risiko, serta analisis Strengths, Weaknesses, Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT)
Opportunities, and Threats (SWOT). Isu yang berdampak analysis. Issues with direct community impact, such as dust
langsung terhadap masyarakat, seperti debu dan kondisi and muddy roads, are prioritized and addressed promptly.
jalan berlumpur, diprioritaskan untuk ditangani secara cepat. To date, no complaints or grievances have escalated into
Hingga saat ini, tidak terdapat pengaduan atau keluhan disputes with local communities. Beyond addressing public
yang berkembang menjadi sengketa dengan masyarakat concerns, the Company prioritizes the adoption of best
setempat. practices in its mining operations to minimize risks and
potential public criticism.
Di luar penanganan pengaduan publik, Perseroan Throughout 2025, the Company did not receive any public
memprioritaskan penerapan praktik terbaik dalam complaints in Indonesia, Australia or USA operating areas,
operasional pertambangan untuk meminimalkan risiko nor were any sanctions or fines imposed for regulatory or
dan potensi kritik publik. Sepanjang tahun 2025, Perseroan legal violations.
tidak menerima pengaduan publik di wilayah operasional
Indonesia, Australia, maupun Amerika Serikat, serta tidak
dikenakan sanksi atau denda atas pelanggaran ketentuan
peraturan maupun hukum.
Seluruh pengaduan publik juga dapat disampaikan kepada: All forms of public complaint can be submitted to:
PT BUMA Internasional Grup Tbk. PT Bukit Makmur Mandiri Utama.
South Quarter Tower A, Penthouse Floor South Quarter Tower A, Penthouse Floor
Jl. R.A. Kartini Kav 8., Cilandak Barat, Jl. R.A. Kartini Kav 8., Cilandak Barat,
Jakarta 12430 – Indonesia Jakarta 12430 – Indonesia
Email : corporatesecretary@bukitmakmur.com Email : corporatesecretary@bukitmakmur.com
Phone : +62 21 661 3636 Phone : +62 21 661 3636
222 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 225
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Data Kinerja Transformasi Masyarakat
Community Transformation Performance Data
[OJK F.25]
Seluruh program Pengembangan dan Pemberdayaan All Community Development & Empowerment programs are
Masyarakat dirancang selaras dengan pilar utama Tanggung developed in alignment with the Company’s key CSR pillars.
Jawab Sosial Perseroan (Corporate Social Responsibility/ As the characteristics of the communities around the
CSR). Mengingat karakteristik masyarakat di sekitar wilayah Company’s operation in Indonesia, Australia and the USA
operasional Perseroan di Indonesia dan Australia berbeda, differs, there are variations in the CSR pillars for different
maka terdapat variasi pilar CSR yang diterapkan di masing- countries.
masing negara.
Pendidikan & Pendidikan &
Kesehatan Pelatihan
Education & Health Education &
Training
Pembangunan
Infrastruktur & Ekonomi Kekayaan Ekonomi
Komunitas
Lingkungan (Penghidupan) & Ketahanan
Kesehatan
Infrastructure & Economic Economic Property
Health Comunities
Environment Development & Resilience
(Livelihood)
Sosial-budaya &
Agama First Nations
Social-culture & First Nations
Religion
Pilar CSR di Operasi Indonesia Pilar CSR di operasi Australia
The CSR pillars for Indonesia operations The CSR pillars for Australia operations
Data program Tanggung Jawab Sosial Perseroan (Corporate Data on the Company’s CSR programs are collected and
Social Responsibility/CSR) dikumpulkan dan dipantau monitored to track progress. The tables below detail the
secara berkala untuk menilai capaian kinerja. Tabel-tabel initiatives conducted in the reporting year.
berikut menyajikan rincian inisiatif CSR yang dilaksanakan
selama tahun pelaporan.
Program CSR Tahun 2025, Operasional Indonesia CSR
CSR Programs in 2025, Indonesia Operations
[GRI 203-1]
Deskripsi | Description Jumlah Kegiatan | Number of Activities Investasi | Investment
Inisiatif dna Kegiatan Pengembangan Masyarakat (termasuk Donasi) | Community Development Initiatives and Activities, include Donation
Pengembangan Ekonomi
138 kegiatan | events IDR 2,14 miliar | billion
Economic Development
Pendidikan dan Kesehatan
168 kegiatan | events IDR 3,46 miliar | billion
Education and Health
Infrastruktur dan Linkungan
139 kegiatan | events IDR 5,22 miliar | billion
Infrastructure and Environment
Dukungan Sosial, Budaya, dan Keagamaan
527 kegiatan | events IDR 3,80 miliar | billion
Socio-cultural and Religious Support
Total 972 kegiatan | events IDR 14,61 miliar | billion
Sementara itu, sepanjang tahun 2025, BUMA Australia telah Meanwhile, throughout 2025, BUMA Australia provided
menyalurkan dukungan sponsor sebesar USD 105.592 sponsorship support amounting to USD 105,592 to support
untuk mendukung 27 program masyarakat di sekitar wilayah 27 community programs across its operational areas.
operasinya.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 223
Page 226
Program Pengembangan Masyarakat Utama Tahun 2025 Key Community Development Programs Of 2025 [GRI 203-2] [GRI 413-1] Perseroan tetap berkomitmen terhadap pembangunan The Company remains committed to sustainable berkelanjutan melalui berbagai program berdampak development through a range of impactful programs yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat designed to address local needs, enhance educational lokal, meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, serta opportunities, and promote economic empowerment. mendorong pemberdayaan ekonomi. Melalui kolaborasi Through collaborations with educational institutions, dengan institusi pendidikan, instansi pemerintah, dan government agencies and industry partners, the Company mitra industri, Perseroan berhasil melaksanakan berbagai successfully implemented projects that bridged skill gaps, inisiatif yang menjembatani kesenjangan keterampilan, supported vocational training, and improved the overall mendukung pelatihan vokasional, serta meningkatkan quality of life in the communities where it operates. These kualitas hidup masyarakat di wilayah operasionalnya. Upaya efforts underscore the Company’s commitment to create ini menegaskan komitmen Perseroan dalam menciptakan lasting, positive changes and contribute to the holistic perubahan positif yang berkelanjutan dan berkontribusi development of its operational regions. pada pembangunan holistik di wilayah operasional. Sejalan dengan kegiatan filantropi yang dijalankan, Perseroan Along with its philanthropic activities, the Company adopted mengadopsi pendekatan pengembangan masyarakat yang a more focused approach to community development by lebih terarah dengan memfokuskan program pada empat concentrating on four key themes: Education & Health, tema utama, yaitu Pendidikan & Kesehatan, Pengembangan Economic Development, Infrastructure & Environment Ekonomi, Infrastruktur & Lingkungan, serta Sosial Budaya and Socio-Cultural & Religious. This strategic focus & Keagamaan. Fokus strategis ini dirancang untuk was designed to maximize positive impacts for local memaksimalkan dampak positif bagi masyarakat lokal communities by addressing their critical social needs and dengan menjawab kebutuhan sosial yang paling krusial creating sustainable value. serta menciptakan nilai yang berkelanjutan. Inisiatif di bidang pendidikan meliputi penyediaan beasiswa, Education initiatives included scholarships, improved penyempurnaan kurikulum sekolah kejuruan agar selaras learning curriculum of vocational schools to align with dengan kebutuhan industri, penyediaan sarana dan industry requirement, providing learning infrastructure and prasarana pembelajaran, serta dukungan bagi tenaga teachers support, while Economic Development programs pengajar. Sementara itu, program Pengembangan Ekonomi focused on supporting local jobs and entrepreneurship. difokuskan pada penciptaan lapangan kerja lokal dan penguatan kewirausahaan masyarakat. Program infrastruktur bertujuan mendukung pertumbuhan The infrastructure is aimed to support the local economic ekonomi lokal melalui pengembangan fasilitas dan development through local infrastructure development, infrastruktur masyarakat, sedangkan pengembangan sosial while the socio-cultural development is aimed to fostering dan budaya diarahkan untuk mendorong pelestarian budaya and preserve local culture and wisdom. serta kearifan lokal. Setiap inisiatif dipetakan berdasarkan dampaknya, sehingga Each initiative was mapped to its impact, allowing the Perseroan dapat mengukur efektivitas pelaksanaan serta Company to measure effectiveness and ensure alignment memastikan keselarasan dengan kebutuhan masyarakat. with community needs. By concentrating on education Dengan berfokus pada pendidikan dan penghidupan and livelihood, the Company not only contributed to the berkelanjutan, Perseroan tidak hanya berkontribusi welfare of local communities but also supported long-term terhadap kesejahteraan masyarakat lokal, tetapi juga socio-economic development. By integrating these diverse mendukung pembangunan sosial ekonomi jangka panjang. approaches, the roadmap aims to strategically guide the Melalui integrasi berbagai pendekatan ini, peta jalan Company’s social initiatives, to ensure that they can create sosial Perseroan dirancang untuk memandu pelaksanaan sustainable, scalable impact to achieve the Company’s inisiatif secara strategis guna menciptakan dampak yang ambition of positively impacting over one million lives by berkelanjutan dan dapat diperluas, sejalan dengan ambisi 2050. Perseroan untuk memberikan dampak positif bagi lebih dari satu juta kehidupan hingga tahun 2050. 224 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 227
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Education & Health [GRI 203-2] Education & Health [GRI 203-2]
Perseroan memberikan perhatian yang tinggi pada The Company places a strong emphasis on education and
pendidikan dan kesehatan dengan mengakui keduanya health, recognizing them as fundamental human rights and
sebagai hak asasi manusia yang fundamental serta essential building blocks for thriving, resilient communities.
fondasi utama bagi terwujudnya masyarakat yang Access to quality education empowers individuals with the
tangguh dan berdaya saing. Akses terhadap pendidikan knowledge and skills needed to participate in and contribute
berkualitas membekali individu dengan pengetahuan dan to economic growth, while robust healthcare ensures that
keterampilan untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan community members can lead healthy, productive lives. By
ekonomi, sementara layanan kesehatan yang memadai investing in these two critical areas, the Company not only
memungkinkan masyarakat menjalani kehidupan yang sehat supports the well-being of the communities surrounding its
dan produktif. Melalui investasi di dua bidang strategis ini, operations but also helps foster long-term socio-economic
Perseroan mendukung kesejahteraan masyarakat di sekitar development.
wilayah operasional sekaligus mendorong pembangunan
sosial-ekonomi jangka panjang.
Di Indonesia, Perseroan mengalokasikan dana sebesar In Indonesia, the company has spent IDR 3.46 billion towards
Rp3,46 miliar untuk berbagai inisiatif pendidikan dan education and health initiatives that positively generated
kesehatan. Investasi ini menghasilkan capaian positif, outputs including 261 education beneficiaries, comprising
antara lain 261 penerima manfaat di bidang pendidikan, scholarship recipients and participants in vocational
yang terdiri atas penerima beasiswa dan peserta program education programs, as well as thousands of beneficiaries
pendidikan vokasi, serta ribuan penerima manfaat dari from healthcare and stunting prevention initiatives.
program layanan kesehatan dan pencegahan stunting.
Program Utama Pendidikan dan Kesehatan di Indonesia Key Education & Health Programs in Indonesia
BUMA SCHOOL BUMA SCHOOL
Pertumbuhan industri pertambangan membuka peluang The growth of the mining industry presents significant
kerja yang signifikan bagi generasi muda. Namun, tanpa employment opportunities for the younger generation.
persiapan kompetensi yang memadai, peluang tersebut However, without adequate competency preparation, these
tidak dapat dimanfaatkan secara optimal. Kesenjangan opportunities cannot be fully realized. A gap between
antara kurikulum pendidikan vokasi dan kebutuhan vocational education curricula and industry requirements,
industri, yang mencakup keterampilan teknis, keselamatan covering technical skills, occupational safety, and soft
dan kesehatan kerja, serta keterampilan non-teknis (soft skills, limits graduates’ access to quality jobs. To support
skills), membatasi akses lulusan terhadap pekerjaan yang this, BUMA has been implementing a dedicated vocational
berkualitas. Untuk menjawab tantangan ini, BUMA telah partnership initiative, collaborating with 17 Vocational High
mengimplementasikan inisiatif kemitraan vokasi khusus Schools (SMKs) throughout Indonesia. Since 2024, the
melalui kolaborasi dengan 17 Sekolah Menengah Kejuruan BUMA School program has been run by BIRU, the Company’s
(SMK) di seluruh Indonesia. Sejak tahun 2024, program sister company dedicated social impact-scaling entity,
BUMA School dijalankan oleh BIRU, entitas Perseroan yang through its virtual vocational school program.
berfokus pada perluasan dampak sosial, melalui program
sekolah vokasi virtual.
Program tahun 2025 difokuskan pada pengembangan The 2025 program focused on developing entry-level
kompetensi mekanik tingkat pemula melalui pembelajaran mechanical competencies through structured industry-
terstruktur berbasis industri. Program ini mencakup based learning. This includes initial training, literacy
pelatihan awal, pengembangan literasi, pembelajaran dan development, classroom learning and evaluation, and on-the-
evaluasi di kelas, serta pelatihan kerja (on-the-job training/ job training (OJT) with field assignments and performance
OJT) yang dilengkapi dengan penugasan lapangan dan assessments. The program is implemented in partnership
penilaian kinerja. Program ini dilaksanakan melalui kemitraan with any vocational high school (SMKs), aiming to produce
dengan SMK dengan tujuan menghasilkan lulusan yang graduates who are work-ready, competent, and aligned
siap kerja, kompeten, dan selaras dengan standar industri with mining industry standards. Beyond enhancing the
pertambangan. Selain meningkatkan kualitas sumber daya quality of local human resources, the initiative is expected
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 225
Page 228
manusia lokal, inisiatif ini diharapkan memberikan manfaat to have long-term benefits, including increased industrial
jangka panjang, termasuk peningkatan produktivitas industri, productivity, reduced competency gaps, and strengthened
pengurangan kesenjangan kompetensi, serta penguatan the Company’s role in sustainable talent development.
peran BIRU dalam pengembangan talenta berkelanjutan.
Lulusan yang bergabung dengan BUMA melalui proses Graduates who join BUMA through the recruitment process
rekrutmen selanjutnya memperoleh dukungan melalui are further supported by a structured, competency-based
program pengembangan berbasis kompetensi yang development program tailored to their interests, Basic
terstruktur dan disesuaikan dengan minat mereka, yaitu Operator or Basic Mechanic. These training courses are
program Basic Operator atau Basic Mechanic. Program designed to upskill non-skilled workers at BUMA sites and
pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan are also open to graduates from general high schools or
tenaga kerja yang belum memiliki keahlian tertentu di lokasi equivalent institutions.
operasional BUMA, serta terbuka bagi lulusan sekolah
menengah umum atau institusi setara.
Pada tahun 2025, total sebanyak 440 orang telah In 2025, a combined total of 440 people has participated
berpartisipasi dalam Program BUMA School maupun in either BUMA School program or the Basic Operator and
program Basic Operator dan Basic Mechanic, yang membekali Basic Mechanic program, providing them with the practical
mereka dengan keterampilan praktis dan kredensial yang skills and credentials needed to transition into the workforce
dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja dengan lebih with confidence.
percaya diri.
Program Beasiswa Pendidikan Tinggi dan Kejuruan
BUMA Australia meluncurkan Program Beasiswa Pendidikan Tinggi dan Kejuruan untuk meningkatkan akses
terhadap pendidikan tinggi dan vokasi bagi pelajar dari komunitas perdesaan, termasuk Nebo, Clarke Creek,
Belyando, Mount Coolon, serta wilayah Capricornia secara lebih luas.
Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Isolated Children’s Parents’ Association (ICPA) Queensland,
dengan memberikan enam beasiswa satu kali masing-masing sebesar AUD 2.500 untuk Semester 2 Tahun
2025. Inisiatif ini secara langsung mendukung enam pelajar dari daerah terpencil, membantu mengurangi
hambatan akibat keterbatasan geografis, serta berkontribusi pada pembangunan masyarakat jangka panjang
melalui peningkatan keterampilan dan kesiapan kerja di masa depan.
Tertiary & Trade Scholarship Program
BUMA Australia launched the Tertiary & Trade Scholarship Program to improve access to tertiary and
vocational education for students from rural communities, including Nebo, Clarke Creek, Belyando, Mt Coolon
and the wider Capricornia region.
Delivered in partnership with the Isolated Children’s Parents’ Association (ICPA) Queensland, the program
awarded six one-off scholarships of AUD 2,500 each for Semester 2, 2025. The initiative directly supported
six rural students, helping reduce barriers associated with geographic isolation and contributing to long-term
community development through enhanced skills and future workforce participation.
226 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 229
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Mendukung Pelibatan Anak Muda di Blackwater
Kemitraan BUMA Australia dengan PCYC Blackwater mencerminkan komitmen Perseroan terhadap
kesejahteraan pemuda dan ketangguhan komunitas. Selain mendukung program Braking the Cycle, di mana
karyawan Perseroan berperan sebagai relawan mentor mengemudi, pada tahun 2025 BUMA memperluas
dukungannya melalui program Drop-In dan After Dark.
Program-program ini menyediakan kegiatan olahraga dan rekreasi yang aman, terstruktur, dan positif bagi
generasi muda, dengan lebih dari 30 peserta memperoleh manfaat sepanjang tahun 2025.
Inisiatif tersebut turut mendukung keluarga serta memperkuat kohesi sosial di komunitas Blackwater.
Selain itu, BUMA juga menyelenggarakan Turnamen Biliar sebagai sarana mendorong interaksi positif dan
keterhubungan antar pemuda, dengan keterlibatan aktif dari tim BUMA di Blackwater dan Brisbane yang
menegaskan pendekatan investasi sosial yang berorientasi pada partisipasi langsung insan Perseroan.
Supporting Youth Engagement in Blackwater
BUMA Australia’s partnership with PCYC Blackwater demonstrates its commitment to youth wellbeing and
community resilience. In addition to supporting the Braking the Cycle program, where employees volunteer
as driving mentors, BUMA expanded its involvement in 2025 to include the Drop-In and After Dark initiatives,
providing safe and structured sports and recreational activities for young people. More than 30 participants
benefited from these programs in 2025.
The initiative supports families and strengthens community cohesion in Blackwater. BUMA also introduced
a Pool Tournament to encourage positive engagement and connection among youth, with active involvement
from its Blackwater and Brisbane teams reinforcing its people-led approach to community investment.
Pengembangan Ekonomi [GRI 203-2] Economic Development [GRI 203-2]
The Perseroan mengakui bahwa akses terhadap sumber The Company recognizes that access to decent and
penghidupan yang layak dan bermartabat merupakan hak dignified livelihoods is a fundamental human right and a
asasi manusia yang fundamental sekaligus fondasi penting critical foundation for long-term community wellbeing. By
bagi kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang. supporting local economic development, the Company helps
Melalui dukungan terhadap pengembangan ekonomi lokal, enable financial stability for families, creating pathways to
Perseroan berkontribusi dalam memperkuat stabilitas improved quality of life and to prepare for life after mine.
keuangan keluarga, membuka peluang peningkatan kualitas
hidup, serta mempersiapkan masyarakat menghadapi
kehidupan pascatambang.
Di Indonesia, Perseroan telah mengalokasikan Rp2,14 miliar In Indonesia, the Company has contributed IDR 2.14 billion
untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal, dengan towards local economic development, with an estimated
estimasi dampak positif bagi 440 pencari kerja, 29 pelaku positive impact on 440 job seeker beneficiaries, 29
usaha, dan 4 petani. entrepreneurs, and 4 farmers.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 227
Page 230
Program Utama Pengembangan Ekonomi di Indonesia Key Economic Development Programs in Indonesia
Usaha Berbasis Komunitas
Program Community-Based Business Perseroan berfokus pada penguatan aktivitas ekonomi lokal melalui
dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta usaha berbasis komunitas. Pendekatan
yang diterapkan bersifat praktis, dengan menitikberatkan pada penyediaan infrastruktur dasar, peningkatan
akses pasar, serta dukungan terhadap kegiatan usaha berbasis kelompok yang dikelola secara langsung oleh
masyarakat setempat.
Pada tahun 2025, Perseroan mendukung 21 UMKM melalui bantuan permodalan serta memfasilitasi
partisipasi mereka dalam pameran dan berbagai saluran pemasaran lainnya untuk meningkatkan visibilitas
produk dan memperluas akses ke pasar yang lebih luas. Upaya ini dilengkapi dengan penyediaan lapak
permanen dan semi-permanen bagi 50 UMKM di ruang-ruang publik, sehingga memungkinkan para pelaku
usaha beroperasi dari lokasi penjualan yang lebih stabil dan terkelola.
Perseroan juga melanjutkan pelaksanaan Wifepreneur Program, yang berfokus pada pengembangan UMKM
yang dikelola oleh perempuan guna memperkuat pendapatan rumah tangga. Melanjutkan inisiatif tahun
sebelumnya, sekitar 15 UMKM saat ini didukung melalui penyediaan gerai khusus di Bandara Kalimarau,
Berau, Kalimantan Timur, yang memberikan platform pemasaran dan penjualan produk secara berkelanjutan.
Secara paralel, Perseroan turut mendukung pengembangan desa wisata dan usaha berbasis komunitas,
termasuk kegiatan pariwisata skala kecil dan perikanan. Inisiatif ini dikelola oleh kelompok masyarakat lokal
dan ditujukan untuk membangun sumber pendapatan yang berkelanjutan di tingkat desa.
Secara keseluruhan, berbagai upaya tersebut ditujukan untuk meningkatkan peluang pendapatan masyarakat
serta mendukung pengembangan kegiatan usaha lokal melalui penyediaan fasilitas, akses ke saluran pasar,
dan bentuk dukungan praktis lainnya.
Community-Based Business
The Company’s Community-Based Business programme focuses on strengthening local economic activity by
supporting MSMEs and community-based enterprises. The approach is practical, centred on providing basic
infrastructure, improving market access, and supporting group-based business activities that are managed
directly by local communities.
In 2025, the Company supported 21 MSMEs through capital assistance and facilitated their participation in
expos and other marketing channels to improve product visibility and access to broader markets. This was
complemented by the provision of permanent and semi-permanent booths for 50 MSMEs in public spaces,
enabling them to operate from more stable and designated selling locations. The Company also continued
the Wifepreneur Program, which focuses on women-led MSMEs to strengthen household income. Building
on the previous year’s initiative, around 15 MSMEs are currently supported through a dedicated outlet at
Kalimarau Airport in Berau, East Kalimantan, providing a consistent platform for product sales.
In parallel, the Company supported the development of tourism villages and community-based enterprises,
including small-scale tourism and fisheries activities. These initiatives are managed by local community
groups and are intended to build sustainable income sources at the village level.
Overall, these efforts are aimed at improving income opportunities and supporting the development of local
business activities through access to facilities, market channels, and practical forms of support.
228 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 231
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Program Pertanian
Program Pertanian Perseroan berfokus pada penguatan ketahanan pangan sekaligus mendukung penciptaan
pendapatan dari sektor pertanian, peternakan, dan akuakultur. Pendekatan yang diterapkan berpusat pada
kerja sama dengan kelompok tani, peternak, dan komunitas akuakultur untuk meningkatkan produktivitas
serta menjaga keberlanjutan penghidupan masyarakat lokal.
Pada tahun 2025, program ini dilaksanakan di berbagai wilayah dengan mendukung komunitas desa yang
sumber pendapatan utamanya bergantung pada kegiatan pertanian dan peternakan. Perseroan bekerja sama
dengan kelompok tani untuk meningkatkan praktik pertanian dan hasil produksi, dengan tujuan mendukung
kemandirian pangan di tingkat komunitas.
Dukungan juga diberikan melalui program bantuan peternakan, di mana kelompok petani dan peternak
lokal menerima sarana produksi untuk membantu meningkatkan hasil usaha serta menciptakan sumber
pendapatan rumah tangga yang lebih stabil. Secara paralel, kelompok akuakultur didukung melalui penyediaan
benih ikan dan fasilitas dasar guna meningkatkan hasil budidaya serta menjaga konsistensi pasokan.
Secara keseluruhan, berbagai inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat ketersediaan pangan sekaligus
menciptakan sumber pendapatan yang lebih andal bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki
potensi kuat di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
Agricultural Program
The Company’s Agricultural Program focuses on strengthening food security while supporting income
generation from agriculture, livestock, and aquaculture. The approach is centred on working with farmer
groups, livestock breeders, and aquaculture communities to improve productivity and sustain local livelihoods.
In 2025, the program was implemented across multiple regions, supporting village communities whose
primary income depends on farming and livestock activities. The Company worked with farmer groups to
improve agricultural practices and increase output, with the aim of supporting food self-sufficiency at the
community level.
Support was also provided through livestock assistance programs, where local farmer and breeder groups
received inputs to help increase production and establish more stable sources of household income. In
parallel, aquaculture groups were supported through the provision of fish seed and basic facilities to improve
farming outcomes and consistency of supply.
Overall, these initiatives are intended to strengthen food availability while creating more reliable income
streams for communities, particularly in areas with strong potential in agriculture, livestock, and fisheries.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 229
Page 232
Pengembangan Kompetensi Tenaga Kerja
Program Pengembangan Kompetensi Tenaga Kerja Perseroan berfokus pada peningkatan kualitas sumber
daya manusia lokal guna mempersiapkan masyarakat secara lebih baik untuk memasuki dunia kerja maupun
memanfaatkan peluang usaha kecil. Pendekatan yang diterapkan mengombinasikan pelatihan teknis, vokasi,
dan kewirausahaan, dengan penekanan pada keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di pasar
kerja lokal.
Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan berbagai program pelatihan melalui kerja sama dengan balai
latihan kerja dan institusi terkait. Salah satu program yang dijalankan adalah pelatihan pengelasan bersertifikasi
(SMAW posisi 4G dan 5G) yang diikuti oleh puluhan peserta, dengan tujuan membangun keterampilan teknis
yang selaras dengan kebutuhan industri.
Perseroan juga melanjutkan Program Pelatihan Keterampilan dan Kewirausahaan (JIKAMAKA) di Kalimantan
Selatan yang menjangkau sekitar 2.500 peserta. Program ini mencakup pelatihan kesiapan kerja dan
kewirausahaan dasar, yang bertujuan mendukung peserta untuk memasuki dunia kerja atau memulai usaha
kecil.
Program pelatihan vokasi lainnya meliputi pelatihan mekanik sepeda motor bagi 10 peserta serta pelatihan
barbershop bagi 6 peserta. Program-program ini dipilih berdasarkan kesesuaiannya dengan kebutuhan
lokal serta potensinya dalam mendukung penyerapan tenaga kerja maupun peluang usaha mandiri secara
langsung.
Secara keseluruhan, berbagai inisiatif tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesiapan tenaga kerja serta
mendukung penciptaan pendapatan, baik melalui penempatan kerja maupun pengembangan usaha skala
kecil.
Workforce Competency Development
The Company’s Workforce Competency Development program focuses on improving the quality of local
human resources to better prepare communities for employment and small business opportunities. The
approach combines technical, vocational, and entrepreneurship training, with an emphasis on practical skills
that can be applied directly in the local job market.
In 2025, the Company implemented a range of training programmes in collaboration with vocational training
centres and relevant institutions. This included certified welding training (SMAW 4G and 5G), attended by
dozens of participants to build technical skills aligned with industry needs.
The Company also continued the Skills and Entrepreneurship Training Program (JIKAMAKA) in South
Kalimantan, which reached approximately 2,500 participants. The program covered both job readiness
and basic entrepreneurship, aimed at supporting participants in entering the workforce or starting small
businesses.
Additional vocational training included motorcycle mechanic training for 10 participants and barber shop
training for 6 participants. These programmes were selected based on their relevance to local demand and
their potential to support immediate employment or self-employment.
Overall, these efforts are intended to improve workforce readiness and support income generation, either
through job placement or small-scale business activities.
230 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 233
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Dukungan terhadap Kegiatan Ekonomi Masyarakat
Perseroan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat dengan berfokus pada bagaimana ekonomi lokal
berfungsi dalam aktivitas sehari-hari. Program ini dirancang untuk menjaga keberlangsungan kegiatan
ekonomi tersebut sekaligus secara bertahap memperkuat struktur pendukungnya, seperti kelembagaan desa
dan inisiatif yang digerakkan oleh masyarakat.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan bekerja sama dengan sejumlah desa, antara lain Desa Gunung Riut, Desa
Dahai, Desa Lamida Bawah, Desa Mangkayahu, dan Desa Sungai Ketapi, dengan menerapkan pendekatan
partisipatif. Masyarakat dilibatkan secara aktif dalam mengidentifikasi prioritas serta melaksanakan kegiatan
yang mencerminkan kondisi dan kebutuhan ekonomi lokal.
Dukungan juga diberikan melalui program pasar murah yang bertujuan membantu masyarakat memperoleh
kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dan stabil. Selain itu, Perseroan melakukan penguatan
kapasitas koperasi desa dengan fokus pada peningkatan tata kelola dasar dan pengelolaan kegiatan sehari-
hari, sehingga koperasi dapat berperan lebih aktif dalam mendukung aktivitas ekonomi lokal.
Secara keseluruhan, berbagai upaya tersebut ditujukan untuk menjaga keberlangsungan ekonomi lokal
sekaligus meningkatkan ketahanannya secara bertahap melalui partisipasi masyarakat yang lebih kuat dan
kelembagaan lokal yang lebih efektif.
Support for Community Economic Activities
The Company supports community economic activities by focusing on how local economies function on a
day-to-day basis. The programme is designed to keep these activities running while gradually strengthening
the structures that support them, such as village institutions and community-led initiatives.
During 2025, the Company worked with several villages, including Gunung Riut, Dahai Village, Lamida Bawah
Village, Mangkayahu Village, and Sungai Ketapi Village, using a participatory approach. Communities were
involved in identifying priorities and implementing activities that reflect local economic conditions and needs.
Support was also provided through affordable market programmes, aimed at helping communities access
basic goods at more stable prices. This was complemented by capacity-building for village cooperatives, with
a focus on improving basic governance and day-to-day management so they can play a more active role in
local economic activity.
Taken together, these efforts are intended to keep local economies functioning while gradually improving
their resilience through stronger community participation and more effective local institutions.
Pengembangan Infrastruktur dan Lingkungan [GRI 203-2] Infrastructure and Environmental Development [GRI 203-2]
Dalam pilar Pengembangan Infrastruktur dan Lingkungan, Under the Infrastructure & Environmental Development
BUMA melaksanakan pembangunan dan peningkatan pillar, BUMA implemented the construction and
infrastruktur dasar serta layanan publik, termasuk fasilitas improvement of basic infrastructure and public services
kesehatan, akses air bersih, serta berbagai inisiatif such as healthcare facilities, access to clean water, as
konservasi lingkungan dan penanganan bencana. Total well as various environmental conservation and disaster
investasi pada program-program tersebut mencapai sekitar response initiatives. The investment in the related programs
Rp5,22 miliar, menjadikannya salah satu pilar investasi is approximately IDR 5.22 billion, representing one of the
terbesar pada tahun 2025. largest investment pillars in 2025.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 231
Page 234
Program Utama Pengembangan Infrastruktur dan Key Infrastructure and Environmental Development Lingkungan di Indonesia Programs in Indonesia Akses Jalan dan Konektivitas Masyarakat Road Access and Community Connectivity The Komponen terbesar dalam pilar infrastruktur adalah The largest component within the infrastructure pillar pembangunan dan rehabilitasi jalan, yang menyumbang was road construction and rehabilitation, accounting for sekitar 64% dari total belanja infrastruktur dan dilaksanakan approximately 64% of total infrastructure expenditures and melalui 11 inisiatif. Proyek utama mencakup pembangunan delivered through 11 separate initiatives. The main project sekitar 14 km akses jalan desa yang menghubungkan dua involved the construction of approximately 14 km of village desa Ring 1, yaitu Desa Karukus – Desa Manis di Kabupaten road access connecting two Ring-1 villages (Karukus Village Kapuas, Kalimantan Tengah. Inisiatif ini dirancang untuk – Manis Village) in Kapuas Regency, Central Kalimantan. This memperkuat konektivitas harian, meningkatkan akses initiative was designed to strengthen everyday connectivity, terhadap layanan esensial, serta mendukung pergerakan enhance access to essential services, and facilitate the barang dan logistik desa. movement of goods and village logistics. Selain itu, berbagai kegiatan rehabilitasi jalan dan In addition, various road rehabilitation and transportation peningkatan akses transportasi, termasuk jembatan access improvements, including bridges and key connecting dan jalur penghubung utama, dilaksanakan di sejumlah routes, were implemented across several locations. These lokasi. Upaya ini meningkatkan kualitas jalan desa dan efforts upgraded village roads and community corridors, koridor komunitas, khususnya akses masuk utama desa, particularly main village entry roads, improving mobility sehingga memperbaiki mobilitas masyarakat, petani, dan for residents, farmers and small businesses. By enhancing pelaku usaha kecil. Dengan peningkatan infrastruktur transport infrastructure, the Company helps accelerate transportasi, Perseroan turut mempercepat arus barang dan the flow of people and goods, unlock market access and manusia, membuka akses pasar, serta berkontribusi pada contribute to broader local economic development. pengembangan ekonomi lokal secara lebih luas. Akses Air Bersih dan Layanan Utilitas Dasar Access to Clean Water and Basic Utility Services BUMA meningkatkan akses air bersih melalui enam BUMA advanced access to clean water through six targeted inisiatif yang ditargetkan, dengan total investasi sebesar initiatives, with a total investment of IDR 298,880,000. These Rp298.880.000. Program-program ini berfokus pada efforts focused on strengthening water utility infrastructure penguatan infrastruktur utilitas air serta perluasan and expanding service connections to underserved sambungan layanan ke komunitas yang belum terlayani communities. secara memadai. Salah satu inisiatif mencakup pemasangan sambungan One initiative involved the installation of household water air rumah tangga dan jaringan perpipaan bekerja sama connections and pipeline networks in collaboration with the dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat, local water utility (PDAM), benefiting 139 households. The yang memberikan manfaat bagi 139 rumah tangga. Company also supported the development of community- Selain itu, Perseroan mendukung pembangunan fasilitas level water storage facilities and improvements to clean penampungan air skala komunitas serta peningkatan water infrastructure. These initiatives will help to improve infrastruktur air bersih lainnya. Inisiatif ini berkontribusi pada public health quality, reduce the risk of waterborne diseases peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, pengurangan and strengthen community resilience, especially in areas risiko penyakit berbasis air, serta penguatan ketahanan requiring support for basic utilities infrastructure. masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan dukungan infrastruktur utilitas dasar. Penguatan Infrastruktur Kesehatan dan Layanan Kesehatan Strengthening Healthcare Infrastructure & Community Masyarakat Health Services BUMA mengalokasikan dana sebesar Rp201.550.000 BUMA allocated IDR 201,550,000 across 10 initiatives untuk mendukung 10 inisiatif dalam meningkatkan to enhance healthcare infrastructure in communities infrastruktur layanan kesehatan di masyarakat sekitar surrounding its operational areas. The support primarily wilayah operasionalnya. Dukungan tersebut terutama included the procurement and rehabilitation of healthcare mencakup pengadaan dan rehabilitasi fasilitas kesehatan, facilities, such as community health centers (puskesmas), seperti pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), serta as well as the provision of medical equipment and other penyediaan peralatan medis dan infrastruktur pendukung essential infrastructure to improve service delivery. These lainnya guna meningkatkan kualitas layanan. Upaya efforts contribute to strengthening access to and the quality 232 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 235
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
ini berkontribusi dalam memperkuat akses serta mutu of basic healthcare services, particularly in areas where
layanan kesehatan dasar, khususnya di wilayah yang masih infrastructure enhancements are needed to better serve
memerlukan peningkatan infrastruktur agar dapat melayani local communities.
masyarakat secara lebih optimal.
Dukungan Program Lingkungan dan Penanggulangan Supporting Environmental Programs and Disaster
Bencana Management
Perseroan juga memberikan perhatian pada inisiatif tanggap BUMA also places emphasis on disaster response initiatives
bencana untuk memperkuat ketahanan masyarakat dan to strengthen community resilience and enhance emergency
meningkatkan kesiapsiagaan darurat. Selama periode preparedness in affected areas. During the reporting period,
pelaporan, Perseroan mengalokasikan Rp174.820.000 the Company allocated IDR 174,820,000 for Disaster
untuk dukungan penanggulangan bencana melalui sejumlah Management Support through several programs focused on
program yang berfokus pada penguatan kapasitas tanggap emergency response capacity and disaster preparedness
darurat dan kesiapsiagaan bencana di wilayah operasional within its operational areas and other impacted regions.
maupun wilayah terdampak lainnya. Dukungan tersebut This support included the provision of rescue boats and
mencakup penyediaan perahu penyelamat dan peralatan related equipment to improve rapid response capabilities.
pendukung guna meningkatkan kecepatan respons darurat.
Di luar wilayah operasional, Perseroan melaksanakan Beyond its operational areas, BUMA also implemented the
program “BUMA Peduli Bencana Sumatera” yang “BUMA Peduli Bencana Sumatera” program, coordinated by
dikoordinasikan oleh Kantor Pusat sebagai respons terhadap the Head Office, in response to flooding and landslides in
banjir dan tanah longsor di Sumatra. Melalui inisiatif ini, Sumatra. Through this initiative, the Company distributed
Perseroan menyalurkan bantuan senilai Rp316.885.338, relief assistance totaling IDR 316,885,338, comprising both
baik dalam bentuk tunai maupun non-tunai, untuk memenuhi cash and in-kind contributions to address the immediate
kebutuhan mendesak masyarakat terdampak. needs of affected communities.
Dukungan tersebut ditujukan untuk mempercepat This support is aimed at facilitating early post-disaster
pemulihan pascabencana, memenuhi kebutuhan dasar recovery, fulfilling the basic needs of affected communities,
masyarakat terdampak, serta memperkuat peran Perseroan and reinforcing the Company’s role in cross-regional
dalam respons kemanusiaan lintas wilayah. Program humanitarian response. The initiative contributes to faster
ini berkontribusi pada peningkatan kecepatan respons, response times, reduced disaster risks, and minimized
pengurangan risiko bencana, serta minimisasi potensi potential loss of life and property. Beyond immediate
kehilangan jiwa dan harta benda. Di luar respons darurat, emergency response, the program also reinforces
inisiatif ini juga memperkuat ketahanan masyarakat, community resilience, fosters collaboration between the
mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah, serta Company and local authorities, and strengthens trust and
meningkatkan kepercayaan dan kohesi sosial di wilayah social cohesion within the operational area.
operasional.
Dukungan Sosial, Budaya, dan Keagamaan [GRI 203-2] Socio-cultural & Religious Support [GRI 203-2]
Pilar Sosial, Budaya, dan Keagamaan mencerminkan The Socio-Cultural & Religious pillar reflects the Company’s
dukungan Perseroan terhadap kegiatan sosial, budaya, support for social, cultural, religious, sports, and humanitarian
keagamaan, olahraga, dan kemanusiaan. Pada tahun 2025, activities. In 2025, programs under this category reached
program-program dalam kategori ini menjangkau lebih dari more than 6,400 beneficiaries, including community service
6.400 penerima manfaat, termasuk kegiatan pengabdian initiatives and disaster response activities.
masyarakat dan respons bencana.
Dalam kerangka Theory of Change (ToC), inisiatif sosial dan Within the Theory of Change (ToC) framework, social and
budaya berperan penting dalam menjaga hubungan yang cultural initiatives play an important role in maintaining
harmonis antara Perseroan dan masyarakat sekitar, yang harmonious relationships between the Company and local
menghasilkan penguatan kohesi sosial serta peningkatan communities, resulting in outcomes such as strengthened
Social License to Operate (SLO) bagi BUMA. social cohesion and an enhanced Social License to Operate
(SLO) for the Company.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 233
Page 236
Program Utama Dukungan Sosial, Budaya, dan Keagamaan Key Socio-Cultural & Religious Support Programs in di Australia Australia Keterlibatan Masyarakat First Nations [GRI 203-2] First Nations Engagement [GRI 203-2] BUMA Australia berkomitmen untuk menciptakan BUMA Australia is committed to fostering a workplace lingkungan kerja di mana individu dan komunitas dapat where people and communities can grow and thrive tumbuh dan berkembang bersama. Perseroan menciptakan together. The Company creates long-term value for local nilai jangka panjang bagi masyarakat lokal melalui prioritas communities by prioritizing local employment, sourcing pada penyerapan tenaga kerja lokal, pengadaan barang goods and services from regional suppliers, providing dan jasa dari pemasok regional, pemberian sponsorship sponsorships and donations, and establishing meaningful dan donasi, serta pembentukan kemitraan yang bermakna partnerships with the communities in which it operates. dengan komunitas di wilayah operasional. Komitmen ini Central to this commitment is the Company’s engagement diwujudkan melalui keterlibatan aktif dengan komunitas with First Nations communities, guided by the Company’s First Nations, yang dipandu oleh First Nations Peoples Policy First Nations Peoples Policy and First Nations Affairs, which dan strategi First Nations Affairs Perseroan, guna mendorong promotes the respectful inclusion of First Nations people inklusi yang saling menghormati di seluruh operasional. across its operations. Strategi First Nations Affairs Perseroan didasarkan pada tiga The Company’s First Nations Affairs strategy is founded prinsip utama, yaitu rasa hormat, pembangunan hubungan, on three key principles: respect, relationship-building, dan pembangunan yang inklusif. Prinsip-prinsip ini menjadi and inclusive development. These principles guide the panduan dalam upaya Perseroan untuk mengedukasi Company’s efforts to educate and support businesses in dan mendukung dunia usaha dalam berinteraksi dengan engaging with First Nations communities, foster strong komunitas First Nations, membangun hubungan internal internal and external relationships, and create employment dan eksternal yang kuat, serta menciptakan peluang and enterprise opportunities for Indigenous peoples. kerja dan usaha bagi masyarakat adat. Melalui kolaborasi Through collaboration with employees, local communities, dengan karyawan, komunitas lokal, dan kelompok First and First Nations groups, BUMA Australia strives to make Nations, BUMA Australia berupaya memberikan dampak a positive impact via open communication, ongoing positif melalui komunikasi terbuka, keterlibatan komunitas community engagement, participation in local events, and yang berkelanjutan, partisipasi dalam kegiatan lokal, serta responsive support for community-led initiatives, always dukungan yang responsif terhadap inisiatif yang dipimpin with a deep respect for the culture, rights, and aspirations of komunitas, dengan tetap menjunjung tinggi budaya, hak, First Nations peoples. dan aspirasi masyarakat First Nations. BUMA Blackwater – Perayaan NAIDOC Week 2025 BUMA Blackwater – Celebrating NAIDOC Week 2025 Pada Juli 2025, tim BUMA Blackwater bergabung dengan In July 2025, the BUMA Blackwater team joined the Blackwater komunitas Blackwater dalam merayakan NAIDOC Week, community in celebrating NAIDOC Week, marking 50 years yang menandai 50 tahun penghormatan terhadap suara, of honouring Indigenous voices, cultures, and resilience. For budaya, dan ketangguhan masyarakat adat. Untuk tahun the sixth consecutive year, BUMA Blackwater contributed keenam berturut-turut, BUMA Blackwater berkontribusi to the planning committee, supporting a celebration that dalam panitia perencanaan, mendukung perayaan yang recognizes the histories, cultures, and achievements of mengakui sejarah, budaya, dan pencapaian masyarakat Aboriginal and Torres Strait Islander peoples. Aboriginal dan Torres Strait Islander. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 800 anggota komunitas, The event brought together over 800 community members, karyawan BUMA, dan pelaku usaha lokal di Blackwater BUMA team members, and local businesses at Blackwater Lions Park. Para tetua adat berbagi kisah, disertai upacara Lions Park. Local Elders shared stories, and the program pengibaran bendera, pemotongan kue, serta pertunjukan included a flag-raising ceremony, cake cutting, and a live musik oleh Edgar Conlan. Berbagai stan, pameran, dan performance by musician Edgar Conlan. Stalls, displays, jamuan bersama mendorong interaksi serta keterlibatan and shared meals encouraged community connection komunitas, menciptakan ruang yang hidup untuk perayaan, and engagement, creating a vibrant space for celebration, pembelajaran, dan pertukaran budaya. learning, and cultural exchange. Melalui kegiatan tahunan ini, BUMA Blackwater menegaskan Through this annual event, BUMA Blackwater reinforces komitmennya dalam mendukung komunitas adat, its commitment to supporting Indigenous communities, meningkatkan kesadaran budaya, dan memperkuat kohesi fostering cultural awareness, and strengthening social sosial di wilayah tersebut. cohesion in the region. 234 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 237
Appendix Lampiran Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 235
Page 238
Formulir Umpan Balik
Feedback Form
Kami menganggap suara para pemangku kepentingan We consider the voice of our stakeholders as a vital
sebagai bagian penting dalam mengukur keberhasilan part in measuring the success of sustainability-focused
transformasi keberlanjutan. Hal ini termasuk pendapat transformation. This extends to what our stakeholders think
pemangku kepentingan terhadap pelaporan keberlanjutan of our sustainability reporting. Therefore, in order for us to
kami. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas laporan improve the quality of future reports, we would like to ask
di masa mendatang, our stakeholder the following questions:
Pertanyaan Ya No
Question Yes Tidak
Laporan ini memberikan informasi yang berguna
This report provides useful information
Isi Laporan ini mudah dipahami
This report is easy to understand
Laporan ini mendorong Anda untuk berkontribusi pada kinerja
This report has encouraged you to contribute to the Company’s sustainability performance
Silakan nilai seberapa penting atau menarik topiktopik Please rate the importance or attractiveness the following
berikut: topics:
Topik Nilai (1 – 10, dimana 10 itu paling penting/menarik)
Topic Rating (1 – 10, where 10 is the most important/attractive)
Pendekatan Kami terhadap Keberlanjutan
Our Approach to Sustainability
Topik mengenai Lingkungan
Environment Topics
Topik mengenai Sosial
Social Topics
Topik mengenai Tata Kelola
Governance Topics
Profil Pemangku Kepentingan (Mohon centang yang Stakeholder Profile (Check which one that applies to you):
berlaku):
Pemegang Saham/Investor Karyawan Pelanggan
Shareholder/Investor Employee Customer
Masyarakan Umum Pemerintah Mitra Bisnis
Public Government Business Parner
Lainnya (harap disebutkan)
Media | Media LSM | NGO
Others (please specify)
Perbaikan ke Depan
Future Improvements
Pertanyaan Tanggapan
Question Response
Isu atau topik terkait keberlanjutan apa lagi yang ingin Anda lihat dalam
Laporan Keberlanjutan mendatang?
What other sustainability related issues or topics that you would like us to
include in future SRs?
Kontribusi terhadap ESG seperti apa yang sebaiknya dikejar atau
ditingkatkan oleh Perusahaan di masa depan?
What kind of contribution to ESG that the Company should persue or
improve in the future?
Silakan berikan saran perbaikan lainnya untuk Perusahaan
Please provice any other improvements for the Company
236 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 239
Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan
Tahun Sebelumnya
Responses to Feedback from Previous Year’s Sustainability Report
Perseroan tidak menerima umpan balik atas laporan The Company did not receive any feedback for the previous
keberlanjutan tahun sebelumnya. year’s sustainability report.
Assurance Statement
Assurance Statement
Laporan ini akan menjalani proses assurance pada Mei This report will undergo an assurance process in May 2026.
2026. Bagian ini akan diperbarui dengan pernyataan jaminan This section will be updated with the assurance statement
setelah dijalaninya proses tersebut. after the process.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 237
Page 240
Standar dan Ketentuan Pelaporan Keberlanjutan OJK
(SEOJK NO.16/2021)
OJK Sustainability Reporting Standards and Requirements
(SEOJK NO.16/2021)
Topik Pengungkapan Halaman
No. No.
Topic Disclosure Page
Strategi Keberlanjutan Penjelasan Strategi Keberlanjutan
A A.1 47 - 52
Corporate sustainability strategy Explanation of the sustainability strategy
Aspek Ekonomi 6 - 9, 77 – 79,
B.1
Economic aspect 101
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
Aspek Lingkungan Hidup
B Summary of sustainability B.2 6–9
Environmental aspect
performance
Aspek Sosial
B.3 6-9
Social aspect
Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
C.1 40 - 41
Vision, mission, and sustainability values
Alamat Perusahaan
C.2 26
Company’s address
Alamat Perusahaan
C.3 29 – 30, 185
Profil Perusahaan Business scale
C
Summary of company profile Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
C.4 38
Products, services, and business activities conducted
Keanggotaan pada Asosiasi
C.5 35
Association memberships
Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan Significant
C.6 26 - 28
changes to the company
Penjelasan Direksi Penjelasan Direksi
D D.1 10 - 17
Letter from Board/Director(s) Letter from the Board/Director(s)
Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan Responsibility for the
E.1 65 - 66
implementation of sustainable finance/operations
Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan Competency
E.2 67, 176 - 179
development pertaining to sustainable finance/operations
Tata Kelola Keberlanjutan Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E E.3 53 - 56
Sustainability governance Risk assessment on the implementation of sustainable finance/operations
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
E.4 68 - 70
Stakeholder relations
Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.5
Issues on implementation of sustainable finance/operations
Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola Keberlanjutan
F F.1 57, 207
Sustainability performance Initiatives in building a culture of sustainability
Kinerja Ekonomi
Economic performance
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau
Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
F.2 78
Economic comparison of production targets and performance portfolio,
financing target, or investment, income and profit/loss
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi
pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan
Berkelanjutan
F.3 79
Economic comparison of target and portfolio performance, financing target,
or investments in financial instruments or projects relating to sustainable
operations
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental performance
Biaya Lingkungan Hidup
F.4 77 - 79
Environmental cost
Aspek Material
Material aspect
Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
F.5 112
Use of environmentally-firendly materials
238 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 241
Standar dan Ketentuan Pelaporan Keberlanjutan OJK (SEOJK NO.16/2021)
OJK Sustainability Reporting Standards and Requirements (SEOJK NO.16/2021)
Topik Pengungkapan Halaman
No. No.
Topic Disclosure Page
Aspek Energi
Energy Aspect
Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
F.6 122 - 125
Amount and intensity of energy usage
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
F.7 135 - 137
Efforts and initiatives for energy efficiency and renewable energy
Aspek Air
Water aspect
Penggunaan Air
F.8 148 - 149
Water usage
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity aspect
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah
Konservasi atau Memiliki Keanekaragaman Hayati
F.9 162
Impacts of operations near or within a conservation area/areas rich in
biodiversity
Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
F.10 162 - 163
Initiatives for biodiversity conservation
Aspek Emisi
Emission aspect
Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
F.11 128 - 129
Amount and intensity of emissions produced by type
Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan Initiatives and
F.12 132, 134 - 137
achievements for emission reduction
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and effluent aspect
Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis 146 – 147,
F.13
Amount of waste and effluent produced by type 151 – 154
Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
F.14 150 - 155
Waste and effluent management mechanism
Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
F.15 151
Spills that occurred (if any)
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Complaints regarding the environment aspect
Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan
F.16 Diselesaikan 91
Number and material of environmental complaints received and resolve
Kinerja Sosial
Social performance
Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara
kepada Konsumen
F.17 102 - 103
Commitment in providing services on products and/or equivalent services to
consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employee aspect
Kesetaraan Kesempatan Bekerja
F.18 168 - 169
Equal employee opportunity
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
F.19 168
Child and forced labour
Upah Minimum Regional
F.20 171 - 172
Regional minimum wage
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
F.21 191 - 192
Decent and safe working environment
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
F.22 178 - 179
Employee capabilities training
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 239
Page 242
Topik Pengungkapan Halaman
No. No.
Topic Disclosure Page
Community aspect
Aspek Masyarakat
Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
F.23 213
Impact of operations on surrounding communities
Pengaduan Masyarakat
F.24 221 - 222
Public complaints
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) (Berhubungan dengan
F.25 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) Corporate environmental and social 223 - 234
responsibility initiatives (related to UN SDGs)
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibility for the development of sustainable products and services
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan Innovation
F.26 81 - 83
and development of sustainable products and services
Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
F.27 102 - 103
Products and services that have been evaluated for customer safety
Dampak Produk/Jasa
F.28 103
Impacts of products and services
Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
F.29 102 - 103
Number of products recalled
Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan
F.30 Berkelanjutan 102 - 103
Customer satisfaction survey on sustainable products and services
Written verification from an Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
G G.1
independent party Written verification from an independent party (if any)
Lembar Umpan Balik
H Feedback form G.2 236
Feedback form
Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
G.3 237
Responses to the previous year’s report feedback
Responses to the previous year’s Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/
I POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga
report feedback
G.4 Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik 238 - 240
List of disclosures according to Circular Letter of Financial Service Authority
Regulations (OJK) Number 51/POJK.03/2017
240 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 243
GRI Index
GRI Index
Pernyataan Penggunaan PT BUMA Internasional Grup Tbk Telah Melaporkan Sesuai
Statement of Use dengan Standar GRI untuk periode 1 Januari – 31 Desember 2025
PT BUMA Internasional Grup Tbk Has Reported in Accordance with GRI Standards
for the period from January 1 - December 31 2025
GRI 1 yang digunakan GRI 1: Landasan 2021
GRI 1 Reference GRI 1:Foundation 2021
Standar sektor GRI yang berlaku GRI 12: Sektor Batu Bara 2022
Applicable GRI Sector Standard GRI 12: Coal Sector 2022
Rujukan Standar
Yang tidak Dicantumkan
Standar GRI Pengungkapan GRI Halaman Sektor GRI
dan Alasannya
GRI Standard GRI Disclosure Page GRI Standard
Omission and Reason
Sector Reference
Pengungkapan Umum
General Disclosure
GRI 2: Pengungkapan Umum 2021 2-1 Rincian organisasi
26 – 28
GRI 2: General Disclosures 2021 2-1 Organizational details
2-2 Entitas yang dimasukkan dalam
pelaporan keberlanjutan organisasi
32 – 33
2-2 Entities included in the organization’s
sustainability reporting
2-3 Periode, frekuensi, dan titik kontak
pelaporan
20 – 21
2-3 Reporting period, frequency and
contact point
2-4 Penyajian kembali informasi
20 – 21
2-4 Restatements of information
2-5 Penjaminan eksternal
22 – 23
2-5 External assurance
2-6 Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan
bisnis lainnya
34, 38
2-6 Activities, value chain and other
business relationships
2-7 Tenaga kerja
183 – 190
2-7 Employees
2-8 Pekerja yang bukan pekerja langsung
34
2-8 Workers who are not employees
2-9 Struktur dan komposisi tata kelola
58
2-9 Governance structure and composition
2-10 Pencalonan dan pemilihan badan tata
kelola tertinggi
62
2-10 Nomination and selection of the
highest governance body
2-10 Pencalonan dan pemilihan badan tata
kelola tertinggi 63
2-11 Chair of the highest governance body
2-12 Peran badan tata kelola tertinggi
dalam mengawasi manajemen dampak
54, 61 – 62
2-12 Role of the highest governance body
in overseeing the management of impacts
2-12 Peran badan tata kelola tertinggi
dalam mengawasi manajemen dampak
65 – 66
2-13 Delegation of responsibility for
managing impacts
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi
dalam pelaporan keberlanjutan
22 – 23
2-14 Role of the highest governance body
in sustainability reporting
2-15 Konflik kepentingan
63
2-15 Conflicts of interest
2-16 Komunikasi masalah penting
63 – 64
2-16 Communication of critical concerns
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 241
Page 244
Rujukan Standar
Yang tidak Dicantumkan
Standar GRI Pengungkapan GRI Halaman Sektor GRI
dan Alasannya
GRI Standard GRI Disclosure Page GRI Standard
Omission and Reason
Sector Reference
2-17 Pengetahuan kolektif badan tata
kelola tertinggi
67
2-17 Collective knowledge of the highest
governance body
2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola
tertinggi
64 – 65
2-18 Evaluation of the performance of the
highest governance body
2-19 Kebijakan remunerasi
64
2-19 Remuneration policies
2-20 Proses untuk menentukan remunerasi
64
2-20 Process to determine remuneration
2-21 Rasio kompensasi total tahunan
64
2-21 Annual total compensation ratio
2-22 Pernyataan tentang strategi
pembangunan berkelanjutan
47 – 50
2-22 Statement on sustainable
development strategy
2-23 Komitmen kebijakan
40 – 41
2-23 Policy commitments
2-24 Menanamkan komitmen kebijakan
53 – 54
2-24 Embedding policy commitments
2-25 Proses untuk memperbaiki dampak
negatif
54 – 56
2-25 Processes to remediate negative
impacts
2-26 Mekanisme untuk mencari nasihat
dan mengemukakan masalah
56
2-26 Mechanisms for seeking advice and
raising concerns
2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan
peraturan 89 – 90
2-27 Compliance with laws and regulations
2-28 Asosiasi keanggotaan
35 – 37
2-28 Membership associations
2-29 Pendekatan untuk keterlibatan
pemangku kepentingan 68 – 70
2-29 Approach to stakeholder engagement
2-30 Perjanjian perundingan kolektif 68 – 70, 172
2-30 Collective bargaining agreements – 174,
3-1 Proses untuk menentukan topik
GRI 3: Material Topics 2021 material 44 – 46
3-1 Process to determine material topics
3-2 Daftar topik material
44 – 46
3-2 List of material topics
Dampak Ekonomi
Economic Impact
GRI 3-3: Manajemen Topik Material 3-3 Manajemen topik material
74 – 83 12.8.1, 12.21.1
GRI 3-3: Management of material topics 3-3 Management of material topics
GRI 201: Kinerja Ekonomi 201-1 Nilai ekonomi langsung yang
GRI 201: Economic Performance dihasilkan dan didistribusikan
77 – 79 12.8.2, 12.21.2
201-1 Direct economic value generated and
distributed
201-2 Implikasi finansial serta risiko dan
peluang lain akibat dari perubahan iklim 110 – 113,
12.21.2
201-2 Financial implications and other risks 134 – 137
and opportunities due to climate change
201-3 Kewajiban program pensiun manfaat
pasti dan program pensiun lainnya
174 – 175
201-3 Defined benefit plan obligations and
other retirement plans
201-4 Bantuan keuangan yang diterima dari
pemerintah
79 – 81 12.21.3
201-4 Financial assistance received from
government
GRI 207: Pajak 2019 207-1 Pendekatan terhadap pajak
79 – 81 12.21.4
GRI 207: Tax Strategy 2019 207-1 Approach to tax
242 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 245
GRI Index
GRI Index
Rujukan Standar
Yang tidak Dicantumkan
Standar GRI Pengungkapan GRI Halaman Sektor GRI
dan Alasannya
GRI Standard GRI Disclosure Page GRI Standard
Omission and Reason
Sector Reference
207-2 Tata kelola, pengontrolan, dan
manajemen risiko pajak
79 – 81 12.21.5
207-2 Tax Governance, Control, and risk
management
207-3 Keterlibatan pemangku kepentingan
dan pengelolaan kepedulian yang berkaitan
dengan pajak 79 – 81 12.21.6
207-3 Stakeholder engagement and
management of concerns to tax
207-4 Laporan per negara
77 – 81 12.21.7
207-4 Country-by-Country reporting
GRI 12.21 Pembayaran kepada 12.21.8
pemerintah GRI 12.21 Payments to Untuk batubara yang dibeli dari negara,
governments atau pihak ketiga yang ditunjuk oleh negara Usaha Perseroan tidak
untuk menjual atas nama mereka, laporkan: melibatkan pembelian
• volume dan jenis batubara yang dibeli; batu bara dari pemerintah
• nama lengkap entitas pembeli dan ataupun pihak ketiga yang
penerima pembayaran; ditunjuk oleh pemerintah
• pembayaran yang dilakukan untuk untuk menjual batu bara
pembelian - atas nama mereka. 12.21.8
12.21.8 The Company’s business
For coal purchased from the state or from does not involve coal
third parties appointed by the state to sell purchases from the state
on their behalf, report: or from third parties
• volumes and types of coal purchased; appointed by the state to
• full names of the buying entity and the sell on their behalf
recipient of the payment;
• payments made for the purchase
Etika Bisnis
Business Ethics
GRI 3-3: Manajemen Topik Material 3-3 Manajemen topik material
87 – 94 12.20.1, 12.22.1
GRI 3-3: Management of material topics 3-3 Management of material topics
GRI 205: Anti-Korupsi GRI 205: Anti- 205-1 Operasi-operasi yang dinilai memiliki
Corruption risiko terkait korupsi
87 – 88 12.20.2
205-1 Operations assessed for risks related
to corruption
205-2 Komunikasi dan pelatihan tentang
kebijakan dan prosedur anti-korupsi
87, 91 12.20.3
205-2 Communication and training about
anti-corruption policies and procedures
205-1 Operasi-operasi yang dinilai memiliki
risiko terkait korupsi
87 – 89 12.20.4
205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan
tindakan yang diambil
GRI 415: Kebijakan Publik 2016 415-1 Kontribusi Politik
93 – 94 12.22.2
GRI 415: Public Policy 2016 415-1 Political Contributions
GRI 12.20 Anti-corruption 12.20.5
Menjelaskan pendekatan terhadap
transparansi kontrak, termasuk:
• apakah kontrak dan izin disediakan
secara publik dan, jika demikian,
di mana kontrak dan izin tersebut
dipublikasikan;
• jika kontrak atau izin tidak tersedia
secara publik, alasan atas hal ini
dan tindakan yang dilakukan untuk
menjadikannya tersedia secara publik
87 – 94 12.20.5
di masa depan.
12.20.5
Describe the approach to contract
transparency, including:
• whether contracts and licenses are
made publicly available and, if so, where
they are published;
• if contracts or licenses are not publicly
available, the reason for this and
actions taken to make them public in
the future
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 243
Page 246
Rujukan Standar
Yang tidak Dicantumkan
Standar GRI Pengungkapan GRI Halaman Sektor GRI
dan Alasannya
GRI Standard GRI Disclosure Page GRI Standard
Omission and Reason
Sector Reference
12.20.6
Mencantumkan pihak yang berhak atas
manfaat organisasi dan menjelaskan
bagaimana organisasi mengidentifikasi
pihak yang berhak atas manfaat mitra
bisnis, termasuk usaha bersama dan
29 – 34 12.20.6
pemasok
12.20.6
List the organization’s beneficial owners
and explain how the organization identifies
the beneficial owners of business partners,
including joint ventures and suppliers
Pengelolaan Rantai Pasok
Supply Chain Management
GRI 204: Praktik Pengadaan GRI 204: 204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok
Procurement Practices 2016 lokal
101 – 102 12.8.6
204-1 Proportion of spending on local
suppliers
GRI 308: Penilaian Lingkungan 308-1 Seleksi pemasok baru dengan
Pemasok 2016 menggunakan kriteria lingkungan
99 – 101 -
GRI 308: Supplier Environmental 308-1 New Suppliers that were screened
Assessment 2016 using environmental criteria
308-2 Dampak lingkungan negatif dalam
rantai pasokan dan tindakan yang telah
diambil 99 – 101 -
308-2 Negative environmental impacts in
the supply chain and actions taken
GRI 408: Pekerja Anak 2016 GRI 408: 408-1 Operasi dan pemasok yang berisiko
Child Labor 2016 signifikan terhadap insiden pekerja anak
168 12.16.2
408-1 Operations and suppliers at
significant risk for incidents of child labor
GRI 409: Kerja Paksa atau Wajib Kerja 409-1 Operasi dan pemasok yang berisiko
2016 signifikan terhadap insiden kerja paksa
GRI 409: Forced and Compulsory atau wajib kerja
168 12.17.2
Labour 2016 409-1 Operations and suppliers at
significant risk for incidents of forced or
compulsory labor
GRI 414: Penilaian Sosial Pemasok 414-1 Seleksi pemasok baru dengan
GRI 414: Supplier Social Assessment menggunakan kriteria sosial
99 – 101 12.15.8
2016 414-1 New suppliers that were screened
using social criteria
414-2 Dampak sosial negatif dalam rantai
pasokan dan tindakan yang telah diambil
99 – 101 12.15.9
414-2 Negative social impacts in the supply
chain and actions taken
pasokan dan tindakan yang telah 418-1 Keluhan yang tidak berdasar
diambil mengenai pelanggaran privasi pelanggan
GRI 418: Customer Privacy 2016 dan kerugian pelanggan data pelanggan 97 – 99, 103
-
418-1 Substantiated complaints concerning – 104
breaches of customer privacy and losses of
customer data
Perubahan Iklim
Climate Change
GRI 3-3: Manajemen Topik Material 3-3 Manajemen topik material 108 – 109,
12.1.1, 12.2.1
GRI 3-3: Management of material topics 3-3 Management of material topics 122 – 123
GRI 302: Energi 302-1 Konsumsi energi dalam organisasi
GRI 302: Energy 302-1 Energy consumption within the 122 – 127 12.1.2
organization
302-1 Konsumsi energi dalam organisasi
302-2 Energy consumption outside of the 125 12.1.3
organization
302-3 Intensitas energi
122 – 125 12.1.4
302-3 Energy intensity
302-4 Pengurangan konsumsi energi Perseroan belum
302-4 Reduction of energy consumption mengawasi pengurangan
dari penggunaan energi di
- saat ini. -
The company does not
monitor reductions in
energy use at this time
244 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 247
GRI Index
GRI Index
Rujukan Standar
Yang tidak Dicantumkan
Standar GRI Pengungkapan GRI Halaman Sektor GRI
dan Alasannya
GRI Standard GRI Disclosure Page GRI Standard
Omission and Reason
Sector Reference
302-5 Pengurangan pada energi yang Konsumsi energi yang
dibutuhkan untuk produk dan jasa bertujuan untuk pembuatan
302-5 Reductions in energy requirements of barang dan jasa tidak
products and services dapat di atur secara
langsung oleh Perseroan,
tetapi hal hal ini diatur oleh
vendor sebagai mitra dari
Perseroan. Maka dari itu,
program untuk mengurangi
konsumsi energi belum
- di implementasikan. -
Energy consumption
to generate products
and services cannot be
controlled directly by
the Company, but by
vendors as the Company’s
partners. Therefore, the
program to reduce energy
consumption has yet to be
implemented.
GRI 305: Emisi 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
125 – 128 12.1.5
GRI 305: Emissions 305-1 Direct (Scope 1) GHG emissions
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak
langsung
125 – 128 12.1.6
305-2 Energy indirect (Scope 2) GHG
emissions
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak
langsung lainnya
130 – 131 12.1.7
305-3 Other indirect (Scope 3) GHG
emissions
305-4 Intensitas emisi GRK
127 – 128 12.1.8
305-4 GHG emissions intensity
305-4 Intensitas emisi GRK
132 12.2.3
305-5 Reduction of GHG emissions
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS) Perseroan belum
305-6 Emissions of ozone-depleting melakukan pengawasan
substances (ODS) terkait emisi perusak ozon
karena emisi jenis ini
hanya merupakan bagian
yang sangat kecil di dalam
-
operasi perseroan.
The Company has yet to
conduct monitoring on
ozone depleting emissions
as it is a negligible part of
its operations.
305-7 Nitrogen oksida (NOx), belerang
oksida (SOx), dan emisi udara signifikan
lainnya 133
305-7 Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides
(SOx), and other significant air emissions
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 245
Page 248
Rujukan Standar
Yang tidak Dicantumkan
Standar GRI Pengungkapan GRI Halaman Sektor GRI
dan Alasannya
GRI Standard GRI Disclosure Page GRI Standard
Omission and Reason
Sector Reference
GRI 12.2 Climate adaptation, resilience, Describe the organization’s approach to
and transition public policy development and lobbying on
climate change, including:
• t he organization’s stance on significant
issues related to climate change that are
the focus of its participation in public
policy development and lobbying, and any
differences between these positions and
its stated policies, goals, or other public
positions;
• W hether it is a member of, or contributes 110 – 121 12.2.4
to, any representative associations or
committees that participate in public
policy development and lobbying on
climate change, including:
1. the nature of this contribution.
2. any differences between the
organization’s stated policies, goals, or other
public positions on significant issues related
to climate change; and the positions of the
representative associations or committees.
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
GRI 3-3: Manajemen Topik Material 3-3 Manajemen topik material 142 – 149,
GRI 3-3: Management of material topics 3-3 Management of material topics 150 – 161, 12.6.1, 12.7.1
162 – 163
3-3 Manajemen topik material 303-1 Interaksi dengan air sebagai sumber
GRI 303: Water and Effluent daya bersama
142 – 143 12.7.2
303-1 Interactions with water as a shared
resource
303-2 Manajemen dampak yang berkaitan
dengan pembuangan air
143 – 144 12.7.3
303-2 Management of water discharge-
related impacts
303-3 Pengambilan air
145 – 146 12.7.4
303-3 Water withdrawal
303-4 Pembuangan air
146 – 147 12.7.5
303-4 Water discharge
303-5 Konsumsi air
148 – 149 12.7.6
303-5 Water consumption
GRI 304: Keanekaragaman Hayati 2016 304-1 Lokasi operasi yang dimiliki,
GRI 304: Biodiversity 2016 disewa, dikelola, atau berdekatan dengan,
kawasan lindung dan kawasan dengan
nilai keanekaragaman hayati tinggi di luar
kawasan lindung 162 - 163
304-1 Operational sites owned, leased,
managed in, or adjacent to, protected areas
and areas of high biodiversity value outside
protected areas
304-2 Dampak signifikan dari aktivitas,
produk, dan jasa pada keanekaragaman
hayati 162 – 163
304-2 Significant impacts of activities,
products and services on biodiversity
304-3 Habitat yang dilindungi atau
direstorasi 162 - 163
304-3 Habitats protected or restored
246 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 249
GRI Index
GRI Index
Rujukan Standar
Yang tidak Dicantumkan
Standar GRI Pengungkapan GRI Halaman Sektor GRI
dan Alasannya
GRI Standard GRI Disclosure Page GRI Standard
Omission and Reason
Sector Reference
304-4 Spesies Daftar Merah IUCN dan Perseroan di saat ini belum
spesies daftar konservasi nasional dengan melakukan pelacakan
habitat dalam wilayah yang terkena efek spesies yang ada di dalam
operasi Daftar Merah IUCN dan
304-4 IUCN Red List species and national daftar konservasi nasional
conservation list species with habitats in karena tanggungjawab
areas affected by operations pengelolaan
keanekaragaman hayati
terletak pada pemiliki
-
tambang.
The Company currently
does not track IUCN
Red List and national
conservation list Species
in their operations as
the responsibility for
biodiversity management
lies with the mine owners
GRI 306: Limbah 306-1 Timbulan limbah dan dampak
GRI 306: Waste signifikan terkait limbah
151 – 152 12.6.2
306-1 Waste generation and significant
waste-related impacts
306-2 Manajemen dampak signifikan
terkait limbah
150 – 151 12.6.3
306-2 Management of significant waste-
related impacts
306-3 Timbulan limbah
151, 155 12.6.4
306-3 Waste generated
306-4 Limbah yang dialihkan dari
155, 159 –
pembuangan akhir 12.6.5
160
306-4 Waste diverted from disposal
306-5 Limbah yang dikirimkan ke
155, 160 –
pembuangan akhir 12.6.6
161
306-5 Waste directed to disposal
Fokus kepada Pekerja
Employee Focus
GRI 3-3: Manajemen Topik Material 3-3 Manajemen topik material 12.14.1, 12.15.1,
GRI 3-3: Management of material topics 3-3 Management of material topics 164 – 175 12.16.1, 12.17.1,
12.18.1, 12.19.1
GRI 202: Kehadiran Pasar 202-1 Rasio upah entry level standar
GRI 202: Market Presence 2016 berdasarkan jenis kelamin dibandingkan
dengan upah minimum lokal
171 – 172 12.19.2
202-1 Ratios of standard entry level wage
by gender compared to local minimum
wage
202-2 Proporsi manajemen senior yang
berasal dari masyarakat lokal
187 12.19.3
202-2 Proportion of senior management
hired from the local community
GRI 401: Kepegawaian 401-1 Perekrutan karyawan baru dan
GRI 401: Employment pergantian karyawan
185 – 186 12.15.2
401-1 New employee hires and employee
turnover
401-2 Tunjangan yang diberikan kepada
karyawan purnawaktu yang tidak diberikan
kepada karyawan pada kurun waktu
tertentu atau paruh waktu 189 12.15.3
401-2 Benefits provided to full-time
employees that are not provided to
temporary or part-time employees
401-3 Cuti melahirkan
170 – 171 12.15.4, 12.19.4
401-3 Parental leave
GRI 402: Hubungan Tenaga Kerja/ 402-1 Periode pemberitahuan minimum
Manajemen terkait perubahan operasional
172 12.15.5
GRI 402: Labor/Management Relations 402-1 Minimum notice periods regarding
operational changes
403 Periode pemberitahuan minimum 403-1 Sistem manajemen kesehatan dan
terkait perubahan operasional keselamatan kerja
192 12.14.2
GRI 403: Occupational Health & Safety 403-1 Occupational health and safety
management system
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 247
Page 250
Rujukan Standar
Yang tidak Dicantumkan
Standar GRI Pengungkapan GRI Halaman Sektor GRI
dan Alasannya
GRI Standard GRI Disclosure Page GRI Standard
Omission and Reason
Sector Reference
403-2 Pengidentifikasian bahaya, penilaian
risiko, dan investigasi insiden
197 – 199 12.14.3
403-2 Hazard identification, risk
assessment, and incident investigation
403-3 Layanan kesehatan kerja
200 – 201 12.14.4
403-3 Occupational health services
403-4 Partisipasi, konsultasi, dan
komunikasi pekerja tentang kesehatan dan
keselamatan kerja
200 – 201 12.14.5
403-4 Worker participation, consultation,
and communication on occupational health
and safety
403-5 Pelatihan pekerja mengenai
kesehatan dan keselamatan kerja
201 12.14.6
403-5 Worker training on occupational
health and safety
403-6 Peningkatan kualitas kesehatan
pekerja 202 12.14.7
403-6 Promotion of worker health
403-7 Pencegahan dan mitigasi dampak-
dampak kesehatan dan keselamatan kerja
yang secara langsung terkait hubungan
bisnis 203 12.14.8
403-7 Prevention and mitigation of
occupational health and safety impacts
directly linked by business relationships
403-8 Pekerja yang tercakup dalam sistem
manajemen kesehatan dan keselamatan
kerja 205 12.14.9
403-8 Workers covered by an occupational
health and safety management system
403-9 Kecelakaan kerja
207 – 209 12.14.10
403-9 Work-related injuries
403-10 Penyakit Akibat Kerja
207 – 209 12.14.11
403-10 Work-related ill health
GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan 404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per
GRI 404: Training and Education karyawan
178 12.15.6, 12.19.5
404-1 Average hours of training per year
per employee
404-2 Program untuk meningkatkan
keterampilan karyawan dan program
174, 176 –
bantuan peralihan 12.15.7
179
404-2 Programs for upgrading employee
skills and transition assistance programs
404-3 Persentase karyawan yang menerima
tinjauan kinerja dan pengembangan karier
secara berkala
171
404-3 Percentage of employees
receiving regular performance and career
development reviews
GRI 405: Keanekargaman dan Peluang 405-1 Keanekaragaman badan tata kelola
Setara dan karyawan
34, 168, 183 12.19.6
GRI 405: Diversity and Equal 405-1 Diversity of governance bodies and
Opportunity employees
405-2 Rasio gaji pokok dan remunerasi
perempuan dibandingkan laki-laki
171 12.19.7
405-2 Ratio of basic salary and
remuneration of women to men
GRI 406: Non-diskriminasi 406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan
GRI 406: Non- Discrimination perbaikan yang dilakukan
168 12.19.8
406-1 Incidents of discrimination and
corrective actions taken
GRI 407: Kebebasan Berserikat dan 407-1 Operasi dan pemasok di mana
Perundingan Kolektif hak atas kebebasan berserikat dan
GRI 407: Freedom of Association and perundingan kolektif mungkin berisiko
168, 172 12.18.2
Collective Bargaining 2016 407-1 Operations and suppliers in which
the right to freedom of association and
collective bargaining may be at risk
248 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 251
GRI Index
GRI Index
Rujukan Standar
Yang tidak Dicantumkan
Standar GRI Pengungkapan GRI Halaman Sektor GRI
dan Alasannya
GRI Standard GRI Disclosure Page GRI Standard
Omission and Reason
Sector Reference
Transformasi Komunitas
Community Transformation
GRI 3-3: Manajemen Topik Material 3-3 Manajemen topik material
210 – 234 12.8.1, 12.9.1
GRI 3-3: Management of material topics 3-3 Management of material topics
GRI 203: Dampak Ekonomi Tidak 203-1 Investasi infrastruktur dan dukungan
Langsung layanan
223 12.8.4
GRI 203: Indirect Economic Impact 203-1 Infrastructure investments and
services supported
203-2 Dampak ekonomi tidak langsung
yang signifikan
224 – 234 12.8.5
203-2 Significant indirect economic
impacts
GRI 411: Hak Masyarakat Adat 411-1 Insiden pelanggaran yang melibatkan
GRI 411: Rights of Indigenous People hak-hak masyarakat adat
219 – 220
411-1 Incidents of violations involving
rights of indigenous peoples
GRI 413: Komunitas Lokal 413-1 Operasi dengan keterlibatan
GRI 413: Local Communities masyarakat setempat, penilaian dampak,
dan program pengembangan
212 – 213 12.9.2
413-1 Operations with local community
engagement, impact assessments, and
development programs
413-2 Operasi yang secara aktual dan
yang berpotensi memiliki dampak negatif
signifikan terhadap masyarakat setempat
219 12.9.3
413-2 Operations with significant actual
and potential negative impacts on local
communities
GRI 12.9 Komunitas lokal 12.9.4
GRI 12.9 Local Communities Melaporkan jumlah dan jenis pengaduan
dari komunitas lokal yang diidentifikasi,
yang meliputi:
• persentase pengaduan yang ditangani
dan diselesaikan;
• persentasi pengaduan yang
diselesaikan melalui remediasi.
219 – 221 12.9.4
12.9.4
Report the number and type of grievances
from local communities identified,
including:
• the percentage of grievances that were
addressed and resolved;
• the percentage of grievances resolved
through remediation
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 249
Page 252
Glosarium
Glossary
Kecerdasan Buatan (AI) Artificial Intelligence (AI)
Teknologi yang memungkinkan mesin melakukan tugas A technology that enables machines to perform tasks
yang biasanya membutuhkan kecerdasan manusia, seperti that typically require human intelligence, such as learning,
belajar, bernalar, dan memecahkan masalah. AI melibatkan reasoning, and problem-solving. It involves developing
pengembangan sistem komputer yang dapat meniru computer systems that can simulate human cognitive
proses kognitif manusia dan dapat membuat keputusan processes and make decisions based on data and
berdasarkan data dan algoritma. algorithms.
Standar Pelaporan Keberlanjutan Australia (ASRS) Australian Sustainability Reporting Standards (ASRS)
Seperangkat persyaratan wajib yang harus diikuti A set of mandatory disclosure requirements that
perusahaan Australia untuk melaporkan risiko dan peluang Australian companies must follow to report on climate-
terkait iklim dan keberlanjutan dalam laporan keuangan dan and sustainability-related risks and opportunities in their
tahunan mereka. Laporan ASRS pertama harus diserahkan financial statements and annual reports. The first ASRS
mulai 1 Januari 2025. aligned report should be submitted starting in 1 January
2025.
Tahun Dasar Baseline Year
Periode historis yang ditentukan sebagai perbandingan Historical period specified for the purpose of comparing GHG
untuk mengukur penambahan atau pengurangan emisi GRK emissions or removals, or other GHG-related information
atau informasi terkait GRK lainnya dari waktu ke waktu. over time. The base year emissions or removals may be
Tahun dasar dapat berbentuk suatu tahun atau rata-rata dari quantified using a specific period (e.g., year) or averaged
beberapa tahun. Tahun dasar dapat direvisi jika terdapat from several periods (e.g. several years). The base year may
alasan yang cukup untuk menjustifikasi revisi tersebut. be revised at a later date provided sufficient justification is
recorded for the change.
Biodiesel B35 Biodiesel B35
Jenis biodiesel dengan campuran bahan bakar yang A type of biodiesel with a fuel blend containing bio content
mengandung 35% kandungan bio. Program ini diluncurkan of 35%. This was rolled out by the Indonesian government in
pemerintah Indonesia pada Februari sebagai kelanjutan dari February, as the continuation of B30 program.
program B30.
Karbon Dioksida Ekuivalen (CO2e) Carbon Dioxide Equivalent (CO2e)
Satuan CO2 untuk membandingkan efek pemanasan CO2 unit for comparing the radiative forcing of a GHG to
gas rumah kaca dengan karbon dioksida. Dihitung carbon dioxide. The carbon dioxide equivalent is calculated
menggunakan massa gas rumah kaca dikalikan dengan using the mass of a given GHG multiplied by its global
potensi pemanasan globalnya. warming potential (GWP).
Direktur Utama (CEO) Chief executive Officer (CEO)
Eksekutif tertinggi dalam perusahaan yang bertanggung The highest-ranking executive in a company and the ultimate
jawab atas arah, strategi, dan kinerja perusahaan secara leader, responsible for the company’s overall direction,
keseluruhan. Mereka mengawasi operasi, mengelola strategy, and performance. They oversee operations,
sumber daya, dan membuat keputusan-keputusan besar manage resources, and make major decisions to ensure the
untuk memastikan keberhasilan dan adanya pertumbuhan company’s success and growth.
perusahaan.
Penilaian Risiko Perubahan Iklim (CCRA) Climate Change Risk Assessment (CCRA)
Penilaian yang dilakukan perusahaan untuk mempelajari An assessment a company do to study the impact of
dampak risiko fisik dan transisi perubahan iklim terhadap physical and transition climate change risks towards the
bisnis perusahaan, terutama dampak keuangannya. Studi company’s business, specifically the financial impact of said
CCRA dalam laporan ini berdasarkan panduan TCFD dan risks. CCRA studies in the case of this report are based on
IFRS S2. TCFD and IFRS S2 guidelines.
250 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 253
Glosarium
Glossary
Risiko Fisik Terkait Iklim Climate-related Physical Risk
Risiko yang disebabkan oleh bahaya alam akibat perubahan Risks that are caused by climate change-driven natural
iklim, seperti suhu ekstrem, banjir, kenaikan permukaan laut, hazards, such as extreme temperatures, flooding, sea level
siklon tropis, kebakaran hutan, stres air, dan tanah longsor. rise, tropical cyclones, wildfires, water stress, and rainfall-
induced landslides.
Risiko dan Peluang Transisi Terkait Iklim Climate-related Transition Risk and Opportunities
Risiko dan peluang yang muncul dari transisi global menuju Risks and opportunities that are attributed to the global
ekonomi rendah karbon. Contohnya termasuk penurunan society’s transition towards a lower-carbon economy.
permintaan bahan bakar fosil, kenaikan harga karbon, dan Examples include lower demand for fossil fuels, increased
tekanan regulasi. carbon prices, and regulatory pressures among others.
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Collective Labour Agreement (CLA)
Kontrak tertulis hasil negosiasi antara serikat pekerja A written contract negotiated through collective bargaining
dengan manajemen perusahaan yang mengatur syarat dan for employees by one or more trade unions with the
kondisi kerja karyawan, termasuk upah, tunjangan, tanggung management of a company (or with an employers’
jawab dari pekerja dan pemberi kerja, dan peraturan untuk association) that regulates the terms and conditions of
menyelesaikan sengketa. employees at work. This includes regulating the wages,
benefits, and duties of the employees and the duties and
responsibilities of the employer or employers and often
includes rules for a dispute resolution process.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) Corporate Social Responsibility (CSR)
Konsep manajemen di mana perusahaan mengintegrasikan A management concept whereby companies integrate
kepedulian sosial dan lingkungan ke dalam operasi bisnis social and environmental concerns in their business
serta interaksi mereka dengan para pemangku kepentingan. operations and interactions with their stakeholders. CSR
CSR umumnya dipahami sebagai cara perusahaan mencapai is generally understood as being the way through which a
keseimbangan antara tujuan ekonomi, lingkungan, dan sosial company achieves a balance of economic, environmental
(“Pendekatan Triple Bottom Line”), sekaligus memenuhi and social imperatives (“Triple-Bottom-Line- Approach”),
harapan para pemegang saham dan pemangku kepentingan. while at the same time addressing the expectations of
Dalam hal ini, penting untuk membedakan antara CSR, yang shareholders and stakeholders. In this sense it is important
dapat menjadi konsep manajemen bisnis strategis, dengan to draw a distinction between CSR, which can be a strategic
kegiatan amal, sponsorship, atau filantropi. business management concept, and charity, sponsorships
or philanthropy.
Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Criminal Code (Kitab Undang-undang Hukum Pidana,
Undang-undang yang mengatur tindak pidana dan sanksi KUHP)
yang berlaku di Indonesia. KUHP ini digunakan sebagai A law that regulates criminal acts and sanctions that
dasar dalam penegakan hukum pidana di Indonesia. apply in Indonesia. This Criminal Code is used as a basis
Secara sederhana, KUHP mengatur tindakan-tindakan yang for enforcing criminal law in Indonesia country. In simple
dilarang, dan apabila dilanggar, pelaku akan dikenai sanksi terms, the Criminal Code regulates prohibited actions
pidana. and if violated, the perpetrators will be subject to criminal
sanctions.
Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) Criminal Procedure Code (Kitab Undang-Undang Hukum
Acara Pidana, KUHAP)
Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) A law and regulation in Indonesia that regulates the
adalah peraturan perundang- undangan di Indonesia yang implementation of criminal law, especially the procedures or
mengatur pelaksanaan hukum pidana, khususnya tata cara legal procedures that apply in handling criminal cases.
atau prosedur hukum yang berlaku dalam penanganan
perkara pidana.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 251
Page 254
Risiko Kritis Critical Risk
Risiko yang jika tidak dikelola dengan efektif dapat Risks that, if not effectively managed, could lead to severe
menyebabkan konsekuensi parah seperti kematian consequences like worker fatality or permanent disability, or
pekerja atau cacat permanen, atau gangguan bisnis yang significant business disruption. It’s essentially a high-impact
signifikan. Pada dasarnya, Risiko Kritis adalah risiko yang risk, regardless of how likely it is to occur.
memiliki dampak yang besar dan tidak memperhitungkan
kemungkinan terjadinya.
Emission Factor
Faktor Emisi Coefficient relating GHG activity data with the GHG emission
Koefisien yang menghubungkan data aktivitas GRK dengan e.g. GHG emission in kgCO2e per liter of fuel consumed.
emisi GRK, misalnya emisi GRK dalam kg CO2e per liter
bahan bakar yang dikonsumsi.
Environmental Authority (EA)
Environmental Authority (EA) Permits in Queensland, Australia that companies apply in
Izin di Queensland, Australia yang diajukan perusahaan order to undertake environmentally relevant activities, or
untuk melakukan kegiatan yang berpotensi melepaskan zat activities that have the potential to release contaminants
pencemar ke lingkungan. into the environment.
Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Environmental Impact Assessment (EIA)
Penilaian dampak lingkungan dari suatu proyek atau An assessment by which the anticipated impacts on the
kegiatan pembangunan yang diusulkan. Jika dampaknya environment of a proposed development or project are
tidak dapat diterima, langkah-langkah design atau mitigasi measured. If the likely impacts are unacceptable, design
dapat diambil untuk meminimalisir dampaknya. measures or other relevant mitigation measures can be
taken to reduce or avoid these effects.
Environmental Impact Statement (EIS) Environmental Impact Statement (EIS)
Dokumen yang menguraikan bagaimana suatu proyek dapat A document that outlines how a project may impact the
berdampak pada lingkungan dan langkah-langkah yang akan environment and what are the measures that will be taken
diambil untuk menghindari atau meminimalkan dampak. to avoid or minimised the impact.
Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup - Rencana Environmental Management and Monitoring Plan (Rencana
Pemantauan Lingkungan Hidup (RKL-RPL) Pengelolaan Lingkungan Hidup - Rencana Pemantauan
Lingkungan Hidup, RKL-RPL)
Dokumen lingkungan Indonesia yang menguraikan strategi Indonesian environmental documents consisting of the
untuk mengelola dan memantau dampak lingkungan dari Environmental Management Plan (Rencana Pengelolaan
kegiatan usaha sebagai bagian dari kerangka regulasi Lingkungan Hidup) and Environmental Monitoring Plan
AMDAL. (Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup) that outline
strategies for managing and monitoring environmental
impacts of business activities as part of the Environmental
Impact Analysis (AMDAL) regulatory framework.
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) Environmental, Social, and Governance (ESG)
Seperangkat standar yang mengacu pada tiga kriteria utama A set of standards that refers to the three main criteria in
dalam mengukur keberlanjutan. ESG sering digunakan measuring sustainability. ESG is often used in business as a
dalam bisnis sebagai metrik utama dalam pengambilan key metric in making investment decisions and also serves
keputusan investasi dan sebagai tolak ukur perusahaan as a reference for companies reporting the impacts of their
dalam melaporkan dampak mereka. business.
Perjanjian Kerja Waktu Tetap (PKWT) Fixed-Time Employment Agreement (Perjanjian Kerja
Waktu Tetap, PKWT)
Perjanjian kerja yang memiliki jangka waktu tertentu atau An employment agreement that has a term or is based on
berdasarkan penyelesaian suatu pekerjaan tertentu. the completion of a certain job.
Sistem Manajemen Armada (FMS) Fleet Management System (FMS)
Solusi perangkat lunak terintegrasi yang memungkinkan An integrated software solution that enables organizations
organisasi melacak, memantau, dan mengoptimalkan to track, monitor, and optimize their vehicle operations
operasi kendaraan mereka termasuk pemeliharaan dan including maintenance, fuel usage, driver performance, and
penggunaan bahan bakar. logistics across their entire fleet.
252 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 255
Glosarium
Glossary
Persetujuan Atas Dasar Informasi Awal Tanpa Paksaan Free, Prior, and Informed Consent (FPIC)
(FPIC) A specific right that pertains to indigenous peoples and is
Persetujuan Atas Dasar Informasi Awal Tanpa Paksaan recognised in the United Nations Declaration on the Rights
(Free, Prior and Informed Consent/FPIC) adalah hak khusus of Indigenous Peoples (UNDRIP). It allows them to give or
yang dimiliki oleh masyarakat adat dan diakui dalam withhold consent to a project that may affect them or their
Deklarasi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hak-Hak territories. Once they have given their consent, they can
Masyarakat Adat (UNDRIP). Hak ini memungkinkan mereka withdraw it at any stage. Furthermore, FPIC enables them
untuk memberikan atau menolak persetujuan terhadap to negotiate the conditions under which the project will be
suatu proyek yang dapat mempengaruhi mereka atau designed, implemented, monitored and evaluated.
wilayah mereka. Setelah memberikan persetujuan, mereka
berhak untuk menarik kembali persetujuan tersebut kapan
saja. Selain itu, FPIC juga memungkinkan mereka untuk
merundingkan syarat-syarat di mana proyek tersebut akan
dirancang, dilaksanakan, dipantau, dan dievaluasi.
Gas Rumah Kaca (GRK) Greenhouse Gas (GHG)
Istilah “gas rumah kaca” atau disingkat “GRK” umumnya Gaseous constituents of the atmosphere, both of natural
merujuk pada unsur gas di atmosfer, baik yang berasal dari and anthropogenic origins, which absorb and emit radiation
alam maupun dari aktivitas manusia, yang menyerap dan at specific wavelengths within the spectrum of infrared
memancarkan radiasi pada panjang gelombang tertentu radiation emitted by the Earth’s surface, atmosphere, and
dalam spektrum radiasi inframerah yang dipancarkan oleh clouds. In this standard, the term only covers seven types
permukaan Bumi, atmosfer, dan awan. Dalam standar ini, of greenhouse gases defined by the Kyoto Protocol – i.e.,
istilah tersebut hanya mencakup tujuh jenis gas rumah carbon dioxide (CO2), methane (CH4), nitrous oxide (N2O),
kaca yang didefinisikan dalam Protokol Kyoto, yaitu karbon hydrofluorocarbons (HFCs), perfluorocarbons (PFCs),
dioksida (CO2), metana (CH2), dinitrogen oksida (N2O), sulphur hexafluoride (SF6), and nitrogen trifluoride (NF3).
hidrofluorokarbon (HFC), perfluorokarbon (PFC), sulfur
heksafluorida (SF6), dan nitrogen trifluorida (NF3).
Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (HIRA) Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA)
Proses sistematis untuk mengidentifikasi potensi bahaya di A systematic process for identifying potential hazards in the
tempat kerja atau lingkungan lain serta menilai risiko yang workplace or other environments and assessing the risks
terkait dengannya. Ini melibatkan pendekatan terstruktur associated with them. It involves a structured approach to
untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menganalisis risiko identify potential hazards, analyze the risks they pose, and
yang ditimbulkan, dan menerapkan langkah-langkah untuk implement measures to mitigate or eliminate those risks,
mengurangi atau menghilangkan risiko tersebut demi ensuring a safer environment.
menciptakan lingkungan yang lebih aman.
Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan (K3L) Health, Safety, and Environment (HSE) or Safety, Health,
and Environment (SHE) or Occupational Health, Safety and
Environment (OHSE)
Bidang interdisipliner yang berfokus pada studi dan An interdisciplinary field focused on the study and
penerapan aspek praktis perlindungan lingkungan serta implementation of practical aspects environmental
perlindungan kesehatan dan keselamatan manusia, protection and safeguard of people’s health and safety,
khususnya dalam konteks ketenagakerjaan. Ini mencakup especially in an occupational context. It is what organizations
upaya organisasi untuk memastikan bahwa kegiatan must do to make sure that their activities do not cause harm.
mereka tidak menimbulkan bahaya.
Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) Indefinite Time Work Agreement (Perjanjian Kerja Waktu
Tidak Tertentu, PKWTT)
Perjanjian kerja antara pekerja dan pemberi kerja yang tidak A work agreement between workers and employers that
memiliki batas waktu tertentu, sehingga hubungan kerja does not have a specific time limit, so that the employment
bersifat tetap atau permanen. relationship is permanent.
International Financial Reporting Standards (IFRS) S2 International Financial Reporting Standard (IFRS) S2
Standar pelaporan keberlanjutan global yang mengharuskan A global sustainability reporting standard that requires
perusahaan mengungkapkan informasi terkait risiko iklim, companies to disclose information about their climate-
peluang, tata kelola, strategi, dan metrik untuk membantu related risks, opportunities, governance, strategy, and
investor membuat keputusan yang lebih tepat. metrics to help investors make informed decisions.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 253
Page 256
International Labour Organization (ILO) The International Labour Organization (ILO)
Badan khusus PBB yang berfokus pada kondisi kerja A specialized agency of the United Nations that focuses on
yang layak dan keadilan sosial bagi semua pekerja. ILO promoting decent work conditions and social justice for all
menetapkan standar ketenagakerjaan internasional, workers. It sets international labour standards, develops
mengembangan kebijakan, dan merancang program- policies, and designs programs to encourage decent work.
program untuk mendorong pekerjaan layak.
Standar International Standardization Organization (ISO) International Standardization Organization (ISO) Standards
Standar internasional yang disepakati oleh para ahli dan International standards agreed upon by experts, covering a
mencakup berbagai bidang untuk memastikan kualitas, wide range of activities to ensure quality, safety, efficiency,
keselamatan, efisiensi, dan interoperabilitas. and interoperability.
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Investment Coordinating Board (BKPM)
Lembaga pemerintah non-kementerian yang bertugas A Non-Departmental Government Institution that is
mengoordinasikan kebijakan dan layanan di bidang responsible for coordinating policies and services in the
penanaman modal di Indonesia, baik penanaman modal field of investment in Indonesia, both domestic investment
dalam negeri maupun asing. and foreign investment.
Analisis Keselamatan Kerja (JSA) Job Safety Analysis (JSA)
Juga dikenal sebagai Job Hazard Analysis (JHA), adalah Also known as a Job Hazard Analysis (JHA), it is a process
proses yang membagi suatu pekerjaan atau tugas menjadi that breaks down a specific job or task into its individual
langkah-langkah individu, mengidentifikasi potensi bahaya steps, identifies potential hazards at each step, and
di setiap langkah, dan merekomendasikan tindakan recommends control measures to minimize or eliminate
pengendalian untuk meminimalkan atau menghilangkan those hazards
bahaya tersebut.
Cedera Waktu Hilang/Loss Time Injury (LTI) Lost Time Injury (LTI)
Cedera yang terjadi di tempat kerja yang mengakibatkan An injury sustained on the job that results in the loss of
hilangnya waktu kerja produktif, termasuk cedera yang productive work time. A lost-time injury is one that resulted
menyebabkan ketidakhadiran selama satu hari/shift atau in time lost from work of one day/shift or more. This includes
lebih, kecacatan permanen, atau kematian. injuries resulting in fatality or permanent disability.
Tingkat Frekuensi Cedera Waktu Hilang/Loss Time Injury Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR)
Frequency Rate (LTIFR)
Metode pengukuran jumlah cedera yang menyebabkan A measure of the number of lost-time injuries per million
kehilangan waktu kerja per satu juta jam kerja dalam satu hours worked during a single financial year. LTIFRs are
tahun keuangan. LTIFR berguna untuk memahami faktor- useful for drawing conclusions about the factors that
faktor yang berkontribusi terhadap hilangnya produktivitas, contribute to lost productivity, including inadequate injury
namun tidak boleh menjadi satu-satunya dasar untuk prevention. However, they should not be used to evaluate
mengevaluasi kinerja keselamatan dan kesehatan kerja. WHS performance.
Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) Mining Safety Management Systems (MSMS)
Sistem manajemen yang mengatur keselamatan A management system that regulates the management
pertambangan mineral dan batu bara serta sistem of mineral and coal mining safety and a mining safety
keselamatan khusus untuk proses pengolahan dan/atau management system specifically for processing and/or
pemurnian. refining.
Pelaporan Gas Rumah Kaca dan Energi Nasional (NGER) National Greenhouse and Energy Reporting (NGER)
Kerangka kerja nasional Australia yang mengharuskan Australia’s national framework for companies to report their
perusahaan melaporkan emisi gas rumah kaca, produksi greenhouse gas emissions, energy production, and energy
energi, dan konsumsi energi untuk memenuhi kewajiban consumption to meet both domestic and international
pelaporan domestik dan internasional. reporting obligations. Companies are obliged to register
under the scheme and report the required disclosure if they
meet the threshold required by the scheme.
Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional (NDC) Nationally Determined Contribution (NDC)
Rencana aksi iklim resmi dari suatu negara di bawah A country’s official climate action plan submitted under the
Perjanjian Paris, yang menetapkan target, kebijakan, dan Paris Agreement that outlines its specific targets, policies,
langkah-langkah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca and measures to reduce greenhouse gas emissions and
254 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 257
Glosarium
Glossary
dan beradaptasi terhadap dampak perubahan iklim. NDC adapt to climate change impacts. Every company would
harus disampaikan setiap lima tahun kepada Sekretariat need to submit their NDCs to the United Nations Framework
UNFCCC. Convention on Climate Change (UNFCCC) secretariat every
five years.
Net Zero Net Zero
Target untuk meniadakan emisi gas rumah kaca dari A target of completely negating the amount of greenhouse
aktivitas manusia, dicapai dengan mengurangi emisi dan gases produced by human activity, to be achieved by reducing
menerapkan metode untuk menyerap karbon dioksida dari emissions and implementing methods of absorbing carbon
atmosfer. dioxide from the atmosphere.
Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Non-Tax State Revenue (Pendapatan Negara Bukan Pajak,
PNBP)
Pendapatan negara di Indonesia yang tidak berasal dari A term for a form of state revenue in Indonesia that is not
pajak, dan merupakan bagian dari Anggaran Pendapatan sourced from taxes. PNBP is one of the elements of the State
dan Belanja Negara (APBN) bersama dengan penerimaan Revenue and Expenditure Budget (APBN), in addition to tax
pajak dan hibah. revenues and grant receipts (both domestic and foreign).
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Occupational Health and Safety Management System
(SMK3) (OHSMS)
Kerangka kerja terstruktur yang digunakan organisasi untuk A structured framework that organizations use to manage
mengelola dan meningkatkan keselamatan dan kesehatan and improve the safety and health of their employees.
karyawan mereka, bertujuan untuk mematuhi peraturan, It involves a systematic process of identifying hazards,
mengurangi cedera dan penyakit di tempat kerja, serta assessing risks, implementing control measures, and
menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman. continuously improving performance. OHSMS helps
organizations comply with relevant legislation, reduce
workplace injuries and illnesses, and create a safer working
environment.
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Occupational Health and Safety (OHS) or Occupational
Safety and Health (OSH)
Praktik dan bidang studi yang bertujuan untuk melindungi A practice and a field of study aimed at improving health
pekerja dari bahaya di tempat kerja, mencegah cedera dan and safety standards in the workplace. As a practice and a
penyakit akibat kerja, serta memastikan kesejahteraan profession, OHS aims at protecting workers from workplace
pekerja di organisasi. hazards, preventing work-related injuries and illnesses,
and ensuring the well-being of all employees within an
organization. As a field of study, OHS is concerned with
tracking work-related injuries and illnesses in the worker
population, testing the effectiveness of risk mitigation
measures, and assessing emerging safety risks.
Produsen Peralatan Asli (OEM) Original Equipment Manufacturer (OEM)
Perusahaan yang memproduksi komponen atau produk A company that produces components or products for use
yang digunakan dalam produk akhir perusahaan lain. in other companies’ end products.
Identifikasi Masalah dan Tindakan Perbaikan (PICA) Problem Identification and Corrective Action (PICA)
Pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi masalah A systematic approach to identifying issues or deviations
atau penyimpangan dalam suatu proses dan melaksanakan in a process and implementing actions to correct them. It
tindakan korektif untuk mengatasi serta mencegah masalah involves clearly defining the problem, determining its root
serupa di masa depan. cause, and then implementing a corrective action plan to
address the issue and prevent recurrence.
Sistem Manajemen Bahan Bakar RFID Radio Frequency Identification (RFID) Fuel Management
System
Sistem manajemen bahan bakar yang menggunakan A fuel management system powered by RFID technology. RFID
teknologi RFID untuk secara otomatis mengidentifikasi dan is a wireless system that uses raio waves to automatically
melacak penggunaan bahan bakar dengan memasang tag identify and track tags containing electronically stored
informasi elektronik pada peralatan. information attached to equipments.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 255
Page 258
Ramp-up/Ramp-down Ramp-up /Ramp-down
Peningkatan (ramp-up) atau penurunan (ramp-down) Systematically increase/scale up (ramp-up) or decrease/
kegiatan bisnis, tingkat produksi, atau layanan secara scale down (ramp-down) business activities, production
sistematis dan terkontrol dalam operasi perusahaan. levels, or services in a controlled and deliberate manner
within the Company’s operations.
Sertifikat Transfer Pelaporan (RTC) Reporting Transfer Certificate (RTC)
Sertifikat di Australia yang memungkinkan perusahaan yang A certificate in Australia that allows for a corporation
memiliki kendali operasional untuk mentransfer kewajiban with operational control to transfer their NGER reporting
pelaporan NGER kepada perusahaan yang memiliki kendali obligations to a corporation that have financial control over
keuangan atas suatu aset. a particular asset.
Cakupan 1 (Emisi Gas Rumah Kaca Langsung) Scope 1 (Direct Greenhouse Gas Emission)
Emisi gas rumah kaca dari sumber yang dimiliki atau GHG emissions from GHG sources owned or controlled
dikendalikan oleh entitas dalam batas organisasi. Laporan by entities within the organisational boundary. The GHG
ini menggunakan istilah Cakupan 1 sesuai dengan Protocol uses the term ‘scope 1’, while ISO 14064 uses the
terminologi GHG Protocol. term ‘Direct GHG Emissions’. This report adopts the GHG
Protocol’s terminology scope 1, which is more commonly
used in corporate GHG accounting.
Cakupan 2 (Emisi Gas Rumah Kaca Tidak Langsung) Scope 2 (Indirect Greenhouse Gas Emission)
Emisi gas rumah kaca dari pembangkitan listrik, panas, GHG emissions from the generation of imported electricity,
atau uap yang diimpor dan dikonsumsi oleh perusahaan, heat or steam consumed by the Company. The GHG
mengacu pada istilah Cakupan 2 dari GHG Protocol. Protocol uses the term ‘scope 2’, while ISO 14064 uses the
term ‘Energy Indirect GHG Emissions’. This report adopts
the GHG Protocol’s terminology scope 2, which is more
commonly used in corporate GHG accounting.
Cakupan 3 (Emisi Gas Rumah Kaca Tidak Langsung Scope 3 (Other Indirect Greenhouse Gas Emission)
Lainnya)
Emisi gas rumah kaca yang timbul akibat aktivitas GHG emissions, other than energy-related indirect GHG
perusahaan namun berasal dari sumber yang dimiliki atau emissions, which are a consequence of the Company’s
dikendalikan oleh pihak lain. Cakupan 3 terbagi dalam 8 activities, but arise from GHG sources that are owned or
kategori hulu dan 7 kategori hilir rantai nilai. controlled by other organisations. The GHG Protocol uses
the term ‘scope 3’, while ISO 14064 uses the term ‘Other
Indirect GHG Emissions’. This report adopts the GHG
Protocol’s terminology scope 3, which is more commonly
used in corporate GHG accounting. Scope 3 emissions are
further broken down into 8 upstream value chain categories
and 7 downstream categories.
Perjanjian Tingkat Layanan/Service Level Agreement (SLA) Service Level Agreement (SLA)
Kontrak antara penyedia layanan dan pelanggan (atau tim A contract between a service provider and a customer (or
internal) yang menetapkan tingkat layanan yang diharapkan, internal team) that outlines the expected level of service,
termasuk metrik kinerja, tanggung jawab, dan sanksi jika including performance metrics, responsibilities, and
layanan tidak memenuhi standar yang disepakati. remedies if the service doesn’t meet agreed-upon standards.
It defines the scope of services, quality expectations, and
how performance will be measured.
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Social Security Administration Agency (Badan
Penyelenggara Jaminan Sosial, BPJS)
Lembaga di Indonesia yang bertugas menyelenggarakan An institution established to administer social security
program jaminan sosial, dibentuk berdasarkan Undang- programs in Indonesia according to Law (UU) Number 40
Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan of 2004 concerning the National Social Security System
Sosial Nasional dan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011. and Law Number 24 of 2011 concerning the Social Security
Administration Agency. In accordance with Law Number 40
of 2004, BPJS is a non-profit legal entity.
256 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 259
Glosarium
Glossary
Software as a Service (SaaS) Software as a Service (SaaS)
Model layanan komputasi awan di mana penyedia A cloud computing service model where the provider offers
menawarkan penggunaan perangkat lunak aplikasi melalui use of application software to a client and manages all
internet, tanpa pengguna harus memiliki perangkat lunak needed physical and software resources. SaaS is usually
tersebut. accessed via a web application. Unlike other software
delivery models, it separates “the possession and ownership
of software from its use”.
Pemangku Kepentingan Stakeholder(s)
Individu atau organisasi yang secara langsung atau tidak Individual or organisation that is directly or indirectly
langsung dipengaruhi oleh tindakan perusahaan. affected by the Company’s actions.
Prosedur Operasi Standar (SOP) Standard Operating Procedures (SOP)
Instruksi langkah-demi-langkah yang disusun oleh A set of step-by-step instructions compiled by an
organisasi untuk membantu karyawan melaksanakan organization to help workers carry out routine operations.
operasi rutin secara efisien, konsisten, dan sesuai dengan SOPs aim to achieve efficiency, quality output, and uniformity
peraturan. of performance, while reducing miscommunication and
failure to comply with industry regulations
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) The State Revenue and Expenditure Budget (Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara, APBN)
Rencana keuangan tahunan Pemerintah Indonesia yang The annual financial plan of the Government of Indonesia
disetujui oleh DPR, memuat daftar rinci penerimaan dan approved by the House of Representatives. The State Budget
pengeluaran negara untuk satu tahun anggaran (1 Januari contains a systematic and detailed list of state revenue and
– 31 Desember). expenditure plans for one fiscal year (January 1 - December
31). The State Budget, changes to the State Budget, and the
accountability of the State Budget each year are determined
by the Law
Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Ancaman (SWOT) Strength, Weakness, Opportunities, and Threats (SWOT)
Kerangka kerja perencanaan strategis untuk menilai A strategic planning framework used to assess an
kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman suatu organization’s internal strengths and weaknesses, as well
organisasi dalam rangka mengembangkan strategi yang as external opportunities and threats. It helps businesses
efektifl. understand their competitive position and develop effective
strategies.
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Sustainable Development Goals (SDGs)
17 tujuan global yang diadopsi oleh Perserikatan Bangsa- A set of 17 interconnected goals adopted by the United
Bangsa pada tahun 2015 untuk mengatasi tantangan Nations in 2015. They aim to address global challenges
seperti kemiskinan, ketidaksetaraan, dan perubahan iklim like poverty, inequality, and climate change, with the goal
menuju dunia yang lebih berkelanjutan pada tahun 2030. of achieving a more sustainable and prosperous world by
2030.
Sustainalytics Sustainalytics
Penyedia riset, penilaian, dan data lingkungan, sosial, dan A provider of environmental, social, and governance (ESG)
tata kelola (ESG) yang mendukung pengambilan keputusan research, ratings, and data.
investasi berkelanjutan.
Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD) The Task Force on Climate-related Financial Disclosures
(TCFD)
Kerangka kerja yang memandu perusahaan dalam A framework that guides companies to disclose climate-
mengungkapkan risiko keuangan terkait iklim kepada related financial risks to investors, lenders, and insurers,
investor, pemberi pinjaman, dan perusahaan asuransi, helping markets properly assess and price these risks.
membantu pasar menilai dan menentukan harga risiko ini
dengan benar.
Sustainability Report 2025 | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Resilience With Integrity 257
Page 260
Tingkat Frekuensi Cedera Total yang Dapat Dicatat (TRIFR) Total Recordable Injury Frequency Rate (TRIFR)
Metode pengukuran kinerja keselamatan organisasi A metric used to gauge an organization’s safety
berdasarkan jumlah kematian, cedera kehilangan waktu, performance. It reflects the number of fatalities, lost time
pekerjaan pengganti, dan cedera yang memerlukan injuries, substitute work, and injuries requiring treatment
perawatan medis per satu juta jam kerja. by a medical professional per million hours worked. TRIFR
is a lagging indicator of safety, meaning that it reflects an
organization’s past safety performance and may not be a
solid basis for predicting its future incident rate.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) United Nations (UN)
Organisasi antar pemerintah yang bertujuan menjaga An intergovernmental organization that aims to maintain
perdamaian dan keamanan internasional, mengembangkan international peace and security, develop friendly relations
hubungan persahabatan antar negara, dan meningkatkan between countries, enhance international cooperation, and
kerja sama internasional. serve as a center for coordinating global action.
Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (US EPA) United States’ Environmental Protection Agency (U.S. EPA)
Badan federal independen Amerika Serikat yang bertugas An independent federal government agency of the United
melindungi kesehatan manusia dan lingkungan melalui States that is responsible for protecting human health
bantuan teknis pemulihan, pembersihan jangka panjang, and the environment by Providing technical assistance to
dan pengawasan lingkungan. support recovery planning of public health and infrastructure,
long-term cleanup to minimize public health threats, and
environmental surveillance.
Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa Village Development Planning Deliberation (Musyawarah
(Musrenbangdes) Perencanaan Pembangunan Desa, Musrenbangdes)
The annual deliberation forum that involves all village
Forum musyawarah tahunan desa yang melibatkan seluruh stakeholders to agree on the Village Development Work
pemangku kepentingan desa untuk menyepakati Rencana Plan (RKPDes) for the upcoming fiscal year. The Village
Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun berikutnya, Musrenbang aims to ensure that the village development
memastikan rencana pembangunan mencerminkan plan reflects the needs and aspirations of the community,
kebutuhan masyarakat. as well as to agree on development priorities to be
implemented.
Sistem Whistleblowing Whistleblowing System
Kegiatan seseorang, sering kali karyawan, yang An activity of a person, often an employee, revealing
mengungkapkan informasi tentang aktivitas dalam information about activity within a private or public
organisasi swasta atau publik yang dianggap ilegal, tidak organization that is deemed illegal, immoral, illicit, unsafe,
bermoral, tidak sah, tidak aman, tidak etis, atau curang. unethical or fraudulent.
258 Resilience With Integrity | PT Bukit Makmur Mandiri Utama | Laporan Keberlanjutan 2025
Page 261
2025 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
PT Bukit Makmur Mandiri Utama
South Quarter, Tower A, Penthouse Floor
Jl. R.A. Kartini Kav. 8, Cilandak Barat
Jakarta 12430, Indonesia
Phone : +6221 661 3636
Website : www.bumainternational.com
Names mentioned 77 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bukit
p.13
unresolved
org
Financial Services Authority
p.22 ×2
unresolved
org
BUMA Australia Pty Ltd
p.23 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.28
unresolved
person
Notary Raden Johanes Sarwono
p.28 ×2
unresolved
org
Minister of Justice
p.28
unresolved
org
Internasional Grup Tbk
p.28 ×3
unresolved
org
PT Delta
p.28
unresolved
org
Penthouse Floor Dunia Makmur Tbk
p.28
unresolved
org
PT Bukit Makmur Mandiri Utama IDR
p.28
unresolved
org
PT BUMA International Grup Tbk
p.29 ×2
unresolved
org
International Grup Tbk
p.29 ×2
unresolved
org
PT Delta Dunia
p.29
unresolved
org
Makmur Tbk
p.29
unresolved
org
BUMA Pty. Ltd.
p.29
unresolved
org
Australia Pty. Ltd.
p.29
unresolved
org
PT Berau
p.29
unresolved
org
Adaro Energy Indonesia Coal Energy Tbk
p.29 ×2
unresolved
org
PT Kideco Jaya
p.29 ×2
unresolved
org
Geo Energy Resources Limited
p.29 ×2
unresolved
org
PT Persada Kapuas Prima
p.32
unresolved
org
Whitehaven Coal Pty. Ltd
p.33
unresolved
org
Stanwell Corporation
p.33
unresolved
org
Atlantic Carbon Group Inc.
p.33
unresolved
org
Sangat Tinggi Atlantic Carbon Group Inc.
p.33
unresolved
org
Bukit Makmur Mandiri Utama Pte. HoldCo Pty Ltd
p.34
unresolved
org
Pty. Ltd.
p.34
unresolved
org
MidCo Pty Ltd
p.34
unresolved
org
American Anthracite BidCo Pty Ltd
p.34
unresolved
org
American Anthracite Services Pty Ltd
p.34
unresolved
org
Anthracite Group Inc.
p.34
unresolved
org
Langsung Directly Owned Subsidiaries BUMA Australia Pty. Ltd.
p.35
unresolved
org
Ocean Financial Ltd.
p.35
unresolved
org
Centre Singapore Delta Dunia Makmur Pte. Ltd.
p.35
unresolved
org
PT Bukit Makmur Internasional
p.35
unresolved
org
Corporation
p.35 ×3
unresolved
org
Management Consultancy LLC
p.35
unresolved
person
San Fransisco
p.35
unresolved
org
Moura Materials HoldCo Pty. Ltd
p.35
unresolved
org
Moura Materials MidCo Pty. Ltd
p.35
unresolved
org
Moura Materials BidCo Pty. Ltd
p.35
unresolved
org
Moura Materials Services Pty. Ltd
p.35
unresolved
org
Inc. Ltd.
p.35 ×2
unresolved
org
PT Bukit Makmur Mandiri
p.36
unresolved
org
Utama BUMA Australia Pty. Ltd
p.36 ×2
unresolved
org
Nasional Sertifikasi
p.37
unresolved
org
Penerbit
p.38
unresolved
org
Bureau Veritas Australia Pty Ltd
p.38 ×3
unresolved
org
Central Queensland Stanwell Corporation
p.40
unresolved
org
Central Queensland Atlantic Carbon Group Inc
p.40
unresolved
person
Operation
· President Director
p.60 ×2
unresolved
—
BOC
· Komisaris
p.63
unresolved
org
Tata Kelola Tertinggi
p.64 ×2
unresolved
org
Tata
p.65
unresolved
org
Tata Kelola
p.67
unresolved
person
Vice
· Wakil Direktur Utama
p.68 ×2
unresolved
org
PT Bukit Makmur Mandiri Indonesia
p.80
unresolved
org
PT Bukit Teknologi Digital
p.83
unresolved
org
Menteri Energi dan Sumber Daya
p.125
unresolved
org
Minister of Energy and Mineral Resources Mineral
p.125
unresolved
org
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi
p.173
unresolved
person
KHL
p.173
unresolved
org
Departemen Safety
p.200
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.