Back to announcement
20240430_ESTA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31632976_lamp1.pdf
Financial statement Text extracted ESTASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 48
Page 1
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31-Mar-24 31-Dec-23
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 26.441.084.163 27.565.312.169
Piutang usaha
Pihak ketiga 1.047.230.095 540.395.826
Pihak berelasi - 34.000.000
Piutang lain-lain - pihak berelasi 5.285.810.505 3.980.422
Persediaan 806.767.013 707.422.898
Uang muka dan beban dibayar di muka 472.296.745 458.426.318
Pajak dibayar di muka 566.498.775 146.327.716
Total Aset Lancar 34.619.687.295 29.455.865.349
Aset Tidak Lancar
Investasi pada saham 6.982.500.000 35.610.750.000
Aset tetap - neto 217.048.310.757 204.071.512.726
Properti investasi - neto 21.043.281.223 21.045.648.906
Aset pajak tangguhan 62.137.785 259.793.369
Total aset tidak lancar 245.136.229.765 260.987.705.001
Total aset 279.755.917.060 290.443.570.350
Catatan terlampir merupakan bagian yang tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
1
Page 2
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Liabilitas dan Ekuitas Neto
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek 24.905.051.194 5.077.085.348
Utang usaha - pihak ketiga 1.330.418.470 1.265.636.169
Utang lain-lain
Pihak ketiga 1.075.397.919 1.479.750.863
Pihak berelasi 781.971.678 888.163.458
Beban akrual 1.878.629.320 1.984.447.062
Utang pajak 375.146.971 587.639.378
Pendapatan diterima di muka
jangka pendek 1.429.163.408 1.340.740.753
Utang jangka panjang yang
jatuh tempo dalam waktu
satu tahun:
Utang bank 8.084.295.949 7.905.094.014
Utang pembiayaan konsumen 3.707.581.400 3.061.320.477
Total Liabilitas Jangka Pendek 43.567.656.311 23.589.877.522
Liabilitas Jangka Panjang
Utang jangka panjang
setelah dikurangi bagian
yang jatuh tempo dalam
waktu satu tahun:
Utang bank 68.200.985.757 70.290.515.603
Utang pembiayaan konsumen 4.607.719.592 2.832.193.006
Pendapatan diterima di muka
jangka panjang 3.107.307.405 3.035.085.185
Liabilitas imbalan kerja karyawan 205.377.408 330.680.298
Utang pembelian aset tetap - -
Liabilitas pajak tangguhan 7.538.970 85.033.229
Total Liabilitas Jangka Panjang 76.128.929.132 76.573.507.321
Total Liabilitas 119.696.585.442 100.163.384.843
Catatan terlampir merupakan bagian yang tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
2
Page 3
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Ekuitas - Neto
Ekuitas - neto yang dapat
diatribusikan kepada pemilik
Perusahaan
Modal saham 242.585.417.900 242.535.417.900
Tambahan modal disetor 4.293.790.119 - 77.452.547.894
Proforma modal yang berasal dari
transaksi restrukturisasi entitas
sepengendali - -
Defisit - 86.819.876.401 25.215.872.820
Ekuitas - Neto yang dapat diatribusikan
kepada pemilik Perusahaan 160.059.331.618 190.298.742.826
Kepentingan Nonpengendali - 31.442.679
Total Ekuitas - Neto 160.059.331.618 190.330.185.505
Total Liabilitas dan Ekuitas - Neto 279.755.917.060 290.493.570.348
Catatan terlampir merupakan bagian yang tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
3
Page 4
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31-Mar-24 31-Dec-23
Pendapatan 10.966.935.292 50.503.046.594
Beban Pokok Pendapatan - 4.664.461.224 - 18.857.480.448
Laba Kotor 6.302.474.068 31.645.566.146
Beban Usaha - - 5.617.748.284
Beban umum dan administrasi - 4.781.019.447 - 15.581.582.903
Beban peralatan, pemeliharaan, dan energi - 971.784.463 - 3.623.547.973
Beban pemasaran - 203.239.058 - 765.251.443
Total Beban Usaha - 5.956.042.967 - 25.588.130.603
LABA (RUGI) USAHA 346.431.100 6.057.435.543
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Laba penjualan properti investasi - -
Pendapatan keuangan 293.770.904 1.828.653.035
Laba penjualan aset tetap - 294.982.910
Beban keuangan - 2.779.112.908 - 9.483.080.683
Rugi selisih kurs - -
Lain-lain neto - 323.361.264 492.803.101
Total pendapatan (beban) lain-lain neto - 2.808.703.268 - 6.866.641.637
LABA (RUGI) SEBELUM MANFAAT
PAJAK PENGHASILAN - 2.462.272.167 - 809.206.094
Catatan terlampir merupakan bagian yang tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
4
Page 5
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Perusahaan
Modal Tambahan
Ditempatkan dan Modal Disetor - Proforma Kepentingan
Catatan Disetor Penuh neto Modal Defisit Total Nonpengendali Total Ekuitas
Saldo 1 Januari 2023 222.923.076.900 - 77.452.547.894 - - 2.237.995.391 143.232.533.615 24.364.043 143.256.897.658
Penerbitan Saham 19.612.341.000 19.612.341.000 19.612.341.000
Laba tahun berjalan 27.453.098.638 27.453.098.638 7.078.636 27.460.177.274
Penghasilan komprehensif lain 769.573 769.573 769.573
Saldo 31 Desember 2023 242.535.417.900 - 77.452.547.894 - 25.215.872.820 190.298.742.826 31.442.679 190.330.185.505
Laba tahun berjalan - 2.462.272.167 -
Saldo 31 Maret 2024 242.535.417.900 - 77.452.547.894 - 22.753.600.653 190.298.742.826 31.442.679 190.330.185.505
Catatan terlampir merupakan bagian yang tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
5
Page 6
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
a. Pendirian dan Informasi Perusahaan
PT Esta Multi Usaha Tbk ("Perusahaan") didirikan dengan nama PT Esta Asri Propertindo sesuai Akta
Notaris KunHidayat, SH., No. 34 tanggal 30 September 2011, notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut
telah disahkan olehMenteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. AHU- 51610.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 24 Oktober 2011, telah didaftarkan dalam Daftar
Perusahaan No. AHU- 0085684.AH.01.09 Tahun 2011 tanggal 24 Oktober 2011, dan diumumkan dalam
Berita Negara Republik Indonesia No. 93 tanggal 20 November 2012. Grup mengubah nama menjadi PT
Esta Multi Usaha berdasarkanAkta Notaris Maichel Vecky Katuuk, S.H., M.Kn. No. 7 tanggal 15 Mei
2019, perubahan ini telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU- AH.01.03-0266076 tanggal 20 Mei 2019 serta
diumumkan dalam Berita Negara Republik IndonesiaNo. 065 tanggal 13 Agustus 2019.
Anggaran Dasar Entitas Induk telah mengalami beberapa kali perubahan, perubahan terakhir diaktakan
dengan Akta Notaris No. 33 oleh Elizabeth Karina Leonita, S.H., M.Kn., tanggal 10 Agustus 2023
mengenai peningkatan modal ditempatkan / disetor melalui realisasi pengeluaran saham baru hasil
pelaksanaan Waran Seri I. Perubahan Anggaran Dasar tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0109618 tanggal 18 Agustus 2023.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan utama Perusahaan adalah
di bidang penyediaan akomodasi dengan penyediaan makan minum meliputi hotel bintang dua, dengan
kegiatan usaha penunjang melakukan usaha pembelian, penjualan, persewaan dan pengoperasian real
estat, melakukan kegiatan penyewaan dan sewa guna usaha kendaraan tanpa hak opsi dan melakukan
perdagangan.
Perusahaan berkedudukan di Gedung "Wisma D'esta" lantai 7, Komplek Komersial Sektor II Blok
AH.2/7A, Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan, Banten. Perusahaan mulai melakukan kegiatan
usaha secara komersial pada tahun 2012. Sampai dengan tahun 2017, Perusahaan hanya melakukan
kegiatan usaha penyewaan real estat. Pada tahun 2018, Perusahaan memulai kegiatan usaha
perhotelan. Sedangkan pada tahun 2019, Perusahaan memulai kegiatan usaha penyewaan kendaraan
tanpa hak opsi.
Perusahaan memiliki bangunan hotel yang dioperasikan dengan nama D’esta Hotel 88 yang berletak di
Jalan Cut Meutia No. 67, RT 01/02, Kel. Sepanjang Jaya, Kec. Rawa Lumbu, Bekasi.
Entitas Induk langsung dan akhir Perusahaan adalah PT Esta Utama Corpora.
b. Penawaran Umum Saham Perusahaan dan Aksi Korporasi Lainnya
Penawaran Umum Perdana Saham
Pada tanggal 28 Februari 2020, Grup memperoleh Surat Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan
Pendaftaran No. S-82/D.04/2020 dari Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) untuk melakukan Penawaran
Umum Perdana Saham kepada masyarakat sebanyak 200.000.000 lembar saham biasa dengan nilai
nominal Rp100 per saham dan harga penawaran Rp120 per saham.
Saham-saham tersebut seluruhnya telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia tanggal 9 Maret 2020.
Dana yang diperoleh Grup dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham, setelah dikurangi dengan
beban - beban emisi sebesar Rp1.241.249.038 dipergunakan untuk meningkatkan modal kerja,
pembangunan hotel, dan peningkatan jumlah kendaraan.
7
Page 7
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
b. Penawaran Umum Saham Perusahaan dan Aksi Korporasi Lainnya (lanjutan)
Right Issue
Grup telah menerima Surat Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal atas nama
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) dengan surat No. S-92/D.04/2022 tanggal 9 Juni
2022 untuk melakukan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I
(“PMHMETD I”) sebanyak 1.599.230.769 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga
penawaran Rp100 per saham (Catatan 20).
c. Struktur Grup
Entitas Anak, dimana Grup memliki pengendalian secara langsung memiliki setidaknya 50% hak suara,
adalah sebagai berikut:
Mulai
Persentase beroperasi
Entitas Anak Jenis Bisnis Lokasi Total Aset
Kepemilikan secara
komersil
PT Esta Prima Investama Perhotelan Tangerang 99,97% 2009 189.201.983.583
PT Esta Prima Investama (EPI)
PT Esta Prima Investama (“EPI”) didirikan berdasarkan akta Notaris No. 7 tanggal 3 Juni 2009 dari Kun
Hidayat, SH., Notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah memperoleh pengesahan dari Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-
34453.AH.01.01.TH.2009.
Anggaran Dasar PT Esta Prima Investasi (”EPI”) telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir
berdasarkan Akta Notaris No. 149 tanggal 27 Desember 2023 dari Elizabeth Karina Leonita, S.H., M.Kn.,
Notaris di Jakarta Selatan, mengenai peningkatan modal ditempatkan dan disetor.
EPI berkedudukan di Wisma D’Esta, Komplek Komersil Sektor II Blok AH / 7A, BSD, Kel. Rawabuntu,
Kec. Serpong, Kota Tangerang Selata. EPI memulai kegiatan komersialnya pada tahun 2009.
Sesuai dengan Pasal 3 anggaran dasar EPI, kegiatan utama EPI adalah bidang perdagangan besar
atas dasar balas jasa atau kontrak, aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi mobil,
bus, truk dan sejenisnya, real estate yang dimiliki sendiri atau disewa dan penyediaan akomodasi dan
penyediaan makan minum hotel bintang dua dan tiga.
d. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, dan Karyawan
Berdasarkan Akta Notaris Elizabeth Karina Leonita, S.H., M.Kn nomor 23 tanggal 10 Mei 2023 susunan
Dewan Komisaris dan Direksi Grup pada tanggal 31 Maret 2024 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Rony Harianto
Komisaris Independen : Drs. Alkie Samuel Sutandra
Direksi
Direktur Utama : Melvin Wangkar
Direktur : Andaru Surya Gautama
8
Page 8
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
d. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, dan Karyawan (lanjutan)
Manajemen kunci Grup mencakup Dewan Komisaris dan Direksi Grup. Komisaris Grup bertugas
melakukan pengawasan terhadap kegiatan usaha Grup yang dibawahi oleh Direksi. Sedangkan direksi
bertugas menjalankan kegiatan usaha Grup dengan pembagian direktur utama yang membawahi
bidang operasional, direktur yang membawahi bidang akuntansi dan keuangan serta direktur yang
membawahi bidang sumber daya manusia.
Pada tanggal 29 Januari 2024, berdasarkan Surat Ketetapan Grup No. 001/EMU/S.KET/I/2024, Grup
memberhentikan dengan hormat Suryanto Witono serta menunjuk Andaru Surya Gautama sebagai
Sekretaris Grup.
Pada tanggal 16 September 2019, berdasarkan Surat Keputusan Komisaris
Grup No. 001/SK-KOM/EMU/IX/19, Grup menunjuk komite audit Grup sebagai berikut:
Ketua Komite Audit : Drs. Alkie Samuel Sutandra
Anggota Komite : Sandi Komaruddin
Anggota Komite : Tony Sompotan
Pada tanggal 18 September 2019, berdasarkan Surat Keputusan Komisaris
Grup No. 001/SK-KOM/EMU/IX/19, Grup menunjuk Irnanda Aditya Cornelius sebagai Audit Internal
Grup.
Pada tanggal 31 Maret 2024, Grup dan Entitas Anaknya (secara kolektif disebut “Grup”) memiliki
sejumlah 14 karyawan tetap (tidak diaudit).
e. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian
Manajemen Grup, yang diwakili oleh Direksi, bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan
konsolidasian ini yang telah diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan oleh manajemen Grup pada
tanggal 31 Maret 2024.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN
a. Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi
Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan – Ikatan
Akuntan Indonesia (DSAK – IAI), serta peraturan Pasar Modal yang berlaku antara lain Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan/Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (OJK/Bapepam-LK)
No. VIII.G.7 tentang pedoman penyajian laporan keuangan, Keputusan Ketua Bapepam-LK No. KEP-
347/BL/2012 tentang penyajian dan pengungkapan laporan keuangan emitenatau perusahaan publik.
b. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan Entitas anak (selanjutnya
secara kolektif disebut sebagai “Grup”).
Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan berdasarkan asumsi kelangsungan usaha sertaatas
dasar akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian. Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan
keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu yang
didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun
tersebut. Biaya perolehan umumnya didasarkan pada nilai wajar imbalan yang diserahkan dalam
pemerolehan aset.
9
Page 9
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
b. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian (lanjutan)
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah
Rupiah yang merupakan mata uang fungsional Grup. Setiap entitas di dalam Grup menetapkan mata
uang fungsional sendiri dan unsur-unsur dalam laporan keuangan dari setiap entitas diukur berdasarkan
mata uang fungsional tersebut.
c. Pernyataan dan Interpretasi Standar Akuntansi Baru dan Revisi yang Berlaku Efektif pada Tahun
Berjalan
Berikut amendemen dan penyesuaian atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai
pada atau setelah 1 Januari 2023; dengan penerapan dini diperkenankan yaitu:
Amendemen PSAK 1:Penyajian Laporan Keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi;
Amendemen PSAK 16: Aset Tetap tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan;
Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan
tentang Definisi Estimasi Akuntansi;
Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang
timbul dari Transaksi Tunggal; dan
Revisi PSAK 107: Akuntansi Ijarah.
Implementasi standar-standar tersebut tidak memiliki dampak yang material terhadap jumlah yang
dilaporkan di periode berjalan atau tahun sebelumnya.
d. Prinsip-prinsip Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian mencakup laporan keuangan Grup seperti disebutkan padaCatatan
1.c.
Entitas anak adalah entitas yang dikendalikan oleh Grup, yakni Grup terekspos, atau memiliki hak, atasimbal
hasil variabel dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil
tersebut melalui kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan dari entitas (kekuasaan atas
investee).
Keberadaan dan dampak dari hak suara potensial dimana Grup memiliki kemampuan praktis untuk
melaksanakan (yakni hak substantif) dipertimbangkan saat menilai apakah Grup mengendalikan entitas
lain.
Laporan keuangan konsolidasian Grup mencakup hasil usaha, arus kas, aset dan liabilitas dari
Perusahaan dan seluruh entitas anak yang, secara langsung dan tidak langsung, dikendalikan oleh
Perusahaan. Entitas anak dikonsolidasikan sejak tanggal efektif akuisisi, yaitu tanggal dimana Grup
secara efektif memperoleh pengendalian atas bisnis yang diakuisisi, sampai tanggal pengendalian
berakhir.
Entitas induk menyusun laporan keuangan konsolidasian dengan menggunakan kebijakan akuntansi
yang sama untuk transaksi dan peristiwa lain dalam keadaan yang serupa. Seluruh transaksi, saldo,
penghasilan, beban, dan arus kas dalam intra kelompok usaha terkait dengan transaksi antar entitas
dalam kelompok usaha dieliminasi secara penuh.
10
Page 10
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
d. Prinsip-prinsip Konsolidasian (lanjutan)
Grup mengatribusikan laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain kepada
pemilik entitas induk dan kepentingan nonpengendali meskipun hal tersebut mengakibatkan
kepentingan nonpengendali memiliki saldo defisit. Grup menyajikan kepentingan nonpengendali di
ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
hilangnya pengendalian adalah transaksi ekuitas (yaitu transaksi dengan pemilik dalam kapasitasnya
sebagai pemilik). Ketika proporsi ekuitas yang dimiliki oleh kepentingan nonpengendali berubah, Grup
menyesuaikan jumlah tercatat kepentingan pengendali dan kepentingan nonpengendali untuk
mencerminkan perubahan kepemilikan relatifnya dalam entitas anak. Selisih antara jumlah dimana
kepentingan nonpengendali disesuaikan dan nilai wajar dari jumlah yang diterima atau dibayarkan
diakui langsung dalam ekuitas dan diatribusikan pada pemilik dari entitas induk.
e. Kombinasi Bisnis
Kombinasi bisnis adalah suatu transaksi atau peristiwa lain dimana pihak pengakuisisi memperoleh
pengendalian atas satu atau lebih bisnis. Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode
akuisisi. Imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang dihitung
sebagai hasil penjumlahan dari nilai wajar tanggal akuisisi atas seluruh aset yang dialihkan oleh Grup,
liabilitas yang diakui oleh Grup kepada pemilik sebelumnya dari pihak yang diakuisisi dan kepentingan
ekuitas yang diterbitkan oleh Grup dalam pertukaran pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya-
biaya terkait akuisisi diakui sebagai beban pada periode saat biaya tersebut terjadi dan jasa diterima.
Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui pada nilai
wajar kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu yang diukur sesuai dengan standar yang relevan.
Komponen kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi diukur baik pada nilai wajar ataupun pada
bagian proporsional instrumen kepemilikan yang ada dalam jumlah yang diakui atas aset neto
teridentifikasi dari pihak diakuisisi.
Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat kombinasi
terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya belum selesai
dalam laporan keuangannya. Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi menyesuaikan, aset atau
liabilitas tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru yang diperoleh tentang fakta dan
keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan berakibat terhadap pengakuan aset
dan liabilitas dimaksud pada tanggal tersebut.
Pada tanggal akuisisi, goodwill diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih antara (a)
nilai gabungan dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap kepentingan non-pengendali, atas (b)
jumlah neto teridentifikasi dari aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika imbalan tersebut
kurang dari nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui dalam laporan laba
rugi sebagai keuntungan dari akuisisi entitas anak setelah sebelumnya manajemen menilai kembali
apakah telah mengidentifikasi dengan tepat seluruh aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih
serta mengakui setiap aset atau liabilitas tambahan yang dapat diidentifikasi dalam penelaahan
tersebut.
11
Page 11
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
f. Transaksi Dengan Pihak-Pihak Yang Berelasi
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor:
a) Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
tersebut:
i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
ii. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
iii. Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor.
b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas
induk, entitas anak, dan sesama entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas
lainnya);
ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, di mana
entitas lain tersebut adalah anggotanya);
iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas
asosiasi dari entitas ketiga;
v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah
satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor
adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga
berelasi dengan entitas pelapor;
vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
huruf (a);
vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas);
viii. Entitas, atau anggota dari kelompok di mana entitas merupakan bagian dari kelompok
tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada
entitas induk dari entitas pelapor.
Entitas yang berelasi dengan Pemerintah adalah entitas yang dikendalikan, dikendalikan bersama, atau
dipengaruhi oleh Pemerintah. Pemerintah mengacu kepada instansi pemerintah dan badan yang serupa
baik lokal, nasional maupun internasional.
Entitas yang berelasi dengan Pemerintah dapat berupa entitas yang dikendalikan atau dipengaruhi
secara signifikan oleh Kementerian Keuangan yang merupakan Pemegang Saham entitas, atau entitas
yang dikendalikan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Negara BUMN sebagai
kuasa pemegang saham.
Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak berelasi diungkapkan dalam catatan yang
relevan.
g. Instrument Keuangan
Pengakuan dan Pengukuran Awal
Grup mengakui aset keuangan atau liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian,
jika dan hanya jika, Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen tersebut.
Pada saat pengakuan awal aset keuangan atau liabilitas keuangan, Grup mengukur pada nilai wajarnya.
Dalam hal aset keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai
wajar tersebut ditambah atau dikurang dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
langsung dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan atau liabilitas keuangan tersebut. Biaya
transaksi yang dikeluarkan sehubungan dengan perolehan aset keuangan dan penerbitan liabilitas
keuangan yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui laba rugi dibebankan segera.
12
Page 12
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
g. Instrument Keuangan (lanjutan)
Pengukuran Selanjutnya Aset Keuangan
Aset keuangan Grup diklasifikasikan sebagai berikut: aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
yang diamortisasi dan aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dengan
menggunakan dua dasar yaitu : model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan dan karakteristik
arus kas kontraktual dari aset keuangan.
i. Aset Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi ketika kedua kondisi berikut terpenuhi:
1) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual saja; dan
2) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal tertentu
atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (Solely Payments of Principal
and Interest - SPPI) dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan ini diukur pada jumlah yang diakui pada awal pengakuan dikurangi dengan
pembayaran pokok, kemudian dikurangi atau ditambah dengan jumlah amortisasi kumulatif atas
perbedaan jumlah pengakuan awal dengan jumlah pada saat jatuh tempo, dan penurunan nilainya.
Pendapatan keuangan dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif dan diakui di
laba rugi. Perubahan pada nilai wajar diakui di laba rugi ketika aset dihentikan atau direklasifikasi.
Aset keuangan yang diklasifikasikan menjadi aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi dapat dijual ketika terdapat peningkatan risiko kredit. Penghentian untuk alasan lain
diperbolehkan namun jumlah penjualan tersebut harus tidak material jumlahnya atau tidak sering.
ii. Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (“FVTPL”)
Aset keuangan yang diukur pada FVTPL adalah aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria untuk
diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau untuk diukur FVTOCI.
Setelah pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada FVTPL diukur pada nilai wajarnya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar aset keuangan diakui dalam laba
rugi.
Aset keuangan berupa derivatif dan investasi pada ekuitas tidak memenuhi kriteria untuk diukur
pada biaya perolehan diamortisasi atau kriteria untuk diukur pada FVTOCI, sehingga diukur pada
FVTPL. Namun demikian, Grup dapat menetapkan pilihan yang tidak dapat dibatalkan saat
pengakuan awal atas investasi pada instrument ekuitas yang bukan untuk diperjualbelikan dalam
waktu dekat (held for trading) untuk diukur pada FVTOCI. Penetapan ini menyebabkan semua
keuntungan atau kerugian disajikan di penghasilan komprehensif lain, kecuali pendapatan dividen
tetap diakui di laba rugi. Keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam
penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke saldo laba tidak melalui laba rugi.
Pengukuran Selanjutnya Liabilitas Keuangan
Grup mengklasifikasikan seluruh liabilitas keuangan sehingga setelah pengakuan awal liabilitas
keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, kecuali:
a) Liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi. Liabilitas dimaksud, termasuk derivatif yang
merupakan liabilitas, selanjutnya akan diukur pada nilai wajar.
b) Liabilitas keuangan yang timbul saat pengalihan aset keuangan yang tidak memenuhi kualifikasi
penghentian pengakuan atau ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan diterapkan.
13
Page 13
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
g. Instrument Keuangan (lanjutan)
Pengukuran Selanjutnya Liabilitas Keuangan (lanjutan)
c) Kontrak jaminan keuangan dan komitmen untuk menyediakan pinjaman dengan suku bunga
dibawah pasar. Setelah pengakuan awal, penerbit kontrak dan penerbit komitmen selanjutnya
mengukur kontrak tersebut sebesar jumlah yang lebih tinggi antara:
i. jumlah penyisihan kerugian; dan
ii. jumlah yang pertama kali diakui dikurangi dengan, jika sesuai, jumlah kumulatif dari
penghasilan yang diakui sesuai dengan prinsip PSAK 72.
d) Imbalan kontijensi yang diakui oleh pihak pengakusisi dalam kombinasi bisnis ketika
PSAK 22 diterapkan. Imbalan kontijensi selanjutnya diukur pada nilai wajar dan selisihnya dalam
laba rugi.
Saat pengakuan awal Grup dapat membuat penetapan yang takterbatalkan untuk mengukur liabilitas
keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi, jika diizinkan oleh standar atau jika penetapan akan
menghasilkan informasi yang lebih relevan, karena:
a. Mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkosistensi pengukuran atau pengakuan
(kadang disebut sebagai “accounting mismatch”) yang dapat timbul dari pengukuran aset atau
liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian atas aset atau liabilitas dengan dasar yang
berbeda beda; atau
b. Sekelompok liabilitas keuangan atau aset keuangan dan liabilitas keuangan dikelola dan
kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar, sesuai manajemen risiko atau strategi investasi yang
terdokumentasi, dan informasi dengan dasar nilai wajar dimaksud atas kelompok tersebut
disediakan secara internal untuk personil manajemen kunci Grup.
Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan
Grup menghentikan pengakuan aset keuangan, jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang
berasal dari aset keuangan berakhir atau Grup mengalihkan hak kontraktual untuk menerima kas yang
berasal dari aset keuangan atau tetap memiliki hak kontraktual untuk menerima kas tetapi juga
menanggung kewajiban kontraktual untuk membayar arus kas yang diterima tersebut kepada satu atau
lebih pihak penerima melalui suatu kesepakatan. Jika Grup secara substansial mengalihkan seluruh
risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan, maka Grup menghentikan pengakuan aset
keuangan dan mengakui secara terpisah sebagai aset atau liabilitas untuk setiap hak dan kewajiban
yang timbul atau yang masih dimiliki dalam pengalihan tersebut. Jika Grup secara substansial tidak
mengalihkan dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut
dan masih memiliki pengendalian, maka Grup mengakui aset keuangan sebesar keterlibatan
berkelanjutan dengan aset keuangan tersebut. Jika Grup secara substansial masih memiliki seluruh
risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan, maka Grup tetap mengakui aset keuangan
tersebut.
Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas keuangan tersebut
berakhir, yaitu ketika kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau
kadaluwarsa.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Aset keuangan dinilai apakah terdapat indikasi penurunan nilai pada setiap akhir periode pelaporan.
Aset keuangan diturunkan nilainya apabila terdapat bukti obyektif sebagai akibat adanya satu atau lebih
peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan tersebut dan dilakukan estimasi terhadap
arus kas masa depan dari investasi tersebut yang akan terdampak.
Pada setiap tanggal pelaporan, Grup mengukur penyisihan kerugian instrumen keuangan sejumlah
kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya jika risiko kredit atas instrumen keuangan tersebut
telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Namun, jika risiko kredit instrumen keuangan
tersebut tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, maka mengakui sejumlah kerugian
kredit ekspektasian 12 bulan.
14
Page 14
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
g. Instrument Keuangan (lanjutan)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan)
Grup menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian tersebut
terhadap piutang usaha dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang signifikan.
Grup menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pihak ketiga tidak mampu membayar kewajiban
kreditnya kepada Grup secara penuh. Periode maksimum yang dipertimbangkan ketika memperkirakan
kerugian kredit ekspektasian adalah periode maksimum kontrak dimana Grup terekspos terhadap risiko
kredit.
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian dari instrumen keuangan dilakukan dengan suatu cara yang
mencerminkan:
i. Jumlah yang tidak bias dan rata-rata probabilitas tertimbang yang ditentukan dengan
mengevaluasi serangkaian kemungkinan yang dapat terjadi;
ii. Nilai waktu uang; dan
iii. Informasi yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan pada
tanggal pelaporan mengenai peristiwa masa lalu, kondisi kini, dan perkiraan kondisi ekonomi
masa depan.
Aset keuangan dapat dianggap tidak mengalami peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak
pengakuan awal jika aset keuangan memiliki risiko kredit yang rendah pada tanggal pelaporan. Risiko
kredit pada instrumen keuangan dianggap rendah ketika aset keuangan tersebut memiliki risiko gagal
bayar yang rendah, peminjam memiliki kapasitas yang kuat untuk memenuhi kewajiban arus kas
kontraktualnya dalam jangka waktu dekat dan memburuknya kondisi ekonomi dan bisnis dalam jangka
waktu panjang mungkin, namun tidak selalu, menurunkan kemampuan peminjam untuk memenuhi
kewajiban arus kas kontraktualnya. Untuk menentukan apakah aset keuangan memiliki risiko kredit
rendah, Grup dapat menggunakan peringkat risiko kredit internal atau penilaian eksternal. Misal, aset
keuangan dengan peringkat “investment grade” berdasarkan penilaian eksternal merupakan instrumen
yang memiliki risiko kredit yang rendah, sehingga tidak mengalami peningkatan risiko kredit secara
signifikan sejak pengakuan awal.
Metode Suku Bunga Efektif
Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan
diamortisasi dari aset atau liabilitas keuangan (atau kelompok aset atau liabilitas keuangan) dan metode
untuk mengalokasikan pendapatan bunga atau beban bunga selama periode yang relevan.
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau
penerimaan kas masa depan selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat,
digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh jumlah tercatat neto dari aset keuangan atau
liabilitas keuangan.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, Grup mengestimasi arus kas dengan mempertimbangkan
seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut, seperti pelunasan dipercepat, opsi
beli dan opsi serupa lain, tetapi tidak mempertimbangkan kerugian kredit masa depan. Perhitungan ini
mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan atau diterima oleh pihak- pihak dalam
kontrak yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi, dan seluruh
premium atau diskonto lain.
Reklasifikasi
Grup mereklasifikasi aset keuangan ketika Grup mengubah tujuan model bisnis untuk pengelolaan aset
keuangan sehingga penilaian sebelumnya menjadi tidak dapat diterapkan.
15
Page 15
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
g. Instrument Keuangan (lanjutan)
Reklasifikasi (lanjutan)
Jika Grup mereklasifikasi aset keuangan, maka diperlukan untuk menerapkan reklasifikasi secara
prospektif sejak tanggal reklasifikasi. Keuntungan, kerugian (termasuk keuntungan atau kerugian
penurunan nilai) atau bunga yang sebelumnya diakui tidak disajikan kembali.
Ketika Grup mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran biaya perolehan
diamortisasi menjadi kategori FVTPL, nilai wajarnya diukur pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan atau
kerugian yang timbul dari selisih antara biaya perolehan diamortisasi sebelumnya dan nilai wajar aset
keuangan diakui dalam laba rugi. Pada saat Grup melakukan reklasifikasi sebaliknya, yaitu dari aset
keuangan kategori FVTPL menjadi kategori pengukuran biaya perolehan diamortisasi, maka nilai wajar
pada tanggal reklasifikasi menjadi jumlah tercatat bruto yang baru.
Saling Hapus Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling dihapuskan, jika dan hanya jika, Grup saat ini memiliki
hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui
tersebut; dan berintensi untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
Pengukuran Nilai Wajar
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan dan
pengukuran atau untuk keperluan pengungkapan.
Nilai wajar dikategorikan dalam level yang berbeda dalam suatu hirarki nilai wajar berdasarkan pada
apakah input suatu pengukuran dapat diobservasi dan signifikansi input terhadap keseluruhan
pengukuran nilai wajar:
i. Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik yang
dapat diakses pada tanggal pengukuran (Level 1);
ii. Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk aset
atau liabilitas, baik secara langsung maupun tidak langsung (Level 2);
iii. Input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas (Level 3).
Dalam mengukur nilai wajar aset atau liabilitas, Grup sebisa mungkin menggunakan data pasar yang
dapat diobservasi. Apabila nilai wajar aset atau liabilitas tidak dapat diobservasi secara langsung, Grup
menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaannya dan memaksimalkan penggunaan
input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat
diobservasi.
Perpindahan antara level hierarki nilai wajar diakui oleh Grup pada akhir periode pelaporan dimana
perpindahan terjadi.
h. Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas termasuk kas, kas di bank (rekening giro), dan deposito berjangka yang jatuh tempo
dalam jangka waktu tiga bulan atau kurang pada saat penempatan yang tidak digunakan sebagai
jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya.
16
Page 16
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
i. Persediaan
Persediaan dinyatakan berdasarkan jumlah terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto.
Biaya perolehan terdiri dari seluruh biaya pembelian, biaya konversi, dan biaya lain yang timbul sampai
persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-
rata tertimbang. Nilai realisasi neto merupakan taksiran harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi
estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat penjualan.
Setiap penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi neto dan seluruh
kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau kerugian tersebut.
Setiap pemulihan kembali penurunan nilai persediaan karena peningkatan kembali nilai realisasi neto,
diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban persediaan pada periode terjadinya pemulihan
tersebut.
j. Biaya Dibayar di Muka
Biaya dibayar di muka merupakan biaya yang telah dibayar namun pembebanannya sebagian akan
dilakukan pada periode yang akan datang, seperti premi asuransi dibayar di muka, bunga dibayar di
muka, dan sewa dibayar di muka. Biaya dibayar di muka diamortisasi sesuai dengan masa manfaatnya
dengan menggunakan metode garis Iurus.
k. Aset Tetap
Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan yang meliputi harga perolehannya dan setiap
biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang
diperlukan agar aset siap digunakan sesuai intensi Manajemen.
Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat mencakup estimasi awal biaya pembongkaran dan
pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset tetap, kewajiban tersebut timbul ketika aset tetap
diperoleh atau sebagai konsekuensi penggunaan aset tetap selama periode tertentu untuk tujuan selain
untuk memproduksi persediaan selama periode tersebut.
Setelah pengakuan awal, aset tetap kecuali tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi
akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. Tanah diakui sebesar harga perolehannya
dan tidak disusutkan.
Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud
penggunaannya dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi masa
manfaat ekonomis aset, sebagai berikut:
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehannya. Semua biaya, termasuk biaya
pinjaman, yang terjadi sehubungan dengan konstruksi aset tersebut dikapitalisasi sebagai bagian dari
biaya perolehan aset tetap dalam konstruksi. Biaya perolehan aset tetap dalam konstruksi tidak
termasuk setiap laba internal, jumlah tidak normal dari biaya pemborosan yang terjadi dalam pemakaian
bahan baku, tenaga kerja atau sumber daya lain.
Akumulasi biaya perolehan yang akan dipindahkan ke masing-masing pos aset tetap yang sesuai pada
saat aset tersebut selesai dikerjakan atau siap digunakan dan disusutkan sejak beroperasi.
17
Page 17
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
k. Aset Tetap (lanjutan)
Nilai tercatat dari suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika tidak
terdapat lagi manfaat ekonomik masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan tersebut (yang ditentukan sebesar
selisih antara jumlah hasil pelepasan neto, jika ada, dan jumlah tercatatnya) dimasukkan dalam laba
rugi pada saat penghentian pengakuan tersebut dilakukan.
Pada akhir tahun pelaporan, Grup melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat ekonomis, nilai
residu dan metode penyusutan berdasarkan kondisi teknis dan pengaruh dari setiap perubahan estimasi
tersebut berlaku prospektif.
l. Properti Investasi
Properti Investasi adalah properti (tanah atau bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau kedua-
duanya) yang dikuasai oleh pemilik atau penyewa melalui sewa pembiayaan untuk menghasilkan rental
atau untuk kenaikan nilai atau kedua-duanya, dan tidak untuk digunakan dalam produksi atau
penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan administratif atau dijual dalam kegiatan usaha sehari-
hari.
Properti investasi diakui sebagai aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomi masa
depan yang terkait dengan properti investasi akan mengalir ke entitas; dan biaya perolehan properti
investasi dapat diukur dengan andal.
Properti investasi pada awalnya diukur sebesar biaya perolehan, meliputi harga pembelian dan setiap
pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung (biaya jasa hukum, pajak pengalihan properti,
dan biaya transaksi lain). Biaya transaksi termasuk dalam pengukuran awal tersebut.
Setelah pengakuan awal, Grup memilih menggunakan model biaya dan mengukur properti investasi
sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai aset. Hak
atas tanah tidak disusutkan dan disajikan sebesar biaya perolehan. Bangunan serta sarana dan
prasarana disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
ekonomis.
Penyusutan properti investasi bangunan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus
berdasarkan taksiran masa manfaat bangunan selama 20 tahun.
Grup mengalihkan properti ke, atau dari, properti investasi jika, dan hanya jika, ketika properti
memenuhi, atau berhenti memenuhi, definisi properti investasi dan terdapat bukti atas perubahan
penggunaan, mencakup:
a. Dimulainya penggunaan oleh pemilik, atau pengembangan untuk pemilik, untuk pengalihan dari
properti investasi menjadi properti yang digunakan sendiri;
b. Dimulainya pengembangan untuk dijual, untuk pengalihan dari properti investasi menjadi
persediaan;
c. Berakhirnya pemakaian oleh pemilik, untuk pengalihan dari properti yang digunakan sendiri
menjadi properti investasi; dan
d. Insepsi sewa operasi kepada pihak lain, untuk pengalihan dari persediaan menjadi properti
investasi.
Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak digunakan lagi
secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomi masa depan yang diperkirakan dari
pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau pelepasan ditentukan dari
selisih antara hasil neto pelepasan dan jumlah tercatat aset, dan diakui dalam laba rugi pada periode
terjadinya penghentian atau pelepasan.
18
Page 18
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
m. Beban Emisi yang Ditangguhkan
Beban-beban yang berhubungan secara langsung dengan rencana penawaran umum perdana saham
Grup ditangguhkan dan akan dikurangkan dengan akun tambahan modal disetor yang timbul dari selisih
antara harga penawaran umum perdana dengan nilai nominal saham (jika ada).
n. Imbalan Kerja
Imbalan Kerja Jangka Pendek
Imbalan kerja jangka pendek diakui ketika pekerja telah memberikan jasanya dalam suatu periode
akuntansi, sebesar jumlah tidak terdiskonto dari imbalan kerja jangka pendek yang diharapkan akan
dibayar sebagai imbalan atas jasa tersebut.
Imbalan kerja jangka pendek mencakup antara lain upah, gaji, bonus dan insentif.
Imbalan Pascakerja
Imbalan pascakerja seperti uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak
dihitung berdasarkan Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah
Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang dan
Peraturan Pemerintah No. 35 tahun 2021.
Grup mengakui jumlah liabilitas imbalan pasti neto sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti pada akhir
periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset program yang dihitung oleh aktuaris independen dengan
menggunakan metode Projected Unit Credit. Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan
mendiskontokan imbalan tersebut.
Grup mencatat tidak hanya kewajiban hukum berdasarkan persyaratan formal program imbalan pasti,
tetapi juga kewajiban konstruktif yang timbul dari praktik informal entitas.
Biaya jasa kini, biaya jasa lalu dan keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, serta bunga neto atas
liabilitas (aset) imbalan pasti neto diakui dalam laba rugi.
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto yang terdiri dari keuntungan dan kerugian
aktuarial, imbal hasil atas aset program dan setiap perubahan dampak batas atas aset diakui sebagai
penghasilan komprehensif lain.
Pesangon
Grup mengakui pesangon sebagai liabilitas dan beban pada tanggal yang lebih awal di antara:
a. Ketika Grup tidak dapat lagi menarik tawaran atas imbalan tersebut; dan
b. Ketika Grup mengakui biaya untuk restrukturisasi yang berada dalam ruang lingkup PSAK 57 dan
melibatkan pembayaran pesangon.
Grup mengukur pesangon pada saat pengakuan awal, dan mengukur dan mengakui perubahan
selanjutnya, sesuai dengan sifat imbalan kerja.
o. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Dalam menentukan pengakuan pendapatan, Grup melakukan analisa transaksi melalui lima langkah
analisa berikut:
1. Mengindentifikasi kontrak dengan pelanggan, dengan kriteria sebagai berikut
1. Kontrak telah disetujui oleh pihak-pihak terkait dalam kontrak;
2. Perusahaan bisa mengidentifikasi hak dari pihak-pihak terkait dan jangka waktu pembayaran
dari barang atau jasa yang akan dialihkan;
3. Kontrak memiliki substansi komersial;
19
Page 19
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
o. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)
2. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak, untuk menyerahkan barang atau jasa
yang memiliki karakteristik yang berbeda ke pelanggan.
3. Menentukan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan, pajak penjualan
barang mewah, pajak pertambahan nilai dan pungutan ekspor, yang berhak diperoleh suatu entitas
sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan.
4. Mengalokasikan harga transaksi kepada setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan
dasar harga jual dari setiap barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak.
5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (sepanjang waktu atau pada
suatu waktu tertentu).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:
Suatu waktu tertentu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
Sepanjang waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban
pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu, Grup memilih ukuran penyelesaian yang sesuai
untuk penentuan jumlah pendapatan yang dapat diakui karena telah terpenuhinya kewajiban
pelaksanaan.
Suatu kewajiban pelaksanaan dipenuhi pada suatu waktu tertentu kecuali jika memenuhi salah satu
kriteria berikut, dalam hal ini dipenuhi sepanjang waktu:
Pelanggan secara bersamaan menerima dan menggunakan manfaat yang diberikan oleh
pelaksanaan Grup sebagaimana yang dilakukan Grup;
Pelaksanaan Grup menciptakan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan saat aset
itu dibuat atau ditingkatkan; dan
Pelaksanaan Grup tidak menciptakan aset dengan penggunaan alternatif untuk Grup dan Grup
memiliki hak yang dapat diberlakukan atas pembayaran untuk pelaksanaan yang diselesaikan
hingga saat ini.
Pengakuan Beban
Beban diakui pada saat terjadinya (metode akrual), kecuali merupakan aset yang terkait dengan
aktivitas kontrak masa depan. Biaya yang secara langsung berhubungan dengan kontrak, menghasilkan
sumber daya untuk memenuhi kontrak ("biaya untuk memenuhi") atau penambahan untuk mendapatkan
kontrak ("biaya untuk memperoleh") dan diharapkan dapat dipulihkan. Beban tersebut dengan demikian
memenuhi syarat kapitalisasi berdasarkan PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan dan
dicatat sebagai aset lancar lainnya. Beban tersebut diamortisasi dengan cara sistematis sejalan dengan
penyerahan barang atau jasa yang terkait dengan aset tersebut.
Pendapatan diakui bila besar kemungkinan manfaat ekonomi akan diperoleh Grup dan jumlahnya dapat
diukur secara handal. Pendapatan diukur pada nilai wajar pembayaran yang diterima, tidak termasuk
diskon, rabat, Pajak Hotel dan Restoran (PHR).
Pendapatan hotel
Pendapatan hotel terdiri dari pendapatan jasa perhotelan dan penjualan makanan dan minuman,
sebagai berikut:
- Pendapatan jasa perhotelan
- Pendapatan jasa perhotelan yang terdiri dari pendapatan kamar dan departemental lainnya diakui
pada saat jasa diberikan.
- Penjualan makanan dan minuman
- Pendapatan dari penjualan makanan dan minuman diakui bila risiko dan manfaat yang signifikan
telah berpindah kepada pembeli.
20
Page 20
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
o. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)
Pendapatan sewa bangunan dan kendaraan
Pendapatan sewa bangunan dan kendaraan diakui sebagai sewa operasi sesuai dengan periode yang
sudah berjalan pada tahun yang bersangkutan. Pendapatan yang telah di terima di muka namun belum
dapat diakui dalam laba rugi, dicatat sebagai akun "pendapatan diterima di muka", dan diakui sebagai
pendapatan secara berkala sesuai dengan kontrak yang berlaku.
Pendapatan bunga
Pendapatan bunga merupakan pendapatan yang diperoleh Grup atas penempatan dana di bank yang
diakui pada saat diperoleh atau saat terjadinya.
Penjualan Barang
Pendapatan dari penjualan yang timbul dari pengiriman fisik produk-produk Grup diakui bila risiko dan
manfaat yang signifikan telah berpindah kepada pembeli, yang pada umumnya terjadi pada saat yang
bersamaan dengan pengiriman dan penerimaan barang.
Beban
Beban usaha dan beban lain-lain diakui pada saat terjadinya (dasar akrual).
p. Sewa
Pada tanggal insepsi kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung sewa. Suatu
kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk
mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan
imbalan.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian
selama suatu jangka waktu, Grup menilai apakah selama periode penggunaan, Grup memiliki dua hal
berikut:
a. Hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset
identifikasian; dan
b. Hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian, yaitu hanya jika:
i. Grup memiliki hak untuk mengarahkan bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan
selama periode penggunaan; atau
ii. Keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah
ditentukan sebelumnya dan:
Grup memiliki hak mengoperasikan aset (atau mengarahkan pihak lain untuk
mengoperasikan aset dengan cara yang telah ditentukan) selama periode penggunaan,
tanpa pemasok memiliki hak untuk mengubah instruksi operasi tersebut; atau
Grup mendesain aset (atau aspek tertentu dari aset) dengan cara menetapkan
sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan digunakan selama periode
penggunaan.
Grup Sebagai Penyewa (Lessee)
Pada tanggal permulaan, Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa.
Pada tanggal permulaan, Grup mengukur aset hak-guna pada biaya perolehan, yang meliputi jumlah
pengukuran awal liabilitas sewa, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal
permulaan dikurangi dengan insentif yang diterima, biaya langsung awal yang dikeluarkan oleh Grup,
dan estimasi biaya yang akan dikeluarkan oleh Grup dalam membongkar dan memindahkan aset
pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan dan ketentuan sewa,
kecuali biaya-biaya tersebut dikeluarkan untuk menghasilkan persediaan.
21
Page 21
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
p. Sewa (lanjutan)
Setelah tanggal permulaan, Grup mengukur aset hak-guna dengan menerapkan model biaya, kecuali
entitas menerapkan model pengukuran lain.
Pada tanggal permulaan, Grup mengukur liablitas sewa pada nilai kini pembayaran sewa yang belum
dibayar pada tanggal tersebut. Pembayaran sewa didiskontokan dengan menggunakan suku bunga
implisit dalam sewa, jika suku bunga tersebut dapat ditentukan. Jika suku bunga tersebut tidak dapat
ditentukan, maka Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental Grup.
Setelah tanggal permulaan, Grup mengukur liablitas sewa dengan:
a. meningkatkan jumlah tercatat untuk merefleksikan bunga atas liabilitas sewa;
b. mengurangi jumlah tercatat untuk merefleksikan sewa yang telah dibayar; dan
c. mengukur kembali jumlah tercatat untuk merefleksikan penilaian kembali atau modifikasi sewa
atau untuk merefleksikan pembayaran sewa tetap secara substansi revisian.
Grup sebagai Pemberi Sewa (Lessor)
Grup mengakui aset untuk sewa operasi di laporan posisi keuangan sesuai sifat aset tersebut. Biaya
langsung awal sehubungan proses negosiasi sewa operasi ditambahkan ke jumlah tercatat dari aset
sewaan dan diakui sebagai beban selama masa sewa dengan dasar yang sama dengan pendapatan
sewa operasi. Sewa kontinjen, apabila ada, diakui sebagai pendapatan pada periode terjadinya.
Pendapatan sewa operasi diakui sebagai pendapatan atas dasar garis lurus selama masa sewa.
q. Pajak Penghasilan
Beban pajak adalah jumlah gabungan pajak kini dan pajak tangguhan yang diperhitungkan dalam
menentukan laba rugi pada suatu periode. Pajak kini dan pajak tangguhan diakui dalam laba rugi,
kecuali pajak penghasilan yang timbul dari transaksi atau peristiwa yang diakui dalam penghasilan
komprehensif lain atau secara langsung di ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui
dalam penghasilan komprehensif lain atau ekuitas.
Jumlah pajak kini untuk periode berjalan dan periode sebelumnya yang belum dibayar diakui sebagai
liabilitas. Jika jumlah pajak yang telah dibayar untuk periode berjalan dan periode-periode sebelumnya
melebihi jumlah pajak yang terutang untuk periode tersebut, maka kelebihannya diakui sebagai aset.
Liabilitas (aset) pajak kini untuk periode berjalan dan periode sebelumnya diukur sebesar jumlah yang
diperkirakan akan dibayar kepada (direstitusi dari) otoritas perpajakan, yang dihitung menggunakan tarif
pajak (dan undang-undang pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir
periode pelaporan.
Manfaat terkait dengan rugi pajak yang dapat ditarik untuk memulihkan pajak kini dari periode
sebelumnya diakui sebagai aset. Aset pajak tangguhan diakui untuk akumulasi rugi pajak belum
dikompensasi dan kredit pajak belum dimanfaatkan sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak
masa depan akan tersedia untuk dimanfaatkan dengan rugi pajak belum dikompensasi dan kredit pajak
belum dimanfaatkan.
Seluruh perbedaan temporer kena pajak diakui sebagai liabilitas pajak tangguhan, kecuali perbedaan
temporer kena pajak yang berasal dari pengakuan awal aset atau liabilitas dari transaksi yang bukan
kombinasi bisnis dan pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi atau laba kena pajak (rugi
pajak).
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer dapat dikurangkan sepanjang
kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer dapat dimanfaatkan
untuk mengurangi laba dimaksud, kecuali jika aset pajak tangguhan timbul dari pengakuan awal aset
atau pengakuan awal liabilitas dalam transaksi yang bukan kombinasi bisnis dan pada saat transaksi
tidak mempengaruhi laba akuntansi atau laba kena pajak (rugi pajak).
22
Page 22
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
q. Pajak Penghasilan (lanjutan)
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku
ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang
telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode pelaporan. Pengukuran aset dan
liabilitas pajak tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai dengan cara Grup
memperkirakan, pada akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau menyelesaikan jumlah tercatat
aset dan liabilitasnya.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir periode pelaporan. Grup mengurangi
jumlah tercatat aset pajak tangguhan jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam
jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan
tersebut. Setiap pengurangan tersebut dilakukan pembalikan atas aset pajak tangguhan hingga
kemungkinan besar laba kena pajak yang tersedia jumlahnya memadai.
Grup melakukan saling hapus aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan jika dan hanya jika:
a. Grup memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak
kini terhadap liabilitas pajak kini; dan
b. Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang
dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama atas:
i. Entitas kena pajak yang sama; atau
ii. Entitas kena pajak yang berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak
kini dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
bersamaan, pada setiap periode masa depan dimana jumlah signifikan atas aset atau
liabilitas pajak tangguhan diperkirakan untuk diselesaikan atau dipulihkan. Entitas kena pajak
yang berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar
neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap
periode masa depan dimana jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan
diperkirakan untuk diselesaikan atau dipulihkan.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 5 tanggal 23 Maret Tahun 2002, pajak penghasilan untuk
pendapatan sewa ruang perkantoran dan pusat ritel dikenakan pajak bersifat final sebesar 10% dari
nilai pendapatan yang besangkutan.
Mengacu pada revisi PSAK No. 46 (Revisi 2014), pajak final tersebut tidak termasuk dalam lingkup yang
diatur oleh PSAK No. 46. Oleh karena itu, Grup memutuskan untuk menyajikan pajak final sehubungan
dengan aktivitas real estate dan sewa di dalam akun beban pajak final.
Berdasarkan peraturan Pemerintah No. 34/2016 tanggal 8 Agustus 2016 dan Peraturan Menteri
Keuangan No.261/PMK.03/2016, penghasilan dari pengalihan hak atas tanah dan bangunan dikenakan
pajak bersifat final sebesar 2,5%.
r. Laba Per Saham
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada
pemegang saham biasa entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar dalam
satu periode.
Untuk tujuan penghitungan laba per saham dilusian, Grup menyesuaikan laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk dan jumlah rata-rata tertimbang saham yang
beredar, atas dampak dari seluruh instrumen berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif.
23
Page 23
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
s. Segmen Operasi
Grup menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi keuangan yang digunakan oleh pengambil
keputusan operasional dalam menilai kinerja segmen dan menentukan alokasi sumber daya yang
dimilikinya. Segmentasi berdasarkan aktivitas dari setiap kegiatan operasi entitas legal di dalam Grup.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
yang terlihat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
(termasuk pendapatan dan beban yang terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari
entitas yang sama);
hasil operasinya dikaji ulang secara berkala oleh kepala operasional untuk pembuatan keputusan
tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.
3. SUMBER KETIDAKPASTIAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI KRITIS
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat
pertimbangan, estimasi, dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dan pengungkapan yang
terkait, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat
mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas dalam periode pelaporan
berikutnya.
i. Ketidakpastian Estimasi
Asumsi utama masa depan dan sumber utama ketidakpastian estimasi yang lain pada tanggal
pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset
dan liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi
pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun. Asumsi dan situasi
mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar
kendali Grup. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.
Penilaian Instrumen Keuangan
Grup mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar, yang mengharuskan penggunaan
estimasi akuntansi. Sementara komponen signifikan atas pengukuran nilai wajar ditentukan
menggunakan bukti obyektif yang dapat diverifikasi, jumlah perubahan nilai wajar dapat berbeda bila
Grup menggunakan metodologi penilaian yang berbeda. Perubahan nilai wajar aset dan liabilitas
keuangan tersebut dapat mempengaruhi secara langsung laba atau rugi Grup. Nilai wajar aset
keuangan dan liabilitas keuangan diungkapkan pada Catatan 2.g dan 28.
Estimasi Umur Manfaat Aset Tetap
Grup melakukan penelahaan berkala atas masa manfaat ekonomis aset tetap berdasarkan faktor-faktor
seperti kondisi teknis (estimasi daya pakai, pengoperasi, pemeliharaan) dan perkembangan teknologi
di masa depan. Hasil operasi di masa depan akan dipengaruhi secara material atas perubahan estimasi
ini yang diakibatkan oleh perubahan faktor yang telah disebutkan di atas. Nilai tercatat aset tetap
disajikan di Catatan 9.
Estimasi Beban Pensiun dan Imbalan Pascakerja
Nilai kini liabilitas imbalan pascakerja yang masih harus dibayar tergantung pada beberapa faktor yang
ditentukan dengan dasar aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk
menentukan biaya (penghasilan) mencakup tingkat diskonto. Perubahan asumsi ini akan
mempengaruhi jumlah tercatat imbalan pascakerja.
24
Page 24
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. SUMBER KETIDAKPASTIAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI KRITIS (lanjutan)
Grup menentukan tingkat diskonto yang sesuai pada akhir periode pelaporan, yakni tingkat suku bunga
yang harus digunakan untuk menentukan nilai kini arus kas keluar masa depan estimasian yang
diharapkan untuk menyelesaikan liabilitas. Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Grup
mempertimbangkan rata-rata tingkat suku bunga obligasi pemerintah pada pasar yang aktif yang
didenominasikan dalam mata uang Rupiah.
Asumsi kunci liabilitas imbalan pascakerja sebagian ditentukan berdasarkan kondisi pasar saat ini.
Informasi tambahan diungkapkan pada Catatan 17.
Realisasi dari Aset Pajak Tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang besar
kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut dapat
digunakan. Estimasi oleh manajemen yang disyaratkan untuk menentukan jumlah aset pajak tangguhan
yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak dan strategi
perencanaan pajak masa depan.
ii. Pertimbangan Penting dalam Penentuan Kebijakan Akuntansi
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Grup
yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
konsolidasian.
Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Grup menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
keuangan dengan mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK 71 dipenuhi. Dengan
demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi seperti yang
diungkapkan pada Catatan 2.g.
25
Page 25
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. KAS DAN SETARA KAS
Kas dan setara kas terdiri dari:
30-Sep-23 31-Dec-22
Kas
Rupiah 79.893.503 111.962.264
Bank
PT Bank Central Asia Tbk 2.103.087.364 2.717.989.885
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 90.405.270 148.375.835
PT Bank KEB Hana Indonesia 42.224.392 289.597.046
PT BPR Kredit Mandiri Indonesia 4.642.145 4.508.497
Bank Jtrust Indonesia 4.488.635 13.002.882.077
PT BPD Sumsel Babel 2.426.655 2.596.582
Deposito
Pihak berelasi
PT BPR Kredit Mandiri Indonesia 35.500.000.000 -
Total 37.827.167.964 16.277.912.186
Seluruh saldo kas dan setara kas Grup dalam mata uang Rupiah, dan tidak ada saldo kas dan setara kas
yang dibatasi penggunaannya.
5. PIUTANG USAHA
Rincian piutang usaha berdasarkan jenis piutang adalah sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Pihak ketiga
City Ledger 447.827.563 282.994.038
Guest Ledger 81.380.955 43.789.617
Electronic Data Center 8.005.000 14.331.600
Clearance - -
Other - 6.500.000
Total pihak ketiga 537.213.518 347.615.255
Pihak berelasi - 6.500.000
Total 537.213.518 354.115.255
Rincian piutang usaha berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Belum jatuh tempo 147.606.912 129.733.532
1 - 30 hari 351.184.164 203.200.086
31 - 60 hari 35.604.400 6.825.000
61 - 90 hari 2.818.042 8.231.637
Lebih dari 90 hari - 6.125.000
Total 537.213.518 354.115.255
Guest Ledger merupakan piutang usaha dari pelanggan hotel selama masih menginap di hotel. Piutang ini
akan dilunasi pelanggan atau direklasifikasi ke city ledger pada saat pelanggan yang telah memiliki fasilitas
kredit dari Grup check out dari hotel.
City Ledger merupakan piutang usaha dari pelanggan yang telah memiliki fasilitas kredit dari Grup dan sudah
tidak menginap di hotel.
26
Page 26
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6. PIUTANG USAHA (lanjutan)
Electronic Data Capture merupakan piutang usaha dari pelanggan hotel yang menggunakan sistem
pembayaran menggunakan kartu kredit sehingga terdapat jangka waktu penyelesaian dari bank penerbit
kartu kredit.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, semua piutang usaha Grup merupakan piutang dalam
mata uang Rupiah.
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan piutang masing-masing pelanggan pada akhir tahun,
manajemen Grup berkeyakinan tidak perlu dibentuk cadangan kerugian kredit ekspektasian.
6. PERSEDIAAN
Persediaan terdiri atas:
30-Sep-23 31-Dec-22
Food 161.307.820 13.415.774
Printing & stationery 91.677.500 87.794.219
Guest supplies 103.476.704 74.783.179
Solar 65.772.500 31.558.460
Beverage 31.360.808 15.038.111
Promotion Material 23.730.581 15.506.793
Spare part 28.887.200 12.505.500
Cleaning supplies 17.033.064 11.488.414
Engineering supplies 7.296.738 2.553.776
Paper 6.964.588 8.617.508
Miscellaneous 115.352.441 46.383.821
Total 652.859.944 319.645.555
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan pada akhir tahun, manajemen berkeyakinan
bahwa tidak ada penyisihan penurunan nilai persediaan dan persediaan usang untuk menutup kemungkinan
kerugian atas persediaan.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, Grup tidak mengasuransikan persediaannya
7. UANG MUKA DAN BEBAN DIBAYAR DI MUKA
Akun ini terdiri dari:
30-Sep-23 31-Dec-22
Uang Muka
Uang muka pembelian aset tetap 95.220.000 2.159.233.251
Biaya Dibayar Di Muka
Asuransi 309.992.535 157.392.461
Lain-lain 347.618.818 122.537.864
Total 752.831.353 2.439.163.576
27
Page 27
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. INVESTASI
Rincian harga perolehan investasi dalam bentuk saham adalah sebagai berikut:
Entitas anak perusahaan (EPI) memiliki investasi saham pada PT Maxindo Karya Anugerah (MKA).
Berdasarkan Akta MKA yang diaktakan oleh Notaris Ratna Ramli, SH., M.Kn., No. 57, tanggal 31 Maret 2022
tentang peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh melalui konversi laba yang diambil bagian oleh
pemegang saham MKA secara proporsional dan perubahan nilai nominal saham semula sebesar Rp100.000
menjadi Rp10. Sehingga kepemilikan EPI atas MKA menjadi 698.233.333 saham, dengan nilai
Rp6.982.333.330 yang setara dengan 7,62% kepemilikan.
Berdasarkan Akta MKA yang diaktakan oleh Notaris Flora Elisabeth, SH., M.Kn., No. 1, tanggal 9 Mei 2022
tentang peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh melalui pengalihan saham, EPI menambah
16.670 saham MKA, dengan nilai Rp166.670, sehingga kepemilikan EPI atas MKA meningkat menjadi
698.250.000 saham, dengan nilai Rp6.982.500.000 yang setara dengan 7,62% kepemilikan.
MKA resmi mencatatkan saham perdana atau IPO di bursa efek Indonesia pada 12 Juni 2023. Sehubungan
dengan hal tersebut, EPI sebagai salah satu pemegang saham MKA, menggunakan nilai wajar untuk
menyajikan kepemilikan saham tersebut.
9. ASET TETAP
30-Sep-23
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan
Kepemilikan Langsung
Tanah 80.809.000.000 8.471.795.700 - 89.280.795.700
Bangunan 156.599.980.902 55.000.000 - 156.654.980.902
Kendaraan 21.378.043.784 4.693.072.973 - 357.030.952 25.714.085.805
Perlengkapan 19.665.329.624 396.032.957 - 20.061.362.581
Perabotan 2.753.678.158 86.922.229 - 312.875.813 2.527.724.574
Aset hak guna sewa
Tanah 150.000.000 - - 150.000.000
Aset dalam pembangunan
Bangunan 2.185.435.000 1.911.671.247 - 4.097.106.247
Total Harga Perolehan 283.541.467.468 15.614.495.106 - 669.906.765 298.486.055.809
Akumulasi Penyusutan
Kepemilikan langsung
Bangunan 59.629.426.915 5.874.616.993 - 65.504.043.908
Kendaraan 6.509.989.734 2.245.952.861 - 159.920.112 8.596.022.483
Perlengkapan 18.434.313.571 340.027.729 - 18.774.341.300
Perabotan 2.158.031.448 321.853.168 - 309.759.180 2.170.125.436
Aset hak guna sewa
Tanah 75.000.000 56.250.000 - 131.250.000
Total Akumulasi Penyusutan 86.806.761.668 8.838.700.751 - 469.679.292 95.175.783.127
Nilai Buku Neto 196.734.705.800 203.310.272.682
28
Page 28
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31-Dec-22
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan
Kepemilikan Langsung
Tanah 80.809.000.000 - - 80.809.000.000
Bangunan 156.599.980.902 - - 156.599.980.902
Kendaraan 16.424.601.523 5.727.379.290 - 773.937.029 21.378.043.784
Perlengkapan 18.981.168.609 684.161.015 - 19.665.329.624
Perabotan 2.243.247.975 684.630.527 - 174.200.344 2.753.678.158
Aset hak guna sewa
Tanah 150.000.000 - - 150.000.000
Aset dalam pembangunan
Bangunan 2.137.435.000 48.000.000 - 2.185.435.000
Total Harga Perolehan 277.345.434.009 7.144.170.832 - 948.137.373 283.541.467.468
Akumulasi Penyusutan
Kepemilikan langsung
Bangunan 51.797.215.366 7.832.211.549 - 59.629.426.915
Kendaraan 4.436.912.385 2.342.168.126 - 269.090.777 6.509.989.734
Perlengkapan 17.759.675.179 674.638.392 - 18.434.313.571
Perabotan 2.041.453.088 290.778.704 - 174.200.344 2.158.031.448
Aset hak guna sewa
Tanah - 75.000.000 - 75.000.000
Total Akumulasi Penyusutan 76.035.256.018 11.214.796.771 - 443.291.121 86.806.761.668
Nilai Buku Neto 201.310.177.991 196.734.705.800
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, Grup masing-masing memiliki 104 dan 84 kendaraan
yang dengan tujuan untuk disewakan. Jumlah kendaraan yang telah disewakan masing-masing adalah
sebanyak 89 dan 83 kendaraan (Catatan 22).
Kepemilikan aset tanah adalah berupa Hak Guna Bangunan yang seluruhnya atas nama Grup yang memiliki
masa manfaat antara 14 sampai 30 tahun yang berlaku sampai dengan antara tahun 2028 sampai 2044.
Manajemen Grup berkeyakinan bahwa tidak akan terdapat kesulitan dalam memperpanjang hak atas tanah,
karena aset tersebut diperoleh secara sah dan dilengkapi dengan bukti kepemilikan yang sah.
Penyusutan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
dialokasikan dalam:
30-Sep-23 30-Sep-22
Beban pokok penjualan 2.172.379.735 1.595.357.998
Beban umum dan administrasi 6.666.321.016 6.766.924.239
8.838.700.751 8.362.282.237
Sebagian tanah dan bangunan Grup digunakan sebagai jaminan atas utang bank jangka panjang pada
tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.
Rincian dari laba penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:
29
Page 29
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30-Sep-23 31-Dec-22
Harga perolehan 357.030.952 600.900.000
Akumulasi depresiasi 159.920.112 229.436.458
Nilai buku bersih 197.110.840 371.463.542
Penerimaan dari penjualan aset tetap 290.000.000 516.000.000
Rugi (laba) penjualan aset tetap 92.889.160 144.536.458
Aset tetap berupa bangunan dan sebagian kendaraan, telah diasuransikan oleh Grup kepada PT Asuransi
Etiqa Internasional Indonesia dan PT Asuransi Raksa Pratikara untuk risiko kebakaran dan risiko lainnya,
dengan nilai pertanggungan sebesar Rp200.481.309.563 pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember
2023. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut telah memadai untuk menutupi
kemungkinan terjadinya kerugian terhadap risiko kerugian yang mungkin terjadi atas aset tetap bangunan
dan kendaraan.
Tidak terdapat aset tetap yang tidak dipakai sementara pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.
Pada tanggal 31 Maret 2024, harga perolehan aset tetap Grup yang telah disusutkan penuh dan masih
digunakan adalah sebesar Rp19.955.216.215 dan Rp18.234.179.611.
Tidak terdapat aset tetap yang dihentikan dari pengunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia
untuk dijual pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi penurunan nilai atas aset tetap, sehingga tidak
diperlukan cadangan kerugian penurunan nilai untuk aset tetap.
10. PROPERTI INVESTASI
Rincian dan mutase properti investasi Grup adalah sebagai berikut:
30-Sep-23
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan
Tanah 6.156.236.869 - - 6.156.236.869
Bangunan 24.316.185.039 - - 24.316.185.039
Perlengkapan 459.490.624 - - 459.490.624
Aset dalam pembangunan
Bangunan 155.000.000 284.062.500 - 439.062.500
Total Harga Perolehan 31.086.912.532 284.062.500 - 31.370.975.032
Akumulasi Penyusutan
Kepemilikan langsung
Bangunan 8.703.631.656 911.856.927 - 9.615.488.583
Perlengkapan 335.045.241 86.154.507 - 421.199.748
Total Akumulasi Penyusutan 9.038.676.897 998.011.434 - 10.036.688.331
Penurunan Nilai
Tanah 147.710.000 147.710.000
Nilai Buku Neto 21.900.525.635 21.186.576.701
30
Page 30
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31-Dec-22
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan
Tanah 8.539.993.942 - - 2.383.757.073 6.156.236.869
Bangunan 33.252.217.966 - - 8.936.032.927 24.316.185.039
Perlengkapan 459.490.624 - - 459.490.624
Aset dalam pembangunan
Bangunan 155.000.000 - - 155.000.000
Total Harga Perolehan 42.406.702.532 - - 11.319.790.000 31.086.912.532
Akumulasi Penyusutan
Kepemilikan langsung
Bangunan 7.748.456.698 1.364.743.134 - 409.568.176 8.703.631.656
Perlengkapan 220.172.591 114.872.650 - 335.045.241
Total Akumulasi Penyusutan 7.968.629.289 1.479.615.784 - 409.568.176 9.038.676.897
Penurunan Nilai
Tanah 147.710.000 147.710.000
Nilai Buku Neto 34.290.363.243 21.900.525.635
Beban penyusutan properti investasi untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan
2022 masing-masing sebesar Rp998.011.434 dan Rp1.146.945.309 disajikan dalam akun “Penyusutan
Properti Investasi” sebagai bagian dari “Beban Pokok Pendapatan” pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian.
Rincian dari laba penjualan properti investasi adalah sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Nilai buku bersih - 10.910.221.824
Penerimaan dari penjualan properti investasi - 13.500.000.000
Laba penjualan properti investasi - 2.589.778.176
Tanah dan bangunan Grup digunakan sebagai jaminan atas utang bank jangka panjang pada tanggal 30
September 2023 dan 31 Desember 2022.
Properti investasi Grup pada tanggal 30 Septemver 2023 dan 31 Desember 2022 terdiri dari 23 ruko, 1 unit
apartemen, 1 gedung perkantoran dan 4 bidang tanah kosong.
Pada tanggal 30 September 2023, jumlah properti investasi yang telah disewakan sebanyak 21 ruko, 1
gedung perkantoran, dan 1 unit apartemen dengan nilai pendapatan sewa yang diakui untuk periode yang
berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing masing sebesar Rp1.186.157.398
dan Rp2.170.138.886.
Properti investasi berupa bangunan, telah diasuransikan oleh Grup kepada PT Asuransi Etiqa Internasional
dan PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya, dengan nilai
pertanggungan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 sebesar Rp19.829.430.800.
Berdasarkan kondisi masing-masing Properti Investasi pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember
2022, manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi penurunan nilai atas properti investasi yang
lain.
11. UTANG USAHA
Rincian utang usaha berdasarkan nama pemasok adalah sebagai berikut:
31
Page 31
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30-Sep-23 31-Dec-22
Benny laundry 49.568.250 33.014.250
Karsum tuna 26.331.500 27.819.750
Lain - lain (di bawah 30 juta) 455.508.868 680.289.469
Total 531.408.618 741.123.469
Rincian utang usaha berdasarkan umur utang adalah sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Belum jatuh tempo - 194.407.032
1 - 30 hari 442.801.433 421.739.270
31 - 60 hari 71.268.047 75.754.530
61 - 90 hari - 27.008.650
Lebih dari 90 hari 17.339.138 22.213.987
Total 531.408.618 741.123.469
Seluruh saldo utang usaha dalam mata uang Rupiah dan tidak ada jaminan yang diberikan oleh Grup atas
perolehan utang ini.
12. BEBAN AKRUAL
Rincian beban akrual adalah sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Service charge 1.020.602.470 882.844.196
Other accurad expense 657.572.470 653.600.449
Utilities 70.668.778 65.099.092
Payroll & related 110.188.929 1.777.600
Lain-lain - 62.715.000
Total 1.859.032.647 1.666.036.337
Beban akrual - service charge terutama merupakan biaya layanan yang diperoleh dari pelanggan atas jasa
perhotelan.
13. PERPAJAKAN
a. Pajak dibayar di muka
30-Sep-23 31-Dec-22
Pajak penghasilan
Pasal 4 ayat 2 186.587.561 297.041.500
PPh pasal 21 1.506.613 1.506.613
PPh Pasal 23 271.738.731 -
Total 459.832.905 298.548.113
b. Utang pajak
32
Page 32
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30-Sep-23 31-Dec-22
Pajak hotel dan restoran 347.296.361 363.902.205
Pajak penghasilan
Pasal 4 ayat 2 129.850 953.813
Pasal 21 25.102.015 21.756.000
Pasal 23/26 9.139.635 4.543.704
Pasal 29 - 5.954.331
Total 381.667.861 397.110.053
c. Pajak final
Perhitungan beban pajak final menggunakan tarif pajak final yang berlaku untuk tahun-tahun yang
berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
30-Sep-23 30-Sep-22
Pendapatan sewa bangunan yang 1.821.203.686 1.604.398.141
dikenakan pajak final
Pajak final (10%) 174.965.048 148.712.409
d. Pengampunan pajak
Berdasarkan Surat Keterangan Pengampunan Pajak ("SKPP") tanggal 28 September 2016,
Grupmengungkapkan kepemilikan aset sebesar Rp500.000.000 berupa uang tunai. Grup mengakui
aset pengampunan pajak tersebut sebagai bagian dari kas dan bank dan tambahan modal disetor.
Uang tebusan yang dibayar berdasarkan SKPP sebesar Rp10.000.000; dibebankan pada laba rugi
tahun 2016.
14. PENDAPATAN DITERIMA DI MUKA
Rincian pendapatan diterima di muka adalah sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Jangka pendek
Pihak ketiga
PT Bank KEB Hana Indonesia 638.888.888 766.666.667
Gita Wisminarti 120.000.000 -
PT Moladin Digital Indonesia 101.851.852 74.074.075
Lain-lain (di bawah 100 juta) 367.870.377 446.629.127
Pihak berelasi 228.935.193 654.351.851
Subtotal Jangka Pendek 1.457.546.310 1.941.721.720
Jangka panjang
Pihak ketiga
PT Indomarco Prismatama 166.666.677 241.666.667
Lain-lain (di bawah 100 juta) 25.000.000 539.722.232
Pihak berelasi 2.892.029.620 2.865.335.185
Subtotal Jangka Panjang 3.083.696.297 3.646.724.084
Total 4.541.242.607 5.588.445.804
15. UTANG BANK
Utang Bank Jangka Pendek
PT Bank Sahabat Sampoerna
33
Page 33
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Perusahaan
Pinjaman Rekening Koran
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit No 221/SPPK-SS/V/2023 pada tanggal
29 Mei 2023, PT Bank Sahabat Sampoerna menyetujui permohonan Fasilitas Kredit Modal Kerja - Pinjaman
Rekening Koran dalam jangka waktu 1 (satu) tahun, sejak tanggal 29 Mei 2023 sampai dengan tanggal 29
Mei 2024. Fasilitas tersebut dibebani tingkat suku bunga tahunan sebesar 11,5% (sebelas koma lima persen)
per tahun (floating).
Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, saldo fasilitas ini sebesar Rp16.031.957.501.
PT Bank KEB Hana Indonesia
EPI
Pinjaman Rekening Koran
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit Nomor 012/SPPK/COMB2/KREDIT/III/2023 pada
tanggal 13 Maret 2023, PT Bank KEB Hana Indonesia menyetujui perpanjangan Fasilitas Kredit Modal Kerja
- Pinjaman Rekening Koran dalam jangka waktu 1 (satu) tahun, sejak tanggal 28 Maret 2023 sampai dengan
tanggal 28 Maret 2024. Fasilitas tersebut dibebani tingkat suku bunga tahunan sebesar 9,0% (sembilan
persen) per tahun (floating).
Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, saldo fasilitas ini sebesar Rp4.983.305.721.
Utang Bank Jangka Panjang
30-Sep-23 31-Dec-22
Pokok pinjaman:
PT Bank KEB Hana Indonesia
Kredit Investas i II 34.570.078.272 36.914.302.799
Kredit Investas i III 21.637.097.983 23.104.326.820
Working Capital Investment I 15.556.732.379 16.611.646.785
Working Capital Investment II 8.299.683.283 8.792.471.783
Total Pinjaman 80.063.591.917 85.422.748.187
Dikurangi bagian jatuh tempo dalam
waktu satu tahun
PT Bank KEB Hana Indonesia
Kredit Investas i II 3.381.229.579 3.161.325.148
Kredit Investas i III 2.116.280.881 1.978.644.695
Working Capital Investment I 710.781.337 1.422.614.346
Working Capital Investment II 1.521.572.594 664.554.377
Neto bagian jangka pendek 7.729.864.391 7.227.138.566
Neto bagian jangka panjang 72.333.727.526 78.195.609.621
Utang Bank Jangka Panjang (lanjutan)
PT Bank KEB Hana Indonesia
EPI
Investment Loan 2
34
Page 34
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Berdasarkan Perjanjian Kredit tanggal 21 Maret 2016, EPI memperoleh fasilitas Investment Loan 2 (IL 2) dari
PT Bank KEB Hana Indonesia, dengan plafon kredit sebesar Rp64.000.000.000. Jangka waktu pinjaman
selama 96 bulan sejak tanggal pencairan kredit. Fasilitas kredit tersebut ditujukan untuk pengembangan
usaha hotel.
Pinjaman tersebut dikenakan bunga sebesar 11% per tahun.
Saldo pinjaman tersebut masing-masing sebesar Rp34.570.078.272 dan RpRp36.914.302.799 pada tanggal
30 September 2023 dan 31 Desember 2022.
Fasilitas Kredit Investment Loan 2 (IL 2) telah mengalami beberapa kali perubahan. Berdasarkan Surat
Pemberitahuan Persetujuan Kredit Nomor 32/RC19/BGR/IX/2021 pada tanggal 6 September 2021 mengenai
restrukturisasi kewajiban EPI kepada PT Bank KEB Hana Indonesia, sebagai berikut :
1. Jangka waktu fasilitas kredit yang semula sampai tanggal 28 Maret 2024 berubah menjadi tanggal 28
Maret 2026.
2. Grace period terhitung mulai bulan Oktober 2021 sampai dengan bulan Maret 2022.
3. Perubahan suku bunga dari 11% per tahun menjadi 9% per tahun.
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit Nomor 34/004/COM2/Kredit/I/2022 pada tanggal
24 Januari 2022 mengenai restrukturisasi kewajiban EPI kepada PT Bank KEB Hana Indonesia, yaitu jangka
waktu fasilitas kredit yang semula sampai dengan tanggal 28 Maret 2026 berubah menjadi tanggal 28 Maret
2030.
Beban bunga fasilitas kredit Investment Loan 2 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
dan 2022 adalah masing-masing sebesar Rp2.422.264.440 dan Rp2.612.806.760.
Working Capital Investment 1
Berdasarkan Perjanjian Kredit tanggal 21 Maret 2016, EPI memperoleh fasilitas Working Capital Investment
1 (WCI 1) dari PT Bank KEB Hana Indonesia, dengan plafon kredit sebesar Rp24.000.000.000. Jangka waktu
pinjaman selama 120 bulan sejak tanggal pencairan kredit.
Pinjaman tersebut dikenakan bunga sebesar 12,25% per tahun.
Saldo pinjaman tersebut masing-masing sebesar Rp15.556.732.379 dan Rp16.611.646.785 pada tanggal 30
September 2023 dan 31 Desember 2022.
Fasilitas Kredit Working Capital Investment 1 (WCI 1) telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir kali
berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit Nomor 32/RC19/BGR/IX/2021 pada tanggal
6 September 2021 mengenai restrukturisasi kewajiban EPI kepada PT Bank KEB Hana Indonesia, sebagai
berikut :
1. Jangka waktu fasilitas kredit yang semula sampai tanggal 28 Maret 2026 berubah menjadi tanggal 28
Maret 2028.
2. Grace period terhitung mulai bulan Oktober 2021 sampai dengan bulan Maret 2022.
3. Perubahan suku bunga dari 12,25% per tahun menjadi 9% per tahun.
Utang Bank Jangka Panjang (lanjutan)
PT Bank KEB Hana Indonesia (lanjutan)
EPI (lanjutan)
Working Capital Investment 1 (lanjutan)
35
Page 35
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit Nomor 34/004/COM2/Kredit/I/2022 pada tanggal
24 Januari 2022 mengenai restrukturisasi kewajiban EPI kepada PT Bank KEB Hana Indonesia, yaitu jangka
waktu fasilitas kredit yang semula sampai tanggal 28 Maret 2028 berubah menjadi tanggal 28 Maret 2030.
Beban bunga fasilitas kredit Working Capital Investment 1 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30
September 2023 dan 2022 adalah masing-masing sebesar Rp1.090.032.8 dan Rp779.824.003.
Working Capital Investment 2
Berdasarkan Perjanjian Kredit tanggal 27 Desember 2017, EPI memperoleh fasilitas Working Capital
Investment 2 (WCI 2) dari PT Bank KEB Hana Indonesia, dengan plafon kredit sebesar Rp15.000.000.000.
Jangka waktu pinjaman selama 60 bulan sejak tanggal pencairan kredit. Fasilitas kredit tersebut ditujukan
untuk pengembangan usaha hotel.
Pinjaman ini dikenakan bunga sebesar 12,5% per tahun.
Saldo pinjaman tersebut masing-masing sebesar Rp8.299.683.283 dan Rp8.792.471.780 pada tanggal 30
September 2023 dan 31 Desember 2022.
Fasilitas Kredit Working Capital Investment 2 (WCI 2) telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir kali
berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit Nomor 32/RC19/BGR/IX/2021 pada tanggal 6
September 2021 mengenai restrukturisasi kewajiban EPI kepada PT Bank KEB Hana Indonesia, sebagai
berikut :
1. Jangka waktu fasilitas kredit yang semula sampai tanggal 27 Desember 2022 berubah menjadi tanggal
27 Desember 2024.
2. Grace period terhitung mulai bulan Oktober 2021 sampai dengan bulan Maret 2022.
3. Perubahan suku bunga dari 12,5% per tahun menjadi 9% per tahun.
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit Nomor 34/004/COM2/Kredit/I/2022 pada tanggal
24 Januari 2022 mengenai restrukturisasi kewajiban EPI kepada PT Bank KEB Hana Indonesia, yaitu jangka
waktu fasilitas kredit yang semula sampai tanggal 27 Desember 2024 berubah menjadi tanggal 27 Maret
2030.
Beban bunga fasilitas kredit Working Capital Investment 2 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30
September 2023 dan 2022 adalah masing-masing sebesar Rp578.892.282 dan Rp618.946.920.
Investment Loan 3
Berdasarkan Perjanjian Kredit tanggal 23 Februari 2018, EPI memperoleh fasilitas Investment Loan 3 (IL 3)
dari PT Bank KEB Hana Indonesia dengan plafon sebesar Rp41.605.200.000. Jangka waktu pinjaman
selama 60 bulan ditambah Grace Period 1 tahun sejak pencairan kredit. Fasilitas kredit tersebut digunakan
untuk pembelian tanah kavling komersial ICE BSD Lot 5 BSD City, Tangerang, Banten.
Pinjaman ini dikenakan bunga sebesar 11,5% per tahun.
Saldo pinjaman tersebut masing-masing sebesar Rp21.637.097.983 dan Rp23.104.326.820 pada tanggal 30
September 2023 dan 31 Desember 2022.
Fasilitas Kredit Investment Loan 3 (IL 3) telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir kali berdasarkan
Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit Nomor 32/RC19/BGR/IX/2021 pada tanggal 6 September 2021
mengenai restrukturisasi kewajiban EPI kepada PT Bank KEB Hana Indonesia, sebagai berikut :
1. Jangka waktu fasilitas kredit yang semula sampai tanggal 1 Maret 2024 berubah menjadi tanggal 1
Maret 2026.
36
Page 36
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. Grace period terhitung mulai bulan Oktober 2021 sampai dengan bulan Maret 2022.
3. Perubahan suku bunga dari 11,5% per tahun menjadi 9% per tahun.
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit Nomor 34/004/COM2/Kredit/I/2022 pada tanggal
24 Januari 2022 mengenai restrukturisasi kewajiban EPI kepada PT Bank KEB Hana Indonesia, yaitu jangka
waktu fasilitas kredit yang semula sampai tanggal 1 Maret 2026 berubah menjadi tanggal 1 Maret 2030.
Beban bunga fasilitas kredit Investment Loan 3 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
dan 2022 adalah masing-masing sebesar Rp1.516.073.311 dan Rp1.084.619.054.
Berdasarkan Surat N0.33/156/COM2/2021 tanggal 29 Desember 2021, EPI telah melunasi sebagian fasilitas
Investment Loan 1 sebesar Rp7.673.662.143.
Pada tanggal 29 Desember 2021 berdasarkan Surat Nomor 33/156/COM2/2021 perihal rencana penarikan
salah satu jaminan aset yang berupa Wisma D’Esta di BSD Tangerang Selatan dan rencana pelunasan
dipercepat fasilitas kredit, EPI diperkenankan oleh PT Bank KEB Hana Indonesia untuk melakukan penarikan
sebagian jaminan 1 (satu) unit Tanah dan Bangunan berupa Esta Tower yang terletak di Kav Ruko Tol
Boulevard Blok AH2 No.0007A, Lengkong Gudang, Serpong, Tangerang, Banten, dengan bukti kepemilikan
SHGB No. 13304 / Rawa Buntu berakhirnya hak tanggal 17 Mei 2033 dengan luas tanah 500 m2 atas nama
EPI.
Syarat untuk penarikan sebagian jaminan tersebut adalah melakukan pelunasan sebagian fasilitas kredit
sebesar Rp20.000.000.000 dengan rincian sebagai berikut:
1. Pelunasan seluruh fasilitas kredit Investment Loan 1 (IL1) sebesar Rp12.326.337.856,85.
2. Pelunasan sebagian fasilitas kredit Investment Loan 3 (IL3) sebesar Rp7.673.662.143.
Pada tanggal 27 Mei 2022 berdasarkan Perubahan ke 18 (delapan belas) Perjanjian Kredit Nomor
045/PK/BGR/2022, pinjaman-pinjaman bank tersebut dijamin oleh:
1. Tanah dan Bangunan Hotel Amaris Pakuan Bogor yang terletak di Jl. Padjajaran Bogor dengan
kepemilikan:
a. SHGB No. 767/Pakuan
b. SHGB No. 768/Pakuan
c. SHGB No. 769/Pakuan
d. SHGB No. 780/Pakuan
e. SHGB No. 781/Pakuan
Dengan luas tanah semuanya 2.418m2 atas nama EPI (Catatan 11 dan 12).
Investment Loan 3 (lanjutan)
2. Tanah dan Bangunan Hotel Amaris Hertasning Makassar yang terletak di Jl. Hertasning No. 63D,
Masale, Panakkukang dengan kepemillikan:
a. SHGB No. 21963/Masale
b. SHGB No. 21980/Masale
Dengan luas tanah semuanya 876m2 atas nama EPI (Catatan 11).
3. Tanah dan Bangunan Hotel Amaris Gorontalo yang terletak di Jl. Sultan Botutihe no.37 Ipilo, Kota Timur,
Gorontalo dengan kepemilikan SHGB No. 62 dengan luas tanah 819m² atas nama EPI
(Catatan 11).
4. Tanah kavling yang terletak dicommercial ICE BSD Lot 5, BSD City, Tangerang, Banten atas nama EPI
dengan bukti kepemilikan berupa:
a. SHGB No. 05677/Pagedangan
b. SHGB No. 05502/Pagedangan
c. SHGB No. 05507/Pagedangan
37
Page 37
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Grup mengadakan perjanjian pembiayaan
konsumen dengan PT BCA Finance untuk pembelian kendaraan. Rincian utang pembiayaan konsumen
adalah sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Utang pembiayaan konsumen 5.829.315.600 4.832.127.123
Dikurangi beban bunga di masa depan - 377.637.679 - 346.076.207
Nilai tunai pembayaran utang
pembiayaan konsumen 5.451.677.921 4.486.050.916
Dikurangi bagian yang jatuh tempo
dalam waktu satu tahun 2.798.915.906 2.029.544.726
Bagian Jangka Panjang 2.652.762.015 2.456.506.190
Utang pembiayaan konsumen ini dikenai tingkat suku bunga sebesar 7,09% - 12,60% per tahun dengan
menggunakan metode anuitas atau setara dengan bunga flat sebesar 3,55% - 6,45% per tahun dan akan
dilunasi selama tiga tahun melalui angsuran bulanan.
Aset tetap - kendaraan yang diperoleh melalui utang pembiayaan konsumen sebesar Rp13.496.030.249 dan
Rp14.515.234.772 dijadikan sebagai jaminan atas utang pembiayaan konsumen pada tanggal 30 September
2023 dan 31 Desember 2022.
Pembayaran atas pokok utang pembiayaan konsumen tersebut masing-masing sebesar Rp1.961.850.692
dan Rp2.531.579.824 untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.
Beban bunga atas utang pembiayaan konsumen tersebut masing-masing sebesar Rp255.170.108 dan
Rp281.241.932 untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.
17. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN
Perusahaan memberikan imbalan untuk karyawannya yang telah mencapai usia pensiun yaitu 60 tahun
sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021(PP 35/2021) yang menerapkan pengaturan
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No. 2/2022 tentang Cipta Kerja pada tahun 2022
dan Undangundang No. 11/2020 tentang Cipta Kerja pada tahun 2021. Liabilitas imbalan kerja tersebut tidak
didanai.
Tabel berikut menyajikan komponen dari beban imbalan neto yang diakui dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan jumlah yang diakui dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian untuk liabilitas imbalan kerja yang dihitung oleh KKA Nurichwan, aktuaris independen,
berdasarkan laporan tertanggal 14 Maret 2023 untuk perhitungan liabilitas imbalan kerja pada tanggal 31
Desember 2022. Perhitungan aktuaris menggunakan metode “Projected Unit Credit” dengan asumsi-asumsi
sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Tingkat diskonto 7,36% 7,36%
Tingkat kenaikan gaji tahunan 10,00% 10,00%
Usia pensiun 56 Tahun 56 Tahun
Tingkat mortalita TMI-IV tahun 2019 TMI-IV tahun 2019
Metode penilaian Projected Unit Credit Projected Unit Credit
Liabilitas imbalan kerja karyawan yang diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian terdiri atas:
38
Page 38
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30-Sep-23 31-Dec-22
Nilai kini liabilitas imbalan kerja 205.377.408 205.377.408
Beban imbalan kerja karyawan yang diakui dalam laba-rugi adalah sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Beban jasa kini - 78.042.933
Beban bunga - 14.011.514
Beban imbalan kerja - 92.054.447
Rincian beban imbalan kerja karyawan yang diakui pada ekuitas dalam penghasilan komprehensif lain adalah
sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Keuntungan aktuarial yang timbul dari:
Perubahan asumsi keuangan - - 34.391.478
Total penghasilan imbalan kerja yang diakui pada
penghasilan komprehensif lain - - 34.391.478
Mutasi liabilitas imbalan kerja karyawan yang diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian adalah
sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Saldo awal tahun 205.377.408 189.600.996
Beban imbalan kerja tahun berjalan - 92.054.447
Pembayaran manfaat tahun berjalan - - 41.886.557
Penghasilan komprehensif lain - - 34.391.478
Saldo akhir tahun 205.377.408 205.377.408
Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah liabilitas imbalan kerja cukup untuk memenuhi persyaratan PP
35/2021 pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
Analisa sensitivitas untuk risiko tingkat diskonto
Pada tanggal 31 Desember 2022, jika tingkat diskonto meningkat sebesar 1% dengan semua variabel
konstan, maka nilai kini liabilitas imbalan pasti menjadi lebih rendah yaitu sebesar Rp182.221.252,
sedangkan jika tingkat diskonto menurun 1%, maka nilai kini liabilitas imbalan pasti menjadi lebih besar yaitu
sebesar Rp232.239.674.
Jika tingkat kenaikan gaji meningkat sebesar 1% dengan semua variabel konstan, maka nilai kini liabilitas
imbalan pasti menjadi lebih besar yaitu sebesar Rp229.829.995, sedangkan jika tingkat kenaikan gaji
menurun 1%, maka nilai kini liabilitas imbalan pasti menjadi lebih rendah yaitu sebesar Rp183.848.797.
Manajemen Grup telah mereviu asumsi yang digunakan dan berkeyakinan bahwa asumsi tersebut sudah
memadai. Manajemen berkeyakinan bahwa liabilitas imbalan kerja tersebut telah memadai untuk menutupi
liabilitas imbalan kerja Grup..
18. MODAL SAHAM
Berdasarkan Akta Notaris Elizabeth Karina Leonita, S.H., M.Kn., No. 5 tanggal 1 April 2022, seluruh
pemegang saham menyetujui rencana Perusahaan untuk mengeluarkan saham dalam simpanan (Portepel)
sehubungan dengan pelaksanaan PMHMETD I dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 1.599.230.759
39
Page 39
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
(satu milyar lima ratus sembilan puluh sembilan juta dua ratus tiga puluh ribu tujuh ratus enam puluh
sembilan) HMETD atas nama, yang mewakili sebanyak-banyaknya 71,7% (tujuh puluh satu koma tujuh
persen) dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD I dengan nilai nominal Rp100 per
saham.
Sehingga susunan pemegang saham dan persentase kepemilikannya pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022 berdasarkan laporan yang dikelola oleh PT Bima Registra, Biro Administrasi Efek adalah
sebagai berikut :
30 September 2023
Total Saham
Ditempatkan dan Persentase
Pemegang saham Disetor Penuh Kepemilikan Total
PT Esta Utama Corpora 1.583.905.199 65,31% 158.390.519.900
PT Bartley Sejahtera Investama 500.000 0,02% 50.000.000
Masyarakat 840.948.980 34,67% 84.094.898.000
Total 2.425.354.179 100,00% 242.535.417.900
31 Desember 2022
Total Saham
Ditempatkan dan Persentase
Pemegang saham Disetor Penuh Kepemilikan Total
PT Esta Utama Corpora 1.800.081.670 80,75% 180.008.167.000
PT Bartley Sejahtera Investama 500.000 0,02% 50.000.000
Masyarakat 428.649.099 19,23% 42.864.909.900
Total 2.229.230.769 100,00% 222.923.076.900
19. TAMBAHAN MODAL DISETOR
Akun ini terdiri dari:
30 September 2023
dan 31 Desember
2022
Agio saham penawaran umum perdana 4.000.000.000
Aset pengampunan pajak 1.524.100.000
Selisih transaksi restrukturisasi entitas sepengendali - 80.217.896.932
Beban emisi saham - 2.758.750.962
Total - 77.452.547.894
20. PENDAPATAN
30-Sep-23 30-Sep-22
Pendapatan hotel 25.901.741.449 22.610.799.541
Pendapatan sewa kendaraan 6.026.200.000 4.640.200.000
Pendapatan sewa ruko 1.813.703.689 1.603.564.808
Pendapatan service charge 182.700.000 173.000.000
Pendapatan sewa ATM 7.499.997 833.333
Total 33.931.845.135 29.028.397.682
40
Page 40
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. BEBAN POKOK PENDAPATAN
30-Sep-23 30-Sep-22
Beban pokok pendapatan hotel
Gaji 2.621.627.699 2.086.028.128
Food & Beverage 2.371.104.676 1.883.646.940
Perlengkapan ruangan 1.280.977.928 1.418.942.074
Jasa manajemen (Catatan xx) 1.035.191.152 877.689.154
Laundry 881.330.734 796.982.995
Housekeeping 453.203.774 487.879.711
Biaya Reservasi 244.133.480 207.343.317
Ruangan 207.650.985 136.867.798
Perbaikan Hotel 153.402.516 114.213.289
Lain-lain (di bawah Rp 50.000.000) 48.060.150 10.881.300
Beban pokok pendapatan sewa bangunan
Penyusutan properti investasi (Catatan xx) 998.011.434 1.146.945.309
Beban pokok pendapatan sewa kendaraan
Penyusutan kendaraan (Catatan xx) 2.172.379.735 1.595.357.998
Total 12.467.074.263 10.762.778.014
22. BEBAN USAHA
a. Beban umum dan administrasi
30-Sep-23 30-Sep-22
Penyusutan aset tetap 6.666.321.016 6.766.924.239
Gaji dan tunjangan 2.960.893.023 2.565.044.628
Kantor 1.828.113.202 1.780.937.765
Pajak 853.749.262 799.133.738
Tenaga ahli 705.329.633 1.986.587.000
Legal 520.923.363 591.455.966
Asuransi 406.105.391 325.259.481
Perolehan hak atas tanah 256.299.200 -
Perjalanan 188.921.261 159.646.176
Maintenance 155.428.951 76.885.728
Sewa 88.361.107 96.833.323
Listrik, air, dan telepon 87.808.089 82.773.214
Karyawan 40.370.599 32.813.688
Lainnya (di bawah Rp 1 juta) 93.911.324 101.857.695
Total 14.852.535.421 15.366.152.641
b. Beban peralatan, pemeliharaan, dan energi
30-Sep-23 30-Sep-22
Listrik dan air 1.846.485.800 1.853.763.554
Perbaikan dan pemeliharaan 382.001.801 488.508.339
Peralatan 162.629.785 238.372.767
Bahan bakar 22.702.270 64.417.520
Lainnya 166.564.817 81.191.407
Total 2.580.384.473 2.726.253.587
c. Beban pemasaran
41
Page 41
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30-Sep-23 30-Sep-22
Iklan dan promosi 337.996.498 267.377.003
Perjalanan 100.077.232 67.051.696
Lainnya (di bawah Rp 1 juta) 84.376.860 78.360.396
Total 522.450.590 412.789.095
25. LABA PER SAHAM
30-Sep-23 30-Sep-22
Laba (rugi) bersih tahun berjalan yang dapat (1.913.706.757) (2.999.706.773)
diatribusikan kepada pemilik Perusahaan
Rata-rata tertimbang jumlah saham beredar 2.425.354.179 2.227.639.447
Laba (rugi) per saham - 0,79 - 1,35
26. SEGMEN OPERASI
27. AKUISISI ENTITAS ANAK
Pada tanggal 17 Februari 2022, Perusahaan dan PT Esta Utama Corpora (“EUC”), entitas induk,
menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham dalam rangka pengalihan saham (untuk selanjutnya
disebut dengan “PPJB”), dimana Perusahaan sepakat, dengan tunduk kepada syarat-syarat dan ketentuan-
ketentuan dalam PPJB, akan melakukan pembelian saham EPI yang dimiliki oleh EUC sesuai dengan syarat
dan ketentuan sebagaimana disebutkan dalam PPJB dan EPI setuju untuk menerima Perusahaan sebagai
pemegang saham yang baru dalam EPI dengan segala hak dan kewajiban yang melekat sebagai pemegang
saham yang ada di kemudian hari. Rencana Transaksi yang dilakukan menggunakan mekanisme Inbreng
melalui pelaksanaan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PHMETD)
Perusahaan sebanyak 1.599.230.769 lembar saham.
Berdasarkan PPJB tersebut, EUC setuju untuk melepas seluruh kepemilikan EUC pada EPI atau sebesar
99,97% kepada Perusahaan dengan nilai transaksi atas pelepasan kepemilikan tersebut sebesar
Rp159.950.000.000.
EUC, sebagai pembeli siaga, membeli 1.599.230.769 lembar saham Perusahaan pada Harga Pelaksanaan
sebesar Rp100 per saham. Penyetoran modal EUC disetorkan dalam bentuk:
- Kepemilikan 99,97% saham EPI dengan harga yang disepakati Rp100 per saham atau seluruhnya senilai
Rp159.950.000.000; dan
- Setoran modal secara tunai sebesar Rp26.923.100.
Perusahaan telah menerima Surat Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal atas
nama Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) dengan surat No. S-92/D.04/2022 tanggal 9 Juni
2022 untuk melakukan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I
(“PMHMETD I”) sebanyak 1.599.230.769 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga
penawaran Rp100 per saham (Catatan 1.b).
Selisih antara harga yang disepakati atas saham EPI sebesar Rp159.950.000.000 dan nilai buku EPI sebesar
Rp78.203.661.986, yang merupakan selisih transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali sebesar
Rp81.746.338.014 dicatat sebagai bagian dari “Tambahan Modal Disetor” pada laporan perubahan ekuitas
konsolidasian neto.
28.
29. INSTRUMEN KEUANGAN
42
Page 42
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
26. PENGUNGKAPAN TAMBAHAN LAPORAN ARUS KAS
Aktivitas pendanaan dan investasi non-kas yang signifikan
30-Sep-23 31-Dec-22
Akuisisi entitas anak melalui penerbitan saham - 136.825.000.000
Perolehan aset tetap melalui utang
pembiayaan konsumen 2.989.455.000 1.853.110.000
Amortisasi biaya provisi yang belum diamortisasi - 80.768.295
27. IKATAN DAN PERJANJIAN PENTING
Perusahaan
Perjanjian Pengelolaan Hotel
Berdasarkan Perjanjian Pengelolaan Hotel antara Perusahaan dengan PT Waringin Delapan Delapan
(Waringin) tanggal 8 Oktober 2013, Perusahaan menyerahkan pengelolaan D’Esta Hotel 88 kepada Waringin
sesuai standar oprasional hotel yang dikelola oleh Waringin.
Atas pengelolaan hotel oleh waringin, beban-beban yang harus ditanggung adalah sebagai berikut:
1. Beban promosi bersama sebesar 1% dari pendapatan kamar.
2. Beban pemesanan kamar sebesar Rp10.000 per kamar untuk setiap pemesanan kamar melalui kantor
pusat
3. Hotel 88 Perusahaan yang dimiliki Waringin.
4. Basic fee sebesar 1% dari total pendapatan.
5. Incentive fee sebesar:
a. 5% dari Gross Operating Profit (GOP) bila GOP lebih kecil dari 50%.
b. 6% dari GOP bila GOP sama dengan atau lebih besar dari 50% tetapi lebih kecil atau sama dengan
60%.
c. 7% dari GOP bila GOP lebih besar dari 60%.
Perjanjian ini berlaku sejak ditandatangani dan akan jatuh tempo untuk jangka waktu 10 tahun terhitung sejak
bangunan hotel diserahkan kepada Waringin sebagai pengelola. Tanggal penyerahan bangunan hotel
kepada Waringin sebagai pengelola pada tanggal 26 April 2018, sehingga perjanjian ini akan berlaku sampai
dengan tanggal 26 April 2028. Namun Perusahaan maupun Waringin memiliki opsi untuk meninjau jangka
waktu perjanjian ini sesudah perjanjian ini berlangsung selama 5 tahun dengan mengajukan secara tertulis
paling lambat 6 bulan sebelumnya.
Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, beban-beban yang ditanggung
Perusahaan masing-masing sebesar Rp250.077.973 dan Rp221.997.579, diakui sebagai beban jasa
manajemen sebagai bagian dari Beban Pokok Pendapatan Hotel (Catatan 24).
EPI
Perjanjian Pengelolaan Hotel Amaris Gorontalo
Berdasarkan Perjanjian Pengelolaan Hotel Amaris Gorontalo antara EPI dengan PT Amaris International
Management tanggal 7 Oktober 2011, EPI menyerahkan pengelolaan Hotel Amaris Gorontalo kepada Amaris
sesuai standar operasional hotel yang dikelola oleh Amaris. Hotel Amaris Gorontalo memulai kegiatan
operasionalnya pada tanggal 20 Mei 2014.
43
Page 43
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Atas pengelolaan hotel oleh Amaris, beban-beban yang harus ditanggung adalah sebagai berikut:
1. Beban promosi bersama sebesar 1% dari pendapatan kamar.
2. Beban pemesanan kamar sebesar Rp15.000 per kamar untuk setiap pemesanan kamar melalui kantor
pusat Hotel Santika.
3. Basic fee sebesar 1% dari total pendapatan.
4. Incentive fee sebesar:
a. 6% dari Gross Operating Profit (GOP) bila GOP lebih kecil dari 50%.
b. 7% dari GOP bila GOP sama dengan atau lebih besar dari 50% tetapi lebih kecil atau sama dengan
60%
c. 8% dari GOP bila GOP lebih besar dari 60%.
5. Trademark fee sebesar 0,5% dari pendapatan kamar.
Perjanjian ini berlaku sejak ditandatangani dan akan jatuh tempo untuk jangka waktu 10 tahun terhitung sejak
kegiatan operasional Hotel Amaris Gorontalo dimulai.
Perjanjian Pengelolaan Hotel Amaris Bogor dan Makassar
Berdasarkan Perjanjian Pengelolaan Hotel Amaris Bogor dan Makassar antara EPI dengan PT Amaris
International Management tanggal 10 Mei 2012 dan 17 April 2013, EPI menyerahkan pengelolaan Hotel
Amaris Bogor dan Makassar kepada Amaris sesuai standar operasional hotel yang dikelola oleh Amaris.
Atas pengelolaan hotel oleh Amaris, beban-beban yang harus ditanggung adalah sebagai berikut:
1. Beban promosi bersama sebesar 1% dari pendapatan kamar.
2. Beban pemesanan kamar sebesar Rp15.000 per kamar untuk setiap pemesanan kamar melalui kantor
pusat Hotel Santika.
3. Basic fee sebesar 1% dari total pendapatan.
4. Incentive fee sebesar:
a. 5% dari Gross Operating Profit (GOP) bila GOP lebih kecil dari 50%.
b. 6% dari GOP bila GOP sama dengan atau lebih besar dari 50% tetapi lebih kecil atau sama dengan
60%
c. 7% dari GOP bila GOP lebih besar dari 60%.
5. Trademark fee sebesar 0,5% dari pendapatan kamar.
Perjanjian ini berlaku sejak ditandatangani dan akan jatuh tempo untuk jangka waktu 10 tahun terhitung sejak
Hotel diserahterimakan kepada EPI.
44
Page 44
Lampiran I
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
(Entitas Induk Saja)
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30-Sep-23 31-Dec-22
Rp Rp
ASSETS
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 36.852.069.571 14.539.377.444
Piutang usaha
Pihak ketiga 72.952.927 45.838.668
Pihak berelasi - 13.000.000
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 1.734.563 -
Pihak berelasi 21.645.780.157 6.550.000.000
Persediaan 422.046.624 145.340.393
Pajak dibayar di muka 296.426.110 114.534.658
Beban dibayar di muka 386.643.957 240.328.744
Total Aset Lancar 59.677.653.909 21.648.419.907
ASET TIDAK LANCAR
Investasi pada saham 159.950.000.000 159.950.000.000
Aset tetap - neto 28.144.247.781 29.731.668.810
Properti investasi - neto 16.333.327.123 16.715.267.818
Aset pajak tangguhan - neto 62.137.785 62.137.785
Total Aset Tidak Lancar 204.489.712.689 206.459.074.413
TOTAL ASET 264.167.366.598 228.107.494.320
LIABILITAS DAN EKUITAS - NETO
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek 16.031.957.501 -
Utang usaha 193.787.572 228.757.728
Utang lain-lain - pihak ketiga 50.786.691 18.791.878
Beban akrual 709.951.642 655.463.507
Utang pajak 70.433.017 68.983.569
Pendapatan diterima di muka
jangka pendek 598.287.044 986.536.538
Bagian utang jangka panjang yang
jatuh tempo dalam waktu satu tahun :
Utang pembiayaan konsumen 1.367.852.527 1.481.175.691
Total Liabilitas Jangka Pendek 19.023.055.994 3.439.708.911
NON CURRENT LIABILITIES
Utang bank jangka panjang - setelah dikurangi
bagian yang jatuh tempo dalam waktu
satu tahun:
Utang pembiayaan konsumen 615.117.021 1.367.854.189
Pendapatan diterima di muka
jangka panjang 296.296.297 340.601.860
Utang pihak berelasi
Liabilitas imbalan kerja karyawan 205.377.408 205.377.408
Utang pembelian aset tetap 63.045.313 64.537.000
Total Liabilitas Jangka Panjang 1.179.836.039 1.978.370.457
TOTAL LIABILITIES 20.202.892.033 5.418.079.368
45
Page 45
Lampiran II
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
(Entitas Induk Saja)
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30-Sep-23 31-Dec-22
Rp Rp
EQUITY
Modal saham - nilai nominal
Rp 100 per saham
Modal dasar - 8.116.923.076 saham
pada tanggal 30 September 2023 dan
31 Desember 2022
Modal disetor - 2.425.354.179
pada tanggal 30 September 2023
dan 2.229.230.769 pada tanggal
31 Desember 2022 242.535.417.900 222.923.076.900
Tambahan modal disetor 1.741.249.038 1.741.249.038
Deficit (312.192.373) (1.974.910.986)
Total Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada Entitas Induk 243.964.474.565 222.689.414.952
Non-controlling interest
TOTAL EQUITY 243.964.474.565 222.689.414.952
TOTAL LIABILITIES AND EQUITY 264.167.366.598 228.107.494.320
46
Page 46
Lampiran III
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
(Entitas Induk Saja)
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30-Sep-23 30-Sep-22
PENDAPATAN 9.200.612.463 9.039.208.925
BEBAN POKOK PENDAPATAN 3.519.714.209 3.565.949.432
LABA KOTOR 5.680.898.254 5.473.259.493
BEBAN USAHA
Beban umum dan administras i 4.134.024.716 5.628.149.553
Beban peralatan, pemeliharaan, dan energi 429.496.814 467.159.380
Beban pemasaran 119.070.309 79.343.410
Total Beban Usaha 4.682.591.839 6.174.652.343
LABA (RUGI) USAHA 998.306.415 (701.392.850)
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Laba penjualan properti investasi - 2.589.778.176
Laba penjualan aset tetap 92.889.160 8.567.708
Pendapatan keuangan 1.279.860.733 1.425.344.124
Beban keuangan (953.514.348) (1.369.259.495)
Lain-lain - neto 245.176.653 667.724.251
Total Pendapatan (Beban) Lain-lain - neto 664.412.198 3.322.154.764
LABA SEBELUM MANFAAT 1.662.718.613 2.620.761.914
PAJAK PENGHASILAN
MANFAAT PAJAK PENGHASILAN
TANGGUHAN
Kini - -
Tangguhan - -
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN - -
LABA TAHUN BERJALAN 1.662.718.613 2.620.761.914
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
pada periode selanjutnya:
Pengukuran kembali liabilitas imbalan
kerja karyawan - -
Beban pajak penghasilan terkait - -
Penghasilan komprehensif lain - setelah pajak - -
TOTAL COMPREHENSIVE INCOME 1.662.718.613 2.620.761.914
Laba per saham 0,92 1,57
47
Page 47
Lampiran IV
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
(Entitas Induk Saja)
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Additional
Notes Capital Stock Paid-In Capital Deficit Total Equity
Saldo per 1 Januari 2022 63.000.000.000 1.741.249.038 - 5.434.309.996 59.306.939.042
Total laba bersih periode berjalan - - 1.660.639.550 1.660.639.550
Penerbitan saham biasa 159.683.059.900 - - 159.683.059.900
Saldo per 30 September 2022 222.683.059.900 1.741.249.038 - 3.773.670.446 220.650.638.492
Saldo per 1 Januari 2023 222.923.076.900 1.741.249.038 - 1.974.910.986 222.689.414.952
Total laba bersih periode berjalan - - 1.662.718.613 1.662.718.613
Exercise waran 19.612.341.000 - - 19.612.341.000
Saldo per 30 September 2023 242.535.417.900 1.741.249.038 - 312.192.373 243.964.474.565
48
Page 48
Lampiran IV
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
(Entitas Induk Saja)
LAPORAN ARUS KAS
Tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30-Sep-23 30-Sep-22
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan 8.753.943.147 9.622.997.533
Penerimaan dari penghasilan keuangan 1.279.860.733 1.385.344.128
Pembayaran untuk beban keuangan - 953.514.348 - 1.369.259.495
Pembayaran kepada karyawan - 1.736.752.583 - 1.541.507.269
Pembayaran kepada pemasok - 1.347.571.985 - 1.943.324.035
Pembayaran beban us aha dan
kegiatan operasional lainnya - 2.164.839.362 - 3.474.638.607
Pembayaran pajak penghasilan - 365.409.679 - 201.082.107
Arus Kas Neto yang Diperoleh dari
Aktivitas Operasi 3.465.715.923 2.478.530.148
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penjualan aset tetap 290.000.000 155.000.000
Penjualan properti inves tas i - 13.500.000.000
Perolehan aset tetap - 521.007.456 - 78.008.813
Penambahan uang muka
pembelian aset tetap - - 50.000.000
Penambahan (pembayaran) utang
pembelian aset tetap - 1.491.687 - 1.287.793.520
Penambahan properti investas i - 284.062.500 - 91.050.000
Akuisisi bisnis - - 23.125.000.000
Arus Kas Neto yang Diperoleh dari
Aktivitas Investasi - 516.561.643 - 10.976.852.333
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Peningkatan modal saham - 23.098.076.900
Pembayaran untuk utang bank jangka panjang - - 17.814.069.463
Penerbitan saham melalui pelaksanaan warran 19.612.341.000
Pembayaran utang pembiayaan konsumen - 1.184.980.498 - 1.860.349.252
Pembayaran kepada pihak berelasi - 15.095.780.157 -
Penerimaan dari utang lain-lain
Penambahan utang bank jangka pendek 16.031.957.501 4.276.261.565
Arus Kas Neto yang Digunakan untuk
Aktivitas Pendanaan 19.363.537.846 7.699.919.750
(PENURUNAN) NETO
KAS DAN SETARA KAS 22.312.692.126 - 798.402.435
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 14.539.377.444 23.394.271.192
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 36.852.069.570 22.595.868.757
49
Names mentioned 51 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Esta Asri Propertindo
p.6
unresolved
person
Akta Notaris KunHidayat
p.6
unresolved
org
PT Esta Multi
p.6
unresolved
person
Maichel Vecky Katuuk
p.6
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.6 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.6
unresolved
person
Kun Hidayat
p.7
unresolved
org
PT Esta Prima Investasi
p.7
unresolved
person
Karyawan Berdasarkan Akta Notaris Elizabeth Karina Leonita
p.7 ×4
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.8
unresolved
org
Bapepam-LK
p.8 ×4
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.11
unresolved
org
Kementerian Negara BUMN
p.11
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.22
unresolved
org
PT BPR Kredit Mandiri Indonesia
p.25 ×2
unresolved
org
PT BPD Sumsel Babel
p.25
unresolved
person
Ratna Ramli
p.27
unresolved
person
Flora Elisabeth
p.27
unresolved
org
PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia
p.29
unresolved
org
PT Asuransi Raksa Pratikara
p.29
unresolved
org
PT Asuransi Etiqa Internasional
p.30
unresolved
org
PT Moladin Digital Indonesia
p.32
unresolved
org
PT Indomarco Prismatama
p.32
unresolved
org
PT Bank Sahabat Sampoerna
p.32 ×2
unresolved
org
PT Bank KEB Hana Indonesia EPI Pinjaman Rekening
p.33
unresolved
org
PT Bank KEB Hana Indonesia Kredit Investas
p.33 ×2
unresolved
org
PT Bank KEB Hana Indonesia EPI Investment Loan
p.33
unresolved
org
PT BCA Finance
p.37
unresolved
org
PT Bima Registra
p.39
unresolved
org
PT Bartley Sejahtera Investama
p.39 ×3
unresolved
org
PT Waringin Delapan Delapan
p.42
unresolved
org
PT Amaris International Management
p.42 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.