Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 140
Page 1
Strengthening
Sustainability to
The Next Level
L a p o r a n Ke b e r l a n j u t a n 2 0 2 3 S u s t a i n a b i l i t y Re p o r t
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
1
Page 2
PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 3
Penjelasan Tema
» Theme Explanation
Strengthening
Sustainability to
The Next Level
“Strengthening Sustainability to the Next Level,” “Strengthening Sustainability to the Next Level,” reflects
mencerminkan komitmen PT Angkasa Pura II (“Perseroa”) the commitment of PT Angkasa Pura II (“the Company”)
untuk meningkatkan dan mengintensifkan upaya-upaya to improve and intensify its sustainability efforts, as well
keberlanjutannya, serta mengeksplor potensi baru untuk as exploring new potential to increase its positive impact
meningkatkan dampak positifnya terhadap lingkungan, on the environment, community and economy.
masyarakat, dan ekonomi.
Perseroan memahami keberlanjutan sebagai sebuah The Company understands sustainability as an ongoing
perjalanan yang terus berlanjut, bukan sekadar tujuan journey, not just a goal that can be achieved within a short
yang dapat dicapai dalam waktu singkat, sehingga time, so that the Company continuously strives to make
Perseroan secara berkesinambungan berupaya improvements to the sustainability initiatives carried out
melakukan perbaikan dari inisiatif-inisiatif keberlanjutan and adapt to dynamic changes. Efforts to achieve a higher
yang dilakukan dan adaptif terhadap perubahan yang level of sustainability include improvements in various
dinamis. Upaya untuk mencapai tingkat keberlanjutan aspects, starting from environmental management and
yang lebih tinggi mencakup peningkatan dalam berbagai implementing green airports, operational excellence in
aspek, mulai dari pengelolaan lingkungan dan penerapan human capital development, to positive contributions to
green airport, keunggulan operasional pengembangan the community and local economy around the managed
sumber daya manusia, hingga kontribusi positif terhadap airports.
masyarakat dan ekonomi lokal di sekitar bandara yang
dikelola.
The Company expresses its commitment and willingness
Perseroan menyatakan komitmen dan kesediaannya untuk to be involved in greater positive changes in the direction
terlibat dalam perubahan positif yang lebih besar dalam of sustainability, both on a scale within the Company
arah keberlanjutan, baik dalam skala di dalam lingkungan and within the aviation industry as a whole. This reflects
Perseroan maupun di dalam industri penerbangan secara the Company’s long-term vision to become an agent of
keseluruhan. Hal tersebut mencerminkan visi jangka progressive and sustainable change in its business scope.
panjang Perseroan untuk menjadi agen perubahan yang
progresif dan berkelanjutan dalam lingkup bisnisnya.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
1
Page 4
Daftar Isi
» Table of Contents
Daftar Isi Skala Usaha Penilaian Risiko atas
2 30
Table of Contents Business Scale Penerapan Tata Kelola
Keberlanjutan 55
Strategi Keberlanjutan Pangsa Pasar Risk Assessment of
4 34
Sustainability Strategy Market Share Sustainability Governance
Penghargaan dan Sertifikasi Tantangan Penerapan Prinsip
35
Awards and Certifications Keberlanjutan
Ikhtisar Kinerja Challenges in Implementing
61
Keberlanjutan Keanggotaan Pada Asosiasi
38 Sustainability Principles
Membership of Associations
Sustainability
Pelibatan Pemangku
Performance Highlights Perubahan yang Bersifat
Kepentingan 62
Signifikan 38
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Stakeholders Engagement
Significant Changes
Sustainability Performance 8
Highlights Pendekatan atau Prinsip
Pencegahan Kinerja Ekonomi
39
Precautionary Approach or
Principle
Keberlanjutan
Penjelasan Direksi Sustainable Economic
Explanation of The Performance
Board of Directors
Tata Kelola Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Penjelasan Direksi
12
Keberlanjutan Sustainable Economic 66
Board of Directors Explanation Sustainable Corporate Performance
Governance Perbandingan Target dan
Realisasi Kinerja Investasi
Tata Kelola Keberlanjutan
Profil Perusahaan 42 Berkelanjutan
Sustainable Governance 69
Company Profile Comparison of Target and
Badan Tata Kelola Tertinggi Realization of Sustainable
Identitas Perusahaan 43 Investment Performance
20 Highest Governance Body
Corporate Identity
Nominasi dan Remunerasi Distribusi Nilai Ekonomi
70
Sejarah Singkat Perusahaan Badan Tata Kelola Tertinggi Economic Value Distribution
21 46
Brief History of The Company Nomination and Remuneration
Program Pensiun Karyawan
for Highest Governance Body 72
Visi, Misi, dan Budaya Employee Pension Program
Keberlanjutan Pengembangan Kompetensi
22 Praktik Pengadaan Pemasok
Vision, Mission, Culture and Terkait Aspek Keberlanjutan
Value of Sustainability Supplier Procurement 74
Competency Development 48
Practices
Related to Sustainability
Budaya Keberlanjutan
24 Aspect
Sustainability Culture
Kode Etik
Kegiatan Usaha 49
25 Code of Conduct
Business Activities
Pencegahan Korupsi dan
Produk dan Jasa
27 Penanganan Benturan
Products and Services
Kepentingan 51
Rantai Nilai Preventing Corruption and
28 Handling Conflicts of Interest
Value Chain
Whistleblowing System
53
Whistleblowing System
2 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 5
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Tentang Laporan
Keberlanjutan Keberlanjutan Keberlanjutan
Sustainable Sustainable Social About the Sustainability
Environmental Performance Report
Performance
Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Kinerja Lingkungan Sustainable Social 92 Keberlanjutan
120
Keberlanjutan Performance About the Sustainability
78 Report
Sustainable Environmental
Landasan Kebijakan
Performance 93
Policy Basis Verifikasi Tertulis dari Pihak
Pengembangan Eco-Green Independen
Aspek Keamanan dan 128
Airport dan Indonesia Written Verification from an
Keselamatan Sebagai Prioritas Independent Party
Aviaconomics 94
79 Security and Safety Aspect as
Eco-Green Airport
a Priority Lembar Umpan Balik
Development and Indonesia 129
Feedback Sheet
Aviaconomics Aspek Ketenagakerjaan
96
Employment Aspect Tanggapan Terhadap Umpan
Pengelolaan Material
81 Balik Laporan Keberlanjutan
Material Management Kesehatan dan Keselamatan Tahun Sebelumnya 130
Kerja (K3) Response to the Previous
Pengelolaan Energi 104
82 Occupational Health and Year’s Sustainability Report
Energy Management
Safety (OHS)
Pengelolaan Air Daftar Pengungkapan
84 Mengukuhkan Manfaat Bagi Sesuai Peraturan Otoritas
Water Management
Masyarakat Jasa Keuangan Nomor 51/
105
Pengelolaan Emisi Strengthening Community POJK.03/2017
85 Benefits 131
Emission Management List of Disclosures According
to the Financial Services
Pengelolaan Limbah Tanggung Jawab Produk/Jasa
86 Authority Regulation Number
Waste Management Products/Services 114
51/POJK.03/2017
Responsibility
Pengelolaan Keanekaragaman Indeks Standar GRI Opsi Inti
Hayati 88 Core Option of GRI Standards 134
Biodiversity Management Index
Realisasi Biaya Lingkungan
89
Realized Environmental Costs
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
3
Page 6
Strategi Keberlanjutan [OJK A.1]
» Sustainability Strategy [OJK A.1]
Seiring dengan perubahan iklim dan isu lingkungan yang As climate change and environmental issues continue
terus menjadi tantangan yang signifikan, sangat penting to be significant challenges, it is critical for Angkasa
bagi Angkasa Pura II untuk mengembangkan strategi Pura II to develop a strong sustainability strategy to
keberlanjutan yang kuat untuk meminimalkan dampaknya minimize its impact on the planet. As a leading airport
terhadap planet ini. Sebagai operator bandara terkemuka, operator, Angkasa Pura II recognizes the importance of
Angkasa Pura II menyadari pentingnya keberlanjutan sustainability and is committed to implement strategies
dan berkomitmen untuk menerapkan strategi yang that prioritize environmental conservation and social
memprioritaskan pelestarian lingkungan dan tanggung responsibility in accordance with best governance
jawab sosial sesuai dengan praktik tata kelola terbaik. practices.
Strategi keberlanjutan Angkasa Pura II dibangun di atas Angkasa Pura II's sustainability strategy is built on four
empat pilar utama: main pillars:
1. Operational Excellence 1. Operational Excellence
Angkasa Pura II telah menempatkan penekanan kuat Angkasa Pura II has placed a strong emphasis
pada keunggulan operasional sebagai pilar utama on operational excellence as the main pillar of
dari strategi keberlanjutan. Dengan mengoptimalkan its sustainability strategy. By optimizing resource
pemanfaatan sumber daya, merampingkan proses, utilization, streamlining processes, and implementing
dan menerapkan teknologi terkini, Perseroan the latest technology, the Company strives to
berupaya untuk mengurangi jejak lingkungan reduce its environmental footprint while increasing
sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Hal ini operational efficiency. This includes monitoring and
mencakup pemantauan dan peningkatan konsumsi improving energy consumption, waste management
energi, pengelolaan limbah, dan pemanfaatan sumber and resource utilization as a whole across airport
daya secara keseluruhan di seluruh fasilitas bandara. facilities.
2. Green Airports 2. Green Airports
Aspek penting lainnya dari strategi keberlanjutan Another important aspect of Angkasa Pura II's
Angkasa Pura II adalah pengembangan bandara sustainability strategy is the development of
ramah lingkungan. Perseroan berdedikasi untuk environmentally friendly/ green airports. The Company
mengintegrasikan praktik-praktik berkelanjutan is dedicated to integrate sustainable practices into
ke dalam infrastruktur dan operasinya, termasuk its infrastructure and operations, including the
penggunaan sumber energi terbarukan, sistem use of renewable energy sources, efficient water
pengelolaan air yang efisien, serta penerapan praktik management systems, and the implementation
konstruksi dan pemeliharaan yang ramah lingkungan of environmentally friendly construction and
untuk meminimalkan dampak lingkungan. maintenance practices to minimize environmental
impacts.
3. People Development 3. People Development
Angkasa Pura II menyadari bahwa karyawan Angkasa Pura II recognizes that employees play an
memainkan peran penting dalam mendorong inisiatif important role in driving sustainability initiatives.
keberlanjutan. Sebagai bagian dari strateginya, As part of its strategy, the Company focuses on
Perseroan berfokus pada pengembangan dan employee development and empowerment through
pemberdayaan karyawan melalui program pelatihan, training programs, knowledge sharing, and fostering
knowledge sharing, dan menumbuhkan budaya a culture of environmental awareness. By investing
kepedulian terhadap lingkungan. Dengan berinvestasi in human capital, the Company strives to develop
pada sumber daya manusia, Perseroan berupaya a sustainability-oriented mindset throughout the
untuk mengembangkan pola pikir yang berorientasi organization.
pada keberlanjutan di seluruh organisasi.
4 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 7
4. Community Development 4. Community Development
Pengembangan masyarakat merupakan inti dari Community development is at the core of Angkasa
agenda keberlanjutan Angkasa Pura II. Perseroan Pura II's sustainability agenda. The Company is
berkomitmen untuk melibatkan masyarakat lokal, committed to involve local communities, support
mendukung program kesejahteraan sosial, dan social welfare programs, and collaborate with
berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan stakeholders to overcome environmental and social
untuk mengatasi tantangan lingkungan dan sosial. challenges. Through these initiatives, Angkasa Pura II
Melalui inisiatif-inisiatif ini, Angkasa Pura II berupaya strives to create a positive impact and contribute to
untuk menciptakan dampak positif dan berkontribusi the welfare of the surrounding community.
terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.
Green Operational
Airports Excellence
Vision
&
Mission
People Community
Development Development
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
5
Page 8
6 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 9
Ikhtisar Kinerja
01
Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
7
Page 10
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
» Sustainability Performance Highlights
Deskripsi Satuan 2023 2022 2021
Description Unit
Aspek Ekonomi [OJK B.1]
Economic Aspect [OJK.B.1]
Jenis Produk/Jasa
Kuantitas Produk/Jasa
Type of Product/ 9 9 9
Product/ Service Quantity
Service
Pendapatan/Penjualan Miliar Rupiah
11.902,49 8.418,17 5.446,94
Revenues/ Sales Billion Rupiah
Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan Miliar Rupiah
1.268,24 91,90 (3.795,49)
Net Profit (Loss) For The Year Billion Rupiah
Jumlah Produk Ramah Lingkungan Produk
1 (Green Airport) 1 (Green Airport) 1 (Green Airport)
Number of Environmentally Friendly Products Products
Pelibatan Pihak Lokal yang Berkaitan dengan Mitra (%)
379 (100%) 523 (100%) 228 (100%)
Proses Bisnis Keuangan Berkelanjutan Partners (%)
Involvement of Local Parties Related to
Rupiah 196.816.393.388 802.818.253.005 1.051.296.633.312
Sustainable Finance Business Process
Aspek Lingkungan [OJK B.2]
Environmental Aspect [OJK B.2]
Penggunaan BBM
GigaJoules 184.508 103.680 26.597
Fuel Usage
Penggunaan Listrik
GigaJoules 24.967.979 1.043.677 890.223
Electricity Usage
Volume Limbah Ton
36.980,63 3.279,87 2.770,05
Waste Volume Tons
Penambahan (Pengurangan) Limbah
Ton/ Tons 33.700,76 509,82 2.770,05
Addition (Reduction) of Waste
Pengurangan Emisi Cakupan 1 dan Cakupan 2
TonCo2eq 1.969.807,3 171.834,9 133.463,10
Reduction of Emission Scope 1 and Scope 2
Penambahan (Pengurangan) Emisi Cakupan 1
dan Cakupan 2
TonCo2eq 1.797.972,4 38.371,8 133.463,10
Addition (Reduction) of Emmission Scope 1
and Scope 2
8 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 11
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Deskripsi Satuan 2023 2022 2021
Description Unit
Biaya Lingkungan Juta Rupiah
327.767 554.909 12.744
Environmental Costs Million Rupiah
Pelestarian Keanekaragaman Hayati Pohon Ditanam
1.000 14.062 1.500
Biodiversity Conservation Trees Planted
Aspek Sosial [OJK B.3]
Social Aspect [OJK.B.3]
Total Karyawan Orang
5.177 9.116 9.069
Number of Employees People
Biaya Pendidikan dan Pelatihan Karyawan Miliar Rupiah
25,77 23,59 26,54
Employee Education and Training Costs Billion Rupiah
Dana CSR/TJSL BUMN Miliar Rupiah
23,03 16,47 28,73
SOEs CSR/ TJSL (SER) Funds Billion Rupiah
Survei Kepuasan Konsumen Skala 5
5 4,99 4,96
Consumer Satisfaction Survey Scale of 5
Insiden Diskriminasi Kasus Nihil Nihil Nihil
Incidents of Discrimination Cases Nil Nil Nil
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
9
Page 12
10 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 13
Penjelasan Direksi
02
Explanation of The Board of Directors
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
11
Page 14
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Penjelasan Direksi [GRI 2-22][OJK D.1]
» Board of Directors Explanation [GRI 2-22][OJK D.1]
Agus Wialdi
Direktur Utama
President Director
“ Perseroan telah menetapkan
beberapa target di bidang
ekonomi, lingkungan, sosial,
dan tata kelola. Target bidang
ekonomi antara lain yaitu
melaksanakan program local
creative improvement, berupa
program monitoring, evaluasi,
pelatihan, inkubator dan pameran
pada Mitra Binaan serta kegiatan
Rumah BUMN.
The Company has set several targets
in the economic, environmental, social
and governance fields. Targets in the
economic sector include implementing
local creative improvement programs,
in the form of monitoring, evaluation,
training, incubator and exhibition
programs for Assisted Partners as well
as Rumah BUMN activities.
12 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 15
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Dear Distinguished Shareholders and Stakeholders,
KEBIJAKAN MERESPON TANTANGAN DAN POLICIES RESPONDING TO CHALLENGES AND
PENERAPAN STRATEGI KEBERLANJUTAN IMPLEMENTING SUSTAINABILITY STRATEGIES
Seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat pasca Along with the increasing mobility of people after the
pandemi dan pertumbuhan ekonomi yang membaik telah pandemic and improving economic growth, this has had
memberikan dampak positif pada sektor penerbangan a positive impact on the aviation sector, both airlines and
baik maskapai maupun bandar udara. Namun tidak bisa airports. However, it cannot be denied that the aviation
dipungkiri sektor penerbangan juga memiliki dampak sector also has an impact on the environment, especially
terhadap lingkungan utamanya berkaitan dengan in relation to climate change. For this reason, various
perubahan iklim. Untuk itu, beragam upaya telah efforts have been made to mitigate and minimize the
dilakukan guna memitigasi dan meminimalkan dampak impact of aviation sector operational activities on the
kegiatan operasional sektor penerbangan terhadap environment, including for Angkasa Pura II.
lingkungan, termasuk bagi Angkasa Pura II.
Perseroan telah menetapkan strategi keberlanjutan, The Company has established a sustainability strategy,
dengan fokus pada pengembangan eco-green airport with a focus on developing an eco-green airport that
yang mengedepankan pengelolaan lingkungan sesuai prioritizes environmental management in accordance with
dengan perundangan dan ketentuan yang berlaku serta applicable statutory regulations as well as implementing
penerapan inisiatif untuk turut berkontribusi dalam initiatives to contribute to overcome climate change.
mengatasi perubahaan iklim. Di samping itu, Perseroan In addition, the Company continues to make efforts to
terus melakukan upaya peningkatan operational improve operational excellence, people development and
excellence, people development, dan community community development.
development.
KINERJA KEBERLANJUTAN SUSTAINABILITY PERFORMANCE
Perseroan telah menetapkan masterplan eco-airport yang The Company has established an eco-airport master
terdiri dari upaya pengelolaan lingkungan dan monitoring, plan consisting of environmental management and
inovasi dan teknologi, peningkatan kapasitas sumber monitoring efforts, innovation and technology, increasing
daya manusia, dan sertifikasi penilaian lingkungan. human capital capacity, and environmental assessment
Pengelolaan lingkungan dan monitoring yang dilakukan certification. Environmental management and monitoring
oleh Perseroan terdiri dari upaya pengelolaan dan carried out by the Company consists of efforts to manage
pemantauan terhadap kualitas udara, energi, kebisingan, and monitor air quality, energy, noise, water, pollution,
air, polusi, limbah, keanekaragaman hayati, serta sosial waste, biodiversity and social culture. In 2023, the
budaya. Pada tahun 2023, Perseroan mencatakan Company recorded electricity usage of 24,967,979 GJ and
penggunaan energi listrik sebesar 24.967.979 GJ dan fuel consumption of 184,508 GJ. The Company recorded
BBM sebesar 184.508 GJ. Perseroan mencatat adanya that the amount of scope 1 and scope 2 emissions
jumlah emisi cakupan 1 dan cakupan 2 yang dihasilkan produced was 1,969,807.3 TonCo2eq. The Company
sebesar 1.969.807,3 TonCo2eq. Perseroan senantiasa always strives to develop innovation and technology,
berupaya untuk mengembangkan inovasi dan teknologi, including developing environmentally friendly energy.
termasuk melakukan pengembangan energi ramah The Company has installed PLTS. In terms of increasing
lingkungan. Perseroan telah memasang PLTS. Dari sisi human capital capacity, the Company has socialized
peningkatan kapasitas sumber daya manusia, Perseroan environmental management policies, provided technical
telah melakukan sosialisasi kebijakan pengelolaan guidance, and provided competency training and
lingkungan, memberikan panduan teknis, serta certification to employees to support efforts to implement
memberikan pelatihan kompetensi dan sertifikasi kepada eco-airports optimally. The Company also obtained
karyawan untuk mendukung upaya penerapan eco-airport environmental assessment certifications, including ISO
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
13
Page 16
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
secara optimal. Perseroan juga memperoleh sertifikasi 14001:2015, ISO 50001:2018, PROPER, and Airport
penilaian lingkungan antara lain ISO 14001:2015, ISO Carbon Accreditation.
50001:2018, PROPER, dan Airport Carbon Accreditation.
Untuk upaya peningkatan operational excellence, In efforts to increase operational excellence, based on
berdasarkan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) the 2023 Company Work Plan and Budget (RKAP), the
2023, Perseroan fokus pada upaya "Reinventing The Next Company focuses on "Reinventing The Next Growth"
Growth" dengan fokus pada 3 (tiga) program utama. efforts with a focus on 3 (three) main programs. The
Pertama adalah memulihkan pengalaman pelanggan first is recovering customer experience through the
melalui upaya program transformasi CGK, akselerasi efforts of CGK transformation program, accelerating
nilai teknologu baru, dan memaksimalkan kinerja the value of new technology, and maximizing service
budaya layanan. Selanjutnya adalah restrukturisasi culture performance. Next is the financial foundation
fondasi keuangan dimana Perseroan berupaya untuk restructuring where the Company seeks to carry out
melakukan stategi refinancing untuk corporate fund, a refinancing strategy for corporate fund, exploring
mengeksplor alternatif pembiayaan melalui partnership alternative financing through partnership model, and cash
model, dan optimalisasi cash collection. Ketiga yaitu collection optimization. Third, namely regrowing business
menumbuhkan kembali ekosistem bisnis melalui upaya ecosystem through efforts of reviving aeronautical
merevisi pertumbuhan bisnis aeronautical, memperluas business growth, expanding non-aero business, and
expanding bisnis non-aero, dan menyelaraskan kembali realigning the Company's group portfolio through holding
portofolio grup Perseroan melalui sinergi ekosistem ecosystem synergy. The Company recorded operating
holding. Perseroan mencatatkan pendapatan usaha revenues of Rp11.9 trillion in 2023 or achieved 113.2%
sebesar Rp11,9 triliun di tahun 2023 atau tercapai of the RKAP and grew 41.4% from 2022. Realized net
113,2% dari RKAP dan bertumbuh 41,4% dari tahun income was Rp1.3 trillion or 561.4% of the RKAP and
2022. Laba bersih terealisasi Rp1,3 triliun atau 561,4% grew 1,280% from 2022, with a realized net profit margin
dari RKAP dan bertumbuh 1.280% dari tahun 2022, of 10.7%.
dengan net profit margin terealisasi 10,7%.
People development dilakukan oleh Perseroan secara People development is carried out by the Company on an
berkesinambungan sesuai dengan perkembangan yang ongoing basis in accordance with existing developments
ada agar Perseroan memiliki sumber daya manusia (SDM) so that the Company has competent human capital (HC)
yang kompeten untuk mendukung pertumbuhan bisnisnya. to support its business growth. In 2023, the Company has
Pada tahun 2023, Perseroan telah memberikan 140.510 provided 140,510 hours of training to 3,871 employees. The
jam pelatihan kepada 3.871 karyawan. Upaya Perseroan Company's efforts to carry out community development are
untuk melakukan community development dilakukan carried out through Social and Environmental Responsibility
melalui kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) activities. The Company seeks to contribute to
(TJSL). Perseroan berupaya berkontribusi dalam meeting development goals in the economic sector,
memenuhi tujuan Pembangunan dalam bidang Ekonomi, including through programs to increase the competitiveness
antara lain melalui program peningkatan daya saing of MSMEs in the form of training, promotions/ exhibitions and
UMKM berupa pelatihan, promosi/pameran dan inkubator incubators for assisted partners as well as Rumah BUMN/
pada mitra binaan serta kegiatan Rumah BUMN. Kegiatan House of SOEs activities. Activities were carried out in all
dilaksanakan di seluruh wilayah kantor cabang Angkasa areas of Angkasa Pura II branch offices. With this assistance,
Pura II. Dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat it is hoped that it can help assisted partners improve the
membantu mitra binaan meningkatkan kelas dan daya class and competitiveness of MSMEs so that they become
saing UMKM agar menjadi tangguh dan mandiri. Kegiatan tough and independent. The Company's TJSL activities in
TJSL Perseroan di bidang lingkungan antara lain dilakukan the environmental sector include, among other things, the
melalui program Indonesia Hijau yaitu penanaman pohon Indonesia Hijau program, namely planting 3,325 productive
sebanyak 3.325 batang pohon produktif di wilayah Banten, trees in the Banten, Pontianak, Aceh and Palembang areas.
Pontianak, Aceh dan Palembang. Kegiatan TJSL di bidang TJSL activities in the field of governance are carried out by
tata kelola dilakukan Perseroan melalui program Employee the Company through the Employee Volunteering Program
Volunteering Program (EVP) yaitu program yang diinisiasi (EVP) program, which is a program initiated by the TJSL
oleh tim TJSL yang diikuti oleh karyawan Perseroan, team which is participated in by the Company's employees,
antara lain program gotong royong boyong pohon yaitu including the mutual cooperation program to bring trees,
penanaman pohon yang dilakukan oleh seluruh karyawan. namely tree planting carried out by all employees.
14 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 17
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
SRATEGI KE DEPAN FUTURE STRATEGY
Ke depannya, Perseroan akan terus berupaya In the future, the Company will continue to strive
menyeimbangkan antara pertumbuhan bisnis, dengan to balance business growth with efforts to manage
upaya pengelolaan dampak terhadap lingkungan dan environmental and social impacts. The Company has set
sosial. Perseroan telah menetapkan beberapa target several targets in the economic, environmental, social and
di bidang ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola. governance fields. Targets in the economic sector include
Target bidang ekonomi antara lain yaitu melaksanakan implementing local creative improvement programs, in
program local creative improvement, berupa program the form of monitoring, evaluation, training, incubator
monitoring, evaluasi, pelatihan, inkubator dan pameran and exhibition programs for Assisted Partners as well as
pada Mitra Binaan serta kegiatan Rumah BUMN. Rumah BUMN activities.
Target di bidang lingkungan yaitu melaksanakan program The target in the environmental sector is to implement
bantuan berkelanjutan pada sektor-sektor pembangunan sustainable assistance programs in the social and
sosial dan lingkungan pada masyarakat sekitar Bandara environmental development sectors in the community
Udara meliputi pembangunan sarana dan prasarana, around the airport, including the construction of facilities
rumah ibadah, dan lainnya, termasuk melaksanakan and infrastructure, houses of worship, and others, including
beberapa kegiatan seperti Safari Ramadhan, Mudik carrying out several activities such as Safari Ramadhan,
Gratis BUMN, Idul Adha. Selain itu, Perseroan juga SOEs Free Homecoming, Eid al-Adha. Apart from that,
mencanangkan program pemberdayaan disabilitas dengan the Company also launched a disability empowerment
memberikan bantuan kaki palsu, operasi katarak dan program by providing assistance with prosthetic limbs,
kebutuhan peralatan sekolah bagi siswa siswi di daerah cataract surgery and school equipment needs for students
yang Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T), pembangunan in Disadvantaged, Frontier and Outermost (3T) areas,
pariwisata berkelanjutan yang memerhatikan dampak sustainable tourism development that pays attention to the
terhadap lingkungan, sosial, budaya, serta ekonomi untuk impact on the environment, social, cultural and economy
masa kini dan masa depan, baik bagi masyarakat lokal for the present and future, both for local communities and
maupun wisatawan, serta program penghijauan kembali tourists, as well as a program for reforesting protected
lokasi hutan lindung atau hutan wisata. forest or tourist forest locations.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
15
Page 18
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Target di bidang sosial antara lain melaksanakan program The target in the social sector include implementing the
Bantuan Bahan Pokok yang bernutrisi tinggi, untuk Highly Nutritious Staple Ingredients Assistance program,
pencegahan stunting maupun peningkatan gizi anak dan for the prevention of stunting and improving the nutrition
dewasa, program pemberdayaan dan pelatihan keahlian of children and adults, empowerment programs and
pada bidang yang sesuai pada kearifan lokal di wilayah skills training in areas appropriate to local wisdom in
masing-masing secara berkelanjutan khususnya kepada their respective regions on an ongoing basis, especially
kelompok-kelompok kecil pendukung pariwisata di for small groups supporting tourism around the assets
sekitar aset-aset yang dikelola oleh InJourney Group managed by the InJourney Group in 5 DPSPs, special
di 5 DPSP, pelatihan keahlian khusus kebandarudaraan airport skills training focused on airport sciences, and
yang difokuskan pada ilmu-ilmu kebandarudaraan, dan providing skills and production equipment to run a
emberikan pembekalan keahlian dan alat produksi untuk business with innovation and creative ideas for graduates
menjalankan usaha dengan inovasi dan ide kreatif bagi of vocational school students of the same level who
lulusan siswa siswi SMK sederajat yang diperlombakan. competed. The target in the field of governance is to
Target di bidang tata kelola adalah melanjutkan program continue the EVP program in order to foster a sense of
EVP dalam rangka menumbuhkan rasa empati dan empathy and concern for the surrounding environment in
kepedulian terhadap lingkungan sekitar berupa program the form of a training program for volunteers.
pelatihan untuk para relawan.
Dalam menerapkan strategi keberlanjutan ke depan, In implementing a sustainability strategy going forward,
Perseroan juga telah memetakan berbagai risiko yang the Company has also mapped various risks related to
berkaitan dengan lingkungan dan sosial. Upaya mitigasi the environment and social. Risk mitigation efforts in
risiko di bidang lingkungan difokuskan pada upaya terkait the environmental sector are focused on efforts related
perubahan iklim dan keanekaragaman hayati, pengurangan to climate change and biodiversity, reducing carbon
emisi karbon, efisiensi sumber daya air, pengelolaan emissions, water resource efficiency, waste or pollutant
limbah atau polutan. Sementara upaya mitigasi risiko di management. Meanwhile, risk mitigation efforts in the
bidang sosial difokuskan pada hubungan dengan tenaga social sector are focused on relationships with employees,
kerja, konsumen, serta masyarakat. Risiko-risiko terkait consumers and the community. These environmental
lingkungan dan sosial tersebut telah diintegrasikan ke and social risks have been integrated into the risk
dalam sistem manajemen risiko yang diimplementasikan management system implemented by the Company as a
oleh Perseroan sebagai bentuk komitmennya untuk form of its commitment to integrate sustainability aspects
mengintegrasikan aspek-aspek keberlanjutan ke dalam into its business activities and minimize the impact on the
kegiatan bisnisnya dan meminimalisir dampak terhadap environment and social life around it.
lingkungan dan kehidupan sosial di sekitarnya.
16 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 19
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
APRESIASI APPRECIATION
Pencapaian yang telah kami raih selama tahun 2023 The achievements we have achieved during 2023 are the
adalah hasil dari kerja keras, dedikasi, dan dukungan result of hard work, dedication and extraordinary support
yang luar biasa dari seluruh pihak yang terlibat. Atas from all parties involved. On behalf of the Board of
nama Direksi, kami ingin mengucapkan terima kasih yang Directors, we would like to express our sincere gratitude
tulus kepada Dewan Komisaris atas arahannya, karyawan to the Board of Commissioners for their guidance,
atas dedikasinya, para pemegang saham yang telah employees for their dedication, shareholders who have
memberikan kepercayaan, pelanggan yang setia, mitra shown their trust, loyal customers, business partners who
bisnis yang telah berkolaborasi, dan semua pemangku have collaborated, and all other stakeholders. We hope
kepentingan lainnya. Kami berharap dapat terus menjalin to continue to establish good cooperation and achieve
kerjasama yang baik dan meraih pertumbuhan yang sustainable growth together.
berkelanjutan bersama.
Jakarta, April 2024
Jakarta, April 2024
Atas nama Direksi PT Angkasa Pura II,
On Behalf of the Board of Directors of PT Angkasa Pura II,
Agus Wialdi
Direktur Utama
President Director
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
17
Page 20
18 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 21
Profil Perusahaan
03
Company Profile
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
19
Page 22
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Identitas Perusahaan [GRI 2-1][OJK C.2]
» Corporate Identity [GRI 2-1][OJK C.2]
Nama Perusahaan
PT Angkasa Pura II
Company Name
Bidang Usaha Kegiatan usaha utama yaitu:
Line of Business a. Pelayanan Jasa Kebandarudaraan;
b. Pelayanan Jasa Terkait Bandar Udara.
Kegiatan usaha dalam rangka optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki PT Angkasa Pura II yang
berada di luar daerah lingkungan kerja bandar udara.
Main business activities are:
a. Airport Services;
b. Airport-Related Services.
Business activities in the context of optimizing the utilization of resources owned by PT Angkasa Pura II
which are outside the airport working environment.
Status Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kepemilikan 100% dimiliki oleh Negara Republik Indonesia
Company Status State-Owned Enterprise (SOE) Ownership 100% owned by the Republic of Indonesia
Tanggal Pendirian 13 Agustus 1984
Date of Establishment August 13, 1984
Dasar Hukum Pendirian 1. Peraturan Pemerintah (PP) No. 20 Tahun 1984 tentang Perseroan Umum (Perum) Pelabuhan Udara Jakarta
Legal Basis of Cengkareng;
Establishment 2. PP No. 26 Tahun 1986 tentang Perubahan Nama Perseroan Umum (Perum) Pelabuhan Udara Jakarta
Cengkareng Menjadi Perseroan Umum (Perum) Angkasa Pura II;
3. PP No. 14 Tahun 1992 tentang pengalihan bentuk Perseroan Umum (Perum) Angkasa Pura II menjadi
Perseroan (Persero);
4. Dalam rangka pelaksanaan PP No. 14 Tahun 1992 telah ditandatangani Akta Pendirian Perseroan Terbatas
Angkasa Pura II No. 3 Tanggal 2 Januari 1993, sebagaimana diperbaiki dengan Akta Pembetulan No. 96
Tanggal 19 Maret 1993.
1. Government Regulation (PP) No. 20 of 1984 concerning Perum Pelabuhan Udara Jakarta Cengkareng;
2. PP No. 26 of 1986 concerning the Change of Name from Perum Pelabuhan Udara Jakarta Cengkareng to
Perum Angkasa Pura II;
3. PP No. 14 of 1992 concerning the Change of Legal Entity Status from Perum Angkasa Pura II to a Limited
Liability Company (Persero);
4. In the context of implementing PP No. 14 of 1992 was signed the Deed of Establishment of Angkasa Pura
II Limited Liability Company No. 3 dated January 2, 1993, as amended by the Deed of Amendment No. 96
dated March 19, 1993.
Modal Dasar
Rp63.886.608.000.000
Authorized Capital
Modal Ditempatkan dan Rp15.971.652.000.000
Disetor Penuh Komposisi pemegang saham Angkasa Pura II adalah PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) yang
Issued and Fully Paid-in memiliki 15.971.651 lembar saham atau senilai Rp15.971.651.000.000 dengan kepemilikan sebesar
Capital
99,99999% dan Pemerintah Republik Indonesia 1 (satu) lembar saham atau senilai Rp1.000.000 dengan
kepemilikan sebesar 0,00001% per 31 Desember 2022.
The composition of Angkasa Pura II’s shareholders are PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) which
has 15,972,651 shares or a value of Rp15,971,651,000,000 with an ownership of 99.99999% and the
Government of the Republic of Indonesia with 1 (one) share or a value of Rp1,000,000 with ownership of
0.00001% as of December 31, 2022.
Jumlah Karyawan 5.181 pegawai terdiri dari 5.177 karyawan perusahaan dan 4 karyawan TPBW.
Number of Employees 5,181 employees consisting of 5,177 employees of the Company and 4 KMPG/ TPBW employees.
Per 31 Desember 2023
As of December 31, 2023
Layanan Informasi dan Website www.angkasapura2.co.id
Alamat Kantor Pusat Building 600, Soekarno-Hatta
Information Service and International Airport
Media Instagram: @angkasapura2
Head Office Address PO BOX 1001/BUSH
Sosial Facebook: Angkasa Pura II
Jakarta 19120, Indonesia
Social Twitter: @AngkasaPura_2
(+62-21) 550 5079, 550 5074
Media
Pejabat Pengelola Informasi ppid.angkasapura2.co.id Contact Call Center: 138
dan Dokumentasi (PPID) Center Email: contact.center@angkasapura2.co.id
Information and Instagram: @contactcenter_ap2
Documentation Management
Facebook: Contact Center AP2
Officials (PPID)
Twitter: @contactap2
20 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 23
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Sejarah Singkat Perusahaan
» Brief History of The Company
Angkasa Pura II merupakan salah satu Badan Usaha Milik Angkasa Pura II is one of the State-Owned Enterprises
Negara di Lingkungan Kementerian Perhubungan yang within the Ministry of Transportation which was
didirikan pada 13 Agustus 1984 dan bergerak dalam established on August 13, 1984, and engages in the
bidang usaha pelayanan jasa kebandarudaraan dan business sector of airport services and airport-related
pelayanan jasa terkait bandar udara di wilayah Indonesia services in the Western Indonesia region. In a journey
Barat. Dalam perjalanan lebih dari 30 tahun, Angkasa of more than 30 years, Angkasa Pura II has developed
Pura II telah berkembang pesat dan berhasil meraih rapidly and succeeded in achieving major achievements
pencapaian besar di tahun 2023. in 2023.
Bandara Soekarno-Hatta masuk ke dalam peringkat Soekarno-Hatta Airport is ranked 43rd in the list of the
ke-43 dalam daftar 100 bandara terbaik di dunia atau World’s Top 100 Airports 2023, or up 8 ranks from position
World’s Top 100 Airports 2023, atau naik 8 tingkat dari in 2022. Another achievement was that Soekarno-Hatta
posisi 2022. Pencapaian lainnya yaitu Bandara Soekarno- Airport in the Skytrax World Airport Awards 2023 reached
Hatta dalam Skytrax World Airport Awards 2023 adalah 9th place on the list of 10 cleanest airports in Asia (Asia:
menembus peringkat ke-9 dalam daftar 10 bandara The Cleanest Airports 2023). Apart from that, Soekarno-
terbersih di Asia (Asia: The Cleanest Airports 2023). Selain Hatta Airport is ranked 5th in the list of the world’s best
itu, Bandara Soekarno-Hatta adalah berada di peringkat airports in the category of 40-50 million passengers (Best
ke-5 dalam daftar bandara terbaik dunia kategori 40-50 Airports 2023: 40 to 50 Million Passengers).
juta penumpang (Best Airports 2023: 40 to 50 Million
Passengers).
Angkasa Pura II senantiasa berinovasi dan berkomitmen Angkasa Pura II continues to innovate and is committed
untuk mewujudkan bandara ramah lingkungan (eco- to create eco-green airports at all managed airports by
green airport) di seluruh bandara yang dikelola prioritizing airport operational excellence in line with the
dengan mengedepankan keunggulan operasional implementation of sustainability principles. Until the end
kebandarudaraan yang sejalan dengan penerapan of 2023, Angkasa Pura II manages 20 airports spread
prinsip-prinsip keberlanjutan. Hingga akhir tahun 2023, across several areas on the islands of Java, Sumatra and
Angkasa Pura II mengelola 20 Bandara yang tersebar di Kalimantan.
beberapa area di pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
21
Page 24
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Visi, Misi, dan Budaya Keberlanjutan [GRI 2-23, 2-24] [OJK C.1]
» Vision, Mission, Culture and Value of Sustainability [GRI 2-23, 2-24] [OJK C.1]
VISI DAN MISI KEBERLANJUTAN SUSTAINABILITY VISION AND MISSION
Angkasa Pura II memiliki visi dan misi keberlanjutan Angkasa Pura II has a sustainability vision and mission
yang sejalan dengan visi dan misi Perseroan di mana that is in line with the Company’s vision and mission
terkandung prinsip-prinsip keberlanjutan di dalamnya. which contains the principles of sustainability.
Visi Bandara Terbaik dengan Teknologi yang
Pintar dan Terkoneksi di Kawasan
Vision
The Best Smart Connected Airport Operator in the Region
PENJELASAN VISI VISION EXPLANATION
Menjadi yang Terdepan dalam Usaha Bandar Udara di Becoming the Leader in Airport Business in the Region
Kawasan memiliki makna bahwa Angkasa Pura II memiliki means that Angkasa Pura II has a vision to become a
visi untuk menjadi korporasi multinasional unggulan leading and leading multi-national corporation in Asia
dan terdepan di Asia dalam lima tahun ke depan. Untuk in the next five years. To realize this vision, Angkasa
mewujudkan visi tersebut, Angkasa Pura II berupaya Pura II seeks to provide integrated and well-structured
menyediakan solusi bandara terintegrasi dan terstruktur airport solutions with a variety of businesses so that they
baik dengan beragam usaha sehingga dapat memberikan can provide high added value to the aviation industry
nilai tambah tinggi pada value chain industri penerbangan, value chain, quality customer service and sustainable
kualitas pelayanan pelanggan dan daya saing secara competitiveness supported by the use of the latest
berkelanjutan yang didukung dengan pemanfaatan technology to encourage innovation.
teknologi terkini untuk mendorong inovasi.
PENJELASAN MISI MISSION EXPLANATION
Misi Angkasa Pura II secara rinci dijabarkan sebagai The Mission of Angkasa Pura II is described in detail as
berikut: follows:
1. Katalisator bagi Pertumbuhan dan Pemerataan 1. Catalyst for Indonesia’s Economic Growth and Equity:
Ekonomi Indonesia: Menjadi agen pembangunan di Become an agent of development in Indonesia by
Indonesia dengan menyediakan infrastruktur kelas providing world-class infrastructure that supports air
dunia yang mendukung konektivitas transportasi transport connectivity.
udara.
2. Meningkatkan ekspansi global untuk bisnis dan 2. Increase global expansion for business and
konektivitas: Perluas pasar secara nasional maupun connectivity: Expand markets nationally and globally
global dan menciptakan aksesibilitas dan konektivitas and create accessibility and connectivity through
melalui hub terintegrasi dan memperkuat posisi integrated hubs and strengthen position as a regional
sebagai jalur liburan regional. vacation route.
22 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 25
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Memainkan Peran Penting dalam Pengembangan
Misi Ekosistem Pariwisata Nasional dengan
Mission Memfokuskan pada Inovasi melebihi layanan Aviasi
Playing an Important Role in National Tourism Ecosystem
Development by Focusing on Innovation Beyond Aviation services
3. Membangun infrastruktur berdasarkan teknologi 3. Build infrastructure based on advanced technology
maju dan inovasi: Pembangunan sistem operasi and innovation: Development of technology-based
berbasis teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan operating systems to increase efficiency and create
menciptakan keunggulan operasional yang bukan operational excellence beyond existing airport
hanya layanan bandara yang ada. services.
4. Orkestrator bagi para pemangku kepentingan terkait 4. Orchestrator for stakeholders related to the aviation
bisnis aviasi: Memperkuat kerja sama & sinergi business: Strengthen cooperation & synergy with all
dengan semua pemangku kepentingan dalam stakeholders in the air transportation ecosystem to
ekosistem transportasi udara untuk menjalankan run integrated airport services.
layanan bandara terpadu.
5. Meningkatkan kemampuan perusahaan dan kualitas 5. Improve the Company’s capabilities and quality of
SDM: Menghormati para karyawan dan memprioritaskan human capital: Respect employees and prioritize the
kesejahteraan dan kompetensi & kemampuan personil welfare and competence & ability of personnel to
untuk mencapai standar dunia. achieve world standards.
PERSETUJUAN VISI DAN MISI OLEH DEWAN APPROVAL OF VISION AND MISSION BY THE
KOMISARIS DAN DIREKSI BOARD OF COMMISSIONERS AND BOARD OF
DIRECTORS
Visi dan Misi Angkasa Pura II telah ditetapkan dalam Angkasa Pura II’s vision and mission have been set out in
Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2020-2024 the Company’s Long-Term Plan (RJPP) 2020-2024 which
yang telah disetujui oleh RUPS, Dewan Komisaris dan has been approved by the GMS, Board of Commissioners
Direksi Angkasa Pura II. and Board of Directors of Angkasa Pura II.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
23
Page 26
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Budaya Keberlanjutan [OJK F.1]
» Sustainability Culture [OJK F.1]
Budaya keberlanjutan Perusahaan dirumuskan dalam The Company’s sustainability culture is formulated in the
Nilai-nilai Perusahaan yang disingkat “AKHLAK”, sebagai Corporate Value and Culture, abbreviated as “AKHLAK”,
berikut: as follows:
Amanah Kompeten Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif
Trustworthy Competent Harmonious Loyal Adaptive Collaborative
Kami terus belajar Kami saling peduli Kami berdedikasi Kami terus berinovasi Kami membangun
Kami memegang teguh
dan mengembangkan dan menghargai dan mengutamakan dan antusias dalam kerja sama yang
kepercayaan yang
kapabilitas perbedaan kepentingan Bangsa menggerakkan sinergis
diberikan
We keep learning and We care for each other dan Negara ataupun menghadapi We build synergistic
We uphold the trust
develop capabilities and value differences We are dedicated and perubahan cooperation
given
prioritize the interests We continue to
of the Nation and the innovate and be
state enthusiastic in moving
or face change
24 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 27
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Kegiatan Usaha [GRI 2-6][OJK C.4]
» Business Activities [GRI 2-6][OJK C.4]
Penjelasan kegiatan usaha mengacu pada Anggaran Explanation of business activities refers to the latest
Dasar terakhir Perseroan. Articles of Association of the Company.
KEGIATAN USAHA UTAMA MAIN BUSINESS ACTIVITIES
1. Pelayanan Jasa Kebandarudaraan, meliputi pelayanan 1. Airport services, including aircraft, passengers,
jasa pesawat udara, penumpang, barang, dan pos goods, and postal services consisting of:
yang terdiri atas:
a. Penyediaan, pengusahaan dan/atau pengembangan a. Provision, operations and/or development of facilities
fasilitas untuk kegiatan pelayanan pendaratan, lepas for landing, taking off, maneuvering, parking, and
landas, manuver, parkir, dan penyimpanan pesawat storaging services of aircraft;
udara;
b. Penyediaan, pengusahaan dan/atau pengembangan b. Provision, operations and/or development of
fasilitas terminal untuk pelayanan angkutan terminal facilities for passenger, cargo and postal
penumpang, kargo dan pos; transportation services;
c. Penyediaan, pengusahaan dan/atau pengembangan c. Provision, operations and/or development of
fasilitas elektronika, listrik, air dan instalasi limbah electronic, electricity, water and waste disposal
buangan; dan facilities; and
d. Penyediaan, pengusahaan dan/atau pengembangan d. Provision, operations and/or development of land
lahan untuk bangunan, lapangan dan kawasan for buildings, fields and industrial estates as well
industri serta gedung atau bangunan yang as buildings related to the smooth running of air
berhubungan dengan kelancaran angkutan udara. transportation.
2. Pelayanan Jasa Terkait Bandar Udara, meliputi 2. Airport-Related Services, consisting of:
kegiatan:
a. Jasa terkait untuk menunjang kegiatan pelayanan a. Related services to support aircraft operating services
operasi pesawat udara di bandar udara, terdiri at airport, consisting of:
atas:
1) Penyediaan hanggar pesawat udara; 1) Provision of aircraft hangars;
2) Perbengkelan pesawat udara; 2) Aircraft overhaul;
3) Pergudangan; 3) Warehousing;
4) Katering pesawat udara; 4) Aircraft Catering;
5) Pelayanan teknis penanganan pesawat udara 5) Technical services for aircraft ground handling;
di darat (Ground Handling);
6) Pelayanan penumpang dan bagasi; 6) Passenger and luggage services;
7) Penanganan kargo dan pos; 7) Cargo and postal handling;
8) Pelayanan jasa load control; 8) Load control services;
9) Komunikasi dan operasi penerbangan di darat; 9) Flight communications and operations on land;
10) Pelayanan jasa pengamanan; 10) Security services;
11) Pelayanan penyediaan dan/atau pendistribusian 11) Services for providing and/or distributing
bahan bakar pesawat udara. aircraft fuel;
b. Jasa terkait untuk menunjang kegiatan pelayanan b. Related services to support passenger and goods
penumpang dan barang, terdiri atas: services, consisting of:
1) Penyediaan penginapan/hotel dan transit hotel; 1) Provision of hotel and transit hotel;
2) Penyediaan toko dan restoran; 2) Provision of shops and restaurants;
3) Penyimpanan kendaraan bermotor; 3) Storage of motor vehicles;
4) Pelayanan kesehatan; 4) Health services;
5) Perbankan dan/atau penukaran uang; 5) Banking and/or money exchange;
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
25
Page 28
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
6) Transportasi darat; 6) Land transportation;
7) Perawatan pada umumnya (kegiatan jasa yang 7) Maintenance in general (services that serve
melayani pembersihan dan/atau pemeliharaan, cleaning and/or maintenance, buildings and
gedung dan perkantoran/maintenance building). offices/buildings maintenance)
c. Jasa terkait untuk memberikan nilai tambah bagi c. Related services to provide added value for airport
pengusahaan bandar udara, terdiri atas: operations, consisting of:
1) Penyediaan tempat bermain dan rekreasi; 1) Provision of playground and recreation area;
2) Penyediaan fasilitas perkantoran; 2) Provision of office facilities;
3) Penyediaan fasilitas olahraga; 3) Provision of sports facilities;
4) Penyediaan fasilitas Pendidikan dan pelatihan; 4) Provision of education and training facilities;
5) Penjualan/pengisian bahan bakar dan/atau 5) Sales/ refueling of fuel and/or lubricants of
pelumas kendaraan bermotor; motor vehicles; and
6) Periklanan; 6) Advertising;
7) Jasa pelayanan telekomunikasi; 7) Telecommunication services;
8) Jasa aluan wisata; 8) Tour assistance services;
9) Agen perjalanan; 9) Travel agents;
10) Penitipan barang; 10) Deposit counter;
11) Lounge dan/atau VIP room; 11) Lounge and/or VIP room;
12) Beauty salon; 12) Beauty salon;
13) Agrobisnis service; 13) Agribusiness services;
14) Nursery; 14) Nursery;
15) Asuransi; 15) Insurance;
16) Vending machine; 16) Vending machine;
17) Perkeretaapian khusus; 17) Special railways;
18) Jasa lainnya yang secara langsung atau tidak 18) Other services that directly or indirectly
langsung memberikan nilai tambah bagi provide added value to airport services
kegiatan bandar udara.
KEGIATAN USAHA PENUNJANG SUPPORTING BUSINESS ACTIVITIES
Kegiatan usaha penunjang dalam rangka optimalisasi Supporting business activities in the context of optimizing
pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Angkasa Pura II the utilization of resources owned by Angkasa Pura II
yang berada di luar daerah lingkungan kerja bandar udara which are outside the airport work area include property
meliputi usaha properti, pergudangan, perkantoran, businesses, warehousing, offices, hotels, housing,
perhotelan, perumahan, apartemen, bursa mobil, apartments, car exchanges, workshops, restaurants,
bengkel, restoran, SPBU, pusat perbelanjaan dan bisnis gas stations, shopping centers and tourism businesses,
pariwisata, resort, olahraga dan rekreasi, rumah sakit, resorts, sports and recreation, hospitals, education and
pendidikan dan penelitian, prasarana telekomunikasi dan research, telecommunications infrastructure and energy
sumber daya energi, jasa penyewaan dan pengusahaan resources, rental services and the exploitation of facilities
sarana dan prasarana yang dimiliki Angkasa Pura II serta and infrastructure owned by Angkasa Pura II as well as
optimalisasi pemanfaatan dana Angkasa Pura II melalui optimizing the utilization of Angkasa Pura II funds through
pasar modal dan pasar uang. the capital market and money market.
26 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 29
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Produk dan Jasa [OJK C.4]
» Products and Services [OJK C.4]
JASA KEBANDARUDARAAN AIRPORT SERVICES
• Pelayanan Jasa Pendaratan; • Landing Services;
• Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara • Aircraft Placement and Storage (PJP4U);
(PJP4U);
• Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U); • Aircraft Passenger Services (PJP2U);
• Pelayanan Jasa Penerbangan (PJP); • Aviation Services (PJP);
• Pelayanan Jasa Garbarata dan Pelayanan Jasa Konter. • Aviobridge Services and Counter Services.
JASA TERKAIT BANDAR UDARA AIRPORT RELATED SERVICES
Pelayanan jasa terkait bandar udara: Airport related services:
• Penyewaan ruangan, gudang, lahan dan fasilitas • Room, warehouse, land and other facilities rental;
lainnya;
• Kegiatan konsesioner; • Concessionary activities;
• Parkir kendaraan; • Vehicle parking;
• Pas Bandara dan penyediaan lahan untuk bangunan; • Airport Pass and provision of land for buildings;
• Lapangan dan industri serta bangunan yang • Fields and industries as well as buildings related to
berhubungan dengan kelancaran angkutan udara. the smooth operation of air transportation.
Pelayanan penunjang lainnya: Other supporting services:
• Pelayanan operasi bandara; • Airport operation services;
• Pelayanan penerbangan haji; • Pilgrim flight services;
• Pelayanan tenaga kerja Indonesia; • Indonesian manpower services;
• Pelayanan kargo; • Cargo services;
• Pelayanan keamanan dan keselamatan bandara; • Airport security and safety services;
• Pelayanan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan • Aviation accident rescue and firefighting services
dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) pelayanan (PKP-PK) emergency response services.
penanggulangan gawat darurat.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
27
Page 30
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Rantai Nilai
» Value Chain
PELAYANAN BANDARA AIRPORT SERVICES
Penambahan dan perbaikan fasilitas bandara yang Addition and improvement of airport facilities undertaken
dilakukan oleh perusahaan di antaranya penambahan by the Company include the addition and improvement
dan perbaikan kursi tunggu penumpang, garbarata, toilet, of passengers’ seats in the waiting areas, aviobridge,
troli bagasi, konter check-in, konter pemeriksaan, fasilitas toilets, luggage trolleys, check-in counters, security
tempat ibadah seperti mushola dan sejumlah fasilitas check counters, places of worships and a number of other
pendukung lainnya. supporting facilities.
PELAYANAN PENERBANGAN HAJI PILGRIM FLIGHT SERVICES
Pelayanan angkutan udara Jamaah Haji bekerja sama Pilgrim flight services cooperate with relevant agencies,
dengan instansi terkait antara lain Departemen Agama, including: the Ministry of Religion, airlines, ground
maskapai penerbangan, penyedia jasa ground handling, handling service providers, and CIQ (custom, immigration,
dan CIQ (custom, immigration, quarantine). quarantine).
PELAYANAN KARGO CARGO SERVICES
Bisnis pengiriman atau pengangkutan barang memiliki The business of shipping or transporting goods has a very
prospek usaha yang sangat strategis termasuk bisnis strategic business prospects, including the business of
pengiriman barang melalui angkutan udara (kargo) shipping goods via air transport (cargo). This strategic
yang dimanfaatkan oleh Angkasa Pura II dengan business opportunity is utilized by Angkasa Pura II by
mengoperasikan terminal kargo. operating a cargo terminal.
KEAMANAN DAN KESELAMATAN BANDARA AIRPORT SECURITY AND SAFETY
Melengkapi bandara-bandara yang dikelola dengan Angkasa Pura II has equipped the managed airports with
fasilitas pengamanan yang modern dan berteknologi modern and high-tech security facilities ranging from
tinggi mulai dari peralatan X-Ray untuk pemeriksaan X-Ray equipment for luggage and cargo inspection, walk-
bagasi dan kargo, walk-through dan handheld metal through and handheld metal detectors, CCTV systems,
detector, sistem CCTV, pagar perimeter dan lain-lain, perimeter fencing and others, including providing security
termasuk memberikan pelatihan personil keamanan personnel training and adding personnel in accordance
dan menambah personil sesuai dengan kebutuhan dan with the requirements and applicable security standards.
standar pengamanan yang berlaku.
28 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 31
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
PELAYANAN PERTOLONGAN KECELAKAAN RESCUE AND FIRE FIGHTING SERVICES (PKP-
PENERBANGAN DAN PEMADAM KEBAKARAN PK)
(PKP-PK)
Perbaikan dan peningkatan kelengkapan fasilitas maupun Repair and improvement of complete facilities as well
penggantian atau peremajaan kendaraan operasional as replacement or rejuvenation of PKP-PK operational
PKP-PK antara lain foam tender, rescue invention vehicle vehicles, including foam tenders, rescue invention
(rapid car), ambulans dan commando car, sesuai dengan vehicles (rapid cars), ambulances and commando cars, in
ketentuan dan standar yang berlaku bagi masing-masing accordance with the provisions and standards applicable
bandara. to each airport.
LAYANAN PENANGGULANGAN GAWAT DARURAT EMERGENCY RESPONSE SERVICES
Memastikan ketersediaan fasilitas yang memadai dan Ensuring the availability of adequate facilities and the
keandalan personil dalam penanggulangan gawat reliability of personnel in handling emergencies as well
darurat serta bekerja sama dan berkoordinasi dengan as cooperating and coordinating with various elements
berbagai unsur dan instansi yang tergabung dalam Airport and agencies that are members of the Airport Emergency
Emergency Committee (AEC) sesuai prosedur atau standar Committee (AEC) according to procedures or standards in
dalam Airport Emergency Plan (AEP). the Airport Emergency Plan (AEP).
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
29
Page 32
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Skala Usaha [OJK C.3]
» Business Scale [OJK C.3]
Per 31 Desember 2023 | As of December 31, 2023
Keuangan Operasional Kepemilikan Saham
Financial Operational Shares Ownership
Pendapatan Usaha
Operating Revenues
Pergerakan Pesawat
Aircraft Movements 100 % Negara Republik
Indonesia
Republic of Indonesia
11.902,49 599.763
Rp
miliar rute
billion route
Produk & Jasa
Products & Services
Laba (Rugi) Tahun Berjalan Pergerakan Penumpang
Profit (Loss) For The Year Passenger Movements Jumlah Produk & Jasa
Number of Products & Services 9
1.268,24 80.254
Rp
miliar ribu pax
billion thousand pax
Wilayah Operasi
Area of Operations
Total Aset Pergerakan Kargo
Total Assets Cargo Movements
Kantor Pusat
Head Office 1
43.024,41 783.600
Rp
miliar ton
billion tons
Total Liabilitas
Kantor Cabang/Bandara
Branch Offices/ Airports 20
Total Liabilities
Pendukung Bisnis
Business Support
23.883,62
Rp
miliar
billion
Jumlah Karyawan
Number of Employees
Total Ekuitas
Total Equity
5.177 orang
people
19.140,79
Rp
miliar
billion
30 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 33
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
DEMOGRAFI KARYAWAN [GRI 2-7, 2-8] EMPLOYEE DEMOGRAPHICS [GRI 2-7, 2-8]
Hingga akhir tahun 2023, Angkasa Pura II memiliki 5.177 Until the end of 2023, Angkasa Pura II has 5.177 people
orang dengan komposisi karyawan berdasarkan kategori with employee composition based on the following
sebagai berikut: categories:
Berdasarkan Status Berdasarkan Usia Berdasarkan Status dan
By Status By Age Penempatan Kerja
By Status and Work Placement
Tetap Tidak Tetap 25-42 tahun 43-55 tahun
Permanent Non-Permanent 25-42 years old Non-Permanent
(5.177) 57,15% (3.881) 42,85% (4.532) 87,54% (645) 12,46%
Tidak Tetap Kantor Pusat &
Kantor Divisi
Non-Permanent Head Office &
Berdasarkan Gender Berdasarkan Pendidikan Divisional Office
By Gender By Education (80) 2%
Tidak Tetap Kantor Cabang
Non-Permanent Branch Office
(3801) 98%
Tetap Kantor Pusat & Kantor Divisi
Permanent Head Office &
Divisional Office
(966) 18,66%
Laki-laki Perempuan Pasca Sarjana Diploma 2 dan 3 Tetap Kantor Cabang
Male Female Master’s Degree Diploma 2 and 3 Permanent Branch Office
(4.158) 80,32% (1.019) % (110) 2,12% (1.146) 22,14% (3.623) 69,98%
Sarjana S1 Sekolah Karyawan Perbantuan
Bachelor’s Menengah Atas Assistance Employees
Degree ke Bawah (588) 11,36%
Berdasarkan Level Jabatan (1.958) 37,82% Senior High
By Position Level School or Lower
(1.963) 37,92%
Berdasarkan Status dan Gender
By Status and Gender
Manajerial
Managerial
(860) 16,61%
Operasional
Operational
Tidak Tetap Laki-laki Tetap Laki-laki
(3.728) 72,01% Non-Permanent Male Permanent Male
Administrasi (3254) 84% (4.158) 80,32%
Administration
Tidak Tetap Perempuan Tetap Perempuan
(588) 11,38% Non-Permanent Female Permanent Female
(628) 16% (1.019)19,68%
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
31
Page 34
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
KEPEMILIKAN SAHAM SHARES OWNERSHIP
Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), berikut As a State-Owned Enterprise (SOE), the following are
adalah pemegang saham Angkasa Pura II per 31 the shareholders of Angkasa Pura II as of December 31,
Desember 2023: 2023:
Nama Status Pemilik Persentase
Name Owner Status Percentage
Pemerintah Republik Indonesia Negara Republik Indonesia
0,00001%
Government of the Republic of Indonesia Republic of Indonesia
PT Aviasi Pariwisata (Persero) Pemegang Saham Institusi Nasional
99,99999%
National Institution Shareholders
Pemegang saham utama dan pengendali Angkasa Pura II ialah The main and controlling shareholder of Angkasa Pura
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) sekaligus entitas II is PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) as well
induk dengan kepemilikan sebesar 99,99999%. Pemilik akhir as the parent entity with an ownership of 99.99999%.
dari Angkasa Pura II adalah Pemerintah Republik Indonesia The ultimate beneficial owner of Angkasa Pura II is the
yang memiliki seluruhnya atau 100,00% saham Angkasa Pura Government of the Republic of Indonesia which owns
II. Dengan demikian, nama pemilik akhir Angkasa Pura II ialah wholly or 100.00% shares of Angkasa Pura II. Thus, the
Pemerintah Republik Indonesia. name of the ultimate beneficial owner of Angkasa Pura II
is the Government of the Republic of Indonesia.
WILAYAH OPERASIONAL [GRI 2-6] OPERATIONAL AREA [GRI 2-6]
1
2
3
7
4 10
8
5
9 16
19
17 6
18 12
11 15
20
14
32 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 35
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
1 2 3 4 5
Bandara Internasional Sultan Bandara Internasional Bandara Internasional Bandara Internasional Bandara Sultan Thaha
Iskandar Muda Kualanamu Sisingamangaraja XII Minangkabau Jambi
Banda Aceh Deli Serdang Siborong-borong Padang
6 7 8 9 10
Bandara Internasional Bandara Internasional Bandara Internasional Bandara Depati Amir Bandara Internasional
Sultan Mahmud Badaruddin II Sultan Syarif Kasim II Raja Haji Fisabilillah Pangkal Pinang Supadio
Palembang Pekanbaru Tanjungpinang Pontianak
11 12 13 14 15
Bandara Internasional Bandara Internasional Bandara Internasional Bandara Internasional Bandara Internasional
Soekarno – Hatta Halim Perdanakusuma Husein Sastranegara Banyuwangi Kertajati
Tangerang Jakarta Bandung Banyuwangi Subang
16 17 18 19 20
Bandara Tjilik Riwut Bandara Fatmawati Soekarno Bandara Radin Inten II Bandara Internasional Bandara Jenderal Besar
Palangkaraya Bengkulu Lampung HAS Hanandjoeddin Soedirman
Tanjung Pandan Purbalingga
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
33
Page 36
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Pangsa Pasar [GRI 2-6]
» Market Share [GRI 2-6]
Sampai dengan akhir tahun 2023, Angkasa Pura II Until the end of 2023, Angkasa Pura II operates in 4 (four)
beroperasi pada 4 (empat) segmen usaha dengan business segments by managing 20 airports. In summary,
mengelola sebanyak 20 bandara. Secara ringkas, pangsa the market share is described as follows:
pasar diuraikan sebagai berikut:
Pangsa Pasar Keterangan
Market Share Description
Lokasi geografis tempat produk dan jasa ditawarkan Kantor Cabang atau bandara yang dikelola sebanyak 20 bandara
The geographic location where products and services are tersebar di wilayah Indonesia Barat.
offered Branch offices or airports managed as many as 20 airports spread
across the West Indonesia region.
Sektor yang dilayani Sektor yang dilayani oleh Perusahaan tercakup dalam jenis kegiatan
Sectors served bidang usaha yang dijalankan yaitu:
1. Kegiatan usaha utama yaitu:
a. Pelayanan Jasa Kebandarudaraan;
b. Pelayanan Jasa Terkait Bandar Udara.
2. Kegiatan usaha dalam rangka optimalisasi pemanfaatan sumber
daya yang dimiliki PT Angkasa Pura II yang berada di luar daerah
lingkungan kerja bandar udara.
The sectors served by the Company are covered by the types of
business activities carried out, namely:
1. The main business activities are:
a. Airport Services;
b. Airport Related Services.
2. Business activities in order to optimize the utilization of resources
owned by PT Angkasa Pura II which are outside the airport working
environment area.
Jenis pelanggan dan penerima manfaat Konsumen Angkasa Pura II merupakan pengguna jasa bandara,
Types of customers and beneficiaries meliputi:
1. Penumpang;
2. Maskapai Penerbangan;
3. Perusahaan kargo.
Angkasa Pura II consumers are users of airport services, including:
1. Passengers.
2. Airlines.
3. Freight companies.
34 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 37
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Penghargaan dan Sertifikasi
» Awards and Certifications
Penghargaan | Awards
1 Nama Penghargaan Best Airport by Size & Region - 2 to 5 Million Pass Per Year in Asia Pacific
Award Name 2022 - Sultan Mahmud Badaruddin II Airport (Palembang, Indonesia)
Nama Event
Airport Council International (ACI) Airport Service Quality Awards 2023
Event Name
Lembaga yang
Memberikan Airports Council International
Awarding Institution
Skala Internasional
Scale International
2 1. 43rd Rank - World Top 100 Airport 2023
Nama Penghargaan 2. 5th Rank - World Best Airport by Passenger Numbers 2023 40 to 50
Award Name Million Passangers
3. 9th Rank - Asia: The Cleanest Airport 2023
Nama Event
Skytrax Awards 2023
Event Name
Lembaga yang
Memberikan Skytrax
Awarding Institution
Skala Internasional
Scale International
3 2nd ASEAN Public Toilet Award
Nama Penghargaan
Bandara International Soekarno – Hatta
Award Name
Soekarno-Hatta International Airport
Nama Event
ASEAN Tourism Forum 2023
Event Name
Lembaga yang
Memberikan ASEAN Tourism
Awarding Institution
Skala Internasional
Scale International
4 Penghargaan keunggulan arsitektur kontenporer, Modern & Efisien dalam
Nama Penghargaan semua aspek – Bandara
Award Name Award for excellence in contemporary, Modern and Efficient architecture in
all aspects – Airport
Nama Event
The Aga Khan Award for Architecture
Event Name
Lembaga yang
Memberikan Aga khan Development Network
Awarding Institution
Skala Internasional
Scale International
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
35
Page 38
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
5 Posisi ke - 6 dalam Daftar Megahub LCC Dunia 2022, Top 25 Low-cost Carrier
Nama Penghargaan Airport 2022 – Bandara Soekarno – Hatta
Award Name 6th position in the World LCC Megahub List 2022, Top 25 Low-cost Carrier
Airport 2022 – Soekarno - Hatta Airport
Nama Event
Official Airline Guide (OAG) Megahub 2022
Event Name
Lembaga yang
Memberikan OAG
Awarding Institution
Skala Internasional
Scale International
6 1. Silver Winner - Kategori Manajemen Krisis Sub Kategori Krisis & Pasca Krisis
2. Bronze Winner - Kategori Owned Media Sub Kategori Video Profile
3. Terpopuler di Media Cetak dan Online 2022 Sub Kategori BUMN nonTBK
Nama Penghargaan 1. Silver Winner - Crisis Management Category, Crisis & Post-Crisis Sub-
Award Name Category
2. Bronze Winner - Owned Media Category Video Profile Sub-Category
3. Most Popular in Print and Online Media 2022, Non-Public Company SOEs
Sub Category
Nama Event
Public Relations Indonesia Awards 2023
Event Name
Lembaga yang
Memberikan Public Relations Indonesia
Awarding Institution
Skala Nasional
Scale National
7 Nama Penghargaan Best Performance Chief Financial Officer 2023 in Realizing Establish Growth
Award Name Through Integrative Collaboration
Nama Event
Indonesia Best CFO Awards 2023
Event Name
Lembaga yang
Memberikan Warta Ekonomi
Awarding Institution
Skala Nasional
Scale National
8 Kementerian Ketenagakerjaan Menganugerahkan 11 Bandara Kelolaan
Nama Penghargaan PT Angkasa Pura II pada kategori Bendera Emas
Award Name The Ministry of Manpower awarded 11 airports managed by PT Angkasa Pura
II in the Gold Flag category
Nama Event
Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3 Awards)
Event Name
Lembaga yang
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia
Memberikan
Ministry of Manpower of the Republic of Indonesia
Awarding Institution
Skala Nasional
Scale National
36 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 39
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
9 Asosiasi Toilet Indonesia memberikan penilaian kepada 15 Bandara
Nama Penghargaan PT Angkasa Pura II dengan berbagai kategori
Award Name The Indonesian Toilet Association assessed 15 airports of PT Angkasa Pura
II in various categories
Nama Event
Audit oleh Asosiasi Toilet Indonesia
Event Name
Lembaga yang
Asosiasi Toilet Indonesia
Memberikan
Indonesian Toilet Association
Awarding Institution
Skala Nasional
Scale National
10 Program TJSL Non PUMK yang di kembangkan oleh PT Angkasa Pura II
Bandara Depati Amir Yaitu Kawasan Wisata Bukit Pinteir masuk dalam
nominasi 10 besar API untuk Kategori Wisata Olah Raga dan Petualangan
Nama Penghargaan
Tahun 2023
Award Name
The Non-PUMK TJSL program developed by PT Angkasa Pura II Depati Amir
Airport, namely the Bukit Pinteir Tourism Area, was included in the top 10 API
nominations for the Sports and Adventure Tourism Category in 2023
Nama Event
Anugerah Pesona Indonesia 2023
Event Name
Lembaga yang
Memberikan Anugerah Pesona Indonesia 2023
Awarding Institution
Skala Nasional
Scale National
Sertifikasi | Certifications
Sertifikasi
ISO 9001:2015
Certification
Masa Berlaku 4 Desember 2021-3 Desember 2024
Validity Period December 4, 2021 – December 3, 2024
Lembaga yang
Memberikan British Standards Institution
Awarding Institution
Sertifikasi
Airport Health Accreditation (AHA) Green Star Category
Certification
Masa Berlaku 31 Januari 2023 - 31 Januari 2024
Validity Period January 31, 2023 - January 31, 2024
Lembaga yang
Memberikan Airport Council International (ACI)
Awarding Institution
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
37
Page 40
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Keanggotaan Pada Asosiasi [GRI 2-28][OJK C.5]
» Membership of Associations [GRI 102-13][OJK C.5]
Agar tetap update dengan perkembangan dan topik terkini In order to stay updated with the latest developments and
khususnya di bidang pengelolaan bandara, Angkasa Pura topics, particularly in the field of airport management,
II bergabung dan aktif di berbagai asosiasi atau lembaga Angkasa Pura II joins and is active in various associations
yang relevan dengan bisnis utamanya. Selain itu, asosiasi or institutions relevant to its main business. In addition,
tersebut juga dapat menjadi wadah bagi Angkasa Pura II the association can also become a forum for Angkasa
untuk menyalurkan aspirasinya, saling bertukar informasi Pura II to channel its aspirations, exchange information
melalui diskusi dan kegiatan lain untuk kemajuan industri through discussions and other activities for the
pengelolaan bandara. Hingga akhir tahun 2023, Angkasa advancement of the airport management industry. Until
Pura II bergabung menjadi anggota di 2 (dua) asosiasi the end of 2023, Angkasa Pura II became a member of 2
berskala internasional sebagai berikut: (two) international scale associations as follows:
Nama Asosiasi Cakupan Asosiasi Status dalam Asosiasi
Association Name Association Coverage Status in Association
Internasional Anggota
Airport Council International (ACI)
International Member
International Civil Aviation Organization Internasional Anggota
(ICAO) International Member
Perubahan yang Bersifat Signifikan [GRI 2-6][OJK C.6]
» Significant Changes [GRI 2-6][OJK C.6]]
Per 31 Desember 2023, tidak terdapat perubahan As of December 31, 2023, there were no significant
yang bersifat signifikan pada Perseroan yang dapat changes to the Company that could affect the
mempengaruhi keberlanjutan usahanya. sustainability of its business.
38 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 41
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Pendekatan atau Prinsip Pencegahan [GRI 2-23]
» Precautionary Approach or Principle [GRI 2-23]
Dalam pengelolaan usaha, Angkasa Pura II menghadapi In business management, Angkasa Pura II faces various
berbagai risiko yang berpotensi menghambat target- risks that have the potential to hinder the targets set in
target yang telah ditetapkan dalam RKAP Tahun the 2023 RKAP. To minimize the potential for risks to
2023. Untuk meminimalkan potensi munculnya risiko arise that could affect performance, the Company has
yang dapat mempengaruhi kinerja, Perusahaan telah conducted various studies and established policies to
melakukan berbagai kajian dan menetapkan kebijakan manage existing potential risks.
dalam mengelola potensi risiko yang ada.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
39
Page 42
40 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 43
04 Tata Kelola
Keberlanjutan
Sustainable Corporate
Governance
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
41
Page 44
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Tata Kelola Keberlanjutan
» Sustainable Governance
Tata kelola keberlanjutan Angkasa Pura II berperan Angkasa Pura II's sustainability governance plays an
penting dalam menyelaraskan kegiatan operasional important role in aligning the Company's operational
Perusahaan dengan tanggung jawab lingkungan dan sosial. activities with environmental and social responsibilities.
Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan By integrating sustainability principles into the
ke dalam kerangka kerja tata kelola Perusahaan, Angkasa Company's governance framework, Angkasa Pura II
Pura II menunjukkan komitmennya terhadap penciptaan shows its commitment to long-term value creation
nilai jangka panjang dengan tetap mempertimbangkan while still considering the impact of its activities on
dampak dari kegiatannya terhadap lingkungan dan the environment and society. One of the main aspects
masyarakat. Salah satu aspek utama dari tata kelola of sustainability governance is establishing clear
keberlanjutan adalah menetapkan tujuan keberlanjutan sustainability goals, implementing monitoring and
yang jelas, menerapkan mekanisme pemantauan dan reporting mechanisms, and establishing accountability
pelaporan, serta menetapkan akuntabilitas atas kinerja for the Company's sustainability performance. Moreover,
keberlanjutan Perusahaan. Selain itu, pentingnya tata the importance of sustainability governance goes beyond
kelola keberlanjutan lebih dari sekadar kepatuhan regulatory compliance and risk management. This also
terhadap peraturan dan manajemen risiko. Hal ini juga contributes to improving the Company's reputation,
berkontribusi dalam meningkatkan reputasi Perusahaan, encouraging innovation, and maintaining the trust of
mendorong inovasi, dan menjaga kepercayaan para stakeholders, including customers, employees, investors
pemangku kepentingan, termasuk pelanggan, karyawan, and local communities. Angkasa Pura II's commitment
investor, dan masyarakat setempat. Komitmen Angkasa to sustainability governance not only provides benefits
Pura II terhadap tata kelola keberlanjutan tidak hanya for the Company itself but also has a positive impact on
memberikan manfaat bagi Perusahaan sendiri namun the community and surrounding environment. Through
juga memberikan dampak positif bagi masyarakat transparent and effective sustainability governance
dan lingkungan sekitar. Melalui praktik tata kelola practices, Angkasa Pura II can continue to contribute
keberlanjutan yang transparan dan efektif, Angkasa to sustainable development and position itself as a
Pura II dapat terus berkontribusi dalam pembangunan responsible corporate citizen.
berkelanjutan dan memposisikan diri sebagai warga
korporasi yang bertanggung jawab.
42 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 45
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Badan Tata Kelola Tertinggi [GRI 2-9, 2-11, 2-12, 2-13, 2-14][OJK E.1]
» Highest Governance Body [GRI 2-9, 2-11, 2-12, 2-13, 2-14][OJK E.1]
Penerapan tata Kelola keberlanjutan Perseroan mengacu implementation of the Company's sustainability
pada kebijakan-kebijakan/pedoman internal terkait governance refers to internal policies/ guidelines related
penerapan GCG, antara lain: 1) Pedoman Tata Kelola to the implementation of GCG, including: 1) Code of
Perusahaan (Code of Corporate Governance); 2) Board Corporate Governance; 2) Board of Commissioners
of Commissioner Charter dan Board of Director Charter; Charter and Board of Directors Charter; 3) Code of
3) Pedoman Perilaku (Code of Conduct); 4) Pedoman Conduct; 4) Gratification Control Guidelines; 5) Guidelines
Pengendalian Gratifikasi; 5) Pedoman Pengaduan for Complaints of Violations of Filling Guidelines; 6)
Pelanggaran Pedoman Pengisian; 6) Penyampaian Submission of State Officials' Wealth Report (LHKPN); 7)
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN); General Risk Management Guidelines; 8) Internal Audit
7) Pedoman Umum Manajemen Risiko; 8) Internal Audit Charter; 9) Anti-Bribery Management System; and 10)
Charter; 9) Sistem Manajemen Anti Penyuapan; dan 10) Other provisions relating to economic, environmental and
Ketentuan lainnya yang berkaitan dengan aspek ekonomi, social aspects.
lingkungan dan sosial.
Badan tata kelola tertinggi di Angkasa Pura II merujuk The highest governance body at Angkasa Pura II refers
pada struktur tata kelola sesuai dengan Undang-Undang to the governance structure in accordance with Law
No. 40 tahun 2007 Bab I Mengenai Ketentuan Umum No. 40 of 2007 Chapter I Regarding General Provisions
Pasal 1, yang menyebutkan bahwa Organ Perusahaan Article 1, which states that the Company Organs consist
terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), of the General Meeting of Shareholders (GMS), Board of
Dewan Komisaris dan Direksi. Commissioners and Board of Directors.
1. Rapat Umum Pemegang Saham, yang selanjutnya 1. The General Meeting of Shareholders, hereinafter
disebut RUPS adalah Organ Perusahaan yang referred to as the GMS, is a Company Organ that has
mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada authority not granted to the Board of Directors or
Direksi atau Dewan Komisaris dalam batas yang Board of Commissioners within the limits specified in
ditentukan dalam Undang-Undang dan/atau Anggaran the Law and/or Articles of Association.
Dasar.
2. Dewan Komisaris adalah Organ Perusahaan yang 2. The Board of Commissioners is a Company Organ
bertugas melakukan pengawasan secara umum dan/ tasked with carrying out general and/or specific
atau khusus sesuai dengan Anggaran Dasar serta supervision in accordance with the Articles of
memberi nasihat kepada Direksi. Association and providing advice to the Board of
Directors.
3. Direksi adalah Organ Perusahaan yang berwenang 3. The Board of Directors is a Company Organ with
dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan authority and full responsibility for managing the
Perusahaan untuk kepentingan Perusahaan, sesuai Company for the interests of the Company, in
dengan maksud dan tujuan Perusahaan serta accordance with the Company's aims and objectives
mewakili Perusahaan, baik di dalam maupun di luar and representing the Company, both inside and
pengadilan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar. outside the court in accordance with the provisions of
the Articles of Association.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
43
Page 46
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
General Meeting of Shareholders (GMS)
Dewan Komisaris
Direksi
Board of
Board of Directors
Commissioners
Komite Nominasi &
Sekretaris Dewan Komite Pemantau Sekretaris
Remunerasi Satuan Pengawas
Komisaris Komite Audit Manajemen Risiko Perusahaan & Legal Unit Kerja Lainnya
Nomination & Internal
Secretary of the Board Audit Committee Risk Management Corporate Secretary Other Working Unit
Remuneration Internal Auditor
of Commissioners Monitoring Committee & Legal
Committee
Sesuai dengan bagan di atas, dalam menjalankan In accordance with the chart above, in carrying out its
tugas dan wewenangnya, Dewan Komisaris dibantu duties and authorities, the Board of Commissioners is
oleh organ pendukung berupa Komite Audit, Komite assisted by supporting organs in the form of the Audit
Pemantau Manajemen Risiko, serta Komite Nominasi Committee, Risk Management Monitoring Committee, and
dan Remunerasi. Sedangkan Direksi dibantu organ Nomination and Remuneration Committee. Meanwhile,
pendukung berupa Sekretaris Perusahaan & Legal, the Board of Directors is assisted by supporting organs
Satuan Pengawas Internal, serta Unit Kerja Lainnya. Di in the form of Corporate Secretary & Legal, Internal Audit
antara organ pendukung Dewan Komisaris dan Direksi Unit, and Other Work Units. Among the supporting organs
yang bertanggung jawab untuk memberikan masukan of the Board of Commissioners and the Board of Directors
terkait topik ekonomi lingkungan dan sosial yang dihadapi that is responsible for providing input on environmental
Perusahaan adalah Komite Pemantau Manajemen Risiko. and social-economic topics faced by the Company is Risk
Management Monitoring Committee.
Selaras dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan In line with the Financial Services Authority Regulation
No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan No. 51/POJK.03/2017 concerning the Implementation
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten dan of Sustainable Finance for Financial Services Institutions,
Perusahaan Publik atau POJK Keuangan Berkelanjutan, Issuers and Public Companies or POJK Sustainable
selain mewajibkan penerbitan Laporan Keberlanjutan, Finance, in addition to requiring the issuance of
regulasi ini juga mengatur tentang keberadaan pegawai, Sustainability Reports, this regulation also regulates the
pejabat dan/atau unit kerja yang menjadi penanggung whereabouts of employees, officials and/or work units
jawab penerapan strategi keberlanjutan. Perusahaan who are responsible for implementation sustainability
memetakan penanggung jawab penerapan strategi strategy. The Company maps out the person in charge
keberlanjutan untuk masing-masing aspek yang of implementing the sustainability strategy for each
keseluruhannya dikoordinir oleh Corporate Secretary aspect which is entirely coordinated by the Corporate
untuk selanjutnya melaporkan segala kegiatan yang Secretary to subsequently report all activities related to
berkaitan dengan penerapan strategi keberlanjutan, the implementation of the sustainability strategy to the
termasuk penyusunan laporan keberlanjutan kepada Board of Directors as the main person in charge.
Direksi selaku penanggung jawab utama.
Aspek Penanggung Jawab di Lingkungan Perseroan
Aspect Person in Charge in the Company Environment
Engineering & Facility Quality Assurance, Airport
Green Airport
Maintenance Policy and Airport Maintenance Division.
Board of Director
Operational Excellence Airport Operation Division and Health, Safety & Environment Division
Direksi
People Development Airport Learning Center and Human Capital Center People Development
Community Development Community Development Center
44 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 47
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
GREEN AIRPORTS GREEN AIRPORTS
Pengelolaan lingkungan sebagai upaya untuk Environmental management as an effort to develop
mengembangkan green airports dilakukan oleh Engineering green airports is carried out by Engineering & Facility
& Facility Quality Assurance, Airport Maintenance Policy Quality Assurance, Airport Maintenance Policy and
dan Airport Maintenance Division. Airport Maintenance Airport Maintenance Division. The Airport Maintenance
Policy Division bertanggung jawab memastikan kepatuhan Policy Division is responsible for ensuring compliance
terhadap seluruh ketentuan dan peraturan perundang- with all applicable statutory regulations related to the
undangan yang berlaku terkait lingkungan dan membuat environment and making regular reports on management
laporan secara berkala tentang pengelolaan energi, emisi, of energy, emissions and others. The Airport Maintenance
dan lainnya. Airport Maintenance Division bertanggung Division is responsible for developing environmentally
jawab dalam pengembangan inisiatif ramah lingkungan friendly initiatives such as developing solar power
seperti pengembagan pembangkit listrik tenaga surya, plants, using electric motors for operational activities,
penggunaan motor listrik untuk kegiatan operasional, dan and others. The Engineering & Facility Quality Assurance
lainnya. Engineering & Facility Quality Assurance Division Division is responsible for implementing environmental
bertanggung jawab untuk menerapkan pengelolaan management.
lingkungan.
OPERATIONAL EXCELLENCE OPERATIONAL EXCELLENCE
Perusahaan senantiasa menempatkan keunggulan The Company always places operational excellence as
operasional sebagai salah satu prioritas utama untuk one of the top priorities to ensure operational activities
memastikan kegiatan operasional berjalan dengan run efficiently, effectively and can provide optimal
efisien, efektif dan dapat memberikan layanan yang service to customers. The Airport Operation Division
optimal kepada para pelanggan. Airport Operation is responsible for the operational development of the
Division bertanggung jawab dalam pengembangan Company. The Health, Safety & Environment division
operasional Perusahaan. Health, Safety & Environment is responsible for managing Occupational Health and
Division bertanggung jawab dalam pengelolaan Safety. Operation & Service Quality Assurance division is
Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Operation & Service responsible for ensuring quality control over the services
Quality Assurance Division bertanggung jawab dalam provided to customers.
memastikan kontrol kualitas atas layanan yang diberikan
kepada para pelanggan.
PEOPLE DEVELOPMENT PEOPLE DEVELOPMENT
Pengembangan insan Perusahaan senantiasa dilakukan Development of the Company’s personnel is always
agar mampu bersaing dan mengikuti dengan lincah carried out in order to be able to compete and agilely
(agile) perkembangan pesat pada dinamika bisnis yang follow the rapid developments in the current business
ada saat ini. Airport Learning Center Division bertanggung dynamics. The Airport Learning Center division is
jawab untuk memetakan kebutuhan dan memberikan responsible for mapping needs and providing training
pelatihan serta pengembangan kompetensi kepada and competency development to employees. In addition,
karyawan. Selain itu Human Capital Center Division the Human Capital Center Division is also in charge
juga bertugas untuk pengelolaan ketenagakerjaan of manpower management including ensuring the
termasuk memastikan pemenuhan hak karyawan seperti fulfillment of employee rights such as welfare, career
kesejahteraan, jenjang karir, dan lainnya. paths, and others.
COMMUNITY DEVELOPMENT COMMUNITY DEVELOPMENT
Community Development dikoordinir oleh divisi Community Development is coordinated by the
Community Development Center yaitu Unit pengelola Community Development Center division, namely the
Program TJSL di Kantor Pusat yang berada di bawah TJSL Program management unit at the Head Office which
Direksi dengan penanggung jawab langsung adalah is under the Board of Directors with direct responsibility
Direktur Human Capital yang bertugas untuk mendukung held by the Director of Human Capital whose job is to
kegiatan UMK ke masyarakat berupa peminjaman dana support MSE activities to the community in the form of
dan pembinaan sehingga UMK menjadi berkembang lending funds and coaching so that MSE develops and
dan menghasilkan produk yang bisa bersaing di pasar produces products that can compete in the market and
dan memberikan atau menyalurkan bantuan sosial yang provide or distribute social assistance that provides/
memberikan/menciptakan nilai ekonomi bagi penerima creates economic value for beneficiaries and value for
dan nilai bagi perusahaan. companies.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
45
Page 48
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Nominasi dan Remunerasi Badan Tata Kelola
Tertinggi [GRI 2-10, 2-18, 2-19, 2-20, 2-21]
» Nomination and Remuneration for Highest Governance Body [GRI 2-10, 2-18,
2-19, 2-20, 2-21]
Prosedur nominasi dan penerapan remunerasi termasuk Nomination procedures and application of remuneration
penilaian kinerja anggota organ utama Perusahaan including performance assessment of members of
merupakan wewenang Pemegang Saham, dalam hal the Company's main organs are the authority of the
ini adalah Kementerian BUMN dengan mengacu pada Shareholders, in this case the Ministry of SOEs with
Peraturan Menteri BUMN No PER-3/MBU/03/2023 reference to Minister of SOEs Regulation No PER-3/
Tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha MBU/03/2023 concerning Organs and Human Resources
Milik Negara. Seluruh calon anggota Dewan Komisaris of State-Owned Enterprises. All prospective members of
dan/atau Direksi Angkasa Pura II harus memenuhi the Board of Commissioners and/or Board of Directors
persyaratan formil dan materil sesuai yang tertera pada of Angkasa Pura II must fulfill the formal and material
ketentuan tersebut dan kriteria bagi calon anggota Dewan requirements as stated in these provisions and the criteria
Komisaris dan/atau Direksi. for prospective members of the Board of Commissioners
and/or Board of Directors.
Dalam menentukan remunerasi Dewan Komisaris dan In determining the remuneration of the Board of
Direksi didasari pertimbangan meliputi: kewajaran, Commissioners and Board of Directors, considerations
meningkatnya tuntutan dan tanggung jawab pengurusan include: fairness, increasing demands and responsibilities
perusahaan serta meningkatnya kebutuhan Cost of Living for management of the company as well as the increasing
Adjustment (COLA) dan perbandingan industri sejenis. need for Cost of Living Adjustments (COLA) and
Dalam penentuan besaran remunerasi Dewan Komisaris comparisons with similar industries. In determining the
dan Direksi, Perusahaan memiliki Komite Nominasi dan amount of remuneration for the Board of Commissioners
Remunerasi yang merupakan organ pendukung Dewan and Board of Directors, the Company has a Nomination and
Komisaris. Remuneration Committee which is a supporting organ for
the Board of Commissioners.
Mekanisme penetapan remunerasi sebagai berikut: The remuneration determination mechanism is as
follows:
1. Dewan Komisaris yang menjalankan fungsi nominasi 1. The Board of Commissioners carries out nomination
dan remunerasi. Kajian ini dapat dilakukan dengan and remuneration functions. This study can be carried
meminta bantuan dari pihak independen; out by requesting assistance from an independent
party;
2. Dewan Komisaris mempelajari usulan dari Komite 2. The Board of Commissioners studies the proposals from
dan selanjutnya menyampaikan kepada RUPS; the Committee and then submits them to the GMS;
3. RUPS melakukan kajian terhadap usulan dari Dewan 3. The GMS reviews the proposals from the Board of
Komisaris; Commissioners;
4. RUPS akan memberikan persetujuan dan penetapan 4. The GMS will provide approval and determine
remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi. remuneration for the Board of Commissioners and
Board of Directors.
46 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 49
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Rasio kompensasi total tahunan Perusahaan di The Company's annual total compensation ratio in 2023
tahun 2023 adalah sebesar 19,09%. was 19.09%.
Uraian
2023
Description
Kompensasi total tahunan untuk individu dengan bayaran tertinggi di organisasi*
Rp5.075.760.000
Annual total compensation for the highest paid individual in the organization*
Nilai tengah total kompensasi tahunan untuk semua karyawan organisasi, kecuali individu dengan
bayaran tertinggi**
Rp265.847.102
Median value of annual total compensation for all employees in the organization, except the highest
paid individuals**
Rasio kompensasi total tahunan
19.09%
Annual Total Compensation Ratio
*Mencakup gaji dan tunjangan tahunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan
**Mencakup gaji dan tunjangan tahunan rata-rata semua karyawan termasuk karyawan tetap dan tidak tetap, kecuali anggota Dewan
Komisaris dan Direksi
*Includes annual salary and allowances for members of the Company's Board of Commissioners and Board of Directors
**Includes the average annual salary and allowances of all employees including permanent and non-permanent employees, except
members of the Board of Commissioners and Board of Directors
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
47
Page 50
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Pengembangan Kompetensi Terkait Aspek
Keberlanjutan [OJK E.2] [GRI 2-17]
» Competency Development Related to Sustainability Aspect [OJK E.2] [GRI 2-17]
Agar seluruh karyawan termasuk penanggung jawab So that all employees, including those in charge of
penerapan strategi keberlanjutan memiliki pemahaman implementing the sustainability strategy, have the same
yang sama dan juga berkontribusi terhadap penerapan understanding and also contribute to the implementation
strategi secara keseluruhan, maka Perusahaan of the overall strategy, the Company provides training and
memberikan pelatihan dan pengembangan kompetensi competency development with special materials related
dengan materi khusus yang berkaitan dengan aspek to sustainability aspects. During 2023, the competency
keberlanjutan. Selama tahun 2023, pengembangan development followed is as follows:
kompetensi yang diikuti adalah sebagai berikut:
Materi Pelatihan Pelaksanaan Peserta Penyelenggara
Training Material Implementation Participant Organizer
Environmental, Social, Governance, Februari
1 Intrinsics
Risk & Compliance (ESGRC) February
Pelatihan ESG (Environmental – Juni dan September
15 Rumah Perubahan
Social Governance) June and September
48 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 51
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Kode Etik [GRI 2-23]
» Code of Conduct [GRI 2-23]
Kode Etik (Code of Conduct) merupakan pedoman perilaku The Code of Conduct is a guideline for the behavior of
jajaran Angkasa Pura II dalam menjalankan tugas dan Angkasa Pura II personnel in carrying out daily tasks and
kegiatan sehari-hari serta dalam melakukan hubungan activities as well as in conducting business relationships
bisnis dengan para pelanggan, rekanan maupun rekan with customers, partners and colleagues. The existence of
kerja. Adanya aturan dasar yang dimuat dalam Kode Etik basic rules contained in the Code of Conduct is one of the
menjadikan salah satu komitmen Perusahaan terhadap Company's commitments to the principles of governance,
prinsip-prinsip tata kelola, yang selama ini mendukung which have supported the Company to achieve its stated
Perusahaan untuk mencapai Visi dan Misi yang telah Vision and Mission.
ditetapkan.
Menjaga standar etika sangat penting untuk Maintaining ethical standards is very important to
mempertahankan loyalitas stakeholder dalam membuat maintain stakeholders loyalty in making decisions and in
keputusan-keputusan dan dalam memecahkan persoalan solving issues faced by Angkasa Pura II. This is because all
yang dihadapi Angkasa Pura II. Hal ini disebabkan semua Company decisions greatly influence and are influenced
keputusan Perusahaan sangat mempengaruhi dan by stakeholders who have an interest in and influence the
dipengaruhi oleh stakeholder yang berkepentingan dan Company's decisions. Therefore, Angkasa Pura II has a
berpengaruh pada keputusan-keputusan Perusahaan. Code of Conduct as a basis for the behavior of Angkasa
Oleh karena itu, Angkasa Pura II memiliki Pedoman Pura II personnel in carrying out missions to achieve the
Perilaku (Code of Conduct) sebagai dasar bertingkah laku Company's vision.
Insan Angkasa Pura II dalam menjalankan misi untuk
mencapai visi Perusahaan.
POKOK-POKOK ISI KODE ETIK MAIN CONTENTS OF THE CODE OF CONDUCT
Penyusunan Code of Conduct telah disesuaikan dengan Preparation of the Code of Conduct has been adapted
perkembangan hukum, sosial, dan dinamika bisnis to legal, social and business dynamics developments at
Angkasa Pura II. Code of Conduct yang berlaku untuk Angkasa Pura II. The Code of Conduct that applies to all
seluruh insan Angkasa Pura II terdiri atas: Angkasa Pura II personnel consists of:
• Bab I: Pendahuluan. • Chapter I: Introduction
• Bab II: Etika Bisnis. • Chapter II: Business Ethics
• Bab III: Etika Kerja dan Tata Perilaku. • Chapter III: Work Ethics and Code of Conduct
• Bab IV: Donasi, Hadiah, dan Jamuan. • Chapter IV: Donations, Gifts and Entertainment
• Bab V: Penegakan Etika. • Chapter V: Ethical Enforcement
• Bab VI: Penerapan Pedoman Perilaku. • Chapter VI: Implementation of the Code of Conduct
PEMBERLAKUAN KODE ETIK BAGI SELURUH ENFORCEMENT OF THE CODE OF CONDUCT
LEVEL ORGANISASI FOR ALL LEVELS OF THE ORGANIZATION
Keberlakuan Kode Etik diterapkan kepada segenap insan The enforceability of the code of conduct is applied to all
perusahaan mulai karyawan hingga manajemen Angkasa personnel of the Company from employees to management
Pura II. Kandungan dari nilai-nilai perusahaan selalu of Angkasa Pura II. The contents of the corporate values
disosialisasikan kepada seluruh karyawan. are always disseminated to all employees.
Setiap tahun, seluruh Insan Angkasa Pura II membuat Every year, all personnel of Angkasa Pura II make a
pernyataan kepatuhan terhadap Kode Etik dengan statement of compliance with the Code of Conduct by
menandatangani Pernyataan Kepatuhan Tahunan. signing the Annual Compliance Statement. The Annual
Dokumen Pernyataan Kepatuhan Tahunan yang Compliance Statement document that is signed is one of
ditandatangani merupakan salah satu syarat bagi the conditions for the continuation of the service period of
kelanjutan masa bakti Insan Angkasa Pura II di Angkasa Pura II employees at the Company.
Perusahaan.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
49
Page 52
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Code of Conduct berlaku untuk seluruh Insan Angkasa The Code of Conduct applies to all Angkasa Pura II
Pura II yakni Dewan Komisaris, Direksi, seluruh Karyawan personnel, namely the Board of Commissioners, Board of
dan seluruh stakeholders atau mitra kerja yang melakukan Directors, all employees and all stakeholders or business
transaksi bisnis dengan Angkasa Pura II yang terintegrasi partners who conduct business transactions with
dengan prinsip GCG. Angkasa Pura II which is integrated with GCG principles.
PENEGAKAN KODE ETIK ENFORCEMENT OF THE CODE OF CONDUCT
Untuk mengawal implementasi tersebut, Perusahaan To oversee this implementation, the Company strictly
menerapkan sistem reward dan punishment secara implements a reward and punishment system in addition
tegas selain mewajibkan manajemen dan karyawan to require management and employees to sign a
untuk menandatangani pernyataan kepatuhan terhadap statement of compliance with the implementation of the
pelaksanaan kode etik Perusahaan. Company's code of conduct.
SANKSI PELANGGARAN KODE ETIK SANCTIONS FOR VIOLATION OF THE CODE OF
CONDUCT
Sanksi yang diberikan dalam Kode Etik ditetapkan Sanctions provided in the Code of Conduct are stipulated
dalam Peraturan Perusahaan terkait dengan Tingkatan in Company Regulations related to the Level of Violations,
Pelanggaran, Sanksi Pelanggaran dan Pihak yang Sanctions for Violations and Parties authorized to execute
berwenang mengeksekusi sanksi. sanctions.
JUMLAH PELANGGARAN DAN SANKSI [GRI 205-3] NUMBER OF VIOLATIONS AND SANCTIONS
[GRI 205-3]
Pada tahun 2023, pelanggaran Kode Etik tercatat In 2023, 27 cases of violations of the Code of Conduct
sebanyak 27 kasus dengan rincian dan sanksi sebagai were recorded with the following details and sanctions:
berikut:
Kategori Pelanggaran Jenis Sanksi Jumlah Pelanggaran
Violation Category Type of Sanction Number of Violation
Berat Pemberhentian Dengan Tidak Hormat
5
Heavy Dishonorable Dismissal
Berat Penurunan Kelas Jabatan
11
Heavy Grade Demotion
Sedang Surat Peringatan Ketiga (SPIII)
3
Moderate Third Warning Letter (SP III)
Sedang Surat Peringatan Kedua (SP II)
4
Moderate Second Warning Letter (SP II)
Ringan Surat Peringatan Pertama (SP I)
2
Light First Warning Letter (SP I)
Ringan Teguran Lisan
2
Light Verbal Warning
Jumlah
27
Total
Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundangan [GRI 2-27]
» Compliance with Laws and Regulations [GRI 2-27]
Angkasa Pura II senantiasa mematuhi segala peraturan Angkasa Pura II always complies with all applicable
perundang-undangan yang berlaku, sehingga di sepanjang statutory regulations, so that throughout 2023 there
tahun 2023 tidak terdapat kasus ketidakpatuhan atau were no cases of non-compliance or violations and
pelanggaran dan sanksi administratif yang dihadapi administrative sanctions faced by the Company.
Perusahaan.
50 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 53
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Pencegahan Korupsi dan Penanganan
Benturan Kepentingan [GRI 2-15, 205-2]
» Preventing Corruption and Handling Conflicts of Interest [GRI 2-15, 205-2]
Angkasa Pura II menyadari bahwa proses pengelolaan Angkasa Pura II realizes that the airport business
usaha kebandarudaraan melibatkan berbagai pihak management process involves various parties with a large
dengan tingkat risiko yang besar. Untuk mencegah level of risk. To prevent fraud and corruption from airport
terjadinya tindakan fraud dan korupsi dari kegiatan service management activities, Angkasa Pura II has
pengelolaan jasa kebandarudaraan, Angkasa Pura II strengthened the internal control system and developed
telah memperkuat sistem pengendalian internal dan a corruption prevention policy, namely by referring to the
mengembangkan kebijakan pencegahan korupsi yaitu State Minister of State-Owned Enterprises Regulation
dengan mengacu pada Peraturan Menteri Negara Badan No. PER-02/MBU/03/2023 Concerning Guidelines for the
Usaha Milik Negara No. PER-02/MBU/03/2023 Tentang Governance and Significant Corporate Activities of State-
Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Owned Enterprises
Badan Usaha Milik Negara.
Untuk menindaklanjuti ketentuan tersebut, Angkasa Pura To follow up on these provisions, Angkasa Pura II has
II telah mengesahkan dan menerapkan kebijakan khusus ratified and implemented special policies that support
yang mendukung pencegahan korupsi antara lain: the prevention of corruption, including:
Pedoman Surat Keputusan Keterangan
No.
Pedoman Surat Keputusan Keterangan
1. Pedoman KEP. CO. Pedoman bagi seluruh insan Angkasa Pura II untuk memahami dan
Pengendalian 02.03.01/10/2018/0414/ menanggulangi praktik penerimaan dan pemberian hadiah dan hiburan
Gratifikasi PD.01.04/10/2018/0088 yang bertentangan dengan hukum di perusahaan untuk mewujudkan
Gratification Control pengelolaan perusahaan yang bebas dari segala bentuk Korupsi, Kolusi
Guideline dan Nepotisme (KKN).
Guideline for all personnel of PT AP II to understand and overcome the
practice of receiving and giving gifts and entertainment that are contrary
to law in the Company to realize company management that is free from
all forms of Corruption, Collusion and Nepotism (KKN).
2. Pedoman Pengaduan DKOM.036.3/ Tata cara pengelolaan penanganan pengaduan bagi Dewan
Pelanggaran HK.201/APII-2014/ Komisaris, Direksi, Karyawan serta pihak yang berkepentingan
Whistleblowing KEP.02.03.01/01/2014.082 dalam hubungan dengan perusahaan, agar setiap laporan yang
Guideline dikirimkan terjaga kerahasiaannya dan kasus yang dilaporkan dapat
dipertanggungjawabkan serta dapat ditindaklanjuti. Pedoman
pengaduan pelanggaran ini sebagai salah satu bentuk peningkatan
perlindungan terhadap para pemangku kepentingan dan perlindungan
nama baik Perusahaan.
Procedure for handling complaints for the Board of Commissioners,
Board of Directors, Employees and interested parties in relations
with the Company, so that every report submitted is kept confidential
and cases reported can be accounted for and can be followed up.
This whistleblowing guideline is a form of increased protection for
stakeholders and the protection of the Company’s good name.
3. Pedoman Pengisian PD.01.01/02/2018/0065 Pedoman atau panduan kepada seluruh pejabat di Lingkungan Angkasa
dan Penyampaian Pura II dalam mematuhi penyampaian laporan harta kekayaan
Laporan Harta penyelenggara negara sehingga mendorong terciptanya penerapan
Kekayaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik serta menciptakan organisasi dan
Penyelenggara Negara lingkungan kerja Angkasa Pura II yang patuh terhadap Undang-Undang
(LHKPN) dan bebas dari korupsi.
Guideline for Filling Guideline or guidance to all officials in the Environment of PT Angkasa
and Submitting State Pura II in complying with the submission of state officials wealth report
Officials Wealth Report so as to encourage the implementation of Good Corporate Governance
and create an organization and work environment for PT Angkasa Pura
II that is compliant with laws and free from corruption.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
51
Page 54
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Pedoman Surat Keputusan Keterangan
No.
Pedoman Surat Keputusan Keterangan
4. Sistem Manajemen Co.01.02/00/10/2020/0211 Pedoman atau panduan bagi Dewan Komisaris, Direksi dan seluruh
Anti Penyuapan PD.01.02/10/2020/0056 insan di lingkungan Angkasa Pura II dalam meningkatkan sistem
Anti-Bribery pencegahan tindak penyuapan di perusahaan dan melakukan kontrol
Management System anti penyuapan. Pedoman Anti Penyuapan ini sebagai salah satu bentuk
peningkatan kredibilitas perusahaan sebagai sebuah organisasi yang
taat pada peraturan anti-suap dan peraturan pemerintah.
Guideline or guidance for the Board of Commissioners, Board of
Directors and all personnel within PT Angkasa Pura II in improving the
system for preventing bribery in the Company and carrying out anti-
bribery controls. The Anti- Bribery Guideline is a form of increasing the
Company’s credibility as an organization that complies with anti-bribery
regulations and government regulations.
Inisiatif pencegahan KKN di Angkasa Pura II telah The initiative to prevent KKN at Angkasa Pura II has
dilakukan antara lain dengan penerbitan Peraturan been carried out, among other things, by issuing Board of
Direksi yang mengatur antara lain tentang Kebijakan Directors Regulations which regulate, among other things,
Tata Kelola Perusahaan (Code of Corporate Governance), the Code of Corporate Governance, Handling Conflicts of
Penanganan Benturan Kepentingan (Conflict of Interest), Interest, Whistleblowing System, Code of Conduct, Board
Sistem Pengaduan Pelanggaran (Whistleblowing System), Manual, Management Control System Guidelines, Probity
Pedoman Etika (Code of Conduct), Board Manual, Pedoman Audit Guidelines for Procurement of Goods/Services,
Sistem Pengendalian Manajemen, Pedoman Probity Audit Reporting Obligation and Information Disclosure Policy,
Pengadaan Barang/Jasa, Kebijakan Kewajiban Pelaporan Guidelines for Completing and Submitting LHKPN, and
dan Keterbukaan Informasi, Pedoman Pengisian dan Guidelines for Gratification Management and Control.
Penyampaian LHKPN, dan Pedoman Pengelolaan dan However, in order to strengthen the initiative to prevent
Pengendalian Gratifikasi. Namun demikian, dalam rangka KKN at Angkasa Pura II and follow up on the direction of
memperkuat inisiatif pencegahan KKN di Angkasa Pura the Ministry of SOEs, it is necessary to implement an Anti-
II serta menindaklanjuti arahan Kementerian BUMN, Bribery Management System (SMAP) at Angkasa Pura
maka perlu dilakukan penerapan Sistem Manajemen Anti II referring to SNI ISO 37001:2016 through the SMAP
Penyuapan (SMAP) di Angkasa Pura II mengacu pada implementation stages and continue with the certification
SNI ISO 37001:2016 melalui tahapan implementasi process ISO 37001:2016.
SMAP dan dilanjutkan dengan proses sertifikasi ISO
37001:2016.
Angkasa Pura II melaksanakan sosialisasi dan internalisasi Angkasa Pura II carries out socialization and
untuk memastikan pedoman tersebut diketahui dan internalization to ensure that these guidelines are known
dijalankan oleh seluruh Insan Perusahaan. Sosialisasi and implemented by all Company Personnel. Socialization
juga dilakukan kepada para pemangku kepentingan di is also carried out to stakeholders in all Branch Offices
seluruh Kantor Cabang dengan memfokuskan materi by focusing socialization material on the Gratification
sosialisasi kepada Program Pengendalian Gratifikasi. Control Program.
Sebagai bentuk komitmen Insan Angkasa Pura II untuk As a form of commitment by Angkasa Pura II personnel
selalu menaati Pedoman Pengelolaan dan Pengendalian to always comply with the Guidelines for Gratification
Gratifikasi, maka Insan Angkasa Pura II wajib melakukan Management and Control, Angkasa Pura II personnel are
penandatanganan Pernyataan Komitmen Kepatuhan required to sign a Statement of Compliance Commitment
Terhadap Penghindaran Gratifikasi, Korupsi, Kolusi dan to Avoid Gratification, Corruption, Collusion and Nepotism
Nepotisme (KKN), yang diperbaharui setiap tahun. (KKN), which is renewed every year.
52 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 55
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Whistleblowing System [GRI 2-16, 2-26]
» Whistleblowing System [GRI 2-16, 2-26]
Kebijakan internal mengenai pengendalian gratifikasi/ Internal policies regarding gratification control/ anti-
anti korupsi didukung oleh aktivitas pengawasan dan corruption are supported by internal supervision and control
pengendalian internal serta diperkuat dengan implementasi activities and strengthened by the implementation of a
whistleblowing system. Pedoman Sistem Pengaduan whistleblowing system. Guidelines for the Whistleblowing
Pelanggaran (Whistleblowing System) di Lingkungan Angkasa System within Angkasa Pura II are established through
Pura II ditetapkan melalui Surat Keputusan Bersama Dewan Joint Decree of the Board of Commissioners and Board
Komisaris dan Direksi No. DKOM.036.3/HK.201/ Angkasa of Directors No. DKOM.036.3/HK.201/ Angkasa Pura
Pura II-2014 dan KEP.02.03/00/01/2014/082 yang telah II-2014 and KEP.02.03/00/01/2014/082 which were
diperbaharui tanggal 22 Januari 2014. Sistem ini merupakan updated on January 22, 2014. This system is a reporting
sistem pelaporan yang memungkinkan setiap pihak untuk system that allows each party to be involved in efforts to
terlibat dalam upaya pencegahan dan pendeteksian dini prevent and early detect irregularities at Angkasa Pura
tindakan penyimpangan di Angkasa Pura II. Pedoman II. These guidelines have been complemented by a web-
tersebut telah dilengkapi dengan aplikasi berbasis web yang based application which has been officially launched and
secara resmi telah diluncurkan dan efektif berlaku sejak has been effective since April 2016.
bulan April 2016.
MEKANISME PENANGANAN PENGADUAN COMPLAINT HANDLING MECHANISM
Ruang lingkup kebijakan tersebut mencakup kebijakan Scope of the policy includes Company policies related to
Perusahaan terkait penyimpangan dari peraturan dan deviations from applicable statutory regulations, abuse of
perundangan yang berlaku, penyalahgunaan jabatan office for other interests outside the Company, extortion,
untuk kepentingan lain di luar Perusahaan, pemerasan, fraudulent acts, conflicts of interest and gratification.
perbuatan curang, benturan kepentingan dan gratifikasi.
Setiap laporan yang masuk akan dipelajari, diklasifikasikan Each incoming report will be studied, classified and
dan ditindaklanjuti melalui penyelidikan mendalam followed up through an in-depth investigation based on
berdasarkan fakta-fakta yang diperoleh. Pengaduan the facts obtained. Complaints against alleged violations
terhadap dugaan pelanggaran dapat disampaikan melalui can be submitted through various available reporting
berbagai sarana pelaporan yang tersedia, antara lain: facilities, including:
• Telepon (021-5505042); • Telephone (021-5505042);
• Faksimile (021-5501536); • Facsimile (021-5501536);
• Website (www.angkasapura2.co.id); • Website (www.angkasapura2.co.id);
• Email (mailto:spi.wbs@angkasapura2.co.id). • Email (mailto:spi.wbs@angkasapura2.co.id).
Selain dari beberapa sarana pelaporan pengaduan di atas, Apart from the several complaints reporting facilities
Angkasa Pura II juga memberikan sarana penyampaian above, Angkasa Pura II also provides a means of
pelaporan melalui surat dengan amplop tertutup serta submitting reports by mail with a closed envelope and
memberikan kode WBS pada bagian kanan atas amplop provides the WBS code on the upper right of the envelope
tersebut dan ditujukan kepada President Director and is addressed to the President Director or to the Head
(Direktur Utama) atau kepada Kepala SPI dengan alamat: of Internal Audit Unit at the address:
PT Angkasa Pura II PT Angkasa Pura II
Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Gedung 600 Soekarno-Hatta International Arport, Building 600
Kotak Pos 1001 – JKT 19120 Tangerang Mailbox 1001 – JKT 19120 Tangerang
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
53
Page 56
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
JAMINAN PERLINDUNGAN PELAPOR WHISTLEBLOWER PROTECTION GUARANTEE
Untuk melindungi pelapor, Perusahaan memiliki komitmen To protect whistleblowers, the Company is committed to
dengan menyediakan fasilitas saluran pelaporan (telepon, provide reporting channels (phone, letter, email) that are
surat, email) yang independen, bebas, dan rahasia bagi independent, free and confidential for whistleblowers,
pelapor, agar terlaksana proses pelaporan yang aman. so that a safe reporting process is carried out. In
Selain itu, WBS juga menjaga kerahasiaan identitas addition, the WBS also maintains the confidentiality of
pelapor dengan tujuan memberikan perlindungan kepada the whistleblower's identity with the aim of providing
pelapor dan anggota keluarga atas tindakan balasan dari protection to the whistleblower and family members
terlapor atau organisasi. Informasi pelaksanaan tindak against retaliation from the reported party or organization.
lanjut laporan akan disampaikan secara rahasia kepada Information on the implementation of follow-up reports
pelapor yang identitasnya lengkap. will be conveyed confidentially to the whistleblower
whose identity is complete.
UNIT PENANGANAN PENGADUAN NUMBER OF COMPLAINTS AND FOLLOW-UP
Angkasa Pura II berkomitmen untuk menindaklanjuti Angkasa Pura II is committed to follow up on every
setiap laporan yang masuk. Setiap laporan yang masuk incoming report. Every report received will be verified
akan diverifikasi sebelum diputuskan kelanjutannya. before deciding whether to proceed.
PENGELOLA PELAPORAN PELANGGARAN WHISTLEBLOWING SYSTEM MANAGEMENT
Pelaporan pelanggaran ditujukan melalui suatu Whistleblowing System is addressed through a standard
mekanisme baku dan dikelola secara profesional oleh mechanism and is managed professionally by the Internal
Unit Internal Auditor sebagai Unit Pengelola Sistem Auditor Unit as the Whistleblowing System (WBS)
Pengaduan Pelanggaran (WBS) sesuai Surat Keputusan Management Unit in accordance with Board of Directors'
Direksi No. KEP.02.03/00/01/2014/082 tanggal 22 Decree No. KEP.02.03/00/01/2014/082 dated January
Januari 2014. 22, 2014.
JUMLAH PELAPORAN PELANGGARAN YANG NUMBER OF INCOMING VIOLATION REPORTS
MASUK
Per 31 Desember 2023, terdapat 32 laporan yang As of December 31, 2023, there were 32 reports
disampaikan melalui mekanisme WBS. Seluruh laporan submitted through the WBS mechanism. All these reports
tersebut telah selesai ditindaklanjuti. have been followed up.
54 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 57
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Penilaian Risiko atas Penerapan Tata Kelola
Keberlanjutan [GRI 2-25][OJK E.3]
» Risk Assessment of Sustainability Governance [GRI 2-25][OJK E.3]
Dalam menjalankan usaha, Perusahaan tentunya In carrying out its business, the Company is certainly
dihadapkan pada berbagai risiko yang berpotensi faced with various risks that have the potential to hinder
menghambat pencapaian kinerja sesuai dengan target- the achievement of performance in accordance with the
target yang telah ditetapkan. Dewan Komisaris, Direksi, targets that have been set. The Board of Commissioners,
dan seluruh jajaran Perusahaan berkomitmen untuk Board of Directors, and all levels of PT Angkasa Pura II
mempertahankan mutu layanan dan keunggulan are committed to maintain the quality of the Company’s
operasional Perusahaan, serta menjamin ketahanan products and services, as well as ensure the resilience
(resilience) dan keberlanjutan (sustainable) bisnis and sustainability of the Company’s business through
perusahaan melalui pengelolaan risiko secara efektif effective risk management and always strive for
dan selalu mengupayakan perbaikan yang berkelanjutan. continuous improvement. The risk management system
Sistem pengelolaan manajemen risiko Perusahaan of PT Angkasa Pura II is stipulated in the Company’s Risk
ditetapkan dalam Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko Management Policy Guidelines based on the international
perusahaan yang berbasis standar internasional ISO standard ISO 31000:2018 – Risk Management Guidelines.
31000:2018 – Risk Management Guidelines.
Pemetaan risiko Perusahaan mengacu pada kategori risiko The Company’s risk mapping refers to risk categories
berdasarkan Pedoman Manajemen Risiko Perusahaan based on the Company’s Risk Management Guidelines
yang telah mengintegrasikan risiko-risiko yang berkaitan which have integrated risks related to the environment
dengan lingkungan dan sosial sebagaimana yang terlihat and social as seen in the following explanation:
pada penjelasan berikut:
Kategori Risiko Potensi Risiko Mitigasi Risiko
Risk Category Risk Potential Risk Mitigation
Risiko Strategis Merupakan risiko yang timbul akibat penetapan dan Mitigasi yang dilakukan untuk meminimalisir
Strategic Risk penerapan strategi yang kurang tepat, ketidaktepatan kemungkinan risiko tersebut adalah dengan
dalam pengambilan suatu keputusan strategis dan senantiasa melaksanakan dialog kepada calon
kegagalan dalam menghadapi perubahan-perubahan mitra strategis serta melaksanakan pengawalan
di lingkungan bisnis/eksternal, termasuk dan/atau penuh agar program kemitraan strategis berjalan
pengembangan bisnis baru. Salah satu risiko strategis yang sesuai dengan timeline yang telah ditentukan.
dihadapi oleh Angkasa Pura II antara lain adalah risiko Mitigation carried out to minimize the possibility
terhambatnya pelaksanaan program kemitraan strategis of this risk is by always carrying out dialogue
perusahaan. with potential strategic partners and carrying out
This is a risk that arises as a result of inappropriate strategy full supervision so that the strategic partnership
determination and implementation, inaccuracy in making program runs according to the predetermined
strategic decisions and failure to deal with changes in timeline.
the business/external environment, including and/or new
business development. One of the strategic risks faced
by Angkasa Pura II includes the risk of hampering the
implementation of the Company’s strategic partnership
program.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
55
Page 58
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Kategori Risiko Potensi Risiko Mitigasi Risiko
Risk Category Risk Potential Risk Mitigation
Risiko Operasional Merupakan Risiko yang diakibatkan karena ketidakcukupan Mitigasi yang dilakukan Angkasa Pura II antara lain
Operational Risk dan kurang berfungsinya/kegagalan proses internal (SDM, dengan melaksanakan kegiatan inspeksi rutin dan
prosedur, sistem, dan fasilitas), adanya kesalahan atau kegiatan inspeksi gabungan di sisi darat dan udara,
penyalahgunaan wewenang oleh pegawai, bencana alam melakukan perbaikan serta penggantian terhadap
dan masalah eksternal lainnya yang dapat mempengaruhi/ fasilitas-fasilitas penunjang yang mengalami
menghambat operasional perusahaan. Beberapa risiko kerusakan, dan senantiasa berkoordinasi internal
operasional yang dihadapi oleh Angkasa Pura II antara lain dan eksternal guna memastikan kelancaran
adalah risiko menurunnya fasilitas penunjang operasional kegiatan operasional bandar udara.
bandar udara, baik di sisi udara maupun di sisi darat. Mitigation carried out by Angkasa Pura II includes
This is a risk resulting from inadequacy and lack of carrying out routine inspection activities and
functioning/failure of internal processes (HC, procedures, combined inspection activities on the land and
systems and facilities), errors or abuse of authority by air side, carrying out repairs and replacements
employees, natural disasters and other external issues for damaged supporting facilities, and always
that can affect/ hinder company operations. Some of the coordinating internally and externally to ensure the
operational risks faced by Angkasa Pura II include the risk smooth running of airport operational activities.
of decreasing airport operational support facilities, both on
the air side and on the land side.
Risiko Merupakan Risiko yang berasal dari kegiatan yang Mitigasi yang dilakukan untuk meminimalisir risiko
Keselamatan, berpengaruh terhadap kelancaran proses bisnis utama tersebut antara lain adalah dengan membuat
Kesehatan, yaitu keselamatan dan keamanan bandar udara yang kebijakan dalam Peraturan Direksi terkait
Keamanan, dan berpotensi terjadinya kecelakaan, pencurian, bencana manajemen biosecurity dan biosafety, kebijakan
Lingkungan (K3L) alam, terorisme, kerusuhan, Tindakan kekerasan, dll; penyesuaian pola operasional terhadap kondisi
Safety, Health, di lingkungan bandar udara, kawasan bandar udara, pandemi COVID-19, serta memastikan penerapan
Security and dan perkantoran; serta keseimbangan ekosistem yang physical distancing di lingkungan bandara Angkasa
Environmental berhubungan dengan bisnis Angkasa Pura II, misalnya Pura II.
Risks (K3L) (tidak terbatas pada) polusi udara, polusi suara, polusi air. Mitigation carried out to minimize this risk
This is a risk that originates from activities that affect the includes, among other things, creating policies
smooth running of the main business processes, namely in the Board of Directors Regulations regarding
airport safety and security which has the potential for biosecurity and biosafety management, policies
accidents, theft, natural disasters, terrorism, riots, acts for adjusting operational patterns to the conditions
of violence, etc.; in airport environments, airport areas of the COVID-19 pandemic, and ensuring the
and offices; as well as ecosystem balance related to implementation of physical distancing in the
Angkasa Pura II’s business, for example (not limited to) air Angkasa Pura II airport environment.
pollution, noise pollution, water pollution.
Risiko Keuangan Merupakan risiko terkait potensi ketidakpastian Mitigasi yang telah dilakukan untuk meminimalisir
Financial Risk pencapaian indikator keuangan terkait faktor makro (nilai dampak dari tersebut adalah dengan menyusun
tukar, tingkat suku bunga, dan inflasi, dll) dan faktor mikro kebijakan keuangan antara lain pemberian
(pendapatan, laba, biaya, realisasi investasi, dan lain- lain). kewenangan penyelesaian piutang kepada Kantor
Salah satu risiko keuangan yang dihadapi oleh Angkasa Cabang, kebijakan rescheduling piutang, kebijakan
Pura II antara lain peningkatan jumlah piutang akibat pengaturan anggaran, optimasi penagihan piutang,
masih banyaknya unsur ketidakpastian pemulihan sektor dan lain-lain.
aviasi selama pandemi COVID-19. Mitigation that has been carried out to minimize the
This is a risk related to potential uncertainty in the impact of this is by developing financial policies,
achievement of financial indicators related to macro including granting authority to settle receivables
factors (exchange rates, interest rates and inflation, etc.) to Branch Offices, rescheduling receivables
and micro factors (income, profits, costs, investment policies, budget management policies, optimizing
realization, etc.). One of the financial risks faced by receivables collection, etc.
Angkasa Pura II includes an increase in the amount of
receivables due to the many elements of uncertainty
regarding the recovery of the aviation sector during the
COVID-19 pandemic.
56 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 59
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Kategori Risiko Potensi Risiko Mitigasi Risiko
Risk Category Risk Potential Risk Mitigation
Risiko Hukum & Merupakan risiko terkait potensi tuntutan hukum dan Mitigasi yang dilakukan Angkasa Pura II untuk
Kepatuhan ketidakpastian dalam pemenuhan undang-undang, hukum, menurunkan risiko tuntutan hukum antara
Legal & regulasi serta peraturan termasuk corporate governance lain dengan senantiasa memastikan kegiatan
Compliance Risk serta kesepakatan dengan pihak ketiga. Salah satu risiko operasional dan bisnis perusahaan berjalan sesuai
hukum & kepatuhan yang dihadapi oleh Angkasa Pura II dengan aturan- aturan yang berlaku.
antara lain risiko timbulnya tuntutan hukum akibat dari Mitigation carried out by Angkasa Pura II to reduce
kegiatan operasional dan kegiatan bisnis Perusahaan. the risk of lawsuits includes always ensuring that
This is a risk related to potential lawsuits and uncertainty the Company’s operational and business activities
in fulfilling laws, legal, regulations and rules including run in accordance with applicable regulations.
corporate governance and agreements with third parties.
One of the legal & compliance risks faced by Angkasa
Pura II includes the risk of legal claims resulting from the
Company’s operational activities and business activities.
Risiko Bisnis Merupakan risiko terkait ketidakpastian yang dihadapi Beberapa upaya mitigasi yang dilakukan dalam
Business Risk perusahaan dalam menjalankan aktivitas bisnisnya dan menurunkan risiko bisnis ini adalah dengan
dapat menyebabkan hilangnya kesempatan mendapatkan melakukan pendekatan bisnis kepada stakeholder
keuntungan. untuk perencanaan kolaborasi peningkatan
This is a risk related to uncertainty faced by the Company traffic, melakukan Safe Travel Campaign bersama
in carrying out its business activities and can result in lost stakeholder untuk meningkatkan kepercayaan
opportunities to gain profits. masyarakat dalam menggunakan transportasi
udara, menyediakan fasilitas Airport Health Center
untuk pengecekan RT PCR/Antigen di area terminal
dengan harga terjangkau dan mekanisme reservasi
online untuk memudahkan penumpang memenuhi
persyaratan penerbangan, menetapkan kebijakan
Customer Retention Program kepada para tenant,
peningkatan potensi revenue kantor cabang melalui
optimalisasi Aset, optimalisasi program kerja unit
Adjacent Business, dan lain-lain.
Some of the mitigation efforts undertaken to
reduce this business risk are by taking a business
approach to stakeholders for collaborative planning
to increase traffic, carrying out a Safe Travel
Campaign with stakeholders to increase public
confidence in using air transportation, providing
Airport Health Center facilities for RT PCR/ Antigen
checks in terminal area with affordable prices
and an online reservation mechanism to make it
easier for passengers to fulfill flight requirements,
establishing Customer Retention Program policies
for tenants, increasing branch office revenues
potential through asset optimization, optimizing
Adjacent Business unit work programs, and so on.
Pengelolaan manajemen risiko di Perusahaan bertujuan Risk management in the Company aims to increase the
untuk meningkatkan kepastian pencapaian sasaran certainty of achieving the Company's goals and targets by
dan target-target Perusahaan dengan cara menurunkan reducing the level of possibility of events occurring that
tingkat kemungkinan terjadinya peristiwa-peristiwa could hamper the smooth running of business processes
yang dapat menghambat kelancaran proses bisnis and minimizing potential losses as a result of these events.
serta meminimalkan potensi kerugian sebagai dampak Risk management at PT AP II is based on the international
yang ditimbulkan oleh peristiwa-peristiwa tersebut. standard ISO 31000 - Risk Management Principles &
Pengelolaan risiko di PT AP II berbasis pada standar Guidelines which was adopted as Joint Regulation of
internasional ISO 31000 - Risk Management Principles the Board of Commissioners and Board of Directors of
& Guidelines yang diadopsi menjadi Peraturan Bersama PT Angkasa Pura II No. CO. 16.04/00/02/2020/0040:
Dewan Komisaris dan Direksi PT Angkasa Pura II No. PD.16.04/02/2020/0012 concerning General Guidelines
CO. 16.04/00/02/2020/0040: PD.16.04/02/2020/0012 for Risk Management of PT Angkasa Pura II.
tentang Pedoman Umum Manajemen Risiko PT Angkasa
Pura II.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
57
Page 60
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Continual
Improvement
Human and
Integrated
Cultural Factors
Best Available VALUE CREATION Structured and
Information AND PROTECTION Comprehensive
Dynamic Customized
Inclusive
Principle (clause 4)
Scope, Context,
Criteria
Improvement Design
Communication & Conslutation
LEADERSHIP
AND COMMITMENT
Risk Assessment
Monitoring & Review
Evaluation Implementation
Risk Identification
Risk Analysis
Integration Risk Evaluation
Framework (clause 5)
Risk Treatment
Recording & Reporting
Process (clause 6)
PENGAWASAN AKTIF DEWAN KOMISARIS DAN ACTIVE SUPERVISION OF THE BOARD OF
DIREKSI DALAM MANAJEMEN RISIKO COMMISSIONERS AND BOARD OF DIRECTORS
IN RISK MANAGEMENT
Direksi dan Dewan Komisaris memastikan tata kelola The Board of Directors and the Board of Commissioners
manajemen risiko dibangun, diimplementasikan dan ensure that risk management governance is established,
dikomunikasikan di semua tingkat organisasi. Direksi implemented and communicated at all levels of the
dan Dewan Komisaris juga menjadi role model dalam organization. The Board of Directors and the Board of
penerapan budaya risiko pada perusahaan dengan Commissioners are also role models in implementing
memberikan contoh dan membangun kesadaran risk culture in the Company by setting an example and
bersama bahwa manajemen risiko adalah tanggung jawab building mutual awareness that risk management is a
bersama, dan setiap risiko melekat pada masing-masing shared responsibility, and each risk is inherent in each risk
pemilik risiko untuk dikelola sesuai dengan kebijakan owner to be managed in accordance with the Company’s
manajemen risiko Perusahaan. risk management policies.
Direksi selaku pihak yang memiliki akuntabilitas tertinggi The Board of Directors as the party with the highest
dalam pengelolaan risiko di Perusahaan memiliki tugas accountability in risk management in the Company has
dan tanggung jawab sebagai berikut: the following duties and responsibilities:
• Menetapkan kebijakan dan strategi pengelolaan • Establish written risk management policies and
risiko secara tertulis, termasuk penetapan strategies, including the approval determination of
persetujuan selera dan toleransi risiko, serta kriteria risk appetite and tolerance, as well as the Company’s
risiko Perusahaan; risk criteria;
58 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 61
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
• Menetapkan profil risiko korporasi Perusahaan; • Establish the Company’s corporate risk profile;
• Memastikan perlakukan risiko perusahaan pada • Ensure that the Company’s risk treatment at the
tingkatan strategis berjalan secara efektif; strategic level runs effectively;
• Bertanggung jawab atas implementasi kebijakan • Responsible for the implementation of the Company’s
pengelolaan risiko Perusahaan; risk management policies;
• Memastikan kepatuhan terhadap kebijakan pengelolaan • Ensure compliance with the Company’s risk
risiko Perusahaan; management policies;
• Membentuk struktur tata kelola risiko yang proporsional • Establish a proportional risk governance structure to
untuk menerapkan manajemen risiko yang efektif dan implement effective and efficient risk management
efisien di tingkat korporat dan kantor cabang; at the corporate and branch office levels;
• Menjamin alokasi sumber daya Perusahaan termasuk • Ensure the allocation of Company resources, including
peningkatan kompetensi SDM sesuai kebutuhan the improvement of HC competencies according to
penerapan manajemen risiko; the needs of risk management implementation;
• Menjamin terlaksananya mekanisme kaji ulang • Ensure the implementation of a mechanism
secara berkala terhadap keandalan sistem for periodic reviews of the reliability of the risk
pengelolaan risiko; management system;
• Melaporkan profil risiko perusahaan kepada pihak- • Report the Company’s risk profile to interested
pihak yang berkepentingan sesuai ketentuan hukum parties in accordance with applicable legal provisions
yang berlaku.
Dalam proses pengawasan manajemen risiko Perusahaan, In the process of supervising the Company’s risk
Dewan Komisaris bertugas dan bertanggung jawab untuk: management, the Board of Commissioners is tasked with
and is responsible for:
• Mengevaluasi kebijakan manajemen risiko korporat • Evaluate corporate risk management policies at
sekurang-kurangnya satu kali atau lebih dalam least once or more in a year, in the event that there
setahun, dalam hal terdapat perubahan faktor-faktor are changes in factors that significantly affect the
yang mempengaruhi kegiatan usaha Perusahaan Company’s business activities;
secara signifikan;
• Mengevaluasi pertanggungjawaban Direksi atas • Evaluate the accountability of the Board of Directors
pelaksanaan kebijakan pengelolaan risiko yang for the implementation of risk management policies
dilakukan sekurang-kurangnya satu kali atau lebih that are carried out at least once or more in a year;
dalam setahun;
• Mengevaluasi setiap risiko yang melekat pada • Evaluate any risks inherent in the application or
permohonan atau usulan Direksi yang berkaitan proposal of the Board of Directors related to the
dengan aktivitas usaha Perusahaan yang melampaui Company’s business activities that exceed the
kewenangan Direksi guna tindak lanjut sesuai authority of the Board of Directors for follow-up in
ketentuan hukum yang berlaku; accordance with applicable legal provisions;
• Membentuk Komite Pemantau Manajemen Risiko • Establish a Risk Management Committee to assist
untuk membantu Dewan Komisaris dalam mengawasi the Board of Commissioners in supervising the
penerapan manajemen risiko oleh Direksi. implementation of risk management by the Board of
Directors.
HASIL REVIEW/EVALUASI EFEKTIVITAS REVIEW/EVALUATION RESULTS OF RISK
MANAJEMEN RISIKO MANAGEMENT EFFECTIVENESS
Angkasa Pura II secara rutin melakukan pengukuran Angkasa Pura II routinely measures the effectiveness
efektivitas penerapan manajemen risiko. Pengukuran of risk management implementation. The measurement
dilakukan melalui penerapan program pengukuran is carried out through the application of the risk
tingkat maturitas pengelolaan risiko (Risk Maturity Index/ management maturity level measurement program (Risk
RMI). Maturity Index/RMI).
Program ini dapat memberikan indikator tingkat This program can provide indicators of maturity level in the
maturitas berupa indeks kematangan, temuan berupa form of a maturity index, findings in the form of room for
ruang pengembangan dalam pengelolaan risiko dan development in risk management and recommendations
rekomendasi yang dapat dijadikan sebagai acuan that can be used as a reference to increase the maturity
untuk meningkatkan kematangan manajemen risiko of the Company’s risk management.
Perusahaan.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
59
Page 62
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Penilaian tingkat kematangan dari penerapan manajemen An assessment of the maturity level of the application of
risiko harus dilakukan dan sama pentingnya dengan risk management must be carried out and is as important
proses penerapan manajemen risiko yang merupakan as the process of implementing risk management which
bagian dari proses evaluasi. Proses ini dilakukan untuk is part of the evaluation process. This process is carried
mengetahui posisi organisasi saat ini, apakah proses out to find out the current position of the organization,
penerapan manajemen risiko yang dijalankan telah whether the risk management implementation process
sesuai dengan rencana dan dapat digunakan untuk that has been carried out has been in accordance with the
menyusun langkah-langkah perbaikan serta optimalisasi plan and can be used to formulate corrective steps and
penerapan manajemen risiko dalam rangka memberikan optimize the implementation of risk management in order
nilai tambah bagi Perusahaan. to provide added value for the Company.
Sebagai bagian dari proses penerapan manajemen As part of the risk management implementation process,
risiko, Perusahaan telah menerapkan Pedoman Umum the Company has implemented the Risk Management
Manajemen Risiko (PUMR) yang mengacu pada ISO General Guidelines (PUMR) which refers to ISO
31000:2018 Risk Management–Guidelines. Untuk 31000:2018 Risk Management–Guidelines. For this
itu, perlu dilakukan pengukuran tingkat kematangan reason, it is necessary to measure the maturity level of
penerapan manajemen risiko di seluruh tingkatan level risk management implementation at all levels in the work
di lingkungan kerja PT Angkasa Pura II. Pengukuran environment of PT Angkasa Pura II. The measurement
tingkat kematangan pengelolaan risiko Perusahaan of the maturity level of the Company’s risk management
dilakukan dengan menggunakan metode pengukuran is carried out using the Risk Maturity Index (RMI)
Risk Maturity Index (RMI) berdasarkan pendekatan measurement method based on the Risk Management
Panduan Pengelolaan Risiko – ISO 31000:2018 dan Aon Guidelines approach - ISO 31000:2018 and the Aon Risk
Risk Maturity Index. Maturity Index.
Unit Corporate Risk Management telah melakukan The Corporate Risk Management Unit has been measuring
pengukuran tingkat kematangan risiko sejak tahun 2011. the level of risk maturity since 2011. The 2021 RMI
Pengukuran RMI Tahun 2023 untuk PT Angkasa Pura II measurement for PT Angkasa Pura II was carried out
dilakukan dengan menggunakan pendekatan terintegrasi using an integrated approach from several management
dari beberapa kerangka kerja manajemen, yakni: frameworks, namely:
• Panduan Pengelolaan Risiko – ISO 31000:2018; • Risk Management Guidelines – ISO 31000:2018;
• Aon Risk Maturity Index. • Aon Risk Maturity Index.
Sesuai dengan arahan Pemegang Saham pada Shareholder In accordance with the direction of the Shareholders in
Aspiration Letter (SAL) Tahun 2023, PT Angkasa Pura the 2023 Shareholder Aspiration Letter (SAL), PT Angkasa
II melakukan pengukuran tingkat kematangan risiko Pura II measured the level of risk maturity through the
melalui pengukuran Risk Maturity Index (RMI) Tahun 2022 Risk Maturity Index (RMI) with a score of 3,20.
2022 dengan capaian skor sebesar 3,20.
1 1 1.8 2 2.4 2.8 3 3.4 3.8 4 4.4 4.8 5
(1.0-1.4) (1.5-1.8) (1.9-2.4) (2.5-2.8) (2.9-3.4) (3.5-3.8) (3.9-4.4) (4.5-4.8) (4.9-5.0)
Fase Awal Fase Awal (+) Fase Berkembang Fase Berkembang (+) Fase Praktik yang Baik Fase Praktik yang Fase Praktik yang Fase Praktik yang Fase Praktik
Fase Awal Fase Awal (+) Fase Berkembang Fase Berkembang (+) Fase Praktik yang Baik Baik (+) Lebih Baik Lebih Baik (+) Terbaik
Fase Praktik yang Fase Praktik yang Fase Praktik yang Fase Praktik
Baik (+) Lebih Baik Lebih Baik (+) Terbaik
STANDAR PERINGKAT PENILAIAN RMI RMI ASSESSMENT RATING STANDARDS
Mengacu pada Keputusan Deputi Bidang Keuangan dan Referring to the Deputy for Finance and Risk Management
Manajemen Risiko Kementerian BUMN Nomor SK-8/DKU. of the Ministry of SOEs Decree Number SK-8/DKU.
MBU/12/2023 tentang Petunjuk Teknis Penilaian Indeks MBU/12/2023 concerning Technical Instructions for Risk
Kematangan Risiko (Risk Maturity Index) di Lingkungan Maturity Index Assessment in the SOEs Environment, it is
BUMN, ditetapkan bahwa Tingkat Kematangan Risiko BUMN stipulated that the Risk Maturity Level of SOEs is measured
diukur menggunakan Penilaian RMI yang memiliki relevansi using the Performance Based RMI Assessment. The RMI
dengan Aspek Kinerja (Penilaian RMI Berbasis Kinerja). Skala Assessment spectrum scale uses a score range from
spektrum Penilaian RMI ini menggunakan rentang penilaian 1 (one) to 5 (five) where the value 1 (one) is the lowest
dari 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) dimana nilai 1 (satu) value and 5 (five) is the highest value.
adalah nilai terendah dan 5 (lima) adalah nilai tertinggi.
60 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 63
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Berdasarkan hasil penilaian RMI Tahun 2023, PT Angkasa Based on the 2023 RMI assessment results, PT Angkasa
Pura II memperoleh nilai 3,2 dari skala 5,0 atau berada Pura II received a score of 3.2 on a scale of 5.0 or is in the
pada Fase Praktik yang Baik, dimana Perusahaan pada Good Practice Phase, where the Company in this phase
fase ini memiliki karakteristik sebagai berikut: has the following characteristics:
1. BUMN menerapkan seluruh Dimensi praktik 1. SOEs implemented all dimensions of Risk
Manajemen Risiko yang ratarata mendekati atau Management practices that were on average close to
sejalan dengan praktik standar industrinya; or in line with industry standard practices;
2. Rata-rata pegawai cukup sadar akan Risiko, budaya 2. The average employee was quite aware of risk, a
Risiko mulai diterapkan di dalam perusahaan; risk culture has begun to be implemented within the
3. Struktur organisasi, kerangka kerja, kepatuhan, Company;
proses, sistem, dan alat yang berkaitan dengan 3. Organizational structures, frameworks, compliance,
Manajemen Risiko telah diterapkan, meskipun processes, systems and tools related to Risk
efektivitas atau level implementasinya masih Management have been implemented, although the
bervariasi; effectiveness or level of implementation still varied;
4. BUMN telah menerapkan Manajemen Risiko secara 4. SOEs have consistently implemented Risk
konsisten di setiap bagian perusahaan sesuai Management in every part of the Company in
framework manajemen Risiko yang telah ditetapkan accordance with the established Risk Management
dan menerapkan prinsip Manajemen Risiko secara framework and implemented Risk Management
terus-menerus; dan principles continuously; and
5. Penjabaran (cascading) target kinerja perusahaan 5. Elaboration (cascading) of company performance
telah dilakukan hingga tingkat individu. targets has been carried out at the individual level.
Tantangan Penerapan Prinsip Keberlanjutan [OJK E.5]
» Challenges in Implementing Sustainability Principles [OJK E.5]
Dalam menerapkan tata kelola keberlanjutan yang In implementing sustainable governance that includes
mencakup aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial, economic, environmental and social aspects, there are
terdapat beberapa tantangan yang dihadapi oleh several challenges faced by the Company, including:
Perusahaan antara lain:
1. Kurangnya pemahaman dan informasi terkait 1. Lack of understanding and information regarding the
penerapan aspek keberlanjutan yang berkaitan implementation of sustainability aspects related to
dengan sektor industri Perusahaan; the Company’s industrial sector;
2. Pengelolaan dan dokumentasi data keberlanjutan 2. Management and documentation of sustainability
yang masih harus lebih komprehensif sesuai dengan data which still needs to be more comprehensive in
standar yang berlaku; accordance with applicable standards;
3. Perlunya sinergi dari berbagai pihak baik internal 3. The need for synergy from various parties, both
maupun dengan eksternal untuk mewujudkan internal and external, to realize airport operations
operasional bandar udara yang menerapkan aspek that apply sustainability aspects comprehensively.
keberlanjutan secara komprehensif.
Menyikapi tantangan yang dihadapi tersebut, Perusahaan Responding to these challenges, the Company has
telah mempersiapkan beragam inisiatif sebagai berikut: prepared various initiatives as follows:
1. Mengikuti program pelatihan yang berkaitan khusus 1. Participate in training programs specifically related to
dengan aspek keberlanjutan untuk meningkatkan sustainability aspects to increase understanding and
pemahaman dan mempersiapkan rencana keberlanjutan prepare better sustainability plans;
yang lebih baik lagi;
2. Meningkatkan pengelolaan dan dokumentasi data 2. Improving the management and documentation of
yang berkaitan dengan aspek keberlanjutan agar data related to sustainability aspects so that they can
dapat memberikan data yang lebih komprehensif lagi provide even more comprehensive data in the future;
kedepannya;
3. Perseroan membuka kolaborasi dengan berbagai 3. The Company opens collaboration with various parties
pihak untuk menerapkan upaya yang mengedepankan to implement efforts that prioritize sustainability
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
61
Page 64
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
aspek keberlanjutan dalam kegiatan operasionalnya aspects in its operational activities so as to increase
sehingga dapat meningkatkan kontribusi positif positive contributions to business performance, the
terhadap kinerja usaha, lingkungan dan masyarakat. environment and society.
Pelibatan Pemangku Kepentingan [GRI 2-29][OJK E.4]
» Stakeholders Engagement [GRI 2-29][OJK E.4]
Keberhasilan Angkasa Pura II menjalankan usaha dan The success of Angkasa Pura II in running a business
mencatatkan kinerja terbaik tak lepas dari dukungan dan kerja and recording the best performance cannot be separated
sama dengan para pemangku kepentingan, baik pemangku from the support and cooperation with stakeholders, both
kepentingan internal maupun eksternal. Perusahaan internal and external stakeholders. The Company defines
mendefinisikan pemangku kepentingan sebagai individu atau stakeholders as individuals or groups who can influence
kelompok yang dapat mempengaruhi atau terpengaruh oleh or be affected by airport activities and services as well
aktivitas dan layanan jasa kebandarudaraan serta kinerja as the Company’s performance. In accordance with the
perusahaan. Sesuai dengan sifat pengaruh dan dominasi nature of the influence and dominance of the influence
pengaruh tersebut serta dampaknya terhadap aktivitas dan and its impact on the activities and performance of the
kinerja Perusahaan, Angkasa Pura II kemudian menyusun Company, Angkasa Pura II then develops a framework for
kerangka hubungan dan pelibatan terbatas para pemangku relationships and limited involvement of stakeholders in
kepentingan dalam kegiatan pengelolaan Perusahaan. the management activities of the Company.
Kelompok pemangku kepentingan Angkasa Pura II Angkasa Pura II stakeholder groups are: Shareholders,
adalah: Pemegang Saham, Kreditur, Pemerintah, baik Creditors, Government, both Central and Regional,
Pusat maupun Daerah, termasuk instansi yang ada di including the agencies in it, Employees, Customers,
dalamnya, Karyawan, Pelanggan, Pesaing, Mitra Usaha/ Competitors, Business Partners/ Suppliers/ Contractors,
Pemasok/Kontraktor, Komunitas Masyarakat/Masyarakat Communities/ Surrounding Communities and their
Sekitar dan lembaganya, serta Media massa. institutions, as well as the mass media.
Berdasarkan kepentingan timbal balik dengan para Based on mutual interests with these stakeholders,
pemangku kepentingan tersebut, Angkasa Pura II Angkasa Pura II has determined four types of limited
menetapkan empat jenis kegiatan pelibatan terbatas, yakni: engagement activities, namely: empowerment,
pemberdayaan, kerja sama, konsultasi dan komunikasi. cooperation, consultation and communication.
HUBUNGAN DAN PEMBINAAN DENGAN RELATIONSHIPS AND COACHING WITH
PEMANGKU KEPENTINGAN STAKEHOLDERS
Basis
Pemangku
Identifikasi Metode Pendekatan Topik Utama
Kepentingan
Basis of Approach Method Main Topic
Stakeholders
Identification
Pemegang Saham Tanggung jawab, • RUPST • Memastikan keberlangsungan bisnis perusahaan
Shareholders Pengaruh • RUPSLB dalam jangka panjang.
Responsibility, • RUPS Sirkuler • Mempertahankan dan meningkatkan nilai usaha
Influence • AGMS sesuai harapan pemegang saham.
• EGMS • Menghormati hak-hak dan tanggung jawab
• Circular GMS pemegang saham sesuai peraturan perundang-
undangan dan ketentuan lain yang berlaku.
• Ensure the Company’s business continuity in the long term.
• Maintain and increase business value according to
shareholders expectations.
• Respect the rights and responsibilities of
shareholders in accordance with the statutory
regulations and other applicable provisions.
62 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 65
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Basis
Pemangku
Identifikasi Metode Pendekatan Topik Utama
Kepentingan
Basis of Approach Method Main Topic
Stakeholders
Identification
Pelanggan Ketergantungan • Survey customer satisfaction • Memberikan layanan dengan kualitas yang melebihi
(Penumpang, Dependency index harapan pelanggan dan meningkatkan nilai bagi
Maskapai • Layanan Call Centre pelanggan.
Penerbangan, • Coffee morning • Akses informasi
Penyewa/ • Forum Group Discussion • Provide quality service that exceed customers’
Tenant Bandara, • Customer Satisfaction Index expectations and increase value for customers
Perusahaan Survey • Access to Information
Ekspedisi) • Call Center Services
Customers • Coffee Morning
(Passengers, • Forum Group Discussion
Airlines, Airport
Tenants, Expedition
Companies)
Karyawan Ketergantungan • Remunerasi • Kesetaraan dan perlakuan yang adil.
Employees Dependency • Reward & Punishment • Tidak berlaku diskriminasi.
• Family Gathering • Menjamin keamanan, kesehatan, dan keselamatan
• Employee Gathering kerja.
• Working Group • Memberikan hak-hak sesuai ketentuan yang berlaku
• Serikat Pekerja dan Perjanjian • Penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB)
Kerja Bersama (PKB) • Equality and fair treatment
• Remuneration • No discrimination applies
• Reward & Punishment • Ensure Occupational security, health and safety
• Family Gathering • Grant rights in accordance with applicable provisions
• Employee Gathering • Signing of Collective Labor Agreements (CLA)
• Working Group
• Labor Unions & Collective
Labor Agreements (CLA)
Pemerintah Pengaruh • Komunikasi dan pelaporan • Menjaga hubungan yang harmonis dengan regulator.
dan Pembuat Influence rutin • Seluruh insan Angkasa Pura II tunduk dan mematuhi
Kebijakan • Kerja sama event promosi hukum dan perundang-undangan, dan peraturan
Government and bersama bisnis terkait yang berlaku.
Policy Makers • Regular communication and • Angkasa Pura II melaporkan secara rutin kepada
reporting pemerintah sebagai regulator.
• Cooperation of joint • Maintain a harmonious relationship with regulators
promotion event • All personnel of Angkasa Pura II are subject to and
comply with applicable statutory regulations, and
related business regulations
• Angkasa Pura II reports regularly to the government
as a regulator
Mitra Kerja Ketergantungan • Kontrak pengadaan • Mekanisme pengadaan secara adil dan transparan.
Business Partners Dependency • Penilaian mitra kerja secara • Sistem seleksi dan evaluasi secara obyektif dalam
transparan pemilihan mitra
• Penandatanganan pakta • Tidak ada pungutan biaya apapun dalam proses
integritas pengadaan
• Procurement contract • Procurement mechanism in fair and transparent manner
• Transparent assessment of • Objective selection and evaluation system in partner
business partners selection
• Signing of integrity pact • There is no charge in the procurement process
Industri Sejenis Pengaruh • Pertemuan di organisasi/ • Terciptanya iklim persaingan usaha yang sehat
(Penyedia jasa Influence asosiasi yang menaungi • Kerja sama di antara sesama industri jasa
kebandarudaraan) industri jasa kebandarudaraan kebandarudaraan
Similar Industry • Meetings in organizations/ • Pertemuan rutin di antara sesama pelaku bisnis
(Airport service associations that oversee the • Create a sound business competition climate
provider) airport service industry • Cooperation among airport service industries
• Regular meetings among business players
Masyarakat Pengaruh, • Program kemitraan • Menjalin hubungan yang serasi dan harmonis
Community tanggung jawab • Program bina lingkungan dengan masyarakat sekitar wilayah operasi.
Influence, • Partnership Program • Pemberdayaan potensi masyarakat dengan memberi
Responsibility • Community Development sustainable value.
Program • Maintain good and harmonious relationships with
the community around the area of operations
• Empowerment of community potential by providing
sustainable value
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
63
Page 66
64 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 67
05
Kinerja Ekonomi
Keberlanjutan
Sustainable Economic
Performance
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
65
Page 68
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
» Sustainable Economic Performance
Sebagai perusahaan pengelola bandara milik negara di As the state-owned airport management company in
Indonesia, Angkasa Pura II memainkan peran penting Indonesia, Angkasa Pura II plays an important role in
dalam kinerja ekonomi yang berkelanjutan dari industri the sustainable economic performance of the aviation
penerbangan dan pembangunan ekonomi secara industry and overall economic development. By
keseluruhan. Dengan mengelola dan mengembangkan effectively managing and developing the airports under its
bandara-bandara di bawah yurisdiksinya secara efektif, jurisdiction, Angkasa Pura II contributes to the growth of
Angkasa Pura II berkontribusi terhadap pertumbuhan tourism, trade and investment in Indonesia. This ensures
pariwisata, perdagangan, dan investasi di Indonesia. efficient movement of people and goods, facilitates
Hal ini memastikan pergerakan orang dan barang yang business activities, and improves connectivity within the
efisien, memfasilitasi kegiatan bisnis, dan meningkatkan country and with other international destinations. The
konektivitas di dalam negeri dan dengan tujuan Company's commitment to sustainability is reflected in its
internasional lainnya. Komitmen Perusahaan terhadap efforts to integrate sustainable practices into its business
keberlanjutan tercermin dalam upaya mengintegrasikan operations, starting from minimizing the environmental
praktik keberlanjutan ke dalam operasi bisnisnya, mulai impact of airport operations, prioritizing the welfare
dari meminimalkan dampak lingkungan dari operasional of employees and local communities by implementing
bandara, memprioritaskan kesejahteraan karyawan dan social programs, fostering community involvement, and
masyarakat setempat dengan melaksanakan program providing opportunities for local businesses to develop.
sosial, membina keterlibatan masyarakat, dan memberikan By prioritizing sustainability, Angkasa Pura II not only
kesempatan bagi bisnis lokal untuk berkembang. Dengan contributes to Indonesia's economic growth but also
mengedepankan keberlanjutan, Angkasa Pura II tidak hanya ensures a better future for generations to come.
berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia
tetapi juga memastikan masa depan yang lebih baik bagi
generasi yang akan datang.
Fokus Angkasa Pura II di tahun 2023 adalah accelerating Angkasa Pura II's focus in 2023 was accelerating recovery
recovery dan optimalisasi bisnis dengan mengusung 3 (tiga) and business optimization by carrying out 3 (three) main
program utama yaitu Recovering Customer Experience, programs, namely Recovering Customer Experience,
Restructuring Financial Foundation dan Regrowing Business Restructuring Financial Foundation and Regrowing
Ecosystem. Melalui Recovering Customer Experience, Business Ecosystem. Through Recovering Customer
bandara-bandara Angkasa Pura II termasuk Bandara Experience, Angkasa Pura II airports including Soekarno-
Soekarno-Hatta menghadirkan beragam inovasi untuk Hatta Airport present various innovations for the comfort
kenyamanan penumpang pesawat. Lalu melalui Restructuring of airplane passengers. Then, through Restructuring
Financial Foundation, Perusahaan memperkuat kebijakan Financial Foundation, the Company strengthened
dan monitoring penerimaan uang kas (cash collection) dari its policies and monitoring of cash collections from
hasil transaksi dan penjualan. Adapun program Regrowing transaction and sales results. The Regrowing Business
Business Ecosystem mendorong Angkasa Pura II untuk Ecosystem program encourages Angkasa Pura II to
mengakselerasi pengembangan bisnis aeronautika dengan accelerate the development of aeronautical businesses
memaksimalkan slot time penerbangan di bandara, dan by maximizing flight slot times at airports, and encourage
mendorong bisnis non-aeronautika dengan mengakselerasi non-aeronautical businesses by accelerating business
pertumbuhan bisnis di ekosistem. Ketiga program utama growth in the ecosystem. These three main programs are
tersebut saling berkaitan, di mana kemudian berdampak interrelated, which then has an impact on the Company's
pada kemampuan Perusahaan dalam menangkap peluang ability to capture opportunities amidst growing demand
di tengah tumbuhnya permintaan lalu lintas penerbangan. for aviation traffic.
Upaya Perusahaan dalam mengoptimalkan bisnis dan The Company's efforts to optimize business and
mengakselerasi recovery mampu mengantarkan Perusahaan accelerate recovery were able to lead the Company to
untuk membukukan pertumbuhan kinerja di tahun 2023 dan record performance growth in 2023 and achieve the
mencapai target-target yang telah ditetapkan dalam Rencana targets set in the 2023 Company's Work Plan and Budget
Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2023. (RKAP).
66 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 69
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
PERBANDINGAN TARGET DAN REALISASI COMPARISON OF PERFORMANCE TARGET
KINERJA [OJK F.2] AND REALIZATION [OJK F.2]
Pada tahun 2023, Perusahaan mampu mencapai 113,21% In 2023, the Company was able to achieve xx% of the
target Pendapatan Usaha dan 131,90% target Laba (Rugi) Operating Revenues target and xx% of the Operating
Usaha. Pendapatan Usaha di tahun 2023 tercatat tumbuh Profit (Loss) target. Operating revenues in 2023 were
41,39% dari Rp8.418 miliar di tahun 2022 menjadi recorded to grow 41.39% from Rp8,418 billion in 2022 to
Rp11.902 miliar di tahun 2023. Pertumbuhan tersebut Rp11,902 billion in 2023. This growth was contributed by
dikontribusi oleh pendapatan non-aeronautika sebesar non-aeronautical revenues of 47.03% and aeronautical
47,03% dan pendapatan aeronautika sebesar 52,97%. revenues of 52.97%.
Pertumbuhan pendapatan di tahun 2023 tersebut Revenues growth in 2023 was driven by the
didorong oleh penerapan program utama Perusahaan implementation of the Company’s main programs in
dalam Recovering Customer Experience, Restructuring Recovering Customer Experience, Restructuring Financial
Financial Foundation dan Regrowing Business Ecosystem. Foundation and Regrowing Business Ecosystem.
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja Keuangan |
Table Comparison of Financial Performance Target and Realization
Dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah
Pencapaian
Pencapaian dan Realisasi RKAP
Target RKAP Proyeksi RKAP
Realisasi 2023 Realisasi RKAP 2023 dan
2023 2024 (Rp miliar)
Uraian (Rp miliar) 2023 (%) Proyeksi 2024
(Rp miliar) 2024 RKAP
Description 2023 Realization 2023 RKAP 2023 RKAP
2023 RKAP Target Projections (Rp
(Rp billion) Achievements and Realization
(Rp billion) billion)
Realization (%) Achievements and
2024 Projections
1 2 3 4 5 6
Pendapatan Aeronautika
5.400 6.305 7.414 116,76 85%
Aeronautical Revenues
Pendapatan Non-Aeronautika
5.112 5.598 3.721 109,51 150%
Non-Aeronautical Revenues
Jumlah Pendapatan Usaha
10.513 11.902 11.135 113,21 106%
Total Operating Revenues
Beban Usaha
8.303 9.054 7.936 109,04 113%
Operating Expenses
Laba (Rugi) Usaha
2.179 2.874 3.199 131,90 90%
Operating Profit (Loss)
Laba (Rugi) Sebelum Pajak
Penghasilan Badan
405 1.356 1.442 334,81 94%
Profit (Loss) Before Corporate
Income Tax
Laba (Rugi) Tahun Berjalan
225 1.268 1.120 563,56 113%
Profit (Loss) For The Year
Tabel Perbandingan Realisasi Rasio Keuangan | Table Comparison of Financial Ratio Realization
Rasio Keuangan Satuan
2023 2022
Financial Ratio Unit
Cash Ratio % 66,54 31,45
Current Ratio % 100,41 56,88
Return on Investment % 11,74 (1,63)
Return on Equity % 7,18 (22,62)
Return on Assets % 2,95 (9,09)
Hari
Collection Period 42 79
Days
Hari
Inventory Turnover 1 1
Days
Total Asset Turnover % 55,51 14,82
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
67
Page 70
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Rasio Keuangan Satuan
2023 2022
Financial Ratio Unit
TMS terhadap Total Aset
% 124,78 40,35
TMS to Total Assets
Debt to Equity Ratio % 66,54 138,50
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja Operasional |
Table Comparison of Operational Performance Targets and Realization
Realisasi Pencapaian
Realization RKAP 2023
Pertumbuhan
Uraian Satuan RKAP 2023 (%)
(%)
Description Unit 2023 RKAP 2023 RKAP
2022 2023 Growth (%)
Achievements
(%)
1 2 3 4 5 6 7
Aeronautika
Aeronautical
Pelayanan Pendaratan Ton
24.403.896 20.441.753 24.272.857 18,74 99,46
Landing Services Tons
Pelayanan Penempatan Ton
19.615.295 17.113.839 21.142.666 23,54 107,79
Placement Services Tons
Parking Surcharge Ton
45.784.083 46.479.743 47.224.085 1,60 103,15
Parking Surcharge Tons
Pelayanan Penumpang
Pax 36.031.650 28.101.521 35.039.180 24,69 97,25
Passenger Services
Pelayanan Aviobridge
Pes 363.717 303.554 381.994 25,84 105,03
Aviobridge Services
Pemakaian Konter
Pax 38.066.111 30.965.586 38.219.509 23,43 100,40
Counter Usage
Non-Aeronautika
Non-Aeronautical
Sewa-sewa
Lease
Sewa Ruang
M2 841.413 1.330.971 1.251.996 (5,93) 148,80
Space Rental
Sewa Gudang
M2 99.660 97.995 114.718 17,07 115,11
Warehouse Rental
Sewa Tanah
M2 39.015.252 30.261.143 32.979.041 8,98 84,53
Land Rental
Sewa Tanah Diperkeras
M2 762.608 785.464 870.406 10,81 114,14
Hardened Land Rental
Reklame
M2 107.424 48.942 90.953 85,84 84,67
Billboard
Konsesi Rp Juta
12.304.959 10.562.334 15.008.049 42,09 121,97
Concession Rp Million
Throughput Fee Ribu Liter
Thousand 2.086.677 3.490.759 2.314.663 (33,69) 110,93
Liters
Parkir Kendaraan
Vehicle Parking
Parkir Mobil Jam
32.623.864 32.046.464 35.634.690 11,20 109,23
Car Parking Hours
Parkir Motor Jam
36.082.389 8.349.877 40.173.302 381,12 111,34
Motorcycle Parking Hours
Utilitas
Utilities
Sewa Listirk
Kwh 62.411.481 58.242.098 74.111.957 27,25 118,75
Electricity Rental
68 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 71
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Realisasi Pencapaian
Realization RKAP 2023
Pertumbuhan
Uraian Satuan RKAP 2023 (%)
(%)
Description Unit 2023 RKAP 2023 RKAP
2022 2023 Growth (%)
Achievements
(%)
1 2 3 4 5 6 7
Sewa Air
M2 1.149.632 1.171.781 1.385.578 18,25 120,52
Water Lease
Jasa Pelayanan Kargo
Cargo Services
Kargo Ton
805.104 778.988 724.099 -7,05 89,94
Cargo Tons
Penjelasan lebih rinci terkait pencapaian target dan realisasi A more detailed explanation regarding the achievement of
kinerja Perusahaan telah disampaikan dalam Laporan Tahunan targets and realization of the Company’s performance has
Perusahaan Tahun 2023 di bagian Bab Analisa dan Pembahasan been provided in the Company’s 2023 Annual Report in the
Manajemen. Management Discussion and Analysis section.
Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja
Investasi Berkelanjutan [OJK F.3]
» Comparison of Target and Realization of Sustainable Investment
Performance [OJK F.3]
Hingga saat ini, Angkasa Pura II terus melakukan Until now, Angkasa Pura II continues to develop Green
pengembangan bandara berbasis Green Airport secara Airport-based airports on an ongoing basis as one of the
berkesinambungan sebagai salah satu fokus dalam focuses in sustainable investment. In order to ensure
investasi berkelanjutan. Guna memastikan progres dari the progress of this development, the Company has
pengembangan tersebut, Perusahaan telah menetapkan set targets for development activities and monitored
target kegiatan pengembangan dan memonitor their achievements as stated in the Sustainable Finance
pencapaiannya sebagaimana yang tercantum dalam Action Plan (RAKB) prepared by the Company. Thus, the
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) yang Company will be able to realize its sustainability vision
disusun oleh Perusahaan. Dengan demikian, Perusahaan of becoming the best airport with smart and connected
akan mampu mewujudkan visi keberlanjutannya untuk technology in the region.
menjadi bandara terbaik dengan teknologi yang pintar dan
terkoneksi di kawasan.
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Investasi Berkelanjutan Tahun 2023 |
Table Comparison of Targets and Realization of Sustainable Investment in 2023
Aspek Target Kegiatan Realisasi Kegiatan
Aspect Activity Target Activity Realization
Pengurangan Untuk mengurangi emisi gas karbon, Perseroan berencana memasang Hingga akhir tahun 2023,
Emisi Gas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hingga tahun 2028 di 20 cabang pengembangan Fase II Solar PV
Karbon dengan kapasitas 26 MWp. Upaya ini dilakukan untuk mendukung Rooftop sedang berjalan di 6 bandara
Carbon Gas program pemerintah tentang bauran energi nasional sebesar 23% dengan potensi total kapasitas hingga
Emissions untuk energi terbarukan di tahun 2025 yang selaras dengan peraturan 3,9 MWp.
Reduction pemerintah UU No. 30 Tahun 2007 tentang energi. Until the end of 2023, development of
To reduce carbon gas emissions, the Company planned to install Solar the Phase II of Rooftop Solar PV was
Power Plants (PLTS) by 2028 in 20 branch offices with a capacity of 26 underway at 6 airports with a potential
MWp. This effort was made to support the government’s program of a total capacity of up to 3.9 MWp.
national energy mix of 23% for renewable energy in 2025 which was in
line with government regulation of Law No. 30 of 2007 concerning energy.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
69
Page 72
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Aspek Target Kegiatan Realisasi Kegiatan
Aspect Activity Target Activity Realization
Perseroan berkomitmen untuk mengurangi penggunaan bahan bakar Perseroan telah menyediakan 1 unit DC
minyak di bandara, dengan mengkonversi kendaraan operasional bandara Fast Charging 40 kW dan 1 unit AC Fast
berbasis bahan bakar minyak di bandara menjadi kendaraan listrik hingga Charging 22 kW di terminal 3 Bandara
148 unit dan stasiun pengisian daya hingga 120 unit di tahun 2030. Hal ini Internasional Soekarno Hatta. Selain
juga mendukung program pemerintah mengenai penyediaan infrastruktur itu, saat ini telah tersedia 2 kereta
stasiun pengisian kendaraan listrik di Indonesia. Automated People Mover System
The Company is committed to reduce the use of fuel oil at airports, by (APMS), 25 unit e-taxi bluebird dan 19
converting fuel oil-based airport operational vehicles at airports into up to unit grab electric, serta mobil listrik
148 electric vehicles and up to 120 charging stations by 2030. This also sebagai kendaraan operasional.
supports the government program regarding the provision of charging The Company has provided 1 unit of DC
station infrastructure for electric vehicles in Indonesia. Fast Charging 40 kW and 1 unit of AC
Fast Charging 22 kW at terminal 3 of
Soekarno Hatta International Airport.
Apart from that, currently there are 2
Automated People Mover System (APMS)
trains available, 25 Bluebird e-taxi units
and 19 Grab Electric units, as well as
electric cars as operational vehicles.
Distribusi Nilai Ekonomi [GRI 201-1]
» Economic Value Distribution [GRI 201-1]
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Perusahaan In carrying out its operational activities, the Company
telah menciptakan nilai bagi para pemangku kepentingan, has created value for its stakeholders, including
termasuk para pemegang saham, karyawan, pemasok, shareholders, employees, suppliers, the government, and
pemerintah, hingga masyarakat sekitar baik secara langsung the surrounding community, both directly and indirectly.
maupun tidak langsung.
Secara umum, penciptaan dan distribusi nilai tersebut In general, the creation and distribution of value include:
antara lain mencakup:
1. Pemegang Saham - Dengan mencatatkan kinerja yang 1. Shareholders - By recording positive performance
positif dan menyampaikan laporan kinerja secara and submitting performance reports regularly and
berkala dan transparan sehingga dapat memberikan transparently so as to provide positive rewards and
imbalan yang positif dan menjaga komunikasi yang baik. maintain good communication.
2. Pemerintah - Dengan membayar kewajiban pajak 2. Government - By paying tax obligations to the
kepada pemerintah serta menyampaikan laporannya. government and submitting reports.
3. Karyawan - Dengan memberikan kontribusi terhadap 3. Employees - By contributing to the welfare of
kesejahteraan karyawan. employees.
4. Pelanggan - Dengan memastikan kualitas produk 4. Customers - By ensuring product quality in meeting
dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. customer needs.
5. Masyarakat Sekitar - Dengan memberikan kontribusi 5. Local Communities - By making positive contributions
positif melalui beragam program CD/CSR. through various CD/CSR programs.
6. Pemasok - Dengan menciptakan lapangan kerja dan 6. Suppliers - By creating jobs and boosting their
meningkatkan perekonomian mereka. economy.
7. Lembaga Swadaya Masyarakat - Dengan berkolaborasi 7. Non-Governmental Organizations - By collaborating to
untuk mendorong misi perbaikan dalam aspek ekonomi, encourage improvement missions in economic, social
sosial maupun lingkungan. and environmental aspects.
Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan adalah pendapatan The direct economic value generated is the amount of
yang diperoleh dari hasil kegiatan usaha Perusahaan. Nilai income obtained from the results of the Company’s business
ekonomi yang didistribusikan adalah pengeluaran yang activities. Meanwhile, the distributed economic value is a
didistribusikan sebagai bentuk kontribusi Perusahaan kepada number of expenditures that are distributed as a form of the
70 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 73
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
para pemangku kepentingan, seperti pembayaran gaji, pajak, Company’s contribution in increasing the pace of economic
dividen, pembayaran untuk pemasok, maupun realisasi growth and the welfare of stakeholders, such as payment
dana untuk masyarakat sebagai salah satu bentuk Tanggung of salaries, taxes, dividends, payments to suppliers, as well
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), yang dilaksanakan as the realization of funds for the community as a form of
melalui berbagai Program TJSL BUMN dan Tanggung Jawab embodiment of Social and Environmental Responsibility
Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR). (TJSL), which is implemented through various SOEs SER and
Nilai ekonomi ditahan merupakan nilai yang digunakan Corporate Social Responsibility (CSR) programs. Retained
oleh Perusahaan untuk pengembangan usaha ke depan economic value is the value used by the Company for future
yang merupakan selisih dari nilai ekonomi langsung yang business development which is the difference between the
dihasilkan dan nilai ekonomi yang didistribusikan. direct economic value generated and the economic value
distributed.
Tabel Distribusi Nilai Ekonomi Tahun 2021-2023 | Table Economic Value Distribution 2021-2023
Dalam miliar Rupiah | In billion Rupiah
Uraian
2023 2022 2021
Description
Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
Economic Value Generated
Pendapatan Usaha
11.902,39 8.418,17 5.446,94
Operating Revenues
Pendapatan Lain-lain
24,97 130,96 154,81
Other Income
Penghasilan Keuangan
146,36 60,14 62,30
Finance Income
Manfaat Pajak Penghasilan Badan, Neto
- 506,63 59,53
Corporate Income Tax Benefit, Net
Jumlah NIlai Ekonomi yang Dihasilkan
12.073,72 9.115,90 5.723,58
Total Economic Value Generated
Distribusi Nilai Ekonomi
Economic Value Distribution
Beban Pegawai
(2.251,47) (1.686,32) (1.573,81)
Employee Expenses
Beban Operasional Bandara
(5.219,28) (4.845,19) (4.245,47)
Airport Operation Expenses
Beban Umum dan Administrasi
(1.513,42) (960,79) (2.144,43)
General and Administrative Expenses
Beban Pemasaran
(15,62) (10,52) (7,71)
Marketing Expenses
Beban Lain-lain (termasuk beban TJSL)
(23.029,54) (112,20) (158,79)
Other Expenses (including TJSL expenses)
Pajak Final atas Penghasilan Keuangan
(27,55) (12,30) (12,38)
Final Tax on Finance Income
Beban Keuangan
(1.436,24) (1.178,86) (1.185,74)
Finance Costs
Bagian Rugi Entitas Asosiasi
(32,72) (123,02) (98,15)
Equity Loss of Associate Entities
Beban Pajak Final
(167,64) (94,80) (92,59)
Final Tax Expense
Pembayaran Dividen
- - -
Dividend Payment
Jumlah Distribusi Nilai Ekonomi
(33.693,48) (9.024,00) (9.519,07)
Total Economic Value Distribution
Jumlah Nilai Ekonomi yang Ditahan
(33.693,48) 91,90 (3.795,49)
Total Retained Economic Value
*disajikan kembali
*Restated
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
71
Page 74
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Program Pensiun Karyawan
» Employee Pension Program
Angkasa Pura II memberikan pemberian pensiun atau Angkasa Pura II provides pensions or old age security to
jaminan hari tua kepada seluruh karyawan dengan all employees with an employee retirement period of 56
masa pensiun karyawan adalah 56 tahun sesuai dengan years in accordance with applicable regulations. Based
ketentuan yang berlaku. Berdasarkan persetujuan dari on approval from the Minister of Finance No. KEP-391/
Menteri Keuangan No. KEP-391/KM.17/1999 tanggal 15 KM.17/1999 dated November 15, 1999, the Company
November 1999, Perseroan membentuk Lembaga (Trust) established a separate Institution (Trust) that manages
terpisah yang mengelola dana pensiun dalam bentuk pension funds in the form of a Defined Benefit Pension
Program Pensiun Manfaat Pasti (“PPMP”) bernama Dana Program (“PPMP”) called Dana Pensiun Angkasa Pura II
Pensiun Angkasa Pura II (“DPAP II”), untuk mengelola, (“DPAP II”), for manage, on behalf of members, all assets
atas nama para anggota, semua kekayaan agar dapat in order to fulfill the Company's pension obligations. The
memenuhi kewajiban pensiun dari Perusahaan. Jumlah total contribution consists of employee and Company
kontribusi terdiri dari kontribusi karyawan dan Perusahaan contributions which are calculated at 5% and 32.07% of
yang masing-masing dihitung sebesar 5% dan 32,07% basic pension income, respectively.
dari pendapatan dasar pensiun.
Alur pemberian pemberian pensiun atau jaminan hari tua The flow of granting pensions or old age security is as
adalah sebagai berikut: follows:
Masa Persiapan Pensiun (MPP) - Perseroan
memberikan pelatihan wirausaha dan pelatihan
Karyawan yang telah berusia 55 tahun purnabakti untuk persiapan sebelum pensiun
Employees who are 55 years old Retirement Preparation Period (MPP) - The Company
provides entrepreneurship training and retirement
training for pre-retirement preparation
Karyawan yang telah memasuki usia purna
bakti (56 tahun) Diberikan kompensasi sesuai peraturan yang berlaku
Employees who have reached retirement age Compensation is given according to applicable regulations
(56 years old)
Karyawan tetap yang diikutsertakan dalam Mendapatkan Kompensasi Jaminan Hari Tua sesuai
Program Hari Tua (JHT) Undang-undanga Ketenagakerjaan yang berlaku
Permanent employees enrolled in the Old Age Obtain Old Age Security Compensation in accordance
Program (JHT) with applicable Labor Laws
Perusahaan menyediakan imbalan pensiun dengan The Company provides pension benefits with a minimum
jumlah minimal sesuai dengan Undang-Undang (“UU”) amount in accordance with the Manpower Law (“UU”)
Ketenagakerjaan No. 13/2003 dan Perjanjian Kerja No. 13/2003 and Collective Labor Agreements (“PKB”),
Bersama (“PKB”), mana yang lebih tinggi. Karena UU whichever is higher. Since the Manpower Law or PKB
Ketenagakerjaan atau PKB menentukan rumus tertentu determines a certain formula for calculating the minimum
untuk menghitung jumlah minimal imbalan pensiun, amount of pension benefits, basically the pension plan
pada dasarnya program pensiun berdasarkan UU based on the Manpower Law or PKB is a defined benefit
Ketenagakerjaan atau PKB adalah program pensiun pension plan. [GRI 2-30]
imbalan pasti. [GRI 2-30]
72 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 75
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Liabilitas imbalan pensiun merupakan nilai kini liabilitas The pension benefit liability is the present value of the
imbalan pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi defined benefit liability at the end of the reporting period
dengan nilai wajar aset program. Liabilitas imbalan deducted by the fair value of program assets. The defined
pasti dihitung setiap tahun oleh aktuaris independen benefit liability is calculated annually by an independent
dengan menggunakan metode projected-unit-credit. actuary using the projected-unit-credit method. The
Nilai kini liabilitas manfaat pasti ditentukan dengan present value of the defined benefit liability is determined
mendiskontokan estimasi arus kas masa depan dengan by discounting the estimated future cash flows using
menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah jangka the interest rate on long-term government bonds at the
panjang pada akhir periode pelaporan dalam mata end of the reporting period is denominated in Rupiah in
uang Rupiah sesuai dengan mata uang di mana imbalan accordance with the currency in which the benefits will
tersebut akan dibayarkan dan yang memiliki jangka be paid and which have the same term as the relevant
waktu yang sama dengan liabilitas manfaat pensiun yang pension benefit liability.
bersangkutan.
Angkasa Pura II memberikan imbalan pasca kerja lainnya Angkasa Pura II provides other post-employment
antara lain: benefits, including:
• Tanda penghargaan; • A token of appreciation;
• Cuti jangka panjang; • Long term leave;
• Santunan kematian diberikan bila pegawai dan • Death benefits are given when certain employees and
anggota keluarga tertentu meninggal dunia; family members pass away;
• Imbalan berupa uang penghargaan diberikan apabila • Rewards in the form of cash awards are given if
karyawan bekerja hingga mencapai usia pensiun employees work until they reach retirement age with a
dengan nilai imbalan sesuai peraturan Perusahaan; reward value in accordance with Company regulations;
• Imbalan berupa uang pisah, dibayarkan kepada • Benefits in the form of severance pay, are paid to
karyawan yang mengundurkan diri secara sukarela, employees who resign voluntarily, after fulfilling
setelah memenuhi minimal masa kerja tertentu dimana a certain minimum period of service where the
penghitungan imbalan menggunakan metodologi calculation of benefits uses the same methodology as
yang sama dengan metodologi yang digunakan dalam that used in calculating defined benefit pension plans.
perhitungan program pensiun imbalan pasti.
Prakiraan biaya imbalan ini diakru sepanjang masa kerja The estimated cost of these benefits is accrued over the
karyawan, dengan menggunakan metode akuntansi yang years of service of the employees, using the same, but
sama, namun disederhanakan, dengan metode yang simplified, accounting method used in calculating defined
digunakan dalam perhitungan program pensiun imbalan benefit pension plan. This obligation is assessed annually
pasti. Kewajiban ini dinilai setiap tahun oleh aktuaris by a qualified independent actuary.
independen yang memenuhi kualifikasi.
Perusahaan menunjuk aktuaris independen untuk The Company appointed an independent actuary to perform
melakukan penilaian dari taksiran liabilitas untuk program the assessment of estimated liabilities for post-employment
imbalan pasca kerja, program pensiun dan program imbalan benefit plans, pension plans and other long-term benefit
jangka panjang lainnya. Liabilitas imbalan kerja per 31 plans. The employee benefits obligation as of December
Desember 2023 dan 2022 dihitung dengan menggunakan 31, 2023 and 2022 were calculated using the projected-
metode projected-unit-credit masing-masing oleh Kantor unit-credit method respectively by the Actuarial Consulting
Konsultan Aktuaria Enny Diah Awal berdasarkan laporannya Firm Enny Diah Awal based on their respective reports on
masing-masing pada tanggal 9 Januari 2024 dan 29 Maret January 9, 2024 and March 29, 2023. The amount of the
2023. Besarnya liabilitas imbalan kerja tersebut adalah employee benefits liabilities amounted to Rp1,722.01
sebesar Rp1.722,01 miliar dan Rp1.572,38 miliar. billion and IDR1,572.38 billion.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
73
Page 76
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Praktik Pengadaan Pemasok
» Supplier Procurement Practices
Untuk memenuhi kebutuhan operasionalnya, Angkasa In order to fulfill its operational needs, Angkasa Pura
Pura II menjalin kerja sama dengan pemasok barang II cooperates with suppliers of goods and services
dan jasa sesuai kebutuhannya. Dalam memenuhi according to their needs. In fulfilling these needs, the
kebutuhannya tersebut, Perusahaan mengutamakan Company prioritizes national suppliers, namely suppliers
pemasok nasional, yaitu pemasok yang lokasi usahanya whose business locations are in Indonesia, consisting of
berada di Indonesia, yang terdiri dari BUMN, swasta SOEs, the private sector and MSMEs. Thus, the Company
maupun UMKM. Dengan demikian, Perusahaan turut also contributes to the development of national suppliers
memberikan kontribusi terhadap perkembangan and indirectly encourages their economic growth. If there
pemasok nasional dan secara tidak langsung mendorong are goods and services that are needed and cannot be
pertumbuhan perekonomian mereka. Apabila terdapat fulfilled by national suppliers or for certain reasons, the
barang dan jasa yang diperlukan dan tidak dapat dipenuhi Company will consider using international suppliers,
oleh pemasok nasional atau karena alasan tertentu, namely suppliers whose business locations are outside
maka Perusahaan akan mempertimbangkan untuk Indonesia.
menggunakan pemasok internasional, yakni pemasok
yang lokasi usahanya di luar Indonesia.
Proses pengadaan terhadap seluruh pemasok mengacu The procurement process for all suppliers refers to the
pada Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
Republik Indonesia No. PER-08/MBU/12/2019 tentang of the Republic of Indonesia No. PER-08/MBU/12/2019
Pedoman Umum Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa concerning General Guidelines for the Implementation
Badan Usaha Milik Negara. Untuk menjamin keterbukaan/ of Procurement of Goods and Services for State-Owned
transparansi, sekaligus mengikuti perkembangan teknologi Enterprises. to ensure openness/ transparency, as well as
terkini, kebijakan proses pengadaan barang dan jasa di following the latest technological developments, the policy
Angkasa Pura II menggunakan e-procurement berbasis for the procurement of goods and services at Angkasa Pura
IT, yang bisa diakses melalui tautan: https://procurement. II uses IT-based e-procurement, which can be accessed
angkasapura2.co.id. Perusahaan memilih calon pemasok via the link: https://procurement.angkasapura2. co.id.
atau rekanan secara obyektif, transparan sesuai dengan The Company selects prospective suppliers or partners
ketentuan yang berlaku, dengan mempertimbangkan objectively, transparently in accordance with applicable
reputasi, kompetensi, dan catatan kerja/prestasi (track regulations, taking into account the reputation, competence,
record) yang baik dari pemasok. and good track record of the suppliers.
Berdasarkan kriteria tersebut, dan merujuk data Unit Based on these criteria, and referring to the Unit Supply
Supply Center (sistem e-procurement, rantai pasokan Center data (e-procurement system, the supply chain
untuk pengadaan barang dan jasa di Kantor Pusat dan for the procurement of goods and services at the Head
Kantor Cabang/Bandara seluruhnya merupakan pemasok Office and Branch Offices/ Airports are all national or local
nasional atau lokal. Sehingga 100% proporsi pengeluaran suppliers. So that 100% of the proportion of expenditures
untuk pengadaan barang atau jasa Perseroan ditujukan for the procurement of goods or services of the Company
kepada pemasok lokal. Uraian selengkapnya tentang is aimed to local suppliers. A complete description of the
pemasok dan nilai kontraknya disajikan dalam tabel supplier and the value of the contract is presented in the
berikut: following table:
74 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 77
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Jumlah Pemasok Nilai Kontrak (Rupiah)
Kantor Pusat & Kantor Cabang
Number of Suppliers Contract Values (Rupiah)
Head Office & Branch Office
2023 2022 2021 2023 2022 2021
Pemasok Nasional/Lokal
National/ Local Suppliers
Bandara Husein Sastranegara (BDO)
7 8 22 7.695.556.547 14.503.926.344 30.168.532.492
Husein Sastranegara Airport (BDO)
Bandara Sultan Iskandar Muda (BTJ)
15 15 9 21.913.232.785 5.493.930.739 5.252.092.090
Sultan Iskandar Muda Airport (BTJ)
Bandara Kualanamu (KNO)*
- 12 18 - 122.320.014.552 4.535.181.450
Kualanamu Airport (KNO)*
Bandara Sultan Thaha (DJB)
2 9 9 1.736.760.447 3.573.346.390 9.273.690.011
Sultan Thaha Airport (DJB)
Bandara Internasional Minangkabau
(PDG)
16 6 8 11.006.575.650 7.575.205.116 3.210.226.984
Minangkabau International Airport
(PDG)
Bandara Sultan Syarif Kasim II (PKU)
20 33 6 21.087.197.465 12.824.151.754 3.719.450.594
Sultan Syarif Kasim II Airport (PKU)
Bandara Halim Perdanakusuma (HLP)*
- 14 8 - 13.696.187.584 13.177.114.270
Halim Perdanakusuma Airport (HLP)*
Bandara Sultan Mahmud Badarudin
II (PLM)
10 15 4 14.662.984.142 19.321.022.408 1.045.538.500
Sultan Mahmud Badarudin II Airport
(PLM)
Bandara Supadio (PNK)
11 14 1 16.219.466.326 25.208.877.827 1.466.390.500
Supadio Airport (PNK)
Bandara Soekarno Hatta (CGK)
137 63 38 1.917.570.675.566 261.222.082.318 489.192.590.786
Soekarno Hatta Airport (CGK)
Bandara Silangit (DTB)
3 4 0 4.770.192.068 2.906.297.667 0
Silangit Airport (DTB)
Bandara Tjilik Riwut (PKY)
7 4 6 13.688.761.584 8.097.900.672 2.941.388.719
Tjilik Riwut Airport (PKY)
Bandara H.A.S. Hanandjoeddin (TJQ)
23 7 10 44.543.335.368 3.852.725.753 300.738.900
H.A.S Hanandjoeddin Airport (TJQ)
Bandara Raden Inten II (TKG)
21 7 7 9.446.363.775 14.647.727.622 1.250.436.675
Raden Inten II Airport (TKG)
Bandara Fatmawati Soekarno (BKS)
10 6 25 13.630.213.144 6.591.006.694 337.290.908
Fatmawati Soekarno Airport (BKS)
Bandara Banyuwangi (BWX)
5 4 4 560.900.500 606.712.810 139.747.424
Banyuwangi Airport (BWX)
Kantor Cabang Bandara Depati
Amir - Bangka (PGK)
26 15 3 6.598.296.628 3.257.634.046 4.736.511.000
Depati Amir Airport Branch Office –
Bangka (PGK)
5 1 1 94.355.831.976 7.814.761.824 7.352.014.864 Airport Construction Division
Kantor Pusat
71 286 49 196.816.393.388 802.818.253.005 491.860.861.391
Head Office
Pemasok Internasional
International Suppliers
Kantor Pusat & Kantor Cabang
0 0 0 0 0 0
Head Office & Branch Office
Jumlah
Total
Kantor Pusat & Kantor Cabang
379 523 228 2.394.565.976.912 1.336.331.765.125 1.069.959.797.558
Head Office & Branch Office
catatan | note :
*Pengelolaan bandara sudah tidak berada di bawah Angkasa Pura II
*Airport management is no longer under Angkasa Pura II
Berdasarkan data di atas, proporsi pengeluaran pemasok Based on the data above, the largest proportion of
terbesar berada di Bandara Soekarno Hatta yaitu sebesar supplier expenses was at Soekarno Hatta Airport, namely
36,15%. 36.15%.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
75
Page 78
76 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 79
Kinerja Lingkungan
06
Keberlanjutan
Sustainable Environmental
Performance
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
77
Page 80
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Kinerja Lingkungan Keberlanjutan
» Sustainable Environmental Performance
Angkasa Pura II telah menunjukkan komitmen yang Angkasa Pura II has demonstrated a strong commitment
kuat terhadap pengelolaan lingkungan hidup dalam to environmental management in its operational
kegiatan operasionalnya dan mendorong praktik-praktik activities and encouraged sustainable practices in all its
berkelanjutan di seluruh kegiatan operasionalnya. operational activities. The Company has implemented
Perusahaan telah menerapkan sistem manajemen an environmental management system to monitor and
lingkungan untuk memantau dan memitigasi dampak mitigate the environmental impact of its activities. This
lingkungan dari kegiatannya. Hal ini termasuk includes carrying out regular environmental assessments
melakukan penilaian lingkungan secara berkala dan and complying with environmental regulations and
mematuhi peraturan dan standar lingkungan. Dengan standards. By conducting regular assessments, the
melakukan penilaian secara berkala, Perseroan dapat Company can identify areas that need improvement and
mengidentifikasi area-area yang perlu ditingkatkan dan proactively address environmental issues. This includes
secara proaktif mengatasi masalah lingkungan. Hal ini monitoring usage of energy, water, waste management,
termasuk memantau penggunaan energi, air, pengelolaan and implementing measures to reduce emissions from
limbah, dan menerapkan langkah-langkah untuk operational activities.
mengurangi emisi dari kegiatan operasional.
Komitmen Angkasa Pura II terhadap praktik-praktik Angkasa Pura II's commitment to sustainable practices
berkelanjutan tidak hanya berkontribusi terhadap not only contributes to economic growth, environmental
pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan protection and social welfare in Indonesia, but also sets a
kesejahteraan sosial di Indonesia, namun juga menjadi leading example in the industry. By emphasizing a balance
contoh terdepan di industri. Dengan menekankan between economic development and environmental
keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan management as well as contribution to social life, the
pengelolaan lingkungan serta kontribusi terhadap Company is paving the way for a more sustainable future.
kehidupan sosial, Perusahaan membuka jalan untuk
masa depan yang lebih berkelanjutan.
Pengelolaan lingkungan yang dilakukan oleh Angkasa Environmental management carried out by Angkasa Pura
Pura II mengacu pada Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 II refers to Law No. 32 of 2009 concerning Environmental
tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Protection and Management and its derivatives; Law of the
beserta turunannya; Undang-Undang Republik Indonesia Republic of Indonesia No. 30 of 2007 concerning Energy;
No. 30 Tahun 2007 tentang Energi; Peraturan Pemerintah Republic of Indonesia Government Regulation No. 101 of
Republik Indonesia No. 101 Tahun 2014 tentang 2014 concerning Management of Hazardous and Toxic
Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun; Waste; Republic of Indonesia Government Regulation
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 27 Tahun No. 27 of 2012 concerning Environmental Permits;
2012 tentang Izin Lingkungan; Peraturan Pemerintah No. Government Regulation No. 20 of 1990 concerning Water
20 Tahun 1990 tentang Pengendalian Pencemaran Air; Pollution Control; Minister of Environment Decree No.
Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 111 111 of 2003 concerning Guidelines to the Requirements
Tahun 2003 tentang Pedoman Mengenai Syarat dan Tata and Procedures of License and Review Manual on Liquid
Cara Perizinan Serta Pedoman Kajian Pembuangan Air Waste Disposal into the Water or Water Resources;
Limbah ke Air atau Sumber Air; dan Peraturan Menteri and Minister of Environment Regulation No. 01 of 2010
Negara Lingkungan Hidup No. 01 Tahun 2010 tentang concerning Water Pollution Control System.
Tata Laksana Pengendalian Pencemaran Air.
78 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 81
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Pengembangan Eco-Green Airport dan
Indonesia Aviaconomics
» Eco-Green Airport Development and Indonesia Aviaconomics
Komitmen Angkasa Pura II terhadap keberlanjutan Angkasa Pura II's commitment to sustainability
juga mencakup fokus pada pengembangan bandara also includes a focus on developing environmentally
ramah lingkungan. Perusahaan telah proaktif dalam friendly airports. The Company has been proactive in
mengintegrasikan praktik-praktik ramah lingkungan ke integrating environmentally friendly practices into airport
dalam infrastruktur dan operasional bandara. Perusahaan infrastructure and operations. The Company has invested
telah berinvestasi pada sumber energi terbarukan in renewable energy sources such as solar power to
seperti tenaga surya untuk mengurangi jejak karbon dan reduce its carbon footprint and dependence on non-
ketergantungan pada sumber daya tak terbarukan. Selain renewable resources. In addition, Angkasa Pura II has
itu, Angkasa Pura II telah menerapkan desain bangunan implemented environmentally friendly building designs
ramah lingkungan dan inisiatif ramah lingkungan untuk and environmentally friendly initiatives to minimize waste
meminimalkan limbah dan konsumsi energi di fasilitas- and energy consumption in its facilities.
fasilitasnya.
Selain itu, Perusahaan secara aktif mengembangkan In addition, the Company is actively developing Indonesia
Indonesia Aviaconomics, yang merupakan konsep bandara Aviaconomics, which is an airport concept with an
dengan ekosistem yang memiliki dampak ekonomi yang ecosystem that has a broad economic impact by opening
luas dengan membuka ribuan bahkan puluhan ribu thousands or even tens of thousands of jobs, as well as
lapangan pekerjaan, serta memiliki aktivitas ekonomi yang having high economic activity. This concept aims to create
tinggi. Konsep ini bertujuan untuk menciptakan bandara an airport that not only functions as a transportation
yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat transportasi center but also encourages economic growth in the
namun juga mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah surrounding area. These initiatives include developing
sekitarnya. Inisiatif ini mencakup pengembangan kota the airport city and economic zone, attracting investment
bandara dan kawasan ekonomi, menarik investasi dan and business to the airport area, as well as promoting
bisnis ke area bandara, serta mempromosikan pariwisata tourism and local industry. Overall, Angkasa Pura II's
dan industri lokal. Secara keseluruhan, komitmen Angkasa commitment to sustainability and the development of
Pura II terhadap keberlanjutan dan pengembangan environmentally friendly airports contributes to economic
bandara ramah lingkungan berkontribusi terhadap growth, environmental protection and social welfare in
pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan Indonesia.
kesejahteraan sosial di Indonesia.
Sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia untuk In line with the Indonesian Government's commitment
menurunkan emisi dengan melakukan pengelolaan di to reduce emissions by managing various sectors
berbagai sektor termasuk transportasi, Angkasa Pura II including transportation, Angkasa Pura II continues to
terus melakukan upaya pengembangan eco-green airport make efforts to develop eco-green airports with various
dengan beragam inisiatif. Pengembangan ini sudah dimulai initiatives. This development has started since 2012 as
sejak tahun 2012 sebagaimana tertuang dalam Peraturan stated in Company Regulation No. 38 concerning the PT
Perusahaan No. 38 tentang Master Plan Eco-Airport PT Angkasa Pura II Eco-Airport Master Plan stipulated in
Angkasa Pura II yang ditetapkan dalam Keputusan Direksi the Board of Directors Decree No. KEP.02.04/10/2012.
No. KEP.02.04/10/2012. Tujuan dan inisiatif dari Master The aim and initiative of the Eco-Airport Master Plan is
Plan Eco-Airport adalah untuk melindungi lingkungan to protect the environment from the significant impacts
dari pengaruh dampak penting pengoperasian serta of airport operations and development based on an
pengembangan bandar udara yang didasarkan pada environmental management framework at the airport and
kerangka pengelolaan lingkungan di bandar udara dan its surroundings.
sekitarnya.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
79
Page 82
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Pada tahun 2023, Perusahaan telah menerapkan In 2023, the Company has implemented various initiatives
beragam inisiatif dalam mengembangkan eco-green in developing eco-green airports and Indonesian
airport dan Indonesia aviaconomics, yaitu: aviaconomics, namely:
• Penanaman Pohon untuk Penghijauan & Anti Abrasi • Planting trees for greening & anti-abrasion as well as
serta penekanan emisi karbon di lingkungan sekitar reducing carbon emissions in the environment around
bandara dan pencegahan abrasi pantai di area the airport and preventing coastal erosion in the areas
Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, of Terminal 3 of Soekarno Hatta International Airport,
Menjalin-Kalimantan Barat, dan Bengkalis-Riau. Menjalin-West Kalimantan, and Bengkalis-Riau.
• Bandara Internasional Soekarno Hatta memiliki • Soekarno Hatta International Airport has waste
pengelolaan limbah yaitu sewage treatment plant management, namely a sewage treatment plant with
dengan jumlah 8.000 m3/hari dan garbage treatment a total of 8,000 m3/day and a garbage treatment
plant dengan jumlah 42 m3/hari. plant with a total of 42 m3/day.
• Menyediakan 1 unit DC Fast Charging 40 kW dan 1 • Provided 1 unit of DC Fast Charging 40 kW and 1 unit
unit AC Fast Charging 22 kW di terminal 3 Bandara of AC Fast Charging 22 kW at terminal 3 of Soekarno
Internasional Soekarno Hatta. Selain itu, saat ini Hatta International Airport. Apart from that, currently
telah tersedia 2 kereta Automated People Mover there are 2 Automated People Mover System (APMS)
System (APMS), 25 unit e-taxi bluebird dan 19 unit trains available, 25 Bluebird e-taxi units and 19 Grab
grab electric, serta mobil listrik sebagai kendaraan Electric units, as well as electric cars as operational
operasional. vehicles.
• Mengembangkan Fase II Solar PV Rooftop sedang • Development of Rooftop Solar PV Phase II was
berjalan di 6 bandara dengan potensi total kapasitas underway at 6 airports with a potential total capacity
hingga 3,9 MWp. of up to 3.9 MWp.
Perusahaan telah mengoperasikan Pembangkit Listrik The Company has operated a Solar Power Plant (PLTS)
Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi terbarukan as a renewable energy source at Banyuwangi airport in
di bandara Banyuwangi pada tahun 2022 dan memasok 2022 and supplied 35.1 kWp of electricity for operational
35,1 kWp listrik untuk kegiatan operasional serta berhasil activities and succeeded in reducing emissions by 10.22
mengurangi emisi sebesar 10,22 tonCo2eq. Pengembangan tonsCo2eq. PLTS development is also being carried out at
PLTS juga dilakukan di bandara Soekarno Hatta dan telah Soekarno Hatta airport and has begun operations in 2023
mulai beroperasi pada tahun 2023 untuk memasok aliran to supply electricity of 1,506 kWp which has the potential
listrik sebesar 1.506 kWp yang berpotensi menurunkan to reduce emissions by 60.86 tonsCo2eq.
emisi sebesar 60,86 tonCo2eq.
80 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 83
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Pengelolaan Material [OJK F.5]
» Material Management [OJK F.5]
Dalam pengembangan eco-green airport, Perusahaan In developing eco-green airports, the Company uses
menggunakan beberapa material yang ramah lingkungan several materials that are environmentally friendly and
dan memiliki keunikan daerah pada beberapa bandara. have regional uniqueness at several airports. The use of
Penggunaan material yang digunakan tersebut antara lain the materials used include:
adalah:
1. Kayu Daur Ulang 1. Recycled Wood
Seperti penggunaan kayu bekas yang masih laik dan/ Such as the use of used wood that is still feasible and/
atau kayu yang telah didaur ulang. or wood that has been recycled.
2. Kertas 2. Paper
Menggunakan bahan kertas untuk pengganti plastik/ Using paper material to replace plastic/ styrofoam as
styrofoam sebagai pembungkus makanan atau food wrapping or as other functions.
sebagai fungsi lainnya.
3. Refrigrant 3. Refrigrant
Air Conditioning (AC) menjadi salah satu bahan Air Conditioning (AC) is one of the materials commonly
material yang umum digunakan di seluruh bandara. used throughout airports. The use of refrigrant that must
Penggunaan refrigrant yang harus diutamakan yaitu be prioritized is one that does not damage the Ozone
yang tidak merusak lapisan Ozon. Di mana sesuai layer. Where according to climate change regulations/
peraturan/perjanjian perubahan iklim yaitu refrigrant agreements, namely R22 refrigrants, they have been
R22 telah dihapus penggunaannya. phased out.
Selain itu, Perusahaan juga berupaya untuk menghemat In addition, the Company also seeks to save on the use of
penggunaan kertas sebagai salah satu material yang paper as one of the materials that is quite widely used in
cukup banyak digunakan dalam kegiatan administrasi its administrative operational activities. Several initiatives
operasionalnya. Beberapa inisiatif telah dilakukan seperti have been carried out such as the development of
pengembangan teknologi digitalisasi untuk proses bisnis digitalization technology for business processes such as:
seperti:
• Sistem HRIS untuk keperluan administrasi Sumber • HRIS system for administrative needs of Human
Daya Manusia (SDM); Capital (HC);
• Sistem SCORE untuk keperluan penilaian performansi • SCORE system for the purpose of assessing service
layanan; performance;
• Penggunaan e-mail sebagai media komunikasi utama • Use of e-mail as the Company’s main communication
Perusahaan. medium.
Di samping itu, Perusahaan juga menerbitkan imbauan In addition, the Company also issued an appeal for
penghematan, pengurangan kertas bisa dilakukan dengan saving, reducing paper can be done in various ways, for
berbagai cara, misalnya menggunakan kertas bolak-balik example using double-sided paper (if possible) or using
(jika memungkinkan) atau menggunakan kertas bekas yang waste paper where one page is still blank to print drafts
salah satu halamannya masih kosong untuk mencetak draft and so on.
dan sebagainya.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
81
Page 84
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Pengelolaan Energi [OJK F.6, F.7, F.12]
» Energy Management [OJK F.6, F.7, F.12]
Perusahaan menggunakan listrik dan BBM sebagai The Company uses electricity and fuel as the main
sumber energi utama dalam menjalankan kegiatan energy sources in carrying out its operational activities.
operasionalnya. Perusahaan menggunakan listrik sebagai The company uses electricity as an energy source for
sumber energi penerangan gedung dan perkantoran, serta lighting buildings and offices, as well as various electronic
berbagai peralatan elektronik untuk penunjang kerja, equipment to support work, such as computers,
seperti komputer, televisi, lift dan lain-lain. Sedangkan televisions, elevators and others. Meanwhile, fuel is used
BBM digunakan untuk menggerakkan mesin dan to drive engines and operational vehicles. The company is
kendaraan operasional. Perusahaan berkomitmen untuk committed to carrying out various policies for efficiency
melakukan berbagai kebijakan efisiensi penggunaan in the use of electricity and fuel, which are at the same
listrik dan BBM, yang sekaligus merupakan langkah nyata time concrete steps to reduce greenhouse gas emissions
untuk mengurangi emisi gas rumah kaca yang dihasilkan produced from these two energy sources.
dari kedua sumber energi tersebut.
Beberapa upaya yang dilakukan oleh Perusahaan dalam Some of the efforts made by the Company in saving
menghemat penggunaan energi baik listrik dan BBM energy use both electricity and fuel as part of efforts to
sebagai bagian dari upaya pengurangan emisi GRK adalah reduce GHG emissions are as follows:
sebagai berikut:
Upaya Penghematan Listrik Upaya Penghematan BBM
Electricity Saving Efforts Fuel Saving Efforts
• Memasang lampu jenis LED pada taxiway light di Bandara Menggunakan kendaraan listrik (Electronic Vehicle/EV) di Bandara
Soekarno-Hatta Soekarno-Hatta seperti taksi, bus, golf car dalam terminal
• Install LED type lights on taxiway lights at Soekarno-Hatta penumpang, dan sepeda motor ringan roda tiga berbasis listrik
Airport (eMoped)
• Menggunakan sumber energi surya dengan pasokan listrik Using electronic vehicles (EV) at Soekarno-Hatta Airport such as
dari PLTS yang dibangun di Bandara Banyuwangi dan taxis, buses, golf cars in the passenger terminal, and electric-
Soekarno-Hatta based tricycles (eMopeds)
• Using solar energy sources with electricity supplied from
PLTS built at Banyuwangi and Soekarno-Hatta Airports
Seiring dengan kembali normalnya mobilitas masyarakat As people's mobility returns to normal, including using
termasuk dalam menggunakan transportasi udara, air transportation, energy use at Angkasa Pura II has
penggunaan energi di Angkasa Pura II juga mengalami also increased. As of December 31, 2023, total electricity
peningkatan. Per 31 Desember 2023, total penggunaan usage at airports managed by the Company was recorded
listrik di bandara yang dikelola Perusahaan tercatat at 6,935,549,631 kWh or 24,967,979 Gigajoules, an
sebesar 6.935.549.631 kWh atau 24.967.979 Gigajoule, increase compared to electricity usage in 2022 of
meningkat dibandingkan dengan penggunaan listrik di 289,910,253 kWh or 1,043,677 Gigajoules.
tahun 2022 sebesar 289.910.253 kWh atau 1.043.677
Gigajoule.
82 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 85
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Tabel Penggunaan Energi Listrik Tahun 2021-2023 [GRI 302-1]
Table Electrical Energy Use for 2021-2023 [GRI 302-1]
Pemakaian Listrik (kWh)
Bandara Kode
No. Electricity Usage (kWh)
Airport Code
2023 2022 2021
Bandara Sultan Iskandar Muda – Aceh
1 BTJ 1.078.090 2.107.490 1.983.690
Sultan Iskandar Muda Airport – Aceh
Bandara Silangit - Siborong-borong
2 DTB 158.542 267.778 259.024
Silangit – Siborong-borong Airport
Bandara Kualanamu Medan
3 KNO - 35.195.065 28.452.537
Kualanamu Airport – Medan
Bandara Sultan Syarif Kasim II – Pekanbaru
4 PKU 7.379.340 6.215.720 5.598.300
Sultan Syarif Kasim II Airport – Pekanbaru
Bandara Internasional Minangkabau – Padang -
5 PDG 5.126.811 4.643.840
Minangkabau International Airport – Padang
Bandara Sultan Thaha – Jambi
6 DJB 2.860.960 2.914.760 2.491.360
Sultan Thaha Airport – Jambi
Bandara Sultan Mahmud badaruddin II – Palembang
7 PLM 5.304.520 5.391.240 5.005.200
Sultan Mahmud Badaruddin II Airport – Palembang
Bandara Soekarno Hatta – Tangerang
8 CGK 266.215.200 220.371.012 172.693.513
Soekarno Hatta Airport – Tangerang
Bandara Halim Perdana Kusuma – Jakarta
9 HLP 4.744.256 3.284.622 7.726.230
Halim Perdana Kusuma Airport – Jakarta
Bandara Husein Sastranegara – Bandung
10 BDO 1.593.160 1.656.340 1.477.080
Husein Sastranegara Airport – Bandung
Bandara Supadio – Pontianak
11 PNK 5.195 5.195 4.261.840
Supadio Airport – Pontianak
Bandara Raja Haji Fisabilillah - Tanjung Pinang
12 TNJ 1.048.270 539.410 860.190
Raja Haji Fisabilillah Airport – Tanjung Pinang
Bandara Depati Amir - Pangkal Pinang
13 PGK 2.318.460 2.235.640 1.781.060
Depati Amir Airport – Pangkal Pinang
Bandara Blimbingsari – Banyuwangi
14 BWX 449.620 437.423 424.169
Blimbingsari Airport – Banyuwangi
Bandara Kertajati - Jawa Barat
15 KJT 6.636.809.636 3.601 4.297.400
Kertajati Airport – West Java
Bandara Fatmawati Soekarno – Bengkulu
16 BKS 559.243 940 857.624
Fatmawati Soekarno Airport – Bengkulu
Bandara H.A.S Hanandjoeddin - Tanjung Pandan
17 TJQ 841.900 472.359 676.452
H.A.S Hanandjoeddin Airport – Tanjung Pandan
Bandara Radin Inten II - Bandar Lampung
18 TKG 2.130.014 1.908.144 2.118.055
Radin Inten II Airport – Bandar Lampung
Bandara Tjilik Riwut – Palangkaraya
19 PKY 2.001.680 1.776.160 1.676.480
Tjilik Riwut Airport – Palangkaraya
Bandara Jenderal Besar Soedirman**
20 PWL 51.546 - -
Jenderal Besar Soedirman Airport **
Jumlah Penggunaan Listrik (kWh)
6.935.549.631 289.910.253 247.284.044
Total Electricity Usage (kWh)
Konversi dalam Gigajoule*
24.967.979 1.043.677 890.223
Conversion in Gigajoule
* https://www.convertunits.com/from/kWh/to/gigajoule.
** Bandara Jenderal Besar Sudirman, Purbalingga, pemakaian air dan listrik masih menggunakan jam operasional dan aktivitas bandara
dimana untuk operasional penerbangan saat ini masih non-daily.
** Jenderal Besar Sudirman Airport, Purbalingga, the use of water and electricity is still using the operational hours and airport activities
where flight operations are currently still non-daily.
Total penggunaan BBM berupa bensin dan solar selama tahun The total use of fuel in the form of gasoline and diesel
2023 tercatat sebanyak 5.394.985 liter, naik dibandingkan during 2023 was recorded at 5,394,985 liters, an increase
tahun 2022 yang mencapai 30.031.574,39 liter. compared to 2022 which reached 30,031,574.39 liters.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
83
Page 86
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Tabel Penggunaan Bahan Bakar Minyak Tahun 2021-2023 [GRI 302-1] | Table Use of Fuel for 2021-2023 [GRI 302-1]
Jenis BBM Satuan
No. 2023 2022 2021
Type of Fuel Unit
Solar Liter
1. 4.868.011 2.754.403,89 652.931,51
Diesel Liters
Bensin Liter
2. 526.973 277.170,5 124.755,75
Gasoline Liters
Liter
Jumlah 5.394.985 3.031.574,39 777.687,26
Liters
Total
Gigajoule 184.508 103.680 26.597
Pada tahun 2022, Perusahaan mencatatkan intensitas In 2023, the Company recorded an energy intensity of
energi sebesar 24.978.229,44 GJ/bandara. 24,978,229.44 GJ/airport.
Pengelolaan Air [OJK F.8]
» Water Management [OJK F.8]
Air juga menjadi salah satu kebutuhan Angkasa Pura II Water is also one of the needs of Angkasa Pura II in
dalam melakukan kegiatan operasionalnya. Penggunaan carrying out its operational activities. The use of water,
air antara lain untuk kebutuhan dan kenyamanan among others, is for the needs and convenience of
pelanggan atau pengguna jasa bandar udara saat di customers or airport service users when in restrooms,
kamar kecil, mushola, dan sebagainya. Air yang digunakan prayer rooms, and so on. The water used by Angkasa
Angkasa Pura II bersumber dari Perusahaan Daerah Air Pura II came from the Regional Drinking Water Company
Minum (PDAM), pengelolaan air sendiri melalui WTP/ (PDAM) and manages its own water through WTP/drilled
sumur bor dan deep well. wells.
Perusahaan senantiasa menggunakan air seefisien The Company always uses water as efficiently as possible
mungkin sesuai kebutuhannya dan melakukan beberapa according to its needs and makes several efforts to save
upaya penghematan air yaitu: water, namely:
• Melakukan proses pengolahan limbah air (recycle) • Recycle waste water from water use at the airport
dari penggunaan air di bandara melalui sistem daur through a water treatment recycling system. The
ulang water treatment. Sistem water treatment water treatment system aims to safely return water
bertujuan agar air dapat dikembalikan ke alam to nature, and then use it for watering plants and
dengan aman, dan selanjutnya digunakan sebagai airport gardens;
penyiraman tanaman dan taman bandara;
• Melakukan kampanye dan himbauan penghematan air. • Conduct campaigns and appeals for water saving.
Pada tahun 2023, Perusahaan tidak melakukan In 2023, the Company did not record any water used
pencatatan air yang digunakan mengingat sebagian besar considering that most of the water used came from
air yang digunakan menggunakan sumur resapan. infiltration wells.
84 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 87
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Pengelolaan Emisi [OJK F.11] [GRI 305-1, 305-2]
» Emission Management [OJK F.11] [GRI 305-1, 305-2]
Penggunaan energi listrik dan BBM dalam menunjang The use of electrical energy and fuel in supporting airport
kegiatan operasional jasa kebandarudaraan telah service operational activities has resulted in Greenhouse
menghasilkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yaitu Emisi Gas (GHG) emissions, namely direct Scope 1 GHG
GRK Cakupan 1 langsung yang bersumber dari penggunaan emissions originating from the use of fuel for operational
BBM untuk kendaraan operasional, genset dan lain- vehicles, generators and others, as well as indirect Scope
lain, serta Emisi GRK Cakupan 2 tidak langsung yang 2 GHG emissions originating from electricity usage.
bersumber dari penggunaan listrik. Selain itu, Perusahaan In addition, the Company also contributes to other
juga berkontribusi terhadap emisi GRK Cakupan 3 tidak indirect Scope 3 GHG emissions as a consequence of the
langsung lainnya sebagai konsekuensi dari kegiatan company’s activities, among others, from official travel
perusahaan, antara lain, dari perjalanan dinas dengan by airplane. For both Scope 1, 2 and 3 emissions, the
pesawat terbang. Baik emisi Cakupan 1, 2 dan 3, unsur dominant element produced is carbon dioxide (CO2).
dominan yang dihasilkan adalah karbondioksida (CO2).
Untuk menghitung emisi gas rumah kaca Cakupan 1 dan To calculate Scope 1 and Scope 2 greenhouse gas
Cakupan 2 di bandara-bandara yang dikelola, Perusahaan emissions at managed airports, the Company works with
bekerja sama dengan pihak ketiga yang independen. independent third parties. In 2023, emission results
Pada tahun 2023, hasil emisi mencatatkan jumlah emisi recorded total Scope 1 emissions of 9,707.0 tonCO2eq,
Cakupan 1 sebesar 9.707,0tonCO2eq, naik dibandingkan an increase compared to the previous year of 9,503.5
dengan tahun sebelumnya sebesar 9.503,5 tonCO2eq. tonCO2eq. Likewise, Scope 2 emissions were recorded
Begitu pula dengan emisi Cakupan 2 yang tercatat to increase from 162,331.4 tonCO2eq in 2022 to
naik dari 162.331,4 tonCO2eq di tahun 2022 menjadi 1,960,100.3 tonCO2eqin 2023. So that overall the total
1.960.100,3 tonCO2eq di tahun 2023. Sehingga secara emissions produced in 2023 were 1,969,807.3 tonCO2eq,
keseluruhan total emisi yang dihasilkan pada tahun 2023 an increase compared to 2022 which was recorded at
adalah 1.969.807,3 tonCO2eq, naik dibandingkan dengan 171,834.9 tonCO2eq.
tahun 2022 yang tercatat sebesar 171.834,9 tonCO2eq.
Tabel Emisi Cakupan 1 dan 2 Tahun 2022-2023 [GRI 305-1, 305-2]
Table Emissions Scope 1 and 2 for 2022-2023 [GRI 305-1, 305-2]
Keterangan
2023 2022
Description
Cakupan Emisi Cakupan 1 Cakupan 2 Jumlah Cakupan 1 Cakupan 2 Jumlah
Emission Scope Scope 1 Scope 2 Total Scope 1 Scope 2 Total
Jumlah
9.707,0 1.960.100,3 1.969.807,3 9.503,5 162.331,4 171.834,9
Total
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
85
Page 88
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Pengelolaan Limbah [OJK F.13, F.14, F.15] [GRI 306-2]
» Waste Management [OJK F.13, F.14, F.15] [GRI 306-2]
Sejalan dengan Master Plan Eco-Airport Angkasa Pura In line with the Angkasa Pura II Eco-Airport Master
II, Perusahaan melakukan pengelolaan limbah padat/ Plan, the Company manages solid waste/garbage and
sampah serta limbah B3 secara terpadu dan terintegrasi B3 waste in an integrated and well-integrated manner.
dengan baik. Dengan demikian, limbah tersebut tidak Thus, the waste does not cause negative impacts such
menimbulkan dampak negatif seperti bau, penyakit, kotor, as odors, disease, dirt, and other impacts. The specific
dan dampak lainnya. Kebijakan pengelolaan limbah secara waste management policy is carried out according to the
khusus dilakukan sesuai keputusan Direksi PT Angkasa decision of the Board of Directors of PT Angkasa Pura II
Pura II No. KEP.14.11/04/2017 tentang Pengelolaan No. KEP.14.11/04/2017 concerning Management of Solid
Limbah Padat/Sampah serta Limbah Bahan Berbahaya dan Waste/Garbage and Hazardous and Toxic Waste (B3) at
Beracun (B3) di Bandar Udara PT Angkasa Pura II. PT Angkasa Pura II Airports.
Salah satu komponen lingkungan yang menjadi perhatian One of the environmental components that became a
dalam mewujudkan eco airport adalah pengelolaan limbah concern in realizing an eco-airport is the management
padat dan efluen, termasuk di dalamnya limbah Bahan of solid waste and effluents, including hazardous and
Berbahaya dan Beracun (limbah B3). Limbah padat/sampah toxic waste (B3 waste). Solid waste/garbage is one of
merupakan salah satu dampak pengoperasian bandar the impacts of airport operations. The waste produced
udara. Sampah yang dihasilkan bandar udara dikategorikan by the airport is categorized as household-type waste in
sebagai sampah sejenis rumah tangga dalam kawasan a special area. The stages of airport waste management
khusus. Adapun tahap-tahap pengelolaan limbah bandar managed by the Company are as follows:
udara yang dikelola Perusahaan adalah sebagai berikut:
• Tahap 1 – Pemilahan • Stage 1 – Sorting
Melakukan pemilahan paling sedikit terhadap 5 (lima) • Sorting at least 5 (five) types of waste, including waste
jenis sampah antara lain: sampah mengandung B3 containing B3 and B3 waste, biodegradable waste,
serta limbah B3, sampah mudah terurai, sampah reusable waste, recyclable waste, and other waste.
yang dapat digunakan kembali, sampah yang dapat
didaur ulang, dan sampah lainnya.
• Tahap 2 – Pengumpulan • Stage 2 – Collection
Menyediakan TPS, TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle), Provide Temporary Shelter (TPS), 3R (Reduce,
dan menyediakan alat pengumpul untuk sampah Reuse, Recycle) TPS, and provide collecting tools for
terpilah. disaggregated waste.
• Tahap 3 – Pengangkutan • Stage 3 – Conveyance
Pengangkutan sampah dari TPS atau TPS 3R ke Carry out waste from TPS or 3R TPS to Final Processing
Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Site (TPA).
• Tahap 4 – Pengolahan • Stage 4 – Processing
Pengolahan berupa: pemadatan sampah, Processing in the form of: waste compactor, waste
pengomposan sampah, pendaurulangan materi composer, recycling of waste materials, distorting
sampah, mengubah sampah menjadi energi. waste into energy.
• Tahap 5 – Hasil Akhir • Stage 5 – End Results
Limbah/Sampah Bandar Udara dikelompokkan dalam Airport waste/garbage is grouped into 4 (four)
4 (empat) kategori antara lain: categories, including:
1. Limbah/Sampah Landside (Terminal, Kargo, 1. Landside Waste/Garbage (Terminal, Cargo, Office,
Perkantoran, Landscape, Parkir); Landscape, Parking Lot)
2. Limbah/Sampah Airside (Pesawat, Landscape); 2. Airside Waste/Garbage (Aircraft, Landscape)
3. Limbah/Sampah B3 (Limbah Airside, Limbah 3. B3 Waste/Garbage (Airside Waste, Landside Waste,
Landside, Kendaraan, Genset); Transportation, Generator Set)
4. Limbah/Sampah Proyek Pengembangan Bandar 4. Airport Development Project Waste/ Garbage.
udara.
86 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 89
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Untuk menghitung limbah yang dihasilkan berupa To calculate the waste generated in the form of household
sampah sejenis sampah rumah tangga (non B3) dan waste (non-B3) and industrial waste (B3 waste) at
sampah industri (limbah B3) di bandara-bandara yang managed airports, the Company works with independent
dikelola, Perusahaan bekerja sama dengan pihak ketiga third parties. As of December 31, 2023, the total waste
yang independen. Per 31 Desember 2023, total sampah and waste generated was recorded at 36,980.637 ton,
dan limbah yang dihasilkan tercatat sebesar 36.980,63 increased compared to the previous year of 3,279.87
ton, turun/naik dibandingkan tahun sebelumnya sebesar tons. Details of the volume of garbage and waste are
3.279,87 ton. Rincian volume sampah dan limbah presented in the following table:
disajikan dalam tabel berikut:
Tabel Volume Limbah Tahun 2021-2023 [GRI 306-3] | Table Waste Volume for 2021-2023 [GRI 306-3]
Keterangan Satuan
2023 2022 2021
Description Unit
Sampah sejenis sampah rumah tangga
(non B3) Ton
36.974,19 3.956,07 2.752,49
Waste similar to household waste Tons
(non-B3)
Sampah industri (limbah B3)Industrial Ton
6,44 5,91 17,56
Waste (B3 Waste) Tons
Jumlah Ton
36.980,63 3.279,87 2.770,05
Total Tons
Dengan pengelolaan limbah yang baik, selama tahun With good waste management, during 2023, no significant
2023, tidak tercatat adanya tumpahan limbah yang waste spills were recorded in the Company’s operating
signifikan di area operasi Perusahaan. Selain itu, juga areas. In addition, there were also no reports of material
tidak ada laporan mengenai material tumpahan yang spills that had a significant impact on the environment,
dampaknya signifikan bagi lingkungan, baik berupa whether in the form of spills of oil, fuel, chemicals or
tumpahan minyak, bahan bakar, zat/bahan kimia maupun other hazardous substances.
zat-zat berbahaya lainnya.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
87
Page 90
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Pengelolaan Keanekaragaman Hayati [OJK F.9, F.10]
» Biodiversity Management [OJK F.9, F.10]
Angkasa Pura II menyadari bahwa melindungi Angkasa Pura II recognizes that protecting biodiversity,
keanekaragaman hayati, yaitu variasi makhluk hidup namely the variety of living things ranging from genes,
mulai dari gen, spesies, hingga ekosistem pada suatu species, to ecosystems in an area, is important to
wilayah, merupakan hal penting untuk memastikan ensure the ability of plant and animal species, genetic
kemampuan spesies tanaman dan hewan, keanekaragaman diversity, and natural ecosystems to survive. Biodiversity
genetik, dan ekosistem alami untuk bertahan hidup. protection is increasingly finding importance because
Perlindungan keanekaragaman hayati semakin menemukan its sustainability brings many positive impacts, such
makna penting karena kelestariannya membawa banyak as providing clean water and air, contributing to food
dampak positif, seperti menyediakan air dan udara bersih, availability and so on.
berkontribusi terhadap ketersediaan pangan dan sebagainya.
Sejalan dengan komitmen melindungi keanekaragaman In line with the commitment to protect biodiversity, the
hayati, Perusahaan memastikan pada tahun pelaporan Company ensures that in the reporting year there were no
tidak ada area operasional yang dekat atau berada di operational areas near or located in conservation areas
daerah konservasi atau memiliki keanekaragaman hayati or with high biodiversity. Thus, the operations of Angkasa
tinggi. Dengan demikian, operasional Angkasa Pura II tidak Pura II did not have a negative impact on biodiversity.
berdampak negatif terhadap keanekaragaman hayati.
Di sisi lain, kepedulian Perusahaan terhadap konservasi On the other hand, the Company’s concern for biodiversity
keanekaragaman hayati dilakukan dengan melakukan conservation is carried out by carrying out environmental
program pelestarian lingkungan, sebagaimana conservation programs, as stated in the Social and
disampaikan dalam kegiatan Tanggung Jawab Sosial Environmental Responsibility activities. Throughout
dan Lingkungan. Selama tahun 2023, Angkasa Pura II 2023, Angkasa Pura II planted 3,325 trees in Tangerang
melakukan penanaman 3.325 pohon di Kota Tangerang, City, Kubu Raya, Aceh Besar, and Palembang.
Kubu Raya, Aceh Besar dan Palembang.
Tabel Pelestarian Alam Tahun 2021-2023 | Table Natural Conservation for 2021-2023
Keterangan
2023 2022 2021
Description
Penghijauan (Jumlah Pohon)
3.325 14.062 1.500
Greening (Number of Trees)
Penangkaran Fauna (Ekor) 50.000
- -
Fauna Captivity (Animals) bibit ikan | fish seeds
88 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 91
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Realisasi Biaya Lingkungan [OJK F.4]
» Realized Environmental Costs [OJK F.4]
Upaya Perusahaan untuk melakukan pengelolaan lingkungan The Company’s efforts to carry out environmental
dan pelestarian lingkungan telah menghabiskan biaya management and environmental preservation have incurred
lingkungan sebesar Rp221.163.444, naik/turun dibandingkan environmental costs of Rp221,163,444, increased/ decreased
dengan tahun 2022 yang mencapai Rp554.909.100. Total compared to 2022 which reached Rp554,909,100. Total
biaya lingkungan dan penggunaannya disampaikan dalam environmental costs and their use are presented in the
tabel berikut: following table:
Tabel Biaya Lingkungan Tahun 2021-2023 | Table Environmental Costs for 2021-2023
Tahun Alokasi Biaya LIngkungan Realisasi Penggunaan Biaya Lingkungan
Year Environmental Costs Allocation Realized Use of Environmental Costs
Program Kolaborasi BUMN Greenhouse Hidroponik, Program Kolaborasi
Reforestasi Gunung Rinjani, Penanaman pohon produktif “Kegiatan Gotong
Royong Boyong Pohon”
2023 221,16
Hydroponic Greenhouse SOEs Collaboration Program, Mount Rinjani
Reforestation Collaboration Program, Planting productive trees "Kegiatan
Gotong Royong Boyong Pohon".
Penanaman Pohon untuk Reboisasi & Anti Abrasi serta penekanan emisi
karbon di lingkungan sekitar bandar udara dan pencegahan abrasi pantai
2022 554,90
Tree Planting for Reforestation & Anti-Abrasion as well as reducing carbon
emissions in the environment around airports and preventing coastal abrasion
Pelestarian alam dan penghijauan serta kegiatan lain yang tergabung dalam
Pilar Pembangunan Lingkungan
2021 12,74
Nature conservation and greening as well as other activities that are part of the
Environmental Development Pillar
Kepatuhan Lingkungan [OJK F.16]
» Environmental Compliance [OJK F.16]
Angkasa Pura II berkomitmen untuk mematuhi semua Angkasa Pura II is committed to comply with all rules and
peraturan dan ketentuan di bidang lingkungan hidup regulations in the environmental sector in carrying out
dalam menjalankan operasional usaha. Komitmen business operations. This commitment has resulted in
itu membawa hasil dengan tidak adanya sanksi atau the absence of sanctions or fines, both material and non-
denda, baik material maupun non-material, terkait material, related to non-compliance with environmental
ketidakpatuhan terhadap regulasi lingkungan selama regulations during 2022. Apart from that, there were no
tahun 2022. Selain itu, juga tidak mendapatkan complaints from the public regarding the environmental
pengaduan masyarakat terkait dampak lingkungan dari impact of Angkasa Pura II's operations.
operasional Angkasa Pura II.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
89
Page 92
90 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 93
07
Kinerja Sosial
Keberlanjutan
Sustainable Social Performance
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
91
Page 94
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Kinerja Sosial Keberlanjutan
» Sustainable Social Performance
Angkasa Pura II berkomitmen untuk menerapkan Angkasa Pura II is committed to implement harmony between
keselarasan antara kinerja ekonomi, lingkungan dan economic, environmental and social performance, as per
sosial, sebagaimana prinsip triple bottom line. Untuk the triple bottom line principle. For this reason, in carrying
itu, dalam menjalankan operasional usaha, Perusahaan out business operations, the Company continues to strive
tetap berupaya secara maksimal meraih keuntungan to maximize profits (profit) while still paying attention to
(profit) dengan tetap memperhatikan pelestarian environmental conservation (planet) and social concerns
lingkungan (planet) dan kepedulian sosial (people). (people). The alignment of the three performances is at the
Keselarasan ketiga kinerja tersebut sekaligus merupakan same time the Company’s implementation and support for
implementasi dan dukungan Perusahaan terhadap sustainable development in Indonesia.
pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Berkaitan dengan kinerja sosial, Angkasa Pura II berupaya With regard to social performance, Angkasa Pura II makes
semaksimal mungkin untuk memenuhi kewajiban every effort to fulfill obligations to stakeholders, both internal
terhadap pemangku kepentingan, baik internal maupun and external. Internal stakeholders include management
eksternal. Pemangku kepentingan internal di antaranya and employees across divisions and at various levels; while
adalah manajemen dan karyawan lintas divisi dan external stakeholders include users/ customers/ consumers,
beragam level jabatan; sedangkan pemangku kepentingan vendors/ suppliers, regulators, consultants, creditors, business
eksternal antara lain pengguna/pelanggan/konsumen, associations, non-governmental organizations, government –
vendor/pemasok, regulator, konsultan, kreditur, asosiasi including local governments, as well as communities around
pengusaha, lembaga swadaya masyarakat, pemerintah the Company’s operational locations. Discussions related to
termasuk pemerintah daerah, serta masyarakat di sekitar social performance focused on aspects of security and safety
lokasi operasional perusahaan. Pembahasan terkait kinerja as a priority, employment, society, and product responsibility
sosial difokuskan pada aspek keamanan dan keselamatan to customers.
sebagai prioritas, ketenagakerjaan, masyarakat, dan
tanggung jawab produk kepada pelanggan.
Perusahaan meyakini pemenuhan tanggung jawab The Company believes that the fulfillment of responsibilities
terhadap para pemangku kepentingan tersebut akan to these stakeholders will be the right means in establishing
menjadi sarana yang tepat dalam menjalin hubungan mutually beneficial relationships and communication, which
dan komunikasi yang saling menguntungkan, yang pada in turn will further strengthen the Company’s position. For
gilirannya akan semakin memperkuat posisi perusahaan. Angkasa Pura II, strengthening its position is an important
Bagi Angkasa Pura II, penguatan posisi merupakan modal capital to gain the trust of stakeholders so that the Company’s
penting untuk meraih kepercayaan dari para pemangku operations can be continuous and sustainable.
kepentingan sehingga operasional perusahaan bisa
berkelanjutan dan berkesinambungan.
92 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 95
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Landasan Kebijakan
» Policy Basis
Pemenuhan tanggung jawab terhadap para pemangku Angkasa Pura II has carried out the fulfillment of its
kepentingan yang begitu beragam dilakukan Angkasa responsibilities to various stakeholders by referring to
Pura II dengan merujuk berbagai regulasi di antaranya: various regulations, including:
1. Undang-Undang No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan; 1. Law No. 1 of 2009 concerning Aviation
2. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perusahaan 2. Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
Terbatas; Companies
3. Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang 3. Law No. 13 of 2003 concerning Manpower
Ketenagakerjaan;
4. Undang-Undang No. 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian; 4. Law No. 3 of 2014 concerning Industry
5. Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan 5. Law No. 8 of 1999 concerning Consumer Protection
Konsumen;
6. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan 6. Law No. 1 of 1970 concerning Occupational Safety
Kerja;
7. Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan; 7. Law No. 36 of 2009 concerning Health
8. Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja; 8. Law No. 11 of 2020 concerning Job Creation
9. Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 7 Tahun 9. Presidential Regulation of the Republic of Indonesia
2019 tentang Penyakit Akibat Kerja; No. 7 of 2019 concerning Occupational Diseases
10. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 5 Tahun 1996 tentang 10. Regulation of the Minister of Manpower No. 5 of
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja; 1996 concerning Occupational Health and Safety
Management System
11. Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang Sistem 11. Government Regulation No. 50 of 2012 concerning
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3); Occupational Health and Safety Management System
(SMK3).
12. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017 12. Financial Services Authority Regulation No. 51/
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi POJK.03/2017 concerning the Implementation of
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik. Sustainable Finance for Financial Services Institution,
Issuer and Publicly Listed Companies.
Merujuk berbagai regulasi di atas, selanjutnya Angkasa Pura Referring to the various regulations above, Angkasa
II menerjemahkan ke dalam peraturan perusahaan sebagai Pura II then translates into company regulations as
panduan operasional. Implementasi berbagai regulasi operational guidelines. The implementation of these
tersebut selama tahun pelaporan disampaikan dalam various regulations during the reporting year is presented
uraian beberapa inisiatif dan upaya dalam aspek keamanan in a description of several initiatives and efforts in the
dan keselamatan sebagai prioritas, ketenagakerjaan, aspects of security and safety as a priority, employment,
masyarakat, dan tanggung jawab produk kepada pelanggan. community and product responsibility to customers.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
93
Page 96
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Aspek Keamanan dan Keselamatan Sebagai
Prioritas
» Security and Safety Aspect as a Priority
Sebagai korporasi yang bergerak di bidang layanan jasa As a corporation engaged in airport services and airport-
kebandarudaraan dan jasa terkait bandar udara, Angkasa related services, Angkasa Pura II makes the safety and
Pura II menjadikan keselamatan dan keamanan pengguna security of service users, including consumers, a priority.
jasa, termasuk konsumen, sebagai prioritas. Komitmen This commitment was enforced as the implementation
itu ditegakkan sebagai implementasi Undang-Undang No. of Law No. 1 of 2009 concerning Aviation Article 219
1 Tahun 2009 tentang Penerbangan pasal 219 ayat (1) paragraph (1) states that: “Every airport business
menyebutkan bahwa: “Setiap badan usaha bandar udara entity or airport operating unit is obliged to provide
atau unit penyelenggara bandar udara wajib menyediakan airport facilities that meet aviation safety and security
fasilitas bandar udara yang memenuhi persyaratan requirements, as well as airport services in accordance
keselamatan dan keamanan penerbangan, serta pelayanan with established service standards.” In providing security
jasa bandar udara sesuai dengan standar pelayanan facilities as referred to above, the Company conducts a
yang ditetapkan”. Dalam penyediaan fasilitas keamanan needs analysis by considering the effectiveness of the
sebagaimana dimaksud di atas, Perusahaan melakukan equipment, airport classification and the level of threats
analisa kebutuhan dengan mempertimbangkan efektivitas or disturbances that exist.
peralatan, klasifikasi bandar udara dan tingkat ancaman
atau gangguan yang ada.
Untuk memberikan jaminan keamanan kepada seluruh To provide security assurance to all service users at the
pengguna jasa di bandar udara tanpa kecuali, maka airport without exception, the implementation of a good
penerapan sistem keamanan yang baik di bandar udara security system at the airport is an absolute obligation to
menjadi kewajiban yang mutlak dilakukan oleh Angkasa be carried out by Angkasa Pura II. The security systems
Pura II. Adapun sistem keamanan di bandar udara adalah: at the airport are:
1. Screening (Pemeriksaan Orang, Barang dan 1. Screening (Inspection of People, Goods and Vehicles)
Kendaraan); 2. Access control/perimeter protection
2. Access control/perimeter protection; 3. Surveillance (Supervision and Patrol)
3. Surveillance (Pengawasan dan Patroli); 4. Protection against infiltration (through coordination
4. Protection against infiltration (melalui koordinasi dan and information from external parties: Police & BIN)
informasi dari pihak eksternal: Kepolisian & BIN); 5. Staff participating (participation of officers in the
5. Staff participating (Partisipasi petugas dalam bentuk form of security awareness involving the airport
security awareness melibatkan airport community); community)
6. Quality Control & Quality Assurance. 6. Quality Control & Quality Assurance
SATUAN PENGAMANAN BANDARA AIRPORT SECURITY UNIT
Peningkatan kompetensi personel keamanan juga Improving the competence of security personnel is also
menjadi fokus untuk meningkatkan pelayanan keamanan a focus for improving security services to all service
kepada seluruh pengguna jasa. Dengan terpenuhinya users. With the fulfillment of standards both in terms of
standar baik dari sisi SDM, fasilitas dan prosedur maka human capital, facilities and procedures, it is hoped that
diharapkan akan semakin meningkatkan pelayanan it will further improve security services in all work areas
keamanan di seluruh wilayah kerja yang dikelola oleh PT managed by PT Angkasa Pura II which will indirectly
Angkasa Pura II yang secara tidak langsung juga akan maintain the good name of Indonesia as a safe destination
menjaga nama baik Indonesia sebagai daerah tujuan for visitors from other countries. Some of the types of
yang aman bagi pengunjung dari negara lain. Beberapa training carried out are:
jenis training yang dilakukan adalah:
1. Senior Avsec; 1. Senior Avsec
2. Junior Avsec; 2. Junior Avsec
3. Quality Control; 3. Quality Control
4. Security Awareness and Suspicious Activities; 4. Security Awareness and Suspicious Activities
5. Bimbingan Teknis Internal Quality Control. 5. Internal Quality Control Technical Guidance
94 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 97
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
PELAYANAN PENANGGULANGAN GAWAT EMERGENCY RESPONSE SERVICES
DARURAT
Upaya penanggulangan gawat darurat di bandar udara Emergency response efforts at airports will be closely
akan sangat saling terkait dengan peran dan fungsi related to the roles and functions of various existing
dari berbagai unit yang ada baik internal maupun units, both internal and external. Thus, to determine the
eksternal. Sehingga untuk menentukan efektivitas effectiveness of the communication, coordination and
sistem komunikasi, koordinasi dan komando dalam command system in the effort to deal with emergency
upaya penanggulangan gawat darurat di bandar udara at the airport, an Emergency Response Exercise (PKD) is
digelar Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) held at the airport,
di bandar udara yang frekuensi latihannya adalah sekali the frequency of which is once every two years.
dalam dua tahun.
SAFETY MANAGEMENT SYSTEM SAFETY MANAGEMENT SYSTEM
Sesuai amanat yang tertuang dalam Undang-Undang No. In accordance with the mandate contained in Law No.
1 Tahun 2009 tentang Penerbangan menyebutkan bahwa 1 of 2009 concerning Aviation, it is stated that “every
“setiap penyedia jasa penerbangan wajib membuat, aviation service provider is obliged to create, implement,
melaksanakan, mengevaluasi, dan menyempurnakan evaluate, and continuously improve a safety management
secara berkelanjutan sistem manajemen keselamatan system based on the national aviation safety program”.
(safety management system) dengan berpedoman pada
program keselamatan penerbangan nasional”.
Safety Policy
and Objectives
Safety Risk Management Safety Promotion Safety Assurance
• Reporting/Investigations • Training and skills • Safety Performance Monitoring
• Hazard Identification • Safety Campaigns • Safety Performance Indicators
• Risk Management • Safety Communication • Audits and Checks
• Change Management • Continuous Improvement
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
95
Page 98
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Aspek Ketenagakerjaan [GRI 103-1, 103-2, 103-3, 401-1]
» Employment Aspect [GRI 103-1, 103-2, 103-3, 401-1]
Karyawan sebagai human capital memiliki peran penting Employees as human capital have an important role in the
dalam kelangsungan bisnis Angkasa Pura II. Keberadaan business continuity of Angkasa Pura II. The existence of
karyawan yang unggul merupakan modal utama bagi superior employees is the main capital for the Company
Perusahaan dalam mengelola bisnis sehingga target in managing the business so that the targets and
dan kinerja yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja performance set in the Corporate Work Plan and Budget
dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tercapai. Dalam (RKAP) are achieved. In order to achieve targeted HC
rangka mencapai pengelolaan SDM yang tepat sasaran, management, the Company adopts a HC management
Perusahaan melakukan pendekatan pengelolaan SDM approach that is adapted to developments and designs
yang disesuaikan dengan perkembangan serta merancang a number of HC management programs. The program
sejumlah program pengelolaan SDM. Program tersebut includes the provision of a system of monitoring and
meliputi tersedianya sistem pengawasan dan penilaian evaluating employee performance, recruitment, provision
kinerja pegawai, rekrutmen, penyediaan jenjang karier dan of career paths and regeneration programs, competitive
program regenerasi, remunerasi yang kompetitif, program remuneration, welfare programs, and development of
kesejahteraan, pengembangan kapasitas dan kapabilitas employee capacities and capabilities.
pegawai.
Peningkatan kualitas SDM di Angkasa Pura II adalah Improving the quality of human capital at Angkasa Pura
untuk mencapai target yang diinginkan pada tahun II is to achieve the desired target in 2023 in accordance
2023 sesuai dengan Roadmap RJPP Tahun 2023, yaitu with the 2023 RJPP Roadmap, namely Energize New
Energize New Airport Ecosystem yang diturunkan melalui Airport Ecosystem which is derived through Key
Key Achievement Transformation Human Capital: New Achievement Transformation Human Capital: New lean
lean dan agile Organization. Pencapaian hal tersebut and agile Organization. It is hoped that this achievement
diharapkan akan menciptakan keunggulan kompetitif will create a competitive and sustainable advantage
dan berkelanjutan bagi bisnis Angkasa Pura II. Konsep for Angkasa Pura II’s business. The concept of a lean
lean organization (organisasi yang ramping) yaitu model organization is a management model that focuses on
manajemen yang fokus pada meminimalkan rangkaian minimizing the process chain of an organization and
proses sebuah organisasi dan memaksimalkan nilai maximizing the value of the product or service provided.
produk atau layanan yang diberikan. Sementara konsep Meanwhile, the concept of an agile organization means
agile organization (organisasi yang gesit) berarti sebuah an organization that is able to move quickly and agile in
organisasi yang mampu bergerak cepat dan gesit dalam responding to changes in the environment or ecosystem,
menanggapi perubahan lingkungan atau ekosistem, by focusing on increasing customer needs through the
dengan berfokus pada peningkatan kebutuhan pelanggan use of sophisticated technology and tools.
melalui penggunaan teknologi dan tools yang canggih.
Pengelolaan karyawan Angkasa Pura II menjadi tanggung The employee management of Angkasa Pura II became
jawab dan berada di bawah kendali Direktur Human the responsibility of and under the control of the Director
Capital, dimana Direktorat Human Capital mencakup of Human Capital, where the Human Capital Directorate
Unit Human Capital Strategy, Unit Corporate Talent includes the Human Capital Strategy Unit, Corporate
Management, Divisi Human Capital Center dan Divisi Talent Management Unit, Human Capital Center Division,
Airport Learning Center. and Airport Learning Center Division.
REKRUTMEN DAN TURNOVER [GRI 401-1] RECRUITMENT AND TURNOVER [GRI 401-1]
Rekrutmen di Angkasa Pura II dilakukan untuk mencari Recruitment at Angkasa Pura II is carried out to find
kandidat dengan kemampuan dan kapasitas yang candidates with the abilities and capacities required by
dibutuhkan perusahaan. Rekrutmen dilakukan secara the Company. Recruitment is carried out openly without
terbuka tanpa membeda-bedakan latar belakang, seperti discriminating against backgrounds, such as ethnicity,
suku, agama, ras, pandangan politik, dan sebagainya. religion, race, political views, and so on. Through
Melalui rekrutmen, Perusahaan membuka peluang recruitment, the Company opens opportunities for local
96 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 99
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
kepada tenaga kerja lokal, yaitu mereka yang berdomisili workers, namely those who are domiciled in the vicinity
di sekitar perusahaan beroperasi, untuk bergabung sesuai of the Company’s operations, to join in accordance with
dengan kriteria kebutuhan Perusahaan dan standar the Company’s requirements and competency standards
kompetensi yang telah ditetapkan. Dengan kebijakan ini, that have been set. With this policy, the public can benefit
maka masyarakat dapat memetik manfaat tidak langsung indirectly from the existence of the Company.
atas keberadaan Perusahaan.
Selama tahun 2023, Angkasa Pura II meneruskan During 2023, Angkasa Pura II will continue the previous
program tahun sebelumnya, yaitu tidak melakukan year’s program, namely not conducting recruitment.
rekrutmen. Dengan demikian, Perusahaan tidak bisa Thus, the Company cannot convey the composition of
menyampaikan komposisi karyawan baru berdasarkan new employees based on gender, work area and age
jenis kelamin, wilayah kerja, dan kelompok usia. group.
Selain bertambah karena proses rekrutmen, jumlah In addition to increasing due to the recruitment process,
karyawan Angkasa Pura II berkurang dengan adanya the number of Angkasa Pura II employees has decreased
karyawan yang berhenti atau meninggalkan perusahaan due to employees who have left or left the company for
karena berbagai alasan. Pada tahun 2023, jumlah various reasons. In 2023, total quitting employees were
karyawan yang keluar sebanyak 34 orang, 34 orang 34 people, 34 of them proposed resignation.
keluar karena mengundurkan diri.
Perusahaan menyadari bahwa pergantian karyawan atau The Company realizes that employee turnover is a
turnover merupakan fenomena yang biasa terjadi, namun common phenomenon, but the Company strives to
Perusahaan berupaya untuk mengelola tingkat turnover manage the employee turnover rate as well as possible
karyawan dengan sebaik-baiknya sehingga angkanya bisa so that the number can be reduced. Turnover, especially
ditekan. Turnover, terutama yang dilakukan karyawan by employees who are still in their productive age by
yang masih dalam usia produktif dengan mengajukan submitting a resignation, still has a negative impact
pengunduran diri (resign), tetap berdampak negatif on the Company. To find a replacement, for example,
bagi Perusahaan. Untuk mencari pengganti misalnya, Angkasa Pura II needs to carry out recruitment, training,
Angkasa Pura II perlu melakukan rekrutmen, pelatihan, competency development and so on which in fact require
pengembangan kompetensi dan sebagainya yang large costs. The loss will be greater if the one who resigns
notabene memerlukan biaya besar. Kerugian akan lebih is an employee who is capable and skilled in his field.
besar jika yang resign adalah karyawan yang cakap dan
terampil di bidangnya.
Dalam laporan ini, turnover diartikan sebagai In this report, turnover is defined as the tendency or
kecenderungan atau intensitas individu untuk intensity of individuals to leave the company for various
meninggalkan perusahaan dengan berbagai alasan dan reasons and one of them is the desire to get a better job.
di antaranya keinginan untuk mendapatkan pekerjaan Thus, employees who leave due to natural retirement or
yang lebih baik. Dengan demikian, karyawan yang keluar passed away are not counted as a factor in high or low
karena pensiun alami atau meninggal tidak dihitung turnover rates.
sebagai faktor tinggi atau rendahnya tingkat turnover.
Tingkat turnover dihitung berdasarkan rumus sebagai Turnover rate is calculated based on the following
berikut: formula:
Tingkat Turnover Karyawan
Employee Turnover Rate
=
Jumlah Karyawan Keluar
Number of Employees Exiting
[(Jumlah Karyawan Awal Tahun+Jumlah Karyawan Akhir Tahun) x 1/2]
[(Number of Employees at Beginning of Year+Number of Employees at End of Year) x 1/2]
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
97
Page 100
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Sesuai dengan rumus tersebut, tingkat turnover karyawan In accordance with this formula, the complete employee
selengkapnya adalah sebagai berikut: turnover rate is as follows:
Tabel Penyebab Karyawan Keluar dan Tingkat Turnover Table Causes Of Employees Leaving And Turnover Rate
Tahun 2021-2023 2021-2023
Tabel Penyebab Karyawan Keluar dan Tingkat Turnover Tahun 2021-2023 |
Table Causes of Employees Leaving and Turnover Rate 2021-2023
Penyebab
2023 2022 2021
Cause
Pensiun
- - 112
Retirement
Meninggal
- - 21
Passed Away
Mengundurkan diri
34 11 5
Resign
Lain-lain
- 7 -
Others
Jumlah Karyawan yang Keluar
34 18 138
Number of Exiting Employees
Jumlah karyawan tetap awal tahun + Jumlah karyawan akhir tahun x ½
Number of Permanent Employees at Beginning of the Year + Number of 5.240,5 5.339,5 5.442
Employees at End of the Year x ½
Tingkat turnover (%)
0,65 0,34 0,09
Turnover Rate (%)
Adapun upaya yang dilakukan Angkasa Pura II untuk The efforts made by Angkasa Pura II to reduce the
memperkecil tingkat turnover adalah sebagai berikut: turnover rate are as follows:
1. Melakukan exit interview pada karyawan yang 1. Carry out exit interviews for employees who have
mengajukan pengunduran diri; submitted their resignations
2. Melakukan retention terhadap karyawan; 2. Carry out retention for employees
3. Memberikan kompensasi dan benefit yang sesuai 3. Provide compensation and benefit according to the
dengan jabatan karyawan. position of employees.
Secara rinci, komposisi karyawan yang berhenti atau In detail, the composition of employees who quit or leave
meninggalkan Angkasa Pura II berdasarkan kelompok Angkasa Pura II based on age group, gender and work
usia, jenis kelamin dan wilayah kerja selengkapnya area is presented in the following table:
disajikan dalam tabel berikut:
KOMPOSISI KARYAWAN MENINGGALKAN COMPOSITION OF EMPLOYEES LEAVING THE
PERUSAHAAN BERDASARKAN USIA COMPANY BY AGE
Kelompok Usia
2023 2022 2021
Age Group
≤29 tahun
4 8 2
years old
30-50 tahun
25 9 13
years old
≥51 tahun
5 1 123
years old
Jumlah
34 18 138
Total
98 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 101
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
KOMPOSISI KARYAWAN MENINGGALKAN COMPOSITION OF EMPLOYEES LEAVING THE
PERUSAHAAN BERDASARKAN JENIS KELAMIN COMPANY BY GENDER
Jenis Kelamin
2023 2022 2021
Gender
Pria
23 13 110
Male
Wanita
11 5 28
Female
Jumlah
34 18 138
Total
KOMPOSISI KARYAWAN MENINGGALKAN COMPOSITION OF EMPLOYEES LEAVING THE
PERUSAHAAN BERDASARKAN WILAYAH COMPANY BY WORK AREA
KERJA
Wilayah Kerja
2023 2022 2021
Work Area
Kantor Pusat
27 6 28
Head Office
Kantor Cabang
7 12 110
Branch Office
Jumlah
34 18 138
Total
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI EMPLOYEE TRAINING AND COMPETENCY
KARYAWAN [OJK F.22] DEVELOPMENT [OJK F.22]
Untuk memastikan ketersediaan karyawan yang memenuhi To ensure the availability of employees who meet the
kebutuhan perusahaan, maka Angkasa Pura II konsisten Company’s needs, Angkasa Pura II consistently provides
menyediakan program pelatihan dan pengembangan training and competency development programs. The
kompetensi. Pelaksanaan pelatihan disesuaikan dengan training implementation is tailored to business needs
kebutuhan bisnis mulai dari teknis hingga manajerial, ranging from technical to managerial, and expertise
dan sertifikasi keahlian. Selain itu, Perusahaan juga certification. In addition, the Company also provides soft
menyediakan pelatihan soft competency yang diharapkan competency training which is expected to foster positive
dapat menumbuhkan nilai-nilai positif, motivasi, integritas, values, motivation, integrity, ethics, and employee loyalty.
etika, dan loyalitas karyawan. Untuk menyelenggarakan To organize various competency development programs,
berbagai program pengembangan kompetensi, pada in 2023, the Company spent Rp25.77 billion, an increase
tahun 2023, Perusahaan mengeluarkan biaya sebesar of 9.24% compared to 2022 which reached Rp23.59
Rp25,77 miliar, naik 9,24% dibandingkan tahun 2022 yang billion.
mencapai sebesar Rp23,59 miliar.
Tabel Biaya Pendidikan dan Pelatihan | Table Education and Training Costs
(miliar Rupiah) | (billion Rupiah)
Uraian
2023 2022 2021
Description
Biaya Pengembangan SDM
25,77 23,59 26.54
HC Development Costs
Jumlah Pelatihan
382 392 391
Total Training
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
99
Page 102
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Selama tahun pelaporan, Angkasa Pura II telah During the reporting year, Angkasa Pura II has carried
melaksanakan total 37 pelatihan yang diikuti oleh 3.871 out a total of 37 training which was attended by 3,871
karyawan dengan total jam pelatihan 140.510 jam, employees with a total of 140,510 training hours, as in
seperti dalam tabel berikut: the following table:
Tabel Jenis dan Jam Pelatihan Tahun 2023 [GRI 401-1, 404-2] |
Table Types and Hours of Training in 2023 [GRI 401-1, 404-2]
Jenis Pelatihan Jumlah Peserta Jam Pelatihan
No.
Type of Training Number of Participants Hours of Training
1. Mandatory 774 23.592
2. Non- Mandatory 3.197 27.066
3. Substantive 2.044 57.100
4. Sertifikasi
253 13.064
Certification
5. Webinar 3.871 15.520
6. Pelatihan Direksi
9 200
Board of Directors Training
7. Airport Leadership
31 3.968
Development Program
Selain pengembangan kompetensi untuk karyawan yang In addition to competency development for employees
masih aktif, Angkasa Pura II juga memberikan pelatihan bagi who are still active, Angkasa Pura II also provides
karyawan yang hendak pensiun. Pelatihan diberikan agar training for employees who are about to retire. The
karyawan yang akan pensiun memiliki persiapan, termasuk training is provided so that employees who are about to
membuka usaha secara mandiri, sehingga kehidupannya retire have preparations, including opening a business
selepas pensiun tetap produktif dan memiliki penghasilan independently, so that their lives after retirement remain
guna mencukupi kebutuhan hidupnya. productive and have income to meet their daily needs.
Syarat karyawan yang bisa mengikuti pelatihan The requirements for employees who can participate
menjelang pensiun adalah mereka yang berusia 50 tahun in training before retirement are those who are 50 years
atau 5 tahun sebelum masa pra pensiun yaitu berusia old or 5 years before the pre-retirement period, namely
55 tahun dan pensiun normal pada usia 56 tahun. Pada 55 years old and normal retirement at 56 years old. In
tahun pelaporan, pelatihan pra-pensiun melanjutkan the reporting year, pre-retirement training continuing
rangkaian pelaksanaan kegiatan pra pensiun yang telah the series of retirement activities that had been carried
dilaksanakan tahun sebelumnya yaitu pelaksanaan Tahap out the previous year, namely the implementation of
Konsultasi dengan materi Konsultasi Psikologi Pensiun 1 Consultation Stage with material on 1 on 1 Retirement
on 1 dan Financial Coaching serta pembekalan Classical Psychology Consultation and Financial Coaching as well
Learning Spiritual Motivation yang dimulai pada tanggal as providing Classical Learning Spiritual Motivation which
13 Maret 2023 dengan metode tatap muka/luring started on March 13, 2023 using the face-to-face/ offline
dan diikuti oleh 188 karyawan bersama pasangannya. method and was attended by 188 employees with their
Adapun materi yang diberikan selama pelatihan adalah spouse. The materials provided during the training were
Psikologi (Mental Switching), Pengelolaan Keuangan, Psychology (Mental Switching), Financial Management,
Kewirausahaan, kunjungan (site visit) lokasi bisnis Entrepreneurship, site visits to business locations
(wirausaha), jaminan dan manfaat pensiun, Hak-Hak (entrepreneurs), pension guarantees and benefits, MPP
Karyawan MPP dan Pensiun, serta Sharing Session dari and Pensions Employee Rights, as well as Sharing Sessions
wirausaha yang sudah berhasil menjalankan bisnis. from entrepreneurs who have successfully run a business.
PENILAIAN KARYAWAN DAN PENGEMBANGAN EMPLOYEE ASSESSMENT AND CAREER
KARIR DEVELOPMENT
Penilaian atau review atas kinerja karyawan merupakan Assessment or review of employee performance is the
kewajiban Angkasa Pura II sebagai bentuk tanggung jawab obligation of Angkasa Pura II as a form of responsibility for
atas kinerja karyawan. Dalam hal ini, faktor yang dinilai employee performance. In this case, the assessed factors
adalah KPI Individu dan Kompetensi. Penilaian dilakukan are Individual KPIs and Competencies. Assessments are
kepada semua karyawan setiap tahun. Pemanfaatan hasil made to all employees every year. Utilization of Employee
Penilaian Karyawan menjadi salah satu pertimbangan Assessment results is one of the considerations in
dalam pengambilan keputusan untuk kepentingan decision making for employee management purposes,
100 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 103
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
pengelolaan karyawan salah satunya pengembangan one of which is employee career development. The
karier karyawan. Perusahaan akan melihat kinerja dan Company will see the performance of employees who
performa karyawan yang memenuhi persyaratan guna meet the requirements in order to determine their career
menentukan jenjang karier mereka melalui promosi. path through promotions. In addition to promotions, the
Selain promosi, hasil penilaian karyawan juga bisa berupa results of employee assessments can also be in the form
mutasi/rotasi dan demosi. Per 31 Desember 2023, secara of transfers/rotations and demotions. As of December
keseluruhan, terdapat 431 karyawan yang mendapat 31, 2023, in total, there were 431 employees who were
promosi, dan 296 karyawan dimutasi. promoted, and 296demoted.
KESETARAAN GENDER DAN KESEMPATAN GENDER EQUALITY AND EMPLOYMENT
KERJA [OJK F.18] OPPORTUNITIES [OJK F.18]
Kebijakan dalam hal kesempatan kerja di Perusahaan The policy regarding employment opportunities in the
dilakukan secara selektif dan terbuka tanpa diskriminasi Company is carried out selectively and openly, without
(gender, ras, suku, agama). Kebijakan dalam hal discrimination (gender, race, ethnicity, religion). Policies
kesempatan kerja, baik penempatan karyawan maupun in terms of employment opportunities, both employee
pengembangan karier karyawan dituangkan dalam placement and employee career development are stated
Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Perusahaan juga in the Collective Labor Agreement (PKB). The Company
memberikan kebebasan berekspresi bagi pegawai also provides freedom of expression for employees
melalui wadah serikat pekerja. through a labor union forum.
Jumlah karyawan Angkasa Pura II tahun 2023 mencapai The number of Angkasa Pura II employees in 2023
5.181 orang yang terdiri karyawan tetap sebanyak 5.177 reached 5.181 people consisting of 5,177 permanent
orang dan karyawan tidak tetap sebanyak 4 orang. Adapun employees and 4 non-permanent employees. The
karyawan tetap terdiri dari 4.158 orang karyawan laki-laki permanent employees consist of 4,158 male employees
(80,32%), dan 1.019 orang karyawan perempuan (19,68%). (80.32%), and 1,019 female employees (19.68%).
Tabel Jumlah Karyawan Tetap Angkasa Pura II Berdasarkan Jenis Kelamin |
Table Number of Permanent Employees of Angkasa Pura II by Gender
Jenis Kelamin
2023 2022 2021
Gender
Pria
4.158 4.251 4.359
Male
Wanita
1.019 1.031 1.052
Female
Jumlah
5.177 5.282 5.411
Total
Selain sebagai bentuk kepatuhan terhadap Perjanjian Apart from being a form of compliance with the Collective
Kerja Bersama, Undang-Undang No. 13 tahun 2003 Labor Agreement, Law No. 13 of 2003 concerning
tentang Ketenagakerjaan, yang diubah melalui Undang- Manpower, which was amended through the Job Creation
Undang Cipta Kerja, penerapan kesetaraan dan non- Law, implementation of equality and non-discrimination
diskriminasi di Angkasa Pura II sesuai dengan Konvensi at Angkasa Pura II in accordance with ILO Convention
ILO No: 111/1958 tentang Diskriminasi dalam Kerja No: 111/1958 concerning Discrimination in Respect of
dan Jabatan (Discrimination in Respect of Employment Employment and Occupation, and Guidelines for Equality
and Occupation), serta Panduan Kesetaraan dan Non and Non-Discrimination in the Workplace in Indonesia
Diskriminasi di Tempat Kerja di Indonesia (Kementerian (Ministry of Manpower and Transmigration of the
Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI). Komitmen Perusahaan Republic of Indonesia). The Company’s commitment to
terhadap kesetaraan kesempatan bekerja atau non- equal employment opportunity or non-discrimination has
diskriminasi membawa hasil dengan tidak adanya insiden resulted in no incidents of discrimination so that there
diskriminasi sehingga tidak perlu ada tindakan perbaikan was no need for corrective action during the reporting
selama tahun pelaporan. year.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
101
Page 104
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
TENAGA KERJA ANAK DAN TENAGA KERJA CHILD LABOR AND FORCED LABOR [OJK F.19]
PAKSA [OJK F.19]
Dalam menjalankan operasional usaha, Angkasa Pura In carrying out business operations, Angkasa Pura II is
II berkomitmen untuk mematuhi semua regulasi committed to comply with all labor regulations, including
ketenagakerjaan, termasuk yang berkaitan dengan usia those relating to the minimum age and working hours of
minimal dan jam kerja karyawan. Untuk itu, Perusahaan employees. To that end, the Company ensures that all
memastikan bahwa seluruh karyawan, baik tetap maupun employees, both permanent and contractual, are over the
kontrak, telah berusia di atas 18 tahun. age of 18 years old.
Berkaitan dengan jam kerja, Undang-undang No. 11 Tahun With regard to working hours, Law No. 11 of 2020
2020 tentang Cipta Kerja menyebutkan bahwa pelaksanaan concerning Job Creation states that the implementation
jam kerja bagi pekerja/buruh di perusahaan diatur dalam of working hours for workers/ laborers in companies is
perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian regulated in work agreements, company regulations, or
kerja bersama. Sesuai dengan ketentuan tersebut, collective labor agreement. In accordance with these
Perusahaan menentukan bahwa jam kerja karyawan adalah provisions, the Company determines that the working
8 (delapan) jam per minggu. Ketentuan tersebut selaras hours of employees are 8 (eight) hours per week. These
dengan ketentuan dalam pasal 77, Undang-Undang No. provisions are in line with the provisions in Article 77,
13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yaitu 8 (delapan) Law No. 13 of 2003 concerning Manpower, namely 8
jam 1 (satu) hari dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu (eight) hours 1 (one) day and 40 (forty) hours 1 (one)
untuk 5 (lima) hari kerja dalam 1 (satu) minggu. Dengan week for 5 (five) working days within 1 (one) week. With
ketentuan seperti itu, maka setiap karyawan memiliki waktu such provisions, every employee has sufficient rest time.
istirahat yang cukup. Sementara itu, untuk karyawan yang Meanwhile, for employees who undergo overtime due
menjalani lembur karena jenis pekerjaannya, yaitu melebihi to the type of work, which exceeds 40 (forty) hours in 1
40 (empat puluh) jam dalam 1 (satu) minggu, mereka akan (one) week, they will receive compensation in accordance
mendapatkan kompensasi sesuai dengan ketentuan yang with applicable regulations so as to avoid forced labor.
berlaku sehingga terhindar dari kerja paksa.
Selain merupakan implementasi Undang-Undang Apart from being an implementation of the Manpower Law
Ketenagakerjaan dan Undang-Undang Cipta Kerja, ketentuan and the Job Creation Law, the provisions regarding the age
tentang usia karyawan di Angkasa Pura II selaras dengan of employees at Angkasa Pura II are in line with the Law
Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 1999 of the Republic of Indonesia No. 20 of 1999 concerning
Tentang Pengesahan ILO Convention No. 138 Concerning Ratification of the ILO Convention No. 138 Concerning
Minimum Age for Admission to Employment (Konvensi ILO Minimum Age for Admission to Employment (ILO
Mengenai Usia Minimum untuk Diperbolehkan Bekerja), Convention Concerning the Minimum Age to be Admitted
dan Undang-Undang Republik Indonesia No. 1 Tahun 2000 to Work), and Law of the Republic of Indonesia No. 1 of
Tentang Pengesahan ILO Convention No. 182 Concerning 2000 concerning Ratification of ILO Convention No. 182
The Prohibition And Immediate Action for The Elimination Concerning The Prohibition And Immediate Action for
of The Worst Forms of Child Labour (Konvensi ILO No. 182 The Elimination of The Worst Forms of Child Labor. The
Mengenai Pelarangan dan Tindakan Segera Penghapusan implementation of working hours with clear time limits is
Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak). Adapun in line with the Law of the Republic of Indonesia No. 19 of
pemberlakuan jam kerja dengan batasan waktu yang jelas 1999 concerning Ratification of the ILO Convention No.
sejalan dengan Undang-Undang Republik Indonesia No. 19 105 Concerning the Abolition of Forced Labor.
Tahun 1999 tentang Pengesahan ILO Convention No. 105
Concerning the Abolition of Forced Labour (Konvensi ILO
Mengenai Penghapusan Kerja Paksa).
Kepatuhan Perusahaan terhadap regulasi ketenagakerjaan The Company’s compliance with labor regulations by not
dengan tidak mempekerjakan anak serta tidak ada kerja employing children and no forced labor has resulted in
paksa membawa hasil dengan tidak adanya sanksi atau no sanctions or fines from the regulator related to these
denda dari regulator terkait kedua isu tersebut. Selain itu, two issues. In addition, during the reporting year, the
selama tahun pelaporan, Perusahaan juga tidak mencatat Company also did not record any complaints related to
adanya pengaduan terkait pekerja anak dan kerja paksa. child labor and forced labor.
102 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 105
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
UPAH MINIMUM REGIONAL [OJK F.20] [GRI 202-1] REGIONAL MINIMUM WAGE [OJK F.20] [GRI 202-1]
Pemberian remunerasi, imbalan kerja atau upah di The provision of remuneration, employee benefits or
Angkasa Pura II senantiasa merujuk pada regulasi yang wages at Angkasa Pura II always refers to applicable
berlaku, termasuk bagi karyawan tetap level terendah. regulations, including for the lowest level permanent
Pemberian upah minimum karyawan level terendah employees. Provision of minimum wages for the lowest
diarahkan kepada pemenuhan kebutuhan hidup layak. level employees is directed at meeting the needs of a
Untuk itu, besaran upah tersebut diberikan dengan decent living. For this reason, the amount of wages is
menyesuaikan dengan harga kebutuhan pokok, tingkat given by adjusting the prices of basic needs, inflation
inflasi, standar kelayakan hidup, dan variabel lainnya di rates, living standards, and other variables in each
masing-masing provinsi dimana Perusahaan beroperasi. province where the Company operates. In the reporting
Pada tahun pelaporan, upah karyawan tetap level year, the lowest level of permanent employee wages
terendah senantiasa di atas upah minimum provinsi di was always above the provincial minimum wage at every
setiap bandara yang dikelola Angkasa Pura II. airport managed by Angkasa Pura II.
Selain mengikuti Undang-Undang Ketenagakerjaan dan Besides following the Manpower Law and the Job Creation
Undang-Undang Cipta Kerja, pemberian upah minimum di Law, the provision of minimum wages at Angkasa Pura
Angkasa Pura II telah sesuai dengan Keputusan Menteri II is in accordance with the Decree of the Minister of
Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 226 Tahun 2000 Manpower and Transmigration No. 226 of 2000 concerning
tentang Perubahan Pasal 1, Pasal 3, Pasal 4, Pasal 8, Amendments to Article 1, Article 3, Article 4, Article 8,
Pasal,11, Pasal 20, dan Pasal 21 Peraturan Menteri Tenaga Article 11, Article 20, and Article 21 of the Regulation of the
Kerja No. PER01/MEN/1999 tentang Upah Minimum. Minister of Manpower No. PER-01/MEN/1999 concerning
Khusus untuk upah pada tahun pelaporan, besarannya Minimum Wages. Especially for wages in the reporting
telah memenuhi Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan year, the amount has complied with the Circular Letter of
Republik Indonesia No. M/11/HK.04/X/2020 tahun 2020 the Minister of Manpower of the Republic of Indonesia No.
tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada M/11/HK.04/X/2020 of 2020 concerning Determination of
Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). the 2021 Minimum Wage during the Corona Virus Disease
2019 (COVID-19) Pandemic Period.
Di samping upah, Angkasa Pura II juga memberikan Besides wages, Angkasa Pura II also provides allowances
tunjangan yang jenisnya disesuaikan dengan status that are adjusted according to employee status as follows:
karyawan sebagai berikut:
Tabel Tunjangan Karyawan Berdasarkan Status | Table Employee Allowance By Status
Status Karyawan
Jenis Tunjangan Employee Status
No
Type of Allowance Tetap Tidak Tetap
Outsources
Permanent Non Permanent
1 BPJS Ketenagakerjaan
√ √ √
Social Security (BPJS Ketenagakerjaan)
Jaminan Hari Tua
√ √ √
Old-Age Protection
Jaminan Kecelakaan Kerja
√ √ √
Working Accident Protection
Jaminan Kematian
√ √ √
Death Protection
Jaminan Pensiun
√ √ √
Pension Protection
2 BPJS Kesehatan
√ √ √
Healthcare (BPJS Kesehatan)
3 DPLK
√ - -
Financial Institution Pension Fund (DPLK)
4 Tunjangan Hari Tua
√ - -
Pension allowance
5 Dana Pensiun
√ - -
Pension fund
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
103
Page 106
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) [OJK F.21] [GRI 403-1]
» Occupational Health and Safety (OHS) [OJK F.21] [GRI 403-1]
Angkasa Pura II berkomitmen untuk melakukan Angkasa Pura II is committed to manage occupational
pengelolaan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) yang health and safety (OHS) which is focused on achieving zero
difokuskan untuk mencapai tingkat kecelakaan nihil atau accident rates. The implementation of the Occupational
zero accident. Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Health and Safety Management System (SMK3) in
dan Kesehatan Kerja (SMK3) di Perusahaan mengacu pada the Company refers to the Regulation of the Minister
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 5 Tahun 1996 tentang of Manpower No. 5 of 1996 concerning Occupational
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang Health and Safety Management System which has been
telah disempurnakan dengan Peraturan Pemerintah No. enhanced by Government Regulation No. 50 of 2012
50 Tahun 2012 tentang Sistem Manajemen Keselamatan concerning Occupational Health and Safety Management
dan Kesehatan Kerja (SMK3). Peraturan ini mengatur System (SMK3). This regulation regulates the Company’s
sistem manajemen perusahaan dalam pengendalian risiko management system in controlling the risk of work
kegiatan kerja, termasuk pencegahan kecelakaan kerja dan activities, including the prevention of work accidents and
penyakit akibat kerja. Peraturan ini diharapkan membantu occupational diseases. This regulation is expected to help
terciptanya tempat kerja yang aman, efisien, dan produktif. create a safe, efficient and productive workplace.
Sedangkan untuk meminimalkan risiko dan mencegah Meanwhile, to minimize risks and prevent accidents at
terjadinya insiden kecelakaan kerja, Angkasa Pura II work, Angkasa Pura II strives for a comfortable and safe
mengupayakan lingkungan kerja yang nyaman dan work environment for employees by ensuring that all
aman bagi karyawan dengan memastikan seluruh unit operating units have facilities and infrastructure related
operasi memiliki sarana dan prasarana terkait aspek to occupational safety and security aspects. The concrete
keamanan dan keselamatan kerja. Langkah nyata yang steps taken include the Company providing various OHS
dilakukan antara lain Perusahaan menyediakan berbagai facilities and infrastructure such as smoke detection
sarana dan prasarana K3 seperti alat deteksi asap, equipment, light fire extinguishers, hydrants, First Aid kits
alat pemadam api ringan, hydrant, kotak Pertolongan (P3K), places of worship, parking spaces, polyclinics, rest
Pertama pada Kecelakaan (P3K), tempat ibadah, ruang areas, canteens, 24-hour security and others. Besides
parkir, poliklinik, tempat istirahat, kantin, keamanan 24 providing these various facilities, the Company conducts
jam, dan lain-lain. Selain menyediakan berbagai fasilitas periodic checking to ensure that all facilities and
tersebut, Perusahaan melakukan pengecekan berkala infrastructure are functioning properly. In line with that,
untuk memastikan semua sarana dan prasarana tersebut Angkasa Pura II also continuously conducts socialization
berfungsi dengan baik. Selaras dengan itu, Angkasa Pura in order to cultivate an obedient attitude of employees to
II juga secara kontinu melakukan sosialisasi dalam rangka the rules and regulations regarding occupational safety.
membudayakan sikap patuh karyawan terhadap peraturan
dan perundang-undangan tentang keselamatan kerja.
Upaya pencegahan dan mitigasi yang dilakukan Angkasa The prevention and mitigation efforts carried out by
Pura II selama tahun pelaporan membawa hasil kinerja Angkasa Pura II during the reporting year brought the
K3 sebagai berikut: following OHS performance results:
Tabel Kinerja K3 2021-2023 [GRI 403-9] | Table OHS Performance 2021-2023 [GRI 403-9]
Tingkat Kecelakaan Kerja
Tahun Work Accident Rate
No.
Year Ringan Sedang Berat Fatal/Kematian
Light Moderate Heavy Fatal/Death
1 2023 - - - -
2 2022 - 3 - -
3 2021 - - - 1
104 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 107
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Terhadap kecelakaan kerja yang terjadi, Perusahaan telah Regarding work accidents that occur, the Company has
melakukan investigasi, menemukan penyebab, serta investigated, found the causes, and set the best policy
menetapkan kebijakan terbaik agar kasus serupa tidak so that similar cases do not happen again. On the other
terjadi lagi. Di sisi lain, pada tahun pelaporan tidak ada hand, in the reporting year there were no reports of
laporan tentang penyakit akibat kerja. occupational diseases.
Secara khusus, sejalan dengan masih terjadinya pandemi In particular, in line with the ongoing COVID-19 pandemic
COVID-19 pada tahun 2023, maka Angkasa Pura II in 2023, Angkasa Pura II continued the policy of the
melanjutkan kebijakan tahun sebelumnya. Antara lain, previous year. Among other things, the Company has
Perusahaan memiliki program terkait aspek pemastian programs related to aspects of ensuring health protocols,
protokol kesehatan yakni Biosecurity dan Biosafety namely Biosecurity and Biosafety Management to
Management guna mewujudkan penerbangan sehat. realize healthy flights. Through these various programs,
Melalui berbagai program tersebut, Angkasa Pura II Angkasa Pura II successfully undergoes 2022 while
sukses menjalani 2023 dengan tetap menjaga operasional maintaining the operation of 20 airports so as to ensure
18 bandara sehingga menjamin konektivitas udara di air connectivity in Indonesia to accommodate various
Indonesia untuk mengakomodir berbagai penerbangan domestic and international flights, including repatriation
domestik dan internasional termasuk repatriasi bagi for the return of Indonesian citizens (WNI).
kepulangan warga Negara Indonesia (WNI).
Mengukuhkan Manfaat Bagi Masyarakat [GRI 413-2]
» Strengthening Community Benefits [GRI 413-2]
Keberadaan Angkasa Pura II di bidang layanan jasa The existence of Angkasa Pura II in the field of airport
kebandarudaraaan tidak hanya untuk mengejar services is not only for the pursuit of profit. As part
keuntungan. Sebagai bagian dari Badan Usaha Milik of the State-Owned Enterprises (SOEs), the purpose
Negara (BUMN), tujuan pendirian Perusahaan juga of establishing the Company also has noble values,
memiliki nilai luhur, yaitu turut aktif memberikan namely to actively participate in providing guidance and
bimbingan dan bantuan kepada pengusaha golongan assistance to entrepreneurs from economically weak
ekonomi lemah, koperasi, dan masyarakat. Sebab itu, groups, cooperatives, and the community. Therefore, in
sesuai dengan tujuan pendiriannya, maka Perusahaan accordance with the purpose of its establishment, the
berupaya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya, Company strives to achieve maximum profit, while still
sekaligus tetap mengukuhkan komitmennya untuk strengthening its commitment to empower Micro, Small,
memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah Medium Enterprises (MSMEs), cooperatives, and the
(UMKM), koperasi, dan masyarakat di sekitarnya. surrounding community.
Kontribusi BUMN dalam pemberdayaan terhadap UMKM, The contribution of SOEs in empowering MSMEs,
koperasi dan masyarakat dikuatkan dengan terbitnya cooperatives and the community are strengthened by the
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik issuance of Regulation of the Minister of State-Owned
Indonesia No. PER-1/MBU/03/2023 tentang Program Enterprises of the Republic of Indonesia No. PER-1/
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha MBU/03/2023 concerning the Social and Environmental
Milik Negara (TJSL BUMN). Berdasarkan peraturan terbaru Responsibility Program of State-Owned Enterprises
tersebut, BUMN bisa menerapkan TJSL melalui Program (TJSL BUMN). Based on the latest regulations, SOEs can
Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil atau Program implement TJSL through the Micro and Small Enterprises
Pendanaan UMK, serta Bantuan dan/atau Kegiatan Funding Program or the MSEs Funding Program, as well
Lainnya. Peraturan baru yang terbit dan mulai berlaku as Assistance and/or Other Activities. This new regulation,
pada September 2022 dan berlaku surut ini menghapus which was issued and came into effect in September 2022
peraturan sebelumnya, yaitu Program Kemitraan dan and is retroactively applicable, removes the previous
Bina Lingkungan (PKBL). regulation, namely the Partnership and Community
Development Program (PKBL).
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
105
Page 108
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Program TJSL BUMN adalah kegiatan yang merupakan The TJSL BUMN program is an activity that is the
komitmen perusahaan terhadap pembangunan yang Company’s commitment to sustainable development
berkelanjutan dengan memberikan manfaat pada by providing economic, social, environmental, and legal
ekonomi, sosial, lingkungan serta hukum dan tata kelola benefits and governance with more integrated, targeted,
dengan prinsip yang lebih terintegrasi, terarah, terukur measurable, and accountable principles and is part of
dampaknya serta dapat dipertanggungjawabkan dan the Company’s business approach. The spirit of this
merupakan bagian dari pendekatan bisnis perusahaan. program is in line with TJSL as stipulated in Law No. 40
Spirit program ini sejalan dengan TJSL sebagaimana of 2007 concerning Limited Liability Companies, the
diatur dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang implementation of which is regulated in Government
Perusahaan Terbatas, yang pelaksanaannya diatur dalam Regulation of the Republic of Indonesia No. 47 of 2012
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 47 Tahun concerning Social and Environmental Responsibility of
2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Limited Liability Companies (TJSL PT).
Perusahaan Terbatas (TJSL PT).
Merunut ke belakang, Angkasa Pura II telah melaksanakan Tracing backwards, Angkasa Pura II has implemented the
Program TJSL sejak tahun 1991 dengan nama Program TJSL Program since 1991 under the name Small Enterprises
Usaha Kecil dan Koperasi (PUKK). Selanjutnya, pada and Cooperative Program (PUKK). Furthermore, in 2007,
tahun 2007, sesuai Peraturan Menteri Badan Usaha Milik according to the Regulation of the Minister of State-Owned
Negara No. PER-05/MBU/2007 berubah menjadi Program Enterprises No. PER-05/MBU/2007, it was changed to
Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), dan terakhir the Partnership and Community Development Program
berubah menjadi Program Tanggung Jawab Sosial dan (PKBL), and finally changed to the Social and Environmental
Lingkungan (TJSL) sesuai dengan Peraturan Menteri Responsibility Program (TJSL) in accordance with the
Badan Usaha Milik Negara tentang Program Tanggung Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara. concerning Social and Environmental Responsibility
Programs for State-Owned Enterprises.
Pada Tahun 2023 tingkat efektivitas penyaluran program In 2023, the level of effectiveness of the distribution of the
pendanaan UMK sebesar 5,06% dan tingkat kolektibilitas MSEs funding program was 5.06% and the collectibility
pengembalian pendanaan UMK sebesar 84,05%. rate of MSEs funding returns was 84.05%. Meanwhile,
Sedangkan tingkat efektivitas penyaluran program TJSL the effectiveness of the distribution of the TJSL program
sebesar 94,96%. was 94.96%.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN MICRO AND SMALL ENTERPRISES FUNDING
KECIL PROGRAM
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) adalah The Micro and Small Enterprises Funding Program (MSEs)
program bantuan kepada kelompok usaha skala kecil dan is an assistance program for small and medium scale
menengah berupa pinjaman uang untuk pengembangan business groups in the form of money loans for the business
usaha mitra binaan tersebut. Program ini ditujukan untuk development of the assisted partners. This program is
meningkatkan produktivitas masyarakat lebih produktif aimed at increasing the productivity of the community to be
dan berkembang sehingga meningkatkan kemampuan more productive and developing so as to increase the ability
usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri. of small enterprises to become strong and independent.
Penyaluran dana Program Pendanaan UMK untuk tahun The distribution of MSEs Funding Program funds for 2023
2023 menggunakan dana pengembalian mitra binaan used the return funds of the assisted partners (revolving)
(bergulir) sehingga untuk alokasi laba tahun 2023 tidak so that the 2023 profit allocation was not budgeted.
dianggarkan. Adapun besarnya dana yang diterima dari The amount of funds received from the profit allocation
alokasi laba mulai tahun 1991 sampai tahun 2023 adalah from 1991 to 2022 was Rp718,822,141,000. The
sebesar Rp718.822.141.000. Pelaksanaan program implementation of the MSEs funding program in 2023
pendanaan UMK pada tahun 2023 dibandingkan dengan compared to the RKAP can be submitted as shown in the
RKAP dapat disampaikan sebagaimana tabel berikut: following table:
106 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 109
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Tabel Laporan Pelaksanaan Program Pendanaan UMK Tahun 2023 |
Table 2023 MSEs Funding Program Implementation Report
(JutaanRupiah) | (Million Rupiah)
Uraian 2023 Realisasi
%
Description RKAP % Realization
1 2 3 4
Saldo Awal
2.543.155.697,20 3.105.979.087,42 122,13%
Beginning Balance
Penerimaan
Proceeds
1. Alokasi Laba Perusahaan
- - -
Company Profit Allocation
2. Angsuran Pokok Pinjaman
15.514.991.758,80 30.582.981.672,25 197,12%
Loan Principal Installment
3. Angsuran Pokok Pinjaman Bermasalah
377.243.558,87 670.037.530,00 177,61%
Non-Performing Loan Principal Installment
4. Angsuran Tanpa Identitas
- - -
Unidentified Installments
5. Kelebihan Angsuran
- 8.866.975,00 -
Overpayment of Installments
6. Jasa Administrasi Pinjaman
955.168.527,16 954.450.592,75 99,92%
Loan Administration Services
7. Bunga Jasa Giro/Deposito
62.207.466,47 248.044.018,94 398,74%
Interest for Current Account/ Time Deposits
Jumlah Penerimaan
16.909.611.311,30 32.464.380.788,94 191,99%
Total Proceeds
Jumlah Sumber Dana
19.452.767.008,49 35.570.359.876,36 182,86%
Total Funding Source
Penggunaan Dana
Use of Proceeds
Penyaluran Dana Kemitraan
Partnership Fund Distribution
1. Penyaluran Internal
2.000.000.000,00 - 0,00%
Internal Distribution
2. Penyaluran Kerjasama
15.585.000.000,00 1.800.000.000,00 11,55%
Cooperation Distribution
Jumlah Penyaluran Dana
17.585.000.000,00 1.800.000.000,00 10,24%
Total Fund Distribution
Saldo Program Pendanaan UMK
1.867.767.008,49 33.770.359.876,36 1.808,06%
MSEs Funding Program Balance
Sumber | Source:
Community Development Center PT Angkasa Pura II
Community Development Center of PT Angkasa Pura II
PROGRAM TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN SOCIAL AND ENVIRONMENTAL RESPONSIBILITY
LINGKUNGAN [OJK F.23, F.25] PROGRAM [OJK F.23, F.25]
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan The Social and Environmental Responsibility Program
(TJSL) adalah program penyaluran bantuan yang (TJSL) is a program for distributing assistance provided
diberikan Perusahaan kepada masyarakat sekitar. by the Company to the surrounding community. The
Jumlah penerimaan dana dari alokasi laba yang amount of funds received from the allocation of profits
diterima Perusahaan dari tahun 2002 s/d 2023 sebesar received by the Company from 2002 to 2023 amounted
Rp387.791.886.335,27 terdiri dari: to Rp387,886,335.27 consisting of:
• Tahun 2002 s.d 2013 sebesar Rp152.817.264.015; • 2002 to 2013 amounted to Rp152,817,264,015;
• Tahun 2014 dana yang diterima dari anggaran Perusahaan • 2014, funds received from the Company’s budget
yang dibiayakan sebesar Rp18.105.518.000; amounted to Rp18,105,518,000;
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
107
Page 110
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
• Untuk alokasi dari anggaran yang dibiayakan tahun • For the allocation from the 2015 budget amounted to
2015 sebesar Rp10.980.725.173; Rp10,980,725,173;
• Tahun 2016 tidak dialokasikan; • 2016 was not allocated;
• Tahun 2017 sebesar Rp38.805.076.903; • 2017 amounted to Rp38,805,076,903;
• Tahun 2018 sebesar Rp33.814.542.444; • 2018 amounted to Rp33,814,542,444;
• Tahun 2019 sebesar Rp31.914.057.900; • 2019 amounted to Rp31,914,057,900;
• Tahun 2020 sebesar Rp29.502.882.900; • 2020 amounted to Rp29,502,882,900;
• Tahun 2021 sebesar Rp29.500.000.000; • 2021 amounted to Rp29,500,000,00;
• Tahun 2022 sebesar Rp18.100.000.000; • 2022 amounted to Rp18,10,000,000.;
• Tahun 2023 sebesar Rp24.251.819.000. • 2023 amounted to Rp24,251,819,000.
Pada tahun 2023 Rencana Anggaran Alokasi (RKA) dana In 2023, the Company's Fund Allocation Budget Plan
Perusahaan untuk Program TJSL tahun 2023 adalah sebesar (RKA) for the 2023 TJSL Program was Rp24,251,819,000
Rp24.251.819.000. Adapun realisasi penyaluran dana TJSL billion. The realization of the distribution of TJSL funds was
tercatat sebesar Rp23.029.544.667 miliar atau 5,04% di Rp23,029,544,667 billion or 5.04% below the budget.
bawah anggaran. Pencapaian dari Rencana Kerja Anggaran The complete achievements of the Work Plan and Budget
(RKA) selengkapnya disajikan dalam tabel berikut: (RKA) are presented in the following table:
Tabel Laporan Pelaksanaan Program TJSL Tahun 2023 |
Table 2023 TJSL Program Implementation Report
(JutaanRupiah) | (Million Rupiah)
Uraian 2023 Realisasi
%
Description RKAP % Realization
1 2 3 4 (3:2)
Saldo Awal
Beginning Balance
Penerimaan
Proceeds
1. Alokasi Laba Perusahaan
24.251.819.000 24.251.819.000 100,00%
Company Profit Allocation
Penggunaan Dana
Use of Proceeds
Penyaluran Dana Bantuan TJSL
TJSL Assistance Fund Distribution
1. Pilar Pembangunan Ekonomi
10.363.273.300 12.180.633.005 117,54%
Economic Development Pillar
2. Pilar Pembangunan Sosial
8.815.363.800 6.205.065.910 70,39%
Social Development Pillar
3. Pilar Pembangunan Lingkungan
5.033.181.900 4.620.273.731 91,80%
Environmental Development Pillar
4. Pilar Pembangunan Hukum dan Tata Kelola
40.000.000 23.572.021 58,93%
Laws and Governance Development Pillar
Jumlah Penyaluran Dana
24.251.819.000 23.029.544.667 94,96%
Total Fund Distribution
Sumber | Source:
Community Development Center PT Angkasa Pura II
Community Development Center of PT Angkasa Pura II
108 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 111
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Secara rinci penyaluran dana Program TJSL yang telah In detail, the distribution of TJSL Program funds that have
dilakukan pada tahun 2022 dan tahun 2023 adalah been carried out in 2022 and 2023 are as follows: [OJK
sebagai berikut: [OJK F.3, F.23, F.25] F.3, F.23, F.25]
Tabel Realisasi Penyaluran Dana Program TJSL Tahun 2022 |
Table Realized TJSL Program Funds Distribution in 2022
Berdasarkan Jenis Bantuan
By Type of Assistance (JutaanRupiah) | (Million Rupiah)
Jenis Bantuan 2023 Jumlah
2022
Type of Assistance Total
Pilar Pembangunan Ekonomi
3.899 12.181 16.080
Economic Development Pillar
Pilar Pembangunan Sosial
5.178 6.205 11.383
Social Development Pillar
Pilar Pembangunan Lingkungan
7.353 4.620 11.973
Environmental Development Pillar
Pilar Pembangunan Hukum dan Tata Kelola
39 24 62.302
Laws and Governance Development Pillar
Jumlah
16.469 23.030 39.498
Total
Berdasarkan Wilayah (JutaanRupiah) | (Million Rupiah)
By Region
Wilayah 2023 Jumlah
2022
Region Total
Nanggroe Aceh Darussalam 303 406 709
Sumatera Utara 140 - 140
North Sumatra
Sumatera Barat 350 337 687
West Sumatra
Riau 350 525 875
Kepulauan Riau/Kepri 300 395 696
Riau Islands
Jambi 300 450 750
Sumatera Selatan 350 598 948
South Sumatra
Kepulauan Bangka Belitung 300 472 772
Bangka Belitung Islands
DKI Jakarta 68 - 68
Jawa Barat 350 395 745
West Java
Banten 13.309 18.722 32.031
Kalimantan Barat 350 730 1.080
West Kalimantan
Jumlah 16.469 23.030 39.498
Total
Sumber | Source:
Community Development Center PT Angkasa Pura II
Community Development Center of PT Angkasa Pura II
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
109
Page 112
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Adapun laporan posisi keuangan program UMK per 31 The reports on the financial position of the UMK and TJSL
Desember 2023 adalah sebagai berikut: programs as of December 31, 2023 are as follows:
Tabel Posisi Keuangan Program UKM per 31 Desember 2023 |
Table MSEs Program Financial Position as of December 31, 2023
Uraian PK
Description
1 2
Aset
Assets
Kas dan Setara Kas
33.770.359.876
Cash and Cash Equivalents
Piutang Penyaluran kepada BUMN Lain/Lembaga Penyalur
8.539.973.782
Receivables Distribution to Other SOEs/ Distributing Agencies
Piutang Pinjaman Mitra Binaan-Bersih
17.199.948.734
Assisted Partner Loans Receivable – net
Piutang Lain-lain
43.915.000
Other Receivables
Piutang kepada BUMN Pembina Lain/Lembaga Penyalur
13.896.860.071
Receivables to Other Fostering SOEs/ Distributing Agencies
Aset Tetap
-
Fixed Assets
Jumlah Aset
73.451.057.463
Total Assets
Liabilitas
Liabilities
Kelebihan Pembayaran Angsuran
168.406.40
Overpayment of Installments
Angsuran Belum Teridentifikas
-
Unidentified Installments
Jumlah Liabilitas
-
Total Liabilities
Aset Neto
-
Net Assets
Aset Neto Tidak Terikat
73.282.651.058
Unrestricted Net Assets
Jumlah Liabilitas dan Aset Neto
73.451.057.463
Total Liabilities and Net Assets
Sumber | Source:
Community Development Center PT Angkasa Pura II
Community Development Center of PT Angkasa Pura II
110 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 113
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
TJSL DAN DUKUNGANNYA TERHADAP TUJUAN TJSL AND ITS SUPPORT FOR THE SUSTAINABLE
PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN[OJK F.3, DEVELOPMENT GOALS [OJK F.3, F.23, F.25]
F.23, F.25]
Dana Program TJSL Angkasa Pura II disalurkan The TJSL Program Funds of Angkasa Pura II are
berdasarkan pilar utama, yaitu sosial, lingkungan, distributed based on the main pillars, namely social,
ekonomi, hukum dan tata kelola. Pada 31 Desember environmental, economic, laws, and governance. As of
2023, dana tersebut disalurkan melalui berbagai program December 31, 2023, the funds were distributed through
untuk masyarakat yang berada di sekitar wilayah kerja various programs for communities around the Company’s
di Perusahaan sebesar Rp23.029.544.667. Pencapaian work areas amounted to Rp23,029,544,667. The
program TJSL selengkapnya disampaikan dalam uraian complete TJSL program achievements are presented in
berikut: the following description:
1. Pilar pembangunan ekonomi sebesar Rp12.180.633.005 1. Economic development pillar of Rp12,180,633,005
dengan kegiatan diantaranya: with activities including:
• Pameran UMKM DKI Jakarta di Gerai Nusantara • DKI Jakarta MSMEs Exhibition at the Gerai
Terminal 3 Kedatangan Domestik Bandara Nusantara Terminal 3 Domestic Arrivals at
Internasional Soekarno-Hatta. Soekarno-Hatta International Airport.
• Pameran Trade Mission MSMES Go Global • MSMEs Go Global Singapore 2023 Trade Mission
Singapore 2023. Exhibition.
• Santunan anak yatim di Kantor Pusat dan Kantor • Compensation for orphans at the Head Office and
Cabang dalam rangka Safari Ramadhan Tahun 2023. Branch Offices for the 2023 Safari Ramadhan
• Pelatihan Desain Kemasan Produk Usaha Mikro • Training on Product Packaging Design for Micro,
Kecil Menengah yang diikuti sebanyak 40 pelaku Small and Medium Enterprises which was attended
UMKM mitra binaan oleh Kantor Cabang Bandara by 40 MSMEs assisted partners by the Supadio
Internasional Supadio. International Airport Branch Office
• Pameran UMKM dengan tema “Tangerang City • MSMEs Exhibition with the theme "Tangerang City
Gateway of Indonesia Fest” di Area Gerai Nusantara Gateway of Indonesia Fest" in the Gerai Nusantara
Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta Area, Terminal 3 of Soekarno-Hatta International
oleh Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno Airport by the Soekarno Hatta International Airport
Hatta. Branch Office
• Pameran UMKM Palembang Expo Angkasa Pura • Angkasa Pura Palembang Expo MSMEs Exhibition
menampilkan UMKM Creative yakni Songket, Frozen displayed Creative MSMEs namely Songket, Frozen
Durian, & Bumbu Rempah Indonesia dalam rangka Durian, & Indonesian Spices in the context of the
HUT Kota Palembang. Palembang City Anniversary.
• Program TJSL Sustainable Tourism serentak di • TheTJSLSustainableTourismprogramsimultaneously
seluruh kantor cabang AP2 antara lain berupa 1 Unit in all AP2 branch offices included 1 Tourist Boat Unit
Perahu Wisata untuk wisata ke Pulau Semujur, Pulau for tours to Semujur Island, Panjang Island and
Panjang dan Pulau Ketawai, Pangkal Pinang kepada Ketawai Island, Pangkal Pinang to Pokdarwis Tanjung
Pokdarwis Tanjung Udang di Kab Bangka Tengah; Udang in Central Bangka Regency; Construction of
Pembangunan fasilitas seperti pondok, panggung, facilities such as huts, stages, gates, as well as the
gapura, serta di Wisata Pusaka Pasar Warisan Pulau Penyengat Island Heritage Market Heritage Tour;
Penyengat; bantuan 10 booth portable di Desa Wisata assistance of 10 portable booths in Lubuk Sukon
Lubuk Sukon, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Tourism Village, Ingin Jaya Sub-District, Aceh Besar
Besar, Aceh; Pembangunan jalan rute perjalanan Regency, Aceh; Construction of travel route roads in
di Kawasan Wisata Mangrove Bandar Bakau the Bandar Bakau Mangrove Tourism Area, Dumai
Kota Dumai; berupa prasarana pendukung arung City; in the form of supporting infrastructure for rafting
Jeram di Wisata Arung Jeram di Desa Simarasok, at the Rafting Tourism in Simarasok Village, Agam
Kabupaten Agam, Sumatera Barat; pemberian Regency, West Sumatra; provision of batik teaching
peralatan mengajar batik dan fasilitas dan sarana equipment and facilities and supporting hygiene
pendukung kebersihan di Kampung Budaya Danau facilities at the Sipin Lake Cultural Village; building
Sipin; pembuatan rumah kaca, media taman serta greenhouses, garden media and caring for orchid
perawatan tanaman anggrek di Kawasan Konservasi plants in the Punti Kayu Palembang Nature Tourism
Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang; Park Conservation Area; facilities and infrastructure
sarana dan prasarana di Lampung Selatan; perahu in South Lampung; garbage transport boats in the Air
pengangkut sampah di Kawasan Wisata Air Hitam; HitamTourism Area; assistance of snack market carts,
bantuan gerobak pasar jajanan, alat sablon cetak, screen printing equipment, signage, and an art shop
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
111
Page 114
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
papan petunjuk, dan art shop di Desa Wisata Adat at the Osing Kemiren Traditional Tourism Village;
Osing Kemiren; alat musik gamelan yang diberikan gamelan musical instruments given to wayang
kepada rumah wayang di Desa Selakambang houses in Selakambang Village, Purbalingga;
Purbalingga; Pembangunan toilet untuk difabel di Construction of toilets for the disabled in the Situ
Kawasan Situ Cipanten Majalengka; Pembangunan Cipanten Majalengka area; Construction of turtle
sarana pelestarian penyu di Kawasan Wisata Lalasa conservation facilities in the Lalasa Beach Tourism
Beach dan pemberian alat kerja bagi pelaku industri Area and provision of work tools for wood waste
kerajinan limbah kayu di Kawasan Ekonomi Khusus craft industry players in the Tanjung Lesung Special
Tanjung Lesung; sarana perlengkapan sekolah, Economic Zone; school equipment facilities, coral
lingkungan konservasi terumbu karang dan penyu reef and turtle conservation environments as well
serta pengembangan UMKM pembuatan NIB dan as development of MSMEs making NIB and halal
sertifikasi halal. certification.
• Pameran produk mitra binaan di selasar terminal • Exhibition of assisted partner products in the
Bandara Sultan Thaha Jambi. terminal hall of the Sultan Thaha Airport, Jambi.
• Berpartisipasi pada event pameran Trade Expo • Participated in the Trade Expo Indonesia 2023
Indonesia 2023 di ICE BSD Tangerang Selatan exhibition event at ICE BSD South Tangerang by
oleh Kantor Cabang Bandara Soekarno Hatta. the Soekarno Hatta Airport Branch Office.
• Berpartisipasi pada event Pameran Pekan Promosi • Participated in the 2023 Regional Investment
Investasi Daerah 2023 di Pontianak. Promotion Week Exhibition event in Pontianak.
2. Pilar Pembangunan Sosial sebesar Rp6.205.065.910 2. Social Development Pillar of Rp6,205,065,910 with
dengan dengan kegiatan diantaranya: activities including:
• Pelatihan Qualified Parenting bagi mitra binaan dan • Qualified Parenting training for assisted partners and
juga komunitas di sekitar Bandara Soekarno Hatta. also the community around Soekarno Hatta Airport.
• Pelatihan Content Creative Budaya Pariwisata, • Tourism Culture Creative Content Training, Increasing
Peningkatan Literasi dan Peningkatan Kreativitas Literacy and Increasing Student Creativity in Agam
Siswa di Kabupaten Agam Sumatera Barat. Regency, West Sumatra.
• Seminar Entrepreneur bagi 150 santri penghafal • Entrepreneur Seminar for 150 students memorizing
alquran dari sejumlah pesantren di Kalimantan the Al-Qur'an from a number of Islamic boarding
Barat. schools in West Kalimantan.
• Bantuan sebanyak 500 sak Semen untuk Renovasi • Assistance of 500 bags of cement for renovation of
Ruang Kelas SD Qur’an Inabah Kota Dumai, oleh classrooms at Qur'an Inabah Elementary School,
Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Dumai City, by Sultan Syarif Kasim II Airport,
Pekanbaru.
• Bantuan sebanyak 250 Tas dan ATK kepada anak • Assistance of 250 bags and stationery to elementary
SD di sekitar wilayah bandara Supadio, Pontianak school children around the Supadio airport area,
dalam rangka Hari Anak Nasional. Pontianak in the context of National Children's Day.
• Program TJSL Sustainable Tourism berupa • The TJSL Sustainable Tourism program in the form
pemberdayaan dan pelatihan secara berkelanjutan of continuous empowerment and training as well as
serta meningkatkan standar pelayanan dengan improving service standards by providing Indonesian
menghadirkan keramahtamahan Indonesia kepada hospitality to business actors, especially MSMEs
pelaku usaha terutama UMKM di sekitar Kawasan around the Lake Toba area by Silangit airport.
Danau Toba oleh bandara Silangit.
• Seminar parenting dengan tema "Cegah Kekerasan • Parenting seminar with the theme "Prevent Violence
Terhadap Perempuan dan Anak Serta Siap Menjadi Against Women and Children and Be Ready to
Orangtua yang Kreatif untuk Membangun Keluarga Become Creative Parents to Build a Prosperous
Sejahtera” di Pontianak. Family" in Pontianak.
• Kegiatan penanganan dan pencegahan stunting di • Activities to handle and prevent stunting in the city
wilayah Kota Tangerang dan Aceh Besar. area of Tangerang and Aceh Besar.
• Pelatihan Kebandarudaraan Initial Basic Airport • Airport Training of Initial Basic Airport Rescue and
Rescue and Fire Fighting. Pelatihan ini diberikan Fire Fighting. This training was given to 20 children
kepada 20 orang anak yang tinggal di sekitar bandara. who live around the airport.
• Bantuan untuk Anak Penderita Stunting di Wilayah • Assistance for Children Suffering from Stunting in the
Kec Bukit Raya Kota Pekanbaru. Bukit Raya Sub-District Area, Pekanbaru City.
• Memberikan 1.000 paket nutrisi bagi warga dan • Provided 1,000 nutrition packages for residents
membagikan 500 paket perlengkapan sekolah and distributed 500 school supplies packages in
112 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 115
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
bekerjasama dengan Kick Andy Foundation untuk collaboration with the Kick Andy Foundation for
warga di sekitar wilayah bandara Kertajati. residents around the Kertajati airport area.
• Bimbingan Teknis Tour Guide, Public Speaking, • Technical Guidance for Tour Guides, Public
Hospitality dan Uji kompetensi Tour Guide yang Speaking, Hospitality and Tour Guide Competency
nantinya akan di keluarkan Sertifikasi dari BNSP Tests which will later issue certification from BNSP
(Badan Nasional Sertifikasi Profesi) di Kawasan (National Professional Certification Agency) in the
Wisata Tanjung Kelayang Desa Keciput Kabupaten Tanjung Kelayang Tourism Area, Keciput Village,
Belitung. Belitung Regency.
3. Pilar Pembangunan Lingkungan sebesar Rp4.620.273.731 3. Environmental Development Pillar of Rp4,620,273,731
dengan kegiatan diantaranya: with activities including:
• Bekerja sama dengan Yayasan Kick Andy dalam • Collaborating with the Kick Andy Foundation in
program bantuan Kaki Palsu, Sepatu, Tas alat the Prosthetic Feet, Shoes, Elementary School
tulis sekolah dasar, dan Operasi katarak bagi Stationery Bags and Cataract Surgery assistance
warga kurang mampu di sekitar wilayah bandara program for underprivileged residents around the
Angkasa Pura II. Angkasa Pura II airport area.
• Penghijauan dalam rangka Kegiatan Anugerah • Greening in the context of the Indonesian Tourism
Desa Wisata Indonesia di Wisata Minangrua Village Award Activity at Minangrua Tourism, Klawi
Desa Klawi Lampung Selatan oleh Kantor Cabang Village, South Lampung by the Radin Inten Airport
Bandara Radin Inten. Branch Office.
• Bantuan hewan kurban untuk masyarakat • Assistance of sacrificial animals for the surrounding
sekitarnya menyambut Idul Adha 1444 Hijriah. community to welcome Eid al-Adha 1444 Hijriah
• Sunatan massal gratis untuk anak-anak dari • Free mass circumcision for children from poor
keluarga dhuafa dan bantuan berupa 44 tongkat families and assistance in the form of 44 elbow
elbow siku kepada para atlet sepakbola disabilitas sticks to football athletes with disabilities under
dibawah naungan Perkumpulan Sepakbola the auspices of the Amputee Football Association
Amputasi (PSAI) Provinsi Riau. (PSAI) of Riau Province.
• Penanaman 1000 pohon produktif dalam rangka • Planting 1,000 productive trees for reforestation in
penghijauan di Kab. Aceh Besar. the Aceh Besar Regency.
• Pemberian bantuan kaki palsu untuk 15 orang • Provision of prosthetic legs assistance to 15
penerima manfaat di wilayah Palembang. beneficiaries in the Palembang area.
4. Pilar Pembangunan Hukum dan Tata Kelola sebesar 4. Laws and Governance Development Pillar of
Rp23.572.021 dengan kegiatan diantaranya: Rp23,572,021 with activities including:
• Kegiatan “Sosialisasi Perilaku Anti Korupsi” • "Anti-Corruption Behavior Socialization" activity
bagi masyarakat dilingkungan sekitar Bandara for the community around Soekarno-Hatta
Internasional Soekarno-Hatta. International Airport.
PENGELOLAAN PENGADUAN [OJK F.24] COMPLAINT MANAGEMENT [OJK F.24]
Angkasa Pura II menyediakan fasilitas pusat informasi Angkasa Pura II provides information and service center
dan layanan bagi masyarakat (stakeholders), khususnya facilities for the public (stakeholders), especially users/
pengguna/pelanggan di setiap terminal bandara. Selain itu, customers at each airport terminal. In addition, the Company
Perusahaan juga telah membentuk pusat informasi layanan has also established a service and complaint information
dan pengaduan yang dapat diakses melalui saluran berikut: center that can be accessed through the following channels:
• Contact Center dengan hotline 138 • Contact Center with hotline 138
• Website Perusahaan: • Corporate Website:
www.angkasapura2.co.id via “Kontak Kami” www.angkasapura2.co.id via “Contact Us”
• Email Perusahaan: • Corporate Email:
contact.center@angkasapura2.co.id. contact.center@angkasapura2.co.id
• Twitter: @contactap2 • Twitter: @contactap2
• Facebook: www.facebook.com/angkasa.puraii.33 • Facebook: www.facebook.com/angkasa.puraii.33
MEKANISME PENYAMPAIAN DAN PENYELESAIAN COMPLAINT SUBMISSION AND RESOLUTION
PENGADUAN MECHANISM
Komitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik Commitment to provide the best service requires quick
menuntut tindakan/respon secara cepat dan taktis and tactical action/ response to all complaints from
terhadap semua aduan/keluhan dari pemangku stakeholders, especially customers, namely airport
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
113
Page 116
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
kepentingan khususnya pelanggan yakni pengguna jasa service users. Efforts to resolve each customer complaint
bandar udara. Upaya penyelesaian terhadap setiap have been specifically regulated in the service quality
keluhan pelanggan telah diatur secara khusus dalam standard policy. The complaint management standards
kebijakan standar mutu pelayanan. Standar pengelolaan are as follows:
pengaduan tersebut, sebagai berikut:
1. Standar dalam merespons atas pengaduan pelanggan 1. Standard in responding to customer complaints 1 x
1 x 24 Jam; 24 Hours.
2. Pengaduan yang masuk melalui contact center, 2. Complaints that come in through the contact center,
website, email, Twitter, atau Facebook Perusahaan website, email, Twitter, or Facebook of the Company
akan segera ditindaklanjuti oleh unit kerja Sekretaris will be immediately followed up by the Corporate
Perusahaan dan unit kerja Pelayanan Bandara; Secretary work unit and the Airport Service work unit.
3. Selanjutnya keluhan pelanggan diproses dan 3. Furthermore, customer complaints are processed
diselesaikan oleh unit terkait. Unit terkait dapat and resolved by the relevant unit. Relevant units can
langsung berkomunikasi kepada pelanggan dalam directly communicate to customers in the process of
proses penyelesaian keluhan. resolving complaints.
TINDAK LANJUT PENANGANAN KOMPLAIN FOLLOW UP ON COMPLAINT HANDLING
Angkasa Pura II berkomitmen untuk memberikan Angkasa Pura II is committed to provide an immediate
respons dan penanganan segera terhadap setiap response and handling to any complaints from the public
komplain dari masyarakat maupun stakeholders yang and other stakeholders, including users/consumers. As
lain, termasuk pengguna/konsumen. Per 31 Desember of December 31, 2023, the company received 2.087
2023, Perusahaan menerima pengaduan sebanyak complaints. Of that number, 2.086 (99,9%) complaints
2.087 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 2.086 (99,9%) have been resolved.
pengaduan sudah diselesaikan.
Tanggung Jawab Produk/Jasa
» Products/Services Responsibility
PERLAKUAN SETARA UNTUK PENGGUNA/ EQUAL TREATMENT FOR USERS/ CONSUMERS
KONSUMEN [OJK F.17] [OJK F.17]
Pengguna jasa/pelanggan/konsumen merupakan salah Service users/ customers/ consumers are one of the main
satu pemangku kepentingan utama bagi Angkasa Pura II. stakeholders for Angkasa Pura II. Their existence really
Keberadaan mereka sangat menentukan perkembangan dan determines the development and sustainability of the
keberlangsungan Perusahaan. Semakin banyak pengguna/ Company. The more users/customers/consumers whose
pelanggan/konsumen yang berhasil diraih dan dijaga trust is achieved and maintained, then the sustainability
kepercayaannya, maka keberlangsungan usaha Perusahaan of the Company’s business will be more guaranteed. Vice
akan lebih terjamin. Begitu pula sebaliknya. Oleh karena versa. Due to the strategic position of users/consumers,
posisi pengguna/konsumen yang demikian strategis, maka the Company continues to strive in providing the best and
Perusahaan terus berupaya untuk memberikan produk dan equal products and services to all consumers without
layanan terbaik dan setara kepada seluruh konsumen tanpa exception.
terkecuali.
Perusahaan memperlakukan pengguna/konsumen secara The Company treats users/consumers equally by
setara dengan memberikan layanan dengan kualitas terbaik providing the highest quality services because they have
karena mereka memiliki hak sebagaimana diatur dalam rights as regulated in Law Number 8 of 1999 concerning
Undang Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Consumer Protection (State Gazette of the Republic
Konsumen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 of Indonesia of 1999 No. 22, Supplement to the State
No. 22, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No. Gazette of the Republic of Indonesia No. 3821). The
3821). Komitmen untuk memperlakukan konsumen secara commitment to treat consumers equally has resulted
setara membawa hasil dengan tidak adanya pengaduan in no complaints due to discrimination from consumers
akibat diskriminasi dari konsumen selama tahun pelaporan during the reporting year addressed to Angkasa Pura II.
yang ditujukan kepada Angkasa Pura II.
114 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 117
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
INOVASI DAN PENGEMBANGAN LAYANAN AIRPORT SERVICE INNOVATION AND
KEBANDARUDARAAN TAHUN 2023 [OJK F.26] DEVELOPMENT IN 2023 [OJK F.26]
Inovasi dan pengembangan layanan merupakan salah satu Service innovation and development is one of the keys
kunci untuk meraih kepercayaan pengguna/konsumen to gain the trust of airport service users/ consumers.
jasa layanan kebandarudaraan. Oleh karena itu, Angkasa Therefore, Angkasa Pura II continues to innovate
Pura II senantiasa melakukan inovasi dan pengembangan and develop products and services to answer users/
produk dan layanan untuk menjawab harapan pengguna/ consumers expectations. During 2023, products and
konsumen. Selama tahun 2023 inovasi produk dan services innovation carried out by the Company was
layanan yang dilakukan Perusahaan adalah melalui Service through Service Excellence Performance (SCORE), an
Excellence Performance (SCORE), sebuah aplikasi sistem input and monitoring system application to obtain regular
input dan monitoring untuk mendapatkan informasi service performance information including activities and
performansi layanan secara regular mencakup aktivitas targets set for people, processes and facilities through
dan target yang ditetapkan terhadap people, process, dan input methods, analytics, and report. The objectives of
facility melalui metode input, analytics, dan report. Adapun SCORE include:
tujuan dari SCORE antara lain adalah:
1. Mengetahui proses harian aktivitas Frontliner (Terminal 1. Know the daily process of Frontliner activities
Inspection Service dan Customer Service); (Terminal Inspection Service and Customer Service);
2. Mengetahui performansi personil dan fasilitas layanan; 2. Know the performance of personnel and service facilities;
3. Mengetahui hasil pengukuran standar tingkat pelayanan 3. Know the results of measuring service level standards
di bandar udara; at airports;
4. Mengetahui layanan informasi (Penerbangan, Keluhan, 4. Know information services (Flights, Complaints,
Korporasi dan Fasilitas); Corporate and Facilities);
5. Dasar pemenuhan target Key Performance Indicator 5. Basis for fulfilling Key Performance Indicator (KPI)
(KPI). targets.
EVALUASI KEAMANAN JASA KEBANDARUDARAAN AIRPORT SERVICE SECURITY EVALUATION
Angkasa Pura II secara rutin melakukan evaluasi keamanan Angkasa Pura II routinely evaluates security at all airports
pada seluruh bandara (100%) untuk memastikan (100%) to ensure the safety and security of airport users/
keselamatan dan keamanan pengguna bandara/pelanggan/ customers/ consumers. These efforts have resulted in no
konsumen. Upaya itu membawa hasil dengan tidak adanya incidents experienced by users/ customers/ consumers,
insiden yang dialami pengguna/pelanggan/konsumen, serta and there were no airports whose operations were closed
tidak terdapat bandara yang operasinya ditutup dengan for security reasons or other reasons. According to the
alasan keamanan maupun alasan yang lain. Sesuai evaluasi same evaluation, during the reporting year, there was no
yang sama, selama tahun pelaporan, tidak terdapat dampak negative impact on the operations of airports managed by
negatif atas penyelenggaraan operasional bandara yang Angkasa Pura II. On the contrary, the public, especially
dikelola Angkasa Pura II. Justru sebaliknya, masyarakat, airport users/ consumers, were greatly helped by the
khususnya pengguna bandara/konsumen sangat terbantu operations and services provided by the Company.
dengan operasional dan layanan yang diberikan Perusahaan. [OJK F.27, F.28, F.29]
[OJK F.27, F.28, F.29]
SURVEI KEPUASAN PELANGGAN [OJK F.30] CUSTOMER SATISFACTION SURVEY [OJK F.30]
Setiap tahun Angkasa Pura II melaksanakan survei Every year Angkasa Pura II carries out a customer satisfaction
kepuasan pelanggan. Hal ini ditujukan untuk mengetahui survey. This is intended to determine the extent to which
sejauh mana pelanggan puas akan kinerja perusahaan dan customers are satisfied with the Company’s performance
dapat memberikan harapannya bagi perusahaan. Survei and can provide expectations for the Company. The
kepuasan pelanggan dilaksanakan dengan membandingkan customer satisfaction survey was carried out by comparing
antara harapan dan persepsi stakeholders. Responden the expectations and perceptions of stakeholders.
dalam survei kepuasan pelanggan meliputi penumpang, Respondents in the customer satisfaction survey include
airliner, kargo dan konsesioner. passengers, airliners, cargo and concessionaires.
Berdasarkan hasil Airport Service Quality (ASQ) Survey Based on the results of the Airport Service Quality (ASQ)
yang telah dilakukan pada delapan bandara, pada tahun Survey that was carried out at eight airports, in 2023, the
2023, Perusahaan memperoleh nilai rata-rata sebesar Company obtained an average score of 5,00 which stated
5,00 yang menyatakan “Sangat Puas” terhadap kualitas “Very Satisfied” to the service quality of Angkasa Pura II.
layanan Angkasa Pura II.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
115
Page 118
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Tabel Hasil ASQ Survey | Table ASQ Survey Results
Realisasi ACI
Cabang Kode Bandara
No ACI Realization
Branch Office Airport Code
2023 2022 2021
1 Soekarno Hatta CGK 5,00 4,98 4,97
2 Silangit DTB - - -
3 Halim Perdanakusuma HLP - - -
4 Minangkabau PDG - - -
5 Depati Amir PGK 5,00 5,00 4,98
6 Sultan Mahmud Badaruddin II PLM 5,00 5,00 4,93
7 Husein Sastranegara BDO 5,00 5,00 4,94
8 Sultan Iskandar Muda BTJ - - -
9 Sultan Thaha DJB 5,00 - 4,99
10 Kualanamu KNO - - 4,96
11 Sultan Syarif Kasim II PKU - - 5,00
12 Supadio PNK 5,00 5,00 4,92
13 Raja Haji Fisabilillah TNJ - - -
14 Banyuwangi BWX - - -
15 Kertajati KJT - - -
16 Tjilik Riwut PKY - - -
17 Radin Inten II TKG - - -
18 H.A.S. Hanandjoeddin TJQ - - -
19 Fatmawati Soekarno BKS - - -
Rata-rata
5,00 4,99 4,96
Average
Nilai Kepuasan Sangat Puas Sangat Puas Sangat Puas
Satisfaction Score Very Satisfied Very Satisfied Very Satisfied
116 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 119
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
117
Page 120
118 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 121
08
Tentang Laporan
Keberlanjutan
About Sustainability Report
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
119
Page 122
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Tentang Laporan Keberlanjutan [OJK F.9, F.10] [GRI 2-2, 2-3]
» About Sustainability Report [OJK F.9, F.10] [GRI 2-2, 2-3]
Laporan Keberlanjutan PT Angkasa Pura II merupakan PT Angkasa Pura II's Sustainability Report is part of the
bagian dari pemenuhan atas Peraturan Otoritas Jasa fulfillment of Financial Services Authority Regulation
Keuangan No.51/ POJK.03/2017 tentang Penerapan No.51/POJK.03/2017 concerning the Implementation of
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Sustainable Finance for Financial Services Institutions,
Emiten dan Perusahaan Publik atau POJK Keuangan Issuers and Public Companies or POJK Sustainable
Berkelanjutan. Laporan ini merupakan laporan ke-10 Finance. This report is the 10th report published in a
yang diterbitkan dalam buku terpisah dengan Laporan separate book with the Company's Annual Report but
Tahunan Perusahaan namun tetap menjadi satu bagian remains an inseparable part. As part of the Annual Report,
yang tidak terpisahkan. Sebagai bagian dari Laporan this report is published every year.
Tahunan, laporan ini diterbitkan setiap tahun.
Laporan ini berisi kinerja keberlanjutan Angkasa Pura This report contains the sustainability performance of
II beserta entitas anak sebagaimana disampaikan Angkasa Pura II and its subsidiaries as presented in the
dalam neraca keuangan konsolidasian, baik aspek consolidated financial balance sheet, including economic,
ekonomi, lingkungan maupun sosial, beserta dampak environmental and social aspects, along with the impacts
yang ditimbulkannya selama periode 1 Januari-31 caused during the period of January 1- December 31,
Desember 2023. Pada tahun pelaporan, Perusahaan 2023. In the reporting year, the Company has subsidiaries
memiliki entitas anak dengan kepemilikan langsung with direct ownership against PT Gapura Angkasa, PT
terhadap PT Gapura Angkasa, PT Angkasa Pura Solusi Angkasa Pura Solusi (“APS”), PT Angkasa Pura Kargo
(“APS”), PT Angkasa Pura Kargo (“APK”), PT Angkasa (“APK”), PT Angkasa Pura Propertindo (“APP”), and PT
Pura Propertindo (“APP”), dan PT Angkasa Pura Aviasi Angkasa Pura Aviasi (“APA”). Meanwhile, control with
(“APA”). Adapun pengendalian dengan kepemilikan tidak indirect ownership of PT Angkasa Pura Solusi Integra
langsung terhadap PT Angkasa Pura Solusi Integra (APSI) (APSI) and PT Angkasa Pura Sarana Digital. Reporting
dan PT Angkasa Pura Sarana Digital. Pelaporan tentang on these three aspects is also our effort to support the
ketiga aspek tersebut sekaligus merupakan upaya kami achievement of global development goals, namely the
dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan Sustainable Development Goals (SDGs) which have been
global, yaitu Sustainable Development Goals (SDGs) yang adopted by Indonesia into Indonesian SDGs (http://
telah diadopsi Indonesia menjadi SDGs Indonesia (http:// sdgsindonesia.or.id/), hereinafter referred to as the
sdgsindonesia.or.id/), yang selanjutnya disebut sebagai Sustainable Development Goals (TPB).
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).
Data pencapaian kinerja ekonomi dalam laporan The economic performance achievement data in this
ini sudah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik untuk report has been audited by the Public Accounting Firm for
keperluan Laporan Tahunan Perusahaan. Laporan ini the purposes of the Company's Annual Report. This report
menggunakan nominasi Rupiah, kecuali diindikasikan uses Rupiah nominations, unless otherwise indicated. In
lain. Dalam melaporkan data keuangan, Angkasa Pura II reporting financial data, Angkasa Pura II uses techniques
menggunakan teknik berdasarkan Pernyataan Standar based on the Indonesian Financial Accounting Standards
Akuntansi Keuangan (“PSAK”) Indonesia. Sedangkan ("PSAK"). Meanwhile, for sustainability data, the Company
untuk data keberlanjutan, Perusahaan menggunakan uses internationally applicable data measurement
teknik pengukuran data yang berlaku secara internasional. techniques.
Untuk menjangkau pemangku kepentingan yang lebih luas, To reach a wider range of stakeholders, we submit
kami menyampaikan laporan dalam dua bahasa, yakni reports in two languages, namely Indonesian and
Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Data kuantitatif English. Quantitative data in this report is presented
dalam laporan ini disajikan dengan menggunakan prinsip using the principle of comparability for a minimum of
daya banding (comparability) minimal dalam tiga tahun three consecutive years. Thus, report users can analyze
berturut-turut. Dengan demikian, pengguna laporan the Company's performance trends. Apart from the
dapat melakukan analisis tren kinerja Perusahaan. Selain printed edition, to save paper usage, the same report can
120 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 123
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
edisi cetak, untuk menghemat penggunaan kertas, be accessed via the official website of Angkasa Pura II,
laporan yang sama dapat diakses melalui situs resmi namely www.angkasapura2.co.id.
Angkasa Pura II, yaitu www.angkasapura2.co.id.
RUJUKAN LAPORAN REPORT REFERENCES
Penyusunan laporan ini merujuk pada POJK No.51/ The preparation of this report refers to POJK No.51/
POJK.03/2017, dan dikombinasikan dengan standar POJK.03/2017, and is combined with global standards,
global yaitu Standar GRI (GRI Standards) dengan namely the GRI Standards with conformity "with
kesesuaian “with reference”. reference".
Kami berupaya untuk menyampaikan semua informasi We strive to convey all the information requested by POJK
yang diminta POJK No.51/2017 dan Standar GRI. Untuk No.51/2017 and GRI Standards. To make it easier for
memudahkan pembaca menemukan informasi yang sesuai readers to find information that matches the reference,
dengan rujukan, kami menyertakan penanda khusus we include special markers in the form of numbers and
berupa angka dan huruf sesuai Isi Laporan Keberlanjutan letters according to the contents of the Sustainability
sebagaimana diatur dalam Lampiran II POJK No.51/2017, Report as regulated in Appendix II of POJK No.51/2017,
atau pencantuman angka pengungkapan Standar GRI di or include GRI Standards disclosure numbers at the back
belakang kalimat atau alinea yang relevan. Data lengkap of the relevant sentence or paragraph. Complete data on
kecocokan isi laporan dengan kedua rujukan disajikan di the suitability of the contents of the report with the two
bagian belakang laporan ini. references is presented at the back of this report.
Angkasa Pura II berharap laporan ini bisa menjadi Angkasa Pura II hopes that this report can be a source
sumber informasi bagi para pemangku kepentingan untuk of information for stakeholders to find out about
mengetahui kinerja keberlanjutan yang dilakukan selama sustainability performance carried out during 2023. To
2023. Untuk terwujudnya komunikasi dua arah, Perusahaan realize two-way communication, the Company provides
menyediakan Lembar Umpan Balik di bagian akhir laporan a Feedback Sheet at the end of this report. Through this
ini. Melalui lembar tersebut, diharapkan pembaca dan sheet, it is hoped that readers and users of this report can
pengguna laporan ini dapat memberikan usulan, umpan provide suggestions, feedback, opinions and so on, which
balik, opini dan sebagainya, yang sangat berguna bagi are very useful for improving the quality of reporting in
peningkatan kualitas pelaporan di masa depan. the future.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
121
Page 124
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
PROSES PENENTUAN ISI LAPORAN [GRI 3-1] PROCESS FOR DETERMINING REPORT
CONTENTS [GRI 3-1]
Prinsip penetapan konten laporan ini didasarkan pada 4 The principle for determining the report contents is based
(empat) prinsip, sesuai dengan panduan GRI, yaitu: on 4 (four) principles, in accordance with GRI guidelines,
namely:
1. Inklusivitas Pemangku Kepentingan 1. Stakeholders Inclusivity
Kami melibatkan pemangku Kepentingan dalam We involve stakeholders in determining the material
penentuan topik material yang diungkapkan dalam topics disclosed in this report through Focus Group
laporan ini melalui Focus Group Discussion dan Uji Discussions and Materiality Tests.
Materialitas.
2. Konteks Keberlanjutan 2. Sustainability Context
Konten dalam laporan ini adalah isu atau topik yang The content in this report is issues or topics related
berhubungan dengan konteks keberlanjutan, meliputi to the sustainability context, including economic,
topik ekonomi, lingkungan dan sosial. Dalam hal ini, environmental and social topics. In this case,
keberlanjutan bisa diartikan sebagai kelestarian. sustainability can be interpreted as preservation.
3. Materialitas 3. Materiality
Prinsip ini kami terapkan dengan menentukan konten We apply this principle by determining the report
laporan melalui prosedur penetapan materialitas content through a materiality determination procedure
dengan terlebih dulu mengidentifikasi topik spesifik, by first identifying specific topics, then determining
kemudian menetapkan bobot dari masing-masing the weight of each topic through a materiality test
topik tersebut melalui uji materialitas sehingga didapat so that we get material topics, namely topics that we
topik yang material, yakni topik yang kami nilai relevan, consider relevant, a priority and important to convey.
menjadi prioritas dan penting untuk disampaikan.
4. Lengkap 4. Complete
Kami menegakkan prinsip ini dengan melakukan We enforce this principle by conducting tests on
pengujian atas topik yang material, mencakup material topics, including data availability and setting
ketersediaan data maupun penetapan batasan boundaries so as to reflect significant economic,
(boundary) sehingga mencerminkan dampak ekonomi, environmental and social impacts.
lingkungan dan sosial yang signifikan.
Sementara itu, dalam menentukan topik dan isi laporan, Meanwhile, in determining the topic and content of the
kami merujuk pada panduan GRI yang menentukan 4 report, we refer to the GRI guidelines which determine 4
(empat) yaitu: (four), namely:
1. Identifikasi 1. Identification
Kami melakukan identifikasi terhadap topik-topik yang We identify material/ important topics and set
material/penting dan menetapkan batasan (boundary) boundaries
2. Prioritas 2. Priority
Kami membuat prioritas atas topik-topik yang telah We prioritize the topics identified in the previous step
diidentifikasi pada langkah sebelumnya
3. Validasi 3. Validation
Kami melakukan validasi atas topik-topik yang dinilai We validate the topics that were considered material
material tersebut
4. Review 4. Review
Kami melakukan review atas Laporan setelah We conduct a revew of the Report after it is published
diterbitkan guna meningkatkan kualitas Laporan in order to improve the quality of the following year’s
tahun berikutnya. report.
Keempat langkah dalam menetapkan konten Laporan The four steps in determining report content are depicted
digambarkan dalam Bagan Alur Proses Penentapan in the following Flowchart of the Report Content
Konten Laporan berikut ini. Determination Process.
122 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 125
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Langkah 1 | Step 1 Langkah 2 | Step 2 Langkah 3 | Step 3
Identifikasi | Identification Prioritas | Priority Validasi | Validation
Konteks Keberlanjutan Materialitas Lengkap
Sustainability Context Materiality Complete
Laporan
Keberlanjutan 2023
Sustainability Report 2023
Pelibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholder Engagement
Langkah 4 | Step 4
Review | Review
Konteks Keberlanjutan Pelibatan Pemangku Kepentingan
Sustainability Context Stakeholder Engagement
Selanjutnya, konten laporan diulas demi memenuhi 6 Furthermore, the report content is reviewed to meet the
(enam) prinsip kualitas yang direkomendasikan oleh GRI, 6 (six) quality principles recommended by GRI, including:
meliputi:
1. Akurasi 1. Accuracy
Informasi yang disajikan harus akurat dan detail The information presented must be accurate and
sehingga dapat digunakan oleh para pemangku detailed so that it can be used by stakeholders to
kepentingan untuk menilai kinerja perusahaan. assess company performance.
2. Keseimbangan 2. Balance
Kinerja perusahaan yang disajikan harus memuat The Company's performance presented must contain
aspek positif maupun negatif sehingga dapat dinilai both positive and negative aspects so that it can be
secara rasional dan menyeluruh. assessed rationally and comprehensively.
3. Kejelasan 3. Clarity
Informasi yang disajikan harus mudah dipahami dan The information presented must be easy to understand
terbuka bagi para pemangku kepentingan untuk diakses. and open for stakeholders to access.
4. Daya Banding 4. Comparability
Informasi yang disajikan harus konsisten dan dapat The information presented must be consistent and
digunakan oleh pemangku kepentingan untuk menilai can be used by stakeholders to assess changes in
perubahan kinerja yang terjadi pada perusahaan performance that occur in the Company within a
dalam jangka waktu tertentu, dapat dengan certain period of time, including data and information
menyertakan data dan informasi untuk beberapa for several years before the reporting period used.
tahun sebelum periode pelaporan yang digunakan.
5. Keandalan 5. Reliability
Laporan harus memuat dan menggunakan informasi The report must contain and use the information and
serta proses yang digunakan dalam menyiapkan processes used in preparing the report, which can be
laporan, yang dapat diperiksa dan mencerminkan checked and reflect the quality and materiality of the
kualitas dan materialitas dari informasi yang disajikan. information presented.
6. Ketepatan Waktu 6. Timeliness
Laporan harus diterbitkan secara rutin sehingga The report must be published regularly so that
pemangku kepentingan dapat mengambil keputusan stakeholders can make timely decisions based on
secara tepat waktu berdasarkan informasi yang available information.
tersedia.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
123
Page 126
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
DAFTAR TOPIK MATERIAL DAN BATASAN [GRI LIST OF MATERIAL TOPICS AND BOUNDARIES
3-2, 3-3] [GRI 3-2, 3-3]
Topik material dalam laporan ini, seperti disebutkan dalam The material topics in this report, as stated in the GRI
Standar GRI, adalah topik-topik yang telah diprioritaskan Standards, are topics that the Company has prioritized to
Perusahaan untuk disampaikan dalam laporan. Dimensi convey in the report. The dimensions used to determine
yang digunakan untuk menentukan prioritas, antara lain, priorities include, among other things, the economic,
dampak terhadap ekonomi, lingkungan, dan sosial Angkasa environmental and social impacts of Angkasa Pura II and
Pura II beserta segenap pemangku kepentingan. Dampak all stakeholders. The impacts in this report include those
dalam laporan ini termasuk di dalamnya yang bernilai positif. that are positive.
Untuk mendapatkan Topik Material laporan ini, Angkasa To obtain the Material Topics for this report, Angkasa Pura
Pura II telah menyebarkan kuesioner online yang diisi II has distributed an online questionnaire which is filled in
oleh para pemangku kepentingan dan juga Perseroan by stakeholders and the Company as part of stakeholder
sebagai bagian dari pelibatan pemangku kepentingan untuk engagement to determine material topics of concern to
menentukan topik material yang menjadi perhatian para stakeholders and the Company.
pemangku kepentingan dan juga Perseroan.
Selain menjadi bentuk pelibatan pemangku kepentingan, Apart from being a form of stakeholder engagement,
survei dilakukan untuk memperoleh peringkat atau level surveys are conducted to obtain a ranking or level for each
masing-masing topik material. Dalam survei, responden material topic. In the survey, respondents were asked to
diminta menilai 15 topik material yang telah disepakati rate 15 material topics that had been agreed upon in the
dalam FGD dengan skala 1-10 berdasarkan tingkat FGD on a scale of 1-10 based on their level of importance
kepentingannya sebagai berikut: as follows:
1. Paling Kurang Penting 1. Least Important
2. Kurang Penting 2. Less Important
3. Agak Penting 3. Slightly Important
4. Penting 4. Important
5. Paling Penting 5. Most Important
Topik Aspek Ekonomi Topik Aspek Lingkungan Topik Aspek Sosial TopikAspek Tata Kelola
No. No. No. No.
Economic Aspect Topic Environmental Aspect Topic Social Aspect Topic Governance Aspect Topic
1. Inovasi dan Teknologi 5. Green Airport 8. Praktik Ketenagakerjaan 12. Komite Sustainability
Digital Green Building Employment Practices Sustainability Committee
Digital Innovation and
Technology
2. Peningkatan Layanan 6. Konsumsi Energi dan Emisi 9. Kesehatan dan 13. Kode Etik
Service Improvements Energy Consumptions and Keselamatan Code of Conduct
Emissions Health and Safety
3. Peningkatan Kinerja 7. Sistem Manajemen 10. Pengembangan dan 14. Anti Korupsi
Performance Lingkungan Pelatihan Anti-Corruption
Improvement Environmental Development and
Management System Training
4. Keberadaan Pasar 11. Pengembangan Tanggung 15. Sistem Manajemen Risiko
Market Presence Jawab Sosial terhadap Risk Management System
Masyarakat
Social Responsibility
Development Towards
the Community
Sesuai data yang masuk, sebanyak 135 responden dari According to the data received, 135 respondents from
pemangku kepentingan internal dan 21 responden dari internal stakeholders and 21 respondents from external
pemangku kepentingan eksternal telah mengisi survei dan stakeholders have filled out the survey and sent it
mengirimkan kembali. Pemangku kepentingan internal terdiri back. Internal stakeholders consist of employees and
dari karyawan dan manajeman lintas departemen/divisi dan management across departments/ divisions and position
level jabatan, sedangkan pemangku kepentingan ekternal levels, while external stakeholders consist of customers/
terdiri dari pelanggan/konsumen, pemasok/mitra, jurnalis, consumers, suppliers/ partners, journalists, creditors,
kreditur, penerima manfaat TJSL, dan masyarakat umum. TJSL/ SER beneficiaries and the general public.
124 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 127
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Selanjutnya, data yang masuk kami olah untuk Furthermore, we process the incoming data to get a
mendapatkan peringkat/skor setiap topik. Berdasarkan ranking/ score for each topic. Based on the materiality
olah data uji materialitas tersebut, ke-15 topik material test data processing, the 15 material topics received
mendapat peringkat tinggi/sangat tinggi (rerata skor high/ very high ratings (mean score ≥8.37) so they were
≥8,37) sehingga ditetapkan sebagai topik material designated as material topics for this report. Thus, the
laporan ini. Dengan demikian, topik material laporan ini material topics of this report are different from the
berbeda dengan dengan laporan tahun sebelumnya, yang previous year's report, which covered 15 topics, namely:
mencakup 15 topik yaitu:
1. Anti Korupsi (GRI 205) 1. Anti-Corruption (GRI 205)
2. Inovasi dan Teknologi Digital (OJK F.26) 2. Digital Innovation and Technology (OJK F.26)
3. Peningkatan Layanan (OJK F.26) 3. Service Improvements (OJK F.26)
4. Kode Etik (GRI 102) 4. Code of Conduct (GRI 102)
5. Pengembangan dan Pelatihan (GRI 404) 5. Development and Training (GRI 404)
6. Sistem Manajemen Lingkungan (OJK F.5-F.16) 6. Environmental Management System (OJK F.5-F.16)
7. Praktik Ketenagakerjaan (GRI 401) 7. Employment Practices (GRI 401)
8. Peningkatan Kinerja (GRI 201) 8. Performance Improvement (GRI 201)
9. Konsumsi Energi dan Emisi (GRI 302) 9. Energy Consumptions and Emissions (GRI 302)
10. Sistem Manajemen Risiko (OJK E.3) 10. Risk Management System (OJK E.3)
11. Pengembangan Tanggung Jawab Sosial terhadap 11. Social Responsibility Development Towards the
Masyarakat (OJK F.25) Community (OJK F.25)
12. Green Airport/Green Building (OJK F.26) 12. Green Airport/ Green Building (OJK F.26)
13. Komite Sustainability (GRI 102) 13. Sustainability Committee (GRI 102)
14. Kesehatan dan Keselamatan (GRI 403) 14. Health and Safety (GRI 403)
15. Keberadaan Pasar (GRI 202) 15. Market Presence (GRI 202)
Matriks Topik Material | Material Topics Matrix
01 Anti Korupsi
Anti-Corruption
Tinggi | High
03 Peningkatan Layanan
Service Improvement
02 Inovasi dan Teknologi Digital
Digital Innovation and Technology
04 Kode Etik
Penting bagi Pemangku Kepentingan | Important for Stakeholders
Code of Conduct
05 Pengembangan dan Pelatihan
Development and Training
Praktik Ketenagakerjaan
07
Employment Practices
Menengah | Moderate
08 Peningkatan Kinerja
Performance Improvement
Sistem Manajemen
06
Lingkungan
Environmental Management
System
07 Konsumsi Energi dan Emisi
Energy Consumption and Emissions
10 Sistem Manajemen Risiko
Risk Management System
13 Komite Sustainability
Sustainability Committee 11 Pengembangan Tanggung Jawab
Sosial terhadap Masyarakat
Social Responsibility Development
Towards the Community
14 Kesehatan dan
Rendah | Low
Keselamatan
Health and Safety 12 Green Airport/Green Building
Green Airport/Green Building
15 Keberadaan Pasar
Market Presence
Rendah | Low Menengah | Moderate Tinggi | High
Penting bagi Perseroan | Important for the Company
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
125
Page 128
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Topik Material dan Batasan Tahun 2023 | Material Topics and Boundaries 2023
Nomor Batasan Topik
Pengungkapan GRI Topic Boundaries
Topik Material Alasan Topik Tersebut Material Standards dan OJK Di dalam Di Luar
Material Topics The Reason the Topic is Material GRI Standards and Perusahaan Perusahaan
OJK Disclosure Inside the Outside the
Number Company Company
Aspek Ekonomi
Economic Aspect
Peningkatan Kinerja Menggambarkan pencapaian dan kinerja GRI 201 √ √
Performance Perusahaan selama tahun pelaporan
Improvement Describes the Company’s achievements
and performance during the reporting year
Keberadaan Pasar Menggambarkan komitmen Perusahaan GRi 202 √ √
Market Presence terhadap hak normatif dalam pengupahan
Describes the Company’s commitment to
normative rights in wages
Aspek Lingkungan
Environmental Aspect
Sistem Manajemen Menggambarkan komitmen Perusahaan OJK F.5-F.16 √
Lingkungan untuk meminimalkan dampak negatif
Environmental terhadap lingkungan
Management System Describes the Company's commitment
to minimize negative impacts on the
environment
Konsumsi Energi dan Mengukur penggunaan energi dan jejak GRI 302 √
Emisi karbon dari kegiatan operasional
Energy Consumptions Measures energy usage and carbon
and Emissions footprint of operational activities
Green Airport Menggambarkan komitmen Perseroan OJK F.26 √ √
Green Building dalam menghadirkan peningkatan layanan
yang juga memberikan dampak positif
terhadap lingkungan
Describes the Company's commitment to
present service improvements that also
have a positive impact on the environment
Aspek Sosial
Social Aspect
Pengembangan dan Menggambarkan komitmen Perusahaan GRI 404 √
Pelatihan dalam upaya meningkatkan kompetensi
Development and pekerja
Training Describes the Company’s commitment to
improve employee competence
Praktik Menggambarkan komitmen Perusahaan GRI 401 √
Ketenagakerjaan tentang pentingnya pengelolaan pegawai/
Employment Practices SDM
Describes the Company’s commitment to
the importance of managing employees/
HC
Kesehatan dan Menggambarkan komitmen Perusahaan GRI 403 √
Keselamatan dalam menyediakan tempat kerja yang
Health and Safety aman dan nyaman
Describes the Company’s commitment to
provide a safe and comfortable workplace
Pengembangan Menggambarkan upaya Perseroan OJK F.25 √ √
Tanggung Jawab memberikan kontribusi positif terhadap
Sosial terhadap masyarakat
Masyarakat Describes the Company's efforts to make
Social Responsibility a positive contribution to community
Development Towards
the Community
126 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 129
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Nomor Batasan Topik
Pengungkapan GRI Topic Boundaries
Topik Material Alasan Topik Tersebut Material Standards dan OJK Di dalam Di Luar
Material Topics The Reason the Topic is Material GRI Standards and Perusahaan Perusahaan
OJK Disclosure Inside the Outside the
Number Company Company
Peningkatan Layanan Menggambarkan komitmen Perseroan OJK F.26 √
Service Improvements untuk memberikan layanan terbaik bagi
para pelanggan
Describes the Company's commitment to
provide the best service for customers
Inovasi dan Teknologi Menggambarkan upaya Perseroan OJK F.26 √
Digital mengembangkan teknologi untuk
Digital Innovation and meningkatkan layanan dan proses bisnis
Technology Describes the Company's efforts to
develop technology to improve services
and business processes
Aspek Tata Kelola
Governance Aspect
Anti Korupsi Menggambarkan komitmen Perseroan GRI 205 √
Anti-Corruption untuk menerapkan budaya anti korupsi
Describes the Company's commitment to
implement an anti-corruption culture
Kode Etik Menggambarkan upaya Perseroan GRI 102 √
Code of Conduct menginternalisasi kode etik kepada
seluruh karyawan
Describes the Company's efforts to
internalize the code of conduct for all
employees
Sistem Manajemen Menggambarkan upaya Perseroan untuk OJK E.3 √
Risiko mengelola dan mengantisipasi risiko yang
Risk Management dihadapi
System Describes the Company's efforts to
manage and anticipate the risks it faces
EXTERNAL ASSURANCE DAN PENYAJIAN EXTERNAL ASSURANCE AND RESTATEMENT
KEMBALI INFORMASI [GRI 2-4, 2-5] OF INFORMATION [GRI 2-4, 2-5]
POJK No.51/2017 dan Standar GRI merekomendasikan POJK No.51/2017 and GRI Standards recommend the
penggunaan external assurance oleh pihak ketiga yang use of external assurance by an independent third party
independen untuk memastikan kualitas dan keandalan to ensure the quality and reliability of the information
informasi yang disampaikan dalam laporan ini. Namun, presented in this report. However, this is not a requirement
hal itu bukanlah persyaratan agar dapat “sesuai” dengan to be "in accordance" with the GRI Standard guidelines
pedoman Standar GRI maupun POJK No.51/2017. Atas and POJK No.51/2017. Based on certain considerations
pertimbangan tertentu dari manajemen, Perusahaan belum from management, the Company has not made assurance
melakukan penjaminan dari pihak ketiga yang independen. from independent third party. However, we guarantee that
Namun demikian, kami menjamin bahwa seluruh informasi all information disclosed in this report is true, accurate
yang diungkapkan di dalam laporan ini adalah benar, and factual. Meanwhile, to comply with the principle of
akurat, dan faktual. Sementara itu, untuk memenuhi prinsip validity, if there is a restatement of information published
validitas, apabila terdapat penyajian kembali informasi yang in the previous year due to differences in calculation
terbit pada tahun sebelumnya karena perbedaan metodologi methodology or other reasons, then this report will be
perhitungan atau alasan lain, maka dalam laporan ini akan marked *restated.
diberi tanda *disajikan kembali.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
127
Page 130
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
AKSES INFORMASI ATAS LAPORAN ACCESS TO INFORMATION ON THE SUSTAINABILITY
KEBERLANJUTAN REPORT
Angkasa Pura II memberikan akses informasi seluas- Angkasa Pura II provides the widest possible access to
luasnya bagi seluruh pemangku kepentingan, serta information for all stakeholders, as well as the public
masyarakat untuk mengakses laporan ini. Apabila ada to access this report. If you have questions about the
pertanyaan terhadap isi laporan, mohon menghubungi: contents of the report, please contact:
Corporate Secretary Corporate Secretary
PT Angkasa Pura II PT Angkasa Pura II
Kantor Pusat Head Office
Soekarno - Hatta International Airport Soekarno - Hatta International Airport
Building 600, PO BOX 1001/ BUSH Building 600, PO BOX 1001/ BUSH
Jakarta 19120 Indonesia Jakarta 19120 Indonesia
(62-21) 550 5079, 550 5074 (62-21) 550 5079, 550 5074
Website: www.angkasapura2.co.id Website: www.angkasapura2.co.id
Call Center: 138 Call Center: 138
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen [OJK G.1]
» Written Verification from an Independent Party [OJK G.1]
Laporan Keberlanjutan PT Angkasa Pura II Tahun The 2023 Sustainability Report of PT Angkasa Pura II has
2023 belum diverifikasi oleh Penyedia Jasa Assurance not been verified by an independent Assurance Services
(Assurance Services Provider) yang independen. Namun Provider. However, the Company guarantees that all
demikian, Perusahaan menjamin bahwa seluruh informasi information disclosed in this report is true, accurate, and
yang diungkapkan dalam laporan ini adalah benar, akurat, factual.
dan faktual.
128 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 131
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Lembar Umpan Balik [OJK G.2]
» Feedback Sheet [OJK G.2]
Terima kasih kepada para pemangku kepentingan yang telah Thank you to the stakeholders who have agreed to read the
berkenan membaca Laporan Keberlanjutan PT Angkasa Pura 2023 PT Angkasa Pura II Sustainability Report. In order to
II Tahun 2023. Guna meningkatkan isi Laporan pada tahun- improve the contents of the Report in the coming years, we hope
tahun mendatang, kami berharap kesediaan para pemangku that stakeholders will be willing to fill out this Feedback Sheet
kepentingan untuk mengisi Lembar Umpan Balik ini dengan by circling one of the answers and filling in the blanks point
melingkari salah satu jawaban dan mengisi titik-titik yang tersedia, available, then send it to us.
kemudian mengirimkannya kepada kami.
1. Laporan ini bermanfaat bagi Anda | This report is useful to you:
a. Setuju | Agree b. Tidak Setuju | Disagree c. Tidak tahu | Don’t know
2. Laporan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai kinerja ekonomi, sosial dan lingkungan dan menggambarkan upaya Perusahaan
dalam pembangunan keberlanjutan | This report has provided clear information regarding economic, social and environmental performance
and describes the Company’s efforts in sustainable development:
a. Setuju | Agree b. Tidak Setuju |Disagree c. Tidak tahu | Don’t know
3. Materi dan data dalam Laporan ini mudah dimengerti dan dipahami | The material and data in this Report are easy to understand:
a. Setuju | Agree b. Tidak Setuju | Disagree c. Tidak tahu | Don’t know
4. Materi dan data dalam Laporan ini sudah cukup lengkap | The material and data in this Report are quite complete:
a. Setuju | Agree b. Tidak Setuju | Disagree c. Tidak tahu | Don’t know
5. Laporan ini meningkatkan kepercayaan Anda pada keberlanjutan Perusahaan: | This report increases your confidence in the Company’s
sustainability:
a. Setuju | Agree b. Tidak Setuju | Disagree c. Tidak tahu | Don’t know
6. Informasi apa yang paling bermanfaat dan menarik dari Laporan ini | What is the most useful and interesting information from this
report?
.......................................................................................................................................................................................................................
.......................................................................................................................................................................................................................
.......................................................................................................................................................................................................................
7. Informasi apa yang dinilai kurang bermanfaat dan kurang menarik dari Laporan ini | What information is considered less useful and
less interesting from this Report?
.......................................................................................................................................................................................................................
.......................................................................................................................................................................................................................
.......................................................................................................................................................................................................................
8. Informasi apa yang dinilai masih kurang dari Laporan ini dan perlu ditambahkan pada Laporan mendatang? | What information is
considered lacking in this Report and needs to be added to future Reports?
.......................................................................................................................................................................................................................
.......................................................................................................................................................................................................................
.......................................................................................................................................................................................................................
Identitas Pengirim | Sender Identity
Nama (bila berkenan) | Name (if you please) :
Institusi/Perusahaan | Institution/Company :
Surel | Email :
Nomor Kontak (Telp/HP) | Contact Number (Phone/HP) :
Identifikasi menurut kategori pemangku kepentingan | Identification by stakeholder category
Pemerintah | Government Media | Media
LSM | NGOs Akademik | Academic
Perusahaan | Corporate Lain-lain, mohon sebutkan | Others, please state ……….……….
Masyarakat | Society
Mohon formulir ini dikirimkan kembali ke | Please send this form back to:
Corporate Secretary & Legal Kantor Pusat | Headquarters
PT Angkasa Pura II Soekarno - Hatta International Airport Tlp. | Phone : (62-21) 550 5079, 550 5074
Building 600, PO BOX 1001/BUSH Website : www.angkasapura2.co.id
Jakarta 19120 Indonesia Call Center : 138
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
129
Page 132
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan
Keberlanjutan Tahun Sebelumnya [OJK G.3]
» Response to the Previous Year’s Sustainability Report [OJK G.3]
Selama tahun 2023, Perusahaan tidak menerima During 2023, the Company did not receive specific
tanggapan spesifik terkait Laporan Keberlanjutan Tahun responses regarding the 2023 Sustainability Report
2023 untuk perbaikan laporan tahun berikutnya. Namun to improve the next year’s report. However, the
demikian, Perusahaan telah berupaya melakukan Company has endeavored to make various refinements
berbagai penyempurnaan dan perbaikan agar laporan and improvements so that this report complies with
ini memenuhi ketentuan POJK No. 51/POJK.03/2017 POJK provisions No. 51/POJK.03/2017 and No. 16/
dan No. 16/SEOJK.04/2021 serta GRI Standards yang SEOJK.04/2021 and the GRI Standards which are the
menjadi rujukan penulisan laporan ini. Kami berharap reference for writing this report. We hope that this report
laporan ini dapat menjadi sumber informasi yang berguna can be a useful source of information for stakeholders.
bagi para pemangku kepentingan.
130 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 133
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/
POJK.03/2017 [OJK G.4]
» List of Disclosures According to the Financial Services Authority
Regulation Number 51/POJK.03/2017 [OJK G.4]
Nama Indeks Halaman
No
Index Name Page
Strategi Keberlanjutan
A.
Sustainability Strategy
Penjelasan Strategi Keberlanjutan
A.1. 4
Description of Sustainability Strategy
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
B.
Sustainability Performance Highlight
Aspek Ekonomi
B.1. 8
Economic Aspect
Aspek Lingkungan Hidup,
B.2. 8
Environmental Aspect
Aspek Sosial
B.3. 9
Social Aspect
Profil Perusahaan
C.
Company Profile
Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
C.1. 22
Vision, Mission, and Sustainability Value
Alamat Perusahaan
C.2. 20
Company Address
Skala Usaha,
C.3. 30
Business Scale
Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
C.4. 25
Products, Services, and Business Activities Carried Out|
Keanggotaan pada Asosiasi
C.5. 38
Membership in Associations
Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
C.6. 38
Significant Changes in Issuers and Public Companies
Penjelasan Direksi
D.
Explanation of the Board of Directors
Penjelasan Direksi
D.1. 12
Explanation of the Board of Directors
Tata Kelola Keberlanjutan
E.
Sustainability Governance
Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.1. 43
Person Responsible for Implementing Sustainable Finance
Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
E.2. 48
Competency Development Related to Sustainable Finance
Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.3. 55
Risk Assessment to Sustainable Finance Implementation
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
E.4. 62
Relationship with Stakeholders
Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.5. 61
Problems on the implementation of Sustainable Finance
Kinerja Keberlanjutan
F.
Sustainability Performance
Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
F.1. 24
Activities of Building a Culture of Sustainability
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
131
Page 134
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Nama Indeks Halaman
No
Index Name Page
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi,
Pendapatan dan Laba Rugi
F.2. 67
Comparison of Production Targets and Performance, Portfolio, Financing Targets, or
Investment, Income and Profit or Loss
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada
Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
F.3. 69
Comparison of Portfolio Targets and Performance, Financing Targets, or Investment in
Financial Instruments or Projects in Line with the Implementation of Sustainable Finance
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
Aspek Umum
General Aspects
Biaya Lingkungan Hidup
F.4. 89
Environmental Costs
Aspek Material
Material Aspects
Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
F.5. 81
Use of Environmentally Friendly Materials
Aspek Energi
Energy Aspects
Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
F.6. 82
Number and Intensity of Energy Used
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
F.7. 82
Efforts and Achievements of Energy Efficiency and the Use of Renewable Energy
Aspek Air
Water Aspects
Penggunaan Air
F.8. 84
Water Usage
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspects
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau
Memiliki Keanekaragaman Hayati
F.9 88
Impact of Operational Areas Adjacent or Located in Conservation Areas or Possess
Biodiversity
Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
F.10 88
Biodiversity Conservation Efforts
Aspek Emisi
Emission Aspects
Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
F.11 85
Number and Intensity of Emissions Produced by Types
Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
F.12 82
Reduction Efforts and Achievements Carried Out
Aspek Limbah Dan Efluen
Waste and Effluent Aspects
Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
F.13 86
Number of Waste and Effluent Produced by Types
Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
F.14 86
Waste and Effluent Management Mechanism
Tumpahan yang Terjadi (Jika Ada)
F.15 86
Spills That Occur (If Any)
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Aspects of Environmental Related Complaints
Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
F.16 89
Number and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
132 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 135
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Nama Indeks Halaman
No
Index Name Page
Kinerja Sosial
Social Performance
Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada
F.17. Konsumen 114
Commitment to Providing Equivalent Products and/or Services to Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspects
Kesetaraan Kesempatan Bekerja
F.18. 101
Equal Employment Opportunities
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
F.19. 101
Child Labor and Forced Labor
Upah Minimum Regional
F.20. 102
Regional Minimum Wage
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
F.21. 104
Decent and Safe Work Environment
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
F.22. 99
Employee Capabilities Training and Development
Aspek Masyarakat
Society Aspects
Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
F.23. 107
Impact of Operations on Surrounding Communities
Pengaduan Masyarakat
F.24. 113
Public Complaints
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
F.25. 107
Social and Environmental Responsibility (SER) activities
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Sustainable Product/ Service Development Responsibility
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
F.26 115
Innovation and Development of Sustainable Finance Products/ Services
Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
F.27. 115
Products/ Services That Have Been Evaluated for Customer’s Safety
Dampak Produk/Jasa
F.28. 115
Products/Services Impacts
Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
F.29. 115
Number of Products Withdrawn
Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
F.30. 115
Customer Satisfaction Survey on Products and/or Services of Sustainable Finance
Lain-lain:
G.
Others:
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
G.1. 128
Written Verification from an Independent Party (if any)
Lembar Umpan Balik
G.2. 129
Feedback Sheet
Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
G.3. 130
Responses to Feedback on the Previous Year's Sustainability Report
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017.
G.4. List of Disclosures According to Financial Services Authority Regulation No. 51/ 131
POJK.03/2017.
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
133
Page 136
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
Indeks Standar GRI Opsi Inti
“With Reference” [GRI 102-55]
» GRI Standards Index “With Reference” [GRI 102-55]
Pernyataan Penggunaan PT Angkasa Pura II telah melaporkan informasi yang dikutip dalam indeks konten GRI ini untuk periode 1
Statement of use Januari - 31 Desember 2023 dengan mengacu pada Standar GRI.
PT Angkasa Pura II has reported the information cited in this GRI content index for the period January 1 -
December 31, 2023 with reference to the GRI Standards.
GRI 1 digunakan GRI 1: Landasan 2021
GRI 1 used GRI 1: Foundation 2021
Standar GRI Pengungkapan Halaman
GRI Standard Disclosure Page
GRI 2: Pengungkapan Umum 2021 2-1 Rincian Organisasi
20
GRI 2: General Disclosures 2021 2-1 Organizational details
2-2 Entitas yang dicantumkan dalam pelaporan keberlanjutan organisasi
2-2 Entities included in the organization’s sustainability reporting 120
2-3 Periode, frekuensi, dan titik kontak pelaporan
120
2-3 Reporting period, frequency and contact point
2-4 Penyajian kembali informasi
127
2-4 Restatements of information
2-5 Penjaminan eksternal
127
2-5 External assurance
2-6 Kegiatan, rantai nilai dan hubungan bisnis lain
25
2-6 Activities, value chain and other business relationships
2-7 Karyawan
31
2-7 Employees
2-8 Pekerja yang bukan karyawan
31
2-8 Workers who are not employees
2-9 Struktur dan komposisi tata kelola
43
2-9 Governance structure and composition
2-10 Nominasi dan pemilihan badan tata kelola tertinggi
46
2-10 Nomination and selection of the highest governance body
2-11 Kepada badan tata kelola tertinggi
43
2-11 Chair of the highest governance body
2-12 Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi pengelolaan dampak
43
2-12 Role of the highest governance body in overseeing the management of impacts
2-13 Pembagian tanggung jawab untuk mengelola dampak
43
2-13 Delegation of responsibility for managing impacts
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan
43
2-14 Role of the highest governance body in sustainability reporting
2-15 Benturan kepentingan
51
2-15 Conflicts of interest
2-16 Komunikasi yang menjadi perhatian penting
53
2-16 Communication of critical concerns
2-17 Pengetahuan kolektif dari badan tata kelola tertinggi
48
2-17 Collective knowledge of the highest governance body
2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi
46
2-18 Evaluation of the performance of the highest governance body
2-19 Kebijakan remunerasi
46
2-19 Remuneration policies
2-20 Proses untuk menentukan remunerasi
46
2-20 Process to determine remuneration
2-21 Rasio jumlah kompensasi tahunan
46
2-21 Annual total compensation ratio
2-22 Pernyataan strategi pengembangan berkelanjutan
12
2-22 Statement on sustainable development strategy
134 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Page 137
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Standar GRI Pengungkapan Halaman
GRI Standard Disclosure Page
2-23 Komitmen kebijakan
22
2-23 Policy commitments
2-24 Menanamkan komitmen kebijakan
22
2-24 Embedding policy commitments
2-25 Proses untuk memulihkan dampak negatif
55
2-25 Processes to remediate negative impacts
2-26 Mekanisme untuk meminta saran dan menyampaikan kekhawatiran
53
2-26 Mechanisms for seeking advice and raising concerns
2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan
50
2-27 Compliance with laws and regulations
2-28 Keanggotaan asosiasi
38
2-28 Membership associations
2-29 Pendekatan terhadap pelibatan pemangku kepentingan
62
2-29 Approach to stakeholder engagement
2-30 Perjanjian kerja bersama
72
2-30 Collective bargaining agreements
GRI 3: Topik Material 2021 3-1 Proses untuk menentukan topik material
122
GRI 3: Material Topics 2021 3-1 Process to determine material topics
3-2 Daftar topik material
124
3-2 List of material topics
3-3 Pengelolaan topik material
125
3-3 Management of material topics
GRI 201: Kinerja Ekonomi 2016 201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan
70
GRI 201: Economic Performance 2016 201-1 Direct economic value generated and distributed
GRI 202: Keberadaan Pasar 2016 202-1 Rasio upah standar tingkat pemula berdasarkan jenis kelamin
GRI 202: Market Presence 2016 dibandingkan dengan upah minimum setempat
102
202-1 Ratios of standard entry level wage by gender compared to local
minimum wage
GRI 205: Anti-korupsi 2016 205-2 Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur antikorupsi
51
GRI 205: Anti-corruption 2016 205-2 Communication and training about anti-corruption policies and procedures
205-3 Insiden korupsi yang terkonfirmasi dan tindakan yang diambil
50
205-3 Confirmed incidents of corruption and actions taken
GRI 302: Energi 2016 302-1 Konsumsi energi di dalam organisasi
83-84
GRI 302: Energy 2016 302-1 Energy consumption within the organization
GRI 305: Emisi 2016 305-1 Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)
85
GRI 305: Emissions 2016 305-1 Direct (Scope 1) GHG emissions
305-2 Emisi GRK Energi Tidak Langsung (Cakupan 2)
85
305-2 Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
GRI 306: Limbah 2020 306-2 Pengelolaan dampak terkait limbah signifikan
86
GRI 306: Waste 2020 306-2 Management of significant waste-related impacts
306-3 Limbah yang dihasilkan
87
306-3 Waste generated
GRI 401: Ketenagakerjaan 2016 401-1 Rekrutmen karyawan baru dan turnover karyawan
98
GRI 401: Employment 2016 401-1 New employee hires and employee turnover
GRI 403: Kesehatan dan Keselamatan 403-1 Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja
104
Kerja 2018 403-1 Occupational health and safety management system
GRI 403: Occupational Health and GRI 403 Cedera yang berkaitan dengan kerja
Safety 2018 104
GRI 403 Kesehatan dan Keselamatan Kerja 2018
GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan 2016 404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
100
GRI 404: Training and Education 2016 404-1 Average hours of training per year per employee
404-2 Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan program
dukungan transisi 100
404-2 Programs for upgrading employee skills and transition assistance programs
GRI 413: Local Communities 2016 413-1 Operasi dengan pelibatan masyarakat sekitar, penilaian dampak, dan
GRI 413: Masyarakat Lokal 2016 program pengembangan
105
413-1 Operations with local community engagement, impact assessments, and
development programs
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
135
Page 138
Halaman Ini Sengaja Dikosongkan This Page is intentionally Left Blank
Page 139
Tata Kelola Keberlanjutan Kinerja Ekonomi Keberlanjutan Kinerja Lingkungan Keberlanjutan Kinerja Sosial Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainable Corporate Sustainable Economic Sustainable Environmental Sustainable Social Keberlanjutan
Governance Performance Performance Performance About Sustainability Report
Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report PT Angkasa Pura II
137
Page 140
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Board of Directors’ Company Profile
Highlights Explanation
L a p o r a n Ke b e r l a n j u t a n 2 0 2 3 S u s t a i n a b i l i t y Re p o r t
Strengthening
Sustainability to
The Next Level
PT Angkasa Pura II
Head Office:
Building 600, Soekarno - Hatta International Airport
PO BOX 1001/BUSH
Jakarta 19120, Indonesia
Telp. : +6221 550 5079
Fax. : +6221 550 2141
Email : contact.center@angkasapura2.co.id
www.angkasapura2.co.id
138 PT Angkasa Pura II Laporan Keberlanjutan 2023 Sustainability Report
Names mentioned 67 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Tata Kelola Tertinggi
p.4 ×4
unresolved
org
PT Angkasa Pura II Company Name Bidang
p.22
unresolved
org
Milik Negara
p.22 ×5
unresolved
org
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero)
p.22 ×4
unresolved
org
Government of the Republic of Indonesia
p.22 ×4
unresolved
org
Milik
p.23
unresolved
org
Kementerian Perhubungan
p.23
unresolved
org
Ministry of Transportation
p.23
unresolved
org
Departemen Agama
p.30
unresolved
org
Ministry of Religion
p.30
unresolved
org
PT Aviasi Pariwisata (Persero)
p.34
unresolved
org
Kementerian Ketenagakerjaan Menganugerahkan
p.38
unresolved
org
Ministry of Manpower
p.38
unresolved
org
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Memberikan Ministry of Manpower
p.38
unresolved
org
PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir Yaitu
p.39
unresolved
org
PT Angkasa Pura II Depati Amir Airport
p.39
unresolved
—
ICAO
· Anggota
p.40
unresolved
—
Satuan Pengaw
· Komisaris
p.46
unresolved
org
Financial Services Authority
p.46 ×2
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.48 ×2
unresolved
org
Ministry of SOEs
p.48 ×2
unresolved
org
Menteri BUMN No PER-
p.48
unresolved
org
Minister of SOEs Regulation No PER-
p.48
unresolved
org
Minister of State-Owned Enterprises Regulation
p.53
unresolved
org
Menteri Negara
p.53
unresolved
org
PT AP II
p.53 ×3
unresolved
org
PT Angkasa
p.53 ×4
unresolved
org
PT Angkasa Pura II Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta
p.55
unresolved
org
PT Angkasa Pura II No. CO.
p.59
unresolved
org
PT Angkasa Pura II. Pengukuran
p.62
unresolved
org
PT Angkasa II
p.62
unresolved
org
Kementerian BUMN Nomor SK-
p.62
unresolved
org
Ministry of SOEs Decree Number SK-
p.62
unresolved
org
Minister of Finance
p.74
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.74
unresolved
org
Dana Pensiun Angkasa Pura II Pensiun Angkasa Pura II
p.74
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara
p.76
unresolved
org
Minister of State-Owned Enterprises Republik Indonesia No. PER-
p.76
unresolved
person
H.A.S. Hanandjoeddin
p.77 ×2
unresolved
org
Minister of Environment Regulation
p.80
unresolved
org
PT Angkasa Pura II Airports. Salah
p.88
unresolved
org
Menteri Tenaga Kerja
p.106
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik
p.108
unresolved
org
Minister of State-Owned Negara No. PER-
p.108
unresolved
org
Minister of State-Owned Enterprises Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.
p.108
unresolved
org
PT Angkasa Pura II Community Development Center
p.110 ×2
unresolved
org
PT Angkasa Pura II's Sustainability
p.122
unresolved
org
PT Gapura Angkasa
p.122 ×2
unresolved
org
PT Angkasa Pura Solusi
p.122
unresolved
org
PT Angkasa Pura Kargo
p.122 ×2
unresolved
org
PT Angkasa Pura Propertindo
p.122
unresolved
org
PT Pura Propertindo
p.122
unresolved
org
PT Angkasa Pura Aviasi
p.122
unresolved
org
PT Angkasa Pura Solusi Integra
p.122 ×2
unresolved
org
PT Angkasa Pura Sarana Digital. Reporting
p.122
unresolved
org
PT Angkasa Pura Sarana Digital. Pelaporan
p.122
unresolved
org
PT Angkasa Pura II Kantor Pusat
p.130
unresolved
org
PT Angkasa Pura II Tahun
p.130
unresolved
org
PT Angkasa Pura II Head Office
p.140
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.