Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 27
Page 1
Nomor Surat HBK.CSC/CMA.1065/2024
Nama Emiten PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Kode Emiten BMRI
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 3 Bulan yang berakhir pada 31/03/2024 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Mandiri Pembiayaan Jakarta 1989 Beroperasi 31.479.589 JUTAAN IDR 51.0
Tunas Konsumen
Finance
(MTF)
2 PT AXA Asuransi Jiwa Jakarta 1991 Beroperasi 42.027.083 JUTAAN IDR 51.0
Mandiri
Financial
Services
(AMFS)
3 PT MANDIRI Pembiayaan Jakarta 2015 Beroperasi 12.069.992 JUTAAN IDR 51.0
UTAMA Konsumen
FINANCE
4 PT MANDIRI Modal Ventura Jakarta 2015 Beroperasi 5.170.147 JUTAAN IDR 99.99
CAPITAL
INDONESIA
5 Bank Mandiri Perbankan London 1999 Beroperasi 3.656.328 JUTAAN IDR 100.0
(Europe)
Limited
(BMEL)
6 Mandiri Layanan Kuala Lumpur 2009 Beroperasi 27.857 JUTAAN IDR 100.0
International Remittance
Remittance
Sendirian
Berhad (MIR)
7 PT Bank Perbankan Jakarta 1955 Beroperasi 357.903.623 JUTAAN IDR 51.47
Syariah Syariah
Indonesia
(BSI)
8 PT Mandiri Sekuritas Jakarta 1992 Beroperasi 6.428.590 JUTAAN IDR 99.99
Sekuritas
(Mansek)
9 PT Bank Perbankan Denpasar 1970 Beroperasi 63.656.977 JUTAAN IDR 51.1
Mandiri
Taspen (Bank
Mantap)
10 PT Asuransi Asuransi Jiwa Jakarta 2008 Beroperasi 3.447.679 JUTAAN IDR 80.0
Jiwa InHealth
Indonesia
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
2024-03-31
Informasi umum General information
Nama entitas PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir periode laporan sebelumnya Explanation of change in name from the end of the preceding reporting period
Kode entitas BMRI Entity code
Nomor identifikasi entitas AA416 Entity identification number
Industri utama entitas Keuangan dan Syariah / Financial and Sharia Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor G. Financials Sector
Subsektor G1. Banks Subsector
Industri G11. Banks Industry
Subindustri G111. Banks Subindustry
Informasi pemegang saham pengendali National Corporation Controlling shareholder information
Jenis entitas Local Company - Indonesia Jurisdiction Type of entity
Jenis efek yang dicatatkan Saham dan Obligasi / Stock and Bond Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat entitas tercatat Utama / Main Type of board on which the entity is listed
Apakah merupakan laporan keuangan satu entitas atau suatu kelompok entitas Entitas grup / Group entity Whether the financial statements are of an individual entity or a group of entities
Periode penyampaian laporan keuangan Kuartal I / First Quarter Period of financial statements submissions
Tanggal Surat Pernyataan Direksi April 30, 2024 Date Of Board Of Directors' Statement Letter
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2024 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan March 31, 2024 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2023 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2023 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya March 31, 2023 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan jika mata uang penyajian selain rupiah Conversion rate at reporting date if presentation currency is other than rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam penyajian jumlah dalam laporan keuangan Jutaan / In Million Level of rounding used in financial statements
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf pendapat untuk penekanan atas suatu masalah atau paragraf penjelasan lainnya, jika ada Matters disclosed in emphasis-of-matter or other-matter paragraph, if any
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil laporan review Date of auditor's opinion or result of review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing partner
Lama tahun penugasan partner yang menandatangani Number of years served as audit signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan peraturan OJK Nomor: 75/POJK.04/2017 tentang Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan Ya / Yes Whether in compliance with OJK rules No. 75/POJK.04/2017 concerning responsibilities of board of directors on financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan independensi akuntan yang memberikan jasa audit di pasar modal sesuai dengan POJK Nomor 13/POJK.03/2017 tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik dalam Ya / Yes Compliance to the independency of Accountant that provide services in Capital Market as regulated in OJK rules No. 13/POJK.03/2017 concerning The Use of Public Accountant and Auditing Firm in
Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 3
[4220000] Statement of financial position presented using order of liquidity - Financial and Sharia Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
2024-03-31 2023-12-31
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Aset Assets
Kas 26,919,539 26,431,740 Cash
Dana yang dibatasi penggunaannya Restricted funds
Giro pada Bank Indonesia 51,554,613 108,605,322 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain Current accounts with other banks
Giro pada bank lain pihak ketiga 46,676,866 36,144,993 Current accounts with other banks third parties
Giro pada bank lain pihak berelasi 494,498 461,097 Current accounts with other banks related parties
Cadangan kerugian penurunan nilai pada giro pada bank lain ( 56,143 ) ( 32,205 ) Allowance for impairment losses for current accounts with other bank
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Placements with Bank Indonesia and other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain pihak ketiga 87,267,707 71,838,685 Placements with Bank Indonesia and other banks third parties
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain pihak berelasi 1,920,262 2,049,472 Placements with Bank Indonesia and other banks related parties
Cadangan kerugian penurunan nilai pada penempatan pada bank lain ( 1,075 ) ( 957 ) Allowance for impairment losses for placements with other banks
Piutang asuransi Insurance receivables
Piutang asuransi pihak ketiga Insurance receivables third parties
Piutang asuransi pihak berelasi Insurance receivables related parties
Cadangan kerugian penurunan nilai pada piutang asuransi Allowance for impairment losses for insurance receivables
Biaya akuisisi tangguhan Deferred acquisition costs
Deposito pada lembaga kliring dan penjaminan Deposits to clearing and settlement guarantee institution
Efek-efek yang diperdagangkan Marketable securities
Efek-efek yang diperdagangkan pihak ketiga 59,140,003 70,921,977 Marketable securities third parties
Efek-efek yang diperdagangkan pihak berelasi 21,223,673 23,774,139 Marketable securities related parties
Cadangan kerugian penurunan nilai pada efek-efek yang diperdagangkan ( 153,035 ) ( 150,275 ) Allowance for impairment losses for marketable securities
Investasi pemegang polis pada kontrak unit-linked Investments of policyholder in unit-linked contracts
Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 8,155,469 22,692,928 Securities purchased under agreement to resale
Wesel ekspor dan tagihan lainnya Bills and other receivables
Wesel ekspor dan tagihan lainnya pihak ketiga 16,576,205 18,463,040 Bills and other receivables third parties
Wesel ekspor dan tagihan lainnya pihak berelasi 9,094,285 7,581,513 Bills and other receivables related parties
Cadangan kerugian penurunan nilai pada wesel ekspor dan tagihan lainnya ( 1,520,840 ) ( 1,494,653 ) Allowance for impairment losses for bills and other receivables
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Tagihan akseptasi pihak ketiga 11,168,472 12,543,461 Acceptance receivables third parties
Tagihan akseptasi pihak berelasi 2,185,565 2,250,427 Acceptance receivables related parties
Cadangan kerugian penurunan nilai pada tagihan akseptasi ( 34,249 ) ( 122,212 ) Allowance for impairment losses for acceptance receivables
Tagihan derivatif Derivative receivables
Tagihan derivatif pihak ketiga 2,883,599 1,796,775 Derivative receivables third parties
Tagihan derivatif pihak berelasi 127,132 198,156 Derivative receivables related parties
Pinjaman yang diberikan Loans
Pinjaman yang diberikan pihak ketiga 1,157,533,774 1,121,751,175 Loans third parties
Pinjaman yang diberikan pihak berelasi 236,394,121 238,081,020 Loans related parties
Cadangan kerugian penurunan nilai pada pinjaman yang diberikan ( 52,182,858 ) ( 53,098,619 ) Allowance for impairment losses for loans
Piutang dari lembaga kliring dan penjaminan Receivables from clearing and settlement guarantee institution
Piutang nasabah Receivables from customers
Piutang nasabah pihak ketiga Receivables from customers third parties
Piutang nasabah pihak berelasi Receivables from customers related parties
Cadangan kerugian penurunan nilai pada piutang nasabah Allowance for impairment losses for receivables from customers
Piutang murabahah Murabahah receivables
Piutang murabahah pihak ketiga Murabahah receivables third parties
Piutang murabahah pihak berelasi Murabahah receivables related parties
Cadangan kerugian penurunan nilai pada piutang murabahah Allowance for impairment losses for murabahah receivables
Piutang istishna Istishna receivables
Piutang istishna pihak ketiga Istishna receivables third parties
Piutang istishna pihak berelasi Istishna receivables related parties
Cadangan kerugian penurunan nilai pada piutang istishna Allowance for impairment losses for istishna receivables
Piutang ijarah Ijarah receivables
Piutang ijarah pihak ketiga Ijarah receivables third parties
Piutang ijarah pihak berelasi Ijarah receivables related parties
Cadangan kerugian penurunan nilai pada piutang ijarah Allowance for impairment losses for ijarah receivables
Piutang pembiayaan konsumen Consumer financing receivables
Piutang pembiayaan konsumen pihak ketiga 36,034,563 32,738,254 Consumer financing receivables third parties
Piutang pembiayaan konsumen pihak berelasi 18,281 11,542 Consumer financing receivables related parties
Cadangan kerugian penurunan nilai pada piutang pembiayaan konsumen ( 760,908 ) ( 713,044 ) Allowance for impairment losses for consumer financing receivables
Pinjaman qardh Qardh funds
Pinjaman qardh pihak ketiga Qardh funds third parties
Pinjaman qardh pihak berelasi Qardh funds related parties
Cadangan kerugian penurunan nilai pada pinjaman qardh Allowance for impairment losses for qardh funds
Pembiayaan mudharabah Mudharabah financing
Pembiayaan mudharabah pihak ketiga Mudharabah financing third parties
Pembiayaan mudharabah pihak berelasi Mudharabah financing related parties
Cadangan kerugian penurunan nilai pada pembiayaan mudharabah Allowance for impairment losses for mudharabah financing
Pembiayaan musyarakah Musyarakah financing
Pembiayaan musyarakah pihak ketiga Musyarakah financing third parties
Pembiayaan musyarakah pihak berelasi Musyarakah financing related parties
Cadangan kerugian penurunan nilai pada pembiayaan musyarakah Allowance for impairment losses for musyarakah financing
Investasi sewa Lease investments
Investasi sewa pihak ketiga 6,383,021 6,345,951 Lease investments third parties
Investasi sewa pihak berelasi ( 14,755 ) ( 28,009 ) Lease investments related parties
Investasi sewa nilai residu yang terjamin 2,669,194 2,672,995 Lease investments guaranteed residual value
Investasi sewa pendapatan pembiayaan tangguhan ( 862,188 ) ( 828,700 ) Lease investments deferred financing income
Investasi sewa simpanan jaminan ( 2,669,194 ) ( 2,672,995 ) Lease investments guarantee deposits
Cadangan kerugian penurunan nilai pada investasi sewa ( 74,667 ) ( 70,170 ) Allowance for impairment losses for lease investments
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
Tagihan anjak piutang pihak ketiga Factoring receivables third parties
Tagihan anjak piutang pihak berelasi Factoring receivables related parties
Tagihan anjak piutang pada pendapatan anjak piutang tangguhan Factoring receivables on deferred factoring income
Cadangan kerugian penurunan nilai pada tagihan anjak piutang Allowance for impairment losses for factoring receivables
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak ketiga Other receivables third parties
Piutang lainnya pihak berelasi Other receivables related parties
Cadangan kerugian penurunan nilai pada piutang lainnya Allowance for impairment losses for other receivables
Aset keuangan lainnya Other financial assets
Obligasi pemerintah 308,341,960 309,182,971 Government bonds
Aset tidak lancar atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual 3,207,997 0 Non-current assets or disposal groups classified as held-for-sale
Aset tidak lancar atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk didistribusikan kepada pemilik Non-current assets or disposal groups classified as held-for-distribution to owners
Uang muka Advances
Biaya dibayar dimuka 4,006,141 2,719,789 Prepaid expenses
Jaminan Guarantees
Pajak dibayar dimuka 724,420 436,532 Prepaid taxes
Klaim atas pengembalian pajak Claims for tax refund
Aset pajak tangguhan 8,867,799 10,179,244 Deferred tax assets
Investasi yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas Investments accounted for using equity method
Investasi pada ventura bersama dan entitas asosiasi Investments in joint ventures and associates
Investasi pada entitas ventura bersama Investments in joint ventures
Investasi pada entitas asosiasi 1,834,096 1,827,364 Investments in associates
Aset reasuransi Reinsurance assets
Aset imbalan pasca kerja Post-employment benefit assets
Goodwill 787,466 787,466 Goodwill
Aset takberwujud selain goodwill 5,251,379 5,087,132 Intangible assets other than goodwill
Properti investasi Investment properties
Aset ijarah Ijarah assets
Aset tetap 57,781,564 57,977,707 Property, plant, and equipment
Aset hak guna Right of use assets
Aset pengampunan pajak Tax amnesty assets
Agunan yang diambil alih 1,097,923 1,112,684 Foreclosed assets
Aset lainnya 45,793,568 36,765,737 Other assets
Jumlah aset 2,163,785,243 2,174,219,449 Total assets
Liabilitas, dana syirkah temporer dan ekuitas Liabilities, temporary syirkah funds and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 4,596,483 4,484,956 Obligations due immediately
Bagi hasil yang belum dibagikan Undistributed profit sharing
Dana simpanan syariah Sharia deposits
Simpanan nasabah Customers deposits
Giro Current accounts
Giro pihak ketiga 379,891,139 385,721,324 Current accounts third parties
Giro pihak berelasi 147,588,436 166,637,832 Current accounts related parties
Giro wadiah Wadiah demand deposits
Giro wadiah pihak ketiga Wadiah demand deposits third parties
Giro wadiah pihak berelasi Wadiah demand deposits related parties
Tabungan Savings
Tabungan pihak ketiga 520,989,382 501,750,948 Savings third parties
Tabungan pihak berelasi 8,693,775 7,540,541 Savings related parties
Page 4
Tabungan wadiah Wadiah savings
Tabungan wadiah pihak ketiga Wadiah savings third parties
Tabungan wadiah pihak berelasi Wadiah savings related parties
Deposito berjangka Time deposits
Deposito berjangka pihak ketiga 250,810,301 254,944,523 Time deposits third parties
Deposito berjangka pihak berelasi 36,259,339 34,852,981 Time deposits related parties
Deposito wakalah Wakalah deposits
Deposito wakalah pihak ketiga Wakalah deposits third parties
Deposito wakalah pihak berelasi Wakalah deposits related parties
Simpanan dari bank lain Other banks deposits
Simpanan dari bank lain pihak berelasi 1,659,604 668,258 Other banks deposits related parties
Simpanan dari bank lain pihak ketiga 22,229,042 17,016,522 Other banks deposits third parties
Efek yang dijual dengan janji untuk dibeli kembali 38,026,842 36,330,064 Securities sold with repurchase agreement
Liabilitas derivatif Derivative payables
Liabilitas derivatif pihak ketiga 2,350,407 2,037,449 Derivative payables third parties
Liabilitas derivatif pihak berelasi 437,573 76,404 Derivative payables related parties
Utang asuransi Insurance payables
Utang koasuransi Coinsurance liabilities
Liabilitas kepada pemegang polis unit-linked 28,869,407 29,194,702 Liabilities to policyholder in unit-linked contracts
Utang bunga Interest payables
Liabilitas akseptasi Acceptance liabilities
Liabilitas akseptasi pihak berelasi 2,910,511 2,614,261 Acceptance liabilities related parties
Liabilitas akseptasi pihak ketiga 10,443,526 12,179,627 Acceptance liabilities third parties
Utang usaha Accounts payable
Uang muka dan angsuran Advances and installments
Utang dividen Dividends payable
Utang dealer Dealer payables
Pinjaman yang diterima Borrowings
Pinjaman yang diterima pihak ketiga 94,136,106 93,679,835 Borrowings third parties
Pinjaman yang diterima pihak berelasi 1,624,291 1,765,624 Borrowings related parties
Pinjaman yang diterima utang pada lembaga kliring dan penjaminan Borrowings payables to clearing and settlement guarantee institution
Efek yang diterbitkan Securities issued
Utang obligasi 50,979,873 50,517,764 Bonds payable
Sukuk Sukuk
Obligasi subordinasi Subordinated bonds
Surat utang jangka menengah Medium term notes
Efek yang diterbitkan lainnya Others securities issued
Liabilitas kontrak asuransi Insurance contract liabilities
Utang perusahaan efek Securities company payables
Provisi 282,843 286,081 Provisions
Liabilitas atas kontrak Contract liabilities
Pendapatan ditangguhkan 0 0 Deferred income
Liabilitas sewa pembiayaan Finance lease liabilities
Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi 1,085,072 1,143,758 Estimated losses on commitments and contingencies
Beban akrual 4,065,822 4,799,446 Accrued expenses
Utang pajak 1,792,075 2,690,902 Taxes payable
Liabilitas pajak tangguhan Deferred tax liabilities
Liabilitas pengampunan pajak Tax amnesty liabilities
Liabilitas lainnya 50,212,847 37,399,213 Other liabilities
Kewajiban imbalan pasca kerja 6,618,068 11,894,629 Post-employment benefit obligations
Pinjaman subordinasi Subordinated loans
Pinjaman subordinasi pihak ketiga 200,234 205,171 Subordinated loans third parties
Pinjaman subordinasi pihak berelasi 10,000 10,000 Subordinated loans related parties
Jumlah liabilitas 1,666,762,998 1,660,442,815 Total liabilities
Dana syirkah temporer Temporary syirkah funds
Bukan bank Non-banks
Giro mudharabah Mudharabah current account
Giro mudharabah pihak ketiga 19,251,891 14,779,396 Mudharabah current account third parties
Giro berjangka mudharabah pihak berelasi 15,371,670 17,574,469 Mudharabah current account related parties
Tabungan mudharabah Mudharabah saving deposits
Tabungan mudharabah pihak ketiga 76,812,942 77,508,409 Mudharabah saving deposits third parties
Tabungan mudharabah pihak berelasi 335,633 191,661 Mudharabah saving deposits related parties
Deposito berjangka mudharabah Mudharabah time deposits
Deposito berjangka mudharabah pihak ketiga 88,847,397 87,541,044 Mudharabah time deposits third parties
Deposito berjangka mudharabah pihak berelasi 27,039,188 27,906,491 Mudharabah time deposits related parties
Bank Bank
Giro mudharabah 35,016 63,394 Mudharabah current account
Tabungan mudharabah (ummat) 438,088 580,115 Mudharabah saving deposits (ummat)
Deposito berjangka mudharabah 103,911 136,693 Mudharabah time deposits
Efek yang diterbitkan bank Bank securities issued
Investasi mudharabah antar bank Interbank mudharabah investments
Sukuk mudharabah Mudharabah sukuk
Sukuk mudharabah subordinasi Subordinated mudharabah sukuk
Jumlah dana syirkah temporer 228,235,736 226,281,672 Total temporary syirkah funds
Jumlah akumulasi dana tabarru Total accumulated tabarru's funds
Ekuitas Equity
Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Equity attributable to equity owners of parent entity
Saham biasa 11,666,667 11,666,667 Common stocks
Saham preferen Preferred stocks
Tambahan modal disetor 17,643,264 17,643,264 Additional paid-in capital
Saham treasuri Treasury stocks
Uang muka setoran modal Advances in capital stock
Opsi saham Stock options
Penjabaran laporan keuangan Translation adjustment
Cadangan revaluasi 34,716,693 34,716,693 Revaluation reserves
Cadangan selisih kurs penjabaran ( 87,417 ) ( 146,299 ) Reserve of exchange differences on translation
Cadangan perubahan nilai wajar aset keuangan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya ( 1,725,095 ) ( 1,837,760 ) Reserve for changes in fair value of fair value through other comprehensive income financial assets
Cadangan keuntungan (kerugian) investasi pada instrumen ekuitas Reserve of gains (losses) from investments in equity instruments
Cadangan pembayaran berbasis saham Reserve of share-based payments
Cadangan lindung nilai arus kas ( 1,706 ) 1,429 Reserve of cash flow hedges
Cadangan pengukuran kembali program imbalan pasti 1,516,620 1,517,183 Reserve of remeasurements of defined benefit plans
Cadangan lainnya 85,052 85,052 Other reserves
Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Entitas Anak/Asosiasi Difference Due to Changes of Equity in Subsidiary/Associates
Komponen ekuitas lainnya ( 97,202 ) ( 97,202 ) Other components of equity
Saldo laba (akumulasi kerugian) Retained earnings (deficit)
Saldo laba yang telah ditentukan penggunaanya Appropriated retained earnings
Cadangan umum dan wajib 2,333,333 2,333,333 General and legal reserves
Cadangan khusus 3,046,935 3,046,935 Specific reserves
Saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya 171,589,633 191,923,489 Unappropriated retained earnings
Jumlah ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk 240,686,777 260,852,784 Total equity attributable to equity owners of parent entity
Proforma ekuitas Proforma equity
Kepentingan non-pengendali 28,099,732 26,642,178 Non-controlling interests
Jumlah ekuitas 268,786,509 287,494,962 Total equity
Jumlah liabilitas, dana syirkah temporer dan ekuitas 2,163,785,243 2,174,219,449 Total liabilities, temporary syirkah funds and equity
Page 5
[4322000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI components presented before tax, by nature - Financial and Sharia Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain Statement of profit or loss and other comprehensive income
2024-03-31 2023-03-31
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain Statement of profit or loss and other comprehensive income
Pendapatan dan beban operasional Operating income and expenses
Pendapatan bunga 35,535,295 31,391,032 Interest income
Beban bunga ( 11,349,428 ) ( 8,381,994 ) Interest expenses
Pendapatan pengelolaan dana oleh bank sebagai mudharib Revenue from fund management as mudharib
Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah temporer Third parties share on return of temporary syirkah funds
Pendapatan asuransi Insurance income
Pendapatan dari premi asuransi 3,315,987 3,042,656 Revenue from insurance premiums
Premi reasuransi Reinsurance premiums
Premi retrosesi Retrocession premiums
Penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan Decrease (increase) in unearned premiums
Penurunan (kenaikan) pendapatan premi disesikan kepada reasuradur Decrease (increase) in premium income ceded to reinsurancer
Pendapatan komisi asuransi Insurance commission income
Pendapatan bersih investasi Net investment income
Penerimaan ujrah Ujrah received
Pendapatan asuransi lainnya Other insurance income
Beban asuransi Insurance expenses
Beban klaim ( 2,773,006 ) ( 2,578,646 ) Claim expenses
Klaim reasuransi Reinsurance claims
Klaim retrosesi Retrocession claims
Kenaikan (penurunan) estimasi liabilitas klaim Increase (decrease) in estimated claims liability
Kenaikan (penurunan) liabilitas manfaat polis masa depan Increase (decrease) in liability for future policy benefit
Kenaikan (penurunan) provisi yang timbul dari tes kecukupan liabilitas Increase (decrease) in provision for losses arising from liability adequacy test
Kenaikan (penurunan) liabilitas asuransi yang disesikan kepada reasuradur Increase (decrease) in insurance liabilities ceded to reinsurers
Kenaikan (penurunan) liabilitas pemegang polis pada kontrak unit-linked Increase (decrease) in liabilities to policyholder in unit-linked contracts
Beban komisi asuransi Insurance commission expenses
Ujrah dibayar Ujrah paid
Beban akuisisi dari kontrak asuransi Acquisition costs of insurance contracts
Beban asuransi lainnya Other insurance expenses
Pendapatan dari pembiayaan Financing income
Pendapatan dari pembiayaan konsumen Revenue from consumer financing
Pendapatan dari sewa pembiayaan Revenue from finance lease
Pendapatan dari sewa operasi Revenue from operating lease
Pendapatan dari anjak piutang Revenue from factoring
Pendapatan sekuritas Securities income
Pendapatan kegiatan penjamin emisi dan penjualan efek Revenue from underwriting activities and selling fees
Pendapatan pembiayaan transaksi nasabah Revenue from financing transactions
Pendapatan jasa biro administrasi efek Revenue from securities administration service
Pendapatan kegiatan jasa manajer investasi Revenue from investment management services
Pendapatan kegiatan jasa penasehat keuangan Revenue from financial advisory services
Keuntungan (kerugian) dari transaksi perdagangan efek yang telah direalisasi 65,627 71,083 Realised gains (losses) on trading of marketable securities
Keuntungan (kerugian) perubahan nilai wajar efek 0 0 Gains (losses) on changes in fair value of marketable securities
Pendapatan operasional lainnya Other operating income
Pendapatan investasi Investments income
Pendapatan provisi dan komisi dari transaksi lainnya selain kredit 5,088,300 4,575,593 Provisions and commissions income from transactions other than loan
Pendapatan transaksi perdagangan 1,218,483 874,279 Revenue from trading transactions
Pendapatan dividen Dividends income
Keuntungan (kerugian) yang telah direalisasi atas instrumen derivatif Realised gains (losses) from derivative instruments
Penerimaan kembali aset yang telah dihapusbukukan 2,037,435 3,184,898 Revenue from recovery of written-off assets
Keuntungan (kerugian) selisih kurs mata uang asing Gains (losses) on changes in foreign exchange rates
Keuntungan (kerugian) pelepasan aset tetap Gains (losses) on disposal of property and equipment
Keuntungan (kerugian) pelepasan agunan yang diambil alih Gains (losses) on disposal of foreclosed assets
Pendapatan operasional lainnya 1,174,354 1,029,971 Other operating income
Pemulihan penyisihan kerugian penurunan nilai Recovery of impairment loss
Pemulihan penyisihan kerugian penurunan nilai aset keuangan Recovery of impairment loss of financial assets
Pemulihan penyisihan kerugian penurunan nilai aset keuangan - sewa pembiayaan Recovery of impairment loss of financial assets finance lease
Pemulihan penyisihan kerugian penurunan nilai aset keuangan - piutang pembiayaan konsumen Recovery of impairment loss of financial assets consumer financing receivables
Pemulihan penyisihan kerugian penurunan nilai aset non-keuangan Recovery of impairment loss of non-financial assets
Pemulihan penyisihan kerugian penurunan nilai aset non-keuangan - agunan yang diambil alih Recovery of impairment loss of non-financial assets repossessed collaterals
Pemulihan penyisihan estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi Recovery of estimated loss of commitments and contingency
Pembentukan kerugian penurunan nilai Allowances for impairment losses
Pembentukan penyisihan kerugian penurunan nilai aset produktif ( 3,656,720 ) ( 3,695,476 ) Allowances for impairment losses on earnings assets
Pembentukan penyisihan kerugian penurunan nilai aset non-produktif ( 3,951 ) ( 34,006 ) Allowances for impairment losses on non-earnings assets
Pembalikan (beban) estimasi kerugian komitmen dan kontijensi 65,124 37,594 Reversal (expense) of estimated losses on commitments and contingencies
Beban operasional lainnya Other operating expenses
Beban umum dan administrasi ( 10,741,630 ) ( 10,090,368 ) General and administrative expenses
Beban penjualan Selling expenses
Beban sewa, pemeliharaan, dan perbaikan ( 639,320 ) ( 575,099 ) Rent, maintenance and improvement expenses
Beban provisi dan komisi ( 176,194 ) ( 322,728 ) Other fees and commissions expenses
Beban operasional lainnya ( 1,555,098 ) ( 1,287,670 ) Other operating expenses
Jumlah laba operasional 17,605,258 17,241,119 Total profit from operation
Pendapatan dan beban bukan operasional Non-operating income and expense
Pendapatan bukan operasional ( 2,651 ) 14,823 Non-operating income
Beban bukan operasional Non-operating expenses
Bagian atas laba (rugi) entitas asosiasi yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas Share of profit (loss) of associates accounted for using equity method
Bagian atas laba (rugi) entitas ventura bersama yang dicatat menggunakan metode ekuitas Share of profit (loss) of joint ventures accounted for using equity method
Jumlah laba (rugi) sebelum pajak penghasilan 17,602,607 17,255,942 Total profit (loss) before tax
Pendapatan (beban) pajak ( 3,481,158 ) ( 3,395,438 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi yang dilanjutkan 14,121,449 13,860,504 Total profit (loss) from continuing operations
Laba (rugi) dari operasi yang dihentikan Profit (loss) from discontinued operations
Jumlah laba (rugi) 14,121,449 13,860,504 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya, sebelum pajak Other comprehensive income, before tax
Pendapatan komprehensif lainnya yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, sebelum pajak Other comprehensive income that will not be reclassified to profit or loss, before tax
Pendapatan komprehensif lainnya atas keuntungan (kerugian) hasil revaluasi aset tetap, sebelum pajak Other comprehensive income for gains (losses) on revaluation of property and equipment, before tax
Pendapatan komprehensif lainnya atas pengukuran kembali kewajiban manfaat pasti, sebelum pajak 3,705 ( 7,021 ) Other comprehensive income for remeasurement of defined benefit obligation, before tax
Penyesuaian lainnya atas pendapatan komprehensif lainnya yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, sebelum pajak Other adjustments to other comprehensive income that will not be reclassified to profit or loss, before tax
Jumlah pendapatan komprehensif lainnya yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, sebelum pajak 3,705 ( 7,021 ) Total other comprehensive income that will not be reclassified to profit or loss, before tax
Pendapatan komprehensif lainnya yang akan direklasifikasi ke laba rugi, sebelum pajak Other comprehensive income that may be reclassified to profit or loss, before tax
Keuntungan (kerugian) selisih kurs penjabaran, sebelum pajak 61,427 ( 46,412 ) Gains (losses) on exchange differences on translation, before tax
Penyesuaian reklasifikasi selisih kurs penjabaran, sebelum pajak Reclassification adjustments on exchange differences on translation, before tax
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar aset keuangan melalui penghasilan komprehensif lain, sebelum pajak 72,826 322,403 Unrealised gains (losses) on changes in fair value through other comprehensive income, before tax
Penyesuaian reklasifikasi atas aset keuangan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya, sebelum pajak Reclassification adjustments on fair value through other comprehensive income financial assets, before tax
Keuntungan (kerugian) lindung nilai arus kas, sebelum pajak ( 7,882 ) 7,307 Gains (losses) on cash flow hedges, before tax
Penyesuaian reklasifikasi atas lindung nilai arus kas, sebelum pajak Reclassification adjustments on cash flow hedges, before tax
Nilai tercatat dari aset (liabilitas) non-keuangan yang perolehan atau keterjadiannya merupakan suatu prakiraan transaksi yang kemungkinan besar terjadi yang dilindung nilai, sebelum pajak Carrying amount of non-financial asset (liability) whose acquisition or incurrence was hedged on highly probable forecast transaction, adjusted from equity, before tax
Keuntungan (kerugian) lindung nilai investasi bersih kegiatan usaha luar negeri, sebelum pajak Gains (losses) on hedges of net investments in foreign operations, before tax
Penyesuaian reklasifikasi atas lindung nilai investasi bersih kegiatan usaha luar negeri, sebelum pajak Reclassification adjustments on hedges of net investments in foreign operations, before tax
Bagian pendapatan komprehensif lainnya dari entitas asosiasi yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, sebelum pajak Share of other comprehensive income of associates accounted for using equity method, before tax
Bagian pendapatan komprehensif lainnya dari entitas ventura bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, sebelum pajak Share of other comprehensive income of joint ventures accounted for using equity method, before tax
Penyesuaian lainnya atas pendapatan komprehensif lainnya yang akan direklasifikasi ke laba rugi, sebelum pajak Other adjustments to other comprehensive income that may be reclassified to profit or loss, before tax
Jumlah pendapatan komprehensif lainnya yang akan direklasifikasi ke laba rugi, sebelum pajak 126,371 283,298 Total other comprehensive income that may be reclassified to profit or loss, before tax
Jumlah pendapatan komprehensif lainnya, sebelum pajak 130,076 276,277 Total other comprehensive income, before tax
Pajak atas pendapatan komprehensif lainnya 73,429 ( 32,284 ) Tax on other comprehensive income
Jumlah pendapatan komprehensif lainnya, setelah pajak 203,505 243,993 Total other comprehensive income, after tax
Jumlah laba rugi komprehensif 14,324,954 14,104,497 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat diatribusikan Profit (loss) attributable to
Laba (rugi) yang dapat diatribusikan ke entitas induk 12,702,178 12,560,171 Profit (loss) attributable to parent entity
Laba (rugi) yang dapat diatribusikan ke kepentingan non-pengendali 1,419,271 1,300,333 Profit (loss) attributable to non-controlling interests
Laba rugi komprehensif yang dapat diatribusikan Comprehensive income attributable to
Laba rugi komprehensif yang dapat diatribusikan ke entitas induk 12,870,027 12,774,035 Comprehensive income attributable to parent entity
Laba rugi komprehensif yang dapat diatribusikan ke kepentingan non-pengendali 1,454,927 1,330,462 Comprehensive income attributable to non-controlling interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar diatribusikan kepada pemilik entitas induk Basic earnings per share attributable to equity owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham dasar dari operasi yang dilanjutkan 136.09 134.57 Basic earnings (loss) per share from continuing operations
Laba (rugi) per saham dasar dari operasi yang dihentikan Basic earnings (loss) per share from discontinued operations
Laba (rugi) per saham dilusian Diluted earnings (loss) per share
Laba (rugi) per saham dilusian dari operasi yang dilanjutkan 136.09 134.57 Diluted earnings (loss) per share from continuing operations
Laba (rugi) per saham dilusian dari operasi yang dihentikan Diluted earnings (loss) per share from discontinued operations
Page 6
[4410000] Statement of changes in equity - Financial and Sharia Industry
Laporan perubahan ekuitas
Reserve for changes in fair value
Reserve of exchange differences of fair value through other Reserve of gains (losses) from Reserve of remeasurements of
Common stocks Preferred stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Advances in capital stock Stock options Translation adjustment Revaluation reserves Reserve of share-based payments Reserve of cash flow hedges Other reserves
on translation comprehensive income financial investments in equity instruments defined benefit plans Equity
assets
Cadangan perubahan nilai wajar aset
Cadangan keuntungan (kerugian) Cadangan pengukuran kembali program Selisih
Saham biasa Saham preferen Tambahan modal disetor Saham treasuri Uang muka setoran modal Opsi saham Penjabaran laporan keuangan Cadangan revaluasi Cadangan selisih kurs penjabaran keuangan nilai wajar melalui Cadangan pembayaran berbasis saham Cadangan lindung nilai arus kas Cadangan lainnya
investasi pada instrumen ekuitas imbalan pasti
pendapatan komprehensif lainnya
Laporan perubahan ekuitas [baris komponen]
Posisi ekuitas
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 11,666,667 17,643,264 34,716,693 ( 146,299 ) ( 1,837,760 ) 1,429 1,517,183 85,052
Penyesuaian
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela
Koreksi kesalahan periode lalu
Penyesuaian lainnya
Posisi ekuitas, awal periode 11,666,667 17,643,264 34,716,693 ( 146,299 ) ( 1,837,760 ) 1,429 1,517,183 85,052
Laba (rugi)
Pendapatan komprehensif lainnya 58,882 112,665 ( 3,135 ) ( 563 )
Penjabaran laporan keuangan
Pembentukan cadangan umum
Pembentukan cadangan khusus
Distribusi dividen kas
Distribusi dividen saham
Penerbitan saham biasa
Penerbitan saham preferen
Biaya emisi efek
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis saham
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi
Pelaksanaan waran
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang dihentikan
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan kepentingan non-pengendali
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi
Pelaksanaan opsi saham
Dampak penerapan psak no. 70 atas aset pengampunan pajak
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK
Transaksi ekuitas lainnya
Posisi ekuitas, akhir periode 11,666,667 17,643,264 34,716,693 ( 87,417 ) ( 1,725,095 ) ( 1,706 ) 1,516,620 85,052
Page 7
[4410000] Statement of changes in equity - Financial and Sharia Industry - Prior Year
Laporan perubahan ekuitas
Reserve for changes in fair value
Reserve of exchange differences of fair value through other Reserve of gains (losses) from Reserve of remeasurements of
Common stocks Preferred stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Advances in capital stock Stock options Translation adjustment Revaluation reserves Reserve of share-based payments Reserve of cash flow hedges Other reserves
on translation comprehensive income financial investments in equity instruments defined benefit plans Equity
assets
Cadangan perubahan nilai wajar aset
Cadangan keuntungan (kerugian) Cadangan pengukuran kembali program Selisih
Saham biasa Saham preferen Tambahan modal disetor Saham treasuri Uang muka setoran modal Opsi saham Penjabaran laporan keuangan Cadangan revaluasi Cadangan selisih kurs penjabaran keuangan nilai wajar melalui Cadangan pembayaran berbasis saham Cadangan lindung nilai arus kas Cadangan lainnya
investasi pada instrumen ekuitas imbalan pasti
pendapatan komprehensif lainnya
Laporan perubahan ekuitas [baris komponen]
Posisi ekuitas
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 11,666,667 17,643,264 34,716,693 ( 60,427 ) ( 2,768,553 ) ( 3,156 ) 1,510,016 85,052
Penyesuaian
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela
Koreksi kesalahan periode lalu
Penyesuaian lainnya
Posisi ekuitas, awal periode 11,666,667 17,643,264 34,716,693 ( 60,427 ) ( 2,768,553 ) ( 3,156 ) 1,510,016 85,052
Laba (rugi)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 43,162 ) 257,934 2,762 ( 3,670 )
Penjabaran laporan keuangan
Pembentukan cadangan umum
Pembentukan cadangan khusus
Distribusi dividen kas
Distribusi dividen saham
Penerbitan saham biasa
Penerbitan saham preferen
Biaya emisi efek
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis saham
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi
Pelaksanaan waran
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang dihentikan
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan kepentingan non-pengendali
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi
Pelaksanaan opsi saham
Dampak penerapan psak no. 70 atas aset pengampunan pajak
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK
Transaksi ekuitas lainnya
Posisi ekuitas, akhir periode 11,666,667 17,643,264 34,716,693 ( 103,589 ) ( 2,510,619 ) ( 394 ) 1,506,346 85,052
Page 8
[4510000] Statement of cash flows, direct method - Financial and Sharia Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
2024-03-31 2023-03-31
Laporan arus kas Statement of cash flows
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating activities
Arus kas sebelum perubahan dalam aset dan liabilitas operasi Cash flows before changes in operating assets and liabilities
Penerimaan bunga, hasil investasi, provisi, dan komisi 89,161,924 79,981,101 Interest, investment income, fees and commissions received
Pembayaran bunga dan bonus, provisi dan komisi ( 63,557,451 ) ( 56,639,077 ) Payments Of Interest And Bonus Fees And Commissions
Bunga bank dan deposito berjangka Interest from banks and time deposits
Penerimaan pendapatan pengelolaan dana sebagai mudharib Revenue receipts from fund management as mudharib
Pembayaran bagi hasil dana syirkah temporer Payments of temporary syirkah funds
Penerimaan premi asuransi Receipts from insurance premiums
Penerimaan klaim reasuransi Receipts from reinsurance claims
Penerimaan (pembayaran) komisi Receipts (payments) of commission
Penerimaan klaim retrosesi Receipts from retrocession claims
Penerimaan dari ujrah Receipts of ujrah
Penerimaan dari (pembayaran kepada) lembaga kliring dan penjaminan Receipts from (payments to) clearing and guarantee institution
Penerimaan dari (pembayaran kepada) nasabah Receipts from (payments to) customers
Pencairan (penempatan) deposito pada lembaga kliring dan penjaminan Withdrawal (placement) of deposits to clearing and guarantee institution
Pendapatan dari transaksi operasional lainnya 1,174,354 1,029,971 Income from other operating transactions
Penerimaan kembali aset yang telah dihapusbukukan 2,037,435 3,185,209 Recoveries of written off assets
Pembayaran biaya akuisisi ditangguhkan Payments for deferred acquisition costs
Pembayaran atas beban keuangan dan beban administrasi bank Payments of finance costs and bank administration charges
Pembayaran gaji dan tunjangan ( 11,248,650 ) ( 9,406,219 ) Payments for salaries and allowances
Pembayaran pajak penghasilan badan ( 2,660,996 ) ( 3,145,648 ) Payments for corporate income tax
Pembayaran beban umum dan administrasi ( 4,308,261 ) ( 3,778,239 ) Payments for general and administrative expense
Laba (rugi) selisih kurs Foreign currency gains (losses)
Penerimaan pengembalian (pembayaran) pajak penghasilan Refunds (payments) of income tax
Pembayaran beban operasional lainnya ( 2,508,439 ) ( 2,449,055 ) Payments for other operating expenses
Penerimaan pendapatan non-operasional ( 2,894 ) 13,872 Receipts from non-operating income
Pengembalian (penempatan) uang jaminan Repayment (placement) of refundable deposits
Penerimaan (pengeluaran) kas lainnya dari aktivitas operasi 1,952,128 373,099 Other cash inflows (outflows) from operating activities
Penurunan (kenaikan) aset operasi Decrease (increase) in operating assets
Penurunan (kenaikan) penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia ( 1,092,779 ) ( 552,308 ) Decrease (increase) in placements with other banks and Bank Indonesia
Penurunan (kenaikan) efek yang diperdagangkan 6,369,811 1,478,116 Decrease (increase) in marketable securities
Penurunan (kenaikan) efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 14,537,459 6,455,883 Decrease (increase) in securities purchased under resale agreements
Penurunan (kenaikan) investasi pemegang polis pada kontrak unit-linked Decrease (increase) in investment of policyholder in unit-linked contracts
Penurunan (kenaikan) wesel ekspor dan tagihan lainnya 374,063 ( 1,144,897 ) Decrease (increase) in bills and other receivables
Penurunan (kenaikan) tagihan akseptasi Decrease (increase) in acceptance receivables
Penurunan (kenaikan) pinjaman yang diberikan ( 38,335,537 ) ( 4,356,235 ) Decrease (increase) in loans
Penurunan (kenaikan) piutang pembiayaan konsumen ( 3,626,567 ) ( 3,315,942 ) Decrease (increase) in consumer financing receivables
Penurunan (kenaikan) investasi sewa ( 33,154 ) 184,987 Decrease (increase) in lease investments
Penurunan (kenaikan) tagihan anjak piutang Decrease (increase) in factoring
Penurunan (kenaikan) piutang dan pembiayaan syariah Decrease (increase) in sharia financing and receivables
Penurunan (kenaikan) piutang murabahah Decrease (increase) in murabahah receivables
Penurunan (kenaikan) piutang istishna Decrease (increase) in istishna receivables
Penurunan (kenaikan) piutang ijarah Decrease (increase) in ijarah receivables
Penurunan (kenaikan) pinjaman qardh Decrease (increase) in qardh funds
Penurunan (kenaikan) pembiayaan mudharabah Decrease (increase) in mudharabah financing
Penurunan (kenaikan) pembiayaan musyarakah Decrease (increase) in musyarakah financing
Penurunan (kenaikan) aset ijarah Decrease (increase) in ijarah assets
Penurunan (kenaikan) piutang lainnya Decrease (increase) in other receivables
Penurunan (kenaikan) agunan yang diambil alih Decrease (increase) in foreclosed assets
Penurunan (kenaikan) tagihan derivatif Decrease (increase) in derivative receivables
Penurunan (kenaikan) aset reasuransi Decrease (increase) in reinsurance assets
Penurunan (kenaikan) aset lainnya ( 10,743,907 ) ( 3,660,083 ) Decrease (increase) in other assets
Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi Increase (decrease) in operating liabilities
Kenaikan (penurunan) liabilitas segera 111,527 341,770 Increase (decrease) in obligations due immediately
Kenaikan (penurunan) giro dan tabungan simpanan nasabah ( 6,097,797 ) ( 70,032,823 ) Increase (decrease) in current accounts and customers savings
Kenaikan (penurunan) deposito berjangka nasabah 5,085,886 ( 39,104,600 ) Increase (decrease) in customers time deposits
Kenaikan (penurunan) giro wadiah simpanan nasabah Increase (decrease) in customers wadiah demand deposits
Kenaikan (penurunan) tabungan wadiah simpanan nasabah Increase (decrease) in customers wadiah saving deposits
Kenaikan (penurunan) deposito wakalah simpanan nasabah Increase (decrease) in customers wakalah deposits
Kenaikan (penurunan) simpanan dari bank lain Increase (decrease) in other banks saving deposits
Kenaikan (penurunan) giro mudharabah Increase (decrease) in mudharabah current account
Kenaikan (penurunan) tabungan mudharabah Increase (decrease) in mudharabah savings deposits
Kenaikan (penurunan) efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 228,316 1,080,738 Increase (decrease) in securities sold under repurchase agreement
Kenaikan (penurunan) liabilitas akseptasi Increase (decrease) in acceptance payables
Kenaikan (penurunan) liabilitas pemegang polis pada kontrak unit-linked ( 325,295 ) ( 376,389 ) Increase (decrease) in liabilities to policyholder on unit-linked contracts
Kenaikan (penurunan) liabilitas derivatif Increase (decrease) in derivative payables
Kenaikan (penurunan) dana syirkah temporer 1,954,064 8,822,319 Increase (decrease) in temporary syirkah funds
Kenaikan (penurunan) liabilitas lainnya 13,050,001 5,997,251 Increase (decrease) in other liabilities
Jumlah arus kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi ( 8,504,759 ) ( 89,017,199 ) Total net cash flows received from (used in) operating activities
Arus kas dari aktivitas investasi Cash flows from investing activities
Penerimaan dari penyertaan saham dalam klasifikasi biaya perolehan diamortisasi dan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya 7,173,478 700,736 Proceeds from equity investments classified as amortized cost and fair value through other comprehensive income
Pencairan (penempatan) obligasi dan (atau) sukuk 3,569,244 539,689 Withdrawal (placement) of bonds and (or) sukuk
Penerimaan dividen dari aktivitas investasi Dividends received from investing activities
Penerimaan dari penjualan (perolehan) properti investasi Proceeds from disposal (acquisition) of investment properties
Penerimaan dari penjualan (perolehan) aset tetap ( 739,807 ) ( 610,618 ) Proceeds from disposal (acquisition) of property and equipment
Penerimaan dari penjualan (perolehan) aset takberwujud selain goodwill ( 398,685 ) ( 187,175 ) Proceeds from disposal (acquisition) of intangible assets other than goodwill
Pencairan (penempatan) aset keuangan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya Withdrawal (placement) of financial assets fair value through other comprehensive income
Penempatan aset keuangan biaya perolehan diamortisasi Placement of financial assets amotized cost investments
Pencairan aset keuangan biaya perolehan diamortisasi Withdrawal of financial assets amortized cost investments
Penerimaan dari (pembayaran kepada) pinjaman polis Receipts from (payments for) policy loans
Pembayaran untuk perolehan entitas anak Payments for acquisition of subsidiaries
Penerimaan dari pelepasan entitas anak Proceeds from sales of subsidiaries
Pembayaran untuk perolehan tambahan kepemilikan pada entitas anak Payments for acquisition of additional interests in subsidiaries
Pencairan (penempatan) efek-efek yang diperdagangkan Withdrawal (placement) of marketable securities
Penerimaan dari pelepasan kepentingan di entitas anak tanpa hilangnya pengendalian dari kegiatan investasi Proceeds from sales of interests in subsidiaries without loss of control from investing activities
Pembayaran untuk perolehan kepemilikan pada entitas asosiasi Payments for acquisition of interests in associates
Penerimaan dari pelepasan kepemilikan pada entitas asosiasi Proceeds from sales of interests in associates
Penerimaan (pengeluaran) kas lainnya dari aktivitas investasi ( 15,072 ) ( 49,950 ) Other cash inflows (outflows) from investing activities
Jumlah arus kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi 9,589,158 392,682 Total net cash flows received from (used in) investing activities
Arus kas dari aktivitas pendanaan Cash flows from financing activities
Kenaikan (penurunan) efek yang diterbitkan ( 400,487 ) ( 773,755 ) Increase (decrease) in securities issued
Penerbitan sukuk mudharabah Issuance of mudharabah sukuk
Penempatan sertifikat investasi mudharabah Placement of certificate of mudharabah investments
Biaya emisi sukuk mudharabah Issuance cost of mudharabah sukuk
Penerimaan pinjaman yang diterima 9,360,677 6,686,903 Proceeds from borrowings
Pembayaran pinjaman yang diterima ( 9,941,665 ) ( 4,554,347 ) Payments for borrowings
Penerimaan pinjaman subordinasi Proceeds from subordinated loans
Pembayaran pinjaman subordinasi ( 8,366 ) ( 11,979 ) Payments of subordinated loans
Pembayaran bunga pinjaman Payments of interests from borrowings
Penerimaan dari penerbitan obligasi Proceeds from bonds issuance
Pembayaran utang obligasi Payments of bonds payable
Pembayaran biaya emisi penerbitan obligasi Payments of bonds issuance costs
Obligasi subordinasi yang diterbitkan Subordinated bonds issued
Pembayaran obligasi subordinasi Payments of subordinated bonds
Biaya emisi obligasi subordinasi yang diterbitkan Subordinated bonds issuance costs
Penerimaan dari surat utang jangka menengah Proceeds from medium term notes
Pembayaran dari surat utang jangka menengah Payments of medium term notes
Penerimaan dari penerbitan saham baru Proceeds from issuance of new stocks
Pembayaran biaya emisi saham Payments of stock issuance costs
Penerimaan setoran modal Proceeds from capital contributions
Penerimaan dari penambahan kepemilikan dari non-pengendali Proceed from increase of non-controlling interest
Penjualan (pembelian) dari saham tresuri Sales (purchase) of treasury stocks
Penerimaan dari program opsi saham karyawan Proceeds from employee stock options program
Penyelesaian (penempatan) transaksi derivatif Settlement (placement) of derivative transactions
Pembayaran dividen dari aktivitas pendanaan ( 33,036,034 ) Dividends paid from financing activities
Penerimaan (pengeluaran) kas lainnya dari aktivitas pendanaan Other cash inflows (outflows) from financing activities
Jumlah arus kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas pendanaan ( 34,025,875 ) 1,346,822 Total net cash flows received from (used in) financing activities
Jumlah kenaikan (penurunan) bersih kas dan setara kas ( 32,941,476 ) ( 87,277,695 ) Total net increase (decrease) in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, awal periode 243,801,693 274,889,544 Cash and cash equivalents cash flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada kas dan setara kas 2,210,140 ( 2,756,648 ) Effect of exchange rate changes on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas dari entitas anak yang didekonsolidasikan Cash and cash equivalent of deconsolidated subsidiaries
Kenaikan (penurunan) kas dan setara kas lainnya Other increase (decrease) in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, akhir periode 213,070,357 184,855,201 Cash and cash equivalents cash flows, end of the period
Page 9
[4610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Financial and Sharia Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
2024-03-31
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian Bank dan Entitas Anak adalah seperti dijabarkan di bawah ini. Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan harga perolehan, kecuali untuk aset keuangan yang Basis of preparation of consolidated financial statements
diklasifikasikan dalam kelompok nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan seluruh instrumen derivatif yang diukur berdasarkan nilai wajar. Laporan keuangan konsolidasian disusun
berdasarkan akuntansi berbasis akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian. Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas-aktivitas operasional, investasi dan pendanaan. Pos-pos
dalam penghasilan komprehensif lainnya disajikan terpisah antara akun-akun yang akan direklasifikasikan ke laba rugi dan akun-akun yang tidak akan direklasifikasikan ke laba rugi. Laporan keuangan Entitas Anak yang bergerak dalam bidang perbankan syariah disusun
berdasarkan PSAK 401 (Revisi 2019) tentang “Penyajian Laporan Keuangan Syariah”, PSAK 402 (Revisi 2019) tentang “Akuntansi Murabahah”, PSAK 404 (Revisi 2016) tentang “Akuntansi Istishna”, PSAK 405 tentang “Akuntansi Mudharabah”, PSAK 406 tentang
“Akuntansi Musyarakah”, PSAK 407 (Revisi 2021) tentang “Akuntansi Ijarah”, PSAK 410 (Revisi 2015) tentang “Akuntansi Sukuk”, PSAK 411 tentang “Akuntansi Wa’d”, PSAK 412 Revisi (2021) tentang “Akuntansi Wakaf” dan PSAK lain selama tidak bertentangan dengan
prinsip syariah dan Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI) (Revisi 2013). Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan
manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap laporan keuangan
konsolidasian diungkapkan di Catatan 3. Seluruh angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini, dibulatkan dan disajikan dalam jutaan Rupiah (“Rp”), kecuali dinyatakan lain.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Bank Mandiri dan Entitas Anak yang mayoritas sahamnya dimiliki atau dikendalikan oleh Bank Mandiri. Pengendalian didapat ketika Bank terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari Principles of consolidation
keterlibatannya dengan Entitas Anak dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas Entitas Anak. Bank mengendalikan Entitas Anak jika dan hanya jika Bank memiliki hak berikut ini: a) Kekuasaan atas Entitas Anak (hak
yang ada saat ini yang mempengaruhi kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan yang secara signifikan mempengaruhi imbal hasil Entitas Anak). b) Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan Entitas Anak. c) Kemampuan untuk
menggunakan kekuasaannya atas Entitas Anak untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil Bank. Pada laporan keuangan konsolidasian Bank Mandiri, semua saldo dan transaksi yang signifikan antar perusahaan yang dikonsolidasi telah dieliminasi. Kepentingan
nonpengendali atas laba bersih Entitas Anak disajikan sebagai pengurang dari laba bersih konsolidasian untuk mendapatkan jumlah laba yang menjadi hak pemilik entitas Bank. Kepentingan nonpengendali dalam aset bersih disajikan sebagai bagian dari ekuitas kecuali
kepentingan nonpengendali yang berasal dari konsolidasi atas reksadana disajikan sebagai bagian dari liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk peristiwa
dan transaksi sejenis dalam kondisi yang sama. Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian telah diterapkan secara konsisten oleh Entitas Anak, kecuali bila dinyatakan lain. Bila pengendalian atas suatu entitas diperoleh atau berakhir
dalam tahun berjalan, hasil usaha entitas tersebut dimasukkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian sejak tanggal pengendalian dimulai atau sampai dengan tanggal pengendalian berakhir. Transaksi kombinasi bisnis entitas
sepengendali, berupa pengalihan bisnis yang dilakukan dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu kelompok usaha yang sama, bukan merupakan perubahan kepemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga transaksi tersebut tidak dapat
menimbulkan laba atau rugi bagi kelompok usaha secara keseluruhan ataupun bagi entitas individual dalam kelompok usaha tersebut. Oleh karena transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali tidak mengakibatkan perubahan substansi ekonomi kepemilikan atas bisnis
yang dipertukarkan, maka transaksi tersebut diakui pada jumlah tercatat berdasarkan metode penyatuan kepemilikan. Perubahan dalam bagian kepemilikan Bank pada Entitas Anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas,
dalam hal ini transaksi dengan pemilik dalam kapasitasnya sebagai pemilik. Sehingga setiap perbedaan antara jumlah kepentingan nonpengendali disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang diberikan atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan diatribusikan
pada pemilik entitas induk. Entitas yang menerima/melepas bisnis, dalam kombinasi/pelepasan bisnis entitas sepengendali, mengakui selisih antara jumlah imbalan yang dialihkan/diterima dan jumlah tercatat dari setiap transaksi kombinasi bisnis sebagai komponen
ekuitas dan menyajikannya dalam pos tambahan modal disetor/agio saham. Berdasarkan PSAK 38 (Revisi 2012), unsur-unsur laporan keuangan dari entitas yang bergabung, untuk periode terjadinya kombinasi bisnis entitas sepengendali dan untuk periode komparatif
sajian, disajikan sedemikian rupa seolah-olah penggabungan tersebut telah terjadi sejak awal periode entitas yang bergabung dalam sepengendalian.
Kas dan setara kas Kas (terutama terdiri dari kas di khasanah dan kas di ATM) dan setara kas mencakup kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain dan investasi jangka pendek likuid lainnya dengan jangka waktu jatuh tempo 3 (tiga) bulan atau kurang sejak tanggal perolehan. Cash and cash equivalents
Aset tetap Pada tanggal 1 April 2016, Grup melakukan perubahan kebijakan akuntansi atas tanah dari model biaya menjadi model revaluasi. Tanah disajikan sebesar nilai wajar. Penilaian terhadap tanah dilakukan oleh penilai independen eksternal yang memiliki sertifikasi. Penilaian Fixed assets
atas aset tersebut dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa nilai wajar aset yang direvaluasi tidak berbeda secara material dengan nilai tercatatnya. Jika nilai wajar dari aset yang direvaluasi mengalami perubahan yang signifikan dan fluktuatif, maka perlu
direvaluasi secara tahunan, sedangkan jika nilai wajar dari aset yang direvaluasi tidak mengalami perubahan yang signifikan dan fluktuatif, maka perlu dilakukan revaluasi minimal 3 tahun sekali. Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi tanah dicatat sebagai
“Selisih bersih revaluasi aset tetap” dan disajikan sebagai penghasilan komprehensif lain. Penurunan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi dicatat sebagai beban pada tahun berjalan. Apabila aset tersebut memiliki saldo “Selisih bersih revaluasi aset tetap” yang disajikan
sebagai penghasilan komprehensif lain, maka selisih penurunan nilai tercatat tersebut dibebankan terhadap “Selisih bersih revaluasi aset tetap” dan sisanya diakui sebagai beban tahun berjalan. Grup melakukan revaluasi di tahun 2016 untuk tujuan akuntansi dan pajak
dimana entitas memperoleh persetujuan dari otoritas perpajakan. Jumlah pajak yang telah dibayar diakui di penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi dalam ekuitas dan di-offset pada bagian selisih bersih revaluasi aset tetap. Aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan
sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan penyisihan penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan aset tetap. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang
signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat (carrying amount) aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada saat terjadinya. Perangkat lunak diakui sebagai aset tidak berwujud. Penyusutan dan amortisasi dihitung dengan menggunakan metode garis lurus selama umur manfaat ekonomis aset tetap dan aset tidak
berwujud yang diestimasi. Estimasi umur manfaat ekonomis dan persentase penyusutan dan amortisasi per tahun adalah sebagai berikut: Tahun Persentase Bangunan 20 5% Perlengkapan, peralatan kantor, komputer dan kendaraan bermotor 4-5 20% - 25% Perangkat
lunak 5 20% Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap (dihitung
sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset tetap) dimasukkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada tahun berjalan aset tetap tersebut dihentikan pengakuannya. Pada setiap akhir tahun
buku, nilai residu, umur manfaat ekonomis dan metode penyusutan dikaji ulang dan jika tidak sesuai dengan keadaan akan disesuaikan secara prospektif. Aset tetap dalam pembangunan dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap.
Ketika aset dalam pembangunan telah selesai dan siap digunakan, akumulasi biaya perolehan direklasifikasikan ke akun aset tetap yang sebenarnya. Sesuai dengan PSAK 216 (Revisi 2011) tentang “Aset Tetap”, biaya perolehan hak atas tanah dalam bentuk hak guna
usaha, hak guna bangunan dan hak pakai diakui sebagai aset tetap. Biaya perolehan tersebut merupakan biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk memperoleh hak atas tanah tersebut termasuk biaya pengurusan legal hak atas tanah ketika tanah diperoleh
pertama kali. Hak atas tanah dalam bentuk hak guna usaha, hak guna bangunan dan hak pakai tidak disusutkan, kecuali terdapat bukti yang mengindikasikan bahwa perpanjangan atau pembaruan hak atas tanah tersebut kemungkinan besar atau pasti tidak diperoleh.
PSAK 236 (Revisi 2014) tentang “Penurunan Nilai Aset” mensyaratkan bahwa nilai tercatat aset tetap dikaji ulang setiap tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian untuk menilai apakah aset tetap tersebut nilai tercatatnya lebih tinggi dari nilai terpulihkan (recoverable
amount) dari aset tetap tersebut. Jika nilai tercatat aset tetap melebihi taksiran nilai terpulihkan dari aset tetap tersebut, nilai tercatat aset tetap harus diturunkan menjadi nilai terpulihkan dari aset tetap tersebut.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Bank Mandiri dan entitas anak mengevaluasi penurunan nilai aset non-keuangan apabila terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset non-keuangan tidak dapat dipulihkan kembali. Faktor-faktor penting yang dapat Impairment of non-financial assets
menyebabkan penurunan nilai aset non-keuangan adalah sebagai berikut: a) Performa yang tidak tercapai secara signifikan terhadap ekspektasi historis atau proyeksi hasil operasi di masa yang akan datang; b) Perubahan yang signifikan dalam cara penggunaan aset
atau strategi bisnis secara keseluruhan; dan c) Industri atau tren ekonomi yang secara signifikan bernilai negatif. Manajemen Bank dan Entitas Anak mengakui kerugian penurunan nilai apabila nilai tercatat aset melebihi nilai yang dapat dipulihkan. Jumlah terpulihkan
adalah nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurang biaya pelepasan dengan nilai pakai aset (atau unit penghasil kas). Jumlah terpulihkan diestimasi untuk aset individual atau, jika tidak memungkinkan, untuk unit penghasil kas yang mana aset tersebut merupakan
bagian daripada unit tersebut
Beban tangguhan Deferred charges
Pengakuan pendapatan dan beban Revenue and expense recognition
Penjabaran mata uang asing Foreign currency translation
Transaksi dengan pihak berelasi Bank Mandiri dan Entitas Anak melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi seperti yang didefinisikan dalam PSAK 7 tentang “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi” dan peraturan regulator pasar modal yaitu Peraturan No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Transactions with related parties
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas yang menyiapkan laporan keuangannya (entitas pelapor). Yang termasuk pihak berelasi adalah sebagai berikut: 1) Orang yang: a)
Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor; b) Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau c) Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor. 2) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor
jika memenuhi salah satu hal sebagai berikut: a) Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama; b) Suatu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas; c) Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga
yang sama; d) Suatu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga; e) Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang
terkait dengan entitas pelapor; f) Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi sebagaimana dimaksud dalam angka 1); atau g) Orang yang diidentifikasi sebagaimana dimaksud dalam angka 1) huruf a) memiliki pengaruh signifikan
atas entitas atau merupakan personil manajemen kunci entitas; h) Entitas yang dikendalikan, dikendalikan bersama atau dipengaruhi secara signifikan oleh Pemerintah yaitu Menteri Keuangan atau Pemerintah Daerah yang merupakan pemegang saham dari entitas. 3)
Pihak yang bukan merupakan pihak berelasi adalah sebagai berikut: a) Dua entitas hanya karena mereka memiliki direktur atau personil manajemen kunci yang sama atau karena personil manajemen kunci dari satu entitas mempunyai pengaruh signifikan atas entitas lain;
b) Dua venturer hanya karena mereka mengendalikan bersama atas ventura bersama; c) Penyandang dana, serikat dagang, entitas pelayanan publik dan departemen dan instansi pemerintah yang tidak mengendalikan, mengendalikan bersama atau memiliki pengaruh
signifikan atas entitas pelapor, semata-mata dalam pelaksanaan urusan normal dengan entitas; d) Pelanggan, pemasok, pemegang hak waralaba, distributor atau agen umum dengan siapa entitas mengadakan transaksi usaha dengan volume signifikan, semata-mata
karena ketergantungan ekonomis yang diakibatkan oleh keadaan. Semua transaksi signifikan dengan pihak-pihak berelasi, telah diungkapkan pada Catatan 56.
Pajak penghasilan Bank Mandiri dan Entitas Anak menerapkan PSAK 212 (Revisi 2014) tentang “Pajak Penghasilan”, yang mengharuskan Bank Mandiri dan Entitas Anak memperhitungkan konsekuensi pajak kini dan pajak di masa depan (penyelesaian) dari jumlah tercatat aset (liabilitas) Income taxes
yang diakui dalam laporan posisi keuangan dan transaksi-transaksi serta peristiwa lain yang terjadi dalam tahun berjalan. Bank Mandiri dan Entitas Anak menerapkan metode liabilitas laporan posisi keuangan (balance sheet liability method) untuk menentukan beban pajak
penghasilan. Menurut metode liabilitas laporan posisi keuangan, aset dan utang pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara nilai aset dan liabilitas yang tercatat di laporan posisi keuangan dengan dasar pengenaan pajak atas aset dan liabilitas
tersebut pada setiap tanggal pelaporan. Metode ini juga mensyaratkan adanya pengakuan manfaat pajak di masa datang yang belum digunakan apabila besar kemungkinan bahwa manfaat tersebut dapat direalisasikan di masa yang akan datang. Taksiran pajak
penghasilan Bank Mandiri dan Entitas Anak dihitung untuk masing-masing perusahaan sebagai badan hukum terpisah. Aset pajak kini (current tax assets) dan liabilitas pajak kini (current tax liabilities) untuk badan hukum yang berbeda tidak disalinghapuskan dalam
laporan keuangan konsolidasian. Utang pajak penghasilan badan dan utang pajak lainnya Bank Mandiri dan Entitas Anak disajikan sebagai “Utang pajak” di laporan posisi keuangan konsolidasian. Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat
hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus antara aset dan liabilitas pajak kini dan apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama, baik atas entitas kena pajak yang sama atau berbeda dan adanya
niat untuk melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut secara neto.
Pinjaman Pinjaman yang diterima merupakan dana yang diterima dari bank lain, Bank Indonesia atau pihak lain dengan liabilitas pembayaran kembali sesuai dengan persyaratan perjanjian pinjaman. Pada pengukuran awal, pinjaman yang diterima disajikan sebesar nilai wajar Borrowings
dikurangi dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan langsung dengan perolehan/penerbitan pinjaman yang diterima. Pinjaman yang diterima diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2c untuk
kebijakan akuntansi untuk liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Fasilitas pengelolaan likuiditas berdasarkan prinsip syariah Bank Indonesia (PASBI) yang diterima oleh Entitas Anak Syariah diklasifikasikan dalam akun “Pinjaman yang
Diterima”. Bank Indonesia dan Entitas Anak sepakat melakukan akad wakalah bil ististmar untuk pengelolaan dana dengan agunan berupa surat berharga syariah. Dana yang diterima diakui sebagai liabilitas kepada Bank Indonesia. Bank melakukan pengelolaan dana
untuk kegiatan investasi usaha secara keseluruhan (mutlaqah). Pengembalian dana kelolaan dan pembayaran hasil pengelolaan (istitsmar) dilakukan pada saat pelunasan.
Provisi Pendapatan provisi dan komisi dan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung yang berkaitan dengan kegiatan pemberian kredit, piutang pembiayaan konsumen dan investasi bersih dalam sewa pembiayaan diakui sebagai bagian/pengurang dari nilai Provisions
perolehan kredit, piutang pembiayaan konsumen dan investasi bersih dalam sewa pembiayaan dan akan diakui sebagai pendapatan bunga dengan cara diamortisasi berdasarkan metode suku bunga efektif. Untuk kredit, piutang pembiayaan konsumen dan investasi
bersih dalam sewa pembiayaan yang diberikan dan dilunasi sebelum jatuh temponya, saldo pendapatan provisi dan/atau komisi dan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung yang belum diamortisasi, diakui pada saat kredit yang diberikan, piutang
pembiayaan konsumen dan investasi bersih dalam sewa pembiayaan dilunasi. Pendapatan provisi dan komisi lainnya yang tidak berkaitan langsung dengan kegiatan perkreditan atau jangka waktu tertentu diakui pada saat terjadinya transaksi.
Imbalan kerja karyawan Liabilitas pensiun Bank Mandiri menyelenggarakan program pensiun iuran pasti yang pesertanya adalah pegawai aktif Bank Mandiri sejak tanggal 1 Agustus 1999, serta program pensiun manfaat pasti yang berasal dari masing-masing dana pensiun Bank Peserta Employee benefits
Penggabungan. Program ini didanai melalui pembayaran kepada pengelola dana pensiun sebagaimana ditentukan dalam perhitungan aktuaria yang dilakukan secara berkala. Liabilitas imbalan pensiun Bank Mandiri dan Entitas Anak dihitung dengan membandingkan
manfaat yang akan diterima oleh karyawan dari program pensiun pada usia pensiun normal dengan manfaat yang akan diterima berdasarkan UU Ketenagakerjaan No. 13/2003 dimana telah diperbaharui menggunakan UU Cipta Kerja No 11/2020 berdasarkan Perjanjian
Kerja Bersama yang telah diperbaharui pada akhir 2021 setelah dikurangi dengan akumulasi kontribusi karyawan dan hasil investasinya. Apabila manfaat pensiun lebih kecil dari pada manfaat menurut UU Cipta Kerja No 11/2020, maka Bank dan Entitas Anak membayar
kekurangan tersebut. Program pensiun berdasarkan UU Ketenagakerjaan adalah program imbalan pasti karena UU Ketenagakerjaan menentukan rumus tertentu untuk menghitung jumlah minimum imbalan pensiun. Program pensiun iuran pasti adalah program pensiun
yang iurannya ditetapkan dalam peraturan dana pensiun dan seluruh iuran serta hasil pengembangannya dibukukan pada rekening masing-masing peserta sebagai manfaat pensiun sebagaimana tercantum dalam UU No. 4 tahun 2023 tanggal 12 Januari 2023 tentang
Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. Liabilitas program pensiun imbalan pasti yang diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian adalah nilai kini dari liabilitas imbalan pasti pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian setelah dikurangi dengan
nilai wajar aset program, serta disesuaikan dengan keuntungan atau kerugian aktuaria dan biaya jasa lalu yang belum diakui. Liabilitas manfaat pasti dihitung setiap tahun oleh aktuaris independen menggunakan metode projected unit credit secara reguler untuk periode
tidak lebih dari satu tahun. Nilai kini liabilitas manfaat pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas keluar masa depan dengan menggunakan tingkat diskonto imbal hasil obligasi pemerintah dalam mata uang yang sama dengan mata uang imbalan yang
akan dibayarkan dan waktu jatuh tempo yang kurang lebih sama dengan waktu jatuh tempo imbalan yang bersangkutan. Akumulasi keuntungan atau kerugian aktuarial yang belum diakui yang terjadi diakui sebagai “Penghasilan komprehensif lain” dan disajikan pada
bagian ekuitas. Biaya jasa lalu dibebankan langsung pada laba rugi. Biaya imbalan pasca-kerja yang diakui selama tahun berjalan terdiri dari biaya jasa dalam laba rugi, bunga neto atas liabilitas imbalan pasti neto dalam laba rugi dan pengukuran kembali liabilitas imbalan
pasti neto dalam penghasilan komprehensif lain. Bunga neto atas imbalan pasti neto merupakan komponen pendapatan bunga dari aset program, biaya bunga atas liabilitas imbalan pasti dan bunga atas dampak batas atas dari aset. Pengukuran kembali liabilitas imbalan
pasti neto terdiri dari: - Keuntungan dan kerugian aktuarial; - Imbal hasil atas aset program, tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto atas liabilitas imbalan pasti neto; - Setiap perubahan dampak batas atas aset, tidak termasuk jumlah yang dimasukkan
dalam bunga neto atas liabilitas imbalan pasti neto. Keuntungan dan kerugian aktuarial dapat timbul dari penyesuaian yang dibuat berdasarkan pengalaman dan perubahan asumsi-asumsi aktuarial. Liabilitas imbalan jangka panjang lainnya Liabilitas imbalan jangka
panjang lainnya terdiri dari cuti besar berimbalan dan penghargaan masa dinas. Hak atas imbalan ini pada umumnya diberikan apabila karyawan bekerja hingga mencapai usia pensiun dan memenuhi masa kerja tertentu. Prakiraan biaya imbalan ini dicadangkan
sepanjang masa kerja karyawan dan dihitung menggunakan metodologi yang sama dengan metodologi yang digunakan dalam perhitungan program pensiun imbalan pasti, namun disederhanakan. Liabilitas ini dinilai setiap tahun oleh aktuaris independen yang
berkualifikasi. Pembagian tantiem Bank Mandiri mencatat tantiem dengan menggunakan basis akrual dan membebankannya pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian tahun berjalan.
Laba per saham Laba per saham dihitung dengan membagi laba bersih konsolidasian akhir tahun berjalan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan dan disetor selama tahun berjalan. Jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar yang digunakan dalam menghitung Earnings per share
laba per saham dasar dan dilusian pada tanggal 31 Maret 2024 sebesar 93.333.333.332 lembar saham, serta 31 Desember 2023 sebesar 93.333.333.332 lembar saham.
Dividen Dividen dari instrumen ekuitas diakui di dalam pos laba rugi. Dividends
Pelaporan segmen Grup telah menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi yang disiapkan secara internal untuk pengambilan keputusan operasional (Catatan 2ak). Di bawah ini penjelasan mengenai operasi dari masing-masing pelaporan segmen per 31 Maret 2024 dan 31 Desember Segment reporting
2023: • Corporate Banking : termasuk kredit yang diberikan, simpanan nasabah dan transaksi-transaksi lainnya milik nasabah korporasi, baik BUMN dan badan usaha swasta. • Commercial Banking : termasuk kredit yang diberikan dengan skala menengah dan sektor
otomotif, simpanan nasabah dan transaksi-transaksi lainnya milik nasabah komersial. • Hubungan Kelembagaan : termasuk kredit yang diberikan, simpanan nasabah dan transaksi-transaksi lainnya milik nasabah lembaga pemerintah dan dana pensiun BUMN. • Retail
Banking (terdiri dari segmen konsumer/individual, segmen mikro & bisnis dan wealth) : termasuk kredit yang diberikan kepada badan usaha atau individu dengan skala mikro hingga kecil, produk dan jasa lainnya seperti dana pihak ketiga, transaksi pembayaran dan
transaksi-transaksi lainnya milik nasabah mikro dan kecil serta merupakan kredit pembiayaan konsumsi termasuk kredit kepemilikan rumah, kartu kredit serta produk dan jasa lainnya seperti dana pihak ketiga, transaksi pembayaran dan transaksi-transaksi lainnya milik
nasabah perorangan. • Treasury & International Banking : segmen treasury terkait dengan kegiatan treasury Bank termasuk transaksi valuta asing, money market, fixed income, bisnis perbankan internasional, pasar modal, Kantor Luar Negeri. • Kantor Pusat : terutama
mengelola aset dan liabilitas Grup selain yang telah dikelola oleh segmen operasi lainnya termasuk menerima alokasi biaya atas penyediaan jasa servis secara sentralisasi kepada segmen lainnya serta pendapatan/biaya yang tidak teralokasi ke pelaporan segmen
lainnya. • Entitas Anak - Syariah : seluruh transaksi yang dilakukan oleh Entitas Anak yang bergerak di bidang perbankan syariah. • Entitas Anak - Asuransi : seluruh transaksi yang dilakukan oleh Entitas Anak yang bergerak di bidang asuransi jiwa, asuransi kesehatan dan
asuransi kerugian. • Entitas Anak - selain Syariah dan Asuransi : seluruh transaksi Entitas Anak yang bergerak di bidang pembiayaan konsumen, layanan remittance, sekuritas, perbankan dan modal ventura.
Instrumen keuangan derivatif Seluruh instrumen derivatif (termasuk transaksi valuta asing untuk tujuan pendanaan dan perdagangan) dicatat dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan nilai wajarnya. Nilai wajar tersebut ditentukan berdasarkan harga pasar dengan menggunakan kurs Derivative financial instruments
Revinitif Eikon pada tanggal laporan atau metode diskonto arus kas. Tagihan derivatif disajikan sebesar keuntungan yang belum direalisasi dari kontrak derivatif. Liabilitas derivatif disajikan sebesar kerugian yang belum direalisasi dari kontrak derivatif. Keuntungan atau
kerugian dari kontrak derivatif disajikan dalam laporan keuangan konsolidasian berdasarkan tujuan Bank atas transaksi yaitu untuk (1) lindung nilai atas nilai wajar, (2) lindung nilai atas arus kas, (3) lindung nilai atas investasi bersih pada kegiatan operasi luar negeri dan
(4) instrumen perdagangan, sebagai berikut: 1. Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif yang ditujukan dan memenuhi syarat sebagai instrumen lindung nilai atas nilai wajar dan keuntungan atau kerugian atas perubahan nilai wajar aset dan liabilitas yang
dilindungi, diakui sebagai laba atau rugi yang dapat saling hapus dalam periode akuntansi yang sama. Setiap selisih yang terjadi menunjukkan terjadinya ketidakefektifan lindung nilai dan secara langsung diakui sebagai laba atau rugi tahun berjalan. 2. Bagian efektif dari
keuntungan atau kerugian atas kontrak derivatif yang ditujukan sebagai lindung nilai atas arus kas dilaporkan sebagai penghasilan komprehensif lain. Bagian yang tidak efektif dari lindung nilai dilaporkan sebagai laba atau rugi tahun berjalan. 3. Keuntungan atau kerugian
dari kontrak derivatif yang ditujukan sebagai lindung nilai atas investasi bersih pada kegiatan operasi luar negeri dilaporkan sebagai penghasilan komprehensif lain, sepanjang transaksi tersebut dianggap efektif sebagai transaksi lindung nilai. 4. Keuntungan atau kerugian
dari kontrak derivatif yang tidak ditujukan sebagai instrumen lindung nilai (atau kontrak derivatif yang tidak memenuhi persyaratan sebagai instrumen lindung nilai) diakui sebagai laba atau rugi pada tahun berjalan. Tagihan derivatif diklasifikasikan sebagai aset keuangan
Page 10
dalam kelompok diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, sedangkan liabilitas derivatif diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan dalam kelompok diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi untuk aset keuangan dan liabilitas
keuangan dalam kelompok diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Penerapan standar akutansi baru Pada tanggal 1 Januari 2024, terdapat standar baru dan penyesuaian atau amendemen terhadap beberapa standar yang masih berlaku yang relevan dengan operasi Grup yang berlaku efektif sejak tanggal tersebut yaitu sebagai berikut: - Kerangka Standar Pelaporan The implementation of new statements of accounting standards
Keuangan Indonesia (“KSPKI”) dan perubahan nomor PSAK dan ISAK dalam Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (sebelumnya Standar Akuntansi Keuangan). KSPKI mengatur pilar SAK yang berlaku di Indonesia, kriteria, dan perpindahan antar pilar SAK, sedangkan
perubahan nomor mengatur ketentuan penomoran PSAK dan ISAK yang mengacu pada IFRS Accounting Standards, lokal, dan syariah. - Amendemen PSAK 201 tentang “Penyajian Laporan Keuangan” terkait “Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan”. Penerapan
amendemen tersebut sesuai dengan perubahan tanggal berlaku efektifnya Amendemen PSAK 201 tentang “Penyajian Laporan Keuangan” terkait “Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang” yang sebelumnya berlaku efektif sejak 1 Januari 2023
menjadi 1 Januari 2024. Amendemen tersebut menentukan persyaratan untuk mengklasifikasikan kewajiban sebagai lancar atau tidak lancar. - Amendemen PSAK 116 tentang “Sewa” terkait Liabilitas Sewa dalam Jual dan Sewa-Balik. Amendemen tersebut mengadopsi
seluruh pengaturan dalam Amendemen IFRS 16 tentang “Lease” terkait “Lease Liability in a Sale and Leaseback”. Dampak atas penerapan standar baru dan penyesuaian atau amendemen tersebut di atas tidak material terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup.
Kombinasi bisnis Transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, berupa pengalihan bisnis yang dilakukan dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu kelompok usaha yang sama, bukan merupakan perubahan kepemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga Business combination
transaksi tersebut tidak dapat menimbulkan laba atau rugi bagi kelompok usaha secara keseluruhan ataupun bagi entitas individual dalam kelompok usaha tersebut. Oleh karena transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali tidak mengakibatkan perubahan substansi
ekonomi kepemilikan atas bisnis yang dipertukarkan, maka transaksi tersebut diakui pada jumlah tercatat berdasarkan metode penyatuan kepemilikan.
Penentuan nilai wajar Nilai wajar adalah pengukuran berbasis pasar. Pengukuran/penetapan nilai wajar bertujuan untuk mengestimasi harga dimana transaksi teratur (orderly transaction) untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas akan terjadi antara pelaku pasar (market participants) pada Determination of fair value
tanggal pengukuran. Ketika tidak terdapat pasar aktif atau harga suatu instrumen keuangan yang identik tidak dapat diobservasi, Grup dapat mengukur nilai wajar menggunakan teknik penilaian sesuai jenis instrumen keuangan. Grup dapat melakukan pengukuran nilai
wajar, dengan hirarki sebagai berikut: 1. Input Level 1, yaitu harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik yang dapat diakses Grup pada tanggal pengukuran. 2. Input Level 2, yaitu input selain harga kuotasian yang termasuk
dalam level 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung atau tidak langsung. 3. Input Level 3, yaitu input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas terjadi: - Di pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut; atau - Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut. Nilai wajar suatu aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan
digunakan pelaku pasar ketika menentukan harga aset dan liabilitas tersebut dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya. Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya. Nilai wajar untuk instrumen
keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif, seperti efek-efek dan obligasi pemerintah, ditentukan berdasarkan nilai pasar yang berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian menggunakan harga yang dipublikasikan secara rutin dan berasal dari sumber
yang terpercaya, seperti Bloomberg, Reuters atau harga yang diberikan oleh broker (harga kuotasian). Investasi dalam unit reksadana dinyatakan sebesar nilai pasar sesuai nilai aset bersih dari reksadana pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian. Instrumen
keuangan dianggap memiliki kuotasi di pasar aktif, jika harga kuotasi tersedia sewaktu-waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang efek (dealer), perantara efek (broker) dan harga tersebut mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu
transaksi yang wajar. Jika kriteria di atas tidak terpenuhi, maka pasar aktif dinyatakan tidak tersedia. Indikasi-indikasi dari pasar tidak aktif adalah terdapat selisih yang besar antara harga penawaran dan permintaan atau kenaikan signifikan dalam selisih harga penawaran
dan permintaan dan hanya terdapat beberapa transaksi terkini. Untuk efek-efek yang tidak mempunyai harga pasar, estimasi atas nilai wajar efek-efek ditetapkan dengan mengacu pada nilai wajar instrumen lain yang substansinya sama atau dihitung berdasarkan arus kas
yang diharapkan terhadap aset bersih efek-efek tersebut. Untuk obligasi pemerintah yang tidak memiliki nilai pasar, estimasi nilai wajar ditentukan dengan menggunakan model internal berdasarkan nilai kini dari arus kas masa depan yang diharapkan (pendekatan
next-repricing method) dengan menggunakan faktor deflator.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Entitas Anak dan kantor cabang luar negeri Bank Mandiri menyelenggarakan catatan akuntansinya dalam mata uang Rupiah. Untuk tujuan konsolidasian, laporan keuangan dalam mata uang asing milik cabang dan Entitas Anak luar negeri Bank Mandiri dijabarkan ke Foreign currency transactions and balances
dalam mata uang Rupiah dengan dasar kurs Reuters untuk kurs sebelum 17 Oktober 2022 dan kurs Refinitiv Eikon untuk kurs setelah 17 Oktober 2022 sebagai berikut: (1) Aset dan liabilitas, komitmen dan kontinjensi - menggunakan kurs spot pada tanggal laporan posisi
keuangan konsolidasian. (2) Pendapatan, beban, laba dan rugi - menggunakan kurs tengah rata-rata yang berlaku pada bulan terjadinya transaksi. (3) Akun ekuitas - menggunakan kurs historis pada tanggal transaksi. (4) Laporan arus kas - menggunakan kurs spot pada
tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, kecuali akun-akun laba rugi menggunakan kurs tengah rata-rata dan unsur-unsur ekuitas menggunakan kurs historis. Selisih yang timbul dari proses penjabaran laporan keuangan tersebut disajikan sebagai “Selisih kurs
karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing” pada kelompok ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam Rupiah menggunakan kurs pada saat
terjadinya transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, semua aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs spot Revinitif Eikon pada pukul 15.00 WIB untuk tanggal 31 Maret
2024 dan 31 Desember 2023. Keuntungan atau kerugian yang timbul dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian tahun berjalan.
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain Giro pada Bank Indonesia dan Bank lain diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi atas biaya perolehan diamortisasi. Giro Wajib Minimum Pemenuhan Giro Wajib Minimum (“GWM”) mengacu pada Peraturan Bank Current accounts with Bank Indonesia and other banks
Indonesia (PBI) No. 20/3/PBl/2018 tanggal 29 Maret 2018 tentang Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah sebagaimana telah diubah sebanyak 4 (empat) kali melalui PBI No.
22/3/PBl/2020 tanggal 24 Maret 2020, PBI No.22/10/PBl/2020 tanggal 28 Juli 2020, PBI No. 23/16/PBI/2021 tanggal 17 Desember 2021, dan PBI No. 24/4/PBI/2022 tanggal 25 Februari 2022. PBI tersebut dijelaskan lebih lanjut melalui Peraturan Anggota Dewan Gubemur
(PADG) No. 24/8/PADG/2022 tanggal 30 Juni 2022 tentang Peraturan Pelaksanaan Pemenuhan Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah sebagaimana telah diubah sebanyak 2
(dua) kali melalui PADG Nomor 2 tahun 2023 tanggal 24 Maret 2023 dan PADG Nomor 12 tahun 2023 tanggal 1 Oktober 2023. PADG baru tersebut mengatur bahwa pemenuhan GWM dalam Rupiah Bank Umum Konvensional (BUK) ditetapkan sebagai berikut: a. Secara
harian sebesar 0% (nol persen); dan b. Secara rata-rata untuk: 1) Periode 1 Juli 2022 sampai dengan 31 Agustus 2022 sebesar 7,5% (tujuh koma lima persen); dan 2) Periode 1 September 2022 dan seterusnya sebesar 9% (sembilan persen). GWM dalam Rupiah untuk
Entitas Anak yang menjalankan kegiatan usaha dengan prinsip syariah wajib dipenuhi sebesar: a. Secara harian sebesar 0% (nol persen); dan b. Secara rata-rata untuk: 1) Periode 1 Juli 2022 sampai dengan 31 Agustus 2022 sebesar 6% (enam persen); dan 2) Periode 1
September 2022 dan seterusnya sebesar 7,5% (tujuh koma lima persen). Selain itu, Bank Indonesia melakukan penguatan kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui ketentuan insentif GWM dalam Rupiah yang dituangkan dalam PBI No. 11 tahun 2023
tanggal 18 September 2023 tentang Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial, sebagaimana diatur lebih lanjut melalui PADG Nomor 11 tahun 2023 tanggal 27 September 2023 tentang Peraturan Pelaksanan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial. Bank
Indonesia memberikan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) GWM dalam Rupiah kepada bank yang melakukan penyediaan dana untuk kegiatan ekonomi meliputi: (a) pemberian kredit atau pembiayaan kepada sektor tertentu yang ditetapkan Bank
Indonesia; (b) pemberian kredit atau pembiayaan inklusif berdasarkan pencapaian rasio pembiayaan inklusif makroprudensial (RPIM); (c) pemberian kredit atau pembiayaan kepada usaha ultra mikro (UMi); (d) pemberian kredit atau pembiayaan berwawasan lingkungan;
(e) pembiayaan lainnya yang ditetapkan Bank Indonesia. Besaran KLM ditetapkan paling tinggi sebesar 4% (empat persen). Penyangga Likuiditas Makroprudensial Penyangga Likuiditas Makroprudensial, selanjutnya disebut PLM, adalah cadangan likuiditas minimum
dalam Rupiah yang wajib dipelihara oleh BUK dalam bentuk surat berharga yang memenuhi persyaratan tertentu, yang besarnya ditetapkan oleh Bank Indonesia sebesar persentase tertentu dari DPK BUK dalam Rupiah. Sedangkan bagi BUS, Penyangga Likuiditas
Makroprudensial Syariah (PLM Syariah) adalah cadangan likuiditas minimum dalam Rupiah yang wajib dipelihara oleh BUS dalam bentuk surat berharga syariah yang memenuhi persyaratan tertentu, yang besarnya ditetapkan oleh Bank Indonesia sebesar persentase
tertentu dari DPK BUS dalam Rupiah. Pemenuhan PLM mengacu pada PBI No. 20/4/PBl/2018 tanggal 29 Maret 2018 tentang Rasio lntermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit
Usaha Syariah sebagaimana diubah terakhir dengan PBI No. 24/16/PBI/2022 tanggal 31 Oktober 2022 tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 20/4/PBI/2018 Tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial Dan Penyangga Likuiditas
Makroprudensial Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, Dan Unit Usaha Syariah. PBI tersebut dijelaskan lebih lanjut melalui PADG No. 21/22/PADG/2019 tanggal 28 November 2019, sebagaimana telah diubah sebanyak 7 (tujuh) kali menjadi PADG
No.22/11/PADG/2020 tanggal 29 April 2020, PADG No. 22/30/PADG/2020 tanggal 5 Oktober 2020, PADG No. 23/7/PADG/2021 tanggal 26 April 2021, PADG No. 23/31/PADG/2021 tanggal 31 Desember 2021, PADG No. 24/14/PADG/2022 tanggal 31 Oktober 2022,
PADG Nomor 10 Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 , dan PADG No. 18 Tahun 2023 dimana besaran PLM ditentukan sebesar 5% (lima persen) dari DPK BUK dalam Rupiah dan besaran PLM untuk Entitas Anak yang menjalankan kegiatan usaha dengan prinsip
syariah adalah sebesar 3,5% (tiga koma lima persen) dari DPK Entitas Anak dalam Rupiah. Rasio Intermediasi Makroprudensial Rasio lntermediasi Makroprudensial (RIM) dahulu disebut sebagai Loan to Funding Ratio (LFR). Berdasarkan PBI No. 20/4/PBl/2018 tanggal
29 Maret 2018 tentang Rasio lntermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah, penyebutan LFR berubah menjadi Rasio lntermediasi Makroprudensial (RIM) dengan
kewajiban pemenuhan Giro RIM mulai berlaku pada tanggal 16 Juli 2018. Peraturan tersebut telah disempurnakan sebanyak 4 (empat) kali menjadi PBI No. 21/12/PBl/2019 tanggal 25 November 2019, PBI No. 22/17/PBI/2020 tanggal 30 September 2020, PBI No.
23/17/PBI/2021 tanggal 17 Desember 2021, dan PBI No. 24/16/PBI/2022 tanggal 31 Oktober 2022. PBI tersebut dijelaskan lebih lanjut melalui PADG No. 21/22/PADG/2019 tanggal 28 November 2019, sebagaimana telah diubah sebanyak 7 (tujuh) kali menjadi PADG No.
22/11/PADG/2020 tanggal 29 April 2020, PADG No. 22/30/PADG/2020 tanggal 5 Oktober 2020, PADG No. 23/7/PADG/2021 tanggal 26 April 2021, PADG No.23/31/PADG/2021 tanggal 31 Desember 2021, PADG No. 24/14/PADG/2022 tanggal 31 Oktober 2022, PADG
No. 10 Tahun 2023 tanggal 15 September 2023 dan PADG No. 18 Tahun 2023 tanggal 29 November 2023. Berdasarkan Peraturan tersebut, RIM adalah rasio hasil perbandingan antara: a. Kredit yang diberikan kepada pihak ketiga dalam Rupiah dan Valuta Asing; dan b.
Surat berharga korporasi dalam Rupiah dan Valuta Asing yang memenuhi persyaratan tertentu yang dimiliki Bank, terhadap: a. DPK bank dalam bentuk giro, tabungan dan simpanan berjangka/deposito dalam Rupiah dan Valuta asing, tidak termasuk dana antarbank; b.
Surat berharga dalam Rupiah dan Valuta Asing yang memenuhi persyaratan tertentu, yang diterbitkan oleh Bank untuk memperoleh sumber pendanaan; dan c. Pinjaman yang diterima dalam Rupiah dan Valuta Asing yang memenuhi persyaratan tertentu, yang diterima
oleh BUK untuk memperoleh sumber pendanaan. Giro Rasio Intermediasi Makroprudensial Giro atas pemenuhan RIM yang selanjutnya disebut Giro RIM adalah saldo pada rekening Giro Rupiah pada Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) dan dana
Bank Indonesia Fast Payment (BI-Fast) yang wajib dipelihara oleh Bank. Dalam hal RIM berada dalam kisaran target RIM maka Giro RIM ditetapkan sebesar 0% (nol persen) dari DPK dalam Rupiah. Sedangkan apabila RIM berada di luar kisaran target RIM, maka Giro
RIM ditetapkan sebesar hasil perkalian antara Parameter Disinsentif Bawah atau Parameter Disinsentif Atas, selisih antara RIM dan Target RIM, serta DPK dalam Rupiah. Besaran dan parameter yang digunakan dalam pemenuhan Giro RIM ditetapkan: a. Batas bawah
Target RIM sebesar 84% (delapan puluh empat persen); b. Batas atas Target RIM sebesar 94% (sembilan puluh empat persen); c. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) lnsentif sebesar 14% (empat belas persen); d. Parameter Disinsentif Bawah ditetapkan: 1.
Sebesar 0 (nol), jika BUK memiliki rasio kredit bermasalah secara bruto lebih besar dari atau sama dengan 5% (lima persen); 2. Sebesar 0 (nol), jika BUK memiliki: a) Rasio kredit bermasalah secara bruto lebih kecil dari 5% (lima persen); dan b) KPMM lebih kecil dari atau
sama dengan KPMM lnsentif; 3. Sebesar 0,1 (nol koma satu), jika BUK memiliki: a) Rasio kredit bermasalah secara bruto lebih kecil dari 5% (lima persen); dan b) KPMM lebih besar dari KPMM lnsentif dan lebih kecil dari atau sama dengan 19% (sembilan belas persen);
dan 4. Sebesar 0,15 (nol koma satu lima), jika BUK memiliki: a) Rasio kredit bermasalah secara bruto lebih kecil dari 5% (lima persen); dan b) KPMM lebih besar dari 19% (sembilan belas persen); dan e. Parameter Disinsentif Atas ditetapkan: 1. Sebesar 0 (nol), jika BUK
memiliki KPMM lebih besar dari KPMM lnsentif; atau 2. Sebesar 0 (nol), jika BUK memiliki KPMM lebih kecil dari atau sama dengan KPMM lnsentif.
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain merupakan penempatan dana dalam bentuk Deposit Facility (DF), Fasilitas Simpanan Bank Indonesia Syariah (FASBIS), Pasar Uang Antar Bank, Pasar Uang Antar Bank Syariah, deposito berjangka dan lain-lain. Placements with Bank Indonesia and other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain disajikan sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan suku bunga efektif dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai. Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.
40/POJK.03/2019 tanggal 19 Desember 2019 tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum, seluruh bentuk penempatan pada Bank Indonesia ditetapkan memiliki kualitas lancar. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain diklasifikasikan sebagai biaya perolehan
diamortisasi. Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi atas biaya perolehan diamortisasi.
Efek-efek Efek-efek yang dimiliki terdiri dari efek-efek yang diperdagangkan di pasar uang seperti Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS), Surat Perbendaharaan Negara (SPN), Negotiable Certificates of Deposits, Medium Term Notes, Treasury Bills Securities
yang diterbitkan oleh pemerintah negara lain dan Pemerintah Republik Indonesia, wesel ekspor, efek-efek yang diperdagangkan di pasar modal seperti unit reksadana, serta efek-efek yang diperdagangkan di bursa efek seperti saham dan obligasi, termasuk obligasi
syariah perusahaan. Efek-efek diklasifikasikan sebagai aset keuangan dalam kelompok diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, dan biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi atas aset
keuangan dalam kelompok diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, dan biaya perolehan diamortisasi. Investasi dalam unit reksadana dinyatakan sebesar nilai pasar sesuai nilai aset bersih dari reksadana pada tanggal
laporan posisi keuangan konsolidasian. Untuk efek-efek yang diperdagangkan di pasar keuangan yang terorganisasi, nilai wajar tersebut umumnya ditentukan dengan mengacu pada harga pasar kuotasian yang terjadi di bursa efek pada akhir hari pada tanggal laporan
posisi keuangan konsolidasian. Untuk efek-efek yang tidak mempunyai harga pasar, estimasi atas nilai wajar efek-efek ditetapkan dengan mengacu pada nilai wajar instrumen lain yang substansinya sama atau dihitung berdasarkan arus kas yang diharapkan terhadap aset
bersih efek-efek tersebut. Penurunan nilai wajar permanen atas efek-efek untuk biaya perolehan diamortisasi dan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian periode berjalan.
Pemindahan efek ke klasifikasi dimiliki biaya perolehan diamortisasi dari klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dicatat sebesar nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi tetap dilaporkan dalam komponen ekuitas dan
diamortisasi dengan metode suku bunga efektif selama sisa umur efek tersebut ke laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Investasi jangka pendek Kas (terutama terdiri dari kas di khasanah dan kas di ATM) dan setara kas mencakup kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain dan investasi jangka pendek likuid lainnya dengan jangka waktu jatuh tempo 3 (tiga) bulan atau kurang sejak tanggal perolehan. Short-term investment
Aset hak guna PSAK 116 menerapkan persyaratan baru atau amendemen sehubungan dengan akuntansi sewa. Standar ini memperkenalkan perubahan signifikan untuk akuntansi penyewa dengan menghapus perbedaan antara sewa operasi dan pembiayaan, serta mensyaratkan Right of use assets
pengakuan aset hak guna dan pengakuan liabilitas sewa pada saat dimulainya sewa untuk seluruh sewa, kecuali untuk sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah. Berbeda dengan akuntansi penyewa, persyaratan untuk akuntansi pesewa sebagian besar tidak
berubah. PSAK 116 menentukan apakah kontrak merupakan, atau mengandung sewa atas dasar jika penyewa memiliki hak untuk mengendalikan penggunaan aset selama suatu jangka waktu tertentu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Grup menerapkan pendekatan
pengakuan dan pengukuran tunggal untuk seluruh sewa, kecuali untuk sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah. Grup mengakui liabilitas sewa untuk melakukan pembayaran sewa dan aset hak guna yang mewakili hak untuk menggunakan aset pendasar. Grup
mengakui aset hak guna pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak guna diukur pada biaya perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa. Liabilitas sewa merupakan jumlah
pembayaran sewa yang masih harus dibayar hingga akhir masa sewa yang didiskontokan dengan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Biaya aset hak guna mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung awal yang dibayarkan, biaya pemulihan
dan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai sewa dikurangi insentif sewa yang diterima. Aset hak guna disusutkan dengan metode garis lurus selama jangka waktu yang lebih pendek antara masa sewa dengan estimasi masa manfaat aset,
sebagai berikut: Bangunan : 20 tahun/years Building - - Mesin kantor : 5 tahun/years Office machines - - Komputer perangkat keras : 5 tahun/years Computer hardware - - Komputer perangkat lunak : 5 tahun - Inventaris kantor : 5 tahun - Inventaris rumah dinas dan mess :
5 tahun - Kendaraan bermotor : 5 tahun Jika kepemilikan aset sewa dialihkan ke Grup pada akhir masa sewa atau pembayaran sewa mencerminkan pelaksanaan opsi pembelian, penyusutan dihitung menggunakan estimasi masa manfaat ekonomis aset. Aset hak guna
diuji penurunan nilainya sesuai dengan PSAK 236 “Penurunan Nilai Aset”.
Properti investasi Investment properties
Goodwill Goodwill diakui apabila terdapat selisih lebih antara harga perolehan dan bagian Bank Mandiri atas nilai wajar aset dan liabilitas yang dapat diidentifikasi pada tanggal akuisisi dan disajikan sebagai aset lain-lain. Bank melakukan evaluasi penurunan nilainya secara Goodwill
berkala.
Investasi pada entitas asosiasi Investment in associates
Aset takberwujud Aset takberwujud terdiri dari perangkat lunak dan goodwill. Perangkat lunak yang dibeli oleh Bank dan Entitas Anak dicatat sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi kerugian penurunan nilai. Metode amortisasi, estimasi masa manfaat dan Intangible assets
nilai residual ditelaah pada setiap akhir tahun pelaporan dan disesuaikan jika diperlukan. Goodwill diakui apabila terdapat selisih lebih antara harga perolehan dan bagian Bank Mandiri atas nilai wajar aset dan liabilitas yang dapat diidentifikasi pada tanggal akuisisi dan
disajikan sebagai aset lain-lain. Bank melakukan evaluasi penurunan nilainya secara berkala.
Beban dibayar dimuka Prepaid expenses
Piutang dan utang asuransi Kontrak asuransi adalah kontrak yang diterbitkan oleh perusahaan asuransi dimana perusahaan asuransi menerima risiko asuransi yang signifikan dari pemegang polis. Risiko asuransi yang signifikan didefinisikan sebagai kemungkinan membayar manfaat yang signifikan Insurance receivables and payables
kepada tertanggung apabila suatu kejadian yang diasuransikan terjadi dibandingkan dengan manfaat minimum yang akan dibayarkan apabila risiko yang diasuransikan tidak terjadi. Skenario-skenario yang diperhatikan adalah skenario yang mengandung unsur komersial.
Entitas Anak menerbitkan kontrak asuransi yang menerima risiko asuransi yang signifikan dari pemegang polis. Entitas Anak mendefinisikan risiko asuransi yang signifikan sebagai kemungkinan membayar manfaat pada saat terjadinya suatu kejadian yang diasuransikan,
yang setidaknya 10% lebih besar dari manfaat yang dibayarkan jika kejadian yang diasuransikan tidak terjadi. Jika suatu kontrak asuransi tidak mengandung risiko asuransi yang signifikan, maka kontrak tersebut diklasifikasikan sebagai kontrak investasi. Entitas Anak
menerbitkan kontrak asuransi untuk produk asuransi tradisional dan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi. Kedua jenis produk ini mempunyai risiko asuransi yang signifikan. Produk-produk dari Entitas Anak dibagi berdasarkan kategori sebagai berikut: •
Asuransi jiwa tradisional non-participating, memberikan perlindungan untuk menutupi risiko kematian, kecelakaan, penyakit kritis dan kesehatan dari pemegang polis. Jumlah uang pertanggungan akan dibayarkan pada saat terjadinya risiko yang ditanggung. • Unit-link,
produk asuransi dengan pembayaran premi tunggal maupun reguler yang dikaitkan dengan investasi yang memberikan kombinasi manfaat proteksi dan manfaat investasi. Ketika sebuah kontrak telah diklasifikasi sebagai kontrak asuransi, reklasifikasi terhadap kontrak
tersebut tidak dapat dilakukan kecuali ketentuan perjanjian kemudian diamendemen. Seluruh produk asuransi yang diterbitkan oleh Entitas Anak mempunyai risiko asuransi yang signifikan. Entitas Anak memisahkan komponen deposit dari kontrak unit-link seperti yang
disyaratkan oleh PSAK 104 jika kondisi-kondisi di bawah ini terpenuhi: - Entitas Anak dapat mengukur komponen “deposit” secara terpisah (termasuk opsi penyerahan melekat, yaitu tanpa memperhitungkan komponen “asuransi”); - Kebijakan akuntansi Entitas Anak tidak
mensyaratkan untuk mengakui semua hak dan liabilitas yang timbul dari komponen “deposit”. Entitas Anak tidak memisahkan komponen deposit dikarenakan hanya salah satu kondisi di atas yang terpenuhi. Pengujian kecukupan liabilitas Pengujian kecukupan liabilitas
dilakukan pada tanggal pelaporan untuk kontrak secara individual ataupun per kelompok produk, ditentukan sesuai dengan cara Entitas Anak memperoleh, memelihara dan mengukur profitabilitas dari kontrak asuransi tersebut. Untuk asuransi jiwa, liabilitas kepada
pemegang polis khususnya liabilitas untuk klaim masa depan diuji untuk menentukan apakah liabilitas tersebut cukup untuk menutupi semua arus kas keluar di masa depan termasuk semua manfaat yang dijamin dan manfaat tambahan yang dijamin, manfaat partisipasi
yang tidak dijamin (jika ada), semua biaya untuk penerbitan polis dan pemeliharaan polis, serta mencerminkan arus kas masuk masa depan yaitu penerimaan premi masa depan, yaitu premi yang diterima di masa depan. Liabilitas dihitung berdasarkan diskonto dari arus
kas untuk semua arus kas yang terkait yaitu arus kas keluar dan arus kas masuk seperti yang disebutkan di atas dengan menggunakan seperangkat asumsi aktuaria estimasi terbaik terkini yang ditetapkan oleh aktuaris Entitas Anak, termasuk asumsi tingkat diskonto
mortalitas/morbiditas, lapse, biaya dan inflasi serta asumsi marjin atas risiko pemburukan. Entitas Anak yang bergerak dalam bidang asuransi jiwa menerapkan metode Gross Premium Reserve dalam perhitungan cadangan premi atas manfaat polis masa depan kepada
pemegang polis dengan menggunakan asumsi aktuaria berdasarkan asumsi estimasi terbaik dan marjin atas risiko pemburukan, sehingga pengujian kecukupan liabilitas tidak diperlukan lagi. Reasuransi Entitas Anak mereasuransikan sebagian porsi risikonya kepada
perusahaan reasuradur. Jumlah premi yang dibayar atau porsi premi atas transaksi reasuransi prospektif diakui selama periode kontrak asuransi sesuai dengan proporsi jumlah proteksi reasuransi yang diterima. Aset reasuransi termasuk saldo yang diharapkan dibayarkan
oleh perusahaan reasuransi untuk ceded liabilitas manfaat polis masa depan, ceded estimasi liabilitas klaim dan ceded cadangan atas premi yang belum merupakan pendapatan. Jumlah manfaat yang ditanggung oleh reasuradur diperkirakan secara konsisten sesuai
dengan liabilitas yang terkait dengan polis reasuransi. Entitas Anak menyajikan aset reasuransi secara terpisah sebagai aset atas liabilitas manfaat polis masa depan, cadangan atas premi yang belum merupakan pendapatan dan estimasi liabilitas klaim. Jika aset
reasuransi mengalami penurunan nilai, Entitas Anak mengurangi nilai tercatat dan mengakui kerugian penurunan nilai tersebut dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Aset reasuransi mengalami penurunan nilai jika ada bukti objektif,
sebagai akibat dari suatu peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset reasuransi, bahwa Entitas Anak tidak dapat menerima seluruh jumlah karena di bawah syarat-syarat kontrak dan dampak pada jumlah yang akan diterima dari reasuradur dapat diukur secara
andal. Liabilitas manfaat polis masa depan Liabilitas manfaat polis masa depan merupakan nilai sekarang estimasi manfaat polis masa depan yang akan dibayarkan kepada pemegang polis atau ahli warisnya dikurangi dengan nilai sekarang dari estimasi premi masa
depan yang akan diterima dari pemegang polis dan diakui pada saat pengakuan pendapatan premi. Liabilitas manfaat polis masa depan ditentukan dan dihitung dengan menggunakan rumus tertentu oleh aktuaris Entitas Anak. Entitas Anak menghitung liabilitas manfaat
polis masa depan dengan menggunakan metode Gross Premium Reserve yang mencerminkan nilai kini estimasi pembayaran seluruh manfaat yang diperjanjikan termasuk seluruh opsi yang disediakan, nilai kini estimasi seluruh biaya yang dikeluarkan dan juga
mempertimbangkan penerimaan premi di masa depan. Kenaikan/(penurunan) liabilitas manfaat polis masa depan diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian tahun berjalan. Liabilitas kepada pemegang polis unit-link diakui pada saat
penerimaan dana dikonversi menjadi unit setelah dikurangi biaya-biaya dan akan bertambah atau berkurang sesuai dengan nilai aset bersih efektif yang berlaku. Penerimaan dana dari nasabah untuk produk unit-link non-syariah diakui sebagai pendapatan premi bruto
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Liabilitas kepada pemegang polis unit-link diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian dan dihitung menggunakan metode cadangan atas premi yang belum merupakan pendapatan yang
Page 11
dihitung dengan menggunakan metode harian berdasarkan biaya asuransi atas risiko mortalitas, ditambah cadangan atas akumulasi dana investasi pemegang polis. Setiap bunga, keuntungan atau kerugian dari kenaikan atau penurunan nilai pasar investasi dicatat
sebagai pendapatan atau beban, disertai dengan pengakuan kenaikan atau penurunan liabilitas kepada pemegang polis unit-link di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan liabilitas kepada pemegang polis unit-link di laporan posisi keuangan
konsolidasian. Penerimaan dana dari nasabah untuk produk unit-link syariah diakui sebagai liabilitas kepada pemegang polis unit-link di laporan posisi keuangan konsolidasian sebesar jumlah yang diterima setelah dikurangi bagian fee untuk Entitas Anak dalam rangka
mengelola pendapatan dari produk unit-link. Risiko yang belum jatuh tempo Liabilitas untuk manfaat kontraktual yang diharapkan akan timbul di masa depan dicatat pada saat premi diakui. Liabilitas ditetapkan sebagai penjumlahan atas nilai diskonto yang diharapkan dari
pembayaran manfaat dan biaya administrasi masa depan yang berkaitan langsung dengan kontrak asuransi, dikurangi dengan nilai diskonto yang diharapkan atas premi teoritis yang dibutuhkan untuk memenuhi manfaat dan biaya administrasi berdasarkan asumsi
penilaian yang digunakan (penilaian premi). Liabilitas tersebut didasarkan pada asumsi-asumsi seperti kematian, persistensi, biaya pemeliharaan dan pendapatan investasi yang ditetapkan pada saat kontrak asuransi dikeluarkan. Sebuah marjin untuk penyimpangan yang
merugikan termasuk dalam asumsi yang digunakan.
Piutang pembiayaan konsumen Piutang pembiayaan konsumen Entitas Anak diakui pada awalnya dengan nilai wajar ditambah biaya-biaya transaksi dan dikurangi yield enhancing income yang dapat diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur dengan biaya perolehan diamortisasi Consumer financing receivables
menggunakan metode suku bunga efektif. Piutang pembiayaan konsumen Entitas Anak diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2c untuk perlakuan akuntansi aset keuangan dalam kelompok biaya perolehan diamortisasi. Penyelesaian kontrak
sebelum masa pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan sebagai pembatalan kontrak pembiayaan konsumen dan laba atau rugi yang terjadi diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian tahun berjalan pada tanggal terjadinya
transaksi. Restrukturisasi kredit dapat dilakukan dengan cara pengalihan kredit, melanjutkan kredit, mengangsur kembali, mengubah jatuh tempo, mengubah tenor dan/atau menambah uang muka. Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui milik Entitas Anak
merupakan selisih antara jumlah keseluruhan pembayaran angsuran yang akan diterima dari konsumen dengan jumlah pokok pembiayaan, yang akan diakui sebagai pendapatan pembiayaan konsumen selama jangka waktu kontrak menggunakan metode suku bunga
efektif. Piutang pembiayaan konsumen merupakan jumlah piutang setelah dikurangi dengan bagian pembiayaan bersama dimana risiko kredit ditanggung oleh pemberi pembiayaan bersama sesuai dengan porsinya (without recourse), pendapatan pembiayaan yang belum
diakui dan cadangan kerugian penurunan nilai. Piutang pembiayaan konsumen yang dibiayai bersama pihak-pihak lain dimana masing-masing pihak menanggung risiko kredit sesuai dengan porsinya (without recourse) disajikan di laporan posisi keuangan konsolidasian
secara bersih. Pendapatan pembiayaan konsumen dan beban bunga yang terkait dengan pembiayaan bersama without recourse disajikan secara bersih di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Dalam pembiayaan bersama without recourse,
Entitas Anak berhak menentukan tingkat bunga yang lebih tinggi kepada pelanggan dari tingkat bunga yang ditetapkan dalam perjanjian dengan pemberi pembiayaan bersama. Selisihnya merupakan pendapatan dan disajikan sebagai bagian dari “Pendapatan pembiayaan
konsumen”.
Liabilitas atas kontrak Contract liabilities
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain Simpanan nasabah adalah dana yang ditempatkan oleh masyarakat (tidak termasuk bank) kepada Bank dan Entitas Anak yang bergerak di bidang perbankan berdasarkan perjanjian penyimpanan dana. Termasuk dalam pos ini adalah giro, tabungan, deposito berjangka Deposits from customers and deposits from other banks
dan bentuk simpanan lain yang dipersamakan dengan itu. Giro merupakan simpanan nasabah yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran, yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat melalui cek, kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), atau dengan cara
pemindahbukuan dengan bilyet giro atau sarana perintah pembayaran lainnya. Tabungan merupakan simpanan nasabah yang penarikannya hanya dapat dilakukan melalui counter dan ATM atau dengan cara pemindahbukuan melalui SMS Banking, Phone Banking dan
Internet Banking jika memenuhi persyaratan yang disepakati, tetapi penarikan tidak dapat dilaksanakan dengan menggunakan cek atau instrumen setara lainnya. Deposito berjangka merupakan simpanan nasabah yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu
tertentu sesuai dengan perjanjian antara nasabah dengan Bank. Deposito berjangka dinyatakan sebesar nilai perolehan diamortisasi sesuai dengan perjanjian antara pemegang deposito berjangka dengan Bank. Termasuk di dalam giro adalah giro dan tabungan wadiah.
Giro wadiah dapat digunakan sebagai instrumen pembayaran dan dapat ditarik setiap saat melalui cek dan bilyet giro. Giro wadiah serta tabungan wadiah mendapatkan bonus sesuai dengan kebijakan Entitas Anak. Simpanan nasabah dalam bentuk giro wadiah dan
tabungan wadiah dinyatakan sebesar liabilitas Entitas Anak. Simpanan nasabah diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Biaya tambahan yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan simpanan nasabah
diperhitungkan dalam jumlah simpanan yang diterima dan diamortisasi sepanjang estimasi umur simpanan tersebut. Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Simpanan dari bank lain terdiri dari
liabilitas terhadap bank lain, baik lokal maupun luar negeri, dalam bentuk giro, tabungan, inter-bank call money dengan periode jatuh tempo menurut perjanjian kurang dari atau 90 hari, deposito berjangka dan negotiable certificates of deposits. Simpanan dari bank lain
dicatat sebagai liabilitas terhadap bank lain. Di dalam simpanan dari bank lain termasuk simpanan syariah dalam bentuk giro wadiah. Simpanan dari bank lain diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Biaya tambahan
yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan simpanan diperhitungkan dalam jumlah simpanan yang diterima dan diamortisasi sepanjang estimasi umur simpanan tersebut. Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan yang diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi.
Obligasi subordinasi Subordinated bonds
Efek-efek yang dibeli dengan janji dibeli kembali Tagihan atas efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali diklasifikasikan sebagai aset keuangan dalam kelompok biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi atas aset keuangan dalam kelompok biaya perolehan diamortisasi. Tagihan Securities purchased under resell agreements
atas efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali disajikan sebagai liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian sebesar harga pembelian kembali yang disepakati dikurangi dengan bunga dibayar dimuka yang belum diamortisasi dan cadangan kerugian
penurunan nilai. Selisih antara harga beli dan harga jual kembali yang disepakati diperlakukan sebagai pendapatan bunga dibayar dimuka dan diakui sebagai pendapatan bunga selama jangka waktu sejak efek-efek tersebut dibeli hingga dijual kembali dengan
menggunakan metode suku bunga efektif. Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli kembali diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan yang diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi. Entitas Anak mencatat transaksi reverse repo syariah mengacu ke PSAK 411 tentang “Akuntansi Wa’d” yang diterapkan secara prospektif. Pada saat pengakuan awal, Entitas Anak mengklasifikasikan surat berharga syariah dalam
kategori diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian dari perubahan nilai wajar diakui dalam penghasilan komprehensif lain.
Saham treasuri Saham treasuri merupakan modal saham yang diperoleh dan dimiliki kembali dari yang sebelumnya telah diterbitkan Bank. Saham treasuri disajikan sebesar nilai yang dibayar, termasuk biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan (dikurangi pajak Treasury stock
penghasilan) dan sebagai pengurang dari ekuitas sampai saham tersebut dibatalkan atau diterbitkan kembali. Ketika saham tersebut selanjutnya dijual kembali, maka nilai yang diterima, dikurangi biaya tambahan transaksi yang terkait dan dampak pajak penghasilan yang
terkait disajikan di ekuitas.
Modal saham Share capital
Pengaturan pembayaran berbasis saham Share-based payment arrangement
Biaya emisi efek ekuitas Stock issuance cost
Instrumen keuangan A. Aset keuangan Grup mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori (a) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, (b) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dan (c) aset keuangan yang diukur pada Financial instruments
biaya perolehan diamortisasi. Grup memiliki instrumen keuangan utang dan instrumen keuangan ekuitas. Grup selanjutnya mengukur semua investasi ekuitas pada nilai wajar. Saat pengakuan awal, Grup dapat membuat pilihan yang tak terbatalkan untuk menyajikan
perubahan selanjutnya pada nilai wajar investasi dalam instrumen ekuitas dalam penghasilan komprehensif lain. Grup menggunakan 2 (dua) dasar untuk mengklasifikasikan aset keuangan yaitu model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan dan karakteristik arus kas
kontraktual pembayaran pokok dan bunga (Solely Payment of Principal and Interest (SPPI)) dari aset keuangan. Pengujian SPPI Sebagai langkah pertama dari proses klasifikasi, Grup menilai persyaratan kontraktual keuangan untuk mengidentifikasi apakah mereka
memenuhi pengujian SPPI. Pokok pinjaman untuk tujuan pengujian ini didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset keuangan pada pengakuan awal dan dapat berubah selama umur aset keuangan (misalnya, jika ada pembayaran pokok atau amortisasi premi/diskon).
Elemen bunga yang paling signifikan dalam perjanjian kredit biasanya adalah pertimbangan atas nilai waktu dari uang dan risiko kredit. Untuk membuat penilaian SPPI, Grup menerapkan pertimbangan dan memperhatikan faktor-faktor yang relevan seperti mata uang
dimana aset keuangan didenominasikan dan periode pada saat suku bunga ditetapkan. Penilaian model bisnis Grup menentukan model bisnisnya berdasarkan tingkat yang paling mencerminkan bagaimana Grup mengelola kelompok atas aset keuangannya untuk
mencapai tujuan bisnisnya. Model bisnis Grup tidak dinilai berdasarkan masing-masing instrumennya, tetapi pada tingkat portofolio secara agregat yang lebih tinggi dan didasarkan pada faktor-faktor yang dapat diamati seperti: - Bagaimana kinerja model bisnis dan aset
keuangan yang dimiliki dalam model bisnis tersebut dievaluasi dan dilaporkan kepada personel manajemen kunci; - Risiko yang mempengaruhi kinerja model bisnis (dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis tersebut) dan khususnya, bagaimana cara risiko
tersebut dikelola; - Bagaimana manajer bisnis dikompensasi (misalnya, apakah kompensasi didasarkan pada nilai wajar dari aset yang dikelola atau pada arus kas kontraktual yang tertagih); - Frekuensi, nilai dan waktu penjualan yang diharapkan, juga merupakan aspek
penting dari penilaian Grup. Penilaian model bisnis didasarkan pada skenario yang diharapkan secara wajar tanpa mempertimbangkan skenario “worst case” atau “stress case”. Jika arus kas setelah pengakuan awal direalisasikan dengan cara yang berbeda dari yang
awal diharapkan, Grup tidak mengubah klasifikasi aset keuangan dimiliki yang tersisa dalam model bisnis tersebut, tetapi memasukkan informasi tersebut dalam melakukan penilaian atas aset keuangan yang baru atau yang baru dibeli selanjutnya. (a) Aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi kecuali tes model bisnis dan tes arus kas kontraktual menunjukkan bahwa aset keuangan masuk ke dalam klasifikasian diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Klasifikasi ini ditujukan untuk instrumen keuangan yang dimiliki untuk diperdagangkan atau pada saat pengakuan awal telah ditetapkan oleh Grup untuk diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Aset keuangan dikategorikan
sebagai dimiliki untuk diperdagangkan jika diperoleh atau dimiliki terutama untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat atau jika merupakan bagian dari portofolio instrumen keuangan tertentu yang dikelola bersama dan terdapat bukti mengenai pola ambil
untung dalam jangka pendek yang terkini. Untuk entitas anak asuransi, aset keuangan dikategorikan sebagai aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, jika dimiliki untuk mencadangkan liabilitas asuransi yang diukur pada nilai wajar dari aset terkait.
Instrumen keuangan yang dikelompokkan ke dalam kategori ini diakui pada nilai wajarnya pada saat pengakuan awal. Biaya transaksi diakui secara langsung ke dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Keuntungan dan kerugian yang
timbul dari perubahan nilai wajar, penjualan instrumen keuangan dan pendapatan bunga dari instrumen keuangan dalam kelompok nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian dicatat di akun pendapatan dari kelompok nilai wajar melalui laba rugi – neto pada laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain. (b) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset
keuangan dan persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu memperoleh arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (solely payments of principal and interest) dari jumlah pokok terutang. Pada saat pengakuan awalnya, instrumen
utang yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada nilai wajarnya dimana keuntungan atau kerugian atas perubahan nilai wajar, keuntungan atau kerugian atas selisih
kurs dan kerugian penurunan nilai, diakui sebagai penghasilan komprehensif lain. Dividen dari instrumen ekuitas diakui di dalam pos laba rugi. Kerugian kredit ekspektasian diakui sebagai penambah dari penghasilan komprehensif lain di dalam laporan posisi keuangan
(tidak mengurangi jumlah tercatat aset keuangan dalam laporan keuangan). Pendapatan bunga dihitung menggunakan metode suku bunga efektif. Grup selanjutnya mengukur semua investasi ekuitas pada nilai wajar. Jika manajemen Grup telah memilih untuk menyajikan
keuntungan dan kerugian nilai wajar atas investasi ekuitas dalam penghasilan komprehensif lain, tidak ada reklasifikasi keuntungan dan kerugian nilai wajar ke laba rugi setelah penghentian pengakuan investasi tersebut. Dividen dari instrumen ekuitas diakui di dalam pos
laba rugi. (c) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas
kontraktual dan persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu memperoleh arus kas semata dari pembayaran pokok dan bunga (solely payments of principal and interest) dari jumlah pokok terutang. Pada saat pengakuan awal, aset keuangan
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan suku bunga efektif. Pendapatan bunga dari aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan diakui sebagai “Pendapatan bunga”. Ketika penurunan nilai terjadi, kerugian penurunan nilai diakui sebagai pengurang dari nilai tercatat aset keuangan dan diakui
di dalam laporan keuangan konsolidasian sebagai “Pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai”. Pengakuan Bank menggunakan akuntansi tanggal perdagangan untuk mencatat transaksi efek-efek dan obligasi pemerintah. B. Liabilitas keuangan Grup
mengklasifikasikan liabilitas keuangan dalam kategori (a) liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan; (b) liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. (a) Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Kategori ini terdiri dari dua sub-kategori: liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui laba rugi dan liabilitas keuangan yang pada saat pengakuan awal telah ditetapkan oleh Grup untuk diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Liabilitas keuangan
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui laba rugi jika diperoleh terutama untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat atau jika merupakan bagian dari portofolio instrumen keuangan tertentu yang dikelola bersama dan terdapat bukti mengenai pola ambil
untung dalam jangka pendek yang terkini. Derivatif diklasifikasikan sebagai liabilitas nilai wajar melalui laba rugi kecuali ditetapkan dan efektif sebagai instrumen lindung nilai arus kas. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar liabilitas keuangan
yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui laba rugi dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian sebagai pendapatan dari kelompok nilai wajar melalui laba rugi - neto. Beban bunga dari liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai
nilai wajar melalui laba rugi dicatat di akun pendapatan dari kelompok nilai wajar melalui laba rugi - neto. Jika Grup pada pengakuan awal telah menetapkan instrumen utang tertentu sebagai nilai wajar melalui laba rugi (opsi nilai wajar), maka selanjutnya, penetapan ini
tidak dapat diubah. Perubahan nilai wajar terkait dengan liabilitas keuangan yang ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar melalui laba rugi diakui di dalam pendapatan dari kelompok nilai wajar melalui laba rugi - neto. Beban bunga dari liabilitas keuangan yang ditetapkan
untuk diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat di akun pendapatan dari kelompok nilai wajar melalui laba rugi - neto. (a) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi Grup mengklasifikasikan seluruh liabilitas keuangan sehingga setelah
pengakuan awal liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, kecuali: 1. Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi; 2. Liabilitas keuangan yang timbul ketika pengalihan aset keuangan tidak memenuhi syarat penghentian pengakuan
atau ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan diterapkan; 3. Kontrak jaminan keuangan; 4. Komitmen untuk menyediakan pinjaman dengan suku bunga di bawah pasar; 5. Imbalan kontijensi yang akan diselesaikan dengan kas, dimana Grup bertindak selaku pihak
pengakuisisi dalam kombinasi bisnis. Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi diukur pada nilai wajar dikurangi biaya transaksi. Setelah pengakuan awal, Grup mengukur seluruh liabilitas keuangan yang diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif diakui sebagai “Beban bunga”. C. Penghentian pengakuan Penghentian Pengakuan Aset Keuangan Penghentian pengakuan aset keuangan dilakukan
ketika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir, atau ketika aset keuangan tersebut telah ditransfer dan secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset tersebut telah ditransfer (jika, secara substansial seluruh
risiko dan manfaat tidak ditransfer, maka Grup melakukan evaluasi untuk memastikan keterlibatan berkelanjutan atas kendali yang masih dimiliki tidak mencegah penghentian pengakuan). Penghentian Pengakuan Liabilitas Keuangan Penghentian pengakuan liabilitas
keuangan dilakukan jika liabilitas keuangan tersebut telah berakhir karena kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak telah dilepaskan, dibatalkan atau kedaluwarsa atau apabila terdapat perubahan yang substansial dalam persyaratan suatu liabilitas keuangan, maka
kontrak liabilitas keuangan sebelum perubahan akan dihapus dan Grup akan mengakui liabilitas keuangan baru. Hapusbuku Dalam hal penghapusbukuan aset keuangan merupakan kelanjutan dari tindakan penyelesaian aset keuangan dengan cara pengambilalihan
agunan, maka jumlah yang dihapusbuku adalah sebesar selisih kurang antara nilai wajar agunan yang diambil alih setelah memperhitungkan taksiran biaya penjualan dengan nilai tercatat aset keuangan. Aset keuangan dapat dihapusbuku apabila cadangan kerugian
penurunan nilai telah dibentuk 100%. Penghapusbukuan dilakukan secara keseluruhan terhadap nilai tercatat aset keuangan dengan mendebit cadangan kerugian penurunan nilai. D. Modifikasi atas arus kas aset keuangan Penilaian apakah modifikasi atau restrukturisasi
atas suatu aset keuangan menghasilkan atau tidak menghasilkan penghentian pengakuan, dilakukan oleh unit bisnis yang berwenang melakukan restrukturisasi aset keuangan tersebut. Grup mengakui aset keuangan dimodifikasi atau direstrukturisasi secara substansial
dan menghasilkan penghentian pengakuan ketika: (a) aset keuangan (atau bagiannya) berakhir, yaitu jika debitur secara hukum dibebaskan dari tanggung jawab utama atas aset tersebut (atau bagiannya), baik melalui proses hukum maupun oleh kreditur pembuatan
kontrak kredit baru (sebagai contoh, opsi equity conversion); atau (b) terdapat konversi mata uang. E. Reklasifikasi aset keuangan Grup diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas aset keuangan yang dimiliki jika Grup mengubah model bisnis untuk pengelolaan
aset keuangan dan Grup tidak diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas liabilitas keuangan. Perubahan model bisnis sifatnya harus berdampak secara signifikan terhadap kegiatan operasional Grup seperti memperoleh, melepaskan, atau mengakhiri suatu lini
bisnis. Selain itu, Grup perlu membuktikan adanya perubahan tersebut kepada pihak eksternal. Grup akan mereklasifikasi seluruh aset keuangan yang terkena dampak dari perubahan model bisnis. Perubahan tujuan model bisnis Grup harus berdampak sebelum tanggal
reklasifikasi. F. Klasifikasi atas instrumen keuangan Grup mengklasifikasikan aset keuangan ke dalam klasifikasi tertentu sesuai dengan hasil pengujian model bisnis dan karakteristik arus kas kontraktual. G. Saling hapus instrumen keuangan Aset keuangan dan liabilitas
keuangan saling hapus disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset
dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Hak yang berkekuatan hukum berarti: a. tidak terdapat kontinjensi di masa yang akan datang, dan b. hak yang dapat dipaksakan secara hukum pada kondisi-kondisi berikut ini: i. kegiatan bisnis normal; ii. kondisi kegagalan
usaha; dan iii. kondisi gagal bayar atau bangkrut. H. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan Penerapan PSAK 71 “Instrumen Keuangan” telah mengubah metode perhitungan kerugian penurunan nilai dari pendekatan kerugian yang telah terjadi (incurred loss)
dalam PSAK 55 “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran” dengan pendekatan kerugian kredit ekspektasian (expected credit loss). I. Investasi pada sukuk Sebelum pengakuan awal, Grup menentukan klasifikasi investasi pada sukuk berdasarkan tujuan
investasi Grup. J. Sukuk mudharabah yang diterbitkan Sukuk mudharabah yang diterbitkan disajikan sebesar nilai nominal. Biaya-biaya yang timbul dari penerbitan surat berharga dicatat sebagai beban yang ditangguhkan yang disajikan dalam akun “Aset lain-lain” dan
diamortisasi secara garis lurus selama jangka waktu surat berharga. K. Penentuan nilai wajar Nilai wajar adalah pengukuran berbasis pasar. Pengukuran/penetapan nilai wajar bertujuan untuk mengestimasi harga dimana transaksi teratur (orderly transaction) untuk
menjual aset atau mengalihkan liabilitas akan terjadi antara pelaku pasar (market participants) pada tanggal pengukuran. Ketika tidak terdapat pasar aktif atau harga suatu instrumen keuangan yang identik tidak dapat diobservasi, Grup dapat mengukur nilai wajar
menggunakan teknik penilaian sesuai jenis instrumen keuangan. L. Reformasi acuan suku bunga Untuk pengukuran instrumen keuangan yang menggunakan biaya perolehan diamortisasi (aset keuangan instrumen utang yang diklasifikasikan sebagai biaya perolehan
diamortisasi dan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, serta liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi), perubahan arus kas kontraktual masa depan dari instrumen keuangan tersebut yang terjadi akibat reformasi suku bunga
(perubahan suku bunga acuan kontraktual dari sebelumnya suku bunga LIBOR menjadi suku bunga acuan alternatif) akan mengubah tingkat suku bunga efektif instrumen keuangan tersebut. Perubahan arus kas kontraktual tersebut tidak mempengaruhi biaya perolehan
diamortisasi instrumen keuangan dimaksud, dan tidak berdampak pada laba atau rugi (penerapan praktis). Penerapan praktis tersebut dapat diterapkan jika dan hanya jika 2 (dua) persyaratan berikut terpenuhi: 1. Perubahan arus kas kontraktual tersebut diperlukan
sebagai akibat langsung dari reformasi acuan suku bunga; dan 2. Suku bunga acuan alternatif pengganti secara ekonomis setara (economically equivalent) dengan suku bunga acuan yang digunakan sebelumnya.
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual Non-current assets classified as held for sale
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Events after reporting period
Penerapan standar akuntansi baru Pada tanggal 1 Januari 2023, terdapat standar baru dan penyesuaian atau amendemen terhadPada tanggal 1 Januari 2024, terdapat standar baru dan penyesuaian atau amendemen terhadap beberapa standar yang masih berlaku yang relevan dengan operasi Grup yang Adoption of new accounting standards
berlaku efektif sejak tanggal tersebut yaitu sebagai berikut: - Kerangka Standar Pelaporan Keuangan Indonesia (“KSPKI”) dan perubahan nomor PSAK dan ISAK dalam Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (sebelumnya Standar Akuntansi Keuangan). KSPKI mengatur
pilar SAK yang berlaku di Indonesia, kriteria, dan perpindahan antar pilar SAK, sedangkan perubahan nomor mengatur ketentuan penomoran PSAK dan ISAK yang mengacu pada IFRS Accounting Standards, lokal, dan syariah. - Amendemen PSAK 201 tentang
“Penyajian Laporan Keuangan” terkait “Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan”. Penerapan amendemen tersebut sesuai dengan perubahan tanggal berlaku efektifnya Amendemen PSAK 201 tentang “Penyajian Laporan Keuangan” terkait “Klasifikasi Liabilitas sebagai
Jangka Pendek atau Jangka Panjang” yang sebelumnya berlaku efektif sejak 1 Januari 2023 menjadi 1 Januari 2024. Amendemen tersebut menentukan persyaratan untuk mengklasifikasikan kewajiban sebagai lancar atau tidak lancar. - Amendemen PSAK 116 tentang
“Sewa” terkait Liabilitas Sewa dalam Jual dan Sewa-Balik. Amendemen tersebut mengadopsi seluruh pengaturan dalam Amendemen IFRS 16 tentang “Lease” terkait “Lease Liability in a Sale and Leaseback”. Dampak atas penerapan standar baru dan penyesuaian atau
amendemen tersebut di atas tidak material terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun belum berlaku efektif Amendemen dan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) baru yang telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan (“DSAK”) - Ikatan Akuntan Indonesia (“IAI”), tetapi belum berlaku efektif untuk laporan keuangan selama periode berjalan Accounting standards issued but not yet effective
diungkapkan di bawah ini. Grup bermaksud untuk menerapkan amendemen dan penyesuaian PSAK tersebut, jika dipandang relevan, saat telah menjadi efektif. Berlaku efektif setelah tanggal 1 Januari 2025: - PSAK 117 tentang “Kontrak Asuransi”, yang diadopsi dari
IFRS 17, berlaku efektif 1 Januari 2025, dengan penerapan dini diperkenankan untuk entitas yang juga telah menerapkan PSAK 109 tentang “Instrumen Keuangan” dan PSAK 115 tentang “Pendapatan dan Kontrak dengan Pelanggan”. - Amandemen PSAK 221 tentang
Page 12
“Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing”, yang berlaku efektif 1 Januari 2025. Amendemen tentang kekurangan ketertukaran. Amendemen ini memperjelas pengaturan terkait kondisi ketika suatu mata uang tidak tertukarkan serta pengungkapannya. Grup masih dalam
proses melakukan evaluasi atas dampak dari amendemen dan PSAK baru tersebut di atas terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup.
Utang pembiayaan konsumen Consumer financing liabilities
Page 13
[4611000_BD] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement (breakdown) - Financial and Sharia Industry
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 41,417,725 51 41,417,776 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 11,897,086 34,135 59,947 11,991,168 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki langsung 15,587,063 100,526 ( 5,673 ) 275,964 ( 103,958 ) 15,853,922 Furniture and office equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 247,039 524 ( 1,539 ) 246,024 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki langsung Telecommunication Infrastructure, directly owned
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung Others, directly owned
Dimiliki langsung 69,148,913 135,236 ( 5,673 ) 335,911 ( 105,497 ) 69,508,890 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 8,727,505 249,100 ( 44,888 ) ( 58,036 ) 8,873,681 Others, right of use assets
Aset hak guna 8,727,505 249,100 ( 44,888 ) ( 58,036 ) 8,873,681 Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam penyelesaian Telecommunication Infrastructure, assets under construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian 4,438,613 273,819 ( 335,911 ) 4,376,521 Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian 4,438,613 273,819 ( 335,911 ) 4,376,521 Assets under construction
Aset tetap 82,315,031 658,155 ( 50,561 ) 0 ( 163,533 ) 82,759,092 Property, plant, and equipment
Akumulasi depresiasi Tanah, dimiliki langsung Land, directly owned Carrying amount, accumulated depreciation
Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 4,761,830 166,911 4,928,741 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki langsung 13,482,213 236,646 ( 5,566 ) ( 87,023 ) 13,626,270 Furniture and office equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 201,904 4,566 ( 1,539 ) 204,931 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki langsung Telecommunication Infrastructure, directly owned
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung Others, directly owned
Dimiliki langsung 18,445,947 408,123 ( 5,566 ) ( 88,562 ) 18,759,942 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 5,891,377 404,693 ( 44,888 ) ( 33,596 ) 6,217,586 Others, right of use assets
Aset hak guna 5,891,377 404,693 ( 44,888 ) ( 33,596 ) 6,217,586 Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam penyelesaian Telecommunication Infrastructure, assets under construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian Assets under construction
Aset tetap 24,337,324 812,816 ( 50,454 ) ( 122,158 ) 24,977,528 Property, plant, and equipment
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan Aset tetap 57,977,707 ( 154,661 ) ( 107 ) 0 ( 41,375 ) 57,781,564 Property, plant, and equipment Carrying amount
Page 14
[4611000_BD] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement (breakdown) - Financial and Sharia Industry - Prior Year
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 41,356,880 33,518 27,327 41,417,725 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 11,158,849 154,831 ( 241,080 ) 824,486 11,897,086 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki langsung 15,148,376 403,071 ( 279,005 ) 314,621 15,587,063 Furniture and office equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 250,858 11,322 ( 15,458 ) 317 247,039 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki langsung Telecommunication Infrastructure, directly owned
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung Others, directly owned
Dimiliki langsung 67,914,963 602,742 ( 535,543 ) 1,166,751 69,148,913 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 6,933,206 1,998,278 ( 203,979 ) 8,727,505 Others, right of use assets
Aset hak guna 6,933,206 1,998,278 ( 203,979 ) 8,727,505 Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam penyelesaian Telecommunication Infrastructure, assets under construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian 3,121,729 2,483,635 ( 1,166,751 ) 4,438,613 Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian 3,121,729 2,483,635 ( 1,166,751 ) 4,438,613 Assets under construction
Aset tetap 77,969,898 5,084,655 ( 739,522 ) 0 82,315,031 Property, plant, and equipment
Akumulasi depresiasi Tanah, dimiliki langsung Land, directly owned Carrying amount, accumulated depreciation
Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 4,116,724 652,142 ( 7,036 ) 4,761,830 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki langsung 12,789,030 972,153 ( 278,970 ) 13,482,213 Furniture and office equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 200,679 16,683 ( 15,458 ) 201,904 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki langsung Telecommunication Infrastructure, directly owned
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung Others, directly owned
Dimiliki langsung 17,106,433 1,640,978 ( 301,464 ) 18,445,947 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 4,322,899 1,772,254 ( 203,776 ) 5,891,377 Others, right of use assets
Aset hak guna 4,322,899 1,772,254 ( 203,776 ) 5,891,377 Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam penyelesaian Telecommunication Infrastructure, assets under construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian Assets under construction
Aset tetap 21,429,332 3,413,232 ( 505,240 ) 24,337,324 Property, plant, and equipment
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan Aset tetap 56,540,566 1,671,423 ( 234,282 ) 0 57,977,707 Property, plant, and equipment Carrying amount
Page 15
[4611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Financial and Sharia Industry
Pengungkapan Disclosure
2024-03-31
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas aset tetap Bank menyewa beberapa aset termasuk kendaraan, rumah dinas, gedung kantor, ruang ATM dan lain-lain. Rata-rata masa sewa adalah 2 (dua) tahun. Bank juga memiliki sewa tertentu dengan masa sewa 12 bulan atau kurang dan sewa aset bernilai rendah. Bank Disclosure of notes for property, plant and equipment
menerapkan pengecualian untuk sewa jangka pendek dan sewa bernilai rendah untuk sewa tersebut. Perjanjian Kerjasama Pembangunan, Pengoperasian dan Penyerahan (Build, Operate, Transfer) Pada tanggal 28 Desember 2018 telah ditandatangani Perjanjian
Kerjasama Pembangunan, Pengoperasian dan Penyerahan (Build, Operate, Transfer) atas aset di Jalan Proklamasi No. 31 Jakarta untuk jangka waktu 30 tahun dengan Mitra Kerjasama PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. dalam rangka optimalisasi aset strategis
milik Bank Mandiri dengan mengutamakan kerjasama sinergi BUMN. Revaluasi Tahun 2015 - 2016 Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia (PMK) No. 191/PMK.010/2015 tanggal 15 Oktober 2015 tentang Penilaian Kembali Aktiva Tetap Untuk
Tujuan Perpajakan Bagi Permohonan yang Diajukan Pada Tahun 2015 dan Tahun 2016, dengan perubahan pertama melalui Peraturan Menteri Keuangan No. 233/PMK.03/2015 tanggal 21 Desember 2015 dan perubahan kedua Peraturan Menteri Keuangan No.
29/PMK.03/2016 tanggal 19 Februari 2016, Grup telah menugaskan perusahaan jasa penilai terdaftar untuk melaksanakan penilaian (revaluasi) aset tetap atas tanah. Penilaian atas tanah dilakukan oleh penilai independen eksternal Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP)
Amin, Nirwan, Alfiantori dan Rekan (ANA) dan KJPP Muttaqin, Bambang, Purwanto, Rozak, Uswatun dan Rekan (MBPRU). Penilaian dilakukan sesuai dengan dan tunduk kepada ketentuan ketentuan dari Konsep dan Prinsip Umum Penilaian (KPUP) poin 17 dalam
Standar Penilaian Indonesia (SPI) tahun 2015. Dalam pengukuran nilai wajar tanah, KJPP memperhitungkan kemampuan peserta pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomi dengan penggunaan tertinggi dan terbaik atas aset atau dengan menjual aset ke peserta pasar
lain yang akan menggunakan aset pada kondisi tertinggi dan penggunaan terbaik. Metode penilaian yang digunakan oleh KJPP adalah pendekatan pasar dan pendekatan biaya. Untuk menentukan nilai pasar tersebut, KJPP ANA dan KJPP MBPRU menggunakan
metodologi penilaian Pendekatan Pasar (Market Approach) SPI 2015-KPUP 17 dengan metode perbandingan langsung. Hasil revaluasi aset tetap untuk Bank tersebut telah disetujui oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melalui Kepala Kantor Wilayah DJP Wajib Pajak
Besar melalui Surat Keputusan No. KEP-418/WPJ.19/2016 tanggal 25 Mei 2016. Hasil revaluasi aset tetap Entitas Anak juga telah disetujui oleh DJP pada tanggal 8 Januari 2016. Di tahun 2019, Bank melakukan penilaian kembali atas tanah. Penilaian atas tanah
dilakukan oleh penilaian independen eksternal KJPP Yanuar Bey dan Rekan dan KJPP Iwan Bachron dan Rekan. Penilaian dilakukan sesuai dengan dan tunduk kepada ketentuan-ketentuan dari Konsep dan Prinsip Umum Penilaian poin 17 dalam SPI tahun 2018. Dalam
pengukuran nilai wajar tanah, KJPP memperhitungkan kemampuan peserta pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomi dengan penggunaan tertinggi dan terbaik atas aset atau dengan menjual aset ke peserta pasar lain yang akan menggunakan aset pada kondisi
tertinggi dan penggunaan terbaik. Metode penilaian yang digunakan oleh KJPP adalah pendekatan pasar, pendekatan pendapatan dan pendekatan biaya. Di tahun 2022, Bank melakukan penilaian kembali atas tanah. Penilaian atas tanah dilakukan oleh penilaian
independen eksternal KJPP Muttaqin, Bambang, Purwanto, Rozak, Uswatun dan Rekan dan KJPP Dasa’at Yudistira dan Rekan. Penilaian dilakukan sesuai dengan dan tunduk kepada ketentuan-ketentuan dari Konsep dan Prinsip Umum Penilaian poin 17 dalam tahun
2018. Dalam pengukuran nilai wajar tanah, KJPP memperhitungkan kemampuan peserta pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomi dengan penggunaan tertinggi dan terbaik atas aset atau dengan menjual aset ke peserta pasar lain yang akan menggunakan aset pada
kondisi tertinggi dan penggunaan terbaik. Metode penilaian yang digunakan oleh KJPP adalah pendekatan pasar, pendekatan pendapatan dan pendekatan biaya. Berdasarkan Laporan Penilaian dari KJPP Muttaqin Bambang Purwanto Rozak Uswatun dan Rekan (yang
ditandatangani oleh Ir. Muhammad Adil Muttaqin, M.Sc., MAPPI (Cert) dengan nomor Surat Tanda Terdaftar (STTD) STTD.PP 83/PM.2/2018) tertanggal 16 Desember 2022 dan KJPP Dasa’at Yudistira dan Rekan (yang ditandatangani oleh Dasa’at Alam Ratu, S.P.,
MAPPI (Cert) dengan nomor STTD STTD.PP-93/PM.2/2018) tertanggal 19 Desember 2022 Penilaian pada nilai wajar aset yang dimiliki Bank pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah untuk tanah dengan menggunakan revaluasi, sedangkan untuk
bangunan menggunakan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Pada tanggal 31 Maret 2024, nilai revaluasi tanah dan NJOP bangunan yang dimiliki Bank masing-masing bernilai Rp41.432.316 dan Rp5.409.575. Pada tanggal 31 Desember 2023, nilai revaluasi tanah dan NJOP
bangunan yang dimiliki Bank masing-masing sebesar Rp41.432.265 dan Rp5.409.575. Pada tanggal 2 Oktober 2023 dan tanggal 1 November 2023, terdapat properti terbengkalai yang direklasifikasi menjadi aset tetap. Aset tersebut berupa Tanah dan Bangunan yang
berlokasi di Jl. Kapten PA. Tendean No. 54 Pare-Pare dan Jl. MT. Haryono Kav. 19, Jakarta Selatan dengan total nilai buku sebesar Rp16.546. Nilai tanah Bank berdasarkan model biaya pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah masing-masing sebesar
Rp5.728.095 dan Rp5.728.045.Tabel di bawah ini menyajikan instrumen non-keuangan yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hierarki yang digunakan Bank untuk menentukan dan mengungkapkan nilai wajar dari instrumen non-keuangan: (i) Tingkat 1: Dikutip dari
harga pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik; (ii) Tingkat 2: Teknik valuasi dimana seluruh input yang memiliki efek signifikan terhadap nilai wajar yang tercatat dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak langsung; (iii) Tingkat 3: Teknik valuasi dimana
seluruh input yang memiliki efek signifikan terhadap nilai wajar yang tercatat tidak dapat diobservasi dari data pasar. Nilai tanah Bank berdasarkan model biaya pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah masing-masing sebesar Rp5.728.095 dan
Rp5.728.045. Nilai wajar tingkat 2 dari tanah dihitung dengan menggunakan pendekatan perbandingan harga pasar dan estimasi pendapatan dan biaya yang dihasilkan oleh aset. Harga pasar dari tanah yang paling mendekati disesuaikan dengan perbedaan atribut utama
seperti ukuran aset, lokasi dan penggunaan aset. Input yang paling signifikan dalam pendekatan penilaian ini adalah asumsi harga per meter. Hak atas tanah diperoleh berdasarkan Sertifikat Hak Guna Bangunan (“HGB”) yang dapat diperbaharui dengan masa yang akan
berakhir antara tahun 2023 sampai tahun 2042. Mengacu pada praktik di masa lampau, Grup memiliki keyakinan dapat memperpanjang HGB tersebut Pada tanggal 31 Maret 2024, Bank Mandiri telah mengasuransikan aset tetap (tidak termasuk hak atas tanah, aset
dalam pembangunan dan aset sewa) untuk menutupi kemungkinan kerugian terhadap risiko kebakaran, pencurian dan bencana alam kepada PT Estika Jasa Tama, PT Asuransi Dayin Mitra, dan PT Asuransi Wahana Tata keseluruhannya adalah pihak ketiga, PT Krida
Upaya Tunggal, PT Asuransi Kredit Indonesia, PT Asuransi Jasa Raharja Putera, dan PT Mandiri AXA General Insurance keseluruhannya adalah pihak berelasi, dengan nilai jumlah pertanggungan asuransi berkisar Rp12.616.963 (31 Desember 2023: Rp12.577.853).
Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut telah memadai untuk menutupi kemungkinan kerugian yang terjadi atas aset tetap yang dipertanggungkan. Aset tetap yang telah disusutkan penuh namun masih digunakan oleh Bank Mandiri antara lain
berupa mesin-mesin kantor, peralatan percetakan, peralatan kantor dan perumahan. Manajemen berpendapat tidak terdapat indikasi penurunan nilai atas aset tetap yang dimiliki Bank pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.
Page 16
[4612100a_BD] Notes to the financial statements - Loans and Sharia receivables - by type (breakdown) - Financial and Sharia Industry
Pinjaman berdasarkan tipe Loans by type
Jumlah pinjaman, kotor
Total loans, gross
Current Special mention Substandard Doubtful Loss Total Loans by collectibility
Jumlah Pinjaman berdasarkan
Lancar Dalam perhatian khusus Kurang lancar Diragukan Macet
kolektibilitas
Rupiah Modal kerja 327,167,852 21,344,836 1,146,944 1,191,417 3,264,107 354,115,156 Rupiah Working capital
Investasi 267,677,078 8,887,113 494,019 210,380 1,108,673 278,377,263 Investment
Sindikasi 63,095,504 539,656 0 0 0 63,635,160 Syndicated
Program pemerintah 83,801,918 2,602,704 384,897 436,734 228,025 87,454,278 Government programs
Karyawan 45,900,682 195,219 0 332 12,777 46,109,010 Employee
Ekspor 8,406,189 65,092 0 0 36,925 8,508,206 Export
Subjumlah pinjaman lainnya 0 0 0 0 0 0 Others, subtotal loans
Konsumen 283,205,542 11,493,275 1,628,711 1,937,008 2,013,778 300,278,314 Consumer
Subjumlah Pinjaman berdasarkan tipe 1,079,254,765 45,127,895 3,654,571 3,775,871 6,664,285 1,138,477,387 Subtotal Loans by type
Mata uang asing Modal kerja 40,588,885 980,578 0 0 615,967 42,185,430 Foreign currencies Working capital
Investasi 120,735,339 5,465,242 0 79,275 967,908 127,247,764 Investment
Sindikasi 72,080,090 3,667,699 169,517 393,418 0 76,310,724 Syndicated
Program pemerintah 0 0 0 0 0 0 Government programs
Karyawan 0 0 0 0 0 0 Employee
Ekspor 7,270,794 0 0 0 5,800 7,276,594 Export
Subjumlah pinjaman lainnya 0 0 0 0 0 0 Others, subtotal loans
Konsumen 2,429,902 0 0 0 94 2,429,996 Consumer
Subjumlah Pinjaman berdasarkan tipe 243,105,010 10,113,519 169,517 472,693 1,589,769 255,450,508 Subtotal Loans by type
Pinjaman berdasarkan tipe Loans by type
Jumlah pinjaman, kotor
Total loans, gross
Current Special mention Substandard Doubtful Loss Total Loans by collectibility
Jumlah Pinjaman berdasarkan
Lancar Dalam perhatian khusus Kurang lancar Diragukan Macet
kolektibilitas
Rupiah Modal kerja 316,785,774 16,650,280 1,089,742 1,844,987 3,380,063 339,750,846 Rupiah Working capital
Investasi 256,040,232 7,996,955 479,367 751,776 557,217 265,825,547 Investment
Sindikasi 57,613,732 553,493 0 0 0 58,167,225 Syndicated
Program pemerintah 82,634,275 2,333,056 320,372 362,568 246,081 85,896,352 Government programs
Karyawan 44,768,536 170,995 18 416 11,784 44,951,749 Employee
Ekspor 5,100,758 18,596 0 0 55,041 5,174,395 Export
Subjumlah pinjaman lainnya 0 0 0 0 0 0 Others, subtotal loans
Konsumen 284,907,917 10,905,841 1,602,292 1,766,055 1,787,444 300,969,549 Consumer
Subjumlah Pinjaman berdasarkan tipe 1,047,851,224 38,629,216 3,491,791 4,725,802 6,037,630 1,100,735,663 Subtotal Loans by type
Mata uang asing Modal kerja 42,753,144 4,583,064 0 512,217 86,490 47,934,915 Foreign currencies Working capital
Investasi 119,995,135 5,390,280 0 0 939,931 126,325,346 Investment
Sindikasi 67,864,704 3,873,273 333,794 0 0 72,071,771 Syndicated
Program pemerintah 0 0 0 0 0 0 Government programs
Karyawan 0 0 0 0 0 0 Employee
Ekspor 10,590,111 0 0 0 5,842 10,595,953 Export
Subjumlah pinjaman lainnya 0 0 0 0 0 0 Others, subtotal loans
Konsumen 2,166,147 2,306 0 0 94 2,168,547 Consumer
Subjumlah Pinjaman berdasarkan tipe 243,369,241 13,848,923 333,794 512,217 1,032,357 259,096,532 Subtotal Loans by type
Pinjaman berdasarkan tipe Loans by type
Jumlah pinjaman, kotor
Total loans, gross
Current Special mention Substandard Doubtful Loss Total Loans by collectibility
Jumlah Pinjaman berdasarkan
Lancar Dalam perhatian khusus Kurang lancar Diragukan Macet
kolektibilitas
Subjumlah Seluruh Mata Uang Subjumlah Pinjaman berdasarkan tipe 1,322,359,775 55,241,414 3,824,088 4,248,564 8,254,054 1,393,927,895 Subtotal on all Currencies Subtotal Loans by type
Pinjaman berdasarkan tipe Loans by type
Jumlah pinjaman, kotor
Total loans, gross
Current Special mention Substandard Doubtful Loss Total Loans by collectibility
Jumlah Pinjaman berdasarkan
Lancar Dalam perhatian khusus Kurang lancar Diragukan Macet
kolektibilitas
Subjumlah Seluruh Mata Uang Subjumlah Pinjaman berdasarkan tipe 1,291,220,465 52,478,139 3,825,585 5,238,019 7,069,987 1,359,832,195 Subtotal on all Currencies Subtotal Loans by type
Pinjaman berdasarkan tipe Loans by type
Current Loss Substandard Doubtful Special mention Total Loans by collectibility
Jumlah Pinjaman berdasarkan
Lancar Macet Kurang lancar Diragukan Dalam perhatian khusus
kolektibilitas
Jumlah pinjaman berdasarkan tipe Total loans by type
Jumlah pinjaman, kotor 1,322,359,775 8,254,054 3,824,088 4,248,564 55,241,414 1,393,927,895 Total loans, gross
Cadangan kerugian penurunan nilai pada pinjaman yang diberikan ( 21,661,391 ) ( 6,924,876 ) ( 1,878,290 ) ( 2,575,419 ) ( 19,142,882 ) ( 52,182,858 ) Allowance for impairment losses for loans
Jumlah pinjaman, bersih 1,300,698,384 1,329,178 1,945,798 1,673,145 36,098,532 1,341,745,037 Total loans, net
Pinjaman berdasarkan tipe Loans by type
Current Loss Substandard Doubtful Special mention Total Loans by collectibility
Jumlah Pinjaman berdasarkan
Lancar Macet Kurang lancar Diragukan Dalam perhatian khusus
kolektibilitas
Jumlah pinjaman berdasarkan tipe Total loans by type
Jumlah pinjaman, kotor 1,291,220,465 7,069,987 3,825,585 5,238,019 52,478,139 1,359,832,195 Total loans, gross
Cadangan kerugian penurunan nilai pada pinjaman yang diberikan ( 22,594,287 ) ( 6,205,166 ) ( 1,892,707 ) ( 3,606,428 ) ( 18,800,031 ) ( 53,098,619 ) Allowance for impairment losses for loans
Jumlah pinjaman, bersih 1,268,626,178 864,821 1,932,878 1,631,591 33,678,108 1,306,733,576 Total loans, net
Page 17
[4613100a_BD] Notes to the financial statements - Loans and Sharia receivables - by Economic Sector (breakdown) - Financial and Sharia Industry
2024-03-31
Pinjaman berdasarkan sektor ekonomi Loans by economic sector Pinjaman berdasarkan sektor ekonomi Loans by ec
Jumlah pinjaman, kotor Jumlah pinjaman, kotor
Total loans, gross Total loans, gross
Current Special mention Substandard Doubtful Loss Total Loans by collectibility Current Special mention Substandard Doubtful Loss Total Loans by collectibility
Jumlah Pinjaman berdasarkan Jumlah Pinjaman berdasarkan
Lancar Dalam perhatian khusus Kurang lancar Diragukan Macet Lancar Dalam perhatian khusus Kurang lancar Diragukan Macet
kolektibilitas kolektibilitas
Rupiah Perindustrian 98,608,358 5,596,164 381,624 83,716 3,012,429 107,682,291 Rupiah Manufacturing Rupiah Perindustrian 96,389,797 5,574,697 327,885 1,756,839 2,523,558 106,572,776 Rupiah
Perdagangan, restoran dan hotel 135,722,400 5,467,637 553,334 707,021 623,751 143,074,143 Trading, restaurants and hotels Perdagangan, restoran dan hotel 137,847,825 4,810,608 541,032 624,058 695,261 144,518,784 Trading, r
Pertanian 137,083,012 1,327,654 820,962 306,448 255,310 139,793,386 Agriculture Pertanian 134,626,317 1,246,457 789,707 225,507 264,402 137,152,390
Jasa dunia usaha 110,111,284 3,539,864 93,947 81,438 131,523 113,958,056 Business services Jasa dunia usaha 99,761,989 2,858,468 79,817 75,716 160,574 102,936,564
Konstruksi 80,753,676 12,669,982 31,931 320,725 408,713 94,185,027 Construction Konstruksi 80,755,330 8,841,050 27,757 183,092 443,925 90,251,154
Pengangkutan, pergudangan dan komunikasi 74,042,177 1,240,577 29,039 55,264 92,659 75,459,716 Transportation, warehousing and communications Pengangkutan, pergudangan dan komunikasi 69,830,623 1,061,043 69,738 36,148 46,754 71,044,306 Transportation, warehousing
Listrik, gas dan air 19,000,163 554,918 771 175 2,071 19,558,098 Electricity, gas and water Listrik, gas dan air 19,834,863 554,285 1,655 269 3,411 20,394,483
Jasa sosial 41,454,087 558,630 26,826 39,259 23,914 42,102,716 Social services Jasa sosial 40,235,685 551,061 21,925 27,952 33,781 40,870,404
Pertambangan 41,818,167 1,588,652 1,057 146,884 12,743 43,567,503 Mining Pertambangan 33,758,498 1,712,255 7,750 7,557 7,575 35,493,635
Properti 0 0 0 0 0 0 Property Properti 0 0 0 0 0 0
Lain-lain 340,661,441 12,583,817 1,715,080 2,034,941 2,101,172 359,096,451 Other sectors Lain-lain 334,810,297 11,419,292 1,624,525 1,788,664 1,858,389 351,501,167
Subjumlah Pinjaman berdasarkan sektor ekonomi 1,079,254,765 45,127,895 3,654,571 3,775,871 6,664,285 1,138,477,387 Subtotal Loans by economic sector Subjumlah Pinjaman berdasarkan sektor ekonomi 1,047,851,224 38,629,216 3,491,791 4,725,802 6,037,630 1,100,735,663 Subtotal Loan
Mata uang asing Perindustrian 60,790,999 5,840,600 0 0 1,583,875 68,215,474 Foreign currencies Manufacturing Mata uang asing Perindustrian 59,793,004 6,151,042 0 512,217 1,026,421 67,482,684 Foreign currencies
Perdagangan, restoran dan hotel 9,836,361 70,191 0 0 0 9,906,552 Trading, restaurants and hotels Perdagangan, restoran dan hotel 9,339,003 68,164 0 0 0 9,407,167 Trading, r
Pertanian 4,581,459 0 0 0 0 4,581,459 Agriculture Pertanian 4,848,674 0 0 0 0 4,848,674
Jasa dunia usaha 9,275,939 0 0 472,693 5,800 9,754,432 Business services Jasa dunia usaha 12,439,707 458,492 0 0 5,842 12,904,041
Konstruksi 1,798,932 0 0 0 0 1,798,932 Construction Konstruksi 1,768,457 3,156,929 0 0 0 4,925,386
Pengangkutan, pergudangan dan komunikasi 21,267,075 467,927 0 0 0 21,735,002 Transportation, warehousing and communications Pengangkutan, pergudangan dan komunikasi 20,472,108 455,061 0 0 0 20,927,169 Transportation, warehousing
Listrik, gas dan air 26,398,952 3,667,699 169,517 0 0 30,236,168 Electricity, gas and water Listrik, gas dan air 25,797,065 3,491,766 333,794 0 0 29,622,625
Jasa sosial 39,063,419 0 0 0 0 39,063,419 Social services Jasa sosial 36,953,028 0 0 0 0 36,953,028
Pertambangan 66,915,292 67,102 0 0 0 66,982,394 Mining Pertambangan 69,122,697 65,163 0 0 0 69,187,860
Properti 0 0 0 0 0 0 Property Properti 0 0 0 0 0 0
Lain-lain 3,176,582 0 0 0 94 3,176,676 Other sectors Lain-lain 2,835,498 2,306 0 0 94 2,837,898
Subjumlah Pinjaman berdasarkan sektor ekonomi 243,105,010 10,113,519 169,517 472,693 1,589,769 255,450,508 Subtotal Loans by economic sector Subjumlah Pinjaman berdasarkan sektor ekonomi 243,369,241 13,848,923 333,794 512,217 1,032,357 259,096,532 Subtotal Loan
2024-03-31
Pinjaman berdasarkan sektor ekonomi Loans by economic sector Pinjaman berdasarkan sektor ekonomi
Jumlah pinjaman, kotor Jumlah pinjaman, kotor
Total loans, gross Total loans, gross
Current Special mention Substandard Doubtful Loss Total Loans by collectibility Current Special mention Substandard Doubtful Loss Total Loans by collectibility
Jumlah Pinjaman berdasarkan Jumlah Pinjaman berdasarkan
Lancar Dalam perhatian khusus Kurang lancar Diragukan Macet Lancar Dalam perhatian khusus Kurang lancar Diragukan Macet
kolektibilitas kolektibilitas
Subjumlah Seluruh Mata Uang Subjumlah Pinjaman berdasarkan sektor ekonomi 1,322,359,775 55,241,414 3,824,088 4,248,564 8,254,054 1,393,927,895 Subtotal on all Currencies Subtotal Loans by economic sector Subjumlah Seluruh Mata Uang Subjumlah Pinjaman berdasarkan sektor ekonomi 1,291,220,465 52,478,139 3,825,585 5,238,019 7,069,987 1,359,832,195 Subtotal on all Currencies
2024-03-31
Pinjaman berdasarkan sektor ekonomi Loans by economic sector Pinjaman berdasarkan sektor ekonomi Loans by economic sector
Current Special mention Substandard Doubtful Loss Total Loans by collectibility Current Special mention Substandard Doubtful Loss Total Loans by collectibility
Jumlah Pinjaman berdasarkan Jumlah Pinjaman berdasarkan
Lancar Dalam perhatian khusus Kurang lancar Diragukan Macet Lancar Dalam perhatian khusus Kurang lancar Diragukan Macet
kolektibilitas kolektibilitas
Jumlah pinjaman berdasarkan sektor ekonomi Total loans by economic sector Jumlah pinjaman berdasarkan sektor ekonomi Total loans by economic sector
Jumlah pinjaman, kotor 1,322,359,775 55,241,414 3,824,088 4,248,564 8,254,054 1,393,927,895 Total loans, gross Jumlah pinjaman, kotor 1,291,220,465 52,478,139 3,825,585 5,238,019 7,069,987 1,359,832,195 Total loans, gross
Cadangan kerugian penurunan nilai pada pinjaman yang diberikan ( 21,661,391 ) ( 19,142,882 ) ( 1,878,290 ) ( 2,575,419 ) ( 6,924,876 ) ( 52,182,858 ) Allowance for impairment losses for loans Cadangan kerugian penurunan nilai pada pinjaman yang diberikan ( 22,594,287 ) ( 18,800,031 ) ( 1,892,707 ) ( 3,606,428 ) ( 6,205,166 ) ( 53,098,619 ) Allowance for impairment losses for loans
Jumlah pinjaman, bersih 1,300,698,384 36,098,532 1,945,798 1,673,145 1,329,178 1,341,745,037 Total loans, net Jumlah pinjaman, bersih 1,268,626,178 33,678,108 1,932,878 1,631,591 864,821 1,306,733,576 Total loans, net
Page 18
[4614100] Notes to the financial statements - Loans and Sharia receivables - Other Information - Financial and Sharia Industry
Informasi penting lainnya Loans other information
2024-03-31 2023-12-31
Informasi penting lainnya Loans other information
Tingkat suku bunga rata-rata (yield) dan kisaran bagi hasil per tahun Annual average yield rate and indicative profit sharing
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun Annual yield rate
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun rupiah 0.00827 0.0085 Annual yield rate of rupiah loans
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun mata uang asing 0.00698 0.00679 Annual yield rate of foreign currencies loans
Kisaran bagi hasil per tahun Annual indicative profit sharing
Kisaran bagi hasil per tahun piutang murabahan dan istishna 0,00105 - 0,988 0,00104 - 1,037 Indicative profit sharing of murabahah and istishna receivables
Kisaran bagi hasil per tahun pembiayaan musyarakah 0,0375 - 1,363 0,0212 - 1,417 Indicative profit sharing of musyarakah financing
Kisaran bagi hasil per tahun pembiayaan syariah lainnya 0,0394 - 1,406 0,0401 - 1,405 Indicative profit sharing of other sharia financing
Cadangan kerugian penurunan nilai Movement of allowance for impairment losses on loans
Cadangan kerugian penurunan nilai, awal periode 53,098,619 64,612,645 Allowance for impairment of losses, beginning period
Pembentukan selama tahun berjalan 3,240,426 9,788,587 Provision during the year of allowance for impairment losses on loans
Penghapusbukuan ( 4,239,837 ) ( 20,871,629 ) Writing off of allowance for impairment losses on loans
Pemulihan pinjaman yang telah dihapusbukukan Recoveries of written-off of allowance for impairment losses on loans
Cadangan lain-lain 83,650 ( 430,984 ) Others allowance for impairment losses on loans
Dampak selisih akibat perbedaan kurs terhadap cadangan kerugian penurunan nilai pinjaman diberikan Foreign exchange translation impact on allowance for impairment losses on loans
Cadangan kerugian penurunan nilai, akhir periode 52,182,858 53,098,619 Allowance for impairment of losses, ending period
Rasio pinjaman Loan ratios
Non-performing financing - gross 0.0102 0.0102 Non-performing financing - gross
Non-performing financing - net 0.0033 0.0029 Non-performing financing - net
Page 19
[4621100_BD] Notes to the financial statements - Current Accounts and Wadiah Demand deposits (breakdown) - Financial and Sharia Industry
2024-03-31
Giro dan giro wadiah Current accounts and wadiah demand deposits Giro dan giro wadiah Current accounts and wadiah demand deposits
Giro Pihak berelasi Rupiah 71,680,683 Rupiah Related parties Current accounts Giro Pihak berelasi Rupiah 95,956,127 Rupiah Related parties Current accounts
Mata uang asing 75,907,753 Foreign currencies Mata uang asing 70,681,705 Foreign currencies
Subjumlah Seluruh Mata Uang 147,588,436 Subtotal on all Currencies Subjumlah Seluruh Mata Uang 166,637,832 Subtotal on all Currencies
Pihak ketiga Rupiah 259,509,533 Rupiah Third parties Pihak ketiga Rupiah 270,787,431 Rupiah Third parties
Mata uang asing 120,381,606 Foreign currencies Mata uang asing 114,933,893 Foreign currencies
Subjumlah Seluruh Mata Uang 379,891,139 Subtotal on all Currencies Subjumlah Seluruh Mata Uang 385,721,324 Subtotal on all Currencies
Giro wadiah Pihak berelasi Rupiah Rupiah Related parties Wadiah demand deposits Giro wadiah Pihak berelasi Rupiah Rupiah Related parties Wadiah demand deposits
Mata uang asing Foreign currencies Mata uang asing Foreign currencies
Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies
Pihak ketiga Rupiah Rupiah Third parties Pihak ketiga Rupiah Rupiah Third parties
Mata uang asing Foreign currencies Mata uang asing Foreign currencies
Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies
2024-03-31
Giro dan giro wadiah Current accounts and wadiah demand deposits Giro dan giro wadiah Current accounts and wadiah demand deposits
Giro Subjumlah Seluruh Pihak Subjumlah Seluruh Mata Uang 527,479,575 Subtotal on all Currencies Subtotal on all Parties Current accounts Giro Subjumlah Seluruh Pihak Subjumlah Seluruh Mata Uang 552,359,156 Subtotal on all Currencies Subtotal on all Parties Current accounts
Giro wadiah Subjumlah Seluruh Pihak Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies Subtotal on all Parties Wadiah demand deposits Giro wadiah Subjumlah Seluruh Pihak Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies Subtotal on all Parties Wadiah demand deposits
Page 20
[4622100_BD] Notes to the financial statements - Savings Deposits and Wadiah Savings Deposits (breakdown) - Financial and Sharia Industry
2024-03-31
Tabungan dan tabungan wadiah Savings deposits and wadiah savings deposits Tabungan dan tabungan wadiah Savings deposits and wadiah savings deposits
Tabungan Pihak berelasi Rupiah 3,136,074 Rupiah Related parties Savings deposits Tabungan Pihak berelasi Rupiah 3,749,398 Rupiah Related parties Savings deposits
Mata uang asing 5,557,701 Foreign currencies Mata uang asing 3,791,143 Foreign currencies
Subjumlah Seluruh Mata Uang 8,693,775 Subtotal on all Currencies Subjumlah Seluruh Mata Uang 7,540,541 Subtotal on all Currencies
Pihak ketiga Rupiah 484,780,987 Rupiah Third parties Pihak ketiga Rupiah 465,890,488 Rupiah Third parties
Mata uang asing 36,208,395 Foreign currencies Mata uang asing 35,860,460 Foreign currencies
Subjumlah Seluruh Mata Uang 520,989,382 Subtotal on all Currencies Subjumlah Seluruh Mata Uang 501,750,948 Subtotal on all Currencies
Tabungan wadiah Pihak berelasi Rupiah Rupiah Related parties Wadiah savings deposits Tabungan wadiah Pihak berelasi Rupiah Rupiah Related parties Wadiah savings deposits
Mata uang asing Foreign currencies Mata uang asing Foreign currencies
Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies
Pihak ketiga Rupiah Rupiah Third parties Pihak ketiga Rupiah Rupiah Third parties
Mata uang asing Foreign currencies Mata uang asing Foreign currencies
Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies
2024-03-31
Tabungan dan tabungan wadiah Savings deposits and wadiah savings deposits Tabungan dan tabungan wadiah Savings deposits and wadiah savings deposits
Tabungan Subjumlah Seluruh Pihak Subjumlah Seluruh Mata Uang 529,683,157 Subtotal on all Currencies Subtotal on all Parties Savings deposits Tabungan Subjumlah Seluruh Pihak Subjumlah Seluruh Mata Uang 509,291,489 Subtotal on all Currencies Subtotal on all Parties Savings deposits
Tabungan wadiah Subjumlah Seluruh Pihak Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies Subtotal on all Parties Wadiah savings deposits Tabungan wadiah Subjumlah Seluruh Pihak Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies Subtotal on all Parties Wadiah savings deposits
Page 21
[4623100_BD] Notes to the financial statements - Time deposits and Wakalah deposits (breakdown) - Financial and Sharia Industry
2024-03-31
Deposito berjangka dan deposito wakalah Time deposits and wakalah deposits Deposito berjangka dan deposito wakalah Time deposits and wakalah deposits
Deposito berjangka Pihak berelasi Rupiah 33,414,289 Rupiah Related parties Time deposits Deposito berjangka Pihak berelasi Rupiah 32,303,541 Rupiah Related parties Time deposits
Mata uang asing 2,845,050 Foreign currencies Mata uang asing 2,549,440 Foreign currencies
Subjumlah Seluruh Mata Uang 36,259,339 Subtotal on all Currencies Subjumlah Seluruh Mata Uang 34,852,981 Subtotal on all Currencies
Pihak ketiga Rupiah 224,253,002 Rupiah Third parties Pihak ketiga Rupiah 226,435,645 Rupiah Third parties
Mata uang asing 26,557,299 Foreign currencies Mata uang asing 28,508,878 Foreign currencies
Subjumlah Seluruh Mata Uang 250,810,301 Subtotal on all Currencies Subjumlah Seluruh Mata Uang 254,944,523 Subtotal on all Currencies
Deposito wakalah Pihak berelasi Rupiah Rupiah Related parties Wakalah deposits Deposito wakalah Pihak berelasi Rupiah Rupiah Related parties Wakalah deposits
Mata uang asing Foreign currencies Mata uang asing Foreign currencies
Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies
Pihak ketiga Rupiah Rupiah Third parties Pihak ketiga Rupiah Rupiah Third parties
Mata uang asing Foreign currencies Mata uang asing Foreign currencies
Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies
2024-03-31
Deposito berjangka dan deposito wakalah Time deposits and wakalah deposits Deposito berjangka dan deposito wakalah Time deposits and wakalah deposits
Deposito berjangka Subjumlah Seluruh Pihak Subjumlah Seluruh Mata Uang 287,069,640 Subtotal on all Currencies Subtotal on all Parties Time deposits Deposito berjangka Subjumlah Seluruh Pihak Subjumlah Seluruh Mata Uang 289,797,504 Subtotal on all Currencies Subtotal on all Parties Time deposits
Deposito wakalah Subjumlah Seluruh Pihak Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies Subtotal on all Parties Wakalah deposits Deposito wakalah Subjumlah Seluruh Pihak Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies Subtotal on all Parties Wakalah deposits
Page 22
[4624100] Notes to the financial statements - Annual average interest rate Third Party Funds - Financial and Sharia Industry
2024-03-31
Tingkat bunga rata-rata per tahun dana pihak ketiga Annual average interest rate third party funds Tingkat bunga rata-rata per tahun dana pihak ketiga Annual average interest rate third party funds
Tingkat bunga giro Rupiah 0.0264 Rupiah Current accounts interest rate Tingkat bunga giro Rupiah 0.0264 Rupiah Current accounts interest rate
Mata uang asing 0.0282 Foreign currencies Mata uang asing 0.0195 Foreign currencies
Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies
Imbal hasil giro wadiah Rupiah 0,0002 - 0,0004 Rupiah Wadiah demand deposits return Imbal hasil giro wadiah Rupiah 0,0002 - 0,0003 Rupiah Wadiah demand deposits return
Mata uang asing 0,0000 - 0,0000 Foreign currencies Mata uang asing 0,0000 - 0,0000 Foreign currencies
Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies
Tingkat bunga tabungan Rupiah 0.005 Rupiah Savings deposits interest rate Tingkat bunga tabungan Rupiah 0.005 Rupiah Savings deposits interest rate
Mata uang asing 0.0045 Foreign currencies Mata uang asing 0.0018 Foreign currencies
Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies
Imbal hasil tabungan wadiah Rupiah Rupiah Wadiah savings deposits return Imbal hasil tabungan wadiah Rupiah Rupiah Wadiah savings deposits return
Mata uang asing Foreign currencies Mata uang asing Foreign currencies
Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies
Tingkat bunga deposito berjangka Rupiah 0.0375 Rupiah Time deposits interest rate Tingkat bunga deposito berjangka Rupiah 0.0353 Rupiah Time deposits interest rate
Mata uang asing 0.0343 Foreign currencies Mata uang asing 0.0301 Foreign currencies
Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies
Imbal hasil deposito wakalah Rupiah Rupiah Wakalah deposits return Imbal hasil deposito wakalah Rupiah Rupiah Wakalah deposits return
Mata uang asing Foreign currencies Mata uang asing Foreign currencies
Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies Subjumlah Seluruh Mata Uang Subtotal on all Currencies
Page 23
[4631100] Notes to the financial statements - Interest and Sharia Income - Financial and Sharia Industry
Pendapatan bunga dan syariah Interest and sharia income
2024-03-31 2023-03-31
Pendapatan bunga dan syariah Interest and sharia income
Pendapatan bunga Interest income
Kredit yang diberikan 23,122,609 19,376,096 Loans interest income
Obligasi pemerintah 4,005,353 4,296,964 Government bonds interest income
Pendapatan pembiayaan konsumen 1,664,348 1,443,547 Consumer financing receivables - net interest income
Efek-efek 635,126 759,424 Marketable securities income
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 720,389 871,689 Placements with Bank Indonesia and other banks income
Lain-lain 236,360 192,608 Other interest income
Subjumlah pendapatan bunga 30,384,185 26,940,328 Subtotal interest income
Pendapatan syariah dan pendapatan pengelolaan dana oleh bank sebagai mudharib Sharia income
Pendapatan keuntungan murabahah dan pendapatan bersih istishna 3,296,312 3,008,654 Murabahah and istishna income
Pendapatan bagi hasil musyarakah 1,791,276 1,373,197 Musyrakah profit sharing
Pendapatan bagi hasil mudharabah 33,005 22,414 Mudharabah profit sharing
Pendapatan ujrah dari pinjaman qardh Ujrah income from qardh financing
Pendapatan bersih ijarah 30,517 46,439 Ijarah income
Lain-lain Other sharia income
Subjumlah pendapatan syariah dan pendapatan pengelolaan dana oleh bank sebagai mudharib 5,151,110 4,450,704 Subtotal sharia income
Jumlah pendapatan bunga dan syariah 35,535,295 31,391,032 Total interest and sharia income
Page 24
[4632100] Notes to the financial statements - Interest and Sharia Expense - Financial and Sharia Industry
Beban bunga dan syariah Interest and sharia expense
2024-03-31 2023-03-31
Beban bunga dan syariah Interest and sharia expense
Beban bunga Interest expense
Deposito berjangka 2,733,568 2,202,051 Time deposits interest expense
Tabungan 551,566 500,715 Saving deposits interest expense
Pinjaman yang diterima 1,452,601 948,519 Borrowings interest expense
Premi penjaminan dana pihak ketiga 0 0 Premium on third party fund guarantees
Giro 3,617,318 2,590,640 Current accounts interest expense
Efek-efek yang diterbitkan 581,829 539,310 Securities issued interest expense
Pinjaman dan efek-efek subordinasi 282 27 Subordinated securities interest expense
Lain-lain 485,350 276,070 Others interest expense interest expense
Subjumlah beban bunga 9,422,514 7,057,332 Subtotal interest expense
Beban syariah dan hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah temporer Sharia expense
Beban deposito mudharabah 1,405,556 950,311 Mudharabah deposits expense
Beban tabungan mudharabah 126,340 114,942 Mudharabah savings expense
Beban giro mudharabah Mudharabah demand deposits expense
Beban pinjamam mudharabah Mudharabah financing expense
Beban investasi terikat 42,683 20,288 Related investment expense
Musytarakah - mudharabah musytarakah 273,922 181,948 Musytarakah - mudharabah musytarakah expense
Sertifikat investasi mudharabah antarbank 18,856 48,360 Mudharabah investment certificate expense
Sukuk Sukuk expense
Piutang murabahah Murabahah receivables expense
Pinjaman qardh Qardh fund expense
Lain-lain 59,557 8,813 Other sharia expense
Subjumlah beban syariah dan hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah temporer 1,926,914 1,324,662 Subtotal sharia expense
Jumlah beban bunga dan syariah 11,349,428 8,381,994 Total interest and sharia expense
Page 25
[4695000_BD] Notes to the financial statements - Borrowings, by creditor, by currency (breakdown) - Financial and Sharia Industry
2024-03-31
Catatan pinjaman Notes for borrowings Catatan pinjaman Notes for borrowings
Catatan pinjaman [baris komponen] Catatan pinjaman [baris komponen]
Pinjaman dalam mata uang asing Pinjaman Pinjaman dalam mata uang asing Pinjaman
Bank Central Asia Tbk IDR 7,032,546 7,032,546 Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR 7,925,272 7,925,272 Bank Central Asia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 7,032,546 Currency Mata uang 7,925,272 7,925,272 Currency
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR 860,756 860,756 Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR 960,540 960,540 Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 860,756 Currency Mata uang 960,540 960,540 Currency
Bank Jago Tbk IDR 590,569 590,569 Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR 49,875 49,875 Bank Jago Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 590,569 Currency Mata uang 49,875 49,875 Currency
Bank Permata Tbk IDR 480,522 480,522 Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR 568,383 568,383 Bank Permata Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 480,522 Currency Mata uang 568,383 568,383 Currency
Bank Mega Tbk IDR 175,902 175,902 Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR 216,461 216,461 Bank Mega Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 175,902 Currency Mata uang 216,461 216,461 Currency
Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Danamon Indonesia Tbk IDR 1,385,348 1,385,348 Bank Danamon Indonesia Tbk IDR Bank Danamon Indonesia Tbk IDR 1,573,619 1,573,619 Bank Danamon Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
Page 26
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 1,385,348 Currency Mata uang 1,573,619 1,573,619 Currency
Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Maybank Indonesia Tbk IDR 3,200,088 3,200,088 Bank Maybank Indonesia Tbk IDR Bank Maybank Indonesia Tbk IDR 1,464,831 1,464,831 Bank Maybank Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 3,200,088 Currency Mata uang 1,464,831 1,464,831 Currency
Bank Pan Indonesia Tbk IDR 3,678,519 3,678,519 Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR 3,993,077 3,993,077 Bank Pan Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 3,678,519 Currency Mata uang 3,993,077 3,993,077 Currency
Bank Cimb Niaga Tbk IDR 618,668 618,668 Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR 607,627 607,627 Bank Cimb Niaga Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 618,668 Currency Mata uang 607,627 607,627 Currency
Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Btpn Tbk IDR 150,000 150,000 Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR 250,000 250,000 Bank Btpn Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 150,000 Currency Mata uang 250,000 250,000 Currency
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR 763,535 763,535 Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR 805,084 805,084 Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 763,535 Currency Mata uang 805,084 805,084 Currency
Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR 1,481,991 1,481,991 Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR 1,443,489 1,443,489 Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 1,481,991 Currency Mata uang 1,443,489 1,443,489 Currency
Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank loans IDR Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank loans IDR
Page 27
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank asing lainnya IDR Other foreign banks IDR Bank asing lainnya IDR Other foreign banks IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD 1,304,906,640,730 53,677,779 USD USD 1,609,707,203,086 55,702,168 USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 55,702,168 Currency Mata uang 1,609,707,203,086 55,702,168 Currency
Bank lokal lainnya IDR 8,906,241 Other local banks IDR Bank lokal lainnya IDR 19,088,053 19,088,053 Other local banks IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD 1,727,585 USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 10,633,826 Currency Mata uang 19,088,053 19,088,053 Currency
2024-03-31
Catatan pinjaman Notes for borrowings Catatan pinjaman Notes for borrowings
Catatan pinjaman [baris komponen] Catatan pinjaman [baris komponen]
Pinjaman dalam mata uang asing Pinjaman Pinjaman dalam mata uang asing Pinjaman
Kreditur nama bank Mata uang 95,760,397 95,760,397 Creditor bank name Currency Kreditur nama bank Mata uang 95,445,459 95,445,459 Creditor bank name Currency
Names mentioned 44 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Mandiri
p.1 ×3
unresolved
org
PT AXA
p.1
unresolved
org
PT MANDIRI Modal Ventura
p.1
unresolved
org
Bank Mantap
p.1
unresolved
org
National Corporation
p.2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.3 ×37
unresolved
org
Bank Indonesia Giro
p.3
unresolved
org
Bank Giro
p.4
unresolved
org
Bank Mandiri. Pengendalian
p.9
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.9 ×3
unresolved
org
Bank Umum Syariah
p.10 ×5
unresolved
org
Bank Indonesia. Besaran KLM
p.10
unresolved
org
Bank Indonesia Fast Payment
p.10
unresolved
org
Bank Syariah
p.10
unresolved
org
Wijaya Karya Bangunan
p.15 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.15
unresolved
org
Alfiantori dan Rekan
p.15
unresolved
org
KJPP Muttaqin
p.15 ×2
unresolved
org
Uswatun dan Rekan
p.15 ×2
unresolved
org
KJPP ANA
p.15
unresolved
org
KJPP MBPRU
p.15
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.15
unresolved
org
KJPP Yanuar Bey dan Rekan
p.15
unresolved
org
KJPP Yanuar Bey
p.15
unresolved
org
KJPP Iwan Bachron dan Rekan
p.15
unresolved
org
KJPP Iwan Bachron
p.15
unresolved
org
KJPP Dasa’at Yudistira dan Rekan
p.15 ×2
unresolved
org
KJPP Dasa’at Yudistira
p.15 ×2
unresolved
org
KJPP Muttaqin Bambang Purwanto Rozak Uswatun dan Rekan
p.15
unresolved
org
KJPP Muttaqin Bambang Purwanto Rozak Uswatun
p.15
unresolved
person
Ir. Muhammad Adil Muttaqin
p.15 ×2
unresolved
org
PT Estika Jasa Tama
p.15
unresolved
org
PT Asuransi Wahana Tata
p.15
unresolved
org
PT Krida Upaya Tunggal
p.15
unresolved
org
PT Asuransi Jasa Raharja Putera
p.15
unresolved
org
PT Mandiri AXA General Insurance
p.15
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.