Skip to content
Back to announcement

LK Q1 2024.pdf

Financial statement Text extracted INTD

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 45

Page 1
LAPORAN KEUANGAN
  KELOMPOK USAHA
PT.INTER DELTA, TBK.
 PER 31 MARET 2024
    (BELUM DIAUDIT)
Page 2
                              PT.INTER DELTA Tbk.
                               DAN ENTITAS ANAK
                    LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    Pada tanggal - tanggal 31 Maret 2024 dan
                     untuk tahun yang berakhir pada tanggal
                                  31 Maret 2024


                                   Daftar isi                            Halaman


Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian                                       1

Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian                                2

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian                                     3

Laporan Arus Kas Konsolidasian                                              4

Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian                               5 - 42




                         *********************************************
Page 3

          
Page 4
                                                                                 KELOMPOK USAHA PT. INTER DELTA Tbk.
                                                                                       LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                                                             PER 31 Maret 2024 (Belum diaudit) dan 31 Desember 2023

                         ASET                          Catatan                                                                 LIABILITAS                           Catatan
                                                                    31 Maret 2024       31 Desember 2023                                                                            31 Maret 2024      31 Desember 2023
                                                                                                           Liabilitas Jangka Pendek
Aset Lancar                                                                                                Utang Usaha :
Kas dan setara kas                                      2c, 2f, 4    19,256,793,774       14,171,352,686     Pihak Ketiga                                           2c, 2m, 10,21     1,843,110,241           4,231,187
Dana yang Dibatasi Penggunaannya                                                  -                    -     Pihak yang mempunyai hubungan istimewa                                               -                   -
Piutang Usaha - pihak ketiga                                                                               Utang Bank jangka pendek                                                             -                     -
(Setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu                                                            Utang Lain - Lain                                                            299,449,071         293,852,685
 sebesar Rp 286.406.365,- pada tanggal                                                                     Utang Pajak                                              20b                (969,461,500)         31,922,369
 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 )                    2g, 5        2,430,225,723        1,659,118,993   Biaya yang masih harus dibayar                                                40,336,192          50,217,586
                                                                                                           Utang Jangka Panjang Bagian yang Jatuh Tempo
Piutang Lain-lain                                                       25,728,971           24,975,610      dalam Waktu Satu Tahun :
Persediaan - setelah dikurangi penyisihan persediaan                                                        - Utang pembiayaan konsumen                             12                            0                   0
usang sejumlah Rp 610.767.517 pada 31 Maret 2024                                                            - Pendapatan sewa diterima dimuka                       11                            -                   0
dan Rp 610.767.517 31 Desember 2023                      2h, 6       13,479,757,766       16,377,844,953   Kewajiban Pajak Tangguhan                                                              -                   -
Pajak dibayar dimuka                                      19a         4,246,863,270        5,123,459,299   Kewajiban Lancar Lain-lain                                                             -                   -
Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka                       2i, 7         874,203,209        2,860,081,131         Total Liabilitas Jangka Pendek                                       1,213,434,004         380,223,827

     Jumlah Aset Lancar                                              40,313,572,713       40,216,832,672   Liabilitas Jangka Panjang
                                                                                                           Utang Jangka Panjang Setelah dikurangi Bagian
Aset Tidak Lancar                                                                                          yang jatuh tempo dalam Waktu Satu Tahun :
                                                                                                             - Pendapatan diterima di muka                          11                            0                   0
Piutang usaha - jangka pajang                           2g, 5                    -                    -      - Utang pembiayaan konsumen                            12                            0                   0
Aset Pajak Tangguhan                                     2q, 20        937,525,825          934,354,786    Estimasi Kewajiban Manfaat Karyawan                                        2,409,108,110       2,411,659,568
Pinjaman karyawan                                                              -                    -      Selisih Lebih Bagian Rugi (Laba) Bersih Entitas Anak
                                                                                                           di atas Nilai Investasi                                                                -                   -
Aset Hak Guna Pakai Setelah di kurangi Akumulasi                                                                 Total liabilitas Jangka Panjang                                      2,409,108,110       2,411,659,568
penyusutan Sebesar Rp 18.388.889,- tahun 2024                          145,055,555          163,444,444    Jumlah Liabilitas                                                          3,622,542,114       2,791,883,395
Sebesar Rp 57.222.222,- tahun 2023
Aset Tetap - Setelah dikurangi Akumulasi penyusutan                                                                              EKUITAS
 sebesar Rp 17.250.938.937,- pada tahun 2024                                                               Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
 dan Rp 17.393.202.971,- pada tahun 2023)                 2j, 8        669,309,976          716,550,943    Modal saham - nilai nominal Rp. 100 per saham
                                                                                                           Modal dasar 603.552.000 saham
Deposito berjangka yang dibatasi                                                                           Ditempatkan dan disetor penuh - 591.828.000 saham         13              59,182,800,000      59,182,800,000
pengenggunaannya                                                                    -                -     Saldo laba                                                               (28,852,621,690)    (28,050,816,067)
                                                                                                           Komponen ekuitas lainnya                                  14               1,959,656,476       1,959,656,476
Aset tidak lancar lainnya                                              409,120,988          412,558,979    Penghasilan komprehensif lain                                              6,565,693,869       6,563,703,732

                                                                                                           Ekuitas yang dapat diatribusikan ke pemilik                               38,855,528,655      39,655,344,141
Total Aset Tidak Lancar                                               2,161,012,344        2,226,909,152   Kepentingan nonpengendalian                              2b                   (3,485,712)         (3,485,712)
                                                                                                                Total Ekuitas                                                        38,852,042,943      39,651,858,429

Total Aset                                                           42,474,585,057       42,443,741,824   Total Liabilitas dan Ekuitas                                              42,474,585,057       42,443,741,824
                                                                                                                                                                                           Jakarta, 26 April 2024
                                                                                                                                                                                                  Direksi
                                                                                                           1                                                                                     S. E. & O.
Page 5
                         KELOMPOK USAHA PT. INTER DELTA Tbk.
                  LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF UNTUK TAHUN YANG
                     BERAKHIR PADA 31 Maret 2024 DAN 2023 ( Belum diaudit )
                                                                 2023              2022
                                                  Catatan                   (disajikan kembali)

PENJUALAN BERSIH                                             2p, 15       10,421,376,951       15,319,485,209

BEBAN POKOK PENJUALAN                                        2p, 16        8,642,425,750       11,555,653,228
LABA BRUTO                                                                 1,778,951,201        3,763,831,981

Pendapatan Lainnya                                         2,c,6,8,18        286,085,631          696,261,291
Biaya distribusi                                            2p,8,17       (1,769,167,796)      (1,484,235,564)
Biaya Administrasi                                          2p,8,17       (1,052,203,824)      (1,079,870,619)
Beban Operasi lainnya                                       2c,8,19         (218,464,988)        (398,531,099)
LABA USAHA                                                                  (974,799,776)       1,497,455,990

Pendapatan keuangan                                                          169,261,792           85,828,153
Biaya Keuangan                                                                         0                    0
Bagian laba entitas asosiasi                                                           0                    0
Laba sebelum pajak                                                          (805,537,984)       1,583,284,143
Kini                                                      2q,20                        -         (205,153,740)
Tangguhan                                                 2q,20                3,732,360          (16,376,314)
Laba tahun berjalan dari operasional yang dilanjutkan                       (801,805,624)       1,361,754,089
Kerugian tahun berjalan dari operasi yang dihentikan                                   0                    0
Laba Bersih                                                                 (801,805,624)       1,361,754,089
  Pendapatan komprehensif lain :
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti                                    2,551,459          118,647,147
Pajak Penghasilan terkait                                    20                 (561,321)         (26,102,372)
Laba komprehensif                                                           (799,815,486)       1,454,298,864
Jumlah laba rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada :
    Pemilik entitas induk                                                   (801,805,624)       1,361,754,089
    Kepentingan non pengendali                            2b                           0                    0
Jumlah                                                                      (801,805,624)       1,361,754,089
Jumlah laba rugi Komprehensif yang dapat diatribusikan kepada :
   Pemilik entitas induk                                                    (799,815,486)       1,454,298,864
   Kepentingan nonpengendali                             2b                            0                    0
Jumlah                                                                      (799,815,486)       1,454,298,864
LABA (RUGI) PER SAHAM                                    2s                           (1)                   2


                                                                      Jakarta, 26 April 2023
                                                                              Direksi
                                                       2                    S. E. & O.
Page 6
                                                                         KELOMPOK USAHA PT. INTER DELTA Tbk.
                                                                LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR
                                                                      PADA TANGGAL 31 Maret 2024 DAN 31 Maret 2023

                                                           Modal saham          Tambahan Modal         Pendapatan                            Ekuitas yang dapat     Kepentingan
                                                          ditempatkan dan          Disetor           Komprehensif lain     Defisit          diatribusikan kepada   Non Pengendali       Jumlah Ekuitas
                                                           disetor penuh                                                                           pemilik

Saldo 31 Desember 2022/ 1 Januari 2023                     59,182,800,000          1,959,656,476         6,585,888,359   (27,464,790,492)        40,263,554,343         (3,485,712)      40,260,068,631

Laba bersih Januari - Maret 2023                                            -                    -                        1,361,754,089           1,361,754,089                     -     1,361,754,089

Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasti bersih                                                     92,544,775                               92,544,775                              92,544,775

Saldo Laba 31 Maret 2023                                   59,182,800,000          1,959,656,476         6,678,433,134   (26,103,036,403)        41,717,853,207         (3,485,712)      41,714,367,495


Saldo 31 Desember 2023                                     59,182,800,000          1,959,656,476         6,563,703,732   (28,050,816,067)        39,655,344,141         (3,485,712)      39,651,858,429

Laba bersih Januari - Maret 2024                                            -                    -                         (801,805,624)           (801,805,624)                    -      (801,805,624)

Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasti bersih                                                      1,990,138                                1,990,138                               1,990,138

Saldo per 31 Maret 2024                                    59,182,800,000          1,959,656,476         6,565,693,870   (28,852,621,691)        38,855,528,655         (3,485,712)      38,852,042,943


                                                                                              3
Page 7
                                     KELOMPOK USAHA PT INTER DELTA Tbk.
                                               LAPORAN ARUS KAS
                             UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023 ( Belum diaudit )



                                                                           2024              2023
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Penerimaan Kas dari pelanggan                                               9,650,270,221    16,229,086,885
Pembayaran kas kepada pemasok dan pelanggan                                (3,905,459,515)   (5,944,644,555)
Pembayaran kas gaji dan tunjangan                                          (1,157,276,371)   (1,663,278,618)

Kas yang dihasilkan dari operasi                                            4,587,534,335     8,621,163,712
Penerimaan bunga                                                              169,264,348        85,830,264
Penerimaan sewa                                                                         -       500,000,000

Pembayaran beban usaha dan lainnya                                            330,310,849      (637,237,770)
Pembayaran pajak penghasilan badan                                           (183,735,663)   (1,048,886,313)
Pembayaran bunga                                                                        -                 -

Kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi                                 4,903,373,869     7,520,869,893


ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI :
Hasil penjualan aset tetap                                                    98,000,000       139,639,640
Penambahan aset tetap                                                         (4,495,000)                -

Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi          93,505,000       139,639,640

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran utang bank                                                                   -                 -
Pembayaran utang                                                                        -                 -
Pembayaran utang pembiayaan konsumen                                                    -                 -

Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan                                     -                 -



KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS                              4,996,878,869     7,660,509,533

KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                                              14,171,352,686    21,598,470,792

DAMPAK PERUBAHAN SELISIH KURS
TERHADAP KAS DAN SETARA KAS                                                   88,562,219       (359,512,117)

KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                                           19,256,793,774    28,899,468,208



AKTIVITAS YANG TIDAK MEMPENGARUHI ARUS KAS                                              -                 -

Kapitalisasi biaya pinjaman selama masa pembangunan:
  Rugi Kurs                                                                             -                 -
  Bunga                                                                                 -                 -
Tambahan modal disetor yang berasal dari :
  Perubahan ekuitas dalam aktiva bersih perusahaan                                      -                 -
  asosiasi-setelah dikurangi pajak.                                                     -                 -



                                                                       4
Page 8
PT.INTER DELTA Tbk. DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM

     Pendirian dan Kegiatan Usaha Perusahaan

     PT. Inter Delta Tbk (Perusahaan) didirikan berdasarkan Akta Notaris Kartini Muljadi, SH No. 119
     tanggal 15 Nopember 1976 dengan nama PT Inter Delta. Akta Pendirian perusahaan disahkan oleh
     Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. Y.A.5/17/1 tanggal 10
     Januari 1977 serta diumumkan dalam Berita Negara No. 40 tanggal 20 Mei 1977. Pada tanggal 2
     Desember 1996, perusahaan melakukan perubahan nama menjadi PT Inter Delta Tbk. Perubahan
     nama perusahaan memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam
     Surat Keputusan No. C2-1213.HT.01.14.Th.97 tanggal 21 Februari 1997.

     Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan akta
     notaris Johny Dwikora Aron, SH No. 1244 tanggal 26 Agustus 2020 sehubungan dengan
     penyesuaian Anggaran Dasar Perusahaan.sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
     15/POJK.04/2020 tentang rencana dan penyelenggaraan rapat umum pemegang saham perusahaan
     terbuka. Perusahaan anggaran dasar tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
     Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0153414.AH.01.11. tanggal
     15September 2020.

     Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup Perusahaan terutama bergerak
     dalam bidang perdagangan besar alat fotografi dan barang optic, daging sapid an daging sapi
     olahan, farmasi, kegiatan pergudangan dan penyimpanan serta aktivitas cold storage. Pada saat ini,
     Perusahaan menjalani perdagangan umum dalam bidang alat-alat perfilman, micro film, bahan-
     bahan kimia untuk foto dan film serta alat-alat elektronik. Perusahaan mulai beroperasi secara
     komersial pada tahun 1976.

     Perusahaan berdomisili di Jakarta dan berkantor di Jl. Gaya Motor Barat, Sunter II, Jakarta 14330
     dengan kantor - kantor perwakilan di Surabaya, Semarang, Medan, dan Denpasar.

     Penawaran Umum Efek Perusahaan.

     Pada tanggal 20 Oktober 1989 perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan
     Pengawas Pasar Modal (Bapepam) dalam suratnya No. SI-063/SHM/MK.10/1989 untuk
     melakukan penawaran saham perdana sebayak 1.250.000 saham dengan harga Rp 1.000 per saham
     dengan harga penawaran Rp 7.200 per saham. Saham-saham tersebut tercatat di Bursa Efek Jakarta
     (sekarang Bursa Efek Indonesia) sejak tanggal 18 Desember 1989.

Kronologis pencatatatan saham Perusahaan di Bursa Efek Indonesia adalah sebagai berikut:

      Tanggal                         Keterangan                             Saham
18 Desember 1989             Penawaran Umum                                   1.250.000
29 Nopember 1990             Partial Listing                                  1.250.000
10 Juni 1992                 Company Listing                                  3.787.000
15 Juli 1993                 Kapitalisasi Agio Saham                          6.287.000
14 Juli 1994                 Kapitalisasi Dividen Saham                       2.514.800
1 April 1997                 Pemecahan Nilai Nominal Saham                   15.088.800
28 Juni 2010                 Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek
                             Terlebih Dahulu                                 88.188.000
15 Mei 2017                  Pemecahan Nilai Nominal Saham                  473.463.000
                                      J u m l a h                           591.828.600

                                                    5
Page 9
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (Lanjutan)

    Informasi mengenai Entitas Anak

    Pada tahun 1979, Perusahaan mendirikan PT. Fotomatic Jaya Industries (Entitas Anak), yang
    berkedudukan di Jakarta dan bergerak dalam bidang penjualan kamera dan film melalui gerai-gerai
    (Counter) serta jasa pemprosesan film. Jumlah Investasi dalam Entitas Anak pada tanggal 31 Maret
    2024 dan 2023 adalah Rp 5.249.000.000,- dan Rp 5.249.000.000,- dengan persentasi kepemilikan
    sebesar 99,98%.
    Entitas Anak mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1980. Jumlah aset Entitas Anak sebelum
    eliminasi per 31 Maret 2024 dan 2023 adalah nihil.

    Sejak tahun 2014, Perusahaan memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan operasional
    Entitas Anak dan sedang menjajaki peluang bisnis baru untuk Entitas Anak.

    Entitas Induk dan Entitas Induk Terakhir

    Peak Aim Development Ltd. Dan Karna Brata Lesmana, pada tanggal 31 Maret 2024 adalah entitas
    Induk terakhir dari Perusahaan.

    Dewan Komisaris, Dewan Direksi dan Karyawan

    Susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 adalah
    sebagai berikut :

    Dewan komisaris
    Presiden Komisaris : Karna Brata Lesmana
    Komisaris Independen : Hasan Efendi Liem

    Dewan direksi
    Presiden Direktur     : Joe Marco Lesmana
    Direktur              : Kevin Wong


    Sekretaris Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023 Wiwid Puji Hastuti

    Jumlah karyawan tetap perusahaan dan anak perusahaan per 31 Maret 2024 sebanyak 39 orang (tidak
    diaudit).

    Komite Audit

    Susunan komite audit pada tanggal 31 Maret 2024 adalah sebagai berikut :

    Ketua                    : Hasan Efendi Liem
    Anggota                  : Hendra Brata
    Anggota                  : Fachrul Abdul Rachman




                                                 6
Page 10
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (Lanjutan)

    Susunan komite audit pada tanggal 31 Maret 2023 adalah sebagai berikut :

    Ketua                     : Hasan Efendi Liem
    Anggota                   : Hendra Brata
    Anggota                   : Fachrul Abdul Rachman


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING

   Iktisar kebijakan akuntansi penting yang diterapkan secara konsisten dalam penyusunan laporan
   keuangan perusahaan adalah sebagai berikut :

   a. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi

    Laporan Keuangan Konsolidasi telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
    indonesia (“SAK”), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
    Interpretasi Standar Akutansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
    Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan Badan Pengawasan Pasar Modal dan Lembaga
    Keuangan (Bapepam-LK), kecuali dinyatakan lain.

    Laporan keuangan konsolidasian menyajikan informasi komparatif terkait dengan periode/tahun
    sebelumnya. Selanjutnya, Perusahaan dan Entitas Anak menyajikan laporan posisi keuangan
    konsolidasian pada awal periode sebelumnya ketika terdapat penerapan suatu kebijakan akuntasi
    secara retrospektif atau membuat penyajian kembali, atau ketika mereklasifikasi pos-pos laporan
    keuangan konsolidasian.

    Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dengan dasar biaya historis, kecuali dinyatakan lain,
    dan menggunakan dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian.

    Laporan arus kas konsolidasi disusun menggunakan metode langsung dengan mengklasifikasikan
    arus kas berdasarkan aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

    Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah
    Rupiah yang merupakan mata uang Fungsional Perusahan.

   b. Prinsip – prinsip Konsolidasi

    Laporan Keuangan Konsolidasi terdiri dari Laporan Keuangan Perusahaan dan Entitas Anak yaitu PT
    Fotomatic Jaya Industries yang dimiliki sebesar 99,98 %.

    Pengendalian diperoleh ketika Perusahaan dan Entitas Anak terekspos, atau memiliki hak atas imbal
    hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi
    imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas investee jika, dan hanya jika, Perusahaan dan Entitas
    Anak memiliki hal berikut ini :
       a.Kekuasaan atas investee (misalnya adanya hak yang memberikan Perusahaan dan Entitas Anak
         kemampuan saat ini untuk mengarahkan aktivitas yang relevan)
       b.Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatan Perusahaan dan Entitas Anak
         dengan investee;dan



                                                  7
Page 11
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

       c.Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi imbal hasil
         Kelompok Usaha.

    Umumnya kepemilikan hak suara mayoritas (a majority of voting rights) menghasilkan pengendalian.
    Untuk mendukung hal ini. Dan jika Perusahaan dan Entitas Anak memiliki hak suara kurang dari hak
    suara mayoritas, atau hak sejenis atas suatu investee, Perusahaan dan Entitas Anak
    mempertimbangkan seluruh fakta dan keadaan ketika menilai apakah Perusahaan dan Entitas Anak
    memiliki kekuasaan atas investee, termasuk:

          a. Pengaturan kontraktual dengan pemegang hak suara lainnya pada investee;
          b. Hak-hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain;dan
          c. Hak suara yang dimiliki Perusahaan dan Entitas Anak dan hak suara potensial.

    Perusahaan dan Entitas Anak menilai kembali apakah masih mengendalikan investee jika fakta dan
    keadaan mengindikasikan bahwa terdapat perubahan dalam satu atau lebih dari tiga elemen
    pengedalian. Konsolidasi atas entitas anak dimulai sejak tanggal Perusahaan dan Entitas Anak
    kehilangan pengendalian atas entitas anak.

    Laba dan rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain (“OCI”) diatribusikan kepada
    pemilik entitas Induk dari Perusahaan dan Entitas Anak dan Kepentingan Non Pengendali (“KNP”).
    Meskipun hal tersebut mengakibatkan KNP memiliki saldo defisit.

    Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk
    transaksi dan peristiwa lain dalam kadaan yang serupa. Jika anggota Perusahaan dan Entitas Anak
    menggunakan kebijakan akuntansi yang berbeda untuk transaksi dan peristiwa dalam keadaan yang
    serupa. Maka penyesuaian dilakukan atas laporan keuangannya dalam penyusunan laporan keuangan
    konsolidasian.

    Seluruh saldo akun dan transaksi yang signifikan antar Perusahaan dengan Entitas Anak telah
    dieliminasi.

    Perubahan dalam bagian kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
    pengendalian Perusahaan pada entitas anak dicatat sebagai transaksi ekuitas.

    Ketika Perusahaan kehilangan pengendalian pada entitas anak, maka Perusahaan menghentikan
    pengakuan aset (termasuk goodwill), liabilitas, KNP dan komponen ekuitas lainnya serta mengakui
    keuntungan atau kerugia terkait dengan kehilangan pengendalian. Saldo investasi yang masih dimiliki
    diakui pada nilai wajarnya.

    KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari Entitas Anak yang tidak dapat
    diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung kepada Perusahaan, yang masing-masing
    disajikan dalam laba atau rugi dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah
    dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Induk.

  c. Penjabaran Mata Uang Asing

    Transaksi dalam mata uang selain Rupiah dijabarkan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal
    transaksi.Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasi, aset dan liabilitas moneter dalam mata
    uang selain Rupiah dijabarkan dengan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut.


                                                 8
Page 12
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)


    Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang selain Rupiah dan
    dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang selain Rupiah diakui dalam laporan laba
    rugi komprehensif konsolidasi.

    Kurs yang digunakan untuk menjabarkan aset dan liabilitas dalam mata uang asing adalah kurs tengah
    terakhir yang diumumkan oleh Bank Indonesia untuk tahun berjalan. Kurs pada tanggal posisi
    keuangan adalah sebagai berikut:
                                                             2024                     2023

     US$                                                    15.853                    15.416

     JPY 1                                                  104                       109,55

  d. Transaksi dengan pihak berelasi

    Perusahaan dan entitas anak memiliki transaksi dengan pihak-pihak berelasi. Pihak-pihak berelasi
    merupakan individu atau entitas yang berelasi dengan Perusahaan.

    Individu atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan Perusahaan jika mereka :
       1. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Perusahaan;
       2. Memiliki pengaruh signifikan atas Perusahaan; atau
       3. Merupakan personil manajemen kunci Perusahaan atau entitas induk dari Perusahaan
    Suatu pihak dianggap berelasi dengan Perusahaan jika:
     1. Langsung atau tidak langsung melalui satu atau lebih perantara, suatu pihak (i) mengandalikan,
        atau dikendalikan oleh, atau berada dibawah pengendalian bersama dengan perusahaan; (ii)
        memiliki kepentingan dalam Perusahaan yang memberikan pengaruh signifikan atas Perusahaan;
        atau (iii) memiliki pengendalian bersama atas perusahaan;
     2. Suatu pihak yang berelasi dengan Perusahaan;
     3. Suatu pihak adalah ventura bersama dimana Perusahaan sebagai venturer;
     4. Suatu pihak adalah anggota dari personil manajemen kunci Perusahaan atau induk;
     5. Suatu pihak adalah anggota keluarga dekat dari individu yang diuraikan dalam butir (a);
     6. Suatu pihak adalah entitas yang dikendalikan, dikendalikan bersama atau dipengaruhi signifikan
        oleh atau untuk dimana hak suara signifikan pada beberapa entitas, langsung maupun tidak
        langsung, individu seperti diuraikan dalam butir (d) atau (e); atau
     7. Suatu pihak adalah suatu program imbalan paska kerja untuk imbalan kerja dari perusahaan atau
        entitas yang terkait dengan Perusahaan.

     Semua transaksi penting dengan pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan
     konsolidasian.

  e. Instrumen Keuangan

     Perusahaan dan Entitas Anak merupakan Instrumen Keuangan: Penyajian, Pengakuan dan
     Pengukuran serta Pengungkapan adalah sebagai berikut:




                                                 9
Page 13
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISA KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

     i. Aset Keuangan

      Pengakuan awal

      Aset keuangan dalam ruang lingkup PSAK No. 55 diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang
      dinilai pada nilai wajar melalui laba atau rugi, pinjaman yang diberikan dan piutang, investasi
      yang dimiliki hingga jatuh tempo, dan aset keuangan tersedia untuk dijual. Perusahaan
      menentukan klasifikasi aset keuangan pada saat pengakuan awal dan, jika diperbolehkan dan
      sesuai, akan dievaluasi kembali setiap akhir tahun keuangan.

      Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diukur pada nilai wajar. Dalam hal investasi tidak
      diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah dengan biaya
      transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.

      Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu
      yang telah ditetapkan oleh peraturan dan kebiasan yang berlaku di pasar (pembelian secara
      reguler) diakui pada tanggal perdagangan, seperti tanggal perusahaan berkomitmen untuk
      membeli atau menjual aset.

      Pengukuran setelah pengakuan awal

      Pengukuran setelah pengakuan awal dari aset keuangan tergantung pada klasifikasi sebagai
      berikut:

      -Aset keuangan yang nilai wajarnya diakui melalui laporan laba rugi

      Aset keuangan yang dinilai pada nilai wajar melalui laba atau rugi meliputi aset keuangan yang
      diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan dan aset keuangan yang pada saat pengakuan
      awalnya telah ditetapkan untuk dinilai pada nilai wajar melalui laba atau rugi.

      Aset keuangan diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan jika diperoleh atau dimiliki
      untuk tujuan dijual dalam waktu dekat. Aset derivatif juga diklasifikasikan dalam kelompok
      diperdagangkan kecuali derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai. Aset keuangan
      yang dinilai pada nilai wajar melalui laba atau rugi dicatat dalam laporan posisi keuangan pada
      nilai wajar dengan laba atau rugi diakui dalam laporan laba rugi komprehensif.

      Derivatif melekat dalam kontrak utama dihitung sebagai derivatif terpisah ketika risiko dan
      karakteristiknya tidak berkaitan dengan kontrak utama dan kontrak utama tidak dicatat pada nilai
      wajar. Derivatif melekat diukur berdasarkan nilai wajar dengan laba atau rugi yang timbul dari
      perubahan nilai wajar tersebut diakui dalam laporan laba rugi komprehensif. Penilaian kembali
      hanya timbul jika terdapat perubahan kontrak yang secara signifikan mengubah arus kas yang
      dipersyaratkan oleh kontrak.

      -Pinjaman yang diberikan dan piutang

      Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset keuangan non derivatif dengan pembayaran
      tetap atau telah ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif. Aset keuangan tersebut
      dicatat pada biaya perolehan yang diamortisasi menggunakan metode tingkat bunga efektif. Laba



                                                10
Page 14
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISA KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

      atau rugi diakui dalam laporan laba rugi komprehensif pada saat pinjaman dan piutang dihentikan
      pengakuannya atau mengalami penurunan nilai, serta melalui proses amortisasi.

        -Investasi dimiliki hingga jatuh tempo

        Aset keuangan non derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan jatuh temponya
        telah ditetapkan diklasifikasi sebagai investasi dimiliki hingga jatuh tempo jika Perusahaan
        mempunyai maksud dan kemampuan untuk memiliki aset keuangan tersebut hingga jatuh tempo.
        Setelah pengukuran awal, investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo diukur pada
        biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

        Metode ini menggunakan suku bunga efektif untuk mendiskonto penerimaan kas di masa yang
        akan datang selama perkiraan umur aset keuangan menjadi nilai tercatat bersihnya. Laba atau
        rugi diakui pada laporan laba rugi komprehensive ketika investasi dihentikan pengakuannya atau
        mengalami penurunan nilai, serta melalui proses amortisasi.

        - Aset keuangan tersedia untuk dijual

        Aset keuangan tersedia untuk dijual adalah aset keuangan non derivatif yang ditetapkan sebagai
        tersedia untuk dijual atau yang tidak diklasifikasikan ke dalam tiga kategori sebelumnya. Setelah
        pengukuran awal, aset keuangan tersedia untuk dijual diukur pada nilai wajar dengan laba atau
        rugi yang belum direalisasi diakui dalam ekuitas sampai investasi tersebut dihentikan
        pengakuannya. Pada saat itu, laba atau rugi kumulatif yang sebelumnya diakui dalam ekuitas
        harus direklasifikasi ke dalam laba atau rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi.

        Investasi yang diklasifikasi sebagai aset keuangan tersedia untuk dijual adalah sebagai berikut:
        - Investasi pada saham yang tidak tersedia nilai wajarnya dengan kepemilikan kurang dari 20%
          dan investasi jangka panjang lainnya dicatat pada biaya perolehannya.
        - Investasi dalam modal saham yang tersedia nilai wajarnya dengan kepemilikan kurang dari
          20% dicatat pada nilai wajar.

     ii. Liabilitas Keuangan

        Pengakuan awal

        Liabilitas keuangan dalam ruang lingkup PSAK No. 55 diklasifikasikan sebagai liabilitas
        keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi, utang dan pinjaman atau derivatif
        yang telah ditetapkan untuk tujuan lindung nilai yang efektif, jika sesuai. Perusahaan
        menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.

        Saat pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar dan, dalam hal utang dan
        pinjaman, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.

        Pengukuran setelah pengakuan awal

        Pengukuran liabilitas keuangan bergantung pada klasifikasi sebagai berikut:

        - Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi


                                                  11
Page 15
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

        Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi mencakup liabilitas
        keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang
        pada saat pengakuan awalnya, telah ditetapkan, diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi.

        Liabilitas keuangan diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan jika diperoleh atau
        dimiliki untuk tujuan dijual dalam waktu dekat. Liabilitas derivatif juga diklasifikasikan dalam
        kelompok diperdagangkan kecuali derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai
        yang efektif.

        Laba atau rugi atas liabilitas dalam kelompok diperdagangkan harus diakui dalam laporan laba
        rugi komprehensif konsolidasian.

        -Utang dan pinjaman

        Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman yang dikenakan bunga diukur pada biaya
        perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

        Laba atau rugi harus diakui dalam laporan laba rugi ketika liabilitas tersebut dihentikan
        pengakuannya serta melalui proses amortisasinya.

     iii. Saling hapus instrumen keuangan

        Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan
        posisi keuangan jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan
        saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut
        dan terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar neto, atau untuk
        merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.

     iv. Nilai wajar instrumen keuangan

        Nilai wajar instrumen keuangan yang secara aktif diperdagangkan di pasar keuangan ditentukan
        dengan mengacu pada kuotasi harga pasar yang berlaku pada penutupan pasar pada akhir
        periode pelaporan. Untuk instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif, nilai
        wajar ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian tersebut meliputi
        penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar (arm’s-length market
        transactions), referensi atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara substantial sama,
        analisis arus kas yang didiskonto, atau model penilaian lainnya.

        Penyesuaian risiko kredit

        Perusahaan menyesuaikan harga di pasar yang lebih menguntungkan untuk mencerminkan
        adanya perbedaan risiko kredit pihak yang bertransaksi antara instrumen yang diperdagangkan di
        pasar tersebut dengan instrumen yang dinilai untuk posisi aset keuangan. Dalam penentuan nilai
        wajar posisi liabilitas keuangan, risiko kredit Perusahaan terkait dengan instrumen keuangan
        tersebut ikut diperhitungkan.

     v. Biaya perolehan yang diamortisasi dari instrumen keuangan




                                                  12
Page 16
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

           Biaya perolehan yang diamortisasi diukur dengan menggunakan metode suku bunga efektif
           dikurangi penyisihan penurunan nilai dan pembayaran atau pengurangan pokok. Perhitungan
           ini mencakup seluruh premi atau diskonto pada saat akuisisi dan mencakup biaya transaksi
           serta komisi yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif.

     vi. Penurunan nilai aset keuangan

         Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Perusahaan mengevaluasi apakah terdapat bukti
         yang obyektif bahwa aset keuangan atau kelompok aset keuangan mengalami penurunan nilai.

         -Aset keuangan dicatat sebesar biaya perolehan yang diamortisasi

         Untuk pinjaman yang diberikan dan piutang yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi,
         Perusahaan terlebih dahulu menentukan bahwa terdapat bukti obyektif mengenai penurunan
         nilai secara individual atas aset keuangan yang signifikan secara individual, atau secara
         kolektif untuk aset keuangan yang tidak signifikan secara individual. Jika Perusahaan
         menentukan tidak terdapat bukti obyektif mengenai penurunan nilai atas aset keuangan yang
         dinilai secara individual, terlepas aset keuangan tersebut signifikan atau tidak, maka aset
         tersebut dimasukkan ke dalam kelompok aset keuangan yang memiliki karakteristik risiko
         kredit yang sejenis dan menilai penurunan nilai kelompok tersebut secara kolektif.

         Aset yang penurunan nilainya dinilai secara individual dan untuk itu kerugian penurunan nilai
         diakui atau tetap diakui, tidak termasuk dalam penilaian penurunan nilai secara kolektif.

         Jika terdapat bukti obyektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi, jumlah kerugian
         tersebut diukur sebagai selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai kini estimasi arus kas masa
         datang (tidak termasuk kerugian kredit di masa mendatang yang belum terjadi). Nilai kini
         estimasi arus kas masa datang didiskonto dengan menggunakan suku bunga efektif awal dari
         aset keuangan tersebut.

         Jika pinjaman yang diberikan memiliki suku bunga variabel, maka tingkat diskonto yang
         digunakan untuk mengukur setiap kerugian penurunan nilai adalah suku bunga efektif yang
         berlaku.

         Nilai tercatat atas aset keuangan dikurangi melalui penggunaan pos cadangan penurunan nilai
         dan jumlah kerugian yang terjadi diakui dalam laporan laba rugi komprehensif. Pendapatan
         bunga selanjutnya diakui sebesar nilai tercatat yang diturunkan nilainya berdasarkan tingkat
         suku bunga efektif awal dari aset keuangan. Pinjaman yang diberikan dan piutang beserta
         dengan cadangan terkait dihapuskan jika tidak terdapat kemungkinan yang realistis atas
         pemulihan di masa mendatang dan seluruh agunan telah terealisasi atau dialihkan kepada
         Perusahaan. Jika, pada tahun berikutnya, nilai estimasi kerugian penurunan nilai aset keuangan
         bertambah atau berkurang karena peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai diakui, maka
         kerugian penurunan nilai yang diakui sebelumnya bertambah atau berkurang dengan
         menyesuaikan pos cadangan penurunan nilai.




                                                  13
Page 17
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)


         Jika di masa mendatang penghapusan tersebut dapat dipulihkan, jumlah pemulihan tersebut
         diakui pada laba atau rugi.

         -Aset keuangan yang tersedia untuk dijual

         Dalam hal investasi ekuitas diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang tersedia untuk dijual,
         bukti obyektif akan termasuk penurunan nilai wajar yang signifikan dan berkepanjangan di
         bawah nilai perolehan investasi tersebut.

         Ketika terdapat bukti penurunan nilai, kerugian kumulatif - yang diukur sebagai selisih antara
         biaya perolehan dan nilai wajar kini, dikurangi kerugian penurunan nilai investasi yang
         sebelumnya diakui pada laba atau rugi direklasifikasikan dari ekuitas ke dalam laba atau rugi.
         Kerugian penurunan nilai atas investasi ekuitas tidak dihapuskan melalui laba atau rugi;
         sedangkan peningkatan nilai wajar setelah penurunan nilai diakui dalam ekuitas.

         Dalam hal instrumen utang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang tersedia untuk dijual,
         indikasi penurunan nilai dievaluasi berdasarkan kriteria yang sama dengan aset keuangan yang
         dicatat sebesar biaya perolehan diamortisasi. Penghasilan bunga di masa mendatang didasarkan
         pada nilai tercatat yang diturunkan nilainya dan diakui berdasarkan suku bunga yang
         digunakan untuk mendiskonto arus kas masa datang dalam pengukuran kerugian penurunan
         nilai. Penghasilan bunga yang masih harus dibayar tersebut dicatat sebagai bagian dari akun
         “Pendapatan Keuangan” dalam laporan laba rugi komprehensif. Jika pada tahun berikutnya,
         nilai wajar atas instrumen utang meningkat dan peningkatan tersebut secara obyektif dapat
         dikaitkan dengan peristiwa yang timbul setelah pengakuan kerugian penurunan nilai melalui
         laba atau rugi, kerugian penurunan nilai tersebut harus dipulihkan melalui laba atau rugi.

     vii. Penghentian pengakuan aset dan liabilitas keuangan

         Aset Keuangan

         Penghentian pengakuan atas suatu aset keuangan (atau, apabila dapat diterapkan untuk bagian
         dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan sejenis) terjadi bila: (1) hak
         kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau (2)
         Perusahaan memindahkan hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan
         tersebut atau menanggung liabilitas untuk membayar arus kas yang diterima tersebut tanpa
         penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan.

         Penyerahan dan salah satu diantara (a) Perusahaan secara substansial memindahkan seluruh
         risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau(b) Perusahaan secara
         substansial tidak memindahkan dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas
         kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah memindahkan pengendalian atas aset
         tersebut.

         Liabilitas keuangan

         Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak
         dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.



                                                14
Page 18
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)


           Ketika liabilitas keuangan awal digantikan dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi
           pinjaman yang sama dengan ketentuan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
           substansial atas liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut
           dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru
           dan selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laba atau rugi.

       viii. Akuntasi lindung nilai
             Pada saat dimulainya lindung nilai, Perusahaan dan Entitas Anak mendokumentasikan
             hubungan antara instrument lindung nilai dan tujuan manajemen risiko serta strategi
             pelaksanaan lindung nilai.

           Bagian dari keuntungan atau kerugian atas instrument lindung nilai yang ditetapkan sebagai
           lindung nilai yang efektif diakui dalam ekuitas, sementara itu bagian yang tidak efektif atas
           keuntungan atau kerugian dari instrument lindung nilai diakui dalam laba rugi. Jumlah yang
           sebelumnya telah diakui di ekuitas dipindahkan ke dalam laba rugi ketika transaksi lindung
           nilai tersebut mempengaruhi laba rugi. Jika suatu item lindung nilai menimbulkan pengakuan
           aset non-keuangan, maka jumlah yang sebelumnya telah diakui di ekuitas dipindahkan ke
           dalam biaya perolehan awal atas nilai tercatat aset non-keuangan tersebut. Jika prakiraan
           transaksi atau komitmen tidak lagi diharapkan akan terjadi maka jumlah yang sebelumnya
           diakui dalam ekuitas harus dipindahkan ke dalam laba rugi.

  f.   Kas dan Setara Kas

       Kas merupakan alat pembayaran yang siap dan bebas dipergunakan untuk membiayai kegiatan
       umum perusahaan.

       Setara kas adalah investasi yang sifatnya sangat likuid, berjangka pendek, dan dengan cepat dapat
       dijadikan kas dalam jumlah yang telah diketahui tanpa menghadapi risiko perubahan nilai yang
       signifikan. Intrumen yang dapat diklasifikasikan sebagai setara kas antara lain adalah:
           - Deposito berjangka yang akan jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan atau kurang dari
               tanggal penempatannya serta tidak dijaminkan; dan
           - Intrumen pasar uang yang diperoleh dan dapat dicairkan dalam jangka waktu tidak lebih dari
               3 (tiga) bulan.

       Kas dan setara kas yang telah ditentukan penggunaannya atau yang tidak dapat digunakan secara
       bebas tidak tergolong dalam kas dan setara kas.

  g. Piutang Usaha

       Piutang usaha adalah jumlah piutang pelanggan sehubungan dengan kegiatan usaha. Bila
       pembayaran diharapkan akan diterima dalam jangka waktu satu tahun atau kurang, maka
       diklasifikasikan sebagai aset lancar. Bila tidak, disajikan sebagai aset tidak lancar.

       Piutang usaha pada awalnya diakui pada nilai wajar dan kemudian diukur dengan menggunakan
       biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dikurangi dengan
       penyisihan penurunan nilai. Penyisihan penurunan nilai piutang usaha dibentuk apabila ada bukti
       nyata bahwa Perusahaan tidak mampu menagih jumlah piutang sesuai dengan jangka waktu asal.
       Nilai tercatat dikurangi dengan satu akun penyisihan, berdasarkan telaah dari manajemen terhadap


                                                   15
Page 19
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)


     status masing-masing saldo piutang pada akhir periode keuangan. Apabila suatu piutang usaha tidak
     dapat ditagih, piutang tersebut dihapusbukukan terhadap akun penyisihan tersebut. Pemulihan
     kemudian dari jumlah yang dihapusbukukan sebelumnya dikreditkan terhadap laporan laba rugi
     komprehensif konsolidasian.

  h. Persediaan

     Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara harga perolehan dan nilai realisasi
     bersih (the lower of cost or net realizable value). Harga perolehan ditentukan dengan metode masuk
     pertama keluar pertama di Perusahaan. Nilai realisasi bersih adalah taksiran harga jual yang wajar
     setelah dikurangi dengan taksiran biaya untuk memperoleh atau menjual persediaan tersebut.

     Penyisihan untuk persediaan usang dan persediaan yang perputarannya lambat ditentukan
     berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan pada akhir tahun.

  i. Biaya Dibayar di Muka

     Biaya dibayar di muka (disajikan sebagai bagian dari “Aset Lancar Lainnya” dan “Aset Tidak
     Lancar Lainnya”) yang masih mempunyai masa manfaat diamortisasi selama manfaat masing-
     masing biaya dengan menggunakan metode garis lurus.

  j. Aset Tetap

     Pemilikan Langsung

     Perusahaan menerapkan PSAK No. 16 (Revisi 2007) mengenai “Aset Tetap”, dimana Perusahaan
     telah memilih model biaya.

     Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan
     nilai. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika
     memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya
     inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat (carrying amount) aset tetap sebagai suatu penggantian
     jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi
     kriteria pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria
     pengakuan diakui dalam laporan laba rugi komprehensif pada saat terjadinya.

     Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
     ekonomis aset tetap yang bersangkutan sebagai berikut:

                                                                                            Tahun


     Bangunan dan prasarana                                                                 5 – 30
     Mesin dan peralatan                                                                    3–5
     Kendaraan                                                                              4–5
     Peralatan                                                                              3–5
     Perabotan                                                                                5



                                                  16
Page 20
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)


       Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada
       manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.

       Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara
       jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi pada
       tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

       Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan direview dan jika
       tidak sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.

  k. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

       Pada tanggal laporan posisi keuangan, Perusahaan dan Entitas Anak melakukan telah untuk
       menentukan ada tidaknya indikasi penurunan nilai aset.

       Aset non keuangan ditelaah untuk mengetahui apakah telah terjadi kerugian akibat penurunan nilai
       apabila terjadi kondisi atau perubahan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tersebut tidak
       dapat diperoleh kembali. Kerugian akibat penurunan nilai diakui sebesar selisih antara nilai tercatat
       aset yang melebihi nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset tersebut. Nilai yang dapat diperoleh
       kembali adalah nilai yang lebih tinggi antara harga jual neto atau nilai pakai aset. Dalam rangka
       menguji penurunan nilai, aset-aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus kas
       terpisah.

       Pemulihan penyisihan penurunan nilai diakui sebagai pendapatan dalam periode dimana pemulihan
       tersebut terjadi.

  l.   Beban Tangguhan

       Beban-beban yang memiliki masa manfaat lebih dari satu tahun ditangguhkan. Beban tangguhan
       tersebut diamortisasi dengan mengunakan metode garis lurus (straight-line method)

  m. Pinjaman

       Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya
       transaksi yang terjadi. Pinjaman selanjutnya dicatat pada biaya perolehan diamortisasi. Selisih
       antara jumlah uang yang diterima (dikurangi biaya transaksi) dan nilai penyelesaian utang diakui di
       dalam laporan laba rugi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

       Biaya-biaya yang dibayarkan untuk mendapatkan fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya transaksi
       pinjaman sepanjang besar kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan digunakan. Dalam hal
       ini, biaya tersebut ditangguhkan sampai penggunaan terjadi. Sepanjang tidak ada bukti bahwa
       besar kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan digunakan, biaya tersebut dikapitalisasi
       sebagai biaya jasa likuiditas dibayar di muka dan diamortisasi selama periode fasilitas.

  n. Utang Usaha

       Utang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan kemudian diukur pada biaya perolehan
       diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif.


                                                    17
Page 21
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

  o. Liabilitas Imbalan Paska-Kerja

     Program pensiun imbalan pasti adalah program pensiun yang menentukan jumlah imbalan pensiun
     yang akan diberikan, biasanya berdasarkan pada satu faktor atau lebih seperti usia, masa kerja, atau
     kompensasi.

     Perusahaan harus menyediakan imbalan pensiun dengan jumlah minimal sesuai dengan UU
     Ketenagakerjaan No. 13/2003. Karena UU Ketenagakerjaan menentukan rumus tertentu untuk
     menghitung jumlah minimal imbalan pensiun, pada dasarnya program pensiun berdasarkan UU
     Ketenagakerjaan tersebut adalah program imbalan pasti.

     Liabilitas program pensiun imbalan pasti yang diakui di laporan posisi keuangan adalah nilai kini
     kewajiban imbalan pasti pada tanggal laporan posisi keuangan, serta disesuaikan dengan
     keuntungan dan kerugian aktuarial dan biaya jasa lalu yang belum diakui. Tidak terdapat pendanaan
     yang disisihkan Perusahaan sehubungan dengan program imbalan pasti ini. Liabilitas imbalan pasti
     dihitung setiap tahun oleh aktuaris independen menggunakan metode projected unit credit. Nilai
     kini liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan mendiskonto estimasi arus kas keluar masa depan
     menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah (dengan pertimbangan saat ini tidak ada pasar
     aktif untuk obligasi korporat berkualitas tinggi) dalam mata uang yang sama dengan mata uang
     imbalan yang akan dibayarkan dan waktu jatuh tempo yang kurang lebih sama dengan waktu jatuh
     tempo imbalan yang bersangkutan.

     Beban yang diakui di laporan laba rugi komprehensif termasuk biaya jasa kini, biaya bunga,
     amortisasi biaya jasa lalu, dan keuntungan dan kerugian aktuaria. Liabilitas jasa lalu diamortisasi
     menggunakan metode garis lurus selama estimasi rata-rata periode servis sampai imbalan menjadi
     vested.

     Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian yang dibuat berdasarkan
     pengalaman, perubahan asumsi-asumsi aktuarial dan perubahan pada program pensiun, apabila
     melebihi 10% dari nilai kini imbalan pasti pada tanggal laporan posisi keuangan, maka
     kelebihannya dibebankan atau dikreditkan pada laporan laba rugi komprehensif selama sisa masa
     kerja rata-rata para karyawan yang bersangkutan.

  p. Pengakuan Pendapatan dan Beban

     Pendapatan terdiri dari nilai wajar imbalan yang diterima atau yang dapat diterima untuk penjualan
     barang sehubungan dengan kegiatan usaha Perusahaan. Pendapatan disajikan bersih dari pajak
     pertambahan nilai, retur, rabat dan diskon.

     Perusahaan mengakui pendapatan ketika jumlah pendapatan dapat diukur dengan andal, besar
     kemungkinan manfaat ekonomis sehubungan dengan transaksi tersebut akan diperoleh, tingkat
     penyelesaian dari suatu transaksi pada tanggal posisi keuangan dapat diukur dengan andal, dan
     biaya yang terjadi untuk transaksi dan untuk menyelesaikan transaksi tersebut dapat diukur dengan
     andal. Beban diakui pada saat terjadinya dengan basis akrual.




                                                 18
Page 22
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

  q. Perpajakan

       Beban pajak kini ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak tahun berjalan yang dihitung
       berdasarkan tarif pajak yang berlaku. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan
       waktu antara aset dan liabilitas untuk tujuan komersial dan untuk tujuan perpajakan setiap tanggal
       pelaporan. Manfaat pajak dimasa mendatang, seperti saldo rugi fiskal yang belum digunakan,
       diakui sejauh besar kemungkinan realisasi atas manfaat pajak tersebut.

       Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur pada tarif pajak yang diharapkan akan digunakan pada
       periode ketika aset direalisasi atau ketika liabilitas dilunasi berdasarkan tarif pajak (dan peraturan
       perpajakan) yang berlaku atau secara subtansial telah diberlakukan pada tanggal laporan posisi
       keuangan. Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas pajak tangguhan yang disebabkan oleh
       perbedaan tarif pajak dibukukan pada tahun berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang
       sebelumnya telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.

       Perubahan terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat Surat Ketetapan Pajak (SKP) diterima
       atau, jika Perusahaan mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah
       ditetapkan.

  r. Pelaporan segmen

       Perusahaan dan Entitas anak menerapkan PSAK No.5 (Revisi 2009) mengenai segmen Operasi.
       PSAK ini mengatur pengungkapan yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
       mengevaluasi sifat dan dampak keuangan dari aktivitas bisnis yang mana entitas terlibat dan
       lingkungan ekonomis dimana entitas beroperasi.

       Suatu segmen usaha adalah sekelompok aset dan operasi yang menyediakan barang atau jasa yang
       memiliki risiko serta tingkat imbalan yang berbeda dengan segmen usaha lainnya. Sebuah segmen
       geografis menyediakan barang maupun jasa dirisiko serta tingkat imbalan yang berbeda dengan
       lingkungan ekonomi lain.

  s. Laba Bersih Per Saham

       Laba bersih per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih dengan jumlah rata-rata
       tertimbang saham yang beredar selama periode tersebut. Jumlah rata-rata tertimbang saham adalah
       sebayak 591.828.600 saham.

  t.   Sewa

       Sebelum 1 Januari 2020

       Perusahaan dan Entitas Anak mengklasifikasikan sewa berdasarkan sejauh mana risiko dan manfaat
       yang terkait dengan kepemilikan aset sewaan berada pada lessor atau lessee, dan pada substasi
       transaksi dari pada bentuk kontraknya, pada tanggal pengakuan awal.

       Sewa Pembiayaan – sebagai Lessee

       Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan secara
       substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset sewa. Sewa tersebut


                                                    19
Page 23
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

     dikapitalisasi sejak awal masa sewa sebesar nilai wajar aset sewaan atau sebesar nilai kini dari
     pembayaran sewa minimum, jika nilai kini lebih rendah dari wajar.

     Pembayaran sewa minimum harus dipisahkan antara bagian yang merupakan beban keuangan dan
     bagian yang merupakan pelunasan liabilitas, sedemikian rupa sehingga menghasilkan suatu tingkat
     suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas. Beban keuangan dibebankan langsung pada
     laba rugi.

     Jika terdapat kepastian yang memadai bahwa lessee akan mendapatkan hak kepemilikan pada akhir
     masa sewa, aset sewaan disusutkan selama masa pakai aset yang diestimasi berdasarkan umur
     manfaat aset tersebut. Jika tidak terdapat kepastian tersebut, maka aset sewaan disusutkan selama
     periode yang lebih pendek antara umur manfaat aset sewaan atau masa sewa. Laba atau rugi yang
     timbul dari transaksi jual dan sewa kembali ditangguhkan dan diamortisasi selama masa sewa.

     Sewa Operasi – sebagai Lessee

     Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi jika sewa tidak mengalihkan secara substansial
     seluruh resiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset. Dengan demikian, pembayaran
     sewa diakui sebagai beban di tahun berjalan pada operasi dengan menggunakan metode garis lurus
     selama masa sewa.

     Sesudah 1 Januari 2020

     Mulai tanggal 1 Januari 2020, Perusahaan dan Entitas Anak menerapkan PSAK 73 “Sewa”, yang
     mensyaratkan pengakuan liabilitas sewa sehubungan dengan sewa yang sebelumnya
     diklasifikasikan sebagai “sewa operasi”, Kebijakan ini berlaku untuk kotrak yang disepakati atau
     diamendemen, pada atau setelah 1 Januari 2020.

     Pada tanggal insepsi suatu kontrak, Perusahaan dan Entitas Anak menilai apakah suatu kontrak
     merupakan, atau mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan, atau mengandung, sewa jika
     kontrak tersebut memberikan penggunaan suatu aset identifikasian selama suatu jangka waktu
     untuk dipertukarkan dengan imbalan. Untuk menilai apakah suatu kontrak memberikan hak untuk
     mengendalikan suatu aset identifikasian, Perusahaan menilai apakah :

     a. Kotrak melibatkan penggunaan suatu aset indentifikasian ini dapat ditentukan secara eksplisit
       atau implisit dan secara fisik dapat dibedakan atau mewakili secara substansial seluruh kapasitas
       aset yang secara fisik dapat dibedakan. Jika pemasok memiliki hak substitusi substantif, maka aset
       tersebut tidak teridentifikasi.
     b.Perusahaan dan Entitas Anak memiliki hak untuk memperoleh secara substansial seluruh manfaat
       ekonomik dari penggunaan aset selama periode penggunaan; dan
     c.Perusahaan dan Entitas Anak memiliki hak untuk mengerahkan penggunaan aset indentifikasian.
       Perusahaan dan Entitas Anak memiliki hak ini ketika hak pengambilan keputusan yang paling
       relevan untuk mengubah bagaimana dan untuk tujuan apa aset tersebut digunakan. Dalam kondisi
       tertentu di mana semua keputusan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah
       ditentukan sebelumnya. Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset tersebut
       jika :
            * Perusahaan dan Entitas Anak memiliki hak untuk mengoperasikan aset; atau
            * Perusahaan dan Entitas Anak mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya
                bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan digunakan.


                                                 20
Page 24
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

     Pada tanggal insepsi atau pada penilaian kembali atas kontrak yang mengandung sebuah komponen
     sewa. Perusahaan dan Entitas Anak mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing masing
     komponen sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri
     agregat dari komponen nonsewa.

     Pada tanggal pemulaan sewa. Perusahaan dan Entitas Anak mengakui aset hak-guna dan liabilitas
     sewa. Aset hak guna diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal
     liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum
     tanggal permulaan, ditambah dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan dan estimasi biaya
     yang akan dikeluarkan untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi
     aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan dan ketentuan sewa, dikurangi dengan insentif sewa yang
     diterima.

     Aset hak guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan
     hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.

     Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal
     permulaan, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku
     bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada
     umumnya, Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga
     diskonto.

     Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran tetap,
     termasuk pembayaran tetap secara substasi dikurangi dengan piutang insentif sewa.

     Setiap pembayaran sewa dialokasikan sebagai beban keuangan dan pengurangan liabilitas sehingga
     menghasilkan tingkat suku bunga yang konstan atas saldo liabilitas yang tersisa.

     Sewa Jangka Pendek dan Sewa aset bernilai rendah

     Perusahaan dan Entitas Anak memilih untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa
     untuk sewa jangka pendek yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang dan sewa atas aset
     bernilai rendah. Perusahaan dan Entitas Anak mengakui pembayaran sewa terkait dengan sewa ini
     sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

  u. Standar Akuntansi Baru

     PSAK dan ISAK yang telah dikeluarkan dan efektif berlaku pada atau setelah tanggal 1 Januari
     2017 DAN 1 Januari 2018 adalah sebagai berikut:

        - Amandemen PSAK No.1, “Penyajian Laporan Keuangan” tentang Prakarsa Pengungkapan
        - Amandemen PSAK No.2, “Laporan Arus Kas”tentang Prakarsa Pengungkapan
        - PSAK No.3 (Penyesuaian 2016), “Laporan Keuangan Interim ”
        - PSAK 24 (Penyesuaian 2016), “Imbalan Kerja”
        - Amandemen PSAK No.46, “Pajak Penghasilan”, tentang Pengakuan atas Aset Pajak
          Tangguhan untuk Rugi yang Belum Direalisasi




                                                21
Page 25
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)


         - PSAK No.58 (Penyesuaian 2016) “Aset Tidak Lancar yang Dimiliki Untuk Dijual dan Operasi
           yang Dihentikan”
         - PSAK No. 60 (Penyesuaian 2016) “Instrumen Keuangan: Pengungkapan”
         - ISAK No.31, “Interpretasi atas Ruang Lingkup PSAK 13: Properti Investasi”

      Perusahaan dan Entitas Anak sedang mengevaluasi dan belum menentukan dampak dari standar
      yang direvisi dan yang baru tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian.

3. SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN

  Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mewajibkan
  manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah-jumlah yang dilaporkan
  dalam laporan keuangan. Sehubungan dengan adanya ketidakpastian yang melekat dalam membuat
   estimasi, hasil sebenarnya yang dilaporkan di masa mendatang berbeda dengan jumlah estimasi yang
   dibuat.

  Pertimbangan

  Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi
  Perusahaan yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan.

  Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan

  Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
  keuangan dengan mempertimbangkan apakah definisi yang ditetapkan PSAK No. 55 (Revisi 2006) di
  penuhi. Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan
  akuntansi Perusahaan.

  Estimasi dan Asumsi

  Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang
  memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas
  untuk tahun/periode berikutnya, diungkapkan di bawah ini. Perusahaan mendasarkan asumsi dan
  estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan situasi
  mengenai perkembangan masa depan, mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi diluar
  kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

  Liabilitas imbalan paska – kerja

  Penentuan liabilitas imbalan paska kerja Perusahaan bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan
  dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto,
  tingkat kenaikan gaji tahunan dan umur pensiun. Hasil actual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan
  Perusahaan yang memiliki pengaruh lebih dari 10% liabilitas imbalan pasti, ditangguhkan dan
  diamortisasi secara garis lurus selama rata-rata sisa masa kerja karyawan. Sementara Perusahaan
  berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual
  atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan dapat mempengaruhi secara
  material liabilitas diestimasi imbalan kerja dan beban imbalan kerja bersih. Nilai tercatat atas estimasi
  liabilitas imbalan paska kerja Perusahaan 31 Desember 2022 adalah Rp 2.381.042.062.


                                                   22
Page 26
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN (Lanjutan)



  Intrumen Keuangan

  Perusahaan dan entitas Anak mencatat asset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar, yang
  mengharuskan penggunaan estimasi akuntansi. Sementara komponen signifikan atas pengukuran nilai
  wajar ditentukan menggunakan bukti obyektif yang dapat diverifikasi, jumlah perubahan nilai wajar
  dapat berbeda bila Perusahaan menggunakan metodologi penilaian yang berbeda. Perubahan nilai
  Wajar aset dan liabilitas keuangan tersebut dapat mempengaruhi secara langsung laba atau rugi
  Perusahaan dan entitas anak.

  Nilai tercatat dari asset keuangan pada nilai wajar dalam laporan perubahan posisi keuangan
  konsolidasian pada tanggal 31 Maret 2024 adalah sebesar Rp 21.712.748.468 ( 31 Desember 2023 : Rp
  15.855.447.289 ) sedangkan nilai tercatat liabilitas keuangan dalam laporan perubahan posisi keuangan
  konsolidasian pada tanggal 31 Maret 2024 adalah Rp 2.182.895.505,- ( 31 Desember 2023 : Rp
  348.301.458 ) Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 23.


  Penyusutan Aset Tetap

  Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran
  masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 5
  sampai dengan 30 tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri dimana
  Perusahaan menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat
  mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan
  mungkin direvisi. Nilai tercatat bersih atas aset tetap Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31
  Desember 2023 masing-masing sebesar Rp 669.309.977,- dan Rp 716.550.943,- Penjelasan lebih rinci
  diungkapkan dalam Catatan 8.

  Pajak Penghasilan

  Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
  transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirny adalah tidak pasti sepanjang kegiatan
  usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi
  apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan.




                                                 23
Page 27
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4. KAS DAN SETARA KAS

  Akun ini terdiri dari :

                                                                 31 Maret 2024            31 Desember 2023

   Kas
          Rupiah                                            Rp         16.000.000        Rp       16.000.000
          Dolar Amerika Serikat                             Rp                  -        Rp                -

          Sub-jumlah                                        Rp         16.000.000        Rp       16.000.000

   Bank
          Rupiah
           PT. Bank Central Asia Tbk                        Rp      4.614.235.133        Rp     560.796.377
           PT. Bank CIMB Niaga Tbk                          Rp         16.533.596        Rp       7.338.107
           PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk          Rp          9.467.548        Rp      10.645.690
           PT. Bank Pan Indonesia Tbk                       Rp        665.033.523        Rp     403.236.225
           PT. Bank Victoria International Tbk              Rp         89.050.820        Rp       1.860.727
           PT. Bank UOB.                                    Rp         91.035.631        Rp               -

          Dolar Amerika Serikat
           PT. Bank Pan Indonesia Tbk                       Rp      1.771.437.523        Rp     171.475.560
          Yen Jepang
           PT. Bank CIMB Niaga Tbk                          Rp                       -   Rp                  -

          Sub-jumlah                                        Rp      7.256.793.774        Rp   1.155.352.686



                                                            31 Maret 2024                 31 Desember 2023
   Deposito berjangka - Rupiah
          PT. Bank Victoria International              Rp        10.000.000.000          Rp    1.000.000.000
           PT. Bank Pan Indonesia Tbk                  Rp                        -       Rp   10.000.000.000
           PT. Bank Jtrust Indonesia Tbk               Rp         2.000.000.000          Rp    2.000.000.000
          Sub-jumlah                                   Rp        12.000.000.000          Rp   13.000.000.000

          Jumlah kas dan setara kas                    Rp        19.256.793.774          Rp   14.171.352.686


  Tingkat suku bunga deposito berjangka per tahun antara 6 % sampai dengan 7,25%

  Tidak ada kas dan setara kas yang disimpan pada pihak berelasi.




                                                 24
Page 28
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



5. PIUTANG USAHA

    Akun ini merupakan piutang usaha dari penjualan barang dagangan, mesin minilab, jasa pemrosesan
    film dan jasa perbaikan mesin minilab dari pihak ketiga dengan rincian berdasarkan wilayah pemasaran
    sebagai berikut :

                                                         31 Maret 2024           31 Desember 2023
    Edi Kuntoro                                     Rp                   -      Rp       100.000.000
    CV.Imago Jaya Raya                              Rp                   -      Rp        51.739.984
    CV.Digital Jaya Sumatra                         Rp         98.637.522       Rp       115.806.513
    Yen Pop                                         Rp                  -       Rp        35.000.000
    Bapak Ipuk                                      Rp                  -       Rp        21.950.006
    Kex Sakura Photo                                Rp                  -       Rp        22.842.010
    Myra Galery Kex                                 Rp         55.808.519       Rp        19.648.700
    Bing satria Tama                                Rp        127.065.392       Rp       143.810.014
    Ori Foto                                        Rp         61.829.974       Rp       100.420.705
    Sampurna Photo                                  Rp         62.890.004       Rp        49.110.012
    Kex Fotokina                                    Rp        103.563.742       Rp        76.535.800
    Kex Mari Pro Setiabudi                          Rp         82.371.018       Rp       100.817.018
    Delapan Mata Air                                Rp        104.999.895       Rp                 -
    Binaria Photo                                   Rp        164.046.286       Rp                 -
    PT. Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk                Rp        120.282.387       Rp                   -
    bawah Rp 100.000.000)                           Rp      1.735.137.349       Rp     1.107.844.596
    Jumlah                                          Rp      2.716.632.088       Rp     1.945.525.358
    Penyisihan penurunan nilai piutang                       (286.406.365)              (286.406.365)
    Piutang Usaha bersih                                    2.430.225.723       Rp     1.659.118.993
    Dikurangi bagian lancar                         Rp      2.430.225.723       Rp     1.659.118.993
    Bagian tidak lancar                             Rp                   -      Rp                   -




Rincian piutang usaha berdasarkan umur piutang yang dihitung sejak tanggal faktur adalah sebagai berikut :


                                                        31 Martet 2024          31 Desember 2023
     Belum Jatuh Tempo                             Rp        604.864.199       Rp      852.047.008
     Jatuh Tempo
     1 s.d 60 hari                                 Rp        967.097.610       Rp        601.570.242
     61 s.d 120 hari                               Rp        593.358.910       Rp         37.134.841
      > 120 hari                                   Rp        551.311.369       Rp        454.773.267
                                                   Rp      2.716.632.088       Rp      1.945.525.358
     Penyisihan piutang ragu-ragu                  Rp       (286.406.365)      Rp       (286.406.365)
     Piutang usaha bersih                          Rp      2.430.225.723       Rp      1.659.118.993




                                                   25
Page 29
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5. PIUTANG USAHA (Lanjutan)

Mutasi penyisihan penurunan nilai piutang adalah sebagai berikut :

                                                         31 Maret 2024         31 Desember 2023
     Saldo Awal                                    Rp        286.406.365     Rp     273.983.809
     Penambahan selama tahun berjalan              Rp                  -     Rp      12.422.556
     Saldo Akhir                                   Rp        286.406.365     Rp     286.406.365


   Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai adalah cukup untuk menutup kerugian yang
   mungkin timbul dari tidak tertagihnya piutang tersebut. Manajemen juga berpendapat bahwa tidak
   terdapat risiko yang terkonsentrasi secara signifikan atas piutang usaha.

6. PERSEDIAAN

   Rincian akun ini adalah sebagai berikut :


                                                         31 Maret 2024        31 Desember 2023

   Barang dagangan                                 Rp      11.566.347.269    Rp   14.460.883.908
   Suku cadang dan peralatan                       Rp       2.524.178.014    Rp    2.527.728.562
   Jumlah                                          Rp      14.090.525.283    Rp   16.988.612.470
    Penyisihan persediaan usang                    Rp        (610.767.517)   Rp     (610.767.517)
   Persediaan , bersih                             Rp      13.479.757.766    Rp   16.377.844.953


   Mutasi penyisihan persediaan usang adalah sebagaiberikut :

                                                         31 Maret 2024        31 Desember 2023
   Saldo Awal                                       Rp       610.767.517     Rp    590.995.235
   Penambahan selama tahun berjalan                 Rp                 -     Rp     19.772.282
   Saldo Akhir                                      Rp       610.767.517     Rp    610.767.517

   Pemulihan persediaan dicatat sebagai bagian dari pendapatan operasi lainnya dalam laporan laba rugi
   dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian (lihat Catatan 17)

   Persediaan telah diasuransikan terhadap risiko akibat kebakaran dan risiko lainnya dengan nilai
   pertanggungan sebesar Rp 17.743.794.435,- dan Rp 16.033.960.000,- masing-masing pada tahun 2024
   dan 2023, yang menurut pendapatan manajemen jumlah pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi
   kemungkinan kerugian yang timbul.

   Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan , menajemen Perusahaan berkeyakinan
   bahwa tidak ada penyisihan persediaan usang adalah cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian yang
   timbul dari penurunan nilai persediaan.




                                                    26
Page 30
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7. BIAYA DIBAYAR DI MUKA DAN UANG MUKA

  Rincian akun ini adalah sebagai berikut :

                                                             31 Maret 2024           31 Desember 2023

   Biaya dibayar di muka                                Rp         213.474.971       Rp 2.824.511.748
   Uang muka                                            Rp         660.728.238       Rp    35.569.383

                                                        Rp         874.203.209       Rp 2.860.081.131




8. ASET TETAP
   Rincian aset tetap adalah sebagai berikut :
                                                          31 Maret 2024
                                  Saldo Awal      Penambahan      Pengurangan            Saldo Akhir
                                      Rp              Rp               Rp                    Rp
   Biaya Perolehan
    Tanah                           287.967.794                                             287.967.794
    Bangunan dan Prasarana        4.666.389.968                -                 -        4.666.389.968
    Mesin dan Peralatan           2.053.394.836                -                 -        2.053.394.836
    Kendaraan Bermotor            6.638.028.738                -       194.000.000        6.444.028.738
    Peralatan Kantor              3.936.337.772        4.495.000                 -        3.940.832.772
    Perabotan                       527.634.806                -                 -          527.634.806
           J u m l a h           18.109.753.914        4.495.000       194.000.000       17.920.248.914
   Akumulasi Penyusutan
    Bangunan dan Prasarana        4.657.918.077      9.053.101                   -        4.666.971.178
    Mesin dan Peralatan           2.053.394.836              -                   -        2.053.394.836
    Kendaraan Bermotor            6.237.887.270     39.614.116         194.000.000        6.083.501.386
    Peralatan Kantor              3.916.367.982      3.068.750                   -        3.919.436.732
    Perabotan                       527.634.806              -                   -          527.634.806
          J u m l a h            17.393.202.971     51.735.967         194.000.000       17.250.938.938
   Jumlah Tercatat                  716.550.943                                             669.309.976




                                                  27
Page 31
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

8. ASET TETAP ( Lanjutan )


                                                             31 Desember 2023
                                      Saldo Awal        Penambahan      Pengurangan             Saldo Akhir

   Biaya Perolehan
    Tanah                        Rp      287.967.794                                       Rp      287.967.794
    Bangunan dan Prasarana             4.664.524.968        13.280.000      11.415.000           4.666.389.968
    Mesin dan Peralatan                2.053.394.836                 -               -           2.053.394.836
    Kendaraan Bermotor                 6.898.213.193                 -     260.184.455           6.638.028.738
    Peralatan Kantor                   3.936.337.772                 -               -           3.936.337.772
    Perabotan                            527.634.806                 -               -             527.634.806
          J u m l a h                 18.368.073.369        13.280.000     271.599.455          18.109.753.914
   Akumulasi Penyusutan
    Bangunan dan Prasarana       Rp 4.635.057.340      Rp 34.275.737        11.415.000     Rp 4.657.918.077
    Mesin dan Peralatan             2.053.394.836                  -                 -        2.053.394.836
    Kendaraan Bermotor              6.332.552.759        165.518.966       260.184.455        6.237.887.270
    Peralatan Kantor                3.902.765.899         13.602.083                 -        3.916.367.982
    Perabotan                         527.634.806                  -                 -          527.634.806
          J u m l a h                 17.451.405.640      213.396.786      271.599.455          17.393.202.971
   Jumlah Tercatat                      916.667.729                                               716.550.943


   Rincian laba penjualan aset tetap adalahsebagai berikut :

                                                             31 Maret 2024               31 Desember 2023

   Harga Jual                                           Rp           98.000.000       Rp         194.391.893
   Nilai buku aset yang dijual                                                -                          -
   Laba Penjualan aset tetap                                         98.000.000                  194.391.893

  Laba penjualan aset tetap dicatat sebagai bagian dari pendapatan operasi lainnya dalam laporan laba rugi
  dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

  Beban penyusutan dibebankan pada beban penjualan, umum dan administrasi pada laporan laba rugi dan
  penghasilan komprehensif lain konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
  dan 31 Desember 2023 masing – masing sebesar Rp 73.562.848,- dan Rp 213.396.786,-(lihat Catatan
  17)


  Aset tetap telah diasuransikan terhadap kerugian akibat kebakaran dan resiko lainnya dengan nilai
  pertanggungan keseluruhan sebesar Rp 15.892.820.000,-dan Rp 12.761.790.717,- Masing-masing pada
  tahun 2024 dan 2023, yang menurut pendapat manajemen jumlah pertanggungan tersebut cukup untuk
  menutupi kemungkinan kerugian yang timbul.

  Berdasarkan penelaahan manajemen, tidak terdapat kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan
  keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31
  Desember 2023.


                                                       28
Page 32
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9. ASAT HAK GUNA

  Rekonsiliasi aset hak guna adalah sebagai berikut:

                                                             31 Maret 2024            31 Desember 2023

  Saldo Awal                                                 163.444.444           316.500.000
  Penambahan                                                            -          220.666.666
  Pengurangan                                                           -         (316.500.000)
  Beban Penyusutan                                            (18.388.889)          (57.222.222)
  Saldo Akhir                                        Rp      145.055.555 Rp        163.444.444
  Beban penyusutan dibebankan pada beban penjualan umum dan administrasi pada laporan laba rugi dan
  penghasilan komprehensif lain konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September
  2023 dan 31 Desember 2022 sebesar Rp 113.638.889,- dan Rp 170.250.000,-

10. UTANG USAHA – PIHAK KETIGA

  Akun ini merupakan utang usaha kepada :
                                                             31 Maret 2024            31 Desember 2023

  Kodak Alaris                                                     1.104.161.450                4.231.187
  PT. Pasifik Internusa                                                1.739.999                        -
  Lain-lain                                                          737.208.792                        -
                   J u m l a h                          Rp         1.843.110.241     Rp         4.231.187




  Kategori utang usaha berdasarkan umur utang sejak tanggal faktur adalah sebagai berikut :


                                                             31 Maret 2024            31 Desember 2023

  1 s.d 90 hari                                         Rp        1.843.110.241      Rp          4.231.187
  > 180 hari                                                                  -                          -
                  J u m l a h                           Rp        1.843.110.241      Rp          4.231.187

  Kategori utang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut :
                                                                  31 Maret 2024           31 Desember 2023

  Dolar Amerika Serikat                                      Rp      1.104.161.450    Rp        888.471.149
  Rupiah                                                               738.948.791               86.942.177
                  J u m l a h                                Rp      1.843.110.241    Rp        975.413.326




  Tidak ada jaminan yang diberikan Perusahaan atas utang usaha tersebut.



                                                   29
Page 33
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. MODAL SAHAM

   Rincian pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 berdasarkan catatan yang dibuat
   oleh PT. Adimitra Jasa Korpora, Biro Administrasi Efek , adalah sebagai berikut :

                                        Jumlah Saham            Persentasi
   Pemegang Saham                  Ditempatkan dan Disetor      Pemilikan           Jumlah
   Peak Aim Development Ltd.       Rp         323.940.000          54,74%      Rp 32.394.000.000
   Karna Brata Lesmana                        134.754.220          22,77%         13.475.422.000
   Natasha Lesmana                              57.644.500          9,74%          5.764.450.000
   Masyarakat                                   75.489.280         12,75%          7.548.928.000
   Jumlah                          Rp         591.828.000         100,00%         59.182.800.000


   Rincian pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 berdasarkan catatan yang
   dibuat oleh PT. Adimitra Jasa Korpora, Biro Administrasi Efek , adalah sebagai berikut :

                                         Jumlah Saham          Persentasi
   Pemegang Saham                   Ditempatkan dan Disetor    Pemilikan           Jumlah

   Peak Aim Development Ltd.        Rp         323.940.000        54,74%     Rp 32.394.000.000
   Karna Brata Lesmana                         134.754.220        22,77%        13.475.422.000
   Natasha Lesmana                              57.644.500         9,74%         5.764.450.000
   Masyarakat                                   75.489.280        12,75%         7.548.928.000
   Jumlah                           Rp         591.828.000       100,00%        59.182.800.000


   Manajemen modal

   Tujuan utama pengelolaan modal adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat
   untuk mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham.

   Perusahaan dan Entitas anak mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, berdasarkan
   perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan
   dan Entitas anak dapat menyesuaikan pembayaran deviden kepada pemegang saham, imbalan modal
   kepada pemegang saham atau menerbitkan saham baru.
   Perusahaan dan Entitas Anak mengawasi modal dengan menggunakan rasio pengungkit (gearing ratio),
   dengan membagi utang bersih dengan jumlah modal. Kebijakan Perusahaan adalah menjaga rasio
   pengungkit dalam kisaran dari perusahaan terkemuka dalam industri untuk mengamankan pendanaan
   terhadap biaya yang rasional.

   Utang bersih dihitung sebagai pinjaman (utang bank jangka pendek dan utang lembaga pembiayaan)
   ditambah utang usaha dan utang lain serta beban masih harus dibayar dikurangi kas dan setara kas.
   Jumlah modal dihitung sebagai ekuitas seperti yang disajikan dalam laporan posisi keuangan
   konsolidasi.




                                               30
Page 34
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. MODAL SAHAM ( Lanjutan )

    Perhitungan rasio pengungkit adalah sebagai berikut :

                                                            31 Maret 2024       31 Desember 2023

     Utang usaha                                               1.843.110.241             4.231.187
     Beban masih harus dibayar                                    40.336.193            50.217.586
     Utang lain-lain                                             299.449.071           293.852.685
     Utang pembiayaan konsumen                                             -                     -
     Jumlah                                                    2.182.895.505           348.301.458
     Dikurangi kas dan setara kas                             19.256.793.774        14.171.352.686
     Utang bersih                                            (17.073.898.269)      (13.823.051.228)

     Jumlah ekuitas                                          38.846.320.446        39.651.858.429

     Rasio pengungkit                                                   -0,44                 -0,35

13. TAMBAHAN MODAL DISETOR

    Akun ini terdiri dari :
                                                            31 Maret 2024       31 Desember 2023

     Agio saham                                               1.769.666.000          1.769.666.000
     Pengampunan pajak-Perusahaan                               140.000.000            140.000.000
     Jumlah                                                   1.909.666.000          1.909.666.000

    Berdasarkan Surat Keterangan Pengampunan Pajak No. KET-1715/PPWPJ.07/2016 tertanggal 30
    Desember 2016, Perusahaan telah menyampaikan Surat Peryataan Harta untuk Pengampunan Pajak
    sesuai dengan Undang-undang No.11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak.

    Nilai harta bersih tambahan yang diungkapkan adalah sebesar Rp 140.000.000 dengan uang tebusan
    sebesar Rp 4.200.000,-

15. PENJUALAN BERSIH
     Rincian penjualan bersih berdasarkan kelompok produk utama Perusahaan adalah sebagai berikut:

                                                          31 Maret 2024            31 Maret 2023
     Kertas cetak foto                                  Rp 3.224.614.608        Rp    3.443.807.915
     Bahan kimia pemrosesan foto dan kertas                    448.199.748              971.445.198
     Film dan Kamera                                         4.970.222.238            8.187.261.347
     Lain - lain                                             1.778.340.357            2.716.970.749
     Jumlah                                                 10.421.376.951           15.319.485.209

    Seluruh penjualan dilakukan kepada pihak ketiga dengan jumlah masing-masing dibawah 10% dari
    jumlah penjualan bersih.

                                                   31
Page 35
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. BEBAN POKOK PENJUALAN

   Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut:

                                                         31 Maret 2024          31 Maret 2023
   Persediaan awal barang dagangan                    Rp   16.988.612.470     Rp 13.126.862.920
   Pembelian bersih                                         5.744.338.569         12.424.442.555
   Barang dagangan tersedia untuk dijual                   22.732.951.039         25.551.305.475
   Persediaan akhir barang dagangan                       (14.090.525.289)       (13.995.652.247)
   Beban pokok dan pemakaian persediaan                     8.642.425.750         11.555.653.228
   Beban poko tidak langsung                                            -                      -
   Beban pokok penjualan                              Rp    8.642.425.750     Rp 11.555.653.228


17. BEBAN PENJUALAN , UMUM DAN ADMINISTRASI

   Akun ini terdiri dari :

                                                        31 Maret 2024          31 Maret 2023
   Gaji dan tunjangan                                 Rp 2.157.276.371       Rp   1.663.278.618
   Iklan dan promosi                                                  -                       -
   Gudang dan distribusi                                     60.085.835              78.151.229
   Pos dan telekomunikasi                                    22.134.687              23.516.288
   Transportasi dan perjalanan dinas                         43.187.756              15.849.000
   Listrik dan air                                           96.573.968             106.079.859
   Pemeliharaan dan perbaikan                                62.045.316             128.519.635
   Asuransi dan pajak kendaraan                              60.105.143              59.821.124
   Perlengkapan kantor                                       15.928.421              21.837.070
   Penyusutan                                                73.562.848              95.354.926
   Sewa                                                               -                       -
   Jasa profesional                                          76.800.000             219.517.000
   Lain - lain                                              153.671.275             152.181.434
   Jumlah                                             Rp 2.821.371.620       Rp 2.564.106.183




                                                 32
Page 36
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. PENDAPATAN OPERASI LAINNYA

   Rincian pendapatan operasi lainnya adalah sebagai berikut :

                                                                  31 Maret 2024       31 Desember 2023

    Rabat                                                        Rp               -   Rp              -
    Sewa                                                                          -         450.450.450
    Imbalan pasca-kerja                                                                               -
    Laba penjualan aset tetap (lihat Catatan 8)                        98.000.000           194.391.893
    Laba selisih kurs - bersih                                        166.562.406                     -
    Lain lain                                                          21.523.225           280.032.054
    J u m l a h                                                  Rp   286.085.631     Rp    924.874.397

19.BEBAN OPERASI LAINNYA

   Rincian beban operasi lainnya adalah sebagai berikut :

                                                                  31 Maret 2024       31 Desember 2023

    Rugi selisih kurs - bersih                                   Rp             -     Rp   207.798.862
    Rugi penjulan aset tetap (lihat Catatan 8)                                  -                    -
    Lain lain                                                         218.464.983           32.194.838
    J u m l a h                                                  Rp   218.464.983     Rp   239.993.700

20. PERPAJAKAN

  a.Pajak dibayar di muka

                                                               31 Maret 2024          31 Desember 2023
  PPh 22 Impor                                                      227.298.000                       -
  Tagian Pajak Tahun 2023                                         2.441.297.000           2.441.297.000
  Tagian Pajak Tahun 2022                                         1.578.784.270           1.578.784.270
  PPN                                                                         -           1.103.378.029
  Jumlah                                                     Rp 4.247.379.270         Rp 5.123.459.299
  b.Utang Pajak

                                                                  31 Maret 2024       31 Desember 2023

  Pasal 4 (2)                                                Rp             -         Rp             -
  Pasal 21                                                        112.055.490                        -
  Pasal 23                                                            666.221                        -
  Pasal 29                                                                  -                        -
  Pajak Pertambahan Nilai                                      (1.082.183.212)              48.965.656
  J u m l a h                                                Rp (969.461.501)         Rp    48.965.656



                                                  33
Page 37
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20. PERPAJAKAN ( Lanjutan )


  Taksiran beban ( manfaat ) pajak penghasilan terdiri dari :

                                                                31 Maret 2024        31 Maret 2023

  Kini                                                                         -         205.153.740
  Tangguhan                                                            3.732.360         (16.376.314)

                                                                       3.732.360         188.777.426


  Kini

  Rekonsiliasi antara laba sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan, seperti yang disajikan dalam
  laporan laba rugi komprehensif dengan laba kena pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30
  September 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut :

                                                                31 Maret 2024       31 Maret 2023
                                                                     Rp                  Rp
  Laba sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan
  menurut laporan laba rugi komprehensif konsolidasian            (805.537.979)       1.583.284.143
  Laba ( Rugi ) Entitas Anak sebelum Taksiran Pajak                          -                    -
  Laba Perusahaan sebelum taksiran Pajak Penghasilan              (805.537.979)       1.583.284.143
  Beda Waktu
   Imbalan paska - kerja                                                    -                     -
   Pemulihan penyisihan penurunan nilai piutang                             -                     -
   Penyusutan Aset Tetap                                           16.965.276           (74.437.791)
  Beda Tetap
   Representasi                                                      7.461.858            9.498.909
   Beban Pajak                                                               -                    -
   Penghasilan yang telah dikenakan pajak final                   (169.261.792)        (585.828.153)

   Laba fiskal                                                    (950.372.637)         932.517.108
  Akumulasi Kerugian Fiskal, Awal Tahun                                         -                    -
  Penyesuaian rugi fiskal yang tidak dapat digunakan                            -                    -
  Penghasilan kena pajak                                          (950.372.637)         932.517.108




                                                    34
Page 38
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20. PERPAJAKAN ( Lanjutan )

  Penghitungan taksiran Pajak Penghasilan dan utang /tagihan Pajak Penghasilan adalah sebagai berikut:

                                                              31 Maret 2024            31 Maret 2023
    Penghasilan kena pajak ( dibulatkan )                    Rp             -        Rp    932.517.000
    Taksiran Pajak Penghasilan                                              -              205.153.740
    Pajak Penghasilan dibayar di muka
     Pasal 22                                                       227.298.000            928.198.320
     Pasal 25                                                                 -                      -
    Utang ( tagihan ) Pajak Penghasilan                            (227.298.000)          (723.044.580)


   Sampai dengan tangal laporan keuangan ini diterbitkan, Perusahaan belum menyampaikan Surat
   Pemberitahuan Pajak Tahunan untuk tahun pajak 2023. Namun demikian, taksiran laba kena pajak
   tersebut di atas akan dilaporkan dalam SPT tahun 2023.

   Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Perusahaan menghitung, menetapkan dan membayar
   sendiri jumlah pajak yang terutang.diretorat Jendral Pajak (DJP) dapat menetapkan atau mengubah
   kewajiban pajak dalam batas waktu maksimal 10 tahun sejak tanggal terhutangnya pajak (berdasarkan
   peraturan perpajakan yang berlaku sejak 2008, DJP dapat menetapkan atau mengubah kewajiban pajak
   dalam batas waktu 5 tahun sejak tanggal terhutangnya pajak ).

   Rekonsiliasi antara taksiran Pajak Penghasilan yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang
   berlaku dari laba akuntansi sebelum taksiran penghasilan pajak dengan taksiran pajak penghasilan
   seperti yang tercantum dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian untuk tahun yang berakhir
   pada tanggal 31 Maret 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut :

                                                                 31 Maret 2024        31 Maret 2023
                                                                      Rp                   Rp
    Laba sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan
    menurut laporan laba rugi komprehensif konsolidasian           (805.537.979)        1.583.284.143
    Laba ( Rugi ) Entitas Anak sebelum Taksiran Pajak                         -                     -

    Laba Perusahaan sebelum taksiran Pajak Penghasilan             (805.537.979)        1.583.284.143

    Taksiran pajak Penghasilan dihitung dengan tarif pajak
     yang berlaku                                                                -        205.153.740

    Pengaruh pajak atas :
     Beda tetap                                                                  -         (9.498.909)
     Penyesuaian tarif pajak dan lainnya                                         -         (6.877.405)

    Beban Pajak - Perusahaan                                                     -        188.777.426
    Manfaat pajak - Entitas Anak                                                 -                  -
    Jumlah Beban Pajak                                                           -        188.777.426


                                                  35
Page 39
 PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
 Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

 20. PERPAJAKAN ( Lanjutan )


     Tangguhan

      Perhitungan pajak tangguhan pada tahun 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut :

                                                              31 Maret 2024       31 Desember 2023
                                                                   Rp                    Rp
      Perusahaan
       Piutang Usaha                                               63.009.401               63.009.401
       Aset Tetap                                                (134.631.192)            (138.363.552)
       Penyisihan persediaan usang                                134.368.853              134.368.853
        Imbalan paska - kerja                                     530.003.783              530.565.104
        Rugi Fiska                                                344.774.980              344.774.980
                                                                  937.525.825                 934.354.786
      Entitas Anak                                                          -                           -
                  J u m l a h                                     937.525.825                 934.354.786


      Jumlah beda waktu yang signifikan, untuk imbalan paska kerja atas mana aset pajak tanguhan
      dihitung, tidak dapat dikurangkan untuk tujuan pajak penghasilan sampai imbalan paska kerja
      tersebut dibayarkan kepada karyawan pada saat terjadi pemutusan hubungan kerja.

      Liabilitas pajak tangguhan atas penyusutan berasal dari perbedaan dasar pencatatan aset tetap
      menurut pembukuan dan pelaporan pajak karena perbedaan periode yang digunakan untuk tujuan
      pelaporan komersial dan pelaporan pajak.
      Manajemen berkeyakinan bahwa aset pajak tangguhan yang terjadi dapat terpulihkan seluruhnya.

 21. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG ASING

      Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 Perusahaan mempunyai aset dan dalam mata
      uang asing beserta nilai ekuivalen Rupiah adalah sebagai berikut :

                                   31 Maret 2024                             31 Desember 2023
                        Mata Uang asing Ekuivalen Rupiah              Mata Uang asing Ekuivalen Rupiah
Dolar Amerika Serikat
Aset
Kas dan Kas       USD           111.741         1.771.437.523 USD                11.123            171.475.560
Liabilitas
Utang usaha       USD            (69.650)      (1.104.161.450) USD                  -                        -
Liabilitas-Bersih USD          42.091,47       667.276.073,00                    11.123            171.475.560
Yen Jepang
Aset
Kas dan Kas       JPY                -                       - JPY                    -                      -
Liabilitas
Utang usaha                          -                       -                        -                      -
Aset - Bersih     JPY                    -                   - JPY                        -                  -


                                                  36
Page 40
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


22. INFORMASI SEGMEN USAHA

  Informasi mengenai segmen usaha Perusahaan dan Entitas Anak adalah sebagai berikut:

                                                                        2024
                                Kertas cetak        Film dan         Bahan Kimia       Lain -lain         Jumlah
                                    foto            Kamera          foto dan kertas
   Penjualan Bersih             3.224.614.608     4.970.222.238        448.199.748    1.778.340.357    10.421.376.951
   Beban Pokok penjualan        2.697.812.940     4.249.732.357        273.605.190    1.421.275.263     8.642.425.750

   Laba bruto                     526.801.668       720.489.881       174.594.558      357.065.094      1.778.951.201
   Beban penjualan, umum
   dan administrasi               (880.717.183)   (1.387.350.567)      (89.320.052)   (463.983.816)    (2.821.371.618)
   Pendapatan operasi lainnya       89.304.269       140.676.634         9.057.007      47.047.720        286.085.630
   Beban operasi lainnya           (68.195.862)     (107.425.595)       (6.916.247)    (35.927.284)      (218.464.988)

   Laba (rigi) Usaha              (332.807.108)    (633.609.647)        87.415.266      (95.798.286)     (974.799.775)

   Pendapatan keuangan             52.836.630        83.230.951          5.358.554       27.835.657      169.261.792
   Beban keuangan                         -                 -                  -                -                -
   Laba sebelum beban
    pajak penghasilan             (279.970.478)    (550.378.696)        92.773.820      (67.962.629)     (805.537.983)
   Beban pajak penghasilan
   Kini                                                                                                            -
   Tangguhan                                                                                                3.732.360
   Laba bersih                                                                                           (801.805.623)

   Aset segmen                  24.015.130.392    4.213.478.838      6.787.438.692    7.458.537.136    42.474.585.058

   Liabilitas segmen             1.956.897.251      290.890.132       631.409.091      743.345.641      3.622.542.115




                                                      37
Page 41
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


22. INFORMASI SEGMEN USAHA ( Lanjutan )

                                                                     2023
                             Kertas cetak        Film dan         Bahan Kimia       Lain -lain       Jumlah
                                 foto            Kamera          foto dan kertas
   Penjualan Bersih          3.443.807.915     8.187.261.347        971.445.198    2.716.970.749   15.319.485.209
   Beban Pokok penjualan     2.864.564.719     5.555.216.149        650.982.190    2.484.890.171   11.555.653.229

   Laba bruto                  579.243.196     2.632.045.198       320.463.008      232.080.578     3.763.831.980

   Beban penjualan, umum
   dan administrasi            (635.623.790)   (1.232.657.626)     (144.447.694)   (551.377.072)   (2.564.106.182)
   Pendapatan operasi lain      172.598.250       334.717.726        39.223.546     149.721.769       696.261.291
   Beban operasi lain           (98.793.041)     (191.588.165)      (22.451.059)    (85.698.834)     (398.531.099)

   Laba Usaha                   17.424.615     1.542.517.133       192.787.801     (255.273.559)    1.497.455.990

   Pendapatan keuangan          21.276.192        41.260.665          4.835.088      18.456.208       85.828.153
   Beban keuangan                      -                 -                  -               -                -
   Laba sebelum beban
    pajak penghasilan           38.700.807     1.583.777.798       197.622.889     (236.817.351)    1.583.284.143

   Beban pajak penghasilan
   Kini                                                                                              (205.153.740)
   Tangguhan                                                                                          (16.376.314)
   Laba bersih                                                                                      1.361.754.089

   Aset segmen               28.879.215.606    5.066.887.492      8.162.183.682    8.969.208.101   51.077.494.881

   Liabilitas segmen          5.057.961.414      751.859.129      1.631.993.103    1.921.313.739    9.363.127.385



23. PERJANJIAN - PERJANJIAN PENTING

  a. Perusahaan mengadakan perjanjian distribusi dengan Kodak Alaris Singapore Pte. Ltd, dahulu Opco
    (Singapore) Pte. Ltd, yang mewakili Eastman Kodak Company, New York, Amerika Serikat (Kodak)
    sejak tahun 1976, dimana Perusahaan sebagai distributor tunggal dan perwakilan resmi produk Kodak
    di Indonesia, memperoleh hak untuk menjual, memproses dan melakukan jasa perbaikan atas
    peralatan fotografi, film dan kamera yang diproduksi oleh Kodak. Perusahaan mendapat bantuan dari
    Kodak untuk program promosi dan pengembangan produk Kodak, meliputi juga jasa manajemen,
    program pendidikan dan latihan.

    Atas jasa yang diberikan tersebut, Perusahaan tidak dibebani tagihan apapun dari Kodak. Perjanjian
    distribusi ini diperpanjang setiap tahun secara otomatis sampai batas waktu yang tidak dapat
    ditentukan.

    Dalam perkembangannya, sejak pertengahan tahun 2005, prinsipal telah mengambil kebijakan multi
    distributor.

  b. Pada tanggal 10 Oktober 2008 Perusahaan mengadakan perjanjian distribusi dengan PT. Haidelberg
    Indonesia, dimana Perusahaan sebagai distributor untuk produk-produk cetak dan graphic art printing



                                                     38
Page 42
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

      consumable untuk percetakan dan industri grafika di Indonesia untuk batas waktu yang tidak
      ditentukan.
24. INTRUKSI KEUANGAN

    Tabel berikut menyajikan perbandingan atas nilai tercatat dengan nilai wajar dari instrumen keuangan
    Perusahaan yang tercatat pada laporan keuangan:
                                                                   31 Maret 2024
                                                         Nilai tercatat          Nilai Wajar
    Aset Keuangan
    Pinjaman yang diberikan dan piutang
          Kas dan Bank                                    19.256.793.774        19.256.793.774
          Piutang usaha - bersih                           2.430.225.723          2.430.225.723
          Piutang lain-lain                                   25.728.971             25.728.971
    Jumlah aset keuangan                                  21.712.748.468        21.712.748.468

    Liabilitas Keuangan
    Biaya perolehan diamortisasi
         Utang usaha                                     1.843.110.241         1.843.110.241
          Beban Yang Masih Harus Dibayar                     40.336.193           40.336.193
         Utang lain-lain                                    299.449.071          299.449.071
         Utang pembiayaan konsumen                                     -                   -
    Jumlah liabilitas keuangan                           2.182.895.505         2.182.895.505
                                                                 31 Desember 2023
                                                        Nilai tercatat        Nilai Wajar
    Aset Keuangan
    Pinjaman yang diberikan dan piutang
         Kas dan Bank                                    14.171.352.686        14.171.352.686
         Piutang usaha - bersih                           1.659.118.993         1.659.118.993
         Piutang lain-lain                                   24.975.610            24.975.610
    Jumlah aset keuangan                                 15.855.447.289        15.855.447.289

    Liabilitas Keuangan
    Biaya perolehan diamortisasi
         Utang Usaha                                          4.231.187             4.231.187
         Beban masih harus dibayar                           50.217.586            50.217.586
         Utang Lain-lain                                    293.852.685           293.852.685
         Utang pembiayaan konsumen                                    -                     -
    Jumlah liabilitas keuangan                              348.301.458           348.301.458


   Manajemen menetapkan bahwa nilai tercatat kas dan setara kas, piutang usaha – bersih, piutang lain-
   lain, deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya, utang bank jangka pendek, utang usaha, beban
   masih harus dibayar, utang lain-lain,dan utang sewa pembiayaan kurang lebih sebesar nilai wajarnya
   kerena instrumen keuangan tersebut berjangka pendek.




                                                  39
Page 43
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

  Nilai tercatat utang pembiayaan konsumen mendekati nilai wajarnya karena suku bunga efektifnya
  mendekati suku bunga pasar.

25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

  Perusahaan dihadapkan pada risiko tingkat bunga, risiko perubahan kurs mata uang asing, risiko kredit
  dan risiko likuiditas.

  Risiko tingkat bunga

  Risiko tingkat bunga adalah risiko bahwa nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu instrumen
  keuangan akan berfluktuasi karena perubahan suku bunga pasar. Risiko ini terutama terkait dengan
  pinjaman jangka pendek. Kebijakan Perusahaan terkait dengan risiko tingkat bunga yang berasal dari
  pinjaman jangka pendek adalah membebankan perubahan tingkat bunga yang terjadi ke pelanggan
  melalui harga jual.

  Risiko mata uang asing

  Perusahaan dan Entitas Anak melakukan transaksi bisnis sebagaian dalam Dolar Amerika Serikat dan
  oleh karena itu terekspos risiko mata uang asing. Perusahaan dan Entitas Anak tidak memiliki kebijakan
  khusus untuk lindung nilai mata uang asing. Namun manajemen senantiasa memantau eksposur valuta
  asing yang signifikan manakala kebutuhan tersebut timbul.

  Aset dan liabilitas moneter Perusahaan dan Entitas Anak dalam mata uang asing pada tanggal 31 Maret
  2024 dan 2023 disajikan pada Catatan 20 pada laporan keuangan konsolidasian.

  Risiko kredit

  Risiko kredit adalah risiko dimana salah satu pihak atas instrumen keuangan akan gagal memenuhi
  kewajibannya dan menyebabkan pihak lain mengalami kerugian keuangan. Risiko kredit yang dihadapi
  Perusahaan berasal dari piutang yang diberikan kepada pelanggan. Risiko kredit dikendalikan melalui
  pemeriksaan yang mencukupi terhadap pelanggan. Pelanggan hanya diberikan kredit setelah melalui
  pemeriksaan yang teliti atas rekam jejak mereka, potensi bisnis, kekuatan keuangan mereka, reputasidi
  bidang industri dan evaluasi atas manajemen.

  Batas kredit dimonitor berdasarkan parameter di atas. Meskipun demikian, tidak semua pelanggan
  diberikan kredit, dalam hal ini, penjualan dilakukan secara tunai. Pada penjualan tunai, pembayaran
  diterima didepan , misalnya: sebelum barang dikirim dan juga segera setelah barang dikirim seluruhnya.

  Risiko likuiditas

  Risiko likuiditas adalah risiko saat posisi arus kas Perusahaan menunjukkan bahwa pendapatan jangka
  pendek tidak cukup menutupi pengeluaran jangka pendek. Dalam mengelola risiko likuiditas,
  Perusahaan memantau dan menjaga tingkat kas dan bank yang dianggap memadai untuk membiayai
  operasional Perusahaan dan untuk mengatasi dampak dari fluktuasi arus kas. Perusahaan juga secara
  rutin mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual, termasuk jadwal jatuh tempo kewajiban
  lancar, dan terus menelaah kondisi pasar keuangan untuk memelihara fleksibilitas pendanaan dengan
  cara menjaga ketersediaan fasilitas kredit.

  Tabel di bawah ini merupakan jadwal jatuh tempo liabilitas keuangan Perusahaan berdasarkan
  pembayaran kontraktual yang tidak didiskontokan.


                                                 40
Page 44
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




  26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN ( Lanjutan )


  31 Maret 2023

                                                                       31 Maret 2024
                                                             1 tahun                   2 - 3 tahun
  Liabilitas Jangka Pendek
       Utang usaha                                          1.843.110.241                            -
       Beban masih harus dibayar                               40.336.193                            -
       Utang lain-lain                                        299.449.071
       Utang pembiayaan konsumen                                        -                            -
  Jumlah liabilitas keuangan                                2.182.895.505                            -

   31 Desember 2021

                                                                   31 Desember 2023
                                                             1 tahun              2 - 3 tahun
   Liabilitas Jangka Pendek
        Utang usaha                                             4.231.187                            -
        Beban masih harus dibayar                              50.217.586                            -
        Utang lain-lain                                       293.852.685
        Utang pembiayaan konsumen                                       -
   Jumlah liabilitas keuangan                                348.301.458                             -

27. KELANGSUNGAN USAHA

   Saldo defisit Perusahaan sampai dengan 31 Maret 2024 sebesar Rp 28.852.621.690,- atau 48,75% dari
   modal disetor dan agio saham. Laporan Keuangan disusun berdasarkan asumsi bahwa Perusahaan
   akan melanjutkan usahanya secara berkelanjutan dan tidak mencakup penyesuaian yang berasal dari
   ketidakpastian tentang kelangsungan hidup Perusahaan dan Entitas Anak.

   Rencana dan strategi Perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya sebagai berikut :

   - Perusahaan akan terus melakukan evaluasi kinerja setiap bagian untuk tercapainya efektivitas dan
     efisiensi kerja yang paling tepat.
   - Perusahaan akan mengembangkan sistem pelaporan keuangan yang lebih mutakhir sehingga
     kebijakan akan dapat lebih cepat diambil.
   - Produk-produk baru akan terus diupayakan dalam rangka pengembangan usaha serta mengurangi
     ketergantungan terhadap industri tertentu.

28. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN

      Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasi yang
      telah diselesaikan pada anggal 31 Maret 2024.



                                                41
Page 45
PT INTER DELTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.48 MB
Published29 Apr 2024
Pages45
Characters135,070
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 33 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org INTER DELTA p.1 ×134
linked person Karna Brata Lesmana · Presiden Komisaris p.9 ×6
linked org Bank Central Asia Tbk p.27 ×2
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.27 ×5
linked org Bank Pan Indonesia Tbk p.27 ×6
linked org Bank Victoria International Tbk p.27 ×4
linked org Bank Jtrust Indonesia Tbk p.27 ×2
linked — Natasha Lesmana p.33 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.8
possible org Bursa Efek Indonesia p.8 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.27 ×2
unresolved person Akta Notaris Kartini Muljadi p.8
unresolved org PT Inter Delta. Akta Pendirian p.8
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.8 ×2
unresolved person Johny Dwikora Aron p.8
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.8
unresolved org Pengawas Pasar Modal p.8
unresolved org Bapepam p.8 ×2
unresolved org PT. Fotomatic Jaya Industries p.9 ×2
unresolved org Entitas Induk Terakhir Peak Aim Development Ltd. p.9
unresolved person Hasan Efendi Liem · Komisaris Independen p.9
unresolved org Pengawasan Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.10
unresolved org Bapepam-LK p.10 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.12
unresolved org PT. Bank UOB. p.27
unresolved person Ipuk p.28
unresolved org Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk p.28 ×2
unresolved org PT. Pasifik Internusa p.32
unresolved org PT. Adimitra Jasa Korpora p.33 ×2
unresolved org Peak Aim Development Ltd. p.33 ×2
unresolved org Kodak Alaris Singapore Pte. Ltd p.41
unresolved org Pte. Ltd p.41
unresolved org PT. Haidelberg Indonesia p.41

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

FinancialStatement-2024-I-INTD.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result